Page 1

JUMAT, 25 OKTOBER 2013

Harian Umum

20 DZULHIJJAH 1434 H

MEDIA GROUP

EDISI 21, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082388441221

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

30 Persen Pemilih Rawan Politik Uang SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.43 12.05 15.22 18.10 19.20

WIB WIB WIB WIB WIB

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam syurga yang penuh kenikmatan.

PADANG, HALUAN — Pengamat politik sekaligus akademisi dari Universitas Andalas Asrinaldi menilai, pemilihan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang, rawan terjebak ke dalam politik uang, khususnya kalangan pemilih pemula.

Dalam pengamatan, penelitian dan hasil survei otonom, pemilih di Kota Padang terbagai menjadi tiga kelompok, pertama kelompok militan, yakni basis partai dengan persentase sekitar

>> 30 PERSEN hal 7

BEM-KM Unand melakukan aksi damai terkait Pilkada yang akan digelar pada 30 Oktober 2013. Aksi digelar di bundaran depan kantor PT Pos Padang sampai Pasar Raya Padang. Aksi tersebut digelar untuk mengajak masyarakat agar tidak terpancing dengan politik uang. HOLY ADIB

(QS Yunus Ayat 9) Sumber: www.pkpu.or.id

NILAI KEBIJAKAN FAUZI SALAH

7 Cawako Tolak RS Siloam

KHAS

Martabak Kubang Merambah Luar Negeri

RENCANA pembangunan RS Siloam di kawasan Jalan Khatib Sulaiman Padang semakin terancam. Setelah ditolak oleh MUI dan belasan Ormas Islam, kini penolakan datang dari tujuh pasangan calon WalikotaWakil Walikota Padang. Izin yang diberikan Walikota Padang Fauzi Bahar dianggap sebagai kesalahan besar.

PADANG, HALUAN — Sebanyak 7 dari 10 pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang periode 2014-2019 sepakat menolak rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Siloam di Kota Padang. Penolakan itu disampaikan dalam perte-

muan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat, di Aula MUI, Lantai II Masjid Nurul Iman, Padang, Kamis (24/10). Adapun tujuh pasangan calon tersebut adalah Emma Yohanna- Wahyu Iramana

>> 7 CAWAKO hal 7

PADANG, HALUAN — Kualitas uang palsu yang beredar sat ini kualitasnya sudah semakin baik dan semakin dekat dengan aslinya. Sekretaris Umum Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu atau Botasupal Brigadir Jenderal Pol Cecep Agus meminta masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap peredaran uang palsu ini. “Uang palsu saat ini menyerupai uang asli, karena metode pencetakan uang palsu tidak lagi menggunakan alat tradisional, melainkan juga memakai alat cetak canggih. Namun demikian, keberadaan uang palsu masih bisa dideteksi secara manual oleh masyarakat

NAGARI Kubang Kubang, Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota menjadi terkenal berkat martabak. Sejak zaman penjajahan Belanda, masyarakat Kubang sudah banyak yang berjualan martabak. Mereka mengisi pasar-pasar tradisional di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Cuma baru satu jenis martabak yakni martabak manis. Seperti diungkapkan Pjs. Wali Nagari Kubang, Bustanul, di Kubang kemarin, sejak akhir tahun 60-an, masyarakat Kubang mulai mengenal martabak mesir yang isinya antara lain daging. Pengelola atau penjual martabak mesir ini kemudian mengganti nama martabak mesir menjadi martabak kubang. Hal ini semata mata untuk mengangkat nama desa sendiri agar Nagari Kubang lebih dikenal orang. Tapi antara Kubang dan Mesir tidak ada hubungan sama sekali.

>> MARTABAK KUBANG hal 7

Hati-hati, Kualitas Uang Palsu Semakin Baik

>> HATI-HATI hal 2

DISKUSI — Tujuh pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Padang hangat berdiskusi dengan MUI Sumbar dan Ormas Islam di Aula MUI Sumbar, Kamis (24/10). ALEX

Advertorial

Michel Jadi Makin Mendapat Hati PADANG, HALUAN — Masa kampanye Pilkada beberapa hari belakangan tak hanya dimanfaatkan pasangan Cawako-Cawawako Padang No 2, H.M Ichlas El Qudsi, SSi.MSi - Januardi Sumka, SH.MH ( Michel Jadi) dengan unjuk kekuatan massa seperti kampanye akbar yang dilaksanakan Rabu lalu. Kunjungan dan

Michel Jadi menyampaikan visi misinya di hadapan ribuan simpatisan

sentuhan langsung pada masyarakat, semakin mendekatkan pasangan ini dengan hati warga Kota Padang. Pelayanan kesehatan yang dilakukan relawan pasangan Michel-Jadi misalnya, dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat Kota Padang.

>> MICHEL JADI hal 7

Bupati Agam Indra Catri menerima penghargaan Innovative Government Award ( IGA ) 2013 dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraeni, di Sasana Bakti Praja, Gedung C, Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/ 10).

PERTAMA DI SUMBAR

Kabupaten Agam Peroleh Innovative Government Award AGAM, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Agam mendapatkan penghargaan Innovative Government Award ( IGA ) 2013 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indo-

nesia, atas prestasi Pemkab Agam yang menciptakan program layanan publik keratif Inovasi Cerdas Agam Menyemai.

>> KABUPATEN hal 7

Rangkaian kegiatan silaturahmi ASB Padang dan Tim Sukses bersama para pedagang Pasar Raya Padang.

ASB Menang, Dalam 2 Tahun Padang Bersih dan Tertib KEMBALI Asnawi Bahar dan Surya Budhi (ASB) mengusung isu kebersihan. Kenapa? Karena, ini memang menjadi keinginan kuat dari pasangan ini. Tidak mau bercerita banyak, ASB pun berjanji akan menjadikan Kota Padang menjadi bersih dan tertib dalam waktu dua tahun. ASB sangat mengidamkan

Kota Padang seperti negara Singapura yang sangat bersih. Berkaca sedkit ke negara Singapura, negara ini dikenal memiliki jalan-jalan yang tertata rapi dan bersih dibanding kota metropolitan lainnya. Yang menjadikan kota ini bersih adalah, kebiasaan masyarakat

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I SUMBAR HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I PENDIDIKAN HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> ASB MENANG hal 7

HARI INI TERBIT

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

Sambungan

Hati-hati, Kualitas Dari Halaman. 1 melalui 3D. yaitu dilihat, diraba dan diterawang,” kata Cecep, Kamis (24/10) usai mengikuti kegiatan Seminar dan Lokakarya Implementasi UU No 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dalam Penanggulangan Tindak Pidana Pemalsuan Uang Rupiah oleh Aparat Hukum di BI Padang. Namun, kata Cecep, keakuratan uang palsu untuk menyamai uang asli masih sangat sulit. Karena pecahan rupiah kertas saat ini memiliki 12 fitur pengamanan, di antaranya berupa benang pengaman, hologram, tanda air, dan tulisan mikro. Cecep mengatakan, dari hasil temuan di lapangan, uang pecahan yang banyak dipalsukan yaitu pecahan Rp100.000 dan Rp50.000. Provinsi yang menjadi wilayah peredaran uang palsu tertinggi di Indonesia di tahun 2012 di antaranya DKI Jakarta dan Banten dengan jumlah temuan 23 ribu lembar, disusul Jawa Barat 22 ribu lembar, Jawa Timur 19 ribu lembar. Lebih lanjut Cecep mengatakan, ada dua cara yang digunakan oleh pembuat uang palsu ini. Yaitu, melalui pencetakan secara tradisional dan peralatan canggih. Pemalsuan uang palsu secara tradisional dilakukan dengan menyablon, sedangkan peralatan elektronik dilakukan dengan menggunakan mecin cetak berwarna multi color. Sementara itu, Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, Dian Karmila, mengatakan hingga Agustus 2013 sudah ditemukan sekitar 74.811 lembar uang palsu dengan jumlah rasio enam lembar dalam satu juta lembar uang yang diedarkan. “Angka rasio lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2012 dengan rasio temuan lima lembar dalam satu juta lembar uang yang di edarkan. Meski demikian, secara kuantaitas, jumlah temuan uang rupiah palsu dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan. Jumlah temuan uang palsu tahun 2010 sebanyak 204.450 lembar, tahun 2011 sebanyak 117.955 lembar, dan tahun 2012 sebanyak 92.686 lembar,” ujar Dian. Dikatakan Dian, temuan terbanyak pada tahun ini terdapat di wilayah Jawa Timur sekitar 26,73 persen, disusul Jabodetabek dan Banten sekitar 20,36 persen. Kemudian Jawa Barat sekitar 19,54 persen dan Jawa Tengah sekitar 16,15 persen serta Sumatera Utara sekitar 3,49 persen. “Penurunan temuan uang palsu ini tidak lepas dari sosialisasi yang dilakukan pihaknya kepada masyarakat. Sejumlah sosialisasi dilakukan dengan cara langsung ke pasar, perbankan, terminal atau stasiun. Kemudian berupa Training of Trainers atau TOT dengan instansi terkait. Seperti Pertamina dan Perum Pegadaian. Disamping itu, melalui kesenian tradisional seperti wayang juga kita sosialisasikan,” terangnya. Terkait peredaran uang palsu di Sumatera Barat, Direktur Bank Indonesia Wilayah Delapan, Mahdi Mahmudi mengatakan, hingga September 2013, sudah menemukan sekitar 300 lembar uang palsu.. Temuan itu sekitar tiga persil dari uang yang beredar di wilayah itu. (h/eni)

PENANGKAPAN EKSKAVATOR DI DURIAN TARUNG

Kasus Dilimpahkan ke Pomal SOLSEL, HALUAN– Kasus penangkapan satu unit ekskavator yang diduga digunakan untuk kegiatan illegal mining di Pamong Gadang, Kecamatan Sangir, Solsel, sudah dilimpahkan berkasnya ke Pomal karena ada indikasi keterlibatan oknum anggota TNI AL.

“Kasusnya sudah kita limpahkan ke Pomal. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh internal TNI-AL karena ada inidikasi keterlibatan oknum anggota TNI AL dalam kasus tersebut,” ujar Kapolres Solsel AKBP Nanang Putu Wardianto,

BOCOR — Nelda, penghuni kamar 315 Blok A Rusunawa Purus, menunjukkan lokasi kebocoran yang menimpa kamarnya, Kamis (24/10). Ia telah menambal langit-langit dengan semen, namun masih bocor juga. Ia terpaksa memasang terpal dan paralon untuk mengalirkan air yang merembes dari langit-langit ke luar kamarnya. HOLY ADIB

Hampir Semua Kamar di Rusunawa Purus Bocor PADANG, HALUAN — Rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Purus, Kota Padang yang dibangun pada awal 2010, dan diresmikan pada April 2013 lalu, kini mengalami kebocoran yang parah di hampir semua kamar. Kebocoran tersebut berasal dari lantai atas. Setiap lantai selain lantai paling atas, mengalami kebocoran. Kebocoran disinyalir berasal dari kamar mandi di masing-masing kamar karena air yang menetes berbau air seni dan tinja . Akibatnya, warga yang tinggal di sana tidak mendapatkan kenyamanan, karena air yang menetes dari langit-langit dan merembes dari dinding, membasahi dan merendam karpet dan barangbarang milik penghuni. Pantaun Haluan di rusunawa Purus, Kamis (24/10), hampir setiap kamar di sana mengalami kebocoran, kecuali lantai paling atas. Setiap warga yang didatangi dari pintu ke pintu, mulai dari Blok A sampai Blok B, mengeluhkan hal yang sama. Kebocoran telah mengganggu aktivitas mereka karena air menetes di semua ruangan. Rusunawa Purus bertingkat 5. Hanya lantai 5 yang tidak mengalami kebocoran. Yuniati (54), penghuni Blok A kamar 208 mengatakan, di unit yang ia tempati, kebocoran terjadi di kamar mandi, ruang tamu, dapur. “Saat mencuci pakaian, terpaksa saya menutup kepala dengan plastik asoi agar tetesan air tidak jatuh ke kepala. Air itu mungkin air dari WC, karena baunya busuk sekali. Begitu juga ketika saya memasak, air juga menetes dari langit-langit. Bahkan, ketika beristirahat di ruang tamu sehabis bekerja, air menetes juga,” ujarnya. Hal serupa juga terjadi di kamar 212 Blok A. Gusnawati (56), penghuni kamar tersebut menuturkan, rembesan air sampai ke lampu. Ia takut terjadi korslet jika rembesan

makin menjadi-jadi dan menjalar ke kabel dan peralatan listrik lainnya. Yuniati dan Gusnawati mengancam tidak akan membayar atau menunda membayar uang sewa jika kebocoran tidak diperbaiki. Sementara itu, Nelda, penghuni kamar 315 Blok A, terpaksa memasang terpal dan paralon yang terbelah di langit-langit kamarnya untuk mengalirkan air ke luar kamar. Ia bercerita, kalau alat tersebut tidak dipasang, maka air yang menetes akan membahasi karpetnya. Ia juga sudah melaporkan hal tersebut kepada UPTD Rusunawa, namun jawaban yang ia terima, sama dengan yang diterima Deni Kumala Sari. Kepala UPTD Rusunawa Purus, Al Anhar, mengatakan, rusunawa yang dibangun dengan dana APBN sebesar Rp 25 miliar itu, biaya rehabnya masih ditanggung pusat. Bulan Ramadan lalu, tim PU Pusat telah datang untuk mendata dan mengecek kamar yang bocor, untuk diupayakan perbaikannya. “Saya mengakui banyak kerusakan dan kebocoran kamar di rusunawa Purus. Kami sudah berupaya keras untuk memperbaikinya dengan menghubungi PU Pusat. Sudah 3 kali saya hubungi PU Pusat, namun tak ada jawaban. Sampai pukul 16.00 WIB sore tadi, masih saya hubungi, namun tetap tak ada jawaban. Bahkan telepon saya tak diangkat. Alternatif lain untuk memperbaikinya, saya telah berkoordinasi dengan Dinas TRTB yang sekarang berwenang melakukan perawatan. Kalau dulu wewenang tersebut ada di Dinas PU. Bila belum juga ada jawaban dari pusat, kami akan mencarikan rekanan dari luar untuk memperbaikinya,” ujar Al Anhar yang sempat didemo warga rusunawa ketika menggantikan Adlinsyah, kepala UPTD rusunawa yang lama. Al Anhar mempersilakan

kepada warga yang kamarnya bocor untuk memperbaikinya dengan menggunakan uang pribadi. Namun, ia tidak menjamin bahwa uang tersebut akan dikembalikan. Selain bocor, rusunawa tingkat 5 itu juga mengalami kerusakan pada besi-besi pengamannya. Sebagian besar besi pengaman sudah berkarat dan keropos. Bila tidak segera diperbaiki, besi pengaman yang digunakan warga untuk menjemur pakaian itu, bisa berubah menjadi besi pembawa petaka, karena warga bisa terjatuh dari sana. (h/mg-dib)

Kamis (24/10). Ia menyebutkan, kasus tersebut tetap diproses. Mengenai informasi adanya indikasi keterlibatan oknum pejabat atau dewan, saat ini sedang didalami oleh penyidik Polres Solsel. “Saya tidak tahu kalau ada oknum pejabat atau dewan yang terlibat. Informasi dari masyarakat tersebut perlu diselidiki. Maka yang tahu adalah penyidik nantinya,” sebutnya. Sementara itu, Kasat Reserse dan Kriminal Polres Solsel AKP Rico Fernanda mengatakan, kasus penangkapan satu unit ekskavator di Pamong Gadang pada tanggal 11 Oktober 2013 lalu masih dalam penyelidikan. Seperti yang diberitakan Haluan, Tim Polres Solsel berhasil menyita 64 alat berat dan 21 orang tersangka dalam razia di sembilan lokasi di wilayah Kabupaten Solok Selatan. Namun, ekskavator yang berhasil dieva-kuasi dari lokasi tambang hanya 28 unit. Sementara 36 unit lainnya masih berada di TKP karena tidak dapat dikeluarkan dari lokasi akibat menga-lami kerusakan, dan ada yang masuk sungai. Saat ini, tujuh kasus sudah tahap dua, dan tersangkanya telah divonis di Pengadilan Negeri (PN) Koto Baru dengan hukuman rata-rata kurungan tujuh bulan penjara, dan denda sebesar Rp2,5 juta Akan tetapi sangat disayangkan, ekskavator yang mampu menghasilkan 1 kg sampai 3 kg emas setiap hari, atau jika diuangkan sekitar Rp1 miliar perhari, namun putusan hukum yang diberikan tidak sebanding. Terakhir, satu unit ekskavator dicegat oleh warga Sungai Pangkur, Kenagarian Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kamis, 22 Agustus 2013 lalu. Alat berat merk Hitachi, satu unit mobil trado, dan lima orang operator dan knek dilepaskan kembali sore harinya. Alasan aparat kepolisian, tidak ada bukti bahwa alat berat itu digunakan untuk illegal mining karena baru akan memasuki bibir hutan.

>> Editor : Syamsu Rizal

NANANG PUTU WARDIANTO

“Tidak ada yang namanya percobaan illegal mining maka ekskavator itu dilepas lagi. Kalau dikatakan melanggar Undangundang Kehutanan pun belum karena ekskavator itu belum dalam kawasan hutan,” jelas AKP Rico Fernanda. Informasi yang dikorek dari operator, ekskavator dan trado didatangkan dari Pekan Baru. Dari penjelasan lima orang yang diamankan Polres Solsel, ekskavator itu milik Bijai dan trado milik Herman, keduanya warga Pekan Baru. “Kita datang dari Pekan Baru pada Selasa (20/8) atas perintah bos untuk menemui Pitok alias Nadra, warga Sungai Pangkur Pakan Rabaa Kabupaten Solok Selatan. Bos bilang bahwa ada pekerjaan di sini,” ujar operator ekskavator, M. Lubis (36). Soal illegal logging yang marak, kata Rico Fernanda, aparat kepolisian sulit untuk membuktikan kegiatan mereka. Alasannya, status hutan di Solsel tidak jelas. “Kami sulit membuktikan kesalahan para pelaku illegal logging. Mereka mengantongi surat-surat. Sedangkan kawasan hutan di daerah ini belum melalui penetapan. Jika belum ada penetapan, maka belum dianggap kawasan hutan,” terangnya. Saat ini, masih ada 11 unit ekskavator yang parkir di Mapolres Solsel. Delapan unit di depan masjid Mapolres, dan tiga unit di samping rumah dinas perwira Polres Solsel. (h/col)

>> Penata Halaman : Jefli


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

3

SELAMATKAN LAHAN PERKEBUNAN

Warga Koto XI Goro Keringkan Rawa Masyarakat Diminta Teliti Beli Ikan SIJUNJUNG, HALUAN — Meski Pemerintah Kabupaten Sijunjung terus mengalakkan gerakan masyarakat makan ikan (gemarikan), namun Dinas Peternakan dan Perikan setempat juga mengingatkan warganya untuk waspada dan hati-hati dalam membeli ikan laut dan asin di pasaran. Pasalnya, ada dugaaan ikan laut dan asin yang dijual dipasaran mengandung bahan yang berbahaya bagi tubuh manusia, yakni formalin. “Kita minta masyarakat waspada dan hati-hati membeli ikan laut dan asin di pasar,” tutur Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung, Sutarto kepada Haluan beberapa hari lalu. Dia mengatakan, ikan laut dan asing yang dijual di pasar tradisional di kabupaten yang dijuluki ranah lansek manih ini, umumnya didatangkan dari luar Provinsi Sumatera Barat. Agar tidak cepat busuk dan tahan, ikan tersebut diberi formalin.”Ikan laut yang didatangkan dari luar provinsi sangat rentan diberi formalin.Hal itu dilakukan agar tidak cepat busuk dan tahan,” katanya. Karena itulah dia berharap masyatakat bisa membedakan antara ikan yang masih segar dengan ikan yang mengandung formalin. Sutarto menyebutkan, ciri-ciri ikan mengandung formalin, yakni tekstur ikan agak padat, kaku, keras dan kurang elastis. Selain padat dan kurang elastis, sebutnya, ciri-ciri lain ikan mengandung formalin bisa dilihat dari kenampakannya, diantaranya bola matanya cekung dan insang berwarna merah tua serta berbau formalin. “Kalau ikan yang sudah diformalin sangat gampang diketahui.Apabila badannya ditekan tidak akan kembali normal seperti ikan segar,” jelasnya. Sedangkan cirri-ciri ikan segar dan berkualitas, diantaranya, mata ikan segar, jenih dan cmbung. Kemudian insang berwarna merah segar dan sisik masih menempel kuat pada bagian badan ikan. (h/azn)

Selangkah Lagi Penemu Cabai Kopay Juara PAYAKUMBUH, HALUAN — Ketua Kelompok Tani Tanjung Subur Kelurahan Kotopanjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Syahrul Yondri, (45) selangkah lagi menuju juara nasional. Ia berpeluang memperoleh penghargaan kategori Pelopor Ketahanan Pangan (PKP) 2013 Nasioal. Untuk itu Kementerian Pertanian RI mengutus lagi tim penilai ke Payakumbuh, guna melakukan verivikasi dari profil berupa CD dan data Keltan Tanjung Subur dalam membudidayakan Cabe Kopay. Tim penilai Pusat yang berkunjung ke Payakumbuh itu Ir. Ratna Kusuma Dewi dan Asti Mintokaras dari Badan Katahanan Pangan Pusat, didampingi Badan Ketahanan Pangan Provinsi Sumatera Barat. Setelah diterima Walikota Payakumbuh, diwakili Plt. Asisten II Setdako Marta Minanda, ST, MT, di Balaikota Payakumbuh, untuk selanjutnya tim langsung ke lapangan bersama Kepala Kantor Ketahanan Pangan setempat, Ir. Syahril. Penetapan penghargaan Ketahanan Pangan itu, sebut Ratna Kusuma, dilakukan sangat selektif. Kementerian Pertanian memberikannya kepada lima pemenang, di antaranya buat pemangku jabatan, pelopor dan pelaku usaha pertanian itu sendiri. Dalam melakukan verivikasi ke daerah, tim akan mewawancarai stakeholder terkait serta unsur masyarakat lainnya. Terhadap Ketua Keltan Syahrul Yondri, sebagai pelopor ketahanan pangan, apakah temuannya itu sudah bisa kepada petani atau masyarakat sekitarnya, atau Payakumbuh pada umumnya, sangat menentukan penilaian. Sukses Syahrul Yondri itu, harus berdampak kepada petani sekitarnya, bukan hanya milik yang bersangkutan sendiri, tegas Ratna Kusuma. (h/zkf)

PAINAN,HALUAN — Warga Nagari Batu Hampa Selatan Kecamatan Koto XI Tarusan Pessel saat ini tengah giatnya melaksanakan gontong royong (goro) pembangunan pengeringan rawa untuk menyelamatkan tanaman rambutan seluas 350 hektar, guna untuk mengindari kematian tanaman dan jiuga untuk meningkatkan hasil produksi rambutan di daerah tersebut. Wali Nagari Batu hampa selatan Andi Hasan mengatakan, lahan yang cukup luas tersebut berada diatas tanah rawa perlu dilakukan pembuatan tali bandar sekitar 3 km dari kampung Sawah menuju Batu patah di nagari Batu Hampa Tarusan . Selama ini yang menjadi kendala bagi petani adalah lahan perkebunan sering terandam air ,dikuatirkan tanaman rambutan yang sudah produktuf pertumbuhannnya bakal terganggu, kemudian juga menyelamatkan ratusan hektar lahan ubi singgkong yeng merupakan sumber perekonomian masyarakat. Upaya untuk mengantisipasi dari kematian tanaman akibat terendam air , maka pembangunan tali bandar perlu dilakukan melalalui swadaya masyarakat, kemudian juga diharapkan nanti kepada pemerintah untuk dapat membangunkan parit miring pada sisi tali bandar agar arus air lancar munuju sungai .

Salah seorang anggota kelompok tani Tarang Bulan nagari Batu hampa Tarusan Rahmad, mengakui air tergenang merukan kendala yang serius bagi para petani, apalagi bila terjadi hujan lebat air tali bandar meluap kepemungkinan penduduk karena belum adanya tempat pembuangan air Goro masal yang dilaksanakan sekali seminggu tersebut cukup mendapat antusias masyarakat dalam menyelamtkan lingkungan dari generangan air hujan, diperkirakan setiap goro diikuti sekitar 300 orang memberikan partisipasi dalam membangunan nagari. Produksi hasil rambutan asal nagari Batu Hampa selatan cukup dapat dibaggakan serta memberikan prosfek cerah terhadap sumber pendapatan masyarakat tani di daerah tersebut, bahkan dilirik oleh para saudagar yang datang dari luar daerah secara langsung membelinya kepetani ketika musim panen untuk dipasarkan ke beberapa daerah yang ada di Sumbar. (h/mjn).

WALI nagari Batu Hampa Selatan Andi Hasan tengah memperlihatkan hasil kerja masyarakat dalam membangun tali bandar sepanjang 3 km di wilayah kerjanya melalui goro. M JONI

DUGAAN KORUPSI DANA PNPM-MP

TERSANGKA DIPERIKSA KASUS NARKOBA

Ketua UPK Jalani Sidang Tipikor PADANG, HALUAN — Sidang kasus dugaan korupsi Dana Bantuan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok tahun 2006- 2009 yang menjerat terdakwa Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Hasnul Aiman, akhirnya dilanjutkan untuk disidang di Pengadilan Tipikor Padang. Hal ini ditegas majelis hakim yang dipimpin Asmar berangotakan Emria Fitriani dan Perry Desmarera dalam nota putusan sela yang dibacakan dalam sidang lanjutan. Menurut majelis hakim, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Atas diri terdakwa telah jelas dan lengkap. “Dakwaan JPU telah jelas dan lengkap. Eksepsi atau keberatan yang disampaikan terdakwa melalui Penasihat Hukum, Ena Zam-Zam dan Ineke terkait dakwaan JPU, tidak bisa diterima dan harus

dikesampingkan,” tegas hakim Asmar. Usai membacakan nota putusan sela kemarin, majelis hakim mengundur sidang pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh JPU. “Sidang kita undur. JPU diperintahkan untuk menghadirkan saksi-saksi dalam sidang lanjutan dua minggu mendatang,” tegas hakim Asmar. Dalam dakwaan JPU sebelumnya dijelaskan, kasus yang menjerat terdakwa ini berawal saat sembilan nagari di Kecamatan IX Koto Sungai Lasi tahun 2006 mendapat BLM PNPM-MP. Dari Sembilan nagari tersebut sebanyak 21 kelompok simpan pinjam diberikan pinjaman Rp125.9 juta yang bersumber dari BLM tahun 2006 dan Rp235 juta dari dana perguliran. Akan tetapi dalam perjalanannya, terdakwa tidak melakukan Tupoksinya sebagai ketua dengan benar. Terdakwa diduga melakukan penggelapan

dengan cara memakai dana BLM yang disetorkan kelompok simpan pinjam untuk kepentingan pribadinya dan orang lain. Atas tindakan terdakwa ini, JPU menegaskan telah terjadi kerugian keuangan Negara Rp297.5 juta sesuai hasil LHP Inspektorat daerah Kabupaten Solok tertanggal 28 Oktober 2010. JPU menjerat terdakwa melanggar pidana pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) huruf b, ayat (2) dan ayat (3) UU No.31 tahun 1999 yang telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Selain terdakwa Hasnul Aiman, kasus korupsi dana PNPM-MP ini juga menjerat mantan bendahara UPK, Fitrizal Hidayani, 26. Fitrizal Hidayani yang disidang lebih dulu dari pada terdakwa Hasnul telah divonis penjara selama satu tahun pada Rabu (2/10) lalu. (h/hel)

Santri Diniyyah Putri Gelar Aksi Bersih di Lembah Anai PADANG PANJANG, HALUAN — Sekitar 500 santri dan 250 orang guru, dosen dan karyawan Perguruan Diniyyah Putri Padangpanjang akan bergabung bersama dalam rangkaian” Lembah Anaiku Sayang” untuk memungut sampah disepanjang jalan antara kawasan Malibuo Anai Padang Pariaman menuju Bukit berbunga Padang Panjang, Sabtu besok. “Kegiatan amal dalam rangka Milad ke 90 Perguruan Diniyah Putri ini bertujuan untuk memancing masyarakat peduli kebersihan. Dahulu kawasan wisata alam nan indah ini bersih dan menyejukan mata menandang” ujar Pimpinan Perguruan Diniyyah Putri Padangpanjang Fauziah Fauzan SE, Akt, Msi menyampaikan kemarin. Kawasan Lembah Anai, kata Fauziah adalah milik 3 daerah

kabupaten/kota. Makanya sebelum melaksanakan agenda “ peduli bersih” yang dikemas dalam kegiatan” Lembah Anaiku Sayang” atau LAS ini perguruan Diniyyah sudah berkoordinasi dengan walikota Padang Panjang, Bupati Tanahdatar dan Bupati kabupaten Padang Pariaman. Meski belum mendapat respon positif, namun kegiatan ini tetap dilaksanakan, sebut Fauziah didamping Humasnya Achmad menyampaikan kepada Haluan. Kegiatan amal dan bersih bersih ini dikoordinir oleh Joni Aswan ST direktur garmen Diniyyah Putri sekaligus pembina Pramuka. Rencananya kegiatan dibagi pada 15 titik agar agenda ini bisa lebih efektif dan tidak terjadi penumpukan yang bisa berdampak kemacetan. Selain itu, sejalan dengan

rangkaian Milad 90 Diniyyah Putri ini juga dilaksanakan Syukuran atas keberhasilan Bunda Rahmah El Yunusiah atas penganugerahan Bintang Mahaputera Adipradana. Dalam acara Syukuran yang dilaksanakan Minggu 28/10 juga akan disediakan hadiah Umroh dan bea siswa untuk anak anak Pabasko(Padang Panjang, Batipuh X Koto) melalui pencabutan nomor, kata Achmad. Sedangkan resepsi Milad (ulang tahun) ke 90 Diniyyah Putri dijadwal Sabtu tanggal 2/ 11. Akan hadir Menteri Agama RI Surya Dharma Ali, Gubernur Sumbar, Bupati/walikota dan undangan lainnya. Serta diisi dengan agenda lainnya yang cukup padat, sebut ketua panitianya. Syafifatul Hayati Lc, MA bersama humasnya Achmad menyampaikan (h/one).

Anggota Polres Pasaman Datangi Polresta Padang

PADANG, HALUAN — Kasat Polres Pasaman AKP Gusdi bersama beberapa anggotanya mendatangi Mapolresta Padang, Kamis (24/10) siang. Diduga, kedatangan mereka ini akibat penangkapan tersangka pelaku pencurian spesialis pencurian yakni Indra (30), yang ditangkap oleh Tim Anti Bandit (TAB) Mapolresta Padang. “Kami memang memintai keterangan terhadap tersangka Indra yang ditangkap oleh Polresta Padang ini, dalam kasus narkoba di daerah Pasaman,” kata Gusdi kepada Haluan, kemarin (24/10). Dikatakannya, pihaknya telah mengintrogasi tersangka di Mapolresta Padang. Dari hasil introgasi tersebut, Indra memang mengakui keterlibatannya dalam kasus ganja kering beberapa waktu lalu di Pasaman. “Dia (tersangka,red) berperan dalam kasus tersebut sebagai pengedar. Dan kami telah mengintrogasi kepada tersangka, dan dia pun mengakui perbuatannya,” ujarnya. Menurutnya, untuk kasus narkoba terhadap Indra ini, maka pihaknya menunggu dari hasil proses pemeriksaan oleh Tim Reskrim Polresta Padang. Walaupun demikian, untuk proses narkobanya terhadap tersangka pihaknya terus berjalan. “Setelah kasus tersebut lengkap (P21), dan telah menjalani hukuman, maka kami langsung akan menangkap tersangka dalam keterlibatan kasus narkoba di Pasaman,” jelasnya. Sementara itu, Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi menyebutkan, hingga saat ini tersangka masih bungkam dalam kasus tindak kejahatan, dan tetap mengakui bahwa baru satu kali beraksi di Padang. Meski demikian, pihaknya terus melakukan pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut dalam kasus pencurian yang terjadi di wilyah hukum Polresta Padang. “Dalam hal ini, kami masih dalam proses lidik terhadap kasus tersangka tersebut,” ungkapnya. Sebelumnya, setelah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Pasaman Timur dalam kasus narkoba jenis ganja seberat delapan kilogram. Pelarian tersangka akhirnya terhenti, saat dicokok oleh TAB Polresta Padang di belakang rumahnya, Senin (21/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Tersangka Indra diamankan dalam kasus pencurian spesialis dalam rumah, sehingga sudah masuk dalam target operasi (TO) kepolisian. Dari tangan tersangka ini petugas mengamankan satu unit Laptop merek Acer, yang diduga hasil curianya. Selain itu, juga ditemukan dua linting ganja siap pakai. Dan tersangka warga Gurun Laweh Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang ini telah tiga kali masuk Lembaga Permasyarakatan (LP) Muaro Padang dalam kasus pencurian, dan korban telah melapor ke Polsek Koto Tangah. (h/nas)

Berkas Perampokan Truk Tangki Dilimpahkan ke Jaksa PADANG, HALUAN —Berkas tersangka perampokan truk tangki pertamina di kawasan Jalan Raya Bungus-Pasar Gaung, Kota Padang, Selasa (24/9) lalu, telah dilimpahkan oleh penyidik Reskrim Polresta Padang kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (21/10). “Kami telah memintai keterangan terhadap korban, tersangka Dedi Indrawan (23), dan saksi lain. Kemudian setelah dinyatakan lengkap oleh penyidik, maka berkas tersebut langsung dikirim ke JPU,” kata Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi kepada Haluan, kemarin (24/10).

