Issuu on Google+

SENIN, 21 OKTOBER 2013

Harian Umum

16 DZULHIJJAH 1434 H

MEDIA GROUP

EDISI 18, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082388441221

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

AKSES JALAN LAYANG KELOK 9 PUTUS SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.43 12.06 15.21 18.10 19.20

WIB WIB WIB WIB WIB

Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap

(QS Alam Nasyrah 94:7-8) Sumber: www.pkpu.or.id

KHAS

Limapuluh Kota Dilanda Longsor HUJAN lebat di Sumbar sepanjang hari kemarin membawa bencana. Dua kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota dilanda tanah longsor. Bahkan, akses ke jalan layang Kelok 9 terputus akibat longsor itu. LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Seminggu setelah terjadinya bencana tanah longsor yang

sempat menimpun ruas jalan nasional Sumbar-Riau, peristiwa tanah longsor kembali

terjadi di Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (20/10) dinihari. Bencana longsor kali ini, terjadi di beberapa titik di tiga kecamatan masing-masing Kecamatan Harau, Bukit Barisan dan Akabiluru. Di Kecamatan Harau longsor bahkan menutup badan jalan menjelang jalan layang Kelok 9. Sekitar belasan meter

sebelum pintu masuk jalan layang tersebut, timbunan material longsor sempat memutuskan arus lalu lintas Sumbar-Riau. Namun demikian, material longsor di areal jalan layang Kelok 9 berhasil dibersihkan petugas gabungan dari TNI, Polri serta BPBD Kabupaten Limapuluh Kota.

“Curah hujan akhir-akhir ini cukup tinggi, apalagi hujan tak henti-hentinya mengguyur Kabupaten Limapuluh Kota semenjak sore kemarin. Beberapa meter sebelum memasuki jalan layang Kelok 9, sempat ditutupi material longsor. Longsor di jalan Kelok 9,

>> DUA KECAMATAN hal 7

Khaidir sedang berada di kebun pepaya penangnya di Mangor, Kenagarian Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman . BUSTANUL ARIFIN

Pepaya Penang Menggiurkan

G

EMPA bumi tahun 2009 lalu, banyak meruntuhkan bangunan serta banyak pula nyawa yang hilang, bahkan ada juga jasad manusia yang tidak ditemukan akibat tertimbun longsoran tanah bukit. Sebut saja di Cumanak dan Lubuak Laweh, Padang Pariaman tidak sedikit nyawa yang hilang, bahkan banyak mayat yang berkubur dengan lumpur.

>> PEPAYA PENANG hal 7 LONGSOR — Material longsor berupa tanah dan lumpur, menutupi ruas jalan di Jorong Sungai Landai, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Petugas terus melakukan upaya pembersihan dengan alat berat. DADANG

Advertorial

SUAMI LAPOR ISTRI KE POLISI

Cawako Michel Blusukan ke Industri Tahu Sejumlah Alquran dan peralatan sekolah lainnya basah terendam air lumpur.

BANJIR BUNGUS

Masjid dan Sekolah Tertimbun Lumpur PADANG, HALUAN — Banjir yang melanda Bungus Teluk Kabung, Padang Sabtu (19/10), mulai surut. Namun dampak banjir sungguh luar biasa. Sejumlah sekolah, masjid dan beberapa fasilitas umum lainnya tertimbun lumpur. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) bersama 40 anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang, turun tangan membantu warga untuk membersihkannya, Minggu (20/ 10). Sebanyak 2 unit mobil damkar dan mesin portable dikerahkan untuk memudahkan menyemprot air. Personel disebar masing-masing membersihkan Masjid Nurul Hidayah Labuhan Tarok, Masjid Nurul Qolbi dan Madrasah Kayu Aro Kelurahan Bungus Barat. “Upaya bersih-bersih ini kita lakukan menggunakan mobil pemadam kebakaran dan mesin portable untuk memudahkan

PADANG, HALUAN — Selama masa kampanye terbuka Pilkada Padang, bagi pasangan Cawako/Cawawako Michel-Jadi selain memanfaatkan untuk membeli pelayanan pengobatan gratis ke masyarakat, juga blusukan ke tempat industri kecil tak luput pula pabrik tahu. Akhir pekan ini Mohammad Ichlas El Qudsi (Michel) yang merupakan Calon Walikota

Pasangan Selingkuh ‘Diadili’ Warga

Padang nomor urut 2 itu, melihat langsung bagaimana proses pengolahan tahu dan kendala dihadapi salah pabrik tahu di Anduring, Kota Padang. Michel dalam blusukan itu, sempat menanyakan kepada pemilik industri tahu soal proses pengolahan, produksi dan mendapatkan bahan baku berupa kedelai.

>> CAWAKO MICHEL hal 7

ASB Menang, Tunjada PNS Ditingkatkan PADANG, HALUAN — Hari ini pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Padang, Asnawi Bahar dan Surya Budhi (ASB) mengusung tema yang berbeda lagi. Setelah cukup heboh dengan strateginya meninjau ulang penempatan empat orang kepala dinas di Kota Padang, sekarang ASB berencana mengusik PNS lagi. Strateginya, ASB menang, tunjangan daerah (tunjada)

pegawai negeri sipil (PNS) di Kota Padang dinaikkan. Ini tentunya kabar gembira bagi PNS Padang yang selama ini hanya memiliki tunjada sekitar Rp500.000. “Kita merasakan kesejahteraan pegawai negeri sipil ini, seringkali terabaikan. Padahal mereka adalah pelayan masyarakat, yang akan mengurusi

>> ASB MENANG hal 7

PADANG, HALUAN — Sandiwara itu akhirnya terbongkar. Mengaku sebagai adik, ternyata adalah pria idaman lain (PIL) dari seorang ibu berinisial SWH (40). Mereka dipergoki oleh anak kandung SWH sendiri di sebuah kamar kontrakan di kawasan Sungai Sapiah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu (19/10) sekitar pukul 21.30 WIB bersama pemuda RP (20). Keduanya ‘diadili’ warga setempat dan diserahkan ke Polsek Kuranji. Kejadian ini membuat keluarga dan masyarakat geram, sehingga warga sempat memukul pria muda yang juga masih berstatus mahasiswa di Kota Padang itu. Selain itu, warga juga memberikan sanksi kepada pasangan ini secara adat dengan membayar denda puluhan sak semen atas kesalahan yang mereka lakukan. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sebelum diketahui oleh anaknya, ternyata pria RP ini datang ke rumah SWH sekitar pukul 19.00 WIB, ternyata telah diintai oleh pihak keluarganya yang selama ini sudah curiga dengan tingkah lakunya. Karena sejak sebulan belakangan ini meski belum berstatus cerai, SWH sudah tidak

>> MASJID DAN hal 7

>> PASANGAN SELINGKUH hal 7

REAKSI KERAS DARI DPR

Perppu Mendelegitimasi MK JAKARTA, HALUAN — Penerbitan Perrpu (Peratuan Pemerintah Pengganti Undang-Undang) No 1 Tahun 2013 tentang Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, terus mendapat reaksi keras dari Fraksi Partai Golkar dan sejumlah elit parpol. Menurut Anggota Komisi III Bambang Soesatyo, Pemerintahan Presiden SBY justru ikut-ikutan memojokkan kredibilitas MK. “Pemerintahan SBY tampaknya tidak bisa menahan diri dan ikut-ikutan mendeligitimasi lembaga Mahkamah Konstitusi dengan

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I SUMBAR HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I PENDIDIKAN HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

menerbitkan Perppu No 1 Tahun 2013 tentang MK. Seharusnya SBY sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan bersama semua lembaga tinggi negara bekerja keras memulihkan kredibilitas MK di mata rakyat. Fungsi MK untuk membuat keputusan-keputusan yang legitimate harus ditegakkan,” ujar Bambang. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDIP, Eva Kusuma Sundari bahkan menegaskan Perppu itu harus ditolak karena menyalahi aturan dan dianggap tak penting.

>> PERPPU hal 7 HARI INI TERBIT

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

NELAYAN MENGELUH

Terumbu Karang Pantai Tiku Mulai Rusak LINTAS

Stres, Asep Gorok Leher Sendiri SAGULUNG, HALUAN — Diduga stres, Asep, warga perumahan Citra Laguna Tahap I Blok A3 No 11, Sagulung, mencoba mengakhiri hidupnya dengan menggorok lehernya sendiri dengan menggunakan sebilah pisau dapur, Sabtu (19/10) pagi. Aksi nekat tersebut, dilakukan di rumahnya. Setelah itu pria ini keluar rumah berlari-lari di kompleknya tanpa menggunakan busana. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung beramai-ramai mengamankan korban serta mengambil pisaunya. Korban kemudian dibawa ke rumahnya untuk dikenakan pakaian. Jusnal, salah satu warga perumahan Citra Laguna mengatakan, tidak tahu apa masalahnya sehingga pria itu mencoba mengakhiri hidupnya dengan menggorok lehernya sendiri menggunakan pisau dapur. Aksi bunuh diri tersebut dilakukan di di rumahnya saat ia tinggal sendirian. Setelah menggorok lehernya, kemudian korban berlari ke luar rumah. Akibat dari aksinya itu, tubuh korban seketika berlumuran darah. Pria nekat ini seakan tidak merasakan rasa sakit akibat sayatan pisau di lehernya sendiri. “Warga terkejut melihat aksi nekat pria itu. Akibatnya, darah langsung berlumuran ke badan korban. Warga dan polisi kemudian membawa korban ke rumah sakit,” ujar Jusnal. Sebelumnya, polisi dan warga yang hendak menolong korban sempat kewalahan, karena mendapat perlawanan dari pria yang diduga stres tersebut. Namun setengah jam kemudian, polisi berhasil melumpuhkan korban dengan cara menangkap tanggannya hingga korban tersungkur. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, agar mendapat pertolongan. Polisi masih menyelidiki latar belakang percobaan bunuh diri tersebut. Dugaan sementara, pria ini stres karena ditinggal istrinya. (h/hk)

Janda Tiga Anak Tewas Gantung Diri PEKANBARU, HALUAN — Warga Jalan Kaswari, Kelurahan Sidomulyo Timur, Kecamatan Marpoyan, Sabtu (19/10) pukul 19.30 WIB malam mendadak geger. Pasalnya, keheningan malam yang ditingkahi rintik hujan tiba-tiba berubah karena sebuah peristiwa yang mengejutkan masyarakat sekitar. Iyam Sasni (48), janda tiga anak, ditemukan tewas gantung diri di rumahnya. Dari informasi yang diperoleh Haluan Media Group (HMG) di tempat kejadian perkara (TKP), sebelum ditemukan tewas, sejak Jumat (18/ 10) malam, korban terlihat jarang keluar rumah. Kecurigaan warga pun muncul karena sejak hari itu lampu di rumah korban selalu dalam keadaan padam. Melihat hal itu, warga lalu berusaha memanggil-manggil korban. Namun dari dalam rumah tetap saja tidak terdengar jawaban dari korban. “Korban tinggal di rumah itu bersama anaknya. Namun sejak beberapa hari terakhir anak korban juga tak pernah kelihatan,” kata Matlisan, salah seorang warga yang ditemui di TKP. Karena tak kunjung mendapat jawaban meski telah dipanggil berulang kali, warga pun akhirnya melapor ke pihak kepolisian. Begitu polisi datang, Matlisan beserta warga lain pun tak bisa menyembunyikan keterkejutannya. Setelah pintu rumah korban dibuka sec ara paksa, yang bersangkutan ditemukan dalam kondisi tewas dengan posisi tergantung pada salah satu kunsen pintu rumahnya dengan menggunakan sehelai kain. “Kami tidak menyangka kalau hidupnya harus berakhir seperti ini. Padahal Jumat (18/ 10) pagi, dia (korban, red) masih beraktivitas seperti biasa. Sifatnya memang agak tertutup dan sering menyendiri,”kata Matlisan. Kapolsek Bukitraya Kompol M Sembiring melalui Kanit Reskrim AKP Dedi Suryadi yang ditemui di lokasi kejadian menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, korban murni meninggal akibat gantung diri dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Dilihat dari kondisinya, korban juga diperkirakan telah meninggal lebih dari satu hari. “Dari keterangan sejumlah warga, korban diketahui telah lama bercerai dengan suaminya. Dirumahnya, almarhumah tinggal bersama satu orang anaknya yang masih sekolah. Hanya saja saat kejadian, anak tersebut sedang tidak berada di rumah,”ungkapnya. Untuk keperluan visum, jenazah korban selanjutnya di evakuasi ke kamar mayat RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. (h/hr)

AGAM, HALUAN — Terumbu karang perairan Tiku, Kabupaten Agam sudah mulai rusak. Akibatnya, nelayan terpaksa melakukan penangkapan ikan jauh ke tengah laut. Kerusakan terumbu karang tersebut diduga akibat maraknya pencurian ikan yang dilakukan nelayan dari daerah lain dengan menggunakan bahan peledak dan alat tangkat pukat harimau. Pemerintah maupun pihak berwajib diminta untuk cepat menindaklanjuti hal tersebut. Salah seorang nelayan Tiku, Syafrizal, Sabtu (19/ 10) mengatakan, saat ini nelayan terpaksa harus melaut lebih jauh. Pasalnya ikan yang bakal ditangkap di perairan yang dekat dengan pantai jumlahnya semakin berkurang. “Terumbu karang sepertinya sudah mulai rusak, sehingga sangat berpengaruh terhadap hasil tangkapan ikan nelayan. Biasanya nelayan bisa mendapatkan hasil yang banyak tanpa harus melaut jauh ke tengah laut. Sebagian nelayan menilai rusaknya terumbu karang akibat ulah kapal asing,” katanya. Ia menjelaskan, nelayan Tiku tidak jarang melihat kapal yang tidak dikenal melaut perairan Tiku. Namun, ketika hendak didekati kapal tersebut menghindar, dan kemudian melarikan diri. Nelayan

Tiku tidak bisa memastikan dari mana kapal tersebut berasal. “ Apabila hal ini dibiarkan, dan tidak cepat ditanggapi oleh pemerintah mapun pihak berwajib, bakal sangat membahayakan bagi nelayan Tiku. Penderitaan nelayan akan semakin bertambah. Hasil melaut terus menurun. Belum lagi cuaca yang sering kali tidak bersahabat,” ungkapnya. Dikatakan Syafrizal, beberapa waktu yang lalu ada kapal dari daerah Sibolga berlabuh di Pulau Tangah. Kapal tersebut berhasil diamankan pihak kepolisian, tetapi tidak diketahui siapa pemiliknya. Sementara kapal asing lain berhasil melarikan diri dari penyergapan tersebut. Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hermanto mengatakan, untuk mengatasi pengrusakan yang dilakukan kapal asing di perairan Tiku, pihaknya sudah membentuk Kelompok Masyarakat Pengawas Pantai dan Laut. Kelompok ini terdiri dari putra daerah pantai serta pemuka masyarakat. Menurutnya, Kelompok Pengawas Pantai dan Laut sudah dibekali dengan peralatan yang menunjang keamanan pinggir pantai. Selain itu, mereka juga memiliki radio orari. Keberadaan alat tersebut bertujuan agar kelompok pengawas pantai bisa cepat menginformasikan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwenang. Ia sangat berharap semua masyarakat terlibat aktif dalam menjaga perairan Tiku. (h/yat)

Nutrifood Perkenalkan Nutrisari W’dank sebagai Cenderamata PADANG, HALUAN— Nutrifood, sebuah perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang makanan dan minuman mengajak anak muda Sumatera Barat memperkenalkan minuman Nutrisari W’Dank Sebagai salah satu cenderamata minuman tradisional Indonesia. Minuman tradisional ini diperkenalkan dalam sebuah ajang Social Media (Socmed) Festival With Nutrisari W’dank yang mengundang 50 komunitas di Sumbar, Sabtu (19/10) di Taman Museum Adityawarman Padang. Wedang jahe merupakan minuman tradisional khas Indonesia yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Diantaranya menghilangkan stres, mengatasi masalah pernafasan, melancarkan peredaran darah, meningkatkan kekebalan tubuh, menigkatkan nafsu makan, dan lainnya. Marketing Promotion Coordinator, Akhiarni, mengatakan, anggota dari komunitas dalam kegiatan ini rata-rata adalah anak muda. Mereka memiliki potensi dan penerus citacita perjuangan bangsa. “Karena itu, kami menga-

dakan kegiatan ini supaya mereka bisa melestarikan kebudayaan yang ada di Ranah Minang. Juga bermanfaat bagi mereka untuk pengenalan budaya tradisional bangsa sendiri,” katanya. Tak hanya itu, Nutrifood juga memberikan kesempatan kepada seluruh komunitas di Sumbar untuk menunjukkan eksistensinya. Seperti, menyediakan fasilitas bagi para komunitas untuk lakukan kreativitas dan unjuk kebolehan masing-masing. Selain itu juga dilaksanakan kegiatan minum W’Dank bersama. Dalam kegiatan ini juga diedarkan sebanyak 500 kupon plus kotak aksi. “Minum W’Dank gratis, tapi bayar suka-suka di kotak aksi. Hasilnya penggalangan dana ini akan digunakan untuk pengembangan Museum Adityawarman,” ucapnya. Di tempat yang sama, Kepala Museum Adityawarman, Noviyanti, memberikan dukungan sepenuhnya setiap kegiatan yang berlangsung di lingkungan museum. “Ini merupakan aktivitas anak muda dan harus didukung penuh,” ucapnya. (h/eni)

RUSAK — Suasana Pantai Tiku, Kabupaten Agam, selain sebagai tempat berlabuhnya kapal nelayan, Pantai Tiku juga dikenal sebagai kawasan objek wisata. Belakangan terumbu karang yang ada di sekitar kawasan pantai diketahui mulai rusak. RAHMAT HIDAYAT

Polres Pasbar Gagalkan Peredaran 9 Kg Ganja PASBAR, HALUAN — Lagi jajaran Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat berhasil menangkap tiga tersangka pengedar ganja beserta barang bukti 9 kg ganja kering siap edar. Peristiwa tersebut terjadi Jumat (18/10), sekitar pukul 21.30 WIB di Jorong Setia Baru, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat. Kini ketiga tersangka, Febrika C (22), Jasrianto (35) dan Rafi Rizal (18), ditahan dan diperiksa di Res Narkoba Pasbar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Benar tersangka saat ini sedang diperiksa secara intensif di Reserse Narkoba. Dan barang bukti juga telah kita amankan,” kata Kapolres Pasbar AKBP Sofyan Hidayat didampingi Kasat Narkoba Ikbal Harun

ketika dihubungi, Minggu (20/ 10) kemarin. Kronologisnya, sebut Sofyan, dalam suatu penyelidikan polisi menggerebek 3 kg ganja yang dibungkus plastik hitam yang dibawa oleh pelaku Febrika. Kemudian setelah dilakukan pengembangan dari pelaku pertama itu, polisi berhasil menggerebek 6 kg ganja dari rekan korban atas nama Jasrianto dan Rafi Rizal di kawasan Jembatan Setia Baru Parit, Kecamatan Koto Balingka yang disimpan dalam karung untuk diedarkan pelaku. “Jadi total dari penangkapan terhadap tiga tersangka itu, kita telah berhasil mengamankan 9 kg ganja yang siap diedarkan pelaku terhadap pemakai di Pasaman Barat,” terang Kapolres. Penangkapan ganja itu, kata

Kapolres, juga tak terlepas dari infomasi dan kerjasama masyarakat dengan polisi dalam upaya mengungkap peredaran ganja di Pasaman Barat. “Sekecil apapun informasi masyarakat sangat kita perlukan dalam mengungkap kasus ganja. Karena menggagalkan peredaran ganja ini juga berarti telah ikut menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika,” tambahnya. Tersangka terancam dijerat dengan Undang-undang Narkoba No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun kurungan penjara. Bahkan karena tersang_ka membawa ganja melebihi 1 kg, maka tersangka bisa dijerat dengan pasal 111 UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman seumur hidup serta denda Rp1 miliar. (h/nir)

Buruh Bangunan Tewas Akibat Gerinda Korslet SAGULUNG, HALUAN — Muhammad Fajar (27), buruh bangunan, tewas setelah tangan kirinya terkena gerinda saat sedang memotong keramik, di kavling Seroja Blok I No 43, Sagulung. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB pagi, ketika korban dan temannya Jefri sedang asyik bekerja didalam rumah tersebut. Nahasnya, korban langsung meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batuaji, karena diduga kekurangan darah. Rekan korban, Jefri, mengakui sesaat sebelum peristiwa tersebut, korban sedang memotong keramik yang akan dipasang. Namun, gerinda yang dipakai korban korslet. Akibatnya tangan korban tersengat arus listrik dan gerinda yang digunakannya lengket di tangan korban. “Kami bekerja di sana

berdua Bang. Korban saat itu sedang memotong keramik di ruang tengah. Sedangkan saya bekerja di kamar mandi. Saat kejadian, korban sempat minta tolong untuk mencabut gerinda yang lengket di tangan korban,” ujar Jefri sedih. Saat gerinda tersebut lengket di tangan korban, Jefri juga takut mencabutnya karena masih beraliran listrik. “Saya sempat kesetrum Pak, karena gerinda itu masih beraliran listrik. Saat kejadian itu, tubuh korban langsung telungkup mengeluarkan darah segar. Saya bingung dan ketakutan. Sementara kedatangan mobil untuk membawa korban sempat terkendala sekitar 20 menit,” katanya lagi. Kapolsek Sagulung AKP T Manihuruk, SH melalui Kanit Reskrim Ipda Simamora menyatakan, korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit karena diduga kekurangan darah. (h/hk) >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Asik Melinting Narkoba, Tersangka Dicokok Polisi PADANG, HALUAN—Tengah melinting narkoba jenis ganja di salah satu rumah tersangka di kawasan Pantai Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Didik Setiawan (30) diringkus oleh Tim Reskrim Polsek Padang Selatan, Sabtu (19/ 10) sekitar pukul 11.30 WIB. Dari tangan tersangka warga Jalan Jerami Raya, Kelurahan Ampalu, Kecamatan Lubug Begalung (Lubeg) ini diamankan sejumlah barang bukti berupa satu paket kecil ganja kering, satu kotak Rokok Sampoerna berisi empat batang rokok, dan satu paket menengah ganja kering yang sudah terbuka bungkusnya. Sementara Sementara pemilik rumah inisial “B” berhasil lolos dari kepungan petugas. “Saat ini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolsek Padang Selatan, sementara barang bukti yang disita sudah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kapolsek Padang Selatan Kompol Sukirman. Sukirman mengatakan, penangkapan ini berawal saat pihaknya mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi penyalah gunaan narkoba di kawasan Pantai Air Manis. “Setelah dilakukan pengintaian, maka kita mendapatkan identitas pelaku tersebut,” kata Sukirman kepada Haluan, kemarin (20/10). Dikatakannya, informasi adanya penyalah gunaan narkoba ini diketahui dari warga saat petugas Polsek Selatan melakukan patroli di lokasi kejadian. Saat dilakukan pengintaian didapati tersangka sedang melinting ganja bersama inisial “B” sebagai pemilik rumah. Pada saat dilakukan penangkapan, “B” berhasil melarikan diri dari kejaran petugas. Sedangkan Didik berhasil ditangkap. Tidak hanya menangkap tersangka, petugas juga langsung melakukan penggeledagan dirumah “B”, dan disana petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti itu. Dijelaskan Sukirman, Didik saat ini sudah diamankan di sel tahanan Mapolsek Padang Selatan, sementara “B” masih terus diburu. “Kasus ini masih kita dalami dari mana pelaku mendapatkan barang haram ini,” ungkapnya. (h/nas)

Aksi Peras Marak di Danau Singkarak SOLOK, HALUAN — Kawasan objek wisata pinggir Danau Singkarak di nagari Singkarak Kabupaten Solok tidak lagi nyaman bagi pengunjung terutama yang berpasangan karena sering diperas sejumlah oknum pemuda dengan meminta uang padanya. Aksi pemerasan itu sering dilakukan terutama di kawasan pinggir danau tak jauh dari eks rumah makan bungo palo yang dulu terkenal itu, dikawasan itu sejumla oknum pemuda sering mengintai pengunjung yang bermesraan untuk dijadikan mangsa menjalankan aksinya. Keterangan yang diperoleh “Haluan” di lokasi menyebutkan, aksi pemerasan itu dilakukan pada anakanak muda yang berpasangan di pondok-pondok yang sengaja disediakan pemilik warung, awalnya oknum pemuda di lokasi itu mengintip dulu dari balik semaksemak ataupun dalam warung. Setelah pasangan yang menjadi targetnya sedang asyik asmara, dia mendekati sambil mengancam pada pasangan tersebut. Ancamannya itu macam-macam, mulai dari tuduhan berbuat tidak senonoh dan akan dibawa ke kantor walinagari karena dinilai merusak nagari Singkarak, pada hal pasangan itu tidak berbuat sejauh yang dituduhkan, ujung-ujungnya minta uang untuk beli rokok. Dikedai saya seminggu lalu juga ada keributan dengan tamunya, seteah diselidiki ternyata tamunya diminta uang oleh oknum pemuda berinsial B dengan alasan dituduh berbuat tidak senonoh, pada hal tamunya hanya duduk-duduk sambil menikmati pemandangan, ujar seorang pemilik kedai Syafril pada “Haluan” di Singkarak Sabtu lalu. Syafril juga terkecoh karena kedatangan B itu tidak diketahuinya, karena awalnya mereka mengintip tamu dari balik pohon kayu, namun setelah ribut-ribut lalu ditelusuri ternyata mereka minta uang karena dituduh tamunya berbuat tidak senonoh. Atas kejadian itu, tamunya dari Kota Solok maupun Syafril tidak melapor ke Polsek Singkarak yang hanya berjarak lebih kurang 300 meter dari lokasi karena takut kalau terjadi serangan balik padanya, Syafril hannya memberi nasehat pada B yang telah melakukan pemerasan. (h/alf )

3

15 Persen Dana Pendamping Dialokasikan DHARMASRAYA, HALUAN— Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) merupakan program pemerintah pusat. Dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan melibatkan partisipasi, kesadaran dan tanggungjawab masyarakat atau dengan kata lain pembangunan yang berasal dari dan untuk masyarakat.

PERESMIAN — Bupati Adi Gunawan saat meresmikan MDA Muhajirin di Jorong Piruko Utara Nagari Sitiung Kecamatan Sitiung.FMA

Polisi Terus Kembangkan Kasus 22 ABK Pukat Harimau PASAMAN, HALUAN — Masih ingat kejadian tertangkapnya 22 orang anak buah kapal (ABK) Pukat Harimau di perairan Aia Bangih hari Kamis (17/10) lalu. Saat ini, aparat kepolisian resor kabupaten Pasaman Barat terus berupaya untuk mengembangkan kasus ini. “22 orang ABK yang tertangkap tersebut, saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Polres Pasbar. Kami juga memeriksa saksi-saksi lainnya,” kata Kepala Polres (Kapolres) Pasbar, AKBP Sofyan Hidayat di Simpang Ampek, kemarin. Pada kejadian tersebut, sebut kapolres Pasbar ini lagi, kapal yang tertangkap juga sempat dibakar oleh masyarakat setempat.

Dua kapal pukat harimau itu dibakar nelayan tradisional setempat karena marah melihat aktifitas pukat harimau yang datang dari Sibolga Sumatera Utara itu. Menurut dia, dua kapal pukat harimau itu masuk pada 30 mil tengah laut dari pantai Pasbar. Setelah dibakar dua kapal itu langsung tenggelam ke dalam laut. Disebutkannya, keberadan alat tangkap pukat harimau jelas merugikan nelayan tradisional, karena merusak ekosistem laut, terumbu karang, dan membunuh ikan kecil lainnya. “Hal itu dilarang sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 31 tahun 2004 Tentang Perikanan. Dalam pasal 85 UU

disebutkan, bahwa alat tangkap yang tidak sesuai dengan ukuran dan persyaratan yang ditetapkan undang-undang dipidana penjara paling lama lima tahun, dan denda Rp2 miliar,” sebut kapolres Pasbar ini lagi. Sebagaimana diketahui, terungkapnya dua kapal pukat harimau itu berawal pada Rabu (16/10) sekitar pukul 10.00 WIB nelayan melihat kapal pukat harimau Sinar Harapan sebanyak enam unit merapat di kawasan laut sekitar 30 mil ke Aia Bangih. Saat itu juga sebanyak 20 kapal nelayan setempat melakukan pengejaran sampai pukul 13.00 WIB. Para nelayan itu berhasil menangkap dua KM Sinar Harapan dengan nomor dinding 12 dan 04.(h/gmz/hel)

Residivis Jambret Dicokok dalam Kasus Curanmor PADANG, HALUAN — Para pelaku kejahatan yang telah menjalani pembinaan di Lembaga Permasyarakatan (LP) tidak membuat mereka jera. Seperti yang dialami Roni Mardiansyah panggilan Andon (30), dia kembali dicokok Tim Anti Bandit (TAB) Polresta Padang dalam kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di rumahnya, Sabtu (19/ 10) malam. Kini tersangka dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion telah diamankan di Mapolresta Padang. Hingga saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk dilakukan pengembangan. Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, penangkapan terhadap tersangka ini, karena petugas mendapatkan laporan korban yang masuk ke Mapolresta Padang, sehingga dilakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengetahui siapa pelakunya. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya TAB Polresta Padang mengetahui identitas pelaku curanmor. Kemudian

dilakukan pemburuan untuk mencari tahu dimana keberadaannya. Setelah diketahui keberadaannya di rumahnya di Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Kubu Dalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, maka sekitar pukul 21.10 WIB beberapa petugas yang dipimpin Kanit Iptu Berry Juana Putra langsung menuju ke lokasi. Tidak berapa lama kemudian, beberapa petugas berpakaian preman langsung mengepung rumah tersangka, dan diyakini berada di dalam petugas pun mencoba mengetok pintu rumahnya. Saat membuka pintunya, ternyata tersangka sendiri yang membuka pintu rumahnya, sehingga petugas pun langsung mencokoknya. “Dalam penangkapan tersebut tersangka tidak ada melakukan perlawanan, dan dilakukan penggelahan. Sehingga ditemukan barang bukti tersebut, maka kami membawa tersangka ke Mapolresta Padang untuk proses lebih lanjut,” kata Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan

Ariyandhi kepada Haluan, kemarin (20/10). Iwan mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka ini, ternyata Andon tersebut pernah masuk LP Muaro Padang dalam kasus jambret di wilayah Kota Padang. Setelah keluar dari LP tahun lalu, malah tersangka ini tidak jera. “Tersangka ini malah berkecimpung kembali ke ranah hukum, dan kini tersangka tersandung dalam kasus curanmor,” ujarnya Saat ditanyakan kepada tersangka, lanjut Iwan, bahwa Andon ini mengaku baru satu kali melakukan aksi curanmor di wilayah hukum Polresta Padang. Walaupun demikian, pihaknya tidak percaya begitu saja, maka penyidik terus melakukan pemeriksaan untuk mengetahui berapa kali melakukan aksinya, serta jaringannya. “Kami berupaya untuk mengungkap jaringan tersangka ini. Selain itu, dari keterangan Andon bahwa baru satu kali berkasi di Padang,” ungkapnya. (h/nas)

Program PNPM-MPd ini sudah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita sangat mendukung adanya program ini karena langsung bersentuhan dengan masyarakat. Sebagai bentuk keseriusan Pemkab Dharmasraya dalam mendukung program pemerintah pusat ini, pemkab telah menganggarkan dana pendamping yang cukup besar,” demikian disampaikan Bupati Adi Gunawan saat meresmikan MDA Al Muhajirin di Jorong Piruko Utara Nagari Sitiung Kecamatan Sitiung. Tahun ini Pemkab Dharmasraya mengalokasikan dana pendamping untuk program pusat tersebut sebesar 3,262 Milyar atau sebesar 15% dari dana APBN yang dialokasikan. Padahal menurut ketentuan daerah hanya diwajibkan mengalokasikan sebesar 5%. “Kita adalah satusatunya daerah di Indonesia yang mengalokasikan dana pendamping untuk PNPM-MPd paling besar yaitu 15%, padahal ketentuannya hanya 5% saja. Oleh karenanya kita mendapat apresiasi dan penghargaan dari pemerintah pusat,” tutur Bupati. Dikatakan Bupati, dari tahun ke tahun alokasi dana untuk program PNPM-MPd selalu naik. Pada tahun 2011 berjumlah Rp.8 Miliar, pada tahun 2012 berjumlah Rp.18 miliar, dan pada tahun 2013 berjumlah Rp.21 miliar. Bupati bertekad di tahun berikutnya kembali mendapatkan bantuan dari pusat lebih banyak lagi, sehingga program pemberdayaan tersebut dapat semakin diperkuat. Sementara itu Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPML2NPPKB) Prih Handoko, mengatakan bahwa dengan dana PNPM-MPd telah digunakan untuk pembangunan 53 buah sarana dan prasarana yang terdiri dari 22 unit sarana pendidikan, 12 unit sarana kesehatan, dan 19 unit untuk sarana jalan, jembatan, dan drainase. “Alokasi dana terbesar pada tahun ini adalah di Kecamatan Sembilan Koto dengan total Rp.3,1 Miliar. Penetapan alokasi ini berdasarkan atas porsentase kelayakan dan jumlah masyarakat miskin,” jelas Prih Handoko. Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan lounching beras unggulan Dharmasraya, Beras Dara Jingga. Bupati langsung membeli sebanyak 100 kg beras dan memesan untuk tiap bulannya sebanyak 100 kg. (h/fma)

TAHANAN KABUR

3 Petugas Lapas Payakumbuh Ditindak PADANG, HALUAN — Terkait dengan kaburnya tahanan bernama Masrizal Dago di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B kota Payakumbuh beberapa waktu lalu, Kementrian Hukum dan HAM Sumbar akhirnya menjatuhkan sanksi tegas terhadap 3 orang petugas LP tersebut. Hal ini dikatakan oleh kakanwil Kemenkum dan HAM Sumbar Sudirman D. Hury ketika dihubungi melalui telepon genggamnya kemarin. “Sebelumnya kita telah melakukan pemeriksaan terhadap 12 orang petugas lapas tersebut, namun dari hasil pemeriksaan ini, tiga orang diantaranya dinyatakan telah melakukan kesalahan berupa kelalaian dan diberikan sanksi tegas berupa penundaan naik pangkat, penundaan gaji dan juga dipindah tugaskan,” ucapnya. Saat ditanya mengenai nama ketiga petugas lapas tersebut, Sudirman hanya memberikan inisial masingmasing petugas lapas yangt elah diberikan sanksi tegas tersebut, yakni “T” dan “F” yang merupakan anggota regu, serta inisial “D” yang merupakan wakil komandang jaga pada saat kejadian. Sedangkan Kepala Lapas (Kalapas) kelas II.B Kota Payakumbuh, Sigit Dwi Satrio Wibowo, KLP Armenzein, serta Kasi Pembinaan sipir Iskandar dijatuhi hukuman administrasi. Khusus untuk Kalapas kelas II.B Kota Payakumbuh, Sigit Dwi Satrio Wibowo jabatan langsung dicopot. Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumbar akan segera mencari penggati Kalapas kelas II.B Kota Payakumbuh. Kaburnya tahanan atas nama Masrizal Dago ini, lanjut Sudirman, berawal tahanan itu terlilit hutang, tidak saja sesama tahanan namun juga terhadap petugas jaga berinisial “T”. Hebatnya lagi, katanya, tahanan kabur ini malah membujuk petugas untuk mengantarkannya ke Pekanbaru menagih hutang pada seseorang menggunakan mobil petugas. “Dalam perjalanan inilah kemudian tahanan ini melarikan diri dengan jalan meminjam kunci mobil petugas,” ‘Kanwil Kemenkumham Sumbar masih memburu Napi yang kabur tersebut. “Pihaknya koordinasi dengan Kepolisian Resort (Polres) Kota Payakumbuh serta polisi Pekanbaru untuk menangkap Napi. Diperkirakan Napi sudah berada di Pekanbaru,”pungkasnya. (h/hel)

PEMULANGAN JEMAAH HAJI

Minggu Dini Hari, Kloter 1 Tiba di BIM PADANG, HALUAN — Sesuai jadwal, pemulangan jemaah haji Embarkasi Padang dari tanah suci, dimulai Minggu (20/ 10). Kloter 1 berangkat dari dari Arab Saudi sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Diperkirakan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) tengah malam nanti sekitar pukul 24.00 WIB.

