Issuu on Google+

Harian Umum I klan Berlangganan Pengaduan

MEDIA GROUP

SENIN

25 JUNI 2012 M / 5 SYA’BAN 1433 H

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta'atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus. (QS Al Bayyinah Ayat 5) 12.24 WIB

15.49 WIB

18.26 WIB

4488700 9559333 4488702

TERBIT 24 HALAMAN NOMOR 031 TAHUN KE 64

Harga Eceran Rp2.500/eks, Harga Langganan Rp57.000/bulan

04.58 WIB

0751 0751 0751

19.41 WIB

KHAS

VICTORY LAP — Para pemain Semen Padang (berkaos putih dengan tulisan Champion) melakukan victory lap sambil menjunjung replika Piala IPL bersama kelompok suporter, The Kmers dan Spartacks usai memastikan gelar juara IPL 2011-2012 dengan mengalahkan Persiraja Banda Aceh, 3-1 di Stadion H Agus Salim, Minggu (24/6). IST

SIKLUS SEPULUH TAHUNAN

Semen Padang Juara IPL SEMEN Padang Juara Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012 sebelum menuntaskan pertandingan terakhirnya. Prestasi tahun ini seolah mengukuhkan Semen Padang punya prestasi setiap 10 tahun PADANG, HALUAN — Semen Padang pastikan gelar juara Indonesian Premier League (IPL)

musim 2011-2012 usai meraih tiga poin, berkat kemenangan 31 (2-0) atas Persiraja Banda Aceh,

Minggu (24/6) sore di Stadion Haji Agus Salim Padang. Keberhasilan tim besutan Suhatman Imam ini seolah mengukuhkan prestasi 10 tahunan milik tim yang diongkosi pabrik semen tertua di Indonesia ini. Sepuluh tahun lalu, Semen Padang juga

DIDUGA CABULI 4 BOCAH YERNI, di Kape Raun Resto Padang Panjang yang ia rintis beberapa waktu lalu menyediakan berbagai makanan yang berasal dari susu segar. DELLA

Kape Raun Resto Susu Segar SALAH satu kafe di kawasan Pasa Usang itu sekilas terlihat seperti kafe biasa. Dari luar, terlihat spanduk bertuliskan “Kape Raun Resto” berwarna merah, hitam dan kuning. Layaknya sebuah cafe, didalamnya terdapat tiga buah meja petak dan satu meja panjang lengkap dengan kursinya. Namun, yang menarik dari cafe satu ini adalah menu yang disajikan tak lepas dari satu bahan baku, yakni susu murni.

>> KAPE RAUN hal 11

Ujang Sutan Kabasaran Dihajar Massa

UJANG Sutan Kabasaran ditangani tim medis RSAM Bukittinggi. Ia diamuk massa karena diduga mencabuli empat orang bocah, Minggu (24/6). Kondisi Ujang kritis. JON

AGAM, HALUAN — Ujang Sutan Kabasaran (49), warga Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Puar, Kabupaten Agam, kritis setekah dihajar massa setempat, Minggu (24/6). Pasalnya, ia diduga kuat mencabuli empat orang bocah ingusan rata-rata berusia empat tahunan sejak beberapa minggu yang lalu. Akibat dihajar massa itu, Ujang Sutan Kabasaran mengalami luka bacok tiga lobang di kepala dan sekujur tubuh penuh memar dan bonyok. Tampak nafas Ujang tersendat-sendat di atas bansal ruang UGD RS RSUD Dr Achmad

>> UJANG SUTAN hal 11

Alfian Telah Hilang Empat Bulan Laporan:

HASWANDI ALFIAN Chandra (15) yang hilang saat mendaki Gunung Marapi bersama temannya Abdul Hafiez (19), bukanlah kejadian pertama yang membuat keluarga Alfian tersentak. Sebelum hilang di Gunung Marapi, ternyata Alfian telah du-

luan menghilang dari rumahnya selama empat bulan. Bahkan Alfian juga tak pernah lagi ke sekolah selama empat bulan itu. Tak hanya pihak keluarga, tapi pihak sekolah juga telah mencari Alfian yang lenyap entah kemana perginya. Sebelumnya, Alfian masih duduk di bangku kelas dua SMP Bukik Kalirik, Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Tapi akibat tak pernah masuk sekolah

semenjak empat bulan lalu, saat ini belum jelas status Alfian di sekolah tersebut. “Alfian memang menghilang dari rumah semenjak empat bulan lalu. Tak ada kabar dan berita kemana Ia pergi. Bahkan semua teman-temannya mengaku tak mengetahui keberadaan Alfian. Saya jadi kaget ketika Pak Wali Nagari menginfor

>> ALFIAN TELAH hal 11

punya prestasi ciamik. Tahun 2002, dengan tukang racik yang sama, Kabau Sirah tampil sebagai Juara I wilayah barat Divisi Utama Liga Indonesia. Di babak delapan besar, tim sementereng PSM Makassar dan Persija Jakarta pun dilibas dan Kabau Sirah-pun kembali memuncaki Grup B babak delapan besar di Padang dengan sempurna. Sayang, langkah sensasional

tim dari Bukit Indarung ini dihentikan Petrokimia Putra di semifinal lewat drama adu penalti.” Saya ingat sekali kenangan itu,”kata Zulkarnain Zakaria, asisten pelatihSemen Padang yang saat itu tampil sebagai penjaga gawang sambil menyaksikan rekaman pertandingan itu bersama Haluan.

>> SEMEN PADANG hal 11

Dua Pendaki Gunung Marapi Belum Ditemukan AGAM, HALUAN — Hingga Minggu (24/6), Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dua pendaki yang hilang di Gunung Marapi. Pada pencarian hari ketiga tersebut, Tim SAR gabungan masih belum menemukan titik terang keberadaan dua pendaki itu. Selain 125 personil dikerahkan untuk mencari dua pendaki yang hilang, di sekitar Kantor Camat Canduang Agam juga TIM SAR sedang melakukan pencarian dua pendaki Gunung Marapi yang hilang sejak Jumat lalu. HASWANDI

ANDRE ROSIADE BUKA MTQ ANTARJUARA

Hadiah Umrah untuk Juara I PADANG, HALUAN — Peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dari Kabupaten Solok, Mutiya Rahmi, S.Hi., berhasil meraih juara I pada ajang MTQ

>> HADIAH UMRAH hal 11

>> DUA PENDAKI hal 11

ANDRE Rosiade, Ketua FPPB Sumbar yang juga Ketua Gerakan Ayo Jadi Pengusaha HIPMI Sumbar, memukul beduk, tanda dibukanya MTQ Antar Juara seProvinsi Sumbar, Jumat (22/6) malam. AMIR

>> 02 Tahun 2014, Sumbar Sentra Sapi Nasional.............. >> 14 Bidan Ingin Dapat Tunjangan Seperti Guru.............. >> 17 10 Ton Minyak Tanah Disita......................................


2 UTAMA KILAS Narapidana Lapas Biaro Kabur BUKITTINGGI, HALUAN — Lagi tahanan kabur. Kali ini, Suhendra (26), narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Biaro, Agam, kabur saat hujan lebat mengguyur dengan memanjat tembok, Minggu (24/6) sekitar pukul 19.15 WIB. Sebelumnya, tersiar kabar, tahanan Polres Bukittinggi juga kabur dari tahanan dalam derasnya hujan. Kalapas Biaro Ginting ketika dihubungi Haluan tadi malam membenarkan, salah seorang narapidananya kabur dengan cara memanjat tembok pembatas. “Sisa hukuman Suhendra tinggal 12 hari lagi, setelah divonis hakim 14 tahun penjara dalam kasus pemerkosaan ramai-ramai di daerah Kamang tahun 2008 lalu,” kata Ginting. Hingga berita ini ditulis, Ginting belum mau berkordinasi dengan pihak kepolisian, karena dia meyakini Suhendra kabur ke rumahnya. “Ya, paling dia kabur ke rumahnya, makanya kita belum koordinasikan dengan polisi. Tapi nggak usah diberitakan dulu. Dari mana kamu tahu tahanan di sini kabur,” kata Ginting mempertanyakan informasi yang diperoleh Haluan. (h/jon)

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

Tahun 2014, Sumbar Sentra Sapi Nasional TERPANGGANG — Inilah rumah gadang di Jorong Pahambatan, Kenagarian Balingka, Kecamatan IV Koto, Agam, yang dihuni Mukhtar Sutan Parmato yang terbakar Minggu (24/6), sekitar pukul 11.00 WIB. JON INDRA

Serikat Pekerja Pos akan unjuk Rasa BANDUNG, HALUAN — Aksi unjuk rasa besar-besaran akan dilakukan sekitar 70 ribu anggota Serikat Pekerja PT Pos Indonesia (SPPI) utusan seluruh Indonesia di Kementerian BUMN pada Kamis 28 Juni 2012 mendatang. SPPI menuntut perbaikan kesejahteraan, komposisi upah, pelaksanaan perjanjian kerja bersama (PKB), jaminan keamanan Kantor Pos, hapus Sistem Out Sourcing (SOS) dan meminta direksi mundur. Ketua Umum Serikat Pekerja Pos Indonesia Jaya Santoso didampingi Sekretaris Umum SPPI Bambang Abu Suripto pada Haluan Jumat (22/6) mengatakan, unjuk rasa SPPI mendapat dukungan Persatuan Pensiunan Pos (PPPos). Dasar tuntutan, yaitu laksanakan PKB sesuai dengan kesepakatan manajemen dan karyawan. Berikan jaminan keamanan kantor pos, naikkan penerimaan pensiunan setara uang pensiunan PNS, kembali fokus kepada bisnis pos sejati seperti pos logistik (poslog), hentikan restrukturisasi agar jiwa karsa tetap terjaga dan tidak terpecah belah. Manajemen hendaknya memberikan keadilan dalam karir, cadangkan Dana Imbalan Pasca Kerja (PSAK24) dan wujudkan GCG. (h/dj)

Rumah Gadang Terbakar Lagi BALINGKA, HALUAN — Lagi, rumah gadang rang Minang tapanggang. Kali ini giliran rumah gadang sembilan ruang ukuran 10 X 15 yang dihuni Mukhtar Sutan Parmato (50) bersama istrinya Lina (25) dan dua anak kecilnya Roni dan Tia, di Jorong Pahambatan, Nagari Balingka, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Minggu (24/ 6), sekitar pukul 11.00 WIB, ludes terbakar. Kebakaran hebat yang meludeskan rumah gadang milik pasukuan rang Koto, yang tidak ada aliran listriknya itu, tidak sempat merambah rumah warga lainnya di kawasan padat pemukiman itu serta Masjid Surau Gadang yang persis berada hanya sekitar satu meter di sebelahnya. Karena warga sekitar cepat mengetahui kejadian. Warga secara bersama-sama kemudian berupaya memadamkan api dengan alat seadanya.

Tak lama berselang, sekitar dua puluh menit api menggulambai, empat unit mobil pemadam kebakaran dari Agam dan Bukittinggi tiba di lokasi untuk melumpuhkan api. Berkat kerjasama yang baik antara petugas dengan masyarakat, sekitar pukul 12.00 WIB api akhirnya berhasil dilumpuhkan. Mukhtar Sutan Parmato, kepada Haluan menceritakan, saat kejadian dia sedang berada di ladangnya di kawasan Toboh Simpang Malalak. Ketika itu dia sedang memperbaiki cangkul miliknya. “Ketika saya akan mengayun cangkul, tiba-tiba ada warga memberitahu bahwa rumah saya terbakar. Cangkul yang saya pegang langsung saya buang dan saya berlari ke rumah. Ternyata rumah saya sudah habis terbakar. Hanya baju ke sawah yang lekat di badan saja yang tinggal,” terang Sutan Parmato dengan mata berlinang.

Sementara istri korban, Lina, saat kejadian juga sedang berada di sawahnya yang tak jauh dari rumah. Saat kejadian, hanya dua anak kecilnya saja yang berada di rumah. Linda, saksi mata yang melihat kejadian menyatakan, dua anak korban, Roni dan Tia, nyaris terkepung api. Untunglah salah seorang warga berhasil menyelamatkan kedua anak kecil itu. Katanya, api berasal dari kamar bagian belakang. ”Antah dima api tu bamulo. Ndak jaleh lo dek kami doh,” katanya Kapolsek IV Koto AKP Adek Candra, MH, didampingi Camat IV Koto Herman, SE mengatakan, asal api masih diselidiki. Sementara kerugian yang diderita korban ditaksir sekitar Rp150 juta. Untuk sementara korban diungsikan ke rumah familinya di dekat lokasi kejadian. (h/jon)

FGD PAMONG SENIOR

Pejabat Masih Minta Dilayani PADANG, HALUAN — Kualitas layanan publik itu masih rendah. Prosedur perizinan yang berbelit-belit, biaya yang tidak jelas serta praktek pungutan liar, merupakan indikatornya. Penyebabnya masih sama, para pejabat lebih menempatkan dirinya sebagai penguasa yang minta dilayani daripada pelayan masyarakat. Paradigmanya juga masih mempertahankan cara-cara, cenderung mengabaikan aspirasi dan kepentingan masyarakat. Budaya paternalistik juga memperburuk layanan publik yang menempatkan kepentingan elit politik lokal dan birokrasi yang dominan. “Elit politik dan birokrasi serta orang dekat dengan mereka seringkali memperoleh perlakuan yang istimewa dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” ujar Roni Ekha Putra, Dosen Program Studi Ilmu Administrasi Negara, FISIP Unand saat tampil sebagai narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) Forum Pamong Senior dengan topik “Etika Layanan Publik” Sabtu (23/6), di Gubernuran Sumbar. Untuk kasus di Sumbar, katanya,

penataan birokrasi aparatur juga didasari rendahnya kualitas dan kompetensi PNS di lingkungan Pemprov Sumbar. Hal ini terungkap dari tes kompetensi yang digelar, hasilnya tidak menggembirakan. Seperti diungkapkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam beberapa kesempatan, baru 30 persen PNS yang masuk kategori punya komitmen dan dedikasi untuk melaksanakan reformasi birokrasi. Sehingga sulit baginya menempatkan orang sesuai kemampuannya dalam tugas. Pihaknya menawarkan perwujudan Citizen Charter atau kontrak pelayanan, menempatkan pengguna layanan sebagai pusat perhatian. Diharapkan dapat menumbuhkan budaya melayani dikalangan pejabat. Selain itu bisa pula diterapkan kode etik dalam pelayanan publik. Kehadiran kode etik ini berfungsi sebagai kontrol langsung bagi perilaku pegawai dalam bekerja. Dalam konteks ini yang lebih penting adalah bahawa kode etik tidak sekedar ada tetapi juga dinilai tingkat implementasinya. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya tak menampik

bila pelayanan publik itu belum prima. Banyak penyebabnya, salah satu yang dominan adalah karekter para pegawai. Sedangkan sistem sudah diupayakan untuk diperbaiki. Sedangkan karakter, budaya, pribadi dan perilaku ibi agak sulit diperbaiki. Kadang saat masyarakat menyampaikan keluhannya, tidak direspon. Bahkan ketika informasi itu disampaikan oleh gubernur pun mereka tidak langsung ditindaklanjuti. Dalam menjawab telepon pun, nada suaranya bagaikan seorang bos. “Kualitas pelayanan publik itu sering terkendala dari karakter dan prilaku pegawai yang masih tidak peduli dan masih tetap ingin dilayani. Kadang saat diberi informasi pun, jawabannya bagaikan seorang bos saja,” kata Irwan. Bila memungkinkan FGD ini melahirkan sebuah rekomendasi untuk Pemprov Sumbar dan juga kabupaten/ lain di Sumbar, demi terciptanya layanan publik prima yang diharapkan. Sementara itu, M Shadiq Pasadiqoe, Bupati Tanah Datar saat menjadi keynote speaker menyebutkan, prasyarat penting untuk mewujudkan

pelayanan publik yang prima diantaranya adalah adalah komitmen, keinginan yang kuat dan konsisten dari pengambil kebijakan (kepala daerah dan DPRD) untuk melakukan perbaikan layanan publik. Selain itu perlu perubahan pola pikir (mindset), hal ini merupakan awal dari seluruh perbaikan yang dilakukan dan pengaruhnya sangat besar untuk peningkatan layanan publik. Berikutnya partisipasi masyarakat harus ditingkatkan. Sebab kondisi sekarang, partisipasi masyarakat sebagai pengguna layanan masih rendah. Ketersediaan anggaran juga perlu diperhatikan, karena merupakan kunci keberhasilan peningkatan kualitas layanan publik. Terakhir, pemerintah daerah harus siap menerima kritikan, keluhan ata pengaduan masyarakat tentang pelaksanaan layanan publik ini. “Di Tanah Datar saya menyediakan nomor telepon genggam khusus yang bisa diakses seluruh masyarakat disamping juga disediakan kotak pengaduan di kantor pelayanan dan perizinan,” katanya. (h/vie)

MERIAHKAN HUT KETIGA PREMIER BASKO HOTEL

Basko Grup Gelar Donor Darah dan Bakti Sosial ANGGOTA TNI AU Lanud Padang ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya dalam rangka penyambutan HUT ketiga Premier Basko Hotel, Sabtu (23/ 06). AMIR PADANG, HALUAN — Menyambut ulang tahun ketiga Premier Basko Hotel, menajemen Aerowisata Premier Basko Hotel mengadakan kegiatan sosial. Bekerja sama dengan PMI Kota Padang, Sabtu (23/6), diadakan kegiatan donor danar di Brian Room

Basko Hotel. Aksi donor darah tersebut juga didukung oleh Lanud Padang. “Kegitan donor darah merupakan rangkaian kegiatan sosial dalam rangka memeriahkan HUT Premier Basko Hotel yang jatuh pada 27 Juni mendatang.

Selain itu, kegiatan ini untuk membantu ketersediaan darah di PMI Kota Padang sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Peserta donor karyawan yang bernaung di bawah Basko Grup dan anggota TNI AU Lanud Padang,” kata Deni Lycosan, Food dan Beverage Manager Basko Hotel Kepada Haluan, Sabtu (23/6) di Padang. Ia menjelaskan, kegiatan ini didukung oleh Sister Company yang terdiri dari, Harian Umum Haluan, Basko Hotel dan Basko Mall, yang berada di bawah Basko Grup. Ada dua ratus pendonor yang mengikuti kegiatan ini. Sebagian besar staf Basko Hotel, Haluan, dan Basko Mall. Selain itu adalah anggota Lanud Padang dan masyarakat umum. Sementara itu, dokter Lisnawati pengawas kegiatan donor darah mengatakan, kegiatan dilaksanakan di Brian Room Basko Hotel berjalan baik. Rata-rata para pendonor terlihat

sehat. Tidak ada yang pusing atau mengeluhkan keadaan diri mereka setelah mendonorkan darah. “Anggapan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi lemas adalah salah. Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan langsung memproduksi penggantinya. Jadi, kita tidak akan mengalami kekurangan darah. Selain itu, mendonorkan darah akan membuat tubuh memproduksi darah baru,” kata Lisnawati. Semenetara itu, Deni menambahkan, besok, Selasa (26/6), Premier Basko Hotel juga mengadakan kegiatan sosial berupa kerja bakti membersihkan lingkungan di sekitar Basko Hotel. Kegiatan ini melibatkan sister company. Selain itu, pada hari yang sama juga akan diadakan pemberian santunan kepada ratusan anak yatim yang didatangkan dari beberapa panti asuhan yang ada di Kota Padang. (h/yat)

PADANG, HALUAN — Tahun 2014 Sumatera Barat ditargetkan menjadi salah satu sentra sapi perah dan potong untuk nasional. Target ini bisa dicapai jika pada tahun tersebut populasi sapi mencapai satu juta ekor. Peran Balai Pengembangan Ternak Unggul (BPTU) di Kabupaten Limapuluh Kota dan Rumah Potong Hewan (RPH) Modern di Kota Payakumbuh ikut menjadi penentu. Saat ini populasi sapi Sumbar baru mencapai 320 ribu ekor dengan pertumbuhan 16,3 persen pertahun. Sedangkan kebutuhan sapi untuk daerah Sumbar mencapai 180 hingga 200 ekor per hari. “Delapan puluh persen dari kebutuhan ini sudah terpenuhi oleh peternak lokal yang ada. Sisanya 20persen didatangkan dari provinsi lain,” jelas Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Edwardi, Minggu (24/6) usai meninjau BPTU dan RPH modern di Payakumbuh. Untuk tahun 2013, lanjutnya, diharapkan pasokan kebutuhan untuk daerah Sumbar sudah terpenuhi seratus persen oleh peternak lokal. “Sehingga ditahun 2014 kita bisa berpartisipasi untuk kebutuhan nasional,” katanya lagi. Hal senada juga diungkapkan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Sukur Irawanto. Saat ini, jelasnya, Indonesia masih mengimpor daging khusus untuk industri pengolahan, restoran, hotel dan catering. “Ditargetkan tahun 2014 impor nasional dapat turun 15 sampai 20 persen. Hal ini akan bisa tercapai jika RPH dan BPTU dapat berfungsi efektif dan memberikan kontribusi dalam pewujudan Sumbar sebagai salah satu sentra sapi perah dan sapi potong. Selain itu pemerintah juga telah memberikan berbagai bentuk dukungan dalam bentuk Bantuan Sosial Sarjana Membangun Desa, kredit murah dan ringan serta bantuan bibit sapi,” jelas Syukur kemarin. Bantuan ini, tambahnya, merupakan inisiasi untuk menggairahkan usaha peternakan. “Kedepan akan kita naikkan kelas para peternak dengan bantuan kredit murah untuk bibit sapi perah dan potong. Jika bibit meningkat otomatis populasi juga akan meningkat,” pungkasnya. Syukur menyadari potensi besar daerah Sumbar baik dari segi SDM dan lokasi yang strategis bisa dimanfaatkan untuk menggenjot industri budidaya sapi dan pengolahan ternak. “Untuk SDM jiwa dagang masyarakat Sumbar menjadi modal besar. Selain itu banyaknya petani sawit di daerah ini juga bisa dimanfaatkan untuk peningkatan populasi sapi,” katanya. Kotoran sapi yang dijadikan pupuk untuk sawit, dan pelepah daun sawit yang dijadikan makanan sapi dapat meningkatkan produksi hingga 30 persen lebih tinggi. Saat ini tercatat 413 KK petani sawit di Sumatera Barat. Sementara BPTU dan RPH modern, lanjut Syukur, selain meningkatan produksi dan kualitas sapi bakalan dan daging beku juga akan membuka peluang kerja karena membutuhkan banyak tenaga pekerja teknis. “Tahun ini target kita

merevitalisasi RPH menjadikan RPH modern. Dengan RPH modern ini dapat meningkatkan produksi dari maksimal 10 ekor sehari menjadi 10 ekor per jam atau 80 ekor perhari. Untuk itu perlu didorong setiap daerah membangun RPH modern dengan pelayanan mulai dari potong hingga pemisahan dan pengepakan. Sehingga keluar dari RPH, daging siap dijual keluar dari RPH. Selain itu RPH juga bisa kendalikan stok sehingga harga stabil,” tuturnya. Hati-hati Harga Tinggi Namun, Syukur berpesan agar para petani tidak memanfaatkan momen bergairahnya kembali usaha peternakan di Sumbar sebagai euforia aji mumpung belaka, dengan menaikkan harga tinggi. “Harga tinggi bisa jadi diindikasikan kita kekurangan produksi. Ini bisa menjadi alat untuk menekan pemerintah membuka kembali impor sapi besar-besaran. Nah, ini kan berbahaya. Lebih baik pelanpelan dengan untung yang memadai,” katanya. Ssebagai perbandingan, tahun 2011 Indonesia telah berhasil mengurangi impor daging dari 500 ribu ton ke 283 ribu ton untuk daging beku dan dari 110 ribu ton ke 34 ribu ton untuk sapi bakalan. “Dengan semikian harga sapi lokal terus naik. Peternak tidak menjerit lagi. Harga daging bobot hiudp naik dari Rp17 ribu per kilogram menjadi 25-27 ribu per kilogram bobot hidup,” katanya. Selain itu, kata Syukur, upaya lain yang dilakukan untuk menaikkan level peternak lokal adalah dengan meminta Kementerian Perindustrian untuk menekan impor daging hingga 30 persen, yakni untuk keperluan restoran dan hotel. Upaya-upaya ini berhasil menurunkan impor daging untuk industri olahan turun sebanyak 35 persen pada tahun 2010-2011 dan turun lagi 17.5 persen pada tahun 2012. Tahun 2013, diperkirakan dengan kenaikan populasi hingga 5,36 persen dapat mensuplai 85,6 persen kebutuhan dalam negeri. Sisanya 13,5 persen baru diimpor. Sedangkan pada tahun 2014, dapat ditingkatkan lagi dengan suplai dalam negeri sebesar 90,8 persen, dan sisanya impor. “Menurut FAO jika penekanan impor hingga dibawah 10 persen maka bisa dikatakan negara kita telah sampai pada swasembada komoditi tertentu, dalam hal ini daging,” tegas Syukur optimis. Syukur mengaku tidak khawatir dengan tekanan negera tetangga Australia dan beberapa pengusaha impor yang masih mendesak Indonesia untuk membuka kembali impor daging dan sapi dari luar negeri. “Kita tidak ingin dikendalikan Australia,”tegasnya. (h/dla)

SAPI-SAPI yang dibudidayakan di Balai Pengembangan Ternak Unggul (BPTU) Padang Mangateh Kabupaten Limapuluh Kota. Tahun 2014 balai ini menjadi salah satu sentra pembibitan dan budi daya sapi nasional. IST


EKONOMI BISNIS 3

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

CIMB Niaga Syariah Luncurkan SiKA SELULAR Motorola RAZR Maxx Segera Hadir JAKARTA, HALUAN—Produksi alat komunikasi canggih “smartphone” oleh produsen terkenal dari berbagai negara seperti ‘air kran”. Hampir tiap hari, berbagai merek terus memperkenalkan produk smartphone terbaru merak. Terbaru, adalah produk Motorola. Motorola Mobility memperkenalkan sekaligus dua smartphone terbarunya, yakni Motorola RAZR Maxx dan Motorola RAZR V. Keduanya akan mendarat ke Indonesia, India, Malaysia, Singapura dan Thailand. Baik RAZR Maxx dan V menggunakan desain ikonik RAZR, serat Kevlar, serta layar anti gores Corning Gorilla Glass. Smartphone pertama, Motorola RAZR Maxx mengusung sistem operasi Android 2.3 (Gingerbread), dan bisa naik tingkat ke Android 4.0 (Ice Cream Sandwich). Smartphone ini memiliki layar Super AMOLED Advanced 4.3 inchi. RAZR Maxx terbilang tipis dan ramping, karena hanya dianugrahi ketebalan 8.99mm. Hebatnya, smartphone ini bisa bertahan sampai 17,6 jam waktu bicara dalam satu pengisian. Pada belakang bodi, tersemat kamera berkualitas 8 megapixel dengan keunggulan video capture 1080p untuk gambar yang tajam dan jelas. Sementara kamera depan mengadopsi HD. Saudaranya, Motorola RAZR V hadir lebih tipis dari RAZR Maxx yakni ketebalan 8.35mm. Layar lebarnya begitu indah, ringkas dan ringan namun tetap nyaman bahkan di tangan yang berukuran kecil. Biarpun kecil, smartphone tersebut bakal menampilkan kinerja luar biasa berkat sokongan prosesor dual-core 1.2 GHz. Smartphone ini tersedia dalam 3 pilihan warna menarik yakni Charcoal, Glacier White dan Rebel Pink. Motorola menyematkan fitur Smart Actions pada kedua smartphone ini. Anda bisa mengatur ponsel cerdas tersebut untuk kebutuhan sehari-hari seperti mengatur telepon agar secara otomatis mematikan dering ketika Anda pulang dari kerja, mematikan email saat Anda tidur, atau meredupkan layar bila baterai sudah di bawah 30 persen. (h/sel)

JAKARTA, HALUAN— Bank CIMB Niaga melalui unit usaha CIMB Niaga Syariah siap meluncurkan transaksi pasar uang syariah dengan instrumen Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS). Produk ini diberinama SiKA (Sertifikat Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank). Melalui SiKA, CIMB Niaga Syariah menawarkan produk pendanaan antar bank dengan imbal hasil tetap dan dapat diperjanjikan di awal, serta adanya jaminan terhadap principal dengan underlying komoditas di bursa sesuai dengan prinsip syariah, yang dikenal Commodity Murabahah. PT CIMB Niaga pun telah mendapatkan ijin penggunaan SIKA sebagai instrumen PUAS dalam surat Bank Indonesia No.14/ 137/DPM pada 14 Juni 2012. Direktur Commercial Banking and Syariah CIMB Niaga Handoyo Soebali dalam siaran pers, Minggu (24/6) mengatakan, CIMB Niaga Syariah secara konsisten terus berupaya menjadi pioneer dalam pengembangan produk dan instrumken keuangan yang inovatif sesuai dengan prinsip syariah. Salah satunya dapat

dilihat dari inisiatif CIMB Niaga Syariah dalam pengembangan produk dengan skema Commodity Murabahah di Indonesia yang telah dimulai sejak akhir 1997. Lebih lanjut dikatakannya, langkah pertama yang dilakukan CIMB Niaga Syariah adalah dengan melibatkan pihak-pihak regulator terkait seperti Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) dan Bank Indonesia (BI). Menurut Handoyo, sesuai fungsinya sebagai liquidity management instrument dan invesment instrument, kemampuan commodity murabahah untuk memberikan imbal hasil tetap, dapat diperjanjikan di awal, serta adanya jaminan terhadap principal, menjadi terobosan baru di industri perbankan syariah. Ke depan, tambahnya, CIMB Niaga Syariah berencana untuk lebih mengembangkan produk dana pihak ketiga (DPK) dengan skema commodity murabahah untuk mendapatkan fitur imbalan tetap, dapat diperjanjikan di awal, dan adanya jaminan terhadap principal serta pengembangan instrumen hedging sesuai prinsip syariah seperti Islamic Profit Rate Swap (IPRS) dan Islamic Cross Currency Profit Rate Swap (ICCPRS). Selama ini, CIMB Group melalui CIMB Islamic telah mempunyai beragam produk syariah, mulai Islamic Deposits (berbasis akad murabahah, mudharabah, wakalah), Islamic Investments (Islamic Dual

CIMB NIAGA SYARIAH— Bank CIMB Niaga Syariah siap meluncurkan Sertifikat Perdagangan Komoditi Berdasarkan Prinsip Syariah Antarbank (SiKA). Produk ini menawarkan imbal hasil tidak tetap. IST Currency Investment, Islamic Callable Range Accrual, Islamic Structured Products), Islamic

Foreign Exchange (Islamic FX option equivalent, Islamic FX Forward, Islamic FX Structured

Forward, Islamic Swap), sampai dengan Islamic Commodity Hedging. (h/inc)

LIVESTOCK EXPO MULAI HARI INI

Pameran Susu Sapi Segar dan Murah PADANG, HALUAN—Hari ini Senin (25/6), para peternak di seluruh Sumbar berkumpul di Lubuk Minturun, Padang mera-

PAMERAN-Dinas Peternakan Sumbar menggelar pameran peternakan terbesar tahun ini dengan menampilkan kontes ternak serta produk peternakan seperti susu segar murni.

maikan alek promosi produk peternakan. Kegiatan bertajuk Livestock Expo ini merupakan kegiatan tahununan yang kali ini bertepatan

dengan peringatan Hari Susu Nusantara tingkat Sumbar. Kepala Dinas Peternakan Sumbar Edwardi kepada Haluan Minggu (23/ 6), di Padang menjelaskan, kegiatan pada hari ini diawali dengan perlombaan burung berkicau. Para pecinta burung di daerah ini ambil bagian unjuk kebolehan kemampuan burung-burung peliharaannya. Kegiatan tersebut akan dibuka Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan dihadiri Dirjen Peternakan Kementrian Pertanian RI. Para peternak juga dapat saling bertukar informasi dan kemajuan yang dicapai masing-masing. “Ini ajang tahunan yang kita gelar, disamping sebagai ajang silaturahmi para peternak di Sumbar sekaligus juga pusat

informasi dan promosi produk peternakan,” ujar Edwardi. Salah satu produk peternakan yang tengah gencar disosialisasikan adalah susu segar. Saat ini cukup banyak peternak yang menekuni usaha sapi perah. Pemasaran produk susu segar mereka butuh dibantu terutama membiasakan masyarakat untuk minum susu segar. Susu segar yang dihasilkan sapi bukan barang mahal seperti yang dikenal masyarakat selama ini. Harga susus segar sangat murah, hanya Rp1.000 pergelas. Namun pendapat keliru selama ini menempatkan susu segar sebagai minuman harian masyarakat, belum menjadi kebiasaan. Bahkan Indonesia termasuk negara yang mengimpor susu segar ini. “Kita mengajak masyarakat

untuk membiasakan minum susu sapi segar, harganya tidak mahal hanya Rp1.000 pergelas, lebih mahal minuman pop ice yang banyak dijual itu,” katanya. Kini produksi susu segar dikembangkan sekitar 300 anggota kelompok peternak, tersebar di Padang Panjang, Padang, Agam, Tanah Datar dengan produksi 700-800 liter/hari. Selain itu, Livestock Expo juga diramaikan dengan kegiatan kontes ternak dari berbagai kabupaten/kota di Sumbar. Disamping itu juga juga penyebaran informasi kredit sektor peternakan. Pemerintah memberi modal untuk kelompok peternak melalui skim Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS) dan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE). Menurut Edwardi, selama ini

penyerapan kredit dari kedua jenis kredit ini masih rendah, padahal bunganya cukup ringan. Untuk itu pihaknya juga terus mendorong kelompok peternak agar dapat memanfaatkan kredit dengan bunga ringan itu. Dan melalui kegiatan ini, peternak mendapatkan informasi yang dibutuhkannya. Sehingga para peternak ini selalu menanti kegiatan tahunan ini, karena mereka juga melihat perkembangan teknologi agrobisnis sektor pertenakan dan pertanian. Peternak juga bisa berkomunikasi dan membangun jaringan antara satu dengan yang lainnya untuk tukar pengalaman dalam pengembangan peternakan dan pemilihan bibit yang berkualitas. (h/vie)


4 EKONOMI BISNIS

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

TRANSAKSI STABIL

CSR BUMN Mandiri Bantu Pusdokes Rp1,64 M JAKARTA, HALUAN—Bank Mandiri menyalurkan dana Bina Lingkungan sekitar Rp1,64 miliar kepada Pusat Kedokteran Kesehatan Kepolisian Republik Indonesia (Pusdokkes Polri) dan RS Bhayangkara kepada masyarakat. Bantuan tersebut untuk membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Bantuan tersebut diserahkan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini kepada Kapolri Jendral Pol. Timur Pradopo di RS Bhayangkara Tingkat I R. Said Sukanto, Jakarta Timur, Sabtu (23/6). Dari total bantuan tersebut, sebesar Rp1,34 milyar disalurkan dalam bentuk dua unit mobil ambulance lengkap dengan peralatan medis pendukung sebagai penambahan fasilitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kedua kendaraan tersebut akan ditempatkan di Satuan Kesehatan Dokkes Mabes POLRI dan RS Bhayangkara Tk. II Samsoeri Mertojoso Surabaya (Satker Dokkes Polda Jatim). Sedangkan hibah senilai Rp305 juta diberikan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan bakti sosial kesehatan yang diselenggarakan oleh RS Bhayangkara dalam rangka Hari Bhayangkara ke-66 Tahun 2012. Zulkifli Zaini mengatakan, seluruh bantuan hibah tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat luas sebagai salah satu stakeholder utama agar masyarakat dapat menikmati kualitas kesehatan yang lebih baik. “Hibah ini merupakan bentuk syukur dan terima kasih kami kepada seluruh stakeholder atas dukungan yang telah diberikan kepada Bank Mandiri untuk mengembangkan usaha sehingga dapat meningkatkan kontribusi kepada negeri,” ucapnya. (h/trn)

Harga Emas Kembali Rp1,2 Juta PADANG, HALUAN—Transaski jual beli emas perhiasan 24 karat di pasaran kembali stabil, karena konsumen yang menjual dengan yang membeli kembali normal. Sebelumnya, transaksi emas lebih banyak konsumen yang menjual, sehingga mempengaruhi

turunnya harga. Dengan stabilnya transaksi tersebut, sekarang harga emas kembali mengalami

kenaikan, meskipun tak terlalu besar. Jika sebelumnya sempat turun hingga Rp1,1 juta sampai Rp1,16 juta, kemarin harga emas kembali stabil di Rp1,2 juta per emas. Karyawan Toko Emas Murni, Arif Budiman mengatakan, harga Rp1,2 juta ini stabil dan harga normal yang cukup lama bertahan

sejak beberapa bulan lalu. “Dengan harga yang relatif stabil ini, menyebabkan aktifitas jual beli kembali normal. Ini berbanding terbalik dibandingkan dengan beberapa pekan lalu,” ungkapnya. Untuk harga emas 22 karat, jelasnya lagi, dijual dengan harga Rp420.000 pergramnya.

