Page 1

Harian Umum MEDIA GROUP

I klan 0751 4488700 Berlangganan 08116666333 Pengaduan 082388441221

JUMA JUMATT

21 DESEMBER 2012 M / 8 SHAFAR 1434 H

TERBIT 24 HALAMAN 079 TAHUN KE 65

Harga Eceran Rp3.500/eks, Harga Langganan Rp78.000/bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan orang-orang yang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kamu membelakangi mereka (mundur) (Al-Anfaal Ayat : 15)

04.50

12.19

15.45

18.25

19.40

KHAS

Olivia Culpo Miss Universe 2012

M

ISS Amerika Serikat Olivia Culpo meraih mahkota Miss Universe 2012 dalam malam Grand Final di Planet Hollywood Live theatre, Las Vegas, Kamis (20/12). Miss Universe 2011 Laila Lopes memasang tiara Olivia Culpo Olivia Culpo. Ia mengalahkan pesaingnya Miss Filipina Janine Tugonon.

>> OLIVIA CULPO hal 07

Galodo Solsel Akibat Pembalakan SOLSEL, HALUAN — Bencana banjir bandang atau galodo yang melanda Kabupaten Solok Selatan, Kamis (13/12) lalu disebabkan praktik illegal logging alias pembalakan liar di hutan-hutan hulu sungai. Pembalakan itu telah berlangsung sejak lama. Sedangkan dampak terparahnya baru di rasakan sekarang. Bukti lapangan, saat galodo terjadi, ditemukan kayu-kayu gelondongan yang diperkirakan ditebang sekitar

>> GALODO SOLSEL hal 07

SAMPAH MENINGKAT — Sejumlah warga mencari barang bekas di TPA sampah Aia Dingin, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Kamis (20/12). Ternak warga juga banyak mencari sisa makanan di lokasi ini. Produksi sampah terus meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2012 Kota Padang menghasilkan 666 ton setiap harinya. Rata-rata penduduk Indonesia menghasilkan 2,5 liter sampah per hari. RIVO SEPTI ANDRIES

3 Polisi Tewas Ditembak POSO masih terus bergejolak. Kemarin, satu regu Brimob yang tengah berpatroli tiba-tiba mendapat serangan dari orang tak dikenal. Terjadi saling tembak. Tiga anggota Brimob tewas. JAKARTA,HALUAN — Tiga anggota Brimob tewas setelah terlibat aksi baku tembak dengan

kelompok tak dikenal di Desa Tambarana, Poso Pesisir dan sekitar Gunung Kalora, Sulawesi

Tengah, Kamis (20/12) sekitar pukul 11.00 WIB. Sedangkan 3 Brimob lainnya luka-luka. Kabag Penerangan Umum

(Penum) Mabes Polri Kombes Agus Rianto menyatakan, kontak tembak terjadi ketika polisi melakukan patroli. Di lokasi kejadian, ada sekelompok orang. Ketika didekati, kelompok tersebut tiba-tiba menembaki polisi. “Tiga anggota Polri meninggal dan 3 lainnya terluka,” kata Agus di kantor Direktorat Tindak

Pidana Narkoba Mabes Polri, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur. Tiga polisi yang meninggal adalah Briptu Wayan, Briptu Ruslam, dan Briptu Narto. Mereka dibawa ke RSUD Poso. Sementara ketiga korban luka adalah Briptu Eko, Briptu Siswandi, dan Briptu Lulu.

>> 3 POLISI hal 07

PORPROV RESMI DITUTUP Ketua Komite I DPD RI Alirman Sori saat pertemuan dengan Pemkab Pessel Selasa(18/12). DPD RI ikut mendorong pemekaran Pessel. HARIDMAN

DPD RI Dukung Berdirinya Kabupaten Renah Indojati PAINAN, HALUAN — Ketua Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Alirman Sori mengatakan dia mendukung dan berupaya terus mendorong proses berdirinya Kabupaten Renah Indo Jati yang dimekarkan dari Kabupaten

Pesisir Selatan. Setelah diusulkan oleh DPRD dan Pemprov Sumbar, kini proses pemekaran tersebut berada di DPR RI. Menurut Alirman Sori, saat ini terdapat 33 calon Daerah Otonomi Baru

Kota Padang Kembali Juara Umum LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kota Padang berhasil kembali menjadi juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII2012 yang dihelat mulai 12 Desember di Kabupaten Limapuluh Kota. Kontignen Kota Bingkuang tersebut, sukses memboyong total 268 medali, dengan rincian, 102 medali emas, 78 perak, serta 88 medali perunggu. Posisi kedua ditempati oleh tuan rumah Limapuluh Kota dengan raihan 52 medali emas, 51 medali perak, serta 71 medali perunggu.

Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim, secara simbolis menyerahkan Porprov XIII2014 kepada Sekda Kabupaten Dharmasraya Benny Mukhtar. Dharmasraya akan menjadi tuan rumah pada Porprov yang ke-13 dua tahun mendatang. (AG)

>> KOTA PADANG hal 07

>> DPD RI DUKUNG hal 07

Indeks Demokrasi Sumbar Turun PADANG, HALUAN — Meskipun tak masuk dalam 6 daerah dengan Indeks Demokrasi (ID) terendah, namun ID Provinsi Sumbar mengalami penurunan. Dari peringkat 8 pada tahun 2009, kini Sumbar turun ke posisi 15 dari seluruh provinsi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Asisten Demokrasi dan Kelembagaan Deputi Dalam Negeri Kementerian Politik Hukum dan Keamanan, Janirudin, dalam kunjungannya ke kantor Gubernur Sumbar, Kamis (20/12).

>> INDEKS hal 07

The Aliga Hotel Disegel.....................................>> 02 Pembangunan Pasar Inpres Terancam...............>> 09 Harga TBS Anjlok...............................................>> 15 >> Editor : Yon Erizon, Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


2 UTAMA

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

KILAS

DIDUGA TERKAIT KASUS PENCUCIAN UANG

Jemput Setoran, Bandar Togel Diciduk PADANG PANJANG, HALUAN — Tertangkap tangan saat menjemput uang setoran hasil penjualan toto gelap (togel) dari salah seorang “kakinya” di Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, seorang bandar togel berinisial RU, diciduk petugas Satreskrim Polres Padang Panjang, Kamis (20/12), sekitar pukul 17.15 WIB. Informasi yang berhasil dihimpun Haluan menyebutkan, kedatangan RU yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang ojek itu, memang telah diintai petugas. Bertepatan saat tersangka hendak menjemput tagihan dari E, warga Solok Batuang, Nagari Tambangan, polisi tak menyia-nyiakan kesempatan. “Tanpa memberikan perlawanan, tersangka langsung kita ciduk dan digelandang ke Mapolres. Dari pengembangan beberapa jam kemudian, kaki tangan tersangka berinisial E, juga berhasil kita ringkus,” kata Kapolres Padang Panjang melalui Kasat Reskrim AKP Rahmat Natun. Rahmat menyebutkan, penangkapan bandar dan agel togel tersebut, berawal dari informasi warga yang telah resah dengan peredaran judi jenis togel yang berlangsung marak di kampung mereka. “Dari tangan tersangka, kita berhasil mengamankan uang hasil penjualan togel sebesar Rp 1 juta rupiah, dua unit handphone, satu lembar kertas rekap, dua lembar kertas ceklis, buku tafsir mimpi dan satu unit sepeda motor,” terang Rahmat. Disebutkan, tersangka RU merupakan bandar togel yang sudah lama masuk dalam target operasi petugas. Dalam menjalankan bisnis gelapnya, RU dibantu E yang bertugas sebagai kaki tangan untuk wilayah penjualan Nagari Tambangan. (h/yan/zal)

Kantongi Sabu, Sopir Angkot Terancam 20 Tahun Penjara PADANG, HALUAN — Sopir angkutan kota (angkot) bernama Adek Candra (23) terancam hukuman berat atas kasus kepemilikan 0,29 gram sabu-sabu. Dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (20/12), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Padang menjeratnya dengan pasal berlapis. Adek ditangkap 30 Oktober lalu oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar. Adek sempat memberontak ketika diringkus. “Dia mencoba melawan dan membuang barang bukti,” tutur Martadius, anggota Ditresnarkoba Polda Sumbar ketika memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim yang dipimpin Asmar. Menurut Martadius, penangkapan Adek berawal dari informasi masyarakat. Setelah melakukan pengintaian, Adek diringkus di depan RSUP M Djamil, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Padang. “Dia tidak masuk ke dalam target operasi. Penangkapan atas terdakwa berawal dari informasi, bukan ditargetkan,” sebut Martadius. Dalam dakwaan, JPU menjerat Adek dengan Pasal 112, Pasal 114 dan Pasal 127 Undangundang Nomor 35 tentang Penyalahgunaan Narkotika. Ancamannya maskimal 20 tahun penjara. “Ia terbukti bersalah telah mengantongi narkotika jenis sabu tanpa izin,” ungkap JPU Ira Yolanda. Disebutkan kalau sabu-sabu yang dikantongi Adek merupakan pemberian Man yang kini masih buron. Sabu-sabu tersebut diberikan secara gratis, tiga jam sebelum pemuda asal Ampalu Pegambiran, Lubuk Begalung, diringkus. Adek sendiri mengakui perbuatannya. Dikatakannya, sabu tersebut didapatkannya secara cuma-cuma dari Man. “Bukan saya beli, tapi dikasih. Namun belum sempat memakainya, saya keburu ditangkap,” kata Adek. Selain menyebut nama Man, Adek juga mengaku pernah mendapatkan sabu dari Edo (35). Dia pernah dua kali diberi sabu gratis. Edo sendiri ditangkap dua jam berselang dari penangkapan Adek. Dari tangan Edo, petugas menemukan satu buah bong dan sisa paket sabu. Barang haram tersebut ditemukan setelah petugas menggeledah isi rumahnya. Namun, polisi belum menghadapkan Edo ke persidangan. Berkasnya masih dilengkapi. (h/hel/zal)

The Aliga Hotel Disegel PADANG, HALUAN — Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri dibantu oleh Polda Sumbar telah melakukan penyegelan terhadap The Aliga Hotel yang beralamat di Jalan M. Thamrin Nomor 71 Padang, Rabu, (19/12) kemarin.

PENGHARGAAN — Ermawati, S.Pt, seorang Sarjana Membangun Desa (SMD), Desa Kebun Sikalot, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, menerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tahun 2012 kategori Kelompok Peternakan dan Keswan dari Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono. IST

Sumbar Rebut 2 Kategori Adhikarya Pangan Nusantara PADANG, HALUAN — Sumatera Barat kembali meraih penghargaan bergengsi di tingkat nasional. Kali ini 2 dari dari 5 kategori penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara yang diperebutkan oleh 33 provinsi lainnya di Indonesia berhasil di raih oleh Sumbar. Pemberian penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi petani atau kelompok tani, pelaku usaha pangan, masyarakat umum dan aparat dalam mewujudkan ketahanan pangan. Penghargaan ini diserahkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jumat (14/12) lalu. Penerima penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara tahun 2012 dari Provinsi Sumatera Barat adalah, satu orang kategori pelopor ketahanan pangan yaitu H Syukri dari Kota Solok. Ia dinilai berhasil turut aktif dalam membantu pemerintah mewujudkan ketahanan pangan di Kota Solok. Sementara pada kategori pelaku pembangunan dan ketahanan pangan, ada 4 kelompok tani dari Sumatera Barat yang berhasil meraih penghargaan Adhikarya

Pangan Nusantara. Keempat kelompok tersebut adalah, pertama, kelompok ketahanan pangan, diraih oleh KWT Dasawisma Lansek Manih, Desa Talawi Mudiak, Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto. Kedua, kelompok tanaman pangan, diraih oleh Kelompok Tani Setia Usaha, Nagari Tanjung Bonai, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar. Penghargaan untuk kelompok tanaman perkebunan, diraih oleh Kelompok Tani Inovasi Desa Sungai Talang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk kelompok peternakan dan keswan berhasil diraih oleh Ermawati S. Pt, sarjana pembangunan (SMD), dari Desa Kebun Sikalot, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang. Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Sumatera Barat Ir. Efendi, MP mengatakan, keberhasilan petani, kelompok tani, maupun pelaku usaha pangan di Sumatera Barat meraih penghargaan Adhikarya tidak lepas dari komunikasi dan upaya pembinaan yang terus dilakukan secara berkelanjutan. “BKP terus mengontrol dan

membina dengan baik para petani, kelompok tani, pelaku usaha pangan, masyarakat umum, dan aparat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara yang diberikan pemerintah sangat bagus, dalam memotivasi para petani untuk aktif ikut serta dalam menjaga ketahan pangan,” ungkapnya kepada Haluan, Kamis (20/ 12) di Padang. Menurutnya, Adhikarya Pangan Nusantara merupakan penghargaan paling bergengsi dari beberapa penghargaan tingkat nasional yang lain. Sebab, Adhikarya Pangan Nusantara sangat mempengaruhi ketahan pangan secara nasional. “Pangan adalah perkara yang paling pokok bagi setiap bangsa. Jika ketahanan pangan terganggu, maka akan berpengaruh kepada sektor lain. Pemberian penghargaan oleh pemerintah pusat kepada para petani sangat tepat. Pada tahun berikutnya Sumatera Barat akan mengusulkan gubernur, walikota, maupun bupati untuk meraih penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara katagori pembina,” jelasnya. (h/yat/zal)

Universitas Baiturahmah Wisuda 102 Lulusan PADANG, HALUAN — Rektor Universitas Baiturrahmah, Prof. Ir. Firdaus Rivai, M.Sc, melepas lagi sebanyak 102 wisudawan dan wisudawati. Wisuda ke-46 Universitas Baiturahmah Padang ini dilakukan di aula pertemuan Universitas Baiturahmah, di Jalan By Pass Air Pacah, Padang. Selain dihadiri oleh Rektor Universitas Baiturahmah beserta dosen pengajar, wisuda kali ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kopertis Wilayah X, Hanafi. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Baiturahmah Padang berharap agar lulusan universitas ini ke depannya bisa menerapkan disiplin ilmu yang pernah dipelajari selama masa kuliah di tengah-tengah masyarakat. “Kita berharap para lulusan ini bisa langsung menerapkan ilmunya di

lapangan,” ujarnya. Tidak hanya itu, rektor juga memastikan bahwa seluruh lulusan Universitas Baiturahmah telah siap untuk bersaing di tengah-tengah masyarakat. Rektor mengingatkan wisudawan dan wisudawati bahwa kesuksesan tidak mungkin dicapai dalam kehidupan tanpa kerja keras, kejujuran, integritas yang tinggi, perjuangan dan menabur sebanyak mungkin kebaikan kepada orang lain. Selanjutnya wisudawan dan wisudawati diminta untuk meyakini bahwa kesuksesan ditemui pada orang-orang yang mempunyai sikap peduli, tekad kuat dan berusaha dengan ikhlas, santun kepada orang tua, selalu bersyukur kepada Allah SWT dan pemaaf. Setidaknya ada tiga fakultas yang menelurkan lulusan pada

wisuda kali ini. Dari 102 lulusan, 50 diantaranya merupakan dokter, 5 orang dengan gelar sarjana kedokderan, 34 dari program kedokteran gigi, 12 lulusan untuk fakultas SKM dan 1 orang lulusan lagi dari kebidanan. Sementara itu, Sekretaris Kopertis Wilayah X, Hanafi, pada sambutannya juga berharap agar Universitas Baiturahmah tetap bisa mempertahankan mutu pendidikannya. Baik itu dari segi tenaga pendidik (dosen) maupun mahasiswa yang dihasilkan. “Tahun 2015 sudah tidak ada lagi dosen yang bertitel S1, semuanya harus S2. Untuk itu, standarisasi dosen tersebut harus bisa dicapai oleh Universitas Baiturahmah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan itu sendiri,” pungkasnya. (h/hel/zal)

Tidak hanya itu, satu buah bangunan atau rumah di Jalan Beringin 1 Nomor 24 Kelurahan Lolong Kecamatan Padang Barat juga ikut disegel atau disita. Penyegelan itu sendiri terkait dengan dugaan tindak pidana perbankan dan pencucian uang yang dilakukan oleh Umar Ali Yanto yang merupakan mantan Relationship Manager Private Banking Bank CIMB Niaga Tbk Jakarta. Perbuatan Umar yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri ini diatur dalam pasal 49 ayat (1) huruf a dan pasal 49 ayat (2) huruf b UU RI Nomor 7 tahun 1992 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 10 tahun 1998 tentang Perbankan dan pasal 3 ayat (1) huruf a, b, c, g jo pasal 2 ayat (1) huruf f UU RI Nomor 25 tahun 2003 tentang perubahan atas UU RI Nomor 15 tahun 2002 tentang tindak pidana pencucian uang dan atau pasal 3 jo pasal 2 ayat (1) huruf g UU RI Nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian yang.

Sebelum melakukan penyegelan dan penyitaan terhadap bangunan The Aliga Hotel dan rumah di Jalan Belanti tersebut, tanggal 17 Desember lalu, Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri telah menyampaikan surat bernomor R/491/XII/2012/Dit Tipideksus kepada Ketua Pengadilan Negeri Padang untuk permintaan izin khusus penyitaan kedua objek tersebut. Kemudian oleh Pengadilan Negeri Padang, tanggal 18 Desember 2012 atau setidaknya satu hari setelah surat dari Mabes Polri tersebut masuk, langsung direspon dan diberikan izin. Penetapan izin dari PN Padang ini bernomor 744/IS.XII/ Pen.Pid/2012/PN. PDG. Setidaknya hal ini dibenarkan oleh Humas Pengadilan Negeri Padang Jon Effreddy. “Memang benar, kami sudah menerima surat permintaan izin khusus untuk penyitaan dari Mabes Polri pada tanggal 17 Desember 2012 lalu, tanggal 18 Desember, surat izin sudah dikeluarkan oleh PN Padang,” katanya. (h/hel/zal)

10 Alasan DPD Usulkan Amandemen UUD JAKARTA, HALUAN — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) terus berjuang untuk amandemen kelima UUD 1945 dengan melakukan pendekatan dan penjelasan pada semua pihak, baik anggota DPR, pimpinan partai politik, praktisi, dan tokoh masyarakat. “Enam tahun sudah kita berjuang keras untuk melakukan upaya amendemen kelima UUD 1945. Namun, upaya dengan berbagai cara dan strategi itu hingga kini nyatanya belum membuahkan hasil,” kata Ketua Kelompok DPD di MPR, Bambang Soeroso, Kamis (20/12). Bambang menyebutkan 10 alasan perlunya UUD diamendemen. Yaitu, untuk memperkuat sistem presidensial, memperkuat lembaga perwakilan, memperkuat otonomi daerah, calon presiden perseorangan, pemilihan pemilu nasional dan pemilu lokal, forum previlegiatum, optimalisasilkan peran Mahkamah Konstitusi, penambahan pasal hak asasi manusia, penambahan bab komisi negara, dan penajaman bab tentang pendidikan dan perekonomian. “Forum previlegiatum itu sendiri untuk memberikan kepastian hukum dengan segera agar seorang pejabat negara yang karena dugaan kejahatan atau pelanggaran menghadapi proses peradilan yang panjang, tidak terkatungkatung nasibnya sebab pada gilirannya akan merugikan

rakyat. Dengan kata lain, baik pejabat maupun rakyat tidak tersandera. MA mengadili pada tingkat pertama dan terakhir pejabat negara, selain presiden dan wakil presiden, yang melakukan tindak pidana berat dalam masa jabatan,” ujarnya. Sementara soal sistem pemerintahan presidensial, sistem pemerintahan yang diatur UU itu harus diperjelas lagi, misalnya posisi presiden. Saat ini, posisi presiden sebagai kepala pemerintahan secara psikologi ternyata tertekan karena tersandera oleh DPR, seperti dalam menyusun anggaran. Selain itu, posisi keanggotaan MPR yang terdiri dari anggota DPD dan DPR, kewenangan DPD, serta masalah calon perseorangan atau independen juga akan diperjelas lagi. Selain memperjelas klausul pasal yang ada, dalam amendemen juga diusulkan masuknya komisi dalam UU dan mempertegas yang sudah ada. “Contohnya, Komisi Pemberantasan Korupsi, Komisi Yudisial, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia, dan Dewan Pers. Posisi mereka dalam UU juga harus dipertegas,” kata Bambang. “Sekarang usulan amendemen UUD itu sudah disampaikan ke MPR dan MPR telah membuat tim kajian untuk menyikapi usulan DPD tersebut,” ujar Bambang Soeroso. (h/sam/zal)

Gedung BPKP Sumbar Diresmikan PADANG, HALUAN — Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat, Prof. DR. Mardiasmo meresmikan soft launching Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Sumatera Barat, di kawasan Aie Pacah, By Pass, Padang, Kamis (20/12). Soft launching gedung BPKP Sumbar itu sendiri ditandai dengan pemukulan gendang oleh Mardiasmo serta penandatanganan prasasti peresmian gedung baru BPKP tersebut. Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim didaulat untuk melakukan pemotongan pita yang diletakkan persis di depan pintu masuk gedung baru ini. Selain Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim dan Kepala BPKP Pusat Prof. DR.

Mardiasmo, turut hadir dalam peresmian gedung baru BPKP ini Sekdaprov Sumbar, Wakil Walikota Padang Mahyeldi Asyarullah, Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigue, utusan Kajati, Polda, Danrem, Yayasan Universitas Bung Hatta serta seluruh jajaran BPKP Provinsi Sumbar. Mardiasmo mengatakan, bahwa pembangunan gedung kantor BPKP Provinsi Sumatera Barat menjadi contoh standar kebutuhan pelayanan yang berikan oleh BPKP kepada masyarakat, terutama pelayanan pada dinas instansi dalam mewujudkan pemerintahan yang baik dan bersih. Pembangunan itu sendiri juga merupakan tindak lanjut dari kondisi Sumatera Barat sebagai daerah bencana, sehingga pembangunan kali ini dinilai aman dan ramah gempa.

Lebih jauh Mardiasmo menyampaikan, pembangunan gedung kantor BPKP Sumbar, karena melihat kondisi pelaksanaan tugas pelayanan tidak layak pasca gempa tahun 2009, yang hanya dilakukan di rumah dinas Kepala BPKP Sumbar yang hanya dua kamar. Pembangunan ini mendapat dukungan dari APBN dan dukungan Pemprov Sumbar dan Pemko Padang. “Dalam melihat prospek ke depan, lokasi ini juga nantinya merupakan pusat kota masa datang Kota Padang. Karena di dekat lokasi ini juga tengah di bangun gedung Balai Kota Padang serta bangunan kantor lainnya,” ungkapnya. Senada dengan itu, Wagub Muslim Kasim dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pembangunan gedung

kantor BPKP ini. Muslim Kasim menyampaikan harapan kepada setiap jajaran BPKP di Sumbar agar bersinergi lebih baik lagi dengan berbagai instansi, maupun pemerintah daerah kab/kota dan provinsi. “Harapan saya, semoga tahun ini atau tahun depan, Pemerintah Daerah Sumatera Barat, baik provinsi maupun kab/kota mendapatkan penilaian Wajar Tanpa Pengecualian. Untuk kabupaten/kota lainnya yang pernah mendapatkan penilaian WTP, seperti Kabupaten Padang Pariaman, Tanah Datar dan Kota Pariaman, tahun depan diharapkan bisa menular ke kabupaten/ kota lainnya. Minimal harus 6 atau 8 kab/kota bisa mendapatkan penilaian WTP tersebut,” urai Muslim Kasim. Ditambahkan, pihaknya berharap kepada pemerintah

daerah untuk bersama-sama bekerja dengan giat, bersih dan jujur serta selalu berkoordinasi dengan jajaran di BPKP untuk dapat mengetahui segala hal yang bisa mewujudkan penilaian WTP tersebut. Sementara itu, Kepala BPKP Provinsi Sumbar Achidiman mengatakan bahwa meski saat ini gedung baru BPKP Sumbar belum siap secara keseluruhan, namun untuk saat ini, kantor baru ini sudah bisa dijadikan kantor yang respresentatif. “Ini baru pembangunan untuk fisik saja, sementara bagian luar sedang dalam pengerjaan,” katanya. Pembangunan gedung ini telah direncanakan selama 2 tahun anggaran, dengan anggaran sebesar Rp20 miliar. Pembangunan Kantor BPKP ini akan dilanjutkan tahun depan dengan dana

WAGUB Sumbar Muslim Kasim melakukan pemotongan pita dalam acara peresmian soft launching gedung BPKP Sumbar, di kawasan Aie Pacah, By Pass, Padang, Kamis (20/12). DIPA sebesar Rp 19 miliar untuk gedung kedua sebagai pembangunan tahap akhir dari perkantoran ini. Tahun 2013, akan dibangun lagi gedung baru di lahan yang berbatasan dengan kampus UBH. >> Editor : Syamsu Rizal

Agustus 2013, diperkirakan pembangunannya selesai, dan diharapkan bisa diresmikan oleh Kepala BPKP Pusat sekaligus sebagai pusat acara peringatan perayaan HUT BPKP ke-30. (h/hel/zal) >> Penata Halaman : Irvand


JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

3

PEMBANGUNAN MONUMEN BELA NEGARA

Menyambung Mata Rantai Sejarah yang Terputus T

anggal 19 Desember, sudah ditetapkan pemerintah sebagai hari besar nasional, untuk mengenang peristiwa penting dalam sejarah perjalanan bangsa ini dalam mempertahankan kelangsungan hidup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pemerintah pun menetapkannya sebagai Hari Bela Negara melalui Kepres No.28 tahun 2006. Tahun 2012, merupakan tahun keenam peringatan Hari Bela Negara. Untuk pertama kalinya HBN diperingati secara nasional dan dilanjutkan dengan pembangunan Monumen dan Tugu Bela Negara di Jorong Sungai Sirih, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Limapuluh Kota. Karena itu gemanya masih belum luas seperti hari besar nasional lainnya. Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro pun mengeluarkan Surat Edaran No.SE/84/M/XII/2012 tanggal 6 Desember 2012, yang ditujukan kepada Menteri/Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Gubernur seluruh Indonesia, Pangdam seluruh Indonesia, Kapolda seluruh Indonesia dan para Bupati/Walikota di tanah air agar melaksanakan peringatan Hari Bela Negara setiap tanggal 19 Desember. Sedangkan bentuk kegiatan yang dilaksanakan, disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta anggaran yang dimiliki masing-masing instansi, seperti upacara bendera/apel bersama, olah raga, kepanduan, bakti sosial, kerja bakti membersihkan lingkungan, gelar seni budaya dan lainnya. Mayor Jendral Suwarno,SIP,MSc bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Bela Negara di Koto Tinggi, Kabupaten Limapuluh Kota Rabu (19/12). Perwakilan masing-masing kementerian terkait juga terlihat hadir, diantaranya Dirjen Kesbangpol Departemen Dalam Negeri Drs.A.Tanribali Lamo,SH, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Hukum, Politik dan Antarlembaga Suhatmansyah, Ketua Front Bela Negara (FBN) Laksamada Muda Purnawirawan Prof Dr Setio

Hernowo, Dr.Suhatmansyah, Dirjen Bela Negara Kemenhan Laksamana Pertama Ken Chaidian, Kasubdit Implementasi Kebijakan, Sri Handoko Taruna,Msi. Sedangkan rombongan Pemprov Sumbar dipimpin Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, Kepala Kesbangpol Sumbar Irvan Khairul Ananda, Staf Ahli Surya Budhi dan sejumlah pejabat lainnya. Sebagai tuan rumah, hadir Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo bersama unsur Muspida setempat. Dalam amanatnya, Mayjen Suwarno membacakan sambutan Menteri Pertahanan RI yang menyebutkan, pada 19 Desember 1948, Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) didirikan di Sumatera Barat. Kala itu, NKRI yang baru 3 tahun memproklamasikan kemerdekaannya nyaris berakhir. “Belanda kembali melakukan agresi militer yang kedua dan menguasai ibukota negara, Yogyakarta. Tak hanya itu Belanda menahan Presiden, Wakil Presiden dan sejumlah menteri Pemerintahan RI. Akibatnya pemerintahan yang sah di Yoyakarta tidak berjalan,” katanya. Dalam kondisi kritis beberapa saat sebelum penangkapan, para founding father telah mengambil keputusan cerdas dengan mengeluarkan surat mandat untuk membentuk PDRI kepada Menteri Kemakmuran Mr. Sjarifuddin Prawiranegara yang sedang bertugas di Sumbar. “Mr.Sjarifuddin Prawiranegara berinisiatif membentuk PDRI guma menyelamatkan kelangsungan hidup NKRI, sekaligus menunjukkan kepada dunia bahwa NKRI masih eksis, walau pun surat mandat belum sempat diterima karena kesulitan komunikasi,” katanya. Menhan melalui Majen Suwarno juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk senantiasa menjaga nilai-nilai Bela Negara dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk menjadikan kesadaran Bela Negara sebagai gerakan nasional dengan senantiasa menjaga kesatuan dan persatuan NKRI

untuk mencapai masyarakat yang maju, adil dan sejahtera. Usai upacara, dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Monumen Bela Negara oleh Drs. A. Tanribali Lamo,SH (Dirjen Kesbangpol), disusul Mayor Jendral Suwarno,SIP,MSc, Wakil Gubernur Muslim Kasim, Laksamana Pertama Ken Chaidiman (Dirjen Bela Negara Kemenhan), Dr. Suhatmansyah (Staf Ahli Bidang Hukum dan Polhukam). Lalu diikuti Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo, Ketua DPRD Limapuluh Kota Darman Syahlabi, Sekretaris Pembangunan Monumen Bela Negara Bagindo M.Letter dan Amir Syarifuffin. Harus Disosialisasikan Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim sebelumnya menyebutkan, HBN ini hendaknya dapat lebih disosialisasikan di tengah-tengah masyarakat. Sebab masih banyak masyarakat yang belum memahaminya. Dalam HBN, ada makna besar yang harus dipahami segenap masyarakat Indonesia. Semangat Bela Negara itu tak hanya melalui kekuatan militer tetapi juga dapat diwujudkan dalam bentuk lain, yaitu kekuatan nir militer atau soft power, berupa perjuangan politik dan diplomasi seperti yang terjadi pada 19 Desember 1948. Dan diharapkan dengan keluarnya SE Menteri Pertahanan RI tanggal 6 Desember 2012, yang ditujukan kepada Menteri/Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Gubernur seluruh Indonesia, Pangdam seluruh Indonesia, Kapolda seluruh Indonesia dan para Bupati/ Walikota di tanah air, peringatan Hari Bela Negara akan semakin semarak. “Khusus untuk di Sumbar, kami sudah instruksikan seluruh Bupati/Walikota di Sumbar agar melaksanakan peringatan HBN di wilayah masing-masing. Upacara HBN harus dilaksanakan setiap tingkatan sekolah, mulai dari SD, SMP, SMA dan setiap organisasi pemerintah, swasta, BUMN, BUMD dan organisasi masyarakat,” kata Muslim Kasim. (***)

Perjuangan Panjang untuk Monumen Bela Negara ATAS prakarsa Pemprov Sumbar bersama Pemkab Limapuluh Kota dan didukung 5 kementerian, masing-masing Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pertahanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Pekerjaan Umum, peletakan batu pertama pembangunan Monumen dan Tugu Bela Negara di Koto Tinggi Rabu (19/12), berjalan lancar. Menurut Sekretaris P a n i t i a Pembangunan

Mayor Jenderal Suwarno,SIP,MSc

Monumen Bela Negara yang juga tokoh masyarakat Sumbar, Bagindo M.Letter, peringatan HBN yang dilanjutkan dengan pembangunan monument, tak terlepas dari dukungan penuh seluruh elemen masyarakat Sumbar. Pahit getir yang dilalui selama memperjuangkan HBN seakan terobati. Meski akhirnya Presiden RI mengeluarkan Kepres No.28 tahun 2006, tentang HBN, namun peringatan HBN lima tahun lamanya masih bersifat lokal, karena belum ada kementerian yang menaunginya. Lagi-lagi butuh perjuangan dan kegigihan untuk mendatangani kementeriankementerian yang terkait. “Hasil perjuangan panjang selama ini berbuah manis. Ini adalah pengakuan negara yang sangat dinantikan sejak puluhan tahun lalu. PDRI bukan pemberontak tetapi adalah perjuangan untuk mempertahankan NKRI,” kata Bagindo M.Letter didampingi Amir Syarifuddin. Untuk itu, berbagai elemen masyarakat yang sama-sama memperjuangkan PDRI harus bersatu dan menyamakan langkah untuk melanjutkan perjuangan di masa datang, menuntaskan pembangunan Monumen Bela Negara dan impian besar menjadikannya sebagai kawasan wisata terpadu, lengkap dengan universitasnya. Pada bagian lain terkait pemberian Award PDRI oleh YPP PDRI, menurut M.Letter, hal itu tidak terkait dengan agenda yang disusun Panitia Pembangunan Monumen. (***)

PELETAKAN batu pertama pembangunan Monumen Bela Negara oleh Dirjen Kesbangpol Departemen Dalam Negeri Drs.A.Tanribali Lamo,SH.

PELETAKAN batu pertama pembangunan Monumen Bela Negara oleh Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim

PELETAKAN batu pertama pembangunan Monumen Bela Negara oleh Kepala Badan Diklat Kemenhan Mayor Jendral Suwarno,SIP,MSc.

MONUMEN setinggi 30 meter, berukuran 40x40 m di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Kabupaten Lima puluh Kota, akan menjadi bangunan sejarah berikutnya di Sumbar, yang menandai perjuangan rakyat Indonesia memperjuangkan keberadaan negaranya. Rencananya, daerah lain yang menjadi basis pergerakan rakyat selama PDRI juga akan dibangun tugu, yaitu Kota Bukittinggi sebagai ibukota PDRI, Halaman sebagai lokasi pembentukan Kabinet PDRI, Bidar Alam sebagai lokasi merencanakan kegiatan PDRI. Sedangkan rumah yang pernah ditempati Sjarifudin Prawiranegara

universitas. “Yang tidak kalah pentingnya, juga direncanakan pembangunan Universitas Bela Negara di kawasan tersebut,” kata Jefrinal. Agar monument ini tidak menjadi bangunan bersejarah yang tidak diketahui orang, juga dibangun jalan lingkar di sekitar kawasan untuk memudahkan akses dari daerah tetangga. Dengan demikian, jarak tempuh dari Bukittinggi ke Koto Tinggi bisa menjadi 36 km. sebelumnya, bisa mencapai 50 km. Untuk pembangunan monumen, perpustakaan, museum, masjid dan gedung serbaguna dibutuhkan dana hingga Rp267 miliar. Tahun

Sumbar Punya Monumen Tinggi 30 meter untuk istirahat di Sumpur Kudus juga akan diperbaiki. “Monumen ini nantinya akan berbentuk bangunan modern. Juga dilengkapi lift. Lantai dasarnya akan dihiasai dengan relief perjuangan PDRI di Sumatera Barat,” kata Kepala Biro BIna Sosial Setdaprov Sumbar yang juga Wakil Ketua Panitia Peringatan Hari Bela Negara 2012 Jefrinal Arifin, didampingi Sekretaris Panitia Mulyadi. Selain monumen, di tanah seluas 20 hektar ini juga dibangun perpustakaan, masjid, ruang serbaguna dan taman untuk menarik minat masyarakat berkunjung. Bahkan untuk jangka panjang juga akan dibangun sebuah

MAYOR Jenderal Suwarno,SIP,MSc menyalami Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim usai upacara.

2012 sudah dianggarkan Kemendikbud Rp5 miliar dan tahun 2013 ditambah lagi Rp20 miliar. Sedangkan Kabupaten Limapuluh Kota melakukan membebaskan lahan hingga 50 hektar, dan sudah disertifikatkan seluas 29 hektar dengan dana mencapai Rp20 miliar. Pemprov Sumbar Provinsi juga mengalokasikan dana Rp350 juta untuk pendampingan dan biaya operasional. Sedangkan untuk pembangunan jalan lingkar dialokasikan lagi dana melalui Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman sebesar Rp5 miliar. Sebagian besar jalan tersebut sudah dikerjakan dan hampir selesai. (***)

FOTO bersama usai upacara

FOTO bersama di lokasi pembangunan Monumen Bela Negara >> Editor : DEVI DIANI

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


4 SUMBAR

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

PEDULI SDA

LINGKAR

Pencuri di Pesantren Dituntut 3 Bulan PARIAMAN, HALUAN — Terdakwa Zendra Sudirman (16) panggilan Tagak Bendera dituntut 3 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) saat sidang di Pengadilan Negeri Pariaman Kamis (20/12). Sidang tersebut dipimpin Hakim Tunggal Mashuri Effendie serta JPU Tengku Ismael. Terdakwa ini diseret kepengadilan terkait kasus pencurian yang dilakukan terdakwa di Pondok Pesantren Al Ihsan, Korong Kampuang Sagik, Kenagarian Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur, Padang Pariaman pada tanggal 20 Oktober 2012. “Terdakwa ini telah mengambil uang milik temannya di Pondok Pesantren sebanyak Rp 250 ribu yang terletak didalam peti yang dikunci,” ujar JPU Tengku Ismael setelah usai sidang. Sebelumnya kata JPU, terungkapnya pencurian yang dilakukan oleh terdakwa, karena terdakwa juga telah mengambil uang milik guru mengaji di pondok pesantren tersebut sebesar Rp 170 ribu. “Diwaktu itu, terdakwa ditanyai oleh guru mengaji tentang uang guru mengaji itu hilang, akhir terdakwa mengakui. Dan disitulah semuanya terungkap, akhirnya terdakwa dilaporkan kepihak kepolisian dan langsung tangkap pada hari Rabu tanggal 24 Oktober 2012, dan sidang dilanjutkan pada tanggal 3 Januari 2013 yang akan datang,” terang JPU. (h/bus)

PT TKA Bangun Pusat Rehabilitasi Satwa PADANG, HALUAN — PT Tidar Kerinci Agung (TKA) membangun pusat rehabilitasi satwa untk menyelamatkan harimau Sumatera di areal perkebunan PT TKA. Kegiatan ini menelan anggaran Rp9 miliar dengan biaya operasional mencapai Rp7 miliar pertahun.

Bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar, PT TKA telah mendapatkan izin dari Kementrian Kehutanan. Kerjasama tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Utama PT TKA, Hashim Djojohadikusumo dengan Kepala BKSDA Sumbar Sahdin

Residivis Divonis 8 Bulan Penjara PARIAMAN, HALUAN — Yuda Putra Satria (17) divonis oleh hakim delapan bulan penjara saat sidang di Pengadilan Negeri Pariaman Kamis (20/12). Putusan yang diberikan hakim lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada sidang sebelumnya yaitu 12 bulan. “Terdakwa ini adalah resedivis dan ke empat kalinya disidang, dan sekarang ini sampai ke pengadilan terkait kasus pencurian yang dilakukan terdakwa di SMK 2 Kota Pariaman pada bulan Juni yang lalu. Dan terdakwa divonis delapan bulan penjara oleh hakim, pada sidang sebelumnya dituntut dua belas bulan,” terang JPU Ferik Demiral. Sidang yang pimpin Hakim Tunggal M. Irsyad serta JPU Ferik Demiral berlangsung tanpa pengunjung. Dan terdakwa hanya terdiam saat mendengarkan putusan yang diberikan hakim. Setelah selesai Hakim membacakan vonis, Hakim berpesan kepada terdakwa, jadikanlah yang terakhir dan jangan ulangi lagi perbuatan yang seperti ini, serta Hakim menanyakan apakah terdakwa menerima dengan putusan ini, dan terdakwa mengatakan diterima serta JPU juga menerima. (h/bus)

MENANDATANGANI — Direktur Utama PT TKA, Hashim Djojohadikusumo dan Kepala BKSDA Sumbar Sahdin Zunaidi menandatangani kerjasama pembangunan rehabilitasi satwa, disaksikan Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Kementerian Kehutanan Novianto Bambang W Kamis, (20/12) di Hotel Mercure, Padang.IST

Zunaidi dan disaksikan Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Kementerian Kehutanan Novianto Bambang W Kamis, (20/ 12) di Hotel Mercure, Padang. “Ini memang keinginan saya sejak dulunya, sejak kecil saya sangat senang dengan binatang. Untuk sekarang saya sangat ingin terlibat untuk melestarikan sumber daya alam ini. Kebetulan saya mendengar jumlah spesies harimau Sumatera sudah hampir punah, makanya kita melakukan kerjasama ini,”jelas Hashim usai penandatanganan kerjasama tersebut. Dikatakannya, pelaksanaan pembangunan pusat rehabilitasi tersebut akan menggunakan lahan PT TKA di Kabupaten Solok Selatan dan Dharmasraya. Luasnya sekitar 10 hektar. Untuk pertama kali ini, tempat itu akan diisi sebanyak 7 harimau. Binatang buas tersebut didatangkan dari Jambi dan beberapa tempat lainnya. “Nanti setelah kita lakukan rehabilitasi, harimau itu akan kita lepaskan kembali diseputar daerah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS),”tambah Hashim. Menurutnya, tempat tersebut akan memiliki perlengkapan yang layak untuk pusat rehabilitasi harimau. Seperti dengan menempatkan dua orang dokter hewan, membangun kontruksi areal rehabilitasi. Untuk pembangunan tersebut diperkirakan akan menelan anggaran Rp9 miliar dan untuk operasional menelan anggaran Rp7 miliar pertahunnya.

“Kita sudah sengaja mengalokasikan anggaran untuk itu, terutama dari dana Corporate Social Responsibility (CSR). Untuk kita juga berharap temanteman pengusaha lainnya ikut melaksanakan kegiatan konservasi ini,”sebutnya lagi. Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati, Kementrian Kehutanan Novianto Bambang mengatakan, dari tiga spesies harimau yang ada di Indonesia yakni, harimau Bali dan Jawa sudah dinyatakan punah sejak 1940 dan 1980. Sedangkan harimau Sumatera juga dinyatakan hampir punah. Sehingga lahir UU No 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya hayati. “Jadi harimau Sumatera ini juga hampir punah, sementara untuk melindunginya diperlukan pusat rehabilitasi satwa, yang pelaksanaannya melalui kerjasama seperti yang kita lakukan sekarang ini,”sebut Novianto. Dikatakannya, belakangan ini tingkat konflik antara manusia dengan binatang cukup tinggi. Melalui kesepakatan itu dapat mendukung penyelamatan dan perlindungan satwa liar, terutama harimau. PT TKA telah beroperasi sejak tahun 1986, mengelola HGU seluas 28.000 hektar. Sekarang mencadangkan area seluas 2.400 hektar sebagai area konservasi. Area tersebut dinamakan Area Konservasi Prof. Dr. Sumitro Djojohadikusumo. (h/dla)

termasuk kawasan hutan lindung. Jalan sepanjang 1,7 kilometer itu termasuk dalam area pengunaan lain atau di luar kawasan hutan. Untuk memanfaatkan APL tidak memerlukan izin. Hal yang sama juga ditegaskan Pegawai Dishut Sumbar lainnya, Mgo Senatung. Dijelaskannya, Jalan Garabak Data merupakan jalan antar kampung yang kemudian dilebarkan. Berdasarkan SK Menteri Kehutanan nomor 422 memang berada dalam kawasan hutan llindung, tetapi dinilai ada kekeliruan sehingga terbit SK 304 yang menegaskan jalan itu masuk APL. Wali Nagari Sungai Nanam, Misardi Malin Sampono yang juga dihadirkan sebagai

saksi menerangkan jalan itu merupakan rekomendasinya atas permintaan masyarakat Garabak Data. Wali Jorong Garabak Data juga menegaskan, sebelum dilebarkan di sekitar jalan itu tidak ada hutan. Hanya ada tanaman ladang masyarakat seperti markisa, tomat, kulit manis dan lainnya. Apalagi masyarakat di sana sudah turun-temurun tinggal di daerah tersebut, berladang di sana, dan punya pandam perkuburan sendiri. Majelis hakim yang diketuai Yose Ana Roslinda mengundur sidang ini hingga Januari 2013 mendatang dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi.(h/nas)

Pelebaran Jalan Bukan Pidana PADANG, HALUAN — Pakar Pidana Fakultas Hukum Universitas Andalas, Yoserwan menilai Direktur PT Pancasona Jaya Pratama, Palindungan S Manurung tidak bisa dianggap bersalah terkait pelebaran Jalan Garabak Data, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok karena kawasan itu tidak lagi termasuk hutan lindung. “Pasal 1 ayat 2 KUHP menegaskan jika sesudah perbuatan dilakukan ada perubahan dalam peraturan perundang-undangan, maka yang dipakai adalah aturan yang paling menguntungkan bagi terdakwa,” katanya saat memberikan keterangan sebagai saksi ahli yang dihadirkan jaksa

penuntut umum dalam sidang lanjutan dugaan tindak pidana kehutanan dengan terdakwa S Manurung di Pengadilan Negeri Koto Baru kemarin. Faktanya, kawasan Garabak Data hingga Sungai Lului termasuk area penggunaan lain-lain (APL) berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor 304/Menhut11/2011, yang penggunaannya tidak memerlukan perizinan. Surat keputusan tersebut merupakan revisi dari SK Nomor 422/Kpts-II/99 yang memang menyatakan daerah itu dalam kawasan hutan lindung. “Dengan perubahan itu terdakwa tak bisa dianggap bersalah,” tegas Yoserwan menjawab pertanyaan penasihat hukum Rusdi Zen, Khairus

dan Devika Yuviandra. Toh, keputusan perubahan status kawasan hutan itu dikuatkan dengan Keputusan Mahkamah Agung No.45/PPU/ 2011. Keputusan MK ini menyangkut penetapan status kawasan hutan yang harus berdasarkan prosedurnya dan tidak main tunjuk saja. Salah satunya berdasarkan realita di lapangan. Faktanya daerah Garabarak Data, Sungai Lului hingga ke Kapujan sudah dihuni masyarakat secara turun-temurun yang dibuktikan dengan adanya pandam kuburan warga setempat. Dalam sidang sebelumnya Pegawai Dinas Kehutanan Sumbar, Joni Halyan memastikan area jalan dari Garabak Data bukan

TUJUH HARI PASCABENCANA

Jasad Darsinan Belum Ditemukan SOLSEL, HALUAN — Tujuh hari pasca bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok Selatan, pemukiman sudah di evakuasi, bantuan terus berdatangan. Namun, seorang korban galodo yang hilang terseret arus sungai belum ditemukan, Secara prosedural, pencarian terhadap korban hanyut karena bencana galodo yang melanda Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Kamis (13/12) lalu. Darsinan (70) warga Manggis Jorong Sapan Salak Nagari Pakan Rabaa Timur hanyut dan dinyatakan hilang. Sampai berita ini dituliskan memasuki tujuh hari pasca galodo, belum juga

ditemukan warga dan tim personil suka rela. Sementara itu, bantuan sosial dari berbagai bencana terus mengalir ke posko utama bencana banjir bandang di Kantor Camat Koto Parik Gadang Diateh. Pada Kamis (20/12) masih berdatangan bantuan dari Bank Nagari sebanyak Rp50 juta, dari Bank BRI Kantor Cabang Pembantu Padang Aro berupa sembako mie instan, air mineral, dan perlengkapan kewanitaan. Selain itu, organisasi TP-PKK Solsel juga menyerahkan bantuan berupa minyak goreng, Kepala Cabang Bank Nagari Muara Labuh Mulyadi

kepada Haluan menyebutkan, Bank Nagari sudah menyerahkan beberapa bantuan tanggap darurat, berupa uang tunai sebesar Rp50 juta. Ia berharap bantuan itu dapat dimanfaatkan untuk membantu korban bencana alam. Kepala cabang bank nagari disambut oleh Sekda Solsel Fachril Murad. Selain itu, Kepala Kantor Cabang Pembantu Bank BRI Padang Aro Issad Oktafiyanto menyebutkan, bantuan yang diserahkan kepada korban bencana, baik yang menjadi nasabah maupun masyarakat umum bagi korban bencana banjir bandang. Harapannya, walaupun bantuan sedikit,

namun hendaknya dapat meringankan beban korban bencana. Kepala Kantor Cabang Pembantu Bank BRI Padang Aro disambut oleh Kepala BPBD Solsel Hamudis. Ketua TP-PKK Solok Selatan Ny. Suriati Muzni Zakaria mengantar bantuan yang disambut oleh Sekda Solsel Fachril Murad. “kami menyalurkan bantuan dari TP-PKK Solsel. Dananya bersumberkan dari iuran anggota yang memiliki atensi dan memiliki kemampuan untuk menyumbangkan perlengkapan yang masih kurang di posko,” ujar ny. Suriati Muzni Zakaria. Pemerintah Kota Solok pun menyusul menghantarkan

bantuan logistik. Dapat dicatat bahwa bantuan logistik, berupa sembako itu merupakan daerah tetangga yang pertama menyalurkan bantuan logistik. Selama 7 hari tanggap darurat bencana itu, turun tim relawan dari berbagai instansi dan organisasi di daerah dan luar daerah berjumlah 173 orang. data sementara dari BPBD Solok Selatan, menimbulkan kerugian mencapai Rp9,135 miliar dengan rincian kerusakan rumah warga Rp 925 juta, fasilitas umum Rp6,23 miliar, materi Rp1,5 miliar, dan sawah dengan luas 150 hektare sebesar Rp450 juta. Banyak rumah

SEKDA Solsel Fachril Murad menerima bantuan logistik dari Pemko Solok yang diserahkan langsung oleh Kabag Kesra Pemko Solok. ICOL yang rusak dengan rincian, sebanyak 32 rumah warga rusak berat, 27 rumah rusak sedang, 80 rumah rusak ringan. Sebanyak 121 rumah terendam dan dua hanyut. Selain kerugian material, banjir bandang ini juga menyebabkan dua orang ikut terseret

aliran sungai, Rajinan (70) dan Simis (35) merupakan ibu dan anak warga Jorong Manggih. Simis alias Miswarni (35) sudah ditemukan pada Sabtu (15/12) di Sikapuak Jorong Sapan Salak Pakan Rabaa Timur sekitar 17 km dari lokasi hanyut. (h/col).

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Maidella Syahni

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


OPINI 5

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

EKSEKUTIF-LEGISLATIF SUMBAR

Berhentilah Tarik Menarik APBD Sumbar 2013 belum tentu ujung pangkalnya. Bahkan sudah melewati batas waktu yang ditentukan oleh pemerintah pusat yakni tanggal 14 Desember 2012 harus sudah ketuk palu. Kalau tidak Sumatera Barat (termasuk DPRD dan Pemprov) akan menerima sanksi dari pemerintah pusat. Selain sanksi teguran, juga sanksi dikurangi alokasi-alokasi tertentu dari mata anggaran. Sejak 2007 lalu, DPR sebagai representasi rakyat dan bisa juga dikatakan representasi dari DPRD-DPRD di provinsi, kabupaten dan Kota sudah menyetujui adanya pemberian sanksi bagi daerah yang terlambat menyerahkan APBD. Keterlambatan pengesahan APBD berakibat pada keterlambatan penyerahan kepada pemerintah pusat dan dikhawatirkan menyebabkan ketidaklancaran realisasi proyek di daerah. Hal tersebut berdampak pada pembangunan daerah, efektivitas pelayanan publik, dan juga pembangunan sektor riil di masyarakat. Seperti pernah diberitakan, Menteri Keuangan mengancam akan menahan dana alokasi umum yang dialokasikan untuk keperluan bukan gaji bagi daerah yang tak menyerahkan APBD pada pemerintah pusat terpat waktu. Untuk Sumatera Barat, bagaimana mau menyerahkan, sedangkan disahkan saja belum juga hingga kemarin. Bahkan sudah melebihi ketentuan batas waktu tanggal 14 Desember 2012. Ganjaran berupa penahanan dana alokasi umum nongaji dari Kementerian Keuangan itu sudah merupakan hal yang sewajarnya dan tidak usah menjadi perdebatan lagi di kalangan DPRD. Keterlambatan itu tidak bisa dicari kesalahan di antara kedua pihak, DPRD atau Pemprov. Kini justru rakyat yang mesti bertanya, apakah yang dituju pertengkarannya sehingga anggaran terancam ditahan? Sanksi juga akan diterima dari Kementerian Dalam Negeri khususnya daerah yang telat membahas APBD murni. Sedangkan soal sanksi ini sudah diingatkan jauhjauh hari oleh Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowiryono, bahwa pemerintah pusat akan memberikan sanksi kepada pemerintah daerah yang terlambat menyusun dan menyerahkan APBD 2013. Keterlambatan pengesahan APBD telah tampak dari jauh-jauh hari. Soalnya, hingga menjelang pertengahan Desember, DPRD masih melakukan tarik ulur dengan Pemprov Sumbar dan masih berdebat pada level Kebijakan Umum Anggaran Plafom Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS). Penyelesaian APBD sangat penting karena selain bermanfaat untuk mempercepat proses pengadaan barang dan jasa, namun juga merupakan salah satu syarat bagi pemerintah daerah untuk mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID). Jadi itu menjadi sangat penting sekali. Dan aturan baru ini tidak dibuat begitu saja melainkan untuk mendorong daerah juga. Dengan sanksi yang ada di satu sisi dan ada ‘reward’ di sisi lain akan mendorong daerah untuk menyelesaikan APBD-nya tepat waktu. Ini mesti direspon dengan baik oleh para perencana anggaran baik di Pemprov maupun di DPRD Sumbar. Pemerintah pusat sudah ada komitmen untuk menyepakati pembahasan anggaran sesuai jadwal. Itu bisa diselesaikan dalam format transparan dan akuntabel. Kalau di pusat seperti itu, tentu diharapkan di daerah juga melakukan hal yang sama. Revisi Peraturan Presiden tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah terbaru, yaitu Perpres nomor 70 tahun 2012, mewajibkan pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah dilakukan setelah penetapan APBD. Padahal, pada Perpres sebelumnya, proses pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah dapat dilakukan walaupun belum terjadi pengesahan APBD, dengan mencantumkan kondisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) yang belum disahkan. Hal ini yang menjadi perhatian pemerintah pusat karena masih banyak pembahasan APBD yang cenderung berlarut-larut bahkan hingga pertengahan tahun berjalan anggaran, sehingga dapat memperlambat realisasi penyerapan anggaran belanja. Kini di tengah anggaran yang terlambat disahkan itu, terdengar pula kabar bahwa para anggota dewan akan pergi ke luar negeri. Sebanarnya apa yang mereka cari ke luar negeri dihubungkan dengan kepentingan daerah seperti Sumatera Barat ini? ***

Keniscayaan Capres Populis OLEH : DONNY SYOFYAN Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas

D

ALAM Diskusi Publik Calon Presiden 2014 di Unand barubaru ini, hasil jajak pendapat oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) kembali diulas. Berdasarkan hasil jajak pendapat terbaru yang dirilis tersebut didapati bahwa Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) adalah kandidat paling populer untuk Pemilu Presiden 2014. 79 persen dari total 223 responden mengatakan bahwa Mahfud MD adalah calon presiden yang dianggap paling pantas dan kuat menyusul reputasinya dalam kecakapan mengambil risiko dan kepemimpinan yang tegas, lalu JK menyusul dengan 77 persen. Selain Mahfud dan JK, kandidat lain dalam lima besar berikutnya adalah Dahlan Iskan (76 persen), Sri Mulyani Indrawati (72 persen), dan Hidayat Nurwahid (71 persen). Mencuatnya nama-nama capres di luar mainstream parpol dari kalangan rakyat menunjukkan keniscayaan capres populis pada Pilpres 2014 mendatang. Pilihan ini bukan saja menunjukkan kekecewaan responden terhadap pejabat dan politisi yang tengah berkuasa dengan segenap penyimpangan kronisnya. Tak kalah krusialnya adalah bahwa hasil survei itu sejatinya menegaskan rontoknya politisi parpol yang selama ini mendominasi dan menghiasi jagad perpolitikan Tanah Air. Pelbagai masalah yang menerpa partai-partai besar— korupsi di tubuh Partai Demokrat, friksi internal di tubuh Partai Keadilan Sejahtera, atau terdepaknya Jusuf Kalla sebagai capres resmi Partai Golkar—berimbas pada jatuhnya pesona politisi parpol yang kebanyakan masih diisi wajah lama. Kecenderungan parpol untuk mempertahankan politisi elit dalam pertarungan pilpres mendatang, semisal terlihat pada figur Megawati

dari PDIP atau Hatta Rajasa dari PAN, lagi-lagi mengukuhkan betapa parpol arus utama terperangkap pada personalisasi politik ketimbang mengokohkan kaderisasi partai. Kaderisasi kepemimpinan politisi, yang seharusnya mesin untuk memproduksi talenta-talenta terbaik parpol, ternyata sekadar untuk kebutuhan konsolidasi internal partai alih-alih melapangkan jalan bagi politisi masa depan untuk bergerak ke luar meraih simpati rakyat. Boleh jadi sementara elit senior parpol kecewa dan berlaku hati-hati mengingat banyak politisi muda partai yang justru tergelincir ke dalam korupsi atau penyalahgunaan jabatan sehingga bukan saja membengkakkan kekecewaan para pendiri partai namun mencemari citra parpol yang seharusnya berkarakteristik reformis pasca runtuhnya Orde Baru. Kasus korupsi yang menimpa mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin, menjadi contoh paling anyar betapa pemilihan kader muda parpol secara prematur menjadi nila bagi integritas parpol di mata khalayak. Mengingat pemilu bukan ajang trial and error, parpol cenderung memilih wajah lama yang dipersepsi mempunyai integritas guna memperbesar peluang suara daripada politisi baru yang sepenuhnya tidak memiliki nilai jual. Namun demikian, resiko ini tidak serta mampu menutup fakta masih dominannya paternalisme politik di tubuh parpol. Banyaknya politisi muda yang dulunya singa podium, pengikut garis keras, dan vokal tiba-tiba memfosil begitu beroleh kursi kekuasaan karena derasnya arus politik paternalistik dan transaksional. Kebangunan capres populis juga tak bisa dilepaskan dari apa yang disebut sebagai ‘Jokowi factor.’ Suka tidak suka, masyarakat terhibur dan tercerdaskan secara politik dengan profil dan sepak terjang

kepemimpinan dwi tunggal Jokowi-Ahok, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta. Jatuhnya pilihan responden pada sosok-sosok seperti JK, Mahfud, Sri Mulyani, Hidayat Nurwahid sesungguhnya menguatnya opini dan kerinduan publik betapa figur yang sederhana, pemberani, dan berani menentang arus yang kini tampak terang pada kepempinan Jokowi dan Ahok. Keberanian JK dalam mengambil resiko kebijakan, nyali Mahfud untuk membubarkan BP Migas demi mengembalikan kedaulatan migas kepada rakyat, keberhasilan Sri Mulyani dalam reformasi birokrasi, dan kebersahajaan Hidayat Nurwahid hidup kembali disebabkan model and efek Jokowi-Ahok yang terus naik daun dan bertahta di hati masyarakat Tanah Air, tidak hanya di Jakarta. Segenap capres yang dirilis oleh LSI tersebut bukan saja hadir sebagai issue maker dan trend setter dalam bidang dan pengalaman masingmasing. Mereka hadir melewati standar-standar superfisialitas politisi, semisal kekayaan untuk beroleh posisi di parpol, kecantikan/kegantengan demi memainkan emosi pemilih, atau ketenaran guna kebutuhan optimalisasi media. Populisme mereka tidak

dinilai dari kecakapan memuaskan masyarakat tapi dari kreativitas yang mumpuni. Membesarnya tuntutan terhadap de-elitisasi politisi dan pejabat publik pula turut melapangkan jalan bangkitnya capres populis. Berbeda dengan sebagian pejabat dan anggota DPR/DPRD yang masih saja mempertahankan jarak privatpublik dengan masyarakat, tokoh-tokoh capres keluaran survei LSI adalah orang-orang yang terbukti sukses menjaga keseimbangan yang indah antara kedudukannya sebagai pejabat negara dan sebagai teladan publik. JK adalah mantan wapres yang tegas mengambil kebijakan walau tidak populer namun tetap hangat dengan masyarakat, bahkan selalu dinamis meski telah pensiun; Mahfud MD adalah hakim yang berani membuat gebrakan hukum pro-rakyat tapi tetap intens berdialog dengan masyarakat lewat tulisantulisan yang dituangkannya di pelbagai media; dan Hidayat Nurwahid adalah kalangan Islamis yang diterima semua pihak di tengah meningkatnya prasangka terhadap parpol Islam. Jembatan hati yang terbangun dengan khlayak— sebelum, sewaktu, atau sesudah menjabat—seperti yang

082390765000

Masalah Nikah Siri

Pemakaman Tidak Boleh Lebih dari 24 Jam?

ADANYA pernikahan siri, karena salah satu persyaratan tdk terpenuhi. Tidak akan ada pernikahan siri kalau semua persyaratan terpenuhi. Jadi, pernikahan siri itu tidak sah karena dipaksakan. +6282388114***

ADA apa dengan 24 jam? Tidak ada pengertian bahwa pemakaman tidak boleh lebih dari 24 jam. Yang ada: “apotik dibuka selama 24 jam” dan “tamu harap melapor selama 2x24 jam”. Pemakaman dilaksanakan secepat mungkin, makin cepat makin baik. +6282388114***

Angin Segar Buat Koruptor „ Sumbar terancam kena sanksi ditegur Kemenkeu karena APBD telat „ Sabaaar,….mau studi banding dulu nih soal sanksi „ Didemo perangkat desa, DPR kebut UU Desa „ Pepatah mengatakan, demo dahulu baru dikebut

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

dicontohkan oleh tiga tokoh di atas, memang belum menjadi tradisi di kalangan elit dan politisi kita. Banyak politisi negeri ini yang masih saja mempertahankan kelaziman rangkap jabatan setelah menjadi pejabat negara. Tak sedikit mantan politisi yang terjangkiti post-power syndrome sehingga cenderung resisten dengan kebijakan apapun yang diambil pemerintah begitu berada di luar lingkaran kekuasaan. Elit di negeri ini perlu belajar bahwa kekuasaan yang ditegakkan di atas sokongan elit secara eksponensial bakal takluk di bawah persatuan rakyat. Rontoknya Presiden Peru Fujimori yang didukung oleh elit ekonomi, politik, dan militer menjadi bukti tak terbantah yang perlu dijadikan sebagai cermin. Sebaliknya, keberhasilan Evo Morales memenangkan Pemilu Presiden di Bolivia tahun 2005 walau ditentang elit dan asing, atau si kembar Kaczynski—Lech Kaczynski dan Jaroslaw Kaczynski— sebagai ikon politik di hati warga Polandia menjadi saksi bahwa pemimpin populis bakal mengakhiri riwayat heroismenya dengan penuh kecemerlangan, sungguhpun mereka menghadapi tekanan pada fase awal dan pertengahan kepemimpinannya. ***

ADA-ADA saja angin segar bagi koruptor. Tidak usah tahu nama. Williams Shakespeare dalam bukunya Romeo and Juliet dan telah difilmkan: “what is name?”. Apalah artinya sebuah nama. Yang penting orangnya memang yang ini, tidak dapat dipungkiri lagi. Demikianlah kalau seseorang telah jatuh hati dan sangat mencintai seseorang walaupun yang dicintainya itu seorang penjahat kelas kakap dan koruptor besar. +6282388114***

PDAM Padang Sarang KKN?

SIM dengan Cara “Ditembak”

PAK Walikota Padang. Jangan dijadikan Kota Padang jadi sarang KKN. Salah satu contoh PDAM Padang. Mulai dari direktur utama, direktur umum, direktur teknik, kabag keuangan dan banyak bagian penting lainnya diduduki orang-orang walikota. Termasuk Ketua Badan Pengawas. Dan Amriono sudah berhenti jadi direktur

KEPADA Yth Bapak Kapolda Sumbar, mengapa setiap pembuatan surat izin mengemudi (SIM) yang tidak lulus tes bisa mendapatkan SIM dengan cara “ditembak” istilahnya? Padahal orang yang membawa kendaraan ada yang tidak tahu rambu-rambu lantas dan ugalugalan membawa kendaraan, tapi ternyata bisa juga mendapat SIM. Hal ini adalah salah satu faktor terjadinya kecelakaan. Kalau para pengendara tahu dengan ramburambu dan tidak ugal-ugalan membawa kendaraan, pasti akan bisa mengurangi kecelakaan. Saya berharap Bapak Kapolda bisa menertibkan cara mendapatkan SIM dengan cara ditembak tersebut. +6287792252***

Soal PP 84/1999, Pemprov Sumbar tak Berdaya PEMERINTAH pusat dan Pemprov Sumbar betul-betul tidak berdaya saat ini. Masa PP 84/1999 tidak jelas juga duduk tegaknya. Wibawa negara sudah benar-benar hilang. +6285274080***

umum, diangkat lagi jadi badan pengawas. Semua konco-konco Pak Wali. Bagaimana bapak bisa memberantas korupsi bersama kejaksaan dalam merayakan hari anti korupsi? Semua sudah rapi ya? Kita nonton aja ya? Rakyat marasai. Air PDAM sering mati dan keruh. +6285365482***

Pelurusan Jalan di Lokasi Tugu Ayam Kukuak Balenggek BELAJAR dari peristiwa yang telah berlalu, tidak sekali-dua kali terjadi kejadian fatal di sekitar lokasi Tugu Ayam Kukuak Balenggek-Jalan masuk ke kediaman Bupati Solok. Saya memandang perlu ada pelurusan jalan di lokasi tersebut. Terimakasih atas segala perhatian dan perbaikan untuk kita bersama. Semoga usaha kita diredhai Allah Yang Mahakuasa. +6281374899***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Syafarudin Ariansyah, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Koordinator Minggu: David Ramadian, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani, Meidella Syahni, Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala) Jon Indra (Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Asongan), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Manajer Cetak: Mardius Caniago, Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Irvand


6

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

NOTES

DITUNTUT 12 TAHUN

Angie Nangis di Persidangan JAKARTA, HALUAN — Jaksa penuntut umum (JPU) dari KPK menuntut Angelina Sondakh (Angie) dengan hukuman 12 tahun penjara terkait kasus dugaan suap pembahasan anggaran proyek Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Hari Ibu DI Indonesia, Hari Ibu irayakan pada tanggal 22 Desember dan ditetapkan sebagai perayaan nasional. Sementara di Amerika dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Hong Kong, Hari Ibu atau Mother’s Day (dalam bahasa Inggris) dirayakan pada hari Minggu di pekan kedua bulan Mei. Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day (dalam bahasa Inggris) diperingati setiap tanggal 8 Maret. (h/wkp)

LINGKAR MUI Ingatkan Lagi Umat Islam JAKARTA, HALUAN — Menjelang Hari Natal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menegaskan agar umat Islam tidak mengikuti ritual Natal dan melarang ucapan selamat Natal. “Ya kalau soal Natal, MUI mengimbau agar umat Islam tidak mengikuti ritual Natal. Tetapi harus menjaga kerukunan dan toleransi,” kata Ketua MUI Pusat Bidang Fatwa Ma’ruf Amin kemaren, di Kantor LPPOM MUI, Jalan Proklamasi No 51 Menteng, Jakarta Pusat. Larangan umat Islam tidak boleh mengikuti ritual Natal, jelas dia, telah tercantum dalam fatwa MUI. Begitu pula dengan ucapan selamat Natal yang difatwakan haram oleh MUI. “Haram untuk mengikuti ritualnya. Ucapan selamat Natal tetap salah, ya pas Tahun Baru sajalah,” ujar Ma’ruf. Fatwa MUI itu dikeluarkan pada 1981 era kepemimpinan Prof Dr Buya Hamka. Isinya fokus pada haramnya mengikuti perayaan dan kegiatan Natal, serta agar umat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah Ta’ala. Oleh karena itu, di dalam hari-hari perayaan Natal yang dijalankan umat Kristen, umat Islam cukup memberikan sikap toleran. Yakni dengan membiarkan umat Kristen merayakannya dan tidak mengganggunya. (h/lp6)

Lapan:Tak Ada Badai Matahari 21 Desember JAKARTA, HALUAN — Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Bambang S Tejasukmana, mengatakan hingga saat ini aktivitas matahari masih normal dan belum ada ledakan yang besar. “Hingga saat ini belum ada ledakan besar yang terjadi,” ujar Bambang usai membuka lokakarya Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional di Jakarta, Kamis (20/12). Pernyataan Kepala Lapan tersebut berdasarkan hasil pemantauan “Sandberz Fotograph” di Tanjung Sari dan satelit. Jika terjadi letupan, lanjut dia, maka sinyal radio akan mengirimkan peringatan dalam waktu delapan menit. Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu kiamat 21 Desember. Bambang menjelaskan matahari mempunyai masa tenang dan masa aktif. Masa aktif terjadi berulang setiap 11 tahun dan pengulangannya pada 2012. “Namun hingga Desember, matahari tenang-tenang saja.” Pada saat masa aktif tersebut, terjadi reaksi fisika. Nah, yang menjadi perhatian adanya lidah api atau badai,” ucapnya. Badai tersebut mengeluarkan letupan material yang cukup besar. Meskipun demikian, badai matahari tidak berdampak di Indonesia. “Dampaknya hanya terjadi di daerah kutub, mengakibatkan trafo mati karena gangguan elektromagnetik,” jelas dia. Bambang juga mengharapkan masyarakat untuk tidak terlalu terpengaruh dengan isu kiamat 21 Desember tersebut. (h/rol)

MENANGIS — Angelina Sondakh (Angie) menagis usai mendengarkan JPU membacakan tuntutan di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis. NET

Polisi Sita 1,9 Juta Gram Sabu JAKARTA, HALUAN — Sabu dan ekstasi muncul sebagai “juara” dalam hal jenis narkoba yang paling banyak disita selama tahun 2012. Rinciannya, sabu yang disita sebanyak 1,924 juta gram, atau naik 263,09% dari tahun 2011, sedangkan ekstasi yang disita mencapai 2,835 juta butir atau naik 343,65% dari tahun 2011. Barang-barang haram itu juga diketahui tak lagi diproduksi di berbagai laboratorium bawah tanah dalam negeri, sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya, tetapi diselundupkan dari luar negeri dalam bentuk jadi. Antara lain yakni dari China, Malaysia, Iran, India, Thailand, dan Belanda. Hal ini terungkap dalam rilis akhir tahun Direktorat IV/Narkoba Bareskrim Polri, di Cawang, Ja-

karta Timur, Kamis (20/12). Bahkan, beberapa warga negara dari negara yang disebut di atas, juga terlibat langsung dalam upaya penyelundupan narkoba ke Indonesia, di mana ada empat orang yang bahkan telah ditembak mati. Mereka adalah tiga warga negara Iran, dan satu warga Malaysia. Catatan Bareskrim juga menyimpulkan anggota polisi pun tak steril dari bahaya narkoba. Arman menyebutkan selama tahun 2012, ada 217 anggota polisi yang tersangkut narkoba, yang berarti naik 1,88% dari tahun lalu. Sementara itu, Polda Jatim muncul sebagai “jawara” dalam pengungkapan kasus narkoba yang terjadi sepanjang 2012. Menyusul berikutnya jajaran Polda Metro Jaya, Polda Sumut, Polda Jabar, dan Polda Jateng.

Rangking itu sendiri disebut bukan berarti tingginya peredaran gelap narkoba di wilayah tersebut, tetapi lebih menunjukkan pada aktivitas kinerja jajaran reserse dalam pengungkapan kasus narkoba di daerah masing-masing. “Soal rangking, kita tidak hanya mengukur dari kuantitasnya, tapi juga dari kualitasnya. Misalnya, ganja itu narkotika yang secara kelas dia di bawah, tapi kokain dan heroin ini yang paling atas. Ini yang mematikan,” kata Direktur Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Arman Depari. Sebagai contoh, menurut Arman, Polda Jatim muncul di peringkat teratas dengan menangani 6.882 kasus dengan 7.513 tersangka, sedangkan Polda Maluku duduk di rangking 30 dengan 36 kasus dan 39 tersangka. (h/bsc)

Pesawat Wapres Nyaris Gagal Mendarat JAKARTA, HALUAN — Pesawat Boeing 737-400 TNI Angkatan Udara yang membawa Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri nyaris gagal mendarat di Pangkalan Udara TNI Halim Perdanakusumah, Jakarta, karena cuaca buruk dan hujan deras. Pesawat harus berputar dua kali mengelilingi Jakarta sebelum akhirnya berhasil mendarat mulus dengan kondisi landasan pacu basah, pada Kamis (20/12) pukul 17.05 WIB. Berada di dalam pesawat adalah Wapres Boediono, Ibu Herawati Boediono, Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufrie, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, Menteri Kesehatan

Nafsiah Mboi, serta Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim. Wapres dan rombongan berada di Ternate, MalukuUtara, usai menghadiri puncak Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial (HKSN) 2012. Pesawat berangkat dari Ternate sekira pukul 13.00 WITA, dan selama perjalanan menuju Jakarta cuaca cerah. Namun, saat akan mendarat Pangkalan Udara Halim Perdanakusumah cuaca gelap dan turun hujan deras, sehingga pesawat yang dipiloti Letkol Pnb. Doddy sudah dalam posisi akan mendarat diterbangkan lagi mengelilingi langit Jakarta. Pilot sempat dua kali mencoba

mendaratkan pesawat, tapi melihat cuaca yang belum memungkinkan, maka pesawat kembali mengudara. Setelah dua kali mengelilingi Jakarta pada pukul 17.05 WIB, pilot berhasil mendaratkan pesawat secara mulus di landasan yang basah karena gerimis. Selama pilot mencoba mendarat, pesawat terasa beberapa kali terguncang dan penumpang tampak terdiam semua. Begitu pesawat berhasil mendarat, hampir semua penumpang, termasuk pasukan pengamanan presiden (Paspampres) dan 13 wartawan bertepuk tangan. Saat pesawat berhenti secara sempurna, Wapres Boediono menyalami pilot dan kopilot pesawat TNI AU tersebut. (h/kbj)

Penegakan HAM Masih Buruk JAKARTA, HALUAN — Mayoritas pelaku pelanggaran HAM dalam catatan LBH terdiri dari kepolisian, kejaksaan, perusahaan swasta, dan DPR. Catatan Akhir Tahun (CATAHU) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta 2012 yang dilaporkan Kamis (20/12) menyimpulkan situasi penegakan hukum dan hak asasi manusia di Indonesia masih tetap buruk. Pembatasan pemberian wewenang kepada struktur dan kelembagaan yang dibangun serta kultur aparat penegak hukum yang belum mengutamakan hak asasi manusia dalam kerjanya, berkontribusi pada pelanggaran hak asasi manusia secara terus menerus. Direktur LBH Jakarta Feby Yonesta menjelaskan, Judul “Paradoks Negara Hukum” yang diberikan kepada Catahu kali ini menggambarkan bertolakbelakangnya komitmen “Negara hukum” dalam konstitusi dengan praktek di lapangan yang masih nyata menunjukkan kegagalan Negara dalam penegakan hukum yang adil. “Padahal, Indonesia selama ini digadang sebagai negara yang paling

demokratis di antara negara-negara tetangga, namun tingkat pelanggaran HAM nya masih tergolong tinggi,” papar Yonesta dalam pidato sambutan. Secara umum, dari 917 pengaduan langsung yang diterima LBH dalam periode Desember 2011 sampai dengan November 2012, kasus-kasus yang menonjol merupakan pelanggaran hak sipil-politik dan hak ekonomi, sosial, budaya. Advokat dan Pengacara Publik LBH Jakarta Muhamad Isnur menjelaskan, hak ekosob meliputi hak atas kesehatan, lingkungan, tanah dan perumahan, serta hak atas mata pencaharian. Sementara hak sipil-politik meliputi hak atas peradilan yang jujur (fair trial), kebebasan beragama, kebebasan berserikat dan berkumpul, serta kebebasan berekspresi. Dalam ruas tersebut, Isnur menyoroti pembangkangan hukum oleh pemerintah daerah dalam menangani kasus GKI Yasmin, kasus HKBP Philadelphia, serta penyerangan terhadap sejumlah jemaat Ahmadiyah. Mayoritas pelaku pelanggaran HAM dalam catatan LBH terdiri

dari kepolisian, kejaksaan, perusahaan swasta, dan DPR. Dari kasus-kasus yang tertera, LBH mencatat bahwa Negara beserta aparat kepolisian telah gagal melindungi warganya sebagaimana tertera dalam UndangUndang Dasar 1945. Lebih jauh lagi, pemerintah seakan menutup mata akan kasus-kasus yang terjadi sehingga memperburuk citra Indonesia di mata dunia. Pihak LBH dalam rekomendasinya kemudian meminta agar aparat kepolisian berhenti mengkriminalisasi kaum minoritas dan kelompok marginal, agar mengoptimalkan kinerja dan melakukan penindakan secara tegas terhadap aparat yang melakukan pelanggaran etik dan pidarsa. Namun demikian, Isnur menilai, telah terjadi peningkatan kesadaran masyarakat, terutama kaum perempuan, untuk memperjuangkan hak nya. Presentase pengaduan yang dilakukan kaum perempuan tahun 2012 naik dari 26% di tahun 2011 menjadi 40%. Hal ini tentunya dinilai baik dan diharapkan akan terus meningkat di tahun mendatang. (h/bsc)

“Menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dan memohon kepada Majelis Hakim memutuskan bersalah,” kata JPU saat membacakan tuntutan di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis. Jaksa juga menuntut mantan anggota DPR ini membayarkan denda sebesar Rp 500 juta subsidair enam bulan kurungan. Jaksa juga menuntut mantan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat ini membayar uang pengganti sebesar Rp12,5 miliar dan 2,3 juta dolar AS selambatnya satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap. Jika tidak diganti kurungan dua tahun. Sebelumnya Angie didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 12 ayat a, pasal 5 ayat 2, dan pasal 11 Undangundang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Mantan Putri Indonesia ini didakwa menerima uang sebanyak Rp12,58 miliar serta 2,35 juta dolar AS dalam kurun waktu Maret 2010 hingga November 2010. Jaksa menyebut uang yang diterima Angie tersebut diberikan oleh Grup Permai terkait pengurusan proyek di sejumlah universitas di Ditjen Pendidikan Tinggi Kemdikbud, termasuk program pengadaan sarana dan prasarana di Kempora. Sidang akan dilanjutkan Kamis (27/12) menengarkan nota pembelaan dari kuasa hukum terdakwa. Angie tampak tenang meski sempat meneteskan air mata usai mendengarkan tuntutan JPU. Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi SP,jaksa memiliki beberapa pertimbangan dalam menuntut

