Issuu on Google+

Harian Umum I klan 0751 4488700 Berlangganan 08116666333 Pengaduan 0751 4488702

MEDIA GROUP

JUMA JUMATT

TERBIT 28 HALAMAN 082 TAHUN KE 64

24 AGUSTUS 2012 M / 6 SYAWAL 1433 H

Harga Eceran Rp2.500/eks, Harga Langganan Rp57.000/bulan

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (QS Al Zalzalah Ayat 7)

05.03

12.24

15.41

18.27

19.36

KHAS

Angelina Sondakh, Miranda Gultom, Wa Ode dan Hartati Murdaya . inilah.com

Perempuan yang Dirundung Masalah PEREMPUAN Indonesia, mirip olahraga sepakbola, cabang yang paling banyak peminatnya namun dari segi prestasi dan citra makin terpuruk. Data statistik 20 tahun lalu dan belum lagi diperbaharui, menunjukkan, persentase perempuan Indonesia 55 persen dari penduduk Indonesia. Hal ini bisa ditafsirkan kalau penduduk Indonesia mencapai 240 juta orang maka kaum perempuannya sekitar 128 juta orang. Dalam sejarah modern, perempuan Indonesia pun ikut memamerkan kecantikan, keindahan tubuh dan kepintaran mereka melalui kontes Putri atau Miss Indonesia bahkan di ajang kelas dunia Miss Universe. Ajang ini secara perlahan menjadi forum bergengsi dimana perempuan mendapatkan penghormatan tersendiri. Dan kaum laki-laki setuju saja dengan kegiatan tersebut.

>> PEREMPUAN YANG hal 11

BERDESAKAN — Ratusan penumpang kereta api berebut dan berdesakan menaiki gerbong kereta api wisata di Stasiun Gondoriah, Pariaman, tanpa menghiraukan keselamatannya. Ribuan masyarakat menyaksikan pesta pantai di dekat stasiun tersebut , Kamis (23/8). Memasuki Lebaran, tarif kereta api dinaikkan dari Rp2.500 untuk ekonomi menjadi Rp15.000, sedangkan untuk eksekutif dari Rp8.000 menjadi Rp25.000. RIVO SEPTI ANDRIES

AGAR RAKYAT TAK JENUH

Pilkada Digelar Serentak DEMI efisiensi, Presiden setuju pilkada digelar serentak. Namun ide ini belum direspons DPR.

JAKARTA, HALUAN — Salah satu keinginan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar pemilihan kepala daerah (pilkada) dilaksanakan secara serentak, tampaknya akan segera terealisasikan. Menteri Dalam Negeri Gama-

wan Fauzi mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono setuju pemilihan kepala daerah dilakukan secara serentak. “Saya lapor beliau tadi (kemarin-red), setuju beliau, silakan diatur. Sebenarnya Presiden setuju kalau memang itu dia-

dakan supaya lebih efisien,” katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/8) seusai menghadap Presiden. Menurut dia, pilkada serentak dengan menggabungkan pemilihan gubernur dan bupati/ walikota, lebih efektif, lebih

murah biayanya dan mengefisienkan waktu. Di sisi lain, juga mengurangi kebosanan masyarakat terhadap pilkada, sehingga diharapkan lebih berkualitas.

>> PILKADA hal 11

ANDRINOF CHANIAGO

Sidak PNS Tak Beri Dampak Produktivitas JAKARTA, HALUAN — Inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di berbagai intansi pemerintah pasca-libur Lebaran 2012 ini telah menjadi tradisi tahunan. Namun tak ada efek penting dari upaya ini. Birokrasi tetap tak produktif. Hampir seluruh instansi pemerintahan dari pusat hingga daerah, Kamis (23/8) ini resmi masuk kerja pertama usai libur Lebaran 2012. Seperti biasa, pasca-libur panjang, pimpinan

instansi menggelar inspeksi mendadak. Tujuannya untuk mengecek kedisiplinan para stafnya. Hasilnya, di sejumlah instansi pemerintahan ditemukan beberapa pegawai negeri sipil (PNS) mangkir di hari pertama kerja. Seperti di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) ditemukan sebanyak empat orang PNS mangkir. Begitu pula di pemerintahan daerah di Tanah Air. Pengamat kebijakan publik dari Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago mengatakan tradisi sidak

yang dilakukan di intansi pemerintahan pasca-liburan tak memberi dampak produktif bagi kinerja birokrasi. “Itu bukan solusi untuk mengatasi penyakit mentalitas PNS,” ujar Andrinof di Jakarta, Kamis (23/8) ketika dimintai komentarnya terkait sidak pasca libur panjang. Menurut Andrinof, aksi sidak yang dilakukan pimpinan instansi pemerintahan tak lebih sebagai ajang

>> SIDAK PNS hal 11

LEBARAN

Objek Wisata di Padang Dipadati Pengunjung PADANG, HALUAN — Masa liburan lebaran 1433 H selama lebih seminggu benar-benar dimanfatkan masyarakat untuk berkumpul dengan keluarga. Disamping menghabiskan waktu berkunjung ke rumah-rumah saudara untuk bersilaturrhami, beragam objek wisata juga

menjadi tujuan masyarakat menghabiskan masa liburan. Di Kota Padang cukup banyak objek wisata yang dikunjungi oleh masyarakat. Setidaknya ada 10 objek wisata yang menjadi pilihan masyarakat. Sebut saja, Pantai Air Manis, Pantai Padang, Museum Aditia-

warman, jembatan Sitinurbaya, Pantai Pasir Jambak, Pantai Nirwana, Pantai Karolin, pemandian Lubuk Minturun, Air Tajun sarasah Banyak Gariang, Panorama Sintinjau Lauik. Dari pantauan Haluan selama libur lebaran di Kota Padang, hampir seluruh objek wisata

dipadati oleh pengunjung. Tetapi ada berberapa tempat yang tidak seramai libur lebaran tahun lalu. Diataranya, pemandian Lubuk Minturun. Hal tersebut diungkapkan oleh Januar salah seorang warga setempat.

>> OBJEK WISATA hal 11

Suasana penobatan gelar pusako Dt Bukik Suku Guci Gunung Rajo lewat tanah tabaliak setelah pemegang gelar sebelumnya Herman Syarif Dt Bukik meninggal akibat kecelakaan di Muaro Bungo, Rabu (22/8). IWAN DN

DUKA PASUKUAN GUCI BATIPUH

Datuk dan Ponakan Tewas PADANG PANJANG, HALUAN — Rencana H Herman Syarif Dt Bukik, (54), untuk kembali ke perantauannya di Jakarta setelah merayakan Hari Raya Idul Fitri 1423 H di kampung halamannya Gunuang Rajo Batipuh, Tanah Datar, gagal. Pengusaha percetakan di bilangan Keramat Jati dari suku Guci itu terpaksa dibawa kembali ke kampung dalam kondisi tak bernyawa setelah mengalami kecelakaan lalu lintas, Rabu (22/8) dini hari di Muaro Bungo, Jambi. Mobil mini bus Toyota Kijang Innova yang dikemudikan anaknya Remon, (23),

mahasiswa Unpad Bandung dan ditumpanginya bersama seluruh keluarga terbalik di wilayah hukum Polres Bungo Jambi. Herman Syarif Dt Bukik bersama Isneni Fitri, (22), salah seorang famili yang turut menumpang dalam mobil dan calon mahasiswa S2 UPI Bandung, meninggal. Sementara, Lindawati (45), istri Herman Dt Bukik mengalami luka di bagian kepala dan pinggang. Sementara dua orang anaknya selamat. Linda kini dirawat di RSUD Padang Panjang.

>> DATUK DAN hal 11

Tujuh Rumah Terbakar, 1 Tewas LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pasar Taratak Kubang, Kecamatan Guguk, Kabupaten Limapuluh Kota nyaris jadi abu ketika sebuah rumah yang posisinya persis berada di belakang pasar tersebut dimamah si jago merah, Rabu (22/8) malam pukul 22.35 WIB.

Kebakaran tersebut menyebabkan pemilik rumah, Asmarni alias Upik (63) tewas setelah ikut hangus terbakar bersama bangunan rumahnya. Untung api segera dapat dikuasai petugas pemadam

>> TUJUH RUMAH hal 11

>> 02

103 Kecelakaan, 25 Orang Tewas.............................

>> 07

Wisatawan Australia Ditipu........................................ >> 14

Akibat Pistol Mainan..................................................


2 UTAMA

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

KILAS

Kereta Api Tabrak Mitsubishi

Sumbar ‘Bakalajik’ PLN Minta Maaf PADANG, HALUAN — Listrik padam yang mengakibatkan Ranah Minang ‘bakalajik’, Rabu (22/8) tengah malam disebabkan tripnya pengantar transmisi di sistem distribusi Sumbar, tepatnya di transmisi 150 KV Kiliran Jao—Ombilin pukul 23.02 WIB. Akibatnya, pasokan listrik di transmisi interkoneksi tersebut terbutus dari Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Deputy Manager Komhad, PLN Wilayah Sumbar, Ridwan kepada Haluan, Kamis (23/8) mengatakan, petugas PLN Siaga 24 jam langsung turun ke lokasi untuk memperbaiki gangguan tersebut, sehingga penormalan kembali bisa dilakukan secara bertahap. “Kami dari PLN mohon maaf atas kejadian listrik padam Rabu malam kemarin. Pemadaman terjadi, karena tripnya transimisi 150 KV di Kiliran Jao,” katanya. Dengan mengerahkan seluruh petugas PLN dari Area Padang, Bukittinggi, Solok dan Payakumbuh tengah malam tersebut, penormalan sistem distribusi yang terganggu pasca Black Out sistem Sumbar itu bisa dilakukan secara bertahap. Di bawah koordinasi Piket Siaga PLN Wilayah Sumbar, petugas melakukan langkah – langkah penormalan penyulang distribusi 20 KV. Pada pukul 23.30 WIB, lanjut Ridwan, mulai dilakukan pernormalan secara bertahap pada titik transfer tegangan di Gardu Induk Payakumbuh dan sebagian Sistem Distribusi Area Payakumbuh. Setelah itu, sekitar pukul 00.10 WIB dilakukan penormalan penyulang 20 KV untuk sistem distribusi Area Bukittinggi secara bertahap. Kemudian sekitar pukul 00.50 WIB, dilanjutkan penormalan untuk sistem Distribusi Area Padang penyulang 20 KV secara bertahap dengan terlebih dahulu dilakukan pengiriman tegangan 150 KV dari Gardu Induk Pauh Limo ke Gardu Induk (GIS) Simpang Haru. Bersamaan dengan penormalan di sistem distribusi Area Padang juga dilakukan penormalan secara bertahap pada sistem distribusi Area Solok. Pada pukul 01.45 WIB seluruh sistem distribusi yang berada di wilayah kerja PLN Sumbar sudah normal kembali. (h/vid)

Kemdagri Evaluasi Lagi 1.500 Perda JAKARTA, HALUAN — Setelah mengevaluasi 13.500 Peraturan Daerah (Perda) yang dibuat oleh masing-masing pemerintah daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) masih akan mengevaluasi 1.500 Perda lagi. “Masih ada 1.500 lagi target kita, jadi kita sudah 13.500 ya. Kemarin itu kan sudah dievaluasi, dikembalikan sebagian ke daerah untuk diperbaiki,” ujar Mendagri, Gamawan Fauzi, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (23/8). Gamawan mengatakan Perda yang dievaluasi bermacam-macam jenisnya. Di antaranya terkait pajak retribusi, perda-perda non pajak retribusi, baik di provinsi maupun kabupaten. “(Mayoritas) Biasanya pajak-pajak Perda retribusi. Perda pajak retribusi itu diatur di UU 28, yang bersifat close list, tidak boleh melebihi apa yang diatur di UU. Cuma dibikin range. Misalnya pajak bahan bakar, misalnya paling tinggi 10 persen. Kalau ada daerah yang membuat 12 persen, pasti kita coret,” paparnya. Dari 13.500 yang sudah dievaluasi, lanjut Gamawan, sudah 824 perda yang dibatalkan. “Batalkan itu belum tentu semuanya. Ada beberapa pasal, ada beberapa ayat. Tapi ada juga konstruksinya yang salah. Bukan kewenangannya misalnya, itu kita pulangkan kepada daerah untuk diulang. Sampai 2014 nanti kita masih evaluasi,” tutupnya. Kepastian Hukum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato Kenegaraannya di gedung MPR/ DPR/DPR, Kamis (16/8) juga mengatakan bahwa evaluasi perda bermasalah dilakukan untuk menjamin iklim investasi dan kepastian hukum di tanah air. “Kita telah dan sedang mengevaluasi 13.520 peraturan daerah. Dan 824 peraturan daerah telah kita batalkan,” katanya. SBY menyadari, masih muncul sejumlah hambatan iklim investasi dan kepastian hukum yang dikeluhkan oleh berbagai kalangan. Jika ini dibiarkan, lanjutnya, berpotensi menciptakan ketidakpastian, ekonomi biaya tinggi (high cost economy), dan hilangnya kesempatan untuk mendapatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dan berkualitas. “Kita perlu terus bekerja keras untuk mengurangi ekonomi biaya tinggi itu,” tegasnya. Untuk meningkatkan aliran investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), akan diimbangi dengan kecepatan dan kemudahan perizinan. (h/dtc/ktn)

RAWAN KECELAKAAN—Beberapa orang duduk di atas atap mobil truk di jalan Pariaman-Sicincin Kawasan Sungai Sariak, Kamis (23/8), yang sangat rawan kecelakaan. Untuk Lebaran tahun ini, jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat. Di Sumatera Barat, yang tewas di jalan raya mencapai 25 orang yang didominasi kendaraan bermotor. RIVO SEPTI ANDRIES

KECELAKAAN LEBARAN

103 Kecelakaan, 25 Orang Tewas Angka kecelakaan di Sumatera Barat sebelum dan setelah Lebaran cukup tinggi. Sebanyak 25 tewas di jalan raya. Akumulasi di Indonesia yang tewas mencapai 638 orang dengan jumlah 3.600 kecelakaan. PADANG, HALUAN — Lebaran identik dengan pulang kampung atau mudik. Tapi, merayakan hari kemenangan itu, seperti dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dengan kecelakaan. Di Sumatera Barat, sejak (H-7) Lebaran hingga Kamis 23 Agustus 2012 atau H+3, terjadi 103 kecelakaan dengan korban meninggal mencapai 25 orang, korban luka berat 78 orang, korban luka ringan sebanyak 110 orang, dan kerugian materil sekitar Rp355.015.000. Jumlah ini meningkat dibanding tahun lalu. “Kecelakaan paling banyak terjadi pada kendaraan roda dua. Ya, memang banyak yang lebih senang memakai kendaraan roda dua dibandingkan angkutan umum. Akan tetapi, risikonya lebih besar. Data tersebut diperoleh dari H-7 hingga H+3,” kata Kepala Biro (Karo) Operasional Polda Sumbar, Kombes Pol Suwardi kepada Haluan, Kamis (23/8). Dikatakannya, kecelakaan tertinggi terjadi di wilayah hukum Polresta Padang dan Polres Padang Pariaman. Di Kota Padang, hingga Selasa (22/8) tercatat kecelakaan terjadi sebanyak 12 kasus, sementara di Padang Pariaman sekitar 10 kasus. Selain itu, selama Operasi Ketupat berlangsung petugas lalulintas juga telah menilang 848 pengendara yang melanggar lalulintas, sementara teguran hanya hanya untuk enam pengendara sepeda motor. Peningkatan Jumlah kecelakaan ini, menurut Suwardi, mengalami peningkatan dibandingkan jumlah kecelakaan saat mudik pada tahun 2011. Dari catatan posko pada tahun lalu, jumlah kecelakaan mencapai 94 peristiwa. Dari jumlah itu, korban yang meninggal dunia sebanyak 26 orang dan

jumlah korban luka berat sebanyak 47 orang. Sementara itu, sebanyak 80 orang mengalami luka ringan dalam kecelakaan saat perjalanan mudik, dan kerugian ditaksir mencapai Rp363.755.000. Suwardi berharap kepada para pemudik yang menggunakan transportasi darat agar melewati jalur utama yang telah disediakan. Menurutnya, jalan pintas ataupun jalan perkampungan yang dipilih sebagai jalan alternatif pemudik justru lebih rawan kecelakaan. Suwardi juga mengimbau seluruh pemudik mengutamakan keselamatan selama perjalanan, sebab kecelakaan terjadi akibat kelalaian para pengendara. Jika tidak hati-hati, bisa saja jumlah korban tewas akan bertambah mengingat pemudik akan balik ke Padang, Pekanbaru, Jakarta dan daerah lainnya di Indonesia. Seluruh Indonesia Tewas 638 Orang Sementara akumulasi kecelakaan di Indonesia dalam rentang waktu yang sama cukup tinggi. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan mengatakan pihaknya mencatat selama mudik lebaran hingga hari ini ada 3.600 kecelakaan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, kecelakaan paling banyak adalah yang melibat kan roda dua hingga total kerugian diperkirakan mencapai Rp 7.459.224.400. “Dari tanggal 11 Agustus sampai 21 Agustus jumlahnya mencapai 3.600 kecelakaan,” kata Bamang S Ervan di kantor Kementerian Perhubungan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (22/8). Data tersebut, jelasnya diperoleh dari Korlantas Polri. “Sebenarnya kita berusaha menekan kecelakaan. Sementara itu dari tanggal 11 Agustus sampai 21 Agustus korban yang meninggal dunia sebanyak 638, luka berat 994 dan luka ringan 3.444,” katanya. Bambang memaparkan pada H8 Lebaran jumlah kecelakaan 339, meninggal dunia 45, luka berat 62 dan luka ringan 306. Sedangkan H-7 jumlah kecelakaan 304, meninggal dunia 54, luka berat 69 dan luka ringan 266. Sementara pada H-6 sampai H-2 jumlah kecelakaan sebanyak 1.666, meninggal dunia 299, luka berat 521, luka

Lebaran, Kebun Binatang Diburu BUKITTINGGI, HALUAN — Saat Lebaran, Taman Marga Satwa-Budaya Kinantan (TMSBK) atau kebun binatang di Kota Bukittinggi disesaki pengunjung. Selama empat hari Lebaran, terhitung tanggal 19 Agustus hingga 22 Agustus 2012, pengunjung kebun binatang itu mencapai 55.400 orang. Pengelola TMS-BK meraup pemasukan sebesar Rp443,2 juta. Dari data petugas TMS-BK Bukittinggi, untuk Lebaran pertama pada hari Minggu tanggal 19 Agustus 2012, pengunjung kebun binatang berjumlah 3.400 orang. Pada Lebaran kedua meningkat jadi 14.000 orang. Dilanjutkan pada Lebaran ketiga yang dikunjungi sekitar 15.000 orang. Puncaknya pada hari keempat, atau pada Rabu (22/8), dengan jumlah pengunjung

sekitar 23.000 orang. Jika pada hari biasa tarif karcis masuk TMS-BK dipatok Rp5.000 perorang, namun saat Lebaran melonjak jadi Rp8.000 perorang. Kenaikan tarif itu menurut Kepala TMS-BK Tarmizi Said, telah sesuai dengan Perda Bukittinggi Nomor 5 tahun 2005 tentang Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga, tertanggal 9 Desember 2005. Dalam Perda itu disebutkan, karcis masuk TMS-BK naik menjadi Rp8.000, selama 10 hari menjelang puasa, dan 20 hari saat dan setelah Lebaran. Itu berarti, karcis masuk TMS-BK Rp8.000 semenjak tanggal 10 Juli hingga 20 Juli 2012 lalu. Setelah itu, atau selama bulan puasa, tarif karcis kembali normal hingga sebelum Lebaran. Disaat Lebaran hingga

20 hari sesudahnya, tarif karcis TMS-BK kembali naik, dan setelah itu kembali normal. Sebagai gambaran, pengunjung di TMS-BK pada hari biasa mencapai 300 hingga 500 pengunjung perhari. Namun disaat waktu libur, baik libur nasional, libur sekolah maupun libur hari raya, jumlah pengunjung membludak dan bisa mencapai 2.000 hingga 5.000 pengunjung setiap harinya. Ini berarti, pengunjung kebun binatang saat Lebaran, jauh meningkat hingga beberapa persen dibanding hari biasa. Petugas di TMS-BK hanya berjumlah 53 personil, yang meliputi 3 Kasi, 9 security, 6 petugas loket atau pintu, 21 petugas kebersihan, 12 petugas kandang (keeper), ditambah 2 petugas medis atau para medis. Dari sisi populasi satwa di

TMS-BK, 818 binatang menempati 59 kandang, dengan rincian 186 ekor jenis mamalia di 26 kandang, 476 ekor jenis aves (unggas) di 26 kandang, 32 ekor jenis reptilia di 6 kandang, serta 124 ekor jenis pisces (ikan hias) di 1 kandang. Sementara dari segi pendapatan, jumlah retribusi atau tiket masuk TMS-BK selama tahun 2011 lalu telah mencapai Rp4.431. 020.100 atau lebih tinggi dari target Rp3,4 miliar pada tahun 2011. Pada tahun 2012 ini, TMS-BK menargetkan retribusi sebesar Rp4.925. 622.500. Untuk sementara, terhitung 1 Januari 2012 hingga 11 Juni 2012, pendapatan retribusi TMSBK baru mencapai Rp1.636.998 100 dari 247.928 pengunjung, atau 33, 23 persen dari target retribusi 2012. (h/wan)

ringan 1.496. “Untuk H-1 sampai H+1, ada 1.291 jumlah kecelakaan, meninggal dunia 240, luka berat 411, dan luka ringan 1.376,” tambahnya. (h/nas)

KECELAKAAN kereta api kembali terjadi di depan Lapangan Udara Tabing, Kota Padang, sebuah Mobil Mitsubishi Kuda Nomor Polisi BA 2260 JO di tabrak oleh kereta api wisata dari arah Pariaman, Rabu (22/8) pukul 10.30 WIB. Akibatnya enam orang yang merupakan satu keluarga harus dilarikan ke RS. DR. M. Djamil Padang. Kejadian yang sempat memacetkan jalan Hamka di depan Lanud Tabing ini berawal dari kelalaian sopir yang menerobos pintu plang yang mulai diturunkan. Namun naas, saat ingin melintasi rel, ada angkutan kota yang menghalangi laju mobil dan mobil yang sedang berada di tengah rel juga tiba-tiba mati sehingga sehingga kecelakaan tidak dapat dielakkan lagi. Ridwan (40), penjaga pintu kereta api di depan Lanud Tabing menuturkan alarm untuk menurunkan plang pintu sudah dibunyikan dan pintu plang mulai turun. Namun, sang sopir tetap menerobos plang pintu. Saat berada di tengah rel, laju mobil dihalangi oleh sebuah angkot yang sedang ngetem tepat di depan mobil yang dikendarai oleh Rano saputro (26). Di saat bersaam, mesin mobil tiba-tiba mati dan kecelakaan tidak dapat terelakkan lagi. “Saat mobil ingin melintasi rel, jarak mobil dengan kereta sekitar 100 meter. Melihat ada mobil yang tiba-tiba berhenti di tengah rel, saya langsung panik dan meneriaki sopir untuk maju. Namun, tidak ada waktu lagi dan kereta api langsung menghantam mobil Mitsubishi itu didepan mata saya,” tutur Ridwan. Akibat kerasnya tabrakan tersebut, salah satu dari korban yang bernama Vino Azakra (21) terpental keluar mobil dan tiga korban yang duduk di bagian belakang terjepit. “Sekitar setengah jam untuk mengevakuasi para korban yang terjepit dan Saat evakuasi berlangsung,seluruh korban dalam kondisi sadar dan sekali-kali berteriak kesakitan,” kata Ridwan. Dari pantauan Haluan di RS. Dr. M. Djamil Padang, satu dari enam korban mengalami kondisi kritis. Korban yang bernama Rika (26) mengalami patah tulang kaki dan luka robek dikepala. Sementara itu, Humas PT KAI Divre Sumas, Sy Romeo, kecelakaan terjadi akibat kendaraan yang menerobos plang pintu kereta. Meski demikian, PT KAI tetap akan bekerja sama dengan PT Jasa Rahardja untuk pemberian santunan. (h/nas)

Padang-Solok Masih Macet PADANG, HALUAN—Hingga H+4 Lebaran tahun ini, jalur Padang-Solok masih dipadati kendaraan roda dua maupun roda empat. Kemacetan mencapai dua kilometer, yang dimulai dari Panorama I hingga ke Lubuk Paraku. Untuk mengurangi kemacetan, beberapa petugas Pos Kamling Jalan Raya (PKJR) sibuk mengatur kendaraan baik yang datang dari arah Padang maupun yang datang dari Solok. Meski kondisi Jalur Sitinjau Laut masih dalam kondisi perbaikan, namun kedua jalur (kiri –kanan) dibuka selama Lebaran. Meski kedua jalur tersebut dibuka, ternyata memperparah kemacetan. Selain itu, tikungan tajam pun harus membuat kendaraan yang datang dari arah Padang atau sebaliknya terpaksa berhati-hati untuk menghindari kecelakaan. Untung saja ada petugas PKJR yang selalu siaga selama 24 jam, sehingga kendaraan bisa berjalan lancar tanpa harus menumpuk terlalu lama di lokasi pendakian tersebut. Walaupun demikian, kemacetan tersebut mendatangkan rezeki bagi petugas PKJR dengan ramainya kendaraan yang melintasi kawasan tersebut. Yuki (30), salah satu petugas PKJR mengaku, dengan padatnya arus lalulintas di kawasan tersebut mengakibatkan pihaknya terpaksa lebih intens mengatur kendaraan. Mengantisipasi terjadinya kecelakaan dan kemacetan terlalu lama, pihaknya membagi 10 onggotanya yang bertugas menjadi lima sifht, masing masing mendapat giliran selama 2 jam perkelompok. Kapolresta Padang Kombes Pol Moch Seno Putro didamping Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Andiyatna mengatakan, hingga H+7 pihaknya masih memprioritaskan pengawasan di Sitinjau Laut. Sebab ruas jalan ini diketahui lebih padat di lalui kendaraan bila dibandingkan jalan lintas lainnya, seperti jalan lintas Padang-Pesisir Selatan dan PadangBukittinggi. Selama dalam Operasi Ketupat 2012, pihaknya telah mengerahkan sebagian anggotanya di pos pengamanan yang ada di lokasi tersebut, dan ditambah pengawasan dari petugas PKJR. “Hingga saat ini, Operasi Ketupat yang kita lakukan tahun ini masih berjalan lancar. Mudah-mudahan hingga habisnya operasi tersebut tetap berjalan aman,” kata Seno, kemarin. Diimbau kepada masyarakat yang akan kembali ke Padang usai berlebaran, bila melewati kawasan Sitinjau Laut tetap berhati-hati. Meski anggota telah ditugaskan di kawasan tersebut, namun ancaman longsor dan kecelakaan akibat rawannya medan yang dilalui, menyebabkan setiap pengendara mesti berhati-hati. Untuk dalam kota sendiri, kata Seno, kawasan-kawasan kemacetan yang masih perlu diawasi adalah kawasan keramaian, seperti pasar, objek wisata, dan mal. Dari pantauan lapangan,

beberapa kawasan pasar masih diramaikan pengunjung. Seperti kawasan Pasar Bandar Buat dan Simpang Haru, Plaza Andalas, Basko Mall, dan Pantai Padang. Dari Bukittinggi Lancar Meski arus balik di kawasan Bukittinggi masih tergolong padat, namun pada Kamis (23/8) kemarin, jalur Bukittinggi-Padang, serta jalur Bukittinggi-Payakumbuh dan sebaliknya telah aman dari kemacetan panjang. Sebelumnya, jalur BukittinggiPadang dan Bukittinggi-Payakumbuh atau sebaliknya mengalami kemacetan panjang. Bahkan pengendara mobil harus menempuh waktu lima jam dari Kota Payakumbuh menuju Bukittinggi, padahal saat hari normal hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam. Sedangkan dari Kabupaten 50 Kota menuju Bukittinggi, membutuhkan waktu perjalanan selama tujuh jam, padahal hari biasa hanya sekitar dua jam. “Saya berangkat dari Limbanang Kabupaten 50 Kota pada hari Rabu (22/8) sekitar pukul 19.00 WIB, namun saya baru tiba di Kota Bukittinggi pada Kamis dinihari sekitar pukul 02.00 WIB. Saya menempuh waktu perjalanan selama tujuh jam, padahal pada hari biasa hanya butuh sekitar dua jam,” ujar Rinto kepada Haluan, Kamis (23/8). Beberapa pengendara yang terjebak macet panjang pada Rabu malam didominasi oleh kendaraan roda empat, atau mobil. Sementara untuk kendaraan roda dua atau sepeda motor, mayoritas lebih memilih menyisip di celah-celah sempit untuk menghindari macet tersebut. Menurut Kasat Lantas Polresta Bukittinggi AKP Yusep Dwi Prastiya, kepadatan arus saat lebaran kali ini meningkat sebesar 240 persen dibanding hari biasa. Puncak kemacetan itu terjadi pada hari Selasa (21/8) hingga Rabu (22/8). “Saat ini beberapa jalur sudah mulai landai. Kepadatan arus ini tak hanya disebabkan oleh masyarakat yang berlebaran, tapi juga akibat arus balik, serta banyaknya warga yang berliburan, karena pada hari Kamis, pekerja kantor masuk kerja,” ujar Kasat Lantas kepada Haluan, Kamis (23/8). Tak hanya jalur Bukittinggi-Padang atau Bukittinggi-Payakumbuh dan sebaliknya yang telah mulai landai atau lancar, namun arus kendaraan di pusat Kota Bukittinggi juga telah mulai lancar dibanding beberapa hari sebelumnya. Saat lebaran, petugas kepolisian harus bekerja keras untuk mengatasi arus kendaraan yang padat di pusat Kota Bukittinggi. Minimnya tempat parkir, membuat masyrakat memarkir kendaraannya di badan jalan, seeprti di kawasan Panorama, Jam Gadang, Kampung China dan beberapa tempat lainnya. “Meski di kawasan Lapangan Kantin tersedia tempat parkir, namun masyarakat enggan parkir disana, karena menurut mereka terlalu jauh untuk berjalan kaki dari Lapangan kantin ke Jam gadang,” tutur Prastiya. (h/nas/wan)


JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

3


4 EKONOMI BISNIS

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

LG 3D TV ULTRA DEFINITION

TV Terbesar di Dunia JAKARTA, HALUAN—LG Electronics (LG) kembali melakukan terobosan baru dengan menciptakan 3D TV berdimensi layar terbesar pertama di dunia. TV layar terbesar dengan kualitas gambar Ultra Definition ini mengawali debut perdananya di pasar Korea Selatan, Kamis (23/8). Presiden dan CEO dari LG Electronics – Home Entertainment Company, Havis Kwon mengaku optimis dengan produk terbaru LG tersebut. “Pasar TV layar datar dengan kualitas Ultra Definition saat ini masih dalam masa pertumbuhan. Sebagai produsen TV layar datar tingkat global, penting bagi LG untuk menjadi yang terdepan di dalamnya,” katanya. Menurutnya, 3D TV Ultra Definition terbaru LG ini mewakili

sebuah tingkatan baru bagi pengalaman menonton tayangan 3D di rumah melalui setiap teknologi canggih yang dicangkokkan LG ke dalam produk unggulannya tersebut. Teknologi utama dari LG 3D TV Ultra Definition berukuran raksasa tersebut menawarkan resolusi empat kali (3840x2160) dibanding dengan panel TV Full HD. Keistimewaan tersebut lahir dari ‘mesin canggih’ LG Triple XD Engine yang dibenamkan di dalamnya. Bahkan dengan tambahan fitur Resolution Upscaler Plus, memungkinkan gambar dari sumber eksternal seperti hard drive dan konten website tertayangkan dengan detail yang lebih rinci. Disamping kecanggihan panel, LG 3D TV Ultra Definition ini juga siap membawa pengalaman baru untuk menikmati berbagai hiburan dalam format 3D. Pasalnya, LG telah melengkapinya dengan teknologi LG CINEMA 3D. Teknologi ini memastikan seluruh tayangan dalam layar super besarnya tampil dalam detail 3D mengesankan untuk memberi pengalaman lebih dalam yang semakin memangkas jarak antara pemirsa dengan tontonan yang dinikmatinya. Sebagai sebuah 3D TV, LG 3D TV Ultra Definition 84inch ini pun

dapat berfungsi penuh sebagai sebuah TV pintar (smart TV). Dengan mencangkokkan kepintaran yang telah ada dalam seri smart TV LG sebelumnya, pengguna LG 3D TV Ultra Definition 84inch akan dapat menikmati 1,400 aplikasi. Hal ini belum termasuk kemampuannya untuk memberi akses tanpa batas pada berbagai layanan konten premium seperti 3D World yang menawarkan berbagai film dan permainan dalam format 3D. Membawa pengguna pada semakin banyak konten untuk dinikmati dalam nuansa 3D, LG pun membenamkan fitur unik yang dapat mengkonversi tayangan berformat 2D menjadi 3D (2D to 3D convertion). Disamping itu, akses pada konten lebih luas melalui perangkat portabel seperti laptop, handphone, tablet dan flash drive pun dimungkinkan melalui fitur Smart Share. Adanya fitur Dual Play Screen semakin melengkapi keistimewaan LG 3D TV Ultra Definition 84inch sebagai media hiburan lengkap bagi rumah. Fitur ini berguna secara khusus pada saat penggunaan LG 3D TV Ultra Definition 84inch sebagai media penampil bagi permainan dengan menggunakan konsol (console game). (h/trn)

PPTT PLN (Persero) WILAYAH SUMATERA BARAT TV RAKSASA — LG 3D TV ULTRA DEFINITION yang merupakan TV terbesar di dunia dipamerkan dua model saat peluncuran di Korea Selatan, Kamis (23/8). Ini merupakan produk unggulan LG yang siap menguasai pasar televisi dunia. IST

CSR BUMN

Semen Padang Bantu Panti Asuhan Mentawai PADANG, HALUAN — PT Semen Padang (PTSP) menyerahkan bantuan kebutuhan sekolah untuk anak-anak Panti Asuhan Anak Mentawai dan Yatim H. Syafri Moesa Ulu Gadut yang terbakar saat lebaran Idul Fitri 1433 H/2012, Minggu (19/8). Paket bantuan berupa pakaian sekolah, sepatu, tas, buku, dan alatalat tulis tersebut diserahkan Direktur Pemasaran PTSP Benny Wendry di lokasi, Koto Luar Ulu Gadut Padang, Kamis (23/8). Musibah kebakaran asrama putra Panti Asuhan Anak Mentawai dan Yatim itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, yang meludeskan satu asrama putra beserta dengan isinya seperti tempat tidur, meja, kursi, buku-buku pelajaran, Alquran dan pakaian yang tersimpan dalam lemari. Benny Wendry dalam sambutannya ketika menyerahkan bantuan secara simbolis mengatakan, keluarga besar PT Semen Padang turut prihatin atas musibah yang terjadi bertepatan pada saat merayakan Idul Fitri 1433 H. “Disaat bergembira merayakan Idul Fitri, ternyata datang musibah, semoga pengurus dan anak-anak panti tetap tabah menghadapi musibah ini,” katanya prihatin. Menurutnya, bantuan yang diberikan itu merupakan tahap pertama, dan memprioritaskan kepada perlengkapan sekolah mulai dari sepatu, celana, baju, dasi sekolah, pakaian dalam, buku-buku, alat-alat tulis dan Alquran, agar kegiatan sekolah yang dimulai pada tanggal 27 Agustus 2012 tidak

terganggu. “Kami berharap anakanak panti tetap dapat mengikuti pelajaran dengan baik disekolahnya masing-masing dengan semangat dan optimis,” harapnya. Benny Wendry yang didampingi Ketua dan anggota Tim Semen Padang Peduli, Harmen A Nashar, Amral Ahmad, Ahmad Firdaus, Busnar, Syahril K dan Kepala Biro CSR PTSP Ampri Satyawan mengatakan, PT Semen Padang juga akan memberikan bantuan tahap kedua berupa renovasi asrama yang terbakar. Ketua Tim Semen Padang Peduli Harmen A Nashar menambahkan, bantuan yang diserahkan sebanyak 31 paket, bersumber dari CSR PT Semen Padang, Lembaga Amil Zakat (LAZ ) Semen Padang, Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP), Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) dan Radio Siaga Bencana Classy 103,4 FM.

