Page 1

Harian Umum MEDIA GROUP

I klan 0751 4488700 Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701

JUMA JUMATT

22 FEBRUARI 2013 M / 11 RABIUL AKHIR 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, Harga Langganan Rp78.000/bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN 126 TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Apabila terjadi hari kiamat, tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya. (Kejadian itu) merendahkan (satu golongan) dan meninggikan (golongan yang lain), apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya,

DATANGI PN— Ratusan masyarakat Tanjung Sani mendatangi PN Lubuk Basung, mereka meminta pertangungjawaban Ketua PN Lubuk Basung terkait putusan N.O atas gugatan Mamazon terhadap Pemkab Agam. RAHMAT HIDAYAT

(QS Alwaaqiah Ayat 1-4)

05.13

12.35

15.50

18.39

19.49

TAK PUAS PUTUSAN N.O

Mamazon Datangi PN Lubuk Basung AGAM, HALUAN — Sekitar dua ratus orang masyarakat pada empat jorong di Nagari

KHAS

Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam yang tergabung dalam Masyarakat Menggugat Zona Merah (Mamazon) mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Basung, Kamis (21/2). Kedatangan mereka bertujuan untuk mempertanyakan putusan N.O (tidak dapat diterima) yang dikeluarkan PN Lubuk Basung terkait gugatan Ma-

mazon terhadap Pemkab Agam tentang bantuan dana rehab rekon gempa 2009. Mamazon tidak menerima putusan tersebut, sebab pihak PN Lubuk Basung dinilai tidak mempertimbangkan hasil sidang yang sudah berlangsung puluhan kali. Mamazon adalah gabungan dari mayarakat yang tinggal di zona merah pada empat jorong di Nagari Tanjung Sani Kecamatan Tanjung Raya. empat jorong tersebut adalah, Jorong Galapung, Jorong Pandan, Jorong Muko Jalan, dan jorong Batu Nanggai.

>> MAMAZON hal 07

Seekor beruk (Macaca Nemestrina) belatih memetik kelapa di Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (20/2). RIVO SEPTI ANDRIES

Melatih Beruk Memetik Kelapa “HAIH..HAAIIH..AMBIAK, ambiak karambia tu, “ ujar Jasman (50), saat mengajarkan baruak atau beruk (macaca nemestrina) miliknya di Pasar Ternak, VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (20/2). Baruak itu pun seakan mengerti bahasa yang dilantunkan tuannya, dan langsung mengambil dua buah kelapa yang tergantung di salah satu ranting kayu itu. Jasman sengaja meletakkan ranting kayu di antara dua batang kelapa dengan jarak ketinggian 1 meter dari tanah, agar beruk bisa bergantung dan melatih memetik kelapa.

>> TIMNAS hal 07

SOAL DANA RP1,9 M UNTUK SAFARI DAKWAH DPP PKS

Usut Tuntas Anggaran Siluman ADANYA anggaran siluman sebesar Rp1,9 miliar yang tertera dalam APBD Sumbar 2013 untuk safari dakwah DPP PKS dipersoalkan oleh sejumlah anggota DPRD Sumbar. Mareka minta kasus ini diusut hingga tuntas dengan memanggil pihakpihak yang harus bertanggung jawab. GAMAWAN FAUZI

Gaji Pejabat Negara Naik JAKARTA, HALUAN — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah membahas penaikan gaji bagi pejabat negara mulai dari bupati/ walikota hingga anggota dewan. Namun imbas kenaikan gaji itu Kemendagri akan menghilangkan seluruh tunjangan yang diterima oleh bupati hingga anggota dewan. “Katakanlah gaji bupati Rp6,2 juta sekarang, tapi pendapatan lainnya, dia punya honor ini, honor itu, bisa dari bebagai macam, yang totalnya bisa Rp60 juta juga. Itu akan kita hilangkan, kita ganti dengan single salary (satu gaji) saja,” ujar Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Kamis (21/2/2012).

>> GAJI PEJABAT hal 07

PADANG, HALUAN — Lolosnya anggaran siluman sebesar Rp1,941 miliar untuk kegiatan safari dakwah DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar tahun 2013 menimbulkan reaksi dari sejumlah anggota DPRD Sumbar dari partai lain.

“Kalau PKS bisa, kami juga bisa,” ujar Yulman Hadi selaku Ketua Fraksi Golkar di DPRD Sumbar, kepada Haluan Kamis (21/2) kemarin. Tanggapan itu terkait kegiatan safari dakwah DPP PKS yang tertera dalam APBD Sumbar 2013.

>> USUT TUNTAS hal 07 DJOKO SUYANTO

LPG Langka Karena Konversi Mita Tak Jalan

Rencana Pertamina menaikkan harga gas LPG 12 kg bakal menambah beban masyarakat. Tampak penjualan LPG di Jalan Adinegoro, Padang, Kamis (21/2). AMIR PADANG, HALUAN — Selama tahun 2012, konversi minyak tanah (mita) ke gas LPG telah menyentuh masyarakat miskin pada 1.024

KK di Kota Padang. Sementara jumlah KK miskin yang membutuhkan sebanyak 72.089 KK. Hal ini menjadi salah satu penyebab kelang-

kaan gas LPG di Kota Padang. Tahun 2013 ini, Dinas ESDM Sumbar menargetkan konversi mita ke gas berjalan 100 persen. Hal ini mem-

butuhkan usaha keras, karena sekitar 71 ribu KK lagi di Kota Padang harus menggunakan gas LPG. “Ini baru untuk Padang. Bagaimana untuk Sumbar?” kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan Kota Padang, Asril, didampingi Kepala Bidang Pertambangan Energi Badri Ahmad, Kamis (21/2). Menurut Asril, program konversi yang baru menyentuh 3 kelurahan ini belum memperlihatkan hasil yang menjanjikan. Tetapi jika dilaksanakan oleh keseluruhan masyarakat, tentu bakal mendatangkan hasil. “Tabung LPG yang berisi 3 kg ini juga merupakan salah satu alternatif subsitusi, jika harga gas 12 kg terlalu mahal,” ucap Asril.

SPARATISME PAPUA

8 Anggota TNI Tewas Ditembak JAKARTA, HALUAN — Sebanyak delapan anggota TNI ditembak kelompok tak dikenal di Papua. Penembakan terjadi di dua lokasi berbeda dan di jam yang berbeda. Penembakan pertama terjadi terhadap pos satgas TNI di Distrik Tingginambut, kabupaten puncak jaya sekitar pukul 09.30 waktu setempat. Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto menyatakan, di lokasi itu satu orang dinyatakan tewas. Sedangkan penembakan kedua terjadi di kampung Tanggulinik,

>> LPG LANGKA hal 07

>> 8 ANGGOTA hal 07

PENODONGAN WARTAWAN

Tim Itwasum Mabes Polri Turun Tangan PADANG, HALUAN — Tim Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Mabes Polri yang beranggotakan lima orang mendatangi Mapolresta Padang, Kamis (21/2) pagi. Kedatangan mereka ini dalam rangka, kasus penodongan dengan senjata api, terhadap

wartawan penertiban warung remang-remang, di bantaran Sungai Batang Harau, Kecamatan Padang Barat Padang, Rabu (13/2) lalu. Pertemuan antara anggota Itwasum Mabes Polri dengan

>> TIM ITWASUM hal 07

Desri Akhirnya Mendaftar Juga.......................>> 02 Sampah Tak Lagi Menjijikkan...........................>> 09 Ada Beasiswa Master dari Bank Dunia.......... >> 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

Fauzan Azima Kembali Pimpin Fateta PADANG, HALUAN— Pascakemelut yang terjadi di Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Universitas Andalas beberapa waktu yang lalu, Fauzan Azima kembali dipercaya memimpin fakultas tersebut .

Wanita Tua Ditemukan Tewas Gantung Diri SOLOK, HALUAN - Masyarakat Jorong Simpang Kapuah, Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, digemparkan dengan penemuan mayat seorang wanita tua yang tewas tergantung dalam rumahnya, Kamis (21/02) pagi. Korban Endriyeti, panggilan Yet (56), ditemukan tewas meregang nyawa tergantung dengan sehelai kain panjang berwarna hijau melilit di lehernya di tonggak kayu pintu kamar dalam rumahnya. Peristiwa tragis yang memilukan itu pertama kali diketahui salah seorang anggota keluarga korban, saat masuk ke dalam rumah di pagi hari. Keluarga korban yang tak disebutkan jati dirinya itu sontak menjerit minta tolong kepada para tetangga, begitu mendapati tubuh korban dalam keadaan tergantung. Tanpa dikomando, warga sekitar sudah bekerumun di rumah korban. Sejumlah warga lalu menghubungi petugas Polsek Singkarak. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas dibantu sejumlah warga menurunkan tubuh korban dari tiang kayu tersebut, untuk dibujurkan di atas lantai di ruang tamu rumah korban. Selanjutnya korban pun lalu dibawa ke salah satu rumah sakit terdekat, untuk dlakukan visum. Kapolsek Singkarak AKP Poniman mengatakan, sejauh ini petugas masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. Informasi yang berhasil dirangkum Haluan dari para tetangga korban menyebutkan, bahwa korban sendiri sebenarnya pernah mencoba melakukan aksi bunh diri pada tahun 2010 lalu. Namun saat itu korban berhasil terselamatkan dan luput dari maut. Diduga kuat, karena tengah mengalami stress berat, korban lalu kembali melakukan hal yang sama, hingga akhirnya diketemukan tewas gantung diri dalam rumahnya itu. (h/ris)

LANTIK— Rektor Unand Werry Darta Taifur melantik Dekan FK Unand periode 2013-2017 Masrul, Kamis (21/2).ENI

PELANTIKAN DEKAN FK UNAND

Bertahap, FK Pindah ke Limau Manis PADANG, HALUAN — Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas (Unand) yang baru, Masrul, dilantik Rektor Unand Werry Darta Taifur, Kamis (21/2). Dekan baru punya tugas berat yang harus segera dilaksanakan, terutama soal pemindahan FK Universitas Andalas ke Kampus Unand Limau Manis yang sampai saat ini belum sepenuhnya bisa dijalankan. Untuk saat ini, perlu dilakukan pemindahan Dekanat FK yang berisikan kegiatan administrasi di FK. Sedangkan untuk proses belajar mengajar, FK masih kekurangan fasilitas dua buah ruangan kelas dan satu ruangan untuk perpustakaan. Sementara ruangan untuk laboratorium sudah tersedia. “Adanya temuan BPK terkait pembangunan gedung baru FK di Limau Manis, membuat gedung ini harus segera digunakan. Sebelumnya, kampus ini sudah dimanfaatkan, tetapi oleh Fakultas Psikologi dan Fakultas Ilmu Keperawatan. Sementara tujuannya untuk FK,” jelas Werry, saat pelantikan Dekan FK Unand periode 2013-2017 di Convention Hall Unand.

Menurut Dekan FK Masrul, untuk pemindahan proses belajar, masih belum bisa diselenggarakan secepatnya. Saat ini yang bisa dilaksanakan adalah pemindahan pusat administrasi. “Sulitnya pemindahan proses belajar karena infrastrukrtur yang belum tersedia sepenuhnya. Jika sudah siap tidak masalah,” ujarnya. Lebih lanjut Masrul mengatakan, kegiatan belajar di kedokteran lah yang membuat pemindahan ini sulit dilakukan. Katanya, mahasiswa di kedokteran, yang belajar secara berkelompok, terlebih dahulu diberikan tutorial oleh dosen bersangkuatan pagi hari. Setelah itu, siang harinya langsung ditempatkan di laboratorium. Hal inilah yang menyulitkan mahasiswa. Karena labor masih berada di Kampus Unand di Jati. Katanya, hal ini juga berisiko bagi keselamatan mahasiswa. “Dengan jumlah mahasiswa 800 orang, ada 80 kelompok yang harus bolak balik setiap hari dari Limau Manis ke Jati. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, karena lebih dari separuh mahasiswanya membawa kendaraan sendiri. Risiko kecela-

ICMI Kenalkan Layanan I-Masjid PADANG, HALUAN—Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) meluncurkan program pelayanan i-Masjid se-Indonesia. Program ini merupakan hasil Silatnas ICMI di Kendari Desember 2011 lalu. Padang merespon program ICMI ini. Pasalnya program tersebut sejalan dengan visi dan misi dari Pemko Padang. Program i-Masjid ini dimaksudkan untuk mengembangkan fungsi dan peranan masjid melayani masyarakat dalam bidang kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pendidikan. Untuk menindaklanjutinya, maka ICMI Korda Padang akan mensosialisasikan program iMasjid pada seminar dan workshop. “Kita akan menggelar seminar dan worshop dengan tema I-Masjid Sebagai Ujung Tombak untuk Mensejahterakan Umat”. Acara ini akan dilaksanakan Sabtu (23/2), dengan peserta 200 orang yang berasal dari pengurus-pengurus masjid di Kota Padang,” kata Ketua Pelaksana Seminar dan Workshop,

Sofyan B Ambran kepada Haluan, Kamis (21/2). Program i-Masjid ini merupakan pilot project dari ICMI Padang. Workshop diagendakan akan menghadirkan pembicara Dr. Haludin (Ketua ICMI Pusat), Prof. Dr. Helmi (Akademisi Unand) serta perwakilan Dewan Mesjid Kota Padang. Sebelumnya, program ini telah sukses dilaksanakan di Sunda Kelapa, Musi Palembang dan yang ketiga akan diterapkan di Sumbar. Adapun target minimal dari implementasi i-Masjid nantinya adalah satu kecamatan untuk satu masjid. “Program ini juga akan bekerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk pembukaan poliklinik di masjid. Berdasarkan UU baru tentang kesehatan, dimana kesehatan bisa diperoleh oleh semua orang, sehingga nantinya melalui program i-Masjid akan dibantu dengan program kesehatan,” ujar Sofyan yang juga merupakan Bendahara ICMI Korda Padang. Sedangkan Ketua ICMI Kota

Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, i-Masjid adalah suatu program dari ICMI untuk memakmurkan masjid. Masjid sebagai pusat kegiatan umat, saat ini memiliki investasi yang cukup besar. Disamping beribadah, pihaknya akan mengoptimalkan investasi yang besar itu untuk mengoptimalkan pemanfaatan masjid. “Masjid yg ada di Kota Padangakan kita tingkatkan pemanfaatannya. Kegiatan yang akan dioptimalkan diantaranya pada bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Dari kegiatan-kegiatan ini maka masjid akan dijadikan sebagai pusat informasi,” kata kader PKS ini. Dari bidang ekonomi, masjid akan dijadikan sebagai tempat kegiatan ekonomi. Selama ini, kegiatan yang ada di masjid hanya monoton sebagai sarana tempat ibadah. Dengan adanya i-Masjid, maka produk yang di UMKM akan diketahui oleh masyarakat.(h/ade)

kaan pun besar. Parkir di Kampus Limau Manis pun harus disiapkan,” katanya. Selain pemindahan proses belajar ke Kampus Limau Manis, juga ada kesepakatan mendukung percepatan pembangunan Rumah Sakit (RS) dalam waktu dekat. Pembangunan RS yang menelan biaya sekitar Rp400 miliar ini akan dimulai pada tahun 2013. Saat ini menurut Masrul sudah dilaksanakan land clearing. Menurut Masrul, belum adanya RS belum berpengaruh bagi siswa yang kuliah di kampus Limau Manis. Karena RS diperuntukkan bagi mahasiswa profesi yang berjumlah sekitar 400 orang. Sedangkan mahasiswa akademik yang berjumlah 900 orang disibukkan di kampus. Pembangunan rumah sakit ini yang berdekatan dengan kampus merupakan persyaratan dari Islamic Devolopment Bank (IDB), yang merupakan investor pembangunan rumah sakit ini. “Rumah sakit ini pun belum terlalu dibutuhkan masyarakat dan butuh proses. Makanya tidak begitu berpengaruh,” jelasnya. (h/cw-eni)

Sebelumnya, Fauzan digulingkan dari jabatannya sebagai Dekan Fateta, karena ada desakan dari mahasiswa dan dosen fakultas setempat yang tidak menerima kesalahan yang dilakukannya. Diangkatnya kembali Fauzan sebagai Dekan Fateta berdasarkan kesepakatan mahasiswa dan pimpinan fakultas, setelah surat kuasa Plt Dekan Novizar yang menggantikan Fauzan Azima sementara waktu dicabut. Hal ini berlangsung dalam pertemuan BEM Fateta bersama pimpinan Fateta dan Universitas Andalas, Kamis (21/2) sore. Hal ini pun dibenarkan oleh Plt Dekan Fateta, Novizar. Keputusan ini merupakan kesepakatan perwakilan mahasiswa yang hadir dengan pimpinan fakultas dan pimpinan rektorat yang turut menyaksikan. “Hari ini akan diserahkan mandat ke Fauzan Azima untuk memimpin Fateta kembali. Semua pihak terkait dalam permasalahan ini pun sepakat mengubur kejadian yang telah berlalu,” katanya. Menurut Gubernur BEM Fateta Unand Mardiansyah, hal ini dilakukan mengingat kebutuhan mahasiswa yang akan diwisuda Sabtu (23/2) mendatang. “Mahasiswa yang akan diwisuda ini membutuhkan tanda tangan dekan defenitif di ijazah mereka. Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan utama kita,” katanya. Selain itu, permintaan mahasiswa untuk mendapatkan transparasi penga-daan alat-alat laboratorium senilai Rp15 miliar sudah terpenuhi. Dana yang menurut mahasiswa diperuntukkan untuk 10 laboratorium di dua program studi (Teknologi Hasil Pertanian dan Teknik Pertanian,red), pada kenyataannya hanya satu proram studi yang mendapat fasilitas. Selain itu, dana kemaha-siswaan yang tidak kunjung diterima mahasiswa namun tercantum dalam RKA-KL pun sudah dijelaskan langsung

Fauzan. “Yang lebih penting lagi, Pak Fauzan sudah mengakui kesalahannya dan menyatakan minta maaf. Baik itu kepada mahasiswa maupun karyawan. Dirinya pun menarik kata-kata kasar yang pernah terlontar dari mulutnya,” kata Mardiansyah. Dari 18 usulan yang diusulkan oleh mahasiswa, menurutnya, 17 usulan sudah disepakati. Yang belum tersepakati aadalah pencabutan kuasa Novizar sebagai Plt Dekan dan diserahkan kembali ke Fauzan Azima secara resmi. 17 usulan yang disetujui tersebut, diantaranya dekan tidak bisa memangkas dana filtrip mahasiswa sesuai kebutuhan. Mahasiswa juga meminta dekan menandatangi SK Senat Fateta yang selama ini belum ditandatangi. Hal ini beberapa waktu lalu disinyalir, dekan dengan leluasa mengubah RKA-KL tanpa melalui persetujuan senat. Kejadian ini bermula ketika mahasiswa menuntut transparansi dana, yang disampaikan melalui unjuk rasa sebanyak dua kali. Unjuk rasa pertama dilaksanakan Kamis (29/11) tahun lalu, yang berbuntut bentrok antara mahasiswa dan Satpam kampus. Akibatnya Gubernur BEM Fateta Mardiansyah sempat pingsan karena dipukul Satpam. Unjuk rasa kedua dilaksanakan Senin (3/12) di tahun yang sama. Mereka menuntut sikap Rektor Unand terhadap permintaan menurunkan Dekan Fauzan Azima dari kursi kepemimpinannya. Aksi unjuk rasa mahasiswa ini berakibat, wakil dekan beserta sekretaris jurusan teknik pertanian mengundurkan diri serentak. Namun permohonan ini ditolak oleh Rektor Unand, Werry Darta Taifur. Untuk mengganti kekosongan dekan saat itu, rektor memberikan kuasa bagi Wakil Dekan I Fateta, Novizar menjadi Plt Dekan sejak 7 Desember 2012 lalu. (h/cw-eni)

PILKADA KOTA PADANG

Desri Akhirnya Mendaftar Juga PADANG, HALUAN –– Sempat maju-mundur untuk maju jadi calon Walikota Padang, akhirnya tokoh dari PT Semen Padang, Desri Ayunda menyatakan siap maju pada Pilkada Kota Padang tahun ini. Kemarin, Desri mendatangi kantor DPD Partai Demokrat guna mengambil formulir untuk mendapatkan ‘tiket’ dari partai besutan SBY itu. Menurut teman dekatnya, H. Masful, formulir tersebut setelah diisi rencananya akan diserahkan kembali Senin pekan depan. “Iya. Pak Desri ambil formulir. Ia maju setelah melihat peta kekuatan, ternyata karyawan Semen Padang ini elektabilitasnya tinggi,” kata Masful semalam. Kenapa tiba-tiba Desri memutuskan untuk maju? Bukankah lima tahun silam ia memilih untuk mengurungkan niat buat berlaga di Pilkada Padang?

Menurut Desri, setelah berbulan-bulan berdiskusi, memetakan kekuatan, melihat kekuatan calon lawan, ia menyimpulkan berpeluang dalam Pilkada kali ini. “Saya memang ambil formulir. Doakan saya sukses ya,” kata dia singkat. Ia belum mau bicara banyak dan terkesan sangat berhati-hati sekali. Desri dikenal luas sejak jadi jurubicara PT Semen Padang. Pria asli Tabing Koto Tangah ini kabarnya akan memilih calon wakilnya dari kalangan mantan birokrat. Hanya saja semalam ketika ditanya, ia belum mau menyebut, mantan birokrat yang mana yang dia maksud. Sekalipun masih terkesan hati-hati, tapi Desri mau juga menjawab beberapa pertanyaan seputar apa yang hendak menjadi titik perhatiannya bila terpilih kelak. Menurut alumnus Pascasa-

rjana UGM dan mantan Ketua Ikatan Alumni FE Unand ini, pariwisata, pendidikan perdagangan dan ekonomi menjadi prioritas dia. “Itu yang sedang diperlukan Padang untuk dibenahi. Bukan berarti saya tidak punya perhatian pada sektor lain,” kata dia. Nama Desri sekaligus makin meramaikan bursa Cawako dan Cawako Padang. Saat ini namanama yang sudah berkibar adalah Mahyeldi Ansharullah (incumbent), Asnawi Bahar, Muhammad Ichlas El Qudsi, James Hellyward, Yusman Kasim, Wahyu Iramana Putra, Alkudri dan Andre Rosiade. Walikota Padang Fauzi Bahar ketika bertemu dengan Forum Editor Selasa lalu, mengimbau agar pemilihan Walikota Padang mendatang itu menjadi ajang yang saling melengkapi diantara sesama tokoh, bukannya saling meniadakan. (h/eko)

Tersandung Etika Politik B

AK siluman, ‘tiba-tiba’ saja dana safari dakwah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk wilayah Sumatera, masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat. Ketua Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) yang juga Sekretaris Daerah, Gubernur, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar hingga Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan, kecolongan. Tak tanggung-tanggung, nilainya bahkan mencapai Rp1,9 miliar. Kecolongan, istilah yang dipakai sejumlah media lokal. Kealfaan bertubi-tubi. Kealfaan pertama jelas anggaran suatu provinsi tak bisa digu-

nakan untuk daerah lain di luar provinsi bersangkutan. Kedua, dana hibah sosial tak boleh diperuntukkan partai politik, tapi harus by name by address. Ketiga hibah di atas Rp10 juta harus dengan persetujuan gubernur. Sialnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno merasa tidak pernah menerima surat dari sahabat-sahabatnya di PKS pusat terkait dana hibah ini. Dengan kata lain, ia tak merasa merekomendasikan Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar untuk meloloskan anggaran, yang cukup untuk 10 organisasi ini, di APBD Sumbar tahun 2013. Buntutnya, merada dizalimi karena dicopot jabatannya, Kepala Biro Bina Sosial Jefrinal Arifin mengadu kepada Mendagri.

Terlepas dari apa jadinya kasus ini nanti, kita bisa merenung banyak. Jika benar dana ini siluman yang tak tahu dari mana datangnya, tiba-tiba masuk dalam buku APBD Sumbar, yang kini telah ditarik kembali, kealfaankealfaan yang muncul, banyak sedikit telah membuat sedih masyarakat. Terutama karena menyadari, elemen-elemen pemerintahan ternyata tidak begitu serius memikirkan nasib mereka. Rapatrapat anggaran yang memakan waktu berhari-hari, bahkan maraton hingga malam dan tentu memakan biaya yang tidak sedikit, ternyata masih luput melihat lolosnya dana satu miliar lebih. Pun Badan Anggaran DPRD Sum-

bar. Tak heran jika ada kemudian yang menilai negatif. Para anggota dewan dinilai hanya memelototi ‘bagian’ yang menyangkut ‘kue’ mereka saja. Apapun yang mau dikatakan Mendagri nanti, Kabiro Binsos yang lama pun merasa punya hak untuk menuntut keadilan ke Mendagri, ini menimbulkan kontemplasi lain. Sasalah salah nan ketek, salah juo nan gadang. Jika terjadi kecelakaan di jalan raya, meski motor atau sepeda yang lalai, biasanya, bukankah tetap mobil mewah yang harus bertanggungjawab? Toh, anggaran itu sudah ketok palu. Secara hukum sudah sah. Pun jika dicairkan nanti sudah punya kekuatan hukum. Lalu apa

yang salah? Tersandung etika politik. Begitu kira-kira. Barangkali, semua kita tak perlu sampai harus membaca buku tebal untuk tahu apa saja etika politik yang ideal. Tak perlu pakar dari universitas asing. Tak perlu menjadi profesor di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Namun jawabannya ada dan sangat dekat. Di hati kita masing-masing. Namanya nurani. Kemanakah etika politik harus dihadapkan? Jawabannya hanya satu, yakni kepada kepentingan masyarakat banyak. Jika sudah untuk kepentingan masyarakat banyak (kepentingan golongan besar belum tentu kemaslahatan bagi masyarakat banyak), kita yakin tak akan ada lagi batu

Oleh: DELLA SYAHNI sandungan kecil maupun besar. Jika etika politik masih berlandas atasan atau sekelompok golongan tertentu, meski kelihatannya sangat benar, lihatlah, bisa tertarung (baca: tataruang) juga kita. (*)

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


SUMBAR 3

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

TAK TRANSPARAN

Pengurus Koperasi Dipolisikan LINGKAR

Mahasiswa Cabuli Anak Bawah Umur SOLOK, HALUAN— Seorang mahasiswa perguruan tinggi swasta di Kota Padang, akhirnya berurusan dengan pihak kepolisian setelah memperkosa anak bawah umur. Tersangka RP (19) pun meringkuk di kandang situmbisel tahanan Mapolsekta Solok di Air Mati. Mawar (16) dicabuli di dalam rumah tersangka. Awalnya, tersangka merayu dan membujuk korbanya untuk datang ke rumahnya, Senin (18/02). Pagi hari, suasana rumah tersangka sedang sepi, korban yang beralamat di Tanah Garam Kota Solok itu, berhasil dipaksa tersangka untuk melakukan hubungan intim layaknya suami isteri. Sebelumnya pada Jumat (15/02) tersangka sebenarnya juga sudah pernah membujuk dan merayu korban, untuk berbuat mesum. Namun korban berhasil meronta dari cengkaraman tersangka. Namun pada Senin itu, akhirnya tersangka berhasil juga melaksanakan niat bejatnya. Korban pun melapor pada orang tuanya dan sontak orang tua serta anggota keluarga lainnya tidak terima. Kemudian mereka melaporkan ke Polsekta Solok. Petugas pun bergerak cepat. Setelah melakukan pemantauan, tersangka RP berhasil diciduk petugas Sat Reskrim Polsekta Solok, di bawah komando langsung Kapolsek Kompol Damsyik Amir di sebuah lokasi di kota beras itu. “Sejauh ini tersangka masih dalam pemeriksaan petugas. terkait aksi pencabulan yang dilakukanya “ tukas Kompol Damsyik Amir, di Mapolsekta Solok, Kamis (21/02). Tersangka dapat terjerat Pasal 290 KUHP tentang pencabulan dengan ancaman 7 tahun penjara dan UndangUndang Perlindungan Anak. (h/ris)

SOLSEL, HALUAN— Ratusan anggota Koperasi BIMA Satu Abai yang bergerak di sektor perkebunan sawit, polisikan pengurus koperasinya. Karena sudah lima tahun tidak melaporkan aset.

Dalam laporan itu, sebanyak 108 orang anggota koperasi sepakat menuntut secara hukum pengurus Koperasi Bima Satu, karena diduga sudah merugikan para anggota. Kebun plasma milik Koperasi Bima Satu seluas 800 ha, dan sekitar 300 ha sudah panen. Informasi terakhir, kebun sawit tersebut mampu menghasilkan 500 ton/bulan. Juru bicara anggota yang melaporkan, Ramaini, warga

Nagari Abai, Kamis (21/2) di Padang Aro menyebutkan, koperasi yang telah berdiri sejak 13 April 1999 itu tidak pernah mengadakan RAT. Sehingga laporan keuangan koperasi tidak diketahui oleh para anggota. “Kegiatan koperasi tidak berjalan sesuai aturan yang jelas, karena banyak kebijakan yang janggal yang dijalankan oleh pengurus, mereka tidak transparan dalam mengelola kegiatan dan

keuangan,” ujarnya. Ia merinci, semenjak pengukuhan pengurus pada 2008 lalu, sampai saat ini koperasi yang bergerak di bidang kelapa sawit itu tidak pernah melakukan RAT. Ketika itu, pengurus terpilih Buyung R sebagai ketua, Ratna Wilis bendahara, dan Jamuas sebagai sekretaris. “RAT tidak ada sejak pengurus dilantik, sisa hasil usaha dibagi-bagikan begitu saja secara

JALAN RUSAK— Kondisi jalan provinsi di Bukit Manggis sangat memprihatinkan. Puluhan lobang menghiasi jalan tersebut dan membuat pengguna jalan harus ekstra hatihati ketika melewatinya. Apalagi jalannya banyak tikungan dan berjurang. IST

HABISKAN RP105 JUTA

Tiga Anggota Dewan ke Swiss PADANG, HALUAN—Tiga orang anggota komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar akan terbang Swiss. Rencananya, mereka akan berangkat pada tanggal 1-3 Maret mendatang. Tiga orang yang berangkat ini adalah Hasranita, Zahara Asni, dan Abel Tasman. Menurut pelaksana tugas Sekretaris Dewan Delvi, keberangkatan tiga orang ini untuk mendampingi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumbar, yang diundang pemerintah Swiss. Undangan ini dalam rangka menghadiri pagelaran seni dan budaya di negara tersebut. Terkait pembiayaan, anggota dewan ini akan menggunakan

anggaran dari APBD Sumbar sekitar Rp105 juta. “Satu orang anggota dewan bisa menghabiskan sekitar Rp35 juta selama 3 hari. Sudah termasuk tiket sekitar Rp12 juta dan biaya hidup sekitar Rp5 juta selama satu hari. Sedangkan dalam aturan satu orang untuk perjalanan ke luar negeri bisa mencapai Rp75 juta. Namun hal ini jarang terjadi,” kata Delvi, Kamis (21/2). Jumlah ini tidak bisa dikurangi, karena kepergian anggota dewan untuk memenuhi undangan, bukan untuk pelatihan. Kata Delvi, jika untuk pelatihan APBD cukup membayar Rp50 persen saja. Terkait pariwisata di Sumbar,

bulan lalu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif merilis lima destinasi unggulan untuk dipromosikan ke Eropa. Lima destinasi tersebut adalah Bromo-TenggerSemeru (Jawa Timur), Pulau Komodo (NTT), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), Toraja (Sulawesi Selatan), dan Sanur (Bali). Tidak termasuk Sumbar. Menurut Sekretaris Association of Indonesia Travel Agency (Asita) Sumbar, Joni Mardianto hal ini disebabkan destinasidestinasi tersebut tidak dikelola dengan baik. Sebagai pelaku wisata, Joni berpendapat peran pemerintah untuk memajukan pariwisata Sumbar masih

terbilang minim. Yang paling mencolok adalah kegagalan pemerintah menertiban premanisme serta menciptakan kenyamanan di lokasi wisata. Hal ini pun diakui oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumbar, Burhasman Bur. “Pengelolaan ini tugas kita bersama, pelaku wisata, masyarakat

dan pihak-pihak terkait. Peran Dinas adalah sebagai fasilitator dan menyediakan infrastruktur pendukung pariwisata,” katanya. Negara Swiss yang akan dikunjungi ini, merupakan negara yang terkenal dengan saljunya. Negara ini pun bisa hidup dengan mengandalkan wisatanya, meskipun dilanda krisis global. (h/cw-eni)

tidak formal. Bahkan sejak Juli 2012, sebanyak 108 orang anggota yang ikut melaporkan pengurus tidak mendapatkan lagi laba koperasi,” terangnya. Namun, Koperasi Bima Satu tetap menghasilkan karena sawitnya terus berproduksi. “Sejauhmana perkembangan koperasi, adalah pertanyaan yang tabu bagi anggota karena sisa hasil usaha tidak pernah disampaikan kepada kami. Pengurus mengatakan, anggota tidak berhak mengetahuinya,” ungkap Ramaini. Tidak hanya itu, program koperasi dalam membangun secretariat yang mewah dan pembelian kendaraan operasional koperasi, tidak pernah memusyawarahkan dengan para anggota. Padahal dalam sebuah koperasi, RAT merupakan kekuasaan tertinggi di koperasi. Artinya, berbagai persoalan mengenai koperasi hanya ditetapkan dalam RAT. Di sini para anggota dapat berbicara, memberikan usul dan pertimbangan, menyetujui suatu usul atau menolaknya, serta memberikan himbauan atau masukan yang berkenaan dengan koperasi. “Kami memilih untuk menempuh jalur hukum dalam penyelesaian persoalan koperasi karena kami sudah pernah mengajak pengurus menyelesaikan kasus ini dengan musyawarah. Akan tetapi, pengurus tidak pernah memberikan jawaban yang memuaskan,” paparnya. Bahkan, setiap para anggota meminta kejelasan keuangan koperasi, pengurus malahan mengancam akan memusnahkan semua dokumen koperasi atau akan membuat persoalan yang tidak baik. Sementara itu, Koperasi BIMA Satu sudah terdata sebagai koperasi yang tidak aktif di Dinas Koperasi, Perindusterian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Solok Selatan. “Benar, Koperasi BIMA Satu sudah tidak aktif lagi karena tidak pernah RAT sejak 2008, kalau sudah dua kali berturutturut koperasi maka koperasi didata sebagai koperasi tidak aktif,” terangnya. (h/col).

