Issuu on Google+

Harian Umum Media Group IKLAN SIRKULASI REDAKSI

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat Minggu,

20 September 2015 / 7 Dzulhijjah 1436 H / Edisi 323, Tahun ke-66 / Harga Eceran Rp3.500/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

Jadwal Sholat Shubuh

Zuhur

Ashar

Magrib

Isya’

04.56

12.16

15.25

18.20

19.28

0751 4488700 082385321222 082390765000

Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (hai para muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar. (QS Al Anfaal ayat 73)

Laporan Utama — Hal 3

Imbas PKPU No 7 Tahun 2015 Pilkada Serentak Minim Sosialisasi

Properti — Hal 6

Wisata — Hal 13

Indah dan Menawan dengan Lampu Taman

Taman Ngarai Maaram Objek Wisata Baru di Bukittinggi

Kajati Riau Soal Karhutla

Bukan Akibat Lemahnya Penegakan Hukum PEKANBARU, HALUAN — Kebakaran lahan dan hutan terus terjadi di Riau dalam kurun waktu 18 tahun. Hal itu terulang bukan karena lemahnya penegakan hukum, tapi lebih pada kesadaran hukum.

Korea Terbuka Super Series

Hendra/Ahsan Gagal ke Semifinal SEOUL, HALUAN — Langkah Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan di Korea Open Super Series 2015 terhenti di perempat final. Pasangan Juara Dunia 2015 tersebut dijegal wakil tuan rumah, Kim Ji Gung/Kim Sa

Pandangan itu disampaikan, Kajati Riau, Susdiyarto Agus Praptono, SH,MH dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan di Gedung Gubernuran di Jl Diponegoro Pekanbaru, Jumat (18/9). Menurutnya, penegakan hukum terhadap pelaku pembakar hutan sudah dilaksanakan. Pihak kepolisian dan kejaksaan sudah menjalankan tugasnya sesuai dengan kewenangan hukum. Begitu juga pihak pengadilan bertugas mengadili pelaku pembakar lahan dan hutan berdasarkan hukum. “Menurut saya, masing-masing pihak selama ini sudah menjalankan tugas sesuai dengan hukum. Jadi ini bukan persoalan penegakan hukumnya,” kata Susdiyarto. Dia lebih menyorot, kebakaran lahan dan hutan yang berdampak pada asap, lebih pada

>> HENDRA/AHSAN hal 07 GANDA putra Indonesia Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan gagal meraih tiket semifinal Korea Open Super Series 2015, Jumat (18/9). IST

Bincang Komisioner KPU Sumbar

Kesuksesan Pilkada Butuh Dukungan PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan diselenggarakan pada 9 Desember 2015 mendatang. Bagaimana Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar memaksimalkan sosialisasi pilkada yang kini gaungnya nyaris tak terdengar? Berikut wawancara reporter Haluan, Rina Akmal dengan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar Fikon Sikumbang Datuak Sati. Haluan: Sejauh ini kelihatannya gaung pilkada serentak masih adem ayem saja. Masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui informasi mengenai pemilihan kepala daerah. Padahal pilkada sebentara lagi. Bagaimana KPU Memaksimalkan sosialisasi pilkada serentak yang pada 9 Desember 2015 mendatang? Fikon :Karenanya kita terus mensosialisasikan pilkada serentak tersebut. Dinataranya bekerjasama dengan berbagai lini masyarakat, media, dan tokoh

FIKON SIKUMBANG

>> KESUKSESAN PILKADA hal 07

MEMANCING IKAN — Seorang pria memancing ikan di Danau Singkarak , Solok, Sumatera Barat. Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) memperkirakan akibat kabut asap yang melanda sebagian sumatera, dunia pariwisata mengalami kerugian kurang lebih Rp5 milliar per harinya. ANT

Feature

Panggung

Nasib Tukang Teri Belum Berseri

Widya Rezky

LAPORAN: HARIDMAN KAMBANG

S

ALAH satu usaha pengolahan ikan di Pesisir Selatan yang banyak diusahakan adalah pengelolaan ikan basah menjadi teri. Usaha ini banyak diusahakan di Linggo Sari Baganti, Ranah Pesisir, Lengayang, Sutera, Batang Kapas dan Koto XI Tarusan. Ikan teri adalah salah satu upaya nelayan agar harga ikan lebih baik di pasaran, terutama untuk menjaga produksi saat melimpah dan dilepas saat ikan produksi ikan turun. Banyak hal yang menyebabkan produksi ikan tangkap tidak maksimal mi-

MASRIL (67) Nelayan Carocok Koto XI Tarusan, Kabupaten Pessel (kanan) dan dua pekerjanya sedang memisahkan ikan jenis teri sebelum ikan teri olahannya memasuki proses penjemuran. HARIDMAN

salnya cuaca buruk. Aktivitas tangkap untuk kapal tertentu berhenti. Namun disisi lain saatsaat seperti itu kebutuhan

akan ikan tinggi. Mengatasi hal itu nelayan Pesisir Selatan biasanya perbanyak stok

>> NASIB hal 07

>> BUKAN AKIBAT hal 07

Kuliah Tetap Utama PADANG PANJANG, HALUAN — Sukses dengan 5 album yang telah beredar di ranah minang, kini Widya Rezky Artis Minang asal Padangpanjang itu tengah mempersiapkan album keenamnya, yang akan diluncurkan sebentar lagi. Lagu “denai dibimbiang urang baganggam” ciptaan Nedi Gampo dan Edi, yang ada di album ke- 5 nya, dan dirilis akir tahun 2014 silam, ternyata mampu mendobrak kepopuleran Widya karena kepiawaiannya melantunkan syair-syair dalam lagu tersebut.

>> KULIAH hal 07

Kabut Asap Ganggu Pembalap SINGAPURA, HALUAN — Kabut asap “kiriman” dari Sumatra yang menyelimuti Singapura jelang grand prix Formula 1, akhir pekan nanti, mulai mengganggu pembalap. Salah satunya pembalap McLaren, Jenson Button. Button berharap hujan akan turun menghilangkan kabut asap yang menyelimuti Singapura. Di satu sisi, Button tak merasa asap-asap itu dapat berpengaruh terhadap keselamatan dalam rangkaian balap F1 akhir pekan ini. Jarak pandang, katanya, masih cukup untuk pembalap melihat sirkuit. Selain itu,

>> KABUT ASAP hal 07

www.harianhaluan.com

„ Redaktur: Afrianita

„ Layouter: Habli


Nasional

2

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

GEDUNG DPR RI

Tunjangan Anggota DPR Naik

Saat Ekonomi Rakyat Makin Terpuruk ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat RI yang terhormat, sebentar lagi agaknya akan bisa tidur lebih nyenyak di kasur empuk. Pasalnya, mereka tidak akan terusik lagi oleh harga kebutuhan yang terus melambung. Duit yang mengalir ke dompet mereka akan semakin berjibun.

Kenaikan Itu Harus Ditolak KENAIKAN tunjangan anggota DPR sudah disetujui oleh Menkeu dan rencananya mulai cair bulan depan. Setelah tunjangan naik, anggota DPR bisa membawa pulang duit Rp 60 juta per bulan. “Dalam hitungan FITRA untuk anggota biasa akan dapat take home pay sebesar Rp. 57.000.000, untuk wakil ketua alat kelengkapan/ komisi DPR Rp. 59.000.000, untuk ketua komisi dan alat kelengkapan mencapai Rp.60.500.000,” kata Koordinator bidang advokasi FITRA, Apung Widadi dalam keterangannya, Jumat (18/9). Kenaikan sebesar 1820 persen ini sudah terlanjur disetujui oleh Kementerian Keuangan. FITRA menilai kenaikan tunjangan ini sudah seharusnya dibatalkan dengan sejumlah alasan.

FITRA menilai apabila tunjangan dinaikkan, maka muncul kecurigaan publik bahwa tawaran transaksional kebijakan anggaran ini berkaitan dengan fungsi pengawasan DPR. Kemenkeu pun diminta tidak mudah mengobral kenaikan remunerasi ke pejabat. “FITRA Menuntut Kemenkeu agar tidak obral kenaikan gaji kepada pejabat. Tunjangan DPR ini menunjukkan lemahnya Menkeu dibawah Politisi DPR setelah sebelumnya juga takluk dalam menyetujui tunjangan mobil untuk DPR yang akhirnya dibatalkan Presiden,” ungkapnya. Selain itu, anggota DPR juga diminta tidak bermain dua kaki. Seperti diketahui, usulan kenaikan tunjangan ini berasal dari DPR yang kemudian disetujui oleh Menkeu meski tidak setinggi yang awalnya diinginkan.

Besaran Tunjangan Anggota DPR Tunjangan Hehormatan - Ketua badang/komisiRp6,69 juta -Wakil ketua Rp6,46 juta. - AnggotaRp5,58 juta. Tunjangan Komunikasi Intensif - Ketua badan/komisiRp16.468.000. -Wakil ketuaRp16.009.000 - AnggotaRp 15.554.000. Tunjangan Peningkatan Fungsi Pengawasan -Ketua badan/komisi Rp5,25 juta -Wakil ketua komisi/badanRp4,5 juta -Anggota Rp3,75 juta. Bantuan Langganan Listrik dan Telepon -Masing-masingRp Rp7,7 juta

www.harianhaluan.com

“Menuntut DPR untuk tidak bermain dua kali, bilang menolak tapi nyatanya mau. Sehingga DPR harus secara resmi menolak kenaikan tunjangan,” tegasnya. Jangan Ribut Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah geram dengan nada sumbang yang memprotes kenaikan tunjangan para legislator. Dia meminta kenaikan itu tidak perlu diributkan, karena dari total APBN 2015 hanya Rp4 triliun untuk keseluruhan pengelolaan legislatif, atau sebesar 0,19 persen. “Saya terus terang agak curiga, kenapa DPR diserang terus soal yang kecil-kecil ini. Supaya kita lupa di luar sana, ada uang besar yang bisa buat kita bungkam. Harusnya, publik ada di belakang DPR supaya kita awasi,” kata Fahri di gedung DPR RI. Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini menjelaskan anggaran Rp4 triliun itu digunakan untuk operasional seluruh parlemen. “Inilah yang diributkan. Setiap hari, setiap kasus, soal tunjangan, soal parfum, soal kunjungan ke Amerika, dan lain lain,” ujar Fahri. Menurutnya, dengan meributkan masalah kecil ini justru menghambat kinerja DPR, terutama fungsi pengawasan karena eksekutif yang memegang anggaran paling besar dari

APBN sebesar 2035 triliun. “Harusnya publik ada di belakang DPR supaya kita awasi. Asap di Riau DPR tidak bisa dipadamkan DPR, yang bisa eksekutif. Kenapa jalan berlubang, ya bukan DPR, tetapi eksekutif. Fungsi D P R pengaw a s . Kalau DPR diserang terus, enggak sempat mengawasi pemerintah,” katanya. Lagipula, tambah dia, anggaran yang diterima DPR sepenuhnya dikendalikan oleh pemerintah. Karena itu, DPR tunduk pada eksekutif yang menetukan anggaran. “Kesetjenan awalnya mengajukan Rp6 triliun, ternyata dipotong Rp2 triliun,” tambahnya. Sedangkan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menilai wajar kenaikan gaji dan tunjangan pejabat semua lembaga negara. Lagipula, usulan kenaikan tunjangan dan gaji ini tidak hanya di DPR, tetapi juga seluruh lembaga negara.

