Issuu on Google+

Harian Umum MEDIA GROUP

JUMA JUMATT

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

26 APRIL 2013 M / 15 JUMADIL AKHIR 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan RasulNya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan. (QS An Nisaa' ayat 14)

04.58

12.19

15.38

18.22

TERBIT 24 HALAMAN 183 TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

19.32

KHAS

ANTREAN MASIH TERJADI

Pertamina Klaim Sudah Distribusikan Tambahan Solar KLAIM Pertamina yang menyatakan sudah menambah kuota solar mencapai 30 persen belum mampu memperbaiki keadaan. Antrean panjang kendaraan berbahan bakar solar masih saja terjadi.

Anak Sapi Berkepala 2 Lahir di Koto Laweh UMUR dunia tampaknya memang sudah semakin tua. Keanehan demi keanehan pun semakin sering saja terjadi. Kali ini, masyarakat yang berdiam di Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok digemparkan oleh kelahiran anak sapi yang tak lazim. Sapi jenis simental milik Jamilus, salah seorang masyarakat di kenagarian tersebut, melahirkan seekor anak sapi jantan berkepala dua. Peristiwa yang mengundang perhatian masyarakat tersebut terjadi di Dusun Aro, Jorong Kubang Rabah, pada hari Kamis (25/4) dini hari.

>> ANAK SAPI hal 07

ANTRE SOLAR — Truk sampah antre menunggu pengisian solar di SPBU Gunung Pangilun, Padang, Kamis (25/4). Meski Pertamina mengklaim sudah menambah kuota solar 30 persen, namun sejumlah SPBU belum menerima tambahan tersebut. RIVO SEPTI ANDRIES

PADANG, HALUAN — Pertamina mengklaim sudah mengirimkan tambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sumatera Barat untuk mengurangi antrean. Sesuai izin pemerintah pusat, tambahan solar di Sumbar mencapai 30 persen.

Demikian disampaikan Manajer Pertamina Wilayah Sumbar Riau, Freddy Anwar saat rapat Tim Pengelolaan Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumbar di kantor gubernur, Kamis (25/4). Dia mengatakan sesuai kesepakatan awal, akan ada penambahan kuota 10 persen dari jumlah BBM. Namun pemerintah memberi lampu hijau untuk menambah kuota menjadi lebih besar mengingat tingginya kebutuhan masyarakat. “Kami sudah mulai terapkan sejak Selasa (23/4) lalu. Bahkan petugas pembawa BBM ke SPBU malam-malam dikerjakan, biasanya sore sudah selesai pengiriman BBM,” katanya. Dia menyebutkan kuota BBM untuk Sumbar tahun ini sebanyak 3.373 kiloliter, jumlah tersebut masih di bawah realisasi BBM Sumbar

>> PERTAMINA hal 07

Advertorial

JELANG PILKADA PADANG

Yusman Kasim Terpopuler, Feriyanto Gani Melaju PADANG, HALUAN — Semarak menuju Pilkada Kota Padang makin terasa, seiring makin bertambahnya spanduk dan poster-poster calon walikota. Hasil survei pun menampilkan calon-calon walikota yang paling populer dan dikenal warga kota. Seperti dirilis Lembaga Penelitian Bina Cita Insani

Institut, Kamis (25/4), dari sekian banyak nama-nama calon walikota yang mengapung, Yusman Kasim menempati posisi tertatas sebagai calon walikota yang paling populer di tengah-tengah masyarakat. Mantan wakil walikota periode 2004-2009

SAWAHLUNTO, HALUAN — Sawahlunto masuk dalam deretan 10 besar kota paling berprestasi secara nasional tahun 2011, menyisihkan 90 kota yang ada di Indonesia. Keberhasilan itu diapresiasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dengan memberikan penghargaan kepada Walikota Sawahlunto, Amran Nur, Kamis (25/4). Atas prestasi tersebut, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menyematkan tanda kehormatan Satya-

>> YUSMAN KASIM hal 07

Jaksa Agung Jamin Susno Dipenjarakan JAKARTA, HALUAN — Polemik gagalnya eksekusi mantan Kabareskrim Komjen (purn) Susno Duadji, membuat sejumlah petinggi di lembaga penegakan hukum Indonesia angkat suara. Kejaksaan Agung yang gagal menyeret Susno ke penjara, berikrar bahwa eksekusi Susno akan dilakukan. Kejaksaan menjamin, Susno akan dipenjarakan sesuai dengan putusan pengadilan yang memerintahkan hal tersebut. Jaksa Agung Basrief Arief memberi penegasan di Mabes Polri didampingi oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo pada Kamis (25/4). “Tetap akan kejaksaan jemput, lebih cepat lebih baik,” kata dia.

Basrief bahkan berujar, Susno tidak akan lama menghirup udara bebas. Pasalnya, salinan surat putusan Mahkamah Agung (MA) sudah mereka pegang. Salinan ini sendiri menurutnya menjadi kekuatan kejaksaan dalam melaksanakan eksekusi sebagai amanah Undang-undang (UU). Terkait amar putusan yang dikatakan tim kuasa hukum Susno tak menyebutkan mantan Kabareskrim Polri itu harus ditahan, Basrief tampak geram. Dia berujar, amar MA jelas menyebutkan menolak kasasi Susno yang artinya putusan telah berlaku surut. Surut dalam hal ini, majelis di bawah MA yakni Pengadilan Tinggi (PT) lah

Amran Nur Terima Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

yang putusannya diberlakukan. Putusan PT DKI Jakarta sudah memperkuat putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel). Sehingga, ujarnya, Susno harus dibui selama 3,5 tahun penjara. “Lalu soal kesalahan nomor (dalam surat pang

>> JAKSA hal 07

lancana Karya Bhakti Praja Nugraha kepada Amran Nur, serta menyerahkan piagam tanda penghargaan, yang ditandatangani langsung Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Mendagri Gamawan Fauzi, dalam penyerahan penghargaan yang digelar di Hotel Bidakara Jakarta, mengatakan sangat mengapresiasi dilaksanakannya Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pe

>> AMRAN NUR hal 07

Walikota Sawahlunto, Amran Nur menerima penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Mendagri Gamawan Fauzi. ISTIMEWA

Bupati Pasaman, Benny Utama meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan Pasar Nagari Kauman di Nagari Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan, Kamis (25/4). HUMAS

Pemkab Pasaman Anggarkan Rp18 M untuk Bangun 6 Pasar LUBUK SIKAPING, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman, anggarkan dana lebih kurang Rp18 miliar, untuk pembangunan enam pasar, baik semi modern maupun pasar tradisional, yang pembangunannya akan dilaksanakan pada 2013 ini. Hal tersebut diungkapkan Bupati Pasaman Benny Uta-

ma saat peletakan batu pertama pembangunan Pasar Tradisional Kauman di Nagari Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan, Kamis (25/4) siang. Peletakan batu pertama pada pembangunan Pasar Kauman tersebut, turut dihadiri oleh Kadis Perindagkop

>> PEMKAB hal 07

>> 02 Perusda Solsel Macet................................................ >> 04 Peluru Mantul ke Pinggul Pelajar.............................. >> 15 Bisnis Online Rugikan Masyarakat Rp4 M............... INFORMASI : Iklan 0751 4488700, Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701, www.harianhaluan.com e-mail: haluanpadang@gmail.com >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA KILAS Warga Batipuh Ditemukan Membusuk PADANG PANJANG, HALUAN — Jaamri Sidi Marajo (65), warga Batang Arau, Batipuh, Tanah Datar yang menghilang dari rumah sejak sekitar 2 minggu yang lalu, akhirnya ditemukan sudah membusuk di samping kantor DPRD Kota Padang Panjang di Kampung Jambak, Kamis (25/4) senja kemarin. Jasad korban ditemukan pertama kali oleh Syailendra Aziz, warga Kampung Jambak saat hendak menyabit rumput di sekitar lokasi. Saat itu ia mencium bau busuk. Setelah didekati, ternyata bau itu berasal dari mayat seorang lelaki yang ditemukan dalam kondisi tertelentang di tengah sawah di belakang pagar kantor DPRD, berpakaian baju kotak kotak putih dan celana dasar. Penemuan mayat ini segera dilaporkannya ke Polres Padang Panjang Warga Kampung Jambak setelah mengetahui peristiwa itu juga sontak berdatangan ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) untuk mengetahui lebih dekat. Menurut Surya, putra Jaamri Sidi Marajo di TKP, ayahnya menghilang dari rumah sejak sekitar 14 hari yang lalu. Untuk mencari keberadaan ayahnya yang selama ini menekuti pekerjaan sebagai tukang pangkas di pangkas Merapi Padang Panjang, Ia sudah menebar informasi melalui selebaran karena ayahnya sudah mulai agak pikun. “Kami sekeluarga sudah berusaha menemukan ayah karena dia sudah mulai hilang ingatan,” kata Surya menyampaikan. Masyarakat yang berada di TKP sepertinya mempertanyakan mayat tersebut keluarga siapa. Namun Yansen, reporter TVRI, meyakini bahwa mayat yang ditemukan adalah keluarga Surya yang diketahuinya sudah menghilang lewat salah satu selebaran. Yansen segera menghubungi nomor HP Surya yang tertera di selebaran tersebut. Rupanya dugaan itu tepat. Jasad korban senja itu juga dibawa ke RSUD Padang Panjang. (h/one)

Guru Cabul Dipidana 4 Tahun Penjara PADANG, HALUAN — Akhirnya Elhasyimi Sakti (57) terdakwa pencabul bocah yang juga seorang guru, di vonis empat tahun hukuman penjara. Terdakwa terbukti melakukan tindak pidana pencabulan terhadap empat orang anak di bawah umur dan melanggar Pasal 82 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Hukuman tersebut dijatuhkan oleh Hakim Ketua Asmar dan hakim anggota Siswadmono Radiyantoro dan Astriwati, dalam sidang lanjutan Pengadilan Negeri Padang, Kamis (25/4). Terdakwa merupakan salah satu guru di SMKN di Kota Padang yang merupakan warga Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan yang mencabuli anak di bawah umur. Korban adalah tetangganya sendiri yang sedang berbelanja di warung milik terdakwa pada tahun 2012 lalu. Pada saat proses persidangan terungkap bahwa terdakwa membujuk para korban untuk masuk ke dalam kamarnya untuk menonton film anak-anak (kartun). Setelah berhasil membujuk, terdakwa lalu melakukan pencabulan. Usai melakukan pencabulan, korban diberi hadiah berupa uang sebesar Rp500. Perbuatan tersebut berkali-kali dilakukan terdakwa. Perbuatan ini kemudian diketahui oleh orang tua anak-anak tersebut, karena anakanaknya merasa sakit ketika buang air kecil. Guru ini pun dilaporkan ke pihak kepolisian . Selain hukuman penjara, terdakwa juga didenda sebesar Rp60 juta dan subsider tiga bulan penjara. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa penuntut Umum (JPU) Ade Vita, yang sebelumnya meminta terdakwa dipidana penjara selama enam tahun dengan denda Rp60 juta. (h/cw-lex)

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Mentawai Absen Ikut UN Susulan PADANG, HALUAN — Dengan berakhirnya, Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/ SMPLB pada Kamis (25/4) kemarin, ada enam kabupaten dan kota yang pelaksanaan UN nya berjalan lancar. Di enam kabupaten dan kota tersebut, tidak ada siswa SMP sederajat yang harus mengikuti UN susulan pekan depan. Yaitu, Kabupaten

Kepulauan Mentawai, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, dan Solok. Khusus untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai, dalam pelaksanaan UN tingkat SMA dan SMP di daerah tersebut, keduanya berjalan lancar. Tidak ada siswa yang harus mengikuti

ujian susulan. Hal ini membuktikan pendistribusian naskah soal ke daerah tersebut berjalan lancar. Meskipun ada kekurangan, naskah soal bisa difotocopi. Sementara, di tiga belas kabupaten dan kota lainnya, puluhan siswa harus mengikuti UN susulan. Menurut Sekretaris Panitia UN M. Zakri, puluhan siswa yang harus

mengikuti UN susulan tingkat SMP ini karena mereka menderita sakit sewaktu ujian. Zakri merinci, untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia sebanyak 58 siswa harus mengikuti UN susulan, Bahasa Inggris sebanyak 54 orang siswa, Matematika sebanyak 54 orang siswa, dan IPA sebanyak 52 orang siswa.

Sementara untuk UN susulan tingkat SMA yang diikuti 2.203 orang siswa yang digelar serentak dengan UN SMP, semua peserta hadir. “Bagi siswa yang tidak mengikuti UN susulan, tidak akan ada lagi ujian tambahan. Artinya siswa hanya bisa mengikuti ujian paket yang akan digelar dalam waktu dekat ini,” katanya. (h/cw-eni)

TERKENDALA PERDA PENYERTAAN MODAL

Perusda Solsel Macet SOLSEL, HALUAN — Hampir satu tahun keberadaan Perusahaan Daerah Kabupaten Solok Selatan, namun belum ada usaha yang bisa dikelola. Kendalanya, belum ada peraturan daerah tentang penyertaan modal daerah.

DIALOG — Mantan Pimpinan BI Padang Romeo Rissal (dua dari kiri), Wakil Gubernur Muslim Kasim dan Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil, saat tampil pada Dialog Bulanan Forum Editor, di ‘Lapau Gadang’ Bank Indonesia, Kamis (25/4) kemarin. HUMAS

GELARAN III DIALOG FED

Kusut BBM Itu dari Pusat PADANG, HALUAN –– Gelaran ketiga Dialog Bulanan Forum Editor, kemarin di ‘Lapau Gadang’ Bank Indonesia menyoroti soal kusut masai solar dan dampaknya terhadap perekonomian Sumbar. “Kusut masainya itu ada di hulu di Jakarta sana. Jadi tidak akan bisa kita selesaikan di sini,” kata Romeo Rissal, mantan Pimpinan BI Padang yang tampil di segmen 6 acara dialog FED kemarin. Tapi ia tidak pesimis bahwa soal distribusi dan pengaturan di lapangan setelah adanya kebijaksanaan dualisme harga BBM akan lebih buruk dibanding di daerah lain di Indonesia. “Tinggal bagaimana mengatur dan mengawasinya saja,” kata Romeo. Sebelumnya Wakil Gubernur Muslim Kasim menyebutkan bahwa kebijaksanaan nasional yang berorientasi ke arah dikuranginya subsidi BBM tidak dibuat begitu saja. “Ini semua lantaran pemerintah melihat adanya ancaman yang serius terhadap penekanan APBN lewat pos subsidi BBM lebih dari Rp200 triliun. Karena itu, wagub meminta pengertian semua pihak bahwa ini dilakukan tidak dengan maksud menyiksa rakyat, melainkan untuk menghindari tekanan terhadap APBN yang lebih besar lagi untuk membiayai subsidi BBM. Dalam segmen sebelumnya, Ketua Kadinda Sumbar H. Asnawi Bahar mengatakan kebijaksanaan dua harga yang diterapkan saat ini bukannya sebuah jalan keluar yang bijak, malah makin membikin ruwet. “Tidak ada yang bisa menjamin bahwa semua itu akan berlangsung dengan mulus. Bahkan bukan tak mungkin malah makin menambah tidak karuan urusannya,” ujar Asnawi. Pandangannya diamini oleh Ketua Organda Sumbar Sengaja Budi Syukur. Menurut Budi, konsekwensi dari kebijak-

sanaan pemerintah ini mestinya sudah diperhitungkan. “Jangan hanya menyalahkan pengusaha, terutama usaha transportasi. Sebab bagaimanapun kita harus fair, apakah pengusaha harus menanggung rugi menutup subsidi dengan mengambilnya dari keuntungan?” kata dia. Karut marut solar diakui oleh forum tersebut sebagai karut marut nasional yang didistribusikan ke daerah. “Tapi kita tidak bisa memang mengaturnya dari daerah. Hanya saja pemerintah di sini mesti bisa mencari kreasi untuk mengatur dengan baik irama distribusi solar dan BBM bersubsidi agar tidak lepas kepada pihak yang tidak berhak. Bukankah pengaturan itu hanya soal distribusi? Dan itu bukanlah kewenangan yang tidak didesentralisasi. Masak mengatur hal seperti itu pemerintah di daerah mesti cari alasan bahwa ini semua kebijakan pusat?” kata Eko Yanche Edrie, penasehat Forum Editor. Ia menambahkan bahwa apabila pemerintah pusat telah ‘memanjakan’ rakyat sejak zaman Soekarno dengan subsidi, mestinya pemerintah di daerah mencari jalan lain untuk tidak membuat rakyat tergantung subsidi. “Kini saatnya pemerintah di daerah memperbanyak sumber pendapatan baru bagi rakyat, lapangan kerja baru yang membuat pendapatan meningkat. Dengan demikian seberapapun harga BBM dinaikkan, tidak masalah,” kata Eko. Ia juga menyorot bahwa industri media khususnya cetak akan mengalami masalah juga dengan naiknya harga kertas. “Pemerintah mana pernah membuatkan regulasi membantu industri percetakan? Yang ada justru regulasi untuk membelenggu pers,” katanya. Montosori dari Padang Ekspres melihat bahwa kemubaziran telah membuat kita jadi tidak realistis lagi melihat subsidi. “Rp200 tiriliun setahun hanya untuk

dijadikan asap di knalpot mobil. Alangkah sia-sianya. Nah sekarang dampaknya kita rasakan,” kata Motosori. Kemarin itu pemerintah cukup ‘marasai’ dikritik peserta dialog. Reno Fernandes dari HMI misalnya mempersoalkan kalangan yang menyalahkan rakyat terus. “Rakyat jangan disalahkan terus. Justru pembuat kebijaksanaan ini yang mesti dipersalahkan,” kata Reno. Hal itu diamini oleh Nasrul Azwar yang malah tidak menyakini lagi pemerintah serius mengurus rakyatnya. Sawir Pribadi pun menimpalinya dengan sejumlah fakta betapa berbagai permainan di lapangan dalam distribusi BBM itu sungguh kasat mata. Akan halnya distribusi BBM terutama solar di Sumatera Barat yang makin hari antreannya makin mengular, menurut Sales Manager PT Pertamina Wilayah Sumbar, Zico Wahyudi karena memang total kuota berkurang dari biasanya secara nasional termasuk di Sumbar. “Tapi semua harus paham bahwa Pertamina bukan pihak yang membuat kebijakan soal kuota. Hanya melaksanakan perintah Kementerian ESDM. Jadi, ya, sumbernya itu di Jakarta sana,” kata Zico. Itu juga diamini oleh Rinto Wijaya, Ketua Hiswanamigas Sumbar. Bahkan ada kekhawatiran kalau antrean ini akan berubah menjadi keributan karena ada yang tidak sabar menunggu. Sedang pengamanan dan pengawasan dari aparat berwenang tidak ada. Dampak antrean ini sudah mulai dirasakan masyarakat dengan naiknya harga-harga termasuk tarif angkutan bus kota yang dinaikkan diam-diam oleh awak bus kota. Acara FED yang dimoderatori oleh Khairul Jasmi disiarkan langsung oleh RRI Pro-1, Radio Classy FM dan disiarkan ulang oleh PadangTV pada Rabu malam pekan depan. (h/atv)

Hal itu disampaikan Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Solsel DR Kardiman kepada Haluan, Kamis (25/4). Katanya, belum adanya usaha atau bidang bisnis yang dikelola oleh Perusda Solsel karena belum adanya regulasi yang mengatur tentang penyertaan modal daerah. KARDIMAN “Bagaimana kami akan bergerak? Untuk mencairkan dana untuk perusda itu harus ada regulasi yang mengatur tentang penyertaan modal. Ini yang belum ada. Seharusnya leading sector oleh Dinas Pendapatan, dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) segera membuat Perda Penyertaan Modal Daerah,” ujarnya. Kardiman menyebutkan, ada beberapa konsep usaha yang sudah ditawarkan ke daerah. Semua usaha tersebut sangat menjanjikan untuk pengembangan keuangan daerah. Namun, memang modal yang dibutuhkan dalam jumlah yang besar. Seperti, usulan program usaha yang diusulkan untuk membuat PLTMH di Leter W, ikut mengelola uap di PT Supreme Energy Muara Labuh, pengelolaan tambang emas, dan pengelolaan objek wisata hot water boom, dan lainnya program dalam jumlah investasi yang menjanjikan. “Kalau ada 10 usaha yang dilaksanakan oleh Perusda, dengan keuntungan 5 persen saja, maka sudah 50 persen keuntungan yang akan diterima. Maka, harus berinvestasi yang besar untuk mendapatkan keuntungan yang besar,” katanya. Menurutnya, terkait dana Rp1 miliar yang dianggarkan Pemkab Solsel melalui APBD Kabupaten 2013, dana tersebut tidak bisa dicairkan karena belum ada peraturan daerah yang mengatur penggunaan dana, yaitu perda penyertaan modal. Bahkan, ia mengaku selama menjabat sebagai Direktur Perusda Solsel, tidak pernah menerima gaji. Untuk kegiatan beberapa anggota perusda, maka Kardiman terpaksa menggunakan uang pribadi. Namun, Kardiman sebagai akademisi bergelar doktor, menyebutkan dana Rp1 miliar itu tidak cukup untuk berinvestasi bagi Perusda. “Untuk usaha besar memang harus modal besar. Maka keuntungan perusda ini yang menjadi sumber PAD yang besar, untuk melakukan pembangunan berkelanjutan di Solsel,” terangnya. “Jangan diperkecil pola pikir yang sudah berkembang untuk membangun daerah. Kalau hanya untuk mengurus mesin foto kopi, maka maaf, sebagai seorang doktor yang sengaja pulang kampung, dan diharapkan dapat membangun daerah, maka tentu sangat tidak sesuai,” ungkapnya. Direktur Perusda Solsel Kardiman dilantik bersamaan pada mutasi, rotasi dan promosi pejabat eselon II dan III oleh Pemerintah Daerah pada 19 Juli 2012 lalu. Pada debat kandidat calon pimpinan Perusda Solsel, memang Kardiman menang karena mampu memaparkan program-program yang dianggap handal untuk membangun daerah. Akan tetapi, kenyataan sampai saat ini seakan langkah Direktur Perusda Solsel Kardiman terhambat karena tidak adanya Perda Penyertaan Modal Daerah oleh Pemkab Solsel. (h/col)

Wakil Rakyat, Bukan Wakil Partai NAMANYA saja wakil rakyat, sudah barang tentu keterwakilan mereka mewakili rakyat di mana tempat mereka ikut berkompetisi meraih suara dan dukungan rakyatnya. Walau mereka jelas sangat membutuhkan partai sebagai kendaraan politik untuk meraih prediket sebagai seorang wakil rakyat, namun sejatinya wakil rakyat bukanlah wakil dari partai pengusungnya. Wakil rakyat, tetap saja wakil dari rakyatnya. Pemilu dan Pemilihan Umum Legislatif (Pilleg) 2014, sudah diambang mata. Tak berapa lama lagi, jutaan rakyat Indonesia akan menyongsong perhelatan pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil-wakil mereka yang akan duduk di kursi DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kab/ Kota. Sejak Senin (22/4) lalu, rakyat juga sudah dapat melihat, menyigi dan

memilah-milah, siapa yang kelak akan menjadi pilihan mereka pada Pilleg 2014 mendatang. Sebagai wakil rakyat, rakyat tentu berharap agar para calon legislatif (caleg) yang diusung setiap partai politik, benar-benar merupakan para calon yang sudah teruji, terseleksi dan lolos dalam ajang kompetisi di tingkat internal parpol bersangkutan. Sehingga para bakal caleg yang akan “dijual”, juga benar-benar merupakan sosok figur yang berkualitas, serta memiliki integritas demi kepentingan bangsa dan negara. Setelah partai politik menetapkan bakal caleg yang akan diusung dan selanjutnya secara resmi telah pula mendaftarkan para calon wakil rakyat itu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) di daerah masing-masing pada Senin (22/4) lalu, kini tentu tiba pula giliran rakyat yang akan

menseleksi, menguji dan memverifikasi para calon pilihan partai, yang kelak akan menjadi pilihan dan wakil mereka di legislatif. Jika rakyat jeli, sebenarnya banyak metode, acuan dan perspektif yang bisa dijadikan sebagai landasan berfikir sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan terhadap para calon wakilnya. Sebagai orang-orang yang akan mewakili mereka, rakyat harus benar-benar bisa menelisik secara lebih jauh tentang figur calon wakil mereka. Karena sekali lagi, partai hanya berfungsi sebagai kendaraan politik bagi sang caleg. Parpol hanya sebagai filter untuk menyaring figur yang akan diusung partai bersangkutan. Karena jelas, yang kelak akan mewakili rakyat adalah sosok, tokoh dan figur sang caleg, bukan partainya. Kita tentu sepaham, wakil rakyat bukanlah

wakil dari partai pengusungnya. Wakil rakyat adalah wakil dari rakyatnya. Berangkat dari pengalaman, rakyat sebenarnya sudah memiliki banyak pemahaman dan pembelajaran tentang trik-trik politik yang dimainkan para caleg untuk meraih dukungan. Ada yang menarik simpati dengan melontarkan kalimat bernada harapan dan “mambana” setengah mati. Ada pula yang dengan lantang menyuarakan janji-janji manis jika kelak mereka terpilih. Akan beginilah, akan begitulah, akan segala-galanya. Namun apa hasil dan bagaimana realisasinya, rakyat jugalah yang tahu persisnya. Setidaknya, dari pengalaman di beberapa kali perhelatan pemilu legislatif, rakyat tentu bisa belajar, agar tak kembali jatuh di lubang yang sama. Para calon wakil rakyat yang

melulu mengandalkan tipu daya, mengumbar janji untuk meraih simpati dan menomor-satukan uang sebagai senjata untuk merebut dukungan, tentu bukan jaminan untuk menjadi wakil rakyat dengan hakikat yang sesungguhnya. Ibarat pepatah habis manis sepah dibuang, tentu rakyat jugalah akan kelak akan menjadi korbannya. Sementara calon wakil rakyat yang benar-benar berkualitas, tentu akan lebih mengedepankan moral, integritas, kapasitas dan kapabilitasnya untuk meraih dukungan rakyat yang akan diwakilinya. Dengan niat hati yang tulus dan selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip perjuangan dalam mengemban amanah dan memperjuangkan suara rakyat, sosok seperti ini tentu akan menjadi seoarang legislator yang benarbenar akan mewakili rakyatnya.

Oleh : ARDIAN SYAIR Bukan mewakili partai dan bukan pula wakil dari kelompoknya. “Di kantong safarimu kami titipkan, masa depan kami dan negeri ini, dari Sabang sampai Merauke. Saudara dipilih bukan dilotre, meski kami tak kenal siapa saudara. Kami tak sudi memilih para juara, juara diam, juara hek hek, juara ha ha ha....”. ***

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

MENTERI PU Djoko Kirmanto meninjau Danau Cimpago didampingi Walikota Fauzi Bahar

WALIKOTA Padang Fauzi Bahar menyalami Menteri PU Djoko WALIKOTA Padang Fauzi Bahar dan Wakil Walikota Mahyeldi Kirmanto Ansharullah mendampingi Menteri PU Djoko Kirmanto meninjau Rusunawa

3

WALIKOTA Padang Fauzi Bahar foto bersama dengan Menteri PU Djoko Kirmanto sebelum peninjauan ke ke lapangan didampingi pejabat lainnya

Menteri PU Resmikan Rusunawa Purus dan Danau Cimpago Kota Padang merupakan kawasan strategis bagi pengembangan wilayah. Padang menjadi pusat kegiatan ekonomi, perdagangan dan jasa di Sumbar. Tak mengherankan bila kota ini menjadi magnet bagi masyarakat urban pencari kerja. Kepadatan penduduk pun tentu tak kan terelakkan. Permasalahan yang muncul kemudian adalah meningkatnya rumah liar dan munculnya pemukiman kumuh. Konsekwensinya Pemko Padang harus menyediakan hunian

murah bagi masyarakat yang berada di kawasan kumuh dan rumah liar ini. “Sebagai tindak lanjut, pemerintah pusat melalui Kementerian PU telah membangun Rusunawa 2 Twin Blok tipe 24, dengan jumlah kamar 186 unit di Padang,” kata Menteri PU Djoko Kirmanto saat meresmikan pemakaian Rusunawa Purus. Diharapkan dengan adanya Rusunawa ini, kualitas permukiman perkotaan dapat ditingkatkan. Selain itu juga memberikan kepastian hukum bagi masyarakat serta upaya untuk meningkatkan kesehateraan mereka yang masuk kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Sedangkan Danau Cimpago, kata Djoko Kirmanto, dimaksudkan sebagai daerah retensi atau penyerapan air. Curah hujan yang tinggi, kurangnya daerah resapan

DJOKO KIRMANTO Menteri PU

KAKANWIL DJP Sumbar - Jambi dengan wajib pajak

PAGELARAN tari pada saat pembukaan

ditambah dengan kerusakan hutan, menjadi penyebab terjadinya banjir. Danau ini dibangun dengan pembiayaan dari APBN sebesar Rp15,196 miliar. Sedangkan kapasitasnya mampu menampung air 120.000 m3. “Untuk mengantisipasi banjir ini diupayakan dengan membangun kolam retensi atau normalisasi danau retensi. Danau ini menampung air saat hujan sehingga tidak terjadi genangan,” katanya. Sementara itu, Walikota Padang Fauzi Bahar meminta, agar penghuni yang menempati Rusunawa ini adalah benar-benar masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Karena petugas pengelola Rusunawa harus selektif dalam menerima penghuni. Dijelaskan Fauzi, bangunan itu terdiri dari 5 lantai. Lantai dasar terdapat 2 kamar pada setiap blok. Kamar lantai dasar ini diperuntukan bagi pemohon yang cacat fisik. Sedangkan lantai dua hingga lima, setiap tingkat terdiri dari 24 kamar. Melihat dari perkembangan kota, maka Padang masih membutuhkan tambahan Rusunawa lagi. Tak hanya untuk kelompok MBR tetapi juga untuk mahasiswa dari luar Padang yang kuliah di daerah ini.

Menteri PU Djoko Kirmanto berdialog dengan petugas Klinik Rusunawa

Rusunawa Purus nan megah “Padang masih membutuhkan tambahan Rusunawa untuk menampung masyarakat yang tidak mampu itu. Karena masih banyak

FOTO bersama Kepala KPP Pratama

yang belum tertampung. Untuk itu kita berharap Kementerian PU dapat membantunya,” kata Fauzi. (***)

PESERTA wajib pajak

DIISI TALKSHOW “LAW ENFORCEMENT PERPAJAKAN”

Tax Gathering DJP Sumbar-Jambi Pada Senin, 22 April 2013 Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumbar - Jambi menyelenggarakan Tax Gathering Wajib Pajak Besar di Hotel Mercure, Padang. ACARA tersebut diselenggarakan untuk membina dan mempererat hubungan antara

MODERATOR talk show Dirjen Pajak

Kanwil DJP Sumbar - Jambi dengan para wajib pajak besar yang terdaftar di wilayah

kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Padang, KPP Pratama Solok, Payakumbuh, dan yang lainnya. Acara tersebut juga dijadikan ajang oleh Kanwil DJP Sumbar - Jambi untuk mengadakan talkshow dengan para wajib pajak yang mengangkat tema Law Enforcement Perpajakan. Talkshow ini dipandu oleh

Verizal Suryadi dari DJP Sumbar - Jambi. Hadir sebagai pembicara Direktur Reskrim Polda Sumbar Budi Utomo, Kajati Sumbar Wiyoto dan akademisi dari Universitas Andalas Padang Syafrudin Karimi serta M. Ismiransyah M. Zain yang tidak lain merupakan Kakanwil DJP Sumbar - Jambi. Tax Gathering Wajib Pajak

TANYA jawab peserta talkshow

Besar kali ini dihadiri oleh 100 wajib pajak besar. Kegiatan Tax Gathering wajib pajak besar dibuka dengan pagelaran tarian pasambahan oleh penari tradisional dan dilanjutkan dengan sambutan langsung dari Kakanwil DJP Sumbar - Jambi. Dalam sambutannya, M. Ismiransyah, M. Zain mengatakan bahwa kegiatan Tax Gathering ini sekaligus merupakan values gathering. Kegiatan Tax Gathering yang dilakukan oleh Kanwil DJP Sumbar - Jambi merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Dalam paparannya, Kepala Kanwil (Kakanwil) DJP Sumbar - Jambi mengucapkan terima kasih dengan testimoni dari wajib pajak atas pelayanan yang diberikan dan merasa bangga dengan perubahan yang telah dilakukan oleh DJP. Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil DJP SumbarJambi juga menyinggung mengenai adanya hambatanhambatan dalam pencapaian rencana penerimaan pajak tahun 2013 dan mengimbau kepada para wajib pajak yang belum melaksanaan kewajiban perpajakannya dengan

baik dan benar agar segera melakukan pembetulan SPT. Pada akhir acara dilakukan dialog antara Kakanwil DJP Sumbar Jambi dengan tamu undangan terkait dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan keluh kesah, pelayanan yang diberikan oleh DJP, maupun pelaksanaan kewajiban perpajakan (*)

ISMIRANSYAH, M. ZAIN >> Editor: Rudi Antono

>> Penata Halaman: Irvand


4 SUMBAR Peluru Mantul ke Pinggul Pelajar PADANG, HALUAN— Pelajar SMA kelas III di Kabupaten Padang Pariaman berinisial “IHR” (18), masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar. Ia menjadi tersangka dan saat penangkapan terpaksa dilumpuhkan dengan senjata api, Rabu (24/4) lalu. “Sampai sekarang tersangka ini masih dirawat di rumah sakit, dan dijaga oleh beberapa petugas disana,” kata Direktur Serse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol. Arif Rahman Hakim melalui Kabag bin Ops Narkoba AKBP Zulbahri, kemarin (25/4). Zulbahri mengatakan, informasi dari pihak ddokter, kondisi “IHR” sudah membaik. Walaupun demikian, pihaknya belum bisa memeriksanya dalam kasus narkoba tersebut. Apabila sudah dinyatakan sehat oleh dokter, “IHR” akan dikirim ke Mapolda Sumbar untuk pemeriksaan lebihlanjut. “Hingga kini kami belum bisa melakukan pemeriksaan terhadapnya, karena masih dalam penyembuhan,” ujarnya. Ia juga mengatakan, bawa pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut, untuk membongkar jaringannya dan darimana tersangka ini mendapatkan barang haram itu. Pihaknya telah mengamankan barang bukti di Mapolda Sumbar untuk pengusutan lebihlanjut. Sebelumnya, Direktorat Serse Narkoba Polda Sumbar menciduk pelajar SMA kelas III berinisial “IHR” di areal persawahan di Ampung Bukit Gambia, Kenagarian Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (24/ 4) sekitar pukul 17.15 WIB. Dalam penangkapan tersangka ini, petugas terpaksa melumpuhkan dengan timah panas. Karena tersangka berusaha melawan terhadap petugas. Dari tangan tersangka ini diamankan barang bukti berupa satu paket kecil ganja, dan satu paket kecil sabu. Tersangka ini memang sudah menjadi target polisi belakang ini. Sehingga petugas melakukan pengintaian terhadap tersangka dan saat diyakini “IHR” ini ada barang bukti, maka petugas langsung melakukan penggerebekan di lokasi kejadian. Ternyata saat dilakukan penggerebekan, tersangka yang diduga sebagai kurir ini terkejut dengan kedatangan beberapa petugas berpakaian preman, sehingga tersangka ini langsung menghidupkan motor jenis Honda Vario untuk berusaha kabur dari kepungan polisi. (h/nas)

Hasil TTG Dinilai PARIAMAN, HALUAN— Teknologi tepat guna (TTG) yang diciptakan kolompok masyarakat, Kamis (25/4) dinilai tim penilai Kota Pariaman. Kegiatan penilaian yang dilakukan itu, selain untuk meningkatkan inovasi masyarakat terhadap TTG, juga mencari wakil kota untuk lomba TTG tingkat Sumbar. Ada 11 unit TTG hasil karya warga dan siswa yang ditampilkan untuk dinilai tim penilai, di Pauh Bypass tersebut/ Di antaranya TTG untuk penghancur sagu, parabola internet dan perajang ubi kayu untuk membuat keripik. Semua hasil karya yang ditampilkan itu belum dipakai masyarakat. Ketika peragaan alat perajang ubi kayu yang dibuat oleh Mayuli dengan ide dari Rinaldi, alat itu terbilang bagus. Namun perlu pengamanan yang lebih baik untuk peenggunanya. “Inovasinya cukup bagus, tetapi memang perlu pengamanan bagi penggunanya,” kata Ketua tim penilai Zukirwan Chan, kemarin. Ia memberikan apresiasi terhadap hasil karya masyarakat. Karena, hampir semua karya yang ditampilkan, punya kelebihan sendiri-sendiri. Hanya membutuhkan sedikit polesan, untuk menjadi sebuah alat yang sempurna. Hasil karya itu, menurutnya akan bermanfaat bagi masyarakat, bila digunakan dalam aktifitas sehari-hari. Tentunya dalam kerangka peningkatan produksi usaha, untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat. (h/tri).

