Issuu on Google+

Harian Umum MEDIA GROUP

RABU

I klan 0751 4488700 Berlangganan 08116666333 Pengaduan 082388441221

31 OKTOBER 2012 M / 15 DZULHIJJAH 1433 H Harga Eceran Rp2.500/eks, Harga Langganan Rp57.000/bulan

Janganlah sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada keni'matan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan di antara mereka (orang-orang kafir itu), dan janganlah kamu bersedih hati terhadap mereka dan berendah dirilah kamu terhadap orang-orang yang beriman. (Al Hijr Ayat 88)

04.41

12.05

15.24

18.09

TERBIT 24 HALAMAN 030 TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

19.20

KHAS

KEBAKARAN ULAK KARANG — Seorang petugas memadamkan api saat terjadi kebakaran di Jalan Sumatera No 2, RT 02 RW 02, Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Selasa (30/ 10). Meskipun tak ada korban jiwa, namun kebakaran menghanguskan 2 unit rumah. Kerugian di taksir Rp300 juta. RIVO SEPTI ANDRIES

Batu Akik ‘Imam Gazali’ Ditawar Rp1,5 Miliar BATU akik, batu bergambar berasal dari alam yang merupakan kekayaan alam. Tinggi-rendahnya harga batu mulia ditentukan kualitas kristalnya, warna yang dipancarkan (muda atau tua), cacat atau tidak, clarity atau kejernihan kilau, serta keistimewaannya. Misalnya, batu safir atau mirah, harus dilihat permukaannya: ada bintangnya atau tidak. Di batu mata kucing, ada garis (inden) yang terlihat bila kena cahaya, dan garis inilah yang membuat harganya lebih mahal.

>> BATU AKIK hal 07

DUGAAN ANGGOTA DPR PEMERAS

Dahlan Punya Daftar, KPK Siap Proses

JAKARTA, HALUAN — Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyatakan tidak tahu dan tidak akan mencari tahu tentang siapa pengirim SMS yang

sahaan plat merah. “Ada,” kata Dahlan singkat, usai mengikuti rapat pimpinan BUMN di gedung Permodalan Nasional Madani (PMN) Jakarta, Selasa (30/10). JOHAN BUDI DAHLAN ISKAN Apakah daftar yang dimiliki Dahlan memuat inisial 15 nama ang- juga berjumlah 15 nama? “Tidak. gota DPR RI pemeras BUMN. Karena ada beberapa yang Tapi Dahlan mengaku memang mengatasnamakan orang lain.” memiliki daftar nama oknum Lalu, berapa jumlah nama yang diduga memeras peru- dalam daftar yang dimiliki sahaan plat merah. Dahlan? “Sekitar 10,” jawab Hanya sedikit Dahlan buka mantan Dirut PLN ini seperti suara tentang jumlah oknum dikutip vivanews. Tapi Dahlan yang diduga menjadikan perusa- tak merinci apakah 10 nama haan BUMN sebagai target itu semua berasal dari anggota peras. Dahlan mengaku memang Dewan atau oknum lain. memiliki daftar nama oknum >> DAHLAN PUNYA hal 07 yang diduga memeras peru-

DEKLARASI RAJAWALI NUSANTARA

Hatta Rajasa akan Hadir di Padang PADANG, HALUAN — Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa dijadwalkan akan menghadiri deklarasi

>> HATTA RAJASA hal 07

MENEG BUMN Dahlan Iskan mengaku punya sekitar 10 nama anggota DPR yang diduga memeras perusahaan plat merah. KPK meminta Dahlan tak ragu melaporkan nama anggota DPR pemeras itu untuk diproses.

7 Persen Desa di Sumbar Belum Berlistrik

Judi Winardi

PADANG, HALUAN — General Manager PT PLN Wilayah Sumbar, Judi Winardi melansir tujuh persen kawasan perdesaan yang ada di Sumbar belum dialiri listrik. Data tersebut berdasarkan road map yang dilakukan PT PLN Wilayah Sumbar melalui sa-

Saat ini, jelas Judi, PT PLN bekerja sama dengan Universitas Andalas melakukan survei lapangan mencari daerah yang belum berlistrik tersebut. “Rasio desa berlistrik saat ini mencapai 93 persen. Untuk itu perlu kita petakan pula mana saja desa yang belum dialiri listrik. Kerja sama dengan Unand tersebut kita mencoba memperkirakan kebutuhan pemasukan listrik ke daerah tersebut. Berapa tiang dan daya yang dibutuhkan untuk memasukkan

Untuk memasukkan listrik nantinya kita akan lihat kesanggupan kota/kabupaten

Judi Winardi General Manager PT PLN Wilayah Sumbar lah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) tahun 2012.

>> 7 PERSEN hal 07

SUMBAR TERIMA PENGHARGAAN MENHUT

Tercepat Dalam Pengesahan Dokumen RPDAS Antokan PADANG, HALUAN — Sumbar kembali mendapat penghargaan. Kali ini diberikan oleh Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayinto hari ini Rabu (31/10), di gedung Manggala Wanabakti Jakarta. Sumbar dinilai tercepat dalam pengesahan dokumen Rencana Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) Antokan untuk 15 tahun ke depan.

Kepala Bapedalda Sumbar Asrizal kepada Haluan Selasa (30/10), di Padang mengatakan, dokumen Rencana Pengelolaan DAS Antokan yang disahkan itu menjadi sangat penting karena akan menjadi acuan bagi seluruh stakeholder terkait dalam mengambil kebijakan. Sebab dokumen itu tak melulu mengatur kawasan hutan tetapi juga areal pertanian, perikanan dan peng-

gunaan lainnya. “RP DAS Antokan itu disusun sesuai dengan daya tampung dan daya dukungnya dengan melibatkan seluruh pihak terkait,” terang Asrizal. Menurutnya, belakangan ini terjadi penurunan kualitas lingkungan DAS Antokan ini sebagai akibat pengelolaan sumber daya yang tidak ramah lingkungan dan meningkatnya potensi konflik

para pemangku kepentingan. Pada musim kemarau, debit air danau Maninjau setingkat berada di bawah angka debit efektif, terjadi penurunan kualitas air danau Maninjau seperti pencemaran air dan endapan residu pertanian dan banjir serta erosi di bagian hilir DAS Antokan serta longsor di bagian hulu. Lalu ada pula perkembangan aspek sosial dan ekonomi dengan

pesatnya pertumbuhan penduduk. Mencermati kondisi tersebut, disusun RP DAS Antokan bersama seluruh pemangku kepentingan dan diselenggarakan secara fungsional dengan konsekwensi dan tanggung jawab untuk mempedomaninya dalam setiap kegiatan pembangunan ekonomi dan sosial budaya secara berkelanjutan.

>> TERCEPAT DALAM hal 07

ALASAN MELINDUNGI UANG NEGARA

Dinkes Akui Blokir Rekening Bidan PTT PADANG, HALUAN — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Rosnini Safitri mengakui bahwa pemblokiran rekening di BRI terhadap bidan pegawai tidak tetap (PTT) di Kabupaten Pesisir Selatan merupakan instruksi dari

Dinas Kesehatan. Langkah ini ditempuh guna melindungi uang negara yang terbuang akibat para bidan yang malas bekerja dan tidak efektif menjalankan amanah yang telah diberikan.

>> DINKES AKUI hal 07

Lelang Mobnas Terindikasi KKN

>> 02

Mantan Wali Nagari Dituntut 4,5 Tahun

>> 04

Penjambret Dihajar Warga

>> 19

>> Editor : Ismet Fanany, Nasrul Azwar

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA KILAS Gaet Dana Pusat, Harus Jemput Bola PASBAR, HALUAN — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Refrizal mengimbau pemerintah kabupaten di Indonesia gigih menggaet anggaran APBN untuk pembangunan daerahnya masing-masing. “Semua anggaran pembangunan sudah disiapkan oleh pemerintah pusat, baik dalam bentuk dana alokasi khusus (DAK), dana dekonsentrasi dan bentuk lainnya dalam APBN,” kata dia saat melakukan kunjungan kerja di Sasak Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (30/10). Menurutunya, pemerintah kabupaten atau kota harus bisa menjemput dana ke pusat dengan membawa program yang jelas untuk kepentingan masyarakat. Dana pembangunan sudah disiapkan. Tinggal bagaimana keseriusan pemerintah daerah menyikapinya. “Ibaratnya, pemerintah daerah harus menjemput bola ke pusat karena merekalah yang mengetahui kebutuhan pembangunan di daerahnya masing-masing,” ujar anggota komisi VI DPR RI ini. Menurutnya, dalam APBN sudah jelas berapa alokasi pembangunan setiap bidangnya. Tinggal bagaimana pemerintah daerah mampu menawarkan konsep pembangunannya ke pemerintah pusat. Dijelaskan, DPR RI sudah mengesahkan sekitar Rp1.680 triliun APBN tahun 2013. Terjadi kenaikan sekitar Rp80 triliun dibandingkan anggaran tahun 2012. (h/nir/zal)

Dapur Terbakar, Kepala Tomy Bocor PADANG, HALUAN — Nasib naas dialami Tomy (40) warga Seberang Padang. Dia menderita luka bocor di kepala akibat terbentur kusen saat mencoba mendobrak rumah ketika berupaya memadamkan api. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah petak di Seberang Padang Selatan RT 02 RW 06, Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Selasa (30/10) sekitar pukul 11.30 WIB. Tomy terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Tentara Reksodiwiryo, Padang untuk mendapatkan perawatan. Ia harus mendapatkan lima jahitan. Dan setelah ditangani oleh dokter, ia akhirnya diperbolehkan pulang. Sementara kebakaran itu sendiri menghanguskan dua dapur rumah petak. Dua dapur lagi ikut terbakar, namun kondisinya tidak begitu parah. Api diduga berasal dari kompor pada salah satu dapur yang meledak. Dalam peristiwa tersebut pemilik rumah petak dengan empat pintu ini, Jubaidar (70), mengalami kerugian sebesar Rp10 juta. Peristiwa ini terjadi ketika penghuni rumah petak tersebut tidak berada di rumah. Diduga penghuni meninggalkan rumah saat kompornya masih hidup. David (20), saksi yang saat itu melihat asap hitam keluar dari belakang rumah petak tersebut. Ia langsung memberitahukan peristiwa tersebut kepada warga lain. (h/nas/met)

SMA PGRI 1 Padang Potong 4 Hewan Kurban PADANG, HALUAN—SMA PGRI 1 Padang menyembelih empat ekor hewan ternak berupa tiga ekor sapi dan satu ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1433 Hijriah. Penyembelihan dilakukan Sabtu (27/10) di halaman sekolah tersebut, di Jalan Koto Tinggi Padang. Ketua Panitia Kurban SMA PGRI 1 Padang Zainal Akil, S. Pd kepada Haluan kemarin mengatakan bahwa peserta kurban terdiri atas majelis guru dan karyawan sekolah itu sebanyak 22 orang. Sementara penyelenggaraan pemotongan hewan kurban dilaksanakan secara gotong royong. “Syukurlah, kita bisa berkurban tiga ekor sapi dan satu ekor kambing. Dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar dan siswa yang dianggap pantas menerimanya,” kata Zainal Akil yang juga Kepala Sekolah SMA PGRI 1 Padang. Masing-masing peserta membayar kurban Rp1,3 juta. Dana ini dikumpulkan setiap bulannya setelah para guru dan karyawan menerima gaji atau honor.”Karena dicicil, jadi terasa ringan,” ujarnya. Zainal Akil yang juga Ketua PGRI Sumbar tersebut berharap tahun depan lebih banyak lagi guru dan karyawan yang berkurban di sekolah. (h/met)

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

Pemprov Dorong Percepatan Serapan KUR PADANG, HALUAN — Pemprov Sumbar mendorong percepatan serapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dialokasikan tahun 2012 ini. Sebab bila serapannya rendah, dikhawatirkan pemerintah akan mengalihkan dana ini ke daerah lain untuk tahun berikutnya atau dialihkan untuk kegiatan lainnya. Sumbar pasti akan rugi.

Jembatan Darurat — Sejumlah pengusaha angkutan yang dimotori Ketua Asosiasi Tambang Dharmasraya, Sutan Darman Tuanku Kerajaan, berinisiatif membuat jembatan darurat di samping jembatan Sungai Betung yang layak dilalui untuk dilewati truk bermuatan berat. MARYADI

AGAR BISA DILEWATI TRUK BERMUATAN DI ATAS 15 TON

Pengusaha Angkutan Bangun Jembatan Darurat DHARMASRAYA, HALUAN — Karena merasa belum juga mendapat respon memadai dari Pemkab Dharmasraya dan Pemprov Sumbar, akhirnya sejumlah pengusaha angkutan, Senin (29/10), duduk bersama untuk memecahkan masalah jembatan darurat Sungai Betung agar dapat dilalui kendaraan berat. Bahkan sekelompok pengusaha angkutan, pertambangan dan perkebunan ini menyurati Panglima Kodam (Pangdam) I / Bukit Barisan di Medan untuk dapat memberikan bantuan jembatan darurat guna membuka kembali hubungan dua wilayah provinsi khususnya Jambi dan Sumbar itu. Terlepas dari masalah bisnis, kelompok pengusaha yang dimotori Ketua Asosiasi Tambang Dharmasraya, Sutan Darman Tuanku Kerajaan bersama TNI ini, juga melihat sejumlah dampak negatif yang muncul semenjak jembatan ini ditutup untuk kendaraan berat atau truk yang bermuatan di atas 15 ton. Sebagaimana berita Haluan Senin (29/10) lalu, ratusan bahkan ribuan orang akan kena dampak negative akibat

kebijakan tersebut. Karena itu, sebagai pengusaha daerah yang setiap harinya memanfaatkan jembatan tersebut, sudah sewajarnya mereka berupaya mencarikan jalan keluar karena pihak pemerintah tak kunjung dapat mencarikan solusinya. “Mulai Senin (29/10) sore, gabungan pengusaha angkutan sudah menurunkan truk pembawa sirtunya untuk menimbun lokasi yang akan dijadikan jembatan darurat. Pangdam I / Bukit Barisan juga sudah disurati supaya dapat mendukung pembuatan jembatan darurat di jalan nasional ini,” ungkap Sutan Darman Tuanku Kerajaan, kepada Haluan di lokasi jembatan. Gunanya Pangdam I/Bukit Barisan ini disurati, kata mantan Ketua DPRD Dharmasraya ini, agar Komandan Detasemen Zeni Tempur (DanDenzipur) Payakumbuh, dapat meminjamkan jembatan darurat yang ada di Zipur tersebut, karena atasannya adalah Pangdam. Ia berharap Pangdam dapat bermurah hati memberikan bantuan. Pasalnya manfaat dari jembatan ini bukan hanya untuk warga Dharmasraya atau pengu-

saha yang ada di Dharmasraya saja. Tetapi jembatan ini terletak di jalan nasional. Artinya seluruh pengguna jalan dari mana saja akan melewati jembatan tersebut. Raja Koto Besar ini berharap, kontraktor pelaksana pembangunan jembatan Sungai Betung dapat mengerjakan proyek tersebut dengan cepat. Karena kalau dilihat sebelumnya, pengerjaannya dinilai sangat lamban dan tidak profesional. Dibatasinya berat kendaraan yang melewati jembatan darurat Sungai Betung yang sedang dalam perbaikan tersebut, karena mulai Senin (22/10), penyangga jembatan darurat dibuka oleh kontraktor yang akan melakukan pengecoran lantai jembatan. Karena jembatan darurat berada di atas jembatan lama dan akan dibangun baru, oleh sebab itu berdasarkan perhitungan teknis, jembatan darurat hanya mampu dilewati mobil dengan berat 15 ton. Akibatnya ratusan truk yang bermuatan lebih dari 15 ton, menumpuk di sekitar jembatan. (h/mdi/zal)

LELANG MOBNAS TERINDIKASI KKN

Calon Prioritas Pemenang Merasa Dikebiri PADANG PANJANG, HALUAN — Lelang terbatas kendaraan dinas (mobnas) operasional milik Pemerintah Kota Padang Panjang yang telah dimulai sejak 16 hingga 23 Oktober lalu, dinilai tidak fair dan terindikasi KKN. Sukma S.Sos, salah seorang peserta yang merupakan calon prioritas pemenang lelang, merasa haknya dikebiri terkait pelelangan terhadap satu unit mobnas merk Daihatsu Feroza eks BA 35 N. “Dari salah satu persyaratan lelang itu, disebutkan bahwa calon peserta diutamakan pejabat atau PNS pemegang kendaraan dinas yang akan dilelang. Sedangkan saya, sudah hampir lima tahun memegang kendaraan itu dan bertugas sudah lebih dari 30 tahun sebagai PNS di Padang Panjang,” kata Sukma. Mobnas bekas plat nomor BA 35 N yang kini berubah menjadi BA 1972 NB, sedianya digunakan sebagai kendaraan operasional Kasatpol PP Padang Panjang. Pada proses pelelangan, kendaraan tersebut jatuh ke tangan Yusfarizal, salah seorang PNS dari kalangan guru, yang ditetapkan panitia sebagai pemenang.

Kondisi ini sebut Sukma, jelas bertentangan dengan persyaratan, serta berita acara tata cara lelang. “Sesuai berita acara tata cara pelelangan point (b) prakualifikasi, pihak panitia akan mengevaluasi dan membuat daftar calon peserta, yang terdiri dari calon prioritas dan calon biasa. Dalam hal ini, saya jelas merupakan calon prioritas dan lebih senior sebagaimana dituliskan dalam lembar persyaratan,” papar Sukma, yang masih menjabat Kasatpol PP Padang Panjang itu. Dalam teknisnya jelas Sukma, dirinya mengaku sudah melengkapi semua berkas dan dokumen penawaran. Bahkan, Sukma juga telah menyerahkan uang jaminan penawaran sebesar 25 persen dari harga dasar kendaraan yang akan dilelang. Di sisi lain, Sukma juga mendapati adanya unsur kongkalingkong pihak panitia, khususnya terkait teknis penawaran lelang. “Pada point (p) tentang tata cara pelelangan, disebutkan bahwa apabila penawar yang termasuk kategori prioritas menawar lebih rendah dari peserta

lain (biasa), namun tetap diatas harga dasar (Rp 5.536.000,-), maka panitia akan meminta pendapat atau kesanggupan membayar harga lelang sesuai dengan penawaran tertinggi. Dalam hal ini, saya sama sekali tidak pernah dimintai pendapat,” tandasnya. Padahal jelas Sukma, harga penawaran yang diajukannya sebesar Rp 27 juta, hanya berselisih sekitar Rp 2 juta dari penawaran yang diajukan Yusfarizal (pemenang lelang, red), yakni sebesar Rp 29 juta. Sekaitan hal ini, Sukma mengaku sangat keberatan dan akan mengajukan sanggahan kepada pihak panitia lelang, karena dirinya juga mengendus adanya unsur kedekatan antara panitia dengan pemenang. “Saya merasa hak saya telah dikebiri. Dan jelas saya sangat keberatan. Jujur, untuk mememangkan lelang dan mendapatkan mobil itu, saya tidak terlalu berharap banyak. Namun saya hanya ingin proses lelang ini berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan,” pungkas Sukma. (h/yan/zal)

Data terakhir September 2012, realisasi KUR secara akumulatif mencapai Rp2,6 triliun dengan nasabah 141.974 orang. Angka ini cukup tinggi dibanding realisasi akumulatif tahun lalu. Namun dilihat dari potensi, UMKM yang belum tersentuh bantuan permodalan ini cukup banyak, sekitar 501.000 bidang usaha. Artinya baru 28 persen yang terlayani KUR. Sekdaprov Sumbar Ali Asmar usai pembukaan Sosialisasi KUR bagi UMKM di Padang Selasa (30/10) menjelaskan, masih ditemukan masyarakat yang sulit mendapatkan modal. Padahal modal yang dibutuhkannya tidak terlalu besar. Sektor ini hendaknya dapat ditembus KUR dengan memutus mata rantai penyekatnya. “Kita berharap, pedagang kecil di pasar tradisional yang mendapatkan modal dari rentenir dapat diselamatkan dengan KUR. Pada lokasi itu hendaknya KUR masuk dan memutus mata rantai rentenir ini yang di kenal dengan Bank 46, dipinjam 4 kembalinya 6,” terang Ali Asmar. Realisasi KUR secara keseluruhan masih didominasi BPD dan BRI, sementara bank pelaksana lainnya masih rendah. Caranya, bisa dengan memperkuat Lembaga Keuangan Mikro, BMT, Koperasi (KSP/KJKS) yang ada di sana diperkuat modalnya melalui KUR linkage program, kemudian memberikan pelayanan kepada anggotanya. Atau bisa pula bank pelaksana KUR membentuk unit-unit pelayanan untuk pedagang kecil ini. Mengingat dari 501.000 UMKM di Sumbar yang baru terakses KUR hanya 141.974 nasabah atau 28 persen, maka akses permodalan UMKM selain didukung lembaga keuangan perbankan juga perlu dukungan koperasi simpan pinjam dan lembaga keuangan masyarakat lainnya. “Kita sangat berharap, ke depan sudah tidak ada lagi pelaku usaha kita yang mempunyai usaha layak dan membutuhkan modal, tetapi tidak terlayani oleh bank pelaksana KUR,” harapnya. Sosialisasi KUR ini diikuti sekitar 300 pelaku UMKM dari seluruh kabupaten/kota di Sumbar, terutama mereka yang belum tersentuh KUR. Pada bagian lain, Ali juga mengingatkan para UMM di daerah ini, agar dapat meyakinkan bank pelaksana KUR untuk meminjamkan uangnya. Sebab keengganan bank tak terlepas dari risiko yang akan ditanggungnya bila pengembalian kredit macet. Untuk itu, kredit yang diperoleh harus benar-benar untuk usaha, tidak untuk keperluan konsumtif. Harus ada kesungguhan dari penerima modal untuk mengembangan usahanya. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Ahmad Kharisma mengatakan, para UMKM ini sering terkendala dengan proposal kelayakannya. BRI sudah memberikan bantuan pendampingan untuk pembuatan proposal kelayakan usaha ini. Diharapkan perbankan lainnya juga dapat melakukannya. Sebab melalui proposal kelayakan usaha ini, tergambar prospek usaha UMKM itu ke depan. “Saat ini BRI sudah membantu UMKM untuk membuat proposal kelayakan usaha ini. Sebab dari proposal itu tergambar grafik perkembangan usahanya, sehingga dengan mudah dinilai usaha ini layak atau tidak layak dibiayai,” katanya. Diantara kelayakan usaha itu adalah omzet penjualan menunjukkan tren kenaikan, perkembangan aneka jenis dagangan, respon masyarakat terhadap produk yang dihasilkan dan beberapa indikator lainnya. (h/vie/zal)

IDUL ADHA 1433 H

Azwir Dainy Tara dan Keluarga Tebar 19 Ekor Hewan Kurban

BONNY Tara dan Donny Tara menyaksikan pemotongan hewan kurban di Dharmasraya. IWAN DN AGAM, HALUAN — Seperti tahun-tahun sebelumnya, anggota DPR-RI HM Azwir Dainy Tara bersama keluarga Altara pada Idul

Adha 1433 H ini kembali menebar 19 ekor ternak kurban melalui sejumlah masjid dan musala di Sumatera Barat.

Tahun ini, Altara berbagi wilayah dalam merayakan Idul Adha sekaligus menyaksikan langsung penyembelihan hewan kurban tersebut. Azwir Dainy Tara didampingi istrinya Hj Inggit Kurniawati Soedarwo melaksanakan salat Idul Adha, sekaligus menyaksikan penyembelihan sapi kurbannya, di Palembayan, Agam. Sementara HM Yamin Ferianto Tara, Ananda Mutia Rezeki Tara dan Muhammad Khomeiny Tara melaksanakan salat Idul Adha dan menghadiri pemotongan hewan kurban di Jorong Marga Makmur, Nagari Taratak Tinggi, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya dan dilanjutkan ke Nagari Latang, Kabupaten Sijunjung. Kehadiran fungsionaris pusat Partai Golkar tersebut di Sumbar

mendapat sambutan luar biasa. Selain terus berkurban setiap tahun, mereka juga selalu turun ke berbagai daerah di Sumbar untuk menyerap aspirasi dari masyarakat setempat terkait kegiatan pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan. Di Palembayan, Agam, Azwir Dainy Tara juga mengunjungi lokasi rencana pembangunan Proyek Listrik Tenaga Mikro (PLTM), yang akan mulai dikerjaan awal tahun 2013 mendatang. Azwir mengaku salut dengan masyarakat yang rela menyerahkan tanah mereka untuk pembangunan PLTM tersebut. Sementara warga Nagari Taratak Tinggi yang menanti kadatangan Bonny Tara dan Donny Tara, juga cukup antusias menyambut kedua putra Azwir Dainy Tara

tersebut. Masyarakat Nagari Taratak Tinggi yang merupakan warga program transmigrasi itu, merasa tersanjung dengan kehadiran dua orang fungsionaris pusat Partai Golkar itu. Apalagi pada kesempatan itu, kedua putra HM Azwir Dainy Tara tersebut juga sempat bersilaturahmi dan menyerap aspirasi dari warga yang daerahnya masih tergolong tertinggal itu. Baik Bonny Tara maupun Donny Tara merasa sangat prihatin dengan kondisi daerah tersebut. “Pembangunan disini memang belum merata. Ini ditandai dengan banyaknya jalan yang belum diaspal. Akses komunikasi juga susah, sehingga menghambat akses dengan daerah luar,” kata HM Yamin Ferriyanto Tara yang didampingi Muhammad Khomeiny

Tara disela-sela penyembelihan hewan kurban di daerah itu. “Aspirasi yang telah kita serap disini, akan disalurkan untuk dicarikan solusinya, baik melalui kader dan anggota legislatif dari Partai Golkar di daerah dan pusat,” jelasnya. Setelah mengunjungi Nagari Taratak Tinggi dan beberapa nagari lainnya di Kecamatan Timpeh, besoknya rombongan Bonny Tara dan Donny Tara mengunjungi dan menghadiri penyembelihan hewan kurban di Nagari Latang, Sijunjung. Di Nagari Latang, mereka juga menemukan hal yang tidak jauh berbeda dengan Nagari Taratak Tinggi, Dharmasraya. Hampir seluruh daerah di nagari itu tidak terjangkau saluran komunikasi selular. (h/one/zal)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


OPINI 3

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

KILAS Tawaran Privatisasi BUMD oleh Kadinda, Masuk Akal Setelah dikritisi habis-habisan oleh DPRD, masalah BUMD Sumbar yang hidupnya Senin-Kamis (kecuali Bank Nagari) makin mendapat perhatian. Sebuah pernyataan pekan ini dikeluarkan oleh Kadinda Sumbar. Bahwa Kadinda bersedia men–take over perusahaan pelat merah itu. Meskipun untuk melakukannya masih diperlukan berbagai persyaratan dan payung hukum, tetapi paling tidak itu adalah sebuah jalan keluar yang ditawarkan oleh Kadinda Sumbar kepada Pemprov agar BUMD yang ada ini tidak dalam kondisi stagnan. Perkembangan peru-sahaan daerah (Perusda) milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang belakangan ini marak diberitakan tidak sehat, mengundang keprihatinan berbagai pihak, tapi belum mendapat reaksi dari Pemprov. Wakil Ke-tua Kadin Sum---bar S Budi Syukur kepada Haluan, Ming-gu (28/10) di Pa-dang me-ng-a-takan, sa-ngat ironi rasa-nya bila peru-sahaan daerah yang sudah me---miliki pasar itu tidak bisa berkembang seperti yang diharapkan. Bahkan kini dikategorikan sakit dan tidak sehat. Dari dulu hingga kini, persoalan yang dihadapi BUMD sama saja, yakni besarnya campur tangan pemilik, dalam hal ini pemerintah daerah, di dalam perusahaan. Kemudian beratnya beban lantaran banyak kepentingan dinas yang mesti ditumpangkan dalam perusahaan. Selain itu perilaku karyawan yang belum mencerminkan perilaku karyawan sebuah perusahaan ikut memicu tak berkembangnya usaha. Karyawan merasa seperti pegawai Pemda saja. Pada awalnya memang banyak pegawai Pemda yang dititip di Perusda. Ini terjadi di hampir semua perusahaan daerah, baik milik Pemprov maupun yang milik Kabupaten/Kota. Jika dilihat dari peluang atau prospek usahanya, sangat tidak masuk akal kalau perusahaan itu jadi mati suri. Perusahaan daerah itu sudah punya pasar yang luas, tetapi kok tidak berkembang bahkan masuk kategori sakit? Sementara swasta saja yang memulai usaha dari nol, ternyata mampu bertahan dan terus berkembang. Suntikan dana segar dari APBD Sumbar pun terus mengalir untuk membantu operasional perusahaan. Na-mun dalam pemberitaan tera-khir, justru SPBU di bawah kendali PT Dinamika terpak-sa ditutup. Entah bagaimana pula kondisi riil dari dua peru-sa-haan lainnya, seperti PT Andalas Tuah Sakato dan PT Grafika. Bila perusahaan daerah itu tetap dipertahankan kebe-radaannya maka harus dike-lola secara profesional. Birok-rat tidak boleh ikut campur tangan di dalamnya. Harus ada kontrak dengan direksi secara profesional untuk menjalankan peru-sahaan tersebut. Tawaran Kadinda Sumbar patut jadi pertimbangan Gubernur Sumbar agar perusahaan daerah ini tetap hidup. Mungkin tidak perlu melepas 100 persen saham. Cukup 49 persen saja, dengan komitmen: Pemprov tidak boleh campur tangan dan manajemen dibentuk dari kalangan profesional. Kadin bersa-ma ang-gotanya bisa men-ja-lankan pe-ru-sahaan itu se-cara pro-fe-sional de-ngan mem-be-ri-kan kontribusi tertentu atau de-vid-en kepada Pem--prov Sum-bar. Kita jadi heran juga ketika Gubernur Sum-bar Irwan Prayitno yang dihu-bungi wartawan soal Perusda ini menyatakan tidak ada masalah. Dikatakan bahwa Perusda cukup beruntung. Lho? Hanya saja Gubernur mengatakan Perusda masih punya prospek. Masalah yang dihadapi kini hanya lantaran beban utang yang ditinggalkan manajemen sebe-lumnya cukup besar, sehingga keuntungan yang diperoleh saat ini tersedot untuk pem-bayar utang. Sedangkan PT ATS tengah bangkit di bawah komando manajemen baru. Prospek usahanya cukup ba-gus dan berkembang. Lalu kenapa para politisi di DPRD Sumbar demikian gencar menyerang BUMD ini? Apakah memang tidak cukup laporan yang disampaikan Gubernur bahwa Perusda itu sudah cukup berjalan baik? Kita tidak tahu apakah ada agenda lain yang sedang di setting oleh kalangan politisi sehingga BUMD Sumbar disebut sebagai lembaga yang tidak menguntungkan, dan karenanya harus ditutup. Apakah lantaran ada unsur-unsur partai politik yang didudukkan dalam BUMD sehingga politisi yang tidak kebagian meributkannya? Entahlah. Tetapi bagi kita tetap yang utama adalah bagaimana perusahaan daerah itu memberikan manfaat bagi masyarakat. Soal kontribusi ke PAD itu juga perlu. Tapi jauh lebih perlu, perusda ini sudah membuka lapangan kerja yang luas. Jadi apabila untuk pengembangannya diperlukan langkah privatisasi atau semiprivatisasi seperti yang ditawarkan oleh Kadinda Sumbar, kenapa tidak? Bahkan jika ini berhasil dilakukan, bukan tak mungkin bakal menjadi patron juga untuk BUMD Kabupaten/Kota yang nasibnya kurang lebih sama dengan BUMD Provinsi.***

Senator Baru dari Ranah Minang Oleh: Azizul Mendra, Ketua Peneliti pada Bino Media Research, Jakarta dan Pengusaha Muda Ranah Minang Dilantiknya Afrizal sebagai anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) baru menggantikan Riza Falepi yang terpilih sebagai Walikota Payakumbuh, secara prosedural telah dilakukan. Tapi, saya yakin peran yang dapat dilakukan oleh seorang Afrizal tidak jauh berbeda dengan seniornya, Riza Falepi. Mengapa demikian? Sudah menjadi rahasia umum bagi masyarakat yang sadar politik (melek politik) bahwa anggota DPD atau yang di negeri asalnya demokrasi (Amerika) disebut sebagai senator, sebenarnya dalam sistem pemerintahan Indonesia tidak memiliki peran yang kuat dalam mempengaruhi atau berkontribusi dalam kebijakan pemerintah. Lembaga ini sejak dilahirkan memang dirancang kurang sempurna dalam sistem pemerintahan kita. Indonesia yang mengadopsi sistem pemerintahan bicameral (dua kamar) dari Amerika sudah merancang pula adanya lembaga baru di MPR yakni DPD. Pada BAB VII A tentang DPD, pasal 22D Undang Undang Dasar (UUD) 1945 yang di amandemen menjelaskan bahwa peran yang dimiliki DPD adalah; (1) Dewan Perwakilan Daerah dapat mengajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat rancangan undang-undang yang berkaitan dengan otonomi daerah,

hubungan pusat dan daerah, pembentukan dan pemekaran serta penggabungan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta yang berkaitan dengan perimbangan keuangan pusat dan daerah. (2) Dewan Perwakilan Daerah ikut membahas rancangan undangundang yang berkaitan dengan otonomi daerah; hubungan pusat dan daerah; pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah; pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, serta perimbangan keuangan pusat dan daerah; serta memberikan pertimbangan kepada Dewan Perwakilan Rakyat atas rancangan undang-undang anggaran pendapatan dan belanja negara dan rancangan undang-undang yang berkaitan dengan pajak, pendidikan, dan agama. (3) Dewan Perwakilan Daerah dapat melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang mengenai : otonomi daerah, pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah, hubungan pusat dan daerah, pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya, pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara, pajak, pendidikan, dan agama serta menyampaikan hasil pengawasannya itu kepada Dewan Perwakilan Rakyat sebagai bahan pertimbangan untuk ditindaklanjuti. (4) Anggota Dewan Perwakilan Daerah dapat

diberhentikan dari jabatannya, yang syarat-syarat dan tata caranya diatur dalam undangundang. UUD beserta peraturan turunannya yang mengatur DPD yakni UU Nomor 27 tahun 2009 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah juga tidak memberikan kesempatan agar DPD memiliki fungsi, tugas dan wewenang yang sama seperti DPR sehingga tujuan akhir sebagai lembaga yang mampu melakukan check and balances tidak tercapai. Dengan kata lain, jalannya dua lembaga di MPR (DPR dan DPD) dalam sistem pemerintahan kita menjadi pincang karena kaki (tugas, fungsi, dan wewenang) lembaga DPD memang tidak sama kuatnya dengan tetangganya yakni DPR. Kewenangan DPD hari ini dalam bidang legislasi cuma sebatas mengusulkan dan membahas tapi belum bisa ikut mengambil keputusan dan dalam bidang pengawasan hanya sekedar memberi saran dan masukan kepada DPR sebagai bahan pertimbangan yang bisa saja tidak saran dan masukan itu tidak dipertimbangkan oleh DPR. Sejauh ini, tidak ada ketentuan dari aturan terkait tugas, fungsi, dan wewenang DPD untuk dapat meminta keterangan dari pejabat negara, pemerintah pusat dan daerah yang diberikan kepada DPD. Ini merupakan sebuah peraturan yang tidak sebangun (congruent) dengan tujuan

awal pendirian lembaga ini. Inilah yang saya maksud dengan argument di atas bahwa DPD diciptakan memang tidak sempurna sejak lahir. Ia diharapkan, tapi di waktu yang sama ia juga tidak diberi peran yang sepantasnya. Ketika isu amandemen UUD 1945 digulirkan lagi maka sepertinya DPR belum juga memberi ruang. Kembali kepada figur seorang Afrizal yang juga merupakan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang, menurut saya, ada peran ganda yang tidak pas rasanya yang sedang dijalankan oleh beliau hari ini karena rangkap jabatan ketua partai politik dan sekaligus senator DPD di MPR. Walaupun tidak ada larangan pada konstitusi yang mengatur tentang keanggotaan DPD yang mana seorang senator bisa saja dari anggota partai politik, namun sebenarnya isu pelarangan anggota partai politik “menguasai” DPD sudah sejak lama di gulirkan. Ketika itu beberapa pihak telah melakukan uji konstitusi atas Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang pemilu yang berpendapat bahwa seharusnya anggota DPD berasal dari non-partisan karena di khawatirkan partai politik menguasai DPD sehingga kepentingan partai politik dalam MPR RI makin menggurita. Hari ini, perdebatan seperti itu sudah kalah dan sudah tidak menjadi perhatian lagi. Anggota DPD pada pemilu 2009 akhirnya boleh berasal dari partai politik dan tidak seperti pemilu 2004 lalu.