“Kami sudah konfirmasi menkeu terkait kenaikan tunjangan itu, ternyata tidak hanya DPR saja,” kata Taufik di gedung DPR. Sebab itu, dia mengusulkan format ulang gaji dan tunjangan pejabat negara agar gaji Presiden tidak kalah oleh gaji direksi Badan Usaha Mili Negara (BUMN). Dengan format yang jelas, tunjangan dan gaji pejabat bisa proposional sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. “Jangan sampai gaji sekelas direksi BUMN di atas Presiden,” ujarnya. (h/dn/vvn)

Pemerintah telah menyetujui usulan permintaan kenaikan tunjangan perbulan anggota DPR. Kenaikan tunjangan anggota DPR tercantum dalam Surat Menteri Keuangan No S520/MK.02/2015, dengan hal persetujuan prinsip tentang kenaikan indeks tunjangan kehormatan, tunjangan komunikasi intensif, tunjangan peningkatan fungsi pengawasan dan anggaran, serta bantuan langganan listrik dan telepon bagi anggota DPR RI tanggal 9 Juli 2015. Setiap anggota DPR memperoleh gaji pokok sebesar Rp 4,2 juta per bulan. Tapi jika ditambah dengan berbagai tunjangan dan insentif tersebut, jumlahnya berkisar antara Rp58 juta hingga Rp60 juta per bulan. Ironisnya, penaikan tunjangan wakil rakyat tersebut terjadi di saat ekonomi rakyat tengah lesu, PHK terjadi di mana-mana, rakyat miskin bertambah, pengangguran meningkat, daya beli merosot dan beban rakyat semakin meningkat. Meskipun besaran tunjangan yang akan diterima tidak sebesar yang diusulkan sejak awal. Namun jumlahnya tetap sangat lumayan. “ Nilai tunjangannya, bervariasi untuk ketua alat kelengkapan dewan, wakil, dan anggota dewan.

„ Redaktur: Dodi Nurja

Menteri Keuangan Bambang Permadi Brodjonegoro, mengakui kenaikan tunjangan itu. Namun tidak sebesar yang diusulkan.”Kami tidak berikan sesuai permintaan, karena yang lain juga naik tunjangannya. Makanya, kami potong banyak,” kata Bambang Brodjonegoro. Sedangkan Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Irma Suryani mengaku pemerintah telah menyetujui kenaikan anggaran tunjangan DPR, melalui Surat Kementerian Keuangan No S-520/ MK.02/2015. Politikus Partai Nasdem itu menuturkan, usulan kenaikan tunjangan anggota DPR ini merupakan permintaan dari BURT ke pemerintah untuk perbaikan tunjangan dewan. Selain itu, kenaikan tunjangan ini dibutuhkan, karena faktor laju inflasi yang terus meningkat setiap tahunnya. Selain itu, dalam 10 tahun terakhir, tunjangan DPR tidak pernah mengalami kenaikan.”Informasi dari kawan incumbent, sudah hampir dua periode tunjangan tidak naik,” kata dia. Walaupun usulannya tidak seluruhnya disetujui pemerintah, Irma mengatakan kenaikan tunjangan itu akan berlaku pada APBN 2016. (h/dn/vvn)

„ Layouter: Ilham Taufiq


Laporan Utama

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

3

Gaung Pilkada Tak Terdengar PADANG, HALUAN — Gendrang Pilkada serentak sudah ditabuh, tahapan demi tahapan sudah mulai berjalan, namun minimnya informasi yang didapat masyarakat melalui media cetak, maka masyarakat menanggapi dingin Pilkada yang akan berlangsung Desember nanti. Buktinya, Jon (37), salah seorang warga Gunung Medan mengaku kepada Haluan, biasanya ia sudah mendapat informasi dari koran, siap yang akan maju dan nomor berapa urutannya, namun sampai saat ini ia belum tahu, apalagi baliho dan spanduk juga dibatasi oleh aturan KPU. Parahnya lagi, ada bakal calon yang tidk jadi maju dalam Pilkada Dharmasraya, masih menjadi idola bagi warga yang tidak tahu dan tidak mendapat informasi tentang siap calon yang sudah dinyatakan sah oleh KPU.Dari pantauan Haluan di beberapa wilayah, masyarakat hanya menanggapi dingin saja Pilkada serentak mendatang. Hal serupa juga terjadi di Padang. Seperti pemilih pemula di Kota Padang Andrizal Andri pelajar SMA N 2 Padang ini mengaku masih bingung dengan pasangan calon yang akan dipilihnya nanti. Namun baginya siapapun yang memimpin di Sumbar tidak penting asal dunia pendidikan dinomor satukan. Sementara itu, pedagang di Pasar Raya Padang tidak merasakan nuansa Pilkada di Kota Padang. Petet pedagang sembako tidak tertarik dengan pemilu kali ini. Karena Kota Padang tidak terlalu mempengaruhi, sebab hanya pemilihan gubernur dan wakilnya saja. “Tapi kalau sama-sama keduanya mungkin heboh, seperti pemilihan walikota. Sampai saat ini di pasar belum gencar membicarakan pemilu kali ini,”pungkasnya. Lain lagi dengan sopir angkot Siteba jurusan Pasar Raya -Siteba ini, Toni. Bagi Toni saat ini dia harus ikut serta dalam helat pilkada. Karena nasib Sumbar ditentukan oleh gubernur mendatang. Karyawan BRI Cabang Pondok Cindy mengaku gejolak pilkada tidak begitu santer terdengar kali ini. Karena kampanye atau tim yang mensukseskan pasangan tidak gencar melakukan sosialisasi. (*)

Imbas PKPU No 7 Tahun 2015

Pilkada Serentak Minim Sosialisasi SESUAI Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/ atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota, ditegaskan bahwa kampanye pasangan calon di-handle KPU, bukan dari pasangan calon. PKPU No 7 Tahun 2015 itu praktis telah membatasi ruang gerak pasangan calon (paslon). Laporan: Ishaq/Leni/Rina/ Osniwati/Maryadi Paslon tidak dibenarkan lagi membuat baliho atau spanduk, kecuali melalui KPU. Sementara anggota dan anggaran KPU sendiri juga terbatas. Akibatnya, pilkada serentak 13 kabupaten/kota minim pemberitaan dan sosialisasi. Baik itu di surat kabar maupun media elektronik. Hal ini tentunya membuat akses masyarakat terhadap informasi tentang tahapan pilkada dan sosok calon semakin minim. Banyak masyarakat yang tidak tahu dengan tahapan pilkada bahkan tak mengenali paslon yang akan dipilihnya. Ujung-ujungnya hal ini bisa berakibat pada rendahnya partisipasi masyarakat pada pilkada yang akan dihelat Desember 2015 mendatang. Menanggapi hal ini, Pengamat Politik asal Universitas Andalas (Unand) Asrinaldi, kepada Haluan menilai, penerapatan aturan tersebut merupakan suatu hal yang dilematis. Di satu sisi, aturan tersebut dilahirkan atas dasar penyelenggaraan pemilihan sebelumnya yang tidak berkeadilan karena paslon dengan budget besar lebih berpotensi menangguk suara

www.harianhaluan.com

lewat kampanye. Namun di sisi lain KPU dihadapkan pada tugas utama mensosialisasikan dan menginformasikan profil paslon, dan berpotensi tidak akan maksimal. “Dampaknya nanti pada masyarakat, memang sejauh ini kelihatan adem ayem saja, namun keheningan tersebut dikarenakan masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui informasi mengenai pemilihan kepala daerah. Dimana sejauh ini informasi tersebut mereka lahap dari peraga kampanye yang dibuat sendiri oleh paslon. Dengan kondisi ini, jelas masyarakat yang akan merugi,” jelas Asrinaldi. Selain itu, lanjutnya, potensi bagi paslon untuk memasang peraga kampanye di daerah masih besar karena terbatasnya jangkauan KPU untuk memantaunya sampai ke pelosok-pelosok daerah. Sehingga paslon dengan materi memadai masih berpotensi menggunakan peluang tersebut. “Pantauan KPU tentu tidak akan mencakup seluruh daerah. Di kota-kota mungkin alat peraga dari paslon bisa ditertibkan, bagaimana dengan alat peraga di pelosok daerah, jadi sama saja PKPU No 7 itu tak berlaku untuk seluruh kawasan pemilihan. Peluang ini tentu akan digunakan oleh paslon yang memiliki dana besar,” tambahnya lagi.

Hal senada diungkapkan oleh pengamat Politik asal IAIN Imam Bonjol Padang, M Taufi, ia menganggap penerapan aturan baru tersebut merupakan percobaan pertama yang sudah jelas hasilnya tak akan maksimal. “Model pemberian informasi kepada masyarakat mengenai paslon masih sama dengan pemilihan-pemilihan sebelumnya, bedanya dulu partai dan paslon yang bekerja sedangkan sekarang KPU yang menanggungnya. Hasilnya, jelas tidak akan semaksimal sebelumnya,” jelas Taufik. Di satu sisi, imbuhnya, penerapan aturan baru mungkin baik untuk menyamaratakan peluang kemenangan bagi setiap paslon, namun di sisi lain penerapan model sosialisasi yang sama oleh KPU tidak akan semaksimal saat partai dan paslon melakukannya. “Tentu masyarakat yang akan kena imbasnya, karena budaya demokrasi masih lemah, artinya kritis dan keingintahuan masyarakat belum setinggi yang diharapkan,” tukas Taufik. Di sisi lain, praktisi Media Sosial, Muhammad Irfan menilai sudah saatnya lembaga penyelenggara pemilu, yakni KPU mengoptimalkan media sosial untuk mensukseskan Pilkada 2015. “Media sosial (Medsos) seperti Facebook, Twitter dan Instagram bisa menjadi jembatan bagi KPU untuk mensosialisasikan dan merangkul para pemilih muda dan pemula. Sedangkan bagi Bawaslu, Medsos bisa menjadi teropong untuk mengawasi kampanye-kampanye terselubung di dunia maya,” ungkapnya. Menurut Irfan, berkaca dari Pileg dan Pilpres lalu, bagaimana pasangan calon

berjuang keras meraih simpati rakyat Indonesia melalui media sosial yang diusung pendukung masingmasing calon, menjadi bukti

bagaimana berpengaruhnya media tersebut. “Sosialisasi saat ini menadi tanggung jawab KPU, dan media sosial

merupakan sarana sosialisasi palin murah dan mudah. KPU dan Bawaslu bisa bekerja sama dengan sejumlah buzzer atau akun-

akun besar di Sumatera Barat untuk menso sialisasikan serta merangkul pemilih, terutama pemilih muda,” tukasnya. (*)