Salah seorang pengurus Panti Asuhan, Firdaus menyampaikan terima kasih kepada pihak Semen Padang, “Syukur Alhamdulillah, Semen Padang memberikan bantuan terhadap musibah ini,” ucapnya sedih. Firdaus juga menyampaikan selama ini PT Semen Padang sudah cukup banyak membantu panti yang didirikan oleh H. Syafri Moesa itu. Kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan sekitar Rp150 juta, karena diasrama putra tersebut juga terdapat kantor yayasan dan gudang tempat penyimpanan bahan makanan seperti beras dan kebutuhan pokok lainnya. Saat ini penghuni panti berjumlah 65 orang yang terdiri dari 31 orang putra dan 34 orang putri, dengan 8 orang pembina. Untuk sementara, anak-anak remaja putra menginap ditenda darurat dan mushala, sedangkan anak-anak kecil ditumpangkan di asrama putri. (h/vid/rel)

PERMOHONAN MAAF

Sehubungan dengan gangguan pada penghantar transmisi 150 KV Kiliran Jao Ombilin maka menyebabkan terputusnya pasokan listrik dari Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) sehingga berakibat terjadinya pemadaman total di Sistem Sumatera Barat pada tanggal 22 Agustus 2012 jam 23.02 WIB. Berkaitan dengan pemadaman tersebut, segera dilakukan tindakan penormalan sistem distribusi secara bertahap sehingga pada jam 01.45 WIB seluruh sistem distribusi yang berada di wilayah kerja PT PLN (Persero) Wilayah Sumbar sudah normal kembali. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas segala bentuk ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan sebagai dampak pemadaman tersebut. Atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.

ttd DIREKTUR Pemasaran PTSP, Benny Wendry menyerahkan bantuan secara simbolis kepada anak panti Asuhan Mentawai didampingi pembina Ny. Syafitri. Panti ini terbakar saat hari lebaran Idul Fitri, Minggu (19/8) lalu. HUMAS

HUMAS

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : BARU DATANG MESIN CANON IR 5000 & CANON IR 6000 DARI JEPANG DRUM BARU HARGA NEGO

AN PERSEDIA S A T A B R E T CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495


NASIONAL 5

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

LINGKAR

RATUSAN ORANG TEWAS KECELAKAAN

Negara Gagal Jamin Keselamantan Pemudik JAKARTA, HALUAN— Taradisi mudik dan balik Lebaran sudah silih berganti. Tapi Negara, belum juga berhasil membebaskan pemudik dari kecelakaan fatal. Sudah ratusan orang meninggal dalam kecelakaan.

Angkutan Malam Disiagakan JAKARTA, HALUAN— Terminal bus Pulogadung, Jakarta Timur menyiagakan angkutan malam hari bagi para pemudik yang balik ke Jakarta pada tengah malam atau dini hari. ‘’Untuk pemudik yang baru sampai di Jakarta pada malam hari atau bahkan lewat tengah malam dapat menggunakan angkutan malam hari untuk mencapai tempat tujuan,’’ kata Kepala Terminal Dalam Kota Terminal Bus Pulogadung Adjmain di Jakarta, Kamis (23/8). Adjmain mengungkapkan angkutan malam hari yang dimaksud adalah angkutan umum yang jam operasinya telah ditambah menjadi 24 jam. ‘’Kami sudah meminta pihak penyelenggara angkutan umum, seperti Mayasari Bakti, Kopaja dan lain-lainnya untuk menambah jam operasinya menjadi full operation atau 24 jam,’’ kata Adjmain. Angkutan malam hari tersebut, lanjut Adjmain, ada beberapa macam, antara lain Bus Besar (Mayasari Bakti), Metro Mini, Mikrolet dan KWK. ‘’Tujuannya adalah membantu pemudik yang baru tiba di Jakarta pada malam hari agar tetap bisa sampai di rumah atau tempat tujuan akhir lainnya, meskipun sudah larut malam,’’ ujar Adjmain. Kalaupun terjadi penumpukan pada malam hari, Adjmain menambahkan pihaknya telah menyediakan fasilitas berupa tenda-tenda istirahat bagi pemudik yang ingin melanjutkan perjalanan pada pagi hari. (h/sp)

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni BAKAUHENI, HALUAN- Memasuki hari pertama setelah Lebaran atau H+1, PT. ASDP Cabang Pelabuhan Bakauheni melakukan beberapa langkah antisipasi dalam menghadapi arus balik lebaran 2012. Pertama mempersiapkan jalur khusus bagi truk dan bus dengan mengarahkan kendaraan truk dan bus ke dermaga IV dan V Pelabuhan bakauheni. Menurut General Manager PT. ASDP Cabang Pelabuhan Bakauheni Yanus Letanga, langkah tersebut dilakukan karena pada tahun ini pemerintah memberikan izin bagi truk-truk untuk menyeberang sejak H+1. Sementara data pergerakan penumpang di Pelabuhan Bakauheni pada arus balik ini, dari total pemudik sebanyak 614.065 orang. Tercatat 19% penumpang yang sudah menyeberang menuju pelabuhan Merak atau sebanyak 11.210 orang, sehingga masih ada sebanyak 495.855 orang yang belum kembali. Sedangkan untuk kendaraan roda dua, dari total 60.430 unit tercatat 16% kendaraan roda dua, yang sudah menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni atau sebanyak 9.751 unit, sehingga masih ada sebanyak 50.679 unit yang belum kembali. Untuk kendaraan roda empat atau lebih dari total 66.136 unit, tercatat 20% atau sebanyak 13.317 unit, sehingga masih ada sebanyak 52.819 unit yang belum kembali. ASDP memprediksikan arus balik akan mulai pada H+3 hingga H+6 mendatang. “Kami upayakan yang terbaik untuk pengguna jasa,” ujar Corporate Secretary PT ASDP, Christine Hutabarat. (h/or/sp)

DIPADATI ARUS BALIK—Arus kendaraan sangat padat mulai dari Gerbang tol Cikampek maupun Purbaleunyi yang menuju Jakarta memadati jalan Tol Cikampek , Purwakarta, Jawa Barat, Kamis malami (23/8). Kemacetan tersebut diakibatkan oleh meningkatnya volume kendaraan dari arah Bandung serta antrean sejumlah kendaraan yang akan masuk rest area. ROL

Ribuan Kendaraan Terjebak di Puncak JAKARTA, HALUAN— Ribuan kendaraan yang melintas di jalur Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Rabu, terjebak selama delapan jam akibat macet total di jalur itu. Bahkan sistem buka tutup yang sempat dilakukan untuk memutus rantai kemacetan, tidak berjalan efektif, karena terus meningkatnya volume kendaraan yang keluar dan masuk ke tempat wisata, hotel serta rumah makan yang banyak terdapat di sepanjang jalur tersebut. Dari pantauan hingga pukul 21.00 WIB, Kamis malam, antrean kendaraan yang berhenti total sepanjang 18 kilometer meter menuju arah Bogor, menghiasi jalur Puncak-Cipanas. Ekor kemacetan, sampai ke

Jalan Raya Cigombong, Pacet. Sebagian besar pengemudi kendaraan, dapat keluar dari kendaraan untuk beristirahat dipinggir jalan dan mematikan mesin. “Sudah hampir delapan jam kami terjebak di jalur ini. Kendaraan hanya bergerak sejauh beberapa meter, dan berhenti selama satu jam, kemudian berjalan lagi. Saking lamanya, saya sempat tertidur sampai nyenyak, saat bangun antrean belum juga bergerak,” kata Limin (34) pemudik yang hendak kembali ke Jakarta. Sedangkan petugas di masing-masing pos pam yang terdapat di sepanjang jalur itu, tidak dapat berbuat banyak. Meskipun upaya rekayasa arus telah dilakukan, namun terus meningkatnya volume kendaraan

pendatang dan pemudik yang hendak kembali ke daerahnya masing-masing, menyebabkan macet total. “Saat ini, 400 personel diturunkan untuk memutus rantai kemacetan. Namun menjelang malam antrian terus memanjang seiring berbaurnya kendaraan wisatawan dan pemudik yang hendak kembali ke perantauannya masing-masing,” kata Kabag Ops Polres Cianjur, Kompol Gatot Satrio Utomo. Sementara macet total dengan antrean kendaraan sepanjang 3 kilometer, sempat terlihat di sepanjang jalur alternatif Hanjawar-Pacet. Kendaraan berhenti total selama 6 jam, akibatnya tidak sedikit penguna jalan memarkir kendaraannya di beberapa tempat istirahat yang ada. (h/rol)

Gila, Harga Tiket Naik 200 Persen JAKARTA, HALUAN—Para pemudik yang akan kembali ke Jakarta pada puncak arus balik Lebaran kali ini harus merogoh kocek lebih untuk harga tiket bus. Sebab Harga tiket bus untuk tujuan Jakarta ini bisa melonjak hingga 200 persen dari harga normal. Baik agen tiket maupun awak bus mengaku, lonjakan harga tiket ini lebih dipengaruhi oleh waktu tempuh yang lebih lama. Terutama akibat kepadatan arus lalulintas di jalur utama mudik pada arus balik Lebaran. “Pihak operator bus antarkota antar provinsi (AKAP) umumnya mengantisipasi panjangnya waktu tempuh ini dengan menaikkan harga tiket,” ungkap Ismiyati (41), pemilik agen tiket bus di Terminal Kelas II Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (23/8). Bahkan untuk puncak arus balik —yang diprediksi akan berlangsung pada Jumat (24/ 8) dan Sabtu (25/8) nanti— tiket bus naik hampir tiga kali lipat dari harga normal. Harga

ini berlaku untuk semua angkutan bus tujuan Jakarta. Hal ini diamini oleh Franky (30), dari Perusahaan Otobus (PO) Rosalia Indah. Menurutnya, jarak tempuh yang lebih lama akan membutuhkan bahan bakar (solar) lebih banyak dibandingkan dengan perjalanan yang relatif lancar. “Sehingga setiap armada bus ‘membebankan’ kebutuhan solar —yang lebih banyak ini— pada tiket penumpang. Hal ini untuk mengurangi kerugian,” ujar Franky yang dikonfirmasi terpisah. Namun ia mengaku, persentase lonjakan harga tiket bus tersebut tidak jauh berbeda dengan persentase kenaikan harga tiket pada Mudik dan Arus Balik Lebaran tahun lalu. Kalaupun terpaut selisihnya juga tidak terlalu banyak. Faktor lainnya, jelas dia, banyak dipicu menurunnya animo masyarakat untuk mudik menggunakan transportasi bus. “Sekarang ini banyak instansi dan lembaga yang

menyelenggarakan mudik gratis. Mau tak mau animo masyarakat juga menurun,” lanjutnya. Berdasarkan pantauan di lapangan, harga tiket bus pada arus balik ini dilakukan secara berjangka. PO Gunung Mulia jurusan Jakarta misalnya, harga normal (kelas VIP) hanya Rp 120.000 dan Eksekutif Rp 160.000. Namun untuk tiket tanggal 20 hingga 22 Agustus untuk kelas VIP naik menjadi Rp 200.000 dan kelas eksekutif menjadi Rp 250.000. Khusus keberangkatan tanggal 23 Agustus hingga 26 Agustus harga tiket melonjak menjadi Rp 250.000 (VIP) dan Rp 310.000 (eksekutif). Demikian pula PO Arga Mas jurusan Jakarta, yang harga tiket pada hari biasa hanya Rp 110.000 (VIP) juga mengalami kenaikan menjadi Rp 240.000 untuk keberangkatan tanggal 23 Agustus. Pada keberangkatan tanggal 24 Agustus kembali melonjak menjadi Rp 300.000. (h/rol)

Kerugian pun mencapai miliaran rupiah. Jika tidak ada langkah antisipasi yang konkret, bisa saja jumlah korban tewas akan terus bertambah mengingat pemudik sudah memasuki masa arus balik. “Keberpihakan pemerintah pada keselamatan masih dipertanyakan,” kata Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia Danang Parikesit ketika dimintai tanggapan soal tingginya angka korban tewas dalam kegiatan mudik, Kamis (23/8). Danang menambahkan, meskipun kecelakaan juga tidak lepas dari kedisiplinan pengemudi, pemerintah punya tanggung jawab besar untuk menegakkan hukum yang tegas. “Selama ini, pemerintah terkesan membuat pembiaran atas mereka yang mudik dengan risiko kecelakaan tinggi, seperti pemudik sepeda motor yang membawa lebih dari dua penumpang ataupun anak-anak,” kecamnya. Berdasarkan data dari Kemenhub, pada Selasa, tercatat 641 orang meninggal dunia karena kecelakaan selama arus mudik. Angka kerugian pun mencapai Rp 7,4 miliar sebagai nilai kerugian. Tetapi berdasarkan data dari Korps Lalu Lintas Polri, pada hari yang sama, kecelakaan selama arus mudik Lebaran berjumlah 3.291 kejadian dengan jumlah korban jiwa meninggal 574 orang. Jumlah kecelakaan dan korban ini meningkat dibandingkan kasus selama arus mudik Lebaran tahun lalu sebanyak 3.260 kejadian dengan total korban meninggal 549 orang. Masih akan Bertambah Sementara itu, Data Korlantas Polri juga menunjukkan, hampir 70 persen dari kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah sepeda motor. Kecelakaan terbanyak terjadi di jalur pantai utara, pantai selatan, jalur tengah, dan jalur alternatif di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kepala Bagian Operasi Korlantas Polri Komisaris Besar Bambang Sugeng mengatakan, banyak faktor yang memicu kenaikan jumlah kecelakaan dan korban saat arus mudik tahun ini. “Tingginya mobilitas dengan kendaraan menjadi salah satu penyebab sehingga risiko kecelakaan tinggi,” ujarnya. Bambang mengakui, melihat tingginya angka kecelakaan saat arus mudik, potensi kecelakaan saat arus balik masih besar. Yang kemungkinan berbeda adalah titik-titik kecelakaan terbanyak. “Ada kemungkinan tidak sama dengan arus mudik karena titik keberangkatan saat arus balik berganti. Dengan demikian, titik lelah mereka akan berubah,” tambahnya. Selama arus mudik, kecelakaan terbanyak terjadi di Jawa Tengah karena orang-orang berangkat dari barat ke tengah ataupun timur. Saat arus balik, jumlah kecelakaan terbanyak bisa saja berganti di wilayah Jawa Barat karena mereka

berangkat dari tengah atau timur Jawa ke bagian barat. Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Sabtu (25/8) hingga Minggu (26/8). Hal itu karena pada Senin (27/8) sebagian besar masyarakat sudah kembali bekerja. Untuk mencegah kecelakaan terjadi, Bambang mengatakan, jumlah personel yang diturunkan saat arus balik masih sama besarnya saat arus mudik. Personel kepolisian diturunkan di jalur utama dan jalur alternatif. Negara Harus Serius Terpisah, Wakil Ketua Komisi V DPR Muhidin Muhammad Said menilai, tingginya korban tewas akibat kecelakaan selama Lebaran akan terus berulang selama tidak ada perbaikan dan evaluasi yang serius dari pemerintah. Karena itu, DPR akan memanggil semua pihak yang terlibat dalam transportasi arus mudik Lebaran untuk mengetahui kelemahan. “Minggu depan akan kami panggil,” ujarnya. Dia menambahkan, jumlah personel kepolisian saat arus balik sebaiknya ditambah untuk mengimbangi volume kendaraan yang lebih besar saat arus balik. Banyaknya program mudik bareng yang tidak dibarengi dengan agenda balik bareng menjadi penyebabnya. Tingginya angka kecelakaan lalu lintas saat arus mudik juga menjadi sorotan Satuan Tugas Perlindungan Anak (Satgas PA). Ini karena korban yang meninggal dan terluka yang terjadi dalam kecelakaan akan berdampak pada anak-anak. Dampak secara langsung, anak yang ikut dalam perjalanan mudik dan menjadi korban tewas atau luka dalam kecelakaan. Dampak tidak langsung terjadi ketika kecelakaan menewaskan orang dewasa. “Dalam hal itu, anak akan kehilangan orangtua dan berpotensi menjadi anak telantar,” kata Koordinator Kampanye Mudik Ramah Anak Satgas PA Ilma Sovri Yanti Ilyas. Hal itu dinilainya akan menambah angka anak telantar di Indonesia yang pada 2011 telah mencapai 5,4 juta anak. Dari pantauan Satgas PA selama arus mudik kemarin, keselamatan anak-anak masih terabaikan, khususnya oleh pemudik sepeda motor yang membonceng anaknya untuk perjalanan jarak jauh dengan risiko kecelakaan yang tinggi. Sedangkan Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan pada Kementerian Kesehatan Tjandra Yoga Aditama mengatakan, hal yang tak kalah penting diperhatikan ialah kondisi kesehatan sopir. Dia menambahkan, tidak hanya selama arus mudik Lebaran, pada kondisi normal pun sesungguhnya kecelakaan lalu lintas di Indonesia, juga dunia, telah menelan korban jiwa yang tidak sedikit. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional pernah menghitung kerugian akibat kecelakaan lalu lintas. Acuan data yang dipakai adalah data Polri yang mencatat 31.234 orang tewas akibat kecelakaan sepanjang tahun 2010 atau setiap jam terdapat 3-4 orang meninggal dunia. Bappenas memperkirakan kerugian mencapai 3,1 persen dari total pendapatan domestik bruto negara. Total PDB 2010 mencapai Rp 7.000 triliun. Maka, kerugian akibat kecelakaan lalu lintas sebesar Rp 203 triliun-Rp 217 triliun. (h/dn/ dtc/kcm/okz/rol)

PEKING TCM merupakan pengobatan metode TCM di Indonesia yang dibimbing konsultan Sinshe ahli TCM tersohor dunia pengobatan TCM, mengadakan pengobatan berskala besar. Herbal TCM telah memiliki sejarah dikalangan masyarakat Tiongkok sejak dulu kala, selama ribuan tahun memiliki terobosan terdepan dalam mengobati penyakit, terkenal diseluruh dunia.

PEKING TCM merupakan satu-satunya pengobatan yang berlandaskan pada 4 buku kuno pengobatan ternama “Huang Di Nei Jing”, “Shang Han Lun”, “Jin Gui Yao Lue”, Wen Bing Tiao Bian” dan “ Yi Zong Jin Jian”, serta resep pengalaman, langka, resep kuno kekaisaran, resep rahasia turun temurun, paduan teknologi terkini resep gabungan, 300 jenis lebih herbal mujarab TCM, obat empedu dan obat yang mujarab khasiat tinggi, tidak peduli riwayat penyakit panjang/pendek, kondisi penyakit parah/ringan, melalui diagnosa cermat TCM, dibedakan jenisnya, dipadukan akupuntur titik tuina di titik akupuntur, khusus mengatasi penyakit-penyakit berikut bisa pulih dalam waktu relatif pendek, khasiat bagus, biaya rendah, mendapat pengakuan dunia pengobatan dan kepercayaan masyarakat luas, sekarang ini diterapkan diseluruh Indonesia. PENYAKIT DIABETES: Menggunakan 3 jenis metode berbeda, memecahkan konsep tradisional bahwa pendertita diabetes harus konsumsi obat dan suntik insulin dalam jangka panjang, dalam kondisi tidak perlu kontrol terlalu ketat atas pola makan minum, mencapai tujuan pengobatan, berdasarkan pengobatan terhadap banyak penderita diabetes, ratarata 2-3 jam gula darah, asam kencing mulai menurun 5-7 hari. Berbagai jenis komplikasi mulai menghilang, 3 tahap pengobatan pulih, sebagian besar pasien bisa berhenti konsumsi obat. Untuk Informasi dan Pengobatan Hubungi:

PEKING TCM

PENGOBATAN TRADISIONAL TIONGHOA

PENYAKIT SALURAN KENCING: Pria yang mengalami radang saluran kencing, radang prostat, pembesaran prostat, radang testis, impotensi, ejakulasi dini, alat vital tidak normal dan masalah wanita seperti radang organ kewanitaan, radang leher rahim, radang pinggul, keputihan abnormal, haid tidak normal, kemandulan, frigid, eksem, herpes dan lainnya, tidak peduli kondisi penyakit ringan/parah, riwayat penyakit panjang /pendek, rata-rata hari itu juga terasa khasiatnya, 2-3 tahap pengobatan bisa diatasi hingga tuntas, telah berhasil mengembalikan kesehatan dan tawa kebahagiaan banyak keluarga. PENYAKIT KRONIS DAN BANDEL LAINNYA: Penyakit kejiwaan, penyakit jantung, maag, sakit liver, pembesaran kelenjar susu, benjolan, asma, wasir dan lainnya rata-rata memiliki khasiat pengobatan yang bagus, obat mengatasi penyakit.

Telp: (0761) 39798, 7815358 Hari Minggu & Libur TETAP BUKA

Alamat: Jl. Damar No. 1 Jl. A. Yani No. 57 Padang Sumatera Barat

“PEKING TCM mengadakan promo program cinta kasih untuk masyarakat mulai dari tanggal: 1 s/d 31 Mei 2012, Pasien yang berobat bisa mendapat Diskon obat herbal 40%, setiap hari hanya dibatasi 30 orang. Demi membantu banyak pasien agar sehat kembali, bagi Pasien baru yang berobat akan diberikan gratis obat 3 hari, setelah sembuh bila kambuh kembali akan diberikan obat gratis hingga sembuh”.


6 OPINI

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

KILAS Lebaran, Mudik dan Tradisi dalam Beragama LEBARAN sudah berlalu hampir sepakan, tetapi kemeriahan dan kehirukpikukannya hampir seimbang dengan semangat yang dibawa oleh pelaksanaan perayaan Idul Fitri itu yakni kembali ke fitrah yang suci. Setelah Idul Fitri dan Ramadhan berlalu, maka manusia diharapkan kembali ke kehidupannya yang suci bersih. Apabila ingin menempati posisi sebagai orang yang berhasil melaksanakan maksud dan tujuan puasa Ramadan, maka senantiasalah dia menjaga diri dari semua prilaku buruk. Sedang yang tidak berhasil, sangat bisa jadi setelah Idul Fitri mereka kembali melakukan hal-hal yang tak terpuji. Tetapi kemeriahan sekaligus kebernilaian dari Idul Fitri di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari tradisi lebaran. Idul fitri adalah juga lebaran, yang berarti ada nuasa kemeriahan. Salah satu yang sangat fenomenal bila dilihat dari perspekstif tradisi di Indonesia itu adalah pulang mudik ke kampung halaman. Tadinya hanya untuk bersilaturahami biasa setelah bertahun tidak pulang mudik ke tanah leluhur. Tetapi kemudian tradisi lebaran bergeser pada hal-hal yang kadang sudah mendekati semangat hedonisme. Budayawan Mustafa Bisri menyindir bahwa kegiatan kebanyakan kita pada akhir-akhir bulan suci ini adalah memacetkan jalan, ibu-ibu yang tiba-tiba seperti pengusaha kue, para penjahit yang lembur siang malam, pasar dan supermaket yang sesak, lalulalangnya parsel di rumah-rumah para “Bapak”, iklan tayangan teve yang aduhai, dan teruskan sendiri. Semuanya seperti dalam kemaruk massal menyambut datangnya lebaran. Hari berbuka dari puasa sebulan, puncaknya Lebaran itu sendiri. Seolah-olah, itulah hari gembira, di mana jor-joran pakaian dan makan pun “direstui” agama. Kaum Muslimin memang berhak gembira di hari lebaran. Namun, gembira orang muslim kan juga mesti gembira yang islami. Katanya masuk Islam mesti kaaffah, total. Kalau kaffah, ya tidak hanya shalatnya, puasanya, ibadatnya saja yang Islam kan ? Lalu, gembira yang Islami itu yang bagaimana? Kita patut menyimak pendapat Mustafa Bisri itu bahwa, gembira yang Islami ya gembira yang wajar. Gembira yang penuh syukur. Gembira yang tidak menafikan, apalagi melecehkan, adanya keprihatinan. Pendek kata, gembira yang tidak umbarumbaran. Lebaran, dan mudik kini bagai tak terpisahkan. Apa kata Jalaluddin Rakhmat tentang lebaran dan mudik itu? Bahwa lebaran dan mudik sebagai budaya yang berbalut baju agama, yang hanya ditemui di Indonesia. Idul Fitri sama di seluruh dunia Islam, tetapi lebaran khas Indonesia. Lebaran adalah contoh manis tentang bagaimana idiom-idiom Islam diterjemahkan ke dalam budaya Indonesia. Jalaluddin punya cara pandang yang masuk akal soal itu. Idul Fitri dapat kita temui pada muslim di belahan dunia manapun. Namun tradisi mudik dan lebaran hanya dapat kita temui di Indonesia. Bahkan mudik dan lebaran seakan telah menjadi ritual tahunan yang wajib dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Mudik adalah representasi dari “Wa Ilaihi Roji’un” sebagaimana pendapat budayawan Emha Ainun Nadjib. Di manapun kita berada, kita akan senantiasa mengingat kampung halaman tempat kita berasal. Dengan demikian, tradisi mudik, secara tak langsung, mengingatkan kita bahwa hidup di dunia hanya merantau. Lebaran adalah bagaimana budaya idiomidiom Islam diterjemahkan secara kreatif ke dalam budaya dalam berlebaran. Keduanya, baik mudik atau lebaran, tak akan kita temukan dalam Alquran maupun Al-Hadist. Namun idiom-idiom Islam yang dikandungnya, seperti silaturahmi dan ziarah kubur, akan mudah ditemukan dalam Alquran dan Al-Hadist. Menandakan bahwa pada setiap tradisi di Indonesia selalu menyimpan idiomidiom keagamaan, yang mampu diterjemahkan dengan baik oleh muslim Indonesia ke dalam satu tradisi, yaitu mudik dan lebaran. Lebaran dan mudik sekaligus mencerminkan kepada kita bahwa ada kabar yang dibawa pemudik ke kampung halamannya bahwa di rantau lebih baik. Maka ketika balik ke rantau, yang tadinya hanya mudik tiga orang kini menjadi lima orang. Ada pendatang baru yang tertarik dengan ‘kabar’ dari pemudik tadi. Begitulah bertahun kita alami, bahwa lebaran juga memicu urbanisasi. Sekali lagi yang jelas, tradisi itu tidak diatur dalam Islam. Selamat Idul Fitri!

„ Mendagri: 1.500 Perda akan dievaluasi „ Eh, PP 84 bagaimana pula kabarnya pak Menteri? „ MPR: jangan bubarkan pengadilan Tipikor „ Yang nyuruh bubar, ke laut saja

PEMBERITAHUAN Setiap artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Karakter Muttaqin Oleh: Muhammad Kosim

R

amadan telah berlalu. Kita pun memasuki bulan Syawal yang berarti bulan peningkatan. Mesti ada peningkatan kualitas iman dan ibadah setelah melalui pendidikan Ramadan selama sebulan penuh. Dengan begitu karakter muttaqin benar-benar dapat diraih. Karakter muttaqin (orang bertakwa) menjadi salah satu target yang harus dicapai setelah mengikuti program Ramadan. Ramadan ibarat sekolah, inputnya adalah orang beriman (mukmin), prosesnya seperangkat aturan Allah berupa perintah fardhu dan sunnah serta larangan haram dan makruh, sedangkan out come-nya adalah menjadi orang bertakwa (muttaqin). Namun tidak semua orang yang mengikuti proses di bulan Ramadan mampu memiliki karkater muttaqin. Hanya orang-orang yang ikhlas menjalani proses tersebut lalu mempertahankan amaliah yang telah dibina selama Ramadan di bulan-bulan berikutnyalah yang akan mampu meraih posisi takwa. Lalu siapakah orang yang berkarakter Muttaqin itu, dan bagaimana cara meraih dan mempertahankannya pascaRamadan? Kita memang tidak bisa mengetahui secara pasti siapa di antara manusia yang bertakwa. Bahkan Rasulullah SAW pernah menegaskan attaqwa ha huna (takwa itu disini) seraya menunjuk dadanya hingga tiga kali. Meskipun demikian, kita dapat memahami karakter muttaqin itu melalui pesanpesan al-Qur’an di beberapa ayat terkait dengan taqwa. Di antaranya adalah surat adzDzariyat/51 ayat 15-19. Dalam ayat ini, setidaknya ada tiga

karakter muttaqin. Pertama, beribadah di waktu malam. Orang yang bertakwa adalah orang yang memanfaatkan waktu malam untuk beribadah kepada Al lah. Padahal di waktu itu, pada umumnya manusia lelap tertidur. Semakin tinggi tingkat kesulitan dalam menjalankan suatu ibadah, maka semakin tinggi pula nilainya di hadapan Allah. Karena itu, ketika Nabi Muhammad SAW pertama kali memasuki kota Yatsrib atau Madinah, beliau menyeru: Wahai manusia, tebarkanlah salam, berikanlah makan, sambunglah silaturahim dan shalatlah kalian pada saat manusia tidur malam, maka kalian akan masuk surga dengan tenang. (HR. Ibnu Majah, dan Hakim). Adapun waktu yang paling tinggi nilainya adalah sepertiga akhir malam. Sabdanya: Shalat paling baik setelah salat wajib adalah salat di sepertiga malam terakhir. (Sahih Muslim). Beribadah di waktu malam menunjukkan bahwa orang bertakwa itu adalah rajin beribadah. Jangankan di waktu siang hari, di waktu malam saat kebanyakan orang beristirahat pun ia rajin beribadah. Jangankan ibadah fardhu, ibadah sunnat pun ia laksanakan. Karena itu, Ramadan telah mendidik kita untuk terbiasa beribadah di malam hari. Setelah shalat Isya kita melaksanakan shalat tarawih. Ketika sahur juga mengajak kita untuk terbiasa bangun di sepertiga akhir malam sehingga di samping sahur, kita laksanakan shalat tahajud. Kedua, senantiasa beristighfar kepada Allah di waktu sahur (menjelang terbit fajar). Orang yang bertakwa juga memanfaatkan waktu sahur

atau sepertiga akhir malam itu untuk beristighfar kepada Allah. Beristighfar berarti mengakui kesalahan-kesalahan yang pernah ia perbuat dan menyesalinya. Karena menyesal, ia pun berupaya untuk tidak mengulangi kesalahan itu lagi. Dalam surat Ali Imran ayat 135 ditegaskan pula bahwa karakter orang bertakwa itu selalu meminta ampun dan menghentikan kesalahan yang pernah ia lakukan. Menarik kisah yang pernah dialami oleh Nabi Daud a.s. Dikisahkan bahwa Nabi Daud a.s. pernah bersalah melihat aurat perempuan. Kemudian ia menyesal dan memohon ampun kepada Allah dengan cara sujud selama 40 hari dengan deraian air mata. Allah pun mengampuni dosanya. Meskipun dosanya telah diampuni, Nabi Daud a.s. tetap berupaya bagaimana caranya agar ia tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ia pun bermunajat kepada Allah agar kesalahannya dituliskan di telapak tangan kanannya. Permintaan ini dikabulkan Allah. Setelah itu, setiap Nabi Daud a.s. melihat telapak tangannya, maka terlihatlah kesalahan yang pernah ia lakukan sambil menangis mengingat dosa tersebut. Bahkan disebutkan bahwa suatu hari dibawakan kepada Nabi Daud gelas yang mengandungi 2/3 air untuk diminum, apabila Nabi Daud meletakkan gelas pada bibirnya maka terpandanglah beliau akan kesalahan yang tercatat di tangan beliau. Lalu menangislah Nabi Daud sehingga gelas tadi dipenuhi dengan air matanya. Begitulah karakter muttaqin, ia tidak pernah berhenti untuk menyadari dan menyesali kesalahan yang pernah ia perbuat sehingga lisannya senantiasa beris-

tighfar. Dan waktu yang paling efektif digunakan untuk merenungi kesalahan itu adalah di waktu sahur, terutama setelah shalat tahajud. Di waktu itu pula, kalimatkalimat istighfar dapat menggetarkan jiwa sehingga takut pada Allah jika perilakunya melakukan perbuatan tercela. Ketiga, peduli terhadap orang miskin. Orang yang bertakwa memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Selama Ramadan, kita telah dilatih untuk berlapar-lapar. Salah satu hikmahnya adalah mengingatkan kita akan penderitaan orang miskin yang selalu diliputi oleh rasa lapar. Begitu pula perintah Allah kepada kita untuk membayar zakat fitrah, juga mendidik kita untuk selalu berbagi kepada orang miskin. Jika karakter muttaqin telah dimiliki, maka segala bentuk perbuatan yang memiskinkan orang lain atau menyakiti orang miskin tidak akan ia lakukan. Ia akan tampil sebagai pribadi yang anti terhadap penindasan. Ia lawan praktik korupsi. Ia juga menolak segala bentuk riba. Sebaliknya, ia menjadi pribadi yang dermawan, jauh dari sifat bakhir. Kedermawanannya dibuktikan dengan keikhlasan hati dalam berinfaq, baik ketika lapang maupun waktu sempit (Qs. Ali Imran/3: 134). Ketiga ciri-ciri orang bertakwa di atas telah dibina selama Ramadan. jika kita menginginkan bagian dari orang-orang bertakwa itu, maka ketiga ciri di atas harus tetap dilaksanakan bahkan ditingkatkan. Terutama di bulan Syawal ini. Selama sebulan kita telah dibiasakan untuk bangun sahur. Maka pascaRamadan, kebiasaan itu jangan dihentikan. Di luar Ramadan, kita harus mendirikan shalat malam walaupun hanya dua

rakaat. Meskipun ia terasa berat bagi orang yang belum mampu membiasakannya, akan tetapi manfaat dari tahajud demikian besar, baik dalam kesehatan jasmani dan rohani. Allah juga menegaskan dalam al-Qur’an bahwa mereka akan diangkat pada derajat yang terpuji (Qs. Al-Isra/ 17: 79). Setelah shalat malam, biasakan pula beristighfarlah kepada Allah. Ingatlah semua kesalahan yang kita lakukan baik dalam sehari terakhir, sebulan terakhir, atau sejak kita aqil baligh. Kesalahan itu bisa berupa kesalahan kepada Allah atau juga kesalahan yang terkait dengan sesama manusia. Dosa yang kita lakukan bisa saja tergolong besar atau kecil, zahir atau batin, sengaja atau tersalah. Begitu pula kepedulian sosial, harus tetap ditingkatkan. Paling tidak, kita tidak terlibat dalam perbuatan yang menzalimi dan menindas orang lain. Bangsa kita demikian parahnya akibat kasus korupsi. Praktik korupsi jelas termasuk perbuatan yang menindas orang lain. Jika seseorang telah berpuasa selama sebulan tetapi masih juga terlibat dalam praktikpraktik korupsi, maka siasialah amalam puasanya. Karakter muttaqin hanya sebatas impian dan tak akan pernah jadi kenyataan. Oleh karena itu, dibutuhkan komitmen dan konsistensi kita dalam beribadah. Jika sebulan kita mampu menahan diri dari kemaksiatan serta mampu menjalankan ibadah siang dan malam, maka kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan itu pun jangan dihentikan. Semoga Allah beri kekuatan pada kita untuk meraih dan mempertahankan posisi taqwa sehingga kita memiliki karkater muttaqin. Amin. „

+6285272193*** Penyelewengan di SSB Butuh Pessel Sulit Perhatian Diungkap YTH Pak Kajati Sumbar, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK di Pemda Pesisir Selatan terdapat 14 temuan dan penyimpangan, tetapi ketika diminta oleh pansus DPRD tentang dokumen atau hasil pemeriksan BPK tersebut, pihak pemda tidak memberikan dokumen tersebut. Yang menjadi pertanyaan kenapa pemda tidak mau memberikannya. Jadi kami mohon pada bapak agar bapak bisa menidaklanjuti temuan tersebut. Pak Kejati, begitu banyak tindakan penyelewengan di Pemda Pesisr Selatan, tetapi kok begitu sulit untuk mengungkapkannya, ada apa ini sebenarnya? Kenapa di daerah lain begitu mudahnya bapak mengungkapkannya. Wassalam. Terimakasih. +6281267139***

Hukuman Koruptor Sangat Ringan Merdeka dr KORUPSI, mungkinkh? TIDAK! KENAPA? Karna orang tdk takut dg hukumn pidana KORUPSI. KENAPA? karena hukumnnya sangt ringn sekali dbnding hasil yg didptkn lgian tahanan khusus KKN, VIP. +6287895496***

Minyak Tanah Langka PAK BUPATI, knapa mnyak tnah d Kec Pd Gelugur sulit dperoleh? Klo pun ada, pembagiannya tdak mrta. Jka ada titel, pasti tdk perlu antre, dan jthnya pun 3x lpat dri orng biasa, sperti kami.