Pejabat Dinas Pendidikan Krisis Moral Pak Kadinas Pendidikan Kota Padang. Kok banyak betul tugas yang diberikan kepsek untuk guru? Akibat sertifikasi, pulang sekolah sudah jam 15.00 WIB. Dahulu kami hanya mengajar sampai jam 13.00 WIB. Dan banyak yang jadi Prof, Dr dan Ir. Sekarang pejabat di jajaran Dinas Pendidikan sudah krisis moral. Lambang anti sogok tidak berlaku. Duit tetap diminta kepada guru sertifikasi. Apa bapak purapura tidak tahu? Kalau tidak diberi, guru dipersulit.

„ Alamat iklan TKI di KL itu ternyata

alamat tukang cukur

+6285375116***

„ Alamatnya Ayu Ting Ting

Tertibkan Cukong Tambang

„ Rieke Diah Pitaloka: TKI bukan barang

dagangan di luar negeri „ Tapi barang perasan ketika pulang di Bandara?

PEMBERITAHUAN Setiap artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Akhirnya, pada pemilu 2009 ramai kader partai politik ikut dalam pemilihan umum sebagai anggota DPD, terutama yang sudah dua kali terpilih menjadi anggota DPR. Sehingga ketika masih ingin berkantor di Senayan mereka ikut melalui “pintu” khusus yang diakses melalui lembaga yang disebut DPD. Kekhawatiran para pengamat dan beberapa pihak tentang para kader politik yang masuk ke dalam lembaga DPD dapat berdampak tidak akan selesainya masalah yang dihadapi hari ini, yakni tentang lemahnya tugas, fungsi dan wewenang DPD. Maka dengan kata lain, partai politik entah sengaja atau tidak telah “menanam” kader mereka di DPD sehingga keinginan DPD dalam meminta kewenangan yang lebih luas dalam MPR tidak pernah tercapai. Tapi, harapan kita tentu sebaliknya. Melepaskan diri dari perdebatan apakah Afrizal seorang kader partai politik atau tidak sebenarnya tidak lebih penting daripada tetap mengingatkan beliau agar selalu menjadi politisi yang baik. Beliau yang lahir sebagai politisi di daerah tentu butuh beradaptasi lagi dengan atmosfir politik Senayan yang katanya lebih tinggi kelas dan intrik politiknya dibandingkan dengan atmosfir politik di daerah. Dan terakhir, tentang bagaimana nasib Afrizal di dalam partainya kemudian hari kita kembalikan saja kepada bagaiman kebijakan Partai Gerinda tentang hal ini. Selamat bekerja (keras), Bung! „

Maling Marak, Tolong Narkoba dan Utus Anggota Togel Marak Bapak Polda, tolong utus anggota bapak di daerah Arang Perahu Koto Tangah. Karena hampir setiap hari maling menghampiri daerah kami. Dan kemarin jam 20.30 WIB malam, maling sudah mau beraksi. Tolong bapak patroli malam di daerah kami . Terimakasih. +6285766306***

Bapak Kapolda. Kami warga Banuaran resah oleh maraknya narkoba dan togel. Mohon diberantas . +6287895473***

Rektor Unand Tidak Menepati Janji

Rektor Unand tidak menepati janji Menteri Pendidikan tentang penerimaan dosen Unand yang mengutamakan cum laude dari tamatan S2. Nyatanya yang diterima sebahagian besar yang lulus dengan predikat biasa. Apakah Unand masih butuh tamatan cum laude? Kepada Bapak Menteri Pendidikan, perlu melakukan tinjau ulang terhadap hasil test sesuai moto Unand baru-baru ini yang anti KKN

Tambang emas ilegal di Solsel akan ditutup? Menurut saya, yang akan ditertibkan bukan penambang ilegal. Tapi justru cukong-cukong tambang, dengan alat-alat modern yang dimiliki dan dibeking jenderal-jenderal di Jakarta itu. Mereka kasih ‘setoran’ hanya kepada pejabat tertentu saja. Sedangkan kepada rakyat sekitar tidak berimbas. Maka, saat orang ‘mambantai’ di halaman rumah mereka sendiri, wajarlah jika rakyat Solsel ‘sato sakaki’ dengan alat sederhana. Ini demi sesuap nasi. Biarkan merek olah tanah leluhur mereka. Pemerinth cukup membantu dengan arahan dan alat, agar lingkungan tidak tercemar. Ini jika pemerintah benar-benar pro rakyat. +6281363123***

+6282389784***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Syafarudin Ariansyah, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar, David Ramadian. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Devi Diani, Nasrizal, Meidella Syahni Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala) Jon Indra (Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota:Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Prisma Joni (Plt Manajer Sirkulasi), Efri Hanter (Plt Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Plt Manajer Keuangan), Junaidi (Plt Koord Eceran), Andiyanto (Plt Koord Asongan), Yunasbi (Plt. Koord Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Plt Manajer Cetak: Mardius Caniago, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Fathul


4 SUMBAR

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

Mantan Wali Nagari Dituntut 4,5 Tahun

LINGKAR

Pengedar Sabu Dibekuk PADANG, HALUAN — Seorang tersangka pengedar sabu-sabu, Adek (28) dibekuk polisi di gerbang Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Selasa (30/10) sekitar pukul 17.30 WIB. Penangkapan tersebut setelah polisi menyamar sebagai pembeli barang haram itu. Dari tangan tersangka petugas Direktorat Narkoba Polda Sumbar menyita dua paket sedang sabu-sabu. Informasi yang diperoleh menyebutkan, tersangka sempat mengelak saat ditangkap. Walaupun demikian, polisi tetap membawanya ke kantor polisi. “Saat penangkapan itu tersangka tidak mengaku, dan saat diperiksa ternyata dapat narkoba sekitar dua paket, sehingga langsung dibawa ke dalam mobil. Setelah itu, saya tidak tahu lagi dibawa kemana,” kata Citra, warga yang menyaksikan penangkapan itu. Sementara itu, Direktur Narkoba Polda Sumbar melalui Kasat 1 AKBP Alidison membenarkan ada penangkapan yang dilakukan oleh anggotanya di kawasan Jati, Kecamatan Padang Timur itu. Namun, Alidison mengaku belum mendapatkan data pasti berapa orang yang diamankan dalam operasi sore kemarin tersebut. “Saya belum mendapatkan info lengkap. Berapa tersangka dan barang buktinya belum saya ketahui,” kata Alidison. (h/nas)

PADANG, HALUAN — Mantan Wali Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat, Makmur dituntut 4,5 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor Padang, Selasa (29/10). Selain dituntut penjara, Makmur yang bertitel sarjana hukum juga diancam pidana denda Rp200 juta. Kalau tak sanggup membayar denda, kurungannya ditambah tiga bulan. Saat mendengar tuntutan jaksa, Makmur terlihat terkejut. Rona mukanya berubah pucat. Dia hanya menunduk, sesekali memandangi jaksa yang asyik

membaca tuntutan. Dengan memakai batik warna coklat, Makmur beberapa kali menggelengkan kepalanya. Dalam tuntutannya, JPU Erman Syafrudianto menyebut, Makmur terbukti melakukan korupsi dana pendapatan nagari yang dianggarkan dalam APBD Pemda Pasbar tahun 2009-2010. Perbuatan terdakwa telah me-

rugikan keuangan Negara Rp187 juta ditambah hasil temuan pajak Rp4,7 juta. Lebih lanjut JPU menjelaskan, tahun 2009 Dana Alokasi Umum Nagari Parit dianggarkan Rp237.676.200. Di sisi lain pada tahun yang sama Nagari Parit juga memiliki pendapatan asli nagari Rp 45.740.000, bantuan lain yang tidak mengikat Rp55 juta dan sisa anggaran tahun lalu Rp600 ribu. Dengan demikian anggaran pendapatan Nagari Parit tahun 2009 sekitar Rp359 juta. Kemudian dana tersebut digunakan untuk belanja pegawai, belanja operasional dll, dengan jumlah Rp262.7 juta. Tidak itu saja, dana tersebut

juga digunakan untuk pembangunan kantor wali nagari, serta gedung Badan Permusyawaratan (Bamus) Nagari dengan jumlah Rp96,3 juta. Hingga akhir tahun, Nagari Parit tidak lagi memiliki sisa dana pendapatan. Namun dalam merealisasikan dana tersebut, terdakwa diduga melakukan penyimpangan. Modus yang dilakukan terdakwa dengan cara memerintahkan bendahara Nagari, Elva Susanti untuk membuat SPj yang beberapa SPj di antaranya fiktif,” tegas JPU Erman. Kemudian dana yang tidak direalisasikan tersebut digunakan terdakwa untuk uang muka kredit mobil Avanza ter-

dakwa Rp40 juta, dan selebihnya untuk pembangunan rumah terdakwa di tahun 2011. Akibat perbuatan terdakwa di tahun 2009 dan 2010 telah merugikan keuangan Negara Rp287.9 juta. Atas perbuatan terdakwa dijerat pidana melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah ditambah dan diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001. “Kita menuntut terdakwa 4 tahun penjara,” kata Erman dihadan majelis hakim yang dipimpin Sapta Diharga dengan hakim anggota Emria Fitriani dan M Takdir. (h/hel)

PUNGUTAN LIAR

Mantan Kabid Ajukan Keberatan

PENGINAPAN — Kondisi villa di Danau Diatas, kawasan Danau Kembar, Kabupaten Solok. Penginapan ini seharusnya bisa menunjang kepariwisataan di daerah tersebut, jika dikelola dengan baik. HASWANDI

PERKARA PELEBARAN JALAN

Keterangan Saksi Dipelintir Penyidik PADANG, HALUAN — Mantan marketing PT Trakindo, Ardi menilai keterangannya dipelentir penyidik saat diperiksa di Mapolda Sumbar pada Maret lalu. “Jauh panggang dari api. Saya bersedia dipertemukan dengan polisinya,” katanya saat dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara lanjutan dugaan perambahan hutan dengan terdakwa Direktur PT Pancasona, Parlindungan S Manurung di Pengadilan Negeri Koto Baru, Solok kemarin. Saat menjawab pertanyaan Jaksa Okta Z soal keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP), Ardi menegaskan, tak pernah menyatakan pernah melihat perambahan kayu untuk pembuatan jalan. “Saya ditanya, ada pembuatan jalan di Ulu Aia, dengan merambah kayukayu di sana , apakah tahu saudara itu masuk hutan lindung, saya jawab tidak. Saya tak pernah mengatakan melihat penebangan kayu dan

pembuatan jalan. Ini kan dipelintir,” tegasnya. Ia mengakui menandatangani BAP itu, tetapi tidak sempat membacanya. “Saat itu saya lupa bawa kaca mata. Saya percayakan saja sama penyidik, dan saya tak mau repot,” lanjutnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Yose Ana Roslinda itu. Dijelaskannya, ia kenal dengan terdakwa sekitar 2006 lalu, setelah mendatangi kantornya. “Saya sebagai marketing, tentu mencari konsumen. Saya dapat info Manurung akan buka tambang. Tentunya memerlukan alat berat,” lanjutnya. Akhirnya awal 2010 terjadi kesepakatan sewa-menyewa alat berat antara PT Trakindo dengan PT Pancasona. “Saya kemudian pensiun, tetapi tetap diminta Trakindo mengawasi enam alat berat yang disewa PT Pancasona untuk aktivitas tambang bijih bisi di Simiso, Solok,” lanjutnya.

Paling tidak lanjut Ardi, dua kali sepekan ia ke lapangan untuk mengawasi alat berat tersebut, dan sepengetahuannya alat berat itu tak pernah digunakan selain untuk pertambangan. Bahkan ia tidak tahu ada jalan baru yang dibangun di Ulu Aia yang dipersoalkan. “Sampai sekarang saya hanya tahu jalan dari Sungai Nanam ke Simiso hanya ada satu yang lama saja. Itu saja yang kami lewati, yang lain kami tidak tahu,” tegasnya lagi . S Manurung didakwa Jaksa Penuntut Umum Okta Z, merambah, menguasai, dan menduduki hutan lindung terkait pelebaran jalan di Ulu Aia, Garabak Data, Nagari Sugai Nanam, Kabupaten Solok. Hanya saja belakangan diketahui, Kementrian Kehutanan telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 304/Menhut-11/2011 yang menyebutkan lahan tersebut bukan lagi termasuk hutan lindung.

Bahkan dalam sidang sebelumnya Wali Nagari Sungai Nanam, Misardi Malin Sampono mengatakan, pelebaran itu merupakan rekomendasinya atas permintaan masyarakat Garabak Data. Dijelaskannya, jalan yang menghubungkan Lurah Kamumu ke Puncak dengan panjang sekitar satu kilometer itu awalnya jalan setapak. Kemudian mucul keinginan warga untuk melebarkan jalan itu karena jalan yang biasa digunakan sangat terjal, dan ditutupi batu besar saat gempa tahun 2009 lalu. Hanya saja ia menyadari keterbatasan anggaran jika proyek itu diajukan ke Pemkab Solok. Musyawarah warga kemudian memutuskan untuk meminta bantuan PT Pancasona yang juga menggunakan jalan itu untuk mengangkut hasil bijih besi dari Simiso untuk perbaikan jalan tersebut.(h/dla/aci)

PADANG, HALUAN — Mantan Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman M Iqbal yang menjadi terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pungutan liar (pungli) terhadap 75 guru SD, Selasa (30/10) melalui kuasa hukumnya Nieke Henora mengajukan eksepsi atau nota keberatan atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Padang. Pada nota eksepsi dibacakan Nieke Henora tersebut, diuraikan alasan keberatan penetapan M Iqbal sebagai terdakwa. Menurut penasehat hukum terakwa tersebut, dakwaan Jaksa Penuntut Umum terhadap M Iqbal sangat kabur, karena tidak merumuskan secara jelas perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan kewenangan terdakwa selaku Mantan Kabid Dikdas Pasbar dalam kasus pungutan liar ini. “Kami keberatan atas dakwaan JPU, karena dakwaan JPU terhadap Iqbal kabur alias tidak jelas, uraian surat dakwaan JPU disusun bukan mendasari pada perbuatan terdakwa, JPU salah menyebut pasal yang didakwakan, uraian kerugian negara tidak cermat dan mendasari pada data audit yang tidak valid,” katanya ketika membacakan eksepsi di Pengadilan Tipikor Padang kemarin. Selain dakwaan kabur, ia juga mengemukakan surat dakwaan tidak menjelaskan secara cermat, jelas dan lengkap tentag kedudukan dan peran terdakwa dalam dugaaan tindak pidana dimaksud. Dakwaan melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan pasal 12 f UU nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi yang dirubah menjadi UURI nomor 20 tahun 2001 ini, sangat bertolak belakang dengan kenyataan atau fakta yang sebenarnya. Berdasarkan uraian dalam nota keberatan tersebut, ia

juga meminta kepada majelis hakim agar membebaskan Mantan Kabis Dikdas Disdik Pasamana Barat ini dari dakwaan. Sebagaimana diketahui, dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU pada sidang pertama minggu lalu diketahui Iqbal terseret kasus pungutan liar terhadap guruguru SD yang mengambil kuliah penyetaraan di Universitas Bung Hatta (UBH) yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Pasbar. Akibat perbuatannya itu, ia akan dijerat dengan UndangUndang Korupsi dengan menyalahgunakan wewenang. Jumlah korban pemerasan yang dilakukan oleh terdakwa berjumlah 75 orang dan mereka termasuk menjadi saksi dan untuk total saksi yang diperiksa sebanyak 80 orang lebih termasuk pihak dari Universitas Bung Hatta, Padang. Jumlah kerugian puluhan guru ini sekitar Rp104 juta rupiah. Pungutan liar yang dilakukan terdakwa ini dengan cara meminta sejumlah uang kepada guru yang merupakan calon mahasiswa agar bisa diterima sebagai mahasiswa di UBH Padang. Jumlah uang yang diminta untuk bisa lulus masing-masing sebesar Rp1,5 juta untuk setiap calon mahasiswa. Tidak hanya itu saja, pugli lainnya dilakukan dengan cara memungut uang masingmasingnya sebesar Rp100 ribu yang dikatakan untuk mengantar pendaftaran, kemudian uang untuk monitoring pejabat dikdas dan uang saku sebesar Rp 20 ribu per orang per minggu. Kemudian uang jilid sebesar Rp25 ribu per orang. Transaksi penyerahan uang tersebut dilakukan di kantor Dinas Pendidikan Pasbar pada hari Sabtu atau di luar jam kantor. Kasus ini baru terkuak saat dilakukannya sosialisasi yang dihadiri Iqbal dan dosen UBH pada Juli 2011 di TK Pertiwi Padang Tujuah, Kecamatan Pasaman. (h/hel)

>> Editor : Aci Indrawadi

>> Penata Halaman : Fathul


LUAR NEGERI 5

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

Akibat Badai Sandy, Status PLTN AS Waspada

Notes

WASHINGTON, HALUAN — Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tertua di Amerika Serikat, yang sedang tidak beroperasi karena jadwal pengisian bahan bakar, mendapat status waspada Senin malam (29/10) karena permukaan air naik hampir 2 meter di atas permukaan laut akibat Badai Sandy.

Mussolini PM Termuda 31 OKTOBER 1922 — Benito Mussolini menjadi Perdana Menteri (PM) termuda dalam sejarah Italia. Benito Amilcare Andrea Mussolini (lahir 29 Juli 1883 – meninggal 28 April 1945 pada umur 61 tahun) adalah seorang diktator Italia yang menganut Fasis. Ia adalah diktator Italia pada periode 1922-1943. Ia dipaksa mundur dari jabatan Perdana Menteri Italia pada 28 Juli 1943 setelah serangkaian kekalahan Italia di Afrika. Setelah ditangkap, ia diisolasi. Dua tahun kemudian, ia dieksekusi di Como, Italia utara. Mussolini mengakhiri sebuah dekade seperti di Jerman yang dilakukan diktator Adolf Hitler dengan Nazi-nya. (h/wkp)

Terkait Prostitusi, iPhone Dikecam CHINA, HALUAN — Beberapa pejabat Tiongkok marah pada iPhone Apple yang tampaknya membantu para pengguna berpelesir. Media Tiongkok mengatakan keluhan itu seputar fitur asisten pribadi dengan perintah suara pada iPhone yang disebut Siri, yang telah membantu sebagian pengguna untuk mencari pekerja seks dan rumah pelacuran. Versi bahasa Mandarin Siri dapat memberi sebanyak 15 opsi untuk tujuan tersebut. Kesiapan iPhone untuk membantu para pengguna mendapatkan layanan seks telah menjadi topik hangat di media sosial Tiongkok. (h/voa)

Kondisi PLTN Oyster Creek di Lacey Township, New Jersey, dan semua PLTN dan daerah sekitarnya di AS masih aman, ujar Komisi Pengaturan Nuklir (NRC) yang mengawasi keamanan pembangkit tersebut. Tidak ada rencana mematikan PLTN yang sedang bekerja sebelum badai tiba, tambah Komisi tersebut. Tingginya permukaan air di Oyster Creek, yang dapat membangkitkan listrik untuk menerangi 600.000 rumah per tahun, mendorong pihak berwenang untuk mengumumkan status “keadaan tak biasa” dan kemudian dinaikkan menjadi “waspada”, atau kedua terbawah dalam sistem peringatan empat lapis. Pemilik PLTN, Exelon Corp., mengatakan listrik terganggu di pembangkit tersebut, namun generator diesel cadangan dapat menyediakan daya yang stabil, dengan jatah bahan bakar lebih dari dua minggu. Gabungan gelombang tinggi, arah angin dan badai yang menguat menaikkan permukaan air di PLTN, ujar NRC. Lembaga tersebut mengatakan bahwa air diharapkan surut dalam beberapa jam di pembangkit tersebut, yang mulai beroperasi pada 1969 dan dijadwalkan ditutup pada 2019. PLTN lainnya di Salem dan Hope Creek, juga di New Jersey, yang memproduksi listrik untuk tiga juta rumah per hari, juga ada dalam pengawasan. PLTN di Lusby, Maryland, masih beroperasi dengan penuh, cukup memasok listrik untuk satu juta rumah. Pada Agustus 2011, sejumlah PLTN dipadamkan menyusul Badai Irene, sementara PLTN lain mengurangi dayanya. Data dari www.world-nuclear.org menunjukkan bahwa Amerika Serikat memiliki 104 reaktor nuklir yang memproduksi 807 miliar kWh listrik pada 2010, atau lebih dari 20 persen dari total keluaran listrik. (h/AP)

GELOMBANG BESAR — Gelombang besar menghantam sebuah rumah di Southampton, New York, Senin (29/10). Topan super Sandy menghantam wilayah Pantai Timur AS, Senin, waktu setempat. REUTERS/LUCAS

Penyiar Radio di Bolivia Dibakar LA PAZ, HALUAN — Seorang jurnalis radio diserang oleh orang yang tidak diidentifikasi ketika memandu acara radio di bagian selatan kota Yacuiba. Staff di Popular Radio mengatakan empat orang pria yang menggunakan masker masuk ke dalam studio dan menyiramkan bensin ke penyiar Fernando Vidal dan membakarnya. Vidal dan staff lainnya dirawat akibat luka bakar. Keluarganya mengatakan Vidal melakukan reportase perdagangan di perbatasan ketika serangan terjadi.

Vidal menderita luka bakar di wajahnya, tangan dan dada, menurut menantu laki-lakinya, Esteban Farfan. Seorang teknisi studio, Karen Anza, juga mengalami luka dalam serangan tersebut. Sejumlah saksi mata mengatakan para penyerang juga melemparkan molotov. Farfan mengatakan ayah mertuanya sebelumnya mendapatkan kritik keras dari pemerintah provinsi dan menyampaikan kritikannya dalam siaran radio secara langsung.

Dia mengatakan yakin bahwa adanya alasan politik di balik serangan tersebut, tetapi polisi belum menyampaikan komentar mengenai kemungkinan motif penyerangan itu. Tiga orang telah ditahan karena diduga terlibat dalam serangan tersebut. Yacuiba berjarak hanyan tiga kilometer dari perbatasan Argentina. Dan di sana terjadi perdagangan antar perbatasan, dan jurnalis seperti Vidal telah membuat laporan tentang peningkatan perdagangan di kawasan tersebut, terutama gas cair. (h/bbc)

Titan: Komputer Super Tercepat di Dunia WASHINGTON, HALUAN — Para ilmuwan di Laboratorium Nasional Oak Ridge (ORNL) di negara bagian Tennessee, AS, baru saja meluncurkan komputer baru bernama Titan, yang bisa jadi merupakan komputer super tercepat di dunia. Titan mampu melakukan lebih dari 20.000 triliun perhitungan setiap detik (20 petaflop), menurut pihak laboratorium tersebut. Hal itu kira-kira setara dengan masing-masing dari tujuh miliar penduduk Bumi melakukan tiga juta penghitungan per

detik, menurut ORNL. Titan juga memiliki memori sebanyak 700 terabyte. “Angkanya begitu besar jadi agak sulit untuk saya menjelaskannya. Hal ini tidak dapat dibayangkan. Duapuluh petaflop itu berarti angka 20 diikuti dengan 15 angka nol,” ujar Buddy Bland, direktur proyek Fasilitas Komputasi Kepemimpinan di ORNL. Titan sebenarnya merupakan pembaruan dari komputer super terbaik dunia keluaran ORNL sebelumnya, Jaguar. Menurut Bland, unit baru ini hampir sama ukurannya de-

ngan Jaguar, namun 10 kali lebih dahsyat. Komponennya mengisi ruangan seluas lapangan basket dengan tinggi 2,5 meter. Seharga US$100 juta, Titan diharapkan dapat membantu para peneliti di banyak bidang, ujar ORNL. “Titan akan memungkinkan para ilmuwan melakukan simulasi sistem fisik yang lebih realistis dan jauh lebih detil,” ujar James Hack, direktur Pusat Ilmu Komputasi Nasional di ORNL. “Perbaikan dalam kualitas simulasi akan mempercepat

kemajuan dalam beragam bidang riset seperti energi alternatif dan efisiensi energi, identifikasi dan perkembangan materi baru dan berguna, dan kesempatan untuk melakukan proyeksi iklim yang lebih canggih.” Bland mengatakan bahwa sudah ada keuntungan komersil langsung dari komputer super tersebut. Ia mengatakan bahwa perusahaan BMI Corporation menggunakan Jaguar untuk merancang dan mengembangkan alat kerjang udara untuk truk besar supaya kendaraan itu

lebih aerodinamis dan hemat bahan bakar. Dalam sains dasar, komputer super juga telah membantu ilmuwan menentukan sebab putaran bintant neutron, ujar Bland. Titan merupakan hasil terakhir dalam kompetisi untuk menghasilkan komputer super tercepat di dunia. Ia diharapkan merebut posisi pertama pada daftar 500 komputer super teratas dari tangan Sequoia, yang mengklaim gelar tersebut Juni lalu. Tiongkok dan Jepang masing-masing memproduksi

komputer-komputer yang ada pada posisi lima besar dalam daftar tersebut. “Komputer berkinerja tinggi merupakan permainan lompat kodok,” ujar Bland. “Setiap negara di dunia menyadari nilai pentingnya. Sangat penting bagi negara kita untuk bisa bersaing pada teknologi papan atas. Memiliki alat terbaik memungkinkan Anda mendapatkan sains terbaik.” Bland mengatakan bahwa komputer super memiliki masalah teknis yang sama dengan komputer yang ada di

>> Editor : Nova Anggraini

rumah-rumah. “Kami memiliki kepingan yang sama untuk membuat komputer super dengan komputer canggih yang ada di rumah-rumah. Kepingankepingan ini bukan dibuat untuk komputer super. Pemrosesnya belum lebih cepat sejak 2002-2003. Hanya jumlahnya saja yang lebih banyak.” Konsumsi energi juga merupakan tantangan bagi super komputer, namun pihak ORNL mengatakan Titan hanya menggunakan sedikit lebih banyak listrik daripada Jaguar. (h/voa)

>> Penata Halaman : Rahmi


6 NASIONAL LINGKAR

Partai SRI dan Kongres Lancarkan Protes JAKARTA, HALUAN — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali menerima laporan dari Partai SRI dan Partai Kongres yang dinyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak lolos verifikasi. Ketua Umum Partai Kongres, Zakaria, menilai putusan KPU tidak adil. Pasalnya, dirinya merasa Partai Kongres sudah memenuhi syarat keanggotaan mulai dari DPD, DPC, dan DPP. “Kami datang ke KPU untuk meminta penjelasan, tapi mereka tidak ada. Katanya lagi di luar daerah. Mereka seharusnya memberikan alasan mengapa kami dinyatakan tidak lolos,” kata Zakaria di Bawaslu, Jakarta, Selasa (30/10). Zakaria menilai, KPU berbuat curang dengan menunda hasil verifikasi administrasi. Ia menuding partai-partai Islam yang administrasinya kurang lengkap malah diloloskan. Sebab itu, Partai Kongres mempertanyakan alasan KPU yang tidak meloloskan 18 partai dalam tahapan verifikasi administrasi. “Jadi kami merasa tidak puas, kita sama-sama fight dengan partai Islam tapi mereka lolos semua. Apa ada intervensi dari Senayan? Apa ada intervensi dari yang lainnya pada KPU?” pungkasnya. Sementara itu, Sekretaris Nasional Partai SRI, Yosi Erlina meminta Bawaslu menyelidiki dugaan kecurangan yang dilakukan KPU. Kecurangan tersebut tercermin ketika KPU menunda pengumuman hasil verifikasi administrasi. “Saya mendapatkan informasi bahwa pada saat itu (penundaan pengumuman) ada partai-partai yang baru menyerahkan berkas dan mereka akhirnya lolos,” pungkasnya. Selain partai yang dinyatakan tidak lolos, partai lolos verifikasi administrasi turut melaporkan KPU ke Bawaslu. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melaporkan KPU karena dinilai melanggar kode etik dan undangundang pemilu. PDIP menilai proses verifikasi administrasi tidak transparan. (h/kcm)

KPK Sedang Ekspose Hambalang JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto membenarkan jika lembaganya itu sedang melakukan ekspose (gelar perkara) kasus korupsi proyek pembangunan pusat olahraga Hambalang di Bogor, Jawa Barat. “Kalau ekspose minggu ini memang ada dan akan tetap digelar dalm beberapa hari kedepan,” ujar Bambang di Jakarta, Selasa (30/ 10). Namun sementara itu, BW, sapaan Bambang Widjojanto belum dapat memastikan apa keputusan dari ekspose tersebut. Ia mengaku akan terlebih dahulu berdiskusi dulu dengan para pimpinan sebelum mengambil keputusan nantinya. “Tapi belum bisa diinfokan apa saja yang sudah diekspose dan putusannya,” tutupnya. Seperti diberitakan sebelumnya, proyek Hambalang dimulai sejak 2003 saat masih berada di Direktorat Jenderal Olahraga Depdikbud dengan tujuan menambah fasilitas latihan olahraga selain Ragunan. Periode 20042009, proyek dipindahkan ke Kemenpora dengan pengurusan sertifikat tanah Hambalang, studi geologi serta pembuatan masterplan. Tahun 2009, anggaran pembangunan diusulkan menjadi Rp1,25 triliun, sedangkan pada 2010 kembali diminta tambahan menjadi Rp1,175 triliun melalui surat kontrak tahun jamak dari Kemenkeu. Dari kebutuhan anggaran Rp 1,175 triliun, hanya Rp275 miliar yang mendapat pengesahan DPR. Nominal itu berasal dari APBN 2010 Rp125 miliar dan tambahan Rp 150 miliar melalui APBN-P 2010. Misteriusnya, anggaran bertambah jadi Rp2,5 triliun atas dalih ada pengadaan barang dan jasa. Sedangkan dalam audit investigasi BPK yang diminta Komisi X (Keuangan) DPR, ada empat lembaga negara yang diduga terlibat kasus korupsi proyek Hambalang. Laporan hasil pemeriksaan BPK tertanggal 1 Oktober 2010, ada 20 nama orang yang disebut-sebut terlibat. Selain Kemenpora, sebagai penyelenggara proyek, BPK mencatatkan Kemenkeu, Kemen PU, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN). (h/mi)

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

GUBERNUR BALI TURUN TANGAN

Rusuh Lampung, 14 Tewas JAKARTA, HALUAN — Jumlah korban yang tewas akibat bentrokan antarkampung, terus bertambah. Data terkini, korban tewas menjadi 14 orang.

