Issuu on Google+

Harian Umum

MEDIA GROUP

I klan Berlangganan Pengaduan

SENIN

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Hikmah di Balik Musibah Pasaman

(QS Al Maa-Idah ayat 98) 12.34 WIB

15.47 WIB

18.38 WIB

http://www.harianhaluan.com

CATATAN MUSLIM KASIM (WAGUB SUMBAR)

Ketahuilah, bahwa sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya dan bahwa sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

05.12 WIB

4488700 9559333 4488702

TERBIT 24 HALAMAN NOMOR 285 TAHUN KE 63

27 FEBRUARI 2012 M/4 RABIUL AKHIR 1433 H Harga Eceran Rp2.500/eks, Harga Langganan Rp57.000/bulan

0751 0751 0751

BILA Tuhan berkehendak, tak ada yang tak mungkin. Tak akan terjadi sesuatu tanpa rida dan restuNya. Untuk itu, tak usah takut tak usah gentar, Allah bersama kita. Senyampangpun negeri kita yang elok ini ternyata

19.47 WIB

REFLEKSI

adalah negeri dalam kumpulan potensi bencana, tak perlu kita cemaskan benar. Yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan diri menghadapi kejadian seburuk apapun. Saat itu, kearifan lokal, dan budaya siaga bencana harus

Sekali Lagi, Pasar Raya Padang

kita tanamkan dalam kehidupan sosial masyarakat kita. Usah bencana mengundang gelisah. Usah bencana membuat langkah kita dalam menata kehidupan ini menjadi tertatih-tatih. Pada tiap apa yang terjadi, pasti

ada hikmah di balik sana. Kita mengetahui bahwa lebih dari 75 persen negeri di Sumatera Barat terhampar di punggung, dan di kaki Bukit Barisan.

>> HIKMAH DI hal 11

MAHFUD MD

Guru Harus Memahami Pergeseran Nilai Pancasila

Oleh: Andre Rosiade PASAR RAYA Padang kembali jadi topik pembicaraan menarik bagi semua orang. Kali ini, giliran Koppas Plasa yang jadi sorotan, karena kebakaran yang menghanguskan 32 petak toko di sana pekan lalu, dan menimbulkan kerugian miliaran rupiah. Padahal, permasalahan sebelumnya yang melibatkan Pemko Padang dan pedagang Pasar Raya, masih belum tuntas. Dan kini, permasalahan baru tentunya sudah di depan mata.

BUKITTINGGI, HALUAN — Guru dalam konstitusi tidak disebut sebagai tenaga pengajar tetapi tenaga pendidik. Sebab, mengajar hanya menanamkan aspek rasionalitas semata kepada peserta didik tanpa menanamkan nilainilai aspek watak karakter atau moralitas di saat melakukan proses belajar mengajar di sekolah. Demikian disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia

>> SEKALI LAGI hal 08

KHAS

>> GURU HARUS hal 11 KETERANGAN — Ketua MK Mahfud MD Angku Maje Sadeo didampingi Gubernur Irwan Prayitno memberikan keterangan kepada wartawan tentang pentingnya ideologi Pancasila ditanamkan guru pada anak didiknya. JON INDRA

MUSLIAR KASIM

Oscar Ajang Manjakan Pesohor MENJADI bintang di dunia film Amerika memang menyenangkan. Selain mendapat apresiasi dari ajang sebesar Piala Oscar, mereka pun dihujani produk-produk mewah dan berkelas. Misalkan saja dari total 24 kategori penghargaan Academy Awards. Untuk satu kategori, setidaknya ada lima orang atau grup yang dinominasikan, dengan hanya satu pemenang. Sisanya? Mereka masingmasing membawa pulanggoody-bagdan berbagai macam hadiah mahal. Nomine yang masuk dalam daftar A-List, akan membawa pulang hadiah senilai ribuan dolar dari perusahaan yang begitu ingin nama mereknya melekat di diri sang selebritas. Sementara mereka yang berada di daftar DList, juga tetap kebagian jatah yang sama meski nilainya hanya ratusan dolar saja. Lisa Gal dari Hollywood Basket, adalah salah satu yang bertugas mendistribusikan bingkisan tersebut. “Dari tahun ke tahun, ini yang mereka nantikan,” ujarnya.

>> OSCAR AJANG hal 11

Mau Jadi PNS, Guru Honorer Harus ke Daerah GURU honorer setelah lulus kompetensi dan diangkat jadi PNS, harus bersedia ditempatkan di sekolah terpencil dan di daerah-daerah. Tujuannya agar tak terjadi penumpukan. JAKARTA, HALUAN — Guru honorer yang diangkat menjadi PNS belum tentu mengajar di sekolahnya. Selama ini banyak guru honorer berpikir bahwa

TAMPIL FANTASTIS

Arsenal Menangkan Derby London MUSLIAR KASIM

setelah diangkat menjadi PNS, mereka akan tetap bertugas di sekolah yang sama.

>> MAU JADI hal 11

SURVEI LSI

Banyak yang Tak Tahu Wewenang DPD JAKARTA, HALUAN — Banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), tapi sangat sedikit warga yang

paham akan wewenangnya. Menurut hasil survei LSI (Lembaga Survei Indonesia), walaupun 74,6 persen masyarakat Indonesia menge-

>> 02 Tak Ada Kepengurusan Ganda Partai Gerindra di Sumbar..…….. >> 05 Markas Polisi Diserang..……..................................... >> 02 Oknum PNS Mengamuk..……......................................

tahui Dewan Perwakilan Daerah (DPD), tetapi 24,1 persen di antaranya, malah tidak mengetahui bahwa wewenangnya anggota DPD. Lembaga ini sekarang hanyalah memberikan saran atau masukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Mereka tidak mengetahui jika DPD tidak mempunyai wewenang untuk memutuskan masalah yang berkaitan dengan provinsi yang mereka wakili. “Tujuh dari sepuluh responden mengetahui keberadaan DPD dan

>> BANYAK YANG hal 11

LONDON, HALUAN — Arsenal tampil fantastis di derby London Utara melawan Tottenham Hotspur. Lebih dulu tertinggal dua gol, pasukan Arsene Wenger itu bisa mengejar dan bahkan membalikkan keadaan menjadi 5-2. Kemenangan ini sekaligus menuntaskan dendam Arsenal atas Tottenham Hatspurs yang mengalahkan mereka di putaran pertama 1-2. Arsenal juga berhasil membalikkan kondisi atas gol cepat tim sekota itu, saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Saha membawa The Lilywhites sementara mengungguli tuan rumah Arsenal. Gol tersebut berawal dari umpan Adebayor kepada Saha, yang berdiri tidak terkawal. Ia masuk ke kotak penalti, melakukan tembakan. Bola membentur Thomas Vermaelen, memantul ke tanah, membuat kiper Wojciech Szczesny mati langkah. Gol Tottenham kedua lahir di menit 33 dari titik putih,

Kiper Spurs, Friedel gagal membendung aliran bola dari Theo Walcott dalam pertandingan yang berkesudahan 5-2 untuk Arsenal. setelah Gareth Bale dijatuhkan Szczesny. Adebayor maju sebagai algojo, dan ia sukses membobol gawang bekas klubnya itu. Arsenal memperkecil skor Sagna di menit 39. Bek kanan itu masuk ke kotak penalti untuk menyundul bola lambung di mulut gawang Spurs, yang kemudian tak bisa dihentikan

Brad Friedel. Hanya berselang tiga menit, Arsenal kembali mencetak gol. Van Persie memperdaya dua pemain lawan, memutar tubuhnya, lalu melepaskan tendangan lengkung kaki kiri, dan bola bersarang di pojok kanan gawang Friedel. Skor saat ini 2-2.

>> ARSENAL hal 08

MITAGASI BENCANA

Pemerintah Harus Punya Sistem PADANG, HALUAN — Pemerintah harus memprioritaskan penanganan kebencanaan kepada masyarakat, terutama kepada orang tua, anak-anak, dan ibu melahirkan. Posisi daerah Sumatera Barat yang rawan bencana membuat masyarakat terus waspada. Demikian dikatakan dosen Fakultas Kedokteran Unand Unand Fasli Jalal dalam acara Internasional Syimposium On Disasater Management yang merupakan bagian rangkaian acara Rapimnas I Ikatan Mahasisiwa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI), di

Suditorium Unand Padang, Minggu (26/2). “Sebenarnya kondisi alam Sumbar itu tersebut tidak bisa disalahkan karena ketentuan dari Tuhan dan tak perlu pula pesimis. Sebagai umat beragama, kita harus disikapi dengan positif, sehingga kita dapat hidup berdampingan berdampingan dengan risiko bencana itu,” kata Fasli Jalal di depan 350 mahasiswa yang berasal dari Unand dan 31 Institusi Kesehatan Masyarakat yang ada di Indonesia.

>> PEMERINTAH hal 08


2 U TA M A KILAS Perwatar Tabu Dipolitisir PADANG PANJANG, HALUAN — Pembina Persatuan Warga Tanah Datar (Perwatar) Kota Padang Panjang Edwin Anas meminta agar organisasi perantau untuk bersilaturahim. “Jadikan wadah itu untuk menghimpun potensi pembangunan. Saya tak menginginkan organisasi perantau yang ada di Kota Serambi Mekah menjadikan masyarakat terkotak. Saya juga tak ingin wadah ini dipolitisir terkait dekatnya pesta Pemilukada,” kata Edwin Anas dalam acara silaturahim bulanan Perwatar Kota Padang Panjang di Aula Bappeda, Minggu (26/2). Ketua Perwatar Kota Padang Panjang Zulkarnain Harun dalam acara pembukaan menyatakan, seyogyanya pertemuan ini dilaksanakan setiap bulan, namun karena berbagai pertimbangan, maka terpaksa baru dilaksanakan pada Minggu ini. Dalam acara ini, Edwin Anas yang juga Wakil Walikota Padang Panjang memperkenalkan sejumlah tokoh yang mendapat kepercayaan memimpin berbagai organisasi. “Hal itu merupakan kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan baik,” katanya. Namun demikian, ia tidak menginginkan adanya perbedaan bendera daerah yang dapat memicu perpecahan dan menjadi tunggangan politik. Alizar Chan, ketua MUI Kota Padang Panjang yang didaulat memberikan tausiah di hadapan ratusan warga Perwatar. Ustad yang juga salah satu pengurus Perwatar ini mengakui, tidak hanya memimpin organisasi sosial saja, bahkan para ulama dan ustad Tanah Datar cukup banyak di Kota Serambi Mekah. Terkait suksesi pemilu kepala daerah yang akan dilaksanakan tahun 2013 mendatang, Edwin Anas mengaku belum berpikir untuk itu. Hanya saja mengingat dekatnya Pemilukada Kota Padang Panjang ia meminta maaf, sebab dalam kepemimpinannya sebagai wakil walikota mungkin saja ada yang kurang pada tempatnya. “Saya terlebih dahulu minta maaf jika ada harapan warga Perwatar yang tidak terpenuhi,” kata Edwin. (h/one)

Silaturahim Seniman Hasilkan Tim Kecil PADANG, HALUAN — Sejumlah seniman dari berbagai latar belakang mendiskusikan lesunya dunia kesenian dua tahun terakhir di Galery Taman Budaya Sumbar Minggu (26/2). Diskusi tersebut lahir atas prakarsa Rusli Marzuki Saria, akrab disapa Papa, sosok yang dituakan di antara seniman sekaligus merayakan ulang tahunnya yang ke-76, Dua tahun terakhir, menurut Papa, persoalan kesenian menyangkut iklim berkreasi, lembaga-lembaga kesenian, dan kaitan karya dengan masyarakat dan pemerintah seperti ada yang tesendat dan terputus. Suasananya seperti tak kondusif lagi. Ini memerlukan perhatian kita semua,” kata Rusli Marzuki Saria. Diskusi sekaligus silaturahim antarseniman dan budayawan itu, mengemuka berbagai permasalahan yang selama ini menelikung kehidupan berkesenian di Sumatera Barat, termasuk tak jelasnya komitmen pemerintah terhadap kemajuan kebudayaan. Silaturahim yang sebenarnya tak punya tema apa yang harus dibicarakan seniman itu, akhirnya berujung pada soal dewan kesenian, khususnya Dewan Kesenian Sumatera Barat (DKSB). Edy Utama, salah seorang aktivis budaya, mengatakan, DKSB sebenarnya telah kehilangan legitimasi dan kewibawaan, baik itu di mata pemerintah maupun di hadapan seniman itu sendiri. DKSB tak lagi menjadi mitra yang sesungguhnya bagi pemerintah. “Ini yang harus menjadi pemikiran bersama. Dewan Kesenian itu di posisi mana? DKSB sebagai lembaga resmi yang pembentukannya secara hukum kuat, tapi lemah dalam pengelolaan. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tak menganggap ada DKSB itu. Marwah DKSB inilah yang harus diangkat lagim,” kata Edy Utama yang kini karya-karya fotonya sedang dipamerkan di Honolulu, Hawaii, AS. Asnam Rasyid menyorot tidak berjalannya DKSB dan lemahnya perhatian pemerintah karena posisinya dalam APBD sebagai lembaga penerima dana hibah. “DKSB diperlakukan seperti UPTD-nya pemerintah. Ini mengakibatkan dana kesenian dialokasikan pas-pasan,” sebutnya. Kemunculan DKSB, sebut mantan Kepala Taman Budaya ini, tidak dilatarbelakangi sebagai pesaing Taman Budaya. Tapi sebagai wadah berkreasi seniman dan untuk memudahkan jalan kreasi tersebut. “Tidak perlu uang banyak, tapi pemikirannya luas,” katanya. Edy Utama tidak setuju jika seniman menggantungkan kreasi kepada pemerintah. Ia menawarkan pola kerja lembaga kesenian tanpa melibatkan pemerintah. “Dana yang selama ini diberikan pemerintah hanya habis untuk rutinitas, tidak untuk mendukung kreativtas. Sudah tepat kiranya lembaga-lembaga kesenian memanfaatkan CSR perusahaan-perusahaan,” katanya. Diskusi yang berlangsung dari pagi hingga sore itu belum bisa menjawab seluruh persoalan kesenian di Sumbar. Untuk itu, tim kecil yang jumlahnya 15 orang dipilih untuk menggulirkan pertemuanpertemuan selanjutnya. Tim ini dikomandani Sutan Zaili Asril. “Seniman harus berkreativitas dan tak boleh berhenti,” kata Sutan Zaili Asril. Tampak hadir pada pertemuan yang penuh nostalgia ini Harris Effendi Thahar, Darman Moenir, Syuhendri, Yusril Katil, Efiyarti, Ibrahim Ilyas, Zelfeni Wimra, Abdullah Khusairi, Rizal Tanjung, Adi Rosa, Fauriza, Hawari Siddik, Sudarmoko, dan sebagainya. (h/adk)

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

FADLI ZON, WAKIL KETUA DPP GERINDRA

Tak Ada Kepengurusan Ganda di Sumbar PADANG, HALUAN — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon melalui telepon genggam milik Afrizal mengatakan sah dan tidaknya kepengurusan Gerindra dilihat melalui SK terakhir, yaitu 30 Juni 2011.

“Agak berbeda partai berlambang dengan partai-partai kepala garuda ini lain, Gerindra belum terjadi kepengmelakukan Mubes urusan ganda, untuk pergantian tidak hanya di ketua di cabang dan Sumbar, tapi jugdaerah. Mubes, sea di beberapa suai dengan AD/ART daerah di Sumbar. akan dilaksanakan Di Sumbar, tahun 2015,” katauntuk kepengunya. Oleh karena itu, rusan Dewan Persebutnya, SK terwakilan Daerah akhir adalah pe(DPD), sebelumnya FADLI ZON gangan yang sekaada dua nama ligus menjadi keputusan. yaitu Ali Mukhni (Bupati Padang Dihubunginya Fadli Zon, Pariaman) dan Walikota Padang menurut Ketua Dewan Perwa- Panjang Suir Syam. Menurut kilan Cabang (DPC) Padang Fadli Zon, berdasarkan SK Afrizal, yang namanya terma- terakhir, ketua DPD ditetapkan suk sebagai ketua dalam SK 30 atas nama Suir Syam. Juni 2011, untuk memastikan “Ali Mukhni performancenya nama-nama yang menjabat kurang bagus dan tidak aktif sebagai ketua, dan persoalan selama setahun,” sebutnya. kepengurusan ganda, seperti yang Belum dilantiknya ketua di DPD terjadi di daerah-daerah dapat dan DPC, sebut Fadli, jangan terselesaikan. “Sebenarnya tidak terlalu dipersoalkan. Menurutnya, ganda, hanya ketidakpahaman SK terakhir memiliki kekuatan dengan surat keputusan terakhir,” tanpa harus dilantik. katanya. Fadli Zon yang dihubungi Di partai Gerindra, dari Haluan secara terpisah menyeketerangan Fadli Zon melalui butkan, keluarnya SK baru telepon genggam, ketua di daerah secara otomatis menyebabkan dan cabang ditetapkan oleh DPP SK lama tidak berlaku lagi. melalui kongres. “Sebelum ada “Saya tegaskan, tidak ada Musda atau Muscab, ketua kepengurusan ganda di kedipilih oleh DPP,” tegasnya lagi. pengurusan Gerindra,” katanya. Seperti diketahui, di internal (h/adk)

MARAKNYA MAKSIAT

Pemerintah dan Masyarakat Harus Introspeksi PADANG, HALUAN — Marakya perilaku maksiat di Ranah Minang akhir-akhir ini, terlebih dilakukan oknum PNS dari lingkungan Kemenag telah meresahkan banyak pihak. Ketua MUI Sumatera Barat Syamsu Bahri Khatib, menilai, masyarakat hendaknya kembali kepada ajaran Islam yang sesungguhnya. Dengan cara mengamalkan agama Islam dengan sungguh0sungguh. “Ajaran Islam bukan hanya dipelajari, melainkan juga untuk diamalkan. Terjadinya beragam kasus menyimpang, merupakan cerminan keberadaan umat yang mulai rusak. Sama dengan pepatah, abih miaang dek bagesek. Jika hal ini terus berlangsung, maka kita akan berada pada posisi yang paling buruk, yaitu maksiat menjadi bagian keseharian masyarakat,” ungkap Syamsu Bahri Khatib kepada Haluan, Minggu (26/2) di Padang. Ia mengomentari itu sekaitan dengan tertangkapnya Kepala

KUA Kayu Tanam yang sedang berbuat maksiat beberapa waktu lalu. “Untuk mencegah perbuatan maksiat, agama Islam mengajarkan umatnya dengan cara yang mulia. Agama melarang perbuatan maksiat dengan cara tidak membuka pintu maksiat itu. Allah berfirman dalam Al-Quran surat Al-Israa’ ayat 32, yang artinya, janganlah kamu mendekati zina sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,” terang Buya ini. Ia meminta semua elemen pemerintah dan masyarakat juga harus introspeksi diri. Mulai dari para orang tua sebagai orang yang terdekat dengan anak, para ulama sebagai suluah bendang dalam nagari, serta tenaga pendidik. “Dengan adanya sinergi tiga elemen ini, mudah-mudahan kita semua diberikan petunjuk oleh Tuhan dan kita tidak lagi mendengar kasus-kasus yang maksiat,” ungkapnya. (h/yat)

PENGAWASAN DISTRIBUSI PUPUK — Pekerja melakukan bongkar muat pupuk urea di sebuah kapal di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Minggu (26/2). Pemerintah diharapkan melakukan pengawasan ketat untuk pendistribusian pupuk ke tangan petani sehingga distribusi pupuk tidak salah sasaran dan tidak terjadi kelangkaan pupuk di awal musim tanam. ANTARA

Anggota Paski Sumbar Disegani PADANG, HALUAN — Ketua Umum Purna Terkait keberadaan PPI, Firdaus Ilyas yang Paskibraka Indonesia (PPI) Sumatera Barat Firdaus menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Ilyas mengingatkan seluruh anggotanya Padang ini menambahkan, PPI meruagar ikut berperan melatih kader calon pakan organisasi alumni pasukan Paskibraka setiap tahun dalam pengibar bendera pada peringatan HUT menciptakan anggota Paski yang RI. Mereka adalah putra/putri pilihan berkualitas. Hal ini sangat penting terbaik daerah untuk diutus menjadi agar anggota Paskibraka Sumbar bisa pasukan pengibar bendera pada berprestasi di tingkat nasional. tingkat kota/kabupaten, provinsi dan “Purna atau mantan Paskibraka nasional. ini terus dilibatkan dalam seleksi dan PPI merupakan organisasi indepenpelatihan anggota Paskibraka, baik den dan tidak berafilisasi dengan partai di tingkat kabupaten/kota maupun politik manapun, serta tidak terlibat provinsi. Makanya, kita minta anggota dalam politik praktis. Lain halnya Purna Paskibraka Indonesia (PPI) pro kalau pribadi masing-masing anggota FIRDAUS ILYAS aktif berbagi pengalaman dengan adikPPI ikut bergabung dengan partai adik anggota baru, sehingga mereka bisa berpres- politik, maka hal itu merupakan haknya sebagai tasi dan disegani di tingkat nasional,” kata Firdaus warga negara untuk ikut berpolitik. Ilyas usai melantik pengurus PPI Kota Padang, “Ketika pemerintah kota/kabupaten akan Sabtu (25/2) di GOR Rohana Kudus, Padang. memilih calon pasukan pengibar bendera, maka Menurutnya, anggota Paski dari Sumbar cukup PPI senantiasa dilibatkan dalam melatih dan disegani di tingkat nasional, karena memiliki membidik calon pengibar bendera terbaik untuk kualitas yang mumpuni. Oleh sebab itu, hendaknya dikirim ke tingkat provinsi dan nasional,” kata nama baik di tingkat pusat itu terus dipertahankan mantan paskibraka tahun 1982 yang tergabung dan di tingkatkan dengan melahirkan anggota- dalam pasukan delapan bersama dengan Ketua anggota baru yang berkualitas. Umum PPI Pusat Dwi Putranto, pengusaha sukses “Sebenarnya, anggota Paskibraka itu merupakan nasional. siswa pilihan terbaik dari seluruh provinsi. Namun PPI, katanya, tidak sama dengan pemilihan dalam pelaksanaan tugas di lapangan, ada pula pemuda teladan. Kalau pemuda teladan, hanya kelompok-kelompok yang diisi siswa pilihan, seperti mengacu kepada kemampuan intelektual saja tanpa kelompok delapan pembawa bendera dan si memperhatikan aspek lain. Namun untuk pemilihan pembawa bendera itu sendiri. Kemudian, ada pula pasukan pengibar bendera, ada banyak kriteria ketua regu. Anggota kita dari Sumbar cukup antara lain kemampuan intelektual, postur tubuh, disegani di kelompok-kelompok ini. Nah, di sinilah penguasan bahasa daerah, bahasan Indonesia dan penting peran kakak-kakak senior berbagi bahasa Inggris, serta keterampilan seni dan budaya. pengalaman bagaimana trik-trik bisa menjadi Untuk itu, ia mengharapkan kepada pemerintah pilihan,” kata Firdaus yang sukses meluluskan kota/kabupaten dan provinsi agar dapat memberikan sepasang siswa dari Kota Padang mewakili Sumbar perhatian khusus kepada PPI, terutama dalam pada Paskibraka 2012, sewaktu menjabat Kepala melakukan seleksi terhadap calon pasukan pengibar Dispora Padang ini. bendera pada tahun-tahun berikutnya. (h/vid)

PERKARA TENAGA KONTRAK DI SIJUNJUNG

Beberapa Pejabat Dinas Kesehatan Mundur SIJUNJUNG, HALUAN — Mundurnya beberapa pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Sijunjung menjadi “ginjingan” di DPRD dan Pemerintahan. Ada ketidakberesan komunikasi. Wakil Bupati Sijunjung Muchlis Anwar enggan menenanggapi permasalahan yang terjadi antara Komisi III DPRD Kabupaten Sijunjung yang akan menggelar dengar pendapat dengan Kepala Dinas Kesahatan, Edwin Suprayogi, sekaitan dengan mundurnya Kasubag Kepegawaian Muntir pascapenerimaan tenaga kontrak untuk dipekerjakan di RSUD Sijunjung yang terjadi beberapa waktu lalu. Muchlis Anwar juga belum membalas pesan singkat (SMS) yang dikirimkan yang dikirimkan Haluan kepada dirinya, Minggu (26/2), sekaitan dengan mundurnya pejabat di lingkungan dinas kesehatan yang ikut mengelola RSUD ini. Ketua Komisi III DPRD Sijunjung H Asriben Rajo Pahlawan mengatakan, dengar pendapat ini akan segera digelar untuk mengetahui alasan dari pejabat yang mundur. Dalam pertemuan nantinya, baik pejabat yang mundur maupun Edwin Suprayogi akan sama-sama didengar keterangannya oleh DPRD. “Komisi III berhak atas ini karena ikut mengesahkan anggaran tenaga kontrak yang diusulkan Dinas Kesehatan,” kata Asriben Rajo Pahlawan. Dikatakannya, Komisi III juga menyambut baik niat Edwin Suprayogi yang ingin selalu menggelar dengar pendapat dengan DPRD Sijunjung, seperti yang diungkapan Kepala Dinas

Kesehatan Edwin Suprayogi. Untuk itu, DPRD Sijunjung akan memusyawarahkan terlebih dahulu keinginan ini, karena dengar pendapat baru bisa dilaksanakan setelah adanya musyawarah di lembaga dewan tersebut. “Masalah kepegawaian tupoksi Komisi I, tapi kita di Komisi III ikut menyetujui anggaran untuk tenaga kontrak yang diusulkan Dinas Kesehatan. Tahun ini sudah dianggarakan, dan sudah diterima pula tenaga kontrak di RSUD Sijunjung. Persolannya muncul, karena penerimaan tenaga ini dinilai diskrimintaif yang membuat mundurnya Kasubag Kepegawaian Dinas Kesehatan dari jabatannya,” kata Asriben Rajo Pahlawan. Menurut Ketua Komisi III, pemanggilan Edwin Suprayogi akan segera dimusyawarahan di DPRD. Selain Muntir yang mundur dari Kasubag Kepegawaian karena merasa tak diikutsertakan dalam proses penerimaan pegawai kontrak RSUD, Kepala Puskesmas Muaro Bodi Annisaputra juga mundur karena tak sejalan dengan kepala dinasnya yang melejit karirnya di masa pemerintahan mantan Bupati Darius Apan. “Bukan itu saja, informasi yang kita dapat, sopir Edwin juga mundur dengan alasan-alasan tertentu. Begitu juga Plt RSUD Sijunjung dr Yasril yang hanya dijadikan “kedok” untuk melegalkan permulaan beroperasinya RSUD yang sudah menghabiskan dana APBD sebesar Rp73 miliar ini. Edwin termasuk pejabat yang jelimet dan pintar dalam berkomunikasi, dan sulit bagi kita untuk mencari penggantinya saat ini,” pungkasnya. (h/nop)


EKBIS 3

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

Juke Nissan Produk Indonesia Aman PADANG, HALUAN — Maraknya berita tentang penarikan beberapa varian Nissan di seluruh dunia terkait adanya sensor longgar yang menyebabkan kebocoran bahan bakar, ternyata tidak mempengaruhi pasaran Nissan di Sumbar. Salah satunya varian Juke Nissan yang yang banyak beredar di Indonesia.

Sales Supervisor main Dealer Nissan Padang, Riki kepada Haluan, Jumat (24/ 2) mengatakan, varian Juke yang ditarik oleh pihak Nissan adalah Juke produksi Jepang dan Inggris, karena ketahanan dan mesin mobil tersebut tak cocok dengan suhu ganda yang ada di negara itu. Berbeda dengan Indonesia yang memiliki suhu tropis. “Juke Nissan sampai saat ini masih terbilang aman, bahkan Juke Nissan yang ada di sini adalah produksi Indonesia sendiri, bukan luar negeri seperti Inggris dan Jepang,” kata Riki. Ia juga mengatakan, sejak beredarnya informasi mengenai penarikan tersebut, sampai saat ini belum ada pelanggan Juke yang bertanya atas kekhawatirannya dalam

menggunakan mobil tersebut. “Bahkan, peminat mobil Juke Nissan pun tetap bertambah,” paparnya lagi. Ia juga mengatakan, sejak

dirilisnya Nissan Juke pada Juli 2011, selama tahun tersebut pihak Nissan berhasil menjualnya sekitar 40 unit ke tangan masyarakat. Dan

pada tahun itu juga telah ada sekitar 80 pemesan yang masuk dalam booking order. Nissan Juke bentuknya sensasional atau memiliki

body yang beda dengan varian lainnya yang cukup menarik hati, terlebih varian tersebut memiliki 5 warna pilihan. Di antaranya, warna putih, merah,

hitam, dan biru, serta silver (perak). “Namun masyarakat Sumbar lebih cenderung memesan warna merah dan putih,” paparnya lagi. (h/mce)


4 EKBIS UNS Award untuk Sidomuncul JAKARTA, HALUAN — Penghargaan demi penghargaan terus diraih perusahaan jamu terkemuka Sidomuncul. Kali ini, Universitas Negeri Surakarta (UNS) Sebelas Maret (UNS Solo), memberikan penghargaan UNS-UMKM Award 2012 pertama, kategori “Perusahaan Jamu Peduli Pengembangan UMKM terbaik” dari UNS Solo. Penghargaan ini diberikan dalam rangka Dies Natalis UNS-Solo ke XXXVI kerjasama dengan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Pusat Studi Pendampingan Koperasi dan UMKM UNS-Solo. Penghargaan akan diterima oleh Nanik R.Sunarso, Senior PR Manager PT Sidomuncul, akhir pekan lalu. “Penghargaan ini diterima atas kepedulian Sidomuncul pada UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah),” kata Nanik. Salah satu bentuk kepedulian Sidomuncul pada UMKM adalah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan memberikan bantuan kepada para pedagang jamu berupa box jamu dan sepeda melalui program CSR Pedagang Kaki Lima yang diprakarsai Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Koperasi & UKM. Diterimanya penghargaan ini menambah jumlah penghargaan yang diterima oleh Sidomuncul yaitu Merek Terpopuler, Indonesian Customer Satisfaction Index (ICSA), Indonesian Best Brand Award (IBBA), Golden Best Brand Award, Platinum Best Brand Award, The Word of Mouth Marketing (WOMM), Cakram Award, Marketing Award, The Indonesia Herbal Medicine Award, The Indonesian Original Brands Apreciation, Indonesia Most Popular Brand In Social Media, Indonesian Original Brand Apreciation, Corporate Image (IMAC Award), Asia Enterprise Award, Top CSR in Indonesia Culture and Heritage Campaign ,Economic Challenges, dan Adhikarya Pangan Nusantara dari Kementerina Pertanian. (h/atv/*)

NANIK R.Sunarso, Senior PR Manager PT Sidomuncul, saat menerima UNS-UMKM Award 2012 untuk perusahaan ini. IST

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

KONVERSI MINYAK TANAH KE GAS

Diminta Segera Dilaksanakan PADANG, HALUAN — Pengelola usaha Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) Adri, dari PT Statika Mitra Sarana Padang, meminta Gubernur Sumbar Irwan Prayitno untuk segera mendesak kembali Dirjen Migas, agar program konversi minyak tanah ke elpiji bisa segera dilaksanakan. BAWANG — Pak Haji, panggilan H. David Umar di antara tumpukan bawang yang dijualnya. Setiap Minggu ia mampu menjual 14 ton bawang, cabai dan kentang. SYAFRIL NITA

H. DAVID UMAR

Berkembang Berkat Bawang PAYAKUMBUH, HALUAN — ASAL tekun berusaha, percaya diri, dan rajin membaca ilmu pengetahuan tentang perkejaan yang kita geluti, kita pasti berhasil atau sukses. Konsep ini diterapkan H. David Umar, seorang pedagang ulet di pasar Ibuh Timur Kota Payakumbuh sejak beberapa tahun belakangan. Pak Haji panggilan akrab H. David yang dijumpai Haluan dikedainya, setiap hari tak pernah lepas dari sebuah timbangan barang. Ia dibantu beberapa tenaga kerjanya, untuk melayani semua pelanggannya. Di setiap sudut ruangan toko itu, dipenuhi tumpukan bawang bombay dari

India dan Pakistan, bawang putih dari Cina, lado (cabai merah) dari Jawa tepatnya Jogjakarta, serta kentang dari Kayu Aro atau Solok Selatan. Dalam seminggu, Pak Haji bisa menjual 3 sampai 4 ton seminggu bawang bombay. Sedang bawang putih yang sampai ke kedainya di Ibuh Payakumbuh Timur datang dari Cina habis rata – rata 2 ton perminggu, cabai dari Jogjakarta 2 ton perminggu dan kentang dihabiskan rata – rata 6 ton perminggu. Artinya, secara total ia bisa menjual bawang, kentang, dan cabai 14 ton “Tentang harga, saya menjual

bawang bombay saat ini Rp4.000 per kg, bawang putih Rp7.000 per kg, cabai Rp22.000 per kg. sesuai dengan pasaran setiap hari,” papar Pak Haji. “Sekitar 15 pedagang yang ada di Pasar Ibuh Timur dan Ibuh Barat mengambil bawang bombay, bawang putih, cabai , dan kentang dari saya untuk dipasarkan di kedai mereka masing–masing,” lanjutnya. Dengan ketekunannya berjualan cabe, bawang, kentang ini, usaha Pak Haji ternyata makin berkembang. Ia kemudian melebarkan sayap dengan membuka cafe, lapangan futsal, dan sarana pertokoan di kawasan pasar Ibuh Timur ini. (h/snt)

“Sebab Gubernur Sumbar sudah pernah melayangkan surat ke Dirjen Migas, sebelumnya namun belum ada percepatan realisasinya,” kata Adri SH, akhir pekan lalu. Ia mengatakan itu terkait, program konversi minyak tanah ke elpiji di Sumatera Barat terus tertunda yang seharusnya dilaksanakan pada 2009, tapi terus tertunda karena Sumbar dilanda gempa. Pascagempa berkekuatan 7,9 SR telah mengakibatkan sejumlah sarana dan prasarana di Padang, khususnya rusak parah, sehingga anggaran konversi minyak tanah ke elpiji tersebut terpaksa ditarik kembali ke pusat. Sementara itu, pada tahun 2009 itu, salah satu izin prinsip SPBE di Kota Padang senilai Rp16 miliar sudah siap tahun 2010 dibangun oleh PT Statika Mitra Sarana. “Keberadaan SPBE ini mampu memberikan pelayanan program gas elpiji untuk

3 kg termasuk 12 kg dan telah sesuai izin Dirjen Migas. Sedangkan untuk 12 kg non subsidi hanya dibolehkan dikelola oleh Pertamina saja karena swasta hanya diizinkan kelola untuk elpiji 3 kg saja,” katanya. Jadi, katanya lagi, pihaknya terpaksa menunggu pelaksana konversi walaupun SPBE sudah siap dibangun, yang semestinya Pertamina mengambil kebijakan untuk mencari alternatif agar investor tidak merugi. Pada bagian lain, ia menilai adanya indikasi monopoli pertamina untuk SPBE non subsidi yang bakal dibangun di Padang Industrial Park, dengan kapasitas pabrik elpiji 50 ton per hari itu. “Padahal, banyak kini permintaan elpiji dari masyarakat untuk level kebutuhan masyarakat isi 12 kg tersebut dengan kebutuhan 100 ton per hari akan tetapi di monopoli Pertamina,” katanya. Karena itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno perlu mengirim kembali surat tentang konversi minyak tanah itu kembali ke gas, kendati memang anggarannya belum disetujui pada APBN 2012. “Kebijakan ini diperlukan agar investor tidak merugi, karena peredaran minyak tanah sudah dikurangi oleh Pertamina untuk Riau, Jambi, dan Bengkulu,” dampaknya minyak tanah di Sumbar sering dikirim ke ketiga provinsi tetangga itu karena pedagang akan mendapatkan untung yang besar dengan harga jual yang tinggi. Konsekwensinya, masyarakat Sumbar menjerit karena minyak tanah menjadi langka karena adanya penjualan minyak tanah ke provinsi tentangga itu. (h/*)


NASIONAL 5

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

NOTES

LAGI, PREMANISME

Markas Polisi Diserang JAKARTA, HALUAN — Aksi premanisme kian menjadi-jadi. Puluhan anggota geng motor menyerang Mapolresta Pekanbaru pada Minggu dini hari.