Iwan mengatakan, dalam pengiriman berkas perampokan truk tangki ini baru yang pertama, dan hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari JPU apakah telah dinyatakan lengkap atau tidak. “Hingga saat ini berkas tersebut masih dalam pemeriksaan jaksa, dan mudahmudahan berkas tersebut dinyatakan lengkap oleh JPU. Kemudian kami akan segera menyerahkan tersangka bersama barang buktinya kepada jaksa,” ujarnya. Selain itu, Tim Reskrim Polresta Padang masih memburu rekan tersangka bernama Gusdi (43). Walaupun keberadaannya

tidak ada di Kota Padang, pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak Polres lain. “Kami telah mendatangi ke rumah pelaku di kawasan Kimbalun, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, namun kami tidak menemukannya,” jelas Iwan. Dikatakannya, pihaknya pun telah berusaha mencari tahu keberadaannya di beberapa lokasi, namun juga tidak ditemukan. Meski demikian, pihaknya tetap berusaha mencari tahu keberadaannya. “Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk menangkap pelakunya, yang hingga saat ini masih buron,” katanya lagi.

Seperti berita sebelumnya, korban perampokan yang dialami oleh Feby Heryanto (32), sempat di Rumah Sakit Tentara (RST) Reksodiwiryo Ganting, Padang. Setelah dirampok oleh dua pria di kawasan Jalan Raya BungusPasar Gaung, Kota Padang, Selasa (24/9) sekitar pukul 19.00 WIB. Dalam aksi perampokan tersebut pihak kepolisian bersama masyarakat berhasil menangkap satu tersangka itu bernama Dedi Indrawan, warga Cindakir, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang. Sedangkan rekan tersangka bernama Gusdi warga Kimbalun, Kecamatan Bungus >> Editor : Heldi

Teluk Kabung ini berhasil melarikan diri dari lokasi penangkapan tersebut. Kasus tersebut sudah direncanakan oleh kedua pelaku tersebut. Sebab, sebelum melakukan aksi itu, mereka telah menyiapkan alat-alat yang digunakan untuk melakukan perampokan. Dalam kasus ini otak pelakunya adalah Gusdi, yang sampai sekarang masih dalam pengejaran. Rencananya setelah berhasil merampas, BBM bersama truknya akan dijual. Dari hasil penangkapan itu, petugas mengamankan satu unit truk tanki berisi Solar 14 ribu liter, satu unit mobil Avanza BA 2360 JZ warna hitam, dan sebuah kawat sling. (h/nas) >> Penata Halaman : Jefli


4

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

Pemkab Limapuluh Kota Serius Tertibkan Illegal Logging LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, serius untuk menertibkan ilegal loging dan ilegal mining yang beroperasi di Kabupaten Limapuluh Kota. Buktinya, Dinas Kehutanan dan Pertambangan sudah melakukan MoU dengan instansi terkait seperti Polres Limapuluh Kota, Polresta, Kodim 0306 Limapuluh Kota, yang dilaksanakan dengan rapat terpadu yang juga melibatkan Lingkungan hidup dan Satpol PP.. Kesepakatan dalam rapat terpadu tersebut, tim akan diturunkan ke nagari nagari yang masih dianggap mengeluarkan kayu ilegal dan tambang bahan galian golongan C liar. Penertiban kayu ilegal dan tambang liar di Limapuluh Kota yang selama ini dianggap masyarakat lamban, sesegeranya terjun kelapangan. “Selambatnya awal Nopember depan tim terpadu mulai bergerak, mereka akan menyigi lokasi tambang liar dan dugaan terjadinya ilegal loging di nagari nagari. Tim akan memberikan sosialisasi sekaligus melakukan pendekatan kepada pemilik tambang dan usaha kayu. Mereka akan diajak untuk mengurus izin usaha pertambangan dan pengelolaan kayu,”ungkap Kadis Kehutanan dan Pertambangan Limapuluh Kota, Kamis kemarin. Menurut dia, jika pendekatan dan sosialisasi sudah dilaksanakan, namun bagi mereka pemilik tambang liar dan pengusaha kayu ilegal akan diberikan teguran. “Jika tidak juga ada perubahan atau mereka tetap bandel akan diberikan sangksi tegas, dengan menutup usaha tambang maupun usaha perkayuan ilegal tersebut,” ulasnya. Dikatakan, Tim terpadu selain dari Polres kedua daerah bertetangga ini, juga melibatkan personil Kodim 0306/ Limapuluh Kota, Aparat Dinas Kehutanan, Sub Denpom 1/41, anggota Satpol PP dan personil Lingkungan Hidup. Selama ini Kecamatan yang masih dicurigai sebagai penghasil kayu Ilegal adalah, Kecamatan Pangkalan, kecamatan harau dan Kecamatan Lareh Sago Halaban. Sementara itu, usaha pertambangan bahan galian golongan C hampir merata di seluruh kecamatan yang ada di kabupaten Limapuluh Kota, sebutnya. (h/zkf)

Pelayanan Kesehatan Diperluas LUBUK SIKAPING, HALUAN — Tahun 2013 ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman telah membangun delapan unit Polindes dan lima unit Pustu untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di daerah tersebut. Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Desrizal, di Lubuk Sikaping, Kamis, mengatakan pembangunan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tersebut diutamakan di daerah pelosok. Adapun Polindes yang dibangun itu terdapat di Batu Tinggi Kecamatan Rao Utara, Jorong Biduak Kecamatan Bonjol, Kubu Kecamatan Tigo Nagari, Padang Galanggang Kecamatan Panti, Marapan Mapattunggul, Botuang Busuak Kecamatan Mapattunggul, Polindes Soma Kecamatan Mapattunggul serta Polindes Kp. Baru Kecamatan Mapattunggul Selatan. Sedangkan, lima unit Pustu lainnya dibangun di Aia Panjang Kecamatan Panti, Padang Bubuih Kecamatan Bonjol, Batu Kambiang Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kampung Tangah Kecamatan Mapat Tunggul dan Simpang Koyan Kecamatan Duo Koto. "Hingga saat ini, kami telah membangun 97 unit Polindes dan 43 unit Pustu. Pada 2014 jga diupayakan untuk membangun Pustu dan Polindes di daerah Mapattunggul dan Kecamatan Mapattunggul Selatan," ujarnya. Dia menjelaskan, pembangunan Pustu dan Polindes tersebut merupakan prioritas utama bagi pemerintah daerah setempat, terutama di daerah pelosok. Dengan begitu sehingga semua pelosok-pelosok nagari (desa) bisa memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal. Sampai saat ini, sebagian besar Pustu dan Polindes sudah ditempati perawat dan bidan yang siap melayani masyarakat, sehingga kapan pun warga datang ke Pustu dan Polindes untuk berobat akan tetap terlayani. Dia menambahkan, selain pembangunan Pustu dan Polindes, Dinkes Pasaman juga memprioritaskan pembangunan dua unit gedung Pelayanan Persalinan (PONED) di Puskesmas Rao dan Puskesmas Ladang Panjang. Sementara itu, untuk melayani masyarakat dalam mendapatkan kesejahteraan di bidang kesehatan pada tahun ini Kabupaten Pasaman juga menerima dokter PTT sebanyak tujuh orang yang ditempatkan di puskesmas yang ada di Pasaman. Dari tujuh orang dokter PTT tersebut, lima diantaranya dokter gigi dan dua dokter umum. "Kita akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Pasaman," tegasnya. (h/ans/tos)

TANAMAN BAWANG— Seorang mahasiswa menanam bawang di kawasan perkebunan Politani Negeri Payakumbuh, beberapa waktu lalu. Saat ini bawang mengalami penurunan harga yakni Rp 16000 per kilo dari sebelumnya Rp 20000. RIVO SEPTI ANDRIES

Renah Indojati Masuk RUU DOB PADANG, HALUAN -- Anggota DPR RI Dapil Sumatera Barat Hermanto menyambut gembira hasil Rapat Paripurna DPR Kamis (24/ 10) yang telah menyetujui RUU usul inisiatif Komisi II DPR tentang Daerah Otonom Baru (DOB). Salah satu yang termasuk di dalamnya adalah Kabupaten Renah Indo Jati. Hal ini patut disyukuri karena perjuangan panjang yang selama ini dengan sungguh diperjuangkan mulai membuahkan hasil. Diharapkan keberadaan Kabupaten baru ini ke depan akan mampu meningkatkan kesejahteraan

masyarakat. Lebih lanjut Hermanto menjelaskan proses pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) berlangsung lama karena memang harus melewati berbagai tahapan serta melibatkan banyak pihak terkait. Dan Alhamdulillah saat ini Renah Indojati sudah menjadi usulan insiatif DPR yang artinya akan segera dibahas di tingkat Panja di Komisi II DPR RI. Sebenarnya informasi akan diparipurnakannya DOB Renah Indo Jati ini telah disampaikan Hermanto saat pertemuan dengan tokoh masyarakat dan segenap komponen masyarakat di Kecamatan Tapan & Silaut saat melakukan kunjungan kerja hari Minggu (20/9) yang lalu. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, dijelaskan tahapan proses pembahasan dan pengawalan

di tingkat pusat DPR RI. Di samping itu penyampaian perkembangan pembahasan tersebut kepada masyarakat intens dilakukan sebagai wujud pertanggungjawaban kepada konstituen. Ia berharap kedepan keberadaan Daerah Otonom Baru (DOB) dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat disegala sektor pembangunan. Sehingga masyarakat semakin merasakan kesejahteraan. “Diakui dengan kondisi wilayah Kabupaten Pesisir Selatan yang begitu luas, maka pelayanan kepada masyarakat masih perlu dioptimalkan. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat di Renah Indojati dapat menyiapkan sumberdaya manusianya untuk mengelola Daerah Otonom Baru ini. Dengan demikian keberadaannya memberikan manfaat bagi semua”, jelas Hermanto. (h/mad)

Datuak Bandaro Dilewakan PASBAR, HALUAN — Boy Juniko Irsan Kurniawan resmi sebagai Datuak Bandaro setelah dilewakan Ninik Mamak Ampek Koto, Kinali kemarin (17/10) di Rambah, Jorong IV Koto, Nagari Kinali, Kecamatan Kinali, Pasbar. Hadir juga pada saat prosesi melewakan Bupati Pasbar, H. Baharuddin R serta Weddy Yumaiydas Datuak Bandaro, jajaran Datuak Nan13 (Tiga Belas) Kinali, Bundo Kanduang, Tokoh Agama, jajaran Cucu Kemenakan, Cadiak Pandai, dan sejumah kepala jorong se-Nagari Kinali serta Muspika Kinali. Weddy Yumaiydas Datuak Bandaro, jajaran Datuak Nan-13 (Tiga Belas) Kinali, Bundo Kanduang, Tokoh Agama, jajaran Cucu Kemenakan, Cadiak Pandai, dan sejumah kepala jorong se-Nagari Kinali serta Muspika Kinali. Kepada Haluan, Weddy Yumaiydas, Datuak Bandaro sebelumnya mengatakan, dilewakannya Boy Juniko Irsan Kurniawan sebagai Datuak Bandaro merupakan setelah Rundiang Jo Mupakaik jajaran Niniak Mamak IV Koto Kinali. Ia dianggap patut memangku gelar tersebut, disamping itu juga sebagai upaya regenerasi pemegang gala tersebut. Ia berharap yang dilewakan dapat melindungi, membina dan mengayomi anak cucu kemenakan dikampung dan nagari ke arah yang jauh lebih baik lagi. Sudah pula menjadi harapan jajaran ninik mamak untuk menjaga masa depan anak cucu kemenakan dan kelestarian Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah di Ranah

BUPATI Pasbar, H. Baharuddin R memberikan ucapan selamat kepada Boy Juniko Irsan Kurniawan yang dilewakan sebagai Datuak Bandaro. ANDIKA

Minang terutama di Rambah Kinali. “Demi regenerasi, undang tingga di nan tuo, pusako tingga di nan matah, pakaian tingga di nan kaciak. makanya, Boy Juniko Irsan Kurniawan dinilai sudah pantas untuk menyandang gelar tersebut,” katanya. Terpisah, sejumlah cucu kemenakan Dt. Bandaro yang hadir saat itu mengatakan. Mereka yakin akan kemampuan Dt. mereka yang baru di lewakan tersebut. Karena Boy Juniko Irsan Kurniawan Dt. Bandaro, sudah layak dan sudah sesuai aturan memangku Dt tersebut.

Dt. Bandaro. Boy Juniko Irsan Kurniawan, mereka kenal sosok yang memiliki kepribadian berjiwa besar dan memiliki Rasa Raso Jo Pareso. Artinya. Dt. mereka itu dinilai mampu membina dan mengayomi cucu kemenakan di kampung dan nagari, ke arah yang jauh lebih baik. Sementara itu alek besar melewakan itu disematkan Weddy Yumaiydas pada Boy Juniko Irsan Kurniawan berlangsung hikmat dan sukses. Rangkaian acara dilakukan dengan sebenarnya, layaknya melewakan pemangku adat di Ranah Minang. (h/dka)

HUT SILET RCTI KE-11

Jupe Hadir di Tee Box Hibur para Clubber PADANG, HALUAN — Dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Silet RCTI yang ke-11 untuk ketiga kalinya kembali dirayakan di Kota Padang. Selain itu, perayaan tersebut terus menggandeng Tee Box Community Center. Untuk merayakan HUT tersebut, tim Silet tidak tanggung-tanggung membawa artis ibukota, seperti Julia Perez (Jupe,red), dan dua finalis X Factor, Novita Dewi, dan Alex Rudiart. HENGKY Selain tiga artis tersebut, tim Silet juga membawa Maria Callista dari label My Music, Rizuka Amor (Live PA), serta Feat DJ. Milinka Radisic, yang untuk menghibur para clubbers dan melepas rindu para penggemarnya, Sabtu (26/ 10) malam. Selain menghibur para clubbers Tee Box, tim Silet juga mendatangi

Panti Asuhan Aisiyah, Kecamatan Koto Tangah untuk berbagi kasih. Serangkaian acara tersebut dikemas, dan akan ditayangkan secara khusus dalam perayaan Silet di RCTI. Dikatakan Owner Tee Box Hengky Sutanto, kecintaan Silet terhadap Kota Padang sangat jelas. Dimana, ini sudah yang kali ketiga Silet merayakan hari jadinya di Kota Bengkuang ini, setelah pasca gempa pada SUTANTO tahun 2009 silam. “Kita sangat bangga atas kecintaan tim Silet, terhadap Kota Padang ini. Dengan begitu, kita yang berada di Padang ini bisa mempromosikan pariwisata yang ada disini,” kata Hengky, saat konferensi pers di Tee Box, kemarin (24/10). Dijelaskan Hengky, dalam serangkaian acara yang dibentuk tim Silet,

pihaknya hanya memfasilitasi saja. Selain itu, tim Silet juga ingin melihat secara langsung perkembangan Panti Asuhan Aisiyah, yang telah mereka bantu. “Mereka ingin melihat secara langsung perkembangan Panti Asuhan Aisiyah tersebut, dan juga berbagi kasih dengan para penghuni panti,” jelasnya. Selain berbagi kasih, para artis yang ikut rombongan tim Silet ini juga bakal menghibur para penghuni panti. Hengky juga mengharapkan dengan adanya rangkaian acara Silet ini, semoga bisa memajukan Kota Padang, dan dapat mempromosikan pariwisata di Padang secara gratis. “Mudah-mudahan dengan adanya rangkaian acara ini yang bakal dikemas Silet, dan ditayangkan selama satu jam penuh di RCTI bisa mengangkat pariwisata kita,” harapnya. Sebelumnya, perayaan HUT ke-11 Silet telah dirayakan di Dahsyat secara live. Disana, juga terlihat pemilik Tee-Box Hengky Sutanto yang juga ikut merayakan hari jadi Silet. (h/nas)

21 Desa Rawan Tsunami PESSEL, HALUAN — Sedikitnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah mencatat sebanyak 21 nagari atau desa adat di kabupaten itu berada di daerah rawan bencana tsunami. Kepala Bidang Kesiapsigaan dan Pengembangan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Jamaluddin di Painan, Selasa, mengatakan sebanyak 21 dari 182 nagari itu berada di sepanjang garis pantai di 10 kecamatan dari 15 kecamatan yang ada. Sebanyak 21 nagari itu yakni di Kecamatan Koto XI Tarusan terdapat empat nagari, Bayang sebanyak dua nagari, IV Jurai dua nagari, Batangkapas tercatat dua nagari, Sutera sebanyak tiga nagari. Di Kecamatan Lengayang tercatat dua nagari, Ranah Pesisir sebanyak dua nagari, Linggo Sari Baganti sebanyak dua nagari, Pancung Soal sebanyak satu nagari dan Silaut sebanyak satu nagari. Pasar yang semula bermanfaat untuk jual beli para pedagang dan pengunjung, diproyeksi akan terkena dampak bencana tersebut sebanyak 10 pasar. Katanya, bencana gempa dan tsunami memang tidak dapat di prediksi oleh siapa saja. Meski demikian, manusia bukan berarti tidak bisa berbuat apa-apa untuk melakukan mitigasi bencana dalam mengurangi risiko bencana. "Masyarakat diminta harus terus waspada sehingga segala dampak buruk yang bakal timbul akibat bencana tersebut dapat diminimalisir dengan berbagai persiapan sejak dini," ujarnya. Dalam rangka mengantisipasi agar tidak terjadi korban dan meminimalisir segala dampak buruk dari risiko bencana tersebut pemerintah kabupaten (pemkab) setempat telah dan terus melakukan beberapa kebijakan. Pemkab setempat sudah mengerahkan semua sumber daya yang ada, melakukan koordinasi sesama instansi terkait, dengan pemerintah pusat, provinsi dan memasang rambu-rambu serta alat peringatan tsunami. (h/mjn)

Sejumlah Lampu Pengatur Lalu Lintas Rusak PARIAMAN, HALUAN — Pengguna Jalan jika hendak melewati Perampatan Galombang Kota Pariaman harus ekstra hati-hati kalau tidak ingin celaka, karena lampu pengatur lalu lintas yang ada di lokasi ini sejak beberapa hari belakangan rusak. Rusaknya lampu pengaturan lalu lintas itu ditandai dengan lampu luning yang selalu kerlap kerlip, sementara lampurah dan hijaunya, tidak berfungsi atau mati, baik dari jalur arah utara, barat dan selatan. Perampatan itu, termasuk urutan jalan yang ramai di Kota Pariaman, karena di seputar kawasan tersebut banyak terdapat kantor-kantor, tidak hanya pemerintahan tetapi juga ruko dan toko yang beraktivitas setiap hari. Sementara itu di perampatan atau di simpang alai, lampu pengatur lalu lintas juga kelihatan Kamis kemarin (24/10), juga mati. Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Pariaman, Agusriatman ketika dihubungi Haluan, Kamis (24/10), membenarkan adanya lampu pengatur lalu lintas yang terdapat dipersimapngan jalan yang rusak dan itu kini sedang dalam perbaikan kini. “Benar, lampu pengatur lalu lintas yang berada di lokasi simpang Galombangjuga mengalami kerusakan saat ini”, katanya. Kerusakan terjadi pada salah satu komponen otomatis lampu, kita sedasng perbaikan alat lampu tersebut ke Jakarta, karena memang disini adanya tempat perbaikan itu dan jka sudah selesai perbaikanya segera dipasang kembali, sehingga lampu yang rusak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Kerusakan itu terjadi, bisa karena factor cuaca, misalnya hujan yang terus menerus, disamping usia peralatan yang sudah lama. “Jadi bisa banyak sebab yang menimbulkan kerusakan itu, tetapi yang jelas kita berupaya untuk mengatasi kerusakan itu secepatnya”, kata Agus. (h/tri). >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Irvand


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

Ada ‘Aroma Busuk’ di Rusunawa Purus LAH mak, baru enam bulan yang lalu diresmikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, kini nyaris semua kamar yang ada di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Purus, Kota Padang langit-langit atau lotengnya bocor. Air beraroma pesing dan tinja menetes dari bagian loteng. Diduga air itu keluar dari pipa-pipa paralon pembuangan dari kamar mandi dan klosed. Warga Rusunawa Purus benar-benar merasa sangat tidak nyaman. Karena aroma yang ditebar tetesan air itu sangat tidak sedap. Para penyewa berharap pemerintah dan pengelola melakukan perbaikan atas kebocoran tersebut. Mereka hingga kini masih memilih bertahan, sembari menunggu janji perbaikan dari pihak pengelola. Bagi unit yang kondisi bocornya yang sangat parah, maka penghuni berupaya menampung air bocoran itu dengan terpal dan menyalurkannya ke arah jendela. Penghuni benar-benar terganggu kenyamanannya. Karena air yang menetes dari langit-langit dan merembes dari dinding, membasahi karpet, perabotan dan barang-barang lainnya. Pantaun Haluan kemarin hampir setiap kamar mengalami kebocoran, kecuali lantai paling atas. Setiap warga yang didatangi dari pintu ke pintu, mulai dari Blok A sampai Blok B, mengeluhkan hal yang sama. Yuniati (54), penghuni Blok A kamar 208 mengatakan di unit yang ia tempati, kebocoran terjadi di kamar mandi, ruang tamu dan dapur. Saat mencuci pakaian, dia terpaksa menutup kepala dengan plastik asoi agar tetesan air tidak jatuh ke kepalanya. Air itu mungkin air dari toilet , karena baunya busuk sekali. Begitu juga ketika dia memasak, air juga menetes dari langit-langit. Hal serupa juga terjadi di kamar 212 Blok A. Gusnawati (56), penghuni kamar tersebut menuturkan, rembesan air sampai ke lampu. Dia takut terjadi korslet jika rembesan makin menjadi-jadi dan menjalar ke kabel dan peralatan listrik lainnya. Yuniati dan Gusnawati mengancam tidak akan membayar atau menunda membayar uang sewa jika kebocoran tidak diperbaiki. Kerusakan parah rusunawa dalam waktu yang singkat atau setelah enam bulan diresmikan membuat kita sangat sangat prihatin. Sangat patut diduga, ada ketidakberesan di dalam proses pembangunannya. Jangan-jangan, aroma busuk, bau pesing dan tinja itu adalah pintu gerbang menuju terkuaknya ‘dugaan praktik busuk’ di dalam proses pembangunannya. Sangat tak lazim, baru 5-6 bulan diresmikan semua pipa-pipa dan paralon yang ada di rusunawa ini bocor. Perlu ditelusuri ada permainan apa di balik proyek Rusunawa. Bukannya suodzon, tapi kroscek kebenaran atas informasi dan realitas yang ditemukan sangatlah penting. Jika ada indikasi dugaan permainan proyek, berupa pengurangan kualitas, kuantitas dan lainnya, perlu ditindaklanjuti oleh institusi penegak hukum. Sangat besar kemungkinan adanya permainan proyek di balik banyaknya kerusakan rusunawa di sana-sini. Sangat disayangkan rusunawa yang ditujukan untuk masyarakat miskin yang selama ini sama sekali belum pernah punya rumah, tiba-tiba begitu menyewa rusunawa yang awalnya cukup repre sentative bagi mereka, ternyata kini sudah banyak rusak. Bahkan mereka yang awalnya merasa cukup senang, kini mesti bersabar, bersabar dan terus bersabar. Mudah-mudahan segera ada solusi. Bagi yang bermain dan barangkali saja tindakannya telah merugikan negara agar diberikan sanksi hukum. **

A

„ 7 Cawako Padang Tolak Siloam „ 3 calon lainnya bagaimana? „ Hati-hati, Kualitas Uang Palsu Makin Baik „ Waspadai yang dari politisi

5

Tolak Ukur Haji Mabrur OLEH: MUHAMMAD KOSIM ETIAP kali mendengar saudara-saudara kita menunaikan ibadah haji, sejatinya kita berdoa, ketika kembali ke Tanah Air, semoga mereka menjadi haji mabrur. Sebab, semakin banyak haji mabrur di sekitar kita, maka semakin besar peluang negeri ini diberkahi oleh Allah SWT. Semakin banyak haji mabrur, semakin mudah mendidik generasi kita untuk mencontoh keteladanan yang senantiasa mereka tebarkan. Lalu siapakah yang disebut haji mabrur yang kita rindukan dan jadi teladan itu? Paling tidak ada enam macam indikator haji mabrur. Pertama, memiliki akhlak mulia. Jika ditilik dari bahasanya, mabrur berarti kebaikan, berasal dari kata barra, yabirru, barran yang berarti kebaikan. Akhlaknya baik kepada Allah dengan cara mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Haji mabrur juga gemar berbuat kebaikan kepada sesamanya, dalam ucapan dan tindakan. Oleh karena itu, Imam al-Nawawi dalam Kitab alIdhah Fi Manasik al-Hajj wa al-‘Umrah mengungkapkan: Haji mabrur itu tandatandanya adalah setelah ia pulang dari haji, keadaannya lebih baik daripada sebelumnya. Meningkatnya akhlak mulia yang ditampilkannya merupakan hasil dari pendidikan selama ibadah haji. Perhatikanlah rangkaian ibadah yang dilakukan selama haji, sesungguhnya mendidik seseorang untuk memiliki akhlak yang mulia, baik kepada Allah, sesama manusia, dan alam semesta. Ketika ia memakai pakaian ihram, maka ia bertekad untuk meninggalkan segala yang diharamkan Allah. Pakaian ihram juga mendidik dirinya untuk tidak

S

sombong dalam hidup ini. Sebab, perbedaan pakaian, biasanya menimbulkan perlakuan yang berbeda. Tidak ada perbedaan, kecuali ketakwaan seseorang. Maka perhatikanlah, seorang jenderal bisa saja berdampingan dengan prajurit seraya mengenakan pakaian yang sama. Kaya raya dengan hamba papa, penguasa dengan rakyat jelata, semuanya lebur menjadi satu tanpa ada perbedaan. Di saat jemaah haji melakukan tawaf, semuanya bergerak mengitari ka’bah. Ibadah ini mendidik dan mengajarkan seseorang agar setiap aktivitasnya harus dilandasi dan berorientasi pada Allah. Dengan begitu, setiap pekerjaan yang dilakukannya, ia senantiasa ingat Allah sehingga dirinya tidak berani curang, menipu, atau menganiaya orang lain. Ketika melaksanakan sa’i, mengajarkannya untuk menghadapi segala persoalan hidup ini dengan sabar dan pantang berputus asa. Sebab, ibadah sa’i memiliki nilai historis yang sarat makna. Itulah perjuangan Siti Hajar ketika mencari air untuk memenuhi dahaga anaknya. Ia tak berpus asa, berlari ke sana ke mari. Meskipun air tak juga ditemukan, tetapi Allah tidak menyia-nyiakan usaha dan kesungguhannya. Ternyata, air itu begitu dekat dan penuh nikmat. Allah munculkan air itu dari bumi yang merupakan hentakan kaki anaknya, Ismail. Proses ini mengisyaratkan kepada kita agar tidak malas, jangan pesimis menghadapi segala problematika kehidupan ini. Kesungguhan, kerja keras, dan kepasrahan pada Allah akan memperoleh kebahagiaan sebagai balasan berharga dari Allah SWT.

Wuquf di Arafah mengajarkan kepada manusia untuk lebih mengenal diri. Sebab, “Siapa yang kenal dirinya, maka ia akan kenal dengan Tuhannya”. Wuquf juga mengingatkan jemaah haji akan hari berbangkit sehingga menguatkan imannya kepada hari akhirat. Jika iman pada akhirat demikian menancap, maka semua aktivitasnya pun akan berorientasi jangka panjang, yaitu negeri akhirat. Ia sadar, sekecil apa pun yang ia lakukan di dunia merupakan investasi untuk akhirat. Hanya saja investasi itu ada ke kanan (surga), ada pula ke kiri (neraka). Melontar jumrah mendidiknya untuk berjuang melawan setan, berani menolak kebatilan, bertekad meninggalkan kemaksiatan, dan tak mudah terpengaruh akan bujuk rayu kehidupan duniawi. Dan tahallul mendidik jemaah haji agar membersihkan pikirannya mulai dari pikiran kotor hingga prasangka buruk pada keputusan Allah maupun kepada sesamanya. Tahallul yang juga berarti penghalalan mengajarkannya agar mencari nafkah dengan cara yang halal dan hanya menikmati makanan yang dihalalkan Allah. Jika semua itu dipahami oleh jemaah haji, maka setelah kembali ke Tanah Air, tentu akhlaknya semakin baik, mulia dan bijaksana. Kedua, memakmurkan masjid. Pusat ibadah haji adalah masjid al-Haram, bahkan jemaah antusias mengunjungi Madinah yang berpusat di Masjid anNabawi. Mereka melaksanakan salat fardhu lima waktu dengan berjamaah sebanyak 40 waktu. Ketika ia kembali ke Tanah Air, ia termasuk orang yang memakmurkan masjid. Di masjid, salat berjemaah didirikan, kesatuan jemaah diperkuat, dan

masyarakat sekitar pun turut makmur dengan ragam kegiatan yang dipusatkan dari masjid. Ketiga, dekat kepada Allah. Haji mabrur senantiasa dekat kepada Allah. Sebab haji adalah ibadah menuju Baitullah. Ketika berkunjung ke Baitullah itu, setiap orang akan memuji Allah, ingat pada-Nya dan merasa dekat dengan-Nya. Setelah kembali ke Tanah Air, rasa kedekatan kepada Allah tetap melekat pada jiwanya. Rasa dekat itu akan menjadi kontrol baginya untuk tidak melakukan halhal yang dilarang-Nya. Sebab ia yakin Allah Mahadekat dan pasti tak satu pun yang luput dari penglihatan dan pengetahuan Allah. Keempat, berkorban untuk kebaikan. Haji merupakan ibadah yang mengorbankan biaya, tenaga, waktu dan juga perasaan karena meninggalkan keluarga. Ketika melakukan kebaikan, banyak cobaan dan rintangan; berupa fitnah, dianggap sok suci, atau malah dimusuhi dan dikucilkan orang. Butuh pengorbanan melakukan kebaikan. Butuh pengorbanan untuk siap memanfaatkan harta di jalan Allah, mendidik keluarga dan keturunan menjadi saleh, dan mengendalikan diri agar tetap berada dalam ridha-Nya. Jika tidak, kita akan merugi (Qs. al-Munafiqun/63: 9). Kelima, bergerak dan berjuang. Thawaf, sai, merupakan aktivitas ibadah yang bergerak. Tidak boleh diam, bekerja sungguh-sungguh hanya mencari nafkah yang halal lalu gemar membantu orang yang kesusahan. Haji mabrur tidak suka berpangku tangan, diam dan bermalas-malasan. Ia senantiasa berpikir, berbuat, dan berjuang menegakkan ayat-ayat Allah. Orang-orang yang berjuang menegakkan agama Allah, pasti Allah akan menolongnya menjadi hamba yang dicintai dan diteladani

ku, rapimnas merupakan tuntutan dari Kadin daerah karena merasa memiliki tanggungjawab untuk mendukung pertumbuhan ekonomi saat ini. Lewat Rapimnas, Kadin daerah berharap segera ada pertumbuhan di daerah. Kisruh di tubuh Kadin seperti ini tak hanya terjadi di Kadin Indonesia. Bahkan di Sumbar pun hal serupa pernah terjadi. Entah mana yang benar, saya juga bingung. Karenanya saya tak akan berpihak pada salah satu diantaranya. Sebab di satu sisi, pastinya tak ada asap jika tak ada api. Tak akan ada yang menggugat jika memang seorang pemimpin menjalankan tugasnya dengan baik alias sebagaimana mestinya. Namun di sisi lain, dalam sebuah organisasi atau lembaga, selalu dan

pasti ada saja yang akan merasa tak puas. Dan itu adalah sebuah realitas yang selalu akan ada dalam sebuah organisasi/lembaga. Namun untuk organisasi sekelas Kadin Indonesia, tentu cara menyelesaikan masalahnya harus dengan cara yang berkelas pula. Jangan seperti cara politikus, yang saling kudeta. Masih ada cara lain yang lebih elegan. Musyawarah misalnya. Pengusaha sebaiknya bisa bermusyawarah untuk menentukan apa yang terbaik dari opsi yang ada, sehingga akan memberikan dampak positif bagi pengusaha semuanya. Karena aksi kudeta semacam itu hanya akan memberikan dampak negatif bagi keutuhan organisasi Kadin sebagai wadah dunia usaha. Padahal Kadin adalah mitra pemerintah dalam mempercepat pembangunan

banyak orang serta selalu berada dalam lindungan dan petunjuk-Nya. Keenam, suka persatuan dan membenci perpecahan. Haji telah mengajarkannya untuk merasakan bahwa manusia adalah satu. Satu asal, satu aktivitas, dan satu tujuan. Inilah implementasi dari tauhid, hanya Allah yang menciptakan tiap-tiap manusia dan semuanya pasti menghadap pada-Nya. Haji mabrur, ketika kembali ke Tanah Air menjadi orang yang berusaha merangkul, mempersatukan dan mendamaikan antara satu sama lainnya. Ia hadir sebagai penengah dan perekat antara orangorang yang berselisih. Ia anti pada perpecahan dan amat senang dengan persatuan dan kesatuan. Memang berat untuk mencapai kriteria haji mabrur di atas. Akan tetapi, setiap usaha yang memerlukan energi besar akan mendatangkan keuntungan yang jauh lebih besar. Karena itu, Allah menjanjikan melalui sabda Rasulullah SAW: “Haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga”. ( HR. Ahmad, ath-Thabrani, Ibnu Khuzaimah, al-Baihaqi dan alHakim). Jika jemaah haji kembali ke kampung halaman kita, bermunajatlah semoga Allah membimbing mereka untuk mampu meraih haji mabrur tersebut. Jika mereka menjadi haji mabrur, kita pun bisa meneladani sifat dan karakternya. Bukankah sesama mukmin itu laksana cermin? Jika kotor ia hapus noda yang kotor itu tanpa memberitahukan pada orang lain. Dengan begitu kehadiran haji mabrur akan membuat kita gemar saling mendoakan, saling mencontoh yang baik, saling menasihati, dan saling menguatkan untuk menegakkan kebenaran; bukan saling mencaci, menghina dan mencari kesalahan orang lain!. Wallahu a’lam.