TORU RUSUH — Puluhan personel kepolisian berjaga saat berlangsungnya unjuk rasa di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumut, Selasa. Akibat unjuk rasa tersebut, satu unit mobil dan ruangan Polsek Batang Toru rusak diamuk massa, dan kendaraan pribadi lainnya juga dirusak satu di antaranya dibakar. MI

Aneh, Korlantas Gugat KPK JAKARTA, HALUAN — Akhirnya Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, mengajukan gugatan kepada KPK terkait penyitaan berkas kasus Simulator SIM. Tapi wajarkah gugatan itu? Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Wijdojanto mempertanyakan kewenangan hukum. Pasalnya langkah hukum itu bertentangan dengan surat penyerahan perkara yang dikeluarkan oleh Kapolri. “Apakah betul secara hukum seorang dan Korlantas mempunyai kewenangan hukum untuk mengajukan gugatan. Ini soal kompetensi, tapi itu nanti pasti akan diuji di pengadilan,” tutur Bambang di KPK, Selasa (30/10). Sedangkan pakar Hukum Universitas Indonesia (UI), Gandjar Laksamana juga mempertanyakan keabsahan Korlantas sebagai pihak penggugat. Bahkan Ganjar dengan tegas meminta pengadilan untuk menolak gugatan yang rencananya akan disidangkan mulai Kamis, 1 November 2012 mendatang itu. “Setahu saya yang menggugat itu Korlantas, bukan Polri, karena Korlantas bukan legal entity (badan hukum) sendiri, kalaupun mau

menggugat seharusnya Polri. Makanya harusnya gugatannya ditolak oleh pengadilan,” kata Gandjar. Tapi kuasa hukum Korlantas Polri, Junivert Girsang tetap maju tak gentar. Dia mengatakan, barang bukti dan dokumen-dokumen yang disita KPK tidak memiliki relevansi dengan apa yang disidik, yakni soal simulator SIM 2011. “Jadi ada dokumen-dokumen yang dibawa berkaitan dengan pelayanan publik,” ujar Junivert. Junivert mengaku melayangkan surat gugatan ke PN Jakarta Selatan sejak sebulan yang lalu sebelum adanya Pidato Presiden SBY. Sidang gugatan dimulai pada tanggal 1 November 2012. Diduga nilai gugatan itu mencapai miliaran rupiah. Tersangka Bebas Setidaknya, empat tersangka kasus simulator SIM akan bebas apabila KPK tidak segera memperpanjang penahanan. Para tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM yang ditangani Polri akan habis Rabu ini (31/10). Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri Brigjen Boy Rafli Amar menyatakan, Polri

menyerahkan sepenuhnya hal ini pada KPK. Apakah keempat orang tersangka yang ditahan dalam kasus simulator SIM itu akan diperpanjang masa tahanannya atau tidak, sudah bukan tanggung jawab Polri mengingat penanganan kasus tersebut telah diserahkan pada KPK. “Kita hormati proses hukum yang berjalan, semua pihak dalam kapasitas penegak hukum sudah memahami apa yang harus dilakukan. Jadi kalau masa penahannya habis, bisa saja (KPK) merasa tidak perlu dilanjutkan penahannya,” katanya di Divisi humas Polri, Jakarta, Selasa. Dia juga menjelaskan, dalam hal ini dia yakini KPK telah melakukan kajian mengenai perlunya para tersangka ini diperpanjang penahanannya atau tidak. Namun begitu, jika KPK tidak melakukan perpanjangan masa tahanan para tersangka ini dapat dibebaskan. “Bisa menyalahi aturan apabila tidak ada upaya perpanjangan. Harus dikeluarkan demi hukum. Karena seseorang ditahan karena hukum dan keluar karena hukum,” ucapnya. (h/dn/mi/inh)

Syarat Capres Harus Dipermudah JAKARTA, HALUAN — Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Prof Nanat Fatah Natsir menegaskan, syarat mengajukan calon presiden harusnya dipermudah agar lebih banyak capres yang bisa bersaing. “Lebih baik persyaratan dipermudah sehingga rakyat lebih banyak pilihan. Biarkan saja rakyat memilih presiden yang terbaik,” kata Nanat Fatah Natsir dihubungi di Jakarta, Selasa. Mantan Rektor UIN Bandung itu mengatakan aturan jangan mempersulit seseorang untuk maju sebagai calon presiden. Menurut dia, semakin banyak pilihan akan semakin berkualitas pemimpin yang terpilih. Sebaliknya, semakin sedikit pilihan, maka kualitas pemimpin yang terpilih semakin rendah. “Saya kira akan

lebih bagus seperti Pemilihan Presiden 2004 yang diikuti banyak kompetitor. Undang-Undang Dasar juga tidak menghalangi seseorang untuk menjadi presiden,” tuturnya. Bila seseorang dilarang bersaing karena permasalahan persyaratan, Nanat mengatakan hal itu juga berpotensi menimbulkan konflik. Sebab, kata dia, secara psikologis seseorang akan lebih puas telah bersaing meskipun kalah. “Aturan yang mempersulit syarat mengajukan calon presiden itu berpotensi menimbulkan ketidakpuasan, terutama tokoh-tokoh dari partai kecil. Biarkan saja mereka ikut berkompetisi,” ucapnya. Di sisi lain, Nanat mengatakan keinginan sejumlah pihak supaya persyaratan pengajuan calon presiden diturunkan merupakan wujud ketidakpuasan rakyat kepada

partai politik. Dengan turunnya persyaratan, rakyat mengharapkan akan muncul figur-figur alternatif yang bisa memimpin negara ini, meskipun tidak didukung partai-partai besar. “Pemilihan Gubernur DKI 2012 bisa menjadi model. Calon yang didukung banyak partai justru kalah karena rakyat lebih memilih calon yang hanya didukung dua partai,” ujarnya. Saat ini, persyaratan pengajuan calon presiden atau “presidential threshold” adalah partai politik atau gabungan partai politik yang memiliki suara 20 persen di DPR. Sejumlah pihak telah menyatakan akan mengajukan “judicial review” kepada Mahkamah Konstitusi (MK) agar persyaratan itu diturunkan menjadi 3,5 persen, sama dengan “parliamentary threshold”. (h/rol)

Mensos Terisak, Pemulung Kurban 2 Kambing PARA kurban kambing maupun sapi umumnya datang dari kalangan mampu. Tapi yang ditemui Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri sungguh unik. Mensos terharu seorang pemulung Mak Yati (65) dan suaminya yang nyata-nyata berasal dari golongan miskin ternyata punya tekad berkurban. Namun keinginannya itu baru ia laksanakan setelah 3 tahun menabung dari hasil memulung botol bekas. Alhasil apa yang dilakukan Mak Yati dan suami membuat terharu Mensos dan meminta stafnya untuk menemui Mak Yati. “Apa yang dilakukan Mak Yati adalah sebuah contoh usaha perbaikan sosial”, kata Mensos, Minggu (27/10). Menurut Mensos, kisah Mak Yati, pemulung yang menabung selama tiga tahun untuk berkurban dua ekor kambing membuatnya ingin tahu lebih jauh. Itu sebabnya, Mensos langsung memerintahkan stafnya untuk menelusuri keberadaan Yati. Hingga akhirnya Mensos bisa bertemu Mak Yati di kedia-

MAK YATI terharu saat menerima bantuan dari Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri. NET mannya di kawasan Tebet. Di kediaman Mak Yati yang sangat sederhana, Mensos langsung menyapa Mak Yati. Dia ungkapkan maksud kedatangannya yang tentu

saja membuat geger para tetangga sekitar Mak Yati dan membuat kaget dirinya dan suami. Menurut Mensos, dirinya apresiasi terhadap Mak Yati yang sudah

menunjukkan simbol perbaikan sosial. Di saat kondisinya yang sulit, dia masih bisa membantu masyarakat lain lewat kurban. Kedatangan Mensos tentu saja membuat terharu Mak Yati bahkan Mak Yati sampai menangis terharu atas kedatangan politisi PKS tersebut. Atas kesungguhan Mak Yati yang berupaya mengangkat persoalan sosial, Mensos pun turut membantu dengan memberikan modal usaha ekonomi produksi sebesar Rp5 juta. Dengan modal tersebut, diharapkan Mensos Mak Yati bisa menggunakan uang tersebut untuk awal membuat usaha baru, tidak lagi menjadi pemulung seperti saat ini. Selain pemberian bantuan uang untuk modal usaha, Mensos juga menawari Mak Yati dan suami kemudahan untuk pulang ke kampungnya di Pasuruan, Jawa Timur untuk memulai kehidupan baru setelah 40 tahun merantau di Jakarta. Tawaran ini langsung disambut hangat Mak Yati yang semakin terharu atas perhatian Mensos. (h/rol)

Menurut Kapolres Lampung Selatan AKB Tatar Nugroho saat berada di Waypanji, Selasa (30/10), jumlah korban tewas akibat bentrokan antarwarga di Desa Balinuraga, Kecamatan Waypanji, Lampung Selatan sebanyak 14 orang. Korban tewas tersebut empat orang di antaranya warga Kecamatan Kalianda akibat bentrokan hari pertama, Minggu (28/10), sedangkan dalam bentrokan pada hari kedua, Senin (29/10), korban tewas sebanyak 10 orang, warga dari Desa Balinuraga. Tatar merincikan, namanama para korban bentrokan dari Kecamatan Kalianda yang tewas, yakni Yahya bin Abdulah, 45, warga Kelurahan Wayurang, Marhadan, 35, warga Gunungterang, dan Alwin, 35, warga Tajimalela. “Satu lagi, Solihin, 35, warga Kalianda yang tewas saat mendapatkan perawatan medis di RSU Abdul Moeloek Bandarlampung,” kata dia pula. Sementara itu, korban bentrokan hari kedua sebanyak 10 orang, masih dalam proses identifikasi di rumah sakit karena sebagian tubuh korban tidak utuh lagi akibat bentrokan antarwarga itu. “Kami telah menyisir perladangan dan perkebunan di lokasi bentrokan itu, dan menemukan 10 korban tewas,” kata Kapolres. Selain korban tewas, jumlah korban luka-luka mencapai sembilan orang dari Kalianda, yang sebagian besar luka terkena tembakan dan luka tusuk. Sedangkan kerugian materi akibat bentrokan antarwarga itu, berupa 166 unit rumah warga di Desa Balinuraga dan Sidoreno dibakar massa, 26 unit rumah mengalami rusak berat, 11 unit sepeda motor dibakar, dan dua gedung sekolah ikut dibakar massa. Satu unit mobil Isuzu Panther milik Dit Shabara Polda Lampung, satu unit mobil Honda CRV, dan Strada juga ikut dirusak massa. “Kami masih berjaga di lokasi bentrokan dan daerah sekitarnya sampai situasi aman,” kata Tatar Nugroho . Turun Tangan Sementara itu Gubernur Bali, I Made Mangku Pastika mengaku telah berkoordinasi langsung dengan Kapolda Lampung soal kerusuhan yang membara di kota itu beberapa hari terakhir. Kerusuhan itu melibatkan warga Bali yang tinggal di kampung Balinuraga. “Dua hari yang lalu saya mencoba berbicara dengan Pak Kapolda. Kemarin sampai sore saya juga ber-

komunikasi. Beliau meminta kepada saya untuk membantu membujuk masyarakat kita di Balinuraga untuk mau di evakuasi,” kata Pastika di Denpasar, Selasa kemarin. Untuk membujuk penduduk agar mau dievakuasi, Pastika telah meminta PHDI (Parisadha Hindu Dharma Indonesia) untuk menghubungi masyarakat di sana. Sayang, upaya Ketua PHDI Bali itu gagal membujuk masyarakat untuk mau meninggalkan lokasi kerusuhan. “Saya dilapori Ketua PHDI Bali. Katanya, Pak, sudah kami hubungi, cuma mereka (masyarakat Bali Nuraga) ngotot untuk tetap bertahan,” jelas Pastika. Saat ini, sambung Pastika, sebanyak 300 orang warga Bali memutuskan akan tetap bertahan dan telah menyatakan siap dengan segala resiko. “Padahal yang akan menyerbu lebih dari 3.000 orang. Polisi juga sudah berusaha di sekat di satu tempat, tapi jebol. Sekat lagi di satu tempat jebol lagi. Karena mereka lewat sawahsawah. Itu persoalannya,” terang Pastika. Ribuan Diungsikan Dari Bandar Lampung dilaporkan, ribuan warga Desa Balinuraga dan Sidoreno, Kecamatan Waypanji, Kabupaten Lampung Selatan telah diungsikan ke Sekolah Polisi Negara (SPN) di Bandarlampung, Selasa, untuk mencegah jatuh korban lagi. Ribuan warga Kabupaten Lampung Selatan itu datang secara bertahap sejak Senin (29/10) malam hingga Selasa (30/10) siang telah a mencapai 2.053 orang. Kapolresta Bandarlampung Kombes M Nurochman mengatakan ribuan warga ini untuk sementara diungsikan ke SPN agar mendapatkan perlindungan sebagai warga negara. “Ini merupakan salah satu langkah untuk mengantisipasi tidak lagi bertambah korban jiwa atas terjadi bentrok antarwarga di Kabupaten Lampung Selatan itu,” ujar dia. Dia menjelaskan, tim gabungan dari pihak kepolisian serta Pemerintah Kota Bandarlampung dan Provinsi Lampung bersama-sama saling bahu membahu membantu warga yang sedang tertimpa musibah. “Di sini merupakan penampungan sementara, namun penangannnya sudah terkondisikan dan terpadu antara Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, untuk menangani permasalahan tersebut,” ujar dia pula. (h/dn/vvn/mic)

Prasasti Abad ke-8 Dikuasai Tukang Loak JAKARTA, HALUAN — Prasati Raja Sangkhara, sebuah peninggalan Kerajaan Mataram dari abad ke-8, hilang. Hingga saat ini keberadaan prasasti tersebut sulit dilacak dan diduga sudah dijual ke tukang loak. Peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional Bambang Budi Utomo mengungkapkan hal itu saat musyawarah agung penulis cerita silat dan sejarah Nusantara di Kompleks Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (30/10). Ia menerangkan, sekitar 1980, prasasti tersebut sempat dimiliki oleh mantan Wakil Presiden Adam Malik. Prasasti itu malah sempat menghuni Museum Adam Malik. Hanya saja, setelah museum ini ditutup pada 2000, seluruh barang dan koleksi yang ada langsung dijual oleh keluarga Adam Malik. “Informasinya, semua barang koleksi Museum Adam Malik dijual pada seorang pedagang, semacam tukang loak yang dipanggil keluarga untuk datang ke rumah. Hingga saat ini keberadaan prasasti ini sulit dilacak,” ungkapnya.

Menurut dia, Prasasti Raja Shangkara merupakan bukti penting yang menandai awal penyebaran agama Budha di Indonesia. Serta menegaskan Dinasti Sanjaya adalah nenek moyang dari Dinasti Syailendra. Prasasti tersebut, lanjutnya, meluruskan pemahaman yang keliru terhadap sejarah. Semula, masyarakat mengenal Dinasti Syailendra dan Sanjaya merupakan dua dinasti besar di Tanah Jawa yang tidak terkait satu sama lain. “Yang terpenting sekarang yang harus segera dilakukan adalah melacak prasasti itu kembali,”kata dia. Sekitar lima tahun lalu, pihaknya pernah melaporkan hilangnya prasasti tersebut kepada pemerintah. Sayangnya laporan itu tidak ditanggapi karena kehilangan benda cagar budaya (BCB) harus dilaporkan pemiliknya. Di sisi lain, keluarga Adam Malik justru tidak melapor. “Prasasti ini diduga kuat masih berada di Indonesia. Soalnya kalau dikirim ke luar negeri pasti akan langsung terdeteksi oleh petugas bea dan cukai,” pungkasnya. (h/mic)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


SAMBUNGAN 7

SELASA, 30 OKTOBER 2012 M 14 DZULHIJJAH 1433 H

Pengelola Pajak Daerah Ikut Bimtek PADANG, HALUAN — Selama 5 hari, sejak Senin (29/ 10) hingga Jumat (2/11) mendatang, seluruh aparatur pengelola pajak daerah dan retribusi daerah di Kota Padang mengikuti bimbingan teknis pendapatan daerah. Mereka diharapkan mampu mengantisipasi perubahan tarif pajak maupun objek pajak sejalan dengan berlakunya UU No.28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Wakil Walikota PaPerolehan Hak Atas dang Mahyeldi AnshaTanah dan Bangunan rullah dalam sambu(BPTPH), Perda tentang tannya saat pembukaan Pajak Air Tanah, Perda pelatihan Senin (29/10), tentang Restoran, ada di Padang menyebutkan, Perda tentang Pajak sesuai UU No.28 tahun Hiburan, Perda tentang 2009, maka penerimaan PBB Perkotaan dan Perpajak daerah dan retridesaan, Perda tentang MAHYELDI busi daerah akan mengaPajak Daerah. lami perubahan baik Sedangkan untuk rettarifnya maupun objek pajaknya. ribusia daerah, ditetapkan pula Perda Sejumlah item pajak dan retri- Retribusi Jasa Umum, Perda tentang busi yang selama ini dikelola pusat Retribusi Jasa Usaha, Perda tentang kini diserahkan secara utuh kepada Retribusi Perizinan Tertentu. daerah. Untuk mengantisipasi “Sebagai tindak lanjut peneperubahan tersebut, Pemko Padang tapan Perda itu, perlu kita lakukan telah menindaklanjutinya dengan berbagai persiapan untuk pelakmenerbitkan beberapa Perda dian- sanaannya, baik penyediaan sarana taranya Perda tentang pajak Bea dan prasarana maupun aparatur

pelaksana,” kata Mahyeldi. Pelaksanaan bimbingan teknis ini diharapkan dapat memberikan kesamaan pemahaman dan persepsi di lapangan. Terutama masyarakat yang akan menjadi objek pajak. Pungutan pajak hendaknya dapat dibarengi dengan dukungan bagi masyarakat untuk kelancaran usahanya. Bila usahanya lancar, agaknya membayar pajak dan retribusi tidak akan memberatkan. Karena itu Mahyeldi juga meminta SKPD terkait di luar yang melakukan pemungutan pajak, dapat memberikan dorongan dan dukungan bagi pengembangan usaha masyarakat. Sebab sumbangan pajak dan retribusi ini otomatis akan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun pihaknya belum dapat merinci seberapa besar potensi peningkatan PAD yang akan diperoleh dengan peralihan pemungutan pajak dari pusat ke daerah ini. Sebab tidak semua merupakan objek pajak dan retribusi baru, itu tidak semuanya merupakan objek yang baru, sebagian ada pula penghapusan objek pajak. Diantaranya juga ada penghapusan objek pajak yang sudah dipungut sebelumnya. (h/vie)

7 Persen Desa ................ Dari Halaman. 1 listrik ke sana,” katanya kepada Haluan Selasa (30/10) kemarin di Padang. Setelah itu, lanjutnya, perlu pula didata jarak jaringan terdekat dari desa-desa tersebut yang bisa disin-

kronkan aliran listriknya. Pembuatan road map ini, terang Judi menjadi stimulan bagi Pemda untuk menganggarkan dana pemasukan listrik sesuai dengan hasil survey nantinya.

“Untuk memasukkan listrik nantinya kita akan lihat kesanggupan kota/kabupaten. Kita lihat apakah akan menjadi program PLN atau kota/kabupaten,” pungkasnya. (h/dla)

Tercepat Dalam ............... Dari Halaman. 1 “Hal-hal prinsip dalam pengelolaan DAS Antokan secara terpadu adalah perencanaannya dilakukan secara partisipatif dan melibatkan para pemangku kepentingan lintas wilayah administrasi kabupaten/kota dari hulu sampai ke hilir. Hasil perencanaan ini jadi masukan dalam RPJMD Agam dan Padang Pariaman serta menjadi acuan kegiatan sektoral jangka panjang di DAS Antokan.

Inilah yang diapresiasi pemerintah pusat,” katanya. Meski disusun untuk 15 tahun ke depan, tetapi pihaknya akan mengevaluasi setiap 5 tahun sesuai perkembangan yang terjadi di lapangan. Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Hendri Octavia yang dihubungi terpisah menyebutkan, pengesahan RP DAS ini sangat bermanfaat bagi

hidro erologis di kawasan DAS Antokan. Tidak semua kepala daerah mampu merampungkannya. Menteri Kehutanan menilai, Sumbar sangat peduli dan proaktif untuk merampungkan penyusunannya. “Penghargaan ini kebanggaan kita semua, karena kepedulian kepala daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan dan daerah tangkapan air,” katanya. (h/vie)

Batu Akik ...................... Dari Halaman. 1 Namun patokan harga batu akik dan batu permata umumnya tidak ada. Banyak orang mengistilahkan barang tidak bersuku. Jadi tak heran bila dalam pameran batu permata dan batu akik serta barang antik di Sumenep sebuah batu akik sempat ditawar Rp1,5 miliar. Batu akik itu disebut sebagai batu akik ‘Imam Ghazali’. Pemilik batu akik ‘Imam Ghazali’, Ainur Hamzah, Selasa (30/ 10) menuturkan, batu akik miliknya menarik perhatian karena keindahannya. Corak batu akik miliknya disebut batu akik bergambar. “Ini kan terlihat seperti bergambar. Kalau para pecinta akik bilang, batu akik ‘Imam Ghazali’ ini merupakan batu akik yang indah,”

katanya sambil menunjukkan batu akik yang menghiasi cincin tersebut. Ainur mengakui jika batu akik ‘Imam Ghazali’ miliknya pernah ditawar Rp1,5 miliar oleh seorang penggemar batu akik. Namun karena merasa masih sayang dengan batu akik tersebut, Ainur enggan melepasnya meskipun ditawar dengan harga tinggi. “Ya saya masih eman dengan batu akik ini. Memang Rp1,5 miliar itu harga yang cukup tinggi. Tapi saya belum berniat menjualnya,” ujarnya. Ainur menceritakan, batu akik ‘Imam Ghazali’ itu diyakini mempunyai ‘Khodam’, atau kekuatan ghaib yang melekat kuat sebagai batu istimewa. Menurutnya, pernah ada yang mencoba batu akik tersebut

pada wanita yang mengalami kesulitan saat akan melahirkan. “Batu akik ini direndam dalam air, kemudian airnya diminumkan dan dioleskan ke perut si ibu yang akan melahirkan, Alhamdulillah, persalinannya gampang. Tapi tentu saja semuanya berkat pertolongan dan kuasa Allah,” paparnya. Dalam pameran tersebut, ratusan permata dan batu akik berbagai jenis dipajang. Mulai intan, zamrud, veros, dan berbagai jenis lain. Selain itu, juga dipamerkan benda-benda antik dan kuno seperti keris pusaka yang berumur ratusan tahun, kemudian sepeda onthel buatan zaman Hindia Belanda. Kemudian dalam ajang itu dipamerkan juga berbagai karya lukisan abstrak. (ilc/met)

KURBAN — Menutup program sebar qurban nusantara di Sumbar. PKPU Padang memotong 27 sapi di Padang dan Pessel yang ditutup oleh Wawako Padang dipusatkan di Banda Lurus Kuranji Padang. IST

PKPU Potong 27 Sapi Kurban PADANG, HALUAN — Menutup rangkaian pelaksanaan Program Sebar Qurban Nusantara (SQN) tahun 1433 H, Lembaga Kemanusiaan dan Amil Zakat Nasional PKPU di Sumatera Barat, Senin (29/10) atau pada hari tasyrik ke 3 ditandai dengan memotong sebanyak 27 sapi dan 1 ekor Kambing. Hal ini sekaligus mengakomodir penyaluran kurban dari masyarakat yang terus masuk mendaftarkan diri hingga hari terakhir dibolehkannya melakukan kurban. Dengan demikian total hewan kurban yang berhasil dihimpun dan disalurkan PKPU pada tahun ini mencapai 136 ekor sapi dan 23 ekor kambing dengan total jumlah pekurban (mudhohy) sebanyak 785 orang. Sedangkan secara nasional jumlah pekurban melalui PKPU tercatat hampir 17 ribu orang dengan penyaluran menembus semua Provinsi di Indonesia termasuk 8 negara seperti Somalia, Kenya, Gaza Palestina dan Rohingya Myanmar.

Penutupan Program SQN PKPU ini dipusatkan di Kampung Banda Lurus, Sungai Sapih Kuranji Padang dengan memotong 7 ekor sapi dan 1 kambing dengan dihadiri oleh Wakil Walikota Padang H Mahyeldi Ansharullah, Kepala Cabang PKPU Padang H Faridansyah bersama masyarakat setempat. Sedangkan 20 ekor sapi lainnya disebar di Kabupaten Pesisir Selatan. Sapi yang dipotong di hari tersebut berasal dari pekurban yang umumnya mendaftarkan diri pada hari hari tasyrik. Sebanyak dua ekor sapi dagingnya dibagikan kepada masyarakat di Banda Lurus sedangkan sisanya disebar ke berbagai sudut kota Padang, terutama pemukiman masyarakat kurang mampu. Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan dengan disebarkan daging qurban ke pelosok menjadikan qurban lebih bermakna dan bermanfaat bagi mereka membutuhkannya. Semangat qurban ini harus tetap dipelihara dan jangan sampai hilang seiring berlalunya hari Idul Adha. Untuk

itu Mahyeldi mengajak semua masyarakat meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama, salah satunya melalui momen berkurban. Faridansyah pada kesempatan tersebut mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan besar kepada PKPU menyalurkan qurban mereka. Tingkat kesadaran masyarakat terus meningkat dan hal ini harus diimbangi dengan kepekaan terhadap sesama. Hal ini turut memicu PKPU terus meningkatkan mutu pelayanan dan kualitas kurban yang memegang prinsip sesuai dengan syariah, tepat waktu, tersebar ke pelosok negeri dan bermanfaat. Dari pengalaman PKPU mengelola kurban lebih dari 11 tahun ini, kepercayaan masyarakat terus bertambah. “Insya Allah qurban yang dititipkan pada kami sampai ke tangan yang membutuhkan,” kata Faridansyah yang juga Kepala Regional PKPU Sumatera. (rel)

Hatta Rajasa .................. Dari Halaman. 1 pengukuhan Rajawali SAR Nusantara di Sumatera Barat Minggu (4/11), di GOR Agus Salim Padang. Fauzi Bahar yang juga Walikota Padang dipercaya sebagai Ketua Rajawali SAR Nusantara Sumatera Barat. Namun aksi Rajawali SAR Nusantara diawali Kamis besok (1/11), berupa penanaman pohon sebanyak 10.000 batang di kawasan Kampus Unand Limau Manih, Padang, yang dicanangkan Menteri Kehutanan RI Zulkifli Hasan. Saat bersamaan juga dicanangkan ‘Singkarak Go Green’ yang digagas Danrem 032 Wirabraja. Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar kepada Haluan Selasa (30/10), di Padang mengatakan, dari rapat persiapan akhir yang digelar Pemko Padang Hatta Rajasa yang juga Ketua Dewan Pembina Pusat Rajawali SAR

Nusantara, akan hadir Minggu (4/ 11), di GOR Agus Salim. Sebelum kehadiran Hatta Rajasa, kegiatan sudah diawali Kamis (1/11), dengan penanaman pohon di Limau Manih. Rajawali SAR Nusantara merupakan organisasi kemanusian yang bertujuan membantu masyarakat di bidang Search And Rescue (SAR), kesehatan dan aksi sosial lainnya. Yang menjadi konsentrasi gerakannya adalah bersama-sama masyarakat dan pemerintah untuk membantu masyarakat yang menangani musibah bencana. Dalam geraknya, Rajawali Nusantara juga menyediakan bantuan berupa pencarian dan pertolongan serta memberikan bantuan kesehatan secara umum, seperti melakukan pengobatan kepada masyarakat, melakukan pengobatan dengan tindakan operasi ringan,

kampanye hidup sehat sesuai dengan program-program kerja kemanuasian Rajawali Nusantara. Seperti diberitakan sebelumnya, menurut Fauzi Bahar, rangkaian seluruh kegiatan ini melibatkan unsur Muspida Sumbar, Muspida Kota Padang, Pemko Padang, jajaran Resimen Mahasiswa (Menwa) Sumbar dari kalangan perguruan tinggi, PMI, organisasi SAR, Pramuka, IPSI Sumbar, seluruh pelajar di Kota Padang, OKP, Ormas, Tokoh Masyarakat, dan pelajar Kota Padang. “Mengingat besarnya even ini, diharapkan masyarakat Sumbar khususnya Kota Padang dapat hadir meramaikannya. Karena lembaga ini akan sangat membantu masyarakat dan juga pemerintah daerah, terutama dalam penanggulangan bencana alam dan aktifitas sosial lainnya. (h/vie)

Dinkes Akui ................... Dari Halaman. 1 Dahlan Punya ................. Dari Halaman. 1 “Pemblokiran rekening tersebut memang kita lakukan karena masih banyak para bidan yang berstatus PTT yang malas dan tidak bekerja dengan baik. Akan tetapi bagi bidan PTT yang bekerja dengan baik tidak dilakukan pemblokiran,” kata Rosnini kepada Haluan, Selasa (30/10). Dijelaskannya, para bidan PTT yang disebar di daerah pedalaman sangat sulit untuk dipantau oleh dinas kesehatan kabupaten maupun provinsi. Sehingga untuk mengetahui bagaimana mereka bekerja dengan baik dan sesuai dengan program yang telah ditentukan, mereka harus memiliki surat keterangan aktif dari wali nagari setempat maupun kepala puskesmas tempat mereka bekerja. Sedangkan data perkembangan program yang harus dikirim setiap bulan ke dinas kesehatan sering telat dan bahkan tidak ada sama sekali. Hal ini banyak ditemukan pada tahun-tahun sebelumnya. Artinya, mereka tidak bekerja tapi tetap menerima gaji. “Para bidan PTT ini tidak berada di lokasi dinas selama berbulan-bulan. Karena itu, jika ingin aktif kembali mereka harus membuktikan kinerja mereka kepada wali nagari setempat dan mengirim rekomendasi tersebut kepada dinas kesehatan daerah masing-masing,” kata Rosnini. Rosnini juga mengatakan gaji yang diterima para bidan PTT berasal dari APBN yang secara otomatis akan ditransfer ke rekening mereka masing-masing tanpa pantauan pemerintah daerah. “Kita

melakukan ini hanya untuk menyelamatkan uang negara agar tidak disalahgunakan. Uang negara harus digunakan untuk orang-orang yang mengabdi kepada negara,” jelasnya. Mengenai problem bidan PTT yang berkembang di Pesisir Selatan, Rosnini mengaku jumlah bidan yang diblokir rekeningnya hanya satu orang. Bukan puluhan maupun sampai ratusan orang. Ini dikarenakan sang bidan tersebut sejak bulan Agustus tidak menjalankan tanggung jawabnya sebagai petugas kesehatan di lokasi yang ditempatkan. “Hanya satu orang dan sudah diselesaikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan. Ini karena wali nagari tempat ia bekerja mengadu kepada dinas kesehatan bahwa ia tidak lagi datang-datang bekerja di puskesmas setempat,” jelas Rosnini. Sementara itu salah satu perwakilan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Arief Paderi menegaskan pemblokiran yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan terjadi terhadap seluruh bidan PTT yang ditempatkan di Kabupaten Pesisir Selatan. “Seluruh rekening bidan PTT di Kabupaten Pessel tersebut diblokir. Bukan satu atau dua orang. Melainkan sebanyak 211 bidan yang bekerja di sana,” tegasnya. Disampaikannya, dalam persoalan pemblokiran rekening bidan PTT ini LBH menemukan pembayaran gaji mereka juga tidak sesuai dengan apa yang dicantumkan dalam peraturan Kemenkes yang harus memberikan gaji pokok dan insentif untuk bidan tersebut. Ternyata, semenjak Januari

2012 hingga sekarang gaji yang diberikan kepada para bidan ini hanya gaji pokok saja. Sedangkan insentifnya tidak pernah diberikan. “Mereka hanya menerima gaji pokok Rp1.450.000. Sedangkan insentif mereka Rp1.570.000 tidak pernah diterima sejak Januari 2012,” kata Arief. Ia juga mengatakan, jika dianalisis persoalan rekening bidan PTT di Pesisir Selatan ini jelas melanggar hukum karena hak para bidan telah dihakimi sejak Januari 2012 dan ada indikasi pencucian uang oleh oknum-oknum tertentu. “Yang berhak untuk memblokir rekening pribadi telah diatur oleh undang-undang yaitu hanya penegak hukum dan petugas pajak. Tidak berhak Dinas Kesehatan yang memberikan instruksi kepada pihak BRI untuk melakukan pemblokiran,” katanya. Laporkan ke PPATK Menindaklanjuti adaya kejanggalan dan indikasi pencucian uang terhadap gaji para bidan PTT di Kabupaten Pessel ini, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang melaporkan beberapa temuan dan pelanggaran ini kepada Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Pusat di Jakarta, Selasa (30/10). Pelaporan ini diajukan kepada PPATK guna menyelidiki semua pelanggaran dan menuntut hak para bidan PTT tersebut untuk dikembalikan kepada mereka. “PPATK akan menyelidiki penyelewengan keuangan ini. Termasuk transaksi keuangan melalui rekening tersebut,” tuturnya. (h/ang/cw-ncv)

Sebelumnya, telah beredar luas sebuah SMS mengenai inisial anggota DPR yang kerap memalak perusahaan BUMN beredar di masyarakat. Dalam sms ini diseolah-olahkan data dikeluarkan oleh Humas BUMN. “Ini Inisial anggota DPR RI yg memeras BUMN: AK, IM, SN, NW, BS (Golkar) PM, EV, CK (PDIP) AR, IR, SUR ( PKS) FA (HANURA) ALM, NAS, (PAN) JA, SG, MJ (PD) MUZ (Gerindra) Info: Humas BUMN.” Demikian bunyi kutipan sandek yang dikirim oleh nomer +62812XXXXXXXX. Tapi Kepala Humas dan Protokoler Kementerian BUMN, Faisal Halimi, membantah keras bahwa ada daftar yang disebar oleh Kehumasan BUMN. Dahlan Iskan meyakini bahwa Kementerian BUMN bukanlah pihak yang menyebarkan pesan pendek berisi inisial anggota DPR tukang peras. “Saya kira tidak mungkinlah (kementerian) menyebarkan. (Kementerian BUMN) bukan bagian industri kebohongan. Sekarang ini, kan, banyak beritaberita bohong,” ujarnya. Ia pun mengatakan belum membaca pesan singkat tersebut.”Dari pagi rapat jadi belum baca,” ujarnya. Namun begitu, ia mengakui bahwa dia memang mempunyai daftar tersendiri mengenai oknum DPR yang kerap memeras perusahaan BUMN. “Nanti kalau diminta secara resmi dari DPR (akan saya beberkan),” ujarnya. Mengenai apakah daftar yang ia punya sama dengan pesan pendek yang beredar, ia menolak berkomentar. “Kan, belum dibaca,” ujarnya.

Ia pun juga tidak tertarik mengetahui lebih jauh siapa yang mengirimkan pesan pendek tersebut. “Enggak (akan mencari tahu) tuh.” KPK Siap Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap memroses dugaan anggota DPR pemeras itu. KPK meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan tak ragu melaporkan nama anggota DPR pemeras. “Ya begini, sebaiknya jangan ramai informasi di luar. Kalau Pak Dahlan ada informasi, disampaikan ke KPK, nanti akan ditelaah,” kata juru bicara KPK Johan Budi usai diskusi di Twin Plaza Hotel, Slipi, Jakbar, Selasa (30/10). KPK tak mau berkomentar soal indikasi anggota DPR pemeras. KPK tidak ingin berprasangka, jadi bila ada bukti segera saja dilaporkan. “Dilaporkan saja, jangan mendugaduga,” tuturnya. Terpisah, Ketua Divisi Humas PKS Mardani dalam pernyataan pers menegaskan, PKS mendukung langkah Menteri BUMN Dahlan Iskan yang ingin mengungkap nama anggota DPR pemeras. Anggota pemeras hanya akan membebani DPR. Mereka seperti benalu. “Buka saja semua. Karena praktik ini kalau benar, seperti benalu,” kata Mardani. Mardani juga menyarankan agar tak hanya Dahlan saja yang bersuara, apabila ada lembaga atau kementerian lain yang diperas anggota DPR sebaiknya bicara. “Bahkan bukan cuma BUMN, yang lain, selagi ada momentum bisa ikut bersuara. Misal kementerian

atau lembaga. PKS mendukung keterbukaan,” tuturnya. Panggil Dahlan Terkait dugaan permintaan jatah yang dilakukan oleh anggota Dewan, BK (Badan Kehormatan) Dewan Perwakilan Rakyat segera memanggil Menteri BUMN Dahlan Iskan. Tujuannya untuk mengklarifikasi keterangan Dahlan dalam penyelidikan pelanggaran etika. “Kami sedang kaji apakah bisa dilakukan pemanggilan di masa reses atau tidak,” kata Muhammad Prakosa, Selasa. Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini, Badan Kehormatan akan memanggil Dahlan dalam waktu dekat. Sebab, Badan Kehormatan tidak ingin polemik ini menjadi sesuatu yang hiruk-pikuk. Badan Kehormatan saat ini sedang mengkaji apakah tata tertib Dewan memungkinkan adanya pemanggilan dalam pekan ini atau pekan depan. “Kami ingin perbaikan penyelenggara negara,” kata dia. Oleh karena saat ini DPR sedang reses, maka BK akan memanggil Dahlan Iskan pada masa sidang mendatang. Saat itu, Dahlan diharapkan akan membeber nama-nama anggota dewan yang diduga minta jatah ke jajaran pejabat BUMN itu. Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie meminta Dahlan berhatihati dalam berbicara. “Saya dapat laporan dari Komisi VI (soal pernyataan Dahlan). Ini menyinggung perasaan kami. Memang kami suka minta uang? Anggota DPR itu saya termasuk loh. Jadi hati-hati,” kata dia. (h/dn/tm/vvn)

>> Editor : Ismet Fanany, Nasrul Azwar

>> Penata Halaman : David Fernanda


TINGKATKAN PARTISIPASI KAUM PEREMPUAN

BPM Sumbar Galang Kerja Sama PNPM Mandiri Perdesaan dengan PKK Keterlibatan kaum perempuan pada sebuah program pemberdayaan masyarakat yang memberikan keberpihakan kepada mereka ternyata masih belum bisa sepenuhnya mendorong partisipasi aktif dari kaum perempuan pada kegiatan program pemberdayaan tersebut dan hal ini disebabkan beberapa permasalahan yang dialami oleh kaum perempuan itu sendiri, baik secara internal maupun eksternal, padahal potensi yang dipunyai kaum perempuan sangatlah besar untuk terlibat langsung dan menyukseskan pembangunan melalui program pemberdayaan masyarakat. PNPM Mandiri Perdesaan sebuah program pemberdayaan masyarakat yang memberikan ruang yang luas untuk keterlibatan perempuan sekaligus menjadi sasaran program, namun di sadari pada pelaksanaan kegiatan ini partisipasi dan pemanfaatan program oleh kaum perempuan di Sumatera Barat belumlah optimal. Permasalahan ini sangat dipahami oleh pelaku PNPM Mandiri Perdesaan terutama oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Provinsi Sumatera Barat yang merupakan institusi yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan di Sumatera Barat. Badan Pemberdayaan Masyarakat mencoba mengatasi permasalahan tersebut. Dengan menggandeng Tim Penggerak PPK Provinsi Sumatera Barat untuk menggerakkan kaderkader PKK di tingkat nagari dan kecamatan untuk terlibat aktif dalam kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan. Naskah kesepahaman kerja sama tersebut telah ditandatangani oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat DR. Drs. Suhermanto Raza, SH, MM., dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Hj. Nevi Irwan Prayitno pada acara Rapat Teknis PNPM Mandiri Perdesaan yang diselenggarakan pada tanggal 15 Oktober 2012 di Gedung Aditorium Gubernuran Sumatera Barat. Penandatanganan ini juga

disaksikan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Direktur Kelembagaan dan Pelatihan Masyarakat Ditjen PMD Kemendagri RI Bapak Drs. Kun Wildan. MBA. serta seluruh Fasilitator PNPM Mandiri Perdesaan baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat kecamatan yang diundang pada acara tersebut. Adapun bentuk kerja sama tersebut antara lain : Kader Pemberdayaan Masyarakat Salah satu pelaku PNPM Mandiri Perdesaan yang direkrut dari masyarakat adalah Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM) yang bertugas memfasilitasi masyarakat dalam penggalian gagasan yang nantinya akan diusulkan dan didanai melalui kegiatan PNPM mandiri Perdesaan. KPM ini setiap nagarinya minimal berjumlah 2 orang dan salah satunya harus kaum perempuan. Dalam kerja sama ini diharapkan kader wanita berasal dari kader PKK di tingkat nagari yang nantinya akan dilatih sehingga akan mahir memfasilitasi masyarakat terutama kaum perempuan di nagari untuk berpartisipasi aktif sehingga aspirasi kaum perempuan akan lebih tertampung dalam kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan. Fasilitasi Musyawarah Khusus Perempuan Untuk mendapatkan gagasan yang murni dari kaum perempuan, dalam tahapan PNPM Mandiri Perdesaan dilaksanakan melalui musyawarah khusus perempuan dan tentunya hanya dihadiri oleh kaum perempuan tanpa melibatkan kaum pria yang nantinya ditengarai bisa mempengaruhi keputusan yang dibuat. Keputusan yang dibuat pada musyawarah khusus perempuan ini diperuntukkan untuk usulan simpan pinjam dan non simpan pinjam. Hasil keputusan dari pertemuan ini mutlak disahkan oleh musrenbang nagari atau musyawawarah perencanaan di nagari. Pada kerja sama ini pelaksanaan Musyawarah Khusus Perempuan difasilitasi oleh Tim Penggerak PKK Nagari dan musyawarah ini

Tandatangani MoU- Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Hj. Nevi Irwan Prayitno dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat DR. Drs. Suhermanto Raza, S.H., M.M. menandatangani MoU tentang keterlibatan Tim Penggerak PKK dalam tahapan kegiatan PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Sumatera Barat.

harus dilakukan untuk setiap nagari yang dibuktikan dalam dokumen berita acara musya warah khusus perempuan. Tim Pengelola Kegiatan Simpan Pinjam Khusus Untuk Kelompok Perempuan Untuk melakukan pengelolaan kegiatan yang didanai melalui PNPM Mandiri Perdesaan di tingkat nagari atau jorong biasanya dilakukan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK). Pengurus lembaga ini di bentuk dan dipilih melalui musyawarah yang dilakukan di nagari atau di jorong dan bertanggung jawab dalam pengelolaan kegiatan

Pengarahan- Gubernur Sumbar H Irwan Prayitno memberikan arahan kepada para fasilitator. Pada kesempatan ini Gubernur mengharapkan dukungan penuh dari fasilitator terhadap kesepakatan antara BPM dengan TP-PKK.

kepada masyarakat nagari atau jorong yang memilihnya. Untuk kegiatan Simpan Pinjam yang peruntukannya kepada kelompok perempuan maka Tim pengelola Kegiatan di tingkat nagari akan diserahkan kepada Tim Penggerak PKK di tingkat nagari dan bertanggung jawab dalam melakukan pembinaan terhadap kelompok simpan pinjam yang telah mendapat dana PNPM Mandiri Perdesaan. Tim Penggerak PKK Nagari juga memfasilitasi penyiapan kelompok-kelompok baru binaan PKK yang nantinya juga akan dapat didanai melalui kegiatan simpan pinjam pada PNPM Mandiri

Perdesaan. Dengan melibatkan PKK diharapkan perkembangan kelompok dapat berjalan dengan baik demikian juga dengan tingkat pengembalian dapat ditingkatkan. Anggota Tim Verifikasi Kegiatan Untuk melakukan penilaian kelayakan dari usulan masyarakat yang akan didanai melalui PNPM Mandiri Perdesaan, di tingkat kecamatan dibentuk Tim Verifi kasi yang nantinya akan memberikan rekomendasinya terhadap usulan tersebut apakah layak sesuai dengan sasaran program dan layak secara teknis. Rekomendasi

Tim Verifikasi ini menjadi rujukan bagi utusan masyarakat desa yang bermusyawarah di tingkat kecamatan untuk memutuskan kegiatan-kegiatan dari nagari atau dari jorong mana yang akan didanai melalui PNPM Mandiri Perdesaan. Kegiatan yang didanai oleh PNPM Mandiri Perdesaan harus telah mendapat rekomendasi layak dari Tim Verifikasi Usulan dan hasil rekomendasi ini dinyatakan langsung pada acara musyawarah di tingkat kecamatan yang disebut dengan Musyawarah Antar Nagari Perencanaan (MANPerencanaan) atau Musrenbang Kecamatan.