Nana Sutresna PADA 27 Januari 2011, Nana Sutresna Sastradidjadja meninggal di Singapura. Nana adalah seorang diplomat Indonesia. Ia bekerja di Departemen Luar Negeri RI sejak tahun 1957. Ia pernah menjabat sebagai Duta Besar RI di Britania Raya. Pada Februari 2006, Sutresna berkunjung ke Korea Utara dan Korea Selatan sebagai utusan khusus RI guna memfasilitasi konflik di kawasan itu. Nana lahir 21 Oktober 1933 di Ciamis, Jawa Barat. (h/wkp)

LINGKAR GERAKAN ANTI KANTONG PLASTI K— Dua anggota Bonek Wanita (Bonita) melakukan aksi merampas tas kresek (kantong plastik) untuk diganti dengan tas kain yang ramah lingkungan, di kawasan Taman Bungkul Surabaya, Minggu (26/2). Kegiatan yang didukung sejumlah organisasi pecinta lingkungan hidup tersebut, untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya kantong plastik yang tak bisa terurai oleh alam. ANTARA

BELUM DIBEBERKAN KPK,

Lapas Kerobokan Harus Direlokasi JAKARTA, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Badung meminta agar pemerintah pusat segera memikirkan secara serius untuk segera merelokasi Lapas Kerobokan. Wakil Bupati Badung, Ketut Sudikerta mengatakan Lapas Kerobokan sudah tidak representatif sebagai Lapas Kelas II A. “Selain kapasitasnya sudah over, lokasinya berada di tengah pemukiman padat penduduk. Bilamana terjadi hal-hal seperti beberapa hari belakangan ini, maka penduduk yang ada di sekitarnya menjadi tidak aman,” ujarnya, di sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Golkar Bali, di Sanur, Denpasar, Bali, Minggu . Sudikerta mengakui jika relokasi merupakan kewenangan pusat. Namun ia meminta agar lapas baru nantinya berada jauh dari pemukiman penduduk. Lapas Kerobokan berada di wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Badung. Jika dibangun di Kota Denpasar, tak ada wilayah yang representatif karena ibukota Provinsi Bali itu juga sudah padat penduduk. Sementara di Kabupaten Badung bagian selatan, menurut Sudikerta sudah tidak memungkinkan lagi. Wilayah itu merupakan destinasi pendukung sarana pariwisata. Yang paling memungkinkan adalah wilayah Badung Utara. “Maunya dibangun di Bangli yang dingin atau di daerah Nusa Penida. Tetapi secara aturan tidak dibenarkan. Maka wilayahnya harus berada di wilayah Kota Denpasar atau Kabupaten Badung,” ujarnya. Sekalipun lapas dibangun di Badung, namun Sudikerta mengaku jika kabupaten tak memiliki lahan negara, namun yang memiliki Provinsi Bali. “Silakan pemerintah pusat berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk mendapatkan lahan tersebut. Kami di Badung hanya bisa merekomendasikan lahan yang ada di Badung Utara dan itupun tidak semua. Minimal di daerah Petang atau Mengwi,” ujarnya.(vvn)

Fraksi Demokrat Lakukan Penyegaran JAKARTA, HALUAN — Isu perombakan di Fraksi Demokrat Dewan Perwakilan Rakyat ramai diberitakan. Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPR RI, Sutan Bhatoegana, menyatakan bahwa wacana mengenai perombakan fraksi memang sudah bergulir sejak lama. Tahapannya sedang berjalan. Menurut Sutan, perombakan tersebut dilakukan untuk penyegaran di kepengurusan fraksi dan keanggotaan komisi-komisi parlemen. Menurut Sutan, tidak tertutup kemungkinan mengganti ketua fraksi. “Ya, itu memang ada, prosesnya kan juga sedang berjalan. Cuma saya nggak tahu siapa-siapa yang digeser, yang di-promote, yang jadi anggota biasa lagi. Tapi, biasalah yang seperti itu,” ujar Sutan kepada VIVAnews, Minggu, 26 Februari 2012. Sutan membantah anggapan bahwa perombakan kepengurusan fraksinya disebabkan ketua Dewan Pembina sudah tidak berkenan dengan Jafar Hafsah yang menjabat sebagai ketua Fraksi. “Nggak ada kaitannya ke sana. Soal isu pergantian itu kan sejak lama juga sudah disampaikan ke media. Ini sudah berjalan tahap demi tahap. Kami partai yang berprinsip santun dalam berperilaku, jadi santun pula dalam geser-menggeser,” kata Sutan. Sutan juga membantah isu bahwa dirinya pernah dipanggil ke Cikeas untuk membahas pergantian ketua fraksi DPR RI tersebut. “Ah, nggak ada itu. Saya nggak dipanggil,” ucapnya. Meski begitu, Sutan menyatakan bahwa yang berhak menentukan kepengurusan fraksi yang baru di DPR RI adalah Dewan Pembina dan pengurus DPP setelah mendapat masukan dari Dewan Kehormatan dan Komisi Pengawas partainya. “Sistem dan mekanismenya memang demikian,” ujarnya. (vvn)

Nama Menteri Peminta Fee Beredar JAKARTA, HALUAN — Sampaui awal pekan ini, siapa menteri yang meminta fee 8 persen kepada Rosa Manulang masih jadi misteri. Tidak ada yang berani menyebut nama sang menteri, walaupun kalangan wartawan sudah tahu orangnya. Pers menunggu kejujuran sang menteri untuk mengakuinya. Juru Bicara (Jubir) KPK, Johan Budi SP pun tidak berani menyebut nama sang menteri, karena ada aturan dalam lembaga independen tersebut yang melarang membuka rahasia seseorang yang dilaporkan. “Laporannya masuk pada Kamis lalu (23/2), dan KPK punya aturan tidak bisa menyebut siapa yang dilaporkan,” kata Johan Budi. Johan Budi juga berkelit tidak tahu perihal proyek yang diduga ditawarkan ke Rosa dengan meminta komisi 8 persen, seperti dikatakan kuasa hukum Rosa, Achmad Rifai. “Proyeknya apa? Saya belum tahu,” kata Johan Budi. Sebelumnya, Rosa resmi melaporkan menteri yang diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi (Tipikor), dengan meminta komisi

sebesar delapan persen ke KPK pada Kamis (23/2) siang. Menurut Rifai, kliennya melaporkan satu nama menteri yang diduga kuat menawarkan proyek dan meminta jatah komisi sebesar delapan persen. Hanya saja, mantan pengacara tim pembela BibitChandra ini, belum mau menyebut nama menteri aktif tersebut. Pasalnya, laporan resmi baru dilayangkan ke KPK. Namun, Rifai memberi sedikit petunjuk. Menurutnya, menteri yang dilaporkannya tersebut belum lama ini menjadi saksi sebuah kasus di Pengadilan Tipikor, Jakarta. “Kasus itu yang kemarin adalah satu di antaranya telah menjadi saksi di Tipikor,” ungkap Rifai. Selain itu, Rifai mengaku bahwa proyek yang dilaporkan dimainkan oleh menteri aktif tersebut masih terkait dengan terdakwa kasus suap Wisma Atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin. Rifai juga mengatakan bahwa kliennya, yang pernah bekerja di PT Anak Negeri sebagai direktur pemasaran, dipercaya memegang

beberapa kementerian dan BUMN untuk mendapatkan proyek. Misalnya, di Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Pelindo, Angkasa Pura, dan juga termasuk di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sedangkan, terpidana kasus Wisma Atlet ini diketahui juga terkait dengan proyek pengadaan di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Ada dua menteri aktif yang bersaksi di Pengadilan Tipikor. Pertama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), Abdul Muhaimin Iskandar. Kedua, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng. Tetapi, keduanya dengan tegas membantah bahwa mereka adalah menteri yang dikatakan Rosa meminta komisi delapan persen. Semua berawal dari pengakuan Rifai bahwa ada menteri yang meminta fee sebesar 8 persen dari kliennya, setelah menawarkan dua proyek. Walaupun keduanya membantah, para wartawan sudah mengetahui nama mereka, tinggal menunggu kejujuran sang menteri saja. (h/smc)

Putusan MK Soal Anak Luar Nikah Menjerumuskan JAKARTA, HALUAN — putusan Mahkamah Konstitusi terkait status anak yang lahir di luar nikah dinilai Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) sangat riskan dan berpotensi menjerumuskan. Terutama jika dikaitkan dengan hukum Islam. Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, mengakui putusan MK terkait uji materi pasal 43 UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan sangat baik ditinjau dari sisi kemanusiaan dan administrasi negara. “Tapi, niat baik ini bisa jadi justru menjerumuskan pada akhirnya,” kata Khofifah di Jakarta, Minggu, (26/2). Sebelum diuji materi, pasal 43 ayat 1 menyebutkan anak yang dilahirkan di luar perkawinan hanya

mempunyai hubungan perdata dengan ibu dan keluarga ibunya. Namun, setelah diuji materi menjadi anak yang dilahirkan di luar perkawinan mempunyai hubungan perdata dengan kedua orang tua biologis dan keluarganya dapat mengajukan tuntutan ke pengadilan untuk memperoleh pengakuan dari ayah biologisnya melalui ibu biologisnya. Pendapat yang melandasi keputusan itu, antara lain, setiap anak adalah tetap anak dari kedua orang tuanya, terlepas apakah dia lahir dalam perkawinan yang sah atau di luar itu, dan bahwa dia berhak memperoleh layanan dan tanggung jawab yang sama dalam perwalian, pemeliharaan, penga-

wasan, dan pengangkatan anak. Hal itu sesuai dengan UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan yang menyangkut hak asasi manusia (HAM). “Padahal, anak yang dilahirkan kurang dari enam bulan setelah akad nikah, menurut jumhur (pendapat sebagian besar) ulama tidak bisa dinasabkan kepada ayah biologisnya,” kata Khofifah. Konsekuensinya, anak yang lahir di luar perkawinan, tidak memiliki hak waris dan perwalian dari ayah biologisnya. “Kalau si anak hasil hubungan di luar nikah ini menikah dan bapak biologisnya menjadi wali, maka tidak sah pernikahannya,” kata pemimpin organisasi perempuan NU itu. (h/vvn)

Kaca pos penjagaan yang baru dibangun dilempari batu hingga pecah.Penyebab serangan diduga terkait penangkapan ketua geng motor mereka. Menurut sejumlah saksi mata, erusakan markas polisi terlihat di ruang Sentral Pelayanan Kepolisian (SPK) dan toilet Mapolres. Dinding kacah pecah berserakan. Selain itu kaca-kaca ruangan SPK yang berada di pintu masuk juga tampak rusak parah. ”Pelakunya adalah para geng motor,kasusnya masih kita usut,” kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Ida Ketut seperti dikansir okezone. Tak hanya Mapolresta, pos polisi lalu lintas yang berada di Jalan Jendral Sudirman juga dirusak massa. Dinding kaca pos polisi yang tepat berada di depan Polda terlihat hancur. Fasilitas lain yang turut dirusak ratusan anggota geng motor ini adalah Oscar Photo Sudio yang letaknya berdekatan dengan Mapolresta. Mobil KIA milik studio juga ikut jadi bulan-bulan geng motor yang mengamuk in”Setelah menyerang pertama kali, mereka melarikan diri karena dikejar oleh Polisi Militer yang berkantor di depan Mapolresta,” katanya. Namun, setelah polisi kembali ke kantor, geng motor ini kembali datang. Mereka merusak kaca sebuah bank dan studio foto. Kapolresta Pekan-

baru, Kombes Pol Adang Ginanjar ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan ada kasus penyerangan oleh sekelompok pengendara motor. “Dugaan penyerangan sementara terkait penangkapan ketua geng motor mereka. Penyerangan ini mereka anggap semacam aksi solidaritas,” katanya. Tangkap Saja Dalam pada itu warga kota Pekanbaru geram dan t bereaksi keras terhadap penyerangan Mapolresta tersebut. Mereka meminta, agar aparat kepolisian segera menangkap pelaku penyerangan.Haris, warga yang ditemui di Jalan Ahmad Yani, mengatakan, penyerangan terhadap kantor polisi bukan hanya merugikan kepolisian. Namun juga, menjadi sebuah teror kepada masyarakat. Alasannya, kata Haris, apabila anggota geng motor berani menyerang Mapolresta, tentu bukan mustahil, mereka juga berani menyerang lainnya. “Kalau kantor polisi saja mereka berani serang, tentu mereka juga akan berani menyerang yang lain.” Ucapnya. Ia menilai, apa yang dilakukan geng motor di Pekanbaru sudah sangat brutal. Haris membandingkan dengan apa yang dilakukan geng motor di Bandung. Geng motor di Kota Kembang tersebut, sejauh pengetahuannya, belum pernah menyerang markas polisi. Sementara, warga lainnya, Iwan mengatakan, polisi harus segera menangkap pelaku perusakan terhadap markasnya. Senada dengan Haris, Iwan juga berpendapat bahwa yang dilakukan geng motor sudah melampaui batas. “Namun mereka masih takut terhadap petugas. Buktinya ketika dikejar, mereka bubar,” ucapnya. (h/dn/trb/okz)

Seorang Pelacur Mati Digorok JAKARTA, HALUAN — Aeni, (48) tahun, Pekerja Seks Komersial (PSK) alias pelacur di Karang Dempe, l Kota Kupang, Sabtu petang , ditemukan tewas dikamarnya Nomor 24, Blok Citra dengan kondisi yang mengenaskan, karena lehernya digorok. Korban tersebut pertama kali ditemukan temannya, Yanti yang menghuni kamar 25 di blok itu, sekitar pukul 08.00 Wita. Yanti merasa heran, karena televisi di kamar korban masih menyala, tapi orang tidak kelihatan. Yanti memutuskan masuk ke kamar korban dan menemukan korban terkapar di lantai kamarnya dan tidak bernyawa dengan bekas luka gorokan di bagian leher hingga nyaris putus. Melihat kondisi tersebut, teman korban langsung shock. Koordinator di lokasi prostitusi, Ani, mengatakan, korban seharian tidak menerima tamu. Korban terlihat sehat, karena masih bercerita dengan teman-temannya di blok itu. Wanita asal Tulungagung, Jawa Timur itu diketahui baru bekerja selama setahun di lokalisasi itu. “Baru setahun, dia (korban Red) tidak

menerima tamu, “kata Ani. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Alak, Ajun Komisaris Osias Ngili, mengaku belum mengetahui motif pembunuhan itu. Namun, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, seperti seprei, baju, dompet dan buku register serta buku rotasi milik pengelola lokalisasi itu. Polisi juga mengamankan tiga orang sekuriti, pengelola lokalisasi dan lima orang PSK yang berada satu blok dengan korban untuk diperiksa sebagai saksi. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut. “Barang bukti dan saksi sudah kami amankan. Motif belum diketahui,” katanya. Sementara itu mayat korban telah dievakuasi dan ditempatkan di Rumah Sakit Umum W. Z. Johanes Kupang untuk selanjutnya akan dilakukan otopsi. Menurut Ketua Persatuan Pekerja Seks Komersial, Misba, mengatakan, kejadian seperti ini baru terjadi ditempat ini. Selama ini memang ada kematian di tempat ini tetapi bukan PSK, tetapi tamu lakilaki yang mengkomsumsi obat kuat sehingga meninggal,” jelas Misba. (h/sp)

REKENING GENDUT PNS

DW Dicekal, Rumahnya Digeledah JAKARTA, HALUAN — Satuan Khusus Penanganan Perkara Tindak Pidana Khusus (PPTPK) dari Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu telah melakukan pengeledahan di rumah mantan pegawai Ditjen Pajak Dhana Widyatmika (DW) di Jalan Elang Indopura Blok A1 No.15, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur. Dari pengeledahan tersebut petugas membawa beberapa kardus dan juga membawa mobil mewah Mini Cooper warna hijau milik DW. Menurut keterangan ketua RT 04, Suwardjianto dirinya tidak diberitahu jika akan ada pengeledahan ketika itu. “Pas penggeledahan saya tidak tahu, saya kaget. Saya malah tahu dari media, tidak ada laporan yang masuk ke kita kalau mau ada penggeledahan,” kata Suwardjianto seperi diberitakan vivanews, Minggu (26/2).

Dia tidak mengetahui dimana keberadaan DW sekarang, yang pasti saat menjadi warganya, DW tinggal bersama dengan istri, anaknya yang masih balita dan juga pembantunya. Meski tidak ada permintaan dari DW untuk mengamankan rumahnya, tetapi Suwardjianto meminta kepada petugas keamanan internal kompleks untuk menjaganya. “Setelah kejadian ini, saya tidak ke rumahnya, saya minta satpam untuk jaga supaya tidak ada yang rusak,” kata dia. Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan DW mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang Januari 2012 lalu dipindah ke Pemda DKI akhirnya menjadi tersangka. DW menjadi tersangka karena transaksi di rekeningnya tidak wajar alias mencurigakan. “Ya, Berdasarkan laporan masyarakat kami lakukan penyelidikan, karena sudah memiliki bukti

permulaan yang cukup maka kami tingkatkan ke penyidikan dengan tersangka inisialnya DW,” kata Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung, Arnold Angkouw di kantornya, Jakarta Selatan, Kasus apa yang menjerat DW yang disebut-sebagai kasus Gayus Tambunan Jilid II ini? Apakah kasusnya penggelapan pajak? “Bukan, jadi ini ada laporan ya dia banyak hartanya dan kami selidiki. Memang tidak sesuai dengan profil dia sebagai pegawai negeri sipil di Ditjen Pajak,” jelas Arnold. Untuk saat ini DW dijerat dengan pasal tindak pidana korupsi. “Ya pasti pemberianlah, tindak pidana korupsi,” ujar Arnold. (adi) Dicekal Sementara itu Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana mengumumkan pencegahan ke luar negeri untuk DW selama enam bulan. Pen-

cekalan sudah berlaku sejak 22 Februari lalu. Denny dalam pesan menyatakan, surat cegah untuk DW itu bernomor IMI.5.GR.02.063.20108. “Surat cegah berlaku sampai tanggal 21 Agustus 2012,” kata Denny. Surat cegah atas nama DW ini berdasarkan keputusan Jaksa Agung RI nomor KEP-028/D/ Dsp.3/02/2012 tanggal 21 Februari 2012. Denny juga menjabarkan identitas DW yang kini ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung dalam dugaan kepemilikan rekening gendut. DW lahir di Malang, 3 Maret 1974. Saat pencegahan, DW masih berstatus sebagai PNS di Ditjen Pajak. Meski sejak Januari lalu, DW sudah dipindahkan ke Dinas Pajak DKI Jakarta. Dia beralamat di Cipinang Melayu, Makassar, Jakarta Timur.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan DW mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang Januari 2012 lalu dipindah ke Pemda DKI akhirnya menjadi tersangka. DW menjadi tersangka karena transaksi di rekeningnya tidak wajar alias mencurigakan. “Ya, Berdasarkan laporan masyarakat kami lakukan penyelidikan, karena sudah memiliki bukti permulaan yang cukup maka kami tingkatkan ke penyidikan dengan tersangka inisialnya DW,” kata Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung, Arnold Angkouw. Kasus apa yang menjerat DW yang disebut-sebagai kasus Gayus Tambunan Jilid II ini? Apakah kasusnya penggelapan pajak? “Bukan, jadi ini ada laporan ya dia banyak hartanya dan kami selidiki. Memang tidak sesuai dengan profil dia sebagai pegawai negeri sipil di Dirjen Pajak,” jelas Arnold. (h/vvn/dn)


6 OPINI

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

Investasi Kultural yang Dibutuhkan PEMBAGUNAN pasar dan hotel yang diidentikkan dengan ikon kota metropolitan menjadi persyaratan utama menuju kota modern. Para bupati dan walikota yang berkuasa di wilayah Sumatera Barat setiap hari meneriakkan kemudahan bagi investor untuk menanamkan modalnya di wilayah hukumnya. Kebijakan penguasa tidak lagi mempertimbangkan jeritan pedagang-pedagang kecil. Jika muncul gejolak di tengah masyarakat menolak kebijakan penguasa itu, maka stigma langsung dilekatkan kepada mereka: menghalangi investor masuk ke daerah. Pembangunan tak lagi dikontrol hukum sosial, tapi lebih kepada kepentingan investor yang akhirnya memicu gejolak sosial di tengah masyarakat. Minangkabau sekarang adalah Minangkabau yang berada dalam cengkeraman gurita konglomerasi-konglomerasi urban yang bertindak sebagai titik-titik komando dan kontrol bagi berbagai aktivitas ekonomi yang beragam. Minangkabau telah terseret dalam kota-kota global sebagai situs akumulasi, distibusi, dan sirkulasi modal, sekaligus juga merupakan titik-titik simpul pertukaran informasi dan proses pembuatan keputusan. Almarhum Prof Dr Abdul Aziz Saleh (1990) menyebutkan, sejarah nagari di Minangkabau jauh lebih panjang daripada masyarakat perkotaan. Kehidupan masyarakatnya berlandaskan kepada struktur sosial dan nilai budaya, dan pola interaksi sosial yang dimapankan dalam tradisi dan adat. Semua ini mengatur halhal yang berkaitan dengan (1) distribusi kekuasaan, teramasuk distribusi wewenang dan tanggung jawab (distrubution of authority and responsibility), dan proses dan mekanisme pengambilan keputusan, (2) distribusi kemakmuran (distrubution of wealth), termasuk proses dan mekanisasi serta distribusi informasi, dan (3) distribusi penghargaan kekuasaan, menentukan posisi dan status seseorang atau kelompok tertentu dalam masyarakat. Maka, apa yang disebut dengan “mengentaskan kemiskinan berbasis nagari” yang dicanangkan pemerintah dan sebagai model pengentasan kemiskinan di Indonesia, dapat disimpulkan bahwa kembali ke pemerintahan nagari di Sumatra Barat yang diemban Perda No 2/2007, gagal total. Paling tidak, dengan kalimat “mengentaskan kemiskinan berbasis nagari”, dapat diasumsikan angka kemiskinan telah meningkat di tingkat nagari, maka pemerintah perlu mengetaskannya. Anehnya, hingga kini angka kemiskinan masyarakat di tingkat nagari tak pernah diketahui. Jika pun ada masyarakat yang miskin di Sumatra Barat, maka angka itu berkisar di perkotaan atau masyarakat urban. Untuk Kota Padang, misalnya, konon angka kemiskinannya hampir mencapai 150 ribu jiwa. Namun pada tingkat nagari—yang dijadikan basis pengentasan kemiskinan—tampak jelas bahwa Pemerintah Provinsi Sumatra Barat belum memahami secara mendalam esensi masyakakat nagari di Minangkabau. Paling tidak, program yang dicanangkan pemerintah adalah gambaran ketidakmengertian itu. Jika disingkap dalam pandangan kajian kultural, menurut Jordan dan Weedon (1995) membahasakannya dalam politik kebudayaan seperti ini: kekuasaan untuk memberi nama; kekuasaan untuk merepresentasi akal sehat; kekuasaan untuk menciptakan “versiversi resmi”, dan kekuasaan untuk merepresentasi dunai sosial yang sah. Di sini, ranah budaya publik didominasi dan diklaim oleh kekusaan yang sah. Klaim dan dan penciptaan yang dihasilkan oleh kekuasaan itu menjadi kebenaran. Dalam pandangan budaya Gramscian, menyatakan bahwa ada suatu blok historis dan faksi kelas penguasa yang menerapkan otoritas sosial dan kepemimpinan terhadap kelas-kelas sosial yang dipinggirkan dengan cara merebut persetujuan. Kekuasaan selalu melibatkan basis-basis sosial yang bersetuju dengannya, dan pemberian gelar adat oleh hegemoni kepada hegemoni lainnya menjadi pilihan dalam pengendalian sosial. Minangkabau telah berada pada titik nadir, dan jelas sangat berbahaya jika terus dibiarkan. Dari itu pula, wilayah publik, wilayah anak nagari, dan wilayah yang lainnya yang selama ini berada di tangan penguasa sudah saatnya dikembalikan ke dalam wilayah kultural Minangkabau. “Perlawanan” yang paling dimungkinkan adalah dengan penguatan institusi informal, melakukan bargaining power terhadap kebijakan penguasa. Memperjelas wilayah-wilayah yang pantas disentuh tangan penguasa, dan mempertajam kembali simpulsimpul kultural yang selama ini dimatikan oleh sistem kekuasaan. Selain itu, pemerintah harus mempertegas dirinya untuk tidak menyentuh wilayah-wilayah yang sesungguhnya bisa digerakkan oleh sistem yang berjalan secara kultural. „

„ ICW Temukan Kejanggalan Putusan Dirut PDAM Air mengalir sampai manalah „ Seniman berkumpul membicarakan masa depan kesenian Sumatera Barat Asalkan jangan melulu masa lalu

Kepala KUA Mesum Harus Dihukum Berat

Dosa Pendidikan Lampau, Dituai Kemudian Hari OLEH: DRA. NOVITA Guru Bahasa Indonesia SMPN 7 Padang

Pendidikan dahulunya adalah institusi yang diharapkan dapat membentuk peserta didik menjadi orang yang cerdas dan berguna bagi nusa dan bangsa. Hal ini tercantum dalam tujuan pendidikan nasional yang menghendaki pembentukan manusia seutuhnya. Menyandang pendidikan tinggi, diharapkan tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas tentang bidang yang dikuasai tapi juga harus menjadi pribadi yang memanusiakan manusia lainnya. Maka besar harapan masyarakat bahwa kedepan, manusia berpendidikan tinggi akan memimpin bangsa ini dan mewujudkan kesejahteraan sosial. Namun, das sein dan das sollen (kenyataan dan harapan) berbeda. Justru belakangan ini kita melihat kasus-kasus mereka yang memiliki pendidikan tinggi merusak bangsanya sendiri. Sebut saja seperti kasus Melinda Dee, seorang karyawati senior Citibank yang membobol Rp17 miliar dana nasabahnya. Kasus lain seperti Gayus Tambunan yang melakukan korupsi pajak negara hingga triliunan rupiah. Adalagi kasus korupsi berjamaah oleh beberapa oknum dari partai penguasa yang menilap uang rakyat hingga triliunan. Ada juga kasus terorisme dan pembobolan ATM yang dilakukan oleh mereka yang memiliki pengetahuan tentang itu. Dari segelintir kasus kerusakan moral diatas, maka jelaslah bahwa pendidikan tidak lagi mampu menjamin peserta didiknya untuk menjadi manusia seutuhnya. Benar mereka adalah manusia, tapi manusia tanpa moral, iman, nilai dan norma. Mereka inilah yang mencoreng nama bangsa dikancah inter-

nasional. Di saat bangsa ini berupaya mewujudkan clean governance sebagai konsekuensi dari peminjaman uang oleh negara donor, justru kejadian demi kejadian memalukan ini terjadi. Nah, ketika mereka yang berpendidikan saja bisa menjadi maling di negaranya sendiri, maka bagaimana dengan orang-orang yang tidak berpendidikan dan tidak memiliki keahilian khusus? Masih singkronkah jika kita ungkapkan bahwa pendidikan dapat meminimalisir tindak kejahatan dan amoral? Kasus demi kasus yang menimpa orang-orang berpendidikan harusnya membuka mata kita bahwa ada yang salah dengan pendidikan di negeri zamrud khatulistiwa ini. Nyatanya pendidikan tidak mampu mendidik manusia untuk dapat memanusiakan manusia lainnya. Ada cara yang salah dalam mendidik peserta didik hingga moral, mental dan keimanan mereka tidak terbentuk secara sempurna seperti yang dicita-citakan oleh pendidikan nasional. Saya menyebut ini sebagai lesalahan dalam paradigma pendidikan. Selama ini, pendidikan di Indonesia hanya menitik beratkan pada pendidikan kognitif. Pendidikan cara ini disebut juga sebagai pendidikan yang kering makna. Anak didik ditempa untuk dapat memahami dan mempelajari ilmu pengetahuan secara teoritis. Mereka dididik untuk menjadi pemikir. Acuan keberhasilan pendidikan pun diambil dari seberapa besar nilai mereka saat diberikan tes kemampuan kognitif. Pendidikan yang abai pada aspek afektif dan spiritual inilah yang mencetak para intelektual yang korupsi, kolusi dan nepotisme. Pendidikan jugalah yang menyebabkan rasio bermain diatas nurani. Pendidikan inilah yang membentuk manusia yang individual, ingin menang sendiri, hedonis dan berpikir instant dalam mencapai sesuatu. Sebab, pendidikan kita terdahulu memang cenderung berkiblat pada hasil bukan proses dalam mencapai tujuan. Jika indicator hasil yang digunakan, maka jelaslah

Terima Kasih Kadishub Kabupaten Solok KDISHUB Solok sdh mulai aktif mnertibkan poldur di jalan raya.Kami masyarakat supir kendaraan mengcpkan tksh atas ushanya.Kdishub kabupateb lain msh tdr dan melempem hnya jual krcis sja +62751822***

Tolong Tertibkan Pantai Padang KEPADA Bapak Kepala Satpol PP Kota Padang tolong tertibkan tenda-tenda remang2 di sepanjang Pantai Padang karena djadikan tempat mesum bagi Muda Mudi. Knapa razia terkesan selalu bocor? Ataupun kebayakan tebang pilih? Karena bpk banyak dapat setoran dari mereka? +6287895560***

KPA RSJ Bermasalah

ANAK sekolah tawuran hukumnya sangat berat yaitu dikeluarkan dari sekolah. Kepala KUA Kayu Tanam yg melakukan mesum di kendaraan hukumnya hny dicopot jbtnya. Shrsnya ditmbah dipindahkan k daerah kecamatan terpencil misalnya. Solsel atau Psm Brt dll. Dg demikian maka pejabat lain akan tkut atau trauma melakukan kesalahan. Utk apa tokoh agama berkoak2 membrantas maksiat stlh di kalngan internal mereka ada pelnggrn trnyta tdk brni menghkm brt. Shrsnya brn mjd contoh utk Kep.SKPD yg lain.agar ditiru atas ketegasanya mengambil tindakan bwhnya. Hidup Depag membrantas maksiat dan paksiat. Mhn dkngan moral bagi para Kdh. dlm Provinsi Sumbar.

BPK Gubernur Yth, KPA RSJ bermasalah. Rekanan proyek2 diRSJ adl konco2 beliau. Kalo hasil kerjanya beres alhmdlh Pak, tp ini ga ada beresnya..Eh, msh dipakai lg u proyek selanjutnya. Tlg revisi aja SKnya Pak, orientasinya u kepentingan pribadi.

+6281266844***

REKTOR Universitas Andalas (Unand) Werry Darta Taifur

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

+6285271671***

Sosialisasikan Aturan DP Sejak Semester I

banyak orang yang telah mengecap pendidikan tinggi berupaya untuk mengejar hasil dan mengabaikan proses bagaimana dia mendapatkan tujuannya. Manusia cetakan seperti inilah yang mudah terbujuk permbangan zaman. Perubahan yang terjadi seiring perkembangan informasi dan teknologi membujuk manusia keluaran pendidikan berbasis kognitif untuk bertindak “semau gue”. Akhirnya, terbentuklah pribadi seperti hewan. Mengutip pemikiran Imam al-Ghazali, bahwa ada tiga komponen di dalam diri manusia yang harus dikembangkan secara simultan. Ketiga komponen itu yakni adalah jism, fikr (pikir), dan qalb (hati). Nah, pendidikan di Indonesia selama ini hanya fokus pada aspek pikir. Betul tujuan pendidikan kita adalah membentuk manusia beriman dan bertakwa, tetapi aplikasinya tidak dilakukan. Iman dan takwa tidak boleh hanya diajarkan karena cuma menyentuh ranah kognitif. Sebab, iman dan takwa lebih pada ranah afektif dan psikomotorik. Maka dari itu, muncul dampak seperti terjadi ketidakseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pencerahan hati. Maka dari itu, sudah saatnya paradigma pendidikan kita dirumuskan kembali. Faktanya, Indonesia kian tercabut dari nilai-nilai kelokalan yang notabene lebih berkarakter ketimbang budaya instan, serba cepat, dan pragmatis. Kehidupan hampir semuaya diukur dari materi (uang). Inilah yang disebut dengan budaya pragmatis. Seharusnya, pendidikan mampu untuk menemukan kembali nilai-nilai kebangsaan. Selain arah pendidikan yang hanya berkiblat pada kognitif, maka kelemahan pendidikan kita yang lainnya yakni komersialisasi pendidikan. Pendidikan cenderung dijadikan ladang uang oleh beberapa pihak. Baik institusi pendidikan negeri maupun swasta berkewajiban untuk mencerdaskan bangsa. Maka dari itu, tidak cukup hanya dengan merancang kurikulum sesempurna mungkin untuk

menciptakan. Kognitif, tapi seharusnya juga diciptakan pendidikan yang estetis dan bernilai karakter. Maka dari itu, pendidikan kita haruslah ditujukan untuk melahirkan kebijaksanaan dalam hidup. Miris jika kita melihat kondisi saat ini dimana institusi pendidikan tidak ubahnya seperi pencetak mesin ijazah. Agar lembaganya laku, sebagian memberikan iming-iming dengan kata-kata lulus cepat, status disetarakan, dapat ijazah, absen longgar, dsb. Institusi yang seperti ini jelas kering idealisme, sebab tujuan mereka tidak lagi mencerdaskan kehidupan bangsa, tapi lebih mirip mesin usang yang mengeluarkan produk yang sulit diandalkan kualitasnya. Pendidikan Bukan Transfer knowledge Perlu diingat, bahwa bekal pendidikan tidaklah hanya cukup dengan menuntaskan wajib belajar 12 tahun saja tapi juga harus memberikan bekal berupa ketrampilan dan kepandaian yang dilandasi kepribadian dan akhlak. Maka dari itu, guru sebagai central figure bagi peserta didik tidaklah hanya mengajar dan mendidik saja (transfer of knowledge) tetapi juga harus mampu memberikan membangun kepribadian (building personality) yang terintegrasi dengan iman bagi muridnya. Pakar Pendidikan, Paulo Freire juga mangatakan bahwa pendidikan seharusnya berorientasi pada pengenalan realitas dari manusia dan dirinya. Hal itu berarti bahwa pendidikan bukan hanyasebagai ajang transfer of knowledge akan tetapi bagaimana ilmu pengetahuan dijadikan saranauntuk mendidik manusia agar mampu membaca realitas sosial. Pendidikan diharapkan bisa menuju tercapainya sikap dan perilaku “toleran”, lapang dada dalam berbagai hal dan bidang, berorientasi pada intensifikasi pemahaman bahasa asing sebagai alat untuk mengumpulkan ilmu pengetahuanyang semakin pesat perkembaganya, mampu menumbuhkan kemampuan untuk berswadaya dan mandiri dalam kehidupan untuk menghadapi pertumbuhan

menyebutkan, Peraturan Rektor Unand No. 7 tahun 2011 pasal 66 yang salah satu poinnya menerapkan Drop Out (DO) tetap diberlakukan. DPRD Sumbar menawarkan peraturan tersebut diundur. “Pertimbangannya ada dua sisi, mahasiswa tidak rugi, kampus juga tidak rugi,” kata Werry dalam pertemuan dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar Senin (6/2) lalu. Menurut Werry, kebijakan itu diterapkan untuk mahasiswa angkatan 2009 yang Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)nya di bawah 2. Begitu Haluan menulis berita tersebut. Namun demikian, yang harus diingat bagi pihak rektorat atau pemimpin Unand adalah soal sosialisasi aturan tersebut. Pertama sekali mahasiswa baru memasuki Unand, aturan ini langsung disampaikan atau disosialisasikan. Jangan pada semerter 3 baru diberi tahu. Demikian

penduduk, perubaan struktur ekonomi dan sosial yang luas dan mempunyai jangkauan yang jauh, menumbuhkan etoskerja, mempunyai apresiasi pada kerja, disiplin dan jujur. Perubahan Paradigma Pendidikan Fenomena di atas, membuat miris dan telah lama menggugah kepedulian Nasional denga pengambilan langkah strategis melalui ketetapan-ketetapan yang mengarah kepada pendidikan. Belakangan, telah tampak adanya upaya perubahan paradigma pendidikan yang tidak lagi hanya mengandalkan kemampuan kognitif tapi juga telah melibatkan pendidikan afaktif dan psikomotorik. Bahkan belakangan, ada rencana untuk menciptakan pendidikan berkarakter guna mendapatkan lulusan yang berkarakter. Patut disadari bahwa masyarakat dan negara tidaklah dapat melepaskan diri dari tanggung jawab pendidikan. Karena, tiap-tiap masalah yang timbul kususnya terhadap dekadensi moral akibat ulah dan perbuatan sebab akibat sebagai hukum kausalitasnya. Seiring berjalannya waktu, maka akan terjadi regenerasi. Sebab itu, generasi muda harus diberikan pembekalan yang cukup guna membangun bangsa kedepan. Pembekalan itu dilakukan oleh masyarakat dan institusi pendidikan. Sebab itulah, agar generasi penerus bangsa dikemudian hari tidak terjebak dalam system pendidikan yang buruk, diperlukan pembenahan ditubuh internal pendidikan itu sendiri. Hampanya nilai-nilai budi pekerti serta nilai-nilai spiritual perlu memunculkan perspektif baru untuk mencari kemungkinan system dan strategi baru sebagai alternatif pola pikir manusia pendidikan. Dua konsep baru seperti paradigma peradapan modern dan rekonstruksi ajaran-ajaran tradisional peninggalan nenek moyang sebagai warisan leluhur untuk dihidupkan kembali merupakan dua alternatif kesadaran dan pandangan hidup yang diharapkan mampu mencerminkan jati diri kehidupan bangsa. „

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang Hermen Peri mengatakan, anggaran untuk jembatan tahun 2012 ini, tidak ada untuk pembangunan tapi hanya untuk pemeliharaan. Pasalnya, kondisi anggaran yang sangat terbatas sehingga tidak bisa membangun jembatan kembali. Jadi, masyarakat jangan berharap kalau jembatannya bisa dibangun secara total oleh Dinas PU. Untuk, itu, perlu dukungan dari masyarakat dan berbagai pihak. Jelas sekali kondisi ini sangat miris sekali. Masalahnya, Dinas PU seperti tak punya perencanaan pembangunan yang sistematis dan terencana. Harus setiap anggaran dialokasikan anggaran pembangunan jembatan setiap APBD. Jangan menunggu saja. Tolong beriniasiatif. +6285274075***

Solusi Kemacetan, Tinggikan Pajak Dinas PU Padang Belum Kendaraan Tua Punya Rencana Bangun DLM kolom Opini Haluan tgl.22/2 menyatakan bhw arus lalu lintas smkin hari smkin pdt dikrnkan mudh dan murahnya Jembatan harga kendaraan roda 4 & 2 maupun kridit pemblianya. Utk +628126749***

SEBAGIAN besar jembatan di Kota Padang perlu perhatian dan kondisinya cukup kritis. Apakah itu jembatan permanen, jembatan gantung, maupun jembatan leger atau jembatan besi pakai kayu. Kondisi itu berbanding terbalik dengan ketersediaan anggaran, untuk pemeliharaan jembatan tersebut. Untuk tahun ini, anggaran pemiliaraan hanya dialokasikan sebesar Rp600 juta, itu pun tidak ada pembangunan jembatan baru. Namun ketersediaan anggaran itu sudah cukup tinggi, bila dibandingkan tahun 2011 yang hanya dianggarkan pada APBD sebesar Rp250 juta.

mengatasi problem ini Pemda mengambil kebijakan salah satunya mengenakan pajak progresif thd pemlk kend bermtr yg lbh dp satu. Utk mengurangi jmlh kend mnrut hmt kami sbiknya kendaraan yg umur 10 thn keatas dikenakan pajak yg mhl dan kend baru hrgnya dimurahkan. Pasti bnyk org menjual kend tua djdkan besi tua atau kiloan. Scr mendadak jml kend akan brkrg dan kmcetan akan brkrg. Krn kend baru murah2 mk org akan membeli mob baru semua.Ttp kl kend tua2 pajaknya murah dan tdk wjb uji/kir pasti mbuat jln macet terus. +6281266844***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan: Sofialdi, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Wakil Pemimpin Redaksi: Eko Yanche Edrie, Dewan Redaksi : H. Hasril Chaniago (Ketua), Zul Effendi, Sofialdi, Eko Yance Edrie, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Korlip: Rudi Antono, Korlip Daerah: Syamsu Rizal, Redaktur: Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Reporter Padang: David Ramadian, Haswandi, Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Devi Diani, Nasrizal, Meidella Syahni Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim, Trisnaldi (Pariaman/Padang Pariaman), Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert (Payakumbuh/Limapuluh Kota), Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina (Pasaman), Miazuddin, Kasra Scorpi (Agam), Iwan DN, Darwin Danin, Maison (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal, Aldoys (Tanah Datar), M. Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman (Pesisir Selatan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago (Kabupaten Solok/Kota Solok), Icol Dianto (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Maryadi, Ferry Maulana (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Prisma Joni (Plt Manajer Sirkulasi), Alfarino Ikhsan (Plt Kabag Sirkulasi), Nofriza Zainyar (Plt Koord Pemasaran) , Junaidi (Plt Koord Eceran), Yan Syafri (Plt Koord Asongan), Yunasbi (Plt. Koord Iklan Kota padang), Isbadri Bakri (Plt. Koord Iklan Daerah), Tata Letak/Desain: Syafrizal (Koordinator),David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Plt Manajer Cetak: Irman S Rianto, Pra Cetak : Sawal Marjuni, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Elvin Devino, Afandi, Rudi Kurniawan, Prasetyo, Jecky Jekcson. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


SUMBAR 7

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

PILKADA KOTA PAYAKUMBUH

Polisi Tangkap 5 Kubik Pinus BATUSANGKAR, HALUAN — Polisi berhasil mengamankan lima kubik kayu pinus yang diduga berasal dari hutan negara di Jorong Piliang Bendang, Nagari Simawang, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (25/2). Diketahui pemilik kayu pinus tersebut, Mak Sudi (60), warga Jorong Batu Limbak, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan yang ditangkap anggota Polsek setempat saat membawa kayu dengan truk dengan nomor polisi BA 8614 N. Kapolres Tanahdatar AKBP Teguh Trisasongko, didampingi Paur Humas Ipda Jonhesirwan Bot, kepada wartawan Sabtu (25/2) mengatakan, Mak Sudi dan kayu pinus tersebut sudah diamankan di Mapolsek Rambatan berikut dengan truk pembawa kayu tersebut. “Saat ini pemiliknya sudah dijadikan tersangka, dan sopir truk ini berhasil kabur saat penangkapan dan masih diburu anggota,” ungkap Kapolres. Kapolres menyebutkan, tersangka ditangkap saat membawa kayu jenis pinus sekitar 5 kubik di jalan PNPM MP Jorong Piliang Bendang. Dan kasusnya dalam proses penyidikan lebih lanjut. “Tersangka Sudi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang membawa kayu tanpa dilengkapi surat-surat kepemilikan kayu,” tambah Teguh. Sementara itu, di Nagari Tanjung Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara, pembalakan liar masih terus berlanjut walau harus main kucing kucingan dengan aparat hukum. Hal ini diakui pemerintah setempat bahwa aksi penebangan liar hingga saat ini masih tetap berlangsung. Padahal pemerintah nagari sudah melakukan berbagai upaya koordinasi dengan pihak terkait. “Kita sudah konsisten untuk mengamankan hutan ini bersama dengan warga. Namun kondisi jarak tempuh yang jauh dimanfaatkan pelaku main kucing - kucingan dengan aparat hukum,” tutur Wali Nagari Tanjung Bonai Utama Johar kepada Haluan, Minggu (26/2). Ia berharap, keseriusan pemerintah dan pihak terkait untuk melakukan berbagai upaya penyelamatan hutan. Karena jika ini dibiarkan, dia khawatir mudarat alam akan menimpa masyarakat. “Kita inginkan keseriusan ini dapat diaplikasikan dengan melakukan penyisiran ke wilayah yang diketahui potensial sebagai lokasi penebangan liar,” tutur Utama. (h/doy)

Desra-Fitma Setor Dukungan PAYAKUMBUH, HALUAN — Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh dari jalur perseorangan, DesraFitma Indrayani, Minggu (26/2), menyerahkan berkas dukungan secara resmi ke Kantor Komisi Pemilihan Umum setempat.