Anggota Komisi X DPR tersebut dengan tuntutan 12 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan. “Dia (Angie) dianggap kurang kooperatif,” kata Johan Budi SP di kantornya, Kamis, 20 Desember 2012. Menurut Johan, tidak kooperatifnya Angie terlihat baik dalam penyidikan dan persidangan. Dari beberapa keterangannya, Jaksa menilai, istri mendiang Adjie Massaid itu tidak kooperatif. “Misalnya KPK sudah punya bukti yang cukup kuat, tapi dia berbelitbelit dan tidak kooperatif,” ujar Johan. Terpukul Angelina Sondakh tampak terpukul mendengar tuntutan itu. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat asal Fraksi Partai Demokrat itu hanya menyebut nama Tuhan saat dimintai tanggapan mengenai tuntutan jaksa tersebut.”Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun (bahwa sesungguhnya kita kepunyaan Allah dan kita akan kembali kepada-Nya). Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun,” ucap Angie seusai persidangan dengan mata masih merah dan berkaca-kaca. Pengacara Angie, Tengku Nasrullah, meminta media mengerti kalau kliennya itu sangat terpu=”Angie sangat terpukul, kemungkinan besar Angie dalam kondisi tidak mau komentar apapun. Tolong Bang, saya tidak ingin komentar apapun, saya sedih mendengar ini,” ucap Nasrullah menirukan perkataan Angie. Selain itu, menurut Nasrullah, Angie menilai ada yang sengaja membentuk opini untuk menjatuhkan dan menghancurkan popularitas dia. “Apa tujuan mereka di sana dengan mengorbankan saya, mungkin ingin menjadi presiden dan wapres,” katanya menirukan Angie.(h/dn/rol)

157 Juta Penduduk Diperkirakan Terancam Tsunami JAKARTA, HALUAN —Sebanyak 157 juta penduduk yang hidup di 386 kabupaten/ kota, diperkirakan terancam bencana gempa bumi dan tsunami. Walau kejadian bencana tersebut tidak dapat diprediksi dan sering bersifat mendadak, masyarakat harus tetap mewaspadai tandatanda kehadirannya di wilayah masing-masing “Ratusan kabupaten tersebut berada di daerah rawan tinggi, dan sangat tinggi gempa,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (20/ 12), saat menyampaikan Evaluasi Penanggulangan Bencana 2012, Prediksi dan Antisipasi Bencana 2013, di Jakarta. Selain itu, katanya, tren kejadian puting beliung pada tahun depan akan terus terjadi, bahkan cenderung meningkat. Terutama pada periode Maret-April 2013. Penyebabnya antara lain meningkatnya pengaruh perubahan iklim global dan antropogenik. Sutopo menjelaskan potensi tsunami terdapat di 233 kabupaten/kota, dengan penduduk 5 juta jiwa yang berada pada daerah rawan tsunami. Mengenai erupsi gunung api, Sutopo mengatakan tidak dapat diprediksi untuk jangka panjang. Beberapa watak >> Editor : Dodi Nurja

letusan gunung api kini sudah berubah. Menurut dia, yang harus diperhatikan adalah sebanyak 6 gunung berstatus siaga atau level III, yaitu Gunung Raung, Rokatenda, Sangeangapi, Lokon, Karangetan, dan Ijen. Selan itu juga ada 13 gunung berstatus waspada atau level II. Yaitu Gunung Gamalama, Bromo, Talang, Krakatau, Kerinci, Gamkonora, Ibu, Papandayan, Ili Lewotolo, Sinabung, Dukono, Semeru, dan Marapi. “Gunung Lokon diperkirakan masih memiliki energi untuk terjadi letusan, seperti yang terjadi selama ini,” ungkapnya. Hingga saat ini, katanya, belum ada teknologi yang bisa mendeteksi secara dini kejadian puting beliung, seperti halnya tsunami. “Padahal teknologi ini sangat diperlukan, mengingat cakupan terjangan puting beliung hanya kurang dari 2 km, waktu kejadian kurang dari 10 menit, dan tidak semua awan cumulonimbus selalu menimbulkan puting beliung,” ujarnya. Dia menjelaskan bahwa BNPB, Badan Meteorlogi Klimatologi dan Geofisika, serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, sudah melakukan diskusi mengenai hal ini. “Hasilnya, memang belum ditemukan teknologi peringatan dini puting beliung,” ungkapnya. (h/kbj) >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SAMBUNGAN 7

JUMAT, 21 DESEMBER 2012 8 SHAFAR 1434 H

Indeks Demokrasi............. Dari Halaman. 1

Gubernur Riau Jadi Saksi Kasus Suap

“Daerah lain menyikapi dengan lebih cepat dan memperbaiki sejumlah aspek yang bisa menurunkan ID mereka. Dengan kata lain, Sumbar stagnan. Sementara provinsi lain berpacu meningkatkan ID nya,” ujar Janirudin. Untuk itu, katanya perlu perbaikan secara signifikan dari Pemprov Sumbar untuk bisa memperbaiki ID, bahkan meningkatkannya. Salah satu indikator yang menyebabkan turunnya ID Sumbar adalah minimnya Peraturan Daerah (Perda) inisiatif yang dilahirkan DPRD di daerah. “Selain itu tim ID juga melihat apakah Perda yang dihasilkan tidak mengandung diskriminasi terhadap perempuan atau kelompok minoritas,” katanya. Untuk itu, katanya, Pemprov

PEKANBARU, HALUAN — Setelah dipanggil dua kali oleh jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK), Gubernur Riau, HM Rusli Zainal akhirnya datang ke Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri Pekanbaru. Kehadiran Rusli di persidangan, Kamis (20/12) itu sebagai saksi dugaan tindak pidana gratifikasi revisi Perda Nomor 6 Tahun 2010 dan revisi Perda Nomor 5 Tahun 2008 dengan terdakwa Wakil Ketua DPRD Riau Taufan Andoso Yakin, Kamis (20/12). Awalnya, saksi HM Rusli Zainal ditanya Ketua majelis hakim I Ketut Suarta SH tentang pembangunan main stadium. Disampaikan Rusli, pembangunan main stadium dianggarkan Rp900 miliar. Di akhir tahun 2011 pembangunan mencapai 97 persen, sedangkan realisasi pembayaran Pemprov Riau ke Kerja Sama Operasional (KSO) sebesar 81 persen, sehingga Pemprov Riau mempunyai utang kepada KSO sebesar Rp200 miliar. “Di tahun 2011 Pemprov menganggarkan sebesar Rp71 miliar untuk Main Stadium pak,” kata Rusli. Ketika ditanyakan hakim, kenapa anggaran main stadium hanya Rp71 miliar, sedangkan Pemprov Riau punya hutang ke KSO sebesar Rp200 miliar. Saksi menyampaikan bahwa, kesanggupan Pemprov Riau hanya membayar

Sumbar, dalam hal ini Wakil Gubernur Sumbar perlu melakukan evaluasi terhadap Kelompok Kerja (Pokja) Sumbar terkait ID. Sebelumnya telah diumumkan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi ada dua daerah di Indonesia yang belum memiliki Pokja yang memantau pelaksanaan demokrasi di daerah. “Salah satunya adalah DKI Jakarta, namun DKI adalah daerah dengan ID tertinggi saat ini,” katanya lagi. Ada 28 indikator penilaian ID di antaranya kemampuan pemerintah untuk menjamin kebebasan berkumpul, berpendapat, berkeyakinan dan diskriminasi. “ID ini akan mempengaruhi pencapaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Pada tahun 2014 kita

menargetkan RPJMN mencapai 73 persen, namun ini tidak akan bisa tercapai jika daerah tidak membenahi ID nya. Menanggapi hal ini, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim mengaku prihatin dengan penurunan ID Sumbar. Katanya, ini disebabkan kurang tepatnya penempatan Sekda Sumbar sebagai ketua Pokja, yang membawahi beberapa pimpinan instansi vertikal di daerah. “Bagaimana mungkin Sekda membawahi Kapolda dan Kajati. Ini salah satu yang membuat Pokja belum maksimal. Untuk itu akan kita evaluasi lagi,” ujar Wagub. Pokja yang akan direvisi nanti, kata Wagub, harus memiliki pemahaman terkait perannya masing-masing dalam membantu menaikkan ID Sumbar. (h/dla)

DPD RI Dukung .............. Dari Halaman. 1 (DOB) yang sudah masuk dalam program legislasi nasional 20122013, beberapa di antaranya sudah dibahas dan disahkan menjadi Undang-Undang. “Namun DOB Renah Indojati masih dalam proses administrasi di DPR setelah proposal dan persyaratan teknisnya diserahkan Pemprov Sumbar beberapa waktu lalu,” katanya Kamis (20/12) di Pessel. Dikatakannya, aspirasi masyarakat Pessel terkait pemekaran menjadi DOB terus didorong dan dipantau, sehingga diharapkan 2013 masuk dalam prolegnas. Komite I DPD RI mendorong agar DOB Kabupaten Ranah Indojati masuk dalam prolegnas, dan sebelumnya akan dilakukan presentasi di hadapan Komisi II DPR RI. Sebagai mantan Ketua DPRD Pessel, Alirman merasa berutang jika proses legislasi di parlemen tidak berjalan mulus. Makanya secara moral dia terus mendesak semua pihak di parlemen baik di DPD maupun di DPR untuk memberikan prioritas bagi DOB Kabupaten Renah Indojati ini. “Sesuai dengan konstitusi, DPD diberi amanat oleh undang-undang salah satunya adalah fasilitasi pemekaran dan penggabungan daerah, termasuk masalah otonomi daerah lainnya,” katanya. Alirman Sori dalam masa reses

kali ini melakukan berbagai kegiatan kunjungan ke daerah pemilihan dengan agenda menyerap aspirasi masyarakat, termasuk jajaran pemerintah daerah kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Pada Selasa (27/11) lalu, DPRD Sumbar dalam sidang paripurna menyetujui usulan pemekaran Kabupaten Pessel dan berdirinya Renah Indojati sebagai kabupaten baru. Bukik Buai di Kecamatan Basa IV Balai Tapan dicalonkan sebagai ibukota kabupaten pemekaran tersebut. Adanya persetujuan DPRD merupakan salah satu langkah yang harus dicapai sebelum usulan kabupaten baru ini diteruskan ke DPR RI dan Kementerian Dalam Negeri. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pun merasa senang karena sudah adanya izin dari DPRD Sumbar. “Hal yang utama sekarang itu adalah izin prinsip. Baik dari Bupati Pessel, DPRD Pessel, dan DPRD Sumbar. Persoalan teknis, seperti batas wilayah, anggaran dan lainnya, akan dibicaran kemudian,” katanya. Sementara Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil mengharapkan tim lobi dari DPRD ke DPR RI lebih gencar lagi. Diharapkan awal tahun 2013 sudah ada tanda-tanda kehidupan di Kabupaten Renah Indo Jati ini. Dari segi anggaran pun, selama dua tahun berturutturut akan dibiayai oleh APBD

provinsi melalui bantuan khusus. “Termasuk juga biaya untuk pemilu kepala daerah,” ucapnya. Dari 11 faktor yang menjadi indikator pemekaran kabupaten, Renah Indojati memperoleh skor 446. Dimana skor untuk 4 faktor utama terdiri dari faktor kependudukan sebesar 100, kemampuan ekonomi sebesar 70, potensi daerah 69 dan kemampuan keuangan daerah 65. Dengan demikian sesuai PP No 78/2007 Kabupaten Pessel tergolong sangat mampu memenuhi indikator dan persayaratan untuk pembentukan daerah otonomi baru. Untuk jumlah penduduk, setelah dimekarkan Kabupaten Renah Indo Jati akan mencapai 106.713 jiwa. Semenatara rata-rata jumlah penduduk setelah dimekarkan baik untuk Kabupaten Pessel dan Kabupaten Renah Indo Jati berada di atas Kabupaten Kepulauan Mentawai yang berbatasan langsung dengan kabupaten tersebut yaitu sebanyak 76.173 jiwa. Tetapi di bawah Kabupaten Solok Selatan dengan penduduk 144. 281 jiwa dengan kepadatan penduduk sebesar 43 jiwa/km 2. Dari syarat wilayah, ada 6 kecamatan yang akan berada di dalam Kabupaten renah Indo Jati, yaitu Kecamatan Air Pura, Pancung Soal, Basa IV Balai Tapan, Renah IV Hulu Tapan, Lunang, dan Silaut. (h/har)

Galodo Solsel ................. Dari Halaman. 1 10 sampai 15 tahun lalu di sepanjang aliran sungai di lokasi bencana galodo. Yaitu, aliran sungai Binuang, Sungai Pangkua, dan Sungai Sapan Salak di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan. Hal itu sudah disurvei oleh Tim Pemkab Solsel yang diketuai oleh Bupati Solsel Muzni Zakaria, Rabu (19/12). Tim menemukan tumpukan kayu gelondongan hasil penebangan liar. Menanggapi adanya temuan pembalakan liar sebagai pemicu galodo, anggota DPRD Solsel Zulhairi, mengatakan, benar adanya pembalakan liar di hutan yang menjadi hulu sungai tersebut. “Saya sudah turun ke lokasi bencana. Memang ada kayu gelondongan dan diduga bahwa itu hasil illegal logging,” ujarnya. Menurutnya pencegahan praktik pembalakan liar di Bumi Sarantau Sasurambi ini harus dengan ketegasan pemerintah daerah. “Dinas Kehutanan harus tegas, dan bersama-sama mengajak aparat penegak hukum untuk menertibkan pembalakan liar,” katanya. Selain itu, ada beberapa titik pembalakan di sekitar Pauh Duo. Tepatnya di hutan yang berada di Koto Bira Nagari Pulakek Koto Baru Kecamatan Pauh Duo. “Itu juga ada pengeluaran kayu di Koto Bira. Saya sudah panggil Dinas Kehutanan Solok Selatan. Kata Kadis Hutbun, ada anggota Polda yang membackup usaha itu, makanya sampai sekarang tidak ada solusi,” terangnya. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Solsel Tri Handoyo menggambarkan, pencegahan pembalakan liar di daerah itu harus dengan cara-cara persuasive. Karena banyak pembalakan itu dilakukan oleh pengusaha kayu lokal dan dijadikan perkebunan (ladang-red) oleh masyarakat setempat. Pemicu pembalakan juga disebabkan oleh Surat Keterangan Asal Usul (SKAU) kayu . Walaupun SKAU secara hukum dibenarkan, namun, banyak pembalakan akibat SKAU. Pengusaha yang memiliki SKAU secara teknis memang beroperasi di hutan rakyat. Akan tetapi, hutan rakyat itu berada dekat dengan pemukiman masyarakat sehingga status hutan adalah kategori hutan penyangga kehi-

dupan. Selain itu, aturan penebangan hutanpun dipertanyakan dalam wilayah SKAU, hutan penyangga, hutan penyangga tebing dan hutan yang berada di kemiringan. Data dari Dishutbun Solsel, ada 27 unit SKAU yang beroperasi. Adapun luas hutan untuk SKAU, ada 162 ha dengan satu ha dapat produksi 41 kubik pertahun. Atau, sekitar 6.666 kubik kayu di Kawasan Hutan Rakyat yang ditebang setiap tahun. Adanya pembalakan liar ini, membuat Program Pemanfaatan Hutan Nagari (PHN) ternyata belum bisa menjadi solusi untuk mencegah pembalakan liar. Karena, PHN hanya memberdayakan masyarakat yang bermukim di pinggir hutan. Sedangkan pengusaha kayu tidak tinggal di lokasi pinggir hutan. Ini menjadi persoalan. Yang jadi pertanyaan, apa fungsi polisi hutan yang telah memiliki mobil operasional? Di mana fungsi Satuan Tugas Pengawas Hutan Berbasis Nagari yang dibina oleh Dishutbun. Padahal, keberadaan mereka menghabiskan anggaran, baik provinsi maupun kabupaten. Menelusuri Hulu Sungai Tim Pemkab Solsel yang diketuai oleh Bupati Solsel Muzni Zakaria, Rabu (19/12) menelusuri aliran sungai menuju hulu untuk mengetahui penyebab terjadinya banjir bandang atau galodo. Tim berangkat pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Tim Pemkab Solsel menelusuri hulu sungai yang mengganas pada Kamis (13/12) malam. Tim bermaksud meninjau hulu sungai untuk memastikan kondisi hulu Sungai Batang Binuang, Sungai Pangkua, dan Sungai Sapan Salak yang menyebabkan galodo. Tiga aliran sungai yang mengamuk itu berhulu di Bukit Pangkua, bukit yang membatasi Nagari Pakan Rabaa dengan Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh. Tim berkeliling melewati daerah Batuang Bajawek melaju melewati Pinti Kayu, Sapan Salak, dan Sungai Lansek. Mobil hanya bisa ditempuh sampai Sungai Lansek, atau sekitar 14 km dari jalan raya Padang- Muara Labuh. Sesampai di Sungai Lansek, tim berjalan kaki karena jalan bertanah itu dihalangi material longsor, dan beberapa jembatan putus.

Untuk sampai di puncak Bukit Pangkua atau di lembah hulu sungai, tim harus mendaki tanjakan selama 2,5 jam dengan berjalan kaki. Bupati dan anggota tim tampak tangguh. Empat kali tanjakan, setiap tanjakan berjarak sekitar 700 meter, dapat ditempuh hanya dengan dua kali istirahat. Tim melewati jalan tembus yang dibangun pemerintah daerah. Jalan ini menghubungkan Nagari Pakan Rabaa Timur dengan Pakan Rabaa (induk) untuk menuju pusat perdagangan di daerah ini. Di sepanjang jalan, di kiri-kanan, dan di setiap lereng bukit yang memiliki aliran anak sungai memiliki titik longsor. Titik longsor yang dapat disaksikan mata sangat besar, dengan lebar bidang longsor 50 meter, dan ketinggian 100 sampai 500 meter. Sampai di puncak, sekitar 2 km tim berjalan di medan yang datar. Bupati Solsel Muzni Zakaria mengamati pemandangan titik-titik longsor yang menghiasi lereng-lereng bukit. Tim makan siang di lokasi simpang tiga yang memisahkan arah antara turunan menuju Nagari Pakan Rabaa dengan Batang Kandi atau bisa sampai di Muara Labuh dan Padang Aro. Tentu medan ke arah Muaralabuh ini tidak ada jalan untuk sampai ke pemukiman warga. Tujuan tim investigasi untuk mengetahui ada tidaknya pembalakan, dan melihat kondisi hulu sungai sudah memberikan hasil sedikit demi sedikit. Ada beberapa dugaan penyebab galodo, yaitu pembalakan. Kadis Hutbun Solsel mengakui, semua penyebab galodo adalah saling berkaitan, dan pembalakan hutan hanya salah satu faktor pemicu terjadinya galodo. “Memang, pembalakan akan menjadikan tutupan vegetative hutan berkurang, sehingga daya tahan tanah untuk menyerap air tidak begitu efektif,” terangnya. Dari keterangan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan menyebutkan bahwa banyak titik longsor yang ada di lokasi. Yaitu, lokasi longsor di Sungai Binuang ada 25 titik, Sungai Pangkua 21 titik, dan Sungai Lansek 19 titik. Sedangkan dalam perhitungan dinas kehutanan dan perkebunan Solok Selatan ada puluhan titik longsor yang berskala besar. (h/col)

Rp71 miliar. Terkait dengan teknis pekerjaan, Rusli menyatakan tidak mengetahuinya secara pasti, sebab telah diserahkan kepada Pengguna Anggaran (PA), yakni Kepala Dispora Riau untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Apalagi, ujar Rusli, di Pemprov Riau ada 3.200 lebih kegiatan yang tidak dapat dihapal semuanya. Kegiatan itu, seluruhnya diserahkan kepada Kepala SKPD terkait untuk melaksanakannya. “Saya bukan sebagai pengguna anggaran Pak. PAnya Kadispora Riau,” Rusli menjelaskan kepada majelis hakim. Selanjutnya majelis hakim menanyakan pertemuan informal yang digelar di rumah dinas (Rumdis) Ketua DPRD Riau Johar Firdaus. Disampaikan saksi Rusli bahwa, Kepala Biro Hukum dan Kepala Dispora Riau telah diintruksikan agar melakukan percepatan dalam persiapan penyelenggaraan PON. Sedangkan mengenai pertemuan informal yang digelar di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Riau Taufan Andoso Yakin, Gubernur mengaku tidak mengetahuinya. Majelis hakim juga menanyakan pertemuan Gubernur Riau Rusli Zainal pertemuan informal di rumah dinas Gubernur Riau Jalan Diponegoro sekitar Februari 2012. Ketika itu, gubernur mengundang seluruh pimpinan

DPRD Riau, fraksi dan komisi di DPRD Riau. Ada 3 agenda yang dibahas, karena ada informasi yang beredar di media massa. Pertama, Islamic Solidarity Games (ISG), kedua Riau Town Square (Ritos) dan terakhir progres PON. Bahkan undangan dan dokumen pertemuan tersebut, kata Rusli, sampai saat ini disimpan. “Itu undangan resmi pak. Saya menjelaskan kepada anggota Dewan tentang tiga isu itu dengan infocus. Dokumen pertemuan itu juga disimpan,” kata saksi Rusli. Sebelumnya, JPU KPK RI Anang Supriatna SH MH, Edy Hartono SH MHum, Risma Asyari SH MHum, DR Yudhi Kristiana SH MHum, dan I Kadek Wiradan SH menghadirkan saksi Ketua DPRD Riau Johar Firdaus. Di persidangan itu, Johar Firdaus dihujani pertanyaan oleh terdakwa Taufan Andoso Yakin. Terdakwa Taufan mempertanyakan, apakah saksi Johar bersama dengan supir, ketika hadir pada pertemuan di Jalan Sumatera nomor 1. Saksi Johar menjawab tidak bersama dengan Supir. Saksi Johar mengatakan bahwa, ia datang sendiri. Taufan juga menanyakan kepada Johar pukul berapa berangka ke Jakarta untuk pergi konsultasi ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri). Saksi Johar menjawab bahwa, ia berangka ke Jakarta sekitar pukul 07.00 WIB. (h/hr)

Olivia Culpo................... Dari Halaman. 1 Sementara itu, perjuangan Miss Indonesia Maria Selena di ajang Miss Universe 2012 rupanya belum berhasil setelah gagal lolos ke babak 16 besar. Meski tampil anggun di sesi pertama, wanita kelahiran Palembang ini belum mampu meyakinkan dewan juri. Tahun ini kontes diikuti 89 peserta dari enam benua. Indonesia mengirim Putri Indonesia Maria Selena. Sayang, Maria gagal lolos ke babak 16 besar. Tetapi ia termasuk dalam 10 besar kategori

kostum nasional terbaik dengan kostum bertema Garuda berwarna dominan merah dan putih. Culpo adalah Miss AS pertama yang meraih gelar Miss Universe sejak 1997. Kontestan AS terakhir yang berjaya di ajang ini adalah Brook Lee. Acara Miss Universe disiarkan secara langsung oleh jaringan televisi NBC dan disaksikan di lebih dari 100 negara. Pembawa acara yang terpilih tahun ini adalah Andy Cohen dari Bravo Network dan Giuliana Rancic

dari jaringan televisi berita hiburan E!News. Panel juri terdiri dari 10 orang dari berbagai layar belakang termasuk penyanyi Cee Lo Green, bintang Iron Chef Masaharu Morimoto dan fotografer Nigel Barker, mantan juri Americas Next Top Model. Panitia Miss Universe sebelumnya mengatakan tertarik dengan kota Punta Cana di Republik Dominika sebagai lokasi kontes tahun depan namun krisis finansial negara itu membuat mereka memikirkan opsi-opsi lain. (h/dtc/bbc/bi)

Kota Padang .................. Dari Halaman. 1 Posisi ketiga ditempati oleh Kota Bukittinggi denganr raihan 49 medali emas, 36 perak, serta 63 medali perunggu. Data tersebut merupakan perolehan medali Porprov hingga Kamis (20/12) pukul 22.00 WIB. Meski kembali menjadi juara umum, namun hasil yang diraih kontingen Kota Padang tersebut, masih jauh dari target yang dicanangkan sebanyak 134 medali emas. Dibandingkan dengan hasil yang diraih ibukota provinsi tersebut, pada Porprov XI-2010, jauh turun. Pada iven yang sama, dua tahun lalu, Padang berhasil mengumpulkan 256 keping medali dengan rincian, 135 medali emas, 49 perak dan 87 perunggu. Porprov XII yang dilaksanakan di Kabupaten Limapuluh Kota, secara resmi telah berakhir Kamis (20/12) dengan ditutup langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim di Lapangan GOR Singa Harau Limapuluh Kota. Acara ditutup dengan meriah, diawali nonton bareng final cabang olahraga sepak bola antara Kabupaten Pasaman Barat dengan

Kabupaten Padang Pariaman dengan skor 0 - 1 tersebut dihadiri lebih dari 5000 orang dari undangan dan perwakilan masing-masing kontingen pada pukul 17.30 WIB. Asyirwan Yunus selaku ketua panitia Porprov XII dalam sambutannya mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh kontingen, ofisial dan atlet, serta masyarakat atas partisipasi dalam turut menyukseskan perhelatan dua tahunan tersebut. “Tidak lupa, kami sangat bangga dengan keberadaan Media Center (MC) yang selama pekan olahraga tingkat provinsi diadakan baru kali ini memakai pusat informasi yang juga sekaligus merupakan “rumah” bagi wartawan. Dimana dengan keberadaan MC tersebut, informasi dan aktifitas yang terjadi selama kegiatan berlangsung bisa dikumpul dan disiarkan untuk kesuksesan acara,” terangnya. Sementara Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim, menyampaikan apresiasinya kepada pengurus dan panitia pelaksana Prorprov XII yang telah sukses menghantarkan Porprov XII hingga

penutupan dan berjalan lancar. “Dengan ditutupnya Porprov, maka setidaknya ajang pembuktian pembinaan yang dilakukan penggiat olahraga di Sumbar, telah dilakukan. Terlepas dari adanya kasus, mendatangkan atlet dari luar Sumbar, namun jika sebatas, kalau memang atlet yang diturunkan itu adalah, masyarakat Sumbar, maka dimanapun mereka berada, apakah merantau, ikut orang tua, sekolah atau bekerja, sesungguhnya mereka adalah insan olahraga milik Sumbar. Jadi kita berharap, jika memang ada atlit yang tidak menetap di Sumbar, jika suatu waktu dibutuhkan untuk memperkuat nama Sumbar, agar bersedia. Bagi yang tidak bersedia, inilah tantangan kita,” tegas Muslim Kasim. Selama pagelaran Porprov yang secara resmi dibuka sejak 12 Desember lalu, diikuti tidak kurang dari 9700 atlit, pelatih serta ofisial. Sebanya 29 cabang dipertandingkan ditambah satu cabang eksebisi yakni golf yang digelar lapangan golf Malibou Anai Padang Pariaman. (h/rio/cw-eep)

3 Polisi Tewas ................ Dari Halaman. 1 “Anggota yang terluka, kena tembakan di bagian perut, dada, dan dagu. Mereka dilarikan ke RS Parigi Poso,” jelasnya. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan pada kejadian itu sebanyak 10 sampai 15 anggota Brimob yang sedang melakukan patroli diserang puluhan kelompok bersenjata. Dalam peristiwa baku tembak tersebut, pelaku juga berusaha merampas senjata polisi. Satu senjata SS1 berhasil dibawa pelaku. “Penyelidikan di lapangan, pelaku melarikan diri dan sempat merampas senjata anggota. Satu senjata SS1 dicuri,” terang Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Akibat serangan itu, tiga anggota Brimob tewas yakni, Briptu Ruslan ditembak di bagian kepala, dan Briptu Wayan Putu dan Briptu Winarto, ditembak di bagian dada. Selain itu, dua anggota, yakni Briptu Eko dan Briptu Siswandi menderita luka berat akibat tembakan di bagian perut dan leher. Satu anggota lainnya, Briptu Lungguh, menderita luka ringan. Saat ini, ketiganya masih dirawat di Rumah Sakit Parigi. Pelaku penyerangan diduga berjumlah sekitar 10 orang. Satu pelaku berhasil ditangkap dalam

keadaan hidup yang diduga kelompok teroris di Poso. “Upaya pengejaran terhadap pelaku masih dilakukan. Aktivitas di lapangan masih berjalan, “ lanjut Boy. Tiga Pelaku Ditangkap Polisi bergerak cepat. Lebih dari lima orang ditangkap dan diperiksa, karena terlibat dalam penyerangan tersebut. “Kelompok pelaku berhasil ditangkap dan saat ini dilakukan pengembangan,” kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Agus Rianto di kantor Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri. “Lebih dari 5 orang ditangkap,” jawab Agus ketika ditanya soal jumlah pelaku. Agus belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut, terutama mengenai identitas pelaku, motif, dan senjata yang digunakan. “Kemungkinan senjata laras panjang, masih berusaha diungkap,” jelasnya. Wakil Kepala Polri Komjen Nanan Sukarna menyebut, gugurnya tiga anggota Brimob merupakan risiko dari tugas anggota kepolisian. “Maaf saya buka-buka handphone, bukan apa-apa, ini ada kabar tiga anggota polisi meninggal di Poso. Itulah bagian risiko menjadi anggota polisi,” ucap Nanan tanpa mengucapkan belasungkawa. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menjadi pembicara

di seminar ‘Relasi Negara dan Agama dalam Sistem Demokrasi, Problematika Ngara Dalam Menangani Intoleransi Agama’, di Aula Universitas Paramadina, Jl Gatot Subroto, Jakarta, kemarin. Penambahan personel Brimob dari Mabes Polri telah dilakukan sebelumnya, untuk membantu operasi teror yang selama ini kerap terjadi di wilayah Poso. Personel bantuan tersebut, kata Nanan, berada di Sulteng sampai batas waktu yang tidak ditentukan. “Mereka tetap standby di sana, ya harusnya sampai dengan selesai,” katanya. Di Desa Kalora memang kerap terjadi baku tembak dan pelemparan bom terhadap aparat saat akan menangkap kelompok teror, apa tidak dikepung saja kalau alat buktinya cukup? “Sudah, pasti sudah dikerjakan oleh mereka (personel Brimob). Tapi kan belum ketangkap semua. Mudah-mudahan ini bisa berhenti,” jawab Nanan. Nanan menambahkan, pihaknya membutuhkan dukungan masyarakat guna menyelesaikan konflik teror yang kerap membayangi Poso. “kita butuh dukungan dari masyarakat, maksudnya bukan dukungan nangkapi, tapi dukungan informasi kemudian hal-hal yang bisa menyetop mereka berbuat,” kata Nanan. (h/dtc/kcm)

>> Editor : Yon Erizon, Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


8

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

POLING BURSA CALON WALIKOTA PADANG No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Nama Balon Walikota Persentase Alkudri (Ketua DPD REI Sumbar) 12,70% Andre Rosiade (Pengusaha) 11,60% Firdaus Ilyas (Kadis Perhubungan Padang) 11,42% Mahyeldi Ansharullah (Wakil Walikota Padang) 10,21% Feriyanto Gani (Pengusaha) 7,14% Yonder WF Alvarent (Aktivis Muda) 6,77% Desri Ayunda (Dirut PT Igasar Semen Padang) 6,75% Wahyu Iramana Putra (Ketua Golkar Padang) 6,59% Januardi Sumka (Ketua Partai Demokrat Padang) 6,30% Yulteknil (Ketua DPRD Sumbar) 4,10% James Hellyward (Ketua IKP) 3,83% Surya Budhi (Staf Ahli Gubernur Sumbar) 3,12% Yusman Kasim (Mantan Wawako Padang) 3,36% Ibrahim (dosen FT UNP) 1,23% Veri Yasri (Birokrat) 1,02% M Ichlas El Qudsi (Aggota DPR-RI) 0,93% Nisfan Jumadil (Tokoh Muda) 0,82% Irwan Fikri (Ketua PPP Padang) 0,79% Zulhefi Sikumbang (Ketua BAKO IKK di Jakarta) 0,71% Emzalmi (Mantan Sekda Padang) 0,62%

ICAL DIPAKSAKAN JADI CAPRES

Golkar akan Berantakan JAKARTA, HALUAN — Partai Golkar bisa berantakan jika Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dipaksakan jadi calon presiden (capres) pada Pilpres 2014 nanti.

Update 19 Desember 2012 Pukul 18.00 WIB

Silakan kirimkan pilihan Anda melalui pesan singkat (SMS) dengan cukup mengetik: <nama calon> kirim ke nomor 081277391007 dan 082390765000. Kami menampilkan peringkat berdasarkan persentase perolehan SMS yang ditampilkan setiap hari. Satu nomor SMS kami hitung satu suara. Terima kasih.

Anggota Fraksi PAN Kembali Nyaleg 2014 JAKARTA, HALUAN — Sebagian besar politisi PAN yang saat ini duduk di kursi dewan akan kembali mencalonkan diri pada pemilihan legislatif pada 2014 mendatang. Pencalonan ini, juga disesuaikan dengan daerah pemilihannya masing-masing sama seperti saat ini. Meski demikian, para caleg tersebut tetap dilakukan proses seleksi yang harus dilalui bagi caleg tersebut. “Misalnya, setiap bakal caleg yang sudah mendaftar diberi kewajiban untuk melakukan sosialisasi diri dan membuat program pemenangan pemilu di dapilnya masing-masing,” kata Ketua DPP Partai Amanat Nasional Viva Yoga di Jakarta, kemarin. Menurut Yoga, di samping seleksi, setiap bakal caleg

akan dinilai kinerjanya di dapilnya masing-masing melalui sistem skoring sesuai dengan pedoman organisasi tentang pencalegan secara transparan dan obyektif. “Bakal caleg juga akan di verifikasi data dan di nilai integritas dan kepribadian, serta kapasitas dan track record kinerjanya selama di PAN,” kata Viva Yoga lagi. Namun, Yoga melanjutkan, kalau bakal caleg yang termasuk sebagai kategori tokoh, maka diwajibkan untuk mendulang suara di luar basis konstituen PAN dan membuat jaringan sendiri di luar jaringan partai. “Dengan demikian diharapkan mesin partai akan berjalan dan masyarakat dapat mengenal lebih dekat dengan caleg PAN,” katanya. (h/vid/vvn)

ABURIZAL BAKRIE — Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (ARB) atau yang lebih akrab disapa Ical diusung partai berlambang pohon beringin tersebut sebagai Capres 2014. NET

PKS Ajak Elit Politik Jadi Teladan JAKARTA, HALUAN — Hari Kesetiakawanan Sosial yang jatuh setiap 20 Desember 2012 sudah semestinya menjadi momentum bagi para elit di pemerintahan dan politik untuk menjadi pemimpin yang memberi ketauladanan bagaimana berperilaku yang baik dalam hidup berbangsa dan bernegara. “Pemerintah bisa memanfaatkan momentum ini untuk kampanye betapa pentingnya kesetiakawanan sosial ini. Pemerintah harus bisa memberikan contoh yang baik dalam hal kerjasama,” ujar Ketua DPP PKS Bidang Kelembagaan Sosial, Denny Triesnahadi, di Jakarta, Kamis (20/12). Menurut Denny, kondisi sosial bangsa Indonesia saat ini masih sangat memprihatinkan. Ter-

jadinya konflik sosial yang belakangan marak terjadi di tengahtengah warga disebabkan karena idak adanya contoh yang baik dari para pemimpin bangsa. Para pemimpin bangsa saat ini justru banyak memberikan atau mempertontonkan perilaku yang tidak baik, seperti saling berdebat, menghujat, dan menjatuhkan yang tidak jarang berbau fitnah. “Konflik sosial yang terjadi di masyarakat kita karena mereka mengalami frustasi. Para pemimpin jutru banyak memberikan contoh yang tidak baik, seperti pertengkaran dan perseteruan masih dominan mereka pertontonkan kepada masyarakat,” jelas Denny. Di tengah kondisi ril masya-

rakat Indonesia yang banyak terhimpit krisis ekonomi, menurut Denny, tidak sepantasnya masyarakat disuguhkan kepemimpinan yang miskin ketauladanan. Himpitan ekonomi membuat psikologi masyarakat menjadi lebih sensitif dan mudah terprovokasi. “Masalah-masalah itu membuat masyarakat pendek sumbunya, sehingga mudah tersulut,” kata Denny. Karena itu, HKSN harus dijadikan momentum yang strategis untuk memicu perbaikan kondisi sosial masyarakat. Menurut Denny, masyarakat Indonesia memerlukan ketauladanan dari pemimpinnya yang santun dan sederhana. Sehingga mereka dapat belajar untuk peduli dengan sesama. (h/trn)

Ini bisa muncul karena strukturnya tidak solid sampai ke bawah dan ditambah lagi hampir semua hasil survei menunjukan elektabilitas Ical sulit terangkat. “Memang Pak Ical harus diberi kesempatan, tapi kalkulasi politiknya harus dipertimbangan secara serius. Sebab, kalau dalam berbagai survei namanya juga tidak terangkat, bahkan kecenderungan ada penolakan, maka tidak boleh dipaksakan. Dan, memaksakan Ical, itu bisa menjadikan Golkar berantakan,” kata pengamat politik CSIS J. Kristiadi dalam diskusi ‘Capres Golkar 2014’, di Jakarta, Kamis (20/12). Menurut Kristiadi, untuk mengusung presiden dari Golkar, konsekuensinya dua kesuksesan harus dicapai, yaitu sukses sebagai presiden dan sukses pula sebagai organisasi politik, yaitu Golkar makin kuat dan solid. Jika dipertimbangkan kemungkinan Golkar akan berantakan dengan pencapresan Ical, maka sebaikknya Golkar melakukan konsolidasi untuk memenangkan pemilu, dan tidak terus ngotot maju untuk menjadi presiden. “Paradigma baru Golkar kan sebagai parpol demokratis, maka proses pencapresan itu harus demokratis,” tambah Kristiadi. Hanya saja Kristiadi menghimbau survei untuk meningkatkan elektabilitas tersebut tidak dilakukan oleh Golkar sendiri, melainkan oleh lembaga independen. “Kalau membuat survei sendiri itu sama dengan menggali kubur sendiri. Tapi, kalau nama Akbar Tandjung misalnya lebih kuat dibanding Ical, bukan berarti Akbar harus menjadi capres. Pak Akbar itu cukup menjadi king maker politik untuk menyukseskan Golkar. Memang pilihan politik itu tak selalu rasional. Pasti ada sentimen-sentimen primordial, ideologi dan sebagainya,” tutur Kristiadi lagi. Munculnya Akbar sendiri dinilai Kristiadi tak lepas dari sentimen politik yang melekat pada diri Akbar. Misalnya, sebagai politisi yang memahami akan pentingnya primordialisme kapan harus diapresiasi, pluralisme mesti ditegakkan, dan terpenting lagi dia bukan seorang pendendam. Karena itu, politisi dan negarawan itu melakat pada diri Akbar. (h/sam)