BPK Bupati SIJUNJUNG, kmi mhon bpk perhatikan SSB Sungai Rambutan FC, yg trltak d dkat dinas PU yg lma, karena SSB trsbut tlah mmbwa nma Sjj pd event berkelas.. Terima kasih. +6285375001***

Pesantren Ramadan Tak Efektif Lagi ASSWR WB. Bpk Walikota Pdang yg saya hrmati, saya rasa dengan adanya pesantren Ramadan yg dilakukan stiap thunnya tidak lagi efektif untk thun slanjutnya, karna mnurut saya percuma, psantren dlakukan yg brtujuan untk mmbentuk akhlak dan takwa tidak brjalan dgn efektif, dan saya rasa dana untk kgiatan ini jauh lbh brmanfaat jika dberikan kpd masyrakat kurang mampu d Kota Padang di saat blan Rmadan. Trma ksih. +628566285***

Lurah Perjualbelikan Raskin MOHON kepada Bpk Walikota Solok tlg blg sama lurah, jatah raskin rakyat jangan dipermainkan atau dijualbelikan. +6283181419***

Libur Lebaran Guru, kok, Lebih Lama? KNP libur guru waktu lbrn Idul Fitri lbh lama dr PNS? PNS libur cuma 2 hr, itupun

dipotong cuti tahunan, knp kok guru tdk dipotong liburan sekolahnya? Kebijakan yg slh dr pemerintah, televisi ribut2 menyiarkan mudik lbrn padahal liburnya cuma 5 hr, bagaimana mau mudik, ntar hr pertama kerja disidak dan diberitakan ribut2 jg oleh tv bg yg tidak msk kerja, pemikiran apa ini semua. Banci. +6281267130***

Karyawan Tak Terima THR Yth. Kepala Disnakertrans Sawahlunto,kmi kryawan PT. GTC / CV ST di Sawahlunto tdk mnerima THR.sudahlah gaji sring telat,THR jg tdk dpat.Padahal pimpinannya adalah anggota DPRD Sawahlunto. +6281535248***

Hisbut Tahrir Itu Maksudnya Apa ? Masjid Tak Saya baca Buletin Dakwah Al Islam Dimanfaatkan yang terbit tiap jum at yang dibagikan saat sholat jum’at, isinya bagi saya sungguh tak ada yang baik, hentikan menjelekjelekkan pemerintah. Atau ganti nama buletin itu, dengan nama yang tidak membawa-bawa Islam. Berdakwah lah dengan bijaksana dan memberikan contoh yang baik. Wassalam.

Yth Bpk Bupati Padang Pariaman dan camat VII koto, sy prihatin dgn Masjid Raya Barangan dri bantuan TV ONE kok tdk boleh dipakai pak, memang mesjid bukannya tempat ibadah, puasa dan Idul Fitri aja tdk dipakai memang utk dipajang ya pak?? Subhanallah..

+6285761470***

+6281276113***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan: Sofialdi, Wakil Pemimpin Umum: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Wakil Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Sofialdi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar, Andika Destika Khagen, David Ramadian, Haswandi. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Devi Diani, Nasrizal, Meidella Syahni Perwakilan Bukittinggi: Jon Indra (Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota:Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Darwin Danin, Maison, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Alamsyah Halim, Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Prisma Joni (Plt Manajer Sirkulasi), Efri Hanter (Plt Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Plt Manajer Keuangan), Junaidi (Plt Koord Eceran), Andiyanto (Plt Koord Asongan), Yunasbi (Plt. Koord Iklan Kota padang), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Plt Manajer Cetak: Mardius Caniago, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


SUMBAR 7

JUMA JUMATT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

Perantau Kolok Ingin Ikut Bangun Nagari

LINGKAR

PARA pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Pasaman Barat mengikuti jalannya upacara peringatan HUT RI dengan cara mereka masingmasing. GUSMIZAR

Polisi Razia Kendaraan Curian PASBAR, HALUAN — Kapolres Pasaman Barat melalui Kasat Lantas Ari Paloh, Rabu (22/8), menjelaskan, pihaknya selain menertibkan pengendara yang lalu-lalang di sepanjang jalan lintas Pasaman Barat, juga melakukan razia terhadap kendaraan hasil curian. Sebagai daerah perbatasan dengan Kabupaten Mandahiling Natal (Madina), Provinsi Sumatera Utara, Pasaman Barat yang masih berusia muda, setelah dimekarkan dari Kabupaten Pasaman sekitar tahun 2004 lalu, berpotensi dijadikan sebagai daerah pelarian bagi orang tak dikenal dan tidak bertanggung jawab. Kapolres Pasaman Barat juga mengajak setiap pengendara yang kembali atau menuju tanah kelahirannya di Pasaman Barat diharapkan untuk tetap menjaga kenyamanan, ketertiban dan indahnya suasana hari raya di sepanjang jalan lintas. Mulai hari Sabtu, 18 Agustus 2012 hingga Rabu (22/8) kemarin kawasan ibu kabupaten Pasaman Barat di Simpang Ampek terlihat sepi sunyi. Namun, petugas pengamanan lebaran tetap stand by di titik-titik yang telah ditetapkan oleh pihak terkait. Di kawasan ibu kabupaten, pos pengamanan lebaran dipusatkan di bundaran Simpang Ampek. (h/gmz)

RIBUAN wisatawan memadati salah satu objek wisata andalah di Pasaman Barat, dalam suasana lebaran Idul Fitri 1433 H. GUSMIZAR

SAWAHLUNTO, HALUAN — Ikatan Warga Kolok (Iwako) Sawahlunto se-Indonesia merekomendasikan pembentukan Badan Koordinasi Pembangunan Nagari Kolok, dalam upaya memacu dan meningkatkan pembangunan nagari ke depan, juga peran serta perantau. Rekomendasi tersebut disampaikan dalam halal bihalal perantau Nagari Kolok Sawahlunto, yang tergabung dalam Iwako se-Indonesia, di Gedung Pertemuan Kecamatan Barangin Sawahlunto, Rabu (22/8). “Badan koordinasi pembangunan nagari ini berfungsi untuk mempercepat langkah pembangunan,” ujar Ketua Iwako Jakarta Muhammad Noves, dalam forum yang dihadiri perantau dan tokoh masyarakat Nagari Kolok Sawahlunto. Noves mengatakan, badan koordinasi tersebut akan melibatkan perantau dalam merencanakan dalam melaksanakan pembangunan yang dilaksanakan di kenagarian Kolok ke depan. Perantau memiliki potensi besar dalam mendukung upaya pembangunan. Perantau dapat memberikan sumbangan fikiran, ide maupun dukungan materi, dalam pembangunan yang akan dilaksanakan di Kenagarian Kolok ke depan. “Kami sangat berharap Badan Koordinasi Pembangunan ini segera terwujud,” tambah Noves. Sementara itu, Ketua Iwako Padang, Jufri Syahruddin mengatakan halal bihalal merupakan ajang komunikasi antar warga nagari, baik warga perantau maupun warga di kampung halaman. Komunikasi anak nagari

tersebut, hendaknya memberikan kontribusi dalam pembangunan nagari ke depan. Jufri juga mengatakan, pembangunan yang dilaksanakan di Nagari Kolok mengalami kemajuan yang cukup bagus, namun butuh peningkatan sehingga bisa sejajar dengan nagari-nagari lain yang ada di Kota Sawahlunto. Apalagi, tambah Jufri, Nagari Kolok memiliki peran yang sangat besar dalam pelaksanaan pembangunan Kota Sawahlunto, dengan memberikan lahan-lahan perkantoran untuk kelancaran kegiatan pemerintah. Senada dengan Jufri, Ketua Kerapatan Adat Nagari Kolok Sawahlunto Dasrial Ery Dt Rajo Nan Gadang mengatakan, Nagari Kolok memiliki kontribusi yang besar dalam pengembangan pembangunan Sawahlunto. Semenjak bergabung di tahun 1990, Nagari Kolok memberikan dukungan berupa lahan-lahan milik nagari, untuk pembangunan kantor, hingga kawasan objek wisata dan kepentingan pemerintah lainnya. “Sebagian besar kantor pemerintah dibangun di atas tanah Nagari Kolok, yang diberikan secara cuma-cuma, termasuk pembangunan objek-objek wisata yang ditujukan untuk peningkatan pendapatan asli daerah,” ujar Dasrial Ery. Dalam memperkuat peran nagari sendiri, pria yang juga anggota DPRD Sawahlunto itu mengatakan, KAN Kolok tengah membuat rancangan ADRT, yang ditujukan untuk pengaturan dan penyelesaian masalahmasalah nagari yang ada selama ini. Sebagai orang yang dipercaya menjadi Ketua KAN Kolok, Dasrial Ery mengharapkan perhatian dan peran serta perantau Kolok dalam pembangunan. Perantau dinilai memiliki potensi yang sangat besar dalam pembangunan.(h/dil)

Rekam Data KTP Elektronik di Pasaman Barat Sudah 70 Persen PASBAR, HALUAN — Hingga hari Kamis, 15 Agustus 2012, jumlah warga Pasaman Barat yang telah melakukan rekam data dalam rangka pelaksanaan program e-KTP sebanyak 175.726 orang atau sekitar 70,032 persen. Untuk memacu jumlah realisasi rekam data tersebut, Pemda Pasaman Barat melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan melakukan aksi ‘jemput bola’. “Kendala yang dihadapi petugas bersama masyarakat antara lain tidak mencukupinya waktu dan kesempatan yang diberikan,” k a t a K e p a l a D i n a s K ependudukan dan Pencatatan Sipil setempat, Fadlus Sabi, Rabu (22/8).

Kendala lainnya, ulas Fadlus, karena belum memadainya sarana transportasi untuk mencapai beberapa lokasi di Pasaman Barat. Sejumlah lokasi di daerah tersebut masih tergolong sebagai daerah tertinggal juga terpencil. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, katanya lagi, pada bulan depan (September-red), akan melakukan jemput bola (turun ke lapangan) untuk melakukan rekam data secara benar dan akurat ke daerah tertinggal dan terpencil yang dimaksud. “Kita berharap, dalam bulan September 2012 nanti program rekam data penduduk se Pasaman Barat telah selesai. Target kita

semua persiapan dan pelaksanaan pencapaian e-KTP di kabupaten ini selesai sampai batas yang ditentukan. Untuk nasional, target pencapaian program rekam data, dalam rangka pelaksanaan e-KTP bulan Oktober 2012 mendatang,” kata Fadlus menjelaskan. Berdasarkan data penduduk, terangnya lagi, warga Pasaman Barat yang tersebar di 11 kecamatan atau 19 kenagarian mencapai 402 ribu orang lebih. Selain sulitnya akses transportasi dan sulitnya medan, terangnya lagi, kendala mendasar yang dihadapi adalah tidak mampunya petugas membawa alat kelengkapan rekam data ke daerah tujuan secara bersamaan. (h/gmz)

SAMBUT PERANTAU — Ketua KAN Kolok Sawahlunto, Dasrial Ery Dt Rajo Nan Gadang menyambut perantau yang pulang basamo. FADILLA JUSMAN


8 LUAR NEGERI

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

DALAM SUASANA BERBEDA

Muslim Dunia Rayakan Idul Fitri KAIRO, HALUAN— Ragam suasana dirasakan saat umat Islam di pelbagai negara melaksanakan salat Idul Fitri dan berlebaran. Adi di pengungsian, ada pula dalam suasana perang. Namun Takbir akan terus berkumandang. Komunitas Muslim Austria me rayakan Idul Fitri dalam suasana damai dan harmonis. Suasana itu tidak terlepas dari pengakuan Austria terhadap Islam sebagai agama resmi di negara itu sejak satu abad silam. Imam Masjid Wina, Hashim AlMahrougi mengatakan umat Islam Austria memiliki hak untuk mengamalkan ajaran Islam. Karena itu, umat Islam begitu nyaman di negeri ini, dan berjuang keras untuk menjaga perdamaian dan keharmonisan antar umat beragama. “Umat Islam hari ini, adalah komunitas agama terbesar kedua setelah umat Katolik, dengan po pulasi lima juta jiwa,” papar dia seperti dikutip caspionet.kz, Rabu (22/8) waktu setempat. Ia tak lupa mengucapkan terima kasih kepada banyak negara yang telah berkontribusi terhadap pembangunan masjid di Austria. “Saya berterima kasih kepada umat Islam, khususnya yang berasal dari Kazhakstan karena telah memberikan bantuan terhadap pembangunan masjid di Austria,” kata dia. “Saya kira, telah banyak kemajuan yang dialami negara-negara

LINGKAR

Islam, Kazakstan misalnya, yang sukses baik dalam bidang politik, ekonomi, olaharaga,” pungkasnya. Di Pengungsian Sementara muslim di Waziristan Selatan, Pakistan, tidak bisa menikmati suasana Idul Fitri 1433 H dengan tenang bersama keluarga dan sanak saudara. Mereka dipaksa mengungsi oleh pemerintah guna pelaksanaan operasi militer terhadap kelompok Taliban. Warga Laddah, Irfan Mehsud, mengatakan tidak ada yang lebih menyakitkan ketimbang merayakan kebahagiaan Idul Fitri jauh dari rumah. Ini ketiga kali bagi Irfan merayakan Idul Fitri jauh dari rumah. Sekitar 300 ribu warga Waziristan Selatan mengungsi. Sebagian besar pengungsi Waziris lebih memilih tinggal dengan kerabat mereka di seluruh negeri, sedangkan kalangan mampu memilih untuk menyewa rumah di daerah yang berbeda. “Kami merasa canggung menjadi beban keluarga,” papar dia seperti dikutip onislam.net, Kamis (23/8). “Kami akan menagih janji pemerintah untuk kembali ke rumah kami,” ketus Irfan. Setelah tiga tahun operasi militer, pasukan keamanan sejauh ini menyatakan hanya satu kota Sararogha, yang berhasil direbut dari Taliban. Sementara, kota lain seperti Makeen, Tiarza, Laddah, Shawal dan Sarwakai masih berada dalam kendali Taliban. Relawan MER-C Di Gaza, Relawan MER-C Indonesia melaporkan, di pagi hari 1 Syawal 1433 Hijriah , gema takbir dan tahmid berkumandang sejak fajar di Jalur Gaza, Palestina. Seluruh sudut Kota Gaza menguman dangkan dan meninggikan asma Allah tersebut. Setalah salat Fajar para relawan bersiap untuk ke lapangan melaksanakan salat Idul Fitri. Kali

ini kami memilih salat bersama dengan rakyat Gaza di sebuah lapangan sepakbola di bilangan Gaza City. Berbaur dengan mereka merupakan kebahagiaan tersendiri, karena pagi itu terlihat di jalanan ribuan warga Gaza sudah berbondong bondong menuju lapangan. Selain kami dari Indonesia, nampak hadir juga ikhwan-ikhwan dari Malaysia yang melaksanakan shalat bersama di lapangan tersebut. Mereka datang ke Gaza sejak hari ke 28 Ramadhan untuk bersilaturahim dan menyerahkan berbagai bantuan untuk rakyat Gaza. Jumlah mereka sekitar 70 orang dari beberapa organisasi yang concern terhadap Aqsha dan Palestina. Imam dan khatib khutbah kali ini adalah Ustadz Ismail Haniya, yang menjabat sebagai Perdana Menteri Palestina yang menguasai Jalur Gaza. Sekitar pukul 06.30 waktu Gaza, datanglah Ismail Haniya yang dikawal oleh beberapa pengawal pribadinya. Ribuan warga Gaza yang sudah berkumpul segera berdiri ketika imam memerintahkan untuk bangun shalat, dan shalat pun dimulai. Rakaat pertama dimulai dengan takbir tujuh kali dikuti dengan Al-Fatihah dan membaca Surah Al-A’la, dan rakaat kedua membaca Surah AlGhasiyah. Suasana khusyuk sangat tergambar kala itu, semua jamaah shalat Ied nampak sangat mengkhidmati pelaksanaan shalat Idul Fitri kali ini. Dikawal 3.000 Polisi Sedangkan umat Islam di Rusia hari Ahad, menggelar shalat Idul Fitri di empat masjid terbesar kota Moskow, stadion olahraga dan juga taman-taman umum. Bertepatan dengan Idul Fitri tahun ini, lahir televisi Muslim Rusia pertama. Untuk menjaga keamanan penyelenggaraan shalat Idul Fitri,

SALAT ID—Warga kota Riyadh, Arab Saudi, melaksanakan salat Idul Fitri pada hari Ahad (19/8). yang dikenal oleh penduduk setempat sebagai Uraza Bayram tersebut, pihak keamanan Rusia menerjukan sekitar 3.000 petugas polisi, lansir Russia Today (RT). Lalulintas di ibukota dibatasi sejak pukul 12:30 malam takbiran sampai petang keesokan harinya. Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat hari raya kepada warga Muslim dan mendoakan mereka dengan kesejahteraan, kesehatan dan kesuksesan, tulis RT. Putin mengatakan, dengan aktivitas yang “bermanfaat”, organisasi-organisasi Muslim memberikan kontribusi yang sangat signifikan atas pelestarian serta pembangunan tradisi budaya dan bangsa Rusia. Dilansir oleh Russia Today, bersamaan dengan perayaan hari besar umat Islam tahun ini dilun-

curkan stasiun televisi untuk kalangan Muslim pertama di Rusia yang diberi nama Al-RTV. “Ini merupakan proyek yang sudah lama dinantikan. Para mufti Rusia yang bertemu dengan Presiden Rusia memintanya agar bersedia menghadiri peresmian saluran televisi Muslim,” kata Albir Krganov seorang anggota Dewan Publik AlRTV. Senin di Maroko Agak berbeda dengan kebanyakan negara di kawasan Arab dan Afrika Utara, Maroko menetapkan tanggal 1 Syawal 1433H jatuh pada hari Senin 20 Agustus 2012. Menyusul pengumuman dari Kementerian Agama Maroko tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Rabat, mengundang semua warganya yang berada negara Afrika itu untuk menghadiri shalat Ied di halaman Wisma Duta.

REUTERS

Acara yang digelar di halaman kediaman resmi duta besar RI untuk Kerjaan Maroko itu berlangsung mulai pukul 07:30 waktu setempat sampai selesai. Sekitar 200 WNI dan warga Maroko tampak hadir di sana. Warga Indonesia yang berada di Maroko sebagian besar merupakan mahasiswa dan sebagian kecil lainnya adalah pekerja asal Indonesia yang tinggal bersama ke luarganya. H. TB Ade Asnawi MA bertugas sebagai imam shalat Ied kali ini, berpasangan dengan H. Helmi Basri LC, MA sebagai khatib. Kebetulan hari raya tahun ini bertepatan dengan milad Dubes Tosari Wijaya ke-72 tahun, sehingga silaturrahim Idul Fitri digandengkan dengan acara tasyakuran, yang diisi dengan doa dan pembacaan al-Qur‘an surat Yasin. (h/dn/net)

Idul Fitri Pertemukan Penguasa dan Rakyat Biasa di Istana Brunei

Sri Mulyani Wanita Paling Berpengaruh WASHINGTON, HALUAN- Mantan Menteri Keungan, Sri Mulyani Indrawati masuk dalam daftar wanita paling berpengaruh 2012 versi majalah Forbes. Sri Mulyani menjadi satusatunya wanita Indonesia dalam daftar yang berisi 100 nama tersebut. Dalam daftar tersebut, Sri Mulyani yang kini menjabat sebagai Managing Director Bank Dunia menduduki posisi 72. Tepat di atas Sri Mulyani, bertengger Presiden Malawi, Joyce Banda, dan satu strip di bawahnya adalah Chairman NBCU Cable Entertainment, Bonnie Hammer. Kanselir Jerman, Angela Merkel, kembali menempati posisi puncak tahun ini setelah pada tahun 2011 juga menjadi nomor wahid. Sementara Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton dan Presiden Brazil, Dilma Rousseff menempati posisi kedua dan ketiga. Ibu negara Amerika Serikat, Michelle Obama yang memuncaki daftar pada edisi 2010, kali ini terlempar ke posisi tujuh. Dari Asia, India menempatkan lima nama dalam daftar, yakni Presiden Kongres Nasional India, Sonia Gandhi di posisi enam, CEO PepsiCo Indra Nooyi, Chief Technology and Strategy Officer dari Cisco System Padmasree Warrior, CEO ICICI Bank Chanda Kochhar, dan Chairman Biocon Ltd Kiran Mazumdar-Shaw. Peraih nobel perdamaian asal Myanmar, Aung San Suu Kyi juga masuk dalam daftar di urutan 19. (h/rol)

Dubes RI Handriyo Kusumo Priyo menyerahkan kenangkenangan kepada Imam, Ustad Zainul Arifin Lubis

Oleh: Efri Yoni Baikoeni GEMA takbir hari raya memuji kebesaran dan keagungan Illahi berkumandang di langit cerah Brunei pada pagi 1 Syawal 1433 H. Meski terlambat sehari dari negara tetangganya, pelaksanaan shalat Ied di Brunei tetap berlangsung meriah dan syahdu. Umat Islam khususnya Warga Negara Indonesia di Brunei tidak kalah antusias berbondongbondong menuju tempat shalat Ied. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, KBRI Bandar Seri Begawan menggelar shalat Ied yang dihadiri tidak kurang dari 1.500 WNI termasuk Dubes RI Bapak Handriyo Kusumo Priyo. Bertindak sebagai imam adalah Ustad H. Zainul Arifin Lubis (dosen KUPU, Kolej Universiti Perguruan Ugama Suri Begawan) sedangkan sebaga khatib adalah Ustad Muhammad Zaky Abdul Mutholib dari Persatuan Masyarakat Indonesia (Permai). Dalam kata pengantar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) di KBRI

Bandar Seri Begawan, H. Efri Yoni Baikoeni SS, MA menyatakan bahwa selama pelaksanaan kegiatan Ramadhan di KBRI Bandar Seri Begawan telah terkumpul dana sebesar B$2.312 (setara Rp16,184 juta) yang terdiri dari zakat fitrah, harta dan sadakah. Zakat fitrah telah dibagikan pada malam takbiran kepada 51 orang TKI yang berada di penampungan KBRI sedangkan sumbangan lainnya akan dikirimkan kepada lembaga pendidikan dan keagamaan di Indonesia. Selesai pelaksanaan shalat Ied, Duta Besar RI bersilaturrahmi dengan Masyarakat Indonesia sambil menikmati jamuan makan pagi. Sudah menjadi tradisi di Brunei, usai shalat Ied dilaksanakan rumah terbuka “open house” untuk merapatkan silaturrahmi pada hari kemenangan. Yang paling istimewa, Sultan Brunei membuka istananya untuk kunjungan masyarakat termasuk warga asing dan turis. Selama 3 hari berturut-turut, pengunjung berkesempatan bersalaman langsung dengan kepala negara “Abode of Peace” tersebut. Pada hari pertama jumlah pengun-

jung tercatat 39.446 orang sedangkan pada hari kedua mencapai 33.530 orang. Jumlah pengunjung terbanyak tercatat pada tahun 2006 yang mencapai rekor 102.599 orang. Dengan berpakaian hari raya, para pengunjung antri menunggu giliran bertemu yang dibagi 2 sessi yaitu pagi dan siang yang masingmasing berlangsung 2 jam. Sebelum bertemu dengan Sultan, para pengunjung disuguhkan beraneka macam makanan lezat yang disajikan pelayan di istana mewah dengan 1.788 kamar tersebut. Pengunjung laki-laki berkesem-

patan bersalaman dengan Sultan Haji Hassanal Bolkiah didampingi Putera Mahkota Prince Haji AlMuhtadee Billah. Pengunjung perempuan bersalaman dengan permaisuri, Raja Isteri Pengiran Anak Hajah Saleha dan isteri putera mahkota, Princess Hajah Sarah. Sebenarnya “kehangatan” penguasa dengan rakyat biasa sudah terasa seminggu menjelang puasa Ramadhan, dimana Sultan Brunei membagikan kurma kepada seluruh umat Islam di Brunei. Pada tahun ini, Yayasan Sultan

Haji Hassanal Bolkiah mengimpor kurma “Safawi” sebanyak 148 ton dari Al–Madinah Dates Company, Saudi Arabia. Kurma tersebut dibagikan dalam kotak seberat 300 gram oleh Ketua Kampong. Pembagian kurma menjelang Ramadhan ini sudah menjadi tradisi Sultan sejak tahun 1992. Demikianlah suasana Idul Fitri mempertemukan keluarga penguasa dengan rakyat biasa yang merayakan kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh.* Bandar Seri Begawan, 23 Agustus 2012.(***)


RIAU DAN KEPRI 9

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

Pekerja Asing Tewas

LINGKAR Tiket Pesawat Masih Mahal BATAM, HALUAN — Harga tiket pesawat dari Bandara Hang Nadim, Batam, tujuan ke beberapa kota di Indonesia masih sangat tinggi. Sejumlah pengelola maskapai penerbangan komersil, menyatakan kenaikan harga tersebut terjadi beberapa hari sebelum Lebaran, dan biasanya berlanjut hingga H+7. Momentum Lebaran menjadi berkah besar bagi para penggiat bisnis travel, baik angkutan darat, laut maupun udara. Selain pengguna jasa angkutan tersebut membludak, juga banyak para spekulan memainkan tarif dengan menaikan harga jualnya. Misalnya, transportasi udara yang paling diburu pemudik asal Kota Batam untuk tujuan daerah tertentu seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Yogyakarta, Medan, Padang dan Pekanbaru yang disebut sebagai jalur gemuk penerbangan. Harga tiket rute penerbangan dijual ratarata diatas Rp700 ribu hingga Rp 1,2 juta, bahkan para calon penumpang mendapatkan tiket rute ini harus membooking jauh-jauh hari agar mendapat seat yang diinginkan. “Harga tiket masih tinggi, mungkin beberapa pekan nanti bisa ada yang murah,” ujar Yuni tiketing Anshun, Batam Centre, Kamis kemarin. Rute terbang Batam-Surabaya, yang biasanya masih menawarkan harga Rp650 ribu, kini harga tiket itu bisa didaptakn dengan harga rata-rata Rp900 ribuan hingga Rp1,2 juta. Begitu juga tujuan Batam-Jakarta yang merupakan jalur gemuk penerbangan, harganya rata-rata di atas Rp500 ribu. Dia tidak bisa memastikan sampai kapan harga tiket bisa normal, karena momen Lebaran menjadi alasan para operator penerbangan yang memberlakukan harga-harga tersebut. Bahkan saat disinggung, harga tiket promo, dia spontan saja menjawab tidak tersedia lagi. Katanya, itu sistem sedangkan pihaknya hanya melayani penjualan saja selaku mitra maskapai. “Untuk saat ini tiket promo agak sulit,” katanya. Selain menjelaskan harga tiket domestik yang masih tinggi harganya, harga tiket internasional milik Fireplay juga lumayan tinggi, padahal pada hari biasa dijual Rp600 ribu hingga 1,2 juta. “Rute internasional ini hanya tujuan Batam-Subang, Malaysia saja, udah gitu pesan langsung bayar jadi tidak berlaku booking,” katanya. (hk/tea)

Harga Sayur Turun BATAM, HALUAN — Sejumlah harga sayur seperti sawi, bayam, kangkung yang sempat mengalami kenaikan pada saat jelang Lebaran, pada saat ini mengalami penurunan harga. Salah seorang pedagang sayur di pasar Tos 3000 Jodoh, Batam, Adi menyampaikan, usai lebaran sejumlah harga sayur-sayuran turun seperti diantaranya sawi, kangkung, dan bayam. “Kemarin jelang lebaran harga sayur sempat mengalami kenaikan, sekarang usai lebaran turun,” katanya ditemui di lapak dagangannya Pasar Tos 3000 Jodoh, Kamis (23/8). Penurunan harga jual sayur mulai terjadi pada hari ini (Kamis). Karena pada saat beberapa hari Lebaran lalu, banyak petani yang tidak memanen sayurannya. Dan baru saat ini dipanen semuanya. Sayur kangkung saat ini dijual Rp2 ribu. Sementara nomalnya Rp3- Rp4 ribu, timun dijual Rp1-2 ribu normalnya dikisaran Rp4-5 ribu, sawi Rp2-3 ribu normalnya Rp4 ribu. Dan sawi putih dijual Rp1-2 ribu normalnya Rp4-5 ribu serta bayam Rp2 ribu normalnya Rp3-4 ribu,kacang panjang Rp5-6 ribu. Untuk pasokan sayur seperti sawi, bayam dan kangkun didatangkan dari Tanjungpinang, Bintan, dan beberapa dari Batam. Penurunan pendapatan usai lebaran akibat sepinya masarakat yang datang berbelanja juga dirasakan juru parkir yang ada di Pasar Tos 3000 Jodoh. Salah seorang juru parkir di Pasar Tos 3000 yang ditemui menyampaikan, usai lebaran sedikit masarakat yang datang berbelanja ke pasar. “Mudah-mudahan hari minggu nanti sudah kembali normal seperti biasa lagi,” katanya. (hk/cw57)

SEKUPANG, HALUAN — Gamila Elmer Bautista (42), warga negara Filipina ditemukan tewas di galangan kapal PT Batamec Tanjunguncang, Batam, Kamis (23/ 8) sekitar pukul 14.00 WIB. Jenazahnya ditemukan terapung dalam keadaan tertelungkup oleh karyawan perusahaan tersebut dalam kondisi membengkak. Usai dievakuasi, jenazah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Badan Pengusaahaan (RSBP) Batam menggunakan Mobil Inafis Polresta Barelang untuk dilakukan visum Alex Burac (40), teman kerja korban dan juga berasal dari Filipina saat ditemui di RSBP mengatakan, korban diketahui hilang pada Rabu (22/8) sekitar pukul 12.00 WIB saat jam makan siang. Korban memang sudah diketahui tidak ada sejak sarapan pagi, namun pekerja galangan sebagai Welder itu tidak kunjung muncul hingga jam makan siang. “Kami rekan kerja, dia bawahan saya yang memang bersama-sama kapal itu sejak dari Cina. Tiga minggu lalu tiba di Batamec untuk melakukan perbaikan. Rencananya dua minggu lagi kami akan berangkat menuju Bahrain untuk membantu

pembangunan Rig Offshore di sana,” ujar Alex. Dikatakannya dari data jam kunjungan disekuriti perusahaan diketahui korban pada malam hilngnya ia keluar bersama empat orang rekannya meninggalkan Batamec sekitar pukul 19.00 WIB menuju Bar Lingling, tak jauh dari lokasi perusahaan. Di sana mereka minum sampai mabuk. Namun saat kembali di Batamec, sekitar pukul 22.00 WIB di malam yang sama, korban dalam keadaan mabuk berat. Melihat kondisi itu, kelima orang itu dilarang sekuriti masuk ke komplek Batamec. Selang satu jam kemudian, melihat Gamila dan temannya dapat mengotrol diri, pihak keamanan kemudian mengizinkan mereka masuk. “Ya mereka setelah diizinkan masuk, langsung masuk yang sebelumnya kembali menuliskan namanya. Dan sampai dikapal tempat ia tinggal, yang sandar tiga kapal dari dermaga masing-masing mereka kembali ke kamar,” terang Alex. Baru pada pagi harinya, saat sarapan, para pekerja berkumpul, namun tak tampak sosok Gamila. Tapi, saat itu mereka tak curiga saat Gamila tak hadir. Dan saat makan siang, melaporkan ke Cheff kapal, yang dilanjutkan melapor ke pihak sekuriti perusahaan. Korban yang merupakan pekerja Kapal Beluga II AHTC milik Otto Marine asal Singapura, hingga kemarin masih berada di RSBP menunggu divisum. (hk/cw56) BAJAKAN — Penjualan CD,VCD dan DVD bajakan di Kota Tanjungpinang, Kepri kian marak, dan terkesan tidak tersentuh aparat kepolisian. SUTANA

Perantau Minang DALANGI KEBAKARAN 57 RUMAH Bantu Korban Kebakaran Warga Singapura Diperiksa BATAM, HALUAN — Ikatan Keluarga Sumatera Barat(IKSB) Batam, bundo kanduang dan Gema Minang Kota Batam, memberikan bantuan sembako sebagai wujud kepedulian social, dan kebersamaan kepada korban kebakaran di Muara Takus, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batuampar, Batam, Selasa (21/8). “Dalam musibah ini, kita tidak akan berpangku tangan. Kita juga akan memberikan wujud kepedulian kepada saudara-saudara yang tertimpa musibah ini. Baik segara moril maupun materil. Dari itu, marilah kita bersama-sama meringankan beban mereka yang tertimpa musibah. ,” kata Sudirman, Ketua Sosial Masyarakat IKSB Batam. Bantuan yang diberikan tersebut katanya, merupakan bantuan tanggap darurat untuk seluruh masyarakat yang mengalami musibah tersebut. Karena, saat ini masyarakat korban kebakaran sangat membutuhkan uluran tangan para donatur. Makanya, IKSB memberikan bantuan berupa sembako, sehingga, mereka tetap bisa bertahan di tenda-tenda yang telah disediakan pemerintah. “Bantuan yang diberikan berupa beras, pakaian layak pakai, susu, indomie, pempes dan pembalut. Kemudian, kita juga menyiapkan mobil ambulan IKSB untuk bisa di pergunakan masyarakat yang tertimpa musibah ini,” lanjutnya. Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang Kota Batam, Hj Betty menghimbau, agar masyarakat yang

tertimpa musibah agar tetap tabah dan sabar. Karena, ini merupakan ujian dari Allah, dan pasti ada hikmahnya dibalik semua ini. “Ini bantuan baru tahap awal, untuk kedepannya kita akan berupaya untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa musibah ini. Tentunya dalam bentuk bantuan yang lain lagi,” kata Betty. Panitia penerima sumbangan masyarakat, Dayat dan Naldi mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih atas kepedulian IKSB Batam tersebut. Bantuan itu sangat dibutuhkanb oleh segenap masyarakat yang tertimpa musibah itu. “Untuk bantuan tanggap darurat dari Dinas Sosial akan berakhir pada hari Minggu. Kami menghimbau kepada masyarakat Batam dan donatur agar bisa memberikan bantuan, dan perhatian kepada masyarakat Muara Tahus ini,” ujarnya. Sementara itu, Mariani (65) korban musibah kebakaran mengatakan, dalam musibah yang terjadi dia hanya tinggal pakaian yang ada di badan. Semua isi rumah dan peralatannya habis terbakar. Sehingga, kami tidak bisa berbuat banyak. “Hingga saat ini kami belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Yang kami terima dalam tiga hari ini hanya berupa makan dan tenda tempat kami tidur. Kami berharap pemerintah segera turun tangan agar kami bisa beraktivitas kembali,” lanjut Mariani. (hk/cw41)