Tanggapan Partai Politik

PKPU Terlalu Kaku, Hanya Untungkan Incumbent PADANG, HALUAN — Wakil Ketua DPD PDIP Sumbar Yeni S Tanjung, mengatakan, bahwa dengan anggaran, dan tempat yang sangat terbatas dalam sosialisasi atau kampanye untuk tingkat kecamatan oleh KPU menurutnya berkemungkinan bisa tercapai. Namun kalau untuk ruang lingkup Pilgub terlalu luas, dan harus menyeluruh hingga tingkat paling bawah seperti desa atau dusun yang ada serta termasuk juga untuk daerah pelosoknya. “Sehingga saat kita beberapa kali turun ke lapangan masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kapan akan dilaksanakan pemilihan gubernur, dan siapa calonnya, jumlahnya berapa meraka belum mengetahui,” ujarnya. Untuk itu, ia mengusulkan bahwa diberikan ruang sosialisasi balihobaliho di tempat posko dan yang lainnya. Menurutnya, dengan aturan dan PKPU yang ada saat ini ruang pesta demokrasi saat ini dipersempit dan yang namanya berpesta tersebut harus ada kemeriahan dan euforia baik itu umbul-umbul dan spanduk-spanduk untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa akan ada pemilihan kepala daerah yang baru. “Apalagi 15 tahun rakyat ini sudah terbiasa dan terbangun bahwa setiap pesta demokrasi itu dipenuhi de-

ngan baliho, itu saja. Nah sekarang kita balik begitu saja, dan peraturan yang langsung mendadak berubah tentunya tidak bisa langsung begitu dan seharusnya dilakukan bertahap sehingga masyarakat mulai terbiasa,” ujarnya. Wakil Sekretaris DPD Demokrat Sumbar Zulherman Spd MM mengatakan semestinya kalau berbicara persoalan anggaran, itu memang sesuatu hal yang menjadi ukuran sebuah keberhasilan pemilukada. “Cuman, itu bukan satusatunya ukuran kita melihat juga dari SDM, bagaimana KPU memanage sebuah anggaran yang telah ada. Karena kalau kita memperdebatkan sebuah anggaran juga tidak akan menyelesaikan sebuah persoalan yang ada. Namun demikian, semua pihak harus melihat ke depan sehingga pemilukada yang sudah di deklarasikan yaitu pilkada badunsanak yakni mencari pemimpin yang tegas yang bisa memimpin Sumbar ke depan dengan tegas inilah yang harus disepakati,” ujarnya. Ketua DPD Partai Hanura Sumbar, Marlis menilai, PKPU Nomor 7 Tahun 2015 terlalu kaku dan lebih menguntungkan incumbent. Hal ini karena mereka memang telah berbuat dan dikenal sejak lama. Sementara untuk pasangan calon (paslon) yang baru,

ruang untuk bisa lebih dikenal sangatlah kecil. Marlis menambahkan, selain akan menguntungkan incumbent, penerapan PKPU Nomor 7 ini juga bisa membuat kualitas pilkada menjadi menurun. “Pembatasan sosialisasi akan membuat masyarakat tidak terlalu mengenal paslon yang akan mereka pilih. Tak tertutup kemungkinan juga, kondisi tersebut akan membuat angka golput menjadi tinggi, Jika itu terjadi kualitas pilkada Sumbar akan menurun,” papar Marlis. Di sini ia juga menilai, aturan yang dikeluarkan KPU pusat ini dalam pembuatannya tidaklah terlebih dahulu dipertimbangkan secara matang. Menyangkut aturan ini, keberatan tak hanya ia sampaikan secara dari partai, namun ia yang juga Ketua Komisi I DPRD Sumbar menilai aturan ini memang tak adil untuk paslon yang baru. Karenanya persoalan ini juga mendapat perhatian dari Komisi I. Dikatakan, pihaknya dari Komisi I berpendapat , pada masa kampanye ini, informasi tentang pasangan calon seharusnya bisa benar-benar sampai pada ruang tamu masyarakat. Melakukannya, tentu dibutuhkan sistem kampanye juga mendukung. “ Namun dengan kondisi faktual yang saat ini, hal seperti tadi tentunya akan sulit untuk di capai,” jelasnya.

„ Redaktur: Afrianita

Maka dari itu, lanjut Marlis, meski sekarang ini peraturan sudah tak bisa dirubah, disebabkan masa kampanye juga telah berjalan, Komisi I berencana tetap akan menyampaikan aspirasi keberatan pada pemerintah pusat. “Kami akan sampaikan keberatan ke pusat, sehingga pada pilkada berikut-berikutnya isi dari peraturan ini bisa ditinjau ulang, dan tidak memberatkan bagi paslon tertentu,” pungkas Marlis. Dilain pihak, Sekretaris PPP Sumbar, Amora Lubis menuturkan, dalam pelaksanaan pilkada, informasi tentang paslon memang harus disampaikan secara luas. Namun, karena aturan pembatasan sosialiasi dikeluarkan oleh pusat, menurutnya KPU pusat tentu telah punya pertimbangan sendiri dalam mengeluarkan PKPU tersebut. “Mengatasi kemungkinan-kemungkinan paslon tidak terlalu di kenal karena terbatasnya pelaksanaan sosialiasi, pandai-pandai KPU lah sebagai penyelenggara mengatasinya. Salah satu cara yang bisa dilakukan, mungkin dengan menggiatkan sosialisasi atau pemberitahuan pada masyarakat kalau saat ini kita tengah melaksanakan Pilkada. Kemudian ditingkatkan juga pengenalan tentang siapasiapa saja paslon yang tengah maju,” ucap Amora. (*)

„ Layouter: Habli


Iklan

4

DIJUAL RUMAH DAN TANAH

RUKO DIJUAL, Luas Bangunan 4,8 M X 16 M, 2 Lantai, SIsa Tanah Lebih Kurang 7 M2. Parkir 4M. Jln. Adinegoro Kel Ganting, Koto Tangah. Harga 950 Juta. C o c o k u n t u k t e m p a t usaha Hubungi. DIJUAL I UNIT RUKO, di Jln. Ahmad Yani No. 103 E Kampung Cina Bukittinggi, L 113 M2, Hub. Firman, 0823 9079 7959, 0813 6306 7459 D ikontrakkan Rumah Permanen.

4 Kt. 2 Km. Dapur. Bisa Untuk Kantor. Alamat Komplek Perumahan Gunung Mas. Masuk Dari Sman 3. (Belakang Tower) Gunung Pangilun Padang. Yang Berminat Hub Hp 081394565262.

820 M2. JLN. RANAH 1 NO.3 A, PADANG (BELAKANG SPBU ALANG LAWAS). DIJUAL GUDANG DAN TANAH. LUAS 11.750 M2, KEL. KAMPUNG JAMBAK KOTO TANGAH. HUBUNGI: 0821 7054 4929 - 0822 8403 6864. MAAF TANPA PERANTARA.

DIJUAL RUMAH TYPE BEBAS(150M2) LUAS BANGUNAN 218 M2, LUAS TANAH 208 M2. YANG TERLETAK DI TAMAN BUNGA RESIDENCE BLOK A/9 DAN A/10 JLN. ADINEGORO KEL. BATANG KABUNG GANTING KOTA PADANG. SPESIFIKASI: LANTAI KERAMIK, BANGUNAN LANTAI 2, KAMAR 4, KAMAR MANDI DIDALAM, GUDANG, RUANG KELUARGA, RUANG TAMU, DAPUR DAN GARASI MOBIL LISTRIK 3.800 WATT, PDAM. HUBUNGI: DODI/ RANDI: 0823 7500 7597 | 0853 5727 7113

BROTHER MASSAGE, Pijat Refleksi, tradisional dan capek2.oleh tenaga pria profesional dan berpengalaman. bersedia dipanggil ke tempat. Hub. 0896 8626 5667

TRADITIONAL MASSAGE, MELAYANI PIJAT KEBUGARAN DAN PENGOBATAN, PEMIJAT PROFESSIONAL PRIA, HU BUNGI. 0822 8497 6339

P U S AT H E R B A L INT , s e d i a berbagai produk herbal ,izin BPOM, MUI serta halal. Ins ya Allah dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Jln. Jihad V Kubu Dalam RT/RW 01 ( Perum Kharisma 3 ).

DIJUAL KABAR GEMBIRA! Dijual Tanah disamping Pasar Balai Barangan, Kota Pariaman, Sgt Strategis di Tepi jalan dan sebelah Pasar Balai Barangan, Luas 6.829 M2, SHM, Cocok untuk perumahan Developer(NEGO) HUB: 0823-8924-6359 / 0813-7866-2762

1 (satu) bidang tanah Hak milik, luas 1.125 m2, lokasi dekat masjid dan perumahan dekat pusat kota, kel. Anduringt, Kec. Kuranji. Harga Nego & 1 (satu) bidang tanah Hak Milik, luas 1.000 m2, Kel. korong Gadang, Kec. Kuranji. Minat Hub.0813 6358 0062

DIJUAL RUMAH, LT. 136 M2, LB 87 M2, Lokasi Pusat Kota. alamat. Jl. Agus Salim II No. 13. Sawahan, Kota Padang. Hp. 0813 6737 8716

DIJUAL RUMAH DIJUAL RUMAH TINGGAL, Di Jl. Dobi V No. I padang, kampung Pondok - Kota, ukuran panjang 16 m, lebar 9 m, SHM, Harga 1 Milyar Nego. Minat hub: 0852 1574 1549 / 0823 9099 6930 Dijual Rumah luas tanah: 220 m, luas bangunan kurang lebih 280 m, 3 Kamar tidur & 2 kamar mandi dilantai 1, 3 kamar tidur & 1 kamar mandi dilantai 2, 1 dapur, 1 ruang tamu, listrik & air ada, grase untuk 2 mobil, tempat strategis, tampa perantara. alamat: Wisma Indah II Lapai, Jln. Nangka Blok 1. No. 2 Hp.0812 6723 9239/0813 6334 4803 Dijual Rumah, 2 Lantai, lantai 1 (3 KT, 2 KM, 2 Dapur, Ruang Sholat, Ruang Tamu, Garasi). Lantai 2 (2 KT, 2 Km, 1 Dapur, Ruang Keluarga). Alamat Jl Belimbing No. F8, Wisma Indah 2 Lapai. Harga Rp. 800 Juta Nego. Hub: 0812 6619 671. Tampa Perantara DIJUAL RUMAH : LUAS TANAH 600 M (SIAP PAKAI) LUAS BANGUNAN 450 M, KAMAR TIDUR 9 KAMAR ( 7 KAMAR PAKAI AC/K. MANDI). LISTRIK 4500 W, AIR SUMUR BOR. DALAM GARASE MOBIL BISA MASUK 4 UNIT, DALAM PAGAR BISA PARKIR 6 UNIT. BISA UNTUK RUMAH TINGGAL / KANTOR, DLL. ALAMAT : JLN. AIR CAMAR 2/3 PADANG. TELO. HUBUNGI : 0812.66957.620 / 0813.7470.2763. BISA SMS TERLEBIH DAHULU. TANPA PERANTARA.

www.harianhaluan.com www.harianhaluan.com

STOCKIST XAMTHONE PLUS, sedia paket hemat dan delivery, Dahsyat!, Insya Allah menyembuhkan. Jln Gang Singgalang 4 Depan Rs. Ibnu Sina Padang, Call. 085274336308

ARAW FILM, KACA FILM & CUTTING STIKER, melayani penjualan dan pemasangan kaca film, aneka sticker samblas dan cutting stiker. Jl. Veteran No. 91 Padang. Hub. 085264697457 ONE PIECE VARIASI, Masang Kaca film, stiker, branding, dll. Jl. ST. Syahrir. No. Hp. 081374315278 TOKO ASTAGFIRULLAH, menjual sparkpart mobil, oli, service dll. Jl. Lubuk Lintah No. 22. Hub. 0812 6614 9972 STNK

BA 3835 LF a/n HAMNI. hilang sekitar Jl. By Pass Gulai Bancah Bukittinggi. Bagi yang menemukan harap melapor ke Pos Polisi terdekat.