STABIL—Transaksi stabil, harga emas perhiasan di pasaran kembali stabil di Rp1,2 juta peremas. Sebelumnya harga emas sempat turun hingga Rp1,1 juta peremas. IST

Bisnis SMS Boadcasting Terpuruk JAKARTA, HALUAN—Untuk menggairahkan kembali usaha perikalanan melalui ponsel, Telkomsel mengharapkan pemerintah segera membuat kebijakan mengenai SMS broadcasting. Sebab, sejak pelarangan SMS broadcasting dan layanan konten lainnya, bisnis jasa mobile advertising turut terpuruk. Head of Mobile Advertisement Management Group Telkomsel Nyoto Priyono, Sabtu (23/6) mengatakan, nilai bisnis mobile advertising Telkomsel juga turut terpengaruh kebijakan tersebut. Hingga Oktober 2011 lalu, pertumbuhan mencapai 200 persen lebih. “Dulu nilai bisnis mobile advertising bisa mencapai Rp20 miliar perbulan, setelah kebijakan pemerintah langsung turun drastis. Nah sekarang sudah mulai naik menjadi sekitar Rp5 miliar perbulan, semoga akan terus menanjak,” katanya. Dia menjelaskan, mobile advertising yang dilakukan oleh Telkomsel sama sekali tidak menyedot pulsa pelanggan, karena sifatnya hanya mem-

berikan informasi sesuai dengan keinginan si pengiklan yang membayar Telkomsel. Telkomsel memperkenalkan inovasi mobile advertising yang mengombinasikan konvergensi layanan seluler dan periklanan digital. Layanan ini mampu melakukan penetrasi melalui berbagai layanan yang hadir di ponsel. Telkomsel optimis layanan ini dapat direspom secara positif di pasar karena sangat bermanfaat, baik bagu pengiklan maupun masyarakat luas. “Solusi ini merupakan salah satu upaya Telkomsel dalam mendukung kemajuan usaha dan industri Indonesia, sehingga perekonomian dapat bergerak sinergis untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tandasnya. Saat ini Telkomsel telah dipercaya dan telah mempromosikan brand dalam versi mobile terbanyak di Indonesi, yang melibatkan dari 6.500 merk ternama dari berbagai kategori industri, seperti perbankan, makanan, dan minuman, consumer goods, otomotif dan lain-lain. (h/trn)

Sedangkan untuk emas putih masih tetap di kisaran harga yang sama yaitu Rp 467.000 pergramnya. Harga ini, dikatakannya lagi, sewaktu-waktu masih bisa berubah, tergantung pada harga emas tingkat dunia. Pada pekan pertama bulan ini, lanjutnya, harga logam mulia ini sempat beberapa kali mengalami penurunnan harga, yaitu dari Rp1,2 juta pergrammnya turun menjadi Rp1,1 juta pergram. “Jika minggu lalu masyarakat cenderung menjual perhiasan emas miliknya, di minggu terakhir bulan Juni 2012 ini, masyarakat sudah mulai membeli perhiasan logam mulia ini,” lanjutnya. Santi, 30, warga jalan Gajah Mada Padang yang juga merupakan salah seorang pelanggan toko Emas Murni, mengaku tidak terlalu memikirkan patokan harga emas dunia. “Saat ini saya lagi ingin membeli perhiasan untuk investasi, selagi harga masih stabil, apa salahnya saya beli,” kata ibu muda satu putra ini. Hal yang sama ternyata juga dikatakan oleh Eva Susanti, 36, warga Siteba Padang. Menurut ibu 2 anak ini, setelah minggu lalu ia menjual perhiasan emasnya untuk keperluan sekolah anak-anaknya, kemarin, ia kembali membeli logam mulia ini. “Minggu lalu saya benarbenar butuh dana untuk memenuhi kebutuhan sekolah anak, makanya saya menjual perhiasan, namun sekarang kebutuhan tersebut sudah terpenuhi. Untuk itu, saya kembali membeli perhiasan untuk sekedar simpanan,” jelasnya. (h/cw-hel)

Es Kelapa Muda dengan Tiga Rasa PADANG, HALUAN—Es Kelapa Muda sekarang merupakan kuliner minuman yang diminati warga Kota Padang, terutama saat memasuki musim panas. Pedagang baru minuman ini terus bermunculan, baik dengan cara berkeliling maupun membuka lapak kaki lima dan bahkan membuka kafe kelapa muda. Beberapa tahun yang lalu, penjual minuman Es Kelapa Muda hanya dapat ditemui di lokasi-lokasi pinggiran kota seputar tempat rekreasi pantai, rumah makan, dan beberapa alokasi lainnya. Itupun merupakan menu selingan yang disuguhkan ala

kadarnya. Saat ini, minuman kepala muda tidak hanya bisa dirasakan dengan satu pilihan saja, namun sudah bisa dinikmati dengan berbagai rasa. Setidaknya, hal ini yang ditawarkan oleh Rizal (38), salah seorang penjual es kelapa Muda di kawasan jalan Khatib Sulaiman, Padang. Untuk menambah cita rasa minuman kelapa muda yang dijualnya, ayah satu putri ini mulai mengkombinasi es kelapa mudanya dengan beraneka rasa seperti jeruk, melon dan koko pandan. “Es kelapa Muda yang paling

diminati saat ini adalah es kelapa Muda dengan cita rasa coco pandan,” kata Rizal. Untuk penjualan es kelapa muda ini, dikatakan Rizal, ia mematok harga Rp4 ribu pergelasnya. Sedangkan bagi pembeli yang ingin membeli kelapa muda yang utuh dihargai Rp5 ribu perbuahnya. Meski baru 10 hari mulai berjualan di Kawasan Jalan Khatib Sulaiman ini, jelas Rizal, rata-rata omzet penjualan perharinya bisa mencapai Rp 125.000 hingga Rp 150.000. “Pendapatan masih belum stabil, mungkin karena saya masih baru

Rizal, saat menjalani profesinya berdagang minuman Es Kepala Muda di Jalan Khatib Sulaiman, Padang. berjualan di lokasi ini,”ungkapnya lagi. Untuk mengais pundipundi rupiah ini, kata Rizal lagi, ia terpaksa harus menempuh puluhan kilometer dari tempat tinggalnya di Ketaping, kabupaten Padang Pariaman hingga ke Jalan Khatib Sulaiman Padang ini setiap paginya. Sedikitnya 50 buah kelapa muda berukuran besar ia bawa menggunakan sepeda motor bebek kesayangannya. “Benar, sedikitnya 50 buah kelapa muda saya bawa dari ketaping setiap harinya, jika tidak habis, sisanya akan saya bawa pulang lagi. Hal ini disebabkan, saya hanya pedagang keliling yang belum mempunyai tempat atau kedai penyimpan dagangan,” keluhnya. Kendati harus berjualan puluhan kilometer dari ru-

mah, Rizal yang mengaku sebelumnya berjualan sendal keliling ini tetap merasa bersyukur dengan apa yang telah ia dapatkan dari hasi jualannya saat ini. “Mudah-mudahan pas bulan suci ramadhan nanti, dagangan saya ini bisa semakin laris,” imbuhnya. Keinginan besar yang masih tersimpan dalam benak Rizal saat ini adalah mempunyai modal untuk menyewa tempat berjualan, sehingga ia tidak susah-sudah lagi mengusung dagangannya tersebut. “Kalau ada rezeki, saya ingin mengontrak tempat untuk berjualan, tujuannya agar saya bisa senantiasa berkumpul dengan anak serta istri setiap saat tanpa harus menempuh jarak puluhan kilometer seperti saat ini,” pungkasnya. (h/ cw-hel)


NASIONAL 5

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

NOTES

DUGAAN KORUPSI PENGADAAN ALQURAN

KAPAL BELANDA DIUSIR 25 Juni 1947 — Pasukan Indonesia mengusir kapal Belanda yang berpatroli di perairan antara Uleelheue dan Ujungbatee, di Aceh dan Sabang.

LINGKAR

Mapolres Pangkalpinang Terbakar Pangkalpinang, Haluan — Mapolres Pangkalpinang Bangka Belitung (Babel) terbakar. Berdasarkan hasil pemeriksaan, 6 ruangan hangus dan alat cetak STNK rusak. Kabid Humas Polda Babel AKBP Indra membenarkan api melahap sebagian ruangan Mapolres Pangkalpinang. Ruangan itu berisi arsip Samsat, alat cetak STNK, dan peralatan pendukung. Seluruh inventaris tersebut, kini tak bisa digunakan. “Ada ruangan kantor, ruang pemeriksaan Reskrim, dan lain-lain. Total ada 6 ruangan,” kata Indra saat dihubungi detikcom, Minggu (24/6). Indra menyatakan untuk operasional sementara, pelayanan dialihkan ke ruangan lain. Namun untuk pencetakan STNK dipastikan tidak bisa dilakukan. Mengenai penyebab kebakaran seperti korsleting listrik atau unsur lain, Indra enggan menjelaskan. Kepolisian masih menyelidiki kejadian itu. Ia membantah unsur lain seperti teror. “Tidak ada itu (teror), tidak,” tutupnya. Mapolres terbakar sekitar pukul 02.30 WIB, Minggu (24/6). Sebelumnya, staf BPBD Pangkalpinang Srono menyebut kejadian itu hanya merusak gudang dan pos istirahat. Diduga, penyebabnya adalah korsleting. (h/naz)

KELUARGA miskin di Indonesia yang jumlahnya tak berkurang. NET

Pemerintah Diminta Bubarkan TNP2K Jakarta, Haluan — Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rieke Dyah Pitaloka mendesak pemerintah untuk membubarkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang dikomandoi oleh Wakil Presiden Boediono. “TNP2K tidak sesuai dengan mandat Undang-undang No 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin,” kata Rieke dalam rilisnya Minggu (24/6). Menurutnya, UU Penanganan Fakir Miskin mengamanatkan kepada menteri untuk menetapkan kriteria miskin sebagai dasar untuk melaksanakan penanganan fakir miskin di Indonesia. “Prakteknya menteri diminta berkoordinasi dengan TNP2K untuk mendapatkan persetujuan mengenai target bantuan sosial bagi para fakir miskin tersebut,” katanya. Masalah lain tambah politisi PDIP ini, datadata yang dimiliki TNP2K tidak tersedia untuk publik dan tidak transparan. Ini yang menjadi persoalan kegagalan implementasi Jamkesmas selama ini. Data penduduk miskin harus diperbaharui Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief mengatakan kriteria penduduk miskin untuk program Jaminan Kesehatan (Jamkesmas) perlu diperbarui. Pasalnya, data makro penduduk miskin yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dikeluarkan hanya tiga tahun sekali. Sementara, jika melihat hasil sensus penduduk 2010 jumlah penduduk Indonesia ternyata melebihi angka proyeksi sebesar 237,6 juta jiwa. BKKBN juga menginginkan dapat melakukan pendataan secara mikro yang dapat diupdate tiap tahunnya, agar program Jamkesmas tepat sasaran tertuju pada orang miskin. Ia mencontohkan, selama ini penerima Jamkesmas selama tiga tahun tidak pernah berubah masih saja sebanyak 74,6 juta jiwa dengan jumlah anggaran sebesar Rp1,6 triliun. Padahal dinamika pertambahan penduduk sangat cepat dan sudah tidak sesuai dengan data tiga tahun lalu. “Pendataan orang miskin perlu ada pengembangannya. BKKBN mengembangkan indikator keluarga sejahtera bersama para pakar,” ujar Sugiri. (h/naz/inic)

Sanksi Sosial Lebih Berat daripada Tipikor Jakarta, Haluan — Pengadaan Alquran di Kementerian Agama diduga dikorupsi. Korupsi terhadap pengadaan kitab suci dinilai jauh lebih parah dibandingkan konser Lady Gaga yang sempat dituding bakal merusak moral bangsa. “Korupsi Alquran jauh lebih bahaya dibanding konser Lady Gaga atau Ahmadiyah sekalipun,” kata peneliti dari Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) UGM, Hifdzil Alim, Minggu (24/6). Hifdzil sangat menyesalkan jika sampai akhirnya KPK menemukan adanya kerugian negara dan menjerat tersangka dalam kasus tersebut. Jika benar indikasi korupsi dalam pengadaan tersebut ada, menandakan penyakit korupsi di negeri ini sudah sangat parah. “Ini berarti tingkat logika koruptor sudah masuk kategori sangat gila,” sindirnya. “Bahkan untuk sebuah perbaikan moral pun juga dikorupsi,” lanjutnya lagi. Sanksi sosial yang bakal diterima oleh tersangka korupsi ini juga diyakini bakal jauh lebih berat dibanding kasus korupsi lainnya. “Koruptor ini kualat dunia dan akhirat,” tandasnya. Belum diketahui dugaan kerugian negara dalam kasus ini. Namun kabarnya proyek bernilai Rp35 miliar ini sudah diaudit BPK. Sebelumnya Wakil Menteri Agama, Nasaruddin Umar, sudah memberi tanggapan atas dugaan korupsi pengadaan Alquran di kementeriannya. Nasaruddin yang pernah menjabat Dirjen Bimas Islam itu menyebut panitia pengadaan barang Kementerian Agama sebagai pihak yang paling berpotensi melakukan penyelewengan. “Saat itu saya sebagai komisi penguasa anggaran yang memberi kewenangan kepada pejabat eselon 2 yakni pejabat pembubat komitmen atau levelnya sama

dengan direktur, lalu direktur memberi kewenangan kepada panitia pengadaaan barang. Kalau ada masalah potensinya ada di panitia pengadaan,” kata Nasaruddin di kantornya, Jl Thamrin, Jakarta. Menyedihkan Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin menilai, kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Alquran merupakan hal sangat menyedihkan. Hal tersebut sekaligus juga memalukan karena menyangkut kitab suci umat Islam. Jangan sampai terjadi lagi Kementerian Agama menjadi juara bertahan sebagai kementerian paling korup. “Saya tersentak membaca itu (dugaan korupsi pengadaan Alquran). Maka, perlu verifikasi apakah betul demikian. Tapi, mudah-mudahan itu tidak benar,” kata Din Syamsudin, usai penutupan Tanwir Muhammadiyah 2012, di Bandung, Minggu. Pernyataan Indonesia Corruption Watch (ICW) beberapa waktu lalu, kata Din, mengenai adanya dugaan kasus korupsi pengadaan Alquran bisa kembali menempatkan Kementerian Agama sebagai kementerian terkorup. “Jangan sampai terjadi lagi Kementerian Agama menjadi ’juara bertahan’ sebagai kementerian paling korup. Ini memang memalukan, dan itu bukan menurut saya, tapi menurut ICW atau Lembaga Transparasi Indonesia menuturkan selama ini, Kemenag menjadi ’kementerian paling korup’,” ujar Din.

GUNUNG PADANG — Tim Terpadu Penelitian Mandiri Gunung Padang mulai mengungkap sejumlah temuan baru terkait Situs Megalitikum Gunung Padang yang terletak di Cianjur, Jawa Barat. Diduga, pintu gerbang situs itu berada di sebelah timur, bukan di sebelah utara seperti yang diyakini selama ini. VIVANEWS Menurut Din, dugaan korupsi pengadaan Alquran di tubuh Kementerian Agama sebuah ironi tersendiri bagi bangsa Indonesia saat ini. “Kalau di Kementerian Agama terjadi korupsi seperti ini, bagaimana nantinya kalau mau melakukan pembinaan kehidupan beragama,” kata dia. Selain soal dugaan korupsi tersebut, Din juga menyoroti tentang permasalahan haji, yang menurut Din, masyarakat Indonesia dan DPR terkesan “diam”. “Terutama menyangkut dana haji. Ini kita semua seolah diam, DPR juga diam. Saya mendapat informasi yang perlu didalami dan diverifikasi, bahwa dana haji yang sudah berapa triliun rupiah itu tidak jelas haknya bagi calon jamaah, terutama bagi yang menunggu lima hingga 10 tahun. Bahkan, sebagian dana haji itu katanya dijadikan sukuk. Nah,

Penggalangan Dana Dinilai Inkonstitusional JAKARTA, HALUAN — Permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membangun gedung baru yang belum disetujui oleh Komisi III DPR memunculkan wacana penggalangan dana masyarakat untuk KPK. Namun, bagi Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Drajat Wibowo, penggalangan dana yang dimotori oleh KPK tersebut dinilai melanggar aturan. “Tidak, saya tidak akan ikut menyumbang karena saya melihat penggalangan dana tersebut inkonstitusional,” kata Drajat, di Jakarta, Minggu (24/6). Drajat mengatakan, KPK merupakan lembaga negara. Sementara untuk melakukan penggalangan dana, tidak boleh dilakukan oleh lembaga negara yang bukan ditunjuk berdasarkan UU. “KPK itu lembaga negara. Dia tidak punya kewenangan menggalang dana. Negara hanya bisa memungut atau menggalang dana dari masyarakat melalui perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Baik pajak maupun PNBP harus ada UU sebagai dasar hukumnya,” jelasnya. Jika penggalangan dana itu diteruskan, menurut dia berarti KPK melakukan tindakan yang berten-

tangan dengan hukum. Artinya, apa yang dilakukan sudah tidak sah. “Penggalangan dana KPK itu tidak ada dasar hukumnya, tidak sah, dan melanggar peraturan perundangundangan tentang perpajakan atau PNBP,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingin menyertakan masyarakat dalam penggalangan dana bila DPR tidak bisa memberikan anggaran untuk penyediaan gedung baru KPK. “Kami akan mengumpulkan bantuan masyarakat untuk mengumpulkan dana guna penambahan gedung agar KPK bisa berjalan lebih baik,” ujar Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, di Gedung DPR, Jakarta. Bambang menyatakan, saat ini KPK merasa memerlukan gedung baru yang sesuai dengan kapasitas dan kinerja Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada. Dana yang diajukan KPK sebesar Rp61 miliar. Hingga kini, pengajuan itu masih diberi tanda bintang oleh Komisi III DPR. Tanda bintang biasanya diberikan karena ada suatu masalah. Sehingga, tidak bisa diajukan ke tingkat lebih tinggi yaitu ke Badan Anggaran (Banggar) DPR. (h/naz/inc)

ini yang tidak benar,” katanya. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau Kementerian Agama agar transparan dalam mengelola dana jamaah haji karena dana tersebut merupakan amanat umat yang jangan sampai dikorupsi atau diselewengkan. “Saya berharap jangan bertahan jadi ’juara satu’ dalam hal ini Kementerian Agama menjadi kementerian paling korup,” ujar Din. Menteri Agama Suryadharma Ali enggan memberikan komentar mengenai dugaan adanya korupsi pada proyek pengadaan Alquran di Kementerian Agama. “Maaf untuk kasus dugaan kasus korupsi silakan tanya langsung ke KPK saja,” ujar Suryadharma Ali sambil memasuki mobil usai Peletakkan Batu Pertama Gedung Banat Terpadu di Ponpes Maskumambang, Kecamatan Dukun Gresik, Minggu. Ketua KPK Abraham Samad

mengungkapkan telah mengantongi bukti kuat tentang dugaan korupsi tersebut. “Sekarang masih penyelidikan, tapi kami buktinya kuat,” ujar Ketua KPK Abraham Samad, di DPR RI, Jakarta. Meski begitu Abraham enggan mengungkapkan besaran nilai dugaan korupsi yang mengatasnamakan agama tersebut. “Saya lupa kerugian negaranya,” kata Abraham. KPK juga menyatakan akan berhati-hati dalam menyelidiki dugaan korupsi pada proses pengadaan Alquran di Kementerian Agama. Hal itu penting, lantaran Alquran menurut KPK adalah sesuatu yang bernilai suci. Ketua KPK Abraham Samad mengatakan, korupsi terjadi saat Wakil Menteri Nasaruddin Umar menjabat Direktur Jenderal Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama. (h/naz/ berbagai sumber)


6 OPINI

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

Indonesia Bukan Negara Gagal DI tengah sikap pesimistis bahkan sinis atas publikasi Komisi HAM PBB yang menyatakan Indonesia menuju negara gagal karena dicantumkan berada pada posisi 63, suratkabar ini ingin mengajak kita semua melihat dengan cara sebaliknya. Mungkin tak terbantahkan fakta-fakta dalam 12 variabel yang dipakai PBB itu, tetapi apa perlunya terus menerus kita memberi hujatan kepada negeri sendiri? Ya kita dapat memahami apa yang diberikan penilaian oleh Komisi HAM PBB itu. Bahwa diantara variable itu adalah tidak meratanya kekayaan negara, krisis kepercayaan terhadap negara, meluasnya korupsi di negeri ini, ketidakamanan, ketidakmampuan negara melindungi warga negaranya dan sebagainya. Semuanya kita akui lemah. Tapi sekali lagi tidak perlu ditanggapi dengan berlebihan perihal ‘status negara gagal’ itu. Apakah dengan memberikan status itu oleh PBB lantas republik ini bubar? Kan tidak demikian halnya. Lagi pula, bukankah tahun-tahun sebelumnya peringkat Indonesia terus membaik dalam penilaian Komisi HAM PBB itu? Penurunan hanya terjadi pada tahun ini saja. Demikian pula, tidak fair menyatakan Indonesia menuju negara gagal, tanpa melihat bahwa skor indeks negara gagal Indonesia justru terus membaik, sehingga di tahun 2012 ada pada skor 80,6 yang merupakan skor terbaik Indonesia sejak indeks negara gagal dirilis di tahun 2005. Coba kita kutip keterangan Wamenkumham, Denny Indrayana berikut ini: “Dengan melihat keseluruhan survei sejak tahun 2005, akan terlihat jelas, bahwa skor kita terus membaik, dari tahun ke tahun, setelah sempat memburuk pada skor 89,2 di tahun 2006, skor Indonesia terus naik menjadi 84,4 tahun 2007, 83,3 tahun 2008, 84,1 2009, 83,1 tahun 2010, 81,6 tahun 2011 dan terakhir 80,6 tahun 2012” Dari situ dapat kiita lihat bahwa kita tak perlu terlalu memaksakan diri dengan mengujar republoik ini habishabisan seolah negeri ini akan bubar besok hari. Peringkat 63 di tahun 2012 memang turun bila dibandingkan peringkat 64 di tahun 2011. Namun hal ini tetap jauh lebih baik dari peringkat terburuk ke-32 di tahun 2006, 55 tahun 2007, 60 tahun 2008, 62 tahun 2009, 61 tahun 2010. Akan tetapi tidak memberi hujatan itu bukan berarti kita memberi toleransi atas perlakuan sewenang-wenang dari penguasa kepada rakyatnya. Sebaliknya kita juga harus bertoleransi dalam berbangsa dan bernegara. Kelompok-kelompok minoritas yang yang sering menjadi korban ketidaktoleranan kita berbangsa telah menjadi pemicu jatuhnya penilaian Komisi HAM PBB itu. Substansi penilaian HAM PBB itu berkisar pada maraknya pelanggaran atas HAM di Indonesia. Di antaranya apa yang pihak asing sebut pembiaran pemerintah terhadap kehidupan yang tidak bertoleransi. Contoh kasus pembangunan gedung Gereja Yasmin di Bogor, Jawa Barat. Kelompok minoritas dinilai terintimidasi oleh dominasi mayoritas. Jargon ini sangat provokatif. Dan tentu saja bermuatan unsur kontra produktif bagi NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Karena penilaian itu justru dapat membangunkan amarah dari kelompok yang berpikir sektarian dan fundamentalis yang berada di dalam ruang kekuatan mayoritas, yang sesungguhnya tidak ingin dibangunkan. Tapi kita tidak bisa menerima begitu saja penilaian pihak asing terhadap internal negeri ini. Kasus seperti Gereja Yasmin itu hanya kasuistis saja. Tidakkah selama ini bisa dilihat bagaimana perhatian mayoritas kepada kelompok minoritas? Pembangunanpembangunan rumah ibadah minoritas lainnya bahkan didukung oleh kelompok mayoritas dan tentu saja oleh pemerintah. Jadi tidak bisa masalah pembangunan gedung Gereja Yasmin Bogor seakan-akan merepresentasikan soal kehidupan intoleran di Indonesia. Padahal tidak sedikit kegiatan umat Kristen di Indonesia berjalan normal tanpa gangguan sama sekali. Misalnya saja tidak digambarkan dalam laporan PBB itu bahwa umat Kristiani punya kebebasan mengadakan ibadah di mal-mal, hotel-hotel dan gedung perkantoran. Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan tokoh NU Hasyim Muzadi pernah menyampaikan bantahan seperti itu ke PBB. Hari-hari besar Kristen, Hindu, Budha, Konghucu semuanya diberi tempat dan dihormati secara bersama-sama di negeri ini. Dengan demikian, kita tidak sepakat kalau dikatakan negeri ini adalah Negara Gagal. Jika negeri ini sedang dalam proses menuju perbaikan, itu baru benar. Lagi pula Indonesia sendiri, termasuk negara sukses. Itu diapresiasi oleh negara Eropa dan negara anggota G-20. Indonesia relatif aman. Soal kesenjangan antara kaya dan miskin harus menjadi tugas bersama. Karena itu, tak perlu skeptis mengenai predikat itu. Kita bangga sebagai suatu bangsa bisa mandiri meski belum sempurna, sebab menuju ke sana butuh waktu.***

„ Urang Awak bersorak, Semen Padang juara IPL 2011/2012 „ Bonusnya, seluruh restoran Padang diskon 70 persen? „ Pembangunan gedung KPK belum juga disetujui DPR „ Soalnya bingung, minta komisinya kepada siapa

PEMBERITAHUAN Setiap artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Zina Mengundang Bencana OLEH: MUHAMMAD KOSIM

Rasulullah SAW bersabda: Apabila zina dan riba telah nampak di suatu negeri, maka sungguh mereka telah menghalalkan diri mereka (ditimpa) adzab Allah ‘Azza wa Jalla. (HR At-Thabrani, Al-Hakim, Al-Baihaqi). Hadis ini dengan tegas dan lugas mengajarkan kepada umat Islam bahwa bencana (bala’) tidak saja disebabkan oleh fenomena alam, tetapi juga akibat perbuatan manusia itu sendiri. Satu di antaranya adalah perbuatan zina. Daerah Sumatera Barat, dikenal daerah rawan bencana alam, terutama gempa. Hal itu patut diwaspadai. Akan tetapi, perbuatan-perbuatan maksiat seperti zina itu pun sejatinya menjadi perhatian masyarakat untuk dihindari dan diantisipasi. Ironis, peristiwa pembongkaran kafe di sekitar Bukit Lampu dan Batu Cadas Kecamatan Lubuk Begalung beberapa hari lalu, justru dilindungi oleh oknum aparat. Dan sudah menjadi rahasia umum, tempat itu sesungguhnya telah lama menjadi buah bibir masyarakat kota Padang khususnya, sebagai tempat yang memfasilitasi perbuatan mesum. Tetapi banyak yang diam-bungkam. Jika hal ini tidak ditindak dengan tegas, termasuk tempat-tempat lain yang potensial, seperti pantai Padang dengan payung-payung cepernya dan sebagainya, maka kita telah mengundang azab Allah SWT. Anehnya, kenapa tempattempat maksiat yang jelas dipandang mata itu tidak ditertibkan sejak dahulu? Dimana peran pemerintah, tokoh adat, bundo kanduang, ninik mamak, dan para ulama? Atau kita sudah tidak lagi banyak berharap kepada mereka? Tentu harapan itu masih ada. Tetapi gerakan memberantas maksiat itu tidak saja diharapkan dari mereka semata. Justru yang paling efektif sesungguhnya adalah dari diri pemuda itu sendiri. Para pemuda Islam sejatinya tampil sebagai generasi yang kuat untuk membentengi dirinya dari godaan maksiat, termasuk perbuatan zina ini. Apalagi pemuda itu adalah mahasiswa, kaum intelektual muda, sejatinya tampil terdepan mencegah maksiat. Karena itu, pemahaman bagi para pemuda tentang larangan zina sangat dibutuhkan. Dalam al-Qur’an, Allah

telah menegaskan: Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk. (Qs. Al-Isra’/17: 32). Perbuatan zina juga bisa mendatangkan azab Allah berupa pengakit menular dan mematikan. Diriwayafkan oleh Ibnu Majah, al-Bazzar dan Baihaqi dari Ibnu Umar r.a., Rasulullah SAW menjelaskan kepada kaum Muhajirin bahwa ada lima hal yang menjadi bencana bagi masyarakat. Salah satu di antaranya adalah: Bila pada suatu kaum berbuat cabul/perzinahan sampai mereka melakukannya secara terang-terangan, maka mereka akan diserang oleh penyakit-penyakit yang belum pernah dialami ole nenek moyang mereka. Hadis ini tampaknya terbukti, akibat perzinahan bisa menimbulkan berbagai penyakit menular, seperti HIV AIDS dan Sipilis yang merenggut banyak korban jiwa. Dan ternyata, jenis penyakit itu dapat menular, meskipun kepada orang yang tidak pernah melakukan perzinahan. Tampaknya hikmah dari penyakit menular ini adalah agar masyarakat jangan sekali-kali membiarkan praktik perzinahan itu terjadi, tetapi mereka bertanggungjawab secara bersama untuk memberantasnya. Pacaran dan Perzinahan Dewasa ini, banyak hal yang menyebabkan seseorang melakukan perzinahan. Di antaranya adalah: banyaknya peredaran VCD dan gambargambar porno dan terpengaruh dengan teman yang sebaya yang mengajak teman lainnya melakukan perbuatan zina. Selain itu, penyebab yang tidak kalah perannya adalah pergaulan bebas yang dimulai dengan hubungan berpacaran. Pacaran biasanya dipahami sebagai adanya hubungan khusus antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram dan diikat dengan pengakuan rasa cinta. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, hubungan itu justru sangat dekat dengan perbuatan zina, mulai dari berdua-duaan, pegangan tangan, berciuman, hingga akhir-