Jemaah Kloter 1 ini merupakan jemaah asal Tanah Datar, Padang Panjang dan Padang. Mereka akan dibawa ke Asrama Haji sekitar pukul 02.00 WIB, setelah proses pengurusan paspor tuntas. “Jika tak ada kendala seperti delay pesawat, maka kita perkirakan jemaah Kloter 1 ini tiba di BIM sekitar pukul 24.00

WIB, Minggu (20/10). Jemaah akan masuk asrama dulu sebelum bertolak ke daerah masingmasing,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar, Syahrul Wirda kemarin. Rencananya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno akan menyambut kedatangan jemaah haji Sumbar ini di BIM. Data terakhir dari laporan

Panitia Haji Embarkasi Padang, sebagian besar jemaah haji Embarkasi Padang dalam keadaan sehat. Dan diharapkan, proses pemulangan jemaah haji ini berjalan lancar hingga pemulangan kloter terakhir. “Semua jemaah dalam kondisi sehat, termasuk jemaah Kloter 1 yang pulang ke tanah air,” katanya. (h/vie) >> Editor : Heldi

SYAHRUL WIRDA >> Penata Halaman : Jefli


4

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

H. KHAIRUNNAS, SIP

Pemimpin yang Dekat dengan Rakyat KHAIRUNAS merupakan sosok pemimpin yang bersahabat dan dekat dengan masyarakat. Ia merupakan Putra Asli Daerah (PAD) Kabupaten Solok Selatan yang lahir pada 3 Maret 1967. Pemimpin yang muncul dengan background politik, sehingga dengan politik itu menjadikan namanya besar di kalangan masyarakat.

H. KHAIRUNNAS, SIP

ZIGO ROLANDA

Mengawali karir politiknya, Khairunas termasuk Kader Partai Golongan Karya dari Kabupaten Solok, sebelum bumi sarantau sasurambi dimekarkan. Ia mulai terjun ke dunia politik sekitar tahun 1997 sampai 1999, di saat Negara Indonesia bergolak menyuarakan reformasi. Hampir 15 tahun menggeluti dunia politik, sudah banyak posisi strategis yang diembannya. H. Khairunnas, SIP, bergabung menjadi Bendahara Partai Golkar Kabupaten Solok periode 1999-2004. Pada tahun 1999, H. Khairunnas mencalon sebagai calon Legislatif Kabupaten Solok. Garis tangan yang baik untuk dipercayakan oleh rakyat menjadi salah seorang wakil rakyat, membawa ia punya kesempatan menduduki kursi wakil rakyat di Kabupaten Solok Periode 1999-2004. Ia juga merupakan salah seorang Panitia Khusus Penggerak Pembentukan Kabupaten Solok Selatan pada 2002-2004. Per-

juangan membuahkan hasil, sehingga Kabupaten Solok Selatan berdiri pada 7 Januari 2004. Ia kembali mendapatkan kesempatan untuk menjadi wakil rakyat di Kabupaten Solok Selatan. Namanya melejit naik, sejak kabupaten berdiri, sudah dua periode H. Khairunnas, SIP, menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan, yaitu Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan periode 2004-2009, dan Ketua DPRD Solsel periode 2009-2014. Pria berperawakan tinggi semampai itu juga aktif di beberapa organisasi. Seperti, dua periode menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Daerah Solok Selatan. Ini digelutinya merupakan saluran dari pribadinya sebagai seorang pengusaha, dan berkeinginan memajukan usaha perdagangan di daerah asalnya itu. H. Khairunnas, SIP, juga aktif

di bidang olah raga. Olah raga yang disenangi adalah sepak bola, sehingga dengan hobi yang dimiliki itu menjadikan dirinya dipercayai oleh rekan-rekannya sebagai Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Daerah Solok Selatan selama dua periode, yaitu periode 2004-2009 dan periode 2009-2014. Kehandalannya di dunia perpolitikan menjadikan ia dipercayai oleh seorganisasi partai untuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar di Solok Selatan selama dua periode sejak 2004-2014. Ia adalah pemimpin yang ramah dengan rakyatnya. Di berbagai kesempatan, ia mengajak masyarakat dan beberapa anak yatim untuk makan bersama di kediamannya. Untuk mengisi hari libur, ia dan keluarga pergi berkebun dan ke sawah yang digarap oleh orang yang dipercayainya. “Untuk mengisi waktu luang di hari libur, kadang-kadang saya ke sawa, dan sering ke perkebunan sawit,” demikian penuturan H. Khairunnas, SIP. Ketika ditanya, apa prosfek Politikus Solok Selatan ini pada momen ulang tahun Partai Golkar ke-49, ia hanya menjawab bahwa prosfek ke depannya masih panjang. Ia mengucapkan, selamat hari jadi Partai Golkar, semoga selalu sukses dan jaya bagi seluruh kader dan seluruh rakyat Indonesia. “Suara Golkar Adalah Suara Rakyat, Golkar Menang, Solok Selatan Jaya,” kata caleg DPRD Kabupaten Solsel Dapil I Kecamatan Sangir itu. (h/col).

H. KHAIRUNAS menyampaikan pidato pembukaan acara Porkab Kabupaten Solok Selatan di GOR Rimbo Tangah Kecamatan Sangir.

H. KHAIRUNAS bersama Danramil Sangir Kapten Saparuddin disaksikan Bupati Solsel H. Muzni Zakaria saat mengikuti penanaman pohon di Mapolres Solsel.

H. KHAIRUNAS foto bersama keluarga di kebun sawitnya saat panen sawi untuk mengisi waktu luang.

H. KHAIRUNAS memberi makan sapi-sapinya yang dipelihara di kebun sawit.

ZIGO ROLANDA, putra H. Khairunas yang kini mencalonkan diri menjadi Caleg DPRD Provinsi Sumbar dari Partai Golkar.

H. KHAIRUNAS bersama Bupati Solsel H. Muzni Zakaria bersalaman saat mengikuti pertandingan antar SKPD dan DPRD Solsel.

H. KHAIRUNAS sedang mengikuti perekaman data e-KTP di Kantor Camat Sangir. >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Habli


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Bersiap Hadapi Musim Hujan

S

EDIA payung sebelum hujan. Makna dan pesan peribahasa tersebut sangatlah dalam. Di mana kita diingatkan agar senantiasa bersiap-siap dalam menghadapi segala sesuatu di dalam hidup ini. Begitu juga ketika memasuki musim hujan di bulan Oktober ini hingga Januari nanti. Di wilayah Sumatera Barat sejak pertengahan bulan Oktober ini curah hujan meningkat. Peningkatan curah hujan tersebut telah membawa dampak, seperti banjir, tanah longsor dan lainnya. Di Kota Padang, tepatnya di kawasan Bungus, Teluk Kabung, hujan deras yang turun pada Sabtu (19/10) menyebabkan banjir disertai longsor sehingga air bercampur lumpur masuk ke perkampungan. Berapa rumah penduduk, sekolah, masjid dan fasilitas umum lainnya sempat digenangi air bercampur lumpur. Beberapa hari sebelumnya hujan deras yang mengguyur Kota Padang dan wilayah Kabupaten Padang Pariaman juga menyebabkan banjir di kawasan perumahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Seperti biasa, ratusan rumah penduduk dan fasilitas umum di daerah itu tergenang air. Sedangkan hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Limapuluh Kota sejak Sabtu (19/10) hingga Minggu (20/10) siang juga menyebabkan longsor pada empat titik di Luak Nan Bungsu. Tiga titik di Kecamatan Harau, seperti di areal jalan layang Kelok Sembilan dan Jorong Sungai Landai. Berikutnya satu titik di Kecamatan Bukit Barisan, persisnya di kilometer 17 ruas jalan Limbanang-Maek, Nagari Maek. Di areal jalan layang Kelok Sembilan atau berjarak sekitar belasan meter sebelum pintu masuk jalan layang tersebut, timbunan material longsor sempat memutuskan arus lalu lintas Sumbar-Riau. Petugas yang terdiri dari gabungan TNI, Polri dan BPBD langsung bergerak cepat membersihkan badan jalan dari material longsoran, sehingga kemacetan tidak berlangsung terlalu lama. Pada hari Sabtu (12/10) lalu, tak jauh sebelum titik longsor ini, tepatnya di daerah Air Putih, Kecamatan Harau juga terjadi tanah longsor. Material longsoran menutup badan jalan, sehingga arus lalulintas dari Sumatera Barat menuju Riau dan sebaliknya dari Riau menuju Sumatera Barat terputus total selama empat jam lebih. Menyusul datangnya musim hujan, maka masyarakat Sumatera Barat yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor dan galodo mesti berhati-hati dan sekaligus bersiap-siap. Ketika hujan deras mengguyur dalam waktu yang lama, terutama di daerah hulu, maka masyarakat yang tinggal di kawasan hilir terutama di daerah yang rawan banjir dan tanah longsor mesti mempersiapkan diri. Seperti mengamankan perabotan, alat rumah tangga dan berbagai dokumen penting dari jangkauan banjir atau genangan air. Perlu juga dipersiapkan antisipasi bagi anak kecil dan juga pengamanan terhadap instalasi listrik, sehingga ketika terjadi banjir anak-anak dan termasuk orang dewasa tidak jadi korban. Instalasi listrik juga perlu dipastikan aman dari ancaman banjir yang bisa menyebabkan korsleting yang dapat mengancam nyawa siapa saja. Yang tak kalah penting lagi adalah kesiapan pemerintah menghadapi musim hujan tersebut. Terkait dengan bahaya banjir dan longsor yang senantiasa menjadi langganan sejumlah daerah di Sumatera Barat, maka pemerintah semestinya tidak bekerja seperti petugas pemadam kebakaran. Ketika ada api disiram dan dipadamkan. Tetapi nyaris alfa di dalam melakukan langkah antisipasi dan sejenisnya. Sangat prihatin rasanya dengan fakta-fakta yang ada, bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) beserta pemerintah daerah melalui PU dan lainnya kembali membuka buku atau perencanaan tentang upaya antisipasi, mitigasi dan sejenisnya ketika bencana telah datang dan korban jiwa telah berjatuhan sekian orang. Sementara ketika kondisi aman-aman saja, BNPB, BPBD dan jajaran pemerintah pusat dan daerah asyik tertidur dan perencanaan-perencanaan mitigasi bencana tinggal begitu saja. Begitu bencana datang baru file lama tersebut dibuka kembali. Mudah-mudahan saja musim hujan akhir tahun 2013 hingga Januari 2014 di Sumatera Barat tidak membawa mudarat berupa bencana alam yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi. Diharapkan juga pemerintah dapat menuntaskan segala langkah antisipasi guna menghadapi musim hujan tahun ini. Semoga!

„ Limapuluh Kota Dilanda Longsor „ Program antisipasi bencana harus jalan terus

5

Dinasti Politik di Sumbar? OLEH: ASRINALDI A (Dosen FISIP Unand / Peneliti di MIKA Reserach Center)

emokrasi dilaksanakan di Indonesia ternyata juga menghadirkan paradoks. Salah satunya adalah muncul kekuatan politik yang berbasiskan pada keluarga, trah atau klan. Dalam bahasa sehari-hari kecenderungan ini dikenal dengan istilah dinasti politik atau politik dinasti. Fenomena politik dinasti ini juga menarik perhatian Presiden Yudhoyono sehingga presiden pun tidak tahan untuk mengomentari terkait dengan politik dinasti yang terjadi belakangan ini. Tidak tanggung-tanggung Presiden Yudhoyono menyindir penyelenggaraan kekuasaan politik di Provinsi Banten yang melibatkan keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah. Namun, komentar presiden ini mendapat reaksi dari pelbagai pihak yang menuduh presiden justru membuka aibnya sendiri. Bahkan banyak pihak yang mengungkap bahwa politik dinasti yang dibangun oleh keluarga Presiden Yudhoyono melalui Partai Demokrat justru lebih parah dibandingan dengan Ratu Atut. Munculnya dinasti politik ini adalah konsekuensi dari proses demokrasi yang memberi peluang kepada semua individu untuk bertanding dalam suatu pemilihan jabatan politik. Namun, karena terbatasnya kader-kader politik yang ada di kelompok politik dan sulitnya dibangun kepercaya-

D

an dalam kelompok itu, maka dorongan untuk membangun kekuasaan berdasarkan garis keluarga atau klan semakin menguat. Proses terbentuknya dinasti politik adalah ketika mereka yang berkuasa memberikan peluang dengan cara yang diskriminatif mengangkat atau mengajukan seseorang di jabatan politik karena pertimbangan hubungan kekeluargaan dengan mereka yang berkuasa. Artinya, mereka yang diajukan oleh penguasa memiliki hak-hak istimewa karena relasinya sehingga penguasa mengabaikan yang individu lain yang sebenarnya lebih berkemampuan. Inilah yang sebenarnya terjadi. Lalu, bagaimana di Sumatera Barat? Apakah dinasti politik itu memang ada? Kita memang tidak menutup mata dengan fenomena ini. Memang tidak sedikit elite politik di Sumatera Barat ini memberi peluang kepada istri, anak, keponakan, mamak, etek, menantu dan sebagainya untuk mendapatkan keistimewaan dalam upayanya menduduki jabatan politik. Apalagi dalam rangka memenuhi daftar calon legislatif yang diajukan partai politik untuk Pemilu 2014 mendatang, pada umumnya penguasa di partai politik tersebut memberi keistimewaan kepada kerabat terdekat karena kekuasaan yang

dimilikinya. Konon kabarnya praktik diskriminatif inilah yang mencuat ke masyarakat. Mereka yang menjadi kerabat yang diajukan oleh penguasa bukan karena kapabilitasnya sebagai calon politisi, akan tetapi garis keluarga dengan penguasa di partai politik. Lalu untuk apa ini dilakukan? Dengan cara ini diharapkan kekuasaan yang dimiliki para penguasa partai tersebut akan semakin membesar karena masuknya keluarga dalam sistem politik. Walaupun begitu, di Sumatera Barat keadaan ini belum sampai pada tahap yang parah. Artinya, keistimewaan yang diberikan oleh penguasa partai atau yang duduk di pemerintahan baru pada tahapan awal. Para penguasa ini baru pada tahap memberi peluang kepada keluarga mereka agar mendapat kesempatan lebih sehingga dapat memenangkan proses pemilihan di jabatan politik. Misalnya, dalam pencalonan anggota legislatif yang berasal dari PAN, Golkar, dan Demokrat di Sumatera Barat. Walaupun belum terbangun dinasti politik yang menggurita di jabatan politik, namun fenomena ini harus tetap dicermati. Jangan sampai kealpaan masyarakat mengawasi kecenderungan ini justru terlambat untuk diantisipasi dan berdampak pada proses demokrasi. Terbentuknya dinasti politik sebenarnya melalui proses yang panjang dan bukan terbentuk dalam satu atau dua periode kepemimpinan. Begitu juga tahapan dalam pembentukan dinasti politik di Sumatera Barat,

baru tahapan awal. Ini dapat dilihat dari kecenderungan yang terjadi yang baru pada fase nepotisme politik yang berlangsung dalam suatu kepemimpinan politik. Untuk Sumatera Barat, fenomena dinasti politik masih jauh dari konsep yang dikenal dalam referensi politik yang ada. Namun, jika ini dibiarkan, bukan tidak mungkin dinasti politik juga akan terbentuk dan mengakar di daerah ini. Mengapa dinasti politik itu bisa terbentuk? Pada dasarnya dinasti politik ini terbentuk karena besarnya kekuasaan yang dimiliki oleh para penguasa baik dalam partai maupun di pemerintahan. Ditambah lagi buruknya mekanisme rekruitmen politik dan pengawasan terhadap penyelenggaraan kekuasaan di institusi politik dan pemerintahan tersebut. Dalam sistem demokrasi, kekuasaan politik yang dipegang oleh penguasa itu memilki jangka waktu yang harus diselesaikan hingga sampai pada masa pemilihan berikutnya. Namun, karena kekuasaan yang diseleng-

garakan itu sangat menguntungkan bagi diri dan keluarga, maka penguasa tersebut berusaha menurunkan kekuasaan itu kepada orang-orang terdekat. Tujuannya jelas, yaitu untuk melindungi kepentingan penguasa yang mendapatkan keuntungan dari kekuasaan yang dimiliki baik dalam pengertian ekonomi maupun politik. Sebab, jika kekuasaan tersebut berpindah tangan, maka keuntungan yang didapatkan dari jabatan atau kekuasaan tersebut akan hilang. Dan, cara yang paling tepat mempertahankannya adalah “mewariskan” jabatan tersebut kepada keluarga terdekat. Motivasi berkuasa seperti ini sangat mudah ditemukan dalam sistem politik di banyak negara, termasuk di Indonesia. Karenanya perlu diwaspadai munculnya, dinasti politik tersebut. Yang jelas, jika dibiarkan dinasti politik ini berdampak buruk pada sistem demokrasi yang dibangun. Apalagi di Sumatera Barat yang demokrasinya sangat egalitarian. Wallahu’alam. (*)

Menyelesaikan PR Tawuran Pelajar awuran antar pelajar telah menjadi pekerjaan rumah yang belum bisa diselesaikan Pemko Padang. Buktinya, setiap pekan pihak kepolisian direpotkan oleh ulah pelajar yang melakukan tawuran di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam Bonjol Padang. Apakah ancaman pemberhentian dari sekolah kepada setiap pelajar yang kedapatan melakukan tawuran itu hanya gertakan saja? Kita tidak mengetahui sejauhmana kebijakan tersebut terealisasi. Tapi, yang jelas setiap minggu pihak kepolisian mengamankan pelajar yang terlibat tawuran. Kalau kita lirik kepada dua kubu yang terlibat tawuran tersebut dari dulu hingga sekarang, itu-itu saja sekolah yang melakukan kontak fisik, dan meresahkan warga. Dari sana sudah jelas, kalau pelakunya ituitu saja. Seharusnya, Dinas Pendidikan Kota Padang lebih pro aktif mendatangi sekolah-

T

sekolah yang selalu bikin onar tersebut. Padahal, RTH Imam Bonjol Padang yang mereka sulap sebagai “medan perang” tersebut adalah tempat bersantai. Banyak masyarakat lainnya berada di sana untuk menikmatik hijaunya taman tersebut. Jangan hanya sebatas sosialisasi saja. Sosialisasi tersebut, sepertinya tidak ampuh bagi pelajar yang telah membudidaya melakukan tawuran dan lawan mereka itu adalah abadi. Harusnya Pemko Padang betul-betul bertindak, jangan akan ke akan saja, alias gertak doang. Kalau perlu, sekolahsekolah yang terlibat dalam tawuran tersebut izinnya dicabut saja. Dengan demikian kepala sekolah akan lebih pro aktif kepada siswanya untuk jangan melakukan tawuran. Kalau kebijakan dan peraturan dibuat hanya untuk pelajar saja, seakan-akan guru yang seharusnya menjadi tanggung jawab atau pengganti orangtua di luar rumah,

tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kalau kita lirik, telah banyak pelajar yang ditangkap pihak kepolisian membawa senjata tajam (sajam) saat melakukan tawuran. Ini seharusnya tanggung jawab guru. Kenapa muridnya sampai bisa menyimpan dan membawa sajam ke sekolah? Saya juga tidak hanya menyalahkan peran guru dan pemerintah. Peran orangtua di sini lebih berpengaruh. Seharusnya orangtua lebih bisa mengenali bahaya tawuran terebut. Mentang-mentang anak kita telah kita titipkan ke sekolah, lalu semua jadi tanggung jawab sekolah. Itu tidak benar. Kalau kita biarkan saja, pelajar-pelajar yang selalu bikin onar dan meresahkan masyarakat, mereka akan membentuk pribadi yang rusak dan akan jadi penjahat. Dari sekarang, kita harus bisa memutus mata rantai dari kedua kubu tersebut.

Jadi ketiga peranan ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan akhlak yang baik untuk generasi penerus bangsa ini. Jangan hanya membebankan sebelah pihak saja. Kita bersama-sama harus mencari solusinya dan menyelesaikan pekerjaan rumah yang dari dulu hingga sekarang ini belum kunjung selesai, dan tidak tahu dimana muaranya. Saya berharap dengan komentar yang saya tulis ini kepala daerah bisa segera mencarikan solusinya. Saya mengakui, tidak hanya saja tawuran yang terjadi di Padang, di provinsi lainnya budaya tawuran juga telah mengakar. Mudah-mudahan dengan tulisan ini, dan kepala daerah yang baru, yang saat ini masih bertarung memperebutkan kursi nomor satu di Padang, bisa menyelesaikan pekerjaan rumah ini. Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Jadikan Padang sebagai percontohan menghilangkan budaya tawuran antar pelajar.

OLEH: NASRIZAL Dengan begitu, kita bisa berbangga diri dan membusungka dada, bahwa warga Padang cinta damai dan berakhlak mulia. Mari bersama-sama kita ciptakan anak-anak yang punya karakter bagus, dan selalu mengontrol kehidupan sosial mereka baik di rumah, ataupun di luar rumah. Mudah-mudahan permasalahan tawuran ini selesai. ***

„ Janda tiga anak tewas gantung diri „ Pemda perlu koreksi diri

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

BAP Belum Diajukan ke Kejaksaan

REDAKSI media Haluan group. Terkait kasus penikaman yang menimpa saudara Rahmat pada tanggal 06/09/13 yang beralamat Korong Ladang Laweh, Nagari Sicincin. Sudah 43 hari terjadinya penikaman itu. Tapi sampai saat ini BAP nya belum juga di ajukan polisi ke Kejaksaan. Mungkin karena korban adalah masyarakat miskin sehingga polisi kurang menanggapinya. Tersangka pun masih di tahan di Polsek Sicincin. +6285355421***

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Rahmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Arahkan Anak Berwiraswasta

TAJUK Haluan tanggal 18 Oktober 2013 lalu tentang dinasti PNS juga perlu dibasmi, bagusnya memang begitu. Kalau orang tua sudah PNS, lalu dua anak juga PNS, anak berikutnya arahkanlah untuk membuka usaha sendiri alias berwiraswasta yang bisa mempekerjakan banyak orang. +6282388149***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


6

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Pemilihan OSIS Terapkan Sistem Pemilu Tim Kain Bekali Para Saksi PADANG, HALUAN—Tim Kandris Asrin-Indra Dwipa membekali para saksinya, menjelanh pelaksanaan Pilkada Padang 30 Oktober nanti. Pembekalan diikuti oleh ratusan pendukung Tim Kain, di Posko Pramuka, Minggu (20/10). Kandris Asrin, Calon Walikota Padang periode 2014-2019 menyatakan, pembekalan saksi dilaksanakan dalam rangka meminimalisir kecurangankecurangan saat pemilihan nanti. Selain itu, dengan pembekalan, konsolidasi bersama tim akan semakin mengakar. Apalagi setiap saksi dianggap sebagai keluarga besar Tim Kain. “Saksi adalah ujung tombak dalam tim pemenangan. Makanya kami membekali saksi, supaya dapat kejanggalan-kejanggalan yang terjadi selama pemungutan suara berlangsung,” ungkap mantan ketua KNPI Sumbar ini. Dikatakan, kebanyakan saksi adalah pihak yang menyatakan secara tegas mendukung Kain. Mereka adalah orang yang akan berjuang untuk pemenangan nantinya. Selain itu, juga didukung oleh tim sukses, partisipan, karib kerabat dan simpatisan lainnya. Dengan dianggap keluarga, maka dukungan penuh dari saksi akan menjadi kepercayaan. Sebab, jika dibalasi dengan uang, maka pihaknya tidak mampu membayar jerih payah tersebut dengan pantas. Maka dari itu, jika Kain menang, maka seluruh tim sukses bakal dilibatkan pada verifikasi data penunjang program-program pembangunan Pemko Padang. Kepada ratusan saksi, Kandris mengungkapkan track recordnya dan keinginannya maju setelah salat istikharah. Dengan niat ikhlas, kerja keras akan membangun Kota Padang lebih baik. Dia pun menceritakan kenapa dia mau ikut membangun Padang, padahal sebagai pengusaha dia telah merasa nyaman berusaha di Pekanbaru. Melihat kondisi Padang kini, dia yang pernah sukses memimpin berbagai organisasi, ingin mengembalikan kejayaan Padang. Apalagi dalam garis keluarganya dari Mahyuddin Algamar. Yang merupakan mamak kandungnya, telah berbuat untuk Padang khususnya dan Sumbar umumnya. (h/cw-lex)

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman mengadakan sosialisasi pemilihan umum (pemilu) di Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman Sabtu (19/10). Sosialisai itu bertepatan dengan pemilihan osis dan wakil osis sekolah tersebut. “Sosialisasi ini diadakan untuk pemilih pemula, karena saat mengadakan sosialisasi bertepatan dengan pemilihan ketua osis dan wakil ketua. Jadi, kami dari KPU menjelaskan bagaimana pelaksanaan pemilu, mulai penjaringan bakal calon sampai menjadi calon,” ujar Ketua KPU Padang Pariaman, Vifner, Sabtu itu. Di SMA itu katanya, semua proses mulai dari daftar calon sementara

JANGAN GOLPUT — Seorang warga memprihatikan baliho KPU Kota Padang, yang berisi imbauan pada masyarakat untuk tidak menjadi golput. Baliho itu terpasang di pagar Kantor Lurah Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (20/10). AMIR

PADANG, HALUAN—Pada pelaksanaan pilkada Padang, yang merupakan pilkada terakhir di tahun ini, Ketua DPD Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim, optimis, Emyu, pasangan yang diusung koalisi PBB dan Golkar ini akan menang. “Dengan peringatan 49 tahun hari jadi partai Golkar Di Indonesia hari ini, kita optimis pilkada Padang ini, Golkar bisa menang. Momentum ulang tahun ini sendiri kita perkuat untuk mewujudkan Partai Golkar menjadi partai terbaik di Indonesia,” kata Hendra, usai ziarah di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara Padang, Minggu (20/10).

sosialiasi PKPU No 17 tahun 2013 kepada partai politik. Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum KPU Sumbar, Nurhaida Yetti, mengatakan, pelaporan yang dilakukan parpol ini dilakukan dalam watu satu kali tiga bulan. Mengingat, sosialisasi pelaporan dana kampanye ini baru dilakukan belakangan ini, diminta kepada parpol dan caleg mencatat pemasukan dan pengeluaran. Kedepannya harus menggunakan rekeing khusus dana kampanye yang sudah diserahkan kepada KPU. “Kita minta kepada caleg bisa bersikap sportif untuk melaporkan berapa dana kampanye yang sudah dikeluarkan kepada parpol. Berikutnya, jika ada yang menyumbang dan ada pengeluaran harus tercatat melalui rekening khusus. Jika ada penyumbanga yang memberikan bantuan uang tunai, harap dilaporkan kepada partai,’ jelas Nurhaida. Nantinya, laporan keuangan ini akan diaudit oleh kantor akuntan publik. Nanti pihak akuntanlah yang akan melihat pelaporan ini sudah seseuai dengan apa yang dilakukan atau tidak. (h/eni)

Lebih lanjut Hendra mengatakan, memasuki usia 49 tahun yang tidak beberapa bulan lagi akan dilaksanakannya pemilu 2014, Golkar pun mematangkan strategi pemenangan. Diantaranya, para caleg baik DPR, DPRD sudah diminta untuk turun ke daerah. Memperoleh banyak suara dengan berada dekat dengan masyarakat, menjaring aspirasi masyarakat, dan lainnya. Kegiatan ziarah ke taman makam pahlawan ini sendiri, merupakan salah satu bahagian dari peringatan HUT Golkar di seluruh Indonesia. Menurut Hendra, yang pada kesempatan ini menjadi

pembina upacara mengatakan, berikutnya masih banyak agenda lain seperti kegiatan donor darah. Pada kegaitan ini bertindak sebagai inspektur upacara Wakil Sekretaris DPD Golkar Sumbar, Johardi Das. Sementara DPD Golkar Padang, juga turut melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kuranji Padang. Dalam kesemapatan ini Ketua DPD Golkar Padang, Wahyu Iramana Putra, mengatakan, kegiatan rutin yang dilakukan Partai Golkar ini merupakan bentuk penghormatan terhadap pahlawan bangsa. Termasuk juga pahlawan yang sudah membesarkan Partai Golkar sendiri. (h/eni)

POLEMIK KUBU ANAS DENGAN BIN

Mantan Ketum Demokrat Subur Harus Bicara JAKARTA, HALUAN — Polemik antara kubu Anas Urbaningrum dengan Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Marciano Norman terkait kabar penjemputan bekas Ketua Umum DPP Demokrat Prof Subur Budisantoso harus diselesaikan dengan keterangan dari Subur sendiri. Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Saleh P Daulay menilai, kalau hanya dari kubu Anas dan BIN, tidak tepat. Klarifikasi tentang apa sesungguhnya yang terjadi tidak semestinya datang dari pihak BIN, istana, ataupun pantia dialog. Sebab, penjelasan ketiga pihak itu dinilai bias dan subjektif. “Yang perlu memberikan pernyataan adalah Prof. Subur Budhisantoso. Dialah orang yang paling mengetahui kebenaran tentang rumor tersebut. Mungkin saja Prof. Subur tidak mau memperpanjang kasus ini. Karena itu, dia merasa tidak perlu bicara.

Jokowi Tak Mampu Angkat PDIP JAKARTA, HALUAN — Popularitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tidak mempengaruhi elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). “Elektabilitas PDIP stabil, stagnan 17.2% pada Oktober 2012, 18,8% Maret 2013, dan 18,7% Oktober 2013. Bahwa ada satu hipotesis yang berkembang, elektabilitas Jokowi mampu mendongkrak elektabilitas PDIP. Berdasarkan ini, Jokowi tidak mampu mendongrak suara PDIP,” kata peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Adjie Alfaraby, di kantor LSI Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (20/10). Menurut Adjie, masyarakat tidak melihat Jokowi sebagai perpanjangan tangan dari PDIP. Sehingga tidak mempengaruhi elektabilitas PDIP. “Pengaruh Jokowi belum bisa mendongkrak PDIP. Asosiasi Jokowi masih lemah, orang tidak melihat Jokowi sebagai PDIP, sehingga tidak berpengaruh,” ujarnya. Dalam survei LSI sebelumnya, Jokowi merupakan calon presiden (capres) pilihan yang paling diminati masyarakat. Bahkan Jokowi mengalahkan ketua umum partainya, Megawati Soekarnoputri. Namun, dari 1.200 koresponden yang disurvei LSI, hal itu tidak berdampak pada elektabilitas PDIP. (h/inl)

Baliho Cawako dan Caleg Ditertibkan

HUT-49, Golkar Optimis Menang

KPU Buka Warung Konsultasi PADANG, HALUAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar, membuka warung konsultasi untuk informasi terkait dana kampanye, kegiatan kampanye, dan lainnya. Selain itu, di website juga membuka tanya jawab tentang sesuatu berkaitan kampanye ini. Melalui situs www.kpu-sumbarprov.go.id. Warung konsultasi ini dibuka sehubungan dengan disosialisasikannya PKPU No 17 tahun 2013 tentang dana kampanye kepada peserta pemilu. Disebutkan komisioner KPU Sumbar, Fikon, pelaporan dana kampanye mulai ditetapkan tiga hari setelah parpol dan peserorangan diumumkan sebagai peserta pemilu. Pelaporan ini disampaikan hingga 7 hari setelah pemungutan suara berlangsung. “Selama proses pelaporan ini kita minta parpol maupun calon DPD berlaku jujur. Artinya, yang akan kita bangun melalui pelaporan dana kampanye ini adalah transparansi. Dengan transparansi yang kita bangun akan meningkatkan kredibilitas, akuntabilitas, dan bahkan bisa meningkatkan elektabilitas parpol,” kata Fikon, Sabtu (19/10) di Hotel Pangeran Beach sewaktu

dan sampai daftar calon tetap, bahkan sampai data pemilih juga dijelaskan. “Dengan sosialisasi beberapa tahapan ini nantinya, bisa membangkitkan semangat anak-anak dan perlu juga diaplikasikan sejak dini, sehingga pemilih pemula ini nantinya mengerti dengan tahapan-tahapan pemilu,” jelas Vifner. Anggota KPU Provinsi Sumatera Barat, Nova Indra mengatakan, pemilihan ketua osis dan wakil

ketua osis di SMA 2 Sungai Limau ini, persis sama dengan penyelenggaraan pemilu. Kegiatan tersebut juga yang pertama di Sumatera Barat, dalam mimilih ketua OSIS. “Ini sangat bagus, karena proses demokrasi itu diketahui sejak dini. Saya mengajak semua pemilih pemula datang ke TPS pada 9 April 2014, untuk menggunakan hak suaranya. Karena satu suara sangat menentukan nasib daerah dan bangsa ini,” kata Indra Nova. Sementara itu, Waka humas SMA 2 Sungai Limau, Asril mengatakan, ia bersama majeis guru dan murid sangat mendukung semua kegiatan yang diadakan sekolah bersama KPU Padang Pariaman. Karena semuanya akan menjadi pelajaran bagi siswa. (h/cw-bus)

Namun dalam kasus ini, pernyataan dia dinilai paling pas untuk mengakhiri polemik yang ada,” jelas Saleh kepada INILAH.COM, Minggu (20/10). Bila didiamkan, lanjut ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu, dikhawatirkan akan muncul berbagai penafsiran terhadap cerita-cerita yang sudah tersebar luas tersebut. Selain membingungkan masyarakat, isu itu sendiri bisa disalahtafsirkan. Pada akhirnya menimbulkan fitnah dan saling curiga di kalangan masyarakat. “Di media sosial saja sudah banyak yang komentar dengan nada tidak baik. Misalnya, ada yang nulis ‘hati-hati kasih info bung, nanti diciduk sama BIN’. Komentar seperti ini kan jelas-jelas menimbulkan kesan negatif kepada BIN,” jelasnya. Selain itu, Prof. Subur juga perlu menjelaskan apakah betul menerima undangan panitia dialog dan

apakah betul bersedia untuk hadir. Kalau betul bersedia, lalu apa yang mengganjal sehingga tidak jadi datang. Penjelasan ini juga penting agar pihak panitia penyelenggara juga bisa terlindungi. “Kalau kejadiannya tidak seperti yang dipublikasikan media, kasihan kepala BIN dan kasihan juga SBY dan pihak istana. Bagaimanapun, mereka pasti terganggu dengan beredarnya rumor ini,” tandas Saleh. Pada Jumat lalu (18/10), M Rachmad mengeluarkan tudingan, bahwa Budisantoso yang dijadualkan menjadi pembicara dalam diskusi di ormas Pergerakan Indonesia dijemput personel Badan Intelijen Negara (BIN). Pernyataan Rachmat yang menjadi moderator dalam diskusi itu, sontak menimbulkan polemik. Menkopolhukam Djoko Suyanto meminta Rachmad meminta maaf atas kabar penculikan yang dinilainya tidak benar itu. (h/inl)

PADANG, HALUAN — Walaupunpun masih dalam tahapan kampanye, Panwaslu Kota Padang tetap menertibkan baliho yang tidak sesuai dengan ketentuan. Sabtu, (19/10), Panwaslu Kota Padang bersama SKPD terkait, serta kepolisian melakukan penertiban baliho yang melanggar aturan. Penertiban dibagi atas empat kelompok, yang diperkirakan berjumlah mencapai 100 personil. Pada hari itu, tim gabungan yang terdiri dari Panwaslu Kota Padang, Panwascam, Satpol PP, DPKA, dan kepolisian menertibkan 300an baliho. Baliho yang ditertibkan, bukan saja baliho untuk Pilkada Padang tapi Baliho Caleg juga ditertibkan. Kelompok ini menyisir Kota Padang, hingga ke perbatasan kota. Ketua Panwaslu Padang Nurlina, Minggu (20/10) mengatakan, penertiban dilakukan setelah Panwaslu menyurati tim pemenangan Cawako dan Wawako Padang dan partai politik. Setelah disurati, tapi dinilai masih saja yang melanggar makanya Panwaslu berkoordinasi dengan Walikota Padang untuk melakukan penertiban. Baliho yang ditertibkan ini, akan diamankan oleh Panwaslu. Jika ada tim pemenangan atau Caleg yang ingin mengambil baliho ini dipersilahkan. Mereka harus membuat surat perjanjian, untuk tidak memasang di lokasi yang dilarang. “Baliho kami turunkan baik-baik, tidak kami rusak. Jadi bagi yang ingin mengambil, silahkan hubungi Panwaslu,” katanya. Panwaslu berpedoman, pada Peraturan KPU nomor 15 tahun 2013 tentang perubahan atas PKPU no 1 tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksaaan Kampanye Pemilu DPR, DPD dan DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota. Sedangkan, untuk atribut calon kepala daerah yang melannggar PKPU No 14 2010 tentang perubahan PKPU nomor 69 tahun 2009 tentang Pedoman Teknis Kampanye. Begitu juga yang melanggar Perda kota Padang nomor 10 tahun 2005 tentang RT/RW, Perda kota Padang no 11 tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat jo Perda nomor 4 tahun 2007 serta Perwako Padang no 61 tahun 2008 tentang ketertiban, kebersihan dan keindahan kota padang. Begitu juga dengan SE wako no 210. III.115/II 2013. Ia mengatakan, upaya yang dilakukan Panwaslu ini masih belum maksimal. Ia tidak menutup mata, masih ada baliho yang belum dibongkar. “Kami, masih perlu waktu untuk membersihkan baliho-baliho ini. Tapi yang mesti ditekankan, Panwaslu tidak ada melakukan tebang pilih dalam menertibkan baliho,” tegasnya. (h/ade)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Syahrizal


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

7

Cawako Michel ............... Dari Halaman. 1 Masjid dan..................... Dari Halaman. 1 “Kita mengetahui beberapa waktu yang lalu persoalan bahan baku tahu, khususnya kedelai harga membumbung. Jelas berdampak terhadap biaya produksi,” ucap Alumni SMA 2 Padang itu. Masalah yang menjadi pukulan bagi pelaku industri tahu termasuk yang di Padang, banyak dikupas media massa lokal dan nasional. Mulai soal harga dan berdampak terhadap ukuran tahu sampai ke pasaran untuk menyiasati beban biaya bagi palaku industri kecil pengola tahu. Permasahan yang menjadi pukulan bagi pelaku usaha tahu tersebut, tambah alumni HMI itu, membuat keprihatinan dengan terjadi kesulitan pasokan dan mendapatkan bahan baku tersebut. Sudah menjadi rahasia umum masalah impor kedelai belakangan tersendat. Hal itu, menurut pria Koto Tangah yang berpasangan dengan Januardi Sumka itu, ke depan tentu penting pengaturan tata niaga kedelai agar tidak membuat banyak industri yeng terkena imbas.