OLISINDO SERVICE, melayani salon mobil, cuci mobil, cuci karpet, tukar tambah ban plat. Jl. Adinegoro No. 30, Arah Lubuk Buaya (Depan Perumahan Lubuk Gading. HP. 0812 6684 0106

MON ACCESORIES MOBIL, menerima pasang kaca film, alarm, central jok, power window, audio mobil, service dll. Jl. Ujung Gurun No. 148 Padang.

RS SITI RESWARI, menerima persalinan umum dan BPJS, dan Reswari Florist menerima pesanan karangan bunga, Hub. 0852 6371 DEONA FASHION, menjual berbagai jenis pakaian dari segala model terbaru. Jl. Sisingamangaraja

ADVERTISING BERLIAN, menger jakan billboard, neon box, papan merek, promotion, percetakan, digital printing. Jl. Dobil No. 25 Padang. Telpn. 07517889392, HP. 081266502225. e-mail:

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

AL HAADI ZIARAH TOUR & TRAVEL, Penyelenggara resmi haji khusus dan umrah. Jl. S. Parman No. 152A. Telp. (0751) 7057746 / 7057747. Hp. 08126764737 MACBERRY, Menjual bermacam

merk HP. Jl. Niaga No. 146 Padang. Telp. (0751) 892096, HP.

SERVICE HP, Terima servis hp, PC, laptop siap antar jemput untuk wilayah padang, kunjungi toko kami di jln Kampung Kalawi No.

OLISINDO SERVICE, melayani Service, ganti oli, cucian mobil, dll. jln. Adinegoro No. 38, Depan perumahan Lubuk Gading Permai, arah ke Lubuk Buaya. Saat ini dibuka lowongan untuk tenaga kasir, datang langsung ke alamat Kami. Hub: Bapak Reza 081266840106

JASA INSTAL LAPTOP, dengan berbagai windows seperti win xp,win 7dan win 8, harga terjangkau, Jl Gelugur RT 001 RW 04, KubuDalam PadangTimur, Padang

SERVICE AC ( AIR CONDITIONER), special AC mobil & Spare Part. Melayani pemasangan AC, antar jemput ke alamat. Jln. Ujung Gurun No. 77 Padang. Hub: 0751-7814716

DIJUAL MOBIL DI JUAL MOBIL SUZUKI ERTIGA GX 13 BA PADANG, Double Blower, Putih, Pajak Baru, KM 34 Ribu , dengan harga 155 Jt Nego. Hub: 086718200

FORD RANGER DOUBLE CABIN 4X4T ahun ‘08, 2 unit, warna silver dan hitam,plat BA, kondisi mobil bagus, mulus, mesin terawat dan siap pakai, orisinil, Asuransi All Risk, nego. Hub: 087895733338, 081267333302

DI JUAL 2 (dua) unit mobil Nissan PKC 211 Tahun 2004, beserta dengan tangki Kapasitas 14. 000 liter, harga 155jt (nego). Tanpa Perantara Hub : 0812 6690 3003

LAMPU LED US, dengan Kipas, tinggal colok ke power bank atau laptop. Juga terima jasa instal l a p t o p / k o m p u t e r, g a m e p c / android/ipad/iphone,hub 081261888142 (sms)

TOKO ASTAGFIRULLAH, menjual sparkpart mobil, olie, service dll. Jl. Lubuk Lintah No. 22. Hub. 0812 6614

PT. FAFA TOUR AND TRAVEL, Melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Jl. Palmerah No. 3 Air Tawar Timur, Simpang Tunggul Hitam. Hub.

SPESIALIS TUKANG BANGUNAN DAN RENOVASI RUMAH di Pdg lain wilayah Sumbar. Jujur, Amanah dan Profesional. Tukang &kuli bangunan yg kami miliki berpengalaman mengerjakan proyek, Hub. 081267772422/0751-9587995

SPESIALIS RAYAP / ANAI-ANAI, Rumah/Bangunan anda dirusak Rayap/ Anai-Anai? Hub. Segera : Nurzal Nurdin, Jl. Pinang Sori III No. 22 Air Tawar Timur - Padang. Telp : (0751) 7056336, HP. 0813 6354 5399

SEJAHTERA ALLUMINIUM, menerima pesanan konsen alluminium, partisi alluminium, pintu swing alluminium, jendela kesmen dll. Jl. Simpang Garuda Tunggul hitam No.9 Padang, hp: 08126727396

berlianaadvertising@yahoo.com

SOFTWARE SERVER PULSA MU RAH, tapi bukan murahan sudah teruji kehandalannya, langsung diinstalkan dan tinggal pakai.Hub Wardoyo Jln. Tanjung Indah V Blok C/36 Lapai Padang. Hub. (0751) 7055027, 085263978000

AN NABAWY RENT CAR, Melayani antar jemput ke bandara, carteran perorangan dan rombongan, mobil pesiar dalam & luar kota serta rental mobil. Jl. Veteran No. 51. Hub: (0751) 22000,

CV. CINTA RASA CATERING , Menerima Pesanan untuk Pesta Perkawinan, Penataran dan Peresmian Kantor, menyediakan pesanan untuk rendang, gulai kalio ayam, Samba buruk2 (lado tanak, samba lado bawok, lado terasi, lado bada, dll. Alamat Jln. Pasir Putih Blok M No. 2. Telp. (0751) 447592, 0813 74100 307-0812 76123 679

BARCELONA CAFE, Nobar, Jajanan Bofet Della ( Nasi Goreng, Aneka Jus, Sup Darek dll) Menyediakan tempat acara ultah, makan bersama, buka 24 jam. Jln Dr. Wahidin No.1 (depan Kantor PLN Sawahan. Hub. 0823 8846 7417

Mampir yook di Cafe Break..! jln. agus salim no.14 padang (samping BCA sawahan) bisa nobar, buka bareng, wifi, karaoke keluarga, nuansa tempo doeloe. harga terjangkau dan rasa memuaskan. open full time.

ALFA RENTAL MOBIL, antar jemput bandara, rental kendaraan harian, mingguan, bulanan, Avanza, Xenia, Innova, APV, Fortuner, Harga relatif, Unit ready, Hub. 0751-9970033,

PT. BUNDA WISATA NUSANTARA, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga bersahabat. Jl. Raya Pitameh No. 1 Telp. 0751-74154, Hp. 08126772460-081374809222 Padang

PEMASANGAN GIPSUM & CAT RUMAH, bisa untuk kantor/ruko, dengan harga pemasangannya bisa diatur, mau harian/mingguan silahkan hubungi via tlp/sms 085264797936

TIVA TOKO BANGUNAN, melayani cat bangunan dll. Jl. Adi Negoro No. 3A. Hp. 0813 6333 2828

PT RATU JAYA TOUR & TRAVEL, Jl. S.Parman No 123 Ulak Karang. Telp. (0751) 7058386, 8260961, 8260878

ARWANA BRAS, pusatnya kunci & Handle di Padang & Lampung. Menjual berbagai jenis kunci & handle dengan grosir dan eceren. Alamat Jl. Harapan No. 4 Belakang Klinik Annisa Bandar Olo Padang Telp. 0751 - 977231

CV DORA SATYA INSANI, usaha jasa angkuatan sewa melayani: Padang (P. Sidempuan, P. Siantar, R. Perapat, Medan, Aceh, Bengkulu). Jl. Lapai samping kantor INTEL TNI AD. Padang. Hp. 081263385860

TOKO BANGUNAN RAVICOI, jual berbagai macam bahan bangunan, Jl. Adinegoro No. 1 samping SD Ganting No. 10 Padang. Telp. (0751) 4855333. HP. 082174870914

Dibutuhkan segera TEKNISI dengan syarat: Pria, Umur max 30 th, Pendidikan min STM/SMK,Jujur, bertanggung jawab & disipilin tinggi. Lamaran diantar lansung ke Jl. Nipah

1 (satu) bidang tanah seluas 9.000 m2, Nagari sungai Buluah, Kec. Batang Anai, dekat SD, rencana Pesantren dan Jln Aspal, SHM, Harga 75.000 m2. Minat Hub Telp. 0852 7478 Dijual 2 bidang Tanah dengan luas masing-masing 250M2 & 229M2 (besertifikat) lokasi Jl. Nurtanio, Koto Tangah, Parupuak Tabiang Kota Padang, Hub: 081267878966 DIJUAL MOBIL DIJUAL MOBIL FORTUNER 2.7 G A/T TH 2011. WARNA ABU-ABU. HUB: 081374243390

DIBUTUHKAN SEGERA YO SIKO WARNET, KARYAWAN/TI DENGAN SYARAT, SBB: SEHAT JASMANI DAN ROHANI, JUJUR, TERAMPIL, PENDIDIKAN D1 KOMPUTER/ MENGUASAI KOMPUTER, UMUR MAX 35 TAHUN. LAMARAN DIALAMATKAN KE CV. YO SIKO, KOMP. KODAM BLOK A NO.4 SITEBA. TELP: 0751 444233, HP 08126612865(SIMP. PERUMNAS BELOK KANAN) PALING LAMBAT TANGGAL 20 SEPTEMBER 2015 DIJUAL CEPAT RUMAH, Lokasi Wisma Indah IV Suteba Dekat Mesjid, LT/LB : 180 m2 / 220 m2. Fas: LT 1 (

2 KT / 1 KM), LT 2 (2 KT / 1 KM Gudang), PLN,PDAM,TELKOM, SUMUR BERSIH, HARGA NEGO, HUB : ANDRE ( 0812 6793 277) KEHILANGAN

STNK BA 7128 BV, BUKU KIR FE 1146 BAN (100 PS). HILANG DARI PASAR RAYA MENUJU TELUK BAYUR. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP MELAPORKAN KE POS POLISI TERDEKAT.


Wirausaha

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

5

Keiza Flower

Tawarkan Aneka Kreasi Pot Bunga Oleh: LENI MARLINA

MEMILIKI rumah yang hijau dan asri, adalah impian setiap orang. Agar lingkungan sekitar rumah terlihat hijau, asri, serta sejuk dipandang mata, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan menanam bunga. Bagi Anda yang ingin menanam bunga dengan tujuan menghilangkan stres atau ingin mendapat suasana rilek, tak lengkap rasanya jika menghadirkan bunga tanpa diiiringi pemberian pot yang cantik dan menawan. Karenanya, Anda yang tertarik mendapatkan berbagai jenis pot yang bermanfaat untuk membuat keberadaan bunga terlihat lebih bersahaja, bisa mendatangi Jalan Khatib Sulaiman, Padang, tepatnya di depan Kantor Samsat lama. Anda akan menemukan tempat usaha penjualan berbagai pot-pot bunga cantik yang diberi nama Keiza Flower. Di Keiza Flower, beragam jenis pot, mulai dari pot lonceng, minimalis, pot plastik, batu alam akan bisa didapatkan dengan mudah. Harga yang disediakan juga sangat terjangkau. Pemilik usaha Keiza Flower, Erna pada Haluan mengatakan, beragam pot yang dijual mulai harga Rp20 ribu sampai yang mahal sekitar Rp55 ribu. “Semua tergantung besar kecilnya ukuran pot dan jenisnya. Kalau ukuran pot lebih besar, harga tentunya akan berbeda dengan yang ukuran kecil,” ungkap Erna. Disampaikannya, harga yang dipatok tadi termasuk harga standar. Hal itu karena ia adalah tipe orang

yang tak suka mematok harga yang tinggi atau mahal. Dia juga berpikir tidak perlu mengambil keuntungan yang besar. “Bagi saya, biarlah harga jual standar saja, tapi yang laku terjual jumlahnya banyak. Dar ipada dipatok dengan harga tinggi, tapi yang beli sedikit,’” tutur Erna dengan tersenyum. Menariknya lagi, bagi pembeli yang telah beberapa kali memesan atau berlangganan dengannya, Erna akan memberikan harga khusus. Yakninya dalam bentuk pengurangan harga. Selanjutnya, untuk yang membeli dalam jumlah banyak, Keiza Flower juga memberikan kemudahan dengan mengantarkan pesanan ke alamat. “Tak hanya itu, selain menyediakan pot, di sini kita juga menjual beragam jenis bibit bunga dan buah. Harga bibit bunga dan buah juga bervariasi. Untuk bunga yang kami tawarkan dari harga Rp5 rupiah hingga puluhan ribu. Begitu juga untuk bibit buah, harganya beragam,” jelas ibu lima anak tersebut. Bagi Anda yang ingin mengetahui info lebih lanjut, kata Erna, selain bisa datang langsung ke alamat tempat usahanya Keiza Flower, bisa juga menghubungi handphone 082384204324. Keiza Flower buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Erna dan siap melayani Anda. (***)