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

PENGAMAT POLITIK UNP NORA EKA PUTRI

Kaderisasi Perempuan di Parpol Lemah PADANG, HALUAN— Lemahnya kaderisasi politik perempuan di partai politik, menjadi penyebab utama lambatnya proses seleksi caleg di parpol bersangkutan. Akibatnya, untuk mencukupi kuota perempuan, jumlah caleg terpaksa dikurangi oleh parpol peserta pemilu.

BANTUAN— Bupati Adi Gunawan serahkan bantuan pada korban puting beliung

Bupati Dharmasraya Bantu Korban Puting Beliung DHARMASRAYA, HALUAN — Bupati Dharmasraya Adi Gunawan meninjau korban angin puting beliung di Kecamatan Padang Laweh. Dalam kesempatan itu, bupati menyerahkan bantuan bagi keluarga yang menjadi korban musibah tersebut. Keluarga yang rumahnya rusak berat disantuni sebesar Rp1,5 juta sampai Rp3,5 juta. Adapun yang rusak sedang disantuni sebesar Rp 1 juta, sedangkan yang rusak ringan mendapatkan bantuan makanan, minuman dan obat-obatan. Bupati Adi Gunawan mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemkab Dharmasraya terhadap warga sekaligus untuk mengurangi beban yang dirasakan. “Kami turut prihatin dengan musibah ini, karena ini semua tidak pernah kita kehendaki. Tentu Tuhan memiliki

maksud di balik semua ini yang harus kita ambil hikmahnya,” ujarnya. Bupati sekalig us meminta keluarga yang menjadi korban tetap sabar dan tegar serta tidak larut dalam kesedihan. “Segeralah bangkit untuk kembali menjalankan aktivitas seperti biasanya. Bantuan yang diserahkan ini pergunakanlah untuk memperbaiki rumah yang rusak,” imbuh Bupati, didampingi Asisten Administrasi Pemerintahan Drs. Irsyad, MM, Camat Padang Laweh Andrayani, S. Sos, dan Wali Nagari Padang Laweh Sofian Huri. Badai di Jorong Koto Lamo, merusak 15 rumah milik warga, satu bagunan masjid, dan satu unit gedung sekolah. Adapun di Jorong Batang Tabek, angin kencang merusak 16 rumah, satu mushola, satu rumah gadang milik Suku

Patopang, dan kantor camat. Bahkan rumah milik anggota DPRD Dharmasraya Sutan Alif ikut rusak dihantam angin kencang tersebut. Dari laporan yang diserahkan Wali Nagari Padang Laweh, sebanyak 20 rumah rusak ringan, 10 rusak sedang, dan 6 rusak berat. Puting beliung juga menumbangkan setidaknya hampir 300 batang karet milik sejumlah. Sementara itu, tokoh masyarakat Padang Laweh Arifin Datuk Rajo Malano mengaku bangga dengan aksi cepat tanggap yang dilakukan Bupati Dharmasraya. “Kami merasa senang dengan kunjungan Pak Bupati apalagi disertai dengan penyerahan bantuan. Ini sangat membantu kami sekaligus memberikan dukungan moril agar warga tidak larut dalam kesedihan,” ungkapnya. (h/fma)

18 Ribu Benih Ikan Disebar si Sumbar, Dinas Peternakan dan Perikanan Sijunjung, PT Karbindo dan PT Bina Pratama. Bupati mengatak a n , penebaran binih ikan di perairan Sungai Samek ini merupakan Bupati Sijunjung Yuswir Arifin menebar benih ikan di Sungai Samek Jorong Kunangan rangkaian Nagari Kunangan Parik Rantang, Rabu (24/4).AZNELDI dari pra pencananSIJUNJUNG, HALUAN— Bupati gan Bulan Bakti Gotong Royong Sijunjung Yuswir Arifin menebar 18 Masyarakat (BBGRM) yang dipusatkan ribu benih ikan di Sungai Samek Jo- di Nagari Kunangan Parik Rantang, Rabu rong Kunangan Nagari Kunangan Parik (1/5) mendatang. “Penebaran benih ikan Rantang, Kecamatan Kamang Baru, ini merupakan pra kegiatan pencananRabu (24/4). Benih ikan gan BBGRM di Kunangan Parik Rantang,” jenis garing dan nilai ujar Yuswir Arifin di hadapan warga Jorong itu merupakan bantu- Kunangan. Sijunjung. Kawasan tersebut, katanya sangat an dari Dinas Perikanan dan Kelautan Provin- cocok untuk pengembangan sektor peri-

kanan. Dan hal itu juga didukungan dengan potensi perairan yang dimiliki Sijunjung. Menurutnya, upaya budidaya perikanan menjadi bagian dari pengembangan perekonomian di Sijunjung, yang setiap tahun terus dikembangkan. Saat ini saja, ada 94 lubuak larangan yang membudidayakan perikanan. ”Bila dikelola dengan baik dan benar, dipastikan akan memberikan dampak yang positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya. Untuk itu, bupati mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan potensi perairan melalui budidaya perikanan. Senentara Kadis Perikanan dan Keluatan Sumbar diwakili Kasi Konservasi Perairan Umum, Resi Suryati mengatakan, setiap tahun Dinas Perikanan dan Kelautan terus memberikan bantuan benih ikan kepada kelompok budidaya ikan, yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumbar. Untuk Kabupaten Sijunjung saja, sebutnya, selain bantuan benih ikan untuk kelompok lubuak larangan Jorong Kunangan, pihaknya juga memberikan bantuan untuk kelompok budidaya ikan di Nagari Sijunjung.”Ada dua kelompok lainnya yang kami bantu, yakni kelompok budidaya ikan Surau Simauang dan kelompok Tabek Pudak Sijunjung,” tuturnya. Budidaya perikanan perairan umum ini, katanya, selain dapat meningkatkan dan mengairahkan perekonomian masyarakat, juga dimaksud untuk pelestarian lingkungan..”Dengan adanya penebaran benih ikan ini, lingkungan di sekitar perairan akan terjaga dengan baik,” ucapnya.(h/azn)

Realitas itu tergambar dalam pendaftaran caleg 12 parpol peserta pemilu 29143. Empat partai politik (parpol) yang akan mengikuti Pemilu 2014 mendatang, tidak melampirkan 100 persen calegnya atau sebanyak 65 orang dalam pendaftaran DCS tingkat provinsi beberapa waktu lalu. Empat partai tersebut adalah Gerindra hanya menyerahkan DCS sebanyak 64 orang, PBB sebanyak 63 orang, PDI Perjuangan sebanyak 64 orang, dan PKPI sebanyak 42 orang. Pemilihan jumlah caleg yang diberikan ini dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya adalah sulitnya memenuhi kuota 30 persen untuk keterwakilan perempuan. Dengan mengurangi jumlah caleg, kewajiban memenuhi angka 30 persen bagi caleg perempuan bisa terpenuhi. Caranya, untuk bisa melengkapi 30 persen keterwakilan perempuan, setiap satu orang perempuan, partai harus membuang dua orang caleg laki-lakinya. Pengamat politik dari UNP Nora Eka Putri mengatakan, kesulitan yang dihadapi parpol ini tidak hanya terjadi bagi parpol besar dan parpol kercil, ataupun parpol lama dan parpol baru. Permasalahan terletak pada kaderisasi yang dilakukan oleh partai. “Jika kaderisai partai baik, partai tidak akan kesulitan memenuhi kuota 30 persen. Jika kaderisai tidak berjalan baik, atau tidak berjalan, di saat seperti ini partai pun kesulitan. Saya kira tidak hanya empat parpol itu, semuanya juga begitu,’ jelasnya. Dari 12 parpol nasional yang bisa mengikuti pemilu saat ini, hanya satu partai baru yang muncul. Artinya, 11 partai lainnya telah memiliki pengalaman dalam menentukan caleg dan sudah seharusnya melakukan kaderisasi. 11 parpol ini pun menurut Nora, juga tidak bisa dikatakan sebagai parpol kecil lagi, karena sudah tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Nora pun menerangkan ada dua faktor yang mempengaruhi parpol kesulitan memenuhi kuota caleg perempuan yang akan diajukan. Pertama, faktor internal, perspektif sebagain besar perempuan masih menganggap politk itu kotor dan dunia lakilaki. Kemudian, perempuan yang memilki kompetensi yang cukup bagus, lebih memilih berkarir di bidang lain, daripada terjun ke dunia legislatif. Alasan finansial pun turut menjadi kendala bagi perempuan. Faktor kedua adalah faktor eksternal. Yaitu, partai belum siap untuk kaderisasi caleg perempuan. Karena partai sendiri menganut azas patriakat, yang mementingkan kepentingan laki-laki. Sementara itu, Ketua Harian DPP PKPI Provinsi Sumbar Sardon menyebutkan, keterbatasan ini dikarenakan singkatnya waktu yang diterima PKPI untuk merekrut caleg. Pasalnya, setelah dinyatakan tidak lulus verifikasi faktual oleh KPU RI, banyak kader yang pindah partai. Akibatnya, partai pun harus mulai kembali melakukan perekrutan anggota untuk dijadikan caleg. Sardon pun mengatakan, pengurus DPP pun sudah turun ke kabupaten dan kota untuk merekrut caleg ini. Namun menjelang berakhirnya pendaftaran DCS, tidak ada yang mendaftar. “Lebih disayangkan lagi, pada tanggal 22 ada masyarakat yang mau mendaftar. Tapi tidak bisa diterima, karena tidak memungkinkan,” kata Sardon. Kemudian, untuk kader perempuan, ada yang mau mendaftar jadi caleg namun terbatas pada biaya untuk melakukan medical check up. Kekurangan caleg yang terjadi ini, menurut Sardon tidak terjadi di seluruh dapil. Untuk Kabupaten Agam, Bukittinggi, Kabupaten Pasaman, dan Pasaman Barat, PKPI hanya memiliki tiga orang caleg. Sedangkan daerah seperti Kabupaten Solok, Padang Pariaman, Kepulauan Mentawai jumlah calegnya terpenuhi. “Jadi sampai hari terkahir, kita hanya mendaftarkan caleg yang ada saja. Tetapi, jumlah caleg perempuan sudah sesuai kuota 30 persen, artinya sudah sekitar 12 orang,” pungkas Sardon. (h/cw-eni)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman:Jefli


OPINI 5

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Mari Mengevaluasi Jampersal

B

ULAN April genap dua tahun pemerintah melalui program Jaminan Persalinan (Jampersal) mengratiskan biaya persalinan. Sebenarnya bukan digratiskan tetapi lebih persisnya biaya itu ditanggung oleh negara melalui program yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan RI. Dasar pemikiran oleh pemerintah untuk melaksanakan program ini didorong oleh masih tingginya kasus kematian ibu saat melahirkan. Banyak ibu hamil yang tidak punya biaya untuk melahirkan lalu meminta bantuan tenaga non-medis untuk melahirkan. Sehingga tak jarang mengakibatkan terjadinya kematian ibu hamil atau bayinya. Melalui program Jampersal tersebut, para ibu hamil yang menjadi peserta program itu dapat menjalani persalinan secara gratis di pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), bidan, klinik, atau rumah sakit pemerintah kelas III, karena biaya persalinan ditanggung oleh pemerintah. Program persalinan gratis dua tahun lalu itu terdiri atas dua paket, yaitu untuk biaya tiap persalinan dan biaya pemeriksaan. Tapi uangnya tidak diberikan kepada ibu, melainkan diberikan dalam bentuk layanan lewat Puskesmas. Program jaminan persalinan diluncurkan pemerintah sebagai upaya mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Milenium atau “Millenium Development Goals” (MDGs) 2015 khususnya untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Indonesia pada tahun 2015 mendatang menargetkan angka kematian ibu dan bayi turun menjadi 102 kasus per 100 ribu kelahiran hidup, namun dia tidak menyebutkan angkanya saat ini. Dengan program itu, cakupan pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, dan pelayanan nifas ibu oleh tenaga kesehatan diharapkan meningkat. Demikian juga dengan cakupan pelayanan bayi baru lahir oleh tenaga kesehatan, serta pelayanan keluarga berencana pascapersalinan. Program itu juga diharapkan dapat meningkatkan cakupan penanganan komplikasi ibu hamil, bersalin, nifas, dan bayi baru lahir. Peserta program ini adalah ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas (pascamelahirkan sampai 42 hari) dan bayi baru lahir (0-28 hari) yang belum memiliki jaminan persalinan. Peserta program jaminan persalinan dapat memanfaatkan pelayanan di seluruh jaringan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan tingkat lanjutan (rumah sakit) di kelas III yang memiliki perjanjian kerja sama dengan Tim Pengelola Jaminan Kesehatan Masyarakat dan bantuan operasional kesehatan kabupaten/kota. Pelayanan jaminan persalinan meliputi pemeriksaan kehamilan antenatal, pertolongan persalinan, pemeriksaan postnatal oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan pemerintah (Puskesmas dan jaringannya), fasilitas kesehatan swasta yang tersedia fasilitas persalinan (klinik/rumah bersalin, dokter praktik, bidan praktik) dan yang telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Tim Pengelola Jamkesmas Kabupaten/Kota. Selain itu, pemeriksaan kehamilan dengan risiko tinggi dan persalinan dengan penyulit dan komplikasi dilakukan secara berjenjang di Puskesmas dan RS berdasarkan rujukan. Dalam kebijakan operasional sebagaimana tercantum dalam SK Menkes No. 515/Menkes/SK/III/2011 tentang Penerima Dana Penyelenggaraan Jamkesmas dan Jampersal di Pelayanan Dasar untuk tiap Kabupaten/Kota antara lain diatur tentang pengelolaan Jampersal di setiap jenjang pemerintahan (pusat, provinsi, dan kabupaten/kota) menjadi satu kesatuan dengan pengelolaan Jamkesmas dan bantuan operasional kesehatan. Pengelolaan kepesertaan Jampersal merupakan perluasan kepesertaan dari program Jamkesmas yang mengikuti tata kelola kepesertaan dan manajemen Jamkesmas, namun dengan kekhususan dalam hal penetapan pesertanya. Untuk melaksanakan program jaminan persalinan itu, pemerintah mengalokasikan dana triliunan melalui anggaran pendapatan dan belanja negara. Alokasi dana tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan paket Jampersal antara lain pendataan ibu hamil, serta pemeriksaan ibu hamil sebanyak empat kali dan persalinan. Maka harapannya adalah, program ini benar-benar membikin nyaman para ibu hamil. Tentu saja program tersebut mesti kita kawal bersama agar mencapai sasaran. Menjadikan proses kehamilan, saat melahirkan dan saat membesarkan bayi setelah kelahiran adalah bagian yang menentukan dari kehidupan masa depan manusia. Dan itu berarti kita sedang menyiapkan pembangunan manusia Indonesia masa depan. Oleh karenanya, program ini –setelah dua tahun—harus dilihat dan dievaluasi guna meluruskan jalannya program ini ke depan. Tidak bisa tidak, anak cucu kita akan menyalahkan kita yang ada sekarang ini apabila mereka mengetahui bahwa kita tidak menyiapkan apa-apa untuk kebaikan mereka di masa yang akan datang.***

„

Jaksa Agung: Susno salah tasir soal putusan MA

„

Dikira putusannya ‘masuk ke rumah’ rupanya ‘masuk penjara’

„

Gayus Tambunan ditipu di Lapas Bandung, rugi Rp200 juta Gayus makan gayus

„

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto WPU / Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Pemimpin Perusahaan: Indra Helmi

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Redaktur Pelaksana: Syamsu Rizal

Penerbit: Litbang & Online Media: Eko Yanche E PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP Koordinator Minggu: David Ramadian No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 Koordinator Liputan: Rudi Antono 1985 tanggal 19 November 1985. Manajer Cetak: Mardius Caniago

Membangun (Kembali) Toleransi Beragama PENULIS: MOKHAMAD ABDUL AZIZ Secretaris of Center For Democracy and Religious Studies (CDRS) IAIN Walisongo, Peneliti di Monash Institute Semarang. RESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) berperan dominan untuk meningkatkan kerukunan antarumat beragama dan proses pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 di berbagai daerah di Tanah Air. Harapan itu disampaikan Kepala Negara saat menerima Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang dipimpin Ketua Umum Ma’ruf Amin, di Kantor Kepresidenan, Jakarta, sebagaimana diberitakan harian ini, Kamis (4/4). Pesan tersebut tentu saja menjadi pengingat bagi kita semua yang hidup dalam negara multi agama ini. Dulu, Indonesia dikenal dengan negara yang menjunjung tinggi toleransi. Sebab, Indonesia dipandang memiliki nilai-nilai toleransi yang sangat tinggi dengan keadaan bangsa yang beranekaragam, baik dari agama, budaya, suku, maupun ras. Namun, “gelar” itu tampaknya saat ini mulai dipertanyakan. Beberapa waktu yang lalu misalnya, kita dapat mengikuti berita tidak nyaman tentang pembongkaran sebuah rumah ibadah di Bekasi yang disebutkan belum memiliki izin pembangunan. Padahal, tendensi yang harus dikedepankan adalah

P

kebebasan beragama. Indonesia membuka peluang seluasluasnya bagi siapa pun yang menganut dan melaksanakan kepercayaan yang dianutnya, tidak menutup peluang atau bahkan mempersulitnya. Dalam konteks ini, perlu adanya sosialisasi yang intens dari pemerintah, baik pusat maupu daerah. Masih ingat tentang rumah ibadah Ahmadiyah yang dirusak dan dihancurkan oleh FPI (Forum Pembela Islam) pada saat malam takbiran di akhir tahun lalu, di Bandung? Ya, bagaimana pun alasannya, hal itu tidak bisa dibenarkan. Ibu Pertiwi tidak menginginkan adanya kekerasan di negerinya. Yang menjadi cita-cita dan harapan adalah hidup rukun, damai, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi. Teringat dengan statement KH. Hasyim Muzadi, Mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) bahwa Indonesia merupakan negara paling toleran jika dibanding negara-negara lain di dunia. Pendapat ini muncul ketika banyak kritik yang tertuju kepada rakyat Indonesia, khususnya umat Islam yang dianggap tidak toleran. Dengan argumen yang menggambarkan ketidakbenaran tudingan tersebut, Hasyim mendapat dukungan dari banyak pihak terkait statemennya itu. Slogan Bhineka Tunggal Ika yang menjadi simbol dan

alat pemersatu rakyat Indonesia, yang mempunyai latar belakang berbeda, baik berbeda suku, agama, ras, maupun adat (SARA) kini dipertanyakan. Tampaknya kesadaran masyarakat akan pentingnya slogan tersebut kian hilang. Tak ayal kekerasan dan sikap intoleransi masyarakat semakin menjadi-jadi. Dalam hal ini, pemerintah sebagai pihak yang paling bertanggung jawab atas adanya intoleransi di manamana. Saat ini juga harus segera bertindak. Sebab, jika pemerintah tak acuh dengan masalah-masalah intoleransi, maka negeri ini akan benarbanar menjadi negara gagal yang selalu berkonflik. Dimanakah tasamuh dalam Islam? Tak bisa dipungkiri, mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim. Tentunya, yang mengaku Islam seharusnya memahami ajaran tasamuh (toleransi) dalam Islam. Namun, masih ingatkah dengan kekerasan pembakaran dusun penganut Syiah di Sampang, Agustus tahun lalu dan kasus-kasus Ahmadiyah? Jelas, hal itu merupakan intoleransi di kubu yang mengaku dirinya Islam. Tak berhenti di situ, kali ini yang menjadi target adalah Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Jema’at Setu di Jalan MT Haryono Gang Wiryo, RT 05/ 02 Desa Taman Sari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi dibongkar oleh Satpol PP Pemkot Bekasi. Dengan alasan pembangunan gedung ibadah melanggar Perda

Nomor 7 Tahun 1996 tentang Izin Mendirikan Bangunan Pasal 8 ayat 1 huruf C, maka Pemkot Bekasi melakukan pembongkaran bangunan Rumah Ibadah HKBP Setu. Bangunan yang selama ini dipakai untuk beribadah oleh jemaat HKBP di Setu, sudah didirikan tahun 1999 dan memiliki 185 Kepala Keluarga atau 627 jiwa. Dalam hal mencari apa yang menyebabkan hal ini terjadi, pelbagai elemen masyarakat tentunya akan saling lempar dan selalu mencari argumen pembenaran, bahkan menyalahkan pihak lain. Namun, terlepas dari semua itu ada dua faktor yang menyebabkan intoleransi negeri ini semakin parah. Pertama, adanya sentimen agama dan sosial. Sebenarnya, negara secara tegas telah memberikan kebebasan kepada rakyat untuk memeluk agama yang diyakininya. Kebebasan tersebut telah termuat dalam UUD NRI 1945, Pasal 28 E Ayat (1 dan 2). Selain itu penegasan yang sama juga dicantumkan dalam UU No. 39/1999 tentang HAM. Sangat disayangkan regulasi yang telah dibuat tidak itu dijalankan sesuai dengan ketentuannya. Sebab, semenjak pasca reformasi 1998, banyak organisasi-organisasi massa yang mengatasnamakan agama. Lebih parahnya, ormas-ormas itu bertindak layaknya “Tuhan”, yang apabila tidak sesuai dengan ideologi organisasinya akan disalahkan, dihabisi, dan dihancurkan. Dalam konteks

ini, wujud menghancurkan itu bisa berupa pengrusakan, pembakaran, bahkan sampai pengeboman. Kedua, tidak maksimalnya peran pemerintah dalam mempersamakan hak beragama di hadapan hukum, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Banyak terjadi penyalagunaan kekuasaan dan wewenang yang memang tidak secara jelas diketahui publik. Namun, satu hal yang harus disadari bersama bahwa kita hidup di negara yang beragam budaya dan agama, maka mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus menunjukkan sikap toleransi yang tinggi. Gelar negara intoleran yang saat ini disematkan kepada Indonesia harus segara dicabut. Caranya, langkah jujur dan tepat dari pemerintah untuk memperbaiki bangsa dan negara ini sangat diharapkan. Seperti yang telah dicontohkan Presiden SBY, MUI juga harus ikut andil dalam penyelesain permasalahan intoleransi ini. Tentu saja tidak hanya MUI, semua organisasi keagamaan harus sadar diri, menjalin komunikasi yang erat antar organisasi agar tercipta suasana yang damai dan tentram. Selain itu, peran masyarakat, khususnya tokoh-tokoh masyarakat untuk ikut berpikir akan dibawa kemana negeri ini juga sangat dibutuhkan. Dengan demikian, usaha untuk mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT akan tercapai. Wallahu a’lam bi al-shawab.

Ambisiusitas Pemimpin Minus Integritas OLEH: BAROROTUL ULFAH AROFAH Aktivis Kohati IAIN Walisongo Semarang dan Peserta Didik Ilmu Kepemimpinan Berkarakter di Monash Institute MBISI untuk menjadi pemimpin akhirakhir ini semakin masif saja. Baik di tingkat daerah maupun nasional, perebutan kursi kepemimpinan memang tak bisa ditutup-tupi lagi. Bahkan, mereka sangat ambisius untuk mendapatkan gelar pemimpin struktural, meskipun pada hakikatnya setiap orang adalah pemimpin. Tak heran jika tidak sedikit yang menggunakan cara tidak sehat untuk memenuhi hasrat mereka tersebut. Misalnya saja, dengan cara praktik money politics untuk mencari pendukung, dengan politik citra, atau dengan menjatuhkan figur lain yang dianggap menjadi pesaing terberat. Sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu penyakit manusia adalah ingin menguasai manusia lainnya. Dengan kata lain yaitu menjadi seorang pemimpin. Namun, yang disayangkan adalah sifat ambisius ini tak diimbangi dengan integritas sebagai seorang pemimpin sejati. Inilah yang menyebabkan negera ini tak kunjung “menemukan” kesejahteraan. Sebab, yang ada dari seorang pemimpin hanyalah keinginan berkuasa, tanpa tahu dan mampu bagaimana beraksi untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Menurut bahasa, ambisi menjadi pemimpin adalah sifat yang disertai sikap untuk selalu menjadi yang terdepan. Bahkan, tidak segan-segan meminta untuk dijadikan

A

sebagai pemimpin. Sedangkan menurut istilah, kecenderungan diri dan hati adalah ingin selalu menjadi yang terdepan secara terus menerus. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang memiliki kecenderungan tersebut. Pertama, senang menguasai dan mengendalikan orang lain sesuai kehendak, dikarenakan sifat egois yang tertanam dalam diri. Karena itu, muncullah ambisi menjadi pimpinan agar dipandang sebagai yang terhebat. Kedua, mendambakan materi dunia; keinginan memiliki harta benda dengan mudah tanpa memperhatikan kehalalan dan ke-thoyib-an. Bagi kebanyakan orang, menduduki jabatan pemimpin menjadi sarana empuk untuk mendapatkan kekayaan yang melimpah. Ketiga, tidak menyadari risiko menjadi seorang pemimpin. Padahal, harus diketahui bahwa menjadi pemimpin itu tidak gampang. Bahkan, menurut Prof. Dr. Raden Kasman Singodimedjo, risiko menjadi pemimpin adalah harus siap berjuang dan menderita demi kesejateraan rakyat. Keempat, tidak tahu dan tidak sadar konsekuensi kelalaian menjadi pemimpin. Ketidakmampuan pemimpin akan menjembatani terjadinya kebatilan, sehingga rakyat tidak terurus dengan baik. Kelima, terbiasa merendahkan orang lain. Ini merupakan salah satu penyakit hati yang berbahaya. Hal

ini muncul bisa jadi dari doktrin pendidikan kita yang mengajarkan semua orang harus menjadi pemimpin, dengan dalih jika menjadi pemimpin, maka akan dapat memenuhi nafsu ambisi mereka. Karakter pemimpin Sebenarnya, memiliki ambisi menjadi pemimpin tidak menjadi permasalahan utama, asalkan diimbangi dengan integritas. Kemampuan inilah yang menjadi tolak ukur seseorang dalam menilai orang lain; lebih tepatnya kepantasan diri menjadi pemimpin. Ada enam karakter dasar yang harus dimilki seseorang agar menjadi pemimpin paripurna. Karakter pertama, mempunyai nilainilai luhur kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut hanya bisa diamalkan oleh pemimpin sejati. Karakter kedua lebih bertendensi terhadap teori manajemen, yaitu the right man on the right place. Karena itu, seorang pemimpin harus mempunyai kemampuan dan keahlian (capability). Syarat tersebut merupakan sesuatu yang mutlak yang harus dimiliki, karena jika suatu bidang tidak diserahkan kepada ahlinya, maka akan terjadi kehancuran (HR. Muslim). Oleh karena itu, perlu ada spesialisasi seperti yang dikatakan Plato, agar tidak terjadi kekeliruhan pemberian amanat. Ketiga, seseorang harus diterima oleh masyarakat (acceptable). Keahlian yang terjamin ditambah integritas yang baik akan membuat masyarakat mudah menerima diri seseorang untuk menjadi pemimpin. Kebanyakan masyarakat

mudah sensitif, sehingga seseorang yang telah memiliki cacat di mata masyarakat, meskipun secerca tinta akan menjadi penghalang dirinya menjadi yang terdepan. Bahkan, tidak layak untuk dipilih, karena pemimpin harus jujur, bersih, amanah, dan memiliki jiwa reformis sejati. Karakter keempat adalah tidak mempunyai perasaan superioritas yang dimanifestasikan melalui pemaksaan, situasional (antara otoriter dan demokratis), serta siap dan menerima koreksi. Pemimpin harus bisa menjadi pelayan rakyat, sehingga hidupnya senantiasa digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan perut dan kroninya. Kelima yaitu harus berkualitas, baik dari segi fisik, mental maupun intelektual. Pemimpin yang mempunyai pengetahuan dan wawasan yang luas, serta mental dan fisik yang sehat, akan mempermudah dalam pemecahan masalah. Karakter yang terakhir adalah harus mempunyai tekad kuat untuk mensejahterakan rakyat. Karakter inilah yang kebanyakan pemimpin dilupakan, karena orientasinya telah berubah ke arah kepentingan pribadi, golongan, dan kekuasaan. Meneladani Muhammad SAW Nabi Muhammad SAW adalah sosok yang sudah terkenal sangat hebat di dunia. Terbukti dengan pendapat Michael Hart dalam bukunya “The 100” menyatakan bahwa Muhammad adalah orang yang paling berpengaruh di dunia. Sebab, Nabi telah membuktikan keberhasilannya secara luar biasa, baik

dalam aktivitas keagamaan maupun pemerintahan. Bahkan, menurut Robert dan Bellah dalam buku Beyond Belief mengatakan Nabi Muhammad SAW adalah orang yang melampai zamannya, karena pemikirannya yang sangat maju. Bahkan, sampai saat ini tak ada yang menyamai Muhammad sebagai pemimpin di negara Madinah. Nabi sebenarnya juga memiliki ambisi untuk menguasai orang lain, tetapi diimbangi dengan integritasnya, sehingga ambisi tersebut tidaklah bernilai negatif. Muhammad mempunyai empat sifat yang integral, sehingga hingga saat ini tidak ada seorang pun yang dapat menandinginya. Sifat-sifat tersebut yaitu shiqid (jujur), tabligh (menyampaikan), amanah (dapat dipercaya), dan fathanah (cerdas). Dengan sifat kenabian tersebut, Muhammad telah mampu menjadi contoh bagi setiap pemimpin. Nabi selalu berkata jujur, sehingga mendapat gelar al-Amin. Selain itu, yang disampaikan oleh Nabi adalah sesuatu yang baik bagi kemaslahatan umat serta dapat menyelesaikan masalah, karena Nabi mempunyai kecerdasan yang tinggi dan mempunyai wawasan serta pengetahuan yang luas. Oleh sebab itu, jika meneladani sifat Nabi dalam urusan kepemimpinan atau pemerintahan, maka tak ada kejomplangan antara ambisiusitas dan integritas. Sehingga, pemerintahan yang seperti itu akan dapat mewujudkan masyarakat adil, makmur, dan sejahtera. Wallahu a’lam bi alshawab.

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/ harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/ mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


6

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Jatim, Jateng dan Sulsel Terbaik Otoda JAKARTA, HALUAN — Tiga provinsi, yaitu Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng) dan Sulawesi Selatan (Sulsel), meraih penghargaan sebagai daerah otonom terbaik dari Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Kamis, pada Peringatan Hari Otonomi Daerah XVII 2013 di Jakarta. Penghargaan Satya Lancana Karya Bhakti Praja Nugraha diserahkan langsung oleh Mendagri Gamawan Fauzi kepada masing-masing gubernur dan perwakilan gubernur, yaitu Gubernur Jatim Soekarwo, Wagub Jateng Rustriningsih dan serta Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Mendagri menegaskan kembali tujuan otonomi daerah yang mengutamakan pada sistem demokrasi dan kesejahteraan masyarakat. Namun dalam pelaksanaannya, masih ada daerah otonom yang belum berjalan dengan baik dalam prinsip efektivitas dan efisiensi otda. “Di tengah masyarakat miskin, masih banyak gedung megah dan rumah mewah bagi pejabat-pejabatnya,” kata Gamawan di Jakarta, Kamis (25/4) Oleh karena itu, Pemerintah melalui Kemdagri dan Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) akan mengevaluasi pemanfaatan anggaran pemerintah daerah. “Dalam waktu dekat, Presiden (Susilo Bambang Yudhoyono,red) meminta UKP4 mengevaluasi anggaran pemerintah daerah,” katanya. Selain tiga provinsi, ada juga 10 kabupaten dan 10 kota yang meraih penghargaan daerah otonomi terbaik untuk 2013.Ke- 10 kabupaten tersebut Tuban, Tulungagung, Jombang, Pacitan, Purbalingga, Semarang,Enrekang, Sleman,Jepara dan Humbang Hasundutan. Sedangkan ke-10 kota terbaik yaitu Tangerang, Madiun,Yogyakarta,Depok, Medan, Cimahi, Surakarta, Mojokerto, Tegal dan Sawahlunto. (h/rol)

TUNTUT MENDIKNAS — Gabungan pPelajar SLTP dan SLTA melakukan aksi demontrasi di depan gedung Kementerian Pendidikan, Jakarta, Kamis (25/4). Mereka menuntut Presiden RI mengusut indikasi korupsi dalam penyelenggaraan UN, menghapuskan UN dan menolak hasil UN 2013. VVN

REKOMENDASI BPK RI

Soal UN Dicetak Daerah JAKARTA, HALUAN — Kekacauan pelaksanaan Ujian Nasiona (UN) diyakini tidak akan terulang lagi tahun 2014.