KASUS PEMBUNUHAN ISTRI

Polsek Kuranji akan Gelar Rekonstruksi PADANG, HALUAN— Polsek Kuranji akan menggelar rekontruksi kasus pembunuhan oleh Afrizal alias Ujang (32) terhadap istrinya sendiri, dengan menggunakan pisau belati di sekitar PT Raj Dular Brather, Simpang Tiga Rambutan, Balai Baru, Kecamatan Kuranji, Padang, beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Ujang ini telah dilakukan pemeriksaan pisikologisnya. “Rencananya kalau tidak ada halangan rekontruksi ini akan digelar Senin mendatang. Sebab dari hasil pemeriksaan pisikologis, ternyata Ujang masih dalam kondisi baik,” kata Kapolsek Kuranji AKP Masrial, Kamis (21/2). Dikatakan, rekontruksi ini

dilakukan untuk memastikan dan mencocokkan pengakuan tersangka dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dengan kejadian sebenarnya dilapangan. Tidak tertutup kemungkinan dalam rekontruksi nanti akan ada hal-hal baru yang tidak terungkap pada saat pemeriksaan tersangka. “Kita berharap nantinya, rekontruksi ini berjalan dengan lancar dan tidak ada permasalahan,” ujar Masrial. Terkait berkas kasus pelaku, lanjut Masrial, semuanya sudah mulai rampung. Hanya saja yang tinggal hanya pelaksanaan rekontruksi, untuk menjelaskan seperti apa proses pembunuhan yang dilakukan pelaku terhadap istrinya

hingga tewas. Sebelumnya, Ujang membunuh Istrinya di PT Raj Dular Brather yang berada di Simpang Tiga Rambutan, Balai Baru, Kecamatan Kuranji, Senin (21/1). Pelaku ini membunuh istrinya dengan menggunakan sebilah pisau belati. Ditemukan ada tiga luka tusukan ditubuh istrinya, di bagian dada, tangan dan rahang.\ Setelah membunuh Isrinya, pelaku kabur ke Pasar Baru, Bayang, Pesisir Selatan (Pesel). Berkat bujukan keluarganya, Selasa (22/1) sekitar pukul 05.00 WIB, dia menyerahkan diri ke Polisi. Dari pengakuannya, tega menghabisi nyawa istrinya karena cekcok dalam rumah tangga. (h/nas)

RAIS SYURIAH NU SUMBAR

Anggota NU Boleh Jadi Caleg PADANG, HALUAN— Rais Syuriah Nahdlatul Ulama (NU) Sumbar Prof. Dr. H. Asasriwarni,MH, akhirnya angkat bicara soal koalisi Partai Maju Bersama Dukung PKB Sumbar, pasca silaturrahmi beberapa hari lalu di Grand Hotel Inna Muara Padang yang dihadiri Ketua PWNU Sumbar Khusnun Aziz dan ketua dewan Syuro Akmul DL. Kepada wartawan, Kamis (20/ 2), H. Asasriwarni menegaskan tidak masalah adanya anggota bahkan pengurus NU, masuk dan menjadi caleg di Partai Politik. “Itu kan personal, bukan lembaganya (NU-nya). Silahkan saja. No problem,” tegasnya padat. Guru Besar Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol Padang memaparkan, berdasarkan draft rekomendasi munas dan konbes PBNU di Cirebon, Jawa Barat, dengan latar belakangnya dikatakan bahwa para pendiri bangsa bercita-cita membangun negara ini secara utuh melalui batang tubuh UndangUndang Dasar 1945. Salah satu

tujuannya adalah melindungi NKRI, mencerdaskan kehidupan bangsa, membangun kesejahteraan umum dan melaksanakan ketertiban dunia. Tindak lanjutnya, ada lagi isi rekomendasi eksternal yang dilahirkan mencakup tiga bidang, yakni politik, ekonimi dan sosial budaya. “Sejalan dengan itu semua, dapat diterjemahkan kalau NU itu wajar kembali ke titahnya. NU itu ada dimana dan tidak kemana-mana. Sikap ini adalah prinsip yang tidak bisa ditawar-tawar,” ulasnya. Dikatakan Guru Besar Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol Padang, NU itu adalah milik umat dan kehadirannya untuk kemaslahatan umat dan berprinsip tidak berbasis pada satu partai politik saja, utamanya ketika menjelang pemilu legistatif dan Pilkada guberber, wako dan b upati. Khusus untuk bidang politik sebut alumni pascasarajana magister ilmu hukum UNES Padang ini, Indonesia dikenal sebagai negara berkembang yang sukses melaksa-

nakan tranformasi politik, dari sistem politik otoriter di zaman orde baru (1965-1998), menuju sistem demokrasi yang meletakan kedaulatan ditangan “”Kesuksesan tranformasi politik negeri ini banyak mendapat apresiasi dari negara-negara lain. Bahkan Indonesia sekarang menyandang sebagai negara demokratis terbesar ketiga (setelah India dan Amerika Serikat). Namun bentuk apresiasi dan pujian pelbagai negara itu jangan sampai membuat kita besar kepala, apalagi lupa diri. Sebab dibalik kesuksesan demokratisasi politik negeri ini, masih banyak terdapat kelemahan yang harus segera dibenahi, diantaranya isu maoney politik dalam Pilkada Bupati/Wako dan Wakilnya serta anggota legislatif,”terangnya. Diundangnya Ketua PWNU Sumbar Khusnun Aziz dalam acara silaturrahmi itu, pihaknya mengakui kalau kita ini adalah sebuah ormas yang bebasis Ahlussunnah wal Jama’ah. (h/dn/*) >> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Jefli


4 SUMBAR LINGKAR

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

AKOMODIR DAERAH RAWAN BENCANA

Nyabu di Atas Mobil, Dua Pria Ditangkap PADANG PANJANG, HALUAN — Masyarakat Kota Padang Panjang kembali dihebohkan dengan penangkapan pelaku kasus narkoba. Setelah berhasil meringkus satu dari dua tersangka kepemilikan 8 kg daun ganja pada Senin (18/2) lalu, Rabu (20/2) sekitar pukul 22.30 WIB, polisi kembali mengamankan dua pria pemakai narkoba jenis sabu. Dua pria masing-masingnya berinisial “Dt” dan “Hh” itu, ditangkap saat tengah melintas dengan menggunakan mobil merk Daihatsu Xenia BM 1681 RJ di sekitar Nagari Singgalang (sekitar 2 km dari pusat Kota Padang Panjang). Bersama keduanya, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu paket kecil sabu ukuran 1 gram, satu buah bong dan satu kaca pirek berisi sabu-sabu beserta kompengnya. Kapolres Kota Padang Panjang AKBP Sofyan Hidayat melalui Kasat Narkoba AKP Nong Pendi mengatakan, kedua tersangka pemakai sabu berikut barang bukti yang berhasil diamankan petugas saat peristiwa penangkapan Rabu malam lalu, hingga saat ini sudah diamankan di Mapolres Kota Padang Panjang untuk penyelidikan lebih lanjut. “Peristiwa bermula dari kecurigaan petugas yang tengah melakukan patroli wilayah. Kebetulan mobil yang digunakan tersangka, juga sudah cukup lama dipantau, karena terlihat sering mengitari sekitar kawasan pusat kota,” kata Sofyan. Petugas yang dipimpin langsung Kasat Narkoba AKP Nong Pendi malam itu, langsung membuntuti kendaraan milik tersangka yang beberapa saat sebelumnya terlihat berhenti di sebuah toko obat di kawasan pasar Padang Panjang. Setelah diikuti, mobil para tersangka tampak melaju ke arah Nagari Singgalang Kab Tanah Datar. “Dalam pengintaian itu, mobil para tersangka sempat berhenti selama beberapa menit di dua titik lokasi di sepanjang jalur ruas jalan utama menuju Nagari Singgalang. Begitu berhenti di Jorong Sikabu, petugas langsung meringkus keduanya, yang saat ditangkap didapati tengah asik menggunakan sabu di atas mobil mereka,” papar Sofyan. Hingga berita ini diturunkan sore kemarin, kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan intansif penyidik Polres Kota Padang Panjang. Sejauh ini, belum dilaporkan adanya dugaan keterlibatan Para tersangka dalam jaringan peredaran narkoba. Namun demikian, polisi berjanji akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan narkoba di wilayah hukum Polres Padang Panjang. (h/yan)

UU Jasa Konstruksi Direvisi PADANG, HALUAN — Undang-undang (UU) Jasa Konstruksi Nomor 18 tahun 1999 dinilai belum mengakomodasi kebutuhan daerah, terutama mengantisipasi bencana. Untuk itu, Komisi V DPR RI mengelar focus group discussion (FGD) dengan pejabat daerah, pelaku dan akademisi konstruksi. Tujuannya mencari masukan perubahan UU tersebut.

SERAHKAN — Ketua PWI Perwakilan Dharmasraya Maryadi (dua dari kanan), menyerahkan bantuan sembako kepada anaka Yatim Panti Asuhan Pembangunan Pulau Punjung, dalam rangka HPN 2013. FERY MAULANA

PWI Dharmasraya Kunjungi Panti Asuhan DHARMASRAYA, HALUAN — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Dharmasraya menyambangi anak yatim di Panti Asuhan Pembangunan Pulau Punjung, Rabu (20/2) sore. Kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2013 untuk tingkat Kabupaten Dharmasraya. “PWI Perwakilan Dharmasraya menyerahkan sembako untuk keperluan sehari-hari anak panti,” kata Ketua PWI Perwakilan Dharmas-

raya, Maryadi, yang didampingi Wakil Sekretaris Syaiful Anif. Selain kunjungan ke panti asuhan, PWI Perwakilan juga mengadakan beberapa kegiatan lainnya, seperti pelatihan jurnalistik bagi pemula yaitu siswa SLTA. Kegiatan semacam ini pertama kali dilakukan, karena PWI Perwakilan Dharmasraya hasil konferensi juga yang pertama kali. Dimana se belumnya, PWI Perwakilan Dharmasraya adalah PWI Perwakilan

Masyarakat Diminta Waspadai DBD PAINAN, HALUAN — Dinas Kesehatan Peisir Selatan ingatkan masyarakat, untuk hati hati terhadap berjangkitnya penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) pada musim penghujan. Berdasarkan pengalaman selama ini, musim penghujan sering menimbulkan kasus DBD, karena nyamuk mudah bertelur dan membiak. Kepala Dinas Kesehatan Pessel Syahrial Antoni Kamis (21/2) menyebutkan, cuaca dapat berobah kapan saja. Cuaca yang buruk sangat berpengaruh terhadap perkembangan penyakit, termasuk DBD. Disebutkannya, secara umum kasus DBD hampir merata di semua kecamatan.

Karena itu, Dinas Kesehatan Pesisir Selatan juga meminta semua Puskesmas untuk melakukan pencegahan penyakit DBD. Puskesmas selalu diminta untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat di kecamatan. “Memberikan penyuluhan dengan mobil keliling, membagikan selebaran ke rumahrumah dan membagikan obat pembunuh jentik terus dilakukan,” ujarnya. Sedangkan, penanganan kasus DBD dilakukan bila ada masyarakat yang melaporkan ke petugas terdekat. “Tim dari Dinkes akan langsung melakukan pemantauan selama beberapa hari,” ucapnya. Karena penanganan ini sudah ada aturan yang baku

persiapan yang pengurusnya dipilih langsung oleh PWI Cabang Sumbar. “Kita menggalang dana untuk mesukseskan kegiatan HPN, sekaligus menyalurkan dana CSR dari perusahaan,” tutur sang Ketua PWI yang juga wartawan Haluan ini. Pimpinan Panti Asuhan Pembangunan yang diwakili oleh Nurasyiah mengungkapkan rasa harunya kepada wartawan. Karena, kegiatan itu bermanfaat untuk anak panti. (h/fma)

“Kami mau dengar apa masukan dari daerah. Karena UU yang lama tidak mengakomodir daerah-daerah yang rawan gempa dan bencana. UU ini ke depan harus mengantisipasi konstruksi untuk disesuaikan dengan geofrafi, tofografi suatu wilayah,” kata Ketua Tim dari Komisi V DPR, Mulyadi di Auditorium Gubernur Sumbar, kemarin (21/1). Dalam UU tersebut, katanya, banyak persoalan hukum yang belum jelas materi penyelesaiannya. Antara pemakai dan penyedia jasa konstruksi sering timbul konflik. “Kalau terjadi kesalahan, yang bertanggungjawab tidak ada. UU itu tidak sampai mengatur ke situ,” katanya. Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Yazid Fadhli menyebut, seperti kasus-kasus pembangunan perumahan yang tidak tuntas hingga pembangunan draenasi yang tidak baik dikadukan ke lembaganya. “Banyak yang lapor ke saya, warga mengeluh rumahnya banjir, padahal yang bangun develover. Sebnarnya tanggungjawab siapa?,” tanyanya. Ketidakjelasan pengaturan dan pertanggungjawaban konstruksi sering menjadi perdebatan, hingga ke meja hukum. Masing-masing kelompok mengklaim dirugikan, karena ketidak jelasan tersebut. “Makanya kita perlu menerima masukan daerah untuk perbaikan UU ini kedepan-

nya,” minta Mulyadi. Selain masukan dari Sumbar, diskusi yang sama juga digelar di Bali, dan Kalimantan Timur. Dalam rombongan tersbesut, 10 orang anggota Komisi V DPR ikut datang ke Sumbar, termasuk di dalamnya Epyardi Asda, Muhidin, Lauren Dahang (Ketua Komisi) dan anggota-anggota lainnya. Sementara itu, Nasfrizal Carlo dari Universitas Bung Hatta(UBH) mengkritisi metode penetapan UU yang dilakukan DPR. “Hari ini ditetapkan, langsung dijalankan. Itu tidak benar, mestinya ada masa tenggang untuk percobaan,” kata dia. Dia meminta, rencana perubahan UU tersebut seyogyanya diundur saja. Sebab, waktu yang dimiliki DPR sekarang terbilang singkat hanya sekitar satu tahun. “Ditunda saja. Tunggu saja DPR yang baru, jadi persiapannya bisa lebih lama,” katanya. Sementara itu, Gubernur Irwan Prayitno mendukung penyempurnaan UU tersebut. Apalagi daerah Sumbar rawan bencana, dan banyak pembangunan di daerah yang berhubungan langsung dengan penyedia jasa konstruksi. “Ada banyak pembangunan di Sumbar. Tetapi dana daerah masih minim, kami masih butuh bantuanj pusat,” katanya. Dia mengatakan APBD Sumbar, hampir 60 persen habis digunakan untuk belanja rutin, gaji pegawai, ATK dan sebagainya. (h/cw-sal)

Sekwan DPRD Pasbar Lantik Tiga Eselon IV dan tidak sembarangan. Jika ditempat itu ada yang positif terjangkit DBD, maka pihaknya akan melakukan lokalisir tempat kejadian, sehingga tidak menjangkit ketempat lain. Sementara, dalam mengatasi wabah DBD ini dengan membiasakan hidup bersih, khususnya menjalankan pola tiga M, yakni menutup genangan air, menimbun sampah dan menguras bak mandi yang selalu dijadikan oleh nyamuk DBD untuk berkembang biak, serta tidak membiarkan genangan air tempat berkembang biaknya nyamuk. “Jika pencegahan ini sudah dilakukan, makanya nyamuk DBD ini tidak bisa berkembang dengan cepat,” katanya mengakhiri. (h/har)

PASBAR, HALUAN — Sekretaris DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Hasril HS, Kamis {21/2} melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan tiga orang pejabat eselon IV di lingkungan Setwan Pasaman Barat. Tiga pejabat baru itu adalah, Riski Gustaf, dilantik menjadi Kasubag Tata Usaha Setwan, Sudirman dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transimigrasi Pasaman Barat menjadi Kasubag Perundang-undangan, dan Yusmar menjadi Kasubag Humas Setwan Pasaman Barat. Untuk Yusmar, Ia harus rela menerima turun jabatan. Jika di lingkungan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pasaman Barat Ia menduduki jabatan eselon III, yaitu sekretaris dinas, pada pelantikannya saat ini menja-

bat pada eselon IV. Sekretaris DPRD Pasaman Barat Hasril HS menyampaikan, yang patut menjadi perhatian adalah, setiap pegawai harus melaksanakan tugas sesuai fungsi kerjanya. Ke depan, ulasnya, di tengah kemajuan arus informasi, keterbukaan

melaksanakan program kerja dan kian ketatnya pengelolaan keuangan, dibutuhkan bukan semata kelihaian melaksanakan atau membuat program kerja, tapi bagaimana yang bersangkutan bisa menyeimbangkan antara tugas, jabatan dan realisasi kegiatan di unit kerjanya. (h/gmz)

SEKRETARIS DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Hasril HS, Kamis {21/2} melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan tiga orang pejabat eselon IV di lingkungan DPRD Pasaman Barat.

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Irvand


JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

Apresiasi untuk Odmil yang Gunakan UU Pers ADA sidang Pengadilan Militer di Pengadilan Militer 103 hari Rabu lalu, tiga anggota Lantamal Teluk Bayur dari kesatuan Marinir dituntut hukuman penjara 1 tahun oleh Oditur Militer. Ketiga tentara itu yakni Serda Ade Chalsim, Serda Husen Harahap, dan Pratu Dwi Eka Prasety, yang terkait kasus melakukan penganiayaan terhadap wartawan tahun silam di kawasan Bungus. Ketiga terdakwa oleh Odmil dituduh telah melanggar empat pasal berlapis yakni pasal 18 (1) Undang-undang Pers, pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP, dan Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan. Atas pelanggaran yang dilakukan, terdakwa dituntut setahun penjara. Perbuatan terdakwa ini dianggap Odmil sudah melampaui batas dan telah melenceng dari tugas serta fungsi pokok. Pemukulan dan penganiayaan serta perampasan dilakukan secara sengaja. Hal itu memberatkan para terdakwa. Kejadian itu terjadi akhir bulan Mei tahun 2012. Ketika Satpol PP Padang menertibkan warung esek-esek di Bungus. Insiden terjadi ketika para terdakwa menganiaya wartawan yang sedang bertugas meliput operasi yang digelar Satpol PP Padang itu. Dalam insiden tersebut, wartawan yang menjadi korban adalah Apriyandi (Kontributor Metro TV), Budi Sunandar (Sindo TV), Roni (Indosiar), Indra Khew (SCTV), Ridwan (Fotografer Padang Ekspres), Julian (Trans 7) dan Jamaldi (Favorit TV) menjadi korban pemukulan dan peralatan jurnalisnya dirusak. Hal yang menarik di sini adalah penggunaan undang-undang yang menjerat para terdakwa. Oditur Militer menggunakan juga Undang-undang Pers (UU No 40 tahun 1999) Kebanyakan perkara yang menyangkut wartawan selama ini hanya dikait dengan KUHP. Sama sekali UU yang mengatur pers tidak digunakan. Selama ini setiap ada masalah terhadap kekerasan terhadap wartawan, yang dipakai di pengadilan hanya KUHP. Lihat kasus kasus pemukulan wartawan tempo oleh David A Miauw? Padahal Undang-undang Pers No 40 tahun 1999, pasal 18 ayat (1) juga ada pidananya tapi tidak dipakai. Tapi Odmil di Padang menggunakannya. Kita perlu beri apresiasi untuk itu terutama penggunaan pasal 18 ayat 1 itu. Memang Undang-undang Pers masih menjadi perdebatan yang berkepanjangan. Aparat penegak hukum kita belum mempunyai perspektif yang sama mengenai UU Pers tersebut. Hampir sebagian besar perkara yang berhubungan dengan pers didakwa Jaksa dengan KUHP. Demikian juga hakim yang mau memeriksa dan memutus perkara pers yang didakwa dengan KUHP. Yang menjadi dasar dipakainya suatu undang-undang khusus di luar KUHP adalah jika UU tersebut termasuk lex specialist, dalam arti aturan khusus itu mengatur hal yang sama. Pasal 18 ayat 1 Undang-undang No.40 tahun 1999 tentang Pers (UU 40/1999) mengatur tentang ancaman pidana yaitu setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan (3) dipidana dengan penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,-(lima ratus juta rupiah). Adapun dalam Pasal 4 ayat (3) disebutkan bahwa untuk menjamin kemerdekaan pers, pers nasional mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dan dalam Pasal 4 ayat (4) disebutkan dalam mempertanggung jawabkan pemberitaan di depan umum, wartawan mempunyai hak tolak. Cuma saja kalau pemukulan terhadap wartawan masuk dalam kategori pasal 18 (1) UU 40/1999 tetapi masuk juga dalam pasal di KUHP maka polisi, jaksa dan hakim biasanya akan mengacu pada pasal 63 KUHP yaitu : ayat (1) jika suatu perbuatan masuk dalam lebih dari satu aturan pidana, maka yang dikenakan hanya salah satu di antara aturan-aturan itu; jika berbeda-beda yang dikenakan yang memuat ancaman pidana pokok yang paling berat. Sedangkan ayat (2) jika suatu perbuatan, yang masuk dalam suatu aturan pidana yang umum, diatur pula dala aturan pidana yang khusus, maka hanya yang khusus itulah yang dikenakan. Tapi apapun, tetap saja apresiasi kita berikan kepada Odmil Padang yang telah menggunakan pasal 18 ayat 1 UU Pers itu sebagai penjerat terdakwa. Artinya Odmil juga memiliki perhatian yang besar terhadap UU Pers. Dalam acara puncak peringatan Hari Pers Nasional di Sulawesi Utara, Jaksa Agung Basrief Arief dan Ketua Dewan Pers Bagir Manan menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding –MoU) di hadapan Presiden. Kejaksaan dan Dewan Pers juga sepakat mengutamakan penggunaan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dalam penanganan perkara-perkara yang menyangkut pers. Kejaksaan akan meminta pendapat Dewan Pers dan Dewan Pers akan memberikan bantuan teknis dengan menghadirkan ahli. Kesepakatan Kejaksaan dan Dewan Pers ini kurang lebih sama dengan kesepakatan antara Dewan Pers dan Polri. Untuk menindaklanjuti MoU, selanjutnya kedua lembaga akan mengadakan pertemuan-pertemuan rutin. Pertemuan itu dimaksudkan untuk membahas hal-hal lainnya, seperti penertiban pers dan sosialisasi MoU. Ini satu isyarat bagi semua pihak untuk benar-benar menegakkan UU Pers, sebuah undang-undang yang sudah terlalu lama masa sosialisasinya sejak diundangkan tahun 1999. Semoga benar-benar tegak hendaknya UU ini.***

P

„ LSI: tak etis kalau Jokowi maju jadi Capres 2014 „ Maksudnya bisa lebih popular dari Ibu ya? „ SBY masih rahasiakan nama Gubernur BI „ Wah, mau lihat dulu pakai cek pelayat atau tidak?

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto WPU / Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Pemimpin Perusahaan: Indra Helmi

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Redaktur Pelaksana: Syamsu Rizal

Penerbit: Litbang & Online Media: Eko Yanche E PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP Koordinator Minggu: David Ramadian No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 Koordinator Liputan: Rudi Antono 1985 tanggal 19 November 1985. Manajer Cetak: Mardius Caniago

Di Pelabuhan, Harga Ditentukan OLEH: EKO YANCHE EDRIE Wartawan Harian Haluan

NDUSTRI pelayaran nasional masih merupakan industri yang sangat prospektif meskipun berbagai masalah menderanya. Saat ini saja seperti pernah diungkap oleh Ketua Umum DPP INSA (Indonesian National Shipowner Association) Carmelita Hartoto (www.insa.or.id) kini jumlah kapal niaga nasional tumbuh antara 5 sampai 10 persen per tahun sejak 2005 (sejak diberlakukannya Inpres No 5 Tahun 2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Niaga Nasional) Tersebarnya banyak pulau itu, membuat mobilitas barang dan orang (selain dengan jalur udara) membuat lautan menjadi prasarana penting. Kapal-kapal mengarungi setiap liku laut Indonesia membawa dan mengantarkan berbagai kebutuhan masyarakat. Tidak hanya itu, letak Indonesia yang sangat strategis ini membuat perairan Indonesia menjadi tempat berlalu-lalang nya kapal-kapal asing (Harian Haluan 6/10/12) Dengan luas laut sebagaimana disebutkan di atas, kini jumlah kapal niaga Indonesia menurut catatan INSA sudah mencapai 11.300 unit atau meningkat lebih dari 80% dibandingkan dengan posisi Maret 2005 sebanyak 6.014 unit (data INSA). Dapat dibayangkan besarnya investasi yang sudah ditanam untuk insdustri pelayaran niaga nasional itu. Para operator kapal tentu bisa tersenyum lantaran rata-rata dari pertumbuhan antara 5 sampai 10 persen itu, muatan yang diangkut lebih banyak muatan ekspor dan impor. Jumlah muatan ekspor-impor dua kali lebih besar dari muatan domestik. Perkembangan terakhir dunia pelayaran nasional adalah adanya upaya untuk terus bersama-sama mengembangkan isu strategis pelayaran Asia Tenggara yakni ASEAN Connectivity. Ini menjadi bagian dari semangat perdagangan bebas ASEAN. Meskipun dengan ASEAN Connectivity itu sesama ang-

I

gota ASEAN akan saling membantu, tetapi persaingan pelayanan adalah sangat menonjol. Maka pelabuhan adalah instrumen penting untuk terjaminnya pelayanan kemaritiman yang aman dan nyaman. Tentu saja pelabuhan yang memberikan pelayanan penuh yang memberi jaminan kenyamanan dan keamanan pada pemilik kapal dan pemilik barang lah yang akan banyak digunakan. Semangat ASEAN dalam ASEAN Connectivity palingpaling hanya untuk membuka sekat-sekat birokrasi diantara anggota ASEAN. Sedangkan untuk memenangkan persaingan maka masing-masing operator pelabuhan negara-negara ASEAN akan berlomba memberikan pelayanan dan kenyamanan yang maksimal kepada kapal-kapal yang sandar. Itu kalau kita mau main dalam ranah ASEAN saja. Tetapi bukankah kemaritiman tak hanya ASEAN, melainkan seluruh dunia? Apalagi Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki banyak pelabuhan. Kapal dengan berbagai bendera akan singgah, buang jangkar untuk membongkar muatan impor dan angkat sauh untuk membawa barang-barang ekspor Indonesia. Cabotage, sebuah Tantangan Dengan menganut semangat pelabuhan terbuka, maka ada ada sejumlah pelabuhan nasional dimana kapal-kapal berbendera asing leluasa buang jangkar di pelabuhanpelabuhan itu. Memang ada hal yang menggembirakan dunia pelayaran Indonesia dengan dikeluarkannya PP No 22 tahun 2011 tentang pengaturan pemberlakukan asas cabotage alias peraturan mengenai kapal yang beroperasi di perairan Indonesia. Cabotage adalah regulasi yang menetapkan bahwa dalam wilayah perairan Indonesia hanya boleh berlayar kapal dengan bendera Indonesia. Hal yang sama juga berlaku di negara lain. Seyogianya regulasi cabotage ini menggembirakan dunia pelayaranan nasional

karena secara tidak langsung itu sudah merupakan satu proteksi agar kapal-kapal nasional bisa lebih banyak mengambil peluang menjadi moda transportasi barang antar pulau. Tapi apakah cabotage saja sudah sangat menolong bagi peningkatan daya saing pelayaran nasional dengan pihak asing? Pelabuhan, kata Kuncinya Untuk menjawab pertanyaan di atas, maka pelabuhan adalah kata kuncinya. Beberapa pelabuhan besar seperti Tanjung Perak, Tanjung Priok, Belawan, Batam dan Pelabuhan SoekarnoHatta di Makassar, mungkin sudah menyiapkan diri menjadi pelabuhan kelas dunia (world class port) dengan menyiapkan insfrastruktur yang lengkap berikut sistem yang berupa software. Tapi pelabuhan-pelabuhan lain, yang juga berada dalam rentang kendali PT Pelindo masih direpotkan dengan tarik menarik antara mendahulukan infrastruktur atau mendahulukan muatan kapal. Di Pelabuhan Teluk Bayur yang dikelola PT Pelindo II misalnya, sejak 10 tahun terakhir ini terasa sekali adanya tarik menarik itu. Pelindo diminta melengkapi infrastruktur, memperlebar dan menambah dermaga. Jelas itu membutuhkan investasi besar. Jika bicara investasi maka Pelindo tentu berhitung juga, seberapa jauh investasi bisa kembali. “Masalahnya kapal yang akan merapat juga bertanya, adakah muatan kapal? Sedang pemilik muatan mau membawa semua produksinya ke Teluk Bayur dengan pertanyaan sebaliknya, ‘adakah kapal?’ Dan dilanjutkan lagi dengan pertanyaan pemilik kapal ‘cukupkah dermaganya?” kata Ketua Kadinda Sumbar, Asnawi Bahar dalam berbagai kesempatan. Inilah yang jadi soal, sekalipun kapalnya sudah oke dengan berbagai deregulasi yang selama ini menjadi beban tapi ketika harus berlabuh maka masalah baru timbul. Tidak saja untuk pemilik kapal tetapi juga pemilik barang dan akhirnya masyarakat luas. Ketidaktersediaan infra-

struktur yang cukup, dermaga yang terbatas, sistem yang longgar membuat berurusan dengan pelabuhan di Indonesia menjadi sangat menakutkan. Muncul biaya tinggi yang ujung-ujungnya hanya rakyat yang menanggung beban. Sebab semua beban biaya itu biasanya oleh pengusaha dimasukkan ke komponen harga jual barang dan jasa. Di Teluk Bayur misalnya, untuk menunggu jadwal bongkar sungguh harus dengan perjuangan berat. Akhirnya, pemilik kapal dan pemilik barang harus keluarkan biaya besar lantaran terkena waktu tunggu (dweeling time) yang lama. Setidaknya, jika sebuah kapal memilik beberapa trip, tapi karena harus mampir di pelabuhan yang dweeling time nya panjang, terpaksalah kapal itu kehilangan peluang untuk beberapa trip. Masalah di pelabuhan tidak hanya itu. Ketika dermaga terbatas, pekerja terbatas, peralatan bongkar terbatas maka kapal-kapal yang dicarter pemilik barang akan kelimpungan menanggung biaya demurrage. Ini adalah istilah dalam bisnis kapal kapal yakni denda atau biaya keterlambatan yang mesti dibayar pihak yang mencarter kepada pemilik/maskapai. Misalnya, kapal pembawa coopersludge dari Batam yang dicarter PT Semen Padang. Akibat adanya antrean kapal, keterbatasan dermaga dan tempat sandar, maka bisa melebihi waktu yang disepakati pemilik kapal dan pencarter. Kelebihan waktu itu yang yang mesti bayar. Bisanya sampai puluhan juta per hari. Ini sangat menakutkan bagi agen dan pemilik barang. Lantaran bisa mengurangi laba atas barang yang diangkut itu. Keruwetan dan keluhan di pelbagai pelabunan Indonesia menjadi masalah tersendiri bagi pengusaha pelayaran, EMKL dan importir/eksportir. Dengar saja keluhan pemilik kapal belum lama ini atas layanan pelabuhan Batu Ampar di Batam. “Kinerja pelabuhan Batu Ampar, Batam, dikeluhkan lamban karena layanan dermaga tidak maksimal sehingga berakibat banyaknya antrian kapal. Di Batu Ampar, servis dermaga

OPINI 5

kurang, terlalu banyak antrean kapal di belakang. Untuk bongkar muat menambah cost tunggu kapal,” kata Ketua INSA Batam Zulkifli Ali (www.bisnis.com) Keluhan ini antara lain bersebab karena keterbatasan dermaga. Makanya penambahan panjang dermaga sekitar 600 meter lagi menjadi kebutuhan masrakat pelayaran di Batu Ampar. Maka, ketika Ketua DPD RI, Irman Gusman memberi dukungan untuk revitalisasi pelabuhan Teluk Bayur, ini merupakan langkah bagus apabila Teluk Bayur akan diplot menjadi pelabuhan terkemuka di pantai barat Sumatera. Pelabuhan ini menjadi sangat strategis guna melebarkan cakupan jaringan perdagangan Sumatera selain ke Asia Pasifik, yakni ke India dan Timur Tengah. “Sudah sepantasnya Teluk Bayur di perbesar dan di kembangkan dimana merupakan, pelabuhan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat Sumbar dan Sumatera bagian Barat,” kata Ketua DPD-RI Irman Gusman di Padang, belum lama ini. Intinya, antara masyarakat perkapalan, eksportir, importir harus bisa saling dukung mendukung. Tetapi semua nonsens, kalau tak ada dukungan dari pelabuhan. Sebab pelabuhanlah muara terakhirnya. Kapal sudah beres, barang juga sudah ada, ekspeditor sudah oke, tapi mau diapakan kalau pelabuhannya tidak beres? Kesimpulannya, apabila ujungnya adalah kenaikan harga barang di tingkat masyarakat lantaran ada banyak beban transportasi, kuncinya ada di pelabuhan. Kita ingin mengatakan, pelabuhan menjadi pemegang peran fluktuasi harga kebutuhan di tingkat masyarakat. Di pelabuhan, harga barang sebenarnya ditentukan. Makin murah biaya di pelabuhan, makin nyaman pemilik kapalnya semakin aman barang sampai ke tangan masyarakat dengan harga yang tidak terganggu oleh bermacam biaya siluman. Pelabuhan-pelabuhan Indonesia harus bisa menjadi magnit untuk kapal-kapal dunia, itu artinya diantara

082390765000

Periksa Oknum Wali Nagari KEPADA Yth Bapak Kepala Kejaksaan Negeri Batu Sangkar. Kami aparat dan masyarakat Nagari Tanjung, Kecamatan Sungayang, minta Kejari Batu Sangkar untuk turun memeriksa oknum wali nagari yang memakai uang nagari secara sewenang-sewenang untuk uang jalan pribadi setiap hari. Kami pegawai tidak bisa berbicara. Mohon Bapak periksa. Terimakasih. +6285355605***

Banyak Nikah Liar BANYAK pernikahan liar/tidak resmi di Lengayang, Pessel. P3N banyak yang ilegal (tidak ada SK resmi). Mohon ditertibkan. Seharusnya P3N resmi di tempat kami ini 5 atau 6 orang. Hal itu melihat kepada banyaknya kegiatan nikah dalam sebulan. Pak Kanwil, tolong tegur atau dibina Kakankemenag atau KUA nya. Terimakasih. +6285364914***

Usut Tuntas Dugaan Pemerkosaan YTH Bapak Kapolres 50 Kota. Mohon diusut tuntas dugaan pemerkosaan terhadap salah seorang murid SMA di Guguak. Jangan sampai 86. Terimakasih. +62852724000***

Lunasi Sisa Dana Sertifikasi Tahun 2010 dan 2011 PAK Wako dan Wawako. Mana janji Bapak yang akan melunasi sisa dana sertifikasi tahun 2010 dan 2011 serta uang profesi kami? Sampai saat ini belum juga dibayar. Tolong ditepati janji Bapak. Malu kita masalah ini tidak kunjung tuntas. +6282382136***

Kasus PDAM Padang MAHKAMAH Agung (MA) keliru atas bebasnya Sdr Azhar Latif Dirut PDAM Padang yang jelas membeberkan beberapa anggota DPR, wartawan dan sejumlah pejabat Pemko Padang diberi uang yang sumbernya dari anggaran. Sedangkan Taufik Zen, mantan Dirut PDAM Padang, dengan kasus sama dijebloskan ke penjara. Ada apa ini? Mungkin saja ada permainan. KPK perlu memeriksa kembali kasus ini. Selain itu, banyak kasus-kasus lain yang perlu diangkat selama kepemimpinan Sdr Azhar Latif di PDAM Kota Padang . +6282390611***

Gaji Perawat Kontrak di Bawah UMP

Komite Sekolah Seumur Hidup

Yth Bapak Gubernur dan Ibu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar. Saya mau melaporkan ada RSUD di Pariaman milik Pemerintah Provinsi yang menggaji perawat kontraknya di bawah upah minimum provinsi (UMP). Padahal RSUD tersebut sudah BLUD. Apakah layak RSUD yang sudah BLUD menggaji karyawan kontraknya di bawah UMP? +6285364802***

YTH Bapak Kepsek SMPN 1 Lengayang. Mengapa sudah kurang lebih 12 tahun, komite sekolahnya tidak mengadakan pertemuan untuk mengganti pengurus? Apa masih ada jabatan seumur hidup untuk komite ini? Bagaimana sekolah bisa maju seperti sekolah orang? +6285364863***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani, Meidella Syahni, Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala) Jon Indra (Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/ Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Asongan), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/ harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/ mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Irvand


6 NASIONAL

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

Anggota DPR Jangan Diberi Pensiun JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung menegaskan, anggota DPR tidak perlu diberi pensiun, apalagi sampai seumur hidup karena DPR tempat mereka bekerja merupakan lembaga politik. “Kalau saya ditanya sebagai anggota DPR, apakah perlu atau tidak? Maka itu tidak perlu. Karena jabatan politik di DPR sebagai pengabdian terhadap masyarakat dan negara,” tegasPramono dalam diskusi “Politisi Loncat Pagar, Legislasi Kedodoran” bersama

Wakil Ketua MPR RI Hajrijanto Y. Thohari dan pengamat politik UI Boni Hargens di Gedung DPR, Kamis (21/2). Hanya saja kata, pemberian pensiun itu sudah diatur oleh UU. “Maka mau ditolak seribu kali pun pensiunan itu tetap berlaku. Jadi harus dirubah dulu UU yang mengatur itu,” kata mantan Sekjen PDIP itu. Pramono sendiri baru mengatahui kalau mantan anggota DPR diberi pensiun. Dia mencontohkan dirinya sendiri yang pada DPR periode 2004 - 2009 sempat menjadi anggota DPR selama 3 bulan. Dia keluar DPR karena dipercaya menjadi Sekjen DPP PDIP. “Saya tidak tahu apakah saya juga menerima pensiun karena tidak pernah mengcek rekening kalau ada yang ditransfer. “Saya akan cek langsung kalau ternyata ada uang gaji pensiunan DPR, maka akan saya

kembalikan. Jadi saya tegaskan kembali bahwa gaji pensiunan itu tidak perlu,” tambahnya. Soal pensiun bagi mantan anggota DPR tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti Swasanani. Besarnya dana pensiun tiap bulan selama seumur hidup 6 % sampai 75 % dari gaji pokok anggota DPR. Dasar pemberian pensiun itu adalah Undang-undang nomor 12 tahun 1980 yang belaku sampai sekarang. Kemudian juga ada dalam UU tentang keuangan, UU pejabat negara, dan PP nomor 75 tahun 2000. “Uang pensiun itu memang berbeda, tergantung jabatan struktural. Minimal anggota mendapat uang pensiun 6% sampai 75 % tiap bulannya. Kalkulasi tergantung masa kerja anggota yang dihitung

perbulan. Misalnya kalau dua periode menjabat, maka akan dapat maksimal 75 persen. Terus dihitung, kan misalnya nggak sampai Rp 300 ribu. Ada tunjangan anak istri suami 2 persen, ada beras 10 kilogram. Jadi sekitar Rp 3,7 juta perbulan untuk 2 periode,” jelas Winantuningtyastiti. Untuk politikus yang pernah menjabat anggota selama 6 bulan, juga mendapat dana pensiun. Namun menurut Winantuningtyastiti, tidak sampai Rp 500 ribu. Sedangkan untuk anggota DPR yang terkena kasus korupsi, juga masih memiliki peluang menikmati uang pensiun. Dengan catatan, mengundurkan diri sebagai anggota DPR sebelum memiliki status hukum tetap, atau dipecat. “Tapi itu tergantung Kepresnya, kalau dengan hormat dapat pensiun,” jelasnya. (h/sam)

JK: Ical Perlu Latihan Vokal SOLIDARITAS — Sejumlah massa yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi solidaritas bagi rakyat Suriah di Bunderan HI, Jakarta, Rabu (20/2). REP

JAKARTA, HALUAN —Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla menerangkan Golkar sebagai sebuah ‘band’ sudah sangat baik dan

KPK Gelar Perkara Hambalang JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan akan menggelar perkara kasus sport center Hambalang pada Jumat (22/ 2) untuk mengetahui perkembangan kasus tersebut. “Kepastian gelar perkara Hambalang sudah diputuskan akan dilakukan Jumat (22/2),” kata

juru bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Kamis. Dia mengatakan gelar perkara yang akan dilakukan tidak terkait dengan penentuan nasib seseorang dalam kasus tersebut. Menurut dia gelar perkara itu akan menentukan apakah KPK menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menjadi tersangka.