=

BALOI, HALUAN — Kapolda Kepri Bridjen Yotje Mende menegaskan Gerri Kasan, pelaku yang menyebabkan terbakarnya 57 rumah di Ruli Muara Takus Seraya, Batam tidak akan dideportasi. Pasalnya pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum di Indonesia, meski yang bersangkutan berkewarganegaraan Singapura. “Kita tidak akan mendeportasi pelaku, karena kita akan tetap proses dia sebagaimana hukum yang berlaku di Indonesia,” ujar Yotje Mende di Mapolresta Barelang, Kamis (23/8) usai memimpin gelar perkara kasus kebakaran yang terjadi pada Selasa (21/8) lalu. Keputusan tersebut, kata Kapolda, juga didukung oleh sikap kooperatif yang ditunjukkan Konsulat Singapura yang selama ini telah memberikan keterangan kepada penyidik sesuai dengan apa yang diminta. Terutama mengenai data pelaku dan juga status selama ini. Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono menambahkan, gelar perkara sebagai upaya untuk menggali sejauhmana tindak pidana yang telah dilakukan oleh pelaku, sehingga dapat mengantisipasi adanya celah kalau keterangan hanya

dari penyidik di lapangan. “Kita juga butuh masukan dari berbagai pihak, sehingga perkara ini digelar di Mapolresta Barelang,” ujar Hartono. Sementara itu, sejak pagi hingga siang Kamis (23/8) tersangka Gerri Kasan yang didampingi penasehat hukumernad Nababan terus menjalani pemeriksaan di Unit Jatanras Satreskrim Polresta Barelang. Bernad Nababan yang ditemui disela-sela pemeriksaan kliennya mengatakan, pemeriksaan yang dijalani kliennya untuk melihat sejauhmana tindak kriminal tersebut dilakukan secara sengaja. Karena berdasarkan keterangan yang dihimpun, awalnya kebakaran tersebut dipicu oleh sikap tersangka yang sengaja membakar potongan sendal dan kasur yang rencananya untuk oleh-oleh isterinya. “Awalnya mereka cuma bakar potongan sendal dan kasus, tapi ternyata percikan apinya cukup besar dan menyebar secara cepat,” ujar Bernad. Menurutnya, kliennya datang dari Singapura untuk mengunjungi isterinya Saliati, namun sial karena saat datang ternyata isterinya tidak berada di rumah. Dan bahkan tersangka sempat menginap di luar karena sang isteri tak

LOWONGAN

DIBUTUHKANSEGERA: Tukang masak khusus Chinesse food, usia 30 s/ d 50 Tahun, Perempuan, Hubungi Hongkong Medistra Padang. HP 081311525950 STNK Sepeda Motor Honda BA. 3116 BQ, An. Arif Qaidul Ilham. Hilang hari Rabu, 15 Agustus 2012 dari perjalanan dari Ulak Karang menuju Tabing. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat

DIJUAL / DIOVER 1 UNIT MOBIL NISSAN XTRAIL BARU PLAT PROFIT/PUTIH 2.0 M/T TAHUN 2012, BELUM BBN. HUBUNGI : 085274822992. TANPA PERANTARA

= LOWONGAN

DIBUTUHKAN SEGERA : Pengasuh anak, dengan syarat : menyukai anak-anak, jujur, disiplin, sabar dan masih single. Lamaran diantar langsung ke :

TPA KHALIFAH Komplek Kodam Blik I No.4 Siteba Padang. Hub : 081363056735 (Buk Aan)

=

TOYOTA

1 unit TOYOTA TWIN CAM Tahun 88 warna biru metalik. Harga Buka Rp. 40.000.000 Berminat hubungi 0751 4488700 TANPA PERANTARA

= LOWONGAN

DIBUTUHKANSEGERA: KARYAWATIJUJUR,RAMAH, DIUTAMAKANYANGBISA MANDIRI.HUBUNGI LANGSUNG HONGKONGMEDISTRA HP :081311525950

tahu rimbanya. Karena kesal, pelaku melampiaskan amarahnya dengan membakar oleh-oleh yang rencannya akan diberikan pada isterinya. Namun naas karena kondisi rumah yang semi permanen, percikan api sangat cepat dan tak dapat dikuasai. Padahal sebelumnya menurut keterangan pelaku, sesaat setelah membakar oleh oleh tersebut ia kemudian menyampaikan laporan ke Polsek Batuampar sambil berharap Polsek bisa memberikan bantuan. “Tidak maksud untuk melarikan diri, karena sesaat setelah kejadian pelaku langsung melapor ke Polsek Batuampar,” kata Bernad. Apalagi katanya, pelaku saat perjalanan ke Polsek Batuampar menitipkan tas yang berisikan seluruh dokumennya ke tukang ojek yang bernama Bara, tapi ternyata seluruh dokumennya dibawa kabur oleh tukang ojek tersebut, sehingga dari awal memang pelaku tidak ada bermaksud melarikan diri. Selama pemeriksaan kliennya mengakui kesalahannya, meski secara terus terang pelaku tidak pernah mengakui ada unsur kesengajaan, sehingga kliennya meminta keringanan atas ketidak sengajaan yang dilakukan tersebut. (hk/ays)


10 LAPORAN KHUSUS

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

BUPATI RESMIKAN MONUMEN FOTO COPY

Lambang Kejayaan Masyarakat Atar di Perantauan M

onumen Foto Copy di Kenagarian Atar, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar merupakan lambang kejayaan dan keberhasilan masyarakat Atar di perantuan yang menekuni bidang usaha foto copy, diresmikan Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe, Selasa. Letaknya yang strategis, berada di pinggir jalan negara Batusangkar–Sitangkai Kecamatan Lintau Buo, menyebabkan monumen tersebut kelihatan jelas dan menarik. Inilah satu-satunya

monumen yang berbentuk mesin foto copy, sehingga memberi daya tarik sendiri, disamping memiliki makna dari sejarah kejayaan masyarakat Atar di perantauan. Monumen ini, menurut tokoh masyarakat setempat juga merupakan lambang pemersatu masyarakat Atar pada umumnya. Dimana lebih dari sebahagian penduduk Atar adalah perantau yang berusaha di berbagai kota di Pulau Jawa dan luar Jawa sebagai pengusaha di bidang foto copy. Menurut tokoh perantau

BUPATI , M. Shadiq melepas balon berhadiah foto copy saat peresmian monumen.

Rajiman, maksud didirikannya monumen mesin foto copy ini, berawal karena warga Atar di perantauan dikenal dan diakui dunia atas keberhasilannya dalam usahanya sebagai pengusaha foto copy. Tapi banyak orang yang tidak kenal dan ingin mengenal dimana letaknya daerah Atar itu. Oleh sebab itu muncul ide dari perantau untuk membangun monumen yang dapat memberi daya tarik orang yang berkunjung atau melewati Nagari Atar dan membawa kesan tersendiri dari Atar dengan melihat monumen tersebut sebagai lambang kejayaan masyarakat perantau sebagai pengusaha bidang percetakan dan mesin foto copy. “Monumen Foto Copy itu ditempatkan pada tempat ketinggian, yang mudah dilihat orang-orang yang melewati Nagari Atar, dan menyadari kalau dia sedang berada di Atar,� ungkap Rajiman. Pembuatan monumen menelan biaya sebesar Rp.28 juta yang sepenuhnya dibiayai oleh seluruh perantau Nagari Atar dari berbagai kota di Indonesia. Menurut wali nagari setempat disamping monumen ini, juga sedang dibangun gedung nagari berukuran 30 x 20 m yang akan digunakan untuk acara pertemuan dan berbagai kegiatan nagari yang selama ini didambakan masyarakat. Pembangunannya akan menelan biaya Rp.1,2 Miliar, yang dibangun dengan dana yang berasal dari DAUN APBD selama 3 tahun dan sumbangan masyarakat di perantauan dan kampung. Sekarang pembangunannya baru selesai 20 persen namun telah digunakan untuk acara halalbihalal masyarakat dan pemerintah Tanah Datar.

FOTO bersama di latarbelakangi monumen foto copy. Bupati Bangga Bupati Tanah Datar pada acara peresmian mengatakan, bangga dan bahagia dengan selesainya tugu berbentuk mesin foto copy yang diprakarsai oleh perantau Nagari Atar. Hal ini akan memberi kesan tersendiri bagi para wisatawan dan tamu yang ke Tanah Datar melewati Nagari Atar. Sehingga ke depannya, Nagari Atar akan lebih terkenal. Bupati juga menyatakan rasa bangganya atas kegiatan pulang basamo perantau Atar tahun ini. Bupati berharap, selama dikampung mereka

merasa senang sehingga tumbuh keinginan untuk kembali mudik tahun depan dengan jumlah yang lebih banyak. Bupati menyatakan bangga dengan adanya inisiatif perantau untuk membangun monumen foto copy ini, yang unik, satu-satunya sehingga dengan adanya ciri khas monumen di Nagari Atar ini akan semakin dikenal oleh masyarakat luas di Indonesia. Pemerintah nagari saat ini juga sedang membangun Gedung Nagari dengan ukuran 20x30 m Semuanya akan menelan biaya 1Rp,2 miliar. Kini baru selesai 20 persen. (Yuldaveri)

BUPATI M. Shadiq menandatangani prasasti monumen mesin foto copy Atar.


11

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

Objek Wisata .................. Dari Halaman. 1 Menurutnya, hal ini disebabkan terjadinya banjir, sebagian warga Kota Padang masih trauma dengan hamtaman banjir bandang yang sempat melanda Lubuk Minturun. Sementara itu, wisata bahari di kawasan pantai di Kota Padang tetap menjadi pilihan utama. Pantai Padang, Pantai Air Manis, Pasir Jambak maupun pantai Karolin Ramai dikunjungi oleh masyarakat yang menghabiskan masa liburan lebaran. Fitrianita salah seorang pemudik dari Jakarta mengaku dengan segaja berkunjung ke Pantai Air Manis Padang dari kampungnya di Bukittinggi. Menurutnya, berkunjung ke pantai, menghabiskan masa liburan dengan keluraga adalah masa-masa menyenangkan. ”Kota Padang sangat popular dengan wisata pantainya. Selain berkunjung ke pantai Padang, kami juga tidak melewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Pantai Air Manis. Kisah Malin Kundang tetap menjadi cerita menarik yang mampu menyedot pengunjung,” katanya. Sementara itu, Jengsri salah seorang pengunjung Pantai Padang dari Kota Solok mengaku berkun-

jung ke kota padang untuk bersilaturhami dengan keluaraga. Di kota Padang keluarga membawanya untuk berkunjung ke Pantai Padang. Menurutnya, kawasan Pantai Padang sangat menarik dan memiliki nilai eksotif tetapi belum terkelola dengan baik. Misalnya masih banyaknya sampah yang berserakan. Selain itu, tata kelola parkirnya juga semrawut, sepertinya pemerintah kota tidak siap menyambut masa libur lebaran. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Asnel, mengaku sebelum libur lebaran sudah melakukan beberapa persiapan. Di ataranya meningkatkan pengamanan di lokasi obyek wisata. Dalam pengamanan ini, kata Asnel, melibatkan 40 personil Satpol PP serta 20 petugas dari jajaran Polresta Padang berikut Polisi Khusus Pariwisata. Semuanya ditempatkan di tiga obyek wisata yang mendapat prioritas pengamanan tersebut. Objek-objek wisata Kota Padang selama lebaran bakal diberi pengamanan yang cukup intensif karena diperkirakan tempat-tempat tersebut akan disesaki pengunjung.

Obyek wisata yang mendapat pengamanan ketat tersebut diantaranya adalah Pantai Aia Manih, Pantai Padang, dan Pasir Jambak. Meskipun pengamanan lebih dipusatkan di tiga tempat yang dinilai rawan dan lebih menjadi favorit bagi pengunjung di masa lebaran, bukan berarti tempat wisata lainnya tidak ada pengamanan. Beberapa personil Satpol PP dan aparat kepolisian akan terus memantau tempat wisata lainnya Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah Maulana Yusran mengatakan, kedatangan atau kepulangan perantau-perantau ke tanah air, suatu kebanggaan bagi pemerintah daerah. Sebab, kesempatan tersebutlah objek-objek wisata yang ada di Sumbar khususnya di Padang bisa dipromosikan kepada perantau serta mampu menjadikan objek wisata tersebut berubah ke arah yang lebih baik. Ia juga menyesalkan banyak berdirinya warung-warung atau bangunan liar yang meresahkan wisatawan. Lihat saja, tempat yang semestinya dipakai untuk berjalan kaki oleh wisatawan kini didirikan bangunan atau tempat berjualan. (h/yat)

SBY Akan Dikirimi “Baju Kejujuran” DENPASAR, HALUAN — Diminati semua lapisan warga Bali baik politikus, agamawan hingga kelompok adat, akhirnya baju kejujuran dengan desain motif poleng (kotak-kotak hitam putih) khas Bali dengan ciri khas yakni kantong terbalik ke bawah akhirnya di produksi secara massal. Penggagas baju kejururan yakni Ketua DPD Partai Demokrat Bali, I Made Mudarta mengaku baju kejujuran sebagai simbol kejujuran dengan ciri khas kantongnya semua dibuat terbalik ini, kini kebanjiran permintaan. “Baju kejujuran luar biasa responnya. Banyak sekali permintaannya. Awalnya kami hanya memproduksi terbatas saja. Tapi karena respon baik, kami akan memproduksinya secara massal,” ujar Made Mudarta, di Denpasar, Kamis (23/8). Menurut Mudarta, respon luar

biasa ini sangat positif untuk gerakan moral dalam rangka mengembalikan kejujuran setiap orang untuk bertindak tidak merugikan sesama. “Korupsi misalnya. Itu terjadi karena tidak jujur. Dengan spirit yang terpancar dari baju kejujuran kami berharap tak ada lagi praktik korup,” kata Mudarta. Mudarta mengatakan, dalam waktu dekat akan segera mengirimkan baju kejujuran tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar kejujuran lebih menggema ke seluruh nusantara. Dia mengatakan, tidak bermaksud menyindir Presiden SBY dengan baju kejujuran yang hendak ia kirim tersebut. “Pak SBY itu kan orangnya jujur. Beliau simbol kejujuran. Jadi, sebagai eksekutif, beliau harus menjadi simbol kejujuran,” jelasnya. Mudarta juga menyatakan akan mengirimkan baju kejujuran itu

kepada Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Tidak hanya itu, Ketua DPR RI, Ketua Mahkamah Agung (MA), Ketua KPK, Ketua Komisi Yudisial, Kapolri dan lembaga lainnya juga akan kami berikan.”Ketua Umum kami (Partai Demokrat, Anas Urbaningrum) juga akan kami kirimi. Lembaga lain seperti Ketua KPK, Ketua Komisi Yudisial, Kapolri dan lainnya juga akan kami berikan. Beberapa hari ke depan akan kami atur waktu pengirimannya,” papar Mudarta. Di buatnya baju kejujuran yang di gagasnya sendiri itu, sebagai bentuk komitmen dirinya maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2013 untuk tidak berbuat korup dan lebih peduli terhadap kepentingan masyarakat. “Semoga saja kejujuran menjadi semangat dalam membangun negeri ini,” harapnya. (h/naz/inicom)

Tujuh Rumah .................. Dari Halaman. 1 Sidak PNS ..................... Dari Halaman. 1 kebakaran (damkar), sehingga tidak sempat menjalar ke los pasar Taratak Kubang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota menurunkan tiga mobil damkar ke untuk memadamkan api. Satu unit mobil damkar BPBD Kota Payakumbuh juga turut memberikan bantuan, sehingga api bisa lebih cepat terkuasai. Sumber api diduga berasal dari tungku yang lupa dipadamkan Upik. Informasi yang dihimpun dari Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Limapuluh Kota, Edi SH dan Kabid Kedaruratan dan Logistik, Firmansyah, pemilik rumah yang menjadi korban adalah seorang janda. Ketika peristiwa terjadi korban tidur seorang diri. Berkemungkinan korban tertidur lelap sehingga tidak mengetahui api sudah membakar rumahnya. Rumah semi permanen itu belum tersambung jaringan listrik PLN. “Api diketahui terlebih dahulu oleh masyarakat Jorong Siamang Bunyi dan mereka melaporkan ke walinagari Kubang. Sedangkan warga Taratak mengetahui kebakaran ketika api sudah besar dan langsung memberikan pertolongan bersamaan datangnya mobil damkar dari Limapuluh Kota dan Payakumbuh, sehingga api bisa dilokalisir,” ujarnya. Berdasarkan keterangan penduduk setempat, kata Edi dan Firman, putra putri Asmarni lima orang semuanya berada di rantau. Dia menjaga rumah seorang diri. Korban kemungkinan tertidur pulas ketika

peristiwa itu terjadi, sehingga tidak sempat lagi menyelamatkan diri keluar rumah. Dalam peristiwa yang cukup tragis itu diperkirakan pemilik rumah menderita kerugian mencapai Rp50 juta, karena tidak ada barang-barang seisi rumah yang bisa diselamatkan. Korban dimakamkan kemarin. Sebelumnya jenazah sempat dibawa ke RSUD Suliki untuk dioptosi. Tapi asal api yang sebenarnya masih dalam penyelidikan pihak berwenang, yakni Polsek Guguk. Sementara itu, kejadian yang sama juga menerpa warga di Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban. Satu rumah permanen milik Lamsia (47) suku Melayu jadi abu dilalap sijago merah. Peristiwa itu terjadi, Kamis (23/8) dini hari sekitar pukul 04.15 WIB. Pamiliknya, mampu keluar bangunan untuk menyelamatkan diri, tiga mobil damkar berhasil menguasai api dan kerugian dalam peristiwa itu ditaksir sekitar Rp50 juta. Enam Kebakaran di Padang Sementara itu, mulai Lebaran hingga H+4 di Kota Padang terjadi enam peristiwa kebakaran yang tersebar di berbagai wilayah. Untungnya dari enam kasus kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Kepala Dinas Kebakaran (Damkar) Kota Padang Budhi Erwanto mengatakan, kebakaran yang terhebat selama Lebaran adalah yang terjadi pada swalayan di kawasan Taruko dan Panti Asuhan anak Mentawai. Umumnya kebakaran

disebabkan karena terjadinya arus pendek. “Banyak disebabkan arus pendek atau konsleting listrik,” kata Budhi, (23/8) Rumah yang terbakar umumnya sedang ditinggal pergi oleh pemiliknya dan penyebabutamanya karena terjadinya hubungan singkat arus listrik alias korsleting. “Pada peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa, namun diperkirakan kerugian dari enam kasus tersebut sekitar Rp1,5miliar,” jelasnya. Selain dua kasus kebakaran yang besar itu, sebelumnya juga terjadi kebakaran yang diduga karena kompor meledak, satu unit rumah di Jalan Linggarjati Rt 02 Rw 02 Parupuk Tabing, Padang, terbakar. Peristiwa itu terjadi Rabu (22/8) sekitar pukul 07.00 WIB. Kebakaran di Linggarjati, rumah permanen milik Darman (50). Tidak banyak peralatan rumah yang bisa diselamatkan. Korban menderita kerugian sekitar Rp75 juta. Sedangkan Lebaran tahun 2011 kebakaran yang terjadi di Padang sebanyak 18 kasus. Kemudian dari kejadian ini juga tidak ada korban jiwa. Sedangkan kerugian sekitar Rp2,5 juta. Ditambahkan Budhi, bagi masyarakat Kota Padang yang ingin meninggalkan rumahnya atau ketika bepergian agar selalu mematikan kompor dan listrik untuk menimalisir terjadinya kebakaran. “Diminta agar warga selalu berhatihati dan waspada hingga Lebaran ini atau seterusnya,” ungkapnya. (h/zkf/nas)

Pilkada Digelar ............... Dari Halaman. 1 “Tiap dua hari sekali kita dengar berita pilkada ini, bupati ini, dan lain-lain. Jadi sepertinya negeri ini pilkada saja isinya,” jelasnya sembari tersenyum. Menyusul persetujuan Presiden atas pilkada serentak tersebut, selanjutnya Kemendagri akan mengajukan hal tersebut ke DPR setelah selesainya masa sidang Dewan dimulai. Ide pilkada serentak ini rencananya akan diajukan ke DPR pada bulan September setelah RUUK DIY diputuskan. “(Pilkada serentak), ya setelah Yogya,” kata Gamawan. Menurut Gamawan, jika pilkada rerentak bisa dilaksanakan dan disetujui oleh DPR, maka Kemendagri akan merevisi jadwal pelaksananan pemilihan dengan tahunnya nanti. “Karena kalau di PP sekarang itu kan 90 hari saya kira PP perlu diubah kalau itu akan kita satukan karena ada dimajukan 6 bulan dan nantinya akan dimundurkan selama 6 bulan ide kita seperti itu,” paparnya. Jika hal itu dilakukan, maka sebelum bulan Juni pada 2014 dapat digabungkan ke tahun 2013. Tapi jika lewat bulan Juni 2014 akan dimundurkan menjadi tahun 2015. “Ini yang khusus 2014. Kemudian diatur lagi sehingga 2019 dua putaran baru bisa,” sambungnya. Mantan Gubernur Sumatera Barat ini pun menjelaskan, setelah menyelesaikan masalah RUU Yogyakarta, maka pembahasan rumusan pilkada serentak akan dibicarakan antara Kemendagri dengan DPR. “Ya dalam masa sidang ini dalam waktu dekat ini kita akan menuntaskan Yogyakarta menurut rencana yang kita terima antara tanggal 30-31 Agustus itu masalah Yogyakarta. Sekarang sudah masuk tahap Timwus sudah ditangan Timwus,” terangnya.

Dalam pada itu, walau ide pilkada seremtak belum dilempar ke publik, tapi Gubernur Lampung sudah menerima dan mendukung proses pemilu di daerah ini secara bersamaan. “Nanti sudah ada pembicaraan di DPR kita akan coba mengangkat ini dan melempar kepada publik saya kira sudah ada apresiasi di Gubernur Lampung memberikan itu dan beliau sangat setuju bila itu dimundurkan di 2015,” simpulnya. Sementara itu, ketika ditanya tentang respons DPR, Gamawan yakin, DPR bersedia membahas gagasan tersebut. “Saya yakin bisa kita, cuma pengaturan saja dan sudah harus ada kesepakatan dengan DPR,” terangnya. Evaluasi 1.500 Perda Terkait dengan peraturan daerah (perda), Kemendagri kini sudah mengevaluasi 13.500 perda yang dibuat oleh masing-masing pemerintah daerah. Sebanyak 1.500 perda akan dievaluasi lagi. “Masih ada 1.500 lagi target kita, jadi kita sudah 13.500 ya. Kemarin itu kan sudah dievaluasi, dikembalikan sebagian ke daerah untuk diperbaiki,” ujar Gamawan Fauzi. Gamawan mengatakan perda yang dievaluasi bermacam-macam jenisnya. Di antaranya terkait pajak retribusi, perda-perda non pajak retribusi, baik di provinsi maupun kabupaten. “(Mayoritas) biasanya pajakpajak perda retribusi. Perda pajak retribusi itu diatur di UU 28, yang bersifat close list, tidak boleh melebihi apa yang diatur di UU. Cuma dibikin range. Misalnya pajak bahan bakar, misalnya paling tinggi 10 persen. Kalau ada daerah yang membuat 12 persen, pasti kita coret,” paparnya. Dari 13.500 yang sudah dievaluasi, lanjut Gamawan, sudah 824

perda yang dibatalkan. “Batalkan itu belum tentu semuanya. Ada beberapa pasal, ada beberapa ayat. Tapi ada juga konstruksinya yang salah. Bukan kewenangannya misalnya, itu kita pulangkan kepada daerah untuk diulang. Sampai 2014 nanti kita masih evaluasi,” tutupnya. Kepastian Hukum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato Kenegaraannya di gedung MPR/DPR/DPR, Kamis (16/8) juga mengatakan bahwa evaluasi perda bermasalah dilakukan untuk menjamin iklim investasi dan kepastian hukum di Tanah Air. “Kita telah dan sedang mengevaluasi 13.520 peraturan daerah. Dan 824 peraturan daerah telah kita batalkan,” katanya. SBY menyadari, masih muncul sejumlah hambatan iklim investasi dan kepastian hukum yang dikeluhkan oleh berbagai kalangan. Jika ini dibiarkan, lanjutnya, berpotensi menciptakan ketidakpastian, ekonomi biaya tinggi (high cost economy), dan hilangnya kesempatan untuk mendapatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dan berkualitas. “Kita perlu terus bekerja keras untuk mengurangi ekonomi biaya tinggi itu,” tegasnya. SBY menambahkan, untuk meningkatkan aliran investasi baik Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), akan diimbangi dengan kecepatan dan kemudahan perizinan. Salah satu hal yang sudah dilakukan adalah dengan menekan dan mempercepat penerbitan izin berusaha dari semula 60 hari menjadi 17 hari. “Sama pentingnya dengan itu, upaya penegakan hukum sangat penting untuk meningkatkan rasa aman dan stabilitas dalam berinvestasi,” jelasnya. (h/dn/dtc/ inicom)

popularitas para pimpinan lembaga pemerintahan. “Karena tidak memberi efek jera. Yang ada justru memberi ruang bagi pimpinan lembaga untuk mencari popularitas,” kritik Andrinof. Lebih dari itu, Andrinof menyebutkan yang mendesak dilakukan untuk membenahi birokrasi di Indonesia adalah dengan cara mengubah mental birokrat. Perubahan mental pegawai negeri sipil tidak bisa dilakukan secara instan. “Harus dengan cara sistemik dimulai dari proses rekrutmen pegawai, sistem promosi, perbaikan sistem kerja,” urainya. Dia menilai, reformasi birokrasi yang selama ini didengungkan jauh

panggang dari api. Menurutnya, reformasi birokrasi hanya menjadi wacana saja. “Reformasi birokrasi itu harus memperbaiki kualitas manusianya dan perbaikan organisasinya,” tambahnya. Sementara sebelumnya dalam sebuah kesempatan pengamat birkorasi dari Universitas Indonesia (UI) Roy V Salomo, menilai sidak seharusnya tidak hanya berlaku pascalibur panjang saja. Menurut Roy, seharusnya sidak atau pengawasan dilakukan setiap saat terhadap kinerja PNS. “Seakan-akan waktu ini saja yang penting. Lalu di hari yang lain bagaimana,” cetusnya.

Menurut Roy, seharusnya pemerintah memiliki sistem sepanjang tahun yang komprehensif untuk mengawasi kinerja PNS. Menurut dia, sistem penilaian saat ini tidak memiliki basis indikator yang jelas dalam penilaian kinerja PNS. “Evaluasi saat ini lebih faktor kasihan dan itu sangat subjektif,” ujarnya. Menurut dia, proses reward and punishment terhadap PNS juga tidak memiliki standar yang jelas. Reward yang ada saat ini dipukul rata tanpa mempertimbangkan prestasi seseorang. “Kalaupun ada punishment terhadap PNS yang bolos, itu harus konsisten dan jangan hanya saat ini saja,” kritik Roy. (h/naz/inicom)

Datuk dan ..................... Dari Halaman. 1 Sebanyak tiga ambulans beriringan dari Muaro Bungo membawa dua jenazah dan Linda yang terluka. Informasi yang dihimpun Haluan dari tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan terjadi akibat Remon tak sanggup mengendalikan laju mobil setelah ban kiri terjatuh ke bibir aspal jalan sebelah kiri garagara mengelakkan anjing yang hendak melintas jalan. Seketika mobil oleng dan menghantam tiang listrik. Herman Syarif yang berada di bangku tengah terpental keluar kendaraan, sedangkan Isneny Fitri

terkena tiang listrik tersebut. Kronologis kecelakaan itu dibenarkan Remon. “Saya tak bisa mengendalikan mobil setelah ban sebelah kiri turun di bibir aspal. Mobil oleng dan bagian tengah menghantam tiang listrik di kiri jalan. Selanjutnya saya baru sadar setelah berada di rumah sakit,” kata Remon dengan wajah berduka. Herman Syarif merupakan Penghulu Suku Guci di Gunung Rajo. Bak pepatah, patah tumbuh hilang berganti pusako lakek kenan mudo. Dengan demikian gelar pusako adat Dt Bukik diserahkan kepada Zulkifli

yang sebelumnya bergelar Dt Putih sebagai Panungkek Dt Bukik. Gelar Dt Putih dipercayakan kepada Suharmen yang dulu bergelar Dt Sinaro yang kini diamanahkan kepada Randi. Prosesi penobatan gelar pusako adat Dt Bukik dari Suku Guci diselenggarakan melalui upacara adat “Tanah Tabaliak” di halaman rumah pesukuan sejalan dengan prosesi “Bakayu” yang lazim dilaksanakan di Gunung Rajo, Kamis (23/8) pagi. Penobatan gelar pusako adat ini dihadiri para penghulu suku di Kenagarian Gunung Rajo. (h/one)

Perempuan yang .............. Dari Halaman. 1 Namun mari kita tanya, apa saja yang sudah diberikan para peserta kontes tersebut bagi kemajuan bangsa? Sejak Indonesia mengirim tenaga kerja ke luar negeri, di era Menteri Tenaga Kerja Sudomo, persentase perempuan Indonesia yang ikut dalam program itu, dari waktu ke waktu terus mendominasi. Sejalan dengan itu pula, ketika terjadi kisruh dalam ketenagakerjaaan Indonesia di luar negeri, persoalan yang paling banyak muncul datangnya dari kaum perempuan pula. Bukan untuk memusuhi gender perempuan, namun di tengah banyaknya persoalan yang ditimbulkan perempuan, patut untuk saling mengingatkan, bahwa dalam 20 tahun terakhir ini, perhatian dan perlakuan yang lebih baik oleh negara terhadap perempuan Indonesia meningkat secara tajam. Perempuan telah dilindungi oleh UU Anti Porno Aksi dan Pornografi. Tuntutan aktivis perempuan yang memperjuangkan kesetaraan gender, agar perempuan memiliki hak yang sama dengan kaum laki-laki, dipenuhi. DPR-RI dan pemerintah yang didominasi kaum pria, meloloskan UU yang mengatur agar 30 persen keanggotaan di DPR harus dialokasikan bagi perempuan. Bahwasanya kaum perempuan sendiri hingga sekarang tidak atau belum mampu memenuhi apa yang dituntut oleh aktivis persamaan gender tersebut, lain lagi cerita dan persoalannya. Dalam sistem pemerintahan, sejak rezim Presiden Soeharto, kepentingan perempuan, juga secara khusus diurus tersendiri. Seorang Menteri khusus diangkat untuk menangani dunia perempuan Indonesia. Dengan adanya kementerian yang mengurus persoalan perempuan, setidaknya memperlihatkan bahwa bangsa Indonesia sudah cukup menghargai dan memberikan perhatian yang besar bagi kaum perempuan. Namun yang cukup disayangkan adalah komunitas perempuan Indonesia sendiri belum bisa memberi kontribusi yang

setimpal terhadap apa yang sudah diperoleh mereka dari bangsa. Lihat saja peran perempuan Indonesia di forum Olimpiade London 2012 yang baru berakhir dua pekan lalu. Tak satupun perempuan Indonesia yang membuat prestasi. Bandingkan dengan perempuan dari Yamaica, negara yang penduduknya tidak sampai sejuta orang. Di dunia atletik, atlit dari negara di Samudera Atlantik ini, tidak hanya anggota kontingen laki-lakinya yang bangga mengalahkan negara besar seperti Amerika Serikat. Tetapi pelari perempuannya juga. Sudah tidak punya prestasi, sederet perempuan yang berprofesi non-alit, dalam satu tahun terakhir ini, menciderai nama baik perempuan Indonesia. Perbuatan perempuan Indonesia yang dimaksud justru ikut memperburuk citra perempuan Indonesia secara keseluruhan. Perempuan-perempuan itu mungkin tidak menyadari dampak dari apa yang mereka lakukan. Dan yang sangat disesalkan perempuan Indonesia yang bermasalah itu membuat masalah dengan cara mencuri dan mengorupsi uang milik rakyat Indonesia. Sehingga tudingan yang menyebutkan bahwa pada dasarnya perempuan itu adalah mahluk mata duitan, semakin memperoleh pembenaran. Sebut saja Angelina Sondakh, Miranda Gultom, Wa Ode dan Hartati Murdaya. Keempat perempuan menjadi tersangka oleh KPK (Komisi Pemerantasan Korupsi) atas tuduhan, mereka melakukan tindak pidana korupsi. Tindakan mereka merugikan negara dalam kisaran bermiliar-miliar rupiah. Walaupun jumlahnya hanya empat orang dan keempatnya tidak otomatis mewakili lebih dari seratus juta perempuan di Indonesia, tetapi tindakan mereka patut menjadi sorotan dan pembelajaran. Sebab keempatnya bisa dibilang mewakili elit perempuan Indonesia. Angelina merupakan pemegang gelar Putri Indonesia 2001, yang lahir di Adeleide, Australia Selatan, ketika ayahnya Lucky Sondakh

mendapat tugas belajar dari Universitas Sam Ratulangi, Manado. Saat Angelina menjadi Putri Indonesia, ayahnya masih menjabat Rektor Universitas Sam Ratulangi. Nama Sam Ratulangi sendiri diambil dari seorang intelektual Indonesia yang lahir bersama Proklamator Bung Karno. Kalau Angelina sadar sebagai perempuan yang berasal dari keluarga terhormat, tidak sepatutnya ia membuat perbuatan yang tidak terhormat. Miranda Gultom dosen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia serta mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Sebagai pengajar, di lembaga pendidikan yang cukup terhormat, sepatutnya Miranda mengajarkan hal-hal yang bisa diteladani oleh generasi muda. Selaku profesional yang mendapatkan gaji honorarium lebih dari Rp100 juta per bulan di Bank Indonesia, sepatutnya Miranda tidak tergoda melakukan ‘penyogokan’ kepada para anggota DPR agar bisa menjadi Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia. Wa Ode, anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional, yang dituduh melakukan rekayasa dalam penentuan anggaran sebuah proyek atau daerah. Belum satu periode, prilakunya sudah begitu. Bagaimana kalau dia berada di DPR selama dua periode atau 10 tahun? Lantas Hartati Murdaya, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat yang dituduh menyogok Bupati Buol dengan uang sebesar Rp3 miliar. Apa yang bisa diteladani oleh perempuan dan bangsa Indonesia dari tindakannya itu? Dengan terbongkarnya kasus Hartati, bisa muncul spekulasi, boleh jadi Hartati menjadi pengusaha sukses karena keberhasilannya menyogok para pejabat yang memiliki otoritas. Angelina, Miranda, Wa Ode dan Hartati, sungguh kalian berempat memang perempuan Indonesia yang terlalu! Bagi perempuan Indonesia yang belum terkontaminasi, tolong jangan tiru prilaku keempat sahabat kalian ini. (Sumber: inilahcom)


12

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H


JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

13


14 PADANG KILAS

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

UNAND DIMINTA TELITI

Lebaran, Kasus Kebakaran Turun PADANG, HALUAN —Selama lebaran 1433 Hijriah, kasus kebakaran di Kota Padang mengalami penurunan yang cukup drastis. Hal tersebut, langsung dikatakan oleh Kepala Dinas Kebakaran Kota Padang Budhi Erwanto, Kamis (23/8). Ia mengatakan, pada lebaran 2011 yang lalu, kasus kebakaran yang terjadi di Kota Padang sebanyak delapan kasus. Sedangkan pada tahun 2012 ini, hanya terjadi sebanyak lima kasus. Untuk penyebabnya, rata-rata oleh arus pendek, dan kelalaian pemilik rumah. “Penurunan kasus kebakaran tersebut, karena warga sudah memiliki antisipasi yang cukup tinggi pada saat meninggalkan rumah saat lebaran. Selain itu, saat ini kerja sama antara warga dengan Dinas kebakaran sudah sangat baik, terbukti warga langsung melaporkan pada saat, rumah yang belum terbakar besar, sehingga kami bisa memadamkan api, dan menghindari kebakaran lebih besar,” ujarnya. Dikatakan, dari ke-lima kasus kebakaan tersebut, tidak ada korban jiwa. Dengan jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp750 juta. Hal tersebut, jauh dari jumlah kerugian yang terjadi pada tahun 2011 lalu, yaitu mencapai Rp2 miliar. Ia beranggapan, tingginya jumlah kerugian, karena anggota pemadam memiliki sedikit kendala selama memadamkan api pada saat lebaran ini, yaitu mobil pemadam tidak bisa masuk ke lokasi. Karena akses jalan menuju lokasi kebakaran terlalu sempit. Tidak hanya itu, kondisi mobil yang dimiliki oleh Dinas Kebakaran, juga memberikan dampak pada kinerja petugas di lapangan. Karena saat ini, kondisinya sudah sangat tua, dan jumlahnya hanya sebanyak 11 unit.“Selain itu, karena jumlah kenderaan pemadam sudah sangat tua, kami berencana menambahkan satu unit mobil pemadam yang berkapasitas 6.000 liter air, dengan harga Rp1,6 miliar pada tahun ini,” katanya. (h/cw-wis)

90 Persen Pengunjung Tenda Ceper Mahasiswa PADANG, HALUAN — Tenda ceper kian mendapat perhatian. Bahkan, Walikota Padang Fauzi Bahar minta Universitas Andalas (Unand) melakukan penelitias untuk tenda ceper tersebut. Karena asumsinya, 90 persen pengunjung tenda ceper adalah mahasiswa.