Selain itu, dampak sering mati PLN belakangan ini juga memukul kalangan pelaku usaha kecil di Padang. Michel mengungkapkan, dengan blusukan langsung ke industri-industri kecil, ada kepuasan tersendiri. Bisa langsung mendengar informasi atas permasalahan yang dihadapi. Melihat keteguhan pelaku usaha kecil untuk tetap bisa bertahan dalam situasi sulit dihadapi mereka. “Dengan mendapatkan langsung cerita dari pelaku usaha kecil, membuat kita berpikir apa upaya-upaya yang harus dilakukan mengatasi, setidaknya membantu meringankan beban pelaku industri kecil,”kata kandidat doktor itu. Industri kecil berkontribusi dalam memperkuat pergerakan perekonomian atau sering diungkapkan sebagai urat nadi ekonomi nasional. Terbukti pada krisis global pada 1998, industri kecil tak begitu merasakan dampaknya, makanya penting diberi penguatan IKM/UKM di saat situasi nasional

masih relatif stabil. “Persoalan yang dihadapi harus diurai dan dipikirkan alternatif-alternatif solusi untuk membantu. Tapi, bukan hanya sebatas mendengarkan dan lalu tanpa tindakan,” kata pasangan diusung partai Demokrat dan PAN serta Parpol lainnya. Blusukan sudah menjadi kebiasaan sejak dipercaya menjadi wakil rakyat di parlemen. Mungkin ada anggapan sebagian masyarakat politisi muda ini jarang muncul dalam kegiatan rombongan anggota DPR ke daerah. Anggapan itu, terbantahkan dengan prinsip yang dipegang Michel lebih baik langsung menjemput aspirasi masyarakat) ke bawah melalui blusukan. Sebab, kalau suatu pertemuan formal yang diagendakan dengan melibatkan berbagai unsur, laporan-laporan yang didapat antara kenyataan dengan kondisi sesungguhnya yang terjadi di masyarakat terkadang berbeda. Blusukan akan mendapat informasi lebih riil mengenai keadaan masyarakat tersebut. (adv)

Perppu Mendelegitimasi ..... Dari Halaman. 1 Menurut Eva, Perppu selayaknya hanya dibuat dalam situasi mendesak sesuai kebutuhan yang berkaitan dengan isu kesejahteraan. “Menurutku perppu sepatutnya ditolak DPR karena isinya tidak sesuai UUD dan situasi emergency tidak berdasar mengingat kasus sudah ditangani secara hukum oleh KPK. Jadi tidak perlu penyelesaian politik,” tegas Eva, Minggu (20/10). Senada dengan itu Fraksi Partai Keadilan Sejahtera juga tidak sepakat dengan lahirnya Perppu MK. “Di sini kita berbeda pendapat,” tegas Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid. Menurut Hidayat, materi Perppu tersebut berpotensi bertentangan dengan UUD 1945, terutama pada poin panel ahli dan mekanisme rekrutmen hakim konstitusi. Pasalnya, dalam konstitusi UUD 1945, poin tersebut dinilai sebagai upaya untuk menganulir kewenangan dari Presiden, DPR, dan MA. “Kalau satu undangundang dipertentangkan dengan UUD 1945, tentu itu akan dijudicial review,” katanya. Parahnya lagi, lanjut Hidayat, Perppu MK sangat tinggi untuk bisa di-judicial review. Asosiasi Sarjana Hukum Tata Negara sudah mengatakan bahwa Perppu MK betentangan dengan UUD

1945. Potensi ini tentu akan berakibat pada buruknya nama Presiden. “Kalau dari MK memutuskan Perppu itu perlu di-judicial review, otomatis Perppu akan gugur. Ini akan menyebabkan kondisi tidak nyaman bagi Presiden. Bagaimana mungkin Perppu Presiden digugurkan MK karena bertentangan dengan UUD 1945?” ujarnya. Anti Demokrasi Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Hanura Syarifudin Sudding menilai Perppu yang dikeluarkan presiden SBY, melanggar sistem demokrasi di tanah air. “Revisi UU itu lebih efektif seperti yang saya bilang Perppu itu antidemokrasi karena Perppu itu pandangan subjektif dari Presiden pribadi tanpa ada pembahasan antara DPR dan Presiden,” kata Sudding. Selain itu, kata Sudding, Perppu itu telah bertentangan dengan UUD 1945. Oleh karena itu, partainya menolak keras beberapa poin yang dianggap telah melanggar UU. “Banyak hal-hal yang dituangkan dalam Perppu ini, apakah bertentangan dengan UUD. Hanura masih tahap kajian serta beberapa pasal yang melanggar UU, sikap resmi Hanura akan di rapat fraksi,” kata Sudding. Anggota Badan Legislasi DPR RI dari Fraksi Partai

Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Arif, melihat ada kepentingan politik terselubung Presiden SBY dalam penerbitan Perppu tentang MK itu. Hal itu terkait dengan amanah Perppu agar dilakukan pergantian hakim MK. Arif menjelaskan, secara substansi, materi muatan Perppu sama dengan materi muatan undang-undang sebagaimana diatur dalam Pasal 11 UndangUndang No 12 tahun 2011 Tentang Pembentukkan Peraturan Perundang-undangan. Namun demikian ada yang aneh dalam Perppu tersebut, karena secara yuridis terbitnya perppu berakibat pada pembatalan masa jabatan semua hakim MK yang baru dilantik Tahun 2013 dan atau Hakim MK yang masa jabatannya masih berlaku. “Secara materil, Perppu No. 1 Tahun 2013 sejak terbit telah mengandung konflik norma dan berpotensi menciptakan konflik hukum baru di tubuh MK,” tegasnya. Jika kemudian dipaksakan, kata Arif, maka benar dan nyatalah anggapan banyak kalangan bahwa terbitnya Perppu adalah merupakan alat intervensi Presiden terhadap kemandirian Hakim MK berikut adanya kepentingan politik tertentu menghadapi pemilu 2014 yang sebentar lagi digelar. (h/h/dn/mt)

Pasangan Selingkuh .......... Dari Halaman. 1 serumah, dan pisah ranjang dengan suaminya. Kemudian anaknya yang nomor tiga berinisial O yang dalam pengawalan bersama ibunya mengirim SMS ke handphone ayahnya. Didalam SMS anaknya yang masih duduk di kelas 6 SD itu, bahwa ada tamu di rumah dan sudah jam 9 malam belum juga pulang, malahan menginap di rumah. Mendapat informasi itu, maka ES pun menyuruh anak pertama dan anak keduanya untuk mendatangi kontrakan ibunya dengan alasan melihat dua adiknya tersebut. Sesampai di rumah ternyata benar, motor pria yang tidak mereka kenal itu, awalnya di luar rumah sudah masuk ke dalam rumah, begitu juga lampu sudah mati. Ternyata pintu rumah tersebut bisa dibuka dari luar, sehingga anak keduanya pun perlahan membuka pintu kamar. Spontan terkejut saat melihat di dalam kamar ada pria muda bersama ibunya. Kemudian anak keduanya berinisial H ini menghubungi ayahnya. Setelah mendapatkan laporan tersebut ayahnya mendatangi ketua RT setempat, dan memintanya untuk mendatangi rumah kontrakan istrinya. Alhasil, saat warga bersama suaminya datang ke rumah tersebut, SWH dan RP ini terkejut. Menurut keterangan warga setempat, selama ini SWH telah berbohong, dimana dia (istri “ES”,red) mengaku bahwa pria tersebut adalah adik kandungnya sendiri. Karena perawakannya yang masih terlihat muda, warga pun akhirnya percaya. Kemudian sandiwara itu akhirnya terbongkar, ketika ES bertanya langsung pada “RP” tentang hubungannya dengan istrinya. RP yang tak bisa menjawab pertanyaan ES akhirnya bungkam. Warga yang mengetahui kebenaran itu akhirnya emosi, dan beberapa warga sempat memukulinya.

Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, warga pun akhirnya membawa pasangan ini ke Mapolsek Kuranji. Warga meminta dibuat perjanjian dan disaksikan oleh pihak kepolisian agar mereka membayar sanksi adat yakni puluhan sak semen atas pelanggaran yang mereka lakukan. Selain bertamu di luar jam tamu, keduanya juga ditangkap saat berada di dalam kamar. Pihak petugas Polsek kuranji yang tak bisa untuk memproses kasus tersebut secara hukum, keduanya pun akhirnya diserahkan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang sekitar pukul 02.00 WIB. Selama dalam proses pemeriksaan di Kantor Satpol PP Padang, pasangan ini sempat bermalam. Usai memberikan keterangan di hadapan penyidik, kedua belah pihak pun akhirnya berdamai. Masing-masing pihak keluarga memberikan jaminan supaya mereka bisa dibebaskan. RP dijamin oleh orang tuanya, sementara SWH dijamin oleh kakaknya sendiri. Antara hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak penyidik Satpol PP dengan pengakuan ”ES” dan anak-anaknya terlihat berbeda. Hal ini disampaikan Kasi Provost Satpol PP Padang, Alwi, keduanya mengaku tidak memiliki hubungan spesial, dan hanya sebatas hubungan kawan saja. Pengakuan RP, selama ini dia hanya membantu SWH untuk mengantar jemput anaknya ke sekolah, dan tidak lebih dari itu. Dia juga mengaku pada saat mereka ditangkap warga di dalam rumah, mereka bukan sedang melakukan perbuatan terlarang dan hanya sekedar duduk-duduk saja. “Setelah kita memintai keterangan dari pasangan yang diamankan itu, dan ada pihak yang menjamin mereka untuk dibebaskan, makanya sekitar pukul 14.00 WIB tadi keduanya pun kami bebaskan,” ungkapnya. Suami Lapor Polisi

ES yang merasa masih berhak dengan istrinya kecewa dengan ulah penyidik Satpol PP yang melepaskan pasangan tersebut begitu saja tanpa sepengetahuannya. akhirnya Minggu (20/ 10) siang, dia pun melaporkan istrinya bersama “ES” dalam kasus dugaan tuduhan perzinahan dengan laporan polisi bernomor LP/1781/K/X/2013 SPKT Unit III “Sebenarnya saya kecewa dengan Satpol PP yang melepaskan mereka begitu saja. Saya berharap dengan membuat laporan pengaduan, keduanya bisa diproses secara hukum yang berlaku. Sebab hingga saat ini, secara hukum saya masih sah sebagai suaminya, karena di antara kami belum ada perceraian,” jelas ES. Menurutnya, perkawinannya dengan SWH dikaruniai empat orang anak. Bahkan mereka sudah memiliki satu orang cucu dari anak pertamanya yang sudah berkeluarga. Sejak tidak lagi serumah sebulan lalu, anak mereka diasuh dibagi dua, dua orang anak dalam pengawasannya, dan dua orang anaknya yang paling kecil dibawa oleh istrinya. “Saat mendapatkan laporan dari anak ketiga yang bersama ibunya, maka saya menyuruh anak saya yang pertama berinisial R dan kedua H untuk mengintai di rumah kontrakan istri saya. Ternyata kecurigaan itu semakin bertambah saat sepeda motor RP yang awalnya parkir di luar rumah, akhirnya masuk ke dalam rumah. Saat melihat ternyata pria itu, hanya memakai baju kaos dan celana pendek,” kata anak kedua “ES”. Sementara itu, Kanit SPKT Polresta Padang, Ipda Fitri Dewi Utami sudah menerima laporan pengaduan dari ES, dan sudah dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP) atas laporannya. “Saat ini laporan tersebut telah diserahkan ke bagian Unit Reskrim untuk diproses lebih lanjut,” ungkapnya. (h/nas)

dan lebih cepat,” kata Kabid Damkar Eddy Asri. Aksi bersih itu dilaksanakan sejak pukul 9.00 WIB hingga pukul 15.00 petang. Bila warga masih membutuhkan tenaga dan peralatan untuk membersihkan masjid atau sekolah, maka bisa dilanjutkan lagi. Sementara itu, sisa lumpur juga menimbun 3, yaitu SD 09 Kayu Aro, SD 15 Koto Gadang, dan SD 18 Labuhan Tarok. Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Indang Dewata saat meninjau sejumlah sekolah di Bungus, Minggu (20/10) siang, menemukan sisa banjir yang meninggalkan lumpur di tiga sekolah tersebut. Ketiga sekolah itu terbilang cukup parah dengan ketebalan lumpur setebal 30 cm di ruangan belajar dan kantor. “Waktu terjadi banjir, kedalaman air di dalam lokal mencapai setengah meter. Sisa lumpurnya

saat ini mencapai ketebalan 30 cm sehingga perlu ekstra keras untuk membersihkannya. Rencananya Senin, kita akan gotong royong bersama murid-murid untuk membersihkan lumpur,” kata Indang. Akibat banjir yang merendam sekolah, Indang yang didampingi Kabid Paudni Musdek mengatakan, beberapa arsip sekolah juga ikut terendam. “Mudahmudahan tidak terjadi kerusakan berarti pada arsip tersebut. Laporan dari kepala sekolah tidak ada arsip yang terlalu penting yang terendam,” katanya. Bersihkan Rumah Menurut Kabid Damkar BPBD Padang, Eddy Asri, timbunan lumpur di sekolah itu akan dibersihkan Senin (21/10). Pihaknya kembali menerjunkan 2 unit damkar dan mesin portable untuk menyemprotkan air. Sementara itu, korban banjir

yang sempat mengungsi ke masjid dan rumah saudaranya yang berada di tempat ketinggian, sudah kembali ke rumah masing-masing. Aktivitas memasak pun telah dilakukan warga. Meski demikian, kecemasan masih membayang di wajah mereka, karena sepanjang Minggu (20/10), cuaca masih terlihat mendung. Namun rumah yang mereka tinggalkan saat banjir sangat kotor dan penuh lumpur. Rumah itu harus dibersihkan. Dan sepanjang Minggu, warga menghabiskan waktunya untuk membersihkan rumah dan perabotan lainnya. Sementara itu, bantuan terus mengalir untuk para korban banjir ini. Salah satunya berasal dari pasangan calon walikota Padang Maigus Nasir dan Armalis. Pasangan ini menyerahkan bantuan makanan instan untuk korban banjir. (h/vie/pmc)

Limapuluh Kota ............... Dari Halaman. 1 tidak ada menimbulkan korban jiwa, materialnya pun berhasil dibersihkan petugas gabungan,” ujar Azril Tamin Kepala BPBD Kabupaten Limapuluh Kota ketika dihubungi Haluan, Minggu (20/10) kemarin. Kemudian, titik longsor juga menimbun ruas jalan yang menghubungkan antara Jorong Landai, Jorong Sungai Data, serta jorong Kubang Balambak. Akibatnya, ribuan warga yang menghuni Jorong Sungai Landai sekitar 400 jiwa, Jorong Sungai Data sekitar 200 jiwa dan Jorong Kubang Balambak sekitar 600 jiwa, jadi terisolir akibat akses ruas jalan ditutupi material longsor. “Ruas jalan yang menghubungkan 3 jorong, ikut dihantam longsor. Akibatnya, akses jalan yang digunakan masyarakat setempat jadi terputus. Mereka untuk sementara waktu, tak bisa lagi keluar masuk jorong tersebut,” ujar Kapolres Limapuluh Kota AKBP Cucuk Trihono

longsor dan kuatnya arus air. “Bencana tanah longsor yang terjadi beberapoa titik ini, tidak menimbulkan korban jiwa, hanya ruas jalan yang ditimbun material longsor. Petugas terus menyingkirkan material dari badan jalan. Dengan tingginya curah hujan saat ini, kita harapkan kepada masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan khususnya yang berada di kawasan lereng perbukitan,” tambah Azril Tamin. Sepekan lalu, jalan lintas Sumbar-Riau, tepatnya di Jorong Aie Putiah, Nagari Sari-lamak, Kabupaten Lima-puluh Kota juga terjadi longsoran. Selain menimbun sebuah rumah warga, longsor juga me-mutus arus lalu lintas selama li-ma jam. Kawasan tersebut memang ra-wan longsor, karena berada di kawasan perbukitan. Terlebih lagi, tanah di dinding tebing sangat labil. Pengendara yang melewati jalan ini harus ekstra hati-hati saat hujan. (h/ddg/snt)

didampingi Wakapolres Kompol Heru Ekwanto. Petugas gabungan terus melakukan upaya evakuasi serta pembersihan terhadap material yang menutupi jalan tersebut. Sejumlah alat berat digunakan untuk menyingkirkan campuran lumpur dari material longsor tersebut. “Kami terus berupaya melakukan pembersihan jalan dari material longsor ini, hingga warga bisa memanfaatkan jalan ini kembali,” ujar AKBP Cucuk Trihono. Begitupun akses jalan menuju ke Nagari Maek, jadi terputus akibat dihantam material longsong yang berasal tanah perbukitan yang berada di pinggir jalan tersebut. Sejumlah alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Limapuluh Kota, dikerahkan untuk menyingkirkan material longsor. Sementara itu, dua jembatan putus di Nagari harau dan Sarik Laweh akibat terjangan material

Pepaya Penang ............... Dari Halaman. 1 Atas musibah yang menimpa itu, banyak orang bersedih karena ada keluarga dan anak-anak mereka ikut tewas dalam musibah itu. Di sebagian masyarakat, ada musibah itu membawa hikmah. Salah satunya di daerah yang paling parah terkena gempa dan longsor itu, sekarang daerah tersebut penghasil pepaya penang yang setiap hari bisa menghasilkan puluhan ton. Menanam pepaya tersebut sangat mudah, tapi harus dipelihara dengan baik, karena susah merawat sewaktu kecil saja, kalau sudah besar di setiap rumpun pepaya itu harus bersih dari rumput, kalau tidak akan berpengaruh kepada buahnya. Rifa’i Marlaut, salah seorang petani pepaya penang di Tandikek, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman mengatakan, ia menanam pepaya penang ini baru sehabis gempa bumi, karena kalau menanam padi tidak bisa. Hal itu di sebabkan rusaknya irigasi yang biasanya mengairi sawah petani. “Setalah gempa bumi beberapa tahun yang lalu, baru saya mencoba menanam pepaya penang,” ujar Rifa’i Marlaut kepada Haluan Jumat (18/10) di

Tandikek. Dengan rusaknya irigasi katanya, banyak petani yang mencoba untuk bertanam pepaya penang ini. Tingginya keinginan masyarakat petani untuk bertanam pepaya, karena harganya cukup tinggi atau lebih bagus hasilnya dari pada menanam padi. “Untuk satu kilo, harga pepaya penang ini Rp1.800, untuk satu minggu ada panen dua kali. Dari mulai menanam, sekitar umur tujuh bulan sudah bisa dipanen,” jelasnya. Sekarang ini katanya, ia akan berusaha menanam pepaya ini tidak menggunakan pupuk yang memakai zat kimia. Artinya, semenjak dari kecil pepaya ini dipupuk dengan pupuk kompos yang dibuat sendiri. “Dulu, saya memakai pupuk yang dibeli kedai saja untuk pepaya ini, dan sekarang saya akan mencoba dengan pupuk kompos,” katanya. Menurutnya buah pepaya lebih manis rasanya bila memakai pupuk kompos. Untuk sekarang ini, ada sekitar dua hektar pepaya penang yang sudah ditanam, semuanya akan dipupuk dengan pupuk kompos,” ulasnya. Untuk di Tandikek ini katanya, selain di pasaran di daerah

ini, juga hasil pepaya itu dibawa ke Padang, Palembang, Jambi, Bengkulu. “Karena buah pepaya penang ini termasuk tahan juga, dan tidak cepat lunaknya jika dibandingkan dengan pepaya biasa,” kata Rifa’i Marlaut. Terpisah, Khaidir sekarang juga bergiat bertanam pepaya penang. “Meski irigasi Cumanak yang rusak akibat gempa bumi tahun 2009 yang lalu telah diperbaiki, tapi masyarakat petani yang memakai irigasi tersebut lebih cenderung untuk bertani pepaya penang, karena hasil pepaya tersebut lebih menguntungkan daripada bertanam padi,” ujar Khaidir warga Korong Limo Hindu, Kenagarian Batu Kalang, Kecamatan Padang Sago. Dan Khaidir ini menggunakan irigasi Cumanak, karena sawahnya terletak dekat dengan Cumanak itu. Pepaya ini katanya, bisa panen satu kali dalam satu minggu, dan satu bulan bisa panen empat kali. “Kalau buahnya lebat, bisa panen dua kali dalam satu minggu. Untuk satu kali panen bisa mencapai satu ton dengan areal persawahan satu hektar. Harganya mulai dari Rp1.800 per kg sampai Rp2.000 di sawah,” ulasnya. (h/Bustanul Arifin)

ASB Menang, ................. Dari Halaman. 1 ribuan masyarakat di Kota Padang ini,” kata Asnawai Bahar di sela-sela aksi blusukannya di Pasar Raya Padang. Tidak selesai sampai disana, pasangan dengan nomor urut empat ini juga akan mengurangi kegiatan seremoni di Kota Padang. Lantas apa yang salah dengan kegiatan seremoni ini? Asnawi mengatakan, sejauh ini dari kacamatanya, kegiatan seremoni ini cukup banyak menyedot anggaran di masingmasing SKPD yang akhirnya membebani APBD Kota Padang. Tidak banyak yang berpikir akan hal ini, namun menurut ASB, ini langkah efektif untuk memaksimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Padang. “Kita melihat kegiatan seremoni ini memang sebatas seremoni. Tidak ada manfaatnya bagi masyarakat. Tidak ada peningkatkan perekenomian maupun kesejahteraan masyarakat. Kita adalah pelayan masyarakat, sudah saatnya berpikir untuk rakyat. Bukan lagi pimpinan yang harus dielu-elukan lagi atau dimanjakan oleh penghargaan dan sambutan lainnya,” terang Ketua Kadin Sumbar ini. Selain tidak menyenangkan masyarakat, kegaiatan seremoni ini pun ternyata sering membuat

pusing kepala dinas. Bagaimana tidak, terang Asnawi, untuk mencarikan dana penyelenggaraan kegiatan, kepala dinas tidak jarang harus mencari dana dari sumber-sumber selain APBD. Jika digunakan APBD, jumlahnya terbatas. Sementara tugas-tugas lain masih banyak yang harus dikerjakan. Tidak jarang, karena kurangnya dana, kegiatan yang dilaksanakan pun kurang maksimal. Karena itu, pemangkasan kegaitan seremoni ini wajib hukumnya. Sebagai orang yang sudah berpengalaman di bidang ekonomi, seperti turut membangun Pasar Aur Kuning di Bukittinggi, Asnawi pun melihat banyak sumber dari PAD Padang yang bisa digali kembali. Seperti, bagaimana memaksimalkan sektor pajak, reklame, restoran, sarang burung wallet, dan lainnya. Sementara itu, calon wakil wali kota Padang, Surya Budhi, melihat, pengawasan terhadap penerimaan dari sektor pajak reklame ini harus ditingkatkan. Padang sebagai kota besar dan ibukota Provinsi Sumatera Barat, merupakan sarang yang empuk untuk mempromosikan diri. Nyatanya saat ini, setiap sudut kota dihiasi dengan reklame sejumlah produk. Salah satu hal yang perlu

dicermati adalah, apakah semua potensi pajak ini sudah masuk ke kas daerah. “Kebocoran-kebocoran dari sektor pajak reklame ini perlu diminimalisir, kalau bisa tidak ditemui lagi. Tentu kita sepakat untuk hal yang satu ini. Karena itu mari awasi bersama-sama,” ujar alumni SMAN 2 Padang ini. Kemudian, jangan ada lagi reklame yang tidak berizin. Sehingga tidak ada pemasukan terhadap Kota Padang. Tentu ini disayangkan. Selain tidak mempunyai izin, tentunya reklame ini juga menjadi pencemaran visual di Kota Padang. Dengan strategi-strategi seperti ini, ASB pun yakin visi misinya sebagi calon wali kota dan wakil wali kota Padang bisa terwujud. Yaitu menjadikan Kota Padang sebagai Kota Perdagangan, Pendidikan dan Pariwisata. “Jika PAD Padang bisa dimaksimalkan, APBD dipergunakan secara baik, kita tidak ragu visi misi ini bisa tercapai. Tidak butuh waktu lama, jika semua bisa bekerja sama,” terang Surya Budhi kepada masyarakat Kota Padang. Dengan demikian, maka lahirlah slogan yang disebut, ASB Menang, Tunjada PNS Ditingkatkan, Acara Seremonial Dikurangi. (adv)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

DPT TURUN 6.000

Partai Minta KPU Tarik DPT PADANG, HALUAN — Partai politik (parpol) peserta pemilu meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menarik kembali daftar pemilih tetap (DPT) yang sudah beredar di masyarakat dan di tangan parpol. Sikap sejumlah parpol ini muncul, setelah mendengar

jumlah DPT yang diumumkan KPU Sumbar berbeda dengan

hasil rekapitulasi DPT kabupaten dan kota yang sudah diplenokan. Perubahan ini sendiri muncul karena ada penghapusan sekitar 6.000 pemilih ganda pada DPT Sumbar. “Hasil salinan yang kita terima berbeda dengan yang KPU sampaikan hari ini. Kita minta

YENNI Tanjung dari PDI Perjuangan saat menyampaikan komentarnya terhadap DPT yang diumumkan KPU Sumbar.

BANGUN JEMBATAN HATI

MARS Tak Optimalkan Kampanye Terbuka PADANG, HALUAN — Sepekan sudah kampanye Pilkada ditabuh. Tetapi kemeriahan kampanye di ruang terbuka itu tak terlihat. Karena, memang tidak semua calon memanfaatkan secara maksimal momen yang diberikan KPU itu. Termasuk pasangan cawako dan cawawako Maigus Nasir dan Armalis (MARS). Kepada wartawan Minggu (20/ 10), pasangan Maigus dan Armalis mengatakan, mereka tetap berkampanye. Hanya saja kesempatan yang diberikan KPU disederhanakan, dengan kampanye bentuk lain, membangun

jembatan hati dengan masyarakat, berupa pertemuan dan silaturahmi. “Jadwal kampanye yang diberikan KPU kita sederhanakan. Tidak digunakan dengan menghadirkan massa, tetapi lebih ke menjalin jembatan hati dengan masyarakat pemilih,” kata Maigus Nasir didampingi cawawako Armalis, saat meresmikan Posko Pemenangan Tingkat Kota Padang. Dikatakan, pihaknya sangat menyadari anggapan banyak kalangan yang menyebutkan pasangan independen sulit

menang. Namun dia meyakini bisa meraih kemenangan itu dengan membangun sistem kampanye yang agak berbeda. Setidaknya pada 1.532 TPS ditempatkan relawan dan saksi. Mereka lah yang ditugaskan untuk sosialisasi ke masyarakat. Sedangkan mereka berdua, lebih sering mendatangi masyarakat dalam

KPU menarik kembali DPT yang sudah beredar di masyarakat. Bagaimana bisa masyarakat memiliki tiga data pemilih yang berbeda-beda,” terang Amora Lubis, dari Partai Persatuan Pembangunan, Sabtu (20/10) di Hotel Pangeran Beach sewaktu rapat pleno terbuka penyusunan rekapitulasi DPT kabupaten dan kota pemilu 2014. Yenni Tanjung, dari PDI Perjuangan pun mempertanyakan bagaimana bisa KPU kabupaten dan kota menggelar rapat pleno tanpa dihadiri partai. Dirinya pun mendengar, bahwa sudah ada pleno pada tanggal 19 Oktober untuk DPT. “Kami dengar ada rapat pleno kembali pada 19 Oktober. Kenapa bisa begini. Awalnya kami sudah mengantongi DPT yang sudah diperbaiki. Sekarang muncul lagi DPT, dan jumlahnya pun mengalami penurunan,” kata Yenni. Tidak hanya interupsi dari partai yang muncul, Bawaslu Sumbar pun ikut mengajukan interupsi sewaktu rapat pleno ini. Anggota Bawaslu Sumbar, Surya Efrimen, justru mempertanyakan adanya berita acara perbaikan DPT atas data ganda ynag harus dibuat KPU kabu-

paten dan kota. “Kemudian adanya data yang direkomendasikan Bawaslu sebelum ini bagaimana. Termasuk juga adanya masukan dari masyarakat dan partai. KPU harus memberi penjelasan terhadap masukan yang disampaikan ini,” terang Surya. Interupsi ini sendiri muncul, karena adanya perubahan data rekapitulasi DPT yang sudah diplenokan kabupaten dan kota dengan pengumuman KPU sewaktu rapat pelno terbuka, Sabtu (20/10) di Hotel Pangeran Beach. Hasil rekapitulasi berdaskan rapat pleno pada 13 Oktober lalu sebanyak 3.651.459 jiwa. Dengan rincian, jumlah pemilih laki-laki 1.813.564 jiwa dan perempuan 1.837.895 jiwa. Sementara setelah diumumkan, mengalami penurunan sekitar 5.447 pemilih sehingga DPT menjadi 3.646.012 jiwa. Dengan rincian, jumlah pemilih laki-laki 1.810.623 jiwa dan pemilih perempuan sebanyak 1.835.389 jiwa. Dikatakan Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, ini terjadi karena keluarnya surat edaran (SE) KPU RI nomor 706/KPU/ X/2013 tentang pembersihan data

ganda K1 yang dikeluarkan pada 18 Oktober lalu. “Karena masih ditemukannya data pemilih ganda berdasarkan DPT yang sudah ditetapkan KPU kabupaten dan kota, maka KPU melakukan penghapusan data ganda K1 di seluruh wilayah Indonesia,” terang Amnasmen. Sebelumnya, beberapa kali KPU sendiri sudah menunda penetapan DPT di kabupaten dan kota. Yaitu dari jadwal 13 September menjadi 13 Oktober. Padahal sebelum tanggal 13 September tersebut DPT sudah ditetapkan oleh kabupaten dan kota. Kemudian ditetapkan kembali pada 13 Oktober mendatang. Karena adanya SE KPU, terjadi lagi perubahan DPT, sehingga disahkan pada 20 Oktober ini. Alhasil, KPU sendiri sudah mengantongi tiga jenis DPT. “Bagi yang belum terakomidir dalam DPT, nanti kita masukkan dalam daftar pemilih khusus,” kata Amnasmen. Hal yang sama juga dikatakan Ketua Bawaslu Sumbar Elly Yanti. Bahwa hasil audit investigasi yang dilakukan Bawaslu Sumbar, jika masih belum masuk dalam DPT akan dimasukkan dalam daftar pemilih khusus. (h/eni)

berbagai kegiatan sosial. Sehingga jarang terlihat berada di lapangan. Sebab pasangan ini tak ingin mengganggu kesibukan mereka. Selain itu minimnya kampanye di ruang terbuka juga karena alasannya untuk efektifitas dan efisiensi. “Tak perlu pula saya jelaskan

soal efisiensi dan efektifitas ini. Juga karena kita tak mau mengganggu kesibukan masyarakat untuk hadir di kampanye itu,” katanya. Meski demikian, pasangan MARS tetap mengambil jadwal yang dibuat KPU dengan menggelar pertemuan akbar. Renca-

nanya pertemuan akbar itu direncanakan Selasa (22/10), di Lapangan Imam Bonjol Padang dengan dihadiri sekitar 50.000 simpatisan dan relawan. Juga hadir beberapa tokoh Muhammadiyah, Tarbiyah, NU dan Ormas pendukung MaigusArmalis.(h/vie)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Jefli


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Residivis Jambret Dicokok Kasus Curanmor PADANG, HALUAN — Para pelaku kejahatan yang telah menjalani pembinaan di Lembaga Permasyarakatan (LP) tidak membuat mereka jera. Seperti yang dialami Roni Mardiansyah panggilan Andon (30), dia kembali dicokok Tim Anti Bandit (TAB) Polresta Padang dalam kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) di rumahnya, Sabtu (19/10) malam. Kini tersangka dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Yamaha Vixion telah diamankan di Mapolresta Padang. Hingga saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk dilakukan pengembangan. Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, penangkapan terhadap tersangka ini, karena petugas mendapatkan laporan korban yang masuk ke Mapolresta Padang, sehingga dilakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengetahui siapa pelakunya. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya TAB Polresta Padang mengetahui identitas pelaku curanmor. Kemudian dilakukan pemburuan untuk mencari tahu dimana keberadaannya. Setelah diketahui keberadaannya di rumahnya di Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Kubu Dalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, maka sekitar pukul 21.10 WIB beberapa petugas yang dipimpin Kanit Ipda Berry Juana Putra langsung menuju ke lokasi. Tidak berapa lama kemudian, beberapa petugas berpakaian preman langsung mengepung rumah tersangka, dan diyakini berada di dalam petugas pun mencoba mengetok pintu rumahnya. Saat membuka pintunya, ternyata tersangka sendiri yang membuka pintu rumahnya, sehingga petugas pun langsung mencokoknya. “Dalam penangkapan tersebut tersangka tidak ada melakukan perlawanan, dan dilakukan penggelahan. Sehingga ditemukan barang bukti tersebut, maka kami membawa tersangka ke Mapolresta Padang untuk proses lebih lanjut,” kata Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi kepada Haluan, kemarin (20/10). Iwan mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka ini, ternyata Andon tersebut pernah masuk LP Muaro Padang dalam kasus jambret di wilayah Kota Padang. Setelah keluar dari LP tahun lalu, malah tersangka ini tidak jera. “Tersangka ini malah berkecimpung kembali ke ranah hukum, dan kini tersangka tersandung dalam kasus curanmor,” ujarnya Saat ditanyakan kepada tersangka, lanjut Iwan, bahwa Andon ini mengaku baru satu kali melakukan aksi curanmor di wilayah hukum Polresta Padang. Walaupun demikian, pihaknya tidak percaya begitu saja, maka penyidik terus melakukan pemeriksaan untuk mengetahui berapa kali melakukan aksinya, serta jaringannya. (h/nas)

DAERAH TUJUAN WISATA MICE

Investasi Hotel di Padang Menggiurkan PADANG, HALUAN — Sebelum dihoyak gempa besar pada 30 Oktober 2009 lalu, jumlah kamar hotel di Padang tercatat hanya 1.500 unit, namun demikian 4 tahun pascagempa, jumlah kamar hotel tumbuh pesat hingga 2.800 unit. Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Sumbar Maulana Yusran, pesatnya pertumbuhan kamar hotel karena investor melihat potensi besar Padang sebagai daerah tujuan wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). “Karena potensi Padang yang besar sebagai daerah tujuan wisata MICE itu lah kenapa pertumbuhan kamar hotel di Padang begitu pesat,” ujar Maulana saat hadir dalam kegiatan Tourism Indonesia Mart & Expo (TIME) atau Pasar Wisata Indonesia di Hotel Grand Inna Muara, Sabtu (19/10). Dikatakannya, pada kenyataannya memang banyak iven

nasional yang diselenggarakan di Padang yang mendongkrak Padang sebagai daerah tujuan wisata MICE tersebut diantaranya Sumatra International Tourism Fair (SITF), Tour de Singkarak (TdS), pameran penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) dan kegiatan TIME kali ini. Dikatakan Maulana yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sumbar tersebut, masih banyak iven lain yang akan digelar di Padang dan Sumbar yang pada akhirnya akan membuat daerah ini akan semakin dikenal dan diminati oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

“Kalau rata-rata tingkat hunian hotel kita masih rendah masih 45,72 perseb. Namun demikian dampaknya memang bukan saat ini bisa dilihat tapi mungkin tahun depan atau dua tahun lagi. Namun saat ini kita sudah bisa merasakan bahwa Padang dan Sumbar sudah mulai dikenal luas di nasional dan internasional,” tambahnya lagi. Ditambahkannya, TIME merupakan ajang bagi para pelaku usaha wisata dan industri pendukungnya di Indonesia (seller) untuk mem-

promosikan berbagai produk dan jasa wisata dalam negeri kepada pebisnis wisata dari mancanegara (buyer). Time ke-19 di Padang kali ini diikuti oleh 83 buyer dari 27 negara. Serta 81 seller , dimana 21 diantaranya dari Sumbar yakni hotel dan biro perjalanan. Dengan diadakannya TIME secara berkala para buyer mancanegara tersebut dapat melihat potensi pasar dan mempromosikan produk wisata yang baru di pasarnya masing-masing.

