Issuu on Google+

SELASA, 24 DESEMBER 2013

Harian Umum

21 SAFAR 1435 H

MEDIA GROUP

EDISI 80, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082385321222

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.47 12.17 15.43 18.22 19.37

WIB WIB WIB WIB WIB

Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak siksa Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka.

(Surat Ali Imran Ayat : 10) Sumber: www.pkpu.or.id

REFLEKSI

Fauzi Dukung Mahem, Syahrul Dukung Deje

Empat Pengedar 26 Kg Ganja Ditangkap DIDUGA DIKENDALIKAN NAPI LP BIARO BUKITTINGGI, HALUAN — Polres Bukittinggi membekuk empat tersangka pengedar narkoba antar provinsi, Senin (23/12). Dari tangan tersangka, polisi mengamankan 26 paket ganja dengan berat sekitar 26 kilogram. Diduga kuat peredaran ganja tersebut dikendalikan salah seorang napi yang mendekam di LP Biaro, Kabupaten Agam. “Tidak tertutup kemungkinan peredaran ganja ini dikendalikan oleh salah seorang napi di LP Biaro. Karena dari keterangan pelaku, ada salah seorang napi yang memesan ganja itu,” ujar Kapolres Bukittinggi AKBP Amirjan, Senin (23/12). Dari keterangan pelaku, napi yang memesan barang tersebut adalah napi yang berinisial H, yang divonis 12 tahun penjara dalam kasus narkoba. Saat ini, napi H baru menjalani masa hukuman selama dua tahun. Peristiwa penangkapan pengedar narkoba itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Kapolres menyebutkan, awalnya didapatkan informasi dari masyarakat tentangnya adanya mobil yang

>> EMPAT PENGEDAR hal 7

BERI KETERANGAN — Kapolres Bukittinggi AKBP Amirjan memberi keterangan terkait ditangkapnya empat tersangka pengedar ganja dengan barang bukti 26 kg ganja, Senin (23/12). Diduga kuat peredaran ganja itu dikendalikan salah seorang napi yang berada di LP Biaro. HASWANDI

HASIL TES CPNS PEMPROV SUMBAR

OLEH : ALWI KARMENA

K

ERETA Pilkada Kota Padang telah sampai di gerbang. Menurut kabar yang didapat, dalam waktu yang tidak lama lagi (16 Januari 2014), Pilkada Padang akan digelar. Dua pasangan kandidat yang sah sudah boleh ditimbang-timbang. Mahyeldi-Emzalmi, yang pada putaran pertama “tergaing” menjangkau kursi walikota tentu kecewa. Betapa tidak, seangin atau serambut lagi harapan di ujung jari, terlepas untuk mencapai kuota 30 persen. Angka 29, 46 persen bagi pasangan ini seakan “pisau cukur” yang majal, tak tuntas merapikan janggut untuk klimis. Jadinya justru melukai dagu. Matah tanak nasi di kadangan. Istilah orang surau, jangankan ke khatam, kaji terpaksa diulang balik dari Alif… Lain halnya bagi pasangan De Je (Desri Ayunda-James Helyward), yang tentu berlega hati. Kisruh gugatan pasangan “Michel Jadi” ke MK, untuk

>> FAUZI DUKUNG hal 7

TIDAK TERBIT Besok, Rabu 25 Desember 2013 adalah Hari Natal yang merupakan hari libur nasional. Karena itu, Harian Haluan tidak terbit. Haluan terbit kembali seperti biasa, Kamis 26 Desember 2013. Kepada pelanggan dan relasi diharap maklum. PENERBIT

45 Formasi CPNS Tak Terisi TIDAK seluruh formasi CPNS Pemprov Sumatera Barat tahun 2013 yang terisi. Ada 45 formasi CPNS yang tak terisi, karena nilai peserta untuk formasi itu tidak memenuhi persyaratan. Formasi itu akan diisi tahun depan.

PADANG, HALUAN — Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar bersama enam kabupaten/kota lainnya, secara serentak mengumumkan hasil Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013, Selasa (24/12) ini.

>> 45 FORMASI hal 7

DIDUGA MENYALAHGUNAKAN WEWENANG DAN JABATAN

Ketua DPRD Padang Dilaporkan ke Polisi PADANG, HALUAN — Diduga menyalahgunakan wewenang dan j a b a t a n , K e t u a D e w a n P e rwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Zulherman, dilaporkan ke polisi oleh Ketua Divisi Tanggap Darurat DPD Partai Demokrat Sumbar, Faizal, ke Mapolda Sumbar, Senin (23/12) siang.

Jokowi Tak Tertandingi SURVEI CHARTA POLITIKA JAKARTA, HALUAN — Berdasarkan hasil survei Charta Politika, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) merupakan calon presiden (Capres) tak tertandingi dan Jusuf Kalla (JK) calon wakil presiden (Cawapres) terfavorit. Hasil Survei yang disampaikan Direktur Eksekutif Yunarto Wijaya, di Jakarta, Senin (23/12) menyebutkan, dengan disebut-sebutnya Jokowi sebagai Capres dari PDIP, telah mengangkat elektabilitas tertinggi partai yang dinakhodai Megawati Soekarnoputri itu, yaitu 15,8 persen. Kemudian disusul Partai Golkar 12,6 persen, Partai Gerindra 7,8 persen, Partai Demokrat 7,4 persen, PKB 5,9 persen, PAN 4,4 persen, Hanura 4,1 persen, Nasdem 3,9 persen, PKS 3,8 persen, dan PPP 3,8 persen. Sedangkan PBB dan PKPI di bawah 0,5 persen.

>> JOKOWI TAK hal 7

>> FAUZI DUKUNG hal 7 Ketua Divisi Tanggap Darurat DPD Partai Demokrat Sumbar, Faizal, menyerahkan berkas atau surat-surat penetapan sebagai pengganti antar waktu (PAW) anggota dewan untuk DPRD Kota Padang dari Partai Demokrat kepada Kompol Sihana di Mapoda Sumbar, Senin (23/12). NASRIZAL

Seorang anak mengikuti sunatan massal di Gedung Pancasila, Kabupaten Sijunjung, Senin (23/12). Sunatan massal yang diadakan Indojalito tersebut diikuti 219 anak dari berbagai kecamatan di Sijunjung. RIVO SEPTI ANDRIES

Anak Lansek Manih Sambut Hangat Indo Jalito LAPORAN:

RIVO SEPTI ANDRIES

O

RGANISASI Sosial Indojalito Peduli Sumatera Barat melakukan kegiatan sunatan massal di Kabupaten Sijunjung, setelah sebelumnya juga melakukan kegiatan yang sama di Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan amal tersebut diadakan di Gedung Pancasila, Kabupaten Sinjunjung, Senin (23/12). Kabupaten Lansek Manih ini, merupakan kabupaten yang keempat dikunjungi oleh Indojalito Peduli. Sunatan massal tersebut diikuti oleh 219 anak. Mereka berasal dari beberapa kecamatan di antaranya Kecamatan Tanjung Gadang, Kecamatan Kamang Baru dan Kecamatan Lubuk Tarok.

>> ANAK LANSEK hal 7

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I SUMBAR HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I PENDIDIKAN HAL. 24 >> Editor : Syamsu Rizal

HARI INI TERBIT

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

UU Desa Tekan Peran Ninik Mamak di Nagari PADANG, HALUAN — Terkait penolakan LKAAM Sumbar terhadap UU Desa, Ketua DPD RI, Irman Gusman menyarankan kepada LKAAM Sumbar, agar memahami substansi UU Desa. Menurutnya, pengakuan terhadap nagari sebagai wilayah otonom adalah esensi dari otonomi daerah.

Dua Formasi Jabatan di Solsel Kosong SOLSEL, HALUAN — Dua formasi jabatan kosong dari hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk instansi Pemkab Solok Selatan. Yaitu, formasi perhotelan untuk SMK dan Analisis Potensi Perkebunan. Bupati Solok Selatan H Muzni Zakaria melalui Kepala BKD Solsel Yulian Efi menyebutkan, pemerintah daerah hanya memfasilitasi ujian dan pengumuman. Adapun yang memeriksa dan yang menentukan pasing grade lulus atau tidak adalah panitia di pusat. “Kita jamin kerahasiaannya. Hari ini kita umumkan. Silahkan cek di media harian yang menjadi patner kami, terutama Harian Haluan,” pungkasnya. Formasi tenaga guru umpamanya, antara lain untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), untuk tenaga guru kelas 4 orang, guru agama Islam satu orang. Tingkat SMP, guru Bahasa Inggris dua orang, guru Matematika tiga orang. Tingkat SMA terdiri dari guru Teknologi Informasi & Komputer satu orang, guru Fisika dua orang, guru Kimia tiga orang, guru Biologi dua orang, guru bahasa Inggris dua orang, guru Matematika empat orang, serta guru Penjaskes satu orang. (h/col)

JAMBORE — (Berita terkait di Halaman 7) Ketua Kwartir Nasional terpilih DR. Adhyaksa Dault, SH, M. Si (kanan) bersama Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumbar, Drs. H. Muslim Kasim, Ak, MM usai membuka Jambore Daerah di Pusdiklatda Padang Besi, Senin (23/12). HUMAS

SAMBUT NATAL DAN TAHUN BARU

Pertamina Antisipasi Lonjakan Kebutuhan BBM PADANG, HALUAN — Menyambut Natal dan Tahun Baru 2014, PT Pertamina (Persero) telah mengambil langkah-langkah persiapan guna mengantisipasi timbulnya lonjakan pemakaian BBM dan Non BBM. Persiapan ini disampaikan dalam jumpa pers yang digelar Senin (23/12) di Kantor Pertamina Padang. Ardyan Adhitia sebagai Marketing Branch Manager Sumbar-Riau mengatakan, berdasarkan evaluasi dari tahun ke tahun, ada kecenderungan peningkatan. Peningkatan kebutuhan BBM ini seperti elpiji untuk sektor rumah tangga, Premium, Pertamax, dan bio solar untuk transpotasi darat. Maupun avtur untuk sektor penerbangan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan serta mobilitas masyarakat. Dari data tahun 2012 menunjukkan bahwa peningkatan kebutuhan BBM sektor transportasi yaitu Premium diperkirakan akan terjadi pada H-7 Natal s/ d H+7 Tahun Baru. Untuk itu tahun 2013 ini sudah diperkirakan kebutuhan BBM akan naik sebanyak 7 persen. “Untuk mempersiapkan kebutuhan konsumen akan BBM tersebut, pihak Pertamina akan melakukan beberapa langkah dan strategi. Beberapa strategi yang akan dilakukan adalah membentuk Tim Satgas/ Posko pemantauan distribusi BBM dan Non BBM dari

tanggal 22 Desember 2013 sampai 8 Januari 2014. Kemudian terminal BBM, SPBBE & SPBU menambah waktu pelayanan dan tetap buka pada hari libur resmi khususnya SPBU yang berada di jalur lintas dan wisata,” katanya. Dikatakannya, akan direncanakan juga menambah armada mobil tangki jika terjadi gejolak dan bencana alam. Selain itu Pertamina juga berkoordinasi dengan bank agar buka pada hari libur untuk melayani pembayaran dari pengusaha SPBU. Dan yang selanjutnya akan menyediakan stok tambahan LPG di SPBU dan Outlet Indomarket. “Untuk pola distribusinya di Sumbar untuk LPG menghabiskan 90 ton per harinya untuk gas 12 kg. Untuk BBM Premium sebanyak 2.107 kl per hari, solar 1.827 kl per hari. Dengan data tersebut akan ditambahkan untuk antisipasi jelang Natal dan Tahun Baru 2014,” imbuhnya. Ardyan juga menambahkan untuk persiapan ini kepada kontraktor dan transportir angkutan BBM untuk mensiagakan kendaraan dalam jumlah yang cukup dan siap beroperasi. Selain itu juga akan berkoordinasi dengan lembaga/ instansi terkait apabila terjadi gejolak permintaan di konsumen. Mudah-mudahan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru akan berjalan dengan lancar. (h/mg-win)

TAK KUNJUNG DAPAT LISTRIK

Warga Sungai Andok Ancam Blokir TPAS PADANG PANJANG, HALUAN — Sebanyak 12 kepala keluarga (KK) yang berdomisili di RT VI Sungai Andok Kelurahan Kampung Manggis, Kecamatan Padang Panjang Barat, yang hingga kini belum juga mendapat fasilitas listrik, mengancam akan memblokir gerbang masuk menuju lokasi Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS). Hal ini dipicu habisnya kesabaran warga, yang mengaku muak dengan janji-janji yang tak kunjung ada realisasi. “Kami sudah muak dengan janji-janji. Anda bisa lihat kalau malam hari, tumpukan sampah justru lebih beruntung dari kami, yang sampai saat ini hidup dalam kegelapan tanpa penerangan listrik,” kata Bur, salah seorang warga RT VI. Diakui Bur, kehadiran listrik dan penerangan umum, memang sudah sangat lama didambakan masyarakat RT VI Sungai Andok. Setidaknya, harapan

tersebut sudah berulangulang mereka sampaikan kepada pihak pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Apalagi kata Bur, lingkungan tempat tinggal mereka, bukan merupakan daerah baru yang dimanfaatkan warga untuk membuat perkampungan kecil. “Sudah puluhan tahun kami tinggal di lokasi ini. Sejak saat itu pula kami belum pernah mendapatkan penerangan listrik. Kalau boleh bertanya, kesabaran seperti apalagi yang diminta kepada kami? Atau apakah karena kami ini hidup di pinggiran, jadi memang harus terpinggirkan,” tandas Bur. Efendi, warga RT VI lainnya menyebutkan, belum masuknya aliran listrik ke rumah-rumah warga, memang menjadi salah satu persoalan pelik yang kini tengah dihadapi warga. Selain menyulitkan anakanak saat belajar di malam hari, tidak adanya penerangan di lingkungan tempat

tinggal warga, juga kerap menimbulkan ancaman terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan. “Kami ingin keluhan yang sudah cukup lama disuarakan ini, benar-benar menjadi perhatian serius dan segera disikapi pemerintah daerah. Karena kami juga merupakan warga Padang Panjang yang berhak menikmati hasil pembangunan, paling tidak bisa ikut menikmati listrik,” tandas Effendi. Secara serempak, baik Bur maupun Effendi dan sejumlah warga RT VI yang ditemui Haluan, mengaku siap untuk mengambil tindakan dengan memblokir gerbang masuk menuju TPAS, jika persoalan ini tidak juga direspon oleh pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Meski diakui jika ancaman tersebut bukanlah merupakan bentuk dari sikap anarkis, melainkan wujud dari rasa kecewa dan habisnya kesabaran warga. (h/yan)

“Nanti dibicarakan dalam peraturan pemerintah, bagaimana kearifan lokal sebuah daerah tetap dijaga,” ujar Irman di Bank Indonesia wilayah Sumbar, Minggu (22/12), usai penganugerahan gelar Pandeka Panglimo Alam kepada dirinya. Ketika ditanya apakah dirinya mendukung atau menolak UU Desa, Irman menjawab, sebagai bagian negara demokrasi, ia harus mengakui setiap UU yang telah dilahirkan secara hukum. “Kita jangan terlalu berdebat di judul, karena substansi UU Desa menghargai keragaman sistem pemerintahan terendah di setiap daerah,” ungkap Irman. Sementara itu, Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Sayuti Dt Rajo Panghulu, UU Desa menekan peran ninik mamak di tengah nagari dan meruntuhkan eksistensi nagari. Ia menegaskan, penolakan terhadap UU Desa adalah harga mati. “Peran niniak mamak tertekan di nagari jika konsep desa diterapkan di Sumbar, karena konsep desa adalah konsep feodal atau kekuasaan. Keputusan pemerintah pusat akan menjadi keputusan kepala desa. Sementara di Minangkabau kita hidup bernagari secara demokratis,” urai Sayuti, Senin (23/12). “Keputusan dalam sebuah nagari, tidak diputuskan oleh satu orang, namun diputuskan secara bersama secara musyawarah. Dalam konsep desa, keputusan berada mutlak di kepala desa, yang merupakan keputusan turunan dari pusat yang tak bisa diganggu gugat, walau keputusan tersebut tidak sesuai atau dikehendaki oleh masyarakat. Sedangkan di nagari, apa pun keputusan, adalah keinginan masyarakat yang dilaksanakan secara mufakat,” papar Sayuti. Selain itu, kata Sayuti, jika konsep desa diterapkan di Sumbar, maka simbol-simbol adat tidak akan dihormati karena konsep desa menjalankan instruksi dari atas. Simbol adat contohnya bakaua atau mengadakan upacara sebelum mengadakan kegiatan tertentu, yang dipimpin oleh niniak mamak yang menjadi walinagari yang dipilih secara demokratis oleh masyarakat. Kalau pun kepala desa melakukan menerapkan simbol-simbol adat tersebut, tidak cocok, karena hal tersebut dilakukan oleh niniak mamak. Menurut Sayuti lagi, tidak demokratisnya konsep desa, karena kepala desa ditunjuk langsung oleh pemerintah, bukan dipilih secara langsung oleh masyarakat. Sementara di Minangkabau sejak berabadabad lalu, telah menggunakan sistem pemerintahan yang demokratis, seperti, pengambilan keputusan dan pemilihan pemimpin. “Bila konsep desa diterapkan di Sumatera Barat, kalau pun niniak mamak diundang dalam rapat untuk mengadakan sebuah program atau pembangunan, maka hal itu hanya formalitas saja, yang seolah-olah menghargai niniak mamak. Padahal tidak. Kehadiran niniak mamak pada rapat dalam konsep pemerintahan daerah adalah sebuah kesiasiaan, karena keputusan tetap berada di tangan kepala desa, yang merupakan keputusan turunan dari pemerintah pusat. Untuk apa guna musyawarah kalau keputusan tetap berada di satu tangan?” pungkas Sayuti. (h/mg-dib)

DI BALIK PROSESI PENOBATAN SANG SAKO DI LUBUK TAROK

H Novi Chandra Terkait dengan Raja Jambu Lipo Lubuk Tarok SIJUNJUNG, HALUAN — Prosesi penobatan gelar pusako Tuanku Rangkayo Mudo Dirajo pada H Endre Syaifoel oleh Kerajaan Jambu Lipo, Senin (23/12) di Rumah Rajo Jambu Lipo Lubuk Tarok, dihadiri beberapa utusan kerajaan di Indonesia. Diantaranya dari Kerajaan Jompu Nusa Tenggara Barat, Satria Wangsa dari Kesultanan Mataram, Ratu Endang dari Kesultanan Sambas, dan Tuanku Sati Rajo Pulau Punjung Dharmasraya serta beberapa undangan terhormat lainnya. Acara prosesi adat tersebut bagi H Novi Chandra, Calon Anggota DPD-RI dari Kabupaten Solok memiliki makna tersendiri dalam kehadirannya di penobatan gelar pusako Kerajaan Jambu

Lipo itu. Karena sebagai liki pertalian hubungan warga Kubung, Kabupaten yang tidak bisa putus,” Solok, H Novi Chandra ungkap Efriyon. Ungkapan tersebut disamternyata diundang langsung but positif oleh secara resmi oleh Rajo Alam sebagai Rajo Alam, Raja Raja Jambu Lipo. Jambu Lipo. Menurutnya, Dari keterahubungannya dengan Efriyon Congan H Novi neng, orang keChandra terjadi percayaan H Nokarena keterkaivi Chandra, Raja tan di masa lalu Jambu Lipo terH NOVI CHANDRA antara tiga keranyata memiliki jaan. Yakni Kerahubungan pertalian masa lalu dengan jaan Jambu Lipo Sijunjung, Kubuang 13 yang berada Kubuang 13 Kabupaten Solok di Kubung, Kabupaten Solok. dan Pagaruyung Tanah Datar. Namun seiring semakin “Dari silsilah yang kita ketahui, H Novi Chandra berkembangnya zaman, adalah kemenakan dari Raja hubungan tersebut memuJambu Lipo yang sekarang dar. Dan antara keturunan (Rajo Alam, red), mengingat masing-masing kerajaan antara Kerajaan Jambu Lipo tersebut boleh dibilang dengan Kubuang 13 memi- sudah tidak berkomunikasi

lagi. “Untuk mengembalikan hubungan tersebut seperti sediakala, maka kami (Kerajaan Jambu Lipo, red) mempercayakannya kepada H. Novi Chandra. Karena kami menilai, sebagai warga Kubung yang umurnya masih tergolong muda dan memiliki terobosan kreatif, H Novi Chandra memiliki potensi untuk itu,” jelas Raja Jambu Lipo Rajo Alam. Dijelaskan H Novi Chandra, terkuaknya hubungan antara Kubuang 13 dengan Kerajaan Jambu Lipo tersebut berawal dari perjalanan kunjungan Kerajaan Jambu Lipo ke Kerajaan Mataram pada bulan Oktober lalu. Diceritakan calon DPDRI untuk Sumbar itu, ketika Rajo Jambu Lipo ke Mataram, tokoh Minang yang

>> Editor : Syamsu Rizal

telah lama merantau ke Mataram tersebut mengungkapkan sebuah sejarah bahwa antara Kerajaan Jambu Lipo dengan Kubuang 13 memiliki tali persaudaraan. Sehingga Kerajaan Mataram menjadikan Rajo Alam dan rombongan, serta tokoh masyarakat Minang di Mataram sebagai tamu kehormatan. “Setelah bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat Minang di Mataram, semuanya jelas, bahwa antara Kubuang 13 dengan Kerajaan Jambu Lipo memiliki hubungan yang tidak bisa dipisahkan,” sebut Novi Chandra kepada Haluan setelah prosesi penobatan gelar pusako tersebut Senin (23/12) kemarin di Lubuk Tarok. (h/cw-ogi)

>> Penata Halaman : Syahrizal


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Pemkab Pessel Tanam Pohon di Pantai PESSEL, HALUAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) melakukan aksi pananaman pohon di sekitar kawasan pantai kritis. Bupati Pessel, Nasrul Abit di selasela penanaman pohon secara simbolis di Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang, kabupaten setempat, Senin, mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program satu miliar pohon oleh pemerintah pusat. Di Pessel, penanaman pohon sengaja dipusatkan di kawasan pantai Pasir Putih Kambang Lengayang karena kondisinya paling kritis di antara kawasan pantai lainnya di kabupaten itu. “Pasir Putih Kambang baru saja selesai dilakukan perbaikan dengan mambangun “geobag” (alat pemecah gelombang disepanjang pantai) karena beberapa waktu lalu kawasan pantai ini mengalami kerusakan akibat bencana abrasi,” tambahnya. Selain rehabilitasi dan rekonstruksi pemerintah juga membangun jety di sepanjang garis pantai Lengayang dengan panjang sekitar satu kilometer. Sesuai rencana kawasan pantai tersebut akan dikemas sebagai objek wisata andalan dengan harapan berdampak baik terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Kegiatan penanaman pohon akan terus digalakkan dengan melibatkan semua elemen masyarakat sekitar kawasan pantai. Kegiatan itu dinilai sangat bagus dan memberikan dampak besar terhadap lingkungan serta mengantisipasi risiko bencana alam. Sementara Kepala Dinas Kehutanan Energi dan Sumber Daya Alam Pessel, Maswar Dedi mengatakan, sepanjang tahun 2013 telah dilakukan penanaman pohon sebanyak 1,150 juta batang pada berbagai kegiatan. Diantara kegiatan tersebut seperti kebun bibit rakyat, pembuatan hutan rakyat, reboisasi kawasan hutan, pembuatan hutan tanaman rakyat dan penghijauan lingkungan. Tujuan gerakan penanaman satu miliar pohon ini yakni sebagai sarana edukasi, peningkatan kepedulian, kemampuan dan kemandirian seluruh komponen bangsa akan pentingnya menanaman dan memelihara pohon. Tujuan lainnya menambah tutupan lahan dan hutan guna mencegah longsor dan banjir di musim hujan, menyerap karbon diaoksida akibat dari mitigasi perubahan iklim dan penyediaan bahan baku industri pengolahan kayu, pangan dan energi baru. (h/rel)

Guru Madrasah se-Pasaman Barat Ikut Bintek PASBAR, HALUAN — Guna menyamakan visi dan persepsi melaksanakan tugas kependidikan, melalui penerapan kurikulum 2013, guru bidang studi bersama kepala madrasah masingmasing se-Pasaman Barat, mulai Senin, (23/12) kemarin hingga tanggal 31 Desember 2013 depan mengikuti bimbingan teknis (Bintek) kurikulum 2013 di aula STAI-Yaptip, Simpang Ampek. Bintek yang diikuti seluruh guru bidang studi, seperti ilmu pengetahuan sosial, rumpun ilmu pengetahuan alam, guru bidang studi bahasa inggris, bahasa indonesia, bahasa arab, pendidikan jasmani dan kesehatan (Penjaskes), dan guru bidang studi muatan lokal lain dilaksanakan Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat. Selain dari Balai Pendidikan dan Pelatihan Keagamaan (BDK) Padang, narasumber Bintek untuk enam angkatan itu juga berasal dari widyaiswara Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Padang, kata Ketua Pelaksana, Rali Tasman, usai acara pembukaan Bintek enam angkatan itu di aula STAIYaptip Pasaman Barat, Simpang Ampek, Senin (23/12) kemarin. Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Abdel Haq, diarapan peserta Bintek itu menyampaikan, dalam dunia pendidikan dan berkembang hingga ke tengah masyarakat, pihaknya dengan segenap keluarga besarnya belum bisa melaksanakan program pendidikan yang ada secara maksimal. Kendati demikian, melalui kegiatan seperti ini (Bintek) kepada guru bidang studi, kepala madrasah negeri dan swasta se Pasaman Barat, diharapkan mampu mengangkat citra sekaligus nama baik pendidikan (madrasah) ke arah lebih baik. Widyaiswara LPMP Padang, Gugus Setiobo, selaku pemateri dihadapan peserta Bintek Kurikulum 2013 itu menyampaikan, bagaimanapun hebat dan cerdasnya seorang pendidik, tidak akan mampu memberikan materi ajar sesuai tuntutan kurikulum 2013 kepada peserta didiknya secara maksimal. Jika bersangkutan tidak membekali dirinya dengan pengatahuan dan menguasai IT. “Kita tidak menyangkal, memberikan pendidikan kepada setiap warga negara adalah kewajiban pemerintah. Namun, agar harapan negara kepada rakyatnya tidak asal-asalan, pemerintah bersama lembaga pendidik yang ada, termasuk madrasah di setiap tingkatan harus peduli dengan memberikan pengetahuan maksimal kepada setiap anak didik,” sebutnya. (h/gmz)

3

Gubernur Pimpin Upacara Hari Nusantara se-Sumbar PARIAMAN, HALUAN — Hari Nusantara harus menjadi motivasi untuk memberikan perhatian lebih serius terhadap potensi laut di wilayah pesisir Sumatera Barat, dengan melahirkan kebijakan-kebijakan yang pas, sehingga potensi tersebut lebih memberikan arti dalam kehidupan masyarakat “Kita harus membuat kegiatan-kegiatan, program dan kebijakan yang mengarah terhadap pemaksimalan potensi tersebut,” ungkap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, usai Peringatan Hari Nusantara di Provinsi Sumatera Barat tahun 2013 yang dipusatkan di SUPM Negeri, di Kota Pariaman, Senin (23/11). Potensi laut di wilayah pesisir Sumatera Barat selama ini belum termanfaatkan secara maksimal, adanya kegiatan, program dan kebijakan yang lebih mengarah ke pemberdayaan potensi tersebut, diharapkan berlanjutkan kepada tingkat kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat pesisir, dan pengangguran akan berkurang. Gubernur mencontohkan dengan pemberdayaan, menambah alat teknologi kapal buat mereka yang dipesisir termasuk memberikan pendidikan dan pelatihan, yang akhirnya

potensi laut yang terbiarkan selama ini bisa digali dengan maksimal. Sementara itu, Kepala Dinas DKP Sumbar, Yosmeri, mengakui, bahwa potensi perikanan wilayah Sumatera Barat sangat luar biasa. Potensi itu ada tiga, perikanan laut, dominan dengan penangkapan dan ada juga untuk budidaya perikanan serta ada perikanan air tawar. soal perikanan air tawar, di tingkat Sumatera kita lebih maju. Karena termasuk salah satu provinsi sebagai pemasuk ikan air tawar ke tujuh provinsi. Sementara potensi di bidang perikanan tangkap, masyarakat pesisir terus didorong dengan pengembangan perikanan tuna. Sejak ditetapkan oleh Presiden RI, Sumatera Barat sebagai sentra tuna tahun 2006, disambung dengan SK Menteri Kelautan ditetapkan pula terhadap Sumatera Barat jadi industri TTC, atau Industri

HARI NUSANTARA — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, usai Peringatan Hari Nusantara di Provinsi Sumatera Barat tahun 2013 yang dipusatkan di SUPM Negeri, di Kota Pariaman, Senin (23/11). IST

Tuna Tongkol Cakalang. Bantuan tiga kapal tuna untuk 3 daerah di Sumbar, Padang Pariaman, Pasaman Barat dan Kota Pariaman erat kaitanya dengan TTC tersebut. Diharapkan dengan adanya kapal 30 GT itu bisa menggarap potensi kelautan secara optimal. “Diakui, selama ini memang kita belum memiliki kapal yang cukup untuk mengelola potensi kelautan yang ada,

tetapi secara bertahap, kita tentu mempercepat langkah menuju kesana juga,” kata Yosmeri. Kini sudah ada 12 kapal dan sudah mulai operasional. Untuk pengembangan budaya laut, sudah mengembangkan budaya ikan Kerapu, sekali dua bulan sudah bisa ekspor, terutama ke Hongkong. Pada acara tersebut, diserahkan juga paket dan hadiah

lomba, seperti hadiah lomba untuk penyuluh teladan, pengolah UKM, lomba KKMB, serta peninjauan oleh gubernur ke sejumlah bengkel yang ada di SUPM Pariaman. Upacara peringatan Hari Nusantara Provinsi Sumbar tahun 2013, di SUPM Pariaman, berjalan tertib aman dan lancar. Dan gubernur juga membacakan sambutan Menteri di acara tersebut. (h/tri)

STAI-MA Bayang Wisuda 50 Lulusan PAINAN, HALUAN — Bupati Pessel diwakili Camat Bayang Alfis Basyir mengungkapkan, Pemerintah Daerah (Pemda) Pessel menyambut positif keberadaan Sekolah Tinggi Agama IslamMadrasyah Arabiyah (STAI-MA) Bayang. Menurutnya, perguruan tinggii ini telah mampu meningkatkan angka kelulusan sebagai aset daerah pada wisuda angkatan ke III tahun akademik 2013/2014 kali ini. “Tidak ada bedanya Perguruan Tinggi (PT) swasta yang sudah terakreditasi dengan PT Negeri, maka kepada alumni jangan beranggapan nilai perguruan tinggi swasta, nilainya kurang dibandingkan sekolah negeri, namun yang lebih penting bagaimana kualitas alumninya mampu membuka pengabdiannya terhadap masyarakat dan pembangunan daerah,” sebutnya pada saat acara wisuda ke III kampus ini. Kepada Alumni STAI MA Bayang, tambahnya lagi, bupati berpesan agar ilmu yang didapatkan dapat membentuk krakter dan integritas diri dalam mewujudkan masyarakat seutuhnya, sesuai dengan moto STAI-MA Bayang. Pemda Pessel sendiri merasa

optimis, alumni sekolah agama ini mampu berbuat yang terbaik bermamfaat terhadap diri sendiri, bangsa dan negara, apalagi tokoh agama banyak berasal dari Kecamatan Bayang. Sejak berdir di tahun 2003 lalu, setidaknya STAI-MA sudah menelorkan sarjana srata 1 (S1) sebanyak 120 orang. Tahun 2009 mewisuda sebanyak 32 orang, kemudian pada tahun 2011 sebanyak 38 orang dan pada 2013 ini meningkat menjadi 50 orang. Kelulusan yang mendapat prediket terbaik dalam wisuda tahun 2013 ini yaitu, Dwi

lestari Handayani IP 3.86, kemudian Cici Maidarti Ip 3,78 dan Rita Refliwati IP 3,68. Ketua STAI-MA Bayang Syafrijal mengatakan, alumni yang telah diwisuda tahun 2013 ini diharapkan dapat mengembangkan diri dan terus berkiprah, berbuat yang terbaik, memberikan pengabdian sebagai sarjana muslim serta mempunyai tanggung jawab terhadap bangssa dan negara. “Tidak hanya itu, para alumni ini juga diharapkan dapat menjaga nama baik almamater,” sebutnya. (h/mjn)

BUPATI Pessel H Nasrul Abit diwakili Camat Bayang Alfis Basyir tengah memberikan arahan pada wisuda STAI-MA Bayang Pessel. M JONI

Alirman Sori Kunjungi IKPS Solsel SOLSEL, HALUAN — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, Alirman Sori bersilaturahmi dengan Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) di Solok Selatan, Minggu (22/12). Alirman Sori, yang merupakan politisi muda asal Pesisir Selatan, berkunjung ke IKPS Solsel untuk mempererat silaturahim sesama anggota Keluarga Pesisir Selatan. Menurutnya, IKPS merupakan wadah sosial yang harus dimanfaatkan untuk bersilaturahim. “Banyak yang saya pribadi peroleh melalui IKPS, terutama dengan organisasi sosial ini kita dapat bertemu kembali, setelah 20 tahun tidak bertemu lagi,” terangnya. Katanya, sekitar 30 ribu warga Pessel yang sudah lama menetap di Solok Selatan. Mereka sudah lama menetap di Solsel, bahkan ada yang sudah berumur 40 tahun, tetapi tidak pernah

lagi pulang ke Pessel. Di depan 50 keluarga Pessel, Alirman Sori menyampaikan bahwa DPD tidak ada hubungan politik. Karena anggota DPD adalah calon perseorangan. “Saya pada 2009, memberanikan diri mencalonkan sebagai DPD RI, saya juga yang memberanikan diri yang kiprah politiknya baru level Ketua DPRD Kabupaten. Namun Alhamdulillah, masyarakat kita, terutama Pessel, sehingga dia menjadi Wakil Daerah di tingkat pusat,” terangnya. Selama ini, banyak calon DPR RI dari luar daerah kita, namun mereka hanya mencari dukungan dan mengambil suara. Sehingga, kemenangan mereka tidak mempengaruhi pada percepatan pembangunan daerah. Apalagi, Pesisir Selatan memiliki jumlah pemilih paling banyak kedua setelah Padang yaitu sekitar 400 ribu pemilih.