Pada kerja sama ini salah satu anggota Tim Verifikasi harus berasal dari Tim Penggerak PKK Kecamatan dengan harapan lebih mengenal kelompok pengusul yang berasal dari perempuan baik untuk kegiatan simpan pinjam maupun untuk kegiatan non simpan pinjam.

Pembinaan 10 Kelompok PKK Perkecamatan yang Didanai PNPM Mandiri Perdesaan Bentuk kerja sama lainnya adalah bantuan oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan yang kecamatannya mendapat bantuan PNPM Mandiri Perdesaan untuk melakukan pembinaan terhadap minimal 10 kelompok perempuan yang didanai melalui kegiatan simpan pinjam yang pelaksanaannya akan dimulai dari tahun 2012 dan akan dilanjutkan sampai tahun 2013. Kelompok yang dibina ini bisa berasal dari binaan langsung PKK seperti kelompok Dasawisma, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) atau kelompokkelompok wanita lainnya. Tim Penggerak PKK Kecamatan akan memberikan pembinaan secara rutin pada pertemuan-pertemuan kelompok. Pendanaan kelompok perempuan ini bisa dilakukan melalui dana perguliran dan bantuan langsung masyarakat (BLM). Laporan perkembangan pinjaman kelompok binaan ini akan dilaporkan khusus secara berjenjang dari Tim Penggerak Semangat- Para peserta dan undangan yang terdiri dari Pengurus TP-PKK Provinsi dan Kabupaten PKK Kecamatan sampai Tim serta para fasilitator tingkat kaupaten dan kecamatan tampak bersemangat menyambut hadirnya Penggerak PKK Provinsi. ack kerja sama tersebut.

Lomba Pelaku dan Kelembagaan PNPM Mandiri Perdesaan P E N G A D UA N HUBUNGI: Kantor Camat setempat Kantor BPM Kabupaten Setempat Kantor BPM Provinsi - Padang Konsultan Manajemen Provinsi Sumatera Barat Telp. 0751 890080 Konsultan Manajemen Nasional–Jakarta Telp. 021 7988940/7988918/70417954 atau SMS 082112109495/085710301234 email: pengaduan@ppk.or.id / pengaduan@nmc.ppk.or.id Apabila ada pertanyaan, sanggahan dan keluhan tentang PNPM Mandiri Perdesaan Pengaduan juga dapat disampaikan melalui Fasilitator Kecamatan, Fasilitator Kabupaten serta BKAN dan UPK

Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat dalam memberikan motivasi sekaligus memberikan apresiasi bagi pelaku dan kelembagaan pelaksana PNPM Mandiri Perdesaan secara rutin melaksanakan lomba pelaku dan kelembagaan di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Pada tahun 2012 ini BPM Sumatera Barat melaksanakan lomba untuk Unit Pengelola Kegiatan (UPK), Pendamping Lokal (PL), Badan Kerja sama Antar Nagari (BKAN). Tidak berbeda dengan tahun sebelumnya lomba ini dimulai dengan dua tahap, di mana tahap pertama dilakukan

penilaian dokumendokumen dari peserta yang merupakan juara di tingkat kabupaten. Penilaian tahap pertama ini akan menghasilkan 6 calon nominasi juara dari 12 peserta yang mengikuti lomba ini. Pada tahap penilaian tahap kedua masing-masing nominasi juara akan dikunjungi langsung ke lapangan yang oleh tim penilai pada masing-masing lomba. Penilaian ke lapangan untuk lomba UPK dan PL telah dilakukan semenjak tanggal 23 Oktober 2012 dan diperkirakan akan berakhir pada tanggal 31 Oktober 2012 sedangkan untuk lomba BKAN baru dimulai tanggal 29 Oktober 2012 dan

akan berakhir pada tanggal 3 November 2012. Pemenang lomba akan menjadi utusan dalam perlombaan pelaku dan kelembagaan PNPM Mandiri Perdesaan tingkat Nasional yang dikenal dengan Sikompak Award dimana pada tahun 2012 Sumatera Barat berjaya memborong 2 gelar sekaligus yakni Juara nasional BKAN untuk Aspek Pengembangan diraih oleh BKAN Kecamatan Rambatan dan Juara Pendamping Lokal (PL) lokasi ekstrim yang diterima oleh Saudara Eliasar Sabatilat PL Kecamatan Siberut Selatan. Untuk kedua

prestasi ini Gubernur Sumatera Barat juga meraih penghargaan Sikompak Award untuk pembina BKAN dan PL yang diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI Bapak Boediyono. Semua berharap para

pemenang lomba yang nantinya mewakili Sumatera Barat dalam ajang Sikompak Award tahun 2013 dapat mengukir prestasi kembali untuk memotivasi pelaku PNPM Mandiri Perdesaan. ack

Penilaian UPK-- UPK Syariah mandiri Kec. Lintau Buo Utara, yang dikunjungi Tim Penilai pada Senin 29/10/2012, dihadiri juga Kepala BPM Prov. Sumbar.

BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PROVINSI SUMATERA BARAT >> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


PADANG 9

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

TARGET PEMKO TAK TERCAPAI

Bangli Masih Berdiri

PADAT— Meningkatnya jumlah transportasi di Kota Padang, tidak didukung dengan perluasan jalan, hal ini tersebut merupakan faktor penyebab terjadinya kemacetan, seperti di Jl. Adinegoro, Tabing, Koto Tangah, ruas jalan yang sempit, membuat kemacetan. AMIR

PADANG, HALUAN— Batas akhir pembongkaran bangunan liar (bangli) di lahan By Pass Padang untuk pembangunan jalur II sepertinya tidak akan mencapai target. Optimisme Pemko Padang yang memberikan tenggat waktu sampai hari ini, Rabu (31/10), terkesan sia-sia dikarenakan masih banyaknya bangunan liar yang berdiri

disepanjang jalur tersebut. Hal ini berimbas pada gagalnya pelaksaan pembangunan By Pass jalur II pada bulan November 2012 ini, sebagaimana komitmen

Pemko Padang yang diungkapkan Walikota Fauzi Bahar, Senin (29/10), usai peringatan hari Sumpah Pemuda. Dari pantauan Haluan kemarin (30/10) di jalur ByPass, bahkan masih ada warga yang mendirikan bagunan sementara untuk berdagang di antara bangunan yang sudah dibongkar. Asisten I Pemko Padang, Yosefriawan, selaku salah

satu tim pembebasan lahan By Pass ketika dihubungi belum memberikan komentar perihal tidak tercapainya tenggat waktu tersebut. Sedangkan Kepala Bagian Pertanahan Pemko Padang, Desmon Danus, yang juga merupakan salah satu tim pembebasan lahan mengatakan bahwa target tersebut sudah disosialisasikan dengan masyarakat sekitar. “Kita sudah sosialisasikan dengan masyarakat agar sesegera mungkin membongkar bangli di lahan perencanaan By Pass jalur II,” terangnya. Namun ketika ditanyakan apa tindakan yang akan dilakukan oleh Pemko Padang atau tim pembebasan lahan jika target tersebut tidak tercapai belum ditanggapinya. “Kita berharap masyarakat saja yang membongkar. Dan kita tidak ingin adanya sesuatu terjadi dilapangan seandainya ada instruksi untuk pembongkaran paksa” terangnya . Sebelumnya, Senin (29/10), kepada Haluan Pejabat Pelaksana Teknis (PPK) Wilayah Solok dan Sekitarnya yang juga menangani pembangunan By Pass Jalur II sudah mengemukakan kesangsiannya terhadap target rencana pembebasan lahan yang dikemukakan Pemko Padang karena melihat kondisi lapangan. Ia pesismis pekerjaan besar tersebut bisa dimulai

akhir 2012 diarenakan di kawasan Kuranji masih tersisa sekitar 150 bangunan lagi yang belum dibongkar atau sekitar 60 persen. Pembangunan jalan by pass 2 jalur II tersebut, menurut Opuke, dipastikan tidak dapat dimulai bila persoalan lahannya belum bebas. Penyandang dana dari Korea tidak akan mau mengambil resiko mempertaruhkan kualitas pekerjaan, bila pekerjaan terlambat dimulai dan terburuburu dilaksanakan hanya karna banyaknya waktu terbuang karena pembebasan lahan. “Penanda tanganan kontrak kerja sudah dijadwalkan akhir Oktober ini dan langsung dikerjakan. Akan tetapi sampai saat ini masih ada lahan yang belum dibebaskan dan bangunan liar di sisi kiri kanan jalan yang masih berdiri. Tentunya kontrak tidak bisa ditanda tangani dan diundur lagi,” katanya. (h/sha)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


10 PADANG

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

SELINGKAR K O TA KO

10 Ribu Murid TK Manasik Haji PADANG, HALUAN- Pagi itu Selasa (30/ 10), lapangan Imam Bonjol Padang dipenuhi anak-anak. Mereka yang berasal dari seluruh Taman Kanak-Kanan (TK) di Kota Padang ini, tengah menggelar kegiatan manasik haji. Rupa mereka persis sama seperti orang dewasa yang tengah melaksanakan ibadah haji, lengkap dengan pakaian ihram. Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah didampingi Kabid Humas Richardi Akbar, usai pembukaan acara yang digelar Ikatan Guru Taman Taman Kanak- Kanak Indonesia (IGTKI) Padang ini mengatakan, kegiatan manasik haji bagi siswa TK ini sangat bermanfaat bagi pembentukan karakternya. Sejak dini mereka diajarkan untuk memahami rukun Islam, tidak sekedar hafalan tetapi dibarengi prakteknya. “Kegiatan berupa praktek ini akan melekat dan tertanam dalam dirinya, seperti peragaan menasik haji yang kita gelar sekarang. Ini langkah tepat yang dilakukan majelis guru dalam membentuk manusia yang berilmu, beriman dan bertaqwa dimasa mendatang,” ujar Mahyeldi Ansharullah. Peserta manasik haji yang diikuti sekitar 10.000 murid TK ini pun menyambut antusias kehadiran Wakil Walikota Padang. Mereka pun dengan sungguhsungguh mengikuti instruksi dari para guru. Namun tentu banyak pula dari mereka yang tidak serius mengikutinya, karena memang demikian lah kurenah anak-anak. Tetapi kehadiran orang tua yang mendampinginya, turut memberikan pengertian kepada sang anak. Mahyeldi berharap, kegiatan semacam itu hendaknya dapat dilaksanakan secara berlanjut. Sehingga anak- anak memahami sejak dini proses menunaikan ibadah haji. Apalagi peragaan menasik haji ini tidak hanya sekedar peragaan tentang tata cara melaksanakan ibadah haji, tetapi makna yang dapat tersampaikan. “Diantaranya kita menanamkan nilai- nilai tauhid kepada anak didik, nilai kebersamaan, nilai persatuan, nilai bekerjasama, nilai berkurban dan nilai- nilai positif lainnya. Makanya saya memberikan apresiasi kepada guru- guru TK yang telah memperlihatkan kepedulian yang besar terhadap pembentukan karakter anak- anak yang baik sejak dini,” tegas Mahyeldi. Didampingi Kabid Humas Richardi Akbar, Ketua IGKTI Padang Irma Candra Dewi dan beberapa majelis guru lainnya, Mahyeldi menyapa para murid TK dan memotivasi mereka agar mengikuti seluruh rangkaian proses berhaji. Sehingga meskipun panas terik matahari, anak- anak tetap bersemangat melaksanakan manasik haji, seperti wukuf, melontar jumrah, sa’i, tawaf, tahlul dan melaksanakan ibadah kurban. (h/vie)

PR OFIL KEL URAHAN PROFIL KELURAHAN PADANG PASIR

Kantor Lurah Perlu Renovasi taris Lurah Padang Pasir pada Haluan, Selasa (31/10). Dikatakannya, Kelurahan Padang Pasir merupakan kelurahan yang banyak terdapat kantor pemerintah, seperti Kantor Gubernur. Dengan adanya pusat birokrasi di Padang Pasir mau tidak mau saat pemantauan Adipura nanti maka kebersihan dan kerapian kelurahan diperhatikan. Yulia mengatakan, keinginan untuk ikut lomba kelurahan berprestasi ada. Akan tetapi,

masih terkendala masalah kepemilikan kantor sehingga tidak berpastisipasi dalam lomba kelurahan terbaik. Dokumentasi-dokumentasi kantor yang tidak tertata dengan rapi sehingga tidak diikutsertakan dalam lomba kelurahan berprestasi itu. Ia menambahkan, walaupun Kelurahan Padang Pasir tidak termasuk ke dalam kelurahan yang berprestasi. Akan tetapi, Gotong royong (Goro) per Rukun

Tetangga (RT) wajib tiap minggu dilakukan. Hal ini supaya kebersihan kelurahan tetap terjaga dan bisa terhindar dari berbagai penyakit. “Walaupun demikian, Kelurahan dengan 22 RT dan 6 RW ini kesadaran membayar pajaknya masih tinggi,” kata Yulia. Saat ini jumlah penduduk di Kelurahan Padang Pasir sekitar 5.459 jiwa dengan 1.152 Kepala Keluarga (KK) dan 275 KK miskin.

PADANG, HALUAN – Kelompok nelayan di Kota Padang berharap agar bantuan pemerintah untuk kelangsungan aktifitas nelayan disesuaikan dengan kebutuhan nelayan di Padang.

Nilon Zul Ongga mencontohkan salah satu bentuk bantuan pemerintah ke nelayan di Padang yang tak bisa dimaksimalkan adalah long tail ship. Kapal jenis ini, sebut Zul, tak bisa dimaksimalkan nelayan. Nilai ekonomis kapal jenis tersebut tak sebanding dengan waktu yang harus dihabiskan nelayan di laut bebas, yakni hingga tiga bulan. “Tiga bulan kami di lautan untuk mengambil potensi ikan tuna, nilai yang kami dapatkan terlalu kecil dengan pengorbanan, baik keluarga yang ditinggal maupun resiko kami saat di lautan,”kata Zul. Di sisi lain, pengetahuan nelayan yang akan mengoperasikan kapal jenis itu juga terbatas. Lebih jauh, Zul yang kelompok nelayannya berada di Pasia Sabalah berharap, Hermanto dap-

at meneruskan aspirasi ini untuk dibicarakan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan yang menjadi mitra kerjanya di Komisi IV DPR RI. Menurutnya, bantuan pengadaan bagan bagi nelayan merupakan bentuk bantuan yang paling tepat bagi nelayan di Padang dan Sumbar umumnya. Hanya saja, selama ini permintaan itu sering terbentur dengan stigma yang menyebut bagan rentan dengan kerusakan biota lain seperti terumbu karang. Zul membantah pendapat itu. Ia meyakini bagan yang selama ini dipakai nelayan di Padang berbeda dengan bagan yang digunakan nelayan di Sulawesi Selatan, atau daerah lain di Indonesia. Menurutnya, jangkauan waring (alat tangkap) yang ada di bagan tak akan menyentuh dasar laut

karena lautan di Hermanto yang Sumbar merupakan didampingi Tenaga laut dalam. Ahli-nya, Ir. Ilhamsyah Waring, kata Zul, Mirman meminta paling jauh punya kelompok nelayan unjangkauan 25 meter, tuk menyiapkan masedangkan rata-rata teri tertulis agar dapat areal tangkapan dibandingkan dengan nelayan pengguna pandangan menteri bagan adalah sejauh kelautan. 60 mil laut yang meMenurutnya, jika SIDI HERMANTO T miliki kedalaman memang penggunaan dasar laut hingga 60 bagan dapat mengmeter. Sedangkan bagan di ne- hasilkan nilai lebih dibanding layan daerah lain sebagian besar Long Tail atau jenis lain, tanmenyentuh dasar laut dan di- pa merusak lingkungan laut, hal pastikan merusak terumbu ini patut diperhatikan. karang. “Ini (masukan) penting bagi “Sedangkan kami, tidak. Kami kami agar bisa dibawa ke Jakarmeyakini keberadaan terumbu ta dan dibicarakan dengan menteri karang itu penting untuk kelang- terkait,”kata Hermanto yang sungan hidup ikan dan kami juga didampingi anggota DPRD Padang tidak ingin merusaknya,”sebut Arnedi Yarman dan Kadis KelauZul Mendengar masukan itu, tan Kota Padang Zalbadri. (h/mat)

Nelayan Inginkan Bagan Jika bentuk bantuan itu tetap dipaksakan seperti apa maunya pemerintah, dikhawatirkan bantuan itu tidak bisa dioptimalkan. Hal ini terungkap dalam pertemuan anggota DPR RI, H. Sidi Hermanto Tanjung dengan kelompok nelayan Kota Padang di Purus, Selasa (30/10). Ketua Kelompok Nelayan Teri

Disdik Padang Segera Pindah

PWM Sumbar Gelar Seminar Nasional PADANG, HALUAN- Minggu (4/10) mendatang, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar akan mengadakan seminar nasional strategi pengembangan ekonomi umat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Jalan Sawahan Padang. Hal tersebut dikatakan oleh Wakil PWM Sumbar Bahktiar didampingi Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumbar sekaligus Ketua Pelaksana acara Mursal, saat jumpa pers, di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Senin (29/ 10). Menurutnya, meskipun penduduk Sumbar mayoritas beragama Islam. Namun, pemahaman terhadap ekonomi syariah masih rendah. “ Mengubah paradigma dalam pikiran masyarakat tentu harus melalui proses. Masyarakat telah terbiasa dengan sistem ekonomi yang konvensional. Bahkan, sebagian masyarakat memahami ekonomi syariah dan konvensional sama saja. Contohnya, untuk menyimpan kas mesjid saja, sebagian besar pengurus mesjid lebih memilih bank kon konvensional,” katanya. Sementara itu Ketua Pelaksana Seminar Nasional Strategi Pengembangan Ekonomi Umat Mursal mengatakan, sosialisasi tentang pengembangaen ekonomi berbasis syariah sangat diperlukan oleh masyarakat. Dengan menghadirkan pembicara yang berkompeten dibindangnya. Diantaranya adalah, Yuslan Fauzi Direktur Bank Syariah Mandiri, Ahmad Sakowi Ketua Koperasi Jasa Keuangan Syariah, dan akan dimoderatori oleh pakar Majelis Ekonomi Muhammadiyah Sumbar firwatan. Udangan yang hadir diantaranya pelaku ekonomi se-Sumatera, tiap-tiap Fakultas Ekonomi pada perguruan tinggi seSumatera, BMT se-Sumatera. Acara ini terselenggara atas kerjasama, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), Pimpinan Daerah Aisiyah (PDA) Sumbar, Pemuda Muhamadiyah Sumbar, dan kalangan kampus diantaranya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). (h/yat)

Menurut Yulia dengan adanya 275 KK miskin di Kelurahan Padang Pasir pihak kelurahan tetap memper hatikan kesejahteraan mereka, dengan cara Beras Miskin (Raskin) dibagikan kepada yang benar-benar berhak mendapatkannya. Saat ini warga Padang Pasir sebagian besar bermata pencaharian sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pedagang dan jasa. (h/cw-ows)

PADANG, HALUAN—Kelurahan Padang Pasir Kecamatan Padang Barat mengeluhkan soal Kantor Lurah. Kantor Lurah yang ditempati sekarang perlu direnovasi karena terlalu kecil untuk ukuran kantor. Akan tetapi, terkendala kepemilikan tanah masih milik Pemerintah Daerah dan belum dibebaskan secara total kepada Kelurahan Padang Pasir. Demikian dikatakan Yulia Dewi Hendrawati selaku Sekre-

SANDARAN PERAHU— Seorang nelayan terlihat tengah membuat sandaran perahunya di Pelabuhan Muaro Kota Padang, Selasa (30/ 10). Pembuatan sandaran perahu ini bertujuan, agar perahu tetap pada sandaran meski air laut surut. AMIR

PADANG, HALUAN— Awal Januari 2013 mendatang Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang yang berada di Jalan Tan Malaka, akan berpindah ke Gedung Bagindo Aziz Chan. Pemindahan Kantor Dinas Pendidikan Kota Padang, ke Gedung Bagindo Aziz Chan karena kondisinya sudah tidak memungkinkan lagi bahkan sangat sempit. “Apalagi, dengan jumlah guru di Kota Padang yang cukup banyak hingga 14 ribu orang sangat tidak memuaskan untuk area parkir,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Indang Dewata kepada Haluan, Selasa (30/10). Menurutnya, Gedung Bagindo Aziz Chan yang sebagian hancur pasca gempa 30 september 2009 lalu kini sedang dilakukan rehab. Kemudian, Kantor Satpol PP yang berada disamping Gedung Bagindo Aziz Chan akan dihan-

curkan dan akan dipindahkan ke Kantor Dinas Pendidikan yang lama. Dan, nantinya Kantor Satpol PP yang diruntuhkan itu akan dijadikan area parkir Kantor Dinas Pendidikan Kota Padang yang baru. Dikatakannya, untuk rehab Gedung Bagindo Aziz Chan telah dialokan anggaran pada APBD tahun 2012 sebesar Rp1,5 miliar dan ditambah pada APBD Perubahan sebesar Rp500 juta lagi. Idealnya, untuk dana rehab Gedung Bagindo Aziz Chan sebesar Rp3 miliar. Namun, nanti tahun 2013 akan diajukan lagi tambahan anggarannya. Menanggapi hal itu Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Muharlion, akan menambah anggaran untuk rehab Gedung Bagindo Aziz Chan pada APBD tahun 2013 jika Dinas Pendidikan mampu mencapai target yang diharapkan yaitu meningkatkan mutu pendidikan Kota Padang.(h/ade)

MEMBUAT BATA RAMAH GEMPA

Berjuang Berdua Dari Awal PADANG, HALUAN—Siang itu, terik matahari memancarkan cahayanya di daerah Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji. Daerah tersebut merupakan penghasil batu bata ramah gempa yang cukup dikenal belakangan ini. Haluan menemui salah satu pembuat bata di daerah itu, Saidina Usman dan Darmis Latif, pasangan suami istri yang sudah 4 tahun menjadi pembuat bata di daerah Gunung Sarik. Mereka saling bekerja sama satu sama lain dalam proses pembuatan bata. Di saat pembuat bata lain memakai mesin atau kerbau dalam pembuatan adukan bata di tempatnya hanya menggunakan kaki. Pada dasarnya permintaan bata di

tempatnya cukup banyak, tetapi karena kurangnya tenaga dan modal yang tidak cukup maka kadang ia terpaksa menolak permintaan. Di dalam hati kecilnya Saidina ingin sekali usahanya berkembang dan melayani permintaan dalam jumlah besar, sayangnya, itu semua masih terhalang. Menurutnya, prospek usaha ini sangat bagus tetapi ia masih terkendala modal. Ia berpendapat jika ia mempunyai modal ia akan memakainya untuk membeli kerbau dan mempekerjakan 1 orang untuk membantu ia dan istrinya dalam usaha itu. Sejauh ini mereka merasakan usaha batu batanya masih jalan di tempat, hal itu disebab-

kan kurangnya tenaga pekerja. Untuk membantu perekonomian mereka, Saidinia juga membuat ladang bayam di belakang rumahnya. “Kami juga menanam bayam di belakang rumah untuk menambah penghasilan kami,” ujar pria 47 tahun ini. Pondok pembuatan gempa mereka terletak tidak jauh dari rumahnya. Hal yang menyedihkan terlihat ketika Haluan meninjau keadaan rumah mereka, bangunan tersebut berupa gubuk yang dibangun bukan dari bata tetapi dari bambu, dan juga belum mendapatkan aliran listrik. “Karena belum cukupnya dana untuk pasang listrik, jadinya rumah kami belum masuk ke

rumah kami,” ujar Darmis Latif. Walaupun begitu, Saidina dan Darmis tetap memprioritaskan pendidikan untuk anak tunggalnya yang masih dudk di kelas 4 sekolah dasar. Hal ini semua demi masa depan yang lebih baik untuk anaknya. “Kami berharap anak kami bisa bersekolah setinggi mungkin, agar Saidina Usman dan Darmis Latif, pasangan suami istri menjadi orang hebat dan yang sudah 4 tahun menjadi pembuat bata di daerah membuat bangga orang Gunung Sarik. CITRA baik itu dalam bentuk dana atautuanya,” tutur Darmis. Pasangan yang sudah meni- pun pelatihan. Karena usaha ini kah selama 11 tahun ini juga dapat membuka lapangan kerja berharap, usahanya ini dapat dan sangat membantu perekonodiperhatikan oleh pemerintah mian masyarakat. (h/cw-ncv)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Jefli


SIGAB 11

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

LINGKAR

Gempa Masih Jadi Misteri PADANG, HALUAN— Gempa bumi pukul 22.00.47 Wib, Sabtu (27/10) masih menyimpan misteri. Semula diinfokan lokasinya bergalau dan tidak tercatat BMKG. “Getarannya kuat terasa sekitar pukul 22.00 WIB, bikin warga terkejut dan berhamburan serentak ke luar rumah,” ujar Rahmad (43) warga Tapan, Pesisir Selatan. Gempa semula diinfokan berkekuatan 4,7 Skala Richter dan tidak tercatat cepat di situs BMKG. “Kalau kekuatan gempa di bawah lima skala richter, info gempa BMKG jarang merilisnya,” ujar seorang wartawan di Pessel. Koordinator Manager Pusdalops PB BPBD Sumbar, Ade Edward, membenarkan terjadi gempa bumi tapi magnitude 4.8 SR. “Ya gempa terjadi tepatnya pukul 22:00:47 WIB, lokasi 2.11 LS,100.78 BT yaitu 21 km barat daya Air Haji Painan dengan kedalaman 34 Kilometer,” ujar Ade. Sementara ini belum keterangan resmi apakah ada korban atau kerugian harta benda akibat gempa bumi ini. “Belum ada laporan kerusakan, semoga saja aman,” ujar Ade. (h/ksc)

SERANGAN BADA— Gelombang besar menghantam sebuah dermaga di Atlantic City, New Jersey, Senin petang. Ini menandai dimulainya serangan badai Sandy. AFP

BELASAN ORANG TEWAS

Badai Sandy Hantam AS TINJAU POMPA Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo meninjau Gedung Pompa Air Cideng, di Jl Siantar, Cideng, Jakarta Pusat, Selasa (30/10). KCM

Jakarta Siap Hadapi Banjir? JAKARTA, HALUAN— Jokowi mengatakan, Jakarta siap menghadapi musim penghujan dan menghadapi banjir yang sudah menjadi bencana langganan. Meski begitu, dia berharap Jakarta tidak banjir. Menurut Gubernur DKI Jakarta itu, banjir di Jakarta yang sudah menjadi langganan tetap harus diantisipasi. Kesiapan Pemprov DKI menghadapi banjir menjadi fokus utama ketika banjir memang terjadi. “Iya, ini pokoknya kesiapan menghadapi banjir dan masalahmasalah yang berkaitan dengan sebelum banjir. Yang paling penting, ya moga-moga saja enggak ada banjir, itu saja,” kata Jokowi seusai menerima pemaparan Kepala BPBD, di Balaikota DKI, Jakarta, Selasa. Dikatakan Jokowi, setelah mendengarkan pemaparan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah siap dari segi manajemen organisasi yang tanggap. “Ya, kalau dari sisi manajemen organisasi siaplah. Tetapi tadi saya belum memberikan penekanan-penekanan. Terutama di bidang kesehatan, terutama bidang logistik dan cara-cara evakuasi itu harus pasti. Tepatnya, lokasi untuk evakuasi itu harus pasti,” ujarnya. Dalam pertemuan dengan BPBD itu, Jokowi sempat bertanya mengenai antisipasi sebelum banjir. Misalnya terkait evakuasi, penyelamatan pada masyarakat, pengirimin material, dan logistik. Kepala BPBD Arfan Arkilie kemudian memaparkan segala kesiapan untuk antisipasi banjir. “Di semua 62 titik banjir sudah ditetapkan dapur umum, pos kesehatan, sampai evakuasi jalurnya sudah ditetapkan ketika terjadi banjir,” kata Arfan. Selain itu, Jokowi juga bertanya terkait pengiriman logistik ke masyarakat. Masyarakat yang diprioritaskan untuk cepat mendapatkan logistik adalah masyarakat yang menjadi pengungsi. Dari aspek kesehatan, kata Jokowi, harus ada realisasi cepatnya, seperti pos kesehatan, dokter, paramedis, ambulans, tenda kesehatan, paket alat kesehatan yang dipersiapkan dekat dengan lokasi banjir.(h/kcm)

NEW YORK, HALUAN— Setidaknya, tiga belas orang tewas dalam serangan badai Sandy di pesisir timur AS. Sandy membawa angin yang kekuatannya sama dengan topan, dan mengakibatkan banjir parah serta melumpuhkan aliran listrik serta fasilitas lainnya. Badai Sandy juga mengakibatkan meluapnya air laut ke New York City, merendam saluran kereta bawah tanah serta terowongan dan menjadikan kawasan Lower Manhattan seperti kota mati. “Lower Manhattan teren-

dam air laut,” kata Howard Glaser, direktur operasional pemerintah New York seperti dikutip BBC, Senin kemarin . “Saya tidak membesar-besarkan. Air laut menyerbu Terowongan Battery,” dia melanjutkan. Terowongan Battery menghubungkan Manhattan dengan Long Island. Namun kerusakan total Sandy baru akan diketahui saat matahari terbit. Sandy, yang kini dikategorikan sebagai siklon pasca tropis, melewati pesisir New Jersey pada pukul 20.00 waktu setempat (06.00 WIB), dengan angin berkecepatan 129 km per jam. Sekitar 60 juta orang merasakan dampak dari badai ini, ratusan ribu orang telah diperin-

tahkan untuk meninggalkan rumah mereka. Lebih dari satu juta orang saat ini tidak memiliki aliran listrik di tempat tinggal mereka. Transportasi berhenti di kota-kota pesisir timur dan ribuan penerbangan dibatalkan. Di AS, badai ini mengancam pesisir seluas 1.290 km dari Samudra Atlantik hingga Great Lakes di kawasan Mid-West. Sandy diturunkan dari kategori topan menjadi badai Senin malam saat badai mendekati pesisir dan bertabrakan dengan sistem cuaca musim dingin. Badai Sandy mendarat di Atlantic City dekat New Jersey. Sebagian besar kota terendam air dan 30.000 warga telah diungsikan.

Di New York, 375.000 orang diperintahkan untuk meninggalkan daerah yang rendah di Manhattan dan kawasan lainnya, karena Sungai Hudson dan Sungai East mulai meluap. Satu orang di Queens, New York, meninggal dunia akibat pohon tumbang menimpa rumahnya, kata petugas pemadam kebakaran. Saat ini 250.000 orang di Manhattan bertahan tanpa listrik. Perdagangan di Bursa Saham New York dan Nasdaq dihentikan untuk hari kedua. Markas PBB di New York juga ditutup. Batalkan Kampanye Presiden Barack Obama dan kandidat dari Partai Republik Mitt Romney membatalkan

jadwal kampanye mereka kurang dari seminggu menjelang Pemilihan Presiden. Di Washington DC, kantorkantor pemerintah federal ditutup hingga Rabu. Transportasi publik dihentikan di ibukota AS, New York, Baltimore, Philadelphia dan Boston. Amtrak menghentikan perjalanan kereta di sepanjang kawasan timur laut, dan 14.000 penerbangan dibatalkan, berdasarkan data dari Flightaware.com Badan-badan cuaca mengatakan Sandy dapat bertahan di 12 negara bagian dalam waktu 24-36 jam. Sementara itu salju setebal 91cm diperkirakan akan turun di pegunungan Applachian di Virginia Barat, Virginia dan Kentucky. (h/dn/bbc)

pasi terjadinya pohon tumbang yang bisa menimbulkan bahaya, BPBD Solsel akan menebang pohon besar yang berada dipinggir jalan dan dekat dengan pemukiman warga. “Kita akan mendata pohon yang akan ditebang, kemudian baru dilaksanakan

penebangan,”katanya. Kabupaten Solok Selatan dengan topografi yang berbukit, memiliki jalan raya yang berliku dan banyak ditumbuhi pohon besar. Selain itu, pemukiman warga juga berada di pinggir bukit dan tepi sungai. (h/col).