“Kami berharap setelah menjadi tuan rumah TIME, Sumbar dapat semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata mancanegara sekaligus menjadi ajang untuk mengundang kedatangan investor yang mengembangkan hotel dan produk pariwisata lainnya. TIME 2013 juga bertujuan untuk mempromosikan Sumbar ke pasar internasional sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur serta fasilitas pariwisata lainnya,” tuturnya lagi. (h/ita)

Pemko Harus Serius Berantas Maksiat PADANG, HALUAN — Kalangan anggota DPRD Kota Padang meminta, Pemko Padang serius memberantas perbuatan maksiat, dan tidak hanya sekedar wacana. Sebab, realitanya hal-hal yang berbau maksiat masih merajalela saat ini. “Bila Walkota Padang, ingin menjadikan Kota Padang sebagai kota religius hendaknya Pemko Padang harus menjalankan visi, dan misinya secara serius tidak ada tebang pilih dalam bersikap,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Budiman, Minggu (20/10). Siang hari, kemungkinan perbuatan maksiat tidak nampak, tapi ketika memasuki malam hari, hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan malam apalagi yang mengarah ke maksiat mulai beraksi. Selain sikap serius dari walikota, kesadaran masyarakat sangat penting. Karena, tanpa adanya dukungan dari warga, keinginan walikota untuk menjadikan kota religius tidak akan terwujud. Menurutnya, perbuatan maksiat khususnya kehidupan

TRIWULAN III/2013

malam sangat bertentangan dengan filosofi warga Kota Padang yang berpegang pada “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Jadi, folosofi adat Minang harus dipegang terus untuk terwujudnya kota religius. Generasi muda pun, harus diberikan pencerahan dan penyadaran, agar melaksanakan filosofi dari adat minang tersebut. Sebab, generasi muda saat ini sudah mulai pudar dengan pemahamannya terhadap filosofi Minang. Hal itu tampak, dari banyaknya generasi muda yang dudukduduk di tepi laut di dalam warung kelambu. Ia mengatakan, orang Minang memiliki sifat pemalu untuk berbuat hal-hal yang tidak pantas. Jadi, para generasi muda jangan ikutikutan dengan pergaulan di kota besar yang generasi mudanya sudah mulai pudar terhadap pemahaman agama. Guna menghindari maraknya perbuatan maksiat, Pemko Padang juga harus memasang spanduk di berbagai tempat, khususnya di tepi laut yang menggambarkan pelarangan terhadap perbuatan maksiat. (h/ade)

Rp1,475 Miliar Dana RT/RW Dibagikan PADANG, HALUAN — Sebanyak Rp1,457 Miiar dana RT RW se-Kota Padang untuk Triwulan III/2013 (Juli-September) akan diserahkan kepada sebanyak 3.361 RT dan 876 RW di 11 Kecamatan di Kota Padang. Demikian disampaikan Walikota Padang, Fauzi Bahar pada acara silahturrahmi dengan RT/RW SeKecamatan Kota Tangah sekaligus penyerahan dana bantuan operasional untuk Triwulan III tahun 2013, di Masjid Raya Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah, Dikatakan walikota, bantuan itu sebagai ucapan terima kasih atas kerja sama yang solid untuk menjalankan berbagai program kegiatan kerja Pemerintah Kota Padang di tengah-tengah masyarakat. “Semua tak terlepas dari

9

peranan dan kerja keras para Ketua RT, RW, LPM, PKK, tokoh masyarakat dan seluruh warga Kelurahan yang telah membantu mensukseskan kegiatan Pemko Padang di tingkat RT dan RW serta di kelurahan. Banyak program kerja telah dilaksanakan dalam peningkatan taraf kehidupan masyarakat, salah satu usaha kita untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman keagamaan bagi anak-anak kita. Begitu juga dengan program pendidikan bagi anakanak Drop out (DO),telah kita canangkan, tidak boleh anak putus sekolah, melalui RT agar memberikan informasi kepada lurah untuk di daftarkan mengikuti jenjang pendidikan paket A, B, dan C,” ujar Fauzi Bahar. Dalam kesempatan itu, Walikota Padang juga me-

MELINTASI JEMBATAN — Sejumlah warga melintasi jembatan Timbalun yang rusak akibat diterjang banjir di Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk kabung, Kota Padang, Minggu (20/10). BUkan hanya jembatan penghubung, terjangan air juga merusak area persawahan warga dan menghanyutkan sejumlah ternak masyarakat. AMIR

DPRD Imbau Warga Waspada Longsor PADANG, HALUAN — DPRD Kota Padang meminta, masyarakat Kota Padang untuk mewaspadai titik longsor yang ada di Kota Padang, Pasalnya, cuaca ekstrim yang disertai hujan dan angin kencang diperkirakan akan terjadi beberapa hari ini di Kota Padang. “Kota Padang diperkirakan, ada enam titik lokasi rawan longsor, diantaranya di Bungus, Kuranji dan kawasan Indarung,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Erison kepada Haluan, Minggu (20/10). Menurutnya, masyarakat Kota Padang harus berhatihati, terutama saat melintasi

daerah rawan longsor yang ada di Kota Padang. Selama ini , ruas jalan yang ada di Kota Padang sangat berpotensi terjadi longsor dan banjir disebabkan curah hujan yang tinggi. Ia juga meminta, kepada, masyarakat untuk tidak berada di bawah pohon, termasuk saat hujan diminta tidak berteduh di bawah pohon, untuk menghindari petir. Saat hujun turun pun, dengan curah hujan yang cukup tinggi, pengendara ataupun pengguna jalan lain sebaiknya berhenti dan menunggu sampai teduh. Karena, bila dipaksakan lewat maka kemungkinan jalan

tertimbun material longsor maupun badan jalan yang runtuh cukup besar dan membahayakan pengguna jalan. Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Gustin Pramona mengatakan, Damkar dan BPBD Kota Padang harus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi bila terjadi bencana. Bila bencana datang, BPBD dengan menyiagakan alat berat disepanjang jalan. Damkar dan BPBD Kota Padang, juga menyiagakan personel di sejumlah objek wisata yang ada di Kota Padang. (h/ade)

nyerahkan dana operasional RT/RW se- Kecamatan Kota Tangah dengan jumlah Rp297 juta, langsung di serahkan kepada Camat, Kecamatan Koto Tangah Amrita Lutahan. Selanjutnya, Kepala BPMPKB Kota Padang Wedistar melaporkan bahwa jumlah dana operasional RT RW tahun 2013 berjumlah Rp5,9 Miliar lebih, pencairannya dapat dilakukan pertriwulan. Triwulan I dan II, telah di serahkan sebesar Rp2,9 Miliar lebih. Sedangkan Triwulan III baru dapat diserahkan kepada Kecamatan Koto Tangah berjumlah Rp296 juta lebih, penyerahan dana RT RW dilakukan secara bergiliran sesuai dengan jadwal yang sudah kami sepakati, segera mungkin, “ujar Wedistar. (h/rel/vie) >> Editor :Afrianita

>> Penata Halaman : Syahrizal


10

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Muaro Lasak Anti Tenda Ceper

168 KK Dibantu Baznas PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang memberikan santunan kepada warga yang terpaksa pindah dari sepanjang bantaran rel kereta api, milik PT KAI. Masing - masing Kepala Keluarga (KK) mendapatkan santunan sebesar Rp1 juta dari dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang dikumpulkan dari zakat PNS Kota Padang. Sebanyak 168 KK, terpaksa pindah di sepanjang jalur Kereta Api Pasa Gadang, Ranah Parak Rumbio, Pulau Air, Alang Laweh dan Gantiang. Rata - rata mereka menempati lahan milik PT. KAI ini sudah puluhan tahun, diantaranya ada yang menyewa ke pihak PT. KAI, meskipun ada yang menempati begitu saja tanpa membayar sewa. dan sepengetahuan dari PT KAI. “Untuk mengurangi beban warga yang rumahnya terpaksa dibongkar ini, Pemko Padang memberikan santunan kepada warga. Diharapkan, warga bisa ikhlas menerimanya. Pihak PT KAI selama ini sudah memberikan peluang dan memperbolehkan warga untuk menempati lahan sudah puluhan tahun lamanya,” Ujar Walikota disela kunjungannya di kawasan Pulau Air, bersama Afrizal, M anggota DPR RI, Sabtu (19/10). Sementara itu, salah seorang warga yang menempati lahan ini, Abdul Kadir (51) katakan, Kami sudah lama menempati lahan ini. Awalnya kami menyewa ke pihak PJKA (PT. KAI - red). Namun sejak gempa 2009 kami tak membayar lagi,” tuturnya. Ardi (43) menyebut, bahwa untuk pindah dari lahan ini memang tak ada penggantian dari pihak PT KAI sehingga mereka harus mencari biaya lagi untuk membangun kembali tempat tinggalnya. (h/rel)

PADANG, HALUAN — Masyarakat setempat komit untuk menjaga Pantai Wisata Muaro Lasak yang berada di sekitar Danau Cimpago Kecamatan Padang Barat untuk menjadi kawasan wisata yang bersih dari perbuatan maksiat dan tenda ceper. Demikian dikatakan tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua RT 04 RW 04, Yulius Effendi saat upaya penghijauan berupa penanaman 600 bibit pohon sirsak di sepanjang pantai tersebut bersama bersama Caleg DPRD Kota Padang Reri R.Tanjung dan Caleg DPR RI Halius Hosen, Sabtu (19/10). “Masyarakat komit menjadikan kawasan ini murni kawasan wisata keluarga. Tak ada tenda ceper. Tak ada kafe. Yang ada hanya kedai, yang menjadi usaha sampingan para nelayan di sini. Masyarakat bisa berwisata keluarga di sini, gratis, aman dan nyaman,” ujar Yulius.

Dikatakan Yulius yang juga Ketua Nelayan Muaro Lasak tersebut, saat ini di sepanjang Pantai Padang hanya kawasan Muaro Lasak yang tanpa tenda ceper. Masyarakat akan terus menjaga kawasan tersebut dari tenda ceper dan perbuatan maksiat lainnya. “Bila ada yang pacaran di dalam kawasan pantai itu, warga langsung mengusirnya. Malah yang melakukan kaum ibu-ibu, karena tak ingin anaknya menjadi rusak akibat ulah perbuatan maksiat yang dilakukan di tempat kami,”ujar Yulius. Yulius mengucapkan terima kasih atas kepedulian Reri R Tanjung dan Halius Hosen, yang sudah membantu menghijaukan Muaro Lasak dan berharap tokoh lainnya ikut membantu warga melakukan hal yang sama. Sementara itu Reri R Tanjung caleg nomor urut 9 Dapil V dari PPP tersebut mengatakan, satu-satu pantai yang masih milik nelayan di pusat kota ini adalah pantai wisata Muaro Lasak. “Bila pantai ini diberi penghijauan, tentu akan semakin sejuk dan pengunjung akan nyaman berwisata. Maka, sangat tepat dikembangkan di daerah ini, wisata berbasis nelayan.

PENGHIJAUAN — Caleg DPRD Kota Padang, Reri R Tanjungbersama masyarakat nelayan setempat melakukan penghijauan di kawasan Pantai Muaro Lasak, Sabtu (19/10). ITA

Lalu, akan diciptakan pula ekonomi kreatif di kawasan tersebut sehingga akan bisa meningkatkan nilai ekonomi masyarakat setempat,” kata Reri lagi. Halius Hosen Caleg DPR

Pembenahan Pasar Prioritas Pembangunan Emyu

EMMA Yohana tengah berdialog dengan pedagang di Pasar Gaung, Minggu (20/10).

PADANG, HALUAN — Minggu (20/10), pasangan calon walkota Padang, Emma Yohana dan Wahyu Iramana Putra kembali mengadakan blusukan ke pasar. Pasar yang kali ini menjadi sasaran adalah pasar pagi parak laweh sampai pasar Gauang. Kunjungan pasangan cawako

nomor urut 1 ini, mendapat sambutan hangat dari pedagang dan pengunjung pasar lain. Meski kondisi pasar becek dan jauh dari kata bersih, namun Emyu memasuki pasar untuk berbaur dengan para pedagang dan mendengarkan aspirasi mereka.

Zubaidah (35), seorang pedagang di pasar pagi Parak Laweh mengungkapkan keinginan yang telah lama ia pendam tentang kehadiran sosok pemimpin yang penuh harapan. “Ibarat pucuk dicinta ulam pun tiba, kehadiran bu Emma Yohana sebagai calon walikota perempuan, sudah lama kami tunggu. Sebab pemimpin perempuan tentu mengerti apa yang diinginkan oleh kaum perempuan, dibanding pemimpin laki-laki. Contohnya, ibu-ibu yang belanja ke pasar tentu paham betapa tidak nyamannya belanja di pasar raya padang karena betapa tidak bersihnya pasar itu. Bu Emma tentu mengerti benar dengan masalah yang demikian karena beliau sering berbelanja ke pasar. Kami berharap bu Emma menjadi walikota,” ujarnya. Sementara itu, Zainar, seorang pedang di pasar gaung percaya bahwa Emyu memiliki perhatian besar kepada perbaikan pasar tradisional. Menjawab harapan dan komentar pedagang pasar, Emma

Yohana mengatakan, salah satu prioritas pembangunan Emyu nantinya adalah pembenahan dan penataan pasar agar masyarakat nyaman mengunjungi pasar. Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan karena pasar adalah pusat perekonomian masyarakat yang jumlahnya puluhan ribu dan menggantungkan hidup di pasar. Pembenahan dan penataan pasar secara maksimal diyakini Emma bisa berpengaruh besar pada pendapatan masyarakat, khususnya pedagang. Selain itu, penataan pasar juga diyakininya akan membuat kota menjadi bersih dan indah. Sementara itu, Wahyu Iramana Putra mengatakan sesuai dengan visi dan misi Emyu, Pasar adalah salah satu dari sekian banyak prioritas untuk sesegera mungkin dibenahi karena semerawut, becek, dan rentan kejahatan. Dirinya bersama Emma, akan tetap komit memperjuangkan aspirasi masyarakat pasar yang menginginkan pembenahan dan penataan.(h/mg-dib)

RUBRIK KELURAHAN

PASAR AMBACANG

Pembagian Raskin Digilir PADANG, HALUAN — Pembagian raskin di Kelurahan Pasar Ambacang terpaksa digilir. Langkah ini terpaksa dilakukan karena banyak warga miskin yang tercatat di kelurahan tersebut. “Dari catatan, hanya 588 KK

KELURAHAN Pasar Ambacang. WAHID

yang mendapat bantuan raskin, tapi sebenarnya jumlah KK miskin di kelurahan ini jauh diatas angka tersebut,” ungkap Kasi Kesos Kelurahan Pasar Ambacang, Amri. B, pada Haluan (17/10). Amri menambahkan, banyak warga yang menuntut karena

mereka tidak mendapat bantuan, dan akhirnya Lurah dan RT setempat mengambil kebijakan untuk menggilirkan pembagiannya. Karena keadaan tersebut, akhirnya setiap KK mendapat bantuan hanya sekali dua bulan, bahkan bisa sekali tiga bulan. Beras yang diterima warga setiap bulannya sebanyak 15 Kg yang dibeli dengan harga Rp28.000. Di sisi lain, di kelurahan ini warga yang mendapat Jamkesmas sebanyak 588 KK. “Kalau ditinjau lagi ke lapangan, sebenarnya masih banyak warga yang patut mendapat Jamkesmas, tapi mereka tidak mendapatkannya,” pungkasnya. Lurah Pasar Ambacang mengambil solusi untuk masalah ini. Warga yang tidak

mendapat Jamkesmas akhirnya diberi kartu Jamkesda. Karena dari tinjauan kelurahan, mereka memang sangat membutuhkan bantuan kesehatan. Warga yang mendapat kartu Jamkesmas dan mereka juga mendapat kartu Jamkesda, maka kartu Jamkesda mereka akan ditarik dan di simpan di kelurahan. Hal ini bertujuan agar kartu tersebut bisa diberikan kepada warga yang sangat membutuhkan pengobatan dan mereka tidak mempunyai biaya. “Jika ada warga yang menbutuhkan pengobatan, Kartu Jamkesda yang disimpan itu akan dibawa ke Dinas Kesehatan Kota (DKK), dan diminta agar DKK melakukan penggantian nama untuk kartu Jamkesda tersebut,” ujar Amri. (h/mg-awa)

pun akan semakin nyaman dibawa berkunjung ke tempat ini serta menghilangkan imej yang kurang baik selama ini bila berkunjung ke Pantai Padang. (h/ita)

RI Nomor urut 2 dari PDIP dapil Sumbar 1 juga sangat mendukung dijadikannya Pantai Muaro Lasak tersebut sebagai wisata keluarga. Dengan demikian, anak-anak

SETIAP HARI MINGGU

GOR Agus Salim Ramai PKL PADANG, HALUAN — Kawasan GOR H. Agus Salim Padang pada hari Minggu penuh sesak oleh Pedagang Kaki Lima (PKL). PKL menggelar dagangannya di pinggir jalan hingga peserta senam dan masyarakat yang melakukan olahraga di kawasan tersebut tergiur untuk membelinya. Mulai dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 10.00 kawasan itu bak pasar. Omset mereka tidak bisa dipandang enteng, karena PKL yang menggelar dagangannya di dalam mobil Avanza, gerobak besar hingga meja. Hal ini cukup menyita perhatian peserta senam dan masyarakat yang datang untuk berolahraga untuk tidak berbelanja. Dagangan mereka mulai dari baju, jilbab, susu kedelai, makanan ringan berupa lontong hingga perabot rumah tangga. Salah satu pedagang, Feri kepada Haluan mengatakan bahwa ia memperoleh omset cukup tinggi ketika menggelar dagangan di Gor Agus Salim tersebut. Karena, menurut Feri ketika hari minggu pengunjung yang datang untuk bersenam cukup banyak sehingga mendatangkan peluang bisnis baginya. “Ketika hari Minggu kawasan GOR Agus Salim cukup ramai dikunjungi oleh peserta senam. Pelung tersebut saya manfaatkan untuk menggelar dagangan mulai dari pukul 06.00 WIB hingga

pukul 10.00,”urai Feri. Ketika ditanya berapa omset yang di dapat setiap hari Minggu, Feri tidak mau mengatakan. Feri menjual baju bola di setiap Minggu di persimpangan kolam renang teratai. Kaus bola tersebut di jual Feri mulai dari Rp25.000. ”Paling minim hari minggu itu saya bisa menjual 10 buah baju kaos bola, itu ketika hari hujan. Kalau hari biasa dan cuaca cukup bagus transaksi saya cukup tinggi,”ujarnya. Sementara itu, penjual jilbab Novi mengatakan dia sudah berjualan di kawasan Gor Agus Salim selama 6 bulan. Dengan cara seperti itu dia bisa menutupi omsetnya ketika jualannya tidak laku di Pasar Raya Padang. “Yang penting saat ini kita bisa memanfaatkan peluang. Kalau di Gor Agus Salim ada peluang dagang kenapa kita tidak ikut. Disitulah letak jiwa pedagang, rasa sunggan untuk menjual dagangannya tidak ada lagi. Sewaktu saya kuliah dulu pasti saya malu, tetapi setelah menjalani bisnis jilbab ini dua tahun saya bisa memahami jiwa bisnis,”terang Novi. Omset Novi cukup tinggi ketika dia mendapatkan tempat yang stategis untuk berdagang. Minimal Rp500.000 pada hari Minggu dia mengantongi transaksi dari jualannya tersebut. (h/cw-oos)

KAWASAN GOR H. Agus Salim Padang pada hari Minggu penuh sesak oleh Pedagang Kaki Lima (PKL). PKL menggelar dagangannya di pinggir jalan hingga peserta senam dan masyarakat yang melakukan olahraga di kawasan tersebut tergiur untuk membelinya. OSNIWATI

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Habli


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Banjir Terjang Lubuk Basung AGAM, HALUAN— Hujan lebat di malam Minggu(19/10)lu menimbulkan banjir di beberapa tempat kerendahan di ibu kota kabupaten Agam Lubuk Basung. Menurut warga setempat beberapa saat setelah hujan turun sungai dan saluran air yang melewati daerah itu meluap akibat curahan air dari langit yang tinggi dan juga akibat kondisi sungai yang dangkal dan ditumpuki sampah. Air menggenangi rumah warga rata-rata setinggi 30 Cm. Luapan air itu membuat warga panik dan bergegas menyelamatkan perabot rumah tangga. Dikatakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Agam Bambang Warsito kemarin, kondisi yang agak parah hanya di Kampuang Pinang akibat Banda Ateh Simpang Pasa Durian meluap sejak pukul 18.00 WIB. Luapan air mengakibatkan rumah milik Rabaani terendam setinggi satu meter lebih, ikan kolam hanyut,peralatan rumah tangga rusak dan penghuni rumah diungsikan, namun tidak ada korban jiwa. Dalam kondisi musim hujan seperti sekarang Bambang mengingatkan warga agar waspada terutama bagi mereka yang tinggal di lokasi rawan banjir dan longsor. Wilayah rawan banjir di sekitar Lubuk Basung adalah daerah pinggiran Batang Antokan-Kalulutan dan kitaran Manggo poh.(h/ks)

11

Limapuluh Kota Dilanda Longsor PAYAKUMBUH, HALUAN — Hujan lebat yang terjadi sepanjang Sabtu (19/10) di Kabupaten Lima Puluh Kota, mengakibatkan terjadinya longsor di beberapa titik. Selain sempat menghambat arus lalulintas di Jalan Raya Sumbar-Riau, material longsoran dititik lainnya menyebabkan seribuan warga terjebak di rumahnya masing-masing, karena akses jalan dari Jorong Ulu Aia menuju Landai dan beberapa Jorong lainnya tertutup total begitupun sebaliknya, akses warga menuju ibukota Kabupaten di Harau juga putus total.

Diberitakan padangtoday.com, ada beberapa titik longsor yang disebabkan hujan deras, titik pertama di Jalan menuju kelok sembilan dari arah Sumbar, longsoran dari bukik disisi kiri, sempat membuat akses jalan tersendat. Namun cepat diatasi oleh petugas gabungan. Kejadian tersebut terjadi Minggu (20/10) sekitar pukul 02.00 Wib. Pasca jalan raya Sumbar-Riau tersebut lancar. Paginya kembali

diketahui terjadi longsoran di dua titik lainnya. Yakni di Daerah Maek dan di daerah Ulu Aia. “Akibat hujan lebat yang terjadi semalam (Sabtu. Red) terjadi longsor dibeberapa titik di wilayah hukum Polres Lima Puluh Kota, satu di dekat kelok sembilan Kecamatan Harau, satu di daerah Maek Kecamatan Bukik Barisan, dan terakhir di daerah Ulu Aia, di Ulu Aia ini termasuk yang

BANJIR— Seorang nenek menemani cucunya makan di atas ember, ditengah-tengah kepungan banjir yang merendam pemukiman warga di pinggiran Sungai Deli, Kelurahan Aur, Medan, Sumatera Utara, Minggu. ANC

>> Editor : Dodi Nurja

cukup parah, material longsoran berupa lumpur cukup tinggi, sehingga akses warga terputus total”. Sebut Kapolres Lima Puluh Kota, AKBP, Cucuk Trihono didampingi Wakapolres Kompol. Heru Ekwanto dan Kasat Sabhara AKP. Basrial, di Lokasi kejadian, Minggu siang (20/10) . Hingga saat ini (pukul 16.00 Wib) petugas gabungan, Polres Lima Puluh Kota, BPBD dan TNI masih di lokasi kejadian menunggu kedatangan alat berat untuk membersihkan material longsor. Terkait penyebab pasti terjadi longsor, Kapolres belum bisa memastikan apakah betul karena illegal logging sesuai yang disebutkan warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini. Wali Jorong Landai Yulmihadi (35) mengatakan, akibat longsor tersebut akses warga dari Ulua Aia menuju Jorong Landai, Bukik Apik, Sungai Data, Koto Tinggi, dan Kubang Balambak menjadi putus. Meski begitu, masih ada warga yang nekad memaksakan melewati tumpukan material lumpur tersebut. Selain menimbun jalan, longsoran juga mengakibaktan empat buah rumah terkena genangan air. Sementara, material lumpur dari longsor dengan ketinggian dua m dan panjang 12 m serta lebar 10 m masih menghambat akses jalan satu-satunya ke Ibukota Kabupaten. (h/pdt/snt)

>> Penata Halaman : Jefli


12

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

KASUS PENGEROYOKAN

Polisi Belum Tangkap Pelaku PAYAKUMBUH, HALUAN — Korban pengeroyokan di Limbukan, Antoni Shendra (26), Selasa (15/10) masih masih mendapat perawatan di RS Yarsi, Payakumbuh. Pelakunya, hingga kini masih berkeliaran. Keluarga korban yang telah menginformasikan ciri-ciri pelaku mengkhawatirkan pelaku melarikan diri bila polisi tak segera bertindak. Menurut adik korban, Leo (25), pihaknya sudah melaporkan kejadian ini kepada polisi di Polres Payakumbuh Rabu (16/10) pagi. Namanama dan ciri-ciri pelaku juga telah diserahkan sebagai bukti ke polisi. “Sampai sekarang tidak ada tindaklanjutnya dari pihak kepolisian. Padahal sudah kita laporan sejak empat hari yang lalu,” terang Leo. Pelaporan yang dilakukan keluarga korban sebenarnya untuk mengantisipasi terjadinya perang antar kampung antara warga Limbukan dan Situjuah, yang memang sudah beberapa kali terlibat tawuran antar kampung karena hal sepele. “Kita tidak ingin kejadian lalu, dimana terjadi perang antar kampung antara Limbukan dan Situjuah terulang lagi. Agar semua itu tak terjadi, makanya melapor ke polisi. Istilahnya, prosesnya dilaporkan ke polisi,” lanjut Eko, pemuda Situjuah lainnya. Kapolres setempat, AKBP Rubintoro Suhada melalui Kasat Reskrimnya, AKP Jarun, mengaku sudah membentuk tim penyidik untuk kasus ini. Hanya saja, korban memang belum diperiksa. “Kami akan segera bertindak,”katanya menanggapi laporan yang sudah masuk sejak empat hari lalu. Antoni Shendra dikeroyok pemuda Limbukan tanpa ada penyebab yang jelas. Ketika itu, Selasa (15/10), dirinya pulang dari Pasar ke rumah di Situjuah Banda Dalam. Di TKP, sejumlah pemuda mengejarnya dengan motor dan menghajarnya tanpa tahu penyebabnya. (h/mat)

100 Dubes Bakal Kunjungi Payakumbuh PAYAKUMBUH, HALUAN — Tak hanya Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY) yang akan melewati Kota Payakumbuh, sekaitan dengan persemian jalan layang kelok sembilan, sebanyak 100 Dubes negara sahabat dijadwalkan akan berkunjung ke Payakumbuh, 30 Oktober mendatang. Kunjungan tersebut, dalam rangka tour diplomatic, diharapkan akan membawa dampak positif untuk jangka panjang terhadap dunia pariwisata dan investasi di Kota

Batiah ini ke depan. Selama di Payakumbuh, para dubes itu selain dijamu makan siang di rumah dinas kediaman walikota oleh Pemko Payakumbuh, Walikota Riza Falepi juga akan memperkenalkan potensi kota ini kepada tamu negara asing tersebut. Para dubes asing yang akan berkunjung tersebut, dating dari negara-negara Eropa, Afrika, Amerika, Asia dan Australia. Sebelumnya mereka diundang dan terlibat pada acara Hari Pangan Sedunia (HPS) yang

berlangsung di Kota Padang dan Kota Bukittinggi. Payakumbuh, diberi kehormatan oleh panitia peringatan HPS 2013, untuk menjamu para dubes itu makan siang, sekaligus memperkenalkan sejumlah objek wisata alam dan budaya di kota ini. “Sejumlah tawaran terhadap peluang investasi di kota ini akan diperkenalkan kepada tamu tersebut, ungkap Sekdako Ir. H. Benni Warlis, MM, Minggu (21/10). Menurut dia, momen pen-

ting dan bersejarah itu, akan dimanfaatkan Walikota Riza Falepi, untuk mengekspose potensi daerah, terutama yang berkaitan dengan peluang investasi. Mudah-mudahan mendapat respon positif, sehingga dalam beberapa tahun ke depan, Payakumbuh akan memperoleh dampak dari kunjungan diplomatik ini, kata Benni. Terkait dengan jamuan makan siang di rumah dinas kediaman walikota, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas)

RENCANA PELEBARAN JALAN SUDIRMAN

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas PAYAKUMBUH, HALUAN — Walikota Payakumbuh Riza Falepi, mengingatkan, pimpinan SKPD terkait, segera menuntaskan ganti kerugian tanah dan bangunan yang terkena akibat pelebaran Jalan Sudirman Payakumbuh, sebelum tutup akhir tahun anggaran ini.

TABRAKAN — Beberapa warga Kaniang Bukik melihat kondisi Angdes yang bertabrakan dengan kendaraan pribadi mantan Bupati Limapuluh Kota. Akibat peristiwa ini, seorang penumpang terjepit dan dilarikan ke RS Adnan WD Payakumbuh. ZULKIFLI

Mobil Mantan Bupati Balago Kambiang dengan Angdes P A Y A K U M B U H , HALUAN — Satu unit angkutan pedesaan (Angdes) Harau Trans, bertabrakan dengan mobil yang Suzuki Escudo yang dikendarai mantan bupati Limapuluh Kota, Amri Darwis, Sabtu (19/10). Akibat peristiwa yang terjadi di ruas jalan Kaniang Bukik itu, seorang penumpang Bukhari, sempat terjepit di bangku depan Angdes tujuan Payakumbuh-Sarilamak. Informasi yang dikumpulkan Haluan di lokasi, angdes dengan Nopol BA

Payakumbuh, akan mengambil momen singkat itu, dengan menggelar pameran kerajinan rakyat dan insdustri makanan. Sejumlah pelaku usaha mikro sudah dihubungi untuk ikut ambil bagian. “Kami akan tampilkan berbagai hasil kerajinan rakyat Kota Payakumbuh, berupa industri kerajinan bordiran, tenunan dan songket, selain itu berbagai makanan spesifik kota ini,” sebut Ketua Dekranasda Ny. Dr. Henny Riza Falepi. (h/zkf)

1732 CU itu saat peristiwa terjadi sarat penumpang. Begitu sampai di lokasi, mobil yang melaju menuju Pasar Payakumbuh itu dikagetkan dengan mobil Escudo BA 1 CA yang muncul tiba-tiba dan berada di jalur yang sama, tapi mengarah ke Tanjung Pati. Akibatnya, benturan tak terhindari dan angdes berwarna putih itu penyok. “Mobil itu keluar dari rumahnya dan ketika masuk ke jalan, arahnya malah berlawanan dan berada di lajur ke arah

kota,”kata seorang warga. Mengetahui peristiwa tabrakan itu, masyarakat Kaniang Bukik, di tepi jalan besar itu berhamburan menyaksikan kejadian dan berusaha memberikan pertolongan. Ternyata satu orang korban, bernama Bukhari (65) terjepit di bangku depan angkot, yang penyot beradu dengan Escudo Amri Darwis cukup mengharukan. Masyarakat dengan cekatan mencoba mengeluarkan terhimpitnya korban oleh plat depan mobil.