PEDAGANG PASAR RAYA PADANG

Andre Rosiade, Gabungan Jokowi dan Syahrul Ujud PADANG, HALUAN — Sosok pengusaha muda Kota Padang, Andre Rosiade, Kamis (20/12) menjaring aspirasi masyarakat di Pasar Raya Padang. Pasar yang dulunya menjadi tumpuan ekonomi kota, kini seperti tidak berdenyut lagi. Sambutan hangat didapat Andre, saat setiap pedagang yang ditemuinya, ternyata sudah mengenal sosoknya, dan berdialog mengenai nasib mereka. Seharian, Andre bercengkrama dengan masyarakat pedagang di Jalan Pasar Baru, di penampungan Pasar Inpres II, III, IV, Fase VII, Letter U, Sandang Pangan, Lantai I Padang Theatre, Blok I (eks Pasar Inpres I), dan beberapa titik pedagang lainnya. Beragam keluhan langsung diterima Andre Rosiade, yang disertai tim Andre Rosiade Center. Menariknya, selama kunjungan itu, nama Andre selalu diteriakkan oleh para pedagang, yang berharap, Andre mampu mengurai persoalan pelik di pasar ini. Mereka berharap, Andre menjadi

penyelesai masalah yang terjadi selama lima tahun terakhir ini. Ketua Pedagang eks Pasar Inpres II (lantai I), Nasrul Kancia menyebutkan, sampai hari ini, pedagang belum mendapatkan kepastian, tentang kondisi Pasar Inpres II yang telah dirobohkan, dibangun kembali dan terhenti. Pedagang berharap, pemko kembali mematuhi kesepakatan yang telah dibuat di Komnas HAM Jakarta, setahun lalu. Nasrul berterima kasih, karena Andre Rosiade sudah berjalan langsung dan menemui para pedagang yang saat ini semua berstatus PKL di penampungan. Artinya, katanya, Andre Rosiade telah melihat secara langsung, bagaimana kesemrawutan Kota Padang. Dia berharap, jika sukses memenangkan Pilkada 2013, dapat menyelesaikan semua bengkalai. “Kami selama ini melihat, para pejabat dan wali kota ke pasar pakai ajudan atau mewakilkan. Padalah, kami di pasar tidak akan melakukan tindakan anarkis, dan

hanya ingin bicara langsung dengan yang bersangkutan. Kalau Pak Andre turun, kami melihatnya seperti Gubernur DKI Jokowi yang bisa jadi contoh. Atau, seperti Pak Syahrul Ujid. Kalau begini, indak tamuek jo tapak tangan, jo niru kami tampungkan untuk mendukung Andre,” katanya. Sementara itu, Ketua Pedagang Fase VII Armen Sirin menyebutkan, saat ini, kondisi mereka berdagang sudah sangat tidak layak. Bahkan, seharusnya, pemko tidak merobohkan lantai dua, karena telah direkomendasi oleh Institut Teknoloti Padang (ITP), jika gedung masih layak. Ketua Ikatan Pedagang Kecil (IKP) Sofyan Rambo yang juga pedagang di Jalan Pasar Baru menyebutkan, siapapun yang mau mendatangi mereka di pasar, adalah orang yang akan didukung dalam Pilkada nanti. Karena, selama ini, tidak ada yang berani datang, karena melihat terlalu banyak kepentingan, di dalam pasar. “Kalau Andre serius seperti ini, jangan ragu untuk menang Pilkada. Puluhan ribu

pedagang, serta kerluarga dan lingkungan mereka akan mendukung. Asal, Andre mampu bersama kami, seperti Pak Syahrul Ujud 1990-an lalu. Bukan menganggap pedagang sebagai musuh,” katanya yang setia mendampingi kunjungan Andre yang juga mampir ke Musala Pemko Padang untuk Salat Zuhur itu. Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Padang Ahmad Yani menyebutkan, saat ini para pedagang di Pasar Raya, hanya ingin mendapatkan komitmen dari Pemko Padang, untuk kembali mematuhi perjanjian di Komnas HAM. Kalau itu diterapkan, katanya, maka geliat di Pasar Raya Blok I, dan II, III, IV yang akan dituntaskan bisa kembali ada. “Kalau itu tidak dilakukan, maka pasar ini akan terus mati. Selain itu, kami meminta, akses untuk masuk pasar ini dibuka. Jangan dibiarkan, pedagang bingung sendiri di dalam pasar. Bahkan, di penampungan Impres IV ini, belum ada tanda-tanda akan dialiri listrik,” katanya didampingi Wakil Ketua

Pedagang Inpres IV, Roni. Menurut Roni, di Pasar Inpres IV yang tengah dirobohkan, terdapat 39 kios pedagang. Namun, yang mau berjualan di penampungan saat ini hanya 23 pedagang saja. “Karena akses kios darurat yang tertutup, dan tidak akan dilalui pembeli, karena itu banyak pedagang yang enggan ke sini. Kami berharap, setelah pem bangunan selesai, kami bisa berjualan seperti biasa,” katanya. Ketua Pedagang Inpres III Masril mengharapkan, sosok Andre mampu menjadi Jokowi dan Syahrul Ujud-nya Kota Padang. Dia melihat, ada keseriusan Andre untuk menuntaskan polemic Pasar Raya. Jokowi, katanya, orang yang peduli nasib pedagang kecil, dan juga merakyat. Begitu juga sosok mantan wako Padang (1983-1993) yang begitu peduli pedagang pasar. “Kami berharap, Andre mampu mewujudkan visinya untuk menuntaskan Pasar Raya Padang. Apalagi, kami mendengar, Andre berniat, memasukkan program penye-

ANDRE Rosiade berdialog dengan pedagang Pasar Raya Padang. lesaian Pasar Raya Padang dalam program kerja 100 hari. Semoga ini bisa diwujudkan dengan baik,” katanya di harapan belasan pedagang Inpres III lainnya. Sementara itu, Andre Rosiade menyebutkan, akan terus memperjuangkan Pasar Raya, yang kondisinya begitu semrawut. Menurutnya, Pemko Padang, melalui Dinas Pasar, harus benar-benar turun, untuk memperbaiki kondisi yang ada. Saat ini,

>> Editor : David Ramadian

katanya, pasar tidak akan bisa menjadi jaminan perekonomian masyarakat, karena kondisinya. “Kita sadar, yang tau dengan pedagang itu adalah pedagang itu sendiri. Jadi, para pedagang harus dirangkul dengan baik. Soal perjanjian di Komnas HAM, kami mengharapkan, dapat dilaksanakan. Karena, sebuah perjanjian, adalah harga diri bagi sebuah pemerintahan,” katanya. (h/atv)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

9

DANA BELUM JELAS

Pembangunan Pasar Inpres Terancam PADANG, HALUAN— Lantaran banyaknya ke-pen-tingan di Pasar Raya, menyebabkan pem-ba-ngu-nan pasar tradisional ter-besar di Sumbar ini tersendat. Walikota Padang Fauzi Bahar pun mesti mengajukan kembali bantuan anggaran ke pemerintah pusat, untuk tindak lanjut pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV. Karena sampai saat ini, tidak ada kepastian alokasi dana untuk pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV di APBN 2013. Pemko Padang sendiri juga tak mengusulkan anggaran untuk kelanjutan pembangunan Pasar Inpres di APBD 2013, karena keterbatasan anggaran. “Saya akan ajukan kembali ke pemerintah pusat anggaran pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV. Karena proposal yang telah di-usulkan sebelumnya, belum ada juga kabarnya,” kata Fauzi Bahar Rabu (20/12). Fauzi juga berharap, para pedagang lebih mendengarkan penjelasan Pemko dari pada pihak lain yang biasanya memiliki kepentingan dibalik ini semua. Terhambatnya pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV akibat pedagang tidak memberikan dukungan kepada walikota.

“Yang punya Pasar Raya ini adalah Pemko Padang, saya bapaknya pasar bukan orangorang yang punya kepentingan itu. Lihat saja sekarang, pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV terhambat. Mana orang-orang yang dianggap memperjuangkan pedagang, mereka kabur,” tegas Ketua DPD PAN Kota Padang ini. Sangat disayangkan sekali, ketika uang diberi pemerintah tetapi pedagang justru ramairamai menolak. Akhirnya, pasar tersebut terbengkalai begitu saja akibat tidak ada dukungan dari berbagai pihak. Apalagi anggaran tersebut cairnya pertahun anggaran. Dan tidak bisa dicairkan sesuka hati. Ia mengharapkan, ke depannya tidak ada lagi polemik ber-kepanjangan soal pasar ini. “Seharusnya ta-hun ini telah tuntas, namun ka-rena penolakan sekelompok orang, akhirnya pemerintah pusat menarik kembali sisa da-na untuk pembangunan pasar yang telah dialokasikan,” katanya. Pasar Inpres II Rampung Desember Menurut Kepala Dinas Pasar, Tasril Tasar, pembangunan Pasar Inpres terus berjalan. Pasar Inpres I telah rampung dan sudah ditempati sebagian pedagang, Sedangkan Pasar Inpres II ditargetkan selesai akhir Desembar ini. Sementara pasar III dan IV masih dalam proses pembangunan. “Pemerintah Kota Padang

akan terus berupaya bekerja maksimal menata kembali Pasar Raya Padang. Pembangunan Pasar Inpres II sudah mencapai 95 persen, dan ditargetkan akan selesai sebelum tahun 2013,” kata Kepala Dinas Pasar Kota Padang Tasril Tasar. Tasril menjelaskan, Pembangunan dilakukan oleh pemerintah provinsi. Setelah bangunan selesai, kemudian diserah terimakan kepada Pemko Padang. Selanjutnya Dinas Pasar akan mengatur operasional pasar inpres II.

Pedagang Enggan Tempati Pasar Menurut Tasril, meskipun pasar sudah selesai, tidak mudah untuk mengajak pedagang menempati kios di bangunan Pasar Inpres. “ Dibangunnya Pasar Inpres I hingga IV untuk pedagang, bukan untuk pemerintah. Tapi sangat disayangkan jika pedagang enggan menempatinya. Sebagian Pedagang yang enggan pindah berasalan harga sewa tidak cocok,” jelas Tasril. Dikatakan Tasril, sulitnya

Walikota Padang Fauzi Bahar melantik 185 pejabat eselon III dan IV, Kamis (20/12). HUMAS

mengajak pedagang menempati Pasar Inpres memang jadi masalah sampai saat ini. Berkaca dengan Pasar Inpres I, dari 215 kios hanya terisi kurang dari separuhnya. “Untuk memecahkan persolan ini Dinas Pasar dalam waktu dekat akan berunding dengan pedagang Pasar Raya Padang. Mudahmudahan melalui pertemuan ini ada titik temu antara pemerintah dengan pedagang. Sehingga, seluruh kios yang ada pada Pasar Inpres I dan II bisa terisi penuh,” ungkapnya. (h/ade/yat)

MEMBUAT MARKA JALAN — Petugas terlihat tengah membuat marka jalan di Jalan Adinegoro, Padang, Kamis (20/12). Marka jalan dibuat untuk mengarahkan lalu lintas dan demi kelancaran lalu lintas. RIVO SEPTI ANDRIES

185 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik PADANG, HALUAN — Salah satu ciri suatu organisasi di tubuh pemerintahan adalah selalu mencari orang yang tepat untuk dipromosikan sesuai dengan keahlian dan kemampuannya. Karena itu, satu saja pejabat eselon II diganti, maka secara otomatif struktur organisasi dari eselon III dan IV akan berobah, karena adanya kekosongan jabatan yang ditinggal pejabat eselon II yang mendapat promosi. Demikian antara lain disampaikan Walikota Padang, Fauzi Bahar dalam sambutannya pada saat melantik 185 pejabat eselon III dan eselon IV di Palanta Rumah Kediaman Walikota, Kamis (20/12). Pejabat yang dilantik itu merupakan usulan dari usulan atasan masing-masing yang jumlahnya mencapai 85 persen. Dan sisanya sekitar 15 persen merupakan masukan dan saran Walikota,Wakil Walikota dan Sekda. Untuk itu, semua pejabat yang dilantik bekerjalah dengan maksimal dan jangan sekali-kali mengecewakan atasan. “Jadi, diminta kepada para Kasubag dan Kasi yang dilantik hari ini harus loyalitas dan menjunjung tinggi amanah serta mau bekerja keras. Saya tidak ingin menerima laporan dari atas saudara yang tidak baik nantinya dalam melaksanakan tugas,” katanya. Bila hal ini terjadi, adanya laporan tidak menyenangkan dari atasan masing-masing, maka pihaknya akan menindak lanjuti sesegera mungkin dengan memberhentikan dari jabatan dan melantik pejabat baru. “Misalnya saja, pekerjaan seorang pejabat tidak maksiamal, selalu bertele-tele, banyak bicara dari pada kerja, melecehkan tugas dan perintah dari atasannya. Bagi orang seperti ini, tidak ada maaf, harus segera di ganti, agar pekerjaan pelayanan kantoran berjalan sesuai di harapkan,” katanya. (h/rel)

LEMBAGA PENDIDIKAN PARALEGAL

Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin PADANG, HALUAN —Kasus hukum yang dihadapi masyarakat miskin dan marjinal di berbagai daerah masih tergolong tinggi. Fenomena ini , mendorong LBH Kota Padang dan Fakultas Hukum Universitas Andalas didukung Yayasan TIFA mendirikan Lembaga Pendidikan Paralegal di Kota Padang. Lembaga pendidikan ini adalah yang pertama di

tanah air. “Pendirian lembaga pendidikan hukum ini dilatarbelakangi banyaknya pengaduan masyarakat selama kurun waktu satu tahun. Dimana pada tahun 2011, LBH Padang menerima pengaduan kasus hukum dari masyarakat miskin dan marginal sebanyak 276 kasus dengan pencari keadilan berjumlah sebanyak 3.148 orang dan 758

Kepala Keluarga (KK),” kata Vino Oktaviana, Direktur Sekolah Paralegal. Ditambahkanya, LBH Padang merupakan salah satu lembaga yang hadir untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat miskin dan tertindas di Sumatera Barat. Berupaya mengembangkan pemberian bantuan hukum bagi masyarakat miskin dan marjinal melalui Paralegal,

dengan memberikan bantuan hukum secara maksimal kepada lapisan masyarakat. Untuk saat ini, pendidikan hukum tersebut diikuti 25 orang calon Paralegal yang berasal dari 3 kabupaten di Sumatera Barat, yaitu Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Pesisir Selatan dengan 8 orang tenaga didik yang berasal dari

Praktisi Hukum, Akademisi Fakultas Hukum Universitas Andalas dan pimpinan LBH Padang. Apresiasi yang tinggi mengalir dari berbagai institusi hukum, seperti kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan lembaga hukum lainnya. Menurut Rafli Zalmus, dari Pengadilan Negeri Kota Padang, kehadiran pendidikan paralegal di Kota Padang,

sangat membantu kinerja para penegak hukum. Sehingga setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat dapat diselesaikan secara bersama, tanpa harus melalui kepolisian, kejaksaan dan pengadilan. Tanggapan yang sama juga datang dari pihak kepolisian. Seperti disampaikan Asisten I Kabag Hukum Polda Sumbar, Jefry.

>> Editor : Devi Diany

Menurutnya, dengan adanya pendidikan paralegal yang terbuka untuk masyarakat, sangat membantu dinas kepolisian dalam menegakkan hukum di kalangan masyarakat, dan diharapkan paralegal dapat memberikan sosialisasi hukum yang dapat menciptakan masyarakat yang sadar hukum yang tahu akan hak dan kewajibannya. (h/amr)

>> Penata Halaman :Irvand


10 PADANG LINGKAR Target Akseptor KB Baru Capai 100 Persen PADANG, HALUAN — Kepala Badan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan BKB-PP Kota Padang, Wedistar mengatakan, hingga akhir Desember 2012, target penambahan Akseptor KB baru telah mencapai angka 21.746 orang. BKB-PP optimis bisa mencapai target 100 persen atau sebanyak 23.467. Meskipun menemui banyak kendala di lapangan, namun target yang sudah ditetapkan dapat tercapai sebelum pergantian tahun. Salah satu kendala yang dihadapi adalah, kurangnya tenaga penyuluh dalam membantu mensosialisasikan program KB kepada masyarakat. Menurut Wedistar, salah satu cara mensiasati kekurangan tenaga tersebut, dengan mengoptimalkan tenaga lapangan Sub Pembantu Pembina KB Desa (PPKBD) tingkat RW dan kelurahan. Ada Tenaga sekitar 709 orang sub PPKBD dan kader 197 dengan total 906 orang untuk memotivasi masyarakat untuk ikut berKB. Orang-orang inilah yang cukup banyak banyak berperan di lapangan. “Untuk menarik masyarakat, ada program KB gratis, sasarannya adalah masyarakat menengah ke bawah. Sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat. Sehingga, mereka memahami tujuan dari KB bukan menghambat kelahiran, tetapi mengatur kelahiran. Karena, jarak yang ideal sangat bermamfaat. Misalnya, apabila jarak kelahiran anak pertama dan kedua cukup ideal, orang tua akan lebih optimal memberikan perhatian, dan pendidikan,” ungkap Wedistar. Ia menjelaskan, bagi akseptor yang ingin mengikuti program KB terdapat beberapa pilihan, di antaranya, MOP (Metoda Operasi Pria) atau vasektomi, MOW (Metoda Operasi Wanita) atau tubektomi, implan, suntik, dan pil. “Beberapa motoda tersebut disesuaikan dengan kebutuhan, dan keinginan akseptor. Suntik, pil dan kondom dalam ber-KB, untuk jangka pendek dan menengah. Sementara vasektomi maupun tibektomi, serta implant bagi akseptor yang mengingikan jarak kelahiran yang cukup lama. (h/yat)

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

PERMINTAAN WAWAKO MAHYELDI KE KPU PADANG

Segera Sosialisasikan Tahapan Pilkada PADANG, HALUAN—Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah mengharapkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, segera melakukan sosialisasi tahapan Pilkada 2013. Mengenai kekurangan dana , hendaknya jangan menjadi alasan. “Dana Rp22,5 miliar yang dialokasikan pada APBD 2013, sudah bisa digunakan. KPUD hendaknya mengacu pada beberapa Pilkada di daerah lain, yang tidak menghabiskan dana Rp20 miliar. Jadi bukan alasan, sosialisasi tahapan Pilkada tidak dimulai. Karena anggaran terbatas,” katanya. Mahyeldi juga meminta penjelasan KPUD Padang yang mematok anggaran yang sangat tinggi sebesar Rp59 miliar. Kalau memang untuk putaran kedua masih membutuhkan tambahan anggaran, DPRD akan akomodir pada Perubahan APBD 2013 mendatang. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Budiman mengatakan, memang awalnya ada rencana memasukkan anggaran Pilkada pada Perubahan APBD 2012 sebesar Rp10 miliar,

tapi diurungkan. Sebab jadwal putaran kedua direncanakan Desember, jadi masih bisa diakomodir di perubahan APBD 2013. “Saya optimistis, masih bisa ditambah pada perubahan anggaran. Karena perubahan APBD sudah mulai diusulkan pada Juli 2013. Selain itu kami di DPRD bertanggungjawab terhadap penganggaran ini,” katanya. Alasan DPRD mengurangi anggaran KPUD adalah berdasarkan pertimbangan efisiensi dan efektivitas. Karena jika diawal disiapkan anggaran penuh, maka semangat penghematan itu akan berkurang. Sementara itu Komisioner KPUD Kota Padang, M Sjahbana Sjam mengakui, KPUD Kota Padang kesulitan untuk memulai tahapan Pilkada, karena anggaran yang sangat minim. Karena sebelumnya, dari perhitungan KPUD Kota Padang, kebutuhan untuk Pilkada putaran I mencapai Rp24,7 miliar. “Selanjutnya dana putaran kedua Rp10,13 miliar atau jumlah total Rp37,8 miliar. Jadi kami melihat dana awal ini sangat terbatas. Kami siap, menjelaskan kembali ke DPRD atau ke Pemko Padang,” katanya. Sedangkan Ketua KPUD Kota Padang Alison mengatakan, selain kebutuhan anggaran Pilkada putaran I dan II, mereka juga membutuhkan dana untuk PSU (Pemungutan Suara Ulang). Dana yang dibutuhkan mencapai Rp10,6 miliar untuk PSU 1 dan Rp10,59 miliar untuk PSU 2. Karena itu dana yang dibutuhkan KPUD untuk Pilkada, mencapai Rp59 miliar. Jumlah dana itu, mendapat tanggapan dari banyak pihak, yang mengharapkan KPUD Kota Padang lebih efektif. (h/ade)

SIDANG AMDAL — Edi Hasymi selaku pemimpin sidang sedang mempersentasikan dampak Amdal terkait dengan Jalan Tembus Baringin-Bungus Kecamatan Lubuk Kilangan dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Jalan Pintas BaringinBungus Dibuka

Profil Kelurahan Padang Pasir

Status Kantor Masih Milik Negara PADANG, HALUAN—Kelurahan Padang Pasir berada di pusat kota. Di kelurahan ini banyak terdapat kantorkantor pemerintahan, seperti Kantor Gubernur Sumatera Barat, Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan lainnya. Dengan banyaknya gedung pemerintah ini, maka otomatis kelurahan ini sering disorot masyarakat. Karena itu kebersihan dan kerapian lingkungan di sekitar kelurahan perlu diperhatikan. Pasalnya, Kelurahan Padang Pasir termasuk daerah rawan genangan air ketika musim hujan datang. Drainase di sepanjang jalan sering tersumbat sampah yang hanyut. Dengan dasar itulah pihak kelurahan berusaha memperbaiki lingkungan, dengan cara rutin melakukan gotong royong. “Kita ingin sekali ikut lomba ini, lomba itu. Tetapi selama ini selalu terkendala dengan masalah-masalah di kelurahan, sehingga kami tidak bisa konsentrasi mengikuti lomba-lomba tersebut. Salah satunya soal kepemilikan kantor lurah,” kata Yulia Dewi Hendrawati, Sekretaris Lurah Padang Pasir. Menurut Yulia Dewi Hendrawati, keinginan untuk ikut lomba kelurahan berprestasi ada. Akan tetapi, masih terkendala masalah kepemilikan kantor sehingga tidak

SEKRETARIS Lurah Yulia Dewi Hendrawati sedang melayani masyarakat yang berurusan ke Kantor Lurah Padang Pasir. Sampai saat ini Kantor Lurah Padang Pasir masih milik Negara. OOS berpartisipasi dalam lomba kelurahan terbaik. Dokumentasi-dokumentasi kantor juga tidak tertata dengan rapi, sehingga tidak diikutsertakan dalam lomba kelurahan berprestasi itu. Saat ini, salah satu menjadi masalah pokok yang harus diatasi adalah soal kantor lurah. Sebab kepemilikan kantor lurah ini masih milik negara yang belum dibebaskan. Namun ada hal yang patut di ajungi jempol kepada warga Kelurahan Padang Pasir, kesadaran dalam melakukan kewajiban lumayan tinggi. “Karena kebanyakan dari warga kita bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Maka kesadaran setiap warga

untuk menjaga kebersihan tinggi, hanya saja orang-orang yang kurang peduli lingkungan ada juga. Membayar pajak dan menjalankan programprogram baru baik dari Pemerintah Kota (Pemko) maupun dari kelurahan tidak susah,” ungkap Yulia. Kelurahan yang mempunyai 22 Rukun Tetangga (RW) dan 6 Rukun Warga (RW) tersebut mengontrol semua kegiatan sosial yang ada di RT masing-masing. Pemantaun ini dilakukan dengan menjalin komunikasi yang intensif dengan ketua RT. Saat ini jumlah penduduk di Kelurahan Padang Pasir sekitar 5.459 jiwa dengan 1.152 Kepala Keluarga (KK) dan 275 KK miskin. (h/cw-ows)

PADANG, HALUAN — Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Kota Padang hari Kamis (20/12) di Hotel Pangeran City mengadakan sidang Analisis Pengelolaan Dampak Lingkungan (Amdal) terkait dengan rencana Jalan Tembus Baringin-Bungus. Amdal ini dihadiri oleh lembaga swadaya masyarakat (LSM), tim teknis Amdal, konsultan Amdal, serta masyarakat terkait yang terkena dampak dari jalan tembus Baringin-Bungus. “Jalan tembus yang berada di wilayah Kecamatan Lubuk Kilangan dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung ini sudah mulai dibuka. Tujuan diadakan sidang ini untuk pembuatan dokumen Amdal yang terdiri dari dokumen Kerangka Acuan Andal (KAANDAL) Analisi Dampak Lingkungan (Andal), dan Rencana Pengelolaan Lingkungan (RPL,” kata Tri Hardianto, perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang. Sebelumnya pada tanggal 12 November 2012, dokumen KA-ANDAL ini telah disahkan oleh ketua komisi penilai Amdal Kota Padang. Tanggal 19 Desember 2012 dokumen Andal, RKL, telah disidangkan oleh tim teknis penilai Amdal Kota Padang, dan Kamis (20/ 12) sidang komisi yang melibatkan semua kalangan yang terkait dengan jalan tembus Baringin-Bungus. Ia menambahkan, dalam proses pembuatan dokumen

>> Editor : Devi Diany

ini harus melibatkan masyarakat yang berkaitan dengan kegiatan pembangunan jalan tembus baringin-bungus. Pelibatan masyarakat ini pada tahap KA-ANDAL terlihat dalam proses sosialisasi dan sidang komisi sedangkan dalam KA ANDAL terdapat dalam sidang komisi. “Dengan melibatkan masyarakat yang berada di lingkungan tersebut ini diharapkan dapat memberikan inpormasi yang akurat dan benar, baik mengenai dampak positip dan negatif dari jalan tembus Baringin-Bungus,” ungkap Edi Hasymi, Kepala Bapedalda Kota Padang. Jalan Baringin-Bungus panjangnya13,65 KM. Dokumen Amdal dibuat oleh CV. Jasa Panggaso Consultan. Dalam kegiatan ini juga dilibatkan Pemrakarsah Pekerjaan Umum (PU), instansi teknis terkait seperti Bapedalda Kota Padang, Bagian Pembangunan Kota Padang, dan instansi lainnya yang berada di sekitar lokasi kegiatan yang diwakili oleh Camat, Lurah dan anggota Kerapatan Adat Nagari (KAN). Dari beberapa masukan dalam sidang untuk mengumpulkan dokumen Amdal ditulis dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Salah satu masukan dari lembaga swadaya masyarakat (LSM) Ediman, menuntut agar jalan bungusteluk kabung ini benar- benar sudah terencana dengan sistematis supaya dampak negatif itu bisa dikontrol dengan baik. (h-cw-oos)

>> Penata Halaman: Irvand


SIGAB 11

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

PRAKIRAAN BENCANA 2013

Banjir dan Longsor Mendominasi JAKARTA, HALUAN — Bencana hidrometeorologi diperkirakan mendominasi bencana alam yang kemungkinan terjadi sepanjang 2013 di Indonesia. Bencana ini merupakan golongan bencana seperti banjir, longsor, kekeringan, kebakaran hutan dan puting beliung. “Puncak banjir dan longsor yaitu

Januari sampai Februari 2013,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Kamis (20/12). Sutopo menyampaikan ini dalam jumpa pers Evaluasi Penanggulangan Bencana Tahun 2012 di Gedung BNPB, Jalan Juanda No 36, Jakarta Pusat. BNPB memprediksi puting beliung akan meningkat pada Maret hingga April 2013. Sedangkan banjir dan longsor berpotensi terjadi hingga Maret 2013. Berdasar data BNPB, sebanyak 315 kabupaten/kota dengan penduduk 60,9 juta jiwa tinggal di daerah rawan banjir di Indonesia. Sedang-

Jalan Lintas Barat Putus JAKARTA, HALUAN — Jalan Lintas Barat (Jalinbar), TanggamusLampung Barat kembali putus. Jalan penghubung Lampung-Bengkulu itu putus akibat banjir bandang. Banjir bandang melanda wilayah itu setelah hujan deras yang mengguyur sejak Senin 17 Desember 2012 sore. “Jalinbar putus akibat jalan di Pekon Mandiri Sejati ambles hingga 40 meter,” kata Camat Pesisir Selatan, Armen Yasir saat dihubungi, Kamis. Armen menambahkan, banjir bandang terjadi akibat tiga sungai

meluap. “15 pekon (desa) di Kecamatan Krui Selatan dan Pesisir Selatan terendam banjir setinggi 1,5 meter. Tapi kini mulai menyusut,” terus Armen. Banjir bandang ini terjadi kedua kalinya dalam satu bulan terakhir ini. Namun hingga kini belum ada laporan adanya korban. “Kendaraan yang dari Lampung menuju Bengkulu diharapkan memutar arah melalui Liwa atau jalur lain,” demikian diimbau Kasat Lantas Lampung Barat Ikrar Potawari saat dihubungi. (h/vvn)

Real Estate Penyebab Banjir dan Longsor JAKARTA, HALUAN — Warga masyarakat kelurahan Pangajaran, Lampung mengklaim bahwa banjir dan longsor yang terjadi di wilayahnya sejak Kamis, 18 Desember 2008, adalah akibat ulah pengusaha yang mendirikan perumahan real estate di bukit Lungsir Pangajaran. Tidak hanya itu, keterlibatan pemerintah yang memberikan izin mendirikan usaha real estate juga harus bertanggung jawab atas musibah ini. “Belum pernah kaya gini sebelumnya, ini terjadi semenjak bukit Lungsir Pangajaran, diubah menjadi real estate,” kata Rosliani salah

seorang warga yang rumahnya hancur tertimbun tanah longsor, Kamis. Karena itu, usai sholat Jumat, warga akan melakukan aksi menuntut pertanggung jawaban pemerintah dan pengusaha atas berdirinya bangunan tersebut, yang sebelumnya merupakan kawasan hijau terbuka milik warga. Pemda sendiri belum mengeluarkan pernyataan mengenai jumlah kerugian dan korban akibat bencana tersebut. Data sementara menyebutkan akibat longsor 2 rumah rusak parah dan 60 rumah rusak ringan tertimbun longsor. (h/vvn)

kan longsor terdapat 270 kabupaten/ kota dengan penduduk 124 juta jiwa berada di daerah rawan “BMKG menyatakan musim penghujan normal, hingga Mei 2013 kondisi hujan normal sebesar 50 persen, El Nino sebesar 32 persen, dan La Nina sebesar 18 persen. Di Sulawesi Tenggara, NTT, dan NTB curah hujannya di bawah normal, sekitar 10-15 persen,” ujarnya. Dia mengingatkan banjir lahar dingin masih menghantui masyarakat sekitar Gunung Merapi, Gamalama, Bromo, Lokon, dan Soputan hingga Maret 2013. “Banjir lahar dingin di Gunung Merapi diperkirakan mencapai 77 meter kubik di tahun 2013,” tambahnya. Untuk kebakaran hutan di tahun 2013 mengancam 8 provinsi yang memang sering mengalami kebakaran hutan. Kekeringan juga akan terjadi di daerah yang rawan karena defisit air. “Kebakaran hutan akan terjadi selama musim kemarau di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Kekeringan berpotensi terjadi selama Agustus hingga Oktober 2013 di Jawa, Bali, NTT, dan daerah-daerah defisit air,” ujar Sutopo. Selain itu, potensi bencana gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung berapi tetap mengancam Indonesia sepanjang 2013. Ketiga bencana ini sulit diprediksi oleh BNPB namun memiliki daerah

LONGSOR — Ruas jalan yang longsor di jorong Lubuk Gadang nagari Ampek Koto Palembayan, sampai kini belum diperbaiki dan kondisinya sangat membahayakan bagi pengendara yang melewatinya. KASRA SCORPI rawan yang sangat luas. “Potensi gempa terdapat di 386 kabupaten/ kota dengan jumlah penduduk 157 juta jiwa yang tinggal di daerah rawan. Tsunami sangat tergantung oleh gempa,potensinya terdapat di 233 kabupaten/kota dengan penduduk 5 juta jiwa berada di daerah rawan. Erupsi gunung api beberapa wataknya telah berubah,” ujar

Sutopo. Sutopo menyebutkan perubahan watak gunung api tersebut mempersulit prediksi potensi kerawanan. Namun ia mendata 6 gunung sedang dalam status siaga level III, 13 gunung berstatus waspada level II, dan satu gunung yang masih menyimpan energi luar biasa. “Status siaga itu Gunung Raung, Rokatenda,

Sangeangapi, Lokon, Karangetang, dan Ijen. Status waspada adalah gunung Gamalama, Bromo, Talang, Krakatau, Kerinci, Gamkonora, Ibu, Papandayan, Ili Lewotolo, Sinabung, Dukono, Semeru, dan Marapi. Gunung Lokon diperkirakan masih memiliki energi untuk terjadi letusan seperti selama ini,” tutup Sutopo. (h/dtc)

BPBD Pessel Tempa Tim SAR dan Damkar PAINAN,HALUAN — Anggota tim SAR dan Damkar Pessel terus ditempa dengan berbagai pendidikan keterampilan melalui pelatihan tanggap darurat oleh BPBD Pessel. Perbekalan ini dimaksud agar mereka ketika berada di lapangan dapat bekerja secara professional serta memahami tugas yang diemban di dalam membantu masyarakat korban bencana alam Peristiwa yang sering terjadi di Pessel antara lain, korban hanyut dan tenggelam di sungai, kebakaran, badai, longsor, kapal tenggelam, golodo dan air bah,

akibat dari kejadian berpotensi membawa korban serta mengancam keselamatan masyarakat di daerah bencana Kepala BPBD Pessel Doni Gusrijal mengakui, Pessel termasuk daerah rawan terhadap bencana alam, kemudian berbagai peristiwa datang silih berganti membawa korban, maka sebelum terjadi musibah para personil SAR maupun Damkar sudah harus memiliki keterampilan dan kemampuan khusus di dalam memberikan bantuan kepada masyarakat Mengingat kondisi daerah yang

=

rawan bencana, hal ini jelas membutuhkan tenaga penyelamat yang professional dan handal serta mampu mengatasi masalah yang terjadi di lapangan, maka kemampuan anggota tim sangat dituntut serta bertanggung jawab dalam membantu meringankan beban masyarakat korban bencana alam Daerah Pessel secara giorafi memanjang mulai dari batas Padang di Siuguntur Tarusan sampai berbatas dengan Bengkulu dan Kerinci dengan radius ratusan km, hal ini tentu membutuhkan tenaga yang mampu bekerja secara

professional, maka perbekalan pengetahuan terhadap anggota Tim SAR maupun Damkar harus dilaksanakan secara rutin, guna ketika dilapangan mereka betul betul bekerja sesuai dengan yang diharapkan Anggota tim SAR dan Damkar harus memiliki kemampuan khusus didalam menangani bencana secara dini seperti, terjadinya musibah kebakaran, orang hanyut dan peristiwa lainnya dan setiap kejadian jelas masyarakat akan mengandalkan bantuan para petugas secara dini. (h/mjn)

RUMAH

DIJUAL RUMAH LT 165 M2, LB 88 M2, 3 KT (2 KAMAR 4X4M, 1 KAMAR 3X3), 2 KAMAR MANDI, GARASI, HALAMAN, PLN, PDAM. KOMPLEKS GRAHA AGUNG PERDANA F.40 KEL. BATIPUH. LEBIH KURANG 20M DARI JLN RAYA BYPASS. (TANPA PERANTARA) 085219005301081363360613

DIJUAL : DUA PETAK RUKO 2 LANTAI 8X30 DI JALAN PASAR RAYA KOTO BARU/ SAMPING CEMPAKA MOTOR CAB. KOTO BARU DHARMASRAYA, HUB : 085364749009 >> Editor : Dodi Nurja

KEBAKARAN BPKB MOBIL ATAS NAMA BASRI BA 8156 VA TIPE SUZUKI SUPER CARRY ST 1000 JENIS PICK UP/PC TAHUN PEMBUATAN 2003 WARNA HITAM. YANG MENEMUKAN LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT

>> Penata Halaman : Jefli


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

BOTIAH

Peringatan Hari Ibu ke-84 Meriah PAYAKUMBUH, HALUAN- Ratusan Ibu-ibu yang tergabung dalam Organisasi Wanita (GOW), PKK, Dharmawanita Persatuan, IWAPI, Ikade, Bhayangkari, IBI, Bundo Kanduang, Dekranasda, Isbanda (Isteri Bank daerah), Korp Perempuan Majelis Dakwah Indonesia (KPMDI), dan Persit KCK se Kota Payakumbuh memadati aula Balaikota di Bukik Sibaluik, Kamis (21/12), mengikuti acara puncak peringatan hari Ibu ke-84, HUT Dharmawanita ke 13 dan HUT Kota Payakumbuh ke 42.Tampak hadir selain Walikota H. Riza Falepi, Muspida plus, Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. DR. Henny Falepi, Ketua GOW Ny.Rasyida Suwandel, Ketua DW-P Ny.Khadijah, Ketua Bhayangkari Ny.Fuji Rubintoro, sejumlah pimpinan SKPD, Pengurus LKAAM, para pengurus dan anggota organisasi wanita se Kota Payakumbuh dan para undangan lainnya. Ketua Panitia pelaksana Ny. Hj. Khadijah Irwandi yang dihubungi kemarin mengatakan, dari seluruh rangkaian acara hari ulang tahun itu dengan mengambil thema, Mari Kita Tingkatkan Peran Perempuan dan Laki-laki dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan menuju Kesejahteraan Bangsa. Selain mendorong peran serta kaum ibu dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan sekaligus menjalin kebersamaan dan keakrapan para kaum ibu di Kota Payakumbuh. Rangkaian kegiatan tersebut telah dimulai sejak akhir Nopember 2012 lalu diantaranya, kegiatan lomba membuat teh telur, lomba joget balon, senam massal, seminar sehari, penyuluhan penyakit lupus, Tausyiah dan terakhir (19/ 12) lomba karaoke, simpul Khadijah. Sementara itu, Walikota Payakumbuh Riza Falepi selaku penasehat organisasi wanita memberikan apresiasi yang tinggi kepada GOW yang telah menggelar berbagai kegiatan dan juga telah memperlihatkan peran aktifnya dalam setiap gerakan pembangunan di Kota Payakumbuh. “Kita harus terus berjuang meningkatkan peran perempuan bersama kaum laki-laki dalam membangun bangsa tercinta ini, perempuan Indonesia harus dijadikan asset pembangunan, sebutnya. (h/zkf)

Payakumbuh Lewati Target Perolehan Medali PAYAKUMBUH, HALUAN- Pencapaian target 20 emas yang diapungkan Kontingen Payakumbuh, dalam Porprov XII/2012, di Kabupaten Limapuluh Kota, 12 hingga 20 Desember, terlewatkan. Kontingen Bendera Biru dipimpin Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar itu, berhasil merebut 22 emas, 24 perak dan 30 perunggu. Payakumbuh berada di urutan kesembilan dalam klasemen perolehan medali dari 19 daerah peserta. Prestasi yang diukir Payakumbuh dalam Porprov XII/2012, naik satu anak tangga dibandingkan dengan Porprov XI/ 2010 yang mengantongi 15 emas, 20 perak dan 33 perunggu. “Alhamdulillah, target emas tercapai dan kita naik satu anak tangga dalam perolehan medali,” ungkap Ketua Umum KONI Yunir Yalri dan Kadisparpora Rida Ananda, di Payakumbuh, Kamis (20/12). Dikatakannya, Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi dan Wawako H. Suwandel Mukhtar, cukup puas dengan prestasi yang diukir Kontingen Payakumbuh. Meski loncatan prestasinya tidak begitu signifkan, tapi pemko bangga, karena atlet yang turun di Porprov XII/ 2012, asli putera daerah Payakumbuh sendiri. “Atlit yang berlaga adalah murni produksi dalam negeri dari seluruh cabang olahraga, Ketua DPRD Payakumbuh Wilman Singkuan, yang juga Ketua Umum IPSI Payakumbuh, juga lega dengan prestasi Kontingen Payakumbuh. Saya sudah mendapat laporan dari KONI, bahwa atlet Payakumbuh yang turun di Porprov adalah produksi dalam negeri, bukan atlet impor,” ulasnya. Walikota Riza Falepi yang dihubungi, akan memperhatikan kebutuhan atlit Payakumbuh dalam memacu prestasi olahraga Payakumbuh ke depan. “Prestasi ini, membuat kami dari Pemko akan membangun stadion olahraga yang reprersentatif ke depan makin terpacu,” tegasnya. Data yang diperoleh di Disparpora Payakumbuh, cabor-cabor yang mendapat medali itu adalah: senam 5 emas, 4 perak dan 3 perunggu, renang (3 – 4 – 1), menembak 3 – 1 – 1), judo (2 – 0 -4), kempo (2 – 0 -2), tarung derajat (1 – 5 – 1), wushu (1 – 3 – 4), tinju (1 – 3 – 3), balap sepeda (1 – 1 - 1), bola basket (1 – 0 -1), balap motor (1- 1- 1), aero sport (0 – 2 – 0), karate (0 – 2 – 4), bola voli ( 0 – 2 – 0), futsal (0- 1 – 0), atletik 0 – 3 – 0), tenis (0 – 2 – 4), taekwondo (0 – 1 – 0) dan catur (0- 1 – 0). Sedangkan, cabang yang belum beruntung dalam Porprov XII/2012, masing-masing sepakbola, bulutangkis, tenis meja, sepak takraw, angkat besi dan panjat tebing. (h/zkf)

SERAHKAN BEASISWA— Ketua TP PKK Kota Payakumbuh Ibu Henny Yusnita saat menyerahkan beasiswa kepada siswa berprestasi dalam acara peringatan Hari Ibu serta HUT DWP tahun 2012. Acara puncak peringatan hari Ibu ke-84, HUT Dharmawanita ke 13 dan HUT Kota Payakumbuh ke 42 berlangsung semarak dan meriah. ZUL

Pokmaswas Koto Bangun Raih Prestasi Nasional LIMAPULUH KOTA, HALUAN— Pokmawas (Kelompok Masyarakat Pengawas), Lubuak Larangan SOSA I, Nagari Koto Bangun.

Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat merebut juara I tingkat Nasional dan meraih penghargaan Adibakti Mina Bahari dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI dalam pelestarian sumber daya perairan Penghargaan terhadap juara I tingkat nasional tersebut, diserahkan oleh Wakil Presiden RI Budiono, yang diterima langsung Ketua Pokmaswas Koto Bangun, Azir, Senin (17/12) dalam suatu acara peringatan Hari Nusantara di Pelabuhan Haji, Lombok Timur, Kabupaten Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). Kepala Dinas Perikanan Limapuluh Kota, Refilza didam-

pingi Sekretaris dinas setempat, Mohd Siswanto dalam keterangannya di kantornya di Tarantang, Kamis (20/12) menyebutkan, tanggal 16 Desember malamnya kontingen Limapuluh Kota, menerima ucapan selamat dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Shariff C.Sutardjo. Dikatakan, ucapan selamat disampaikan di Hotel Lombok Raya NTB, yang dihadir langsung Ketua Pokmaswas SOSA I, Azir didampingi Walinagari Koto Bangun, Zarul Khasmi, Kadis Perikanan Refilza, Wabup Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus yang ikut ke Lombok NTB menjemput penghargaan dimaksud. Keberhasilan kelompok itu tidak lepas dari peran pemerintahan nagari yang menelurkan Pernag tentang kawasan lubuk larangan. “Berhasilnya kelompok masyarakat pengawas budidaya perikanan lubuk larangan di perairan umum, maka kelompok tersebut meraih dana tunai sebesar Rp25 juta, berikut kamera digital, teropong dari Menteri Kelautan

dan Perikanan, “ulasnya. Menurut dia, juara I yang diraih Pokmaswas SOSA I dalam lomba Pokmaswas tingkat nasional bidang pelestarian sumber daya perairan itu, berdasarkan keputusan Dirjen Pangawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, nomor 315/DI-PSPKP/XI/2012 tanggal 14 Desember. Sebelumnya kelompok ini menjadi juara propinsi Sumbar dalam lomba yang sama. Walinagari Koto Bangun, Zarul Khasmi yang diminta tanggapannya, kemarin mengatakan, Pemkab Limapuluh Kota perlu mempunyai komitmen dan konsep yang jelas untuk memperbaiki dan memelihara infrastruktur perairan umum, sehingga usaha perikanan berkembang. Selain itu, hendaknya Pemkab memprioritaskan pengembangan perikanan di perairan danau buatan Koto Panjang. Pemantauannya selama ini di perairan danau buatan bagian dari Limapuluh Kota, masih minim dimanfaatkan untuk pengembangan usaha budidaya ikan keramba.

Pengisian Jabatan Bukan Karena Upeti PAYAKUMBUH, HALUAN— Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, mengingatkan, seluruh pejabat di jajaran pemko tak usah resah dan galau dengan gelombang mutasi yang telah dan akan dilakukan pimpinan daerah ke depan. “Para pejabat yang selama ini dianggap mempunya kinerja baik dan mampu membaca visi dan misi pasangan Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh terpilih, H. Riza Falepi dan H. Suwandel Muchtar, akan tetap berada dalam gerbong kereta FWan, “sebut pasangan kepala daerah ini di Payakumbuh, Kamis kemarin. Karena itu lanjutnya, diminta seluruh pejabat tak resah dan galau dengan adanya pergeseran jabatan atau gelombang mutasi. Mereka yang selama ini punya kinerja baik, akan tetap terpakai. Ia menepis isu yang dialamatkan kepada dirinya dan Wawako Suwandel Muchtar, seolah pengisian jabatan di pemko harus membayar upeti kepada orang-orang terdekat

dengan walikota atau wawako. Hal seperti itu tidak benar hanya rumor yang berkembang. “Saya menjamin, dalam penempatan PNS pada jabatannya, bukan berdasarkan hal tersebut. Tapi, benar-benar berdasarkan kompetensi dan kemapuan manegerial PNS bersangkutan,” tegas Riza. Dikatakan, ia sudah mengantongi sejumlah nama yang melempar isu tersebut. Malahan, di antaranya, ada dari kalangan orang dalam sendiri (jajaran pemerintahan, Red). Karena itu, sebagai seorang pimpinan, walikota berharap, pegawai bersangkutan menyadari kealpaannya, dan kembali ke jalan yang benar. “Sebagai seorang yang berlatar belakang pengusaha dan anggota DPD-RI, sangat naïf, saya makan kutu ke kepala. Bagi Saya, kompetensi dan pengalaman kerja PNS bersangkutan, merupakan acuan dalam menempatkan seseorang pada sebuah jabatan. Publik boleh bertanya kepada pejabat yang sudah dilantik itu,

apakah pernah yang bersangkutan diminta uang. Tanyakan langsung kepada mereka,” tegasnya. Dua kali gelombang mutasi yang telah dilakukan pemko, baru-baru ini, lebih banyak mengisi pos jabatan kosong, akibat pejabat lama memasuki masa pensiun. Penempatan pejabat bersangkutan, sesuai mekanisme dan peraturan berlaku, melewati rapat-rapat Baperjakat yang dipimpin Sekdako Payakumbuh H. Irwandi, sebutnya. Namun walikota mengakui, ada sejumlah pejabat impor yang diterima memegang jabatan penting. Dan itu, sudah dipertimbangkan dari segala aspek, untuk kemajuan organisasi pemko. Bukan, karena alasan like and dislike, ungkapnya. Dia tidak akan menerima pejabat impor tak berkualitas, jika ada diterima, yang berangkutan bersedia ditempatkan di kelurahan, guna memperkuat pelayanan publik sebagai ujung tombak pemerintahan. (h/zkf)

Sejalan dengan itu diharapkan pula agar Koto Bangun, menjadi icon Limapuluh Kota, dalam

mengembangkan perikanan utamanya di perairan umum, “ujarnya. (h/zkf)

Produksi Ubi Kayu Berfluktuasi LIMAPULUH KOTA, HALUAN—Kabupaten Limapuluh Kota, dikenal sebagai salah satu sentra ubi kayu di Sumatera Barat. Namun sulit meningkatkan luas tanam ubi kayu di daerah ini. Sehingga produksi maupun luas tanam ubi kayu setiap tahun berfluktuasi. Sedangkan kebutuhan ubi kayu jauh lebih banyak untuk kebutuhan Kabupaten Limapuluh Kota, maupun Kota Payakumbuh, utamanya sebagai bahan baku usaha makanan ringan dan makanan ternak yang banyak tersebar di dua daerah bertetangga ini. “Produksi ubi kayu di daerah ini masih jauh dari cukup, disinyalir para petani belum kontiniu mengusahakan perkebunan ubi kayu sehingga perkembangannya belum seperti yang diharapkan,” ungkap Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Perkebunan dan Holticultura, Eky HP dalam keterangannya di kantornya jalan Ade Irma Suryani, Kamis kemarin. Dikatakan, pada tahun 2011 total luas tanam mencapai 1.287 hektare, luas panen 1.228 hektare dengan produksi 28.986 ton atau hasil panen ubi kayu sekitar 2,3 hingga 2,8 ton ton per hektare. Namun tahun 2012 jumlah produksi hampir sama, namun luas tanam menurun menjadi 1.284 hektare dengan hasil sekitar 3 ton per hektare. Menurut dia, kecamatan yang masuk lima besar dalam memproduksi ubi kayu adalah Kecamatan Akabiluru, Lareh Sago Halaban, Situjuh Limo Nagari, Kecamatan Luak dan Kecamatan Payakumbuh, kemudian disusul Kecamatan Harau dan Guguk. Kelima kecamatan itu sebagai ujung tombak dalam penghasil ubi kayu. Kendala yang masih membelit petani ubi kayu diantaranya, kekurangan modal usaha, iklim, harga pasar yang masih jauh dari harapan petani. Meskipun teknologi dalam pengembangan usaha sudah memadai, namun yang lebih dominan faktor harga yang haya Rp 800 per kg di kebun petani. Disamping itu ditenggarai kenaikan harga sarana produksi utamanya pupuk, sebagai salah satu penyebab peningkatan produksi mengalami kesulitan. Dikatakan, kendala lain berkurangnya lahan pertanian produktif sebagai konsekwensi alih fungsi lahan. Langka langkah strategis yang diupyakan Dinas Tanaman Pangan, Holticultura dan Perkebunan, percepatan pengolahan lahan dengan alsintan, mengembangkan teknologi pertanian ramah lingkungan, menekan biaya produksi dengan mengurangi pupuk buatan dan pestisida. Menekan kehilangan hasil akibat perlakuan pra panen dan pasca panen, sebutnya.(h/zkf)

Kabupaten Limapuluh Kota, dikenal sebagai salah satu sentra ubi kayu di Sumatera Barat.IST

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Jefli


JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

BUKITTINGGI, AGAM DAN PADANG PANJANG 13

SDN 18 Silaiang Disegel Pemilik Tanah PADANG PANJANG, HALUAN— Bangunan SDN 18 Silaiang Bawah disegel oleh Sarifah Amelia Sari yang mengaku sebagai waris pemilik tanah.

LINGKAR Fogging di Perumahan Batang Buo AGAM, HALUAN— Untuk mencegah merebaknya nyamuk Aedes Aegipty penyebab demam berdarah, Dinas Kesehatan Agam melakukan fogging atau pengasapan di Perumahan Batang Buo, Kecamatan IV Angkek, Rabu lalu. Menurut Kabid PMK Dinkes Agam,Dr. Bakhrizal, berdasarkan hasil diagnosa dua pasien dari perumahan tersebut positif mengidap penyakit demam berdarah. Oleh karena itu perlu dilakukan penyemprotan atau fogging di lingkungan tempat tinggal mereka, perumahan Batang Buo. “Berdasarkan hasil Pengamatan Epidemiologi (PE) yang dilakukan oleh petugas surveilace Puskesmas Biaro, dari 7 rumah yang diperiksa yang lokasinya berada disekitar rumah penderita, 1 rumah positif ada jentik Nyamuk Aides Eigyphty,” ungkap Bakhrizal. Oleh karena foging harus segera dilakukan agar nyamuk penyebab DBD musnah dan tidak berkembang, dan foging yang dilakukan berjalan sukses. ”Tapi kendati telah difogging warga diminta melakukan gerakan 3M Plus dengan menguras bak mandi, menimbun genangan air dan menutup wadah penyimpan air serta menggunakan kelambu saat tidur. (h/ks)

Pejabat Harus Punya SIM AGAM, HALUAN- Bupati Agam Indra Catri meminta seluruh pejabat yang menggunakan kendaraan dinas dan pribadi mengurus surat izin mengemudi (SIM). ”Mentang-mentang pejabat jangan mengendara tanpa menggunakan SIM karena hal itu melanggar peraturan lalu lintas, sementara pejabat harus menjadi contoh di semua lini,”kata bupati. Dikatakannya juga, perlunya SIM bagi pejabat karena walaupun mendapat kendaraan dinas banyak juga yang tidak punya sopir dinas, kalaupun ada sopir dinas pada saat tertentu pejabat akan menyopir sendiri, apalagi bagi pemegang kendaraan dinas roda dua, yang menggunakan pasti yang bersangkutan, oleh karena itu mereka perlu mengurus SIM. Indra Catri sendiri menurut Kadinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Agam Drs. Maryanis telah mengurus SIM A dan C di Satlantas Polres Agam Senin(17/ 12) lalu. ”Pada hari itu selain mengurus SIM bupati juga meninjau kondisi pelayanan di Satlantas didampingi Kasatlantas Polres Agam Mendrova dan memberikan apresiasi terhadap pelayanan di kantor itu,” kata Maryanis di Lubuk Basung Kamis kemarin.(h/ks)

DISEGEL— Bangunan SDN 18 Silaiang Bawah disegel oleh waris pemilik tanah. Selain juga melakukan aksi pemasangan spanduk menuntut kepastian ganti rugi dari pemko. RYAN SYAIR

LKKS Salurkan Beasiswa AGAM, HALUAN— Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi melalui pengurus Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Agam akhir Desember 2012 ini membagikan beasiswa berprestasi kepada 440 orang siswa dari keluarga kurang mampu. Total dana Rp200 juta. Menurut Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Agam

Erizal Efendi di sela-sela pembagian beasiswa tersebut untuk siswa kecamatan Tilatang Kamang Kamis, (20/12) kemarin, penyerahan beasiswa tersebut berlangsung dua tahap. Tahap pertama Juni-Juli 2012 lalu, telah dibagikan kepada 907 orang, di akhir tahun ini dibagikan lagi beasiswa itu terhadap 440 orang siswa di berbagai kecamatan, terdiri dari siswa SMP 54 orang, SMA 92

orang dan mahasiswa perguruan tinggi 294 orang. Siswa SMP masing-masingnya menerima Rp300 ribu, SMA Rp400 ribu dan mahasiswa Rp500 ribu. Pada penyerahan beasiswa tersebut Erizal Efendi mengharapkan agar bantuan yang diterima dimanfaatkan untuk keperluan pendidikan sehingga dapat meringankan beban orang tua dalam pendidikan anakanaknya. (h/ks)

400 Guru Ikuti Pelatihan Mindmap BUKITTINGGI, HALUAN— Sekitar 400 guru mengikuti pelatihan metode mindmap di aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Bukit Gulai Bancah, Kamis (20/12). Metode mindmap adalah pemetaan pemikiran dengan menggunakan gambar dan tulisan, yang bisa memberikan akselerasi cepat dalam meringkas semua pelajaran. Bisa dikatakan sebagai sebuah cara memaksimalkan potensi otak kiri dan kanan secara sinergis. Pelatihan selama satu hari itu dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi ke-228 Kota Bukittinggi, diikuti oleh unsur guru dari PAUD hingga sekolah menengah serta para pengawas sekolah. Kegiatan ini terselenggara atas kepedulian Yayasan Bukik 84 (alumni SLTA

Bukittinggi tahun 1984), dengan menghadirkan trainer internasional Ir. Drs. Djohan Yoga, MSc MOT BLI. Ed yang juga merupakan alumnus SMA Negeri 1 Bukittinggi. Walikota H. Ismet Amzis, SH menyambut baik pelatihan ini. Pelatihan ini selain penting untuk meningkatkan wawasan dan cara pikir, juga sejalan dalam mendukung visi dan misi Bukittinggi sebagai kota pendidikan. Dalam beberapa tahun ke belakang, Pemko Bukittinggi juga terus meningkatkan mutu pendidikan, baik dengan mengadakan berbagai pelatihan maupun peningkatan fasilitas dan akses untuk pendidikan. Bahkan dibanding dengan daerah-daerah lain, alokasi dana pendidikan sesuai UU Pendidikan terus naik, melebihi 20 persen seperti yang diamanatkan pusat. “Tahun ini alokasi anggaran untuk pendidikan di APBD kita hampir 40 persen,” ujar Ismet disambut tepuk tangan peserta pelatihan. Filosofi pendidikan

berbasis akidah juga menjadi unggulan kita sejak 2005. Di momen itu, Walikota mengimbau para peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini secara bersungguh-sungguh. Menurutnya, pola mindmap ini sudah banyak diterapkan di negara-negara maju. Mengingat keefektifan program dan pembelajaran mindmap ini, Ismet kemudian meminta agar para pimpinan satuan kerja perangkat daerah ikut dalam pelatihan ini. ”Saya ingin agar para pimpinan SKPD dan jajaran kepala dinas kita juga ikut untuk pelatihan mindmap ini sehingga merasakan manfaat metode ini. Itulah mengapa saya juga mengajak jajaran BKD untuk ikut menghadiri acara ini,” Wako menambahkan. Apalagi instrukturnya Djohan Yoga telah memiliki reputasi internasional. Ikut hadir dalam acara itu antara lain Ketua DPRD Rahmat Aris, Kadisdikpora Ellia Makmur dan Ketua Yayasan Bukik 84 Adlis Khairunas beserta jajaran. (h/rdw)

Sarifah melakukan aksi pemasangan spanduk dan menyegel gerbang utama sekolah, Kamis (20/12), sekitar pukul 12.30 WIB. Ditemani suaminya, Sarifah juga turut didampingi dua orang mamaknya, Rusli Gindo Mudo dan Busri.Aksi pemasangan spanduk berisikan curahan hati, tuntutan, kata-kata pengharapan. Sarifah didampingi kuasa hukumnya Yandri Sudarso SH MH dan M Yulis dihadapan sejumlah wartawan di kediamannya yang berlokasi persis di belakang SDN 18 Silaiang Bawah mengatakan, aksi spontan yang dilakukannya itu merupakan buntut dari kekecewaan terhadap Pemko Padang Panjang, yang seperti terus mengulur-ulur dan tidak memberikan kepastian atas ganti rugi tanah miliknya. “Awalnya pada tahun 1977, tanah itu diserahkan orang tua dan mamak kami kepada Pemko Padang Panjang, dengan status hak pakai. Tanah tersebut selanjutnya dipergunakan untuk pembangunan SD Inpres pada tahun 1978,” kata Sarifah. Berdasarkan salinan surat perihal pernyataan tanah tertanggal 10 Mei 1977 yang ditandatangani pihak pemilik tanah diantaranya Rusli Gindo Mudo, Roslina (Almh) dan Busri, serta perwakilan dari pemerintah daerah yang ditandatangani langsung Walikota Padang Panjang Drs Rustian Said. Dalam perjalanannya hingga tahun 2006 ujar Sarifah, Pemko Padang Panjang telah melakukan ganti rugi terhadap tanah seluas 216 meter, dengan jumlah nominal sekitar Rp 50 juta. Selanjutnya pada tanggal 2 Oktober 2006, kedua belah pihak kembali menyepakati surat pernyataan tanah, yang pada intinya berisikan tentang kesepakatan atas ganti rugi sisa tanah seluas 1.500 meter. “Jelas, di surat pernyataan tanah kedua itu, sama-sama telah disepakati bahwa pergantian hak pakai tanah seluas 1.500 meter lagi, akan dilakukan pada 2 Oktober 2007. Selain lurah dan camat, walikota juga ikut menandatangani surat itu,” tandas Sarifah sembari memperlihatkan salinan surat yang juga ditandatangani Walikota Padang Panjang dr H Suir Syam itu. Selang lima tahun perjalanan surat hingga tutup tahun 2012 jelasnya, pihaknya mengaku belum juga mendapatkan kepastian dan titik terang perihal kejelasan status tanah tersebut. Sarifah mengatakan, pihaknya juga telah memberikan dua opsi kepada pemer-

>> Editor : Afrianita

intah daerah, dengan harapan agar persoalan tersebut bisa diselesaikan sesegera mungkin. “Kami sudah sampaikan, apakah mau diganti rugi atau tanah kami yang tersisa 1.500 meter lagi dikembalikan. Namun kenyataannya, kejelasan belum juga kami dapatkan walau sudah lima tahun kesepakatan itu dijalankan,” pungkas Sarifah. Sarifah mengakui, sejak 2007 hingga 20 hari ke belakang, dirinya terus mengkomunikasikan persoalan tersebut kepada pihak pemerintah daerah.Baik melalui kuasa hukum Pemko Padang Panjang, Asisten I, hingga Sekdako Padang Panjang. Namun disebutkan Sarifah, dirinya selalu mendapatkan jawaban yang tidak sesuai dengan harapan. Yandri Sudarso selaku kuasa hukum Sarifah cs mengatakan, persoalan yang tengah dihadapi kliennya, hingga berbuntut kepada penyegelan pintu pagar utama sekolah, tak lain sebagai wujud kekecewaan dan rasa putus asa atas sikap Pemko Padang Panjang, yang seperti sengaja mengulur-ulur eksekusi pembebasan dan pembayaran ganti rugi tanah tersebut. “Kasus ini memang tengah dalam proses hukum. Tapi karena memang tidak dilihat adanya itikad baik pemko untuk melakukan mediasi dan musyawarah untuk menyelesaikan persoalan, maka klien kami juga merasa memiliki hak untuk mengeksekusi tanahnya. Kami selaku kuasa hukum, yang jelas akan terus memperjuangkan hak klien kami,” ujar Yandri. Gembok Dibuka Aksi penggembokan pagar sekolah yang dilakukan Sarifah cs, tak urung membuat pemerintah daerah bergerak cepat. Sekitar pukul 15.00 WIB, Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang Kenedi Dt Kupiah bersama sejumlah perangkat daerah lainnya, langsung bergerak menuju lokasi. Dalam negosiasi singkat yang dilakukan, hampir tidak ditemukan adanya kata sepakat. “Agar tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa, kami memohon agar Ibu (Sarifah, red) membuka kembali gembok itu. Marilah sama-sama kita hormati proses hukum yang sedang berjalan,” pinta Kenedi. Meski awalnya Sarifah cs tetap bersikeras untuk tidak mengabulkan permohonan tersebut, namun setelah dimediasi Kasat Intel Polres Kota Padang Panjang, AKP Yurman, Sarifah cs dengan penuh kesadaran membuka kembali spanduk dan kertas-kertas berisikan tuntutan, serta dilanjutkan dengan pembukaan gembok pagar sekolah.(h/yan)

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA Resep

Pastel Isi Pergedel Bahan : • daging sapi 1/4 kg • tepung terigu 1/2 kg • kentang 1 /4 kg • telur ayam 2 butir • bawang merah 5 biji • bawang putih 2 siung • garam dan pala secukupnya Cara Membuat • Adonan dari tepung terigu, telur diadukaduk sampai rata diberi sedikit air sampai dapat dibentuk dan diberi bumbu pala, garam. • Kentang digoreng lalu dihaluskan, bawang diiris halus, daging dicincang, bumbu-bumbu dihaluskan dicampur semua. • Tipiskan adonan, isi dengan perkedel tadi, rapatkan agar isi (perkedel tidak keluar). Bentuk sedemikian rupa (pastel/bulat/ lonjong dll) • Goreng hingga coklat kekuningan , dan matang. ***

Tips Analisis Anak Bermasalah “MUNGKINKAH mengetahui dan memastikan apakah seorang anak itu bermasalah, dalam waktu 5-10 menit pertama saat kita bertemu dengannya?” Jawabannya adalah “mungkin” dan “pasti”. Rahasia tersebut akan dibahas sekarang. Rahasia yang sering digunakan untuk menganalisa seorang anak. Apakah dia bermasalah, bahkan setelah mempelajarinya dengan seksama kita mampu meramal masa depan seorang anak. Sebenarnya ada 6 ciri karakter anak yang bermasalah, cukup kita melihat dari perilakunya yang nampak maka, kita sudah dapat melakukan deteksi dini terhadap “musibah besar” dikehidupan yang akan datang (baca: semakin dewasa) dan secepatnnya dapat melakukan perbaikan. Inilah ciri-ciri karakter tersebut : 1. Susah diatur dan diajak kerja sama Hal yang paling Nampak adalah anak akan membangkang, akan semaunya sendiri, mulai mengatur tidak mau ini dan itu. pada fase ini anak sangat ingin memegang kontrol. Mulai ada “pemberontakan” dari dalam dirinya. Hal yang dapat kita lakukan adalah memahaminya dan kita sebaiknya menanggapinya dengan kondisi emosi yang tenang. Ingat akan kebutuhan dasar manusia? Tiga hal diatas yang telah saya sebutkan, nah kebutuhan itu sedang dialami anak. Kita hanya bisa mengarahkan dan mengawasi dengan seksama. 2. Kurang terbuka pada pada Orang Tua Saat orang tua bertanya “Gimana sekolahnya?” anak menjawab “biasa saja”, menjawab dengan malas, namun anehnya pada temannya dia begitu terbuka. Aneh bukan? Ini adalah ciri ke 2, nah pada saat ini dapat dikatakan figure orangtua tergantikan dengan pihak lain (teman ataupun ketua gang, pacar, dll). Saat ini terjadi kita sebagai orangtua hendaknya mawas diri dan mulai menganti pendekatan kita. 3. Menanggapi negatif Saat anak mulai sering berkomentar “Biarin aja dia memang jelek kok”. Ini tanda harga diri anak yang terluka. Harga diri yang rendah, salah satu cara untuk naik ke tempat yang lebih tinggi adalah mencari pijakan, sama saat harga diri kita rendah maka cara paling mudah untuk menaikkan harga diri kita adalah dengan mencela orang lain. Dan anak pun sudah terlatih melakukan itu, berhati-hatilah terhadap hal ini. Harga diri adalah kunci sukses di masa depan anak. 4. Menarik diri Saat anak terbiasa dan sering menyendiri, asyik dengan duniannya sendiri, dia tidak ingin orang lain tahu tentang dirinya (menarik diri). Pada kondisi ini kita sebagai orangtua sebaiknya segera melakukan upaya pendekatan yang berbeda. Setiap manusia ingin dimengerti, bagaimana cara mengerti kondisi seorang anak? Pada kondisi ini biasanya anak merasa ingin diterima apa adanya, dimengerti – semengertinya dan sedalam-dalamnya. 5. Menolak kenyataan Pernah mendengar quote seperti “Aku ini bukan orang pintar, aku ini bodoh”, “Aku ngga bisa, aku ini tolol”. Ini hampir sama dengan nomor 4, yaitu kasus harga diri. Dan biasanya kasus ini (menolak kenyataan) berasal dari proses disiplin yang salah. Contoh: “masak gitu aja nga bisa sih, kan mama da kasih contoh berulang-ulang”. 6. Menjadi pelawak Suatu kejadian disekolah ketika temantemannya tertawa karena ulahnya dan anak tersebut merasa senang. Jika ini sesekali mungkin tidak masalah, tetapi jika berulangulang dia tidak mau kembali ke tempat duduk dan mencari-cari kesempatan untuk mencari pengakuan dan penerimaan dari temantemannya maka kita sebagai orang tua harap waspada. Karena anak tersebut tidak mendapatkan rasa diterima dirumah, kemanakah orangtua? (h/pkr)

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

Pendidikan Karakter Pengaruhi Akademik Anak PENDIDIKAN karakter merupakan tujuan pendidikan yang mulai dirintis oleh pemerintah kita. Pemerintah menginginkan bukan hanya menghasikan orangorang pintar tetapi menghasilkan orang-orang yang pintar dan memiliki karakter yang kuat. Sehingga ketika menduduki jabatan dapat menjalankan amanah tersebut dengan baik dan bijaksana. Mungkin banyak yang bertanya-tanya, apa sebenarnya dampak pendidikan karakter terhadap keberhasilan akademik? Beberapa penelitian bermunculan untuk menjawab pertanyaan ini. Ringkasan dari beberapa penemuan penting mengenai hal ini diterbitkan oleh sebuah buletin, Character Educator, yang diterbitkan oleh Character Education Partnership. Dalam buletin tersebut diuraikan bahwa hasil studi Dr. Marvin Berkowitz dari University of Missouri- St. Louis, menunjukan peningkatan motivasi siswa sekolah dalam meraih prestasi akademik pada sekolahsekolah yang menerapkan pendidikan karakter. Kelas-kelas yang secara komprehensif terlibat dalam pendidikan karakter menunjukan penurunan drastis pada perilaku negatif siswa yang dapat menghambat keberhasilan akademik. Pendidikan karakter adalah pendidikan budi pekerti plus, yaitu yang melibatkan aspek pengetahuan (cognitive), perasaan (feeling), dan tindakan (action). Menurut Thomas Lickona, tanpa ketiga aspek ini, maka pendidikan karakter tidak akan efektif, dan pelaksanaannya pun harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Dengan pendidikan karakter, seorang anak akan menjadi cerdas emosinya. Kecerdasan emosi adalah bekal terpenting dalam mempersiapkan anak menyongsong masa depan, karena dengannya seseorang akan dapat berhasil dalam menghadapi segala macam tantangan, termasuk tantangan untuk berhasil secara akademis.

Sebuah buku yang baru terbit berjudul Emotional Intelligence and School Success (Joseph Zins, et.al, 2001) mengkompilasikan berbagai hasil penelitian tentang pengaruh positif kecerdasan emosi anak terhadap keberhasilan di sekolah. Dikatakan bahwa ada sederet faktor-faktor resiko penyebab kegagalan anak di sekolah. Faktor-faktor resiko yang disebutkan ternyata bukan terletak pada kecerdasan otak, tetapi pada karakter, yaitu rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, kemampuan bergaul, kemampuan berkonsentrasi, rasa empati, dan kemampuan berkomunikasi. Hal ini sesuai dengan pendapat Daniel Goleman tentang keberhasilan seseorang di masyarakat, ternyata 80 persen dipengaruhi oleh kecerdasan emosi, dan hanya 20 persen ditentukan oleh kecerdasan otak (IQ). Anakanak yang mempunyai masalah dalam kecerdasan emosinya, akan mengalami kesulitan belajar,

bergaul dan tidak dapat mengontrol emosinya. Anak-anak yang bermasalah ini sudah dapat dilihat sejak usia pra-sekolah, dan kalau tidak ditangani akan terbawa sampai usia dewasa. Sebaliknya para remaja yang berkarakter atau mempunyai kecerdasan emosi tinggi akan terhindar dari masalah-masalah umum yang dihadapi oleh remaja seperti kenakalan, tawuran, narkoba, miras, perilaku seks bebas, dan sebagainya. Pendidikan karakter di sekolah sangat diperlukan, walaupun dasar dari pendidikan karakter adalah di dalam keluarga. Kalau seorang anak mendapatkan pendidikan karakter yang baik dari keluarganya, anak tersebut akan berkarakter baik selanjutnya. Namun banyak orang tua yang lebih mementingkan aspek kecerdasan otak ketimbang pendidikan karakter. Selain itu Daniel Goleman juga mengatakan bahwa banyak orang tua yang gagal dalam

mendidik karakter anak-anaknya entah karena kesibukan atau karena lebih mementingkan aspek kognitif anak. Namun ini semua dapat dikoreksi dengan memberikan pendidikan karakter di sekolah. Namun masalahnya, kebijakan pendidikan di Indonesia juga lebih mementingkan aspek kecerdasan otak, dan hanya barubaru ini saja pentingnya pendidikan budi pekerti menjadi bahan pembicaraan ramai. Ada yang mengatakan bahwa kurikulum pendidikan di Indonesia dibuat hanya cocok untuk diberikan pada 10-20 persen otak-otak terbaik. Artinya sebagian besar anak sekolah (80-90 persen) tidak dapat mengikuti kurikulum pelajaran di sekolah. Akibatnya sejak usia dini, sebagian besar anak-anak akan merasa “bodoh” karena kesulitan menyesuaikan dengan kurikulum yang ada. Ditambah lagi dengan adanya sistem ranking yang telah “memvonis” anak-anak yang tidak

“Kata-kata Beracun’ Bagi Anak

SEBAGAI orang tua kadangkala tanpa disadari seringkali mengeluarkan sumpah serapah dan ”Kata-kata Beracun” (The Toxic Words), yang mana kata-kata tersebut bisa membunuh karakter dan membentuk masa depan anakanak. Menuntut anak-anak agar menjadi anak yang baik dan patuh pada orang tua ada baiknya dengan memberikan teladan yang baik. Ada sebuah pengalaman Dr.Amir Zuhdi, Direktur The Golden Family, yang sedang melaksanakan tugas program kesehatan anak dan remaja di LP Anak Tanggerang, dokter ini sangat kaget ketika mengetahui kalau penghuni LP tersebut adalah anak-anak yang berusia antara 10 sampai 16 tahun. Berdasarkan pengamatan dokter tersebut, mereka berada di LP itu disebabkan oleh Kata-kata Beracun dari orang tuanya. Berikut ini saya lampirkan petikan wawancara antara dokter tersebut dengan anak-anak penghuni LP Tanggerang, dalam sesi program kesehatan berikutnya, berupa konsultasi kesehatan fisik dan psikologi secara langsung, yang saya kutip dari Fimadani.com : Apakah anak-anak mengetahui tempat tinggalnya saat ini dan apa

namanya? Sebagian besar mereka mengetahui dan menjawab bahwa mereka tinggal di penjara anak. Pertanyaan berikutnya, Mengapa anak-anak harus tinggal di penjara anak ini? Beberapa anak menjawab bahwa ia melakukan kesalahan dan sudah selayaknya kalau ia harus tinggal di penjara anak. Memang, ia di lahirkan untuk menjadi anak yang kurang ajar, pencuri, pencopet, anak yang senang perkelahian dan masih banyak “gelar-gelar” lainnya. Menurut dokterAmir, ”Gelargelar” seperti itulah yang sudah terbenam dibenak mereka, sehingga kata-kata seperti itu selalu terngiang-ngiang dibenak mereka, dan kata-kata seperti itulah pada akhirnya yang semakin membentuk dan membunuh karakter yang sesungguhnya. Kata-kata buruk yang seringkali diucapkan orang tua ketika kesal dan marah pada anaknya, hampir rata-rata seperti dibawah ini: “Dasar kamu! Memang anak pembawa sial!” “Kamu selalu menyusahkan orangtua!” “Kamu memang anak terkutuk! Pasti hidupmu akan sengsara!” Serta masih banyak lagi kata-

kata yang buruk lainnya. Pernahkah Anda sebagai orang tua mengatakan kata-kata tersebut terhadap anak-anak Anda ? Kalau memang pernah sebaiknya segera dihentikan, karena kata-kata seperti itu bisa menjadi do’a yang tanpa disengaja, yang bisa membunuh karakter sesungguhnya anak Anda, sehingga kata-kata buruk itulah yang pada akhirnya membentuk karakter anak Anda. Menurut Dr, Amir, manusia melakukan proses berpikir dengan tiga cara yaitu, 1. Berpikir Visual adalah berpikir dengan cara kita membuat gambaran di dalam pikiran kita. 2. Berpikir Auditori adalah berpikir dengan cara kita melakukan dialog internal (selftalk). 3. Berpikir Kinestetik adalah berpikir dengan cara melibatkan perasaan atau emosi kita. Gambaran masa depan seseorang ternyata dapat di prediksi dari hal-hal yang dia yakini. Ketika kita meyakini sesuatu maka seluruh ”sumberdaya” dalam tubuh kita sampai level sel terkecil pun akan mendukung apa-apa yang telah kita yakini itu. Sebagian besar, suatu keyakinan dibentuk dari perilaku yang dilihat dan kata-kata yang didengarnya setiap hari khususnya yang menyangkut tentang diri kita. Jika perilaku buruk atau kata-kata buruk yang sering diterimanya, maka bisa dipastikan perlahan tapi pasti bahwa perilaku burukpun akan terwujud dan begitu pula sebaliknya. Demikianlah yang dikatakan Dr. Amir Zuhdi lebih lanjut. “Anak adalah Amanah dan Titipan Allah yang dititipkannya pada orang Dia percaya. Adalah kewajiban orang tua untuk memelihara dan membesarkan, serta memberikan pendidikan yang cukup, karena amanah tersebut akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti” (h/pkr)

masuk “10 besar”, sebagai anak yang kurang pandai. Sistem seperti ini tentunya berpengaruh negatif terhadap usaha membangun karakter, dimana sejak dini anak-anak justru sudah “dibunuh” rasa percaya dirinya. Rasa tidak mampu yang berkepanjangan yang akan membentuk pribadi yang tidak percaya diri, akan menimbulkan stress berkepanjangan. Pada usia remaja biasanya keadaan ini akan mendorong remaja berperilaku negatif. Maka, tidak heran kalau kita lihat perilaku remaja kita yang senang tawuran, terlibat kriminalitas, putus sekolah, dan menurunnya mutu lulusan SMP dan SMU. Jadi, pendidikan karakter atau budi pekerti plus adalah suatu yang urgent untuk dilakukan. Kalau kita peduli untuk meningkatkan mutu lulusan SD, SMP dan SMU, maka tanpa pendidikan karakter adalah usaha yang sia-sia. (h/blg)

Sidomuncul Peduli Pendidikan Karakter JAKARTA, HALUAN — Maraknya tawuran antar pelajar di kota-kota besar, terutama di Jakarta menjadikan PT SidoMuncul ikut peduli terhadap berlangsungnya pendidikan akhlak bagi generasi muda. Pendidikan akhlak seharusnya diberikan langsung kepada para pelajar juga kepada pendidik yang memberikan materi pendidikan akhlak tersebut. Dalam rangka meningkatkan kapasitas tenaga pendidik untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, anti kekerasan dan keterbukaan dikalangan pendidik. Bertempat di hotel Alia Jakarta, baru-baru ini SidoMuncul memberikan sumbangan untuk pelatihan pendidikan karakter bagi guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di wilayah DKI Jakarta yang diselenggarakan Maarif Institute. Pendidikan karakter merupakan penanaman nilainilai karakter kepada warga sekolah yang meliputi pengetahuan, kesadaran/kemauan dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat. Tentunya berkaitan dengan peserta didik yaitu murid dan guru, dalam hal ini guru mata pelajaran PAI dan guru PKn. Maarif Institute sebagai institusi swasta yang peduli terhadap dunia pendidikan di Indonesia terutama dalam program pendidikan karakter merasa terpanggil untuk ikut menyumbangkan karyanya terutama untuk pelatihan tenaga pendidik PAI dan PKn dalam mensosialisasikan dan mendeseminasikan buku materi Pengayaan Pendidikan Karakter Anti Kekerasan, Toleransi, dan Keterbukaan. Demikian juga harapan Direktur Utama PT SidoMuncul Irwan Hidayat bahwa dengan adanya pelatihan pedidikan karakter bagi guru ini akan bisa membantu penguatan karakter bangsa terutama generasi muda yang nantinya akan melanjutkan pembangunan bangsa ini. Pihak swasta juga wajib membantu negara ini untuk penguatan pendidikan karakter disesuaikan dengan kemampuannya.( h/atv)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

Harga TBS Anjlok Hingga Rp900/Kg DHARMASRAYA, HALUAN— Petani sawit mengeluhkan buruknya harga tandan buah segar (TBS) yang hanya berkisar Rp900 sampai Rp1.200/kg. Bahkan jika petani menjual di kebun kepada toke akan lebih murah lagi.