ANGIN KECANG DAN HUJAN DI SOLSEL

Pohon Bertumbangan, Jalan Macet SOLSEL, HALUAN- Hujan lebat disertai angin kencang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Solok Selatan. Akibatnya, kayu berdiameter 75 cm tumbang dan arus lalu lintas Padang AroMuara Labuh jadi terganggu. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan Hamudis didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Mukhnizen mengatakan, hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Liki, Pekonina, Pauh Duo, Selasa (30/ 10) sekitar pukul 08.00 Wib. “Akibatnya, pohon besar di pinggir jalan lintas Padang Aro- Muara Labuh, tepatnya di Jorong Liki, Nagari Lubuak Gadang Selatan Kecamatan Sangir tumbang dan menutupi badan jalan,” ujarnya. Pengguna jalan raya sempat terganggu, namun petugas BPBD dan masyarakat saling bersinergi sehingga macet panjang dapat diatasi. “Hanya berselang satu jam, kendaraan sudah bisa lewat

dengan sistem buka tutup,” kata Mukhnizen. Ia mengatakan, meskipun pohon tumbang berada di dekat pemukiman warga, beruntung pada kejadian itu tidak ada korban jiwa. Demikian juga dengan kendaraan yang lewat. “Insiden itu terjadi karena curah hujan cukup tinggi, disertai angin kencang. Akhir-akhir ini, cuaca ekstrim melanda Solok Selatan,” ucapnya. Untuk membersihkan pohon tumbang dijalan raya itu, personil dari pemadam kebakaran dan BPBD Solsel langsung turun ke lapangan, dan dibantu untuk membersihkan sisa rerebahan pohon yang menimpa badan jalan. Besarnya pohon kayu membuat pengerjaan membersihkan jalan raya menghabiskan waktu sekitar tiga jam. Ia menghimbau agar masyarakat dan pengguna jalan raya untuk berhati-hati karena perubahan cuaca di daerah

itu. “Sekarang kendaraan sudah bisa lewat dengan lancar, kita menghimbau warga dan pengendaraa kendaraan bermotor untuk selalu waspada. Apalagi daerah kita ini banyak ditumbuhi pohon kayu di pinggir jalan,” jelasnya. Dikatakannya, untuk antisi-

TUMBANG Terjangan angin membuat pohon berdiameter 75 cm tumbang dan arus lalu lintas Padang Aro- Muara Labuh jadi terganggu. ICOL

Mengenal Badai Sandy yang Menakutkan ‘Paman Sam’ BADAI yang melanda wilayah Florida, Mississipi, dan Alabama, Amerika Serikat, pada 2005 dinamai badai Katrina, sementara badai yang menghantam wilayah pantai timur AS, seperti New York, dinamai Sandy. Nama badai selalu bagus, enak didengar, dan mudah diingat. Bagaimana badai-badai tersebut dinamai? Adakah aturannya? Atau asal saja? Penamaan badai punya sejarah panjang. Ivan R Tannehill, letnan di militer AS yang kemudian menjadi ilmuwan cuaca dalam bukunya Hurricane, mengungkapkan bahwa penamaan badai berawal dari tradisi masyarakat di sekitar Karibia. Pada awalnya, badai dinamai berdasarkan nama santa dalam agama Katolik. Contohnya, badai yang melanda Puerto Rico pada 26 Juli 1825 dinamai badai Santa Ana, sementara badai yang melanda wilayah yang sama pada 1876 dinamai badai San Felipe. Dalam penamaan tersebut, satu badai dengan badai yang lain bisa memiliki nama yang sama. Badai yang melanda Puerto Rico pada

1876 dinamai San Felipe I, sementara yang melanda wilayah sama pada 1928 dinamai San Felipe II. Selanjutnya, sistem penamaan berubah. Setiap wilayah pembentukan badai memiliki sistem penamaan berbeda. Di AS, penamaan pernah dilakukan berdasarkan koordinat tempat badai terbentuk. Namun, sistem itu akhirnya juga diubah sebab sulit diingat dan sulit dikomunikasikan. Ada banyak potensi kesalahan saat menyebut sebuah badai. Pada tahun 1953, penamaan badai di Pasifik mulai didasarkan pada nama-nama perempuan. Sistem ini kemudian diadopsi oleh National Hurricane Center (NHC) di AS untuk memberi nama badai yang terbentuk di wilayah Atlantik. Nama yang diambil untuk badai diurutkan sesuai alfabet setiap tahunnya, kecuali yang berawalan Q, U, X, Y dan Z. Sejumlah 21 nama disiapkan setiap tahun. Bila ada lebih dari 21 badai, penamaan selanjutnya didasarkan pada aksara Yunani, Alpha, Beta, dan seterusnya. Sejumlah nama badai untuk wilayah Atlantik disusun NHC

untuk jangka waktu 6 tahun. Jadi, dalam waktu 7 tahun, akan ada nama badai yang berulang. Nama badai takkan diulang jika badai mengakibatkan dampak bencana sangat buruk. Misalnya, nama badai Katrina takkan diulang. Lalu, mengapa badai kali ini dinamai Sandy? Untuk tahun 2012, sejumlah nama telah dipakai untuk badai sebelumnya, seperti Alberto, Beryl, dan Chris. Badai Sandy merupakan badai ke-18 yang terjadi tahun 2012. Nama Sandy yang diambil sesuai dengan yang telah disusun. Hurikan seperti Sandy pada dasarnya merupakan fenomena siklon tropis. Fenomena ini terjadi akibat adanya faktor suhu yang hangat di permukaan laut, kelembaban udara, serta angin akibat rotasi Bumi. Siklon tropis memiliki istilah sendiri berdasarkan tempat terbentuknya serta kekuatannya. Di Samudera Hindia, siklon tropis disebut sebagai siklon tropis saja. Hurikan merujuk pada siklon tropis yang terbentuk di Atlantik, sementara Taifun di Samudera Pasifik Barat Daya. Bukan hanya NHC yang ber-

hak menamai siklon tropis. Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga punya hak menamai siklon tropis. TCWC BMKG bertugas menamai siklon tropis yang terbentuk di 010 derajat LS dan 90-125 derajat BT. TCWC BMKG menyiapkan nama-nama bunga sebagai nama siklon, seperti Flamboyan, Anggrek, dan Cempaka. Daftar lain juga memuat nama buah untuk nama siklon, seperti Anggur, Belimbing, dan Duku. Siklon tropis pertama yang dinamai dengan daftar nama TCWC BMKG adalah siklon tropis Anggrek. Berdasarkan BOM Australia, siklon tropis itu terbentuk 28 Oktober 2010, mencapai siklon kategori 2 pada 1 November 2010 dan punah pada 4 November 2010. Dampak Perubahan Iklim Badai Sandy yang kini menghantam wilayah Amerika Serikat dikatakan tak biasa dan menjadi badai terbesar di AS dalam 100 tahun. Besarnya badai membuat beberapa pihak berpikir bahwa besarnya badai Sandy adalah dampak dari perubahan iklim.

Benarkah? David Robinson dari Rutgers University seperti diberitakan Livescience, Senin , mengatakan, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa badai Sandy yang mulai terbentuk 22 Oktober 2012 di Karibia itu adalah dampak perubahan iklim. “Anda tak bisa mengambil satu peristiwa seperti ini lalu menghubungkannya dengan fenomena lain, kecuali memang ada kondisi-kondisi yang mengarah ke sana,” kata Robinson yang juga pakar iklim di pemerintahan New Jersey. Namun, Kevin Trenberth dari National Center for Atmospheric Research mengungkapkan, menghubungkan antara besarnya badai Sandy dan perubahan iklim cukup beralasan. Perubahan kondisi lingkungan memang memicu terbentuknya lebih banyak badai besar. Siklon tropis atau badai terbentuk di wilayah tropis akibat panas di dekat permukaan laut. Diketahui, suhu laut meningkat 0,5 derajat celsius sejak seabad terakhir. Kenaikan suhu air laut meningkatkan kemungkinan pembentukan badai tropis. Publikasi pada bulan Septem-

ber 2012 juga menunjukkan bahwa badai tropis yang terbentuk saat ini bergerak lebih cepat dari badai tropis 25 tahun lalu. Badai dapat mencapai kecepatan 208 km per jam, 9 jam lebih awal dari biasanya. Trenberth mengatakan, dengan suhu air laut yang lebih hangat, kelembaban udara di lautan 4 persen lebih tinggi. Hal ini juga memicu terbentuknya badai tropis lebih banyak dari biasanya. “Secara umum, kami memperkirakan bahwa hal itu meningkatkan risiko, bahwa intensitas badai dapat lebih besar, demikian pula curah hujan akibat dampak badai 5-10 persen lebih besar dari biasanya,” kata Trenberth. Trenberth pun mengatakan, ada tanda bahwa badai dengan kategori 3 atau di atasnya meningkat makin sering. Meski demikian, hal tersebut bisa terjadi karena variasi dari tahun ke tahun akibat El Nino. Robinson mengungkapkan, belum bisa disimpulkan apakah badai Sandy terkait perubahan iklim. Namun, bahwa perubahan iklim dapat berkontribusi pada semakin besarnya dampak bencana tak dapat dielakkan. (h/dn/kcm)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman :Jefli


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA BOTIAH Tanah ke Kantor Camat Dibebasan PAYAKUMBUH, HALUAN — Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi menyerahkan dana ganti kerugian terhadap tanah seluas 200 meter, menuju Kantor Camat Payakumbuh Selatan, dalam acara di ruang rapat walikota, Senin (29/10). Penyerahan dana pembebasan tanah itu, nilainya Rp18 juta. Diserahkan dihadapan Sekdako H. Irwandi, SH, Asisten I Setdako Yoherman, SH, Sos, Camat Payakumbuh Selatan Dra. Elfriza Zaharman dan sejumlah pimpinan SKPD. Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, mengatakan, pembebasan lahan buat kegiatan pembangunan infrastruktur, harus transfarans dan akuntabel. Walikota tak ingin, setiap kegiatan pembangunan yang akan dikerjakan, belum tuntas pembebasan tanahnya. Karena, akan menimbulkan persoalan baru dan menghabiskan energi dikemudian hari. (h/smt)

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

Mutasi Gelombang Pertama Bergulir PAYAKUMBUH, HALUAN — Gelombang mutasi pertama, sejak pasangan Walikota H. Riza Falepi dan Wawako Suwandel Muchtar, memimpin Kota Payakumbuh, 23 September lalu, bergulir.

Koto Panjang Dalam Wakili Payakumbuh PAYAKUMBUH, HALUAN — Kelurahan Koto Panjang Dalam Kecamatan Lamposi Tigo Nagori wakili Kota Payakumbuh dalam penilaian lomba program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) untuk tingkat Propinsi Sumatera Barat. Dipusatkan di Kantor Kelurahan Koto Panjang Dalam, tim diketuai oleh Zenita Adrianti, SH.M.Pd. hadir bersama Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, Selasa (30/10). Kedatangan Walikota bersama tim penilaian lomba tersebut disambut dengan tari pasambahan oleh anak nagari Koto Panjang Dalam. Penilaian turut dihadiri oleh Kepala BPMP KB Kota Payakumbuh Drs. Harmayunis, Ketua TP PKK Kota Payakumbuh Ny. Henny Yusnita Riza Falepi beserta pengurus dan camat Latina Doni Prayuda, SSTP, Lurah se Kecamatan Latina, tokoh masyarakat Kecamatan Latina serta seluruh lapisan masyarakat Koto Panjang Dalam. Sementara itu Ketua tim penilai P2WKSS Zenita Adrianti hadir bersama anggota Drs. Joko Harianto, M.Si, Lindarwati, SKM, Ibrahim, SH.MM, Muhammad Azwir, ST, Ir. Nurbaiti, Yetti Puspasari, Drs. Bahrizal Basyir dan Hj. Emmy Musyair R, BA.(h/smt)

PERDANA — Walikota Riza Falepi lantik 91 orang Pejabat Eselon III dan IV di Lingkungan Pemko Payakumbuh, Selasa (30/10). HUMAS

Walikota Ajak Wartawan Bangun Payakumbuh PAYAKUMBUH, HALUAN — Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, minta dukungan seluruh wartawan dari berbagai media di Payakumbuh, untuk memberikan dukungan terhadap visi dan misinya dalam membangun Payakumbuh ke depan. Dukungan wartawan yang diharapkan, tidak semata memberikan pemberitaan dari yang baikbaik saja. Tapi, berupa kritikan yang punya solusi untuk perbaikan. Penegasan tersebut disampaikan

Walikota Riza Falepi, dalam acara pertemuan pers di ruang rapat kepala daerah di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (30/10). Pertemuan pers pertama bagi Riza sejak dilantik menjadi Walikota Payakumbuh, itu juga dihadiri Asisten I Setdako Yoherman, SH, S.Sos, dan Kabag Humas Setdako Jhon Kenedi, S.Sos dan Ketua PWI Syafril Nita dan Koordinator Balai Wartawan Dodi Sastra. Pertemuan tersebut berlangsung

sangat akrab dan humoris. Ke depan, Walikota akan memaksimalkan fasilitas yang berhubungan dengan pekerjaan wartawan. Misalnya, pengadaan Wifi di balaiwartawan, selain membuat sejumlah titik Taman Digital di kota ini. Ketua PWI Payakumbuh dan Limapuluh Kota, Syafril Nita, memberikan apresiasi kepada Walikota Payakumbuh yang serius untuk memajukan Payakumbuh. (h/smt)

TMMN ke 89 Pangkalan Ditutup

BUPATI Lima Puluh Kota Alis Marajo menyalami Aster Kasdam Kolonel Inf.Amrizen seusai acara penutupan TMMN ke 89 di Pangkalan. ZUL LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Berkat kerja keras dan kesungguhan dari segenap unsur komando dan pelaku Tentara Manunggal Membangun Nagari (TMMN) Ke-89 serta keikut sertaan seluruh

elemen masyarakat, kegiatan terselenggara dengan baik, walau keberhasilan pekerjaan selama lebih kurang 21 hari, belum mencapai 100 persen akibat cuaca yang kurang mendukung.

Hal itu terungkap ketika Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo menutup kegiatan TMMN ke-89 tahun 2012 di Lapangan Bola Kaki Pangkalan, Selasa (30/10). Ikut hadir dalam acara tersebut Aster Kasdam I/BB, Kol. Inf. Amrizen bersama Danrem 032 Wira Braja, Kol. Amrin, Dandim 0306 Limapuluh Kota, Letkol. Inf. Isdon Handoko dan sejumlah tokoh masyarakat dan kepala kepala SKPD di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasinya pada kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI didaerahnya. Karena TMMN mampu memberikan efek positif pada daerah dan masyarakat tempat pelaksanaan kegiatan, utamanya terhadap pening-

katan ekonomi masyarakat antar jorong di Pangkalan.. Sementara itu, Dandim 0306 Limapuluh Kota Letkol Inf. Isdon Handoko dalam kesempatan yang sama mengatakan, sasaran yang dikerjakan belum 100 persen selesai karena faktor cuaca. Beberapa hari terakhir Limapuluh Kota sempat diguyur hujan sehingga sebagian pekerjaan terkendala. “Kita sudah memutuskan untuk melakukan adendum menambah waktu pelaksanaan kegiatan pekerjaan infrastruktur yang belum rampung, seperti pembukaan jalan Lubuk Tabuan Pangkalan-Lubuk jantan Manggilang 4,67 km tingkat pengerasan, serta pemasangan pipa air bersih di Ronah. Adendum tersebut telah disetujui Pangdam I Bukit Barisan,

mudah-mudahan dalam 10 hari ke depan, semua sasaran selesai dikerjakan,” katanya. Menurut dia, kegiatan yang telah dilaksanakan selama TMMN adalah pembangunan dan rehap jaringan irigasi, pembukaan dan pengerasan jalan lingkung, serta pipanisasi air bersih, selain itu berupa bebagai kegiatan penyuluhan terhadap masyarakat Pangkalan. Kemudian penyerahan penghargaan dan bantuan TMMN/D Ke89 oleh bupati, Aster Kasdam, Danrem serta Dandim. Setelah penutupan rombongan langsung meninjau lokasi TMMN di jorong Lubuak Tabuan dan jorong Lubuak Patai Pangkalan. (h/zkf)

Belum banyak perubahan kabinet yang dilakukan Riza. “Kita hanya mengisi sejumlah jabatan yang kosong, karena pejabat lama sudah pensiun,” ungkap Sekdako H. Irwandi. Pelantikan total 92 pejabat eselon III dan eselon IV, itu dilakukan Walikota Riza Falepi, di aula Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (30/10). Dihadiri Ketua DPRD Wilman Singkuan, S.Sos, MM, Ketua Pengadilan Negeri Joni, SH, MH dan anggota Muspida Payakumbuh, Asisten I Setdako Yoherman, SH, S.Sos, serta sejumlah pimpinan SKPD dan ratusan staf pemko. Pejabat Eselon III yang dilantik masing-masing Asril, SH, dipercaya menjabat Kabag Hukum Setdako, Ir. Syamsurial, M.Si (Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Kebersihan), Drs. Syahnadel Khairi (Ka. Kantor Lingkungan Hidup), Jondirwan, S.Pd (Ka. Kantor Arsip dan Perpustakaan), Dafrul Pasi, M. S.IP (Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil). Sedangkan Drs. Suhatril dipercaya sebagai Kabid. Pengendali dan Pengawasan pada Dinas Tata Ruang dan Kebersihan, Drs Erman (Kabid. Pemuda dan Olahraga, pada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga), Drs. Irwandi Darmawan (Kabid. Kendali Program pada Dinas Pendidikan). Ezy Elfiwaty, SE dipercaya sebagai Kabid. Kendali Progran pada BPMD & PTSP, Meizon Satria, ST, MT (Kabid. Sarana dan Prasarana, Dinas Perhubungan dan Komunikasi). Resti Desmila, S.STP. M.Si (Kabid. Pendapatan pada DPPKA), Dra. Lili Seprima Hidayati (Kabid. KB pada BPMP dan KB). Elfi Joni, S.Pd (Kabid. SMP, SMA dan SMK pada Dinas Pendidikan), Drs. Azwardi L (Kabid. TK dan SD pada Dinas Pendidikan), Yuliardi, SE (Kabid. Tenaga Kerja pada Dinas Pendidikan). Walikota Payakumbuh Riza Falepi dalam sambutannya, mengatakan, mutasi yang dilakukan, dalam rangka pembinaan karir staf, menuju peningkatan kinerja. Gelombang mutasi tersebut, sudah berdasarkan rapat Baperjakat dan mempertimbangkan kompetensi pegawai di jajaran pemko. Kepada seluruh pejabat dan staf di jajaran pemko, Walikota Riza menegaskan, agar meningkatkan kualitas pelayanan. Warga kota tak boleh kecewa dengan pelayanan. Terhadap SKPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, diingatkan walikota, memberikan pelayanan yang mampu mendatangkan kesejukan bagi warga kota. (h/smt)

>> Editor : Mak Naih

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

BUKITTINGGI DAN AGAM 13

Calon Wabup Ditetapkan

BIBIT BAWANG — Penyemaian bibit bawang merah di Jorong Koto Tuo, Nagari Balai Gurah, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam.

AGAM, HALUAN — Setelah melalui proses panjang dan alot akhirnya DPRD Agam menetapkan Syafrizal dan Irwan Fikri sebagai calon Wakil Bupati Agam dalam sidang paripurna, Senin (29/10).

HASWANDI

Pengangkutan Barang Bukti Dikawal Ketat

Syafrizal adalah tokoh Partai Golkar Agam asal Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan yang telah dua periode duduk di DPRD Agam. Sementara Irwan Fikri berasal dari Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, kini dia duduk di DPRD Kota Padang, dan juga Ketua PPP di kota tersebut. Berbagai kalangan di Agam menenggarai, pemilihan kedua kandidat akan berlangsung seru karena keduanya sama-sama memiliki pendukung yang seimbang. Kekuatan pada partai pengusung baik Golkar maupun PPP Plus di dewan sama banyak yakni 6 orang, yang akan menentukan nantinya adalah suara dari partai nonpengusung seperti suara dari Partai Demokrat, PKS, dan PAN. Dengan adanya penetapan kandidat itu pihak panitia kini telah mulai sibuk mempersiapkan teknis pemilihan yang akan dilakukan oleh 40 orang anggota DPRD Agam itu. Dikatakan Ketua Panitia Pemilihan Wakil Bupati Agam, Zulpardi, kedua kandidat telah resmi ditetapkan dan telah lolos

Sementara itu Kasat Reskrim bayan dibekuk polisi berikut barang dijangkau dan ada kelompok masyarakat yang mempertahankannya Polres Agam AKP Albert Zai bukti 20,7 meter kubik kayu. Barang bukti tersebut diangkut dengan alasan kayu tersebut tidak menambahkan, penangkapan DS yang juga tukang perabot diladari lokasi ke Mapolres hasil praktik ilegal logging. “Namun karena kita memiliki kukan di Bukittinggi. Kemudian Agam, Senin (29/10) malam menggunakan 4 truk bukti-bukti kuat berupa tunggul kayu dibawa ke lokasi penebangan. dengan pengawalan ketat penebangan yang ditemui ketika Diapun tidak dapat mengelak. oleh 42 anggota Tim Ga- melakukan cek langsung ke lapa- Setelah itu baru dibawa ke Mapolbungan Polres, Polhut dan ngan dan laporan masyarakat, kita res Agam dan ditetapkan sebagai Dinas Koperindag Agam. yakin kayu tersebut hasil praktik tersangka. Ia akan dijerat dengan Menurut Kepala Di- ilegal logging, maka kita mengirim Undang-Undang Nomor 41 Tahun nas Kehutan dan Perke- truk penjemput kayu barang bukti 1999 tentang kehutanan dengan bunan Agam Yulnasri di bawah pengawalan aparat. Kini ancaman hukuman lima tahun didampingi Kasat Res- pelaku dan barang bukti itu telah penjara, dan denda Rp5 miliar. AGAM, HALUAN — Tim peduli kemanuUntuk mengamankan hutan dari krim Polres Agam AKP diamankan di Mapolres Agam” siaan Ikatakan Alumni SMA (IASMA) 1 praktik ilegal logging, dinas kehutaAlbert Zai kemarin, ter- kata Yulnasri. Bukittinggi pada Idul Adha 1433 H lalu Kayu yang diamankan itu jenis nan maupun Polres meminta masyasangka telah diciduk membagikan sebanyak 18 ekor sapi kurban ke maranti dan sejumlah jenis kayu rakat agar turut melakukan pemanbeberapa hari lalu. Hanya daerah terpencil di Agam. saja semula barang buk- rimba campuran yang diduga diam- tauan. Jika ada indikasi telah Ketua Tim Peduli Kemanusiaan IASMA ti sulitk dibawa semua- bil dari kawasan hutan lindung di terjadi penebangan liar agar segera Mazni Harun mengatakan, daerah penyebaran nya karena ditumpuk sekitar Nagari III Koto Silungkang, melaporkannya kepada pihak adalah pemukiman masyarakat yang sedikit, berwajib.(h/ks) pada lokasi yang sulit Kecamatan Palembayan. atau tidak ada melaksanakan pemotongan hewan korban pada Kecamatan Palupuh, Palembayan, Malalak, Ampek Nagari, Ampek Koto, Matur, Tanjung Raya dan Lubuk Basung. “Program tebar hewan qurban ini merupakan program kepeduli IASMA 1 Bukittinggi BUKITTINGGI, HALUAN — Pihaknya tengah menyosiali- air tidak menyerap ke dalam yang dilaksanakan tiap tahunnya. Pada tahunPemko Bukittinggi mengajurkan sasikan pembuatan sumur resa- tanah,” katanya. Saat ini, kata dia, tahun sebelumnya juga telah dilakukan hal yang warganya membuat sumur re- pan kepada masyarakat melalui Kota Bukittinggi ketika hujan turun sama. Bahkan jumlah hewan korban yang sapan di perkarangan rumah guna kantor kecamatan, kelurahan dan di sejumalah titik sering ditemukan didistribusikan semakin bertambah” tambah mencegah terjadinya krisis air RT. Selain menyosialisasikan genangan air dengan ketinggian Mazni Harum. Sementara itu Ketua IASMA, tanah. pembuatan sumur resapan, pihak- yang bervariasi antara 30 hingga Indra Catri menyebutkan kepedulian alumni “Sumur resapan bermanfaat nya juga menganjurkan kepada 50 cm. “Itu semua akibat dari SMA 1 Bukittinggi bukan saja dalam pendisuntuk menjaga ke suburan tanah, warga kota supaya tidak mencor warga yang banyak mencor tribusian daging korban, tetapi juga pada sebagai cadangan air ketika perkarangan rumah. perkarangan rumah sehingga air bidang-bidang lain. kemarau dan ketika hujan tidak “Pengecoran perkarangan rumah hujan tidak menyerap ke dalam Bantuan yang diberikan IASMA sebagai banjir,” kata Kepala Kantor bisa menyebabkan genangan air tanah,” lanjutnya. wujud kepedulian antar sesama berasal dari Lingkungan Hidup Kota Bukit- ketika hujan turun. Bahkan, bisa Pemko Bukittinggi dalam anggotanya yang tersebar di seluruh tanah air,bahkan di mancanegara.(h/ks) tinggi, Mardison, Selasa (30/10). menimbulkan kebanjiran karena mengatasi permasalahan tersebut

AGAM, HALUAN — DS, tersangka ilegal loging di Kampuang Aneh, Nagari III Koto Silungkang, Palem-

LINGKAR

IASMA Perhatikan Daerah Terpencil

verifikasi faktual oleh karena itu pemilihan segera dilakukan sesuai harapan masyarakat. “Namun untuk menentukan jadwal pasti pemilihan dewan dalam waktu dekat, 4 November 2012 mendatang akan bersidang, diharapkan November ini pemilihan sudah dapat dilakukan”kata Zulfardi. Pemilihan wakil bupati dilakukan berdasarkan pasal 35 Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2005 pasal 127 dan 131 yang menyatakan, apabila terjadi kekosongan jabatan wakil bupati dengan sisa massa jabatan lebih dari 18 bulan, maka kepala daerah mengusulkan dua calon wakil bupati untuk dipilih pada rapat paripurna DPRD, berdasarkan usulan partai politik gabungan pengusul calon. Sementara itu wakil bupati yang lama Umar yang ditetapkan sebagai tersangka akhir tahun 2010, dan divonis Pengadilan Tipikor 17 bulan penjara Oktober 2011 lalu, dan telah diberhentikan h Mendagri pada n Februari 2012 lalu karena terlibat kasus korupsi.(h/ks)

Warga Dianjurkan Buat Sumur Resapan telah membuat sumur resapan di areal kosong gedung pemerintahan seperti kantor kelurahan dan sejumlah sekolah. Pembuatan sumur resapan itu bertujuan juga untuk mengatasi genangan air yang terjadi di Bukittinggi, di mana setiap hujan hampir di seluruh sudut kota ditemukan genangan air. Dengan dibuatnya sumur resapan tersebut setidaknya akan dapat mengatasi persoalan

>> Editor : Aci Indrawadi

genangan air sekitar 40 persen pada saat hujan turun. Dia menilai Kota Bukittinggi sudah sangat mendesak untuk pembuatan sumur resapan karena sulitnya memperoleh pasokkan air dari dalam tanah. “Sumur resapan itu berfungsi untuk mencegah krisis air tanah. Sumur tersebut juga akan menyimpan cadangan air agar tidak terjadi kekeringan saat musim kemarau,” katanya.(h/*)

>> Penata Halaman : Syahrizal


14

SIJUNJUNG Lansek Manih

SMPN 32 Juara Sepak Takraw SIJUNJUNG, HALUAN— Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 32 Sijunjung keluar sebagai juara I kejuaraan Sepak Takraw antarpelajar SMP se Kabupaten Sijunjung. Tampilnya, tim SMPN 32 sebagai juara I, setelah dalam partai final mengalahkan SMPN 17 Sijunjung dengan skor 2 – 1.Hasil ini membuat tim SMPN 32 Sijunjung berhak memboyong piala bergilir Bupati Sijunjung dan piala tetap serta uang pembinaan Rp800 ribu. Posisi ke dua dan ke tiga ditempati SMPN, 17 Sijunjung dan SMPN 12 Sijunjung. Secara berurutan pemenang berhak atas hadiah berupa piala tetap dan uang tunai Rp700 ribu dan piala tetap serta uang pembinaan Rp500 ribu. Sementara dib agian puteri, juara I, II dan III, diboyong tim SMPN 1 Sijunjung. Hadiah yang diperoleh tim putri sama dengan yang diterima tim putera.”Juara I, II dan III di boyong tim dari SMPN 1 Sijunjung,” ujar Kepala Sekolah SMPN 1 Sijunjung, Syafnel didampingi Ketua Panitia Pelaksana Yuli Reni kepada Haluan, usai menyerahkan hadiah kepada pemenang, di SMPN 1 Sijunjung. Menurut Syafnel, kejuaran sepak takraw antar SMPN se Kabupaten Sijunjung ini dimaksud untuk menjaring atlet prestasi di tingkat SMP. Disamping itu, juga dalam rangka menanamkan jiwa solidaritas menuju atlet berprestasi. ”Kejuaraan ini menjadi ajang prestasi dan evaluasi bagi kemajuan olahraga Sepak Takraw tingkat SMPN di kabupaten ini,” katanya. Dan yang paling penting sekali, sambung Syafnel, kejuaraan ini dimaksud untuk menjalin persatuan dan kesatuan antarpelajar SMPN ranah lansek manih. Kejuaran sepak takraw yang ke – 4 ini, sebut Syafnel, diikuti 21 tim putera dan 4 tim puteri. Jumlah peserta pada tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Selama kegiatan, olahraga Sepak Takraw mulai digemari para pelajar. Buktinya selama pertandingan menyedot perhatian pelajar, terutama saat timnya berlaga. ”Kita melihat selama olahraga Sepak Takraw mulai digemari dan menyedot perhatian para pelajar,” tutupnya. (h/azn)

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

Peserta KB Lampaui Target SIJUNJUNG, HALUAN — Jumlah perserta Keluarga Berencana (KB) baru di Kabupaten Sijunjung yang mengunakan medis operasi wanita (MOW) berhasil melampaui target yang ditetapkan.

“Target peserta KB MOW yang diberikan BKKBN Provinsi Sumbar tahun 2012 ini sebanyak 39 orang.Realisasinya sudah mencapai 58 orang,” ujar Kepala Kantor Perempuan dan KB Kabupaten Sijunjung, Yunani kepada Haluan baru-baru ini. Tak hanya MOP, medis operasi pria (MOP) juga melebihi dari target yang ditetapkan.Target MOP yang ditetapkan BKKBN Sumbar untuk Kabupaten Sijunjung tahun 2012 ini sebanyak 5 orang. Sementara realisasinya sudah mencapai 8 orang. Menurut Yunani, terpenuhinya target MOW dan MOP yang ditetapkan BKKBN Sumbar tersebut tidak terlepas dari peran aktif akseptor KB wanita dan pria serta peran semua pihak dalam mensosialisasikan MOW di tengah masyarakat. “Upaya kita (Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB) menekan laju pertumbuhan penduduk dengan melibatkan wanita dan pria mulai dimininati,” kata Yunani. Dikatakan, dalam waktu empat bulan (April-red), MOW sudah mencapai 32 orang.Bahkan, pada bulan Oktober, jumlah peserta MOW terus bertambah menjadi 58 orang.Begitu juga dengan akseptor MOP, dari 5 orang pada bulan April menjadi 8 orang pada bulan Oktober. Pelayanan akseptor KB MOW baru, yang dilaksanakan Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Sijunjung bersama BKKBN Sumbar dan Perhimpunan Klinik Medis Indonesia (PKMI) di RSUD Sijunjung awal Oktober lalu, sebanyak 38 peserta. Namun, yang memenuhi persyaratan hanya sebanyak 26 orang peserta. “Peserta yang mendaftar ikut MOW sebanyak 38 orang peserta.Dari hasil uji kesehatan, yang memenuhi persyaratan sebanyak 26 orang peserta. Sisanya tidak lolos seleksi kesehatan,” jelas Yunani.(h/azn)

P21 — Berkas P21 terkait kasus tewasnya dua tahanan kakak beradik di Mapolsek Sijunjung penghujung 2012 diserahkan dari Kajati Sumbar ke Kejari Sijunjung, yang diterima oleh JPU Kajati Sumbar di Kantor Kejari Sijunjung. ELFA FUADIANSYA H

Berkas Kasus Tewasnya 2 Tahanan Sudah Lengkap SIJUNJUNG, HALUAN — Berkas kasus tewasnya dua tahanan kakak beradik Budri dan Faisal, saat ini dinyatakan sudah lengkap (P21). Selasa (29/10), Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat melimpahkan berkas tersebut ke Kejaksaan Negeri Sijunjung bersama beberapa orang anggota Polda Sumbar dengan membawa berkas, tahanan berikut barang bukti. Rombongan diterima langsung oleh Kajari Sijunjung Pipuk Firman Priyadi, SH, MH dan Kasipidum Syaiful Amri, SH. Jarot, SH selaku JPU dari Kajati Sumbar menerima berkas yang diberikan oleh penyidik Polda Sumbar

= RUMAH DIJUAL CEPAT, RUMAH DI BUKITINGGI (BUTUH UANG) LUAS BANGUNAN 131 M2, LUAS TANAH 147 M3. DALAM KOMPLEKS, SUMUR BIR (TIDAK KERING WALAUPUN KEMARAU), ADA GARASI, LANTAI KERAMIK, SHM, 3 KAMAR TIDUR, 2 KAMAR MANDI, 1300 WATT, LOKASI STRATEGIS DEKAT JAM GADANG DAN NGARAI SIANOK. ALAMAT DIPANGANAK MANDIANGIN KOTO SELAYAN, BUKITINGGI HARGA 640 JUTA (NEGO) 085356958595

bersama Syamsul Bahri, Al Indra, Irzal dan Randi Agusta. Terdakwa penganiayaan terhadap dua tahanan tewas di sel Polsek Sijunjung. Kajari mengatakan akan memproses berkas tersebut paling lambat dua puluh hari terhitung berkas diterima. “ Kita akan lakukan P 31, dimana secepatnya akan kita lakukan pemeriksaan berkas dan paling lama selama dua mingguan berkas sudah kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Sijunjung,” katanya. Menurut dakwaan sebelumnya, penyidik kepolisian Polda Sumbar menjerat terdakwa dengan pasal 351

=

tentang penganiayaan, sementara Kejati meminta polisi untuk mencari bukti dan saksi terkait penerapan pasal tersebut serta pasal 351 ayat 3 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian orang jo pasal 80 ayat 3 UU No 23/2002 tentang perlindungan anak. Kajari berpendapat, untuk mempermudah proses selanjutnya sangat diharapkan bantuan dan kerjasama semua pihak. Untuk proses selanjutnya hingga penerapan pasal yang akan ditimpa terhadap terdakwa, sangat diharapkan keterbukaan dan kerjasama semua pihak terkait ujarnya kepada Haluan. (h/cw-eep)

RUMAH

DIJUAL:Rumah dengan 3 Kamar tidur. 2 Kamar mandi, Air PDAM, Garasi, Ada halaman, PLN. Luas Tanah 144 M2 (12m x 12m). Tanpa Perantara Jln.. Ambacang No. 385Perumnas 4, Indarung. CP085263 286 242 (RULLY)

LOWONGAN MAU SEHAT CARA ALAMI D A N M E N Y E NANGKAN. Dicari yang SERIUS mau turun atau naik berat badan, yang bermasalah dengan kulit atau kesehatan. Hub. Sekarang 08127315842 ( KIKI ) =

=

=

TANAH DIJUAL : Sebidang Tanah sudah punya Sertifikat, Luas 4.080 M, terletak disamping SMPN 1 Talang Babungo. Hub : Marlin Malelo dialamat diatas

RUMAH

DIJUAL RUMAH: KOMP. PESONA INANTA (DEPAN RS IBU SINA) ALAI TIMUR PADANG BLOK E.15, SHM, LT 135 M, LB 70M, 2 KT, 1 RT, 1 KM, DAPUR, LISTRIK 900 W, PDAM. HUB: 081363398250