BNN Sesumbar Miskinkan Gembong Narkoba JAKARTA, HALUAN — Badan Narkotika Nasional (BNN) berupaya memutuskan jaringan dan memiskinkan sindikat pengedar narkotika, obatanobatan terlarang dan zat adiktif (narkoba) dengan cara menyita aset hasil transaksi barang tersebut. “Salah satu jaringan besar sindikat narkoba yang dilemahkan BNN April 2013 dengan cara menyita asetnya, yakni jaringan HK yang beraksi di wilayah Bali dan Nusa Tenggara,” kata Kepala Bagian Humas BNN Sumirat Dwiyanto di sela sosialisasi peraturan perundang-undangan narkotika di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis. Ia mengatakan, pada setiap pengungkapan kasus jaringan narkoba, BNN tidak hanya memutuskan jaringannya semata, tetapi juga selalu menyita aset hasil transaksi narkoba yang mereka miliki. Pekan lalu, BNN berhasil mengungkap kasus jaringan peredaran narkoba di Surabaya, Bali, dan NTB yang dikendalikan oleh D alias S. Aset yang disita BNN, yakni satu

unit rumah, satu unit mobil Mitsubishi Pajero, satu unit mobil Honda Civic, enam unit sepeda motor, 10 unit mobil angkutan kota, dua buku tabungan BCA atas nama istri D, tiga sertifikat tanah, dan enam akta jual beli tanah. Penangkapan terhadap D merupakan rangkaian pengembangan kasus yang dilakukan oleh tim BNN sejak pertengahan April lalu. Berdasarkan hasil analisis intelijen, sabusabu dari Malaysia telah masuk ke Jambi pada tanggal 15 April 2013 seberat 3.500 gram. Barang tersebut langsung dibawa ke Jakarta, dan setibanya di Ibu Kota Indonesia sempat berpindah tangan hingga dua kali sampai akhirnya sebagian diserahkan kepada DU. DU membawa sabu tersebut ke Surabaya dengan menggunakan kereta api dari Gambir pada tanggal 16 April dengan tujuan Pasar Turi Surabaya. Setibanya di Surabaya, 17 April 2013, DU diarahkan ke sebuah alamat di Jalan Bungur untuk menyerahkan barang kepada Y. (h/rol)

Pasalnya, Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) telah merekomendasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar penggandaan soal diserahkan kepada pemerintah daerah. Rekomendasi BPK RI tersebut disampaikan oleh anggota BPK RI, Rizal Djalil, saat jumpa pers di BPK RI, Jakarta, Kamis (25/4/). Menanggapi kisruh ujian nasional 2013, Rizal menyatakan, pencetakan soal UN diambil daerah saja untuk SMP dan SMA. “Master soal dibuat di pusat, yes. Tapi penggandaan di provinsi. Kalau alasannya takut bocor ya diperketat keamanannya,” ujarnya. Sebelumnya, Rizal mengatakan bahwa pihak BPK tengah menelusuri permasalahan UN dari awal proses tender hingga distribusinya. Namun, hal yang paling mencolok dalam kisruh UN ini memang berkaitan dengan penyaluran soal ke daerah-daerah pelaksana yang terlambat. “Ada masalah yang harus didalami angka demi angka dan huruf demi huruf. Tapi persoalan yang paling terlihat itu distribusi soal. Bayangkan saja, semua pesawat domestik dikerahkan. Pertanyaannya apakah provinsi tidak mampu? Enggak juga. Buktinya UN SD selama ini lancar,” jelas Rizal.

Selama ini memang UN SD diserahkan pada daerah untuk penggandaan soalnya. Sementara itu, untuk master soalnya tetap dikerjakan oleh pusat. Pada perjalanannya, UN SD jarang bermasalah dengan distribusi soalnya karena memang langsung dipegang oleh daerah. Menurut kajian BPK RI, penyebab kekisruhan UN di antaranya adalah masih tak dipercayainya daerah untuk mencetak naskah soal UN. “Kita sudah lebih dari 10 tahun menjalankan otonomi daerah, tetapi mencetak naskah UN saja, pusat masih mengangkanginya dan daerah tak diizinkan,” katanya. Rizal menambahkan, jika pusat kurang percaya terhadap daerah dalam urusan mencetak naskah UN, akan repot negeri ini menjalankan desentralisasi di masa depan. “Kalau tak percaya, misalnya takut bocor, kan bisa dibicarakan dan dibuat sistem pengawasan yang baik dengan daerah soal UN itu. BPK khawatir ketidakpercayaan terhadap daerah untuk mencetak naskah soal UN yang sumber materinya dari pusat berawal karena adanya niat yang kurang baik menjalankan tujuan mulia UN. Jangan-jangan karena besarnya anggaran itu?” ujar Rizal. Rizal Djalil juga menjelaskan, BPK menemukan indikasi kekurangberesan anggaran UN

yang menyebabkan terjadinya kekisruhan UN di tingkat SMA di sejumlah provinsi. Hal itu diketahui dalam hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaksanaan anggaran UN pada tahun ini. “Memang ada temuan sementara dari pelaksanaan anggaran UN pada tahun ini, yang membuat kekisruhan pelaksanaan UN. Padahal, anggaran yang disiapkan lewat APBN 2013 sangat besar bagi kelancaran dan kesuksesan UN. Namun, pada kenyataannya, justru bermasalah,” kata Rizal. Tapi Rizal tak merinci hasil temuan sementara BPK itu. “Pokoknya, intinya demikian. Negara sudah menganggarkan dana yang sangat besar bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di antaranya untuk UN, tapi kok malah kacau,” tambahnya. Pemda Sanggup Menanggapi rekomendasi BPK RI agar soal UN 2014 digandakan di daerah, hampir semua Pemerintah Daerah menyatakan sanggup. Wali Kota Samarinda Syahari Ja’ang, misalnya, mengatakan, daerahnya sanggup melakukan tugas tersebut. “Soal dengan master soal bisa dibuat di pusat, tetapi penggandaan di daerah. Kami sanggup lakukan itu,” kata Syahari saat telekonferensi dengan anggota BPK di Kantor BPK, Jakarta, Kamis.

Syahari tidak mempermasalahkan apabila master soal UN dikerjakan oleh pusat. Namun, yang dituntutnya saat ini adalah masalah penggandaan soal yang dipercayakan kepada daerah sehingga distribusinya tidak karut-marut seperti yang terjadi pada tahun ini. Seperti diberitakan, Dalam pelaksanaan UN 2013 tingkat SMA, Kota Samarinda termasuk kota yang terkena penundaan penyelenggaraan UN karena buruknya distribusi naskah soal dan lembar jawaban. Penundaan kembali terjadi pada jadwal susulan pada 17 April 2013 karena kembali mengalami kekurangan soal. Penyelenggaraan UN ditunda hingga keesokan harinya. “Kekurangan naskah untuk sekitar 2.630 siswa. Dengan kondisi seperti itu, tentu kami tidak mau meneruskan UN pada hari Kamis itu,” kata Syahari. Kesanggupan juga diungkapkan oleh Bupati Belu Joachim Lopez. Ia mengaku sangat setuju dengan rekomendasi BPK RI tersebut. Ia juga mengaku provinsi mampu untuk mengambil alih penggandaan naskah soal UN ini sehingga mempersingkat waktu distribusi. “Kami sangat setuju dengan usulan itu. Provinsi pasti mampu dan distribusinya juga makin singkat,” tandasnya. (h/dn/kcm/rol)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand


SAMBUNGAN 7

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

SEBULAN LEBIH KORBAN BADAI MENUMPANG

Dapat Bantuan Rumah, Lisnawati Berurai Air Mata Laporan :

Haridman Kambang

Lisnawati (60) dan anaknya duduk di puing-puing rumahnya yang roboh diterpa badai sebulan yang lalu. HARIDMAN

Anak Sapi ...................... Dari Halaman. 1 Saat lahir, anak sapi jantan milik Jamilus ini memiliki dua buah kepala. Akan tetapi, organ tubuh yang lainnya tetap normal. Anak sapi tersebut tetap memiliki empat kaki, satu ekor, satu tubuh dan satu leher. Keempat kakinya berwarna belang, perpaduan antara warna putih dan warna abu-abu. Bagian tubuh anak sapi tersebut juga tampak berwarna belang, yakni perpaduan warna putih dengan kemerah-merahan. Sedangkan kedua kepalanya juga berwarna belang, didominasi warna putih. Berdasarkan pengakuan Jamilus, proses kelahiran anak sapi tersebut bisa disebut amat sulit.

Bahkan ia menilai prosesnya sangat membahayakan keselamatan induknya. Setidaknya sembilan orang tetangganya ikut membantu porses kelahiran anak sapinya itu. “Anak sapi itu tidak juga mau lahir. Yang keluar hanya dua kakinya saja. Padahal kami sudah menunggu sangat lama. Karena hari semakin larut malam dan khawatir kalau-kalau induknya mati, kami putuskan untuk menariknya bersama sama. Akhirnya anak sapi itu lahir juga,” papar Jamilus. Namun sangat disayangkan, meski nyawa induk sapi dapat tertolong, tetapi anak sapi itu hanya bertahan hidup selama 30 menit

saja. Singkatnya umur anak sapi itu diduga karena proses kelahiran amat sulit dan tak wajar serta dibantu oleh orang-orang yang bukan profesional di bidangnya. Namun demikian, Jamilus mengaku ikhlas dengan kepergian anak sapinya itu. Karena banyaknya pengunjung yang melihat dari dekat, proses penguburan anak sapi berkepala dua itu sempat tertunda-tunda. Sampai Kamis siang, anak sapi itu belum juga dikuburkan. Menurut rencana pemilik sapi, bangkai anak sapi itu baru akan dikuburkan Kamis sore, menunggu pengunjung yang ingin menyaksikan keanehan tersebut mulai reda. (h/cw-eri)

Pemkab Pasaman ............. Dari Halaman. 1 Asnil M, Kadis PU Ewilda, Kadisporabudpar M Zen, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman Anwir, Ketua KUD Pasar Kauman Sakirman, Camat Rao Selatan Herman Surya serta Muspika Kecamatan Rao Selatan. Pada kesempatan itu, turut hadir Pimpinan Perusahaan Harian Haluan Padang, Indra Helmi beserta Kabag Keuangan Yusril Masri yang berkunjung untuk bersilaturahmi dengan Bupati Pasaman. Bupati Pasaman, menjelaskan sebanyak enam pasar yang pembangunannya akan dimulai pada 2013 tersebut, yakni, Pasar Nagari Kauman di Rao Selatan, Pasar Panti dan Pasar Kumpulan di Kecamatan Bonjol, Pasar Ladang Panjang di Kecamatan Tigo Nagari, Pasar Benteng di Lubuk Sikaping serta Pasar Tapus di Kecamatan Padang Gelugur. Pembangunan Pasar Nagari Kauman mendapatkan bantuan dana dekonsentrasi dari Kementrian Koperasi dan UMKM senilai Rp1,3

miliar untuk membangun 20 petak kios dan tiga unit los ikan. Untuk Pasar Panti dan Pasar Kumpulan di Kecamatan Bonjol, dana untuk renovasi didapat melalui Dana Tugas Perbantuan APBN senilai Rp6 miliar. Sedangkan dana APBD Pasaman senilai Rp10,5 miliar akan digunakan untuk tiga pasar lainnya, yakni Pasar Ladang Panjang, Pasar Benteng serta Pasar Tapus. “Disamping itu juga ada dana tambahan senilai Rp50 juta per pasar di Kabupaten Pasaman untuk membantu permodalan pedagang kecil/ bakulan, sekaligus memutus pedagang dari jeratan rentenir. Dana tersebut, dipinjamkan kepada pedagang yang dikelola oleh pengurus pasar maupun koperasi pasar,” jelas Benny Utama. Pada peletakan batu pertama pembangunan Pasar Nagari Kauman tersebut, Bupati berharap dapat diselesaikan tepat waktu, agar para pedagang, maupun ma-

syarakat bisa langsung menggunakan pasar tersebut. “Pasar merupakan pusat ekonomi bagi masyarakat, dengan demikian kami berharap panitia pengerjaan, mampu menyelesaikan pasar tersebut sesuai dengan waktu yang ditentukan selama lebih kurang 60 hari,” tegas Benny Utama. Sebelumnya ketua KUD Pasar Kauman, Sakirman dan Kadis Perindagkop Asnil M, menjelaskan, Pasar Kauman merupakan satu dari empat pasar dari empat kabupaten di Sumatera Barat, yang mendapat dana dekonsentrasi dari Kemenkop dan UMKM, yakni Koperasi Lubuk Karya di Dharmasraya, Kopas Makmur di Tanah Datar, serta Koperasi Tani Makmur di Solok Selatan. “Alhamdulillah proposal pengajuan kami diterima oleh Kementrian Koperasi dan UMKM. Kami berharap koperasi lain bisa melakukan revitalisasi pasar seperti yang kami lakukan,” tukasnya. (h/adv/rio)

Pertamina Klaim.............. Dari Halaman. 1 2012. Namun, dia tidak bisa mengambil kebijakan untuk menambah suplay karena kebijakan pembatasan kuota dari pemerintah pusat. “Ada penurunan kuota tahun ini 8 persen dari realisasi tahun lalu. Kami tidak bisa ambil sikap karena itu keputusan pusat,” katanya. Secara pribadi, dia mengaku lebih suka menjual BBM sesuai permintaan pasar yang terus meningkat, tetapi kebijakan pemerintah pusat untuk menghemat penggunaan BBM membuat kuota dibatasi. Namun saat ini kata dia, pemerintah sudah mengambil sikap untuk melonggarkan aturan tersebut. Mereka diizinkan menambah kuota solar. Makanya untuk Sumatera Barat, Pertamina menambah kuota 30 persen hingga satu minggu ke depan untuk mengantisipasi antrean panjang. Dia menjamin kelangkaan BBM tidak terjadi lagi setelah penambahan kuota tersebut. “Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir lagi, karena pemerintah sudah sepakat menambah kuota BBM,” terangnya. Penyaluran berlebih tersebut menurutnya akan terus dilakukan sampai kondisi di lapangan benarbenar kondusif. Sehingga masyarakat tidak mengeluh lagi tidak mendapatkan BBM bersubsidi. Dia menjamin kuota solar di Sumbar aman dan dalam keadaan cukup. “Saya jamin kuota aman, harap masyarakat bersabar,” kata Freddy. Meski mengaku sudah menaikkan kuota solar untuk wilayah Sumbar, fakta di lapangan antrean panjang masih terjadi.

Pantauan Haluan, antrean solar masih terjadi di hampir seluruh SPBU di Kota Padang, dan mayoritas SPBU di luar Padang. Seperti di SPBU Pisang, SPBU Khatib Sulaiman, SPBU Hadis Didong, SPBU Tabing , SPBU By Pass Kuranji, SPBU depan Rumah Sakit Siti Rahmah Padang masih tampak antrean panjang. Petugas di beberapa SPBU yang diwawancarai juga mengaku belum menerima tambahan pasokan BBM. Diberitakan Haluan sebelumnya, petugas beberapa SPBU tersebut mengaku tidak ada tambahan pasokan solar. Sehingga antrean kendaraan masih tetap terjadi. “Tidak ada penambahan kuota malah sama dengan hari sebelumnya, “ujar salah seorang petugas pompa solar di SPBU Pisang. Selain itu, di beberapa SPBU tersebut juga masih terlihat tulisan, “solar habis”.Tulisan tersebut ber-tujuan untuk mengurangi an-t-rean panjang kendaraan, karena pihak SPBU tidak bisa memberikan kepas-tian terhadap kedatangan solar itu. Manajer Pertamina Wilayah Sumbar Riau Freddy Anwar mengatakan tingginya volume antrean disebabkan banyaknya kendaraan perusahaan milik pertambangan, perkebunan, dan kehutanan seperti yang dijelaskan dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 1 Tahun 2013, yang ikut mengantre BBM bersubsidi. “Kami sudah kirim imbauan kepada perusahaan seperti amanat Permen ESDM itu untuk membeli BBM non subsidi. Hendaknya

pemerintah daerah juga melakukan hal serupa. Sehingga kuota yang ada mencukupi untuk masyarakat umum dan industri,” jelasnya. Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Pemprov Sumbar, Syafrial mengatakan pemerintah provinsi sudah melanjutkan edaran Kementerian ESDM kepada kabupaten/kota untuk menyurati perusahaan-perusahaan yang termaktub dalam Permen tersebut. “Kabupaten/kota yang harus menyurati, kami sebagai koordinasi hanya meneruskan intruksi dari pusat,” katanya. Dia menyebut kelangkaan BBM di Sumbar bisa diatasi, karena Pertamina sudah berkomitmen menambah kouta. “Mereka (Pertamina) sudah komit tambah kuota dan menjamin stok aman, kita lihat dulu lah,” pungkasnya. Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Deputi Ekonomi Sekretariat Wakil Presiden Tuty Mariani mengingatkan, kelangkaan solar bisa berdampak pada meningkatnya inflasi. “Pasti berpengaruh, cuma sejauh ini belum terasa. Tetapi jika tidak ada tindakan dari pemerintah untuk mengatasinya otomatis inflasi akan meningkat,” katanya. Saat ini nilai inflasi Sumbar memang masih bagus, yakni pada titik 0,34 persen, atau masih di bawah rata-rata nasional yang mencapai 0,63 persen. “Tetapi tetap saja harus diawasi. Kami minta pengendalian BBM diupayakan sebaik mungkin sehingga tidak berpengaruh terhadap kebutuhan lain yang bisa menyebabkan tingginya inflasi,” ujarnya. (h/cw-sal/cw-hri)

LISNAWATI (60), seorang janda yang tinggal di Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, tidak sanggup membendung air matanya ketika Wakil Bupati Pessel Editiawarman menyerahkan bantuan pembangunan rumah pada Rabu (24/4) lalu. Jemari tuanyapun gemetaran menggenggam amplop berisi uang tunai Rp5 juta yang merupakan zakat yang dikumpulkan Bazda Pessel. Lalu, ia tersedak menahan rasa haru usai menerima bantuan tahap satu itu. Dan tangisnya pun pecah beberapa saat. Sudah terbayang oleh Lisnawati, beberapa waktu ke depan ia akan memiliki rumah yang layak huni. Rumah dimana ia akan tenteram menjadi “raja” hingga akhir hayat. Perempuan tua itu bersama anaknya yang tuna rungu telah satu bulan lebih menumpang di rumah salah seorang tetangganya. Solanya, gubuk milik Lisnawati sebulan yang lalu telah rubuh diterpa badai. Akibatnya, ia dan anaknya terpaksa “nebeng” di rumah orang lain. Meski tetangganya tidak mengeluh menampung Lisnawati dan anaknya, tentu saja ia tetap tidak bisa lagi bebas sebagaimana saat masih tinggal di rumahnya sendiri. “Saya sudah tua. Saya butuh tempat yang aman dan nyaman untuk menghabiskan hari-hari tua

ini. Kadang akibat usia telah senja saya harus batuk-batuk semalaman. Dan itu tentu sangat mengganggu. Maka tidak enak rasanya terlalu lama menumpang di rumah tetangga,” katanya menjelaskan. Disebutkan Lisnawati, modal dasar untuk mendirikan rumah sudah ada yakni berupa sebidang tanah di lokasi bekas rumahnya dulu. Disana sudah ada pondasi seukuran 4x6 meter. “Artinya tinggal membangun tiang, dinding dan atap saja,” kata wanita yang sudah ditinggal mati suaminya puluhan tahun lalu itu. Wali Nagari Pelangai Gadang, Kamaruddin Chan menyebutkan, warga sekitar akan bergotong-royong untuk membangun rumah Lisnawati. “Kami bersama masyarakat akan menyediakan swadaya untuk membantu Buk Lisnawati, termasuk mamak dan sanak famili beliau. Kami targetkan dalam jangka waktu lima belas hari atau paling lambat satu bulan ke depan, rumahnya akan selesai,” katanya. Ia menyebutkan, sebelum rumah Lisnawati rubuh di terjang badai, kondisi rumahnya memang sangat memiriskan. Rumah itu sebenarnya tidak layak huni. “Atap rumahnya terbuat dari atap rumbia dan banyak pula yang bocor. Kemudian lantainya masih berupa lantai tanah. Dinding terbuat dari kayu dengan kualitas buruk,” katanya lagi menjelaskan. Terkait dengan pembangunan rumah Lisnawati, Wakil Bupati Editiawarman menjelaskan, sesuai dengan aturan di Badan Amil Zakat Daerah, setiap rumah yang akan

dibedah atau dibantu pembangunannya, Bazda hanya menyediakan uang tunai sebesar Rp15 juta. “Dan penyalurannya dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama sebesar Rp5 juta. Dari uang itu melalui pemerintah nagari melakukan fasilitasi penyelenggaraan pembangunan dan pelaporan,” katanya. Setelah laporan pertama itu selesai, maka yang bersangkutan melalui pemerintah nagari dapat melanjutkan pengajuan dana tahap ke II sebesar Rp5 juta. “Setelah itu Bazda akan mencairkan tahap dana tahap II, dan proses penyelenggaraan dan penggunaan dana tetap sama dengan tahap satu,” katanya. Ketika dana tahap II telah terealisasi maka dilanjutkan dengan pengajuan dana tahap ke III dengan melampirkan laporan penggunaan dana tahap II. Lalu Bazda akan mencairkan dana tahap III Rp5 juta hingga pekerjaan selesai dan laporan penggunaan dana disampaikan ke Bazda. Dia berpesan, Lisnawati agar dapat menggunakan uang tersebut sebaik mungkin untuk pembangunan rumahnya. “Wali Nagari diharapkan mengontrol dan memonitor penggunaan uang dimaksud, supaya penggunaan uang tepat sasaran,” katanya. Sementara Itu Kabid Pendayagunaan Bazda Pessel Kamaruddin menyebutkan, setiap bulan Bazda rata-rata membantu sekitar 15 rumah tidak layak huni untuk dibedah. “Syaratnya, pemerintah nagari atau yang bersangkutan mengajukan proposal permohonan bedah rumah dan Bazda akan lakukan verifikasi terhadap permohonan itu,” katanya. ***

Jaksa Agung ................... Dari Halaman. 1 gilan) dan perihal teknis lainnya, masa iya batal demi hukum. Saya kira tidak,” tegas Basrief . Tetap Menolak Dalam pada itu, dihubungi terpisah, Kamis kemarin, tim kuasa hukum Susno Duadji menyatakan, tetap bertahan dengan keyakinan mereka bahwa purnawirawan Polri itu tak dapat dijebloskan ke penjara. Ketua tim kuasa hukum Susno, Fredrich Yunadi, mengatakan, salinan putusan Mahkamah Agung (MA) yang digunakan oleh kejaksaan tak memiliki kekuatan untuk memenjarakan Susno. Ini disebabkan, keputusan MA tak berlaku surut.

Makna surut, kata dia, berarti amar yang MA keluarkan bila tak dipenuhi perintah penahanan maka putusannya buntu. Fredrich menegaskan, dalam putusan MA sendiri, hanya ada dua perintah, satu kasasi Susno dan jaksa ditolak, kedua terdakwa dibebankan biaya Rp 2.500. Dia melanjutkan, bila tidak ada kata-kata lain artinya putusan atau proses hukum Susno berhenti di situ alias tidak berlaku surut. “Ini sama seperti yang disampaikan oleh Mahkamah Konstitusi (MK), putusan tidak berlaku surut. Jadi tidak benar bila amar MA itu memperkuat putusan pengadilan

di bawahnya,” tegasnya. Sebelumnya, MK melalui ketuanya yang baru Akil Mochtar mengatakan putusan MA dalam perkara Susno tidak berlaku surut. Putusan yang berbunyi bahwa Pasal 197 ayat (2) huruf k KUHAP bertentangan dengan UUD RI Tahun 1945 dan tidak memiliki kekuatan hukum mengikat apabila diartikan putusan pemidanaan yang tidak memuat ketentuan Pasal 197 ayat (1) huruf k KUHAP mengakibatkan putusan batal demi hukum. “Putusan MK itu tidak berlaku surut dan berlaku ke depan, sejak putusan itu diucapkan,” kata Akil. (h/dn/kcm/rol)

Amran Nur .................... Dari Halaman. 1 merintahan Daerah (EKPPD), terkait Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD). Sebab menurutnya, hasil EKPPD ini merupakan akuntabilitas masing-masing daerah terhadap keberadaan kapasitas kinerjanya, maupun sebagai acuan dalam upaya-upaya pengembangan kapasitas ke depan. Selain itu, lanjut mantan Gubernur Sumatera Barat itu, melalui hasil EKPPD tersebut, masyarakat akan melihat seberapa komitmen pemerintah di daerahnya, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan-kebijakan serta program-program pembangunan yang diambil. Sedangkan bagi daerah-daerah yang berperingkat baik dapat menjadi best practice bagi pemerintah pusat. “Sebaliknya bagi daerahdaerah lain yang berperingkat rendah dapat mencontoh dan mempelajari apa yang sudah dilaku-

kan oleh daerah-daerah yang berperingkat baik,” tambah Gamawan. Walikota Sawahlunto, Amran Nur mengatakan, penghargaan yang diterimanya tersebut, merupakan penghargaan untuk masyarakat Sawahlunto. Sebab, penghargaan itu tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan seluruh lapisan masyarakat. “Keberhasilan ini, merupakan buah dari kerja keras seluruh masyarakat dalam mendukung program kerja pemerintah daerah. Hendaknya hal ini dapat dipertahankan oleh pemimpin Sawahlunto ke depan, terutama dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Amran Nur. Amran Nur sendiri, dinilai memiliki kinerja sangat tinggi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah, berdasarkan hasil evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Keberhasilan itu dilihat dari, pencapaian kinerja dalam pening-

katan upaya pelayanan urusan kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan, lingkungan hidup, pariwisata, pertanian baik fisik maupun non fisik dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Dari sekian banyak pencapaian tersebut, usaha yang dilakukan pemerintah Sawahlunto itu, mengarah pada satu tujuan, yakni peningkatan taraf hidup masyarakat Kota Sawahlunto itu sendiri. Dalam Surat Keputusan Mendagri Nomor 120-2818 tahun 2013 tersebut, Sawahlunto menempati urutan ke sepuluh, dengan total skor 3,0257. Skor tertinggi dimiliki Kota Tanggerang sebesar 3,2320, yang menempati urutan pertama. Meski demikian, dari sepuluh kota yang masuk dalam golongan kota berprestasi paling tinggi tersebut, hanya Sawahlunto dan Kota Medan yang berasal dari pulau Sumatera. Sedangkan delapan kota lainnya, berdomisili di pulau Jawa. (h/dil)

Yusman Kasim ................ Dari Halaman. 1 itu meraih 58,6 persen popularitas. Peringkat kedua ditempati Mahyeldi Ansharullah dengan 43,9 persen. Peringkat ketiga Feriyanto Gani meraih 33,1 persen, keempat Afrizal 29,6 persen dan peringkat kelima ditempati Yultekhnil dengan 29,4 persen. Tingkat popularitas yang dirilis Lembaga Penelitian Bina Cita Insani Institut itu merupakan hasil survei terbaru yang dilaksanakan dalam selang waktu 12-19 April ini. Lembaga ini fokus pada research, training and consulting melakukan jajak pendapat mengenai Walikota Padang terhadap 1.104 responden yang ditentukan secara acak menggunakan metode multistage random sampling. Metode ini terbukti dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin eror 5 persen. Direktur Eksekutif Bina Cita Insani Institut, Mego Plamonia menuturkan, beberapa fakta yang terangkum dalam jajak pendapat jelang pemilihan Walikota Padang itu adalah, pertama Yusman Kasim dapat dianggap sebagai bakal calon walikota yang paling dikenal luas dengan tingkat popularitas mencapai 58,6 persen. Angka itu melebihi dukungan

terhadap calon incumbent dengan tingkat popularitas 43,9 persen. Sementara itu, Feriyanto Gani adalah calon yang tingkat popularitasnya meningkat signifikan dalam bulan ini dengan raihan 33,1 persen. Sementara survei sebelumnya hanya 18,9 persen. Menurut Mego, kenaikan yang diraih Feriyanto berkat upaya promosi dan pencitraan yang dilakukan timnya dalam mengenalkan diri di tengah-tengah masyarakat. Dengan pertumbuhan popularitas yang signifikan tersebut, Feriyanto Gani dikategorikan sebagai salah satu kandidat kuat yang bisa mengejutkan pada pesta demokrasi Kota Padang nanti. Fakta kedua yaitu pemilih yang belum menentukan pilihan (swing voter) yang terpantau sangat tinggi yakni sekitar 59 persen, Artinya, lebih setengah dari pemilih aktif belum menentukan pilihannya. Hal ini bisa disebabkan banyaknya calon yang muncul sehingga membingungkan warga. Fakta ketiga, setidaknya ada 5 utama mendasari pilihan pemilih pada Pilkada nanti, yaitu program yang ditawarkan disukai 28,1

persen, kepribadian dan pengalaman 20,2 persen, kekerabatan dan kekeluargaan 17,7 persen, penampilan 12,1 persen dan latar belakang pendidikan 11,3 persen. Kelima alasan ini menjadi pilihan pemilih karena dianggap calon walikota Padang yang paling ideal. Fakta keempat yaitu 50,1 persen pemilih mendambakan kepemimpinan dengan model baru. Angka ini menggambarkan ketidakpuasan dan kepuasan yang relatif seimbang terhadap kinerja pemerintah yang berjalan sekarang. Fakta kelima, saluran politik yang paling dipercaya masyarakat adalah informasi dari teman/pihak ketiga sebesar 33,7 persen. Sedangkan media informasi lain yang digunakan adalah melalui iklan 24,9 persen, media elektronik 18,4 persen dan media cetak 15,9 persen. Mego menambahkan, dalam rentan waktu 6 bulan menjelang pemilihan walikota, dinamika politik Kota Padang makin tinggi, sehingga sangat memungkinkan munculnya calon-calon potensial lainnya. Sebab, dari jajak pendapat yang dilakukan masih banyak calon yang merahasiakan calon pilihannya. (h/adv)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Caleg Bermasalah, Adukan ke Bawaslu PADANG, HALUAN — Masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan tentang caleg yang diusung oleh partai politik (parpol), bisa melapor ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

PILKADA Panwaslucam Padang Diminta Jadi Percontohan PADANG, HALUAN - Selama ini penyelenggaraan pemilu di Kota Padang, terus berjalan lancar dan aman. Untuk itu, diharapkan kepada Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwaslucam) yang baru agar bekerja dengan independen, menjaga netralitas, integritas, akuntabilitas dan profesionalisme dalam penyelenggaraan pemilu. Sehingga kinerjanya lebih baik dari sebelumnya dan jadi percontohan bagi Panwaslucam yang ada di kabupaten dan kota lainnya di Sumbar. Penegasan itu disampaikan oleh Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah, usai melantik 33 anggota Panwaslucam dari 11 kecamatan di Grand Inna Muara Hotel, Kamis (25/4). “Diharapkan penyelenggaraan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang pada bulan Oktober nanti berjalan lancar, efektif dan efisien. Tentunya dengan memakai azas langsung, umum, bebas, rahasia , jujur dan adil. Untuk itu, kita telah menganggarkan dana sebesar Rp.1,5 miliar agar mereka bisa bekerja optimal,” jelas Mahyeldi. Pihaknya berharap agar Panwaslucam mempraktikkan sikap sebagai wasit dalam sebuah pertandingan dengan baik. Sehingga penyelenggaraan pemilu tidak berakibat menjadi sengketa pemilu. Selain itu, Panwaslucam agar bersikap independen dalam menjalankan program penyelenggaraan pemilu. Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Padang Nurlina K menyatakan, integritas seorang panitia pemilu adalah hal yang mutlak dimiliki. Karena penyelenggaraan pemilu sarat dengan konflik kepentingan dan permasalahan. Dia menambahkan, tidak hanya Padang yang akan menggelar pemilihan kepala daerah, tetapi dalam waktu dekat ini Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Kota Sawahlunto juga akan menggelar helat pemilu. Untuk itu diharapkan Panwaslucam Kota Padang agar bekerja sebaik mungkin, sehingga menjadi percontohan bagi kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat. (h/cw-lex)

LANTIK— Ketua Panwaslu Kota Padang, Nurlina K sedang melantik 33 anggota Panwaslucam Kota Padang. ALEX

CAWAKO PADANG YUSMAN KASIM

“Saya Maju Menjawab Aspirasi Warga” PADANG, HALUAN – Mantan Wakil Walikota Padang periode 2004-2009, Drs. H. Yusman Kasim MM bertekad maju kembali sebagai calon Walikota Padang di Pilkada yang digelar Oktober nanti. Tekadnya maju untuk melanjutkan pembangunan sesuai aspirasi warga kota. “Saya masih berhutang budi dengan warga. Makanya, saya ingin memenuhi aspirasi warga, membangun Kota Padang bersama-sama,” kata Yusman Kasim yang dikenal sangat dekat dengan warga dan PNS saat menjabat wakil walikota sampai saat ini. Menurut mantan Ketua Umum PSP Padang ini, dia memutuskan maju kembali sebagai calon Walikota Padang atas dukungan masyarakat. Apalagi pencapaian raihan suaranya ketika Pilkada 2009 lalu berada di posisi kedua, atau beda tipis saja dengan pemenang. “Saya sangat berterima kasih atas dukungan warga yang memilih saya pada Pilkada 2009 lalu. Saya sangat memegang kepercayaan warga. Makanya, saya maju lagi untuk menjawab aspirasi

yang tertunda. Warga pun mendorong saya maju lagi, ketika berjumpa warga di berbagai kesempatan,” kata Yusman Kasim yang berjasa mengantarkan kesebelasan PSP Padang melaju ke Divisi Utama, sebagai kompetisi tertinggi waktu itu. Tak hanya warga umum yang mendorong Ketua PDK Kosgoro 1957 Sumbar ini maju di pemilihan Walikota Padang, namun juga dari berbagai kalangan. Seperti majelis taqlim, pecinta sepakbola, karena memang Yusman Kasim sangat dekat YUSMAN dengan “Pandeka Minang” julukan PSP Padang. Yusman Kasim merupakan salah satu kandidat yang memiliki peluang besar untuk menang, karena pengurus DPD Partai Golkar Su mbar ini memang publik figur yang disukai warga kota, karena berpengalaman 5 tahun saat menjabat Wakil Walikota Padang.