Kadin Kembali Pecah Kongsi BARAT sandiwara di panggung politik, upaya lengser-melengserkan juga tak bisa dihindari terjadi di tubuh asosiasi pengusaha terbesar di Tanah Air, yakni Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Suryo Bambang Sulistyo (SBS) dilengserkan dari kursi empuknya sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia, dalam Musyawarah Nasional (Munas) Kadin VII di Manhattan Hotel, Rabu (23/10) kemarin. Kadin versi OSO (Oesman Sapta Odang) sepakat memilih Rizal Ramli, mantan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian, sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2013-2018. Sebelumnya, upaya melengserkan SBS juga sudah dilakukan melalui meka-

I

nisme Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Kadin yang digelar di Pontianak pada 25-27 April 2013. Dalam Munaslub itu, telah ditetapkan OSO sebagai ketua sementara (caretaker) Kadin Indonesia. Munaslub kemudian meminta OSO untuk menyiapkan Munas VII Kadin guna membentuk kepengurusan baru. Alhasil, terpilihlah Rizal Ramli menggantikan SBS sang ketum yang sedang bertahta di singgasananya. Marah? Tentu saja. Bahkan SBS juga ngotot tak mau turun tahta. SBS membantah jika dirinya disebut tidak memikirkan anggota-anggota Kadin daerah yang ditengarai sebagai penyebab dilakukannya Rapimnas di Bali dan membuat posisinya dilengserkan. Sementara OSO menga-

OLEH: AFRIANITA ekonomi daerah dan nasional, selayaknya bersatu dan tidak terpecah belah. Selain itu kisruh berkepanjangan di tubuh Kadin Indonesia, akan menjadi preseden buruk buat iklim dunia usaha di Tanah Air. Bagaimana orang luar percaya, sedangkan di dalam negeri saja para pengusahanya saja bisa saling hantam, saling sikut ***

PEMBERITAHUAN

Tambah Alat Pembatas Jalan di Kalawi

SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Yth Bapak Kadis Perhubungan dan Kominfo Kota Padang. Alat pembatas jalan atau road barrier yang sudah dipasang di pertigaan jalan Kampung Kalawi sudah cukup membantu untuk mengurai kemacetan yang setiap pagi dan sore selalu terjadi di lokasi tersebut. Sayangnya, pemasangan road barrier terasa masih kurang panjang. Selain itu, lebar badan jalan tempat berputar kendaraan juga masih kurang. Akibatnya kemacetan masih terjadi. Mohon bantuan untuk menambah jumlah alat pembatas jalan dan menempatkan petugas untuk menertibkan pengendara sepeda motor yang masih suka melawan arus untuk menghindari ketentuan berputar lewat road barrier. Tks. +6285376151***

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Rahmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


6

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

KAMPANYE PILKADA PADANG

Panwaslu Temukan Pelanggaran Hukum PADANG, HALUAN — Panwaslu Kota Padang menemukan dugaan pelanggaran saat kampanye oleh sejumlah pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang.

Pelanggaran itu berupa dugaan pelanggaran administrasi dan dua dugaan pelanggaran pidana. Menurut Ketua Panwaslu Kota Padang, Nurlina K kepada Haluan Kamis (24/10), saat ini pihaknya belum bisa menjelaskan lebih rinci apa saja bentuk dugaan pelanggaran tersebut. Panwaslu

akan berhati-hati dalam menyampaikannya ke publik, sebelum ada kajian atau pleno dari Panwaslu. Apalagi temuan ini nanti akan diteruskan ke KPU dan Gakkumdu. “Diduga ada hal-hal yang dilakukan pasangan calon saat kampanye yang termasuk pelanggaran. Nah, perlu dikaji

terlebih dahulu. Setelah diplenokan oleh Panwaslu, maka bisa dipublis dugaan pelanggarannya seperti apa,” ujarnya. Untuk penindakan, Panwaslu tidak memiliki wewenang. Jadi, temuan ini akan dilanjutkan ke penyelenggara Pilkada dan pengambil penindakan. Untuk pelanggaran adminstrasi, tentu

akan diteruskan ke KPU Kota Padang. Sedangkan untuk pidana akan dikaji lebih lanjut ke Gakkumdu yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan, dan lainnya. Ia mengatakan, dugaan itu terjadi pada saat kampanye empat hari yang lalu. Dengan begitu, paling lambat akan diumumkan 10 hari lagi.

“Mohon untuk bersabar terlebih dahulu. Kami akan sampaikan ke media jika sudah ada hasil kajian Panwaslu,” tambahnya. Melihat aturan yang ada, jika terbukti melanggar tentu akan berdampak pada pencalonan. Tapi ia tidak mau berandai-andai karena lebih baik menunggu hasil dari KPU dan Gakkumdu. (h/ade)

MERIAHKAN PILKADA PADANG

PKDP Gelar Hoyak Tabuik Yan Firdaus Koordinator Lapangan Tim Kampanye KAIN bersama Kandris Asrin dan Indra Dwipa saat menerangkan kampanye akbarnya. ALEX

Hari ini, KAIN Gelar Kampanye Akbar PADANG, HALUAN — Pasangan Kandris Asrin dan Indra Dwipa (KAIN) akan menggelar kampanye akbar di Kecamatan Koto Tangah. Rencananya kampanye di ruang terbuka ini akan dihadiri 100.000 massa pendukung. Yan Firdaus Koordinator Lapangan Tim Kampanye KAIN menyatakan, biasanya KAIN memilih cara berbeda dari calon lainnya. Karena lebih menggunakan metode silaturahmi. Namun esok (25/10), KAIN akan menggelar kampanye akbar tetapi tidak ada orasi politik. Pada kesempatan itu, KAIN akan menggelar iring-iringan bersama seluruh pendukungnya di sekitar Kecamatan Koto Tangah. Daerah ini tercatat memiliki pemilih terbesar di Kota Padang, mencapai 112.000 pemilih. “Kampanye di ruang terbuka yang digelar KAIN kali ini, beda dengan kampanye calon lainnya. Karena tidak akan ada orasi selama kampanye. Namun akan meraih simpati emosional pemilih Kota Padang,” ungkapnya Sementara itu, Kandris Asrin didampingi Indra Dwipa menyatakan, biasanya ia lebih memilih kampanye dengan silaturahmi. Karena baginya terbukti efektif untuk menerangkan visi misinya. Silaturahim itu dilakukan bersama saudara, tetangga, kolega atau relasi. Baginya, mencalonkan diri adalah upaya untuk menjalin kebersamaan dan silaturahmi serta beribadah. Dan dia melihat, masyarakat Kota Padang telah cerdas untuk menggunakan hak pilihnya. Tentunya rakyat akan tahu yang akan dipilihnya. (h/cw-lex)

SURAT SUARA — Sejumalah pekerja mengemas surat ke dalam box di Gedung KPU Kota Padang, Sungai Sapih, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (24/ 10). Surat suara yang sudah dikemas akan didistribusikan ke seluruh TPS di wilayah Kota Padang pada Sabtu 26 Oktober 2013. AMIR

Panwaslu dan KPU Harus Tegas atribut kampanye itu terdapat atribut milik pasangan nomor 10. Namun pihaknya sudah menginstruksikan para relawan di tingkat kelurahan untuk menertibkannya. Pada umumnya atribut yang penempatannya tidak tepat itu berada di pinggiran kota. Sementara soal Mahyeldi menjadi Khatib Idul Adha, menurutnya hal itu sudah direncanakan sejak tahun lalu oleh PHBI Kota Padang. Apalagi Mahyeldi memang seorang dai. Jadi tidak ada kesengajaan apalagi untuk maksud berpolitik. Pada bagian lain, Muharlion juga berharap agar masyarakat mengawal pelaksanaan Pilkada secara bersama-sama, sehingga berjalan aman dan lancar. Masyarakat bisa menjadi saksi di TPSTPS, menjadi tim pemantau atau

mencegah praktek politik uang atau serangan fajar jelang pencoblosan. Pihaknya sendiri telah menyiapkan 6.000 orang saksi, dengan rincian 1.532 orang saksi sesuai UU pemilu dan sisanya relawan saksi. Artinya setiap TPS akan ditempatkan 3 orang saksi. Tetapi karena adanya indikasi kecurangan, maka jumlah saksi itu terasa belum cukup. Maka para mahasiswa, dosen, LSM dan juga wartawan hendaknya bisa ambil bagian dalam mengawal Pilkada Padang. “Indikasi kecurangan yang muncul itu harus diantisipasi secepatnya. Saksi yang ada dirasa masih kurang. Sehingga peran elemen masyarakat lainnya, seperti mahasiswa, dosen dan juga wartawan sangat diharapkan,” katanya. (h/vie)

pertemuan dengan Syahrul Udjud, 30 tahun lalu. Dalam pertemuan tersebut, Syahrul mengajaknya berkeliling pasar yang kondisinya masih rapi, bersih dan teratur. “Hal inilah yang patut kita contoh dari seorang Syahrul Udjud. Sebelum Jokowi blusukan, Syahrul Udjud sudah duluan blusukan. Jika Emma didaulat menggantikan Syahrul Udjud, tentunya kita juga menginginkan Kota Padang kembali bersih seperti masa kepemimpinan Syahrul Udjud,” kata Ketua Dewan Penasehat Partai Golkar ini. Sementara MS Kaban menyatakan, para pedagang di pasar akan lebih baik nasibnya ketika dipimpin oleh EMYU. Karena EMYU merupakan sosok yang berpengalaman menghadapi masyarakat dan tentunya lebih mampu menyerap aspirasi masyarakat dengan baik.

Di lain pihak, Fahmi Idris mengatakan, jika EMYU terpilih, tentunya para pedagang tidak diizinkan untuk tidak berdagang. Kota Padang yang sebelumnya dipenuhi dengan penghargaan harus dikembalikan lagi. Kampanye akbar ini juga dimeriahkan oleh musisi Edi Cotok, Temon, dan pemimpin dari Republik Mimpi. Ribuan masa pun bergoyang menikmati hiburan yang disajikan. Di tengah-tengah kegiatan, Wahyu mengingatkan agar masyarakat dapat mendatangi kantor lurah hari ini (Jumat,red) . Karena kartu pemilih akan dibagikan di masingmasing kelurahan. “Jangan sampai ada yang tidak mengambil. Pastikan sanak saudara kita mengambil kartu ini ke kelurahan. Jika ada yang tidak dapat, lapor ke posko EMYU,” katanya. (h/eni)

PADANG, HALUAN—Ketua Tim Pemenangan Mahyeldi-Emzalmi, Muharlion sangat menyayangkan sikap KPU dan Panwaslu Padang yang dinilai tidak tegas. Karena cukup banyak ditemukan pelanggaran Pilkada di lapangan, seperti atribut kampanye yang dipasang di lokasi yang tidak dibolehkan. Selain itu, beberapa hari lalu beredar pesan singkat atau SMS gelap yang mengatasnamakan Corri Saidan. Maksudnya memberikan dukungan, tetapi sebenarnya black campaign bagi pasangan calon Mahyeldi-Emzalmi. “Kami menyayangkan, Panwas dan KPU tidak tegas dan tidak bertindak segera. Padahal cukup banyak ditemukan pelanggaran selama kampanye,” katanya. Dia tak menampik, jika diantara

KAMPANYE AKBAR EMYU

Akbar: Syahrul Udjud Restui Emma

AKBAR Tanjung saat menjadi juru kampanye EMYU.

PADANG, HALUAN — Kampanye akbar pasangan Calon Wali Kota Padang dan Wakil Wali Kota Padang Emma Yohanna dan Wahyu Iramana Putra (EMYU), dihadiri oleh tokoh Golkar Fahmi Idris dan Akbar Tanjung serta Ketua Umum DPP PBB MS

Kaban. Akbar Tanjung pun menyebut, mantan wali kota Padang Syahrul Udjud merestui Emma Yohanna menjadi calon wali Kota Padang. Dalam kampanye yang dihadiri ribuan masa ini, Akbar menceritakan pengalamannya tentang

PADANG, HALUAN— Untuk memeriahkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang, Persatuan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Kota Padang menggelar Hoyak Tabuik. Acara itu sekaligus sebagai iven untuk mengangkat budaya tradisi masyarakat Piaman dan menjadi daya tarik wisata di Kota Padang. Ketua PKDP Padang, Masrizal “Mamak” kepada Haluan, Kamis (24/10) mengatakan, tabuik Piaman ini akan digelar warga Padang asal Piaman, Senin (28/10) mendatang di lapangan Imam Bonjol. “Kami warga Kota Padang yang berasal dari Piaman, juga ingin berperan aktif dalam semua kegiatan di kota ini. Disamping itu, kami juga ingin alek Pilkada Padang lebih meriah,” katanya. Namun, iven itu tidak mengandung unsur politis sedikitpun. Sebab PKDP tidak akan mengundang salah satu ataupun keseluruhan pasangan calon walikota dan wakil walikota yang akan bertarung pada 30 Oktober nanti. “Ini murni kegiatan untuk mengangkat pariwisata serta memeriahkan Pilkada. Tidak ada dukung mendukung ataupun unsur politisnya. Kami hanya mengundang tokoh-tokoh Piaman. Siapapun boleh datang sebagai warga kota. Tidak ada pengistimewaan termasuk calon walikota sekalipun,” katanya. Ia mengatakan, PKDP sengaja menggelar iven itu di Kota Padang agar masyarakat yang tidak berkesempatan melihat langsung Hoyak Tabuik ke Pariaman, bisa pula menyaksikan di Kota Padang. “Selama ini, banyak masyarakat Sumbar umumnya yang tidak sempat melihat ke Pariaman. Makanya kami ingin melestarikan tradisi masyarakat Piaman itu dengan menggelar tabuik di Kota Padang. Kalau bisa, kegiatan itu akan menjadi kalender tetap tiap tahun,” katanya didampingi Wakil Ketua I Faisal Budiman. Ia menjelaskan, konsep acara yang akan digelar mulai pukul 14.00 WIB itu, sama persis dengan alek di Pariaman. Dimana Tabuik akan dihoyak mulai dari Imam Bonjol kemudian melewati Jl. M. Yamin hingga akhirnya dibuang ke laut Pantai Padang sore harinya. “Iven ini akan dibuka langsung oleh Ketua PKDP Pusat, Suhatmansyah. Kami juga akan mengundang pengurus PKDP se-Sumbar, beberapa daerah lain seperti Sumut, Palembang, Pekanbaru dan lainnya. Juga akan hadir Ketua PKDP Sumbar, Muslim Kasim. Kami imbau seluruh warga Kota Padang bisa menyaksikannya,” katanya. Dengan iven itu, ia berharap akan dapat menyatukan seluruh warga Kota Padang asal Piaman untuk bersatu padu dan berperan aktif dalam pembangunan di Kota Padang. (h/ade)

NasDem Dukung DeJe PADANG, HALUAN — Dukungan kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang nomor urut tiga, Desri Ayunda-James Hallyward (DeJe), dari hari ke hari terus meningkat. Setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hanura, kini pasangan dari perseorangan (Independen) ini, mendapat dukungan partai muda Nasional Demokrat (NasDem). Selain itu, dukungan juga datang dari masayarakat Kerinci dan 48 paguyuban masyarakat Jawa yang tinggal di Padang. Masyarakat se-Kecamatan Padang Barat dan himpunan masyarakat Batak, Nias, Pesisir Selatan, Tanah Datar, Tionghoa, juga telah menyatakan dukungannya untuk mengantarkan DeJe menuju kursi Walikota dan Walikota Padang periode 2014-2019. “Sekitar 50 persen kader dan simpatisan Partai NasDem telah menyatakan dukungan kepada DeJe. Alasannya, karena DeJe memiliki program yang jelas, dan karismatik yang tinggi menjadi sorang pemimpin,” ujar Bendahara DPW Partai DasDem Endarmi, saat kampanye kelima DeJe di lapangan Imam Bonjol, Kamis (24/10). Dalam kampanye itu juga, Ketua PDIP Sumbar Alek Hendra Lukman bersama Agusman BL dari Partai Hanura menyatakan dengan tegas, akan memindak, dan mengeluarkan kader maupun pengurus yang membelot, dan tidak ikut menyukseskan DeJe dalam Pemilukada 30 Oktober nanti. (h/wis)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Jefli


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

7

30 Persen Pemilih ............Dari Halaman. 1 Martabak Kubang............. Dari Halaman. 1 30 persen. Selanjutnya, kelompok pemilih yang telah memiliki pilihan, namun bisa berubah karena dipengaruhi calon lain, dengan persentase sekitar 40 persen. Kemudian kelompok pemilih yang belum memiliki pilihan, dengan persentase sekitar 30 persen. “Menurut analisis kami, yang tergolong ke dalam kelompok yang belum memiliki pilihan ini didominasi oleh pemilih pemula. Kelompok ini sangat rawan terpengaruh oleh politik uang,” ujarnya kepada Haluan, Kamis (24/10). Untuk merangkul kedua kelompok ini, yang perlu dilakukan calon yakni mendatangkan figur dan memberikan kesan yang menarik. Sehingga kelompok tersebut, memiliki simpatik kepada calon yang bersangkutan. Padangan berbeda dilontarkan oleh pengamat politik Edi Indrizal. Ia menegaskan, masyarakat khususnya di Kota Padang, sudah tergolong kepada masyarakat yang cerdas. “Perlu diketahui, bila seorang calon tidak percaya diri, dan mengandalkan figur untuk mengangkat elektabilitasnya, maka calon tersebut akan dipandang sebagai calon yang tidak mampu memimpin Kota Padang ke depannya. Hal itu juga akan membuat pendukungnya, akan berpindah haluan

ke calon lain,” terangnya. Edi juga mengatakan, kampanye terbuka yang dilakukan oleh para calon, tidak banyak mempengaruhi elektabilitasnya. “Meskipun kami tidak malakukan servei secara resmi, namun menurut padangan kami, semua calon yang melakukan kampanye tidak banyak merangkul pendukung yang lain untuk mendukung dirinya,” imbuhnya. Aksi BEM-KM Unand Kamis (24/10) kemarin, belasan mahasiswa Unand yang tergabung dalam BEM-KM Unand, melakukan aksi damai di bundaran depan PT Pos Padang. Aksi tersebut dilakukan dengan beberapa tujuan antara lain, mengingatkan masyarakat agar berhati-hati memilih pemimpin, mensosialisasikan kepada masayarakat agar tidak golput pada Pilkada Kota Padang tanggal 30 Oktober nanti, dan menyarankan kepada masyarakat agar tidak memilih pemimpin yang melakukan kecurangan dalam kampanye. Misalnya, memberikan uang kepada masyarakat agar memilihnya. Presiden BEM-KM Unand, Vicky Maldini yang memimpin aksi tersebut mengatakan, masyarakat mesti memilih pemimpin yang akan memperjuangkan nasib mereka. “Tingginya angka golput pada

beberapa Pilkada karena kurang atau tidak adanya kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin. Masyarakat mengalami ‘diabetes’ sebab pemimpin hanya memberikan janji manis ketika kampanye, namun realisasinya tidak ada. Oleh karena itu, kami mengimbau agar memilih pada Pilkada nanti, karena harapan itu masih ada,” ujar Vicky. Vicky mengatakan, ada beberapa pertimbangan untuk mendapatkan pemimpin berkualitas. “Pertama, kenali calon yang akan dipilih. Kenali mulai dari kehidupan pribadinya, keluarganya, hingga rekam jejak pengalaman hidupnya. Kedua, pelajari visi misi dan semua program kerja yang ditawarkannya, catat dan rekam karena nanti bisa dijadikan pertanggungjawaban,” katanya. Vicky menambahkan, calon yang memakai politik uang dalam berkampanye, sebaiknya jangan dipilih, karena setelah terpilih, tidak tertutup kemungkinan ia akan mencari cara agar uang tersebut bisa kembali lagi ke tangannya,” tegas Vicky. Aksi damai tersebut mulai pukul 10.00 sampai pukul 12.00 WIB. Aksi dimulai dari bundaran depan PT Pos Padang sampai ke Pasar Raya Padang. Aksi tersebut berjalan lancar tanpa menimbulkan kemacetan. (h/wis/mg-dib)

7 Cawako .....................Dari Halaman. 1 Putra (EMYU), Ibrahim –Nardi Gusman (IMAM), Kandris AsrinIndra Dwipa (KAIN), MaigusArmalis (Mars), Indra Jaya-Yefri Hendri Darmi (Rancak), Syamsuar Syam-Mawardi (SAMA), dan Mahyeldi- Emzalmi (M). Penolakan mereka selain disampaikan secara lisan juga disertai dengan tanda tangan. Forum itu dihadiri Ketua MUI Sumbar Syamsul Bahri Khatib, Sekretaris MUI Sumbar Edi Safri, Ketua Fatwa MUI Sumbar Gusrizal Gazahar, Ketua Tarbiyah Islamiyah Sumbar Boy Lestari Dt Palindih, dan aktivis ormas Islam yang tergabung pada Forum Masyarakat Minang Anti Pembangunan Superblok Lippo Group dan aktivis organisasi sosial agama lainnya. Pada kesempatan itu, para wakil dari pasangan calon menandatangani penolakan pendirian RS Siloam beserta pembangunan Superblock Lippo Group. Karena dinilai bertentangan dengan Perda Kota Padang Nomor 4 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) dan pembangunan tidak sesuai dengan kearifan lokal yang berbasis adat basandi syara’ syara’ basandi kitabullah. Perda No. 4 Tahun 2012 menyatakan bahwa Jalan Khatib Sulaiman dan Jalan Sudirman Kota Padang ditujukan untuk pengembangan perkantoran Pemerintah Provinsi Sumbar. Kawasan jalan protokol ini bukan ditujukan untuk bisnis, seperti membangun mal, hotel dan rumah sakit. Pada kesempatan itu, Wahyu Iramana Putra yang hadir dari pasangan EMYU menyatakan akan terus berjuang untuk menolak pendirian RS Siloam, dan merekomendasikan Fraksi Golkar di DPRD Kota Padang untuk menolaknya. Terkhusus pada amdalnya yang tidak sesuai dengan peraturan. Sementara itu, Kandris Asrin dari pasangan KAIN, merasa sedih terkait pro-kontra Siloam. Karena pemimpin pemerintahan (umara) tidak lagi mendengarkan nasihat pemimpin agama (ulama). Selain itu, pendirian RS Siloam tidak layak dalam kajian teknis dan telah jelas melanggar aturan yang berlaku. Kandris juga sedih melihat partai-partai di DPRD Kota Padang yang membawa nama Islam, tapi tidak memperjuangkan aspirasi Islam itu sendiri. Partaipartai masih berkamuflase terkait dengan kepentingannya. Di samping itu, Syamsuar Syam dari pasangan SAMA meminta agar tidak terjadi pertumpahan darah akibat dari pro-kontra yang terjadi. Jika memang pembangunan RS Siloam melanggar aturan, maka sejatinya pembuat kebijakan agar menghentikan kebijakannya. Pihaknya mengimbau agar pembuat kebijakan menegakan aturan berlaku. Maigus Nasir dari pasangan MARS menyatakan, sikap Fauzi Bahar tidak menghargai dan telah mengkerdilkan kebesaran pemimpin agama (ulama) yang tergabung pada MUI dan ormas Islam. Menurutnya Ulama adalah pewaris para nabi, yang harus didengarkan pertimbangannya. Ia meminta agar pendirian RS Siloam tidak berdasarkan politik atau kepentingan. Yang akan berakibat fatal terhadap generasi selanjutnya. Pihaknya

merasa prihatin dengan kondisi yang terjadi, karena Ulama telah diremehkan . Apalagi ketika Fauzi Bahar melecehkan guru senior Sumbar yaitu Muchtar Naim. Baginya, tujuan Fauzi Bahar menyediakan 3.000 tenaga kerja di Kota Padang adalah sangatlah baik dan perlu diapresiasi. Namun jika penyerapan 3.000 tenaga kerja dengan menjual akidah, tentu sangat memprihatinkan. Di tempat yang sama, Ibrahim dari pasangan IMAM menyatakan, sikap pembuat kebijakan tidak lagi memperlihatkan adat basandi syara’ syara’ basandi kitabullah. Seharusnya sebagai kota religius haruslah memperjuangkan syariat Islam. Namun yang terjadi saat ini, kepala daerah mendatangkan investor yang jelas adalah bermisi kristenisasi. Ibrahim juga menyayangkan pertentangan antara umara (pemimpin pemerintahan) dan ulama (pemimpin agama). Yang seharusnya ada kesepakatan jika keduanya berunding. Bukan malah saling mempertahankan pendapat antara keduanya. Lain lagi dengan, Indra Jaya dari pasangan RANCAK menyatakan, RS Siloam hanya bagian kecil dari dari kemaksiatan yang terjadi. Baginya banyak persoalan pembentengan adat basandi syara’ syara’ basandi kitabullah yang telah pudar. Karena banyaknya tempat-tempat maksiat di kota Padang. Di mana ulama dan pemimpinnya lengah dengan kemaksiatan terjadi. Baginya amar makruf nahi munkar adalah sangat penting. RS Siloam adalah bagian terkecil dari persoalan Kota Padang. Namun pihaknya berharap agar pemimpin harus terus membentengi pemerintahan dengan amar makruf nahi munkar. Fauzi Jalan Sendiri Pada kesempatan diskusi, Wakil Walikota Padang (cuti) Mahyeldi Ansharullah yang juga calon Walikota Padang dari pasangan M, yang hadir bersama Andre Rosiade menyatakan, pihaknya tidak terlibat dan tidak mengetahui pendirian RS Siloam dan pembangunan Superblock Lippo Group. Karena pada saat peletakan batu pertama, Walikota Padang Fauzi Bahar tidak membicarakan dengannya. “Saya terkejut waktu itu, pagipagi Pak Fauzi meminta saya hadir pada peletakan batu pertama pembangunan Superblock Lippo Group. Padahal sebelumnya saya tidak mengetahui,” katanya. Namun terkait, tidak dibawa berunding oleh Walikota Padang, Fauzi Bahar, ia enggan memberi keterangan. Karena ia memang tidak dibawa serta dalam perencanaan pembangunan Superblock Lippo Group bersama tim James T Riady. Sementara itu, Ketua MUI Sumbar, Syamsul Bahri Khatib mengharapkan agar persoalan pro-kontra yang menyita waktu, agar segera terselesaikan. Ia menumpangkan harapan kepada calon Walikota Padang dan Wakil Walikota Padang yang akan memimpin periode 2014-2019. Ia sangat berharap agar yang memimpin nanti, dapat menghentikan pembangunan Superblock Lippo Group. Karena mayoritas masyarakat telah menolaknya. “Saya hanya bisa berdoa, agar tidak terjadi pembangunan RS Siloam di Kota Padang. Karena

selama ini telah banyak energi yang terkuras akibat pro-kontra yang terjadi. Padahal sudah jelas mengandung misi kritenisasi, jika didirikan dan akan merugikan Sumbar nantinya” ungkapnya. Sementara itu, terkait absennya tiga pasangan calon Walikota-Wakil Walikota Padang pada kesempatan itu, Masfar Rasyid, Ketua Forum Masyarakat Minang Anti Pembangunan Superblok Lippo Group menyatakan, kemungkinan tiga pasangan calon sedang melakukan kampanye atau undangan yang disampaikan ormas Islam dan MUI Sumbar tidak sampai kepada pasangan calon yang diundang. “Kita masih menerima dan meminta komitmen dari tiga pasangan calon lainnya untuk penandatanganan penolakan Superblock Lippo Group. Karena kita juga mengetahui kesibukan dan ketidaktahuan pasangan calon. Untuk itu, kita masih berpikir positif,” jelasnya. Pasangan calon yang tidak hadir adalah Muhammad Ichlas Elqudsi-Januardi Sumka (Michel-Jadi), Desri Ayunda – James Haliward (DJ), Asnawi Bahar- Surya Budhi (ASB). Sehubungan gencarnya penolakan rencana pendirian RS Siloam oleh Ormas Islam bersama dengan MUI Sumbar, Walikota Padang Fauzi Bahar mengatakan bahwa penolakan itu tidak masalah baginya. Fauzi menilai Ormas Islam yang menolak RS Siloam itu karena belum mengerti hal yang sesungguhnya. “Tak ada masalah dengan penolakan dari Ormas Islam tersebut. Karena negara ini adalah negara hukum. Ormas tersebut menolak pembangunan RS Siloam karena mereka belum mengerti. Saya yang selama ini berjuang memberantas maksiat seperti menghapus togel, membuat program asmaul husnah, subuh berjamaah, mengenakan jilbab dan sebagainya. Jadi, kalau RS Siloam itu bermaksud jelek, tidak mungkin saya beri izin,” kata Fauzi Bahar. Peletakkan batu pertama pembangunan RS Siloam bersama dengan Superblock Lippo Group yang terdiri dari hotel, mal dan sekolah Kristen dan RS Siloam dilaksanakan Jumat, 10 Mei 2013 lalu. Peletakan batu pertama ditandai dengan pemencetan bel oleh Ketua DPD RI Irman Gusman, Menko Kesra Agung Laksono, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Walikota Padang Fauzi Bahar, Ketua Dewan Syuro PKS Hilmi Aminuddin, Owner Lippo Group James T Riady, Presiden Lippo Group Theo L. Shambuaga, mantan Menko Kesra Azwar Anas dan lainnya. Rencananya investasi yang bernilai lebih kurang Rp1,5 triliun tersebut akan selesai dalam satu tahun. Namun beberapa hari setelah peletakan batu pertama, bermunculan penolakan dari berbagai Ormas Islam atas agenda investasi itu. Alasannya karena di balik megaproyek Superblok Lippo tersebut tersembunyi program misionaris kristenisasi yang bisa mengancam Aqidah Umat Islam Sumbar dan Kota Padang khususnya. Sejak saat itu hingga sekarang proyek pembangunan RS Siloam tersebut terhenti. Di lahan seluas lebih kurang 1,5 hektar yang posisinya berada di Jalan Khatib Sulaiman itu hingga sekarang belum ada kegiatan proyek. Sementara rumput dan semaknya telah meninggi. (h/cw-lex)