CSR PENDIDIKAN— Kacab Bank Nagari Cabang Bukittinggi, Antonius, (kiri) saat menyerahkan dana bantuan untuk pendidikan Rp110 secara simbolis pada Walikota Ismet Amzis. AULIA RAHMAN

Ekonomi Sekilas

IHSG Makin Tipis JAKARTA, HALUAN— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 21 poin pada perdagangan Kamis (20/12).IHSG terpangkas 21,043 poin atau 0,49 persen menjadi 4.254,816. Sementara Indeks LQ45 terkoreksi 5,398 poin atau 0,74 persen menjadi 726,356. Indeks Kompas100 melemah 5,72 poin menjadi 936,32. Sektor konsumer tenggelam paling dalam pada perdagangan hari ini, melemah 2,4 persen. Sementara sektor aneka industri melemah 2,3 persen. Walaupun indeks melemah, para investor asing membukukan pembelian bersih sebesar Rp 62,95 miliar. Total volume transaksi sebesar Rp 4,3 triliun. Sebagian besar indeks di kawasan Asia ditutup melemah. Indeks Komposit Shanghai melemah 6,72 poin atau 0,31 persen menjadi 2.155,52. Indeks Hang Seng turun 103,92 poin atau 0,46 persen menjadi 22.519,45. Indeks Nikkei 225 anjlok 121,07 poin atau 1,19 persen menjadi 10.039,33. (h/kcm)

Bank Nagari Salurkan CSR Pendidikan BUKITTINGGI, HALUAN— Pada dasarnya, lembaga keuangan berupa bank itu berdiri untuk ikut mensejahterakan rakyat. Berjalan dengan azas paling bersih, yakni the agent of trust(kepercayaan). Bagaimana juga, bank membutuhkan kepercayaan masyarakat agar tetap bisa memutar roda usahanya. Atas dasar itu, Bank Nagari Cabang Bukittinggi, tidak ingin pula mensiasiakan kepercayaan masyarakat padanya. Sebagai imbal balik, bank yang tengah maju pesat ini menyalurkan dana sebesar Rp110 juta, untuk kepentingan pendidikan.

Dana itu diserahkan oleh Kacab Bank Nagari Bukittinggi, Antonius, pada Walikota Bukittinggi, Ismet Amzis, Rabu (19/12). Selanjutnya a k a n diteruskan pada para siswa SLTP dan SLTA di Bukittinggi, yang berprestasi dan dari keluarga tidak mampu. Penyerahan dana bantuan itu berlangsung disela-sela peringatan Hari Bela Negara, di halaman Balai Kota, Gulai Bancah. Disaksikan oleh seluruh peserta upacara, termasuk jajaran Muspida Bukittinggi. Menurut Antonius, penyaluran Corporate Social Responsibility(CSR), ini adalah bentuk wujud kepedulian Bank Nagari bagi dunia

pendidikan, khususnya Bukittinggi. Dana itu sendiri diberikan tiap tahun. Proses penyalurannya juga sama, yakni melalui pemerintah daerah. Dikatakan Anton, bantuan tidak harus selalu kepada nasabah terkait. Masyarakat yang bukan nasabah hendaknya punya rasa memiliki pada Bank Nagari. Dia berharap, dengan majunya kualitas sumber daya manusia (SDM), akan membawa perubahan yang lebih berarti dimasa mendatang. Sementara, H. Ismet Amzis, menyampaikan terima kasihnya atas kepedulian Bank Nagari terhadap dunia pendidikan di kota Jam Gadang ini. Peruntukan dana bagi pendidikan dirasa sangat membantu. Apalagi bantuannya untuk keluarga miskin.(h/aur)

Harga ini cukup menambah beban bagi petani. Karenanya banyak juga para petani yang langsung menjual ke provinsi tetangga seperti Jambi dan Riau karena harga lebih bersaing. Petani sawit warga Jorong Trimulya 3 Nagari Panyubarangan, Kecamatan Timpeh, Agus Syahbana (37), menyebutkan, turunnya harga tersebut, membuat petani mengalami berbagai kesulitan. Mulai dari melunasi cicilan bank, bayar kredit kendaraan hingga biaya sekolah anak. Dijelaskan, sebelumnya harga TBS sempat berada pada kisaran Rp1.200 perkilogram. Kemudian, terus anjlok hingga menjadi Rp900. Murahnya harga TBS tersebut tidak sebanding lagi dengan biaya produksi yang harus dikeluarkan. Untuk

pupuk petani mesti mengeluarkan biaya per enam bulan minimal, jika ingin hasil sawit lebih baik seharusnya tiga kali pemupukan dalam setahun. “Begitu juga perawatannya, mesti dilakukan tiga kali dalam setahun, sekurangkurangnya agak dua kali dalam setahun mesti dirawat,” tambahnya. Banyaknya tengkulak yang menawarkan harga lebih rendah dari pabrik kelapa sawit (PKS), dengan uang tunai, menambah deretan terhadap buruknya harga TBS. Ini membuat petani lebih cenderung menjual harga sawitnya kepada para tengkulak. Di samping itu, tengkulak tidak mempunyai prosedur pembelian yang berbelitbelit. Ada barang ada uang. Inipulah menjadi salah satu faktor pengaruh pada kancah harga komoditi sawit. (h/fma)

Kebun sawit. Harga tandan buah segar (TBS) turun, saat ini dikisaran Rp900 sampai Rp1.200/kg

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


16

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

TELKOM SUMBAR

Salurkan Dana Kemitraan Rp563,7 Juta PADANG, HALUAN— PT Telkom Sumatera Barat menyalurkan dana kemitraan untuk triwulan IV/2012 sebesar Rp563.700.000 kepada 36 mitra binaan baru.

PONSEL

Kalahkan Nokia, Samsung Raja Ponsel Dunia

JAKARTA, HALUAN- Empat belas tahun sudah Nokia memimpin pasar ponsel dunia. Namun, pada tahun 2012 ini, Nokia harus menyerahkan gelar tersebut kepada produsen ponsel asal Korea, Samsung. Pasar ponsel yang dikuasai Samsung ini mencakup semua jenis ponsel, baik feature phone maupun smartphone. Menurut hasil analisis dari lembaga survei IHS iSuppli, pada tahun 2012 ini, Nokia hanya berhasil menyumbang 24 persen dari pengiriman ponsel di seluruh dunia. Nilai tersebut secara signifikan turun dari angka 30 persen pada tahun 2011. Sedangkan Samsung, berkat produk ponsel Galaxy S3, berhasil naik ke posisi pertama dengan nilai 29 persen, meningkat 5 persen dari tahun 2011 yang lalu. Prestasi ini dapat dikatakan sangat istimewa bagi Samsung karena ini adalah pertama kalinya bagi perusahaan tersebut menduduki posisi pertama. Selain memimpin pasar ponsel secara global, Samsung juga berhasil menjadi pemimpin pasaran ponsel pintar (smartphone). Pada tahun 2012 ini, Samsung berhasil menyumbang 28 persen ponsel pintar secara global, meningkat 8 persen dari tahun 2012. Menurut IHS, pengiriman smartphone dunia meningkat 35,5 persen pada tahun ini, sedangkan pengiriman ponsel hanya meningkat 1 persen. Dari angka tersebut bisa disimpulkan penetrasi darismartphone pada tahun ini adalah sebesar 47 persen, meningkat dari 35 persen pada tahun 2011 yang lalu.(h/kcm)

MEGAH— Dealer Proton mobil keluaran Malaysia di Jl. Dr Sutomo Padang tampak megah. CITRA

Penyerahan dana kemitraan diserahkan secara simbolis oleh Kordinator Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Telkom Sumbar, Risman di Gedung Telkom Jl. KH Ahmad Dahlan, Kamis (20/12). Dengan demikian untuk 2012 ini Telkom Sumbar telah menyalurkan dana kemitraan sebagai bagian dari program Coorporate Social Responsibility (CSR) lebih dari Rp4 Miliar. Pada triwulan I dana kemitraan yang dibagikan Rp1,22 Miliar untuk 42 mitra binaan, triwulan II Rp925.000.000 untuk 38 mitra, dan triwulan III Rp1,376 Miliar untuk 56 mitra. “Sedangkan sejak tahun 2002 sampai triwulan IV/2012 ini penyaluran dana kemitraan Telkom Sumbar mencapai Rp39,309 Miliar untuk 1.744 mitra,” tambah Risman. Dikatakannya, program kemitraan dimulai tahun 2008 lalu dengan bunga pinjaman sebesar 6 persen per tahun berlaku flat untuk pinjaman Rp1 Juta sampai Rp100 Juta.

“Harapan kita, semakin tinggi tingkat kesadaran mitra binaan dalam pengembalian pinjaman yang menjadi kewajibannya, makin banyak pula dana yang disalurkan kembali. S e h i n g g a kesempatan calon mitra binaan baru yang akan memperoleh pinjaman akan bertambah sesuai dengan tujuan kita yaitu meningkatkan usaha kecil karena dana kemitraan ini adalah dana bergulir,” terang dia lagi. Dikatakannya lagi, PT Telkom Sumbar memiliki komitmen untuk menjalankan peran GCG (Good Coorporate Citizenship) melalui penyelenggaraan PKBL sebagai tanggung jawab moral kepedulian. Program kemitraan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri, sedangkan bina lingkungan untuk pemberdayaan kondisi sosial masyarakat. Untuk program Bina Lingkungan dari tahun 2004 sampai 2012 ini, Telkom Sumbar sudah menyalurkan sebanyak Rp5,620 Miliar.(h/ita)

Telekomunikasi INDOSAT MENTARI

Gratis 12 Bulan Whatsapp dan 200 Menit PADANG, HALUAN — Menutup akhir tahun, Indosat melakukan gebrakan baru dengan melunc u r k a n I n d o s a t Mentari, k a r t u prabayar premium yang diperuntukkan bagi pengguna smartphone. Indosat Mentari hadir dengan berbagai paket menarik seperti gratis whatsapp 12 bulan, gratis menelpon 200 menit ke semua operator, gratis paket BB full

service/BB gaul dengan kuota sampai 3 GB dan kecepatan hingga 7.2Mbps, gratis SMS serta dapat memilih s e n d i r i n o m o r Mentari y a n g diinginkan. Terdapat 3 paket yang dapat dipiih yaitu paket harian, paket mingguan dan paket bulanan melalui *123*2*#. Dalam kesempatan yang sama, Indosat juga menghadirkan nama,

logo dan tampilan baru Mentari Indosat sebagai bagian dari upaya mereposisi layanan Mentari yang selama ini telah melekat di benak puluhan juta pelanggan setianya di seluruh Indonesia. Tampilan dan logo Indosat Mentari baru yang lebih modern dan dinamis ini menjadi bagian dari strategi Indosat masuk ke pasar pengguna smartphone yang semakin selektif dalam memilih kartu yang tepat untuk smartphone mereka. Erik Meijer, Director & Chief Commercial Officer PT Indosat

dalam siaran persnya mengatakan dengan paket menarik tersebut dan tampilan logo barunya, Indosat Mentari akan menjadi solusi smartphone multi platform yang lebih optimal penggunaannya. Brian Acton, Co-founder WhatsApp mengatakan sangat senang dapat bermitra dengan Indosat untuk memberikan penawaran yang menarik bagi para pelanggan Indosat sekaligus user WhatsApp. Pelanggan yang menikmati Indosat Mentari juga akan sema-

kin dimanjakan dengan kualitas jaringan yang handal karena didukung oleh Indosat Super WiFi yang memberikan kecepatan hingga 20 Mpbs tanpa pelanggan Indosat harus memasukkan username dan password. Saat ini tersedia 3500 acces point yang tersebar di berbagai pusat bisnis dan ekonomi di Pulau Jawa dan Bali. Jumlah ini akan semakin bertambah sesuai dengan komitmen Indosat untuk terus mengembangkan jangkauan jaringan dengan akses cepat dan mudah. (h/atv)

Galeri Usaha

Pesona Galeri Diskon 40 Persen PADANG, HALUAN—-Pesona Galeri di Jalan Raden Saleh Padang diskon sampai 40 persen dalam rangka promo akhir tahun. “Jenis furniture yang diskon seperti kursi tamu minimalis, dan kamar set,”ungkap Edi pemilik Pesona Galeri pada Haluan, Kamis (20/12). Adapun harga yang ditawarkan oleh Pesona Galeri tentang promo akhir tahunnya, dimulai dari Rp3 juta-

an. Harga tergantung jenis produk dan bentuk produk. Semua produk yang ditawarkan oleh Pesona Galeri berasal dari jati jepara. Pesona Galeri juga terdapat di Lubuk Buaya Jalan Adinegoro. “Pesona galeri tidak sembarangan dalam memilih bahan. Kami memang mengutamakan kualitas. Karena ini tergantung dengan selera dan hobi. Ada pelanggan yang ka-

dangkala membeli berdasarkan hobi. Kalau sudah hobi biasanya orang akan memandang hasil karya itu berdasarkan kualitas. Maka kami hadir mengutamakan kualitas,”tambah Edi. Semua perlengkapan rumah tangga ada di Pesona Galeri. Mulai dari perlengkapan kamar set, lemari pajang dari beragam jenis dan bentuk, lemari pembatas

ruangan, baik ruangan yang kecil maupun ruangan yang besar, kursi tamu bermacammacam bentuk, bopet, meja makan dan semua jenis kursi teras. Disinggung soal persaingan bisnis dengan enteng Edi menjawab tidak cemas menghadapi fenomena menjamurnya furniture di Kota Padang. Karena soal selera dan kualitas karya tidak akan bisa digantikan oleh produk yang

lain. Kalaupun ada tidak akan persis sama. “Kami melayani dengan hati selain memperbaiki terus kualitas,”tambah Edi. Target yang akan dicapai oleh Pesona Galeri dalam waktu dekat ini adalah membangun jaringan dengan mengadakan komunikasi dan menerima kritikan serta saran dari pelanggan Pesona Galeri.(h/cw-oos)

Koleksi furniture di Pesona Galeri di Jalan Raden Saleh Padang. IST

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Jefli


JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

LINTAS ARENA Wushu Padang Panjang Boyong 15 Medali PADANG PANJANG, HALUAN – Atlet wushu Kota Padang Panjang sukses memboyong 15 medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar XII-2012, yang dilaksanakan di Kab Limapuluh Kota. Dari 15 medali tersebut, empat diantaranya medali emas, delapan medali perak dan tiga medali perunggu. Ketua Pengcab Wushu Kota Padang Panjang Dt. Tanmudo kepada Haluan kemarin mengatakan, meski jumlah perolehan medali emas masih sama dengan tahun sebelumanya, namun pihaknya mengaku puas dengan hasil dan prestasi yang berhasil ditorehkan anak asuhnya pada helat Porprov XII tahun ini. “Alhamdulillah, wushu Padang Panjang hampir tak pernah absen dalam menyumbangkan medali emas dalam setiap perhelatan Porprov. Semoga prestasi ini bisa dijadikan bahan evaluasi,” terangnya. Dt Tanmudo yang ikut didampingi Sekretaris Pengkot Wushu Padang Panjang Syaiful mengatakan, tiga atlit wushu yang berhasil menyumbangkan medali emas untuk Kota Padang Panjang itu diantaranya M Irfan (cabang sanda), Palatehans (cabang sanda) dan dua emas oleh Rahmat Fajri (cabang taolu). Sementara medali perak disumbangkan Yelvira, Yelvina, Septia Wahyudi, Dion Saputra, Eko Azriwantos dan Almukmin. “Alhamdulillah, kami sangat puas dengan hasil yang telah diraih tahun ini. Semoga bisa lebih motivasi anak-anak untuk memperoleh hasil yang lebih baik lagi untuk ke depan,” harap Dt Tanmudo. Padang Panjang Turun 10 Angka Sementara melalui informasi yang dihimpun dari Media Center Porprov XII-2012, hasil yang mencengangkan terlihat pada perolehan medali Kota Padang Panjang. Dimana mereka harus turun sepuluh peringkat dari prestasi sebelumnya. Pada Porprov XI-2010, salah satu tuan rumah pelaksanaan Porprov yang dipusatkan di Agam itu, Padang Panjang berada diurutan 2 dengan, 41 emas, 36 perak dan 37 perunggu. Namun hasil tahun ini, merosot dari sebelumnya yang hanya meraih 15 medali emas, 42 perak dan 44 perunggu. Begitu juga dengan Kabupaten Pasaman. Kabupaten yang dimekarkan menjadi dua bersama Pasaman Barat itu, tahun 2010 berhasil, berada diurutan 3 dengan perolehan 37 emas, 32 perak dan 39 perunggu. Tidak saja dua daerah diatas, sejumlah kabupaten/kota juga mengalami hal yang sama. Kabupaten Pesisir Selatan yang sebelumnya diurutan enam dengan 21 emas, 17 perak, dan 25 perunggu, kini berada diurutan sebelas dengan torehan 17 medali emas, 15 perak, serta 16 perunggu. (h/yan/rio)

17

TAKLUKKAN PASAMAN BARAT

Padang Pariaman Raih Emas Bergengsi LIMAPULUH KOTA, HALUAN – Kabupaten Padang Pariaman akhirnya sukses memastikan medali emas pada cabang sepakbola Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII2012, setelah mampu menaklukkan Pasaman Barat dengan skor tipis 1-0 (1-0) Kamis (20/ 12) di GOR Singa Harau Limapuluh Kota.

GAGAL — Tim sepakbola Pasaman Barat, gagal meraih medali emas pada cabang bergengsi sepakbola Porprov XII-2012, setelah ditaklukkan dengan skor tipis 0-1 oleh Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (20/12). SURYA ANDIKA

Payakumbuh Lampaui Target PAYAKUMBUH, HALUAN — Target 20 emas yang diapungkan Kontingen Payakumbuh dalam Porprov XII/2012, di Kabupaten Limapuluh Kota, 12-20 Desember 2012, terlewatkan. Kontingen Bendera Biru tersebutmampu memboyong 22 medali emas, 24 perak dan 30 perunggu. Payakumbuh berada di urutan kesembilan dalam klasemen perolehan medali dari 19 daerah peserta. Prestasi yang diukir Payakumbuh dalam Porprov XII/2012, naik satu anak tangga dibandingkan

dengan Porprov XI/2010 yang mengantongi 15 emas, 20 perak dan 33 perunggu. “Alhamdulillah, target emas tercapai dan kita naik satu anak tangga dalam perolehan medali,” ujar ketua Umum KONI Yunir Yalri dan Kadisparpora Rida Ananda di Balaikota Payakumbuh, Kamis (20/12). Dari data yang diperoleh di Disparpora Payakumbuh, caborcabor yang mendapat medali itu yakni, senam 5 emas, 4 perak dan 3 perunggu, renang (3 – 4 – 1), menembak 3 – 1 – 1), judo (2 –

0 -4), kempo (2 – 0 -2), tarung derajat (1 – 5 – 1), wushu (1 – 3 – 4), tinju (1 – 3 – 3), balap sepeda (1 – 1 - 1), bola basket (1 – 0 1), balap motor (1- 1- 1), aero sport (0 – 2 – 0), karate (0 – 2 – 4), bola voli ( 0 – 2 – 0), futsal (01 – 0), atletik 0 – 3 – 0), tenis (0 – 2 – 4), taekwondo (0 – 1 – 0) dan catur (0- 1 – 0). Sedangkan, cabang yang belum beruntung dalam Porprov XII/2012, masingmasing sepakbola, bulutangkis, tenis meja, sepak takraw, angkat besi dan panjat tebing. (h/net)

Satu-satunya gol yang tercipta pada partai puncak cabang olahraga bergengsi tersebut, disumbangkan oleh Putra pada menit ke-30. Satu gol tersebut menjadi begitu menyakitkan bagi Pasbar, pasalnya sebelumnya Pasbar sukses mengalahkan juara bertahan Porprov XI-2010 Pasaman. “Kami sangat bersyukur, sepakbola Padang Pariaman mampu mengukir sejarah bagi dunia sepakbola Sumbar. Ini semua berkat perjuangan para pemain dan dukungan masyarakat Padang Pariaman, serta Pemkab,” terang manejer Padang Pariaman Dasril Dhani Pasya dididampingi pelatih kepala Aminudin, asisten pelatih Wawan dan Arif, usai laga final. Laga puncak antara Padang Pariaman dengan Pasbar berlangsung menarik. Sejak kick off kedua tim silih berganti melakukan tekanan. Padang Pariaman yang mendapat mendukung langsung dari Bupatinya, Ali Mukhni tampil sangat percaya diri. Buktinya, beberapa menit jalannya pertandingan Padang Pariaman sudah mendapatkan peluang, namun karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu

gagal menghasilkan gol. Termotivasi dengan peluang emas itu, para pemain anak asuh Aminudin, semakin meningkatkan gempurannya. Pada menit ke-30, penyerang andalan Padang Pariaman yang lepas dari pengalawanan lini belakang Pasbar berhasil melesatkan gol. Pasbar coba mengambil kendali serangan. Usaha itu cukup berhasil dengan terciptan beberapa peluang. Namun penjaga gawang Padang Pariaman masih cukup tangguh untuk menahan gempuran tersebut. Hingga turun minum usaha keras para para pemain Pasbar tak mampu menuai hasil. Memasuki 45 menit babak kedua permainan semakin menarik. Padang Pariaman yang ingin menambah keunggul terus melakukan tekanan. Sebaliknya, Pasbar yang berusaha membalas juga meningkatkan tempo permainan. Usaha kedua tim ini cukup berhasil dengan terciptanya beberapa peluang. Namun, karena penyelesaian akhir yang kurang sempurna peluang emas itu gagal menghasilkan gol. Hingga laga berakhir kedudukan 1-0 untuk keunggulan Padangpariaman tetap tidak berubah. (h/rio)

Padang Panjang Juara Umum Cabor Tinju PADANG PANJANG, HALUAN — Tiga medali emas, tiga perak dan tiga perunggu, berhasil dibukukan atlet tinju kontingen Kota Padang Panjang pada helat Porprov Sumbar XII d Kab Limapuluh Kota. Sementara di cabang olahraga volley putra, tim Kota Padang Panjang harus puas dengan hanya memboyong medali perunggu. “Alhamdulillah, selain target perolehan medali tercapai, Padang Panjang juga berhasil mempertahankan gelar juara umum untuk cabang

tinju,” kata Ketua Pengcab Pertina Kota Padang Panjang Sukma didampingi Sekretaris David Nover Martin. Sukma menyebutkan, medali emas diantaranya berhasil disumbangkan Lembang Jamal yang turun di kelas 52 kg, Nanta Alfarisi kelas 60 kg dan Veronica Malau di kelas 60 kg putri. Sementara medali perak diperoleh Dira Agustimar di kelas 48 kg, Evi Sasnita di kelas 51 kg dan Febriadi Aswanto ayang turun di kelas 46 kg.

Sedangkan untuk perunggu, masing-masingnya dipersembahkan Feni Hariani di kelas 54 kg, Julia Nelza Hidayati kelas 64 kg dan Ucok Masai di kelas 49 kg,” terang Sukma. Sementara cabor bola voli Kota Serambi Mekah, hanya mampu meraih medali perunggu. Ketua Umum Pengcab Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Asrul didampingi Ketua Harian Akang Kasman dan Pembina PBSI Padang Panjang Mak Etek Rasyidin mengatakan, Porprov XII tahun 2012, meru-

pakan momentum paling bersejarah bagi perjalanan PBSI Kota Padang Panjang sejak beberapa tahun terakhir. Karena, baru kali ini Padang Panjang berhasil membawa pulang medali, sebagai lambang supremasi dan prestasi pada cabang olahraga bola voli. “Meski hanya medali perunggu, tapi kami sangat puas dengan hasil yang berhasil diraih anak-anak. Semoga bisa menjadi motivasi untuk ke depan,” ujar Akang Kasman. (h/yan)

Bukittinggi Juara Umum Menembak LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Para petembak Kota Bukittinggi berhasil kelaur sebagai juara umum cabang olahraga menembak dengan mengantongi tujuh medali emas, enam perak dan lima perunggu, dilapangan tembak Perbakin kabupaten Limapuluh Kota desa Tobek Panjang Koto Baru Simalanggang Kamis ( 20/12 ). Bukittinggi dibuntuti tuanrumah Kabupaten Limapuluh Kota dengan empat medali emas, empat perak, serta lima perunggu. Tempat ketiga, dihuni Kabupaten Padang Pariaman dengan 3 medali emas, satu perak, serta dua perunggu, Kota Payakumbuh tiga medali emas, satu perak, dan satu perunggu, serta kabupaten Pasaman dengan satu emas dan tiga perak. Kabupaten Tanah Datar dicabang menembak ini harus puas menghuni posisi enam besar dengan meraih satu emas, satu perak, dan dua

perunggu. Tujuh medali emas yang diraih Kota Bukittinggi dari air rifle putri senior beregu dengan berintikan Yenita Jaya, Nidia Rahmadani, Aprizzuni Putri F dengan nilai 1059 .Tuanrumah kabupaten Limapuluh Kota dengan materi jago tembaknya Mutia Dwi Putri, Putri Yanti, serta Novia Dwi Putri harus puas pada peringkat II nomor beregu ini dengan mengantongi nilai 1025. Posisi tiga nomor air rifele match putri senior beregu ini dibuntuti kabupaten Padang Pariaman dengan kekuatan S.Maidelina, Ulfah Aulia, dan Nana Yanti Rusda. Medali emas lainnya direbut Bukittinggi dari nomor air pistol putra senior perorangan, Rahmad Fajri, nomor air rifle hunting putra senior beregu, air refle hunting putri putri yunior perorangan, air rifle hunting putri junior beregu, air pistol putra yunior

perorangan. Medali emas yang berhasil dikantongi tuanrumah Limapuluh Kota dari nomor air air rifle match putra senior perorangan atas Night Iklasia dengan nilai 650, air refle match putri senior melalui petembaknya Mutia Dwi Putri, junior perorangan air pistol putri lewat Puti Mardhatillah nilai 334, air pistol putri junior beregu dengan materi petembak Puti Mardatillah, Mutia Dwi Putri, serta Aulia Dwi Putri dengan nilai 742. Kota tetangga Payakumbuh yang menghuni peringkat IV dengan mengoleksi 3 emas, dipersembahkan dari nomor berburu perorangan, lewat Bambang Suhariyanto nilai 194. Uniknya dalam nomor berburu perorangan, Payakumbuh juga memborong perak dan perunggu lewat Indrawadi nilai 192, dan Agus T.M dengan mengantongi nilai 190. Dua emas Kota Payakumbuh lainnyadidapat dari

nomor berburu beregu dengan materi Harmen, Agus T.M, dan Bambang Suhariyanto dengan nilai 408, serta medali emas untuk Payakumbuh lainnya dari nomor “ berburu eksekutif dengan nilai 124. Medali perak dan operunggu eksekutif dibagi tuanrumah kabupaten Limapuluh Kota nilai sama – sama 118. Kontingen Kota padang dari cabang menembak ini gagal meraih emas, sekedar untuk pengobat hati meraih 1 perak dan perunggu. Tim menembak kontingen lainnya yang belum beruntung meraih emas, Padang Panjang dengan 1 perak, Kota Solok 1 perak dan 2 perunggu, serta Darmasraya menduduki peringkat 10 dengan 1 perunggu Sebanyak 3 medali emas yang direbut kabupaten Padang Pariaman ditambang dari air pistol putra senior beregu,air pistol senior perorangan, air pistol putra junior beregu. (h/snt) >> Editor : Rio Surya Wijianto

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

Kejurda Invitasi Renang Dibuka PADANG, HALUAN — Kota Padang, dan Payakumbuh, sukses raih medali emas perdana pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Invitasi Olahraga Massal cabang renang yang dihelat Dispora Sumbar mulai Kamis (20/12) di Kolam Renang Teratai, Komplek GOR Haji Agus Salim Padang. Medali emas perdana tersebut, diraih pada nomor 100 meter gaya bebas. Pada kategori putra, medali emas diraih oleh wakil Kota Padang Alvred dengan catatan waktu 00.57.82 mengalahkan pesaingnya yang juga dari Padang, Aprian Adinyoman (perak) yang mencatatkan waktu 00.59.47. medali perunggu diraih perenang asal Pasaman Barat, Rezi yang sukses mencatatkan waktu 01.01.41. Sementara pada kategori putri, perenang asal Kota Payakumbuh, Wimbi Filliani sukses meraih medali emas dengan catatan waktu 01.11.98. mengalahkan perenang Payakumbuh lainnya Grafelani Oraghuci yang meraih perak dengan catatan waktu 01.16.69. sedangkan medali perunggu diraih oleh Paska Rina dari Padang dengan catatan waktu 01.18.58. Kejuaraan yang diikuti oleh sebanyak 130 atlet dari 10 kab/kota di Sumbar tersebut sebelumnya, dibuka secara resmi oleh Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Sumbar, Astronel. Dalam sambutannya Astronel berpesan agar para perenang muda Sumatera Barat tersebut, maksimal dalam melakoni setiap pertandingan. “Kejurda renang ini, merupakan program terakhir Dispora Sumbar pada tahun 2012 ini. Untuk invitasi, ada sekitar enam cabor yang dilaksanakan. Kami berharap pada porprov mendatang yg akan dihelat di dharmasraya, renang bisa dipertandingkan, mengingat saat ini masih belum ada spot yang memadai untuk stadion renang disana. Terimakasih Dispora Padang atas sarana yang kita pakai untuk invitasi. Semoga para peserta bisa bertanding dengan maksimal,” terangnya. Sementara ketua panitia pelaksana Admondates, mengungkapkan selain memperebutkan medali, kejurda invitasi renang yang mempertaningkan masing-masing sepuluh nomor untuk kategori putra maupun putri ini, akan memperebutkan hadiah dengan total 35 juta rupiah. Disamping itu, Ketua harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sumbar, Maidison berharap, kegiatan ini dapat berlangsung setiap tahunnya. “Dengan demikian, tentu nantinya akan lahir perenang-perenang andalan Sumatera Barat, yang akan mengharumkan nama Tuah Sakato baik ditingkat nasional, maupun internasional,” tukas Maidison. (h/rio)

DRAWING 16 BESAR LIGA CHAMPIONS

Final Dini Terjadi NYON, HALUAN – UEFA telah selesai melakukan drawing untuk menentukan penentuan grup klub-klub yang akan bersaing dalam babak knockout pertama Liga Champions 2012/13, pada Kamis (20/12) sore WIB di Nyon, Swiss. Tim yang akan saling jegal di babak 16 besar akhirnya ditentukan. Juara dari setiap grup akan bertemu dengan runner up dari grup lain, kecuali mereka berasal dari satu negara. Dengan Real Madrid, AC Milan dan Arsenal

finis sebagai runner up, akan banyak pertandingan besar yang siap digelar. Para runner up harus siap melawan juara grup seperti

Barcelona, Manchester United, Juventus atau Bayern Munich. Potensi big match sudah tak bisa dielakkan. Disamping itu, ada ‘final dini’ yang harus terjadi pada laga yang akan dimulai pada Februari 2013 mendatang. Diantaranya raksasa Spanyol Real Madrid, maupun Barcelona, akan menghadapi laga berat lebih awal. Namun seperti yang selalu dikatakan semua pesepakbola, tidak ada tim yang mudah dikalahkan di Liga Champions. Barcelona, akan bertemu dengan juara Liga Champions

sebanyak tujuh kali, AC Milan. Dua klub beda negara ini sudah saling mengenal dengan baik. Mereka adalah lawan klasik di Eropa dan sudah bertemu 15 kali. Pertemuan terakhir keduanya terjadi pada perempat final musim lalu. Saat itu Barca menang agregat 3-1. Raksasa Spanyol lainnya yakni pemegang gelar Champions terbanyak (sembilan kali) Real Madrid, akan berhadapan dengan Manchester United. Laga tersebut sekaligus sebagai ajang “reunian” bagi penyerang Real

SP Jamu Negeri Sembilan pada “Derby Minang” Kedatangan Hamilton, “Tekanan” bagi Mercedes BRACKLEY, HALUAN — Mercedes mengakui kedatangan Lewis Hamilton akan menambah tekanan pada tim di musim depan. Mereka harus menyiapkan mobil yang kompetitif agar Hamilton bisa bersaing di Formula 1 musim 2013 mendatang. Setelah enam tahun memperkuat McLaren, Hamilton hengkang ke Mercedes untuk menggantikan posisi Michael Schumacher. Juara dunia tahun 2008 itu diikat kontrak selama tiga tahun. Mercedes gagal bersaing di musim lalu. Selama musim 2012, hanya tiga kali pebalap Mercedes naik podium. Kemenangan Nico Rosberg di GP China menjadi satu-satunya podium teratas yang pernah didapat pebalap Mercedes di musim lalu. CEO Mercedes, Nick Fry, sadar betul jika merekrut pebalap seperti Hamilton akan menambah tekanan pada timnya. Mereka pun harus menyiapkan mobil terbaik untuk Hamilton agar bisa bersaing. “Saya pikir ini adalah indikasi yang jelas dari aspirasi tim. Kami mungkin memiliki salah satu pebalap terhebat yang membalap untuk kami, yang sudah tidak terlalu muda ketika bergabung dengan kami,” ujar Fry kepada Autosport. “Untuk bertarung di Formula 1, Anda harus bagus di semua hal. Anda harus punya teknologi terbaik, kerja sama tim terbaik, manajemen terbaik dan pebalap terbaik.” “Kedatangan Hamilton sangat menarik bagi tim dan juga memberi banyak tekanan karena Ross Brawn (prinsipal tim,-red.) harus memberinya mobil yang sangat bagus.” “Kami tidak bisa menang dengan mobil yang buruk. Dia bisa menang dengan mobil yang tidak terlalu bagus, tapi kompetisi sedemikian rupa hingga Anda tidak bisa menjembatani kesenjangan yang besar,” tukasnya. (h/net)

PADANG, HALUAN — Semen Padang FC akan menjajal kekuatan tim asal Malaysia, Negeri Sembilan FA. Duel bertajuk derby Minang ini akan digelar di Stadion Agus Salim, Padang, Minggu (23/12) sore. Laga derby Minang itu bakal digelar dalam format kandang, tandang. Pada Minggu (30/12) mendatang giliran Semen Padang yang bertandang ke Stadion Tuanku Abdul Rahman, Paroi, Seremban, Negeri Sembilan. Sementara disebut derby Minang karena kesebelasan Negeri

Sembilan pada awalnya dibentuk oleh perantau Minangkabau. Laga melawan Negeri Sembilan ini akan menjadi ujian penting bagi skuad baru Semen Padang sebelum turun mengarungi ketatnya musim depan. “Ini merupakan pertandingan kandang pertama Semen Padang dengan skuad terbaru. Sekaligus untuk mengukur kekuatan sebelum turun di IPL musim depan dan AFC Cup tahun depan,” jelas Media Officer Semen Padang, Ronny Suhatril. Saat ini Semen Padang berada di Banda Aceh untuk me-

ngikuti Turnamen Piala Gubernur Aceh. Usai mengalahkan Selangor FC 3-1 di babak semifinal, Sabtu (22/12) malam Elie Aiboy dkk akan berhadapan dengan Atjeh FC di babak final. Semen Padang tak bisa berleha-leha usai melakoni babak final Piala Gubernur Aceh. Keesokan harinya, mereka dijadwalkan menjamu Negeri Sembilan di Padang. Melihat jadwal padat ini, Ronny menegaskan jika Semen Padang tetap berkomitmen untuk tampil maksimal di dua laga tersebut. (h/net/rio)

Barcelona Hormati AC Milan BARCELONA, HALUAN – Wakil Presiden Barcelona FC Josep Maria Bartomeu mengatakan bahwa klubnya akan menghadapi AC Milan dengan respek yang tinggi. Barca memang akan bertemu Milan dalam babak 16 besar Liga Champions. Musim lalu Barca berhasil mengandaskan Milan dengan skor 3-1 di perempat final Liga Champions. Namun kini milan sudah

bertransformasi dan melakukan perubahan skuad besar-besaran. Meski performa Milan juga tidak terlalu cemerlang musim ini, Barca tetap tak akan meremehkan mereka. Milan adalah tim kaya pengalaman dan bisa saja menghadirkan kejutan bagi Barca nantinya. “Milan adalah salah satu tim terbesar di Eropa dan klub seperti itu patut mendapat respek. Mereka mungkin sedang mengalami ke-

sulitan tetapi terus menunjukkan perubahan positif dari pekan ke pekan. Nama mereka saja sudah cukup menakutkan, tetapi kami akan bermain dengan keinginan kuat untuk menang,” ujar Bartomeu. Sementara Wakil Presiden Barca menambahkan bahwa Milan memiliki pemain-pemain yang berkualitas. Karenanya, salah besar jika ada yang meremehkan kekuatan Il Diavolo. (h/net)

Ibra Terancam Sanksi PARIS, HALUAN — Aksi Zlatan Ibrahimovic menginjak kepala bek Lyon, Dejan Lovren akhir pekan lalu berbuntut panjang. Selain terancam sanksi, ia juga memicu perang terbuka antara Paris SaintGermain dan Lyon. Penyerang raksasa asal Swedia itu tampak mendaratkan kakinya ke kepala Lovren sesaat sebelum laga babak pertama di Parc des Princes yang berakhir untuk kemenangan 1-0 PSG itu. Akibatnya bek Lyon asal Kroasia itu harus mengalami luka di kepalanya. Tak ayal presiden Lyon, JeanMichel Aulas pun mencak-mencak dan menuding Zlatan melakukan hal itu dengan sengaja. Pernyataan itu dibalas dengan sengit oleh direktur PSG, Leonardo yang mengatakan Aulas harusnya ‘tak mengganggu Zlatan!’ Yang jelas aksi Ibra itu tampaknya bakal berujung sanksi. Panel Video Liga Prancis (LFP)

sudah meneliti rekaman insiden tersebut dan diyakini bakal menyeret Ibra bersaksi di depan Komisi

Disiplin, meski jadwal dengar pendapat tersebut sendiri belum ditetapkan tanggalnya. (h/net)