“Maka cerdaslah masyarakat untuk memilih,” tambahnya. Menurut Alirman Sori, masyarakat hendaknya cerdas memilih. Mana wakil yang akan duduk di lembaga pusat untuk memperjuangan aspirasi kita semua,” sebutnya. Ia juga menjelaskan, UU Desa sudah disahkan. Ada dua macam desa, yaitu Desa dan Desa Adat untuk luar Jawa. Selain itu, ada perbedaan yang mencolok yaitu masa jabatan Kepala Desa 6 tahun dan dapat dipilih 3 kali berturut-turut, dan adanya alokasi anggaran dari pusat untuk desa, serta adanya ansuransi untuk Kepala Desa dan Wali Nagari. Hadir dalam kegiatan itu, Ketua IKPS Solsel Syamsuria, Pembina IKPS Bakri Bakar, Hasmarman anggota DPRD Solsel yang juga putra Pessel, dan tokoh IKPS yang sudah lama berkecimpung di Solsel. (h/col)

ANGGOTA DPD RI Alirman Sori foto bersama dengan Pengurus IKPS Kabupaten Solok Selatan.

ILUSTRASI

Pelaku Pembacok Tukang Sate Masih Berkeliaran PADANG, HALUAN — Tim Reskrim Polsek Bungus masih memburu pelaku pembacokan tukang sate di Kampung Solok RT 02 RW 02, Kelurahan Teluk Kabung, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Jumat (20/12) lalu. Diduga, pelaku bernama Afrizal (22) ini telah keluar dari Kota Padang. Sebab, setelah kejadian hingga sekarang bahwa pelaku tidak berada di rumahnya. Walaupun demikian, pihak Kepolisian tetap mencari informasi tentang keberadaan pelaku tersebut. Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kapolsek Bungus Kompol Nizarham mengatakan, setelah kejadian tersebut dia bersama beberapa anggotanya telah berusaha memburunya ke bukit. Sebab, dari informasi yang diperoleh bahwa pelaku langsung melarikan diri ke kawasan bukit untuk menyelamatkan dirinya. “Saat melakukan pemburuan terhadap pelaku di kawasan bukit, kami tidak berhasil menangkapnya. Tapi kami tetap optimis untuk bisa menangkapanya,” katanya kepada Haluan, kemarin (23/12). Menurut Nizarham, pihaknya pun sudah melakukan pengintaian di rumah pelaku, akan tetapi pelaku tersebut tidak kembali ke rumahnya sampai sekarang. Meski demikian, pihaknya terus mencari informasi tentang mengenai keberadaannya. Sedangkan untuk korban yakni Imam (35), lanjut Nizarham, penyidik belum bisa meminta keterangan korban terkait kasus yang menimpanya itu. Pihaknya menunggu korban hingga sehat betul, karena hingga sekarang korban masih dirawat oleh dokter. Sebelumnya, seorang penjual sate dibacok oleh temannya sendiri di Kampung Solok RT 02 RW 02, Kelurahan Teluk Kabung, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Jumat (20/12) sekitar pukul 11.30 WIB. Akibat kejadian tersebut Imam mengalami luka dibagian leher dan tangan, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan untuk pelaku Afrizal langsung melarikan diri ke bukit untuk menyelamatkan dirinya. Perisitiwa tersebut terjadi ketika korban warga Simpang Tiga Talawi, Kelurahan Bungus Selatan, mendatangi rumah pelaku di lokasi kejadian sekitar pukul 10.30 WIB untuk menangih utang yang dipinjam olehnya. Sesampai di sana di pintu rumah pelaku, korban disuruh masuk ke dalam rumah. Kemudian terjadi cekcok antara korban dengan pelaku, yang berujung perang mulut. Tidak sampai di situ, perang mulut ini berujung dengan perkelahian dengan menggunakan senjata tajam. Korban pun mengeluarkan celuritnya, sementara pelaku mengeluarkan golok. Duel antara pelaku dan korban terjadi, dan mengakibatkan korban tersungkur karena mengalami luka robek di bagian leher dan tangan. Setelah berhasil melumpuhkan korban, tersangka pun langsung kabur dari lokasi kejadian, dan lari masuk ke hutan yang berada di belakang rumah tersangka. Kemudian Tim Reskrim Polsek Bungus dan dibantu oleh Reskrim Polresta Padang melakukan pencarian terhadap tersangka di tengah hutan. (h/nas) >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Irvand


4

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Kepala Daerah Peras Pengusaha PADANG, HALUAN — Sekitar 70 persen pengusaha di Sumbar, khususnya Kota Padang, berasal dari luar Sumbar. Minimnya partisipasi pengusaha lokal di Sumbar, disebabkan perlakuan kepala daerah yang diskriminatif.

Pencuri Diamankan Pasien Rumah Sakit PADANG, HALUAN — Seorang pria bernama Rasik (33) ditangkap oleh keluarga pasien di ruang Bangsal Paru Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Senin (23/12) sekitar pukul 04.30 WIB. Diduga lelaki ini mencuri tas milik pasien Wandi (19). Kini tersangka masih diperiksa itensif oleh penyidik Reskrim Polsek Padang Timur untuk dikembangkan lebih lanjut. Sedangkan terkait kasus pencurian ini telah dilaporkan ke polisi yaitu Syafrianto (26), yang juga saksi melihat di lokasi kejadian. Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kapolsek Padang Timur Kompol Erman mengatakan, penangkapan ini berawal ketika tersangka masuk ke dalam ruangan tersebut dalam kondisi ruangan saat itu pasien dan keluarganya sedang tertidur lelap. Tak lama kemudian, salah satu penunggu pasien terbangun dan melihat pria ini mencurigakan. Seketika, tersangka ini mencuri tas salah satu pasien rumah sakit tersebut dan langsung memanggil pria tersebut. Di saat itu juga, terjadi pertengkaran antara tersangka dengan penunggu pasien, sehingga membuat terbangun pasien yang ada di ruangan itu. “Wandi langsung terbangun mendengar keributan itu, dan seketika melihat tas miliknya sudah berada di tangan pria tersebut,” kata Erman saat meminta keterangan terhadap pelapor di Polsek Padang Timur kepada Haluan, kemarin (23/12). Kemudian penunggu pasien serta masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian lansung mengamankan tersangka agar tidak melarikan diri. Beruntung tersangka ini tidak dihajar oleh masyarakat, dan langsung dibawa ke Mapolsek Padang Timur untuk proses lebih lanjut. Setelah tersangka diperiksa secara itensif, lanjut Erman, ternyata tersangka telah dua kali melakukan aksi yang sama yakni pertama kali beraksi di rumah milik Elfiadi Malik (48) di Aur Duri Indah I, Kelurahan Air Camar, Kecamatan Padang Timur pada bulan Juli lalu. Di rumah tersebut, tersangka warga Aur Duri ini berhasil membawa barang berharga milik korban yaitu dua unit handphone, dua unit laptop, dan satu buah kamera. Namun, penyidik terus melakukan pengembangan lebih lanjut. (h/nas)

313 Warga Jambak Pasbar Terima Gas Elpiji PASBAR, HALUAN — Sekitar 313 orang warga Kejorongan Jambak, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menerima bantuan gas elpiji ukuran tiga kilogram. Kepala Jorong (Lurah) Jambak Maisar, usai penyerahan gas elpiji di Simpang Ampek, Senin, mengatakan, penerima bantuan gas elpiji gratis itu diprioritaskan bagi masyarakat yang kurang mampu atau masyarakat masuk dalam daftar masyarakat miskin dan sudah memenuhi persyaratan. “Masyarakat mendapat bantuan ini adalah masyarakat yang masih bergantung pada minyak tanah dalam aktivitas rumah tangga, seperti memasak dan urusan dapur lainnya,” tambahnya. Tokoh Masyarakat Jambak, Srianto yang turut menyaksikan penyerahan itu mengharapkan, bantuan tersebut dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat. Sebab, penggunaan gas jauh lebih hemat bila dibandingkan dengan penggunaan minyak tanah. Terlebih lagi, katanya, minyak tanah saat ini juga tidak lagi disubsidi oleh pemerintah, sehingga harganya melambung. “Kedepannya kami memprediksi harga minyak tanah akan terus melambung, sejalan dengan harga minyak dunia yang cenderung naik. Belum lagi stoknya sudah semakin berkurang. Sementara harga gas elpiji cenderung stabil,” katanya. Ia meminta, masyarakat yang mendapatkan bantuan pemerintah tersebut dapat memanfaatkannya dengan baik. Jangan disalahgunakan, apalagi diperjualbelikan. Sementara itu, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pasbar, Faizir Johan menyebutkan, untuk tahap pertama di tahun 2013, hanya beberapa kecamatan yang mendapat gas LPG diantaranya Kecamatan Pasaman, Kinali, Luhak Nanduo, Talamau dan Sasak Ranah Pasisie. “LPG yang akan dibagikan sebanyak 33 ribu tabung isi tiga kg untuk enam Kecamatan selebihnya akan kami realisasikan di 2014. Bentuan ini akan dilakukan secara bertahap sehingga penyebarannya akan meerata,” tambahnya. (rel)

PINJAM PAKAI — Kapolres Sijunjung, AKBP Sugeng Riyadi disaksikan Bupati Yuswir Arifin, memasang nomor polisi kendaraan pengawalan yang dipinjamkan oleh pihak Pemko kepada Polres. AZNELDI

Kapores Sijunjung Ingatkan Pengendara SIJUNJUNG, HALUAN — Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi ingatkan pengendara yang akan melakukan perjalanan jauh untuk mempersiapkan kelengkapan kendaraannya. Sebelum melakukan perjalanan jauh, setidaknya kelengkapan seperti administrasi, helm serta menganti peralatan kendaraan yang sudah tidak layak pakai perlu dilakukan. “Kalau ban kendaraan sudah gundul ganti dulu, baru melakukan perjalanan,” ingat Kapolres Sijunjung, AKBP Sugeng Riyadi di hadapan PNS di lingkungan Pemkab Sijunjung, ketika menerima pinjam pakai kendaraan pengawalan, Senin (23/12). Menurut Kapolres, ban merupakan komponen terpenting dalam kendaraan bermotor. Terlebih untuk kendaraan jenis sepeda motor. Ban merupakan satu-

satunya bagian dari kendaraan yang bersentuhan langsung dengan aspal atau jalan. Apalagi, saat berada ditikungan bisa mengakibatkan slip dan keluar badan jalan, lalu terjadi kecelakaan. ”Ban gundul merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan, jangan memaksakan diri berkendaraan kalau ban kendaraan kita gundul,” ingat Sugeng Riyadi lagi. Ia mengatakan, jalinsum dari Muaro Takung menuju Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan sepanjang lebih kurang 80 kilometer rawan kecelakaan. Selain ramai dilalui kendaraan bermuatan berat, jalinsum itu juga terdapat beberapa titik rawan macet lalu lintas (trouble spot). Seperti di sekitar kawasan Simpang Lubuk Tarok, dan beberapa titik di Pematang Panjang serta di kawasan Nagari

Kandang Baru Kecamatan Sijunjung. ”Kami mengimbau pengendara kendaraan bermotor hati-hati,” ingat Kapolres. Terkait pinjam pakai kendaraan pengawalan, Kapolres mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sijunjung yang telah berkenan meminjamkan kendaraan pengawalan. ”Terima kasih untuk pihak Pemkab yang sudahmau meminjamkan kendaraan untuk digunakan pada kegiatan pemerintahan dan masyarakat,” ucap Sugeng dihadapan Bupati Yuswir Arifin, Wabup Muchlis Anwar dan Sekdakab AT Rohendi dan ribuan PNS. Pinjam pakai kendaraan pengawalan merk Toyota Hilux ditandai dengan penyerahan kunci kendaraan dan pemasangan nomor polisi, dari Bupati Yuswir Arifin kepada Kapolres Sugeng Riyadi. (h/azn)

Hampir seluruh pengusaha di Sumbar, selalu diperas oleh kepala daerah. Rata-rata, kepala daerah memeras pengusaha sebesar lima persen dari setiap proyek. Pengusaha luar Sumbar yang selalu siap memberikan imbalan kepada kepala daerah, akhirnya jadi prioritas pemenang tender. Demikian pengakuan Ketua Gabungan Pengusaha Konstruksi Indoensia (Gapeksindo) Cabang Padang Ir Reiner MM, Senin (23/12). “Sudah tidak rahasia umum lagi, bahwa kepada daerah seperti bupati/ walikota selalu meminta jatah kepada pengusaha yang menang dalam suatu tender, dan proyek. Itu terjadi hampir di seluruh daerah di Sumbar, termasuk Kota Padang,” ujarnya. Selain jatah untuk kepala daerah, lanjut Reiner pengusaha juga harus merogoh kantongnya dalamdalam hingga puluhan juta, untuk membayar biaya pengurusan administrasi. Bila tidak diberikan, maka pengusaha tersebut, akan kesulitan berurusan ke tahap selanjutnya. “Untuk memuluskan pengurusan tender, dan proyek, seorang pengusaha harus memberikan jatah kepada setiap SKPD. Biasanya seorang pengusaha harus memberikan jatah untuk tiga sampai lima SKPD. Nilainya bervariasi,

dan bila ditotal bisa mencapai puluhan juta,” ungkapnya kesal. Dikatakan, kehadiran LPSE di Sumbar juga menjadi dilema untuk para pengusaha. Karena, LPSE tidak memberikan rincian kontraktor yang ikut dalam sebuah tender, dan hanya dipublikasikan dinilai tawar tertinggi dari pemenang. “Rincian pemenang dalam sebuah tender tidak pernah di tampilkan oleh LPSE. Bahkan, kami tidak boleh memprotes keputusan dari penguasa tender,” terangnya. Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansarullah mengatakan, untuk meminimalisir berbagai pelanggaran tersebut, maka perlu dibuat sebuah regulasi. Sehingga, bila terjadi suatu pelanggaran, maka oknum yang melanggar bisa dikenakan hukuman. “Memang selama ini, aturan tentang hal tersebut belum dibuat. Jadi, ini tugas pemerintah untuk membuat peraturan tentang proses tender di Sumbar. Agar, pelanggaran-pelanggaran bisa diminimalisir,” katanya. MoU dengan ITP Untuk memenuhi sumber daya manusia yang handal, terampil, dan siap melakoni dunia usaha, Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapeksindo) Cabang Padang melakukan penandatanganan kerja sama dengan Institut Teknologi Padang (ITP). MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor ITP Ir Hendri Nofrianto MT dan Ketua Gapeksindo Padang Ir Reiner MM. Rektor ITP Hendri Nofrianto mengatakan, selain untuk memenuhi SDM di beberapa perusahaan yang tergabung dalam Gapeksindo, kerja sama tersebut juga mencangkup dengan pendidikan untuk seluruh karyawan yang tergabung dalam Gapeksindo. “MoU ini memberikan dampak fositif. ITP bisa menyalurkan lulusan ke Gapeksindo, dan Gapeksindo bisa menimba ilmu pengetahuan di ITP, tentunya dengan biaya kuliah khusus,” terangnya. (h/wis)

Rawi Unggul Dalam Pilwalnag Lansek Kodok PASAMAN, HALUAN — Pemilihan Wali Nagari Badunsanak sudah berjalan dan terlaksana dengan baik di Nagari Lansek Kodok. Pemilihan wali nagari Lansek Kodok tersebut dilaksanakan Minggu (22/12). Prosesi pilwana tersebut diikuti oleh empat orang calon wali nagari yakni masingmasingnya Syakmar Dt. Bandaro, Khaironi, M. Rawi dan Asri St. Kumalo. Pilwana yan diikuti oleh lebih kurang lima ribu pemilih itu dimenangi oleh M. Rawi yang berasal dari jorong IV Beringin nagari Langsek Kadok tersebut. M. Rawi calon nomor

urut 3 yang menangi pilwana itu tidak mencalonkan diri melainkan dicalonkan oleh masyarakat. Dan ternyata benar sosoknya memang mendapat dukungan oleh masyarakat itu sendiri. M. Rawi mengungguli Sakmar Dt. Bandaro yang memperoleh suara 1.447 dengan jumlah 1.866 suara. M. Rawi kepada wartawan setelah rekap penghitungan suara dilakukan dan ternyata ia adalah pemenangnya menyambut haru dan tawakal menerima hasil pilwana itu. Baginya kemenangan itu adalah amanah yang mesti ia jalankan

dan pertangungjawabkan baik kepada masyarakat nagari Lansek Kodok maupun kepada Allah SWT. “Saya haru dan bertawaqal kepada Allah, hasil ini adalah amanah dan mesti saya pertangungjawabkan kepada masyarakat dan Allah,” ungkap M.Rawi. M. Rawi berharap apapun hasil pilwana ini, adalah yang terbaik untuk masyarakat, dan mohon didukung oleh seluruh lapisan masyarakat Lansek Kodok. Dahulu sebelum pilwana dan sebelum didapatkan hasilnya mungkin ada massa dan pendukung masing-masing calon, namun setelah ada yang

FOTO 4 Calon Wali Nagari Langsek Kadok. ANDI

terpilih pilihan itu adalah untuk seluruh masyarakat Lansek Kodok. Ia sebagai wali nagari terpilih akan menyamakan semua masyarakatnya dan tidak akan membeda-bedakan.

KAMPUS AKADEMI KOMUNITAS SEGERA DIBANGUN

Sertifikat Tanah Tuntas

H MUZNI ZAKARIA SOLSEL, HALUAN — Sertifikat tanah pembangunan kampus Akademik Komuniti (AK) Politeknik Negeri Padang di Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuan akhirnya tuntas juga. Senin (23/12) Wali Nagari Lubuk Malako Rustam Sangir menyerahkan langsung sertifikat tanah seluas 10 hektare itu ke Pemerintah Kabupaten Solok Selatan selaku pemegang hak pakai. Penyerahan langsung diterima oleh Bupati Solok Selatan H Muzni Zakaria di ruang kerjanya dan disaksikan oleh Asisten I Pemkab Solsel Efi Yandri. Tidak banyak yang dikatakan Bupati Solsel karena dirinya segera memimpin rapat bersama SKPD di Lingkup Pemkab Solsel. “Benar-benar patut dibanggakan dan banyak bekal masuk sorga Pak Wali,” demikian katanya singkat dengan pesona senyum di pipi.

Selain sudah tuntasnya pembuatan sertifikat tanah untuk pembangunan kampus Akademik Komunitas tersebut, juga ada investor yang berniat membangun rumah sakit islam di dekat lokasi kampus. Mendengar laporan singkat dan lisan dari Wali Nagari Lubuk Malako, membuat Bupati Solsel tambah senang. Perjuangan panjang Pemerintahan Nagari Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuan untuk memajukan nagarinya akhirnya mulai terang benderang. Dulu, program wali nagari yang membebaskan Pajak Bumi dan Bangunan bagi warganya. Kebijakan itu ditampung melalui dana plasma yang dimiliki nagari. Kemudian, pemerintahan nagari membantu pembukaan jalan lingkar jorong, bantuan pembangunan rumah gadang suku, dan pembangunan kantor wali nagari. Tidak salah kiranya, nagari ini menjadi model nagari yang mandiri seperti dulu yang pernah mencuat di Sumatera Barat. “Semua ini bisa tercapai karena dukungan segenap pegawai di Pemerintahan Nagari Lubuk Malako bersama seluruh komponen/lapisan masyarakat Lubuk Malako. Semoga saja harapan maju ke depannya benar-benar menjadi kenyataan yang tidak terpungkiri lagi,” terang Wali Nagari Lubuk Malako Rustam Sangir. Kini, pembangunan kampus AK hanya menunggu kucuran

dana dari Dikti di Pusat karena persoalan sertifikat tanah sudah selesai. “Pengurusan sertifikat ini ternyata tidak lama, tidak sampai satu bulan saja. Namun, pengurusan itu perlu nyinyir dan kesungguhan untuk mendesak pihak BPN. Akhirnya, semua sudah selesai dan kami pun senang,” katanya. Selain rasa senang yang dirasakan Wali Nagari, kembali masyarakat Lubuk Malako dapat penawaran yang mengembirakan. Karena, Pemerintahan Nagari Lubuk Malako didatangi oleh lima orang dokter yang menawarkan pembangunan Rumah Sakit Islam di nagari itu. “Pada Rabu lalu (18/12) datang lima orang dokter yang masih muda-muda bersama Asisten I Pemkab Solsel. Mereka berkeinginan membangun rumah sakit. Namun diminta pemerintahan nagari menyediakan tanah secara hibah sekitar 2 ha. Langsung ditanggapi masyarakat dan sudah ada yang bersedia menyerahkan tanahnya. Kebetulan tanah tersebut berdekatan dengan kampus AK,” terangnya. Kampus AK Politeknik Negeri Padang sendiri sudah mulai kuliah perdana yang ditandai dengan Kuliah perdana sudah dilaksanakan yang dibuka dengan kuliah umum mahasiswa baru angkatan 2013/2014 di Aula Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (18/11). (h/col)

”Mari sama-sama kita dukung hasilnya ini, dahulu kalau ada masa calon, tapi sekarang setelah terpilih itu adalah wali nagari masyarakat lansek kodok,” Tegas M. Rawi. (h/ndi)

Penyuluh Harus Punya Objek Kegiatan PASBAR, HALUAN — Kendati kegiatannya, seperti berceramah, mngisi pengajian dan sebagainya, bisa dilakukan setiap orang, sesuai pengetahuan dengan kemampuannya. Namun, agar tugas dan fungsi penyuluh agama (Islam) bersangkutan tidak sebatas melaksanakan tugas, masing-masingnya harus punya objek atau sarana kegiatan. “Kita tidak menyangkal, setiap penyuluh agama yang diamanahi memberikan pembinaan, bimbingan dan penganyoman kepada masyarakat di daerah kerja masing-masing memiliki agenda berikut jadwalnya yang jelas. Namun, kesempatan tersebut, ternyata belum dirasakan oleh secara umum masyarakat yang ada di daerah bersangkutan. Penegasan ini disampaikan Plt. Kabid Penamas Zawa Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Effi Yoskar, didampingi Kasi Kepenyuluhan Agama Islam, Yohannes, dihadapan Penyuluh Agama Islam Honorer se Kabupaten Pasaman Barat di aula Kantor Kementerian Agama setempat, Simpang Ampek, Senin (23/12) kemarin. Jika seorang penyuluh mau melaksanakan tugas yang diamanahkan kepadanya secara mandiri, kreativitas dan profosional, ingat Effi Yoskar dan dikuatkan Yohannes, karya nyata yang dia lakukan pada setiap minggunya selalu melimpah. Namun, agar penataannya tidak asalasalan, tapi terprogram setiap penyuluh agama harus mampu membuat objek binaan secara jelas, akurat, dan ditunjang dengan adanya bukti fisik yang jelas. Dari sekian jumlah tutor tersebut, ulasnya lagi, ada pula di antara mereka kemampuannya sebagai penyuluh hanya dalam kapasitas melihat atau mempublikasikan kegaiatan keagamaan yang dia lakukan. Lalu kilasan kegiatan pembinaan yang dia lakukan itu disampaikan kepada masyarakat. Yang terpenting diberikan pengetahuan, penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat, jelas Plt Kabid Penamas Zawa Kanwil itu adalah, memberikan penjelasan terhadap segala hal yang berhubungan dengan ibadah dan kegiatan keagamaan (Islam) lain. Termasuk segala aspek yang membatalkan pelaksanaan ibadah sosial kemasyarakatan, ekonomi dan sebagainya. (h/gmz) >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Irvand


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Kepala Daerah Pemeras ETUA Gabungan Pengusaha Konstruksi Indonesia (Gapeksindo) Cabang Padang, Ir Reiner MM mengeluarkan pernyataan pedas atas kondisi yang dialami oleh para pengusaha konstruksi, tepatnya anggota Gapeksindo. Di mana menurutnya, para pengusaha selalu menjadi sapi perahan oleh kepala daerah. Rata-rata kepala daerah meminta bagian sebesar 5 persen dari total anggaran tender. Jika pengusaha tidak memenuhi permintaan kepala daerah, jangan harap pengusaha itu bakal memenangkan tender proyek yang dikelola oleh pemerintah daerah tersebut. Biasanya uang pembagian untuk kepala daerah itu dibayar di pangkal atau di awal. Beda-beda tipis modusnya dengan yang dipraktikan oleh Gubernur Banten Ratu Atut. Proyek-proyek yang telah diatur itu, anggarannya di markup, sedangkan realisasinya di mark down. Ketua Gapeksindo Kota Padang Reiner mengekpos persoalan itu, barangkali karena tidak tahan lagi dengan kurenah kepala daerah. Menurut Reiner, selain menjadi sasaran empuk para kepala daerah, pengusaha juga menjadi sasaran pemerasan terselubung oleh kepala SKPD, saat pengusaha mengurus berbagai kelengkapan perusahaan. Bagaimana dengan realisasi proyeknya? Apakah praktik pemerasan itu memengaruhi kualitas proyek atau tidak? Jawabannya, sederhana saja. Mana ada pengusaha yang mau rugi? Barangkali Reiner belum sepenuhnya jujur mengungkapkan kondisi yang sebenarnya. Dalam praktik yang sesungguhnya justru lebih ganas. Sangat jarang kepala daerah yang meminta bagian 5 persen. Kebanyakan kepala daerah justru minta 10-20 persen, bahkan ada yang juga nekad minta bagian hingga 25 persen atau lebih. Lalu bagaimana dengan kualitas proyek yang dikerjakan? Karena pengusaha tak mau rugi, maka pengusaha pun memainkan spesifikasi proyek. Caranya tinggal mengatur pengawas. Dalam proyek konstruksi misalnya. Harusnya besi yang dipasang diameter 14 mm, namun untuk menekan angka pengeluaran dipasang besi 12 mm. Begitu juga dengan spesifikasi lainnya. Pada proyek pengaspalan jalan misalnya, semestinya dibeton dengan ketebalan aspal 15 cm, namun dalam realisasinya, ketebalan hanya sekitar 13 cm saja. Dalam praktik yang seperti ini tentunya yang dirugikan adalan masyarakat, daerah dan Negara. Jika ingin perubahan bagi daerah, maka semua stake holder yang terkait di daerah itu juga harus melakukan sebuah perubahan. Kepala daerah mesti mengubah mindsetnya, untuk tidak lagi menjadikan pengusaha sebagai sapi perahan lagi. Begitu pula dengan pengusaha, juga harus ada inisiatif untuk tidak lagi memberikan upeti kepada para penguasa. Para penegak hukum juga mesti memainkan perannya agar praktik korupsi dan suapmenyuap tidak terus menjadi berita wajib muat. Caranya, para penegak hukum di daerah mesti menghukum maksimal, para pelaku korupsi atau pun suap menyuap. Besar harapan kita untuk tahun 2014 mendatang ada perubahan ke arah yang lebih baik. Kebiasaan pengalokasian fee untuk para kepala daerah dan pejabat lainnya di daerah mesti distop. Jika praktik-praktik terlarang itu dapat dihentikan atau diminimalisir, tentu kualitas proyek, baik pengadaan atau pun kostruksi dapat meningkat, karena dalam pelaksanaannya proyek itu tidak ada yang melenceng dari spesifikasi yang telah ditentukan. Praktik pemerasan dan pungutan liar yang dihadapi para penguasa, keberadaannya ibarat misteri gunung es. Yang terlihat hanya puncaknya saja. Sedangkan di bagian bawah, tidak. Padahal, bagian yang paling besar ada pada bagian bawah. Mudah-mudahan akan ada perubahan. **