Peluang Yusman Kasim untuk menang mulai terlihat. Seperti diungkapkan mantan Pelatih PSP Padang, Jhoni Effendi beberapa waktu lalu, Yusman merupakan calon walikota yang sudah lama dinanti-nanti warga, khususnya dunia sepakbola Kota Padang. “Beliau pemimpin yang sesuai ucapan dan perbuatannya. Itu dibuktikan saat mengantarkan PSP juara Divisi I dan promosi ke Divisi Utama 2007 lalu. Dan prestasi PSP ini sudah lama dirindukan publik sepakbola KASIM Padang,” ujarnya. Tak hanya di olahraga, figur pemimpin yang merakyat ini juga memiliki konsep jitu memajukan sektor pariwisata Kota Padang, peningkatan kualitas pendidikan, sektor industri dan jasa perdagangan, serta tentunya iman dan taqwa untuk mewujudkan Padang yang lebih religius. (h/vid)

>> Editor : David Ramadian

Demikian dikatakan Ketua Bawaslu Provinsi Sumbar Elly Yanti. Pengaduan yang diterima Bawaslu ini meliputi kejanggalan pada diri caleg seperti berkas administrasi yang diajukan caleg, rekam jejak caleg yang masuk dalam ranah hukum, dan lainnya. “Jika ada pengaduan masyarakat, yang mengatakan caleg memiliki ijazah palsu, akan langsung kita bawa ke pihak kepolisian untuk langsung ditindaklanjuti. Karena ini sudah merupakan pelanggaran hukum pidana,” jelasnya, Kamis (25/4). Bawaslu sendiri mulai kemarin, sudah melakukan pengawasan dengan dimulainya verifikasi administrasi di KPU. Beberapa hal yang akan menjadi perhatian adalah surat pengunduran diri yang diserahkan oleh caleg yang pindah partai, SKCK bagi caleg yang pernah menjalani tindak kriminal, keterwakilan perempuan apakah memenuhi syarat 30 persen, dan apakan nomor urutnya sudah tepat. “Selama proses ini, kami sangat membutuhkan bantuan masyarakat. Jika masyarakat merasa caleg yang diusung partai dinilai bermasalah, silahkan adukan saja,” katanya. Terkait pendaftaran bacaleg yang dilakukan oleh KPU beberapa waktu lalu, Elly Yanti menilai, KPU selaku penyelenggara pemilu, sudah menjalankan tahapan sesuai dengan aturan yang ditetapkan. “KPU sudah menutup waktu pendafatran tepat pukul 16.00 WIB di hari terakhir. Hanya saja, dengan waktu yang tersedia selama 14 hari, parpol tidak memanfaatkan waktu tersebut,” ucapnya. (h/cw-eni)

>> Penata Halaman : Jefli


JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

9

Data Sensus Tidak Terkait Pungutan PBB PADANG, HALUAN — Masyarakat seringkali tidak jujur memberikan data luas lahan mereka jika didatangi petugas Sensus Pertanian. Hal ini sudah sering terjadi pada Sensus Pertanian sebelumnya. Alasannya, masyarakat takut data luas lahan mereka dikaitkan dengan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Akhirnya, Badan Pusat Statistik (BPS) tidak mendapatkan data akurat tentang kondisi pertanian dan lahan pertanian. Padahal data BPS ini punya efek domino untuk meningkatkan hasil pertanian. Kepala BPS Kota Padang Rizal, mengimbau masyarakat Padang untuk memberikan data yang jujur kepada petugas BPS. Sensus Pertanin ini akan dimulai 1 Mei mendatang sampai 31 Mei 2013. “Masyarakat tidak perlu takut memberikan data yang sebenarnya kepada petugas BPS karena data BPS tidak ada hubungannya dengan pembayaran pajak. Hal ini sesuai dengan hukum yang berlaku, sesuai UU No. 16 tahun 1997, BPS tidak boleh menyajikan data individu, melainkan data agregat,” kata Rizal ketika

ditemui Haluan di kantornya, Kamis (25/4). Rizal menambahkan, dengan memberikan data yang sebenarnya pada petugas BPS, maka masyarakat telah membantu pemerintah untuk perencanaan pertanian yang baik. Lebih lanjut Rizal menjelaskan, data BPS ini penting bagi petani dan pemerintah, sebab jika petani memberikan data yang akurat, maka perencanaan pemerintah untuk memajukan pertanian akan tepat pula. “Misalnya begini, pemerintah memberikan bantuan pupuk kepada petani, jika petani memberikan data luas lahan lebih kecil dari luas lahan sebenarnya, maka jumlah pupuk yang akan diberikan tidak sesuai dengan luas lahan. Jika sudah begini, yang rugi adalah petani. Tapi, Sensus Pertanian tidak selalu terkait bantuan dalam bentuk fisik. Soal pupuk yang saya sebutkan tadi hanya contoh,” katanya. (h/mg-dib)

HIJAUKAN LAHAN KRITIS,

Pertamina Gandeng Galapagos

PEMBANGUNAN TERTUNDA — Pembangunan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Kuranji dengan Koto Tingga masih tertunda, karena kendala lahan, Kamis (25/4). Saat ini jembatan yang dibangun pada tahun 2011 tersebut dibiarkan terbengkalai. RIVO

PADANG, HALUAN — BUMN pertamina menggandeng Galapagos untuk menghijaukan lahan kritis di tiga lokasi di Sumatera Barat, masingmasing Nagari Panyalaian, Nagari Sungai Jambu dan Nagari Guguak Malalo. Ketiganya berada di Kabupaten Tanah Datar. Yayasan Galapagos yang merupakan kumpulan anggota Sispala Alumni SMA 1 Padang ini mendapat kepercayaan dari Pertamina, tak terlepas dari komitmennya di bidang pelestarian lingkungan. Bahkan pada 2012 lalu, Yayasan Galapagos ditetapkan sebagai organisasi pencinta alam terbaik di Sumatera Barat. Menurut Manager Kegiatan Penghijauan Galapagos, Heru Soewardi, dalam kegiatan penghijauan ini rencananya akan ditanam sebanyak 129 ribu bibit pohon. Bibit itu terdiri dari bibit surian, bibit mahoni dan bibit tembesi. “Khusus untuk Nagari

Guguak Malalo, kita akan tanam bibit pohon dalu-dalu. Karena menurut penduduk setempat, disela-sela akar pohon dalu-dalu itu, ikan bilih (mystacoleucus padangensis) yang merupakan ikan endemik danau singkarak biasa bertelur dan berkembang biak. Jadi selain menghijaukan lahan kritis, kegiatan ini secara tak langsung juga ikut melestarikan ikan bilih di danau singkarak,” katanya. Pihak BUMN Pertamina sendiri, melalui lembaga CSRnya, merasa tertarik dengan usulan kegiatan penghijauan yang diajukan Galapagos. “Usulan mereka sangat terencana dan bermanfaat bagi warga sekitar. Selain mereka menanam bibit, mereka juga melibatkan warga sekitar sebagai pelaksananya. Jadi masyarakat akan mempunyai rasa memiliki dan merawat bibit yang ditanam hingga bertahun tahun kemudian,” kata Ifki Sukarya, Manager CSR Pertamina. (h/vie)

juangan untuk menjadikan Kota Padang lebih baik. “Ini tidak perlu dipermasalahkan panjang-panjang. Anggap saja cara orang untuk mengingatkan kita, agar menjadi lebih baik, dan kreatif dalam menyosialisasikan program-program kita. Semoga, ini tidak terjadi lagi di masa yang akan datang,” kata Andre yang baru melakukan blusukan ke Pasar Simpang Haru ini. Anggota DPRD Padang Maidestal Hari Mahesa menyayangkan, jika terjadinya pencopotan, atau pengrusakan baliho tersebut. Menurutnya, penyedia jasa atau advertising, harus mengambil tindakan

tegas untuk meminimalisirnya. Pemko Padang juga tidak bisa lepas tangan. “Pemko Padang adalah pengelola pemerintahan, yang juga harus menciptakan rasa aman dan nyaman di dalam kota. Termasuk para pembayar pajak dalam baliho,” katanya. (h/atv)

Baliho Andre Rosiade Hilang Malam PADANG, HALUAN — Lagi dan lagi. Baliho Andre Rosiade hilang di keramaian. Diduga, ada oknum-oknum tidak bertanggung jawab yang sengaja membuka baliho yang terpasang di kawasan Simpang Haru, Padang Timur itu. Hal ini pun menguatkan indikasi bahwa para pesaing mulai mengkhawatirkan eksistensinya. Ahmad, warga Simpang Haru yang juga simpatisan Andre Rosiade menyebutkan, sejak sepekan terakhir tak terlihat lagi. Biasanya baliho itu biasa terlihat bagi pejalan kaki dan pengguna kendaraan yang melintas di Simpang Haru. Padahal warga mengaku,

tidak merasa terganggung dengan nampangnya baliho Andre dengan slogan Untuk Kota Padang yang Lebih Baik itu. “Kami menduga, ini sengaja dilakukan oknum yang tidak ingin terjadi perubahan di Kota Padang. Karena itu, mereka menanggalkan semua atribut yang mengisyaratkan akan melakukan perubahan besar-besaran di Kota Padang ini,” kata Ahmad, kepada wartawan di Simpang Haru, kemarin. Menurutnya, dengan kejadian hilangnya baliho Andre dan ada pula baliho yang dirusak, harus disikapi oleh Pemko Padang. Karena me-

nurutnya, hal itu juga akan merugikan pemerintah daerah sebagai pihak yang menerima pajak reklame, tapi tidak bisa memberikan kenyamanan kepada pemasangnya. “Kalau soal memasang kembali, kami yakin Pak Andre Rosiade tidak ada masalah. Namun, kalau masih seperti ini, tentu bisa juga berimbas pada orang lain,” kata Ahmad yang mengaku melihat, program-program Andre Rosiade kian diterima di tengah-tengah masyarakat. Selain di Simpang Haru, di kawasan Jalan Samudera, Padang Barat, sebuah baliho Andre Rosiade juga tak terlihat lagi. Saat diamati, baliho

itu tidak rusak, karena benarbenar tidak berjejak lagi. Menurut informasi tim Andre Rosiade Center, baliho tersebut hilang sejak sepekan terakhir. Pol PP Padang mengaku tidak pernah membuka baliho di titik tersebut. Seperti diberitakan sebelumnya, di beberapa titik, baliho Andre Rosiade yang sejak setahun terakhir amanaman saja, memasuki Maret dan April, mulai terusik. Seperti di kawasan Pasar Bandar Buat, Lubuk Kilangan baliho dirusak. Begitu juga di kawasan Aia Pacah yang diduga juga dijahili oknum tertentu. Kepala Dinas Pengelolaan

Keuangan dan Aset (DPKA) Syahrul sangat menyayangkan terjadinya aksi-aksi tersebut. Namun, dia mengaku Pemko tidak dapat berbuat banyak. Karena, kerusakan dan pencopotan itu berada dalam pengawasan vendor atau advertesing yang memasang atau mengelola titik reklame tersebut. Sementara itu, Andre Rosiade mengaku tidak kaget lagi, dengan tindakan-tindakan tersebut. Menurutnya, lebih dari satu tahun terakhir mensosialisasikan program perubahan Kota Padang, tentu banyak juga orang yang merasa tersinggung. Dia menyebut, hal itu adalah bagian dari per-

>> Editor : Devi Diany

Penata Halaman: Syamsul Hidayat


10 PA D A N G LINGKAR UBH Tidak Menyaingi PT Lain PADANG, HALUAN — Di tengah banyaknya perguruan tinggi di Kota Padang, peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran yang dilakukan Universitas Bung Hatta (UBH) bukan untuk menyaingi perguruan tinggi yang juga tengah mengembangkan mutu pendidikan. Rektor UBH, Prof. Dr. N i k i Lukviarman menyampaikan hal ini seusai acara Dies Natalis ke-32 UBH yang dihadiri oleh W a k i l Gubernur Sumbar, perwakilan bupati dan walikota seSumbar, keluarga Bung Hatta, guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan civitas akademika Bung Hatta di kampus Bung Hatta Ulak Karang, Rabu (24/4). Dikatakan, UBH terus berupaya meningkatkan mutu lulusan dan akuntabilitas pendidikan melalui program Quality Assurance dan pembangunan Information Communication and Technology yang merupakan standar dalam penjaminan mutu dan pelayanan serta keunggulan yang sesuai dengan tuntutan pasar nasional dan internasional. “Peningkatan kualitas pendidikan dan pengajaran yang gencar dilakukan UBH, bukan untuk menyaingi perguruan tinggi lain, melainkan untuk bekerjasama dengan berbagai pihak demi menghasilkan lulusan berkualitas dan demi kemajuan pendidikan,” katanya. Selanjutnya dijelaskan, semangat kerja sama ini sesuai dengan pemahaman Sang Proklamator Kemerdekaan Indonesia, Dr. Bung Hatta yang lebih mengutamakan kerjasama, bukan kerja saing dalam pembangunan ekonomi bangsa. “Saya mengharapkan kerja sama antar lini dan bagian sehingga setiap kita dapat bersinergi dalam mengembangkan UBH. Saya yakin, dengan penanaman karakter Bung Hatta kepada sivitas akademika akan meningkatkan semangat dan etos kerja. (h/mg-dib)

Pembunuh Besan Belum Ditemukan PADANG, HALUAN — Sejak kabur dua hari lalu dari RSJ HB Saanin, tersangka pembunuh besannya sendiri M Djoni alias Lando belum juga ditemukan. Pihak rumah sakit telah berusaha mencari, namun tak juga ketemu. Termasuk mencari ke rumah tersangka dan keluarga terdeakat. “Kami sudah melakukan pencarian di beberapa wilayah Kota Padang, dan ke rumahnya. Namun hingga kemarin, pasien tersebut belum ditemukan,” kata Direktur RSJ HB Saanin, Kurniawan S, kemarin (25/4). Pencarian akan dilakukan semampu pihak rumah sakit. Soal kenapa sampai melarikan diri, saat ini pihaknya juga sedang memproses, kenapa hal tersebut sampai terjadi, dengan meminta keterangan dari beberapa orang petugas. Terpisah, pengamat Hukum Pidana Umum Universitas Andalas (Unand), Prof. Ismansyah mengatakan, kaburnya tahanan Kejari dari rumah sakit itu, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kejari Padang. “Dalam kasus ini sudah jelas siapa yang bertanggung jawab, yaitu pihak kejaksaan. Sebab, terdakwa masih dalam wewenang pengawasan jaksa,” kata Ismansyah, saat dihubungi melalui telepon genggamnya, kemarin (25/4). Sedangkan rumah sakit, menurutnya, tidak dapat dimintai pertanggungjawaban, karena bukan berada dalam posisi pengawasan. Akan tetapi melakukan pengobatan atau uji kejiwaan tersangka pembunuhan itu. “Pihak kejaksaan yang seharusnya mencari pasien itu hingga dapat, bukan pihak rumah sakit. Karena pihak rumah sakit hanya bertugas mengobati pasiennya, bukan mengawasi terdakwa,” ungkapnya. Sebelumnya, Lando terdakwa pembunuhan besannya sendiri kabur dari penjagaan Rumah Sakit Jiwa HB Sa’anin Padang, Selasa (23/4) sore. Tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang ini, dititipkan ke RSJ sejak bulan Mei lalu. Kini tersangka masih diburu tim rumah sakit dan Kejari Padang. (h/nas)

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

GUBERNUR SUMBAR IRWAN PRAYITNO

Pemko Agar Aktif Tuntaskan Bypass PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno secara khusus meminta agar Walikota Padang Fauzi Bahar menuntaskan pembebasan lahan Bypas dua jalur. Sebab sampai kini masih tersisa puluhan titik lagi, sementara pekerjaannya akan segera dimulai.

PANTAI PADANG — Seorang anak bermain di kawasan Pantai Padang, yang dihiasi susunan payung warna warni, Kamis (25/4). Saat ini kawasan Pantai Padang menjadi objek wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan. RIVO SEPTI ANDRIES

DPRD KECEWA

Kendala Pembebasan Bypass Tidak Dilaporkan PADANG, HALUAN — DPRD Kota Padang kecewa. Karena sampai saat ini, Pemko Padang tidak juga berkoordinasi dengan penyelesaian jalur dua Bypass. Pasalnya, diindikasikan ada oknum pejabat Pemko Padang yang memanfaatkan proses konsolidasi untuk kepentingan pribadi. Menurut Ketua DPRD Kota Padang Zulherman kepada Haluan Kamis (25/4), selama ini pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang mengetahui masalah pembebasan Bypass dari media massa saja. Tidak ada pelaporan dari Pemko tentang progres penyelesaian konsolidasi. Sehingga DPRD tidak bisa maksimal dalam membantu menyelesaikan konsolidasi di sepanjang jalur tersebut. Jika ada anggota DPRD Kota Padang yang ikut membantu menyelesaikan persoalan konsolidasi, itu sebatas tanggung jawab sebagai putra daerah saja. “Ada juga anggota dewan yang turun langsung membantu menyelesaikan. Tapi anggota DPRD itu kebetulan sebagai putra daerah setempat makanya ikut membantu,” katanya. Bahkan ketika ada persoalan seperti penutupan jalan di kawasan Kataping, Pemko Padang tetap tidak melaporkan. Pihaknya hanya mengetahui dari media ketika ada yang meminta pendapatnya. Ia juga tidak memungkiri, ada sejumlah pejabat yang terkait dalam penyelesaian konsolidasi ini bercerita padanya. Tapi hal itu seharusnya dilengkapi juga dengan pelaporan resmi.

“Ketika paripurna dan dalam kesempatan lainnya, beberapa pejabat Pemko Padang bercerita pada saya soal pembebasan Bypass. Tetapi pembicaraan itu diluar lembaga dewan,” ujarnya. Kalau persoalan konsolidasi ini dilaporkan secara resmi, maka DPRD Kota Padang akan memberikan dukungan dan solusi. Dukungan yang bisa dilakukan tentunya dengan kebijakan, seperti menganggarkan ganti rugi atau membuat kebijakan ganti dalam bentuk hibah. Namun mengapa Pemko Padang tidak transparan pada masyarakat soal peta konsolidasi. Pada tahap awal konsolidasi dulu, tentunya ada basis data yang dimiliki seperti kepemilikan tanah. Jadi posisi tanah tersebut telah diatur dan sebenarnya tidak ada persoalan lagi. Jika saat ini timbul persoalan baru, tentunya ada data yang tidak benar. Artinya, diduga ada sejumlah oknum yang memanfaatkan hal itu sehingga konsolidasi menjadi terganggu. Untuk itu, DPRD mendesak agar Tim Konsolidasi Pemko Padang transparan dan membahas persoalan ini dari awal kembali. “Jika tidak selesai seperti ini, berarti ada indikasi permainan oknum pejabat pada waktu itu. Saya juga pernah mendengar cerita seperti itu. Karena itu, saya minta Pemko Padang untuk transparan saja,” katanya. Bila sebelumnya, BPKP Perwakilan Sumbar telah menyatakan konsolidasi sudah selesai, tetapi kenyataannya saat ini ada persoalan, berarti ada oknum yang menyalahi wewenangnya pada saat itu. Pembangunan jalur dua By-

pass jangan sampai dibatalkan. Jika sampai batal, maka bantuan untuk membangun jalan tersebut sangat sulit untuk didapatkan kembali. Solusi yang terfikirkan saat ini adalah memberikan hibah pada masyarakat yang merasa konsolidasinya belum selesai. “Bisa dibangunkan rumah, toko atau lainnya di lokasi lain oleh Pemko Padang. Setelah selesai, bangunan tersebut dihibahkan ke masyarakat yang belum terselesaikan konsolidasi. Bisa juga dicarikan konsep-konsep lainnya,”ujarnya. Sementara itu , Asisten I Pemko Padang yang juga sebagai Tim Penyelesaian Konsolidasi Jalur Dua Bypass, Yosefriawan mengatakan, Pemko Padang memang tidak melaporkan hal ini secara resmi ke DPRD Kota Padang. Menurutnya, persoalan ini tidak masuk ke ranah hukum. Sehingga, persoalan ini hanya dilaporkan ke Walikota Padang saja. Dikatakannya, jika DPRD merasa kecewa dengan tidak adanya pelaporan ini, dianggapnya berkaitan dengan pemahaman implementasi saja. Selain itu, persoalan penyelesaian konsolidasi ini dinilai belum permasalahan yang mendesak. ”Memang tida ada pelaporan secara resmi ke DPRD Kota Padang. Ini hanya persoalan memahami implementasi saja,” ujarnya. Terkait, adanya indikasi oknum pejabat Pemko Padang yang melakukan kecurangan dalam konsolidasi ini, dia mengaku belum menemukan persoalan yang mengarah ke sana. (h/ade)

“Kita berharap, Pemko Padang dapat membantu menuntaskan penyelesaian pembebasan lahan Bypass dua jalur. Tuntaskan. Tas. Tas. Tas,” kata Irwan Prayitno seperti menirukan sebuah iklan televisi saat memberikan sambutan pada peresmian Rusunawa di Sawahlunto Rabu (24/4), yang juga dihadiri Walikota Padang Fauzi Bahar. Sebab, kendala pembangunan di Sumbar termasuk Kota Padang adalah masalah lahan. Untuk ituseluruh Pemko/ Pemkab di Sumbar bersama jajaran Muspida dapat menyelesaikan masalah ini di daerah masing-masing, baik sebelum pelaksanaan proyek, saat pelaksanaan maupun setelah proyek selesai dikerjakan. Pemprov Sumbar sendiri, telah mulai bergerak Rabu (24/ 4), melalui Tim Khusus yang dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan Setdaprov Sumbar. Tim ini sudah mulai melakukan pendataan persoalan yang menghambat pengerjaan jalur dua Bypass. “Tim pembebasan jalur dua Bypass sudah bekerja. Mereka tengah mengumpulkan datadata tentang hambatan apa saja yang ditemukan di lapangan yang menjadi kendala pelaksanaan,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno usai memimpin pertemuan di Auditorium Gubernur. Dia mengatakan sejak dibentuk pekan lalu, sebenarnya tim sudah mulai bergerak menyusun rencana kerja. Namun SK penugasannya baru dikeluarkan kemarin. Meski begitu Irwan mengatakan ada atau tanpa ada SK,

seharusnya tim sudah bekerja. “SK itu formalitas saja. Yang masyarakat inginkan persoalannya cepat selesai, itu saja. Tetapi sekarang SK-nya sudah ada,” terangnya. Dia menargetkan, minggu depan sudah ada hasil yang diberikan Tim Khusus pada rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopinda). Temuan tim akan dibahas dalam rapat Forkopinda. Selanjutnya menentukan langkah apa yang akan diambil untuk penyelesaiannya. Irwan mengaku optimis pengerjaan jalur dua Bypass tetap akan jalan. “Saya yakin akan jalan. Segera kita upayakan ini jangan berlarutlarut, rugi kita karena anggaran pembangunannya sudah ada,” ujarnya. Sebelumnya, Pemerintah Korea Selatan sebagai investor menginginkan lahan yang dijadikan objek kerja, harus tuntas proses ganti ruginya sebelumnya dikerjakan. Makanya, mereka membatalkan kunjungan ke Padang untuk melihat progres pembebasan lahan awal April lalu. Sementara itu untuk proses tender, Irwan mengatakan sedang berlangsung. Sesuai kesepakatan dalam kerjasama, pengerjaan jalur dua Bypass tersebut dilakukan oleh kontraktor asal Korea Selatan dengan menggandeng perusahaan lokal. Seperti diketahui, untuk pengerjaan jalur dua By Pass tersebut, pemerintah mendapat bantuan investasi dari pemerintah Korea Selatan senilai Rp500 miliar untuk pengerjaan jalan dua jalur sepanjang 27 kilometer. (h/vie/cw-sal)

DPRD OKU Belajar Pengelolaan Sampah ke Padang PADANG, HALUAN — DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, berkunjung ke DPRD Kota Padang untuk belajar sitem pengolahan sampah yang dinilai lebih baik dari kabupaten tersebut. Menurut Wakil Ketua DPRD OKU, Indrawati kepada Haluan Kamis (25/ 4), kunjungan DPRD OKU bersama rombongan ke DPRD Kota Padang untuk meminta masukan dan pendapat agar pengelolaan sampah dan kebersihan di daerahnya dapat lebih baik ke depannya, sebab ia melihat pemeliharaan kebersihan di daerah ini lebih baik. “Pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan di daerah ini, patut dijadikan percontohan. Kami berkunjung ke sini untuk mendapat masukan agar OKU dapat menerapkan sistem yang ada di Kota Padang,” katanya. Kunjungan DPRD OKU tersebut, selain meminta masukan terkait kebersihan dan pengelolaan sampah, juga berkaitan dengan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang dilaksanakan DPRD setempat. Rombongan diterima oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Azwar Siri, dan juga Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang Zabendri. Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Azwar Siri mengatakan, kunjungan DPRD OKU tersebut dapat mempererat hubungan antar daerah dan saling memberikan masukan untuk kemajuan masingmasing daerah. “Kunjungan rombongan anggota DPRD OKU tersebut, merupakan hal baik untuk Kota Padang. Sehingga, kami bisa melihat daerah ini berhasil menjadi salah satu percontohan daerah lain, dalam berbagai bidang, sebab sebelumnya juga ada kunjungan dari DPRD lain, meminta masukan di daerah ini,” ujarnya. (h/ade)

>> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


S I G A B 11

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

LINGKAR Kabupaten Poso Direndam Banjir JAKARTA, HALUAN — Banjir bandang merendam sejumlah rumah warga di Desa Kilo, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, akibat hujan deras yang terjadi sejak Kamis (25/4) siang. Johan, warga Kabupaten Poso mengatakan genangan air sedalam sekitar satu meter di sejumlah titik itu juga memutuskan jalur transportasi menuju Kota Palu. Dia mengaku belum bisa memperkirakan jumlah rumah yang terendam akibat banjir tersebut.”Jumlahnya puluhan, tapi bisa jadi seratusan rumah,” katanya. Sejumlah warga telah mengungsi di lokasi yang tidak terendam banjir sambil membawa barang-barang berharga seperti benda elektronik, lemari, kasur, dan pakaian. Beberapa warga juga ada yang bertahan di rumahnya sambil menaruh barang berharga di tempat yang lebih tinggi. “Mungkin mereka berharap air segera surut meski hujan masih turun rintikrintik,” katanya. Sementara itu puluhan kendaraan terjebak macet akibat air yang merendam jalan Trans Sulawesi hingga setinggi 60 centimeter. Hanya kendaraan besar yang mampu menerjang banjir meski melaju secara perlahan. Johan mengatakan banjir juga merendam kebun kakao milik warga namun diperkirakan tidak menimbulkan kerusakan. Ia mengatakan saat ini awan mendung masih menyelimuti Kabupaten Poso dan hujan diperkirakan masih akan terjadi. (h/scm)

DITERBANGKAN ANGIN — Salah satu korban angin badai yang terjadi di Kabupaten Dharmasraya, Senin malam, atap pasar Lawai hancur diterbangkan angin.MARYADI

Banjir Bandang Terjang Simaung Kerugian Akibat Banjir Demak Rp9,32 Miliar JAKARTA, HALUAN — Banjir yang melanda Kabupaten Demak, Jawa Tengah, selama awal 2013 mengakibatkan sektor pertanian di daerah setempat mengalami kerugian sedikitnya Rp 9,32 miliar. Menurut Kepala Seksi Rehabilitasi Pengembangan Lahan dan Perlindungan Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Demak Heri Wuryanta di Demak, Kamis (24/4), banjir mengakibatkan 1.364 hektare areal pertanian di empat kecamatan dengan berbagai komoditas terendam banjir. Empat kecamatan yang menghadapi banjir tersebut, yakni Mijen tujuh desa,

Dempet (5), Gajah (2), dan Wedung (8). Berdasarkan total luas areal pertanian yang terkena dampak banjir tersebut, katanya, sekitar 872 hektare di antarnaya yang berupa berbagai komoditas pertanian mengalami puso. Berbagai komoditas pertanian yang terkenda dampak banjir tersebut, yakni tanaman padi, kedelai, bawang merah, melon, semangka, cabai, ubi jalar, dan tomat. Komoditas pertanian yang paling banyak terkena dampak banjir, yakni tanaman padi seluas 1.185 hektare, dan seluas 702 hektare di antaranya puso. Dari 1.185 hektare tanaman padi, seluas 67 hektare

di antaranya merupakan persemaian dan 64 hektare di antaranya puso. Komoditas pertanian lain yang mengalami puso secara keseluruhan, yakni kedelai seluas 2 hektare, melon seluas 22 hektare, semangka seluas 4 hektare, cabai seluas 12 hektare, ubi jalar seluas 2 hektare, dan tomat seluas 2 hektare. Rincian kerugian dari masing-masing komoditas pertanian, yakni tanaman padi sebesar Rp4,65 miliar, bawang merah sebesar Rp3,75 miliar, melon Rp36 juta, semangka Rp6 juta, cabai Rp135 juta, tomat Rp14 juta, dan ubi jalar Rp25 juta. Untuk membantu meringankan beban petani,

katanya, sudah diusulkan kepada Pemerintah Pusat untuk mendapatkan bantuan benih dan pupuk. Hanya saja, kata dia, bantuan benih yang diterima baru benih tanaman padi sebanyak 40.950 kilogram, pupuk urea sebanyak 191.400 kilogram, SP 36 sebanyak 63.800 kilogram, dan HcL 670 kilogram. Jebolnya tanggul kanan Sungai Wulan di Desa Mijen pada Selasa, tidak hanya mengakibatkan rumah dan areal pertanian di tujuh desa di Kecamatan Mijen tergenang banjir, akan tetapi dua desa di Kecamatan Wedung, yakni Jetak dan Jungsemi, juga ikut terkena dampak musibah itu. (h/rol)

AGAM, HALUAN — Banjir bandang yang melanda Jorong Simauang Nagari Nan Tujuah kecamatan Palupuh akibat hujan deras Rabu(24/4) sore merusak sejumlah fasilitas umum,areal pertanian dan rumah warga. Disampaikan Camat Palupuh Syahrul Hamidi kepada Haluan Kamis kemarin, dalam kejadian itu 3 jembatan rusak ringan, 2 rusak berat dan 1 lagi putus total. Bendungan/irigasi yang rusak 6 buah yakni bendungan Banda Gadang, Durian Gunjo, Banda Kincia, Kampuang Pili, Lubuak Gadang dan Lubuak Manggih. “Kemudian 1 mushalla hanyut, 1 rumah warga di timpa pohon, dan sekitar 40 hektare sawah rakyat yang

berpadi sedang bunting disapu banjir, kerugian ditaksir Rp 3,5 miliar, namun tidak ada korban jiwa”kata Syahrul Hamidi. Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Agam Bambang Warsito yang dihubungi Haluan mengatakan, sebagai penanggulangan sementara pada Kamis kemarin dilakukan gotong royong besar-besaran membangun jembatan darurat untuk membebaskan warga yang

terkurung di sejumlah pemukiman, sehingga mereka dapat bepergian ke tempat lain. “Gotong royong itu melibatkan personil BPBD, Muspika, Polhut,Wali Nagari dan masyarakat dengan jumlah mencapai ratusan orang” sebut Bambang. Juga diingatkan Bambang, warga harus waspada saat musim hujan, apalagi bagi mereka yang berada pada daerah rawan banjir dan longsor. Sedangkan warga Simauang berharap kepada pemerintah agar sarana pertanian seperti bendungan dan irigasi yang rusak secepatnya diperbaiki karena sarana itu penting untuk menyalurkan air ke lahan pertanian dan masyarakat setempat pada umumnya bermata pencarian bertani.(h/ks)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand

KEHILANGAN BPKB BA 6773 WC A/N DRA. HJ. HURIAH. HILANG DISEKITAR KOTA PADANG. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

BOTIAH Wabup Sampaikan LKPJ Bupati SARILAMAK, HALUAN — Dalam sidang paripurna DPRD Lima Puluh Kota dengan agenda mendengarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun 2012 di Gedung DPRD Lima Puluh Kota, Rabu (24/ 4), Bupati yang diwakili oleh Wakil Bupati Drs. Asyirwan Yunus menjelaskan, pada 2012 Pendapatan Daerah ditargetkan mencapai Rp.756.297.950.296,00 atau naik sebesar 8,97 % dibandingkan target pendapatan daerah 2011 yang sebesar Rp. 693,980.548.896,00. Kenaikan tersebut berasal dari kenaikan Dana Perimbangan sebesar Rp. 83.675.378. 906,00, yang sangat signifikan disebabkan naiknya target Dana Alokasi Umum (DAU) dan Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak dari semula lebih dari 466 milyar menjadi 550 milyar lebih, meskipun disisi lain terdapat penurunan Dana Alokasi Khusus namun penurunannya hanya mencapai 2,2 milyar. “Realisasi pendapatan daerah tahun 2012 lebih tinggi dibandingkan dengan capaian tahun 2011 walaupun tidak mencapai target pendapatan tahun 2012. “Sampai akhir tahun anggaran 2012, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp. 693.724.066.748,94,- atau sebesar 99.96 % dari target yang ditetapkan,” tambah Asyirwan. Sidang Paripurna dipimpin dan dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Safarudin, SH. Dt Bandaro Rajo, dihadiri oleh anggota dewan, Forkominda serta kepala SKPD di lingkungan Pemda Lima Puluh Kota. Penyampaian LKPJ Bupati memuat informasi penyelenggaraan Pemerintah Daerah selama tahun anggaran tahun 2012, urusan desentralisasi tugas umum perbantuan dan tugas umum pemerintahan. “Untuk tugas desentralisasi, pelaksanaan dilakukan oleh 42 SKPD yang meliputi Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Dinasdinas Daerah, Lembaga Teknis Daerah. Melalui keseluruhan institusi ini telah dilaksanakan 163 program dengan 522 kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD” ujar Asyirwan. (h/mus)

Warga Keluhkan Kecilnya Air PDAM PAYAKUMBUH, HALUAN — Puluhan warga kelurahan Parambahan, kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina) , Kota Payakumbuh beberapa bulan terakhir ini dikeluhkan mampetnya air dari saluran PDAM ke rumahrumah pelanggan yang seharusnya bisa mengalir kapan saja. “Apabila siang hari, tak setetespun air yang mengalir dari pipa PDAM ke rumah warga. Tetapi air mulai mengalir tengah malam, persisnya sekitar pukul 2 atau 3 malam. Terpaksa kami harus begadang untung memapung air dari PDAM ini sekaligus sumber air utama bagi kami,” ungkap sejumlah warga kelurahan Parambahan. Penuturan mereka, kejadian seperti ini sudah lama terjadi tetapi tak ada upaya dari PDAM untuk mengatasi masalah mampetnya air ke rumah-rumah warga. “Setiap malam kami selalu begadang, kalau tidak terpaksa bak penampungan air kami kering. Air itu digunakan untuk minum, mencuci dan mandi keluarga. Kami tak tahan lagi harus begadang terus tiap malam,” keluhnya. Bukan hanya saluran dari PDAM kota Payakumbuh yang menngalami mampet seperti ini, tetapi sejumlah warga yang menggunakan saluran air dari bantuan pamsimas juga bernasib sama. Diperparah lagi dengan aliran air kecil terpaksa masyarakat harus menunggu berjam-jam hingga penampungan air mereka terpenuhi. Sementara itu, Faisal Mustafa Direktur PDAM Kota Payakumbuh mengaku, mampetnya aliran air dari PDAM ke rumah warga itu , disebabkan oleh saluran air dari PDAM saat ini tidak sebanding lagi dengan jumlah pelanggan PDAM dengan pemakaian yang sangat banyak disiang hari. Sehingga aliran air yang bersumber dari Batang Tabit itu tidak mampu mengalir ke rumah pelanggang yang lokasinya jauh dari pengolahan air di PDAM di Labuah Basilang. (h/ddg)

LKPJ BUPATI — Wakil Bupati Drs. Asyirwan Yunus menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun 2012 Bupati Limapuluh Kota di Gedung DPRD, Kamis. HUMAS