Lama kelamaan, nama martabak kubang mulai melekat di benak orang. Nama martabak mesir mulai hilang dan berganti dengan martabak kubang. Seiring perjalanan waktu, makin banyak saja orang Kubang yang mencari nafkah dengan membuka usaha martabak ini. Menurut Bustanul, warga Kubang, membuka usaha martabak kubang (baca : martabak mesir) tersebar di nusantara, dari Sabang sampai Merauke, pada 33 provinsi di Indonesia, ada usaha martabak kubang. Ada dua jenis martabak kubang, yakni, martabak manis, dan martabak mesir. Kedua jenis martabak tersebut laris manis di seluruh kepulauan nusantara. Karena menjual martabak kubang menjanjikan keuntungan, sangat tinggi presentase masyarakat yang bergerak di bidang itu. Dari lebih

7.000 jiwa jumlah penduduk Kubang lebih 1.000 orang yang berjualan martabak kubang. Dikatakan Bustanul, pada awalnya hanya orang Kubang yang berjualan martabak kubang. Namun sejak beberapa waktu yang lalu banyak orang daerah lain, seperti Batusangkar, Bukittinggi dan daerah lainnya yang memakai nama Kubang di restoran mereka. Sebahagian dari orang daerah lain itu, awalnya belajar di restoran Kubang, namun sebahagiannya hanya sekedar memakai nama Kubang. Bustanul mengungkapkan, karena membuka usaha menjual martabak kubang, baik secara kecil-kecilan, pakai gerobak, maupun yang membuka restoran yang representatif, sangat menjanjikan. Usaha tersebut banyak menyerap tenaga kerja. Pemuda Kubang di perantauan

boleh dikatakan tidak ada yang menganggur. Kalau belum punya pekerjaan, mereka bekerja dulu di restoran Kubang. Kelak, sebahagian besar dari mereka banyak yang membuka usaha sendiri, menjual martabak kubang. Sementara ada juga mereka yang bekerja di bidang lain. Meski, usaha martabak Kubang berkembang pesat di seluruh kota-kota di Indonesia, kata Bustanul, tidak demikian keadaannya di Kubang sendiri sebagai nagari tempat berasalnya martabak kubang. Di Kubang hanya ada satu orang warga yang berjualan martabak Kubang. Sedangkan di Luak Limopuluah sendiri, kata Bustanul, selain dijual di Payakumbuh, martabak Kubang juga dijual di Dangung-Dangung dan sejumlah ibu kecamatan lainnya. „ Sri Mulyati

Michel Jadi ...................Dari Halaman. 1 Hal ini seperti diungkapkan Nur (50 th) warga Purus Padang, beberapa waktu lalu, relawan pasangan ini telah menjalankan misi kemanusian pengobatan dan pemeriksaan kesehatan warga di palanta Minang jalan Taplau. “Kami merasa senang adanya pengobatan gratis diberikan pasangan Mohammad Ichlas El Qudsi dan Januardi Sumka. Mereka tak banyak janji-janji, tapi langsung berbuat,” ucapnya. Cawako bertahi lalat itu katanya, juga santun dan ramah, mau bicara langsung dengan masyarakat rendahan, mendengarkan dan menampung aspirasi. Pemimpin yang sacara langsung datang ke masyarakat, membuktikan ikhlas dalam menjalankan tugas. Pelayanan kesehatan yang diberikan katanya juga gratis, dekat pula dengan rumah. Masyarakat hanya tinggal berobat

atau cek medis saja. Hiburan ada pulan sehingga yang menunggu tidak jenuh. Bila selama ini masyarakat sering melihat Michel di media, ternyata di lapangan beliau mau makan dengan masyarakat yang ekonominya miskin. “Tak banyak awak lihat pimpin yang mau makan dan minum di rumah masyarakat miskin. Disitulah dilihat rendah hati dan santunya Michel,” ungkapnya. Ke depan, tentunya diharapkan terus dilakukan kegiatan semacam itu. “Memang harus sering dilakukan dan beri sosialisasi ke seluruh warga. Mudahan pak Michel jadi pemimpin Padang,” harap wanita itu. Di lain kesempatan, relawan Michel-Jadi melanjutkan kegiatan sosial pelayanan medis ke lokasi bencana banjir di Bungus. Karena selain kekurangan air bersih , warga juga mem-

butuhkan pemeriksaan kesehatan. Ratna warga Bungus, terharu dengan adanya pelayanan medis malam hari, karena bertepatan dengan warga butuh pertolangan. Wati warga RT 03/RW 05 Kelurahan Kuranji Padang menilai, kegiatan pengobatan gratis sesuatu yang dilakukan pemerintah kota, karena langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Tim pasangan Michel-Jadi sangat tepat memberikan pengobatan gratis ke warga, bukan hanya sekadar cerita atau rencana akan datang. “Mudah-mudahan pak Michel terpilih jadi Walikota Padang, tentu akan banyak nantinya kegiatan bermanfaat. Apalagi beliau punya pengalaman di tingkat pusat. Kami masyarakat kecil ini, bukan bangun ini, bangun itu. Yang dibutuhkan bukti nyata sekarang,”ucapnya. (adv)

Kabupaten Agam .............Dari Halaman. 1 Penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Agam Indra catri beserta 25 kepala daerah lain se-Indonesia dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraeni, saat acara Seminar Sosialisasi Pemberian IGA 2013 di Sasana Bakti Praja, Gedung C, Kemendagri, Jakarta, Kamis (24/10). Penghargaan tersebut sudah berlangsung pada tahun 2007, sejak itu belum ada satupun kepala daerah di Sumatera Barat yang berhasil meraihnya. Keberhasilan Pemerintah Kabupaten Agam merupakan kebanggaan bagi Sumatera Barat. Sekjen Kementerian Dalam Negeri Diah Anggraeni pada saat pembukaan Seminar Sosialisasi Pemberian IGA 2013 mengatakan, dewasa ini banyak pemerintah daerah yang melakukan inovasi dalam rangka memajukan daerah serta meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kemendagri mencermati berbagai kreatifitas dan inovasi pemerintah daerah tersebut, untuk diapresiasi dan diberi penghargaan.

Menurutnya, salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan Kemendagri atas penyelenggaraan pemerintahan daerah sebagaimana yang diamanatkan di dalam ketentuan pasal 219 UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan pemeberian penghargaan Pemerintah Daerah Inovasi ini telah dilaksanakan mulai 2007. Ia menjelaskan, Untuk memberikan penghargaan inovatif kepada Pemerintah Daerah, Kemendagri melakukan kajian guna menemukan berbagai inovasi yang sudah dilakukan Pemerintah Daerah dalam empat kategori, antara lain adalah, bidang tata kelola pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan bidang peningkatan daya saing daerah. “ Setelah dilakukan penilaiaan kepada seluruh daerah, kami berhasil mendapatkan dari 25 kepala daerah sebagai nominator dari penghargaan IGA. Dari jumlah tersebut akan ditetapkan 8 nominator unggulan IGA 2013 serta 4 pemenang IGA akan

ditetapkan sebagai juara sesuai dengan bidang,” jelasnya. Bupati Agam Indra Catri dampingi oleh Kabag Humas Agam Monisfar usai acara penyerahan penghargaan kepada wartawan mengatakan, Agam dinilai berhasil membuat inovasi dalam bidang pelayanan publik melalui program Inovasi Cerdas Agam Menyemai. “Alhamdulillah penghargaan ini adalah untuk seluruh masyarakat yang turut mendukung setiap program yang telah dijalankan pemerintah. Pada masa mendatang insyallah kita bakal kembali membuat inovasi yang bermamfaat untuk masyarakat,” katanya. Sementara itu salah seorang masyarakat Lubuk Basung Ardiani mengatakan, program Agam menyemai sangat dirasakan mamfaatkanya oleh masyarakat. Akibat hal itu pergerakan perekonomian mayarakat tingkat bawah bisa bergerak, hasil sektor pertanian semakin memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat. (adv)

ASB Menang ..................Dari Halaman. 1 itu sendiri. Yaitu, kebiasaan memelihara kebersihan. Kemudian sikap tegas pemerintahnya juga memiliki andil yang cukup besar. Bagaimana tidak, jika ada yang membuang sampah semabarangan akan didenda sampai 200 dollar atau setara dengan Rp1,6 juta. Hal ini berlaku bagi warga negara Singapura dan wisatawan asing yang berkunjung. Jika kita melihat Padang, kondisinya tentu jauh berbeda. Jangankan tertata rapi, kondisi jalan di Padang pun masih banyak rusak, tidak memiliki ruang bagi pejalan kaki dan dipenuhi pedagang keratif lapangan (PKL). Jika melihat ke dalam selokan, akan ditemukan sampah yang menumpuk dan akan menyebabkan banjir di musim hujan. “Tentu jika kita boleh memilih, tentu kita ingin tinggal di Singapura, negara yang bersih dan rapi,” terang Surya Budhi. Beranjak dari mimpi inilah, ASB ingin mewujudkan kejayaan Kota Padang terhadap kebersihannya. Dulunya kota ini dikenal karena Penghargaan Adipura yang diperolehnya. Lalu, langkah apa yang akan dilakukan. Surya Budhi mengatakan, kualitas sarana prasana kebersihan di Kota Padang ini akan ditingkatkan. Tidak perlu lagi menggunakan mobil-mobil sampah yang berasal dari Cina, tetapi perlu dicari yang lebih

baik lagi. Kemudian menyediakan mobil patroli sampah. Termasuk juga menempatkan orang-orang yang profesional dibidangnya untuk Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan dan SKPD terkait lainnya. Tidak kalah penting adalah, memberikan reward kepada petugas kebersihan ini. Seperti reward berupa umroh, studi banding ke Singapura, maupun insentif lainnya. Honor petugas kebersihan pun perlu dinaikkan. “Jika kita melihat Singapura, mereka punya kebiasaan menjaga kebersihan. Karena itu kita juga harus menjaga budaya gotong royong kita kedepannya,” terang alumni SMAN 2 Padang ini. Kemudian dengan jumlah sampah yang bisa mencapai 6000 ton per tahun apa yang harus dilakukan. Surya Budhi melihat harus ada badan khusus yang mengolah sampah ini kembali menjadi barang berguna. Dibutuhkan badan usaha milik daerah (BUMD) yang mampu mengolah sampah yang sudah berada di TPA tersebut. Tertibkan Pengamen, Pengemis dan Tenda Ceper Pengamen yang berada di Kota Padang sudah bandel, mereka tidak mau ditertibkan. Butuh cara-cara jitu untuk mengatasi pengamen yang berkeliaran di setiap simpang

lampu merah jalan. ASB pun menawarkan solusi yang berbeda. Gagasannya, pengamen yang berada di jalanan ini akan dilatih menjadi musisi profesional. Menurut Surya Budhi, ASB akan bekerjasama dengan jurusan sendratasik di UNP untuk melatih para pengamen ini. Kemudian bagi pengamen yang sudah mendapatkan pelatihan dan nilai, dimintakan kepada Dinas Pariwisata untuk merekomendasikan mereka bekerja di hotel dan restoran. Kemudian bagi pengemis dan orang miskin yang berada di jalanan, sudah seharusnya mendapat perhatian sungguh-sungguh dari pemerintah. Karena ini merupakan amanat UUD 1945. Kemudian dengan munculnya fenomena tenda ceper, Surya Budhi melihat ini sebuah efek dari adanya pengangguran di Kota Padang. Tidak ada pekerjaan lain yang bisa dikerjakan seseorang yang akhirnya beralih kepada hal-hal yang dilarang. “Untuk fenomena tenda ceper ini, akan kita hilangkan dengan menerangi kawasan tersebut. Kepada Satpol PP pun diminta melakukan penertiban tanpa tebang pilih,” tegasnya. Terakhir, adalah meningkatkan pengawasan terhadap pemberlakukan Perda Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3) yang sudah diterapkan di Padang beberapa waktu lalu. (adv)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

9

SERTIJAB DIREKTUR RSUP M DJAMIL

2014, RSUP M Djamil Terakreditasi A PADANG, HALUAN — RSUP M.Djamil Padang harus mendapatkan akreditasi A pada tahun 2014 mendatang, naik dari sekarang peringkat B. Dengan mengerahkan semua tenaga, target tersebut diyakini akan tercapai. Demikian dikatakan direktur baru RSUP M. Djamil Padang dr. H. Irayanti saat Sertijab dengan direktur lama dr. Aumas Pabuti di Gedung Administrasi M. Djamil Padang, Kamis (24/10). “Target tersebut akan tercapai dengan selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari pelayanan parkir, pelayanan jaminan kesehatan serta pelayanan bidang penelitian,” katanya. Dikatakannya, Rumah

sakit M. Djamil Padang mulai bangkit dengan segala keterbatasan setelah gempa pada tahun 2009 silam. Walaupun pergantian direktur, namun selalu memiliki tekad yang kuat untuk memajukan rumah sakit pemerintah ini. Ia menambahkan, upaya pencapaian tersebut sudah di mulai setelah memperbaiki segala sistem yang rusak, dan mengumpulkan datadata. Serta berkas-berkas setelah dibangunnya gedung administasi ini bisa dilengkapi. Sementara itu, Anggota

Direktorat Jendral Bina Upaya Kesehatan Kementerian Republik Indonesia Prof. dr. Amar Taher menilai masih kurang aktifnya tim pengawas yang terdiri dari kepada daerah sehingga kinerja rumah sakit masih tidak optimal. “Dewan pengawas yang berasal dari kepala daerah cukup banyak, tetapi tidak terlalu aktif sehingga kinerja pihak rumah sakit tidak Nampak. Hal ini membuat pelayanan rumah sakit semakin mundur. Untuk itu, sebagai direktur rumah sakit juga harus aktif. Mulai dari kehadiran ke rumah sakit, melihat kinerja pegawai rumah sakit. Logikanya, bagaimana bawahan bekerja ketika direktur tidak pernah

ke kantor,”ulas Amar Taher. Amar Taher juga meminta rumah sakit M. Djamil membuat programprogram untuk mengenjot kinerja pihak rumah sakit. Karena, dalam hal tidak terduga ada lonjakan pasien dan pihak rumah sakit diminta harus siap dengan resiko tersebut. “Pihak rumah sakit harus menyiapkan semua tenaga yang ada, karena rumah sakit berada pada koridor pelayanan. Karena pada tahun 2014 mendatang rumah sakit harus terakreditasi A untuk mencapai standar internasional. Bagaimana standar internasional tersebut bisa kita capai ketika layanan masih kurang maksimal. Apalagi ketika ada lonjakan pasien

SERTIJAB — Serah terima jabatan Direktur baru dr. H. Irayanti sebagai direktur rumah sakit M. Djamil Padang menggantikan dr. Aumas Pabuti di Gedung Administrasi M. Djamil Padang, Kamis (24/10). OSNIWATI

sewaktu-waktu seperti gempa dan pengobatan gratis lainnya,”papar Amar Taher. Dalam kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) direktur umum rumah sakit

M. Djamil Padang dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno. Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat Rosnini Savitri dan mantan-mantan direktur M.

Djamil Padang serta karyawan M. Djamil Padang. Kegiatan Sertijab diadakan di gedung administasri M. Djamil Padang Kamis (24/ 10). (h/cw-oos)

KOMISI IV DPRD PADANG

Belajar Pengelolaan Pendidikan ke Bangkalan

D

alam rangka menyikapi kondisi sosial ekonomi budaya masyarakat saat ini, serta untuk menentukan langkah kebijakan aktual Pemerintah Kota (Pemko) Padang saat ini dan ke depan, maka, Komisi IV DPRD Kota Padang melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Bangkalan dan Pemko Surabaya Provinsi Jawa Timur pada 25-29 Agustus 2013. Dengan materi pembahasan, APBD Perubahan 2013 khususnya terkait pengelolaan pendidikan, tenaga pendidikan serta kajian-kajian hukum dan pemberdayaan masyarakat. Karena, daerah tersebut dipandang telah memiliki perkembangan yang baik dalam hal tersebut. Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Azwar Siry, kunker ini berguna untuk mendapatkan bahan, data, informasi serta referensi untuk pertemuan dengan SKPD terkait tentang pembahasan APBD Perubahan 2013 terkait pengelolaan pendidikan, tenaga pendidikan serta kajiankajian hukum pemindahan guru dan pemberdayaan masyarakat. Dan juga, laporan, masukan sekaligus saran bagi pimpinan DPRD Kota Padang. Serta, sebagai bahan pertanggungjawaban (akuntabilitas) karena kegiatan telah dilaksanakan sebaik-baiknya sesuai ketentuan dan aturan. “Dalam meningkatkan, kompetensi guru dan mutu pembelajaran siswa Pemkab Bangkalan, melakukan dengan cara mengaktifkan kelompok kerja guru untuk membahas pembelajaran dengan memberikan pelajaran muatan lokal bahasan Madura dan Baca Tulis Al quran. Serta, mengadakan pendidikan gratis SD, SMP, SMA/SMK yang mana sudah dianggarkan pada APBD Perubahan 2013 dan sudah diberlakukan pada sekolah-sekolah negeri,” katanya.

Selain itu, karena dana RSBI yang besar Pemkab Bangkalan tidak menganggarkannya pada APBD tetap memanfaatkan dana BOS dan dana BOPDA. Pemko Surabaya memprioritaskan, pendidikan selain dari dana BOS, Pemko Surabaya juga memanfaatkan dana Biaya Operasional Pendidikan Daerah (BOPDA) untuk tiap-tiap tingkat sekolah di Kota Surabaya. “Bahkan, Dinas Pendidikan Kota Surabaya khususnya SMA 2 Kota Surabaya sudah melakukan rotasi guru sebanyak 2 kali dengan tujuan pemerataan guru dan penyegaran dengan persyaratan masa bakti guru tersebut sudah melebihi 10 tahun dan usia dibawah 57 tahun,” ujarnya. Sedangkan, untuk penetapan kepala sekolah di SMA berdasarkan uji kompetensi melalui sistem on line dan kerjasama dengan Dinas Pendidikan. Kemudian, dalam upaya pemberdayaan dan pengembangan usaha masyarakat Kota Surabaya , Pemko Surabaya memberikan bantuan modal atau pembiayaan dalam skala mikro, memperkuat kemandirian berusaha dan akses pada pasar, meningkatkan keterampilan dan manajemen usaha. Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang yang melakukan kunker diantaranya, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Azwar Siry, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Muharlion, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Padang Hendri Septa. Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang diantaranya, Arpendi, Gustin Pramona, Idra, Jamasri dan Zaharman. Dengan didampingi Eksekutif Pemko Padang diantaranya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Indang Dewata, Kabag Hukum Andri Yulika, Kasubag Anggaran Setwan Yulfanidar, Sekretariat Komisi IV Helzona Lidia Rosi dan Sekretariat DPRD Sri Partisah. (h/ade)

KETUA Komisi IV Azwar Siry dan wakilnya Muharlion saat berdiskusi dengan Asisten III Ekonomi Pemkab Bangkalan Yulianto.

WAKIL Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Muharlion saat memberikan cenderamata kepada Sekretaris Badan Perencanaan Kota Surabaya Heru Soesanto

ANGGOTA Komisi IV DPRD Kota Padang saat berdiskusi di KETUA Komisi IV DPRD Kota Padang Azwar Siry saat Pemkab Bangkalan . berdiskusi dengan Asisten III Ekonomi Pemkab Bangkalan Yulianto

ANGGOTA Komisi IV DPRD Kota Padang.

KETUA Komisi IV DPRD Kota Padang Azwar Siry saat memberikan cenderamata kepada Asisten III Ekonomi Pemkab Bangkalan Yulianto.

ANGGOTA Komisi IV DPRD Kota Padang saat melakukan kunjungan lapangan ke beberapa sekolah di Kabupaten Bangkalan . >> Editor :Afrianita

KETUA Komisi IV DPRD Kota Padang Azwar Siry saat memberikan sambutan di Pemkab Bangkalan . >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


10

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

KIOS DARURAT DI IMAM BONJOL Festival Seni Internasional Digelar PADANG, HALUAN — Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Padang gelar Festival Seni Pertunjukan Internasional, Padang Bagalanggang pada 25 Oktober -1 November 2013 di Teater Utama Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan akan dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Kegiatan yang dilakukan ini melibatkan seniman Indonesia dan luar negeri. Kepala BPNB Drs.Nurmatias dalam acara ini melibatkan tiga orang kurator seni sekaligus konsultan ahli, yaitu Amna Sardono (Jakarta), Erry Mefri (padang), dan M.Ibrahim Ilyas (Padang), dengan Stage/Lighting Designer Iskandar K.Loedin. Bentuk dari Kegiatan ini ada tiga, yang pertama penampilan seni pertunjukan yang akan menampilkan 10 kelompok kesenian. Kepala BPNB Nurmatias me ngungkapkan tujuan diadakan kegiatan ini yaitu untuk menghidupkan kembali seni Minangkabau, menampilkan atau mencetak bibit-bibit baru seni pertunjukan tradisional, menumbuh kembangkan talenta yang ada di Sumbar dan sebagai wahana serta wadah bagi anak muda berkreativitas. (h/mg-rin)

Sepi Pedagang dan Pembeli PADANG, HALUAN — Kios darurat di depan Imam Bonjol yang dibangun Pemko Padang pascagempa 2009 lalu, selain banyak yang kosong juga sepi dari aktifitas jual beli.

SEPI — Kios darurat di depan Imam Bonjol yang dibangun Pemko Padang pascagempa 2009 lalu, selain banyak yang kosong juga sepi dari aktifitas jual beli. OSNIWATI

Padang Pilot Project Kota Terbersih Dunia

PROF.Toru Matsumoto dari Kitakyushu University foto bersama dengan STMIK Indonesia, Prof. Dr. Hj. Safni, yang juga didampingi Pembantu Ketua ( Puket II), NGO ACI Kita. AMIR

PADANG, HALUAN — Padang akan dijadikan pilot project pertama di Pulau Sumatra, untuk mencapai predikat kota terbersih di dunia, seperti predikat kota Kitakyushu Jepang. Kota ini awalnya memiliki predikat kota terkotor di dunia, namun dengan perjuangan 30 tahun, kini berhasil

menjadi kota lingkungan terbersih di dunia. Kota Kitakyushu sendiri memiliki alur pengumpulan sampah yang unik. Senin merupakan hari tanpa ada kegiatan pengumpulan sampah. Selasa, sampah yang harus dikumpulkan dari sampah organik. Disusul Rabu dengan sampah alu-

munium dan botol, Kamis untuk sampah plastik, dan Jumat untuk sampah organik. Sabtu dan Minggu hari kosong untuk mengumpulkan sampah oleh petugas. Menurut Ketua STMIK Indonesia, Prof. Dr. Hj. Safni, yang juga didampingi Pembantu Ketua (Puket) I, Gusrino Yanto, Puket II, Rajab, Puket III, Dahnil Dahlan, dan NGO ACI Kita, Padang akan mulai mengadopsi keberhasilan kota Kitakyushu, jika semua pihak terutama pemerintah Kota Padang maupun gubernur memiliki niat yang sama bagi dunia. “Jika Pemda dan Pemprov sudah memiliki komitmen bersama, maka selangkah lagi Padang khususnya dan Sumbar umumnya, bisa pula meraih predikat kota lingkungan terbersih di dunia. Padang merupakan kota

ULAK KARANG SELATAN

Kantor Kelurahan Pindah Sementara lami banyak kerusakan seperti gentengnya bocor dan dindingnya banyak yang retak, sehingga akhirnya kantor kelurahan harus direhab. “Untuk sementara ini menjelang kantornya selesai, kantor kelurahan ulak karang selatan dipindahkan ke jalan Medan No 1. Segala aktivitas dan urusan KANTOR Kelurahan Ulak Karang Selatan. AMIR kelurahan masyarakat ulak PADANG, HALUAN — Untuk karang selatan dapat ke kantor Sementara Kantor Kelurahan kelurahan yang baru tersebut,” Ulak Karang Selatan dipindahkan ujar Sekretaris Lurah Nazif.R pada ke Jalan Medan di belakang Haluan, Kamis (25/10). kantor kelurahan yang lama. Dikatakannya, dengan pindahKepindahan ini sudah sejak dua nya kantor kelurahan untuk minggu yang lalu. sementara, hal ini tidak akan Hal itu dikarenakan kondisi mengganggu aktivitas pelayanan kantor kelurahan yang menga- terhadap masyarakat. Semua

ketiga setelah Surabaya dan Balikpapan yang menerapkan program ini,” katanya. Ia mengatakan, untuk itulah STMIK Indonesia mengundang Prof.Toru Matsumoto dari Kitakyushu University, untuk memberikan kuliah umum. Ilmunya bisa diserap, sehingga cita-cita menjadi kota lingkungan terbersih bisa dicapai. “Kesuksesan kota Kitakyushu karena didukung pemerintah dengan hukumnya, sehingga industri menjadi patuh menjaga lingkungan,” ujarnya. Sementara Toru Matsumoto melalui penerjemah mahasiswa program PhD, The University of Kitakyushu, Indriyani Rachman dan juga Safni sendiri mengatakan, Pemda menyediakan perangkat hukum, sehingga industri yang tidak

ramah lingkungan dikenakan denda lebih berat dari alat untuk menyaring limbah atau polusi yang mereka hasilkan. “Jadi daripada industri membayar denda lebih besar daripada alat ramah lingkungan, lebih jadi industri berpredikat ramah lingkungan,” katanya. Butuh waktu 30 tahun bagi Kitakyushu untuk menjadi terbersih di dunia seperti saat ini. Saking berhasilnya program, masyarakat yang menghadiri tempat-tempat hiburan, membawa semua sampah mereka pulang. Pada kesempatan itu, juga akan dicari lima mahasiswa yang akan menerima beasiswa ke Kitakyushu University. Setelah berhasil nanti, mereka inilah yang mempraktekkan ilmu di Kota Padang.(h/amr)

Kios darurat yang ada di depan Imam Bonjol yang mulai beroperasi pada tahun 2011 tersebut berjumlah 100 petak. Sedangkan, penghuni kios tersebut tidak lebih dari 20 persen. Pantauan Haluan ke lokasi, Kamis (24/10, hanya ada beberapa pedagang yang berjualan di lokasi tersebut. Dari segi fisik, dinding dan atap kios banyak yang rusak. Sementara pedagang banyak yang bermenung, palingan hanya bermain HP dan membaca koran. Salah seorang pedagang, Amir yang menjual perabotan dapur mengatakan, semenjak berada di kios darurat setelah gempa omsetnya lumpuh total. “Setiap hari bisa dipastikan hanya ada hitungan jari yang dagang ke kios tersebut,” keluhnya. Dahulunya, Amir berjualan di depan bioskop Raya Padang. Setelah gempa dia memilih menempati kios darurat karena tidak punya pilihan lain. “Kios darurat ini seperti mati suri. Pedagang hanya ada satu-satu, begitu juga dengan pengujung sehingga membuat kami mendekati sakaratul maut. Tetapi, kami tidak punya pilihan selain sabar menunggu rezeki dari Tuhan saja, ”papar Amir. Amir menambahkan, banyak dari rekannya yang memilih tidak berdagang. Bagi yang memiliki tempat berdagang yang lain, kios tersebut tidak diambilnya. Menurut mereka, biarlah toko berkurang dari dua menjadi satu dari pada menghabiskan hari di kawasan kios darurat itu yang tak ada pembeli. Sementara itu, pedagang

makanan dan minuman ringan, Ririn mengatakan bahwa dia berdagang di kios darurat tersebut untuk menyekolahkan anak-anaknya yang masih kecil. Sedangkan, keuntungan yang dia dapat tidak seberapa. Ririn menilai, banyaknya kios yang kosong karena letak kios darurat tersebut tidak stategis sehingga rekannya lebih banyak tidak menempatinya. Sedangkan, untuk saat ini kios tersebut dijadikan tempat buang air kecil dan membuang sampah. “Arah ke Masjid Nurul Iman itu lebih banyak yang kosong. Untuk melewati kawasan tersebut kita ngeri dan tidak tahan karena bau pesing nya menyengat sekali,”tutur Ririn lagi. Sementara Kepala Dinas Pasar, Hendrizal Azhar menilai banyaknya pedagang yang tidak menempati kios darurat karena dari awal di bangun pedagang juga sudah saling bantah. Karena selain alasan tidak setuju pedagang juga beralasan letak yang tidak stategis. Akhirnya, Pemko membiarkan siapa saja yang tidak menempati dibiarkan sementara yang menepati masih sedikit. “Memang dari awal berdiri kios darurat yang ada di depan lapangan Imam Bonjol banyak yang tidak suka. Bermacam alasan dikemukakan oleh pedagang. Akhirnya hingga hari ini hanya beberapa pedagang yang menempati kios tersebut. Padahal kios darurat yang kita bangun dengan susah payah demi pedagang. Gratis tidak pungut apapun dari pedagang selain distribusi,”tutup Hendrizal Azhar. (h/cw-oos)

Kelurahan

aktivitas berjalan sebagaimana hari-hari biasanya hanya tempatnya saja yang beda sekarang. Dikatakannya proses pengerjaan untuk kantor kelurahan sudah dimulai sejak dua minggu yang lalu, sejak kantor mulai pindah ke tempat yang baru ini. “Untuk kantor yang sekarang, kami mengontrak disini. Kami memilih disini karena kalau ruangan di samping kantor, hal itu tidak akan maksimal karena bahan-bahan dan material untuk proses bangunan bertumpukan di halaman tersebut yang takutnya membuat petugas terganggu dalam bekerja, dan masyarakatpun untuk lalu lalang masuk ke dalam juga agak susah,” tambahnya lagi. (h/mg-rin)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

Cegah Bencana, Forum Nagari Siaga Terbentuk

Dephan Diduga Picu Kebakaran Hutan CANBERRA, HALUAN — Latihan pasukan artileri Departemen Pertahanan Australia dituding sebagai penyebab kebakaran hutan yang melanda Lithgow di wilayah Pegunungan Blue Mountains, New South Wales. Kebakaran di Lithgow merupakan salah satu titik api terbesar dari musibah yang hingga Kamis (24/10) masih terjadi di sejumlah lokasi lainnya. Kepada ABC, wali kota Blue Mountains Mark Greenhill mengatakan, meskipun tidak ada larangan menyalakan api di wilayahnya pada 16 Oktober pekan lalu, seharusnya Dephan menyadari kondisi yang tidak memungkinkan untuk melakukan latihan militer. Dephan belum menanggapi hasil investigasi yang menuding pihaknya sebagai penyebab kebakaran. Investigasi ini dilakukan Dinas Pemadam Kebakaran setempat. Menurut Komisioner Dinas Pemadam Kebakaran Shane Fitzsimmons, pihaknya tidak peduli apakah laporan investigasi penyebab kebakaran ini akan menimbulkan kontroversi. “Tugas kami adalah mencari penyebab kebakaran dan di mana lokasinya,” katanya. Khusus untuk titik kebakaran di Lithgow, api menghanguskan sekitar 48.000 hektar hutan, merusak tiga rumah, dan mengancam sejumlah desa di sekitar daerah Bilpin. “Kebakaran ini menghancurkan warga saya dan seharusnya tidak perlu terjadi. Saya benar-benar jengkel,” kata Greenhill. Dephan sebelumnya mengeluarkan pernyataan, pihaknya melakukan latihan militer di Marrangaroo ketika kebakaran terjadi. Dephan menyatakan telah bekerja sama dengan polisi dan para penyelidik di samping menjalankan penyelidikan sendiri. Perkembangan terakhir, petugas pemadam masih terus berjuang mengatasi titik-titik kebakaran di Blue Mountains, Lake Macquarie, dan Southern Highlands. (h/kcm)