“Nasib seseorang kan tidak ditentukan KPK. Gelar perkara itu apakah kami menemukan bukti-bukti kuat untuk menjadikan seorang jadi tersangka atau tidak, ujarnya. Munurut Johan, KPK terus menyidik kasus ini dan tidak berhenti pada penetapan status tersangka pada Andi

Alfian Mallarangeng dan Deddy Kusdinar. Dia menegaskan, proses yang berjalan dalam penyidikan kasus itu d i KPK adalah ranah hukum. Karena itu dia minta kepada pihak di luar KPK tidak mengkaitkaitkan dengan ranah politik dan partai politik. (h/rol)

besar, hanya saja sang ‘vokalis’ Aburizal Bakrie masih perlu berlatih ‘suara’. Pria yang akrab disapa JK ini mengumpamakan kompetisi politik 2014 layaknya audisi band. Capres adalah vokalisnya, sedangkan band itu sendiri merupakan partai politik. “Kalau Golkar itu adalah band itu, maka Golkar itu band paling baik dari hasil survei, cuma penyanyinya mesti

perbaiki kualitas suaranya,” kata JK saat menjadi pembicara pada peluncuruan buku ‘Perang Bintang 2014 Konstelasi dan Prediksi Pemilu dan Pilpres’ karya Peneliti Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi di auditorium utama UIN Jakarta, Kamis (21/02). Ical, kata JK, saat ini sedang memperbaiki kualitas ‘suaranya’. Pasalnya, untuk diterima masyarakat ‘suara-

nya’ harus baik. “Ical masih mau memperbaiki. Yang namanya nyanyi kan mesti latihan banyak. Itu perumpamaan,” ujar JK. Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) ini juga menyorot ‘band-band’ lain. PDIP misalnya, band ini memang lebih kecil dari Golkar, tapi pendampingan vokalisnya lebih baik. Demokrat, band lebih kecil dan band yang belum memiliki vokalis. (h/irc)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syahrizal

SPRINDIK ANAS

Diduga Dibocorkan Pimpinan KPK JAKARTA, HALUAN— Unsur pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi diduga terlibat dalam pembocoran draf surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Anas Urbaningrum. Hal ini merupakan salah satu hasil penelusuran tim investigasi yang dibentuk Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK selama kurang lebih dua pekan. Berdasarkan dugaan sementara itu, pimpinan KPK akhirnya memutuskan untuk membentuk Komite Etik. Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan, Komite Etik ini akan menelusuri indikasi pelanggaran kode etik yang dilakukan unsur pimpinan KPK terkait bocornya draf sprindik tersebut. “Ada dugaan pelanggaran ini ada di level pimpinan, maka dibentuk komite etik,” kata Johan di Jakarta, Kamis (21/2). Draf sprindik Anas yang bocor ke media itu, menurutnya, adalah dokumen asli terbitan KPK. Mengenai sanksi yang mungkin dijatuhkan terhadap pimpinan yang terbukti melanggar kode etik, hal tersebut, menurut Johan, tergantung pada kesimpulan Komite Etik nantinya. Lebih jauh dia mengatakan, pembentukan Komite Etik ini masih berupa rencana yang akan ditindaklanjuti lebih jauh. Pekan depan, KPK akan mengumumkan siapa

saja anggota Komite Etik yang bertugas menelusuri indikasi pelanggaran kode etik KPK terkait draf sprindik Anas ini. Menurut Johan, anggota Komite Etik terdiri dari unsur pimpinan, unsur penasehat KPK, dan unsur eksternal. “Belum diputuskan anggotanya. Tapi yang pasti dari pihak eksternal akan lebih banyak,” tambah Johan. Adapun unsur pimpinan KPK yang akan masuk dalam Komite Etik ini, katanya, adalah pimpinan yang dianggap tidak memiliki konflik kepentingan terkait draf sprindik Anas tersebut. Sebelumnya KPK pernah membentuk Komite Etik yang berkaitan dengan penanganan kasus suap wisma atlet yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Saat itu, unsur pimpinan yang ikut dalam Komite Etik hanya Bibit Samad Rianto karena yang bersangkutan tidak disebut-sebut oleh Nazaruddin. “Sejauh mana punishment (hukuman) kalau terbukti, ya ini justru dibentuk untuk melihat apakah beredarnya dokumen itu melihat adanya kesalahan yang dilakukan atau tidak. Kalau di tingkat pimpinan, Komite Etik yang akan memutuskan apakah ada pelanggaran atau tidak,” ungkapnya. Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas, Rabu (20/2/

2013) mengungkapkan, pimpinan KPK sudah menugaskan pembentukan Komite Etik. Menurut Busyro, semua pimpinan KPK sudah diperiksa. Johan juga mengatakan, Komite Etik ini nantinya tidak hanya memeriksa unsur pimpinan, namun juga pegawai, dan pihak terkait lainnya. Bocoran Asli Tim investigasi yang dibentuk Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi telah selesai melakukan peneluran atas bocornya dokumen draf surat perintah penyidikan itu. “Ada beberapa rekomendasi dari tim. Hasil itu disampaikan tadi malam kepada pimpinan KPK dan semua pimpinan lengkap, ada penasehat juga hadir,” kata Johan. Kesimpulan pertama, tim menduga, dokumen draf sprindik atas nama Anas yang beredar melalui media tersebut merupakan dokumen asli yang diterbitkan KPK. “Hasil investigasi menyimpulkan dugaan kopi dokumen yang beredar itu milik KPK atau berasal dari KPK,”ujar Johan. Kesimpulan kedua, tim merekomendasikan kepada pimpinan KPK untuk membentuk Komite Etik menindaklanjuti temuan yang menunjukkan dokumen itu merupakan dokumen asli. Komite Etik ini, menurut Johan, akan menelusuri dugaan pelanggaran yang dilakukan unsur

pimpinan KPK terkait bocornya draf sprindik ini. “Karena ini sudah dibentuk Komite Etik, maka penelusuran akan dilakukan secara menyelusuh, tidak sekadar pegawai, tetapi juga unsur pimpinan,” tambahnya. Lebih jauh dia mengatakan, pembentukan Komite Etik ini masih berupa rencana yang akan ditindaklanjuti lebih jauh. Pekan depan, KPK akan mengumumkan siapa saja anggota Komite Etik yang bertugas menelusuri indikasi pelanggaran kode etik KPK terkait draf sprindik Anas ini. Menurut Johan, anggota Komite Etik terdiri dari unsur pimpinan, unsur penasehat KPK, dan unsur eksternal. “Belum diputuskan anggotanya tapi yang pasti dari pihak eksternal akan lebih banyak,” tambah Johan. Adapun unsur pimpinan KPK yang akan masuk dalam Komite Etik ini, katanya, adalah pimpinan yang dianggap tidak memiliki konflik kepentingan terkait draf sprindik Anas tersebut. Sebelumnya KPK pernah membentuk Komite Etik yang berkaitan dengan penanganan kasus suap wisma atlet yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Saat itu, unsur pimpinan yang ikut dalam Komite Etik hanya Bibit Samad Rianto karena yang bersangkutan tidak disebut-sebut oleh Nazaruddin. (h/kcm)


SAMBUNGAN 7

JUMAT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

Gaji Pejabat ................... Dari Halaman. 1 Menurutnya, selain tunjangan, biaya perjalanan dinas pun akan dihilangkan, namun Gamawan belum mengetahui bagaimana realisasinya nanti. “Karena itu, jumlahnya pasti lebih banyak, tapi kalau dihitunghitung dengan pendapatannya tidak banyak naik, dari total pendapatannya,” jelasnya. Gamawan mengatakan, gaji yang akan diterima nanti diper-

kirakan akan naik dengan kisaran sebesar Rp3 juta-Rp6 juta. Namun angka itu masih belum menjadi nominal pasti kenaikan gaji pejabat publik nanti. “Nah ini yang kita rapikan semua. Kaji satu persatu, pendapatan apa saja yang dimiliki pejabat negara itu sekarang. Jadi single salary, tidak boleh lagi ada tunjangan daerah, pendapatan ini, pendapatan itu, itu dihilangkan semua,” tandasnya. (ilc)

RINCIAN GAJI DAN TUNJANGAN YANG DITERIMA ANGGOTA DPR: 1. Gaji pokok minimal Rp4,2 juta. 2. Tunjangan istri Rp420 ribu (10% dari gaji pokok). 3. Tunjangan anak (2 anak dan tiap anak dapat 2% dari gaji pokok) Rp168 ribu. 4. Uang sidang/paket Rp2 juta. 5. Tunjangan jabatan Rp9,7 juta. 6. Tunjangan beras (untuk 4 orang, masingmasing dapat 10 kg) Rp198 ribu. 7. Tunjangan PPH Pasal 21 Rp1,729 juta.

NAZARUDDIN LEMPAR BOLA PANAS

3 Anggota DPR Terlibat Simulator SIM JAKARTA, HALUAN — Mantan anggota komisi III DPR Muhamad Nazarudin kembali melemparkan bola panas mengenai keterlibatan para anggota DPR mengenai kasus korupsi. Kali ini, Nazar menyebut tiga mantan koleganya di Komisi III (membidangi masalah hukum) DPR terlibat dalam kasus korupsi di proyek Simulator SIM.

Usai menjalani pemeriksaan di KPK, Nazarudin pun mengakui bahwa dirinya hari ini diperiksa terkait kasus yang telah menjerat Djoko Susilo sebagai tersangka. “Saya diperiksa soal Simulator,” kata Nazarudin, Kamis (21/2/2013) malam. Dia pun menyebut, dua nama anggota komisi III DPR Fraksi Partai Golkar yakni Bambang Soesatyo dan Wakil Ketua Komisi III Azis Syam-

sudin, terlibat. Juga, Nazar menyebut anggota fraksi PDIP yakni Herman Heri, turut terlibat. “Itu yang terlibat Azis Syamsuddin, Herman Heri dan Bambang Soesatyo,” tegasnya. KPK pun saat ini mulai menyasar kepada proses penganggaran yang terjadi di Komisi III DPR yang diduga telah terjadi penyimpangan untuk proyek Simulator SIM. (ilc)

LPG Langka ................... Dari Halaman. 1 Melatih Beruk ................. Dari Halaman. 1 Tiga kelurahan yang sudah mendapatkan program konversi ini adalah Kelurahan Gurun Laweh sebanyak 334 KK, Surau Gadang sebanyak 330 KK, dan Kampung Olo sebanyak 360 KK. Tiga kelurahan ini dipilih, karena kesiapannya. Program ini sendiri menurut Asril, merupakan program dari pemerintah pusat. Dinas di daerah hanya bertugas mengawasi jalannya konversi ini. Sedangkan berapa jumlah yang akan dilaksanakan tahun ini, ditentukan pusat. Begitu juga terkait sosialisasi, pendataan dan verifikasi dilakukan oleh pihak independen. Seperti untuk sosialisasi dilakukan oleh konsultan PT Ayu Rayhan, pendataan calon penerima paket perdana LPG dilakukan oleh PT Solusi Daya

Manajemen, dan verifikasi dilakukan oleh PT Berlian Karya. Terkait kelangkaan gas LPG 12 kg yang sering dikeluhkan masyarakat, Sales Representative LPG Rayon IV Pertamina Sumbar, Uki Atma Negara menyebutkan, salah satu penyebabnya adalah gas LPG yang dibawa ke luar Sumbar. “Karena program konversi mita ke LPG belum berjalan lancar di Sumbar, sementara di provinsi tetangga banyak masyarakat yang menggunakan gas, akibatnya ada yang membawa LPG ke luar Sumbar,” jelasnya. Selain itu, alasan lainnya, adalah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Di tahun 2012, menurut Uki, Pertamina mengalokasikan 24.700 ton gas LPG di Kota Padang.

Jumlah ini sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Alasan di ataslah yang menurut Uki menjadi alasan langkanya gas LPG. “Namun masalah kelangkaan ini belum kita putuskan. masih dianalisa,” katanya. Pertamina sendiri menurutnya berperan mengawasi peredaran LPG ini. Jangan sampai terjadi penyelewengan LPG dan dibawa ke luar Sumbar. Terkait harga, menurut Uki, ketika sampai di tangan konsumen diserahkan kepada mekanisme pasar. “Pertamina sendiri menjual seharga Rp6.000 ribu per kg sampai ke agen. Untuk harga di pasar, dinas setempat bisa turut serta mengawasi, jangan sampai harganya melambung tinggi,” pungkasnya. (h/cw-eni)

Tim Itwasum3 ................. Dari Halaman. 1 seluruh jajaran Mapolresta Padang, mulai dari petinggi Polresta Padang yakni Kapolres hingga jajaran Kapolsek berlangsung dalam ruang tertutup. Menurut informasi, tim Itwasum ini selain melakukan gelar perkara untuk menindaklanjuti kasus penodongan senjata pada wartawan, juga melakukan pemeriksaan internal serta kasus besar lainnya di jajaran Mapolresta Padang. Lima anggota tim Itwasum Mabes Polri sebelum ke Mapolresta Padang sekitar pukul 09.00 WIB sempat berkunjung ke Mapolda Sumbar. Di Mapolda Sumbar, tim ini bertemu langsung dengan Irwasda Polda Sumbar. Setelah pertemuan itu, barulah sekitar pukul 10.00 WIB Tim Itwasum Mabes Polri, datang ke Mapolresta Padang. Lima anggota tim dari Itwasum Mabes Polri tersebut dipimpin oleh Brigjen Pol Roby Kaligis, yang beranggotakan empat berpangkat Kombes yakni Kamil Razak, Eri Gultom, Sukamto, Sudrajat, dan satu berpangkat Kompol yaitu Nganti Irawan. Sejak pagi wartawan telah berkumpul di sekitar Mapolresta Padang dengan harapan bisa

wawancara langsung dengan tim yang turun dari Mabes Polri tersebut. Ternyata pertemuan tersebut cukup lama hingga sore hari sekitar pukul 15.30 WIB dan mereka terburu-buru meninggalkan Polresta Padang. Kapolresta Padang Kombes Pol Moch Seno Putro terlihat mengatarkan kepergian hingga ke pintu masuk Mapolresta Padang. Tim meninggalkan Mapolresta Padang dengan menggunakan mobil Toyota Kijang Innova warna hitam. Sementara itu, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers Padang Roni Saputra mengatakan, pers sangat apresiasi dengan kedatangan tim Itwasum Mabes Polri ke Padang. Kedatangan mereka tersebut, kata Roni, membuktikan bahwa Polri cukup mendukung proses penyelidikan kasus ini. “Kita cukup apresiasi dengan Polri. Diharapkan dengan kedatangan aparat Itwasum Mabes Polri ini, diharapkan bisa mempercepat peroses penyelesaian kasus ini,” ujar Roni. Dia juga menyebutkan, pihaknya mendapatkan keterangan dari Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Iwan Aryandi, bahwa Jumat (22/

2) sekitar pukul 10.00 WIB, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang terlibat dalam kasus ini. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pria diduga oknum aparat menodong delapan wartawan dengan senjata api jenis revolver, saat ikut razia Pol PP Kota Padang di kawasan Batang Arau Padang, Rabu (13/2) sekitar pukul 23.00 WIB. Bahkan, pria itu sempat menarik pelatuk sebanyak dua kali, mujur pistol itu tanpa peluru. Kedelapan wartawan itu adalah Andri Syahputra (Padang TV/ Padang Ekspres Group), Randi Pengeran dan Endi Oktarina (Favorit TV), Citra Indriani (kameramen Trans 7), Tua Saman Siregar (TVRI Padang), Rian (kameramen Trans TV), Heru (Koran Padang) dan Budi Sunandar (Global TV). Kedelapan korban ini melapor ke Sentra Pengaduan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumbar didampingi Direktur LBH Pers Padang, Roni Saputra, Pemimpin Redaksi Padang TV Vinna Melwanti, serta sejumlah wartawan media cetak dan elektronik di Padang. (h/nas)

Usut Tuntas.................... Dari Halaman. 1 Berdasarkan hitungannya, jika dana Rp1,9 miliar dibagi kepada lima anggota PKS yang berada di DPRD Sumbar, maka satu anggota mendapatkan sekitar Rp380 juta. “Jika hal yang sama diberlakukan kepada sembilan anggota Golkar, jumlahnya bisa mencapai Rp3,4 miliar. Jumlahnya besar sekali. Namun hal ini tentu tidak mungkin, karena sama sekali tidak dibenarkan. Seharusnya yang dilakukan saat ini adalah menggunakan hak pendapat DPRD untuk mempertanyakan langsung kepada Gubernur Sumbar” jelasnya. Desakan dari fraksi untuk menyelesaikan persoalan anggaran safari dakwah DPP PKS di tingkat DPRD Sumbar bermunculan. Selain Golkar yang angkat suara, Fraksi Bintang Reformasi yang disampaikan Syahrial dan Agus Susanto menyebutkan, Pansus harus segera dibentuk. Karena masuknya anggaran senilai Rp1,9 miliar merupakan hal yang di luar prosedur. Sementara anggota Komisi III DPRD Sumbar Tauhid berharap inspektorat segera mengusut perihal anggaran safari dakwah PKS senilai Rp1,9 miliar ini. Menurut Tauhid, tak cukup hanya kepala SKPD yang diminta pertanggungjawaban. Semua pihak terkait juga harus diproses secara hukum. Tauhid mengatakan tak mungkin dana senilai Rp1.9 miliar itu muncul begitu saja. Logikanya bawahan sekelas kepala SKPD tak akan berani, jika tak ada intruksi atasan. Selain itu, jika memang karena ketelodaran, kata dia, berarti para pejabat pemerintahan Pemprov perlu pelajari ulang aturan tentang anggaran. Manajemen Saku Lain lagi dengan anggota Komisi III DPRD Sumbar Nofrizon. Dirinya menilai, kronologi masuknya proposal DPP PKS ke Biro Binsos tidak wajar. Dirinya menyebut hal ini dengan Manajemen Saku. Artinya, manajemen ini dibuatkan berdasarkan keinginan individu yang memiliki kepentingan. “Kami bukan orang bodoh yang

bisa dibodohi. Bukan orang yang tidak mengerti tata administrasi. Jika gubernur dan sekda mengaku tidak tahu ini alasan yang mengadaada,” katanya. Nofrizon menilai, proposal itu tidak bisa masuk begitu saja, tanpa ada skenario di belakangnya. Berdasarkan prosedur yang ada, surat yang berada di biro umum seharusnya diteruskan ke Sekdaprov, setelah itu akan diteruskan sesuai arahan Sekdaprov. Selain itu, katanya, pengajuan proposal yang berada di bawah Rp10 juta, merupakan kewenangan Sekdaprov untuk memutuskan menerima atau tidak proposal tersebut. Sedangkan di atas Rp10 juta merupakan wewenang gubernur memutuskan hal tersebut. Sementara kronologi yang dijelaskan Sekdaprov Ali Asmar menyebutkan surat permohonan yang berasal dari DPP PKS yang masuk ke Biro Umum diteruskan ke Tata Usaha Biro Binsos. Kemudian didisposisi Jefrinal Arifin dan surat ini pun sampai ke DPKD Sumbar. “Jika gubernur dan Sekda mengaku tidak tahu, jelas ini mengada-ada,”ucapnya. Mantan Sekdaprov Sumbar Rusdi Lubis juga mengatakan, jawaban tidak tahu yang dikemukan oleh Sekda Ali Asmar dan Guberbur Sumbar tidak seharusnya diucapkan. Karena, meskipun surat masuk tidak melalui sekda atau gubernur pada awalnya, tetap harus berakhir di tangan sekda. Hal ini dibuktikan dengan pelaporan yang dilakukan setelah surat tersebut diolah. Terkait adanya kewenangan sekda atau gubernur menutuskan proposal yang masuk itu tergantung dari SK pendelegasian oleh gubernur kepada sekda. “Tetapi, untuk hal yang bersifat prinsip dan meragukan, sekda harus mendiskusikan hal tersebut dengan gubernur,” katanya. Belum Ada Tindakan Tegas Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil sendiri belum menentukan tindakan apa yang harus dilakukan berikutnya. Sampai saat ini terkait pembentukan

pansus pemanggilan pihak terkait belum diputuskan. Namun opsi penyelesaian permasalahan ini sudah banyak bermunculan. Sementara Inspektorat Pemprov Sumbar Erizal menyatakan belum menentukan sikap apa yang akan dilakukan terkait hal ini. “Saya bawahan gubernur. Kita tunggu instruksi,” tegasnya. Polemik itu, kata Pakar Politik dan Kebijakan Publik dari Universitas Andalas (Unand), Asrinaldi Asril perlu segera diselesaikan. “DPRD harus panggil gubernur untuk menjelaskan mengapa mata anggaran itu bisa masuk,” katanya. Dia menilai, tidak masuk akal anggaran sebesar itu tidak diketahui pimpinan eksekutif. Apalagi proposal masuk dari pengurus partai di pusat. “Nggak mungkin mereka kirim proposal tanpa minta izin dulu ke pejabat di daerah,” sebutnya. Untuk menjelaskan permasalahan itu kepada publik, dia meminta DPRD Sumbar segera menggunakan hak pendapat untuk memanggil Gubernur, Sekretaris Daerah, dan mantan Kepala Biro Binsos. “Gunakan hak pendapat DPRD itu, sebelum membentuk Pansus,” imbuhnya. Satu hari setelah terungkapnya dana Rp1,9 miliar, Buku III yang berisikan peraturan gubernur No 3 tahun 2013 tentang penjabaran APBD 2013 ditarik. Menurut Pelaksana Tugas Sekretaris DPRD Sumbar Delvi, penarikan ini dikarenakan buku tersebut belum ditandatangi gubernur. “Buku tersebut merupakan dokumen negara. Kalau belum ditandatangani belum bisa beredar”’ katanya, Kamis (21/2). Di dalam buku tersebut pada lampiran III Pergub No 2/2013 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2013 tertera kegiatan tersebut. Anggaran sekitar Rp1,941 miliar ini pun dialamatkan ke No rekening 5.1.4.06.0553 milik DPP PKS Jalan TB. Simatupang No. 82 Pasar Minggu Jakarta Selatan. (h/cw-sal/cw-eni)

“Bantuak iko caro malatiah baruak, dilatakkan inyo di ateh batang kayu ko, tu gantuangan karambia, supayo inyo bisa mamutamutaan karambia tu sampai putuih. Kalo baruak nyo lah punyo gigi tariang nan tajam,bararti lah bisa di ajakan mangubak karambia jo giginyo,” ungkap Jasman. Menurutnya, melatih beruk butuh waktu 6 bulan sampai dengan satu tahun lebih, dan itu tergantung baruak yang dilatih. Kebanyakan baruak yang dilatih berkelamin betina karena sifat beruk betina lebih jinak dan mudah dilatih. Sedangkan untuk harga jual beruk dari harga Rp 50 ribu-Rp1 juta. “Urang yang malatiah baruak ko biasonyo di rumahnyo masing masing, namu ado juo yang malatiah sakali banyak, bantuak di rumah sakolah pulo,” terangnya. Tak berapa jauh dari tempat latihan beruk, terdengar suara desiran beruk berukuran kecil terikat dengan rantai . Awalnya beruk itu hanya diam namun dalam sekejap suaranya berubah, giginya menyeringai, seolah memberi tanda jangan mendekatinya. Hal itu karena beruk yang masih berumur 4-9 bulan itu masih takut melihat

sejumlah manusia mulai banyak yang berdatangan. Terdapat 4 ekor beruk yang terikat di beberapa pohon dan bersiap untuk dilatih, lehernya terikat dengan rantai kecil berdiamater 1cm dengan panjang 2 meter. Tak lama beberapa orang lelaki paruh baya datang mendekati beruk tersebut, matanya tajam mengamati gerak gerik si beruk. “Nan iko bara umuanyo ko? agak lain lo nampaknyo nan saikua ko mah, bara ka bajaua ko? tanya Herman salah seorang calon pembeli baruak. Herman salah seorang warga ingin membeli beruk untuk dijadikan beruk pemetik kelapa. Lelaki paruh baya yang memakai peci ini sibuk mengamati beruk kecil lainnya, sesekali tangannya mencoba memegang beruk yang ada di depannya. Beruk itu pun mendesis mengeluarkan giginya, Herman mengurungkan niatnya untuk memegangnya karena beruk itu terlihat agresif. Di sekitar lokasi latihan beruk terdapat pohon yang rimbun, di bawahnya terdapat 2 kandang besi yang berisi 12 ekor beruk yang berukuran kecil. Sisa-sisa nasi serta buah terlihat bertabur di lantai di

bawah kandang. Beberapa beruk muda sibuk bermain, bergumul sam-bil menyeringai dan menggigit dan yang lain memelih sisa-sisa makanan yang berserakan di bawah kandang itu. Mereka saling berbenturan kemudian sesekali melompat sambil membuat gerakan ber-putar di udara, juga bersalto. Di kandang yang lain seekor beruk mungil sibuk mencari kutu beruk dewasa, dan yang lain terlihat termenung sambil memegang terali besi yang dingin itu, seakan dirinya tak ingin berlama-di kandang yang kecil itu. Masyarakat Sumatera Barat sudah maju secara teknologi dan informasi, namun keunikan masih terjaga seperti salah satunya beruk piaman yang masih digunakan oleh masyarakat untuk memetik kelapa. Masyarakat Pariaman sangat tertolong dengan adanya baruak piaman tersebut, baik pemilik kelapa, pelatih atau sekolah baruak, dan mayarakat berprofesi sebagai pabaruak (tuan beruk). Secara ekonomis baruak piaman mampu mensejahterakan tuannya atau keluarga, apa bila baruak tersebut digunakan untuk berusaha memanjat kelapa.

Mamazon Datangi ............ Dari Halaman. 1 Pada sidang putusan pada Kamis (7/2) lalu, PN Lubuk Basung mengeluarkan putusan Niet Ontvankelijk Verklaard (N.O) terhadap gugatan Mamazon. Putusan N.O dikeluarkan dengan pertimbangan pihak penggugat tidak memiliki alasan yang kuat, serta gugatan tidak ditujukan secara komprehensif. Sempat terjadi dorong-dorongan antara Mamazon dengan personil kepolisian, ketika ratusan masyarakat itu berebut untuk masuk ke dalam gedung PN Lubuk Basung untuk menemui Ketua PN Lubuk Basung Afandi Widarijanto. Namun, personil kepolisian yang tergabung dari anggota Polres Agam dan Polsek Lubuk Basung bisa mengamankan kondisi yang mulai panas tersebut. Walaupun hampir terjadi kericuhan, sekitar 15 orang perwakilan Mamazon akhirnya diterima oleh Ketua PN Lubuk Basung di ruang sidang. Dalam kesempatan tersebut sekretaris Mamazon Aulia Rizki meminta pertanggungjawaban Ketua PN Lubuk Basung terkait putusan N.O yang dikeluarkan PN Lubuk Basung terhadap gugutan Mamazon yang ditujukan kepada Pemkab Agam. Aulai Rizki mengatakan, mereka menuntut keadilan, masyarakat

sangat kecewa dengan putusan yang sudah dikeluarkan PN Lubuk Basung. Kemana lagi masyarakat hendak mengedukan nasib, apabila hukum sudah tidak lagi berpihak kepada masyarakat. Mamazon menilai putusan N.O yang di keluarkan PN Lubuk Basung tidak realistis, karena berbau intervensi dari pemerintah. “Putusan sangat janggal. Sebab, dalam proses persidangan, gugatan yang diajukan Mamazon sudah memenuhi syarat menurut hakim Ketua A Ginting. Tetapi kenapa akhirnya di-N.O-kan. Jika PN Lubuk basung mengetahui ketidaklengkapan gugatan, seharusnya PN Lubuk Basung menyampaikan pada awal persidangan, sehingga pihak penggugat bisa melangkapinya. Tetapi PN Lubuk Basung malah mengeluarkan status N.O pada sidang yang ke-27 kali atau sidang putusan,” katanya. Sementara itu, Ketua Pengadilan Negeri Lubuk Basung mengatakan, putusan yang sudah dikeluarkan tidak akan bisa diubah. Karena hal itu adalah kewenangan hakim ketua yang memimpin sidang. Jika keberatan, pihak Mamazon atau penggugat bisa mengajukan banding kepada pengadilan tinggi. Ia juga membantah adanya

intervensi dari pihak manapun. Sebab, pengadilan memutuskan sebuah perkara berdasarkan bukti dan hasil persidangan. Dalam menjalankan tugas, hakim betanggung jawab terhadap tugas masing-masing. “ Tidak ada intervensi dari manapun. Putusan tersebut murni hasil sidang. Mejelis hakim yang memimpin sidang tentu tidak mengambil keputusan yang ceroboh,” katanya. Sementara itu Juru bicara Mamazon Hamdani mengatakan, Mamazon sangat berharap hukum bisa berpihak kepada masyarakat. Ia mengaku Mamazon dalam waktu dekat akan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Padang. Sebelumnya, Pemkab Agam tidak memberikan bantuan dana rehab gempa penduduk zona merah. Dengan alasan, zona merah sudah ditetapkan sebagai daerah terlarang untuk ditempati. Masyarakat dinilai tidak mentaati hal tersebut. Sementara Hakim Ketua sidang putusan Mamazon A Ginting mengatakan, gugutan Mamazon tidak diterima dengan pertimbangan tidak ditujukan secara lengkap. Seharusnya gugatan tidak hanya ditujukan kepada Pemkab Agam, tetapi juga ditujukan ke Kementerian ESDM RI. (h/yat)

8 Anggota ...................... Dari Halaman. 1 Distrik Sinak, kabupaten Puncak. Dari peristiwa tersebut tujuh orang dinyatakan tewas. “Akibat kejadian tersebut, pemerintah mengutuk dengan keras tindakan brutal yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa sebanyak delapan anggota TNI,” kata Djoko di “Saya atas nama pribadi dan pemerintah menyampaikan ucapan belasungkawa yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban. Semoga amal ibadah para prajurit yang gugur dalam pengabdian kepada bangsa dan negara diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” kata Djoko . Ia menegaskan pemerintah sudah menginstruksikan jajaran aparat keamanan termasuk intelijen untuk mencari dan menangkap pelaku. Mereka harus bertanggung jawab atas kematian prajurit TNI secara hukum. Ia menjelaskan berdasarkan perkiraan intelijen yang dimiliki aparat, dilakukan oleh kelompok bersenjata pimpinan Goliat Tabuni dan kelompok bersenjata pimpinan Murib. Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia mengungkapkan, jumlah anggota TNI yang tewas di Papua, Kamis (21/2), bertambah menjadi delapan orang. Satu korban tewas ditembak di Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya, dan tujuh lainnya tewas di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. “Perkembangan terakhir yang saya terima, kejadian di Distrik Sinak, tujuh anggota TNI yang gugur,” ujar Kepala Bagian

Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Anggota TNI yang tewas di Distrik Tingginambut adalah Pratu Wahyu. Sementara tujuh anggota TNI yang tewas di Distrik Sinak adalah Sertu Udin, Sertu Frans, Sertu Romadhon, Partu Mustofa, Sertu Edy, Praka Jojon, Praka Wempi. Para korban berasal dari Batalyon 753 Argaviratama dan Koranmil. Mereka tewas ditembak oleh orang tak dikenal. Di Sinak, rombongan TNI berjumlah 10 orang dihadang orang tak dikenal yang langsung mengarahkan tembakan. Salah seorang warga turut menjadi korban luka dalam peristiwa itu. Hingga saat ini pelaku belum diketahui jumlahnya. Menurut Kepala Penerangan Kodam XVII Cendrawasih Letkol Jansen Simanjuntak, mereka diserang dari arah ketinggian. Saat informasi diterima, kontak senjata masih terjadi di depan pos tersebut. Sejumlah anggota Brimob yang posnya tak jauh dari pos TNI itu turut membantu menghadapi penyerangan. Belum diketahui korban dari pihak penyerang, tetapi diduga dua orang penyerang terkena tembakan. Penyerangan lainnya terjadi sekitar pukul 10.30 di wilayah Sinak, Kabupaten Puncak. Menurut Jansen Simanjuntak, dalam penyerangan itu tujuh orang anggota TNI tewas, yakni Sertu Udin dan Sertu Frans yang berasal dari Koramil Sinak, serta lima anggota lain yaitu Sertu Ramadhan, Pratu Edi, Praka Jojo, Praka Idris, dan Pratu Mustofa yang berasal dari Batalyon 753

Argaviratama Nabire yang tengah ditugaskan di Sinak. Penyerangan terjadi ketika mereka hendak mengambil alat komunikasi yang dikirim lewat pesawat di landasan perintis Sinak. Jarak antara Koramil Sinak dan landasan sekitar 2 kilometer. Saat rombongan itu berada di tanjakan, mereka tiba-tiba diserang sekelompok sipil bersenjata. Para prajurit itu tidak sempat memberi perlawanan karena mereka tidak membawa senjata. Sementara itu Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq menilai aparat keamanan kembali kecolongan dengan peristiwa penembakan di Papua yang berujung tewasnya delapan anggota TNI. “Saya sangat prihatin karena mengenai keberadaan kelompok separatis bersenjata di wilayah pegunungan sudah teridentifikasi secara detail baik oleh TNI, kepolisian, maupun intel. Ini suatu kecolongan untuk kesekian kalinya,” ujar Mahfudz, Kamis, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Mahfud mengatakan, hal ini menunjukkan bahwa sistem deteksi dini yang diterapkan kepolisian atau pun TNI yang mengamankan wilayah itu masih belum efektif. Ia juga meminta agar TNI tidak terpancing melakukan reaksi balik dengan cara represif. “Paling tidak dalam satu tahun terakhir, target operasi separatis di pegunungan diarahkan ke aparat baik TNI atau pun kepolisian. Tujuannya untuk semakin mengangkat isu keamanan dan politik Papua lebih kuat lagi di dunia internasional,” imbuhnya. (h/kcm)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

POPULARITAS DAN ELEKTABILITAS CALON MENENTUKAN

PKS Pilih Cawako Hasil Survei „PILKADA PADANG Yulmiati Amir Daftar ke Demokrat PADANG, HALUAN — Pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Padang di Partai Demokrat Kota Padang kian ramai. Kemarin, Tim 5 Demokrat Padang, menerima pendaftaran Yulmiati Amir. Ia menjadi wanita pertama yang mendaftar di Demokrat, sebagai calon walikota Padang 2014-2019. “Saya ingin berbuat lebih banyak lagi untuk Kota Padang,” kata Yulmiati kepada Haluan, Kamis (21/2) usai memberikan berkas pendaftaran kepada Sekretaris Tim 5 Yusak David, di Kantor DPC Demokrat Padang Jl. Hang Tuah. Wanita yang sehari-hari merupakan, pegawai negeri sipil di lingkungan Pemko Padang ini mengaku terpanggil untuk membenahi dan membangun Padang lima tahun ke depan. “Saya merasa panggilan batin yang cukup kuat, untuk maju sebagai calon walikota guna membenahi Kota Padang kedepan. Semoga masyarakat bisa memberikan dukungannya,” kata staf Sekretariat DPRD Kota Padang ini. Menurutnya, meski secara resmi belum memperoleh dukungan, namun ia mengaku sebagai kader FKPPI. Ia berharap organisasi itu akan mendukungnya menjadi orang nomor satu di Kota Padang. Dikatakannya, mendaftar sebagai calon walikota baginya adalah untuk yang kedua kali. Tahun 2004 lalu ia juga sudah pernah mendaftar sebagai calon walikota. “Namun kalah oleh calon incumbent saat itu, untuk dicalonkan partai. Sejak 2004 itu, saya tak lagi diberi jabatan hingga sekarang,” katanya. Kedepan ia bertekad, untuk mensejahterakan masyarakat Kota Padang serta meningkatkan pembangunan infrastruktur secara berkesinambungan. “Mudah-mudahan Allah mengizinkan dan masyarakat mendukung, kami akan tingkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur akan lebih baik lagi,” ujarnya. Sementara Ketua DPC Demokrat Kota Padang Januardi Sumka mengatakan, memberi apresiasi atas keberanian Yulmiati Amir maju sebagai calon walikota. “Kami akan tampung semua kandidat, yang ingin menjadi walikota atau wakil walikota. Nanti siapa yang akan diusung tentu akan melalui seleksi dari tim di Demokrat,” katanya. (h/ade)

PADANG PANJANG, HALUAN—Prediksi PKS Kota Padang Panjang yang dikabarkan akan kembali menjadi penonton pada Pilkada kota itu, Juli 2013 ini terbantahkan. Rabu (20/2), PKS mengumumkan salah satu nama kandidat bakal calon walikota untuk diusung pada Pilkada nanti. “Ya, memang sudah ada nama Masrizal Munaf sebagai salah seorang kandidat bakal calon walikota dari PKS. Sejak mulai mensosialisasikan diri, baik atas nama pribadi maupun membawa nama partai, Masrizal Munaf kita lihat cukup mendapat tempat di hati masyarakat,” kata Ketua Tim Sosialisasi dan Pemenangan Pilkada PKS Kota Padang Panjang Nasrullah Nukman SH dalam jumpa pers kemarin.