Limapuluh Kota Juara 2 FLS2N SD Mensos akan Serahkan Bantuan Rumah PAYAKUMBUH, HALUAN — Menteri Sosial RI, Segaf Al Jufri dipastikan bakal berkunjung ke Payakumbuh, untuk menyerahkan kunci rumah layak huni kepada 250 KK di Nagari Koto nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara dan Nagari Lamposi, Kecamatan Latina, Minggu (27/4). Pemerintah Kota Payakumbuh dinilai positif, daerah yang sukses membangun RTLH (rumah tidak layak huni) keluarga miskin menjadi rumah layak huni, dengan peningkatan partisipasi warga mencapai 200 sampai 300 persen. Keterangan Asisten I Setdako Yoherman, S.Sos, dan Kadis Sosial dan Tenaga Kerja, Drs. Yummardius, di Balaikota di Bukik Sibaluik

Payakumbuh, Kamis (25/4), selain menyerahkan kunci rumah, kedatangan Mensos juga menandatangani MOu atau perjanjian kerjasama Kementerian Sosial dengan Pemko Payakumbuh, atas penetapan daerah ini sebagai Payakumbuh Kota Sejahtera. “Kita senang dengan kunjungan Mensos Segaf Al Jufri ini ke Payakumbuh. Mudah-mudahan, kedatangan ini membawa berkah buat masyarakat Payakumbuh, dalam upaya peningkatan berbagai program PMKS (penyandang masalah kesejahteraan sosial) ke depan,” ucap Yoherman. Dalam membangun 250 RTLH di Payakumbuh, Menteri Sosial mengucurkan bantuan sebesar Rp2,5 Miliyar. Setiap keluarga miskin,

hasil pendataan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Payakumbuh bersama pemerintahan kecamatan dan pemerintahan kelurahan, dibantu memperbaiki rumahnya senilai Rp10 juta. Setelah melibatkan LPM, serta seluruh elemen masyarakat kelurahan dan kecamatan, berhasil meningkatkan nilai bangunanya dua sampai tiga kali lipat dari nilai bantuan. “Boleh dibuktikan ke lapangan, nilai rumah yang dibangun meningkat signifikan, bernilai antara Rp20 juta sampai Rp40 juta,” ungkap Kadis Sosial Yummardis. “Cerminan semangat kegotongroyongan di tengah masyarakat Payakumbuh masih terbilang cukup tinggi,” tambah Yoherman. (h/smt)

Pembenih Ikan Kekurangan Air LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Masyarakat pembudidaya ikan Nagari Mungo berharap, agar Pemkab Limapuluh Kota, mengupayakan penyambungan pipa yang sudah ada di perbatasan Sungai Kamuyang-Andaleh menuju Mungo, agar disambung sekitar 1 km lagi sampai ke sumber air Batang Tabik. Sehingga diyakini air mampu mengalir sampai ke lokasi usaha pembenihan ikan masyarakat setempat. “Mayoritas masyarakat Nagari Mungo, bermata pencarian sebagai petani termasuk petani/ ternak ikan dan pedagang benih ikan. Sehingga mereka membutuhkan pasokan air yang kontinyu. Sudah sepantasnya Mungo mendapat

perhatian untuk kelancaran pasokan air,”ungkap Ketua LPM Mungo, Hasnul Narin kepada Haluan, Kamis kemarin di Mungo. Menurut dia, ketika hujan jarang turun, maka produksi benih ikan ikut anjlok, akibat air yang tersedia sangat minim, sehingga mayoritas dari pembenih ikan itu keurangan pasokan air selain hujan. Kini pembenih ikan sudah banyak memanfaatkan kolam beton supaya air bertahan lama. Hal senada juga dikatakan pemuka masyarakat setempat, N.Dt.Malikan Nan Panjang. Kebutuhan air di lahan pembenihan ikan Mungo seharusnya tersedia setiap hari. Sehingga, usaha rakyat untuk meningkatkan ekonomi mereka mampu berkembang, untuk itu perlu perhatian serius lagi dari dinas terkait untuk menaggulangi persoalan air, ulas pedagang ikan asal Mungo itu menambahkan. Dikatakan, kini sudah banyak masyarakat yang bergerak pada usaha pembenihan ikan serta pedagang benih ikan khususnya di Mungo. Para pedagang menjajakan berbagai jenis benih ikan dari nila, lele, nilem, gurami, mas/

rayo dan lainnya, menggunakan sepeda motor sampai ke pelosok nagari di Limapuluh Kota, Payakumbuh dan kabupaten tetangga. Selain itu, setiap hari Minggu benih ikan berbagai jenis itu ramai diperdagangkan di pasar Ibuh Kota Payakumbuh, sejumlah pedagang benih ikan termasuk gurami sudah berada di pasar tersebut sejak pagi hari. Pembelinya datang dari kabupaten kota di Sumbar, bahkan dari propinsi Riau, hal itu menandakan pembenihan ikan Limapuluh Kota banyak diminati peternak ikan budidaya. Para pembenih ikan yang tersebar di sejumlah kecamatan di Limapuluh Kota ini, dinilai sudah mampu mempersiapkan jurus jurus baru sesuai dengan teknologigi perikanan yang telah mereka peroleh dari penyuluhan penyuluhan, praktek lapangan, serta pengalaman sendiri yang sangat bermanfaat untuk lebih menjaga kulatas bibit ikan yang dihasilkan di daerah ini, ulasnya. Kabag Humas dan Protokoler Pemkab setempat, M.Siebert yang ditanya masalah usaha benih ikan Mungo yang kekurangan air untuk pembenihan ikan membenarkan. “Saya akan menyampaikan khusus tentang persoalan kekurangan air ke dinas terkait, semoga menjadi catatan dan ada kelanjutannya, sebutnya. (h/zkf)

PADANG, HALUAN — Kabupaten Limapuluh Kota kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Setelah pekan lalu menyabet Juara Umum III pada FLS2N untuk tingkat SLTP, kemarin kabupaten Luak Nan Bungsu ini berhasil meraih Juara Umum II pada FLS2N untuk tingkat SD. FLS2N SD Tingkat Provinsi Sumbar dilangsungkan selama tiga hari, SelasaKamis (23-25/4) bertempat di Asrama Haji Tabing, Padang dan Taman Budaya, Padang. Yang keluar sebagai Juara Umum I adalah Kota Padang, Juara Umum II Kabupaten Limapuluh Kota dan Juara Umum III Kabupaten Tanah Datar. Cabang yang berlombakan pada FLS2N SD adalah; menyanyi, puisi, pantomin, tari, anyaman, cerita bergambar, seni lukis, dan disain batik. Untuk Cabang Menyanyi; Juara 1 Payakumbuh, Juara 2 Pesisir Selatan, Juara 3 Tanah Datar. Cabang Puisi; Juara 1 Kabupaten Solok Selatan, Juara 2 Kabupaten Limapuluh Kota dan Juara 3 Kabupaten Tanah Datar .

Untuk Cabang Pantomim; Juara 1 Kota Pariaman, Juara 2 Kota Padang , Juara 3 Kabupaten Solok Selatan. Cabang Tari; Juara 1 Kabupaten Tanah Datar, Juara 2 Kabupaten Pasaman Barat dan Juara 3 Kota Padang. Cabang Anyaman; Juara 1 Kabupaten Limapuluh Kota, Juara 2 Kota Padang, Juara 3 Kabupaten Agam. Cabang Cergam; Juara 1 Kota Padang, Juara 2 Kabupaten Tanah Datar dan Juara 3 Kabupaten Solok. Cabang Seni Lukis; Juara 1 Kota Padang, Juara 2 Solok, Juara 3 Kota Payakumbuh. Cabang Disain Batik; Juara 1 Kota Padang, Juara 2 Solok dan Juara 3 Kota Payakumbuh. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota H Desri sangat bangga dengan prestasi yang berhasil diraih utusan FLS2N SD dari Kabupaten Limpuluh Kota di tingkat Sumbar. Menurut Desri prestasi tersebut mengharumkan nama Kabupaten Limapuluh Kota. Apalagi sebelumnya pada FLS2N SLTP Tingkat Sumbar kontingen Kabupaten Limapuluh Kota berhasil meraih Juara Umum III. “ Saya bangga. Ini adalah prestasi murid dan siswa, para guru, para kepala sekolah, official, pelatih yang telah bekerja keras berlatih. Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada mereka semua. Semoga kontingen Limapuluh Kota juga berjaya pada FLS2N Tingkat Nasional,” sebut Desri melalui sambungan telepon tadi malam. (h/rel/erz)

PENGURUS KONI DILANTIK

Atlet Terima Bonus SARILAMAK, HALUAN — Tiga orang pengurus Komite Olahraga Nasional (Koni) Kabupaten Limapuluh Kota, yakni Ketua Koni terpilih Davis Emha, Sekretaris Masril S dan Bendahara H.Amrialis dilantik secara resmi oleh Syahrial Bakhtiar ketua Koni Sumbar, di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Kamis(25/ 4) siang. Agar, kepengurus Koni yang baru dapat meningkatkan kwalitas olahraga serta meningkatkan prestasi yang gemilang di Sumbar, terutama di kabupaten Limapuluh Kota dan mari bersama-sama untuk memajukan olahraga Sumbar,” ungkap Syahrial saat pelantikan berlangsung. Disamping itu, pengurus Koni Sumbar juga mengucapkan berterimakasih kepada Pemkab Limapuluh Kota yang telah sukses Porprov ke XII yang dilaksanakan diakhir tahun lalu. Begitupun Syahrial Bakhtiar sangat yakin, Davis Emha yang memimpin Koni untuk masa jabatan 2013-2018 ini dapat meningkatkan prestasi olahraga kabupaten Limapuluh Kota. >> Editor: Dodi Nurja

Sementara itu, Davis Emha yang baru dilantik itu langsung membagikan bonus atlit yang telah menyumbangkan berprestasi saat Porprov dikabupaten Limapuluh Kota, sehingga kabupaten Limapuluh Kota berada di peringkat III dari 19 kota/kabupaten. “Sesuai dengan SK Bupati No.168 tahun 2013 tentang penetapan atlet dan official penerima bonus Porprov XII, besaran bonus untuk atlet dan pelatih telah ditetapkan dengan anggaran sebesar Rp2 milliar. Agar bonus ini bisa menjadi motivasi bagi altit untuk terus berprestasi,” tutur Davis Emha. Bonus atlit yang diberikan ini, sebesar Rp 10 juta untuk atlit peraih medali emas dari kategori perorangan , Rp 6 juta untuk masing-masing peraih emas kategori ganda. Sebesar Rp 6 juta untuk peraih perak dari kategori perorangan dan Rp 4 juta untuk masingmasing atlit peraih perak dari kategori ganda. Sebesar Rp 4 juta untuk atlit peraih perunggu dari kategori perorang dan sebesar Rp 2,5 juta untuk masing-masing atlit peraih perunggu dari kategori ganda. (h/ddg) >> Penata Halaman: Irvand


BUKITTINGGI DAN AGAM 13

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Ilegal, Tiga Galian C Ditertibkan LINGKAR

AGAM, HALUAN — Puluhan Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Agam menertibkan tiga galian C pada dua kecamatan di Kabupaten Agam, Rabu sore ( 24/4).

Rapat Bamus Nagari Tanjung Sani Digelar AGAM, HALUAN—Badan Musyawarah Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya menerima secara aklamasi Laporan Keuangan dan Pertaggungjawaban(LKPJ) wali nagari setempat Yefril dalam rapat paripurna di kantor wali nagari Rabu, (24) lalu. Dalam laporannya walinagari mengatakan bahwa pada tahun 2012 lalu di Tanjung Sani telah dilaksanakan pembangunan senilai Rp5,8 miliar menggunakan dana berasal dari APBN/APBD Agam dan dari sumber lainnya. Pembangunan yang dilaksanakan adalah jembatan di Jorong Pandan, Galapung dan Batu Nanggai, rehabilitasi masjid, sarana air bersih, sekolah dan lainnya. ”Namun dana tersebut belum termasuk dana pembangunan Masjid Al-Falah Jorong Pandan sebesar Rp3,1 miliar dan pembangunan PLTA mini di Muko-Muko sebesar Rp7,3 miliar. Pada rapat paripurna tersebut wali nagari maupun bamus sama-sama berharap agar pemerintah tetap mengucurkan dana ke nagari itu karena masih banyak infrastruktur yang harus dibangun. Di samping itu perangkat nagari dan lembaga yang ada diharapkan semakin aktif menggali potensi dan berpartisipasi dalam pembangunan nagari. Pada kesempatan tersebut rapat paripurna juga menyepakati lokasi gotong royong badunsanak tahun 2013 yakni di Jorong Batu Nanggai, Sungai Tampang dan Dama Gadang. Turut hadir pada rapat paripurna Bamus penyampaian LKPJ wali nagari Anggota KAN, LPMN, PKK, MUNA dan parik paga nagari, wali jorong dan pemuka masyarakat yang ada di Nagari Tanjung Sani. (h/ks)

Mantan Bupati Agam Kamaruddin Tutup Usia AGAM, HALUAN- Mantan Bupati AgamKamaruddin tutup pada usia 90 tahun di kediamannya di Tunggul Hitam Padang, Kamis (25/4) Sekitar pukul 10.00 WIB. Puluhan pelayat terdiri dari kerabat, rekan kerja, sanak saudara turut mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhirnya di pemakaman umum Tunggul Hitam Padang Kamis sore, hadir dalam kesempatan tersebut Pamong Senior Rusdi Lubis, Bupati Agam KAMARUDDIN Indra Catri, dan kepala SKPD Pemkab Agam. Kamaruddin merupakan mantan Bupati Kabupaten Agam yang menjabat tahun 1966 hingga 1973. Almarhum meninggal karena sakit, Pihak keluarga mengaku sebelumnya tidak mendapat firasat apapun. Meski sudah tua dan sakit, Kamaruddin tidak menunjukkan tanda bahwa ia akan meninggalkan keluarga untuk selamanya, almarhum tetap bercanda seperti biasa dengan anak dan cucunya. Ia dikenal adalah seorang Bupati yang sangat perhatikan masyarakat saat itu. Kamaruddin tidak jarang langsung datang meninjau lokasi pemukiman terpencil untuk mengetahui kebutuhan masyarakat. Suatu kebiasaan yang jarang dilakukan oleh pejabat saat ini. Pamong senior Rusdi Lubis saat melepas jenazah Kamaruddin mengatakan, Sumbar kehilangan seorang pemimpin yang sangat ideal pada masanya. Sosok kepemimpinan bapak Kamaruddin harus dicontoh pemimpin saat ini. Almarhum merupakan pemimpin yang berani, dan sangat perhatian kepada masyarakat. “ Beliau adalah orang baik, semoga perjuangan dan pengabdian almarhum selama ini menjadi amal ibadah di sisi Allah,” katanya. Sementara itu Bupati Agam Indra Catri atas nama Pemerintah Kabupaten Agam turut beduka berpulangnya bapak Kamaruddin, salah satu tokoh yang berjasa dalam pembangunan Kabupaten agam. Menurutnya, masyarakat Sumbar khususnya Agam merasa kehilangan dengan kepergian Kamaruddin. Dikatakan Indra Catri, ia mendapat kabar berpulang bapak Kamaruddin dari salah seorang kerabat almarhum. Dalam kesempatan itu Indra Catri meminta keluarga yang ditinggalkan untuk sabar.(h /yat)

MENERTIBKAN GALIAN —Puluhan Personil Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Agam menertibkan tiga galian C pada dua kecamatan di Kabupaten Agam, Rabu sore ( 24/4).KASRA SCORPI

60 Persen Kelahiran Ditangani Bidan BUKITTINGGI, HALUAN—Peran penting bidan dalam edukasi masalah gizi dan kesehatan masih relevan dan semakin dibutuhkan, mengingat bahwa sekitar 60 persen kasus kelahiran di Indonesia ditangani oleh para bidan. Selain itu, keberadaan bidan yang tersebar di seluruh pelosok tanah air membuat mereka memiliki peran khas dan menjadi salah satu sosok kunci untuk membantu peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia, baik melalui upaya preventif (pencegahan) maupun kuratif (pengobatan). Peran bidan juga sangat dibutuhkan dalam menangani masalah tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2007, terdapat 228 kematian ibu dalam 100.000 kelahiran hidup, serta 31 bayi meninggal dalam setiap 1.000 kelahiran. Sementara itu, untuk mencapai target Millenium Development Goals (MDGs) 2015, yaitu AKI sebesar 102 per 100.000

kelahiran hidup dan AKB sebesar 23 per 1.000 kelahiran hidup, membutuhkan upaya yang lebih keras serta partisipasi yang lebih erat dari berbagai pihak, termasuk bidan yang tinggal dan hidup bersama masyarakat di berbagai pelosok tanah air. “Saat ini, angka kematian ibu dan bayi secara nasional masih tinggi, mencapai 30 perseribu, artinya ada sekitar 30 ibu dan bayi meninggal dunia dalam seribu kelahiran. Namun dari segi kuantitas, jumlahnya semakin berkurang tiap tahunnya,” ujar Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. dr. Mohammad Hakimi, Sp.OG(K), PhD, disela-sela kegiatan simposium prodi D III Kebidanan dan D IV Bidan Pendidik yang digelar STIKes Fort de Kock Bukittinggi di Aula RRI Bukittinggi, Kamis (25/4). Menurutnya ada beberapa faktor yang membuat terjadinya kematian ibu dan bayi, diantaranya terlambat mengenal tanda bahaya di lingkungan keluarga, terlambat di rujuk ke rumah sakit karena

alasan transportasi dan yang lainnya, serta terlambat ditangani tenaga medis di rumah sakit. Untuk terus menekan angka kematian ibu dan bayi, menurut Mohammad Hakimi, perlu ditingkatkan kualitas pelayanan bagi bayi dan ibu hamil. Ahli Obstetrics and Gynecology di Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta, Ova Emilia, SpOG, M.MEd, Ph.D menambahkan bahwa yang paling penting dalam meminimalisir angka kematian ibu dan bayi itu adalah interkoneksi pelayanan yang jelas dalam sistem pelayanan. Menurutnya, selama ini sistemnya sudah bagus, namun lemah dalam penerapannya. “Sistem ada, tapi selama ini tidak jalan. Akibatnya masingmasing profesi jalan sendiri, baik dokternya, bidan, termasuk perawat, sehingga di lapangan itu terlihat kumpulan dari beberapa profesi, bukan sistem. Ini perlu dirubah,” ungkap Ova. Namun praktek tersebut menurut Ova, seharusnya terkoneksi dengan bidan desa, perangkat desa, puskesmas hingga ke rumah sakit. (h/wan)

Masyakat Malalak Berharap Pembangunan Jalan dan Jembatan AGAM, HALUAN-Jembatan yang melintasi sungai berarus deras itu, hanya terdiri dari beberapa potong bambu saja. Namun setiap hari masyarakat harus menitinya jua karena fungsinya sangat vital. Masyarakat berharap, Pemkab Agam segera membangunnya menjadi jembatan permanen. “Karena itulah satu-satunya sarana transportasi yang menghubungkan dua nagari bertetangga, Nagari Malalak Selatan dan Malak Barat, Kabupaten Agam,” jelas

Nova Riza, warga setempat pada Haluan, Kamis kemarin. Apa lagi, Sekda Agam , Sekretaris BPMPN, Dinas Dukcapil, Dinas Pendidikan, Kabag Pertanahan, didampingi Camat Malalak dan tokoh masyarakat pernah datang meninjau lokasi. Harapan dan usulan masyarakat tersebut, sudah langsung disampaikan. Rencananya akan dibuat jalan lingkar, dan masyarakat sudah gotong royong memperlebar jalan dari Jorong Siniaia menuju sungai Lansiangan, Nagari

Malalak Barat. Bahkan masyarakat Malalak Selatan bersedia pula menyerahkan tanah tanpa adanya ganti rugi. Asalkan pembangunan jalan dan jembatan tersebut benar-benar dapat direalisasikan. “Yang terbentang kini hanya jalan setapak dan jembatan bambu. Di sinilah setiap hari anak-anak sekolah dan warga menitinya. Mudahmudahan pemerintah segera mewujudkan harapan masyarakat,” ujar Nova. (h/dn) JEMBATAN bambu yang melintasi sungai Lansiagan, Nagari Malalak Selatan, Agam. Fungsinya sangat vital, sudah saatnya dibangun menjadi jembatan permanen.

Tiga lokasi tempat tersebut adalah Durian Kapeh dan Cacang Randah Nagri Tiku Utara Kecamatan Tanjung Mutiara, dan Labuah Baru jorong Muko-muko Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya. Kasat Pol PP Agam Olka Wendi kepada Haluan saat penertiban sekaligus penghentian kegiatan penambangan liar tersebut mengatakan, ada tiga tempat galian C yang ditertibkan. Mereka di tertibkan akibat melakukan galian yang membahayakan lingkungan. Menurutnya, ke tiga tempat penambangan ini diduga tidak mengantongi izin. Ia menjelaskan, dalam aksinya pelaku penambangan pasir menggunakan dompeng, dan eskavator untuk mengangkut batu di lereng bukit. Galian liar pada dua lokasi di Nagari Tiku Utara dilakukan dengan mesin Dompeng. Mereka mengeruk pasir secara liar sehingga sangat membahayakan hingga dapat merusak dan mengakibatkan amburadulnya jembatan di lokasi pada areal galian. Bahkan, penambangan di Jorong Muko-muko Nagari Koto Malintang Kecamatan Tanjung Raya, menggunakan satu unit eskavator. Menurut Olka, penambangan liar yang tidak memi-

liki izin sangat merugikan, pengerukan pasir di sekitar lokasi jembatan di Cacang Randah, bisa mengakibatkan ambruknya jembatan akibat pengikisan pasir, sedangkan penambangan di Muko-muko akan berdampak kepada terjadinya longsor sepanjang jalan Muko-muko. Dikatakannya, penambangan Pasir di Durian Kapeh Nagari Tiku Utara dikelola oleh Amirudin (35), sedangkan di Cacang Randah pengelola penambangan tersebut adalah Edi (40) sebagai pemilik mesin dompeng, Sementara Auang ( 50) bertindak sebagai pengelola penambangan Pasir tersebut. Olka Wendi meminta masyarakat, maupun pengelola kegiatan galian untuk menjaga lingkungan. Hentikan setiap galian yang membahayakan dan tidak memiliki izin. Sebab, Kabupaten Agam merupakan daerah yang rawan bencana, masyarakat, pengelola perusahaan galian hendaknya harus memikirkan dampak penambangan ilegal. Olka menambahkan, Sebagai Penegak Peraturan Daerah (Perda) akan terus melakukan penertiban sesuai dengan perda yang berlaku. ”Kita sebagai penegak perda akan terus melakukan penertiban galian liar,” jelasnya. (h/yat)

DKP Tebar 30 Ribu Bibit Ikan AGAM, HALUAN—Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menebar sebanyak 30.000 ekor bibit ikan nila, di Lubuk Larangan Bandar Sitalang Ujuang Labuah, Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Rabu (24/4). Kepala DKP Agam, Ermanto mengatakan, pe ne ba r a n benih ikan nilai pada saluran air (selokan) sepanjang 1 km di Lubuk Larangan sengaja dilakukan. Sebab ikan nila memiliki ketahanan cukup baik dan perawatannya tidak sulit. Menurutnya, dalam waktu 9 hingga 10 bulan masyarakat sudah bisa memanennya. Banyak acara yang bisa dilakukan masyarakat dalam memanen ikan tersebut, misalnya mengadakan mancing mania. Bibit yang ditebar diperkirakan bisa menghasilkan uang sebesar Rp15 juta. Bantuan bibit yang diberikan kepada masyarakat ini

>> Editor : Afrianita

bertujuan untuk membantu Meningkatan perekonomian masyarakat Ujuang Labuah dan hasilnya juga bisa disumbangkan ke masjid, sebab Lubuk Larangan tersebut, bertepatan di samping masjid. Disamping itu, juga bisa membantu dampak sosial pemuda setempat yang melakukan kegiatan tidak menentu, jadi mereka bisa memelihara ikan tersebut. “Kita menargetkan mencari bandar yang kosong untuk di jadikan Lubuk Larangan, jika masyarakat bersedia untuk membenahi bandar yang kosong, dan layak untuk dijadikan Lubuk Larangan, maka kita akan membantu masyarakat dengan benih ikan,” ungkapnya. Ia menambahkan, di Kecamatan Lubuk Basung, Lubuk Larangan yang diisi dengan ikan dari bantaun DKP sudah mencapai 250.000 ekor bibt ikan, yang tersebar pada 8 lokasi Lubuk Larangan. (h/yat)

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Perkembangan Si Buah Hati

Resep

SAAT buah hati Anda belum bisa bicara, ia akan mengeluarkan suara-suara aneh untuk mengungkapkan keinginannya.

Onde-onde Bahan 300 gram tepung ketan 100 gram kentang kukus lalu haluskan 100 gram gula halus 175 gram santan dipanaskan 1/2 sendok teh garam Bahan Isi 125 gram kacang hijau kupas 1000 ml air 3 lembar daun pandan 100 gram gula pasir 100 ml santan 100 gram wijen Cara Membuat 1. Buat isi: didihkan kacang hijau dan daun pandan sampai air mengental. Tambahkan gula pasir, aduk, setelah kering masukkan santan dan masak hingga adonan bening dan kalis, setelah dingin bulatkan sebesar kelereng. 2. Seduh tepung ketan dengan santan panas sambil diuleni. Masukkan kentang, gula dan garam, uleni sampai tercampur rata. 3. Ambil 25 gram adonan, tipiskan lalu masukkan isi lalu bulatkan. Masukkan ke dalam air sebentar kemudian gulingkan di wijen. 4. Goreng dengan api kecil hingga matang. Untuk : 25 buah

Tips Memaksimalkan Perkembangan Otak Bayi TAHUKAH Anda bahwa bagi bayi, orangtualah mainan terbaiknya? Interaksi orangtua dengan si kecil akan mengalahkan mainan mahal jenis apapun dalam menunjang perkembangan otaknya. Ada 6 cara mudah mengembangkan otak bayi. Otak bayi mulai tumbuh dan berkembang sejak usia kandungan ibu menginjak delapan minggu. Susunan saraf pusat atau otak merupakan organ yang pertama kali terbentuk. Pada awalnya, sekitar hari ke-16 usia kehamilan, terbentuk lempeng saraf (neural plate) yang kemudian akan menggulung membentuk tabung saraf (neural tube) pada hari ke-22. Mulai usia kehamilan delapan minggu, otak dan sel-sel saraf tumbuh dengan cepat dan mencapai puncaknya pada trimester ketiga. Selanjutnya, sel-sel saraf mulai diproduksi. Menginjak hari ke-35 (sekitar minggu kelima), cikal bakal otak besar di ujung tabung saraf mulai terlihat. Dari sini, lalu terbentuk batang otak, otak kecil, dan bagian-bagian lainnya. Mulai usia kehamilan delapan minggu, otak dan sel-sel saraf tumbuh dengan cepat dan mencapai puncaknya pada trimester ketiga. Hal terpenting yang bisa orangtua lakukan untuk si kecil adalah menghabiskan banyak waktu bersama. Ini yang bisa dilakukan orangtua: 1. Tertawa: dengan mengajak si kecil tertawa, orangtua akan belajar mengenali apa yang menurut dia lucu dan disukainya. Anak juga akan belajar apa yang membuat orangtuanya tertawa. 2. Berbicara: Ini adalah cara terbaik untuk mengasah kemampuan verbalnya. 3. Bernyanyi: Si kecil akan senang jika orangtua bernyanyi untuknya. Cara ini juga efektif untuk menambah perbendaharaan katanya. 4. Memeluk: Bayi membutuhkan pelukan untuk merasakan rasa sayang orangtuanya. 5. Membaca: Dengan membaca, orangtua membantu mengasah kemampuan verbalnya. 6. Bermain : Kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa senang dan bahagia bersama antara anak dan orangtuanya. (h/knc)

Suara tersebut merupakan tahap awal si kecil belajar berkomunikasi dan memahami bahasa yang kita gunakan. Dengan mengetahui perkembangan bahasanya Anda akan lebih mudah untuk berkomunikasi dengannya. Dan, jangan lupa untuk selalu mengajarkannya kata-kata baru agar si kecil memiliki kosakata yang kaya. Usia 1-3 bulan Di usia ini, bayi mengkomunikasikan keinginannya dengan menangis. Ia juga akan banyak mengeluarkan suara-suara aneh dengan memainkan organ dalam mulutnya. Itu merupakan tahap bagi si kecil mengenali bagian mulutnya sendiri. Ia pun sedang takjub dengan ‘keajaiban’ suara yang keluar dari mulutnya. Meskipun Anda tidak mengerti arti tangisannya atau suara aneh yang ia keluarkan, lakukan komunikasi dengan buah hati Anda. Dalam waktu beberapa lama, Anda akan bisa membedakan suara tangisnya. Suara tangisannya akan berbeda saat ia lapar, mengantuk, ingin pipis, dan sebagainya. Usia 4-12 bulan Pada usia 4-12 bulan, si kecil belum mengerti bahasa. Meskipun ia bisa mengatakan mama, papa, atau dada, belum berarti ia mengetahui artinya. Si kecil menyukai suara yang keluar dari

mulutnya. Ia mengikuti Anda atau orang-orang di sekitarnya yang mengeluarkan suara. Pada tahapan ini, ia melakukan semacam imitasi perilaku. Menjelang ulang tahun pertamanya si kecil sudah bisa diberikan instruksi sederhana dengan gerakan dan kata-kata tak jelas tapi bisa dipahami. Misalkan bila ia ingin diambilkan makanan atau mainan. Untuk meningkatkan kemampuan bahasanya nyanyikanlah lagu-lagu sederhana sambil menggerakan anggota tubuhnya. Hal itu akan membuatnya lebih cepat memahami bahasa melalui gerakan. Usia 12-17 bulan Memasuki usia ini, Anda harus lebih sering mengajaridan mendengarkannya berbicara.

Karena mereka akan banyak mempelajari kata benda. Pada usia ini mereka mampu menyerap 20 kata atau bahkan lebih. Si kecil juga sudah bisa mengenali nama dari sebuah gambar atau objek. Misalnya ia bisa menunjukkan mana foto ayah, ibu atau kakaknya. Ia juga sudah bisa mengenali nama-nama anggota tubuh. Kata-kata yang ia ucapkan memang belum sempurna tetapi jangan khawatir, Anda hanya perlu sabar mengajarkannya mengucapkan sebuah kata dengan benar. Ulangi saja terus sampai si kecil mengucapkan kata yang Anda ajarkan dengan benar. Sediakan buku cerita bergambar lucu. Jadikan membaca sebagai kegiatan rutin setiap hari.

Membaca itu bisa meningkatkan kemampuan berbahasa si kecil nantinya. Usia 18-24 bulan Kosakata bahasa anak Anda akan semakin meningkat pada usia ini. Ia sudah bisa mengenali hingga 100 kata. Mulai ajarkan juga si kecil untuk mengenal kata preposisi seperti atas, bawah, dalam, luar.Ia juga sudah bisa menanyakan pertanyaan sederhana. Usia 25-36 bulan Kemampuan berbahasa si kecil akan semakin bervariasi. Menjelang ulang tahunnya yang ketiga ia sudah bisa mengenal sampai 300 kata. Si kecil sudah bisa diberikan instruksi yang terdiri dari kata kerja, kata benda, dan keterangan. Di atas usia 3 tahun si kecil akan banyak

Perkembangan di Usia Emas

HANYA punya sekali masa emas. Anak hanya mempunyai sekali masa emas dalam hidupnya yang dinamakan “periode kritis”. Periode tumbuh kembang otak paling pesat (95%). Setelah itu, otak tumbuh melambat. Apabila masa emas ini periode kritis terlewati terdapat kekurangan nutrisi dan stimulasi, maka dapat berdampak negatif jangka panjang yang bahkan sifatnya permanen dan sulit disembuhkan. Masa emas otak anak berlangsung sejak dalam kandungan hingga mencapai usia 6 tahun, dimana otak telah tumbuh 95%. Puncak masa emas ini terjadi sebelum anak berusia 2 tahun, sehingga sangatlah penting untuk memenuhi nutrisi dan stimulasi yang optimal pada periode ini. Setelah periode emas ini terlewati, otak akan tumbuh melambat dan tidak pernah bisa tumbuh cepat kembali. Dampak utama jangka panjang apabila otak anak tidak mendapat nutrisi dan stimulasi yang cukup adalah: gangguan fungsi kognitif atau anak tidak dapat berkembang menjadi anak yang cerdas.

