Page 19

LUAR NEGERI 19

JUMA JUMATT, 23 NOVEMBER 2012 M 9 MUHARRAM 1434 H

NOTES

Britania Raya Serahkan Penguasaan Kepulauan Cocos 22 NOVEMBER 1955 — Britania Raya menyerahkan penguasaan atas Kepulauan Cocos kepada Australia. Kepulauan Cocos (Keeling) adalah sebuah Wilayah Luar negeri Australia yang terdiri dari 2 atol dan 27 kepulauan koral. Pulau ini terletak di Samudera Hindia. Pada tahun 2007, Estimasi penduduk pulau ini berjumlah 596 jiwa. Populasi penduduk terbagi dalam dua pulau antara bangsa Eropa di West Island yang kurang lebih berjumlah 120 jiwa dan bangsa Melayu di Home Island yang berjumlah kurang lebih 500 jiwa. Bahasa utama Kepulauan Cocos (Keeling) adalah bahasa Melayu dan Inggris. Kepulauan ini termasuk ke dalam wilayah Australia. (h/wkp)

LINGKAR Pakistan Beli Pesawat Indonesia ISLAMABAD, HALUAN — Pertemuan bilateral antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Paskitan Asif Ali Zardari, Rabu (21/11) malam, waktu Islamabad, menghasilkan kesepakatan peningkatan kerja sama di tiga bidang, yakni bidang ekonomi, pendidikan, serta persenjataan dan militer. “Pertemuan terkait pembahasan peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Pakistan di bidang pendidikan, ekonomi, persenjataan dan militer. Pakistan membeli sejumlah pesawat (buatan PT Dirgantara Indonesia) untuk memperkuat militer mereka,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Firmanzah, Kamis (22/11), seperti dilaporkan wartawan Kompas C Wahyu Hary o P S d a n Taufik H Mihardja dari Islamabad, Pakistan. Tidak diperinci jenis maupun jumlah pesawat yang dibeli Pakistan dari Indonesia. Sejumlah menteri Kabinet Indonia Bersatu II ikut mendampingi Presiden Yudhoyono antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Pertanian suswono, serta Sekretaris Kabinet Dipo Alam. (h/kcm)

TURUN KE JALAN — Anak-anak di jalur Gaza turun ke jalan usai pengumuman gencatan senjata Israel-Hamas di Kairo, Mesir (21/11). BBC

Presiden Mesir Awasi Gencatan Senjata Israel-Gaza KAIRO, HALUAN — Gencatan senjata dalam konflik IsraelGaza yang ditengahi oleh Mesir mulai berlaku Rabu malam, tetapi menit-menit terakhir terjadi baku tembak antara pasukan Israel dan militan Hamas yang menguasai Jalur Gaza. Menteri Luar Negeri Mesir Mohammed Kamel Amr mengumumkan gencatan senjata di Kairo berdampingan dengan Menlu Amerika Hillary Clinton,

kurang dari dua jam sebelum batas waktu pukul 21:00 waktu setempat untuk dimulainya gencatan senjata. Syarat-syarat gencatan senjata antara lain kedua belah pihak menghentikan kekerasan dan membuka wilayah perbatasan Gaza bagi barang dan orang. Akan ada periode 24-jam untuk memberlakukan gencatan senjata. Mesir akan mengamati pelanggaran dari kedua belah pihak. Kesepakatan itu tercapai setelah perundingan sulit selama berjam-jam yang melibatkan Clinton, serta Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon. Clinton menyebut gencatan senjata itu sebagai “saat-saat kritis bagi daerah tersebut.” Clinton juga memuji pemerintah baru Mesir yang memainkan peran utama dalam

upaya itu dan berjanji untuk bekerja sama dengan Amerika guna memastikan berlakunya gencatan senjata. Di Yerusalem, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berterima kasih kepada Hillary Clinton dan Presiden Amerika Barack Obama atas upaya mereka dan katanya Israel akan mengupayakan gencatan senjata yang berkelanjutan. Tapi ia juga menegaskan bahwa Israel akan melakukan apapun demi membela rakyatnya. Menteri Pertahanan Israel Ehud Barak juga mengatakan Israel telah mencapai sebagian besar dari tujuannya, menghancurkan roket, lokasi-lokasi peluncuran dan tempat persembunyian Hamas. Ia juga mengatakan sistem pertahanan Iron Dome milik Israel telah meng-

Pasien Gangguan Mental Diberi Terapi Peti Mati CHINA, HALUAN — Terkurung dalam peti mati mungkin akan menjadi pengalaman traumatis bagi kebanyakan orang. Namun di China justru banyak pasien yang sukarela dikurung dalam peti mati sebagai bentuk baru psikoterapi. Terapi aneh peti mati ini sedang banyak dipraktikkan di China sebagai salah satu pengobatan gangguan mental.