PERBAIKI TRAFFIC— Dinas Perhubungan sedang memmindahkan Tiang traffic light yang terlempar sejauh 15 meter di Simpang Didong, akibat ditabrak oleh mobil Dinas Kebakaran Kota Padang. Kamis (23/8). Mobil kebakaran itu menabrak tiang traffic ligh, untuk mengindarkan tabrakan dengan mobil Avanza, pada Rabu (22/8). PARWIS

AKIBAT PISTOL MAINAN

Dua Anak Dirujuk ke RSUP M. Djamil

AKIBAT SENJATA MAINAN—Gading (5), mengalami pendarahan di mata kanannya dan dirawat di rumah sakit Dr M Djamil Padang, Kamis (23/8). Mata bocah tersebut, berdarah akibat tertembak oleh senjata mainan yang di pakainya. (RIVO SEPTI ANDRIES) PADANG, HALUAN – Akibat kelalaian orang tua, tiga anak di bawah umur harus dirawat intensif di rumah sakit M. Djamil Padang, karena mengalami pendarahan di matanya. Dua orang dari korban merupakan korban pistol mainan, sedangkan seorangnya lagi akibat pecahan kelapa yang bersarang kemata korban saat ibunya membuka kelapa. Ketiganya yakni, Gading saputra (5) dan Fikrah (6) dan Siti (8). Mereka terkulai lemah

sembari menahan sakit di ruang rawat inap mata rumah sakit dr. M. Djamil Padang. Ani susanti (28) orang tua Gading menuturkan, awalnya sang anak sedang asik bermain pistol mainan tersebut sendirian. Namun, tanpa diduga sang anak mengintip peluru dari lubang tempat keluarnya peluru sambil menekan pelatuk. “Saya sangat kaget saat Gading menangis kesakitan dan melihat matanya sudah bercucuran darah. Kejadian tersebut

langsung membuat orang-orang di rumah melarikan ke Rumah Sakit Dr. M. Djamil, Selasa (21/),” katanya warga Berok Nipah No 11 Kecamatan Padang Selatan ini. Kejadian yang sama juga dialami oleh M. Vikra (8) warga Tanjung Pitung Kabupaten Solok yang harus dilarikan ke rumah sakit Dr. M. Djamil, akibat tertembak pistol mainan oleh temannya saat main perang-perangan. Zulkifli (32) orang tua M. Vikra mengatakan teman yang menembak anaknya masih kerabat dekat rumah di Tanjung Pitung. Vikra bersama teman-temannya menirukan adegan perang-perangan setelah menonton televisi. “Setelah menonton film perang-perangan di televise, Vikra dan teman-temannya mempraktikkan itu di kebun belakang rumah,” kata Zulkifli. Ia mengharapkan pemerintah, agar bisa mengendalikan penjualan pistol mainan yang sangat membahayakan tersebut. Sehingga tidak ada lagi korban yang berjatuhan. “Pemerintah harus memperhatikan secara serius bagaimana efek dari pistol

ABU SINIR

Mengayuh Odong-odong Tanpa Kenal Rasa Lelah

Abu Sinir dengan Odongodong miliknya menarik simpati anak-anak untuk bermain.ENI PADANG, HALUAN — Selama 3 tahun mengunakan kakinya untuk mendayung sepeda duduk alias odong-odong, tidak membuat dirinya menyerah. Dalam satu hari, dia bisa mengayuh sepeda tersebut sekitar 6 jam. Menurutnya, mendapatkan sejumlah uang untuk kebutuhan sehari-hari, pekerjaan yang dilakukkan tidak akan membuatnya lelah. Hal ini diungkapkan oleh Abu Sinir (61), pria asal Pesisir Selatan yang berdinas di kawasan Taman Imam Bonjol Padang. Sebelum menjadi tukang odong-odong dirinya sudah pernah bekerja sebagi penjual rokok, es, dan sate. Awalnya dirinya memilih lokasi jualan di Sebarang Padang. Bekerja sebagai odong-odong ini, dipilihnya karena dirinya bisa mendapatkan kebebasan. Maksudnya, bisa berhenti kapan saja dan mulai bekerja

kapan saja. Selain itu, penghasilannya lebih besar daripada berjualan. Abu mengaku, dengan biaya Rp1.000 per anak per lagu, dalam sehari dirinya bisa mendapatkan Rp50 ribu-Rp70 ribu per hari. Sewaktu libur lebaran, penghasilannya sehari bisa mencapai Rp100 ribu. Karena itu, selagi mampu dirinya akan terus bekerja sebagai tukang odong-odong. Odong-odong ini dibelinya dari seorang teman ketika tiga tahun lalu. Ketika lebaran ini, dirinya mulai mengoperasikan odong-odong sejak pagi hari. Seusai salat subuh, dirinya mulai bersiap-siap, dan berakhir di waktu sore hari. Tidak hanya mempersiapkan odong-odong, dirinya juga mempersiapkan mainan lain seperti bola air dan mainan ikan lele yang bisa bergerak. Untuk bola air dijualnya Rp1000 per buah dan

ikan lele Rp10 ribu per buah. “Dengan uang yang saya dapat, saya bisa menghidupi keluarga,” kata bapak satu anak ini. Dengan kehidupannya sekarang, untuk memulai berusaha di kampung pun tidak pernah menjadi pikiran baginya. Meskipun belum memilki rumah sendiri, hal tersebut belum menjadi pikiran baginya. Saat ini Abu masih mengontrak rumah di kawasan Bandar Purus Padang. (h/cw-eni)

mainan ini terhadap anakanak, karena bisa berdampak kepada penglihatan dan masa depannya,” katanya lagi. Sedangkan Siti Nurhalizah (8), warga Panyabungan Sumatera Utara, matanya harus dioperasi akibat serpihan kelapa merobek kornea matanya saat membantu ibunya membelah kelapa. “Saat itu saya sedang membelah kelapa sambil ditemani Siti. Namun, saya tidak menduga serpihan kelapa tersebut mengenai mata anak saya,” tutur Zuraidah (34), ibu siti. Akibat robeknya kornea mata siti, ia harus menjalani operasi guna menjahit kembali kornea tersebut. “Kata dokter, serpihan kelapa tersebut bersarang di mata anak saya dan kornea matanya juga robek sehingga harus menja-

lani operasi,” tuturnya. Sementara itu, Kepala Bidang Humas Rumah Sakit Dr. M. Djamil, Gustafianof membenarkan adanya dua orang anak yang masuk ke rumah sakit, akibat peluru mainan bersarang ke mata korban. “Untuk kondisi mata Gading, sudah mulai membaik dan hanya butuh perawatan yang teratur. Sedangkan untuk M. Vikra masih harus dirawat secara intensif karena pendarahan di matanya masih berpeluang membahayakan matanya,” kata Gustafianof. Sedangkan kondisi Siti Nurhalizah, menurut Gustafianof, pasien tersebut baru saja menjalani operasi mata untuk mengeluarkan serpihan tempurung kelapa yang bersarang di mata bocah tersebut, dan juga menjahit kembali kornea mata yang robek. (h/ang)

Tenda ceper merupakan payung besar yang sering digunkan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) untuk berjualan. Belakangan payung tersebut digunakan untuk tempat berteduh, bagi pengunjung pantai Padang. Namun, payung tersebut terlebih dahulu dipotong tiang penyangganya lebih pendek. Ketika sudah terpasang, maka orang di dalam payung tersebut tidak lagi kelihatan dari luar atau jalan. Payung yang dipotong dan digunakan pedagang di tepi pantai itu, dikenal dengan tenda ceper. Saat ini, tenda ceper tersebut sering digunakan atau mendorong orang untuk berbuat asusila. Sehingga merusak keindahan kota wisata ini; Walikota Padang, Fauzi Bahar dalam sambutannya saat Halal bi Halal Keluarga Besar Unand di Auditorium Unand, Kamis (23/8) menyampaikan hal tersebut. Dalam asumsinya, pengguna tenda ceper 10 persennya berasal dari masyarakat Padang dan 90 persennya lagi berasal dari mahasiswa yang berada di Kota Padang. Lanjutnya, kebanyakan mahasiswa yang datang ke Padang berasal dari luar daerah. Untuk mengatasi hal ini, Fauzi meminta guru besar di Unand untuk meneliti keadaan ini. Pihaknya sendiri, juga berencana membuat lampu jalan yang cukup tingi di kawasan tenda ceper. Tujuannya, untuk menghindari terjadinya perilaku maksiat. Selain itu, walikota juga meminta pihak universitas lebih giat lagi melakukan penelitian, terkait lingkungan atau yang dikenal dengan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Rektor Unand Werry Darta Taifur, mengatakan, pihak kampus sudah melakukan penelitian tersebut. “Barangkali masih minim dan belum terekspos,” katanya. Contoh penelitian tersebut adalah, penelitian yang dilakukan oleh Roy Chronica, mahasiswa FISIP angkatan 2007. Dalam skripsinya yang berjudul “Makna Seks Bebas Bagi Pelajar SMP di Kota Padang”. Dalam penelitian ini, Roy juga menyingung masalah tenda ceper di sepanjang pantai Padang. Untuk kedua hal ini, Unand siap melakukan penelitian. Khusus untuk Amdal, Unand sendiri sudah lama memfokuskan penelitian pada hal tersebut. Tetap Disiplin Usai Lebaran Dalam kegiatan Halal bi Halal ini, Werry juga berharap kepada seluruh keluarga besar Unand agar tetap menjalankan sikap disiplin, seperti yang dilakukakn sewaktu bulan Ramadan. “Jika individu sudah disiplin, maka insititusi pun akan ikut disiplin,” ujarnya. Tidak hanya itu, menurutnya kebaikan hanya terjadi kepada orang baik. Menjadi orang baik itu, bagi Werry tidaklah sulit. Seperti selalu bersyukur, bersikap pemaaf, tidak menyakiti hati orang lain, dan berpikir kreatif. (h/cw-eni)

Walikota Pastikan Kehadiran Pegawai PADANG,HALUAN — hari pertama kerja setelah Lebaran, selalu diisi dengan kegiatan yang namanya inspeksi mendadak (Sidak). Hasilnya, selalu ada pegawai negeri sipil (PNS), masuk kerja sesuai waktu ditentukan. Sanksi pun menunggu mereka yang tak hadir pada hari pertama. Sidak juga dilakukan Walikota Padang Fauzi Bahar, terhadap pegawai di lingkungan pemerintah kota (Pemko) Padang. Sidak tersebut ditujukan bagi PNS yang berkantor di eks Terminal Aie Pacah. Dari 372 orang PNS di Aie Pacah, hadir sebanyak 365 atau ada sebanyak tujuh orang yang tidak hadir. Tujuh oran tersebut, 3 orang di antaranya cuti , 3 orang sakit dan 1 orang tanpa keterangan.

"Bagi yang tidak hadir tanpa keterangan, diwajibkan apel selama seminggu di Balaikota Padang,” kata Fauzi bahar saat sidak yang didamping 13 kepala SKPD yang berkantor di Aie Pacah. Pada saat bersamaan, walikota juga melakukan sidak terhadap pakaian pegawai, yakni pakaian pramuka. Baik itu kelengkapan pakaian seperti gacu, maupun pin pakaian yang bertuliskan 'Saya Anti Sogo'. "Kerapian dalam berpakaian mencerminkan kepribadian dari seseorang, makanya pegawai juga harus rapi, agar bisa memberikan pelayanan lebih maksimal," katanya. Ia juga menyampaikan soal keluhan PNS, terhadap pembayaran THR. Menurutnya, pemberian THR sudah disampaikan pada pimpinan

SKPD masing-masing, bahwa THR itu diberikan dalam bentuk lain. Yakninya dalam bentuk tunjangan kinerja, yang diberikan setiap bulannya. Sementara itu, Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah juga me lakukan sidak ke beberapa instansi. Seperti di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Kantor KP2T. Kedua kantor

tersebut menjadi tujuan sidak, karena kedua kantor sering dikeluhkan masyarakat dalam pelayanannya. "Pelayanan terhadap harus diutamakan, agar tidak ada lagi keluhan masyarakat saat mengurus segala bentuk keperluan," ujarnya. "Saya jadi heran, kenapa PNS begitu ngotot. Apalagi sampai beredar sent mesage service (sms), akan mengadakan demonstrasi menjelang HUT RI," tuturnya.(h/yat/rel)


15

JUMA JUMATT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

Melihat perkembangan di lapangan, khususnya pada bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, kelautan yang menjadi tugas dan tanggung jawab Sidi Hermanto Tanjung menjadi bagian utama dari kegiatannya saat mengunjungi Sumatera Barat, kampung halamannya. Pada kesempatan yang sama, rang Piaman ini juga tak sungkan berdialog langsung dengan masyarakat, di lapangan, di tengah terik matahari.

Menanti Sosok Hasil Pembinaan I

badah puasa yang telah kita laksanakan sebulan penuh. Dalam perbincangan beberapa waktu, anggota DPR RI H Sidi Hermanto Tanjung menilai ibadah ini sangat erat kaitannya dengan pembangunan peradaban dunia. Pada hakekatnya, kalau kita ingin membangun peradaban

dunia menjadi lebih baik, maka dimulai dari pembangunan individu. Dilanjutkan dengan pembinaan keluarga, masyarakat sampai pada tingkatan negara dan dunia Islam. Kandidat Doktor Institut Pertanian Bogor ini melihat pembinaan atau tarbiyah setiap individu memiliki peranan penting sebagai embrio terbentuknya kepribadian mulia. Oleh karena itu

Memberikan ce ram menambah ni ah agama. Diharapkan dapa lai-nilai Islam t bagi ummat

momentum Ramadhan yang baru saja kita lewati ini, merupakan sarana untuk membentuk kepribadian mulia yang sempurna dan paripurna yang berbasis iman dan keilmuan. Setelah sebulan dibina Ramadhan, maka saat memasuki Idul Fitri, kita seperti terlahir kembali dalam keadaan suci. Kesucian diri di hari Idul Fitri ini merupakan modal sosial untuk pembangunan ummat, bangsa dan negara. “Pembinaan pada tahapan berikutnya adalah pembinaan keluarga. Setiap anggota keluarga Islam ini menjalankan hak dan kewajiban masing-masing sesuai dengan peraturanNya. Hal ini bisa dimulai dari sejak awal saat menentukan kriteria pasangan hidup, proses memilih, khitbah (meminang), pernikahan, serta proses menjalani kehidupan rumahtangga,�sebutnya. Sedangkan pada tahapan ketiga, adalah pembinaan masyarakat. Masyarakat merupakan himpunan dari individu-individu dengan segala keragaman latarbelakang suku, ras dan agama yang berada dalam suatu kawasan didalamnya terjadi interaksi, budaya dan kendak bersama untuk saling menghormati dan tolong menolong dalam upaya meraih tujuan bersama. Gejala umum yang sering terjadi adalah benturan antar individu dan antar kelompok lantaran adanya kepentingan yang didesakan dan tidak terakomodir sehingga menjadi pemicu konflik sosial. Karenanya setelah hari yang fitri ini diharapkan akan lahir sosok-sosok bersih yang telah ditempa melalui sebuah proses pembinaan, puasa (*)

ernasional dalam kegiatan int Tanjung juga aktif R RI lainnya to an rm He i Sid H. DP bersama anggota

ncana banjir n darurat be da Wawako ua nt ba an Menyerahk uh, Kota Padang, kepa peristiwa bandang di Pang beberapa jam setelah la se i ld ye ah M ini terjadi

Responsif atas Tanjung juga mekondisi yang terjadi, H Sidi Herm nyerahka anto bandang di Band n bantuan bagi korban banjir a Gadang, Nang galo

g saat njir bandan ga korban ba harapkan dapat ar w a am rs lu, di Dekat be Ramadan la pada korban berbuka pada oral ke m an ng ko so


16 OLAHRAGA KILAS

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

TC Khusus Mulai Dihelat PADANG, HALUAN — Sesuai rencana, KONI Sumbar langsung menggelar Training Center (TC) Khusus kepada atlet Pelat-prov PON Sumbar, hari ini, Jumat (24/8), jelang keberangkatan mereka ke arena PON XVIII Riau.

“Sebagian dari mereka (atlet PON asal Sumbar) ada yang sudah berdatangan dan langsung menuju tempat pemusatan latihan,”kata Ketum KONI Sumbar, Syahrial Bachtiar yang dihubungi Haluan, kemarin. Pelaksanaan TC Khusus ini dijadwalkan akn berakhir menjelang menuju medan laga di Pekanbaru. “Sebelumnya kami telah memutuskan libur Lebaran untuk atlet Pelatprov PON mulai 17 sampai 22 September. Kem-bali bergabung di Padang pada 23 September dan 24 September

Abdul Rahman ke Sriwijaya PALEMBANG, HALUAN — Mantan bek Semen Padang, Abdul Rahman resmi menyebrang ke Sriwijaya FC. Hanya saja, kondisi ini dikhawatirkan akan merembes ke kondisi timnas yang dilatih Nil Maizar , bentukan PSSI versi Djohar Arifin. Perkembangan ini belum ditanggapi Nil Maizar. Pelatih asal Payakumbuh, Sumbar, cenderung tutup mulut dan tak mau banyak komentar. “Soal itu saya belum bisa komentar,”katanya kepada Haluan. Sementara, Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainudin, menegaskan kontrak Abdul Rahman itu telah sah dan resmi memiliki pemain asal Sulawesi Selatan itu. "Hari ini Sriwijaya FC sudah deal dengan Abdul Rahman. Alhamdulillah akan segera kami urus semua proses kontraknya, termasuk status timnasnya" jelas Hendri, Kamis (23/8). Sriwijaya FC pernah mengungkapkan, nilai kontrak pemain bertinggi 191 cm mencapai Rp 500 juta. Jika sudah ada kata sepakat, maka dipastikan nilai kontrak mantan pemain Semen Padang tidak jauh dari angka tersebut. Hanya, pihak manajemen belum mau mengungkapkan berapa nilai pastinya. Namun, bukan soal nilai kontrak yang menjadi pembahasan hangat, persoalan sikap SFC yang menentang timnas bentukan Djohar lah yang patut menjadi perhatian. "Dia akan segera kami rekomendasikan ke pelatih Alfred Riedl, untuk segera memperkuat Timnas ISL," jelas Hendri. Belum diketahui pasti, apakah Rahman bersedia meninggalkan timnas yang kini disebut Nil Maizar. Jika benar, maka dia menjadi pemain kelima setelah Bambang Pamungkas, Ponaryo Astaman, dan M Ridwan yang lebih dulu meninggalkan timnas. (h/mat)

UJI KEMAMPUAN — Pesilat Sumbar beberapa waktu lalu telah menjalani latih tanding di Malaysia berdasarkan program KONI Sumbar. Beberapa catatan telah didapat dari program uji kemampuan itu untuk persiapan jelang TC Khusus dan pelaksanaan PON mendatang. KONI SUMBAR

La Nyalla Diminta Abaikan Djohar JAKARTA, HALUAN — Kisruh dualisme kepengurusan PSSI belum ada tanda-tanda menemukan titik penyelesaian. Sementara, para pelaku sepak bola sudah tak sabar untuk segera memutar kembali kompetisi. Untuk itulah Ketua Umum PSSI versi Kongres Luar Biasa (KLB) La Nyalla Mahmud Mattalitti diminta untuk hanya fokus membenahi kompetisi sepak bola di Indonesia. Desakan itu diungkapkan Manajer Pelita Jaya Lalu Mara Satriawangsa. Wajar Lalu mengajukan usulan itu, karena hingga saat ini, PSSI terkesan abai pada pelaksanaan kompetisi dan cenderung mengerahkan segenap kekuatan pada penyelesaian dualisme struktur PSSI, antara kubu La Nyalla dengan kubu Djohar Arifin Husin. "La Nyalla sebaiknya hentikan pikirkan dualisme organisasi, tapi fokus pada prestasi," ujar Lalu Mara saat berbincang dengan inilah.com, Kamis (23/8)

Sejak dua kubu yang berseteru bersepakat untuk berdamai yang ditandai nota kesepahaman (Mou) di hadapan AFC, kubu La Nyalla mendapat pengakuan dari Asosiasi Sepak Bola Asia tersebut, sebagai organisasi dari stakeholder sepak bola . Menurut Lalu, dengan pengakuan yang sudah diberikan AFC, sesungguhnya La Nyalla sudah punya modal kuat. Ditambah lagi mayoritas pemilik suara di PSSI sudah menyatakan dukungan padanya. Hanya saja, memang masih ada ganjalan yaitu berupa pembahasan nota kesepahaman yang tidak selesai-selesai di forum Joint Committee (JC). "Kepengurusan La Nyalla kan juga diakui oleh AFC. Sementara di dalam negeri mayoritas pemilik suarakan mendukung atau berada di belakangnya," katanya. "Soal JC biarkan saja, kalau pihak Djohar komitmen, pasti rapat JC tak molor-molor, pasti mereka serius. Nyatanya kan rapat JC

molor, jadi memang mereka tidak komit dan serius kok," Lalu menambahkan. Lalu menilai langkah La Nyalla memerintahkan CEO PT Liga Indonesia Joko Driono untuk segera menggulirkan Liga Super Indonesia (ISL), November mendatang, sudah sangat tepat. Dengan gerak cepat menggulirkan kompetisi tersebut, lanjut Lalu, maka publik pun perlahan akan tahu pihak mana yang berkompeten mengelola sepak bola Indonesia. "Memutar kompetisi dengan baik adalah kelemahan paling utama dari PSSI versi Djohar Arifin. Kalau dia mampu, ya tinggal perintahkan saja PT LPIS untuk menjalankan juga IPL. Kan tidak masalah karena kedua kepengurusan PSSI sudah diakui oleh AFC." “Jadi sekarang sebaiknya Pak Nyalla dan pengurusnya fokus saja pada program yang sudah disusun bersama anggota," kata Lalu menandaskan. (h/net)

MIMPIKAN SPORT CENTER

Menanti Gebrakan Nakhoda Baru Payakumbuh Laporan:

Syafril Nita

WALIKOTA Payakumbuh terpilih, Riza Falepi, ST, MT 30 hari lagi akan dilantik sebagai orang nomor satu di Kota Botiah ini hingga tahun 2017 mendatang. Berbagai program telah disiapkannya, termasuk mengembangkan sarana dan prasarana olahraga di Payakumbuh. Dalam perbincangan dengan Haluan di kediaman Erizal Chaniago, Kubu Gadang, Riza yang sebelumnya mengemban amanah sebagai anggota DPD RI itu menilai dengan terpenuhinya sarana dan prasarana olahraga di Payakumbuh, otomatis akan memudahkan atlet untuk

mempersiapkan diri tampil di ajang yang lebih tinggi. “Bukan tak mungkin di masa datang ada atlet Payakumbuh yang berkostum merah putih di gelanggang internasional, termasuk Olimpiade,” kata Riza berangan. Sebelumnya, Riza menyampaikan pandangannya soal pengembangan olahraga Payakumbuh di hadapan puluhan anggota PPS.Satria Muda Indonesia, sejumlah anggota Gonjong Limo Bandung, Permata, unsur pengurus Merah Putih, Ketua PPM Roemdani untuk peningkatan SDM warga kota lewat olahraga. Pada pertemuan yang dimoderatori Erizal Chaniago itu, Riza juga melihat besar kemungkinan kota yang akan dipimpinnya hingga lima tahun

ke depan itu bakal dilengkapi dengan Sport Center. “Sepakbola sebagai olahraga rakyat dan perkembangannya di Kota Payakumbuh cukup baik. Ini tentunya akan menjadi prioritas. Selain itu cabang olahraga pencak silat, senam artistik, dan renang akan dibina lebih baik, dengan tidak mengecilkan peran cabang olahraga lainnya,” kata Riza optimis. Dalam pandangannya, cabang – cabang pencak silat, senam dan renang termasuk gudang medali harus ditingkatkan fasilitasnya. Dengan demikian, kans atlet-atlet kota perlintasan ini untuk bicara digelanggang Nasional dan Internasional menjadi lebih terbuka. “Untuk sport center itu

RIZA FALEPI kita bakal mencari tanah yang disediakan masyarakat. Dengan adanya sport center secara tidak langsung juga berimbas pada perekonomian

masyarakat yang besar kemungkinan akan memanfaatkan keberadaan sport centre itu dengan membuka pertokoan, rumah makan, restoran dan bisnis olahraga lainnya” kata Riza didampingi Anton Permana, dan Didi tim sukses semasa Pemilukada yang berlangsung dalam rentangan beberapa bulan lalu. Dalam kesempatan sore itu, Riza juga menghimpun masukan – masukan dari generasi muda demi gerak pembangunan. Di bawah kepemimpinannya, Riza akan lebih cepat menggerakan pembangunan berbagai sektor di Kota Payakumbuh harus lebih cepat, termasuk untuk olahraga, Kesehatan, Pendidikan dan perekonomian kata Riza. (*)

memasuki TC Khusus,” terang Dr. H. Syah-rial Bakhtiar kepada war-tawan, Rabu (15/ 8) di Kantor KONI Sumbar Jalan Rasuna Said Padang. TC Khusus itu diperkirakan ada sekitar delapan hari atau lebih. Selama ini ada tim monitoring maka ke de-pannya tidak ada lagi. “Jelang menuju PON kita akan bentuk tim pengawas khusus atau liputan khusus dan yang menjadi fokus diawasi adalah cabor yang belum banyak terpantau. Maksudnya akan menjadi pantauan utama kita nantinya,” tambah Syahrial. Syah-rial mengajak atlet yang akan nantinya akan terjun membela panji-panji Tuah Sakato di PON nanti untuk menjaga kondisi dan menggenjot kemampuan Dari jadwal yang telah disusun tim Kontingen Sumbar maka akan ada cabor yang sudah berangkat pada 3 Sep-tember dan Tim Besar pada 7 September dan akan lang-sung disambut nanti setiba di Pekanbaru. Beberapa cabor yang akan berangkat lebih awal itu diantaranya sepakbola, layar, ski air, atletik. (h/mat)

Tim Semen Padang Segera Kumpul PADANG, HALUAN – Meski jadwal kompetisi Indonesian Premier League (IPL) belum ditentukan dan masih buntunya perundingan kubu PSSI Djohar Arifin dan KPSI La Nyalla tentang format kompetisi, Semen Padang FC tetap mempersiapkan tim. Direktur Utama PT KSSP, Erizal Anwar yang dihubungi Haluan melalui phonesell-nya menyebutkan direncanakan tim mulai berkumpul untuk menyantap menu latihan yang disajikan tim pelatih 1 September 2012 mendatang. Hanya saja, Erizal pesimis seluruh tim bisa berkumpul karena sebagian pemain yang dipinang Timnas, masih men-

jalani TC jelang pelaksanaan Kejuaraan AFF 2012. “Jadi pemain-pemain seperti Vendri Mofu, Hengki Ardiles, dan lainnya, masih belum bisa bergabung karena masih terikat jadwal latihan timnas,”kata Erizal. Selain tanpa pemain yang berkostum Timnas, Erizal juga menyebutkan empat legiun asing Kabau Sirah Yu Hyunko, Edu, Viscarra dipastikan juga belum bisa berkumpul karena masih berada di negara masing-masing untuk berlibur. “Saya piker belum seluruh anggota tim bisa berkumpul saat itu. Hanya saja, kami tetap menjalankan program sesuai jadwal,”jelasnya.(h/mat)


HUKUM DAN KRIMINALITAS 17

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

KILAS Motor Mahasiswa Diembat Pencuri

Wisatawan Australia Ditipu PADANG, HALUAN — Merasa tertipu, Brenda Leslie (44), seorang wisatawan asal Australia melapor ke Polresta Padang.

PADANG, HALUAN — Meskipun pengamanan saat lebaran ditingkatkan, pelaku kejahatan masih bisa beraksi. Sepeda motor milik Rifqi Meidyo diembat maling di pelataran parkir Kurnia Bilyard di Jalan Niaga, Padang Rabu (22/8) sekitar pukul 23.50 WIB. Mahasiswa yang tinggal di Limau Manis, Kecamatan Pauh ini mengetahui sepeda motornya dibawa kabur pelaku, setelah mendengar suara sepeda motor tersebut. Pengakuan korban kepada petugas SPKT Polresta Padang, saat itu ia memakirkan Suzuki Satria FU dengan nomor polisi BA 2957 BG warna abu-abu hitam di pelataran parkir dengan stang terkunci. Merasa aman, dia langsung masuk untuk bermain biliar. “Ketika main biliar, saya mendengar suara sepeda motor saya hidup dan saya langsung berlari keluar. Saya melihat baju pelaku. Kuat dugaan pelaku adalah pengunjung biliar juga. Sebab, sebelum pelaku keluar saya melihat pelaku main persis di sebelah saya,” katanya. Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Sugeng Riadi mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban dan telah membuat laporannya. Kini petugas masih melakukan penyelidikan dan pengembangan, serta laporan tersebut telah diserahkan ke bagian Unit Reskrim untuk lebih lanjut. “Kami mengharapakan kepada pengendara sepeda motor agar berhati-hati saat memakirkan sepeda motor di tempat keramaian,” katanya. (h/nas)

Penjambret Tersenggol Mobil SEKUPANG, HALUAN — Pelajaran berharga didapat Nursifa. Karena asik bermain ponsel saat berboncengan kendaraan, tiba-tiba jadi korban jambret di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Perumahan Tiban Ayu, Sekupang, Batam, Selasa (21/8) sekitar pukul 20.00 WIB. Beruntung, ponselnya kesayangannya itu dapat kembali setelah penjambret yang mencoba kabur terjatuh usai tersenggol mobil. Informasi yang dihimpun dari Polsek Sekupang, pada saat kejadian, korban sedang berboncengan dengan temannya. Saat itu ia sedangbermain handphone. Kondisi itu ternyata menarik perhatian pelaku untuk menjambret. Berselang beberapa saat, pelaku yang merupakan warga Tiban juga merasa memiliki kesempatan untuk merampas Hp milik korban. lalu siap kabur. Namun, naas bagi pelaku. Pria bertato itu yang sempat dikejar dan diteriaki jambret malah terjatuh setelah tersenggol mobil di jalan itu. , “Pelaku menggunakan Yamaha Jupiter Z. Saat menjambret itu, pelaku yang berhasil mengambil ponsel langsung lari. Di sana sempat kejar-mengejar,” kata Kapolsek Sekupang, Kompol Furqon. Karena terjatuh, pelaku langsung diamankan. Pada saat kejadian, kebetulan ada polisi yang sedang patroli sehingga tidak sempat dihajar massa. Hanya terdapat lecet pada kaki pelaku karena terjatuh. Sementara itu, Budiman, yang saat ini harus mendekam di sel tahanan Polsek Sekupang mengatakan, awalnya ia berangkat dari rumah tidak ada niat untuk menjambret. Namun karena melihat ada kesempatan niat jahatnya pun timbul. “Saya baru pertam kali menjambret. Saya khilaf, awalnya tidak ada niat untuk jambret,” terang pria asal Medan itu. (hk/cw56)

MELAPOR — Istri korban tindakan kekerasan terhadap narapidana di LP Kelas II B Muaro Sijunjung melapor ke Mapolres Sijunjung. ELFA FUADIANSYAH

Narapidana Disetrum PADANG, HALUAN — Akibat ketahuan memakai ponsel di dalam lembaga permasyarakatan (LP), seorang narapidana LP Muaro, Syafrianto (23) diduga dianiaya petugas lapas berinisial ME, Selasa (14/8) lalu. Istri Korban, Putri Meilina (20) yang mendapatkan informasi mengenai tindakan penganiayaan yang dialami oleh suaminya, mendatangi Komnas HAM dan LBH Padang untuk mengadukan kejadian tersebut, Rabu (15/8). Menindaklanjuti laporan tersebut, LBH Padang dan Komnas HAM mendatangi Lapas kelas II Muaro Sijunjung untuk melakukan investigasi, Kamis (16/8). LBH menilai telah terjadi tindakan kekerasan terhadap Syafrianto. Pengabdi Bantuan Hukum LBH Padang, Arief Paderi mengatakan, dugaan penganiayaan bermula saat korban ketahuan menggunakan telepon genggam di Lapas. “ Diduga karena tidak patuh aturan Lapas, korban kemudian didatangi petugas ke dalam sel, dan disanalah diduga terjadi kekerasan kepada Sofrianto,” tutur Arief. Arief juga mengatakan LBH Padang dan Komnas HAM telah

menemui korban, dan petugas Lapas. Dari keterangan keduanya memang telah terjadi tindakan penganiayaan. “Dari pengakuan korban, ia mendapatkan beberapa kali pukulan dan setruman dari petugas lapas yang menyiksanya. Sedangkan pelaku yang berinisial ME memang mengakui perbuatannya terhadap Syafrianto,” kata Arief. Akibat perlakuan tersebut, istri korban bersama LBH melaporkan ME ke Polres Sijunjung (16/8) dengan Nomor Surat LP/156/VIII/ 2012/SPKT-Res.Sjj, sekaligus memberikan hasil visum korban kepada pihak kepolisian. “Kita telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian setempat, dan sekarang petugas sipir tersebut telah ditahan oleh pihak kepolisian,” kata Arief kepada Haluan, Rabu (22/8). Sementara itu, kepala Lapas Kelas II Muaro Sijunjung, Sudirwan menjelaskan Syafrianto merupakan warga pindahan LP kelas II B Pariaman dan menempati Lapas kelas II Sijunjung sekitar empat bulan. “Akibat membuat ulah di LP Pariaman, Syafrianto ini dipindahkan ke lapas Sijunjung. Akan

tetapi dalam permasalahan ini, kita akan terbuka dan apa adanya tanpa ada yang ditutup-tutupi,” katanya. Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Hukum dan HAM Sumatera Barat Sumarni Alam membantah adanya kekerasan kepada napi oleh sipir LP Muaro Sijunjung. Bahkan ia mencurigai adanya oknum yang ingin membesar-besarkan masalah kecil menjadi besar. “Sipir itu tidak memukul, hanya menegur dan meminta HP napi itu. Akan tetapi napi tersebut malah melawan dan mencoba menyembunyikan di WC,” katanya. Sumarni juga menuturkan permasalahan ini sangat kecil dan tidak perlu dibesar-besarkan. Apalagi hingga sampai ke LBH dan Komnas HAM. “Ini ada oknum yang ingin memperbesarkan masalah yang kecil dan pasti ada niat yang lain atas masalah ini,” jelasnya. Pihaknya telah memberikan sanksi kepada korban dan pelaku. Untuk Sofrianto, remisi 17 Agustus dan tahun baru mendatang dicabut. Sedangkan petugas sipir yang berinisial ME ditegur, dan dijatuhi sanksi administrasi. (h/ang/eep)

TAK DIBELIKAN PAKAIAN UNTUK LEBARAN

Siswi SMK Gantung Diri LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Diduga karena keinginan tak dituruti orang tua untuk dibelikan sehelai jilbab dan sepasang sandal untuk Lebaran, membuat Irmrawati (20) nekat gantung diri dua hari sebelum Lebaran. Korban yang masih berstatus pelajar di salah satu SMK swasta di Kota Payakumbuh, gantung diri di kamarnya menggunakan sehelai selendang, warna biru yang diikat ke langit-langit rumahnya di Jorong Koto Panjang, Nagari Pandam Gadang, Kecamatan Gunuang Omeh, Limapuluh Kota.