K

„ Ketua DPRD Padang Dilaporkan ke Polisi z Ayo.. pertanggungjawabkan.. „ 4 Pengedar 26 Kg Ganja Ditangkap z Tangkap saja siperusak

5

Ibu Tiri, dari Lakon Fiktif Hingga Ranah Nyata OLEH : MIRAWATI UNIANG ENYEBUT kata ibu, maka yang terbayang adalah sosok perempuan yang anggun, lembut dan penuh kasih sayang. Tak sedikit orang yang mengidolakan ibunya, menjadi sumber inspirasi dan mengatakannya sebagai perempuan terhebat di dunia ini. Bahkan banyak pria yang mengidam-idamkan calon isteri seperti sosok sang bunda yang telah melahirkannya. Keyakinan atau ajaran agama manapun di negeri ini juga menempatkan sosok ibu pada posisi terhormat Namun, apa jadinya bila kata ibu kemudian dirangkai dengan kata “tiri” sehingga menjadi ibu tiri? Untuk yang ini, banyak orang yang langsung under estimate, memandang sebelah mata alias sinis. Ya begitulah, ibu tiri selalu diidentikkan dengan sosok jahat, kejam, tak berperikemanusiaan. Intinya, mana ada ibu tiri yang baik di dunia ini? Stigma ibu tiri dengan segala kejahatan, kesombongan, bahkan keserakahannya begitu lekat dalam kehidupan kita. Cerita tentang ibu tiri begitu mengharu biru, mulai dari kisah nyata hingga lakon fiktif di layar kaca atau sinema. Hampir tak ada sisi baik yang ditampilkan dari seorang ibu tiri. Baru-baru ini kita dikejutkan dengan ulah para ibu tiri yang menganiaya anak tirinya. Di Batu Aji Batam, seorang balita berusia 3 tahun bernama Muhammad Rizky

M

Zaki, dianiaya sang ibu tiri hingga meregang nyawa. Si ibu tiri dan ayah kandung Muhammad Rizky kemudian menjadi tersangka dan ditahan pihak kepolisian. (Harian Haluan, Kamis, 19/12). Sebelumnya, elegi ibu tiri dan anak juga terjadi di Kabupaten Kampar, Riau. Adit, seorang bocah berusia 8 tahun ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan. Seluruh tubuhnya penuh luka bekas sayatan. Sebagian juga mulai mengeluarkan aroma busuk. Adit juga trauma dan sangat ketakutan melihat benda tajam seperti gunting, karena lidah bocah malang tersebut pernah digunting dan disayat. Semua penderitaan Adit akibat ulah Ervina, si ibu tiri yang dengan tega menganiaya lalu membuangnya di sebuah perkebunan sawit. Muhammmad Rizky dan Adit, bukan satu-satunya kasus penganiayaan ibu tiri terhadap anak tirinya. Ada ratusan bahkan mungkin ribuan kisah serupa yang terjadi dijagat ini. Terus berulang, dari zaman dulu – zaman antah barantah – hingga era internet sekarang ini. Hukuman penjara seolah tak memberi efek jera bagi pelaku. Mungkin masih lekat di benak sebagian orang, di tahun 1985 lalu, kisah Arie Anggara sempat menjadi headline media massa nasional, khususnya media terbitan Jakarta. Diberitakan, Arie Anggara tewas setelah mengalami penyiksaan yang

luar biasa dari ayahnya (ayah kandung,red). Kisah nyata yang kemudian di filmkan ini menyedot perhatian publik. Sebetulnya kisah dan film Arie Anggara tidak murni penyiksaan ibu tiri, sebab nyatanya yang paling dominan dalam penyiksaan itu justru ayah kandungnya. Namun, peran ibu tiri – teman kumpul kebo sang ayah – membuat kisah dan film ini kemudian diidentikkan dengan kejahatan ibu tiri. Nyatanya memang, banyak kasus sebelum dan sesudah Arie Anggara yang kemudian tak terlepas dari peran ayah kandung korban, baik sebagai eksekutor maupun hanya membantu tersangka (ibu tiri) menganiaya anak tirinya. Seperti yang terjadi pada kasus Adit dan Muhammad Rizky misalnya, di mana ayahayah mereka juga berperan dalam penyiksaan tersebut. Setali tiga uang, penggambaran ibu tiri dalam lakon fiktif, entah itu novel, dongeng, sinetron maupun sastra lainnya, juga demikian. Para penulis atau pengarang, cenderung memposisikan atau menarasikan bahwa ibu tiri adalah sosok jahat atau antagonis. Dongeng bawang putih bawang merah yang melegenda, mungkin bisa mewakili betapa “hitamnya” relasi ibu tiri-anak tiri. Boleh dikata, hampir tidak ada ibu tiri yang tampil dalam karakter baik. Kalaupun ada, hanya satu dua. Dan biasanya, alur cerita yang keluar dari pakem, cenderung melawan arus dan tidak disukai penonton. Dalam realitas dan fiksi lain, hubungan ibu tirianak tiri terkadang dibumbui percikan api cinta atau asmara terlarang.

Stigma Negatif Saya cenderung menganalogikan hubungan ibu tirianak tiri itu dengan hubungan mertua perempuanmenantu perempuan yang kerap diwarnai perselisihan, percekcokan, kecemburuan bahkan perang dingin tak berkesudahan. Tapi sebagian yang lain menyebutnya, seperti Tom and Jerry, ibarat anjing dan kucing. Padahal menjadi ibu tiri bukanlah aib atau satu kesalahan, baik secara agama maupun hukum negara. Tapi disharmonisasi ibu tiri-anak tiri sudah terbentuk sedemikian rupa, dipelihara terus menerus sehingga terbentuk opini, bahwa selamanya ibu tiri tetaplah ibu tiri, yang tak akan membagi kasih sayang secara utuh (baca: tulus) terhadap anak-anak tirinya. Menjadi ibu tiri selalu dipandang sebelah mata. Stigma negatif ini begitu melekat erat. Faktanya, tidak semua ibu tiri itu jahat dan kejam. Banyak juga kan, ibu tiri yang kemudian sukses menjadi ibu bagi anak-anak dari suami yang notabene tidak terlahir dari rahimnya? Sayangnya,stigma negatif yang selama ini melekat pada ibu tiri, sangat sulit untuk dihapus Lalu, apa masalah sesungguhnya sehingga hubungan ibu tiri-anak tiri terlihat sangat rumit? Menurut hemat saya, benang merahnya adalah kedua belah pihak yang sama-sama menutup diri. Di satu sisi, anak tiri terlanjur memberi stempel bahwa ibu tiri itu jahat dan kejam. Akibatnya, ia memprotek diri untuk tidak bersentuhan secara fisik dan psikis dengan si ibu tiri.

tadi. Cerita dua remaja ini menggambarkan kemajuan pesat di kawasan Kuranji. Toko-toko pakaian yang tumbuh menjamur di sepanjang jalan juga merupakan toko baju bermerk dengan kualitas bagus. Bahkan, ternyata sebagian pedagang yang membuka toko di sepanjang jalan di kawasan Kuranji ini merupakan pemilik toko di Pasar Raya Padang. Ya, memang geliat ekonomi ini tak lepas dari ‘eksodus-nya’ aktivitas warga dan pengembangan pembangunan ke kawasan timur di Bypass. Satu demi satu pusat perkantoran dibangun. Kompleks perumahan pun menjamur. Di sepanjang Bypass Kuranji, dimulai dari perbatasan dengan Koto Tangah, sedang dibangun pusat pemerintahan di Aie Pacah. Bergerak ke selatan bermunculan show room Auto200 Bypass, show room Mitsubhisi Andalas Berlian Motor, Gedung BPS, Bank Nagari, Mapolsek Kuranji dan Rumah Sakit PT Semen Padang yang berdiri megah.

Kemudian yang terbaru hadirnya Mall Padang Green City di Simpang Bypass Taruko. Kawasan Kuranji pun makin tacelak. Bahkan, tak lama lagi Jalur 2 Bypass segera dibangun. Tak hanya perkantoran dan show room, Kuranji pun lengkap memiliki sarana pendidikan. Mulai dari PAUD, TK, SD, SLTP, SLTA hingga perguruan tinggi IAIN Imam Bonjol yang di Lubuk Lintah. Sedangkan sarana kesehatan, RSUD berada di Sungai Sapih, kemudian 3 buah puskesmas yakni Pasar Ambacang, Kuranji, dan Gunung Sarik. Geliat perekonomian Kuranji juga dibuktikan hadirnya pasar-pasar kaget di setiap persimpangan strategis. Pasar kaget ini muncul, karena makin padatnya penduduk Kuranji. Bahkan, belum lama ini muncul dengan sendirinya Pasar Pagi Balai Baru. Balai Baru hidup 24 jam di kawasan Bypassnya. Di sini juga hadir diler sepeda motor Honda Hayati, Pega-

Sebaliknya, ibu tiri juga tak kalah buruk sangkanya. Membesarkan anak yang bukan anak kandung, jelas bukan perkara gampang. Apalagi bila ditambah berbagai konflik dan intrik, seperti perebutan harta, kekuasaan bahkan status sosial. Dalam kondisi seperti ini, hubungan ibu tiri-anak tiri bukan hanya buruk, tapi sangat buruk. Maka, seharusnya yang berbenah itu adalah kedua pihak yang berkepentingan, yakni ibu tiri dan si anak tirinya. Tak perlu memikirkan apa kata orang, stigma negatif ataupun opini yang menyesatkan. Sepanjang kedua orang yang “bersitegang” ini mau memahami kondisi dan perannya masing-masing, maka sejauh itu pula hubungan keduanya akan selaras dan seimbang, tanpa ada pihak yang lebih dominan. Sebab bagaimanapun, ibu tetaplah ibu! Sebuah predikat mulia yang disandangkan kepada kaum hawa. Ibu adalah penentu masa depan sebuah negara, juga keberlangsungan peradaban di planet bumi ini. Peran ibu bukan hanya penting, tapi juga sentral dan tak tergantikan. Dan semua itu, dimulai dari lini terkecil bernama keluarga. Tak penting apakah ia berpredikat ibu kandung, ibu tiri, ibu sambung, ibu angkat, atau ibu asuh sekalipun. Ia tetaplah ibu yang dianugerahi sifat lemah lembut, penuh cinta dan maaf seluas samudera. Ke depan, kita berharap, tak ada lagi anak-anak generasi penerus bangsa ini yang bernasib seperti Adit dan Muhammad Rizky. Selamat Hari Ibu, perempuan Indonesia! ***

Takicuah di Nan Tarang… ULU, Kuranji identik dengan kawasan pinggiran di Kota Padang. Tapi sejak beberapa tahun terakhir, terutama pasca-gempa 2009, Kuranji menggeliat bagaikan pusat kota besar. Sampai-sampai, ada cerita menarik di balik kemajuan Kuranji, terutama di sepanjang By Pass yang melintasi kecamatan ini. Cerita itu tak lain masih adanya sebagian warga yang suka belanja ke pasar di pusat kota, sementara semua kebutuhan primer, sekunder hingga lux ada di kawasan Kuranji ini. Bebrapa hari lalu, saya mampir di sebuah toko pakaian di By Pass Balai Baru. Tak sengaja, saya mendengar percakapan dua remaja yang sedang membeli pakaian. Remaja yang satu ternyata baru saja membeli kemeja di toko pakaian yang berada di pusat kota. Sedangkan remaja yang satu lagi belum jadi membeli kemeja di pusat kota, karena menurutnya terlalu

D

mahal. “Baju ko samo jo baju ang tadi ndak?” celutuk temannya yang belum beli kemeja tadi. “Iyo ndak. Samo bana merek jo modelnyo. Warna se yang beda nyo. Tanyolah… bara haragonyo,” jawab temannya yang sudah membeli kemeja tadi. Lalu dipanggil karyawan penjaga toko pakaian tersebut menanyakan harga kemeja yang mereka pilih tadi. Alangkah tercengangnya mereka berdua begitu penjaga toko pakaian di By Pass Kuranji ini menyebutkan harganya. “Baa diak?,” tanya balik penjaga toko. “Yang iko diak,” lanjut penjaga toko sambil memegang kemeja pilihan remaja tadi. “Ado model lain da? Model yang terbaru lah,” jawab remaja sambil mengalihkan perhatian penjaga toko tadi. Begitu penjaga toko mencarikan model yang lain, mereka langsung bercakap mengatakan, “Murah ndak. Padahal samo merk eee nyo.” “Iyo ndak. Eeh… Takicuah di Nan Tarang den…,” sahut remaja yang sudah terlanjur membeli kemeja di pusat kota

Oleh : DAVID RM BUNGSU daian, showroom Mitsubishi Andalas Berlian Motor, Auto 2000, BRI unit keliling dan Bank Nagari. Balai Baru juga pusat pendidikan dan olahraga, karena disini terdapat sarana pendidikan mulai dari SD 10 Gunung Sarik yang kepala sekolahnya ke Istana Negara menerima Piala Adiwiyata. Kemudian ada SMP 18 dan SMA 5 Padang serta lapangan sepakbola yang SSBnya menjuarai kompetisi antar SSB se-Kota Padang. ***

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Parkir Liar Penyebab Kemacetan KEPADA Pemerintah Kota Padang dan Dinas Perhubungan dan Kominfo Kota Padang, diharapkan dapat menertibkan parkir liar yang menggunakan badan jalan. Karena hal itu sangat merugikan pengguna jalan. Dan yang utama dapat menjadi penyebab utama terjadinya kemacetan. +62877878***

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Rakhmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Spanduk dan Baliho Caleg Rusak Keindahan Kota YANG terhormat Bapak dan Ibu pimpinan parpol. Mohon bantuan untuk mengkordinir calon anggota legislatifnya untuk tidak memanfaatkan fasilitas umum sebagai tempat sosialisasi. Karena spanduk dan baliho-baliho sosialisasi mereka sangat merusak keindahan. +6281378687***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/ Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, Syahrizal, Habli Hikman, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman :Habli


6

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Adhyaksa Dault Buka Jamda IX Sumbar 2013 PADANG, HALUAN — Gerakan Pramuka Kwartir Daerah 03 Sumatera Barat menggelar Jambore Daerah (Jamda) IX Sumatera Barat Tahun 2013 di Pusat Pendidikan dan Latihan Daerah (Pusdiklatda) Padang Besi. Kegiatan tersebut dibuka Ketua Kwarnas Pramuka Adhyaksa Dault Jambore yang merupakan iven empat tahunan bagi pramuka penggalang yang berusia 11 sampai 16 tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan. Seperti kegiatan di dalam bumi perkemahan maupun kegiatan di luar bumi perkemahan. Kegiatan jamda ini meliputi kegiatan bidang mental , fisik, intelektual, spiritual, dan sosial atau peduli sesama anggota pramuka maupun terhadap masyarakat lingkungan. Dengan jamda peserta diharapkan menumbuh kembangkan persaudaraan, mewujudkan generasi yang memiliki kualitas keimanan dan ketakwaan, kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berjiwa Pancasila. Turut hadir Gubernur Sumbar Prof. DR. H. Irwan Prayitno, Psi, M.Sc selaku Ketua Majelis

Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumbar Drs. H. Muslim Kasim, Ak, MM serta seluruh Ketua Majelis Pembimbing Cabang dan Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka se Sumatera Barat. Ketua Kwarda 03 Sumbar Muslim Kasim dalam kesempatan itu menyampaikan, Jambore Pramuka Penggalang se Sumatera Barat, diisi dengan kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, gembira guna mempererat persahabatan dan dilaksanakan di alam terbuka dengan prinsip dasar kepramukaan dan metode kepramukaan sesuai dengan kondisi kekinian. Kegiatan Jambore ini juga dilandasi dengan Kode Kehormatan Pramuka dalam janji dan ketentuan moral, Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka. “Sebagai anggota Pramuka yang terlatih, Pramuka Penggalang punya potensi yang besar untuk dapat mengisi kehidupan yang penuh dengan cobaan dan tantangan dengan cara berbakti kepada orang tua, guru, dan terus rajin belajar serta beribadah.

Tunjukkan kepada siapapun bahwa di dada setiap anggota pramuka telah terpatri dengan kokoh Tri Satya dan Dharma Pramuka,” ajaknya. Dalam pembukaan jamda tersebut, Adhyaksa Dault, selaku Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yang terpilih dalam Musyawarah Nasional Gerakan Pramuka di Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada bulan November lalu menyebutkan, anggota pramuka harus memiliki mental yang kuat untuk menghadapi segala persoalan. Selain itu, pramuka juga dituntut untuk bisa mengembangkan diri, satuan dan masyarakat. Adyaksa menekankan bahwa anggota pramuka saat ini harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang semakin maju, sehingga masyarakat bangga dengan pramuka. Kegiatan jambore daerah digelar dari tanggal 21 hingga 26 Desember 2013. Sedikitnya terdapat 86 regu penggalang putra dan 86 regu penggalang putri yang mengikuti jamda dimana masing masing regu beranggotakan 8 orang. (h/mg-rin)

Anak Lansek ................... Dari Halaman. 1 Astri Asgani, Ketua Indojalito Peduli mengatakan, kegiatan sunatan massal diadakan selain bentuk kepedulian terhadap ranah minang, juga dikarenakan anak yang ikut sunatan, saat ini sedang dalam massa liburan. “Kegiatan sunatan massal ini, kita selenggarakan bertepatan dengan masa liburan sekolah,” terangnya. Dia menambahkan, antusias dari masyarakat dari berbagai kabupaten yang dikunjungi tinggi. Hal ini menjadi suatu kebanggaan, karena masyarakat menyambut baik kegiatan yang dilakukan, Indojalito Peduli yang anggotanya berdomisili di Jakarta. “Kita bersyukur dan senang,

karena masyarakat menyambut baik kegiatan sunatan massal ini,” terangnya. Di Kabupaten Sijunjung , kedatangan Indojalito Peduli disambut baik oleh masyarakat. Terlihat sejak pukul 07.30 WIB, anak-anak yang akan ikut sunatan telah berkumpul. Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin saat mengunjungi kegiatan sunatan tersebut mengatakan, Indojalito Peduli sebagai organisasi sosial yang berasal dari orang rantau, atau berketurunan minang dapat berbagi dengan kampung halamannya merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat. Hal tersebut menunjukan rasa kepeduliannya

terutama terhadap mereka yang kurang mampu. “Kedatangan Indojalito Peduli ini merupakan kebanggan bagi kami, karena hubungan antara pemerintah daerah dengan perantau dapat terjalin dengan baik,” terangnya. Dia juga menambahkan, hubungan Indojalito dengan pemda Sijunjung sudah terjalin lama. Karena sebelumnya Indojalito juga beberapakali pernah memberikan bantuan seperti bantuan untuk duafa. “Ini kerjasama yang ketiga kalinya antara Sijunjung dengan Indojalito. Mudahan-mudahan tetap berjalan terus, terutama untuk kepentingan masyarakat,” paparnya. (***)

45 Formasi .................... Dari Halaman. 1 Dari 193 formasi yang dibuka oleh Pemprov Sumbar dengan jumlah peserta 6.062, hanya 148 formasi yang terisi dalam Tes CPNS tahun ini. Yang tidak terisi di antaranya, guru sendratasik, guru tata boga, perawat, perawat anastesi, dan lainnya. Kekosongan formasi tersebut, disebabkan karena penilaian kelulusan peserta seleksi CPNS dari pelamar umum ditentukan oleh hasil Tes Kompetensi Dasar (TKD). Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2013 tentang Nilai Ambang Batas TKD, peserta harus lulus tiga komponen, yakni tes Karakteristik Pribadi nilai ambang batas 105. Lalu, tes Intelegensia nilai ambang batas 75, dan tes Wawasan Kebangsaan nilai ambang batas 70. “Bila jumlah peserta yang memenuhi nilai ambang batas kelulusan (passing grade) melebihi

jumlah formasi jabatan, maka penetapan kelulusan berdasarkan urutan peringkat nilai tertinggi sesuai dengan jumlah formasi masing-masing jabatan,” ujar Kepala BKD Sumbar Jaya Disman, Senin (23/12). Lanjutnya lagi, untuk peserta yang telah lulus, maka tahapan yang harus dilakukan oleh peserta yakni, pemberkasan ke BKD. Dalam pemberkasan tersebut, peserta harus membawa syaratsyarat mulai kartu peserta ujian, surat lamaran, foto copi ijazah, SKCK, dan lainnya. “Untuk lebih jelasnya, peserta bisa melihat di website BKN. Perlu diketahui, BKD Sumbar akan melayani pemberkasan setiap hari termasuk hari libur, mulai dari tanggal 24 Desember sampai 31 Desember,” ungkapnya lagi. Dikatakan, sesui dengan informasi yang diberikan BKN, formasi tersebut akan dijadikan sebagai formasi CPNS tahun 2014

nanti. “Untuk 45 formasi yang kosong ini, akan ditambah pada perekrutan CPNS 2014. Misalnya, pada perekrutan CPNS 2014 nanti, BKD Sumbar mendapat 200 formasi, maka jumlah formasinya akan menjadi 245,” katanya. K2 Diumumkan Akhir Januari 2014 Peserta ujian CPNS K2 harus bersabar menunggu hingga minggu keempat Januari 2014. Pasalnya, hasil seleksi CPNS jalur Honorer Kategori II (K2) di lingkungan Pemprov Sumbar, akan dimumkan pada pada akhir bulan Januari 2014 mendatang. “Ketetapan ini, sesuai dengan rilis yang dibuat oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Dengan demikian, peserta harus tetap bersabar, sampai pengumuman dikeluarkan oleh BKN,” ujarnya. (h/wis)

Fauzi Dukung ................. Dari Halaman. 1 menghambat lajunya De Je ke “Final Pemilihan”, patah di ujung upaya. Sepertinya, KPU Padang telah dipersilakan MK untuk melaksanakan helat Pilkada putaran kedua sesegeranya. Mahyeldi-Emzalmi dan De Je boleh “balabek maurak silek” di putaran kedua Pilkada di bulan muka. Soal batas penggunaan anggaran dan segala macamnya, lampu hijau telah menyala dari Kemendagri. Siapa kira-kira yang paling dipercaya menjadi Walikota-Wakil Walikota Padang, terpulang secara bebas kepada gerak hati masingmasing pemilih. Kedua pasangan kandidat yang dinyatakan legal oleh undang-undang ini, adalah pasangan yang boleh disebut sebagai pasangan yang “patut serta mungkin” menjadi Walikota dan Wakil Walikota Padang. Sebagai bahan untuk mengurai gambaran kedua pasangan, rasanya perlu juga ditimbang-timbang, bagaimana “kekuatan atau kelebihan” masingmasing pasangan. Siapa yang “santiang”? Sekarang kita hidangkan bahan juadah sederhana yang dapat juga dianalisa, bisa dikunyah-kunyah menjelang minum kopi. Sebagai acuan perbandingan bagi pemilih, ada gambaran yang riel dari kedua pasangan. Sederhana dan mudah ditelan, dibanding bahan-bahan teknis politis lainnya, yang sudah sering dikemukakan oleh berbagai media. Bahan begini belum pernah dianggap penting sebelumnya,

bahkan cenderung di diamdiamkan dengan berbagai alasan. Padahal, nanti bisa teruji. Untuk diperbandingkan, ada dua sisi latar berikut ini Pasangan Mahyeldi-Emzalmi, seperti diketahui adalah pasangan incumbent yang berpengalaman di masa lampau. Keduanya adalah pejabat yang banyak berperan mengayuh kebijakan Pemko Padang. Hampir semua kebijakan Fauzi Bahar selaku Walikota Padang, selama ini didukung dan dilaksanakan oleh dua orang ini secara bagus. Jadi, kalau bicara soal pengalaman, bagaimana mengurus Padang, kedua orang ini adalah pialangnya. Dalam dunia pertemanan, soal kesetiaan tak ada yang bisa menyamai Fauzi Bahar. Makanya, tidaklah perlu heran, bila di berbagai kesempatan, Fauzi Bahar menyatakan dengan ikhlas dan jujur, mendukung pasangan Mahyeldi dan Emzalmi sebagai pengganti dirinya yang akan lengser di Februari 2014 mendatang. Kedua orang inilah yang paling tepat dan piawai menerjemahkan pesan maupun kebijakan Fauzi. Kalau keduanya menang terpilih jadi Walikota Padang, insya Allah tidak akan jauh benar “panggang dari api”. Tegasnya, Mahyeldi dan Emzalmi adalah incumbent sejati didukung Fauzi. Tak dapat didustakan, pendukung Fauzi Bahar selama ini, dan masa PKS yang militan, adalah kekuatan MahyeldiEmzalmi yang dahsyat. Pantas dibanggakan, baik oleh kawan

maupun lawan. Sementara, pasangan De Je (Desri Ayunda-James Helyward), asli orang baru – new commer. Keduanya , kalau diibaratkan “goreng pisang”, masih “angek angek- karaknya masih badaruak”. Kalau tersasar ketika lampu mati, pastilah belum hapal, berapa banyak anak tangga untuk naik lantai dua atau tiga Kantor Balaikota Padang. Entah di mana letak meja, entah siapa satpam yang tidur di rumah jaga, ndak abeh dek keduanya. Namun, entah bagaimana, di luar perhitungan siapapun juga. Luar biasa. Syahrul Ujud, Walikota Legendaris Padang Kota Tercinta, dalam berbagai kesempatan khusus yang terbuka, menyatakan mendukung pasangan De Je. Begitu pula Pak Azwar (Ir Azwar Anas, sesepuh daerah ini, mantan Gubernur Sumbar dan Menteri Perhubungan). Tak kurang pula tokoh paling populer di Ibukota, Jokowi, Gubernur DKI, seperti tak bisa dikebiri, mereka berderap serentak mendukung De Je tanpa pretensi. Terlepas dari perbandingan di atas tadi, kedua pasangan kandidat wako yang tampil di putaran kedua pilkada, adalah pasangan terbaik yang tersedia kini, dan terbuka untuk dipilih. Kita menyadari, tak ada manusia yang sempurna. Semua ada batas dan kekurangannya. Kalau salah satunya menang dan terpilih, jangan berpaling. Ini buah demokrasi, marilah kita dukung bersama-sama. **

7

GEREBEK RUMAH KOS

Polisi Temukan Sabu Senilai Rp70 Juta BUKITTINGGI, HALUAN — Satuan Narkoba Polresta Bukittinggi menggerebek rumah kos di kawasan Guguak Bulek, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Kota Bukittinggi, Senin (23/12). Dari hasil penggerebekan itu ditemukan pemakai sabu yang sedang meracik paket sabu, dengan barang bukti sebanyak 500 gram senilai Rp60 juta hingga Rp70 juta. Kapolres Bukittinggi AKBP Amirjan menjelaskan, polisi melakukan penggerebekan itu sekitar pukul 15.00 WIB, setelah mendapat laporan masyarakat. Ia memastikan bahwa tersangka yang ditangkap itu sendiri, dan tidak ada keterlibatan oknumoknum tertentu. “Ketika digerebek, tersangka sedang meracik paket sabu. Ada yang berupa paket kecil, paket sedang dan paket besar. Jumlah keseluruhannya mencapai 28 paket dengan berat sekitar 500 gram, yang nilainya sekitar Rp60 juta hingga Rp70 juta,” ujar Amirjan kepada wartawan, Senin (23/12). Ia menjelaskan, selain mengamankan barang bukti berupa 500 gram sabu, petugas juga mengamankan satu timbangan, satu alat hisap bong, serta dua pucuk senjata api jenis

airsoftgun yang berisi sejumlah peluru. Meski senjata airsoftgun itu biasanya digunakan untuk olahraga menembak, namun Kapolres merasa yakin senjata itu akan digunakan tersangka untuk menyelamatkan diri dan bisa saja digunakan dalam keadaan terdesak. Beruntung saat digerebek senjata milik tersangka tidak berada di dekatnya. “Tersangka itu berinisial MZ, umur 48 tahun, yang berasal dari Aceh, namun telah lama menetap di rumah kos di Bukittinggi. Untuk sementara ini tersangka baru ditetapkan sebagai pengguna. Namun tidak tertutup kemungkinan tersangka juga seorang pengedar, karena paketpaket yang dipersiapkan itu sepertinya akan dijual ke orang lain,” tutur Amirjan. Dalam kasus

Ilustrasi

ini polisi menjerat tersangka dalam pasal 114 sub 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman lima hingga 20 tahun penjara. Amirjan mewanti-wanti kepada pengunjung yang mendatangi Kota Bukittinggi untuk tidak membawa narkotika atau melakukan pesta narkotika di Kota Bukittinggi, apalagi disaat pesta malam tahun baru. Kepada masyarakat Kota Bukittinggi juga diimbau untuk segera melaporkan ke polisi jika melihat atau mendengar adanya gerakan seseorang atau sekelompok orang yang mencurigakan, baik terkait narkotika atau halhal lainnya yang bisa mengganggu keamanan, ketertiban dan dan kenyamanan masyarakat di Kota Bukitinggi. (h/wan)

Empat Pengedar .............. Dari Halaman. 1 mengangkut narkoba dari arah Pasaman menuju Kota Bukittinggi. Atas dasar informasi tersebut, polisi lalu melakukan pengintaian. Sekitar pukul 04.30 WIB mobil Avanza warna silver dengan nomor polisi B 1275 BOJ melintas di wilayah hukum Polres Bukittinggi. Polisi kemudian menghadang mobil yang diincar tersebut di depan SMP Negeri 2 Simpang Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Mobil itu sendiri berisi dua orang, diantaranya berinisal RI (22) dan NF (22), yang keduanya adalah warga Pasaman Barat. Dari penggeledahan yang dilakukan di dalam mobil, ditemukan tiga karung ganja yang telah dibungkus dengan lak ban warna kuning. Setelah dihitung, tiga karung itu ternyata berisi

26 paket ganja dengan berat sekitar 26 kilogram. Temuan tersebut membuat kedua tersangka kemudian diamankan polisi. Polisi nyaris terkecoh dengan aksi tersangka RI yang berusaha melarikan diri. Untuk menghentikan aksi tersangka itu, polisi terpaksa menembaknya. Tembakan itu mengenai betis bagian kanan tersangka RI. Dari keterangan pelaku, mereka membawa ganja tersebut dari Pasaman Barat untuk diberikan kepada dua pemuda di Kota Bukittinggi, yang saat itu telah menunggu di kawasan SPBU Gadut, Kabupaten Agam. Dari keterangan tersangka itu kemudian polisi memburu dua pemuda yang dimaksud. Hasilnya, dua pemuda yang berinisial AS (24) dan ZF, ditangkap di sekitar

SPBU Gadut. Tersangka itu juga mengaku bahwa salah seorang napi yang saat ini mendekam dalam LP Biaro juga memesan ganja tersebut. “Semua tersangka ini adalah pemain baru. Tapi jaringannya sudah lama dan merupakan jaringan antar provinsi. Dari keterangan awal tersangka, ganja tersebut akan dijual di sekitar Sumbar, terutama di Kota Bukittinggi,” jelas Kapolres Amirjan. Amirjan menambahkan, pengungkapan dan penangkapan tersangka ganja itu merupakan suatu prestasi anggota Polresta Bukittinggi, terutama dari Satuan Narkoba. Ia berharap, ditangkapnya keempat tersangka itu akan bisa mengungkap dan membongkar kasus-kasus narkoba lainnya di daerah tersebut. (h/wan)

Jokowi Tak .................... Dari Halaman. 1 “Kami menemukan, 38,1 persen masyarakat (responden –red) mengaku memilih PDIP saat survei karena tertarik dengan figur Joko Widodo,” kata Yunarto. Survei dilakukan pada 28 November – 6 Desember 2013 menggunakan 1.200 responden dengan margin of error 2,83 persen. Bukan saja Jokowi yang bisa mengangkat elektabilitas PDIP, ungkap Yunarto, alasan responden memilih Partai Gerindra karena faktor Prabowo Subianto. “Sebanyak 55,4 persen pemilih Gerindra mengaku memilih Gerindra karena tertarik dengan figur Prabowo. Begitu juga alasan responden memilih Demokrat karena figure SBY, PAN karena figure Amien Rais, Hanura karena faktor Wiranto dan

Nasdem karena Surya Paloh,” katanya. Dengan hasil survey tersebut, Yunarto menyebutkan menunjukkan ada gejala menguatnya demokrasi kultus, yaitu elektabilitas partai politik dipengaruhi tokoh-tokoh kunci partai politik. “Ini mengkhawatirkan karena akan memperlemah penguatan pelembagaan partai politik,” katanya. Dikatakan Yunarto, berdasarkan survei dilakukan tersebut, Jokowi cenderung diterima di semua kalangan. “Secara internal, Jokowi bisa diterima diterima pemilih PDIPdibandingan sosok Megawati. Jika di croos tab konstituen PDIP yang memilih Jokowi sebagai capres 67,2 persen dan Megawati hanya 10,6 persen,” kata Yunarto.