Dikatakannya, sejak DPW PKS Sumbar menginstruksikan untuk membentuk tim pemenangan Pilkada PKS Kota Padang Panjang, maka terhitung Rabu (20/2) kemarin, segala urusan yang berkaitan dengan persiapan Pilkada, khususnya menyangkut survei hingga memasuki tahapan sosialisasi kandidat yang akan diusung, akan diambil alih langsung tim pemenangan. Ketua Tim Optimalisasi Musyarokah (TOM) yang juga Ketua DPD PKS Kota Padang Panjang Abrar S.Ag Dt Nan Balimo menambahkan, sebagai pihak yang dipercaya untuk menjalin komunikasi dan kerjasama lintas partai, hingga saat ini TOM DPD PKS Kota Padang Panjang sudah melakukan komunikasi dan pendekatan-pendekatan dengan sejumlah partai politik dan beberapa nama kandidat. “Yang jelas, PKS tidak memakai ilmu kirologi (kira-kira, red) dalam menentukan dan mengusung bakal calon. Semua, tetap tergantung pada hasil survei popularitas dan elektabilitas balon,

CAWAKO — TOM PKS Padang Panjang Abrar, cawako Masrizal Munaf (tengah)dan Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasrullah Nukman. Untuk menetapkan calon yang akan diusung, PKS tak pakai ilmu “kirologi”. RYAN SYAIR yang nantinya akan melibatkan seluruh perangkat tim,” kata Abrar diamini Sekretaris TOM Kurniawan dan Tim Media Hamdi. Menghadapi Pilkada Kota Padang Panjang Juli 2013 ini tandas Abrar, PKS tetap bersikap realistis dalam mencermati berbagai dinamika politik yang berkem-

bang. Namun demikian, seluruh kader yang tersebar di 16 kelurahan se Kota Padang Panjang, diminta untuk terus bekerja secara maksimal, dengan target dan capaian kinerja yang terukur. Sementara, bakal calon walikota dari PKS, Masrizal Munaf menyebutkan, dirinya bersama-

sama PKS dan seluruh masyarakat Kota Padang Panjang, siap untuk membawa perubahan mendasar bagi kota berjuluk Serambi Mekkah itu. Perubahan yang dilakukan secara komprehensif itu katanya, meliputi mentalitas dan aktualitas pembangunan. (h/yan)

PADANG DAN SAWAHLUNTO DIHIASI BALIHO CAWAKO

Atribut Kampanye di Padang Panjang “Disapurata” PADANG PANJANG, HALUAN — Atribut kampanye jelang pemilihan walikota di sejumlah daerah kian marak dan terpasang tak teratur. Hal ini terlihat di Kota Padang, Sawahlunto dan Padang Padang Panjang. Namun di Padang Panjang yang akan menggelar Pilkada Juli nanti, Panwaslu setempat mulai unjuk gigi dengan menertibkan atribut kampanye para kandidat calon walikota dan wakil walikota yang terpasang di lokasi terlarang. Lebih dari seratus atribut kampanye berupa spanduk dan baliho kandidat cawako, disapurata pihak Panwaslu bersama aparat gabungan dari Satpol PP,

Kesbangpol, KPU dan DP2KAD Kota Padang Panjang yang digelar sepanjang Rabu (20/2) dan Kamis (21/2) kemarin. “Atribut atau alat peraga kampanye yang kita tertibkan kemarin, tidak hanya dikenakan bagi kandidat dan bacalon peserta Pilkada. Namun juga Pemilu Legislatif tahun 2014 mendatang,” kata Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Padang Panjang, Edi Antes. Dihiasi Baliho Lain halnya di Kota Serambi Makkah, di Kota Padang dan Sawahlunto justru kian marak terpasang seperti spanduk-spanduk dan baliho bakal calon wali-

kota. Pemandangan kian menjadijadi sejak sebulan terakhir. Tak hanya lokasi ideal, pohon pelindung di kota Sawahlunto menjadi sasaran. Bakal calon memasang posternya yang ditempel di pohon-pohon. Kondisi ini menjadi pembicaraan dikalangan masyarakat. Ketua Panwaslu Kota sawahlunto Dwi Murini saat dikonfirmasi terkait atribut kampanye di pasang tak beraturan itu mengatakan, saat ini pemasangan atribut kampanye masih belum menjadi wewenang dari Panwaslu, melainkan masih menjadi tanggung jawab Kesbang Pol. “Yang pasti, terhiting 1 April 2013 nanti, setelah KPU mene-

tapkan pasangan calon walikota dan wakil walikota sawahlunto, baru menjadi kewenangan Panwaslu,” jelasnnya. Sementara itu di Kota Padang, maraknya baliho bakal calon walikota membuat suhu pilitik di ibukota ini kian menghangat. Mulai di kawasan pusat kota hingga pelosok sudah marak dipasang baliho, spanduk, dan berdiri posko pemenangan para bakal calon. Berdasarkan pantauan Haluan, atribut sosialisasi balon itu, ada yang dipasang di pohon. Kemudian menggunakan kayu, memakai bambu dan menempel di pagar-pagar beton. Pemilik diantaranya Ketua

DPD Partai Golkar Kota Padang Wahyu Iramana Putra, Ketua DPD Hanura Kota Padang Yendril, Andre Rosiade (Pengusaha), Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah, M. Ikhlas El qudsi (DPR RI/ PAN), Afrizal (DPD RI/ Ketua DPD Gerindra). Kepala Kebangpol Kota Padang Eri Sanjaya menegaskan, pada dasarnya baliho-baliho dan spanduk yang bertebaran itu tidak ada izin. “Kami tidak mengeluarkan izin, pada semua baliho dan spanduk tersebut. Penertiban pun telah kami lakukan beberapa kali melalui Sat Pol PP. Tetapi tetap saja baliho dan spanduk itu bertebaran kembali,” ujarnya. (h/hel/yan/ade)

PT SUMATERA JAYA AGRO LESTARI (SJAL)

Peduli Membangun Solsel

ZULFIARDI

PT Sumatera Jaya Agro Lestari (SJAL), Solok Selatan berpartisipasi dalam memperbaiki infrastruktur jalan di daerah dalam rangka melancarkan akses bagi masyarakat di sekitar perusahaan. Manager PT SJAL Ir. H. Zulfiardi turun langsung ke lokasi rehabilitasi jalan itu, Kamis (21/2) di Lubuk Malako Kecamatan Sangir Jujuran. “Keikutsertaan kami dari PT SJAL dalam kegiatan bersama perusahaan lainnya, adalah sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar dan Daerah Solok Selatan pada umumnya,” ujar Zulfiardi. Untuk memastikan kerja anggotanya, Zulfiardi sengaja turun untuk meninjau lokasi rehabilitasi jalan. “Ada tiga ruas jalan yang menjadi bahagian kerja perusahaan untuk diperbaiki, yaitu Lubuk Malako-Padang Air Dingin, Lubuk Malako-Trans Tap I, dan Trans Tap I- Sungai Kunyit,” terangnya. PT SJAL menurunkan dua unit dump truk Hino, greder dan compactor masing-masing satu unit. “Kami berharap masyarakat sekitar dapat menikmati akses jalan, apalagi kondisi jalan di Padang Air Dingin, dan jalan yang melintas dari Lubuk Malako sampai ke perbatasan di Sungai Rumbai. Paling tidak, bantuan kita ini dapat meringankan pengendara yang menempuh jalan itu,” tuturnya. Ia menyebutkan, misi utama perusahaan adalah berusaha menciptakan lingkungan yang harmonis sehingga manfaat keberadaan perusahaan dapat dirasakan oleh lingkungan. Saat ini, PT SJAL yang beroperasional di Kecamatan Sangir Jujuan dengan luas lahan mencapai 4.365 ha. Selain memperbaiki jalan, perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan sawit itu juga sering membantu masyarakat melalui pemerintahan nagari dan kecamatan dalam kegiatan membuka akses jalan tani, pengerasan jalan dan membangunkan jembatan Sungai Pangian. “PT SJAL banyak membantu kami untuk memperlancar akses transfortasi, dan dalam kegiatan sosial lainnya,” kenang Sekretaris Nagari Lubuk Malako Umar Husin. (h/adv).

DUMPTRUCK Hino milik PT SJAL sedang menurunkan material c untuk menimbun sejumlah lubang jalan di Nagari Padang Air Dingin Kecamatan Sangir Jujuan.

DUMPTRUCK Hino milik PT SJAL sedang mengisi material c di Sungai Batang Sangir Kecamatan Sangir Jujuan

Manager PT SJAL Zulfiardi sedang menyaksikan compactor PT SJAL yang sedang melakukan pengerasan timbunan di ruas jalan Lubuk Malako-Tap I. >> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Irvand


JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

9

TPSP DIRESMIKAN

Yang Terbuang yang Menghasilkan Uang PADANG, HALUAN — Sampah tak selalu harus disingkirkan. Tetapi sampah bisa diolah menjadi barang ekonomis yang menghasilkan uang. Untuk itu, keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPSP) yang berwawasan lingkungan, sangat diperlukan. “Pengolahan sampah ini menggunakan pendekatan 3R ini (Reuse, Reduce, and Recycle). Sampah rumah tangga dipisahkan, yang tidak bisa diolah tentu dibuang, sedangkan yang bisa digunakan akan diolah seperti pupuk kompos atau barang–barang peralatan rumah tangga lainnya. Jadi kita perlu paradigma baru dalm upaya pengelolaan sampah,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno pada Peringatan Hari Peduli Sampah (HPS) 2013 di Ulu Gadut, Kota Padang, Kamis Pagi (21/2). Semoga, dengan adanya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berwawasan lingkungan ini dapat merubah cara-cara lama pengolahan sampah ke depannya. Sebab, banyak hal buruk yang akan ditimbulkan sampah jika

pengelolaannya dilakukan secara tidak benar. Salah satunya adalah penyakit, mulai dari diare, demam berdarah hingga penyakit lainnya bisa menjadi efek buruk dari pengelolaan sampah yang tidak benar. Menurutnya, alur pengolahan sampah dengan paradigma baru ini adalah dengan memilah sampah yang telah dikumpulkan. Hasil pemilahan tersebut, tidak lagi dibawa ke Tempat Penampungan Sementara (TPS). Namun langsung diarahkan untuk dibawa ke tempat TPSP-3R. Di tempat ini, nantinya akan dilakukan pengolahan sampah. Kemudian baru diangkut ke TPA. Gubernur juga mencontohkan, pengolahan dan pemilahan sampah di negara-negara

maju, salah satunya Jepang. Di Jepang, kotak sampahnya saja disediakan sebanyak 4 buah. Setiap kotak diperuntukkan untuk sampah-sampah yang berbeda jenisnya. Mulai dari sampah plastik, sampah organik dan sampah-sampah lainnya. “Pengolahan sampah men-

jadi barang ekonomis ini harus kita sosialisasikan kepda masyarakat secara intensif. Bila perlu diadakan lomba-lomba kebersihan di tiap-tiap sekolah. Sehingga pengolahan sampah yang baik dan benar ini dikenalkan pula kepada siswa-siswa sejak dini,” katanya. (h/cw-lex)

MENINJAU — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Kepala Bapedalda Sumbar Asrizal Asnan dan Kepala Dinas Prasjal Tarkim Sumbar Suprapto meninjau kegiatan percontohan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPSP) di Ulu Gadut, Kelurahan Limau manis Selatan, Kamis (21/2). ALEX

Ketika Sampah Tidak Lagi Menjijikkan LAPORAN : NOVIA CITRA VALINCA JIKA selama ini sampah menjadi suatu hal yang menjijikan, kali ini tidak lagi demikian. Seperti yang dilakoni Komunitas Bank Sampah Barokah Assalam, Komplek Dangau Teduh. Komunitas yang terbentuk atas dasar inisiasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Andalas Bumi Lestari bersama Pemko Kota Padang pada tanggal 28 Februari 2011 ini, menjadikan sampah sebagai perekat silaturahmi antar warga. Menurut Pengembangan Pasar Bank Sampah Barokah Assalam, Siti Aisyah yang

ditemui di gedung operasional Bank Sampah Barokah Assalam, Minggu (17/2), Bank sampah ini diresmikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup saat itu, Gusti Muhammad Hatta. “Bank sampah ini adalah yang terbentuk di Sumatera Barat. Peresmiannya pun dihadiri oleh bapak Gusti Muhammad Hatta selaku Menteri Lingkungan Hidup,” ujar perempuan yang akrab disapa Icha ini. Selain itu, demi mendorong kegiatan Bank Sampah Barokah Assalam ini, PT. Semen

Padang turut memberikan bantuan dana untuk operasional kepada komunitas ini sebesar Rp30 juta untuk tahap 1 beserta 100 sak semen dan tahap 2 sebesar Rp30 juta untuk penyelesaian bangunan.

“Alhamdulilah, kami mendapat bantuan dana dari PT.Semen Padang dan juga Pelindo Rp80 juta. Dana tersebut akhirnya kami gunakan untuk membangun gedung operasional,” tutur Icha yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Informasi Lingkungan Bapeldada Sumbar ini. Ia mengatakan, pada awalnya jumlah pengurus dan anggota bank sampah ini hanya sebanyak 15 orang. Tetapi seiring berjalannya waktu, anggota bank sampah ini semakin bertambah dari hari ke hari. “Dengan jumlah tersebut kami tetap melakukan kegiatan pengumpulan sampah dari masyarakat, Alhamdulillah sampai sekarang anggota kami semakin bertambah. Hal yang paling penting dalam membangun bank sampah ini bukanlah dana tetapi adalah komitmen yang kuat dari pengurus,” tuturnya yang juga didampingi oleh beberapa pengurus bank sampah lainnya. Pertemuan rutin anggota bank sampah ini dilakukan setiap minggu. Beberapa aktivitas yang dilakukan pada pertemuan tersebut seperti pengumpulan sampah, pemisahan, penimbangan, penghitungan, sampai ke penjualan. “Awalnya pertemuan kami jadwalkan setiap Sabtu sore dan Minggu pagi. Tetapi karena berbagai pertimbangan lain, akhirnya disepakati kami

berkumpul setiap Minggu sore saja. Kami juga mensosialisasikan kepada nasabah untuk membersihkan sampahnya dahulu sebelum diserahkan ke sini,” terang Icha. Sampah-sampah yang ditabung oleh nasabah akan dibagi jenisnya dalam kelompok sampah plastik, kertas, maupun kaleng. Untuk jenis sampah yang berasal dari limbah rumah tangga seperti plastik minyak goreng dan deterjen akan diproduksi menjadi berbagai jenis barang. Seperti tas pasar, agenda, seminar kit dan dompet. Kemudian barang tersebut dipasarkan ke beberapa tempat, seperti Maret tahun lalu, produksi dipasarkan di acara Recycle Expo di Plaza Andalas. Sampai akhir tahun 2012, total transaksi Bank Sampah Barokah Assalam sudah mencapai sekitar Rp14 juta yang terbagi untuk total penjualan sampah sebesar Rp6,2 juta dan penjualan produk sekitar Rp8 juta. “Sudah sekitar Rp14 juta total transaksi di sini, pembagiannya yaitu 70 persen untuk nasabah, 25 persen untuk operasional, dan 5 persen untuk masjid,” ungkapnya. Tidak hanya mengurus pelaksanaan penjualan dan produksi sampah, Bank Sampah Barokah Assalam juga mengembangkan fungsi sosialnya dengan mengirimkan anggotanya untuk memberikan penyuluhan tentang sampah dan bagaimana pengelolaannya ke tempattempat yang membutuhkannya. “Rencananya besok kami akan ke daerah Siteba untuk memberikan penyuluhan tentang bank sampah ini. Selain itu, bank sampah kami juga sering dikunjungi oleh organisasi maupun komunitas seperti AIESEC Unand, SMP Semen Padang, LSM Kelompok Siaga Bencana, dan Green Community,” tambahnya. Icha mengatakan, dengan kegiatannya itu tidak berarti mereka memutus mata pen-

>> Editor : Devi Diany

caharian pemulung yang ada di komplek tersebut. Sebaliknya, para pemulung tersebut juga ikut berkontribusi dalam hal menabung sampah. “Kami menjadikan pemulung sebagai mitra bank sampah kami. Oleh karena itu, mereka juga turut berpartisipasi dalam membantu kami mengumpulkan maupun menjual sampah,” katanya. Pengurus Bank Sampah Barokah Assalam berharap ke depannya, Bank Sampah ini akan semakin berkembang dan dapat memproduksi produkproduk yang berkualitas lainnya. “Saat ini, kami sedang memproduksi katalog produk yang kami jual. Kami berharap, instansi-instansi maupun pihak lainnya dapat bekerja sama dalam memanfaatkan produk yang kami hasilkan. Selain itu, kami juga masih membutuhkan beberapa alat untuk memproduksi barang seperti mesin jahit, lemari pajang, serta pelatihan karena selama ini kami hanya memakai keterampilan kader kami,” harapnya. Lebih lanjut, Wakil Ketua Bank Sampah Barokah Assalam, Evi mengungkapkan, Bank Sampah Barokah juga akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian dalam pembuatan rumah kompos. “Kami sudah mempunyai alat untuk produksi kompos, rencananya akan ada kerja sama dengan Dinas Pertanian dalam hal pembuatan rumah kompos ini,” ungkapnya. Sementara itu, Bank Sampah Barokah Assalam juga mendapat dukungan penuh oleh Anggota DPRD Sumbar, Arkadius DT. Intan Bano. Arkadius mengatakan, dirinya sangat mendukung bank sampah tersebut karena bank sampah merupakan suatu jalan keluar dari permasalahan sampah yang selama ini sulit dipecahkan. “Bank sampah sangat bermanfaat baik terhadap lingkungan maupun ekonomi masyarakat. Hal seperti ini yang harus diberi dukungan penuh agar sampah bisa dijadikan sebuah industri rumah tangga oleh masyarakat,” ujarnya. (h/***)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


10 PADANG

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

2013, Seluruh Tender Lewat LPSE PADANG, HALUAN — Mulai Kamis (21/2), Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) milik Pemko Padang mulai beroperasi.

WALIKOTA FAUZI BAHAR

Keberhasilan Lebih Dominan PADANG, HALUAN — Walikota Padang Fauzi Bahar mengaku sedih, karena banyaknya kritikan dari publik yang dimuat media massa lokal Sumbar, terkait empat tahun kepemimpinannya bersama Wakil Walikota Mahyeldi Ansharullah. Pasalnya, berbagai upaya telah dilakukannya untuk mensejahterakan masyarakat, tetapi seakan tidak pernah dikenang oleh masyakat Kota Padang. Agaknya publik hanya melihat kepemimpinannya dari sisi negatif saja, tanpa melihat dan mengenang sisi positifnya. “Memang banyak dari kalangan publik yang menilai masa kepemimpinan kami ini gagal, tapi kalau mereka mengenang apa yang telah kami lakukan, maka mereka mungkin akan berfikir lagi. Karena, apa yang kami lakukan selama ini, adalah pekerjaan yang sangat sulit dilakukan oleh kepala daerah lain,” ujar Fauzi Bahar kepada wartawan. Fauzi sempat mempersentasekan dan meminta untuk dinilai terhadap kinerja yang dilakukannya selama memimpin Kota Padang. Dimana dia memberikan sedikitnya delapan indikator keberhasilannya, yaitu mulai dari penanganan gempa 2009, Pasantren Ramadan, berantas perjudian, program wajib berjilbab untuk siswa dan siswi, Subuh Barokah dan lainnya. Sedangkan untuk kategori kegagalan, ia juga membahas mulai dari kegagalan Terminal Bingkuang Regional (TRB) Air Pacah, kesemrautan Pasar Raya Padang, maksiat di Pantai Padang dan masih banyak lagi lainnya. Setelah di kupas, maka indikator keberhasilan dan kegagalan itu menunjukkan bahwa, keberhasilan kinerja Walikota Padang lebih unggul dari kegagalannya. “Seharusnya publik bangga dengan berbagai keberhasilan kami ini, bukan malah menjatuhkan dan memberikan aura negatif ke masyarakat luas melalui media,” ungkapnya lagi. Ia berharap, dengan berakhirnya masa jabatannya, maka sosok pengganti seperti dirinya harus dimunculkan dan diangkat bersama-sama. Agar, Kota Padang kedepannya akan lebih maju dan menjadi lebih baik lagi. (h/cw-wis)

Usulan lelang pun mulai disampaikan sejumlah SKPD yang sudah menuntaskan proses administrasi, diantaranya DPRD Padang tentang tender asuransi, Dinas PU tentang perencanaan jalan dan pengawasannya, Bagian Umum tentang lelang cleaning service dan SKPD lainnya. Pengadaan secara elektronik sudah dilaksanakan Pemko Padang sejak 2009 silam. Namun selama ini masih menumpang dengan LPSE Pemprov Sumbar, karena terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki, terutama usai gempa 2009. Kepala Bagian Pembangunan Setdako Padang, Afrizal menjelaskan, usulan lelang tahun 2013 yang diajukan SKPD sudah mencapai Rp1,5 miliar yang terdiri dari 14 paket kegiatan. Targetnya, seluruh kegiatan itu dilakukan secara elektronik dengan total 215 paket. “Kita targetkan seluruh kegiatan tahun 2013 ini yang berjumlah 215 paket, bila dilelang secara elektronik. Sarana yang kita miliki sudah mencukupi, rekanan bisa mengaksesnya secara langsung,” ujar Afrizal didampingi Kepala Bagian Humas Suardi. LPSE Kota Padang menggunakan System Provider dengan alamat www.

lpse. padang.go.id. Pelaksanaan LPSE sendiri ini, tak terlepas dari kerjasama dengan LPSE Propinsi Sumatera Barat dan support dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah) sendiri agar kabupaten/kota di seluruh Indonesia memiliki LPSE sendiri. “Nantinya, LPSE kita ini akan terintegrasi dengan seluruh LPSE kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Rekanan lain dapat mengikuti pelelangan pengadaan barang/jasa di Padang, tanpa harus mendaftar lagi ke LPSE Kota Padang,” kata Afrizal yang sekaligus Kepala ULP. Pemko Padang mulai menerapkan tender elektronik tahun 2009 dengan 3 paket kegiatan. Lalu pada 2012, dari 239 paket kegiatan, sebahagian besar diantaranya dilakukan secara elektronik atau sekitar 93,75 persen. Sedangkan tahun ini targetnya seluruh paket mesti ditenderkan secara elektronik. “Rekanan baru yang belum mendaftar, bisa datang ke LPSE Kota Padang, Komplek Perkantoran Aie Pacah Jalan By. Pass KM. 16 Padang dengan membawa persyaratan yang telah ditentukan, “ tambah Afirzal BR mengakhiri. (h/vie)

PROFIL KELURAHAN SURAU GADANG

Prioritaskan Masyarakat Miskin Penerima Raskin WARGA Kelurahan Surau Gadang sedang memastikan namanya didaftar penerima raskin sebagai syarat untuk mengambil raskin, Rabu, (20/2). ALEX PADANG, HALUAN — Sudah tiga hari beras miskin (raskin) dari Bulog Sumbar tiba di kelurahan, termasuk di Kelurahan Surau Gadang. Petugas pun terlihat membagikan raskin kepada masyarakat miskin. Kasi Kessos Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Yusro mengatakan, jatah raskin yang berkurang pada alokasi tahun 2013 ini diselesaikan dengan prinsip mengatasi masalah tanpa masalah, yaitu dengan memprioritaskan warga miskin yang mempunyai kupon. Bagi yang mempunyai kupon, dua karung beras rakin akan dibagi untuk pemegang tiga kupon. Selanjutnya yang

tidak mempunyai kupon, satu karung raskin akan dibagi dua. “Saat ini sudah 168 KK yang memiliki kupon. Dan sebanyak 162 KK miskin yang memiliki kupon mengambil raskin di kelurahan. Harga jualnya seharga Rp1.600/kg. Raskin yang akan dibagikan sebanyak 336 karung. Padahal sebenarnya jatah warga miskin di kelurahan ini sebanyak 750 KK miskin. Selain itu, kami memprioritaskan warga yang sangat miskin dan sangat membutuhkan untuk mendapat jatah raskin terlebih dahulu,” katanya. Sementara itu, Lurah Surau Gadang, Elfian SH saat ditemui Rabu (20/2) menyatakan, untuk mengatasi jatah raskin yang berkurang, pihaknya mengadakan musyawarah dengan pegawai-pegawai kelurahan untuk mengatasinya. Jadinya jatah masing-masing warga miskin dikurangi, karena jatah raskin yang berkurang pada tahun ini. Pihaknya menargetkan penyaluran raskin ini dapat dituntaskan selama seminggu ini. Selanjutnya uang yang terkumpul akan diserahkan langsung ke pihak kecamatan. (h/cw-lex)

HUT PAUD— Anggota DPRD Kota Padang Maidestal Hari Mahesa (tengah), bersama Camat Padang Utara Yal Masril, tengah menghadiri peringatan HUT ke-4 PAUD Sinar Gunung IV di Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Padang, Rabu (21/2). IST

Esa Bantu PAUD Sinar Gunung IV PADANG, HALUAN — Keberadaan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) di Kota Padang berperan strategis untuk kemajuan kota ini dimasa mendatang. Karena itu, Pemko Padang harus memberikan perhatian terhadap keberadaan lembaga PAUD serta guru-guru PAUD di Kota Padang. Penegasan tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Padang Maidestal Hari Mahesa saat menghadiri acara peringatan HUT ke4 PAUD Sinar Gunung IV di Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Padang, Rabu (21/2). Acara tersebut juga dihadiri Camat Padang Utara Yal Masril, serta ratusan undangan lainnya yang terdiri dari wali murid dan tokoh masyarakat sekitar. Maidestal Hari Mahesa yang lebih dikenal dengan panggilan Esa ini menambahkan, selaku wakil rakyat,

dirinya akan berupaya agar Pemko Padang juga menyediakan anggaran untuk meningkatkan kesejahteraan guru-guru PAUD. Dijelaskannya, waktu yang tepat untuk menentukan keberhasilan seseorang adalah saat masih usia dini. Di usia dini, otak berkembang sangat cepat. Pada masa tersebut perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk. Banyak yang menyebut masa tersebut sebagai masa-masa emas (golden age). “Orang tua hendaknya memanfaatkan masa emas anak untuk memberikan pendidikan yang baik bagi anak. Sehingga anak bisa meraih keberhasilan dan kesuksesan dalam kehidupannya di masa mendatang. Dalam konteks itulah, penting untuk memperhatikan keberadaan lembaga PAUD berikut guru yang mengajar di PAUD,” papar Esa.

Untuk mendukung kelancaran operasional PAUD Sinar Gunung IV, yang memiliki 25 anak didik, dalam kesempatan tersebut Esa berkenan menyerahkan bantuan sebesar Rp 1 juta untuk lembaga PAUD tersebut. Selain itu, 4 orang tenaga pendidik yang ada juga menerima bantuan spontan, masing-masing sebesar Rp 400 ribu. “Itu di luar dana bantuan lewat DPRD Kota Padang sebesar Rp 2 juta,” papar Esa. Pengelola PAUD Sinar Gunung IV, Dasiah Nur, mengaku terharu dengan perhatian yang ditunjukkan oleh Maidestal Hari Mahesa. “Kami sangat senang dengan perhatian yang ditunjukkan Bapak H Maidestal Hari Mahesa. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan bisa kami manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Dasiah Nur. (h/zal)

ANDRE ROSIADE FANS CLUB (ARFC) TERBENTUK

Gelar Pendidikan Politik untuk Pemilih Pemula PADANG, HALUAN — Tidak hanya kalangan pedagang Pasar Raya, masyarakat di pinggir kotadan majelis taklim saja yang menaruh harapan kepada Andre Rosiade. Tetapi kaum muda juga punya harapan yang sama, terus merapat dan menyatakan dukungan kepada sosok yang mengusung perubahan Kota Padang itu. Sebuah wadah untuk pemuda kota talking about (bicara) Andre Rosiade, telah hadir dalam format Andre Rosiade Fans Club (ARFC). ARFC terus berkembang di seluruh kecamatan, dan mulai menjadi andalan Andre Rosiade Center, untuk menggaungkan gema perubahan di Kota Padang. Pendiri sekaligus Ketua ARFC, Dedi Efendi Pratama menyebutkan, saat ini, ARFC

telah memiliki ratusan fans yang siap menjadi tim pemenangan Andre dalam Pilkada Padang mendatang. Men u r u t n y a , dibentuknya ARFC, merupakan sesuatu yang spontan, karena besarnya animo pemuda, untuk menjadikan Andre sebagai pemimpin mereka. “Saat ini, ARFC juga sudah dibentuk di Kecamatan Padang Utara, Padang Selatan, Lubuk Begalung dan Koto Tangah. Dalam waktu dekat, juga akan berdiri di 7 kecamatan lainnya. Kami akan menggelar malam keakraban 23 Februari ini, untuk mengukuhkan komunitas ARFC lebih baik lagi,”

>> Editor : Devi Diany

kata Dedi di Sekretariat ARFC Jalan Khatib Sulaiman, kemarin. Saat ini, ARFC pusat yang diisi Dedi sebagai ketua, Yulia M a u l i d a (sekretaris), dan Yogi Andrean Rifki (bendahara), terus melakukan sosialisasi, dan pendidikan politik kepada pemilih pemula. Mereka juga merangkul tokoh-tokoh pemuda di kelurahan, untuk memudahkan pergerakan langsung di masyarakat. “ARFC telah berdiri sejak Desember 2012. Bahkan, kami telah melakukan beberapa kegiatan baik dalam skala besar atau kecil. Yang terbaru, kami menggelar lomba shuffle dance (tarian yang menitikberatkan pada gerakan kaki dan tumit) yang pesertanya membludak. Tidak hanya dari Padang, tapi juga dari Pekanbaru, Jambi, dan Palembang,” katanya. Kegiatan teranyar ARFC adalah, menggelar sayembara untuk membuat logo ARFC, yang dibuka untuk seluruh pemuda Kota Padang. (h/atv)

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


SIGAB 11

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

BENCANA BANJIR RAO

Bantuan Masih Tertahan di Posko Belanda Bantu Atasi Banjir Jakarta

PASAMAN, HALUAN — Hari ke lima pasca banjir di Rao Utara, Kabupaten Pasaman, penyaluran bantuan logistik dari Pemda Pasaman untuk warga korban banjir di Nagari Kotonopan masih tertahan di Posko 1 Jorong Rumbio, Nagari Kotorajo. Bantuan logistik berupa 995 kg beras, 100 paket sembako dan 5 ribu liter minyak tanah. Hal itu karena belum terbukanya satu akses jalan yang terputus total antara Batutinggi Kotonopan. Sementara,dua titik j a l a n lainnya yang terputus dari Batutinggi sudah terbuka dan bisa dilewati karena dua alat berat sudah melakukan pembukaan jalan dengan membuka bukit yang ada di atas jalan. “Satu titik belum terbuka, tepatnya di Batu Hitam yang merupakan titik terberat. Butuh waktu lama untuk bisa membuka jalur tersebut,” kata Danramil 05 Rao, Kapten Kav Sumidi sepererti dilansir laman padangmedia.com, kem,arin. Sebanyak 15 anggota TNI disiagakan setiap hari di lokasi bencana. Mereka juga melakukan pendataan langsung ke daerah yang belum terjamah, yakni di Kotonopan, Jorong Saroha, Jorong Gunung Manahan dan Pagaran Tanjung Betung. Sementara, menurut Camat Rao Utara, Kaharuddin kepada padangmedia.com saat ditemui di posko 1 mengatakan, hingga saat ini, 800 kepala keluarga di Nagari Kotonopan masih terisolasi. Sementara, 161 KK di Batutinggi sudah bisa diakses. “Ada pendistribusian bantuan logistik hari ini ke daerah itu. Tapi, itu merupakan sumbangan pribadi dan tidak diketahui berapa jumlah dan dari mana sumbernya. Karena, mereka tidak melapor ke posko,” katanya. (h/pmc)

JALAN KAKI — Lama menunggu, bantuan untuk korban bencana banjir di Kototnopan yang bertumpuk di Posko, warga berinisiatif menjemput sendiri bantuan, meski harus jauh berjalan kaki. PMC

JAKARTA, HALUAN- Menteri Luar Negeri Belanda Frans CGM Timmermans mendatangi Balaikota DKI di Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Dalam pertemuannya dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, pihaknya menawarkan kerjasama dalam mengatasi banjir kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Sebab, kata Frans, Belanda memiliki pengalaman perihal banjir karena sebagian besar daratan di Belanda lebih rendah dari permukaan laut. Dirinya mengaku membutuhkan waktu ratusan tahun untuk menghadapi persoalan banjir. Karenanya, saat terjadi banjir yang melanda Ibu kota pada pertengahan Januari lalu, warga Belanda langsung berempati. “Oh Tuhan, kita harus melakukan sesuatu yang signifikan untuk membantu masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta,” ujar Frans CGM Timmermans usai bertemu dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota Jakarta, Rabu. Karena itu, pihaknya harus segera menemukan cara untuk mengatasi banjir Jakarta. Karena, diakuinya Belanda merupakan partner yang cocok untuk hal tersebut. “Jadi kami harus menemukan cara untuk mengatasi hal tersebut. Dan Jakarta sedang mengadapi tantangan terkait masalah itu dan mungkin kami merupakan partner yang cocok untuk mengatasi hal tersebut. Sehingga dalam jangka panjang Jakarta dapat mengatasi ketinggian air, manajemen waterways dan lain-lain,” bebernya. Oleh karenanya, kerjasama yang ditawarkan tersebut diupayakan untuk memberi kenyamanan dan dapat dirasakan oleh warga DKI Jakarta. “Kini banyak kesempatan untuk bekerjasama mengatasi permasalahan ini agar warga Jakarta merasakan kenyamanan seperti warga Belanda,” tandasnya. (h/irn)

BPBD Pasbar Siaga Antisipasi Bencana PASBAR,HALUAN — Kendati cuaca saat ini di Pasaman Barat cerah dan ada hujan sekitar dua minggu terakhir, namun anggota Tim SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar selalu siap siaga mengantisipasi jika terjadi bencana. Hal tersebut dikatakan Kepala

BPBD Pasbar, Asgiarman kepada Haluan kemarin di Simpang Ampek. Katanya, anggota BPBD tidak pernah lengah apalagi santai dalam kondisi cuaca apapun di daerah. “Anggota selalu siaga, karena saat ini bencana tidak bisa di prediksi kapan tibanya, hari panas terik bisa saja besok hujan

deras mengguyur hingga menimbulkan banjir,” katanya. Ia katakan, sebagai bentuk kesiapsiagaan anggota BPBD dilapangan, kelengkapan alat dan status siaga anggota terus dilakukan. BPBD Pasbar punya posko di daerah-daerah yang rawan bencana, seperti Ujung Gading,

Kinali dan Simpang Ampek. Akunya, kemungkinan terjadi bencana selalu di kontrol setiap hari. Baik itu untuk bencana alam maupun kebakaran dan bencana lainnya. Menanggapi prediksi cuaca bulan Januari hingga Februari tahun ini, katanya Pasbar mudah-

mudahan hingga saat ini masih cuaca cerah. Namun hal itu tidak bisa diketahui sampai kapan. Bisa saja katanya tiba-tiba cuaca berubah. Seperti hujan atau angin kencang, apalagi Pasbar termasuk salah satu daerah yang memiliki cuaca ekstrim dan rawan bencana. ( h/dka)

KEHILANGAN 1 BUAH BUKU BPKB YAMAHA MIO SOUL NO. POL BA 6067 MS A/N BUDI SAPUTRA JAYA. HILANG ANTARA PEKANBARU - PADANG. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT. KEHILANGAN BPKB A/N IZUL BA 112 JS. HILANG ANTARA KANTOR SAMSAT KE BELIMBING. B AGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT.