Perkelahian Antarsuku BILA mngkuti brt di TVRI klhatanya daerah Indonesia timur trtma Provinsi Papua masyktnya senang skl bentrok atau tawuran antar suku atau klompok. Phk Polri/TNI juga kewalahan utk mendamaikan agar jgn terjd lagi. Namun nampaknya sia2 saja usaha pemda stmpat. Kami usul kpd Kapolri bgm kl mrk yg suka tawuran antarsuku diadu saja secara resmi di lapangan terbuka smpai mrk punah betul dan siapkan mkm pahlawan sipil. Stlh punah dan tanahnya kosong manfaatkan utk transmigran dari bbrp daerah dan pansiunan TNI/POLRI.yg bersedia ditransmgrsi.Daerah itu akan ramai,damai,tenang,aman dan makmur. Rest Pdg Pagi Sore Roda Baru, Rest.Solo mBok Bereh Rujak Cingur dari Sby dll akan berdiri disana dan siapkan objek wisata yg baik. Dg program ini disodorkn kpd mrk mudah2an sadar dan berpikir panjang sambil menantang sampai dmn keberanian dan kehebatan mrk. Sebab kl tdk dipenuhi hobbynya nanti akan ngacau trs dan pak polisi jd repot ngurusin itu trs tiap hari. Tugas lain jd trlambat. Smg bermanfaat usulan ini. Tks +6281266844***

nya melakukan perzinahan. Pacaran dalam pengertian di atas sangat tercela dan dilarang dalam Islam. Banyak dalil yang menjelaskan tentang larangan terhadap perbuatan-perbuatan yang banyak dilakukan oleh orang yang berpacaran tersebut. Pertama, larangan berduaduaan. Islam melarang berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, janganlah sekali-kali berduaan dengan perempuan yang tidak disertai mahram darinya, karena sesungguhnya pihak ketiganya adalah setan. (HR. Ahmad) Larangan ini begitu jelas dan tegas. Adapun maksud dari setan pihak ketiga adalah setan akan menggoda mereka berdua untuk melakukan kemaksiatan yang mengarah kepada perzinahan. Kedua, larangan memandang lawan jenis dengan nafsu birahi. Rasulullah SAW menjadikan pandangan yang rakus dan bernafsu kepada lawan jenis sebagai zina mata. Sabdanya: Dua mata berbuat zina. Dan zinanya dua mata adalah memandang. (HR. Bukhari) Untuk itu, Allah memerintahkan agar laki-laki dan perempuan menundukkan pandangannya. Maksudnya tidak memandang lawan jenisnya dengan nafsu birahi yang dapat menggoda hatinya untuk melakukan perbuatan zina (Qs. an-Nur/24 ayat 30-31). Ketiga, larangan berciuman. Seperti yang dikemukakan di atas, orang yang berpacaran, pada tahapan selanjutnya akan berciuman, sebagaimana yang banyak diketahui remaja lewat film atau sinetronsinetron. Bahkan Imam al-Ghazali menlis dalam bukunya “Mukasyafatul Qulub”: Diriwayatkan, “barangsiapa yang mencium seorang pemuda dengan syahwat maka Allah menyiksanya di dalam neraka selama lima ratus tahun. Barangsiapa yang mencium seorang perempuan dengan syahwat, maka seakan-akan berzina dengan 70 perawan. Dan barangsiapa yang berzina dengan seorang perawan, maka seakan-akan berzina dengan tujuh puluh ribu janda”. Ulama sekaliber Imam alGhazali menulis ancaman di atas menunjukkan bahwa perbuatan itu harus dijauhi karena mengundang murka Allah kelak di akhirat. Berciuman dengan syahwat yang biasa terjadi di kalangan remaja, atas nama cinta dan kesetiaan

dalam berpacaran, justru sangat terlarang dalam agama dan dapat mendekatkannya kepada perbuatan zina. Jika dilihat dari tiga larangan di atas, biasanya mudah terjadi pada orang yang menjalin hubungan atau pacaran. Karena itu, janganlah bangga jika ada anak atau keluarga kita pacaran, tetapi malu dan takutlah kepada Allah sehingga kita berupaya untuk segera menghentikannya. Jika memang senang kepada orang lain, bersahabatlah seperti biasa, tanpa adanya pikiran dan perbuatan yang mendekati kepada perzinahan; seperti yang dijelaskan di atas. Para pemuda tidak dilarang untuk bersahabat, tetapi jangan berdua-duaan, jangan bersentuhan yang membangkitkan nafsu syahwat, dan jangan berbicara yang mengundang pikiran mesum. Cara Menghindari Zina Ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh para pemuda untuk menghindari perbuatan zina tersebut. Pertama, segeralah berlindung kepada Allah dengan melafadzkan ta’awudz dan dzikir kepada Allah, bacalah berulang-ulang agar Allah jauhkan kita dari godaan setan tersebut. Sebab gejolak nafsu syahwat turut dipicu oleh godaan setan yang terkutuk. Kedua, merasakan selalu keagungan Allah dan pengawasan-Nya, merasakan kebesaran Allah di dalam hati, memenuhi jiwa dengan iman, sehingga tidak ada celah bagi kemaksiatan untuk mengisinya. Jika hati kosong dari iman, maka setan akan mengisinya dangan bisikan kemaksiatan. Ketiga, mengingat dan menyadari bahwa orang yang merayu juga memiliki keluarga. Seandainya perzinahan itu dilakukan, bagaimana perasaan keluarganya? Bagaimana jika hal yang sama terjadi pada keluarga kita sendiri? Inilah yang pernah diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada seseorang yang mengaku suka berzina. Dari Abu Umamah: Sesungguhnya seorang pemuda mendatangi Nabi Saw lalu berkata; “Wahai Rasulullah SAW, izinkan aku untuk melakukan zina”, maka sejumlah orang terus menghampiri pemuda itu dan memarahinya, mereka berkata: “Diam kamu!” Maka berkata Rasulullah SAW, “Dekatkanlah pemuda itu (kepadaku)” Lalu beliau berkata kepadanya, “Duduklah!” Maka pemuda itu pun duduk: “Apakah kamu suka se-

Tingkatkan Patroli

kasir..Terima kasih atas perhatian bapak..

YTH. bpk Kapolres Payakumbuh. Maraknya aksi2 pencurian,dan tindak pidana lainnya akhir2 ini, saya brharap Polri sbgai jajaran penegak hukum hendaknya mngoptimalkan patroli malam hari, selain mmberikan rsa aman, jg mnghindari main hakim sndiri oleh amarah wrga.

Copet Meraja Lela di Pasar Raya Pak Polisi (1)

+6281266513***

Bangunan IPDN HALOO.... Bangunan IPDN Baso Agam, alun dipakai lai, ala rusak dihantam angin, ada apa gerangan? +6285375382***

+6281266285***

PAK Poltabes Padang tolong tangkap yang meraja lela dan terang2an mencopet di sepanjang Air Mancur ke Permindo, juga di bawah pertokoan Matahari ke Padang Teatre..tolong ditindak pak..kasihan anak yang mau sekolah dan yang mau kuliah..trims +6285263928***

Copet Meraja Lela Loket Samsat Solok Banyak Gaya di Pasar Raya Pak Polisi (2) YTH.Bapak Walikota Solok..Tolonq ditindak peqawai Samsat Kota Solok pak, datanq ke kantor sanqat2 telat, jam 8.30 kantor masih kosonq, datanq kerja telat, kerja jq lambat di Standar pelayanan yq terpajanq manis d ruanqan kantor waktu penqurusan pmbayaran pajak hanya 20 menit, tp setelah 2 jam lebih belum jq selesai..giliran ditanya, jawaban peqawai jq kasar dan Abdul Hamid loket

PAK, knapa ya copet di Pasar Raya meraja lela, kasihan sm orang yg datang ke Padang, mau blanja uang udah hilang. Pak aparat tolong dong antisipasinya, jgn diam aja.trims +6281374587***

Copet Meraja Lela

seorang berzina dengan ibumu?” tanya Rasulullah SAW. Pemuda itu menjawab, “Demi Allah, tidak. Semoga Allah menjadikanmu sebagai tebusanmu” Rasulullah saw bersabda, “Begitu pula orang lain, tidak ada yang suka ibunya berzina dengan orang lain.” Dalam hadis yang cukup panjang ini, Rasulullah kembali bertanya bagaimana jika seseorang berzina dengan anak perempuannya, saudari perempuannya, atau bibinya? Pemuda itu kembali menjawab “Demi Allah, tidak. Semoga Allah menjadikan ku sebagai tebusanmu”. Rasulullah saw bersabda, “Begitu pula orang lain, tidak ada yang suka ketika anak, saudari, atau bibinya berzina dengan orang lain” Lalu Rasulullah SAW meletakkan tangan beliau ke atas tubuh pemuda itu, sambil berdo’a: “Ya Allah ampunilah dosa-dosanya, bersihkanlah hatinya dan peliharalah kemaluannya” Perawi berkata, “Setelah kejadian tersebut, pemuda itu tidak lagi menoleh kepada sesuatu apa pun (yang diharamkan). (H.R. Ahmad). Keempat, Ingatlah bahwa perbuatan zhalim tidak akan pernah mendapatkan keuntungan apapun, baik di dunia ataupun di akhirat. Perbuatan zhalim hanya akan mendatangkan kerugian dan penderitaan. Kemudian, memperdalam keimanan dengan senantiasa membaca al-Qur’an sebagai ayat-ayat Allah. Sebab, orang yang membaca ayat-ayat Allah akan dapat meningkatkan keimanan seseorang (Qs. Al-Anfal/8: 2). Kelima, isi waktu waktu luang dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat sesuai dengan syariat. Jangan sekalikali mengisinya dengan perbuatan terlarang, seperti menonton film porno bersama teman-teman, dan sebagainya. Dalam hal ini butu pergaulan yang sehat dengan berteman dengan orang-orang yang shaleh. Kemudian Rasulullah juga mengajarkan agar seseorang pemuda yang memiliki keinginan syahwat sementara belum mampu menikah agar berpuasa. Dengan upaya seperti ini, diharapkan para pemuda Islam memiliki benteng yang kuat untuk menghindari perbuatan zina tersebut sehingga Allah tidak menimpa azabnya di dunia ini. Meskipun orangorang yang tidak takut dengan azab Allah itu tetap menyediakan fasilitas maksiat, tetapi pemuda yang memiliki kekuatan iman tidak akan tergoda untuk mendekatinya. Semoga saja. „

di Pasar Raya Pak Polisi (3) PAK Poltabes..gimana nich kok copet merajalela di Pasar Raya Padang? Kemana ini Pak Polisinya, kerja dung! +6281973530***

Tindak Lanjut Temuan BPKP HALUAN memberitakan, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumbar mengeluarkan hasil audit kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluk Sirih. Dalam hitungan BPKP, kerugian negara mencapai Rp3 miliar. Keluarnya hasil audit ini disebutkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar Muhammad Hamid. “Penghitungan kerugian negara di perkara tersebut sudah dilakukan BPKP. Dari hasil audit yang kita terima, kerugian negara mencapai Rp3 miliar,” tutur Muhammad Hamid, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Senin (13/2) lalu. Pertanyaan selanjutnya adalah kapan pihak Kejati menyelidiki orang-orang yang terlibat di dalam kasus ini? Masyarakat menunggu lho Pak. +6281267989***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan: Sofialdi, Wakil Pemimpin Umum: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Wakil Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Sofialdi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar, Andika Destika Khagen, David Ramadian, Haswandi. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Devi Diani, Nasrizal, Meidella Syahni Perwakilan Bukittinggi: Jon Indra (Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota:Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Darwin Danin, Maison, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Alamsyah Halim, Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Prisma Joni (Plt Manajer Sirkulasi), Efri Hanter (Plt Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Plt Manajer Keuangan), Junaidi (Plt Koord Eceran), Andiyanto (Plt Koord Asongan), Yunasbi (Plt. Koord Iklan Kota padang), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Plt Manajer Cetak: Irman S Rianto, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


SUMBAR 7

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

LINGKAR

KAMPUNG KOTO LAMO

Sepeda Santai Meriah DHARMASRAYA, HALUAN — Dalam rangka HUT Bhayangkara, Polres Dharmasraya menggelar sepeda santai, Minggu (24/6). Kegiatan itu mengambil star di Samsat Sungai Dareh, dan finis di Mapolres di Gunung Medan. Bupati Adi Gunawan Ketua DPRD Rudy Hartono dan Muspida ikut meramaikan fun bike ini. Usai finis, para peserta disuguhi acara hiburan, dan penarikan undian berhadiah. Antusias masyarakat pun terlihat cukup besar mengikutinya. Adi Gunawan dan Rudy Hartono mengungkapkan apresiasi terhadap kegiatan tersebut. Pasalnya dengan menggalakkan bersepeda akan dapat memberikan berbagai manfaat seperti kesehatan, hemat energi, dan juga dapat menikmati keindahan alam Dharmasraya. Ia berharap komunitas sepeda yang sudah dibentuk dapat mendorong kemajuan berolahraga sepeda di Dharmasraya, dan juga dengan masuknya salah satu etape Tour de Singkarak nantinya di Dharmasraya, akan memberikan dampak yang cukup besar terhadap masyarakat Dharmasraya. Kapolres Dharmasraya AKBP Chairul Azis yang didampingi Kabag Humas Aiptu Guzirwan menjelaskan menambahkan, bersepeda juga mengurangi tingkat kecelakaan dan mengurangi polusi udara. Sebagai pembina komunitas sepeda di Dharmasraya , ia akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan sepeda. Ke depan ia akan selalu meningkatkan rasa cinta masyarakat Dharmasraya dalam bersepeda baik pagi maupun sore hari. Bakan pada 29 Juni mendatang, Polres akan kembali menggelar jalan santai yang juga melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Rencananya star dilakukan di depan Hotel Umega Gunung Medan. (h/mdi)

Berharap Perbaikan Jalan PAINAN, HALUAN —Sekitar tiga kilometer Jalan Usaha Tani di Kampung Koto Lamo, Lakitan, Lengayang, Pesisir Selatan rusak berat. Sebagai sarana utama pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan warga, jalan itu kini tidak bisa dilewati kendaraan roda empat. “Jalan yang menghubungkan jalan kabupaten ke kawasan pertanian itu kondisinya sangat buruk. Badan jalan tidak ada material keras seperti kerikil dan batu, sehingga ketika sopir mobil memaksakan diri masuk lobang di jalan itu semakin dalam,” kata Rusman, Kepala Kampung Koto Lamo, Minggu (24/6) Hanya sekitar seratus meter badan jalan yang tidak rusak, yakni dari simpang masuk. Setelah seratus meter sehabis itu badan jalan seperti ada saluran panjang. Saluran selebar hampir setengah meter itu terbentuk akibat diinjak ban mobil saat kondisi masih baik. Disebutkan Rusman, kerusakan telah terjadi bertahun-tahun. Jangankan dilewati keandaraan roda empat,

kendaraan roda dua saja sulit dapat melewatinya. “Produksi utama di sini adalah padi dan sawit. Petani harus mengeluarkan biaya besar untuk dapat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan,” katanya. Di sana terdapat sekitar 100 hektare lahan perkebunan sawit dan puluhan hektar sawah. “Kawasan itu sama saja terisolasi dari dunia luar. Warga enggan mengangkut produksi pertaniannya keluar,” katanya. Jalan Kaki Sementara itu, akibat buruknya jalan di Koto Lamo itu, puluhan siswa SD yang berasal dari Labuah Sampik Koto Lamo itu terpaksa harus jalan kaki sepanjang tiga kilometer dari rumahnya. “Namun yang sangat menyedikan adalah bila musim penghujan. Selain muncul lumpur tebal maka terbentuk genangan genangan air di sepnajng badan jalan. Para siswa yang berasal dari sana tidak bisa melewati jalan satu satunya itu. Siswa bahkan sering libur akibat jalan buruk,” katan Rusman lagi. Ia berharap, agar arus pengangkutan barang dan memperlancar jalan para siswa untuk ke sekolah, maka pemerintah kabupaten meningkatkan jalan itu. “Minimal ada perbaikan dengan menimbunnya dengan sirtu,” katanya berharap.(h/har)

RUSAK — Dua murid SD jalan kaki sepanjang tiga kilometer di Koto Lamo Lakitan. Warga setempat berharap perbaikan jalan yang sudah lama dibiarkan rusak parah. HARIDMAN

Warga Ombang Godang Butuh Rumah Layak PADANG, HALUAN — Mereka hidup terasing, terpencil dan terkungkung jauh di sudut negeri atau disebut Komunitas Adat Terpencil (KAT). Suara mereka sayup-sayup sampai di pendengaran. Namun bukan alasan untuk membiarkan mereka tenggelam dalam ketidakberdayaan, karena harapan mereka juga sama dengan masyarakat lainnya, agar bisa hidup dengan layak. Di Sumbar, berdasarkan pemetaan ulang 2002 lalu, terdapat 5.131 KK warga KAT tersebar pada 4 kabupaten/ kota, yaitu Mentawai, Pesisir Selatan, Limapuluh Kota dan Pasaman. Satu- persatu mereka diberdayakan. Tahun ini, kesempatan diperoleh masya-

rakat Kampung Ombak Godang Jorong V Patamuan, Nagari Muaro Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman. “Melalui Program Pemberdayaan KAT ini, kita berupaya membebaskan mereka dari keterasingan dan keterpencilannya. Mereka diberdayakan dalam segala aspek kehidupan agar dapat hidup wajar baik jamani, rohani dan sosial. Pelaksanaannya dilakukan dengan memperhatikan adat istiadat setempat,” ujar Kepala Dinas Sosial Sumbar Abdul Gafar saat pembukaan Semiloka Hasil Studi Kelayakan Calon Lokasi Pemberdayaan KAT Dinas Sosial Sumbar, Minggu

(24/6) di Padang. Tim Peneliti Studi Kelayakan Pemberdayaan KAT Sumbar yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan dan perguruan tinggi (Unand) serta Tim Pemkab Pasaman, sudah turun ke lapangan. Selama sepekan berbaur dengan masyarakat Kampung Ombak Godang, melakukan penjajagan awal dan studi kelayakan. Dikatakan Gafar, KAT sangat memerlukan pembangunan yang dapat menyelesaikan masalah mereka, terutama kebutuhan dasarnya. Beberapa sektor terkait masih jalan sendiri, kurang menyentuh kebutuhan masyarakat lokal. Dengan demikian daerah

yang termasuk KAT masih tertinggal dan kurang mendapat akses pelayanan dibanding daerah lainnya. Direktur Pemberdayaan KAT, Kementrian Sosial RI, Hartati Solekha mengatakan, tahun ini Kementrian Sosial mengucurkan dana sebesar Rp125 miliar untuk memberdayaan KAT di tanah air. Dan sekitar Rp3 miliar diperuntukkan bagi Sumbar. Selain Ombak Godang (Pasaman), sejumlah dusun di Mentawai juga mendapatkaan pemberdayaan KAT. Namun diharapkan, lahan pemukiman masyarakat harus sudah clear, tidak ada permasalahan dengan Dinas Kehutanan. Sebab, masya-

rakat Dusun Ombak Godang bermukim di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT). “Kita memang sangat berharap masyarakat KAT ini dapat diberdayakan agar mereka dapat hidup layak. Tetapi saya juga tekankan, persoalan lahan harus diselesaikan dulu,” kata Hartati. Keterasingan Menurut Zainal Arifin, anggota Tim Peneliti dari Unand, dari hasil pendataan, pengamatan dan penilaian lokasi, dapat disimpulkan Kampung Ombak Godang memenuhi persyaratan dan memenuhi kategori KAT, seperti yang diatur dalam Kepres No.111 tahun 1999 tentang Pembinaan Kesejah-

teraan Sosial KAT. Dan saat dilakukan pemetaan kebutuhan, dari sejumlah usulan yang disampaikan di antaranya minta penerangan, sekolah, pasar, jalan, air bersih, rumah, maka mereka suara terbanyak meminta rumah layak huni. Secara rinci dapat dijelaskan, ukuran rumah masyarakat paling luas hanya 4x4 meter, tidak ada sekat, bagaikan aula saja. Terbuat dari papan, dengan atap plastik atau beberapa lembar seng. Ruangan ini multi fungsi, sebagai ruang keluarga, ruang tidur dan ruang makan. Rumah dihuni oleh 3 keluarga sekaligus, setiap keluarga punya anak antara 3 atau 4 orang.

Mereka tidak sanggup membangun rumah, karena material bangunan sangat mahal. Sementara pendapatan mereka dari hasil ladang dan kebun amat minim. Komoditi pertanian di tingkat petani dibeli sangat murah oleh pembeli, karena mahalnya ongkos angkut. Ini baru kondisi rumah, bagaimana dengan kesehatan, pendidikan dan mata pencaharian mereka. Agaknya sudah bisa bayangkan keadaannya. Untuk menuju Kampung Ombak Godang, hanya dapat dilalui melalui sungai. Untuk sampai ke seberang sungai, mereka membuat jembatan dari anyaman tali.(h/vie)


8 LUAR NEGERI NOTES Mozambik Merdeka KEMERDEKAAN negara Republik Mozambik diproklamirkan pada 25 Juni 1975. Mozambik adalah sebuah negara di Afrika bagian selatan yang berbatasan dengan Afrika S e l a t a n , Swaziland, Tanzania, Malawi, Zambia dan Zimbabwe. Ibu kota sekaligus kota terbesarnya ialah Maputo yang terletak di penghujung bagian selatan. Mozambik terbagi menjadi 11 provinsi: Cabo Delgado, Gaza, Inhambane, Manica, Maputo (kota), Maputo, Nampula, Niassa, Sofala, Tete, and Zambezia. (h/*)

SBY Warga Kehormatan Quito QUITO, HALUAN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mendapatkan penghargaan sebagai warga kehormatan Kota Quito, yang merupakan ibu kota Ekuador dan salah satu warisan budaya dunia. Seperti dilansir inilah.com, Mingu kemaren, bertempat di Muse dela Ciudad, Quito, Sabtu sore waktu setempat atau Minggu WIB, Wali Kota Quito Augusto Barrera menyerahkan “kunci” kota yang terletak di kaki pegunungan Andes itu kepada Presiden Yudhoyono. Kepala Negara saat menerima gelar kehormatan tersebut sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Ekuador guna meningkatkan hubungan bilateral. Presiden berharap penganugerahan gelar warga kehormatan Kota Quito terhadap dirinya dapat memperkuat persahabatan antara Indonesia dan Ekuador di masa mendatang. “Mudahmudahan ini akan makin mempererat persahabatan kedua bangsa dan negara kita yang lebih harmonis dan saling menghormati,” katan Presiden. Selain menerima “kunci” Kota Quito, Kepala Negara yang didampingi oleh Ibu Ani Yudhoyono petang itu juga menerima pin burung perak yang merupakan simbol Kota Quito. Seusai upacara penganugerahan warga kehormatan itu, Presiden kemudian menyaksikan dua tarian tradisional Ekuador yang merupakan bentuk penghormatan rakyat Ekuador terhadap bumi. Karangan Bunga Mengawali kunjungan kenegaraannya ke Ekuador, presiden meletakkan karangan bunga di Tugu Pahlawan (Monumen de los Heroes) di Plaza de la Independencia, Quito, Ekuador, Sabtu pagi waktu setempat. Kepala Negara dengan didampingi sejumlah pejabat pemerintahan dan militer Indonesia serta Ekuador sekitar pukul 09.45 waktu setempat mengikuti prosesi penghormatan pahlawan di monumen yang memuat nama-nama pahlawan Ekuador yang gugur pada perang kemerdekaan 10

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

ISRAEL BIADAB

Bocah Palestina Tewas Dibom GAZA, HALUAN —Tentara Israel terus melancarkan serangan ke Jalur Gaza dengan melepaskan bom dari drone atau pesawat tanpa awak. Akibatnya, seorang bocah berusia 6 tahun dan belasan penduduk sipil tewas. Serangan brutal Israel ini ditujukan ke rumah-rumah penduduk di wilayah Deir Balah, Gaza tengah. Relawan MER-C Gaza, Abdillah Onim, pada Sabtu kemarin melaporkan selain di wilayah Deir Balah, tentara Israel juga melontarkan roket dari pesawat tanpa awak ke Gaza utara dan Gaza City. “Akibat serangan roket tersebut, tercatat lebih dari lima warga Gaza meningal dan menderita luka-luka, termasuk anakanak. Para korban dilarikan ke Rumah Sakit Asy-syifa dan ke Rumah Sakit Naser di Gaza selatan,” tutur Abdillah, dalam surat elektronik yang ia kirimkan kepada ROL. Abdillah melanjutkan, Israel kembali melontarkan bom dari pesawat tanpa awak. Akibatnya, korban tewas bertambah menjadi tujuh orang, satu di antaranya adalah bocah enam tahun bernama Hamada. Jet-jet tempur Israel telah membombardir Jalur Gaza. Hingga saat ini, sedikitnya 16 warga Palestina tewas dan 50 luka-luka. “Hingga pukul 03.00 waktu gaza, drone milik Israel semakin ramai di atas langit Gaza dan melontarkan bom ke Bait Hanun, Gaza utara. Juga ke daerah pantai Gaza utara serta wilayah Deir Balah,” demikian Abdillah Onim dalam surat elektroniknya kepada republika online. Instruksi Netanyahu Agustus 1908. Demikian dikutip dari antaranews.com. Upacara peletakkan karangan bunga itu berlangsung sekitar 15 menit di bawah suhu 13 derajat Celcius. Seusai meletakkan karangan bunga Presiden Yudhoyono berjalan kaki menuju Istana Carondelet untuk melakukan kunjungan kenegaraan kepada Presiden Rafael Correa Delgado. San Fransisco de Quito atau Quito yang merupakan ibu kota Ekuador berada di lembah Gunung Pichincha, sebuah gunung berapi aktif di gugusan Pegunungan Andes. Kota ini berada di ketinggian 2.850 mdpl, yang menempatkan Quito sebagai ibu kota tertinggi kedua di dunia setelah La Paz, Bolivia. Sepanjang tahun, suhu Quito antara 922 derajat Celcius. Menurut Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Luar Negeri Teuku Faizasyah,

Sementara itu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menginstruksikan jajaran militernya untuk melanjutkan serangannya ke Jalur Gaza. Instruksi itu dikeluarkan Netanyahu saat bertemu dengan Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, dan sejumlah petinggi militer, Sabtu (23/ 6). Dalam pertemuan itu, Netanyahu memerintahkan untuk mengintensifkan serangan ke Jalur Gaza dengan dalih melindungi pemukim di Israel bagian selatan. Ehud Barak dilaporkan akan segera menggelar pertemuan lanjutan dengan Kepala Staf Militer, Jenderal Benny Gantz, dan beberapa pimpinan keamanan lainnya. Pertemuan itu disebut akan mendiskusikan kondisi terakhir dan kemungkinan eskalasi serangan di wilayah Palestina. Sedangkan Brigade bersenjata gerakan Islam Hamas, Ezz el-Din Al-Qassam, memberi peringatan keras kepada Israel. Hamas yang menguasai Gaza itu memperingatkan bahwa penembakan akan banyak dilakukan jika Israel tidak menghentikan seranganserangan militer atas Jalur Gaza. “Jika putaran terakhir konfrontasi pekan ini tidak cukup untuk mencegah pendudukan, kami siap untuk mematahkan arogansinya. Kami siap menghentikan kejahatan dan menanggapi agresi Israel,” kata Ezz elDin Al-Qassam Hamas dalam satu pernyataannya, Ahad kemaren. Hamas ikut ambil bagian dalam putaran kekerasan untuk pertama kalinya dalam lebih dari setahun. Hamas mengatakan tidak akan berdiri diam ketika Israel terus melakukan serangan. Ezz el-Din Al-Qassam mengancam akan mengakhiri gencatan senjata dengan Israel yang ditengahi Mesir setelah serangan-serangan udara itu. “Serangan-serangan udara oleh musuh Zionis adalah kejahatan. Kami tidak akan tinggal diam dalam menghadapi kejahatan-kejahatan itu,” katanya. (h/dn/rol)

kunjungan itu merupakan kunjungan pertama kali yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia semenjak hubungan diplomasi kedua negara dibuka pada 29 April 1980, dan merupakan kunjungan balasan atas kedatangan Presiden Ekuador ke Indonesia pada 2007. “Kunjungan kenegaraan Presiden Yudhoyono ke Ekuador diharapkan dapat memperkukuh hubungan dan meningkatkan kerja sama antara kedua negara di berbagai bidang. Ekuador adalah salah satu negara penting di kawasan Amerika Selatan. Ekuador juga merupakan salah satu anggota FEALAC, sebuah forum kerja sama negara-negara Asia Timur dan Amerika Latin,” kata Faizasyah. Kunjungan kenegaraan Presiden Yudhoyono di Ekuador akan mengakhiri rangkaian kunjungan kerja Presiden ke Amerika Latin. (h/inh)

BOCAH DIMAKAMKAN — Pemakaman M Ali Ash-Shawwaf bocah berusia 6 tahun, Minggu (24/6). Dia adalah salah satu dari 16 korban serangan brutal Israel saat membombardir taman bermain di Khan Younis, Jalur Gaza, Sabtu (23/6) waktu setempat. AP PHOTO


LIPUTAN KHUSUS 9

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

ERIZAL RIDWAN menerima Piagam Penghargaan Pendidikan

AMRAN NUR menerima Penghargaan Asita Award

SEMBILAN TAHUN KEPEMIMPINAN AMRAN NUR

Menjadikan Kota Kecil Bermagnet Besar

AMRAN NUR bersama Ny Emnidar Amran

Hari ini, sembilan tahun sudah Amran Nur dipercaya memimpin Kota Sawahlunto, sejak periode pertama 25 Juni 2003. Kini tak terasa, periode kedua kepemimpinan Amran Nur yang didampingi Erizal Ridwan, sejak 25 Juni 2008 silam pun hampir usai. Setapak demi setapak, upaya pembangunan yang dilakukan Amran terhadap kota dan masyarakat Sawahlunto, telah membuahkan hasil. Daerah yang dulu tandus, kini menghijau dan subur. Bukan hanya sekadar dengan menanami dan mengembangkan pertanian, peternakan dan perkebunan. Bekas tambang batu bara itu ternyata bisa diubah menjadi destinasi wisata, yang memberikan daya tarik bagi wisatawan untuk datang mengunjungi Sawahlunto. Sawahlunto memang hanya sebuah kota kecil. Tapi di tangan pria kelahiran 13 Oktober 1945 itu, Sawahlunto bisa berubah menjadi kota yang bermagnet besar. Lihat saja, kunjungan wisatawan yang cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya. Water boom, objek wisata air pertama yang menjadi titik awal dikembangkannya pariwisata Kota Sawahlunto. Dulu hanya petinggi Belanda yang boleh menceburkan diri di kawasan tersebut. Namun, kini ribuan wisatawan datang dan mandi setiap pekannya. Komitmen mengembangkan sektor pariwisata terus dibuktikan dengan berdirinya beberapa objek wisata lainnya. Mulai dari Taman Satwa Kandih, wisata Danau Kandih, Lubang Mbah Soero, panorama Puncak Poland, Puncak Cemara, Museum Gudang Ransum dan Museum Kereta Api. Semangat akan pengembangan pariwisata juga ditunjukkan dengan penjemputan Lokomotif Mak Itam dari Ambarawa, pengembangan arena bermain Lapangan Segitiga, serta didukung dengan arena moto cross, lapangan pacuan kuda Kandih, dan arena road race, beserta kawasan camping ground Kandih. Tidak hanya dari sisi pembangunan objek wisata, peninggalan sejarah juga

diberdayakan untuk mendukung kepariwisataan. Bangunan bersejarah yang ada, kembali direnovasi tanpa meninggalkan nilai sejarah yang dimiliki. Beberapa bangunan tua arsitektur Belanda, terlihat berdiri megah di tengah kawasan kota tua. Bangunan tua yang terpelihara itu, dimanfaatkan untuk berbagai sarana dan aktivitas warga. Mulai berkembangnya pariwisata Sawahlunto tidak hanya memberikan dampak kunjungan wisatawan. Namun juga menumbuhkan semangat pengembangan kesenian di kalangan masyarakat. Jika dulunya urusan kesenian didominasi kaum tua, namun kesenian Sawahlunto saat ini mulai digemakan dari kaum muda. Fenomena itu terlihat dari munculnya, sanggar Parmato Hitam, Kota Arang Perkusi, Malakutan Bunian, hingga kembali hidupnya beberapa grup kesenian yang sempat mati suri. Berdirinya grup-grup kesenian tadi, tidak terlepas dari mulai berkembangnya sektor pariwisata Sawahlunto. Semakin tinggi tingkat kunjungan wisatawan, akan dibarengi dengan semakin tingginya frekuensi aktivitas kesenian. Kerja keras pembangunan di bidang pariwisata tersebut, membuat Pemko Sawahlunto diganjari The Best Achievement Travel Club Tourism Award 2011, yang disusul penghargaan Indonesia Tourism Award 2011. Di awal 2012 lalu, pihak ASITA yang menggeluti bidang pariwisata juga memberikan penghargaan kepada Amran Nur, atas semangat dan kerja kerasnya dalam pengembangan pariwisata di Indonesia. Pariwisata memang memberikan dampak besar terhadap perekonomian masyarakat Sawahlunto. Meski demikian, pasangan Amran Nur dan Erizal Ridwan tidak mening-

galkan sektor lain, yang memiliki pengaruh dalam kemajuan Sawahlunto puluhan tahun ke depan. Selain mengedepankan sektor kepariwisataan, bersama instansi dan seluruh elemen masyarakat, bahu membahu dalam menumbuhkan perekonomian di sektor pertanian, perkebunan dan peternakan. Program tanam padi satu batang, menjadi program unggulan dalam mengkatrol pendapatan petani. Dengan sistem tanam padi satu batang, produksi padi di Sawahlunto telah melebihi kebutuhan internal masyarakat Sawahlunto sendiri. Petani juga didukung dengan pengembangan kakao, karet dan beberapa komoditas pertanian yang diinginkan, yang ikut menjadi penopang perekonomian. Serta yang tidak kalah pentingnya, petani juga didukung dengan program Usaha Tani Terpadu (UTT). Dimana petani diberikan dukungan pinjaman tanpa bunga untuk pengembangan sapi. Program satu petani satu sapi, telah diterapkan pemerintah Sawahlunto, dan menjadi percontohan bagi Pemprov Sumbar. “Pemerintah, menginginkan petani tidak hanya sekedar berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya semata. Tidak hanya untuk pemenuhan kebutuhan makan. Petani hari ini, merupakan pengusaha tani, yang menjadikan lahan pertanian mereka sebagai tempat untuk berwirausaha,” ujar Amran Nur bersama Erizal Ridwan. Begitu kuatnya semangat pemerintah untuk mengembangkan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan, membuahkan beberapa kali penghargaan ketahanan pangan, baik dari tingkat provinsi maupun tingkat nasional. Semakin bertumbuhnya perekonomian masyarakat Sawahlunto, ternyata juga membuat kepercayaan perbankan dalam mem-

buka cabang di Sawahlunto, guna mendukung modal usaha masyarakat. Kesehatan juga merupakan sisi yang tidak kalah penting ditingkatkan oleh suami dari Ny Emnidar Amran itu, dalam masa kepemimpinannya. Asuransi menjadi pilihan bagi masyarakat, dalam menjaga dan penjaminan kesehatan. Setidaknya 85 persen, dari sekitar 63 ribu jiwa penduduk Sawahlunto sudah memiliki jaminan kesehatan tersendiri. Mulai dari Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM), Jamkesda, hingga Asuransi Kesehatan (Askes). Masih di sektor kesehatan, Sawahlunto juga menggalakkan program Bebas dari Buang Air Besar Sembarang Tempat. Untuk merealisasikan program tersebut, sebagian besar pemukiman warga di 37 desa dan kelurahan telah memiliki jamban sendiri. Yang juga tidak kalah pentingnya dalam pembangunan Sawahlunto, bagi Amran Nur dan Erizal Ridwan adalah sektor pendidikan. Tidak ada kata tidak kuliah bagi mereka yang cerdas. Biaya bukanlah kendala untuk menduduki bangku kuliah. Pemerintah Sawahlunto menyediakan sedikitnya 170 paket beasiswa setiap tahunnya, bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, yang berhasil meraih indek prestasi minimal 3,00. Selain itu, mahasiswa yang kesulitan untuk memenuhi biaya perkuliahan juga diberikan bantuan. Motivasi besar, untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi memberikan dampak yang besar bagi pendidikan generasi penerus Sawahlunto. Setiap tahun terjadi peningkatan jumlah mahasiswa asal Sawahlunto yang berhasil masuk ke perguruan tinggi