Bahkan kata Yunarto, responden tidak menginginkan Jokowi sebagai cawapres. “Saat dilakukan simulasi pasangan, perolehan suara Jokowi selalu di atas 40 persen jika dipasangan dengan siapapun. Namun jika Jokowi maju sebagai cawapres berpasangan dengan Megawati perolehan suarannya turun 23,3 persen,” kata Yunarto. Sedangkan untuk posisi cawapres, JK merupakan cawapres terfavorit yang dipasangkan dengan sejumlah capres, seperti dipasangan dengan Aburizal Bakrie, Jokowi, Promono Edhi dan Prabowo Subianto. “Nama JK konsisten sebagai cawapres favorit semua capres, kecuali dengan Wiranto dan Megawati,” kata Yunarto. (h/sam)

Ketua DPRD .................. Dari Halaman. 1 Laporan tersebut diterima oleh Kepala Siaga Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) III Polda Sumbar Komisaris Polisi (Kompol) Sihana dengan Nomor LP/327/XII/2013-SPKT Sbr. Menurut Faizal yang didampingi oleh Tim kuasa hukumnya Mitra Wahana Padang yakni Riefia Nadra, Harlina, Syofiarni, dan Desmanto di Mapolda Sumbar, dia melaporkan masalah ini ke Mapolda Sumbar karena hingga saat ini belum ditetapkan sebagai pengganti antar waktu (PAW) anggota dewan untuk DPRD Kota Padang dari Partai Demokrat. “Saya menggantikan almarhum Muchlis Sani berdasarkan Surat Keputusan No. SK : 076/ DPC-PD/2013 tanggal 21 Mei 2013,” kata Faizal, warga Perumahan Talago Permai, Padang kepada Haluan, Senin (23/12) kemarin. Berdasarkan keputusan tersebut, kata Faizal, kemudian ditindaklanjuti oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat dengan Surat Kepu-

tusan No. 227/SK/DPP.PD/XII/ 2013 pada tanggal 11 Desember 2013, tentang PAW anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang untuk almarhum Muchlis Sani. Sebelumnya pada bulan Oktober 2013, dia telah berkoordinasi dengan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang dimana penjelasaan KPU mengatakan bahwa KPU tidak berhak memproses penetapan nomor urut PAW sebelum ada surat resmi dari Ketua DPRD Kota Padang, sehingga dia berusaha menghubungi Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Padang untuk menanyakan proses pengajuan PAW. “Saat saya menanyakan itu, sekwan menjawab kalau usulan pengangkatan saya sebagai PAW belum ditandatangani oleh Ketua DPRD Kota Padang, sehingga sampai saat ini nasib saya sebagai PAW masih terkatung-katung atau belum ada kejelasan,” jelasnya. Dengan adanya persoalan ini, dia menduga bahwa Zulherman sengaja mengulur-ngulur waktu >> Editor : Syamsu Rizal, Yon Erizon

dan tidak mempunyai iktikad baik dalam memprosesnya sebagai PAW dari Partai Demokrat. Akibat perbuatan itu, dia mengalami kerugian materil sebesar Rp90 juta dan immaterial sebesar Rp1 miliar. “Padahal dengan dikeluarkannya surat dari DPP, seharusnya saya bisa diangkat. Namun, sampai sekarang tidak juga diangkat, sehingga saya terpaksa melaporkan persoalan ini ke polisi,” ungkapnya. Sementara itu, Ka Siaga SPKT III Polda Sumbar Kompol Sihana mengakui bahwa korban telah melaporkan Ketua DPRD Kota Padang mengenai penyalahgunaan wewenang dan jabatan. Namun untuk memastikan kebenarannya, maka pihaknya akan menyerahkan ke Unit Reskrim Polda Sumbar untuk memprosesnya. “Kami akan menyerahkan laporan tersebut ke Unit Reskrim Polda Sumbar untuk ditindaklanjuti,” jelas Heri, Senin (23/ 12). (h/nas) >> Penata Halaman : David Fernanda


8

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Sutikno, Bertekad Membangun Koto Tangah TANPA IZIN — Baliho salah satu calon Wakil Walikota Padang Emzalmi yang dipasang di Kantor KAN Puah IX diprotes oleh Ketua KAN karena pemasangan baliho tersebut tanpa izin oleh KAN. PARWIS

DIPASANG TANPA IZIN

KAN Pauh IX Minta Panwas Copot Baliho Emzalmi PADANG, HALUAN — Ketua Kerapatan Adat Nagari Pauh IX, Kecamatan Kuranji, Yusrizal Syukur Dt Rajo Jambi, meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Padang, segera mencopot baliho salah satu calon Wakil Walikota Padang, yakni Emzalmi, yang di pasang di Kantor KAN Pauh IX. Pasalnya baliho tersebut di pasang tanpa ada izin dari pihak KAN. “Kami meminta Panwas Kota Padang, segera

mencopot baliho yang dipasang persis di dinding depan

kantor KAN ini. Kantor ini bukan untuk tempat berpolitik, atau berkampanye. Tempat ini, hanya untuk pelayanan publik,” tegasnya, Senin (23/12). Lanjutnya lagi, baliho dengan ukuran sekitar 10 X25 meter itu, telah terpasang sejak 22 Desember 2013 lalu. Ia juga menegaskan, pemasangan baliho tersebut, sudah melanggar aturan pemilu, bebas, jujur,

dan terbuka. “Sewaktu saya mau ke kantor, tiba-tiba saya melihat ada baliho besar. Ini tentu sudah melanggar aturan yang tertera dalam peraturan pemilu,” ungkapnya lagi. Sementara itu, Ketua Panwas Kota Padang Nurlina mengatakan, sampai saat ini, pihaknya belum mendapat laporan terkait pemasangan baliho tersebut.

Ia mengatakan, akan segera menurunkan Panwas Kecamatan untuk melihat kondisi di lapangan. “Kami belum mendapat laporan dari masyarakat t e r k a i t a d a n y a p e ma sangan baliho yang tidak seizin pihak tertentu. Namun, bila nanti kami menemukan di lapangan, tentu itu sudah menjadi temuan dari Panwas,” katanya. (h/wis)

layak, dan sarana PADANG, pendidikan yang HALUAN—Bermasih minim di awal dari melihat Koto Tangah. kondisi tempat “Mudah-mudatinggal dan han saya mendalingkungan di patkan kesempatan sekitarnya yang untuk memsarat persoalan, bangun daerahdan keterlamdaerah yang batan pembaSUTIKNO membutuhkan ngunan, Sutikno kelahiran Padang, 8 Desember perhatian khususnya daerah 1968, mebulatkan tekad Dadok Tunggul Hitam, Koto untuk jadi caleg dari Dapil Tangah. Dan dapat segera menyelesaikan permasalahan 1 Koto Tangah, Padang. Walau awalnya ia tanah yang belum bermenggeluti dunia pendidikan, sertifikat,” ujarnya. Selain itu, ia juga ingin bidang protokoler di Universitas Putra Indonesia (UPI), merubah mindset masyanamun keinginannya untuk rakat tentang kepercayaan membantu menyampaikan as- mereka terhadap anggota pirasi masyarakat tidak ter- legislatif. Ia juga akan hambat oleh pekerjaan yang membuat masyarakat mesudah ditekuninya sejak 20 mahami bagaimana sebetulnya yang terjadi dengan tahun belakang ini. “Melihat sepanjang jalan beberapa anggota legislatif. “Sebelum terpilih para Dadok Tunggul Hitam belum ada yang menjadi anggota legislatif sangat mewakili, selain itu juga perhatian dengan masyamelihat dan merasakan rakat. Tapi nanti kalau lambatnya kemajuan yang sudah terpilih, tidak akan dicapai oleh warga Dadok ingat lagi dengan masyaTunggul Hitam, khususnya rakat. Pemikiran seperti ini Koto Tangah, untuk me- lah yang ingin saya ubah. nyampaikan keinginan Saya akan buktikan pada masyarakat tersebut harus masyarakat, tidak semua ada perwakilan dari Dadok anggota legislatif seperti itu. Tunggul Hitam,” ujarnya, Kalaupun ada, mungkin karena kesibukannya dalam Senin (23/12). Dikatakan juga, untuk rangka mengakomodir memacu hal tersebut harus kepentingan masyarakat ada wakil-wakil yang meng- banyak,” tambahnya. Ditambahkan, karena akomodir keinginan masyarakat. Selain itu per- maju menjadi caleg dari masalah yang terjadi Dapil 1 dengan nomor urut sekarang adalah pengurusan 5, dari daerah Koto Tangah, kepemilikan tanah, ia meminta doa restu dari infrastuktur jalan yang tidak masyarakat. (h/mg-rin)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Syahrizal


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

9

Pedagang Fase VII Mengadu ke Dewan Laptop Hilang di RSUP M. Djamil PADANG, HALUAN — Satu unit laptop Merk Acer Aspire, dan 2 HP Cina milik Nurhasanah, keluarga pasien RSUP M. Djamil Padang, raib dicuri maling, Senin (23/12). Kejadian tersebut terjadi sebelum Subuh di Kamar Kelas III Paru Wanita. Nurhasanah mengetahui laptop dan HP-nya hilang ketika bangun sekitar pukul 4.00 WIB pagi. Amra Ahmad, kakak Nurhasanah mengatakan, malam itu ia bersama adiknya menggunakan laptop untuk menulis tugas. Mereka tidur pada pukul 2.30 WIB dini hari. Kemudian, Nurhasanah bangun sekitar pukul 4.00. Ia kaget ketika melihat bahwa laptop dan HP-nya tidak ada di kamar tersebut. Ia lalu membangunkan Amra untuk mengetahui bahwa barang-barangnya hilang. Amra bangun dan ikut mencari barang-barang Nurhasanah, tapi tetap tak ditemukan. Mereka kemudian pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu. “Saat akan mengambil wudhu, adik saya melihat seorang lelaki celingakcelinguk di depan kamar tempat ibu kami dirawat. Laki-laki itu mengenakan gamis yang sudah lusuh. Ia memegang sebuah tas. Adik saya mengenali tas itu sebagai tas keluarga pasien yang satu kamar dengan kami. Ia lalu mengatakan kepada laki-laki itu bahwa tas tersebut adalah milik orang yang satu kamar dengan kami. Adik saya pun meneriaki lelaki tersebut sebagai maling,”ujarnya. (h/mg-dib)

PADANG, HALUAN — Beberapa pedagang Fase VII Pasar Raya Padang pada Senin (23/12) kemarin, mendatangi Gedung DPRD Kota Padang. Mereka mempertanyakan, kejelasan alokasi dana APBD Kota Padang yang diperuntukkan bagi rehab pertokoan Fase VII.Dari informasi yang mereka dapatkan, rehab Fase VII hanya untuk perbaikan atap di dua titik saja. “Apa benar, informasi itu. Kalau benar, kami tidak setuju itu dilakukan. Sebab jika hanya dua titik saja, maka pedagang di Fase VII akan teraniaya. Karena, akan membuat pertokoan itu digenangi air yang merembes dari sisi-sisi gedung yang lainnya,” kata Syafrizal, Ketua pedagang vase VII dihadapan Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen dan anggota Roni Chandra. Syafrizal mengatakan, dalam rehab Fase VII itu, sudah beberapa kali dilakukan tender untuk memperbaiki, namun selalu gagal. Terakhir, mereka mendengar PBHI mengajukan dana rehab itu melalui APBD Kota Padang tahun 2014. “Kami bukan melarang rehab itu, tapi hendaknya dilakukan secara keseluruhan. Kalau hanya dua titik, tentu kami akan mendapatkan dampak yang kurang baik juga,” katanya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen mengatakan, anggaran rehab itu bukan diusulkan oleh PBHI, namun oleh Dinas Pasar. Lagi pula, rehab itu diajukan secara keseluruhan termasuk saluran air. “Jadi tidak benar, PBHI yang mengajukan. Itu sudah diprogramkan Dinas Pasar. Rehab akan dilakukan, secara keseluruhan termasuk beberapa tiang. Sehingga, pedagang dan pembeli merasa nyaman,” katanya. Sementara terkait Pasar Inpres II, III dan IV, Arnedi mengatakan, dana untuk kelanjutan pembangunannya akan dialokasikan di APBD 2014 mendatang sebesar Rp72 miliar. “Sebelumnya, kami membangun Inpres I dengan APBD mencapai Rp54 miliar. Lalu Inpres II, III dan IV dari BNPB sebesar Rp64 miliar. Kini untuk melanjutkannya, kami anggarkan di APBD 2014,” ujarnya. (h/ade)

NELAYAN BERSIAP—Sekumpulan Nelayan tampak sedang mempersiapkan perahu untuk ke laut mencari ikan di Pantai Purus Padang. Akhir-akhir ini cuaca sering tak mendukung, namun para nelayan harus tetap ke laut karena mata pencarian mereka dari hasil menangkap ikan tersebut. BINTANG SEMBRANI

MERASA DI-PHK SEPIHAK

Tenaga Outsourcing PT Pos Datangi PADANG, HALUAN — Belasan tenaga outsourcing di PT Pos Indonesia, mengadukan nasibnya ke DPRD Kota Padang pada Senin (23/12) kemarin. Mereka menuntut, agar anggota dewan memfasilitasi hak-hak mereka untuk diperjuangkan, sebab mereka merasa telah di-PHK secara sepihak oleh manajemen PT Pos Indonesia. Salah seorang mantan outsourcing PT Pos Hernez Amin mengatakan, telah bekerja di PT Pos mencapai delapan tahun. Namun, sejak September dan Oktober lalu tidak ada lagi kontrak perjanjian kerja. Sementara, mereka tetap bekerja. ”Pada November, kami disuruh membuat surat lamaran kerja kembali untuk dipekerjakan sebagai

tenaga kontrak yang berlaku selama 6 bulan,” katanya kepada Wakil Ketua DPRD Kota Padang Afrizal. Namun, terhitung 1 November 2013, PT Pos melakukan PHK sepihak tanpa memberikan hak-hak mereka. Permasalahan itu, telah dilaporkan ke Dinsosnaker Kota Padang dan telah dilakukan mediasi. “Namun dari pertemuan pada 6 November lalu belum ada kesepakatan yang diperoleh, maka dijadwalkan kembali pada 16 Desember. Tapi entah karena apa, tibatiba mediasi kembali diundur pada 8 Januari 2014 nanti,” ujarnya. Mereka berharap, DPRD bisa menjembatani persoalan ini sehingga mereka bisa mendapatkan kejelasan nasib.

Wakil Ketua DPRD Padang Afrizal mengatakan, pihaknya segera akan memanggil PT Pos dan Dinsosnaker serta tenaga outsourcing itu dalam waktu dekat. ”Saya akan delegasikan ke Komisi IV DPRD Kota Padang, guna memfasilitasi persoalan ini,” katanya. Kepala Area II Ritel dan properti PT Pos (SumbarRiau-Kepri) Suhatman mengatakan, terkait pengangkatan tenaga outsourcing PT Pos ini telah dilakukan beberapa kali kajian. Ia mengakui, untuk pengangkatan tenaga outsourcing menjadi pegawai PT Pos tentu memiliki persyaratan. Nah, dari sejumlah tenaga outsourcing tersebut telah ada yang diangkat menjadi pegawai.

>> Editor : Afrianita

Sedangkan yang belum, ini disebabkan adanya persyaratan yang tidak terpenuhi menjadi pegawai. Seperti, usia yang telah melebihi ketentuan, pendidikan terakhir yang belum memenuhi syarat, dan teknis lainnya. Meskipun begitu, ia tetap akan melakukan kajian lebih dalam lagi terkait persoalan ini. Suhatman tidak menampik, telah ada pembicaraan tentang tenaga outsourcing ini sebelumnya. Baik dengan Dinsosnaker Padang dan lainnya. “Secara prinsip, kami ingin membantu tenaga outsorcing ini. Tapi perusahaan, tentu memiliki ketentuan dalam pengangkatan menjadi pegawai,” tambahnya.(h/ade)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


10

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

MALAM TAHUN BARU Alumni SMA 2 Gelar Sunatan Massal PADANG, HALUAN — Alumni angkatan 81 SMA 2 Padang melakukan bakti sosial berupa sunatan massal di Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Senin (23/12). Sunatan massal tersebut, di ikuti sebanyak 300 anak. Ketua Alumni Angkatan 81 SMA 2 Padang Desri Ayunda mengatakan, dalam sunatan massal tersebut, pihaknya lebih memprioritaskan anak yang berasal dari keluarga kurang mampu. “Memang, dalam bakti sosial ini, sasaran kami adalah keluarga yang kurang mampu. Sehingga dengan kegiatan ini, para orang tua yang ingin mengkhitan anaknya berasa terbantu, dan tidak lagi harus mengeluarkan biaya,” ujarnya. Lanjutnya selain melakukan sunatan massal, pihaknya juga membagikan perlengkapan busana muslim untuk seluruh anak yang dikhitan. “Setelah anak-anak di kitan, mereka langsung memakai pakaian yang diberikan. Sehingga, anak-anak yang dikh itan terlihat seragam,” tuturnya tersenyum. Dikatakan, program bakti sosial yang dilakukan ini, merupakan program tahunan dari alumni. Dimana, pada tahun 2012 lalu, alumni melakukan bakti sosial operasi katarak. Indrawati (36) yang mengikutkan anaknya dalam sunatan massal tersebut mengatakan, ia sangat berterimakasih atas bakti sosial yang dilakukan oleh Alumni SMA 2 Padang tersebut. Selain itu, dengan adanya bakti sosial itu, ia merasa terbantu baik secara moril maupun materil. “Secara materi, saya sangat terbantu sekali. Karena, kalau saya membawa anak saya ke dokter umum, maupun perawat, saya harus mengeluarkan biaya Rp200 ribu untuk khitanan. Namun, dengan adanya bakti sosial ini, uang tersebut bisa saya pergunakan untuk keperluan lain,” ungkapnya. (h/wis)

Satpol PP Turunkan 450 Personil PADANG, HALUAN — Sebanyak 450 lebih anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang akan mengawasi pergantian tahun 2013 ke tahun 2014 di malam tanggal 31 Desember mendatang. Karena, malam pergantian tahun di Kota Padang hiruk pikuk oleh pesta penyambutan tahun baru tersebut.

PENJUAL TEROMPET — Puluhan terompet dengan berbagai bentuk dipajang di pinggir Jalan Adinegoro, Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (23/12). Sepekan menjelang Tahun Baru, pedagang terompet menjamur di sejumlah ruas jalan dan tempat-tempat wisata di Kota Padang. AMIR

Hari Ibu dan KSN Diperingati PADANG, HALUAN — Kepedulian pemerintah Provinsi Sumatra Barat terhadap pengarusutamaan gender dan perlindungan Anak mendapat apreasiasi dari pemerintah RI. Hal ini ditandai dengan penyerahan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 18 Desember kemarin di Jakarta, dimana mengalami kenaikan pringkat dari ‘Pratama’ di tahun 2012 menjadi ‘Madya’ di tahun ini. Prestasi ini perlu disadari

ALUMNI angkatan 81 SMA 2 Padang melakukan bakti sosial berupa sunatan massal di Belimbing, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Senin (23/12). Sunatan massal tersebut, di ikuti sebanyak 300 anak. PARWIS

untuk semakin mencambuk semangat meningkatkan diri, terutama dalam iven peringatan Hari Ibu dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, bagaimana kita bisa berpartisipasi aktif di berbagai aspek kehidupan dan berkontribusi memperkuat ketahanan nasional. Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat menyampaikan amanatnya dalam upacara Peringatan Hari Ibu ke-85 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional di lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (23/12). “Pembangunan bersentra pada Sumber Daya Manusia, pada gilirannya akan mengungkapkan berbagai permasalahan yang dihadapi perempuan,” kata gubernur. Di tingkat nasional, dukungan terhadap tujuan konvensi perempuan mengenai penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan dan mewujudkan prinsip-prinsip persamaan hak bagi perempuan di bidang politik, hukum, ekonomi, dan sosial budaya dimuat dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984. Konvensi perempuan menekankan pada kesetaraan dan keadilan antara perempuan dan lakilaki (gender equality dan equity), persamaan hak dan kesempatan serta pelakuan adil. Sementara, keberhasilan pembangunan pemberdayaan

perempuan tercermin dari peningkatan capaian Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) dan Indeks Pembangunan Gender (IPG), yang terus meningkat selama periode 2005-2008. “Peringatan hari ibu membawa hikmah bagi perwujudan masyarakat sejahtera. Tingkat kemiskinan kaum perempuan berkorelasi positif terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat. Semakin tinggi tingkat pendidikan perempuan, semakin meningkat pula kesejahteraan masyarakat,” ujar gubernur Peringatan Hari Ibu tahun 2013 mengusung tema ‘Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Mewujudkan Demokrasi yang Partisipatif dan Pembangunan Inklusif’ untuk Hari Ibu dan ‘Kesetiakawanan Sosial untuk Indonesia Sejahtera’ untuk peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial itu. Selain terkait peranan perempuan, gubernur juga menekankan posisi ketahanan nasional sebagai posisi sentra dalam membangun karakter dan budi pekerti bangsa. Gubernur berharap, peringatan kali ini dijadikan sarana memperkokoh persatuan dan solidaritas kaum perempuan di Sumbar dalam mencapai cita-cita bangsa, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang adil, demokratis, aman, sejahtera dan bermartabat. (h/mg-rin)

“Ada 450 lebih personil Satpol PP yang kita siagakan untuk perayaan malam pergantian tahun,” ujar Kepala Satpol PP Kota Padang Andre Algamar. Menurut dia, sebanyak 450 petugas tersebut berada di titiktitik keramaian massa yang tersebar di wilayah Kota Padang. Seperti kawasan Pantai, kawasan Pondok. Meskipun demikian, yang menjadi perhatian utama adalah tempat-tempat diadakan festival pergantian tahun. Di lokasi tersebut akan diadakan hiburan seperti band serta pesta kembang api. “Yang menjadi fokus kami yaitu di acara yang ada keramaian seperti Gor H. Agus salim yang biasanya ada pesta seperti Band untuk menyambut Tahun Baru 2014,” katanya lagi. Terkait perlengkapan yang digunakan personil saat bertugas, ia mengatakan dalam mengamankan jalannya perayaan

malam pergantian tahun. Petugas Satpol PP tidak dilengkapi senjata karena mereka bertindak secara persuasif. “Tindakan yang dilakukan bersifat persuasif, jadi tidak perlu senjata,” ujar dia lagi. Dia juga ikut mengamankan kawasan tepi pantai seperti Pantai Purus yang cukup ramai. Tidak hanya itu saja, dia bersama dengan personilnya juga akan melakukan pengawasan kepada wisma-wisma yang kerap dijadikan tempat menginap oleh pihak-pihak yang menyelewengkannya. Karena, selama ini ketika tahun baru banyak wisma yang penuh oleh pengunjung. “Kita tetap menjalan tugas sebagai Penegak Perda, kita tetap mengawasi kawasan yang ramai. Keberadaan kita juga akan menjadi kenyamanan oleh pengujung Kota Padang, baik yang dari Kota Padang maupun yang datang dari daerah,” tutup Andre Algamar. (h/cw-ows)

KSB Padang Dibantu Rp50 Juta PADANG, HALUAN — Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang mendapatkan bantuan hibah senilai Rp50 juta dari Pemko Padang. Dana yang mereka dapat itu sesuai dengan proposal yang telah mereka ajukan sebelumnya. Ketua KSB Padang, Zulkifli kepada wartawan, Minggu (22/12) kemarin mengatakan, dengan adanya dana hibah ini maka kinerja dari KSB akan lebih meningkat lagi. Setidaknya, para personil KSB bisa lebih bersemangat mengawal semua bencana yang terjadi di Kota Padang ini. “Dana senilai Rp50 juta itu, kami gunakan untuk biaya operasional dan menambah sarana di sekretariat, seperti membeli komputer dan printernya, kamera, serta HT yang nantinya akan digunakan di lapangan oleh para personil,” kata Zulkifli. Selain itu, dia juga sudah mengeluarkan asuransi untuk 60 personilnya, dimana satu personel mendapatkan uang Rp250 ribu. Dia sendiri berharap dana hibah yang sudah dianggarkan oleh Pemko Padang ini bisa berlanjut setiap tahunnya. “Saya sangat gembira, kalau semua anggota kembali bersemangat, dan pengawalan terhadap bencana yang terjadi akan semakin baik lagi,” jelasnya. Ditambahkan Zulkifli, KSB Kota Padang sendiri saat ini memiliki anggota disetiap kelurahan yang ada di Kota Padang. Semua masyarakat bisa menjadi anggota KSB, tentunya dengan SK yang dikeluarkan dari kelurahan dan kemauan keras untuk melakukan pekerjaan yang tanpa pamrih. “Jadi anggota KSB harus siap dengan semua konsekuensinya, salah satunya yakni tidak berduit, tapi kita harus selalu siaga kapan saja, karena bencana itu tidak bisa ditebak kapan terjadinya,” ungkapnya. (h/nas)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Habli


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

11


12

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Organisasi Wanita Jangan Berpolitik PAYAKUMBUH, HALUAN — Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, mengingatkan agar organisasi wanita jangan terlibat dalam percaturan politik, yang bakal merusak citra organisasi wanita bersangkutan dan merusak sendisendi persatuan serta kesatuan anak nagari. Pernyataan tersebut disampaikan Riza Falepi di sela-sela peringatan Hari Ibu, di Payakumbuh, kemarin. “Aktifitas organisasi wanita di Payakumbuh dalam membantu pemko dibidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, terbilang cukup positif. Semangat kaum hawa mendorong gerak pembangunan diseluruh kelurahan membawa perubahan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Riza. Riza mengatakan, mestinya seluruh organisasi wanita berperan di tengah masyarakat. Tidak sebatas TP-PKK, Dharmawanita, Ikade, Bhayangkari, Persit KCK, Iwapi, Aisyiah dan GOW yang baru dikenal masyarakat. Ke depan, setiap organisasi yang lahir, seyogianya ikut berkiprah, tampil untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan publik.(h/smt)

Harga Gambir Mulai Membaik LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Petani pada Kecamatan Kapur IX dan Pangkalan Koto Baru, sebagai penghasil produk gambir terbesar di Kabupaten Limapuluh Kota, sedikit bernapas lega. Pasalnya, produk gambir sejak seminggu terakhir bisa dijual mencapai Rp21 ribu per kg, mengalami kenaikan sedikit, bila dibanding dengan harga sebelumnya sebesar Rp19 ribu per kg-nya.