ERNA tengah melakukan proses mengecat pot

Jangan Pernah Putus Asa, Tetap Semangat

SALAH seorang anak Erna tenagh melakukan proses pembuatan pot

www.harianhaluan.com

SEBELUMNYA menjual pot bunga, pekerjaan yang dilakoni Erna dan suami adalah sebagai pedagang ayam. Karena profesi sebagai pedagang ayam dirasa kurang menjanjikan baginya, ia dan keluarga kemudian memberanikan diri banting stir untuk menjadi pengusaha pot bunga. Awal mula membuat dan menjual beragam jenis pot, tidaklah berjalan sukses. Apalagi belum terlalu banyak yang mengenal usaha pot yang digelutinya. Kreasi pot yang dibuatnya juga masih minim, sehingga pembeli tidak memiliki banyak pilihan. “Meski belum banyak yang tahu, tapi karena sudah sangat yakin dengan usaha baru yang saya geluti ini, saya tetap melanjutkannya dengan penuh semangat,” ujar Erna. Pada awal membuka usaha sekitar tahun 2013, tam-

bahnya, sekarung semen dan segerobak tanah yang dia bentuk menjadi pot, baru akan habis terjual setelah satu minggu. Tetapi dia dan suami tidak putus asa. Dengan yakin dan penuh semangat, dia bertahan melanjutkan usahanya. Dan sekarang, dia bisa menikmati hasilnya. Perkembangan usahanya sangat menggembirakan. Pelanggannya terus bertambah dari waktu ke waktu. Saat ini, satu karung semen dan tanah yang dia buat menjadi sekitar 15-20 buah pot, biasanya laku terjual dalam satu atau dua hari saja. Dikatakan Erna lagi, selain pembeli dalam Kota Padang yang kian bertambah, salah satu hal yang membuat dagangannya terbilang laris adalah, karena pembeli juga banyak yang berasal dari luar kota. “Mereka biasanya berasal dari Jambi, Solok, Si-

junjung, Pasaman, dan masih banyak yang lainnya,” kata Erna. Perkembangan usaha yang cukup pesat dan sangat menjanjikan hanya dalam kurun waktu dua tahun, membuat Erna tak lupa diri. Dia sangat bersyukur atas rezeki yang diperolehnya. Sebab, jika sebelumnya tak punya keberanian untuk banting stir dari pedagang ayam pada usaha yang dijalani sekarang, ia merasa nasibnya belum akan banyak

berubah. ”Mungkin bagi sebahagian orang, menjalani profesi sebagai pedagang ayam akan membawa keuntungan yang lumayan besar. Tapi yang saya jalani dulu, sepertinya rezeki kami belum di sana. Nasibnya, ya ada di sini, berjualan pot,” paparnya. Disampaikannya juga, melalui usaha pot serta bibit bunga yang ia geluti, sejumlah perubahan telah dirasakan oleh keluarganya.

„ Redaktur: Devi Diani

Diantaranya, ia telah mampu memperbaiki rumah kediaman mereka menjadi lebih baik lagi. Dia bisa menabung. Dan yang utama sekali adalah lima anakanaknya tak perlu bekerja dengan orang lain lagi. “Sekarang semua anakanak dan suami hanya membantu menjalankan Keiza Flower. Melalui usaha ini juga, mereka menghidupi keluarga masing-masing,” pungkasnya. (***)

„ Layouter: Rahmi


Properti

6

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

Indah dan Menawan dengan Lampu Taman LAPORAN:

RAHMA WINDA

Keindahan taman di dalam rumah Anda terasa kurang lengkap jika keindahannya hanya terasa pada siang hari. Untuk menikmati keindahan taman pada malam hari tentunya perlu dihadirkan lampu taman dengan berbagai macam variasi. Lampu taman saat ini sangat beragam macamnya, seiring dengan perkembangan zaman. Mode lampu taman tidak hanya terpaku pada model bulat belaka, namun model lampu klasik dan minimalis sangat banyak ditemui dipasaran yang akan menghadirkan kesan lebih sejuk, elegan dan mewah. Semua itu tergantung dari keinginan dan kegunaannya. Untuk memberi kesan yang mewah dan bernilai estetika tinggi pilihan lampu berbahan kristal dan klasik bisa menjadi prioritas Anda. Selain memberi kesan estetika, lampu taman hias

www.harianhaluan.com

ini juga dapat memberikan kebanggaan dan memberi prestise sendiri bagi pemiliknya. Ada beberapa model dan type lampu taman yang cocok dan serasi dengan desain rumah minimalis atau bahkan rumah mewah idaman Anda. Anda bisa memilih model lampu hias untuk taman depan rumah Anda atau belakang rumah Anda yang sesuai dengan selera Anda. Sesuaikan dengan bentuk taman Anda dan ukuran taman. Jika Anda sudah bisa membayangkan lampu seperti apa yang cocok Anda gunakan, segera cari lampu yang seperti Anda inginkan. (*)

„ Redaktur: Heldi Satria

„ Layouter: Habli


Utama

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

Sepanjang 2015

Rp130 Triliun Dana Asing Keluar dari RI JAKARTA, HALUAN — Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, mengatakan derasnya arus dana asing keluar dari Indonesia, memicu depresiasi berkelanjutan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Agus mengungkapkan, pada tahun lalu dana asing yang masuk ke Indonesia sekitar Rp170 triliun. Namun, berdasarkan data Januari-September 2015, dana asing di Indonesia sekarang hanya Rp40 triliun, karena ada capital reversal (pembalikan modal) di pasar modal. “Kami melihat ada tekanan di Indonesia, karena (dana) asing yang masuk, lalu keluar,” ujarnya di gedung Bank Indonesia, Jumat (18/9). Menurutnya, pembalikan arah di pasar uang dan pasar

modal masih menunggu perkembangan ekonomi AS. Dia mengungkapkan, selain pelemahan rupiah yang disebabkan oleh tekanan dari pasar modal domestik, depresiasi juga dipengaruhi neraca transaksi berjalan yang defisit, serta penggunaan rupiah yang belum meluas. “Kewajiban pembayaran utang dan bunga yang cukup besar, memang membuat ada tekanan pada rupiah, termasuk ketika ada dana di pasar modal yang keluar,” katanya. (h/vvn)

Komponen Pesawat N219

Ditargetkan 60 Persen Lokal JAKARTA, HALUAN — Pemerintah menargetkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk pesawat N219 mencapai 60 persen atau 20 persen lebih besar dari yang saat ini berlaku, 40 persen. “Kami akan mendorong terus kalau bisa sampai 60 persen. Dengan begitu, industri komponen di dalam negeri bisa kembali pulih,” kata Menteri Perindustrian Saleh Husin di Jakarta, Jumat (18/9). Pemerintah sedang membangun purwarupa N219 yang akan menjadi sarana dalam membangun konektivitas di daerah-daerah terpencil dan menjadi penggerak tumbuhnya industri komponen di

dalam negeri. “Hal ini memberikan peluang yang sangat besar bagi tumbuhnya industri komponen atau pendukung pesawat udara nasional serta membuka peluang investasi dan penyerapan tenaga kerja,” ujar Saleh. Ketua Indonesia Aircraft and Component Manufacturer Association (Inacom) Andi Alisyahbana menyebut N219 yang dibuat PT Dirgantara Indonesia memang dirancang untuk bisa menggunakan komponen dalam negeri. Menurut dia, beberapa komponen sederhana dari pesawat itu bisa diperoleh di dalam negeri, namun cukup banyak komponen yang masih belum bisa diproduksi di Indonesia, terutama komponen

yang sifatnya kompleks. “Intinya, kami rancang pesawatnya sehingga masih memenuhi semua kriteria keamanan, tapi masih bisa menggunakan komponen yang lebih sederhana,” ujar Andi. Andi mengatakan, N219 akan keluar hanggar akhir Oktober 2015 dan mulai melewati uji terbang pada 2016 dan jika lolos N219 akan memperoleh sertifikasi terbang dari Kementerian Perhubungan sehingga mulai bisa dikomersilkan. “Dengan keluarnya dari hanggar, proses N219 menuju komersialisasi sudah hampir setengahnya karena desainnya sudah jadi,” kata Andi. (h/kcm)

Pantau Kebakaran Lahan

LAPAN Kerahkan Tujuh Satelit PAREPARE, HALUAN — Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengerahkan tujuh satelitnya untuk terus mengupdate kebakaran lahan dan kebakaran hutan yang masih terus terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera dan Kalimantan. LAPAN Parepare, Sulawesi Selatan yang juga bertugas memantau kondisi permukaan wilayah Indonesia melalui citra satelit, mencatat masih terdapat sejumlah titik api di wilayah

Sumatera dan Kalimantan. “Kami menggunakan tujuh satelit mulai dari satelit resolusi rendah hingga resolusi tinggi untuk setiap hari mengupdate titik yang diduga menjadi lokasi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia,” kata Kepala Seksi Pelayanan dan Pengguna LAPAN Parepare, Sarip Hidayat, Jumat (18/9). Menurut Sarip, data dari LAPAN Parepare ini kemudian dikirim ke bank data yang berada di Jakarta, untuk diproses secara

cepat guna mengetahui titik mana saja yang saat ini terdapat titik api atau hot spot. “Setiap hari kami menggunakan satelit Terra dan Aqua yang resolusinya rendah dan untuk resolusi tinggi kami menggunakan satelit landsat 8 yang gambarnya lebih detil,” ujar Sarip. Data dari Lapan Parepare ini digunakan sejumlah daerah di Indonesia untuk mengetahui lokasi titik api untuk lebih mengefektifkan upaya pemerintah melakukan pemadaman. (h/vvn)

Hendra/Ahsan .............................. Dari Halaman. 1 Rang, dalam pertandingan yang berlangsung 29 menit di SK Handball Stadium, Jumat (18/9/ 2015) siang WIB. Pada game pertama, Hendra/ Ahsan selalu unggul dalam perolehan poin dari Kim/Kim. Hingga interval pertama, ganda putra terbaik Indonesia ini memimpin 11-7. Namun, setelah itu Kim/Kim

yang mendominasi pertandingan. Mereka dengan mudah meraih 11 angka beruntun untuk berbalik unggul 19-14. Kim/Kim akhirnya memenangi game ini dengan skor 21-17. Pada game kedua, perolehan angka Kim/Kim langsung melesat. Mereka unggul 9-2. Hendra/ Ahsan sempat memperkecil skor

jadi 7-11. Hendra/Ahsan sempat membuka peluang untuk memainkan game ketiga setelah menyamakan skor 15-15. Akan tetapi, Kim/ Kim dengan mudah meraih enam angka beruntun untuk menyudahi perlawanan juara All England 2014 itu untuk menang dengan skor 21-15. (h/dtk)