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA NY. NEVI IRWAN

Ajak Warga Gemar Makan Ikan PAYAKUMBUH, HALUAN — Ketua Forum Peningkatan Kosumsi Ikan Sumatera Barat Ny. Nevi Irwan Prayitno, mengajak, seluruh warga kota Payakumbuh, untuk gemar mengkonsumsi ikan. Bukan meninggalkan daging, tapi dalam rangka meningkatkan kecerdasan otak anak, ikan berdasarkan penelitian, akan cepat merangsang kecerdasan otak. Mengkosumsi ikan dalam jumlah yang banyak, juga tak akan mendatangkan kolesterol. Mengkosumsi daging, katanya, sudah harus dikurang-kurangi. Karena, daging harganya cukup mahal. Disebabkan, daging sapi yang dikosumsi itu, banyak diimpor dari luar negeri. Makan ikan, tambah Ny. Nevi, selain menambah gizi dan mencerdaskan otak, juga akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, katanya. Imbauan tersebut disampaikan Ketua Forum Peningkatan Kosumsi Ikan Ny. Nevi Irwan Prayitno, di depan masyarakat Kelurahan Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan, saat berlangsungnya penilaian Lomba Dasa Wisma di kelurahan setempat, Kamis (21/2). Dalam acara tersebut juga hadir Sekdako H. Irwandi, SH dan Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Dr. Henny Riza Falepi dan sejumlah pimpinan SKPD lainnya. Tidak sebatas mengajak warga makan ikan, Ketua TP-PKK Sumatera Barat ini, juga melakukan demo memasak ikan lele dan membuat lele crispy dari atas mobil unit milik Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat. Isteri gubernur bersama isteri walikota itu, kelihatan cekatan saat membuat lele crisyy dibantu pengurus TP-PKK Payakumbuh lainnya. Begitu masak, langsung direbut warga, dan sejumlah tokoh masyarakat. “Aduh sangat enak sekali, lele crispy buatan ibuk gubernur dan ibuk walikota ini,” ucap YB. Dt. Parmato Alam, Ketua KAN Aur Kuniang yang anggota DPRD itu. Menurut Ny. Nevi Irwan Prayitno, untuk menambah pendapatan keluarga, budidaya lele salah satu alternatif yang bisa dikembangkan masyarakat atau ibuibu PKK kelurahan. Beternak lele tidak harus dalam kolam, tapi juga lewat kolam buatan atau kolam terpal. Modalnya pun, dikatakan, tidak terlalu mahal. Jajaran Dinas Pertanian Payakumbuh, diminta Ketua TP-PKK Nevi Irwan Prayitno, untuk memotivasi warga membudidayakan ikan lele, selain ikan air tawar lainnya. Payakumbuh sangat berpotensi menjadi kota penghasil ikan air tawar terbesar di Sumatera Barat, karena didukung dengan alam dan hawanya yang sejuk.(h/smt)

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

TERMINAL ILEGAL KIAN MARAK

Pemko Agar Bernyali PAYAKUMBUH, HALUAN — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, sepertinya tidak punya nyali untuk menghapus terminal bayangan yang ada di kota ini.

MEMASAK — Isteri Gubernur Sumbar Ny. Nevi dan Isteri Walikota Ny. Dr. Henny Riza Falepi, memasak crispy lele di Kelurahan Padang Karambia. HUMAS

PENUTUP BAK HILANG

Banyak Drainase Menebar Maut PAYAKUMBUH, HALUAN — Saluran drainase yang bagian atasnya didam, berfungsi sebagai trotoar, di sisi utara Jalan SukarnoHatta Payakumbuh, mengancam maut. Pasalnya, belasan tutup bak pengontrol drainase itu, dari depan Disparpora Taman Wisata Ngalau Indah sampai ke pertigaan Jalan Imam Bonjol atau di depan Kejari, sudah tak ada. Pejalan kaki di trotoar itu, sedikit lengah siap diterkam lobang drainase. Tokoh masyarakat Kelurahan Pakan Sinayan, Payakumbuh Barat, Edi Bakar, Kamis (21/2), menginformasikan, tutup bak kontrol yang

terbuat dari besi itu, sudah lama hilang. Selain lapuk dimakan usia, di antaranya juga diduga dicuri orang tak bertanggung jawab. “Kami berharap, sesegeranya diperbaiki oleh dinas terkait. Jangan ditunggu memakan korban dulu,” ucap Edi. Kabid Bina Marga Dinas PU Payakumbuh H. Zul Arman, ST, ketika dikonfirmasikan, secara terpisah, membenarkan, kalau belasan tutup bak kontrol drainase tersebut hilang. “Benar, kondisinya sudah sejak tahun 2012 lalu. Waktu itu, karena anggaran belum tersedia, makanya Dinas PU belum bisa melakukan penggantian tutup

bak kontrol itu,” jelasnya. Menurut Zul Arman, pihaknya akan segera melakukan penggantian tutup drainase itu. “Staf Bidang Binamarga sudah melakukan survei ke trotoar itu. Selain mengganti tutup bak kontrol yang hilang, juga akan dilakukan perbaikan trotoarnya,” sebut Zul. Tidak sebatas Jalan SukarnoHatta, pihaknya, juga telah meninjau drainase yang di atasnya berfungsi sebagai trotoar di kota ini. Seperti di Jalan Sudirman, di depan Mega Prima, di depan Kantor eks Bupati sampai di depan Kantor PT Pos Payakumbuh. (h/smt)

LOMBA KETUA KELOMPOK DASA WISMA TINGKAT SUMBAR

Ernida Masuk Lima Besar PAYAKUMBUH, HALUAN — Meski sudah berusia 60 tahun, Ernida, Ketua Kelompok Dasa Wisma Mawar 10, Kelurahan Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan, masuk nominasi lima besar, dalam Lomba Ketua Kelompok Dasa Wisma Tingkat Provinsi Sumatera Barat, 2013. Ibu rumah tangga yang telah punya empat cucu ini, akan bersaing dengan empat ketua kelompok dasa wisma kota dan kabupaten lainnya di Sumatera Barat. Untuk merebut gelar juara provinsi, kemapuan Ernida dalam mengelola Dasa Wisma di kelurahannya, dinilai tim provinsi, Kamis (21/2). Penilaian Ernida terasa istimewa, karena ikut disaksikan langsung Ketua TP-PKK Sumatera Barat Ny. Nepi Irwan Prayitno, Ketua TPPKK Payakumbuh Ny. Dr. Henny Riza Falepi, Sekdako Payakumbuh H. Irwandi, SH,

Asisten II Ir. Benny Warlis, MM, Camat Payakumbuh Selatan Dra. Elfriza Zaharman, serta sejumlah pimpinan SKPD lainnya dan tokoh masyarakat Nagari Aur Kuning dan Nagari Limbukan. Sebelum tim provinsi berkunjung ke lapangan, sebulan lalu, tim juga telah melakukan penilaian administrasi dan kemampuan Ernida dalam menyampaikan ekspose kegiatannya, di Padang. Ernida akhirnya ditetapkan tim penilai provinsi, masuk nominasi lima besar dalam lomba ini. Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi, menginformasikan, sukses Ernida dalam mengelola Dasa Wisma, bukanlah instan atau dadakan. Karena, seluruh program TP-PKK yang tertuang dalam keempat pokja, di Padang Karambia sudah berjalan sebagaimana mestinya. Seluruh kelompok dasa

wisma dan kelompok kemasyarakatan lainnya di Padang Karambia, sama-sama bergerak dalam usaha pemberdayaan kaum ibu dan masyarakat setempat. Menurut Ny. Henny Riza Falepi, dalam lomba Gerakan PKK Tingkat Sumatera Barat, 2012, Padang Karambia keluar sebagai juara pertama Toga (Tanaman Obat Keluarga) Sumatera Barat dan merebut gelar juara III ditingkat nasional. Sebelumnya, Kelompok Usaha Bersama (Kube) Padang Karambia, juga meraih gelar juara pertama Sumbar, 2011 dan juara Lomba Kompetensi Lurah, 2009. Sejumlah prestasi yang diukir itu, mudah-mudahan akan memberikan nilai tambah bagi Ernida untuk menjadi yang terbaik di Sumatera Barat dalam lomba ketua dasa wisma ini, ungkap Ny. Henny Riza Falepi. (h/smt)

Buktinya, terminal bayangan tersebut yang berlokasi di Jalan Tan Malaka, Bunian dan jalan Veteran keberadaannya jelas jelas dianggap ilegal, karena pinggir jalan peruntukannya bukan sebagai terminal. Namun, entah mengapa terminal ilegal tersebut tetap eksis beroperasi, diduga selalu dipelihara dan dipertahankan sampai saat ini. Pada hal, keberadaan angpedes yang parkir di pinggir jalan sangat berpotensi mempersempit jalan. Akhirnya, lalulintas tersendat. Dampak yang seperti itu, terkesan belum dapat pemikiran serius bagi petinggi kota ini. “Kita kurang mengerti dengan kebijakan Pemko Payakumbuh, terhadap beroperasinya terminal ilegal di kota ini. Namun yang jelas keberadaan terminal bayangan itu seakan dipatenkan. Kalau tidak, mengapa instansi terkait enggan dan kurang mampu menertipkannya, semuanya sepertinya tutup mata,”ungkap Fraktisi Hukum Payakumbuh, Nedi Rinaldi dalam percakapan dengan Haluan di Payakumbuh, Kamis kemarin. Masukan dari masyarakat kota sudah banyak disampaikan melalui media, termasuk padangan umum Fraksi PAN beberapa waktu lalu, menyorot beroperasinya terminal ilegal di beberapa ruas jalan dalam kota. “Upaya itu tampaknya kurang mendapat tanggapan serius dari Pemko setempat, ibaratnya masuk ketelinga kiri keluar ketelinga kanan,”ulasnya. Kalau pihak pihak terkait mau melaksanakan penertiban

terminal bayangan, diyakini akan mampu terlaksana dengan baik. Contoh kecilnya, ketika Tour de Singkarak dilaksanakan, seluruh tempat parkir mobil di jalan SukarnoHatta dan Sudirman bisa dikosongkan, jika ada keseriusan. Untuk itu ditunggu keseriusan Pemko menertibkan terminal ilegal, sebutnya. Hal senada juga diungkapkan, Ketua LSM Madani Sumbar, Syaiful Rahman yang dihubungi secara terpisah. Ia mengharapkan, selain kepedulian pada terminal ilegal, juga penertiban bongkar muat barang. Tak hanya itu, Pemko dituntut peduli terhadap jalan sudah banyak berlobang, kelihatan sangat menggangu aktifitas masyarakat. “Pemko Payakumbuh, perlu mendahulukan kepentingan masyarakat banyak, dari pada memikirkan pembangunan bandara yang belum tentu ada manfaatnya bagi daerah dan rakyat,” ujarnya. Pantauan Haluan ke lokasi jalan Tan Malaka dan Jalan Veteran, Kamis kemarin melihat sederetan mobil angpedes jurusan mudiak Limbanang-Suliki, Mungka, mangkal di pinggir jalan. Walau sudah ada kesepakatan antara pihak terkait dan sopir untuk masuk terminal, ternyata hanya tinggal kesepakatan pepesan kosong, angpedes tetap mangkal di ruas jalan Tan Malaka. Tak hanya itu, bongkar muat juga banyak dilakukan disembarang tempat, berpotensi mengganggu lalulintas. Kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, Adrian ketika dihubungi sebelumnya di Koto nan Ompek, seputar angpedes menempati pinggir jalan, tidak membatah dan tidak membenarkan kondisi tersebut. Tahun 2013 ini, sudah terbentuk Forum Keselamatan Lalu lintas, forum itu semacam tim yang akan bertindak untuk menertibkan lalulintas dan angkutan dalam kota yang melanggar. (h/zkf)

Alumni ‘86 SMAN 1 Gelar Mubesnas PAYAKUMBUH, HALUAN — Alumni ‘86 SMAN 1 Payakumbuh merencanakan menggelar Musyawarah Besar Tingkat Nasional (Mubesnas) di Pilubang Resort, selama dua hari, 23-24 Februari 2012. Ratusan alumni ini, akan memilih ketua Alumni ’86 Pusat, periode 2013-2017, yang sebelumnya dipegang H. Novian Yunas, pegawai Kemenpora RI. Ketua Panitia Pelaksana Mubes Nasional Ir. H. Wal Asri Dt. Paduko nan Sati, di Payakumbuh, Kamis (21/ 2), menginformasikan, selain memilih kursi ketua Alumni ’86 Pusat, para alumni juga akan menyusun program kerja yang nantinya akan diaplikasikan oleh Alumni ’86 yang berada di sejumlah kota besar di Tanah Air. Alumni ’86 ini, jelas Wal Asri, selain banyak berada di Jakarta, juga berdomisili di Padang, Pekanbaru, Batam, Bogor dan Bandung, selain di kampung halaman sendiri. Pada setiap daerah, Alumni ’86 eksis menjalankan program kerja yang sekali empat tahun terus diperbaharu pengurus. Di antara kegiatan yang dilakukan Alumni ’86, memberikan beasiswa terhadap putera-puteri anggota Alumni ’86 yang tengah menjalani pendidikan, hingga tamat perguruan tinggi. Selain itu, melakukan bedah rumah terhadap Alumni ’86 yang kondisi tempat tinggalnya tidak layak huni. “Selama ini sudah puluhan anak Alumni ’86 yang kita bantu,” ungkap Wal Asri. Terhadap calon ketua yang akan maju dalam Mubes Nasional nanti, Wal Asri menyebutnya cukup banyak. Di antaranya, incumbent (Novia Junas, Red) sendiri serta Mulyadi Afmar, calon walikota Payakumbuh lalu. Pemilihan nanti diramalkan akan berjalan alot dan seru,” ucap Wal Asri, yang juga Ketua Alumni ’86 ini. Kegiatan Mubes Nasional, dikatakan, tidak terfokus memilih ketua Alumni ’86 Pusat, tapi juga akan melakukan kegiatan sosial di Pilubang serta pertandingan olahraga antar-daerah Alumni ’86, selain menggelar malam hiburan dari alumni untuk alumni. (h/smt)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Irvand


JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

BUKITTINGGI, AGAM DAN PADANG PANJANG 13

Maling Siang Bolong, Rp135 Juta Raib BUKITTINGGI, HALUAN— Kawanan maling kembali beraksi di Bukittinggi pada siang bolong. Kali ini, kawanan maling beraksi di Jalan Birugo Indah Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) Bukittinggi.

FKPM Ampek Angkek Dibentuk AGAM, HALUAN- Program Gerakan pembangunan ( GERBANG ) yang dikembangkan di Kecamatan Ampek Angkek mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Wali Nagari Pasia Kecamatan Ampek Angkek Asra Feri Sabri mengatakan, beberapa waktu lalu polsek Ampek Angkek Canduang membentuk Organisasi Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) di Nagari Pasia Kecamatan Ampek Angkek untuk menjaga ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). Asra menambahkan, pembentukan FKPM merupakan langkah tepat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di Nagari Pasia. Forum ini beranggotakan masyarakat setempat, langkah ini merupakan salah satu satu upaya mewujudkan dinilai sangat strategis. Masyarakat sangat mendorong gerakan pembangunan (gerbang) di Kecamatan Ampek Angkek. Pembentukan FKPM merupakan upaya mendukung gerbang. Forum ini diharapkan menjadi modal dasar dan memberikan pengaruh cukup besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban. “ Kami sangat mendukung program pemerintah daerah dalam melakukan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Sementara itu, Camat Ampek Angkek H. Endrizal mengatakan, saat ini ada 10 Gerbang yang dikembangkan di Kecematan Ampek Anggket. Gerbang merupakan singkatan dari serangkaian program menuju pembangunan yang lebih baik di Kecamatan Ampek angkek.( h / y a t )

120 Guru PAUD Ikuti Pelatihan AGAM, HALUAN- Sebanyak 120 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Agam, mengikuti pelatihan tentang peningkatan mutu dan kompetensi pendidik dan pengelola PAUD secara fungsional, di Hotel Parai Tilatang Kamang Kamis (18/2). Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam Fauzir mengatakan, dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan guru memiliki kemampuan komunkasi yang bagus, sehingga pesan yang ingin disampaikan seorang guru kepada murid dapat tercapai. Dalam kesempatan tersebut Ia juga meminta guru tidak membeda-medakan latar belakang murid, justru guru harus lebih memperhatikan pendidikan anakanak yang kurang mampu. Sehingga pendidikan usia dini di Kabupaten Agam lebih merata. Bunda PAUD Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri saat membuka acara tersebut mengatakan, peningkatkan mutu para tenaga pendidik sangat diperlukan. Dengan kemampuan yang bagus, guru bisa membantu meningkatkan kualitas pendidikan.(h/yat)

SIMULASI MANASIK— Ratusan murid TK/PAUD se-Kecamatan Palembayan Kamis (21/2) kemarin mengikuti simulasi manasik haji di lapangan sepak bola Pasar Palembayan.KASRA SCORPI

DPRD Sumbar Kunjungi Pasar Padang Lua AGAM, HALUAN- Meski kesemrawutan Pasar Padang Lua Kabupaten Agam telah berlangsung lama, namun hingga saat ini belum ada upaya konkrit yang dilakukan pemerintah setempat, sehingga pasar tradisional itu belum terlihat perubahan yang lebih baik. Selain kondisi pasar yang kurang tertata baik, ketiadaan lahan parkir mobil membuat mobil dan truk pengangkut barang diparkir di badan jalan, sehingga ikut menyumbang kemacetan di kawasan tersebut. Belum lagi aktivitas bongkar muat barang yang tidak tersistem rapi, membuat pasar ini seolah-olah tak terurus. “Dari hasil kunjungan kami, diketahui ada sekitar 200 hingga 400 ton sayuran perharinya, dari berbagai jenis sayuran yang dijual di Pasar

Padang lua ini. Tak hanya dikunjungi konsumen lokal, tapi para pedagang dari provinsi tetangga, seperti Riau dan Jambi juga mengangkut sayuran dari pasar ini,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Sumbar Liswandi, saat mengunjungi langsung Pasar Padang Lua Agam, Kamis (21/2). Banyaknya pengunjung pasar membuat pemerintah harus peka dan berani membuat suatu gebrakan baru. Liswandi merasa yakin, jika pemerintah Agam betul-betul serius menata pasar ini, tidak ada lagi kemacetan dan kesemrawutan di sekitar pasar ini. Menurutnya, sistem pengelolaan Pasar Padang Lua saat ini belum optimal. “Kami dari DPRD Sumbar, mendukung upaya pemerintah Agam, jika ingin

membangun kembali pasar ini menjadi dua lantai. Lantai pertama bisa dipakai untuk para distributor, dan lantai dua bisa dipakai untuk pedagang biasa atau eceran,” tutur Liswandi. Namun rencana itu menurut Liswandi perlu dikaji lebih mendalam lagi, agar nantinya tidak mubazir jika telah selesai dibangun. Pernyataan Liswandi ini sangat beralasan, karena selama ini banyak pasar yang telah dibangun di Sumbar, namun akhirnya kosong atau tidak dihuni pedagang. Sebut saja Pasar Usang di Kabupaten Pariaman, Pasar Amor Agam, serta beberapa pasar lainnya jadi terlantar, karena pembangunannya tidak mengkaji secara mendalam, serta tidak memenuhi harapan para pedagang dan pembeli.(h/wan)

PLN RANTI LUBUK BASUNG

3.000 Pelanggan Nikmati Listrik Pintar AGAM, HALUAN- PT PLN (Persero) Ranting Lubuk Basung, Kabupaten Agam hingga Februari 2013 telah melayani sekitar 3000 pelanggan listrik pintar atau listrik prabayar. Pelanggan sistem pascabayar secara bertahap akan diarahkan menggunakan listrik pintar (prabayar). Manager PT PLN Ranting Lubuk Basung Hendri Yansah, diruangan kepada Haluan, mengatakan, penggunaan listri pintar di Kabupaten Sudah berjalan tiga tahun. Sekitar 3000 pelanggan yang sudah menikmati listrik pintar. Jumlah tersebut tersebar pada 6 kecamatan yang ada di Kabupaten

Agam, seperti Kecamatan Lubuk Basung, Kecamatan Tanjung Raya, Kecamatan Matur, Kecamatan Palembayan, Kecamatan Ampek Nagari, Kecamatan Tanjung Mutiara. “Bagi pelanggan yang menggunakan meteran yang lama atau yang masih menggunakan sistem paska bayar, secara bertahap akan diganti dengan litrik pintar dengan sistem prabayar. Saat ini pt pln ranting lubuk basung melayani sebanyak 32000 pelanggan di kabupaten agam. Sekitar 3000 pelangga diataranya sudah menggunakan listrik pintar,” katanya. Ia menjelaskan, Dengan menggunakan listri prabayar tersebut, banyak

keuntungan yang didapat pelanggan. Diantarnya, lebih hemat, pembelian voucher bisa setiap saat, terhindar pemborosan pemakaian listrik, meteran tidak akan kadaluarsa. Selain itu, akan meringankan pelanggan, sebab apabila tidak mampu membeli pulsa meteranya itu tidak akan diputus. Sebaliknya, jika menggunakan sistem paska bayar apabila terjadi penunggakan aliran litrik akan diputus. “Meteran listrik prabayar itu tidak pakai beban, untuk pembelian pulsanya itu mulai dari Rp20.000 hingga Rp100.000. Jadi tidak ada resiko pemutusan,” jelasnya. (h/yat)

Akibat kejadian ini, Titik Dewanti (36) selaku korban, mengalami kerugian sebesar Rp35 juta. Korban adalah seorang ibu rumah tangga asal Jawa. Kepada petugas kepolisian, korban menceritakan, peristiwa naas itu baru diketahuinya sekitar pukul 13.30 WIB, Kamis (21/2). Diduga maling melakukan aksinya antara pukul 10.05 WIB hingga pukul 13.20 WIB, disaat rumah dalam keadaan kosong. “Saya keluar rumah sekitar pukul 10.00 WIB, dan pulang sekitar pukul 13.30 WIB. Saat tiba di rumah, saya kaget, karena isi rumah telah berantakan. Beberapa barang, perhiasan dan uang tunai saya telah hilang,” ujar Titik. Menurut Titik, total kerugiannya mencapai Rp35 juta, yang terdiri dari uang tunai sebesar Rp1,9 juta, perhiasan

emas, berlian, laptop acer, hp Samsung, SGH CHAM tendo dan Playstation. Atas kejadian itu, korban lalu melaporkan kasus tersebut ke Mapolresta Bukittinggi, dengan harapan maling bisa ditangkap dan semua barangnya bisa kembali lagi. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi AKP Frangky M. Monathen menjelaskan, diduga kuat maling melaksanakan aksinya dengan cara mencongkel pintu samping rumah, karena ada bekas congkelan di sekitar pintu tersebut. Ini diperkuat dengan keterangan korban, yang mengatakan pintu sampingnya telah terbuka disaat tiba di rumah. Hingga saat ini, kasus pencurian ini masing diselidiki Satreskrim Polresta Bukittinggi. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan. (h/wan)

Perindag Pacu Promosi UMKM PADANG PANJANG, HALUAN— Guna memacu peningkatan dan tumbuh kembang industri dan berbagai jenis produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tumbuh dan berkembang di Kota Padang Panjang, Dinas Koperasi, UMKM dan Perindag setempat, merangkul media massa sebagai mitra yang akan mempromosikan perkembangan dan kemajuan seluruh UMKM yang ada di kota berjuluk Serambi Mekkah itu. Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindag Kota Padang Panjang Reflis MTP didampingi Kabid Perindustrian dan ESDM Jevie C Eka Putra ST MT mengatakan, salah satu tujuan dari program tersebut, antara lain untuk bisa lebih memperkenalkan berbagai produk hasil industri, UMKM dan kerajinan, agar bisa lebih dikenal pasar luar daerah melalui publikasi dan pemberitaan media massa. “Padang Panjang memiliki beragam komoditas industri, UMKM dan hasil kerajinan. Sejauh ini, kita sudah meli-

hat adanya perkembangan yang cukup signifikan, baik dalam hal mutu, kualitas dan pemasaran. Namun untuk lebih memaksimalkan promosi, kita akan merangkul media massa,” kata Reflis. Ditambahkan Jevie, dari sejumlah produk industri, UMKM dan kerajinan yang cukup menonjol di Kota Padang Panjang, diantaranya sulaman dan bordir, kerajinan kulit, serta berbagai jenis makanan dan kuliner khas Kota Padang Panjang. Semua pungkas Jevie, sudah memiliki pasar yang cukup besar. “Kita ingin agar produk kerajinan dan UMKM Kota Padang Panjang ini juga bisa dikenal dan berkembang di pasar luar daerah,” pungkas Jevie. Dalam kesempatan itu, secara serempak Reflis dan Jevie meminta kepada seluruh pela ku usaha, baik yang bergerak di bidang industri, kerajinan dan UMKM, agar terus berusaha untuk melahirkan berbagai inovasi dalam upaya memacu peningkatan mutu dan kualitas produk.(h/yan)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

Bangun Tidur, Minumlah Air Putih KONSUMSI air putih setelah bangun tidur di pagi hari sangat dianjurkan. Apa manfaatnya?

Tips Jangan Minum Sambil Berdiri KITA sering mendengar saran agar bisa minum air putih banyak demi kesehatan. Namun jika cara kita salah saat minum air putih itu maka bisa merugikan kesehatan. Suatu kajian kesehatan akupuntur yang diadakan salah satu ahli akupuntur, membuktikan bahwa air minum yang masuk dengan cara minum sambil duduk lebih baik dibandingkan kita minum dengan cara berdiri. Air putih yang kita minum saat duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Sebaliknya, jika kita minum air putih dengan cara berdiri, maka air yang kita minum itu masuk tanpa disaring lagi. Air itu bisa langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan di saluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter maka hal ini bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya. Cara mengatasinya : 1. biasakan minum duduk. 2. banyak minum air putih tapi jangan kebablasan dan jangan terburu-buru. (h/trn)

Tak hanya bisa mempercantik kulit, mengonsumsi air putih secara teratur juga bermanfaat membersihkan tubuh dari racun. Namun, banyak orang sering melupakan salah satu bagian dari nutrisi penting untuk tubuh ini. Banyak orang mengabaikan konsumsi air putih, termasuk saat bangun tidur. Padahal konsumsi air putih setelah bangun tidur di pagi hari sangat dianjurkan. Apa manfaatnya? Menurut Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Siloam, Dr Samuel Oetoro MS, Sp.GK, saat tidur, tubuh mengeluarkan banyak air dengan kata lain terjadi penguapan. Apalagi saat tidur aktivitas tubuh tidak berhenti

Resep

Udang Saus Pedas Bahan: 250 gram udah ukuran sedang, cuci bersih dengan jeruk nipis agar tidak amis 5 siung bawang putih haluskan 3 siung bawang merah haluskan 1/2 bagian bawang bombay, iris memanjang 2 lembar daun jeruk 125 ml saus sambal botolan Garam secukupnya Merica secukupnya Minyak goreng secukupnya Air secukupnya Cara Membuat 1. Panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus dan bawang bombay hingga harum. 2. Tambahkan saus sambal botol, daun jeruk, garam, merica dan beri sedikit air jika terlalu kental. Aduk-aduk hingga tercampur rata. 3. Masukkan udang, aduk-aduk hingga udang berubah warna dan matang. 4. Angkat udang dan sajikan selagi hangat.

bekerja. Metabolisme sel-sel terus berjalan dan air dalam tubuh membantu sel-sel bekerja. Sehingga, setelah 6-8 jam tidur, tubuh bisa mengalami defisit air, karena dalam proses metabolisme sel akan ada air yang terbuang. “Itulah sebabnya, kita dianjurkan untuk konsumsi air setelah bangun tidur di pagi hari untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang, “ katanya saat ditemui di XXI Ballroom,Djakarta Theatre, Rabu 16 Maret 2011. Jika tidak mengonsumsi air setelah bangun tidur, tubuh juga bisa kekurangan mineral yang bisa mengganggu kesehatan. Cukup satu gelas setelah bangun tidur, akan sangat bermanfaat untuk tubuh. Tak hanya setelah bangun tidur, Samuel pun juga menyarankan agar melakukan hal yang sama sebelum tidur. Tak perlu berlebihan karena konsumsi air putih berlebih justru bisa membebani Anda karena memicu lebih sering pergi ke kamar kecil termasuk juga berefek buruk pada fungsi jantung dan ginjal. Dan ingat, jangan pernah mengabaikan dan menyepelekan manfaat air putih. Meski demikian, Anda pun perlu selektif memilih air untuk dikonsumsi. Air yang diminum harus memenuhi aspek kesehatan, umumnya air terdiri dari H2O, tapi tubuh juga butuh air yang mengandung mineral (Natrium, Kalium, Klor) agar otot bisa bergerak. Berapapun air yang terbuang, harus segara diisi kembali, termasuk saat bangun tidur untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. “70 persen tubuh kita terdiri dari air. Air dalam tubuh digunakan oleh organ tubuh yang tidak pernah berhenti bekerja saat tidur, termasuk otak, jantung dan ginjal. Maka setelah bangun tidur, dianjurkan minum air putih,” katanya. (h/dkr)

12 Kebaikan Minum Air Putih KABAR baik bagi Anda penggemar minum air putih, karena gemar minum air putih banyak membawa banyak manfaat bagi tubuh kita. Minum adalah salah satu kebutuhan paling vital bagi manusia. Tubuh kita terdiri dari 90% mengandung air. Fungsi air dalam tubuh adalah untuk proses pencernaan, penyerapan, sirkulasi, produksi air ludah, transportasi nutrisi, mengeluarkan sisa metabolisme dan mempertahankan suhu tubuh. Itulah mengapa manusia dapat lebih bertahan hidup jika tidak ada asupan makanan tetapi tidak apabila kekurangan air. Dalam memenuhi kebutuhan akan air bagi tubuh Kita, pemilihan asupan air yang baik, dapat diterima tubuh dan tidak beresiko pada kesehatan adalah air putih. Walau demikian air putih yang diminum pun harus memenuhi aspek kesehatan, umumnya air terdiri dari H2O, tetapi tubuh juga membutuhkan air yang mengandung mineral (Nantrium, Kalium, Klor) agar otot dapat bergerak. Berapapun air yang terbuang, harus segera diisi kembali. Meskipun hanya sekedar minum air putih, tetapi manfaat yang ada dari mengkonsumsi air putih secara cukup, yaitu 8- 10 gelas (2 liter) setiap hari, ternyata membawa banyak manfaat. Berikut ini beberapa manfaat mengkonsumsi air putih yang dikutip dari berbagai sumber: 1. Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Gigi dan Mulut Didalam rongga mulut terdapat air ludah yang berfungsi self cleansing dan mengandung pertahanan rongga mulut serta membantu

memelihara flora normal dalam rongga mulut. Dengan mengkonsumsi air putih yang cukup maka akan memelihara produksi air ludah, sehingga setidaknya mengurangi resiko terkena penyakit gigi dan mulut walau pembersihan gigi adalah salah satu hal utama dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. 2. Memperlancar Sistim Pencernaan Mengkonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalahmasalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien. 3. Memelihara Fungsi Ginjal Air dalam tubuh merupakan media untuk mentransportasikan sisa atau limbah sisa metabolisme dalam tubuh untuk keluar masuk ke dalam sel. Racun utama dalam tubuh adalah nitrogen urea darah, sejenis cairan yang dapat melewati ginjal untuk kemudian diproses dan dieksresikan dalam bentuk urin. Ketika tubuh memiliki cukup air, urin akan mengalir bebas, jernih dan tidak berbau. Tetapi ketika tubuh tidak punya cukup air, konsentrasi urin, warna dan bau akan lebih terlihat karena ginjal harus menyerap cairan ekstra untuk menjalankan fungsinya. Tak heran apabila Kita minum sedikit air, risiko mengalami batu

ginjal akan meningkat terutama pada iklim hangat atau panas. 4. Terapi Berbagai Penyakit Air juga diyakini dapat i k u t menyembuhkan p e n y a k i t

jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran papas, usus, dan penyakit kewanitaan. Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan altenatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih. 5. Mengurangi Resiko Kanker Terkait dengan sistem pencernaan, beberapa studi menunjukkan bahwa minum jumlah air yang sehat dapat mengurangi risiko kanker kandung kemih dan kanker usus besar. Air meleburkan konsentrasi gen penyebab kanker dalam urin dan memperpendek waktu virus di dalam kontak dengan lapisan kandung kemih. 6. Meredakan Kelelahan Jika tubuh Kita kekurangan air, organ – organ vital dalam tubuh perlu bekerja lebih keras, jantung misalnya, diperlukan kerja ekstra dari jantung untuk memompa keluar darah ke semua sel, begitu juga organ vital lainnya. Minum banyak air putih disamping akan memperlancar kerja organorgan vital tubuh, juga sekaligus memelihara fungsi organ tersebut sehingga terhindar dari efek “kelelahan” kerja organ – organ vital tubuh Kita 7. Obat Alami Untuk Sakit Kepala Membantu meredakan sakit kepala dan rasa sakit yang kembali karena dehidrasi. Meskipun banyak penyebab sakit kepala, dehidrasi adalah akibat yang umum timbulnya sakit kepala. 8. Mengurangi