Korban ditemukan tergantung dengan lidah menjulur keluar dan tak bernyawa oleh ibu dan kakak laki-lakinya sekitar pukul 10.00 WIB. Ibu dan kakak korban langsung histeris dan minta tolong ke warga sekitar. Mendengar suara minta tolong , puluhan warga langsung menuju rumah korban. Ternyata, salah seorang penghuni rumah tersebut telah jadi mayat. Beberapa warga langsung melapor kejadian tersebut ke Polsek Suliki. Sebelumnya, korban memaksa orang tuanya untuk dibelikan jilbab dan sandal, karena orang tua hanya seba-

gai petani dan tidak punya uang, akhirnya permintaan anaknya tidak bisa dikabulkan orang tuanya. Semenjak itu, prilaku korban yang biasanya ceria berubah menjadi pendiam.” Sehari sebelum kejadian, Wati pernah meminta untuk dibelikan jilbab dan sandal, karena kami tak punya uang akhirnya permintaan anak kesayangan kami tak bisa wujudkan. Wati biasanya anak yang penurut,” kata orang tua korban. Ibunya mengatakan, semalam sebelum kejadian, Wati hanya mengurungkan diri di dalam kamarnya, dan tak pernah berkata apa apa-

pun kepada keluarga. Sampai pagi hari, Wati tak kunjung keluar dari kamarnya. Sekitar pukul 10.00 WIB barulah ia bersama anak laki-lakinya membangunkan Wati karena hari hampir siang.”Kami tak ada firasat apapun kalau Wati mengakhiri hidupnya seperti ini,” kata ibu korban dengan linangan air mata. Teman-teman korban mengatakan, Wati anak yang ceria dan juga pernah bercerita kalau ia tak punya pakaian baru untuk lebaran tahun ini. Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Partomo Irianto didampingi Kanitreskrim Polsek Suliki Sukrisno mengatakan,

korban ingin seperti teman lainnya mempunyai pakaian untuk menyambut Lebaran. Karena orang tua tak mampu menuruti permintaan anaknya, akhirnya korban nekat gantung diri. “Dari hasil penyelidikan dan visum, korban tewas akibat gantung diri. Sampai sekarang, penyebab gantung diri gadis yang bernama Wati karena ingin mempunyai pakaian untuk menyambut Lebaran. Tetapi, kita terus melakukan penyelidikan apakah ada motif lain yang membuat korban nekat melakukan gantung diri,” kata Sukrisno. (h/ddg)

Dalam laporan nomor LP/ 374/K/VIII/2012-Resta itu, Brenda yang juga pengusaha ikan melaporkan Indri, yang disebut karyawan Dermaga Wisata Bahari, Minggu (19/ 8) sekitar pukul 15.20 WIB. Pengakuan korban kepada petugas SPKT Polresta Padang, awalnya ia melihat di salah situs di internet Dermaga Wisata Bahari mempromosikan wisata Pulau Sikuai, termasuk pelayanan Hotel Sikuai. Korban pun tertarik, dan langsung menghubungi Indri melalui telepon 0751-33163. Kemudian dia mentransfer pembayaran sebanyak dua kali. “Saya mentransfer uang sebanyak dua kali untuk membayar biaya tur tersebut. Transfer pertama sebanyak uang Rp11 juta ke BII atas nama Dempotongda Resources, dan transfer yang kedua dengan uang senilai Rp11 juta juga ke rekening Indri pada 24 Juli 2012,” katanya.

Setelah mentransfer uang tersebut, kata Brenda, dia bersama kekasihnya tiba Bandara Minangkabau (BIM) pada tanggal 14 Agustus 2012. Di bandara tersebut dia dijemput seorang perempuan yang diduga karyawan perusahaan itu. “Perempuan tersebut mengaku ia bekerja di perusahaan tersebut, dan langsung membawa saya ke perusahaan itu,” ujarnya. Sesampai di sana dia dinaikan ke boat untuk diantarkan ke Pulau Sikuai yang dipromosikan oleh perusahaan itu. Namun, sesampai di sana tidak ada satupun orang yang dijumpai. “Saat saya sampai di lokasi, saya ditelantarkan begitu saja selama lima hari. Selain tidak ada makan, saya minum air kelapa seadanya, serta keadaan hotel berantakan. Saya bisa kembali ke Pantai Padang berkat bantuan salah satu nelayan,” ungkapnya. Kanit I SPKT Polreta Padang Ipda Daniel Partogi Simangunsong mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan korban. Kini petugas masih menyelidiki kasus tersebut. “Laporan korban telah diserahkan ke bagian Unit Satuan Reskrim Polresta Padang untuk ditindaklanjuti,” jelasnya. (h/nas)

Warga Tangkap Tersangka Maling PADANG, HALUAN — Diduga mencuri kotak infak di Masjid Mujahidin, Kelurahan Mata, Air Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, seorang remaja yang masih berusia 14 tahun diamankan masyarakat setempat, Rabu (22/8) sekitar pukul 11.00 WIB. Tersangka Beni tertangkap tangan, dan diserahkan ke Polsek Padang Selatan untuk diproses lebih lanjut. Sedangkan tiga rekannya berhasil kabur saat kejadian tersebut, dan kini petugas masih memburunya. Salah seorang saksi di lokasi kejadian, Masri (40) mengatakan, saat kejadian tersebut dia kebetulan lewat di masjid, t dan melihat pelaku sedang berusaha mengambil kotak infak yang terletak dekat mimbar. “Yang masuk ke dalam mesjid tersebut Beni. Sementara tiga orang rekannya yang lain menunggu di luar d untuk melihat keadaan,” katanya. Melihat kejadian itu, dia langsung bertindak masuk ke dalam masjid, dan memergoki pelaku. Dia pun berusaha menangkap Beni dan kemudian berteriak agar warga lainnya datang ke masjid. Sedangkan tiga rekan pelaku langsung kabur saat mengetahui aksi mereka diketahui. Tidak berapa lama kemudian, satu persatu warga pun berdatangan. Untung Beni bernasib baik, dia tidak sempat menjadi bulan-bulanan warga, karena salah seorang pengurus masjid yang datang melarang pelaku dipukuli, dan menyarankan agar pelaku diserahkan saja kepada pihak yang berwajib agar diproses secara hukum. Saksi mata lainnya Efrian (32) menyebutkan, kejadian ini bukan yang pertama kalinya, bahkan hilangnya uang dalam kotak infak di masjid tersebut sudah yang kedua kalinya. Katanya, beberapa bulan yang lalu kotak infak juga pernah hilang berisikan uang sekitar Rp5 juta. Warga pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Padang Selatan. Kepada petugas tersangka yang tinggal di Koto Kaciak, Padang ini mengakui perbuatannya yang berniat mengambil kotak infak tersebut. “Saya mencuri hanya ingin mendapatkan uang belanja,” kata Beni. Katanya, ini sudah yang kedua kali melakukan pencurian kotak infak di masjid tersebut. Dia nekat mencuri karena diajak oleh ketiga rekannya yang berhasil kabur. Sementara itu, Kapolsek Padang Selatan AKP Dewi Suryani menyebutkan, saat ini pelaku sedang dalam proses pemeriksaan. Selain menahan tersangka, pihaknya juga menyita barang bukti kotak infak dan uang tunai sekitar Rp32 ribu. “Akibat perbuatannya tersangka saat ini terancam pasal 363 junto 362 tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh 7 penjara,” jelasnya. (h/nas)


18 BUKITTINGGI DAN AGAM KILAS Perantau KOTAS Bantu Anak Yatim

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

Lebaran, Bukittinggi Sesak BUKITTINGGI, HALUAN — Hanya hari pertama saja sepi. Namun memasuki hari kedua lebaran Idul Fitri 1433H Senin (20/8) hingga Kamis (23/8), Kota Bukittinggi berubah sesak.

AGAM, HALUAN — Perantau Nagari Koto Tangah Kecamatan Tilatang Kamang di Malaysia yang tergabung dalam persatuan perantau KOTAS memberikan sumbangan terhadap anak yatim di 7 jorong tersebut sebanyak Rp10, 5 juta. Bantuan itu diserahkan oleh pengurus KOTAS Zulhemli melalui wali jorong masingmasing pada lebaran Idul Fitri Minggu, (19/ 8) lalu. Masing-masing jorong memperoleh Rp 1,5 juta Ketujuh jorong yang mendapat bantuan untuk anak yatim itu adalah jorong Kaluang Tapi, Ngungun, Tanjung Barulak, Gantiang, Tambuo, Dalam Koto dan jorong Luak Tunggang. Dikatakan Zulhelmi, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perantau untuk meringankan beban anak yatim dalam mencukupi kebutuhan lebaran. ”Pada tahun sebelumnya kami juga memberikan sumbangan yang sama kepada anak yatim di nagari Koto Tangah ini dan ke depan kami tetap akan memberikan sumbangan untuk mereka maupun untuk pembangunan nagari, “ ujar Zulhelmi. Sementara itu sekretaris Wali Nagari Koto Tangah Suwardi,S.Ag mengatakan, sumbangan perantau baik yang merantau di luar negeri maupun dalam negeri cukup banyak dan telah dimanfaatkan untuk bantuan kaum duafa, kegiatan sosial dan pembangunan fasilitas umum. (h/ks)

Peringatan HUT RI Meriah AGAM, HALUAN — Kendati kegiatan memperingati HUT kemerdekaan RI ke-67 di nagari-nagari sepi, upacara bendera di halaman Kantor Bupati Agam cukup meriah, dihadiri oleh para pejabat, barisan PNS,TNI,Polri, Veteran dan pelajar. Upacara ditandai dengan pembacaan teks proklamasi oleh ketua DPRD Agam Marga Indra Putra, mengheningkan cipta dipimpin Bupati Agam Indra Catri, pembunyian sirene mobil tepat pukul 10.00 WIB serta penaikan bendera merah putih oleh Paskibra oleh pelajar dari sejumlah SMA/SMK di Agam. Namun akibat kelelahan dan kurang tidur sebanyak 20 orang lebih pelajar tingkat SLTA tumbang dan pingsan saat berbaris mengikuti upacara. Mereka mendapat pertolongan dari petugas medis. Seusai upacara, diadakan pertemuan dengan anggota LVRI atau veteran 45 Agam di aula kantor bupati. Pada pertemuan itu ketua veteran A Samad menyayangkan kurangnya gebyar HUT kemerdekaan kali ini, dimana jarang terlihat bendera merah putih yang dipajang di rumah-rumah rakyat, kemudian veteran juga mendesak agar Agam segera melaksanakan pemilihan wakil bupati antar waktu pengganti wakil bupati umar yang diberhentikan oleh Mendagri gara-gara terlibat korupsi. Sementara bupati mengapresiasi tanggapan para veteran dan memberikan sumbangan uag kepada organisasi para pejuang itu Rp 5 juta. Sementara dini hari menjelang upacara peringatan detik-detik proklamasi juga dilaksanakan upacara renungan suci di taman makam Pahlawan Siti Manggopoh. (h/ks)

SESAK — Kendaraan menuju pusat kota di jalan Sudirman Bukittinggi penuh sesak oleh kendaraan pendatang. RIDWAN

RAMAI — Keramaian di pelataran Jam Gadang Bukittinggi pada H+2 lebaran Idul Fitri, Selasa (21/8) lalu. KASRA SCORPI

Jam Gadang Ramai BUKITTINGGI, HALUAN — Kawasan Pasa Ateh terutama pelataran Jam Gadang Kota Bukittinggi masih menjadi pusat keramaian pada musim lebaran Idul Fitri tahun ini yang ditandai dengan suasana berdesak-desakan, sementara lalu lintas di sekitarnya padat oleh kendaraan yang berjalan pelan beringsut-ingsut. Munculnya suasana berdesakdesakan di pelataran Jam Gadang juga diakibatkan berbaurnya pengunjung, pedagang dan parkir. Selain lokasi depan Jam Gadang Jalan Minangkabau juga menjadi lautan manusia akibat banyaknya pengunjung yang berjalan kaki menuju kebun binatang membawa anggota keluarga untuk berwisata. Pantauan Haluan kemarin, di pelataran Jam Gadang pedagang kagetan yang muncul dalam jumlah lebih banyak menggelar aneka

barang dagangan mulai dari beragam jenis makanan, aksesoris, kacamata, kaos bergambar jam gadang, permaianan anak-anak, sampai tikus jenis hamster dan kelinci, juga sejumlah pengamen, badut dan tukang foto menawarkan jasa kepada pengunjung. Para pedagang itu pada panen raya, seperti dikatakan salah seorang penjual tikus hamster Busyra, omset penjualanya di musim lebarn ini meningkat lebih dua kali lipat dari hari-hari biasa. Sementara itu tukang parkir juga kebagian rezeki lebih akibat banyaknya kendaraan. Semua tempat parkir, mulai dari Kampung Cina, seputar Jam Gadang sampai ke jalan Minangkabau pada penuh. Terlihat kendaraan roda empat yang parkir didominasi oleh kendaraan keluaran terbaru dengan plat nomor non BA. Di jalanan, mulai dari Kam-

pung Cina terus ke jalan Sudirman dan sampai ke Padang Luar kendaraan roda empat mengular tak putus-putus, begitupun dari jalan Ahmad Karim, ke Simpang Tembok, Pasar Banto terus ke jalan menuju Payakumbuh. Namun jalanan seputar Aur Kuning yang selama ini ramai dan macet akibat dipadati aneka jenis kendaraan terlihat sepi. Objek wisata yang menjadi incaran pengunjung terutama Kebun Binatang dan Benteng, menyusul Panorama Ngarai Sianok dan Lobang Japang. Sementara di kabupaten Agam pusat keramaian masih di objek wisata seputar Puncak Lawang dan Danau Maninjau. Namun keramaian tersebut diperkirakan akan berkurang mulai Kamis ini saat perantau kembali ke perantauan dan kantor pemerintah diaktifkan kembali setelah ibur sejak Sabtu lalu. (h/ks)

Perantau Tabek Sarojo Berbagi Hadiah AGAM, HALUAN — Sukses di perantauan mendorong tokoh Tabek Sarojo, Guguak Tinggi Kabupaten Agam, Haji Havid Datuak Rangkayo Basa untuk menghibur anak kemenakannya melalui kegiatan permainan KIM. Kegiatan bertabur hadiah ini mewarnai perayaan hari kemenangan Idul Fitri 1433 H di daerah yang dikenal “produsen” saudagar perhiasan emas itu. Salah seorang tokoh nagari itu, H. Havid Datuak Rangkayo Basa, kegiatan ini terlaksana dari inisiatif dirinya bersama dua saudagar perhiasan emas lainnya, yakni pemilik Toko Mas Cantik-New Cantik, H.Suarlis dan pemilik Toko Mas Sumatera Satu. H.Havid yang juga Ketua Asosiasi Pedagang Emas Permata Indonesia (APEPI) Padang ini mengatakan, kegiatan ini merupakan rutinitas yang biasa mereka lakukan setiap tahun. “Acara ini rutinitas tiap tahun

untuk memperkukuh silaturahin anak kemenakan Tabek Sarojo baik di kampung mau pun di rantau yang pulang basamo setiap Lebaran,”ujar Havid usai penyerahan hadiah KIM saat takbir menggema di setiap sudut kampung nan menawan itu. Kata H.Hadiv lagi, kegiatan untuk menghibur anak kemenakan di di jorong Tabek Saroko Nagari Guguk Tinggi Tabek Sarojo Kabupaten Agam adalah hal yang wajar dengan hadiah yang berlimbah dari tiga saudagar emas itu. Ketiganya, turun tangan mensponsori hadiah. Kegiatan hiburan KIM sendiri dipandu Popy Momon Exsecutive Entartainment.”1500 kupon KIM ludes dibagikan,”sebut pembawa acara yang juga Humas DPD APEPI Padang Roni Putra. Tak sekedar hiburan para perantau Tabek Sarojo juga menyerahkan sebuah sepeda sport kepada

Wali Nagari Guguk Tinggi Tabek Sarojo. “Ini bentuk apresiasi kami atas kerja dan pengabdian Wali Nagari selama enam tahun di kampung kami,”ujar Havid saat penyerahan. Wali Nagari, Asrul Dias mengaku terharu atas terlaksananya kegiatan ini. “Saya terharu sekaligus tersanjung padahal belum banyak yang bisa saya perbuat di nagari ini, tapi karena Nagari Guguk Tinggi Tabek Sarojo, warganya sangat harmonis, menjadikan nagari ini termasuk ternyaman dan teraman di Agam ini,”ujarnya. Kebahagian di hari kemenangan lewat hiburan KIM semakin terasa apalagi mereka yang mendapatkan hadiah. “Allahamdulillah dapat kulkas wak malam ini, terimakasih bapak-bapak perantau Tabek Sarojo,”ujar Erni seorang anak perempuan usai menerima hadiah KIM-nya.(h/rel/mat)

Tradisi Pasa Lauak Babantai di Agam AGAM, HALUAN — Tradisi “Pasa Lauak Babantai”, yakni kegiatan menyembelih sapi/ kerbau sehari menjelang lebaran di Pasar Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara masih eksis dan semakin diminati, seratus lebih ekor sapi/kerbau disembelih dalam tradisi itu. Seperti yang terlihat pada pagi Sabtu, (19/8) lalu, ribuan

warga Kecamatan Tanjung Mutiara bahkan juga dari Kabupaten Padang Pariaman seperti dari Sungai Limau dan Nareh beramai-ramai membeli daging keperluan lebaran ke “Pasa Lauak Babantai di” Tiku. ”Kami membeli bantai ke pasar ini bukan karena ditempat kami tidak ada orang menjual bantai, tetapi karena

BUPATI Agam Indra Catri menyaksikan penyembelihan kerbau pada tradisi Pasa Lauak Babantai di Tiku kecamatan Tanjung Raya dini hari Sabtu, (19/8) lalu. KASRASCORPI

bantai di sini lebih segar dan terjamin kesehatan dagingnya, harganyapun normal,” kata Ajo Amin dari Pariaman . Sementara menurut Mantri Peternakan Kecamatan Tanjung Mutiara Adnirsyah, tradisi “pasa lauak babantai” merupakan warisan nenek moyang warga Tiku yang sampai kini semakin diminati. Pada kegiatan yang dimulai dini hari Sabtu lalu itu 105 ekor sapi/kerbau disembelih dan sekitar pukul 09.00 Wib dagingnya habis terjual, sehingga siang harinya dilakukan pemotongan tambahan. Berat sapi yang dipotong antara 300-600 kg/ekor dengan harga Rp14-Rp18 juta, sebelum dipotong hewan tersebut mendapat pemeriksaan kesehatan oleh petugas dinas peternakan Agam. “Selain memberikan jaminan kesegaran daging kepada masyarakat, tradisi ini memiliki potensi ekonomi

cukup besar, sebagai contoh saja, pada pasa lauak babantai tahun ini Rp2 Miliar uang beredar di pasar tiku, “ujar Adnirsyah. Sementara itu salah seorang pelaksana tradisi pasa lauak babantai, Edizet mengatakan, dari 105 sapi/kerbau yang dipotong diperoleh sekitar 3 ton kulitnya yang merupakan keuntungan ekstra bagi pihak penyembelih, kulit tersebut dipesan oleh para pembuat karupuak jangek dan sebagian dijual ke Pasar Raya Padang. Selain menjual bantai, pada hari menjelang lebaran itu pasar tiku juga diramaikan oleh pedagang bumbu atau kawan untuk mengolah daging, seperti pedagang kelapa, cabai, kentang, bawang, seledri dan sebagainya. Untuk melihat dari dekat pelaksanaaan tradisi mambantai itu bupati Agam Indra Catri hadir di tempat pembantaian Pasar Tiku dini hari

Sabtu lalu, seusai mengikuti acara renungan suci di makam Siti Manggopoh. Kalau di Tiku dikenal tradisi “Pasa Lauan Babantai”, di Kecamatan Lubuk Basung, Ampek Nagari dan Palembayan dikenal tradisi “barantam” yaitu kegiatan menyembelih sapi sehari menjelang lebaran idul fitri yang dilakukan masyarakat secara berkelompok. Dalam kegiatan barantam tahun ini ratusan ekor sapi disembelih. Bupati Agam meminta warga masyarakat agar melestarikan tradisi penyembelihan hewan secara terbuka seperti itu agar daging yang dikonsumsi warga terjamin kesehatan dan kesegarannya. ”Melihat kepada ramainya kegiatan pemotongan hewan lebaran menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat agam makin membaik, dan masyarakat agam tidak ada lagi yang indak takicok di nan anyia, “ kata Catri. (h/ks)

Tidak hanya menjadi lautan manusia, tapi juga menjadi lautan kendaraan roda dua dan roda empat berbagai jenis, yang datang dari tiga pintu masuk,yakni Simpang Padang Luar, Kecamatan Banuhampu, Simpang Gadut Kecamatan Tilatang Kamang dan Simpang Tanjung Alam Kecamatan Ampek Angkek, Agam. Kepadatan arus lalu lintas dari dan ke Bukittinggi dibanding lebaran tahun lalu jauh meningkat, sehingga kemacetan panjang kendaraan tak terelakkan.Dari informasi yang diperoleh Haluan, jalur Padang–Bukittinggi yang biasa ditempuh dalam waktu 2 jam meningkat jadi 9 jam. Payakumbuh – Bukittinggi dari setengah jam berubah jadi lima jam. Demikian juga Solok – Bukittinggi dari satu setengah jam berubah jadi tujuh jam, lantaran selama menempuh perjalanan kendaraan terpaksa berjalan beringsut-ingsut. “Situasi diperparah lagi oleh sopir kendaraan yang suka nyalip lantaran tidak sabaran. Maksud hatinya hendak cepat mendahului kendaraan lain, malah bikin suasana tambah runyam, akibatnya kami yang berangkat pukul 17.00 WIB dari Padang, baru nyampai di Bukittinggi pukul 03 dinihari,” ungkap perantau Syamsul Kamal kepada Haluan di Bukittingi Kamis (23/8). Hal serupa juga diungkapkan Zulfikar pendatang dari Solok. Berangkat pukul 14.00 WIB baru sampai pukul 20.30 WIB di Bukittinggi. Selama dalam perjalanan ungkapnya, kemacetan luar biasa selain disebabkan adanya kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang suka nyalip, mengakibatkan kendaraan dari arah berlawanan tersumbat, juga terjadi disetiap persimpangan dan rumah makan. “Ternyata kemacetan tidak hanya milik Jakarta, tapi kini juga milik kota Bukittinggi. Syukur alhamdulillah, ternyata semua urang awak telah pada makmur,” ungkap Isman perantau Jakarta yang pulang kampung bersama

keluarganya ditengah desakan kendaraan yang merayap bersama pejalan kaki dan sepeda motor. Selepas macet menempuh perjalanan, setiba dalam kota Bukittinggi suasana tampak bertambah parah. Banyaknya kendaraan warga yang melintas di perempatan Stasiun dari arah Aur Kuning dan perempatan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) arah objek wisata Panorama. ”Meski susah-susah hingga sampai ketujuan, tapi ini menurut saya adalah rahmat,” tambah Isman. Seorang pengemudi kendaraan, Sawirman, menyebutkan, akibat arus kendaraan padat merayap waktu tempuh menuju pusat kota bertambah lebih dari 10 menit dari waktu normal hanya sekitar 20 menit. Meski ada petugas lalu lintas mengatur arus kendaraan, tambahnya, padat merayap di jalan menuju pusat kota tetap tak terelakkan karena volume kendaraan jauh meningkat. Volume kendaraan yang meningkat didominasi roda empat yang berasal dari berbagai daerah di dalam dan luar Sumatera Barat. Kepadatan ini, dipicu pemudik lokal masih banyak bersilaturahim dan wisatawan lokal mulai berdatangan ke sejumlah objek wisata di kota tersebut. Kapolres Bukittinggi Eko Nugrohadi didampingi Kasat Lantas AKP Yusep Dwi Prasetiya, menyebutkan, pihaknya telah mendirikan pos pengamanan Lebaran, di Simpang Stasiun dan kawasan Taman Jam Gadang. Pendirian pos pengamanan Lebaran di Simpang Stasiun tersebut guna mengantisipasi kemacetan kendaraan dari arah Padang menuju pusat Kota Bukittinggi. “Kita sudah menurunkan petugas lalu lintas pada titik potensi terjadi kemacetan di kawasan jalur menuju Kota Bukittinggi. Diminta pengguna jalan untuk mentaati rambu-rambu lalu lintas,” harapnya. (h/rdw)

KETUA APEPI Padang H.Havid Datuak Rangkayo Basa (kiri) menyerahkan bingkisan kepada daerah asalnya yang diserahkan kepada wali nagari Asrul Dias (kanan).

BAZ AGAM

Zakat Terhimpun Rp7 Miliar AGAM, HALUAN — Tahun ini diperkirakan akan terkumpul zakat oleh Badan Amil Zakat (BAZ) Agam sebanyak Rp7 miliar, 86 persen zakat tersebut dikumpulkan dari kalangan PNS. Demikian terungkap saat Salat Idul Fitri 1433 H yang diselenggarakan di halaman Kantor Bupati Agam Minggu, (19/8) yang dihadiri diikuti oleh ribuan warga dan para pejabat pemerintahan Agam. Tampil sebagai imam dalam shalat Id itu Ali Amran,S.Pdi dan khatib Arif Zunzul Maizal,M.Ag. Dalam khotbahnya khatib mengajak umat Islam meningkatkan keimanan terhadap Allah SWT dan mengajak umat saling bersilturahmi sesamanya dengan saling maaf memaafkan dan saling berbagi rezeki dengan membayar zakat, infak, sedekah kepada yang berhak menerimanya. Sementara itu Bupati Agam Indra Catri mengatakan bahwa zakat sangat berperan untuk membantu saudara kaum musilim yang kurang beruntung, baik membantu mereka dalam mencukupi kebutuhan akan konsumsi, untuk menjalankan usaha, pendidikan anak maupun untuk kesehatan. Kata bupati, dalam Untuk meningkatkan penerimaan zakat diharapkan peningkatan peranan masyarakat yang di kampung maupun di perantauan. Pada sore hari Idul Fitri hari pertama bupati Agam juga melaksanakan “open house” di rumah dinasnya yang dihadiri oleh masyarakat dan para pejabat. (h/ks)


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

BOTIAH Kepribadian Islami Harus Meningkat PAYAKUMBUH,HALUAN — Pelaksanaan shalat ‘Id di Payakumbuh, dijubeli sekitar puluhan ribu warga kota bersama anggota Muspida, pimpinan SOPD, dan pengurus ormas Islam. Sekretaris MUI Sumbar, H. M Guswandi Syas,Lc,MA, yang juga Dosen Fakultas Usuluddin IAIN Imam Bonjol Padang, dipercaya sebagai khatib. Sedangkan, imam shalat dipercayakan kepada Syamrizal Jamel. Syaf paling depan berada di depan Kantor Pelayanan PLN jalan Sukarno Hatta bersebelahan dengan Mega Prima, dan syaf terakhir berada di depan Masjid Ansharullah atau depan SMPN 1 Jalan Sudirman Payakumbuh dan jalan A.Yani yang dikenal dengan labuah tangah. Khatib Guswandi, mengajak jemaah, untuk mengaplikasikan peningkatan keimanan dan ketaqwaan di bulan Ramadan, terus berlanjut pasca lebaran ini. Kepribadian Islami yang terbentuk selama Ramadan, bukan hanya berujung pada saat lebaran saja. Tapi, tak pernah berakhir dan harus lebih meningkat seusai Ramadan. Shalat ‘Id yang membludak itu, sedikit tercederai, akibat sejumlah jemaah lelaki yang tak sabar, ketika hujan gerimis mulai turun selang dua menit. Mereka, tampak ribut, meminta anggota PHBI memulai pelaksanaan shalat ‘Id, meski waktu baru menujukkan pukul 07.50. Padahal, sebelumnya, panitia sudah menyampaikan, shalat “id akan dimulai pukul 08.00 WIB. Akibatnya, Walikota Josrizal Zain yang semula akan memberi sambutan, untuk menyampaikan selamat lebaran, minal aidin walfaizin, mohon maaf lahir dan batin kepada ribuan jemaah, urung naik mimbar. Karena, didesak segelintir jemaah tersebut. Padahal, begitu gerimis reda, cuaca tampak cerah hingga khatib berakhir menyampaikan tausyiahnya. Beberapa hari sebelumnya pemko payakumbuh menyerahkan paket lebaran buat 100 anak yatim dari 76 kelurahan se-Kota Payakumbuh. Acara penyerahan paket berupa uang kontan Rp100.000 per orang, berlangsung seusai berbuka bersama pasangan kepala daerah ini dengan anak yatim. Dalam kesempatan itu juga hadir Sekdako Payakumbuh H. Irwandi, SH, dan sejumlah pimpinan SOPD serta Kabag Kesra Setdako Mai Aidil, S. Sos. Paket yang diserahkan, juga berasal dari infak pegawai Balaikota Payakumbuh, setiap kegiatan wirid pengajian. (h/zkf)

SMPN DangungDangung Reuni LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Semenjak berdiri 61 tahun yang lalu, SMPN 1 Dangung-Dangung telah banyak meluluskan siswanya, yang saat ini, telah berhasil di tingkat nasional ataupun daerah. Banyak dari jeblosan SMPN 1 DangungDangung menjadi kepala daerah dan pimpinan di berbagai intansi perusahan swasta di berbagai penjuru tanah air. Ratusan Alumni SMPN 1 DangungDangung saling bertemu, setelah sekian lama berpisah dalam kegiatan masing-masing. Pertemuan tersebut dikemas dalam Reuni Akbar SMPN 1 Dangung-Dangung yang ke 61 di halaman SMPN 1 Dangung-Dangung, yang dihadiri oleh seluruh angkatan pertama sampai angkatan 2012, Rabu, (22/8) kemaren. Turut Hadir Rektor Universitas Andalas, Werry Darta Tifur yang merupakan alumni SMPN 1 Dangung-dangung angkatan 76, Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo yang merupakan alumni angkatan 63, Sekda Darmasraya, Ir. Benny Muchrat angkatan 72, sang sastrawan nasional Adri Sandra angkatan 79 dan masih banyak alumni lainnya yang menghadiri reuni akbar tersebut. Werry Darta Tifur menyampaikan, reuni akbar tersebut bukan hanya untuk mempertemukan kawan-kawan lama, tetapi agar bisa terciptanya suatu ikatan yang bisa bermanfaat bagi orang lain. Terutama bagi pelajar SMPN 1 dangung-Dangung. “ Pertemuan ini hendaknya bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang lainnya. Dan juga dapat memberikan motifasi pembelajaran bagi siswa untuk belajar lebih rajin agar bisa berhasil seperti senior-senior yang telah banyak berhasil seperti saat ini,”ungkap Werry Darta Tifur. (h/ddg)

PASCALEBARAN

Kehadiran Pegawai 98 Persen PAYAKUMBUH, HALUAN — Kehadiran pegawai jajaran Pemko Payakumbuh, di hari kerja pertama masuk kantor, pascalebaran 1433 H, cukup memuaskan yakni mencapai 98 persen pada seluruh SOPD.

SALAT ID — Walikota H. Josrizal Zain, Wawako H. Syamsul Bhari, Ketua DPRD Wilman Singkuan, dan Sekdako H. Irwandi ikuti salat Id di sekitar Bundaran Tugu Adipura. ZULKIFLI

Perantau Talang Maur ‘Pulang Basamo’ LIMAPULUH KOTA,HALUAN — Bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri 1433 H, ratusan perantau Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Talang Maur (IKTM) dari berbagai provinsi di tanah air mengadakan kegiatan pulang basamo (bersama). Momen pulang basamo itu diisi dengan berbagai acara, seperti halal bihalal, pemberian beasiswa kepada pelajar berprestasi, urung rembuk antara perantau dan tokoh masyarakat Talang Maur di kampung halaman untuk kemajuan Nagari Talang Maur, acara hiburan, olahraga dan lainnya. Acara sebagian besar digelar, Rabu (22/8). Kegiatan tersebut dihadiri, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota drh Armen, Wali Nagari Talang Maur Drs H Fahmi Rasyad (mantan Walikota Payakumbuh), Sekretaris Nagari Talang Maur Anofrianto Dt Tonang, tokoh

perantau IKTM Jakarta Asra Rasyad, tokoh perantau IKTM Batam Zul Ardi dan tokoh perantau dari berbagai daerah lainnya. Para perantau dan masyarakat Talang Maur di kampung halaman membaur dan saling berbagi informasi tentang kondisi di rantau dan di Nagari Talang Maur sendiri. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota drh Armen yang juga tokoh masyarakat Talang Maur menyatakan kondisi perekonomian masyarakat Talang Maur yang mayoritas berprofesi sebagai petani sejak dua tahun belakangan cukup memprihatinkan. Kondisi itu disebabkan karena terus melorotnya harga gambir di pasar dunia, sementara sebagian besar petani Talang Maur hidup dengan berladang gambir. Begitu juga dengan coklat, karet dan hasil palawija lainnya yang juga ditanam sebagian masyarakat nagari ini harganya juga sangat fluktuatif dan tidak bisa diharapkan untuk

menopang kehidupan keluarga. “Kondisi perekonomian masyarakat nagari kita saat ini cukup parah,” kata drh Armen saat halal bihalal dan temu ramah para perantau dengan masyarakat nagari Talang Maur. Sementara itu tokoh perantau IKTM dari Jakarta, Asra Rasyad menyatakan meskipun kondisi perekonomian masyarakat Talang Maur sejak dua tahun belakangan memburuk, namun dilihat dari pembangunan fisik rumah warga dan fasilitas lainnya cukup pesat. Tapi sangat disayangkan, kepesatan pembangunan itu tidak sebanding dengan pembangunan mental dan moral masyarakatnya, terutama generasi muda. Hal itu ditandai dengan tidak aktifnya sejumlah Taman Pendidikan Aquran (TPA) dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di masjid-masjid yang ada di Nagari Talang Maur. Sejumlah masjid tidak terkelola dengan baik. (h/erz)

SUPRIADI

Dari Beras Biasa ke Organik LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Terbebas dari pupuk kimia, pestisida atau racun kimia, memperpanjang usia, mencegah dari berbagai penyakit, mencegah kolesterol dalam tubuh, menyehatkan jasmani dan rohani, berpartislpasi mencegah erosi tanah itu adalah beberapa alasan mengapa kita harus mengkonsumsi organic rice atau beras organik. “Dengan beberapa manfaat itulah saya tertarik mengembangkan usaha yang dirintis kedua orang tua, dari usaha beras biasa, menjadi pengembangan usaha beras organik,” kata Supriadi laki – laki kelahiran Andiang Kabupaten Limapuluh Kota 14 Juli 1969 ini, pada Haluan di kantornya Jalan Tan Malaka Simalanggang KM 5 Payakumbuh kemaren. Dengan menyediakan beras organik atau “ Organic Rice “ di mesin giling padi ( heller) di ruas Jalan Tan Malaka KM 5 Payakumbuh yang berhadapan dengan kantor Family Organic Rice , usaha

orang tua yang kini dikelolanya makin berkembang. Kini sudah memiliki cabang di Kota Padang Minimarket “Yanni” Jalan Pasar Mudik No.38 Kelurahan Pasar Gadang dan di Bukittinggi “Yani Baru Gas” Jalan Pintu Kabun No.27 B . “Sesuai dengan harapan para konsumen dari daerah Riau, kami akan buka cabang pula dalam waktu dekat di Kota Pekanbaru,” kata anak ketiga dari 5 bersaudara pasangan Bapak Yurnalis Said dan ibu Nurhawanis ini optimis. Ditambahkannya, beras organik memang saat ini sangat digemari banyak orang, sebab beras organik yang dihasilkan melalui proses organis ditanam pada tanah yang ramah lingkungan, tidak menggunakan pestisida kimia. Penggemar olahraga sepeda gunung dan bergabung dengan komunitas Sepeda Andiang Kabupaten Limapuluh Kota ini mengatakan Beras organik Family adalah beras yang dihasilkan dari padi/ gabah berkualitas, diolah dengan tekhnologi modern.