Kuliah ........................................... Dari Halaman. 1 Saat dihubungi Haluan via seluler,Widya mengaku sedang sibuk mempersiapkan album yang akan diluncurkannya sebentar lagi. “Setelah 5 Album yang telah beredar, saat ini Aku sedang mempersiapkan lagu yang Insya Allah akan diluncurkan sebentar lagi, dan ini akan menjadi album yang ke-6, semoga saja semua berjalan lancar,”harap Widya Di sela-sela mempersiapkan album ke-6 nya, Widya juga masih sempat menerima tawaran manggung dari berbagai daerah dan kegiatan. “Biasanya hari Sabtu dan Minggu aku menerima ta-

waran manggung, mulai di dalam kota Padang ini, bahkan ada juga yang di luar Padang. Paling banyak tawaran dari kampung halamanku Padangpanjang, selain tawaran manggung kadang-kadang juga ada tawaran makan dari teman-teman,” jelasnya dengan sedikit candaan. Meskipun Lahir dan besar di Padangpanjang, tapi saat ini Widya Rezky menghabiskan waktunya di Padang, hal itu di lakukannya untuk menggapai masa depan yang ia harapkan. “Aku lahir dan besar di Padangpanjang, walaupun saat ini

aku tinggal di Padang, tapi orangtua masih tetap di Padangpanjang. Ya kalau tak ada tawaran manggung sih biasanya aku pulang ketempat orang tua,”ujarnya Ternyata kegiatan Widya di Padang bukan hanya fokus rekaman dan persiapan albumnya, tetapi ada yang jauh lebih penting yakninya menuntut ilmu. Widya mengaku selain disibukkan rekaman dan show ia juga tidak menyampingkan Kuliahnya. Saat ini widya sendiri terdaftar sebagai salah seorang Mahasiswa Universitas Negeri Padang. (h/mg-pis)

Kesuksesan Pilkada ..................... Dari Halaman. 1 masyarakat. Bahkan Lounching (pilkada) serentak yang berintegritas di Sumbar yang ditabuh di halaman kantor Gubernur Sumbar, Rabu (9/9) lalu juga termasuk dalam sosialisasi. Nantinya juga akan kita adakan sosialisasi tatap muka dengan tokoh adat niniak mamak seSumbar. Ada yang dari Bukittinggi sekitar 1.000 orang yang akan hadir, dan nanti melalui ninik mamak ini KPU akan sosialisasikan terkait pilkada. Sasaran KPU untuk mengundang dan mengajak tokoh adat, niniak mamak se-Minangkabau ini dengan harapan, semua pemuka nagari dan adat ini dapat memberitahukan dan mensosialisasikan pada anak kemanakan, dan keluarga terdekat dilingkungan sekitarnya. Selain itu, KPU juga akan mengemas sosialisasi dalam kegiatan-kegiatan yang menarik seperti, juga akan diadakan sosialisasi jalan sehat, dan senam sehat atau melalui seni musik tradisional. Itu mungkin dalam waktu dua bulan ke depan yang akan kami www.harianhaluan.com

laksanakan. Termasuk juga sosialisasi terhadap media massa, misalnya dengan memasang sejenis iklan dan sebagainya karena media sangat berperan dalam mensukseskan sosialisasi yang dilaksanakan oleh penyelenggara. Haluan: PKPU No. 7 Tahun 2015, pada kenyataannya telah membatasi membatasi ruang gerak pasangan calon (paslon). Paslon tidak dibenarkan lagi membuat baliho atau spanduk, kecuali melalui KPU. Sementara anggota dan anggaran KPU sendiri juga terbatas? Bagaimana ini? Fikon: Kita akui KPU memang mempunyai anggaran yang sangat terbatas, karena kampanye yang dibiayai oleh APBD Provinsi sangat terbatas seperti Alat Peraga Kampanye (APK) yang hanya dicetak tiga baliho untuk satu paslon per kabupatennya, berarti satu paslon hanya mendapatkan tiga baliho per kabupaten. Selain itu, paslon hanya mendapatkan 10 umbul-umbul per kecamatan dan per kabupaten, spanduk masing-masing satu eksemplan per nagari atau kelu-

rahan. APK yang dicetak oleh KPU yang bisa digunakan oleh paslon dalam mensosialisasikan diri dalam pilkada, dan yang kedua bahan kampanye seperti selebaran, brosur, liflet, poster sudah diserahkan oleh KPU ke paslon. Memang jumlahnya sangat terbatas, empat macam tersebut lebih kurang 570.000 eksemplar secara keseluruhan untuk seSumbar untuk cagub dan cawagub. Berkemungkinan tidak semua pelosok dan masyarakat terjangkau oleh KPU dalam sosialisasi dan kampanye yang diadakan oleh KPU. Karenya dalam hal ini sangat kuat sekali dukungan dari stakeholder terkait yang berkepentingan dengan kesuksesan pilkada. Hal ini memang menjadi harapan dari KPU sendiri untuk semua stakeholder ikut berpartisipasi menyukseskan pilkada, salah satunya dengan mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya. (*)

7

Kabut Asap ................................... Dari Halaman. 1 helikopter medis pun tak diperlukan karena rumah sakit memiliki jarak dekat trek balap. Satu-satunya hal yang ia khawatirkan adalah tentang kesehatan karena harus bernapas di tengah asap saat balapan. “Ketika Anda mendorong diri hingga maksimal dalam mobil dan Anda harus menghirup udara dalamdalam. Itu adalah sebuah persoalan besar tetapi semoga saja (udara) ini akan bersih karena

(asap) dapat menimbulkan persoalan kesehatan,” kata Button seperti dilansir Reuters. “Istri saya bahkan sekarang membeli masker, yang mana itu dipakainya sepanjang waktu,” lanjut Button. Tentang nasibnya bersama McLaren, Button yakin ia akan tetap berada di dalam tim tersebut di musim balap mendatang. Hal itu, kata Button, karena ia telah melakoni perbincangan yang baik

dengan bos McLaren, Ron Dennis. “Semoga saja itu berlanjut,” ujar Button seperti dikutip dari Sky Sports. “Jika saya di Formula 1, saya akan bersama McLaren. Saya telah memiliki beberapa masa yang sulit; jelas sekali di sini dan akhir tahun ini akan sangat sulit, tetapi saya pikir ada banyak waktu untuk tim ini,” sambungnya. (h/ kcm)

Nasib ............................................ Dari Halaman. 1 ikan kering. Diprediksi ikan kering akan laris sebagai pengganti daging atau produk unggas yang merangkak naik. Masril (67) nelayan di Carocok Koto XI Tarusan adalah satu pengusaha ikan teri menyebutkan, ia telah 20 tahun menggeluti usaha terrsebut. Harga teri sebetulnya relatif tinggi, namun biaya produksi terbilang besar juga. “Bahan dasar pembuat teri kering adalah ikan teri basah. Satu keranjang ikan teri basah dibeli seharag Rp650 ribu . Selanjutnya biaya biaya yang harus dikeluarkan adalah pembeli kayu bakar dan biaya selama proseses perebusan dan penjemuran,” katanya. Saat ini menurutnya harga jual satu kilogram teri kering Rp65 ribu, sementara teri kering yang dihasilkan dari satu keranjang ikan adalah 12 kilogram. “Ya, keuntungan bisa seri dengan biaya atau lepas makan saja,” katanya. Ia biasanya memperbanyak

stok pada bulan - bulan tertentu misalnya menjelang hari raya. Ia memperbanyak stok ikan kering untuk menghadapi langkanya ikan basah H-3 dan H+4 lebaran, soalnya sepekan menjelang lebaran dan sesudahnya nelayan tidak turun melaut. Masril memfokuskan pekerjaan pada pengelolaan pengeringan ikan daripada menjual ikan segar ke pasaran. Menurutnya, jenis ikan yang ia keringkan adalah ikan dengan ukuran tertentu saja. Misalnya ikan untuk diolah jadi teri atau yang ukurannya paling besar 3 jari orang dewasa. Rata-rata ikan yang dikeringkan adalah ikan yang ditangkap melalui payang, pukat tarik maupun jaring. “Beberapa hari terakhir hasil tangkapan nelayan lumayan bagus, baik yang menggunakan pukat tepi maupun tang kapan payang. Hasil tangkapan itu hampir seluruhnya kami jadikan ikan kering, soalnya ikan kering men-

jelang lebaran akan meningkat pula harganya,” katanya. Dikatakannya, ada dua jenis pengelolaan ikan yang digunakan nelayan di sini. Pertama menjemur ikan hasil tangkapan dibawah sinar matahari dan yang kedua dengan pengelolaan ikan teri khusus untuk jenis ikan teri. Kini menurut Seri khusus ikan teri kualitas super laku dijual Rp65 ribu perkilogramnya. Melihat trend pasar harga tersebut bisa mengalami kenaikan. “Saya sengaja memperbanyak stok ikan kering jenis teri menghadapi masa-masa tertentu, kebetulan tangkapan ikan bada bahan pembuat teri sedang berlimpah “ ungkapnya. Dikatannya, ikan kering merupakan cara nelayan untuk bisa bertahan pada masa masa tertentu. Jika tidak seperti itu, maka nelayan atau yang terkait dengan usaha tangkap ikan akan kehilangan pendapatan, sementara kebutuhan tinggi. ***

Bukan Akibat ............................... Dari Halaman. 1 persoalan kesadaran hukumnya. “Saya cenderung menilai semua ini bukan persoalan penegakan hukumnya. Tapi sesungguhnya lebih pada tidak sadar hukumnya,” katanya. Karena masih banyak orang yang tidak sadar hukum, lanjutnya, maka kebakaran lahan dan hutan terus kembali terjadi. Jika saja semuanya pihak sadar akan hukum, maka persoalan asap bisa teratasi. “Ketika kabut asap ini, saya tanya pada staf, kenapa ada asap di Pekanbaru. Staf saya jawab, katanya sudah biasa, sudah berjalan 18 tahun,” kata Susdiyarto yang baru menjabat Kejati Riau sejak Juli 2015 lalu. Kajati menyebutkan, dari sejumlah pemaparan soal kebakaran lahan dan hutan, semua upaya sudah dilakukan. Pemadaman kebakaran sudah bekerja maksimal. Sosialisasi sudah digalang, baik dari pihak kepolisian, pemerintah daerah sampai ke tingkat desa. “Segalanya sudah, dari penegakan hukum, sosialisasi, tapi tetap saja ada kebakaran lahan lagi. Makanya saya sebut, ini lebih pada persoalan lemahnya kesadaran hukum kita,” katanya. Yel-yel ‘Janji Tak Bakar Lahan’ Terkait Karhutla, Pemprov Riau menggelar rapat koordinasi penanggulangan kebakaran lahan dan hutan bersama perusahaan dan Pemkab. Yel-yel ‘janji tak bakar lahan’ mendominasi suasana rapat. Sejumlah pengusaha perkebunan sawit dan hutan tanaman industri juga hadir. Ini belum lagi Bupati dan Wali Kota di Riau. Isi dalam rakor ini tak jauh beda apa yang telah dipaparkan di Posko Siaga Darurat di Lanud Roesmin Nurjadin. Plt Gubernur Riau, hanya sekedar memberikan ke peserta apa yang telah dilakukan dalam penanggulangan bencana kebakaran lahan dan hutan. Tidak ada hal yang baru diampaikan dalam rapat tersebut. Plt Gubernur di hadapan peserta terutama kepada pihak perusahaan untuk bersama-sama mengatasi atau mencegah terjadinya kebakaran lahan. “Kita minta semua yang ada di ruangan ini, terutama perusahaan tolong sampaikan juga pada jaringan perusahaan lainnya yang mungkin ada di Sumsel juga untuk sama-sama menanggulangi kebakaran ini,” kata Andi Rachman sapaan akrab Plt Gubernur Riau. Untuk menegaskan kembali, dengan pengeras suara Andi kembali mengulangi kalimatnya. “Apakah kita yang di ruangan ini berjanji untuk tidak bakar lahan?” kata Andi. Para peserta pun seperti kor paduan suara menyambut teriakan tersebut. “Janjiiiii,” jawab perserta. Lantas Andi kembali menegaskan lagi karena sepertinya suara peserta kurang menyaring. “Kayaknya perlu saya ulang lagi ini. Janji nih tidak ada lagi kebakaran di wilayah kita?” Peserta pun menyambut dengan semangat, “Janjiiii”. Andi Rachman dalam Rakor ini sempat curhat. Dia mengeluh persoalan kebakaran lahan dan asap di Sumatera, tetap Riau yang menjadi sorotan media. “Ini yang kita bingungkan. Di