Nutrisi untuk Tumbuh Kembang Otak , makronutrien · Karbohidrat, sebagai sumber energi · Lemak dan asam lemak, untuk energi dan pertumbuhan sel-sel otak Contoh : AA, DHA, Omega 3, Omega 6 untuk kecerdasan · Protein, untuk pertumbuhan sel dan fungsi otak, perlindungan infeksi · Salah satu contoh protein yang banyak di ASI : Alfa-Laktalbumin Beberapa manfaat Alfa-Laktabumin : o Meningkatkan kualitas tidur yang penting untuk fungsi kognisi o Mengurangi insidens diare dengan menekan pertumbuhan bakteri infeksi Stimulasi untuk Perkembangan Otak · Dapat dilakukan melalui interaksi alamiah ibu dan anak sehari-hari · Harus dilakukan secara teratur (berulang-ulang) setiap hari · Dilakukan dengan suasana senang, gembira (melalui permainan) · Stimulasi yang dilakukan

harus sesuai dengan tahapan usia Kebutuhan Dasar Anak Kebutuhan fisik-biomedis (ASUH) Meliputi : Gizi, Perawatan dasar, Sandang, papan, Rekreasi Kebutuhan emosi/kasih sayang (ASIH) Akan menciptakan ikatan yang erat dan kepercayaan Kebutuhan akan stimulasi mental (ASAH) Cikal bakal proses belajar, mengembangkan proses mental psikososial: kecerdasan, keterampilan, agama moral Pola Pengasuhan ikut mempengaruhi tumbuh kembang anak 1. Pola asuh Otoriter (Diktator) · kaku, diktator, memaksa anak untuk mengikuti perintah orang tua · ada hukuman fisik dan aturan tanpa penjelasan · Hasil : anak akan kurang inisiatif, kurang kreativitas dan komunikasi 2. Pola asuh Permisive (Indulgent) · serba boleh, tidak ada tuntutan & kontrol dari orang tua terhadap anak · Hasil : tidak belajar mengontrol diri, kurang kendali diri/ tanggung jawab 3. Pola asuh Neglectful · tidak dipedulikan, diterlantarkan · Hasil : kemampuan anak rendah 4. Pola asuh Authoritative (Demokratis) · diberi conroh, dihargai, didorong, dibantu, penuh kasih sayang · diberikan koreksi (bukan hukuman) agar anak menjadi mandiri · Hasil : anak lebih percaya diri, mandiri, kreatif. (h/rsm)

Tumbuh Kembang Anak Bagaimana Anak Tumbuh Tumbuh kembang anak berlangsung dengan unik, karena setiap organ tubuh anak mempunyai pola pertumbuhan yang berbeda dengan kecepatan yang tidak sama pada setiap tahapan usianya. Misalnya: Pertumbuhan fisik anak (Umum) berlangsung cepat pada 6 tahun pertama, kemudian pada masa pra-remaja, dan akan mengalami percepatan kedua pada saat usia remaja (1214 tahun). Berbeda dengan pertumbuhan otaknya, yang berlangsung paling cepat dibanding organ lainnya ditubuh anak. Otak tumbuh dengan sangat cepat hanya pada

berteriak dan kesulitan untuk mengontrol suaranya. Jangan marah jika si kecil banyak berteriak, ajarkan secara sabar bahwa ia harus mengontrol suaranya agar tidak menggangu orang lain. Usia 3-4 tahun Pada usia 3-4 tahun si kecil sudah bisa mengenal 1000 kata dan mulai bisa berbicara dalam kalimat yang lebih rumit. Ada beberapa pengucapan yang akan sulit dilafalkan si kecil seperti r, z, dan f. Tetapi ia akan berusaha untuk mengucapkan kata dengan benar sehingga orang-orang di sekitarnya bisa mengerti. Si kecil juga akan sangat suka menanyakan banyak pertanyaan. Ia juga sudah bisa menjawab bila ditanya berapa usianya. (h/vvn)

usia dini terutama dibawah usia 6 tahun. Setelah itu otak akan tumbuh melambat sampai seumur hidup anak. Peran Penting Nutrisi Nutrisi memegang peran terpenting untuk tumbuh kembang anak. Karena nutrisi dibutuhkan untuk pertumbuhan semua organ anak: untuk pertumbuhan organ reproduksi, perumbuhan fisik dan pertumbuhan otak anak. Selama proses tumbuh kembang terjadi, nutrisi juga berperan utama untuk membangun daya tahan tubuh anak sehingga anak tidak mudah sakit yang tentunya dapat mengganggu proses tumbuh kembangnya. Pada usia dini, maka pemenuhan nutrisi paling penting dibutuhkan

untuk pertumbuhan otak anak. Pertumbuhan Otak Anak Dimulai Dalam Kandungan Bagaimana otak anak tumbuh?? Pertumbuhan otak dimulai sejak dini sekali ketika anak masih didalam kandungan. Pertumbuhan otak dimasa ini diawali dengan terbentuk sebuah cikal bakal otak yang berupa lempengan sejak ketika ibu hamil 18 hari. Ketika kehamilan ibu mencapai usia 4-6 bulan, pada masa ini sel-sel otak paling banyak diproduksi. Jumlah sel otak yang terbentuk pada masa ini akan sangat menentukan kualitas otak anak nantinya. Tumbuh Pesat Setelah Lahir Peningkatan berat otak

anak yang sangat pesat pada 6 tahun pertama setelah lahir ini bukan disebabkan oleh karena jumlah sel-sel otaknya yang bertambah. Tetapi disebabkan karena bertambahnya jaringan penghubung antar selsel otak Saat Lahir: Berat otak anak 25% otak orang dewasa Saat usia 6 tahun: Berat otak anak 95% otak orang dewasa Penentunya: Nutrisi dan Stimulasi · Sel otak saling berhubungan melalui jaringan penghubung yang dinamakan sinaps · Jumlah sinaps yang terbentuk ->menentukan kecepatan proses berpikir si anak · Sinaps-sinaps baru akan

terbentuk saat anak mendapatkan “pengalaman sensoris” Pemberian stimulasi pada usia dini akan menentukan mana sinaps otak yang makin banyak dan makin kuat terbentuk, dan mana sinaps otak yang akan mati untuk selamanya. Dua unsur pembentuk jaringan otak anak adalah: 1. Nutrisi, yang akan menentukan jumlah sel-sel otak anak, dan 2. Stimulasi yang akan membentuk sinapssinaps antar sel otak anak, Sehingga, nutrisi dan stimulasi tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Kekurangan salah satu saja, maka otak tidak akan terbentuk sempurna. (h/rsm)

Gangguan Tumbuh Kembang Anak SETIDAKNYA ada tujuh gangguan tumbuh kembang  anak yang perlu kita ketahui. Perkembangan dan tumbuh kembang anak perlu kita pantau secara terus menerus. Dengan memperhatikan tumbuh kembangnya kita berharap dapat mengetahuinya secara dini kelainan pada anak kita sehingga langkah-langkah antisipatif lebih cepat kita ambil. Anak yang cedas adalah harapan setiap orang tua. Orang tua selalu berharap agar anaknya dapat tumbuh sehat. Berikut 7 gangguan tumbuh kembang anak yang perlu kita ketahui : 1. Gangguan bicara dan bahasa. Kemampuan berbahasa merupakan indikator seluruh perkembangan anak. Kurangnya stimulasi akan dapat menyebabkan gangguan berbicara dan berbahasa bahkan gangguan ini dapat menetap. 2. Cerebral palsy. Merupakan suatu kelainan gerakan dan postur tubuh yang tidak progresif, yang disebabkan oleh kerusakan pada sel-sel motorik pada susunan saraf pusat yang sedang tumbuh/belum selesai pertumbuhannya. 3. Sindrom Down. Anak dengan sindrom down adalah individu yang dapat dikenal dari fenotipnya dan mempunyai kecerdasan yang terbatas, yang menjadi akibat adanya jumlah kromosom 21 yang lebih. Beberapa faktor seperti kelainan jantung kongenital, hipotonia yang berat, masalah biologis atau lingkungan lainnya dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan motorik dan keterampilan untuk menolong diri sendiri. 4. Perawakan pendek. Penyababnya dapat karena variasi normal, gangguan gizi, kelainan kromosom, penyakit sistemik atau karena kelainan endokrin. 5. Gangguan autisme. Merupakan gangguan perkembangan pervasif pada anak yang gejalanya muncul sebelum anak berumur 3 tahun. Pervasif berarti meliputi seluruh aspek perkembangan sehingga gangguan tersebut sangat luas dan berat, yang mempengaruhi anak secara mendalam. Gangguan perkembangan yang ditemukan pada autisme mencakup bidang interaksi sosial, komunikasi dan perilaku. 6. Retardasi mental. Merupakan suatu kondisi yang ditandai oleh intelegensia yang rendah ( IQ<70) yang menyebabkan ketidakmampuan individu untuk belajar dan beradaptasi terhadap tuntutan masyarakat atas kemampuan yang dianggap normal. 7. Gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas ( GPPH ). Merupakan gangguan dimana anak mengalami kesulitan untuk memusatkan perhatian yang seringkali disertai dengan hiperaktivitas. Semoga bermanfaat. (h/ssbh) >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Bisnis Online Rugikan Masyarakat Rp4 Miliar JAKARTA, HALUAN—Bisnis jual beli online kian marak di tengah masyarakat. Namun, dengan meningkatnya tingkat kejahatan di bisnis online, masyarakat pun perlu berhati-hati dan teliti. Sepanjang 2012, angka kejahatan di dunia cyber meningkat sampai 5% dari jumlah yang terjadi pada 2011. Sedangkan kerugian yang dialami masyarakat pada 2011 sekitar Rp3 miliar, dan pada 2012 mencapai Rp 4 miliar. Menurut Kasubdit Cyber Crime Polda Metro Jaya, AKBP Audie Latuheru, angka ini diperoleh dari laporan masyarakat saja. Belum termasuk masyarakat yang memilih untuk tidak melaporkan tindak kejahatan online ke polisi. “Artinya, bisa saja yang tidak dilaporkan masih banyak. Ini berarti, kerugian bisa mencapai puluhan

miliar dari penipuan online,”ucapnya di Mapolda, Kamis (25/4) Audie menilai, kejahatan ini seperti fenomena gunung es, yakni banyak kejahatan menimpa masyarakat, tapi yang muncul itu laporan dari masyarakat juga. “Itu yang diungkap seperti es dimana bawahnya pasti menumpuk karena tidak dilaporkan,” katanya. Menurut Audie, beberapa pelaku kejahatan penipuan secara online ini, ratarata sudah profesional. Mereka menggunakan modus menyebar penawarannya ke banyak calon pembeli, kemudian nanti akan disaring lagi oleh pelaku. “Yang jelas, si pelaku itu menjaring dengan menyebarkan penawarannya ke media online dan mungkin menjangkau lebih banyak calon korbannya. Dari sekian orang, pasti ada yang kena terjaring

KILAS EKONOMI PTBA Ingin Ekspansi ke Myanmar JAKARTA, HALUAN—PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melihat tiga potensi ekspansi usaha di Myanmar. Perseroan sudah memiliki kesepakatan awal dengan perusahaan lokal. Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk, Milawarma menuturkan, berdasarkan tinjauan manajemen di Myanmar ada tiga pokok yang bisa dikembangkan. Pertama, perseroan dapat mengembangkan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Kedua, tambang batu bara. Ketiga, pasokan batu bara dari Indonesia ke Myanmar. Saat ini, perseroan masih melakukan penjajakan untuk ekspansi di Myanmar. “Kami telah berkomunikasi dengan pihak kementerian Myanmar, dan telah mendapatkan balasan dari kementerian Myanmar. Kami adafeasibility study, kesepakatan awal. Feasibility study yang dilakukan seperti kelayakan bisnis dan investasi kami di sana,” ujar Milawarma, Kamis (25/4). Milawarma mengatakan, pihaknya bisa menggandeng perusahaan lokal dalam menjalankan usaha pertambangan di Myanmar. Namun, perseroan belum dapat memberikan penjelasan lebih detil mengenai ekspansi di Myanmar. Hal itu karena perseroan masih tahap awal ekspansi. “Yang penting ekspansi itu memberikan added value,” kata Milawarman. Tahun ini, perseroan menargetkan volume penjualan sebesar 22,68 juta ton. Berdasarkan volume penjualan kuartal pertama 2013 sebesar 4,51 juta ton atau 17% lebih tinggi dibandingkan realisasi kuartal pertama 2012 sebesar 3,85 juta ton. (h/inl)

Kredit Berpotensi Tumbuh Tinggi JAKARTA, HALUAN—Bank Indonesia (BI) menerangkan kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan masih tumbuh cukup tinggi. Menurut Direktur Eksekutif Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI, Mulya E Siregar, meskipun di tengah krisis global. “Memang dalam beberapa waktu belakangan BI melakukan koreksi pertumbuhan kredit, mengingat situasi perekonomian global bergejolak,” ujarnya pada seminar “Peluang dan Tantangan Bank Khusus di Tengah Dominasi Asing” di Jakarta, Kamis (25/4) Berdasarkan data BI, total DPK 68% dan kredit 69% pada akhir Desember 2012. Penunjang itu, lanjut Mulya karena risiko kredit bermasalah atau NPL diperkirakan masih tetap terjaga. “Meskipun NPL diperkirakan sedikit meningkat namun terap terjaga,” katanya. BI mengoreksi NPL yang sebelumnya 0,5%2%, menjadi setelah dikoreksi NPL 1,6% hingga 1,5%-2% persen. “Risiko kredit diperkirakan masih terjaga,” tuturnya. Sementara itu, sisi likuiditas, primary dan secondary reserve mengalami peningkatan secara yoy. Untuk permodalan, Mulya menyebutkan permodalan industri perbankan masih tinggi. Dari sisi efisiensi terdapat tren penurunan biaya operasional yang menjadi proxy perbaikan efisiensi perbankan. (h/inl)

dimana kebetulan mereka secara kebetulan membutuhkan barang yang ditawarkan pelaku,”ujarnya. Dari situ, kata Audie, setiap orang yang membutuhkan barang tersebut dan bisa mendapatkannya dengan harga murah, pasti akan tertarik. “Disitulah kelemahan dimana pelaku bisa masuk untuk meyakinkan calon pembeli,” ujarnya. Untuk menghindari itu, lanjutnya, masyarakat perlu pelajari dan pahami dengan siapa mereka bertransaksi. Misalkan, siapa yang menjual. Ibarat datang ke toko, kenali dulu itu toko, lihat barang dan lainnya. “Begitu juga halnya dalam dunia maya, kita harus tahu dulu jual apa, profil penjual seperti apa. Lakukan cross check dan cari referensi sebanyak mungkin tentang profil penjual tersebut. Jadi jangan ceroboh perlu kehati-hatian,”

imbuhnya. Audie menjelaskan, untuk menghindari kecerobohan, konsumen harus cermat melihat adanya kejanggalan. Misalkan saja bila harga yang ditawarkan di online adalah separuh harga pasar. Dengan harga murah ini, bisa dipertanyakan berapa jumlah keuntungan yang akan diterima pelaku tersebut. “Selain itu, kita juga tidak tahu barang itu dimana, penjualnya dimana, tapi begitu sudah dikasih nomor rekening langsung transfer saja, meski pelaku meminta agar ditransfer ke nomor rekening yang telah dikirim. Ini yang perlu dihindari kecerobohan masyarakat, jadi jangan langsung transfer,” ucap Audie lagi. Terkait nomor rekening, Audie menambahkan, para pelaku tidak pernah mempertahankan satu

nomor rekening terlalu lama. Mereka biasanya langsung mengganti rekening, ketika transaksi dengan calon pembeli sudah terjadi. Hal ini untuk menghindari penyidikan dari pihak berwajib. “Cirinya itu, pelaku kalau sudah mengirim nomor rekening pertama

dengan nama X, lalu nanti yang kedua pasti beda lagi namanya, misalnya Y. Itu karena yang sebelumnya sudah ditutup dan tidak mungkin pelaku melakukan kedua kalinya di rekening yang sama, itu bisa kelacak polisi,” ungkapnya. (h/inl)

Sumbar Percontohan Koperasi Ritel Modern PADANG, HALUAN—- Dalam waktu dekat Indonesia akan menjadi pasar bebas Asean Economy Community (AEC) pada akhir 2015 nanti.

KIAN MENJADI— Antrean solar di sejumlah Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Padang kian menjadi-jadi, seperti antrian solar di SPBU Khatib Sulaiman, Kelurahan Gunung Panggilun, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Rabu (24/4). Akibat antrian tersebut beberapa pengendara roda dua dan roda empat terpaksa harus memutar haluan guna menghindari kemacetan. AMIR

Pertamina Tambah 30 Persen Pasokan Solar JAKARTA, HALUAN— PT Pertamina telah menambah pasokan solar subsidi ratarata 30% di atas penyaluran harian normal di berbagai daerah. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Hanung Budya mengatakan sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah untuk mengatasi antrian pembeli solar subsidi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), terhitung sejak 23 April 2013. “Berdasarkan laporan dari lapangan, antrian pembeli solar subsidi di SPBU berangsur-angsur mulai berkurang dan semakin kondusif setelah dilakukan penambahan pasokan sebesar 30% di atas penyaluran harian normal yang dimulai sejak Selasa (23/4),” ujar

Hanung seperti mengutip keterangan resmi perseroan, Kamis (25/4) Dia menjelaskan pasokan solar subsidi untuk Jawa Tengah dan DI Yogyakarta naik dari sekitar 5.000 KL menjadi 7.200 KL per hari, Jawa Timur naik dari 5.000 KL menjadi 6.000 KL per hari, Sumatera Bagian Selatan juga naik dari sekitar 7.000 KL menjadi 9.500 KL per hari, dan Kalimantan naik dari 1.700 KL menjadi 2.100 KL per hari. Bahkan, di beberapa daerah seperti Tuban dan Banyuwangi pasokan Solar Bersubsidi ditambah 100% di atas penyaluran harian normalnya. “Untuk kelancaran dan keamanan penyaluran Solar Bersubsidi tersebut Pertamina bekerjasama erat de-

ngan Pemerintah Daerah dan aparat Kepolisian. Seperti di Kalimantan, penyaluran Solar Bersubsidi relatif menjadi teratur setelah Pemerintah Daerah ikut terlibat dalam pengaturan konsumsi BBM Bersubsidi di daerahnya, di antaranya dengan penerbitan peraturan daerah mengenai batas pembelian Solar Bersubsidi,” tutur dia. Hanung mengatakan dalam menyalurkan tambahan pasokan Solar Bersubsidi, Pertamina tetap memberikan prioritas pemenuhan kebutuhan Solar bersubsidi kepada konsumen yang berhak sebagaimana telah diatur dalam Permen ESDM No.1/2013 dan Permen ESDM No.12/2012. Dia juga menegaskan antrian yang

terjadi belakangan ini bukan disebabkan oleh masalah stok ataupun distribusi Pertamina melainkan keterbatasan kuota. Sesuai penugasan pemerintah, kuota Solar bersubsidi yang menjadi tanggung jawab Pertamina tahun ini lebih rendah 8,3% dibandingkan dengan realisasi penyaluran tahun lalu, yaitu dari 15,56 juta KL turun menjadi 14,28 juta KL. Hal ini tentu saja berakibat pada pada turunnya kuota Solar bersubsidi di daerah-daerah. “Adapun stok Solar di Pertamina saat ini mencapai 28,5 hari sehingga sangat aman dan masyarakat tidak perlu khawatir karena stok Solar sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan Solar nasional,” ujarnya. (h/kcm)

Produk-produk luarpun akan bermunculan di pasar Indonesia. Untuk itu, para pelaku usaha koperasi ritel harus mempersiapkan hal tersebut. Selain itu, koperasi ritel modern harus mampu bersaing dengan jaringan ritel modern bahkan luar negeri sekalipun. Karenanya koperasi ritel modern harus sudah memiliki Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Penegasan itu disampaikan oleh Asisten Deputi Urusan Advokasi Kementerian Koperasi dan UKM, Hendrianto saat Sosialisasi Ritel Koperasi yang diadakan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar di Hotel Grand Inna Muara Padang, Kamis (25/4) “Untuk memasuki pasar bebas tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM akan mengadakan ujicoba ritel koperasi modern melalui pelatihan pramuniaga dan kasir yang merupakan ujung tombak berjalannya usaha ritel modern,” ujar Hendrianto. Dia menambahkan, saat ini Sumbar dan Jatim dijadikan ujicoba usaha koperasi ritel modern. Terpilihnya dua provinsi ini, karena pemerintah daerahnya masih membatasi jaringan ritel moderen melakukan ekspansi di daerah ini. Untuk itu, merupakan peluang bagi Sumbar untuk membenahi usaha ritel koperasi modern. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Ahmad Charisma menyambut baik rencana kementerian terhadap usaha ritel koperasi ini. Untuk saat ini dirinya tengah mempersiapkan sumber daya manusia dalam membuat koperasi ritel modren. Diantaranya manager toko, asisten manager toko, kasir dan pramuniaga masih terdapat banyak rangkap jabatan. Untuk itu harus dilatih dan diberi sertifikasi sesegera mungkin sebelum masuknya pasar bebas ASEAN. Pihaknya menambahkan, kedepan kepala dinas koperasi di kabupaten/kota akan dilibatkan dalam pembuatan koperasi ritel modern untuk harus mempersiapkan sarana dan prasarananya. Untuk menghadapi pasar bebas dengan persaingan global yang sangat kompetitif. Karena Indonesia merupakan salah satu Negara yang menandatangani pakta integritas perdagangan bebas ASEAN. Apalagi sejak adanya undang-undang nomor 17 tahun 2012 tentang perkoperasian lebih mengarah kepada perseroan terbatas daripada semangat gotong royong. “Untuk itu, semuanya harus kita persiapkan sebaik mungkin. Orang buat Hypermart, maka koperasi bakal buat jarigan UKM Mart,” ujarnya (h/cw-lex)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


16

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Honda Accord Versi Modulo Diluncurkan KILAS EKONOMI Indosat Tandatangani Kontrak dengan Barcelona JAKARTA, HALUAN—Terus mengedepankan inovasi dan layanan terkini, Kamis (25/4), Indosat menandatangani kontrak kerjasama dengan FC Barcelona untuk layanan VAS Content. Kolaborasi Indosat dan FC Barcelona ini diumumkan dalam penandatanganan kontrak kerjasama di Jakarta oleh Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat dan Antoni Rossich, CEO FC Barcelona. Kerjasama ini sekaligus mengukuhkan Indosat sebagai Exclusive FC Barcelona Regional Partner & FC Barcelona Official Telecom Partner for Indonesia. Kerjasama Indosat dan FC Barcelona inimerupakan yang pertama di Indonesia. “Semua ini wujud komitmen kami untuk selalu memberikan nilai dan pengalaman terbaik pada pelanggan Indosat,” kata Erik Meijer, Director & Chief Commercial Officer Indosat dalam surat elektroniknya. Layanan VAS Content FC Barcelona adalah layanan ekslusif yang berisikan gambar, tones, serta informasi lengkap seputar tim maupun individu pemain. Tersedia dengan beberapa pilihan layanan: harian, mingguan, dan bulanan dengan biaya yang sangat terjangkau. (h/kcm)

JAKARTA, HALUAN— Bagi para eksekutif berjiwa muda dan dinamis, Honda Prospect Motor (HPM) menyediakan pilihan varian Accord terbaru dengan sentuhan rumah modifikasi Modulo.

“Kami ingin menjembatani keinginan konsumen segmen ini, yang ingin memiliki tampilan berbeda. Meski segmennya kecil, kita tetap harus melayani dengan memberikan aksesori yang sesuai dan pas serta bergaransi,” ujar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual HPM, se-

usai prosesi peluncuran Accord terbaru di Jakarta, Kamis (25/ 4). Aksesori yang melekat antara lain spoiler di bemper depanbelakang, side skirt, spoiler bagasi, dan gril model garis tunggal. Di

kokpit hanya ada pemasangan side step illumination. Total harga yang harus ditambahkan untuk versi ini Rp25,6 juta. Harga tersebut sudah termasuk ongkos pasang dan garansi barang, seperti cat dan

kualitas bahan. Ada beberapa unit yang siap dijual dalam versi tersebut. Jika ada pesanan khusus, maka konsumen harus bersabar menunggu proses, maksimal hingga 4 hari. (h/kcm)

VERSI MODULO— Honda Prospect Motor (HPM) menyediakan pilihan varian Accord terbaru dengan sentuhan rumah modifikasi Modulo.IST

DIALOG PUBLIK JASA RAHARJA

Santunan Turun, Laka Masih Memprihatinkan Dialog Publik Jasa Raharja Sumbar di UPI Convention Center, Kamis (25/4). PADANG, HALUAN – Meskipun pembayaran santunan kecelakaan lalul intas oleh Jasa Raharja menurun diiringi penurunan korban kecelakaan pada 2012 lalu,

namun angka itu dinilai masih tinggi. Untuk itu, semua pihak diharapkan peduli berlalulintas yang tertib untuk mengurangi human eror sebagai penyebab

utama terjadinya kecelakaan. Demikian terungkap dalam Dialog Publik yang digelar Jasa Raharja Sumbar di UPI Convention Center, Kamis (25/4). Kepala Divisi Pencegahan dan Pelayanan, PT Jasa Raharja, Mustimar Karimi didampingi Kepala Cabang Jasa Raharja Sumbar, Ani Indriyanti kepada wartawan usai tampil sebagai nara sumber dalam acara Dialog Publik tersebut mengatakan, secara nasional pembayaran santunan kecelakaan 2012 sekitar Rp1,3 Triliun. Jumlah tersebut turun dibandingkan 2011 sekitar Rp1,4 Triliun. Begitu juga dengan kor-

ban meninggal dunia akibat kecelakaan sekitar 29.000 jiwa tahun 2012, juga menurun dibandingkan 2011 yang mencapai 31.000 jiwa. “Alhamdulillah, terjadi penurunan. Namun demikian, angka kecelakaan ini masih memprihatinkan,” kata pejabat Jasa Raharja pusat asal Payakumbuh ini. Menurutnya, secara nasional setiap 15 menit tercatat satu nyawa melayang di jalan raya. Penyebab utamanya pun karena human error, kesalahan manusia yang tidak memerhatikan keselamatan saat mengendarai kendaraan. Ironisnya, 60 persen korban adalah anak usia muda, yang

seharusnya belum diperbolehkan memakai sepeda motor, sesuai peraturan undang-undang. “Kasus kecelakaan di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia. Indonesia berada di peringkat lima kecelakaan terbanyak di dunia. Ini adalah angka yang tidak baik,” ujar Mustimar prihatin. Menekan angka tersebut, sebagai BUMN Jasa Raharja yang ditugaskan menyantuni korban kecelakaanterus meningkatkan sosialisasi tertib berlalu lintas, terutama di kalangan remaja di kampus dan road show ke sekolahsekolah. Kasubdit Dikyasa Dirkantas Polda Sumbar AKBP Dwi Sulis-

>> Editor : Afrianita

tiono yang menjadi narasumber dalam dialog yang dihadiri ratusan mahasiswa, direktur RS di Kota Padang tersebut, mengungkapkan, di Sumbar angka kecelakaan masih tinggi. Selama 2011 terjadi 2.504 kecelakan dan 2012 meningkat menjadi 3.198 kasus. “Angka kecelakaan naik sekitar 27,7 persen. Rata-rata kecelakaan masih disebabkan kecelakaan pengendara motor,” kata AKBP Dwi. Sementara untuk korban tewas, persentasenya sedikit menurun, yakni 765 orang tewas di tahun 2011 dan turun menjadi 685 di tahun 2012. Artinya, setiap hari itu ada dua orang tewas di jalan raya. (h/vid)

>> Penata Halaman: Jefli


JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

17

Lewandowski Tinggalkan Dortmund DORTMUND, HALUAN — Robert Lewandowski menorehkan namanya dalam sejarah Liga Champions setelah membawa Borussia Dortmund menghancurkan Real Madrid 4-1 di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (24/4) malam waktu setempat. Namun prestasi itu tampaknya tak membuatnya betah di klub juara Bundesliga tahun lalu itu. Robert Lewandowski sudah memastikan penolakan terhadap pembaruan kontrak, yang berakhir musim panas tahun depan. Pihak Borussia Dortmund pun tidak akan menghalangi kepergian striker berkebangsaan Polandia itu pada musim panas tahun ini. (h/trn)

Liverpool Fullteam ke Jakarta JAKARTA, HALUAN — Kabar gembira bagi pecinta Liverpool di Indonesia. Keinginan Liverpudlian untuk menyaksikan Steven Gerrard dkk bertanding di Indonesia segera terwujud. Rencananya dalam tur pramusim, The Redes akan mampir ke Indonesia. Klub kebanggaan kota Liverpool Inggris itu telah mengonfirmasi kedatangan mereka ke tanah air pada 20 Juli 2013. Ini adalah kali pertama Liverpool ke Tanah Air. Dalam konferensi pers di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (14/4/2013), media officer Liverpool, Matthew Baxter mengatakan juara lima kali Liga Champions itu akan berkunjung ke Indonesia selama empat hari. Dia juga menambahkan, Liverpool memilih Indonesia karena banyaknya fans The Reds di akun Facebook resmi tim yang bermarkas di Stadion Anfield itu. (h/inc)

DORTMUND

4-1

REAL MADRID

LIGA CHAMPIONS

Kedigdayaan klub Bundesliga di Liga Champions kembali berlanjut. Kemenangan Borussia Dortmund 4-1 atas Real Madrid menggenapkan skor 8-1 antara Jerman dan Spanyol, setelah malam sebelumnya Munich juga menjungkalkan Barcelona 4-0. DORTMUND, HALUAN — Borussia Dortmund sukses mengalahkan Real Madrid lewat skor 4-1 pada leg pertama semifinal Liga Champions, Kamis (25/4) dini hari WIB. Pelatih El Real, Jose Mourinho, mengakui Dortmund bermain sangat baik. Robert Lewandowski menjadi bintang Dortmund lewat Quattrick-nya ke gawang Lopez dalam laga yang berlangsung di Signal Iduna Park itu. Dortmund unggul cepat lewat golnya di menit ke-8. Namun, gol tersebut berhasil dibalas oleh Cristiano Ronaldo pada menit ke-43.

Kubu Die Borussien semakin digdaya pada paruh kedua dengan kembali menceploskan tiga lagi lewat Lewandowski yang tampil gemilang pada laga ini. Skor 4-1 pun menjadi penutup leg pertama ini untuk kemenangan Dortmund. Direktur Olahraga Dortmund, Michael Zorc, menyebut performa pasukannya fantastis. “Itu adalah performa dan malam fantastis. Kami bermain sempurna di hampir 90 menit. Kami benar-benar pantas memenangkan laga ini,” ungkap Zorc seusai laga sebagaimana dilansir situs resmi UEFA. “Kami memang melakukan kesalahan yang berbuah gol balasan Madrid. Tapi, kami

berhasil memperbaikinya di babak kedua. Kemenangan 4-1 adalah hasil yang sangat bagus,” ia menambahkan. Sementara itu, Mourinho menilai pasukan Jurgen Klopp memang bermain dengan sangat baik dan layak menang karena berhasil memenangkan duel di lapangan. Namun, pelatih asal Portugal ini juga tak mengerti kenapa timnya bisa kalah dengan skor yang cukup telak ini.

“Saya rasa Dortmund adalah tim terbaik sejauh ini. Mereka memenangi setiap duel individu di lapangan, lebih kuat dalam sisi fisik pun mental, jadi saya rasa mereka berhak menang. Bagaimana skor 1-1 jadi 4-1? Saya juga tak tahu,” ujar Mourinho seperti dilansir Dailypost. Meski begitu, Mourinho menilai timnya telah bermain dengan sungguh-sungguh dalam laga ini.

>> Editor : David Ramadian

“Saya rasa para pemain saya telah mengerahkan semua kemampuan terbaik mereka,” tandasnya. Kubu El Real sendiri masih memiliki peluang lolos ke babak final pada leg kedua yang akan berlangsung di Santiago Bernabeu markas Madrid, Rabu (1/5). Namun, Madrid setidaknya harus menang 3-0 tanpa balas bila ingin lolos ke babak berikutnya. (h/glc/vid)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

HARUMKAN INDONESIA DI AFC CUP

Dirut Semen Indonesia Apresiasi Prestasi Kabau Sirah PADANG, HALUAN — Peforma Semen Padang FC yang terus menanjak di ajang internasional, AFC Cup 2013 mendapat apresiasi dari Direktur Utama PT Semen Indonesia (SI), Dwi Soetjipto. Mantan Dirut PT Semen Padang itu memuji penampilan Elie Aiboy dan kawankawan yang telah mengharumkan nama Indonesia di pentas internasional. Dia berharap Semen Pa-

dang terus melaju di AFC Cup, dan bisa melampaui prestasi yang pernah diraih tahun 1994, yakni perempat final Piala Winner Asia. “Kita bangga dan masyarakat Indonesia bangga atas prestasi yang diraih klub Semen Padang ini. Semoga konsistensi penampilan pemain terus meningkat, sehingga mencapai puncak kompetisi AFC Cup yang sedang diikuti sekarang,” kata Dwi

POJOK ARENA

Soetjipto yang juga mantan Dirut PT Semen Gresik sebelum dipercaya memimpin PT Semen Indonesia ini, kepada Haluan, kemarin. “Baik main di Padang maupun di kandang lawan, Semen Padang belum terkalahkan. Ini prestasi yang membanggakan. Prestasi ini membuktikan persepakbolaan tanah air masih berjaya,” sebut Dwi. Namun demikian, lanjut Dwi, prestasi juala liga Indonesia

dan juara Community Shield 2013 serta prestasi sebagai tim yang belum terkalahkan di Grup E AFC Cup saat ini jangan sampai membuat lupa diri. Apalagi perjuangan anak asuhan Jafri Sastra itu masih panjang yakni membidi partai puncak AFC Cup. “Strategi sepakbola itu bisa dilaksanakan oleh 11 pemain di lapangan. Artinya, kekompakan tim itu lah yang utama dan terus dijaga,”

harap Dwi seiring terus memberikan dukungan kepada Tim Urang Awak meraih kemenangan di setiap pertandingan. Juara liga dan Community Shield serta mengikuti turnamen internasional bukanlah yang pertama diraih oleh klub yang dinaungi PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) ini. Dalam sejarah keikutsertaannya di berbagai kompetisi, prestasi terbaik Kabau Sirah diraih pada tahun 1992 saat

tampil sebagai juara Piala Galatama yang masa itu kompetisi paling bergengsi tanah air. Kemudian tahun 2011/2012 menjuarai Liga Primer Indonesia, kompetisi tertinggi PSSI. Sedangkan di ajang internasional, Semen Padang FC pernah mencapai babak perempat final Piala Winners Asia (1993-1994) sebelum akhirnya dihentikan oleh klub asal Jepang, Yokohama Marinos. (h/vid)

DWI SOETJIPTO

Pessel Gelar Kejuaraan Dunia

Tontowi/Liliyana ke Perempatfinal

PAINAN, HALUAN — Setelah sukses menggelar KPDT Expo pekan lalu, Pesisir Selatan kembali mengelar dua iven bertaraf internasional. Iven itu adalah Kejuaraan Dunia Paralayang dan Kejuaraan Nasional Open Turnamen Voli Pantai, 25-28 April 2013.