Sehingga menghasilkan beras yang bebas dari kotoran – kotoran, seperti dedak, kepala padi, sehingga beras dapat langsung dimasak tanpa perlu dicuci, sebab proses pencucian beras akan mengurangi kandungan vitamin yang terdapat pada beras. Begitu juga nasi yang dihasilkan dari beras organik akan terasa lebih enak, gurih, empuk dan lebih sehat dikonsumsi oleh semua orang. Beras organik Family juga dikemas dengan packing yang moderen dan kedap udara, sehingga beras dapat disimpan dalam waktu lama, kata laki – laki yang baru pulang dari Arab Saudi ini bersemangat. ***

SAHATI RESIDENCE PAYAKUMBUH

“Kita senang, puas dan lega, kehadiran pegawai di hari pertama masuk kerja, pasca lebaran, ternyata cukup tinggi,” ungkap Sekdako Irwandi, di Balaikota Payakumbuh, Kamis (23/8). Menurutnya, sudah menjadi rutinitas tahunan, pimpinan kota ini melakukan kunjungan silaturahim kesetiap SOPD di jajaran Pemko Payakumbuh, di hari pertama masuk kantor, pasca lebaran. Kunjungan itu, selain bersilaturahim, sekaligus melihat tingkat kehadiran pegawai. Itu dilakukan, apakah puasa Ramadhan, mampu meningkatkan disiplin pegawai. Untuk melihat tingkat kehadiran pegawai, pasangan Walikota Payakumbuh H. Josrizal Zain dan Wawako H. Syamsul Bahri, membentuk tiga tim. Laporan yang diterima ketua tim dari pimpinan SOPD, kehadiran PNS mencapai 98 persen Sisa 2% pegawai yang tak hadir, karena alasan menjalani cuti bersalin, cuti tahunan, izin alasan yang dapat dipertanggungjawabkan serta ada pegawai yang mengalami

sakit. Yang paling banyak menjalani cuti tahunan, tercatat 8 orang di BKD. Sekdako melaporkan, tingkat kehadiran pegawai yang cukup tinggi itu, patut diapresiasi. Sesuai edaran Menpan RI, Gubernur Sumbar dan Walikota Payakumbuh, jauh hari sebelum lebaran, seluruh pegawai sudah diinstruksikan, agar tidak memperpanjang cuti bersama lebaran. Sementara itu, di jajaran Pemkab Limapuluh Kota, hari kerja pertama diisi dengan acara halal bihalal di aula kantor bupati Bukik Limau Kota Sarilamak, Kamis (23/8). Aula tersebut dipenuhi jajaran PNS baik yang memegang eselon maupun yang tidak, termasuk pimpinan SKPD dan undangan lain, mereka tampak menikmati hidangan yang disediakan panitia. Sebelumnya Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo menyampaikan sambutan serta memberikan nasihat kepada para PNS dan ucapan maaf kepada hadirin dalam acara tersebut, ujar kabag Humas dan Protokoler pemkab Limapuluh Kota, M.Sieber. (h/zkf)

60 Napi Dapat Remisi PAYAKUMBUH, HALUAN — 17 Agustus membawa berkah bagi 60 narapidana di kota Payakumbuh. Dari 60 yang beroleh remisi hari itu, Randi Putra, 28 th, warga Kelurahan Talang Kecamatan Payakumbuh Barat, langsung bebas, setelah beroleh 1 bulan remisi dari Menteri Hukum dan HAM. Acara penyerahan remisi itu, berlangsung di Lapas Payakumbuh. Dihadiri Ketua DPRD Wilman Singkuan beserta Sekdako Irwandi dan anggota Muspida dan Asisten I Yoherman, SH, S.Sos. Kepala Lapas II/B Payakumbuh, Sigit, melaporkan, tercatat 170 napi dan tahanan yang mendiami Lapas Payakumbuh sekarang ini. Sambil menjalani masa tahanan, para napi dan tahanan itu dibekali dengan berbagai ketrampilan, membuat pas bunga dan keset kaki, selain pembinaan mental spiritual. Semula ada 75 napi yang diusulkan mendapatkan remisi. Tapi, saat peringatan HUT RI Kemerdekaan ke-67, baru 60 napi yang turun SK-nya. Mereka yang beroleh remisi bervariasi, antara 1 sampai 5 bulan. Sisanya, masih menunggu SK Menteri Hukum dan Ham. Kalapas Sigit juga

melaporkan, kasus narkoba masih mendominasi dari seratusan yang mendiami Lapas tersebut. Sebelumnya Pemko bersama jajarannya memperingatai Hari Kemerdekaan RI ke-67 di Payakumbuh. Acara tersebut dihadiri pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan di bawah koordinator KNPI, LSM dan Ormas serta LSM, antusias dan bergairah mengikuti upacara penaikan duplikat bendera pusaka merah putih di GOR Kubu Gadang Payakumbuh, Jum’at (17/8). Walikota Payakumbuh H. Josrizal Zain, bertindak selaku Irup. Sementara, Ketua DPRD Wilman Singkuan, SH, membacakan teks Proklamasi, dihadapan peserta upacara dan Wakil Walikota H. Syamsul Bahri, anggota Muspida, seperti Kapolres Kota AKBP S. Rubiantoro, Kajari Try Karyono, SH, MH, Ketua PN Joni, SH, MH, Sekdako H. Irwandi, SH dan pimpinan SOPD. Pada upacara tersebut juga hadir Drs. Suwandel Mukhtar, Wakil Walikota Payakumbuh terpilih, periode 2012-2017 yang ikut diundang pada upacara tersebut. (h/zkf)


20 WANITA DAN KELUARGA

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

Mewaspadai Penyakit Usai Lebaran

Menu:

Es Buah Campur Bahan: 1/2 bh pepaya mengkal, keruk bulat 2 bh labu siam, kupas, potong dadu 1/2 bh melon, keruk bulat 1/2 bh nanas, potong dadu 3 sdm air kapur sirih 1 ltr air 50 gr gula pasir 500 ml air Sirup: 750 gr gula pasir 1,5 ltr air 3 sdm air jeruk lemon Cara membuat: 1. Campur 1 ltr air dan air kapur sirim, tuang pepaya keruk. Rendam selama 30 menit. Tiriskan, cuci dengan air bersih. Tiriskan lagi, sisihkan. 2. Masak 500 ml air dengan 50 gr gula pasir hingga mendidih dan gula larut, tuang labu siam dadu, biarkan 5 menit. Angkat. Tiriskan. 3. Campur semua buah dalam wadah, tuangi sirup. Simpan dalam lemari pendingin hingga saat disajikan. 4. Sirup: masak gula dan air hingga mendidih dan gula larut. Matikan api, tuangi jeruk lemon, aduk rata. Dinginkan. ***

PUASA dan Lebaran telah usai. Banyak orang yang bersuka cita. Namun banyak pula yang harus menderita karena masuk rumah sakit. Dan parahnya hal itu menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir. “Bagaimana tidak jadi tren? Setiap selesai puasa, orang langsung balas dendam,” ujar Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Fatmawati, dr Pauline Endang MS SpGK. Menurutnya, ada tiga penyakit yang rutin mengintai seusai Lebaran seperti diabetes, hipertensi, dan hyperkolesterolemia. Budaya balas dendam inilah yang merusak pola hidup sehat yang telah dijalani selama puasa. Selama puasa orang telah menjalani ritme makan yang teratur. Namun begitu puasa selesai dan masuk Lebaran, pola tersebut langsung berantakan. Berbagai hidangan dengan kandungan lemak dan gula tinggi bertebaran. Makanan tersebut menggoda siapa saja untuk menyantapnya. Akibatnya

kandungan gula dan lemak langsung meningkat, “Ada pasien saya begitu selesai Lebaran gulanya naik jadi 600. Makanan yang di makan kebanyakan mengandung lemak dan kalori yang tingi dengan rasa yang tajam,” tuturnya. Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Melinda Bandung, dr.Johanes Chandrawinata MND SpGK, mengatakan penyakit yang timbul biasanya berkenaan dengan pola makan yang dijalani saat puasa dan Lebaran.Banyak pasien misalnya kurang minum saat berpuasa sehingga rentan terkena batu ginjal dan peningkatan asam urat. Sebagian lainnya menderita penyakit lambung karena lama tidak diisi. Akibatnya asam lambung meningkat dan sakit maag (gastritis) kambuh. Namun jangan dilupakan penderita yang selalu berbuaka puasa di restoran.Akibatnya setelah puasa berat badan justru naik. “Berat badan yang meningkat diikuti peningkatan kadar lemak tubuh, seperti kolesterol, lemak jenuh atau low density lipoprotein, trigliserida, dan asam urat,” jelasnya. Pada saat Idul Fitri, tutur Johanes, makanan yang berlimpah cenderung menyebabkan orang kelebihan makan. Hal ini juga berkontribusi pada peningkatan kandungan kolesterol dan gula dalam tubuh. Untuk anak-anak, penyakit yang rentan dihadapi adalah infeksi

saluran cerna seperti diare. Penyebabnya adalah uang jajan ekstra yang diperoleh seusia Lebaran. “Akibatnya mereka bebas jajan di mana-mana. Penyakit lain adalah sembelit karena kurang buah dan sayur,” paparnya. Dalam pandangan dosen Departemen Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Dr dr Saptawati Bardosono Msc, kebiasaan pada saat Ramadhan seperti mudik dan silaturahim keliling, juga memancing penyakit muncul. Ini karena para pemudik biasanya kelelahan. Kalau sudah lelah mereka malas makan atau makan seadanya yang penting kenyang. “Hal itu akan memicu munculnya gangguan lambung, usus, peningkatan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol,” katanya. Semua kalangan rentan terkena berbagai penyakit usai puasa dan Lebaran. Menurut Saptawati, usia produktif rentan terkena kolesterol tinggi. Sedangkan penyakit lambung dan infeksi saluran cerna rentan menyerang orang tua dan anakanak.”Gangguan kegemukan dan kelainan lemak darah dapat mengenai siapa saja, baik anak sampai orang tua,” jelasnya. Untuk menghindari hal tersebut terjadi, kata Kepala Instalasi Gizi Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Fatmawati, dr Pauline Endang MS SpGK, maka penderita harus memilih makanan dengan baik dan benar. Pada dasarnya semua bisa dikonsumsi asal terjadwal, tidak asal. Selain itu penderita juga agar penderita sadar diri. Dengan berbagai penyakit yang diderita sudah sewajarnya

TIPS:

mampu mengendalikan diri. “Tidak boleh lupa sayur dan buah. Terutama untuk penderita diabetes,” kata Pauline. Perubahan menu dan pola makan, terangnya, menjadi senjata utama mencegah datangnya penyakit tersebut. Hindari atau minimalkan karbohidrat dan gula dalam hidangan. Dia memberi contoh penggantian hidangan ayam menjadi ikan. Ayam mengandung minyak lebih tinggi dibanding ikan. Oleh karena itu untuk penderita diabetes dan kolesterol lebih baik mengkonsumsi ikan, Sedangkan cara memasaknya bisa digulai. Pihaknya juga menyarankan agar meminimalkan hidangan bersantan di meja makan. “Hal yang sama

juga dilakukan untuk hidangan gorengan dan yang bercita rasa spicy. Jangan sampai hidangan penuh santan,” papar Pauline. Saran senada juga dilontarkan Dokter Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Melinda Bandung, dr.Johanes Chandrawinata MND SpGK. Dia mengingatkan agar tetap makan makanan sehat selama berpuasa maupun saat Hari Raya. Makan teratur sesuai anjuran saat puasa yaitu sahur dan buka sangat diperlukan. Hal yang sama juga dilakukan terhadap asupan lemak jenuh seperti santan, gorengan, dan mentega. “Jangan lupa konsumsi sayur dan buah sedikitnya lima porsi setap hari. Untuk air putih sedikitnya dua liter sehari,” ujarnya. (h/rol)

Menyiapkan Menu Sehat AGAR situasi Lebaran tak sampai memicu berbagai penyakit di kemudian hari, maka dari itu diperlukan perencanaan untuk menyiapkan masakan sehat bagi keluarga tercinta. Berikut langkah mempersiapkan menu sehat bagi keluarga: 1. Sediakan bahan makanan berbahan dasar gandum, seperti pasta, nasi merah dan roti gandum. Gandum sangat baik untuk membantu sistem pencernaan tubuh. 2. Masaklah makanan yang memiliki kandungan protein tinggi. Jika Anda hendak mengolah daging, masaklah dengan cara dipanggang atau dibakar daripada digoreng dengan minyak. Bila terpaksa, gantilah minyak sayur Anda dengan minyak zaitun yang bisa didapat di supermarket besar manapun. Anda bisa juga menggantikan daging dengan makanan lainnya yang kaya protein seperti telur, tahu dan kacang-kacangan. 3. Selalu sediakan buah dan sayur di rumah. Anda juga bisa membeli buah kalengan lalu memasukannya dalam kulkas, tetapi pilih yang tidak mengandung gula atau garam. Carilah resep kreatif makanan yang mengandung buah sehingga keluarga di rumah tidak bosan, misalkan es buah, agar-agar buah, rujak atau jus buah. 4. Pilih susu yang rendah lemak guna menambah kalsium dan protein, sebagai pilihan alternatif Anda bisa memilih yoghurt atau susu kedelai. 5. Hindari menyimpan minuman soda dirumah agar anak tidak sering mengonsumsinya. 6. Rencanakan menu masakan yang bisa disimpan selama beberapa hari ke depan seperti gulai maupun opor. Dengan begitu Anda akan menghemat tenaga untuk memasak makanan tersebut dan lebih memperhatikan kualitas gizinya. Perencanaan seperti ini juga akan membantu Anda terhindar dari kadaluarsa makanan karena memasak terlalu banyak. 7. Untuk bumbu, sebaiknya Anda meraciknya sendiri di rumah, hindari membeli jadi di supermarket karena telah melalui proses kimiawi. (h/tki)

Sehat Usai Lebaran LEBARAN menjadi momen yang ditunggutunggu. Selain bertemu keluarga, akan ada banyak makanan melimpah ruah. Tapi, Anda harus berhati-hati terhadap makanan tersebut. Jangan sampai kesehatan Anda menjadi taruhannya. Ajang balas dendam saat Lebaran biasa terjadi. Karena makanan yang melimpah ruah, biasanya orang menjadi lapar mata dan ingin menghabiskan semua makanan yang ada di meja makan. Tapi, sebaiknya Anda patut waspada terutama pada ancaman kolesterol dari opor ayam, rendang, semur daging, dan makanan lain yang tersaji di meja. Jangan mengira bahwa hanya orang berusia lanjut yang bisa terkena kolesterol. Everydayhealth merilis bahwa anak-anak dan remaja juga bisa terkena kolesterol. Berikut tip untuk menjaga diri Anda dari ancaman kolesterol. Kurangi makanan berlemak Anak-anak yang berusia di atas dua tahun tidak harus mendapatkan lebih dari 30 persen kalori dari lemak. Maka dari itu, jaga anak Anda agar tidak konsumsi makanan berlemak terlalu banyak. Cukupi asupan buah Selalu sediakan buah-buahan saat Lebaran. Selain menyegarkan, buah juga dapat menetralisir lemak pada makanan dengan sari dan vitamin dari buah-buahan tersebut. Sediakan sayuran hijau Sayuran hijau menjadi sangat langka saat Lebaran tiba. Jadi, alangkah baiknya jika Anda juga menyimpan sayuran hijau sebagai variasi makanan saat Lebaran. Hati-hati dengan gula Kue-kue akan tersaji cantik di meja tamu. Anda harus mengingat gula dan krim yang dapat menaikkan tekanan gula darah Anda. Jagalah asupan makanan Anda agar tidak berlebihan sehingga Anda dapat menjalankan aktivitas setelah Lebaran usai. (h/okz)

DE SOLO SPA

Hadirkan Pelayanan Kecantikan Khas Solo INGIN tampil cantik dan prima jelang Lebaran? Salon dan perawatan kecantikan merupakan alternatiF yang bagus untuk perawatan. Banyak wanita maupun pria ingin tampil oke disaat hari yang fitri. Mensiasati kesibukan di dunia dengan memanjakan diri dengan teknik

massage merupakan satu cara untuk lebih rileks. De Solo Spa dan Galery yang berlokasi di Jalan Sawahan Dalam I No 11 merupakan tempat pusat perawatan kecantikan dan kesehatan jiwa dan raga yang dikemas secara traditional. Pemakaian bahan-

bahan alami yang berkualitas dan higienis serta palayanan yang dapat dipercaya akan memberikan manfaat yang maksimal bagi para pelanggan. Adapun andalan dari De Solo Spa ini adalah lulur yang menggunakan rempah-rempah dengan bahan yang natural. De Solo Spa menggunakan bahan rempah-rempah yang dikeringkan yang dijadikan sebagai lulur. Bahan-bahan yang digunakan diantaranya green tea, cendana, pandan wangi, coklat, dan jahe. Bahan-bahan alami ini bisa dipilih berdasarkan khasiatnya. Misalnya saja pandan wangi yang berkhasiat mengantikan sel-sel kulit mati dengan, yang baru. Selanjutnya bisa untuk mencerahkan kulit. Untuk greentea sangat baik digunakan untuk menangkal radikal bebas. Ini disebabkan kandungan dari teh hijau yang memiliki antioksidan yang tinggi. Kopi, sangat bagus untuk menghilangkan selulit bagi mereka yang memiliki berat

badan yang berlebih. De solo spa, menggunakan teknik massage dari solo. Massage solo, mengikuti irama gamelan yang pelan sehingga membuat para pelanggan lebih rileks. Di de solo spa sangat kental dengan tradisi peerawatan kecantikan yang berasal dari pulau jawa. Semua teknik yang diterapkan oleh pegawai dilakukan secara telaten dan tidak terburu-buru yang membuat para tamu lebih menikmati. Selain itu, de Solo spa juga menyediakan hair treatment dengan harga terjangkau. Untuk menikmati layanan hair spa saja hanya anda perlu merogoh kocek dengan harga Rp55 ribu. selanjutnya juga ada hair spa loreal yang ditawarkan dengan harga Rp90 ribu. tidak hanya hair spa saja, di De Solo Spa juga terdapat layanan hair mask dan hai mask loreal. Untuk hair mask ditawarkan dengan harga Rp55 ribu sedangkan untuk Hair mask loreal di tawarkan dengan harga Rp150 ribu. selain itu

layanan creambath aromatic dan creambath natural dengan tradisi solo juga bisa anda nikmati dengan harga Rp45 ribu dan Rp35 ribu. Selain itu perawatan lain yang disajikan oleh De Solo SPA diantaranya face treatment, eye treatment diantaranya terapi mata, melentikkan bulu mata, serta tanam bulu mata. Selanjutnya De Solo SPA juga menyediakan ear treatment seperti gurah telinga, breast treatment untuk pengencangan payudara. Untuk Body treatment sangat banyak jenis layanannya diantaranya massage, lulur, body mask, paraffin bokong, hot stone massage dan segala jenis terapi badan lainnya. Yang menarik, De Solo SPA juga menyediakan layanan untuk Vagina Massage dan paket pelangsingan badan. Untuk Vagina Treatment diantaranya ratus vagina, dan SPA vagina. Untuk paket pelangsingan diantaranya sauna, slimming terapy dan herbal bath. (h/cw-dra)


JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

Bareh Tanamo

KOTA SOLOK

21

BOTIAH 20 TRC Siaga Lebaran SOLOK, HALUAN—Pemerintah Kota (Pemkot) Solok mensiagakan sebanyak 20 orang anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk berjaga-jaga membantu masyarakat bila terjadi bencana selama lebaran 1433 H. “Mereka kita standby-kan selama 24 jam dan kita bagi tiga shift per hari,” kata Kepala Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat Kota Solok, Ervy di Solok, Jumat. Dikatakan, Kota Solok termasuk daerah klasifikasi B dalam pemetaan rawan bencana di Provinsi Sumatera Barat sehingga Kota Solok rawan terhadap bencana gempa bumi, banjir dan kebakaran. Untuk mengantisipasi hal ini, sambungnya, Pemkot Solok mensiagakan personil TRC Kota Solok untuk berjaga-jaga membantu warga bila terjadi bencana tersebut.”Mereka akan terus memantau sejumlah titik yang dianggap rawan bencana selama lebaran,” katanya. (h/net)

Temu Alumni Marak SOLOK, HALUAN — Momentum Idul Fitri 1433 H banyak dimanfaatkan para alumni suatu sekolah di Kota Solok mengadakan temu akbar sesama alumni. Temu akbar itu dilaksanakan suatu sekolah dari bermacam tahun angkatan. Dari pantauan Haluan di Kota Solok, pertemuan para alumni dari bermacam tahun angkatan itu disponsori alumni yang berdomisili di Kota Solok. Para alumni itu pada bulan Ramadan sudah mengadakan kontak komunikasi sesama mereka, kemudian dibuat jadwal pertemuan dan lokasi pertemuan. Selain di sekolah-seolah, temu alumni itu juga dilaksanakan di objek wisata Pulau Belibis Ampang Kualo, adanya lokasi pertemuan di kawasan wisata agar kegiatan lebih nyaman dan menyemarakkan sektor wisata di Kota Solok. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Parawisata Seni Budaya Kota Solok Susweni mengakui, banyak panitia alumni suatu sekolah yang sudah memesan objek wisata Pulau Belibis yang dijadikan sebagai lokasi pertemuan. Pihaknya merespon dengan baik dan ikut menfasilitasi para alumni suatu sekolah yang hendak mengadakan pertemuan di objek wisata andalan Kota Solok itu. Para alumni satu sekolah tak hanya dari tingkatan SLTA namun juga dari SMP, namun yang paling banyak dari tingkatan SLTA, seperti SMA dan SMK. (h/alf)

Perda LH Ditetapkan SOLOK, HALUAN — Wali Kota Solok Irzal Ilyas mengatakan, daerah yang dipimpinnya telah memiliki kepastian hukum tentang pelestarian lingkungan hidup, menyusul ditetapkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Solok tentang pengelolaan lingkungan hidup beberapa waktu lalu. “Dengan adanya Perda ini kita berharap seluruh warga kota dapat terus menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di Kota Solok,” ujarnya di Solok, Rabu. Dikatakan, Pemerintah Kota (Pemkot), DPRD dan masyarakat Kota Solok berkewajiban menjamin kelangsungan kehidupan, kelestarian ekosistim dan lingkungan hidup sesuai dengan semangat UUD 1945 dan amanah Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. “Untuk menjawab amanah tersebut DPRD Kota Solok mempelopori Perda Penglolaan Lingkungan Hidup di Kota Solok melalui Perda Inisiatif DPRD. Semua warga kota wajib bersandar pada Perda ini dalam pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup di Kota Solok,” katanya. (h/net)

Wako Ajak Perantau Dukung Program SOLOK, HALUAN — Wali Kota Solok Irzal Ilyas mengajak perantau Kota Solok bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat kampung halaman mensukseskan program pembangunan daerah. “Sebab dengan kerjasama dan azas kebersamaan apapun bisa diraih dan dituntaskan, seperti pepatah “sadanciang bak basi, saciok bak ayam,” katanya di Solok, Rabu. Dikatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solok mempunyai banyak program dan kegiatan, yang tertuang dalam APBD Kota Solok. Semua program tersebut akan sia-sia bila tidak didukung dan dibantu oleh warga kampung dan perantauan. Visi dan misi Kota Solok, menjadikan masyarakat Kota Solok beriman dan bertaqwa dengan berkeadilan, berkesejahteraan dan lainnya guna mewujudkan Kota Solok sebagai Kota Perdagangan terbesar memiliki andil besar dalam membangun masyarakat yang adil, sehat dan sejahtera. “Makanya sejumlah program kita arahkan pada pencapaian visi dan misi ini,” katanya. Ia mencontohkan dalam bidang keimanan dan ketaqwaan misalnya, Pemkot Solok telah melaksanakan program malam bina iman dan taqwa (MABIT) yang diikuti oleh seluruh pelajar SLTP/SLTA se-Kota Solok, dimana para pelajar ini pada hari selasa dan rabu melaksanakan sholat Maghrib dan kegiatan keagamaan di masjid terdekat. Selanjutnya Safari Fajar, wali kota, wakil wali kota dan pimpinan SKPD melaksanakan salat Subuh dari masjid ke masjid di Kota Solok. Kemudian setiap hari Senin dan Kamis, Pemkot Solok juga membudayakan puasa sunat Senin dan Kamis, sementara berbuka puasanya dilaksanakan di masjid - secara bergiliran. “Semua program ini mesti didukung secara bersama oleh warga di kampung dan rantau agar masyarakat beriman, bertaqwa sesuai visi dan misi Kota Solok tercapai,” katanya. (h/net)

MUDIK — Sejumlah perantau di Tanjung Priok, Jakarta, sedang bersiap menuju kampung halaman masing-masing. Di Kota Solok, perantau-perantau yang pulang saat lebaran, belum termaksimalkan perannya. NET

Perantau Tak Terkoordinir SOLOK, HALUAN — Organisasi perantau Kota Solok yang tergabung dalam Keluarga Besar Kota Solok (KBKS) berdomisili di Jakarta belum memperlihatkan eksistensinya terhadap kampung halamannya karena memang belum terkoordinir dengan baik.

“Organisasi persatuan masyarakat Kota Solok di Jakarta sudah lama terbentuk. Lantaran kesibukan masingmasing lupa untuk pulang kampung secara serempak kecuali hanya pulang sendiri-sendiri saja,” jelas ninik mamak Kota Solok M Dt Ganjie menjawa Haluan di Solok Selasa (21/8). Menurutnya, beberapa tahun silam pernah pulang kampung dan mengadakan musyawarah. Isi musyawarahnya bagaimana memajukan Kota Solok ke depan, tapi realisasinya belum terlihat. “Mandeknya pelbagai program lantaran belum seirama antara Pemda Kota Solok dengan KBKS,” tuturnya. Tapi bagi Ketua Kerapatan

Adat Nagari (KAN) Lubuk Sikarah nagari Solok Kota Solok J Dt Tanali malahan berpandangan lain terhadap organisasi KBKS dimaksud. Para pengurusnya cukup piawai dan berwawasan cemerlang, namun kegiatan yang dilaksanakan masih di atas kertas. “Saya pernah menghadiri pertemuan KBKS dengan utusan pemda Kota Solok di Jakarta,” tutur J Dt Tanali. Daro pertemuan itu belum menghasilkan apa-apa, kecuali baru sebatas taragak basuo bahkan anggaran yang dimiliki juga tak ada. Menurut , Ketua KAN 2012 -2017 ini, terlepas dari kekurangan, organisasi KBKS tetap diinginkan oleh masyarakat

maupun daerah sendiri. “Walau jauh di rantau seharusnya kampung halaman juga diperhatikan, bantuan untuk kampung halaman itu tidak harus dalam bentuk uang, namun yang sangat berharga itu sumbangan pikiran untuk kebaikan Kota Solok ke depan,” katanya. Penasehat KBKS Kota Solok Yulius Dt Tianso yang dikonfirmasi Haluan via telpon genggamnya mengakui cukup banyak program yang diluncurkan tidak terlaksana dengan baik. Hal itu belum seirama dengan pengambil kebijakan di Kota Solok. Menyangkut tentang perhatian ke kampung halaman, Yulius

SENGKETA ADAT

Masyarakat Abaikan KAN SOLOK, HALUAN — Melajunya sengketa sako jo pusako ke Pengadilan Negeri (PN) Solok bukan berarti Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Sikarah Nagari Solok tidak berfungsi, melainkan karena pihak yang bersengketa tidak menempuh jalur ninik mamak terlebih dahulu. “Kebanyakan sengketa sako jo pusako yang disidangkan di pengadilan di luar pengetahuan KAN Lubuk Sikarah. Malahan yang bersengketa langsung saja ke pengadilan,” jelas Ketua KAN Lubuk Sikarah Nagari Solok J Dt Tanali menjawab Haluan di kediamannya Senin (20/8). Menurutnya, logisnya PN Solok memulangkan persoalan sengketa yang masuk ke kantornya ke tingkat bawah karena yang berhak menyelesaikan sako jo pusako ninik mamak adalah KAN. “Ada bidang khusus

di KAN yang ditugaskan menyelesaikan sengketa sako jo pusako sehingga tidak harus ke pengadilan,” tuturnya. Menurut J Dt Tanali, KAN Lubuk Sikarah sudah tertata dengan baik, selain ketua juga punya bidang-bidang yang menangani setiap persoalan anak kemenakan dalam warih adat. Himbauannya, kepada anak kemenakan di nagari Solok yang bersengketa agar sebaiknya melaporkan ke KAN. Lebih jauh disebutkan, tidak hanya sako jo pusako yang bisa diselesaikan, masalah lain dalam nagari juga bisa dituntaskan bahkan ada vonis adat yang bisa dilaksanakan. “Vonis adat tidak berupa kurungan, namun vonis adat lebih ampuh karena menyangkut moral dan prilaku yang dilaksanakan oleh pelaku yang melanggar,” tuturnya.

Selama ini keberadaan KAN tidak difungsikan dengan baik oleh masyarakat, padahal jika itu difungsikan, bisa meniru Bali. “Di Bali, hukum adatnya cukup kuat dan hukum negara hampir tak ada dilaksanakan. Kita berkeinginan menerapkan seperti Bali itu namun semua tentu dipulangkan pada masyarakat dan ninik mamak yang ada di nagari Solok,” sambungnya. Untuk memfungsikan dan meningkatkan peranan KAN Lubuk Sikarah, Ketua KAN sudah bertekad memfungsikan semua lembaga-lembaga yang ada di KAN, misalnya lembaga yang menangani peselisihan, lembaga bidang sako jo pusako. Bidang-bidang itu ditempati orang yang cukup mengerti dan piawai sehingga persoalan yang muncul bisa diselesaikan dengan baik. (h/alf)

sangat kecewa kalau dikatakan tak ada pulang kampung, hanya saja secara tim memang tak ada karena sulit mengumpulkan. Namun yang namanya pengurus dan sejumlah anggota ada memperhatikan kampung halaman. Buktinya pada lebaran Idul Adha menyumbangkan sapi untuk diqurbankan dan dagingnya diserahkan pada warga miskin. Sejalan dengan itu, KBKS di Jakarta tetap memonitor perkembangan Kota Solok. “Apapun yang terjadi di Kota Solok kami pantau dan jika ada persoalan dicarikan penyelesaian. Setiap saat ada laporan ke Jakarta tentang kondisi dan perkembangan Kota Solok,” terang Yulius. (h/alf)

Parkir Liar Bermunculan SOLOK, HALUAN — Juru parkir liar menjamur di pusat pasar Solok pada H-1 dan H+2 lebaran, terutama pada malam hari. Kawasan bebas parkir malahan dijadikan lahan parkir. Pantauan Haluan 2 malam berturut-turut sebelum dan setelah lebaran, banyak bermunculan parkir liar di setiap sudut pasar Solok. Bahkan, di dalam terminal juga dipungut parkir pada pengunjung malam hari. Pasar Kota Solok 2 hari sebelum dan setelah lebaran cukup padat dikunjungi masyarakat yang ingin berbelanja maupun mengikuti malam takbiran. Akibat padatnya pengunjung tak heran suasana pasar sangat sumpek dan hampir tak ada areal untuk parkir kendaraan. Para pemilik kendaraan lebih banyak memilih parkir dalam terminal lama pusat pasar

Solok. Namun keramaian pengunjung pasar dijadikan banyak pihak untuk memungut uang parkir di lokasi tersebut. Setiap kendaraan yang parkir dipungut Rp5.000/ kendaraan. Padahal dalam Peraturan Daerah Kota Solok, besar uang parkir untuk kendaraan roda dua Rp1.000 dan kendaraan roda empat Rp2.000/sekali parkir. Mencekiknya uang parkir sangat dikeluhkan pengunjung yang membawa kendaraan ke pasar Solok. Bahkan tak heran banyak pemilik kendaraan yang menggerutu pada juru parkir liar dimaksud. Pengunjung yang datang ke pasar Solok untuk berbelanja bukan hanya dari Kota Solok dan Kabupaten Solok tapi juga dari Kota Sawah Lunto, Sijunjung dan juga perantau. (h/alf)

SOLOK, HALUAN — Memasuki lebaran H+6, Kota Solok hanya sebagai tempat persinggahan saja oleh masyarakat setelah kembali mengunjungi berbagai objek wisata di Kabupaten Solok. Seperti tahun lalu, sehari setelah pelaksanaan salat Idul Fitri, banyak masyarakat yang berlibur mengunjungi objek-objek wisata. Namun sejak pagi hingga siang hari, para pengunjung itu hanya sekedar numpang lewat ke Kota Solok, sasaran yang dikunjungi lebih banyak ke objek wisata di Kabupaten Solok maupun padang Panjang dan Sawah Lunto. Pengunjung hanya mampir ke Kota Solok pada sore hari setelah menghabiskan waktu di objek-objek wisata yang ada di Kabupaten Solok, seperti di Danau Kembar, Danau Singkarak, Padang Panjang

maupun Bukittinggi. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Parawisata Seni Budaya Kota Solok Susweni yang ditanya Haluan seputar minimnya masyarakat berkunjung ke objek wisata di Kota Solok sangat memaklumi karena memang hal yang lumrah sejak dulunya. Di Kota Solok memang tidak ada kegiatan pegelaran seni dalam menyambut Idul Fitri. “Kita punya objek wisata alam Pulau Belibis yang siap menerima wisatawan lokal maupun nusantara bahkan termasuk perantau yang pulang kampung untuk menikmati keindahan alamnya, namun belum banyak yang berminat untuk datang. Masyarakat masih cendrung ke objek wisata Danau Singkarak maupun Danau Kembar,” terang Susweni. (h/alf)

Objek Wisata Minim Pengunjung

SESUDUT pemandangan Pulau Belibis Kota Solok. NET


22 LAPORAN KHUSUS

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

H ANDI MUHAMAD

Tokoh Nasional yang Sangat Mencintai Anak Yatim Ayah Mertua H Andi Muhamad, Elson Syah (Kiri) dan anggota keluarga yang bertindak sebagai tuan rumah

H Andi Muhamad dan Hj Meri Putri

Wali Kota Padang Fauzi Bahar memberi kata sambutan tentang ketokohan sosok H Andi Muhamad yang fenomenal H ANDI MUHAMAD DAN HJ MERI Putri serta putranya dan artis Benigno Aquino serta Aldi Taher bernyanyi diatas panggung DUA RIBU lebih masyarakat wilayah Kecamatan Ampek Nagari dan Kecamatan Palembayan yang bertetangga di Kabupaten Agam, tumpah ruah larut dalam kegembiraan semangat hari Raya Idul Fitri 1433 H di rumah pribadi keluarga besar Ayah mertua tokoh nasional H Andi Muhamad di Nagari Bawan sepanjang Selasa-Rabu (21-22/08) hingga Kamis (23/08) dini hari. Sejumlah tokoh penting di Ranah Minang dan Artis

Artis kawakan Toro Uka-uka Margen tampil memukau sebagai pembawa acara dari Jakarta serta artis-artis kondang ibu kota lainya juga ikut larut dalam keceriaan dan kebahagiaan acara Halal Bihalal yang digelar H Andi Muhamad beserta isteri Hj Meri Putri, dan keluarga besarnya, di Nagari Bawan Kabupaten Agam nan permai tersebut. Tokoh penting yang hadir berbaur menjadi satu dengan dua ribu lebih masyarakat dan puluhan anak yatim itu di antaranya adalah mantan Dan Puspom TNI Mayjen (Purn) Syamsu Jalal, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, Bupati Agam Indra Catri hingga Ketua DPRD Kabupaten Solok Syafri Dt Siri Marajo. Sederet artis top ibu kota yang selama dua hari dua malam menghibur dan memukau ribuan masyarakat Nagari

Bawan sekitarnya itu diantaranya adalah artis senior pemeran tokoh Antagonis Toro ‘ Uka-Uka’ Margen, aktor berwajah tampan Hengki Tarnado dan dua artis berdarah minang Aldi Taher dan penyanyi dangdut bersuara emas Benigno Aquino. Di antara dua ribuan tamu undangan dan tokoh penting yang berbaur menjadi satu dalam nuansa kekeluargaan yang tinggi itu, tak ketinggalan tampak hadir puluhan anak yatim yang berasal dari kanagarian Bawan Kecamatan Ampek Nagari sekitarnya. Dalam sambutanya selaku tuan rumah tokoh nasional yang juga pengusaha sukses dan pakar Herbalist obat-obatan Akar Pinang yang terkenal itu H Andi Muhamad didampingi isteri tercinta Hj Meri Putri dan ayah mertuanya H Elson Syah beserta keluarga besarnya di Nagari Bawan, senantiasa menabur senyum kebahagian kepada para anak Yatim serta tamu undangan lainya. “Rasul menyuruh kita untuk selalu mencintai anak yatim dan saya beserta keluarga pun senantiasa pula selalu mencintai anak-anak yatim dimanapun berada “ tutur H Andi Muhamad dengan raut wajah berseri. Tak salah kiranya jika H Andi Muhamad yang kelahiran Solok tahun 1970 itu bahkan sering membawa artis ternama untuk menghibur para anak yatim dimanapun berada yang sangat dicintainya untuk diundang kerumah pribadinya baik yang berada di Bintaro Jakarta, Kota Batam Kepulauan Riau hingga yang terletak di pulau dewata Bali. Tak tekecuali di acara Hala Bihalal dalam rangka hari Raya

Idul Fitri 1 Syawal 1433 H ini, H Andi Muhamad dan isteri Hj Meri Putri beserta keluarga besarnya di Nagari Bawan, mendatangkan langsung 4 artis kondang ibu kota Toro Margen, Hengki Tornando, Aldi Taher dan Benigno Aquino, untuk menghibur para anak yatim dan ribuan masyarakat lainya. Bahkan aktor pemeran tokoh antagonis Toro Margen yang terkenal dengan tayangan misterinya Uka-Uka disalah satu siaran televisi sawsta nasional itu, yang bertindak sebagai pembawa acara mampu tampil memukau masa yang membldak kekediaman ayah mertua H Andi Muhamad yang di Nagari Bawan yang bernama pak Haji Elson Syah itu. Benigo Aquino yang berdarah Lintau Tanah Datar dan Aldi Taher ‘ajo’ rang Pariaman itu, dengan selingan tampilan wajah ganteng Hengki Tarnado seolah memukau dan menyihir dua ribuan masa untuk tak beranajak dari bangku masing-masing dan sekitar komplek rumah pribadi ayah mertua H Andi Muhamad yang cukup luas dan lapang itu. Mantan Dan Puspom TNI Mayjen Syamsu Jalal, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, Wakil Wali Kota Sawah Lunto Erizal Ridwan hingga Ketua DPRD Solok Syagfri t Siri Marajo, tampak asyik menggoyang-goyangkan kepala ketika 4 artis top ib kota tersebut diatas tampil prima diatas panggung dihadapan mereka. Antusias masa dan puluhan anak yatim yang berbaur menjadi satu dalam semangat kebahagiaan acara hala Bihalal dengan H Andi Muhamad dan keluarga itu, benar-benar dibuat ceria dihari Lebaran yang fitri itu.