11

MELETUS — Asap hitam keabuan masih terus keluar dari kawah Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis pagi gunung tertinggi di Sumut ini meletus lagi. ANC

WARGA PANIK

Sinabung Meletus Lagi MEDAN, HALUAN —Asap hitam keabuan masih terus keluar dari kawah Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (24/ 10).. Gunung tertinggi di Sumut itu meletus lagi pada pukul 06.00 WIB Kamis pagi, membuat warga yang tinggal di sekitar kaki gunung panik. “Letusannya disertai bunyi gemuruh. Tinggi letusan sekitar 3.000 meter,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo

Nugroho. Abu vulkanik dari kawah gunung menyebar ke arah timur, tenggara, dan selatan. Rabu sore Gunung Sinabung sesungguhnya juga meletus sekitar pukul 16. 19 WIB. Tapi letusan itu lebih kecil dibanding letusan Kamis pagi yang dentumannya terdengar sampai ke kota. Hujan abu tebal pun terjadi di Karo. Aktivitas Gunung Sinabung meningkat dua minggu terakhir ini. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status waspada untuk gunung setinggi 2.460 meter itu. Masyarakat dan wisatawan direkomendasikan tidak mendaki dan melakukan aktivitas pada radius dua kilometer dari kawah Sinabung. Sampai saat ini belum ada

pengungsian permanen akibat letusan Sinabung. Warga tiga desa yang berada di mulut lembah – Desa Sukameriah, Desa Bekerah, dan Desa Simacem, diimbau untuk menghindar dari hujan abu vulkanik. BNPB juga meminta masyarakat untuk tidak terpancing isu-isu menyesatkan terkait letusan Gunung Sinabung, dan mengikuti arahan dari Pemerintah Kabupaten Karo yang mendapat laporan resmi dari PVMBG terkait aktivitas Sinabung. Pekan lalu, Gunung Sinabung juga meletus dua kali dan menyebabkan terbentuknya kawah baru di jalur pendakian dekat Danau Lau Kawar. Sinabung yang sempat tertidur dan tak pernah meletus sejak tahun 1.600, aktif kembali pada tahun 2010. (h/vvn)

PAINAN,HALUAN — Upaya untuk mengatasi berbagai penyakit yang mungkin saja timbul di tengah masyarakat di kecamatan Bayang Pessel, telah terbentuk Forum Nagari Siaga dan Tanggap Darurat di bidang kesehatan. Untuk kecamatan Bayang ketua Alfis Basyir (camat) wakil ketua Iptu Rajilis (Polsek) dan sekretaris dr Marli Zaini( Puskesmas pasar Baru) Bayang , kegiatan pembentukan tersebut belangsung di ruang UDKP kantor Camat Bayang Pessel,Kamis (24/10). Alfis Basyir mengajak masyarakat untuk tetap selalu peduli terhadap lingkungan, terutama lebersihan dan kesehatan, faktor yang selalu menjadi halangan dalam pembangun masih ada dikalangan masyarakat yang belum memahami pentingnya kesehatan, padahal kesehatan salah satu faktor pendorong untuk beraktifitas dalam mengerakan berbagai usaha untuk kebutuhan kehidupan. Dengan terbentuknya forum Nagari siaga dan tanggap darurat dibidang kesehatan, akan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan, apalagi kondisi saat ini pembangunan akan berjalan secara maksimal bila masayarakatnya sehat dan Dumber Daya Manusia berkualitas. Asril salah salah seorang anggota forum nagari siaga di kecamatan Bayang, menilai forum siaga akan dapat memotifasi masyarakat untuk menyelamatkan lingkungan dari kondisi buruk menjadi baik, kemudian akan terwujudnya rasa kepedulian yang tinggi dalam membangun dibidang kesehatan. Kepada anggota Forum yang telah dibentuk tentu akan memiliki tanggung jawab yang besar dalam menciptakan lingkungan aman, bersih dan terhindar dari berbagai penyakit, pasalnya anggota forum siaga ditingkat nagari tentu selalu dekat dengan masyarakat serta menyatu dalam negari bekerjasama menciptakan pembangunan nagari sesuai dengan harapan pemerintah dan masyarakat. (h/mjn)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Irvand


12

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

FLY OVER KELOK SEMBILAN

Lokasi Peresmian Belum Ditentukan LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Lokasi peresmian fly over Kelok Sembilan di Kabupaten Limapuluh Kota, yang akan diresmikan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono, belum final. Namun demikian, Pemkab Limapuluh Kota, tetap mempersiapkan penyambutan kedatangan SBY di lokasi jalan layang tersebut.

Kemampuan Tenaga Olahraga Ditingkatkan LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo menegaskan bidang keolahragaan tidak lagi amatiran, tetapi sudah menuju keprofesionalan. Karena itu, keolahragaan tidak lagi dilihat dari aspek pertumbuhan fisikologi dari aspek pendidikan semata, malah justru sudah masuk dalam kompetensi kurikulum pendidikan. Hal itu diungkapkan bupati dalam sambutannya saat membuka acara Orientasi Peningkatan Mutu Organisasi dan Tenaga Keolahragaan yang di Mess Pemda Limapuluh Kota, Medan Bapaneh Tarantang Kecamatan Harau, dua hari yangg lalu. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, terus meningkatkan prestasi olah raga ujar Alis yang didampingi Kepala Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Zulhikmi. Panitia Pelaksana, Ismail S.Pd, M.Pd yang juga Kabid Olahraga pada Disbudpora setempat melaporkan, (h/zkf)

Angkat Besi Targetkan Medali PAYAKUMBUH, HALUAN — Pulang dengan tangan kosong membuat tim angkat besi/binaraga Payakumbuh tertunduk lesu, saat penutupan Porprov Sumatera Barat XII/2012, di Kabupaten Limapuluh Kota, Desember tahun lalu. Di Dharmasraya nanti, saat alek Porprov Sumatera Barat XIII/2014 digelar, tim angkat berat/angkat besi/ binaraga akan menebusnya. “Kami tak ingin pulang dengan tangan hampa,” ungkap Ketua Harian Pengkot PABBSI Payakumbuh Jasriyal, Spt ketika ditemui di gedung KONI Payakumbuh di kawasan GOR Kubu Gadang, Kamis (24/10), didampingi sekretaris dan bendahara PABBSI Aulia Rahman dan Dedet. Kami merasa tertantang untuk menuai prestasi terbaik dalam multi iven olahraga milik masyarakat Sumatera Barat itu, “ulasnya. Menurut dia, atlet yang disiapkan menghadapi Porprov nanti, jauh lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. (h/zkf)

termasuk paerabiak jalan lingkung yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, ulasnya. Sementara itu, badan jalan yang terban pada tiga titik di Batu Bauak yang mengancam putusnya hubungan Suliki Tanjung Bungo, sudah dikunjungi petugas Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota. “Kita sudah menurunkan petugas untuk meneliti kerusakan jalan yang terban, apakah akibat bencana alam atau bukan, “sebut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Firmansyah, kamis kemarin di Payakumbuh. (h/zkf)

“Kita belum menerima kejelasan persemian jalan layang itu di lokasi Kelok Sembilan atau di Kota Padang, tapi dimanapun tempat peresmiannya yang jelas Limapuluh Kota siap meyambut SBY bersama rombongan,”ungkap Sekdakab Limapuluh Kota, Yendri Thomas dan Kepala Dinas PU setempat, Edwar yang dihubungi secara terpisah, Kamis kemarin. Kedua pejabat itu, baik Sekdakab, Yendri Thomas maupun Kepala Dinas PU Edwar mengikuti rapat persiapan kedatangan SBY ke Kabupaten Limapuluh Kota, di Jakarta beberapa hari yang lalu dalam rangka peresmian jalan layang dimaksud. “Kedatangan SBY ke Kelok Sembilan, mungkin menjadi kenyataan, namun untuk lokasi peresmian jalan layang hubungan Sumbar Riau itu, belum dapat dipastikan, “ulasnya. Dikatakan, kegiatan penyambutan Presiden SBY terus diupayakan, Disbudpora mempersiapkan tari pasambahan. Selain itu direncanakan pula 5000 pelajar SD, SMP SMA se Kecamatan Harau, akan berjejer di sepanjang jalan utama dari Tanjung PatiSarilamak, Kecamatan Harau, untuk menyambut kedatangan Presdien RI, Susilo Bambang Yodhoyono, yang akan dikelola Dinas Pendidikan. Kunjungan SBY dan rombongan ke Kabupaten Limapuluh Kota tersebut, diperkirakan tanggal 29 atau 30 Oktober mendatang, bersamaan dengan Hari Pangan Sedunia (HPS) yang akan diperingati di Kota Padang. Untuk memperlancar kegiatan tersebut,

kini tengah dilaksanakan koordinasi dengan kepala sekolah masing-masing yang mengkoordinir pengerahan siswa. Dan, pada acara penyambutan itu, para pelajar mengenakan baju seragam sekolah. Keterangan yang dihimpun di kantor bupati Limapuluh Kota di Sarilamak, kemarin siang, bupati Alis Marajo, ke Gubernuran di Padang untuk ikut rapat persiapan penyambutan Prsiden SBY di Kelok sembilan beserta rombongan. “Bupati Alis Marajo ikut rapat persiapan kedatangan tamu pusat itu ke Padang, bupati berangkat dari Sarilamak siang kemarin, “ulas Kabag Humas Pemkab Limapuluh Kota, M.Siebert yang ditemui di Bukik Limau, kemarin. Pantauan Haluan, persiapan yang dilakukan merampungkan pengerjaan peningkatan struktur jalan nasional di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, batas Kota Payakumbuh sampai batas Riau. Saat ini jalan yang dikerjakan sepanjang 4 km sampai ke Sarilamak dari batas Kota Payakumbuh, sudah hampir rampung. Sehingga arus lalulintas Payakumbuh-Kelok Sembilan yang akan dikunjungi SBY semakin lancar. “Kita mendahulukan pengerjaan jalan dari batas Kota Payakumbuh, supaya hubungan utamanya ke Kelok Sembilan semakin lancar. Sedangkan untuk ruas Pangkalan-batas Riau yang tersisa sesuai dengan rencana semula dijadwalkan rampung akhir Desember mendatang,”ungkap PPK 07, H.Isman ST yang dikonfirmasi sebelumnya. (h/zkf)

Kawasan Pasar, di Jakarta, Kamis (24/10). Pada kesempatan tersebut Walikota membawakan makalah berjudul, Inovasi Management Pasar Tradisional. Nampaknya menyan dang nama baik, sebagai kota yang berhasil membangun pasar tradisional yang sehat, tidaklah mudah. Kota penerima Inovasi Management Perkotaan (IMP) Award 2013, Bidang Pengelolaan Pasar ini, menjadi acuan di tingkat nasional dalam membangun pasar tradisional. Pasar Sehat Payakumbuh di Ibuah, diperkenalkan kepada kota/kabupaten di Tanah Air. Dalam mempresentasikan pasar tradisional sehat ersebut, Walikota Riza Falepi didampingi Sekdako, Ir. H. Benni Warlis, Kepala Bappeda Drs. Rida Ananda dan Kepala Dinas Ko perindag diwakili Kabid Pengelola Pasar David, S.Sos, M.Si. Peserta rakornas sekretaris kota/

kabupaten, kepala Bappeda terpilih serta sejumlah pejabat eselon I dan II di kementerian terkait. Pembukaannya dilakukan Mendagri Gamawan Fauzi. Walikota Riza Falepi yang dihubungi lewat telepon selulernya, mengaku, cukup tersanjung dengan kepercayaan Menteri Dalam Negeri dalam mempresentasikan pasar tradisional yang sehat itu. Yang membuat peserta workshop terkesima dengan pasar tradisional Payakumbuh, bukan sekedar pengelolaan dan penataannya, tapi dari sektor ekonomi yang mampu menggairahkan kesejahteraan pedagang. Omzet Pasar Ibuh Rp2,5 M dalam 2 Jam Omset di Pasar Ibuah yang mencapai Rp2 sampai Rp2,5 Miliyar dalam rentang waktu 2 jam, dari pukul 06.00 sampai pukul 08.00 WIB, membuat peserta rakornas nyaris tak percaya.

Tapi, setelah dipaparkan walikota, bahwa dipagi hari itu yang berbelanja bukan ibu-ibu rumah tanga, melainkan seribu lebih pedagang garendong dengan sepeda motor, barulah peserta percaya. Sistem berjualan lewat garendong (bakul) di atas jok sepeda motor itu yang divisualisasikan Walikota Riza, cukup unik bagi peserta. Walikota menjelaskan, setiap garendong, penuh berisikan bahanbahan keperluan dapur, kue dan buah-buahan, dengan modal Rp2 juta. Pedagang garendong ini akan menjangkau seluruh pelosok desa dan kelurahan di tiga kabupaten tetanga Payakumbuh, Agam, Tanah Datar dan Limapuluh Kota, selain kelurahan-kelurahan dalam kota Payakumbuh. Seluruh pedagang garendong sudah punya pelanggan masing-masing, dan tak saling rebutan dalam menjual barang dagangannya, ungkap Riza. (smt)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat

KAWASAN PASAR — Walikota Riza Falepi bersama dengan Mendagri Gamawan Fauzi dalam acara Rakornas Pengelolaan Kawasan Pasar di salah satu hotel di Jakarta. IST

Edwar: Jalan Rusak Diperbaiki 2014 LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Badan jalan yang mengalami kerusakan di Jorong Batu Bauk, Sungai Rimbang, Kecamatan Suliki, pada ruas Suliki-Simpang Sungai Dadok, akan diperbaiki tahun anggaran 2014 mendatang. Baik itu jalan yang sudah berlobang maupun bahu jalan yang terban pada ruas itu menjadi tanggung jawab Pemkab untuk memperbikinya. “Kita akan memprioritaskan perbaikan jalan rusak antara Nagari Suliki dengan Nagari Tanjung Bungo dengan menggunakan dana APBD Limapuluh Kota. Sekarang ini tengah dikerjakan jembatan Sialang dengan dana Rp3,1 miliar lebih

yang juga menghubungkan Suliki dengan Tanjung Bungo,”ungkap Kadis PU Edwar yang dihubungi di kantornya, Kamis kemarin. Dikatakan,Perbaikan ruas jalan tersebut juga sangat penting dilakukan, karena jalan tersebut merupakan jalan terdekat menuju ke Koto Tangah dan Sungai Naning, Kecamatan Bukik Barisan, dari pasar Suliki, dibanding kalau melewati Nagari Anding dan Guntung menuju ke Koto Tangah. Menurut dia, panjang jalan kabupaten yang harus diperbaiki belum sebanding dengan dana yang tersedia, sehingga perbaikan jalan kabupaten tersebut dilaksanakan secara bertahap. Belum

MENDAGRI UNDANG WAKO,

Presentasikan Pasar Sehat P A Y A K U M B U H , HALUAN — Menteri Dalam Negeri RI, Gamawan Fauzi, mengundang Walikota Payakumbuh,

Riza Falepi, untuk mempresentasikan pengelolaan pasar sehat dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

Pencuri Berhasil Gondol 890 Slof Rokok AGAM, HALUAN - Sekawanan pencuri berhasil membobol mobil perusahaan Bentoel distributor rokok dengan nomor polisi BA 8132 BP di halaman Hotel Augrah, Jalan gajah Mada, Kecematan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Rabu (23/10) sekitar pukul 23.30 WIB. akibatnya pelaku berhasil menggondol ratusan slop rokok berbagai merek dengan kerugian, sekitar Rp40 juta. Lasesmen perusahaan bentoel Egi Fernando (19) kepada Haluan, Kamis (24/10) di Lubuk Basung mengatakan, pencurian tersebut baru ia ketahui Kamis (24/10) sekitar pukul 07.30 WIB, ketika hendak memeriksa barang-barang yang telah didistribusikan. “Saya memperkirakan aksi yang dilakukan pelaku sekitar pukul 23.30 WIB. Pasalnya, ada bunyi mencurigakan dari arah mobil box. Tetapi hal itu, tidak saya hiraukan kerana sudah sangat lelah,” katanya. Ia menjelaskan, di dalam mobil box tersebut terdapat ratusan sloof rokok. Pencuri berhasil melarikan sebanyak 232 slop rokok Dunhill, 619 Club Mild, dan sebanyak 39 slop rokok Lucky, dan akibat peristiwa ini mengalami kerugian diperkirakan Rp40 juta. Menurut Egi, ia berangkat dari Padang mendistribusikan rokok ke Lubuk Basung pada Senin (21/10) lalu. “Biasanya pada setiap Senin, Selasa, dan Rabu perusahaan kami mendistribusikan rokok pada beberapa wilayah di Kabupaten Agam. Pada Kamis pagi, rencana kami akan kembali ke Padang, tetapi terlebih dulu dilakukan pengecekan pada barang yang sudah didistribusikan,” ungkapnya. Namun, saat membuka pintu box mobil, Egi mendapati pintu tersebut dalam kedaan tidak terkunci. Setelah diperiksa, pintu tersebut telah dirusak secara paksa oleh pencuri. Tidak lama setelah itu, ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Agam AKBP Asep Ruswanda membenarkan telah terjadi pencurian terhadap mobil box perusahaan Bentoel pengangkut rokok. Laporan tersebut sudah diterima dengan Nomor LP/ 161/ X/ K / 2013/ Sumbar/ Res Agam. “Laporan tersebut akan ditindaklanjuti. Kasus pencurian di halaman hotel terhadpat mobil pendistribusian rokok baru pertama kali terjadi. Kami belum bisa memastikan berapa orang jumlah pelaku, tetapi kemungkinan besar lebih dari satu orang,” katanya. Untuk mengangkut rokok dengan jumlah cukup banyak diperlukan kendaraan sendiri. Aksi yang dilakukan pencuri tersebut terbilang nekat, karena Jalan Gajah Mada merupakan salah jalan utama di Lubuk Basung. Mereka kemungkinan sudah merencanakan aksi tersebut. (h/yat)

Polisi Petakan Masalah Lalu Lintas BUKITTINGGI, HALUAN - Untuk menjalankan program reformasi birokrasi Kepolisian Republik Indonesia bidang pelayanan publik, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bukittinggi kembali meningkatkan kerjasama dengan instansi terkait dari jajaran pemerintah kota, khususnya Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika yang bertanggung jawab langsung dalam bidang lalu lintas dan angkutan jalan.

CINDERAMATA - Asisten I Pemko Bukittinggi H. Baharyadi, S.H memberikan cinderamata kepada rombongan Komisi A dan D yang dipimpin H. Rahmad di ruang TUP Kantor Balaikota Bukit Gulai Bancah, Kamis (24/10). IST

DPRD Demak Kunjungi Bukittinggi BUKITTINGGI, HALUAN — Sebanyak 20 anggota DPRD Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) berkunjung ke Kota Bukittinggi. Rombongan Komisi A dan D dipimpin H. Rahmad itu, diterima Oleh Asisten I, H. Baharyadi, S.H atas nama Walikota Bukittinggi, Kamis (24/10). Pertemuan berlangsung di ruang TUP Kantor Balaikota Bukit Gulai Bancah, dan juga dihadiri Kabag Tapem, Drs. Antoni Samawil, Kabag Hukum dan HAM Herriman, S.H, M.Hum, Camat Guguk Panjang Joni Ferri, A.P, dan unsur SKPD lainnya. “Kami sengaja memilih Bukittinggi sebagai tempat studi banding, dan sharing informasi. Sebab, kota ini dikenal dengan berbagai keunggulan, baik sejarah maupun berbagai keberhasilan dalam pembangunan,” kata Rahmad, pimpinan rombongan dalam bagian sambutannya. Demak, dikenal sebagai Kota Wali, karena di daerah itu bermukimnya Wali Songo (wali yang sembilan) dalam menyebarkan agama Islam di daerah

Jawa Tengah umunya. Kabupaten yang terletak 25 kilometer dari Semarang ini juga dikenal sebagai kota wisata, tapi pariwisatanya khusus berkaitan ziarah ke makam wali tersebut. “Artinya yang kita kembangkan wisata religi,” kata Rahmad. Demak didiami sekitar 1,1 juta jiwa, dan 99,35 persen diantaranya beragama Islam. Demak terdiri 243 desa, enam kelurahan meliputi 14 kecamatan. Sesuai jumlah penduduk yang yang cukup banyak itu, komposisi keanggotaan legislatif di DPRD setempat berjumlah 50 orang meliputi tujuh fraksi. Fraksi pemenang pemilu adalah PKB sepuluh kursi, disusul PDIP 8, Golkar 6, Demokrat 6, PKS 5, PPP 3. Sesuai bidangnya, rombongan mengapungkan permasalahan bidang hukum, pelayanan kepemerintahan dan kesra, serta bisang sosial lainnya, disamping kepariwisataan. Asisten I Baharyadi mengekspos kiat Pemko Bukittinggi dalam membentengi masyarakat dari pengaruh budaya luar, khususnya sebagai dampak pengembangan

sektor kepariwisataan. Pemko Bukittinggi komit mengembangkan pariwisata yang bersandikan agama, adat dan budaya. “Artinya pariwisata kita tetap menjadikan agama, adat, dan budaya sebagai landasannya,” papar mantan Kepala Dispenda Bukittinggi itu menambahkan. Selain itu, pembinaan bidang keagamaan juga dilakukan dalam bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan para guru mengaji di MDA dan TPA. Demikian pula pengasuh panti asuhan, dai dan mubalikh. Mereka diberikan santunan dan peningkatan kesejahteraan. Demikian pula pembudayaan baca Alquran, dan kuliah tujuh menit (Kultum) dikalangan siswa sebelum pelajaran mulai di sekolah. Khusus pada bulan puasa diadakan pesantren Ramadan. Berbeda dengan Demak, Bukittinggi sama sekali tidak ada industri besar, kecuali industri kecil dan rumah tangga. Namun, pelaku ekonomi kecil tersebut cukup eksis sebagai pilar ekonomi Bukittinggi dan Kawasan hinterland. (h/rel/yusril)

Naswendi Menangkan Pilwana Ampek Koto Palembayan AGAM, HALUAN — Dalam pemilihan wali nagari (Pilwana) yang berlangsung di Ampek Koto Palembayan dimenangkan oleh Naswendi (38), dengan menyisihkan tiga kandidat lainya. Kandidiat yang bertarung

13

dalam pilwana itu adalah Yovial Helmi, Awaluddin Thalib Dt Bungsu, Naswendi, dan A Dt. Rajo Ampek Suku. Pada pemilihan di sembilan TPS dalam perhitungan sementara, Naswendi memperoleh

591 suara, A Dt. Rajo Ampek Suku 534, Yovial Helmi 522, dan Awaluddin Thalib Dt. Bungsu sebanyak 413 suara. Naswendi mendulang suara di jorong asalnya yakni di Koto Tinggi sebanyak 347

suara dari 356 suara, sementara peraih suara terbanyak nomor dua adalah A Dt. Rajo Ampek Suku juga meraih suara besar di jorong asalnya Palembayan Tangah 227 suara. Menurut ketua panitia pemilihan A Dt. Nan Kodoh

jumlah pemilih 3.495, sedangkan yang menggunakan hak pilihnya 2 ribu lebih atau lebih 50 persen. Dipilihnya Wali Nagari Ampek Koto, karena mantan wali nagari Rony Akmal mencaleg melalui PKS. (h/ks)

“Kegiatan ini diawali dengan pendataan awal di lapangan terkait permasalahan dalam lalu lintas dengan menurunkan personil ke lapangan, peninjauan secara langsung, serta pengkajian oleh tim yang telah dibentuk, dan dilaporkan dalam laporan tertulis untuk ditindaklanjuti dalam forum lalu lintas dan angkutan jalan,” tutur Kasat Lantas Polresta Bukittinggi AKP Mochammad Sajarod Zakun. Ia mengatakan, dalam forum lalu lintas yang juga melibatkan muspida itu, permasalahan yang ditemui akan dibahas secara mendalam, sehingga dapat diketahui langkah apa yang dapat diambil untuk menyelesaikannya di lapangan. “Ada tiga lokasi utama yang akan ditindaklanjuti, mulai dari kawasan Jalan By Pass Simpang Aur terkait adanya rencana pembangunan fly over atau jembatan layang, kawasan Pasar Atas atau kawasan Jam Gadang, dan terakhir di kawasan Pasar Bawah yang berhubungan dengan pemindahan lokasi pedagang ke ruas jalan,” jelasnya. Seluruh agenda itu, tegas Mochammad Sajarod Zakun, diupayakan berjalan secepatnya, mengingat kondisi saat ini kesemrawutan jalan, dan kemacetan arus lalu lintas mulai menjadi permasalahan yang identik dengan Kota Bukittinggi yang harus dicarikan solusinya. Untuk masalah kecela-

kaan lalu lintas (Lakalantas), sebelumnya Satlantas Polresta Bukittinggi juga telah menetapkan enam lokasi sebagai titik black spot atau rawan lakalantas di kawasan hukum Polresta Bukittinggi, diantaranya Jalan Bukittinggi-Padang kilometer (KM) 1 sampai KM 9, antara Batas Kota Bukittinggi hingga kawasan Pasar Amor Banuhampu, Kabupaten Agam. Selain itu, titik rawan lainnya berada di Jalan Bukittinggi-Payakumbuh KM 11 sampai KM 21 di daerah Pasar Baso-PLTA Baso, Kebupaten Agam, serta di Jalan BukittinggiPayakumbuh di KM 4 hingga KM 9 antara Pinang Balirik Tanjung Alam hingga kawasan Koto Hilalang, Kabupaten Agam. Tiga lokasi rawan lainnya berada di sepanjang Jalan By Pass Kota Bukittinggi, Jalan Bukittinggi-Maninjau di KM 5 hingga KM 12 antara Jembatan Durian hingga Pahambatan, Kabupaten Agam, serta Jalan Bukittinggi-Pasaman di KM 12 hingga KM 42 di kawasan Palupuah, Kabupaten Agam. Analisis penyebab terjadinya lakalantas tersebut, disebabkan jalan lurus yang membuat pengendara leluasa kebut-kebutan, penerangan jalan yang kurang di malam hari, minimnya rambu lalu lintas, jalan penurunan, banyaknya tikungan, jalan yang sempit, serta terjadinya penyempitan jalan. (h/wan)

Tamu Hotel Nuansa Tewas Dalam Perjalanan AGAM, HALUAN – Salah seorang tamu Hotel Nuansa Kecamatan Matur, Kabupaten Agama, Firman Saidi (61) diduga tewas akibat terpeleset saat mandi di kolam, Kamis (24/10) sekitar pukul 08.45 WIB. Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Agam Kompol Ichwan di Lubuk Basung mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan anggota Polres Agam. Semoga dalam waktu dekat penyebab pastinya kematian Firman bisa diketahui. Ia menjelaskan, saat ini jasad korban telah dibawa oleh pihak keluarganya. Ia merupakan warga Sinar Asih No. 68, RT 1 RW 8 Jati Asih, Bekasi. Firman diperkirakan meninggal dunia dalam perjalanan dari hotel sebelum mendapat petolongan dari pihak menuju ke Puskesmas Matur.

>> Editor : Nasrizal

“Saat ini Polres Agam masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban. Firman merupakan wisatawan, yang bermalam di Hotel Nuansa. Pada Kamis pagi, diperkirakan Firman berenang pada kolam renang Hotel Nuansa. Kemudian ia terpeleset dan mengalami benturan pada bagian kepala,” katanya. Menurutnya, berdasarkan dari pengakuan pihak keluarga korban, Firman juga memiliki riwayat penyakit lain yaitu gagal ginjal, dan masih dalam pengobatan cuci darah. Pihak keluarga tidak mempersoalkan kematian korban, dan sudah bisa menerima dengan lapang dada. “Keluarga korban bisa menerima peristiwa tersebut dengan sabar. Sampai saat ini saya belum menerima laporan dari pihak keluarga,” ungkapnya. (h/yat)

>> Penata Halaman : Irvand


14

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

Mengatur Waktu Bagi Ibu Bekerja ZAMAN sekarang bukan hal aneh lagi jika wanita menjalani dua peran sekaligus, menjadi ibu dan bekerja di kantor. Menjalani dua peran tersebut, terkadang membuat dilema para ibu. Mereka kerap kesulitan membagi waktu untuk anak, keluarga dan pekerjaan.

Bacem Tahu Tempe Bahan : · 5 buah tahu @4x4 cm · 220 gram tempe · 750 ml air kelapa atau air biasa · 90 gram gula merah · 10 gram asam jawa · ½ sdt garam · ½ sdt royco ayam · 2 lembar daun salam · minyak goreng Bumbu Halus : · 4 butir bawang merah · 3 siung bawang putih · 1 sdm ketumbar Cara Membuat: 1. Tahu dan tempe dipotong sesuai selera. 2. Siapkan air kelapa di dalam panci, masukkan semua bumbu lalu aduk rata. Masukkan tahu dan tempe lalu didihkan hingga bumbu meresap matang dan hampir kering. 3. Setelah matang, diamkan sampai dingin lalu goreng hingga matang kecoklatan, tiriskan lalu sajikan. ***

Mengasuh Anak MEMBESARKAN anak tidak selalu mudah dan orangtua perlu menggunakan metode yang efektif untuk menangani masalah disiplin anak. Disiplin yang baik harus melibatkan rasa hormat dan empati dalam mendidik anak Anda. Anak yang dibesarkan dan diberikan disiplin dengan penuh cinta kasih biasanya akan lebih bahagia, lebih akrab, dan berperilaku lebih baik. Berikut tips tentang teknik yang baik dan efektif untuk menerapkan disiplin pada anak: 1. Buatlah hubungan saling menghormati antara Anda dan anak Menghormati anak Anda akan menumbuhkan hubungan saling mencintai dan saling percaya. 2. Miliki rasa empati Hormati perasaan anak dan ajari mereka untuk menghormati perasaan orang lain juga. Ajak anak berdiskusi dengan menanyakan apa yang akan orang rasakan atas tidakan yang anak lakukan. 3. Kenali usia dan tahapan perkembangan anak Memahami tahap perkembangan anak dan mengapa anak-anak berperilaku seperti yang mereka lakukan sangatlah penting. Misalnya, Anda tidak bisa mengharapkan anak berumur 2 tahun untuk memahami mengenai logika dan alasan. Oleh karena itu, pahamilah kemampuan dan disiplin sesuai tahap perkembangan anak. 4. Ajak anak berbicara dari hati ke hati Time in, not time out. Ketika anak berperilaku tidak baik, mereka sebenarnya ingin mengatakan sesuatu. Daripada membuat anak semakin menjauh dari Anda, coba dekati dan tanyakan dengan lembut apa yang sedang mereka rasakan. 5. Konsisten Anak-anak membutuhkan konsistensi terhadap apa yang orangtua katakan kepada mereka. Tindak lanjuti dan berusalah konsisten atas pesan atau nasehat yang sudah Anda sampaikan kepada anak. 6. Mengantisipasi dan mencegah Ketahui apa yang bisa memicu anak rewel. Misalnya, jika Anda tahu anak rewel pada waktu tertentu, cobalah untuk menghindari keluar pada saat itu. Berilah anak makan sebelum pergi ke swalayan atau ke pasar untuk menghindari mereka merengek dibelikan jajanan. 7. Berikan pilihan, namun tetap beri mereka batasan Membuat pilihan akan memungkinkan anak merasa dianggap, hingga akhirnya anak akan lebih kooperatif. Batasi pilihan untuk hal-hal yang Anda anggap bisa diterima, misalnya menawarkan mereka pilihan dua makanan untuk sarapan yang Anda bersedia untuk menyiapkan pilihan mereka. 8. Tekankan konsekuensi apa yang mereka terima bila melakukan suatu tindakan Ada konsekuensi yang harus mereka terima terhadap tindakan yang mereka lakukan, misalnya, “ Jika kamu mengambil mainan dari adikmu, maka kamu tidak akan diizinkan untuk bermain di ruang bermain.” Namun, tidak ada kompromi untuk keselamatan dan kesehatan anak. Jadi tentu Anda tidak akan membiarkan anak membahayakan diri mereka sendiri ataupun orang lain. 9. Tekankan bahwa yang tidak Anda sukai adalah perilaku anak, bukan diri mereka Anak-anak sangat sensitif dan mungkin akan merasa bahwa Anda tidak menyukai mereka, jadi tekankan pada anak bahwa perilaku mereka yang tidak Anda sukai. 10. Beri pujian pada anak Beri pujian atau pelukan hangat ketika anak melakukan sesuatu yang baik, bukan hanya mengkritik mereka jika melakukan sesuatu yang salah. (h/net)

Dilema Pengasuhan Anak SEBAGAI seorang ibu, Anda pasti menginginkan yang terbaik bagi buah hati Anda, termasuk dalam pola pengasuhan anak. Namun bagaimana jadinya bila Anda dan suami sama-sama bekerja sehingga Anda harus memercayakan anak Anda kepada babysitter atau orang tua Anda? Menurut konsultan Monty Satiadarma, idealnya, pengasuhan anak yang dilakukan langsung oleh ibu adalah lebih baik bagi perkembangan pribadi anak kelak. Namun, adakalanya tuntutan sosial kerja membuat ibu kurang memiliki cukup waktu untuk mengasuh anak. Selain itu, ada kemungkinan mereka yang biasa bekerja kantoran akan mengalami stres jika hanya mengasuh anak di rumah. “Masalah Anda mengenai pengasuh anak yang tidak profesional, tentu bisa diatasi dengan cara profesional. Artinya, jika ia tidak cukup terampil mengasuh sesuai dengan harapan, Anda punya hak untuk memberhentikannya. Anda layak mempertimbangkan pola asuh yang lebih layak bagi masa depan perkembangan anak Anda,” ungkap Monty.