DUKUNGAN — Pasangan bakal calon perseorangan H. Desra Fitma Indrayani menyerahkan berkas dukungan kepada Ketua KPU Hendra Yanni. DODI SYAHPUTRA

GARA-GARA UTANG

Oknum PNS Mengamuk SIJUNJUNG, HALUAN — Salah seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung, H Syahril D, mengamuk di pasar ternak Palangki. Akibatnya, Bujang Pelindih, salah seorang pedagang ternak, mengalami luka jahit di bagian kepala. Kejadian memalukan yang terjadi Jumat (24/2) siang itu bermula dari masalah utang-piutang antara korban dengan pelaku. Bujang Pelindih berutang pada Syahril D Rp6,6 juta. Karena belum dibayar, akhirnya Syahril D mengambil sapi Bujang seharga Rp8 juta. Dua minggu kemudian, Bujang menanyakan sisa uangnya kepada Syahril Karena utangnya hanya Rp6,6 juta, sedangkan sapi miliknya yang “disita” Syahril berharga Rp8

juta. Artinya, ada selisih uang sebesar Rp1,2 juta yang tersisa pada oknum PNS tersebut. Namun malang bagi Bujang. Bukan uang yang ia dapat. Syahril mengatakan sapinya sudah mati. Syahril kemudian berlalu begitu saja. Melihat gelagat ini, Bujang langsung memegang tangan Syahril. Mungkin karena sudah tersinggung, Syahril a khirnya membalikkan badan dan memukul Bujang. Batu pun dikabarkan ikut melayang. Akibatnya Bujang bersimbah darah dan harus di bawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan tiga jahitan di bagian kepalanya yang robek. Aparat kepolisian akhirnya langsung mengamankan Syahril ke Mapolres Sijunjung. Karena tempat kejadian peristiwa (TKP)

nya berada di wilayah hukum Polsek IV Nagari, malam harinya Syahril langsung di bawa ke Mapolsek IV Nagari untuk menjalani pemeriksaan. “Kita sarankan pada kedua pihak untuk menyelesaikan kasus ini, karena termasuk tindak pidana ringan. Kalau korban ngotot tidak mau berdamai, maka kasusnya langsung diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” kata Kasat Reskrim Polres Sijunjung AKP Suyanto SE, Minggu (26/2). Kepala Dinas Pendidikan Sijunjung, Drs H Efigon membenarkan kejadian tersebut. Syahril D saat ini tercatat sebagai pengawas TK/ SD di Kecamatan Lubuktarok. Menurut Efigon, secara kepegawaian, pelaku juga akan di proses sesuai ketentuan yang berlaku. (h/nop)

Mobil Warga Malaysia Tabrak Pagar Mapolsek Talang SOLOK, HALUAN — Mobil Toyota Hilux BA 8699 TF yang dikemudikan warga negara Malaysia menabrak pagar besi halaman kantor Mapolsek Talang Kabupaten Solok, Minggu (26/02) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Akibatnya, sebahagian besar coran semen pembatas dan pagar besi kantor Mapolsek Talang yang terletak di tepian jalan lintas SolokPadang KM 16 Nagari Talang itu, hancur berantakan. Sementara bodi depan bagian kiri mobil berwarna silver yang dikemudikan Wong Kim Kok, yang dalam paspornya tercatat sebagai warga

Melaka, Malaysia itu, mengalami ringsek cukup parah. Bagian bodi samping kiri mobil Wong Kim Kok yang memiliki surat izin mengemudi bernama Pieter itu, juga rusak. Peristiwa itu sendiri tak sampai menimbulkan korban jiwa. Informasi yang berhasil dirangkum Haluan langsung dari lokasi kejadian menyebutkan, Minggu siang itu Pieter tengah meluncur dengan kendaraannya Toyota Hilux dengan seorang rekannya yang warga negara Indonesia bernama Dede Frans dari Solok tujuan Padang. Namun setibanya dipendakian jalan depan Mapolsek

Talang, Pieter bermaksud menyalip sebuah kendaraan lain. Tiba-tiba mobil tersebut mengalami pecah ban depan sebelah kiri. Akibatnya mobil Toyota Hilux yang dikemudikan Pieter spontan berbalik arah dan bahkan langsung menghantam pagar besi halaman depan Mapolsek Talang. Bunyi benturan kendaraan ke pagar besi yang cukup keras, sontak mengejutkan warga sekitar. “Bunyi benturan mobil ke pagar besi keras sekali Pak. Kami kira ada tabrakan mobil di depan Mapolsek Talang itu,” tutur Mak Sedong,

didampingi rekanya Toni, warga sekitar kepada Haluan di Mapolsek Talang. Pengunjung mini market yang berada di depan Mapolsek Talang juga sempat terkejut, mendengar suara benturan. “Untungnya tak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden itu Pak “ kata Buk Rat pengunjung Mini market lainya. Setelah Dede Frans dan Pieter memperbaiki ban depan kiri mobilnya yang pecah dengan ban serap, kendaraan tersebut lalu diparkir dengan rapi di halaman depan Mapolsek Talang. Kepada sejumlah petugas

Polsek Talang yang piket jaga Minggu siang itu, Pieter dan rekanya Frans mengatakan, mereka baru saja kembali dari Sijunjung untuk sebuah keperluan aktifitas pertambangan. Kepada petugas Polsek Talang, Pieter menyatakan bersedia memperbaiki pagar besi Mapolsek Talang yang rusak ulah kejadian itu. Hingga berita ini diturunkan Minggu petang, Pieter dan rekanya Frans serta mobil Toyota Hilux yang dikemudikanya masih berada di Mapolsek Talang dan melakukan negosiasi masalah perbaikan pagar besi Mapolsek Talang yang rusak tersebut. (h/ris)

Menurut Fitma Indrayani, hal ini merupakan rekor sejarah demokrasi di Payakumbuh, karena untuk pertama kalinya calon perseorangan diikutsertakan. Usai menyerahkan dokumen dukungan, kepada wartawan Desra menegaskan, bahwa ia hanya ingin tiga tahun pembuktian. Jika ia gagal memimpin Kota Payakumbuh, ia bakal mundur dari jabatan walikota. ”Saya telah membuktikan selama ini, meski usaha pokok saya di jasa konstruksi, saya tidak pernah bersinggungan dengan sepeser pun duit APBD. Makanya, sejak lama saya maklumkan bahwa saya ingin bekerja demi dan untuk rakyat,” ujar H Desra yang simpatik ini. Jumlah dukungan fotokopi KTP, tanda tangan dan sidik jari untuk Desra-Fitma melebihi kuota dukungan 8.345 dengan hitungan mencapai 9.600 dukungan. ”Total jumlah dukungan untuk jalur perseorangan hanya 8.345 suara. Tapi, saudara Desra dan saudari Fitma Indrayani, mempunyai dukungan KTP dan administrasi lainnya dengan hitungan 9.600. Ini melebihi syarat awal. Verifikasi selanjutnya, dilakukan di seluruh PPS yang ada,” sebut Ketua KPU Hendra Yanni, didampingi anggota KPU serta jajaran Panwaslu. Ditambahkan Hendra Yanni, semenjak dibuka tanggal 22 Februari hingga batas akhir pukul 00.00 WIB Minggu (26/2) lalu, pasangan DesraFitma Indrayani menyerahkan berkas pertama untuk bakal calon perseorangan. Setelah verifikasi faktual bertingkat selesai di tahap akhir KPU,

selanjutnya 30 Maret pendaftaran sebagai Cawako Payakumbuh kembali dibuka. Jika Desra-Fitma mencukupi syarat dukungan yang diverifikasi faktual, mereka dibolehkan mendaftar bersama balon wako dan wawako usungan parpol. Sementara itu, Desra dan Fitma dalam jumpa pers dengan wartawan di Media Centre KPUD, mengaku pada dasarnya jumlah dukungan KTP yang masuk dan berhasil dikumpulkan oleh tim perjuangan dan relawannya, mencapai 20 ribuan. Tahap awal, saat pendaftaran ke KPU, Desra mengaku sengaja melayangkan dukungan separoh dari jumlah dukungan yang masuk. ”Tujuan kita, agar bapak dan ibu serta rekan-rekan di KPU, tidak kesulitan melakukan verifikasi,” sebut H Desra. Desra mengatakan, atas nama kandidat walikota dari jalur perseorangan, pihaknya mengucapkan ribuan terimakasih kepada masyarakat Kota Payakumbuh yang sudah memberikan dukungan baik moril maupun materil. Ke depan, Desra mengimbau seluruh simpatisan dan relawannya, agar tidak berhenti berjuang mengusung gerakan sosial baru di Kota Payakumbuh. “Perjuangan masih panjang. Masyarakat Kota Payakumbuh, harus bangkit dan lebih baik dari hari ini. Mari, bersama kita berjuang. Kami bersama Fitma Indrayani, sengaja mengusung tagline ‘Kok Lai Tasisik Tuah di Nan Hino’ dengan tujuan, karena yakin sekali, masyarakat Payakumbuh tidak akan salah pilih dalam Pilwako bulan Juli mendatang,” sebut Desra yang hari itu memakai kemeja ungu, dipadu celana bahan warna hitam. Ketika sejumlah wartawan menanyakan kenapa dirinya tidak maju melalui partai politik, Desra dan Fitma dengan yakinnya mengakui, kandidat walikota perseorangan akan bersahabat dengan semua pihak. “Bagi kami, politik adalah sahabat. Tidak ada lawan dalam politik jika semua kita, yakin dan sepakat, membangun Payakumbuh,” tandas Desra dan Fitma Indrayani. (h/dod)

KAISAR RAJANYA MOTOR RODA TIGA

nggak sempat baca

Solusi baru kendaraan niaga Apapun usaha Anda, TRISEDA solusinya.

Energi Surya GRATIS

Hubungi:

KAISAR PADANG Jl. By Pass KM.8 Kel. Pasar Ambacang Kec. Kuranji, Padang (Sebelah TORSEBA ONE)

NIKMATI KENYAMANAN TEKNOLOGI dari WIKA SWH

0751 - 779438 / 0853 74478101

klik kami di www.harianhaluan.com

MANDIRI MOTOR Jl. Chairil Anwar No. 03 Pariaman

0852 63754146

Low Maintenance

Type Standar : TSC 130-T 150 LXC-T 300 LXC Type Active System : 1000Ltr-1500Ltr-2000Ltr-2500-Ltr-4000Ltr Hubungi Kantor Pemasaran Kami : Padang : Jl. Nipah No.10 Telp. 0751-28685/7841709/8500258081363500284 Bukittinggi : Jl. Raya Kapas Panji No.15 Telp. 0752-21341/624415/31873 Payakumbuh : Jl. Imam Bonjol No.67 Telp. 0752-95343

DIVA IKHLAS ur Service To er rganiz

IKHLAS

Way of Life!

TERUJI DP 7jt-an* LINTAS Khusus Februari & Maret 2012

O

&

BENUA LOKASI

Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Telp. (0754) 71245 HARI MINGGU / LIBUR SHOWROOM TETAP BUKA

Tersedia : Type 37/96 Type 48/108 Type 70/130 Lokasi : Koto Panjang - Kec. Koto Tangah - Padang TERMINAL AIE PACAH

JL. BY PASS

SOSRO

TVRI

Miliki Segera Rumah Idaman Anda - Dekat Lokasi Rencana Pemerintahan Kota Padang - Dekat Sarana Pendidikan + Kesehatan - Jalan Komplek Aspal - Kuda2 Baja Ringan - Lantai Keramik - Cat Dulux

TELUK BAYUR

JL. ADINEGORO NO. 1 BK. GANTING - KEC. KOTO TANGAH - PADANG TELP. (0751) 7871449- 4855199 - 9004429 FAX. (0751) 4855199

ket Tour Pa

LB. MINTURUN

BIM

RS. SITI RAHMAH

lam & L

r Neger i

PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423

Da

ua

KUALITAS MEGA EKSPOR KAPASITAS MEGA ANGKUT MESIN IRIT BAHAN BAKAR MEGA RESPONSIF SUKU CADANG MEGA EKONOMIS INVESTASI MEGA UNTUNG

Pengurusan Penempatan Pra-kirim Suite Dalam & Luar Negeri

Penginapan Transit Even Organizer Seminar & Diklat

Diva Ikhlas Building, Minangkabau International Airport 09 Bt. Anai Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat Indonesia 22255 Phone +62751819137 - Facmile +62751819146 Mobile +6281363774678 - email : darmawi_marwan@yahoo.co.id


8 LUAR NEGERI

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

ASEAN Harus Peduli Buruh

NOTES

JAKARTA, HALUAN — Buruh migran adalah kelompok yang paling menderita dan tereksploitasi di negara-negara anggota ASEAN.

Chili Dihancurkan Gempa PADA 27 Februari 2010, Gempa Bumi dengan 8.8 Skala Richter, menghancurkan Chili. Ribuan orang tewas, dan gempa juga mengakibatkan tsunami menyeberangi Samudera Pasifik yang menjangkau hingga Selandia Baru, Australia, kepulauan Hawaii, negara-negara kepulauan di Pasifik dan Jepang dengan dampak ringan dan menengah. (h/wk)

LINGKAR Pangeran Belanda Mati Suri

PROTES TAMBANG AUSTRALIA — Warga dan aktivi memprotes pembangunan pabrik bumi Lynas, di Gebeng, di Kuantan Malaysia, Minggu (26/2). Reuters melaporkan, pabrik dibangun oleh perusahaan pertambangan Australia Lynas Corp, telah menimbulkan pertanyaan atas bahaya lingkungan yang mungkin timbul dari limbah radioaktif. REUTERS

AMSTERDAM, HALUAN — Tim dokter Austria pada Minggu, menyatakan bahwa Pangeran Johan Friso mengalami kerusakan otak yang cukup parah setelah terkubur salju, 17 Februari silam. Putra kedua Ratu Beatrix Belanda ini mungkin tak dapat sadar lagi. Dokter Wolfgang Koller mengatakan bahwa tim medis sudah melakukan prosedur terbaik selama 50 menit untuk menghidupkan kembali sang pangeran. Tapi, sia-sia. Hasil pemindaian MRI memperlihatkan kondisi otaknya mengalami kerusakan parah setelah tubuh dan kepalanya tertimbun longsoran salju selama 15 menit. “Jelas bahwa kekurangan oksigen selama terkubur menyebabkan tingkat kerusakan otak yang sangat parah.” katanya, dikutip Telegraph. (bbc)

PULUHAN TEWAS

Pelantikan Presiden Dibom MUKALLA, HALUAN — Sedikitnya 21 orang tewas akibat sebuah bom mobil di Yaman selatan meledak beberapa jam setelah pelantikan Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi. Serangan terjadi di luar istana kepresidenan di Mukalla, Provinsi Hadramawt, Sabtu

waktu setempat (25/2). Anggota pasukan pengamanan elite termasuk dalam korban yang tewas. Seorang pejabat militer mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa ledakan berasal dari seorang pengebom bunuh diri yang mengendarai mobil barang terbuka.

Sekali Lagi ............. Sambungan dari Hal.1 Untuk masalah pertama, polemik antara pedagang Pasar Raya dan Pemko Padang, terlihat masih belum ada titik temu. Hal ini tergambar saat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumbar berdialog dengan para pedagang Pasar Raya Padang, Kamis (23/2) lalu. Pada kesempatan itu, penulis sebagai Ketua Gerakan Ayo Jadi pengusaha HIPMI Sumbar bersama Ketua HIPMI Sumbar Buchari Bachter, mendengarkan keluh kesah mereka dan akan berupaya mencarikan solusinya. Pada pertemuan tersebut terungkap, agar mau direlokasi, ada delapan hal yang menjadi tuntutan pedagang pasar kepada Pemko Padang. Yakni pengakuan kartu kuning pedagang sebagai prioritas mendapat kembali tempat yang baru, maket bangunan yang baru disepakati dulu dengan pedagang, kemudian, harga toko juga harus disepakati dulu dengan pedagang. Berikutnya, bagaimana status kredit pedagang di bank, Pemko diminta memfasilitasi pemberian kredit baru untuk tempat yang baru lewat bank penalang, kemudian penempatan sementara yang layak, menjadikan lantai 3 dan 4 untuk lokasi parkiran Pasar Raya serta retribusi yang wajar. Permintaan pedagang agar mereka bisa berdialog dengan Gubernur tentang hal ini, adalah hal yang wajar. Mereka tentu sangat ingin agar permasalahan ini tidak berlarut-larut, dan secepatnya dapat diselesaikan, agar mereka bisa berdagang kembali dengan tenang. Peran serta Gubernur diharapkan akan menjadi jembatan yang kelak akan melahirkan sebuah solusi yang pas untuk hal ini. Permasalahan terbaru, adalah tentang terbakarnya Koppas Plasa. Dalam sejarahnya, bangunan Koperasi Pedagang Pasar (Koppas)

Gabungan politisi dan aktivis se-Asia Tenggara sepakat memfokuskan diri pada perlindungan dan pengakuan hak buruh migran di kawasan itu. Demikian disampaikan oleh Eva Kusuma Sundari, anggota Asean Interparliamentary Myanmar Caucus (AIPMC), di Jakarta, Minggu (26/2). Eva mengatakan AIPMC telah bertemu dengan LSM dan pejabat pemerintah Thailand, di Bangkok, akhir minggu ini. Hal itu sebagai bagian dari kunjungan misi pencarian fakta serta misi peningkatan kesadaran untuk mem-

beri perhatian lebih pada lemahnya mekanisme perlindungan buruh migran Burma di Thailand. Selama ini, kata Eva, kelompok itu yang paling rentan dan paling tereksploitasi di ASEAN. Hadir di pertemuan ini antara lain Kraisak Choonhavan, Wakil Presiden AIPMC dari Thailand; Anggota DPR Muhammad Gamari Sutrisno dan Nova Riyanti Yusuf, anggota kongres dari Filipina Walden Bello. “Akhirnya disepakati untuk menyerukan pada ASEAN dan negara-negara anggotanya, serta organisasi-organisasi internasional, untuk mengambil tindakan segera dan konkrit memastikan perlindungan dan pengakuan hak buruh migran di seluruh kawasan,” kata Eva, politisi asal PDI Perjuangan. Secara terpisah, Nova Riyanto Yusuf, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, menyatakan pihaknya sudah menerima begitu banyak keluhan tiada henti dari para pekerja migran di kawasan.(h/ dn/bbc/vvn)

Padang, didirikan sekitar tahun 1980 oleh sejumlah pedagang pasar di Padang. Berbeda dengan pendirian bangunan pasar yang lain, seperti Pasar Inpres (Instruksi Presiden) yang dibangun sampai 4 unit, dana Koppas tidak bersumber dari pemerintah. Ini adalah sebuah cerminan, kuatnya tekad kewirausahaan pedagang Minang. Selama 30 tahun lebih berdiri kokoh, tak banyak ‘tetek bengek’ dan polemik yang terjadi pada bangunan yang didominasi pedagang perhiasan, tekstil dan elektronik ini. Tak pula pemerintah kota, melalui Dinas Pasar, begitu sulit untuk mengurus pedagangnya. Suasana komplek pasar yang berlokasi di Pasar Raya Barat ini, sepertinya aman-aman saja, setidaknya, sebelum kebakaran tiba. Saat itu, hari baru saja berganti. Dinihari, Selasa tanggal 21 Februari, sekitar pukul 00.15 WIB, puluhan petak toko dilahap si jago merah di Koppas Plasa. Kota Padang kembali menangis, karena persoalan Pasar Raya tak kunjung tuntas. Pasar semakin semrawut, dengan 2000-an kios darurat yang telah menghambat seluruh akses masuk pasar, tanpa kejelasan penggunaan. Kios tripleks yang sedianya digunakan untuk penampungan pedagang di Pasar Inpres II, III, dan IV. Koppas, sejatinya adalah bangunan pasar yang paling ideal untuk Kota Padang, pascagempa 2009 yang masih menyimpan duka mendalam. Bahkan, sejumlah pentolan ‘aktivis’ pasar berulangulang menggaungkan pembangunan kembali Pasar Inpres I sampai IV mengadopsi sistem koperasi di Koppas Plasa. Sistem yang saat ini diadopsi beberapa bangunan pertokoan di Tanah Abang Jakarta. Namun, yang terjadi kemudian adalah, Pasar Inpres I yang berubah

nama menjadi Pasar Raya Blok I, tak jauh beda dengan Pasar Inpres lama – buatan pemerintah, yang akan meminimkan posisi tawar pedagang. Paling tidak, kalaupun pedagang tak ‘sebebas’ di Koppas Plasa, Blok I tak jadi menjadi milik ‘asing’ atau investor, karena dibangun dari anggaran Kementrian Perindustrian dan Perdagangan (Kemenperindag). Koppas, di akhir 2011, tak lagi seindah cerita di masa awal-awal pembangunannya. Pemerintah Kota Padang telah memberikan legalitas untuk ‘asing’ menanamkan modal di lantai II bangunan itu. Bahkan, juga memberikan kewenangan pengelola (baru) Koppas untuk meningkatkannya hingga lantai 3 dan empat. Sebuah kebijakan yang dinilai merugikan seantero pedagang Pasar Raya. Koppas, selain untuk lokasi perdagangan, selama ini juga identik dengan lokasi parkir, yang disebutkan mampu menampung hingga 300-an kendaraan roda empat dan roda dua. Saat ‘investor’ beraksi, para pedagang kelimpungan mencari lokasi parkir, karena pasar sudah benar-benar sempit, dan semrawut. Tak lagi menyisakan lahan parkir, walaupun hanya untuk kendaraan roda dua. Kini, nasi sudah jadi bubur. Belum ada yang dapat memastikan, bagaimana nasib Koppas Plasa pascakebakaran hebat yang dituding disebabkan hubungan arus pendek listrik. Yang jelas, pedagang Koppas ataupun luar Koppas tak lagi mengharapkan, bangunan ditambah tinggikan. Biarlah Koppas, murni menjadi milik pedagang, bukan investor, apalagi milik pribadi. „ Penulis adalah Ketua Gerakan Ayo Jadi Pengusaha HIPMI Sumbar dan Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti (2000/2001)

Sebelum serangan tersebut, berlangsung pelantikan Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi di ibukota Sanaa, sekitar 500 kilometer dari tempat serangan. Rangkaian kekerasan melanda Yaman belakangan ini, dan pemilihan presiden yang digelar pada 21 Februari lalu, juga diwarnai kekerasan yang menyebabkan sembilan orang tewas di Yaman selatan. Satu-satunya calon Wakil Presiden Abd Rabbu Mansour Hadi merupakan satu-satunya calon dalam pemilihan presiden, setelah presiden Ali Abdullah Saleh, yang sudah berkuasa

selama 30 tahun, bersedia mengundurkan diri. Namun, Presiden Saleh baru akan menyerahkan kekuasaan kepada Abd Rabbu Mansour Hadi pada Senin 27 Februari. Presiden Saleh baru bersedia mengundurkan diri secara resmi, jika sudah terpilih presiden baru dan dengan kondisi mendapatkan kekebalan dari tuntutan hukum. Pengunduran diri itu dipicu oleh rangkaian unjuk rasa yang menentang pemerintahannya untuk menuntut reformasi politik. Dalam pidato pelantikannya, Presiden Abd Rabbu Man-

sour Hadi menegaskan tekad untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi Yaman. “Saya berdiri di sini dalam momen bersejarah. Saya memandang kepada warga Yaman dan mengucapkan terima kasih, Krisis mencapai setiap kota, kampung, dan rumah namun Yaman akan terus bergerak maju,” katanya seperti dikutip kantor berita Reuters. Bagaimanapun presiden baru mengemban tugas yang berat, karena sebagian kawasan Yaman sudah dikuasai oleh kelompok militan yang memiliki hubungan dengan al-Qaeda. (h/bbc)

Arsenal Menangkan .... Sambungan dari Hal.1 Di awal babak kedua, Arsenal nyaris berbalik unggul. Namun, tembakan Yossi Benayoun dari dalam kotak penalti masih bisa ditepis oleh Friedel. Tim tuan rumah akhirnya benarbenar unggul pada menit ke-51. Umpan silang terukur Sagna dari sayap kanan diteruskan oleh Rosicky ke dalam gawang Tottenham dengan sontekan pelannya. Arsenal memimpin 3-2. Berselang delapan menit, peruntungan Walcott berubah. Kali ini, dia bisa menceploskan bola

ke dalam gawang. Dalam sebuah serangan balik, Van Persie berhasil melindungi bola dari kepungan dua bek lawan. Dia kemudian mengoper si kulit bundar ke arah Walcott yang berlari dari belakang. Sebentar menggiring bola, Walcott kemudian mencungkilnya melewati Friedel. Walcott bikin gol lagi pada menit ke-68. Memanfaatkan umpan lambung dari Alex Song, pemain bernomor punggung 14 ini dengan dingin memperdaya Friedel untuk

kedua kalinya. Rosicky berpeluang mencetak gol keduanya pada menit ke-76. Bermain umpan satu-dua dengan Walcott, dia mengakhirinya dengan sepakan kaki kiri yang arahnya masih menyamping. Tottenham akhirnya harus mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain. Scott Parker menerima kartu kuning kedua pada menit ke86 karena mengasari Vermaelen. Hingga berakhirnya pertandingan, skor 5-2 untuk kemenangan Arsenal tak berubah. (h/mat)

Pemerintah Harus ...... Sambungan dari Hal.1 Menurutnya, dari tahun ke tahun tendensi bencana terus meningkat. Di samping keberadaan faktor geografis, faktor kesalahan manusia juga berperan besar dalam mengudang bencana. “Terkadang setiap terjadi bencana pemerintah maupun tim penaggulangan bencanan fokus kepada perbaikan infrastruktur bukan kepada masyarakat. Yang harus diperhatikan itu pertama adalah bayi karena kondisi pertahanan tubuhnya yang belum kuat. Meberikan perhatian khusus kepada bayi dalam situasi bencana sangat diperlukan. Kedua, ibu yang dalam keadaan menyusui atau dalam keadaan mengandung. Ketiga, para orang tua. Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Ir Yultekhnil, yang juga hadir dalam acara itu mengatakan, dari sisi strategi penanggulangan benca-

na pemerintah masih lemah. “Selama ini, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah memang telah memberikan respons melalui sistem menanggulan bencana. Sistem ini di pandang lemah karena ketidakberdayaan jelasakn sistem dan prosedur,” kata Yultekhnil. Hal ini bisa dilihat dari berbagai fenomena dalam penanganan bencana selama ini, mulai dari keterlambatan penyaluran bantuan dan menumpuk di pos penampungan logistik. Selain itu, kelemahan juga terlihat dari tidak adanya peringatan dini yang mampu memberikan arahan kepada masyarakat terhadap apa yang harus mereka lakukan pada situasi bencana. “Ada beberapa langkah yang patut diperhatikan dalam nanganan bencana. Pertama, dengan membuat regulasi yang lebih operasional dengan

pembagian wewenang dari berbagai pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. Kedua, membuat kebijakan yang bersifat darurat dengan memangkas birokrasi dalam penaganan bencana. Ketiga, transparasi dalam pengelolaan dan bantuan penanganan bencana melalui auditor independen. Memperhitungkan faktor keseimbangan lingkungan dalam melaksanakan pembangunan daerah,” paparnya. Sementara itu, Manajer Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalpops PB) BPBD Provinsi Sumatera Barat Ade Edward mengatakan, hendaknya setiap elemen pemerintahan dan masyarakat di Sumatera Barat agar mengambil hikmah dari pengalaman 4 kali bencana gempa, dan menyadari adanya ancaman bencana dimasa datang. (h/yat)


RIAU DAN KEPRI 9

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

GENG MOTOR SERANG MAPOLRESTA

LINGKAR Batam Dapat Mobil Deteksi Kecelakaan Kerja BATAM CENTRE — Batam akan segera memiliki mobil deteksi kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan. Melalui mobil deteksi ini, terjadinya kecelakaan kerja dan penyebabnya akan dapat diketahui dengan cepat. “Tahun ini Batam akan mendapatkan sebuah mobil deteksi kecelakaan kerja dari Kementerian Tenaga Kerja, mungkin awal Maret mobil ini sudah datang,” ungkap Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, kemarin. Menjelang diterimanya mobil bantuan ini, lanjut Rudi, Kementerian Tenaga Kerja juga telah mengundang Disnaker Kota Batam untuk mengirimkan petugas dalam latihan pengoperasionalan mobil. Pelatihan ini akan dilaksanakan di Jakarta dalam minggu depan (minggu ini). Dengan adanya mobil operasional deteksi kecelakaan kerja, Rudi berharap dapat mempercepat penanganan kecelakaan kerja yang terjadi di Kota Batam. Mulai 2012, Disnaker Kota Batam juga sudah menebar katalog kecelakaan kerja ke sejumlah perusahaan yang ada di Batam. Dalam katalog tersebut, harus diisi setiap perusahaan jika terjadi kecelakaan kerja di perusahaan. Baik kecelakaan kerja yang bersifat ringan maupun kecelakaan kerja kategori berat. “Melalui katalog ini akan dapat dipetakan potensi kecelakaan kerja di perusahaan yang ada di Batam. Sehingga mudah diantisipasi dan dicarikan solusinya,” imbuhnya. Menurut Rudi, sejak diberlakukan katalog kecelakaan kerja di perusahaan di Kota Batam, jumlah kecelakaan kerja yang terjadi semakin menurun. Sebelumnya, pada 2011, jumlah kecelakaan kerja mencapai 30 kejadian setiap harinya, mulai dari yang ringan hingga berat. Dari jumlah tersebut, sebagian besar di dominasi kecelakaan kerja di sejumlah industri berat. Seperti industri galangan kapal di kawasan industri Tanjung Uncang dan beberapa kawasan lainnya. Sementara mulai 2012, tinggal sekitar 200 kejadian kecelakaan kerja setiap bulannya. Kecelakaan kerja ini terjadi mulai seseorang berangkat ke tempat kerja hingga pulang dari tempat kerja. “Nggak tahu kenapa terjadi penurunan secara drastis, apa karena mereka malas melaporkan atau bagaimana,” ujarnya. Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Riky Indrakari menyebutkan, permasalahan ketenagakerjaan seperti kecelakaan kerja sulit diantisipasi akibat belum adanya peta ketenagakerjaan di Kota Batam. Perlindungan terhadap tenaga kerja, seharusnya lebih diutamakan oleh perusahaan dan pemerintah, baik tenaga kerja permanen maupun tenaga kerja lepas. “Selama ini Batam belum memiliki peta ketengakerjaan, sehingga timbul penumpukan angkatan kerja. Ini akan berpotensi muculnya kecelakaan kerja, diskriminasi dan upah buruh murah” ujarnya. (hk/wan)

Dewan Khawatirkan Keamanan Pekanbaru PEKANBARU, HALUAN — Sekelompok Geng motor sekitar 70 orang dengan mengendarai 40 motor menyerang dan merusak Markas Polresta dan beberapa tempat di Pekanbaru, Minggu (26/2) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Kunjungan Gubernur Kepri Ke Berhala pasca keputusan MA

KUNJUNGAN GUBERNUR KEPRI PASCA PUTUSAN MA

Pulau Berhala Dijadikan Objek Wisata LINGGA, HALUAN — Gubernur Kepri, HM Sani dan rombongan dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kabupaten Lingga mengunjungi Pulau Berhala, Minggu (26/2). Kunjungan itu merupakan yang pertama pasca keluarnya keputusan dari Mahkamah Agung (MA) yang menetapkan Pulau Berhala masuk ke wilayah Provinsi Kepri. Sehari sebelumnyan Sabtu sore (25/2), rombongan Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri menggelar acara syukuran dengan masyarakt Lingga dan Pemerintahan Kabupaten Lingga atas keputusan MA yang menyatakan Pulau Berhala masuk ke wilayah Kepri. “Kembalinya Pulau Berhala kepangkuan kita, kita harus mengimplementasikannya dengan

melakukan berbagai pembangunan dan memajukan Pulau Berhala demi mensejahterakan masyarakat disini, dan kita semua harus dapat menjaga kesatuan dan persatuan agar tidak terpecah belah dengan kebersamaan maka semuanya akan tercapai,” ucap Sani. Lanjutnya, Anggaran untuk pembangunan Pulau Berhala itu sudah masuk dalam APBD di Kabupaten Lingga karena Pulau Berhala termasuk diwilayah Kabupaten Lingga, sehingga masyarakat jangan kawatir, nantinya pihak pemerintah akan memberikan bantuan berupa pompong bagi para nelayan itu sudah didalam pemerintah Lingga. “Kedepan Pulau Berhala akan kita jadikan sebagai objek wisata yang bisa diandalkan, dan men-

jadikan tempat penangkaran penyu yang selama ini setiap tahunya penyu selalu singgah untuk bertelur di Pulau Berhala ini, sehingga akan menjadi daya tarik tersendiri bagi Kabupaten Lingga khususnya Pulau Berhala, Keindahan pantai juga menjadi dayatarik serta mungkin keindahan lainya akan menjadi Pulau berhala terkenal,” harap Sani. “Untuk pembangunan mesjid di Pulau Berhala ini pemerintah provinsi Kepri akan membantu dengan memberikan dana sebesar Rp250 juta kepada masing-masing Pulau Berhala dan Pulau Lalang, yang merupakan satu desa namun beda pulau. Jika Provinsi Jambi ingin mengajukan keberatan atas putusan MA atau akan menuntut silahkan itu hak mereka,” jelas Sani. (hk/sut)

PASTIKAN TUAN RUMAH TUNGGAL

Gubri Akui Progres Venue PON Sesuai Planning PEKANBARU, HALUAN— Kendati banyak pihak meragukan persiapan venues untuk penunjang Pekan Olahraga Nasional (PON) tidak akan selesai menjelang event nasional tersebut diselenggarakan, namun Gubernur Riau HM Rusli Zainal memasatikan progres pengerjaan sarana dan prasarana PON, berjalan seperti yang diharapkan. Bahkan, progres main stadium saat ini sudah dalam tahap finishing. ‘’Kita masih punya waktu sekitar tujuh bulan lagi. Sampai saat ini progres masih berjalan seperti yang diplaningkan. Ini merupakan

komitmen kita sebagai tuan rumah PON dan ISG. Untuk main stadium progresnya antara 98-99 persen. Tinggal beberapa tahapan penyempurnaan, seperti landscape dan penataan kawasan saja.’’ ungkap Gubri, Sabtu (25/2), seraya mengatakan pihaknya terus melakukan update dan evaluasi dengan melibatkan tehnical deligate se- Indonesia maupun tim yang dibentuk ditingkat Provinsi Riau. Menanggapi tentang empat cabang olahraga yang masih menjadi perbincangan hangat di tingkat olahraga nasional, Gubri menyikapinya dengan bijak. Menurutnya, Riau

menyerahkan putusan tersebut ke Pemerintah Pusat. ‘’ Pada dasarnya Riau tetap tuan rumah tunggal untuk pelaksanaan PON tahun 2012. Ditambah lagi dengan prerogatif yang diberikan sebagai tuan rumah. Hanya saja, kita tetap menyadari bahwa Riau sebenarnya bukan satu-satunya yang memutuskan untuk kepastian empat cabor itu. Semua tentunya berdasarkan kebijakan Pusat,’’ kata Gubri. Padahal menurutnya, Rapernas beberapa waktu lalu juga sudah membahas itu. Dimana, Riau tidak lagi memprogramkan untuk empat cabor yang

meliputi Hoki, Berkuda, Dansa dan Drum Band. Artinya pelaksanaan PON hanya untuk 39 cabor seperti yang telah disampaikan ke Kementerian Pemuda dan Olahraga dan KONI Pusat. ‘’ Dalam rapat bersama Koni se Indonesia sudah dibicarakan tentang hal tersebut. Jika ditanyakan mengenai sikap kita, tentunya kita memastikan bahwa kita tidak mempunyai waktu lagi untuk mempersiapkan empat cabor tersebut. Namun demikian, keputusan akhir diserahkan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI,’’ ucap Ketua PB PON ini. (hr/dis)

Gaji Guru Honor Dua Bulan Sekali BATAM CENTRE, HALUAN — Para guru honorer yang tergabung dalam Persatuan Guru Honorer Komite (PGHK) Kota Batam menuntut Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam agar membayar gaji mereka dilakukan setiap bulannya. Karena selama ini mereka menerima gaji 2-3 bulan sekali. Mereka juga mendesak pihak Dinas Pendidikan untuk mencabut kembali surat keterangan kerja, yang ditandatangani Rustam Effendi, SE selaku Kabid di Disdik dan diganti dengan Surat Keputusan (SK) untuk guru honorer. Surat keterangan kerja tersebut diterbitkan dua kali. Pertama diterbitkan pada, Sabtu (18/2), dengan gaji pokok Rp850 ribu plus tunjangan Kota dan tunjangan Provinsi. Lalu surat keterangan kerja (SKK) itu diterbitkan kedua pada, Senin (20/2). SKK yang ke dua kali ini terjadi perubahan yakni, gaji perbulannya Rp900 ribu. “Surat ini kami anggap surat ilegal. Karena tidak ada nomor surat. Dan kami anggap Rustam Effendi adalah seorang kapitalis dengan

Akibat serangan tersebut kaca di beberapa tempat terlihat rusak dan luluhlantak. Kaca depan pos penjagaan Mapolresta Pekanbaru yang baru saja dibangun dan belum difungsikan luluh lantak. Selain itu geng motor tersebut juga merusak Pos jaga Polisi di Jalan Sudirman dan Jalan Ahmad Yani, mobil pribadi Polisi yang sedang parkir di depan Mapolres, mobil dan Ruko Oscar studio foto ruko di Jalan Ahmad Yani, serta Eks kantor Bank Lippo. Dugaan sementara perusakan dilakukan oleh geng motor. Hal ini diperkuat dengan kejadian sebelumnya, dimana Polisi telah menangkap BB (32), ketua gang motor di Polsek Bukit Raya. BB ditangkap karena kasus pengeroyokan pada Sabtu malam (25/2). Pengamatan Haluan Riau Minggu (26/2) di Mapolresta tampak kaca depan Pos Jaga Mapolresta pecah berantakan. Kapolresta Pekanbaru Adang Ginanjar membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya ini merupakan tindakan anarkis dan Polisi tidak akan membiarkan hal ini. “ Tindakan geng motor yang merusak kantor dan bangunan lain sudah sangat meresahkan. Oleh karena itu, kita akan segera menertibkan geng motor-geng motor yang meresahkan tersebut. Kami akan menangkap mereka. Tindakan mereka sudah menjurus ke anarkisme,”kata Kapolresta Minggu malam (26/2). Yusni, Owner Oscar Foto, yang menjadi menjadi salah satu korban perusakan mengatakan bahwa pada Minggu sekitar pukul 02.30 Wib sekelompok orang dengan mengendarai motor melempar batu ke arah mobilnya, KIA Karnival, yang tengah parkir didepan Studio Foto Oscar Jalan Ahmad

membayar gaji kami sebesar Rp900 ribu per bulan. Gaji itu pun bukan setiap bulan kami terima, tapi 2-3 bulan sekali,” ujar salah satu ibu, dalam rapat dengar pendapat dengan komisi IV DPRD Kota Batam, Jumat (24/2) lalu. Perempuan berjilbab ini mengaku sudah 21 tahun menjadi guru honorer di salah satu sekolah SMP di Batam. Selama itu pula, dia mengaku terus mendapatkan intimidasi di pihak Disdik, ketika akan memperjuangkan nasib guru honorer terutama masalah gaji. “Kami datang hearing hari ini pun sempat diintimidasi oleh pihak Disdik maupun Kepala Sekolah kami. Tapi apapun yang terjadi, kami akan lawan. Karena kami sudah cape dengan segala bentuk ancaman itu,” tegasnya. Pengakuan sama juga dari guru lainnya. Asruddin mengatakan, kurang lebih 10 tahun mengabdikan dirinya menjadi guru honorer, tapi ada suatu hal yang mengganjal di dalam benaknya. Ketika pihak Dinas mengeluarkan surat keterangan kerja dan ditempatkan di hinterland, namun pihak komite yang mengeluarkan SK.