Sekitar 15 menit kemudian, Bukhari yang sehari-hari mengemis di Pasar Payakumbuh dapat dievakuasi. Sedangkan sopir angkutan, beserta penumpang lainnya hanya menderita luka ringan dan trauma saja. Bukhari dan beberapa penumpang yang luka ringan dan sopir, kemudian dilarikan ke rumah sakit. Di tempat kejadian, sesaat korban sudah dievakuasi baru terlihat beberapa petugas kepolisian datang dan mencatat-catat. Beberapa penumpang yang

menolak untuk dirawat adalah anak sekolah yang tidak merasa terluka. Mereka langsung pulang dengan angkutan lainnya. Informasi dari RSUD Adnaan WD Payakumbuh dari masyarakat Kaniang Bukik yang turut mengantar, bahwa biaya pengobatan Bukhari, sopir, dan penumpang lainnya ditanggung Amri Darwis, sang mantan Bupati tersebut. Ketika wartawan mencoba mengkonfirmasi kejadian ke Amri Darwis, ia pun terlihat shock. (h/zkf)

Harapan Walikota, selambatnya Januari tahun depan, pekerjaan pelebaran jalan utama itu sudah dapat dimulai. “Saya minta, awal tahun 2014 pengerjaan pelebaran Jalan Sudirman sudap dapat dimulai. Sehingga, warga akan melihat langsung dampak dari pelebaran jalan itu, dan akan memotivasi warga lebih berpartisipasi dalam merampungkan pembangunan pelebaran ruas jalan utama itu,” ulas Riza Falepi ketika dihubungi, Minggu (20/10). Berdasarkan laporan tim pembebasan tanah dan bangunan, tercatat 243 persil tanah warga disepanjang jalan itu, mulai dari Simpang Benteng atau Kelurahan Koto Baru Balai Janggo sampai ke Simpang Kaniang Bukik Koto nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara yang akan dibebaskan. Dana tersedia dalam APBD 2013 untuk pembebasan tanah dan bangunan, hanya buat 126 persil atau 50 persen dari total yang akan diberikan ganti kerugian. Untuk memudahkan pekerjaan, Walikota Riza menyarankan, agar tim pembebasan tanah dan bangunan, menyelesaikan pembebasan tanah dari arah Simpang Kaniang Bukik

hingga ke Kelurahan Muaro. “Januari pekerjaan fisiknya sudah dapat dilakukan,”tegas walikota. Kepala Dinas PU Payakumbuh, Ir. Muswendri Evites dan Kabid Bina Marga Zul Arman, ST, dihubungi secara terpisah mengatakan, pihaknya akan berusaha seoptimal mungkin menuntaskan ganti kerugian sebanyak 126 persil tanah dan bangunan tersebut tahun ini. Sehingga target yang diberikan walikota, Januari nanti, pelebaran jalan dapat dimulai. Untuk tahap awal, katanya, biaya pembebasan tanah dan bangunan serta pekerjaan pelebaran jalan dibiayai lewat APBD Payakumbuh. Untuk kelanjutan fisiknya nanti, dari Kelurahan Muaro hingga Simpang Benteng, akan diupayakan lewat bantuan provinsi atau pemerintah pusat. “Kita akan mencoba mencari peluang dana ke pemerintahan yang lebih atas, baik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, maupun pemerintah pusat, supaya dana proyek pelebaran Jalan Sudirman tidak menjadi beban APBD Kota Payakumbuh, secara keseluruhan,” kata Muswendri. (h/zkf)

MENYISIR DAERAH TERTINGGAL DI LIMAPULUH KOTA

Ke Sekolah, Guru Pakai Sepatu Boot, Lewati Jalan Curam dan Berlumpur DARI 406 jorong di 76 nagari yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Limapuluh Kota, masih terdapat daerah sama sekali belum tersentuh pembangunan infrastruktur yang memadai atau masih daerah tertinggal. Buktinya , masih saja ditemui daerah yang tidak memiliki akses jalan yang semestinya mampu menunjang perekonomian masyarakat. Tak hanya akses jalan yang buruk di daerah tertinggal yang umumnya terletak di kawasan pinggir Kabupaten Limapuluh Kota, bahkan sarana dan prasarana penunjang pendidikan juga sangat memprhatinkan. Contonya saja Jorong Kubang Balambak, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka. Untuk sampai ke pusat

kecamatan, masyarakat Jorong Kubang Balambak harus rela menuruni jalan setapak yang begitu curam. Tak hanya itu, sepanjang jalan di tebing perbukitan serta mampu dilewati dengan sepeda motor, terdapat jurang yang begitu dalam. "Beginilah kehidupan kami sehari-hari. Nyawa tantangannya agar bisa keluar dari jorong ini. Paling parah lagi, apabila hari hujan, sepanjang jalan di jorong ini menjadi lumpur. Kami masyarakat tak bisa berbuat banyak dengan keadaan yang seperti ini," ujar sejumlah warga Jorong Kubang Balambak. Begitupun dengan sejumlah tenaga pengajar yang bertugas di sana, hanya bisa pasrah melihat kondisi Jorong Kubang Balambak kian memprihatinkan. Un-

tuk sampai ke sekolah, sejumlah guru yang datang dari luar Jorong Kubang Balambak, setiap harinya harus melewati jalan curam dan lumpur yang berada di tengah hutan. "Selain alat-alat tulis, setiap harinya sepatu boot juga kebutuhan wajib kami yang digunakan dalam perjalanan sekolah. Paling tidak, setiap 10 meter motor kami selalu terkubur di dalam jalan yang bercampur lumpur tak ubahnya seperti kubangan.Akibatnya, untuk sampai ke sekolah dibutuhkan waktu 2 atau 3 jam perjalanan," kata salah seorang guru yang mengajar di salah satu sekolah di Jorong Kubang Balambak sekaligus jorong berpenduduk hampir 600 jiwa serta terdapat 2 sekolah yang digabung jadi 1 lokasi,

yakni 1 SD dan 1 SMP. Yang paling parah lagi terdapat di Jorong Nenan, Nagari Maek, Kecamatan Bukit Barisan. Jorong yang berada jauh di balik-balik bukit itu, memiliki akses jalan yang tak jauh beda dari Jorong Kubang Balambak. "Mungkin jorong kami ini lah yang paling terisolir di daerah ini, buktinya, jorong kami berada sangatsangat jauh di pedalaman hutan serta di balik-balik perbukitan, disini tak ada jalan aspal apalagi komunikasi dengan alat canggih bahkan banyak anak yang tak bersekolah," tutur sejumlah warga Jorong Nenan. Tak hanya kawasan yang berada di pinggir daerah Kabupaten Limapuluh Kota minim pembangunan inftastruktur,

kawasan yang berada di Ibukota Kabupaten (IKK) tak luput dari daerah tertinggal ini. Seperti di Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Pembangunan di jorong yang dihuni ratusan penduduk itu, masih jauh tertinggal dari daerah lainnya. Begitu juga dengan sejumlah jorong yang terdapat di Kecamatan Gunuang Omeh, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kecamatan Kapur IX serta Kecamatan Bukit Barisan yang minim terhadap pembangunan infratruktur ini, baik di bidang jalan, kesehatan maupun akses pendidikan sehingga kawasan tersebut jauh tertinggal dari daerah lainnya Secara terpisah, Marsanova Andesra tokoh masyarakat serta mantan

pimpinan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota sangat berharap kepada pemkab Limapuluh Kota, Pemprov Sumbar maupun pemerintah pusat untuk lebih memprioritaskan lagi pembangunan di daerah tertinggal tersebut. "Ini harus jadi perhatian khusus pemerintah untuk memajukan daerah kita ini. Apabila kebutuhan masyarakat kita ini terpenuhi, otomatis perekonomian masyarakat pasti meningkat, terutama untuk akses jalan dan fasilitas pendidikan," ujar Marsanova Andesra Sementara itu, Asyirwan Yunus Wakil Bupati Limapuluh Kota belum lama ini mengungkapkan, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Limapuluh Kota harus dilakukan secara bertahap. Hal itu disebabkan

minimnya anggaran yang ada di daerah, sehingga tak mampu melakukan pembangunan secara menyeluruh dalam waktu yang sama di kawasan Kabupaten Limapuluh Kota. "APBD cuma sekitar Rp 800 Miliar dan lebih 50 persen dari APBD itu sudah digunakan untuk belanja langsung daerah. Sisanya itu ah yang digunakan untuk pembangunan infratruktur. Pemkab sudah memprioritaskan pembangunan untuk daerah yang minim terhadap pembangunan infrastruktur ini. Tetapi keterbatasan anggaran, membuat pembangunan kita jadi terkendala. Tapi masyarakat harus sabar, pembangunan tetap dilakukan secara bertahap tiap tahunnya," ujar Asyirwan Yunus. (h/ddg)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Wali Nagari Terpilih Siap Bekerja AGAM, HALUAN — Wali Nagari Matua Mudiak Terpilih, Akmal Hamid Panghulu ALam Putiah berjanji akan berusaha melakukan yang terbaik untuk nagari yang dipimpinnya ini, sesuai dengan visi dan misi yang diusung, serta dipaparkannya kepada masyarakat sebelum pemilihan wali nagari (Pilwana) dilakukan. Akmal Hamid juga mengharapkan dukungan, serta kerjasama dari semua elemen masyarakat Nagari Matua Mudiak untuk mendukung programprogram yang dirancang untuk kemajuan Nagari Matua Mudiak ini dimasa yang akan datang. “Saya tidak mau berjanji mulukmuluk, tapi saya akan berusaha kerja keras dalam mencapai visi dan misi yang pernah saya sampaikan saat kampanye,” ujar Akmal Hamid kepada wartawan. Pemilihan Wali Nagari Matua Mudiak tersebut yang dilaksanakan pada Kamis (17/10) lalu, yang berjalan dengan lancar dan tertib, walaupun kurangnya keikutsertaan dan partisipasi pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dari 4.215 ribu pemilih yang tercatat dalam DPT di Nagari Matua Mudiak, hanya 2.540 orang yang dihitung sebagai suara sah pada pilwana di Nagari Matua Mudiak. Akmal Hamid Panghulu Alam Putiah yang awalnya merupakan calon Wali Nagari dengan nomor urut tiga terpilih sebagai Wali Nagari Matua Mudiak periode 2013– 2019, menggantikan posisi Mardisal yang mengundurkan diri, karena maju sebagai calon angggota legislatif di DPRD Agam pada 2014 mendatang. Akmal Hamid berhasil menyisihkan empat calon lainnya pada Pemilihan Wali Nagari Matua Mudiak dengan meraup 44 persen suara, yang berada di 3 Jorong, dan 14 TPS yang ada di Nagari Matua Mudiak. Ia berhasil meraih 1.118 suara, disusul peringkat kedua yang diraih Romi Rober Satria Imam Sinaro Panjang dengan perolehan suara 931 atau sekitar 37 persen, dan ditempat ketiga juga ada Zainul dengan perolehan suara 308 atau dengan presentase 12 persen, serta ditempat keempat Ilriandi ST Makmur dengan perolehan 183 suara atau dengan presentase 7 persen suara. (h/wan)

13

Polisi Sorot Balap Liar BUKITTINGGI, HALUAN — Gencarnya aktivitas anak muda menggelar aksi balap liar di sejumlah ruas jalan Kota Bukittinggi, terutama pada malam hari, menjadi perhatian serius bagi Polresta Bukittinggi.

WASPADA — Diimbau kepada pengguna kendaraan yang melintasi Jalan Kelok 44, Kabupaten Agam lebih berhati-hati. Sebab, jalur tersebut sangat rawan kecelakaan karena jalan yang masih sempit, dan banyaknya tikungan tajam, serta ditambah lagi volume kendaraan meningkat. HASWANDI

Pengurus KJSLT Dikukuhkan AGAM, HALUAN — Ketua Badan Pelaksana Klub Jantung Sehat (BPKJ) Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri mengukuhkan Pengurus Klub Jantung Sehat Lapau Talang (KJSLT) di Masjid Syuhada Lapau Talang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Minggu (20/10). Pengurus yang dikukuhkan antara lain adalah H. Syahrial sebagai Ketua Umum, Ketua Harian Ridha Iswarti Ditra, Sekretaris Retna Nirwati, dan Bendahara Etty Musfia. Dalam kesempatan tersebut Ketua BPKJ Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri mengimbau masyarakat

untuk menjaga kesehatan. Menurutnya, kesehatan merupakan karunia tuhan yang sangat berharga. Sehat itu mahal, apabila penyakit sudah datang, sebagian masyarakat baru menyadari arti pentingnya kesehatan. Dikatakannya, Klub Jantung Sehat Lapau Talang adalah klub yang pertama di kukuhkan. Mudahmudahan ini menjadi motivasi bagi nagari lain untuk menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga. Dalam kesempatan itu Vita juga mengucapkan terimakasih pada masyarakat Lapau Talang yang telah menggerakkan hidup sehat melalui

olahraga. “Apabila tubuh sehat tentu akan medatangkan memaslahatan. Sebaliknya, penyakit akan menjadi beban atau masalah dalam kehidupan kita,” ungkap Vita. Sementara itu, Ketua Umum Klub Jantung Sehat Lapau Talang, Syahrial mengucapkan terimakasih pada Ketua Umum BPKJ Agam, yang telah mengukuhkan Klub Jantung Sehat Lapau Talang. Dikatakannya, kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan lebih ditingkatkan lagi pada masa selanjutnya. Bagi anggota yang sudah ada terdaftar, agar mengajak teman yang lain bergabung. (h/yat)

Balap liar ini telah memberikan efek negatif bagi ketenangan masyarakat, disamping berakibat pada tingginya angka kecelakaan yang juga berakibat fatal bagipara pelakunya. Mengantisipasi hal itu, Wakapolresta Bukittinggi Kompol Heri Budianto mengatakan, pihaknya telah mengintensifkan menggelar razia balapan liar, dan hal itu juga sebagai tindak lanjut adanya laporan masyarakat, agar para pelaku balapan liar itu ditangkap, dan diberikan sanksi, sehingga menimbulkan efek jera. “Sebagai langkah antisipasi Polres Kota Bukittinggi juga telah membicarakannya bersama unsur muspida, serta lintas sektoral terkait, sehingga kedepan segala tindakan pelanggaran yang dilakukan para pembalap liar itu dapat diantisipasi. Karena hal itu, juga dapat menjadi wadah terbentuknya geng motor yang akan lebih meresahkan masyarakat di kota ini,” jelasnya. Heri Budianto menambahkan, dari hasil beberapa kali razia yang telah dilaksanakan, sejumlah motor dan pelaku telah diamankan. Mereka juga telah diberi sanksi sesuai aturan yang berlaku, diantaranya melengkapi surat tilang, mengikuti sidang di Pengadilan Negeri (PN), serta penyitaan spare part kendaraan yang tidak standar. Heri Budianto berharap, petugas lapangan khususnya bagian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) menjalankan tugasnyadengan baik, sehingga penertiban para pelaku aksi balap liar ini berjalan dengan lancar, dan betulbetul memberikan efek jera. (h/wan)

PROGRAM BEDAH RUMAH

Banyak RTLH Tidak Terdata PADANG PANJANG, HALUAN — Seperti pada tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Padang Panjang bersama dengan pihak tekait, kembali menggulirkan program bedah rumah. Sedikitnya, 30 unit rumah tak layak huni (RTLH) yang tersebar di daerah itu, tahun ini kecipratan program tersebut. Namun disayangkan, masih banyak RTLH yang tak masuk dalam data PPLS tahun 2011 lalu. “Dari hasil survey di lapangan, ternyata masih banyak rumah tak layak huni yang belum bisa masuk dalam program bedah rumah, karena tidak masuk dalam data PPLS tahun 2011. Kami sebagai tim survey dan pihak kelurahan, tentunya tidak bisa berbuat banyak,” ujar Fasilitator PNPM Mandiri Kota Padang Panjang, Muhammad Ali, kemarin (20/10). Untuk pengajuan rumah tidak layak huni, imbuh Ali, seharusnya pihak pemerintah daerah tidak hanya berpedoman pada data yang

diberikan oleh BPS. Alangkah baiknya, proses pendataan dilakukan langsung ke lapangan dengan melibatkan pihak kelurahan dan RT di masing-masing kelurahan. Karena yang pastinya, tentu pihak kelurahan dan RT lah yang lebih mengetahui keadaan masyarakat di lingkungan mereka. “Meski kami tidak bisa berbuat banyak, namun bagi rumah-rumah tak layak huni yang tidak masuk dalam data PPLS, tetap didata, dan akan coba diperjuangkan melalui berbagai program yang ada di pemerintah,” tandas Ali. Untuk rangkaian program bedah rumah sendiri, kata Ali, setidaknya telah dilakukan pendataan dengan melibatkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang Panjang, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan fasilitator PNPM Mandiri, sejak 14 Oktober lalu. Sedikitnya 160 unit RTLH yang diusulkan untuk dibedah pada tahun 2013 ini, telah disurvey ke masing-masing kelurahan.

“Dari jumlah RTLH usulan yang disampaikan kepada tim survey, dan telah pula dilakukan peninjauan ke lapangan, ternyata masih banyak ditemui rumah tak layak huni, terutama di daerah Padang Panjang Timur,” katanya. Sementara itu, Wakil Walikota Padang Panjang Mawardi yang dihubungi Haluan mengatakan, program bedah rumah akan menjadi salah satu prioritas sampai beberapa waktu ke depan. Melalui program itu, diharapkan seluruh masyarakat Kota Padang Panjang

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

sudah memiliki rumah yang layak, nyaman dan sehat untuk dihuni. Kedepan, kata Ma wardi, pihak kelurahan dan RT akan ditugaskan langsung untuk mendata, agar hasilnya benar-benar akurat dan tepat sasaran. “Selain bedah rumah, masih banyak lagi program pembangunan bidang ekonomi kerakyatan yang akan kita gulirkan. Untuk itu, dukungan dari seluruh komponen masyar a k a t s a n g a t k am i harapkan,” tandas Mawardi. (h/yan)

>> Penata Halaman : Ijef


14

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Konsultasi

UNTUK KAUM MUSLIMAH

BISNIS DAN KEUANGAN

Sempatkan Waktu Ikuti Pengajian PADANG, HALUAN— Sesibuk apapun kaum muslimah hendaknya masih bisa menyempatkan waktu untuk menghadiri pengajian. Sehingga, ilmu agama semakin bertambah seiring dengan bertambahnya usia muslimah tersebut. Tujuannya tidak lain mencari keseimbangan antara dunia dan akhirat akan tercapai. Hal ini dikatakan oleh Hj. Roslainy S.E Ketua Majelis Zikir Mardatillah disela-sela agenda pengajian bulanan di Mesjid Kantor Gubernur, Sabtu (19/ 10). Ia mengatakan bahwa Pengajian itu sangat penting untuk bekal hidup selain bekerja dan bekerja. “Majelis Zikir Mardatillah

menghimbau kepada kaum muslimah untuk menggali ilmu agama melalui mejelis ini. Majelis ini ada untuk kaum muslimah di Kota Padang, terbuka untuk kaum muslimah di mana saja tinggal,”papar Roslainy. Majelis Zikir Mardatillah binaannya itu rutin mengadakan kegiatan pengajian pada minggu pertama hari Sabtu dan minggu ketiga hari Sabtu. Pengajian juga dilengkapi dengan zikir bersama dengan ustad dan jemaah. “Kita adakan pada hari Sabtu karena pada hari itu libur, sehingga ibu-ibu yang PNS juga bisa ikutan pengajian ini. Sehingga, kita bisa menggali ilmu agama secara bersama-sama. Sebab, ketika kita bingung ada ustad yang akan menjelaskannya, apalagi diberikan bahan ceramah dan di rumah bisa diulang kembali,”tambah Roslainy. Roslainy menilai saat ini semakin sedikitnya jemaah yang hadir ketika digelar pengajian. Sehingga, kadang ada yang datang hitungan jari.

Diasuh oleh: MUINA ENGLO (Pengusaha Otomotif, Pemimpin Ford Padang)

Ingin Tahu Gaji Isteri

PENGAJIAN – Sekelompok ibu-ibu asyik mengikuti pengajian di sebuah masjid di Padang.

Fakta ini sungguh menyedihkan ketika era globalisasi terus merambah generasi muda. Paling tidak, katanya orang tua punya senjata andal untuk bentengi putra-putri generasi

bangsa. “Sekali lagi kita menghimbau kepada kaum muslimah di mana saja berada untuk bergabung dengan Majelis Zikir Mardatillah. Kita berikan pe-

OSNIWATI

ngajian secara rutin disertai dengan zikir bersama. Kapan lagi kita menggali ilmu agama kalau tidak sekarang ditengah globalisasi menyerang dari segala sisi,”tutupnya. (h/cw-oos)

ISTRI WAWAKO SAWAHLUNTO

Memilih Waralaba yang Baik WARALABA merupakan salah satu peluang bisnis bagi Anda yang tidak mempunyai modal yang terlalu besar. Tentunya tidak sembarang waralaba yang bisa Anda pilih. terdapat kiat-kiat tertentu dalam memilih usaha waralaba yang baik. Bisnis waralaba yang baik adalah usaha yang dibutuhkan sehari-hari yaitu makan, minuman, pendidikan, salon, bengkel, atau bidang ritel. Anda sebaiknya berhati-hati dalam menentukan mengambil peluang usaha melalui waralaba. Mengingat sekarang ini sering terjadi kerancuan antara waralaba (franchise) dengan business opportunity (BO). Konsep waralaba yang secara legal dan dalam PP No 42 tahun 2007 dijabarkan bahwa waralaba harus terbukti benar-benar menguntungkan, selain itu proses aplikasi bisnisnya mudah diterapkan dan diajarkan kepada pengambil pewaralaba dan lain-lain. Terdapat dua hal yang penting dalam menentukan waralaba diantaranya masalah keteraturan zona wilayah persebaran unit waralaba di setiap daerah. Apakah pihak pemberi waralaba membatasi para pelaku yang bermain di wilayah tertentu atau tidak. Sehingga tidak terjadi persaingan antar sesama terwaralaba. (h/cpr)

Menjadi Guru Bagi Anak Sendiri

Eka Wahyu,Ketua Gabungan Orgasasi Wanita Sawahlunto

Omelet Telur BAHAN: „ 3 butir telur „ ½ buah bawang bombay kecil, cincang halus „ ½ buah wortel, cincang halus „ garam dan cabai bubuk secukupnya „ 1 lembar rumput laut panggang - roested seaweed „ 2 sendok makan minyak goreng Cara Membuat: 1. Kocok telur dengan garpu, tambahkan bawang bombay, wortel, garam, cabai bubuk. Aduk rata. 2. Panaskan minyak di pan dadar, tuang campuran telur lalu Masak dengan api kecil hingga matang. 3. Letakkan lembaran rumput di atas omelet, kemudian gulung omelet hingga padat. Diamkan hingga dingin lalu potong-potong dan sajikan. (*)

JAWABAN:

MESKI memiliki kesibukan dalam mengurus organisasi wanita dan mendampingi sang suami sebagai wakil walikota, namun perhatian terhadap sepasang anaknya masih menjadi prioritas utama. Bahkan, dalam keseharian kedua anaknya tersebut memiliki hak atas waktu tertentu. Mulai dari waktu salat magrib hingga sholat isya berakhir, menjadi hak dari anak-anaknya. “Kalau dibilang sibuk, memang. Sebab, kegiatan yang terkait dengan organisasi wanita terbilang sangat banyak dan padat,” ujar Eka Wahyu, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sawahlunto kepada Haluan. Betapa tidak, Ketua Gabungan Organisasi Wanita ‘Kota Arang’ tersebut membawahi sedikitnya 23 organisasi yang melibatkan kaum hawa. Namun demikian, sesibuk apapun kegiatan yang diikuti, baginya waktu salat magrib hingga isya, sudah menjadi hak kedua anaknya.

Istri Wakil Walikota Sawahlunto Ismed tersebut, menganggap setiap anak membutuhkan komunikasi dengan orang tuanya. Sebab, komunikasi dengan orang tua, tidak dapat diwakilkan atau digantikan pembantu. Semenjak remaja, wanita kelahiran Pekanbaru, 24 November 1972 itu, memiliki cita-cita menjadi guru. Namun, keinginan tersebut tidak kesampaian. “Meski tidak tercapai, saya bisa menjadi guru bagi anak-anak sendiri,” ujarnya. Dalam perjalanan hidupnya, wanita yang pernah menyemplung dalam organisasi Karang Taruna Durian I Sawahlunto itu, sempat menjadi pemimpin perusahaan, yang bergerak dalam bidang kontraktor. Kini, semenjak sang suami terpilih sebagai wakil walikota, Eka Wahyu mesti menyediakan porsi yang waktu yang lebih besar, dalam mengurus beberapa organisasi wanita, yang tergabung dalam GOW yang dipimpinnya.(h/dil)

Waralaba, Bisnis Terbaik Menuju Sukses JALAN terbaik untuk memiliki kebebasan finansial di usia muda adalah dengan membangun sebuah usaha mandiri. Sayangnya, jalan untuk membangun usaha tidaklah mudah. “Banyak rintangan dan hambatan yang dialami, misal modal, lokasi dan juga jenis bisnis yang dipilih. Salah pilih jenis usaha bisa membuat usaha Anda gagal,” jelas Henry Indraguna, pemilik usaha The Autobridal International saat talkshow “Melirik Laba Bisnis Waralaba” di Senayan City beberapa waktu lalu. Henry mengungkapkan bahwa untuk meminimalisasi kegagalan saat membangun usaha, maka ada baiknya memilih jenis usaha franchise atau waralaba. Lalu apa keuntungannya memilih jenis bisnis waralaba?

1. Franchise tak sekadar beli usaha, tapi juga beli pengalaman. Membangun usaha yang sukses tak bisa instan. Butuh waktu bertahun-tahun dan riset yang mendalam untuk menemukan produk atau resep yang benar-benar disukai pasar. “Dengan menjadi seorang franchisee (yang memiliki usaha franchise),secara tak langsung Anda tidak perlu berjuang dari awal lagi. Beli franchise juga berarti beli pengalaman dagang,” ungkap Henry. 2. Tidak perlu branding usaha Menurut Henry, hal yang paling sulit ketika membangun sebuah bisnis adalah branding atau memperkenalkan brand serta jenis usaha Anda pada masyarakat luas. Ketika menjalankan usaha

PERTANYAAN: Bu Muina, Saya seorang pedagang menjalankan usaha milik keluarga. Sebulan lumayanlah bu, untuk biaya hidup keluarga kami. Istri juga bekerja sebagai karyawan swasta. Namun, sampai sekarang saya tak pernah tahu berapa gaji istri. Yang penting bagi saya, uang sekitar Rp3 atau Rp4 juta setiap bulan diberikan ke istri untuk biaya keluarga. Nanti, pintar-pintar istrilah untuk mengaturnya. Benarkah system yang kami jalankan ini Bu? Apakah saya tak boleh tahu berapa gaji istri? Apakah gaji istri hanya untuk membeli keperluan istri saja? Bagaimana cara mengkomunikasikan ini ya Bu? Selama ini, kami tak ada masalah soal keuangan, karena istri juga tak pernah mengeluh dengan uang yang saya berikan. Hanya saja, saya kadang bertanya-tanya juga, cukup atau tidak ya, uang tersebut? Saya ingin, kami bisa membahasnya berdua. Karena takutnya, sebentar lagi anak kami sudah harus masuk sekolah. Biayanya kan tak sedikit Bu. Terimakasih untuk sarannya ya Bu Suprapto, Padang

franchise, biasanya brand usahanya sudah dikenal di mana-mana. Sehingga Anda tak perlu bersusah payah untuk mempromosikan usaha kembali. 3. Kemungkinan sukses lebih besar Karena usahanya sudah dinilai lebih berpengalaman dan juga promosi brand sudah dilakukan oleh pemilik usaha (franchisor), maka Anda sebagai franchisee bisa berpeluang tinggi untuk sukses. “Dengan kata lain, melalui usaha franchise kesempatan sukses bisa mencapai 70 persen, sedangkan usaha sendiri dari bawah hanya 60 persen. Akan tetapi semuanya tergantung dari Anda saat menjalankan usahanya, apakah sesuai prosedur standar usaha atau tidak,” tutupnya. (h/kfm)

Dear Suprapto di Padang, Pak Suprapto, jika selama ini keluarga bapak sudah berjalan baik seperti yang bapak sampaikan, sebenarnya tidak perlu lagi dirubah. Memang benar bahwa dalam berkeluarga itu harus SALING TERBUKA, saling melengkapi, dsbnya yang tentu tujuannya adalah kebahagiaan seperti impian sebelum berkeluarga dengannya. Namun karena dari awal sampai sekarang cara yang bapak dan ibu lakukan sudah fine – fine saja maka kalau dirubah dan ibu merasa tidak nyaman, yang muncul nanti malah pertengkaran. Saran saya jika bapak ingin tau mengenai berapa gaji ibu adalah bapak beri ibu KENYAMANAN atau rasa nyaman. Biasanya wanita suka terbuka pada lelaki dimana ia merasa nyaman dengannya. Bapak tentu adalah laki – laki dimana ibu merasa nyaman bersama bapak. Jika tidak, tentu bapak atau ibu tidak akan memilih menikah dan hidup bersama. Mengenai apakah benar atau tidak system /cara bapak berkeluarga itu tergantung dari keadaan masing – masing keluarga. Menurut saya yang penting keduanya merasa nyaman dan merasa bahagia dengan keadaan itu, semua fine saja. Semua hal memang ada ukuran idealismenya. Sekarang masalahnya adalah idealisme itu tujuannya adalah supaya BAHAGIA. Istri bapak adalah istri yang baik, yang tidak mengeluhkan keadaan keuangan keluarga bahkan cukup atau tidak. Bapak tidak usah kuatir mengenai masa depan karena biasanya wanita sangat peduli dengan masa depan keluarganya apalagi masa depan anaknya. Dan biasanya lagi, wanita akan sampaikan kepada suaminya bahwa uang yang diberikan atau dihasilkan tidak mencukupi kebutuhan hidup keluarga kecilnya. Pak Suprapto, meskipun keuangan keluarga bapak tidak dikeluhkan oleh istri bapak, sebaiknya tetap meningkatkan penghasilan karena inflasi terjadi terus dan kebutuhan hidup makin beragam. Lebih baik memiliki uang yang jauh lebih besar daripada kebutuhan hidup + lifestyle dibandingkan pas-pasan atau kurang. Salam sukses selalu, MUINA ENGLO dan All Team FORD PADANG SUMATERA BARAT

Mensiasati Kesalahan Saat Memulai Wirausaha SUATU kali, Kerrie Mac Pherson dari Harvard Business Review mengungkapkan, kebanyakan pengusaha pemula seringkali “berjalan sendiri” saat memulai bisnisnya. Mulai dari menjalankan operasional, menghitung pemasukan hingga melakukan pemasaran. Namun, yang kerap dilupakan pengusaha perempuan adalah saat bisnisnya tumbuh, mereka mesti ‘rela’ mendelegasikan beberapa tugas pada orang lain, orang-orang pilihan yang ahli dalam bidangnya. Dan sang pengusaha perempuan sudah harus lebih fokus pada hal lain yang bersifat strategis. Tetapi teorinya, bicara lebih mudah dibanding pengerjaannya. Sebab, tidak mudah bagi perempuan untuk mempercayakan bisnis yang telah ia bangun kepada orang lain. Padahal sebenarnya dengan

mendelegasikan pada tim, memudahkannya untuk fokus menyusun strategi atau rencana, dengan prioritas dan tujuan yang lebih besar. Dalam program EY Entrepreneurial Winning Women, Dr. Mary Jo Gorman mengatakan untuk bisa menjadi sukses dalam berbisnis, salah satu yang penting adalah kemampuan delegasi. Membangun tim yang solid akan membuat bisnis berjalan lebih baik. Gorman menyimpulkan ada empat kesalahan yang sering dilakukan pebisnis perempuan yang masih pemula. Pertama, seringkali fokus pada hal-hal kecil, sehingga mengabaikan sisi bisnis dari skala besar atau kacamata luar. Kedua, karena melakukannya sendiri, menjadikannya kurang bertukar pikiran pada yang lainnya, padahal ini bisa memberi

masukan dan mengembangkan cara berpikir. Dan yang keempat, dengan menjalankannya seorang diri merasa berada di zona nyaman. Untuk mengatasi dan menyiasatinya, ada beberapa tip yang bisa diterapkan. 1. Putuskan mana yang bisa dikerjakan sendiri dan mana yang perlu didelegasikan pada orang lain. Suatu usaha akan menjadi lebih mudah dijalani, ketika seorang entrepreneur lebih fokus pada apa yang ia ingin lakukan, misalnya pada penjualan dan pemasaran, bertemu para klien penting dan membangun jejaring di pasar yang potensial. 2. Fokus pada perkembangan bisnis. Sekali Anda memberikan kepercayaan pada tim untuk menjalankan operasional dan mengurusi kantor, maka Anda memiliki kesem-

patan untuk fokus pada pengembangan bisnis, agar menjadi lebih besar. 3. Petakan tujuan yang ingin dicapai untuk memudahkan proses delegasi, tentukan tujuan dan target yang ingin dicapai dengan jelas, sehingga pada akhirnya berjalan dengan baik dan seperti yang diharapkan. 4. Pilih orang yang tepat ketika Anda ingin mendelegasikan pekerjaan pada seseorang. Pastikan proses penyaringan berjalan efektif, agar memperoleh SDM yang mahir dan bisa dipercaya untuk menuntaskan pekerjaan, tanpa harus melakukan pelatihan lagi. Pastikan karyawan yang Anda pilih, adalah seseorang yang memiliki visi dan misi dalam tiga atau lima tahun yang akan datang. 5. Mengatur ekspektasi. Dalam hal ini jangan terlalu >> Editor : Atviarni

memberi harapan muluk-muluk pada orang yang Anda pilih untuk bekerjasama. Jangan sampai memberikannya jabatan di posisi puncak, seperti vice president atau manager sementara kinerja yang diberikan tidak sesuai. Karyawan yang tidak kompeten hanya akan menyusahkan, dan menjadi distraksi untuk perkembangan bisnis. 6. Miliki seorang konsultan yang akan membuat Anda selalu berpikir maju. Tidak kalah pentingnya adalah punya konsultan atau tim penasehat, yang membantu bagaimana mengarahkan bisnis menuju ke arah yang lebih baik. Memberi masukan akan srategi dan mengingatkan kalau ada yang salah. Dengan begini arah perkembangan bisnis menjadi lebih jelas dan menjanjikan. (h/ kcm) >> Penata Halaman : Irvand


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

15

TIME 2013

Sumbar Akan Jadi Tujuan Wisata Terbesar Penyerapan Biodiesel Diproyeksi 900 Ribu Kl JAKARTA, HALUAN — Asosiasi Pengusaha Biofuels Indonesia (Aprobi) memproyeksikan produksi biodiesel bagi pemenuhan campuran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar sebesar 10% mencapai 900 ribu kilo liter (kl) sampai akhir tahun. Sekjen Aprobi, Paulus Tjakrawan menyampaikan, proyeksi penyerapan ini meningkat cukup signifikan jika dibanding tahun lalu. Penyerapan biodiesel di dalam negeri pada tahun lalu hanya berkisar 670 ribu kl. “Kami harapkan bisa mencapai 900 ribu kl dengan adanya kebijakan kewajiban 10% biodiesel ke BBM solar,” kata Paulus di Jakarta, Sabtu (19/10/2013). Paulus menyampaikan, per Agustus ini penyerapan biodiesel di dalam negeri hanya berkisar 400 ribu kl. Dengan dimulainya kewajiban penyerapan biodiesel 10% ke BBM solar per September lalu, diharapka dapat mendorong penyerapan produk hilir dari minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). “Kami nilai ini merupakan hal yang baik di tengah isu dumping yang terjadi di Eropa terhadap produk biodiesel Tanah Air,” ucap Paulus. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengeluarkan Permen ESDM No. 25/2013 tentang Perubahan Atas Permen ESDM No. 32/2008 tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Niaga BBN (Biofuel), yang mewajibkan peningkatan pemanfaatan biodiesel di sektor transportasi, industri, komersial dan pembangkit listrik. (h/inl)

PAKET WISATA — Seller sedang mempresentasikan produk paket wisata dan jasa tour & travel kepada Buyer . Alex

PADANG, HALUAN— TIME yang berlangsung di Hotel Grand Inna Muara & Convention Center akan berdampak besar dan positif terhadap pariwisata kedepannya.