Rasa Kram dan Terkilir Hidrasi yang tepat membantu menjaga sendi dan otot untuk dilumasi, sehingga Kita cenderung tidak mudah terkena kram dan keseleo, terutama saat Kita berolah raga 9. Perawatan Kecantikan Kulit Apabila konsumsi minum air kurang, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari pengaruh luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit. Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh pun harus benar-benar diperhatikan, ditambah lagi minum air putih 8 – 10 gelas sehari 10. Menurunkan Berat Badan Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air putih hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin. 11. Produktivitas yang Lebih Baik di Tempat Kerja Otak Kita sebagian besar terdiri dari air, sehingga minum air membantu berpikir lebih baik, lebih waspada dan lebih terkonsentrasi. 12. Membuat Suasana Hati Baik Tubuh Kita akan terasa baik karena fungsi kerja organ tubuh dan metobolisme berjalan baik, diri Kita merasa sehat, itulah mengapa Kita merasa bahagia. (h/ont)

Berbahaya, Minum Air Putih Berlebihan MINUM air putih 8 gelas sehari dianjurkan bagi Anda yang memiliki aktivitas rutin. Tapi kini, banyak orang yang melakukan terapi air putih, namun dengan cara salah. Alih-alih berharap bisa menyehatkan tubuh, namun efeknya justru membahayakan kesehatan. “Banyak orang salah mengerti, mereka melakukan terapi air putih tapi dengan mengonsumsi 2 liter sekaligus saat bangun tidur. Ini berbahaya untuk kesehatan jantung dan ginjal,” kata Spesialis Gizi Klinik dari Rumah Sakit Siloam, Dr Samuel Oetoro MS, Sp.GK saat ditemui di acara Kampanye Nasional Danone Aqua, ‘Mulai Hidup Sehat Dari Sekarang’ di XXI Ballroom,Djakarta Theatre, Rabu 16 Maret 2011. Seharusnya, khasiat air putih akan lebih terasa bisa dikonsumsi secara bertahap, bukan secara berlebihan atau sekaligus. Samuel menjelaskan, konsumsi air berlebih bukan bermanfaat untuk tubuh tapi justru membahayakan. Air yang dikonsumsi akan diserap ke saluran cerna dan masuk ke pembuluh darah yang akhirnya bisa menyebabkan volume darah jadi bertambah. Hal ini bisa membebani kerja jantung dan ginjal. Jantung seolah didesak untuk memompa darah lebih cepat, sementara ginjal di desak untuk mengeluarkan cairan lebih cepat. “Ini bisa mengganggu fungsi jantung dan ginjal. Jangan minum sekaligus berlebihan, karena air mudah diserap. Jika setiap hari hal ini dilakukan, bisa membebani jantung dan ginjal serta menyebabkan bagian tubuh tersebut mudah ‘jebol’,” jelas Samuel. Untuk itu, katanya, perlu diketahui cara mengonsumsi air yang sesuai dengan kebutuhan. Samuel menyarankan, agar khasiatnya bisa dirasakan, konsumsi air sebelum Anda merasa haus. Setelah bangun tidur juga dianjurkan untuk mengonsumsi air putih satu gelas. Sebelum dan setelah sarapan juga dianjurkan minum segelas air putih. Begitu pula saat ingin beraktivitas serta sebelum dan setelah berolahraga. Bahkan sebelum tidur pun dianjurkan untuk mengonsumsi segelas air putih. “Cukup minum air 1-2 gelas secara bertahap, jangan lakukan minum sebanyak 1,5 liter- 2 liter sekaligus,” katanya. Mengonsumsi ar putih secara bertahap akan lebih bermanfaat, dan menjadikan hal itu kebiasaan akan menjadi investasi kesehatan Anda di masa depan. Mulai melakukan kebiasaan minum air putih sesering mungkin secara bertahap akan menjadi kebiasaan yang sehat untuk Anda dan keluarga. “Jika ingin menerapkannya di keluarga Anda, cobalah melakukan kebiasaan minum air putih setiap kali melakukan aktivitas 6-8 minggu secara ketat, otomatis pada minggu ke 9, akan menjadi kebiasaan yang sehat.” (h/vvn)

Keajaiban Minum Air Putih SUDAH banyak orang yang paham manfaat minur air dan fungsi air bagi tubuh. Tapi ada hal-hal yang menakjubkan dari air terhadap tubuh manusia yang belum banyak orang tahu. Apa saja? Air memiliki kontribusi penting bagi tubuh dan hampir setiap sel memerlukannya agar bisa berfungsi dengan baik. Sekitar 55-80 persen tubuh manusia terdiri dari air dan air ini bisa hilang dari tubuh saat istirahat, bernapas, berkeringat dan aktivitas fisik lainnnya. Untuk itu seseorang harus mengetahui berapa dosis yang cukup dalam mengonsumsi air agar tidak dehidrasi atau berlebihan. Ada empat hal yang sebagian besar masyarakat tidak ketahui tentang fungsi air dan manfaat minum air bagi tubuh seperti dikutip dari Askmen, yaitu: 1. Air bisa meningkatkan kinerja mental Jika seseorang tidak bisa mengingat suatu barang atau apa yang ingin ia tulis, ada kemungkinan otak mengalami kekeringan. Sekitar 80 persen jaringan otak terdiri dari air, karenanya jika mengalami dehidrasi bisa mengurangi kinerja memori jangka pendek dan mengganggu konsentrasi. Untuk itu penting menjaga asupan air di otak. Di otak, air membawa protein dan enzim yang membantunya memberikan nutrisi. Ketika terjadi dehidrasi, maka cairan ini akan menjadi lebih lambat sehingga performa mental secara langsung akan terpengaruh. 2. Air bisa mencegah penyakit kritis Air diketahui bisa membantu mengurangi jumlah radikal bebas dan racun di dalam tubuh. Meskipun sering membuat orang bolak balik kamar mandi, tapi akan menjaga usus besar dan kandung kemih tetap sehat dan membuatnya terhindar dari penyakit kanker. Air juga membantu mengurangi jumlah garam berlebih di dalam tubuh, padahal diketahui garam berlebih dapat memicu tekanan darah tinggi yang bisa berujung serangan jantung atau stroke. Selain itu, air merupakan konstituen utama dari tulang rawan. Karena ketika air di dalam tubuh berlebih atau mencukupi, maka gesekan di sekitar sendi akan berkurang yang membuat seseorang terhindar dari artritis. 3. Air bisa membantu menurunkan berat badan Air diketahui bisa menjadi penekan nafsu makan serta mempercepat metabolisme tubuh, sehingga kalori yang dibakar juga semakin banyak. Penelitian telah menunjukkan bahwa setelah menelan dua cangkir, akan membantu membakar kalori 30 persen lebih cepat. 4. Air mencegah gigi berlubang Kerusakan gigi umumnya berasal dari penumpulan asam yang menggerogoti enamel. Asam ini bisa dinetralkan dengan ludah atau air liur dan mengandung mineral khusus yang membantu memperbaiki gigi. Selama tubuh terhidrasi, tubuh akan memproduksi air liur yang cukup untuk menjaga gigi dan menghindari gigi berlubang. Seseorang biasanya kehilangan sekitar 2-3 gelas air melalui pernapasan teratur dan satu gelas melalui keringat. Jika ditambah dengan air yang keluar saat di kamar mandi dan latihan fisik, maka diperkirakan tubuh butuh 8 gelas air per hari. Karenanya usahakan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi air yang cukup. (h/vbl) >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

Koperasi

KJKS BMT Anduring, Didirikan 27 Orang PADANG, HALUAN – Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT Anduring didirikan oleh 27 pendirinya pada Mei 2010. Dengan tujuan ingin menjadi lembaga keuangan mikro yang sehat, berkembang, dan juga terpercaya, KJKS BMT Anduring terus mengerahkan pelayanan terbaiknya kepada anggota maupun nasabahnya. Manager KJKS BMT Anduring, Donny mengatakan, sampai saat ini sebanyak 184 nasabah dan 152 orang anggota sudah bergabung dengan lembaga keuangan yang berlokasi di Jalan Dr.Moh. Hatta No.1 RW 1 ini. “Selama tiga tahun ini kami terus berusaha menjadi lembaga kepercayaan masyarakat di sini. Melalui beberapa program kerjasama yang kami hadirkan, kami harap bisa

membantu masyarakat dalam mengembangkan ekonominya,” ujarnya kepada Haluan, Rabu (20/2). Ia mengungkapkan, sejak Agustus 2011 lalu, KJKS BMT Anduring telah resmi berbadan hukum dengan nomor: 40/BH/III.II/2011. “Koperasi ini telah resmi berbadan hukum sejak 2011 lalu,” ungkap Donny. Terdapat beberapa jenis pelayanan keuangan yang dihadirkan oleh KJKS BMT Anduring ini, diantaranya adalah jenis simpan pinjam, tabungan, pembayaran, dan juga kerjasama keuangan. “Untuk pelayanan simpan pinjam dan kerjasama keuangan wajib menjadi anggota koperasi ini dulu. Sedangkan, untuk pembayaran seperti air, listrik, dan telepon kami buka untuk umum. Persyaratan

untuk menjadi anggota koperasi cukup menyerahkan KTP, KK, dan membayar iuran pokok anggota Rp50.000 dan iuran wajib Rp5.000 per bulannya,” ujar Donny. KJKS BMT Anduring membagi nasabahnya ke dalam dua kriteria, yaitu nasabah perorangan dan juga nasabah per kelompok. “Khusus untuk nasabah kelompok ialah khusus untuk masyarakat Anduring yang minimal anggotanya sebanyak 5 orang dan maksimumnya 10 orang,” jelas Donny. Sementara itu, Donny menjelaskan, beberapa program kerjasama juga sedang dijalankan oleh KJKS BMT Anduring saat ini, seperti kerjasama Murhabahan yang merupakan kerja sama dalam hal jual beli. “Kerjasama ini ialah khusus nasabah per kelompok, mereka yang

ingin membeli suatu barang tetapi terkendala dana, maka mereka dapat mengajukan kerjasama ini. Setelah memenuhi persyaratan, kami akan memberikan dana untuk pembelian tersebut dan pembayarannya dapat dicicil maksimal 12 bulan lamanya,” jelas Donny. Selain itu, kerjasama lainnya yaitu kerjasama Musyarakah dan Mudharabah. Kerjasama Musyarakat yaitu untuk anggota koperasi yang ingin mendirikan usaha dan terkendala modal, maka dapat bekerja sama dengan KJKS BMT Anduring. “Bagi anggota yang terkendala modal usaha, maka dapat bekerja sama dengan kami. KJKS BMT Anduring dapat memberikan dana sesuai dengan kebutuhan anggota. Setelah itu, keuntungan usaha akan

Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT Anduring didirikan oleh 27 pendirinya pada Mei 2010. Dengan tujuan ingin menjadi lembaga keuangan mikro yang sehat, berkembang, dan juga terpercaya. CITRA

disepakati antara anggota dan koperasinya. Dalam hal ini, anggota wajib memiliki proposal dan juga neraca keuangan. Sedangkan, pada Kerja-

sama Mudharabah, kami yang akan memberikan modal seluruhnya dan anggota menyumbangkan tenaga, pikiran, dan waktu untuk usaha tersebut,” tuturnya. (h/cw-ncv)

BELANJA SAMBIL BERAMAL

Tukar Jeans Lama dengan Baru PADANG, HALUAN – Mulai tanggal 18 Februari sampai 31 Maret 2013, Suzuya Department Store mengadakan promo khusus untuk produk pakaian merk Cressida dengan tema ‘Belanja dan Beramal’.

LINGKAR SMS Jadi Minuman Resmi TdS 2013 PADANG, HALUAN—- Air mineral SMS direncanakan menjadi minuman resmi selama Tour De Singkarak (TdS) 2013. Minuman akan menemani 300 peserta, 300 orang official, dan 100 mass media yang terlibat dalam kegiatan ini selama tujuh hari. Menurut Ketua Umum Pelaksana TdS yang juga Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, ini merupakan salah satu hal yang baru dalam penyelenggaraan TdS tahun ini. Selain itu, diharapkan pada tahun ini atlet dari Sumbar bisa berkontribusi pada kegiatan ini.“Setidaknya bisa mengikuti satu atau dua etape. Sebelumnya kita tidak pernah mengikuti kegiatan ini, meskipun sebagai tuan rumah,” katanya, Kamis (21/2) saat memimpin rapat teknis TdS 2013 terkait rute alternatif TdS di Basko Hotel. Untuk even tahunan ini, ditargetkan 50 ribu wisatawan bisa mendatangi Sumbar. Pada tahun sebelumnya, sekitra 30 ribu wisatawan mendatangi Sumbar. Dengan jumlah wisatawan ini, pada tahun 2012, jumlah uang yang mengalir ke Sumbar mencapai Rp941 miliar.“Hal yang sama juga diharapkan pada tahun ini. Untuk itu diharapkan kabuapten dan kota bisa mengalokasikan Rp 50 juta untuk sosialisasi kegaiatan sampai ke luar negeri. Seperti ke Singapura dan Kuala Lumpur,” ujarnya. Untuk tahun ini, dengan bergabungnya tiga kabupaten baru, yaitu Pasaman, Solok Selatan, dan Dharmasraya, rute TdS menjadi 17 rute. Sebelumnya hanya 14 rute. Dengan demikian ruas jalan yang dilalui mencapai 1100 Km. Sedangkan untuk jumlah etape meningkat menjadi 9 etape. Sebelumnya hanya 7 etape. (h/cw-eni)

PENGUNJUNG— Antusias pengunjung mengikuti program ‘Belanja dan Beramal’ di Suzuya Department Store. Pengunjung bisa menukar celana jeans milik mereka dengan celana jeans baru merek Cressida. CITRA

PEMKO BUKITTINGGI

Gelar Pelatihan Bordir Kerancang BUKITTINGGI, HALUAN— Bordir kerancang merupakan salah satu ikon dari Kota Bukittinggi. Kota ini telah lama dikenal sebagai daerah penghasil produk-produk bordir kerancang yang banyak diminati oleh berbagai kalangan. “Melihat potensi ini cerah, maka Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan mendukung dan menjadikan Bordir kerancang sebagai produk kompetensi inti daerah ini,” ujar kepala Dinas Koperindag Kota Bukittinggi melalui Kepala Bidang Perindustrian Tati Yasmarni, SE, MM usai Pembu-

kaan Pelatihan Diversifikasi Produk bagi anggota kelompok Usaha Bersama (KUBE), Kamis kemaren Menurutnya, selama ini sudah banyak program yang telah dilakukan oleh Dinas Koperindag Kota Bukittinggi dalam memajukan bordir kerancang, salah satunya melalui pelatihan diversifikasi produk bagi anggota KUBE . Seperti pelatihan yang digelar saat ini, tak lain bertujuan untuk menambah keterampilan dan wawasan anggota dalam menghasilkan berbagai jenis produk bordir kerancang. Dengan kata lain, melatih

KUBE agar mampu berkreativitas dan melahirkan berbagai produk, selain mukena dan pakaian wanita yang sudah biasa diproduksi. Diversifikasi produk yang diberikan pada pelatihan kali ini yaitu mengaplikasikan bordir kerancang pada produk houseware. Pelatihan diversifikasi produk yang telah dilakukan bagi KUB bordir kerancang se- Kota Bukittinggi ini diantaranya mukena,kebaya/baju kurung, baju koko,asesoris pakaian kerja dan Houseware. Pelatihan kali ini tambahnya, digelar dari 15 s/d 22 Februari 2013 di Gedung Dekranasda

Para anggota kelompok Usaha Bersama (KUB) Bukittinggi tengah mengikuti pelatihan di Gedung Dekranasda setempat.RIDWAN. Kota Bukittinggi. Sementara Instruktur pelatihan ini berasal dari pelaku usaha mapan yaitu Sulaman Ambun Suri serta tenaga penyuluh dari Dinas Koperindag

“Dengan adanya kegiatan pelatihan bagi KUB bordir kerancang ini, nantinya KUB siap menerima order sesuai selera pasar,” tambahnya. (h/ rdw)

Menurut Asisten Manager Suzuya Department Store, Vanessa, promo ini digelar Suzuya di beberapa daerah, seperti Rantau Prapat, Pematang Siantar, Bagab Batu, dan di Rocky Padang. “Pada promo ini, Cressida akan memberikan harga untuk setiap celana jeans milik konsumen Rp150.000, kemeja Rp120.000, dan jenis kaos Rp50.000 per potong dengan syarat dan ketentuan berlaku,” ujarnya kepada Haluan, Rabu (20/2). Ia mengatakan, syarat yang diberlakukan untuk promo ini yaitu pengunjung menukar celana jeans milik dengan celana jeans baru merek Cressida, kemudian harga celana baru tersebut akan dipotong dengan harga celana jeans yang ditukar. “Misalnya pengunjung membawa celana jeans bekasnya dan ingin membeli celana jeans Cressida seharga Rp250.000, harga celana baru tersebut akan dipotong sebesar Rp150.000. Jadi, pengunjung hanya tinggal membayar Rp100.000,” katanya. Vanessa menambahkan, ketentuan tersebut juga berlaku untuk penukaran produk jenis kemeja dan juga kaos Cressida. “Ketentuan penukaran jenis kemeja dan kaos sama dengan ketentuan penukaran jenis celana jeans, hanya potongan harganya saja yang berbeda,” tambahnya. Sementara itu, produk jeans, kemeja, dan kaos yang ditukar oleh pengunjung nantinya akan disumbangkan oleh Cressida ke pihak yang membutuhkan. “Sampai dengan akhir Maret nanti, kami akan mengumpulkan produk yang ditukar oleh pengunjung dan kemudian Cressida yang akan menyalurkan sumbangan itu secara langsung,” ucap Vanessa. Tidak hanya itu, Cressida juga menawarkan harga spesial kepada pengunjung untuk produk pakaian wanita yaitu harga mulai Rp30.000 sampai Rp89.000. “Untuk harga spesial ini kami sediakan produk khusus untuk wanita, tetapi juga ada untuk pria misalnya jaket,” ungkapnya. Vanessa mengatakan, selama dua hari ini antusiame masyarakat begitu bagus terhadap program belanja dan beramal maupun spesial price yang Suzuya Departement Store tawarkan. Hal ini terbukti ketika hari pertama program tersebut dibuka, penjualan mencapai sekitar 100 potong pakaian. “Bagi masyarakat yang ingin menukarkan pakaian lama mereka dengan pakaian baru dengan merek terkenal dan kualitas yang bagus bisa langsung saja ke Suzuya Deparment Store. Kami buka promo di lantai bawah maupun di lantai atas,” tutur Vanessa. (h/cw-ncv)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


16

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

CIMB Niaga Raih Laba Rp4,23 T

31 Desember 2012, tumbuh 16% dari tahun sebelumnya menjadi Rp65,65 triliun. CIMB Niaga di Sumatera Barat Sejalan dengan pertumbuhannya, CIMB Niaga terus berekspansi ke beberapa daerah untuk mendekatkan diri ke nasabah dan Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi jaringan CIMB Niaga. Menurut Branch Manager CIMB Niaga Cabang Padang, Tellyana, sampai saat ini CIMB Niaga di Sumatera Barat sudah tersebar ke beberapa wilayah baik itu kantor

konvensional maupun mikro. “Terdapat tiga kantor konvetional yaitu di Padang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No.16, Pondok, dan Bukittinggi, satu kantor cabang syariah, dan kantor mikro finance yang tersebar di beberapa wilayah seperti Solok, Payakumbuh, Batusangkar, dan lainnya,” ujar Tellyana kepada Haluan, Kamis (21/2). Sementara itu, sebanyak sepuluh ATM juga telah tersebar di beberapa titik di Kota Padang, seperti Sudirman, Pondok, Basko, Hotel Pangeran, G-Sport, Ion Hotel, dan M.Yamin. Sedangkan, sebanyak empat Cash Deposit Machine (CDM) telah ada di beberapa tempat yaitu Basko, Sudirman, dan Pondok. Ia mengungkapkan, CIMB Niaga terus mengembangkan layanan brancless banking untuk mempermudah transaksi perbankan nasabah, seperti CIMB cliks (internet banking), Go Mobile (mobile banking), dan Phone Banking. “Selain ATM yang telah lama dijadikan pilihan nasabah dalam bertransaksi, CIMB Niaga mengembangkan beberapa layanan baru untuk mempermudah nasabah kami dalam melakukan transaksi perbankan,” tuturnya. Di samping itu, CIMB Niaga juga memberikan kemudahan lainnya untuk nasabahnya dalam bertransaksi di sembilan negara Asean. “Nasabah dengan status prioritas akan diperlakukan sama prioritasnya seperti negaranya ketika mereka bertransaksi di sembilan negara tersebut,” jelas Tellyana. (h/cw-ncv)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Jefli

Klub Yamaha Touring se-Sumbar PADANG, HALUAN—Perkumpulan atau klub Yamaha yang terdiri dari Vixion, Scorpio dan Byson mengadakan touring se-sumbar. Kota dan kabupaten yang dilalui adalah Padang-Solok-Batusangkar-Limapuluhkota-Agam-Bukittinggi-dan Padang Panjang dengan jarak lintasan touring sejauh sejauh 300 km Service Manager PT Tjahaja Baru, Hendra yang merupakan koordinator pelaksana touring Se-sumbar menyatakan, peserta berangkat dari Padang Sabtu pagi (16/2) dan melewati finis di mifan, Padang Panjang, pada minggu malam . Touring yang dilaksanakan ini adalah dalam rangka temu cluber se-Sumatera Barat untuk terus menjalin silaturahmi antar club-club Yamaha se-Sumatera Barat. “Terobosan terbaru produk Yamaha adalah Yamaha Touring New Vixion menjadi andalan dalam touring pada tahun 2013 ini. Peserta sebanyak 30 orang adalah club sport di Padang. Yamaha memang sangat bagus diajak untuk touring karena body yang nyaman saat dikendarai. Selain itu, sangat cocok pada jalan lurus dan berkelok-kelok dan injeksinya sempurna dari vixion biasa, “ tambahnya. (h/cw-lex)

BERSAMA— Branch Manager CIMB Niaga Cabang Padang, Tellyana (dua dari kiri) bersama stafnya di kantor CIMB Niaga Cabang Padang. CITRA

PADANG, HALUAN – PT. Bank CIMB Niaga Tbk melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (audited) per 31 Desember 2012 sebesar Rp4,23 triliun yang meningkat sampai 33% year-on-year (yoy). Di tahun 2012, CIMB Niaga juga berhasil mempertahankan posisinya sebagai bank terbesar kelima di Indonesia dari sisi asset. Total aset CIMB Niaga tercatat sebesar Rp166,80 triliun Presiden Direktur CIMB Niaga Arwin mengatakan, tahun 2012 merupakan tahun yang baik bagi CIMB Niaga.

Mikro Laju CIMB Niaga telah menyalurkan kredit sebesar Rp2,15 triliun per 31 Desember 2012. Jumlah tersebut meningkat 73% dibandingkan periode sebelumnya yang sebesar Rp1,24 triliun. “CIMB Niaga telah berkomitmen untuk terus mengembangkan produk dan layanan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Indonesia dengan

tetap memperhatikan kualitas kredit yang baik,” ujar Arwin. Lanjut Arwin, bisnis syariah CIMB Niaga juga mencatatkan pertumbuhan sebesar 133% yoy untuk bisnis pembiayaan menjadi sebesar Rp7,68 triliun per 31 Desember. Di samping itu, bisnis Rahn juga telah berhasil mencatat pertumbuhan 89% yoy menjadi sebesar Rp126 miliar melalui 77 outlet yang dimiliki. Ia menambahkan, pertumbuhan penyaluran kredit CIMB Niaga didukung pula dengan peningkatan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 15% yoy menjadi 151,02 triliun per


JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

Schalke Tahan Galatasaray ISTANBUL, HALUAN — Laga leg pertama antara Galatasaray kontra Schalke 04 berakhir tanpa pemenang. Kedua tim bermain imbang 1-1 dengan kedua gol diciptakan di babak pertama. Galatasaray menjamu Schalke di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Turk Telekom Arena, Kamis (21/2/2013) dinihari WIB. Galatasaray unggul lebih dulu di menit ke-12 lewat sepakan Burak Yilmaz. Jelang turun minum, Schalke menyamakan angka setelah Jermain Jones mencetak gol. Skor 1-1 bertahan hingga laga usai. Leg kedua akan dimainkan di Veltins Arena pada 12 Maret mendatang. Untuk lolos ke perempatfinal, Galatasaray butuh kemenangan atau hasil imbang dengan skor lebih dari 1-1. Sementara itu, hasil imbang tanpa gol akan cukup untuk meloloskan Schalke.(h/net)

17

KUASAI PERTANDINGAN DARI AC MILAN

Barca Kalah Produktif MILAN, HALUAN — Kemenangan AC Milan atas Barcelona dinilai sebagai buah dari tepatnya strategi yang diusung Rossoneri, serta kedisplinan dan fokus selama 2x45 menit untuk menerapkan strategi itu. Kurang diunggulkan atas Barca, Milan justru berhasil memetik kemenangan dalam laga leg I babak 16 besar Liga Champions. Tampil di kandang sendiri, Milan berhasil memukul Barca 2-0 di San Siro, Kamis (21/2/) dinihari WIB.

"Aku tegang sekali! Laga seperti ini selalu sulit diperhitungkan, tapi kami semua senang bisa meraih sebuah kemenangan bagus atas sebuah tim besar," kata kiper Milan Christian Abbiati kepada Mediaset yang dikutipFootball Italia. Milan sebenarnya sempat dalam tekanan hebat Barca yang amat

mendominasi penguasaan bola--situs UEFA menyebut Barca unggul 66% berbanding 34%. Akan tetapi Massimo Ambrosini cs bukan cuma bisa meredam lawan dalam melepaskan umpan matang atau memamerkan aksi individu, tetapi juga tampil lebih efektif. Secara disiplin, para pemain Milan pun terus-terusan mengawal daerahnya serta melakoni tugasnya masing-masing. "Kami membuat Barca kesulitan karena kami pun bisa bikin gol di babak pertama. Kami sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk laga ini dan pelatih (Massimiliano Alegri) sudah memberi instruksi dengan tepat. Aku memuji rekanrekanku karena para penyerang pun ikut turun membantu dan bikin Barcelona

dalam tekanan." "Kami sangat berkonsentrasi dan tidak membiarkan Barca membuat peluang, lalu bagus dalam melepaskan serangan balik. Kami tahu Barcelona akan mendominasi penguasaan bola, jadi kami menyesuaikan diri dengan hal itu dan fokus kepada menghadang umpanumpan terobosan mereka." "Mereka amat bagus dalam mendorong maju para gelandangnya, jadi itulah yang kami risaukan. Secara umum mereka jarang melepaskan tembakan jarak jauh, tapi kami memaksa mereka melakukannya. Di Camp Nou akan jadi pertarungan sengit lagi," lugas Abbiati. Pada pertandingan yang dikuasi Barca itu mendominasi penguasaan bola di babak pertama dan memaksa

Milan lebih banyak bertahan di areanya sendiri. Kebuntuan kemudian pecah di menit ke-57. Adalah Milan yang memimpin lewat Kevin Prince Boateng, kendati proses gol itu diwarnai protes kubu Barca yang menilai telah terjadi handball. Sembilan menit sebelum bubaran, Milan menggandakan keunggulan. Mbaye Niang dan Stephane El Shaarawy ikut berperan besar dalam gol kedua Rossoneri yang dibuat oleh Sulley Muntari. Kendatipun kalah dua gol tanpa balas, Barca masih berpeluang lolos mengingat laga leg II akan dihelat di kandangnya sendiri, Camp Nou, 12 Maret mendatang. Saat itu, Milan sebaliknya bakal berusaha mempertahankan keunggulan dua gol yang diraih saat ini. (h/mat/net)

SEDIH — Lionel Messi tak mampu menyembunyikan kesedihannya setelah timnya dipecundangi AC Milan 2-0 pada pertandingan di San Siro, Milan, Kamis (21/2). UEFA

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman :Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA POJOK ARENA La Nyalla Cs Kembali ke PSSI

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

SEMEN PADANG FC VS PSV EINDHOVEN

Upayakan Laga di Padang PADANG, HALUAN — Manajemen Semen Padang FC berupaya untuk memindahkan laga ujicoba dengan rakasasa Belanda, PSV Eindhoven pada 15 Mei 2013 itu di Stadion H Agus Salim untuk menghadirkan hiburan bagi pecinta sepakbola di Sumbar.

JAKARTA, HALUAN — Empat mantan anggota Komite Eksekutif PSSI, yakni La Nyalla Mattalitti, Tony Aprilani, Roberto Rouw, dan Erwin Dwi Budiawan dipastikan akan kembali berkantor ke kantor PSSI, Jumat (22/2). "Setelah salat Jumat, saya bersama tiga Exco akan ke PSSI. Sebenarnya saya harus kembali sejak tanggal 7 Juni kemarin, tapi mulai besok baru aktif kembali," ujar La Nyalla kepada wartawan, Kamis (21/2/2013). Sebagaimana diketahui, empat anggota Komite Eksekutif tersebut telah dipecat oleh PSSI lantaran dinilai melanggar etika organisasi. Namun, berdasarkan MoU pada 7 Juni di Kuala Lumpur, empat anggota Komite Eksekutf tersebut telah diperbolehkan untuk kembali. Selain dalam MoU, empat anggota Komite Eksekutif tersebut harus segera kembali sesuai pada surat FIFA pada 13 Februari. Sesuai kesepakatan, pemerintah bersama PSSI dan KPSI akan menggelar kongres pada 17 Maret. "Belum ada info terbaru sampai sekarang tentang kongres. Yang pasti akan dilaksanakan pada 17 Maret di Jakarta dan agendanya seperti yang tertera di MoU. Belum jelas bagaimana teknis sepenuhnya karena belum ada rapat lagi mengenai pelaksanaan kongres," kata La Nyalla. (h/net)

J-League Ajak Pemain Indonesia ke Jepang TOKYO, HALUAN — J-League, yang berencana untuk membuat kompetisi baru di level yang lebih rendah pada 2014, mempertimbangkan untuk memberikan jatah bermain khusus kepada pemain asal Asia Tenggara, termasuk di antaranya dari Indonesia. Hal ini tak bisa dilepaskan dari rencana JLeague untuk melakukan ekspansi ke seluruh Asia, termasuk Asia Tenggara dengan menjalin kesepakatan bersama dengan sejumlah negara. Kebijakan ini juga nantinya akan memberikan keuntungan bagi para pemain dari Thailand, Myanmar, Vietnam juga Indonesia untuk ambil bagian di kompetisi J-League. "Harapannya adalah pemain dari Asia Tenggara bisa bermain di Jepang dan berkembang sebagai pemain dan kembali ke kompetisi mereka sendiri dan bermain lebih baik di sana," demikian pernyataan salah satu ofisial di JFA seperti dilaporkan Sponichi. Sistem kuota untuk pemain asal Asia Tenggara akan sama seperti jatah pemain asing asal Asia yang diperkenalkan pada 2009. Sejauh ini, klub Jepang FC Ryukyu dari divisi tiga sudah melakukan langkah proaktif dengan mendatangkan pemain asal Malaysia. Tahun lalu, J-League sudah melakukan siaran di Thailand, Indonesia, Vietnam dan Malaysia. Diharapkan, dengan adanya undangan dari J-League untuk pemain dari negara-negara di Asia Tenggara, pamor JLeague bisa jauh lebih berkembang.(h/net)

Piala Wapres, 13 Petinju Segera TC PADANG, HALUAN — Sebanyak 13 petinju Sumbar yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Kejurnas Tinju Amatir Wapres Cup II 1-7 April, akan menjalani Trainning Center (TC) mulai Maret mendatang. Setelah melakukan seleksi terbentuknya tim inti beberapa waktu lalu dengan dipilihnya 13 petinju, dipersiapkan dalam TC penuh dimulai awal Maret di pusatkan di Kota Padang. Mereka akan digembleng oleh pelatih berpengalaman Syamsir Djamal. “Petinju diinapkan di Padang rencananya, tapi dalam Sabtu depan tempatnya akan dapat. Ini bukti keseriusan kita menghadapi iven Wapres Cup II,” terang Ketua Pertina Sumbar Togi P Tobing didampingi Ketua Harian Efendi. Para petinju tersebut telah melakukan berbagai persiapan di daerah mereka masingmasing. Namun tiga petinju terbaik Sumbar yakni Adi dikelas 46 kg, Nanta Alfarizi kelas 60 kg, M Djamal Lembang kelas 52 kg, melaksanakan ujicoba di Pekanbaru, dalam mengikuti Piala DPRD Cup 21-25 Februari. Tiga petinju tersebut, telah berangkat ke Pekanbaru Senin (18/2) dan sudah mendapat rekomendasi Pengprov Pertina Sumbar. Mengenai peluang petinju tuah sakato merebut emas di Wapres Cup II, Togi Tobing mengatakan semuanya berpotensi, pasalnya petinju yang diturunkan itulah petinju terbaik Sumbar.”Kami melihat petinju ini dasarnya di Porprov. Mereka berprestasi di Porprov dan diseleksi lagi 9 maret lalu,” tukasnya. (h/rio)

AFC CUP — Laga ciamik yang kerap dipertontonkan skuad Semen Padang FC, serta statusnya sebagai juara Indonesian Premier League (IPL) menjadi daya tarik tim luar negeri untuk berujitanding. Maret mendatang, Semen Padang akan melakoni laga perdananya di kompetisi level Asia, AFC Cup 2013. DOKUMEN

Besok, Puluhan Offroader Bertarung di Ngarai Sianok BUKITTINGGI, HALUAN — Puluhan Offroader dari berbagai daerah di Sumbar akan menjajal medan ekstrim di aliran Batang Sianok perbatasan BukittinggiAgam pada Sabtu (23/2) besok hingga Minggu (24/2) lusa. Selain akan berkutat dengan derasnya aliran sungai dan bebatuan tajam, sejumlah rintangan menantang yang dibentuk panitia akan menghambat para offroader menuju podium. Iven yang bertajuk ‘Exhibition of Road’ ini akan memperebutkan satu unit sepeda motor sebagai juara utama, serta beberapa hadiah elektronik yang telah dipersiapkan panitia. Eksibisi itu sendiri dibagi menjadi tiga kelas pertandingan, yakni Kelas Ekstrim di bawah 2.500 CC, Kelas Ekstrim di atas 2.500 CC, serta Kelas Non-winch. Mengingat rute eksibisi ini memang tergolong ekstrim, panitia hanya menetapkan jarak tempuh pendek bagi peserta, maksimal 500

meter. Peserta yang berhasil ke finish dengan waktu tercepat, akan dipilih sebagai pemenang. Panitia juga telah mempersiapkan rencana cadangan jika di saat eksibisi nanti, mendadak curah hujan meninggi. Beberapa hari belakangan ini, Kota Bukittinggi memang selalu diguyuri hujan. Jika curah hujan tinggi, maka debit air Batang Sianok meningkat, yang membuat aliran air semakin deras. Kondisi itu sedikit membahayakan jika offroader dipaksa mengikuti eksibisi tersebut. “Yang jelas, panitia akan memperhatikan tingkat keselamatan peserta off road. Untuk penonton, panitia juga telah mempersiapkan beberapa titik aman, sehingga penonton lebih nyaman melihat perlombaan itu,” tutur Arief Budiman selaku Ketua Pelaksana Kegiatan, ketika dihubungi Haluan, kamis (21/2). Untuk jumlah peserta, Arief mengatakan, hingga Kamis sore

kemarin, 20 peserta telah melakukan konfirmasi keikutsertaannya dalam eksibisi ini, baik yang mendaftar atas nama pribadi, maupun atas nama klub mereka masing-masing. “Selain di Sumbar, undangan untuk mengikuti kegiatan ini juga telah dikirim ke provinsi tetangga, seperti Riau dan Jambi. Pendaftarannya masih dibuka hingga Jumat (22/2) malam. Panitia sendiri menargetkan eksibisi ini diikuti 70 peserta,” jelas Arief. Arief menambahkan, eksibisi ini dilakukan dalam rangkaian pengukuhan Pengurus Cabang (Pengcab) Indonesian Offroad Federation (IOF) Kota Bukittinggi. Disaat pembukaan eksibisi yang dilaksanakan di Lapangan Kantin sekitar pukul 08.00 WIB pada Sabtu (23/2) besok, akan dimulai dengan acara pengukuhan pengcab IOF Bukittinggi, serta pengukuhan para klub offroad di Bukittinggi. (h/wan)

Ducati Siap Hadapi Musim 2013

VALENTINO ROSSI

BOLOGNA, HALUAN — Musim balap 2012 adalah musim yang buruk bagi Ducati. Mereka hanya berhasil naik podium dua kali melalui Valentino Rossi. Sedangkan Nicky Hayden tidak sekalipun naik podium sepanjang musim. Saat persiapan musim 2013 dimulai di Sepang awal bulan ini, Ducati masih belum juga menunjukkan perbaikan performa. Nicky Hayden dan Andrea Dovizioso hanya mampu finish di peringkat sembilan dan sepuluh dalam catatan waktu tercepat yang ditorehkan para pebalap. Meskipun begitu, Project Director Ducati Paolo Ciabatti masih tetap yakin bahwa Desmosedici bakal mampu bersaing untuk tiga besar untuk musim 2013. "Pendapat saya tidak berubah dan kami percaya dengan realistis, kami akan mampu bersaing untuk naik podium sebelum musim berakhir," ungkapnya kepada MCN. Ciabatti menambahkan bahwa peluang besar mereka akan naik podium saat paruh kedua musim balap. "Kami tidak menyembunyikan apapun dari para pebalap. Kami tidak mengatakan kepada mereka bahwa kita punya kendaraan yang benar-benar baru. Kami tahu ini tidak mudah." Menurutnya, Ducati harus lebih mengembangkan chassis, respons mesin terhadap tarikan gas, dan kenyamanan berkendara untuk pebalap yang lebih baik. "Perubahan tidak terjadi dalam semalam tapi kita ingin melihat perkembangan yang signifikan segera,"ujarnya.(h/net)

Hal ini dikatakan CEO Semen Padang FC Erizal Anwar kepada wartawan di Sekretariat PT KSSP di Komplek PT Semen Padang. “Kita berharap ini bisa terwujud. Untuk jaminannya, kita berharap menggelar laga AFC Cup di Padang dengan sebaik mungkin sehingga bisa menunjukkan pada dunia internasional laga home Semen Padang sesuai dengan standar internasional,”kata Erizal. Pertandingan dengan tim asal Belanda, PSV Eindhoven itu sendiri dirancang oleh promoter untuk digeber di Gelora Bung Karno. PSSI sendiri, melalui boss PT LPIS, Widjajanto sebelumnya menginformasikan tawaran tanding dengan PSV Eindhoven ini. Semen Padang FC sejak menjadi juara IPL 2012 lalu, kini telah menjadi lirikan tim internasional. Setelah PSV Eindhoven, tim Divisi I J League (Jepang) juga menyatakan minatnya untuk menguji ketangguhan Titus Bonai Cs. Tak hanya itu, juga ada tim asal Argentina juga sudah melakukan komunikasi.