AMRAN NUR terima penghargaan Tokoh Perubahan Republika 2011 negeri. Setidaknya, dalam lima tahun terakhir tercatat peningkatan yang terbilang drastis. Mereka yang diterima di PTN mulai 2007 sebanyak 88 lulusan, tahun 2008 meningkat menjadi 139 lulusan. Sedangkan tahun 2009 angka lulusan yang diterima baik di Sumatera maupun pulau Jawa mencapai 178 orang. Angka tersebut terus meningkat menjadi 222 orang di tahun 2010. Terakhir tahun 2011, tercatat 251 lulusan di PTN. Peningkatan yang begitu drastis itu pulalah yang mengantarkan Sawahlunto menerima Piagam Penghargaan atas keberhasilan Pemko Sawahlunto dalam pengelolaan sektor pendidikan. Sawahlunto diganjari piagam penghargaan terbaik di tingkat kota se-Sumatera Barat, dengan 58,51 persen lulusan SLTA yang diterima di perguruan tinggi negeri pada tahun 2011. Dalam menggenjot motivasi siswa dan guru, pemerintah mendatangkan orangorang ternama, baik lokal maupun nasional untuk menjadi motivator. Sebut saja, Direktur Utama Bank Nagari Suryadi Asmi, Direktur Utama PT. Semen Padang, Munadi Arifin, bahkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno juga dijadikan motivator bagi calon lulusan SLTA ‘Kota Arang’. Tokoh nasional sendiri, layaknya pemerhati pendidikan

AMRAN NUR

Arif Rahman, mantan Rektor IKIP Jakarta, Winarno, dan juga Rektor Universitas Paramadina, Prof Dr Anies Baswedan. “Tujuan dari motivasi yang diberikan ini, muaranya tentu saja peningkatan mutu dari pendidikan Kota Sawahlunto. Bagi siswa, tentu untuk peningkatan kualitas pendidikan,” terang Erizal menimpali. Di balik semua upaya dan kerja keras yang dilakukan Amran Nur dan segenap jajaran Pemerintah Kota Sawahlunto, Harian Republika mendaulat Amran Nur sebagai Tokoh Perubahan Republika tahun 2011. Tokoh Perubahan Republika tersebut dinilai sebagai individu pionir, yang memiliki kemampuan menggerakkan masyarakat, memiliki visi ke depan yang mendahului zamannya, dan memiliki keyakinan serta kemampuan untuk mewujudkannya. Republika, media harian nasional itu menganugerahi lima tokoh yang dinilai memiliki kemampuan menggerakan masyarakat dan melakukan perubahan, serta memberikan dampak besar terhadap mas-

yarakat dan lingkungan sekitar mereka. Penghargaan yang diserahkan 17 April 2012 lalu itu, menyandingkan Amran Nur bersama Ahmad Heryawan Gubernur Jawa Barat, KH Abdullah Syukri Zarkasyi pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo, Hatta Rajasa Menteri Koordinator Perekonomian, Heppy Trenggono pengusaha, sebagai Tokoh Perubahan Amran Nur merupakan satu-satunya Tokoh Perubahan Republika 2011, yang berasal dari luar Pulau Jawa. Meski bukan berarti mewakili Pulau Sumatera atau luar Jawa, namun anugerah Tokoh Perubahan Republika 2011, jelas suatu hal yang patut untuk dibanggakan. Dengan mata berkaca, dan suara sedikit serak, kala itu Amran Nur menerangkan sedikit perjalanannya, dalam upaya meningkatkan perekonomian, pendidikan dan kesehatan, serta sektor pariwisata di hadapan Direktur Utama PT. Republika Media Mandiri, Eric Thohir dan Pemred Republika, Nasihin Masha, di Jakarta Theater. Meski memiliki deretan penghargaan dan keberhasilan yang telah diraih, hari ini Amran Nur masih menyisakan beberapa target pembangunan yang harus direalisasikan dalam satu tahun ke depan. Mulai dari renovasi pasar Sawahlunto, hingga pembangunan objek wisata kereta gantung sky lift, yang akan melintasi udara pusat kota Sawahlunto.(h/dil)

ERIZAL RIDWAN


10 LAPORAN KHUSUS

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

ROMBONGAN Altara, Azwir Dainy Tara, Bonny Tara dan Donny Tara, didampingi Bupati Tanahdatar Ir Mhd Shadiq Pasadigoe dan wakilnya H Hendri Arnis, disambut siriah dicarano dan tari galombang saat memasuki Jorong Mawar I dan Mawar II. IWAN DN

Altara Siap Tidur di Surau, Makan di Lapau, Mandi di Sungai BONNY TARA

B

agi masyarakat Kabupaten Solok, HM Azwir Dainy Tara bersama keluarganya sudah tak asing lagi. Azwir Dainy Tara adalah satu-satunya anggota DPR-RI yang terus memberikan perhatian untuk masyarakat, baik untuk kegiatan sosial, pendidikan, agama, olahraga dan perekonomian masyarakat Solok bahkan Sumatera Barat. Azwir yang juga Ketua Umum DPP KUKMI ini rendah hati. Ia mau tidur di surau, makan di lepau, mandi di sungai dan tidak memilih kawan. Komentar itu bukan muncul dari jajaran Partai Golkar saja. Masyarakat yang ditemui umumnya “berdecak kagum“ atas perhatian Altara Peduli Sumbar. Altara yang terdiri dari HM Azwir Dainy Tara, HM Yamin Ferianto Tara“ Bonny Tara”, Ananda Mutiara

Rezeki Tara, Donny Tara, Danny Tara memiliki kepedulian yang sangat tinggi untuk Sumbar. Hampir setiap berkunjung ke Kabupaten Solok dan Sumbar umumnya, Altara memberikan bantuan. Bagi keluarga Altara, sumbangan itu adalah bagian rezekinya dari Allah yang disisihkan dari usahanya berkeluarga. Bantuan itu diberikan dengan keikhlasan. Apalagi Kabupaten Solok adalah basis yang memberikan dukungan untuk Azwir menduduki kursi legislatif pusat tiga periode berturut turut. Kabupaten Solok, kampung ayahnya yang dulu bekerja di kebun teh di zaman Belanda, sangat diperhatikannya. “Saya tak akan pernah melupakan setapakpun Solok. Bonny Tara dan Mutia Tara

nanti yang akan bersama-sama memperjuangkan kampung bakonya nanti. Saya diamanahkan Partai Golkar memperkuat Sumbar II,“ ujar Azwir Dainy Tara dalam pertemuan di Sungai Janiah Solok dan Jawi-Jawi secara terpisah, beberapa waktu yang lalu Tebar bantuan Berbagai harapan yang disampaikan masyarakat dalam pertemuan-pertemuannya dengan masyarakat, boleh dibilang selalu disikapi. Di Jawi-Jawi, Bonny Tara hari itu menutup MTQ Kecamatan Gunung Talang. Bonny Tara selaku fungsionaris Partai Golkar memberikan banyak bantuan dan sumbangan disana. Membantu 8 ton pupuk Altara, peralatan alat olahraga untuk SSB (Sekolah Sepak Bola), 50 zak semen

untuk jalan serta membayar honor guru mengaji Rp600 sebulan selama 2 tahun. Demikian pula di Nagari Sungai Janiah, Kecamatan Gunung Talang, Bonny Tara membantu 4 unit mesin potong rumput untuk 4 jorong. Untuk PAUD, dibantu alat permainan APL luar dan dalam. Sedangkan untuk pemuda dibantu pula kostum bola dengan merek Bonny Tara, dan sarana tenis meja. Untuk kelompok tani wanita, Bonny membantu topi untuk ke ladang dan sejumlah pakaian. Ambulan gratis Azwir Dainy Tara juga menempatkan 2 unit ambulan di Solok. Ambulan itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara gratis. “Bila masyarakat memerlukan ambulan, hubungi saja Ricar F Cecep, ambulan akan segera

datang,” kata Azwir menanggapi harapan masyarakat. Setiap kunjungan, Azwir tetap berdialog dengan masyarakat. Gunanya, untuk mendengarkan aspirasi masyarakat di pelosok terhadap berbagai persoalan yang terjadi. Bahkan Azwir mengaku sudah 7 kali datang ke Koto Gaek sebagai bukti perhatiannya untuk masyarakat. Datang bukan saat butuh suara atau dukungan, namun setiap saat berkunjung dan berkeliling Sumbar yang seolah tanpa henti-hentinya. Wali Nagari Koto Gaek mengaku salut terhadap keluarga Altara. Tidak hanya untuk Solok, Altara seolah menjadi “mamak tempat mengadu”. Ibarat pepatah pai tampek batanyo, pulang bakeh mangadu. Sebab,

mamak badagiang taba, kamanakan bapisau tajam. Artinya tempat mengadu dan meminta yang diharapkan oleh masyarakat di Sumbar. Untuk Nagari Koto Gaek, Bonny Tara memberikan bantuan penyelesaian pos pemuda yang nantinya diberi lebel “Posko Bonny Tara“ sebesar Rp 5 juta dan membantu sajadah untuk musala. Koto Gaek Dukung Bonny Tara Bagi Wali Nagari Koto Gaek, keluarga besar Altara adalah sosok yang sudah

berbuat. Mereka berkeringat memikirkan masyarakat. Tak ada persoalan yang tidak ditanggapinya. Bahkan langsung dibantunya. Seperti halnya keluhan honor guru mengaji yang disampaikan H Muzakar Dt Pamuncak, Bonny Tara spontan bantu Rp 600.000 sebulan selama dua t a h u n . “Tentunya kita berkewajiban pula mendukungnya bersamasama,” ujar Wali Nagari Koto Gaek .(Iwan Dn)

AZWIR DAINY TARA

Rombongan Altara sedang tidur di sebuah surau.

AZWIR Dainy Tara, Bonny Tara dan Donny Tara foto bersama masyarakat Koto Gaek.


11

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

Dua Pendaki .................. Dari Halaman. 1 disiapsiagakan pula beberapa ambulan dan petugas medis, serta beberapa relawan lainnya. Masyarakat setempat juga banyak berkerumun di sekitar Kantor Camat Canduang untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut. Sementara itu, kedua pihak keluarga korban membantah opini masyarakat yang berkembang, jika anak mereka mendaki hanya untuk menuntut ilmu. Kedua pihak keluarga korban mengaku memang tidak mengetahui alasan anak mereka untuk mendaki gunung., dan tidak pantas mengklaim menuntut ilmu tanpa bukti yang kuat. Seperti diberitakan sebelumnya, Abdul Hafiez (19), warga Sanjai Bukittinggi dan Alfian (19), warga Kamang Magek Agam melakukan pendakian gunung melintasi Nagari Paniang-paniang Lasi Tuo Agam

pada Selasa (19/6) lalu. Namun kedua pendaki itu dinyatakan hilang pada Jumat (22/6), setelah orangtua salah seorang korban melaporkan kehilangan anaknya ke Kantor Camat Canduang Agam. Dari penuturan keluarga korban Abdul Hafiez, terakhir mereka mendapat pesan dari Hafiez pada Rabu malam, bahwa Hafiez dan Alfian telah tersesat dan minta bantuan. Terakhir Hafiez memberitahukan posisinya yang telah berada di Sarasah setelah Parak Rotan. Untuk mencari kedua pendaki yang hilang itu, Tim SAR gabungan menempuh rute yang dibuat masyarakat dan membuat rute baru, karena bisa saja kedua pendaki itu juga membuat rute baru yang selama ini tidak pernah dilalui masyarakat. Rute yang dilantasi tim SAR

gabungan itu adalah rute Batu Sampik, rute Rimbo Lumuik, rute Pandan Tinggi dan rute Batu Bajolang. Gunung Marapi (2891,3 m dpl) yang terletak di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar saat ini masih berstatus waspada, yang telah diberlakukan semenjak 3 Agustus 2011 lalu. Warga dan pendaki juga telah dihimbau untuk tidak melakukan pendakian ke puncak Gunung Marapi dan menjauhi radius tiga kilometer dari puncak Marapi. Gunung itu masih berbahaya, karena bisa mengeluarkan gas vulkanik yang berbahaya bagi kehidupan. Ancaman potensi letusan abu lontar material pijar dan pasir juga membuat gunung itu harus dijauhi radius tiga kilometer dari puncak. (h/wan)

Kape Raun..................... Dari Halaman. 1 Mulai dari roti susu, yoghurt susu, ice cream susu, bahkan stick susu dan pempek susu. Semuanya terbuat dari susu segar. Pengelolanya, Yerni, adalah salah satu pentolan sarjana membangun desa (SMD). Menamatkan pendidikan di bidang peternakan, perempuan satu ini mengambil kesempatan untuk membuka usaha berbasis peternakan dengan memasukkan proposal ke Dinas Peternakan Sumbar untuk kemudian diteruskan ke Kementerian Pertanian RI. “Proposal dimasukkan sekitar Maret 2010 lalu,” jelas Yerni, Sabtu (23/6). Dalam pembuatan proposal, Yerni membuat sebuah kelompok yang terdiri dari enam orang. Dengan berbagai ide unik dan menarik, setahun kemudian berhasilah kelompok Yerni mendapatkan dana sebesar Rp325 juta untuk membuka usaha. Yerni dan kawan-kawan kemudian menyadari bahwa industri ternak tak hanya terbatas dalam budidaya dan jual beli sapi. Berinisiatiflah mereka untuk membuat setiap anggota membidangi usaha yang berbeda. Mulai dari budi daya sapi hingga pengolahan berbagai produk dari ternak. “Untuk pengolahan kami kembangkan dengan pasteurisasi membuat olahan susu menjadi yoghurt, kefir dan ice cream. Awalnya hanya dengan tenda kecil, namun melihat antusias masyarakat yang cukup tinggi kemudian dikembangkan menjadi tempat sendiri seperti kafe ini,” tuturnya. Kini, dengan menyajikan menu dengan bahan baku utama susu

segar ini, Yerni bisa mencapai omset minimal Rp1 juta sehari. “Sebenarnya permintaan lebih banyak lagi. Namun saat ini kita baru mampu menyediakan 100 liter sehari,” katanya. Sementara permintaan susu segar setiap hari mencapai 140 hingga 150 liter sehari. “Pesanan banyak datang dari Kota Padang. Selain itu juga dari Bukittinggi, Padang Panjang, Payakumbuh bahkan Pekanbaru. Dari Pekanbaru bahkan mereka minta sediakan 500 liter sehari. Kita belum bisa sediakan karena produksi belum sampai segitu,” tambahnya.Tak hanya itu, kelompk Yerni juga menjalin kerjasama dengan Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) untuk memasarkan susu ke anak sekolah. “Kami mulai dengan memberikan susu segar gratis kepada anakanak sekolah. Setiap hari sekitar 60 liter, kami ambil dari Kape Raun Resto ini,” jelas Sekretaris PPSKI, Syafril. Syukur Iwantoro, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian sepakat bahwa pola konsumsi susu masyarakat harus dialihkan dari susu olahan ke susu segar. “Saat ini masyarakat sudah salah arah. Susu olahan baik bubuk maupun cair sudah kehilangan banyak nutrisi selama proses pengolahan. Sementara dalam susu segar semua kandungan dan nutrisi yang ada pada susu masih 100 persen,” jelasnya. Namun saat ini, Syukur mengakui saat ini pengembangan susu murni susu segar masih belum optimal, termasuk di Sumatera Barat.

“Kendala utamanya terkait distribusi dan bagaimana mengubah selera masyarakat yang sudah terlanjur terbiasa dengan susu olahan,” tambahnya. Iklan, dijelaskan Syukur, menjadi salah satu hal yang sangat mempengaruhi pola konsumsi masyarakat terhadap susu. Untuk itu, katanya, untuk menggiatkan kembali masyarakat agar mau minum susu segar, dapat dilakukan salah satunya dengan mengikuti selera generasi muda. “Di Sumbar misalnya dengan memasukkan produk ini ke kafekafe seperti yang dilakukan Kape Raun,” katanya. Sumbar, menurut Syukur, jika dibandingkan dengan daerah lain merupakan daerah yang sangat strategis untuk pengembangan sapi perah. Ini juga akan mempengaruhi jumlah produksi susu segar. “Saat ini populasi sapi Sumbar baru sekitar 1000 ekor, ini masih jauh dari kapasitas dan kebutuhan sapi Sumbar,”ungkapnya. Selain itu, ditambahkan Syukur, upaya lain untuk memasarkan susu segar adalah melalui sekolah seperti yang dilakukan PPSKI Sumbar. “Ini akan efektif menciptakan segmen pasar yang langsung ke masyarakat,”katanya. Usulan ini (memberikan bantuan susu segar ke anak sekolah_red) pernah diberikan ke Kemendikbud dan telah dianggarkan pada tahun 2011. “Namun sayang ditolak Komisi X karena dianggap itu bukan tSupoksi Kemendikbud,”paparnya. (Laporan Meidella Syahni)

Hadiah Umrah ................ Dari Halaman. 1 antarjuara se-Provinsi Sumbar, Jumat-Sabtu (22-23/6), di Masjid Mukminin, di Jalan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan. Atas prestasinya, Mutiya berhak atas hadiah umrah. Sementara juara II diraih oleh H. Alfion Sag., dari Kabupaten Tanah Datar, juara III diraih Albizar SIQ, SThI dari Kabupaten Agam dan juara IV diraih oleh Tarmen dari Kabupaten Pesisir Selatan. Mereka berhak atas sejumlah hadiah yang disediakan oleh panitia. MTQ yang digagas oleh Remaja Masjid Mukminin bekerjasama dengan Forum Pemuda Peduli Bersama (FPPB) Sumbar itu, diikuti oleh sekitar 50 qari dan qariah dari Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. Kegiatan perlombaan ini, digelar untuk mencari sang juara di antara para juara qari dan qariah di Sumbar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mensyiarkan gemar membaca Alquran. “Peserta yang ambil bagian pada perlombaan ini, merupakan para qari dan qariah yang sudah menyandang predikat juara dari kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sumbar. Untuk itu masing-masing kabupaten/kota, mengutus tiga orang qari dan qariah terbaik,” ungkap Ketua Pelaksana, Hengkizar, saat pembukaan perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antar Juara SeProvinsi Sumbar, Jumat (22/6). Selanjutnya, Hengkizar mengakui bahwa terlaksananya kegiatan ini berkat adanya dukungan dan kerja sama dari semua lapisan masyarakat yang terlibat di Kelurahan Alang Laweh. Pasalnya, kegiatan ini hanya bermula dari anganangan, kemudian menjadi mimpi, hingga menjadi sebuah kenyataan. Apa lagi, dalam wujudkan kegiatan ini, juga mengalami cobaan dan ujian dari Yang Maha Kuasa. “Terselenggaranya kegiatan ini, sebetulnya di luar dugaan. Sebab, bangunan mimbar yang telah didekorasi hingga berdiri megah, sempat runtuh akibat cuaca buruk dan badai yang terjadi di kota ini, sehari sebelum dimulainya kagiatan ini. Namun, berkat kerjasama kita semua, semua cobaan dan ujian itu

dapat kami lalui,” kata Hengkizar. Sementara itu, Ketua Forum Pemuda Peduli Bersama (FPPB) Sumbar, Andre Rosiade, menjelaskan maksud dan tujuan diadakannya kegiatan perlombaan ini, untuk mengajak masyarakat kota Padang, supaya gemar membaca Alquran dan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Selain itu, juga mendukung program pemerintah pusat dan pemko Padang, dalam magrib mengaji dan Asma Husna. “Mudah-mudahan acara yang digagas oleh masyarakat Alang Lawas bekerjasama dengan FPPB Sumbar ini, Insya Allah menjadi cikal bakal untuk kota Padang, supaya dapat lebih baik kembali. Di mana, kita bisa menghentikan yang namanya dekadesi moral,” cetus Andre yang baru diamanatkan memimpin FPPB Sumbar tersebut. Di samping itu, Andre, yang juga Ketua Gerakan Ayo Jadi Pengusaha di BPD HIPMI Sumbar tersebut, mengatakan, melalui kegiatan ini dapat mengajak masyarakat Kota Padang, supaya gemar membaca Alquran. Apa lagi saat ini kota Padang, sering diterpa isu gempa dan stunami. Salah satu penyebabnya, karena banyaknya fasilitas tempattempat maksiat di kota ini. “Kita melihat begitu banyaknya terompet pemanggil stunami di kota ini. Seperti tempat maksiat yang ada di Pantai Padang. Untuk itu, kita berharap, melalui kegiatan ini dapat menyebarkan virus semangat kita bersama dalam kembali ke Alquran. Mudah-mudahan, kota ini menjauhi kita dari musibah bencana di masa mendatang,” harap Andre. Selanjutnya Andre, juga mengajak seluruh masyarakat kota Padang melalui wadah FPPB Sumbar, untuk dapat bersama-sama mewujudkan Kota Padang, ke masa yang lebih baik. Sebab, kota ini dahulu lebih bagus dan maju dari daerah lain, seperti Pekanbaru, Palembang, Jambi dan Medan. “Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Padang, supaya dapat berbuat untuk membawa kota ini menjauh dan terhindar dari musibah bencana alam. Insya Allah, perubahan itu akan datang, selagi kita mau peduli dan berbuat untuk anak cucu dan

kemanakan kita nantinya. Kota Padang, akan menjadi kota yang lebih baik kembali,” imbau Andre. Andre Rosiade Pimpin FPPB Sumbar Dinilai memiliki rasa kepedulian dan sosial yang tinggi, Ketua Ayo Jadi Pengusaha di BPD HIPMI Sumbar, Andre Rosiade, mendapat amanat dan kepercayaan untuk memimpin Forum Pemuda Peduli Bersama (FPPB) Sumbar, yang bergerak di bidang sosial dan kemanusian. Hal ini sesuai dengan semboyan dari FPPB, yakni Berbakti Buat Orang Banyak. “Andre merupakan sosok yang cocok dan pas untuk menakhodai organisasi kepemudaan ini. Sebab, dirinya merupakan anak muda yang memiliki kepribadian dan jiwa sosial yang tinggi dalam membatu meringankan beban masyarakat,” ungkap Ketua lama FPPB Sumbar, Wewen Fernando, saat ditemui pada Jumat (22/6). Dikatakan Wewen, keberadaan FPPB Sumbar itu sudah berdiri semenjak tahun 2000 lalu. Selama itu, berbagai bentuk aksi sosial kemanusian telah ditorehkan dalam membantu masyarakat yang terkena musibah gempa bumi dan kebakaran di daerah Batusangkar. “Wadah kepemudaan yang bergerak di bidang sosial ini, tidak hanya untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah, akan tetapi juga berbagai kegiatan lainnya, seperti bakti sosial,” jelas Wewen, yang juga menjabat sebagai Ketua Pedagang Buah Pasar Raya Kota Padang. Sementara itu, Andre yang mendapat amanah dan kepercayaan, untuk memimpin FPPB Sumbar tersebut, mengatakan dirinya akan berbuat lebih dalam membatu dan meringankan beban masyarakat dan menjaga nama baik yang pernah diperbuat sebelumnya melalui ketua lama. “Saya sangat berterima kasih dan dengan besar hati menerima amanat dan kepercayaan yang diberikan oleh FPPB Sumbar tersebut. Sebab, amanat dan kepercayaan itu, merupakan tanggung jawab dalam membawa dan membesarkan organisasi kepemudaan ini ke arah lebih baik dari masa ke masa,” harap Andre. (h/amr/atv)

MAKAM PAHLAWAN —Seorang pekerja melakukan pemugaran dengan cara meninggikan tanah di sekitarTaman Makam Pahlawan Kusuma Negara, Kota Padang, Sabtu (23/6). Pemugaran dilakukan oleh dinas sosial karena tanah di sekitar makam terlalu rendah dan sering digenangi air di saat hujan. RIVO SEPTI ANDRIES

Ujang Sutan ................... Dari Halaman. 1 Mochtar Bukittinggi berjuang antara hidup dan mati. Yan, salah seorang warga kepada Haluan mengatakan, kecurigaan warga berawal dari pengaduan salah seorang anak korban pencabulan kepada orangtuanya. Saat ditanya kepada pelaku ibu korban, malah pelaku mengajak bertengkar. Kabar itu buncah sekamung. Atas perbuatan pelaku, maka ketua pemuda Padang Laweh Yas datang menjemput pelaku untuk dibawa

ke kantor Walinagari Padang Laweh, namun pelaku menolak sembari menyelipkan pisau di pinggangnya. Ketua pemuda mencoba menalukan pendekatan persuasif dan terus mengajaknya agar bersedia datang Kantor Walinagari Padang Laweh. Akhir ia bersedia dan berangkat dengan digonceng motor. Naas di tengah perjalanan, karena bejatnya perbuatan pelaku, entah siapa yang memulai, pelaku dihantam dengan sepoting kayu seseorang

dari belakang. Pelakupun turun dari motor itu dan mengeluarkan pisaunya yang telah ia siapkan dari rumahnya. “Itulah yang memancing emosi warga yang akhirnya pelaku kritis seperti saat ini,” kata Yas. Kapolsek Banuhampu AKP Julius, telah mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikam atas kasus tersebut. Sementara pelaku yang juga korban amukan masa masih dirawat intensif di UGD RSAM Bukittinggi. (h/jon)

Alfian Telah ................... Dari Halaman. 1 masikan kepada saya bahwa anak saya hilang saat mendaki gunung,” tutur Zulinarsyam (52), Mak Tuo Alfian, yang tetap sabar menunggu Alfian ditemukan tim SAR. Zulinarsyam menceritakan, di lingkungan keluarganya, Alfian, anak kedua dari lima bersaudara, merupakan sosok yang lugu, pendiam dan penurut sama sekeluarga. Namun entah kenapa, empat bulan yang silam, mendadak Alfian menghilang dan membuat seluruh anggota keluarganya jadi cemas. Zulinarsyam menduga, Alfian menghilang akibat faktor keuangan yang sulit di keluarganya. Diceri-

takan, Alfian pernah meminta uang belanja sebesar Rp10 ribu. Namun Zulinarsyam yang hanya berjualan di kedai kecil tak memberinya uang. Setelah itu, Alfian menghilang dan tak pernah pulang ke rumah lagi. Beberapa minggu lalu, Zulinarsyam mendapat kabar bahwa Alfian berada di Kota Pekanbaru dan bekerja di sebuah warnet. Namun belum sempat mencari Alfian ke Pekanbaru, mendadak dapat kabar Alfian hilang di Gunung Marapi. “Seumur hidup, Alfian tidak pernah mendaki gunung. Baru sekali ini Ia mendaki, dan langsung saya dapat kabar Alfian hilang. Saya

berharap Alfian cepat ditemukan dalam keadaan selamat,” harap Zulinarsyam. Terkait beredarnya kabar Alfian mendaki untuk merubah nasib dan menuntut ilmu, Zulinarsyam menolak dikatakan seperti itu. Meski Ia tidak tahu apa tujuan Alfian mendaki Gunung, namun Ia tak yakin Alfian mendaki gunung hanya untuk menuntut ilmu. Namun Zulinrsyam mengungkapkan, Alfian pernah masuk perguruan silat di kawasan Lasi Agam. Namun Ia tak yakin Alfian memperdalam ilmu silat dengan cara menuntut ilmu di Gunung Marapi. „

Semen Padang ................ Dari Halaman. 1 Petrokimia sendiri akhirnya tampil sebagai juara. Setelah itu, Semen Padang terus terpuruk hingga terlempar ke kasta kedua liga sepakbola Indonesia karena gagal melewati batas tim di Liga Super saat itu. Mundur lagi sepuluh tahun sebelumnya, tepatnya tahun 1992, Semen Padang bahkan jadi juara Piala Liga setelah mengalahkan Arema Malang dengan skor 1-0. Pencetak gol semata wayang yang mengantarkan Semen Padang mencicipi Liga Asia (Piala Winner saat itu), dilesakkan Delvi Adri. Ia kini juga jadi asisten pelatih. Di tingkat Asia ini, Semen Padang berhasil menyingkir tim asal Vietnam Saigon Port (sekarang tim ini bernama Ho Chi Minh City FC) Di leg I, Semen Padang unggul 10 atas Saigon. Di leg II, Delvi Adri Cs saat itu berhasil menahan imbang Saigon dengan skor 1-1. Hasil ini mengantarkan mereka ke level yang lebih tinggi, perempat final Piala Winner Asia. Lawannya, adalah tim asal Jepang, Yokohama Marinos. Saat bertanding di Padang, Semen Padang malah membuka asa. Mereka mengalahkan tim dari negeri matahari terbit itu dengan skor 2-1. Sayang, di Yokohama sana, Semen Padang dicincang 11 gol tanpa balas. Dan 10 tahun sebelumnya, tepatnya tahun 1982, tim yang baru dibentuk ini juara Divisi I Galatama dan promosi ke Divisi Utama Galatama. Padahal, saat itu Semen Padang baru berusia 2 tahun setelah berdiri tahun 1980. Bukan Pertandingan Terakhir Berkat tambahan tiga poin tersebut, membuat tim yang berjuluk Kabau Sirah ini, meraih 43 poin dari 21 laga. Terakhir, Semen Padang harus melakoni laga tandang menghadapi Persija Jakarta. Seperti yang diprediksi Haluan di edisi Minggu (24/6), poin yang dikumpulkan skuad asuhan Suhatman Imam, tidak mungkin lagi

terkejar oleh pesaing terdekat mereka. Tim yang menduduki peringkat kedua klasemen sementara IPL Persema Malang telah menjalani 19 laga, dan hanya mengoleksi nilai 33. Seandainya Persema sukses memenangkan tiga laga sisa mereka, poin yang dikoleksi Irfan Bachdim dan kawan-kawan menjadi 42. Begitu juga dengan peringkat tiga sementara PSM Makassar yang juga telah mengoleksi 33 poin. Anak asuh Petar Segrt sudah menjalani 21 laga, dan dipastikan tidak akan bias “mengganggu” Laskar Bukit Indarung di puncak klasemen. Menjalani laga dengan cukup percaya diri, karena bermain di hadapan pendukungnya, serta berusaha memastikan gelar juara lebih cepat, Semen Padang memperagakan permainan cepat. Seranganserangan cepat tuan rumah membuat barisan pertahanan Persiraja, cukup bekerja keras dalam meredam gerakan Ellie Aiboy Cs. Ribuan masyarakat minang yang menyaksikan langsung laga tersebut membuat Stadion bergemuruh, kala penyerang andalan Semen Padang Ferdinand Alfred Sinaga sukses menyarangkan bola. Usai menerima umpan matang dari Edward Wilson Junior, striker timnas senior tersebut, melepaskan tendangan keras yang mampu melewati penjaga gawang Persiraja Zulbahra pada menit ke-23, sehingga mengubah papan skor menjadi 1-0. Dua menit berselang, SP mampu menggandakan keunggulan lewat eksekusi penalti Edward Wilson Junior. Hadiah penalti diberikan wasit menyusul pelanggaran handsball Yudi Khoerudin. Hingga jeda skor 2-0 tersebut tetap bertahan. Memasuki 45 menit babak kedua, Semen Padang masih belum menurunkan serangan, dan memberikan tekanan hebat di pertahanan tim tamu. Pada menit ke50, Semen Padang nyaris menggandakan keunggulan, namun bola hasil tendangan bebas Esteban Vizcarra,

hanya membentur tiang gawang. Persiraja bukan tanpa peluang, tim yang berjuluk Laskar Rencong tersebut sempat mengancam pertahanan Semen Padang melalui skema serangan balik. Peluang emas teresebut diperoleh Syakir Sulaiman pada menit ke-62. Berhadapan satu lawan satu dengan penjaga gawang SP, Samsidar, Syakir gagal mengkonversi peluang tersebut menjadi gol. Tiga menit berselang, kembali anak asuh Herry Kiswanto kembali mendapat peluang matang. Kembali melalui serangan balik, tendangan Arief Kurniawan meskipun mampu melewati Samsidar, namun mampu diantisipasi oleh Hengky Ardiles yang berada diposisi yang tepat sebelum bola melewati garis gawang. Semen Padang akhirnya memperbesar keunggulan mereka di menit ke-83 melalui tandukan Edward Wilson setelah menerima umpan Esteban Vizcarra. Persiraja hanya mampu memperkecil kekalahan menjelang pertandingan berakhir lewat tendangan keras Erik Saputra dari luar kotak penalti, sekaligus menutup laga dengan skor 3-1. Bersyukur Manejer tim Semen Padang Asdian mengaku sangat bersyukur akhirnya Semen Padang mampu mempersembahkan gelar IPL perdananya untuk ranah minang. “Alhamdulillah akhirnya kami mampu memastikan gelar juara. Ini akan coba kami pertahankan pada musim-musim kompetisi selanjutnya. Disamping itu, kami akan segera fokus untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi Asia, juga Liga Indonesia,” terangnya. Kapten tim Kabau Sirah Ellie Aiboy juga mengaku bersyukur, atas jerih payah timnya selama mengarungi kompetisi 2011-2012. “Semua pemain berusaha untuk tampil konsisten disetiap laga yang dijalani. Mengenai dua pelatih, yakni Nil Maizar dan Suhatman Imam samasama memberikan yang terbaik untuk tim,” tukasnya. (h/mat/rio)


12 LIPUTAN KHUSUS

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno menyalami Denis Saputra

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

PEMASANGAN cincisn dari bako kepada Denis Saputra

MUSLIM KASIM menyalami Denis Saputra

PESTA PERNIKAHAN PUTRA H NASRUL ABIT DAN HJ WARTAWATI

Dekat dengan Rakyat, Menyatu dengan Adat Tiga hari, tiga malam sejak, Kamis (21/6) sampai malam Minggu (23/6), jantung Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan ramai dikunjungi masyarakat.