Karena dengan di adakannya Iven TIME , Masyarakat Dunia akan semakin mengetahui potensi besar pariwisata di Sumatera barat. Hal itu dikatakan oleh Gubernur Sumbar , Irwan Prayitno saat Konferensi Press setelah pembukaan TIME di Auditorium Gubernuran Sumbar, Jumat malam (18/10) Dikatakannya, pada saat iven berlangsung para buyer akan mengetahui potensi pasar

pariwisata yang ada di Sumbar. Sementara itu, para seller akan mengetahui sisi peluang pariwisata yang harus dikembangkan berdaasarkan permintaan pasar. Sehingga nantinya Sumbar akan menjadi tujuan wisata setelah Bali dan Jogjakarta. “ Kita berharap melalui TIME, pasar pariwisata Sumbar akan semakin terbuka lebar. Karena Sumbar semakin dikenal sejak adanya Tour De

Singkarak pada beberapa waktu lalu,” katanya Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumbar, Burhasman menyatakan, upaya peningkatakan pasar pariwisata Sumbar semakin nampak secara signifikan. Apalagi sektor pariwisata adalah penyumbang kedua terbesar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumbar. “Kita optimis pangsa pasar pariwisata Sumbar akan

bangkit dan semakin besar. Karena Sumbar sangat didukung oleh kultur, alam, kuliner dan nilai-nilai yang unik dan menarik bagi para wisatawan lokal maupun asing” ungkapnya. Dia menambahkan, pada saat Expo dan Mart para buyer akan bertemu di meja seller. Yang selanjutnya mereka akan bertransaksi dengan tawaran paket-paket wisata dari seller yang menarik. Disanalah akan semakin terbuka sektor pariwisata yang bersifat spesifik. Seperti paketpaket wisata agribisnis, paket wisata budaya tahunan dan lain sebagainya. Karena selama ini mindset pariwisata telah berubah dari pariwisata massal menjadi pariwisata spesifik. “Mereka betul-betul langsung bertransaksi. Para seller akan memperlihatkan kepada buyer tentang culture, nature, kuliner dan nilai-nilai yang ada di 19 kabupaten/kota tersebut. Yang tentunya sangat unik dan menarik karena semuanya mempunyai potensi yang beraneka ragam,” terangnya Dikatakannya, Diharapkan para seller melihat karakter dari buyernya. Karena setiap negara akan berbeda selera pariwisata yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Seperti wisatawan Eropa lebih menyukai pantai, maka yang ditawarkan adalah surfing di Mentawai dan pantaipantai yang eksotis di Sumbar. Yang akan berbeda dengan masyarakat Singapura, Amerika yang lebih menyukai homestay. (h/cw-lex)

Kucuran Pinjaman Capai Rp 20,8 M

Samsung Update Android 4.3 Jelly Bean

hanya relatif ringan dalam hal suku bunga, BPDR juga memberikan banyak kemudahan dalam setiap proses pencairan pinjaman. Perjalanan waktu, memang telah memberikan banyak pengalaman dan pelajaran berarti bagi tumbuh kembang dan eksistensi BPDR ditengah-tengah masyarakat kota berpenduduk sekitar 52 ribu jiwa itu. Dari yang dulunya kerap mengalami tekor untuk menutupi biaya operasional, kini BPDR bahkan telah berani memasang target pendapatan mencapai Rp 30 juta setiap bulan. “Dalam rentang 4 sampai 5 tahun ke depan, kita bahkan menargetkan laba bersih bisa menembus angka Rp 750 juta pertahun. Insya Allah, ini akan kita wujudkan dengan kerja keras, peningkatan kualitas pelayanan dan pembenahan di segala sisi,” ujar Mardi Optimis. Sebagai salah satu lembaga pengelolaan keuangan milik pemerintah daerah yang pada 2003-2008 lalu mendapat penyertaan modal sebesar Rp 3,5 miliar, BPDR sebut Mardi, juga dibebani target pendapatan untuk penerimaan kas daerah. Setidaknya, sebesar 30 persen dari total capaian laba bersih setiap tahun berjalan, disetor untuk dibukukan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang Panjang. “Sampai saat ini, besaran pinjaman maksimal baru di angka Rp 8 juta. Oleh kebanyakan nasabah yang memang sebagian besarnya adalah pelaku usaha, jumlah itu diakui masih sangat minim. Hal ini, tak lain karena modal kita juga relatif masih kecil,” pungkas Mardi. Monalisa, salah seorang pelaku usaha di Kota Padang Panjang, mengakui jika keberadaan BPDR sudah sangat membantu dan memberikan banyak kemudahan dalam upaya pengembangan usahanya. (h/yan)

SEOUL, HALUAN — Kabar gembira bagi para pengguna Samsung Galaxy S4. Samsung baru saja merilis update Android 4.3 Jelly Bean untuk versi internasional smartphone unggulannya itu. Update terbaru bagi Galaxy S4 ini baru dimulai di Rusia dan akan merembet ke beberapa negara yang lainnya dalam kurun waktu dekat ini, termasuk Indonesia. Menurut SamMobile, pembaruan Android 4.3 ini tidak menampilkan perubahan visual secara signifikan. Namun kebanyakan ditujukan pada peningkatan serta pengoptimalan software. SamMobile juga melansir bahwa Galaxy S4 beroperasi lebih mulus dan skor benchmark bakal meningkat secara signifikan. Ada dua cara melakukan update Android 4.3 pada Galaxy S4, yaitu menghubungkan smartphone tersebut ke komputer, kemudian menggunakan Samsung KIES, dan menggunakan layanan OTA (on the air). Untuk mengecek apakah OTA tersedia pada Galaxy S4, pengguna dapat mengklik Settings > More > About Device > Software Update > Update. Berikut daftar fitur anyar dalam update Android 4.3 pada Galaxy S4: Dukungan OpenGL 3.0 Dukungan GALAXY GEAR, dukungan TRIM (membuat lebih cepat), dukungan ANT+, - Samsung KNOX (KNOX bootloader dan aplikasi khusus), Samsung Wallet dan pengelolaan RAM yang ditingkatkan. Berikutnya, reproduksi warna layar yang ditingkatkan (layar terlihat lebih tajam), TouchWiz yang disempurnakan (lebih minim ganggunan lag), Samsung Keyboard baru, Samsung Browser baru (Full screen secara default, antarmuka tab baru, dll), Reading Mode baru (layar yang dioptimalkan untuk membaca, dapat digunakan untuk aplikasi tertentu), Firmware Camera baru, dan Penyesuaian Minor UI (Contacts, Flashlight Widget, kotak dialog, dll). (h/inl)

REVOLVING, SOLUSI PENGEMBANGAN UKM PADANGPANJANG

PADANG PANJANG, HALUAN — Kehadiran Badan Pengelola Dana Revolving (BPDR) Kota Padang Panjang sejak 2003 lalu, seperti memberikan angin segar bagi sebagian besar pelaku usaha dan UKMK di daerah berjuluk Serambi Mekkah itu. Betapa tidak, sampai dengan kondisi Agustus 2013, jumlah UKM binaan BPDR Kota Padang Panjang sudah berjumlah 3.966 UKM, dengan total kucuran dana pinjaman mencapai sekitar Rp 20.881.765.700. Dari jumlah kucuran dana pinjaman Rp 20.881.765.700,tersebut, total pengembalian pinjaman saat ini berada di angka Rp 15.907.680.000. Sisanya, merupakan dana pinjaman yang masih bergulir di tangan para nasabah. Dari hitung-hitungan pihak BPDR Kota Padang Panjang sampai dengan Agustus 2013 lalu, total laba bersih yang berhasil dibukukan mencapai Rp 752.561.308.44. Kepala Badan Pengelola Dana Revolving (BPDR) Kota Padang Panjang Mardi Suntami kepada Haluan menuturkan, dengan target pencairan sebesar Rp 3 miliar pertahun, sampai saat ini BPDR Kota Padang Panjang baru bisa mencairkan pinjaman dengan total sebesar Rp 250 juta setiap bulannya. Dari pencairan sebesar Rp 3 miliar itu, jumlah laba ditarget sebesar Rp 100 juta setiap tahunnya. Sampai dengan September 2013 lalu, realisasi target capaian laba sudah berada di angka 80 persen. Mardi tidak menampik, jika sebagian besar pelaku usaha khususnya UKM yang ada di Kota Padang Panjang, masih sangat tergantung dengan BPDR. Selain menjadi salah satu solusi dalam upaya pengembangan usaha, kucuran dana pinjaman itu juga sangat membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga mereka. Karena tidak

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Irvand


16

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Isuzu Bangun Pabrik di Karawang KARAWANG, HALUAN — Saat acara peletakan batu pertama pembangunan pabrik Isuzu yang terletak di Suryacipta City of Industry Karawang, Jawa Barat pada Sabtu, 19 Oktober 2013, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Yohannes Nangoi mengatakan kepada wartawan bahwa lima tahun lagi, Isuzu akan menjadi No 1 di pasar otomotif, khususnya di segmen kendaraan komersial. “Saat ini, Isuzu baru menempati No 2 untuk light truk, sedangkan medium truk Isuzu berada di posisi ketiga. Tapi, nanti lima tahun yang akan datang, Isuzu akan menjadi No 1,” janji Nangoi. Berdasarkan itulah, Isuzu berani mengucurkan dana senilai Rp 1,3 triliun untuk membangun fasilitas produksi barunya tersebut. Pembangunan pabrik baru yang akan selesai akhir tahun 2014 ini, rencananya akan menghasilkan kapasitas produksi sebanyak 52.000 unit per tahun. Dengan mempekerjakan 1.200 orang, pabrik baru ini akan difokuskan untuk memproduksi light truk dan medium truk Isuzu. Menurut Yohannes Nangoi, kapasitas assembly plan Pondok Ungu sudah tidak bisa menambah kapasitas produksi, dan akan difokuskan untuk produksi Panther dan Pick Up. Apakah janji Yohannes Nangoi ini akan terkabul? Karena di segmen kendaraan komersial, pasar otomotif nasional sudah ada beberapa nama besar, seperti Misubishi dan Hino yang saat ini terus mengembangkan produknya agar dapat meraih pasar. Kita tunggu saja! (h/ots)

SIMPEDES – Pemenang undian Simpedes BRI Cabang Payakumbuh, berfoto bersama usai penarikan undian. SYAFRIL NITA

PENARIKAN UNDIAN BRI CABANG PAYAKUMBUH

Nurhasnah Raih Xenia dari Simpedes PAYAKUMBUH, HALUAN – Nurhasnah, nasabah BRI Unit Mungka Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu ( 19/10 ) beruntung meraih 1 unit mobil Daihatsu Xenia, sebagai hadiah utama dalam undian pesta rakyat yang berlangsung di jalan utama Sudirman depan BRI Cabang Payakumbuh. Nurhasnah yang tidak punya firasat untuk beruntung meraih hadih mobil itu, tak hadir dalam acara undian. Karena itu , hadiah tersebut diterima secara simbolis

oleh Chandra Harmel kepala UNIT BRI Mungka, yang diserahkan Susilo Pimpinan Wilayah BRI Sumbar – Riau, didampingi wakil Wilayah Kus Wardono, Kabag Micro Imran Ali, kacab BRI Payakumbuh Andreas Chandra Santoso, dan ratusan nasabah lainnya Sabtu (19/10) siang. Hadiah I Suzuki Shogun Axelo diraih Zuwirda unit Dangung – dangung, hadiah II Suzuki Sky Drive direbut Faisal dari unit BRI Pangkalan, serta hadiah ke III untuk 2 orang berupa Suzuki Smash Titan Cw didapat Erwin Dasmawir dan Rofiko, masing – masing dari unit Nusantara Barat dan Koto Baru Simalanggang. Dua sepeda moto Suzuki Smash Titan Cakram didapat Nurmayulis KK Unit Sarilamak dan Zulnardi nasabah BRI Unit Pasar Ibuh Payakumbuh. Hadiah – hadiah lainnya

yang diundi Sabtu itu dan sempat juga disaksikan Wakil Walikota Payakumbuh Drs. Suwandel Muchtar, serta Kapolresta Payakumbuh AKBP Rubintoro Suhada,S.Ik, juga diserahkan TVLCD Toshiba 32 Inc, lemari es Panasonic 2 pintu, TV LED, lemari es, mesin cuci dan lain. Total nasabah BRI cabang Payakumbuh yang beruntung meraih hadiah dalam pesta rakyat periode 1 Januari s.d Juni 2013 Sabtu itu sebanyak 33 orang, dan nasabah yang hadir langsung menerima hadiah disela – sela hiburan band Ibuh kota ini. Acara undian dalam pesta Rakyat BRI Payakumbuh Sabtu itu, juga dihadiri Ros Indra Desnita Amran,SH,Sp.N (notaris ),Ipda Suhatril ( polisi ), Halimah, S.Sos ( Dinas Sosial ), serta Zulfadly dari BRI cabang Payakumbuh. (h/snt)

11.6"RKC 826X

Produk Terbaru J-Bros Banting Harga

SALAH seorang karyawan J-Bros memperlihatkan produk terbaru J-Bros 11.6"RKC 826X yang diskon hingga Rp 2.499.000 . Alex

PADANG, HALUAN—Untuk memanjakan pelanggan setianya, kembali J-Bros memberikan promo terhadap produk terbarunya. Yang diskon sebesar Rp 2.499.000. “Sebelumnya harga komputer 11.6”RKC 826X seharga Rp8.999.000. dan kini banting harga hanya Rp6. 499. 000. Promo tersebut merupakan diskon terhadap

produk terbaru J-Bros yang semakin diminati”, kata Hendri Gunawan, Pimpinan J-Bros Computer saat ditemui Haluan di tokonya kemarin. Adapun spesifikasi dari 11.6"RKC 826X adalah bentuknya tipis hanya 13,5 mm, ringan 1,13 kg. selain itu intel Celeron 1037U 1, 80GHz, 2 GB RAM, SSD

64 GB, camera 1mpx+2mpx, bluetoot dan memakai window 8 Dikatakannya, J-Bros selalu memberikan harga yang spesial kepada pelanggannya. Dengan kualitas yang dijamin original. Penurunan harga ini juga dalam rangka masa lebaran Idul Adha. J-Bros memberikan harga spesial kepada pelanggannya. Selain itu, juga ada produk-produk yang mengalami penurunan harga hingga 20 persen ini diantaranya adalah Samsung Galaxy grand dari Rp4 juta menjadi Rp3,5 juta, Samsung galaxy SIII mini Rp3,5 juta menjadi Rp3 juta, Samsung Galaxy 3.8 ACE 2 (i8160) dari Rp2,5 juta menjadi Rp2,2 juta, Samsung galaxy 3,5 Fame (S6810) dari Rp 2 juta

menjadi 1,8 juta, dan produkproduk lain sebagainya. “Penurunan harga hingga 20 persen ini dalam rangka menyambut hari merdeka. Merupakan bentuk mengilhami perjuangan kemerdekaan. Karena sudah 68 tahun Indonesia merdeka yang penuh perjuangan. Untuk itu, J-bros berbagi dengan costumernya” ungkapnya. Dikatakannya, J-Bros selalu memberikan harga terjangkau kepada masyarakat berdasarkan kurs dollar. Diantaranya banyak juga aneka diskon yang ada seperti diskon kamera, note book, printer, Modem, handphone dan lain sebagainya. Sementara itu Tommy, koordinator marketing JBross Computer menyatakan, Promo ini sangat

spesial. Karena promo ini hanya berlaku berlaku dibulan Oktober ini. Sampai saat ini, pengunjung dari hari kehari semakin ramai. “Inilah promo spesial kami pada hari idul adha ini. Promo spesial penurunan harga hingga 20 persen. Karena adalah bulan berbagi dengan memberikan harga terjangkau kepada masyarakat. Rata-rata terjadi penurunan harga hingga 20 persen,” ungkapnya. Bagi yang berminat dengan produk-produk J-Bros yang dapat datang saja ke J-Bros Computer di jalan AR. Hakim nomor 3 B Padang dengan nomor telepon (0751) 30383. Selain itu juga bisa dapatkan di kabupaten/kota Sumbar cabang toko J-Bros Computer. (h/cw-lex)

Batik dari Pewarna Jengkol Laris di Luar Negeri JAKARTA, HALUAN — Pasar produk batik terus berkembang, tidak hanya di dalam negeri tetapi tembus pasar ekspor. Kini juga berkembang produk batik yang menggunakan pewarna alami dari bahan buah jengkol yang juga laris di luar negeri. Perajin batik dari Clean Batik Initiative, Juni mengatakan batik alami ini model corak batiknya mulai dikembangkan di Pekalongan, Solo, Yogyakarta, Madura hingga Kalimantan. “Batik-batik tersebut terbuat dari warna-warna alami, warna dari jengkol, mangga, manggis, kulit pohon dan lainnya,” ucap Juni ditemui disela acara JERIN Festival 2013, di Plasa Senayan Selatan, Minggu (20/10). Juni mengungkapkan batik-batik dari pewarna alami ini sudah banyak terjual di Jerman, Jepang, China, Singapura dan negara-negara lainnya. “Kami aktif ikut pameran di luar negeri, hasilnya banyak negara yang menyukai batik dari bahan alami ini,” katanya. Selain itu, agar diminati banyak negara, Clean Batik Initiative juga bekerjasama dengan para desainer. “Kita juga kerjasama dengan 5 desainer untuk menciptakan model dan corak baru tidak lagi corakcorak klasik, agar lebih menarik orang-orang dari berbagai negara,” ungkapnya. Juni menambahkan proses pembuatan batik dengan penggunaan pewarna alami memerlukan waktu lebih panjang dan lebih rumit, sehingga harganya lebih mahal dibandingkan dengan batik pada umumnya. “Memang sedikit lebih mahal karena lebih rumit prosesnya, terutama dari mendapatkan warna alamnya, perlu proses sedikit lebih panjang, makanya harganya lebih mahal sedikit, paling murah Rp 400.000-Rp 600.000 untuk kain ukuran 2 x 1,15 (meter),” katanya. Batik dengan pewarna alami ini memang warnanya tidak secerah kain batik yang menggunakan pewarna kimia. “Ya namanya warna alami, tidak secerah batik dengan warna tekstil, tapi perawatannya sama saja, yang namanya batik tidak boleh dicuci dengan deterjen, pakai sabun khusus batik,” tandasnya. (h/dtc)

PRODUK batik yang menggunakan pewarna alami dari bahan buah jengkol ternyata laris di luar negeri.

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Irvand


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

17

Kalah, Atletico Urung Kudeta Barca MADRID, HALUAN — Atletico Madrid gagal mememetik tiga poin saat berhadapan dengan Espanyol. Los Colchoneros takluk 0-1 sebab gol bunuh diri Thibaut Courtois, mereka pun gagal mengkudeta Barca dari puncak klasemen. Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadi CornellaEl Prat, Barcelona, Minggu (20/

10/2013) dinihari WIB, kedua kesebelasan bermain imbang 0-0 saat babak pertama usai.

Atletico dicatat olag Soccernet sedikit mampu menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaaan bola sebesar 53 persen sepanjang pertandingan. Kendati mampu unggul penguasaan bola, Atletico malah mencetak peluang lebih sedikit. Mereka cuma enam kali melepaskan sepakan ke arah gawan tanpa satu pun me-

nemui bidang. Sementara itu, Espanyol sembilan kali melepaskan percobaan, tiga menemui bidang, dan satu blunder dari Courtois pada menir 54 menjadi penentu kemenangan Espanyol atas tim asal ibukota Spanyol itu. Dengan kemenangan ini, maka Atletico gagal mengambil

alih posisi pertama klasemen dari tangan Barca. Mereka tetap di peringkat dua dengan 24 poin atau berjarak satu angka dari Barca. Sementara itu, dengan kemenangan ini Espanyol menduduki peringkat lima klasemen denan koleksi 14 poin hasil dari sembilan kali bermain. (h/net)

KLOPP

Hummels Bikin Klopp Kesal DORTMUND, HALUAN — Mats Hummels terus saja dikabarkan akan bergabung ke Barcelona dan terakhir disebut Borussia Dortmund sudah sepakat soal harga Hummels. Hal ini sudah disebut sudah bikin Klopp kesal. Kabar ketertarikan Barca pada Hummels kembali mencuat belakangan ini. Hummels disebut masih berada dalam daftar pemain belakang yang diincar Los Cules untuk diproyeksikan sebagai pengganti Carles Puyol. Harian Bild kemudian menyebut bahwa Hummels akan diizinkan pergi pada 2014 mendatang. Kubu Dortmund dikabarkan akan melepas bek 24 tahun itu jika Barca membayar mahar sebesar 35 juta euro. Rupanya harga itu sudah disetujui Barca dan tak lama lagi disebut Hummels akan resmi menjadi milik klub asal Catalan, di mana kepindahannya akan rampung usai musim 2013/2014. Tapi hal ini kemudian harus dibantah lagi oleh Klopp yang kesal dengan pemberitaan yang ada. Pelatih nyentrik itu menyebut media sudah membuat berita "omong kosong" yang membuatnya kesal. "Wajar ada spekulasi dalam sepakbola, itu tidak mengangguku," tutur Klopp di Football Espana. "Pertanda bagus bahwa ada yang tertarik pada pemain kami. Tapi itu tak jadi masalah," sambungnya. "Aku yakin bahwa banyak yang meminati Hummels, tapi aku terganggu dengan rumor yang beredar menyebut bahwa kami sudah sepakat soal harga.". (h/net)

MU Dinilai Terlalu Lambat MANCHESTER, HALUAN — Performa inkonsisten Manchester United membuat mantan pemainnya, Garu Neville, ikut memberikan penilaian. Menurut Neville, 'Setan Merah' saat ini kehilangan kecepatan bermain. MU kembali meraih hasil tak maksimal setelah ditahan imbang 1-1 oleh Southampton, Sabtu (19/10/2013). Sempat unggul terlebih dulu lewat Robin van Persie, mereka harus rela berbagi angka setelah Adam Lallana menyamakan kedudukan satu menit jelang waktu normal habis. Dengan hasil ini, maka dalam delapan pertandingan Liga Primer Inggris tim asuhan David Moyes hanya meraih tiga kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan. Catatan yang terbilang buruk mengingat status mereka adalah juara bertahan. Soal ini, Neville punya pendapat bahwa MU yang sekarang kehilangan kecepatan dan intensitas serangan, yang dulu jadi karakter tim tersebut. Ini juga berdampak pada mental lawan, yang jadi lebih percaya diri dan berani melawan Wayne Rooney cs. "Performa MU melawan Southampton jauh lebih baik daripada pertandingan kandang terakhir mereka melawan West Bromwich Albion. Tapi masih ada kesan bahwa Moyes sedang berusaha mengetahui para pemainnya dan berusaha mencari tahu jalannya sendiri, dalam pekerjaannya," tulis Neville dalam kolomnya di Daily Mail. "Kuncinya menurut saya adalah kecepatan dari permainan mereka lewat lini tengah tidak cukup cepat. MU selalu dikenal dengan gelombang serangan tanpa henti, mempertahankan periode baik tersebut tanpa menerima serangan balik, yang pada akhirnya akan membuat lawan kebanjiran tekanan."(h/net)

TERMANGU — Dua pemain Atletico Madrid Koke & Diego Costa termangu setelah timnya dikalahkan Espanyol . Jika menang, mereka berkesempatan mendongkel posisi Barcelona yang sebelumnya bermain imbang 00 dengan Osasuna. UEFA

Fiorentina Kalahkan Juve

Bayern Munich Pesta Gol

FLORENZE, HALUAN — Fiorentina berhasil memberikan kekalahan perdana bagi Juventus di Stadion Artemio Franci, Florenze, Minggu malam (20/10) WIB. Tuan rumah menang dengan skor 4-2 Juventus menargetkan poin penuh saat bertandang k e markas Fiorentina untuk terus membuntutui AS Roma di puncak klasmen. Pelatih Antonio Conte menurunkan skuad terbaiknya, minus Arturo Vidal y a n g mengalami cedera. Posisinya digantikan oleh Simone P a d o i n . Untuk urusan lini serang, Conte mempercayakan duet anyar mereka Carlos Tevez dan Fernando Llorente. Fiorentina sendiri turun dengan tim inti mereka. Menggunakan pola 4-3-3, pelatih Vicenzo Montella ingin memaksimalkan sektor sayap mereka yang diisi oleh Guillermo Cuadrado dan Borja Valero. Sementara Giuseppe Rossi dipasang sebagai penyerang tengah. Sempat tertinggal 2-0 di babak pertama lewat gol penalti Carlos Tevez dan Paul Pogba. Fiorentina tampil luar biasa di babak kedua. Masuknya Joaquin Sanchez dan rapatnya barisan belakang La Viola menjadi kunci sukses anak asuh Vicenzo Montella meraih angka penuh. Giuseppe Rossi jadi pahlawan kemenangan tuan rumah dengan gelontoran tiga golnya, satu gol lainnya dicetak Joaquin Sanchez. Dengan hasil ini, Fiorentina untuk sementara naik ke peringkat lima dengan nilai 15 menggesaer Inter Milan yang baru akan bertanding dini hari nanti. Kekalahan membuat Juventus terpaut lima angka dari pemimpin klasmen sementara AS Roma yang mengoleksi nilai 24. (h/net)

MUNICH, HALUAN — Bayern Munich sempat tertinggal 0-1 lebih dulu dari tamunya, Mainz, di babak pertama. Namun, tim besutan Pep Guardiola itu akhirnya membalikkan keadaan dan meraih kemenangan telak, s e k a l i g u s mengokohkan mereka di puncak klasemen Bundesliga. Pada laga yang berlangsung di Allianz Arena, Sabtu (19/10) malam WIB, B a y e r n menguasai j a l a n n y a pertandingan. M e r e k a memenangi penguasaan bola hingga 79% dan mendapatkan lebih banyak shots on target, enam kali berbanding empat kali milik Mainz. Namun, Shawn Parker membuat pendukung tuan rumah terhenyak semenit sebelum babak pertama selesai. Berawal dari sebuah serangan balik, bola dikirim kepada Parker yang berada di dalam kotak penalti. Lewat satu sepakan kaki kanan, Parker kemudian menaklukkan Manuel Neuer. Bayern bereaksi cepat di babak kedua. Pada menit ke-50, Mario Goetze, yang masuk menggantikan Rafin-

Giuseppe Rossi

>> Editor : Rakhmatul Akbar

ha, mengirim umpan through ball kepada Arjen Robben. Gelandang asal Belanda ini kemudian melepaskan tendangan kaki kiri ke arah pojok gawang Mainz. 1-1. D o m i n a s i Bayern baru berbuah manis. Hanya berselang dua menit, mereka sudah berbalik unggul 2-1. Kali ini Thomas Mueller yang menjadi pencetak golnya. Pemain bernomor punggung 25 itu menyambut umpan yang dikirimkan oleh Robben, sebelum akhirnya menyelesaikannya dengan tendangan kaki kanan dari jarak dekat. Masuknya Goetze rupanya memberikan perubahan berarti untuk Bayern. Setelah menyumbang satu assist, Goetze menjadi arsitek dari gol ketiga Bayern. Dia menusuk dari sisi kanan, sebelum akhirnya melepaskan umpan tarik. Mario Mandzukic kemudian menyambarnya dengan sepakan kaki kanan. Bayern unggul 3-1 di menit ke-69 Satu gol Bayern lainnya lahir dari tendangan penalti Mueller setelah Bastian Schweinsteiger dilanggar di dalam boks. Mueller mengarahkan tendangan ke sisi sebelah kanan kiper Christian Wetklo. Dan sang kiper bergerak ke arah yang salah.(h/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Evan Dimas Cs Dimatangkan di Spanyol? JAKARTA, HALUAN — Mempertahankan keutuhan tim nasional Indonesia U-19, rupanya benar-benar ingin diwujudkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Joko D r i y o n o , menerangkan jika skuad pimpinan Indra Sjafri tersebut akan diikutkan dalam kompetisi Eropa. "Rencananya, pekan depan PSSI bersama Badan Tim Nasional (BTN) akan membahas rencana tersebut. Sebab, Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Toni Aprilani, menginginkan supaya Evan Dimas dan kawankawan bisa dimatangkan di Spanyol," kata Joko Driyono. Joko melanjutkan, jika rencana positif tersebut benar-benar ingin diwujudkan. Karena itu, PSSI dan BTN terlebih dahulu akan meminta pandangan dari Indra Sjafri. Kini, para pemain, tim pelatih hingga ofisial Timnas U-19 tengah berada di kampung halamannya masing-masing untuk liburan. Usai itu, mereka harus kembali bersiap guna menatap putaran final Piala AFC U-19 di Myanmar, pada 2014 mendatang. (h/net)

Lorenzo Buka Peluang Pertahankan Gelar Juara PHILLIP ISLAND, HALUAN — Jorge Lorenzo memelihara peluangnya menjadi juara MotoGP usai memenangi balapan di Australia. Sementara itu nasib sial dialami Marc Marquez yang harus didiskualifikasi dari balapan. Pada balapan yang dihelat di sirkuit Phillip Island, Minggu (20/10/2013) siang WIB, Lorenzo yang start terdepan sukses menjaga posisinya hingga akhir

balapan dengan keunggulan 6,936 detik dari Pedrosa yang finis di posisi kedua. Sementara Marquez yang selama balapan berada di posisi ketiga pada akhirnya harus menuntaskan balapan lebih cepat karena kibaran Black Flaguntuknya di lap ke-14 alias didiskualifikasi. Ini sebagai hukuman karena pebalap Repsol Honda itu telat memasuki pitlaneyang

mana diharuskan maksimal seluruh pebalap melakukannya di lap ke-10. Valentino Rossi akhirnya mampu memenangi pertarungan untuk duduk di podium ketiga. Melengkapi posisi lima besar adalah Cal Crutchlow dan Alvaro Bautista. Di posisi ke6 sampai 10 ada Bradley Smith, Nicky Hayden, Andrea Iannone, Andrea Dovizioso, dan

Randy de Puniet. Dengan tambahan 25 poin ini, Lorenzo memangkas selisih dengan Marquez di klasemen pebalap menjadi hanya tinggal 18 dan balapan musim ini menyisakan dua seri lagi, Jepang dan Valencia. Lorenzo yang punya 280 poin masih berpeluang mempertahankan gelar juara dunianya, karena perolehan poin Marquez bertahan di 298.

Juara Dunia Kandas

ODENSE, HALUAN — Dua juara dunia asal Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan gagal bawa gelar dari ajang Denmark Open Super Series.