tempat kita titik api sudah jauh berkurang, tapi sorotan media ke tempat kita saja,” keluh Andi. Menurut Andi kepungan asap yang saat ini melanda di Riau merupakan asap kiriman dari provinsi tetangga. “Kita sudah maksimal mengatasi kebakaran, dan titik api sangat jauh berkurang. Tapi asap tetap saja ada,” kata Andi. Untuk menutup acara ini, Andi kembali meneriakkan terakhir kalinya soal perjanjian tadi. “Janji kita” kata Andi. “Janjiii” kata peserta sambil bertepuk tangan. Kabut Asap Riau Masih Pekat Entah sampai kapan kabut asap pekat hilang dari Riau. Pada Jumat (18/9) pada pukul 07,00 WIB, jarak pandang masih tembus 1,5 Km. Namun ketika pukul 10.00 WIB, hingga pukul 14.00 kondisi asap semakin pekat. Jarak pandang saat ini di bawah 1 km. Data BMKG, hari ini, di Sumatera ada 213 titik panas. Di Provinsi Sumsel terdapat 189 titik panas. Di Lampung ada 6 titik panas, Jambi 10, Riau hanya ada 5 titik panas. Walau Riau sudah jauh berkurang titik panas, justru saat ini asap masih saja mengotori langit Riau. “Secara umum cuaca wilayah Provinsi Riau Berawan disertai Kabut Asap. Peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tidak merata disertai petir dan angin kencang pada sore atau malam hari terjadi di wilayah Riau bagian Tengah, Utara, Pesisir Timur dan Barat,” kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin. Masyarakat Pekanbaru berharap pemerintah secepat mungkin untuk menuntaskan kebakaran lahan dan hutan yang masih terjadi di Sumatera. “Sudah lelah kita dengan asap ini. Tak tau harus bagaimana lagi, siang malam asap terus mengepung,” kata Robi (35) warga Pekanbaru. Bareskrim Dalami Keterlibatan Perusahaan Asing Sementara itu Bareskrim telah menaikkan status tiga dari empat perusahaan ke tingkat penyidikan terkait kasus pembakaran lahan dan hutan. Penyidik juga masih melakukan pendalaman untuk memastikan apakah perusahaan-perusahaan tersebut milik asing. “Sedang kita dalami. Ini lagi berproses, kalau sudah ada perkembangan kita akan kasih,” kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Brigjen Yazid Fanani di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jaksel, Jumat (18/9). “Masih belum, karena baru kemarin ya, para pihak segera akan kita panggil. Nanti dari para pihak itu kita akan tanyakan siapa pemiliknya dan lain sebagainya,” ujarnya lebih jauh saat kembali ditanya apakah pemilik tiga perusahaan itu dari lokal atau asing. Tiga perusahaan yang telah ditingkatkan ke penyidikan atau telah berstatus tersangka itu masing-masing PT BMH, PT TPR, dan PT WAI. Lalu, siapa yang menjadi tersangka? Apakah Direktur perusahaannya? “Kalau koorporasi ya pengurusnya. Ya nanti kita tanya disitu, yang bertanggung jawab masalah kebakaran ini siapa. „ Redaktur: Afrianita

Yang bertanggung jawab menyiapkan sarana dan prasarana siapa. Cukup nggak sarana dan prasarananya,” papar Yazid. Dalam upaya penanganan kasus kebakaran, lanjut Yazid, pihaknya berharap proses penyelesaian kasus kebakaran hutan dilakukan komprehensif dan untuk jangka panjang. Bukan hanya pada aspek penegakan hukum, tetapi juga yang terpenting adalah aspek pencegahan. “Karena kebakaran itu sendiri, adalah satu tanda bahwa aspekaspek pencegahan perlu perbaikan. Makanya terjadi kebakaran hutan,” sebutnya. Karena itu, polisi bersama kementerian dan lembaga-lembaga terkait bekerjasama dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan tersebut. “Makanya kita bekerjasama dengan kementerian, tementemen, termasuk media, memberikan penjelasan ke masyarakat bahwa jangan kalau membuka lahan itu dengan cara membakar, karena kalau itu terjadi maka akibatnya akan seperti yang kita rasakan sekarang ini,” tandasnya. Walikota Pekanbaru Bantah ke Cina Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT membantah kalau dirinya batal berangkat ke Cina setelah mendapat kritikan. Status Riau darurat asap sejak awal dia sudah urungkan niat untuk tidak ikut ke negeri Tirai Bambu itu. “Riau ini status darurat asap, tidak mungkin saya meninggalkan Pekanbaru. Saya bukan batal berangkat ke Cina, tapi memang sejak awal saya tidak ikut serta dalam undangan BPKM,” kata Firdaus Jumat (18/9) di sela Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) di Gubernuran Riau, Pekanbaru. Firdaus menjelaskan, Pemkot Pekanbaru secara resmi menerima undangan dari BKPM Pusat. Undangan tersebut untuk melakukan pertemuan dengan investor di Cina. “Karena kondisi Riau darurat asap, maka saya tidak mungkin berangkat ke sana. Namun demikian kita mengutus satuan kerja serta asisten untuk memenuhi undangan tersebut,” kata Firdaus. Firdaus menyebut media salah persepsi soal keberangkatan ke Cina tersebut. “Tapi tak masalah buat saya. Kita ambil positifnya saja,” kata Firdaus. Dia juga bercerita, bahwa memang pada hari Rabu (16/9) posisinya di Jakarta dalam hal rapat. Selanjutnya, pada Kamis (17/9/) dari Jakarta ingin kembali ke Pekanbaru. “Namun karena asap masih tebal, pesawat dari Jakarta tidak bisa mendarat di Pekanbaru. Akhirnya saya pulang melalui bandara di Padang, selanjutnya via darat ke Pekanbaru,” kata Firdaus. Rencana keberangkatan Firdaus ke Cina sebelumnya disampaikan Kabag Humas Pemkot Pekanbaru, Alex Kurniawan. Dia menyebutkan bahwa Walkot akan berangkat ke Cina atas undangan BPKM. Kalau begitu Kabag Humas Pemkot salah menyampaikan kepada wartawan? “Saya kira anak buah saya tidak bicara begitu, media salah persepsi saja,” tutup Firdaus. (h/dtk) „ Layouter: Habli


Profil

8

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

Dr Sawirman, M Hum

Siap Jadi Pembuka Jalan Unand Menuju Universitas Riset DR SAWIRMAN, M Hum (Dosen Jurusan Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas) kembali terpilih sebagai Dosen Berprestasi II Universitas Andalas Tahun 2015. Laporan :

LENI MAULINA

Sawirman

BERSAMA Mahasiswa POLANDIA di Warsawa 2014 pasca mengajar BIPA Linguistik dan budaya

www.harianhaluan.com

Setelah beberapa tahun sebelumnya juga pernah mendapat predikat sejenis dalam forum bergengsi tersebut. Tahun 2008, peneliti muda berprestasi terbaik di tingkat Universitas Andalas juga diperolehnya. Pada tahun 2008 pula, sang penggagas teori simbol linguistik ini dinobatkan sebagai dosen berprestasi Unand dengan peringkat ketiga. Peringkat kedua dalam kategori Unand Award tahun 2009 yang disponsori oleh Dewan Penyantun Unand diraih lagi oleh sang pendiri Museum Nagari Dr. Sawirman di Nagari Toboh Gadang Kabupaten Padang Pariaman ini. Sang pencetus Teo ri BREAK (Teori Pergerakan Wacana), Teori Genealogi Wacana dan Teori Elipsis Strategis yang bernaung dalam paradigma besar e135 ini juga mendapat peringkat kedua dalam Forum Unand Award tahun 2011. Tahun 2012 adalah tahun keberuntungan bagi dosen yang pernah menjadi guest lecturer di Warsaw University, Collogium Civitas, dan Nicolaus University tahun 2014 di Polandia ini. Berbasis teori Postdiscourse of Sawirman-e135 (PAS-e) dan SAWIRMAN KEYWORD ENGINE versi 1.0 yang digagasnya, Sawirman mendapat peringkat peneliti terbaik dalam kategori hibah Bersaing oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (DIKTI) Kementerian Pendidikan Nasional dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2012. Melalui penyeleksian berjenjang di tahun 2015, peringkat pertama dosen berprestasi di tingkat Jurusan Sastra Inggris dalam