“Jadi, kami berharap dukungan semua pihak, agar nantinya pertandingan AFC Cup di Stadion H Agus Salim berjalan dengan lancar. Jangan sampai ada hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan AFC terjadi,”kata Erizal lagi. Untuk itu, manajemen Semen Padang sendiri sebelumnya sudah berkoordinasi dengan kelompok supporter untuk ikut menjaga ketertiban. Selain itu, hal ini juga didukung dengan 200-an pihak keamanan dari unsur TNI-Polri. “Kita berharap tak ada lemparan ke stadion, baik minuman botol maupun kembang api atau petasan karena ada sanksi yang tegas hingga denda puluhan juta. Untuk antisipasinya, nanti penonton tak diperkenankan membawa air mineral dalam kemasan ke tribun dan pedagang asongan juga dilarang menjualnya,”katanya. Yang lebih penting dari itu bukan dendanya, tapi bagaimana menjaga nama baik Sumbar dan Indonesia terkait dengan gelaran pertandingan internasional. (h/mat)

SEKUM PSSI Sumbar Yusman Kasim menjelaskan tentang program kerjanya PSSI Sumbar dan Danone Nations Cup 2013 di Sumbar. RAKHMATUL AKBAR

48 Tim akan Berlaga di DNC Sumbar PADANG, HALUAN — Pelaksanaan Kompetisi Danone Nations Cup (DNC) 2013 akan segera memasuki level Sumbar, menyusul tuntasnya pelaksanaan iven serupa di tiga dari lima wilayah kompetisi. Pada level ini, akan bertarung 48 tim sepanjang Sabtu-Minggu (9-10/3) di Padang. Ini disampaikan ketua panitia Festival Danone Nations Cup 2013 tingkat Sumbar, Syafrizal Ucok, yang didampingi sekretaris panitia, Yosrizal, saat jumpa pers, Kamis (21/2). “Sebanyak 48 tim tersebut akan dibagi dalam 16 grup. Pada penyisihan grup tersebut tim-tim akan bermain dalam setengah kompetisi. Juara grup akan lolos ke putaran kedua yang kemudian akan memakai sistem gugur,” ungkapnya. Menurut mantan Wakil Bupati Kabupaten Pesisir Selatan ini, tiga wilayah yang telah menuntaskan pelaksanaan pertandingan itu, adalah Padang, Tanah Datar dan Bukittinggi. Dari Tanah Datar dan Bukittinggi, masing-masing ada enam perwakilan yang akan tampil di DNC level Sumbar. “Untuk Padang, kuotanya akan lebih, sesuai ketentuan dari panitia pusat untuk

>> Editor : Rakhmatul Akbar

memenuhi kuota 48 tim, ”katanya. Kalau hanya 36 tim yang bermain di masingmasing wilayah tersebut, maka kuota dari masingmasing wilayah tersebut hanya enam tim. “Artinya secara keseluruhan baru terjaring 32 tim. Dengan demikian, masih tersisa sebanyak 12 kuota lagi,” katanya. Pada tingkat Sumbar mendatang, proses screaning pemain akan berjalan lebih ketat. Pasalnya, screaning akan dilakukan langsung oleh tim dari Danone Nations Cup pusat. Tim screaning dari Sumbar hanya berposisi sebagai pembantu. Di tempat yang sama, Sekum PSSI Sumbar, Yusman Kasim yang didampingi Wakil Ketua Dacony menyebutkan Danone Nations Cup merupakan bagian dari program kerja PSSI yang dilaksanakan di Sumbar. “Ada tiga kota di Sumatera yang dipercaya, salah satunya kami di Sumbar, ”kata Yusman . Untuk program kerja PSSI Sumbar sendiri, rencananya akan digodok pada Maret 2013 melalui sebuah raker. Salah satu program yang sudah dilakukan sebelumnya, adalah pelaksanaan Semen Padang Cup 2012. (h/mat)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


LUAR NEGERI 19

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

NOTES

Universitas Johns Hopkins Didirikan 22 FEBRUARI 1876 — Universitas Johns Hopkins adalah salah satu universitas terkemuka di dunia. Universitas ini didirikan dengan tujuan untuk menjadi pusat penelitian. Universitas ini didirikan pada tanggal 22 Januari tahun 1876 dan diberi nama sesuai dengan pendermanya, John Hopkins. Daniel Coit Gilman adalah orang pertama yang dilantik sebagai ketua universitas ini. Ia dilantik pada tanggal 22 Februari tahun 1876. Universitas ini memiliki beberapa kampus basis yaitu di Baltimore, Maryland, dan United States. Universitas John Hopkins juga memiliki cabang kampus di tempat lain seperti Washington, D.C., Italia, Cina, dan Singapura. Johns Hopkins merupakan pelopor konsep universitas penelitian modern di United States. National Science Foundation(NSF) menganugerahkan Universitas John Hopkins posisi sebagai institusi pendidikan teratas di antara institusi pendidikan lain di United States. Penelitian yang dilakukan utamanya dalam bidang ilmu pengetahuan, medis, dan teknik. Sampai tahun 2009,Universitas John Hopkins memenangkan 33 hadiah nobel dari orang-orang yang bergabung dalam universitas ini. (h/wkp)

LINGKAR Jepang Hukum Gantung 3Terpidana TOKYO, HALUAN — Jepang melaksanakan hukuman gantung terhadap tiga terpidana mati dan merupakan eksekusi hukuman mati pertama di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Shinzo Abe. Ketiganya dieksekusi Kamis (21/2/2013) dini hari. Tidak ada keterangan mengenai identitas mereka. Hukuman mati di Jepang biasanya dilakukan satu persatu. Ini adalah eksekusi pertama yang dilaksanakan sejak September 2012. Jepang adalah satu dari sedikit negara industri yang masih melakukan hukuman mati, dan biasanya hanya dijatuhkan pada pelaku pembunuhan ganda. Meski mayoritas rakyat Jepang mendukung hukuman mati, kelompok-kelompok pegiat hak asasi mengatakan hukuman mati di Jepang terbilang keras, dan terpidana hanya diizinkan menerima sedikit kunjungan dan tidak banyak berolahraga. Terkadang para terpidana dipenjara selama puluhan tahun dan tidak mendapat pemberitahuan kapan mereka akan dijatuhi hukuman mati. Saat ini ada lebih dari 130 orang yang menunggu hukuman mati, termasuk Shoko Asahara, dalang serangan gas sarin 1995 di stasiun kereta bawah tanah Tokyo. Tidak ada eksekusi yang dilakukan pada 2011, tapi dimulai kembali pada Maret 2012 dibawah pemerintahan Partai Demokrat. Abe mengambil alih kekuasaan dalam kemenangan telak pada pemilu Desember 2012. (h/bbc)

‘Negara yang Tunduk pada AS akan Celaka’ PYONGYANG, HALUAN — P e m e r i n t a h Korea Utara kembali melayangkan “perlawanan” terhadap Amerika Serikat, terkait uji coba nuklir yang banyak dikecam komunitas internasional. Pemerintah Korea Utara, Kamis (21/2/2013), mengatakan, setiap negara yang menuruti kemauan AS untuk menghentikan program nuklirnya akan menghadapi “konsekuensi tragis”. Salah satu contoh negara yang menghentikan program nuklirnya adalah Libya. Pada 2003 lalu Libya menghentikan program nuklirnya demi memperbaiki hubungan dengan Amerika Serikat. Namun, akhirnya pemimpin Libya Moammar Khadafy tumbang dalam pemberontakan yang didukung Washington. Korea Utara menyatakan tidak akan melakukan kesalahan yang sama dengan Libya. “Konsekuensi tragis negara-negara yang menghentikan program nuklirnya membuktikan bahwa DPRK (Korea Utara) tak akan melakukan hal yang sama terkait opsi nuklir,” demikian kantor berita KorutKCNA. Korea Utara bahkan sudah memberi tahu China, satu-satunya sekutu negeri itu, bahwa pihaknya akan melanjutkan uji coba nuklir ke tahap selanjutnya. Sebelumnya, Korea Utara juga mengeluarkan ancaman akan menghancurkan Korea Selatan, negeri tetangganya yang demokratis dan kaya. (h/kcm)

AS Sudah Bunuh 4.700 Orang dengan “Drone” WASHINGTON, HALUAN — Seorang senator AS mengungkapkan, sekitar 4.700 orang, termasuk sejumlah warga sipil, tewas dalam serangkaian serangan bom yang dilakukan dalam perang rahasia Amerika dengan pesawat tanpa awak (drone), lapor media lokal, Rabu (20/2/ 2013). Jumlah korban dari ratusan serangan rudal yang diluncurkan drone terhadap tersangka Al Qaeda di Pakistan, Yaman, dan berbagai tempat lain di dunia tetap menjadi misteri karena para pejabat AS menolak untuk membahas secara terbuka rincian apa pun dari kampanye terselubung tersebut. Namun, Senator Partai Republik Lindsey Graham, pendukung setia penggunaan drone, secara terbuka menyebutkan jumlah yang melebihi berbagai perkiraan independen tentang jumlah korban. “Kami telah membunuh 4.700 orang,” kata Senator Graham seperti dikutip Patch Easley, sebuah situs lokal yang berkantor di kota kecil Easley di South Carolina. “Kadang-kadang Anda menyerang orang-orang yang tidak bersalah, dan saya benci hal itu. Namun, kita sedang berperang, dan kami telah melenyapkan beberapa anggota sangat senior dari Al Qaeda,” kata Senator Graham kepada Easley Rotary Club seperti dikuti situs tersebut. Walau ada kecaman dari beberapa anggota parlemen dan para pendukung hak-hak asasi manusia yang mempertanyakan kerahasiaan dan legalitas serangan pesawat tak berawak itu, Senator

DAERAH TERDINGIN — Inilah lembah Oymyakon di Republik Sakha, timur laut Rusia, adalah tempat terdingin di belahan bumi utara. Suhu di sini bisa turun sampai -67,8 derajat Celsius, namun tetap ada orang-orang yang tinggal di sini. Desa Oymyakon dan Kota Yakutsk adalah tempat-tempat terdingin di Bumi. Di Oymyakon, tempat 500 orang tinggal, hanya sedikit kemewahan modernitas yang dapat mereka nikmati. Telepon seluler tak dapat bekerja di tempat sedingin ini. REUTERS

Graham membela ketergantungan Presiden Barack Obama pada pesawat tak berawak. “Ini senjata yang perlu digunakan,” katanya. “Ini sebuah senjata taktis. Sebuah drone merupakan kendaraan udara tanpa awak yang sekarang dipersenjatai.” Tidak jelas apakah angka yang disebut Senator Graham merujuk pada perkiraan Pemerintah AS sendiri tentang korban serangan drone. Kantor berita AFP melaporkan, kantor Graham tidak bisa segera dihubungi untuk dimintai komentar. Berdasarkan laporan media dan sumber-sumber lain, sejumlah

organisasi telah mencoba untuk menghitung berapa banyak militan dan warga sipil yang mungkin telah tewas dalam serangan pesawat tak berawak, yang dikembangkan secara dramatis di bawah pemerintahan Obama. Yayasan Amerika Baru yang berbasis di Washington mengatakan telah terjadi 350 serangan pesawat tak berawak AS sejak 2004, sebagian besar dari jumlah itu terjadi pada masa kepresidenan Obama. Yayasan itu memperkirakan jumlah korban tewas antara 1.963 dan 3.293 orang, dengan 261-305 warga sipil ikut tewas. Menurut Biro Jurnalisme

Investigatif yang berbasis di London, antara 2.627 dan 3.457 orang telah dilaporkan tewas oleh pesawat tak berawak AS di Pakistan sejak 2004, termasuk 475 hingga 900 warga sipil. Perkiraan jumlah korban terkait dengan sejumlah serangan rahasia yang dilakukan CIA, dan tidak termasuk serangan drone di Afganistan yang memang berada di bawah otoritas militer AS dan tidak berselubung kerahasiaan. Pemerintahan Obama telah menegaskan bahwa “pembunuhan dengan drone” merupakan “pilihan terakhir” terhadap mereka yang merencanakan penyerangan ter-

hadap AS tetapi tidak dapat ditangkap. Para penentang kebijakan itu mengatakan sejumlah serangan drone yang mengakibatkan pembunuhan ekstra-yudisial menabur kebencian di antara penduduk lokal dan kurang mendapat pengawasan Kongres atau pengadilan. Obama mengakui untuk kali pertamanya pada bulan ini bahwa rakyat Amerika butuh lebih dari sekadar kata-katanya untuk percaya bahwa ia tidak menyalahgunakan kekuasaannya dalam melancarkan perang drone rahasia di luar negeri. (h/kcm)

Seniman Swedia akan Lukis Wanita Indonesia Dapat Karikatur Nabi Muhammad Hidung Palsu dari Peraih Oscar

Lars Vilks STOCKHOLM, HALUAN — Seniman Swedia Lars Vilks yang pernah menggambarkan sosok Nabi Muhammad kembali akan membuat lukisan yang sama. Lukisan tersebut akan dipublikasikan dalam sebuah pameran dalam tahun ini. “Sangat penting untuk melanjutkan karena jika Anda menyerah pada ancaman dan mundur, Anda telah meninggalkan prinsip demokrasi,” kata Lars Vilks seperti diberitakan AFP, Kamis (21/2/2013). Lars pada tahun 2007 mendapatkan kritikan dan ancaman

pembunuhan karena menggambarkan sosok Nabi Muhammad yang dikecam berbagai kalangan. Gambar tersebut diterbitkan surat kabar harian Swedia, Nerikes Allhenda. Pada lukisan terbarunya nanti, Lars menyebut akan menggambarkan hal yang sama seperti yang digambarkan sebelumnya pada tahun 2007, dan akan dipamerkan bersama karya seniman lainnya seperti Claude Monet, Peter Paul Rubens dan Anders Zorn. Namun, Lars masih sulit memperkirakan apakah lukisannya akan dipajang pada bulan Juli nanti di Malmoe, yang merupakan kota terbesar di Swedia yang diprediksi akan mendorong terjadinya protes dan ancaman yang lebih besar kepada dirinya. Berdasarkan data dari Islamic Centre di Malmoe, terdapat sekitar 100.000 orang pemeluk Islam. Sebelumnya, pada tahun 2009, Colleen LaRose, seorang perempuan berkebangsaan Amerika Serikat (AS) yang menyebut dirinya “Jihad Jane”, ditangkap di AS dengan tujuh orang lain karena merencanakan untuk membunuh Vilks. (h/dtc)

ALEC Gillis. NET CALIFORNIA, HALUAN — Seorang wanita Indonesia harus kehilangan hidungnya akibat perbuatan suaminya. Wanita bernama Yustince itu diserang oleh suaminya dengan golok yang mengakibatkan hidungnya putus. Selama tiga tahun, wanita berumur 30 tahun itu harus menutupi bekas luka lebar di wajahnya dengan perban. Namun kini, dia bisa membuka perban tersebut dan tampil dengan lebih percaya diri. Ini berkat inisiatif Gross-

man Burn Foundation organisasi nirlaba yang fokus pada layanan kesehatan meminta bantuan ahli efek khusus Hollywood, AS, Alec Gillis untuk membuat hidung palsu bagi Yustince. Gillis yang peraih Oscar itu telah membuat makeup effects untuk puluhan film-film Hollywood, termasuk Jumanji, Alien vs Predator dan Cast Away. Dr Rebecca Grossman, ketua Grossman Burn Foundation yang berbasis di California, AS mendatangi Gillis

setelah mendengar tentang kisah Yustince. “Saya temui dia dan bertanya, ‘Anda bisa melakukan ini?’ Dia bilang, tak masalah,” kata Grossman seperti dilansir ABC 7, Kamis (21/2/2013). “Kami sangat bersyukur karena dia langsung menyetujui dan apa yang telah diberikannya akan mengubah hidup wanita itu,” tutur Grossman. Grossman pun pergi ke Indonesia untuk mencocokkan Yustince dengan hidung prostetik buatan Gillis. Yustince pun diajari cara memasang dan mencopot hidung palsu itu kapan pun dia mau. Hidung tersebut bisa menempel langsung ke wajahnya. Ada pula hidung palsu lainnya yang bisa dipasang dengan menggunakan magnet. Namun hidung palsu yang dibuat sesuai warna kulit Yustince itu masih dalam bentuk prototipe. (h/dtc)

Wanita Ini Menikah dengan Pria Pembunuh Saudari Kembarnya

BUENOS AIRES, HALUAN — Perempuan Argentina berusia 22 tahun ini baru saja merayakan Hari Valentine dengan menikahi

pria yang tengah menjalani hukuman penjara 13 tahun karena membunuh saudari kembarnya.

Setelah upacara sipil pernikahan di Pico Truncado, Argentina, polisi langsung menggiring si mempelai pria kembali ke sel

penjaranya. Di luar gedung, ada kerumunan orang yang marah dan siap melempari pengantin baru ini dengan telur dan batu. Seperti dilaporkan harian The Independent, Victor Cingolani, 28, dipenjara karena berperan dalam penembakan pada 2010 yang menyebabkan kematian Johana Casas. Model berusia 19 tahun itu ditemukan dengan dua luka tembak di kepala, tubuhnya kemudian dibuang di tempat pengumpulan sampah terdekat. Marcos Diaz, pria teman serumah Casas, akan menghadapi sidang atas perannya dalam pembunuhan tersebut tahun ini. Cingolani berkeras bahwa dia tak bersalah meski pengadilan memvonisnya “turut serta” dalam pembunuhan tersebut. Namun Edith Casas percaya pada suami barunya itu. “Saya akan menikah dengan pria yang saya cintai dan >> Editor : Nova Anggraini

bukan dengan pria yang membunuh saudari perempuan saya,” kata dia. Peristiwa ini tentu tak membuat orangtua Casas bahagia. Mereka berusaha mencegah pernikahan itu dengan mengklaim bahwa mental Edith Casas tak stabil. Uji psikologis Edith Casas tak menunjukkan indikasi “gangguan mental” dan pernikahan tersebut pun bisa berlanjut. “Buat saya, kedua anak saya sudah mati,” kata ayah Edith dan Johana, Valentin Casas pada koran Clarin bulan Desember lalu. “Johana sudah bersama Tuhan dan Edith dengan iblis.” Sementara Cingolani sendiri berkata, “Saya tak menyangka pernikahan kami bisa memiliki begitu banyak tanggapan dari dunia internasional,” pada reporter di luar gedung pengadilan, Minggu (17/2) lalu. (h/net) >> Penata Halaman : Rahmi


20

KOTA SOLOK

LINGKAR SMA 1 Juara PIK SOLOK, HALUAN — SMA Negeri 1 Kota Solok terpilih sebagai Juara PIK (Pusat Informasi dan Konseling) Remaja tahap tegak tingkat Kota Solok tahun 2012. Hadiah juara diserahkan oleh Walikota Solok H. Irzal Ilyas Dt. Lawik Basa, MM, dalam apel bersama pada Rabu 20/2 di Halaman SMA 1 Kota Solok. Turut hadir mendampingi Wako pada kegiatan ini Staf Ahli Pemko Solok, Ka. Dinas Pendidikan, Ka. Badan KBPMP, Kasat Pol PP, Kabag. Humas Setda Kota Solok. Wako dalam amanatnya menyampaikan dalam mewujudkan visi Kota Solok, menciptakan masyarakat sehat dimulai dari usia dini, remaja, dewasa dan lansia. Khusus untuk remaja, upaya untuk mencapai hal tersebut, salah satunya dilaksanakan melalui Program PIK Remaja. Kebiasaan hidup sehat merupakan inti dari pelaksanaan PIK, yang bertujuan untuk mempersiapkan diri lebih mapan, lebih mandiri bagi remaja menuju proses kehidupan selanjutnya, antara lain kehidupan rumah tangga, dunia kerja dan kehidupan ditengah masyarakat. Selanjutnya wako mengajak para siswa untuk berperilaku hidup sehat, hindari pergaulan bebas, jauhkan diri dari perilaku kenakalan remaja, jauhkan diri dari narkoba. Utamakan belajar dan prestasi, kewajiban kalian saat ini adalah belajar jangan kecewakan orang tua kalian dengan kegiatan yang tidak bermanfaat tersebut. Lomba ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan PIK Remaja agar lebih mandiri, lebih kreatif, memperluas jejaring kerja serta meningkatkan pemahaman dan kepedulian remaja dan keluarga tentang program GenRe. Program GenRe tersebut dilaksanakan melalui pembentukan PIK Remaja, sebagai wadah yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja, terutama dalam memberikan informasi dan pelayanan konseling tentang penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja. Keberadaan dan peranan PIK Remaja di lingkungan remaja sangat penting artinya dalam membantu remaja untuk mendapatkan informasi dan pelayanan konseling yang cukup dan benar tentang 8 Fungsi Keluarga, Pendewasaan usia Perkawinan, TRIAD KRR, life skills dan Gender. Program GenRe kedepan adalah menumbuhkembangkan PIK Remaja dan Bina Keluarga Remaja dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, perilaku remaja dan keluarga. Dalam kesempatan ini, Walikota Solok menyerahkan 1 (satu) unit bus operasional pendidikan, yang diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Drs. H. Rafatli, M.Pd. Walikota berharap dengan adanya bus pendidikan ini dapat menunjang kegiatan peningkatan mutu pendidikan di Kota Solok. Dinas Pendidikan agar mampu dan bijak dalam mengatur pengunaan kendaraan ini sehingga nantinya tidak ada persoalan yang muncul dalam operasionalnya di lapangan. (h/hms)

Wako Terima 161 Praja IPDN SOLOK, HALUAN — Walikota Solok H. Irzal Ilyas Dt. Lawik Basa, MM menerima 161 orang Nindya Praja IPDN Kampus Sumatera Barat, yang akan melaksanakan Praktek Lapangan III Angkatan XXI pada Selasa (19/2) di Balaikota Solok. Apel dalam rangka penerimaan praktek lapangan ini dihadiri oleh Muspida Kota Solok, Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat, Pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Solok dan para orang tua asuh. Praktek lapangan Nindya Praja ini akan dilaksanakan selama 30 hari, dimulai pada tanggal 19 Februari 2013 dan berakhir pada tanggal 20 Maret 2013. Walikota Solok pada kesempatan ini menyampaikan rasa bangga dan bahagia karena dari seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sumatera Barat, Kota Solok mendapat perhatian dan kepercayaan IPDN sebagai tempat pelaksanaan praktek lapangan III Nindya Praja IPDN. Sebagai calon pemimpin di masa depan, para Praja IPDN agar sedari awal mempersiapkan diri dengan pengalaman, pengetahuan, keterampilan dan kreativitas guna mengembangkan potensi kepemimpinan, dengan memaksimalkan seluruh potensi pribadi yang dimiliki pada saat praktek lapangan. Wako berharap dengan pelaksanaan paktik lapangan ini, para praja bias memberikan warna yang baik bagi pemerintahan dan masyarakat Kota Solok. Kepala Satuan Latihan IPDN Kampus Sumatera Barat Drs. Deswan Syam, M.Si dalam laporannya menyampaikan kegiatan Praktek lapangan ini, bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan terutama dalam proses perencanaan, pengganggaran, penatausahaan dan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah dan asset kepada nindya Praja Angkatan XXI IPDN Kampus Sumatera Barat. (h/hms)

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

Bareh Tanamo

PENGAWASAN PU KURANG

Kualitas Bangunan Proyek Terabaikan SOLOK, HALUAN – Kualitas bangunan suatu proyek pemerintah sering terabaikan oleh rekanan lantaran kurangnya pengawasan oleh Dinas PU selaku penanggung jawab teknis, dan perhatian masyarakat selaku pengawasan tidak langsung. Ketua Komisi B DPRD Kota Solok Daswippetra Dt Mjj Alam kepada “Haluan; di kediamannya beberapa waktu lalu menyebutkan, terjadinya penurunan mutu suatu bangunan karena faktor pengawasan yang kurang. Namun demikian pada hakekatnya untuk mempertahankan kualitas bangunan juga sangat tergantung dari niat seorang rekanan. Di beberapa negara maju, kata Ane sapaan akrabnya, pengawasan malahan tidak pernah dilakukan karena pola pikir rekanan mempertahankan kualitas suatu bangunan, termasuk pejabatnya juga demikian. Suatu bangunan yang dirancang itu tidak hanya kualitas jaminannya setahun, melainkan diatas 5 tahun masih bagus. Pola pikir negara maju ini yang perlu diadopsi sehingga

BERI LAPORAN — Seorang mahasiswa IPDN Sumbar memberi laporan pada Walikota Solok Irzal Ilyas tanda selesai upacara penerimaan mahasiswa untuk kegiatan praktek di lingkungan Pemda Kota Solok Selasa( 19/2). ALFIAN kualitas suatu bangunan dapat dipertahankan di atas 5 tahun. Jangan memikirkan biaya perbaikan setiap tahun karena paket kegiatan tidak hanya satu sektor melainkan masih banyak pembangunan lain yang harus ditun-

taskan. Menyangkut kurangnya tenaga pengawasan di lapangan, ketua komisi B itu lebih cendrung menambah tenaga pengawas sekaligus menaikkan honor pengawas. “Pengawas itu meru-

pakan pejabat fungsional yang harus dihargai keberadaannya. Pengawas itu jangan disamakan dengan staf, melainkan mereka memiliki kerja tambahan yakni melakukan pengawasan di lapangan,” katanya.

PLN Tertibkan Pelanggan yang Menunggak SOLOK, HALUAN — Sejalan dengan pelayanan prima yang diberikan ke konsumen, PT PLN Area Solok juga melakukan penertiban terhadap konsumen yang menunggak rekening listrik setelah jatuh tempo pembayaran tiap tanggal 20. Caranya, dengan memutus sementara arus listrik ke rumah konsumen. “Penertiban itu dilakukan karena selama ini cukup banyak konsumen listrik di wilayah Area Solok yang meliputi 6 Kabupaten/Kota sering menunda-nunda pembayaran listrik sehingga terjadi penumpukan,” jelas Manager PT.PLN Area Solok Saleh Siswanto kepada

“Haluan” di kantornya beberapa hari lalu. Akibat sering lalainya pembayaran rekening listrik, tak heran ada konsumen yang menunggak sampai 6 bulan, sejak 3 bulan terakhir ini dilakukan penertiban ke rumah-rumah. Bagi yang menunggak di atas 3 bulan langsung diputus, kalau 1 bulan hanya diputus sementara. Pemberlakuan pemutusan arus listrik itu dilakukan oleh tim yang turun secara door to door. PT PLN Area Solok dalam bergerak ke lapangan menyebut dengan sandi gempur pentung. Sejak operasi pemutusan listrik

bagi yang menunggak itu, secara bertahap tunggakan listrik di konsumen mulai membaik. Sekitar 70 % lebih konsumen sudah menyadari kewajibannya pada negara. Khusus bagi yang arus listriknya diputus, untuk penyambungan kembali, PLN mengganti ke Listrik Prabayar, migrasi dari meteran biasa ke prabayar untuk menghindari penunggakan berikutnya, sekaligus agar konsumen tidak repot lagi membayar rekening. “Konsumen prabayar bisa membeli token pada loket-loket yang ditentukan bahkan melalui transaksi handphone juga bisa,” terang Saleh.(h/alf)

Kelayakan Kampus UISB Ditinjau SOLOK, HALUAN — Wajah ceria mewarnai eks mahasiswa Universitas Islam Sumatera Barat (UISB) di Kota Solok. Hal ini menyusul turunnya tim Asesor Dari Dirjen perguruan tinggi (Dikti) pada Kementerian pendidikan kebudayaan ke kampus UISB awal Februari lalu. Para mahasiswa yang mengetahui turunnya tim untuk meninjau kelayakan kampus UISB tetap berharap UISB yang bernaung di bawah Yayasan Pengelola Pengembangan Pendidikan Solok Nan Indah (YP3SNI) itu bisa memiliki kekuatan hukum sehingga keberadaan kampus diakui pemerintah. Saat tim turun, mahasiswa juga banyak menghadiri pertemuan dengan dosen dan pengurus YP3SNI, kalangan calon intelektual itu ingin mengetahui proses

legalitas kampus mereka yang sebelumnya dinyatakan ilegal dan pengelolanya diberi sanksi hukum oleh pengadilan negeri Solok. “Kami tetap berharap kampus UISB bisa berdiri kembali dan diakui pemerintah, kendati kami selama ini drugikan baik moril maupun materil namun jika kampus sudah ada legalitas kami bisa kuliah kembali,” ujar Ari salah seorang eks mahasiswa UISB. Ari beserta rekannya memaklumi selama ini dirinya merasa tertipu kuliah di UISB karena sejak semester 1 s/d III dikatakan izin sedang proses, malahan terakhir diketahui hanyalah omong kosong saja. Namun dengan turunnya tim Dikti untuk proses izin menambah keyakinan akan kampus UISb bisa beraktivitas

kembali. Kendati sudah banyak uang yang dihabiskan selama kuliah, tidak perlu diungkit lagi, persoalan sekarang bagaimana UISB bisa hadir di Kota Solok sebagai wujud sebuah kota menuju kota pendidikan. Ketua YP3SNI Yuresman dan Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darul Ilmi menyebutkan, turunnya tim Dikti merupakan usaha yang dilakukan pengurus YP3SNI beserta dosen untuk mendapatkan legalitas kampus UISB. “Kita mengajukan permohonan membuka 14 program studi di UISB dengan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Keguruan dan Fakultas Ilmu Komputer,” jelas Yuresman dan Darul Ilmi.(h/alf)

Tenaga pengawas itu tidak hanya mengandalkan pegawai negeri sipil tapi bisa direkrut dari pengawas swasta yang sudah memiliki legalitas dan punya Standar Operasional Pekerjaan (SOP). (h/alf)

Pengelolaan Lingkungan Hidup Terus Disosialisasikan SOLOK, HALUAN — Peraturan daerah (Perda) No 6/2012 tentang pengelolaan lingkungan hidup, diharapkan agar lebih gencar disosialisasikan pada masyarakat maupun dunia usaha. Tujuannya, guna memberikan kepastian dan kesadaran dalam penanaman pohon pelindung sebagai wujud dalam pengelolaan lingkungan. Ketua Badan legislasi (Baleg) DPRD Kota Solok Herdiyulis, SH.M.Hum pada “Haluan” di Kota Solok Selasa (19/2) mengatakan, Perda yang sudah diundangkan 3 Desember 2012 lalu perlu disosialisasikan oleh eksekutif pada masyarakat. Sehingga setiap orang maupun dunia usaha yang memanfaatkan tanah untuk aktivitas pembangunan, bisa memelihara lingkungan dengan melakukan penanaman pohon. Penanaman pohon pelindung di pekarangan rumah, kantor pemerintah maupun swasta, apalagi bagi mereka

yang berpotensi negatif terhadap kerusakan lingkungan dan mengurangi baku mutu lingkungan, diwajibkan menanam pohon pelindung. Sejalan dengan itu, penanaman pohon pelindung bukan hanya diamanatkan oleh Perda Kota Solok melainkan secara nasional dianjurkan. Dampak positif lain dari penanaman pohon pelindung jelas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, juga untuk melawan dampak dari iklim global dan efek rumah kaca, dan musim kemarau yang menimbulkan panas berkepanjangan. Untuk menahan kondisi cuaca akibat ulah manusia itu sangat diperlukan penanaman pohon pelindung di rumah, perkantoran maupun ditempat lain yang sangat menguntungkan sehingga suasana sejuk aman dan nyaman dapat dirasakan semua pihak.(h/alf)

WALIKOTA Solok Irzal Ilyas menyerahkan hadiah pada perwakilan siswa SMA 1 yang keluar sebagai juara konseling remaja Senin (18/2), penyerahan hadiah dilaksanakan usai upacara di SMA 1 Kota Solok.