“Kami jadi bingung. Kami ditempatkan oleh Dinas. Tapi yang mengeluarkan SK bukannya pihak Disdik ataupun Kepala Sekolah, melainkan komite. Ini jelas kami tidak mempunyai kekuatan hukum, ketika kami akan mengajukan persyaratan untuk menjadi CPNS,” kata dia. Anggota komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho menanggapi atas kondisi riil yang dialami oleh para guru honorer tersebut, meminta agar pihak Disdik Kota Batam untuk segera menerbitkan SK. Baik SK itu dikeluarkan oleh Disdik ataupun melalui Kepala Sekolahnya masing-masing. “Kalau menurut saya, kepala sekolahnya saja yang mengeluarkan SK. Karena Kepala sekolahnya yang lebih tahu mengenai kinerja kerja para guru-guru honorer yang bersangkutan,” kata Udin. Menurutnya, dengan diterbitkan SK maka para guru honorer mempunyai kesempatan untuk menjadi CPNS, ketika ada penerimaan PNS nanti. Udin juga meminta, agar para guru-guru tak perlu takut dan kuatir akan adanya berbagai ancaman yang

dilakukan oleh Kepsek maupun pihak Disdik. Ketua komisi IV DPRD Kota Batam, Riky Indrakary mengatakan, hearing kali ini seharusnya dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Muslim Bidin. “Kami ingin mengetahui sejauh mana kesiapan Disdik selama moratorium. Maka kami ingin Kadisdik lah yang langsung datang, bukan diwakilkan,” kata Riky di awal pembukaan rapat. Menanggapi hal itu semua, Rustam Effendi yang mewakili Kadisdik beralasan bahwa, ketidak hadiran Kadisdik saat hearing, lantaran adanya persiapan menjelang diadakan ujian sertifikasi para guru. Dan mengenai terbitnya surat keterangan kerja dua kali itu, karena adanya kesalahan administrasi. “Kalau soal SK, nanti kita akan sampaikan kepada pimpinan kami. Dan kami juga sangat berterima kasih atas semangat dari bapak/ ibu guru selama ini, dalam rangka memajukan dunia pendidikan di Batam,” kata Rustam. (hk/lim)

LOWONGAN Sebuah KUD yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit membutuhkan : 1. Sarjana informatika (S1) Wa n i t a , b e l u m m e n i k a h , pengalaman min. 2 th,di utamakan yg berdomisili di Kab. Dharmasraya. 2. Manager kebun untuk mengelola kebun kelapa sawit seluas 1600 Ha di Kabupaten Dharmasraya. Lamaran diantarkan sendiri d/a Kantor KUD KOSKOPABO komplek Kantor Camat Koto Besar Kab.Dharmasraya atau

Hub.081374054084

BUKA TIAP HARI Jam 08.00-22.00 WIB HARI MINGGU/BESAR TETAP BUKA Hp. 081374058709 atau sms aja Pasti dibalas

PENGOBATAN

ORIENTAL MEDICINE BP. DR.TM. MUHAMMAD,NSR,HS

Yani. Lemparan batu tersebut menyebabkan pecahnya kaca belakang dan samping mobil. Selain itu terlihat juga kaca ruko disebelah studio foto oscar beratakan. “Saya melihat mereka melempar tapi saya tak berani mencegah karena mereka sangat ramai, mengendarai puluhan sepeda motor,”kata Yusni. Ditambahkannya Ruko miliknya juga turut dilempar namun karena terlindung Rolling Door tidak mengalami kerusakan yang berarti. Sementara itu, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Kamaruzaman mengatakan, peristiwa penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang terhadap markas kepolsian Polresta Pekanbaru, yang diduga geng motor, merupakan peristiwa yang sangat luar biasa, dan harus disikapi dengan cepat dan tegas. “Dengan kejadian ini, tentunya kita sangat kawatir, sebab dengan konsisi seperti itu, berarti keadaan keamanan dan kenyamaman untuk masyarakat Kota Pekanbaru saat ini, perlu dikawatirkan sekaigus dipertanyakan. Artinya, markas polisi saja berani di serang apalagi nanti lembaga lain, ada apa dengan polisi,”ujar Kamaruzaman, ketika menanggapi peristiwa tersebut kepada Haluan Riau, Minggu (26/02) memarin. “Polisi harus terbuka dengan kondisi seperti ini kepada masyarakat, sehingga kekawatiran dari masyarakat dapat terjawab. Sebab masyarakat tentu akan mempertanyakan sejauh mana kuwalitas dan kuwantitias kepolisian Pekanbaru, sehingga berani diserang begitu saja,”katanya. Sementara itu anggota Komisi I Yose Saputra mengatakan, aksi yang dilakukan oleh kelompok bermotor tersebut sudah sangat keterlaluan. Pasalnya, aksi yang dilakukan bukanlah sebuah tindakan kenakalan anak muda, melainkan sudah menjadi sebuah kelompok yang meresahkan bagi masyarakat. “Mereka itu kelompok yang tidak mengenal siapa dan apa latar belakang korbannya, sepertinya ini sudah terorganisir” ujarnya. Kepada Polresta Pekanbaru, tambah Yose, harus memberi hukuman setimpal terhadap perbuatan yang dilakukan oleh kelompok bermotor tersebut. “Jangan karena mereka masih anak muda, lantas diringankan,” katanya mengingatkan. (hr/ben)

ALAMAT PRAKTEK: Jl. Pasar Baru II No. 49 A RT.02 RW.II Kel. Kampung Jao Kec. Padang Barat-padang ( Jl. Ratulangi +50M dari Radio Arbes FM)

MENGOBATI SEGALA MACAM JENIS PENYAKIT LUAR DALAM, BARU LAMA MAUPUN KRONIS Kami mengobati segala macam/jenis penyakit dengan menggunakan bantuan terapi Timur-Barat dan Ramuan Obat Alami yang telah dipakai hampir seluruh bangsa di dunia. Bahkan kini telah diuji oleh pakar/Ahli secara klinis terbukti aman,ampuh, manjur mujarab serta tidak menimbulkan efek samping sama sekali!!!!. Anda menderita penyakit yang tertulis di daftar atau tidak disini segeralah ke alamat kami !!! Isyaallah kami siap membantu dan menunggu kedatangan Anda. Kulit muka anda keriput ???Kami juga menyediakan ramuan kecantikan (Obat Awet Muda) Air muka anda bisa terlihat lebih muda puluhan tahun dari usia sebenarnya. Kami juga kerjasama dengan Prof. DR. Hembing Wijaya Kusuma dan Prof. DR. Nurdin Ibrahim dalam meramu (meracik)

UNTUK UMUM AWET MUDA LUMPUH/STROKE KURAP PANU BELUM PUNYA ANAK DARAH KOTOR KENCING MANIS LEKEUMINIA TUMOR/KANKER ALERGI GONDOK/POLIP GANGGUAN SARAF HERNIA/T.BOROK STRESS/GELISAH MAAG/ULU HATI TELAPAK KAKI TANGAN BAU BADAN/MULUT BERKERINGAT JERAWAT/BISUL KANKER PAYUDARA MATA KATARAK/RABUN

HUB: HP 081374058709 VARISES/A. URAT PLEK HITAM DI WAJAH SEX DINGIN LK/PR AYAN/EPILEPSI KULIT BELANG PILEK MENAHUN INGIN GEMUK/LANGSING AMBIEN/WASIR SAKIT GIGI K.BATU/GINJAL

ASTHMA/S.NAFAS TBC BATUK DARAH SYPILIS/R.SINGA RHEUMATIK/ENCOK LIVER/S.KUNING DARAH T/RENDAH AMANDEL JANTUNG KORONER EXIM/GATAL-GATAL BATUK DARAH

PARU BOCOR TELINGA BERAIR TELINGA BERNANAH LEPRA/KUSTA KEPALA SAKIT SUSAH TIDUR DIARE/DISENTRI SEMBELIT/SINUSITUS MIMISAN DLL

Ingat!!! Jangan salah pilih, pengobat alternative Oriental Medicine, kalau ragu-ragu boleh dicoba-coba dulu, kalau berkhasiat baru berobat. Biaya obata hanya Rp. 1000,- semacam obat untuk sekali minimum!!!(Paling Mahal Dari Rp 5.000,- sampai Rp. 15.000,- Perhari minum obat) Pemeriksaan dan konsultasi di kenakan biaya Rp. 20.000,- atau boleh juga semampu anda kecuali Khusus pria/wanita dan penyakit parah/kronis lainya tapi boleh juga nego-

KHUSUS PRIA

Impoten/lemah syahwat (syahwat mati bisa hidup kembali) memperbesar zakar/alat vital, mani encer, dll) semua penyakit lama, parah, kronis, menahun

KHUSUS WANITA

Memperbesar/memperindah Payudara, merapatkan vagina, (bisa seperti perawan lagi) Pektay, keputihan, terlambat bulan, dll. Semua penyakit lama, parah, kronis, menahun

Sebenarnya separah apapun penyakit yang kita derita ada obatnya, sebab zat yang menurunkan penyakit juga menurunkan obatnya. Hanya kita sajalah tempatnya lalai dan lemah, tidak yakin, malas berobatg, ragu-ragu,, tidak sabar ingin cepat-cepat sembuh dan lainya. Lihat dan bacalah sejarah dari mulai manusia pertama diciptakan sampai dengan setengah dan satu abad yang lalu. Penduduk seluruh dunia belum mengenal obatobat campuran kimia, tapi selalu menggunakan obat-obat ramuan alami. Orang sehat-sehat, kuat-kuat, panjang umur dan tak pernah terdengar penyakit yang tak bisa tertolong lagi. Cobalah lihat sekarang ini obat dan peralatanya canggih lagi modern. Ada yang salah bedah. Maal praktek, ada penyakit yang divonis tak ada obatnya lagi. Ada pasian yang diramal disini hidupnya beberapa hari lagi dan tidak ada manfaatnya dicerita panjuang lebar sendiri. Nah! Pastikan jangan tunda lagi mari kembali keramuan obat alami segeralah ke alamat kami sebelum terlambat!!! Kami siap menolong anda dengan ramuan asli kami!!! Yang namanya pengobatan alternative dan mengaku-ngaku menggunakan obat ramuan saat ini sangatlah banyak dan mungkin cukuplah mebingungkan kita semua. Ada yang menawarkan cukup sekali berobat penyalitnya langsung sembuh beberapa hari lantas angkat kaki ada yang ambil uang ratusan dan jutaan. Ada yang bikin nama aneh-aneh dan masih ada trik-trik dan lainya. Hanya untuk mengeruk keuntungan mereka semata bahkan mungkin dengan ulah merekalha dimata anda sangat terpuruk citra pengobatan ramuan alami saat ini. ingat jangan samakan pengobatan Oriental Medicine dengan lainya kami juga sediakan obat ramu dan racik sendiri. Ramuan-ramuan langsung bisa dibawa pulang. Ngomong-ngomong soal obat ramuan alami pasti biayanya sangatlah murah. Kami tidak asal tulis murah. Buktikanlah ke alamat kami!!!konsultasi dan Tanya-tanya dulu!!!Cuma Pemeriksaan saja dikenakan biaya Rp 20.000 (sepuluh ribu rupiah)

Insya Allah kami juga menobati penyakit non fisik (batin) digunaguna santet. Usaha macet, jodoh, pemanis, mental ada gangguan akibat obat-obat terlarang. Ingin rumah tangga rukun anak-anak cepat cerdas dan lainya.

Alamat sangatlah mudah semua buskota/semua kendaraan yang melewati Jl. Ratulangi +50 m dari Radio Arbes FM. Lihat Plang pengobatan Oriental Medicine. Minta Turun di Jl. Pasar baru

PRAKTEK BERIZIN, MENETAP DAN TIDAK TUTUP-TUTUP LAGI, CATATLAH ALAMAT INI BAIK-BAIK, KAPAN-KAPAN PERLU BISA DIPERGUNAKAN


10 LIPUTAN KHUSUS

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

MTQ TINGKAT NASIONAL KE-24

Sumbar Optimis 3 Besar GUBERNUR Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menargetkan posisi tiga besar pada Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional ke24 yang akan dilaksanakan pada Juni 2012. Ia meminta qori dan qoriah berlatih lebih keras untuk mewujudkannya.

Irwan Prayitno Gubernur Sumatera Barat

“Kita berharap dapat tercapai dan minimal tetap bertahan pada peringkat lima besar sama dengan MTQ di Bengkulu 2010,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat pembukaan training center (TC) tahap I calon Kafilah

Sumbar, dalam rangka persiapan MTQ tingkat nasional ke XXIV Ambon 2012, 24 sampai 27 Februari. Hasil yang dicapai katanya, adalah korelasi dari apa yang dipersiapkan. Jika persiapan dengan sungguh-sungguh, maka hasil yang didapatkan maksimal. Kalah menang adalah hasil perlombaan, tapi yang perlu didapatkan dari mengikuti MTQ tersebut adalah keseriusan

belajar Al Quran. “Saya berharap, qori dan qoriah yang terpilih agar dapat menunjukan kemampuan dengan baik, berlatih dengan baik. Kita akan mendapatkan hasil yang terbaik,” pesan Irwan. Masuk ke posisi tiga besar tingkat nasional memang tidak mudah, setidaknya mendapatkan 35 poin atau tiga perolehan juara I dari cabang yang diperlombakan. Pencapaian target itu, kafilah Sumbar harus bisa meraih lima emas (25 poin), dua perak (6 poin) dan empat perunggu (4 poin). Diperlukan persiapan yang matang. Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) mulai melakukan seleksi yang ketat terhadap qori dan qoriah asal Sumbar. Selain itu pelatih daerah, LPTQ juga melibatkan tim seleksi dari tingkat

nasional. Langkah itu sudah dimulai sejak Desember 2011. Kepala Biro Bina Sosial Setprov Sumbar, Jefrinal Arifin mengatakan, peserta yang diseleksi adalah qori dan qoriah sebanyak 136 orang yang meraih juara I pada MTQ tingkat Sumbar di Dharmasraya tahun lalu. “Terakhir, sudah lolos sebanyak seleksi 66 orang yang menjalan Training Center (TC), karena akan disaring menjadi 44 orang untuk diutus mengikuti 12 cabang,”kata Jefrinal bersama Kabid Agama Binso, Eko Faizal. Opitimis Sumbar raih tiga besar terlihat dari hasil penilaian tim pelatih tingkat nasional. Dari 44 qori dan qoriah yang akan diutus, terdapat 14 orang menjadi super prioritas untuk merebut medali emas. Dengan begitu, kon-

tingen Sumbar yang akan diberangkat mengikuti MTQ Nasional ke-24 di Ambon pada 9-16 Juni 2012, sedikitnya 75 orang. Sebelumnya, kafilah Sumbar pada MTQ Nasional ke 23 di Bengkulu meraih juara I pada cabang Tilawah Cacat Netra, juara II dengan empat perolehan pada cabang Juz Tilawah dan juara III dengan dua perolehan masing-masing pada dari cabang Qiraat Putri dan cabang Tilawah Remaja Putra. Selain itu berhasil memboyong juara harapan yakni, harapan 1 cabang Hifdhil 20 juz, harapan II cabang Menulis dan Membaca Isi Kandungan Alquran (M2KQ) putri, dan harapan III dengan dua perolehan masingmasing Hifdhil 10 juz putra dan M2KQ putra. (adv)


11

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

Oscar Ajang ............. Sambungan dari Hal.1 Guru Harus ............. Sambungan dari Hal.1 Gal sibuk menyiapkan 30 paket bingkisan untuk 30 nomine dan presenter yang menginap di Four Seasons Hotel Beverly Hills. Daftar A-List dan D-List ini, menurut Gal, tidak tentu setiap tahunnya. Satu orang A-List bisa saja berada di D-List pada tahun berikutnya, begitu pula sebaliknya. Maka Gal harus benar-benar cermat. Apa saja yang disiapkan Gal untuk selebritas yang akan berkumpul di ajang Oscar, Minggu (26/2) waktu setempat itu? Selebritas yangcheck-indi hotel in bakal mendapatkanmixer. Tunggu dulu, ini bukan sembarangmixer. Mixerini diproduksi oleh KitchenAid dan dibuat khusus dengan cat emas 22 karat serta bertahtakan kristal Swarovski oleh Nicole Dinardo. Satu buahmixeritu nilainya mencapai US$1.500 atau sekitar Rp13,5 juta. Wow!

Kopor Traveler’s Choice juga sudah menunggu, berisi 20 hadiah senilai US$7.000. Mulai dari paket Sunny Sleevz senilai US$25 untuk melindungi tangan dari sinar matahari saat di pantai. Kemudian ada rangkaian produk organik untuk kecantikan dari Intelligent Nutrients, senilai US$500. Beberapa produk lainnya dari perusahaan ternama. Seperti coklat Norman Love yang terkenal. “Hadiahnya boleh dijadikan satu. Yang penting, sesuai dengan level selebritas yang akan mendapatkannya. Jadi sebenarnya, barang-barang itu sifatnya sudah eksklusif,” papar Gal. “Hanya yang paling tenar dan penting yang tinggal di hotel itu serta mendapatkan bingkisan ini. Kadang, bingkisannya kurang,” lanjut Gal yang tahun lalu kelabakan menambahkan satu bingkisan untuk

James Cameron, sutradara ‘Avatar’. Sementara Asha Blake dari Goldenheart Media yang berpartner dengan Gal menyatakan, produk yang masuk di kantong hadiah Oscar itu bisa mendapatkan promosi yang luar biasa.”Perusahaan akan diuntungkan, karena media akan menuliskannya. Bukan sekadar ada di hadapan selebritas, tapi ini menjadi cara beriklan yang baru,” kata Blake. Gal tak bisa memberitahu bintang-bintang mana saja yang akan kebagian bingkisan yang ia siapkan itu. Namun saat SAG Awards dan Golden Globes, ia memberi bingkisan kepada Glenn Close, Colin Firth, Morgan Freeman dan banyak lagi. Satu bingkisan biasanya disiapkan untuk amal, via lelang bagi para non-selebritas yang ingin merasakan pengalaman A-List. (inilah.com)

Hikmah di Balik ........ Sambungan dari Hal.1 Berada di posisi ini, longsor mengancam kita. Lalu, di negeri kita yang mempesona ini melintang sungaisungai besar dari berbagai hulu di atas Bukit Barisan. Membujurnya sungai, tak bisa dilepaskan ancaman banjir menjadi potensi yang dapat mengancam kita kapan saja. Kemudian, di Barat, Samudera membentang luas. Laut biru, sunset yang indah, dan nun jauh di dasar lautan itu tergaris patahan bumi yang mengancam negeri kita bergoyang dalam bencana gempa. Tidak di laut, tidak di gunung, tidak di dataran luas, di mana-mana bencana bisa saja terjadi. Bila tak longsor, gempa.Bila tak gempa, puting beliung menyabung mengirimkan kabar-kabar duka. Sekali lagi, itu tak perlu kita risaukan. bagaimanapun juga, persoalan terberat dari manusia adalah kematian. Siap tidak siap, kita harus mati. Sementangpun begitu, negeri kita yang disebutsebut sebagai etalase bencana, harus kita siapkan sebagai negeri yang rakyatnya senantiasa waspada dari segala ancaman dan marabahaya dari amuk alam yang tiada terkira. Siaga bencana mesti kita tanamkan sejak dini. Dari anak-anak, dari usia dini itu, sudah kita berikan pendidikan atau pengetahuan tentang kebencanaan. Dan kita siapkan ketangguhan mental mereka dalam menghadapi setiap detik kemungkinan bencana yang bisa saja menimpa. Belajar dari Jepang Belajar kita sampai ke Negeri Sakura. Negeri Jepang adalah negeri yang sangat akrab dengan bencana gempa. Sejak usia dini, Jepang menyiapkan mental anak generasinya dalam menghadapi bencana gempa. Kabar potensi bencana, kepada anak-anak kita, kita sampaikan sebagai bahan pengetahuan bagi mereka, bukan sebagai kabar yang menakutkan hati mereka. Kita khawatir, jika “pendidikan dan pengetahuan” kebencanaan tidak kita lakukan sejak dini, maka apa yang kita cemaskan, yakni negeri ini akan melahirkan generasi muda yang penggamang dalam kehidupan dan hilangnya rasa kepercayaan diri yang berlebihan sehingga mereka juga sekaligus kehilangan karakter. Bila ini terjadi, alamat betapa gelapnya Sumatera Barat puluhan tahun ke depan. Duka Pasaman Rabu malam lalu itu, saya diberi kabar. Dalam dukanya, Pak Bupati Pasaman (Benny) memberi kabar isak pada saya tentang derita rakyatnya dalam bencana manakala air bah dari Bukit Ambacang mengirimkan petaka yang menimbun dan menghanyutkan rumah masyarakat Nagari Simpang, Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpanti), Kabupaten Pasaman. “Air itu datang mendadak. Puluhan rumah masyarakat rusak berat, Bang (begitu Benny menyapa saya). Syukur alhamdulillah, tak ada korban jiwa. Tapi, sawah ladang masyarakat porak poranda.” Begitu Benny memberi kabar pada saya. Bersama-sama dengan Pak Gubernur, kami melakukan instruksi ke berbagai pihak terkait untuk melakukan penanggulangan pascabencana, biar beban masyarakat korban bencana menjadi ringan. Kita inginkan sebuah penanggulangan yang sistimatis dan terpadu dalam konsep “kaba baik baimbauan, kaba buruk bahambauan, barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang, sasakik kito sasanang, baban barek kito ringankan, aia mato jatuah kito hapuih jo raso, tangih indak ka mamakiak, sakik indak ka mangaluah”. Begitulah, syukur alhamdulillah, mulai dari pemerintah provinsi hingga pemerintah kota dan kabupaten di Sumbar ikut turun membantu guna meringankan beban masyarakat. Syukur alhamdulillah, ternyata kebersamaan itu masih membudaya di tengah dinamika kehidupan yang makin keras dan tajam ini. Minggu sehabis salat Subuh itu, sebelum menuju lokasi, sekali lagi saya berdoa kepada Tuhan, semoga masyarakat Simpang Pasaman itu diberi kesabaran, ketabahan dan

keikhlasan. Dan, semoga kita dapat meringankan beban berat mereka yang sudah kehilangan harta benda, sawah ladang dan mata pencaharian. Saya selalu memesankan kepada masyarakat korban bencana, bahwa manakala kita kehilangan, pasti ada hikmah di balik itu semua. Bukankah harta Allah, milik Allah akan kembali kepada Allah. Dalam petaka menimpa, tak ada kata lain selain lafaz Innalillahi Wainnailaihi Roji’un. Dan pada sisi lain, harta benda boleh saja hilang, namun satu yang tidak boleh lenyap di dada, yakni iman! Minggu siang, saya berserta beberapa pejabat provinsi terkait seperti Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumbar, Pak Yazid, Kepala Dinas Pertanian Djoni, Kepala Dinas Sosial Gaffar, Kepala Dinas PSDA Ali Musri dll sampai di lokasi bencana. Inalillahi wainna ilaihi roji’un. Indahnya gunung dari kejauhan, adalah terjemahan mata. Gunung, pasti berimba, bersemak belukar, berduri dan lain sbagainya. dan siapa sangka dari puncak Bukik Ambacang itu, yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Nagari Simpang tersimpang “wabah” bencana. Dalam riwayat apapun jua, di atas bukit itu tak ada telaga. Tak ada. Tapi mengapa air mengucur dan meluncur begitu sangat banyaknya? Padahal, ulu Sungai Batang Buluh yang meretas negeri itu tak berhulu dari atas bukit itu. Apakah itu karena kita terlalu acap “menyakiti” alam, dan ketika alam “muntah” kita terpekik? Menyaksikan kecentangperenangan Nagari Simpang, saya terhening dalam kalimat ilahi. Negeri hijau itu kini menjadi negeri dalam kubangan lumpur dan kayukayu gelondongan yang menua yang tercerabut dari urat akarnya. Dan sebagian tampak seperti kayu bekas dikerat-kerat.Ada apa pula ini? Seorang lelaki, M Nasir namanya. Usianya sekitar 56 tahun. Ia korban yang nyaris hanyut. Lekaki ini bercerita pada saya. Bertutur itu lelaki pada saya. Katanya sore itu ia usai melaksanakan salat Ashar. Sudah salat, ia mengubak pinang. Nasir mendengar orang menjerit histeris. Orang heboh. “Aia...aia gadang...ondeh aia hoi!” begitu teriak orang panik di desa yang damai ini. “Sebelumnya saya tidak cemascemas benar, Pak. Air datang dari sungai bergulung-gulung setinggi satu meter, itu adalah biasa bagi kami di sini,” kata Nasir pada saya. Tampak bibirnya bergetar. “Tapi, sekitar 15 menit atau 12 menit setelah lidah air pertama datang itu, saya melihat dan mendengar dari kejauhan bunyi gaung yang merindingkan. Ini yang membuat saya harus lari. Jarak rumah saya dariu sungai itu hanya beberapa meter. Saya teriak-teriak pada anak dan cucu supaya lekas mencari tempat tinggi. Dan saya ingat, kabau sadang tapauik. Saya kejar bantiang itu. Tak lama saya mengirik kerbau ke tempat yang lebih tinggi, air datang bagaikan tsunami yang cukup tinggi, berkisar atara 5 hingga enam meter. Dan saya melihat air menyapu ganas rumah-rumah penduduk yang sudah berlarian mencari tempat tinggi di gerimis yang mencucuk hati karena diiringi dengan pekik panik kami,” tutur Nasir. Saya mendengar Nasir dan membayangkan betapa mencekamnya keadaan. Tapi, syukur alhamdulillah, korban jiwa tak ada. Dan itu berarti, kearifan alam masyarakat kita sangat baik. “Pak Nasir, sabar ya. Tabah. Rumah runtuh dapat didirikan. Harta hilang dapat dicari. Yang penting Pak Nasir dan keluarga selamat. Nanti, bersama-sama kita kembali menata kehidupan masyarakat yang mau tak mau harus memulai kembali dari nol. Dan dengan semangat dan iman, kita bangun kembali nagari ini,” kata saya pada Nasir dan beberapa korban bencana di sana. Suatu ketika, saya melihat rumah yang atapnya sudah terkapar di tanah. Rumah itu bagaikan puing di tengah lumpur dan kayu-kayu

besar. Ternyata rumah itu milik seorang ibu, Idah namanya.Usianya 52 tahun. Saya menyalami ibu Idah.Ibu bermuka sabak itu tampaknya masih trauma.”Rusak jantung hati ini Pak bila teringat kembali musibah air bah itu.” Idah membuka fakta pada saya. Katanya, kala itu ia terjebak dalam rumah. Orang sudah berteriak “Aia...aia...hoi....lari-lari!” Namun ia telat. Ia telanjur dikurung air gadang. “Saya melihat, rumah saya sudah berdarak-darak dihantam air dan kayu gelondongan. Saya pijak jenjang, jenjang hanyut. Saya terus memanjat ke atas, air makin menjilat kaki saya. Dengan keyakinan untuk hidup, saya berhasil memanjat atap loteng. Di bawah saya lihat air dengan leluasa menerjang apa yang menghalang. Saya juga melihat, betapa ganasnya air yang datang menyambar. Saya menggigil ketakutan,” ujar Idah yang sempat berhatah hingga satu jam air surut. “Air susut, saya berteriak-teriak minta tolong. Semua menjadi gelap. Sampai habis suara saya, teriak makin saya ajan makin kecil kedengarannya. Lalu kemudian, beberapa orang masyarakat menemukan saya sedang di atap. Mereka memopong saya. Mau mati rasanya badan. Biarlah harta benda hilang, tapi saya bersyukur masih diberi Tuhan kehidupan. Tak ada barang yang dapat saya selamatkan, selain baju yang melekat di badan ini,” tutur Idah. Idah juga mengungkapkan kekecewaannya karena, ternyata ada orang yang tak menjadi korban, juga tanpa rasa malu, ikut menerima bantuan. “Mereka mendapat di atas derita kami,” lirih Idah. Dalam pada itu, saya pesankan kepada “tim” supaya apapun bentuk bantuannya harus cepat dan tepat sasaran! Melihat wajah-wajah sabak, wajah-wajah kehilangan, perasaan mana yang tahan akan pandangan begitu? Dibenahi Segera Mau tidak mau, lingkungan Nagari Simpang menjadi rusak. Sungai mendangkal, tertimbun lumpur dan pepohonan. Sawah ladang dan irigasi centang perenang. Tidak berketentuan. Jalan bagaikan kertas cabik. Rongkas. Saya kembali instruksikan kepada Kepala PSDA Ali Musri supaya selekasnya dilakukan normalisasi sungai. Tampaknya Ali Musri ditantang untuk sigap. Kepada Dinas Pertanian, saya pintakan agar kembali menata ruang-ruang pertanian yang rusak itu. Syukur alhamdulillah, Djoni kepala dinasnya cepat menanggapi dengan melakukan pertemuan kilat dengan sejumlah kelompok tani dan jajaran pertanian Kabupaten Pasaman. Begitu juga dengan Dinas Sosial, kepada Pak Gaffar, kadisnya, saya garis bawahi benar supaya distribusikan bantuan dengan cepat dan tepat sasaran. Jangan sampai, bantuan salah alamat yang tak tiba pada yang seharusnya mendapat. Saya beri apresiasi plus kepada Pak Bupati Benny yang tampaknya bekerja dengan sangat maksimal dan melakukan kordinasi dengan sangat baik dengan jajaran-jajaran terkait. Tampak benar kesungguhan Pak Bupati dalam meringankan beban rakyatnya yang sedang menimpa musibah. Adalah sebuah sikap yang sangat amanah dan bijaksana manakala dalam derita, dalam gelisah, pemimpin senantiasa berada di tengah masyarakat dan tak meninggalkkan masyarakatnya dalam bancah bencana. Dan itu telah diulakukan Benny dengan selalu ada dan berada untuk masyarakatnya, baik dalam susah maupun dalam senang. Soal jalan yang porak poranda, tentu kita bangun kembali. Kita berharap masyarakat Nagari Simpang lekas bangkit dari himpitan musibah. Dan sebuah musibah tak harus membuat kita patah atau rebah, tapi membuat kita tersadar untuk lekas bangkit dan berdiri dari segala keterpurukan. Dan, kita akan tetap dan selalu bersama masyarakat!