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: rahmi


EKONOMI BISNIS 15

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

HINGGA SEPTEMBER

PASAR RAYA Bisnis Emas Online di Pegadaian JAKARTA, HALUAN — PT Pegadaian akan mengembangkan bisnis jual emas secara online pada tahun depan. Saat ini perseroan milik pemerintah tersebut sedang menyiapkan perangkat IT-nya. “Kami sedang menyiapkan IT- nya, doakan ya, semoga tahun depan bisa. Jadi nanti bisa pesan lewat online dan simpan di Pegadaian,” ujar Direktur Utama Pegadaian, Suwhono. Bisnis emas di Pegadaian sangat menarik, hingga September 2012 tercatat dari Rp25,7 triliun pinjaman, 95% pinjaman tersebut menggunakan jaminan emas. Selain itu, Suwhono mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan PT Aneka Tambang Tbk untuk memperoleh emas dan kemudian dijual kepada nasabah Pegadaian, baik dicicil maupun tunai. Saat ini penjualan emas Antam melalui Pegadaian telah mencapai 1,6 ton dengan nilai mencapai Rp825 miliar. Sebelumnya, PT Pegadaian (Persero) resmi memperoleh pendanaan dari sindikasi tujuh Bank Pembangunan Daerah (BPD) senilai total Rp1 triliun. Tujuh BPD tersebut antara lain Bank Kaltim dengan pinjaman sebesar Rp 350 miliar, Bank Sumut Rp 250 miliar, Bank Jateng Rp 100 miliar, Bank Kalbar Rp 100 miliar, Bank DKI Rp 75 miliar, Bank Nagari Rp 75 miliar, dan Bank Jambi Rp 50 miliar.. (h/kbc)

Realisasi KUR Rp2,6 Triliun PADANG, HALUAN — Penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Sumbar terus meningkat. Hingga September 2012, penyaluran KUR oleh tujuh bank penyalur mencapai Rp2,6 triliun, dengan jumlah debitur mencapai 141.974 orang. Bank Rakyat Indoensia (BRI) Kanwil Padang menyalurkan sebesar Rp1.2 triliun, dengan jumlah nasabah sebanyak 117.786 orang. Kemudian Bank Syariah Mandiri menyalurkan sebesar Rp359 miliar, dengan jumlah nasabah 133.412 orang. Berikutnya Bank Bukopin Rp66 juta, dengan jumlah nasabah 306 orang, Bank Negara Indonesia (BNI) Wilayah Padang Rp155 miliar, dengan jumlah nasabah 667 orang, Bank Mandiri Padang Rp117 miliar, dengan jumlah nasabah 438 orang. Kemudian Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Padang sebesar Rp36 miliar, dengan jumlah nasabah 32.207 orang dan Bank Nagari (BN) Rp730 mmiliar, dengan jumlah nasabah 432.460 orang. “Dari total penyaluran tersebut, yang macetnya sangat kecil, hanya sebesar 2,82 persen. Jadi masih jauh dari batas toleransi yang mencapai 5 persen,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Achmad Kharisma di sela-sela acara Sosialisasi Program KUR di Hotel Pangeran Beach, Padang, Selasa (30/10). Menurutnya, peningkatan penyerapan KUR tersebut sejalan dengan makin bergairahnya kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah Sumatera Barat. Selain itu, juga dipengaruhi oleh minimnya persyaratan yang diajukan oleh bank penyalur pada masyarakat. “Jaminannya hanya 30 persen dari total pinjaman. Bahkan, yang di bawah Rp20 juta tidak pakai jaminan. Sebab, KUR merupakan kredit program dari pemerintah untuk membantu permodalan bagi para pelaku usaha, utamanya bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia,” kata Achmad menjawab wartawan. Agar penyaluran KUR lebih optimal dan tepat sasaran di Ranah Minang ini, lanjut Ahcmad, saat ini pihaknya tengah melakukan berbagai pembinaan terhadap para pelaku UMKM. Pembinaan yang dilakukan adalah mempertemukan para pelaku UMKM di daerah ini dengan pengusaha yang telah sukses, sehingga mereka dapat berbagi pengalaman usaha. Selain itu, membina sebanyak 98 pelaku UMKM dalam melakukan usaha pengembangan alat mesin pertanian (Alsintan). Pembinaan ini sudah dibicarakan dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perikanan dan Kelautan. “Kami juga menjalankan program inkubator bisnis yang bekerjasama dengan salah satu perguruan tinggi yang ada di daerah ini. Pada program ini, pelaku UMKM diajarkan cara berwirausaha yang baik dan bagaimana cara membuat proposal pengejuan kredit pada perbankan,” ujarnya. Namun yang paling penting, agar penyerapan KUR lebih optimal lagi, ia berharap, agar DPRD Provinsi bisa memfasilitasi terwujudnya keberadaan Lembaga Penjamin Kredit Daerah (LPKD). Dengan adanya lembaga tersebut, akan lebih membantu UMKM untuk berkembang menjadi usaha yang lebih besar. (h/cw-dra)

GABAH — Petani menjemur padi (gabah) sebelum digiling menjadi beras. Ke depan, dengan penerapan SRG, petani akan terbantu dalam mengoptimalkan hasil tani seperti beras, jagung dan hasil lainnya yang bisa disimpan di gudang. AMIR

Pemda Diminta Percepat Terapkan SRG PADANG, HALUAN — Meski Undang-undang (UU) tentang Sistem Resi Gudang (SRG) telah disahkan oleh DPR-RI Sejak tahun 2011, namun hingga kini penerapannya di Sumbar masih belum berjalan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar meminta pemerintah kabupaten/kota yang memiliki izin gudang, agar mempercepat penerapannya di daerah masing-masing. Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Zaimar, mengatakan, di Sumbar terdapat tiga daerah yang memiliki izin SRG diantaranya Kabupaten Solok, Tanah Datar dan Pasaman Barat. Untuk percepatan penerapannya, masing-masing daerah tersebut pada tahun 2009 telah dibantu oleh Bappeti melalui dana stimulus fiskal oleh

pemerintah pusat. Selain dana stimulus fiskal, Pemprov Sumbar juga telah menganggarkan dana Rp100 juta pada tahun 2010 bagi ketiga daerah tersebut. Dana itu untuk kegiatan operasional seperti pembelian kenderaan bermotor, perangkat komputer dan meubiler. “Sebenarnya peluang SRG ini sangat banyak di Sumbar. Pemerintah pusat sebenarnya mau membantu, tapi karena yang tiga daerah ini belum jalan, kita tidak berani juga untuk mengajukannya,” kata Zaimar dalam perbincangannya dengan Haluan di kantornya, Padang, Selasa (30/10). Undang-undang tentang Sistem Resi Gudang Nomopr 9 tahun 2011 merupakan pengganti UU Sistem Resi Gudang tahun 2006. SRG dapat memfasilitasi petani, kelompok tani, gabungan kelompok tani,

dan koperasi untuk memperoleh pembiayaan dari Bank Pelaksana atau Lembaga Keuangan Non Bank dengan memanfaatkan Resi Gudang sebagai jaminan. Resi gudang merupakan dokumen bukti kepemilikan atas barang yang disimpan di gudang yang dapat dijadikan agunan sepenuhnya tanpa dipersyaratkan agunan lainnya, sehingga petani UKM dapat menjaminkannya dan memperoleh biaya untuk melanjutkan kegiatan usahanya. “Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan no. 37/MDAG/PER/11/2011, adapun barang yang dapat disimpan di gudang dalam rangka SRG adalah gabah, beras, jagung, kopi, kakao, lada, karet, rumput laut, dan rotan. SRG akan menjadi alternatif cadangan dan sistem distribusi

pangan serta struktur pasar yang ada,” ujar Zaimar. Saat ini kendala yang dihadapi oleh ketiga daerah tersebut, lanjut Zaimar, pemahaman dari petani atau pelaku usaha di sektor pertanian yang masih rendah, akibat masih minimnya sosialisasi manfaat SRG. Kendati demikian, pihaknya telah memberikan sosialisasi pada pemerintah tiga kabupaten/kota tersebut. “Jadi kami harapkan adanya sosialisasi lebih ditail pada petani dari instansi terkait tentang keberadaan SRG ini. Mungkin yang paling cepat terealisasi itu adalah Tanah Datar. Kemudian baru Pasaman Barat dan Kabupaten Solok,” tuturnya. Analis Ekonomi Moneter Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPW BI) Wilayah VIII, Ahmad Anis Domori, menye-

butkan, SRG memilik banyak manfaat. dengan adanya SRG, akan memudahkan pemerintah daerah dalam pengendalian stok pangan. Selain itu, juga mempermudah pengendalian inflasi di daerah. “Keberhasilan SRG ini sudah dibuktikan di Kabupaten Indramayu. Jika SRG ini dapat berjalan di Sumbar, juga dapat membantu petani. Persoalannya sekarang, bagaimana petani dan pemerintah daerah bisa mempercepat proses penerapan SRG di daerah ini,” ungkap Anis. Adapun manfaat resi gudang bagi petani produsen adalah untuk mendapatkan harga yang lebih baik ketika terjadi penundaan waktu penjualan. Sebab, kebiasaan yang ada saat ini, jika penen petani melimpah, secara otomatis harga juga ikut turun, sehingga berdampak kerugian pada petani. (h/cw-dra)

Ekonomi Kreatif KEDAI KOPI KAWA DAUN MANGKUTO

Minuman Khas Daun Kopi dari Tabek Patah

KEDAI Kopi Kawa Daun Mangkuto Tabek Patah ramai dikunjungi tamu untuk menikmati kopi dari daun kopi. CITRA BATUSANGKAR, HALUAN — Kawa daun merupakan minuman tradisional daerah Tanah Datar yang terbuat dari rebusan daun kopi. Minuman ini dibuat dengan cara dirandang (disangrai) yang disajikan dengan batok kelapa. Aromanya lezat dengan keistimewaan tersendiri,

sehingga membuat minuman ini digemari masyarakat. Di kawasan Tabek Patah, Tanah Datar terdapat kedai kopi kawa daun “Mangkuto” yang cukup ramai. Menurut pemiliknya, Syafrizal Mangkuto, kedai kopi yang berada di Bukit Siangin, Tanjung Alam, Kecamatan

Tanjung Baru itu berdiri tahun 2003 lalu dan pertama di Sumatera Barat. Syafrizal Mangkuto mengatakan, awalnya ia mendirikan kedai kopi kawa daun itu karena ingin membangun sebuah usaha untuk keluarganya. “Awalnya terpikir ingin buka usaha, akhirnya buka pondok di sini. Saya pilih kawa daun karena terinspirasi dari leluhur, mereka yang pertama kali mengenalkan minuman ini,” tutur pria berumur 60 tahun ini. Dari hari ke hari usaha ini makin berkembang, Kawa Daun Mangkuto sudah mempunyai pelanggan tetap. Proses pembuatannya juga tidak sulit, cukup dengan menyiapkan daun kopi yang kemudian disangrai lalu direbus sampai matang. Setelah itu, dibuat minuman dan disajikan di batok kelapa. Untuk menambah rasa, minuman ini juga bisa ditambah susu atau telur. Harga satu porsi kawa daun ini juga

terjangkau Rp3000/batok tetapi jika ada tambahan susu atau telor jadi Rp5000. Pasokan daun kopi sendiri diperoleh dari ladang kerabat, selain minuman kawa daun ia juga menyediakan berbagai jenis makanan seperti gorengan dengan harga Rp1.000. Kedai Mangkuto dibuka mulai pukul 11.00 WIB siang sampai pukul 22.00 WIB setiap harinya. Kedai ini biasanya ramai dikunjungi pelanggan di hari libur, Sabtu dan Minggu. Dalam sehari ia bisa menghabiskan 3 kali rebusan (dandang besar) daun kopi, sekitar 1500 goreng pisang, dan 2 baskom besar adonan bakwan. Semua pembuatannya dilakukan di belakang kedainya. Ia berharap usaha ini bisa diwariskan kepada anak cucunya nanti. Dengan bahan sebanyak itu, kedai Mangkuto bisa meraih pendapatan perhari mencapai Rp1,5-2 juta. Se-

dangkan hari libur bisa mencapai sekitar Rp3 juta. Saat ini terdapat 8 orang karyawan yang membantu Syafrizal di kedainya. Ia pun berniat membuka cabang di tempat lain, tetapi masih dalam proses mencari lokasi. Menurut salah satu pelanggan Kawa Daun Mangkuto, Afrizal, rasa kawa daun kedai ini khas dan aromanya lezat sekali “Yang istimewa dari kawa daun ini rasanya khas dan aromanya lezat , ditambah tidak ada bubuknya jadi saya bisa minum semuanya sampai habis,” ujar pria 44 tahun ini. Hal yang sama juga dikemukakan Adam (21), ia sangat menyukai minuman kawa daun ini, baginya akan tambah lezat jika ditambah dengan susu. “Saya suka sekali minum kawa daun, favorit saya yaitu ditambah susu, jadi rasa manisnya lebih nikmat,” tutur Adam ketika diwawancarai Haluan, Minggu (28/10). (h/cw-ncv)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : BARU DATANG MESIN CANON IR 5000 & CANON IR 6000 DARI JEPANG DRUM BARU HARGA NEGO

AN PERSEDIA S A T A B R E T CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


16 EKONOMI BISNIS

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

DILUNCURKAN JORGE LORENZO HARI INI

New V-ixion Optimis Tanpa Engkol JAKARTA, HALUAN — New Yamaha V-ixion tanpa engkol (kick starter) merupakan teknologi canggih pada sepeda motor. Varian terbaru V-ixion ini hanya mengandalkan starter, namun bagaimana jadinya jika aki bermasalah dan motor mogok di jalan.

Yamaha mengklaim tidak ada masalah dengan varian terbaru V-ixion yang diluncurkan Jorge Lorenzo hari ini, Rabu (31/10) di Jakarta Motorcycle Show (JMCS). Motor tanpa komponen kick starter di mata Yamaha adalah bukan motor biasa. Sebelumnya, Yamaha menegaskan New V-Ixion terbaru terinspirasi dari motor sport global sudah menghilangkan engkol. Yamaha pun akan dengan bangga mengenalkan motor dengan kehandalan baru di Indonesia. Dan meyakini kalau konsumen Yamaha akan suka dengan motor tanpa kick starter. Jika melirik beberapa tahun lalu, ada sebuah motor yang tidak menggunakan kick starter. Faktanya motor tersebut tenggelam sebelum besar di Indonesia. Menanggapai hal itu, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) menegaskan, konsumen sebaiknya jangan khawatir soal VIxion terbaru akan mogok ketika tenaga aki habis. Yamaha menyakini ini tidak bakal terjadi pada New V-Ixion. “Tidak akan mogok,” kata GM Service dan Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Mangiring Siahaan di Sirkuit Sentul Karting, Sentul, Jawa Barat, Selasa (30/10). Menurut Mangiring, hilangnya engkol pada New V-Ixion sudah melalui beberapa tahap pengetesan. Alhasil, motor tersebut diakui tidak akan bermasalah. Aki yang tersemat pada motor terbaru itu pun diakui tidak akan gampang habis. “Enggak akan habis daya akinya. Kita sudah perhitungkan. Kita sudah tes internal. Enggak mogok, kita ada hasil tes yang tidak bisa disebutkan,” yakinnya. Namun lanjutnya, syarat mesin motor untuk tetap menyala ada syaratnya, yakni jika segala kelistrikan pada New X-Ixion tidak ada masalah, dan proses pengisian daya ke aki berjalan lancar. Terinpirasi dari motor sport yang tidak menggunakan kick starter, New V-ixion banyak mengalami perubahan. Mulai dari ban yang lebih besar, knalpot yang lebih modern dan beberapa perubahan lainnya. Selain bodi, perubahan juga terjadi pada mesin. (h/dto)

NEW VIXION — Yamaha New V-ixion akan resmi meramaikan pasar otomotif tanah air mulai hari ini. Motor sport tanpa engkol ini akan diluncurkan Pembagal MotoGP Yamaha, Jorge Lorenzo di ajang JMCS 2012. IST

Smartfren Luncurkan 3 Gadget Canggih JAKARTA, HALUAN — Smartfren meluncurkan 3 lini produk terbarunya, Selasa (30/10). Produk itu adalah New Smartfren Andromax Tab 7.0, Smartfren Andromax-i, dan Smartfren USB Modem WiFi. Ketiganya hadir cukup menyentak perhatian, dimana ketiga gadget memiliki keunggulan komparatif dibanding produk sekelasnya. Seperti New Smartfren Andromax Tab 7.0, tablet ini merupakan versi pengembangan dari Smartfren Andromax Tab 7.0 (versi pertama). Dengan harga banderol Rp1.650.000, New Smartfren Andromax Tab 7.0 dibekali prosesor 1Ghz Cortex ARM 9, layar Capacitive TFT 7 inchi dengan resolusi 1024x600 pixels, serta internal memori 8GB. Soal kemampuan kemera, New Andromax Tab 7.0 mengusung kamera utama 3 Mpix dan kamera sekunder 2 Mpix untuk menunjang video call. Menariknya, tablet ini juga punya kemampuan USB on the go, ditambah sudah men-

dukung mini HDMI. Sehingga tablet ini cukup ideal untuk memutar video berkualitas HD (high definition) dari hard disk yang disambungkan via HDMI ke layar televisi. Untuk Smartfren Andromax-i ditawarkan perdana Rp1.199.000. Smartphone dengan bentang layar 4 inchi ini menawarkan kemampuan dual on GSM-CDMA. “Untuk tahap pertama kami akan memasarkan 1.500 unit New Andromax Tab 7.0 pada ajang Indocomtech yang akan dibuka esok hari,” ujar Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Commercial Smartfren dalam acara peluncuran hari ini. Djoko juga menambahkan, Andromax generasi pertama terbilang sangat laris dipasaran, untuk Andromax E860 telah diserap pasar sebanyak 100 ribu unit, sedangkan untuk Smartfren Andromax Tab 7.0 versi pertama laku 100 ribu unit dalam waktu 2 bulan saja. (h/sel)

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH1433 H

17


18 OLAHRAGA POJOK ARENA Lorenzo Berbagi Ilmu di Sentul SENTUL, HALUAN — Pebalap MotoGP asal Spanyol Jorge Lorenzo melakukan Coaching Clinic dan Fun Ride bersama para pebalap anggota Yamaha Racing Academy dan Komunitas Bikers Club di Sirkuit Sentul Karting, Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/10/2012) siang. "Jorge Lorenzo berbagi pengalaman kepada 25 pebalap yang terpilih berdasarkan peringkat Yamaha Cup Race. Mereka tergabung dalam Yamaha Racing Academy. Semoga ilmu yang diajarkan bermanfaat bagi pebalap, apalagi dia baru saja menjadi Juara MotoGP," tutur Indra Dwi Sunda selaku Humas dari Yamaha Indonesia di Sirkuit Sentul Karting, Bogor, Jawa Barat, Selasa (30/10/2012). Kurang lebih 10 menit Jorge Lorenzo memberikan materi kepada 25 pebalap terpilih. Materi yang diberikan salah satunya berupa pentingnya keselamatan membalap bagi pebalap di sirkuit. Setelah kegiatan Coaching Clinic, Jorge Lorenzo melakukan kegiatan Fun Ride ditemani pebalap nasional Donny Tata Pradita, pebalap dari Yamaha Racing Academy dan Komunitas Bikers Club. Jorge Lorenzo melahap 4 lap Sirkuit Sentul Karting.(h/net)

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

Timnas U-23 Dijadwalkan Tantang David De Gea Cs JAKARTA, HALUAN — Rencana beruji coba melawan tim-tim tangguh Eropa dicanangkan PSSI untuk mematangkan timnas U-23 yang diproyeksikan berlaga di SEA Games 2013.

Norwegia Usulkan Sepakbola “Aneh” OSLO, HALUAN — Asosiasi Sepak bola Norwegia (NFF) mengusulkan sebuah ide revolusioner menyangkut pertandingan berat sebelah. Ide 'aneh' itu disebutkan demikian: 'Jika satu tim telah tertinggal empat gol mereka dapat memasukkan satu pemain tambahan'. Intinya, sebuah tim berhak bermain dengan 12 orang jika sudah ketinggalan minimal empat gol. Usulan ini kabarnya juga didukung oleh mantan pemain internasional Henning Berg. "Ini peraturan bagus yang akan membuat pertandingan menjadi lebih menyenangkan," ucap Berg, yang memperkuat tim nasional Norwegia pada 100 pertandingan. "Kalah 0-17 tidak menyenangkan. Begitu juga menang 17-0." Pelatih Aalesund Kjetil Rekdal, yang kerap berpasangan dengan Berg di lini belakang timnas, kurang antusias dengan ide tersebut. "Itu dapat menjadi positif untuk membuat semakin banyak (orang yang) aktif, namun itu dapat menjadi negatif jika Anda merusak atau menghukum mereka yang lebih baik," tuturnya kepada Verdens Gang, dikutif Reuters. (h/net)

Taekwondoin UTI Sukses di Korea JAKARTA, HALUAN — Taekwondoin binaan Universal Taekwondo Indonesia (UTI Pro), menorehkan sukses dengan meraih 2 emas 3 perak dan 3 perunggu pada ajang 7 th Gyeongju Korea Open Internasional Taekwondo Championship di Korea Selatan 25-30 Oktober 2012. Dua medali emas itu dipersembahkan masing–masing dipersembahkan di Nomor Poomsae kategori Putri Senior atas nama Christina Agung Intan dari Bali. Kemudian Satu medali emas lagi dihasilkan di nomor Beregu putra atas nama Trio Taekwondoin Daniel Danny Harsono, Asep santoso keduanya dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jhon Yunior Mandagi dari Sulawesi Utara. Pendiri Universal Taekwondo Indonesia Profesional, Grand Master Lioe Nam Khiong ketika dihubungi Selasa (30/10/2012) mengatakan sukses ini merupakan hasil kerja keras yang selama ini dilakukan di Indonesian Taekowndo Training Center, yang kini berubah nama menjadi YUTI Training Centre di Kawasan Pantai Indah Kapuk. Untuk Poomsae para Taekwondoin ini dibawah bimbingan Pelatih Rahadewineta , mantan Atlit Taekwondo Nasional. “Mereka yang ikut serta di Korea Open ini murni merupakan binaan pelatih Lokal. Tidak ada pelatih asing dan saya pun ikut terjun langsung bersama sama mereka sejak kurun waktu 3 tahun belakangan ini,” ungkap Grand Master Leo panggilan Akrab Lioe Nam Khiong. (h/net)

UJICOBA — PSSI menyiapkan serangkaian program ujicoba untuk Timnas U23 yang dipersiapkan ke ajang SEA Games. Salah satu tim yang dipersiapkan adalah Spanyol U23. NET

PIALA KETUM PSP PADANG

Tiga Kecamatan Belum Screening Pemain PADANG, HALUAN — Tiga Kecamatan belum melakukan screening pemain untuk mengikuti turnamen sepakbola Kelompok Umur (KU) 17 tahun antar kecamatan se-Kota Padang memperebutkan piala bergilir Ketua Umum PSP Padang, yang rencananya akan dibuka pada Sabtu (3/11) di Lapangan Imam Bonjol Padang. Tiga kecamatan tersebut yakni, Bungus Teluk Kabung, Lubuk Kilangan, serta Padang Barat, hingga hari kedua screening pemain, belum mengantarkan pemain mereka untuk melakukan pengesahan, serta pengecekan pemain.

Hal ini diungkapkan sekretaris panitia Robby Malvinas kepada Haluan Selasa (30/10) di Sekretariat PSP Padang Komplek GOR Haji Agus Salim Padang. Robby menegaskan, jika tim tersebut tidak melakukan screening pemain maka tim tersebut dianggap mengundurkan diri. “Persyaratan tim yang berhak untuk mengikuti Technical Meeting (TM) yakni, menyertakan surat pernyataan keikutsertaan yang telah ditandatangani oleh Camat yang bersangkutan, juga menyertakan Surat Keputusan (SK) manajemen tim yang disahkan Camat,” tegasnya.

Technical Meeting (TM) akan dihelat pada Kamis (1/11) di Hotel Bunda Jalan Bundo Kanduang Padang. Sementara delapan kecamatan, telah melakukan screening pemain untuk mengikuti pertandingan. Pertandingan sendiri, akan dilaksanakan di dua tempat berbeda, yakni, Lapangan Imam Bonjol Padang, dan Lapangan BBC Batuang Taba, Lubuk Begalung. “Nantinya tim-tim yang sudah terdaftar tersebut akan dibagi menjadi dua grup, yang akan melangsungkan pertandingan di dua tempat berbeda,” tukas Robbi. (h/rio)

Koleksi 38 Poin, Rio Finish di 14 JAKARTA, HALUAN — Karier Rio Haryanto di GP2 baru berjalan semusim. Sang pebalap pun tak mau terburu-buru untuk memutuskan naik tingkat. Sejauh ini, pebalap berusia 19 tahun itu dinilai berada dalam trek yang tepat. Rio finis di urutan 14 klasemen pebalap setelah mengoleksi 38 poin sepanjang musim. Dalam perbincangannya dengan media di Jakarta beberapa waktu lalu, ia mengaku masih harus belajar, mengingat ini baru musim pertamanya di GP2. Sementara dalam perbincangannya dengan detikSport di Singapura, September silam, Rio mengatakan bahwa melawan para pebalap yang sudah 2-3 tahun membalap di GP2 tidaklah mudah, namun puas dengan performanya secara keseluruhan. Ia juga meng-

ungkapkan, berencana untuk membalap selama dua tahun di GP2. "Overall sangat memuaskan. Tapi, ya, kita berencana dari awal dua tahun di sini (GP2). Jadi tahun pertama ini untuk pelajaran dan mudah-mudahan di tahun kedua bisa lebih kompetitif lagi, lebih bagus," katanya waktu itu. Rio tak menutupi keinginannya untuk berlaga di F1. Niatnya itu didukung oleh pebalap Indonesia lainnya, Satrio Hermanto. Pebalap yang pernah membalap untuk Indonesia di A1GP itu menilai langkah Rio bergabung dengan Carlin adalah langka yang tepat. Namun, untuk membalap di F1, Satrio menyebut bahwa Rio butuh banyak dukungan. "Saya kira Rio berada dalam trek yang tepat. Tapi, kalau buat ke F1, dia juga butuh dukungan.

Termasuk dari sponsor," ujarnya ketika ditemui di kawasan Epicentrum, Jakarta, Senin (29/10/2012). "Carlin tim yang sangat bagus di Inggris. Saya kira, untuk dapat perhatian dari tim-tim besar, dia punya peluang." Rio juga telah dipastikan mendapatkan super-license atau SIM untuk membalap di F1 setelah melakoni tes di Silverstone beberapa waktu lalu. Pebalap kelahiran 22 Januari ini juga pernah mengatakan, ia tak menutup kemungkinan untuk menjadi pay driver untuk bisa membalap di F1. "Kalau soal pay driver, itu pastinya tergantung yang mendukung saya. Saya pernah mendapatkan tawaran dari sponsor lain. Tapi, saya lebih memilih mendapatkan dukungan sponsor dari Indonesia," ucapnya kala itu.(h/net)

BNCC Rebut Hadiah Bonny dan Donny Tara

PEMENANG Fun Bike di Batusangkar berfoto kegirangan usai menerima hadiah. IWAN DN

BATUSANGKAR, HALUAN — Meski hujan mengguyur Kota Budaya Batusangkar, namun ternyata tak menyurutkan semangat ratusan

peserta sepeda wisata yang digelar dalam rangkaian peringatan hari Sumpah Pemuda ke 85 Minggu. Wisata Sepeda yang dilak-

sanakan KNPI kabupaten Tanahdatar memperebutkan hadiah utama sepeda motor dari Wakil Bendahara DPP KNPI HM.Yamin Ferriyanto Tara dan Muhammad Khomeiny Tara fungsionaris Pusat Partai Golkar. Dilepas secara resmi Bupati Mhd Shadiq Pasadigue. Hadir pada acara pelepasan sepeda wisata yang dilaksanakan di lapangan Cindua Mato Batusangkar tersebut antara wakil Bupati Tanahdatar Hendri Arnis, Muspida dan para undangan lainnya. Bupati Tanahdatar Mhd Shadiq Pasadigue usai pelepasan mengatakan, wisata sepeda salah satu olahraga perlu mendapat dukungan semua pihak karena akan dapat mengurangi kenakalan remaja dan juga memupuk rasa persatuan dan persatuan. “Saya tetap mendukung apapun kegiatan olahraga

yang bersifat positif “kata Shadig Pasadigoe yang kelihatan masih basah diguyur hujan. Wakil Bendahara DPP KNPI HM.Yamin Ferriyanto Tara menyebutkan, sebagai organisasi kepemudaan KNPI wajib membina kegiatan kepemudaan yang dilaksanakan di daerah yang bersifat positif. “Kegiatan olahraga ini akan dapat mengurangi pengaruh pergaulan dan kemajuan teknologi yang merusak mental generasi muda kita. Olahraga adalah benteng bagi generasi muda kita terhadap pengaruh negatif pergaulan dan kemajuan tekhnologi,” sebutnya. Kegiatan kepemudaan baik berupa Funbike, tournament olahraga dan kegiatan kepemudaan lainnya sangat sering dilakukan di berbagai daerah di Sumatera Barat. Seperti yang dilaksanakannya

di Nagari Gantung Ciri Kabupaten Solok berupa tournament sepakbola dan tournament volly di Nagari Sumpur Kabupaten Tanahdatar. “Apresiasi generasi muda kita terhadap kegiatan ini juga sangat besar, terlihat dari tingginya minat peserta dari setiap kegiatan yang kita laksanakan,” kata pria yang juga Fungsionaris Pusat Partai Golkar itu. Setelah mengelilingi Kota Batusangkar, ratusan peserta kembali berkumpul di Lapangan Cindua Mato untuk melakukan penarikan hadiah doorprize yang telah disiapkan panitia, dengan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor sumbangan dari HM.Yamin Ferriyanto Tara dan Muhammad Khomeini Tara. Hadiah doorprice utama sepeda motor dari Bonny Tara dan Donny Tara diraih oleh BNCC Payakumbuh. (h/one)

Menurut rencana, PSSI akan mengirim tim asuhan Aji Santoso ke Spanyol untuk mengikuti pelatnas jangka panjang. Selama delapan bulan, mereka berlatih di akademi milik Barcelona, La Masia. Hanya, bila program ke Eropa itu direalisasikan maka timnas kemungkinan tidak diikutkan dalam kompetisi Indonesian Premier League (IPL) musim 2013/14. Semula, Andik Vermansyah dkk memang akan diikutkan dalam kompetisi IPL atau Divisi Utama PT LPIS. "Timnas U-23 memang ada rencana diikutkan kompetisi IPL. Tapi nanti disinkronkan antara dua program tersebut. Terpenting program yang mendukung timnas merah emas di SEA Games bakal didukung penuh PSSI," ujar Sihar Sitorus, anggota komite eksekutif PSSI, kepada GOAL.com Indonesia. Goal.com Indonesia merilis, bila uji coba tersebut berjalan sesuai rencana, maka timnas bakal mendapat lawan-lawan papan atas. Pasalnya, mereka akan bertemu timnas Spanyol U-23 yang masih diperkuat kiper tangguh Manchester United, David de Gea. Timnas dijadwalkan bertemu Spanyol

U-23 pada Agustus 2013. Tak hanya itu. Timnas juga akan menjajal Inggris U23 dan tim-tim reserve Liga Primer Inggris. Tercatat, mereka bertemu Arsenal, Tottenham Hotspur dan Chelsea reserve. "Tim reserve tidak sekadar diisi pemain muda dan cadangan. Tidak jarang pemain pilar di tim utama bermain di tim reserve saat menjalani proses pemulihan. Sebelum kembali ke tim utama, mereka dites dulu kemampuannya lewat tim reserve," kata Edi Nurianda, wakil manajer timnas U-23. "Semua laga ini dilaksanakan di Eropa. Jadwal uji coba sedang disusun. Kami berharap tidak berbenturan dengan jadwal mereka sehingga tidak ada yang dibatalkan. Bila akhirnya dibatalkan, kami berusaha mencari lawan yang sekiranya bisa memberi pelajaran bagi timnas," lanjutnya. Timnas tampaknya akan melakukan banyak Uji coba. Termasuk melawan klubnya Arthur Irawan, Espanyol B. Terakhir, mereka menjajal Jepang U-23 sebelum terbang ke Myanmar mengikuti SEA Games. (h/net)

Agenda Uji Coba Timnas U-23 Di Eropa: Februari Timnas U-23 vs Barcelona Juvenil B Timnas U-23 vs Hongaria U-21 Agustus Timnas U-23 vs Spanyol U-23 Timnas U-23 vs Arsenal reserve September Timnas U-23 vs Barcelona B Timnas U-23 vs Hongaria U-21 Timnas U-23 vs Barcelona Juvenil A Timnas U-23 vs Chelsea reserve Oktober Timnas U-23 vs Real Madrid Castilla Timnas U-23 vs Tottenham Hotspur reserve Timnas U-23 vs Espanyol B Timnas U-23 vs Inggris U-23 November Timnas U-23 vs Jepang U-23

124 Pesilat Ikut Invitasi Massal PADANG, HALUAN – Sebanyak lebih kurang 124 atlet akan berlaga pada Invitasi Olahraga Massal cabang pencak silat yang akan digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar mulai Rabu (31/10) hingga Jumat (2/11) di GOR UNP Padang. 124 atlet tersebut, merupakan atlet-atlet daerah dari 13 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat, seperti Kota Padang 14 atlet, Bukittinggi 14 atlet, Tanah Datar sembilan atlet, Kabupaten Solok 10 atlet, Kabupaten Pasaman Barat 11 atlet, Kabupaten Agam 13 atlet, Kota Sawahlunto tujuh atlet, Kota Payakumbuh 10 atlet, Kabupaten Mentawai, enam atlet, Kabupaten Sijunjung delapan atlet, Kota Padang Panjang tujuh atlet, Kabupaten Solok Selatan tujuh atlet, serta Kota Solok delapan atlet. Peserta invitasi olahraga massal tersebut, dikabarkan akan bertambah, pasalnya, masih belum seluruhnya kab/

kota yang menyatakan keikutsertaan mereka. Hal ini diungkapkan ketua panitia pelaksana Admondates, yang ditemui Haluan di Kantor Dispora Sumbar Jalan Rasuna Said Padang Selasa (30/10). Admondates mengatakan, masing-masing peserta akan diwakili oleh satu orang ofisial atau pelatih. “Peserta sudah lebih kurang 80 persen, yang menggembirakan bagi kami, yakni, Kabupaten Mentawai untuk pertama kalinya turut serta pada kejuaraan ini,” terangnya. Para pesilat muda Tuah Sakato tersebut akan mengikuti sebanyak sepuluh kelas pertandingan, lima putra dan lima putri. Disamping itu, kontingen dari luar Kota Padang, akan diinapkan di Hotel Rasaki Padang. Invitasi olahraga massal cabang pencak silat tersebut akan secara resmi dibuka oleh Kadispora Sumbar yang diwakili Sekretaris Dispora, Adib Alfikri Rabu (31/10). (h/rio)

INVITASI massal pencak silat mulai berlangsung Rabu (31/10). NET >> Editor : Rahmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syahrizal


HUKUM DAN KRIMINALITAS 19

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

PATROLI

LEDAKAN PERTAMINI PAGARUYUNG

Tersangka Curanmor Diringkus PADANG, HALUAN — Tim Reskrim Polsek Lubeg terus melakukan pengembangan penyelidikan kasus curanmor dengan tersangka Jef (20) yang ditangkap di Perumahan Emilindo, Pengambiran beberapa hari yang lalu. Hasilnya, rekan tersangka, Mul (27) warga Kampung Jua Lubeg dibekuk, Senin (29/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Kapolresta Padang Kombes Pol Moch Seno Putro melalui Kanit Reskrim Polsek Lubeg, Ipda Bery Juana Putra menyebutkan, pelaku il ditangkap di sebuah warung sedang main domino di kawasan Kampung Jua. Dengan tertangkapnya Mul, saat ini polisi memburu satu lagi rekan mereka berinisial R. “Saat ini telah dua pelaku yang berhasil kita tangkap bersama barang bukti yakni satu unit sepeda motor milik korban, dan tinggal satu pelaku lagi yang masih diburu,” kata Bery. Dikatakannya, dengan tertangkapnya Mul ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bawa pelaku sedang berada di Kampung Jua, sedang bermain domino bersama rekan-rekannya. Dari laporan tersebut beberapa anggota langsung turun ke lokasi untuk menyelidiki kebenaran informasi tersebut. “Setelah dipastikan bahwa dia adalah pelakunya, maka kami langsung menyergap di warung tersebut,” ujarnya, kemarin (30/10). Kemudian tersangka langsung di bawa ke Mapolsek Lubeg untuk proses lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka, ternyata dia memang terlibat dalam kasus percobaan pencurian sepeda motor di rumah salah seorang warga bernama Afridayani, di perumahan Emilindo, Pegambiran. Mul i ternyata adalah residivis. Dia mengaku pernah melakukan pencurian di rumah selama tiga kali dan pencurian sepeda motor sebanyak dua kali. “Kita mengetahui bahwa pelaku ternyata adalah residivis dan dia pernah di tahan dalam kasus yang sama,” lanjutnya. Disampaikan Ber y, dalam kasus percobaan pencurian ini setelah dimintai keterangan dari kedua pelaku, diketahui otak kejahatan mereka adalah inisial “R” yang saat ini sedang dalam pencarian. Pihaknya juga menduga bahwa pelaku masih berada di wilayah Kota Padang. (h/nas)

Petugas Damkar Dinyatakan Bersalah BATUSANGKAR, HALUAN-Dua petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanah Datar, Suradi (38) dan Hendra (32) divonis masing-masing satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun, terkait ledakan Pertamini Mei lalu

MUATAN — Sebuah truk membawa barang bawaan yang berlebihan melintas di Jalan DI Panjaitan KM 7 Tanjungpinang, Kepri,Senin (29/10). Padahal bisa membahayakan pengguna jalan lain. SUTANA

BUTUH DANA UNTUK INVESTASI MULTI LEVEL MARKETING

Pemuda Nekat Embat Motor Teman PADANG, HALUAN — Tim Reksrim Polsek Padang Timur mencokok seorang pemuda warga Button, Kelurahan Ulak Karang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, ditempat kostnya, Selasa (30/10) sekitar pukul 05.00 WIB. Diduga tersangka melakukan pencurian sepeda motor milik Yogi (19). Aksi nekad ini dilakukannya untuk modal investasi multi level marketing (MLM). Dari tangan tersangka, Wahyudi (21) diamankan barang bukti berupa dua unit kendaraan roda dua. Diduga motor tersebut adalah hasil curian, sehingga tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Padang Timur. Informasi yang dihimpun menyebutkan, awalnya tersangka meminjam kendaraan sepeda motor jenis Kawasaki Ninja BA 2806 BD milik korban di Kampus Dharma Andalas, Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Sabtu (27/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Kemudian korban Jalan Aru Indah, Kubu Dalam, Kelurahan Parak Karakah, Padang ini mendatangi Mapolsek Padang, Senin (29/10), untuk membuat laporan kehilangan motornya. Setelah itu, korban dimintai keterangan dan saksi yang berada di lokasi kejadian kehilangan sepeda motor tersebut. Dari hasil keterangan yang diperoleh di lapangan, petugas kepolisian mengetahui identitas

tersangka dan melakukan pencarian terhadapnya. Setelah itu, Tim Reskim Polsek Padang Timur mengetahui persembunyiannya di tempat kos tersangka. Sekitar pukul 05.00 WIB kemarin pagi, beberapa petugas berpakaian preman tiba di tempat kost tersangka dan melakukan penggerebekan. Sebelumnya, tersangka ini tidak mengetahui adanya beberapa petugas datang ke rumahnya untuk melakukan pengintaian. Tak lama kemudian, petugas pun masuk ke kost tersebut dan saat itu juga tersangka ini tidak dapat berkutik. Petugas pun menggeledah tempat kost tersangka dan ditemukan sepeda motor jenis Kawasaki Ninja dengan nomor polisi BA 2806 BD yang sedang parkir di dalam tempat kos yang dihuninya. Saat diintrogasi kepada tersangka, ia tidak dapat mengelak bahwa motor tersebut adalah hasil curiannya di kampus Dharma Andalas. Selain itu, tersangka ini memberitahukan kepada petugas bahwa ada satu unit motor jenis Vario berada di rumah teman tersangka di Jalan Almahera, Ulak Karang. Kemudian petugas pun mendatangi rumah rekan tersangka ini dan ditemukan motor tersebut, dan tersangka bersama dua unit motor itu akhirnya digelandang ke Mapolsek Padang Timur untuk diproses lebih lanjut.