SERVIS PERTAMA — Wakil Walikota Suwandel Muchtar lakukan servis pertama saat membuka turnamen bola voli Sicincin Terbuka. ZULKIFLI

Giliran Kafilah Payakumbuh Terima Bonus P A Y A K U M B U H , HALUAN — Walau prestasi yang diraih Kota Payakumbuh minim, hanya berada satu peringkat di bawah Kabupaten Mentawai dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) nasional ke-35 Tingkat Sumatera Barat, namun pemko setempat, juga memberikan bonus kepada qori qoriah berprestasi serta pelatih kafilah melalui Bagian Kesra Setdako setempat total sebesar Rp 50 Juta. Sebelumnya, tetangga Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota telah men-

DIJUAL RUMAH RUMAH TIPE 36 di Perumahan Graha Agung Perdana Blok F 33. Lokasi strategis, tepi Bypass Anak Aie Koto Tangah (dekat dari Pasar Lubuk Buaya). Fasilitas Listrik & Air PDAM. Hub: 082170819700 / 081363447705 KECANTIKAN DE SOLO SPA & GALLERY, Spa dengan Rempah Alami. Terapis ber pengalaman. Juga menyediakan Aneka pakaian Tradisional Modern. Jl. Sa wahan Dalam No. 11 Padang JASA FOTOGRAFER VIDEO SHOOTING, untuk pre wedding, wedding, video clip, iklan dll, Studio 58 mandiangin bukittinggi, hub Ricky : 081266209910. JASA PHOTOGRAFER, melayani foto untuk sekolah , Pas Foto Siswa, Foto Kegiatan dll, cepat dan mantab, segera hubungi 085365364860 JUAL OLAHAN IKAN TELAGA SAMUDERA, CENTER MARKETING FISHERY, menye diakan produk olahan ikan berupa bakso ikan, nugget, otak-otak. Juga jual ikan segar. Jalan Hamka No. 78 C Padang Hp: 08126749714 DIGITAL PRINTING CV. VERTICAL CIPTA RELASI, melayani digital printing untuk baliho, billboard, spanduk sticker, branding car, x banner dll. Cepat dan hemat.JalanJhoniAnwarNo.68LapaiPadang ADVERTISING DAN CETAK MITRA STAMPS, m e l a y a n i Best Printing Solution : Stempel warna, stempel kristal, stempel cetakan sablon, undangan, ID card, nama craver, kartu nama, spanduk digital dll. Jln. Proklamasi No. 41, Telp : 0751-4419897, Padang. HP. 0813 6344 9806 / 0852 7443 7566 CV TRI PABARU, Kontraktor Digital Printing (OffsetAdvertising). Harga khusus akhir tahun untuk calek dan partai. Alamat : Jln. Khatib Sulaiman No. 5A Padang. Telp : 0751 9763312, HP. 0852 6388 8667. email : cvtripabaru@yahoo.com ADVERTISING BERLIAN, menger jakan billboard, neon box, papan merek, promotion, percetakan, digital printing. Jl. Dobil No. 25 Padang. Telpn. 07517889392, HP. 081266502225. e-mail: berlianadvertising@yahoo.com NAHELDA MEDIA PROMO, menger jakanadvertising, marketing communication, printing, offset, multimedia, design grapihc fotografi. Jln. Prof. Dr. Hamka No. 167 A Tabing, Padang. Hub. 0812 7716 3681 ARSITEK DESIGN RUMAH, mewujudkan Rumah idaman anda baik itu Rehap atau Baru, Dengan metoda 3 Dimensi, bisa lansung konsultasi,Hub. 082382299983

yerahkan bonus serupa Bonus tersebut, diserahkan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, dalam acara di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Senin (23/ 12). Mereka yang mendapat bonus, qori dan qoriah peraih gelar juara pertama, kedua dan ketiga serta qori dan qoriah pemenang harapan. Pada MTQ di Pasaman Barat, awal November lalu. Payakumbuh merebut 2 gelar terbaik pertama dan dua pemenang harapan II dan tiga pemenang harapan

DIRGA ANDESTAR, melayani cetak undangan, faktur, kop surat, kartunama, stiker, brosur, spanduk digital, stempel, neon box, plakat dll. Jln. Kampung Jawa Dalam II No. 32 (samping pos kamliang) HP, 082174905959 PEMBERSIH MOTOR LIC TRIPLE ACTION POLES, cara mudah dan aman buat member sihkan,mengkilap kan sekaligus melin dungi cat body motor anda, hub 085274301234, atau datang bandar belakang tangsi No 12 Padang

III. Peraih gelar juara pertama beroleh bonus Rp15 juta, kemudian pemenang harapan II Rp3 juta dan pemenang harapan III, Rp2,5 juta. Sementara, lima pelatih yang menangani kafilah, beroleh bonus total Rp9,5 juta. Turut hadir dalam penyerahan bonus itu, Kepala Kemenag Payakumbuh, diwakili Darius, S.Ag, Kasubag Kesmas Wirman, seluruh anggota Kafilah dan orang tua qori dan qoriah. Wawako Suwandel Muchtar, dalam sambutanya,

TOUR DAN TRAVEL PT. BUNDA WISATA NUSANTARA, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga bersahabat. Jl. Raya Padang Indaruang (tanjuang saba No. 14) Telp. 0751-74274, 7809770, 7978580 padang PT. MINANG INDAH TOUR & TRAVEL, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga spesial dan bersahabat. Jalan Ujung Gurun No. 67 Padang, telp 0751 24053 LOWONGAN

OBAT HERBAL PUSAT HERBAL INT, sedia berbagai produk herbal ,izin BPOM, MUI serta halal. InsaAllah dapat menyembuhkan ber bagai penyakit. Jln. Jihad V Kubu Dalam RT/RW 01 ( Perum Kharisma 3 ). Hp: 0813 6334 6099 OBAT HERBAL, menyembuhkan stroke, jantung, hepatitis, diabetes, impotensi, ingin punya keturunan dll. Standar internasional, hub 081363763333 TURUN BERAT BADAN , Ingin turun berat badan 4 kg per minggu. Tanpa repot dan tetap bisa makan sepuasnya. Metode diet terbaru ditambah makanan organik, hub 085272950619 RAMBUT ANDA BERMASALAH? seperti rontok, botak ringan bahkan botak Parah! Green Angelica Solusinya. Penumbuh rambut super cepat, alami tanpa efek samping. Hub Agen Resmi Green Angelica, 082172171823 TERAPI LINTAH & JUAL MINYAK LINTAH, bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti Stroke, Asam Urat, Kolesterol, Jantung Koroner, Ginjal dll. Jl. Khatib Sulaiman No. 08 A Padang (Belakang Indoria Pres Per Mobil).Hj. Nurhayati : 0813 6399 2959 / 0751 444448 OBAT EDI, mengatasi ejakulasi DINI, Lemah syahwat, cepat letih, pasutri tidak bergairah,kaki bermasalah, kutu air, keputihan, BAB bermasalah. Izin POM dan MUI. Hub: 085274557202, 082170085411 DIJUAL MOBIL DIJUAL CEPAT, sebuah mobil Carry Mega Cargo Th 2008. Kondisi bagus/ mulus, pakai pribadi, pajak hidup, bak luas & cocok untuk usaha. Tanpa Perantara, Hub. 0812 6636 426 TOUR/ TRAVEL BIRO DEBE TOUR, melayani penjualan tiket pesawat, Umrah dan Haji Plus, Online 24 Jam. Jalan dammar III No. 10 Padang, HP. 085364801230, 085271177977, 081374897200 ALFA RENTAL MOBIL, A n t a r Jemput Bandara, Rental Kendaraan Harian, Mingguan, Bulanan, Av a n z a , X e n i a , I n n o v a , A P V, Fortuner, Harga relatif, Unit ready, Hub 751-9970033, 085263669669

LOWONGAN Karyawan Perempuan, Muslim Taat Beribadah, Lulusan SMK Tata Boga, suka berinovasi dan bereksperimen dlm memasak, luwes dan cekatan. Mau memberi pendapat dan menerima kritikan. Kirim surat lamaran lengkap via email: yahriza@gmail.com. Keterangan lanjut hubungi SAHATI CATERING DI 081266612808 LOWONGAN, Dibutuhkan segera tenaga cuci mobil 2 orang, staf ADM & kasir 1 orang (wanita). Antar lansung lamaran ke OLISINDO SERVICE. Jl. Adinegoro No. 30, depan perumahan Lubuk Gading Permai, arah Lubuk Buaya. HP. 0812 6684 0106

JASA REFLEKSI PIJAT REFLEKSI KHUSUS PRIA, mengatasi keluhan pegal-pegal, ingin punya keturunan dll. Bisa dipanggil ke alamat. Hub Maman, 081363774570. SERVICE

SERVICE HP, Terima servis hp, PC, laptop siap antar jemput untuk wilayah padang, kunjungi toko kami di jln Kampung Kalawi No. 26 Padang. MANDIRI SERVICE AC, melayani Service AC, Pasang Bongkar AC, Perbaikan AC, Tambah Freon, Perbaikan Elektronik lain kecuali TV, dalam & luar Kota Padang, hub 082174411830. JASA INSTAL LAPTOP, dengan berbagai windows seperti win xp,win 7dan win 8, harga terjangkau, jl Gelugur RT 001 RW 04, Kubu Dalam Padang Timur, Padang. SERVICE AC ( AIR CONDITIONER), special AC mobil & Spare Part. Melayani pemasangan AC, antar jemput ke alamat. Jln. Ujung Gurun No. 77 Padang. Hub: 0751 - 7814716 JASA BUSANA TERIMA JAHITAN, Siap menerima jahitan dengan model apa saja dalam jumlah banyak, busana, seragam kerja, sekolah, dll kualitas dan harga berani bersaing hub 08982681885/ 081267772422. DIJUAL TANAH DIJUAL TANAH,luas lebih kurang 1700m persegi, cocok u kawasan perumahan (lokasi strategis). di Jln. Soekarno-Hatta, kel. Bulakan Balai Kandi, Koto Nan 4 Payakumbuh Barat. Harga Rp. 1.400.000/m, bisa NEGO. Berminat Hub : 08126754749. Tanpa Perantara

menyampaikan rasa bangganya atas prestasi yang diukir Kafilah Payakumbuh, dalam MTQ Sumbar baru lalu. Meski beroleh prestasi minim, tapi prestasi yang ditimba itu sebuah kebanggaan moral tak terhingga. Karena, qori dan qoriah yang dikirim produk lokal yang dibina dari TPA/ TPSA/MDA diberbagai kelurahan Payakumbuh. “Pembinaan seperti ini harus kita pertahankan dan tingkatkan terus, melalui Payakumbuh Mengaji dan Payakumbuh Menghafal Alqur’an,” tegasnya.

ELNOCHA BORDIR KOMPUTER, menerima bordir baju, topi dll. Siap terima dalam partai besar/ kecil, bisa ditunggu. Komplek Pertokoan Korem Petak 7-8, Samping Mesjid Nurul Iman Padang, Hp: 0821 7030 1164 CELLULER CEMARA CELL, isi pulsa ulang, Jln hamka no 19 parupuk tabing. hubungi : 08126792770, pak heddy. HARRY CELL, isi pulsa ulang, jual hp baru dan accecories hp. Jln hamka sebelah RM. Beringin, Hubungi : 085263843364 REZZIVA CELL, menjual hp baru, second acc hp,isi ulang pulsa. jln adinegoro, lb buaya, koto tangah . Hubungi : 082389236427 (pak eldus jhoni) FAMILY BARU, service dan pen jualan alat-alat listrik serta elektronik. Jln adinegoro no 14 cb,lb buaya padang. Telp;081374015093 (bang muslim) LUCI CELL, menjual acc hp,hp baru,token pln dan pulsa isi ulang. Jln adinegoro,simp brimob, Telp; 081266574222 (bang rony) MM CELL, menjual hp baru dan second,tukar tambah,service,acc,pulsa isi ulang. Jln adinegoro no 22 lb buaya,padang. Telp;081266400736 (aldo) SURYA LISTRIK, memjual alat-alat listrik,elektronik dan service. Jln adinegoro simp perum. Gading permai3 lb buaya. Telp;08126751157 (pak datuak) AHKAM CELL, distributor pulsa elektrik, isi ulang,token pln,perlengkapan hp. Jln adinegoro no 89,simp. Perumahan monang. Telp;081275878896 (nofrianti) JASA PINDAH JASA PINDAH, Melayani jasa pindah rumah atau kost dan barang lainnya sekitar padang, bagi yang mau pindahan dapat menghubungi 085263194836

DIJUAL MOBIL VISTA MOBIL, MOBILAPV 2010, Kijang LGX 2003, 2004, Kijang Grand 1993, 1994, Toyota Vios 2008, Colt PU 2005, Panther PU 2002, Escudo Nomade 1997, Avanza 2008, Honda City 2000, CRV 2004, Panther LS 2005, Luxio 2010 Type X. Jl. Kapas Panji No. 47E Bukittinggi, Hp. 081363299602 FEROZA BM, Plat th 1994 warna biru malam. toko mas melati indah. HP. 0812 6608 374, Telp. 0751 - 29551 Pasar raya, bertingkat fase iii/8 DIJUAL MOBIL TOYOTA RUSH, G 2011 Okt. M/T silver, sangat terawat, KM 40500, mulus. Service Auto 2000. Ban 80%, bangku 3 baris, harga 182 JT, dalam proses B ke BA. NEGO, HP. 081363175001 AVANZA S, tahun 2011, warna silver pulang DP, Nego Angsuran 4,1 Juta. Sudah jalan 27 x sisa 21 x. hubungi: 08126773090

Berikut nama-nama qori dan qoriah peraih gelar juara pada MTQ Sumbar tersebut, Arifa. M, juara pertama cabang Khat Naskah puteri, Agustullah Rizky, juara pertama cabang Hafis 1 Jusn non tilawah. Pemenang harapan II diraih Imran dari tilawah dewasa dan Ratu Faizah Khairunnisak dari (Pa) cabang tilawah TK. Tiga pemenang harapan III diraih Diva Octarius dari cabang Tartil Umum, Eva Darmayetti dari cabang tilawah tunanetra, dan M.Nabil Ghani dari tilawah TK. (h/zkf)

TANAH

DIJUAL TANAH, 291 m2. komp. parupuk sejahtera lestari. simp. gia (belakang komp. parupuk). hub : 081389135077 DIJUAL TANAH dengan Luas 250 M2 & 229 Mw (Bersertifikat). Alamat Jln. Nurtanio Koto Tangah Parupuak Tabing Padang. Hubungi : 0812 6787 8966 - 0852 6345 9825

BUKITTINGGI, jual Tanah + Losmen lama. Jln. A.Yani. Strategis, LT + 337 M2. Hub. 0818 18 5678 TP

KOMPUTER S O F T WA R E S E RV E R P U L S A MURAH, tapi bukan murahan sudah teruji kehandalannya, lang sung diinstalkan dan tinggal pa kai.Hub Wardoyo Jln. Tanjung Indah V Blok C/36 Lapai Padang, hub : 07517055027, 085263978000 LAMPU LED US, dengan Kipas, tinggal colok ke power bank atau laptop. Juga terima jasa instal laptop/komputer, game pc/android/ ipad/iphone, hub 081261888142 (SMS only) ORIGINAL INK, pusat isi ulang tinta dan toner printer. Jl Jhoni Anwar No. 6 Lapai padang( Dpn Griya Mawar Sembada Indah) telp 0751 7804691, 081363593522 ALDHIYA COMPUTER, terima service antar jemput & service di tempat anda, private mengatasi masalah komputer anda khusus bagi mahasiswa, rumah tanggan. Hubungi 085274557202, 082170085411 RAJAWALI MULTIMEDIA COMPUTER, menerima service komputer, laptop, printer, notebook, dll. Juga menerima ketikan, Jl. Jhoni Anwar No. 14 Lapai Padang, Hub. Ikhsan 085274348890

EKSTERIOR SEJAHTERA ALLUMINIUM, mene rima pesanan konsen alluminium, partisi alluminium, pintu swing alluminium, jendela kesmen dll. Jl. Simpang Garuda Tunggul hitam No.9 Padang, hp: 08126727396

“Kenaikan harga primadonanya Limapuluh Kota itu yang hanya mencapai Rp2 ribu per kg, ternyata berdampak positif bagi ekonomi petani setempat. Walau kenaikan itu tidak snigtivikan, namun sangat besar pengaruhnya terhadap ekonomi, dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani gambir pada dua kecamatan tersebut,”ungkap Walinagari Koto Bangun, Zarul Khasmi yang dihubungi, Senin kemarin. Dikatakan, kenaikan harga gam-bir yang terbilang cuma kecil, namun sangat besar artinya bagi masyarakat. Bahkan harga gambir 6 bulan lalu sempat jatuh menjadi Rp15 ribu per kg. Padahal harga jual tahun tahun sebelum-nya sempat mencapai Rp22 hingga Rp25 ribu per kg. Hanya saja kenaikan harga gambir tidak diikuti oleh harga karet yang sempat ajlok, saat ini karet dihargai Rp10.500 per kg, sebelumnya harga karet sempat mencapai Rp12 hingga 13 ribu per kg. Menurut pemuka masyarakat Koto bangun itu, idealnya harga gambir memang diharapkan men-

TOKO BERKAH ABADI, jual ber macam-macam alat bangunan : besi teralis , besi pagar, seng, genteng dll. Jln. Adinegoro, HP. 0812 6625 2548 DIJUAL MOBIL ERTIGA, APV, SWIFT, PICK UP, ALL NEW GRAND VITARA, MEGA CARRY EXTR. subsidi 5 s/d 30 JT. Hub : Tedy. VJ, 082116039826 (Suzuki EPM). Jujur & Terpercaya. JASA ACCESORIES MOBIL OLISINDO SERVICE, melayani salon mobil, cucian mobil. cucian karpet, tukar tambah ban plat. Jln. Adinegoro No. 30, arah Lubuk Buaya Depan Perumahan Lubuk Gading Permai. HP. 0812 6684 0106 Z & L RADIAL BAN, menjual ban dan velg (baru dan bekas) tambal tubeless, service AC mobil dll. Jalan Veteran No. 83 C Padang. Telp 081266024345

ARAW FILM, KACA FILM & CUTTING STIKER, melayani pen jualan dan pemasangan Kaca Film, aneka sticker samblas dan cutting stiker. Jl Veteran No. 91 Padang, Telp 085264697457 YAKIN JOK (CAR INTERIOR), mene rima dortrim, flatfon mobil, ganti kulit/ sarung jok mobil, ganti kulit motor, ganti sarung sofa & kursi tamu. Jln. Adinegoro, HP. 0853 7591 7755 TOKO ASTAGFIRULLAH, menjual sparkpart mobil, olie, service dll. Jln. Lubuk Lintah No. 22. HP. 0812 6614 9972 MASTER JOK, menyediakan berbagai jenis bahan jok mobil, berkualitas dan murah. Reparasi cepat dan hemat. Jln. Jhoni Anwar No. 17 B Padang, Telp. 0751-9877089, 0852630573299 MON ACCESSORIES MOBIL, mene rima pasang kaca film, alarm, central jok, power window, audio mobil, service dll. Jln. Ujung Gurun No. 148 Padang. Hub : 081374114177

DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN, Dikontrakan rumah 2 kamar, ada garasi mobil, tempat aman bebas banjir dan jauh dari tsunami. Komp Perum Kharisma Permai Kubu Dalam. Hp: 0813 6305 8450

PEMASANGAN GIPSUM & CAT RUMAH, bisa untuk kantor/ruko, harga pemasangannya bisa diatur, mau harian/ mingguan silahkan hubungi via tlp/sms 085264797936 TOKO MAWARDI, jual perabot, pecah belah, permadani. Raya Siteba No. 15. Hub. 0812 6675 7757

RUKO DIJUAL, Luas Bangunan 4,8 M X 16 M, 2 Lantai, SIsa Tanah Lebih Kurang 7 M2. Parkir 4M. Jln. Adinegoro Kel Ganting, Koto Tangah. Harga 950 Juta. Cocok untuk tempat usaha Hubungi. 081266252548, 081268 581416,081374735138

SPESIALIS TUKANG BANGUNAN DAN RENOVASI RUMA di Padang lain wilayah Sumatera Barat. Jujur, Amanah dan Profesional. Tukang dan kuli bangunan yg kami miliki berpengalaman mengerjakan proyek, hub 081267772422/0751-9587995

DICARI KOMPUTER MATI

JUAL TALANG AIR RUSH BARU , Rp.150.000,-/set , bagus , murah , cuci gudang , datang aja langsung ke jl kalawi raya timur no 56 Padang TOKO SEJATI FURNITURE. Raya Siteba No. 3 Padang TIVA TOKO BANGUNAN, melayani cat bangunan dll. Jl. Adi Negoro No. 3A. Hp. 0813 6333 2828

RUKO DIJUAL

RUKO DIJUAL, 2 Petak, 2 Lantai ruko daerah Gurun Laweh, depan Perumahan Gurun Indah. Hubungi: 082388119494 DICARI, komputer mati atau sudh tak terpakai lagi dg harga menarik, seperti komputer pentium 1,2,3,4. juga membeli : monitor/LCD, AC, CPU, Handphone, mesin cuci, kulkas hub 081267625647

capai Rp21 ribu per kg. ”Jadi harga yang sekarang sudah minimal, sehing-ga para petani gambir mampu merawat lahan kebun gambir mereka. Petani gambir sempat mengalami masa emasnya Desember 2010 tiga tahun lampau, harga gambir ketika itu pernah mencapai Rp26 ribu sampai Rp27 ribu per kg. Tapi, ketika harga gambir anjlok otomatis sebagian lahan gambir tidak dirawat sehingga merimba, akibatnya biaya operasional termasuk ongkos kampo, lebih tinggi dari harga jual, sebutnya. Dengan kenaikan harga yang sedikit itu, ratusan hektar lahan potensil peng-hasil gambir di Kecamatan Kapur IX terselamatkan. Para petani antusias kembali memelihara dan merawat tanaman gambir mereka, lagipula Nagari Koto Bangun salah satu nagari penghasil komoditi gam-bir di Kecamatan Kapur IX, mampu memproduksi gambir 12 hingga 15 ton per minggu. Dengan harga yang sekarang ini, uang yang beredar di Koto Bangun diperkirakan hampir 1 miliar per bulan.(h/zkf)

LAIN-LAIN THALITAMUSIK&MITATENDA, menerima layananOrgentunggal&soundsystem,Tenda pesta,Pelaminan,ShootingVideo&Photography, QasidahModern.Jrg.JalikurPatanangan/Balai Panjang, Tilatang Kamang Bukittinggi. Hp. 081374637581,081266701490 AGEN BUAH RAJU, menjual berma cam-macam buah-buahan. Pasar Lubuk Buaya (samping RM. Saiyo) Hubungi : ni Wit, 082381438094 SARASAH CENTER, bimbel, baca tulis, mewarnai (SD-SMA), cempoa, Bhs. Ingris digratiskan selama libur akhir tahun. Segera daftarkan diri anda di Jln. Jhoni Anwar A.5 Lapai. Hub: Buk Riza, 0812 6781 974 TOKO BERLIAN TAILOR (TUKANG JAHIT), Jln. Raya Siteba no. 16, Hub : 08126785834 RM. DUNIA BARU, menerima pesa nan dan catering. Jln. Raya Siteba No. 21. Hub : 0751-7059022 TOKO MULTAZAM, menyediakan beraneka model jilbab, kerudung, accecories. Jln. Raya Siteba no. 21 B. Hub : 085274811966 TOKO SUNNAR, menyediakan berma cam-macam jenis pompa air, pembua tan sumur bor. Jl. Raya Siteba No. 68, Hub : 0751 - 8215088

SALON

TINA SALON, melayani gunting rambut, creambath,rebonding,keriting,facial,pewarnaan rambut dll. Jln. Hamka no. 56 Tabing Padang. Hub, Ubi Tina ( 0822 8313 1601 ) MARIANIS SALON, menyewakan pelaminan lengkap, pakaian adat, make up penganten, artis, foto pengantin, dan bunga papan. Jln. Hamka No. 15, KM 10 Tabing Padang. Hub. 0751-443949, 082174087777 CAFE “O” CAFE, jual special mie jepang & berbagai macam jus. Jln. Simpang Olo (depan kampus Bung Hatta) Gunung Pangilun. Hub. 0812 6777 7888 FURNITURE AGUNG JAYA FURNITUR, menye diakanberbagaimacamspringbed,hargapaling murah, banjir hadiah lansung, persyaratan mudah. Jln. Prof. Dr. Hamka No. 122 CTabing Padang.HubungiBudi/Putra-082388893152 RM. MAKAN RUMAH MAKAN-WARUNG LON TONGDERI,menyediakanlontonggulaipaku, toco,cubadak,buburkampiun,sotonasi,spesifik gulaiikankarang.Jln.KemayoranTunggulHitam No. 34,35. Hub, DERI (Pimpinan) Hp. 0813 74269125.Menerimapesanandanantarjemput BASO BANDUNG NUSANTARA, 100% DAGING SAPI. Jln. Kemayoran Tunggul Hitam/Sepinggan No. 2. Hubungi Bang Mistar, 0812 6843 4302 AMPERA KAPAU BARANANG SIANG, menyediakan makanan khas kapau. Jln. Ujung Gurun,sampingKantorPUUjungGurun.Menerima Pesanan,Hub:085374717191(BgDoli)

CUCI KARPET

KEHILANGAN

CUCI KARPET, murah dan bersih, siap antar jemput, hub IHSAN CARPET WASH, Jln. Raya Parak Laweh Pam pangan No. 15 C, Hub 0751-9593000, 087895583965

Kehilangan BPKB MobilTimor BA1146 JLa/n Nurwenis, S. PDI. Hilang pd bln Desember 2009 di sekitar Jl. Melur Perumnas Indarung Kota Padang. Bagi yang menemukan harap laporkepospolisiterdekat

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Pers Harus Independen JAKARTA, HALUAN — Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengungkapkan pemilik media tidak boleh melakukan intervensi pemberitaan demi kepentingan politik. Perilaku tersebut sangat menciderai keBAGIR MANAN bebasan pers. “Lembaga pers harus bersikap independen. Namun, pola yang ideal ini belum tercapai sebagaimana yang seharusnya. Banyak media masa yang terjebak dengan kepentingan pemilik,” kata Bagir Manan saat menerima kedatangan rombongan studi komperatif bagian humas, dan pers Kabupaten Agam, Selasa (17/12) di Jakarta. Menurutnya, seorang wartawan kadang terjebak antara indealisme dan kepentingan. Ia mengatakan, pers sekarang adalah sebuah industri, tidak jarang kepentingan mengalahkan idealisme wartawan. Hal ini mamang menjadi perhatian dewan pers saat ini. Meski demikian, cukup banyak wartawan yang masih jujur. Menurutnya, wartawan yang baik adalah mereka yang selalu konsisten memberitakan kebenaran. Tahun 2014 adalah tahun politik, wartawan harus bisa menempatkan drinya sebagaimana seharusnya. (h/yat)

Kerjasama Pemda dan Pers Dorong Percepatan Pembangunan JAKARTA, HALUAN — Kerjasama antara pemerintah daerah (Pemda) dan media sangat penting dalam mendorong percepatan pembangunan. Sebab, media berperan dalam melakukan fungsi pengawaasan sehingga pembangunan akan terarah.

FOTO BERSAMA - Kepala Perwakilan Riau Post Jakarta Suripto (kiri) bersama rombongan studi komperatif Bagian Humas dan wartawan Agam. HUMAS

Pikiran Rakyat Representasi Media Sehat BANDUNG, HALUAN — Harian Pikiran Rakyat Bandung merupakan salah satu media cetak yang ideal pada era pers industri saat ini. Setidaknya, hal itu terlihat dari bagaimana menajemen memenuhi hak para wartawan dan karyawannya. Kepala Bagian Humas Harian Pikiran Rakyat (PR) Bandung, Suhiran didampingi Redaktur Daerah Nandang, saat menerima kujungan

ROMBONGAN studi komperatif Bagian Humas dan wartawan Agam di Kantor Harian Pikiran Rakyat. HUMAS

13

B agian Humas dan sejumlah wartawan Agam mengatakan, manajeman sangat berkomitmen memberikan perhatian sehingga wartawan maupun karyawan bisa bekerja dengan optimal. “Pada era pers industri tidak bisa dipungkiri bahwa bisnis adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari perusahaan media. Oleh sebab itu, kita konsen melakukan control dan pembagian

tugas pada setiap divisi. Wartawan tidak dibebani dengan tugas lain, kecuali membuat karya jurnalistik yang bagus. Sektor pendapatan dimaksimalkan perusahaan melalui divisi iklan, sirkulasi, dan anak perusahaan,” katanya. Ia menjelaskan, saat ini PR memiliki sekitar 200 orang wartawan yang tersebar di Kota Bandung dan Jawa Barat. Pada Setiap kabupaten dan kota terdapat beberapa orang wartawan, divisi iklan, dan sirkulasi. Mereka memiliki tanggunjawab terhadap tugas masing-masing. Salah satu yang membuat media tersebut menjadi berkembang adalah kepercayaan masyarakat. Oleh sebab itu, perusahaan selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik dengan melakukan beragam inovasi sesuai dengan kebutuhan pembaca.

“Dalam satu hari oplah PR sebanyak 80 ribu exemplar, namun pada hari tetentu bisa mencapai 200 ribu exemplar. Pencapaian yang diraih saat ini tentu tidak lepas dari perjuangan pendahulu. Oleh sebab itu, menajemen saat ini sangat berkomitmen untuk menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya. Selain itu, untuk menambah omset perusahaan juga melakukan pengembangan dengan membuka anak perusahaan. Satu diantaranya bergerak dibidang percetakan. Anak perusahaan menerima oderan cetak selain koran. Suhiran menambahkan, memperhatikan kesejahteraan karyawan adalah hal yang sangat prinsip. Besarnya sebuah perusahaan itu tidak lepas dari karyawan. Mereka adalah aset. Manejemen selalu mengakomodasi setiap kebutuhan wartawan, dan karyawan. (h/yat)

Melalui kerjasama, pers senantiasa mengawasi pelaksanaan pembangunan pada suatu daerah secara berkelanjutan. Meski demikian, hubungan tersebut tidak lantas menghilangkan fungsi media menjalankan fungsi kontrol. Hal tersebut terungkap dalam perjalanan studi komperatif Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Agam dan wartawan media cetak dan elektronik yang bertugas di Agam saat mengunjungi kantor Dewan Pers, Jawa Pos Group, dan Harian Pikiran Rakyat Bandung dalam retang waktu Senin (16/ 12) hingga Kamis (19/12) lalu. Adapun rombongan studi komperatif tersebut antara lain adalah Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Agam Mulyadi, Kabag Humas Monosfar, Kasubag Pemberitaan Afrizal, fotografer humas Andre Wijaya, Wartawan Posmetro Padang Deni Satra Yuza, Wartawan Singgalang Mursidi, Wartawan Haluan Rahmat Hidayat, dan Wartawan Padang Ekspres Rezka Delpiera. Kedatangan study komperatif disambut hangat oleh pimpinan masing-masing lembaga. Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengatakan, pers harus bisa memposisikan dirinya agar tidak menjadi media yang pragmatis. Tidak sedikit perusahaan media yang hanya menjadi alat kepentingan kelompok tertentu. “Dalam aturan tidak ada larangan pemda bekerjasam dengan lembaga pers. Meski demikian, perusahaan media tidak perlu merasa terkebiri dengan kepentingan daerah. Media wajib melakukan koreksi apabila ada kebijakan pemerintah dirasa keliru. Apabila hal ini berjalan dengan baik, maka akan berdampak baik bagi pembangunan daerah,” jelasnya. Kemudian kunjungan rombongan study komperatif di Jawa Pos diterima antara lain oleh Kepala Perwakilan Riau Post Jakarta Suripto, Manajer Riau Post Group areal Padang Perwakilan Jakarta Iqbal. Dalam kesempatan tersebut Suripto mengatakan, kerjasma antara pemerintah daerah dengan media merupakan bagian yang tidak terpisahkan pada era pers saat ini. “Pemerintah sangat membutuhkan media, demikian sebaliknya. Hubungan antara keduanya akan mendatangkan banyak manfaat,” katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Agam, Monisfar mengatakan, studi banding yang dilakukan kepada sejumlah media masa dan dewan pers bertujuan untuk meningakatkan sumber daya manusia pada bagian humas, dan penambah pengetahuan wartawan Agam. “Dalam kesempatan empat ini, kita berkunjung ke kantor Dewan Pers, Jawa Pos Group Jakarta, dan Harian Pikiran Rakyat Bandung,” katanya. (h/yat)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Habli


14

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Menyiapkan Diri Menjadi Ibu Tiri SOSOK ibu tiri, baik dalam film atau di dunia yang sebenarnya, selama ini selalu dihubungkan dengan figur yang “jahat” dan cenderung negatif.