(MK-RI) Mahfud MD Angku Majo Sadeo saat menyampaikan pidato pada Semiloka Pendidikan Pancasila dan Konstitusi bagi guru PKN seSumatera Barat bekerja sama dengan MK RI dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas di Aula Hotel Pusako Kota Bukittinggi, Minggu (26/2). “Sesuai UU, peran guru bukan pengajar, tetapi pendidik. Kalau pengajar hanya menanamkan satu aspek saja yaitu rasionalitas, sedangkan pendidik ada dua aspek pertama rasionalitas dan kedua moralitas. Makanya pendidikan itu seimbang antara teknologi dalam hal ini otaknya, kemudian iman tentu saja akhlak atau moralnya,” kata Mahfud MD di depan ratusan guru. Di era reformasi saat ini telah terjadi pergeseran nilai-nilai konstitusi dan Pancasila di tengah-tengah masyarakat termasuk kaum terpelajar. Menyikapi kondisi itu, guru harus memahami bahwa konstitusi dan Pancasila sudah terjadi pergeseran nilai. Tidak itu saja, di lapangan pun telah terjadi hal-hal yang bertentangan dengan UUD dan Pancasila, sehingga tidak sedikit

hukum diputarbalikan, diperjualbelikan, penyogokan dan perbuatan brutal. Ini akibat telah bergesernya nilai dari konstitusi dan pemahaman tentang ideologi Pancasila. “Kita bukan akan kembali kepada P4 atau BP7 dulu, tetapi harus dipahami bahwa penanaman nilainilai harus seiring dengan pergolakan reformasi, dimana reformasi itu sangat menghargai adanya kesamaan hak antara sesama warga negara, adanya kebebasan yang beretika, dan kesamaan penegakan hukum,” katanya. Oleh karenanya, peran pendidikan dan pemahaman akan nilainilai konstitusi dan Pancasila kepada generasi penerus sebagai estafet perjuangan itu sangat penting. Sehingga, jika hal ini tidak dilakukan antisipasi dari sekarang tentu saja akan mempermudah negara ini kehilangan manusia yang kaya dengan norma-norma serta nilai-nilai pancasila yang mengacu kepada UUD 1945. “Peserta didik yang ibu-bapak ajarkan saat ini, mereka itulah yang akan melanjutkan perjuangan negara ini. Tentu saja 15 tahun kemudian anak-anak itu telah berkiprah di berbagai bidang, baik

itu instansi pemerintah, swasta dan lainnya. Jika tidak ditanamkan nilai-nilai Pancasila jelas saja akan ada perilaku menyimpang baik itu kolusi, korupsi dan nepotisme. Sekarang saja kita lihat di lapangan, dimana-mana polisi ada bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri dan penegakan hukum tercoreng akibat ada main sogok, suap dan lain sebagainya. Ini jurang kehancuran. Sementara ada masyarakat kelaparan di kampungnya sendiri. Padahal SDA di kampungnya banyak. Ini akibat berbagai perusahaan yang tidak jelas kedudukannya oleh pemerintah, padahal SDA itu diperuntukkan demi kemakmuran rakyat Indonesia,” papar Mahfud. Sementara, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat membuka acara semiloka itu menyampaikan, bahwa telah ada pergeseran dan perubahan nilai yang terjadi. “Dulu kita menganggap bahwa konstitusi tidak bisa diubah, sekarang sudah diubah untuk kepentingan masyarakat, sebab kontitusi harus bisa mengayomi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu hukum, dan keunikan daerah,” kata Irwan Prayitno. (h/jon)

Banyak yang............. Sambungan dari Hal.1 delapan dari sepuluh orang ikut memilih anggota DPD. Ini artinya masyarakat mengetahui keberadaan DPD,” kata Direktur Eksekutif LSI, Hendro Prasetyo dalam paparan survei “Peluang dan Harapan DPD RI: Sebuah Evaluasi Publik” di Jakarta, Minggu (26/2). Dalam survei yang diselenggarakan pada Desember 2011 itu LSI mengambil sampel sebanyak 1.220 orang. Berdasar jumlah ini, diperkirakan margin of error sebesar +/-2.9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Lebih jauh hasil survei itu menyebutkan, 87,6 persen responden mengetahui tugas utama DPD adalah sebagai mewakili rakyat daerah di pusat dan hanya 7,6 persen responden yang menjawab anggota DPD mewakili partai politik dan 4,6 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab. “Dalam proporsi yang lebih rendah, 73,3 persen responden mengetahui prosedur pemilihan anggota DPD yang dilakukan secara langsung oleh rakyat melalui mekanisme pemilihan umum. Sebanyak 50,2 persen mengetahui anggota DPD bertanggung jawab kepada rakyat pemilih secara langsung,” papar Hendro Prasetyo. Namun, saat LSI bertanya lebih spesifik seperti wewenang anggota DPD apakah masyarakat mengetahui

tugas dan wewenang DPD yang hanya memberikan saran dan masukan kepada DPR. Untuk ini, cuma 24,1 persen responden mengetahuinya. Sebanyak 46,2 persen responden malah tidak mengetahui wewenang anggota DPD, dan 29,7 persen memilih tidak menjawab. “Secara umum kami bertanya apakah tahu wewenang DPD hanya memberikan masukan kepada DPR, tapi tidak punya suara untuk ikut memutuskan, kebanyakan tidak tahu, yang tahu 24,1 persen,” paparnya. Menurut LSI, hal ini menunjukkan masyarakat mengetahui keberadaan DPD, namun ketika ditanya lebih detail fungsi wewenang DPD, mereka tidak mengetahui. “Ada gap pengetahuan umum lembaga terhadap pengetahuan khusus untuk tugas DPD,” jelasnya. Agar Putuskan UU Masih menurut hasil survei LSI, banyak responden menginginkan agar anggota DPD bisa memperjuangkan kepentingan daerah. Bahkan, mayoritas responden juga setuju jika Undang-Undang Dasar 1945 diamandemen terkait perubahan kewenangan DPD. Sekitar 54,4 persen responden setuju untuk mengubah UUD 1945 yang berkaitan dengan DPD agar lebih mampu memperjuangkan kepentingan rakyat daerah yang

mewakili. Sebanyak 11,1 persen responden sangat setuju amandemen UUD 1945 dan hanya 8,4 persen tidak setuju mengamandemen UUD. “Ternyata mayoritas responden setuju atau sangat setuju jika dilakukan amandemen lagi terhadap UUD 1945 untuk keperluan meningkatkan kewenangan DPD-RI, khususnya berkaitan dengan penanganan aspirasi daerah,” kata Hendro. Sekitar 63,9 persen responden berharap agar DPD ikut memutuskan undang-undang yang berkaitan dengan kepentingan daerah, dan 62 persen responden berharap DPD dapat menindaklanjuti hasil pengawasan terhadap pemerintah. Mayoritas responden (61,5 %) berharap agar DPD bersama DPR menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN), 9,7 persen sangat berharap dan hanya 5,7 persen tidak berharap. Mayoritas responden atau sekitar 64 persen juga berharap bahwa DPD-RI juga memiliki wewenang untuk ikut mengangkat pejabat publik yang penting, antara lain hakim agung, gubernur Bank Indonesia, panglima TNI, dan kapolri. “Secara umum dukungan rakyat agar DPD memiliki kewenangan yang lebih kuat cukup besar,” jelasnya. (h/dn/vvn/sam)

Mau Jadi PNS........... Sambungan dari Hal.1 Menurut Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim, pemikiran seperti itu, keliru. “Ini harus diluruskan,” ujar Musliar seperti kutip Tempointeraktif, Minggu (26/2). Musliar mengamati selama ini kebanyakan guru PNS mengajar di kota dan jarang sekali ada yang mau mengajar di daerah. “Untuk itu mereka harus mau mengajar di sekolah-sekolah daerah terpencil. Biar tidak terjadi penumpukan di kota saja,” ujarnya. Mantan Rektor Universitas Andalas ini juga menyatakanh, guru honorer yang ingin diangkat menjadi pegawai negeri sipil harus mau ditugaskan di daerah. “Kalau diangkat jadi PNS harus mau didistribusikan ke daerah,” kata Musliar. Musliar mengingatkan bahwa pengangkatan guru honorer menjadi PNS harus melalui uji kompetensi. “Guru honorer harus melakukan tes kompetensi. Dari tes itu terlihat sejauh mana kemampuan guru honorer tersebut,” kata Musliar. Sesuai dengan kesepakatan di DPR mengenai uji kompetensi dilakukan secara bertahap. “Tidak semua guru, hanya 30 persen dari guru honorer,” terangnya. Siapkan PP Pengangkatan Seperti diberitakan, ribuan guru honorer berdemonstrasi di depan Istana Negara, Senin pekan lalu. Mereka mendesak pemerintah segera mengesahkan UU Pengangkatan Tenaga Honorer. Menurut Juru bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, pemerintah masih memformulasikan desakan guru honorer agar diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Menurut dia, persoalan ini sudah dibahas di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Julian berkeberatan jika pemerintah dituding lambat dalam menyelesaikan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pengangkatan Tenaga Honorer. “Mungkin membutuhkan waktu untuk validitas. Mudah-mudahan mencapai kesepahaman,” katanya di kompleks Istana Negara Jakarta. Persoalan ini, menurut Julian, akan diatur lebih lanjut oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara. Kementerian akan membahas soal tindak lanjut

verifikasi hal-hal teknis itu. “Rencananya mereka akan rapat pada sore ini. Bagaimana nanti persisnya, Kemenpan yang akan menjelaskan,” ujarnya. Sedangkan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar mengatakan, setelah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pengangkatan Tenaga Honorer disahkan, para tenaga honorer harus melewati tes kompetensi minimal. Tes tersebut meliputi tes kompetensi bidang, dan tes kompetensi dasar. Alasan diberlakukannya tes tersebut adalah untuk menyaring tenaga honorer yang dinilai laik diangkat menjadi PNS. Selain itu, masa mengabdi juga akan menjadi pertimbangan. Skala prioritas akan dibagi minimal 50:50 untuk tenaga honorer berpengalaman dengan mereka yang fresh graduate. Seluruh tenaga honorer akan diangkat menjadi PNS paling lambat sampai 2015 mendatang. “Kita akan ambil daftar tenaga honorer yang ada, kita seleksi dengan kompetensi minimal. Tentu harus dilakukan karena sebagian besar tenaga honorer belum pernah dites. Prinsipnya, kita tidak ingin menutup kesempatan para fresh graduate,” kata Azwar. Azar menjelaskan, untuk teknis pelaksanaannya, kata Azwar, tes tersebut berskala nasional. Rencananya, Kemenpan-RB akan melibatkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama konsorsium sepuluh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yaitu, UI, UGM, ITS, IPB, ITB, UPI, Unair, USU, Unand, dan Unhas. Para tenaga honorer yang diangkat menjadi PNS juga harus bersedia ditempatkan di daerah-daerah yang dinilai memerlukan tenaga mereka. Ia beralasan, karena selama ini distribusi tenaga honorer cenderung bertumpuk di suatu daerah tertentu, sementara di daerah lainnya kekurangan tenaga. “Selama ini banyak tenaga honorer di tempat yang penuh, sementara ada tempat lain yang kekurangan. Maka harus diatur,” kata Azwar. PP Pengangkatan Guru Honor Sementara itu, Pemerintah berjanji tahun ini akan menge-

sahkan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai pengangkatan guru honorer di seluruh Indonesia. “Nanti malam dibahas (PP pengangkatan guru honorer) mudahmudahan dalam waktu sesingkatnya. Tahun ini pasti (terbit PP-nya). Biasanya setelah di bahas di tingkat kementerian kemudian sidang kabinet baru presiden beri pandangan. Setelah itu insya Allah dalam waktu tidak lama lagi bisa diterbitkan,” janji Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh. Menurut Nuh, meskipun pemerintah telah sepakat melakukan pengangkatan PNS, hal ini tidak berlaku bagi pengangkatan guru. Oleh karenanya, nanti malam pihaknya bersama dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara, Kemendagri dan Kemenkeu akan membahas rancangan PP tersebut. “Setiap tahun pemerintah tetap mengangkat guru honorer. Kebijakan moratorium bagi PNS pada 2011, tidak berlaku bagi guru karena ada yang pensiun, proses pendidikan juga tidak boleh berhenti,” lanjut dia. Terkait dengan pembahasan PP ini, lanjut Nuh, yang menjadi fokus adalah jangan sampai terjadi miss match antara kebutuhan guru dan pendaftar. Kompetensi guru honorer yang akan diangkat menjadi PNS. “Yang penting satu, soal distribusi dan kompetensinya. Bisa jadi seperti di Blitar guru yang kurang X, tetapi yang banyak daftar Y. Karenanya, pelaksanaannya insya Allah seperti duduk bareng nanti malam akan ada solusi,” tambah dia. Meskipun tidak bisa mengetahui berapa persisnya jumlah guru honorer yang ada di Indonesia, Nuh yakin pengangkatan guru tidak akan membebani APBN. “Kita tidak bicara urusan beban atau tidak, kalau diperlukan maka berapa pun tetap harus ditanggung. Tidak hanya guru negeri saja yang menerima tunjangan tetapi guru swasta juga mendapatkan tunjangan fungsional. Ini sebagai komitmen dari pemerintah kepada guru belum PNS atau sertifikasi,” tandas dia. Menurut Nuh, ada beberapa daerah yang sejak 2005 tidak mengangkat guru PNS. Pada 2010 lalu, Kemendikbud mengangkat 2,7 juta guru, dan pada 2011 guru yang diangkat menjadi PNS ada 2,9 juta orang. (h/dn/tmp/kps)


12

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H


PADANG 13

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

ICW Temukan Kejanggalan Putusan Dirut PDAM PADANG, HALUAN — Indonesia Corruption Watch (ICW) menemukan Sembilan kejanggalan putusan hakim dalam kasus korupsi yang menyeret mantan Direktur Utama PDAM, Azhar Latif. Sembilan temuan hasil eksaminasi tersebut, berkaitan dengan pertimbangan hakim dalam amar putusan, dan kelengahan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam membuktikan tindak pidana korupsi. Tak hanya itu, tim ini juga menilai Walikota Padang semestinya ikut bertanggung jawab dalam kasus korupsi ini. Hal ini disampaikan tim peneliti ICW, Donal Fariz kepada wartawan, Minggu (26/ 2) di Padang. Pertama, tim eksaminator yang terdiri dari Miko Kamal, Sinta Agustina, Syahril, Charles Simabura, dan Roni Syahputra ini menilai majelis hakim keliru dalam menyikapi penyimpangan dana representatif sebesar Rp 2,4 miliar tanpa pertanggungjawaban hanya karane telah disetujui penggunaannya oleh pemilik, dan pengawas PDAM, dalam hal ini Walikota Padang. “Ini adalah cara pandang yang keliru,” tegas Donal. Selain itu hakim juga dinilai melihat unsur dakwaan yang diberikan JPU. “Ketika hakim

BEKAS KEBAKARAN — Warga mengerumuni bekas kebakaran di SMA 12 Padang, di Nanggalo. Penyebab kebakaran itu masih dalam penyelidikan polisi. RIVO

tidak bisa membuktikan unsur “setiap” orang yang ada dalam dakwaan primer sesuai pasal 2 UU No 31 tentang Tipikor, hakim langsung beralih pada dakwaan subsider. Semestinya hakim melihat dulu unsur lainnya yang ada dalam pasal 2,” jelasnya. Selanjutnya, tambah Donal, hakim tidak mempertimbangkan kepentingan penggunaan dana represtatif tersebut dalam amar putusannya. “Hakim juga harus menentukan dari mana dana tersebut, dan kemana saja uang tersebut dialokasikan atau digunakan,” tandasnya. Lebih telak lagi, orangorang yang tersebut selama persidangan ikut menerima

dana tersebut tidak pernah dibawa ke persidangan. “Nah di sini kita juga menilai kelemahan JPU yang harusnya lebih bisa berperan aktif untuk menghadirkan saksisaksi tersebut,” tambahnya. Terkait JPU, lanjut Donal lagi, JPU semestinya menggunakan instrumen laporan PPATK untuk melacaka kemana saja dana representative itu mengalir. “Jika terlacak ke mana saja uang itu mengalir maka JPU bisa menjadikan hal tersebut sebagai patokan dalam dakwaannya,”ujarnya. Yang lebih penting lagi, tegas Donal, terkait pembelaan atai pledoi yang disampaikan terdakwa Azhar Latif,

bahwa penggunaan dana tersebut telah melalui persetujuan Walikota Padang selaku pengawas dan pemilik BUMD ini, menurut tim eksaminator, JPU seharusnya bisa ‘mengejar’ Walikota Padang untuk dilakukan pemrosesan. “Justru dengan pernyataan dalam pledoi tersebut, harusnya bisa dikejar apakah ada praktek korupsi lainnya dalam pencairan dana ini. Dengan kata lain, JPU harus membuka lembarab baru kasus ini, “jelasnya lagi. Sementara itu, salah satu tim eksaminasi, Roni Sahputra juga menjelaskan, pentingnya melakukan kajian terhadap kasus ini mengingat adanya dissenting opinion

(pendapat berbeda) dari majelis hakim. Dua hakim yaitu Sapta Diharja dan Kamijon sepakat memutus bebas, sementara hakim Yoserizal berpendapat bahwa terdakwa Azhar Latif bersalah. “Selain itu dengan diputus bebasnya terdakwa dalam kasus ini, membuka peluang untuk korupsi dana represtatif ini semakin luas, mengingat semua daerah di Indonesia memiliki PDAM dan memiliki dana ini,” Kata Roni. Tak hanya itu, keluarnya informasi putusan bebas ini sehari sebelum jadwal putusan di salah satu media, semakin menguatkan adanya indikasi desain putusan dalam kasus ini. Laporan Berdasarkan hasil temuan ini, Donal dan Roni mengatakan, sembilan kejanggalan ini secara kolektif bersama 20 hasil eksaminasi lainnya, akan dilaporkan ke Komisi Yudisial, Mahkamah Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi. “Secara tidak resmi, kami sudah memberikan laporan kepada KY terkait rekam jejak dua hakim yang memutus bebas perkara ini,” terang Roni. Secara resmi, lanjut Donal, melalui ICW laporan hasil eksaminasi ini akan ditabulasi bersama 20 hasil eksaminasi lainnya di seluruh daerah di Indonesia, untuk menjadi bahan kajian bagi KY, MA dan KPK. “Sejak empat bulan terakhir sudah ada 20 hasil eksaminasi, dan dalam pertengahan bulan Maret akan disampaikan ke KY, MA dan KPK,” jelas Donal. (h/dla)

83 MOTOR TERJARING RAZIA

Pengendara Terobos Blokade Polisi PADANG, HALUAN — Sediktinya 83 unit sepeda motor terjaring saat dilakukan razia oleh Polresta Padang di depan Mapolsek Padang Timur, Sabtu (25/2) sekitar pukul 22.00 WIB. Razia multisasaran tersebut digelar untuk menekan angka tingkat kejahatan di Kota Padang. Dari jumlah penindakan yang dilakukan polisi, yakni masingmasing 23 kendaraan roda dua berbagai jenis terpaksa diamankan di Unit Laka Polresta Padang, 28 SIM, dan 32 STNK. “Dalam razia ini diikutsertakan seluruh unit dari Reskrim, Lakalantas, dan Sabhara Polresta Padang, serta jajaran Polsek Padang Timur,” kata Kabag Ops Polresta Padang Kompol Ari Yuswan Triono didampingi Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, dan Kapolsek Padang Timur, saat razia selesai, Sabtu (25/2). Dikatakan Ari, dalam razia ini pihaknya melakukan pemeriksaan bukan saja terhadap motor, melainkan kendaraan roda empat pun ikut diperiksa. Dan operasi multisasaran ini bertujuan untuk mengungkap narkoba, senjata api dan senjata tajam, serta tindak kriminal lainnya. “Dalam minggu kemarin telah dua kali menggelar razia. Sebelum di Mapolsek Padang Timur, kami melakukan razia di depan Mapolsek Koto Tangah, Selasa (21/2) lalu,” ujar Ari. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat, pihaknya tidak menemukan para pengendara membawa barang haram dan senjata apapun. Petugas hanya mengamankan 83 unit kendaraan, dikarenakan para pengendaran motor ini tidak memiliki kelengkapan surat, kelengkapan kendaraan dan safety. Lanjut Ari, pihaknya telah memproses lebih lanjut terhadap 83 unit berbagai jenis kendaraan tersebut. Dengan hasil ini, maka tingkat kesadarang pengguna lalu lintas di Kota Padang tergolong rendah. Bukan hanya tidak punya kelengkapan administrasi kendaraan, termasuk ugal-galan saat berada di jalan raya. Pantauan Haluan, dalam razia yang mengerahkan puluhan petugas ini, sebagian pengendara bermotor berusaha menerobos blokade polisi, dan juga nekad menabrak polisi saat bertugas. Akibat pengendara yang membandel diantaranya dua kali mengalami kecelakaan sesama motor. Dalam kecelakaan tersebut beruntung tidak ada korban jiwa, hanya sepeda motor milik pengendara mengalami kerusakan. Selain itu juga, dua pengendara sepeda motor yang masih berusia di bawah umur ini terlihat menangis saat terjaring oleh polisi. Namun, petugas pun tidak pandang bulu dalam melakukan penindakan, sehingga motor tersebut diamankan di Polsek Padang Timur untuk dilakukan proses lebih lanjut. (h/nas)


14 PA D A N G LINGKAR FIB Gelar FGD Gapura HTT PADANG, HALUAN — Pusat Studi Humaniora Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas (Unand) menggelar Focus Group Discussion (FGD) membahas polemik seputar Gapura Hok Tek Tong, Senin (27/2). Ketua Pelaksana Hary Efendi Iskandar, SS., M.A kepada Haluan menyebutkan, polemik antara Pemko Padang dan Himpunan Tjinta Teman (HTT) tidak boleh dibiarkan, sehingga tidak memicu pada konflik vertikal (antara masyarakat dan Pemko) maupun horizontal (antar warga/kelompok masyarakat). Narasumber yang hadir antara lain akademisi Dr Erniwati (Universitas Negeri Padang). Erniwati dikenal cukup dekat dengan masyarakat pecinan khususnya di Pondok karena telah beberapa kali melakukan penelitian di sana. Pengamat Kebijakan Publik Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago dikabarkan juga dikabarkan hadir. Selain itu, Kandidat Doktoral Universitas Gadjah Mada (UGM) Drs Zaiyardam Zubir, M. Hum dan Dr Eko Alvares (Dosen UBH). Anggota DPR RI Budiman Sujadmiko masih dalam konfirmasi. Hary Efendi Iskandar berharap, dengan menghadirkan pihak-pihak yang berkompeten di bidangnya masing-masing, hendaknya dapat menghasilkan rekomendasi yang tepat dan solutif bagi kedamaian hidup masyarakat di satu pihak, dan kewibawaan pemerintah di pihak yang lain. (h/adk)

Suasana diklat communication and rescue yang digelar Orari .RIVO

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

Dua Tersangka Sabu Diciduk PADANG, HALUAN —Dua tersangka narkoba Gun (31) dan Ronal (28) ditangkap polisi di dua lokasi berbeda, Sabtu (25/2) Dari tangan Gun, warga Jalan Damar, Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat ditemukan barang bukti berupa dua paket sedang, satu paket kecil sabu-sabu, dua korek api, uang tunai sekitar Rp189 ribu, dan dua unit handphone merek Nokia. Sementara tangan Ronal yang bekerja sehari-hari sebagai sopir disita satu plastik sisa pakai jenis sabu, lima buah plastik bening, satu pirek kaca, satu karet kompeng, dua pipet kecil, dan lainnya. Kapolsek Padang Selatan Kompol Nuraida mengatakan, tersangka Gun sudah menjadi Target Operasi (TO) polisi. Beberapa petugas berpakaian preman membuntuti tersangka dari kawasan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan hingga ke lokasi kejadian. Setiba di rumah rekan tersangka, petugas mencurigai tersangka dikarenakan handphone miliknya selalu berbunyi. Merasa petugas yakin tersangka ini membawa barang bukti, petugas langsung menciduknya tanpa ada perlawanan. Kemudian, Tim Reskrim Polsek Padang Selatan melakukan penggeledahan terhadapnya dan ditemukan barang haram tersebut didalam dompet miliknya. “Kami langsung menggiring tersangka bersama barang bukti ke Mapolsek Padang Selatan untuk diproses lebih lanjut,” kata Nuraida. Dikatakannya, hingga saat ini petugas masih melakukan pengembangan lebih lanjut untuk membongkar jaringan tersangka ini. Sebab, dari pengakuan tersangka, barang

bukti ini diperoleh dari rekannya yang berada di Solok. Sementara itu pengakuan tersangka di depan penyidik, dia menekuni bisnis haram ini sudah setahun belakangan. Kemudian barang tersebut diperoleh dari temannya yang berada di Solok. “Saya membeli barang tersebut dari inisial “B” Daftar Pencarian Orang (DPO) dan dibeli di kawasan Taman Budaya sekitar pukul 18.00 WIB dengan harga Rp500 ribu,” ujar Gun saat ditanya penyidik. Ditambahkannya, setelah mendapatkan barang bukti tersebut dia membagi tiga paket untuk dijual kembali dengan harga Rp300 ribu. “Dari sekian yang diperoleh, saya pun memakai barang haram tersebut,” ungkapnya. Sementara Ronal yang diduga sebagai pemakai narkoba jenis sabu di rumah rekannya yang saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) di Belakang Mesjid Nurul Iqdam, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sabtu (25/2) sekitar pukul 19.00 WIB. Informasi yang diperoleh menyebutkan, saat dilakukan penangkapan didapati didalam rumah yakni dua pelaku, sehingga petugas melakukan penggerebekan. Namun, saat petugas mencoba menggedor pintu, tersangka ini tidak mau membuka pintu rumah. Setelah satu jam berselang, beberapa petugas berpakaian preman ini semakin gerah melihat tingkah laku pelaku tersebut, sehingga Tim Satuan Narkoba Polresta Padang terpaksa membuka paksa pintu tersebut. Namun, saat itu juga kedua pelaku ini terhadap tersangka ini, petugas terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan beberapa kali. Hal ini dilakukan, karena tersangka ini berusaha melarikan diri dari pengepungan polisi. Namun, ternyata kedua tersangka ini melarikan diri melalui

Anggota Orari Dibekali P3K HALUAN, PADANG — Gedung Pramuka Sumbar yang terletak di jalan Pramuka, belakang kampus AKBP Khatib Sulaiman, Padang, Sabtu (25/ 02) diramaikan dengan adanya acara Diklat Communication and Rescue yang diadakan Organisasi Amatir Radio Indonesia(Orari) Kota Padang. Organisasi yang mempunyai anggota 300 orang tersebut tersebar di kota Padang, dan dihadiri 30 perserta yang sudah diseleksi sebelumnya. Dalam diklat tersebut Orari bekerja sama dengan PMI, Dinas Pemadam Kebakaran, dan BPBD Kota Padang untuk membekali anggotanya teknik teknik pertolongan pertama pada kecelakaan(P3K), pengendalian situasi dan pengenalan dalam informasi mengenai P3K sangat penting karena merupakan ilmu dasar dalam memberikan

pertolongan pada korban. Ketua Orari Kota Padang Azwar Siry mengatakan, acara ini dia adakan untuk lebih bisa melakukan sesuatu untuk masyarakat yang bersifat sosial dan membentuk anggotanya menjadi orang yang mempunyai dasar untuk melakukan tindakan darurat, kemampuan dan keterampilannya menjadi terasah. Apalagi beberapa waktu yang lalu banyak terjadi musibah di Kota padang seperti kebakaran dan longsor, maka u sejak tahun 2009 Orari sudah aktif berkoordinasi dengan PMI dan Dinas Pemadam Kebakaran, namun baru kali ini yang bersifat khusus, formal dan berbentuk diklat. Azwar berharap agar semua peserta mendapat bekal setelah mengikuti diklat tersebut, dan minimal bisa diterapkan untuk keluarganya sendiri. Selain organisasi

yang bersifat sosial dan tugasnya sebagai penyebar informasi lewat radio tetap berjalan. Dalam pelaksanaanya nanti Orari selalu berkodinasi dengan pihak terkait seperti BNPB yang sebagai badan yang mengkomandoi penanggulangan bencana dan pihak pihak terkait lainnya agar terjadinya sinkronisasi. Dalam kesempatan yang sama Ketua Pelaksana Diklat Zainil Erizon menjelaskan, Orari juga termasuk oragnisasi yang di bawahi IARU (International Amateur Radio Union) setiap anggotanya di beri call sign, sejenis daftar tanda panggil. Call sign tersebut diberikan oleh pemerintah melalui Infokom, sebagai cadangan komunikasi nasional yang dibutuhkan di saat komunikasi lainnya putus saat terjadi bencana maka radio merupakan komunikasi yang paling efektif.(h/rvo)

PERIKSA — Tersangka pengedar dan pemakai sabu Gun (31) saat diperiksa di Mapolsek Padang Selatan. NASRIZAL pintu belakang, dan karena takut hilang buruannya, polisi pun mengejar kedua pelaku itu. Kemudian petugas pun terpaksa melakukan tembakan peringatan, tapi kedua tersangka ini tidak mengindahkan tembakan tersebut, malah terus berlari. Beberapa polisi ini pun akhirnya menangkap Ronal, saat melakukan kejar-kejaran. Sedangkan N ini berhasil melarikan diri dari pengejara polisi. Keterangan Ronal didepan penyidik ini mengakui bahwa dia telah menggunakan barang haram tersebut. Namun, dia

tidak mengetahui dari mana narkoba tersebut diperoleh dari rekannya. “Saya hanya mengetahui sabu tersebut dibawa oleh N. Sedangkan dari mana asal barang tersebut, dia tidak mengetahuinya,” jelas Ronal Jalan Gurun Laweh, Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Lubeg. Sementara itu, Kapolresta Padang Kombes Pol. Moch Seno Putro melalui Kasat Narkoba Kompol Budi Siswono mengungkapkan, sebelum menangkap tersangka ini pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa

tempat tersebut dijadikan ajang pesta narkoba. Untuk itu, pihaknya langsung menuju ke lokasi tersebut. Namun, dalam penangkapan tersebut pihaknya hanya berhasil mengamankan satu tersangka yang diduga sebagai pemakai. Sedangkan rekannya sebagai pengedar ini berhasil lolos dari kepungan polisi. “Kini tersangka Ronal sudah diamankan di Mapolresta Padang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna membongkar jaringannya dan barang bukti pun telah kami amankan juga,” ungkapnya. (h/nas)

Gedung Baiyo Batido Mulai Dibangun PADANG, HALUAN — Upaya masyarakat Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji membangun balai pertemuan masyarakat ‘Gedung Baiyo Batido’ mendapat apresiasi dari Pemko Padang. Gedung tersebut sangat penting sebagai tempat merumuskan dan menyelesaikan segala persoalan di tengah-tengah masyarakat. “Gedung ini dibangun atas swadaya masyarakat. Gagasan ini muncul di kalangan masyarakat. Hendaknya gedung pertemuan Baiyo Batido ini hendaknya menjadi contoh bagi lingkungan masyarakat yang belum memiliki gedung pertemuan ini,” kata Sekretaris Daerah Kota Padang, Emzalmi saat menghadiri Peletakan Batu Pertama Gedung Saiyo Batido Sungai Sapih yang dibangun di samping Kantor Lurah Sungai Sapih, Minggu (26/2). Langkah yang dilakukan masyarakat Sungai Sapih tersebut juga mendapat dukungan dari Ketua DPD REI Sumbar, Alkudri. Sebagai ketua organisasi pengembang perumahan di Sumbar, Alkudri juga akan mengajak para pengembang serta mendorong masyarakat di permuhan membangun Gedung Baiyo Batido tersebut. “Gedung ini sangat penting untuk tempat kegiatan aktivitas masyarakat, terutama tempat musyawarah dalam merumuskan dan menyelesaikan masalah. Makanya, gedung ini sangat penting juga di komplek-

komplek perumahan,” kata tokoh muda Kota Padang ini. “Apalagi, komplek perumahan dengan penghuni heterogen, disinilah tempatnya kita pererat hubungan silaturahim dan kekeluargaan, sehingga tidak ada yang tidak kenal diantara tetangga yang tinggal samasama di satu komplek perumahan,” ujar Alkudri yang pro aktif menghimpun aspirasi masyarakat kecil tentang kendala-kendala mendapatkan rumah ini. Sementara itu, Ketua Pelaksana Pembangunan Gedung Baiyo Batido Sungai Sapih, Jhoni Halim menambahkan, munculnya gagasan membangun Gedung Baiyo BAtido tersebut memang didasari untuk kepentingan masyarakat banyak. “Initinya, di gedung inilah masyarakat merumuskan dan menyelesaikan masya-

lah, bukan di lapau. Kalau sebelah gedung ini Kantor Lurah, sehingga tidak bisa dijadikan balai pertemuan masyarakat. Makanya, gedung ini sangat penting,” kata Tokoh Masyarakat Sungai Sapih ini. Menurutnya, pembangunan gedung dengan ukuran 7 x 15 meter tersebut membutuhkan dana sekitar Rp250 juta yang langsung dilengkapi mobile pendukung. Sekerang dana yang terkumpul baru sekitar Rp31 juta. “Pembangunan jalan, dana terus kita himpun. Kita mengajak semua kalangan ikut berpartisipasi membangtun gedung ini, karena Gedung Baiyo Batido merupakan gedung kita bersama, dari masyarakat untuk masyarakat,” tambah Jhoni Halim usai acara yang turut dihadiri Camat Kuranji, Mursalim dan Lurah Sungai Sapih itu. (h/vid)

KETUA DPD REI Sumbar, Alkudri menyerahkan bantuan pembangunan Gedung Baiyo Batido Sungai Sapih yang diterima Wakil Ketua Pembangunan, Jufri saat acara peletakan batu pertama, Minggu (26/2). DAVID

nggak sempat baca

klik kami di www.harianhaluan.com

menambah ukuran permanen

TOKO CENTRAL 0751-850 0066 - 0812 8333 5222 Jl. Khatib Sulaiman No. 24 (Depan STIKES INDONESIA/100m sebelum Masjid Agung Sumbar


SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

15


16 O L A H R A G A KLASEMEN SEMENTARA 1. PERSIBO 2 . SEMEN PADANG 3. PERSIBABANTUL 4. PERSEBAYA 5. PERSEMA 6. PERSIRAJA 7. PERSIJA 8. PSM MAKASSAR 9. AREMA 10. PERSIJAP 11. BONTANG FC 12. PSMS MEDAN

9 9 9 8 7 8 9 7 6 7 8 7

5 4 4 4 3 2 2 2 2 2 1 1

2 4 2 1 2 5 4 4 2 2 4 0

2 1 3 3 2 1 3 1 2 3 3 6

(13-7) (15-7) (8-7) (8-5) (11-10) (11-12) (13-14) (8-8) (9-9) (5-10) (5-8) (6-14)

17 16 14 13 11 11 10 10 8 8 7 3

Senin (20/2) Persiba Bantul VS Persiraja

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

PSP Kembali Terjerembab PADANG, HALUAN — Tim PSP Padang belum juga mampu berbuat banyak di ajang Divisi Utama PT LPIS (Liga Primer Indonesia Sportindo) setelah kembali ditekuk lawannya dengan skor telak, 3-0.

Kali ini, tim besutan Ricky Darman itu harus mengakui keunggulan tim asal Aceh lainnya, PSSB Bireuen di Stadion Cot Gapu, Bireuen, Sabtu (25/2). Dengan demikian, kekalahan ini merupakan kekalahan kelima yang diterima Pandeka Minang sepanjang musim kompetisi kali ini. Bagi tim tuan rumah, kemenangan ini juga merupakan kemenangan pertama di Stadion Cot Gapu, Bireuen, dalam laga perdana di stadion ini. Sebelumnya, PSSB Bireuen menggunakan

Stadion Dimurthala, Banda Aceh, sebagai tempat bertanding. Dan baru kali ini mereka “kembali” ke tempat asalnya. “Kami mendapat sambutan luar biasa dari penonton yang datang menyaksikan pertandingan,” ucap Bachtiar Juli, Pelatih PSSB Bireuen. Menurut Bachtiar, sekitar 5.000 orang hadir di Cot Gapu untuk menyaksikan pertandingan perdana PSSB Bireuen di stadion ini pada musim kompetisi 2011-2012. Tiga gol yang dihasilkan oleh

tuan rumah dicetak oleh Syahrizal di menit 28, penalti dari Faumi Syahreza menit 30, dan Zoel Fadhli di menit 65. Sedangkan PSP Padang sebenarnya mendapat peluang dari tendangan penalti di babak kedua. Namun hadiah penalti ini tidak menghasilkan gol. “Saya lihat kekurangan mereka (PSP Padang, red) adalah stamina dan umpan-umpan crossing,” ucap Bachtiar. Sebaliknya, gol-gol tuan rumah banyak terjadi dari umpan-umpan silang. Menurutnya, tim tamu

1- 1 KEBAHRAIN — Timnas Indonesia telah bertolak ke Bahrain guna mengikuti pertandingan terakhir Pra Piala Dunia menghadapi tuan rumah Bahrain. Dalam barisan anak asuh Aji Santoso itu, terdapat lima pemain Semen Padang yang ikut membela merah putih, salah satunya Ferdinan Sinaga yang terlihat sedang mengocek bola kala beruji tanding dengan Persebaya Surabaya pekan lalu. ANTARA

KLASEMEN SEMENTARA 1. SRIWIJAYA FC 2. PERSIWA 3. PERSIPURA 4. MITRA KUKAR 5. PERSIB 6. PERSELA 7. PERSIJA 8. PSPS 9. PERSISAM 10.PERSIBA 11.PELITA JAYA 12.GRESIK 13.PSMS 14.PSAP 15.PERSIDAFON 16. DELTRAS 17.AREMA 18.PERSIRAM

14 13 12 12 12 12 11 13 12 11 11 12 12 13 12 12 13 13

8 8 7 7 6 6 5 5 5 4 4 4 2 2 3 3 2 2

3 2 3 2 3 3 3 1 1 3 2 2 5 6 3 2 5 4

3 3 2 3 3 3 3 7 6 4 5 6 4 5 6 7 6 7

(31-12) (22-15) (22-15) (25-16) (17-16) (22-15) (17-8) (19-22) (17-17) (19-23) (20-19) (16-22) (12-13) (11-17) (17-31) (13-18) (15-23) (17-30)

27 26 24 23 21 21 18 16 16 15 14 14 12 12 12 11 11 10

Hasil Pertandingan Kamis (23/2) Persiwa Vs Persib 3 - 0 TOP SKOR 12 Gol KEITH KAYAMBA 9 Gol HILTON MOREIRA 8 Gol HERMAN DZUMAFO

SRIWIJAYA FC SRIWIJAYA FC PSPS

7 Gol ALBERTO GONCALVES

PERSIPURA

MARCIO SOUZA

AREMA

MOH SAFEE SALI

PELITA JAYA

PATRICH WANGGAI

PERSIDAFON

Arema Tertahan di Kandang MALANG, HALUAN — Arema Indonesia ditahan 2-2 oleh Persijap dalam laga lanjutan Indonesian Premier League (IPL) di Stadion Gajayana, Malang, Minggu (26/2/2012). Hasil ini membawa kedua tim sama dalam perolehan poin yakni 10, dengan Arema di posisi 10, sedangkan Persijap di peringkat 11 klasemen sementara. Sejak awal menit pertama Arema tampil agresif dan langsung memberi tekanan hebat ke pertahanan Persijap. Penampilan gemilang Marko Krasic, Roman Cmello, serta Amirudin, beberapa kali menghasilkan peluang. Persijap terkesan menunggu dan sesekali berusaha memanfaatkan serangan balik. Tak ada peluang berarti tim asuhan Agus Yuwono itu sampai babak pertama selesai. Di babak kedua, seperti yang dilaporkan detiksport Arema meningkatkan tempo permainan. Ekar Hera sempat menjebol gawang Persijap di menit 51, tapi golnya dianulir wasit karena dianggap offside.. Kegagalan membungkam tim tamu menjadi semangat anak asuh Dejan Antonic untuk terus menggempur gawang Persijap, sampai akhirnya Roman berhasil memecahkan telur skor menjadi 1-0, disusul kemudian oleh gol kedua yang dibuat Putut. Tertinggal 0-2, Persijap mulai bangkit dengan memasang tiga striker langsung. Hasilnya, Nurhadi dan I Made Wirahadi berhasil membongkar gawang Dede Sulaiman di menit-menit terakhir, dan memaksa Arema gagal meraih angka penuh di depan suporternya sendiri. (h/mat)

LIMA PEMAIN SP DIPILIH AJI SANTOSO

Ke Bahrain dengan Berbagai Kendala JAKARTA, HALUAN — Tim nasional (timnas) Indonesia akhirnya bertolak ke Bahrain untuk bertanding di laga terakhir Pra Piala Dunia 2014 dengan kebulatan tekad, kendati dibalut banyak kendala karena minimnya persiapan dan stok pemain. Mereka bertolak Sabtu (25/2/ 12), dengan membawa 18 pemain. Pelatih Timnas Indonesia Aji Santoso menuturkan, minimnya persiapan dan pilihan pemain yang membuatnya harus realistis. Pasalnya dia mengaku bahwa Bahrain pasti tidak akan tampil mainmain, terlebih lagi laga terakhir PPD ini merupakan pertandingan penentuan. "Kami sadar, secara materi pemain maupun waktu persiapan sudah pasti lawan lebih baik. Namun, kami tidak mau menyerah begitu saja. Karena kami datang pun berharap bisa memetik poin untuk menaikkan rangking FIFA," tuturnya melalui pesan singkat kepada wartawan, Sabtu.