H Andi Muhamad dan masyarakat di acara Halal Bihalal di Kota Solok Sejumlah tokoh masyarakat Nagari Bawan diwakili Dt Mangkuto Marajo tanpa ragu memuji peran aktif dan kontribusi H Andi Muhamad di ranah minang dan kawasan nusantara bahkan hingga ke manca negara. Dalam autobiografi perjalanan hidupnya yang ditayangkan melalui layar lebar di kegiatan acara Halal Bihalal itu Andi Muhamad yang sejak kecil hidup marasai, perlahan namun pasti akhirnya kemudian bisa meraih kesuksesan yang luar biasa berkat rahmat nikmat dan hidayah dari Allah SWT. Andi Muhamad yang akrab disapa pak Haji itu terus melebarkan sayap usahanya melalui Holding Company milik pribadinya yang diberi nama H Andi Muhamad Center (HAM) yang membawahi sejumlah perusahaan besar bergerak disektor pertambangan, perkebunan, Obat-obatan yang terkenal dengan Akar Pinangnya dan sektor usaha besar lainnya baik yang berada di dalam negeri hingga ke luar negeri. Di antaranya di Sydney Australia, Kuala Lumpur Malaysia atau Singapura. Namun demikian kantor pusat induk perusahaanya terletak di Menara Palm Center kawasan Kuningan Jakarta. Walau kini H Andi Muhamad telah bergelimang harta kekayaan berkat sukses perjalanan hidupnya selama ini, namun beliau tetap saja tampil sederhana dan bersahaja. Padahal sejumlah rumah mewah harta berlimpah termasuk belasan mobil mewah berharga milyaran sudah dimilikinya, namun ia tetap tampil sederhana dengan pakaian favoritnya putih putih dengan

kopiah haji bewarna putih. Sebagai salah seorang tokoh spiritual kondang dan pakar herbalist obat-obatan yang sudah kesohor, pak haji banyak memberi bimbingan hidup dan suri tauladan kepada kerabatnya yang terdiri dari para pejabat, tokoh partai politik terkenal hingga artis-artis tenar lainya. Bahkan pak haji didaulat oleh sejumlah artis top ibu kota baik yang muda usia ataupun yang sudah berusia lanjut, sebagai sosok seorang kakak, sahabat atau bahkan ayah yang peri laku kehidpanya sehari-hari dijadikan contoh suri tauladan. Pak Haji Andi Muamad pun tak sean-segan mengingatkn artis Aldi Taher untuk senantiasa mengerjakan sholat lima waktu dimanapun berada, dengan cara kebapakanya yang menjadikan Aldi taher kini merasa nyaman dalam menjalankan roda hidup dan kehidupanya sehari-hari. “Pak Haji senantiasa meningatkan saya untuk tidak lupa sholat lma waktu dan menyanagi anak yatim,” tutur artis Aldi Taher didampingi Benigno Aquino kepada Haluan.. Dalam pejalanan hidupnya ke depan, H Andi Muhamad beerta isteri Hj Meri Putri dan 4 orang putra mereka, berobsesi untuk terus mendedikasikan dirinya bagi keluarga yang dicintainya, para anak yatim dan seluruh masyarakat banyak. “Saya akan tetap komit untuk mendedikasikan diri bagi keluarga dan para anak yatim yang sangat saya cintai serta seluruh lapisan masyarakat lainya “ papar Andi Muhamad. (h/riswan jaya)

Tamu undangan menyerbu meja makan siang

Masyarakat tamu undangan antusias menyaksikan panggung hibran artis ibu kota hingga larut malam

Sejumlah tokoh masyarakat nagari Bawan sekitarnya antusias mendengar kata sambtan Walikota Fauzi Bahar dan pejabat yang lainya

Wakil Walikota Sawah Lunto Erizal Ridwan (kiri) dan tokoh pejabat lainya bersantai ria di acara halal bihalal itu

H Andi Muhamad bersenda gurau dengan masyarakat yang datang di acara open house di rumah pribadinya saat hari raya idul fitri 1433 H di Kota Solok

Atraksi tari piring di atas pecahan kaca yang mendebarkan

H Andi Muhamad dan isteri Hj Merio Putri disambut atraksi Silek Dua Pendekar Minang


JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

LINGKAR

4 Siswa Lolos ke OSN PASAMAN, HALUAN — Sebanyak empat orang siswa SMAN I Lubuk Sikaping berhasil lolos mengikuti Lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Nasional tahun 2012. Keempat putra terbaik Kabupaten Pasaman tersebut adalah Alamsyah (Bidang Mata Pelajaran Matematika), Fikri Hasnul (Fisika), Arief Almi (Biologi) dan Muhammad Fauzan (Komputer). Keempat siswa tersebut telah dilepas secara resmi oleh Bupati Pasaman Benny Utama, SH di halaman GOR Tuanku Rao Lubuk Sikaping, Kamis (23/8). Dalam arahannya Benny Utama menyampaikan bangga dan terima kasih atas prestasi yang diukir duta Kabupaten Pasaman tersebut. “Nanti selama mengikuti OSN, bersainglah dengan tekun, jaga nama baik daerah, dan cari ilmu sebanyak-banyaknya dari kegiatan tersebut,” ujarnya. Keempat putra Kabupaten Pasaman tersebut akan mengikuti lomba di Jakarta pada tanggal 2 September 2012. Untuk bidang IPS dilaksanakan di hotel Khartika Chandra Jakarta dan untuk bidang IPA dilaksanakan di Hotel Chaisar Jakarta. Sebelum berangkat ke Jakarta, keempat putra kebanggaan Kabupaten Pasaman tersebut akan mengikuti TC dari tanggal 26 s/d 31 Agustus 2012 di hotel Rocky Padang. (h/wel/tos)

Pemkab Kirim Peserta Ikuti Pekan Budaya PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman akan mengirimkan peserta untuk mengikuti 12 cabang kesenian pada Pekan Budaya yang akan dihelat di Kota Solok September 2012. “Saat ini kita telah melakukan berbagai persiapan untuk mengikuti Pekan Budaya tersebut,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Pasaman Anwir Salam di Lubuk Sikaping, Kamis. Dia mengatakan, para peserta yang akan diturunkan dalam kegiatan itu, diberikan pelatihan sesuai dengan bidangnya, sehingga pada saat hari H dapat menampilkan yang terbaik. “Kita optimis dalam kegiatan Pekan Budaya yang akan dihelat di Kota Solok nanti akan menjadi momen yang tepat serta dapat menampilkan yang terbaik dalam memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Pasaman,” kata dia. Menurutnya, ikutnya Kabupaten Pasaman dalam menampilkan sejumlah atraksi kebudayaan dalam Pekan Budaya tersebut bertujuan untuk melestarikan kebudayaan Minangkabau, khususnya yang berasal dari kesenian daerah setempat. Di samping itu, kebudayaan yang dimiliki dapat diketahui orang, terutama pada kalangan pemuda agar tetap dipertahankan pada masa yang akan datang. “Paling tidak para generasi penerus bisa mengenal kekayaan budaya yang kita miliki,” katanya. Ia menyebutkan, di antara cabang yang akan diikuti dalam Pekan Budaya tersebut adalah kesenian randai, baju kuruang basiba, cerdas cermat tingkat SMU tari kreasi asal Pasaman dan tarian lainnya. Selain itu, Pemkab juga mempersiapkan peserta untuk cabang pencak silat dan prosesi adat menyambut tradisi balimau di Nagari Pauh Kabupaten Pasaman. “Dalam kesempatan melakukan atraksi budaya di Taman Mini Indonesia Indah beberapa waktu lalu kami memperkenalkan prosesi manjalang mamak, jadi dalam kesempatan di Solok tradisi balimau menjadi pilihan,” katanya. Di samping itu, tambah dia, dalam perhelatan Pekan Budaya di Kota Solok nanti Kabupaten Pasaman juga akan mendirikan stand budaya serta menggelar bazar yang juga melibatkan Perindagkop daerah setempat. (h/net)

Gudang Penyimpanan Kayu Dibangun PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman akan membangun gudang untuk tempat penyimpanan kayu hasil sitaan agar dapat terjaga dengan baik. Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Pasaman Yozarwardi di Lubuk Sikaping, Kamis, mengatakan gudang tempat penyimpanan kayu tersebut perlu disediakan supaya disaat melakukan pelelangan tidak jatuh harga. “Kita khawatir kalau gudang penyimpanan tidak bagus akan bisa menyebabkan kayu-kayu tersebut lapuk sehingga harga jualnya menjadi rendah,” kata dia. Dia mengatakan, gudang tempat kayu yang ada saat ini selain sangat sempit, tempatnya juga belum ada atap sehingga dikhawatirkan kayu menjadi lapuk akibat hujan dan panas. Ia menyebutkan, untuk melindunginya dari panas atau hujan saat ini kayu hanya ditutup dengan terpal. “Tingkat ketahanan terpal ini cuma sebentar, kalau terlalu sering kena hujan atau panas maka akan melapuk sehingga bocor dan kayu yang ada menjadi rusak,” ujarnya. Untuk itu, tambah dia, kalau gudang kayu sudah bagus dan lapang, terutama dari segi atap diyakini kayu tersebut akan dapat terawat dengan baik, sehingga harganya juga bagus disaat melakukan pelelangan. Ia menyebutkan, saat ini kayu temuan yang diamankan melalui Dinas Kehutanan Pasaman sepanjang 2012 sudah mencapai 32 meter kubik. Kayu tersebut diamankan dalam 13 kali operasi patroli rutin yang dilakukan melalui turun langsung ke lapangan. “Kami telah melakukan beberapa kali patroli dan berhasil menemukan kayu di beberapa kecamatan,” kata dia. Menurutnya, nanti kayu temuan yang sudah diamankan tersebut akan dilelang secara umum dan uang hasil penjualannya akan disetor langsung ke kas Negara. (h/net)

Ranah Saiyo

PASAMAN

Rumah Sehat untuk Warga Miskin

23

PASAMAN, HALUAN— Pemerintah Kabupaten Pasaman lagi-lagi meluncurkan program pengentasan kemiskinan untuk Masyarakat Kabupaten Pasaman. Setelah dikeluarkannya program Pembangunan Partisipatif Berbasis Nagari (P2BN), dan Jamkesda pada tahun 2013 mendatang, kini Pemerintah Kabupaten Pasaman meluncurkan program rumah sehat bagi keluarga kurang mampu. Bupati Pasaman Benny Utama yang didampingi Sekda Kabupaten Pasaman, Drs. Syamsurizal pada wartawan di ruang kerjanya, belum lama ini lalu menuturkan, program pengentasan kemiskinan tersebut, Pemkab Pasaman akan membantu masyarakat tidak mampu yang memiliki rumah tidak layak huni untuk membangun rumah layak huni dengan bantuan uang sebesar Rp10 juta yang dianggarkan dari APBD Kabupaten Pasaman. Ditambah bantuan Rp2 juta dari Badan Amil Zakat (BAZ) Pasaman yang bersumber dari PNS dan masyarakat (swadaya) lainnya Rp3 juta. “Program tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2013 mendatang dengan target sebanyak 50 unit rumah yang akan dibantu,” ujarnya. Ditambahkan, menghuni rumah yang layak merupakan impian bagi setiap orang. Namun begitu, tidak semua orang bisa mewujudkannya. Hal itu disebabkan berbagai faktor, salah satunya faktor keuangan.

OPEN HOUSE — Bupati Pasaman Benny Utama gelar open house di kediamannya, terlihat bupati didampingi istri Ny. Hesty Benny Utama. ATOS INDRIA Untuk itulah, Pemkab mencoba membantu masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan rumah layak huni sehingga setara dengan masyarakat lain yang ada di sekitarnya. Program Pemkab Pasaman ini bertujuan menanggulangi masalah kemiskinan, membantu masyarakat tidak mampu untuk mendapatkan rumah layak huni. Di samping itu juga dalam rangka mendorong kepedulian dan partisipasi tokoh masyarakat bersama warganya dalam menolong sesama. Dengan adanya dana dasar

pembangunan rumah dari Pemkab sebesar Rp12 juta itu, diharapkan masyarakat akan terpancing untuk ikut bersamasama membantu warganya membangun rumah layak huni. Umpamanya, masyarakat sekitar membantu dengan memberikan 1 sak semen, 1 batang kayu, besi dan sebagainya. Meskipun masyarakat tersebut tidak dapat membantu dari segi keuangan, masyarakat juga bisa membantu dengan tenaganya atau dengan cara gotong royong. “Dengan adanya semangat

Rp1,426 Miliar untuk Kesehatan PASAMAN, HALUAN — Kabupaten Pasaman memperoleh dana bantuan operasional kesehatan (BOK) 2012 sebesar Rp1,426 miliar dari Kementerian Kesehatan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Desrizal di Lubuk Sikaping, Rabu, mengatakan, BOK merupakan salah satu program unggulan Kementerian Kesehatan untuk membantu daerah dalam mencapai target nasional bidang kesehatan. “Bantuan ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warga, khususnya melalui puskesmas, polindes dan posyandu,” kata dia. Ia menyebutkan, dana BOK Kabupaten Pasaman pada tahun ini akan disalurkan ke 16 puskesmas, baik rawatan maupun nonrawatan dengan alokasi setiap puskesmas bervariasi sesuai dengan tipe dan luas wilayah kerjanya. “Dana BOK diharapkan dapat mendorong setiap tempat pelayanan kesehatan masyarakat mampu mengidentifikasi permasalahan kesehatan di wilayah kerjanya,” ujarnya. Selain itu, tambah dia, secara khusus BOK juga dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja dan fungsi setiap puskesmas, poskesdes dan posyandu, sehingga pada akhirnya akan

kepedulian itu, maka saudarasaudara kita yang tidak mampu tadi bisa mendapatkan rumah layak huni. Sehingga kepekaan sosial di tengah-tengah masyarakat akan terbangun, dan inilah yang sedang kita galakkan dikabupaten Pasaman pada saat ini,” terang Benny Utama. Ditambahkan Bupati, upaya penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pasaman ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah saja, namun semua komponen masyarakat harus turut serta berpartisipasi, sehingga terciptanya masyarakat

yang maju dan berkeadilan . Karena salah satu kebutuhan dasar dari masyarakat, di samping kebutuhan sandang dan pangan, kebutuhan papan juga menjadi faktor penentu keberhasilan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, Bupati Benny Utama mengharapkan, kalau program pensejahteraan masyarakat miskin ini berhasil di tahun 2013, maka bantuan rumah akan ditingkatkan dua kali lipat menjadi 100 unit rumah yang akan kita bantu di tahun 2014 mendatang. (h/tos/wel)

Angka Kecelakaan Meningkat

berdampak positif bagi masyarakat yang mendapatkan pelayanan. “Kalau fungsi serta pelayanan setiap Puskesmas dan sarana kesehatan lainnya berjalan sebagaimana mestinya diyakini akan dapat mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat sekitar,” kata dia. Lebih lanjut ia menambahkan, tidak semua daerah kabupaten/kota termasuk Pasaman memiliki kecukupan anggaran untuk membiayai pembangunan bidang kesehatan, khususnya di puskesmas dan jaringannya. Padahal, peran puskesmas sangat vital, karena menjadi ujung tombak dalam upaya kesehatan masyarakat terutama upaya promotif dan preventif. Namun, sejak diluncurkan pertama kali dana BOK ini tahun 2010, pemkab melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman merasakan banyak manfaat, dengan meningkatnya anggaran pembangunan di bidang kesehatan. “Dana BOK hanya dapat dimanfaatkan oleh Puskesmas penerima untuk upaya tercapainya target standar pelayanan minimal (SPM),” kata dia. Di samping itu, juga tertopang harapan melalui BOK untuk dapat membantu dalam mencapai target MDGs di bidang Kesehatan, khususnya di Kabupaten Pasaman. (h/net)

P A S A M A N , H A L U A N — Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pasaman saat H-7 hingga tanggal (23/ 8) Idul Fitri 1433 H tahun 2012 mengalami peningkatan di banding tahun 2011 lalu. Data yang dikeluarkan Lantas Polres Pasaman tercatat, untuk arus mudik pada tahun 2011 (H-7 hingga H), jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi sebanyak 1 kasus. Dari kecelakaan tersebut mengakibatkan korban meninggal dunia berjumlah 1 (satu) orang, dan korban luka ringan sebanyak 1 orang. Sedangkan pada lebaran tahun 2012, data yang diperoleh dari Kasat Lantas Pasaman, AKP Yuhendri, SH yang di dampingi anggota Laka, Armen N, Kamis (23/8) kemarin menyebutkan, untuk arus mudik pada tahun 2012 (H-7 hingga H) tercatat jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi 4 kasus, dengan korban Luka Berat/ Patah Tulang 1 orang, serta luka ringan 3 orang. Lebih jauh Yuhendri menambahkan, pada tahun 2012, jenis kendaraan yang terlibat kejadian kecelakaan lalulintas didominasi oleh sepeda motor sebanyak 5 unit, mobil barang 1 unit, mobil penumpang 1 unit. Berdasarkan laporan, kejadian kecelakaan lalu lintas pada saat arus mudik justru terjadinya di jalur-jalur utama arus mudik lebaran dan lebih disebabkan oleh faktor human error. Hingga saat ini, pihak Polres dan Lantas Polres

Pasaman sendiri sudah secara maksimal memberikan pelayanan prima agar masyarakat bisa melaksanakan perjalanan mudik dan balik dengan aman dan nyaman. Kapolres Pasaman AKBP Joko Purnomo SIK dan Bupati Pasaman Benny Utama secara langsung turun kelapangan meninjau 4 posko pengamanan dan pelayanan menjelang Idul Fitri bersama pejabat utama Polres Pasaman untuk melihat kesiapan jajarannya dalam memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap masyarakat yang hendak merayakan Idul Fitri dengan mudik pulang kampung, agar sampai di tujuan dengan selamat. AKP Yuhendri, SH menambahkan, adapun 4 posko pada lebaran tersebut terdiri dari, 2 Posko pengamanan terdapat di Rimbo Panti dan Kumpulan. Sedangkan 2 Posko Pelayanan terdapat di Muaro Cubadak dan Roda Baru. Yuhendri mengharapkan, untuk mengantisipasi terjadinya kasus kecelakaan di jalan raya ia menghimbau kepada pengendara roda dua dan roda empat agar tetap berhati-hati dalam berkendaraan serta menjaga kelancaran dalam berlalu lintas. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan disiplin lalu lintas sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan berlalu lintas pada lebaran ini hingga H+7 pada 27 Agustus 2012 mendatang. (h/tos/wel)

38 Orang Napi Peroleh Remisi

DALAM pemberian remisi kepada warga binaan Rutan Lubuk Sikaping, Bupati Pasaman Benny Utama secara simbolis memberikan beras Pasaman yang diterima Kepala Rutan Lubuk Sikaping Noviardi. ATOS INDRIA

PASAMAN, HALUAN — Sebanyak orang 38 warga binaan Rumah Tahanan kelas IIB Lubuk Sikaping, diberikan remisi dalam upacara pemberian remisi memperingati HUT RI ke 67. Kepala Rutan Lubuk Sikaping Noviardi kepada Haluan menyebutkan, saat ini jumlah penghuni Rutan Lubuk Sikaping berjumlah 72 orang, dan telah diberikan berbagai pembinaan antara lain pembinaan kepribadian seperti memberikan pendidikan dengan mengikuti ujian pendidikan kesetaraan yang dilakukan oleh SKB Pasaman serta pendidikan kemandirian lainnya. Dikatakan Noviardi, dari 72 orang warga binaan, di antaranya Napi berjumlah 58 orang, tahanan 16 orang, sedangkan kasus yang paling

menonjol adalah narkoba 51,3 persen. Dari pemberian remisi itu satu orang langsung dinyatakan bebas. Disebutkan lagi, saat ini Rutan kelas IIB Lubuk Sikaping sudah melakukan reformasi birokrasi dan dinyatakan wilayah bebas korupsi dengan pelayanan bebas ICT. Di samping itu tidak ada pungutan dalam bentuk apapun juga, karena semua pegawai telah diberikan tunjangan lebih, untuk golongan II saja gaji yang diterima Rp4,1 juta. “Karena itu jika ada keluhan dan masukan silahkan kirim melalui sms, atau kotak saran, apapun saran dan masukan akan kami tanggapi,” ujar Noviardi. Sementara itu Bupati Pasaman Benny Utama dalam sambutannya menyebutkan, pemberian remisi janganlah diarti-

kan sebagai upaya untuk memanjakan narapidana, namun remisi merupakan wujud kepedulian untuk menjaga agar narapidana mampu menjadi manusia seutuhnya. Disebutkan, pemberian remisi tahun ini memiliki makna yang sangat berarti karena dilaksanakan bertetapan dengan bulan suci Ramadan. Hadir dalam upacara pemberian remisi Wakil Bupati Pasaman Daniel, Ketua DPRD Pasaman Yasri Rolan, Dandim 0305 Letkol Inf Saad Miyanta, Kejari Lubuk Sikaping Lubis,SH,MH, Kapolres Pasaman AKBP Joko Purnomo, Ketua pengadilan Negeri Lubuk Sikaping, S.Pujiono,SH,M.Hum, Ketua Pengadilan Agama M.Hatta,SH,M.Hum dan sejumlah Kepala SKPD Pasaman. (h/tos)


24 LAPSUS

Peluncuran Buku

50 TAHUN FAUZI BAHAR

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 M 6 SYAWAL 1433 H

“Mengabdi Dalam Guncangan Bencana’’ BERBUKA DENGAN 5.000 ANAK YATIM

GUBERNUR SUMBAR PROF. IRWAN PRAYITNO

Fauzi Bahar Sosok Positif dan Peduli Agama GUBERNUR Sumbar Prof. Irwan Prayitno menilai sosok Walikota Padang dua periode itu, meskipun tidak memiliki latar belakang pendidikan dan pekerjaan di bidang agama, namun DR. H. Fauzi Bahar MSi adalah sosok dan pemimpin yang sangat peduli terhadap agama Islam. Keseriusannya dalam mensyiarkan agama Islam ia perlihatkan dengan menggulirkan sejumlah program progam keagamaan. Seperti asmaul husna, mewajibkan siswi muslim memakai jilbab, pemberdayaan potensi zakat umat, perang dengan segala bentuk maksiat dan judi toto gelap, beras genggam, Pesantren Ramadan, subuh mubarakah, pemberdayaan Majelis Taklim/ kelompok pengajian, dan lain-lain. Dia sangat serius dalam melaksanakan programnya tersebut. Sebagai seorang pemimpin, ia adalah orang yang tegas. Jika ia telah memutuskan sesuatu, maka hal itu tak boleh gagal dan tak boleh ada yang menghalangi. Sikap itu sangat dipahami oleh seluruh stafnya di Pemerintah Kota Padang. Mungkin ini merupakan sebuah nilai positif yang ia peroleh dari latar belakangnya sebagai anggota ABRI/ TNI. Kata Gubernur, hal lain yang menarik dari seorang Fauzi Bahar adalah, ia sangat sportif. Sikap sportif dan satria itu ia buktikan saat pemilihan Gubernur (Pilkada) Sumatera Barat Tahun 2010. Menjelang dan sampai saat pemilihan, sebagai sesama kandidat kami bersaing secara ketat. Namun begitu ia tahu bahwa saya (Irwan Prayitno- red) adalah pemenang, ia langsung menelpon saya dan secara sportif mengucapkan selamat, kata gubenur dalam buku itu. “Selamat Pak Gub, sebagai bawahan saya siap mendukung dan menjalankan tugas,” ujarnya melalui telpon waktu itu. Ia adalah kandidat pertama yang mengucapkan selamat. Apa yang diucapkan Fauzi Bahar itu tak sekedar omong kosong dan janji-janji belaka, tetapi ia buktikan secara nyata dalam tugas-tugas kepemerintahan. Sebagai walikota, ia adalah sorang yang loyal kepada gubernur (atasan). Jika ada hal-hal sesuai tugas dan wewenang yang harus dikerjakan dan dikoordinasikan, Fauzi Bahar melaksanakannya secara baik dan serius. “Siap Pak Gub,” begitu ia selalu menjawab secara cepat dan tegas, jika ada masalah atau pekerjaan yang harus dilaksanakan. Namun, seperti kata pepatah, tak ada gading yang retak - tak ada manusia yang sempurna. Dari sekian banyak kelebihannya, sebagai seorang manusia tentu saja ada kelemahan dan keterbatasan seorang Fauzi Bahar. “Namun hal itu merupakan sebuah keniscayaan dan merupakan hal yang wajar. Sebagai manusia, tugas kita adalah memperbaiki kelemahan kelemahan maupun kesalahan-kesalahan yang kita perbuat, dari waktu ke waktu. Kemudian mengoptimalkan segenap potensi dan keunggulan yang kita miliki,” ujar Irwan Prayitno.

BUYA MASOED ADIBIN

PELUNCURAN Buku Biografi “50 Tahun Fauzi Bahar Mengabdi Dalam Guncangan Bencana” di Masjid Raya Sumbar Jalan Khatib Sulaiman Padang, Kamis (16/8) mendapat perhatian luas dari masyarakat Kota Padang dan Sumbar umumnya. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pers, mantan pejabat, cendekiawan, pimpinan perbankan, perguruan tinggi, OKP, tokoh agama, Kepala SKPD, anggota DPRD, Muspida, Parpol, GOW, generasi muda dan berbagai elemen masyarakat hadir menyaksikan lounching buku bertepatan di hari ulang tahunnya ke-50, tanggal 16 Agustus 2012, tiga hari menjelang lebaran Idul Fitri 1433 tersebut. Acara disemarakkan dengan buka bersama dan pemberian zakat kepada

BUKU Biografi ‘’50 Tahun Fauzi Bahar Mengabdi Dalam Guncangan Bencana”

WALIKOTA Fauzi Bahar bersama istri Ny. Mutia Fauzi dan anak-anaknya didampingi Ustad Arifin Ilham membagikan paket lebaran kepada 5.000 anak yatim saat acara lounching. 5.000 anak yatim se- Kota Padang dan pengajian agama. Buku setebal 366 halaman tersebut disunting oleh penulis handal Makmur Hendrik, yang terkenal dengan Cerbungnya ‘’Giring- giring Perak dan Tikam Samurai’’, dengan anggota tim antara lain, Khairul Jasmi, Alwi Karmena, Ali Basar, Hasrul Piliang, Richardi Akbar, Bustam, Dita Maretha Rissi, Yurizal, Irwan Rais. Sedangkan kontributor Bambang Sulistio, J.E Syawaldi Ch, Yoserizal dan Bidang Humas Pemko Padang. Dicetak oleh PT Grafika Jaya Sumbar. “31 Agustus 2012 dilakukan bedah buku, di Palanta Rumah Walikota Padang, dengan dihadiri tokoh nasional/ Sumbar, kalangan pers, para kepala daerah, perguruan tinggi, birokrat, dan semua

tokoh local dengan berbagai disiplin ilmu,” kata Kabid Humas Pemko Padang Richardi Akbar, S. Sos kepada pers, kemarin. Walikota Padang Fauzi Bahar dilahirkan di Kelurahan Ikua Koto Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, 50 tahun lalu (16 Agustus 1962 – 16 Agustus 2012). Dari pasangan orang tua, Baharudin Amin (Wali Bahar) seorang petani, dan Nurjanah Umar seorang guru agama Sekolah Dasar di Ikua Koto. Tanggal 5 November 1989, Fauzi Bahar mempersunting Hj. Dra. Mutiawat,i gadis kelahiran Tanjung Pinang Kepulauan Riau, yang merupakan adik kelasnya di Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) Padang yang sekarang bernama Universitas Negeri Padang (UNP). Pasa-

ngan ini dikarunia tiga orang anak masing-masing M. Fautiaz (Mahasiswa UI), M. Fauq (SMA 1 Padang) dan Faziwa Tiara Salsabila (SD Pertiwi 2 Padang). Menurut sang Penyunting Makmur Hendrik, ‘’Mengabdi dalam Guncangan Bencana” ini adalah biografi yang menuturkan tentang dua episode kehidupan Fauzi Bahar. Episode pertama kisah dari masa kecil sampai menjadi Anggota Pasukan Katak TNI-AL. Episode kedua kisah ketika mulai memasuki pusaran arus politik saat mencalonkan diri sebagai Walikota Padang, sampai sekitar setahun sebelum dia mengakhiri jabatannya yang kedua. Kehidupannya penuh warna. Baik sebelum maupun setelah dia menjadi walikota selama 9 tahun (saat biografi ini ditulis jabatannya masih

tersisa setahun lagi). Sebelum menjadi walikota, warna kehidupannya didominasi oleh kemiskinan, namun santunnya kepada ayah bundanya luar biasa. Kegigihannya dalam upaya mencapai citacitanya juga luar biasa. Pusaran politik dalam kehidupannya, yang menjadi bahagian episode kedua kehidupan Fauzi dimulai justru sebelum dia mencalonkan diri menjadi walikota. Dia mencalonkan diri pada tahun 2003, ketika republik ini tengah dijungkirbalikkan oleh gelegak reformasi. Masa itu ABRI adalah gabungan TNI dan Polri. Salah satu “tujuan utama” reformasi adalah menyingkirkan ABRI dari lingkaran “kehidupan sipil”. Tapi Fauzi bisa melalui dinamika itu dengan baik, jelas Makmur Hendrik puas.

“Pemimpin yang Aneh” SEMENTARA Tokoh Masyarakat yang juga ulama besar di Sumbar Buya Mas’oed Abidin, menilai Fauzi Bahar ‘Pemimpin Yang Aneh’’. Keanehannya yaitu seorang komandan pasukan katak bisa memimpin orang, seperti menjadi walikota. Juga Fauzi Bahar mau belajar kepada siapa saja dan suka bertanya sebelum meluncurkan berbagai program yang diinginkan demi meraih kemajuan kota itu. Keanehan yang paling berat yaitu, dia seorang ilmuan olahraga, tetapi bisa meraih gelar doctor saat menjadi walikota. Malahan disertasinya bukan tentang olahraga, tetapi masalah keagamaan, seperti Pesantren Ramadan dan yang lainnya. “Memang aneh. Tapi itulah Fauzi Bahar,” ujar Buya Mas’oed Abidin. USTAD kondang, Arifin Ilham beserta tokoh masyarakat turut hadir dihadapan 5.000 anak yatim saat acara launching.

REKTOR UNAND DR. WERRY DARTA TAIFUR

Pererat Kerukunan dan Kebersamaan BEGITU juga halnya tokoh adat, pers, perguruan tinggi dan tokoh lintas agama, seperti tokoh agama nasrani, hindu, budha dan yang lainnya memberikan nilai positif. Karena nilai- nilai kebersamaan antar pemeluk agama semasa kepemimpinan Fauzi Bahar semakin berkembang dan tidak ada yang merasa dikucilkan. Sumber Daya Manusia (SDM) semakin meningkat, yang dimulai dengan pemahaman nilai nilai agama sejak dini kepada generasi muda, ujar Rektor Unand Dr. Werry Darta Taiful.

MENDAGRI GAMAWAN FAUZI/ MANTAN PANGARMABAR LAKS. MADYA (PURN) DJOKO SUMARYONO

WALIKOTA Fauzi Bahar berdialog dengan seorang peserta pesantren Ramadan saat kunjungan safari Ramadan 1433 H Pemko Padang pada salah satu mesjid di Kota Padang.

Pemimpin Bertanggungjawab MENDAGRI RI H. Gamawan Fauzi senada dengan Mantan Panglima Armada RI Kawasan Barat Laksamana Madya (Purn) Djoko Sumaryono menilai, Fauzi Bahar salah seorang yang memahami dan melaksanakan salah satu amanah Allah SWT, ‘’Man Jadda Wajadda’’. Yang artinya, barang siapa bersungguhsungguh ia akan berhasil. Fauzi sosok yang ulet, dianamis, serta santun dan patuh kepada kedua orangtuanya dalam suka dan duka. Patut ditauladani. Kata Djoko Sumaryono, Fauzi orang yang bertanggungjawab, seperti dalam bencana besar dan berbagai permasalahan yang muncul ia tetap konsisten melaksanakan roda pemerintahan dan melaksanakan berbagai terobosan dan inovasi. Fauzi Bahar orang yang ‘’Tidak Lupa Kacang dengan Kulit’’. Ia tetap menjaga hubungan baik dengan almamaternya jajaran TNI AL. Sebagai seorang mantan pasukan katak Fauzi memegang teguh semboyan ‘’Than hana wigna than sirna’’, maksudnya tidak ada rintangan yang tidak dapat dilewati, ungkap jendral itu. Beda dengan kabupaten/ kota lainnya di Sumbar, selama kepemimpinannya yang memasuki sepuluh tahun, Padang penuh dengan bencana alam , dinamika, dan tantangan. Inilah yang membuat Fauzi Bahar semakin termotivasi untuk selalu melangkah maju dan memberikan yang terbaik bagi kota yang berpenduduk hampir satu juta jiwa itu. Ia selalu tegar, dan badai itu pasti berlalu !!. (h/adv)

WALIKOTA Fauzi Bahar bersama Wakil Walikota Mahyeldi Ansharullah, Sekda Emzalmi saat Lounching Buku Biografi ‘’50 Tahun Fauzi Bahar Mengabdi Dalam Guncangan Bencana’’.

FAUZI Bahar bersama istri Mutia Fauzi Bahar.


Haluan 24 Agustus 2012