Karedok Bumbu Saus: · 250 gram kacang tanah, goreng,haluskan · 6 buah cabai rawit merah rebus · 6 buah cabai merah besar rebus · 5 cm kencur · 3 siung bawang putih · 1 sdm gula merah sisir · 1 sdt garam · 1 jeruk limau,peras airnya · 1 sdm cuka masak · 150 ml air matang · 150 gram oncom,bakar Sayuran: · 5 lonjor kacang panjang,iris halus · 2 lembar kol,iris halus · 3 terong lalap,potong dadu kecil · 1 buah ketimun,iris · 50 gram taoge, siangi,rebus sebentar · 50 kemangi Pelengkap: · Kerupuk merah/sagu Cara Membuat Karedok: 1. Bumbu/saus: haluskan kacang tanah bersama cabai merah besar,cabai rawit,bawang putih,gula merah, dan garam,aduk rata. Tambahkan air,oncom remas, masukan kedalam bumbu,beri air jeruk limau,aduk rata. 2. Penyajian: cuci bersih sayuran,iris lalu masukan ke dalam bumbu,aduk rata,tambahkan kemangi,aduk rata,sajikan.

Berat memang, tetapi itu adalah konsekuensi dari pilihan Anda bila ingin menikah dengan seorang duda dengan anak. Memasuki sebuah keluarga yang telah established memang membutuhkan tahapan dan waktu yang tepat, serta tergantung pada kemampuan dan kemauan Anda untuk menyesuaikan diri. Sonja Ridden, psikoterapis dan penulis buku “Hell…p! I’m A Stepmother” menjelaskan beberapa tahapan yang perlu Anda lalui: Tahap khayalan Pada masa awal menjalin hubungan, biasanya Anda merasa dunia begitu indah. Anda cenderung menerima masa lalu pasangan dengan mudah dan berkhayal masa depan Anda akan lebih baik setelah menikah. Jangan terlena dengan khayalan Anda. di masa awal hubungan, sebaiknya Anda harus bersikap lebih realistis karena kenyataan tidak selalu seindah khayalan. Untuk itu, sebelum melangkah lebih jauh, carilah informasi sebanyakbanyaknya dari buku atau pengalaman orang lain untuk menghadapi peran baru Anda sebagai ibu tiri. Tahap transisi Inilah saatnya pasangan akan mengenalkan Anda kepada anak-anaknya. Pada pertemuan pertama ini, tunjukkanlah sikap bahwa ayah mereka tetap menjadi milik mereka dan kehadiran Anda bukanlah untuk menggantikan kedudukan ibu kandung mereka. Tempatkan posisi Anda sebagai teman mereka. Pelajarilah pola hubungan antara pasangan dan anak-anaknya serta aturan main yang ada. Kenali karakter anak-anaknya

dengan baik, bagaimana hubungan mereka dengan ibunya dan bagaimana sikap pasangan membawakan Anda di tengah anak-anaknya. Tahap konflik Jangan kaget bila Anda memperoleh sambutan dingin dan sikap bermusuhan dari calon anak-anak Anda. Mungkin mereka membayangkan ibu tiri seperti yang ada dalam film atau membandingkan Anda dengan sosok ibunya. Dalam situasi ini, sikap pasangan juga mungkin berubah-ubah karena bingung

harus berpihak kepada Anda atau anak-anaknya. Selain itu, konflik juga bisa dipicu dari mantan istri pasangan Anda. Ada kalanya sang mantan masih bebas keluar masuk rumah pasangan Anda untuk menemui anak-anaknya. Terkadang sikap anak pun bisa dipengaruhi oleh sikap ibunya terhadap Anda. Selalu libatkan pasangan Anda untuk mencari jalan tengah yang terbaik bagi Anda berdua. Tahap damai Setelah berhasil melewati

masa-masa sulit tersebut, Anda boleh sedikit lebih tenang karena Anda mulai bisa diterima keluarga baru Anda. Pada tahap ini mulailah membuat komitmen untuk menerapkan suatu pola hubungan dan sistem yang baru, baik dengan pasangan maupun dengan keluarganya. Salah satu hal yang perlu dibahas adalah soal keuangan. Buatlah kesepakatan dengan pasangan dalam mengelola keuangan, terutama jika nantinya memiliki anak dari pasangan Anda.

Tahap resolusi Idealnya, setelah melalui berbagai tantangan, Anda akhirnya berhasil menciptakan sebuah keluarga baru yang solid. Walaupun jangan terlalu berharap akan tercipta suasana yang hangat dalam sekejap. Tapi bukan tidak mungkin, bila hubungan dalam keluarga baru Anda bisa terjalin lebih indah, bila dipersiapkan dengan penuh toleransi dan kerjasama dengan pasangan Anda. (h/fmn)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Rahmi


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Harga Emas Masih Stabil

15

JELANG NATAL DAN TAHUN BARU

PADANG, HALUAN — Harga emas saat ini masih stabil. Hasil pantauan Haluan Senin (23/12) di Toko Emas Murni Pasar Raya Padang, harga emas dari minggu lalu sampai hari ini masih Rp1.215.000 per emas (setara 2,5 gram –red) untuk emas perhiasan 24 karat sudah jadi. Salah satu karyawan toko Habibi (21) mengatakan “Harga emas ini berpatokan pada luar negeri atau perkembangan harga dolar. Dalam satu minggu terakhir ini harga emas bergeser naik dan kemudian bergeser lagi turun. Namun naik atau turunnya harga emas tersebut cuma sedikit saja. Makanya saat ini harga emas bisa dibilang stabil,” ujarnya. Untuk harga emas batangan (padu murni) satu emasnya saat ini Rp1.190.000. Untuk emas perhiasan 24 karat yang belum jadi satu emasnya Rp1.140.000. dan untuk emas perhiasan 24 karat yang sudah jadi (siap) satu emasnya Rp1.215.000. Kelebihan harga dasar dan harga barang jadi karena upah pembuatan menjadi sebuah perhiasan. Emas 70% untuk satu gramnya dengan harga Rp405.000. Dan emas 75% (emas putih) untuk satu gramnya dengan harga Rp455.000. Harga yang demikian sudah bertahan satu minggu dan belum ada penurunan dan kenaikan sampai kemarin. Penuturan karyawan toko ini atas daya beli masyarakat juga masih stabil. 50% konsumen yang membeli adalah langganan kami, sedangkan 50% lagi berasal dari masyarakat lainnya. Jadi untuk untuk tingkat penghasilan masih berjalan lancar karena harga emas yang masih stabil. Antara konsumen yang menjual dan membeli juga masih imbang.” tambahnya. Dikatakannya, dengan harga yang demikian akhir pekan ini penghasilan juga standar. Saat ini kebanyakan pelanggan membeli perhiasan dari pada menjualnya. Untuk ibu-ibu lebih banyak membeli emas batangan atau emas perhiasan karena untuk investasi. Namun dikalangan remaja banyak yang membeli perhiasan gram untuk dipakai sehari-hari,”tutupnya. (h/mg-win)

SUASANA transaksi jual beli emas di Toko Emas Murni masih biasa saja WINDA

Telkomsel Siap Melayani Masyarakat MEDAN, HALUAN — Menjelang Natal dan Tahun Baru (NARU) 2014 Telkomsel menyatakan siap untuk melayani masyarakat di seluruh Indonesia. Persiapan itu antara lain diwujudkan dengan melakukan peningkatan kapasitas dan kualitas jaringan hingga mencapai rata-rata 11 persen dibandingkan hari biasa. Hal ini dilakukan untuk menjamin kepuasan pelanggan dalam memanfaatkan layanan seluler selama periode NARU yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik. Selain jaringan, Telkomsel juga melakukan berbagai peningkatan dalam pelayanan pelanggan. Direktur Utama Alex J. Sinaga mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya dan khususnya di momen-momen seperti Lebaran, Natal, dan Tahun Baru, pihaknya mengantisipasi lonjakan trafik telekomunikasi yang akan terjadi dengan meningkatkan kesiapan layanan dan jaringan untuk menjamin kualitas terbaik yang diberikan kepada pelanggan. “Tahun ini diperkirakan lonjakan terbesar akan terjadi saat malam tahun baru yang utamanya pada layanan data mencapai lebih kurang 16 persen, sedangkan layanan SMS dan suara diperkirakan mencapai 7-9 persen, semuanya dibandingkan hari biasa,” katanya. Upaya peningkatan kualitas layanan dan jaringan yang dilakukan Telkomsel antara lain dengan mengidentifikasi sekitar lebih dari 550 titiktitik keramaian utama yang disingkat premium (public services, religious events,

entertainment events, malls and shopping center, indoor events, uniqueness danmassive crowd). Di hari libur lokasilokasi ini umumnya padat pengunjung yang berdampak pada lonjakan trafik telekomunikasi. “Kata premium ini juga mengartikan bahwa Telkomsel berkomitmen memberikan layanan yang premium atau utama kepada para pelanggan agar dapat menikmati perayaan Natal danTahun Baru dengan nyaman,” ujar Alex. Dari sisi jaringan, Telkomsel meningkatkan kapasitas hingga HLR (Home Location Register) 22.6 persen dibandingkan kapasitas HLR tahun sebelumnya. Penambahan sebesar 0.9 persen dari tahun 2012 terhadap jumlah BSC (Base Station Controller) yang berfungsi mengkoordinasikan beberapa BTS, juga ditingkatkan hingga menjadi 585 buah dengan menggunakan kapasitas BSC yang lebih besar. Sementara peningkatan kapasitas OCS (Online Charging System) sebesar 189 juta pelangan atau dinaikan sebesar 8.9 persen dibandingkan kapasitas periode sebelumnya, diharapkan akan memberikan kenyamanan pelanggan dalam berkomunikasi dan mengakses layanan data. Masih dari sisi jaringan, selain mengandalkan 67.000 BTS-nya yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara untuk menampung trafik selama NARU, Telkomsel juga telah meluncurkan 400 Compact Mobile BTS (COMBAT) untuk menjamin kualitas jaringan agar tetap prima. Selain itu, Tim Satgas NARU Telkomsel juga telah resmi dikukuhkan dan siap bertugas mengawal kualitas jaringan Telkomsel. Tim ini terdiri dari hampir 100 sumber daya manusia yang terdiri mulai dari tim Network Operation Monitoring, Netwok Quality, IT, Sales, dan Customer Case, serta yang lainnya.

BANTUAN — Direktur Utama Telkomsel Alex J. Sinaga saat penyerahan bantuan untuk yayasan atau panti asuhan pada acara Roadshow Natal & Tahun Baru Telkomsel di Sibolangit, Senin (23/12). Pada roadshow yang berlangsung di delapan kota ini, Telkomsel melakukan pengecekan kesiapan jaringan jelang Natal dan Tahun Baru, sekaligus pemberian bantuan sosial. IST

Dari sisi pelayanan pelanggan, Telkomsel menyiagakan 268 armada Mobile GraPARI di lokasi-lokasi yang masuk dalam kategori Premium, dan menjamin ketersediaan produk melalui 433 modern channel siaga, serta 1.853 outlet siaga. Selain itu, 413 GraPARI dan Call Centre juga akan beroperasi untuk mendukung kelancaran NARU tahun ini. Memaknai momen Hari Besar diakhir tahun 2013 ini, Telkomsel pun mengisimomen NARU dengan aktivitas social dalam bentuk pemberian bantuan perlengkapan sekolah kepada 2.000 anak yatim, serta perbaikan infrastruktur rumah ibadah yang tersebar di delapan titik di seluruh Indonesia, yaitu

Ambon, Papua, Kupang, Solo, Surabaya, Medan, Kabanjahe, dan Jakarta. Prosesi pemberian bantuan tersebut dilakukan oleh jajaran direksi langsung di lokasi, sekaligus perwujudan komitmen untuk melayani negeri hingga ke wilayah pelosok. Untuk Area Sumatera, Telkomsel memberikan bantuan berupa donasi total Rp180 juta untuk gereja dan panti asuhan yang terdiri dari lima gereja yaitu Gereja GBKP Simpang 6, Gereja HKBP Lau Dendang, Gereja GKPS Pansur Lima Resort Setia Negara, Gereja GBKP Sei Padang, Gereja HKBP Tiga Balata, serta santunan bagi anak asuh dari empat yayasan yaitu Panti

Asuhan Gelora Kasih di Sibolangit, Panti Asuhan Mamre GKPI di Siantar, Yayasan Penyandang Cacat Alpha dan Omega di Kabanjahe, Panti Asuhan Yapentra di Tanjung Morawa. “Terkait kondisi Gunung Sinabung yang masih bergejolak dan masyarakat sekitarnya masih menempati tempat pengungsian, kami memberikan bantuan berupa sarana air bersih yang ditempatkan pada delapan titik pengungsian yang dirasakan paling membutuhkan, dimana air bersih tersebut akan ditempatkan pada penampungan air dan akan didistribusikan selama 60 hari,” ungkapnya. (h/nas/rel)

Harga Cabai dan Bawang Mulai Turun PADANG, HALUAN — Harga bahan sembako hingga saat ini sudah mulai turun. Hasil pantauan Haluan Senin (23/12) di Pasar Raya Padang harga cabai merah (cabai jawa) sudah bergeser turun dari harga Rp36.000 satu pekan yang lalu menjadi Rp32.000 per kg. Demikian juga dengan harga bawang merah yang pekan lalu Rp24.000 per kg turun menjadi Rp12.000 per kg. Akan tetapi harga tomat naik dari Rp5.000 per kg menjadi Rp10.000 per kg nya. Namun harga kentang yang pekan lalu hingga saat ini masih bertahan dengan harga Rp8.000 per kg nya. Wesniati (36) salah seorang penjual sembako

mengatakan, “Pasokan cabai merah (lado jawa) masih kurang, harga sembako ini tergantung hasil panen. Jadi tidak bisa dinaikkan sendiri atau sebaliknya. Kebetulan saat sekarang hasil panen cabai merah sedang berkurang maka dari itu pasokan ke daerah juga kurang. Sudah risiko bagi kami penjual akan berkurangnya pembeli,” tuturnya. Beberapa pedagang sembako lainnya mengatakan sudah tiga hari ini harga cabai merah dan bawang merah mulai turun. Namun turunnya harga ini tidak langsung drastis melainkan sedidik demi sedikit bergeser. “Saat ini tidak bisa diprediksi harga bahan sembako ini karena bisa jadi

akhir tahun ini akan naik kembali. Namun tentu saja naiknya pun tidak langsung melonjak melainkan hari demi hari akan beransur menanjak. Tapi sampai hari ini meskipun jelang Natal dan Tahun baru justru bahan sembako malah turun,” ungkap Joni (20) penjual sembako lainnya. Seorang pembeli yang sedang berbelanja cabai merah mengatakan cabai merah dan bawang ini memang kebutuhan yang tidak bisa dihilangkan. “Mumpung cabai merah dan bawang merah sudah mulai beransur turun saya mulai membeli untuk di stok. Siapa tahu jelang Natal dan Tahun Baru ini harganya naik kembali,” ungkap

MESKIPUN harga sembako mulai turun, namun pembeli masih saja sepi WINDA

Marni (33) Dikatakannya, selain untuk kebutuhan sehari-hari juga untuk persediaan saya sekali dua hari terus membeli cabai merah khususnya.

“Kalau tomat tidak begitu tinggi naiknya dan kebutuhannya pun tidak seperti kebutuhan akan cabai merah dan bawang merah,” tambahnya. (h/mg-win)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman :Rahmi


16

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

BMW i8 Miliki Kunci Paling Canggih JAKARTA, HALUAN — BMW i8 bisa dibilang salah satu mobil sport paling canggih yang diperkenalkan pada tahun ini. Bukan cuma dari fakta karena mengadopsi sistem hibrida, melainkan juga dari perintilan lainnya. Salah satunya kunci kontak canggih pada sedan kupe ini. Dari tampilan sudah terlihat kalau kunci kontak i8 berbeda. Memang, banyak mobil lain yang juga memiliki kunci kontak unik, seperti Porsche atau Aston Martin, yang punya kunci dari kaca. Namun, yang dipakai i8 ini punya prosesor individu (CPU) layaknya komputer mini. Dilansir Bimmerfile, kunci tersebut memiliki layar kecil beresolusi tinggi yang menampilkan beberapa informasi penting. Mulai dari level baterai, kapan waktu pengisian ulang (charging), pengingat baterai sudah penuh, pintu sudah dikunci atau belum, sampai jarak tempuh mobil sebelum baterai habis. Belum diketahui, jenis baterai apa yang digunakan pada kunci ini, dan apakah bisa diisi ulang dengan mencolokkannya ke lubang USB, nirkabel, atau pakai kabel konvensional. Untungnya, kunci ini masih punya beberapa tombol kegunaan. Artinya, kalau baterainya habis, pengguna tetap bisa membuka dan menyalakan mesin. Pertanyaan lain, apa yang terjadi jika Anda kehilangan kunci ini? Berapa harganya? Ya, konsumen yang rela merogoh kocek sampai 150.000 dollar AS (Rp 1,82 miliar) untuk satu BMW i8 sepertinya tak terlalu pusing harus mengeluarkan dana tambahan untuk kunci cadangan! (h/kcm)

Askes Center Hadir di RSSN Bukittinggi BUKITTINGGI, HALUAN — Kepala PT ASKES (Persero) Divisi Regional II, Benjamin Saut PS, SKM, MM, AAK meresmikan pemakaian ASKES Center di Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Bukittinggi, Senin (23/12. Pada presmian yang berlangsung singkat itu dilakukan penandatanganan berita acara serah terima Askes Center RSSN, sekaligus peninjauan ruangan Askes Center RSSN tersebut. Hadir pada peresmian itu Direktur RSSN Bukittinggi dr Ahmad Budi Arto, MM, Kepala cabang PT Askes Bukittinggi Drs. MB Sjahjadi, MM beserta karyawan PT Askes dan RSSN Bukittinggi. Menurut Benjamin, dengan kehadiran Askes Center RSSN diharapkan bisa meningkatkan pelayanan kesehatan bagi para peserta Askes . Askes Center merupakan unit pelaksanaan pogram pelayanan administrasi terpadu antara PT Askes (persero) dengan RSSN dalam menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan kewenangannya masing masing. Pendirian Askes Centre RSSN ini bertujuan agar tercapainya pogram asuransi kesehatan yang bermutu melalui optimalisasi pelayanan kesehatan peserta Askes. Selain

ASKES CENTER — Askes Center di Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Bukittinggi, siap memberikan pelayanan informasi dan administrasi kesehatan terhadap peserta Askes secara prima. RUDI GATOT

itu Askes Center ini berfungsi sebagai pusat pelayanan informasi dan penanganan keluhan, sebagai pelayanan administrasi dan pelayanan pengendalian biaya yang bertanggung jawab. “Dengan beroperasinya Askes Centre ini diberharap keluhankeluhan dari peserta Askes, baik itu masyarakat umum, PNS maupun pensiunan PNS terhadap pengurusan

administrasi bisa teratasi. Dengan difungsikannya Askes Center RSSN ini, maka pelayanan kesehatan dapat dengan cepat ditangani. Karena pengurusan administrasi dan surat-surat lainnya sudah bisa dilakukan di Askes Center ini,” ungkap Benjamin. Kepala PT Askes (Persero) Bukittinggi DRS, MB Sjahjadi MM menyebutkan, dengan kehadiran Askes Center ini diharapkan dapat meningkatkan berbagai pelayanan terhadap peserta Askes. Sebab, mulai 1 Januari 2014, Program Jaminan Kesehatan Nasional

(JKN) di-mulai. JKN di selenggarakan di bawah pengelolaan Badan Pe-nye-lenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang meru-pakan Transformasi dari PT Askes (persero). JKN merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan dengan mekanisme asuransi kesehatan sosial. JKN merupakan salah satu program nasional yang ber-tujuan memberikan jaminan pemiliharaan kesehatan dan perlindungan dalam memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak.

BTN Terbitkan KIK EBA ke-6 JAKARTA, HALUAN — PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menerbitkan Kontrak Investasi Kolektif-Efek Beragunan Aset (KIK EBA) ke-6, guna mengurangi risiko kredit. Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk, Maryono mengatakan, K I K EBA Bank BTN k e - 6 atau KIK EBA DBTN04 telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 17 Desember 2013. “Dengan menerbitkan KIK EBA, kami harapkan mitigasi resiko kredit dari sisi mistmatch pembiayaan perumahaan yang menjadi core business Bank BTN,” kata Maryono dalam keterangan resmi perseroan, Jakarta, Senin (23/12/ 2013). Menurut Maryono, sekuritisasi KPR BTN ke-6 ini memiliki underlying sebanyak 34.452 rekening tagihan KPR dengan jumlah total penerbitan Rp1 triliun. Aset portolio tagihan KPR yang disekuritisasi ini diseleksi berdasarkan daftar kriteria seleksi untuk menjamin kualitas aset yang disekuritisasi, sehingga bisa menghasilkan EBA dengan rating

AAA dari Pefindo selaku lembaga pemeringkat. “Dengan penetapan bunga kupon KIK EBA BTN yang dibagi dalam dua seri ini adalah sebesar 8,90 persen untuk seri A1 dan 9,50 persen untuk seri A2, diharapkan dapat menyes u aikan suku bungan KPR sehingga lebih terjangkau,” tutur dia. Lebih lanjut dia mengatakan, produk ini makin dikenal oleh investor. Sebab mampu menjadi salah satu alternatif investasi jangka menengah-panjang. Apalagi menawarkan imbal hasil yang menarik dengan rating terbaik, aman dan dengan risiko yang minimal. Pada transaksi sekuritisasi kali ini, Bank BTN menunjuk PT Sarana Multigraya Finansial sebagai arranger dan pendukung kredit. PT Danareksa Investment Management sebagai Manajer Investasi dan PT Bank Mandiri sebagai Bank Kustodian serta didukung oleh Danareksa Sekuritas, BCA Sekuritas dan Trimegah Securities selaku underwritter. (h/inl)

“Tanggal 1 Januari 2014 JKN akan dikelola BPJS kesehatan. Dan PT Askes telah melaksanakan Momerandum of Understanding (MoU) untuk mewujudkan pogram JKN tersebut. Dengan dioperasikannya Askes Centerdi RSSN ini diharapkan bisa meningkatkan pelayanan kesehatan yang prima dengan konsep kerja terintegrasi antara pelayanan dan pembiayaan yang diselenggarakan oleh PT. ASKES (Persero). Serta terjalinnya hubungan kerjasama kemitraan yang baik dan benar antara PT Askes Dengan RSSN ini,” pungkasnya. (h/cw-tot/ril)

Honda Siapkan Trio Mesin Injeksi Langsung JAKARTA, HALUAN — Mesin ber-cc makin kecil dengan teknologi bensin injeksi langsung, turbocharger dan gesekan komponen internal rendah, menjadi tren di kalangan produsen mobil di masa yang akan datang. Khusus untuk mesin 1,0 liter, 3-silinder, tidak hanya Ford yang akan berjalan sendirian, Honda juga sudah menyiapkannya. Bulan lalu, Honda Motor Co. Ltd.mengumumkan sedangkan menyiapkan 3 mesin injeksi langsung dan turbocharger yang digabungkan dengan VTEC (kini semua produsen menggunakan teknologi waktu bukatutup dan tinggi katup yang bisa disetel ini dengan berbagai nama). Ketiga mesin baru ini berkapasitas 2,0 liter 4-silinder, 1,5 liter 4-silinder dan 1,0 liter 3-silinder. Mesin tersebut akan menjadi keluarga baru “Earth Dream” label teknologi baru mesin Honda. Ketiga mesin akan digunakan untuk produkproduk global Honda yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Dari ketiga mesin, baru mesin versi 2,0 liter yang diklaim mampu menghasilkan tenaga 280 PS dengan standar emsisi Euro 6 dan mulai digunakan tahun depan. Sedangkan untuk 1,5 dan 1,0 liter, Honda belum merilis detailnya. Begitu juga model-model yang akan menggunakannya. (h/kcm)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Rahmi


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Wenger Ingin Aturan Gol Tandang Dihapus LONDON, HALUAN — Arsene Wenger mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta UEFA untuk menghilangkan aturan gol tandang. Menurutnya, aturan itu mendorong sepakbola negatif. Usul itu diajukan Wenger usai Arsenal tersingkir di babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Kala itu, The Gunners harus angkat koper karena kalah dalam agresivitas gol tandang dari Bayern Munich. Arsenal menelan kekalahan 1-3 dari Bayern saat melakoni leg pertama di Emirates Stadium. Namun saat melawat ke Allianz Arena, Arsenal memetik kemenangan 2-0. Tapi hasil itu tak cukup untuk meloloskan Arsenal ke babak kerikutnya. Wenger menilai sudah saatnya UEFA menghapus aturan gol tandang. Dia menilai aturan itu hanya mendorong sebuah tim untuk bermain cenderung lebih bertaahan saat menjadi tuan rumah. "Tahun lalu kami tersingkir karena gol tandang dan setelah itu saya minta UEFA untuk membatalkan aturan gol tandang," ucap Wenger seperti dikutip Soccerway. "Saya pikir sebagai contoh, kami kalah 1-3 di sini dan menang 2-0 di kandang Bayern. Sulit untuk menang 2-0 di markas Bayern tanpa kebobolan," lanjut manajer asal Prancis itu. "Kadang, saya pikir ada efek sampingnya karena tim tuan rumah bermain agar tidak kebobolan gol. Di kandang, hal pertama yang diucapkan manajer adalah jangan kebobolan," katanya. Di Liga Champions musim ini, Arsenal kembali berhadapan dengan Bayern di babak 16 besar. Arsenal akan lebih dulu jadi tuan rumah di leg pertama, 19 Februari 2014 mendatang, sebelum gantian bertamu di leg kedua, 11 Maret 2014.(h/net)

17

Madrid Dekati Barcelona MADRID, HALUAN — Real Madrid menutup tahun tertinggal dari dua rivalnya di La Liga. Namun dengan permainan yang makin sip, Carlo Ancelotti optimistis timnya bakal mengejar ketertinggalan di paruh kedua. Madrid mengawali musim dengan kurang apik, menyusul pergantian pelatih dan sejumlah perubahan di dalam skuat mereka. Adaptasi dengan gaya bermain baru di bawah Ancelotti membuat mereka kehilangan sejumlah poin dan melaju kurang mantap di awalawal perjalanan. Tercatat dari 10 pertan-

dingan, M a d r i d menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Bahkan kerap kali 'Los Blancos' berada dalam posisi terdesak: tertinggal lebih dulu atau menang di menit-menit akhir.

Namun kondisi ini perlahan membaik seiring waktu berjalan. Sejak menelan kekalahan terakhir yakni

kontra Barca, tujuh laga dilalui tanpa takluk (6 menang, 1 imbang). Statistik golnya pun bisa dijadikan indikator. Jika di sepuluh pertandingan awal mereka hanya mampu membuat 22 gol, di tujuh partai terakhir sudah 29 gol yang mereka ciptakan. Catatan ini sedikit banyak menunjukkan bahwa s e c a r a

permainan, Madrid kini lebih mantap dan telah berkembang dibandingan di awal-awal musim. Kombinasi trio Karim Benzema-Cristiano Ronaldo-

Gareth Bale pun disebut-sebut sudah nyetel satu sama lain. Melihat kondisi timnya kini, Ancelotti pun tanpa ragu menyebut 2014 bakal jadi tahunnya Madrid. Ia yakin jarak lima poin dari Barcelona dan Atletico Madrid di posisi satu-dua bakal terpangkas di paruh kedua musim. "Saya pikir kami kehilangan sejumlah poin saat tengah mencari gaya bermain, sekarang kami siap bertarung jadi saya pikir 2014 akan jadi tahun yang hebat untuk Real Madrid," lanjutnya. "Pada saat ini klasemen memang sangat jelas, tapi seperti yang saya katakan sebelumnya, saya benarbenar menantikan paruh kedua musim ini," katanya. (h/net)

PUNCAK — Langkah Real Madrid di lembaran kompetisi musim ini mulai memasuki persaingan di puncak klasemen. Sang pelatih, Ancelotti yakin Madrid akan mengejar ketertinggalannya. NET

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syahrizal


18

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Pengcab Pertina Payakumbuh Dilantik PAYAKUMBUH, HALUAN — Pengurus Cabang Pertina Payakumbuh, periode 2013-2016, dilantik oleh Ketua Umum Pengprov Pertina Sumatera Barat Togi Paruhun Tobing, dalam acara di aula Balaikota Payakumbuh, Senin (23/12). Pelantikan pengurus cabang ini dilakukan walikota diwakili Assiten II Drs. Amriul, Ketua KONI diwakili Kabid Organisasi Ostimardi, Kadisparpora Syahnadel Khairi dan sejumlah pengurus cabang olahraga serta undangan lainnya. Ketua Umum Pengprov Pertina Sumatera Barat Togi Paruhun Tobing dan Walikota Payakumbuh, dalam sambutannya, sama-sama berharap, agar pengurus terpilih, mampu memajukan olahraga tinju di kota ini. Selama ini, sebut keduanya, Pertina Payakumbuh cukup banyak memberikan kontribusi dalam meningkatkan prestasi tunju Sumatera Barat. Payakumbuh tak pernah absen dalam mengikuti iven-iven tinju di Sumbar dan tingkat regional. Karena itu, tradisi prestasi terbaik itu, harus dipertahankan dan ditingkatkan. “Kita rindu prestasi menjulang yang pernah dicatat petinju Payakumbuh, seperti Koko, Aseng, Riswandi dan Bujang Zulkarnain. Mereka petinju berkelas dan mampu berkiprah di tingkat nasional untuk kejayaan Pertina Sumbar di pentas nasional. Ketua Pertina Payakumbuh, Anton Permana, ketika didaulat memberi sambutan, menyampaikan kesiapannya untuk mengembalikan kejayaan olahraga tinju Payakumbuh ke depan. Ia meminta, seluruh pengurus, pelatih dan petinju Payakumbuh, punya satu komitmen dalam mengangkat prestasi. Meski secara financial dan fasilitas, Pertina Payakumbuh belum punya, tapi jika memiliki tekad yang kuat, dilandasi semangat berlatih yang ikhlas, prestasi emas tentu akan dapat diukir. “Saya siap mencurahkan tenaga dan pikiran untuk dunia tinju Payakumbuh, sebutnya.(h/zkf)

SEMEN PADANG POSITIF BERTARUNG DI ISL

PSSI Tetapkan Dua Wilayah PADANG,HALUAN — Semen Padang FC menyambut positif keputusan PSSI yang menetapkan gelaran kompetisi ISL musim depan akan dibagi dalam dua wilayah. Menurut CEO Erizal Anwar, secara finansial ini jelas membantu tim binaannya.