Kurangnya materi dan persiapan memang terlihat jelas pada laga uji coba terakhir melawan Persebaya, di mana Wahyu Wijianto dkk. ditundukkan 0-1. "Kami baru berlatih bersama secara komplit sekali. Sementara untuk bisa membangun tim dibutuhkan kebersamaan untuk melatih kekompakan. Nah, kita latihan organisasi baru sekali," ujar Aji mengomentari kekalahan mereka. Terkait dengan materi pemain, Aji menuturkan timnya tidak memiliki striker murni. Hal ini yang membuatnya sedikit was-was menghadapi kegaharan pemain depan Bahrain. "Bisa dilihat dari laga kemarin, tidak adanya striker murni membuat tim tidak mampu mengobrakabrik permainan lawan. Itu yang kami takutkan," ucapnya. Sebanyak 18 pemain yang dibawa menuju Bahrain, yakni Samsidar, Abdurrahman, Hengky Ardiles, Ricky Akbar Ohorella, Ferdinand Sinaga (Semen

Padang), Andi Muhammad Guntur, Aditya Putra Dewa, Rasul Zainuddin (PSM), Gunawan Dwi Cahyo (Arema), Sigit Meiko, Samsul Arif (Persibo), Wahyu Wijiastanto (Persiba), Diego Michiels (Persija), Taufiq, Rendi Irawan (Persebaya), Slamet Nurcahyo (Persiba), Abdul Rahman (Madiun Putra FC), dan Irfan Bachdim (Persema). Timnas akan menghadapi Bahrain pada Rabu (29/2/12) mendatang untuk bertanding di laga terakhir di kualifikasi Piala Dunia 2014 tersebut. Sebelumnya Indonesia sudah menelan lima kali kekalahan dari lima pertandingan. Terpisah, pelatih Semen Padang Nil Maizar mengaku bangga dengan terpilihnya lima anak asuhnya berangkat ke Bahrain membela merah putih. Ia mengaku hal itu bagian dari kerja keras tim pelatih yang memoles pemainnya sehingga dilirik pelatih Timnas, Aji Santoso. (h/mat)

kemungkinan staminanya terkuras karena materi pemainnya mayoritas sudah tua. Namun secara keseluruhan ia melihat PSP Padang sebenarnya mampu mengimbangkan permainan timnya. Hanya saja secara teknis, tuan rumah lebih unggul. Dengan kekalahan ini, PSP Padang makin terbenam di posisi terbawah klasemen sementara Divisi Utama Grup 1. Dari enam kali bermain, tak satupun tim ini meraih kemenangan maupun hasil seri. (h/mat)

Pemuda Tarantang Helat Turnamen Futsal BATIPUH, HALUAN — Pemuda Tarantang Jaya Ladanglaweh Batipuh Tanahdatar gelar Open Turnamen Futsal. Open Turnamen memperebutkan trophy plus tabungan Ir. Ekamardawinata, Ketua Impalla (Ikatan Masyarakat Perantau Ladang Laweh) Jakarta ini diikuti peserta yang berasal dari klub Futsal se-Tanahdatar dan Kota Padang Panjang. Pertandingan akan berlangsung selama sebulan, diawali perlawanan tuan rumah Tarantang Jaya Yunior menantang Klub Ampo Sakses Subang Anak, Minggu sore kemarin. Pertandingan pembukaan ini dimenangkan Klub Futsal Tarantang Jaya 5-2. Usai pembukaan dilanjutkan pertandingan antara tuan Rumah Sawah Panjang Fc menantang Koto Katiak Padang Panjang. Olahraga Futsal sejak beberapa waktu belakangan semakin memasyarakat sampai ke pelosok nagari dan jorong di wilayah Padangpanjang, Batipuh X Koto dan Batipuh Selatan. Mereka berlatih umumnya dengan menyewa lapangan futsal permanen yang ada di Padang Panjang. Untuk sekali main mereka harus merogo kocek sekitar Rp 100 s.d Rp 150 ribu/jam. Itupun mereka harus antri lantaran banyaknya peminat untuk berlatih. Ketua pemuda Tarantang Jaya Ronny As menjawab Haluan kemarin menyatakan, permainan futsal memang mulai merakyat. Sebab pemainnya untuk 1 klub hanya 6 orang. Untuk berlatih, kata Ronny As para pemain itu harus badoncek. (h/one)

BN Cabang Pasar Raya Juara Turnamen Futsal PADANG, HALUAN — Prestasi gemilang berhasil diraih Bank Nagari (BN) Cabang Pasar Raya Padang, pada ajang turnamen futsal antar cabang, yang digelar Sabtu-Minggu (25-26/2) di lapangan futsal G Sport Center. Meski kantornya baru saja terkena musibah kebakaran, Tim Futsal Bank Nagari Cabang Pasar Raya Padang mampu menjadi juara dalam turnamen tersebut. Di final, Cabang Pasar Raya mengalahkan favorit juara BN Cabang Payakumbuh dengan skor 2-1. Dua gol kemenangan Pasar Raya dicetak oleh Toni. Sementara satu-satunya gol balasan Payakumbuh disarangkan Gafar. Kemenangan ini melengkapi sukses Pasar Raya, setelah di semi final menumbangkan Kantor Pusat (3-1). Sementara, untuk posisi tiga, diamankan oleh Kantor Pusat, yang sebelumnya merupakan juara

bertahan 2011. Pada perebutan tempat ke-3 itu, Kantor Pusat mengkandaskan Cabang Utama Padang dengan 6 gol tanpa balas. Pesta gol ini, dirasakan cukup untuk mengobati kegagalan menuju final secara beruntun. Bagi Cabang Pasar Raya, kemenangan ini membuat ‘pasukan’ Pasar Raya kian semangat, untuk melakukan tugas pada hari-hari berikutnya. Apalagi, turnamen tersebut digelar untuk memeriahkan ulang tahun ke50 Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumbar, atau Bank Nagari. “Ini kemenangan penting,” kata Pimpinan Cabang Pasar Raya Sofyan Sara Dalam turnamen tersebut, sebanyak 28 tim berlaga. Meski hanya laga internal karyawan, tetap memancing animo pecinta futsal yang memadati lapangan. Dua cabang dinyatakan mengun-

Turnamen Sepakbola antar cabang Bank Nagari melahirkan juara baru. Bank Nagari Cabang Pasar Raya berhasil tampil sebagai juara setelah mengalahkan cabang Payakumbuh. ATVIARNI

durkan diri, yaitu cabang Solok dan Cabang Bandung, Jawa Barat. Pemenang berhak mendapatkan beragam hadiah yang diserahkan langsung oleh Ketua Umum Perayaan HUT Bank Nagari, Dedi Cardi mewakili Direksi. Juara pertama berhak mendapatkan trofi bergilir, trofi

tetap dan bingkisan menarik. Begitu juga dengan dua tim putri, Cabang Utama Padang plus Kantor Pusat dengan Cabang Pasar Raya yang melakukan pertandingan eksibisi, mereka mendapatkan bingkisan menarik. Dedi Cardi menyebutkan, acara ini bertujuan untuk menye-

PUSAT PENGOBATAN INDIA

DARI INDIA

MELAYANI PRIA/WANITA Mengobati berbagai macam penyakit mata seperti : Katarak MIN/Plus

Glukoma Mata Merah

Berair Berlemak

Mengobati berbagai macam penyakit, seperti : Lemah Syahwat, Impotensi, Ejakulasi Dini, Kurang Gairah, Sperma Encer, Lemah Akibat Diabetes (Kencing Manis), Tidak Mempunyai Keturunan yang lama maupun yang baru, Ambeien, Asam Urat, Reumatik, dll

HUB : Jl. Lubuk Begalung No. 24 Padang, HP. 081374688787 (no SMS) Cukup 1-2 Kali Berobat, Anda akan sembuh dengan Ramuan India "KAMI MEMBERI BUKTI, BUKAN JANJI" Cukup 1-2 Kali Berobat, Anda akan sembuh dengan Ramuan India "KAMI MEMBERI BUKTI, BUKAN JANJI"

BUKA JAM : 08.00 - 20.00 WIB IZIN Depkes 4179/DKK/XII/2001

nggak sempat baca

Silinder Dll

PENGOBATAN TRADISIONAL INDIA KHUSUS PRIA

+

marakkan 50 tahun umur Bank Nagari. Dia melihat, selama dua hari pertandingan, peserta mampu menjalin silahturahim antarcabang, dan menunjukkan sikap sportifitas masing-masing peserta. ”Ini adalah bagian dari rangkaian acara,” kata Dedi Cardi. (h/atv)

AWAS TIRUAN !!! PENGOBATAN MATA INDIA LAINNYA KAMI YANG PERTAMA & SUDAH 11 TAHUN DI KOTA PADANG SAMPAI SEKARANG

klik kami di www.harianhaluan.com


O L A H R A G A 17

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

4 Petinju ke Kejurnas Piala Wapres PADANG, HALUAN — Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumbar persiapkan empat petinju untuk menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Piala Wakil Presiden (Wapres) RI yang akan dihelat 23- 29 Maret 2012 di Cibubur. Peserta yang akan bertanding dalam Piala Wapres tersebut berasal dari 22 provinsi se Indonesia dengan

criteria yakni petinju masingmasing kelas di semifinal Kejurnas Pra PON di tiga tempat, yakni NTB, Biak,

dan Padang. Selanjutnya petinju tuan rumah PON Pekanbaru, petinju yang mendapat wilcard dari PP Pertina, serta petinju yang turun pada ajang Sea Games. Ketua Pengprov Pertina Sumbar Togi P Tobing kepada Haluan Minggu (26/2) mengatakan program Kejurnas Wapres ini merupakan program pertama dari PP Pertina di masa kepengurusan Reza Ali periode 2012-2016 yang rencananya akan diadakan setiap tahun. Togi menyampaikan bah-

wa diikutkannya petinju Sumbar pada ajang bergengsi ini merupakan sebuah keharusan. “Hal ini sekaligus bisa menjadi tolak ukur bagi kami yang telah melaksanakan Pelatda selama tiga bulan. Disamping itu juga memantau kekuatan lawan yang akan dihadapi pada PON mendatang,' terangnya. Mantan Petinju Sumbar era 90an ini juga mengatakan, dalam mengikuti ajang tersebut juga dijadikan bahan evaluasi bagi pelatih dan manajemen Pertina Sumbar

untuk bisa mengetahui kekurangan baik petinju maupun program latihan yang selama ini dijalani. Togi menerangkan, Sumbar akan mengirimkan 4 atlet minus Robby Chandra yang turun di kelas berat, karena kelas berat tidak dipertandingkan.Empat petinju yang akan mewakili Sumbar pada ajang tersebut yakni Rachmat Taubat (kelas 49 Kg), Dedi Sihaloho (60 Kg), Mifta Rivai Lubis (69 Kg), serta Abdul Halim (64 Kg). Selain mengikuti Kejurnas

Jeremy Evans Menang Kontes Slam Dunk

Tinju merupakan salah satu cabang andalan Sumbar untuk bisa meraih medali bagi Ranah Minang di PON XVIII-2012. pada PON 2008 di Kalimantan Timur, tim tinju Sumbar hanya mampu meraih tiga medali perak. Selain petinju, PP Pertina juga meminta wasit hakim setiap Pengprov Pertina untuk diikutkan dalam Kejurnas Wapres Cup tersebut. Kejurnas tersebut nantinya untuk menentukan wasit hakim yang akan memimpin pertandingan tinju di PON ke XVIII Riau. (h/rio)

Rio Mulai GP 2 di Sepang

ORLANDO, HALUAN — Pemain Utah Jazz Jeremy Evans menjadi pemenang kontes slam dunk NBA All-Star tahun ini. Ia mendapat dukungan paling banyak dari fans. Pada atraksi Sabtu (25/2/2012) malam waktu Orlando, atau Minggu pagi WIB, Evans memperoleh 29 persen dari 3 juta voting via SMS. Ini adalah tahun pertama fans memiliki kendali penuh untuk memberikan dukungan pada aksi favorit para kontestan kontes tersebut. Evans, yang mengikuti kompetisi sebagai pengganti Iman Shumpert (New York Knicks) yang cedera, mengalahkan Chase Budinger (Houston Rockets), Paul George (Indiana Pacers), dan Derrick Williams (Minnesota Timberwolves). Aksi memukau Evans, seperti yang dilaporkan detiksports, adalah melakukan dunk dengan dua bola sekaligus, lalu melompati seseorang yang duduk. (h/mat/net)

Inkanas Pilih Komtek dan MSH PADANG, HALUAN — M Hamdi dan Indra Yurmansyah terpilih masingmasing sebagai Komisi Teknik (Komtek) dan anggota Majelis Sabuk Hitam (MSH) Pengda Inkanas Sumbar periode 2012-2015. M Hamdi yang merupakan karateka DAN III ini unggul suara atas satusatunya pesaing yakni Marjoni. M Hamdi meraih 67 suara sedangkan Marjoni meraih 53 suara dari 120 Majelis Sabuk Hitam yang hadir pada rapat MSH di Asrama Haji Parupuk Tabing Sabtu (25/2). Sementara pada pemilihan Majelis Sabuk Hitam, Indra Yurmansyah terpilih sebagai ketua secara aklamasi karena tiga kandidat lainnya yakni Mike Wood, Eridanus, dan Sufli mengundurkan diri. Syarat untuk menjadi ketua MSH yakni DAN IV senior. Indra Yurmansyah yang juga sebagai ketua panitia pelaksana Rakerda tersebut mengungkapkan rapat ini diadakan untuk sekaligus merancang program program kerja Pengda Inkanas hingga tahun 2015. Rapat kerja tersebut dibuka dan ditutup oleh ketua umum Pengda Inkanas Sumbar Suprapto. Serta turut hadir ketua umum Forki Sumbar Hendra Irwan Rahim, Ketua Harian Pengda Inkanas Apris Hamid, dan para undangan lainnya. (h/rio)

Piala Wapres, Pertina Sumbar juga akan mengagendakan petinjunya untuk bias mengikuti beberapa kejuaraan resmi seperti Piala Sijori di Kota Batam yang juga digelar Maret mendatang. Ketua Bidang Wasit Hakim pengprov Pertina Sumbar Zulfi menambahkan, dengan banyaknya petinju Sumbar mengikuti ajang resmi tersebut, bisa membentu mental bertanding dan terus meningkatkan kemampuan fisik dan teknik sebelum tampil di PON 2012.

KE GP2 — Setelah sukses di ajang Formula 3, pebalap muda Indonesia Rio Heryanto akan memulai debutnya di ajang GP2. Rio akan mulai memacu kendaraannya di sikuit Sepang, Malaysia. NET

JAKARTA, HALUAN — Pembalap muda harapan Indonesia Rio Haryanto musim ini akan berkiprah di ajang GP2. Bersama tim Marussia Carlin, remaja 19 tahun itu akan memulai aksinya di Sepang bulan depan. "Saya sangat menantikan dimulainya kejuaraan GP2 Series ini, kejuaraan yang berada satu level di bawah lomba balap single-seater paling prestisius, yaitu Formula 1. Apalagi ini merupakan tahun pertama saya bergabung bersama Marussia Carlin GP2 Team, sebuah tim yang juga tergolong pemain baru di GP2 Series yang tentunya akan memberikan tantangan ekstra dan kesempatan untuk belajar dan tumbuh bersama ," tutur Rio dalam rilis yang diterima redaksi detiksport, Minggu (26/2/2012). GP2 musim ini akan berlangsung 12 seri. Ajang pembuka digelar di Malaysia 2325 Maret, dan terakhir di Singapura pada 21-23 September.

"Bagi saya, tahun ini akan merupakan tahun pembelajaran yang intens, dan saya akan memanfaatkannya untuk belajar sebanyak yang bisa saya dapatkan dan berusaha untuk mendapatkan hasil yang konsisten dari setiap seri yang akan saya jalankan. Saya merasa sangat senang dapat berlomba di ajang GP2 Series berkat dukungan berkesinambungan dari pihak Pertamina, yang telah membantu perkembangan karir balap saya," lanjut Rio. Sementara itu manajer teknis Rio, Piers Hunnisett, menjelaskan perihal pebalapnya bergabung dengan tim Marussia Carlin. "Kami menilai Marussia Carlin GP2 Team adalah tim pilihan terbaik buat Rio, dikarenakan oleh hubungan kerja yang baik yang telah terjalin sebelumnya dengan Marussia F1." Rio dan rekan setimnya, Max Chilton asal Inggris, akan menjalani tes resmi 28 Februari sampai 1 Maret di Jerez, Spanyol. (h/mat/net)

GSC Perkenalkan Olahraga Kepada Siswa TK PADANG, HALUAN — G Sport Center Padang mencari bakat dan bibit baru di dunia olahraga. Salah satu cara yang dilakukannya adalah menumbuhkan minat anak-anak terhadap hidup sehat dengan olahraga. Untuk mewujudkan hal itu, G Sport Center menggandeng Taman Kanak-kanak (TK) yang ada di Kota Padang. Salah satu cara untuk menumbuhan minat olahraga bagi calon penerus bangsa ini adalah dengan mengajaknya pro aktif dan dekat dengan lingkungan olahraga. Cara jitu yang baru saja dilakukan oleh pusat kebugaran dan olahraga terpadu dengan konsep managemen hospitality ini, dengan mengadakan lomba mewarnai dengan tema “Ayo Hidup Sehat Dengan Olahraga Teratur di G Sport Center” mendapat respon yang bagus dari TK Planet Kids se Kota Padang yang diadakan Sabtu (25/2).

General Manager G Sport Center Padang Andika Swasono, menjelasan, acara ini tidak hanya sosialisasi pentingnya hidup sehat degan olahraga pada calon generasi muda saja, namun juga mencari bibit dan bakat baru di dunia olahraga sejak dini. Untuk itu berbagai pengenalan bidang olahraga sudah mulai ditanamkan. “Cara yang cepat mengenalkan pada anak-anak olah raga adalah dengan mengikuti minatnya. Anak-anak tidak lepas dari menggambar dan mewarnai. Di sisi itulah kita masuk untuk mengenalkan bahwa hidup sehat itu adalah dengan berolahraga secara teratur dan kita memiliki fasilitas untuk itu. tidak hanya itu minat dan bakat juga ditumbuhkan dari usia dini, itu sebabnya TK yang menjadi target kita saat ini,” jelasnya pada Haluan. Sebelum memasuki acara lomba, TK Planet Kids juga menunjukan kebolehannya bermain Marching Band dan direspon bagus oleh pengguna olah-

Siswa Taman Kanak-kanak se Kota Padang sibuk mewarnai lembaran kertas dengan disain olahraga dalam lomba mewarnai yang dilaksanakan G Sports Centre (GSC). WINDA KHAIRANI

raga yang ada di GSC. Atraksi anak-anak tersebut sangat kreatif dan sangat menghibur. Acara lomba mewarnai yang perdana diadakan oleh GSC ini diikuti oleh 58 peserta ini berlangsung lancar dengan mendapatkan 6 orang jawaranya, juara 1,2 dan 3 serta harapan 1,2 dan 3. Selain mendapatkan hadiah dari sponsor seperti

Phapros, BNI, Sosro dan tentunya sponsor utamanya adalah GSC. Selain mendapatkan tropi, sertifiat, dan merchandise juga mendapatkan GSC student card dan juga gratis tiket berenang. Pada kesempatan ini, pihak GSC yang diwakili oleh salah satu karyawan GSC Vina, menjelaskan pada orang tua murid, bahwa disini memiliki sekolah untuk futsal club renang dan badminton dengan instruktur

yang terlatih dan berpengalaman. GSC yakin dengan pengenalan olahaga pada anak didik diusia dini bisa menumbukan bakat dan bibit jawara olahraga di Kota Padang. Padang sendiri saat ini telah memiliki sarana olahraga yang lengkp dan GSC memberikan fasilitas hiburan olahraga terbaik, yang telah mengikuti tren, plus pelayanan yang inovatif dan berkualitas. (h/win)

ArMuNa TOUR Sabar dan Ikhlas Menuju Mabrur

PT. BUMI ARMUNA TOUR & TRAVEL

Jl. Bandar Purus No.67/I Padang 25113 Hub. Bapak ERIZAL NURDIN,SE

HP.0813 6330 0909, Flexi : 0751 - 8228806

BIAYA UMROH REGULER HOTEL BINTANG 4 : *Berangkat 25 Maret 9 Hari Rp. 17 juta 12 Hari Rp. 19 Juta 14 Hari Rp. 20,5 juta

*Berangkat 7 April 2012 9 Hari Rp. 17,7 Juta 12 Hari Rp. 19,8 Juta 14 Hari Rp. 21,2 Juta

Makkah : Mazaya Hotel/Setaraf *4 Madinah : Royal Andalus/Dallah Taibah/Setaraf *4

BIAYA UMROH EXECUTIVE HOTEL BINTANG 5 : PERSYARATAN UMROH Akomodasi Hotel VIP Makkah : Zamzam Tower ***** Madinah : Dallah Taiba **** Jeddah : Holiday Inn ***** Akomodasi Umrah Reguler Hotel Syafira **** Akomodasi Umroh Ramadhan Apartemen dekat dengan Masjid Akomodasi Umroh Khusus Makkah : Al-Aulian *** Madinah : Dallah Taiba **** Catt* Untuk Umroh Khusus tidak ada tambahan biaya lagi, kecuali suntik Meningitis

1. Pasport RI yang masih berlaku minimal 7 bulan Nama minimal 3 suku kata 2. Pas Photo Warna 4x6=5 lbr dan 3x4=5 lbr (Background Putih tampak muka 80%) 3. Surat Nikah asli bagi suami istri dibawah usia 46 tahun dan akte kelahiran + KK asli bagi anak 4. KTP asli bagi wanita berusia diatas 45 tahun 5. Pembayaran biaya Umroh 1 bulan sebelum berangkat lengkap dengan persyaratannya.

Biaya Domestik, Padang - Jakarta, Jakarta-Padang Airport Tax, Service Bandara Pdg-Jkt-Jed-Pdg dan lain-lainnya Rp 2.500.000

dto Hj. IMNANIAR USMAN Direktris HP : 081267527251

PT. WISATA AL-MABRUR USMANIAH TOURS & TRAVEL PENYELENGGARAAN HAJI PLUS & UMROH Jl. Kali Porong No. 1 Padang Baru, Padang (Belakang Balai Diklat Depag Sumbar) Telp & Fax (0751) 7056308 - HP. 0811664326 - 081374442868 - 08126752725 - 0813633331617 e-mail : wisataalmabrurimnaniar@yahoo.com

*Berangkat 25 Maret 9 Hari Rp. 19 Juta

*Berangkat 22 April 2012 9 Hari Rp. 19,8 Juta

All in Sudah termasuk terhitung PDG-JKT PP dan Handling (Tidak ada biaya tambahan)

PAKET HAJI KHUSUS 2013/2014 Makkah : Grand Zam-zam/Hilton/Setaraf *5 Madinah : As Sharaf/Movenvick/Setaraf *5

(Handled by Anata Consurtium, Izin Haji Khusus D/414-2007)

SUDAH BISA MENDAFTAR UMROH PAKET RAMADHAN 1. AWAL RAMADHAN - 9 HARI : Rp.19,8 Jt 2. AWAL RAMADHAN - 12 HARI : Rp. 21,6 Jt 3. AKHIR RAMADHAN - 15 HARI : Rp. 26,7 Jt Penginapan Hotel *4

FULL RAMADHAN - 31 HARI : Rp. 30,8 Jt (PENGINAPAN

APARTMENT)

FULL RAMADHAN - 31 HARI : Rp. 35,9 Jt ( P E N G I N A P A N

H O T E L

* 3 )

PT. BUMI ARMUNA TOUR & TRAVEL email : erizalnur@yahoo.com www.armunatour.blogspot.com


18 BUKITTINGGI DAN AGAM Satu Rumah Kayu Ludes Terbakar AGAM,HALUAN — Sebuah rumah kayu milik, Lius (52), di Jorong Ampuah, Kenagarian Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten, Agam, Sabtu (25/2) siang sekitar pukul 12.00 WIB ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Kerugian korban di taksir Rp80 juta. Sumber api belum bisa dipastikan. Namun, dari informasi yang berhasil dihimpun Haluan menyebutkan, api berasal dari puntung rokok yang dibuang ke belakang rumah. Kebetulan disitu ada onggokan sampah kering. Informasi lain menyebutkan nyala api diduga dipicu oleh hubungan arus pendek listrik. Kobaran api sempat menjilati sebuah rumah gadang yang ada disamping rumah korban. Namun berkat pertolongan masyarakat dan upaya petugas pemadam kebakaran yang lebih sigap dibanding gulambaian si jago merah, sehingga jilatan api berhasil dibatasi di lokasi rumah korban saja. Api yang membara terus bergolak seiring dengan datangnya angin kencang. Masyarakat sekitar tanpa di komando langsung bergotong royong membawa ember untuk melumpuhkan api. Upaya tersebut dibantu petugas pemadam kebakaran dari Bukittinggi-Agam. Sehingga dalam waktu 30 menit api berhasil dilumpuhkan. Adik korban bernama Linda kepada Haluan menceritakan, awalnya percikan api terlihat di belakang rumah bagian dapur. Tempat tersebut biasanya digunakan korban untuk memasak dengan kayu bakar. “Itulah yang saya tak habis pikir, darimana asal api? Apakah dari dapur atau di luar dapur. Karena di luar dapur juga ada onggokan sampah kering,” katanya. Selama peristiwa kebakaran yang memakan waktu sekitar 30 menit itu, arus lalulintas langusng macet. Kemacetan dipicu , karena ramainya masyarakat yang membawa kendaraan untuk memberikan pertolongan dan sekedar menyaksikan kejadian tersebut. Namun kemacetan cepat terurai berkat bantuan pemuda setempat. (h/jon/mg3)

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

KASUS DUGAAN KORUPSI PLAZA BUKITTINGGI

Laporan DPRD Diterima KPK BUKITTINGGI, HALUAN— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima laporan resmi atas dugaan terjadinya tindak pidana korupsi dalam proses pengalihan hak atas tanah milik Pemkab Agam dengan pihak investor, yang telah mendirikan Plaza Bukikttinggi.

SIGAP — Petugas pemadam kebakaran dengan sigap memadamkan api yang membakar rumah Lius, 52 tahun, di Jorong Ampuah, Kenagarian Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten, Agam, Sabtu siang (25/2) sekitar pukul 12.00 WIB. JON INDRA

Tahun 2013, Pemko Tak Lagi Buang Sampah ke Dasar Ngarai BUKITTINGGI,HALUAN — Pemerintah Kota Bukittinggi mulai bekerja keras untuk mendapatkan lokasi baru TPA (Tempat Pembuangan Akhir) sampah yang selama ini mengandalkan kedalaman Ngarai Sianok di kawasan Panorama Baru. Sebab pada tahun 2013 mendatang, pihak Kementerian Lingkungan Hidup, tidak membenarkan lagi pemko membuang sampah ke dasar Ngarai Sianok yang indah itu. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan pada Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Bukittinggi Maruf Amin kepada Haluan kemarin. “Sebab jika kita pada 2013 masih menjadikan dasar ngarai Sianok di Panorama Baru sebagai TPA sampah, pemko akan dipenalti,

sesuai Undang-undang Nomor 18 tahun 2008, tentang pengelolaan sampah,” jelas Maruf kemarin. Pasal 40, Undang-undang tersebut menyebutkan, sanksi berupa pidana penjara minimal empat tahun dan paling lama 10 tahun penjara, atau denda minimal Rp100 juta dan maksimal Rp5 miliar, dapat diterapkan bagi pihak yang wajib mengelola sampah jika tidak memerhatikan prosedur penanganan yang berdampak pada kerusakan lingkungan. Dalam hubungan ini, Pemko Bukittinggi saat ini sudah melakukan kerjasama dengan Pemko Payakumbuh yang saat ini telah memiliki TPA representatif, yang bersifat regional. Hal itu sebagai alternatif untuk menghindari pembuangan sampah ke dasar

ngarai. Secara prinsip, kedua pemko telah menandatangai kerjasama, tinggal di teknis yang masih harus dibicarakan. Kota Bukittinggi seluas 25 kilometer persegi ini, memproduksi sampah setiap hari sekitar 350 M3. Selama ini, seluruh sampah dibuang ke dasar ngarai secara terbuka dengan memanfaatkan kedalaman ngarai sekitar 100 meter. Kendati selama ini sangat disadari, pembuangan sampah ke dasar ngarai adalah perbuatan pencemaran lingkungan, namun sejauh ini belum ada pilihan lain, karena keterbatasan lahan. Sebelumnya pernah dilakukan pembuangan sistem timbun di Padang Hijau, Gaduik, Agam. Namun hal itu mendapat tantangan keras dari masyarakat setempat. (h/sms)

Tanda terima laporan tersebut bernomor 2012-01-000230 sebagai informasi dugaan tindak pidana korupsi, ditandatangani oleh penerima laporan pengaduan masyarakat, Sugeng Basuki serta pelapor sendiri, Ketua Komisi I DPRD Agam Ir. Novi Endri, M.Sc. Dugaan korupsi, sebagaimana dilaporkan Komisi I DPRD Agam, terjadi dalam proses penetapan kerjasama antara Pemkab Agam dengan pihak ketiga, PT Berata Muda Pratama, dalam pemanfaatan aset Pemkab Agam (eks kantor Bupati Agam) yang berlokasi di depan Jam Gadang. Menurut Amril Anwar, anggota DPRD Agam yang juga mantan Ketua Pansus Plaza Bukittinggi, membenarkan, laporan kepada KPK merupakan hasil rumusan Pansus 2011 silam, yang membahas kasus tersebut secara intens selama sebulan lebih. Luas tanah eks kantor Bupati Agam tersebut sekitar 4.700 M2, yang berlokasi persis di depan Jam Gadang dan sekarang sudah berdiri sebuah plaza megah. Menurut Amril Anwar, beberapa perubahan yang terjadi dalam kotrak kerjasama itu, tidak pernah mendapat persetujuan DPRD Agam. Sehingga bentuk kerjasama yang memanfaatkan aset pemkab

tersebut, sangat merugikan Pemkab Agam disamping meremehkan harkat dan martabat pemerintah daerah sendiri. “Karena itu kami bentuk Pansus. Sebab setelah membahas kontrak kerjasama tersebut, kentara sekali kepala daerah terlalu berpihak kepada investor,” tambah Amril Anwar yang akrab disapa Am Kartago. Dalam kontrak perjanjian disebutkan, kontrak dengan investor selama 30 tahun. Kemudian bagi hasil dengan Pemkab Agam sebesar US$ 5000. Dan itupun baru pada tahun keenam bisa diterima setelah kontrak diteken. “Ini kontrak main-main namanya. Berapalah nilai US$ 5.000 dibanding nilai aset pemkab yang lumayan besar. Hitung-hitung kasarnya, perharinya Pemkab Agam hanya menerima Rp 125.000,-. Apakah itu wajar? Disewa untuk lapangan parkir saja, bisa menerima jutaan setiap harinya,” ujar Am Kartago menambahkan. Dalam hal ini, katanya, DPRD memang sudah berkomitmen untuk terus mengusut kasus ini. Dan sekarang diserahkan langsung ke KPK untuk ditindak-lanjuti. “Mudah-mudahan KPK dapat memprosesnya secara sungguh-sungguh,” demikian Amril Anwar. (h/sms)

PARLEMENTARIA DPRD KOTA BUKITTINGGI

Trend Tawuran Pelajar Harus Disikapi Bersama

KUNJUNGAN — Komisi B DPRD Kota Bukittinggi tengah berkunjung ke STM Negeri Bukittinggi. JON INDRA

BUKITTINGGI, HALUAN — Mungkin sudah menjadi trend, tawuran antar pelajar di Kota Pendidikan Bukittinggi makin sering terjadi. Tercatat hingga Sabtu (24/2) lalu, tawuran antar pelajar STM dengan STM Muhammadiyah nyaris saja terjadi. Namun bentrokan sesama pelajar tersebut gagal karena aparat kepolisian cepat mengamankannya. Perilaku seperti itu, harus disikapi semua pihak. Tidak saja oleh para guru, tapi juga oleh orang tua murid. Seharusnya, siswa memiliki tugas untuk belajar, sekaligus dapat mengimplementasikan nilai-nilai dari apa yang ia pelajari. Bukan justru sebaliknya, meresahkan masyarakat dan memberikan

dampak buruk bagi citra dunia pendidikan di Kota Bukittinggi yang memiliki visi sebagai “Kota Pendidikan”. Tawuran antara siswa SMKN I dan SMK Muhammadiyah yang tak kunjung tuntas diduga akibat persoalan yang sangat sepele. Akibatnya, seluruh siswa SMK di Kota Bukittinggi, sejak awal tahun 2012 ini seringkali diliburkan. Terutama untuk kelas 1 dan 2. Hal itu dilakukan guna melihat sekaligus dapat menenangkan situasi. Sehingga saat masuk sekolah kembali, persoalan sudah tidak ada lagi. "Kita disaat tawuran pada Sabtu (18/2) dua pekan lalu, langsung turun ke lapangan. Dan saat itu juga kita mengumpulkan seluruh kepala sekolah SMK se-Kota Bukittinggi. Tujuannya untuk menetralisir kejadian sekaligus mencari siapa yang terlibat aksi tawuran. Juga disaat itu kita meminta agar kepala sekolah dapat mengawasi anak-anak disaat jam istirahat dan pada jam sekolah. Kita juga minta seluruh kepala sekolah harus saling

memberikan informasi terhadap anak-anaknya yang dicurigai akan berdampak buruk sebelum betul-betul terjadi bentrokan fisik," ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bukittinggi Iskandar kepada Haluan kemarin.

Tidak saja itu, Iskandar mengatakan agar siswa pindahan dari SMK negeri jangan sampai diterima lagi di SMK lain di Kota Bukittinggi. Kemudian pihaknya juga meminta kepada Pol PP agar siapa saja siswa se-Kota Bukittinggi yang nongkrong pada jam-jam sekolah di warnet, warung dan melakukan kegiatan lainnya, silakan di proses. Bagi siswa yang kedapatan terlibat aksi tawuran, setelah dilakukan proses dan memang terbukti, silahkan diberikan sanksi. Bisa saja sanksi terberat itu adalah dikeluarkan dari sekolah," tegasnya. Aksi tawuran antar pelajar yang sering menghebohkan masyarakat Kota Bukittinggi, ternyata tidak bisa diterima Komisi B dan C DPRD Kota Bukittinggi. Keduanya menganggap hal itu sudah sangat tidak wajar lagi. Ketua Komisi B DPRD Kota Bukittinggi Yontrimansyah bersama rombongan

lansung melakukan cross check ke lapangan, yaitu ke SMKN I dan SMK Muhamadiyah di Tarok. Tujuannya untuk bisa mencarikan jalan keluarnya, serta mencari tahu dimana kelemahannya selama ini. "Peristiwa tawuran ini sudah terlihat sejak 28 Januari dan sampai 18 Februari lalu. Tentu saja masyarakat yang telah terusik ketenangannya merasa resah. Untuk itu kita minta langkah penyelesaian secara kongkrit kepada masingmasing sekolah. Bila perlu berikan sanksi tegas kepada siswa yang terlibat tawuran dengan hukuman dikeluarkan dari sekolah. Ini guna memberikan efek jera bagi yang bersangkutan," ungkap politisi senior Partai Demokrat Kota Bukittinggi, Yontrimansyah, saat melakukan kunjungan kerja terkait merebaknya tawuran di kalangan siswa sejak awal tahun 2012 ini di Kota Bukittinggi.(h/jon)

MUKHSIN (PARTAI GERINDRA) orangtua dan lingkungan sekitar, harus berperan aktif dalam membentuk kepribadian seorang siswa dengan usia labil atau remaja itu. Politisi Gerindra ini, meminta agar ada ketegasan dari penyelenggara pendidikan, terutama untuk hal-hal yang tidak mencerminkan nilai-nilai serta norma-norma baik dari perilaku anak didik. Dan kepada orangtua untuk dapat mengajak anak-anaknya untuk beribadah. Dalam artian, ajak anak salat berjamaah disaat jam salat datang saat mereka dirumah. Jangan sampai anak-anak melihat hal-hal y6ang tidak baik justru dari

Soal Internal dan Eksternal SECARA umum penyebab tawuran ada dua. Pertama, dilihat secara internal, dimana anak-anak seusia sekolah atau remaja sangat labil. Dalam proses pencarian jati diri, mereka seringkali pantang tersinggung. Sehingga hanya dengan persoalan kecil saja sudah berdampak aksi tawuran. Kedua, persoalan eksternal. Dimana di luar dirinya, termasuk lingkungan, keluarga, dan penyelenggara pendidikan. Dari lingkungan selalu lahir banyak idola-idola yang dijagokan. Terkadang, karenat labilnya siswa kita, mereka mudah terpengaruh oleh satu tokoh panutan. Karena itu, hal ini perlu dikaji secara serius dengan menyamakan persepsi duduk semeja oleh walikota bersama stakeholdernya, penyelenggara pendidikan, kepala sekolah dan guru, pengamat pendidikan, dewan pendidikan, orangtua, dan DPRD sendiri. Sehingga apa penyebabnya dan dimana kelemahan kita bisa diketahui sekaligus dicarikan solusinya. Kita akui, memang sudah lama pendidikan berkarakter dan berbasis akidah dilaksanakan. Namun yang kita perlukan itu implementasinya oleh siswa-siswa dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kalau, hanya mengandalkan hukuman, itu perlu dikaji lagi. Jangan sampai hanya karena sakit flu, lalu dibawa ke RS. Dan apakah amputasi terhadap satu penyakit akan menyelesaikan persoalan? Sebab tawuran akan menjadi budaya warisan dari generasi ke-generasi. Ini perlu dikaji dan perlu solusi. (h/jon)

SYAHRIL MUCHTAR (PARTAI PPP)

Ajak Duduk Bersama

Merusak Dunia Pendidikan TAWURAN antar pelajar di Kota Pendidikan Bukittinggi sangat disesalkan. Karena hal ini dapat merusak citra baik dunia pendidikan Bukittinggi. Bukan hanya dunia pendidikan yang dirusak, tetapi masyarakat disekitar kejadian tawuran akan menerima dampaknya. Tentu saja masyarakat terganggu dengan aksi-aksi mereka itu. Kondisi ini tidak saja terjadi diawal tahun 2012 ini. Tapi ditahun sebelumnya juga sudah acapkali terjadi tawuran. Untuk itu perlu kiranya ada win-win solution dari semua pihak, termasuk dari dewan. Kemudian, peran

IBNU AZIS (PKS)

orangtuanya sendiri. contoh anak-anaknya disuruh salat tetapi orangtuanya malah tidak salat atau main-main di warung saat waktu salat tiba. (h/jon)

MARAKNYA aksi tawuran antar pelajar di Kota Bukittinggi menunjukkan bahwa pendidikan karakter belum sepenuhnya bisa diimplementasikan dalan kehidupan sehari-hari oleh anak didik. Disamping itu, guru dan kepala sekolah serta penyelenggara pendidikan harus bisa membuat strategi agar ke depan anak-anak didik tidak lagi mengedepankan otot dalam menyelesaikan masalah. Tapi otak. Politisi PPP Kota Bukittinggi ini berpendapat, peran orangtua, lingkungan dan masyarakat sangat besar mempengaruhi psikologis anak disaat menginjak dewasa. Untuk itu, orangtua harus mengawal anaknya, baik disaat berada di rumah, lingkungan dan sekolah. Jangan lengah. Sementara itu, pemerintah daerah harus bisa mengatasi ini dengan mengajak duduk bersama semua pihak. Sebab bicara pendidikan berarti bicara banyak pihak. Termasuk guru, kepala sekolah, penyelenggara pendidikan, pakar pendidikan, pemerhati pendidikan, dewan pendidikan, walikota, dewan dan lingkungan atau masyarakat. “Kita memiliki visi sebagai kota pendidikan, maka jadikan anak didik di Bukittinggi benar-benar terdidik,” katanya (h/jon)


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

BOTIAH Koperasi Guru Bangun Gedung Rp1M Lebih PAYAKUMBUH, HALUAN — Ini baru prestasi! Koperasi Guru Payakumbuh Timur membangun gedung berlantai 3, persis di depan Kantor Dinas Pendidikan yang hanya satu lantai. Peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wawako Payakumbuh, Syamsul Bahri menandai 28 tahun koperasi yang kian bersinar di Payakumbuh. Koperasi yang berdiri sejak 19 April 1984 ini beranggotakan guru-guru SD di Payakumbuh Timur. Aktifitas koperasi yang rutin menghasilkan laba yang cukup luar biasa ini, akhirnya mampu menyisihkan anggaran Rp1 miliar untuk pembangunan gedung sekretariatnya. Hadir para pejabat kota Payakumbuh yang turut bangga dengan peresmian sekretariat koperasi yang tergolong megah ini. Gedung yang berukuran 20x10 meter ini merupakan gedung yang dibangun melalui swadaya para anggota. Total biaya pembangunan gedung ini sendiri mencapai Rp1 miliar lebih. Pembangunan fisik berlangsung selama 11 bulan, terhitung pembangunan gedung dimulai pada bulan Maret 2011 yang lalu. H Ruswan Atra, Ketua KPRI Guru SD Payakumbuh Timur mengatakan bahwa pembangunan gedung ini sendiri merupakan rencana kerja tahun buku 2011, hasil dari rapat anggota tahunan yang dilakukan bulan Februari yang lalu. Ruswan juga mengatakan bahwa gedung ini selain digunakan sebagai kantor administrasi koperasi, juga akan digunakan untuk pengembangan sejumlah unit usaha. Diantaranya mini market serta biro jasa perjalanan atau travel. Luar biasa! (h/dod)

Pembangunan di Kecamatan Belum Merata PAYAKUMBUH, HALUAN — Tahun 2012, penempatan dana pembangunan terkecil di Kota Payakumbuh, terdapat di Kecamatan Lampasi Tigo Nagari. Alokasi dana tahun ini diperoleh kacamatan tersebut berkisar Rp421 juta. Dana sebesar itu akan digunakan untuk peningkatan jalan Bungo Tanjung, Kelurahan Koto Panjang Dalam, sebesar Rp275 juta. Seterusnya, pembangunan drainase simpang parik jalan Rasyid Taher, satu paket sebesar Rp96 juta dan pembangunan drainase jalan M. Nasrun Rp50 juta. Terkecil kedua diperoleh Kecamatan Payakumbuh Timur, sekitar Rp960 juta. Diantaranya untuk kegiatan peningkatan kelas jalan, pembangunan drainase, infrastruktur pedesaan dan pemeliharaan jaringan irigasi. Kabid kendali Program Dinas PU Kota Payakumbuh, dalam keterangannya kepada Haluan, Jumat (24/2) mengatakan, pembangunan dilaksanakan berdasarkan skala prioritas, sehingga dana bagi pembangunan itu bervariasi. Contohnya di Payakumbuh Timur memperoleh dana terbanyak ke tiga atau sebesar Rp1,25 miliar. Menurut dia, penggunaannya, selain untuk pemeliharaan berkala jalan, rehab irigasi, serta peingkatan kelas jalan yang tersebar pada enam kelurahan, seperti Sawah Padang, Limbukan, Padang Karambie, Aur Kuning, Balai Panjang dan Ampangan, melalui dana APBD Payakumbuh dan DAK. Sementara itu, untuk Payakumbuh Barat, sedikit berada di atas Payakumbuh Selatan, berkisar Rp1,46 miliar. Dana tersebut sebagian juga digunakan untuk peningkatan kelas jalan, drainase dan peningkatan jalan pedesaan. Lokasi pembangunannya tersebar pada 11 kelurahan. Diantaranya Padang Tinggi, Ibuh, Talang, Bulakan Balai Kandi, Tanjung Gadang dan Tanjung Pauh. Sedangkan penempatan dana pembangunan terbesar tahun ini berada di Kecamatan Payakumbuh Utara berkisar Rp30,6 miliar. Dana tersebut diantaranya untuk menunjang pembangunan kantor balaikota sebesar Rp22,27 miliar, dan drainase Banda Rawang Rp5,4 miliar. Kedua proyek itu berlokasi di Kelurahan Bunian. Keseluruhannya tersebar pada 9 kelurahan, diantaranya, Tanjung Anau, Kubu Gadang, Talawi, Payonibung, Nan Kodok, Balai Gurun dan Napar. Selain itu di Payakumbuh Utara ada penanganan kawasan pemukiman kumuh di Koto nan Gadang, dengan alokasi dana cukup besar mencapai Rp7,1 miliar, ulasnya. (h/zkf)

nggak sempat baca

klik kami di www.harianhaluan.com

KENA DENDA 40 ZAK SEMEN

Wali Nagari Selingkuh LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Limapuluh Kota gempar. Seorang wali nagari terbukti berselingkuh dengan istri orang.