Timnas Jalani Dua Ujicoba JAKARTA, HALUAN — Tim nasional Indonesia senior berkesempatan menjalani dua laga uji coba. Masingmasing yakni, lawan Mali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada 3 November dan bertandang ke Korea Utara (Korut) pada 9 November. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Joko Driyono, membeberkan alasan mengapa memilih uji coba melawan Korut. Dikatakannya, memilih Korut bermanfaat untuk penyesuaian terhadap iklim di Asia Timur. Sebab, Indonesia akan menghadapi China dalam lanjutan kualifikasi Grup C Piala Asia 2015, di Stadion Shanxi, Xi'an, 15 November. "Kami menilai, Indonesia akan mengalami kendala suhu udara ketika di China. Bahkan, mencapai 5-10 derajat. Karena itu, perlu penyesuaian dengan cuaca di Korut," tuturnya.(h/net)

Pedrosa masih di posisi ketiga dengan 264 poin dan secara matematis masih bisa menyalip dua rivalnya itu. Kondisi ini membuka peluang Jorge Lorenzo mempertahankan gelar juaranya. Maka penentuan gelar juara akan sengit di dua balapan terakhir dengan Pedrosa (264 poin) di posisi ketiga mengintai jikalau dua kompatriotnya itu lengah. (h/net)

RAIH POIN PERDANA — Pembalap Indonesia, Doni Tata meraih poin perdana di kompetisi Moto2 setelah 13 seri sebelumnya ia gagal mencetak nilai karena nyaris selalu finish di luar 20 besar. NET

Doni Tata Raih Poin Pertama Moto2 PHILLIP ISLAND, HALUAN — Setelah melewati 14 seri Moto2 musim ini, pebalap Indonesia Doni Tata yang memperkuat Federal Oil Gresini akhirnya mampu menorehkan poin pertamanya. I Pencapaian Doni ini diraih pada balapan Moto2 Australia di Phillip Island, Minggu (20/10/2013) siang WIB, setelah ia finis di posisi 15 dan berhak mendapatkan satu

poin. Satu poin ini juga jadi poin pertama Doni musim ini setelah di 13 seri sebelumnya ia nyaris selalu finis di luar 20 besar dan bahkan tak menuntaskan balapan di Moto2 Italia. Pencapaian terbaiknya hanyalah posisi 19 di Le Mans ,Prancis. Apa yang dicapai Doni Tata boleh dibilang luar biasa mengingat saat

ia berlaga di kelas 250cc (2007-2008) dan 125cc (2005-2006), pebalap asal Sleman itu nol poin. Kini Doni berada di posisi ke-28 klasemen pebalap Moto2. Bagaimana dengan pencapaian pebalap Indonesia lainnya seperti Rafid Topan? Pebalap QMMF Racing Team itu masih nihil poin dari 14 seri yang diikutinya. Pada balapan di Australia, Rafid hanya finis di posisi 20.(h/net)

Keduanya, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan cuma jadi runner-up, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir juga kalah di final. Tontowi/Liliyana, yang ditempatkan sebagai unggulan ketiga, kalah dari Zhang Nan/Zhao Yunlei pada pertandingan di Odense Sports Park, Minggu (20/10/2013). Mereka dikalahkan ganda campuran China itu dua gim langsung 11-21, 20-22 dalam waktu 41 menit. Pada gim pertama, Tontowi/Liliyana sempat memimpin 4-2 dan 6-3. Namun, mereka kemudian tertahan di angka 8. Sebaliknya, Zhang/Zhao "ngebut" dan berbalik unggul 17-8. Mereka akhirnya menutup gim ini dengan 21-11. Gim kedua berjalan lebih ketat. Tontowi/Liliyana sebenarnya sempat mendapatkan game point pada kedudukan 20-17. Tapi, mereka tak bisa memaksimalkannya. Zhang/Zhao bisa menyusul dan berbalik menang 22-20. Pada pertandingan final ganda putra, Ahsan/Hendra juga kalah. Mereka takluk di tangan wakil Korea Selatan, Lee Yong Dae/Yoo Yeon Seong, dengan skor 19-21, 16-21.(h/net)

JELANG PORPROV DHARMASRAYA

Percasi Payakumbuh Pancang Target Emas P A Y A K U M B U H , HALUAN — Target emas pada Porprov Sumatera Barat XIII/2014, yang akan berlangsung di Dharmasraya, tetap dikibarkan pecatur Kota Payakumbuh. Delapan pecatur andalan Percasi, pasca Porprov Sumatera Barat XII/2012, hingga sekarang, tetap menjalani latihan intensif. “Percasi ingin mempersembahkan emas buat almarhum Firman, alet catur Payakumbuh yang

meninggal dunia saat berjuang pada Porprov XII di Kabupaten Limapuluh Kota lalu,”kata Ketua Pengkot Percasi Payakumbuh Dedrizal, didampingi pelatih catur Payakumbuh, Roni Busra, di Payakumbuh, Minggu (20/10). Menurutnya, kegagalan pecatur Payakumbuh mendulang emas pada Porprov Sumbar XII/2012, karena faktor X yang sulit dilupakan Pengkot Percasi. Pasalnya, Firman, 46 th, atlet

yang diharapkan mampu mencuri emas, mendadak meninggal dunia saat berlatih. Akibatnya, atlet tersisa terganggu konsentrasinya, termasuk anak almarhum, Berlian yang menjadi kekuatan tim. Karena itu lanjutnya, seluruh atlet Porprov tahun lalu yang kini terus berlatih, mereka ingin mempersembahkan emas buat almarhum Firman. “Seluruh atlet yang berlatih, termotivasi merebut emas, buat amarhum Firman dan kontingen Payakumbuh,” ucap Roni Busra yang melatih atlet tersebut. Dikatakan, pada Porprov di Limapuluh Kota, Percasi hanya mampu mengantongi

>> Editor : Rakhmatul Akbar

1 perak, lewat nomor perorangan yang diraih Hadi Amin. Padahal, pada Porprov dua tahun sebelumnya, Percasi sukses mendulang 1 emas dan 2 perunggu. Seluruh pemain sudah melupakan kesedihan atas kepergian Firman, tapi diaplikasikan dalam bentuk pengabdian buat Firman, dengan meraih prestasi terbaik pada Porprov di Dharmasraya nanti, sebutnya. Ke delapan atlet terdiri 4 putera dan 4 puteri. Mereka adalah, Hadi Amin, Mhd. Endri, Berlian dan Jeni Kifah. Kemudian di bagian puteri, Selli Kosrini, Fatimah Janah, Sridelva Wulandari dan Monica Dwisepti.(h/zkf)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

19

AZWIR DAINY TARA, “PARTAI GOLKAR BUKAN PARTAI UJI COBA”

Rakyat Rindukan Lagi Partai Golkar Memimpin Bangsa

AZWIR Dainy Tara berdialog dengan pengurus Golkar

SEJALAN dengan cita-cita para pendiri negara “the founding father”, bahwa tujuan bernegara adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dalam memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Maka Partai Golkar sebagai pengemban cita-cita proklamasi menegaskan visi perjuangannya menyertai perjalanan bangsa mencapai cita-cita itu.

AZWIR Dainy Tara serahkan sapi kurban

AZWIR DAINY TARA

Dengan visi ini, Partai Golkar hendak mewujudkan kehidupan politik nasional yang demokratis melalui agenda agenda reformasi politik. Reformasi sejatinya adalah upaya menata kembali sistim kenegaraan disemua lini. Bagi partai Golkar upaya mewujudkan kehidupan politik yang demokratis yang bertumpu kepada kedaulatan rakyat adalah cita citanya sejak lahir tahun 1964 silam. Partai Golkar bukan “partai uji coba” Sebagai partai besar tentu saja juga akan sering menerima guncangan. Bak ibarat “kayu gadang di tangah koto”. Semakin tinggi batang pohon itu akan semakin besar pula gonjangan anginnya. Semua adalah resiko menjadi partai besar. Tapi yakinlah goncangan itu tak akan berarti karena

AZWIR Dainy Tara foto bersama

kapal Golkar dinakodai oleh para awak berpengalaman dan sudah teruji. Dalam perjalanan untuk mencapai cita cita itu tentu tidak semuanya berjalan mulus. Akan ada krikil krikil bahkan badai menghadang pejalanan kapal besar itu. Namun karena niat dan flat from yang jelas, kini rakyat kembali merindukan kepemimpinan dari Partai Golkar. Sebab dalam beberapa dekade, ketika bangsa ini terpengaruh slogan rayuan “Perubahan “ yang diusung kontestan atau Partai lain dan merasakan hasilnya, ternyata semuanya belum mampu menandingi Partai Golkar. Bahkan banyak “ kader loncat pagar” artinya tidak terpakai di Golkar lalu mendirikan partai baru atau pindah partai, akan tetapi sudah tentu tidak akan mampu bersaing lantaran mereka itu adalah kader buangan yang tidak terpakai. Akhirnya banyak diantara mereka tersangkut kasus hukum Menurut Azwir Dainy Tara selaku dewan pertimbangan DPP Partai Golkar, Partai Golkar adalah partai besar bak ibarat “kapal besar “ yang pantas untuk ditumpangi. Taklah heran jika Azwir Dainy Tara ikut bergabung sejak dahulu hingga sekarang. Bahkan kini semua keluarganya turut naik kapal dan bernaung dibawah pohon Beringin. Partai Golkar bukan “Partai uji coba” “Hidup mati kami sekeluarga dibawah Partai Golkar. Seberapun tingginya ombak, besarnya goncangan. Kapal Golkar tidak akan karam. Kami tidak akan pindah kapal selagi kapal ini masih berjalan “ ujar Azwir Dainy Tara anggota DPR-RI utusan Partai Golkar asal Sumbar itu menyampaikan Berkisah tentang kiprahnya di Partai Golkar sejak berada di kapal berbendera “ pohon beringin “ pada tahun 1965 silam, Azwir awalnya bergabung ke Golkar melalui organisasi MKGR atas ajakan temannya Syofyan Sudjana yang waktu itu adalah pengurus MKGR

1. 2. 3. 4. AZWIR Dainy Tara disambut meriah

pusat. Kala itu putra Solok campur Palembayan Agam ini belum begitu aktif di organisasi MKGR tersebut lantaran selain konsentrasi menyelesaikan kuliah juga harus membanting tulang mencari uang sendiri di perantauan Jakarta untuk membiayai pendidikannya. Organisasi MKGR waktu itu memang dapat dikatakan banyak diminati mahasiswa. MKGR memang sangat terbuka dan akomodatif dan dapat menerima anggota dari berbagai latar belakang. Alasan mendasar, kenapa Azwir bergabung ke organisasi pendiri dan apiliasi Partai Golkar itu adalah untuk ikut berjuang membangun bangsa mengingat suasana politik waktu itu sangat panas akibat peristiwa G 30 S. Mahasiswa menyuarakan agar PKI sebagai biang peristiwa Gestapu dibubarkan. Itu pulalah kenapa banyak tokoh mahasiswa jadi inceran oleh orang orang PKI. Dibawah kepemimpinan alm RH Sugandi, MKGR semakin banyak pengikut. Waktu itu Azwir Dainy Tara sudah mulai memperlihatkan kiprahnya dan disegani kawan kawan karena sudah merasakan manfaat bergabung dengan MKGR apalagi wadah ini dapat dikatakan organisasi kerakyatan. Tahun 1982 Azwir dapat mandat untuk mendirikan Himpunan pengusaha MKGR bersama sama DR Sribowo Satrio Sapta Yudha, Affandi Yusuf dan beberapa teman lain. Azwir dipercaya sebagai ketua umum Himpunan Pengusaha MKGR tersebut selama 12 tahun, dan dilanjutkan oleh Pungky Bambang Purwadi yang juga menjadi ketua KADIN DKI Jakarta. Sejak itulah banyak pengalaman Azwir mengetahui akan semangat kerakyatan. Dan cikal bakal itu pulalah yang membawa Azwir berfikir lagi mengayomi organisasi Usaha kecil dan menengah (UMKM) lewat wadah organisasi KUKMI (Kerukunan Usaha Kecil Menengah Indonesia) dan berturut turut memimpin wadah KUKMI sebagai ketua umumnya, disamping berjuang di kancah politik melalui Partai Golkar. Semangat Menjadi Politisi Sejak bergabung bahkan menjadi utusan usaha kecil dan memengah ke MPR maupun anggota legislatif DPR-RI, kata Azwir keinginannya yang mendasar dalam aktivitas di panggung politik

adalah ingin memperjuangkan usaha kecil dan menengah. Sebab kenyataan yang disaksikan dilapangan adalah diskriminasi terhadap UKM dan koperasi. Usaha kecil menengah itu terkendala modal serta kurang berpihaknya peraturan dan kebijakan pemerintah kepada mereka yang hanya memprioritaskan usaha besar padat modal. Terjun kedunia politik, sebut Azwir telah mengajarkan dia banyak hal. Ternyata tidak semua persoalan dapat diprediksi dan dikalkulasi secara tepat. Dunia politik lebih peka terhadap perkembangan lingkungan dimana perhitungan detik detik keputusan dapat berubah dengan cepat. Kenyataan seperti itu bukan hanya teori politik tetapi sudah menjadi pengalaman pribadinya. Tahun 1997, DPP Golkar dimasa kepemimpinan H Harmoko. Azwir dicalonkan sebagai calon legislatif DPRRI utusan Sumbar. Ia didukung penuh oleh Abdul Latif teman sesama aktifis mahasiswa, waktu itu Latif adalah Menteri Tenaga Kerja dan Fahmi Idris sama sama angkatan 66. Ia ditempatkan di “ nomor jadi” pada urutan nomor 6. Sebab hingga urutan 10 diprediksi jadi. Azwir dicalonkan lantaran adalah ketua umum DPP KUKMI. Ia sebenarnya masih ragu apa benar ia dicalonkan, dan baru yakin setelah ketua DPD Golkar Sumbar Nur Pamuncak membenarkan pencalonannya. Tapi tiba tiba ketika Abdul Latif pulang dari Amerika, Ia kaget sebab nomornya berubah jadi nomor 13. Mengapa terjadi perubahan ia tidak tahu secara pasti. Namun karena berniat tulus dan berpihak kepada rakyat kecil, dia akhirnya didukung dan diutus untuk duduk di MPR utusan Usaha Kecil Menengah bersama sama dengan Sinivasan, Sukamdani dan Aburizal Bakrie mewakili usaha besar. Akhirnya hingga tahun 1999 Azwir duduk di MPR. Selanjutnya semenjak Akbar Tanjung terpilih sebagai ketua umum DPD Golkar melalui Munaslub, Azwir Dainy Tara sudah duduk di Dewan Pengurus Pusat Golkar disamping aktif di KUKMI maupun KADIN. Posisi jabatan itulah akhirnya memuluskan jalan Azwir menuju kursi DPR-RI di Senayan kedua kalinya setelah gagal tahun 1997. Bahkan Azwir berturut turut duduk

dilegislatif 3 periode hingga sekarang. Kini Azwir masuk lagi dalam bursa calon legislatif utusan Sumbar 1 pada nomor urut 2. Ananda Mutiara Rezeki Tara calon anggota DPR-RI utusan Sumbar 2 nomor urut 6. HM Kohmeny Tara calon anggota DPRD Sumbar utusan wila- AZWIR Dainy Tara foto bersama yah Agam, Bukittinggi nomor urut 7 dan HM Danny Suharto Tara calon anggota DPRD DKI Jakarta. Sebagai seorang politisi dan pengusaha, Azwir senantiasa sangat berfihak kepada rakyat kecil alias “rakyat badarai”. Buktinya sejak mewakili rakyat Sumbar baik di MPR maupun DPR-RI hingga sekarang, Azwir tidak suka bercuap cuap di depan televisi. Tetapi Dia ingin berbuat nyata. Turun kepelosok mendengar denyut nadi warga dipinggiran. Apa alasannya karena hampir semua pelosok AZWIR Dainy Tara bagikan daging sapi kurban yang jauh dari jangkauan sering terbaikan. Apalagi tidak ada pejabat atau politisi disana. Azwir dan keluarganya baik sebelum, akan atau setelah berkecimpung ke dunia politik selalu turun ke pelosok. Bahkan hampir setiap minggu datang ke Sumbar. Ia bersama keluarga tidak segan segan tidur di rumah penduduk atau di mushala. Sebab sebelum menjadi pengusaha dan politisi, Dia sudah terbiasa hidup sederhana. Pengalaman itu pulalah yang ingin dibagi untuk anak anak AZWIR Dainy Tara buka ivent sepeda santai dan keluarganya Semua keluarganya baik HM Yamin Ferrianto Tara, Ananda Mutiara Rezeki Tara, HM Kohmeny Tara dan Danny Tara diboyong dan dibawa ikut bersama sama. Tujuannya, agar keluarganya tahu bagaimana penderitaan masyarakat dipelosok. “ Ini bukan dinasti politik, tetapi kami semua keluarga ingin mendengar denyut hati masyarakat dan ingin berbuat bersama sama memperbaikinya. Sikap itu tak mungkin diketahui mereka AZWIR Dainy Tara berikan sambutan jika tidak diajak turun bersama dan kami juga tidak turun disaat kampanye saja. Kami semua ingin berbuat melalui jalur politik, dan ingin bersama sama untuk berjuang khususnya untuk tanah kelahiran Sumbar serta membangun bangsa sejalan dengan motto partai “Suara rakyat Suara Golkar.” Mari kita bangkitkan semangat anak nagari untuk membangun ranah Minang “ ajak Azwir menyampaikan. (h/Iwan Dn) AZWIR Dainy Tara bersama anak sekolah

AZWIR Dainy Tara foto bersama >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal

5. 6. 7 8. 9. 10.


20

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Wakil Ketua DPRD Disumpah Besok PADANG PANJANG, HALUAN - DPRD Padang Panjang mengagendakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakil Ketua DPRD Padang Panjang yang akan ditempati oleh Gusniwati pada hari Selasa (22/10). Hal itu dikatakan oleh Sekretaris DPRD Padang Panjang, Yas Edizarwin yang dihubungi Haluan, Sabtu (19/10) kemarin. Satu dari dua jabatan wakil ketua di DPRD Padang Panjang belum terisi sejak ditinggalkan almarhum Hanif Suman dari Partai Demokrat yang meninggal dunia tanggal 3 Desember 2012. Jabatan wakil ketua lainnya saat ini diduduki oleh Eko Furqani (PAN), sedangkan ketua Novi Hendri (Golkar). Gusniwati, anggota dewan Pengganti Antar Waktu (PAW) dari Partai Demokrat telah dilantik sebagai anggota dewan tanggal 22 Maret 2012, menggantikan Hanif Suman. Masuk serta naiknya Gusniwati sebagai unsur pimpinan dewan diharapkan akan semakin memperkuat posisi tawar kaum perempuan di DPRD Padang Panjang. Selain Gusniwati, perempuan anggota dewan lainnya adalah, Faizah Hayati (PAN), Kamrita (Golkar), Sulastri (PPP) dan Mesra (Gerindra). Jumlah anggota DPRD Padang Panjang 20 orang. (h/dds)

Walikota Ajukan Ranperda KTR kepada DPRD PADANG PANJANG, HALUAN — Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) tentang Kawasan Tertib Rokok (KTR) bersama lima buah Ranperda lainnya diajukan oleh Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis kepada DPRD Padang Panjang untuk dibahas serta ditetapkan sebagai Perda.

WIRID — Walikota Padang Panjang Hendri Arnis, pada wirid jumatan PNS menyerukan agar pimpinan SKPD salat Subuh berjamaah dengan warga masyarakat di mesjid/musala di lingkungannya. HUMAS

Jalan Layang Bukit Surungan Diprioritaskan PADANG PANJANG, HALUAN — Walikota Padang Panjang Hendri Arnis menyatakan, Pemda Padang

Panjang akan memberikan prioritas perhatian penataan dan pembangunan pasar Padang Panjang. Prioritas

KONDISI pasar padang panjang yang hangus terbakar beberapa waktu lalu. NET

lainnya adalah pembangunan jalan layang di kawasan Bukit Surungan yang saat ini terbengkalai. Hal itu dikatakan oleh Walikota Hendri Arnis ketika memberikan tanggapan atas pemandangan umum dewan dalam rapat paripurna DPRD Padang Panjang, Sabtu (11/ 10) yang membahas Ranperda APBD Perubahan Kota Padang Panjang Tahun 2013. Pada rapat sebelumnya, Jumat (10/10) sejumlah anggota dewan menyampaikan pemandangan umum mereka yang mengkritisi berbagai bengkalai pembangunan di Padang Panjang. APBD Perubahan itu yang diajukan walikota, Kamis (9/

10), telah disetujui segenap Fraksi DPRD dalam rapat paripurna, Jumat (18/10). Terdapat kenaikan pada APBD Perubahan sebesar 1,42% atau sebesar Rp6,6 milyar dari Rp 468,4 miliar menjadi Rp 475 miliar. Perubahan kenaikan itu terjadi pada belanja tidak langsung Rp 6,4 miliar dan selebihnya belanja langsung. Siaran pers Humas DPRD yang diterima Haluan menyebutkan, penataan pasar Padang Panjang antara lain akan dilakukan penertiban Jalan Imam Bonjol dan Jalan M Syafei yang selama ini dipadati dengan pedagang kaki lima, parkir kendaraan serta pangkalan ojek.

Mengenai rencana pembangunan baru pasar Padang Panjang, dikatakan pihak Pemda telah membentuk suatu tim yang kini tengah mangkaji aspek hukum serta aspek lainnya. Penyelesaian jembatan layang yang masih tergantung masalah pembebasan tanah dan menyangkut tanah warga masyarakat Kabupaten Tanah Datar kini penyelesaiannya difasilitasi oleh tim pengadaan tanah Pemprov Sumbar. Persoalan lainnya juga menjadi perhatian adalah penyelesaian batas daerah Padang Panjang dengan kawasan sekitarnya Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Padang Pariaman. (h/dds).

Dharmasraya Incar Dana PU Rp70 Miliar

Porski Koto Agung Kiri Tumbangkan Putra Jaya FC PADANG LAWEH, HALUAN — Kesebelasan Porski Koto Agung Kiri, Kecamatan Sitiung, berhasil keluar sebagai jawara dalam Turnamen Krida Muda Cup III, setelah berhasil menumbangkan Putra Jaya FC Sungai Kalang, Kecamatan Tiumang, lewat drama adu penalti di lapangan sepak bola Jorong Sungai Atang, Kecamatan Padang Laweh, Rabu (16/10). Skor akhir 5-4 mengantar tim besutan Naldi itu berhak memboyong trofi bergilir Krida Muda Cup 2013. Pada 45 menit babak pertama dan kedua, kedua tim bermain imbang 1-1. Porski Koto Agung Kiri berhasil menjebol gawang lawan lebih dulu di babak pertama. Perlawanan sengit Putra Jaya FC membuahkan hasil, setelah menyamai kedudukan dengan skor 1-1 pada babak kedua. Usai diimbangkan, serangan dari Porski semakin kuat terutama jelang menit-menit terakhir. Namun pertahanan Putra Jaya FC yang kokoh, membuat hasil imbang hingga akhir waktu. Penentuan juara akhirnya diputuskan lewat drama adu penalti. Porski berhak memboyong piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta, usai dua algojo Putra Jaya FC gagal melesakkan gol. Sementara Putra Jaya FC yang menempati posisi runner up mendapat hadiah piala dan uang pembinaan Rp5 juta. Bupati Dharmasraya H. Adi Gunawan menyerahkan langsung hadiah pada pemenang. Dirinya mengapresiasi iven yang diselenggarakan Karang Taruna Krida Muda, Jorong Sungai Atang itu. “Ini merupakan wahana positif untuk menggali potensi putra-putra Dharmasraya, khususnya pada cabang olahraga sepak bola. Dengan iven ini, saya berharap dunia persepakbolaan di Dharmasraya semakin bergairah dan mampu melahirkan atlit-atlit potensial yang dapat mewakili Dharmasraya pada cabang olahraga ini nantinya dalam berbagai iven bergengsi,” ungkapnya. Dirinya juga menjanjikan, jika stadion utama sepakbola yang saat ini tengah dibangun di Koto Padang rampung, bakal menggelar kompetisi yang melibatkan seluruh klub jorong yang ada di Dharmasraya. “Ini mimpi saya, menggelar kompetisi yang diikuti semua klub di kejorongan se-Dharmasraya, dan bermain di stadion kita yang baru,” tuturnya disambut tepuk tangan meriah para penonton. (h/mdi)

Penyampaian keenam Ranperda itu berlangsung dalam rapat paripurna DPRD, Jumat (18/10). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Eko Furqani. Walikota Padang Panjang Hendri Arnis menyatakan, Ranperda KTR berisikan implementasi perlindungan bagi masyarakat yang tidak merokok sebagai perokok pasif. Ranperda ini juga akan memberikan sanksi yang tegas bagi perokok yang melanggar aturan karena dalam Perda yang telah ada belum dinyatakan sanksi tegas bagi pelaku pelanggaran. Kabag Hukum Setdako Padang Panjang Zulkifli mengatakan kepada Haluan, Ranperda KTR merupakan revisi penyempurnaan dari Perda No.8/ 2009 tentang Kawasan Tanpa Asap Rokok dan Kawasan Tertib Rokok. Ranperda KTR yang diajukan ke DPRD sebelumnya telah melalui proses penulisan dan pembahasan oleh Tim Penulis Naskah Akademis dari lembaga Perhimpunan Bantuan Hukum dan HAM Indonesia (PBHI) Wilayah Sumatera Barat. Tim ini mengadakan diskusi dan seminar dengan berbagai elemen masyarakat untuk mendapatkan masukan. Namun dari catatan Haluan yang mengikuti proses persiapan Ranperda ini, belum semua kewajiban pemerintah daerah dalam pengendalian bahaya rokok ini yang tertuang dalam naskah akademis itu. Selain itu, upaya perlindungan terhadap ibu hamil serta anakanak juga belum optimal diatur dalam naskah itu. Lima Ranperda lainnya yang diajukan Walikota Padang Panjang adalah, Ranperda tentang Pedoman Penataan Lembaga Kemasyarakatan, Ranperda Pendaftaran Usaha Kepariwisataan, Ranperda Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran, Ranperda Penyelenggaraan Tera dan Tera Ulang Alat Ukur, Takar, Timbangan dan Perlengakapannya serta Ranperda perobahan atas Perda Nomor 5/ 2013 tentang Penyertaan Modal pada PT Bank Nagari Sumbar. Dijadwalkan Senin ini rapat akan mendengarkan pemandangan umum anggota dewan terhadap keenam Ranperda yang diajukan walikota itu.(h/dds)

KURBAN — Warga Lawai Permai Gunung Medan menyemblih tiga ekor sapi dan satu ekor kambing pada hari raya kurban kemarin. Tampak Ketua RT I Lawai Permai Bambang Hermanto, saat melakukan penyemblihan hewan kurban. MARYADI

Aturan Angkutan Batubara Dipelajari ke Jambi PULAU PUNJUNG, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sangat tanggap dengan pemberitaan Haluan tentang aturan mobil angkutan batu bara di Jambi. Buktinya, aturan yang dibuat oleh Pemprov Jambi tentang aturan angkutan batu bara langsung dilihat ke Jambi dalam kunjungan Bupati Dharmasraya H Adi Gunawan bersama rombongan, baru-baru ini. “Memang kita sudah mengkopi Perda dan Pergub tentang aturan angkutan batubara di Provinsi Jambi, kalau dapat hal ini juga dapat diaplikasikan di Sumbar dan Kabupaten Dharmasraya,” ungkap Kepala Dinas PU Kabupaten Dharmasraya, Ir.Junedy Yunus, Jumat (18/10) di Sungai Dareh. Dijelaskan, Perda tersebut mengatur sedetil-detilnya tentang angkutan batubara, selain untuk penghematan Jalinsum dan juga untuk keamanan bagi pengguna Jalinsum seperti pada siang hari mobil angkutan batubara tidak boleh lewat, begitu pula jarak iring-iringan mobil juga diatur. Apabila hal ini dapat diterapkan pula di Sumbar umumnya dan Kabupaten Darmasraya khususnya, sangat baik sekali untuk menjaga ketahanan Jalinsum supaya lebih lama dari yang ada saat ini, karena menurutnya, jalinsum yang dibangun terus oleh pemerintah pusat, paling lama tahannya hanya 2 tahun, waktu 2 tahun itu tidaklah begitu lama.

Ia yang langsung menguntip Perda Jambi tersebut mendapat keterangan dari Dinas Perhubungan setempat, Pemprov Jambi termotivasi membuat aturan tersebut karena terlalu cepat jalan hancur akibat angkutan mobil berat, selain itu terlalu tinggi tingkat keclakaan dengan mobil angkutan batubara. Dalam setiap kebijakan, kata Junedy Yunus, tentu ada gejolak, tapi pemerintah akan mempertimbangkan mana yang banyak baiknya daripada mudaratnya, kata Junedy, menyimak apa yang disampaikan pihak Pemprov Jambi. Kalau menurutnya, selain menjaga ketahanan jalan dan keamanan pengguna jalan, apabila batubara dibawa dengan angkutan mobil kecil atau truk cold diesel, juga menambah lapangan pekerjaan, karena biasanya batubara seberat 35 ton dibawa dengan satu mobil, apabila dengan truk kecil akan dibawa oleh tiga mlobil, berarti sudah tiga orang tenaga sopir yang dapat bekerja. Belum lagi pengaruhnya terhadap perekonomian, tukang tambal ban juga akan lebih banyak mendapat pekerjaan dan begitu pula penjual air minum dan warung-warung nasi akan lebih ramai. Mudah-mudahan Pemprov Sumbar dan DPRD Sumbar juga melirik aturan ini, karena hal itu harus dilahirkan terlebih dahulu oleh provinsi, baru kabupaten dan kota membuat aturan yang lebih tegas.(h/mdi)

PULAU PUNJUNG, HALUAN — Pemkab Dharmasraya membidik anggaran hingga Rp70 miliar pada tahun depan. Anggaran yang diincar tersebut berada di Balai Wilayah Sungai Sumatera VI Dirjen Sumber Daya Air, Kementerian PU. ADI GUNAWAN Tahun ini, Dharmasaya telah mendapat kucuran dana Rp60 miliar yang diperuntukkan untuk pembangunan penahan tebing Sungai Batanghari, air baku, pembangunan embung, normalisasi sungai, jaringan irigasi dan kegiatan lain yang berfokus pada pengairan. Kepala Sub Bagian Humas Setkab Dharmasraya, Yuda Topan, Rabu (16/10), menjelaskan, khusus untuk Dharmasraya, tahun ini telah dikucurkan dana hingga Rp60 miliar, di luar dana Bansos. Hal ini diungkap Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera VI, Ir. Bambang Hidayah, di Jambi, belum lama ini usai menjamu kedatangan rombongan Pemkab Dharmasraya yang dipimpin langsung Bupati H. Adi Gunawan. Kedatangan bupati dalam rangka koordinasi sekaligus menyerahkan sejumlah proposal kegiatan terkait kelanjutan pembangunan penahan tebing Sungai Batanghari dan sejumlah pembangunan sarana pengairan lainnya. “Ada beberapa proposal kegiatan yang kami ajukan, di antaranya yakni normalisasi sungai, operasional pemeliharaan saluran irigasi, dan pembangunan embung di beberapa titik seperti Koto Padang, Timpeh, Sungai Rumbai, dan Silago,” ujar bupati.

Menurut bupati, proposal kegiatan itu sangat penting artinya untuk Dharmasraya sebagai daerah pertanian, sekaligus untuk mengantisipasi bencana banjir dengan cara menormalisasi sungai. Menurut bupati, dirinya tak segansegan langsung datang menjemput bola, demi pembangunan Dharmasraya. “Anggaran terbesar itu ada di pemerintah pusat. Karena itu saya sengaja langsung datang ke Jambi ini, untuk bertemu, bersilaturahim, dan melobi dana pusat, melalui Balai Wilayah Sungai,” lanjut bupati. Salah satu mega proyek pembangunan yang dikelola Balai Wilayah Sungai Sumatera VI yakni pembangunan bendungan dan saluran irigasi di Dharmasraya. “Kami menargetkan saluran yang ada ini dapat menjangkau lebih luas areal persawahan di Dharmasraya. Karena itu, proposal kegiatan operasional pemeliharaan saluran irigasi ini akan kami pertimbangkan. Karena ini sejalan dengan program pemerintah pusat untuk swasembada beras,” imbuh Bambang. Namun sayangnya, air Sungai Batanghari sudah tercemar oleh merkuri karena ulah sebagian masyarakat yang melakukan penambangan emas secara ilegal, hal ini harus secepatnya diberantas. (h/mdi)

>> Editor :Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

21

Gitaris Geisha Diciduk Polisi GITARIS Geisha, Roby Satria ditangkap polisi. Roby ditangkap pada tanggal 7 Oktober lalu di kos nya di daerah Jakarta Selatan. Penangkapan itu belangsung pada sore hari sesampainya Roby di Jakarta. “RS baru tiba dari luar kota, kita baru show di Samarinda, tanggal 7 siang baru balik ke Jakarta, kejadiannya sore,” jelas Ofis, managernya saat ditemui di polres Jakarta Pusat, Sabtu (19/10). “Tanggal penangkapan sih tanggal 7 Oktober, penahanannya dimulai tanggal 8 Oktober,” sambung kuasa hukum Roby, John Hasyim. Dilanjutkan Ofis, personel lain sudah tahu penangkapan yang dialami gitaris mereka. Bahkan hal itu cukup membuat Momo dan kawan-kawan merasa shock mendengarnya. “Semua sudah tahu sih. Kalau kaget, shock iya, tapi kita harus tetap berjalan. Kami serahkan kepada kuasa hukum kami,” pungkasnya. John Hasyim, kuasa hukum Roby Satria berupaya memberikan pembelaan kepada kliennya dalam persidangan nanti. Rencananya, Jhon mengupayakan Roby dapat menjalani rehabilitasi. “Kita akan lakukan pembelaan dalam pengadilan. Kalau 0.58 gram kita harapkan akan rehabilitasi. Kita usahakan akan direhabilitasi,” jelas John saat ditemui di Polres Jakarta Selatan, Sabtu (19/10). John menambahkan secepatnya mengajukan permohonan rehabilitasi atas

kliennya, Roby. Saat ini ia menyerahkan penyidikan yang masih dilakukan polisi terkait k a s u s tersebut. “Secepatnya, kita upa-

yakan. Kita hormati saja proses penyidikan. Mudahmudahan kita dik a s i h kabar dari penyidik langsung,” harapnya. (h/kpl)

Bella Shofie Kenalkan Goyang Gokbel SUDAH tak asing jika pedangdut memiliki goyang khas. Semisal Inul Daratista dengan goyang ngebor, Dewi Perssik berciri goyang gergaji, Zaskia Gotik dengan goyang itik dan lain sebagainya. Fenomena ini pun diikuti Bella Shofie. Namun bukan menjadi pedangdut sebenarnya, karena hal tersebut dilakukan dalam FTV berjudul Goyang Konspirasi Bella. “Sebenarnya aku bukan penyanyi dangdut. Tapi sebuah tantangan sekali aku bisa berperan jadi penyanyi dangdut untuk sebuah FTV. Apalagi aku di situ harus bisa berakting dan goyang ala dangdut. Seru sekali,” katanya, Sabtu (19/10). Soal kata konspirasi dalam judul yang seolah mendompleng ucapanVicky Prasetyo, ia tak membantah. Tetapi di FTV ini, perempuan yang juga sebenarnya solois pop itu sangat tertantang bernyanyi dangdut. “Ya mungkin bisa dikaitkan sama Vicky. Tapi ini hanya sebuah FTV dan ceritanya seru aja. Apalagi sebagai penyanyi pop, Bella merasa ada tantangan banget buat memerankan FTV ini,” sambungnya.(h/kpl)

Fatin Shidqia Lanjutkan Pendidikan USAI lulus SMA, Fatin Shidqia Lubis berencana akan meneruskan pendidikan akademisnya ke bangku kuliah. Bagi Fatin, pendidikan tetap nomor satu, meski kini dirinya sudah menjadi seorang bintang. “Aku mau kuliah, sudah ada beberapa universitas incaran aku setelah lulus SMA ini, aku pengen lanjutin ke sastra Inggris,” jelasnya saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (19/10). Fatin sadar betul dengan karirnya di musik yang tidak akan menunjangnya hingga tua nanti. Dengan bekal pendidikan yang dimiliki, Fatin bisa berkarir tidak hanya sebagai penyanyi saja. “Secemerlang apa pun penyanyi, dia pasti akan berhenti. Jadi aku tetap mempedulikan pendidikan. Kalau nggak kuliah nanti aku mau kerja di mana, S1 aja masih banyak yang ditolak,” katanya. Juara X Factor itu disarankan orangtuanya untuk kuliah diluar negeri, tapi saran itu ditolaknya. Fatin lebih memilih untuk kuliah di negeri sendiri. Berharap mendapatkan kamus yang bisa membuatnya nyaman. “Ayah nyuruh aku kuliah di luar. Tapi aku maunya di Indonesia aja. kuliahnya. Yang tempat kuliahnya bisa bikin pewe (nyaman) aku dan nggak bikin aku bolos kuliah,” tandasnya. (h/kpl)

RINALDI

Pelopor Budidaya Jagung Manis DIA sangat peduli dengan kehidupan petani. Alumni IPB tahun 2000 ini tak sekedar bicara. Usai menamatkan kuliahnya, Rinaldi bersama rekan-rekannya membentuk organisasi kemasyarakatan (Ormas) Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) di Bogor. Semangat yang dikembangkannya adalah menjadikan petani dan nelayan sebagai aktor pembangunan. Ketika pulang kampung tahun 2004, Rinaldi pun berniat mendirikan PPNSI di Sumbar. Hal itu tak terlepas dari upayanya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan. Karena sektor pertanian tetap menjadi unggulan. Bertani dan nelayan masih menjadi mata pencaharian utama sebagian besar masyarakat. Karena itu, mereka harus ikut terlibat sebagai penentu pembangunan. PPNSI Sumbar pun didirikannya tahun 2006. “Sebenarnya, semangat untuk menjadikan petani dan nelayan sebagai aktor pembangunan itu sudah digaungkan juga saat Orde Baru. Tetapi sejak reformasi bergulir, eforia yang

muncul justru pembangunan bidang pertanian ditinggalkan,” kata Rinaldi yang juga Ketua PPNSI Sumbar ini. Padahal, PDRB terbesar disumbangkan oleh sektor pertanian dan perikanan. Karena itu, jika meninggalkan pertanian, maka sama artinya dengan meninggalkan fitrah yang sesungguhnya. Justru yang mesti dilakukan adalah dengan membimbing petani dan nelayan untuk bisa menerapkan teknologi guna peningkatkan produksi. Rinaldi telah memulainya dengan memperkenalkan bidudaya jagung manis di Sumbar. Awalnya di tahun 2004, dia terpesona dengan produksi jagung dari kebun seorang pengusaha pertanian di Bogor, Mulyono yang masih berdarah Minang. Dia pun berniat membelinya untuk coba ditanam oleh petani di Sumbar. “Ketika saya sampaikan niat saya untuk membeli bibit jagungnya untuk dibagikan ke petani di Sumbar, dia menolaknya. Justru bapak itu bersedia memberinya dengan gratis. Waktu itu saya membawa 2 kotak bibit jagung isi 40 kg ke Padang,”

katanya sembari tersenyum. Bibit-bibit itu, dibaginya kepada petani jagung atau petani lainnya yang berminat untuk bertanam jagung secara gratis. Setiap kali berkunjung ke kelompok tani di daerah, Rinaldi selalu menawarkan bibit jagungnya. Budidaya jagung manis ini pun kian berkembang di tengah masyarakat, karena kualitasnya memang beda dibanding jagung yang biasa ditanam masyarakat (h/vie)

>> Editor :Devi Diany

>> Penata Halaman : Jefli


22

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

Suryadi Asmi dengan Bangga Menggangkat Tropy ARA 2013

Foto bersama dari kiri ke kanan : Irwan Zuldani ( pemimpin Cabang Jakarta), Yohannes ( Direktur Kepatuhan), Suryadi Asmi ( Direktur Utama), Firman Hasan ( Komisaris Utama), Amrel Amir ( Direktur Umum) dan Devvyzal ( Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis).