GAGAL — Menpora Roy Suryo (tengah), didampingi jajaran staf kementerian pemuda dan olahraga serta Satlak Prima, memberi keterangan pers tentang kegagalan Indonesia mencapai target dalam Sea Games XXVII Myanmar di Jakarta, Senin (23/12). ANTARA

Roy Suryo Ajak Atlet Bersiap ke Asian Games JAKARTA,HALUAN — Persiapan menyambut SEA Games XXVII yang jauh dari kata ideal, membuat prestasi kontingen Indonesia melempem. Menpora Roy Suryo pun minta “Merah Putih” segera berbenah menuju Asian Games 2014. SEA Games XXVII menjadi catatan buruk kontingen Indonesia. Tak hanya terlempar dari posisi tiga besar, target target 120 medali emas pun gagal ditembus, dengan hanya membawa pulang 65 emas. Dari 36 cabang olahraga yang diikuti tercatat hanya lima cabang

olahraga yang mencapai target medali. Sisanya tak berhasil memenuhi target yang dipatok sebelum terbang ke Myanmar. Hasil buruk itu menjadi bahan evaluasi di Kementrian Pemuda dan Olahraga. Roy pun meminta satuan pelaksana (satlak) Prima untuk segera tancap gas menghadapi multievent terdekat Asian Games XVII/2014 di Incheon, Korea Selatan tahun depan. Selain berniat menyatukan KONI dan KOI, Menpora juga membuat kebijakan yang diyakini bisa memperbaiki prestasi

olahraga Indonesia. “Sesuai perpres Nomor 22 tahun 2010 Indonesia mempunyai Prima dan itu akan diteruskan. Tapi saya akan melakukan efisiensi dan efektifitas Prima karena Asian games tinggal delapan bulan,” kata Roy yang dilansir detikSport “Kemepora meminta kepada pihak-pihak yang memperlambat olahraga agar bergerak lebih cepat. Di antaranya kerja sama dengan kementrian BUMN yang memang sudah berjalan tapi lambat,” kata Roy.(h/net)

PSSI sendiri sudah memutuskan 22 tim, termasuk Semen Padang yang berhak berlaga di kompetisi tahun depan “Jelas berpengaruh besar bagi manajemen. Ide ini sebenarnya pernah kami paparkan ke PSSI secara lisan beberapa tahun lalu, menyusul kondisi keuangan sebagian klub yang terseokseok dengan pola satu wilayah. Soal tim, tentu kami akan mempersiapkan tim lebih baik karena nantinya empat tim terbaik di setiap wilayah akan menghadapi babak lanjutan,” kata Erizal yang dihubungi Haluan terkait dengan keputusan PSSI soal ISL. Salah satu beban yang dibeban klub saat tim harus away dari Timur ke Barat atau Barat ke Timur Indo nesia. Semen Padang sendiri pada helat ISL 2010-2011 lalu, harus merogoh kocek hingga Rp507 juta setiap tandang ke Papua untuk menghadapi dua tim, Persiwa dan Persipura. “Apalagi sekarang. Papua punya tiga tim. Tentu anggaran yang dikeluarkan akan semakin membengkak,” kata Erizal seraya menyebut hal serupa tentunya juga akan dihadapi tim dari Timur sana, seperti Persipura

Jayapura, Perseru Serui dan Persiram Raja Ampat. Dari jakarta, bola.net merilis sikap PSSI soal kompetisi tahun depan. "PSSI sudah menetapkan sebanyak 22 klub peserta ISL tahun 2014. Karena itu, format kompetisi akan menjadi dua wilayah. Masing-masing wilayah, diisi 11 klub dengan sistem home and away. Nantinya, dari masing-masing klub diambil empat tim yang akan berlaga di babak delapan besar, sistemnya juga home and away," terang Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI sekaligus CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono. "Babak semifinal dan final, juga akan menggunakan sistem home and away. Insya Allah, kick off ISL akan bergulir pada tanggal 01 Februari 2014," sambungnya. Format kompetisi ISL akan menjadi dua wilayah, barat dan timur. Pembagian wilayah akan ditetapkan seminggu sejak hari Senin, 23 Desember 2013. "Nanti, akan ada dua tim dari masing-masing wilayah yang akan terdegradasi. Sementara hanya ada dua tim yang akan promosi dari Divisi Utama. Itu kami lakukan untuk unifikasi liga tahun 2016," pungkasnya.(h/mat)

Bonus Atlet SEA Games Jafri Sastra Terus Cari Formasi Tim Kabau Sirah Diproses Januari 2014 JAKARTA, HALUAN — Para peraih medali SEA Games XXVII tak perlu menunggu lama untuk menerima bonus dari pemerintah. Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo menjanjikan apresiasi itu cair pada Januari. Bonus sudah menjadi tradisi bagi para peraih medali SEA Games. Kali ini, Roy mencetuskan ide serupa dengan nominal yang sama dari SEA Games 2011. Peraih emas diganjar Rp 200 juta, perak 100 juta dan perunggu 30 juta. Lantaran bonus itu masuk APBN 2014, bonus tersebut sempat dikhawatirkan bakal cair setelah bulan April, sesuai kebiasaan bisa digunakannya anggaran pemerintah. Namun, Roy menjamin bonus bisa cair lebih cepat. "Januari proses bonus mulai berjalan. Kemarin pencairan anggaran terlambat sampai bulan April. Besok, anggaran sudah cair pada Januari dan sudah ada jaminan. Anggaran tidak bisa ditunda," kata Roy kepada wartawan Senin (23/12) siang.(h/net)

TIM Semen Padang FC terus melakukan ujicoba jelang kompetisi ISL yang dipastikan akan bergulir 1 Februari 2014 mendatang. Hingga ujicoba kedua di Kinali menghadapi tim lokal Pasbar, Opheck FC yang dimenangi penggawa Kabau Sirah 5-0, Jafri Sastra belum mematenkan format pemain yang akan dijadikan starting eleven pada kompetisi mendatang. “Kami masih mencari formasi. Pada ujicoba (Minggu 22/12) kemarin itu seluruh pemain kami beri kesempatan untuk menunjukkan performanya, apakah bisa menjalankan instruksi dari pelatih atau tidak. Namun, dari seluruh pemain, hanya Septi Hadi dan Hendra Bayaw yang dipertahankan bermain 2 x 45 menit karena stok pemain yang diboyong ke Pasbar tak ada yang bisa menggantikan posisi keduanya,” kata Jafri kepada

Haluan. Dalam laga ujicoba tersebut, Jafri kembali memainkan formasi 4-2-3-1, seperti yang dilakukannnya saat berujitanding dengan tim Sumbar U-21 selection, Minggu (15/12) lalu. Empat bek sejajar, masing-masing Septi Hadi-Saefullah-WahyuAldi Rinaldi dipasang sebagai starter yang didukung dua gelandang bertahan, Yu Hyun Koo dan Rudi Doang. Sementara tiga gelandang serang, yakni Hendra Bayaw-Ezzequel Gonzales-Ricky Akbar Ohorella diplot untuk menopang striker muda Farizal Dillah. Hasilnya, empat gol berhasil dilesakkan skuad ini di babak pertama. Dua disumbangkan Ezzequel, satu Bayaw dan satu gol lainnya dari Ricky Ohorella. Di babak kedua, Jafri merombak total pemainnya. Jandia yang bermain di babak pertama digantikan

TIM Semen Padang FC berfoto bersama pemain Opheck FC Kinali, Pasbar. FB

posisinya oleh kiper muda Padang, Putra Syahibul. Kiper yang satu ini bahkan di musim lalu tak pernah dipasang dalam laga resmi maupun tak resmi tim ini. Di areal pertahanan, posisi Septi Hadi-Saefullah-WahyuAldi Rinaldi diganti oleh Novan-Sefti Hadi-David Pagbe-Hengky Ardiles. Sementara posisi gelandang bertahan ada Rizal dan Irfandi yang menggantikan peran Yu Hyunkoo dan Rudi Doang. Sementara untuk posisi gelandang serang, juga dirotasi oleh pelatih. Jika di babak pertama trio Hendra Bayaw-Ezzequel Gonzales-Ricky Akbar Ohorella menjadi penopang striker, maka di babak kedua peran mereka diganti oleh Esteban Viscarra-Nur Iskandar-Hendra Bayaw.

Sementara striker yang tadinya ditempati Farizal Dilla, di babak kedua diganti dengan striker anyar eks Persib Bandung, Airlangga Sucipto. Yang jadi catatan menarik adalah, pola tiga gelandang serang yang diplot Jafri seolah membuka peluang kepada ketiganya untuk mencecar gawang lawan. Semen Padang terlihat seperti tak ingin bergantung kepada striker untuk mencetak gol. Terbukti, gol tambahan Kabau Sirah di babak kedua lagi-lagi diciptakan pemain dengan peran di gelandang serang, yakni Nur Iskandar. Rotasi di lapangan antar ketiga pemain ini seperti menggambarkan, Jafri tak ingin pemainnya kaku dengan posisinya saat menekan lawan. Hal ini nyaris tak ter-

>> Editor : Rakhmatul Akbar

lihat saat Semen Padang FC berkompetisi pada musim lalu. Saat itu, Semen Padang menopangkan serangannya pada dua sayap, Esteban Viscarra dan Elli Aiboy. Aliran bola ke sektor sayap itu akhirnya dibaca lawan, seperti Persijap Jepara yang sukses menahan tim ini 2-2 di H. Agus Salim dan East Bengal India. Namun kini, sektor gelandang serang sepertinya tak lagi kaku dengan posisinya. Esteban Viscarra yang biasa beroperasi di kiri, sekali-kali terlihat sudah berada di sektor kanan dan posisi yang ditinggal winger Argentina itu, diisi oleh Hendra Bayaw “Yang jelas kami masih terus formasi yang pas untuk tim ini,”kata Jafri yang didampingi asistenya, Welliansyah. (h/mat)

>> Penata Halaman : Syahrizal


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

19

DARI kiri ke kanan: Prof. Satni Eka Putra, Drs. Zainal Ibrahim, Desri Ayunda dan Nyonya, sebelum acara.

SYAHARMAN Zanhar (kiri), Ronny, Veri Yasri (kanan) sebelum pelantikan

SUASANA pelantikan pengurus DPD PKDP Kota Padang periode 2013-1018

PKDP Padang Siap Menangkan DeJe P ersatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kota Padang siap memenangkan pasangan Desri Ayunda calon Walikota dan James Heliward Calon Wakil Walikota Padang (DeJe) pada putaran kedua Pilkada Kota Padang yang akan dilaksanakan tidak lama lagi oleh KPU Kota Padang. Pasangan DeJe yang bernomor urut tiga ini, diusung warga Piaman Laweh yang berdomisili di Kota Padang setelah melalui kesepakatan bersama, saat dilaksanakannya pelantikan DPD PKDP Kota Padang,

Rabu 18 Desember 2013 pekan lalu di Wisma Haji Padang. Helat yang digelar warga Piaman di Kota Padang itu, dihadiri Menko Kesra RI HR Agung Laksono dan berlangsung meriah. Pelantikan DPD PKDP Kota Padang dilakukan oleh Ketua DPW PKDP Sumatera Barat Drs H Muslim Kasim, AK, MM Dt Sinaro Basa dan disaksikan juga oleh Walikota Pariaman Drs Mukhlis R, Bupati Tanah Datar Ir Shadiq Pasadigoe, rombongan DPP PKDP yang dipimpin salah satu Ketua DPP PKDP Hj Masni Rani Mukhtar.

Tampak juga hadir Jenderal TNI (purn) Jasri Marin, mantan anggota DPP RI Aulia Rahman, Ketua DPRD Sumbar Ir Yultekhnil, tokoh masyarakat Sumbar Sawir Taher serta tokoh Piaman yang ada di Kota Padang seperti St M Rani Ismael, Prof Satni Eka Putera, Drs Yusman Kasim, Masful dan lainnya. Pada kesempatan tersebut warga Piaman Laweh juga mengumpulkan dana dengan cara badoncek untuk mendukung kemenangan pasangan calon DeJe. Acara badoncek langsung dipimpin Ketua DPW

PKDP Sumbar Muslim Kasim Dt Sinaro Basa. Pada saat itu terkumpul dana Rp20.850.000, dan $100, langsung diserahkan oleh pengurus PKDP Padang pada cawako Desri Ayunda. Ketua DPW PKDP Sumbar Muslim Kasim mengatakan, apapun yang dilakukan oleh warga Piaman yang berada di Kota Padang untuk mendukung pasangan calon merupakan pilihan yang tepat. Semua itu untuk kepentingan warga Kota Padang yang butuh perhatian dalam pelayanan publik, tanpa ada kebohongan dalam melakukan komitmen. Seiring dengan hal tersebut,

Ketua PKDP Kota Padang Very Yasri didampingi Sekretarisnya Ronny menegaskan, sebagai birokrat dia tahu persis apa yang telah terjadi selama ini dengan pelayanan public. Sehingga sebagai orang Pariaman, dia ingin agar semua warga kota merasakan pelayanan yang sama, dan tidak ada perlakuan diskriminatif. Ditambahkannya, pelayanan publik bukan hanya milik sekelompok orang, akan tetapi milik semua komponen masyarakat. Untuk melaksanakan semua itu diyakini pasangan calon nomor 3 adalah pilihan

tepat karena pasangan ini bukan dari partai politik dan telah berpengalaman. Berkaitan dengan pelantikan dan deklarasi pasangan calon, ketua panitia Syaharman Zanhar yang didampingi Korbid Humas Bagindo Novrianto mengatakan, PKDP Kota Padang dan warga Piaman yang berdomisili di Kota Padang telah siap bersama-sama memenangkan pasangan DeJe ini. Karena warga Padang yang berasal dari Pariaman cukup banyak jumlahnya dan tersebar di 11 kecamatan dan sangat kompak.***

SESEPUH Piaman di Padang H. St. M. Rani Ismael, bersama tokoh muda Piaman Sukri Umar, Musni Zen dan pengurus Imappar.

WARGA Piaman dari Kecamatan Koto Tangah

WAKIL Ketua DPW PKDP Sumbar H. Masful bersalaman dengan Desri Ayunda, disaksikan Drs. Yusman Kasim mantan Wakil Walikota Padang.

KETUA DPW PKDP Sumbar Drs. H. Muslim Kasim Ak.MM Dt. Sinaro Basa, menyerahkan pataka PKDP kepada Ketua DPD PKDP Kota Padang Drs. Veri Yasri.

BUPATI Tanah Datar Ir. Shadiq Pasadigoe, SH, MH, Waklikota Pariaman Drs. Mukhlis R. MM, Jenderal TNI (purn) Jasri Marin.

KETUA DPP PKDP Hj. Masi Rani Mukhtar menerima siriah dalam carano

DRS. Veri Yasri melantik pengurus PKDP Kecamatan se Kota Padang secara kolektif.

KHIDMAT suasana pelantikan DPD PKDP Padang

KETUA Panitia Pelaksana Syaharman Zanhar mengumpulkan pitih badoncek dari warga Piaman >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


20

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Eksistensi Pramuka Perlu Dibangkitkan SOLOK, HALUAN — Keberadaan pramuka akan memberikan kontribusi yang nyata di tengah masyarakat. Sebagai upaya pemberdayaan dalam pembangunan, eksistensi pramuka perlu terus dibangkitkan. “Melalui Jambore Tahun 2013 ini, tentunya akan menjadi sarana yang strategis untuk menciptakan generasi muda yang inspiratif, inovatif dan penuh karya,” kata Wakil Bupati Drs. H Desra Ediwan Anantanur, MM saat membuka Jambore Cabang Pramuka Kabupaten Solok tahun 2013, Selasa (17/12) lalu. Jambore yang diikuti oleh ratusan murid SD itu dilaksanakan di bumi perkemahan Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih, yang ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan. Disaksikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora), Drs. H. Yuswardi, Camat dan Muspika Junjung Sirih serta para wali nagari, wakil bupati menyatakan kegembiraannya terhadap kesiapan dan kesungguhan peserta yang mengikuti kegiatan selama 4 hari, dari hari Senin dan berakhir Kamis (19/12). Menurut Desra Ediwan yang dalam kapasitasnya sebagai Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Solok, berbagai kegiatan pramuka merupakan sarana yang aspiratif dalam membentuk karakter, emosional, ideologi dan ketakwaan generasi muda. Terutama untuk menghadapi perkembangan era globalisasi, kegiatan yang juga lebih sarat nilai edukatifnya itu akan lebih mampu mempersiapkan moral dan perilaku siswa. Melalui gerakan pramuka, tutur ketua Kwarcab ini, pihak pengasuh diharapkan mengembangkan ajaran yang menyangkut prinsip-prinsip solidaritas dan kepedulian, kesetiakawanan. Dari semua rangkaian kegiatan juga akan membentuk kemandirian serta kerja sama yang baik, di samping mengajarkan keahlian dan kemampuan peribadi guna menyelaraskan diri dengan alam. Kegiatan kepramukaan di bumi perkemnahan Junjung Sirih, kata Desra Ediwan, tentu pula akan menjadi wahana komunikasi bagi peserta untuk menggalang persatuan. Berbagai pengalaman dapat dibagi bersama, segala pengetahuan bisa ditumbuhkan. “Yang lebih penting tentunya membangun hubungan silaturahim sebagai anak bangsa,” papar Desra Ediwan. (h/cw-ndi)

MENYEMANGATI Jambore Pramuka tingkat Siaga yang diikuti oleh murid SD di bumi Perkembahan Nagari Paninggahan, Selasa (17/ 12), wakil bupati dalam kapasitasnya sebagai Ketua Kwarcab Pramuka daerah ini menyalami para peserta selepas pembukaan. YUTIS WANDI

Halaman GOR Batutupang Bakal Jadi Pasar Kuliner AROSUKA, HALUAN —Dinas Koperindag Kabupaten Solok bersama pihak swasta terus melakukan persiapan dan membangun komitmen untuk mewujudkan GOR (Gelanggang Olahraga) Batutupang Kotobaru sebagai pasar kuliner yang representatif. Pasar kuliner itu sendiri dijadwalkan di launching pada bulan Maret 2014 nanti.

KUKUHKAN — Selepas pengukuhan Pengurus IKS Provinsi Bengkulu, Bupati Solok Syamsu Rahim dan Ketua S3 Marwan Paris serta Rajo Pagaruyuang Tuanku Mudo Mahkota Alam HM.Taufik Thaib foto bersama dengan tokoh perantau lainnya di Sport Hall Sawah Lebar, Bengkulu, Jumat (20/12) malam. YUTIS WANDI

Penguasaan TTG Bisa Tingkatkan Produksi SOLOK, HALUAN — Usaha optimalisasi potensi sumber daya dipandang cukup efektif untuk pemberdayaan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan itu sekaligus menjadi penting sebagai usaha merebut peluang dalam menghadapi era globalisasi. “Guna mewujudkan ini perlu dikembangkan penerapan dan pemanfaatan teknologi tepat guna,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) M.Saleh, SH, MM yang dalam kapasitasnya mewakili Bupati Solok ketika membuka lokakarya Pemberdayaan Teknologi Tepat Guna (TTG) di BPTP Sukarami, Selasa (17/ 12). Menurut Bupati, pemanfaatan TTG dapat meningkatkan produksi dan nilai tambah terhadap usaha ekonomi masyarakat. Lantaran itu, masyarakat harus selalu diberi motivasi dan penyuluhan bagaimana mampu

menguasai TTG, sehingga dalam melakukan proses produksi lebih memiliki daya saing dari aspek kualitas, waktu dan bahkan biaya. “Diharapkan dengan lokakarya TTG ini peserta akan lebih mampu memahami dan kemudian melaksanakan ilmu dengan baik,” ucap M. Saleh. Disebutkan, sejak tahun 2011 sampai 2013, pemerintah daerah melalui melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) sudah membentuk tiga unit Pos Pelayan Teknologi (Posyantek). Ketiga Posyantek itu berlokasi di Kecamatan Gunung Talang, Lembah Gumanti dan Kecamatan X Koto Singkarak. Pembentukan Posyantek dimaksud, tentunya untuk mempercepat proses alih teknologi ke seluruh masyarakat. “Pengadaan Posyantek diharapkan dapat membantu masyarakat dalam

mengembangkan usaha dan peningkatan produksi sekaligus,” ucapnya dihadapan Kepala BPM Drs. H. Khairi Yusri. Sebelumnya, Syaiful ST sebagai pelaksana kegiatan melaporkan kegiatan lokakarya bukan sebatas seremonial, tetapi lebih diharapkan menumbuhkan pemahaman tentang penggunaan TTG di nagari-nagari. Karena alasan itu, pihaknya sengaja menyertakan sebanyak 120 orang saja peserta yang berasal dari pengurus Posyantek, LPMN, UMKM dan kelompok usaha bidang peternakan. “Kita juga menyertakan perwakilan TP PKK di setiap nagari, agar pengurus PKK menguasai TTG untuk mewujudkan keluarga sejahtera,” ucap Syaiful, sembari mendaulat Sekdakab M. Saleh, Kepala BPM Khairi Yusri sebagai nara sumber dalam lokakarya tersebut. (h/cw-ndi)

Mutasi Pejabat Pemkab Solok Segera Dilakukan AROSUKA, HALUAN — Banyaknya pejabat yang memasuki masa pensiun di lingkup Pemkab Solok, membuat wacana mutasi kembali bergulir di daerah penghasil bareh itu. Saat ini pemerintah daerah setempat tengah melakukan pendataan bagi pegawai yang memasuki masa purna tugas selama tahun 2013. Terkait itu, Wakil Bupati Solok Drs. H. Desra Ediwan Anantanur, MM mengaku tengah menagih Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan pendataan kepada semua pegawai yang pensiun. “Kita menginginkan data yang akurat tentang PNS yang pensiun. Termasuk dalam validasi data pegawai ini, BKD menghitung pejabat mana saja yang pensiun tahun 2013 ini,” ucap Desra kepada Haluan di ruang kerjanya, Selasa (17/12). Disebutkan, dengan mengetahui

jumlah pejabat yang memasuki pensiun, tentunya akan terjadi pergeseran. Akibatnya gerbong mutasi mau tidak mau akan bergerak. “Nanti yang dipercaya tentu berdasarkan catatan kinerja pejabat bersangkutan,” ulasnya. Dalam pandangannya, mutasi di lingkungan pemerintah daerah ini perlu dilakukan secara besar-besaran untuk memenuhi tuntutan pelayanan. Tidak hanya di lingkungan birokrasi, mutasi dan rotasi juga akan menyentuh kepala-kepala sekolah, kemudian pejabat pemegang eselonering sampai ke kepala SKPD. Semua dilakukan karena ditengarai banyak di antara pejabat tersebut yang telah masuk masa purna tugas, di samping melihat penilaian kinerjanya. Wakil bupati menampik dugaan mutasi dilakukan berdasarkan pola suka

dan tidak suka (like and dislike). Tetapi bila itu terjadi, semua lebih berangkat dari hasil penilaian kinerja dan catatan kedinasan yang bersangkutan. “Kapan mutasi dilakukan, itu belum final. Kemungkinan bisa antara bulan Januari dan Februari 2014 nanti,” ucap Desra. Ia tidak mau memastikan lantaran semua keputusan final berada di tangan bupati. Wakil bupati dalam kapasitasnya sebagai pengawasan hanya meminta kepada BKD untuk melakukan pendataan dengan pertimbangan-pertimbangan teknis. “Setelah didata, saya kemudian menganalisa dan meminta pertimbangan Baperjakat untuk melakukan penilaian sebelum diserahkan kepada bupati untuk menentukan siapa yang akan menduduki jabatan apa. Artinya, hak prerogatif berada di tangan pak bupati,” kata Desra Ediwan. (h/cw-ndi)

Didasari kemauan politik pemerintah daerah ini untuk mengomersilkan produkproduk makanan harian disambut oleh Dinas Koperindag (Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan) dengan memunculkan gagasan membuka pasar kuliner. Melalui media pasar, semua produk makanan, termasuk barang kerajinan hasil pekerjaan rumah penduduk daerah ini, akan semakin dikenal oleh konsumen. Dengan demikian, pada waktunya kelak, produk makanan dan barang kerajinan rumah tangga lainnya akan muncul sebagai kosumsi harian di tengah kemajuan teknologi. Menanggapi gagasan itu, Wakil Bupati Drs. H. Desra Ediwan Anantanur serta merta menyampaikan apresiasi karena ide tersebut dipandangnya sebagai inovasi yang harus selalu ditumbuhkan di lingkungan pemerintah. “Inovasi-inovasi seperti ini yang terus kita nanti. Kita tentu bangga karena Dinas Koperindag berani melakukan terobosan ini,” kata Desra Ediwan, selepas melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah pengusaha yang diharapkan berpartisipasi dalam pasar kuliner. Menurut Desra, keinginan pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam arti luas, disikapi oleh Koperindag dengan memunculkan potensi daerah sendiri. Melalui pasar kuliner, pemerintah daerah ingin mengangkat UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) yang sejatinya sangat potensial. Desra mengaku gembira karena pihak Koperindag mampu melakukan kerjasama dengan pihak swasta untuk mengangkat kegiatan ini. Peran swasta dalam kaitan ini sangat tinggi, sehingga pemerintah tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membangun pasar kuliner ini. “Kita menggandeng pihak swasta, terutama lembaga perbankan menjadi mitra. Di antara yang telah setuju membantu pasar kuliner ini adalah PT. Aqua Danone, Perusahaan Teh PTP Nusantara VI, Jamsostek, Bank Nagari dan Bank Mandiri,” ucap wakil bupati. Sementara itu, Kepala Dinas Koperindag Harwendi SE, MM menyebutkan, jenis makanan hasil masyarakat Kabupaten Solok yang pantas dipasarkan untuk dikonsumsi, selain ada ikan bilih, kabupaten ini juga terkenal sebagai penghasil randang solok dan pangek sasau. “Semua jenis makanan ini memiliki keunggulan rasa dan gizi,” kata Harwendi. Pasar kuliner itu sendiri tidak hanya dibuka pada waktu launching, tetapi diharapkan menjadi pasar harian saban waktu. Konsep pasar kuliner itu sendiri ditunjang pula oleh lokasi GOR Batu Tupang yang selama ini menjadi lokasi rekreasi keluarga di kawasan ini. “Gagasan kita mendapat sambutan positif dari pihak swasta dan mereka siap membantu dengan berbagai fasilitas tenda bagi pedagang,” sebut Harwendi. (h/cw-ndi)

PENGUKUHAN PENGURUS IKS BENGKULU

Bupati Minta Program IKS Tak Muluk-muluk Laporan: Yutis Wandi BENGKULU, HALUAN — Dengan semangat ‘Mangumpuaan nan Taserak, Manjapuik nan Tatingga’, kekerabatan perantau daerah Solok terlihat berlangsung sangat kental di Spor Hall Sawah Lebar, Kota Bengkulu, Jumat (20/12) malam. Hampir seribuan perantau dari daerah penghasil bareh itu berkumpul guna menyaksikan pengukuhan Ikatan Keluarga Solok (IKS) Provinsi Bengkulu periode 2013-2017. Nuansa kampung halaman terasa semakin tebal menguncang kalbu. Auranya mengalir tatkala presidium DPP S3 (Solok Saiyo Sakato) Irjend Pol (Purn) Drs. H. Marwan Paris, MBA selesai mengukuhkan Pengurus IKS (Ikatan Keluarga Solok), dan semua undangan diminta berdiri guna menyanyikan

lagu Minangkabau. Lagu Minang yang membangkitkan kultur dan sentimen primordial itu seperti menyatukan heterogensi kota Raflesia yang dihuni banyak suku bangsa, seakan membuat bulu kuduk berdiri. Tamu yang hadir, seperti Guburnur Bengkulu diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, pejabat dari pemerintah Bengkulu serta Ketua Masyarakat Adat Bengkulu dan Muspida setempat, malah ikut bernyanyi sambil (mungkin) mencari tahu makna dari syair yang dilagukan keluarga Solok itu. Bahkan Bupati Solok Drs. H. Syamsu Rahim yang jarang-jarang ditemui bernyanyi, tampak hanyut terbawa emosi mengungkapkan ketakjubannya ketika mengiringi lagu Minangkabau.

Berdiri sehamparan bersama Rajo Pagaruyuang HM.Taufik Thaib Tuanku Mudo Mahkota Alam, Ketua dan anggota DPRD Kota Solok Yustris Chan, SE, H. Daswippetra Dt. Manjinjiang Alam, SE, M.Si, Bupati Solok Syamsu Rahim terpukau melihat kekerabatan warga Solok di kota Raflesia. Suasana malam pengukuhan IKS Bengkulu bertambah semarak karena penyanyi Minang Al-Kawi ikut memeriahkan acara dengan berbagai lagu-lagu yang mengungkap keelokan daerah Solok. Atmosfir tersebut, seakan telah memindahkan daerah Solok ke kota Raflesia. Mereka masih terikat dalam hubungan geneologis dan kultur Solok yang kental dan seolah seperti menafikan wilayah asal dari batas-batas administratif Kabupaten Solok, Kota Solok dan atau Kabupaten Solok Selatan.