DUKUNGAN — Mulyadi Afmar-Edward DF, tengah menyerahkan dukungan pada ketua KPU Payakumbuh Hendra Yanni. DODI SYAHPUTRA

KOMIT BANGUN EKONOMI MASYARAKAT

Mulyadi Afmar-Edward DF Serahkan 10.244 Dukungan PAYAKUMBUH, HALUAN — Pasangan bakal calon perseorangan Mulyadi Afmar-Edward DF, Minggu (26/2) sekitar pukul 14.00 WIB datang ke Kantor KPU Kota Payakumbuh untuk menyerahkan berkas dukungan berupa fotokopi KTP dan daftar dukungan kepada KPU, di Kubu Gadang Payakumbuh. Selain Mulyadi Afmar yang dikenal dekat dengan awak media, wartawan senior Sumatera Barat, Edward DF, kini juga didukung masyarakat Kota Payakumbuh menjadi bakal calon wakil walikota berpasangan dengan bakal calon walikota Mulyadi Afmar. Meski menyerahkan berkas di hari terakhir pendaftaran calon perseorangan yang harus memenuhi syarat berkas dukungan 6,5 persen jumlah penduduk Payakumbuh atau sejumlah 8.345 dukungan, terbukti, keduanya bersama tim berhasil membawa 10.244 berkas dukungan. Ini luar biasa. Meski demikian, saat pasangan ini menggelar dialog dengan wartawan di Media Center KPU Payakumbuh, mereka tetap mengatakan bahwa fungsi dan tugas selaku walikota, jika diama-

nahkan nanti, tentu tidak akan lepas dari peran dan fungsi yang sesuai dengan aturan dan perundang-undangan. Selain itu, gebrakan dan sistemasi pemerintahan akan dilandaskan pada peran dan fungsi yang tepat. KPU Payakumbuh akan memverifikasi data dukungan yang diserahkan, mulai dari tingkat PPS, PPK hingga KPU sendiri. Baru, setelah hasil verifikasi faktual usai, akan diperoleh kesimpulan lolos atau tidaknya, boleh atau tidak bolehnya bakal pasangan caloan perseorangan untuk mendaftar selaku calon walikota. Komisioner KPU; Ketua Hendra Yanni, Anggota Hetta Manbayu, Makhlius, Yuzalmon dan Rika terlihat lengkap mengawal dan menerima hasil berkas yang dikumpulkan oleh tim Mulyadi Afmar dan Edward DF ini. Setelah penghitungan dukungan selesai dilakukan, Hendrayani mengatakan, jumlah dukungan yang diberikan tim pemenangan pasangan calon berjumlah sebanyak 10.244 KTP dukungan. "Dukungan berasal dari Kecamatan Payakumbuh Barat seba-

nyak 3.549 KTP, Payakumbuh Utara 2.879 dan KTP, Payakumbuh Timur 1.398 KTP. Selanjutnya Kecamatan Payakumbuh Selatan sebanyak 1.518 KTP dan terakhir Kecamatan Lamposi Tigo Nagori sebanyak 900 KTP. Dan itu sudah memenuhi syarat minimal sebesar 6,5 persen dari jumlah penduduk yaitu 8.345 dukungan untuk maju dari jalur independen," ujarnya. Dikatakan, dengan telah berlebihnya dukungan yang didapatkan pasangan Mulyadi Afmar dan Edward DF, KPU Kota Payakumbuh menetapkan secara administrasi pasangan ini sudah memenuhi persyaratan untuk mendaftar sebagai pasangan calon. Dan selanjutnya akan dilakukan verifikasi faktual setelah pendaftaran ini. Saat jumpa pers, pasangan ini menyampaikan seandainya mereka lolos verifikasi dan ditetapkan sebagai salah satu pasangan calon, mereka akan menjalankan amanat yang telah dipercayakan oleh pendukung mereka dan masyarakat Payakumbuh umumnya. "Kami ingin mewujudkan visi kami untuk Payakumbuh yang agamis, maju, berwawasan iptek dan nyaman, yang kami singkat dengan AMIN," ujar mereka. (h/dod)

Alis Pimpin Goro Masjid Tazkir Aie Angek LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo, memimpin gotong royong pengecoran tiang Masjid Tazkir Aie Angek, Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Sabtu (26/2). Goro untuk melanjutkan pembangunan rumah ibadah itu melibatkan ratusan masyarakat setempat. Wali Nagari Koto Tinggi Dasril, dalam keterangannya di Payakumbuh kemarin menuturkan, masyarakat antusias mengikuti goro dan berpartisipasi menyumbangkan dana. Diperkirakan, masih dibutuhkan dana untuk melanjutkan pembangunan sebesar Rp40 juta. Diantaranya untuk biaya pengerjaan teras masjid dengan luas bangunan 2 x 10 meter. Goro itu juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, sejumlah kepala SKPD dan staf, Camat Gunuang Omeh, Irwandi, Muspika Gunuang Omeh, dan dibantu tenaga TNI dan Polri. Masjid Tazkir dibangun sejak puluhan tahunan lalu dengan

swadaya masyarakat. Kelanjutan pembangunan ini diputuskan setelah melakukan beberapa kali rapat antara pengurus masjid dengan masyarakat. Peserta rapat lalu mengambil keputusan untuk merehab Masjid Tazkir dengan memperluas bangunan teras mesjid seluas 2x10 meter. Mengingat dana yang dibutuhkan cukup besar, maka diharapkan kepedulian dari semua pihak untuk ikut membantu. Baik masyarakat di kampung halaman, perantau, donatur, dan pemerintahan nagari beserta pemerintahan kabupaten. Dikatakan, sejak beberapa bulan lampau, sebelum dilaksanakan goro, pihak panitia pembangunan masjid sudah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp25 juta. Sedangkan dana yang dibutuhkan sebanyak Rp40 juta. Artinya, masih kekurangan kekurangan Rp15 juta lagi. Bupati Lima Puluh Kota, Alis Marajo, kata Dasril, mengajak semua lapisan masyarakat dan

SKPD, dalam membangun daerah Kabupaten Limapuluh Kota, dengan kebersamaan, sehingga yang berat menjadi ringan. Apalagi Aie Angek salah satu jorong di Nagari Koto Tinggi, yang pada tanggal 19 Desember 1948 telah ditetapkan sebagai pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Hal itu untuk mengisi kekosongan kepemimpinan Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dalam rangka bela negara. Menurut Dasril, pada masa itu, tentu banyak rumah masyarakat yang ditempati para pejuang PDRI. Mengingat hal itu, katanya, bupati meminta kepada pemerintahan nagari untuk mendata rumahrumah masyarakat yang ditempati para pejuang masa itu. Hasil pendataan harus ditetapkan dengan keputusan wali nagari. Pengakuan Dasril, dalam kesempatan goro terkumpul dana Rp5 juta yang dimotori koordinator Gerbang Gor, Rahmanida. Dana tersebut langsung diserahkan kepada Wali Nagari Dasril. (h/zkf)

Keduanya kedapatan di rumah sang perempuan, dengan kondisi lampu padam dan hari sudah larut malam. Kejadiannya di VII Koto Talago. Wali Nagari Sungai Talang berinisial RK yang dikenal sebagai Buya, terbukti melakukan tindakan yang melanggar norma adat dan agama. Makanya, secara adat ia dihukum membayar denda sebanyak 40 zak zemen sesuai dengan aturan yang berlaku di Kenagarian VII Koto Talago. Buya ini, mengakui secara tertulis, setelah disidang secara adat, bertamu di rumah perempuan berinisial YR melewati jam tamu, atau lewat tengah malam. Masyarakat di VII Koto Talago sudah mulai heran dengan sikap RK yang sering datang ke rumah YR sampai malam hari. ”Sementara, YR sendiri tidak ada suaminya di rumah,” ujar warga yang menjadi saksi dalam sidang adat di VII Koto Talago, Jumat pekan lalu itu. Perjanjian pun dibuat di atas materai. RK mengakui telah bertamu ke rumah YR melewati jam tamu. Ia mengakui pula telah tertangkap tangan berduaan di dalam rumah dengan YR, tanpa ikatan suami istri. Lalu, juga disebutkan RK di surat perjanjian di atas meterai itu, bahwa kendaraan yang dibawanya sudah dalam

kondisi dimasukkan ke dalam rumah YR. Lampu rumah juga telah dimatikan. RK kemudian kenyetujui untuk menikahi YR setelah surat cerai atau idahnya selesai. RK bersedia membayar denda sebanyak 40 zak semen sesuai dengan aturan yang berlaku di Kenagarian VII Koto Talago. Kendaraan yang dipakai pada waktu kejadian yaitu Honda Vario dititipkan sebagai jaminan dan akan diambil setelah masalah ini selesai (menikah). ”Jika seandainya saya melanggar kesepakatan ini bersedia dituntut secara hukum,” janji RK dalam perjanjian yang ditanganinya secara sadar dan tanpa paksaan dari pihak manapun. Dalam surat perjanjian itu, diketahui oleh niniak mamak Talago Boy Hendra, niniak mamak Sungai Talang M DE Majo Bosa dan Dt Caka nan Elok, Wali Jorong Talago Dedi Andri, Ketua Pemuda Talago Harry Satria, Dubalang Nagari VII Koto Talago Bustami dan saksi-saksi Jon Hendri dari Talago dan Syarial Effendi dari Sungai Talang. Dikonfirmasi tentang kejadian ini, baik Bupati Alis Marajo, Wakil Bupati Asyirwan Yunus dan Camat Guguak Ifon Satria tidak menjawab. Pesan singkat pun dilayangkan ke keduanya untuk mengkonfirmasi, tapi tetap tak dijawab. Sampai berita ini diturunkan sejak Sabtu pekan lalu, konfirmasi tim Haluan tidak dijawab oleh para pejabat daerah yang bertanggung jawab terhadap masyarakatnya ini. Kopian Dokumen asli yang ditandatangani oleh RK masih ada di tim Haluan. (tim)

534 Unit Rumah Miskin Diusulkan PAYAKUMBUH, HALUAN — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, mengusulkan kepada Kementerian Perumahan Rakyat, untuk membangun perumahan rakyat yang kurang mampu sebanyak 379 unit pembangunan baru senilai Rp3,7 miliar dan 155 unit peningkatan kualitas senilai Rp775 juta. Kepala Dinas PU Kota Payakumbuh, Muswendri Evites yang ditemui, Jumat (24/12) mengakui, program tersebut baru berupa usulan. Kalau diloloskan nanti, Payakumbuh,

akan membangun dan memperbaiki kualitas sebanyak 534 unit rumah untuk warga yang kurang mampu. Menurut dia, tahun 2011 lampau, Kota Payakumbuh, hanya memperoleh perumahan rakyat sebanyak 100 unit, dengan pembangunan baru sebanyak 50 unit dan perbaikan kualitas (rehap) juga sebanyak 50. ”Kita berharap Kementerian Perumahan Rakyat mengabulkannya, sehingga warga miskin Payakumbuh terayomi,” ulasnya. (h/zkf)

The First FeMale Station in Padang

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”


20 WANITA DAN KELUARGA

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

Mewaspadai Perubahan Cuaca

MeNu

Pergedel Jagung

MUSIM yang silih berganti di negara kita, dari musim panas ke musim hujan atau dari musim hujan ke musim panas, seringkali menimbulkan cuaca yang ekstrim. Sekalinya panas, panas banget, pas hujan deras banget.

Bahan: 400 gr jagung manis dipipil 1 btr telur ayam 150 gr tepung beras 4 sdm tepung terigu 1 sdt garam 1/2 sdt ketumbar halus 1/2 sdt merica 125 ml air hangat Bahan tumbuk kasar: 10 btr bawang merah 4 btr bawang putih Bahan di iris halus: 2 btg daun bawang iris halus 4 lbr daun jeruk iris halus, buang tulang tentu saja Cara membuat: campur jagung – telur ayam – bahan tumbuk kasar – bahan iris halus – ketumbar – garam – merica aduk rata sisihkan larutkan tepung beras – tepung terigu dan air jadi satu tuang adonan jagung ke adonan tepung aduk rata lagi panaskan minyak, goreng adonan perkedel se sendok demi se sendok sampai coklat kekuningan. ***

Tentunya tubuh kita akan kaget dengan adanya perubahan tiba-tiba yang ekstrim tersebut. Kalau tidak pandai-pandai menjaga kesehatan tubuh, aktivitaspun bisa terganggu. Musim panas yang panjang mengakibatkan kurangnya persediaan air bersih sehingga kondisi kesehatan orang juga menurun dan meningkatkan potensi terjadinya penularan penyakit diare atau kolera. Selain itu, masyarakat yang cenderung menghemat air, termasuk kebiasaan menguras bak-bak air, juga akan menjadi jarang. Hal ini memberi kesempatan kepada nyamuk aedes aegypti untuk berkembang biak yang berisiko terjadinya penularan penyakit demam berdarah. Bagaimana harus menyikapi? Untuk meminimalkan dampak kesehatan di atas, diperlukan partisipasi aktif masyarakat. Beberapa hal yang perlu dilakukan adalah meningkatkan kebersihan perorangan dan anggota keluarga masing-masing, seperti mencuci tangan dengan sabun sebelum makan dan minum dan memasak

MeNu

Agar Tetap Fit UNTUK menjaga kesehatan tubuh agar tetap dalam kondisi fit, ada beberapa hal yang dapat diterapkan antara lain: 1. Cukup istirahat, inilah bagian terpenting dalam menjaga kesehatan tubuh. Jangan terlalu memaksakan diri, terutama dalam cuaca yang ekstrim. Ada baiknya beristirahat dulu sebelum memulai aktivitas baru. Dan selalu usahakan untuk cukup tidur 2. Perbanyak minum air putih, karena tubuh kita mengandung 80% air, maka akan sangat baik tentunya kalau kita banyak meminum air putih, sehingga tidak akan mudah mengalami dehidrasi. 3. Makan makanan yang seimbang gizinya, dengan mengkonsumsi makanan yang gizinya seimbang, maka kebutuhan gizi dalam tubuh akan terpenuhi dan secara tidak langsung memperkuat sistem kekebalan tubuh kita terhadap penyakit. 4. Minum vitamin atau suplemen lainnya, pada saat tubuh sudah drop, menambahkan penguat dari luar merupakan solusi yang baik. Pengkonsumsian vitamin atau suplemen diharapkan mampu memperkuat sistem imun kembali, sehingga akan lebih tahan terhadap penyakit. 5. Berdoa, tidak pernah luput tentunya berdoa kepada Rabb agar diberikan kesehatan dan dijauhkan dari sakit. Karena sekuat apapun kita berusaha agar tidak sakit, namun apabila Rabb kita menghendaki kita sakit maka tiada daya bagi manusia. So, don’t forget to pray. (h/meol)

Konsultasi BISNIS DAN KEUANGAN Diasuh oleh: MUINA ENGLO (Pengusaha Otomotif, Pemimpin Ford Padang)

Terjerat Hutang Pertanyaan

air yang akan dikonsumsi. Selain itu, perhatikan jajanan, terutama yang dijajakan keliling untuk anakanak. Hindari juga daerah yang berdebu, terutama tempat bermain anak-anak. Tingkatkan daya tahan tubuh, seperti mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang, banyak makan sayuran dan buahbuahan; serta secara rutin melakukan pembersihan sarang nya-

Menjaga Kesehatan Saat Pancaroba KONDISI cuaca bersuhu panas tetapi terkadang diselingi hujan lebat berangin ini dapat memicu beragam penyakit. Hal itu karena seringnya terjadi perubahan cuaca dari terik matahari yang panas di musim yang sudah masuk pada kemarau menjadi hujan lebat kadang disertai petir dan angin ribut dengan udara yang tiba-tiba dingin. Demikian sebaliknya. Suhu udara jadi sering berganti. Pagi dan malam hari yang biasanya dingin menjadi terasa sangat panas. Perubahan cuaca yang drastis ini tentu saja membuat tubuh harus pandai beradaptasi dengan cuaca. Untuk itu dibutuhkan stamina yang prima atau fit. Jika tidak, tubuh menjadi kurang dapat beradaptasi. Inilah yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit terutama bagi mereka yang sering bekerja keras dan kurang beristirahat. Menurut Dr. Peter Staats, seorang profesor di Sekolah Kedokteran John Hopkins, Saat pergantian musim terjadi tubuh beradaptasi ekstra keras menghadapi

perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan. Udara yang semula panas-kering, tibatiba menjadi dingin-lembab. Kondisi ini, menimbulkan ketidaknyamanan, juga membuat tubuh mudah terserang penyakit. Seperti, demam, flu, radang tenggorokan, dan penyakit diare. Karena itu, jangan lupa menjaga kesehatan. Tak ada tindakan yang lebih patut menghadapi masalah ini, selain pencegahan yang lebih baik. Diare Di peralihan musim kemarau ke musim hujan, kasus penyakit ini menjadi tinggi lantaran banyaknya debu dan kotoran yang berpotensi menjadi vektor. Penyakit ini juga sangat erat kaitannya dengan pola konsumsi makanan. Sebab penyakit ini umumnya disebabkan kuman atau virus yang biasa mencemari makanan dan minuman, apakah itu makanan buatan rumah ataupun makanan jajanan. Cara mencegah: Jaga kebersihan. Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut adalah yang terjamin kebersihannya. Artinya, selain harus lebih higienis dalam mengolah dan menyiapkan makanan di rumah, sebaiknya jangan jajan sembarangan. Tidak cukup sampai disitu saja, Anda bisa mengenakan alas kaki untuk mencegah penyebaran kotoran atau parasit yang masuk lewat kulit, hindari membeli makanan atau minuman di sembarang tempat, perbanyak minum vitamin dan asupan nutrisi untuk menjaga kondisi tubuh dan jangan lupa

Asiatur

Biro Perjalanan Tepercaya

nggak sempat baca

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe :

klik kami di www.harianhaluan.com

muk (PSN). Bila tidak mau menguras bak mandi atau tempat penampungan air dengan alasan penghematan air, kita dapat menutup penampungan air tersebut atau melakukan abatisasi. Selain itu, segera bawa ke sarana pelayanan kesehatan terdekat bila ada anggota keluarga yang menunjukkan gejala sakit. (h/meol)

CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300

Happy now and forever

Telah Hadir di Kota Padang Profesional Event Organizer

PT. ASIA ANDALAS WISATA Jl. Teradam No 25 A. Padang. email : asaitur. padang@yahoo.co.id Telp/faks : 0751-32393 Hp. 08126729260, 08126791114

Cuti - Cuti 2012 w 4 . oba 1 Saatnya ambil Cuti, bingung mau kemana? W r Ayo bersama Asiatur Se

Jadwal Berangkat :

Feb : 9, 16, 23 Mar : 8, 15, 29 Apr : 12,19, 26 May: 3, 10, 24 Jun : 7, 14, 21

DAKOTA PASBINDO MAKMUR SOLINDO GROUP

Anda Butuh Pameran Seminar, Konferensi Corporate Event Product Launching Fun Game

Umroh 2012 Rp. 15. juta 10 hari (quard)

CANON IR 8500 = Rp.

P T. A S I A ANDALAS W I S ATA

selalu sediakan selalu oralit di rumah. Penyakit saluran pernafasan Gejala awal penyakit saluran pernapasan bisa berupa batuk, yang kadang disertai sesak napas. Bisa juga berupa batuk yang disertai pilek, bersin-bersin dan peningkatan suhu tubuh. Bisa juga muncul gejala khusus, yaitu pernapasan yang tidak normal. Hanya saja pada kasus tertentu bisa muncul gejala yang serius, misalnya demam yang agak tinggi (pada radang tenggorokan) dan toksemia atau keracunan (pada difteri). Cara mencegah: Mengonsumsi multivitamin. Bila dikonsumsi secara tepat multivitamin bisa membantu meningkatkan ketahanan tubuh sehingga tak mudah terserang penyakit pancaroba. Demam dan Flu Dua gangguan kesehatan ini paling rentan menyerang di musim pancaroba. Ini bisa jadi lantaran baru di musim pancaroba inilah Anda digempur serangan berbagai kuman (biasanya virus) secara besar-besaran. Sebaiknya jangan disepelekan, gangguan ini merupakan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Lebih tepatnya, demam bisa merupakan gejala aneka penyakit. Mulai infeksi ringan sampai yang serius. Cara mencegah: Menjaga asupan makanan. Nutrisi yang cukup akan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.(h/ atv/bdn)

Bu Meme yang baik, Saya seorang ibu rumah tangga usia 32 tahun. Suami saya seorang karyawan swasta dengan gaji sekitar Rp2,5 juta sebulan. Kami punya seorang anak usia 3 tahun, sedang butuh gizi yang cukup. Beberapa bulan lalu, anak kami sakit dan harus dirawat di RS. Biayanya Rp3 juta selama 2 minggu. Akhirnya saya terpaksa meminjam uang ke rentenir untuk melunasi biaya RS tersebut, karena kantor suami tak memiliki jaminan kesehatan bagi karyawannya. Sekarang saya dikejar-kejar hutang Bu, karena tak sanggup membayarnya. Kebutuhan kami lumayan besar, karena anak harus minum susu tiap hari. Juga biaya rumah yang disewa bulanan Rp600 ribu sebulan. Bantu saya ya Bu, bagaimana mengatur keuangan ini, agar bisa mengangsur hutang kami. Terimakasih. Yuni, Padang Jawaban Dear Ibu Yuni, Bu, seberapa besarpun pendapatan kita meski lebih dari Rp2,5juta/bulan akan tidak cukup jika ibu tidak melengkapi diri ibu sekeluarga khususnya ibu sebagai ibu dengan skill memanage keuangan keluarga, yang dalam rubrik ini sering saya sebutkan dengan “SMART SPENDING”. Kebutuhan gizi anak sangat diprioritaskan maka itu mungkin tidak bisa ibu kurangi, tapi kebutuhan lain harus bisa ibu manage ketika ibu akan belanja sesuatu dengan pertanyaan : “Apakah ini saya butuhkan SEKARANG ? (atau seberapa urgensi), bisakah saya tunda atau tidak membelinya sama sekali ?” dengan kata lain jika sangat urgensi maka itu penting, jika masih bisa ditunda itu artinya belum dibutuhkan sekarang, bahkan jika dilupakan atau tanpa barang yang akan kita beli itu hidup kita baik - baik saja, itu artinya tidak kita butuhkan. Ibu juga sebaiknya membeli asuransi kesehatan yang tersedia di banyak perusahaan kesehatan. Ibu beli sesuai dengan kebutuhan ibu saja misalnya biaya RS dengan kelas tertentu dengan semua fasilitas yang ibu pilih, biasanya sudah tersedia : - faedah kamar, makan dan perawatan umum harian maximum ..../ setiap kejadian - ICU maximal..../setiap kejadian - faedah pembedahan - biaya Rumah sakit - biaya kunjungan dokter, max.../kejadian Dsbnya (ini bisa ibu bicarakan dengan pihak asuransi) Dengan demikian jika terjadi hal yang tidak diinginkan di keluarga ibu, ibu sekurangnya terbantu dengan asuransi kesehatan yang ibu pilih itu. Premi asuransi sesuai dengan yang ibu pilih. Bu, berapapun pendapatan kita, kita harus bisa memanagenya dengan bijak. Mengenai hutang kepada rentenir, ibu bisa bicarakan kepada pihak kreditor tentang keadaan ibu dan meminta keringanan bunga dan angsuran sehingga ibu bisa mencicil hutang ibu padanya sampai lunas. Bu, kalau masih tersisa waktu, apa tidak sebaiknya ibu membantu keluarga dengan bekerja sampingan sehingga fungsi sebagai ibu dan istri tidak terabaikan? Banyak bisnis yang bisa dilakukan dari rumah meski tentu saja bisnis tidak mudah namun bukan berati tidak bisa. Bisnis memang membutuhkan proses untuk menjadikan kita sebagai “seseorang” yang dikenal dengan bisnis yang kita lakukan, istilah saya “branding”. Misalnya jika ibu bisnis usaha A, maka orang lain / sekitar harus kenal ibu pebisnis usaha A itu , dan jika mereka membutuhkan barang jenis A itu, ia akan mencari ibu. Contoh : jika ibu berdagang batik, maka orang di sekeliling ibu harus mengenal ibu sebagai pedagang batik maka ketika ia ingin membeli batik maka ia akan mencari ibu, yang berdagang batik dsbnya. Bu, harus selalu diingat bahwa kenaikan gaji seringkali tidak diimbangi dengan inflasi yang terjadi artinya “nilai” uang selalu makin kecil dibandingkan dengan harga beli kebutuhan hidup sehari - hari. Dengan begitu, ibu harus lebih optimalkan income keluarga ibu.Bapak mungkin bisa bekerja lebih optimal, ibupun bisa membantu bapak tanpa harus mengurangi tanggungjawab / kodrat kita sebagai ibu dan istri dari sebuah keluarga. Bu, yang selalu harus diusahakan adalah “income harus lebih besar dari biaya kebutuhan hidup sehari- hari / lifesyle kita.” Demikianlah jawaban kami dan semoga membantu. Salam Sukses, MUINA ENGLO dan TEAM FORD PADANG

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

Hubungi kami :

Melayani Tour : Dalam Negeri & Luar Negeri, Paket Study Banding, Paket Meeting, Tiket Pesawat Dalam dan Luar Negeri, Hotel Voucher

Contact Person :

Outbond Surving Guide Artist Management Seni Pertunjukan Sewa Tenda : Sarnafil (Kerucut) Roder & Sewa Partisi

Yanti - 085216204647 Era - 085278157779

Hendri - 081374021970

Alamat : Kantor Pusat Buku Sumatera Barat Jl. Jend. Sudirman No. 52 Padang Telp./Fax. (0751) 811075 IRWAN 081218181122 KETTY 08217314116

Bpk. EKA 081374012985 TRIO 085263425934


SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

Serambi Mekah

PADANG PANJANG

21

Pembangunan Disesuaikan dengan Aspirasi Warga

Hari Bahasa Ibu Diperingati PADANG PANJANG, HALUAN — Peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional yang diselenggarakan oleh SMP Negeri 2 Padang Panjang diharapkan akan memicu kesadaran masyarakat Sumatera Barat untuk peduli pelestarian bahasa daerah Minangkabau serta mendorong lembaga terkait untuk menyelenggarakan kongres Bahasa Minang. Hal itu dikatakan oleh Ketua Badan Pengkajian Adat dan Budaya Daerah Padang Panjang, Arzul Jamaan Dt.Endah Kayo dalam acara peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional, Selasa (21/2) di SMP Negeri 2 Padang Panjang. Acara ini dihadiri oleh Kepala SMP 2 Zulkifli, segenap siswa, majelis guru dan karyawan serta komite sekolah. Peringatan Hari Bahasa Ibu di SMP 2 juga ditandai dengan Satu Hari Berbahasa dan Berbudaya Minang. Seluruh guru pada hari itu mengajar dengan Bahasa Minang. Guru-guru wanita memakai pakaian baju kuruang basiba s e b a g a i pakaian tradisional. Arzul Jamaan sendiri serta kepala sekolah Zulkifli dan protokoler acara dilakukan dengan bahasa Minang. Acara juga diselingi dengan penampilan lagu dan musik Minang oleh oleh siswa perwakilan setiap kelas yang diasuh guru kesenian Gefniwati dan guru lainnya. Peringatan Hari Bahasa Ibu Sedunia -setiap tanggal 21 Februari- dicanangkan oleh Konferensi Umum Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) pada bulan November 1999 dan telah mulai diperingati sejak tahun 2000. Lebih jauh dikatakan oleh Arzul Jamaan yang juga pengajar sastra daerah di Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang-, bahwa pelestarian adat dan budaya daerah sangat erat kaitannya dan harus dimulai dengan pelestarian bahasa daerah. Adat dan budaya Minangkabau sangat kaya dengan filosofi untuk membentuk kepribadian anak. Karena itu ia berpendapat kepedulian segenap pihak baik sekolah terutama orangtua sangat diperlukan. (h/dds)

PADANG PANJANG, HALUAN — Musrenbang adalah wadah dalam penyusunan pembangunan daerah untuk menetapkan skala prioritas pembangunan yang berasal dari masyarakat.

PERBAIKAN — Cuaca hujan dan petir yang sering terjadi di kawasan Padang Panjang sejak dua bulan belakangan ini membuat jaringan telepon milik PT Telkom mengalami gangguan. Bang Udin, petugas teknis ini, setiap hari harus bekerja keras turun naik tiang telepon. DARWIN DANIN

Demikian disampaikan Camat Padang Panjang Barat Rudy Suharman, Jumat. Menurut dia, tentunya kegiatan itu menekankan validasi integritas dan sinkronisasi aspirasi masyarakat. “Segala bentuk pembangunan harus bermuara kepada aspirasi masyarakat, agar pembangunan berjalan tepat

Pengusaha Kecil Menengah Jangan Andalkan Bantuan Pemerintah

Padang Pandjang Tempo Doeloe

JEMBATAN KA menjelang Padang Panjang di sekitar Lembah Anai. TEKS EKO YANCHE EDRI

PADANG PANJANG, HALUAN — Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Usaha Kecil dan Menengah Indonesia (KUKMI) HM Azwir Dainy Tara, meminta pengusaha kecil tidak selalu mengandalkan bantuan pemerintah untuk mengembangkan usaha. “Selama ini kelompok industri kecil dan menengah, masih mengandalkan bantuan-bantuan dari pemerintah, sehingga mereka kesulitan

untuk mengembangkan usahanya, karena kemampuan pemerintah juga sangat terbatas. Jika paradigma itu masih dipertahankan, maka kelompok industri kecil sebagai penyangga perekonomian nasional akan tetap stagnan dan sulit untuk mengembangkan diri,” ujar Azwir saat berkunjung ke Padang Panjang, Minggu lalu. Dia menilai pertumbuhan ekonomi nasional saat ini cukup bai, termasuk perkembangan sektor usaha kecil dan menengah. Karena selain didukung bagusnya iklim investasi, usaha kecil juga didukung besarnya perhatian pemerintah. Menurut Azwir, KUKMI berperan untuk menjembatani pengembangan-pengembangan

industri kecil dan menengah, termasuk mengakomodasi berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan dalam pengembangan usaha kecil. Azwir Dainy Tara yang juga didampingi Bonny Tara mengatakan, di Sumatera Barat telah terbentuk pengurus DPD KUKMI di 9 kabupaten dan kota di bawah komando DPD KUKMI Provinsi Sumatera. Sementara 10 kabupaten/kota lainnya masih dalam tahap penyusunan kepengurusan. Untuk, “Padang Panjang sendiri, kita telah memberikan mandat kepada Nusyirwan Dn untuk menyusun kepengurusannya,” terang Azwir. Dia menegaskan, KUKMI bukanlah bumper Partai Golkar,

meski pengurus KUKMI, baik tingkat pusat hingga ke daerah, merupakan pengurus Partai Golkar. “KUKMI tidak bekerja untuk kepentingan partai, tetapi lebih memperjuangkan kepentingan masyarakat golongan menengah ke bawah,” katanya. Nusyirwan DN, yang ditemui secara terpisah mengatakan, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan mencari beberapa orang yang akan duduk menjadi pengurus DPD KUKMI Padang Panjang. “Kita menargetkan, awal bulan April nanti kepengurusan DPD KUKMI Padang Panjang sudah terbentuk,” kata Nusyirwan DN. (h/son)

sasaran, memiliki daya guna dan tepat guna,” katanya. Pembangunan itu, katanya, misalnya pembangunan infrastruktur, sarana pendidikan, pengairan, jaringan listrik, jembatan, pembangunan kantor dan lain sebagainya. Dijelaskan, untuk menindaklanjuti hasil Musrenbang kelurahan, sudah disepakati beberapa usulan, yaitu bidang sarana dan prasarana 152 usulan, sosial dan budaya 144 usulan, bidang ekonomi 106 usulan. “Harapan kami pada SKPD, agar lebih mensikronkan usulan masyarakat ini dengan program SKPD, untuk dapat mengentaskan kemiskinan dan penganguran kota ini,” harap Rudy. Sementara Wakil Walikota Padang Pnjang Edwin yang dihubungi secara terpisah mengatakan, musrenbang merupakan forum musyawarah untuk menampung aspirasi masyarakat yang akan dituangkan dalam bentuk rencana pembangunan. Selama ini, usulan dari masyarakat sangat sedikit sekali tertampung. Dalam Musrembang kali ini, pemerintah daerah lebih memfokuskan pada pembangunan kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan. Edwin mengatakan, saat ini angka kemiskinan di Kota Padang Panjang mencapai 7,59 persen, angka pengangguran 9,23 persen. Pemerintah Kota Padang Panjang menargetkan di tahun 2012 bisa menekan angka kemiskinan ke level yang lebih rendah. “Untuk, mengujudkan target tersebut dibutuhkan kerja keras dan semangat kebersamaan semua unsur. Hingga, pada tahun 2013 nanti kita berharap tidak ada lagi masyarakat kita yang hidup di bawah garis kemiskinan,” tukuk, Edwin.(h/son).

HP.085357527755 TIDAK MELAYANI SMS

Smart DRY MORTAR

TECHNOLOGY

= PROPERTI

Iklan Baris Rp. 20.000,- / terbit

= OTOMOTIF

= ELEKTRONIK

= ALAT KOMUNIKASI

Pasang Iklan Anda disini ...

= FASHION

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

= BIRO JASA = RUPA RUPA = INFO BISNIS

S

3

1. Perekat bata ringan 2. Acian / skin coat 3. Perekat keramik dinding & lantai 4. Floor hordener / pengeras lantai 5. Grouting 6. Smart grout / tepung nat keramik Hubungi :

Jaya Mandiri Jl. Pondok No. 90 E (Samping Panin Bank) Telp. 0751 - 35212 / 32402

SOLUSI PINTAR UNTUK BANGUNAN ANDA!!

=

BUKITTINGGI: Bangunan Jl. A. Yani Lokasi strategis + 500m dari Jam Gadang, Lt. 337m2 cocok untuk penginapan, Bank, ruko. Hubungi 0818-18-5678 = KEHILANGAN

STNK : BA 6085 WA An. Rina Susanti. Hilang di sekitar kota Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat.

Iklan Baris

JUAL - BELI - TUKAR TAMBAH KENDARAAN BERMOTOR

SUZUKI KAWASAKI DLL.

SHOWROOM Jl. Khatib Sulaiman No. 32 Telp. (0751) 7871513 Jl. Prof. Dr. Hamka No. 364 Tabing Padang Telp. (0751) 7051768

NUSANTARA AC

Jl. Gajah Mada (Simp Tinju) Padang Telp. (0751) 7711802 Mengerjakan / Menjual : - Isi Freon AC Mobil - Spare Part - Service Perbaikan - Pemasangan Bekas / Baru

AKT Leveransir

Produksi & Menjual :

- Paving Block ( K 125 - 300) (Bermacam) Model - Hollow Brick Press, Canstin - Bata Press, Biasa

- Pasir, Sirtukil - Tanah Timbunan - Mesin Hidrolik Press - Cetakan Paving Block

DP MARCH DP G. LIVINA DP J U K E DP X-TRAIL Hub: ANDRI

15 Jt/angs 18 Jt/angs 35 Jt/angs 30 Jt/angs

NISSAN 0853 7447 3366 0751 7809766

4 Jtan 4 Jtan 7 Jtan 9 Jtan R EA D Y STOCK

10 jt*-an

Cash Back s/d Rp

12

jt*

Bunga ringan mulai dari 3,99% pertahun

READY STOCK : All New Xenia, Terios, Granmax, Luxio All New Sirion BONUS LANGSUNG : Kaca Film, Console Box, Talang Air, Karpet Dasar, Dll Informasi & Pemesanan Hubungi

FERRY : 082173140240

H. DARMON 08126712037 082174315079

Dibuat oleh Tenaga Ahli & Profesional

Lokasi : 300 M dari Tugu Ikan Simp. Lubuk Alung arah Pariaman

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

For Your Satisfaction

MITSUBISHI L 300

Bung

COLT 120 SS Bung a

a %

0

%

DP RINGAN

HENDRO:

0

085274778259

PUSAT GIPSUM Produksi, Distributor, Papan Gipsum Rangka Metal, Aksesoris, Lis Profil Gipsum Melayani Siap Pasang dalam dan luar kota Jl. Andalas No.7 ptk 1 Simp. Haru Padang Telp. (0751) 38573 / 38555 Jl. By Pass Baru Km.9,5 No.2 Padang Telp. (0751) 495411 / 495412 Jl. By Pass Baru Km.11 Balai Baru Padang Telp. (0751) 497403 / 497406

STIE PERDAGANGAN SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI PERDAGANGAN TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR : 001/BAN-PT/Ak-XI/S1/IV/2008

MENERIMA MAHASISWA BARU MAHASISWA TRANSFER TAHUN AKADEMIK 2012/2013

S

YARAT PENDAFTARAN 1. Lulusan SMU/SMK/Mahasiswa Transfer 2. Mengisi formulis pendaftaran 3. Foto Copy STTB/NEM/Ijazah terakhir masing-masing rangkap 2 4. Pas photo 2x3 = 2 bh dan 3x4 = 2 bh 5. Membayar biaya pendaftaran

BAGI MAHASISWA YANG TIDAK MAMPU DAN MAHASISWA YANG BERPRESTASI

DIGRATISKAN!! BIAYA SPP DAN PEMBANGUNAN HANYA MEMBAYAR BIAYA ADMINISTRASI SEBESAR Rp.150.000,TEMPAT PENDAFTARAN :

KAMPUS STIE PERDAGANGAN Jl. Prof. Dr. Hamka No. 252 Tabing - Padang Telp. 7055935 (Surti/Afdal) e-mail : stiep@padang.wasantara.net.id

ATAKA Express

Pasang Iklan Anda disini ...