BAKO dari Linggo menjujung jamba menuju rumah gadang

HANTARAN bako berupa sapi dari Linggo Sari Baganti diarak menuju tempat perhelatan

Mereka ikut menyemarakan acara Baralek putra Bupati H. Nasrul Abit dan Hj. Wartawati, Denis Saputra dengan Damar Kurniasari, putri H. Suyitno dan Hj. Yuni Purwanti. Pesta perhelatan yang merakyat ini digelar di Rumah Dinas Bupati, Jalan Imam Bonjol No.1 Painan. Kedatangan masyarakat dan undangan lainnya tak hanya memberikan ucapan selamat berbahagia kepada mempelai, namun juga menyaksikan pementasan kesenian khas daerah dalam rangka menyemarakan alek tersebut. Pertunjukkan kesenian berlangsung dan mampu menghipnotis pengunjung hingga

larut malam. Kamis malam ada pertunjukkan rabab dan saluang, namun

terganggu angin kencang. Jum’at malam diselenggarakan bagurau samalam suntuak model masa kini, kemudian puncaknya malam Minggu artis ibukota yang menghibur. Sementara siang hari, warga dapat menyaksikan prosesi perhelatan Minangkabau. Kegiatannya di konsep rapi dan unik, tapi tidak dibuat buat.

Misalnya yang paling menonjol adalah prosesi babako. Babako menjadi daya tarik dari perhelatan yang merakyat itu. Kenapa disebut merakyat, soalnya yang hadir pada pern i k a hahan itu banyak p u l a rakyat badarai. Kemudian tentu tidak ketinggalan pejabat, pimpinan dari berbagai daerah, tokoh politik dan tokoh masyarakat. Sekretaris Daerah Pessel Erizon mengatakan, perhelatan pernikahan putra Nasrul Abit memang dirancang khusus, sehingga bisa menjadi pesta rakyat Pessel. Siapapun sembari berhelat, maka warga dan rakyat juga terhibur. Uniknya untuk menghibur pengunjung, ditampilkan band Dinas Pendidikan Pessel. (h/*)

ARTIS ibukota, Beniqno menghibur warga Painan


PADANG 13

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

LISTRIK BELUM MASUK

Perkampungan Sungkai Memprihatinkan PADANG, HALUAN — Kondisi Perkampungan Sungakai, RT 03 RW 02 Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh sangat memprihatinkan. Sejak berdiri sekitar ratusan tahun yang lalu, perkampungan Sungkai, sampai saat ini belum tersentuh aliran listrik. KAMPUNG SUNGKAI — Sejak adanya Kampung Sungkai, sampai saat ini belum lagi tersentuh aliran listrik. Kondisi jalan pun sangat memprihatinkan. PARWIS

Sepeda Santai Ramaikan HUT Bhayangkara PADANG, HALUAN — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke-66, Polresta Padang menggelar sepeda santai. Kegiatan itu diikuti sekitar ratusan peserta, yang terdiri dari berbagai club sepeda dan sepeda ontel, Minggu (24/6) pagi. “Selain diikuti anggota keluarga besar Polri, kegiatan ini juga diikuti oleh Pemerintah Daerah (Pemda), TNI, serta masyarakat luas,” kata Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari. Kegiatan sepeda santai ini mendapatkan perhatian masyarakat, dimana ikut juga komunitas sepeda ontel (sepeda kayuh) dengan memakai seragam atribut ala perjuangan. Kegiatan sepeda santai menelusuri jalan yang ada di Kota Padang dengan start dan finish di halaman Mapolda Sumbar, dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Sepeda santai dilepas langsung oleh Kapolda Sumbar, Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari, didampingi Kapolresta Padang, Kombes Pol M.Seno Putro, Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim serta Walikota Padang, Fauzi Bahar. Peserta dari Mapolda Sumbar melewati rute Rasuna Said, Khatib Sulaiman, Simpang Hadis Didong, S. Parman, Juanda, Veteran, Simpang Olo Ladang, Jalan Samudera, Pujasera, Lapas Muaro Padang, Kelenteng, AR. Hakim, Simpang Thamrin, Bagindio Aziz Chan, Sudirman dan kembali ke Polda. “Sepeda santai yang digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ini merupakan salah bentuk mendekatkan serta keakraban polisi dengan masyarakat. Dimana agar terjalin terus hubungan yang harmonis, karena polisi sebagai pengayom masyarakat harus menjalin kemitraan dan itu merupakan tujuan, sehingga suasana kamtibmas akan terus kondusif,” ujarnya. Dikatakannya, pengguna sepeda di kalangan masyarakat terus meningkat, dan ini juga menjadi upaya untuk mengajak masyarakat menggunakan moda transportasi ramah lingkungan ini. “Selain itu, polisi juga ingin mendukung program pemerintah yang ingin mengurangi pemanasan global melalui program Go Green,” jelasnya. (h/nas)

Tidak hanya aliran listrik, akses jalan untuk menuju ke

IKA Unand Dikukuhkan PADANG, HALAUN — Pengurus Dewan Pimpinan Pusat, Ikatan Keluarga Alum¬ni (IKA) Universitas Andalas (Unand) Periode 2012-2016, dikukuhkan, di Gedung Serba Guna Fakultas Kedokteran Unand, jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu (24/6), sekitar pukul 21.00 WIB. Pengurus yang dikukuhkan tersebut yaitu, Ketua Umum terpilih Fasli Djalal, Sekretaris Reni Mayerni, dan Bendahara Suryadi Azmi. Sedangkan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi yang juga Ketua IKA Unand periode sebelumnya, ditunjuk sebagai dewan pembina IKA. Pengukuhan pengurus tersebut, dihadiri oleh Rektor Unand Werry Darta Taifur, dan sejumlah pejabat lain, seperti Pendiri ESQ Leadership Center Ary Ginanjar, dan berbagai politikus yang ada di Sumbar. Dalam kesempatan itu, Rektor Unand Werry Darta Taifur, mengatakan kualitas lulusan Unand seimbang dengan lulusan universitas terkemuka lainnya, yang ada di Indonesia, seperti ITB, UI, dan lainnya. “Sudah saatnya alumni Unand, di sejajarkan dengan alumni perguruan tinggi top di Indonesia. Karena lulusan kita saat ini sudah

REKTOR Unand Werry Darta Taifur menyalami pengurus IKA Unand selesai dikukuhkan. HUMAS

bisa mengimbangi lulusan universitas top lainnya,” katanya. Sementara itu, Ketua Umum IKA Unand Fasli Djalal, berjanji akan menjembatani kekurangan informasi alumni yang mau terjun ke dunia kerja, dan akan mengumpulkan semua alum¬ni yang dinilai berhasil, dan alumni yang masih butuh dukungan. “Dalam waktu dekat, kami akan mengumpulkan semua alumni yang telah berhasil, maupun yang sedang menggeluti dunia pekerjaan dalam maupun luar negeri. Sesudah dikumpulkan, kami akan saling berbagi pengalaman, dan membicarakan trobosan yang akan dilakukan dalam menyongsong dunia pekerjaan masa yang akan datang,” katanya. Ia mengharapkan, IKA Unand dapat meningkatkan promosi strategis, sehingga memberikan citra positif terhadap al¬ma¬ma¬ter. Selain itu, IKA Unand. Selain itu, dapat menjadi pengawas dalam menjaga, dan meningkatkan kualitas alumni. “Tujuan kita kan jelas, untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia, khususnya Sumatera Barat,” ujarnya. (h/cw-wis)

perkampungan begitu sempit, dan kecil. Untung saja, tahun 2010 yang lalu, PNPM Mandiri melakukan perbaikan jalan menuju perkampungan tersebut. Namun, masih terbengkalai, dan belum sepenuhnya siap. Di antara beberapa badan jalan, masih menggunakan tanah liat. Salah seorang warga Sungkai Nurtini (50) mengatakan, sejak ratusan tahun yang lalu, kondisi perkampungan Sungkai belum tersentuh apaun, kecuali pembangunan jalan setapak. “Sejak lahir, kondisi kampung ini tidak pernah berubah, sebelum PNPM Mandiri melakukan pembangunan jalan, kondisi jalan menuju perkampungan ini seperti jalan kuda saja. Kalau boleh saya berbicara, kami sangat merindukan pembangunan.

Tapi, sampai saat ini, pembangunan yang dilakukan pemerintah masih sangat minim,” sambil tersipu, menyandarkan kepalanya ke sebuah batang kayu. Begitu juga dengan penjelasan ketua RT 03 TW 02, Rimdra. Ia mengatakan, kondisi itu telah dirasakan oleh 22 Kepala Keluarga (KK) sejak ratusan tahun yang lalu. “Sebagai ketua RT, kami tidak berdaya melihat kondisi warga. Wilayah yang kami tempati ini masih termasuk dalam wilayah kota Padang, tapi kami merasa tidak seperti tinggal kota Padang,” katanya. Dikatakannya, pihaknya telah beberapa kali mengajukan permohonan kepada Kelurahan untuk perbaikan jalan, dan memasukkan aliran listrik ke rumah-rumah warga.

Namun, sampai saat ini permohonan tersebut belum juga diacuhkan oleh pihak kelurahan. “Kami telah beberapa kali mengajukan permohonan, namun sampai saat ini hanya jalan setapak saja yang dibangun, itu pun dilakukan oleh PNPM Mandiri. Kalau aliran listrik belum terasa sampai sekarang, aliran listrik hanya sampai di Gunung Nago, Kelurahan Lambung Bukit saja,” ujarnya. Warga berharap, pembangunan yang dilakukan pemerintah hendaknya merata di seluruh daerah, dan pemerintah segera memberikan bantuan untuk perbaikan perkampungan Sungkai. Karena, tanpa arus listrik dan kondisi jalan yang baik, warga tidak bisa beraktifitas sebagaimana mestinya. (h/cw-wis)


14 PADANG LINGKAR Braditi Calon Ketua KNPI Padang PADANG, HALUAN — Ketua HIPMI Kota Padang Braditi Moulevey menyatakan dirinya siap mencalon dalam pemilihan Ketua KNPI Kota Padang. Ia optimis mampu meminpin KNPI tiga tahun ke depan. “Saya ingin mensinergikan pontensi yang ada di HIPMMI, dengan kekuatan KNPI sebagai induk dari seluruh OKP,” kata Braditi Moulevey kepada Haluan, Minggu (24/6) dalam jumpa pers di Rumah Makan Taman Sari. Musyawarah kota (muskot) KNPI, bakal dilaksanakan pada Rabu (27/6) sampai Kamis (28/6). Menurutnya, potensi KNPI sebagai induk organisasi kepemudaan, masih perlu dioptimalkan. Dimana organiasi kepemudaan harus mampu berdiri diatas kakinya sendiri, tanpa harus bergantung pemerintah. Prinsip-prinsip HIPMI akan ia coba tularkan kepada KNPI kota Padang. “Masih banyak pengangguran karena sempitnya lapangan pekerjaan. Kita perlu mensiati dengan membuka lapangan pekerjaan, dan merubah cara berfikir para pemuda. KNPI merupakan garda terdepan dalam melaksanakan program pemuda Saya ingin pemuda Kota Padang yang mandiri, dan berjiwa entreprenurship,” katanya. Mantan Ketua KNPI Sumbar, H. Kandris dalam kesempatan tersebut mengatakan, orang yang mengurus KNPI harus berjiwa berjiwa kreatif, dan santun. Jika sifat ini dimiliki oleh seorang Ketua KNPI, dukungan akan banyak datang dari berbagai pihak. “Ketua terpilih nanti harus memiliki kapebelitas. Selain itu, ia harus ikhlas dalam mengabdikan diri. Siapapun yang maju, harus bisa menerima kemenangan dan kekalahan. Jika terpilih ia harus membawa karakter HIPMI kedalam KNPI,” kata Kandris. Menurutnya, banyak program dan kegiatan pemerintah yang bisa dilaksanakan pemuda. Misalnya, di bidang perbankan ada program KUR. Pada pemerintahan ada PNPM. Bila bukan orang entreprenuership yang menjadi Ketua KNPI, sulit membantu program pengembangan program yang memiliki potensi tersebut. Turut hadir Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumbar Buchari Bachter. Ia mengatakan, pemuda adalah tonggak tongak perubahan. Sudah saatnya pemuda merubah cara berfikir, mengembangkan jiwa entreprenurship pemuda sangat diperlukan. (h/yat)

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

Bidan Ingin Dapat Tunjangan Seperti Guru PADANG, HALUAN — Beberapa bidan menyampaikan kegalauan hatinya, soal pendapatan yang diterima sebagai bidan. Mereka membandingkan tunjangan sertifikasi yang diterima guru, dengan penghasilan profesi bidan. Padahal, menurut mereka tantangan profesi bidan jauh lebih berat dari guru. “Dilihat dari sisi manapun, pekerjaan bidan jauh lebih berat. Seperti mengunjungi pasien dalam kondisi manapun, apakah itu hujan, badai, tengah malam, dan apapun kondisi cuaca, kami tetap temui pasien. Itu semata pengabdian, tapi kenapa kami tak terima tunjangan seperti guru,” ujar salah seorang bidan Hj Marlindawati mengungkapkan kegundahannya kepada anggota Komisi IX DPR, Poempida Hidayatullah, di aula Stikes Ranah Minang, Sabtu (23/6). Kehadiran anggota Fraksi Partai Golkar DPR periode 20092014 yang merupakan pengganti antar waktu (PAW) Jeffrie Geovani itu ke Padang, dalam rangka sosialisasi empat pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Bersama Poempida, pemateri lainnya, Endang Mulyani (praktisi hukum, mantan anggota KPU Padang) dan

Otong Rosadi (Dekan Fakultas Hukum Unes). Sebagai moderator, Wahyu Iramana Putra (ketua DPD Partai Golkar Padang). Berbagai kegundahan lainnya, juga meluncur deras dari mulut para peserta sosialisasi empat pilar yang didominasi paramedis, baik yang masih berstatus mahasiswa maupun yang tengah melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi itu. Seperti, nasib sekitar 1.000 tenaga pegawai tidak tetap (PTT) Bidan di Sumbar. “Masa kerja PTT itu berlaku untuk tiga tahun dengan tiga kali masa perpanjangan. Ini berarti, ikatan dinas bisa terjadi selama 9 tahun. Setelah masa PTT itu selesai, nasib kami jadi tak jelas. Apakah bisa diangkat jadi PNS,” tanya seorang peserta. Selain itu, peserta juga mengkritisi tentang UU tentang Tenaga Keperawatan, yang tak juga tuntas dibahas DPR bersama pemerintah. Padahal, UU tersebut telah diserahkan sejak tahun lalu. Sebuah paradoks tentang jaminan perawatan persalinan (Jampersal), juga diungkapkan. Yakni, orang miskin mau punya anak berapapun, biaya persalinannya ditanggung pemerintah melalui program Jampersal. Sementara, PNS yang dilindungi melalui program Askes, dibatasi hingga anak ke-2 saja. Sementara, bidan desa terus saja diminta untuk menyosialisasikan program KB. Permenkes No 1464/Menkes/ Per/X/2010, juga dianggap telah

PAKAI REL — Karena jalan menuju rumahnya dipagar pembatas kareta api, Muhammad (50) warga Tabing.terpaksa menggunakan rel kereta api sebagai akses satu-satunya menuju kediamanya. Minggu (24/06). AMIR

menempatkan posisi bidan di tepi masalah hukum. Karena, Permenkes 1464 ini bakal memerangkap bidan dalam jerat malpraktek medis. “Bidan juga dilarang menerima sejumlah uang dari pasien Jampersal. Sementara, kompensasi yang disediakan pemerintah hanya Rp300 ribu. Ini tak adil jika dilihat dari pendapatan yang diperoleh guru bersertifikasi,” tandas Hj Marlindawati. Mendapat pertanyaan menohok sekaligus sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) di Komisi IX (yang membidangi kesehatan-red) DPR RI, Poempida mengaku, tak ingin memberikan penjelasan ataupun komentar ke audiens yang memenuhi aula Stikes Ranah Minang

hingga ke bagian tribun itu. “Anggota DPR itu memiliki fungsi pengawasan beserta anggaran dan legislasi. Lebih baik, keluhan dan realitas ini disampaikan secara tertulis kepada saya. Jika telah tertulis, akan saya pertanyakan saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan jajaran Menkes. Ini akan lebih efektif perjuangannya,” terang Poempida. Selain itu, terangnya, apa yang jadi keluhan tersebut, berada pada tataran kebijakan pemerintah. Bukan berada pada wilayah pengawasan anggota dewan. “Berdasarkan pengaduan ini nanti, nanti akan saya surati Menkes. Untuk mengevaluasinya, silahkan cek di web pribadi saya,

www.poempida.com,” terangnya. Walaupun begitu, Poempida menjelaskan, semua itu terjadi karena pengamalan sila ke-5 Pancasila, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, masih jauh panggang dari api. Katanya, soal keadilan sosial ini telah jadi isu sensitif, terutama soal kesejangan ekonomi. “Kita lihat sekarang ini, perbedaan antara orang kaya dengan miskin semakin lebar. Rasa keadilan di bidang hukum, juga masih belum dirasakan warga. Karena, realitas yang dirasakan masyarakat saat ini, hukum lebih tajam ke rakyat jelata, tidak ke kelompok lainnya terutama penguasa dan orang berpunya,” tegas Poempida. (h/rud/rel)

Sudut Kota ZANIMAR

Terminal Hilang Penghasilan Berkurang PADANG, HALUAN—Dengan penghasilan seadanya, tidak membuat Zanimar (55) putus asa untuk menghidupi ke-11 anaknya. Sekarang putra bungsunya sudah berumur 18 tahun, dan sudah mulai bekerja, meskipun masih serabutan. Pekerjaan menjual tebu, sudah dilakoninya sejak tahun 1984 sampai sekarang. Sekarang Zanimar sudah merasa bahagia, karena semua anaknya sudah berhasil. Anak-anaknya rata-rata sudah bekerja dan menikah. Dia merasa beruntung, karena tidak perlu lagi membiayai anaknya. Apalagi saat ini penghasilannya pas-passan. Menurutnya, penghasilannya sekarang dengan dulu jauh berbeda. Jika dulu, dirinya mampu menjual satu karung tebu, namun sekarang hanya sekitar 60 bungkus tebu per hari. Ini dikarenakan terminal yang dulunya beradanya di kawasan Pasar Raya, sudah tidak ada lagi. Sekarang dia hanya berjualan di sekitar Taman Imam Bonjol dan sesekali ke GOR Agus Salim serta Kampus UNP atau Unand.

Zanimar juga pernah mencoba berjualan di terminal Aia Pacah. Tetapi sekarang tidak lagi, karena angkutan Pariaman sudah angkat kaki dari sana. Selain berjualan tebu, dulunya Zanimar juga menjual telur asin. Bahkan, ketika masih gadis dan merantau di Pekanbaru, dia berjualan nenas di pinggir jalan. Keinginan menjual tebu ini, muncul ketika anaknya sudah bertambah dan penghasilan dari suaminya sudah tidak mencukupi lagi. Maka, mulailah dia berjualan, bolak-balik dari terminal ke pasar. Kejar-kejaran dengan angkutan umum pun pernah dilakukannya. Tidak haya berjualan tebu, Zanimar juga berjualan kacang ramang dan pepaya. Sekarang, karena sudah tua, dia tidak sanggup lagi berjualan di atas angkutan umum. “Dari sini untuk berjualan di GOR saja, sekarang saya sudah tidak sanggup, “ujarnya. Untuk mempersiapkan dagangannya, sekitar pukul 04.00 WIB, Zanimar sudah mulai membuka kulit tebu dan memotong-motongnya

ZANIMAR menjadi beberapa bagian, kemudian mencucinya. Pukul 08.00 WIB, Zanimar berangkat dari rumahnya di Lubuk Alung. Pukul 17.00 WIB, dia pun mulai bertolak pulang. Setelah sampai di rumah, pekerjaannya dilanjutkan dengan mencari tebu untuk dijual keesokan hari. “Harga tebu per batang Rp 1000, jadi saya beli 60 batang, “ujarnya. Jika laris, penghasilannya sekitar Rp40 ribu perhari. Namun dalam dua hari ini, pendapatannya agak berku-

rang. Menurutnya, karena sudah musim tahun ajaran baru, orang tua tidak mau membawa anaknya ke taman bermain. Alasannya, takut anaknya minta macam-macam. Selain itu, isu gempa juga mempengaruhi. Munurut Zanimar dirinya akan berhenti berjualan seperti ini ketika kondisi kesehatan sudah tidak memungkinkan lagi. “Saya akan berhenti berjualan ketika sudah tidak mengenal lagi kata nasi, “kelakarnya. (h/cw-eni)

BODY SLIM 100% HERBAL....SUDAH TERBUKTI HASILNYA & AMAN


15

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

Prancis Terlalu Hormati Spanyol DONETSK, HALUAN — Spanyol memastikan satu tempat di babak semifinal Piala Eropa 2012. Dua gol yang dicetak oleh Xabi Alonso membuat Spanyol menyingkirkan Prancis dengan skor 2-0. Bermain di Donbass Arena, Minggu (24/6) dinihari WIB, Spanyol tampil tanpa penyerang murni. Namun mereka sukses membuka keunggulan lebih dulu lewat Alonso di menit ke-19. Jelang akhir laga, Spanyol menggandakan keunggulannya. Alonso kembali mencetak gol dan kali ini lewat eksekusi penalti. Hasil ini mengantarkan Spanyol akan menghadapi Portugal di semifinal Piala Eropa 2012, Xabi mengaku tidak akan takut menghadapi kapten A Seleccao, Cristiano Ronaldo. “Tim ini fenomenal dan secara pribadi saya sangat puas dengan dua gol ini,” kata Alonso seperti dilansir Sky Sports. “Kami tidak memiliki banyak peluang tapi kami benar-benar mengontrol pertandingan,” lanjutnya. Di babak empat besar, Spanyol akan meladeni Portugal, Rabu (27/6/2012) mendatang. Saat ditanya soal kemungkinan bertemu Ronaldo, penyerang andalan Portugal yang juga rekannya di Real Madrid, Alonso mengaku tidak khawatir. “Pertandingan selanjutnya (semifinal--red) adalah yang terpenting. Kami semua mengenal siapa Ronaldo, tetapi kami tidak takut,” ucapnya. “Kami sekarang di semifinal dan tentu saja semua pertandingan di babak ini adalah soal hidup dan mati,” ujar mantan pemain Liverpool ini. Oleh sang pelatih Prancis, Laurent Blanc, kekalahan ini diakuinya sebagai hasil atas duel yang sangat menyulitkan. Dan atas kekalahan Les Bleus, Blanc menyebut ada sesuatu yang hilang dari timnya. Blanc mengaku menyesal dengan kekalahan tersebut. Ia menyebut seperti ada “sesuatu yang hilang” dari anak asuhnya. “Selalu ada sesuatu yang hilang ketika Anda kalah dalam sebuah pertandingan. Saya tak mengerti apakah itu penguasaan (bola) atau kemampuan teknik,” ujar Blanc seperti dilansir Sky Sports. Meski demikian, pelatih yang sebelumnya menangani Bordeaux selama tiga musim ini menyebut Prancis telah bermain dengan sangat baik. Dan karena hal tersebut, dia merasa Les Bleus pantas mendapat kredit sendiri meski ia juga tak yakin apakah timnya layak lolos ke semifinal. “Anak-anak telah bermain dengan segala kemampuan yang dimiliki dan memang sangat sulit untuk menghadapi Spanyol. Kami berhasil membuat sayap kiri mereka tak berkutik, di mana posisi tersebut adalah titik kekuatan mereka,” ujarnya. Pada pertandingan itu, Prancis dihadapkan dengan gaya sepakbola tiki-taka ala Spanyol. Semua lawan seakan akan mempunyai ketakutan berlebih untuk meladeninya. Rata-rata tim yang menghadapi Spanyol memilih untuk memainkan anti-teori dari tiki-taka itu sendiri, yaitu sepakbola pasif atau sejenis sepakbola negatif yang memilih untuk menunggu untuk diserang, bertahan dengan sangat rapat, memastikan tidak ada bola yang lolos untuk ditendang lawan dan melakukan serangan balik yang cepat pada saat yang tepat. Prancis, tim yang juga mempunyai potensi untuk memainkan tiki-taka, walaupun dengan gaya yang agak berbeda, sayangnya tidak berani untuk beradu tikitaka itu sendiri melawan Spanyol. Prancis terlalu menghormati Spanyol, Prancis terlalu tidak percaya akan kemampuan tim mereka sendiri bahwa mereka adalah salah satu tim di turnamen ini dengan kemampuan menyerang yang baik melalui poros Samir Nasri-Frank Ribery-Karim Benzema, ditopang Alou Diarra dan Yohan Cabaye di lini kedua. (h/mat/net)

XABI Alonso usai mencetak gol perdananya ke gawang Prancis.

Nasri Dikabarkan Ribut Dengan Reporter Prancis DONETSK, HALUAN — Kekalahan Prancis dari Spanyol diikuti oleh kabar tidak enak. Gelandang Les Bleus, Samir Nasri, dikabarkan bertengkar dengan seorang reporter asal negaranya sendiri. Prancis kalah 0-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Donbass Arena, Donetsk, Minggu (24/6/2012) dinihari WIB, Nasri sendiri tidak bermain dari awal. Ia dicadangkan lebih dulu, sebelum akhirnya dimainkan di babak kedua. Usai pertandingan, para reporter pun

Samir Nasri

menunggunya di mixed-zone-tempat di mana para jurnalis bisa mewawancarai pemain, setelah si pemain keluar dari ruang ganti--. Mereka berniat untuk menanyainya komentar terkait pertandingan tersebut. Namun, bukannya mendapatkan komentar, salah seorang reporter yang bertanya kepadanya malah mendapatkan makian. "Anda tidak akan mendapatkan apa-apa. Anda mencari masalah saja," ucap Nasri seperti dilansir Reuters. Sang reporter kemudian mem-

balas, "Pergi kau. " Nasri pun tak kalah sengit lagi membalasnya dengan ucapan "F*** you!" seraya menantang sang reporter untuk berbicara satu lawan satu dengannya. Sebelum ini, gol Nasri ke gawang Inggris, di mana ia merayakannya dengan menaruh telunjuk di mulutnya, disebut-sebut ditujukannya untuk para jurnalis yang kerap mengkritiknya. Nasri merasa jengah performanya di Prancis selalu menjadi sorotan.


16 OLAHRAGA POJOK ARENA 179 Taekwondoin Jalani UKT PADANG, HALUAN – Sebanyak 179 taekwondoin yang berasal dari Sumatra Barat, Riau, Jambi, Bengkulu dan Aceh pemegang sabuk merah dan hitam, DAN I dan DAN II mulai Sabtu (23/6) hingga Minggu (24/6), mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) DAN dan Kukkiwon di Gedung Serbaguna KONI Sumbar dan Batu Busuk kelurahan Limau Manis. Para peserta di uji langsung oleh tim penilai dari PB. TI Mr. Acen Tanuwijaya dan Mr. Wiliam Derek dan Mr. Handrianto. Ketua panitia UKT, Yonderi Karata mengatakan UKT yang digelar setiap dua tahun sekali tersebut tidak hanya di ikuti oleh 19 Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) Sumbar, namun juga taekwondoin yang berasal dari luar Sumbar. “Kami berharap keseluruh peserta nantinya lulus dengan hasil yang terbaik, serta kedepannya mampu meningkatkan kualitas tekhnik dan prestasi,” terang Yonderi. Sementara Ketua Pengurus Provinsi TI Sumbar Handrianto dalam sambutannya menjelaskan, untuk jumlah peserta pada UKT dan Kukkiwon tahun ini terbilang cukup besar serta menjadi kemajuan bagi TI Sumbar. “Kami mengikutkan seluruh atlet Sumbar yang lolos PON tanpa biaya pendaftaran, dengan harapan ajang ini mampu meningkatkan kualitas dan penampilan mereka, sehingga mampu menyumbang medali untuk kontingen ranah minang pada Pekan Olaharaga Nasional (PON) XVIII-2012 Riau mendatang,” sebut Handrianto.(h/rio)

PON Riau Terancam PEKANBARU, HALUAN — Masalah lain terkait penyelenggaraan PON XVIII kembali muncul. Event olahraga terbesar di tanah air itu kini benar-benar terancam karena fasilitas di Stadion Utama Riau dibongkar pihak kontraktor akibat belum cairnya pembayaran. Pembongkaran dilakukan pihak sub kontraktor terhadap kursi-kursi penonton, peralatan sound system serta papan skor pertandingan. Hal tersebut dilakukan karena pihak konsorsium tak memenuhi janji membayar 80% dari tunggakan, yang nilai tunggakannya mencapai Rp 30 miliar lebih. Konsorsium terdiri dari tiga perusahaan yakni PT Adhi Karya, PT Wijaya Karya dan PT Perumahan Pembangunan. "Kita memang telah membongkar kursi di stadion utama. Ini karena pihak konsorsium tidak tepat janji untuk melunasi uutanhnya," kata Ari Setiawan juru bicara Forum Subkontraktor Stadion Utama Riau. "Kita melakukan ini, karena hak kami selama ini tidak dibayar pihak konsorsium. Lagi pula yang kami bongkar itu adalah milik kami," lanjut Ari yang dilansir detikSport. (h/net)

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

Indonesia Boyong 1 Gelar SINGAPURA, HALUAN — Indonesia berhasil menorehkan prestasi tertinggi di ajang Singapura Terbuka 2012 setelah ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan berhasil keluar sebagai juara.

DISIPLIN — Pertahanan Tim Futsal Haluan yang dikoordinir Marihot, sulit ditembus tim Padang Ekspres. Di babak empat besar yang berlangsung Sabtu (23/6), Haluan mencukur Padang Ekspres dengan skor mencolok 5-1.