“Kita semua orang Solok. Sehari-hari kami bahkan seperti di kampuang saja,” kata Joni, panitia pengkuhan IKS yang mengaku asal Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak. Bupati Solok serta merta menceritakan upayanya menggerakkan nilai-nilai tradisi melalui kegiatan MTTS di nagari-nagari. Ia juga menjelaskan soal nagari percontohan, aplikasi ABS-ABK, serta tentang kampung Islami. Semua program religius itu hendaknya menjadi acuan organisasi untuk bersamasama membangun umat. Bahkan dari semangat yang diusung oleh pengurus IKS Bengkulu: ‘Mangumpuaan nan Taserak-Manjapuik Nan Tatingga’, kalau secara fisik pengertiannya lebih untuk menghimpun seluruh keluarga Solok, tetapi sejatinya yang lebih diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten

Solok, Kota Solok dan Solok Selatan adalah, bagaimana perilaku dan moral umat sehari-hari terus dibangkitkan menuju sikap Islami. Syamsu Rahim mengungkapkan, hakikat terserak dan tertinggal yang harus dikembangkan oleh IKS Bengkulu adalah bagaimana aplikasi falsafah ABS-SBK (Adat basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah) berimplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Ungkapan Syara Mangato-Adat Mamakai itu hendaknya benar-benar digerakkan di organisasi. “Sekarang yang tertinggal itu adalah pengamalan ABSABK. Itu yang harus dikumpulkan dan dijemput kembali,” ujarnya. Oleh karenanya, yang harus dikerjakan ke depan adalah kegiatan sosial dan dakwah. “Dakwah yang menganjurkan agar bagaimana warga kita berperilaku sesuai ABS-SBK dan meng-

amalkan ungkapan syarak mamakai-adat mangato,” ujar Bupati Solok, seraya menjelaskan bahwa perilaku tidak diungkapkan dalam pepatah petitih, tetapi diperlihatkan dalam sikap malu dengan mempertinggi raso jo pareso. Banyak harapan yang tertumpang kepada pengurus IKS Bengkulu dari warganya. Untuk menjawab harapan itu, Bupati Solok mengingatkan IKS tidak usah membuat program yang muluk-muluk. “Biarlah kecil tetapi ada aplikasi, dari pada berangan-angan tetapi kosong isinya,” kata Syamsu Rahim. Kunci dari harapan Bupati Solok adalah bagaimana IKS Bengkulu mampu menjemput dan mengumpulkan nilai-nilai adat dan nilai-nilai agama yang telah mulai hilang. “ Nilai-nilai ini yang harus dijemput kembali,” >> Editor : Nova Anggraini

ulangnya. Organisasi urang Solok itu sendiri, dimotivasi agar lebih memperlihatkan jati diri orang Minang di perantauan. Sebagai orang Minangkabau, Rajo Pagaruyuang HM.Taufik Thaib Tuanku Mudo Mahkota Alam menghimbau untuk mengaplikasikan falsafah ‘Dima Bumi Dipijak-Disinan Langit Dijunjuang’. Orang Minang hendaknya menunjukkan partisipasinya dalam menyukseskan pembangunan di daerah ini,” ungkapnya. Ketua S3 Marwan Paris mendorong supaya orang Solok tetap menjaga kerukunan. Dia menilai apapun nama organisasi perantau, janganlah pernah mengharapkan pujian karena yang diperoleh selalu umpatan. “Penghargaan mahal sekali harganya dalam berorganisasi, karena yang dituntut adalah pengabdian,” ucap Marwan Paris.*** >> Penata Halaman : Rahmi


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

21

NURI MAULIDA

RAN Ajari Move On dari Patah Hati GRUP musik RAN kali ini sedang disibukkan dengan menggarap video klip untuk single terbarunya, Begitu Saja. Menurut mereka, single teranyarnya mempunyai pesan tersendiri yang terkandung di dalamnya. Single Begitu Saja memang masih berkutat tentang kisah cinta ala RAN. Namun yang juga berbeda, RAN yang kerap mengusung tema-tema ceria kali ini menyanyikan tema patah hati dari sudut pandang lain. "Kalau di sini lo mendapati pacar lo selingkuh, berarti dia cukup punya alasan buat ditinggalin," kata salah satu personel RAN, Nino, saat ditemui di jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Senin (23/12/2013). Bahkan sembari tertawa, pemilik nama lengkap Anindyo Baskoro itu menambahkan jika hal itu terjadi berarti pertanda untuk terus maju dan tidak meratapinya. "Bilang aja 'makasih'. Berarti lo harus move on, enggak usah diratapi dan itu berarti Tuhan punya cara untuk ngasih tahu lo," kata Nino. (h/net)

Batal Menikah Setelah sebelumnya mengatakan bahwa pernikahannya hanya diundur untuk sementara waktu, kini secara mengejutkan Nuri Maulida mengakui bahwa pernikahannya dengan pria asal Malaysia, Muhammad Yahya Adam resmi dibatalkan. Sebelumnya Nuri Maulida berencana untuk menggelar pernikahan pada 22 November 2013. Pada waktu itu pernikahan Nuri dan saudara Siti Nurhaliza tersebut dibatalkan dengan alasan calon mertuanya tengah sakit keras. Karena dibatalkan, Nuri Maulida pun mengganti acara resepsi pernikahan dengan santunan anak yatim. Namun tidak ada satupun anggota keluarga Muhammad Yahya Adam yang hadir dalam acara santunan anak yatim tersebut. Walaupun mengaku masih tetap bersyukur karena bisa menyantuni anak yatim, namun Nuri Maulida mengaku rugi hingga 1 miliar akibat pembatalan tersebut. Akibat pembatalan pernikahan tersebut juga kini muncul beragam rumor tak sedap mengenai Nuri Maulida. Ada yang mengatakan bahwa batalnya pernikahan Nuri dan Yahya disebabkan oleh ibunda Nuri yang terlalu ikut campur. Selain itu, beredar juga gosip bahwa pembatalan pernikahan tersebut adalah karena Nuri Maulida pernah menikah siri dengan Ustad Guntur Bumi atau UGB. Pembatalan pernikahan ini merupakan yang kedua kalinya bagi Nuri Maulida, sebelumnya Nuri pernah batal menikah dengan Ferry Setiawan. Penyebabnya adalah orang tua Nuri yang terlalu ikut mencampuri. Ferry pun akhirnya lebih memilih untuk menikahi Eddies Adelia.(h/net)

Felly Cherrybelle Dijauhi Lelaki CHERRYBELLE kabarnya memiliki peraturan yang sangat ketat terhadap para personelnya, salah satu peraturan yang harus ditaati oleh para personel Cherrybelle adalah dilarang untuk berpacaran. Akibat peraturan yang super ketat ini, salah satu personel Cherrybelle, Felly, mengaku sempat dijauhi oleh para lelaki yang dulu sempat cukup dekat denganya. Felly mengakui harus menjaga jarak dengan para lelaki agar terus bisa bergabung dengan Cherrybelle. “Kalau ada yang deket, buru-buru bilang kalau kita nggak boleh pacaran, ya mereka jadi menjauh,” jelas Felly. Tapi walaupun tidak memiliki pacar, Felly mengaku tidak pernah merasa kesepian. Felly mengakui bahwa dirinya memiliki "geng Sesubar" yang siap menghiburnya. “Aku punya geng Sesubar, seneng susah bareng, kalau jalan sama mereka jadi seru aja,” jelasnya. Namun Felly sendiri tidak menampik jika dirinya memang mendambakan seorang kekasih suatu hari nanti. “Pengen banget lah punya cowok, tapi ya gitu, belum ada yang berani nyatakan cinta,” pungkasnya. (h/net)

>> Editor : Devi Diani

>> Penata Halaman : Rahmi


22

LIPSUS GSB XI

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

GALANGGANG SILIAH BAGANTI XI

IPSI Pantas Diapresiasi ALEK akbar akhir tahun pesilat Sumbar berlangsung sukses. Digelar sejak 19-22 Desember 2013, iven bertajuk Galanggang Siliah Baganti (GSB) XI melahirkan Kabupaten Agam sebagai peraih gelar juara umum dan berhak atas hadiah mobil pick up yang nilainya lebih dari Rp100 juta. Gubernur Irwan Prayitno menyebut iven ini nantinya bisa melanjutkan sukses pesilat Sumbar yang kali pertama meraih emas pada PON XVIII 2012 di Riau. “Lihatlah, potensi kita besar. Jadi tak salah dengan seringnya iven dan kejuaraan seperti ini, mereka bisa mengasah kemampuan, ”katanya seraya menatap ke seluruh peserta yang dominan mengenakan pakaian hitam-hitam itu. “Festival ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan dan melestarikan pencak silat di Sumbar sesuai amanat Musyawarah Provinsi IPSI tahun 2012 serta program kerja IPSI Sumbar tahun 2013. Kita sangat yakin bahwa di sisi lain, pencak silat bisa menjadi media edukatif kultural dalam membentuk dan membangun karakter generasi muda di negeri ini,” kata Ketum

Pengrov IPSI Sumbar Fauzi Bahar dalam sambutannya pada pembukaan GSB XI di Gedung UNP Kamis, 19 Desember 2013. Penyerahan dan pengumuman hadiah alek para pandeka dan pemangku adat dilangsungkan di Aula Bank Indonesia, Minggu (22/12). Pada iven yang ditutup Ketua DPD RI, Irman Gusman kontingen Kota Bukittinggi meraih Honda Vario untuk peringkat II dan Kota Padang A di urutan III mendapat TV LCD 32 inch. Dalam sambutannya Irman Gusman mengatakan, IPSI Sumbar pantas di apresiasi atas pelaksanaan GSB dan Festival dengan menggandeng LKAAM, sedangkan pengukuhan gelar Pandeka terhadapnya merupakan satu kehormatan yang harus dijaga dengan jalan melestarikan nilai-nilai budaya yang ada di Ranah Minang kusunya silat itu sendiri.

DUA pesilat ini berjibaku di matras untuk menjadi yang terbaik

KETUA Panpel GSB XI Zulhendri Ismet serius menyaksikan arahan Ketua DPD Irman Gusman dan Ketum IPSI Fauzi Bahar. IST

Ketua Pelaksana Zulhendri Ismed menerangkan, lima Peraih Penampilan terbaik tanpa rangking kategori berpasangan putra usia 9- 16 Tahun yakni, Bukittinggi, Padang A, Kota Solok, Padang B dan Tanah Datar, untuk putri, agam, 50 Kota, Kota Solok, Padang A, Payakumbuh. Usia 16- 25 tahun putra, Bukittinggi, Padang A, Padang B, Agam, dan Tanah Datar, Putri, Agam, Padang B, Bukittinggi, Kota Solok, dan Padang A, usia 25- 35 tahun putra, Paya-

kumbuh, Agam, Padang A, Bukittinggi, dan Pasbar, untuk putrid Padang A, Padang B, Agam, Bukittinggi, dan Pesel. Sedangkan 5 terbaik pidato adat ( Pasambahan ) tanpa rangking antara lain, 50 Kota, Kabupaten Pasaman, Tanah Datar, Padang B dan Sawahlunto, pemenang kategori berpasangan ini mendapat tabanas 5 juta dan piala tetap. Sementara untuk peraih juara kategori beregu, yaitu, Agam, Padang A, Padang Pariaman, Kerinci dan Padang B. (*)

DUA pesilat berprestasi tersenyum riang menerima hadiah

LOMBA pidato adat

KETUA Panpel berfoto bersama jajaran Tuo Silek Padang pengurus IPSI lainnya

GUBERNUR Irwan dan Ketua IPSI Fauzi Bahar memukul beduk tanda dimulainya iven GSB XI

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Habli


SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

23

PROTES MOBIL TOKO INDOMARET

Pendapatan Menurun, Pedagang Demo Tokoh Muslim Berharap Natal Kondusif DURI, HALUAN — Tokoh masyarakat Duri yang juga pengurus Front Pembela Islam (FPI), H. Selamat Simamora, Senin (23/12) menyampaikan, harapan agar pelaksanaan hari raya keagamaan bagi umat Kristiani di daerah ini berlangsung aman, lancar, dan terkendali. “Kita berharap pelaksanaan perayaan Natal tahun ini bagi umat Kristiani di Duri, dan sekitarnya berlangsung dalam suasana yang kondusif, seperti tahun sebelumnya. Kita berharap mereka bisa merayakan itu tanpa perasaan takut yang menghantui,” katanya. Dalam pandangan Simamora, waspada terhadap berbagai kemungkinan nagatif sudah sepantasnya untuk dilakukan berbagai kalangan terutama dari pihak terkait, seperti institusi kepolisian. Namun, kewaspadaan itu jangan sampai terkesan terlalu berlebihan, baik lewat ekspos di media atau melalui gelar pasukan maupun lewat tindakan pengawalan yang mencolok mata. “Sebagai umat Islam yang sudah lama menjadi warga Duri, saya melihat kerukunan antar umat beragama di Duri selama ini terbilang kondusif. Rasanya sejauh ini belum ada kerusuhan di Duri yang dipicu oleh pertentangan agama. Kalau ada konflik, itu hanya bersifat individu saja. Umat Islam dan Kristiani di Duri sejauh ini hidup rukun dalam tatanan masyarakat yang heterogen,” jelasnya. Meski situasi kondusif dan kehidupan beragama masyarakat di Kota Duri berlangsung harmonis, kewaspadaan aparat dan segenap lapisan masyarakat tetap sangat diperlukan. Tak tertutup kemungkin, situasi itu bisa dirusak oleh pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab. “Jadi upaya pengamanan itu memang harus dilakukan, tapi jajaran kepolisian jangan terlalu overacting dalam melaksanakan tugasnya. Pengamanan berlebihan bisa membuat stigma teroris yang dilekatkan Amerika Serikat terhadap umat Islam makin mendapat pembenaran. Padahal kami umat Islam bukanlah teroris,” pungkas Simamora. (h/hr)

PEKANBARU, HALUAN — Puluhan pedagang keliling yang tergabung dalam Serikat Pedagang Keliling (SPK) Pekanbaru melakukan demo di depan Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Senin (23/12) sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka menuntut agar walikota menghentikan Indomaret Mobile atau operasional mobil toko (Moko) Indomaret. Para demonstran datang dengan membawa mobil dan barang dagangannya, serta memarkirkannya di pinggir Jalan Sudirman depan pagar kantor walikota. “Sebelumnya kami berjualan dengan aman dan tentram. Tapi, sejak ada moko milik Indomaret itu, kami banyak rugi. Apalagi, mereka diperbolehkan jualan di beberapa iven dan kita malah tidak dibenarkan masuk,” ungkap salah seorang demonstran, Almanhalen Tanjung dalam orasinya. Para demonstran juga merasa kecewa, karena dalam beberapa even mereka malah diusir, dan Moko Indomaret malah diberikan izin untuk berjualan. “Sejak ada Moko Indomaret, pendapatan pedagang keliling menurun drastis. Padahal, hanya itu sumber pendapatan kami untuk menghidupi anak dan keluarga,” ujar Almanhalen diamini para demonstran lainnya. Menurutnya, keberadaan Moko Indomaret tersebut benarbenar meresahkan pedagang

keliling. “Tidak hanya toko, sekarang ada juga mobil toko keliling, ini jelas menghancurkan ekonomi kami pedagang kecil, pak walikota,” seru Almanhalen yang akrab disapa Al. Hal senada juga disampaikan salah seorang orator, Ruly yang menilai, Walikota Pekanbaru Firdaus sudah lupa diri terhadap siapa yang mendukungnya untuk duduk sebagai walikota. Dikatakannya, walikota harusnya jangan lupa diri setelah menjabat. Karena, 65 persen pemilih yang mendudukan Firdaus sebagai walikota adalah mereka ini penduduk menengah ke bawah. “Mana janjinya akan melindungi pedagang kecil,” ungkapnya. Di tempat yang sama, salah seorang demonstran, As juga menyebutkan, Moko Indomaret menjual barang lebih murah dari yang mereka jual. Apalagi Indomaret memiliki jaringan grosir sendiri. “Akibatnya, dagangan pedagang keliling kurang laku,” ungkap wanita paruh baya tersebut. Dijelaskannya, akibat adanya Moko Indomaret tersebut pendapatan mereka berkurang sampai 70 persen. Akibatnya, dia kesulitan memenuhi kebu-

TIDAK MELAUT — Sejumlah kapal ikan berderet bersandar di perairan Pelantar II Tanjungpinang, Senin (23/12). Kapal-kapal ini sengaja merapat ke pelabuhan menghindari cuaca yang tidak bersahabat di musim angin utara serta gelombang tinggi. SUTANA

tuhan sekolah tiga anaknya. “Biasanya sehari butuh Rp40 ribu untuk ketiga anak saya yang sekolah itu. Tapi sekarang saya terpaksa kurangi,” jelas As. Para demonstran secara bergantian menyampaikan orasi dan meminta bertemu dengan walikota. Mereka juga meminta pagar kantor pemko yang dijaga puluhan Satuan Polisi Pamong

JELANG NATAL DAN TAHUN BARU

Disperindag Harus Pantau Harga PEKANBARU, HALUAN — Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Sondia Warman meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pekanbaru mengantisipasi terjadinya lonjakan harga, terutama menjelang Natal dan tahun baru. “Ini kondisi yang selalu terjadi setiap menjelang hari besar keagamaan, harus ada antisipasi dari dinas terkait. Tanpa harus menunggu kelu-

han dari masyarakat,” kata Sondia Warman di ruang kerjanya, Senin (23/12). Politisi PAN ini mengungkapkan, laporan yang disampaikan masyarakat kepadanya, saat ini telah terjadi lonjakan drastis harga kebutuhan pokok. Menurutnya, disperindag harus segera memantau langsung kondisi pasar. “Demi meraup keuntungan besar, segala cara akan dila-

kukan para pedagang. Seperti penimbunan barang atau menaikkan harga dengan beragam alasan. Disperindag harus mengawasinya,” tegas Sondia. Jika ditemukan kejanggalan di lapangan, seperti adanya gudang yang melakukan penimbunan, Sondia meminta, disperindag menindak tegas pemilik gudang, sekaligus menjadi peringatan bagi pemilik gudang lainnya. (h/hr)

Praja (Satpol PP) dan polisi dibuka. “Tolong dibuka pagarnya biar kami bisa bertemu dengan walikota,” seru demonstran. Sekitar satu jam melakukan orasi, akhirnya lima perwakilan pedagang diterima Asisten I Setko Pekanbaru, M. Noer MBS. Dalam pertemuan itu, Ketua DPK Pekanbaru, Superi menyampaikan protes mereka akan keberadaan Moko Indomaret. Mereka juga mempertanyakan izin moko yang kerap berjualan di pinggir jalan itu. Selain moko, Superi juga mempertanyakan langkah Alfamart yang diduga berjualan menggunakan sepedamotor. “Yang Kami pertanyakan apakah mereka memiliki izin. Kami minta pemko segera ambil tindakan,” serunya. Superi juga meminta agar DPRD tidak jadi membuat pansus waralaba, karena langkah-langkah itu dianggap bisa menghancurkan pedagang. “Dan itu, terbukti sejak Moko Indomaret dan Alfamart berjualan dengan sepeda motor, pendapatan pedagang menurun sampai 75

persen lebih,” jelasnya. Sementara itu, Asisten I Setdako Pekanbaru, M. Noer mengatakan, akan menampung semua aspirasi yang disampaikan para pedagang. “Ini akan menjadi perhatian kami, karena sudah menjadi komitmen pemerintah memperhatikan pedagang,” ujarnya. Terkait Moko Indomaret dan sepeda motor Alfamart, M. Noer menegaskan, memang tidak ada izinnya di Badan Pelayanan Terpadu (BPT). Namun, M Noer belum mengetahui apakah ada instansi lain yang memberikan izin. Dia menegaskan, jika melanggar aturan, Tim Yustisi akan menertibkan moko itu. “Kita akan stop operasionalnya,” tegasnya. Sementara jika ada yang memberi izin, pihaknya akan mengkaji secara hukum apakah berjualan dengan cara itu dibenarkan atau tidak. Sebelumnya, Walikota Pekanbaru, Firdaus menegaskan, jika Mobil Toko Indomaret sama sekali tidak memiliki izin. (h/hr)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


24

SELASA, 24 DESEMBER 2013 21 SAFAR 1435 H

Pengabdiannya Sudah Dirasakan

S

BERSAMA — Mereka yang memperoleh Social Welfare Award diabadikan dengan Ketua Umum LKKS Sumatra Barat Hj. Nevi Irwan Prayitno, Kepala Dinas Sosial Sumbar Abdul Gafar SE, MM dan Ketua Harian LLKS Sumbar Parlagutan Nasution M.Si

Dinas Sosial Sumatra Barat bekerjasama dengan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) memberikan penghargaan (awards), kepada mereka yang sudah berpartisipasi tanpa mengenal lelah mengatasi beragam program kemiskinan di daerah ini.

GUBERNUR diwakili Kepala Dinas Sosial Sumbar Abdul Gafar, SE, MM, didampingi Ketua Umum LKKS Sumbar Hj. Nevi Irwan Prayitno dan Ketua Harian Parlagutan Nasution menyematkan pin emas kepada Direktur Litbang dan Operasional PT Semen Padang, Ir. Agus Boeing Murbiantoro, MM

GUBERNUR diwakili Kepala Dinas Sosial Sumbar Abdul Gafar, SE, MM menyematkan pin emas kepada Ketua Umum Baznas Sumbar Prof. Dr. H. Syamsul Bahri Khatib.

GUBERNUR diwakili Kepala Dinas Sosial Sumbar Abdul Gafar, SE, MM menyematkan pin emas kepada Direktur Umum Bank Nagari Amrel Amir.

TARI piring

Penghargaan yang disebut dengan ‘Social Welfare Awards’ (SWA) itu untuk Sumatra Barat bertujuan : 1. Mendorong keterlibatan masyarakat dan mitra kerja LKKS dalam mendukung kordinasi dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial. 2. Memotivasi implementasi corporate social responsibility (CSR) perusahaan bagi peningkatan penyelenggaraan kesejahteraan sosial melalui kemitraan perusahaan, masyarakat dan pemerintah secara berkelanjutan. 3. Memberikan apresiasi dan penghargaan bagi dunia usaha, masyarakat dan stakeholders yang mendukung kordinasi dan penyelenggaraan sosial. Bertitik tolak dari tiga tujuan mencakup dorongan, motivasi dan apresiasi itulah tampil Dinas Sosial Sumatra Barat yang dipimpin Kepala Dinasnya Abdul Gafar SE.MM bersama Ketua Umum LKKS Sumatra Barat Hj. Nevi Irwan Prayitno dengan penuh kebanggaan memberikan penghargaan bergengsi SWA itu kepada yang berhak menerimanya, dengan terlebih dahulu melalui seleksi yang ketat oleh tim penilai terdiri dari unsur perguruan tinggi, pejabat Dinas Sosial, LKKS, dunia usaha dan wartawan. Tim penilai yang bekerja cukup lama, dimaksudkan agar benar- benar mendapatkan hasil yang shahih dan mereka yang berhasil itu jelas bukan sembarangan pilih, tapi dilatarbelakangi dengan pengabdian sosial yang tulus. Terakhir tim penilai mencocokkan informasi yang sudah didapatkan sekaligus pengabdian sosial yang mereka persembahkan, memang diakui dan dirasakan masyarakat banyak terutama kalangan warga dhuafa. Sangat banyak jumlahnya lembaga sosial, perusahaan maupun kalangan perbisnisan, terutama perbankan yang ada dan beroperasi di Sumatra Barat. Namun dari ratusan banyaknya, ternyata dengan melalui saringan yang ketat, akhirnya tim penilai mensepakati sembilan perusahaan dan lembaga sosial yang berhasil memperoleh SWA tahun 2013 ini. Yaitu : 1. PT Semen Padang 2. PT Bank Nagari Sumbar 3. Bank Syariah Mandiri Cabang Padang 4. PT. Fahmi Utama Travel

Bersama Kita Entaskan Kemiskinan

D

I Sumatra Barat sangat banyak perbankan beroperasi. Namun yang aktif melaksanakan pengabdian sosial bekerjasama dengan LKKS masih sangat terbatas jumlahnya. Untuk itu, sangat pantas rasanya perbankan yang belum begitu kelihatan kiprahnya melaksanakan pengabdian sosial di daerah ini jelas sangat diharap-

kan partisipasinya pada tahuntahun mendatang. Begitu juga kalangan non perbankan yang juga banyak beroperasi di Sumatra Barat juga sudah pantas memberikan partisipasi nyatanya mengurangi angka kemiskinan di daerah ini. Meski ada ketentuan, baik dana zakat maupun CSR diserahkan ke kantor pusat, silahkan

Tim penilai social welfare award 1. 2. 3. 4. 5.

Parlagutan Nasution, MSi (LKKS Sumbar) Dra. Hj. Inda Refis (Dinas Sosial Sumbar) Drs. Parendangan Nasution (CFCD Sumbar) DR. Yarnis Syukur (Perguruan Tinggi) Drs. H. Adi Bermasa (Wartawan)

saja. Namun janganlah keseluruhan diserahkan. Minimum sekian persen pantas dipertimbangkan juga ditinggalkan untuk mengatasi kemiskinan di Sumatra Barat. Kalaulah semua pihak mampu menjalin kerjasama yang baik dalam mengatasi kemiskinan di Sumatra Barat, Insyaallah jeritan dan tangis si miskin bisa kita hentikan bersamasama. Dan pihak LKKS Sumatra Barat selalu terbuka untuk menjalin kerjasama dengan siapapun juga, demi mempercepat program pengentasan kemiskinan di Sumatra Barat. Insyaallah! ***

5. 6. 7. 8.

Baznas Sumatra Barat LKKS Kabupaten Agam LKKS Kabupaten Solok LKKS Kabupaten Limapuluh Kota, dan 9. LKKS Pasaman Barat Dalam acara yang penuh khidmat berlangsung Kamis malam, 19 Desember lalu di Rocky Hotel, Padang, diserahkanlah piagam SWA bersama PIN emas kepada pimpinan perusahaan serta Ketua LKKS empat daerah tingkat II itu oleh Gubernur Sumatra Barat dan Ketua Umum LKKS Hj. Nevi Irwan Prayitno. Baik Gubernur maupun Ketua Umum LKKS Sumatra Barat Hj. Nevi Irwan Prayitno dalam sambutannya pada malam penganugerahan itu mengucapkan rasa terima kasih tidak terhingga atas pasrtisipasi sosial tanpa pamrih yang sudah diberikan oleh kalangan perusahaan, perbankan maupun lembaga sosial dalam mengatasi problema kemiskinan di daerah ini yang jumlahnya berkisar 8 persen lebih dari jumlah penduduk Sumatra Barat. Untuk menekan jumlah

SEKRETARIS tim penilai Dra. Hj. Indra Refis mengumumkan keputusan tentang mereka yang berhak mendapat penghargaan Social Welfare Award

angka kaum dhuafa di daerah ini sangat diperlukan kerjasama terus menerus antara pemerintah dengan lembaga sosial serta kalangan yang berpunya seperti pebisnis, perbankan dan kalangan dermawan dan hartawan. Mari terus kita bina kerjasama positif demi memperkecil jumlah angka kemiskinan di Sumatra Barat. Demikian inti sambutan Gubernur dibacakan Kepala Dinas Sosial Sumatra Barat Abdul Gafar, SE.MM dan Ketua Umum LKKS Hj. Nevi Irwan Prayitno. ***

KETUA Umum LKKS Sumbar Hj. Nevi Irwan Prayitno menyematkan pin emas kepada Ketua Umum LKKS Kabupaten Agam Vita Indra Catri.

KETUA Umum LKKS Sumbar Hj. Nevi Irwan Prayitno memberikan piagam penghargaan kepada Ketua Umum LKKS Kabupaten Pasaman Barat diwakili sekretaris Ny. Emma.

KETUA Umum LKKS Sumbar Hj. Nevi Irwan Prayitno menyematkan pin emas kepada Ketua Umum LKKS Kabupaten Solok diwakili Irawati.

ECARA terperinci sangat pantas rasanya diinformasikan, kenapa sembilan lembaga itu berhasil memperoleh Social Welfare Awards? Dari beragam informasi, tanya jawab, menguji keshahihan keberhasilan sembilan dunia usaha dan lembaga sosial itu dilakukan tim penilai diketuai Parlagutan Nasution MSi, disimpulkan sebagai berikut: 1. PT. Semen Padang Sangat peduli dengan program mengatasi kemiskinan di Sumatra Barat. Buktinya, berpartisiasi aktif mendukung pelaksanaan rehab. Rumah tidak layak huni dan perbaikan sarana lingkungan warga miskin di kabupaten dan kota yang dilaksanakan LKKS Sumatra Barat. Tercatat 2.500 zak semen disumbangkan PT.Semen Padang. Ada lagi bantuan untuk keluarga miskin serta pihak PT Semen Padang aktif memberikan masukan pemikiran untuk mensupport kerja sosial yang dilakukan LKKS Sumatra Barat dengan beragam programnya dalam mengatasi kemiskinan di daerah ini. 2. Bank Nagari Mensupport secara teratur program LKKS Sumatra Barat berkaitan dengan penekanan jumlah angka kemiskinan di Sumatra Barat. Begitu juga lewat LKKS, Bank Nagari juga turun langsung membangun rumah untuk keluarga miskin di Carocok Anau Tarusan Pesisir Selatan sebanyak dua buah. 3. Baznas Sumatra Barat Semenjak kepemimpinan Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno, pengumpulan dana zakat meningkat drastis. Dari Rp 40 juta sebulan, kini jadi Rp300 juta. Bahkan angkanya terus menaik. Sekaligus dana itu dimanfaatkan untuk mengatasi kemiskinan. Dan kerjasama antara BAZNAS Sumatra Barat dengan LKKS berhasil dilaksanakan program bedah rumah untuk warga miskin di Taeh Bukit Limapuluh Kota dan Carocok Anau Pesisir Selatan sebanyak tiga buah. Begitu juga pengembangan ternak biri- biri di Lubuktarab Sijunjung. Dari 30 biri- biri diserahkan kepada warga miskin disana, ternyata sekarang sudah berkembang mendekati 60 ekor. Juga Baznas lewat LKKS membantu warga miskin sekitar 200 orang serta pihak Baznas selalu mensupport LKKS melalui pemikiran agar tidak bosan- bosan mengabdi untuk mengatasi kemiskinan di Sumatra Barat. 4. Bank Syariah Mandiri Bersama LKKS Sumatra Barat berhasil membangun rumah untuk warga miskin di Carocok Anau Tarusan Pesisair Selatan sebanyak dua buah. 5. PT. Fahmi Utama Travel Punya komitmen membanggakan dalam mengatasi kemiskinan dengan beragam program. Diantaranya membangun rumah untuk warga miskin di Carocok Anau Pesisir Selatan bekerjasama dengan LKKS Sumatra Barat serta di Padang Pariaman. Memberikan bea siswa untuk anak keluarga dhuafa serta beragam program sosial keagamaan yang dilakukan terus menerus. 6. LKKS Agam Sangat giat melakukan berbagai program sosial mengatasi kemiskinan. Diantaranya berupa kerjasama dengan Dinas PU Sumatra Barat merehab 47 rumah miskin di Palupuh serta berusaha terus menerus mengembangkan Posdaya sebagai lembaga kesejahteraan sosial di setiap kenagarian dan jorong. 7. LKKS Kabupaten Solok Sangat menonjol dengan lemaga sosial Posdaya. Bahkan untuk Sumatra Barat, Kabupaten Solok paling menonjol kegiatan posdayanya dengan program usaha ekonomi produktif, pengembangan PAUD dan banyak lagi program kesejahteraan sosial dilakukannya. 8. LKKS Limapuluh Kota Kegiatannya sangat menonjol dengan beragam program kesejahteraan sosial yang mampu melibatkan banyak lembaga pemerintahan dan swasta. Bahkan Ketua Umumnya sangat gigih dan pandai membawakan diri tanpa merasa lelah turun ke tengah masyarakat mensupport warga dhuafa agar bangkit memerangi kemiskinan. 9. LKKS Pasaman Barat Dibawah kepemimpinan Ny. Nina Baharuddin, ternyata LKKS Pasaman Barat sangat cepat merespon beragam problema sosial yang ada di daerahnya. Dia bersama jajarannya selalu bersemangat turun ke lapangan mendorong warga binaannya agar selalu bekerja keras melawan kemiskinan. Bahkan rumah untuk warga miskin juga berhasil direhabnya. Meski belum seberapa, tapi LKKS sudah berbuat, termasuk mengembangkan bibit sawit dan sirsak untuk warga dhuafa, terutama bagi komunitas pesantren dan panti asuhan. ***

>> Editor : Adviarni

>> Penata Halaman : Irvand


Haluan 24 Desember 2014