NEW DELHI — Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir serta dua ganda Indonesia lainnya berhasil memastikan satu tempat di babak perempatfinal India Superseries 2013. Bertempat di Siri Fort Indoor Stadium, Kamis (25/4/2013), Tontowi/Liliyana meraih kemenangan mudah atas Abhinav Prakash/ Kristi Das. Juara All England itu cuma butuh waktu 16 menit untuk menang 21-14, 21-10. Di babak perempatfinal, Tontowi/Liliyana akan menghadapi pemenang dari laga antara Gaurav Venkat/Juhi Dewangan melawan Shin Baek Choel/Jang Ye Na. Indonesia juga menempatkan satu wakil lagi di babak perempatfinal dari nomor ganda campuran. Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati lolos setelah menang 21-13, 21-14 dari Songphon Anugritayawon/Kunchala Voravichitchaikul. Di perempatfinal, Fran/Shendy akan menghadapi pemenang dari pertandingan yang mempertemukan Ko Sung Hyun/Kim Ha Na dan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Dari nomor ganda putra, Angga Pratama/ Ryan Agung Saputra menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di babak perempatfinal. Mereka lolos setelah menang 21-12, 21-12 dari Thien How Hoon/Wee Kiong Tan. Selanjutnya, Angga/Ryan akan menghadapi Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa di babak perempatfinal. Unggulan keempat asal Jepang itu lolos setelah menang atas Hirokatsu Hashimoto/ Noriyasu Hirata 22-20, 19-21, 21-13. (h/dtc)

Kegiatan itu dibuka Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit di Lapangan Voli Pantai Rangeh Gadang Sago Kecamatan IV Jurai. Sementara Kejuaraan terbang layang akan digelar di Puncak Bukit Langkisau. Nasrul Abit mengungkapkan kejuaraan paralayang ini merupakan kejuaraan dunia terbesar yang pernah diadakan di Pessel dan menjadi kebanggaan daerah tersebut. Untuk itu, Bupati berharap agar momen ini jadi motivasi bagi daerah untuk sukses pada pelaksanaan dan juga sukses dalam prestasi. “Kejuaraan seri pertama dilaksanakan di Indonesia dan Pessel dipercaya sebagai pelaksanaannya. Tentunya hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah kita. Untuk itu, mari sukseskan dengan mengikuti perlombaan serta menjadi tuan rumah yang baik,” ujarnya. Bupati menambahkan, seri kedua akan dilaksanakan di Thailand. Sementara seri ketiga di Portugal, seri ke-

CENDERAMATA — Bupati Pessel Nasrul Abit menyerahkan aksesoris kepada Amelia atlit Voli Pantai Provinsi Riau pada Kejuaraan Nasional Voli Pantai, saat pembukaan kejuaraan dunia Paralayang dan Voli Pantai Nasional di Gor Rangeh Gadang Sago, Pesisir Selatan, kemarin. HUMAS

empat dan ke V di Eropa dan seri ke VI dilaksanakan di Malaysia. Sementara itu untuk Open Turnamen Nasional Volly Pantai nantinya akan diikuti oleh 10 Provinsi dengan jumlah klub yang ikut direncanakan 43 klub, 18 Pa dan 15 Pi. Kejuaraan Dunia Paralayang itu akan diikuti 54 orang paraglider yang berasal dari sejumlah negara. Pada kejuaraan ini akan diikuti juara dunia terbanglayang putra asal Slovenia, Matjaz Feraric dan Nomor I Dunia putri asal Indonesia Lis Andriana. Negara yang sudah positif mengikuti Kejuaraan Dunia Paralayang berasal dari Cina, Malaysia, Serbia, Korea, Jepang, Vietnam, Slovenia, Singapura, Thailand dan Indonesia. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kebudayaan Pessel Nasral mengungkapkan, pihaknya sudah mempersiapkan acara tersebut semaksimal mungkin. (h/har)

INDONESIA PREMIER LEAGUE

Arema Imbang, Persiba Cukur Persema BANTUL, HALUAN— Persiba Bantul berhasil menang besar dengan mencukur tamunya Persema Malang, 50 dalam lanjutan kompetisi Indonesian Premier League (IPL) di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (25/4). Sementara itu, Arema Malang ditahan imbang tamunya PSIR Rembang. Pesta gol Persiba dibuka menit ke-22 oleh Ezequiel Gonzales, disusul Eduardo Bizzaro menit 41 dari titi putih, dan Oktavianus menit 74. Dua gol lainnya diborong striker asing Roberto Kwateh pada menit 77 dan 80. Persiba sejak awal memang berniat menerapkan strategi menyerang. I Made Wirahadi dan Ugiek Sugiyanto jadi andalan utama untuk menjebol gawang lawan. Duet maut itu disokong Slamet Nurcahyo, Johan Manaji, Arwin Rabda dan Ezequiel Gonzales yang mengisi lini tengah. Tekanan tuan rumah membuahkan hasil di menit 16. Berawal dari tendangan bebas Slamet Nurcahyo, bola pun diteruskan Ezequiel Gonzales

dengan sempurna ke gawang Persema yang dijaga Ruhanda Mardiansyah. Gol kedua lahir akibat pelanggaran keras terhadap Slamet Nurcahyo di kotak haram Persema. Wasit menunjuk titik putih dan Eduardo Bizzaro mengubah skor jadi 2-0. Masuk babak kedua, Persiba berusaha meningkatkan daya gedornya dengan memasukkan Roberto Kwateh. Penyerang asal Liberia itu menggantikan Ugiek Sugiyanto yang mulai menurun kecepatannya. Beberapa menit kemudian giliran Slamet Nurcahyo yang ditarik untuk digantikan Oktavianus. Kepercayaan itu dijawab Oktavianus dengan golnya di menit 74. Seakan belum puas Persiba tidak mengendurkan serangan. Kali ini giliran Roberto Kwateh yang unjuk gigi. Setelah gagal membuat gol meski sudah berhasil melewati kiper Persema, Kwateh membayar utangnya di menit 77. Tiga menit kemudian dia mencetak gol kelima Persiba. Di masa injury time Persema mempunyai kesempatan untuk memperkecil keterting-

Dua legiun asing Persiba, Ezequiel Gonzales dan Eduardo Bizzaro merayakan gol kemenangan Persiba. galan lewat titik putih. Sayang algojo Persema gagal menjalankan tugasnya. Asisten pelatih Persiba Albert Rudiana usai laga mengatakan kunci kemenangan timnya tak lepas dari strategi menyerang yang dijabarkan apik oleh Ezequiel Gonzales dan kawan-kawan. “Kita siapkan striker tajam dan gelandang yang punya naluri menyerang. Di babak kedua kita malah pakai tiga striker. Bersyukur anak-anak mampu menjalankan instruksi dengan baik,” kata Albert. Sementara itu pada laga lainnya yang berlangsung di

Stadion Gajayana, Malang, tuan rumah Arema ditahan 2-2 oleh PSIR. Tim tamu unggul lebih dulu lewat gol dari Cristian Lenglolo saat babak pertama tinggal tiga menit. Tim ‘Singo Edan’ menyamakan kedudukan setelah Mulyanan di menit 59. Empat belas menit kemudian PSIR kembali unggul usai Lenglolo kembali menyarangkan bola. Arema selamat dari kekalahan setelah Mulyanan mencetak gol tujuh menit menjelang waktu normal selesai. Pertandingan pun selesai dengan skor sama kuat 2-2. (h/lpc/vid)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


LUAR NEGERI 19

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Kasus Flu Burung Merebak ke Taiwan

NOTES

Shakespeare Dibaptis 26 APRIL 1564 — William Shakespeare, seorang pujangga, dibaptis. William Shakespeare (lahir di Stratford-uponAvon, Warwickshire, Inggris, 26 April1564 – meninggal di Stratford-uponAvon,Warwickshire, Inggris, 23 April 1616 pada umur 51 tahun) adalah seorang penulis Inggris yang seringkali disebut orang sebagai salah satu sastrawan terbesar Inggris. Ia menulis sekitar 38 sandiwara tragedi, komedi, sejarah, dan 154 sonata, 2 puisi naratif, dan puisi-puisi yang lain. Ia menulis antara tahun 1585 dan 1613 dan karyanya telah diterjemahkan di hampir semua bahasa hidup di dunia dan dipentaskan di panggung lebih daripada semua penulis sandiwara yang lain. Shakespeare juga mempelajari karya-karya para penulis dan filosofer dari Yunani Kuno dan Romawi. Lebih dari 100 tahun berlalu sejakJohannes Gutenberg memperkenalkan percetakan ke Eropa pada tahun 1452. Shakespeare dan orang Inggris lain yang dapat membaca % dan mampu membeli % bukubuku menjadi akrab dengan kisah-kisah dari berbagai tempat seperti Italia, Perancis, Asia Minor, dan Afrika Utara. Beberapa kisah-kisah ini menjadi dasar cerita-cerita terbesar Shakespeare. Contohnya, The Golden Ass karya Apuleius, sebuah kisah kuno dari Afrika Utara, kemungkinan merupakan kisah yang menginspirasikan Impian di Tengah Musim. Shakespeare meminjam cerita untuk Romeo dan Juliet dari seorang penulis Inggris lain, yang mendapatkannya dari seorang penulis Perancis, yang menerjemahkannya dari kisah abad ke-16 oleh Luigi da Porta dari Italia yang bersumpah bahwa cerita tersebut adalah berdasarkan cerita nyata.(h/wkp)

LINGKAR

NANJING, HALUAN — Seorang pengusaha berusia 53 tahun asal Taiwan menjadi kasus flu burung H7N9 pertama di luar China daratan. Demikian konfirmasi yang disampaikan pejabat kesehatan setempat. Lelaki tersebut dilaporkan dalam kondisi serius di rumah sakit beberapa hari setelah kembali dari Suzhou, Cina. Dia dibawa ke rumah sakit tiga hari setelah tiba dari Suzhou melalui Shanghai. Dia tidak melakukan kontak atau memakan unggas tak matang saat di Suzhou, demikian pernyataan Menteri Kesehatan Taiwan Chiu Wen-ta kepada lokal media. Cina telah mengkonfirmasi 108 kasus H7N9 sejak laporan pertama tercatat di bulan Maret, dengan setidaknya 22 orang meninggal. Organisasi Kesehatan Dunia, PBB mengatakan flu burung jenis baru ini menyebar lebih cepat cepat dari burung ke manusia. Presiden Taiwan Ma Ying-jeou memerintahkan departemen kesehatan untuk meningkatkan langkah pencegahan. Hingga saat ini para ahli masih mencoba untuk memahami virus H7N9, dan belum menentukan apakah virus jenis ini bisa ditransfer antar manusia. “Ini jelas salah satu virus flu

CUKUR TERNAK — Peternak mencukur alpaka di Desa Winklarn, Regensburg, Jerman, Selasa (23/4). Alpaka selalu dicukur di musim semi, hal tersebut membuat hewan lebih nyaman untuk musim panas dan bulunya dikumpulkan sebagai bahan membuat wol. REUTERS yang paling mematikan,’’ kata ahli flu WHO Dr Keiji Fukuda dalam sebuah keterangan pers di Beijing. “Saat kami melihat virus flu, ini adalah sebuah virus berbahaya yang tak biasa.’’ Dia menambahkan, tim WHO telah memulai penyelidikan. Tetapi dia mengatakan bahwa berdasarkan bukti, ‘’virus ini lebih mudah terjangkit dari unggas ke manusia ketimbang H5N1,’’ jenis yang menyebar tahun 2003. Dr Fukuda sendiri memimpin sebuah tim WHO selama seminggu di Cina untuk mem-

pelajari H7N9, bersama sejumlah peneliti Cina dari Beijing dan Shanghai. WHO meyakini unggas masih menjadi sumber wabah H7N9 di Cina. Sangat Berbahaya Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan jenis flu burung baru yang menewaskan 20 orang di Cina tahun ini adalah salah satu yang paling berbahaya dan tampaknya menyebar lebih mudah dari unggas ke manusia. Namun seorang pejabat senior WHO Dr Keiji Fukuda menam-

bahkan bahwa para ahli masih meneliti virus H7N9 dan belum mengetahui secara pasti apakah virus ini bisa menyebar antar manusia. Kesimpulan itu adalah hasil penyelidikan gabungan antara WHO dan pemerintah Cina terhadap wabah penyakit paling baru ini yang telah menyebar ke Beijing, Shanghai dan empat provinsi Cina. “Virus ini lebih mudah menyebar dari unggas ke manusia dibandingkan H5N1. Dalam waktu satu tahun saya harap kami akan dapat memiliki

Jepang Akan Usir Paksa Warga China

Perancis Legalkan Pernikahan Sejenis PARIS, HALUAN — Perancis menjadi negara ke-14 yang menyetujui secara hukum terhadap pernikahan sejenis. Rancangan undang-undang yang juga membolehkan secara hukum adopsi anak oleh pasangan sejenis ini kemarin disetujui oleh 321 suara di parlemen, sementara 225 suara menolak. Keputusan ini diambil menyusul debat publik yang terus terpecah. Sejumlah aksi protes terbesar Perancis soal ini juga telah terjadi. Ratusan orang yang menentang keputusan itu kemarin sempat melakukan aksi unjuk rasa di luar Gedung Majelis Nasional saat hasil voting parlemen diumumkan. Pemimpin aksi kelompok penentang pernikahan sejenis mengatakan, mereka akan terus melanjutkan penolakannya. Agenda Reformasi Sosial “Kita akan menunjukkan kepada mereka perjuangan belum berakhir. Saya telah bersungguh-sungguh meminta kepada presiden untuk menggelar referendum tentang persoalan ini,” kata Frigide Barjot, komedian yang ikut aksi penolakan terhadap pendukungnya. Sementara itu, aksi penolakan juga terjadi di dalam Gedung Majelis Nasional. Dua penentang pernikahan sejenis berupaya untuk membentangkan spanduk penolakan sebelum putusan dikeluarkan. Namun, upaya itu gagal. Ribuan polisi yang dipersenjatai meriam air sempat dikerahkan di sekitar gedung parlemen untuk mengatasi bentrokan dan aksi kekerasan seperti dalam unjuk rasa sebelumnya. Meskipun aksi unjuk rasa kelompok penentang berlangsung damai. Namun, sejumlah bentrokan sempat terjadi dan diduga dilakukan oleh kelompok sayap kanan. Poling terakhir menunjukkan ada mayoritas kecil warga Perancis mendukung pernikahan sesama jenis. Namun, survei menunjukkan bahwa hanya sedikit dukungan terhadap kebijakan adopsi oleh pernikahan sesama jenis. Pengesahan UU pernikahan sejenis di Perancis merupakan salah satu sasaran yang dibidik oleh program reformasi sosial Presiden Francois Hollande dari kelompok sosialis. (h/bbc)

pemahaman lebih baik mengenai penularan virus ini,” kata Fukuda. Sementara itu Direktur Kantor Pengendalian dan Pencegahan Influenza H7N9 Cina, Liang Wannian, mengatakan kasuskasus baru akan terus terjadi hingga para ilmuwan dapat mengetahui lebih banyak mengenai pola penyebaran virus. “Selama kita belum bisa mengidentifikasi sumber penyebaran virus dan rute transmisi dengan jelas, kasus baru masih akan bertambah dan wilayah penyebaran meluas,” kata Wannian. (h/bbc)

PRESIDEN Korsel Park Geun-hye dan Bill Gates

Cara Salaman Bill Gates Dianggap Menghina Presiden Korsel SEOUL, HALUAN — Juragan Microsoft, Bill Gates, dianggap merendahkan Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, dalam pertemuan keduanya Senin pekan ini. Media dan publik Korsel menganggap cara Gates bersalaman dengan kepala negara mereka sudah kurang ajar. Dalam foto yang menempati banyak halaman muka harian di Seoul, terlihat Gates menyodorkan tangannya dengan santai kepada orang nomor satu Korsel tersebut. Tangan kirinya masuk ke dalam kantung celana, seperti layaknya bersalaman dengan orang biasa. Bagi budaya Korea yang menjunjung tinggi pemimpin, tindakan ini dianggap melanggar etika moral mereka. Banyak yang mempertanyakan, apakah ini

akibat perbedaan budaya, atau memang Gates ingin merendahkan Park. “Perbedaan budaya, atau merendahkan?” tulis harian JoongAng Ilbo, dilansir Telegraph, Selasa 23 April 2013. “Salaman yang menghina? Salaman tidak resmi?” tulis media lainnya, Dong-A Ilbo. Sementara Istana Kepresidenan Korsel menolak berkomentar, foto ini sudah terlanjur ramai dibicarakan di media sosial. Banyak yang menyayangkan sikap Gates tersebut. “Walaupun ada perbedaan budaya, tapi sangat tidak pantas dilakukan di acara seperti ini. Bagaimana dia bisa memasukkan tangannya ke kantung saat bertemu kepala negara?” tulis

pemilik akun @msryu67 di Twitter. Seorang teman Gates yang dikutip oleh harian Dong-A Ilbo mengatakan bahwa memang begitulah kelakuan Gates, santai dan tidak kaku. “Gates adalah orang yang tak terikat budaya bersalaman, walaupun saat bertemu pemimpin organisasi internasional maupun tokoh politik,” tulis harian ini, tanpa menyebutkan nama. Pada tahun 2008, Gates juga memasukkan tangannya ke kantung saat bersalaman dengan presiden Korsel kala itu Lee Myung-bak. Sebelumnya lebih baik. Tahun 2011, Gates menggunakan dua tangannya saat menyalami presiden Korsel saat itu, Kim Dae-jung. (h/vvn)

TOKYO, HALUAN — Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe bertekad pada Selasa akan “mengusir dengan paksa” setiap warga China yang mendarat di pulau-pulau yang menjadi sengketa teritorial kedua negara itu setelah delapan kapal pemerintah China berlayar ke perairan sengketa. Bentrokan paling akhir atas kepulaun itu menaikkan ketegangan diplomatik ketika hampir 170 anggota parlemen Jepang mengunjungi kuil suci perang Yasukuni di Tokyo tengah, dilihat sebagai simbol imprialisme lama Jepang. China dan Korea Selatan, dua negara tetangga Jepang, merasa gusar atas aksi tersebut. Tokyo memanggil duta besar China untuk Jepang setelah kapal-kapal milik China memasuki perairan teritorialnya sedangkan Beijing menyebut kunjungan ke kuil itu sebagai “satu usaha untuk menepis sejarah agresi Jepang”. Konvoi kapal China itu merupakan yang terbesar berlayar ke perairan yang menjadi sengketa dalam satu hari sejak Tokyo menasionalisasi bagian dari gugusan pulau itu pada September lalu. Pulau-pulau itu dikelilingi oleh kawasan-kawasan yang kaya ikan dan diyakini mengandung sumberdaya alam

yang besar di dasar laut. PM Abe bertekad “akan mengusir paksa” tiap warga China yang mendarat di pulau-pulau itu di Laut China Timur dan berjanji mengambil “tindakan menentukan”. “Kami takkan pernah membiarkan ada aksi untuk mendarat,” kata Abe kepada parlemen menjawab pertanyaan dari para anggota, dan menambahkan,”Lumrah jika kami mengusir dengan paksa jika (ada warga China) mencoba mendarat.” Kapal-kapal China beberapa kali berlayar di sekitar lima pulau yang dikuasai Jepang dalam beberapa bulan belakangan yang memicu benetrokan diplomatik. Kapal-kapal maritim China yang melakukan pemantauan memasuki zona 12 mil laut di luar kepulauan itu, yang China menyebutnya Diayou dan Jepang menyebutnya Senkaku, pada Senin pagi (08.00 waktu setempat), kata Penjaga Pantai Jepang. Delapan kapal itu meninggalkan wilayah itu sekitar pukul 19.15, kata markas penjaga pantai Ragional yang dikutip Jiji Press. “Sangat disayangkan dan tak dapat diterima bahwa kapal-kapal pemerintah China berulang-ulang memasuki perairan Jepang,” kata kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga. (h/ans)

kelompok yang menyimpang itu, istilah yang digunakan Pemerintah Arab Saudi untuk merujuk kepada Al Qaeda. Masing-masing 12 bangunan di fasilitas unggulan itu menampung 19 napi, yang akan memiliki akses kesuite khusus, di mana mereka dapat menghabiskan waktu bersama anggota keluarga yang berkunjung. Pada siang hari, para napi akan menghadiri seminar tentang masalah agama. Seminar itu bertujuan mengajari mereka prihal kesesatan pemikiran mereka tentang jihad. “Dalam rangka memerangi terorisme, kita harus memberi mereka keseimbangan intelektual dan psikologis melalui dialog dan persuasi,” kata direktur pusat rehabilitasi itu, Said al-Bishi.

Dia mengatakan, sebanyak 2.336 tahanan Al Qaeda kini telah menjalani skema rehabilitasi itu. Namun, tidak semua napi Al Qaeda yang menjalani program itu menjadi “berubah” karena rehabilitasi mereka. Bahkan, direktur pusat rehabilitasi itu mengakui dalam sebuah wawancara dengan para wartawan bahwa sekitar 10 persen dari mereka yang menjalani program itu kembali ke sel teroris mereka. Para kritikus berpendapat bahwa pelajaran agama yang diberikan kepada narapidana itu justru tidak cukup moderat dan terlalu dekat dengan banyak interpretasi kelompok itu tentang Al Quran dan terlalu dekat dengan pandangan yang dianut Al Qaeda.(h/kcm)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi

Saudi Sediakan Penjara Mewah untuk Napi Al Qaeda

SEJUMLAH perwakilan media diberi kesempatan berkeliling sebuah pusat rehabilitasi yang khusus untuk para narapidana teroris di Riyadh, Saudi. AFP RIYADH, HALUAN — Para teroris yang tertangkap di Arab Saudi menikmati tempat “rehabilitasi mewah”. Negara kaya minyak yang konservatif itu berharap dapat menuntun

para militan Al Qaeda yang dipenjara di situ untuk bisa menjauh dari ekstremisme agama. Caranya, mereka diberi bimbingan, perawatan spa, dan fasilitas olahraga di

sebuah pusat rehabilitasi mewah di Riyadh. Demikian lapor sejumlah kantor berita di negara itu seperti dikutip MailOnline, Sabtu lalu. Pada fasilitas-fasilitas

mewah itu, yang tidak disebutkan anggaran pengadaannya, juga terdapat kolam renang ukuran olimpiade, sebuah tempat sauna, gym, dan ruang televisi. Narapidana yang memperlihatkan perilaku baik dapat menikmati istirahat dua hari bersama istri mereka di kamar khusus yang merupakan bagian dari kompleks tersebut. Program itu akan menampung sekitar 3.000 napi di lima pusat rehabilitasi di kerajaan itu. Namun, itu merupakan fasilitas baru di Riyadh. Fasilitas bercita rasa mewah itu diberikan kepada para napi sebagai insentif untuk melunakkan keyakinan mereka. Semua pusat rehabilitasi menyandang nama menteri dalam negeri saat ini,

yang memimpin tindakan tegas pemerintah terhadap Al Qaeda di Arab Saudi menyusul serangan mematikan kelompok itu tahun 2003 hingga 2006 yang menewaskan lebih dari 150 orang Saudi dan warga asing. Selama pemberantasan itu, banyak militan melarikan diri ke selatan, ke Yaman selatan, yang tanpa hukum dan wilayah tenggara di mana jaringan itu membentuk “Al Qaeda di Semenanjung Arab” pada Januari 2009. AS menggolongkan Al Qaeda di Semenanjung Arab sebagai cabang kelompok itu yang paling aktif dan mematikan. Fasilitas mewah di Riyadh mencakup wilayah setara dengan sekitar 10 lapangan sepak bola dan dirancang untuk menampung 228 napi dari


20

KOTA SOLOK Bareh Tanamo

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

LINGKAR DPD PAN Solok Penuhi Kuota Caleg Perempuan SOLOK, HALUAN — Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Solok berkomitmen melaksanakan UU Pemilihan Umum (Pemilu) 2014 dengan mengajukan 30 % calon legislatif dari perempuan yang didaftarkan Minggu (21/4) lalu ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok. “Kami memang bersepakat dan menjaring kaum perempuan untuk bisa berkiprah di parlemen Kota Solok. Makanya jajaran pengurus sejak awal membuka pendaftaran bagi calon legislatif perempuan dan kuota yang diminta 30 % sudah terpenuhi,” jelas Ketua DPD PAN Kota Solok Jon Hendra, SH kepada “Haluan” via handphonenya Rabu (24/4). Jumlah calon legislatif untuk Pemilu 2014 yang didaftarkan ke KPU 20 orang, 9 orang dari Kecamatan Tanjung Harapan dan 11 orang dari kecamatan Lubuk Sikarah, ke 11 Caleg itu 70 % berpendidikan strata satu dan hanya 30 % berpendidikan SLTA. Kendati berpendidikan SLTA namun pengalaannya di bidang organisasi maupun sektor lainnya cukup banyak. Dengan masuknya caleg perempuan dari DPD PAN, Jon Hendra berharap kaum perempuan bisa berkiprah di DPRD nantinya, kepadanya diminta mempersiapkan diri, baik phisik, mental dan skil sehingga tak ada istilah perempuan itu tidak bisa dan jangan ada katakata menyerah sebelum berjuang. Sebaliknya, kepada semua caleg, Wakil ketua DPRD Kota Solok itu meminta agar mempersiapkan diri untuk verifikasi oleh KPU, karena sesuai taapan Pemilu, 6 Mai s/d 26 Mei dilaksanakan verifikasi, jika persyaratan administerasi masih kurang sesuai permintaan KPU agar dilengkapi sehingga Caleg tidak dirugikan.(h/alf)

Solok Peringati HUT Satpol PP ke-63 SOLOK, HALUAN — Peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) ke-63 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-51 di Kota Solok ditandai dengan pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung kidmat, pada Senin (22/ 4) di Halaman Balaikota Solok. Walikota Solok H. Irzal Ilyas bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam rangka peringatan HUT Sat Pol PP ke-63 dan Linmas ke-51. Hadir pada kegiatan ini Muspida Kota Solok dan Pimpinan SKPD dilingkungan Pemko Solok. Upacara bendera ini, diikuti oleh anggota Sat Pol PP, Dishub, PNS di lingkungan Pemko Solok dan pelajar. Tahun ini merupakan pertama kalinya diselenggarakan upacara gabungan peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja dengan Ulang Tahun Satuan Perlindungan Masyarakat. Hal ini mengingat keberadaan Satuan Perlindungan Masyarakat tergabung dalam kantor Sat Pol PP Kota Solok, yang telah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 10 tahun 2012 tentang susunan organisasi dan tata kerja satuan Polisi Pamong Praja Kota Solok terhitung tanggal 17 Januari 2013. Tema yang dijadikan pada peringatan HUT Pol PP dan Linmas Tahun 2013 ini adalah “Dengan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke-63 dan Satuan Perlindungan Masyarakat ke-51, Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Konsisten Menjaga Citra dan Wibawa Perintah Daerah Melalui Tugas Pokok dan Fungsi” Wako Solok dalam sambutannya menyampaikan penghargaan atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Linmas, dalam menegakkan dan mengamankan peraturan perundangundangan yang berlaku serta kebijakan pembangunan daerah dan memberikan rasa aman, nyaman dan tentram pada masyarakat. Penguatan kelembagaan Sat Pol PP dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya, dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan citra dan kewibawaan Sat Pol PP dimata masyarakat. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang ditunjang oleh kelembagaan yang kuat, anggaran dan sarana prasarana yang memadai dapat lebih meningkakan profesionalisme, kompetensi dan integritas anggota Sat Pol PP, pada gilirannya dapat lebih membantu Kepala Daerah dalam menegakkan Perda dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kota Solok. Mengacu kepada surat edaran Menteri Dalam Negeri, Gubernur, Bupati/Walikota diminta untuk memberdayakan Satuan Linmas dalam membantu kegiatan penanggulangan bencana, dengan cara melibatkan aparat satuan Linmas dalam kegiatan penyelenggaraan penanggulangan bencaa termasuk pengurangan resiko bencana, demikian disampaikan Walikota. (h/hms)

HUT SATPOL PP — Walikota Solok H. Irzal Ilyas bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam rangka peringatan HUT Sat Pol PP ke-63 dan Linmas ke-51, Senin (22/4).

Sawah Tadah Hujan Dapat Pembangunan Embung SOLOK, HALUAN — Sawah-sawah tadah hujan di beberapa kelurahan di Kota Solok kecipratan pembangunan embung dan sumur artesis tahun 2013 dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang dilaksanakan Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Kota Solok. “Beberapa Kelurahan yang mendapat alokasi dana pembangunan embung (sejenis

cek dam) dan sumur artesis masing-masing di Kelurahan VI Suku, Tanah Garam dan KTK.

Ketiga lokasi itu sudah dilakukan survey dan penyerahan lahan untuk pembangunan oleh pemilik tanah,” jelas Kepala Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Kota Solok Patrial Panai Senin (22/4). Pembangunan embung dan sumur artesis itu dilaksanakan oleh rekanan nantinya, namun tetap diharapkan partisipasi anggota kelompoktani untuk suksesnya pengadaan air bagi

Bonus Atlet Porprov Diserahkan

WALIKOTA Solok H. Irzal Ilyas menyerahkan bonus kepada atlet kontingen Kota Solok pada Porprov Sumatera Barat XII tahun 2012 lalu, Jum’at (19/4) di Gedung Kubung Tigo Baleh Kota Solok. SOLOK, HALUAN — Walikota Solok H. Irzal Ilyas menyerahkan bonus kepada atlet kontingen Kota Solok pada Porprov Sumatera Barat XII tahun 2012 lalu, di Kabupaten Limapuluh Kota. Penyerahan bonus ini dilaksanakan Jum’at (19/4) di Gedung Kubung Tigo Baleh Kota Solok. Penyerahan bonus ini dihadiri oleh Walikota Solok, Muspida, Pimpinan SKPD dilingkungan Pemko Solok, Pengurus KONI Kota Solok serta para atlet dan pelatih kontingen Porpov XII Kota Solok. Besar bonus yang diserahkan, berdasarkan kepada

perolehan medali yang didapatkan oleh para atlet, untuk peraih medali emas mendapatkan bunus sebesar Rp12 juta, perak Rp7,5 juta dan perunggu mendapatkan bonus sebesar Rp5 juta. Ir. H. Jetson, M.SP selaku Ketua Kontingen Kota Solok menyampaikan jumlah medali yang diperoleh oleh Kota Solok pada perhelatan pekan olahraga provinsi (Porprov) Sumatera Barat tahun 2012 lalu, 6 emas, 14 perak, dan 25 Perunggu dari 14 cabang olahraga. Walikota Solok dalam kesempatan ini menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan pembubaran

kontingen dan penyerahan bonus bagi altet porprov, keterlambatan ini dikarenakan anggaran tahun 2012 telah ditutup sebelum berakhirnya porprov XII tahun 2012, dan bonus yang diserahkan hari ini disepakati dulu pada tahun anggaran 2013. “Evaluasi keikutsertaan pada Porprov XII tahun 2012 perlu kita lakukan, mengingat Kontingen Kota Solok berada pada peringkat 3 terbawah, terutama cabang-cabang yang belum berhasil memperoleh medali, tentunya kita perlu meningkatkan latihan dan menuntut kerja keras semua pemangku kepentingan yang terkait, sehingga secara bertahap olahraga yang selama ini dipandang sebelah mata, dapat bersaing dengan cabang olahraga lain untuk mengharumkan nama daerah ditingkat Sumatera Barat dan bahkan nasional,” ujar Wako. H. Irzal lIyas menambahkan, secara berangsurangsur Kota Solok akan memenuhi kebutuhan akan sarana dan prasarana olahraga yang representative, GOR yang berada di Kelurahan Tj. Paku insyaallah pada tahun ini sudah bisa kita pergunakan, walaupun baru hanya untuk beberapa cabang olehraga. Bersama DPRD Kota Solok Pemerintah Kota akan berupaya melengkapi sarana dan prasarana olahraga. (h/hms)

sawah-sawah yang berbandar langit itu. Sementara kalangan petani di beberapa kawasan pembangunan embung dan sumur artesis menyambut baik program tersebut. Karena sangat berdampak terhadap ketersediaan air di musim kemarau. Selama ini untuk turun ke sawah hanya bisa 1 kali setahun, namun dengan adanya penampungan air, hendaknya bisa ke sawah 2 kali

setahun. “Persoalan yang dihadapi petani selama ini memang air irigasi, pada hal areal sawah cukup potensial untuk budidaya padi,” jelas Ketua Kelompoktani Tunas Baru Kelurahan VI Suku Idris. Tapi apalah daya, pelaksanaan bercocok tanam padi hanya bisa 1 kali setahun. Jika 2 kali setahun sangat tergantung cuaca, kadang kal petani harus berebut air. (h/alf)

Wako Apresiasi Keltan Kalumpang SOLOK, HALUAN — Walikota Solok Irzal Ilyas memberikan apresiasi pada kelompoktani Kalumpang Saiyo kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah karena dinilai cukup kreatif dan menumbuhkan inovasi baru untuk kemajuan kelompok dan kesejahteraan anggotanya. “Saya sangat salut dan bangga atas kreatifitas kelompoktani Kalumpang Saiyo di bawah ketuanya Aljufri. Apalagi diketahui kelompoktani yang dinakhodai ibarat mambangkik batang tarandam,” jelas Irzal Ilyas dalam tatap muka dengan pengurus dan anggota kelompok di kediaman sekretarisnya Jumat malam lalu (19/4) Seperti disampaikan Aljufri sebelumnya, kelompoktani Kalumpang Saiyo sejak aktif dari kevakuman, beberapa bulan lalu sudah melaksanakan berbagai kegiatan. Diantarnya melakukan penanaman serai wangi pada areal 1 hektare, kemudian juga melaksanakan budidaya ubi kayu dan kedele. Semua kegiatan itu didukung penuh anggota. Menurut Irzal Ilyas yang juga hadir kepala Dinas Pertanian Perikanan kehutanan Patrial Panai, kelompoktani Kalumpang saiyo berbuat dulu baru menyampaikan persoalan, biasanya orang mengajukan proposal dulu untuk melaksanakan kegiatan, tapi bagi kelompoktani Kalumpang Saiyo

tidak demikian. “Inilah yang mebuat saya salut dan memberi apresiasi walau pada gilirannya juga meminta bantuan atas beberapa ketekoran dalam menggerakan kelompok untuk kesejahteran anggota. Tapi yang akan dibantu itu memang kelihatan dan masuk akal sehat,” jelas Walikota Solok. Dalam tatap muka yang dihadiri hampir 40 orang anggota kelompoktani termasuk masyarakat sekitarnya, Irzal Ilyas juga menerima keluhan dari warga, terutama masalah lampu yang belum terlayani oleh PLN serta kesulitan air untuk pengairan sawah. Menyikapi penerangan listrik ke rumah warga yang jumlahnya hampir 6 buah rumah, Walikota Solok meminta diajukan permohonan yang diketahui camat dan lurah, kemudian ditujukan ke PLN dan tembusan ke walikota. Jika permohonan sudah diajukan, walikota juga berkoordinasi dengan PLN rayon Solok. Begitu juga masalah irigasi, walikota meminta agar memanfaatkan mesin pompa bantuan dari pusat, mengenai biaya operasional diminta Dinas Pertanian melakukan kajian analisis agar dapat diprogramkan untuk pengalokasian anggaran. (h/alf)

BERSAMA ROMBONGAN DPRD KOTA SOLOK KE SURABAYA DAN MALANG ( HABIS)

Satpol PP Tak Ada yang Meringsek ke Hotel-hotel Laporan: Alfian AKTIVITAS di Pemerintahan Kota Surabaya memang sangat padat. Hampir tiap hari kedatangan tamu, baik dari kalangan eksekutif maupun legislatif yang ingin melakukan tukar informasi sekaligus belajar ke Kota Pahlawan itu. Biarpun penuh kesibukan dan padatnya kegiatan pada waktu bersamaan dengan kedatangan anggota DPRD Kota Solok juga ada tamu lain, namun Pemda Kota Surabaya mampu melayani

ke 2 tamunya itu walau harus berbagi tugas, anggota parlemen Kota Solok hanya diterima asisten bidang pemerintahan. Kendati haya diterima asisten, namun tidaklah mengurangi apa yang diinginkan parlemen Kota Solok, semua pertanyaan mampu dijawab karena Pemda Kota Surabaya menghadirkan seluruh pejabat yang terkait, Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Kota