Tim Futsal Haluan Berhasil Revans PADANG, HALUAN – Dengan kemampuan gemilangnya, tim Futsal Haluan lolos ke final turnamen Futsal Futstar Liga di Hall Futsal Linggar Jati setelah menyingkirkan dua seterunya, tim Futsal Antara Sumbar dan Padang Ekspres, Sabtu (23/6). Di final, tim yang dimotori Jefri Eko Saputra ini akan ditantang tuan rumah Futstar Sport Club yang sukses menyingkirkan Posmetro Padang di semifinal 4-3. Partai final ini sendiri akan berlangsung Sabtu (30/6) bersamaan dengan final turnamen antar klub futsal di tempat yang sama. “Selamat, Haluan jadi wakil media di partai final. Nanti kita akan saling berhadapan ya,”sebut Pimpinan Kade Advertising sekaligus bos Futstar Sport Club, Krismon Doice kepada tukang racik tim Haluan, Rakhmatul Akbar. Dalam pertandingan yang berlangsung sepanjang Sabtu itu, turnamen ini diikuti 6 media di Sumbar melalui system gugur ditambah dua tim lain, yakni tim dari Djarum selaku sponsor turna-

men dan tuan rumah, Fuststar Sport Club. Keenam media itu, yakni Haluan, Posmetro Padang, Padang TV, Singgalang, Antara Sumbar dan Padang Ekspres, saling berhadapan. Di babak awal, Haluan berhasil menyingkirkan Antara Sumbar dengan skor meyakinkan 6-2. Hasil ini sekaligus membalas kekalahan yang diterima tim ini atas Antara pada turnamen serupa yang dihelat Partai Keadilan Sejahtara, dua bulan lalu. Saat itu, antara mengalahkan Haluan dengan skor 3-2. Hasil ini mengantarkan Haluan ke semifinal menghadapi Padang Ekspres yang sebelumnya dikenal kuat. Padang Ekspres lolos ke empat besar setelah mengalahkan tim Djarum, 5-3. Di Semifinal lainnya, berhadapan Posmetro Padang dengan Futstar Sport Club. Posmetro melenggang ke semifinal setelah menghentikan perlawanan tim Singgalang 6-5. Sementara Futstar lolos setelah menang atas Padang TV dengan skor 6-4. Pada pertarungan di semifinal antara Haluan dengan Padang

Ekspres berlangsung seru. Di babak pertama, Haluan langsung menggebrak dengan membobol gawang lawan tiga gol langsung. Padang Ekspres tak mampu membalas karena kokohnya bertahan Haluan yang dikoordinir Marihot dan Roby. Di babak kedua, upaya memperkecil ketinggalan yang dilakukan Padek tak berbuah banyak. Setelah membalas satu gol, gawang Padek bobol lagi lewat dua gol Eri. “Selamat bang, kita berhasil membalas kekalahan sebelumnya,” sebut Dayat yang punya dua peluang bagus memborbardir gawang Padek. Hingga pluit akhir, skor masih tetap untuk keunggulan tim yang dimanajeri Aci Indrawadi ini dengan skor 5-1. Sementara itu, babak 16 besar tingkat klub diantaranya, Baretta, IPPM, Kombinasi, Patenggangan dan klub lainnya mulai bertarung di Open Turnamen Futsal LA Light Futstar League di tempat yang sama. Ketua Panitia, Mastilizal Yee menyebut tim-tim tersebut akan berlaga mulai Minggu (24/ 6) hingga final pada hari Sabtu (30/ 6). (h/mat)

Diunggulkan di tempat keempat, Kido/Hendra mengalahkan pasangan Ko Sung Hyun/Yoo Yeon Seong dalam duel tiga gim dengan skor 2220 11-21 21-6 di final yang berakhir Minggu (24/6/2012) sore WIB. Pada pertandingan ini, Kido/Hendra mencatatkan 23 smes kemenangan berbanding hanya sembilan yang dibukukan oleh ganda putra Korea Selatan unggulan dua itu. Setelah sempat tertinggal cukup lama, Kido/Hendra berhasil menyeimbangkan permainan di skor 18-18. Skor kembali berimbang di

angka 20-20 tapi ganda "Merah Putih" ini berhasil memanfaatkan momentum dengan merebut dua poin berikutnya untuk mengakhiri gim pertama. Permainan berlanjut ke gim ketiga setelah Ko/Yoo merebut gim kedua. Kido/ Hendra kalah usai tidak mampu mengimbangi lawannya tersebut sejak awal. Di gim penentuan, Kido/ Hendra di atas angin. Tampil mendominasi Ko/Yoo dengan hanya "memberikan" ganda lawan enam poin saja sebelum akhirnya memastikan gelar juara.(h/net)

Kenshi Agam Wakili Sumbar PADANG, HALUAN — Sebanyak 12 kenshi Kabupaten Agam mewakili Sumatera Barat pada ke Kejurnas Pelajar dan Remaja Shorinji Kempo, yang akan berlangsung di Tanggerang Banteng, 26-30 Juni 2012 mendatang. Di ajang agenda kompetisi resmi PB Perkemi itu, mereka diharapka bisa mengukir prestasi. “Kami bersyukur dan menyambut gembira atas terpilihnya para atlet binaan. Mudah-mudahan mereka bisa meraih hasil terbaik,” ungkap Ketua Pengcab Perkemi Agam, Yulnasri dihadapan Bupati Agam H.Indra Catri, saat didaulat melepas kontingen kempo ini, Jumat (22/6) Pada kesempatan itu pamitan kenshi Agam di Lubuk Basung, Bupati Agam Indra Catri memberikan dukungan penuh, soalnya, Indra Catri adalah mantan Ketum Pengprov Perkemi Sumbar periode 1996 - 2000. Kabupaten Agam itu ter-

diri dari 4 orang atlet putra dan 8 orang atlet remaja dengan pelatih Utama Brammy WS Dompas. Sabtu (23/ 6) malam selepas maghrib, Sekum KONI Sumbar, Indra Jaya atas nama Ketum Koni Sumbar juga melepas keberangkatan kontingen Kempo Agam yang mewakili Sumbar ke Kejurnas tersebut. Sekum KONI Sumbar didampingi boleh Waketum Pengprov Perkemi Sumbar Dr.Sunadi, MP, Ketua Binpres, ss Burhendra, Ketua Perkemi Kab. agam Yulnasri, dan pengurus Perkemi Agam lainnya mengatakan Kejurnas Junior tahun ini sekaligus merupakan ajang seleksi pembentukan tim nasional dimasa mendatang. Ditambahkannya, sebagai seorang yang menyenangi olahraga kempo, Bupati Agam Indra Catri cukup aktif dalam mendukung pelaksanaan kegiatan kempo di Agam seperti mengirim 12 kenshi ini.(h/mat)

BNI TENNIS OLYMPIC 2012

Harry Ichlas Jadi Juara JAKARTA, HALUAN — Dalam rangka Hari Ulang Tahunnya yang ke 66, BNI menggelar Turnamen Tenis bertajuk “ BNI Tennis Olympic 2012”. Kegiatan berlangsung selama 2 hari berturut-turut, dari 21 hingga 22 Juni 2012 di Tennis Indoor Velodrome, Rawamangun Jakarta Timur. 16 tim ganda putra yang merupakan nasabah inti BNI dari berbagai wilayah se-Jabodetabek, ikut andil dalam turnamen tersebut. Pengusaha BBG/ BBM asal Sumatera Barat Harry Ichlas dan pasangannya Kusbiantoro berhasil menjuarai even tahunan BNI tersebut, luar biasanya, pasangan Harry dan Kusbiantoro baru pertama kali ikut turnamen BNI dan langsung meraih juara satu. Kemenangan pasangan pengusaha bahkan sudah di prediksi oleh para supporter, usai mengalahkan para pesaingnya di babak penyisihan. Bertumpu pada strategi permainan yang handal dan kepiawaian membaca

permainan lawan, pasangan Harry dan Kus semakin tak tertandingi. Lawan terakhir di babak penyisihan Firman dan Paniran ditaklukannya dengan skor telak 8 : 0. Disemi final Jumat malam (22/06), lagilagi Harry dan Kus berjaya usai menghadapi petenis Letkol. Dadang Suganda dan Letkol Gunaryo. Pasangan tentara juga di rontokkan oleh Harry dan Kus dengan skor 8:4. Sejauh itu, berarti juara 2 sudah dipastikan jatuh ketangan pasangan pengusaha ini. Final BNI Tennis Olympic 2012 langsung digelar hingga pukul 21:00 WIB di lokasi yang sama. Sangat mengejutkan, dua pasang petenis yang berhadapan di sesi final ini berasal dari wilayah yang sama. Harry Ichlas- Kusbiantoro dari Bekasi, lawannya Abdul ManafMohammad Yakob juga berasal dari Bekasi. Tak ayal setiap pencetakan skor dari masingmasing pasangan, selalu mendapat sambutan meriah dari supporter Bekasi.(h/mat/rel)


HUKUM DAN KRIMINALITAS 17

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

PAT R O L I

POLISI BUNGKAM

10 Ton Mita Disita

Maling Embat Notebook PADANG, HALUAN—Notebook milik Bastian (28) raib di tokonya di Jalan Sisingamangaraja, Padang, Jumat (22/6) sore. Akibat kejadian ini warga Air Tawar, Padang Utara itu mengalami kerugian sekitar Rp2 juta. Menurut keterangan korban di SPKT Polresta Padang, saat itu dia meletakkannya di atas meja kasir kerena ingin membeli makan keluar. Berselang beberapa menit kemudian dia kembali ke toko tersebut, dan ternyata notebooknya sudah tidak ada lagi. “Padahal saya pergi untuk membeli makanan hanya sebentar saja. Ternyata sudah menghilang notebook saya seketika,” kata Bastian. Ian mengaku sudah menanyakannya kepada beberapa orang yang ada di dalam toko, namun tidak satupun yang mengetahuinya. Tidak hanya itu, dia pun sudah berupaya melakukan pencarian namun tak kunjung ditemukan. Kanit II SPKT Polresta Padang Ipda Harmon menyebutkan, pihaknya sudah menerima laporan korban, namun pihaknya belum bisa memastikan siapa pelakunya. Apa lagi korban sendiri tidak bisa mencurigai siapa kiakira yang telah melarikan notebook tersebut. “Kami telah menyerahkan kasus ini ke bagian Unit Reskrim Polresta Padang utuk ditindaklanjuti,” katanya. (h/nas)

Bayi Dibuang di Sungai PASBAR, HALUAN—Sesosok bayi laki-laki ditemukan tak bernyawa di dalam sungai di Jorong Padang Laweh, Koto Baru, Luhak Nan Duo, Pasaman Barat Minggu (24/6) sekitar pukul 07. 30 WIB. Bayi malang itu dijumpai dalam karung persis di tepi irigasi. Melihat kondisinya, diduga bayi tak berdosa itu baru keluar dari rahim ibunya. “Saya menemukannya tersangkut di besi pembatas pengairan irigasi dekat keramba ikan,” kata Wasis (65), warga setempat Setiap pagi ia selalu melihat keramba ikan yang kebetulan berada pada jaringan irigasi itu. Pagi itu ia melihat ada karung putih. Merasa penasaran, ia mendekati dan berdua dengan warga lain, ia membuka karung itu. Mendadak ia kaget, ternyata di dalam karung yang dibungkus dengan haduk warna merah itu ada mayat bayi laki-laki yang masih merah dan tali pusarnya masih utuh. Penemuan ini kemudian diinformasikan ke masyarakat lainnya, dan diteruskan ke Polsek Pasaman. Tak beberapa lama kemudian sejumlah Polres Pasbar dan Polsek Pasaman tiba di TKP untuk melakukan identifikasi. Kapolres Pasbar AKBP Prabowo Santoso didampinggi Kasubag Humas AKP Muddasir mengatakan, pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. Kuat dugaan bayi itu hasil hubungan terlarang. “Nampaknya bayi malang ini tewas akibat kedingginan,” ujar Prabowo. Hasil visum menunjukkan, bayi itu r diperkirakan lahir normal subuh sebelum ditemukan, namun tali pusarnya tidak diputus dengan gunting melainkan ditarik. Untuk sementara mayat bayi dengan berat sekitar 2,5 kilogram dengan panjang 45 sentimeter itu dititipkan di ruang jenazah RSUD Jambak.”Kita masih terus melakukan penyelidikan terhadap siapa orang tua bayi malang ini,” ujar Muddasir. (h/nir)

PADANG, HALUAN—Sekitar 10 ton minyak tanah (Mita) disita polisi di kawasan Bungus, teluk Kabung Padang, Sabtu (23/6) dinihari.

TANPA HELM—Dua pria menggunakan sepeda motor tanpa helm di Jalan Adinegoro, Tabing, Koto Tangah Padang. Mereka tak khawatir akan ditindak polisi karena melanggar aturan, dan dampak yang timbul jika terjadi kecelakaan. AMIR

Pengendara Tewas Digilas Truk PADANG, HALUAN—Nurbima (54) tewas seketika akibat tergilas ban truk Bukit Putus, Padang Selatan, Minggu (24/6) sekitar pukul 13.00 WIB. Warga Jalan Sutan Syahrir, Rawang, Padang Selatan ini menghembuskan nafas terakhir dalam kondisi menggenaskan. Luka parah di bagian kepala hingga bagian-bagianya berserakan di aspal. Sementara anaknya Rika Muslim (24) selamat dari kecelakaan itu, tetapi tetap harus mendapat perawatan karena juga mengalami luka-luka. Seorang saksi mata Deri (27) menjelaskan, awalnya motor Honda

yang dikendarai Rika melaju dari Gaung ke Mata Aia. Nurbima bonceng di belakang. Dari arah yang sama melaju truk Nissan BA 9788 JM yang dikemudikan Rio Eko Saputra (23). Saat melewati rel kereta api, motor dengan nomor polisi BA 2803 AA yang berada di samping kiri truk tergeser hingga terjatuh. Korban yang dibonceng jatuh pas di bagian ban belakang truk. Karena terjatuh ke kanan dan kepalanya tepat berada di bawah ban truk, korban pun terlindas. Sedangkan Rika yang tengah hamil terjatuh ke sisi kiri sehingga selamat. “Korban tewas dengan kondisi

mengenaskan. Bagian kepalanya berserakan sementara dua buah giginya copot dan tertinggal di tempat kejadian perkara,” kata Deri Kanit Laka Lantas Polresta Padang AKP Eliswantri menyebutkan, pengemudi truk dapat ditangkap usai kejadian, dan dibawa ke Unit Laka Lantas untuk diperiksa lebih lanjut. Pihaknya tengah menyelidiki penyebab kecelakaan maut ini. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan. “Pelaku sedang diinterogasi secara intenisif di unit Laka Lantas. Sementara barang bukti berupa sepeda motor, dan truk sudah diamankan,” katanya. (h/nas)

Mita itu ditemukan petugas Direktorat Reskrim Khusus (Direskrimsus) Polda Sumbar dalam puluhan drum di depan Depot Pertamina di Bungus. Ironisnya bahan bakar yang diduga akan diselundupkan itu milik oknum polisi berinisial A. Untuk sementara barang sitaan itu dititipkan di Mapolsek Bungus. Hanya saja belum ada pejabat polisi yang berwenang yang bersedia menjelaskan lebih rinci soal penangkapan ini. Kapolsek Bungus AKP Zulkade tak bersedia berkomentar soal mintak tanah itu. Ia membenarkan hingga Minggu (24/6) sore, masih ada sekitar 40 drum berisi minyak tanah di Mapolsek. Namun pihaknya, tidak berani berkomentar terkait penangkapan itu. “Memang ada beberapa drum minyak yang diamankan di Mapolsek Bungus. Kami hanya bertugas mengamankan minyak, dan bukan memperoses penangkapannya. Karena itusaya tidak berwenang memberikan informasi bagaimana proses penangkapannya,” katanya. Sementara itu Pjs Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Mainar Sugianto mengaku, belum mendapatkan informasi soal penangkapan Mita itu “Saya belum menerima laporan tentang penangkapan minyak tersebut. Saya akan mencari tahu informasi tersebut,” ujarnya melalui telepon genggam. Menurut sumber , minyak tersebut diduga milik salah seorang anggota Polri yang bertugas di Sumbar. Hingga saat ini apa pangkat dan dari satuan mana oknum tersebut belum diketahui dengan pasti karena belum ada petinggi kepolisian Sumbar yang mau berkomentar. (h/nas)

Kawanan Rampok Diburu PADANG, HALUAN—Tim Reskrim Polsek Nanggalo masih memburu kawanan perampok yang beraksi di di Jalan Tanjung Berok, Tunggul hitam, Padang, Jumat (22/6) lalu. Seorang tersangka, Remon (29) sudah tertangkap “Pasca tertangkapnya Remon, saya sudah memerintahkan Polsek Nanggalo untuk terus memburu jaringan Remon yang masih kabur. Kedua pelaku tersebut masih diburu,” kata Kapolresta Padang Kombes Pol Moch Seno Putro, Minggu (24/6). Dijelaskannya Remon merupakan residivis, karena pernah tertangkap dalam kasus yang sama. Meski sudah pernah keluar

masuk penjara, ternyata tak membuatnya jera. Malah membuat aksi lebih kejam dengan cara melukai korbannya saat melakukan pencurian mobil Toyota Starlet. Untuk mengembangkan penyelidikan ia terus diperiksa. Seno mengaku sudah mengantongi identitas pelaku yang kabur, tetapi ia enggan menyebutkannya. “Kami telah mengetahui identitas kedua pelaku, namun karena masih dalam proses pengembangan, maka identitasnya untuk sementara belum bisa disebutkan demi kelancaran proses penangkapan,” katanya. Sebelumnya, Randi (22) terkena sabetan clurit saat mempertahankan mobilnya dari kawanan perampok

di kosnya di Jalan Tanjung Berok, Jumat sekitar pukul 04.30 WIB. Hanya saja upaya mahasiswa Unand ini tak berhasil. Mobilnya tetap bisa dibawa lari, meski kemudian ditemukan di Tabing sekitar dua setengah jam usai kejadian. Tak hanya itu ia juga dapat menangkap seorang tersangka, Remon. Menurut keterangan Randi, awalnya ia terbangun karena mendengar suara berisik di depan kosnya. Setelah dicek, terlihat sejumlah orang tengah mengotakatik mobilnya. Sekitar tiga orang itu terlihat menghidupkan Toyota Starlet yang tengah parkir. Kontan saja Randi berteriak sambil mengejar para pelaku yang kabur. Dua pelaku membawa mobilnya. Sementara satu lagi lari menggunakan sepeda motor. Pelaku yang menggunakan

Yamaha Mio dapat ditangkap korban dengan cara merangkul dari belakang. Ia sempat terseret motor pelaku. Bahkan lengannyaa juga terkena sebetan senjata tajam. Melihat dia diseret pelaku, beberapa warga ikut membantunya. Alhasil, pelaku dapat diciduk, dan diserahkan ke polisi. sekitar pukul 07.00 WIB, dari laporan warga diketahui mobil yang dilarikan dua pelaku ditinggalkan begitu saja di kawasan Tabing dengan kondisi ban masuk bandar. Warga yang menyaksikan kebaradaan mobil tak bertuan itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi terdekat. Setelah dilakukan pemeriksaan, dipastikan bahwa mobil dengan nomor polisi 1027 JG itu milik Randi yang dibawa kabur kawanan rampok. Diduga mobil tersebut sengaja ditinggalkan, karena merasa mereka sudah dibuntuti.

Sehari sebelumnya, kawanan perampok bersenjata api menggasak sepeda motor di Jalan By Pass, Aia Pacah, Padang, sekitar pukul 03.00 WIB dinihari. Pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang itu merampas Suzuki Satria FU milik Irfan (19). Saat itu dia hendak pulang ke rumah. Saat lewat di Jalan By Pass ia dihadang lima pria yang menggunakan dua unit sepeda motor jenis Yamaha Mio dan Honda Beat. Setelah itu, pelaku mengeluarkan senpi dan menodongkannya kepada korban. Melihat adanya senpi yang diarahkan kepadanya, Irfan pun cemas dan takut, sehingga ia mau saja menyerahkan motor BA 2401 GB tunggangannya kepada pelaku. Setelah mendapatkannya, korban ditinggalkan begitu saja di kawasan yang sepi. Ia pun kemudian langsung ke Mapolsek Kuranji untuk melaporkan kejadian itu.(h/nas)


18 BUKITTINGGI, AGAM DAN PADANG PANJANG

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

Lomba Penyelenggaraan Jenazah AMPEK ANGKEK, HALUAN — BKMT Kecamatan Ampek Angkek menyelengarakan lomba penyelenggaraan jenazah, Sabtu (23/6) yang diikuti generasi muda setempat di aula Kantor Camat Ampek Angkek. Lomba tersebut dihadiri oleh Camat Ampek Angkek Edrizal, tokoh masyarakat dan Bundo Kanduang. Dewan juri berasal dari kantor KUA. Penyelenggaran jenazah yang dilombakan adalah tata cara memandikan, mengafani sampai ke mensalatkan jenazah. Menurut camat, tata cara peyelenggaraan jenazah penting diwariskan kepada generasi muda karena sekarang yang terlihat di kampungkampung penyelenggaraan jenazah dominan dilakukan oleh yang berusia tua, yang berusia muda jarang yang pandai. ”Kalau mereka yang tua-tua itu telah meninggal siapa lagi yang akan menyelenggarakan jenazah olah karena itu pendidikan penyelenggaraan jenazah harus dilakukan seperti dengan lomba dalam bentuk praktik penyelengaraan, “kata camat. Oleh karena itu camat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan majlis taklim tersebut. (h/ks)

HUT Bhayangkara Diperingati BUKITTINGGI, HALUAN — Polres Kota Bukittinggi, Minggu (24/6) kemarin menggelar acara jalan santai dan fun bike keliling kota dalam rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) Bhayangkara ke-66 tahun. Kegiatan itu diikuti seluruh instisusi kepolisian di wilayah hukum Polres Bukittinggi, Muspida dan Muspika serta SKPD dan tokoh tokoh masyarakat. Kapolres Bukittinggi AKBP Eko Nugrohadi, Msi didampingi Ketua Panitia AKP Yusep Prasatya mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk menjemput aspirasi masyarakat agar ikut meramaikan perayaan HUTBhayangkara. “Sekaligus sebagai langkah Polri membuka diri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terangnya. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat terbukti dengan ramainya yang ikut berpatisipasi dalam berbagai rangkaian acara perlombaan untuk keluarga, pembagian door prise. Eko menambahkan, puncak peringatan HUT Bhayangkara akan dilangsungkan dalam upacara bendera di halaman Mapolres Bukittinggi tanggal 1 Juli 2012 mendatang. (h/jon)

JALAN — Walau jalan utama di Kota Lubuk Basung lebar dan mulus namun panas karena di kiri kanan jalan itu belum ditanami dengan pohon pelindung. KASRA SCORPI

PEDAGANG TOLAK INVESTOR

Pembangunan Pasar Molor PADANG PANJANG, HALUAN — Rencana pembangunan pasar pusat Padang Panjang, terancam kembali molor dan berkemungkinan akan mengalami pengunduran dari sejak mulai diwacanakan pada 2007 lalu. Pasalnya, para pedagang tetap menolak investor dan menginginkan pelaksanaan pem-

bangunan pasar itu dibiayai dengan pendanaan yang berasal dari APBD atau APBN. “Kami setuju dan sangat sepakat dengan rencana pembangunan pasar dilakukan secepat mungkin. Tapi, kami tidak sepakat jika pembangunan itu melibatkan investor. Kalau nanti pemko tetap dengan menggunakan investor, konsekwensinya tentu pengunduran pembangunan, sampai ada kata mufakat,” kata Ketua Dewan Penasehat P5 Syailendra kepada Haluan kemarin. Penolakan pembangunan yang tidak dengan melibatkan investor itu ujar Syailendra, didasarkan atas aspirasi pedagang pasar

Padang Panjang, yang setidaknya telah disuarakan sejak 2006 silam. Sampai saat ini imbuhnya, pedagang tetap menginginkan pembangunan pasar dibiayai dengan pendanaan melalui APBD, APBN, maupun sumber keuangan negara lainnya dan tidak dengan menggunakan investor. “Tuntutan ini juga telah disampaikan pada pertemuan antara pedagang dengan pemko, yang dimediasi Komnas HAM, Rabu pekan lalu. Kami beharap, kejelasan yang dipaparkan pemko nantinya, tidak berseberanan lagi dengan harapan dan keinginan pedagang,” pungkas Syailendra didampingi Kuasa Hukum P5

Erizal Effendi SH, MH. Untuk satu tujuan dan haraan bersama seluruh pedagang pasar Padang Panjang sambung Ketua P5 Ismedi St Pangeran, pihaknya menghimbau seluruh pedagang untuk tetap menjaga kekompakan dan menghindari terjadinya perpecahan antar sesama. Dengan terciptanya kondisi seperti itu, diharapkan rencana pembangunan pasar benar-benar sesuai dengan aspirasi dan keinginan pedagang. “Kekompakan yang berlandaskan semangat kebersamaan, tentu akan menjadi kekuatan kita dalam memperjuangkan aspirasi dan harapan seluruh pedagang,” tandas Ismedi.

Dari salinan berita acara pertemuan mediasi antara pedagang dengan Pemko Padang Panjang yang difasilitasi mediator Syafruddin NS dari Komnas HAM, bertempat di Aia Angek Cottage, Rabu 20 Juni lalu, kedua belah pihak sepakat untuk menunda proses mediasi, dengan melahirkan 5 butir hasil kesepakatan sementara. Mediasi lanjutan, akan ditentukan waktunya oleh pihak Komnas HAM. “Pemko dan pedagang sepakat melakukan pertemuan mediasi lanjutan, selambat-lambatnya setelah Idul Fitri 1433 H,” ujar Ismedi menyebutkan butir ke lima dari kesepakatan sementara itu. (h/yan)

Pengomposan Mengurangi Sampah Bukittinggi Canangkan Lusa, Mubes LKAAM Kawasan Tanpa Rokok Palembayan PADANG PANJANG, HALUAN — Upaya pengurangan dan penanganan sampah melalui pengomposan, terus digiatkan Pemko Padang Panjang. Selain untuk membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, langkah tersebut juga sekaligus dalam upaya mengurangi volume sampah di Kota Padang Panjang, yang pada 2011 lalu telah menca-

pai 141 meter kubik setiap harinya. “Volume timbulan sampah memang meningkat. Dari kegiatan kompos yang saat ini tengah digiatkan, diharapkan akan mampu mengurangi volume sampah di Kota Padang Panjang,” kata Kepala Dinas PU Kota Padang Panjang Defrial ST menjawab Haluan. Secara sistematis dan

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : BARU DATANG MESIN CANON IR 5000 & CANON IR 6000 DARI JEPANG DRUM BARU HARGA NEGO

AN PERSEDIA S A T A TERB CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

berkelanjutan imbuh Defrial, upaya pengurangan volume sampah organik yang berasal dari limbah rumah tangga, pasar dan terminal melalui kegiatan pengomposan itu, juga sekaligus meliputi langkah pengurangan dan penanganan sampah secara terpadu dan komperehensif. “Secara bertahap, kita akan terus melahirkan pusatpusat pengomposan di tengah masyarakat. Setidaknya, di Padang Panjang saat ini sudah terdapat lima titik lokasi pengomposan,” katanya. Wakil Walikota Padang Panjang Ir H Edwin Sp, menghimbau masyarakat untuk terus membiasakan pola hidup bersih, melalui aksi penanganan dan pengelolaan sampah secara terpadu dan sistematis. Ketersediaan bak-bak penampungan sampah di lingkungan tempat tinggal, kawasan umum, pasar dan terminal, hendaknya bisa menghilangkan kebiasaan buruk membuang sampah di sembarang tempat. “Dengan itu, usaha kompos juga akan lebih mudah digiatkan. Lingkungan bersih, masyarakat sehat dan kesempatan usaha juga ikut terbuka,” kata Edwin.(h/yan)

BUKITTINGGI, HALUAN — Pemerintah Kota Bukittinggi mencanangkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), ditandai dengan penandatanganan spanduk oleh Walikota Ismet Amzis didampingi Ketua DPRD Rahmat Haris di Lapangan Kantin, Minggu (24/6) kemarin. Walikota mengatakan, kawasan Tanpa Rokok merupakan ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok, atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan atau mempromosikan produksi tembakau. “Untuk itu lanjutnya, Pemko bersama DPRD Kota Bukittinggi memberlakukan Peraturan Daerah (Perda) nomor 1/2012 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR),” ujarnya. Menurut Ismet, ada beberapa dasar pertimbangan perlunya Perda KTR itu, di antaranya kesehatan merupakan hak azazi manusia sebagaimana diamanatkan UUD 1945. Selain itu, UU Kesehatan nomor 36/2009 pasal 115 ayat 2 menyatakan bahwa Pemerintah daerah wajib menetapkan kawasan tanpa asap rokok di wilayahnya. Demikian pula peraturan bersama Menkes dan Mendagri nomor 188/Menkes/PB/I/2011, keputusan menkes nomor 1974/Menkes/SK/IX/2011 tentang aliansi Bupati/Walikota dalam pengendalian masalah kesehatan akibat tembakau dan penyakit tidak menular (PTM). Alasan lainnya, pekerja dan karyawan punya hak untuk bekerja di lingkungan yang sehat dan tidak membahayakan. Anak-anak juga punya hak khusus untuk tumbuh dan berkembang di lingkungan yang sehat, salah satunya bebas asap rokok. “Karena tidak ada batas aman untuk setiap paparan asap rokok orang lain, maka KTR merupakan upaya yang efektif untuk melindungi masyarakat,” ujar Ismet seraya mendedikasikan momen pencanangan Perda KTR untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap jajaran DPRD Kota Bukittinggi yang telah berinisiatif melahirkan Perda tersebut. (h/rdw)

AGAM, HALUAN — Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau(LKAAM) Kecamatan Palembayan akan menggelar musyawarah besar (Mubes) lusa, Rabu, (27/6). Mubes itu akan membahas isu terkini anak kemanakan mengenai adat dan pembangunan kecamatan. Dihadiri ninik mamak dari 6 nagari sekitar 300 orang beserta tokoh dan cadiak pandai. Ketua LKAAM Palembayan M. Dt Rajo Nan Panjang mengatakan, mubes terakhir yang dilakukan LKAAM Palembayan 12 tahun lalu. Dalam kurun waktu tersebut telah terjadi berbagai perubahan sosial budaya dan pembangunan sehingga perlu disikapi oleh ninik mamak dan tokoh masyarakat. Sementara itu Camat Palembayan Aryati mengatakan, di bidang pembangunan isu yang berkembang adalah pembangunan jalan dan pemekaran kecamatan. Kata camat, jalan utama yang melintas di Kecamatan Palembayan sepanjang 50 Km lebih telah lama mengalami kerusakan sementara pemerintah Kabupaten Agam telah mengusulkan jalan itu untuk dijadikan sebagai jalan provinsi.

ARYATI ”Kalau usul itu diterima tentu akan menimbulkan berbagai konsekuensi diantaranya akan terjadi pelebaran jalan yang akan mengenai tanah masyarakat oleh karena itu para ninik mamak perlu menyikapinya sedari dini,” tegas camat. Sementara isu pemekaran kecamatan juga sudah lama berkembang mengingat kecamatan Palembayan cukup luas dan merupakan kecamatan terluas di Agam. Rencananya kecamatan tersebut akan dimekarkan menjadi kecamatan Palembayan wilayah barat terdiri dari Nagari III Koto Silungkang dan Salareh Aia dan Kecamatan wilayah timur terdiri dari Nagari Ampek Koto, Sungai Pua, III Koto Sipinang dan Baringin. (h/ks)

MAK MIAN

“Usaha Pupuk Organik Terkendala Mesin Pengolahan ” PADANG PANJANG, HALUAN — Meski memiliki prospek dan peluang bisnis yang cukup menjanjikan, namun usaha pengolahan pupuk organik yang digeluti sejumlah warga Kota Padang Panjang, ibarat pepatah “kerakap tumbuh di batu”. Mak Mian (63), warga Silaiang Bawah Kota Padang Panjang yang menggeluti usaha itu, mengaku terkendala dengan mesin pengolahan. Kondisi itu jelas Mak Mian, sangat berdampak terhadap kelangsungan usaha rumahan, yang setidaknya telah digelutinya sejak 11 tahun silam.

“Sangat sulit untuk pengembangan usaha. Sejak memulai usaha ini, sampai sekarang ya masih seperti-seperti ini saja,” keluh Mak Mian. Dengan mengandalkan sistem kerja manual menggunakan tangan dan sisa-sisa tenaga tuanya, hingga kini Mak Mian mengaku baru mampu memproduksi 10 hingga 12 karung pupuk siap jual, dalam rentang tiga sampai lima hari pengolahan. Meski sebenarnya Mak Mian optimis bisa meningkatkan hasil produksi, namun persoalan modal seperti menjadi tantangan besar

dalam upaya pengembangan usahanya. “Modal memang menjadi kendala dalam pengembangan usaha ini. Saya berharap, pemerintah bisa memberikan bantuan berupa mesin dan modal usaha tambahan,” harap Mak Mian. Selain dalam rangka peningkatan dan pengembangan usaha imbuhnya, dari hal itu nantinya juga diharapkan akan bisa membuka kesempatan dan peluang kerja bagi masyarakat, khususnya warga yang berdomisili di sekitar tempat tinggalnya. Mak Mian menjelaskan,

dua bahan dasar yang digunakannya dalam pengolahan pupuk organik itu, diantaranya kotoran sapi dan sekam padi bekas pembakaran. Cukup dengan mengganti atau menambahkan humus dalam rentang 3 sampai 4 bulan kata Mak Mian, ramuan dari dua bahan itu membuat pupuk bisa tetap dipergunakan dan tahan hingga bertahuntahun di dalam pot. “Adukan material dari kedua bahan dasar tetap gembur dan tidak akan mengeras, atau membongkah seperti tanah,” kata Mak Mian mempromosikan hasil produksinya. (h/yan)


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

HUT KOPERASI KE-65 DAN HUT BHAYANGKARA KE-66

Payakumbuh Gelar GJJS dan Lomba Sepeda Sehat PAYAKUMBUH, HALUAN— Dalam rangka HUT Koperasi ke-65 di Kota Payakumbuh diadakan gerak jalan jantung sehat (GJJS) dan sepeda sehat di Payakumbuh, Minggu (24/6). Diikuti jajaran Dekopinda, KPUD dan Polresta Payakumbuh. Iven itu, diikuti ratusan peserta, dengan hadiah bernilai jutaan rupiah. Walikota H. Josrizal Zain, Wakil Walikota H. Syamsul Bahri dan Ketua DPRD Wilman Singkuan, S.Sos bersama Wakil Ketua DPRD H. Sudirman Rusma, melepas peserta GJJS dan sepeda sehat tersebut. Kegiatan GJJS melibatkan seluruh anggota koperasi di kota ini, mengambil star di depan SMPN 1 Payakumbuh, menyusuri rute Jalan A. Yani, Simpang Labuh Basilang, Jalan Rky. Rasuna Said, Jalan Rambutan, Simpang Benteng, dan finis finis kembali di SMPN 1 Jalan Sudirman Payakumbuh. Ketua Dekopinda H. Maharnis Zul, S.Pd, dalam kesempatan itu melaporkan, kegiatan hari GJJS sudah memperlihatkan kepada publik, bahwa gerakan koperasi di Payakumbuh, tampak berkembang dengan pesat, sehingga putaran modal sudah mencatat Rp100

Miliiar lebih. Sedangkan, GJJS yang digelar KPUD dalam rangkaian menyemarakkan Pilkada Payakumbuh 2012, juga tak kalah meriahnya, kegiatan itu melibatkan tujuh pasangan Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh, relawan, parpol dan ratusan warga kota. GJJS ini, bergerak dari depan Kantor KPUD di GOR Kubu Gadang, menyusuri rute Jalan Rambutan, Simpang Benteng, Simpang Tugu Adipura, Simpang Labuh Basilang, Simpang Pacuan dan finis kembali di GOR Kubu Gadang. GJJS ini, dikatakan Ketua KPUD Hendra Yani, S.Sos, semacam sosialisasi Pilkada 2012 Payakumbuh ke tengah masyarakat. Sementara, lomba sepeda sehat rangkaian HUT Bhayangkara ke66 yang digelar Polres Kota Payakumbuh, mengambil star di depan Pos Polisi Kota di depan BRI, menuju Simpang Balai Panjang, melewati Jalan Sukarno-Hatta, Simpang Limbukan, dan finis di halaman Mapolres di Jalan Pahlawan Payakumbuh. Keterangan Kapolresta Rubintoro, kemarin, sepeda sehat digelar, untuk mendekatkan jajaran Kepolisian dengan masyarakat. (h/zkf)

SEPEDA— Lomba sepeda sehat rangkaian HUT Bhayangkara ke66 yang digelar Polres Kota Payakumbuh, Minggu (24/6). Star di depan Pos Polisi Kota di depan BRI, menuju Simpang Balai Panjang, melewati Jalan Sukarno-Hatta, Simpang Limbukan, dan finis di halaman Mapolres di Jalan Pahlawan Payakumbuh. ZULKIFLI

PILKADA PAYAKUMBUH

Hari Ini Calon Sampaikan Visi Misi PAYAKUMBUH, HALUAN— Hari ini, Senin (25/ 6), DPRD bersama Komisi Pemilihan Umum Kota Payakumbuh akan mengadakan debat kandidat dan penyampaian visi dan misi dari ke tujuh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh di lantai II DPRD Kota Payakumbuh.