Direktur Utama dengan Ketua Komisioner OJK ( Muliaman D Hadad)

KOMIT JALANKAN GCG

Bank Nagari Kembali Raih ARA JAKARTA, HALUAN — Komitmen dan Konsistensi Bank Nagari dalam menegakkan Good Corporate Governance (GCG) dan keterbukaan informasi kembali mendapat pengakuan secara nasional. Bank Nagari berhasil meraih penghargaan terbaik dalam ajang bergengsi Annual Report Award (ARA) 2013 yang diselenggarakan di Hotel Ritz Carlton Jakarta pada Kamis (16/10). Ini merupakan penghargaan yang ketiga kalinya untuk Bank Nagari di ajang ARA. Tahun ini adalah tahun ke-12 ARA di gelar dengan 234 perusahaan yang berpartisipasi. Penghargaan ARA 2013 atas laporan keuangan tahun 2012 merupakan suatu prestasi yang prestisius karena penilaiannya dilakukan oleh pakar-pakar perwakilan dari tujuh institusi penyelenggara ditambah akademisi dan praktisi. Acara ini merupakan patungan 7 instansi sekaligus yakni yaitu Kementrian BUMN, Bank Indonesia (BI), Dirjen Pajak, Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG). Penghargaan ARA ini bertujuan untuk memompa semangat penerapan tata kelola perusahaan

yang baik (Good Corporate Governance/GCG) perusahaan-perusahaan di tanah air lewat keterbukaan informasi. Salah satunya lewat keterbukaan laporan keuangan yang sehat dan transparan. Selain itu ARA ini juga terkait dengan pelaksanaan CSR yang akuntable disamping peningkatan kinerja perusahaan yang sustainable. Direktur Utama Bank Nagari, Suryadi Asmi mengatakan, penghargaan Annual Report Award 2013 merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi Bank Nagari. Penghargaan ini juga menjadi bukti dari komitmen dan konsistensi Bank Nagari untuk menegakkan GCG, menciptakan transparansi dan meningkatkan kepercayaan seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan yang lain. “Kami bangga dan bersyukur bahwa prestasi Bank Nagari setiap tahun terus meningkat. Prestasi ini adalah bukti nyata dari upaya Bank Nagari untuk selalu

menegakkan GCG dalam setiap aspek operasional perusahaan,” kata Suryadi Asmi di Jakarta saat menerima penghargaan ARA 2013, trophy, sertifikat yang dilaksanakan di Hotel Ritz Carlton. Menurut Suryadi, keberhasilan Bank Nagari ini harus menjadi energi baik bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kemampuan dalam pengembangan Kapabilitas sebagai lembaga intermediasi yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat Sumatera Barat dan Indonesia secara umum. Penghargaan ARA ini juga semakin memperkuat posisi Bank Nagari sejajar dengan Bank Umum Nasional lainnya. Hal ini sudah sesuai dengan visi Bank Nagari untuk “Menjadi Bank Terkemuka dan terpercaya di Indonesia” jelas Suryadi. Secara khusus Suryadi juga mengucapkan terimakasih yang setulusnya kepada pengurus, pegawai, pemegang saham, nasabah dan stakeholder lainnya yang telah berperan serta dalam mencapai keberhasilan ini. “Kebanggaan ini tidak akan menghentikan langkah kami untuk terus mewujudkan Bank Nagari sebagai BUMD yang berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dengan kinerja bertaraf

nasional melalui upaya untuk mendapatkan pengakuan dan penghargaan seperti ini di kesempatan lain,” tegas Suryadi. Sejumlah tokoh penting hadir dalam acara ini s e p e r t i Gubernur Bank Indonesia (Agus Martowardojo), Ketua Dewan Komisioner OJK (Muliaman D. H a d a d ) , Menteri

Keuangan (Chatib Basri), Menteri Dalam Negeri (Gamawan Fauzi), Menteri Negara BUMN (Dahlan Iskan), dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (Hendar). Sementara dari Bank Nagari diwakili oleh Direktur Utama

(Suryadi Asmi), Komisaris Utama (Firman Hasan), Direktur Umum (Amrel Amir), Direktur Kepatuhan (Yohannes), Pemimpin Divisi Perencanaan Strategis (Devvyzal) dan Pemimpin Cabang Jakarta (Irwan Zuldani). (h/ita/atv)

PENYERAHAN tropy oleh Mentri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada Direktur Utama Bank Nagari Suryadi Asmi disaksikan oleh Ketua Asbanda Eko Budiwiyono yang juga sebagai Dirut Bank DKI

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Jefli


SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

23

Tinggal Kelas, Siswa Dapat Reward SOLSEL, HALUAN — Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Kabupaten Solok Selatan memberikan reward terhadap siswa tinggal kelas namun berkelakuan baik. Mereka ada sebanyak enam orang, tidak naik kelas karena tidak disiplin belajar dan jarang membuat tugas sekolah serta nilai rapor yang jelek. Akan tetapi, mereka sebenarnya adalah siswa-siswa yang pintar hanya saja kepintarannya tidak mendapat perhatian dari orang tua mereka. Kepala SMAN 3 Solsel Syamsuria, Jumat (18/10) menyampaikan, reward yang diberikan kepada anak tinggal yang tergolong nakal namun mampu mengubah sikap dan cara belajar mereka. “Reward yang kami berikan tidaklah besar, hanya berupa pena atau alatalat tulis lainnya, ini kita lakukan untuk memotivasi mereka agar lebih giat belajar. Inilah yang bisa kami berikan untuk menyokong mereka supaya giat belajar,” katanya. Kepala sekolah yang akrab disapa Pak Suria itu selalu mengingatkan kepada anak didiknya tentang peraturan-peraturan sekolah yang telah disepakati bersama antara orangtua, komite dan pihak sekolah. Syamsuria menyampaikan, ada surat pernyataan yang diberikan pihak sekolah, yang berisikan tentang beberapa aturan sekolah. Yaitu, murid perempuan bajunya harus masuk dalam rok. Ini memantau terjadinya perubahan fisik siswa akibat maraknya pergaulan bebas. Bagi pelajar laki-laki, tidak boleh memakai celana pensil. Jika kedapatan memakai celana tersebut, maka pihak sekolah akan mengguntingnya. Kemudian, pihak sekolah menyediakan nomor khusus sekolah yang dapat digunakan wali murid untuk menanyakan keberadaan anaknya. Jika siswa tidak datang ke sekolah selama tiga kali, maka orang tua dipanggil ke sekolah untuk klarifikasi. “Kita buat tiga tingkatan surat perjanjian. Yaitu, perjanjian tanpa materai, perjanjian dengan materai tiga ribu, dan materai enam ribu. Maka, jika tidak mau mematuhi peraturan maka silahkan siswa dipulangkan ke wali murid,” ungkapnya. Menurut Syamsuria, pihak sekolah tidak akan mengeluarkan surat pindah naik. Maksudnya, siswa yang bersangkutan tidak naik kelas kemudian datang wali murid meminta surat pindah namun statusnya naik kelas. Yang seperti ini ada sekitar 19 orang. Akan tetapi, pihak sekolah tidak melayaninya. Aturan ini diberlakukan atas kesepakatan wali murid untuk mengatasi kecolongan. ”Kami pihak sekolah menginginkan anak didik ini berhasil menuntut ilmu. Maka, jika ada yang tidak senang dengan perjanjian tersebut jangan disalahkan pihak sekolah, apalagi kepala sekolahnya. Harapan kami semua, ikutilah aturan yang ada sehingga apa yang diinginkan orang tua terwujud dengan baik,” pungkasnya. Selian itu, SMAN 3 Solsel sudah menerapkan kurikulum baru yaitu Kurikulum 2013. “Hanya dua sekolah yang melaksanakannya, SMAN 1 Solsel dan SMA 3 Solsel. Perbedaannya terletak pada penjurusan. Jika selama ini jurusan dipilih setelah kelas XI maka ke depannya kelas X sudah ditanya jurusannya,” terangnya.(h/col).

OPERASI KATARAK: Ketua GOW Kabupaten Solok Selatan Ny. Ayu Abdul Rahman bersama Bupati Solsel H. Muzni Zakaria, Dirut RSUD Muara Labuh drg. Aminah berfoto bersama panitia kegiatan operasi katarak di RSUD Muara Labuh.

Lahan Kritis 2.277 Hektar Sudah Dihijaukan SOLSEL, HALUAN — Program Kebun Bibit Rakyat (KBR) telah menghijaukan lahan kosong dan kritis seluas 2.277 hektare sejak tiga tahun terakhir. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Solok Selatan Tri Handoyo Gunardi, Jumat (18/10) menyebutkan, sejak 2010 sampai 2012 sudah 46 unit kebun bibit rakyat yang telah direalisasikan. Jumlah bibit yang disediakan sebanyak 3.175.000 batang. Pada 2013, Kabupaten Solok Selatan mendapatkan

kembali bantuan bibit dari Balai Pengawasan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Batang Hari sebanyak 37 unit KBR. “Untuk penghijauan sudah banyak yang didistribusikan kepada masyarakat melalui kelompok tani. Jika dijumlahkan semuanya, maka sudah 4.100.000 batang bibit yang disediakan untuk 83 unit KBR,” sebutnya. Ia merinci, pada 2010 Kabupaten Solok Selatan mendapatkan 9 unit KBR dengan bibit sekitar 450.000 batang. Pada 2011, Solsel dapat 37 unit KBR dengan jumlah bibit 1.850.000 batang dari BPDAS Batang Hari. Pada 2012, Solsel mendapatkan 26 unit KBR dari BPDAS Batang Hari dan 9 unit dari BPDAS

Agam Kuantan. Sedangkan pada 2013, ada 37 unit lagi KBR yang dibantu oleh BPDAS Batang Hari. Adapun jenis bibit yang dibantu adalah bibit unggul jenis mahoni, surian, karet dan gaharu. “Program KBR ini diutamakan untuk kelompok masyarakat yang memiliki lahan kosong yang tidak dimanfaatkan atau, lahan kritis yang mana lahanlahan tersebut berada diluar kawasan Hutan Lindung,” sebut Tri Handoyo. Katanya, program KBR bertujuan memberdayakan ekonomi masyarakat di sektor kehutanan. “Di pedesaan, masyarakat menggantungkan ekonomi utamanya pada hutan, apakah mereka merambah hutan dan melakukan pene-

ICOL DIANTO

L

UAR biasa! Walaupun aparat kepolisian razia, ekskavator tetap melaju ke lokasi emas, mengaruk emas di bumi sarantau sasurambi. Ada ekskavator yang tertangkap pagi, kalau bisa dilepaskan sore harinya, syukurlah. Kalau lagi apes, terpaksa mengendap di Mapolres. Jika tertangkap di lokasi, ya masuk penjara. Operator ekskavator tertangkap, kadang-kadang kabur bersama senyapnya hutan rimba. Pemilik atau perental ekskavator illegal mining, tambah kaya. Masyarakat miskin, tetap sengsara. Itulah cerminan kondisi kegiatan dan penertiban tambang emas saat ini di Kabupaten Solok Selatan. Lokasi yang memiliki potensial emas alluvial tersebut, benar-benar menjadi ‘kotak hitam’ yang terlupakan. Terakhir, bupati menyampaikan, masih ada ekskavator yang bekerja mengaruk emas secara ilegal di lokasi itu. Namun, bukan berarti Pemda Solsel melakukan pembiaran. Ada ekskavator yang memasuki lokasi, kemudian dicegat masyarakat. Ada ekskavator yang beroperasi di kawasan hutan, dihakimi warga jika aparat tidak ikut. Kadang-kadang pemilik ekskavator cerdik pula,

tujuh tahun yang akan datang. “Ini program dari Kementerian Kehutanan, yang mengupayakan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Targetnya agar lahan kosong dan lahan kritis bisa menjadi kawasan yang produktif bagi masyarakat,” terangnya. Maka dari itu, bibit yang telah disemai tidak boleh dijual dari target tanam yang sudah direncanakan. Bagi yang menjualnya, maka laporkan saja kepada Dinas Kehutanan untuk diproses dan dipublikasikan ke publik melalui media. “Sanksi bagi kelompok yang kedapatan menjual bibit atau terbukti, maka harus digantinya karena bibit tersebut tidak boleh dijual dan harus ditanam,” pungkasnya.(h/col).

katanya. Anak yang masih tergolong pelajar PAUD sampai SMA, masih dalam asuhan orangtua. Jika di sekolah mereka dibina oleh guru melalui sistem. Maka, di rumah anak didik ini dibina orangtuanya dengan kekeluargaan. Di dua lingkungan ini, harus ada saling mendukung satu dengan lainnya. Menurutnya, pendidikan kecakapan keorangtuaan berkaitan dengan pendidikan karakter. Peranan keluarga terhadap

pentingnya pendidikan usia dini, deteksi dini faktor risiko ibu menyusui serta pencegahan penyakit dan pembinaan terhadap ibu dan anak,” sebutnya. Pendidikan kecakapan keorangtuaan sangat tepat diberikan pada Ketua TP-PKK Kecamatan dan kader. Karena, diharap nantinya para peserta yang juga terlibat aktif PKK di kecamatan dapat mensosialisasikan materi yang telah didapat melalui pembinaan di masing-masing kecamatan. (h/col).

Orangtua Diberi Pendidikan Kecakapan SOLSEL, HALUAN — Tim Penggerak Program Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Solok Selatan mengadakan pendidikan kecakapan orangtua guna memberikan pemahaman pendidikan karakter anak. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Solok Selatan Ny. Suriati Muzni Zakaria diikuti Ketua TP-PKK Kecamatan se Solok Selatan serta Kader TP-PKK

Kecamatan. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan H. Fidel Efendi dan Dra. Yumasnifa selaku nara sumber, di Gedung Pertemuan PGRI Solok Selatan, Kamis (17/10). Ketua TP-PKK Kabupaten Solsel Ny. Suriati Muzni Zakaria menjelaskan, pendidikan kecakapan orangtua bertujuan memberikan pemahaman kepada orangtua akan pentingnya membina dan menumbuhkan kesadaran

anaknya. Karena, kondisi saat ini banyaknya pelajar yang tidak mengetahui mana akhlak yang baik. “Agar anaknya memiliki akhlak yang baik tentu saja orangtuanya harus paham mana saja akhlak yang baik itu dan bagaimana cara menumbuhkan akhlak yang baik kepada anak. Maka, kami mengira perlunya upaya-upaya yang harus dilakukan. Termasuk salah satunya memberikan penyuluhan bagi orangtua,”

Tambang Emas Ilegal tetap Menjadi ‘Kotak Hitam’ Oleh:

bang untuk berkebun sehingga kawasan hutan rusak dan berkurang. Untuk tidak terjadi hal itu, maka masyarakat difasilitasi dengan membantu bibit. Harapannya, masyarakat bisa merubah perekonomian dari menggerus hutan kepada menggarap kebun yang berada di luar kawasan hutan lindung,” ucapnya. Sejak program KBR di Kabupaten Solok Selatan, setidaknya sudah menyerap sekitar 1400 tenaga kerja. Mereka terlibat dalam penyemaian, pembukaan lahan dan penanaman. Jika jenis kayu seperti surian, mahoni, dan gaharu maka bisa dimanfaatkan 20 tahun yang akan datang. Sedangkan, perkebunan karet bisa dimanfaatkan enam sampai

memasuki lokasi secara ilegal menunggu suasana senyap dan manusia sudah lelap. Kalau diperhatikan, dalam beberapa aksi masyarakat yang berani mencegat dan mengamankan ekskavator, patut diapresiasi, seperti yang dilakukan masyarakat Sungai Pangkur (Kamis, 22/8/2013) dan masyarakat Durian Tarung (Jumat, 11/10/2013). Tidak hanya masyarakat, aparat kepolisian juga telah berbuat pada awal tahun lalu. Sipil yang disenjatai berhasil menangkap puluhan ekskavator yang diduga digunakan untuk kegiatan illegal mining. Ada sekitar 41 unit eskavator yang ditangkap aparat kepolisian dalam razia yang digelar pada awal 2013. Sebanyak 11 kasus sudah sampai di Kejaksaan Negeri Padang Aro dan ada yang sedang proses persidangan di Pengadilan Negeri Solok. Demikian pengakuan Kapolres Solsel dan Kajari Padang Aro. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan juga melakukan razia dengan tim terpadunya. Mereka juga berhasil mengamankan 15 truk alat-alat kapal yang akan dirakit oleh salah satu investor emas di daerah itu. Akibatnya, kerugian investor bisa mencapai sekitar Rp4 miliar. Prestasi yang luar biasa, baik pemda, polisi dan masyarakat. Akan tetapi,

aktivitas illegal mining ini indak mangaruak sahabis raso, tidak tuntas penyelesaiannya sehingga kini para pengusaha emas sudah tidak takut dengan hukum. Mereka kembali memasukkan alat beratnya ke lokasi. Inilah periode serang emas Solok Selatan jilid dua yang mesti diantisipasi segera, sebelum semua ekskavator yang keluar awal 2013 dulu, masuk kembali. Meminjam istilah dari salah seorang wakil kita di DPRD, ada informasi bisiakbisiak yang menyebarkan kabar bohong, bahwa anggota dewan, pemda, dan polisi dituding terlibat dalam kegiatan illegal mining. Tudingan ini tidak bisa dibuktikan. Karena memang, mereka yang ingin bermain emas tidak ingin terjerat masalah hukum. Tetapi syukurlah, Bupati Solok Selatan menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat sama sekali dengan kegiatan illegal mining. Bupati juga membantah tentang adanya sms yang beredar, bahwa bupati terlibat illegal mining, yang telah memasukkan alat berat dua unit dan alat berat kapolres tiga unit. “Itu bohong, karena bupati dan kapolres ingin memberantas illegal mining. Memang ada ekskavator yang dimasukkan oleh orang, tetapi itu tanpa sepengetahuan bupati,” demikian kata bupati.

Kita tinggalkan mengenai sms bodong itu. Bukan mengajari, tetapi mengingatkan, agar masing-masing stake holder di daerah ini menjalankan fungsinya lagi. Pemda Solsel mengaktifkan kembali tim terpadunya. Jaga setiap gerbang masuk lokasi emas dengan membuat posko, agar tidak satupun alat berat yang masuk ke daerah ini yang tidak diketahui pemerintah. Ekskavator itu besar, tidak bisa diselundupkan masuk ke lokasi. Kemudian, aparat kepolisian harus berkoordinasi dengan pemda dan unsur lainnya agar tidak ada lagi ekskavator yang tidak diketahui lewat di samping atau di depan kantor polisi. Para pejabat dan aparat yang terlibat illegal mining juga harus dihajar agar ada efek jeranya, sehingga tidak ada lagi kasus illegal mining yang mengendap, seperti mengendapnya emas di bebatuan bawah sungai. Semua kita harus saling mengingatkan dan sadar, illegal mining di daerah ini harus dilegalkan, punya kekuatan hukum resmi dari pemerintah, supaya lokasi emas di Solok Selatan tidak terus-menerus menjadi bulan-bulanan pengusaha bodong. Kalau tidak demikian, maka lokasi emas tersebut akan menjadi ‘kotak hitam’, yang semua kegiatannya ilegal dan tidak akan tersentuh oleh hukum.***

40 Pasien dari Keluarga Miskin Ikut Operasi Katarak Gratis SOLSEL, HALUAN — Sekitar 40 orang pasien dari keluarga miskin mengikuti kegiatan operasi katarak gratis yang dilaksanakan di RSUD Muara Labuh. Kegiatan tersebut terselenggara berkat kerja sama pemerintah daerah melalui Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Solok Selatan, RSUD Muara Labuh, Perdami, dan PT Sido Muncul. “Antusias masyarakat mengikuti program operasi katarak gratis ini cukup tinggi. Sebanyak 40 orang sudah mendaftar untuk dioperasi. Namun, jumlah tersebut masih belum mencukupi separuh dari target yang telah ditetapkan,” ujar drg. Aminah Jaelani, Jumat (18/10). Awalnya, masyarakat tidak mengetahui adanya program operasi katarak gratis. Namun, setelah kegiatan tersebut berjalan barulah banyak masyarakat yang mengetahuinya. “Rencananya kita akan melaksanakan kegiatan itu selama dua hari, kalau ada pasien miskin yang banyak akan dioperasi maka bisa saja waktu tersebut diperpanjang,” kata Aminah. Operasi katarak bagi masyarakat miskin merupakan program yang langsung membuahkan hasil dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. “Jumlah peserta yang akan mengikuti program operasi katarak gratis ini akan diikuti oleh sekitar 100 orang. Mereka adalah pasien penderita katarak yang terdaftar di delapan unit puskesmas seKabupaten Solok Selatan,” terangnya. Ketua GOW Kabupaten Solsel Ny. Ayu Abdul Rahman menyebutkan, program operasi katarak gratis bagi masyarakat miskin merupakan kegiatan rutin tahunan organisasi. Tahun ini, GOW bekerja sama dengan Perdami dan PT. Sido Muncul. “Penderita katarak berpotensi untuk mengalami kebutaan jika tidak segera

dioperasi. Kita bekerja sama dengan para donator dan RSUD,” sebutnya. Istri Wakil Bupati Solok Selatan tersebut mengatakan, operasi katarak gratis bagi keluarga miskin merupakan program rutin GOW, namun baru pertama kalinya diadakan. “Biasanya operasi katarak dilakukan di Padang, namun sekarang pasien katarak tidak perlu lagi jauh-jauh ke Padang untuk operasi karena sudah bisa diselenggarakan di RSUD Kabupaten Solok Selatan,” katanya. Ia menyebutkan, meskipun nama-nama peserta sudah ada dalam daftar yang diberikan oleh masing-masing puskesmas. Maka, panitia jangan pula mengacuhkan pasien katarak yang di luar daftar. Karena, program ini tidak memandang orang perorangnya, tetapi lebih memfokuskan pada penyakit yang dialami, yaitu katarak. “Pasien yang datang tetapi belum melangkapi administarasi maka tetap harus dilayani. Laksanakan dulu operasinya nanti administrasi bisa diselesaikan belakangan,” ucapnya. GOW tidak lupa memberikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur kegiatan dan pemerintah daerah. “Terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kepedulian donatur yang mau bekerja sama sehingga kegiatan operasi katarak secara gratis dapat terlaksana,” ucapnya. Ia berharap, dengan tingginya partisipasi masyarakat mengikuti kegiatan menjadi ukuran bagi para donatur untuk berpartisipasi lebih besar lagi. Sehingga, operasi katarak gratis ini dapat menyentuh semua pasien di Kabupaten Solok Selatan. “Kalau anggaran yang tersedia besar dan memungkinkan, tentu kegiatan ini kita laksanakan di beberapa tempat, sehingga masyarakat di pelosok pun tidak kesulitan datang,” pungkasnya. (h/col).

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Jefli


24

SENIN, 21 OKTOBER 2013 16 DZULHIJJAH 1434 H

205 Lulusan STMIK AMIK Jayanusa Diwisuda

Dua Sekolah Dapat Program PMT AGAM, HALUAN- Sebanyak dua Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Agam, mendapatkan program Pemberian Makan Tambahan (PMT) anak sekolah pada tahun 2013, guna menambah kecerdasan dan gizi pelajar.

PADANG, HALUAN — Perguruan tinggi komputer STMIK AMIK Jayanusa mewisuda 205 lulusannya, Sabtu (19/10) di Hotel Rocky Padang. Mereka berasal dari tiga jurusan masing-masing manajemen informatika, sistem informasi dan komputer. Ini merupakan wisuda ke-1o untuk program S-1 dan wisuda ke-13 program D-3. Ketua Yayasan STMIK AMIK Jayanusa Irwan Kinun, SE, Akt, M.Kom mengucapkan selamat kepada wisudawan/ti, para dosen, staf yang telah bekerja keras dalam proses menghasilkan lulusanlulusan yang berkualitas. Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para orang tua yang telah diberikan kesempatan kepada STMIK AMIK Jayanusa salah satu tempat menimba ilmu bagi anak-anak mereka. Irwan Kinun mengharapkan kepada para lulusan STMIK AMIK Jayanusa agar ilmu pengetahuan yang telah mereka dapatkan akan menjadi bekal untuk melanjutkan perjuangan kedepannya. (h/mg-rin)

IPDN Gelar Workshop BUKITTINGGI, HALUAN — Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kampus Sumatera Barat (Sumbar) yang terletak di Kecamatan Baso Kabupaten Agam, Jumat (18/9) hingga Sabtu (19/9) kemarin, menyelenggarakan Workshop pentingnya penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) di lingkungan IPDN Kampus Sumbar. Workshop yang dilaksanakan di Hotel Rocky Bukittinggi dibuka oleh Pembantu Rektor IPDN Pusat Prof. Dr. Sadu Wasistiono MS. Workshop diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari pejabat struktural, fungsional, pegawai, para dosen, staf dan karyawan IPDN Kampus Sumbar. Nara sumber dari IPDN Kampus Pusat di

antaranya Dr. Hyronimus Rowa, Msi, Prof. Dr Sadu Wasistiono, MS, Mazui S.Sos. MM, dan Andri Kuncoro S.Sip, Msi. Direktur IPDN Kampus Sumtera Barat Ismail Nurdin kepada Haluan menyebut kan, pelaksanaan workshop ini untuk memberikan petunjuk teknis terhadap penyusunan SOP sebagai pedoman dan petunjuk bagi peserta workshop dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Penyusunan SOP sangat penting dalam mengembangkan standardisasi kerja untuk mewujudkan visi dan misi pendidikan praja di kampus IPDN. SOP ini bertujuan untuk mendorong setiap unit kerja di lingkungan IPDN untuk menyelenggarakan tugas ataupun

pelayanan lainnya dalam rangka perbaikan kinerja aparatur. Selain itu, memberikan pemahaman pentingnya SOP dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan administrasi secara tertib, sehingga tersusunnya SOP secara baik. Sasaran yang ingin dicapai pada pelaksanaan penyusunan SOP ini lanjut Ismail adalah terjaminnya pelaksanaan kegiatan dan pelayanan secara efektif, efisien, responsif, transparan dan akuntabel dalam mengatasi permasalahan pekerjaan berdasarkan tugas pokok dan fungsi tersebut di lingkungan akademik. “Kita harapkan lewat workshop ini semua pejabat struktural di lingkungan akademik memiliki acuan dan pedoman

dalam melaksanakan tupoksi dalam rangka memberikan pelayanan terhadap peserta didik. Karena SOP ini sangat penting untuk tugas percepatan pelayanan pemyelenggaraan pendidikan, pelayanan administrasi dan prosedur prosedur kegiatan pengembangan karakter paraja di lingkungan IPDN,” ungkap Ismail. Hyronimus Rowa selaku nara sumber dalam worshop tersebut mengungkapkan bahwa SOP yang dilaksanakan di lingkungan IPDN kampus Sumbar ini sangat penting. Menurutnya salah satu indikator keberhasilan adalah tertib administrasi. Tertib administrasi akan dapat terwujud apabila tersedia standar prosedur

kerja yang jelas dan terukur serta komitmen dari seluruh pihak untuk mengimplementasikannya. Keberadaan SOP dapat mempermudah pelaksanaan kegiatan sekaligus mengurangi pelanggaran dan kesalahan yang mungkin terjadi dalam tahapan pelaksanaan kegiatan. Dengan adanya penyusunan SOP ini dapat memberikan kepastian dan kejelasan dalam melaksanakan tugas, serta tanggung jawab terhadap prosedur kerja yang saling keterkaitan satu dengan yang lainnya. ”Kalau sudah bekerja dengan SOP semuanya pasti aman dan lancar,” pungkas Pembantu Rektor II IPDN Pusat ini. (h/cw-tot)

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam Welfizar, kepada Haluan,Sabtu (19/10) di Lubuk Basung mengatakan, sekolah dasar di Kabupaten Agam ada Dua dari 445 sekolah. Program PM yang dilakukan kepada dua sekolah tersebut adalah bagian dari langkah awal untuk program selanjutnya. Pemberian makanan tambahan kepada anak sekolah dillakukan lebih kurang selama tiga bulan. Makan yang diberikan dari jenis beragam, yang mengandung 20 persen dari kebutuhan kalori dan protein siswa. Program ini sudah dimulai pada 6 September dan berakhir hingga sampai 6 Desember 2013 mendatang. “Program pemberian makanan tambahan (PMT) anak sekolah tersebut diikuti dua sekolah yaitu SDN 33 Koto Gadang Kecamatan Tanjung raya dan SDN 61 Kajai Pisik Kecamatan Lubuk Basung,” katanya. Ia menjelaskan, Pelaksanaan PMT anak sekolah diserahkan pada masingmasing sekolah di bawah koordinasi tim PMT anak sekolah di tingkat kecamatan. Melalui program PMT diharapkan akan memperbaiki asupan kalori dan gizi. Dengan hal itu kecerdasan anak sekolah dasar bakal meningkat, dan memiliki ketahanan fisik yang bagus. “ Dengan ketahanan fisik yang bagus, maka minat belajar siswa akan meningkat, melalui ini kecerdasan bisa lebih baik,” katanya. Dikatakannya, program pemberian makan tambahan sudah empat tahun tidak berjalan. Semoga pada tahun ini dan pada masa selanjutnya PMT bisa terus berlanjut. Generasi yang cerdas sangat mentukan masa depan bangsa dan Agam khusunya. (h/yat)

MENUJU PADANG KOTA MENTROPOLITAN YANG HUMANIS DAN BERBUDAYA

Michel Jadi Fokus Pelayanan Masyarakat P

asangan Cawako/Cawawako Mohammad Ichlas El Qudsi dengan Januardi Sumka (Michel Jadi) tetap menggali sisi kemanusian dalam setiap kegiatan kampanye mereka. Sembari tetap memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat, dalam kampanye terbuka kali ini, Minggu, (20/10) pasangan bernomor urut 2 ini langsung turun ke lokasi bencana alam di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Di sini, mereka memberikan bantuan berupa 2 tanki air bersih yang dibawa langsung bersama tim ke lokasi bencana. Di lokasi ini, pasangan Michel Jadi juga tetap memberikan pelayanan berupa pengobatan gratis kepada masyarakat. Tujuannya, agar kegiatan kampanye bisa lebih memberikan manfaat langsung yang dapat dirasakan masyarakat, yakni pelayanan kesehatan gratis. Kesempatan ini ternyata tidak disia-siakan oleh masyarakat Bungus Teluk Kabung ini. Usai tertimpa musibah kemarin, banyak diantara warga mulai merasakan gangguan pada kesehatan mereka. Untuk itu, ketika ada pengobatan gratis yang dilakukan pasangan Michel Jadi ini, masyarakat pun berlomba-lomba untuk memeriksakan kesehatan mereka. Di sini, pasien mendapatkan pelayanan dari tim medis pasangan nomor urut 2 yang dipimpin langsung oleh dr. Shinta. “Antusias masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pengobatan gratis itu, bahkan bisa berlangsung hingga malam hari, bagaimanapun, kita tetap memberikan pelayanan pengobatan kepada semua warga,” kata dr. Shinta saat memberi pelayanan di Posko Kesehatan Michel Jadi di Purus, Minggu, (20/10). Kegiatan ini, sebut dr. Shinta, cukup mendapat respon positif dari masyarakat. Kami berharap bisa terus melayani masyarakat,” kata istri Januari Sungka ini lagi. Menjelang keberangkatan ke Bungus Teluk Kabung, Pasangan Michel Jadi dalam kampanye terbukanya dihadapan masyarakat Purus, sempat menyampaikan sejumlah program kerja unggulan yang akan

dilakukan jika terpilih memimpin Kota Padang. Sedikitnya ada tujuh bidang kerja yang menjadi target pasangan ini. Di antaranya, bidang ekonomi yang meliputi menciptakan iklim investasi yang sehat dan adil untuk masyarakat. Melakukan revitalisasi dan rehabilitasi pasar-pasar tradisional, mengembangkan sumber ekonomi baru dan memperluas jaringan kerjasama nasional, regional dan internasional. Dikatakan pasangan cawako/ cawawako Padang bernomor urut 2 ini lagi, beberapa misi yang ingin mereka wujudkan ke depannya antara lain melakukan revitalisasi dan restrukturisasi tata ruang kota yang ramah, aman, nyaman bagi warga, membangun pemerintah yang bersih, transparan dan berkeadilan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan prinsip meminimalkan biaya, desentaralisasi pembangunan berbasis potensi lokal dan memastikan keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pengambil keputusan yang berkaitan dengan kepentingan publik, pembangunan ekonomi dengan memastikan perlindungan dan penataan sektor formal dan informal demi tterwujudnya keadialan, membangunsistem jaminan sosial yang efektif dan efesien. Selain itu, meningkatkan SDM yang tangguh dan memiliki daya saing, memprkuat infrastruktur dan suprastuktur kebencanaan sebagai bagian dari sadar berncana juga menjadi menjadi misi penting pasangan ini kedepannya. “Untuk mewujudkan tujuh misi ini, maka jaringan, akses dan networking sebagai kuncinya, sehingga anggaran Padang bisa datang dari berbagai Sumber,” kata cawako kota Padang Mohammad Ichlas El Qudsi didampingi pasangannya Januardi Sumka dihadapan warga Purus. Pasangan Michel Jadi mengusung Visi ‘Menuju Padang Kota Mentropolitan yang Humanis dan Berbudaya’. Alasannya, jumlah pendudukan yang sudah hampir mencapai satu juta jiwa tentu diinginkan mereka dapat hidup damai, nyaman, saling memahami sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing. **

PELAYANAN Kesehatan Michel Jadi

ANTUSIAS warga saat mendapatkan pengobatan gratis dari pasangan Michel Jadi

MANTAN Wakil Walikota Padang Yusman Kasim dukung Michel Jadi.

Michel Jadi bantu 2 unit tanki air bersih untuk korban banjir Bungus Teluk Kabung

HIBURAN gratis bagi warga sembari berobat gratis di Purus

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


Haluan 21 Oktober 2013