“Memang berat untuk langsung berhenti bekerja. Tetapi, membiarkan buah hati Anda dirawat oleh pengasuh yang Anda anggap kurang becus, tentunya membuat Anda cemas. Anda memang harus mengambil tindakan

untuk mengatasi dilema ini. Anda perlu mempersiapkan diri memahami perkembangan anak usia dini,” jelas Konsultan Irma Makarim. Menurut Irma, masa usia dini, yaitu satu sampai delapan tahun, merupakan fase perkembangan fisik dan mental yang terpenting dalam seluruh kehidupan seseorang. Perkembangan otak yang paling intensif terjadi dalam tiga tahun pertama dalam kehidupan kita semua. “Anda berdua mempunyai beberapa pilihan. Berhenti bekerja dan merawat anak Anda sendiri, ideal sekali bila Anda bisa hadir dan merawat anak Anda sendiri. Jika belum memungkinkan, maka Anda harus berusaha menciptakan pekerjaan yang bisa Anda lakukan dari rumah. Kalau perlu dengan didampingi pengasuh yang dididik sebelumnya sehingga bisa Anda percayai untuk ikut merawat anak Anda,” ujar Irma. Bila kedua pilihan ini tak juga bisa dilaksanakan, maka dengan terpaksa Anda harus mendidik seorang pengasuh sampai bisa Anda serahkan tanggung jawab perawatan anak Anda. Dalam hal ini, kalau dimungkinkan, minta bantuan ayahanda untuk bisa ikut mengawasinya. (h/fmn)

MARIE THOMAS, DOKTER PEREMPUAN PERTAMA DI INDONESIA

Liezabeth Telusuri Jejak Marie Thomas di Bukittinggi

PAKAR sejarah cari informasi.

BUKITTINGGI, HALUAN — Marie Thomas, adalah dokter perempuan pertama di Indonesia. Wanita kelahiran Likupang, Menado, 1896 ini menamatkan pendidikan kedokteran Belanda (STOVIA), Batavia 1922. Ternyata Marie berpuluh tahun mengabdi di Bukittinggi hingga ajal menjemputnya pada 1966. Namun, catatan tentang dokter Gynaecology (spesialais kandungan) itu sangat sedikit, baik di instansi membidangi kesehatan Sumbar maupun nasional. Justeru sejarah perjalanan karir Marie Thomas tersimpan di Belanda. Konon, dalam pengabdiannya, ia banyak membantu masyarakat di Bukittinggi dan sekitar. Namanya harum karena kebaikannya. Hal ini pula yang mengundang atensi Liezabeth Hasselink, Sejarawan Belanda datang ke Bukittinggi untuk menelusuri jejak wanita pertama Indonesia yang menjadi dokter itu. “Saya sangat berharap bisa mendapatkan catatan atau informasi tentang Marie Thomas di Bukittinggi,”

kata Liezabeth pada pertemuan dengan Walikota Ismet Amzis, di balaikota Bukit Gulai Bancah, Senin (21/10). Sejarawan kelahiran 70 tahun silam itu didampingi Pakar Sejarah Unand, Prof.DR. Mestika Zed dan Afdhal Ali Fahmi dari YPPPDRI 48-49 Bukittinggi. Liezabeth pun mengisahkan, Marie Thomas satu-satunya perempuan dari 180 mahasiswa yang kuliah kedokteran di STOVIA pada 1914. Begitu tamat 1922, ia bekerja di rumah sakit besar(CBZ) Batavia. Namun, seperti disebut Liezabeth, Marie Thomas meninggalkan CBZ pada 1929 dengan alasan menikah dengan Mohamad Joesoef. Suaminya yang notabene asal Solok, Sumbar itupun memboyongnya ke Ranah Minang. Marie dan Mohamad Joesoef samasama kuliah di STOVIA. Perkawinan mereka menurut Mestika Zed sungguh luar biasa, karena keduanya beda keyakinan dan suku (etnis). Pasca menikah, Marie bertugas sebagai dokter

pemerintah di rumah sakit umum Bukittinggi (R.S.Ahmad Muchtar sekarang). Di kota sejuk Bukittinggi, Marie tinggal di rumah pada lokasi gedung BPD sekarang. Walikota Ismet Amzis mengaku pernah mendapat cerita dari orangtua tentang dokter Marie Thomas. “Di masyarakat kita dulu sebutannya lebih akrab Dokter Thomas,” katanya. Afdhal Ali Fahmi pun mengaku Inyiak (kakek) dulu sering berobat ke Dokter Thomas. Seperti dituturkan kakeknya, banyak warga Bukittinggi berobat ke dekter perempuan itu. Mereka dilayani di rumah berlokasi depan hotel The Hill sekarang. Ismet mengaku masih mendapati rumah kediaman dokter Thomas di pertigaan Jalan A.Karim sekarang. Rumah terbuat dari kayu arsitektur Belanda (bangunannya tinggi). Dekat rumah itu ada pohon kayu besar. Di era 1980-an bangunan itu masih ada. Baru kemudian dibangun perkantoran Bank Nagari. Menurut catatan Liezabeth, Dokter Thomas merintis dibentuknya kepengurusan cabang ikatan dokter Indonesia (IDI) pertama di luar Jakarta. Rapat pertama digelar 1936 di rumahnya. Namun, cabang IDI itu baru terbentuk 1940 dan Marie Thomas sebagai bendahara. Marie Thomas meninggal 1966 di Bukittinggi. Konon jenazahnya disemayamkan di pusara Belanda, Bukit Apit Kecamatan Guguk Panjang. Namun, Liezabeth tidak punya catatan sejarah apakah pasangan Marie Thomas dan Mohamad Joesoef punya anak atau tidak. “Saya ingin sekali menelusuri sejarah ini,” ujar perempuan semampai itu. Lalu, Walikota Ismet Amzis dan Mestika serta Afdhal pun memberikan dukungan dan akan membantu. “Ini penting sekali, bila perlu nantinya kita buatkan bukunya,” kata Mestika menambahkan.(h/rilis/yusril)

Sebuah studi di Inggris bahkan mengungkapkan, ibu bekerja ternyata hanya bisa menghabiskan waktu 1 jam 21 menit atau 81 menit untuk mengurus anak dan keluarga. Melihat hasil penelitian tersebut, psikolog anak dan keluarga Dr Sandra Wheatley mengungkapkan pendapatnya, “Menurutku tugas menjadi orangtua bukan hanya pada angka (berapa banyak waktu yang dihabiskan). Paling penting justru anak bisa mendapatkan kesempatan untuk bersenang-senang dengan orangtua mereka.” “Jika seorang ibu bekerja pulang ke rumah dan menghabiskan waktu 45 menit untuk bermain sebelum makan malam dan tidur, itu sudah cukup,” ujarnya. “Yang paling penting waktu mereka dihabiskan untuk aktivitas bersama anak,” tambahnya. Waktu yang singkat tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik jika Anda memiliki sedikit perencanaan. Bagaimana caranya? Seperti dikutip Career Advice. Monster ini beberapa tips yang bermanfaat bagi Anda yang bekerja. Memikirkan Menu Makanan dari Malam sebelumnya Tentunya Anda ingin anak tetap sehat dengan menjaga makanan yang dikonsumsi. Agar si kecil mendapatkan menu sehat dan kebersihan makanan tetap terjaga, memasak sendiri adalah cara yang paling tepat. Untuk mempersingkat waktu ketika masak, tentukan menu yang akan dimasak dari malam sebelumnya dan pastikan Anda telah memiliki bahan-bahannya. Ajarkan Si Kecil untuk Mandiri Ini tergantung dari umur si kecil, jika dia telah menginjak umur 6 atau 7 tahun, Anda bisa mengajarkannya untuk mandi dan memakai baju sendiri. Sehingga Anda tidak terlalu banyak mengurus keperluannya untuk berangkat sekolah. Anda tinggal menyiapkan bekalnya. Begitu pun untuk urasan makan, sejak balita ajarkan si kecil untuk bisa makan sendiri. Makan Malam Bersama Usahakan makan malam bersamasama dengan seluruh anggota keluarga. Buatlah makanan sekali banyak. Misalnya saja Anda membuat sayur cap cay, jangan hanya membuatnya untuk satu kali makan. Siapkan untuk dua kali makan, makanan yang belum dimakan, bekukan di kulkas. Dengan melakukan hal tersebut, Anda menjadi lebih menghemat waktu dalam urusan menyiapkan makanan untuk keluarga. Merencanakan Waktu Kerja Usahakan tidak mengambil waktu lembur. Jika harus telat datang ke kantor atau diminta lembur oleh atasan, komunikasikanlah dengan atasan Anda. Misalnya ketika anak sedang sakit dan Anda harus mengantarkannya ke dokter, jangan segan untuk meminta izin ke bos jika Anda harus datang telat atau pamit untuk pulang. Memiliki Waktu Berkualitas Meskipun hanya memiliki waktu sedikit untuk keluarga. Jadikanlah pertemuan antar anggota keluarga berkualitas. Rencanakan untuk berpergian di akhir pekan atau menonton film bersama. Setelah pulang kerja Anda juga dapat menemani si kecil untuk mengerjakan PR-nya. Punya Waktu untuk Diri Sendiri Segudang aktivitas yang dijalankan, membuat Anda tidak memiliki waktu untuk diri sendiri. Cara untuk tetap bisa bersosialisasi dengan teman dan bisa memanjakan diri adalah dengan mengikutsertakan si kecil. Anda bisa mengajak si kecik ke rumah teman Anda yang juga memiliki anak sebaya dengan anak Anda. Sehingga si kecil juga bisa ikut bersosialisasi. Bisa juga mengajaknya ke salon. Agar dia tidak bosan, ikut sertakan si kecil dalam perawatan yang cocok dengannya. Misalnya menicure dan pedicure, tentunya si kecil akan senang ketika kukunya diberi warna. Tetap Mesra dengan Suami Dalam sebulan sekali Anda perlu menghabiskan waktu bersama suami. Pergi bersama atau melakukan liburan singkat tanpa ada gangguan si kecil sangat penting untuk menghangatkan kembali hubungan pernikahan. Anda bisa menitipkan si kecil di rumah orang tua atau saudara. Jika ini sulit dilakukan, setidaknya di malam hari bermesraanlah dengan suami. Sempatkanlah berbincang tentang kegiatan suami dan membicarakan perkembangan si kecil. (h/hbr)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

15

COCOK BUAT EAT, STAY, PARTY DAN RELAX Boeing Bukukan Laba 11,6 Triliun NEW YORK, HALUAN — Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS) Boeing mencatat pertumbuhan laba bersih 12% di triwulan III-2013 menjadi sebesar US$ 1,16 miliar (Rp 11,6 triliun) dari posisi tahun lalu periode yang sama US$ 1,03 miliar. Atas naiknya laba tersebut, produsen pesawat Dreamliner itu pun mengubah target laba dan penjualan pesawat di akhir tahun ini. Sementara pendapatan alias omzet penjualan pesawat perusahaan yang bermarkas di Chicago itu dibukukan naik 11% menjadi US$ 22,13 miliar, angka ini melebihi prediksi pasar sebesar US$ 21,68 miliar. Atas naiknya laba dan omzet itu maka laba bersih per saham juga terkerek dari US$ 1,35 per lembar, naik 12% menjadi US$ 1,51 per lembar. “Kinerja operasi yang kuat mendorong tingginya laba, pendapatan dan arus kas kami sejalan dengan penerimaan kontrak yang mencetak rekor. Smeua ini meningkatkan nilai para pemegang saham,” kata Komisaris sekaligus CEO Boeing, Jim McNerney, dalam keterangan tertulis yang dikutip AFP, Kamis (24/10). “Meski ada ketidakpastian di industri pertahanan AS, tapi strategi dan keteguhan bisnis kami secara keseluruhan berhasil memberikan hasil sesuai prediksi. Kuatnya kinerja kami sejak awal tahun ini membuat kami meningkatkan target laba dan penjualan di akhir 2013 ini,” tambahnya. (h/dtc)

Pesawat boeing.

BTN Dominasi Pembiayaan Perumahan JAKARTA, HALUAN — PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) mengatakan pihaknya masih mendominasi pasar pembiayaan perumahan, yang sejauh ini menguasai 23 persen pasar pembiayaan rumah dalam negeri. “BTN boleh dikatakan masih merajai pasar pembiayaan perumahan di tanah air. Ini khususnya di segmen menengah ke bawah,” kata Direktur BTN Irman Zahruddin di Jakarta, Kamis (24/10). Setelah BTN, lanjutnya, menyusul BCA dengan persentase 18 persen. “BTN masih memimpin pasar keuangan perumahan. Saat ini tampaknya semua bank masuk ke bisnis properti,” ujarnya. Meski semua bank saat ini ikut berkecimpung di bisnis pembiayaan perumahan, Irman memandang tak banyak bank yang melirik sektor perumahan menengah ke bawah. Alasannya, sektor perumahan menengah ke atas pasti lebih menggiurkan. “Kalau FLPP kita masih mendominasi karena average ticket sizenya Rp80 juta. Bank lain kalau masuk segitu buat apa kalau bisa yang Rp800 juta,” ujar Irman. Irman menyatakan bahwa pihaknya memang sejak awal berkomitmen untuk melayani masyarakat dalam memiliki rumah, khususnya rumah pertama. “Di kantor kami, setiap hari Sabtu itu dalam sehari bisa ada 600 penandatanganan (pembiayaan rumah). Kami memang ingin mensejahterakan masyarakat Indonesia untuk memperoleh rumah pertama,” jelasnya. Ia menjelaskan bahwa BTN memiliki kriteria utama dalam penilaian pengajuan pembiayaan rumah. Pertama, pendapatan maksimum pemohon adalah Rp 3,5 juta untuk landed house dan Rp 5,5 juta untuk apartemen. Kedua, surat keterangan pajak dan penghasilan dari perusahaan. (h/kcm)

Palanta Roemah Kajoe Hadir di Padang PADANG, HALUAN— Palanta Roemah Kajoe sebagai Tempat hunian yang dibuat dengan konsep natural, elegan dengan pemandahan yang Indah, sangat cocok bagi pelancong yang ingin menikmatinya.

PALANTA ROEMAH KAJOE — Palanta Roemah Kajoe berada di Jalan Sungai Jirak no 10 Koto Baru. Alex

KEUANGAN PERUSAHAAN TAK SEHAT

Izin Asuransi Bumi Asih Jaya Dicabut JAKARTA, HALUAN — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya, karena perseroan tak mampu lagi memenuhi ketentuan terkait kesehatan keuangan, yakni rasio solvabilitas (risk based capital/RBC) dan rasio perimbangan investasi terhadap cadangan teknis dan utang klaim. “Berdasarkan Keputusan Dewan Komisioner OJK, pada tanggal 18 Oktober 2013 OJK telah mencabut izin usaha dari PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya,” kata Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) I OJK Ngalim Sawega di Jakarta, Kamis (24/10). Untuk mencegah bertambahnya

pihak yang mungkin dapat dirugikan dengan kondisi perseroan, OJK telah mengenakan sanksi pada perusahaan asuransi yang didirikan tahun 1967 itu pada tahun 2009. “Mengingat sampai batas tersebut bahkan sudah 4 tahun lebih PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya tidak dapat mengatasi penyebab dikenakannya sanksi, maka sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sanksi terhadap PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya harus ditindaklanjuti dengan pencabutan izin usaha,” lanjut Ngalim. Dalam mendorong perseroan untuk mengatasi masalahnya, OJK telah berkomunikasi dengan PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya seperti mengadakan beberapa kali rapat dengan pemegang saham, dan

komisaris. Selain itu, OJK telah memeriksa perseroan untuk mengetahui kondisi perusahaan secara menyeluruh. Terkait pencabutan izin usaha, OJK meminta PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya untuk menurunkan papan nama baik di kantor pusat maupun kantor lain di luar kantoe pusat. Selain itu, perseroan juga perlu menyelesaikan seluruh kewajiban, melakukan pembubaran badan hukum, dan melaporkan hal-hal itu ke OJK. “OJK tetap akan memonitor proses penyelesaian kewajiban PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya kepada pemegang polis serta memediasi pemegang polis dan PT Asuransi Jiwa Bumi Asih Jaya,” jelas Ngalim.(h/kcm)

Hal itu dikatakan oleh Winerdi Darwis , Owner Palanta Roemah Kajoe pada saat Grand Opening, di Mato Aia, Kamis (24/10) Dia menyatakan bahwa Jika stay di Palanta Roemah Kajoe maka akan terasan nyaman, sejuk , santai dan romatis. Selain itu Palanta Roemah Kajoe sangat cocok buat seseorang yang mendambakan tempat bersantai yang natural dan nyaman. “Inilah surga bagi seseorang yang ingin bersantai melepaskan lelah dan kepenatan ditengah kesibukan. Kami hadir sebagai jawaban dari permintaan tersebut” katanya Dikatakannya, para tamu akan menikmati kemurnian alam Padang yang asri dan segar saat berwsama keluarga tercinta. Karena sebuah tempat yang memberikan sentuhan yang sangat berbeda.Seperti jika dihidangkan sajian khas steak resep Oma, berkualitas daging impor & lokal nomor 1 yang membuat seseorang semakin betah . Sementara itu, Melati Winerdi, Pimpinan Palanta Roemah Kajoe menyatakan bahwa Palanta Roemah Kajoe hadir untuk turut menjadi pintu gerbang pariwisata Sumatera Barat. karena menyajikan hal yang spesial bagi para tamu. Dikatakannya, fasilitas dari Palanta Roemah Kajoe adalah steak house, guest house, function area untuk arisan, meeting room, ulang tahun dan pernikahan yang berkapasitas hingga 1000 orang. Selain itu, juga ada teh poci, pecel lele resep Om, Coffe Latte , Blackcurrant yang disertai dengan pemandangan asri dan hijau, kamar guest house dan steak resep oma. Palanta Roemah Kajoe berada di Jalan Sungai Jirak no 10 Koto Baru, Jembatan Babuai, Mato Aia Padang. Dengan nomor telepon (0751) 62178. . (h/cw-lex)

TEI 2013 Catat Transaksi Rp18 Triliun JAKARTA , HALUAN — Ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2013 menghasilkan nilai transaksi hingga US$ 1,82 miliar atau setara Rp 18 triliun. Ada beberapa produk yang paling laris pada ajang pameran perdagangan skala internasional tersebut. Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan mengatakan kebanyakan dari para pengunjung Trade Expo membeli produk-produk seperti produk pertanian, furnitur dan lainnya. Total penjualan produk mencapai US$ 692 juta atau 37% dari total transaksi. “Kalau kita lihat dari transaksi, nilai produk itu US$ 692 juta, 37%. Jasa itu US$ 65 juta,” kata Gita dalam Konferensi Pers hasil Trade Expo Indonesia, di Kantor Kementerian Perdagangan, Jalan M Ridwan Rais, Jakarta, Kamis (24/10). Setidaknya ada 10 produk yang paling diminati pembeli selama 5 hari kegiatan ini digelar sejak 16 hingga 20 Oktober ini. Pembeli kebanyakan mencari barangb a r a n g seperti p r o d u k pertanian, furnitur dan produk olahan. “ 1 0 p r o d u k olahan yang p a l i n g diminati a d a l a h

produk pertanian, furnitur, otomotif dan komponennya, kopi, makanan dan minuman, tekstil dan produk tekstil, listrik dan produk elektronika, kebutuhan rumah tangga, rempahrempah, serta kertas dan produk kertas,” papar Gita. Sedangkan untuk sektor jasa, tenaga kerja bidang konstruksi dan manufaktur, hospitality, minyak dan gas, terapis spa, teknologi informasi, serta perawat dan pengasuh yang paling diminati. “Permintaan untuk sektor ini sebagian besar berasal dari Afrika Selatan, Australia, Malaysia, Suriname, Lesotho, RRT, Uni Emirat Arab, Taiwan, Irak dan Chili,” katanya. Trade Expo tahun ini diikuti oleh 1.511 peserta dari perusahaan besar, menengah dan kecil yang berasal dari seluruh daerah di Indonesia. Pameran ini dikunjungi oleh 9.343 pembeli dari 118 negara. (h/dtc)

AJANG Trade Expo Indonesia (TEI) 2013yang resmi ditutup 20 Oktober lalu, menghasilkan nilai transaksi hingga US$ 1,82 miliar atau setara Rp 18 triliun.

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Rahmi


16

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

POLYTRON CRYSTAL 4 W8480

Smartphone Crystal Modern dan Dinamis JAKARTA, HALUAN — Polytron kembali melakukan update di line-up smartphone Crystal dengan meluncurkan produk terbarunya yaitu W8480 dengan nama Crystal 4.

VARIAN coklat di Racy Coklat, Jl. Perintis Kemerdekaan, depan Adabiah Padang. RINA

RACY COKLAT

Produksi Varian Coklat Rasa Baru PADANG, HALUAN — Ingin coklat dengan rasa baru? Datanglah ke Racy Coklat di Jl. Perintis Kemerdekaan, di dekat simpang Adabiah, Padang. Saat ini, Racy Coklat yang dirintis oleh Rita Oktarina mengeluarkan varian baru coklat Glamour campuran cookies. Tentunya, produk andalannya coklat randang, dan coklat balado tetap diproduksi. Selain itu, juga tersedia caffe dengan berbagai varian makanan dan minuman yang menarik. Salah satunya nasi goreng cetar membahana halilintar yang ada levelnya, mie goreng racun lidah dan berbagai minuman seperti Spicy hot chocolate, hot mocca late. Usaha coklat randang dan coklat balado ini, yang dimulai Rita tahun 2007 ini semakin mengalami peningkatan. Dulunya hanya diproduksi di rumah saja. Di tahun 2011, ia mulai membuka toko di daerah Lolong. Berhubung di Lolong tokonya dekat dengan jalan, dan lapangannya juga terbatas, Ia memutuskan pindah ke jalan Perintis Kemerdekaan depan Adabiah yang lokasinya lebih besar. Coklat randang dan coklat balado ini produksinya langsung di kediaman Rita di Andaleh, ditangani oleh lima orang karyawan yang berpengalaman di bagian produksi. Kalau untuk makanan dan minuman langsung dimasak di toko karena Caffe masih dalam ruangan Galery coklatnya. Rita menuturkan pada Haluan, “Mungkin kami akan menarik coklat tangkai yang ada di pasaran, dan menggantinya dengan coklat Glamour yang dipadu dengan cookies. Berhubung harga semua bahan-bahan naik dan dengan cara itulah kami mensiasatinya, Insyaallah juga harganya akan lebih terjangkau. Yang biasanya coklat tangkai dijual dengan harga Rp3000, bisa kami turunkan jadi Rp1000,” ujarnya. Selain sibuk mengurus usahanya, Rita juga berperan aktif dalam penyuluhan dan pelatihan-pelatihan UKM utusan langsung dari Deperindag. Beberapa orang dari hasil pelatihannya sudah ada yang membuka usaha sendiri. Ia menambahkan “Saya merasa senang karena dari ilmu yang saya berikan, sudah ada yang buka usaha mengikuti saya dan saya tidak merasa tersaingi karena reski masingmasing kita sudah ada yang ngatur,” ujarnya lagi Sabtu (19/10). Selain dari itu ia juga mendapat penghargaan inovasi dan pengembangan usaha Se-sumatera Barat. dari hasil data di Deperindag baru Rita sendiri yang menjual coklat rendang dan coklat balado. dalam setiap bulan pendapatannya bisa mencapai Rp25 juta sampai Rp35 juta/bulannya. Selain itu usaha Racy coklat ini juga salah satu binaan PT Semen Padang. (h/mg-rin)

iB VAGANZA —Semarak iB Vaganza di Plaza Andalas, Padang. Kegiatan ini berlangsung dari 24-27 Oktober 2013.

HELDI

Bank Syariah Bukopin Semarakkan iB Vaganza PADANG, HALUAN — PT Bank Syariah Bukopin (BSB) kembali menyemarakkan program iB Vaganza Islamic Banking (iB) yang merupakan program baru di Indonesia. Kali ini kegiatan yang dipusatkan di Plaza Andalas Padang dilangsungkan selama 4 hari terhitung sejak tanggal 24 -27 Oktober 2013. Di sini, BSB akan memanjakan nasabah dengan menawarkan berbagai program menarik jika membuka tabungan di Stan BSB. Diantaranya Ekspesi iB siaga, Click and Win serta Berkah iB Siaga berhadiah. Belum lagi bayak hadiah lainnya yang bisa langsung diambil ketika nasabah mulai membuka tabungan baru seperti voucer masuk Mifan Waterpark yang bekerja sama dengan BSB. Pimpinan cabang BSB Bukittinggi, Imdibkri mengatakan, BSB menawarkan program menarik bagi penabung. Diantaranya program ekspresi iB SiAga baik kelompok maupun individu. “Ekspresi iB SiAga merupakan program lomba foto dengan persyarakatn yang sangat mudah, yakni, setiap penabung minimal membuka tabungan ratusan ribu rupiah dan diundi setiap hari,” ucapnya. Lebih lanjut dikatakannya, persyarakatn dan ketentuan lomba foto Ekspresi iB SiAga, pertama harus mem follow twitter @BSyariahBukopin, setelah itu setiap

nasabah berhak untuk mengekspresikan dirinya dengan mendokumentasikan foto bersama atribut BSB (ATM, Souvenir, Brosur dll). Lalu di Upload di twitter dengan m e n t i o n / r e t w e e e t @@BSyariahBukopin. Pada kesempatan ini, BSB juga menawarkan program promosi tabungan “Berkah iB SiAga” dimana setiap nasabah hanya dengan Rp100.000 mendapatkan kesempatan umrah, motor honda scoopy, emas 10 gram, Samsung Galaxy Tab 2 dan Samsung LED TV 32. Nasabah yang mempunyai saldo rata-rata harian Rp100 ribu, memperoleh 1 poin dan berlaku kelipatannya dimana satu poin berlaku satu undian. Periode promosi ini berlaku dari 31 Maret 2013 hingga 28 Februari 2014 dimana ada grand Prize (hadiah utama) berupa satu unit mobil Drand New Fortuner 2.5 A/T Diesel. Khusus untuk grand prize ini, harus memiliki minimal 50 poin dimana saldo akan dihitung dari salo ratarata harian mulai awal periode hingga hingga 30 November 2013, dan pengundian ke lima akan dilakukan pada tanggal 9 Desember 2013. Penarikan hadiah Berkah iB SiAga berhadiah periode pertama telah dilakukan pada tanggal 5 Juli lalu. “Kami membuka stand dan menawarkan program menarik kepada pengunjung dengan target

accound atau nasabah baru dalam pembukaan tabungan hingga transaksi pembiayaan. Dengan adanya program ini, kami menargetkan pertumbuhan dana dari pihak ke tiga, khususnya tabungan meningkat sebesar 50 persen. Saat ini, dana murah kami sekitar Rp80 miliar,” ungkap Imdibkri. Program yang tak kalah pentingnya, lanjut Imdibkti lagi, adalah program click and Win, dimana program ini berlangsung selama iB Vaganza pada hari Kamis hingga Minggu pukul 10.00 WIB. Persyaratan Nasabah sangat mudah, yakni hanya dengan menabung minimal Rp50 ribu, nasabah akan mendapatkan tanda pengenal peserta dan bisa mengikuti games tanya jawab dari BSB. Peserta yang bisa menjawab dengan benar akan mendapatkan hadiah langsung. (h/ hel)

Public Relations & Marketing Event Manager Polytron, Santo K a d a r u s m a n dalam siaran persnya Kamis (24/10) mengatakan bahwa “Polytron Crystal 4 W8480 menggunakan S u p e r A M O L E D seperti produk C r y s t a l sebelumnya. Khusus untuk Crystal 4, screen nya dibuat lebih besar dari seri Crystal terdahulunya, yaitu berukuran 4.8” dengan resolusi High Definition (1280x720),” tegasnya. Polytron Crystal 4 W8480 memiliki design yang ramping dengan ketebalan hanya 6.8 mm menjadikan penampilan W8480 semakin terlihat modern dan dinamis. Meskipun layar Crystal 4 cukup besar, namun masih mudah di pegang dan digunakan dengan satu tangan. Dengan layar Super AMOLED, Crystal 4 memiliki layar dengan contrast ratio tertinggi sehingga didapatkan gambar dengan warna-warna yang cemerlang dan terlihat lebih jelas. Polytron Crystal 4 W8480 tersedia dalam 2 warna pilihan, yaitu Dark Blue dan Pure White Polytron Crystal 4 W8480 memiliki processor Quad Core dengan kecepatan 4 x 1.5 GHz, menjadikan Crystal 4 smartphone yang tercepat di kelasnya. Crystal 4 juga memiliki 1 GB RAM dan 16 GB ROM, sehingga penyimpanan aplikasi ataupun kebutuhan RAM untuk menjalankan banyak aplikasi, bisa dilakukan sekaligus oleh Crystal 4 dengan lancar. Camera saat ini merupakan salah satu kebutuhan utama yang harus ada di setiap smartphone. Polytron Crystal 4 W8480 memiliki 8 Mpix Auto Focus back camera dan 5 Mpix front camera. Polytron Crystal 4 W8480 akan dijual seharga Rp 3.599.000 di toko-toko handphone serta beberapa online store. Santo menambahkan “Polytron bekerjasama dengan blibli.com, akan dilakukan pre order mulai tanggal 25 Oktober 2013 sampai dengan tanggal 3 November 2013. Khusus pada masa pre order akan di berikan hadiah premium leather case, data dari Indosat sebesar 9GB, cicilan 0% BCA, dan free delivery ke seluruh Indonesia serta potongan harga sebesar Rp 600.000. Dengan demikian pada masa pre order tersebut, Polytron Crystal 4 W8480 bisa didapat di blibli.com hanya seharga Rp 2.999.000,” ujar Santo mengakhiri. (h/dp)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Rahmi


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

PSG-Munich Pesta Gol PARIS, HALUAN — Dua tim unggulan, Paris Saint-Germain dan Bayern Munich pesta gol dalam matchday 3 Champions League atas Anderlecht dan Victoria Plzen. Kemenangan ini sekaligus mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen dengan nilai sempurna, 9.