BOTIAH DPRD Kunker ke Boyolali BOYOLALI, HALUAN— Posisi geografis kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah merupakan kekuatan yang dapat dijadikan sebagai modal pembangunan daerah karena berada pada segi tiga wilayah Yogyakarta- Solo, dan Semarang (Joglosemar) yang merupakan tiga kota utama di Jawa Tengah, dan daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten tersebut memiliki luas 101.501, 1955 Ha dengan rincian sawah 22.859,0846 Ha, serta tanah kering 78.654,1109 Ha. Tanah kering diisi bangunan, kebun, padang gembala ternak sapi dan kambing, serta tambak. Sedang tanah sawah memanfaatkan irigasi tekhnis, setengah tekhnis, irigasi sederhana, serta sawah tadah hujan menghasilkan padi atau beras. Dari luas pertanian tersebut daerah Boyolali dalam tahun 2011 lalu menghasilkan padi sawah 225.103 ton,padi gogo 14.372 ton, jagung 112.253 ton, kedelai 4.175 ton,kacang tanah 3.514 ton,ubi kayu 137.026 ton, ubi jalar 662 ton, serta kacang hijau 5 ton. Seiring hasil – hasil pertanian sawah, hasil perkebunan juga cukup banyak dari daerah Boyolali ini, dikeluarkan mulai kelapa, kopi,serta sayur mayur mulai dari wortel, kubis,bawang daun, buncis, kembangkol, tomat,cabe besar, cabe rawit, dan lainnya. “Pada perinsipnya kami sudah swasembada beras, jagung, dan daging kata bupati Boyolali diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan & Kesra Ir.Yuwaris yang didampingi Dwi Adi Nugroho Ketua DPRD Boyolali serta sejumlah Kepala SKPD Ir.Haryono,Spi Dinas Perindusterian dan Perdagangan. Kemudian Ibu Danik mewakili DPPKAD, Dishudpar Agus, Kepala Badan Ketahanan Pangan Ir.Mulyatno,Msi, Ir.Cahyo Sumarso PDAM, serta perwakilan Dipertanbuthut Sri Haryono kehadapan rombongan Komisi B DPRD Kota Payakumbuh dipimpin H. Sudirman Rusma,SIP. Sudirman Rusma ,SIP Wakil Ketua DPRD Payakumbuh yang juga Ketua Rombongan Komisi B, pada awal ekspose menyampaikan biografi kota Payakumbuh yang terletak pada ruas jalan Sumatera Barat – Riau. Tujuan Kunker kekota gudeg ini, sesuai bidang tugas meliputi pertanian, pasar, parawisata, PDAM, UMKM, serta PAD. (h/snt)

Penyampaian visi dan misi tersebut dihadiri walikota Payakumbuh, muspida, seluruh anggota DPRD Payakumbuh, SKPD, niniak mamak, bundo kanduang,ormas, tokoh masyarakat dan tim sukses atau pendukung dari tiap pasangan calon walikota Payakumbuh. ”Demi kelancaran penyampaian visi dan misi pasangan calon walikota, semua peralatan telah disusun sedemikian rupa, termasuk posisi tempat duduk para undangan. Tiap pasangan calon, diperbolehkan membawa tim sukses atau pendukungnya ramai-ramai, beserta atribut berupa baliho dan bendera parpol . Tetapi hanya 5 orang tim sukses dari tiap pasangan calon diperbolehkan untuk memasuki ruangan lantai II DPRD

Payakumbuh sekaligus mengikuti secara langsung penyampaian visi dan misi, dan sidang paripurna DPRD Payakumbuh,” ungkap Bakhruddin.S.Sos,Humas DPRD Payakumbuh kepada Haluan , Minggu (24/6). Bakhruddin.S.Sos mengatakan, mungkin tiap pasangan calon walikota, membawa puluhan timnya dan pendukung mereka saat acara berlangsung. Mengingat ruangan sidang hanya bisa menampung sekitar 150 orang undangan dari berbagai unsur. Terpaksa mereka dari tim sukses dan pendukung pasangan calon, dibatasi untuk memasuki ruang sidang. Hal tersebut, juga untuk menjaga suasa saat acara berlangsung bisa menjadi

aman dan nyaman. Bagi pendukung calon lainnya, bisa menyaksikan acara penyampaian visi dan misi tersebut melalui televisi di lantai I gedung DPRD Payakumbuh. Untuk kemanan, kepolisian dari polres Payakumbuh, Dinas perhubungan dan Satpol PP juga di siagakan. “Menurut rencana, acara berlangsung jam 09.00 WIB dibuka dengan rapat paripurna oleh Ketua DPRD Kota Payakumbuh. Dilanjutkan penyampaian visi dan misi oleh ke tujuh pasangan calon secara bergantian dan sesuai nomor urut. “Tiap pasangan calon, hanya memperbolehkan meyampaikan visi dan misi, maksimal selama 15 menit,” ujar Bakhruddin.S.Sos, Kabaghum DPRD Kota Payakumbuh. (h/ddg)

MESIN DATANG AKHIR TAHUN

RPH Segera Difungsikan PAYAKUMBUH, HALUAN— Dirjen Peternakan Kementrian Pertanian, mengisyaratkan kedatangan mesin pemotong hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) modern Koto Panjang Payobasuang, Kecamatan Payakumbuh Timur. Mesin pemotong sapi bantuan Pemerintahan Spanyol, yang selama ini menjadi teka-teki, kapan sampainya di Kota Payakumbuh, terjawab sudah. Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, Syukur Irwantoro, sudah meminta jajaran Dinas Peternakan Sumbar dan mendesak penyedia barang dan jasa dari Spanyol, mendatangkan seluruh peralatan mesin potong tersebut sampai di Payakumbuh, akhir tahun ini. “Saya minta jajaran Dinas Peternakan Sumbar, terus melakukan komunikasi dengan Pemerintahan Spanyol, agar seluruh peralatan mesin potong hewan tersebut cepat sampai di Payakumbuh,” ujar Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Syukur Irwantoro, saat melakukan kunjungan ke bangunan RPH Modern itu Minggu (24/6). Dirjen Syukur Irwantoro, mengajak, Pemprov Sumbar dan Pemko Payakumbuh untuk mencari peluang dan terobosan, dengan

keberadaan RPH Modern itu. Kota Payakumbuh yang berada di gerbang timur Sumatera, dari Pekanbaru, Riau, sangat tepat untuk memproduksi daging berkualitas tinggi, guna dipasok ke Negara tetangga, Malaysia, Singapura dan Brunai, selain kotakota di Riau dan Kepri. “Rumah Potong Hewan ini harus memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat Payakumbuh khususnya dan dan Sumatera Barat pada umumnya,” ulas Dirjen. Kunjungan mendadak Dirjen Peternakan, dilakukan, untuk menjawab pertanyaan dan keraguan publik, sehubungan masih belum berfungsinya RPH Modern yang menjadi kebanggaan Sumbar. Karena sejauh ini, bangunan dan mesin potong senilai lebih kurang Rp23 Miliar itu, belum juga berfungsi. Bangunannya, sudah rampung sejak setahun lalu. Sementara itu, pasar ternak, guna menunjang RPH, juga telah beroperasi sejak dua tahun terakhir. Di pasar ternak itu, mampu menampung seribuan hewan besar (sapi, kerbau) dan hewan kecil (kambing atau domba). Selama di Kota Payakumbuh, Syukur Irwantoro, didampingi Kadis Peternakan Sumatera Barat, Ir. Edwardi, Walikota Payakumbuh

H. Josrizal Zain, Asisten II Setdako Ir. H. Benni Warlis, MM dan Kadis Pertanian Payakumbuh Ir. Yufnani Awai. Walikota dalam kesempatan itu meleporkan secara detail kebijakan daerah Sumbar dan Payakumbuh membangun RPH Modern itu. Walikota juga menjelaskan, bahwa pemko telah melakukan kepastian hukum Islam, sehubungan dengan pemotongan hewan lewat mesin potong. Karena itu, MUI Payakumbuh, setelah melakukan diskusi dalam Muzakarah, memastikan, pemotongan hewan lewat tekhnologi mesin tidaklah haram. Sementara itu, Edwardi men g emukakan, kontrak pengadaan mesin potong hewan dengan penyedia jasa dari Pemerintahan Spanyol itu, berakhir pertengahan tahun 2013. Sebagian peralatannya, dilaporkan Edwardi, sudah sampai di Tanjung Periuk, Jakarta. Menurut dia, Dinas Peternakan Sumbar, tetap melakukan komunikasi dengan Pemerintahan Spanyol, kata Edwardi. Menurutnya, operasional RPH Modern dilakukan oleh UPTD Dinas Peternakan Sumbar, yang pejabatnya akan dilantik dalam pekan ini di Padang.(h/zkf)

Pengobatan Gratis di Posko Riza-Suwandel PAYAKUMBUH, HALUAN—Ratusan masyarakat Payakumbuh memadati posko relawan Riza FalepiSuwandel Muchtar yang terletak di Koto Nan Ampek, Payakumbuh Barat, untuk mengikuti pengobatan dan terapi gratis yang di gelar relawan pasangan tersebut , Sabtu (23/6) kemaren. Pengobatan dan terapi gratis tersebut menggunakan 6 alat terapi yang dipandu oleh Zulkifli (42), warga Payakumbuh. Zulkifli telah puluhan tahun mengobati berbagai penyakit melalui terapi E-plus ion cleaning, mengeluarkan berbagai racun dalam tubuh.. “Saya ikut senang, bisa mengobati dan membantu ratusan masyarakat Payakumbuh. Kepedulian pasangan calon walikota, Riza Falepi-Suwandel Muchtar terhadap masyarakat Payakumbuh, telah mensukseskan acara ini,”ungkap Zulkifli, yang sedang sibuk melayani pasien. Musbar selaku koordinator pelaksana pengobatan gratis tersebut juga mengungkapkan, kepedulian Riza Falepi dan Suwandel Muchtar terhadap masyarakat Payakumbuh sangatlah tinggi, sehingga pengobatan gratis ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat yang kurang mampu. “Menurut rencana, pengobatan gratis ini berlangsung sampai 10 Juli mendatang, antusias masyarakat yang tinggi untuk berobat, membuat Zulkifli kewalahan melayani para pasien. Hal tersebut tidak dipungut biaya, alias gratis,”ungkap Musdar. Jaziar (48) warga Payakumbuh Barat, merasa senang mengikuti pengobatan gratis tersebut. Penyakit asam urat yang ia alami, saat ini telah beransur membaik setelah mengikuti pengobatan dan terapi yang didukung oleh pasangan calon walikota Payakumbuh, Riza Falepi-Suwandel Muchtar. Jaziar juga mengucapkan banyak terima kasih kepada pasangan calon walikota nomor urut 5 tersebut. (h/ddg)

Ir.H.ALMAISYAR AAAIK.,MM (Calon Walikota Payakumbuh) & DEDRIZAL (Calon Wakil Walikota Payakumbuh)

Berniat Baik Berfikir Yang Baik Dan Berbuat Yang Terbaik Untuk Payakumbuh Yang Lebih Baik


WANITA DAN KELUARGA 20

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

SUTRA NOFRIANDINI

Selaraskan Kuliah dan Kerja BERMODAL hobi baca buku, nyanyi, dan menyiar, Sutra panggilan akrab dari Sutra Nofriandini yang sering juara kelas sejak bangku SD, sampai SMA, serta akhir – akhir ini dipercaya Kabd. Pasar Payakumbuh Isman, S.Sos, sebagai kepala serta penyiar radioland Pasar Ibuh Kota Payakumbuh.

Di sela – sela waktu menyiar radioland , anak kedua dari 4 bersaudara pasangan Afdal Tabrani dan ibu Ivonida ini, juga bisa menyempatkan diri kuliah. Sampai Juni 2012 ini gadis berbobot 55 Kg dan tinggi 168 Cm ini yang juga senang olahraga renang , sudah semester IV, ST-KIP Abdi Pendidikan Kota Payakumbuh. Gadis kelahiran Payakumbuh 30 Nopember 1992 yang memulai karier sebagai penyiar sejak bangku SMA, juga senang atau sebagai bidang favoritnya Inggeris Club.Tentang atlet favoritnya walau sebagai

wanita yang feminim, juga penggemar Cristian Ronaldo. “Apalagi tadinya juga senang sepakbola,” kata Sutra dalam kesempatan wawancara dengan Haluan. Bicara tentang tekad dari gadis

yang doyan atau senang makan “ martabak mesir “ ini, akan berbuat banyak untuk melakukan apa yang ingin saya lakukan selama hal itu masih hal yang positif, terutama sekali dalam kegiatan sebagai relawan untuk meningkatkan

Menu Sosis Ayam Manis

Bahan-bahan: 5 potong sosis ayam/sapi, potong 2 cm 100 ml minyak goreng 1 bungkus penyedap rasa 1/2 bawang bombay, potong dadu 2 siung bawang putih, cincang 2 sdm saos tomat 1 sdm gula pasir 1/4 sdt lada 100 ml air 1 sdt margarine Cara memasang Goreng sosis hingga merekah (jangan terlalu kering) Panaskan margarine, tumis bawang putih hingga layu Tambahkan bawang bombay, tumis hingga matang Masukkan semua bumbu, air, aduk dan masak hingga mendidih lalu masukkan sosis Masak sebentar saja (2 menit) angkat.

Tips

“ Pasar Sehat “ Payakumbuh. Diakui ataupun tidak oleh orang, namun peran kami dari radioland Pasar Ibuh Payakumbuh, ikatan pedagang pasar, dan warga pasar lainnya ,menjadikan pasar Ibuh Kota Payakumbuh terkenal , tentang pasar sehat, garendong (kenderaan bermotor roda dua yang menjajakan kebutuhan harian dari pasar Ibuh Payakumbuh kerberbagai pelosok nagari dan jorong ) 1.500 buah ,yang juga terbanyak tempat belajar bagi kabupaten dan kota lain di Indonesia, apalagi Sumatera Barat. Hal yang berkesan bagi gadis yang tinggal di Jalan Pahlawan No.29 A Labuh Basilang Payakumbuh ini, belum lama ini dapat pembekalan penulisan mading (majalah dinding) lewat YDP (Yayasan Danamon Peduli) bersama senior pasar dan pedagang, Risman Mansur Koodinator lapangan Yayasan Danamon Peduli Ibuh Payakumbuh, Sumardi pedagang kopi, Vinny Halyana (pedagang), Yunizar (pedagang sayur ),dan Ngatiran pedagang kelonton, di Kota Semarang Jawa Tengah. Bermodal pelatihan mading ataupun bembekalan ilmu Junalistik itu kami akan bisa pula menulis berita – berita tentang pasar setidaknya mengisi box informasi yang ada dalam pasar, mirip wartawan jugalah kata Sutra dengan ramah pada Haluan. (h/Syafril Nita )

Menghadapi Tahun Ajaran Baru

Mensiasati Biaya Pendidikan

SIASAT Pertama, sebaiknya sebelum Anda memasukan putra putri Anda ke sebuah sekolah, tanyakan dahulu apakah setiap tahun ajaran baru ada biaya pendaftaran ulang? Apa bila ada, berapa biasanya yang harus disiapkan? Bila ternyata besar, lebih baik Anda mencari sekolah yang lain. Biaya daftar ulang ini seharusnya tidak perlu, dan bagi orangtua murid hal ini dapat memberatkan ketika semua putra putrinya mulai bersekolah. Bagi yang sudah terlanjur, apa boleh buat harus terus dijalani, atau coba dihitung ulang kembali, berapa biaya yang harus dikeluarkan bila tetap disekolah yang sama dan bila pindah sekolah. Siasat kedua, buku pelajaran baru. Apabila putra-putri Anda mempunyai buku pelajaran yang sudah tidak terpakai lagi, sebaiknya disimpan karena dapat digunakan untuk adiknya nanti. Biasanya buku pelajaran dalam beberapa tahun masih sama, kalaupun ada perbedaaan biasanya tidak dari seluruh pelajaran, mungkin hanya dari 1 atau 2 mata pelajaran. Siasat ketiga. Buku tulis yang halamannya masih banyak, jangan dibuang dulu karena masih dapat digunakan untuk kelas selanjutnya. Tidak perlu malu untuk menggunakan buku lama, Anda bisa menyiasatinya dengan mengganti sampulnya dengan sampul baru dan melipat kertas menjadi segitiga dalam buku tulis untuk membatasi tahun yang lama dengan tahun yang baru. Apabila pada pertengahan tahun ajaran buku tulis habis, maka Anda bisa membeli yang baru. Tentunya membeli baru tidak seberat ketika awal ajaran baru, karena tidak berbarengan dengan membayar biaya lainnya. Untuk alat-alat tulis, belilah yang memang benar-benar diperlukan. Alat tulis yang masih bisa dipakai tetap digunakan sampai saatnya perlu membeli baru. Bila tas sekolah harus diganti, tunggu sebentar, 3 atau 3 bulan kemudian, agar anda dapat mengatur pengeluaran Anda supaya pada bulan yang sama pengeluaran tidak meledak. Ketika membeli tas baru, belilah tas yang harganya lebih mahal sedikit tetapi bisa digunakan sampai 5 tahun. Anda akan berhemat lebih banyak dan dapat mengatur napas keuangan Anda. Siasat keempat. Pertumbuhan anak-anak sangat cepat, seringkali dalam usia tertentu pertumbuhan badan anak akan mengalami hal yang pesat, sehingga memang benar-benar diperlukan menggati pakaiannya yang sudah sempit. Sedangkan bila baju seragam masih cukup, tidak perlu membeli baru. Belilah baju seragam yang benar benar sudah belel dan atau sudah sempit sehingga memang perlu diganti. Bagaimana dengan sepatu sekolah? Tetap gunakan sepatu lama selama belum sempit. ***

BEBAN orang tua untuk mempersiapkan dana sedemikian besar untuk membayar uang pangkal sekolah anak memang cukup berat jika harus dibayar sekaligus. Karena itu untuk mengantisipasi mahalnya biaya pendidikan kelak maka salah satu caranya adalah dengan mempersiapkan dana pendidikan jauh-jauh hari sebelumnya. Untuk mempersiapkan dana biaya pendidikan, sebenarnya banyak yang bisa dilakukan para orang tua. Secara garis besar, sumber pendanaan alternatif dalam perencanaan keuangan menghadapi tahun ajaran baru ada 5, yaitu : 1. Menabung melalui jasa perbankan Tabungan pendidikan, yang merupakan gabungan bentuk deposito, asuransi, dan tabungan. Bedanya, deposito dimulai dengan uang pangkal yang besar, sementara tabungan pendidikan membayar setoran untuk mendapatkan “uang pangkal” yang lebih besar. Dan berbeda pula dengan tabungan biasa, karena tidak dapat diambil sebelum jatuh tempo (layaknya asuransi dan deposito). Uniknya, walaupun bentuknya tabungan pendidikan, namun ada juga yang dijaminkan dengan perlindungan asuransi. Jadi ketika setoran yang seharusnya dilakukan sepanjang waktu perjanjian tidak tercapai, akan ditanggung pihak penjamin, setoran bulanan akan dilanjutkan hingga jatuh tempo bila orangtua penyetor mengalami kecelakaan dan tidak bisa melanjutkan setoran. 2. Membeli produk asuransi yang mengandung unsur tabungan. Asuransi pendidikan, bentuk penjaminan terhadap risiko, keuntungan menggunakan sumber pendanaan ini bila waktu yang direncanakan tepat atau ada risiko yang muncul di tengah “perjalanan”. Biasanya model ini digunakan bagi keluarga yang

memiliki resiko tinggi, sebut saja orang tua dengan pekerjaan tingkat kecelakaanya lebih tinggi. 3. Mempersiapkan sendiri dengan cara berinvestasi. Selain tabungan dan asuransi pendidikan maka Anda juga bisa mempersiapkannya sendiri dengan cara berinvestasi ke dalam suatu produk investasi lain, misalnya reksa dana. Anda bisa melakukan setoran rutin investasi per bulan, atau pada waktu yang diinginkan. 4. Dengan mengambil pinjaman kredit jangka pendek. Walaupun tidak terlalu lazim digunakan untuk sumber dana pendidikan, namun sebagian masyarakat masih menggunakannya, misalnya seperti produk pinjaman tanpa jaminan yang dikeluarkan oleh bank. Kartu kredit. Sumber keuangan ini sangat memungkinkan, walaupun pembayarannya mungin akan menjadi masalah baru. Selain bunga yang tinggi bila jatuh tempo, juga tingkat risikonya cukup besar. Menggadaikan harta Anda yang berharga seperti perhiasan emas ke pegadaian, juga merupakan salah satu sumber pembiayaan untuk berbagai keperluan yang mendesak, misalnya seperti membayar uang pangkal sekolah anak. Dalam keadaan mendesak, dimana tidak tersedia dana yang cukup untuk membayar biaya pendidikan anak dengan segera, maka mengambil pinjaman kepada pihak lain bisa menjadi salah satu alternatif, 5. Dengan

menjual harta kekayaan. Jika Anda mempunyai simpanan dalam bentuk kertas ( paper asset ) seperti reksa dana, saham atau harta dalam bentuk wujud lainnya seperti emas, tanah. Kendaraan atau barang berharga lainnya bisa dipertimbangkan untuk menjualnya jika tidak tersedia dana tunai yang cukup untuk membayar biaya pendidikan anak. Prinsipnya dari ke 5 alternatif mempersiapkan

KONSULTASI BISNIS & KEUANGAN Diasuh oleh:

MUINA ENGLO (Pengusaha Otomotif, Pemimpin Ford Padang)

Butuh Biaya Sekolah Bu Muina Sebentar lagi, tahun ajaran baru sudah di depan mata. Duh, saya bingung Bu. Karena dua anak saya, satunya tamat SD dan satu lagi tamat SMP. Keduanya mau melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi. Mereka butuh biaya yang lumayan besar. Bahkan untuk masuk sekolah negeri pun, juga butuh dana besar. Saya punya sedikit emas untuk itu. Emas yang punya kenangan tersendiri. Menurut ibu, apakah sebaiknya emas itu saya gadaikan saja atau dijual saja? Soalnya kalau digadaikan saya juga takut tak bisa tak menebusnya lagi. Kalau saya jual, sepertinya saya kok juga memnghapus masa lalu yang penuh kenangan di sana ya? Terimakasih bu. Dewi, Padang Dear Ibu Dewi, Ibu dewi yang terkasih, mengapa harus menggadaikan/ menjual emas yang penuh kenangan demi kepentingan sekolah anak - anak ? apakah tidak ada cara lainmisalnya dengan ibu bekerja lebih optimal lagi ? Apakah tidak bisa ibu bicarakan mengenai kesulitan manage uang pengeluaran kepada Bapak anak -anak? Bu, dengan menjual/ menggadaikan mas itu, itu bukan solusi jangka panjang karena setelah mendaftar ke sekolah yang lebih tinggi, biaya sekolah dan biaya hidup tetap berlangsung. Yang perlu ibu lakukan dengan sangat mendesak adalah memperbesar pendapatan ibu / keluarga ibu. Sebab jika tidak demikian, setelah menjual / menggadaikan emas ini, kesulitan lain tetap akan di depan mata dan akan ibu hadapi terus menerus. Tadi ibu tulis jika ibu gadaikan emas itu, ibu ragu bahwa ibu bisa menebusnya kembali. Kalau begitu, darimanakah biaya hidup selama ini, Bu ? Jika ibu masih memiliki penghasilan, apakah ibu sudah melakukan “smart spending” (belanja cerdas) selama ini ? Bu, tidak ada solusi lain selain memperbesar pendapatan. Idealnya dalam hidup ini adalah pendapatan lebih besar daripada pengeluaran termasuk didalamnya adalah factor inflasi yang membuat nilai tukar uang semakin kecil. Jika pendapatan ibu dan keluarga tidak lebih besar dari pengeluaran, maka adalah kewajiban ibu dan keluarga untuk memperbesar pendapatan. Jika tidak demikian, ibu dan keluarga sulit untuk survive. Bagaimana cara memperbesar pendapatan tidaklah sulit asal ibu dan keluarga berkenan melakukan yang terbaik yang ibu dan keluarga mampu. Jika sebagai karyawan, bekerjalah dengan etos kerja yang baik, jika sebagai entrepreneur, berikan pelayanan yang terbaik pada customer. Jika ibu adalah Ibu rumah tangga, sebaiknya ibu membantu suami mencari tambahan dengan bekerja. Jika menggadaikan emas adalah jalan jangka pendek untuk menyelesaikan masalah anak - anak mendaftar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sebaiknya cukup digadaikan saja dan sesegera mungkin ibu tebus dengan hasil kerja ibu dan keluarga. Dengan demikian kenangan ibu atas emas itu tetap ada, anak - anak tetap bisa bersekolah dan biaya hidup ibu dan keluarga akan terus tercukupi. Salam sukses selalu, MUINA ENGLO dan Team FORD Padang

dana pendidikan, semuanya bisa dijalankan hanya tinggal mempertimbangkan keuntungan dan kerugiannya. Dengan mempersiapkan dana pendiikan jauhjauh hari atau sejak dini baik melalui, tabungan pendidikan, asuransi pendidikan maupun mempersiapkannya sendiri, memungkinkan para orang tua merancang pendidikan anakanaknya. T i d a k hanya dari pola dan sistem pendidikan y a n g diingink a n , n a mun

juga kualitas pendidikan yang terkait erat dengan biaya pendidikan itu sendiri. Orang tua dapat menentukan sejak dini pendidikan jangka panjang seperti apa yang diinginkan untuk anak mereka. Sekaligus mempunyai prediksi besaran biaya dan dibutuhkan dan merancang untuk memenuhinya dalam hitungan sekian waktu tertentu. Sebaliknya jika persiapan dana pendidikan tidak dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya, alias dadakan, bisa jadi tiap kali anak Anda hendak membayar uang pangkal masuk sekolah, lagi-lagi Anda harus kalang kabut. Kalau sudah begitu, mungkin alternatif nomor 4 dan 5 bisa Anda pertimbangkan sebagai jalan keluarnya. Pada akhirnya selama pemerintah belum mampu menunjukkan komitmennya terhadap jaminan pendidikan gratis bagi rakyat, maka keputusan u n t u k berinvestasi untuk persiapan dana pendidikan anak dan peran serta orang tua dalam merancang pendidikan bagi anak-anaknya sangatlah besar. Apapun produk investasi yang digunakan, sebaiknya produk investasi pendidikan tersebut haruslah dirancang sedemikian rupa h i n g g a mengutamakan kepentingan anak serta mampu memberikan manfaatnya tepat pada saat dibutuhkan. (h/ drk)


SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

Peluang Industri Kulit Diseminarkan P A D A N G P A N J A N G , HALUAN—Pemerintah Kota Padang Panjang akan “Seminar itu menggelar seminar regional tentang pe- selain untuk ngembangan indusmemberikan tri kulit dan pemasarannya, Rabu (27/ motivasi dan 6) pekan depan. pencerahan Kepala Dinas Koperasi UMKM kepada Perindustrian dan pengusaha Perdagangan Kota Padang Panjang kulit kita, Reflis, Kamis (21/ 6), mengatakan, juga untuk seminar tersebut mencarikan akan digelar di Kompleks Mifan solusi dari Silaing Bawah, Kota permasalahan Padang Panjang. Dia mengata- yang dialami kan, seminar terse- dalam but diadakan dalam upaya pengemba- pengemngan dan pemasaran bangan industri di Indonesia khususnya ba- usaha ini,” gian barat sebagi- katanya. mana yang telah d i t e t a p k a n Kementerian Perindustrian. “Seminar itu selain untuk memberikan motivasi dan pencerahan kepada pengusaha kulit kita, juga untuk mencarikan solusi dari permasalahan yang dialami dalam pengembangan usaha ini,” katanya. Disebutkan, seminar itu juga untuk merangkul pengusaha-pengusaha kulit lokal agar meningkatkan kualitas dan kuantitas kulit produksi mereka dengan memberikan pelatihan-pelatihan, seminar dan teknik pemasaran kulit. Seminar itu akan diikuti oleh Kementerian Perindustrian dan pelaku usaha kulit di Sumatera. Selama ini, lanjut dia, Pemkot Padang Panjang telah memberikan perhatian yang cukup besar dalam pengembangan industri kulit, baik kepada pengusaha kulit maupun kelompok-kelompok pengrajin yang tersebar di seluruh kelurahan di kota itu. “Kita berharap dengan besarnya perhatian pemerintah pusat maupun daerah terhadap pengembangan industri kulit ini, bisa membuka peluang usaha baru dalam peningkatan ekonomi masyarakat dan sekaligus menjadikan Padangpanjang sebagai sentra industri kulit wilayah Sumatera,” tuturnya. Kepala UPTD Pengolahan Kulit Kota Padang Panjang Mardi Suntami menyebutkan, sebagai unit teknis pengolahan kulit, pihaknya telah siap melayani pengolahan kulit milik masyarakat dengan peralatan yang lebih modern dan kualitas lebih baik. (h/net)

Serambi Mekah

PADANG PANJANG

Pembangunan Pasar Tetap Dilanjutkan PADANG PANJANG, HALUAN — Pembangunan pasar Kota Padang Panjang tetap dilaksanakan 2012 ini setelah adanya mediasi antara perwakilan pedagang dengan pemerintah setempat oleh Komisi Nasional Hak Azazi Manusia (Komnas HAM).”

PASAR — Pedagang di Pasar Padang Panjang membutuhkan tempat yang representatif untuk berdagang. Pemerintah merencakanan akan membangun pasar tersebut, setelah sempat terhenti beberapa waktu. NET

SMA I Empat Kali Raih Emas PADANG PANJANG, HALUAN — Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Padang Panjang kembali merebut medali emas sebagai peserta terbaik lomba festival teater dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke-5 tingkat SMA di Mataram, Nusatenggara Barat yang berakhir Sabtu (23/6). Dengan demikian, SMA 1 Padang Panjang telah empat kali berturut-turut sejak FLS2N ke-2 di Yogyakarta memperoleh medali emas untuk pagelaran teater. Hanya pada FLS2N I di Bandung yang

luput sebagai juara dan menempati peringkat terbaik kedua. Guru pembina kesenian SMA 1 Nefertiti mengatakan melalui telepon kepada Haluan dari Mataram Sabtu, Sumatera Barat mengikuti tujuh nomor perlombaan dan hanya lomba teater satu-satunya perolehan kemenangan. SMA 1 juga ikut berlomba pada nomor cipta puisi. Selain memperoleh medali emas, SMA 1 juga mendapatkan hadiah uang Rp15 juta serta mendapat kehormatan menggelar

pertunjukan teater itu dihadapan Mendikbud pada malam penutupan FLS2N, Jumat malam. Teater singkat dengan judul Elang Emas dan Ninik Moyang garapan Ridwan Idma dimainkan oleh siswa Dinie Ulfa Amalia, Hidayah Yulia Rahma, Rafika Huda, Ozi Rahmat Firdaus, Angres Yudistira dan Ricel Saoki. Satu nomor lagi, cipta puisi yang diikuti oleh Rahmi Intan Jeihan belum berhasil meraih kemenangan. Dijelaskan oleh Nefertiti, pertunjukan tetaer sebagai nomor

bergengsi pada pekan FLS2N menghasilkan tiga peserta terbaik yang sama-sama memperoleh medali emas. Dua lainnya adalah SMA Modal Bangsa Banda Aceh dan SMA I Pelabuhan Ratu Jawa Barat. Namun yang terpilih mendapat kehormatan tampil pada malam penutupan yang dihadiri Mendikbud hanya SMA 1 Padang Panjang. Perlombaan diikuti 33 sekolah SMA se Indonesia, berlangsung sejak 17-23 Juni 2012. (h/dds)

NISSAN Jadilah orang pertama memiliki mobil keluarga yang mewahdengan harga terjangkau, Laounching tgl. 16-17 Juni. Road Show : tgl 12 Juni 2012 Untuk Test Drive & Pemesanan :

ANDRI

0853 7447 3366 081267005700 PIN BB 28206cbb

=

klik kami di www.harianhaluan.com

Pembangunan pasar akan tetap dilakukan, dengan beberapa persyaratan yang telah disetujui kedua belah pihak,” kata Walikota Padang Panjang Suir Syam, Jumat. Dia menyebutkan, kelangsungan pembangunan pasar akan tetap dilaksanakan kalau adanya perincian pembangunan secara tertulis dari pihak ketiga sebagaimana permintaan para pedagang.