Madrid Christiano Ronaldo yang sudah tidak lama “bersua” dengan mantan timnya tersebut. Madrid dan United pertama kali bertemu pada April 1957 dengan Los Blancos menang 5-3 saat itu. Namun kemudian mereka baru bertemu tiga kali dalam laga kompetitif UEFA setelah laga itu. Selain duel para raksasa tersebut, masih banyak duel yang akan terjadi, pasalnya tim-tim yang telah sukses lolos ke babak 16 besar, merupakan tim-tim terkuat Liga Eropa saat ini. (h/net/rio)

Dispora Sumbar Bagikan Bonus PADANG, HALUAN — Atlet peraih medali pada Kejurnas PPLP se-Indonesia, Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil), serta Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), akan menerima bonus yang akan diserahkan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumbar, Jumat (21/12) siang ini di Gedung Serbaguna KONI Sumbar. Dispora Sumbar telah menganggarkan bonus untuk atlet tersebut sebanyak 372 juta rupiah kepada para atlet peraih medali emas, perak, dan perunggu, pada tiga iven berbeda tersebut. Perinciannya untuk medali emas perorangan akan mendapat bonus empat juta rupiah, medali perak tiga juta rupiah, serta perunggu dua juta rupiah. Bonus peraih emas di nomor ganda, yakni lima juta rupiah untuk peraih emas, empat juta rupiah untuk peraih perak, dan tiga juta rupiah untuk peraih perunggu. Selanjutnya dinomor beregu tiga sampai lima atlet akan mendapat bonus masing-

masing 1,5 juta rupiah untuk peraih emas, satu juta rupiah untuk peraih perak, serta 750 ribu rupiah untuk peraih perunggu. Peraih emas dinomor regu enam sampai sepuluh orang mendapat uang 1,5 juta rupiah, medali perak 700 ribu rupiah, serta medali perunggu 450 ribu rupiah. Untuk bonus pelatih. Dispora Sumbar akan memberikan bonus berdasarkan jumlah uang dari medali yang didapat dikali 40 persen. Hal ini diungkapakan Ketua Pelaksana penyerahan bonus atlet, Rasydi Sumetri didampingi Kasi Tenaga Keolahragaan Dispora Sumbar Admondantes kepada wartawan Kamis (20/12). “Sesuai hasil rapat yang dilaksanakan dengan Kadispora Sumbar Syahrial Bakhtiar. Kami memutuskan bonus akan diserahkan Jumat siang. Bonus tersebut dibagikan kepada para atlet utusan Dispora yang sukses meraih medali pada tiga iven berbeda tersebut,” tukasnya. (h/rio)

Butragueno: Hadapi United akan Beri Motivasi Lebih MADRID, HALUAN — Direktur Real Madrid Emilio Butragueno mengaku klubnya memiliki motivasi lebih ketika harus berhadapan dengan Manchester United. Madrid memang baru ‘dipasangkan’ dengan United dalam babak 16 besar Liga Champions. Butragueno mengatakan bahwa Madrid-United akan menjadi laga dengan prestise tinggi. Namun Butragueno mengakui bahwa ia akan lebih senang jika Madrid bertemu tim selain United. “Saya akan lebih senang untuk bertemu United di fase selanjutnya, namun saya yakin United juga tak suka berjumpa

kami saat ini. Ini akan menjadi pertandingan indah . Sebuah kehormatan bisa bertarung melawan tim sehebat United,” ujar Butragueno. Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa tak ada lawan mudah di fase knockout Liga Champions. Siapa pun yang dihadapi harus disambut dengan persiapan matang dan kesungguhan hati. Bagi Butragueno, melawan United akan menjadi ujian sesungguhnya bagi karakter El Real. Ekspektasi yang tinggi dari segenap fans diyakini eks penyerang ini akan menjadi motivasi tersendiri bagi Iker Casillas dan kawan kawan. (h/net)

>> Editor : Rio Surya Wijianto

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


LUAR NEGERI 19

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

NOTES

Radium Ditemukan 21 DESEMBER 1898 — Marie Curie dan Pierre Curie menemukan radium. Radium adalah sebuah unsur kimia yang mempunyai simbol Ra dan nomor atom 88 (lihat tabel periodik). Radium berwarna hampir putih bersih, namun akan teroksidasi jika terekspos kepada udara dan berubah menjadihitam. Radium mempunyai tingkat radioaktivitas yang tinggi. Isotopnya yang paling stabil, Ra-226, mempunyai waktu paruh selama 1602 tahun dan kemudian berubah menjadi gas radon. Marie Curie dan Pierre Curie adalah pasangan suami istri. Marie Curie merupakan satu-satunya orang yang memenangkanHadiah Nobel dalam dua bidang sains yang berbeda. Putri Pierre dan Marie Curie, Irène JoliotCurie, serta menantu mereka, Jean JoliotCurie juga adalah fisikawan-fisikawan yang terlibat dalam penelitian radioaktivitas. (h/wkp)

LINGKAR

10 WNI Tewas Tenggelam di Malaysia, 2 Wanita Hamil KUALA LUMPUR, HALUAN — Sebanyak 10 WNI ditemukan tewas setelah kapal yang mereka naiki tenggelam di wilayah perairan lepas pantai selatan Malaysia. Di antara mereka termasuk dua wanita yang sedang hamil. Para korban terdiri dari lima pria dan lima wanita. Mereka diyakini sebagai imigran gelap asal Indonesia yang bertolak dari negara bagian Johor, Malaysia untuk kembali ke ke Indonesia. “Kami menemukan 10 jasad — lima pria dan lima wanita. Para korban adalah warga Indonesia dan kami yakin mereka tengah menuju ke Pulau Batam, Indonesia,” kata pejabat kepolisian laut Malaysia Mohammad Muhi kepada kantor berita AFP, Kamis (20/ 12/2012). Dikatakan Mohammad, mayat-mayat WNI tersebut serta kapal kayu mereka yang reyot ditemukan setelah terseret ke pinggir pantai. Tidak disebutkan identitas para korban. Diimbuhkan Mohammad, hingga saat ini operasi pencarian dan penyelamatan korban masih berlangsung. Sebabnya, diduga kapal tersebut mengangkut hingga sekitar 35 orang. Diperkirakan sekitar dua juta imigran gelap tinggal di Malaysia. Kebanyakan dari para imigran tersebut adalah WNI yang mencoba mencari nafkah di negeri Jiran itu. Mereka umumnya bekerja di perkebunan, pabrik, proyek konstruksi ataupun menjadi pembantu rumah tangga. (h/dtc)

TAHUN 2013

3.800 Tentara Inggris Ditarik dari Afganistan Obama Tokoh Tahun ini Versi Time N E W Y O R K , H A L U A — Majalah Time menamakan Barack Obama sebagai ‘Tokoh Tahun Ini’ untuk 2012, dengan menyebut pemilihan dirinya sebagai presiden Amerika untuk kedua kalinya sebagai simbol perubahan demografis ke arah Amerika yang lebih muda dan bhineka. Dalam pengumumannya Rabu (20/12) waktu setempat, majalah berita tersebut menyebut Obama “Arsitek Amerika Baru.” “Kita berada di tengah perubahan-perubahan budaya dan demografis yang bersejarah, dan Obama adalah simbol dan dalam beberapa hal arsitek Amerika versi baru ini,” ujar pemimpin redaksi Time Rick Stengel, yang menambahkan bahwa Obama terpilih sebagai Tokoh Tahun 2008 saat menjadi presiden kulit hitam pertama di Amerika. Obama mengalahkan penantangnya dari Partai Republik, Mitt Romney, bulan lalu dengan pemilih mayoritas dari warga keturunan Amerika Latin dan kelompok minoritas lain serta orang dewasa muda. Hal ini mendorong kelompok konservatif untuk mengkaji ulang posisi kebijakan dan strategi politiknya. Ada banyak alasan Obama menang kembali, “namun faktor terbesar adalah perubahan demografi negara ini dan kemampuan Obama yang unik untuk mengkapitalisasi hal tersebut,” ujar kontributor majalah Time Michael Scherer dalam artikel yang menyertai pemilihan tersebut. Penghargaan “Tokoh Tahun Ini” diberikan pada seseorang atau sesuatu yang paling mempengaruhi budaya dan berita dalam setahun terakhir, baik atau buruk. Penghargaan dari majalah Time ini tidak disertai medali atau hadiah uang, dan hampir setiap presiden Amerika telah dipilih sejak majalah ini berdiri pada 1927. Obama telah memenangkan penghargaan lain, termasuk Hadiah Nobel untuk Perdamaian pada 2009. Selain Obama, kandidat untuk penghargaan Time ini adalah Malala Yousafzai, gadis remaja Palistan yang ditembak di kepala oleh Taliban karena mengkampanyekan pendidikan remaja puteri, CEO Apple Inc Tim Cook, Presiden Mesir Mohamed Morsi dan ahli fisika Fabiola Gianotti. Pemenang tahun lalu adalah “Demonstran”, yaitu orang-orang yang melakukan protes di seluruh Timur Tengah, dan menyebar ke Eropa dan Amerika, yang dianggap mengubah politik global. Pemenang tahun-tahun sebelumnya termasuk pendiri Facebook Mark Zuckerberg, penyanyi Bono dan mantan presiden AS George W. Bush. (h/AP/Reuters)

LONDON, HALUAN — Namun, Cameron mengatakan, tidak semua tentara akan ditarik. Sebagian kecil tentara Inggris akan tetap ditugaskan dalam misi pelatihan dan logistik. “Kami akan bisa melihat tentara kembali ke Tanah Air dalam dua tahap, 2013 dan 2014,” kata Cameron. Sebelumnya, Juli lalu saat mengunjungi Afganistan, Cameron berjanji target penarikan pasukan 2014 akan dipenuhi. Sejak 2001, sebanyak 438 tentara Inggris terbunuh di Afganistan. Menteri Pertahanan Inggris, Philip Hammond, mengatakan bahwa walaupun pasukan ditarik, komitmen Inggris untuk kemajuan Afganistan tidak akan luntur. Juga kepada parlemen, Hammond mengatakan bahwa Inggris akan memberikan bantuan dana sebesar 250 juta pound sterling (Rp3,9 triliun). Namun, ada syarat yang harus dipenuhi pemerintahan Kabul sebelum dana itu cair. “Pemerintah Afganistan harus memberantas korupsi yang masih merusak, dan menjadi ancaman bagi stabilitas jangka panjang negara,” kata Hammond. Sementara itu, Amerika Serikat masih belum mengumumkan penarikan tentara mereka dari Afganistan. Rencananya, Januari tahun depan, di masa kerja kongres baru, nasib 60.000 tentara AS di negara itu akan ditentukan. (h/vvn)

PRESIDEN WANITA — Presiden terpilih Park Geun-hye melambaikan tangan pada pendukung di ibu Kota Seoul, Rabu (19/12). AP/Kim Jae-hwan

Park Geun-hye, Presiden Perempuan Pertama di Korsel KORSEL, HALUAN — Presiden terpilih Korea Selatan, Park Geun-hye, mengatakan kemenangannya akan membantu pemulihan ekonomi. Park, anak dari mantan diktator, Chung-hee, mengalahkan saingannya Moon Jae-in. Ia akan menjadi pemimpin perempuan pertama di negeri itu. Suara masih dihitung namun Moon telah mengakui kekalahannya. Jumlah pemilih yang menggunakan hak mereka cukup besar. Pemilihan presiden kali ini diwarnai isu-isu perekonomian dan kesejahteraan sosial. Park, 60, akan menggantikan rekan satu partainya Lee Myung-bak. Ia mundur sesuai yang disyaratkan undang-undang setelah menjabat selama lima tahun. Angka kombinasi dari berbagai

jaringan televisi yang dirilis setelah pemungutan suara resmi ditutup menunjukkan Park unggul 50,1% dan Moon memperoleh suara 48,9%. “Ini adalah kemenangan bagi rakyat yang berharap mengatasi krisis dan memulihkan ekonomi,” kata Park pada para pendukungnya di ibukota Korea Selatan, Seoul. Pertumbuhan ekonomi jatuh 2% setelah beberapa dekade selalu berada di angka 5,5%. Nama Besar Ayah Sejak pemungutan suara dibuka pada 06:00 waktu setempat Rabu (04:00 WIB), jutaan rakyat Korea Selatan mengantre untuk menggunakan hak pilih mereka di tengah udara dingin. Para pendukung Park yang mengenakan syal partai berwarna merah, bersorak sorai saat angka dari

penghitungan suara muncul di layar. Park tertolong dan juga terbebani oleh nama besar ayahnya yang dikenal sebagai tokoh berjasa dalam pembangunan ekonomi Korea Selatan dan juga dikenal sebagai diktator yang kejam. Ia meminta maaf pada September lalu untuk pelanggaran hak asasi yang dilakukan ayahnya. Moon dari Partai Bersatu Demokrat adalah mantan pengacara HAM yang pernah menjabat sebagai staf mantan Presiden Roh Moo-hyun. Ia sempat dipenjara oleh ayah Park pada 1970an. Kedua kandidat memilik kebijakan yang sama, berjanji untuk memperbesar dana kesejahteraan sosial, mengikis jurang antara orang kaya dan miskin serta mengendalikan konglomerasi keluarga yang dikenal dengan istilah chaebol. (h//voa)

Mantan Menteri Penerangan Malaysia Kini Sentil Gus Dur KUALA LUMPUR, HALUAN — Setelah menghina BJ Habibie, mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainudin Maidin kini menyinggung Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Ia menyebut Presiden RI keempat itu melakukan konspirasi pada reformasi Indonesia tahun 1998. Maidin bahkan menyebut Gus Dur tak sendirian melakukan konspirasi itu. “Demonstrasi reformasi hasil konspirasi Habibie, Amien Rais, dan Gus Dur,” kata Maidin dalam blog pribadinya zamkata.blogspot.com, Rabu 19 Desember 2012. Ini adalah kali kedua Maidin menghina Habibie, sekaligus kali pertama ia menyertakan nama Gus Dur dan Amien Rais dalam tulisannya. Dalam blognya itu, Maidin menyerukan kepada rakyat Malaysia untuk tidak meniru reformasi di Indonesia. “Sadarlah! Insaflah masyarakat Cina Malaysia! Adakah ini (reformasi) yang Anda mahu? Adakah ini yang Anda kejar?” tulis Maidin. Di bawah tulisan singkat yang menuding Habibie, Amien Rais, dan Gus Dur melakukan konspirasi itu, Maidin pun menyertakan foto-foto demonstrasi BERSIH di Malaysia yang ricuh. Foto-foto itu antara lain menun-

jukkan polisi Malaysia yang cedera di kepala akibat terkena lemparan batu demonstran, jurnalis media yang terluka di kepala akibat diserang demonstran, dan kendaraan polisi Malaysia yang dirusak gerombolan demonstran. Maidin juga menyinggung ucapan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika berkunjung di Malaysia sehari sebelumnya, Selasa 18 Desember 2012. “’Berhentilah memprojekkan identitas global yang bukan jati diri sendiri.’ Inilah mesejnya yang jelas kepada masyarakat Indonesia yang sedang tenggelam dalam euphoria demokrasi,” tulis Maidin. “Indonesia mahu menghentikannya (reformasi) dan kita mahu memulakannya dengan ajaran Anwar Ibrahim. Orang Cina telah mulai meniru budaya ini dan akibatnya suatu masa nanti akan menimpa diri mereka sendiri. Sayangilah perniagaan Anda!” kata Maidin lagi. Hujat Habibie Sebelumnya, di harian Utusan Malaysia, Maidin menyindir Habibie dan Anwar secara bersamaan. Menurutnya, kedua tokoh itu memiliki persamaan: sama-sama musuh dalam selimut bagi pemimpin kedua negara saat itu, Soeharto dan Mahathir Mohamad. Maidin pun

menghujat Anwar yang telah mengundang Habibie ke Malaysia. “Apa tujuan Anwar menjemput pengkhianat bangsa Indonesia ini ke Malaysia? Dia tidak mempedulikan perasaan rakyat Indonesia, karena mungkin mereka sama-sama ingin menunjukkan kebesaran dan keagungan mereka di masa lalu, untuk melindungi dosa besar mereka,” ujar Maidin. Maidin juga geram dengan sikap Habibie yang menurutnya tidak menghormati pemimpin Malaysia. Saat itu, kenangnya, Habibie membuat PM Malaysia Mahathir Mohamad menunggu kedatangannya selama lebih dari dua jam dari Jakarta ke Kuala Lumpur untuk mendengarkan pidatonya. Padahal, saat itu Habibie belum menjadi presiden. “Saya tidak tahu bagaimana tersiksanya para hadirin di Unisel mendengar ucapan manusia yang egonya amat tinggi. Apalagi dia (Habibie) mendapat kesempatan menyampaikan pidato di hadapan orang yang dianggapnya bodoh setelah sekian lama tidak didengarkan dan dihormati lagi oleh rakyat Indonesia. Pada hakikatnya mereka berdua (AnwarHabibie) tidak lebih dari The Dog of Imperialism,” ujar Maidin. (h/vvn)

Tas Anak Anti Peluru Laku Keras di Amerika WASHINGTON, HALUAN — Penembakan yang menewaskan puluhan bocah SD di Connecticut beberapa waktu lalu memicu

kekhawatiran para orang tua di Amerika Serikat. Berbagai cara dilakukan untuk melindungi buah hati, termasuk membekali me-

PENJUALAN meningkat pasca penembakan di SD Connecticut pekan lalu.

reka dengan perangkat pertahanan diri yang cukup merogoh kocek. Salah satu alat pertahanan

yang laris manis pasca penembakan itu adalah tas sekolah anti peluru. Bentuknya seperti tas anak sekolah kebanyakan, bergambar princess maupun Avengers, namun bahannya dilapisi kevlar yang mampu menahan peluru dari senapan apapun. Salah satu perusahaan yang menjual tas model ini adalah Amendment II. Presiden perusahaan Derek Williams mengatakan bahwa setelah penembakan, produk mereka laku keras. “Saya tidak bisa mengatakan jumlah pastinya, namun penjualan dalam seminggu sama dengan jumlah penjualan sebulan sebelum insiden. Naik tiga kali lipat,” kata Williams. Tas yang bisa dijadikan tameng saat terjadi penembakan ini dibanderol seharga US$300 atau sekitar Rp2,9 juta per buah. Ada tiga model yang ditawarkan, mulai dari untuk remaja, hingga anak kecil.

Selain tas, perusahaan ini juga menjual rompi kevlar untuk anakanak. Jika ingin yang lebih murah, orangtua bisa membeli papan anti peluru yang bisa dimasukkan ke dalam tas. Tapi Williams mengatakan, keluar uang lebih banyak lebih baik demi anak anda. Selain Amendment II, perusahaan lainnya yang menangguk untung dari penjualan perangkat pertahanan ini adalah Bullet Blocker yang membanderol tas anti peluru mereka US$224 atau setara Rp2,1 juta. “Tas ini bisa menghentikan peluru, termasuk dari pistol 357 Magnum dan 44 Magnum,” tulis perusahaan ini dalam situsnya. Selain tas, Bullet Blocker juga menjual panel anti peluru seharga US$174,99, papan anti peluru seharga US$124,99, jaket anti peluru US$1.289 dan kursi anti peluru US$244,99. (h/vvn)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


20

KOTA SOLOK

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

Bareh Tanamo

LINGKAR Pengusutan Ijazah Palsu Dapat Dukungan SOLOK, HALUAN — Statemen mantan Kapolres Solok Kota Lutfi Martadian yang disiarkan Haluan Jumat lalu tentang pengusutan dugaan ijazah palsu oknum anggota DPRD Kota Solok Das disambut gembira berbagai pihak di Kota Solok, baik dari eksekutif maupun legislatif sendiri. “Kita menyambut baik dan sangat lega rasanya dituntaskannya penggunaan ijazah palsu Das oknum anggota DPRD Kota Solok itu sehingga supermasi hukum itu betul-betul sama dimata masyarakat,” jelas berbagai sumber “Haluan” di Kota Solok Selasa (18/12). Seperti diberitakan sebelumnya, Das oknum anggota DPRD Kota Solok sudah ditetapkan penyidik Polres Solok sebagai tersangka penggunaan ijzah paslsu untuk calon legislatif anggota DPRD Kota Solok 2009-2014, Dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Solok Kota ditemukan bukti awal sehingga sejak 3 tahun lalu dietapkan sebagai tersangka. Namun berkas pemeriksaan dikembalikan Jaksa (p.19) karena ada yang belum lengkap, sampai sekarang kasusnya mengendap di Polres Solok Kota, namun diakhir masa tugas Kapolres Solok Kota Lutfi martadian, berjanji menuntaskan dan memerintahkan Satreskrim menggelar perkara di Polda Sumbar, Perintah Kapolres mengusut kasus itu mendapat reaksi positif dari berbagai pihak di Kota Solok, dan meminta polisi serius menangani termasuk kejaksaan N Solok . “Kami sangat gembira dan menyambut baik ada niat baik polisi menuntaskan kasus tersebut, dan Kejaksaan juga harus seirama dengan kepolisian, bersalah tidaknya seseorang biarlah pengadilan yang memutuskan. Hakim memiliki integritas yang tinggi, jelas salah seorang pejabat di pemda Kota Solok yang enggan ditulis namanya oleh “Haluan”.(h/alf)

DPD PAN Diharap Segera Proses PAW Afrijon SOLOK, HALUAN — Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD-PAN) Kota Solok harus segera memproses Pergantian Antar Waktu (PAW) Afrijon Dt Ganing Sati sebagai anggota DPRD Kota Solok ke Yasmarni, menyusul keluarnya surat pemberhentian yang bersangkutan dari partai dan mencabut kartu keanggotaannya. “DPD PAN Kota Solok jangan bermainmain dan berleha-leha apalagi mengabaikan persoalan pemberhentian Afrijon Dt Ganing Sati, karena PAN lahir di era reformasi dan mantan ketua umumnya Amin Rais salah seorang lokomotif menumbang orde baru ke era reformasi,” jelas beberapa sumber “Haluan” di Kota Solok. Seperti diberitakan “Haluan” sebelumnya, Afrijon Dt Ganing Sati melalui keputusan DPP PAN Nomor PAN/A/Kpts/KU-SJ/066/X/2012 tertanggal 19 oktober 2012 memberhentikan Afrijon Dt Ganing Sati sebagai anggota partai PAN dan mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA)nya, SK pemberhentian itu ditandatangani Ketua Umumnya M Hatta Rajasa dan Sekretaris Jendral Taufik Kurniawan. Pemberhentian Afrijon itu menyusul gugatan Yasmarni calon anggota legislatif DPRD Kota Solok daerah pemilihan Lubuk Sikarah yang kehilangan suara pada Pemilihan umum 2009 lalu. Suara Yasmarni yang seharusnya 321 hanya ketemu 314 pada hasil akhir di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solok dan suara Afrijon yang hanya 314 malahan menjadi 321. Lantaran merasa dizalimi bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk orang berpengaruh di Kota Solok saat itu, mantan guru STM N Solok mengadukan ke Mahkamah Konstitusi dan DPP PAN, akhirnya kebenaran itu datang juga sehingga DPP PAN memutuskan memecat Afrijon Dt Ganing Sati Okotber 2012 “Kalau memang sudah dipecat DPD PAN harus menindaklanjuti dengan memproses Pergantian Antar Waktu Afrijon Dt Ganing Sati ke Yasmarni karena yang duduk di DPRD Kota Solok itu merupakan perwakilan Partai, sekarang Afrijon sudah diperhentikan, otomatis bukan lagi perwakilan partai, makanya DPD PAN Kota Solok harus mensikapi dengan baik,” ujar mantan Ketua DPRD Kota Solok Noviardi Syam ketika menjawab “Haluan” di kediamannya beberapa waktu lalu. Hal senada juga dikemukakan tokoh masyarakat Kota Solok M Dt Ganjie, DPD PAN Kota Solok harus segera memproses tanpa berleha-leha ataupun tak peduli saja dengan mengabaikan surat DPP PAN, ingat kata penghulu suku Nan Balimo itu, DPD PAN harus tunduk pada DPP karena partai memiliki hirarki dan komando. Jika proses diundur-undur yang rugi itu bukan Yasmarni saja sebagai orang yang dizalimi, melainkan PAN itu sendiri. Nama baik PAN yang saat ini masih berada di papan atas akan anjlok ulah pengurus DPD PAN Kota Solok yang sengaja mengulur-ngulur waktu, apalagi hanya tinggal 1,5 tahun lagi menjelang Pemilihan umum 2014. Ketua DPD PAN Kota Solok melalui Wakil Ketuanya Irman Yefri Adang yang dihubungi via handphonenya mengakui sudah mensikapi surat DPP PAN pusat tentang pemberhentian Afrijon Dt Ganing Sati. Berdasarkan hasil rapat 5 hari lalu sudah diputuskan untuk menindaklanjuti. “Kami sudah mengirim surat ke KPUD Kota Solok, DPRD dan Pemerintah Kota Solok agar dilakukan pergantian antar waktu sesuai mekanisme dan UU yang erlaku, mudahmudahan dalam waktu tidak terlalu lama KPUD dan DPRD bisa melaksanakan amanah yang diberikan(h/alf)

COCOK DUA JALUR — Jalan Solok-Singkarak di Tanah Garam cukup mulus dan indah, jalan nasional itu cocok dijadikan dua jalur, tentu sangat dituntut kreativitas kepala Dinas PU Kota Solok. ALFIAN

Pameran Pembangunan Sepi Pengunjung SOLOK, HALUAN — Tingkat kunjungan masyarakat ke lokasi pameran pembangunan dan promosi memeriahkan hari Jadi Kota Solok ke-42 yang di pusatkan di terminal Bareh Solok sedikit sepi malam hari, karena hujan yang sering mengguyur Kota Solok dan sekitarnya. Sejak dibuka pameran pembangunan dan promosi oleh Walikota Solok Sabtu 15 Desember , hanya beberapa malam saja masyarakat mengunjungi pameran pembangunan itu. Dari sore hingga malam cuaca tidak lagi bersahabat, hujan sering turun membuat masyarakat urung keluar rumah.

Dari pantauan “Haluan” di lapangan terlihat hampir seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ikut ambil bagian mempromosikan instansinya sesuai visi dan misi yang diemban. Selain dari SKPD juga ada perbankan, BUMD dan BUMN, pengrajin dan industri rumah tangga, areal terminal angkutan

kota yang dijadikan pusat pameran terpakai habis bahkan meluas ke areal lainnya. Pada tahun sebelumnya, pameran pembangunan juga dilaksanakan di lokasi terminal Bareh Solok bahkan dari sore hingga larut malam mendapat kunjungan dari masyarakat, baik Kota dan Kabupaten Solok bahkan daerah tetangga seperti Sawah Lunto dan Sijunjung. Namun pada pameran Hut Kota Solok ke-42 ini kunjungan didominasi sore hari, dan malamnya sepi lantaran sering turun hujan. Beberapa orang penjaga stand yang dijumpai “Haluan” di lokasi pameran mengaku tingkat kunjungan masyarakat malam hari

Penyelesaian Proyek Fisik Banyak Terlambat SOLOK, HALUAN — Kepala Dinas PU Kota Solok melalui Kepala bidang Bina Marga Jaralis mengakui beberapa proyek fisik yang ditangani banyak terlambat sesuai jatuh tempo. Namun rekanan yang mengerjakan proyek itu tetap berupaya menyelesaikan. Keterlambatan beberapa proyek diantaranya pembangunan trotoar di jalan Pandan Puti Kelurahan KTK, terhadap paket proyek itu rekanan sudah dipanggil agar bisa menyelesaikan sampai akhir anggaran, jelas jaralis menjawab “Haluan” melalui telepon tangannya Rabu(19/12). Terjadinya keterlambatan pekerjaan karena adanya faktor tertentu di lokasi proyek, akibatnya rekanan kesulitan melaksanakan kegiatan, namun faktor itu tidak bisa dijadikan alasan lambannya proyek pembuatan trotoar. “Kita akan beri sanksi pada rekanan jika tidak bisa menuntaskan sesuai batas waktu,” tegasnya. Pembangunan trotoar melalui proses tender merupakan kelanjutan dari proyek tahun sebelumnya, hanya saja rekanan yang mengerjakan berbeda, dilaksanakannya

pembangunan trotoar karena selain mempercantik ruas jalan juga sebagai fasilitas untk pejalan kaki. Jalan Pandan Puti Kelurahan KTK itu padat penduduk dan di kawasan itu juga berdiri SMP N 5 Kota Solok, selama ini pelajar pergi maupun pulang sekolah masih berjalan menggunakan badan jalan, disisi lain jalan sangat sempit, makanya dengan adanya penambahan trotoar bisa dimanfaatkan pejalan kaki. Sementara itu pada pembangunan jalan ingkar utara dapat diselesaikan sesuai jatuh tempo. Walau sebelumnya rekanan dipanggil karena dikuatirkan terlambat dari jadwal, dari hasil kesepakatan, rekanan bisa menuntaskan walau bekerja siang malam. Sementara itu kalangan DPRD Kota Solok dalam pendapat akhirnya terhadap APBD Kota Solok 2013 juga mempersoalkan tentang beberapa proyek yang terlambat dari jatuh tempo, kalangan parlemen Kota Solok meminta Pemerintah Kota Solok memberi sanksi pada rekanan yang lalai itu. (h/alf)

jauh menurun dibanding pameran sebelumnya. Jika tahun sebelumnya keramaian masyarakat luar biasa, sampai pukul 23.00 WIB masih terlihat antusias apalagi diselingi dengan hiburan rakyat. Namun pada pameran di penghujung tahun 2012 ini jauh berkurang kunjungan masyarakat, kalaupun ada mungkin separuh dari tahun sebelumnya, walau tiap malam tetap diadakan pagelaran seni budaya di pentas terbuka namun jumlah masyarakat yang hadir tidak membludak. Sore hari langit sudah mendung menandkan hujan dan masyarakat mulai malas keluar rumah.

Keluhan itu bukan hanya datang dari penjaga stand SKPD namun juga dari produk industri rumah tangga. Biasanya pada arena pameran pendapatannya naik apalagi harga spesial, namun karena cuaca kurang bersahabat, produk yang dijual tidak begitu laris. Walau begitu, pedagang kue itu sangat memaklumi yang penting ikut berpartisipasi memeriahkan HUT Kota Solok. “Walau produk tidak banyak terjual yang penting bisa tanpil mempromosikan usahanya karena melalui kegatan pameran sangat besar manfaat yang diperoleh,” jelas Ema seorang peserta pameran dengan produk industri rumah tangga.(h/alf)

UMMY Telusuri Kemungkinan Jadi PTN SOLOK, HALUAN — Pihak Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok segera menelusuri kembali kemungkinan perubahan status UMMY Solok dari Perguruan Tinggi Swasta ke Perguruan Tinggi Negeri (PTS ke PTN) karena sebelumnya sudah ada ‘sinyal’ dari pemerintah pusat. “Ketika Rektor UMMY di jabat almarhum Rasul Hamidi, berkas perubahan status dari PTS ke PTN sudah ada bahkan penjajakan ke Jakarta untuk konsultasi sudah dilaksanakan. Namun berkas itu tidak dijumpai dan kita di UMMY mencari kembali, kapan perlu dimulai lagi dari nol,” ujar Rektor UMMY Solok Prof DR Elfi Sahlan Ben, Apt menjawab Haluan di kampus UMMY Koto Baru Solok Rabu(19/12). Secara geografis maupun potensi daerah, kemungkinan UMMY Solok berubah status

dari PTS ke PTN sangat besar apalagi pemerintah pusat memberi jalan untuk itu, hanya saja untuk perubahan status itu sangat diperlukan dukungan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan pihak lain. Di sisi lain, UMMY Solok juga memiliki kampus yang representatif, ada 2 kampus yakni kampus I di pusat Kota Solok dan kampus II di eks komplek kantor bupati lama Koto Baru. Luas lahan untuk kampus II sangat memadai sekali, sejumlah perkantoran pemerintah daerah banyak yang bisa dimanfaatkan untuk rektorat. Di bagian lain mantan Wakil Bupati Solok di era Bupati Gamawan Fauzi menjelaskan, saat ini UMMY Solok sudah memiliki 12 Program studi (Prodi) dan 10 di antaranya sudah terakreditasi, 2 program studi lagi masih menunggu Surat keputusan

(Sk) dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) dan tahun 2012 ini juga segera terealisasi. Melihat potensi yang ada dan aspirasi masyarakat, UMMY Solok segera menambah 12 program studi lagi. Dari 12 program studi itu sesuai dengan permintaan pasar karena makin hari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi terus menggeliat. Makanya tidak ada pilihan bagi UMMY dan harus menambah program studi. “Dari 12 Prodi yang ada di UMMY Solok, kita hanya mendapat nilai C Gemuk” hal itu dikarenankan kurangnya kreatifitas dosen di UMMY, penelitian dan pengabdian masyarakat belum dilaksanakan secara optimal, makanya dari hasil penilaian BAN hanya memperoleh C Gemuk,” terang Elfi Sahlan yang juga Pembantu rektor (Purek) II Bung Hatta Padang.(h/alf)

CIPTAKAN RASA AMAN

Kapolres Minta Dukungan Masyarakat

KAPOLRES Solok Kota yang baru Guntur Hindarsyah

SOLOK, HALUAN — Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Solok Kota yang baru Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Guntur Hindarsyah, Sik., meminta dukungan dan kerjasama semua pihak di Kabupaten dan Kota Solok dalam mengemban tugas sebagai Kapolres guna meningkatkan pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat. “Saya berharap sangat pada semua elemen masyarakat memberi masukan dan informasi dalam pelaksanaan tugas seharhari, sehingga demikian hubungan baik timbal balik dapat terjadin dan terwujud sebagai mana harapan semua pihak, jelas Guntur Hindarsyah ketika pisah sambut antara dirinya dengan Kapolres yang lama AKBP Lutfi

Martadian di Mapolres Solok Kota Kamis(20/12). Sebagai orang baru yang bertugas di Solok dan Ranah Minang umumnya, Guntur siap menerima kritikan yang sehat dan membangun sehingga antara polisi dan masyarakat terjalin hubungan kemitraan. Selaku institusi penegak hukum, Guntur mengaku siap menjalankan amanah dan kepercayaan yang dberikan. Menurut pria asal Kota Bandung yang sebelumnya bertugas di Polisi daerah (Polda) Bengkulu itu, apa yang diberikan pada Kapolresta yang lama hendaknya juga sejalan dengan yang baru, sebalknya Guntur siap membantu pemerintah daerah yang membawahi 5 kecamatan di Kabupaten Solok dan Kota Solok >> Editor : Atviarni

dalam pelayanan dan perlindungan hukum. Sementara itu Wakil Bupati Solok Desra Ediwan atas nama Bupati/Walikota Solok dalam sambutannya sangat berterima kasih pada Kapolres yang lama Lufi Martadian dalam melaksanakan tugas di Kabupaten dan Kota Solok. Sebaliknya kepada Kapolres yang baru siap menerima dan bekerjasama dari berbagai bentuk. Desra Ediwan mengaku banak suka dan duka bersama Kapolres yang lama apalagi saat masuk Kota Solok sedang dilaksanakan Pemilihan kepala daerah (Pilkada), semua proses demokrasi Pilkada dapat berjalan dengan baik dan aman, terang Desra Ediwan.(h/alf) >> Penata Halaman:Rahmi


FIGURA 21

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

Anggun Gugup Jadi Juri ‘X Factor’ Indonesia ANGGUN C Sasmi senang sekaligus gugup menjadi juri X Facktor Indonesia, bersama Ahmad Dhani, Bebi Romeo, dan Rossa. “Aku baru pertama kali jadi juri untuk singing contest. Dulu pernah jadi juri pemilihan Miss France di Perancis, 2 tahun lalu,” ujar Anggun di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (19/ 12). Penyanyi yang lama tinggal di Perancis ini pun punya tanggung jawab

besar memilih salah satu kontestan terbaik. Tak heran, Anggun merasa gugup. “Seru, antara aneh, takut, senang, dan excited,” ungkapnya. X Factor Indonesia merupakan a j a n g

pencarian penyanyi, yang bukan hanya berkualitas vokalnya, tapi juga memiliki satu faktor kelebihan di atas panggung, agar menjadi penghibur sejati. X Factor mulai tayang di RCTI, 28 Desember 2012. (h/inl)

Turki Jadi Tujuan Bulan Madu Olla & Aufar B

ULAN madu sepertinya menjadi kegiatan wajib bagi pasangan yang baru saja menikah. Seperti halnya pasangan pengantin baru Olla Ramlan dan

Aufar. Keduanya pun memilih tempat yang cukup unik untuk berbulan madu. Ke mana ya? “Insya Allah mau ke Turki,” tutur Aufar usai acara akad nikah di Masjid Kubah Emas, Cinere, Depok,

Kamis (20/12/2012). Aufar mengungkapkan, Turki merupakan negara yang sangat tepat untuk berbulan madu. Sedangkan sang istri, Olla pun seolah menurut saja dengan keinginan suaminya. “Katanya bagus banget, Aufar mau ke sana, dan saya juga mau ke sana,” jelas Olla. Aufar menambahkan, resepsi akan dihelat setelah bulan madu usai. Namun, sampai saat ini mereka belum menentukan kapan dan di mana resepsi itu akan digelar. (h/dtc)

NYANYI LAGU ROCK

Dewi Perssik Kolaborasi dengan Roy Jeconiah DEWI Perssik dikenal sebagai penyanyi dangdut. Namun apa jadinya jika mantan istri Saipul Jamiell itu menyanyikan lagu rock? Ini pun terjadi saat dirinya berkolaborasi dengan Roy Jeconiahdalam single berjudul Mata Hati. “Saya nggak tahu ke depannya apakah akan terus menyanyikan musik cadas. Saya dapat tawaran dengan Roy Jeconiah, saya dapat peluang dan saya sangat suka,” ujar penyanyi yang akrab disapa Depe ini saat ditemui di peluncuran album KOMPILASI SPEKTAKULER di Tee Box cafe, Wijaya, Jakarta,

Rabu (19/12) malam. Apa yang dilakukan Depe diakui sebagai sebuah kesempatan yang tak boleh disia-siakan. “Pastinya peluangnya bagus banget bisa duet, dengan legend. Benefitnya dengan Ipung, saya

bisa bikin bahagia dia sudah senang banget,” kata Dewi.