PT. ANDALAS BERLIAN MOTORS DP mulai Rp

Untuk Pemesanan Hubungi :

Mutu Terjamin & Harga Bersahabat

ADEK : 08126752801

= KEHILANGAN 1 buah sertifikat tanah nomor 4745273SU 1084/1981 An. Marto Pawiro. Hilang pindah rumah dari Jorong Ranah Minang Nagari Kurnia Selatan ke Jorong Koto Bakti Nagari S. Rumbai Timur Kec. S. Rumbai Kab. Dharmasraya. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat.

YAYASAN BHINEKA TUNGGAL IKA SUMATERA BARAT

HARGA REALISTIS

T89 GSM - GSM

Rp. 399.000,-

RM RIFDAH MOTOR CASH & CREDIT

H. DARMON

DIJUAL

TOYOTA FORTUNER Th. 2007, BA 1507 JD Kondisi Mulus Harga Nego Hub: 0811763909

Otomotif

Smart

Rp. 20.000,- / terbit

HONDA VESPA YAMAHA

= KOMPUTER

# GSM 900/1800/1900 # CDMA 800 MHz # SMS/MMS # Bluetooth # MP3/MP4 Player # Kamera # Qwerty Key Pad # Trackpad # FM Radio

GraPARIkios PAYAKUMBUH Telp. 0752796222 JL. S. PARMAN NO. 150a ULAK KARANG PADANG Telp. 07517820666

COURIER & CARGO SERVICE

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda


22

LIPUTAN KHUSUS

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

GAMBAR SDN 25 yang sudah direhab

PERANTAU MINANG-SUMATERA UTARA PEDULI

Bangun Dua Sekolah Dasar di Padang Pariaman

PENANDATANGANAN prasasti peresmian dan pemakaian gedung

Kepedulian perantau Minang di berbagai daerah di Tanah Air terhadap kampung halamannya, tak perlu diragukan lagi. Apa pun kabar yang diberitakan pada perantau, selalu ditanggapi dengan antusias tinggi. Bahkan ketika mendengar kabar buruk seperti gempa dahsyat 2009 lalu, mereka seakan berlombalomba mengulurkan tangan untuk membantu. Tak terkecuali perantau yang berada di Sumatera Utara. Bergandengan tangan dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Badan Musyawarah Masyarakat Minang Sumatera Utara mengumpulkan dana kemanusiaan yang disebut Bantuan Sumatera Utara Peduli untuk membantu perbaikan sekolah yang

GUBERNUR Sumatera Utara Plt. Gatot Pujo Nugroho menyampaikan sambutannya

rusak akibat gempa. Dan wujud kepedulian itu, kini telah berdiri kembali Gedung SDN 25 Air Terjun, Lubuk Alung dan SDN 06 Batang Gasan, keduanya di Kabupaten Padang Pariaman dan SDN 32 Kampung Baru, Kota Pariaman. Saat peresmian pemakaian gedung Minggu (26/2), Plt. Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nogroho,ST berkesempatan hadir bersama para perantau Minang di Sumut yang dipusatkan di SDN 25 Air Terjun, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, didampingi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Sekda Provinsi Sumatera Utara dan Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar Surya Budhi, serta Muspida Kabupaten Padang Pariaman. Plt.Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho menyebutkan, gempa 2009 di satu sisi adalah bencana yang telah memporak-porandakan kehidupan masyarakat Sumatera Barat dan khususnya di Padang Pariaman, namun di sisi lain juga membawa hikmah yang sangat besar. Derita itu telah menggugah rasa persaudaraan, senasib sepenanggungan Pemprov Sumut dan juga perantau Minang di Sumatera Utara dengan Ranah Minang ini. “Kami berharap, jalinan silaturahmi ini kian erat terjalin antara kedua provinsi bertetangga. Dan lebih utama lagi di kalangan perantau kedua daerah. Orang Minang banyak menetap di Sumatera Utara, begitu pula sebaliknya,” kata Gatot.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada kesempatan itu tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan Pemprov Sumut dan masyarakat Minang di daerah itu. Beban berat pemerintah daerah untuk pemulihan sarana prasarana yang rusak akibat gempa menjadi berkurang dengan mengalirnya bantuan dari berbagai pihak. Dan bencana itu pula yang kemudian makin memperkokoh rasa persaudaraan di kalangan masyarakat Minang, antara yang dirantau dengan yang di kampung. Saat mendengar bencana melanda, para perantau langsung turun membantu sejak masa tanggap darurat hingga masa rehabilitasi danm rekonstruksi pasca gempa. Salah satunya adalah pembangunan kembali 3 unit gedung SD oleh Bantuan Sumatera Utara Peduli, masing-masing SDN 25 Air Terjun, Lubuk Alung dan SDN 06 Batang Gasan, keduanya di Kabupaten Padang Pariaman serta SDN 32 Kampung Baru, Kota Pariaman. Pemprov Sumbar sebelumnya telah berkoordinasi dengan Pemprov Sumatera Utara untuk bantuan bencana. Pemprov Sumut sendiri terlebih dahulu telah bergandengan tangan dengan Badan Musyawarah Masyarakat Minang di Sumatera Utara mengumpulkan dana kemanusiaan guna meringankan beban korban gempa bumi. “Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Sumbar, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Pemprov Sumut serta perantau Minang di Sumatera Utara yang telah membangun 3 unit gedung sekolah,” katanya.

Gedung sekolah memang sangat dibutuhkan agar siswa segera dapat belajar dengan tenang dan nyaman di ruang kelas yang representatif. Sebab belajar di ruangan darurat tentunya tidak nyaman bagis siswa, sehingga proses belajar mengajar menjadi tidak optimal. Gelar Malam Budaya Gubernur Irwan Prayitno juga menyatakan, kegiatan merupakan momentum yang baik bagi kebersamaan yang indah antara pemerintah daerah dengan perantau. Seluruh elemen masyarakat Minang baik yang berada di perantauan maupun yang berada di Sumbar hendaknya dapat bekerjasama lebih giat lagi dalam membangun daerah di masa yang akan datang.

“Pemerintah akan selalu siap, baik sebagai mediator ataupun fasilitator dalam semua kegiatan pembangunan yang akan di lakukan masyarakat Sumbar,” kata Irwan. Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Surya Budhi,SH mengatakan, silaturahmi yang terjalin antara kedua daerah ini dapat lebih dipererat lagi di masa datang dengan menggelar berbagai kegiatan, sejalan dengan harapan Plt.Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho dan masyarakat perantau Minang di daerah itu. Kegiatan tersebut dapat saja berupa pagelaran malam budaya, menampilkan kesenian kedua daerah yang diadakan secara bergantian. Dan pada akhirnya acara seperti ini dapat dijadikan sebagai agenda pariwisata yang mampu menarik tingkat kunjungan wisata ke Sumbar. “Kita menyambut baik

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno memberikan sambutan

FOTO bersama usai penandatanganan prasasti

harapan Pemprov Sumut dan perantau Minang di daerah itu yang ingin makin memperkokoh silaturahmi. Dan salah

satu ajang yang dapat digelar adalah ajang malam budaya kedua daerah bertetangga,” katanya. (h/vie/adv)

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno, Plt. Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho serta Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni saat tiba di SDN 25 Air Terjun, Lubuk Alung

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno dan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni


SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

LINGKAR Rp2 Miliar untuk Rumah Dinas Bupati SOLSEL, HALUAN — Tahun ini, direncanakan pembangunan rumah dinas Bupati Solok Selatan senilai Rp2 miliar akan dilakukan. Namun belum ada kepastian di mana lokasi pembangunan rumah dinas. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Solok Selatan Nasrial Nasir saat ditemui Haluan, Kamis (23/2) membenarkannya. Katanya, rencana pembangunan rumah dinas bupati sudah masuk APBD 2012. “Sesuai besar anggaran APBD, tahun ini baru rumah dinas bupati yang jebol masuk anggaran APBD, sementara rumah dinas wakil bupati dan pejabat lainnya belum,” katanya. Selain pembangunan rumah dinas bupati, Dinas PU Solsel mendapat anggaran APBD melebihi Rp121 miliar, dengan jumlah paket proyek 282 paket. Di antara proyek itu, proyek jalan lingkar Padang Aro, jalan Samsat, jalan lingkar Sungai Padi menuju Koto Tinggi dengan anggaran sebesar Rp4,450 M, Pasar Semi Modern Padang Aro mendapat kucuran sebesar Rp7,350 M dan jalan tembus Bidar Alam menuju Dharmasraya mulai dari kontrak lama 11 km ditambah 1,5 km. Kepala Dinas PU mengatakan, banyaknya proyek tidak sebanding dengan tenaga yang ada di dinas ini. Kemungkinan satu orang pengawas diamanahkan mengawasi proyek 7 sampai 9 proyek. Selain itu, Dinas PU juga menyewa jasa konsultan untuk proyek-proyek besar. “Kita membagi tiga kelompok panitia tender Dinas PU sesuai bidangnya, kita berharap proses tender berjalan sehat dan tak ada main belakang atau pengancaman,” katanya. Ia mengatakan, kalau dirata-ratakan bakal ada 20 proyek yang dilelang setiap bulannya. Namun hal itu tidaklah mungkin, karena jika 20 paket tiap bulan bakal ada tender akhir tahun. Menghindari hal itu, barangkali banyak paket yang dilelang perbulan. Intinya, tugas pelelangan ini memerlukan kerja keras dan kesungguhan. “Kita kan kerja masksimal dengan keterbatasan fasilitas dan tenaga personil,” ucap Nasrial Nasir. Mengingat banyaknya paket proyek Dinas PU, kekhawatiran gagalnya proyek tak bisa dipungkiri. Sejarah mungkin berulang lagi, bercermin dari proyek tahun lalu banyak yang gagal. Namun kekhawatiran itu tak bakal terjadi jikalau dinas PU dapat memaksimalkan kinerja dan menjalankan tugas dengan benar dan sebaik-baiknya. Tahun lalu, ada 7 proyek besar yang dapat dikategorikan gagal karena pengerjaan proyek di bawah 50 persen. Akibatnya, sebesar Rp27 M dana dikembalikan ke kas daerah dan kas negara bagi dana pusat. (h/col).

BKOL Masih Dibenahi SOLSEL, HALUAN — Bursa Kerja On Line (BKOL) yang diluncurkan Dinas Sosial, Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Solok Selatan masih dalam tahap pembenahan. Sejak diluncurkan, sudah 69 orang pencari kerja (pencaker) yang terdaftar. Kepala Bidang Ketenagakerjaan Mardiana didampingi Kasi Hubungan Industrial dan Tenaga Kerja Nurhasidin saat ditemui Haluan, Kamis (23/2), mengatakan, perkembangan BKOL berjalan baik. Kini BKOL masih berbenah dan melengkapi daftar perusahaan yang bergerak di Kabupaten Solok Selatan. “Belum semua perusahaan yang mengirim data lengkap perusahaan dan peluang kerja yang dibutuhkan belum juga bisa diakses pencaker,” katanya. Untuk sementara, BKOL Solsel masih menyesuaikan dengan perusahaan lain yang bergerak di luar kabupaten. Kondisi ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pencaker menjelang daftar perusahaan yang beroperasional di Solsel dilengkapi. Data sementara BKOL mencatat, sudah 69 orang pencaker yang terdaftar dan berasal dari beragam latar belakang pendidikan. Jenjang pendidikan Strata Satu (S1) sebanyak 15 orang, Diploma Tiga (D3) sebanyak 36 orang, tamatan SMA sebanyak 10 orang, tingkat SLTP 3 orang dan 2 orang pencaker tak tamat SD. BKOL bertujuan mendapatkan data valid pencaker di Solsel, memudahkan pencaker untuk mencari peluang kerja terutama lowongan pekerjaan pada perusahaan yang bergerak di daerah Solok Selatan. (h/col).

Sarantau Sasurambi

SOLOK SELATAN

23

Padang Limau Sundai Akhirnya Diterangi Listrik SOLSEL, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan meresmikan pemakaian jaringan listrik PLN di tiga jorong kenagarian Padang Limau Sundai Sangir Jujuan. Jaringan listrik bertujuan membebaskan masyarakat dari ketertinggalan, Jumat (24/2).

WABUP Solsel Abdul Rahman saat menggunting pita peresmian penggunaan jaringan listrik Padang Limau Sundai. ICOL

Lapangan Kenagarian Diperbaiki SOLSEL, HALUAN — Pemerintah Kenagarian Koto Baru Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan memprioritaskan perbaikan lapangan terbuka kenagarian. Lapangan tua itu kini aktif digunakan pemuda untuk latihan rutin bola kaki. Wali Nagari Koto Baru Mudarisman saat ditemui Haluan di ruang kerjanya, Selasa (21/2) mengatakan, keberadaan lapangan hijau nagari memiliki arti penting untuk pengembangan kreativitas pemuda dan masyarakat setempat. “Lapangan tua itu dulunya dimanfaatkan sebagai tempat pegelaran berbagai iven dan upacara kecamatan,” kata Mudarisman. Lapangan hijau seluas 80 m x 130 m itu terletak di tepi Batang

Bangko Jorong Lubuk Jaya Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan. Kondisi tebing lapangan kini terancam roboh. “Kita butuh cek dam permanen lapangan dan renovasi fasilitas lapangan berstandar nasional,” ujarnya. Di Nagari Koto Baru, pengembangan lapangan nagari tersebut dikategorikan program strategis, karena akses menuju lokasi melalui kawasan objek wisata seribu rumah gadang. “Kita merencanakan jalur paket wisata, kalau lapangan ini direnovasi dan diperbaiki kemungkinan lapangan dapat digunakan sebagai tempat pameran dan iven besar lainnya,” jelasnya. Selain cek dam dan pem-

bangunan fisik fasilitas lapangan, juga perlu perbaikan jalan menuju lokasi. “Kondisi jalan menuju lapangan sudah memprihatinkan. Infrastruktur jalan ada sekitar 1,5 km menuju lapangan. Kita berharap jalan tersebut diaspal hotmix oleh sektor terkait,” tuturnya. Ada dua jalur gerbang menuju lapangan hijau ini. Gerbang pertama, pengunjung masuk dari simpang 4 Lubuk Jaya. Di sini butuh 1 km perbaikan jalan. Gerbang kedua dari simpang Koto Kaciak sekitar 0,5 km. Selain peningkatan fasilitas lapangan hijau nagari, pemerintah kenagarian bersama badan musyawarah nagari juga merencanakan sederetan program untuk kepentingan masyarakat. . (h/col).

SJJ Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur SOLSEL, HALUAN — Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sangir Jujuan (SJJ) memprioritaskan pembangunan infrastruktur daerah. Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan guna membebaskan pemukiman masyarakat dari keterisolasian, Rabu (22/2). Hadir dalam acara itu, pemerintah daerah yang diwakili Staf Ahli Bupati Fidel Effendi, anggota DPRD Dapil 2 Chandra Edi dan Yuskal Malin Sati, Sekretaris BP3MD Syamsurizaldi, SKPD, Pemerintah Kecamatan SJJ, wali nagari se-kecamatan SJJ, tokoh masyarakat dan undangan. Camat Sangir Jujuan Syafri ZN kepada Haluan mengungkapkan, Sabtu (25/2), program pembangunan memalui PNPM, SJJ mendapatkan dana sebesar Rp450 juta dengan prioritas pembangunan Puskesmas pembantu (Pustu) Buluah Kasok Padang Air Dingin dan pembukaan jalan baru di Kenagarian Padang Gantiang. Sementara program pem-

bangunan regular melalui dana APBD Solsel, untuk Nagari Bidar Alam memprioritaskan pembukaan jalan Harapan Baru menuju Ngalau Indah yang memiliki potensi pariwisata, pengembangan areal pertanian dan pengembangan pemukiman masyarakat. Padang Air Dingin diprioritaskan pengaspalan jalan lingkar dekat Kantor Wali Nagari Padang Air Dingin, jembatan Batang Tiku Taratak di Lubuk Malako, pembukaan jalan dari Jorong Pidang ke Matuang Padang Gantiang dan rehab jembatan depan Sei Bamban Padang Limau Sundai yang merupakan akses menuju Bidar Alam. Syafri ZN menjelaskan, Musrenbang SJJ berjalan lancar walau dihujani protes wali nagari. “Memang plafon anggaran luar biasa, pada satu nagari mencapai Rp9 miliar, belum lagi dana DAK dan dana lainnya. Jangan jadikan hal itu sebagai perpecahan untuk membangun daerah, karena pemerintah jelas ingin membangun semua daerah dengan skop Kabu-

paten Solsel,” jelasnya. Kekeliruan adanya kepentingan yang menyebabkan ketidakadilan pembangunan nagari tidak benar adanya. Sekretaris BP3MD yang hadir dalam kesempatan itu menjelaskan, besarnya dana pembangunan suatu nagari dalam kecamatan bukanlah bentuk pilih kasih pemerintah daerah, melainkan pembangunan itu ada yang prioritas kabupaten dan kecamatan. “Pembangunan kantor dinas bupati dan SKPD misalnya, walau dibangun pada suatu nagari, namun yang menggunakan bukan masyarakat nagari, melainkan kebutuhan dinas daerah kabupaten,” jelas Syamsurizaldi. Wabup Abdul Rahman, mengatakan, Musrenbang Kecamatan SJJ mengalami sedikit protes dari wali nagari karena terjadi ketimpangan anggaran masing-masing nagari, yang paling besar di Nagari Padang Limau Sundai. Anggaran dari APBD Solsel, untuk kecamatan SJJ mengalami peningkatan signifikan sebesar 300 persen dari sebelumnya. (h/col).

Peresmian jaringan listrik Nagari Padang Limau Sundai di Masjid Duratun Nasihin. Hadir Wabup Abdul Rahman, Kadis ESDM Julian Efi, Kepala Ranting PLN Muara Labuh Nurbatias, Camat SJJ Syafri, Wali Nagari Padang Limau Sundai Ali Musar dan tokoh masyarakat Nagari Padang Limau Sundai. Wali Nagari Padang Limau Sundai Ali Musar mengatakan, selama ini masyarakatnya mengimpikan penerangan listrik dan kini impian itu baru tercapai. “Impian masyarakat sudah tercapai. Kalau ada kesalahan masyarakat kami dalam mengikuti program PLN, maafkan dan binalah. Maklumlah masyarakat padang limau sundai baru kini merasakan ‘kemerdekaan’,” ujarnya. Ia menjelaskan, nagari pemekaran yang terletak di seberang Batang Sangiu itu membutuhkan dukungan program setiap sektor demi pemerataan kemajuan masyarakat masa mendatang. Karena masyarakat Padang Limau Sundai adalah bagian dari masyarakat Solok Selatan. “Mari kita pererat silaturahim dan meningkatkan

kebersamaan dalam mencapai kesejahteraan karena dengan kebersamaan kita bisa mengejar ketertinggalan selama ini,” ucapnya. Camat Sangir Jujuan Syafri ZN mengatakan, jaringan ini merupakan aset daerah, karena itu perlu masyarakat menjaga dan memelihara jaringan listrik yang ada. “Ini merupakan asset daerah, karena itu mari kita jaga sebaik-baiknya,” katanya. Kepala ranting PLN Muara Labuh Nurbatias mengungkapkan, progam ini berkat kerja sama Pemda Solsel dan dukungan masyarakat. Launching jaringan listrik baru masjid dan kantor wali nagari. Untuk memenuhi kebutuhan energi listrik Solok Selatan, dalam waktu dekat PLN Balun bakal beroperasi. “Tegangan puncak terjadi sejak pukul 17.00 wib sampai 22.00 wib, karena itu pelanggan di Padang Limau Sundai diharap bisa menghemat pemakaian energi. Begitu juga dengan masyarakat yang memiliki pohon yang dapat merusak jaringan, maka hendaknya merelakan,” tuturnya. Data ESDM Solsel, sebanyak 32% masyarakat Solsel belum menikmati jaringan listrik, 68% sudah mendapat penerangan listrik terdiri 5% menikmati listrik PLTMH, 3% dari PLTS dan selebihnya listrik PLN. Wabup Abdul Rahman menjelaskan, pembangunan jaringan listrik Padang Limau Sundai menelan dana sebesar Rp1 miliar mulai dari Tanjung Durian hingga Sibalabeh. “Demikian besar keinginan Pemda untuk membangun daerah ini, kita bermimpi untuk menyeimbangkan pembangunan nagari seberang ini. Karena itu, masyarakat perlu menjaga dan berkorban merelakan tanah. Jangan jadikan kesempatan ini meraup keuntungan pribadi sehingga pembangunan yang besar terhambat,” jelasnya. (h/col)

MASYARAKAT sedang mengongkang gabah padi. Di Solsel, musim panen langsung disambut musim tanam.ICOL

Menelusuri Keindahan Ngalau Indah Sangir Balai Janggo Laporan: Icol Dianto

PESONA Ngalau Indah. Ada 3 ngalau di areal ini yang memiliki keindahan sama. ICOL

ANDA penikmat pemandangan alam dan tantangannya? Objek wisata Ngalau Indah yang terletak di Sungai Kunyit Barat Kecamatan Sangir Balai Janggo, layak Anda kunjungi. Nikmati indahnya pemandangan alami ngalau yang dikelilingi hamparan perkebunan sawit. Tapi jangan coba datang sendirian atau hanya berduaan, karena memang ngalau indah ini belum dikelola dengan baik. Menurut penuturan penduduk setempat, ngalau ini tempat bersarangnya burung walet dan masyarakat sudah biasa mengambil sarang walet di dalam gua. Ngalau indah memiliki banyak ‘kamar-kamar’ kecil dan bertingkat-tingkat. Dan

juga terdapat genangan air berwarna kekeruhan. Goa ngalau sangat panjang, sekira 200 meter. Sementara ngalau ini berdiri di lokasi seluas 2 ha. Jalan menuju ngalau berupa perkebunan sawit masyarakat, bila dilihat dari ketinggian bakal menambah ketakjuban indahnya alam. Perkebunan yang ditumpangsarikan dengan peternakan sapi dan kerbau itu dapat ditempuh paling lama 30 menit dari komplek perkantoran Camat Sangir Jujuan. Tantangan perjalanan bakal terasa. Bayangkan, motor yang biasa melaju di jalan beraslap hotmix, kini berselancar di jalan tanah. Samakin kencang tancap

gasnya, makin erat pegangannya. Lengser sini dan lengser sana, karena jalannya licin. Pokoknya menambah hangatnya persahabatan, seketika. Demikian juga menjelang Anda sampai di ngalau, Anda bakal disambut ngoek-ngoek alias kerbau. Sekitar 100 ekor kerbau mendiami kawasan perkebunan karet. Lokasi perkebunan karet ini bersentuhan dengan bibir ngalau. Perkebunan karet ini pembatas ngalau dengan jalan kebun. Sebelah lain ngalau, ada areal pertanian yang baru saja dibuka pemerintah daerah Solok Selatan. Sawah yang sepertinya setengah jadi ini juga bersentuhan langsung dengan mulut ngalau sisi lain.

Selain keindahan goa ngalau, tampilan ngalau juga mempesona. Kalau Anda pernah menonton film monster, mungkin ngalau ini sedikit mirip dengan istananya monster. Tapi jangan takut, karena keadaan itu hanya melukiskan keindahan bentukan alamiah ngalau. Kabarnya, terdapat akar yang menjulur dari puncak bebatuan ngalau yang dapat digunakan pengunjung menuju puncak ngalau. Pemerintah Kecamatan SJJ dan SBJ berharap, Ngalau Indah menjadi potensi besar pariwisata Solsel. Selain pariwisata, kalau dikembangkan, wisata ngalau bakal berdampak pembukaan pertanian dan pemukiman. Namun

butuh profesionalitas sektor terkait untuk mengelolanya, dan promosi yang baik, baik lokal dan luar daerah. Selain banyaknya potensi wisata alami di dua kecamatan itu, juga terdapat daya tarik sejarah PDRI Bidar Alam, namun ini masih terabaikan. Sebenarnya, potensi paket wisata sangat banyak di Solok Selatan, namun butuh kejelian melihat hal itu. DPRD Dapil 2 seperti Chandra Edi dan Yuskal sangat mendukung pengembangan wisata ngalau di daerah pilihannya. “Prinsipnya kita sangat mendukung pengembangan pariwisata ngalau, namun butuh perencanaan dan profesionalisme,” katanya.**


24 PENDIDIKAN LINGKAR Remunerasi Disiapkan PADANG, HALUAN — Politeknik Negeri Padang menggelar persiapan renumerasi (tunjangan kerja) di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). “Informasi dari pusat atau Diknas, bulan Juni renumerasi akan direalisasikan. Dananya nanti diambil dari Anggaran Pembelanjaan Belanja Negara (APBN),” kata Maidar STp MM, panitia kegiatan tersebut. Persyaratan katanya, paling lambat dikirim Maret mendatang. “Bahan yang dipersiapkan antara lain informasi jabatan dan kuisioner evaluasi faktor. Pada kesimpulannya, kebijakan pemerintah ini disambut dengan baik oleh Politeknik Negeri Padang,” katanya. Panitia berharap renumerasi ini segera direaliasikan. “Kalau bisa mulai Januari 2012 renumerasi ini telah direalisasikan,” ucapnya. Hadir pada persiapan renumerasi itu Albar, Pembantu Direktur I, Kabag Akademik, Kasubag Akademik, Kasubag PSI, dan lainnya. (h/vin)

174 Orang Ikuti Tes PT Igasar PADANG, HALUAN — 174 orang mengikuti tes untuk menjadi karyawan PT Igassar di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Politeknik Negeri Padang. “Tes itu terdiri dari tes akademik (tertulis) dan psikotes. Yang mengikuti tes ini terdiri dari S1 Teknik Mesin, Teknik Sipil, Ekonomi Akuntansi, Ekonomi Manajemen, Sistim Informasi dan Komunikasi, dan D3 Teknik Mesin dan Teknik Sipil,” ucap Maidar, STp, MM, ketua panitia seleksi. Tes akademik soalnya langsung menjurus ke masing-masing jurusan. “Setelah ujian dengan soal tersebut, para peserta juga mengerjakan soal dari PT Igasar,” ulasnya. Target tes selesai selama seminggu. “Politeknik sebagai penyelenggara, menyambut baik kepercayaan dari PT Igasar untuk melaksanakan tes itu,” katanya. Pihaknya berharap para peserta serius mengikuti tes itu. Agar dapat diterima menjadi karyawan PT Igassar tersebut. (h/vin)

21 Dosen Ikuti Simulation Test IELTS PADANG, HALUAN — Jurusan Bahasa Inggris Politeknik Negeri Padang menggelar simulation test (tes simulasi) International English Language Testing System (IELTS) di aula pertemuan kampus itu. “Tesnya terdiri dari listening, writing, reading, dan speaking. Tujuan diadakannya simulation test untuk mensosialisasikan apa itu IELTS, membantu dan memfasilitasi peserta untuk persiapan menghadapi IELTS,” kata Sariani, Ketua Tim Simulation Test Soal disiapkan oleh tim yang terdiri dari 7 orang dosen Bahasa Inggris yang pernah mengikuti test IELTS di Indonesian Australian Language Foundation (IALF) di Jakarta. “Simulation test IELTS itu bermanfaat sekali bagi dosen-dosen yang ingin melanjutkan kuliah di negara persemakmuran Inggris, yang mana nilai IELTS sangat dibutuhkan pada saat test dan kuliah maupun dalam kehidupan sehari-hari di negara-negara persemakmuran Inggris tersebut,” ulasnya. Peserta simulation test terdiri dari dosendosen dari akuntansi, administrasi niaga, elektro, dan teknik informasi. “Pada umumnya ialah dosen-dosen yang berminat melanjutkan studi ke luar negeri ke negara-negara persemakmuran Inggris. Pesertanya sebanyak 21 orang,” katanya. IELTS ini berguna untuk general module dan academic module. (h/vin)

SENIN, 27 FEBRUARI 2012 M 4 RABIUL AKHIR 1433 H

Jadwal Penerimaan Mahasiswa Baru Ditetapkan PADANG, HALUAN — Politeknik Negeri Padang siap menerima mahasiswa baru, tahun akademik 2012/2013. Penerimaan antara lain melalui PMDK, seleksi UN, dan UMPN untuk program Listrik Kerjasama PLN, Teknik Alat Berat, dan lainnya Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan PSI Maidar, STp MM mengatakan, pengembalian formulir untuk PMDK paling lambat 12 Maret mendang. Sementara jadwal Listrik Kerjasama PLN 27 Februari hingga 9 Maret, Teknik Alat Berat 25 Mei hingga 8 Juni, seleksi UN 1 Juni hingga 14 Juni, dan aUMPN 27 Juni hingga 12 Juli. Seleksi Listrik Kerjasama PLN tahap I 12 maret 2012, Teknik Alat Berat 9 Juni 2012, dan UMPN 14 Juli 2012. “Pengumuman hasil tes PMDK 25 Mei, Listrik Kerjasama PLN 14 Maret (tahap 1), Teknik Alat Berat 12 Juni (tahap 1), Seleksi UN 18 Juni, dan UMPN 20 Juli 2012. “Listrik Kerjasama PLN dilanjutkan dengan ujian tahap

WISUDA — Suasana wisuda Politeknik Negeri Padang, Sabtu (25/2) di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). VINO II pada tanggal 25 Maret, dilanjutkan dengan pengumuman hasil tes tahap II tanggal 25 Juni 2012. Sedangkan Teknik Alat Berat ujian tahap II ialah 14-16 Juni 2012, dan pengumuman hasil tes tahap II itu ialah 19 Juni 2012,”

ulasnya. Sementara itu, registrasi daftar ulang untuk PMDK 12 hingga 13 Juni 2012, Listrik Kerjasama PLN 28 hingga 29 Juli 2012, Teknik Alat Berat 21 hingga 22 Juni 2012, seleksi UN

20 hingga 21 Juni 2012, dan UMPN registrasinya 23 hingga 25 Juli 2012 Kerjasama PLN Program Kerjama PLN merupakan angkatan ke-3 untuk penerimaan mahasiswa kelas

kerjasama. “Dimulai 2010 yang lalu. Khusus tahun ini persyaratannya h laki-laki dengan tinggi minimal 155 cm, umur kelahiran tidak lebih dari tahun 1992, jadi boleh bagi siswa kelas 3 yang masih sekolah untuk mendaftar,” ucapnya. Para mahasiswa kelas kerjasama ini pada semester V telah menerima bantuan dari PLN sebesar Rp50 ribu per bulan. “Dan tamatannya langsung diterima di PT PLN (Persero),” lanjut Maidar. Bidik Misi Politeknik juga menerima mahasiswa baru 2012 Bidik Misi untuk semua jurusan. “Kalau dulu kami kirim syaratsyarat ketentuan. Namun kali ini, kami mengharapkan sekolahsekolah aktif mencari dan mensosialisasikan informasi mengenai beasiswa bidik misi ini, contohnya dapat dilihat di website bidikmisi.dikti.go.id,” ulasnya. Seleksinya mandiri dan tetap mendaftar secara online di situs bidik misi itu. “Pengembalian formulir paling lambat 21 Mei 2012. Rencananya kami akan tetap menyurati sekolah dan dilampirkan dengan brosur beasiswa bidik misi itu,” katanya lagi. (h/vin)

170 Lulusan Diwisuda

Mapala Gelar Rock Climbing

PADANG, HALUAN — Politeknik Negeri Padang mewisuda 170 lulusan, Sabtu (25/2) di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM). Dalam sambutannya Direktur Politeknik Negeri Padang Aidil Zamri ST MT menyampaikan, dengan wisuda ini, Politeknik Negeri Padang telah menghasilkan 10.794 yang saat ini tersebar di berbagai instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta nasional dan internasional. “Kami mengucapkan selamat atas kesuksesan ini, dan berdoa semoga ilmu dan keterampilan yang telah dimiliki wisudawan dapat diaplikasikan di tengah masyarakat. Masyarakat menunggu karya bakti mereka dalam memberikan solusi terhadap persoalan yang ada di masyarakat, tunjukkan profesionalisme sesuai dengan motto kita berfikir akademis, bertindak profesional, dan berakhlak mulia,” katanya. Dia menambahkan semoga prestasi yang dicapai saat ini dapat terus ditingkatkan. “Pertanyaan muncul apakah lulusan Politeknik Negeri Padang mampu bersaing di dunia kerja. Menanggapi hal itu, hasil survei membuktikan alumni Politeknik Negeri Padang telah diterima diindustri dengan baik di beberapa perusahaan baik di luar maupun di dalam negeri. Politeknik Negeri Padang juga terus dipercaya sebagai mitra dalam p e r e k r u t a n karyawan seperti yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) dan PT Igasar, dan beberapa perusahaan dari Batam yang dilakukan dalam beberapa hari terakhir,” lanjutnya. J u m l a h

PADANG, HALUAN — Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Politeknik Negeri Padang menggelar Rock Climbing (panjat tebing) di Gunung Padang, Minggu (19/2). “Pesertanya terdiri dari 12 anggota muda, dan 4 anggota penuh dari SMA 7 Padang. Sementara itu dari Mapala Politeknik Negeri Padang ialah 5 anggota penuh, dan 5 orang anggota muda,” kata Hadinul Gunawan, penanggung Jawab acara itu. Dia mengatakan hal ini dilakukan dalam rangkat materi sekali sebulan. “Dan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama kami dengan SMA 7 Padang. Sedangkan dengan SMA 15 baru dirintis kerjasamanya,” ucapnya. Acara tersebut berjalan lancar tanpa kendala. “Perlengkapan yang kami bawa antara lain dua kerel, 3 buah matras, 8 buah runner pendek yang berfungsi untuk menyambung tali, carabiner screw 2 buah untuk bilayar

wisudawan laki-laki 122 orang dan perempuan 48 orang. “Program studi Teknik Mesin 17 orang, Prodi Teknik Alat Berat 3 orang. Prodi Teknik Sipil 13 orang, Prodi Teknik Listrik 24 orang. Teknik Elektronika 12 orang. Teknik Telekomunikasi 32 orang. Prodi Administrasi Bisnis 8 orang. Prodi Akutansi 24 orang, Prodi Manajemen Informatika 12 orang. Prodi Teknik Komputer 13 orang, Teknik Elektronika D IV 6 orang, dan Prodi Teknik Komputer Jaringan 5 orang,” ulas Maidar S Tp MM, Kabag Akademik, Kemahasiswaan & PSI menjelaskan. Sementara itu lulusan terbaik terdiri dari Arjunnajah dari Prodi Teknik Mesin dengan IPK 3,18, Rahmad Aqsho Lubis dari Prodi Teknik Sipil dengan IPK 2,82, Dery Suwandi dari Prodi Teknik Listrik dengan IPK 3,41, Andri Kiana Putra dari Prodi Teknik Elektronika dengan IPK 3,18, Putri Dewi Anita Roza dari Teknik Telekomunikasi dengan IPK 3,31, Febi Chintia dari Prodi Akutansi dengan IPK 3,42, Kurnia dari Prodi Teknik Komputer dengan IPK 3,28, Hendri dari Prodi Manajemen Informatika dengan IPK 3,31. “Kesemuanya mendapatkan predikat lulus sangat memuaskan,” tuturnya. Pada kesempatan itu, Direktur Politeknik Negeri Padang berpesan kepada para alumni untuk selalu menjalin komunikasi, dan networking yang bagus sesama alumni untuk saling menukar informasi tentang dunia industr. “Manfaatkanlah keberadaan Ikatan Alumni Politeknik Negeri Padang sebagai saranan komunikasi dalam menuju kesuksesan di dunia industr. Kampus selalu menunggu masukan dan saran dari saudara demi peningkatan kualitas pendidikan yang kita berikan,” tutupnya. (h/vin)

atau menahan pemanjat dari bawah, P3K 1 kotak, figure X 2 buah, hardnest 2 buah yang berfungsi untuk safety pemanjat dan bilayar, webbing 5 buah, tali prasik 1 bungkus, chalk bag 1 buah untuk magnesium, tali dinamis, karpet, runner panjang 2 buah, sepatu panjat 1 buah, dan magnesium 1 bungkus,” ulasnya menjelaskan. Alat-alat yang digunakan saat itu antara lain tali dinamis, carabiner screw, figure x, hardnest, magnesium, dan sepatu panjat. “Kami mulai melakukan rock climbing sejak pagi jam 09.00 WIB hingga sore,” lanjut Hasnul. Mapala Politeknik Negeri Padang menghimbau kepada para peserta kedepannya untuk lebih giat lagi latihannya agar mencapai hasil yang maksimal. “Rencana ke depan akan digelar kejuaraan sirkuit se-Sumbar, Minangkabau Open Climbing Competition, ekspedisi, dan bakti sosial,” lanjutnya lagi. (h/vin)

SALAH seorang peserta rock climbing memperlihatkan aksinya. VINO

Pendaftaran Ulang Diumumkan PADANG, HALUAN — Politeknik Negeri Padang mengumumkan jadwal pendaftaran mahasiswa untuk semester genap 2011/ 2012. Tingkat I mendaftar pada tanggal 5 Maret, tingkat II 6 Maret, dan tingkat III 7 Maret. “Bagi yang terlambat mendaftar, diberikan kesempatan mendaftar pada tanggal 8 Maret,” ucap Maidar STp MM, Kabag Akademik & PSI. Dia mengatakan tidak ada perpanjangan jadwal pendaftaran ulang semester genap tahun akademik 2011/2012. “Bagi yang tidak mendaftar ulang pada jadwal itu, harus mengajukan cuti kuliah/ berhenti studi sementara (BSS),” ulasnya. Maidar menghimbau kepada para mahasiswa untuk segera mendaftar pada jadwal yang telah ditentukan. “Jika ada masalah seperti sakit, harap menghubungi bagian akademik. Jika tidak melapor, maka akan dianggap tidak mendaftar, lalu mahasiswa tersebut mesti BSS,” ulasnya mengakhiri. (h/vin )


Haluan 27 Februari 2012