Parkir Gratis Mulai Dibahas

ALFIAN Penyuluh Pertanian asal Kota Solok sedang berdiskusi dengan Widyaiswara (WI) Syukur di lokasi bibit buah naga pada Balai Besar Pelatihan Pertanain Jambi Rabu(20/2). IST

SOLOK, HALUAN — Pemberlakuan parkir gratis bagi kendaraan roda dua dan empat di Kota Solok mulai dibicararakan di tingkat eksekutif dan legislatif. Hal itu sejalan dengan visi Pemerintah Kota Solok dalam pelayanan prima terhadap masyarakat dari berbagai bentuk jasa yang ada. “Di daerah maju dengan pendapatan daerahnya sudah tinggi di sektor jasa lainnya, parkir tidak lagi menjadi

andalan pendapatan namun pelayanan parkir terhadap pemilik kendaraan tetap dilaksanakan. Hanya saja uang parkir tidak dipungut lagi pada pemilik kendaraan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Solok Eva Nasri pada “Haluan” Rabu lalu. Dilihat dari potensi parkir tiap tahun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor parkir hanya Rp300 juta/tahun. Sebenarnya uang yang diperoleh dari jasa parkir cukup

besar juga, namun jika pemerintah lebih banyak keberadaannya di sektor pelayanan tanpa mencari profit tidak jadi persoalan. “Kita kan lebih banyak memberikan pelayanan pada masyarakat bukan mencari keuntungan seperti mengelola sebuah perusahaan. Makanya dengan pemberlakuan parkir gratis salah satu bentuk pelayanan yang diberikan, namun juru parkir tetap ada membantu pemilik kendaraan

yang parkir di areal parkir. Juru parkir itu kita gaji tiap bulan seperti halnya gaji pegawai kontrak,” lanjutnya. Dengan pemberlakuan parkir gratis itu, orang akan banyak berkunjung ke Kota Solok karena parkir gratis namun pelayanan tetap diberikan. Dengan banyaknya pengunjung ke pasar Solok otomatis tingkat perekonomian melonjak tajam, perputaran uang di Pasar Solok lebih tinggi yang berdanpak pada >> Editor : Atviarni

Peningkatan Domistik Regional Bruto (PDRB) Kota Solok. Kendati pemberlakuan parkir gratis baru wacana bagi Dinas Perhubungan, namun beberapa kalangan anggota parlemen Kota Solok malah menyambut baik tentang parkir gratis itu. “Saya pernah lempar saat diskusi lepas dengan anggota parlemen Kota Solok, kalangan legislatif itu memberi apresiasi,” terang Eva Nasri.(h/alf) >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

GUSTIN PRAMONA

Jaga Keseimbangan Karir dan Keluarga KEINGINAN untuk terus maju dan berkembang menjadi wanita mandiri, serta berusaha untuk memberikan kualitas terbaik pada setiap pekerjaan merupakan kunci dari Gustin Pramona untuk lebih maju ke depan dalam karirnya. “Saya adalah wanita yang bergelut di bidang politik, yang bekerja dari pagi hingga malam. Bahkan, dengan kesibukan yang dimiliki terkadang membuat anak saya gerah. Karena, mamanya bekerja terus sehingga membuat waktu berjalan-jalan dengan anak menjadi berkurang,” kata anggota DPRD Kota Padang ini kepada Haluan, Rabu (20/ 2). Ketika diberikan pengertian kepada anak-anaknya, bahwa mamanya bekerja untuk rakyat, barulah mereka mengerti, bahkan tidak banyak bertanya lagi karena sudah mengerti dengan kesibukan mamanya. Menurut Mona, begitu wanita ini disapa, ia akan terus berkarir sampai kapanpun, karena seorang wanita tidak boleh hanya berpangku tangan meminta kepada seorang suami. Tapi, harus terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat. Dikatakannya, meskipun seorang wanita memiliki karir yang cukup tinggi, tapi hendaknya tetap mengutamakan keluarga sehingga tidak ada yang terabaikan. Jika, seorang wanita tidak bisa menyeimbangkan antara karir dan keluarga maka salah satunya akan hancur. Bahkan, bisa hancur semuanya. “Majunya karir saya di

bidang politik, bukan karena usaha saya sendiri. Tapi, dukungan dari suami dan kedua anak saya, serta sahabat dan famili,” ujar anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang ini. Dengan majunya ia di kancah politik, dapat memperjuangkan kaum wanita yang selama ini kurang mendapatkan perhatian pemerintah. “Saat menjabat sebagai anggota dewan inilah, saya dapat memperjuangkan dan mengangkat harkat martabat kaum wanita, karena laki-laki tidak begitu mendalam memahami keinginan seorang wanita. Beda dengan seorang wanita yang tahu dengan keinginan wanita itu sendiri,” tambahnya. Ia menghimbau kepada seluruh wanita di Kota Padang agar memiliki sikap mandiri dan tidak berpangku tangan kepada siapapun termasuk kepada suami. Karena, dengan memiliki sikap mandiri maka wanita itu akan lebih kuat dalam menghadapi persoalan dalam hidup ini. (h/ade)

Jadi Pebisnis, Kiki Amalia Buka Restoran PRISIA NASUTION

Tak Risi Jadi Individu Indigo Terlahir sebagai indigo, aktris peraih Piala Citra 2011 Prisia Nasution meyakininya sebagai kelebihan. Ia merasa apa yang dimilikinya adalah sebuah bentuk anugerah. “Setiap orang yang mempunyai sesuatu keahlian, itu menurut saya kelebihan. Termasuk orang yang bisa meramal masa depan atau masa lalu. Apapun yang kamu miliki tapi tidak dimiliki orang lain menurut saya adalah gift,” paparnya bersemangat baru-baru ini. Diakui bintang film Sang Penari ini, kelebihan itu telah dimilikinya sejak masih kecil. Namun ia sendiri awalnya tak menyadari memiliki kelebihan itu. “Kan, nggak ada orang yang pernah menyatakan dirinya Indigo begitu aja. Aneh kalau ada,” ujar aktris dan model kelahiran Jakarta, 1 Juni 1984 ini. Pia, begitu ia disapa, mengaku tak risi ketika ada pihak yang menyebutnya sebagai individu indigo. “Indigo bukan sesuatu yang aneh tapi itu kelebihan,” katanya. Dilihat dari jejak kariernya, Pia memang sosok yang unik dan serba bisa. Selain juga atlet pencak silat, ia juga dianggap memiliki talenta berakting yang luar biasa. Ia menggebrak dunia perfilman Tanah Air dengan meraih predikat Aktris Terbaik di ajang FFI lewat penampilan perdana layar lebarnya, Sang Penari. Soal kesibukannya terakhir, ia baru saja merampungkan film omnibus Rectoverso, di mana ia kebagian akting lewat cerita Malaikat Juga Tahu garapan sutradara Marcella Zalianty.

DENGAN membuka bisnis restauran, Kiki Amalia mengaku ingin serius menjadi pebisnis. Hal itu diungkapkannya saat peresmian ‘Mie Balungan’ yang dilakukannya kemarin. “Karena ini juga bisa dijadikan investasi dan saya benar-benar mau menekuni menjadi business woman,” ungkapnya saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Rabu (20/2/2013) malam. Mie Balungan memang bukan bisnis yang pertama kali digeluti olehnya. Sudah beberapa tahun Kiki melakoni bisnis ini. Bersama Yani dan Hendri, mantan kekasih

Hengky Kurniawan itu bahumembahu menjadi satu mewujudkan mimpinya. “Ini bisa dibilang mimpi saya yang tertunda. Dulu saya pernah bermimpi bagaimana bisa menjalankan bisnis untuk karier aku. Dan inilah yang sekarang,” paparnya seraya tersenyum. Tak hanya di Bandung Kiki dan rekannya membuka restauran ini. Jika tak ada aral-melintang, ia akan mengembangkannya lebih jauh. “Maunya setiap datang ke kota-kota Kiki bisa lihat, eh ada Mie Balungan aku,” cetusnya. (h/dtc)

Hamil, Tiara Lestari Tetap Aktif Pilates MANTAN model majalah Playboy, Tiara Lestari, kini tengah berbadan dua. Usia kandungannya menginjak usia 7 bulan, anak pertama dari pernikahan keduanya dengan pria asing bernama Stephen Oelkers. “Ya sudah pas tujuh bulan sekarang. Sudah USG, untuk jenis kelaminnya nanti ketahuan dua bulan lagi lahir biar surprise,” ungkap Tiara saat ditemui di Rumah Sakit MMC Jakarta, Rabu (20/2/ 2013) malam. Tiara mengaku lebih santai pada kehamilan keduanya ini. Meski sang suami tidak selalu berada di sisinya, hal tersebut bukan kendala besar bagi Tiara. Bahkan ia me-

ngaku aktif melakukan berbagai kegiatan, seperti olahraga pilates pada kehamilan keduanya kali ini. “Hamilnya hamil kebo, enggak nyusahin, enggak ada ngidam yang muntah-muntah gitu, enggak ada. Makanya, sudah biasa. Saat ini cukup aktif juga ya, saya masih olahraga pilates, jadi feel good, enak aja gitu,” paparnya. Sebelumnya, Tiara sudah memiliki anak bernama Rania Kencana Tadya Dalima Sjarief (5) dari pernikahan pertamanya dengan Andi Sjarief. Pernikahan itu hanya bertahan selama 5 tahun. Tiara resmi bercerai pada 15 Juni 2011 setelah melakukan dua kali sidang. (h/kcm)

VANIA LARISSA

Wakil Indonesia di Miss World 2013 VANIA Larissa dari wakil Kalimantan Barat terpilih sebagai Miss Indonesia 2013 dan akan mewakili Indonesia di ajang Miss World di Bali, September mendatang. Perempuan berusia 17 tahun ini mengalahkan 29 kontestan lain dari seluruh Indonesia untuk meraih mahkota dan menggantikan Ines Putri, Miss Indonesia 2012. Ia mengalahkan pesaing beratnya di tiga besar yaitu Runner Up I Jovita Dwijayanti dari Jawa Tengah dan Runner Up II Shinta Nur Safira dari Jawa Barat. Mahasiswi University of Seattle, AS, ini dinilai mampu memberikan jawaban terbaik pada pertanyaan pendiri Miss Indonesia Liliana Tanoesoedibjo mengenai kontribusinya jika kelak terpilih. “Saya akan semaksimal mungkin untuk terus bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda. Saya akan mengukir prestasi, baik di dalam dan luar negeri, agar saya dapat menunjukkan bahwa wanita pun dapat menjadi duta bangsa dan ikut memajukan Indonesia ke arah yang lebih baik,” kata dia. Vania bukan wajah baru bagi pemirsa televisi di Tanah Air. Penyanyi seriosa dan pianis kelahiran Pontianak ini pernah menjadi bintang sebuah acara pencarian bakat di televisi. Tamu kehormatan dalam acara pemilihan yang berlangsung Rabu malam tadi antara lain Miss World 2012 Wenxia Yu dan pendiri Indonesia 2012 dan Julia Morley dari Miss World Pageant International. (h/kcm) >> Editor : Nova Anggriani

>> Penata Halaman: Rahmi


22

PASAMAN Ranah Saiyo

LINGKAR ATASI BANJIR

Pemkab Harus Koordinasi dengan Pemprov PASAMAN, HALUAN — Gebriel Daulay tokoh pemuda Kota Nopan Rao menyebutkan, kejadian banjir, longsor dan jalan putus di sepanjang jalan Rao-Gunung Manahan, merupakan kejadian yang berulang hampir setiap musim hujan dalam intensitas yang tinggi. Perlu dilakukan tanggap darurat sesegera mungkin, untuk memastikan jalan-jalan yang putus dapat dilewati sehingga masyarakat tidak terisolasi lagi, pasalnya dengan menggalang partisipasi masyarakat, tentunya kedepan perlu penanganan secara meyeluruh dengan melakukan normalisasi sungai dari Koto Nopan, Batu Tinggi, Rumbio, Koto Rao, Muaro Sitabu dan Langgung. “Memang membutuhkan dana besar, tidak bisa ditangani dalam satu tahun anggaran, karena kita Pemkab Pasaman harus punya program ytang terencana, terstruktur dan berkesinambungan. Memulai proses normalisasi mulai dari hulu hingga hilir,”sebut Gebriel. Penanganan yang parsial hanya menyelesaikan masalah sesaat saja, karena hal itu hanya berlaku untuk Kota Nopan tapi semua wilayah Pasaman yang rentan dengan bencana. “Kita yakin BPPD sudah punya peta kebencanaan baik lokasi maupun potensi bencana disetiap daerah, tentunya jika anggaran APBD Pasaman tidak cukup, lakukan secara multi years, kalau perlu minta bantuan kepada propinsi,”sebut dia lagi. “Ini juga menjadi catatan sejauhmana Pemkab Pasaman mampu ,mengkomunikasikan hal-hal yang tidak mampu ditangani sendiri untuk ditangani bersama dengan Pemprov Sumbar,” ujarnya mengakhiri. (h/tos)

Jembatan Putus Disambung Kembali PASAMAN, HALUAN — Langkah cepat tanggap darurat pemulihan akses jalan, terutama menyambung kembali jembatan yang putus akibat diterjang banjir malam Jumat pekan lalu, berhasil dituntaskan Pemkab Pasaman pada H+2 pasca banjir tersebut. Kini akses transportasi satu-satunya menuju Nagari Koto Nopan yang terisolasi, sudah bisa dimanfaatkan warga dan petugas untuk menyalurkan bantuan ke wilayah terujung utara Kabupaten Pasaman tersebut. “Untuk sementara jembatan yang putus kita sambung dulu dengan batang kelapa, sehingga distribusi bantuan berupa bahan makanan dan minyak tanah bisa didistribusikan untuk warga koraban banjir di Nagari Koto Nopan. Karena dua jenis bahan tersebut sudah mulai langka dan sangat diperlukan bagi warga saat ini,” Sebut Sekda Pasaman Drs. Syamsurizal, di posko bencana Kecamatan Rao Utara, Rabu. H-1 pasca banjir yang melanda empat Kecamatan di Kabupaten Pasaman, Sekda Syamsurizal langsung menggelar rapat teknis dengan instansi terkait guna menetapkan langkah cepat yang harus diambil Pemkab Pasaman. “Atas instruksi Bapak Bupati Benny Utama, malam kejadian tersebut, langsung digelar rapat teknis di kediaman saya dan malam itu juga, terpaksa ‘tandem’ dilokasi bencana guna memimpin langsung oprasi tanggap darurat. Menurut Syamsurizal, dengan pulihnya jembatan darurat sepanjang 45 meter di perbatasan Nagari Koto Rajo dan Koto Nopan, selanjutnya tim tanggap bencana Pasaman akan meringsek maju mengatasi terputusnya akses jalan yang terban di wilayah Koto Nopan. “Sedikitnya ada tiga jembatan kecil lainnya yang mesti kita atasi serta empat titik jalan yang ambruk. Untuk upaya yang lebih berat ini, kita sejak kemaren sudah memobilisasi tambahan alat berat kelokasi-lokasi terparah tersebut,” terang Sekda Syamsurizal. Diharapkan, dalam masa tanggap darurat 15 hari ini, akses jalan sudah bisa ditempuh menuju wilayah Nagari Koto Nopan, kendati masih bersifat darurat. “Kita ingin keterisolasian warga segera teratasi dan bantuan bisa terdistribusi lancar,” ingin Sekda Syamsurizal “Sejak dua hari kemaren bantuan sudah mulai diangkut ke lokasi, walau sementara ini distribusinya masih menggunakan tenaga manusia,” ungkap Sekda, sembari menjelaskan Posko terdekat sudah didirikan di Jorong Rumbio, Nagari Koto Rajo dan hari Rabu siang ini bantuan minyak tanah sudah sampai ke Posko. (h/tos)

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

YOZARWARDI:

Banjir, Belum Tentu Akibat Illegal Logging PASAMAN, HALUAN — Peristiwa banjir yang telah memporakporandakan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan menuju ke Kecamatan Rao Utara belum bisa dipastikan akibat pembalakan kayu ilegal (illegal logging). Banyaknya kayu yang bergelimpangan di sepanjang aliran Sungai Batang Asik pasca banjir hebat yang menghantam daerah tersebut serta tumpukan kayu-kayu yang berukuran sedang dan besar berserakan hingga ke badan jalan belum tentu akar dari permasalahannya akibat hutan yang sudah gundul. ”Kita belum bisa memastikan pemicu terjadinya musibah banjir tersebut dikarenakan praktek pembukaan ladang secara liar serta adanya penebangan liar di kawasan hutan lindung,” terang Kepala Dinas kehutanan Kabupaten Pasaman Yozarwardi kepada Haluan, Selasa (19/2) lalu. Yozarwadi menambahkan, untuk memastikan hal tersebut, Dinas Kehutanan saat ini sudah membentuk tim investigasi guna melakukan pengecekan langsung ke lokasi banjir yang menimpa Nagari Kotonopan dan sekitarnya itu. “Kemarin (Senin-red) Tim investigasi dari Dishut Pasaman sudah tiba dilokasi banjir untuk mengetahui penyebab terjadinya banjir di daerah itu, karena cuaca pada saat peninjauan kala itu hujan lebat, dan jalan yang cukup parah menyulitkan tim investigasi dari Dinas Kehutanan untuk sampai di lokasi hulu hutan tersebut,” tutur Yozarwardi. Walaupun demikian, Yozarwardi mengatakan bahwa tim investigasi Dishut Pasaman akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk mencapai hulu hutan di daerah tersebut. “Jika terbukti memang benar ada terjadinya pembalakan liar di daerah itu yang mengakibatkan banjir yang cukup parah, maka kami akan menentukan langkah selanjutnya untuk menghambat para oknum yang tidak bertanggung jawab yang melakukan praktek illegal logging. Jika perlu melakukan penangkapan terhadap kayu maupun oknum yang tak bertanggung jawab,” pungkas Yozarwardi. Ia menerangkan, Tim investigasi tersebut nantinya akan melakukan peninjauan di kawasan hulu hutan yang terdapat di Jorong Pasar Kamis, Saroha, Gunung Manahan dan Batang Lubu apakah memang ada hutan lindung dijadikan praktek illegal logging atau tidak. Menurut Yozarwardi, memang pada tahun 2012 kemarin, tim pengamanan polisi hutan Kabupaten Pasaman telah berhasil mengamankan serta menyita berbagai macam jenis kayu yang tak bertuan di daerah tersebut. (h/tos)

RESMIKAN KANTOR — Bupati Pasaman Benny Utama resmikan pemakaian kantor Tigo Nagari dan disaksikan Ketua DPRD Pasaman Syahrizal Yusuf, camat setempat, belum lama ini. ATOS INDRIA

Klasifikasi Guru PAUD Tingkatkan Kompetensi PASAMAN, HALUAN — Klasifikasi para guru PAUD bertujuan bukan untuk melakukan penilaian, tapi merupakan upaya sistem pembinaan memacu diri meningkatkan kompetensi yang mengarah kepada standar pendidikan. Demikian dikatakan Kabid PAUDNI Disdik Pasaman Noviartias saat rapat koordinasi dengan unsur yang terlibat dalam klasifikasi guru PAUD Rabu (20/2) di Lubuk Sikaping Dikatakan dia, tahun 2013 pihaknya akan melakukan revisi terhadap beberapa lembaga PAUD yang kini berjumlah 267 lembaga PAUD dalam bentuk kelompok bermain. Termasuk beberapa TK formal yang telah

bergabung dalam bidang PAUNI. Dilihat dari jumlah guru yang tercatat sebanyak 555 orang tahun 2013, namun masuknya TK sehingga jumlah total 962 orang secara total keseluruhan. Tentunya melalui pendataan kembali terhadap beberapa PAUD, maka akan terlihat seberapa jauh PAUD yang aktif, dengan beberapa indikator penilaian yang dilakukan tim klasifikasi yang terdiri dari unsur bidang PAUDNI Disdik Pasaman, Ikatan Penilik Indonesia Kabupaten Pasaman, Pamong Belajar SKB Pasaman, Forum PKBM, Forum PAUD, Forum Himpaudi, Dewan Pendidikan Pasaman dan Ikatakan Guru Taman Kanak-Kanak Kabupaten

Pasaman. Sementara klasifikasi insentif yang bakal diterima menurut kategori adalah Kategori A Rp200.000, kategori B Rp150.000 dan kategori C Rp100.000 yang bakal diterima tri wulan. Ditambahkan Noviartias, tahun 2013 ini, telah terjadi peningkatan signifikan dibanding tahun 2012 lalu hanya Rp500 ribu, tahun ini honor insentif para guru PAUD telah dianggarkan 1 milyar lebih. Tentunya melalui klasifikasi tersebut, akan didapat hasil yang sesuai dengan indikator penilaian, dimana tim adalah mereka yang termasuk independen dan bekerja dengan professional. (h/tos)

Dewan Pendidikan Peduli Kualitas Pendidikan LUBUK SIKAPING, HALUAN — Ketua Dewan Pendidikan Pasaman H. Hanafi Boer mengatakan, dewan pendidikan merupakan organisasi masyarakat pendidik, yang memiliki komitmen dan loyalitas serta peduli terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Hal itu dikatakan Hanafi Boer kepada Haluan belum lama ini di Lubuk Sikaping. Menurut Hanafi Boer, beberapa tujuan organisasi dewan pendidikan antara lain mewadahi aspirasi dan prakarsa dalam melahirkan kebijakan dan program pendidikan. Meningkatkan tanggung jawab dan peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan, menciptakan suasana dan kondisi transparan, akuntabel, dan demokratis dalam penyelenggaraan dan pelayanan pendidikan yang bermutu. Saat ini dengan terbitnya PP

No 17 tahun 2010 tentang peran dan fungsi Dewan pendidikan yang terbaru, maka seyogyanya harus disosialisasikan kepada masyarakat termasuk komite dan unsur yang ada dalam bidang pendidikan. Disamping tugas yang di emban dewan pendidikan antara lain bertugas menghimpun, mengevaluasi dan memberikan rekomendasi kepada kepala daerah terhadap keluhan dan juga memberikan saran dan kritik terhadap kemajuan dan apalikasi masyarakat terhadap pendidikan itu sendiri. Dia juga prihatin dengan atas ketidak tahuan DPRD yang tidak mengerti apa itu PAUD, padahal hal itu sudah ada dalam PP No 17 tahun 2010 tentang penyelenggaraan pendidikan, termasuk didalamnya peran dewan pendidikan yang merasa ditinggalkan. Dengan adanya sosialisasi terhadap program PAUDNI,

Hanafi merasa masih ada yang kurang terhadap ranperda pendidikan gratis, yang tidak mencantumkan PAUDNI ke dalam rancangan tersebut. Dan berharap hal itu dapat ditindak lanjuti secepatnya sebelum disahkan dalam paripurna DPRD Pasaman nantinya. Kerjasama dan harmonisasi Secara terpisah Ketua Himpaudi Pasaman Susi Daniel menyebutkan, anak-anak kelompok bermain dilarang diajarkan calistung, karena hal itu hanya boleh dikenalkan saja dengan cara bermain dan bercerita di PAUD. Dia menyarakan jangan ada guru PAUD yang memberikan pengajaran seperti usia 6 tahun, pasalnya anak PAUD itu adlah usia emas, dan terdiri dari usia 3- 5 tahun. Disebutkan anak-anak terekam dan mempelihatkan prilaku yang mencenggangkan, karena hal itu mungkin disebabkan prilaku guru yang tidak sadar,

saat mengajar ada yang bergosip. Tentunya prilaku seperti itu tidak perlu untuk ditiru. Dia menyebutkan, tugas Himpaudi untuk menggerakan organisasi tentunya didukung penuh dengan dana, karena hal itu mutlak, walaupun kadang kala tidak ada dana yang mendukung, dan dianggap sebagai amal ibadah saja. Disamping melakukan pembinaan dan studi banding yang harus dilaksanakan dalam rangka peningkatan mutu, itupun dengan dana yang pas-pasan. Karena itu tentunya peran penilik sangat besar dalam hal memajukan PAUD, pasalnya penilik ujung tombak di kecamatan. Undang-undang akan masuk dalam UU guru dan dosen yang sedang digodok, andai masuk maka peraturan terkait dengan guru PAUD merupakan angin segar bagi guru paud. Pada sisi lain disebutkan

Himpaudi itu adalah bertugas untuk mengurus guru dalam peningkatan kompetensi guru PAUD seperti pelatihan dan sosialisasi dengan memperbanyak diklat-diklat. Anak usia dini dan TK tidak boleh di ajarkan calistung, karena hasil penelitian jika diajarkan telalu dini, maka besarnya prilaku anak akan membangkang. Tahun 2013 akan menjaga kualitas, dan berharap kepada guru TK yang telah berpengalaman untuk membimbing guru PAUD, termasuk penyelenggara yang mau memperhatikan nasib para guru PAUD. “Mari kita tingkatkan kerjasama dalam membangun PAUD di Pasaman, lakukan dengan ikhlas jangan jadikan suatu beban. Dan Himpaudi adalah mitra, dan siap bekerja sama dalam memajukan anak-anak di kabupaten Pasaman,”ujar Susi Daniel.(h/tos)

5.000 Liter Minyak Tanah untuk Koto Nopan

Minyak Tanah NET

PASAMAN, HALUAN — Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, sudah menyalurkan sebanyak 5.000 liter minyak tanah kepada masyarakat di nagari Koto Nopan Kecamatan Rao Utara Kabupaten Pasaman yang terisolasi akibat banjir. “Minyak tanah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat disana karena sejak terjadinya banjir pada kamis (14/2) menyebabkan aliran listrik padam yang dipicu akibat beberapa tiangnya roboh,” ujar Wakil Bupati Pasaman Daniel. Daniel menyebutkan, hingga saat ini pemulihan akses menuju ke kawasan paling

terparah terkena dampak banjir tersebut masih tengah diupayakan karena terjadi beberapa titik jalan dan jembatan sempat terputus. Terputusnya akses tersebut sangat berdampak terhadap ratusan kepala keluarga (KK) yang belum bisa berhubungan dengan masyarakat tetangga di Nagari Koto Rajo tempat posko tanggap darurat yang disediakan. Padahal, Pemerintah setempat sudah mempersiapkan sejumlah bantuan berupa sembako dan beras yang akan dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan di nagari tersebut.

Untuk upaya mempercepat pemulihan akses yang sempat terputus tersebut saat ini sebanyak dua alat berat atau eskavator terus dioperasikan sehingga dalam waktu dekat masyarakat yang terisolasi dapat terhubung kembali. Sementara itu masyarakat setempat mengakui bahwa minyak tanah memang menjadi kebutuhan utama saat ini. Bahkan, akibat sulitnya akses kawasan terisolasi tersebut membuat harga berbagai kebutuhan ikut melambung, terutama minyak tanah. Harga satu liter minyak tanah mencapai 15.000 ribu rupiah. Mayarakat berharap agar

akses menuju ke perkampungan tersebut secepatnya pulih sehingga tingkat kekhawatiran dan traumatik yang sempat melanda mereka semakin berkurang. “Listrik padam, akses jalan untuk menuju Koto Nopan terputus dan Signal telephon juga sangat sulit,” ujar salah seorang warga Rao Utara, Irman. Secara terpisah, Kepala ESDM Kabupaten Pasaman Hasrizal mengatakan pada Rakyat Sumbar bahwa untuk lebih memudahkan dalam penyaluran minyak tanah tersebut Pemda Pasaman juga membantu sebanyak 40 buah girigent kepada masyarakat.

“Bantuan minyak tanah kepada masyarakat tersebut yang diberikan Pemda terutama dikhususkan untuk masyarakat yang ada di Nagari Koto Rajo dan Nagari Koto Nopan Kecamatan Rao Utara,” terang Hasrizal. Kepada petugas Posko bantuan, Hasrizal berharap agar bantuan minyak tanah itu dapat tepat pada sasaran. “Bantuan harus sampai ke masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kita berharap tidak ada nantinya mendengar ada penyimpangan, bantuan untuk warga korban banjir tersebut,” imbuh Hasrizal mengakhiri. (h/tos/wel)

>> Editor : atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


IKLAN 23

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

>> Editor : Maidella Syahni

>> Penata Halaman : Irvand


24

JUMA JUMATT, 22 FEBRUARI 2013 M 11 RABIUL AKHIR 1434 H

DIES NATALIS KE- 40

PROFIL

MUSLIM MUSA

Belajar Sepanjang Usia PARIAMAN, HALUAN — Meski sudah tua, dan sekarang sudah masuk umur 58 tahun, tapi tidak menyurutkan niat dan bakat H. Muslim Musa untuk belajar dan mengajar. Buktinya, usianya yang senMUSLIM MUSA di ja ini masih ingin melanjutkan ke jenjang strata dua (S2) demi ingin menambah pengalaman dan tidak puas dengan gelar sarjana yang telah dimiliki dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padang pada tahun 1987 yang lalu, dan pada tahun 2011 ia langsung melanjutkan S2 ke UMSB di Kota Padang. “Sekarang sedang menyelesaikan S2 di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), karena saya masih banyak mempunyai kekurangan ilmu pengetahuan,” ujar Muslim Musa yang juga Dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh Burhanuddin Pariaman ini. Di hari tuanya itu, ia menghabiskan hariharinya untuk mengajar di STIT Syekh Burhanuddin Pariaman. Selain mengajar, dia juga diberikan amanah oleh Ketua STIT untuk menjadi Pembantu Ketua I (Puket I). Dari wajahnya nampak tanda sebagai dosen yang baik dan tidak pemarah, karena semua mahasiswa STIT itu senang dan mengaguminya. “Saya akan menghabiskan sisa umur ini untuk mengajar di Kampus STIT ini, karena ingin mengabdi dan membagi ilmu pengetahuan, dan bisa untuk menjadi amal ibadah di akhirat kelak,” kata bapak tiga anak dan dua cucu ini. (h/cw-bus)

ITP Tingkatkan Daya Saing PADANG, HALUAN— Dalam upaya mewujudkan visi dan misi Institut Teknologi Padang (ITP) ke depan, yaitu “Menjadi Pusat Pengembangan Teknologi yang Kompetitif, Dinamis dan Inovatif”, maka di hari jadinya yang ke-40 tahun, Yayasan Institut Teknologi Padang telah membuat dan merancang Road Map ITP 2008-2024. Road map tersebut, sebagai kerangka pengembangan ITP 15 tahun ke depan, yang merupakan panduan bagi pimpinan ITP, yaitu mile stone pertama Peningkatan Kualitas dan Relevansi, antara tahun 2008 sampai tahun 2013. Mile stone ke-II Peningkatan Daya Saing antara tahun 2014 sampai 2019, dan mile stone ke-III yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul, antara tahun 2012 sampai 2025. Ke-III mile stone itu dikemas dan diuraikan dalam rancangan strategi lima tahunan, dan selanjutnya akan dijabarkan

KETUA Yayasan ITP Drs Zulfa Eff Uli Ras MPd, dan Rektor ITP Ir Hendri Nofrianto MT foto bersama usai menyerahkan cendera mata kepada dosen tempo doeloe. Penyerahan cendera mata tersebut, usai rapat senat luar biasa ITP untuk peringatan Dies Natalis ke- 40, Kamis (21/2). PARWIS NASUTION dalam buku program kerja oleh pimpinan ITP. Demikian disampaikan oleh Ketua Yayasan ITP Drs Zulfa Eff Uli Ras MPd dalam rapat senat luar biasa ITP untuk peringatan Dies Natalis yang ke-40, yang dihadiri oleh Kopertis Wilayah X, dan seluruh tamu undangan, tidak terkecuali rekan kerja ITP, seperti Bank Nagari, Bank BNI, dan berbagai rekan kerja lainnya, di Gedung D Lantai II Kampus

ITP Jalan Gajah Mada, Nanggalo, Kamis (21/2). “Strategi pengembangan ITP tersebut akan dirancang untuk jangka menengah, yang meliputi pembenahan internal kelembagaan, dengan tiga target sasaran, yaitu peningkatan pelayanan terhadap fasilitas akademik, peningkatan pelayanan proses pembelajaran, dan pemanfaatan dan pemberdayaan sumber daya,” ujar Zulfa.

Dua Siswi SMK 1 Pulau Punjung Ikut Liga Bridge Siswa

DUA siswi SMK 1 Pulau Punjung Dharmasraya foto bersama ketika dilepas Sekdis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Drs Sutadi di Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sungai Dareh. MARYADI DHARMASRAYA, HALUAN — Dua orang siswi SMK 1 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya mengikuti Liga Bridge Siswa (LBS) tingkat Nasional di Jakarta tanggal

21-23 Februari, di Gedung Graha Ragunan. Mereka adalah Rini Anggraini dan Serli Kardia, yang dilepas secara resmi oleh Bupati Dharmasraya yang

diwakili Sekretaris Dinas Pendidikan Drs Sutadi yang didampingi Sekretaris Umum KONI Drs Syaiful dan Kabid Pemuda dan Olahraga Drs Andiko Jumarel di Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, di Sungai Dareh. Dalam sambutannya Sutadi memberikan apresiasi yang tinggi kepada kedua siswi, karena sudah membawa nama daerah pada tingkat nasional dalam bidang lomba bridge. Sutadi berpesan untuk selalu menjaga nama baik daerah di daerah lain dan selalu menunjung tinggi nama baik pendidikan, dan ia berharap dalam pertandingan nantinya akan meraih prestasi

yang terbaik supaya nama Dharmasraya akan tercatat pada tingkat nasional dalam bidang LBS. Kabid Pemuda dan Olahraga Andiko Jumarel kepada Haluan menjelaskan, terpilihnya kedua siswi SMK tersebut, karena enam kali mengikuti iven bridge di Sumbar, kedua siswi tersebut meraih prestasi terbaik, maka pada tingkat LBS nasional, kedua siswi tersebut dipanggil untuk mengikuti iven nasional. “Berkat dukungan yang besar dari bupati, maka kedua siswi berprestasi tersebut di kirim ke Jakarta untuk mengikuti LBS,” pungkas Andiko Jumarel yang juga mantan Kabag Humas ini. (h/mdi)

Sementara itu, Rektor ITP Ir Hendri Nofrianto MT mengatakan, merujuk kepada tema pada peringatan Dies Natalis yaitu 40 tahun ITP menuju era daya saing, merupakan titik tolak mulainya ITP memasuki mile stone ke-II, yaitu menuju peningkatan daya saing global. “Dengan titik tolak itu, kami berharap seluruh jajaran ITP melakukan evaluasi terhadap ketercapaian program pada mile

stone pertama, yaitu peningkatan kualitas dan relevansi. Sehingga, keberhasilan mile stone pertama tersebut, bisa dijadikan tolak ukur untuk melangkah ke mile stone berikutnya,” ungkpanya. Dengan dies natalis ke-40 tersebut, ia berharap ITP bisa mencapai visi dan misinya dengan waktu yang telah di rancang, sehingga, ITP bisa melakukan halhal positif untuk masyarakat luas ke depan. (h/cw-wis)

Ada Beasiswa Master dari Bank Dunia JAKARTA, HALUAN — Bank Dunia kembali membuka peluang beasiswa bagi kandidat dari negara-negara berkembang yang bekerja sama dengannya, termasuk Indonesia. Program bernama Joint Japan/ World Bank Graduate Scholarship ini menawarkan beasiswa untuk meraih gelar master di berbagai bidang studi. Beberapa bidang studi yang bisa menjadi pilihan bagi para pelamar beasiswa adalah ekonomi, kesehatan, pendidikan, pertanian, lingkungan hidup dan pengembangan sumber daya alam. Untuk universitas yang dituju, pihak penyelenggara memberikan daftar universitas bergengsi yang bisa dipilih oleh para kandidat saat akan mendaftar, John F. Kennedy School of Government misalnya. Selain itu, sebagian besar universitas berada di Jepang dengan program kuliah berbahasa Inggris.

Adapun syarat yang harus dipenuhi oleh pelamar adalah telah mendapat gelar sarjana, tidak berusia lebih dari 40 tahun, memiliki pengalaman kerja empat sampai lima tahun, tidak bekerja di Bank Dunia dan merupakan warga negara dari negara yang bekerjasama dengan Bank Dunia. Keuntungan yang diperoleh jika memperoleh beasiswa ini adalah biaya pendidikan dan biaya hidup ditanggung penuh oleh pihak penyelenggara. Kemudian penerima beasiswa juga berhak atas tiket pesawat pulang-pergi dan asuransi kesehatan. Pembiayaan ini juga terbatas selama dua tahun masa perkuliahan. Untuk informasi lebih lengkap terkait pendaftaran dan daftar universitas yang dapat dipilih pada periode akademis 2013/2014, yang berminat dapat langsung mengunjungi http://web.worldbank.org. (h/kcm)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


Haluan 22 Februari 2013  

Haluan 22 Februari 2013

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you