PSG menggila saat tampil di kandang Anderlecht dengan aksi Zlatan Ibrahimovic yang mencetak empat dari lima gol untuk PSG. Bertamu ke Stade Constant Vanden Stock, Kamis (24/10/2013)

dinihari WIB, PSG membuka skor pada menit ke-17. Memanfaatkan umpan silang Gregory van der Wiel, Ibra dengan mudah menceploskan bola ke dalam gawang. Lima menit kemudian,

Ibra menggandakan keunggulan PSG. Kali ini, dia memanfaatkan tumitnya untuk membelokkan umpan Van der Wiel. Kiper T h o m a s Kaminski hanya bisa terpana melihat bola bergulir ke dalam gawangnya. Gol ketiga Ibra tercipta pada menit ke36. Penyerang asal Swedia itu melepaskan tembakan keras jarak jauh yang membuat Kaminski bertekuk lutut. Memasuki babak kedua, PSG belum menghentikan gempurannya. Edinson Cavani membawa mereka memimpin 4-0 pada menit ke-52 setelah memaksimalkan umpan matang Blaise Matuidi. Ibra akhirnya memantapkan kemenangan PSG sepuluh menit kemudian. Menerima umpan panjang dari Thiago Motta, dia menusuk ke kotak penalti dan kemudian menaklukkan Kaminski lewat tendangan

keras ke tiang jauh. Dengan hasil ini, PSG makin kokoh di puncak klasemen sementara Grup C dengan koleksi sembilan poin dari tiga partai. Anderlecht di dasar klasemen dengan poin nol. P a d a pertandingan lainnya di Grup C, Benfica bermain imbang 1-1 dengan Olympiakos. Olympiakos lebih dulu unggul lewat gol Alejandro Dominguez pada menit k e - 2 9 . Benfica baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke84 melalui Oscar Cardozo. Olympiakos kini menempati posisi kedua klasemen dengan poin empat. Benfica ada di urutan ketiga dengan jumlah poin sama. Munich Juga Sempurna.

>> Editor : Rakhmatul Akbar

17

Memainkan laga ketiga Grup D kontra Viktoria Plzen di Allianz Arena, Kamis (24/10/2013) dinihari WIB, Bayern tampil dominan dan memetik kemenangan dengan skor akhir 5-0. Bayern lebih dulu memimpin dua gol di babak pertama, masing-masing lewat penalti Franck Ribery dan David Alaba. Tiga tambahan gol di buat pasca turun minum melalui kembali melalui Ribery, Bastian Schweinsteiger dan Mario Goetze. Hasil ini membuat pasukan arahan Josep Guardiola ini m e m i m p i n k l a s e m e n sementara dengan sembilan poin hasil tiga kali bertanding. Sedangkan Plzen masih di posisi juru kunci tanpa poin. Selanjutnya, Bayern akan giliran bertandang ke Republik Ceko untuk menantang Plzen pada pertandingan yang bakal digelar pada 5 November mendatang. (h/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

Cawako Tak Berpihak ke Olahraga PADANG, HALUAN — Masyarakat olahraga Padang tak miliki gambaran calon walikota/ wakil walikota Padang periode 2013-2018 yang berpihak kepada pengembangan olahraga di daerah ini. Tak satupun dari penyampaian visi dan misi mereka di arena kampanye maupun di selebaran, yang menyebutkan satu patah kata-pun tentang olahraga. Hal ini terungkap dalam Focus Grup Discussion (FGD) yang digelar Forum Wartawan Olahraga Sumbar (F-WOS) di KONI Sumbar, kemarin. Menurut panitia Diskusi, Agung Pambudi, FGD ini diangkat setelah pihaknya melakukan pengamatan terhadap hasil proses kampanye dan penyampaian visi dan misi 10 calon walikota/ wakil walikota yang bertarung merebut simpati rakyat Padang. Ironisnya, sebagian dari calon-calon itu, punya latar belakang olahraga yang cukup kuat, tapi mereka sepertinya tak memikirkan nasib pengembangan olahraga di ibukota provinsi ini. “Jangankan bicara soal program, rencana peme-

rintah provinsi Sumbar yang hendak menjadi calon tuan rumah PON tahun 2024 mendatang, tak pernah mereka singgung ,”timpal Dede Amri, wartawan olahraga Singgalang. Karenanya, diperkirakan ada 5 ribu suara makin tak jelas kemana arah mereka menentukan suara pilihannya. “Angka lima ribu itu berasal kondisi minimal. Tak hanya atlet, juga termasuk pelatih, ofisial dan keluarga. Saat Porprov 2012 lalu, KONI Padang mencatat, ada 1000-an kontingen Padang yang tertarung di ajang multi iven tingkat Sumbar itu. Jika masuk dalam keluarga dan karabat dekatnya, maka jumlahnya kami perkirakan akan mencapai sebesar itu,”sebut Sekretaris

KONI Padang, Hendra Dupa yang juga jadi salah satu sumber dalam FGD itu. Hendra Dupa menambahkan, pasangan calon yang maju dalam Pilkada Padang sepertinya melupakan olahraga sebagai salah satu sektor penting ditengah masyrakat."Kita bisa lihat, permasalahan olahraga masih terjadi diderah ini, dan tidak satupun pasangan calon yang mengemukakan hal tersebut," kata mantan wartawan olahraga Haluan ini. Karenanya, ia berharap, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Padang diminta mengakomodir pengembangan olahraga dalam visi misi jika terpilih dalam Pilkada Kota Padang, 2014-2019.Dikatakannya, pembangunan fisik secara menyeluruh di Kota Padang memang sangat dibutuhkan, namun olahraga sebagai salah satu tiang penting dalam kehidupan masyarakat juga hal yang harus diperhatikan. "Selain kemajuan ekonomi, keberhasilan pembangunan juga diukur berdasarkan keberhasilan dalam pembinaan olahraga," kata

pembina suporter Semen Padang FC, Spartack. Ia mengakui, sejauh ini selama kampanye terbuka 10 pasangan calon yang terlibat dalam Pilkada Padang, belum satupun yang mengemukakan visi misi untuk kemajuan olahraga. Padahal katanya, jika olahraga masuk dalam visi misi, bukan hanya kebanggaan prestasi yang diaraih namun hal tersebut juga memberikan dampak terhadap pembangunan sarana olahraga. Ia mencontohkan, Palembang yang menjadi ibu kota Sumatera Selatan, dimana daerah itu bangkit dengan kemajuan sarana olahraganya serta mampu menggelar dua kali event internasional yakni SEA Games dan Islamic Solidarity Games (ISG) beberapa waktu lalu. “Setelah ini, kami akan terus menindaklanjuti FGD ini dengan sumber-sumber terkait lainnya yang tentunya punya kompetensi untuk pengembangan olahraga di Sumbar umumnya, dan Padang khususnya, ”sebut moderator, Agusmardi. (h/mat)

PIALA — Ketua FKKSP Desri Ayunda menyerahkan piala yang diperoleh tim SP U-15 pada turnamen di Musi Banyuasin kepada Direktur Litbang dan Operasional PT Semen Padang, Agus Boing Nurbiantoro. HUMAS

Semen Padang FA Tatap Singa Cup PADANG, HALUAN — Setelah sukses menjadi juara pada kompetisi U-15 tingkat nasional di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, tim Semen Padang U-15 yang dibina Semen Padang Football Academy SP-FA, menatap kejuaraan internasional, Singa Cup di Singapura. Kejuaraan yang diikuti tim belia dari Australia, Singapura, Filipina, India dan Thailand ini akan berlangsung 4-8 November mendatang di negeri pulau itu. Menager Tim Semen Padang U-15, Feri Mulyadi mengatakan, saat ini persiapan untuk Singa Cup sudah dimulai. ”Kita mengu-

tamakan persiapan fisik dan taktik, karena ini adalah kejuaraan internasional,” kata Feri. ”Saat ini sudah terdaftar 16 orang pemain, kita akan cari dua orang lagi untuk melengkapi tim,” tambahnya. Keberhasilan ini mendapat apresiasi dari manajemen PT Semen Padang yang disampaikan langsung Direktur Litbang dan Operasional, Agus Boing Nurbiantoro ”Hasil ini harus diberi apresiasi, mereka telah mengharumkan nama Semen Padang. Ini momen yang tepat untuk kembali menjutkan pembinaan Semen Padang,” ujar Agus.

Ia mengatakan, pemain Semen Padang Football Academy ditargetkan jadi pengisi skuat utama di tim senior Semen Padang nantinya. Lebih dari itu, Agus berharap pemain muda ini bisa bermain di liga luar negeri. Sementara, Ketua FKSSP Grup Desri Ayunda juga memberikan apresiasi kepada para pemain. Baru lima bulan dibentuk, SPFA sudah meraih prestasi. Atas prestasi itu, Mereka berhak mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta. ”Kita berharap, ke depan tim senior tidak lagi mencari pemain ke luar.

Pemain U-15 ini cikal bakal pemain senior,” terang Desri Ayunda. ”Berusahalah untuk bermain di negara lain, paling tidak jadi pemain timnas Indonesia,” Pesan Agus pada para pemain. Semen Padang Football Academy didirikan pada 2 Mei 2013 lalu. Saat ini 25 orang terdaftar sebagai siswa academy, dua orang di antaranya berasal dari Papua. Tim ini sukses menjadi yang terbaik dalam kejuaraan Muba U-15 Invitation Cup di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, 12-15 Oktober lalu.(h/mat)

TIMNAS U-19

TC Jangka Panjang Mulai 9 November JAKARTA, HALUAN — Pelatih tim nasional U-19 Indra Sjafri berencana menggelar Training Centre (TC) jangka panjang untuk skuatnya dalam rangka persiapan menuju Piala Asia U-19 di Myanmar tahun depan. Indra Sjafri telah resmi diperpanjang kontraknya oleh PSSI melalui BTN selama dua tahun. Ia pun akan menangani timnas U19 hingga Oktober 2015. Target terdekat pelatih 50 tahun itu adalah memimpin timnas di Piala Asia 2014. "Saya sangat bersyukur atas kontrak yang saya dapatkan saat ini. Saya merasa kontrak ini yang paling istimewa di dunia. Ini adalah berkah untuk negara. Dengan mengucapkan Bismillah, saya akan jalankan tugas ini sebaik mungkin,"

ujar Indra Sjafri di Jakarta, Kamis (24/10/2013). Usai resmi mendapatkan perpanjangan kontrak tersebut, Indra langsung membeberkan sederet program untuk timnas. Dia akan melakukan pemusatan latihan, atau TC, yang dimulai 9 November mendatang hingga perhelatan Piala Asia 2014 tahun depan. "Kami sudah menawarkan program kepada BTN. Yakni general program yang tadi kami diskusikan. Apa yang kami rancang betulbetul berawal dari kami. BTN dan PSSI sudah menyatakan mereka mensupport kami 100 persen. Jadi jangan ada lagi pemberitaan yang menganggu pikiran kami." "Kami punya rencana menggelar pemusatan latihan mulai 9 November. Untuk

tempatnya belum ditentukan. Nanti akan kami bicarakan lagi. Yang jelas pemusatan latihan itu bersifat jangka panjang," jelasnya. Selama pemusatan latihan tersebut, Indra akan membaginya dalam tiga tahap yakni general preparation, specific preparation, dan match and competition Yang pertama general preparation atau persiapan awal adalah nantinya timnas akan diberikan porsi untuk mengembalikan kondisi fisik. "Kami ingin menaikkan VO2 max para pemain. Yang tadinya paling rendah 50, kami ingin bisa naik menjadi 55 atau 60. Yang sudah 60 menjadi 65. Untuk itu kami meminta waktu dua bulan untuk dapat memenuhi target itu," tuturnya Selanjutnya, specific >> Editor : Rakhmatul Akbar

preparation yaitu penjadwalan uji coba. "Jadi nantinya uji coba harus mengacu kepada program kami sehingga tidak melenceng di luar program kami." Terakhir adalah match and competition. Indra menjelaskan bahwa timnas U-19 akan menjalani dua model uji coba selama pemusatan latihan tersebut. "Saya sampaikan bahwa nantinya timnas mempunyai dua model uji coba. Yaitu uji coba lokal dan internasional. Untuk lokal, entah nantinya dalam bentuk kompetisi atau pertandingan yang jelas harus bisa dilaksanakan." "Untuk lawan-lawannya siapa saja dan bentuk uji cobanya seperti apa nanti akan ditentukan dan berkoordinasi dengan HPU (High Performance Unit) BTN," paparnya.(h/net) >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

ALI MUKNI

MENDAPAT penghargaan dari Menag RI, Suryadharma Ali

10 HA tanah untuk Asrma Haji diserahkan pada Menag RI, Suryadharma Ali

19

DAMSUAR

TIGA TAHUN BERTABUR PRESTASI

Tangan Dingin Ali Mukhni-Damsuar Berhasil Membangun Padang Pariaman HARI Jumat (25/10), pasangan Ali Mukhni-Damsuar, genap 3 tahun memimpin Padang Pariaman. Pasangan ini dilantik pada 25 Oktober 2010 ini , persis ditengah penderitaan masyarakat Padang Pariaman yang baru saja luluh-lantak dilanda musibah gempa 30 Sept 2009.

PEMBANGUNAN BP2IP yang terus berlonajut.

ALI Mukhni meninjau Pembangunan Pelabuhan Tiram

Berbagai rumah warga, dilihat dari, banyak proyek rumah ibadah dan sarana proyek berskala nasional umum, seperti bangunan di Padang Pariaman. sekolah, Rumah Sakit/ Seperti, BP2IP, Pelabuhan, Pukesmas, roboh dan Asrama Haji, Akademi rusak berat, yang menye- Komonitas, babkan tingkat kemiskinan meningkat. Sehingga banyak kalangan y a n g memprediksi, siapapun yang memimpin Padang Pariaman, tidak akan mampu mengembalikan kondisi daerah banjir dalam wakgai untuk pengendalian NORMALISASI sun tu yang ceMAN Insan Cendikia, pat. Dengan tekad yang kuat Normalisasi Aliran Sungai, dan niat yang iklas, pa- Pembangunan Irigasi Anai sangan ini bersinergi II, Kereta Api Munuju memadukan kepiawaianya BIM dan berbagai pembadalam mengejar keter- ngunan lainnya yang tinggalan akibat bencana bersumber dari APBN. Sedangkan pada APBD tersebut. Bupati Ali Mukhni pernah berkata pada Padang Pariaman diprioHaluan, tanpa bantuan ritaskan pada, Peningkatan pusat Padang Pariaman Pembangunan Pertanian akan susah untuk bangun. yang dan Berdaya Saing. Dengan tekad tersebut, Ali Mengembangkan Pelaku Mukhni Basitungkin bagai- UMKM dan Koperasi yang mana dana pusat dan Handal dan Profesional APBD Provinsi bisa meng- sebagai basis Ekonomi alir dalam jumlah banyak Kerakyatan. Penurunan Tingkat Kemiskinan dan ke Padang Pariaman. Hasil tersebut dapat Daerah Tertinggal. Sehing-

ga pada tahun 2012 Padang Pariaman meningkat jauh dibading 2010 dengan evaluasi data kondisi tahun 2010 jumlah

DAFTAR PENGHARGAAN BUPATI ALI MUKHNI PENGHARGAAN PEMKAB PADANG PARIAMAN TAHUN 2012 1. Piala Adi Wiyata Tingkat Nasional, Penghargaan tertinggi untuk Kategori Sekolah Peduli Lingkungan Hidup, yang diraih oleh SDN 13 IV Koto Aur Malintang, 2012. 2. Manggala Karya Kencana tahun 2012 dari BKKBN, yaitu penghargaan di bidang Keluarga Berencana, an. Bupati Padang Pariaman, 2012. 3. Juara pertama Citra Pelayanan Prima Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2012 4. Kabupaten/Kota Tercepat Nasional dalam pencaiapan 100% perekaman data e-KTP, berupa penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, 2012. 5. Unit Pembelajaran Petani (UP-FMA) Berprestasi tingkat Nasional, yang diraih oleh UP-FMA Nagari Sungai Buluah, 2012. 6.

Dan beberapa penghargaan lainnya.

7. Penghargaan Kapolda Sumbar atas jasa Bupati Ali Mukhni membangun dan mengembangkan kemajuan Polri di Sumatera Barat juga turut berperan aktif dalam menggerakkan FKPM (Forum kemitraan Polisi dan masyarakat) di Kabupaten Padang Pariaman. Hal itu tertuang dalam dalam Surat Keputusan Kepala kepolisisan daerah sumatera barat nomor : Kep/238/VI/2013, diserahkan pada acara puncak peringatan hari bayangkara ke 67 di lapangan Kantor Satuan Brimob Polda Sumbar Padang Sarai Kota Padang (1 Juli 2013).

nagari tertinggal :56% dari 46 Nagari dan jumlah korong tertinggal 48% dari 366 Korong, sedangkan pada tahun 2012, jumlah nagari tertinggal 43,33% dari 60 Nagari dan jumlah korong tertinggal 41,22% dari 444 Korong. Dengan keberhasilan ini pada tahun 2012 lalu, Padang Pariaman bertabur dengan prestasi dan pembangunan yang semakin meningkat daria tahun ketahun, banyak kalangan yang menyerankan agar pasangan ini terus melanjutkan kepemimpinan pada priode yang akan datang.***

8. Penghargaan “Desa Pelopor Implementasi Gerakan Masyarakat Magrib (GEMMAR) Mengaji Tingkat Sumatera Barati di Hotel Pangeran Padang dalam acara resepsi Hari Amal Bakhti Kementerian Agama pada hari Minggu (6 Januari 2013). 9. Peringkat kedua terbaik nasional untuk wilayah Indonesia Bagian Barat itu diterima dalam Program Pelaksanaan Pelayanan e-KTP selama tahun 2012 pada tanggal 29 Januari 2013. 10 Anugerah Mitra PWI dari PWI Sumatera Barat di Pasaman Barat (30 Maret 2013) 11. Penghargaan pimpinan daerah yang peduli dan ikut mendukung kegiatan dakwah Islamiyah Rahmatan Lil’alamin dari Pimpinan Daerah (DPD) Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Kabupaten Padang Pariaman (27 Juli 2013). 12 Penghargaan Adhitya Karya Mahatva Yodha 2012 oleh Pengurus Karang Taruna Provinsi kepada pejabat sebagai Pembina dari Karang Taruna yang berada di wilayahnya (17/12/2012) 13 Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional Tahun 2012 untuk SDN 13 IV Koto Aur Malintang (5 Juni 2012). 14.

Penghargaan Manggala Karya Kencana KB pada tahun 2012

15. Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dari Presiden RI (18 Juli 2012) 16 Anugerah The Prominent Figure of Indonesian Development Golden Award 2011 dari Lembaga Anugerah Prestasi Insani di Kirana Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Jumat (4/11/2011).

PEMBANGUNAN MAN Insan Cendikia dimulai di Sitoga

17 Penghargaan kebudayaan sebagai pembina seni, budaya, dan pariwisata daerah dari Lembaga Kebudayaan Nasional Indonesia (LKNI) (7/6/2011).

JULUR KA ke BIM sedang dikerjakan

IRIGASI Anai II yang menjadikan Padang Pariaman swasembada beras

KEBUTUHAN air bersih hampir rampung diseluruh korong

GOTONG Royong yang selalu dimotori oleh Bupati

BANTUAN modal usaha untuk KK kurang mampu

PEMBANGUNAN fisik juga disertai dengan pembangunan mental >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Jefli


20

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

Betor Menghilang Gara-gara Kalah Saing SOLOK, HALUAN — Angkutan beca motor (betor) di Kota Solok hari demi hari terus menghilang lantaran kalah bersaing dengan ojek sepeda motor. Tak hanya kalah saing, beca motor hilang karena tingginya cost pemeliharaan bagi pemilik beca motor. Dari catatan Haluan, angkutan beca motor di Kota Solok tahun 1998 lalu mencapai 300 unit. Saat itu angkutan yang dimodifikasi dari vespa menjadi angkutan orang dengan 3 sumbu cukup laris dan sangat membantu calon penumpangnya. Beca motor melakukan pelayanan sampai ke halam rumah dan paling disenangi calon penumpang di Kota Solok. Namun, angkutan yang belum memiliki legalitas itu hanya bertahan sampai 2004. Setelah itu, satu persatu menghilang lantaran adanya kemudahan memperoleh sepeda motor dari dealer. Tanpa uang muka dan hanya bermodal jati diri, sepeda motor bisa dibawa pulang. Oleh pemilik banyak dijadikan ojek roda dua. Hari berganti bulan, tahun pun datang, tak terasa, jumlah ojek di Kota Solok makin menjamur saja. Jumlah pembeli sepeda motor untuk kebutuhan pribadi semakin meningkat, akhirnya angkutan beca motor makin terjepit dan tidak lagi dimanfaatkan calon penumpang. Salah seorang pemilik angkutan beca motor Wandi kepada Haluan di Pasar Solok mengakui kalau sejak menjamurnya ojek roda dua, pendapatan beca motornya menurun, biaya pemeliharaan pun tidak seimbang dengan pendapatan. Alhasil dirinya hanya menambang pada saat-saat tertentu, apabila musim hujan sedikit menggairahkan. Wanafi menuturkan, usaha angkutan beca motor yang sebelumnya menjamur di Kota Solok sudah mulai menghilang. Pada umumnya beca motor itu dikandangkan di rumah bahkan ada yang dikembalikan ke posisi awalnya dalam bentuk vespa. Banyak pemilik beca motor memodifikasi lagi menjadi barang antik dan koleksi. Jika usaha beca motor tetap dipaksakan menambang sangat sulit menampatkan keuntungan, bahkan merugi. h/alf )

Dishub Gelar Bulan Tertib Lalin SOLOK, HALUAN — Selama 1 bulan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solok melakukan bulan tertib lalu lintas. Kegiatan itu dimulai sejak Senin (21/10 s.d 20 /11) di seluruh jalan-jalan utama dalam Kota Solok. Bulan tertib lalu lintas itu melibatkan 40 personel dari Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Solok Kota, serta Kodim 0309 Solok. Kepala Dinas Perhubungan Kota Solok Eva Nasri kepada Haluan, Selasa (21/10), mengatakan, bulan tertib lalu lintas itu merupakan tindak lanjut dari kegiatan Kementerian Perhubungan pascalomba tertib lalu lintas se Indonesia. Dalam lomba tertib lalu lintas itu Kota Solok mampu meraih piala Wahana Tata Nugraha (WTN) 2013. Agar tertib lalu lintas itu bisa dipahami semua pemilik kendaraan, baik sopir angkutan, pengendara dan juga masyarakat, disosialisasikan tentang tertib lalu lintas melalui aplikasi di lapangan, seluruh personel yang terlibat melakukan tindakan persuasif pada pemakai jalan, sehingga demikian, tidak menimbulkan kesan, tertib itu hanya saat akan dinilai. Budaya tertib berlalu lintas memang harus ditanamkan pada seluruh warga di Kota Solok, seperti halnya budaya kebersihan yang sudah menjadi kebutuhan masyarakat, begitu juga dengan tertib lalu lintas diharapkan juga sebagai kebutuhan. Jika budaya tertib berlalu lintas sudah menjadi darah daging, tidak sulit melakukan penertiban. Sasaran utama dalam bulan tertib lalu lintas meliputi, sistem parkir, terminal bayangan, uji ulang kendaraan (KIR), angkutan barang, penertiban Pekerja Kreatif Lapangan (PKL), parkir di badan jalan dan rekayasa lalu lintas. Persoalan yang sangat menonjol di Kota Solok meliputi parkir di badan jalan, terminal bayangan dan PKL. Ketiga persoalan itu mendapat perhatian serius dan kegiatan tim lebih terarah pada 3 persoalan tadi. “Kita bisa saksikan di jalan-jalan dalam Kota Solok, masalah parkir masih semrawut, pangkalan ojek yang tidak sesuai peruntukan,” kata Eva. Dari pantauan Haluan di lapangan, masalah parkir di badan jalan dan PKL, sepertinya belum tersentuh. Lahan parkir kendaraan di Jalan Bundo Kanduang masih tetap eksis, pada hal tidak diperuntukkan untuk sepeda motor dan PKL. (h/alf)

Jajanan Anak Sekolah Rawan Bahan Berbahaya SOLOK, HALUAN- Dengan alasan efisiensi, pelaku usaha pangan cenderung menggunakan bahan berbahaya dalam memproduksi makanan dengan harga murah.

BEDAH RUMAH -— Walikota Solok Irzal Ilyas menyerahkan dana pada seorang warga miskin yang rumahnya akan direhab, beberapa hari lalu. ALFIAN

Satgas Pramuka Peduli Gelar Latihan SAR

PRAMUKA Kota Solok menggelar latihan SAR di Danau Singkarak. ERI

SOLOK, HALUAN — Setelah memiliki keterampilan dalam menaklukan medan hutan rimba, anggota Satgas Pramuka Peduli, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok meningkatkan kemampuannya dengan menggelar latihan SAR Air di Danau Singkarak Kabupaten Solok, Minggu (20/10).

Dengan mengoperasikan 2 unit perahu karet dan 1 kayak, 18 orang anggota satgas Pramuka Peduli diberikan pengetahuan tentang tata cara operasional perahu karet, penyelamatan korban, materi water rescue dan pedoman keselamatan di air. Ketua Satgas Pramuka Peduli

dr. IGM Afridoni, Sp. A, mengatakan, kegiatan SAR Air merupakan salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh anggota Satgas Pramuka Peduli, sebagai bekal pengalaman bagi para anggota untuk dapat ikut serta dalam penangganan musibah bencana alam, seperti banjir. Sementara itu di tempat terpisah, Wakil Walikota Solok Zul Elfian yang juga Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Solok, menyambut baik atas penyelenggaraan kegiatan pelatihan kesiapsiagaan anggota Satgas Pramuka Peduli yang diselenggarkan oleh Kwarcab Kota Solok ini. Diharapkannya melalui kegiatan latihan SAR ini, pramuka memiliki keahlian khusus dalam tindakantindakan penyelamatan. Serta mampu mempersiapkan anggotanya untuk siap siaga dalam menanggulangi setiap bencana yang datang di daerah ini. Ditambahkan Zul Elfian, sejalan dengan strategi dan bagian yang tak terpisahkan dalam mewujudkan tujuan revitalisasi Gerakan Pramuka. Maka seluruh anggota pramuka di daerah ini, harus mempunyai kapasitas yang mumpuni untuk mengaktualisasikan perannya di tengah-tengah masyarat.(h/cw-eri).

PDAM Segera Atasi Persoalan Ketersediaan Air Bersih SOLOK, HALUAN — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Solok belum mampu memuaskan pelanggannya lantaran keterbatasan debit air dari sumber mata air yang ada. Sementara, permintaan lebih cepat ketimbang kapasitas terpasang. Persoalan ini segera diatasi PDAM. Direktur PDAM Kota Solok Ir H Haydar, Selasa (22/10), mengatakan, debit air yang disuplai oleh PDAM keseluruhan baru 150 liter/detik, sementara kebutuhan minimal 200 liter/detik untuk saat ini. Jika dibanding 5 tahun terakhir, debit air 150 liter/detik sudah mencukupi namun lantaran perkembangan pembangunan dan perumahan, kapasitas yang ada tidak lagi seimbang. Konsekuensinya, PDAM Kota Solok terpaksa melakukan pergiliran pada kawasan-kawasan tertentu agar semua pelanggan bisa menikmati air bersih PDAM. Pergiliran itu membuat sistem pelayanan untuk pelanggan belum memuaskan karena suplai air tidak 24 jam.