O2SN TEATER

NISSAN EVALIA OPEN INDENT HARGA MULAI 152jt

nggak sempat baca

21

LOWONGAN

DIBUTUHKANSEGERA: Tukang masak khusus Chinesse food, usia 30 s/d 50 Tahun, Perempuan, Hubungi HongkongMedistra Padang. Handphone: 081266234578

=

DIJUAL TANAH BUKITTINGGI

Luas Lantai 337 Meter persegi + penginapan lama. Lokasi Jln. Ahmad Yani. Sekitaran 500 Meter dari Jam Gadang. Yang berminat hubungi: ( 0818-18-5678 )

“Sembari dilaksanakan tahap pembangunan kita tetap melakukan mediasi dengan para pedagang, sehingga pembangunan pasar berjalan aman dan lancar,” katanya. Rencana itu akan dilakukan berupa pembangunan tempat penampungan sementara, sesuai dengan tahapan yang telah ditetapkan, sehingga penolakan yang disuarakan pedagang selama ini, sudah menemui titik terang. Dia mengatakan, pembangunan pasar Padang Panjang sempat tertunda sejak beberapa tahun dengan berbagai kendala baik itu dari pedagang maupun dana pembangunannya. “Kendalanya selama ini pedagang meminta mau pembangunan pasar memakai dana APBD tidak melalui pihak ketiga atau investor,” katanya. Sementara lanjut dia, permintaan pedagang tersebut tidak bisa dipenuhi oleh Pemko Padang Panjang karena keterbatasan biaya. “Kalau APBD dananya tidak sampai, sehingga dibutuhkan dana lain seperti pihak ketiga atau investor,” sebut dia. Menurutnya, pembangunan pasar Padang Panjang sangat mendesak dilakukan, karena pasar yang ada saat ini sudah tidak memadai lagi. Selain sudah tua dan rentan dengan kebakaran, pedagang yang berjualan juga sudah tidak nyaman lagi termasuk pengunjung yang datang dari luar daerah, karena minimnya lokasi parkir dan fasilitas umum lainnya. “Kita sebagai pemerintah daerah ingin bagaimana pembangunan di Padang Panjang bisa terealisasi, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa diwujudkan,” ungkapnya. (h/net)


22 FIGURA

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

Catherine Wilson

Irwan Prayitno

Jadi ‘Abah Rakyat’

Tahu Batasan Karir

C GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno mendapat gelar penghargaan sebagai ‘Abah Rakyat’ dari warga Sunda di Sumbar. Penghargaan tersebut diberikan bersamaan dengan pengukuhan pengurus warga Sunda periode 2012-2015 di Taman Budaya, Padang, akhir pekan lalu. Sekjen PWS DR. Dedi Hariadi mewakil Ketua Umum PWS menyampaikan, setiap warga Sunda baik itu yang ada di Jawa Barat maupun yang ada di Sumatera Barat mesti mendukung segala program pembangunan yang dilakukan oleh Gubernur Irwan Prayitno, yang bertujuan memberikan kesejahteraan dan kemajuan daerah. Orang Sunda mesti welas asih, asuh dan saling menghargai satu sama lainnya. Karena itu, diharapkan orang Sunda mampu menjaga sopan santun dan etika berbudaya yang ada di Sumatera Barat, sehingga kita akan mampu membangunan kebanggaan bersama dalam kerangka NKRI. “Pemberian nama “ Abah “ bagi kami adalah penghargaan kepada seseorang yang dituakan dan dihormati oleh masyarakat Sunda. Abah bagi kami, juga tempat bertanya dan mencari solusi jika ada persoalan atau masalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Abah bagi kami juga sebagai orang yang dimuliakan dalam menetapkan kebijakan yang baik dalam menjalan hidup sehari-hari,” ujarnya. Irwan sendiri memberikan apresiasinya terhadap penghargaan tersebut. “Kita senang dan bangga terhadap kehadiran masyarakat Sunda, Jawa dan etnis lain yang ikut memberikan andil dan kontribusi akan pelaksanaan pembangunan di Sumatera Barat, tanpa mereka tentu Sumatera Barat belumlah sebaik sekarang ini. Masyarakat Minang

memang dikenal dinamis dan dapat menyesuaikan diri dimana pun mereka berada. Marilah kita bersama-sama memajukan pembangunan di Sumatera Barat yang kita cintai ini,” katanya. Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, mengucapkan terima kasih atas apresiasi pemberian gelar penghargaan ini, mudah-mudahan akan memberikan rasa persatuan dan kesatuan antara orang sunda yang ada di Sumatera Barat dan orang minang yang ada di Jawa Barat. Doakan saya mampu menjalan kepercayaan dan amanah ini, semoga kita bisa lebih baik mewujudkan kesejahteraan di daerah ini. Kita menyadari bahwa sebahagian besar masyarakat Sunda yang ada di Sumatera Barat bergerak dalam usaha swasta, baik dalam sektor pembangunan fisik,usaha makanan, dagang maupun sektor ekonomi lain seperti, pertenakan, perkebunan, perikanan dan lain-lain. Yang semua itu secara langsung maupun tidak langsung telah ikut memberikan dukungan dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Dalam perjalanan sejarah, belum ada terdengar kasus maupun persoalan yang melibatkan orang-orang Sunda dengan masyarakat Minang. Ini menandakan hubungan masyarakat Minang dengan orang Sunda berjalan harmonis dan penuh kekeluargaan, mudah-mudah ini terus berlanjut dengan baik. Oleh kararena itu, marilah kita bersama sama memajukan pembanguan Sumatera Barat hari ini dan dimasa-masa mendatang, ujarnya. Tampak hadir pada kesempatan itu Walikota Padang Fauzi Bahar, Wawako Mahyeldi Ansharullah, ketua LKAAM H. Sayuti Datuk Rajo Panghulu, Sekjen PWS Pusat, Dr. Dedi Hariadi , pengurus dan anggota PWS Sumatera Barat. (h/atv/*)

ATHERINE Wilson menikah dengan Arofat pada 1 Juni lalu. Setelah menikah dengan Arofat yang seorang pengusaha, Keket kabarnya pensiun jadi artis. Benarkah? “Saya tidak membatasi dia berkarir. Tapi saya rasa namanya orang berumah tangga pasti ada tugas-tugas atau kebiasaan-kebiasaan yang berbeda dari sebelumnya. Secara otomatis siapapun yang berumah tangga pasti ada perbedaan sedikit dari sebelum menikah. Saya rasa seperti itu,” terang Arofat bersama Keket, sapaan Catherine, saat menggelar

resepsi nikah di Karawaci, Tangerang, Sabtu (23/6) malam. Keket sendiri mengaku tak masalah meninggalkan dunia entertain. Baginya, karir di dunia entertain sudah cukup bagi model papan atas Tanah Air itu. “Saya siap sekali, memang itu yang dinanti-nantikan. Karena aku juga kan di dunia entertain sudah lumayan lama, sudah belasan tahun. Rencana aku memang begitu. Ketika sudah menikah aku akan tahu batasbatasan aku, di mana saat kerja dan di mana saat harus mengurus rumah tangga,” jelas Keket. (h/inl)


SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

LINGKAR Pemkab Dibantu Jaringan Internet SOLSEL, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mendapat bantuan Jasa Akses Publik Layanan Wifi dari Kementerian Komunikasi dan Informasi RI. Bantuan ini bertujuan meningkatkan akses layanan publik di daerah setempat. Bantuan jaringan komunikasi itu di tempatkan di dua tempat, yaitu sekitar kawasan kantor bupati, dan kawasan Pasar Lama Muara Labuh. Kondisi terkini program pengadaan layanan publik itu sudah sampai pada pemasangan tower. Rencana akhir Juni server sudah dipasangkan. “Program ini dikerjakan langsung oleh rekanan Kemenkominfo, yaitu PT Jasnita. Pemerintah daerah hanya tinggal menggunakannya saja,” kata Kabid Bina Pos Telekomunikasi dan Informatika Desrial didampingi Kepala Seksi Bina Postel Arufuddin, Rabu (20/ 6) di kantornya di Padang Aro. Untuk spesifikasi peralatan, Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika Kabupaten Solsel mengaku tidak tahu, karena daerah hanya menerima hasilnya saja. “Semua sudah ditentukan dari Kemenkominfo, kami di daerah tidak mendapat perincian alat. Kami hanya diminta untuk mencarikan lokasi tower di tanah yang sudah bebas administrasi dan ada layanan telepon,” ujarnya. Ia mengatakan, kekuatan sinyal juga belum diketahui karena server belum dipasang. “Kekuatan wifi biasanya 100 m, namun itu juga tergantung dayanya dan diusahakan perkantoran yang berdekatan dengan kantor bupati terjangkau sinyal,” katanya. Sementara ini, layanan informasi publik melalui internet di perkantoran bupati belum tersedia. Hanya Bagian Humas yang sudah memiliki wireless, tetapi itu hanya bisa tersambung dengan komputer Bagian Humas Pemkab Solsel. Sedangkan di kantor dinas SKPD, biasanya dinas bersangkutan yang menyediakan layanan internet melalui anggaran yang ada di dinas masing-masing. (h/col)

LPJK Pemda Solsel Sedang Diaudit BPK SOLSEL, HALUAN — Pemerintah Daerah Kabupaten Solok Selatan menargetkan opini dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) wajar dengan pengecualian atas audit Laporan Pertanggungjawaban Keuangan (LPJK) daerah 2011. Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Solok Selatan Yulius kepada Haluan, Kamis (21/ 6) mengatakan, keinginan Solsel untuk lepas dari opini disclaimer menuju wajar dengan pengecualian. “Kini, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) sedang melakukan pemeriksaan, kemungkinan Minggu pertama Juli, pemeriksaan sudah selesai,” ujar Yulius. Untuk lepas dari disclaimer, pemerintah daerah bersama-sama dewan perwakilan rakyat daerah sudah menandatangani pakta integritas. Dalam pakta integritas itu tercantum bahwa komitmen bersama untuk mewujudkan dinasti baru Solok Selatan yang bebas dari disclaimer. “Usai lebaran hasil audit sudah keluar, peran media untuk ikut mengawasi juga diperlukan. Karena dengan pengawasan itu, pemerintah daerah dan SKPD akan lebih berhati-hati dalam menjalankan administrasi keuangan,” ucapnya. Menurut Yulius, dalam pemeriksaan DPRD Solsel, semua angka dalam SPJ dapat diterima. Namun DPRD selaku pengawas pembangunan menyarankan beberapa catatan. “DPRD menyarankan agar waktu pengajuan LPJK sesuai prosedur, tenaga operasional di beberapa skpd segera ditambah sesuai kebutuhan agar kerja bisa maksimal, sedangkan persoalan angka tidak ada masalah,” pungkas Y u l i u s . (h/col)

Rekam Data KTP Elektronik 42,92 Persen SOLSEL, HALUAN — Perekaman data Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau KTP Elektronik di Kabupaten Solok Selatan telah mencapai 42,92 persen atau 48.075 orang dari 112.007 wajib KTP. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Solsel Gusnawati di Padang Aro, Selasa, mengatakan pencapaian 42,92 persen rekam data KTP elektronik tersebut hanya dalam jangka waktu satu bulan 16 hari. “Ini merupakan pencapaian selama pelaksanaan selama satu bulan 16 hari atau sejak dilaunching pada tiga Mei secara serentak di daerah itu,”katanya. Dia mengatakan, dari hasil yang sudah dicapai tersebut Disdukcapil optimis rekam data KTP elektronik di daerah itu bisa dilakukan sesuai target dan tepat waktu. Jika semua peralatan tidak ada kendala, maka perekaman data KTP elektronik berjalan lancar dan berkemungkinan pada akhir Juli nanti semuanya sudah selesai. “Ini melihat dari pencapaian sekarang namun demikian kita akan terus berupaya agar perekaman data bisa lebih cepat selesai dan semua masyarakat terdata sehingga tidak ada yang dirugikan,”ujarnya. Mengenai adanya kecemasan masyarakat yang sudah memiliki Kartu Keluarga (KK) tetapi tidak mendapatkan surat panggilan untuk rekam data KTP elektronik di Kantor Camat setempat tidak usah khawatir karena mereka bisa datang langsung dengan membawa foto copy KK. “Masyarakat yang sudah memiliki KK dan belum mendapatkan panggilan maka mereka cukup dengan membawa foto copy KK tersebut ke kantor camat dan akan dilayani langsung oleh petugas untuk melakukan rekam data karena syarat utamanya adalah KK,”katanya. (h/net)

Sarantau Sasurambi

SOLOK SELATAN

23

KERUSAKAN HUTAN

Pengusaha Kayu Bertanggung Jawab Reboisasi SISTEM pengelolaan Hutan Rakyat (HR) sangat memprihatinkan. Selama ini, pengusaha kayu tidak berkewajiban untuk melakukan penanaman hutan kembali. SOLSEL, HALUAN — Kepala Bidang Pengelolaan Kehutanan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Solok Selatan Murtamin kepada Haluan, Kamis (21/6) mengatakan, pengeluaran kayu dari Hutan Rakyat sangat besar tetapi tidak mempertimbangkan dampak. “Kami menghimbau agar pengusaha kayu yang mengelolah Hutan Rakyat melakukan penanaman hutan kembali. Karena hutan kalau tidak ditanam, harus menunggu waktu yang lama baru bisa pulih,” kata Murtamin di Padang Aro. Hutan Rakyat, secara teritorial, terletak berdekatan dengan pemukiman masyarakat. Banyak juga Hutan Rakyat sebagai hutan penyangga kehidupan. “Pengusaha kayu meraup keuntungan, sedangkan dampak sebagai akibat penebangan itu dapat mengancam kepentingan umum,” jelasnya. Selain mengimbau pengusaha kayu, murtamin juga mengingatkan pemerintahan nagari untuk selektif dalam mengeluarkan SKAU. “Kondisi di lapangan diketahui oleh walinagari. karena itu, jangan mengeluarkan SKAU jika memang daerah hutan itu rawan dan berdampak buruk kepada lingkungan,” ucapnya. Ia menjelaskan, kekhawatiran yang muncul bila hutan ditebangi adalah rusaknya ekosistem, daerah rawan banjir, longsor, dan memicu pemanasan global. “Walinagari harus meninjau langsung ke lokasi pengelolaan

LAHAN BARU — Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria didampingi Kabag Humas Pemkab Solsel Joni Satri (urutan 3 dari depan) saat meninjau lokasi pembukaan lahan pertanian baru. ICOL DIANTO kayu, kalau memang daerah itu rawan, jangan dikeluarkan SKAUnya,” kata Murtamin. Menurut Murtamin, pengusaha kayu juga rawan berdampak hukum dalam pengurusan SKAU, karena kurang memahami prosedur. Untuk pemanfaatan kayu rakyat, pendistribusi harus menunjukkan kepada petugas atau masyarakat dokumen tersebut, sedangkan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) diperlukan untuk mengangkut kayu jenis 21 seperti Durian. Sedangkan untuk kayu jenis Meranti dan campuran harus menunjukan Surat Keterangan Kayu Bulat (SKKB).

Kondisi Hutan Memprihatinkan Sekarang ini kondisi hutan di Sumbar semakin memprihatinkan dengan tingkat kerusakan diperkirakan telah mencapai 50 persen dari luas area yang ada. Akibat tingginya tingkat tindak pembalakan liar dan sistem perladang berpindah dilakukan oknum tidak bertanggung jawab. “Laju kerusakan hutan di Sumbar kini mencapai 60 ribu hektare per tahun atau meningkat dari tahun sebelumnya 52 ribu hektare per tahun, “ kata Manajer Program Walhi Sumbar, Khalid Syaifullah.

Percepat Realisasi Pembangunan Daerah SOLSEL, HALUAN — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan H. Khairunnas mengajak agar pemerintah daerah segera merealisasikan anggaran, terutama anggaran untuk pembangunan infrastruktur daerah. “Proses penenderan sudah ada yang rampung, namun lebih digiatkan lagi karena paket proyek banyak, sedangkan waktu sudah berjalan separoh tahun anggaran,” kata Khairunnas ketika ditemui Haluan, Rabu (20/6) di Sekretariat DPRD Solsel Golden Arm. Mengingat sejarah tahun lalu, banyak proyek besar di Kabupaten Solok Selatan ini yang tidak selesai. Setidaknya, Rp27 miliar anggaran Dinas Pekerjaan Umum Solok Selatan yang dikembalikan. Kendala utama pelaksanaan proyek tahun lalu adalah kendala keterlambatan proses penenderan. Sehingga kontraktor memiliki waktu hanya pas-pasan untuk menyelesaikan pekerjaan. Ditambah lagi, anggaran perubahan yang rampung satu bulan sebelum tahun anggaran berakhir.

Banyak perusahaan yang mendapat cap hitam pada waktu itu, tetapi pemerintah daerah tidak bisa berbuat tegas untuk blacklist pemilik perusahaan. Buktinya sampai sekarang tidak ada surat resmi pemerintah daerah melalui dinas pekerjaan umum yang menyatakan pemilik perusahaan yang bersangkutan sudah diblacklist. “Diminta SKPD bijak dan meningkatkan profesionalitas sebagai pegawai agar kesalahan lama tidak terulang kembali. Bagi mereka yang berhasil melaksanakan proyek tepat waktu dan tepat guna, cobalah untuk dihargai dan beri reward lebih,” tutur Khairunnas. Ia mengatakan, DPRD siap memberikan dukungan moril kepada pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan berkualitas dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme. “Kita profesionalisme sajalah, karena profesionalisme dapat mendorong terwujudnya pemerintahan yang bersih, pembangunan yang adil, dan kesejahteraan rakyat terwujud,” jelas Khairunnas. (h/col)

Dia mengatakan hal tersebut terkait terjadinya sejumlah bencana banjir dan tanah longsor pada sejumlah daerah di Sumbar yang hampir sebagian besar disebabkan kondisi hutan kritis. “Hutan kritis di Sumbar kini semakin meluas dengan terus terjadi tindak penebangan liar dan lemahnya pengawasan dari instansi terkait dan aparat keamanan,” katanya. Selain menyebabkan terjadinya sejumlah bencana akibat hutan kritis di Sumbar, juga mengancam daerah tetangganya, Provinsi Riau dan Jambi, karena hutan di Sumbar merupakan daerah penyangga bagi daerah

lain, sehingga jika kawasan tersebut rusak akan berdampak terjadinya bencana di daerah lain. “Sebagian besar sungai-sungai di provinsi tetangga seperti Jambi dan Riau bermuara di Sumbar, seperti sungai Batanghari di Jambi,” katanya. Kerusakan hutan di Sumbar hampir terjadi merata di seluruh kabupaten/kota, dengan total kerusakan diperkirakan mencapai 60 persen dari 2,6 juta luas areal hutan yang ada. Beberapa daerah yang kondisi hutannya telah kritis tersebut di antaranya sepanjang Bukit Barisan, Dharmasraya, Pesisir Selatan, dan Solok. (h/col)

Jorong Sungai Penuh Dapat PLTS SOLSEL, HALUAN — Sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) Jorong Sungai Penuh Kecamatan Sangir Batang Hari segera mendapatkan penerangan dari Pusat Listrik Tenaga Suria (PLTS). PLTS senilai Rp2,5 miliar itu merupakan bantuan dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal tahun 2012. “PLTS ini berkekuatan 10 kwp, semua peralatan didatangkan dari pusat, namun kita menyediakan lahan. Saat ini, sudah dapat lahan seluas 100 m2,” ujar Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Yefni Panseri kepada Haluan, Rabu (20/6) di ruang kerjanya. Program yang diusulkan melalui Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) itu awalnya diusulkan untuk

Jorong Sanda Nagari Lubuk Gadang Timur. “Kita juga sempat mencarikan lokasi di Jorong Log Batu Sandi Nagari Sungai Kunyit, tetapi dua jorong sebelumnya itu tidak memenuhi syarat oleh tim,” katanya. Ia menjelaskan, daerah yang mendapatkan bantuan PLTS tersebut adalah daerah yang diprediksi 10 tahun ke depan belum akan tersentuh oleh aliran listrik. “Kalau diperharikan Jorong Sanda dan Log Batu Sandi, jaraknya tidak terlalu jauh dari jaringan PLN, kemungkinan dalam waktu dekat akan tersentuh oleh listrik negara,” ucap Yefni. Pertimbangan lain adalah jarak antar rumah di Jorong Sungai Penuh Kecamatan Sangir Batang Hari cukup berdekatan

sehingga memenuhi kriteria yang ditetapkan panitia verifikasi. “Kita hanya mengusulkan daerah yang pantas mendapatkan bantuan, keputusan ada pada tim verifikasi dari provinsi, namun dinas ESDM akan terus mengajukan daerahdaerah yang patut mendapatkan penerangan listrik,” jelasnya. Camat Sangir Balai Janggo Basrial di tempat terpisah mengatakan, banyak jorong yang belum mendapatkan penerangan listrik, terutama Log Batu Sandi. Ia berharap, dinas ESDM setempat memperhatikan kondisi demikian. Menurutnya sangat ironis, sudah setengah abad Indonesia merdeka, dan 8 tahun umur Kabupaten Solok Selatan tetapi masih ada masyarakat yang belum menikmati penerangan listrik. (h/col)

Sembelih Kambing Sebelum Turun ke Sawah

WAKIL Bupati Solok Selatan Abdul Rahman bersama rombongan saat meninjau sistem irigasi Kapalo Bandau di Koto Rambah Jorong Sampuh Nagari Lubuk Gadang Utara Sangir.

SOLSEL, HALUAN — Masyarakat Jorong Sampu Kenagarian Lubuk Gadang Utara Kecamatan Sangir mengadakan penyembelihan kambing dalam rangka resepsi adat sebelum turun ke sawah. “Penyembelihan hewan qurban, seperti kambing, sudah menjadi tradisi masyarakat. Kegiatan ini diadakan sebelum masyarakat mulai ke sawah,” kata Walinagari Lubuk Gadang Utara Jon Martos Ahda, Minggu (24/6) di Padang Aro. Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman dan rombongan SKPD itu sekaligus turun ke irigasi

Kapalo Bandau. Irigasi ini sudah lama dibuat oleh kaum tua masyarakat. Kondisi saat ini, irigasi Kapalo Bandau masih rusak. Wabup Solsel Abdul Rahman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan berjanji untuk memperbaikinya. Konon sejarahnya, Korong Koto Bancah memiliki hubungan sejarah dengan Wabup Solsel. Kedatangan Wabup untuk menghadiri resepsi adat itu ibarat kembali menjenguk kampung dan berbaur dengan masyarakat. Wali Nagari Lubuk Gadang Utara Jon Martos Ahda mengatakan, irigasi

yang mengairi seluas 20 ha lahan pertanian masyarakat itu sudah tidak maksimal karena kondisi rusak. “Irigasi ini sudah lama rusak karena banjir, kalau banjir maka bendungan tidak begitu berfungsi karena sistem pengamanannya jebol,” katanya. Ia berharap agar janji Wakil Bupati Abdul Rahman segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait agar bedungan dapat berfungsi maksimal. “Perilaku bercocok tanam masyarakat bergantung pada irigasi itu. Oleh karena itu, irigasi Kapalo Bandau ini secepatnya diperbaiki,” pungkasnya. (h/col)


24 PENDIDIKAN

SENIN, 25 JUNI 2012 M 5 SYA’BAN 1433 H

BANTU SISWA TAK MAMPU

Sekolah Terapkan Subsidi Silang PADANG, HALUAN— Dari 288 siswa SMAN 10 Padang yang diterima lewat jalur Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), 38 orang diantaranya termasuk kategori siswa dari keluarga tidak mampu. Karena itu, seluruh kebutuhan biaya pendidikan untuk 38 siswa diperoleh dari subsidi 250 siswa RSBI lainnya lewat iuran pengembangan pendidikan dan iuran sekolah (SPP). “Kita menyebutnya subsidi silang kerelaan dengan sistem yang diatur oleh pihak sekolah,” terang Wakil Manajemen Mutu SMAN 10 Padang, Hendrizal, didampingi Wakil Kesiswaaan, Yensi Morita, Jumat (2/6). Dengan adanya pembukaan melalui PSB online, pihak sekolah berharap target 20 persen siswa miskin akan terpenuhi. Ditambahkan, 250 siswa yang membayar iuran pengembangan pendidikan dan iuran sekolah per bulan (SPP), diperkirakan mampu mensubsidi seluruh kebutuhan biaya pendidikan 38 siswa tak mampu mulai dari awal hingga lulus kelak. Ke 250 orang siswa ini membayar iuran pengembangan pendidikan sebesar Rp3 juta per orang dan iuran sekolah sebesar Rp350 ribu per bulan per siswa. Besaran iuran ini ditetapkan setelah ada musyawarah antara orang tua siswa dan pihak komite. Bagi siswa yang kurang mampu ini, pihak sekolah akan melakukan verifikasi langsung ke rumah siswa. Biasanya kunjungan dilakukan setelah 1 minggu proses PBM di sekolah berjalan. Tim verifikasi ini, melibatkan kepala sekolah dan guru BK. Untuk biaya sekolah orang tua dari siswa yang kurang mampu bisa mendapatkan subsidi 25 persen, 75 persen, bahkan 100 persen. Saat ini, untuk iuran pengembangan pendidikan ada orang tua yang hanya sanggup membayar Rp100 ribu saja. “Berapa pun yang dibayarkan orang tua siswa, akan kita terima, “ ujar kepala sekolah SMAN 10, Suardi Dahlan. Sedangkan di SMAN 3 Padang, sekolah menerapkan subsidi silang berdasarkan kerelaan orang tua siswa. Maksudnya para orang tua

bebas memberikan iuran sebesar apa pun dan seikhlasnya. “Sampai saat ini, ada yang membayar Rp 6 juta dan paling rendah Rp 700 ribu per siswa untuk iuran pengembangan pendidikan,” kata Wakil Manajemen Mutu SMAN 3 Padang, Walmukminin. Untuk tahap awal ini, orang tua diminta membayar Rp950 ribu. Rinciannya terdiri dari Rp 700 ribu untuk uang komite selama 2 bulan, Rp120 ribu untuk uang OSIS selama 1 tahun, Rp30 ribu untuk uang Pramuka selama 1 tahun, Rp 30 ribu untuk buku pustaka, Rp 20 ribu untuk asuransi selama 1 tahun, Rp 10ribu untuk simpanan pokok Koperasi Siswa (Kopsis), Rp 10 ribu untuk simpanan wajib Kopsis, dan Rp30 ribu untuk biaya MOS. Supaya orang tua mau membayar biaya sekolah anaknya, pihak sekolah menyampaikan bahwa setiap anak yang lulus wajb masuk di sekolah tersebut. “Hal ini tentu akan memotivasi orang tua agar mencarikan biaya bagi anaknya. Kita tidak akan menyebutkan bahwa tidak ada uang, tidak bisa sekolah,” ujar Kepala Sekolah SMAN 3 Padang, Monalisa. Pelayanan RSBI Dengan uang SPP yang lebih besar dari uang kuliah PTN di Kota Padang, siswasiswa di sekolah RSBI mendapatkan pelayanan yang bermacam-macam. Tujuannya, untuk menunjang mereka masuk ke perguruan tinggi favorit. Seperti di SMAN 10 Padang, dengan membayar Rp 350 ribu per bulan, siswa mendapatkan fasilitas ruang kelas ber AC, proses belajar sampai pukul 15.30 WIB, pembelajaran untuk persiapan Tes TOEFL dan sejumlah pelayanan lainnya. Dengan pelayanan seperti ini, tahun sekarang SMAN 10 Padang telah berhasil mengantarkan 34 orang siswanya masuk ke perguruan tinggi favorit melalui jalur undangan. Terkait pembelajaran TOEFL ini, Wakil Kepala Manajemen Mutu, Hendrizal

menyebutkan bahwa, ini sudah berlangsung selama 4 tahun dan akan masuk tahun ke 5. Skor TOEFL pun akan dinaikkan dari 450 menjadi 500. “Ini untuk memudahkan bagi siswa yang ingin kuliah ke luar negeri, dan sehubungan dengan adanya permintaan dari UI,” ujarnya. Untuk pembelajaran ini, pihak sekolah bekerjasama dengan lembaga penyelenggara tes TOEFL dan mendatangakn native speaker. Programprogram yang akan diberikan kepada siswa ini, sudah disampaikan pihak sekolah sewaktu pertemuan orang tua siswa bersama komite sekolah beberapa waktu lalu. Pihak SMAN 10 Padang, juga menyebutkan untuk menghasilkan lulusan berkualitas harus dilihat dari input dan proses yang dilakukan. “Jika input siswa di sini kurang dari SMAN 1 Padang, maka prosesnya harus ditingkatkan,” tambah Hendrizal. Selain itu, juga disampaikan bahwa SMAN 10, memilki slogan “Smanten PATEN”. Smanten adalah SMAN 10. PATEN adalah singkatan dari Progresive (berpikir maju), Achieveble (berprestasi), Totally (total), Educated (terdidik) dan Non-violence (tanpa kekerasan). Yang dimaksud tanpa kekerasan adalah siswa yang sudah menempuh pendidikan berkarakter tidak minumminuman keras, narkoba dan tidak terlibat tawuran. Lainnya, juga disebutkan target sekolah ini adalah, lulus masuk ke PT dan bukan lagi lulus UN. Di SMAN 3 Padang, sekolah hanya menerima siswa yang punya keinginan kuat bersekolah di SMAN 3. Sekolah juga menawarkan jam tambahan untuk beberapa mata pelajaran di sekolah. “Awalnya hanya 2 jam, bisa ditambah 2 jam lagi di sore hari,“ ujar kepala sekolah, Monalisa. Selain itu, dalam proses pembelajaran, sekolah hanya menerapkan C3 (penerapan) dan C4 (analisis). Maksudnya siswa tidak lagi memahami definisi, namun sudah mampu menerapkan ilmu yang didapat serta menganalisisnya. Tidak hanya itu, sekolah ini merupakan sekolah dengan penghargaan Adiwiyata. Mak-

sudnya, kenyamanan belajar siswa merupakan prioritas utama. “Karena waktu belajar

disini sampai pukul 16.00 WIB, maka dibutuhkan lingkungan yang nyaman dan

hijau, “ujar Walmukminin. Dengan pelayanan seperti ini, telah mengantarkan seba-

nyak 21 siswa SMAN 3 Padang masuk ke sejumlah perguruan tinggi favorit. (h/cw-eni)

RAKER—Ketua Dewan Pendidikan Sumbar, Buya Bagindo M. Letter (tengah) didampinggi anggota lainnya dan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Syamsulrizal saat Raker di Hotel Mariani Padang, Sabtu (23/6).

RAKER DEWAN PENDIDIKAN SUMBAR

Pendidikan Jangan Dikomersilkan PADANG, HALUAN—Dewan Pendidikan Sumbar meminta pemerintah daerah untuk tidak mengkomersilkan pendidikan. Apalagi, sesuai peraturan dan UU Pendidikan, pendidikan dasar dan menengah merupakan tanggungjawab pemerintah kabupaten/kota. Di samping itu, Dewan Pendidikan Sumbar yang berdiri tahun lalu ini juga menekankan pendidikan berkarakter dalam proses belajar mengajar (PBM) di sekolah. Pendidikan karakter itu akan diusulkan ke Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) agar bisa masuk dalam kurikulum resmi, kemudian di tambah muatan lokal di masing-masing sekolah. “Saat ini kami sedang merumuskan poin-poin penting yang dibahas pada rapat kerja Dewan Pendidikan ini. Ada empat hal penting yang mencuat yang segera kami sampaikan kepada pemerintah dan DPRD,” kata Ketua Dewan Pendidikan Sumbar, Bagindo M Letter didampingi anggota lainnya, Prof Syufiarma Marsidin, Raudah Thaib, Syamsul Bahri Khatib, Amir Syarifu-

ddin dan anggota lainnya kepada wartawan di sela-sela Raker di Hotel Mariani, Jalan Bundo Kanduang Padang, Sabtu (23/6). Empat poin yang ditujukan ke pemerintah daerah tersebut yaitu, jangan mengkomersilkan pendidikan, maksimalkan penyelenggaraan pendidikan berkarakter di sekolah, maksimalkan tanggungjawab daerah menyukseskan pendidikan dasar dan menengah dan pendidikan bersih dari unsur politik. Menurut Buya Bagindo Letter, keempat poin tersebut rawan terjadi gangguan, sehingga menyebabkan penyelenggaraan pendidikan tak berjalan maksimal. Dampaknya, kualitas pendidikan menurun. Padahal, lanjutnya, potensi keunggulan Sumbar itu adalah dari kualitas pendidikan yang dibuktikan sumber daya manusisa (SDM) yang berkualitas, sebagai output dari penyelenggaraan pendidikan. “Sekarang, ini yang terganggu. Pendidikan seolah-olah dikomersilkan.

Anak-anak dianjurkan tambah kursus di luar. Apakah waktu jam belajar di sekolah tak cukup, atau ini akal-akalan saja? Pembiayaan pendidikan di sekolah, apakah berjalan sebagaimana mestinya? Kemudian, apakah pemerintah daerah sudah menjalankan tanggungjawabnya menyelenggarakan pendidikan dasar menengah? Jangan hanya mengharapkan dana pusat, sementara pendampingnya tak ada dianggarkan. Kemudian yang paling penting, bersihkan pendidikan dari unsur politik. Ini rawan terjadi, dimana kepala daerah semenamena mengganti kepala sekolah hanya gara-gara tak suka atau unsur politis. Ini bahaya,” jelasnya. Oleh sebab itu, Dewan Pendidikan Sumbar akan merampungkan hasil raker untuk disampaikan ke pihak eksekutif, legislative dan yudikatif. Dia juga meminta DPRD untuk mengundang Dewan Pendidikan ketika hearing atau membahas pendidikan di dewan. Pendidikan Sumbar ke depan harus dibahas, dijalankan dan diawasi bersama. (h/vid)


Haluan 25 Juni 2012