Menurut keterangan tersangka , dia sudah melakukan tiga kali melakukan pencurian motor di Kota Padang. Dalam menjalankan aksi tersebut tersangka ini untuk mencuri motor dengan cara meminjam motor dan kemudian dijual. “Dari tiga lokasi tersebut, saya sudah berhasil membawa tiga motor. Rencananya motor tersebut akan dijual ke luar daerah dengan harga Rp3 juta hingga Rp5 juta. Saya terpaksa melakukan seperti itu untuk investasi MLM,” kata Wahyudi. Dari keterangan rekan korban Davod menyebutkan, sebelum masuk menjadi anggota Q-Net sifat Wahyudi biasa-biasa saja. Namun semenjak menjadi anggota MLM ini Wahyudi sifatnya sudah berubah dan bermimpi menjadi orang kaya. “Saya tidak tahu kenapa Wahyudi ini sifatnya langsung berubah total setelah masuk di MLM itu. Saya tidak tahu siapa yang menyuruh Wahyudi ini bergabung menjadi anggotanya,” ujarnya. Sementara itu, Kapolresta Padang Kombes Pol Moch Seno Putro didampingi Kapolsek Padang

Timur Kompol Erman mengungkapkan, petugas berhasil menangkap tersangka ini berkat keterangan dari beberapa saksi dan korban, sehingga dari hasil tersebut diketahui identitasnya. Dalam aksi tersebut, kata Seno, tersangka setelah mendapatkan motor hasil curian tersebut langsung dibawa ke rumah temannya untuk dititipkan sementara. Setelah itu, kunci motor tersebut digandakan dan plat nomor tersebut ditukar dengan yang palsu. Dikatakan Seno, dari hasil penyidikan terhadap tersangka ini baru tiga kali melakukan aksi curanmor yakni di Kampus Dharma Andalas, Kampus Bung Hatta, dan tempat kosnya. Dari hasil tersebut, satu unit motor jenis FU sudah terjual di daerah Dhamasraya. “Hingga saat ini petugas masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut untuk mengetahui jaringannya dan lokasi kejadian yang lain. Dalam pengakuan tersangka ini hanya baru tiga kali, namun kami tidak langsung begitu percaya. Kemungkinan masih ada lokasi lain,” ungkapnya. (h/nas)

Hakim Pengadilan Negeri Batusangkar dalam sidang lanjutan perkara itu kemarin menilai, keduanya terbukti secara bersama-sama membuat kesalahan dalam proses pemadaman kebakaran kios premium eceran yang menyebabkan satu unit mobil damkar terbakar, dan menewaskan 11 warga. “Keduanya dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama–sama, melakukan kesalahan dan menyebabkan kebakaran yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia,” kata Ketua Majelis Hakim Dwi Yanto didampingi hakim anggota David Pangabean dan Dewi Yanti. Ia menyebutkan, kedua terdakwa dinyatakan bersalah melanggar Pasal 188 Kitab Undang-undang Hukum Pidana junto Pasal 55 ayat 1 KUH Pidana. Sementara itu pemilik kios eceran premium, Azwardi (45) warga Nagari Pagaruyung, Tanah Datar yang juga menjadi terdakwa kasus terbakarnya kios premium tersebut divonis satu tahun penjara, dengan masa percobaan dua tahun dan denda Rp2 juta subsidair 2 bulan penjara. “Azwardi bersalah karena tidak memiliki izin usaha, sehingga tempat

usaha tersebut menyebabkan kebakaran yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia,” kata Dwi Yanto. Katanya, terdakwa dinyatakan bersalah telah melanggar Pasal 53 Undang-Undang No. 22 tahun 2011 tentang minyak dan gas bumi (Migas). Peristiwa kebakaran yang terjadi pada bulan Mei tahun 2012 lalu sekira pukul 18.30 WIB di Jorong Padang Datar, Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas ini, membakar 1 unit mobil damkar daerah setempat dan menewaskan 11 warga. Peristiwa yang membuat heboh warga Batusangkar ini, berawal dari proses pemadaman kios eceran premium milik Azwardi yang mengalami kebakaran, ketika petugas pemadam kebakaran, Hendra menyemprotkan air ke dalam slang pertamini atas perintah Suradi, bensin yang ada dalamnya menyembur keluar, dan mengenai mobil pemadam kebakaran yang mesinnya masih menyala. Saat itulah terjadi ledakan dan api membesar akibat bensin bercampur air yang mengalir di jalan, dan membakar mobil serta kios pertamini.Dalam peristiwa tersebut, 11 orang meninggal dunia dan 46 orang lainnya mengalami luka bakar. (h/doy)

Penjambret Dihajar Warga PADANG, HALUAN — Seorang pemuda (20) nekad menjabret di depan Kampus Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand), Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Selasa (30/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Akibatnya, Hendra (20) warga Sawahan ini babak belur dihajar puluhan masyarakat di lokasi kejadian, sehingga mengeluarkan darah segar di tubuhnya. Beruntung beberapa polisi dan masyarakat lain dapat mengamankan tersangka. Peristiwa jambret ini terjadi saat korban tengah mengendarai sepeda motor di depan kampus tersebt, dan datang salah satu pelaku dari arah belakang. Kemudian merasa aman, tersangka langsung menjalankan aksinya dengan cara menarik paksa tas korban yang digantung di

motor. Dalam menjalankan aksinya ini, ternyata pelaku tidak berhasil.Saat mencoba kabur, tersangka terjatuh dan jalan dalam kondisi licin, karena diguyur hujan. Selain itu, korban yang berteriak meminta bantuan yang mengundang perhatian warga yang ada di sekitar lokasi itu. Beberapa warga yang mendengar teriakan maling dan meminta tolong dari korban langsung menangkap pelaku yang terjatuh. Kemarahan warga pun tak terkendali, dengan bertubi-tubi masyarakat pun memukul dan menendang pelaku hingga babak belur. Untung saja masih ada warga yang baik, karena ditakutkan warga semakin marah sehingga mengakibatkan korban tewas, pelaku pun akhirnya

>> Editor : Aci Indrawadi

diserahkan ke pihak kepolsian. Pelaku diserahkan warga kepada salah seorang petugas lantas yang kebetulan patroli di kawasan tersebut. Petugas tersebut menghubungi dan menyerahkan pelaku kepada Polsek Padang Timur agar ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku. Kapolresta Padang Kombes Pol Moch Seno Putro melalui Kanit Reskrim Polsek Padang Timur Ipda Daniel Partogi Simangunsong mengatakan, pelaku telah diamankan di Mapolsek Padang Timur. Hingga pukul 19.45 WIB kemarin ia masih dalam pemeriksaan penyidik. “Hingga saat ini pelaku masih kita periksa, sementara korban belum diketahui identitasnya, karena belum datang ke Polsek untuk memberikan laporan pengaduannya,” ungkapnya. (h/nas)

>> Penata Halaman : Fathul Abdi


20

PESISIR SELATAN

LINGKAR TPI Perlu Peningkatan Fungsi PAINAN, HALUAN — Pelabuhan di Pesisir Selatan berperan penting untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di daerah itu. Namun, dermaga dan sejumlah TPI yang ada perlu ditingkatkan fungsinya untuk menggerkkan perekonomian masyarakat. Kepala DKP Pessel Edwil menyebutkan, hal tersebut bisa dilakukan, tetapi ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan oleh provinsi. Seperti segi perawatan. Dikatakan demikian karena daerah masih memiliki keterbatasan dalam hal pembiayaan. Saat ini, keseriusan DKP Provinsi dalam hal pengelolaan pelabuhan yang ada di daerah, seperti di dermaga Carocok Tarusan terus dilakukan. Selain sebagai tempat bersadarnya bagan nelayan juga bisa sebagai dermaga sandar kapal penumpang, sebab dermaga ini persis berada di kawasan wisata Mandeh dan juga dekat dengan kepulauan Mentawai. Disebutkannya, pemanfatan secara maksimal itu bukan mesti diserahkan pengelolaanya kepada daerah, tapi bagaimana masyarakat di daerah itu memfungsikan pelabuhan secara maksimal dengan berbagai keperluan secara umum. “Maksudnya, tidak hanya sekadar tempat bersandarnya kapal nelayan,” tutupnya Terkait dengan itu, Ketua LSM Swara Pesisir Rizal Mala mengatakan, pemerintah memang perlu memfungsikan dermaga secara optimal. Bila hal itu bisa dilakukan, maka akan lebih berperan bagi perekonomiani. Selain sebagai tempat sandar kapal, juga bisa dijadikan pelabuhan bongkar muat barang (ekspedisi) antar daerah. Selain itu juga bisa sebagai areal angkutan wisata, karena Pessel memiliki alam dan pulau-pulau yang indah untuk dikunjungi. “Ini tentu dapat membantu meningkatkan potensi ekonomi masyarakat setempat serta mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Pessel. Pemanfaatan dermaga dan pelabuhan juga akan maksimal bila pengelolaannya juga diserahkan ke daerah. “Selama ini dermaga atau pelabuhan yang dikelola oleh provinsi, seperti dermaga TPI Carocok Tarusan milik Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar dan Dermaga Panasahan milik Dishub Provinsi yang dinilai belum termanfatkan secara maksimal oleh masyarakat Pessel. Ini tentu perlu dicari akar permasalahannya, sebab sarana yang ada itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lainya selagi memberi manfaat dalam hal pengembangan ekonomi,” tuturnya.(h/har)

Perempuan Masih Enggan Terjun ke Dunia Politik PAINAN, HALUAN — Perempuan harus didorong untuk terlibat langsung dalam partai politik. Hingga kini ditenggarai kesadaran itu masih rendah. Perempuan, hingga saat ini masih enggan terjun ke dunia politik akibat masih menganggap dunia politik masih tabu. Bahkan meski ada aturan tentang persentase perempuan dalam kepengurusan partai, tidak serta merta diikuti olrh kesadaran perempuan terjun ke dunia politik. Ketua KPU Pessel Toni Marsi menyebutkan, verifikasi faktual lalu yang mengharuskan 30% keterwakilan perempuan dalam kepengurusan Parpol menunjukkan bahwa keberadaan perempuan di parpol baru sekedar memenuhi persyaratan. Keterwakilan perempuan sekurang-kurangnya 30% itu merupakan amanat konstitusi dan mesti dipenuhi, mestinya ini diikuti dengan timbulnya kesadaran perempuan dalam dunia politik dengan jumlah bukan sekedar memenuhi persyaratan. Toni Marsi menyebutkan, keterwakilan 30% perempuan, memang tidak bisa ditawar-tawar, karenanya, kepengurusan Kabupaten harus diisi sesuai dengan ketentuan tersebut. Dari empat item persyaratan verifikasi, menurut Dia, 3 (tiga) diantaranya dilakukan secara faktual, yaitu, susunan pengurus parpol, pemenuhan keterwakilan perempuan, domisili kantor, sementara, keanggotaan sekurang-kurangnya 1.000, cukup dilakukan verifikasi administrasi. “Untuk keanggotaan sekurang-kurangnya seribu cukup verifikasi administrasi,” tukuknya. Rapat Koordinasi Parpol Calon Peserta Pemilu 2014 diikuti 19 pengurus parpol yang ada di Kabupaten Pesisir Selatan. Rapat koordinasi ini juga membahas berbagai ketentuan terkait verifikasi yang dilakukan KPUD Pesisir Selatan. (h/har)

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJAH 1433 H

Banda Sapuluah

Persepsi Kesehatan Harus Sama PAINAN, HALUAN— Tenaga medis di Pesisir Selatan harus memiliki persepsi yang sama terhadap pembangunan kesehatan di daerah itu.

SENYUM GEMBIRA — Nasrul Abit tersenyum gembira dikerubungi siswa di Pancung Soal. Pessel saat ini sedang dihadapkan pada ancaman ledakan penduduk.

Pessel Optimis Pertumbuhan Ekonomi 5,7 Persen PAINAN, HALUAN — Pesisir Selatan pada Desember mendatang segera menghitung pertumbuhan ekonomi sekaligus mengevaluasi target pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan prediksi hingga bulan Oktober ini, daerah tersebut optimis mampu mencapai pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2012 pada angka 5,7%. Sementara untuk tahun 2013 jumlah itu akan tetap dipertahankan. Angka tersebut realistis ditengah kecendrungan ekonomi dunia yang fluktuatif. Berbagai gejolak ekonomi dan mata uang yang terjadi di beberapa negara Eropa, menyebabkan pertumbuhan ekonomi di berbagai negara terpengaruh, termasuk laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Erizon, menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah terkait dengan banyak indikator termasuk stabilitas ekonomi nasional dan internasional. “Angka 5,7% sesuatu yang realistis di tengah gejolak ekonomi dunia, namun untuk mencapai angka tersebut perlu kerja keras semua unit kerja (SKPD-red), dan pada Desember nanti capaian itu akan diketahui,” ujar dia, yang didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Herman Budiarto. Dijelaskan Erizon banyak faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, salah satunya juga termasuk faktor Sumber Daya Manusia disamping Sumber Daya

Alam (SDA), menurut dia, SDM Pemkab Pessel kian membaik, dan pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas SDM aparatur. ”Makin banyak aparatur kita yang berkualifikasi sarjana dan pasca sarjana tentu menjadi angin segar bagi kemajuan daerah”tukuk dia. Sementara dari sisi Sumber Daya Alam (SDA) Kabupaten Pesisir Selatan terkungkung oleh keterbatasan SDA, sebagaian besar daerah ini menjadi wilayah hutan TNKS, sehingga ruang gerak pemerintah daerah untuk mengelola SDA sangat terbatas. Namun Pessel memiliki potensi pariwisata yang besar sehingga menjadi salah satu potensi yang bisa diunggulkan. (h/har)

Angka Kelahiran Bayi Masih Tinggi PAINAN, HALUAN — Angka kelahiran bayi di Pesisir Selatan masih mencemaskan. Setiap bulan, angka kelahiran mencapai 850 hingga 1.000 orang. Angka kelahiran yang tinggi itu mengakibatkan daerah ini jauh melampaui rata rata angka kelahiran nasional. Di satu sisi angka kemiskinan menurun, di sisi lain kelahiran sangat besar. Berdasarkan laporan Muslim, ahli kebidanan di daerah itu ke Pemkab Pessel, 850 hingga 1.000 kelahiran tersebut termasuk dengan pasien yang melahirkan tingkat Bidan Desa dan tidak masuk yang dilahirkan tenaga dukun. Sementara Wakil Bupati Pessel Editiawarman menyebutkan, dengan kelahiran 850 bayi setiap bulan, rata rata pertambahan penduduk daerah ini lebih kurang 10.000 orang. Ia menduga, program Keluarga Berencana (KB) belum terlaksana dengan sukses. “Program KB tampaknya belum dilaksanakan Pasangan Usia Subur (PUS) di daerah ini,” katanya. Disebutkannya, data yang diberikan ahli kebidanan Pessel, memang berbeda jauh dengan

hasil pendataan BPS pada tahun lalu. “Kini telah terjadi pertambahan penduduk sebesar 3,5 persen setahun. Dan angka ini jauh melampaui angka nasional. Pertambahan angka penduduk yang demikian besar bakal menimbulkan banyak persoalan dikemudian hari,” katanya lagi. Dikatakannya, permasalahan yang bakal muncul dengan pertambahan jumlah penduduk yang besar itu adalah menyangkut kesejahteraan masyarakat daerah ini. “Pertambahan penduduk akan memantik kemiskinan lagi. Ia juga berimbas pada lapangan kerja, pemenuhan kebutuhan pendidikan, pengrusakan lingkungan,” katanya. Pesisir Selatan dibayang banyangi ledakan penduduk. Angka penduduk Pesisir Selatan tidak seperti yang diproyeksikan dalam RPJP Pesisir Selatan. Tahun 201, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pesisir Selatan mencatat jumlah penduduk di daerah itu telah mencapai setengah juta atau 125.488 KK setelah dilakukan pemutakhiran data kepen-

dudukan. “Dibandingkan target RPJP Pesisir Selatan proyeksi penduduk Pesisir Selatan jauh meleset dimana pada tahun 2011 hanya sebesar 447.634 orang, namun kenyataaannya mengalami lonjakan sangat signifikan, yakni mencapai setengah juta lebih,” katanya. Disebutkannya, Pessel juga pernah mengalami lonjakan penduduk yang hebat pada rentang tahun 2000 - 2005 lalu yaitu mencapai 1,6 persen, namun setelah itu berhasil mengendalikannya menjadi 1,1 persen setahun lewat program Keluarga Berencana. Menurutnya, dengan bertambahnya penduduk Pesisir Selatan akan menyebabkan terjadinya pengalihan lahan pertanian menjadi lahan perumahan. Jika dalam lima tahun saja terjadi peningkatan penduduk sebesar 3,5 kali 5 atau 15 persen tentu juga akan terjadi pegalihan lahan sebesar itu. Hal ini merupakan tantangan berat bagi peningkatan produksi pertanian daerah. Peningkatan penduduk adalah tantangan bagi pelayanan publik dalam tahun tahun mendatang. (h/har)

Terkait dengan persepsi pembangunan kesehatan tersebut, masing masing tenaga medis yang tersebar di seluruh kecamatan juga dituntut mampu mengintervensi permasalahan kesehatan yang masih mengganjal masyarakat. Diperlukan kecerdasan dan kemampuan individu dan tim di masyarakat untuk dapat menggenjot dunia kesehatan daerah itu. Saat ini terdapat 300 orang petugas kesehatan terdiri dari dokter, perawat, bidan, apoteker dan petugas medis lainnya yang diberi tugas untuk mensukseskan program peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Tenaga kesehatan itu juga dibekali dengan informasi terkini dengan cara mengumpulkan mereka secara rutin tiap tahun. Menurut Kepala Dinas

Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, Syahrizal Antoni, Kegiatan tahunan ini digelar untuk menyatukan persepsi para petugas kesehatan guna menggapai taraf kesehatan masyarakat yang paripurna. Anton menjelaskan bahwa beberapa tahun kedepan Pessel memancang target keluar dari daerah tertinggal, bahkan Bupati Pesisir Selatan menurutnya bertekat pada tahun 2014 status Pessel sebagai daerah tertinggal dihapus. “Visi dan misi Pak Bupati jelas, bahwa 2014, Pessel musti keluar dari daerah tertinggal, dan salah satu indikatornya adalah pembenahan menyeluruh bidang kesehatan,” ungkap Anton. Para medis yang ikut pertemuan akbar bidang kesehatan ini terlihat antusias, aula pertemuan Pemda Pesisir Selatan berkapasitas lebih 300 orang penuh sesak, bahkan terlihat banyak diantara mereka yang tidak kebagian tempat duduk. Acara yang digelar sehari penuh ini juga sebagai ajang silahturahmi petugas kesehatan yang ada dikabupaten Pesisir Selatan. (h/har)

Pemakaian Kompos Dioptimalkan PAINAN, HALUAN — Petani Sutera mengoptimalkan pupuk kompos untuk mengatasi ancaman kelangkaan pupuk. Kini di daerah tersebut telah dibangun rumah kompos untuk membantu para petani. Ketua Kelompok Rumah Kompos Surantih, Farial, di Surantih mengatakan, saat ini rumah kompos yang dipimpinnya tersebut sudah mampu memproduksi kompos sebanyak 30 ton per bulan. “Rumah kompos yang sudah berdiri sejak 5 tahun terakhir yang dibina Pemerintah Kabupaten setempat melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura Perkebunan dan Peternakan itu hingga kini masih mengandalkan konsumen petani setempat (lokal) untuk memasarkan hasil produksinya,” katanya. Disebutkannya, untuk pengembangan pasar sesuai dengan kapasitas produksi saat ini, rumah kompos tersebut sudah menambah konsumen dari luar daerah. Sementara, konsumen lokal yang diharapkan juga belum sepenuhnya menggunakan pupuk buatan lokal itu untuk pertanian. Menurut ia, konsumen lokal lebih cendrung memakai pupuk kimia (non organik) dibanding pupuk organik buatan lokal. Padahal, pupuk organik buatan rumah kompos Surantih lebih bagus untuk lahan pertanian karena bisa mengembalikan humus tanah yang sudah mulai rusak oleh pupuk non organik (kimia). “Dari pengalaman yang kami kutip di lapangan, kualitas pupuk kompos ini lebih bagus dibanding pupuk kimia. Tetapi masyarakat

(petani) belum mengetahui hal itu, sehingga mereka lebih memilih memakai pupuk kimia untuk memupuk tanamannya,” ungkap Farial. Disebutkannya, kecendrungan petani memakai pupuk kimia tersebut, karena pupuk kimia memberikan reaksi cepat pada pertumbuhan tanaman. Namun, jika diketahui dampak negatifnya, pupuk kimia termasuk salah satu penyebab kerusakan tanah. “Reaksi pupuk kimia terhadap berbagai tanaman memang cepat untuk pertumbuhan, namun dampak negatifnya juga besar terhadap tanah dan tanaman berikutnya,” ujar Farial. Kata Farial, kompos ibarat multi-vitamin untuk tanah pertanian. Kompos dapat meningkatkan kesuburan tanah dan merangsang perakaran yang sehat, selain itu dapat memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Tanaman yang dipupuk dengan kompos juga cenderung lebih baik kualitasnya daripada tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia, misalnya, hasil panen lebih tahan disimpan, lebih berat, lebih segar, dan lebih enak. Ditinjau dari beberapa aspek ekonomi banyak manfaat yang dapat dinikmati dari pemakaian kompos diantaranya, meningkatkan kesuburan tanah, memperbaiki struktur dan karakteristik tanah, meningkatkan kualitas hasil panen seperti halnya, rasa, nilai gizi dan jumlah panen. (h/har)

minim. Namun Pessel harus terbuka untuk investor yang mau menanamkan modalnya didaerah tersebut. Baru-baru ini memang sejumlah investor mulai melirik pariwista di sini. Misalnya Investor asal Jerman berniat berinvestasi bidang pari-wisata di Pesisir Selatan. Investor Jerman yang ingin berinvestasi tersebut adalah Gerhard Merkel dari group Merkel and Von Schweinitz Gmbh Busssines Partner. Bahkan investor ini telah melakukan survei sehari di Pessel. Pemerintah setempat menyambut baik rencana Gerhard tersebut. Pessel berharap penanaman investasi tersebut dapat terealisasi secepatnya agar dunia kepa-riwisataan daerah ini segera berkembang. Meski tidak menyebutkan bentuk investasinya, ia menilai bila daerah ini terbuka terhadap investor, penanaman modal ini nantinya sangat memungkinkan berkontribusi

timbal balik bagi investor dan daerah karena pari-wisata Pesisir Selatan memiliki nilai yang sangat tinggi. Potensi pariwisata Pesisir Selatan membutuhkan investor handal dan serius karena besarnya potensi wisata terutama wisata bahari di daerah ini membutuhkan sentuhan yang profesional. Ini diharapkan menjadi momen pembuka bagi perkembangan dunia pariwisata Pesisir Selatan sehingga pariwisata sebagai sektor utama penunjang pembangunan daerah dapat tercapai Untuk memudahkan penyusunan target perencanaan, diperlukan beberapa indikator kerja pembangunan, misalnya IPM minimum 80, pendapatan perkapita sekitar $5.000, terjadi transformasi mata pencaharian. Lapangan kerja terbuka bagi generasi muda sehingga angka pengangguran turun menjadi 5 persen. Serta ada tujuh indikator lainnya. (h/har)

Menelisik Rencana Pessel Hingga Tahun 2025 Oleh: Haridman Harid VISI Pesisir Selatan adalah : Pesisir Selatan Daerah Maju, Sejahtera Dengan basis Ekonomi Pangan dan Pariwisata. Visi pembangunan memang diformulasikan dalam bentuk yang sangat ringkas, singkat tapi padat. Tujuannya agar masyarakat Pesisir Selatan mudah memahami dan mengingatnya. Visi ini juga tertuang dalam RPJP Pessel 2005-2025 mendatang. Apa Makna Maju dan Sejahtera yang Tertuang dalam Visi RPJP Tersebut? Maju adalah posisi Pesisir Selatan. Dimana daerah ini jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Indonesia berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Hal ini tentu dilihatkan dengan indikator indikator sarana dan prasarana seperti jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan, air bersih, listrik dan sebagainya.

Keseluruhan infrastruktur ini tentu akan menunjang pergerakkan ekonomi yang lebih cepat dari sekarang. Selanjutnya sejahtera diartikan sebagai kondisi masyarakat yang sduah cukup makmur yang ditandai oleh pendapatan masyarakat yang cukup tinggi, berbadan sehat, tingkat pengangguran dan kemiskinan sudah rendah, mempunyai distribusi pendapatan yang lebih merata dan adil. Selanjutnya mempunyai kesempatan berusaha yang sama antar golongan pengusaha. Pemerintah telah berjalan demokratis, taat dan sadar hukum, terdapatnya kesamaan peran pria dan perempuan, punya fasilitas pelayanan sosial yang merata dan cukup baik. Adanya jaminan sosial yang cukup untuk orang cacat dan usia lanjut, serta terdapatnya lingkungan hidup yang baik, hijau, lestari dengan pengelolaan

sumber daya alam yang berkelanjutan. Bagimana dengan Ekonomi Pangan dan Pariwisata ? Ekonomi pangan diartikan dengan pembenahan sektor pangan secara menyeluruh, mulai dari sistem produksi yang diarahkan menggunakan teknologi tepat guna, meningkatkan produktivitas, berkembangnya industri pangan dan dikelola sistem informasi pemasaran yang menguntungkan petani dan industri rumah tangga. Pada akhirnya pengelolaan produksi pangan menjadi sebuah ditingkat masyarakat sehingga secara makro pergerakan kontribusi sektor industri terhadap PDRB meningkat. Daerah industri pangan itu ditandai dengan dominasi industr pengolahan bahan pangan dalam perekonomian daerah. Industri pangan dimaksud adalah industri pengolahan hasil pertanian tanaman pangan. Hasil peternakan,

perkebunan, perikanan yang berbasis keunggulan daerah Kemudian terakhir pariwisata. Pesisir Selatan diproyeksikan menjadi tujuan wisata Sumatera Barat bahkan nasional. Untuk tujuan dimaksud daerah ini telah melakukan pembenahan pada objek wisata utama, misalnya kawasan mandeh, kawasan pacar bulan. Kemudian khusus kawasan mandeh telah masuk dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Nasional. Namun belum ditindak lanjuti dengan implementasi penyediaan sarana yang memadai. Dunia Pari-wisata Pesisir Selatan butuh sentuhan investor. Tanpa investor pariwisata Pessel sulit bisa berkembang. Bahkan, kurangnya investor yang menanamkan modalnya di bidang pariwisata, menyebabkan sejumlah objek pariwisata tidak menunjukkan peningkatan. Pariwisata Pessel tidak bisa hanya mengandalkan keuangan daerah.

Keuangan daerah sangat terbatas. Sementara objek wisata Pessel sangat banyak dan memiliki potensi yang sangat besar. Jika mengandalkan keuangan daerah, maka pariwisata Pessel akan sulit bangkit, karena banyak hal yang belum tersentuh dengan dana daerah. Misalnya fasilitas fasilitas di objek wisata. Semuanya memerlukan dana besar. Untuk bisa lebih maju, maka diperlukan investasi dari luar. Pulau Cu-badak misalnya, bisa dikenal wisatawan luar negeri karena ada sentuhan investor. Investor menurutnya, memiliki naluri yng sangat tajam untuk mem-percantik sebuah kawasan. Sehingga kawasan pari-wisata lebih menarik minat dunia luar. Selain itu investor juga mampu mem-promosikan pariwisata lebih luas, karena telah dikemas sedemikian rupa. Hingga saat ini, investasi yang masuk masih sangat

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJAH 1433 H

TINGGAL DI CALIFORNIA,

Sarah Azhari Kangen Jakarta Ternyata Takut Naik Pesawat Justin Bieber mengungkapkan satu rahasia yang tak disukainya. Ia mengaku takut dan tak suka naik pesawat.