Kendati demikian, lanjut mantan Kepala Dinas PU Kota Solok itu, persoalan kepuasan pelanggan itu akan segera terjawab karena PDAM Kota Solok bekerjasama dengan Pemda Kabupaten Solok sudah merampungkan pembangunan sumber air baru Batang Sumani di Guguk Rantau Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, lebih kurang 7 km dari Kota Solok. Pembangunan sumber air baru dari sungai Batang Sumani tinggal melakukan uji coba ke lokasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) di Kota Solok persisnya di Kelurahan Kampai Tabu Kerambie ( KTK), pemasangan pipa induk sepanjang lebih kurang 7 km sudah selesai. Debit air yang disalurkan ke Kota Solok untuk tahap awal 50 liter / detik dari 100 lter /detik yang diambil. Dari total tersebut, PDAM Kota Solok bisa menjawab kebutuhan untuk 200 liter /detik. Dengan demikian upaya memuaskan pelanggan secara bertahap bisa diwujudkan, sisa 100 liter/detik

diupayakan tahun berikutnya sesuai perkembangan Kota Solok. “Yang jelas sampai tahun 2020, PDAM Kota Solok tidak memikirkan kekurangan air dan pekerjaan PDAM lebih fokus pada pelayanan dan pemeliharaan jaringan,” kata Haydar. Penyesuaian Tarif Ketika ditanya adanya pemikiran PDAM melakukan penyesuaian tarif, Haydar membenarkan, setelah kepuasan pelanggan tadi terjawab, baru dilakukan penyesuaian tarif air minum. Tarif air minum saat ini Rp 950/kubik, itupun sudah berlaku sejak 2006 lalu, setelah itu berbagai kebutuhan para naik dan cost produksi PDAM juga naik, namun tarif air PDAM masih tetap. Tim PDAM Kota Solok saat ini sedang merumuskan besarnya kenaikan tarif air bersih. Tim itu juga mengkaji dari berbagai aspek teknis dan sosial karena jika bertahan dengan tarif yang berlaku saat ini, sudah jelas tidak seimbang antara pendapatan dan pengeluaran apalagi mengejar untung. (h/alf )

Akibatnya, saat ini banyak ditemui jajanan anak sekolah yang tak lagi layak konsumsi karena mengandung bahan berbahaya. Hal itu diungkapkan Direktur Inset Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen BPOM RI Indra Ginting saat sosialisasi Pasar Aman dari Bahan Berbahaya di Taman Kota, Senin (21/ 10). “Saat ini pelaku usaha pangan sangat leluasa menggunakan zat berbahaya dalam memproduksi makanan. Akibatnya banyak jajanan anak sekolah yang tak lagi layak dikonsumsi karena mengandung bahan berbahaya seperti zat pewarna rhodamin b,” kata Indra Ginting. Lebih jauh Indra Ginting mengatakan, penyalahgunaan bahan berbahaya dalam pangan itu disinyalir kerena kepedulian masyarakat yang masih terbatas terhadap keamanan pangan, khususnya masyarakat golongan ekonomi lemah. Di samping itu, mudahnya memperoleh bahan berbahaya, serta harga yang relatif murah juga menjadi faktor penyebab lain masih adanya para pelaku usaha pangan masih mengunakan bahan berbahaya terhadap produksinya. Sementara itu, Walikota Solok Irzal Ilyas mengakui, hingga saat ini penyalahgunaan bahan berbahaya masih ditemukan dalam pangan, terutama pada pangan industri rumah tangga dan pangan jajanan anak sekolah. Untuk itu ia mengajak seluruh jajaran dan pemangku kepentingan untuk berkomitmen dan memberi dukungan dalam menyelenggarakan pasar yang aman dan sehat, yaitu aman dari zat berbahaya dan sehat untuk dikonsumsi. Sebanyak 160 orang peserta yang terdiri dari para pedagang Pasar Kota Solok, dinas/insansi terkait di lingkugan Pemko Solok seperti Dinas Koperindag, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan dan Kantor Pengelola Pasar Kota Solok, mengikuti rangkaian kegiatan sosialisasi bahan pangan berbahaya ini. Untuk itu, kata Irzal, perlu adanya peningkatan pengetahuan komunitas pasar. Peningkatan pengetahuan itu bisa dilakukan melalui kampanye kepada komunitas pasar. Yang dimaksud dengan komunitas pasar di sini adalah pedagang yang menjual pangan dan bahan pangan, petugas pasar serta masyarakat yang berbelanja di pasar. (h/cw-eri)

Pembangunan Jalan PT PPS Rampung SOLOK, HALUAN — Pekerjaan pengaspalan jalan maupun peningkatan status jalan di Kota Solok yang dikerjakan PT Pratama Putra Sejahtera (PPS) Solok sudah dirampungkan sejak seminggu lalu dan kini siap diserahkan ke Pemda Kota Solok. Direktur PT PPS H. Yuharnedi, ST yang dihubungi Haluan di Kota Solok, Rabu (22/10), mengatakan, kendati panjang jalan yang dikerjakan hanya lebih kurang 1 km, dengan dana dari APBD Kota Solok dan beberapa km dari Dana Alokasi Khusus (DAK), namun penyelesaian pengaspalan dalam dituntaskan sesuai kalender kerja. Penyelesaian pekerjaan oleh PT PPS yang lebih cepat dari jadwal juga didukung oleh kondisi cuaca yang bersahabat serta penyelesaian administrasi di pemda Kota Solok yang lebih awal. Setiap pekerjaan tanpa menuntaskan administrasi, tentu belum bisa dilaksanakan. Semua aktivitas saling berkaitan, termasuk memulai suatu kegiatan. “Tuntasnya pekerjaan pengaspalan jalan dalam Kota Solok oleh PT PPS juga diinformasikan pada pemerintah daerah melalui Dinas PU. Dari keterangan unsur pemerintah, dilakukan pengecekan ke lapangan. Pihak PPS sudah siap diperiksa hasil pekerjaannya sehingga dilakukan serah terima dari PPS ke Pemda Kota Solok,” jelas Yuharnedi. Di bagian lain, Direktur PT PPS Solok yang bermarkas di Kota Solok itu menilai, Pemda Kota Solok perlu lebih gencar membangun daerah melalui investor, baik investor lokal maupun nasional. Majunya sebuah daerah tidak bisa mengandalkan dana pemerintah semata karena anggaran yang dimiliki bukan hanya untuk pembangunan namun juga untuk belanja aparatur. Untuk mendorong perkembangan Kota Solok, Walikota Solok perlu menawarkan diri pada investor untuk membangun berbagai sarana dan fasilitas umum yang dibutuhkan, kapan perlu investor itu diberi kemudahankemudahan sebagai bentuk pelayanan padanya. (h/alf )

>> Editor :Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

21

BELLA SAPHIRA

Tunaikan Ibadah Haji

MELA YUNANDA

Calon Duta Museum 2014 SEJAK terpilih sebagai Uni Favorit Kota Solok tahun 2013, kegiatan Mela Yunanda terbilang padat. Dara cantik kelahiran Padang, 23 tahun lalu ini, mulai aktif di mempromosikan wisata Sumbar. Selain menjadi Duta Pariwisata Kota Solok, Mela juga merangkap sebagai partisipan (Calon Duta Museum untuk tahun 2014) Museum Adityawarman Padang. Seluruh aktivitasnya itu, berawal dari hobinya di bidang broadcast, yakni sebagai penyiar di radio lokal, seperti Radio Pro News dan Warna yang berlokasi di Lolong. Selain gadis kamek ini juga tercatat sebagai tenaga honorer di IAIN, tempat dia menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) pada Program Studi Sastra Arab. Mela yang mempunyai hobi membaca dan traveling ini, tentunya harus pandai membagi waktu dengan kegiatan yang begitu banyak. “Selain berfikir cerdas dan bekerja keras, untuk mendapatkan peluang dan kesempatan emas yang mungkin tidak semua orang bisa mencapainya, maka kita juga harus terus belajar. Yang tidak kalah penting itu, yaitu mengatur bagaimana manajemen waktu kita, supaya dapat melakukan segala hal dengan maksimal tentunya,”

ujarnya. Bungsu dari lima bersaudara ini, tinggal di Jalan Aur Duri Baru No.25 Padang, ternyata tak terlena dengan kesibukannya. Karena pendidikan baginya sangat penting. Tak mengherankan jika saat ini dia juga sudah menamatkan pendidikannya jenjang S2 di Universitas Gajah Mada Jurusan Kajian Timur Tengah. Berharap bisa jadi icon anak muda untuk budaya, seni dan pariwisata kedepanya. “Dengan mendukung berbagai iven-iven, seperti kegiatan di museum dan komunitas anak muda, saya berharap bisa mengajak anak muda untuk lebih cinta terhadap museum, dan kebudayaan tradisional daerah. Orang yang berhasil tentunya tidak melupakan sejarahnya. Selain itu saya juga mengajak anak muda melalui anak didik saya di IAIN untuk lebih mengenal dan cinta terhadap kebudayaan daerah dan museum,” katanya. Mela juga mendukung usaha pemerintah dalam menggalakkan Gerakan Nasional Cinta Museum (GNCM). Dimulai dari usia dini mengenalkan mulai pada anak-anak Taman Kanak-kanak sampai ke universitas, serta masyarakat umum untuk lebih mengenal dan mencintai budaya tradisional daerah sendiri. (h/mg-rin)

ARTIS Bella Saphira dan suami, Mayjen Agus Surya Bhakti baru saja kembali dari tanah suci menunaikan ibadah haji. Namun sayang, karena urusan ibadah, keduanya menolak berkomentar. “Iya, tapi maaf kalau untuk urusan kepulangan beliau dari Tanah Suci, sepertinya tidak ada wawancara atau preskon terkait itu,” ujar Rio, salah satu manajemen Bella Saphira saat dihubungi oleh wartawan, Kamis (24/10). “Ya dari atas, nggak mau (wawancara) kalau untuk urusan ibadah. Kalau ibadah itu kan urusan dengan Tuhan, pribadi,” lanjutnya. Rio juga kurang ingat kapan Bella dan Agus berangkat ke Tanah Suci. Seingatnya sekitar 9 atau 10 Oktober 2013 kemarin. Sempat muncul kabar kalau mereka akan mengadakan pengajian

di rumahnya di kawasan Cijantung, Jakarta Timur. Namun Rio membantah kabar rencana tersebut. “Nggak ada Mbak. Kurang tahu saya. Nggak ada (pengajian),” kata Rio. Rio menegaskan bahwa Bella dan Agus memang tidak akan bicara soal kepergiannya ke Tanah Suci karena itu urusan pribadi. “Iya berdua. Ada rombongan lainnya. Maaf ya Mbak kalau untuk urusan ibadah itu kan pribadi. Beliau tidak mau bicara,” pungkasnya. Bella dan Agus menggelar pernikahan pada Jumat (30/8) dan resepsi pada Minggu (8/ 9). Sebelum menikah, Bella menyatakan diri sebagai seorang muslimah pada Jum’at (26/ 7). Sekitar tiga bulan menjadi menjadi muslimah,Bella punya kesempatan menjalankan rukun Islam kelima. (h/kpl)

Vicky Shu Gunakan Kain Nasional INI bukan kali pertama Vicky Shu terlibat dalam event Jakarta Fashion Week (JFW). Sebelumnya, Vicky pernah turut serta di acara tahunan itu dengan menampilkan koleksi desain sepatunya. Pada JFW tahun ini Vicky berkolaborasi bersama desainer kondang Hengki Kawilarang. Kegemarannya terhadap kain nasional pun ia aplikasikan dalam koleksi sepatu terbarunya. “Aku memang suka kain-kain nasional. Tenun strukturnya sangat bagus dijadikan bahan untuk sepatu,” kata Vicky saat ditemui di Kawasan Senayan Jakarta pusat, Rabu (23/10). Untuk sepasang sepatu hasil karyanya itu Vicky mematok harga di atas satu juta. Menurutnya harga itu cukup sesuai mengingat material yang dipakai sulit untuk didapatkan. (h/kpl)

Dewi Sandra Pastikan Agus Rahman yang Terakhir DUA kali gagal membangun bahtera rumah tangga tentu jadi pelajaran berharga bagi Dewi Sandra. Dari pernikahan ketiga bersama Agus Rahman, dia menyimpan harapan sangat besar. “Harus menjadi yang terakhir,” ucap wanita kelahiran 3 April 1980 itu saat dijumpai usai menonton Jakarta Fashion Week 2014 di Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (22/ 10). “Semoga kita berdua bisa menjadi pasangan sakinah, mawadah, warohmah. Apapun yang digariskan semoga kita kuat menghadapi semua ujian

dan perjalanan hidup,” sambung Dewi. Dengan Agus, mantan istri Glenn Fredly itu merasa menemukan apa yang dicari dalam hidupnya selama ini. “Senangnya adalah saat dia imamin aku salat jamaah. Buat aku memang aku sedang mencari sosok imam ya,” katanya. Maka itu, saat ini Dewi sangat menikmati momen-momen berdua dengan Agus. “Setiap momen aku dan dia pasti indah. Dia bisa mengerti dan support aku dengan segala kekurangan dan kelebihan aku,” pungkasnya. (h/kpl)

>> Editor :Devi Diany

>> Penata Halaman : Rahmi


22

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

PEMBENAHAN pasar merupakan hal yang mutlak harus dilakukan. Tetapi bukan dengan cara menggusur PKL

Surya Budhi lebih dekat dengan warga ASB saat berdialog dengan pembeli di Pasar Raya Padang

ASB, Pemimpin Profesional yang Ditunggu Kota Padang PASANGAN yang berasal dari pengusaha dan birokrat merupakan pasangan yang pas memimpin Kota Padang lima tahun ke depan. Asnawi Bahar dan Surya Budhi pun siap melaju ke puncak pimpinan tertinggi di Kota Padang ini dengan nomor empat. ASB yang tampil sederhana dan bersahaja ini pun mulai menyapa masyarakat Padang. Blusukan ke pasar bahkan pasar ikan yang berbau amis pun dijalani pasangan ini. Antuasis warga menyambut kedatangan ASB pun mulai kelihatan. Bagaimana tidak? Warga sudah mengidamkan sosok pemimpin yang tidak hanya mampu menyampaikan janji-janji, namun mampu membuktikan janjinya. Rakyat menunggu seorang profesional yang mampu menata

Kota Padang ini lebih baik. Asnawi Bahar sebagai seorang pengusaha dan Ketua DPD ASITA Pusat akan membawa Padang ini menjadi Kota Perdagangan, Pariwisata, dan Pendidikan. Pengalamannya sudah tidak diragukan lagi. Selaku pengusaha, Asnawi pernah membangun 2000 petak di kawasan Pasar Aur Kuning Bukittinggi. Tidak hanya pedagang grosiran, pedagang kreatif lapangan (PKL) pun juga mendapatkan tempat yang sama. Di

bidang pariwisata, Asnawi sudah mengepalai sejumlah agensi tour dan travel yang menawarkan sejumlah program wisata. Asnawi pun berkeinginan menciptakan 10.000 orang pengusaha muda baru Kota Padang dalam waktu 5 Tahun. Sementara sosok Surya Budhi, merupakan birokrat sejati yang telah menempuh hidup sebagai anak “kolong� (perwira,red). Di bidang birokrasi, dirinya sudah alang melintang sejak rezim Mantan Presiden Soeharto. Surya

BERSAMA Pelatih Timnas U-19 saat mengantar kepergian di Bandara Internasional Minangkabau

Budhi pada waktu itu bertugas di Departemen Penerangan (deppen) yang sangat terkenal di masanya. Maka, sudah tidak diragukan lagi pemahaman Surya Budhi terhadap sesuatu yang berhubungan dengan seorang birokrat. Tentunya, Surya Budhi yang sudah berpengalaman ini akan membawa birokrasi di Padang ke arah yang lebih baik. Dengan ASB, yakinlan Kota Padang akan menjadi lebih baik. (adv) DUKUNGAN untuk ASB mengalir dari semua pihak, termasuk pamong senior seperti Rusdi Lubis

Ramah, itulah kepribadian yang dimiliki calon wakil wali kota Padang ini.

ASNAWI saat beroarasi di depan warga

INI kata ASB ketika ditanyai wartawan tentang menata Kota Padang. Kerjasama semua pihak dibutuhkan untuk menata Kota Padang.

Warga merasa senang dikunjungi

AKSI blusukan ASb, mendatangi satu per satu rumah warga

SUASANA akrab bersama warga Padang

Ayo dukung ASB jadi pemimpin Kota Padang >> Editor : Eni Rahmadani

>> Penata Halaman : Jefli


JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

23

Bupati Rasionalisasikan Penggunaan APBD PASAMAN, HALUAN - Di tahun ketiga masa kepemimpinan Benny Utama-Daniel sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pasaman, banyak gebrakan dan terobosan yang dilakukan guna mewujudkan masyarakat maju dan berkeadilan, salahsatunya merasionalisasi APBD

BPBD Sosialisasikan Kesiapsiagaan Bencana PASAMAN, HALUAN — Pengetahuan dan wawasan seseorang dalam mengantisipasi terjadinya bencana alam bisa meminimalisir timbulnya korban jiwa. Untuk itu, sikap kesiapsiagaan terhadap bencana perlu dibangun sejak dini. Oleh karena itulah, Pemkab Pasaman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara rutin melakukan sosialisasi kesiapsiagaan bencana sekaligus pelatihan teknis pertolongan pertama terhadap korban bencana alam di setiap kecamatan, terutama di daerah yang rawan bencana. Kepala BPBD Pasaman, M. Nasir mengatakan sosialisasi dan pelatihan bencana tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang bencana, meningkatkan pengetahuan tentang upaya pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bahaya bencana dan cara penanggulangannnya secara cepat dan tepat. Pihaknya merasa perlu bagaimana menanamkan kesiapsiagaan warga masyarakat dalam menghadapi kondisi tanggap bencana. Sehingga nantinya masyarakat mampu mengambil tindakantindakan antisipatif yang tepat, disaat terjadi bencana alam seperti banjir, longsor, kebakaran, gempa, dan bencana lainnya. “Kita berupaya dengan melalui sosialisasi dan pelatihan tentang kesiapsiagaan bencana yang dilaksanakan secara berkesinambungan melalui lembaga dan instansi terkait, bisa memberi informasi dan pengetahuan kepada masyarakat dalam mengantisipasi dampak yang ditimbulkan dari bencana alam,” kata Nasir. Selain itu, sosialisasi ini diharapkan dapat mengurangi resiko terhadap bahaya dan keselamatan manusia serta harta benda dari ancaman bencana. Kedepan, dia berharap masyarakat yang mengikuti pelatihan ini bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah yang dapat memberikan informasi secara cepat, baik itu kepada masyarakat, maupun terhadap dinas terkait, tentang kemungkingan terjadinya bencana. “Sebab, sekecil apapun bencana yang terjadi harus ditindaklanjuti dengan cepat, karena menyangkut keselamatan nyawa dan harta benda manusia,” ungkapnya. (h/tos)

Taman Partisipatif Disdik Terbaik LUBUK SIKAPING, HALUAN — Taman partisipatif milik Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pasaman menjadi terbaik di antara sejumlah SKPD yang ada di daerah tersebut. Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Pasaman Drs. Syamsurizal di Lubuk Sikaping, Senin, mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan dan penilaian oleh tim yang telah ditunjuk akhirnya berhak untuk dinobatkan sebagai taman partisipatif terindah di lingkungan SKPD di Pasaman. “Taman ini berhak menjadi pemenang dalam salah satu rangkaian kegiatan dalam memeriahkan hari jadi Kabupaten Pasaman yang ke-68,” ujarnya. Sekda mengatakan, taman partisipatif yang terletak di Mangguang Kecamatan Lubuk Sikaping tersebut patut menjadi contoh dalam menjadikan lingkungan yang indah di kalangan SKPD. Apalagi dengan terciptanya keindahan sekaligus akan membawa kedamaian dan kenyamanan yang juga memiliki peran dalam peningkatan kinerja di suatu instansi. Untuk itu, Sekda meminta kepada setiap instansi, terutama SKPD yang ada di derah tersebut untuk terus berbenah dalam menciptakan lingkungan yang sehat, indah dan bagus. “Kita berharap untuk masa yang akan datang kondisi ini dapat menjadi motivasi dalam menciptakan suasana yang nyaman dalam meningkatkan etos kerja yang lebih begus,” ujarnya. Di samping taman partisipatif milik Dinas Pendidikan disusul taman terbaik ke II milik Dharma Wanita Dinas PU serta selanjutnya DPPKA Kabupaten Pasaman. “Taman yang dimiliki DW Dinas PU dan DP2KA juga layak mendapatkan apresiasi karena tergolong bersih dan indah jika dilihat,” ujarnya. Sementara itu, untuk kelompok taman partisipatif di lingkungan sekolah SD, SMP, SMU dan Perguruan Tinggi di Pasaman, juga patut dicontoh MTS N Lubuksikaping yng menjadi terbaik pertama.(h/ans)

KEDEKATAN dengan warganya Bupati Pasaman Benny Utama terlihat memberikan tali hati Kepada salah seorang warga yang kebetulan lewat saat bupati meninjau beberapa pembangunan di daerah. ATOS INDRIA

KENDALIKAN JUMLAH PENDUDUK

Program MOP Dicanangkan PASAMAN,HALUAN — Berbagai upaya dalam menekan angka pertumbuhan jumlah penduduk di Kabupaten Pasamanterus dilakukan oleh pemerintah setempat, melalui intansi terkait. Satu diantara aksi tersebut yakni menggalang kerja sama dengan jajaran Kodim 0305 Pasaman mencanangkan program Medis Operasi Pria (MOP) dalam upaya menstabilkan angka pertumbuhan penduduk. Menurut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BP2KB) Kabupaten PasamanYusnimar, di Lubuk Sikaping, Rabu, mengatakan, kegiatan itu adalah bentuk komitmen pemerintah dan juga unsur TNI menekan pertumbuhan yang cenderung semakin tinggi. “Jika tidak ada aksi nyata terkait hal itu, tak bisa dipungkiri pertumbuhan penduduk di Pasaman dan

negeri ini bakal meledak dan berimbas negatif kepada berbagai sektor kehidupan,” tukas Yusnimar. Dikatakannya, kegiatan tersebut dilakukan selama dua hari. Selain menggandeng unsur TNI dari Kodim 0305 Pasaman, kegiatan itu juga melibatkan lintas sektoral dan SKPD di lingkup Pemkab setempat. “Ini sekaligus menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan kesejateraan keluarga dan peningkatan ekonomi keluarga di Kabupaten Pasaman,” ujarnya. Disebutkan, bahwa kegiatan ini sangat baik dilakukan, mengingat bangsa Indonesia saat ini tingkat pertumbuhan penduduknya semakin padat. “Untuk itu, pertumbuhan penduduk harus dikendalikan dari sekarang sehingga puluhan tahun mendatang bisa stabil sekaligus dapat mengatasi terjadinya krisis pangan di negara ini,” ucapnya.

Dijelaskan Yusnimar, dalam kegiatan MOP tersebut pemerintah bersama TNI di Pasaman mengarahkan masyarakat terutama kaum pria untuk dapat meningkatkan partisipasinya dalam ber-KB. “Dalam pelaksanaan upaya tersebut dua unit mobil pelayanan KB langsung disiapkan di markas Kodim 0305 agar kegiatan itu dapat berjalan dengan lancar,” ucap Yusnimar. Selama ini, kata Yusnimar, hanya kaum perempuan saja yang aktif dan berpartisipasi tinggi dalam menyukseskan program KB tersebut. Berbanding terbalik dengan kaum pria. Menurut Yusnimar, pemasangan alat KB jenis ini sangat cocok untuk kaum pria, di mana pemasangan KB jenis MOP ini tidak akan pernah meleset jika dibandingkan dengan pemasangan alat KB pada kaum wanita. (h/tos)

8 Unit Polindes dan 5 Pustu Dibangun PASAMAN, HALUAN — Pemenuhan kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan menjadi prioritas bagi Pemerintah Kabupaten Pasaman. Oleh karena itu, pemkab tahun ini membangun delapan unit Polindes dan lima unit Pustu di sejumlah wilayah sebagai wujud memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terbawah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Desrizal, di Lubuk Sikaping, mengatakan, pembangunan pelayanan kesehatan bagi masyarakat tersebut diutamakan di daerah pelosok nagari hingga kejorongan. Desrizal mengatakan, Polindes yang dibangun itu terdapat di Jorong Batu Tinggi Kecamatan Rao Utara, Jorong Biduak Kecamatan Bonjol, Kubu Kecamatan Tigo Nagari, Padang Galanggang Kecamatan Panti,

Marapan Mapattunggul, Botuang Busuak Kecamatan Mapattunggul, Polindes Soma Kecamatan Mapattunggul serta Polindes Kp. Baru Kecamatan Mapattunggul Selatan. Sedangkan, lima unit Pustu lainnya dibangun di Aia Panjang Kecamatan Panti, Padang Bubuih Kecamatan Bonjol, Batu Kambiang Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kampung Tangah Kecamatan Mapat Tunggul dan Simpang Koyan Kecamatan Duo Koto. “Sejauh ini, sudah ada 97 unit Polindes dan 43 unit Pustu yang telah dibangun bersumber dari dana APBD Pasaman. Pembangunan yang sama juga diupayakan pada 2014 mendatang, dan anggaran untuk itu sudah disiapkan,” tukasnya. Sampai saat ini, sebagian besar Pustu dan Polindes sudah ditempati perawat dan bidan yang siap melayani masyarakat 24 jam, sehingga kapan

pun warga datang ke Pustu dan Polindes untuk berobat akan tetap terlayani dengan baik. Dia menambahkan, selain pembangunan Pustu dan Polindes, Dinkes Pasaman juga memprioritaskan pembangunan dua unit gedung Pelayanan Persalinan (Poned) di Puskesmas Rao dan Ladang Panjang. Sementara itu, untuk melayani masyarakat dalam mendapatkan kesejahteraan di bidang kesehatan pada tahun ini Kabupaten Pasaman juga menerima dokter PTT sebanyak tujuh orang yang ditempatkan di puskesmas yang ada di Pasaman. Dari tujuh dokter PTT tersebut, lima diantaranya dokter gigi dan dua dokter umum. “Kita akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Pasaman,” tegasnya. (h/tos)

RSUD Lubuk Sikaping Benahi Infrastruktur dan Pelayanan PASAMAN, HALUAN — Sebagai lembaga pelayanan publik yang menuntut kepuasan masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Lubuksikaping terus melakukan pembenahan terutama bidang infrastruktur dan pelayanan medik. Hal itu terlihat dari upaya Pemkab Pasaman bersama manajemen RSUD untuk serius membenahi rumah sakit tersebut. Seperti yang terlihat saat ini di RSUD sedang dibangun selasar rumah sakit, sumur bor untuk kebutuhan air bersih, gedung ICU, dan gedung rawat inap pasien setelah pasien operasi. Total anggaran keseluruhannya mencapai Rp4,6 miliar. Bupati PasamanBenny Utama didampingi Direktur RSUD, dr. Hidayah, Kepala TU, Furkan beserta jajarannya, meninjau pembangunan tersebut. Disela-sela peninjauan tersebut, bupati mengatakan Pemkab

Pasaman terus berupaya semaksimal mungkin untuk terus mengembangkan rumah sakit ini sebagai pusat pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. Keberadaan rumah sakit yang lengkap dengan fasilitas dan memadai sangat diharapkan masyarakat. Untuk itu, pemerintah akan terus berupaya meningkat seluruh fasilitas infrastruktur serta pelayanan rumah sakit. Diharapkan, dengan adanya gedung baru tersebut, mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat meningkat dan sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit yang seharusnya. Terakhir bupati berpesan kepada jajaran rumah sakit agar memberikan pelayanan prima terhadap pasien dan keluarga pasien serta menyiapkan tenaga medis serta petugas kesehatan lainnya, sesuai kebutuhan.

“Kita sedang berusaha menjadikan rumah sakit ini menjadi pusat kesehatan terbaik di Pasaman. Hendaknya, pasien yang datang cukup sampai di RSUD ini saja sudah sembuh penyakitnya tidak perlu dirujuk lagi ke rumah sakit lain,” pesan bupati. Selain pelayanan, bupati juga menyoroti kebersihan rumah sakit, yang menurutnya sangat prioritas dan perlu terus dibenahi. Tak hanya pelayanan ramah saja yang harus diprioritaskan untuk diberikan pada pasien dan pengunjung, namun kebersihan juga perlu diperhatikan. Sebab bila nyaman berobat ke rumah sakit ini, pasien akan cepat sembuh. Namun untuk sampai kepada tingkat yang dicita-citakan itu, sambung bupati perlu komitmen bersama. Masih banyak yang perlu dibenahi terutama pada sektor infrastruktur dan peralatan, serta tenaga ahli. (h/tos)

Bupati PasamanBenny Utama, di Lubuk Sikaping, mengatakan, untuk mencapai visi daerah tersebut, satu yang telah ia lakukan yaitu, merasionalisasi belanja langsung dan belanja tak langsung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sebelumnya, kata Benny, komposisi APBD Pasaman untuk belanja langsung (aparatur) lumayan tinggi hingga mencapai 72 persen. Angka itu jauh bila dibandingkan dengan alokasi belanja publik yang hanya 28 persen. “Ini tidak sebanding dengan citacita serta tujuan kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasaman umumnya. Untuk itulah, di awal kepemimpinan saya bersama pak Daniel, rasionalisasi anggaran kita lakukan,” sebutnya. Dikatakannya, pada 2012 lalu, belanja aparatur di daerah itu terus ditekan menjadi 58,55 persen dan belanja publik dinaikkan menjadi 41,45 persen. Rasionalisasi anggaran tidak berhenti di situ saja. Bahkan, di tahun ini terjadi perubahan lagi, di mana belanja aparatur ditekan menjadi 48,64 persen dan belanja publik naik 51,36 persen. “Dengan adanya rasionalisasi anggaran tersebut, kita bisa genjot pembangunan infrastruktur jalan, jembatan dan berbagai sarana dan prasarana lainnya di berbagai pelosok nagari di daerah ini,” ujarnya. Langkah selanjutnya, kata bupati, ia melaksanakan perampingan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Pasaman. Hal itu berdasarkan Perda Nomor 11 Tahun 2011. Dalam perampingan SOTK tersebut, terjadi pengurangan sebanyak 83 jabatan struktural eselon II dari 32 menjadi 27, eselon II dari 155 menjadi 137 jabatan. “Sebelum mencapai posisi saat ini, banyak tantangan dan rintangan yang kerap muncul. Ditambah tanggapan miring dari sebahagian mereka yang tidak senang dengan kebijakan ini,” ucapnya. Rasionalisasi dan perampingan SOTK ini dilakukan semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat di ujung utara Sumatera Barat itu ke arah yang lebih baik, maju dan sejahtera. “SOTK yang gemuk selama ini kita dietkan agar bergerak lincah dan dapat belari kencang mengikuti ritme kerja pimpinannya. Kini setelah dilakukan reformasi birokrasi, postur Pemkab Pasaman mulai ideal, agak ramping dan kaya fungsi,” ujarnya. (h/tos)

Tata Naskah Dinas Disosialisasikan PASAMAN, HALUAN — Guna meningkatkan wawasan dan pengetahuan aparatur pemerintah di lingkungan Pemkab Pasaman tentang tata naskah kedinasan, Bagian Organisasi Setdakab Pasaman melaksanakan Sosialisasi Tata Naskah Dinas tahun 2013 di Gedung Syamsiar Thaib, Selasa (22/10). Bupati PasamanBenny Utama saat membuka sosialisasi dihadapan para peserta menekankan bahwa kegiatan ini sangat penting dilaksanakan karena dasar dari proses penyelenggaraan pemerintahan adalah pada kemampuan aparatur dalam membuat dan menjawab setiap surat keluar dan masuk. Selain itu, juga untuk meningkatkan pemahaman aparatur pemerintahan di semua tingkatan terkait dengan hal administrasi, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan dengan baik. “Bintek ini sangat penting untuk penyeragaman sistem administrasi yang sesuai dengan ketentuan. Penulisan tata naskah dinas ini memegang peranan penting dalam penyelenggaraan pemerintahan,” kata bupati. Dilanjutkan bupati, ada enam tata naskah dinas yang harus menjadi perhatian dalam setiap penulisan, yakni asas daya guna dan hasil guna, yakni benar dalam penulisan penggunaan ruang atau lembar naskah dan benar menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Asas pembakuan yaitu disusun sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Kemudian asas pertanggungjawaban yaitu dalam pembuatan tata naskah dinas dapat dipertanggungjawabkan baik dari segi isi, format, prosedur, kearsipan, kewenangan dan keabsahan. Asas keterkaitan dengan kegiatan administrasi umum dan terakhir asas kecepatan dan ketepatan untuk mendukung dan kelancaran tugas dan fungsi satuan kerja. Sehingga, kedepan kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam penulisan tata naskah dinas, dapat ditekan atau diminimalisir sekecil mungkin. Karena sekecil apapun kesalahan dalam penulisan tata naskah dinas akan dapat berakibat pada kelancaran penyelenggaraan roda pemerintahan. (h/tos)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


24

JUMAT, 25 OKTOBER 2013 20 DZULHIJJAH 1434 H

BUPATI AGAM INDRA CATRI

Resmikan Gedung MTsM Baringin AGAM, HALUAN – Bupati Agam Indra Catri meresmikan gedung Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah (MTsM) ranting Jorong Baringin Nagari Baringin Kecamatan Palembayan, Selasa(22/10). Gedung sekolah itu dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat dan perantaunya dengan swadaya. Dalam acara peresmian Selasa itu secara spontan masyarakat, perantau dan pejabat yang hadir juga menyumbang sekitar Rp16 juta. Dikatakan panitia pembangunanya Endri Tanjung, sekolah agama tersebut sebenarnya telah ada sejak tahun 1968, namun kemudian berhenti kegiatannya, sekarang dihidupkan kembali untuk menampung sisiwa dari daerah sekitarnya. Dalam sambutannya saat peresmian, Bupati Indra Catri mengatakan, pendidikan berbasis

BELAJAR BERDISKUSI — SMA NegERI 2 Harau yang merupakan SMA Unggul sedang berdiskusi di ruang kelas. Diskusi ini rangkaian proses belajar mengajar mengacu kurikulum 2013. SYAFRIL NITA

agama sangat diperlukan untuk melahirkan generasi muda yang berpengetahuan dan berbudi luhur. “Untuk itu partisipasi dan perhatian masyarakat Agam cukup tinggi. Hal itu ditandai dengan banyaknya sekolah agama yang berdiri berkat pendanaan

masyarakat, namun pemerintah juga tidak tinggal diam, turut memberikan bantuan,” kata Catri. Acara peresmian MTsM di jorong terpencil dihadiri oleh masyarakat setempat, sejumlah tokoh Muhammadiyah dan pejabat Kabupaten Agam. (h/ks)

STIKes Syedza Saintika Wisuda 117 Lulusan PADANG, HALUAN — Sebanyak 117 orang mahasiswa Stikes Syedza Saintika diwisuda di Pangeran Beach Hotel, Rabu (22/ 10). Wisudawan wisudawati tersebut terdiri dari 52 orang dari program studi D3 kebidanan, 61 orang sarjana ilmu keperawatan dan 4 orang dari program profesi ners. Wisuda kemarin merupakan wisuda periode ke III Stikes Syedza Saintika pada angkatan 2012-2013. Pada kesempatan itu para wisudawan dan wisuda wati diambil sumpah yang diikuti sekaligus pelantikan. Ketua Stikes Syedza Saintika Drs. Hasrinal, A.Md.Kep, MM

menyatakan, lembaga pendidikan Stikes Syedza Saintika merupakan lembaga pendidikan yang terus menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional. “Untuk itu, kami terus menekankan komitmen segenap civitas akademika dalam memberikan pelayanan kepada peserta didik dalam hal kualitas pendayagunaan kemahasiswaan,” ujarnya. “Ini juga bagian dari komitmen lembaga pendidikan ini untuk terus berjuang keras mewujudkan lahirnya tenaga kesehatan yang profesional yang diwijudkan dengan komitmen meningkatkan kualitas pendaya-

gunaan kemahasiswaan,” ungkapnya lagi. Selain itu, lulusan sarjana keperawatan diminta agar melanjutkan sampai profesi ners agar bisa menjadi perawat profesional karena menurut kementerian kesehatan. Pada saat itu, Stikes Syedza Saintika menghasilkan lulusan terbaik yaitu Rahayu dari Prodi D3 kebidanan dengan IPK, 3,88 yaitu rahayu, Putri Monika Yesti dari prodi sarjana ilmu keperawatan dengan IPK, 3.61 dan Honesty Diana Morika dari prodi profesi ners lulusan dengan IPK 3,83. (h/cw-lex)

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Irvand

Haluan 25 Oktober 2013  

Haluan 25 Oktober 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you