Surabaya juga syarat dengan permasalahan sosial, seperti halnya Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) yang ada di pasar-pasar Kota Surabaya, Jumlah pasar yang ada di Kota Surabaya 136 buah, semuanya banyak ditempati PKL namun PKL yang mencari nafkah selalu diatur dengan baik, mereka tidak dibenarkan berjualan pada kawasan yang dilarang. Bagi PKL yang berjualan di kawasan terlarang selalu ditertibkan petugas dari Satpol PP, namun tindakan Satpol PP tidak brutal melainkan melakukan pendekatan secara

persuasif dan dicarikan tempat berjualan. Langkah yang diambil sistim persuasif sangat ampuh sehingga tindakan penggusuran semenamena tidak pernah terjadi. Pedagang itu manusia yang mencari nafkah untuk menghidupi anak dan keluarganya. Permasalahan sosial lain yang menonjol juga tempat hiburan malam, ketika masalah itu dipertanyakan oleh salah seorang anggota DPRD Kota Solok perlunya penegakan Peraturan daerah (Perda) Penyakit masyarakat (Pekat), Eko Harianto yang mewakili Wali-

kota Surbaya menjelaskan, pengawasan terhadap Pekat tetap ada hanya saja harus difilter. Tempat hiburan malam ada izinya, jadi tak perlu diganggu karena sebuah kota besar pasti ada pusat-puat hiburan malam agar kota tidak mati, Satpol PP hanya menindak yang tidak punya izin, kecuali untuk kawasan bisnis perempuan Gang doly yang terkenal di Kota Surabaya memang tidak ada izinnya namun untuk menertibkan masih menghadapi dilematis. Pemda Kota Surabaya

pernah berniat menertibkan, namun menghadapi hambatan yang serius karena hampir penjual jasa di sana menuai berkah, sebut saja sopir taksi, becak dayung, kedai-kedai minuman dan makanan serta penjaul jasa lainnya. Kota Surabaya juga menjadi kota tujuan, banyak memiliki objek wisata tetap menghimpun banyak orang agar datang ke Kota Surabaya, untuk menghadapi lonjakan tamu yang datang ke Kota Surabaya cukup tersedia penginapan, mulai dari hotel melati hingga hotel berbintang. >> Editor : Atviarni

Setiap orang yang menginap di hotel dijamin keamanannya. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Kota Surabaya tidak usil dan meringsek ke hotel-hotel memeriksa tamu yang menginap dengan kedok razia , tak akan pernah ada Satpol PP bertindak seperti itu karena orang yang menginap di hotel itu ingin ketenangan dan kenyamanan. Jangan kenyamanan tamu terusik dengan jalan menggedor-gedor pintu kamar baik hotel kelas melati apalagi hotel berbintang, karena masih banyak tugas lain yang harus dilaksanakan. *** >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Syahrini Tolak Jadi Caleg

BANYAKNYA selebriti yang berbondong-bondong terjun ke dunia politik tidak membuat Syahrini latah. Baginya, saat ini lebih baik berkutat di bisnis daripada bergabung dengan partai-partai politik. “Belum kali saat ini, karena aku lebih konsennya sebagai penyanyi, aku sedang mau matengin bisnis-bisnis aku, ada properti, karaoke, dan beberapa produk, jadi fokus ke situ,” ucap Syahrini di SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (24/4). Diakui, banyak partai politik yang meminangnya secara serius untuk bergabung. Namun Syahrini terpaksa menolak dengan baik karena merasa belum tertarik. “Belum tertarik, yang menawarkan banyak, berbagai partai ngajak bicara serius, kemarin pas aku keluar rumah sakit juga. Jadi sampai saat ini belum. Tapi mereka banyak yang menginginkan, apalagi background aku sarjana hukum,” imbuh Syahrini. Syahrini menjelaskan, dia tidak ingin hanya menjadi ‘pajangan’ sebuah partai, atau pemandangan menarik di kursi dewan. “Apalagi cuma jadi pajangan kursi-kursi wakil rakyat. Aku nggak mau jadi kayak gitu. Itu kan amanah, berat, jadi menurut aku jangan dulu,” tandasnya.(h/ kpl)

YUNASTRI

Perjuangkan Hak Kaum Perempuan YUNASTRI SH adalah satu dari dua orang kaum perempuan yang menduduki kursi legislatif di Kabupaten Solok Selatan. Kader Partai Golkar itu memilih berjuang di legislatif demi memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Yunastri menduduki kursi DPRD Solsel periode 2009-2014. “Saya memilih memperjuang aspirasi masyarakat, terutama mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan di daerah ini,” ujarnya, saat ditemui Haluan di ruang kerjanya, Kamis (25/4) di Golden Arm. Ia mengenang ketika dirinya masuk ke dunia politik. Panggilan itu dikarenakan naluri seorang bundo kanduang di Minangkabau. “Saya merasa terpanggil untuk berjuang, mengingat sosok Kartini secara nasional dikenang sebagai tokoh perempuan, dan sebenarnya ada yang lebih dekat lagi dengan kita di Minang, yaitu sosok bundo kanduang. Inilah dasar kepemimpinan kaum

perempuan,” kata anggota Komisi I DPRD Solsel itu. Berbagai kegiatan sosial di lingkungannya, dan di daerah Solok Selatan, seperti kegiatan PNPM. Dalam kegiatan PNPM itu, wakil rakyat dari kaum perempuan ini, sangat aktif karena dalam pelaksanaan PNPM ada upaya partisipatif masyarakat. Terutama, kegiatan PNPM itu melibatkan kaum perempuan. Bahkan, sosok wanita kelahiran Batang Limpaung,

20 Juni 1964 itu, bersamasama dengan pengurus PNPM telah membawa kesuksesan UPK PNPM Kecamatan Sungai Pagu memenangkan lomba tingkat provinsi Sumatera Barat. Sebagai anggota DPRD Solsel, menjemput aspirasi masyarakat ke tingkat masyarakat jorong, untuk diperjuangkan di legislatif. Kini, ia ingin lebih luas lagi memperjuangkan aspirasi kaum perempuan. Maka, alumnus Universitas Eka

Sakti 1991 itu, memberanikan diri untuk mengikuti pesta demokrasi pileg 2014 mendatang. “Kita mohon doa restu masyarakat Solok Selatan, terutama kaum perempuan, bundo kanduang, dan organisasi sosial perempuan lainnya, karena saya mencoba nyaleg lagi di Partai Golkar untuk daerah pemilihan dua, Kecamatan Pauh Duo, Sungai Pagu, dan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD),” sebut ibu dua orang anak itu. (h/col)

BCL Jadi Duta Kekayaan Intelektual SELAMA setahun ke depan, Bunga Citra Lestari (BCL) mengemban tugas sebagai Duta Hak Kekayaan Intelektual 2013. Dia akan mensosialisasikan tentang HaKI, agar masyarakat peduli dan sadar akan kekayaan intelektual. “Banyak tugas, pemerintah merangkul aku untuk mensosialisasikan mengenai HaKI, karena masih banyak orang yang belum paham dan aware sama HaKI ini sendiri. Di sini kebetulan profesi aku sebagai seorang penyanyi dan aktris yang keterlibatan dan berhubungan dengan hak cipta,” jelas Bunga di Blitz Megaplex Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (24/4). “Apalagi kita berbicara soal pembajakan, di mana itu membuat musik Indonesia krisis. HKI mensosialisasikan untuk aware dan jangan membeli yang bajakan apapun itu. Sepatu, film, musik, baju, tas. Itu hal yang simple,” tambahnya. Bunga mengaku beruntung mendapat tugas baru itu. Sebab dengan begitu dirinya menjadi banyak tahu tentang kekayaan intelektual yang selama ini belum banyak peduli. “Aku beruntung terlibat langsung di sini, jadi bisa tahu lebih, lebih dan lebih lagi. Jadi aku bisa menginformasikan kepada temanteman

yang ingin membuat sesuatu atau memamerkan, mem-brand-kan atau mematenkan sesuatu dan segala macemnya,” pungkas istri Ashraf Sinclair itu. (h/pl)

Kak Seto Bantah Bela Eyang Subur

Album Anyar, Judika Duet dengan Kekasih MENGIKUTI jejak beberapa pasangan selebriti yang membuat lagu duet dengan pasangannya, Judika pun mengajak sang kekasih, Duma Riris, untuk sumbang suara dalam album terbarunya. “11 Mei saya akan launching album baru. Konsep menarik, kemarin sempet jalan lima kota cari pasangan duet, ada vokalis yang menang dari Jakarta akan duet sama aku,” kata Judika di

SCTV Tower, Senayan, Jakarta Pusat (24/4). “Duma juga akan nyanyi satu lagu. Akan ada lagunya Anggun, Mayangsari. Totally Judika, ini juga sebagai persiapan album terbaik,” lanjutnya. Di album yang dikerjakan oleh Judika sendiri ini akan terdapat 15 lagu. Sepuluh di antaranya lagu baru, sementara lima lainnya merupakan single yang belum pernah dirilis dalam album. (h/kpl)

NAMA Seto Mulyadi, psikolog anak tiba-tiba muncul dalam kasus Eyang Subur. Kak Seto dianggap membela Eyang Subur. Lantas apa jawaban Kak Seto soal itu? Dalam hal ini Kak Seto mambantah jika ia membela mantan guru spiritual Adi Bing Slamet itu. Ia hanya ingin membantu psikologi anak-anak Subur jika keempat istrinya diceraikan seperti permintaan MUI. “Sepenuhnya terserah MUI bagaimana penyelesaiannya, yang jadi tugas saya adalah menampung dampak psikologis putra-putrinya. Jadi nggak bisa ada diskriminasi. ‘Kamu pergi, ikut ibunya, biar ibunya yang ngasuh’,” katanya saat jumpa pers di kediamannya kawasan Perumahan Cirendeu Permai, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (25/4). Pria berkacamata itu menegaskan jika masalah perceraian Subur terhadap empat istrinya itu bukan kewenangannya. Ia tak mau turut campur terlalu jauh dalam ke masalah itu. “Saya tidak menguasai masalah itu, silakan bertanya kepada ulama. Yang saya kuasai adalah masalah hukum terhadap anak,” paparnya. (h/inl)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


22

PASAMAN

LINGKAR Warga Teluk Embun Antusias Sambut PJU LB SIKAPING, HALUAN — Pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) oleh Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Pasaman disambut antusias warga Teluk Embun Nagari Cubadak Kec Dua Koto. Kampung Teluk Embun mendapat jatah lampu penerangan jalan sebanyak 3 buah bola lampu yang telah dipasang oleh dinas ESDM dua pekan lalu. Salah seorang tokoh masyarakat setempat Jusmawi kepada wartawan menyebutkan sangat berterima kasih atas kepedulian Pemkab Pasaman dalam memberikan bantuan lampu penerang jalan dikampungnya. Sehingga kita tidak terlalu takut untuk keluar pada cahaya dari rumah penduduk. “Kita sangat bahagia melihat jalan disepanjang kampung kita ini ketika malam hari sudah terlihat terang. Sehingga kita tidak terlalu takut untuk keluar rumah pada malam hari jika ada keperluan,” jelas Jusmawi. Dikatakan juga bahwa kehadiran lampu penerang jalan ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat, terutama dalam memperindah tampilan sebuah daerah maupun para pengendara kendaraan. Sementara itu Kepada Dinas ESDM Kab Pasaman melalui Kabid Energi Syarfiandi kepada wartawan menyebutkan untuk tahun 2013 ini Dinas ESDM menyiapkan 100 unit lampu mercury untuk penerangan jalan umumyang akan dipasang di sepanjang jalan nasional dan provinsi tahun ini juga. Dikatakannya, pemasangan diutamakan di jalan nasional dan jalan provinsi yang melintasi beberapa kecamatan di jalur Panti, Tapus, dan Rao, dan Kecamatan Tigonagri, Duokoto, serta Kecamatan Bonjol.(h/wel/tos)

KPU Verifikasi Berkas DCS PASAMAN,HALUAN — Usai penyerahan Daftar Calon Sementara (DCS) para Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) dari seluruh partai politik peserta Pemilu 2014 berakhir beberapa hari lalu, selanjutnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman melakukan tahapan verifikasi berkas pencalonan. “Berkas berupa DCS dari 12 Parpol peserta Pemilu memang sudah kita terima beberapa hari lalu. Selanjutnya berkas-berkas itu akan diverifikasi kelengkapannya,” terang Sekretaris KPU Pasaman, Gustian Rabu (24/4) di Lubuk Sikaping. Gustian menjelaskan, sebanyak empat tim telah dibentuk guna melakukan tahapan verifikasi persyaratan berbagai Bacaleg tersebut selama beberapa hari ke depan, sebelum ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT). “Tim akan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan berkas, seperti ijazah kependidikan, KTP, akta kelahiran, SKCK, surat kesehatan dan surat keterangan dari pengadilan negeri,” katanya sembari menambahkan setiap tim diberi tugas melakukan pemeriksaan terhadap tiga Parpol. Dikatakan, masing-masing Parpol mengajukan 35 daftar Bacaleg untuk diusung pada Pemilu pada 9 April 2014 mendatang. Sesuai kuota per Daerah Pemilihan (Dapil). “Untuk Pemilu 2014, jumlah Dapil di Pasaman bertambah dari tiga menjadi lima. Otomatis alokasi kursi juga bertambah dari 30 menjadi 35 kursi,” ujar Gustian lagi. Verifikasi berkas Bacaleg berlangsung sejak 23 April hingga 6 Mei. Setelah itu, pada 7 dan 8 Mei 2013 pengumuman hasil verifikasi. Selanjutnya, masa untuk perbaikan berkas Bacaleg diagendakan pada 9 sampai 22 Mei 2013. “Pada masa ini, para Parpol dan Bacaleg bersangkutan memiliki kesempatan untuk memperbaiki segala persyaratan dan dokumen pecalonan jika belum lengkap,” tandasnya. (h/tos)

Pencinta Corolla DX Gelar Mubes PASAMAN,HALUAN — Komunitas pencinta sedan klasik Corolla DX se Sumbar menggelar Musyawarah Besar (Mubes) untuk memilih kepengurusan baru Menurut Ketua PDC DX Pasaman Fauzi kepada Haluan Kamis kemarin menyebutkan ringkasan kegiatan yang digelar oleh pihaknya dalam mensukseskan Mubes yang diikuti oleh seluruh pengurus sedan Corolla DX yang ada di Sumbar merupakan prakarsa pihaknya secara bersama-sama. Dia menambahkan, mobil sedan Corolla DX merupakan sedan produksi toyota keluaran tahun 1980 s/d 1983. Peminat Corolla DX sangat banyak yang tersebar di wilayah indonesia. dan sudah ada yang mendirikan community DX di daerah-daerah. Khusus di daerah Sumbar sudah banyak beredar sedan Corolla DX dan beberapa daerah sudah mendirikan community. Namun untuk lingkup propinsi belum terbentuk, karena itu dari dasar inilah community Corolla DX lubuk sikaping kab pasaman (LCDXC) merangkul kawan-kawan community DX di daerah lain untuk membentuk Sumbar Corolla DX Community. Maka pada tanggal 20 April 2013 lalu berlokasi diterminal pasar benteng Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman yang di hadiri perwakilan DX Community yakni Lubuk Sikaping DX Community (LCDXC), Bukitinggi Corolla DX, Padang Corolla DX dan West Sumatera Retro Syndicate yang berjumlah sekitar 27 mobil. Agenda kegiatan untuk membentuk kepengurusan Corolla DX Community Sumatera Barat. ada pun kepengurusan yang dibentuk adalah Ketua : Riko (DX Bukitinggi),Wakil : Fauzi (Dx Lubuk Sikaping),Sekretaris : Rivaldo (DX West Sumatera) dan Bendahara :

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

Ranah Saiyo

BUPATI BENNY UTAMA

Penegasan Batas Daerah Sangat Penting LUBUK SIKAPING, HALUAN — Bupati Pasaman H Benny Utama, SH menyebutkan persoalan batas memang multi dimensi yang melibatkan aspek legal, tehknis dan sosial ekonomi. Sengketa batas wilayah bisa menimbulkan persoalan yang terkait setidaknya dengan ketiga aspek tersebut. Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka acara Rapat Koordinasi Penataan Tapal Batas Administrasi Pemerintahan dan Penataan Unsur Rupa Bumi se Kabupaten Pasaman, Kamis (25/ 4) di Gedung Syamsiar Thaib Lubuksikaping yang dihadiri Kepala Dinas PU Kabupaten Pasaman Ewilda, ST, Asisten III Setda Pasaman Anwir, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Alim Bazar, Camat, Walinagari dan Jorong se Kabupaten Pasaman. Bupati Benny mengatakan bahwa secara teknis aspek yang sangat penting dalam penegasan batas daerah adalah prinsip geodesi atau survey pemetaan. Hal ini harus diperhatikan dalam penentuan dan penegasan batas adalah jenis batas yang akan digunakan, teknologi yang dipilih terkait kualitas hasil yang diharapkan, serta partisipasi masyarakat yang secara langsung akan terkena dampak akibat adanya penegasan batas tersebut. Penegasan batas daerah adalah kegiatan penentuan batas secara pasti di lapangan. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2006 tentang Penegasan Batas Daerah memberikan definisi batas daerah sebagai batas pemisah wilayah penyelenggaraan kewenangan suatu daerah dengan daerah lain. Bupati Benny juga mengatakan, salah satu persoalan serius dalam soal batas wilayah adalah pada umumnya batas wilayah satu dengan batas wilayah lain tidak jelas dan tidak pasti. Tidak jelas karena kebanyakan daerah tidak memiliki tanda sebagai batas wilayahnya. Caracara tradisional masih digunakan untuk menentukan batas wilayahnya. Dalam hal ini, Pemerintah harus segera melakukan tindakan yang disebut penegasan batas daerah. Lakukan inventarisasi, banyak ketidakpastian batas wilayah yang sangat rawan memunculkan konflik. Bahkan sengketa yang dapat saja menjadi keributan antar daerah. Pemekaran wilayah memerlukan penegasan batas wilayah guna menghindari munculnya konflik tapal batas dikemudian hari. Ketidaktegasan batas wilayah dalam suatu pemekaran akan menjadi bom waktu yang nantinya menjadi masalah baru. “Oleh karena itu, nagari-nagari yang telah dimekarkan perlu untuk dilakukan penegasan batas,” terang Bupati Benny. Selain itu banyak juga pemberian nama geografik berdasarkan nama legenda rakyat yang ada di Kabupaten Pasaman, seperti Kuburan Duo dinagari Cubadak, Muaro Mago di Nagari Koto Rajo. Dengan kata lain, nama-nama unsur geografi bukan hanya sekedar nama, tetapi dibelakangnya nama tersebut adalah sejarah yang panjang dari pemukiman manusia. Bupati Pasaman mengharapkan kepada seluruh peserta rakor dapat memahami dan mengerti akan pentingnya penegasan Batas Administrasi Pemerintahan serta Penamaan Atas Unsur Rupabumi se Kabupaten Pasaman dapat dibakukan, sehingga tidak ada lagi perbedaan persepsi mengenai nama-nama unsur rupabumi. (h/wel/tos)

SEHAT ITU PENTING -— Dalam gambar Bupati Pasaman Benny Utama didampingi Wabup Daniel saat melakukan pemeriksaan kesehatan usai upacara Hari Kesehatan di Lubuk Sikaping, Senin lalu. .WEL

Bupati Buka O2SN SD se Pasaman LB SIKAPING,HALUAN — Bupati Pasaman H Benny Utama,SH membuka secara resmi Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD se Kabupaten Pasaman tahun 2013 di Gelora Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping,Rabu (24/4). Dalam arahannya Benny Utama menyampaikan, dalam konteks pembangunan bangsa olahraga menjadi sarana pembentukan pribadi-pribadi yang sehat, ulet, sportif dan memiliki semangat juang

pantang menyerah. Oleh karena itu jelas Benny Utama, mari dijadikan olahraga sebagai gaya hidup manusia Indonesia yang modern. Dalam mewujudkannya butuh peran serta seluruh instansi pemerintah, swasta, para orang tua dan anak-anak untuk berpartisipasi aktif berolahraga serta pembudayaan olahraga dalam kehidupan sehari-hari. Dikatakan, melalui kegiatan perlombaan O2SN SD, se Kabupaten Pasaman

diharapkan tercipta iklim persaingan yang sehat dan sportif antar siswa untuk berusaha keras meningkatkan pengetahuan dan keterampilan olahraga dalam berbagai cabang olahraga untuk mencapai prestasi. Menurut Bupati Benny ajang O2SN merupakan tolak ukur keberhasilan pembinaan olahraga di tingkat sekolah dasar. Artinya, para guru, Pembina dan pelatih usia dini dapat mengetahui sejauh mana hasil binaannya mem-

peroleh prestasi dibandingkan dengan atlit lainnya. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kab Pasaman Drs Ahmad Zein dalam laporannya menyampaikan O2SN akan berlangsung selama dua hari yang diikuti peserta utusan dari 12 Kecamatan dalam Kabupaten Pasaman. Pemenang O2SN ini akan menjadi utusan Kabupaten Pasaman untuk mengikuti O2SN tingkat Sumbar tahun 2013 ini. (h/wel/tos)

39 Calon Anggota KPU Jalani Psikotes PASAMAN,HALUAN — Pelaksanaan psikotes yang diikuti 39 calon anggota KPU Pasaman, berlangsung tertib dan lancar. Psikotes tersebut langsung dipandu oleh tim dari jurusan BK Universitas Negeri Padang (UNP) dari tanggal 24-25 April di Gran Malindo Hotel. Menurut Ketua Tim Seleksi calon anggota KPU Pasaman Dr. Yulhendri,M.Si kepada Haluan Kamis (25/4) kemarin menyebutkan, sejumlah rangkaian tes yang dijalani masing-masing peserta akan berjalan ketat, dimana pihaknya dalam hal ini akan menjadikan peserta 20 orang dan terakhir peserta akan tinggal menjadi 10 orang peserta Dikatakan Yulhendri, tingginya animo masyarakat untuk ikut seleksi calon

anggota KPU Pasaman, dapat dilihat semenjak masa pendaftaran, hingga masuknya fase tes yang harus di jalani masing-masing calon. Tentunya hasil akhir akan terlihat secara objektivitas, penilaian yang dilakukan tidak bersifat subjektivitas, karena kemampuan dan potensi dirilah yang akan menolong peserta itu sendiri. Ketatnya persaingan jelas ditambahkan Yulhendri, tim seleksi betul-betul komit dan fair dalam menentukan siapa yang pantas untuk masuk 10 besar. Dia tentunya menegaskan, tidak akan mentolerir dan berharap peserta tidak meminta bantuan atau lobbylobby untuk kelulusan. Pasalnya timsel sudah komit dan tidak akan terpengaruh dari bentuk apapun yang akan

mengganggu integritas tim sel itu sendiri. Dari pantauan Haluan di lokasi tes psikotes, pada

umumnya peserta optimis menjawab soal yang diberikan oleh penguji yang ahli di bidang masing-masing. (h/tos)

TERLIHAT peserta tes psikotes calon anggota KPU Pasaman antusias mengikuti tes yang dipandu oleh Tim Asesmen jurusan BK UNP Padang. ATOS INDRIA

18 Siswa SMAN 1 Lulus PMDK PASAMAN,HALUAN — Setidaknya 18 orang siswa SMAN 1 Lubuk Sikaping sudah dinyatakan diterima di beberapa Perguruan Tinggi melalui jalur PMDK. Siswa tersebut lulus di Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Sebelas Maret (UNS), Institut Pertanian Bogor (IPB), STT Telkom, dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta (UPN Veteran). Sedangkan siswa yang lain sampai saat ini sedang menunggu hasil kelulusan melalui jalur SNMPTN jalur undangan. Kendati siswa tersebut telah melaksanakan UN, 18 siswa sudah lulus melalui jalur PMDK. Demikian disebutkan Kepala SMAN 1 Lubuk Sikaping Emdison,S.Pd,MM menjawab Haluan Kamis kemarin di ruang kerjanya. Menurut Emdison para

siswa yang telah lolos melalui PMDK setidaknya menjadi motivasi bagi siswa lainnya nanti akan mengikuti jalur SNMPTN. Berikut daftar nama siswa yang sudah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi beserta jurusannya : Ahmad Fauzi (Sastra Jepang – UNDIP), Ahmad Al Razi (Akutansi – UNDIP), Hidayatullah ( Teknik Perkapalan – UNDIP ), Suci Dwi Ramadhani ( Perencanaan Wilayah dan Kota – UNDIP ), Atika Diyanti ( Manajemen Lingkungan – IPB), Ulfa Putri Yeni ( Manajemen Industri Jasa MKN dan Gizi – IPB ), Vebi Kurniawan (Manajemen Informatika – IPB), Yolanda Sri Mardani (Teknik Kompter – IPB), Fanny Hedri Sonita ( Manajemen Industri – IPB ), Novela Rezki ( Akutansi – IPB), Dola Mirantika Petma

(Komunikasi – IPB), Tania Agustini M ( Pend Dokter – UPN Veteran Jakarta ), Vedji Medhyci (STT Telkom - Teknik Informatika), Anissa Ramadhani ( Teknik Sipil – UNS ), Trayda Afrianti (Teknik Kimia – UNS), Nisausshalihah R ( Hyperkes dan Kes Kerja – UNS ), Putramal Lubis ( Teknik Mesin – UNS ), dan Fahrul Revika Asta (Perpajakan – UNS). Laksanakan perpisahan Dua hari berselang setelah penyelenggaraan UN 2013, dilaksanakan acara perpisahan di SMAN 1 Lubuk Sikaping. Perpisahan sebagai ajang baralek gadang untuk melepas kepergian 215 siswa kelas XII dan 2 orang guru yang pensiun serta beberapa orang guru yang pindah tugas ke sekolah lain. Sabtu (20/4) lalu, bertempat di kampus SMAN 1

Lubuk Sikaping diadakan acara perpisahan yang berlangsung meriah dalam cuaca yang sangat cerah dari pagi hingga sore harinya. Dalam acara perpisahan ini selain undangan yang sudah disebutkan juga turut hadir Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kab. Pasaman Gunawan, S.Pd, M.Si mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pasaman, Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 Lubuk Sikaping, Bapak Anwir Salam, Ketua Dewan Pendidikan Pasaman Hanafi Boer, Ketua Komite SMAN 1 Lubuk Sikaping Bapak Syamsul Bahri, serta mantan guru dan sesepuh SMAN 1 Lubuk Sikaping. Acara perpisahan diisi oleh penampilan bakat seni oleh siswa dan juga guru SMAN 1 Lubuk Sikaping. Pada acara resmi kepala

sekolah Emdison juga memberikan kenang-kenangan kepada guru yang pensiun yakni Ibu Yasmini Mansur dan Ibu Ellyati Aziz, dan beberapa orang guru lain yang pindah tugas ke sekolah lain. Di penghujung acara seluruh majelis guru melepas secara resmi seluruh kelas XII tahun pelajaran 2012-2013 dengan bersalam-salaman. Dalam sekejap tangis haru dari siswa dan guru tak tertahankan. Pada perpisahan ini kelas XII meninggalkan kenang-kenangan kepada sekolah berupa satu set tenda. Selain itu juga dilakukan pemilihan kakak-kakak “Ter” oleh siswa SMAN 1 Lubuk Sikaping. Tampil sebagai Uda Uni SMAN 1 Lubuk Sikaping 2012-2013 adalah Hartawi Riskha (XII IPA 1) dan Febraningsih (XII IPS 2). (h/tos)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

IKLAN 23


24

JUMA JUMATT, 26 APRIL 2013 M 15 JUMADIL AKHIR 1434 H

STIKES SYEDZA SAINTIKA

Lengkapi Laboratorium dengan Alat Canggih PADANG, HALUAN — Untuk mendukung dan mempersiapkan tenaga keperawatan yang handal, terampil dan unggul, di bidang pelayanan kegawatdaruratan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Syedza Saintika Padang, melengkapi fasilitas laboratoriumnya dengan mendatangkan alat pasien monitor. Demikian disampaikan Ketua Yayasan Syedza Saintika Syamsul Amar, bersama Ketua STIKes Syedza Saintika Drs H Hasrinal Amd Kep MM, kepada Haluan di Kampus Utama Syedza Saintika Jalan Prof Dr Hamka, Kamis (25/4). “Alat pasien monitor ini diperuntukkan untuk memonitor suhu, pernapasan, dan jantung pasien yang memerlukan perawatan internshipker. Perlu diketahui, alat ini hanya ada di rumah sakit terbesar di Sumbar, dan untuk tingkat STIKes, hanya ada di STIKes Syedza Saintika,” ujar Syamsul Amar. Dikatakan, dengan adanya alat pasien monitor tersebut, secara langsung seluruh mahasiswa Keperawatan akan mendapatkan pengetahuan lebih mendalam tentang penggunaannya. Sehingga, pada saat praktik, maka mahasiswa sudah tahu dan paham menggunakan seluruh peralatan yang ada di rumah sakit bersangkutan. (h/cw-wis)

SALAH seoerang dosen sedang mempraktikkan alat pasien monitor kepada mahasiswa STIKes Syedza Saintika, di Kampus Utama Syedza Saintika Jalan Prof Dr Hamka, Kamis (25/4). PARWIS

Indonesia Kekurangan Sarjana Teknik PADANG, HALUAN—Menurut survei yang dibuat oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Indonesia membutuhkan 175 ribu sarjana teknik per tahun.

BERMAIN DI BATANG ARAU — Sejumlah anak bermain di salah satu kapal di Batang Arau, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Kamis (25/4). Bagi masyarakat sekitar, aliran Batang Arau sering dimanfaatkan untuk bermain air dengan cara terjun dari atas kapal. RIVO SEPTI ANDRIES

Besudut, Anak Rimba Pertama Peserta UN JAMBI, HALUAN — Besudut disebut sebagai anak Orang Rimba pertama di Jambi yang mengikuti ujian nasional (UN) tingkat SMA di daerah tersebut. Manajer Komunikasi Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi Jambi Rudi Syaf mengatakan, Besudut merupakan potret perjuangan pendidikan Orang Rimba yang hidup di belantara hutan Jambi atau yang biasa dikenal dengan nama Suku Anak Dalam. “Besudut merupakan anak rimba dari kelompok Tumenggung Ngadap di Bernai Makekal yang mendiami bagian barat Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD),” ujar Rudi, pekan lalu. Besudut tercatat sebagai

peserta UN di SMA Negeri 14 di Jalan Pintas Bangko, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo. Menurut Rudy, sebelum terdaftar di sekolah formal, Besudut merupakan salah satu murid pendidikan alternatif yang diselenggarakan KKI Warsi di wilayah Makekal. Setelah mengikuti pendidikan alternatif bersama KKI Warsi, Besudut sempat keluar rimba dan hidup bersama masyarakat kampung dan disekolahkan di sekolah dasar. Hingga kemudian pada 2009, Besudut bertemu dengan fasilitator pendidikan KKI Warsi dan berharap bisa menjembataninya untuk melanjutkan pendidikan. Besudut pun akhirnya melanjutkan pendidikannya ke

SMP 14 SP B Bangun Serenten, Muara Tabir, Kabupaten Tebo, yang pada waktu itu menyelenggarakan program SMP terbuka. “Model pendidikan di SMP terbuka tetap memberi Besudut peluang untuk tinggal bersama keluarganya di Bernai, yang bisa ditempuhnya menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki sejauh 10 km,” ungkap Rudy. Berharap Lulus Setelah menamatkan SMP, Warsi kembali melakukan advokasi supaya Besudut bisa diterima di SMA paket reguler. Besudut pun kemudian diterima di SMA Negeri 14, Kabupaten Tebo, yang berjarak sekitar 15 km dari Bernai. Selama mengikuti pendidikan di SMA, Besudut mendapatkan

keringanan dalam membayar buku-buku dan administrasi dari sekolahnya. Pihak sekolah juga memberikan beasiswa untuk biaya hidupnya sehari-hari. “Jelas saya sangat senang bisa menjadi siswa peserta UN SMA pertama sebagai Orang Rimba Jambi. Mudah-mudahan bisa lulus sehingga bisa menjadi modal sekolah lagi ke depan,” ujar Besudut. Berdasarkan tanggal lahir yang tercatat di ijazah SMP-nya, Besudut lahir pada tanggal 12 September 1992. Orang Rima sendiri dikenal tidak mencatat tanggal kelahirannya. Dia lahir dengan nama Besudut, tetapi di sekolah diberi nama Irman Jalil. Diperlakukan Sama Suparjo, Kepala SMAN 14

Tebo, mengatakan bahwa pihaknya tidak memberikan perlakuan khusus kepada Besudut saat menjalani UN yang diselenggarakan sejak 15-18 April 2013. “Semua siswa, kami perlakukan sama, mulai dari diberikan pelajaran tambahan sampai uji coba sebelum pelaksanaan UN hingga selesai,” ujarnya. Suparjo mengatakan, Besudut dikenal sebagai murid yang rajin dan baik di sekolahnya. Besudut juga jarang sekali tidak hadir ke sekolah, bahkan datang lebih pagi dibandingkan teman-teman lainnya. “Kami sebagai guru sangat berharap yang terbaik bagi semua siswa, termasuk Besudut,” kata Suparjo. (h/kcm)

Namun dari kebutuhan itu, perguruan tinggi yang ada di Indonesia, hanya bisa menghasilkan Sarjana Teknik sebanyak 42 ribu saja per tahun. Dengan fakta dan data itu, maka setiap tahun Indonesia terus mengalami krisis Sarjana Teknik. Demikian disampaikan Sekreatis PII Wilayah Sumbar Imam Satria, saat mengadakan audensi dengan Rektor Institut Teknologi Padang (ITP) Ir Hendri Nofrianto, dan Sekretaris Ade Indra ST MT, serta seluruh staf pengajar ITP, di Kampus ITP Jalan Gajah Mada, Nanggalo, Kamis (25/ 4). “Dengan defisit tersebut, jelas akan merugikan pembangunan nasional. Apalagi bila dikaitkan dengan persiapan Indonesia menghadapi komunitas ASEAN 2015 nanti. Maka mau tidak mau, Indonesia akan menyerap Sarjana Teknik dari luar, yang belum teruji kemampuan dan kapasitasnya. Sehingga, akan merugikan pembangunan Indonesia sendiri,” ujar Imam Satria. Dikatakan, akibat defisit Sarjana Teknik yang dialami Indonesia itu, maka percepatan penguasaan teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya SDM bidang teknik, menjadi syarat mutlak dalam menghadapi komitas ASEAN 2015 nanti. “Pelopor dari Sarjana Teknik itu, hanya bisa dilakukan oleh perguruan tinggi yang bergerak di bidang teknik, seperti ITP ini. Untuk itu, kami berharap seluruh perguruan tinggi termasuk ITP, harus meningkatkan jumlah lulusan sarjana yang dibarengi dengan kualitas yang mumpuni. Agar, pada saat komunitas ASEAN nanti resmi begulir, Indonesia sudah siap bersaing terutama bidang kualitas SDMnya,” ungkapnya lagi. Menanggapi hal tersebut, Rektor ITP Ir Hendri Nofrianto MT mengatakan, ITP sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Sumbar, siap untuk mendukung dalam menyukseskan baik jumlah maupun peningkatan kualitas SDM Sarjana Teknik, dalam menghadapi Komunitas ASEAN 2015 nanti. “Tidak bisa dipungkiri, fenomena saat ini, masyarakat lebih memilih kependidikan dari pada keprofesian. Namun, hal itu tidak boleh dibiarkan, apalagi dalam menghadapi komunitas ASEAN 2015 nanti. Untuk itu, dalam waktu dekat ini, kami dari ITP siap untuk menyosialisasikan isu defisit Sarjana Teknik ke berbagai jenjang pendidikan seperti SMP, dan SMA,” tuturnya. (h/cw-wis)

>> Editor : Nova Aggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


Haluan 26 April 2013