TIDAK banyak yang tahu kalau artis Sarah Azhari sudah boyongan rumah ke California, Amerika Serikat sejak 2 tahun lalu. Alasannya karena putranya, Albany Ray, ingin sekolah di negeri Paman Sam itu. "Jadi memang rada dadakan juga karena Albany nggak dapat masuk sekolah di Jakarta karena sudah penuh. Yang pasti aku cuma mau ikutin keinginan Albany dan bapaknya juga," tulis Sarah Azhary melalui email. Selain itu, pelantun tembang Peluk Aku Cium Aku itu punya alasan lain meninggalkan Jakarta. Dia mengaku sudah capek dan bosan dengan kamacetan Jakarta. "Di Indonesia juga bosan macetnya, nggak kuat. Itu juga salah satu alasan utamaku pindah ke sini. Aku menunggu saja deh sampai ada solusi menangani kemacetan," sambungnya. Namun Sarah sendiri juga mengaku kerap kangen dengan Indonesia, karena saudara-saudaranya memang masih di Jakarta. Dia sempat 2 kali pulang ke Indonesia sejak kepindahannya itu, namun tidak bisa berlama-lama. "Cuma nggak sampai dua minggu. Tapi yang pasti aku selalu kangen Jakarta, rumahku, kakak dan adik yang masih di sana. Jakarta still my city, I love Jakarta deh pokoknya," imbuh adik Ayu Azhari ini. (h/kpl)

Rizal Mantovani

Nikita Mirzani Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara P21 atau berkas kasus artis Nikita Mirzani sudah dinyatakan lengkap. Polisi pun akan melimpahkan kasus penganiayaan yang dilakukan bintang MAMA MINTA PULSA ini terhadap Olivia Mai Sandie di sebuah club di Kemang Jaksel, 5 September 2012 lalu ke Pengadilan. “Untuk berkas Nikita sudah rampung, dan hari ini akan dilimpahkan ke Kejaksaan,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di kantornya Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (30/10) R i k w a n t o mengatakan, Nikita dikenakan pasal penganiayaan berat yakni 351 KUHP dengan ancaman hukuman di atas

lima tahun penjara. Saat disinggung mengenai permintaan penangguhan penahanan yang s e m p a t diminta

Seperti dikutip Femalefirst, kekasih Selena Gomez itu merasa mempertaruhkan nyawanya setiap kali ia menumpangi pesawat terbang. Justin pun membeli pesawat jet pribadi untuk mengurangi ketakutannya itu. “Aku baru saja mulai untuk benar-benar tidak seperti merasa dalam sebuah penerbangan. Ini membuatku takut. Ketika aku cemas, jantungku seperti jatuh dan mulai memukul sangat cepat dan itu seperti akan meledak,” katanya. Pelantun lagu Baby itu mengaku sering dinasehati, bahwa risiko kecelakaan pesawat tak sebesar kecelakaan mobil. Namun hal itu tetap saja tidak mengurangi ketakutan Biber naik pesawat. “Orang-orang mengatakan Anda memiliki lebih banyak kesempatan masuk ke sebuah kecelakaan mobil daripada kecelakaan pesawat. Tapi mereka mungkin mengalami sekali penerbangan dalam setahun. Tapi aku di pesawat sepanjang waktu.” “Dan setiap waktu aku merasa tidak memiliki kendali. Jika pesawat ini jatuh aku mati. Aku merasa seperti setiap kali aku naik pesawat, aku seperti mempertaruhkan hidupku,” katanya cemas. (h/inl)

pengacara Nikita, Rikwanto mengatakan hingga saat ini penyidik masih belum menentukan sikap terkait penangguhan tersebut. “Belum ada yah kalau soal penangguhan penahanan,” pungkasnya. (h/kpl)

Dalam Setahun, Empat Kali Daki Semeru SUTRADARA Rizal Mantovani, yang tak biasa mendaki gunung, tahu-tahu dalam kira-kira setahun empat kali mendaki Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa. Ya, Rizal memiliki tujuan penting. Ia menggunakan Semeru sebagai salah satu tempat shooting 5 cm, film barunya, yang diadaptasi dari novel laris berjudul sama. “Sudah empat kali. Yang pertama, enggak sampai puncak, karena salah perhitungan jam. Kedua, dengan tim, lebih banyak kami survei. Ketiga, melakukan shooting dan terakhir ternyata ada gambar-gambar yang kurang makanya balik lagi,” papar Rizal. Tak sedikit tantangan yang ia hadapi, terutama mengenai persediaan makanan dan air minum. Namun, ia, tim produksinya, dan para pemain film tersebut tidak putus asa untuk menghasilkan film yang disebutnya sebagai film pertama Indonesia yang tempat shooting-nya di puncak Semeru. “Film Indonesia pertama yang shooting di Semeru,

puncak tertinggi di Jawa. Kehormatan untuk bisa gabung di film 5 cm ini,” kata pria kelahiran 12 Agustus 1967 ini. 5 cm dijadwalkan akan

mulai diputar di gedunggedung bioskop pada 12 Desember 2012. Herjunot Ali, Ferdi Nuril, Pevita Pearce, Raline Shah, Denny Sumargo, dan Igor Saykoji main dalam film itu. (h/kcm)

Creed Bakal Kolaborasi Dengan Rif? KOTA Surabaya kembali diguncang dengan penampilan grup band internasional, Creed. Penampilan band asal Amerika Serikat ini merupakan rangkaian acara tahunan Guiness Arthur Day. Lebih menarik lagi, Creed membuka peluang untuk berkolaborasi dengan band asal Indonesia, Rif. Kedua band ini sudah tak sabar untuk menyapa warga Surabaya. Mereka juga berjanji akan menampilkan konser yang maksimal. Disinggung untuk kolaborasi bersama, kedua band ini nampak antusias. “Kami tak mempersiapkan hal ini, namun bisa jadi sebuah kolaborasi dadakan. Sepertinya akan seru dan menyenangkan,” ujar Scott Stapp, vokalis Creed di preskon yang digelar di JW Marriot, Embong Malang, Surabaya. Sementara itu, Rif mengaku senang dengan kolaborasi ini. Bagi mereka sebuah kehormatan bisa berkolaborasi dengan Creed. “Kami merasa terhormat jika bisa berkolaborasi di panggung nanti,” ujarnya. Apakah kolaborasi ini bakal terwujud? Kita lihat saja besok. Yang jelas bila memang terjadi, kolaborasi dadakan ini dijamin seru. (h/kpl) >> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman:Rahmi


22

KOTA PARIAMAN

LINGKAR Kader KB Diberi Apresiasi PARIAMAN, HALUAN — Program KB dan kesehatan penting bagi pasangan usia subur untuk menuju dan membentuk keluarga sehat dan sejahtera. Karena itu kader KB di lapangan tak perlu bosan meningatkan masyarakat melalui program yang sudah ditetapkan. Walikota Pariaman H.Mukhlis R, memberi apresiasi terhadap kader KB yang secara terus menerus membantu pemerintah membantu masyarakat menuju keluarga sehat sejahtera melalui ber KB, pada pencanangan Kesatuan Gerak PKK KB-Kes tingkat Kota Pariaman di Desa Talago Sariak, Kecamatan Pariaman Timur Rabu (24/10). Untuk sukses program ini, tentu perlu dukungan semua pihak, termasuk para tokoh masyarakat, dalam memberikan pengertian kepada anak kemenakannya, akan pentingnya program pemerintah ini dalam mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera. “Keberhasilan program KB akan bermuara kepada Indek Pembangunan Manusia (IPM),” kata Kabid Adpin Busmar Edisaf, mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi Sumbar. Dengan ber KB, keluarga tentunya akan lebih sehat, perekonomian bisa meningkat dan derajat pendidikan anak dan keluarga bisa lebih tinggi. Pemukulan gong oleh Walikota, menandai pencanangan tersebut. Dan berlanjut dengan penyerahan BKB kit dan KIE kit untuk masingmasing kecamatan, obgyn bed untuk RSUD Pariaman, implant kit untuk bidan KKB Talago Sariak, juga penyerahan bantuan operasional untuk kelompok KB pria, serta peninjauan pelayanan KB di Desa Talago Sariak.(h/tri)

Peserta Pelatihan Kecakapan Tata Rias Ikuti Ujian PARIAMAN, HALUAN — Delapan belas dari dua puluh peserta pelatihan kecakapan tata rias kecantikan yang dilaksanakan UPTD SKB Kota Pariaman, mengikuti ujian setelah sebulan lebih dengan pembekalan teori dan praktik di FA Salon Kecantikan di Belakang kantor Lurah Pondok II Pariaman. “Ujian dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, Senin – Selasa (29-30/10),” kata Kepala UPTD SKB Dinas Pendidikan Kota Pariaman Arman, Senin (29/10). Ujian tidak hanya sebatas praktik, tetapi juga dilakukan berdasarkan teori yang diberikan kepada peserta pelatihan melalui pre test dan pos test. Dan selama ujian peserta diuji oleh tim penguji Elfatiah juga dari praktisi salon kecantikan. Peserta yang berhasil dalam tes tersebut, dibantu dengan penempatan tempat bekerja, sesuai dengan keahliannya. Sementara yang keluar sebagai pemuncak, bakal dibantu dengan peralatan alat praktik. “Kita disini melatih peserta sampai pandai, jadi kemungkinan yang tidak lulus dalam ujian praktek itu, tipis, walaupun ada nantinya, akan kita beri pendampingan selama 2 bulan,” kata Arman. Diharapkan dengan bekal keterampilan yang sudah diberikan, para peserta pelatihan tidak hanya bisa bekerja pada orang lain, tapi juga harus bisa mandiri nantinya. Pelatihan tersebut sudah dimulai sejak 17 September lalu dan akan berakhir pada 31 Oktober ini.(h/tri)

Walikota Buka Workshop SPAMS PARIAMAN, HALUAN — Walikota Pariaman, Mukhlis R mengingatkan, program Pamsimas yang sudah terealisasi harus dijaga dan dipelihara secara baik, sehingga tingkat masyarakat yang dapat pelayanan air minum dan sanitasi layak terus meningkat. Hal itu disampaikan Walikota dalam kesempatan pembukaan Workshop Berkelanjutan Pengelolaan Sistem Penyaluran Air Minum dan Sanitasi (SPAMS) Perdesaan, di Aula Balaikota Pariaman, Senin (29/10). Jumlah penduduk yang telah dapat meng akses air minum layak (aman) di Kota Pariaman sudah mencapai 60% lebih dari jumlah penduduk, data itu sampai akhir tahun 2011. Jumlah ini bisa dirinci, 8,4% PDAM, 5,2% Pamsimas dan 46,4% sumur terlindungi, sisanya dari sumber tak terlindungi, air kemasan dan lain-lain. Sementara di bidang sanitasi, jumlah penduduk dengan akses sanitasi layakpun sudah mencapai 60% dari total penduduk Kota Pariaman. Namun dilihat dari capaian itu kan masih tertinggal dibandingkan target Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2014 dan Mellininum Develovmant Golds (MDGs) Tahun 2015 Kota Pariaman di bidang air minum dan sanitasi. Makanya, kata walikota pemerintah kota terus komit dalam neingkatkan pelayanan kepda masyarakat soal air bersih dan sanitasi. Ia juga menyebutkan, pelayanan air minum dan sanitasi termasuk salah satu prioritas pembangunan Kota Pariaman lima tahun terakhir dengan meluncurkan programprogram pembangunan di bidang tersebut. Namun bila dilihat ke belakang tentang program Pamsimas yang telah dilaksanakan sejak 2009, itu telah menjangkau paling tidak 35 Desa dan Kelurahan di 4 kecamatan. Keberadaan Pamsimas, mampu menyediakan tambahan akses air minum terhadap 4.160 jiwa lebih, termasuk tambahan akses sanitasi layak bagi lebih dari 26.693 jiwa. Walikota berpesan kepada peserta untuk dapat mengikuti kegiatan work shop dengan sebaik-baiknya, sehingga terasa manfaatnya. Workshop diikuti utusan SKPD terkait, Kasi PMD Kecamatan, Pengurus BPSPAMS, Kepala Desa dan Kader AMPL se-Kota Pariaman. dan kegiatan berlangsung dua hari tanggal 29 s/d 30 Oktober 2012.(h/tri)

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH1433 H

Sabiduak Sadayuang

PERBAIKAN RUMAH TAK LAYAK HUNI

Tahun Ini 48 Rumah Direhab PARIAMAN, HALUAN — Pemerintah Kota Pariaman, terus melakukan perbaikan rumah warga yang tidak layak huni. Bahkan di perubahan anggaran perbaikan tahun ini dapat tambahan 28 unit rumah untuk direhab. “Tahun ini, total rehabilitasi rumah tak layak huni (RTLH) untuk masyarakat tak mampu menjadi 48 unit,” jelas Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Pariaman, Afnil, Rabu (24/10). Menurut data semula, rumah tak layak huni sebanyak 305 unit. Namun, dalam tiga tahun terakhir, terus turun, sesuai perbaikan yang dilakukan pemerintah kota melalui dinas sosial. Secara rinci, jumlah RTLH yang sudah dilakukan, tahun 2009 sebanyak 17 unit, tahun 2010, 50 unit, tahun 2011 terlaksana 11 unit. Tahun 2012, meningkat secara signifikan yakni 48 unit rehabilitasi RTLH, perbaikan yang dilakukan lebih awal sebelum perubahan, sudah mendekati penyelesaian, yaknim sebanyak 20 unit, kini tinggal lagi yang dikerjakan dengan APBD perubahan yang baru disyahkan. “Dana rehabilitasi dialokasikan di dua kelompok ‘Saiyo’ dan ‘Sakato’ untuk 48 unit RTLH 2012, dana itu langsung ke rekening Bendahara Kelompok,” kata Afnil. Dana yang diberikan kepada masyarakat tak mampu untuk rebilitasi rumah tak layak huni tersebut bersifat stimulan, masihgmasingnya dibantu Rp12.500.000. (h/tri)

BEASISWA DARI BANK NAGARI — Walikota Pariaman menerima penyerahan Beasiswa dari Pimpinan Bank Nagari Pariaman Jeffalino, usai upacara Sumpah Pemuda Minggu pagi (28/10), di halaman kantor Balaikota Jalan Imam Bonjol Pariaman. TRISNALDI

Tujuh Ranperda Disahkan Jadi Perda WALIKOTA Pariaman, Mukhlis R, menyerahkan beasiswa kepada murid SD usai upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, Minggu pagi (28/10), di halaman kantor Balaikota Pariaman. TRISNALDI

Tiga Dinas Jadi Lokasi OL Diklatpim IV PARIAMAN, HALUAN — Pusat Pendidikan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia, memilih tiga dinas di Kota Pariaman sebagai lokasi Orientasi Lapangan (OL) peserta diklat kepemimpinan tingkat IV (Diklat Pim IV), Kejaksaan RI, angkatan VIII tahun 2012. Kegiatan tersebut direncanakan digelar minggu pertama November ini dengan 30 peserta. Tim Advance Pusdiklat Manajemen Kejaksaan RI dipimpin Kapusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan DR. RO Siahaan, SH, MH (Jaksa Utama Madya), didampingi Kabid Program, Danel Palapia, SH, dan Jaksa Fungsional Midawati Sitohang, SH, mensurvey ke Pemerintahan Kota Pariaman, sekaligus disambut Sekretaris Daerah, Armen, didampingi masing-masing SKPD terkait, di ruang kerjanya, Kamis, (18/10).

Dikemukakan Siahaan, kegiatan orientasi lapangan bagian tak terpisahkan dari proses belajar mengajar sesuai struktur kurikulum Diklat PIM IV Kejaksaan RI Tahun 2012. Sasaran OL bagi Angkatan VIII 2012 yang dipilih adalah, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Pariaman, antara lain Dinas Dukcapil, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja serta Dinas Koperindag. “OL bukan menggantikan tugas kerja Kajari ataupun Jaksa Penyidik, tetapi semata-mata hanya untuk kebutuhan pendidikan bagi peserta diklat. Diharapkan SKPD yang menjadi kunjungan dapat memberikan data yang dibutuhkan para peserta diklat nantinya,” kata Siahaan. Peserta akan nantinya dibagi dalam 3 kelompok kerja. Datadata yang diorientasi di lapangan, dikumpulkan oleh masing-masing

kelompok, kemudian diolah menjadi laporan (paper), seterusnya dipresentasikan bersama SKPD terkait, sebagai bagian dari proses diklat. Sekda Ir. Armen, MM, menyambut baik rencana kegiatan OL Badan Diklat Kejaksaan RI tersebut. Terutama atas nama Pemko Pariaman Armen menyampaikan terima kasih telah memilih Kota Pariaman sebagai salah satu sasaran OL. Dengan orientasi tersebut diharapkan SKPD bisa pula mendapat masukan dan saran perbaikan, dari hasil seminar. Peserta akan diterima secara resmi di Sekretariat Daerah di Balaikota Pariaman, dan setelah proses penyambutan bersama Walikota Pariaman, seterusnya peserta akan dipandu ke dinas terkait, langsung didampingi oleh pejabat dinas instansi tersebut. (h/tri)

PARIAMAN, HALUAN — Tujuh Ranperda di sahkan DPRD Kota Pariaman jadi Perda melalui rapat Paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Ibnu Hajar di gedung dewan setempat, Kamis (25/10). Tujuh ranperda yang disahkan itu, Restribusi Pelayanan Parkir Ditepi Jalan Umum, Retribusi Izin Gangguan, Retribusi Tempat Khusus Parkir, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkantoran, Penyertaan Modal Pemerintah Kota Pariaman pada PT Balairung Citra Jaya Sumbar, Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga dan Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Sabiduak Sadayuang (JK-SS). Walikota Pariaman, Mukhlis R, pada kesempatan itu menjelaskan, pengesahan ranperda jadi perda, dapat mempercepat proses pelaksanaan pembangunan, meningkatkan pelayanan kemasyarakat sekaligus bisa mempercepat tingkat pertumbuhan

ekonomi masyarakat di Kota Pariaman. Lima dari tujuh Perda yang baru disahkan itu, diantaranya merupakan perda mengenai retribusi dan PAD. Di samping itu, kata walikota, Perda tersebut tujuannya juga untuk penyesuain dengan peraturan yang baru. Perda Penyelenggaraan Jaminan Kesehatan Sabiduak Sadayuang merupakan wujud tanggung jawab pemerintah daerah terhadap pentingnya jaminan perlindungan sosial kepada masyarakat sesuai dengan amanat UUD 1945 pada pasal 34 ayat 2. Sementara Perda Penyertaan Modal Pemko Pariaman pada PT. Balairung Citra Jaya Sumbar untuk memberikan legalistas hukum yang bertujuan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). “Untuk mencapai realisasi maksimal dari peraturan daerah tersebut, memang perlu dukungan semua pihak,” kata Mukhlis R. (h/tri)

SALAH seorang intruktur sedang memberikan contoh menata kecantikan rambut di hadapan para peserta pelatihan kecakapan tata rias kecantikan yang dilaksakanan UPTD SKB Kota Pariaman di FA Salon Kecantikan, di Belakang Kantor Lurah Pondok II Kota Pariaman. TRISNALDI

Khidmat, Peringatan Sumpah Pemuda PARIAMAN, HALUAN — Pelaksanaan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-84 tahun ini, Minggu (28/10) di Kota Pariaman berlangsung khidmat. Peringatan acara tersebut berlangsung di halaman Balaikota Pariaman, Jalan Iman Bonjol. Peserta upacara dari Polri, TNI, Satpol PP, para PNS di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman dan para siswa siswi SD, SMP dan SMA se-Kota Pariaman. Tampil sebagai pembina upacara, Walikota Pariaman Mukhlis Rahman. Hadir Muspida Pariaman di antaranya Dandim 0308 Pariaman Letkol Arm Nursamsudin, serta para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman,

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-84 tahun ini mengusung tema “Dengan Sumpah Pemuda, Kita Mantapkan Kemandirian, Kreatiftas dan Identitas Kebangsaan Menuju Komunitas ASEAN 2015.” Walikota Pariaman Mukhlis R yang membacakan sambutan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga RI antara lain menyebutkan, tema ini memberikan pesan, dalam menghadapi Era Komunitas ASEAN 2015 yang telah dicanangkan, kita harus mampu bekerjasama secara terbuka serta kesiapan bekerjasama dengan berbagai negara ASEAN. Peran pemuda terkait pengembangan kreativitas yang

sejalan dengan tuntutan nilainilai baru komunitas internasional, sangat perlu. Nilai-nilai tersebut antara lain berkaitan dengan sistem komunikasi, pengelolaan struktur kerjasama serta perlakuaan terhadap budaya dan gaya hidup berdasarkan etik emansipatif dan kesederajatan. Ia minta, para pemuda hendaknya senantiasa meningkatkan kreatifiatas yang dibarengi dengan kerja keras mengakumulasi ilmu pengetahuan, sehingga kreatifitas yang dikembangkan kelak bisa bersaing, dihargai dan berharga bagi masyarakat dunia. Usai upacara, berbagaipun diserahkan, di antaranya tropi, piagam dan tabanas bagi peme-

nang berbagai perlombaan. Pemenang Pemuda Pelopor Tingkat Kota Pariaman, juara I bidang pendidikan Fitria Gusnimar Susanti, juara I bidang kewirausahaan Sulthani Muslim. Dalam lomba PBB Tingkat SMA/SMK/MA se-Kota Pariaman, juara I SMK 1 Pariaman, juara II SMA 1 Pariaman, juara III SMK 2 Pariaman. Lomba Paduan Suara Tingkat SMA/SMK/MA se-Kota Pariaman, juara I SMA 1 Pariaman, juara II SMA 3 Pariaman, juara III SMK 4 Pariaman. Kedua kegiatan ini dilaksanakan oleh Kodim 0308 Pariaman bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kota Pariaman. Penyerahan beasiswa Bank >> Editor : Atviartni

Nagari Tahun 2012 dari Pimpinan Cabang Bank Nagari Pariaman Jeffalino kepada Walikota Pariaman Mukhlis R secara simbolispun dilakukan yang seterusnya diserahkan kepada para siswa SLTA/SLTP/ SD yang kurang mampu, namun mereka berprestasi di sekolah. Beasiswa yang diserahkan itu totalnya Rp110.000.000, terinci diberikan kepada siswa SMA/ SMK/MA 100 orang, Rp500 ribu/ orang, SMP/MTs 110 orang, Rp400 ribu/orang dan siswa SD sebanyak 125 orang, menerima Rp300 ribu/orang. Tampil juga demontrasi PBB oleh siswa SMK 3 Pariaman dan Paduan Suara dari SMA 3 Pariaman. (h/tri) >> Penata Halaman: Rahmi


RIAU DAN KEPRI 23

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

MASYARAKAT CEMAS

Tabung Gas 3 Kg Banyak Bocor BATAM, HALUAN— Setelah beberapa waktu lalu warga resah karena banyak tabung gas yang meledak, kini keresahan itu kembali dirasakan, khususnya warga Batuaji, Sagulung dan sekitarnya.

LINGKAR

PU Bongkar Median Jalan Trafigh Light DUMAI, HALUAN— Bidang Bina Marga (BM) Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai membongkar satu ruas median jalan di pertigaan Jalan Sudirman-Jalan Subrantas sepanjang 13 meter, Selasa (30/10). Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Dumai, Wan Ramli mengatakan, kegiatanpembongkaran tersebut ditujukan untuk penyesuaian lebar ruas jalan pertigaan tersebut agar lebarnya sesuai dengan pelebaran Jalan HR Subrantas yang masih berlangsung. “Pembongkaran median jalan ini wajib untuk menghindari kesalahan pahaman pengguna jalan raya karena trafick light dipersimpangan itu sudah dipindahkan oleh Dinas Perhubungan,” kata Wan Ramli kepada Haluan Riau. Disebutkannya, ruas median jalan yang dibongkar tersebut akan diratakan sama dengan badan jalan umum dan setelah itu akan diaspal kembali. Sebelum jalan ini diratakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan instansi Dinas Perhubungan dan Dinas Tatakota. Menurutnya jika median tersebut tidak dibongkar maka ruas persimpangan akan menjadi sempit dibandingkan dengan lebar jalan, sehingga dapat menganggu arus lalulintas dan membingungkan pengguna jalan. “Pihak badan pelayanan terpadu dan penanaman modal juga kita kordinasikan terkait adanya sebuah plang reklame di ruas median jalan itu, dan diusahakan pembangunan u-turn baru dapat tuntas secepatnya,” harap Wan. Terkait pembangunan ruas jalan HR Subrantas, Wan mengakui progres pekerjaan sejauh ini sudah terealisasi sekitar 40 persen dengan fisik penimbunan base dan pembuatan saluran drainase.(h/hr)

PERBAIKI PIPA— Kemacetan yang cukup panjang terjadi di Jalan DI Panjaitan KM 7 Tanjungpinang akibat perbaikan pipa milik PDAM Tirta Kepri, yang pecah di tengah jalan, Selasa (30/10). Perbaikan pipa yang pecah sering terjadi dan menganggu arus lalu lintas. HK

Pasalnya, tabung gas 3 kilo milik Pertamina tersebut banyak yang bocor. Seperti penuturan Ibrahim (47), warga Kelurahan Sei Pelenggut, Kecamatan Sagulung. Dalam setiap 50 tabung gas yang dikirim Pertamina ke pangkalan, sedikitnya tiga unit tabung yang mengalami bocor. “Dalam 50 tabung, sedikitnya 3 tabung yang bocor, dan tentu ini sangat membahayakan,” ujar ibrahim kepada Haluan Kepri, saat ditemui di Mapolresta Barelang, Selasa (30/10). Yang lebih menyebalkan, lanjut Ibrahim, meski sudah berulang kali dikomplain ke pihak penyalur, namun keberadaan tabung bocor selalu saja terselip dalam kumpulan tabung yang dikirm. “Bingungnya, sudah diberi tau masih saja ada yang bocor, apa tuli atau memang tak perduli,” katanya. Kekecewaan senada juga diungkapkan Suraji (52), warga Kavling Lama yang turut hadir di Mapolresta Barelang. Ia menutur-

kan bahwa selain banyak ditemukan tabung melon yang bocor, tabung gas tersebut kerap kali tidak diberikan karetsilnya. Sehingga saat dipasang regulator, gas tetap ada ke luar dari bagian mulut bawah regulator tersebut. “Sempat ada kejadian luka bakar yang dialami warga Kavling Lama karena ada kebocoran gas yang diakibatkan tidak adanya karetsil,” tegasnya. Berdasarkan pengalaman, kata Suraji, bahwa bagian ulir tempat dipasangnya regulator dan selajutnya baru di sekitar dinding yang sering kali mengalami kebocoran. “Seringkali ada yang bocornya sangat besar,” katanya. Sebgai bentuk antisipasi agar tidak mengakibatkan jatuhnya korban, Suraji meminta agar ada tindakan tegas terhadap kelalaian tersebut, terutama kepada Pertamina dan instansi terkait. “Jangan sampai sudah jatuh korban, seperti korban terbakar baru diambil tindakan tegas,” pungkasnya. (h/hk)

Pemprov Didesak Sampaikan KUA PPAS TANJUNGPINANG, HALUAN— Tahun anggaran 2012 tinggal menyisakan waktu sekitar dua bulan. Namun Pemprov Kepri hingga saat ini belum menyerahkan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) untuk APBD 2013 ke DPRD Kepri. Hal itu membuat embahasan tentang rencana anggaran kerja tahun mendatang belum bisa

dilakukan. DPRD pun mendesak Pemprov Kepri segera menyerahkan KUA PPAS APBD 2013, agar bisa segera dibahas. “Pengajuan anggaran kan perlu dicermati dulu, sebelum ditetapkan untuk dianggarkan. Kalau KUA PPAS segera dikerjakan, DPRD bisa segera bekerja mencermatinya. Kejadian keterlambatan penyampaian ini selalu berulang setiap tahun, kalau

kejadian ini tidak segera dievaluasi kita kawatir pembahasan yang dilakukan tidak akan maksimal,” kata Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Surya Makmur Nasution, Selasa(30/10). Dikatakan, Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD 2013 harusnya ditetapkan sebelum 2012 berakhir. Jika perdanya bisa ditetapkan sebelum 2012 berakhir, maka saat 2013 dimulai, program

kerja yang dianggarkan di APBD 2013 bisa segera dikerjakan. Terlebih, nantinya masih ada tahapan evaluasi dari Mendagri, terhadap Perda APBD 2013 yang ditetapkan oleh DPRD. “Hal ini juga butuh waktu lagi. Kami meminta, Pemprov Kepri agar segera menyerahkan KUA PPAS, sehingga kami bisa mengefektifkan waktu untuk membahasnya,” katanya.

Seharusnya, kata Surya, Pemprov Kepri telah menyampaikannnya sejak bulan Juni lalu. Dimana waktu ideal pembahasan APBD 2013 adalah selama tiga bulan. Dan jika dibahas dalam waktu yang singkat, lanjut dia, DPRD menduga adanya indikasi dimana APBD akan dibahas dalam lobilobi semata sehingga transaparansi program pembangunan tidak tergambar dengan nyata. (h/hk)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman :Jefli


24 PENDIDIKAN SBB Putra Brandon Ikut Kejuaraan Nasional PADANG, HALUAN — Tim Sekolah Sepak Bola (SBB) Putra Brandon, kembali mengikuti kejuaraan nasional. Kali ini mengikuti final turnamen SBB tingkat nasional dengan tema Inter Football School (IFS) Championship. Kejuaraan ini direncanakan berlangsung di Stadiun Manahan Solo Jawa Tengah, 1-4 November besok. IFS Championship di Solo ini, akan diikuti oleh 31 SSB di seluruh Indonesia. Sebelumnya, SBB Putra Brandon usia 1012 tahun, sudah mengikuti kejuaraan Danone Cup 2012. Jadi, dengan mengikuti kejuaraan kali ini, SBB Putra Brandon akan semakin terlatih dalam setiap kejuaraan. Sewaktu melepas rombongan ini, Minggu (28/10), di Kampung Baru, Kelurahan Lapai, Wakil Walikota Padang Mahyedi Ansharullah mengatakan, pemain harus menjaga kesehatan dan menjaga nama baik daerah di tingkat nasional. “Semoga melalui kegiatan ini dapat lahir pemain-pemain yang berkualitas dan mampu mengharumkan nama daerah dan negara baik di kancah nasional maupun kancah internasional,” terang Mahyeldi. Tokoh masyarakat Kampung Baru, Kelurahan Lapai, Kecamatan Nanggalo yang juga pemerhati sepak bola Kandis Asrin, berpesan agar para pemain berjuang dengan semangat yang tinggi dan selalu menjaga kekompakan, agar mendapat hasil yang diharapkan. Pada pelepasan itu juga tampak hadir Camat Nanggalo, Lurah Lapai dan sejumlah tokoh masyarakat. (h/cw-eni)

RABU, 31 OKTOBER 2012 M 15 DZULHIJJAH 1433 H

TP PKK Rangkul OSIS Tolak Narkoba PADANG, HALUAN — Semakin meningkatnya jumlah pengguna narkotika dan zat adiktif lainnya (narkoba) di kalangan pelajar menjadi perhatian bagi Tim Penggerak PKK Provinsi Sumbar.

KEJUARAAN SEPAK TAKRAW

SMPN 32 Sijunjung Boyong Piala Bupati SIJUNJUNG, HALUAN — Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 32 Sijunjung keluar sebagai juara I kejuaraan sepak takraw antarpelajar SMP se Kabupaten Sijunjung. Tampilnya tim SMPN 32 sebagai juara I, setelah dalam partai final mengalahkan SMPN 17 Sijunjung dengan skor 2 – 1. Hasil ini membuat tim SMPN 32 Sijunjung berhak memboyong piala bergilir Bupati Sijunjung dan piala tetap serta uang pembinaan Rp800 ribu. Posisi kedua dan ketiga ditempati SMPN 17 Sijunjung dan SMPN 12 Sijunjung. Secara berurutan pemenang berhak atas hadiah berupa piala tetap dan uang tunai Rp700 ribu dan piala tetap serta uang pembinaan Rp500 ribu. Sementara di bagian putri, juara I, II dan III diboyong tim SMPN 1 Sijunjung. Hadiah yang diperoleh tim putri sama dengan yang diterima tim putera. “Juara I, II dan III diboyong tim dari SMPN 1 Sijunjung,” ujar Kepala SMPN 1 Sijunjung, Syafnel didampingi Ketua Panitia Pelaksana Yuli Reni kepada Haluan, usai menyerahkan hadiah kepada pemenang, di SMPN 1 Sijunjung. Menurut Syafnel, kejuaraan sepak takraw antar SMPN se Kabupaten Sijunjung ini dimaksud untuk menjaring atlet prestasi di tingkat SMP. Di samping itu, juga dalam rangka menanamkan jiwa solidaritas menuju atlet berprestasi. “Kejuaraan ini menjadi ajang prestasi dan evaluasi bagi kemajuan olahraga sepak takraw tingkat SMPN di kabupaten ini,” katanya. Dan yang paling penting sekali, sambung Syafnel, kejuaraan ini dimaksud untuk menjalin persatuan dan kesatuan antarpelajar SMPN ranah lansek manih. Kejuaraan sepak takraw yang ke-4 ini, sebut Syafnel, diikuti 21 tim putera dan 4 tim puteri. Jumlah peserta pada tahun ini meningkat dibanding tahun lalu. Kegiatan olahraga sepak takraw mulai digemari para pelajar. Buktinya selama pertandingan menyedot perhatian pelajar, terutama saat timnya berlaga. (h/azn)

IKUT KEJUARAAN NASIONAL — Tim Sekolah Sepak Bola (SBB) Putra Brandon, foto bersama dengan Wakil Walikota Padang Mahyedi Ansharullah, Minggu (28/ 10), di Kampung Baru, Kelurahan Lapai, Padang, usai dilepas menuju Solo untuk mengikuti IFS Championship, 1-4 November. RAHMADANI

Pemuda Merasa Masih Terdiskriminasi PADANG, HALUAN — Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 2012 ini merupakan momentum pergerakan kaum muda di Indonesia. Terlihat dari setiap butir Sumpah Pemuda sendiri juga menjadi pengikat semangat dan persatuan pergerakan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. Baik pada saat pra kemerdekaan maupun pasca kemerdekaan. “Kaum muda sendiri hari ini banyak mengalami diskriminasi, baik dari birokrat maupun sistem yang ada,” kata Reno Fernandes, Ketua Umum Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumbar. Oleh karena itu, maka Badko HMI Sumbar pada momentum Sumpah Pemuda kali ini mengangkat acara dengan tema “Sumpah, Aku Pemuda Indonesia”. “Tema ini diangkat karena berangkat dari kondisi faktual yang dialami kaum muda sendiri,” tambah Dwi Rahmadj. Setya Budi, selaku SC pada kegiatan ini. Dalam rangkaian acara tersebut dilaksanakan parade band dan menulis terpanjang. Parade band yang diadakan dimaksudkan sebagai wadah ekspresi kaum muda, tentunya dalam hal ini ekspresi dalam seni musik. Sedangkan menulis terpanjang ini

dimaksudkan sebagai deskripsi atau gambaran kaum muda hari ini dengan segala kerumitan dan marjinalisasi di tengah-tengah kemajemukan yang ada. Kegiatan ini dilaksanakan di depan gedung eks. Rektorat Universitas Negeri Padang. Pembukaan acara dikhidmatkan dengan upacara bendera dan pembacaan teks Sumpah Pemuda yang dihadiri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) selingkungan Universitas Negeri Padang. Tentunya acara ini tidak dapat berjalan baik tanpa ada dukungan dari segala pihak. “Acara ini didukung banyak elemen seperti Forum Masyarakat Peduli Sumbar, Komunitas Palanta Bambu, Historia Art UNP, BSKO FT UNP, dan elemen-elemen terkait lainnya,” ujar Yoserizal, Ketua Pelaksana. Diharapkan pelaksanaan kegiatan ini dapat menjadi sebuah public education bagi masyarakat luas tentang arti dan posisi kaum muda hari ini. Pergerakan kaum muda hari ini tidak lagi hanya berteriak dan angkat senjata di tengah jalan. Pergerakan kaum muda hari inipun tidak hanya sebatas membendung arus kapitalisasi global yang memporakporandakan sendi-sendi kearifan lokal

bangsa. Sebelumnya, Badko HMI juga telah menggelar HMI Road To Campus, di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang, (16/10) lalu. Menurut Reno, kegiatan HMI Road To Campus itu merupakan salah satu rangkaian kegiatan HMI Expo yang digagas Badko HMI Sumbar. Lebih lanjut Reno menuturkan, dalam kegiatan HMI road to campus kali ini, HMI mengadakan diskusi panel dengan mengangkat tema “Menggeser Pola Pikir Mitologis Menuju Rasional”, dengan menghadirkan pemateri yang kompeten diantaranya Kun Nurachadijat (Ketua Visi Merah Putih Nasional), Drs. Ahmad Ghazali (Tokoh Masyarakat), DR. Erni Wati (Dosen Sejarah FIS UNP) dan Dwi Rahmadj Setya Budi (Ketua Bidang PPR Badko HMI Sumbar) sebagai moderator. Dari hasil diskusi panel tersebut, ada sebuah penekanan yang sepakat diberikan oleh narasumber yaitu bahwa sebagai kaum muda yang mempunyai kapasitas intelektual, mahasiswa secara khususnya harus kembali kepada jalurnya, yaitu jalur empiris. Dimana pengetahuan didapat dari suatu objektifitas yang subjektif menjadi objektif. (h/nas)

Tak hanya menggandeng TP PKK di kota/kabupaten, bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar, TPP PKK Sumbar juga merangkul siswa SMA yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) untuk kampanye anti-narkoba. “Tak bisa dipungkiri jumlah pemakai dan pengedar narkoba di Sumbar saat ini nyaris seimbang dan meningkat dari tahun ke tahun. Kader PKK yang masuk ke dalam keluarga, merupakan unit terdekat dengan generasi muda terutama pelajar. Untuk itu PKK ikut bertanggung jawab dalam menekan bahkan menghentikan kasus penyalahgunaan narkoba ini,” jelas Ketua Tim Penggerak PKK Sumbar, Nevi Irwan Prayitno dalam orientasi penyuluhan penyalahgunaan narkoba, Selasa (30/10). Nevi menilai, kader PKK memiliki fungsi strategis dalam menekan jumlah pengguna narkoba melalui pendekatan langsung kepada anakanak di rumah. “Banyak cara menghindarkan anak untuk terjerumus narkoba. Ibu di rumah harus memberikan perhatian yang cukup kepada anak,” ujar istri Gubernur Sumbar ini lagi. Selain itu potensi anak terjerumus narkoba, katanya, juga bisa dilihat dari kebiasaan merokok para pelajar. “Pelajar yang merokok berpotensi besar menjadi pecandu dengan kecenderungan mencoba narkoba secara sembunyi-sembunyi,” paparnya. Terkait anggaran, Nevi mengatakan hingga saat ini TP PKK baik provinsi maupub kota/kabupaten memang belum menganggarkan dana untuk kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba ini. “Untuk itu kita minta kepada TP PKK di daerah untuk mulai menganggarkannya, baik itu untuk penyuluhan maupun untuk kegiatan positif lain yang bisa menjadi alternatif pencegah pelajar menjadi pecandu,” pungkasnya. Tak Setuju Dipenjara Di sisi lain, Nevi menyatakan ketidaksetujuannya jika pelajar yang kedapatan menggunakan narkoba harus menjalani sidang dan menjadi tahanan lembaga permasyarakatan. Baginya, tanpa harus melalui persidangan, sebaiknya pelajar yang menjadi pecandu segera dibawa ke panti rehabilitasi untuk disembuhkan. “Penjara justru membuat kecenderungan menjadi pecandu semakin kuat. Proses persidangan juga akan berdampak pada psikologis anakanak,” katanya. (h/dla)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


Haluan 31 OKtober 2012