Lalu, adakah kesulitan yang dialami oleh Depe dalam menyanyikan lagu rock? “Tingkat kesulitannya dalam memahami jalur rock. Sampai keringetan saya nggak apa-apa, karena saya mau belajar. Minimal saya bisa diterima kolaborasi dengan Roy,” pungkasnya. (h/ kpl)

SYAHRUL

Enjoy Urus Uang dan Aset MENGELOLA sebuah instansi pemerintah yang berhubungan erat dengan masalah keuangan dan aset daerah merupakan tantangan tersendiri bagi seorang Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Syahrul. Lelaki yang ramah ini lahir pada tanggal 3 Januari 1966 dan memiliki seorang anak. Dengan semua kesibukan yang dia geluti selama 1 tahun 6 bulan menjabat sebagai kepala dinas di DPKAD tidak membuat dia mengeluh. “Pekerjaan ini adalah amanah. Kalau kita bisa menjalankan dengan

sepenuh hati akan terasa ringan. Sewaktu saya bekerja sebagai staf dulu, pekerjaan saya memang monoton. Masuk jam 08.00 wib pulang jam 17.00 wib. Itu saja setiap hari. Dengan perubahan yang saya geluti sekarang, otomatis kehidupan saya sedikit berubah, namun saya enjoy saja. Karena saya pikir perubahan itu perlu. Apalagi ke arah yang lebih baik,” ungkapnya. Tambahnya lagi, ketika menjabat sebagai kepala dinas, otomatis kehidupan y a n g monoton itu akan berubah 100

>> Editor : Nova Anggraini

persen. Dahulu dia bisa bekerja di belakang meja saja, sekarang tidak lagi. “Sekarang saya baru bisa tidur, ketika staf sudah tidur,” katanya, mengibaratkan pola hidupnya saat ini. Disinggung soal waktu untuk keluarga, dengan enjoy pria ini menjawab bahwa keluarganya mengerti dengan profesinya saat ini. “Bagi mereka (keluarga) bukan pertemuan yang sering yang mereka inginkan, akan tetapi bertemuan yang berkualitas, itu yang penting. Dengan jarang bertemu, saya benar-benar memanfaatkan waktu ketika ada kesempatan bersama mereka,” tambahnya. (h/ cw-oos)

>> Penata Halaman: Rahmi


22

PASAMAN Ranah Saiyo

LINGKAR Seminar PNPM-MPD untuk Tanggulangi Kemiskinan PASAMAN,HALUAN — Kepala Kantor Pemberdayaan masyarakat Nagari Yanni Habbaintis mengatakan, kegiatan seminar lokakarya para SKPD yang dilaksanakan dalam program PNPM-MPD bertujuan memperkuat komitmen SKPD dalam rangka penanggulangan kemiskinan. Hal itu dikatakan Yanni Habbaintis kepada Haluan Kamis (20/12), di ruang kerjanya. Disebutkan, program ini juga memperkuat koordinasi lintas sektoral dalam program pemberdayaan masyarakat, menyusun rencana strategis program penangulangan kemiskinan daerah dan memperkuat forum SKPD dalam menyusun rencana kerja pembangunan daerah. Tentunya hasil yang diharapkan dlam semiloka itu adalah memperkuat komitmen penangulangan kemiskinan, memperkuat komitmen pengembangan sistem pembangunan daerah yang berpihak pada masyarakat, terintegtasinya program-program pemberdayaan serta terumuskan kesepakatan bersama untuk mensukseskan pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat. Semiloka itu dilaksanakan di aula Badan Pemberdayaan Masyarakat diikuti oleh seluruh SKPD. Dimana semiloka ini dilaksanakan melalui dana DIPA PNPM-MPD tahun 2012. (h/tos)

Pendidikan Jadi Prioritas Pemkab LUBUK SIKAPING, HALUAN — Wakil Bupati Pasaman Daniel mengimbau kepada masyarakat setempat untuk melaporkan jika ada anak yang tidak mendapatkan pendidikan karena keterbatasan biaya. “Peningkatan sektor pendidikan merupakan bagian dari prioritas program yang tengah dilakukan oleh Pemkab Pasaman, jadi setiap anak mesti berkesempatan untuk mengecap dunia pendidikan,’’ kata Wabup di Lubuk Sikaping, Rabu (19/12). Ia menyebutkan, saat ini Pemkab telah menyediakan berbagai bantuan untuk beasiswa termasuk melalui Badan Amil Zakat (BAZ) Pasaman yang setiap tahun di kumpulkan dari kalangan PNS dan masyarakat umum lainnya bagi anak kalangan kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. ”Jadi, tidak ada cerita untuk tidak memiliki kesempatan untuk mengecap dunia pendidikan. Asal ada laporan yang jelas untuk diajukan ke Pemkab setempat,” ujar Daniel. Ia menambahkan, secara bertahap Pemkab Pasaman juga sudah melakukan perbaikan serta peningkatan pada sarana dan prasarana penunjang pendidikan melalui APBD Pasaman dan bantuan dari provinsi serta Pusat. Perbaikan berbagai fasilitas tersebut, jelas Wabup dimaksudkan agar proses belajar dan mengajar siswa di seluruh jenjang pendidikan dapat berjalan dengan suasana yang kondusif. Menurut dia, dengan meningkatnya fasilitas sekolah terutama ruangan belajar maka secara bertahap Pemerintah setempat juga akan mulai mengejar untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan itu sendiri. Salah satu langkah nyata dalam mendukung hal tersebut, Pemkab sudah menganggarkan pada tahun depan untuk melaksanakan bimbingan belajar gratis, terutama bagi siswa yang akan mengikuti ujian nasional agar lebih matang dalam menjawab soal yang akan diujikan nanti.(h/wel/tos)

Bupati Apresiasi Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon LB SIKAPING, HALUAN — Bupati Pasaman H Benny Utama, SH.MM menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada sejumlah elemen yang telah mendukung program pemerintah yakni Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon. Apreasiasi tersebut disampaikan bupati dalam sambutannya pada peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) di Lubuk Sikaping, Selasa (18/12). Apresiasi tersebut disampaikan kepada Ketua Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Pasaman Ny.Hesti Benny Utama yang telah menggagas program 1 PAUD 2 pohon. Apresiasi serupa juga disampaikan Bupati Pasaman kepada Ny.Lin Joko Purnomo (Ketua Bhayangkari Cab Pasaman) atas peran aktif melakukan aksi penanaman pohon diberbagai lokasi tanam dan BEM STIH Yappas yang mampu menggerakkan mahasiswa dan civitas akademi untuk melakukan penanaman pohon. Lebih lanjut Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat Kab Pasaman untuk membudayakan menanam pohon. Sementara itu saat membacakan sambutan Menteri Kehutanan RI Zulkipli Hasan, disebutkan bahwa minat masyarakat untuk menanam pohon sangat tinggi. Menanam pohon telah membudaya di masyarakat dan menjadi salah satu alat pemersatu bangsa Indonesia. Dikatakan, secara nasional capaian realisai gerakan penanaman pohon selama tiga tahun terakhir telah melebihi target penanaman minimal satu milyar pohon setiap tahun. Dalam lomba Penghijauan dan Konservasi Alam (PKA) dan Wana Lestari Tingkat Sumbar tahun 2012, Kab Pasaman meraih juara pada tiga kategori. Yakni, Armayulis (Ketua Kt.Tunas Muda) meraih juara I kategori Kelompok Tani Hutan (KTH), Panyahatan Ritonga (SDN 04 Makmur Padang Gelugur) memperoleh juara I Kategori Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDN), dan Amridal (Dishut Pasaman) meraih juara I kategori Polisi Kehutanan. (h/wel/tos)

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

Beberapa Ranperda Segera Disahkan Jadi Perda PASAMAN, HALUAN — Beberapa Ranperda diantaranya, Ranperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Ranperda tentang Transparansi, Partisipasi Masyarakat dan Akuntabilitas dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah serta Ranperda tentang Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Nagari (BUMNagari) dalam waktu dekat akan disahkan menjadi Perda Kabupaten Pasaman.

Perumusan Ranperda ini merupakan hasil dari prakarsa dari para anggota dewan itu sendiri. Bupati Pasaman, Benny Utama di Lubuksikaping, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada segenap pimpinan dan anggota dewan terkait pembahasan Ranperda yang diusulkan atas prakarsa anggota DPRD Pasaman tersebut. “Berdasarkan catatan kami tiga Ranperda prakarsa atau inisiatif dari Dewan itu baru pertama kali terjadi dalam sejarah kedewanan di Pasaman. Oleh sebab itu, pantas dibanggakan dan diapresiasi” kata Bupati Benny, Kamis (20/12). Menurutnya, terkait ke tiga Ranperda itu masih banyak yang harus digarisbawahi dan ditanggapi untuk dilakukan penyempurnaan sebelum disahkan menjadi Perda. ”Seperti, penambahan bab dan pasal pada Ranperda tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup sehingga tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya. Selanjutnya, Ranperda tentang Transparansi, Partisipasi Masyarakat dan Akuntabilitas dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah harus seiring sejalan dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Demikian juga halnya dengan Ranperda tentang Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan BUM-Nagari, perlu kajian komprehensif sehingga tidak ada kerancuan dalam pelaksanaan dan pembentukan Badan Usaha Milik Nagari nantinya. (h/ndi)

Satu PAUD Dua Pohon Digagas LB SIKAPING, HALUAN — Ketua Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Pasaman Ny.Hesti Benny Utama menggagas program 1 PAUD 2 pohon. Gagasan tersebut dibuat dalam rangka mendukung program pemerintah yakni Gerakan Penanaman Satu Miliar Pohon. Ny Hesti Benny Utama dalam perbincangannnya dengan wartawan menyebutkan, bahwa pohon merupakan salah satu mahluk hidup yang dapat menyelamatkan bumi dari pemanasan global. Pohon mempunyai banyak manfaat yang dihasilkan salah satunya adalah menyerap karbondioksida dan menghasilkan oksigen sebagai udara untuk bernafas. “Untuk itu sangatlah penting untuk kita menanam pohon dan sekaligus kita ikut berpartisipasi dalam menyelamatkan lingkungan dan bumi kita ini,” jelas Hesty. Hesti sangat menyadari, pendidikan harus menanamkan kecintaan lingkungan hidup kepada jiwa para murid sejak usia dini dengan memperlihatkan fenomena yang terjadi secara langsung. Dengan begitu, mereka akan mempunyai komitmen, kepedulian, dan rasa memiliki lingkungan sekitarnya. Sebab, mereka paham, lingkungan itu mendukung kehidupannya. “Ramah lingkungan dan perilaku sehat harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hesti. Dikatakan, makanya setiap ada pendirian sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selaku Ketua Forum PAUD selalu menyarankan minimal untuk menanam dua pohon pada lingkungan tersebut, jelas Hesti. (h/wel/tos)

KETUA STAI Yulinasri bersama unsur pimpinan merumuskan program kerja untuk periode 2013-205. AHDI SUSANTO

STAI YDI Lubuk Sikaping, Islami dan Profesional PASAMAN, HALUAN — Unsur Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yayasan Dakwah Islamiah (YDI) Lubuk Sikaping merumuskan program kerja periode 2013-2015, di Ruang Sidang Pimpinan Sekolah Tinggi Agama Islam tersebut, Kamis (20/12). Ketua STAI YDI Lubuk Sikaping, Drs. Yulinasri saat membuka acara tersebut mengatakan bahwa rapat kerja yang dilaksanakan saat itu, merupakan pondasi awal untuk menjalankan amanah yayasan yang sudah diembankan kepada seluruh unsur pimpinan untuk tiga tahun ke depan. Lebih kongkrit, program ini merupakan penjabaran visi yang sudah ia cetuskan yakni Islami dalam kepribadian, profesional dalam pekerjaan dan mandiri dalam kehidupan. Yulinasri juga berharap, program yang dibuat adalah program aplikatif sehingga keberadaan STAI sebagai

sekolah tinggi yang terletak di Pasaman mampu memberikan kontribusi untuk mensyiarkan agama Islam, membangun dan mencerdaskan masyarakat. Selain sebagai bentuk pengabdian, program yang dirumuskan juga mampu memperkuat STAI YDI Lubuk Sikaping sebagai sekolah tinggi yang dilengkapi dengan segala keakademikannya (penelitian dan berbagai karya, baik dosen maupun mahasiswanya). Dari pantauan Haluan saat proses perumusan program kerja tersebut terlihat suasana alot, panas dan penuh kekeluargaan tercipta. Menarik lagi adalah saat nilai-nilai ibadah tertanam oleh semua hadirin yang hadir saat itu. Pantauan Haluan sehubungan dengan keberadaan STAI YDI Lubuk Sikaping itu sebagai sebuah sekolah tinggi yang sudah terakreditasi B sudah

layak dan sama saja dengan sekolah tinggi besar lainya yang ada di Sumbar, hanya saja letaknya berada di Kabupaten. Kampusnya megah berada diatas tanah yang sudah menjadi hak milik yayasan sekolah tersebut. Ruang belajar, perpustakaan, mesjid, perkantoran, halaman kantor dan taman tertata rapi di atas tanah lebih kurang dua hektar itu. Kampusnya juga strategis, terletak di tepi jalan raya lintas Sumatra berdekatan pula dengan gedung dan bangunan pemerintah seperti dinas Perhubungan, kantor pengadilan, Mapolsek Lubuk Sikaping, Tama Kota dan Bangunan SMA RSBI Lubuk Sikaping. Sekarang, tahun 2012 ini kampus tersebut juga sudah dilengkapi dengan ruang mikroteaching dan bangunan serbaguna yang menambah kelengkapan sekolah tinggi yang dipimpin oleh Yulinasri itu.(h/ndi)

DPRD Bahas Ranperda Badan Usaha Milik Nagari PASAMAN,HALUAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman menggelar rapat paripurna dalam penyampaian laporan Pansus Ranperda Badan Usaha Milik Nagari, laporan Pansus Ranperda Penyertaan Modal Pemerntah Daerah kepada PDAM, Laporan Pansus Ranperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada PT Equator Pasaman, dan Laporan Pansus Ranperda Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Bank Nagari. Rapat paripurna yang diselenggarakan di ruang sidang DPRD Kabupaten Pasaman, Jum’at (14/12) lalu dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Drs. Syamsurizal, Ketua DPRD Pasaman Drs. Syahrizal Yusuf, Wakil Ketua DPRD Adri Umar, Wakil Ketua DPRD Irian Nofri serta para undangan lainnnya. Sehubungan dengan pembahasan Ranperda tentang Badan Usaha Milik Nagari Pansus DPRD Pasaman dalam laporannya menyampaikan bahwa legal formal Pansus Ranperda Badan Usaha Milik Nagari Kabupaten Pasaman bekerja berdasarkan Keputusan Dewan Nomor 19/KPTS/PIMP/DPRD/PAS-2012

tanggal 5 Desember 2012. “Sesuai amanah dan tugas yang diberikan oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Pasaman kepada Pansus, Maka Pansus telah melaksanakan kegiatan seperti Rapat Internal Pansus membahas materi Ranperda Badan Usaha Milik Nagari dan menyusun jadwal kegiatan pada tanggal 5 Desember 2012,” ucapnya. Selain itu, juga untuk rapat Pansus dengan SKPD terkait pada tanggal 6 desember 2012, Kunjungan Kerja Pansus ke Kabupaten Bulendeng dan Kabupaten Badung Propinsi Bali tanggal 9 – 12 Desember 2013, serta rapat kerja internal Pansus tanggal 14 Desember 2012 guna menghimpun dan menyimpulkan bahan-bahan masukan guna penyempurnaan materi Ranperda serta menyusun laporan pansus ranperda tentang Badan Usaha Milik Nagari. Mengingat Perda Badan Usaha Milik Nagari ini merupakan Ranperda prakarsa DPRD dari Komisi B, dan telah melalui pengkajian dari Balgda DPRD, maka untuk penyempurnaannya pansus telah melakukan perubahan yang dirasa perlu sebagaimana yang kami sampaikan tadi, maka bersama in disam-

paikan Ranperda BUMnag tersebut kepada rapat paripurna ini untuk dapat dilakukan pembahasan selanjutnya sesuai dengan mekanisme yang ada. Sementara itu, tentang penyertaan modal Pemerintah Daerah kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Pasaman, panitia khusus DPRD Pasaman dalam laporannya menuturkan bahwa secara legal formal pansus ranperda tentang penyertaan modal pemerintah daerah kepada PDAM Pasaman bekerja berdasarkan keputusan dewan nomor : 16/KPTS.PIMP/ DPRD/PAS-2012 tanggal 5 November 2012. Selanjutnya, rancangan Perda Pasaman tentang penyertaan modal Pemda kepada PDAM Pasaman setelah menjadi peraturan daerah diikuti oleh peraturan bupati pasaman yang mengatur secara teknis hal-hal yang belum diatur dalam peraturan daerah tentang penyertaan modal Pemda kepada PDAM Pasaman. Serta, Pansus Ranperda tentang penyertaan modal Pemda kepada PDAM Pasaman meyerahkan kepada sidang paripurna untuk diproses sesuai dengan mekanisme yang berlaku. (h/tos/wel)

Polisi Mitra Kampus Disosialisasikan PASAMAN, HALUAN — Polisi Resort (Polres) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Pasaman menggelar sosialisasi pelopor keselamatan lalu lintas sebagai Polisi Mitra Kampus di Perguruan Tinggi STIH-STIE Yappas Lubuksikaping Kabupaten Pasaman, Senin (17/12). Acara yang bertempat diperguruan tinggi STIH-STIE Yappas tersebut dihadiri Kepala Satuan Lalu Lintas Pasaman AKP. Yuhendri, SH, Kepala Jasa Raharja, Ketua Yayasan Shaleh Lubis, Ketua STIH, Wakil Ketua 1 STIH, Wakil Ketua III Hab-

bibullah, para mahasiswa serta undangan lainnya. Kasat Lantas Pasaman Yuhendri dalam paparannya mengatakan, tentang garis besar rencana umum nasional keselamatan (RUNK), tata cara berlalu lintas utk mewujudkan kader pelopor keselamatan berlalu lintas tentang Jalan, Marka, Apil, Rambu, Laka lantas, dan Pelanggaran. “Seperti pedoman RUNK harus meningkatkan manajemen keselamatan llaj (safe management), meningkatkan jalan yang berkeselamatan (safer road), peningkatan kendaraan yang

berkeselamatan (safer vehicles), peningkatan perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan (safer people), serta peningkatan perwatan pasca kecelakaan (post cr),” ucap Yuhendri. Ia menambahkan, pada saat ini faktor-faktor yang banyak menyebabkan kecelakaan lalu lintas seperti sistem yang ada tidak teratur, faktor alam, faktor kendaraan yang tidak mendukung, manusia yang berkendaraan, jalan dan infrastruktur. “Selain faktor penyebab kecelakaan Lalu lintas, para pengendara kendaraan bermotor juga

sering melakukan pelanggaran yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas seperti para kendaraan bermotor sering melanggara traffic light dan melanggar marka stop,” ujarnya. Selain itu, juga mengendarai kendaraan bermotor dengan cara melawan arus, dalam kecepatan tinggi tidak menjaga jarak dengan kendaraan lainnya, berpindah arah, balik arah memotong median, dan tidak menggunakan helm, serta berbonceng lebih dari 1 orang. Untuk mengatasi semua itu, Yuhendri menerangkan agar

para pengemudi yang akan melewati kendaraan lain harus mempunyai pandangan yang bebas dan menjaga ruang yang cukup bagi kendaraan yang dilewatinya, mengambil jalur sebelah kanan kendaraan yang dilewati, dalam keadaan tertentu boleh sebelah kiri jika lajur kanan macet. “Budayakan keselamatan sebagai kebutuhan, karena kecerobohan setiap pengendara kendaraan bermotor akan berakibat fatal bagi pengemudi dan masyarakat sekitar,” pungkas Yuhendri. (h/tos/wel)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


RIAU DAN KEPRI 23

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

Gubernur Kepri Serahkan DIPA TANJUNGPINANG, HALUAN — Gubernur Kepulauan Riau, Drs. Muhammad Sani menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2013 ke bupati, walikota dan seluruh perwakilan instansi vertikal yang ada di Kepri. Namun pada penyerahan itu, tidak tampak kehadiran Bupati Natuna dan Bupati Lingga. Pada kesempatan itu, gubernur meminta kepada seluruh penerima DIPA agar anggaran dapat digunakan secara efektif, tepat sasaran, merata dan adil. “Semoga tentunya memberikan dampak positif bagi bergeraknya perekonomian masyarakat Kepri,” kata Sani. Masih kata Sani, diringa sangat gembira dengan kenaikan DIPA yang diterima oleh Kepri. Diharapkan dapat meningkatkan kinerja seluruh pemerintah kabupaten-kota dan instansi vertikal. “Artinya dapat meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di Kepri,” harapnya. Saat ini, pemerintah pusat menargetkan angka pertumbuhan ekonomi Kepri dua digit. Sedangkan

capaian rata-rata pertumbuhan ekonomi Kepri selama ini sebesar delapan persen. “Keinginan Presiden, angka pertumbuhan ekonomi kita bisa 10 persen. Saat ini sudah hampir delapan persen. Tugas kita semua adalah mencapai angka 10 persen tadi,” kata Gubernur. Sebelunya, Plt Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau, Iskandar mengatakan bahwa untuk tahun ini, Kepri mendapat total DIPA sebesar Rp10,35 triliun. Angka ini meningkat sebesar 24 persen dari tahun sebelumnya yang “hanya” sebesar Rp7,88 triliun. “Adapun dana transfer sebesar Rp7,282 triliun pada awal tahun anggaran 2013 ini telah dialokasikan dana sebesar Rp3,068 triliun yang telah ditetapkan ke dalam 373 DIPA. Sehingga totalnya sebesar

KILAS

APBD Terlambat, DID Hilang PEKANBARU, HALUAN — Pemerintah Provinsi Riau, kembali mengingatkan kepada kabupaten dan kota yang belum menyelesaikan APBD tahun 2013, untuk segera menyelesaikan dan diserahkan ke Pemprov Riau, sebelum tanggal 31 Desember 2012. Dari 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau, baru Kabupaten Kampar dan Rokan Hulu sudah dievaluasi APBD tahun 2013. Jika tidak diselesaikan hingga tanggal 31 Desember 2012, maka daerah yang tidak menyelesaikan APBD tidak akan mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID), atau skor akan berkurang untuk mendapat insentif. Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Keuangan Povinsi Riau, Hardy Djamaluddin, Kamis (20/12). Dijelaskannya, selain Kampar dan Pelalawan, masih ada tiga kabupaten/kota lainnya yang menyusul, yakni Kabupaten Siak, Pelalawan dan Kota Pekanbaru. “Baru dua Kampar dan Rohul yang telah dievaluasi, sedangkan Siak, Pekanbaru, dan Pelalawan masih dalam proses, sedangkan Kabupaten yang lain belum juga menyelesaiknnya, dan batas waktu akhir sampai tanggal 31 Desember,” terang Hardy. (h/hr)

Bupati Indra Ingatkan Bahaya Filariasis TEMBILAHAN, HALUAN — Bupati Indragiri Hilir, H Indra Muchlis Adnan, Kamis (20/ 12) mengingatkan bahaya penyakit filariasis. Penyakit yang oleh sebagian orang dianggap kutukan nabi itu bisa dicegah, namun tidak bisa diobati begitu sudah terinfeksi. Peringatan itu disampaikan mantan Ketua DPD Golkar Riau tersebut, saat menghadiri Istighosah 1434 Hijriah di Gedung Venue Futsal, Sungai Beringin, Tembilahan. Jika selama ini banyak pihak beranggapan penyakit yang dikenal sebagai kaki gajah itu hanya menyerang bagian kaki saja. Dalam kenyataan di lapangan penyakit itu bisa menyerah bagian tubuh mana saja. Ketika memaparkan penyakit filariasis, Indra juga menyertakan foto pendukung. Karuan saja suasana istghosah menjadi semarak. Menurut dia, sampai saat ini masih terdapat warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan oleh cacing itu. “Kalau penyakit itu sudah parah dan bagian tubuh susah untuk digerakan, ya terpaksa diamputasi. Penyakit ini bisa dicegah, tapi jika telah terinfeksi tidak dapat lagi diobati” ucap Indra Muchlis Adnan. Pada saat bersamaan dilakukan juga penyerahan secara simbolis E KTP. Penyerahan ini menandai segera didistribusikannya dokumen kewarganegaraan yang sudah selesai diterbitkan. Kepada warga yang sudah melakukan perekaman E KTP diminta untuk bersabar sebelum dokumennya dapat langsung diambil. (h/hr)

Rp 10,35 triliun” urai Iskandar. Rincian 373 DIPA itu terdiri antara lain Kantor Pusat (KP) dan Kantor Daerah (KD) sebanyak 264 DIPA dengan total nilai Rp2,78 triliun. Untuk dana Dekosentrasi dialokasikan sebanyak 64 DIPA dengan total sebesar Rp172,6 miliar. DIPA tugas pembantuan sebanyak 36 DIPA dengan nilai Rp 65,1 miliar. Dan terakhir, DIPA urusan bersama sebanyak 9 DIPA dengan total penyaluran dana sebesar Rp50,5 miliar. Dalam kesempatan itu, Iskandar juga meminta kepada seluruh penerima DIPA agar dapat segera menyalurkan dana tersebut. Berdasarkan pengalaman, serapan anggaran paling banyak dilakukan diakhir tahun. Sehingga, dalam pengerjaannya tidak terlalu optimal dan tergesa-gesa. Iskandar juga sangat mendukung upaya mewujudkan good governance dan meningkatkan layanan kepada masyarakat, yang sejalan dengan reformasi birokrasi di bidang keuangan. “Untuk itu, perlu komitmen bersama semua pihak untuk melaksanakan APBN dengan profesional, transparan dan akuntabel,” pungkasnya. (h/hk)

AKLI Beri Solusi Atasi Korsleting Listrik PEKANBARU—Korsleting listrik kerap menjadi masalah yang selalu menggangu masyarakat, terutama dilingkup rumah tangga. Pasalnya, jika listrik sudah mengalami korsleting, tentu hal itu menyebabkan terganggunya aktifitas di rumah tangga apalagi yang bergantung pada arus listrik. Namun, semua masalah itu ternyata tidaklah terlalu sulit diatasi bila masyarakat sudah mengetahui teknisteknis mengatasinya. Beberapa teknik mengatasi korsleting listrik itulah yang dipaparkan oleh Ketua Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Pekanbaru, Yosrizal saat menjadi narasumber dalam seminar yang digelar di Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru (STTP), Kamis (20/12) pagi. Dalam kegiatan yang juga diikuti oleh 16 guru matematika dan sains dari SMP se Kecamatan Tampan ini, Ia mengusung tema “memahami dan mengatasi instalasi listrik dalam rumah”. Yosrizal menerangkan, ketika menghadapi korsleting listrik, seringkali masyarakat merasa panik dan takut. Bahkan akibat terlalu panik, terkadang ada juga masyarakat yang sampai memanggil orang yang ahli listrik untuk mengatasi korsleting yang dialaminya. “Kalau teknis mengatasinya sudah dipahami, masyarakat maupun ibu rumah tangga sebenarnya juga bisa menghadapi masalah tersebut dengan tenang,”ujarnya. Dijelaskannya lagi, korsleting listrik itu terjadi, karena kerusakan ringan atau kerusakan berat pada sebuah jaringan listrik yang berada di rumah. Menurutnya ada beberapa cara dalam mengatasi kerusakan tersebut. “Mengatasi kerusakan-kerusakan ringan, misalnya, lampu putus yang dapat mengakibatkan korsleting, masyarakat awan dapat memulai penyelesaiannya dengan mematikan seluruh sambungan listrik.

SERAHKAN DIPA — Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggran 2013 kepada bupati/walikota, Satker, intansi vertikal dan SKPD dilingkungan Pemprov Kepri yang dilaksankan di Aula Kantor Gubernur Kepri, Kamis (20/12). Terlihat Gubernur Kepri HM Sani menyerahkan DIPA kepada Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan. HK

lalu semua perangkat dinyalakan satu persatu. Kalau saat menyalakan perangkat terjadi korsleting, berarti ada masalah dengan perangkat listrik yang bersangkutan,” ungkapnya. Di samping itu, korsleting itu juga bisa disebabkan oleh masalah sederhana. Misalnya karena debu, basah dan hal lain yang luput dari perhatian. Dia menambahkan, jika masyarakat sudah paham dengan masalah korsleting listrik yang dialami, maka setiap orang pasti bisa memperbaikinya sendiri. “Tapi jika kerusakannya dirasa cukup berat, barulah disarankan memanggil tenaga yang sudah ahli di bidang kelistrikan. Karena korsleting jika tak diatasi dengan benar bisa berakibat fatal dan menyebabkan kebakaran,” imbuhnya. Melihat masalah-masalah itu, AKLI merasa terpanggil untuk menyampaikan pentingnya memelihara instalasi listrik. Selain itu, AKLI juga ingin langkah-langkah antisipasi ini dapat mengurangi angka kebakaran. Yosrizal juga mengaku ingin menyampaikan pada masyarakat tentang keberadaan AKLI. Sehingga, kapan pun dibutuhkan, AKLI bisa memberitahukan pentingnya listrik dini pada masyarakat. Terutama guna mengurangi resiko kebakaran yang akhir-akhir ini sering terjadi karena kurang pahamnya masyarakat tentang kelistrikan. Yosrizal menilai, listrik sudah menjadi suatu kebutuhan primer masyarakat. Artinya, listrik tidak bisa lepas dari kehidupan siapapun. Karena itu, masyarakat perlu memahami masalah-masalah yang berkaitan dengan listrik. “Kita memang fokus mensosialisasikan hal ini dengan lembaga pendidikan, karena guru bisa membantu menyampaikan pada siswa. Lalu siswa menyampaikan ke keluarganya di rumah masingmasing,” tutupnya. (h/hr)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : BARU DATANG MESIN CANON IR 5000 & CANON IR 6000 DARI JEPANG DRUM BARU HARGA NEGO

AN PERSEDIA S A T A B R E T CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Irvand


24

JUMA JUMATT, 21 DESEMBER 2012 M 8 SHAFAR 1434 H

Ada Beasiswa MBA untuk Para Manajer JAKARTA, HALUAN — Nanyang Technological University (NTU) kembali membuka kesempatan beasiswa bagi kandidat dari seluruh dunia untuk meraih gelar MBA. Hanya saja, syaratnya, kandidat harus sudah memiliki gelar pascasarjana dari berbagai bidang ilmu paling tidak delapan tahun, termasuk pengalaman manajerial selama lima tahun. Kandidat harus memiliki kualitas kepemimpinan dalam organisasi yang bergerak di bidang pelayanan masyarakat dan kemampuan berbahasa Inggris yang baik. Tentu saja, kandidat juga harus memperoleh rekomendasi dari pimpinan perusahaan, organisasi atau kementerian asal. Beasiswa ini hanya berlaku selama 1 tahun. Penerimanya akan memperoleh beasiswa penuh atau sebagian di NTU, MIT, dan kunjungan studi lintas benua lainnya. Beasiswa ini juga meliputi biaya hidup sebesar 1.200 dolar Singapura dan tiket pesawat pergi dan pulang ke MIT untuk peserta program yang berprestasi. Untuk program yang dimulai pada Juli tahun depan, aplikasi beasiswa akan ditutup sampai 31 Januari 2013. Aplikasi bisa dilakukan secara online melalui laman resmi NTU. (h/kcm)

Pemerintah “Ogah-ogahan” Benahi Guru JAKARTA, HALUAN — Masalah pendidikan di Indonesia tak ada habisnya. Guru dinilai sebagai masalah utama pendidikan di Indonesia. Kompetensi dan kualitas para pendidik tidak merata. Sebagian besar guru-guru Indonesia saat ini dinilai hanya mengutamakan kewajiban untuk mengajar dan mendidik secara kognitif, namun tidak bisa menghadirkan inspirasi agar para siswanya bisa meraih sesuatu. Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan guru. Pemerintah melalui kementeriannya sebagai penjamin kualitas gurulah yang harus bertanggung jawab. “Secara umum, kualitas guru tidak terlalu baik. Kalau kita membereskan guru, kita bisa selesaikan porsi terbesar masalah pendidikan. Tapi sayangnya, pemerintah enggak mau,” tuturnya kepadaKompas.com, pekan lalu. Anies mengatakan, ada lebih dari 200 ribu institusi sekolah di seluruh nusantara. Upaya untuk membenahi kompetensi dan kualitas guru tentu membutuhkan daya dan dana yang sangat besar. “Usaha akan besar, waktu lama, tapi pemerintah maunya jalan yang cepat saja,” tambahnya. Oleh karena itu, menurut Anies, utak-atik kurikulum bukanlah jalan keluar untuk membenahi pendidikan Indonesia. Ketua Program Indonesia Mengajar itu mengatakan materi dan mekanisme penerapan kurikulum tidak jauh berbeda. Meski datang dengan kemasan yang berbeda, jika kualitas guru yang menerapkannya tetap sama, maka mustahil mencapai kemajuan yang signifikan. “Problemnya bukan pada ubah kurikulum atau tidak tapi pada kompetensi (guru). Ini (mengubah kurikulum) seperti mencari obat yang minumnya paling enak, bukan obat yang paling efektif menyembuhkan. Kita melihat (pemerintah) cenderungnya mau gampangnya saja,” tuturnya. Anies mencontohkan, para guru yang terlibat dalam program Indonesia Mengajar yang digagas dan dijalankannya sampai saat ini bergerak dengan acuan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Namun, tak ada keluhan dari anak didik di daerah-daerah mitra. “Pengajar Muda pakai kurikulum nasional, tapi enggak ada anak yang mengeluh berat karena gurunya menyenangkan. Jadi masalahnya pada materi atau orangnya?” tandasnya kemudian. (h/kcm)

UN 2013

20 Paket Soal untuk Satu Lokal PADANG, HALUAN — Paket Ujian Nasional (UN) tahun 2013 ditetapkan sebanyak 20 paket untuk satu lokal. Sementara pengawasan terhadap berlangsungnya UN tetap dilaksanakan oleh guru-guru dari SMA dengan sistem silang. Sebelumnya jumlah paket soal yang diujikan sebanyak 5 paket. Pra UN 2013 yang berjalan di Sumatera Barat pun tetap menggunakan 5 paket soal ujian. “Awalnya ada wacana, pengawasan dilakukan guru SMP. Karena jumlah sekolah SMP dan SMA tidak linear, hal ini pun dibatalkan,” demikian dikatakan Rektor Universitas Andalas, Werry Darta Taifur, Kamis (20/12). Dikatakan Werry, hal ini sudah menjadi keputusan yang ditetapkan Majelis Rektor se-Indonesia, Rabu (19/12) lalu. Diberlakukannya, 20 paket soal ujian ini, diharapkan mampu meminimalisir kecurangan yang seringkali terjadi. “Bagi sekolah yang curang dalam pelaksanaan UN, sekolah tersebut akan dihapus dalam daftar penerimaan mahasiswa baru untuk Unand dan UNP,” tambah Werry. Kecurangan ini sendiri katanya, bisa dideteksi secara otomatis. Dengan membandingkan data yang terdapat dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa dengan hasil UN itu sendiri. Sementara Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) berdasarkan berita Tempo 19 April 2012, mencatat adanya kecurangan yang bersifat struktural pada Ujian Nasional di sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di tujuh daerah, yaitu Sumatera Utara, Brebes-Jawa Tengah, Pulau Muna-Sulawesi Tenggara, Bekasi-Jawa Barat, Pandeglang-Banten, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Sedangkan data dari Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengungkapkan, terdapat 254 aduan dari masyarakat. Jenis laporan tersebut beragam, baik terkait dengan isu kebocoran, soal rusak, hingga jual beli naskah. Untuk isu kebocoran soal UN terdapat 27 laporan, 6 isu jual beli soal, 20 isu bocor kunci jawaban, dan lainnya. Berdasarkan data Pra UN yang diselenggarakan November lalu, tercatat sekitar 49 ribu siswa yang mengikuti ujian. diperkirakan jumlah peserta UN tahun 2013, tidak akan jauh berbeda dengan jumlah ini. (h/cw-eni)

PUSAT KEGIATAN — Kawasan GOR H Agus Salim Padang tak hanya dimanfaatkan masyarakat sebagai pusat kegiatan berolahraga tapi juga tempat berkumpul bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas mereka. HASWANDI

RAPBD TAHUN 2013

Alokasi untuk Pendidikan di Bawah 10 Persen PADANG, HALUAN — Anggota Komisi IV DPRD Sumbar Sitti Izzati Aziz mengaku kecewa dengan alokasi anggaran pendidikan pada RAPBD 2013. Karena, anggaran yang dialokasikan tidak sesuai dengan amanah undang-undang, yang mengharuskan anggaran untuk pendidikan minimal 20 persen, dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Untuk tahun 2013, ungkapnya, anggaran untuk urusan pendidikan hanya Rp98 miliar, atau kurang 10 persen dari total RAPBD yang mencapai Rp3 triliun lebih. Jika ditarik lebih dalam lagi, maka anggaran yang dikelola

langsung oleh Dinas Pendidikan, hanya sekitar 5,4 persen. “Karena urusan pendidikan itu juga tertumpang di SKPD lain atau tidak hanya di dinas terkait,” kata politisi Partai Golkar itu. Lebih mengecewakan lagi, katanya melanjutkan, untuk mencukupi angka 20 persen, anggaran sertifikasi guru dan dana BOS dihitung menjadi anggaran pendidikan. Padahal dana tersebut bukan berasal dari APBD, melainkan dari APBN. Artinya, tidak alasan menjadikan anggaran sertifikasi guru dan dana BOS, untuk memenuhi angka 20 persen untuk pendidikan Sumbar di APBD.

“Ketika ditanyakan, dinas terkait malah mengatakan itu kebijakan kepala daerah (gubernur-red). Tentu saja masalah seperti ini tidak sejalan dengan RPJPSumbar, yang ingin Sumbar ini menjadi daerah industri otak. Kecuali kalau ingin melihat masyarakat semakin susah membiayai anaknya sekolah,” tutur Sitti. Ia berharap, masalah ini menjadi perhatian gubernur, apalagi dengan kapasitasnya sebagai seorang guru besar. Tentu akan memberi perhatian lebih terhadap sektor pendidikan dan peningkatan kualitas pendidikan. “Mestinya seperti itu,” ucapnya pendek. (h/cw-eni)

Perubahan Kurikulum Baru Akan Ditolak Lewat Petisi JAKARTA, HALUAN — Hingga saat ini, Koalisi Pendidikan bersama dengan Indonesia Corruption Watch (ICW) masih menanti dukungan publik untuk menandatangani petisi terkait penolakan perubahan kurikulum. Munculnya gagasan petisi ini diakibatkan dari langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dianggap tergesa-gesa

dan tak mempunyai alasan kuat dalam merombak kurikulum. Anggota ICW, Siti Juliantari, mengatakan bahwa petisi tersebut sudah ditandatangani sekitar 500 orang sejak mulai dilempar ke publik melalui situs change.org pada awal Desember lalu. Ia juga menjelaskan bahwa ajakan untuk ikut dalam petisi ini juga disuarakan melalui sosial

media yaitu twitter. “Target awal sekitar 5.000. Saat ini masih sekitar 500. Kami bergerak melalui jaringan dan juga media twitter,” kata Tari, saat dihubungi, Kamis (20/ 12/2012). Sayangnya, petisi ini masih belum diketahui kapan segera akan dirilis dan diserahkan pada Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan. Ia mengaku hingga saat ini pihaknya masih terus membicarakan waktu rilis yang tepat dan terus menggalang massa. “Masih dibicarakan terus untuk waktu rilisnya. Inginnya memang lebih cepat, jadi bisa buat orang lain tergerak,” jelas Tari. Seperti diketahui, Koalisi

>> Editor : Nova Anggraini

Pendidikan bersama dengan ICW, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) dan Persekutuan Gereja Indonesia (PGI) menentang perubahan kurikulum yang dianggap mendadak ini. Untuk itu, tercetuslah membuat petisi online yang ditujukan bagi pihak kementerian dan dapat diakses masyarakat sejak tanggal 5 Desember. (h/kcm)

>> Penata Halaman: Rahmi

Haluan 21 Desember 2012  

Haluan 21 Desember 2012

Advertisement