Para pasien berharap dengan beristirahat di ruang kecil ketat mereka akan ‘terlahir kembali’ dan dibawa kembali dari ‘kematian’ untuk hidup, seperti dilansir Medicaldaily, Kamis (22/11/2012). Tang Yulong, seorang konsultan dari pusat konseling psikologis, percaya bahwa simulasi kematian dapat mengobati orang yang menderita masalah

psikologis atau stres intens. Sebelum masuk ke dalam peti mati, Tang mengatakan pasien diminta untuk menuliskan kata-kata terakhirnya. Kemudian setelah mempersiapkan diri, pasien perlu menarik selimut putih dan berbaring diam. Setelah lima menit berbaring di peti mati, sebuah suara bayi menangis akan

memecah keheningan dan konsultan akan membuka peti mati dengan lagu gembira. Menurut Tang, lebih dari 1.000 orang telah mencoba terapi aneh ini. Tetapi ia menekankan bahwa psikoterapi ini tidak untuk semua orang dan pasien dipilih secara hati-hati. “Terapi ini menggunakan teori sugesti dalam psikologi. Namun, itu hanya bagian dari psikoterapi dan tidak cocok untuk semua orang. Kami akan memilih yang tepat untuk menerima terapi ‘pengalaman kematian’,” ujar Tang. Satu pasien mengatakan ia terlibat dalam terapi ini setelah mengalami masalah psikologis. (h/dtc)

hancurkan 500 lebih roket yang ditembakkan ke Israel dari Jalur Gaza. Sebuah pernyataan Gedung Putih mengatakan Presiden Obama memuji Perdana Menteri Israel dan menegaskan kembali bahwa Israel berhak untuk membela diri. Batal Hadiri KTT D-8 Presiden Mesir Mohammed Mursi batal bergabung di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D8 di Islamabad, Pakistan, yang dimulai pada Kamis (22/11/2012). Menurut stasiun televisi Mesir, Mursi, yang sukses menjembatani gencatan senjata di Jalur Gaza, kini memilih bertahan di Kairo dan mengawasi jalannya gencatan senjata. Sementara itu, di Pakistan, pejabat setempat belum mengetahui secara pasti alasan pem-

batalan kedatangan Mohammed Mursi. Namun, Wakil Presiden Mesir Mahmud Mekki dijadwalkan tetap hadir di Islamabad. “Wapres Mesir mewakili negaranya di KTT atas nama Presiden Mursi yang berhalangan hadir,” kata salah seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri Pakistan yang tak ingin disebutkan namanya. “Kami belum mengetahui alasan pembatalan kehadiran Presiden Mursi ini,” lanjut pejabat itu. Pakistan, yang ingin menggunakan KTT D-8 ini sebagai upaya memoles citra internasionalnya, sebenarnya sudah menyiapkan penyambutan khusus untuk Presiden Mursi. Sebab, dialah pemimpin Mesir pertama yang akan berkunjung ke Pakistan dalam empat dekade terakhir. (h/voa/kcm)

Taiwan Larang Kunjungan Dalai Lama TAIPEI, HALUAN — Keputusan Pemerintah Taiwan yang melarang pemimpin spiritual Tibet, Dalai Lama masuk ke pulau itu mengundang protes organisasi perempuan yang mengundang Dalai Lama untuk hadir dalam sebuah acara bulan depan. Demikian disampaikan pejabat Taiwan, Kamis (22/11/2012). Federasi Pengusaha dan Profesional Perempuan Taiwan, yang diketuai mantan wapres Annette Lu, mengatakan keputusan pemerintah Taiwan ini menunjukkan rasa takut akan kemarahan China yang menganggap Dalai Lama sebagai pemimpin separatis. “Kami marah karena pemerintah ternyata terlalu khawatir dengan reaksi China. Sangat aneh Taiwan harus mendengarkan China dan menanti persetujuan China sebelum melakukan sesuatu,” kata seorang juru bicara Anette Lu. Federasi ini mengatakan mengundang langsung Dalai Lama untuk datang ke T a i w a n . Undangan ini

diterima dan Dalai Lama akan hadir dalam konferensi regional yang digelar di Taipei bulan depan. Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Taiwan membenarkan telah melarang Dalai Lama datang ke negeri itu, namun membantah keputusan ini dipengaruhi oleh China. “Ini bukan waktu yang tepat (untuk kunjungan Dalai Lama),” kata juru bicara Kemenlu Taiwan Steve Hsia tanpa menjelaskan lebih rinci. Pada 2008 lalu, Dalai Lama pernah mengutarakan keinginannya berkunjung ke Taiwan. Namun, saat itu Pemerintah Taiwan juga mengatakan waktunya belum tepat untuk kunjungan Dalai Lama. Dalai Lama sempat berkunjung pada 2009 untuk bertemu korban angin topan. Kunjungan itu dikritik China dan memicu pembatalan besar-besaran wisatawan China ke Taiwan. Kunjungan Dalai Lama ke Taiwan memang mengusik China yang masih menganggap Taiwan adalah bagian dari wilayahnya. Padahal, sejak akhir perang saudara pada 1949, Taiwan sudah memiliki pemerintahan sendiri. (h/kcm)

>> Editor : Nova Anggaraini

>> Penata Halaman : Rahmi

Haluan 23 November 2012  

Haluan 23 November 2012

Haluan 23 November 2012  

Haluan 23 November 2012

Advertisement