DOSEN Berpretasi Unand 2015

POSE bersama rektor dan para dekan Unand pasca peresmian Museum Nagari Dr Sawirman

proses penyeleksian tanggal 26 April 2015 berhasil disabet oleh Dr Sawirman. Peringkat terbaik di tingkat Fakultas Ilmu Budaya berhasil pula diperolehnya dalam proses penyeleksian tanggal 28 April 2015 di Ruang Senat Fakultas Ilmu Budaya. Forum pemilihan dosen berprestasi tanggal 31 Agustus 2015 pasca mempresentasikan novelties-nya dalam makalah berjudul One Decade of e135 (2005— 2015): book, software, theories, museum, and other novelties kembali memilih Sawirman sebagai dosen berprestasi peringkat kedua di Unand Tahun 2015. Hadiah beserta sertifikat diserahkan oleh Rektor Universitas Andalas Werry Darta Taifur kepadanya dalam Dies Natalis Universitas Andalas ke-59, 14 September 2015. Dengan apa yang sudah diraihnya sejauh ini, Sawirman berharap ada perubahan paradigma berpikir untuk para peneliti dan akademisi di Indonesia, termasuk Universitas Andalas. Karena, hal yang dibutuhkan Universitas Andalas saat ini adalah penambahan jumlah penggagas (creators), bukan follower agar universitas ini menjadi uni-

versitas riset yang handal. Disebutnya, saat ini peningkatan peluang riset untuk semua disiplin memang sudah banyak, akan tetapi skim riset untuk menciptakan teori-teori baru masih dipandang aneh di negeri ini sehingga belum ada skimnya. Seakan-akan, pemilik hak paten untuk penciptaan teori-teori baru hanya milik para “dewa putih”. Alhasil, para penggagas di Indonesia masih merasa menjadi single fighter. Kebanyakan peneliti masih berjuang dengan spirit sendiri tanpa henti secara swadaya. Padahal, teori-teori yang ada secara inheren dapat mengangkat nama universitas di level internasional dan nasional. “Adalah hal yang diharapkan agar para dosen bukan hanya sekadar meneliti, tetapi juga mampu melahirkan sejumlah paradigma fundamental atau teori-teori baru selain produk-produk nyata yang bisa bermanfaat untuk masyarakat luas,” ujarnya. Menurutnya universitas yang ada di Indonesia termasuk Universitas Andalas harus memiliki mazhab keilmuan sendiri (schools of thought) sesuai dengan bidang ilmu masing-masing

yang bisa dijual ke kancah internasional. Berbagai gagasan original karya insan akademis dari Indonesia perlu lebih ditampakkan, bukan hanya merasa bangga mengaplikasikan teori-teori yang datang dari dunia luar (Barat). “Teori-teori original hasil gagasan akademisi Unand perlu lebih dimunculkan dan disokong. Dukungan pendanaan untuk para penggagas ide-ide fundamental dan original dari dunia timur diperlukan,” tutur Sawirman. Tak hanya itu, juga harus diberdayakan untuk kepentingan mahasiswa, masyarakat luas dan pengembangan keilmuan. Labor ilmu sosial dan labor linguistik perlu dibuat selain labor ilmu eksakta. Kampus diharapkan juga bisa membantu mempromosikan ide-ide original, invensiinvensi yang belum memberdaya di kampus. “Untuk melaksanakan semua itu tentunya perlu dukungan semua pihak terhadap gagasan-gagasan original berpotensi untuk dikembangkan,” pungkasnya. Semoga. Semoga ini bisa menjadi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus berkarya tanpa henti.***

BERSAMA mahasiswa Nicolaus Copernicus

„ Redaktur: Rahmadhani

„ Layouter: Wide


Pendidikan

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

PELEPASAN siswa SMK Dhuafa Nusantara Padang menuju Medan.

9

SATRIA pembina pramuka SMK Dhuafa Padang.

SMK Dhuafa Nusantara Padang

Wakili Sumbar Saka Wirakartika Tingkat Nasional Pendidikan merupakan rangkaian kegiatan belajar siswa yang terintegrasi antara akademik dan pengembangan diri siswa, sehingga mampu meningkatkan kompetensi diri dan sesuai dengan bidang keahlian mereka masing masing. LAPORAN: KEPALA SMK Dhuafa Syamsurizal menyemblih hewan Qurban.

S

ALAH satu kegiatan yang bisa meningkatkan karakter siswa, disiplin dan motifasi adalah kegiatan pramuka disekolah. SMK Dhuafa salah satu sekolah yang didirikan khusus untuk fakir miskin dan anak yatim serta anak ter-

lantar juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang tergabung dalam saka wirakartika. Kegiatan saka wirakartika memiliki agenda rutin dalam kepramukaan yatu kegitan bakti masyarakat korem wirabraja yang diikuti oleh 4 propinsi, yaitu

OSNIWATI Sumbar, Kepri, Sumut, dan Riau dengan tuan rumah Sumatera Utara tepatnya di bumi perkemahan Sibolangit Kab Deli Serdang Sumatera Utara, tanggal 25 s/d 29 Agustus 2015. Sedangkan utusan kodim 0312 Padang adalah siswa SMK Dhuafa yang dilepas oleh kepala

KETUA DPD Isafat Padang Hariyanto,SS menyaksikan penyemblihan hewan qurban di halaman SMK Dhuafa.

sekolah disaat upacara bendera dihadapan siswa dan guru smk Dhuafa Padang. Menurut Kepala SMK Dhuafa Nusantara Padang, Syamsurizal, S. Hum Kegiatan ini sengaja dilepas di sekolah oleh pihak sekolah Senin, 24/8 lalu. Kegiatan pramuka sendiri untuk memotivasi siswa siswi yang lainnya sehingga muncul minat dan bakat siswa dalam kegiatan pramuka. Disam-

KETUA DPD Isafat Hariyanto,SS di SMK Dhuafa sebelum pemotongan qurban.

ping mengurangi tawuran, juga membentuk disiplin, mental serta karakter para

siswa. Kegiatan kepramukaan untuk mencari bakat dan minat siswa tentunya

KEPALA SMK Dhuafa Syamsurizal, S. Hum saat penyemblihan hewan qurban d Halaman SMK.

kegiatan ekstrakurikuler perlu ditingkatkan agar semua bakat siswa bisa tersalurkan dengan baik sehingga siswa terhindar dari pegaruh kenakalan remaja, narkoba dan tauran. “Kami sangat bangga atas terpilihnya SMK Dhuafa Padang mewakili SMA yang ada di Padang dalam rangka pramuka di Medan bersaing dengan empat provinsi lainya untuk dipilih ke Makassar, ini prestasi yang sangat membahagiakan. Semoga kedepan banyak lagi momen dan kegiatan yang dapat mengharumkan Padang dan SMK Dhuafa Nusantara Padang di kancah Nasional,”ujar Syamsurizal. SMK Dhuafa Wakili Sumbar ke Kendari Setelah mengikuti kegiatan kepramukaan di bumi perkemahan di Medan, dan akhirnya SMK Dhuafa Padang terpilih mewakili Sumbar tingkat SLTA ke Bumi perkemahan dalam rangka Temu Saka WiraKartika se Indonesia yang diadakan di Kendari Sulawesi Tenggara. Pelaksanaan diadakan dari tanggal 3 sampai 9 Oktober 2015 mendatang. SMK Dhuafa satu-satunya sekolah yang dipilih untuk 2 orang peserta, 1 orang putra dan 1 orang putri diantaranya, Yos Sudarso dan Yelli Sovia. SMK Dhuafa Bebagi Hewan Qurban. SMK Dhuafa Padang yang berada di bawah nauwww.harianhaluan.com www.harianhaluan.com

„ Redaktur: Ade Budi Kurniati

ngan Yayasan Bhakti Nusantara Isafat Sumbar, setiap tahunya selalu mengadakan penyemblihan hewan qurban. Pelaksanaan qurban ini merupakan bukti cinta dan kasih antar sesame dan berbagi dengan yang membutuhkan. Kepala SMK Dhuafa Padang Syamsurizal, S. Hum mengutarakan, tiap tahun di SMK Dhuafa selalu mengadakan pelaksanaan penyembelihan hewan qurban. Hewan qurban ini kita himpun dari para majelis guru dan masyarakat sekitar yang mau berpastisipasi dan berbagi dengan kaum dhuafa, pada umumnya daging hewan qurban ini kita prioritaskan pembagianya untuk pondok pesantren dan siswa SMK Dhuafa, setelah itu baru kita sebarkan bagi masyarakat sekitar SMK, ujarnya. Sementara itu, Ketua DPD ISAFAT Kota Padang Hariyanto,SS menyampaikan, program ISAFAT sangat berkaitan dengan SMK sendiri. Pada tahun ini, SMK Dhuafa dan Isafat Padang melakukan 2 ekor sapi dan 3 ekor kambing untuk di qorbankan pengumpulan dan penyaluran hewan qurban berasal dari para majelis guru, pengurus dan masyarakat yang mempercayai kepada kami dan nanti kita bagikan kepada kaum dhuafa, simpatisan dan relawan maupun masyarakat yang berada disekitar SMK Dhuafa sendiri. “Kita punya prinsip, meskipun kita kurang namun dalam hal berbagi suatu keharusan bagi kami. Karena kita tahu Allah mencintai orang kaya yang pemurah, tapi Allah sangat mencintai orang miskin yang pemurah,”ujar Putra Pessel ini lagi. Disamping itu, Arie menambahkan selain mengumpulkan peserta qurban ISAFAT juga menyalurkan daging qurban yang kita kumpulkan dari pengurus Masjid/mushalla yang kelebihan daging qurban, maka Isafat dan SMK Dhuafa Padang siap menyalurkan kepada fakir miskin, anak terlantar dan mungkin ada diantara masyarakat kita yang tidak kebagaian daging qurban saat itu.*** „ Layouter: Irvand


Olahraga

10 Permintaan Menpora Kepada Tim Transisi

Uang Hadiah Piala Kemerdekaan Diminta Diselesaikan JAKARTA, HALUAN — Untuk kali kedua pekan ini Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta tim transisi untuk segera menyelesaikan uang terkait Piala Kemerdekaan. Kali ini mengenai uang hadiah. Hal itu terkait dengan uang hadiah yang belum diterima oleh PSMS Medan sebagai juara dan Persinga Ngawi yang jadi runner-up. Kedua tim secara berurutan berhak atas uang hadiah Rp1,5 miliar dan Rp1 miliar. “Saya berharap segera diselesaikan dengan baik dengan mekanisme yang baik juga,” ujar Imam, Jumat (18/9). Pada awal pekan ini Menpora juga sudah menyatakan harapan agar operator dan tim transisi menyelesaikan kewajibannya, setelah munculnya laporan beberapa klub yang belum menerima match fee dan honor wasit yang belum dibayar. Khusus mengenai uang hadiah, PT Cataluna Sportindo selaku operator sebelumnya menyatakan bahwa tim transisi memberikan instruksi agar pemberian hadiah dilakukan dua minggu setelah Piala Kemerdekaan selesai. Sejak dibentuk pada bulan Mei lalu, tim transisi beberapa kali mendapat sorotan karena kinerjanya yang dinilai belum sesuai harapan. Apalagi jalannya Piala Kemerdekaan pun masih dibayangi masalah. Menpora menyatakan bahwa bulan ini menandai lima bulan perjalanan tim transisi. Ia memberi indikasi kemungkinan mengevaluasi kinerja tim tersebut. “Karena tugas yang kami berikan lima bulan, maka berikutnya kami pertimbangkan lagi untuk dievaluasi,” katanya. (h/ant)

Jabar Juara Umum Popnas 2015 BANDUNG, HALUAN — Kontingen Jawa Barat mencetak sejarah setelah menjadi Juara Umum Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII/2016 sekaligus mengakhiri persaingan ketat dengan DKI Jakarta, Jumat (18/9). Kontingen tuan rumah Jabar memenuhi ambisinya mencetak sejarah juara umum setelah mengumpulkan 58 medali emas, 40 perak dan 57 perunggu. Sedangkan DKI Jakarta yang merupakan juara umum bertahan Popnas 2013 harus puas di peringkat kedua dengan selisih satu emas yakni 57 emas, 40 perak dan 39 perunggu. Sedangkan Jawa Timur menempati peringkat ketiga dengan 35 medali emas, 41 perak dan 54 perunggu. Disusul Jateng di peringkat ke-empat dengan 27 medali emas, 24 perak dan 32 perunggu. “Peringkat Juara Umum ini merupakan sebuah hasil perjuangan keras semua pihak, diharapkan sukses di Popnas, Jabar bisa melanjutkan menjadi juara umum pada PON XIX/2016 yang akan digelar di Jabar,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jabar Yudha M Saputra. Menurut Yudha, perjuangan Kontingen Jabar berlangsung sangat luar biasa ketika sehari sebelum penutupan Popnas mampu melakukan lejitan mengejar perolehan medali DKI Jakarta sehingga pada Kamis (17/ 9) klasemen sempat imbang yakni 56 medali emas, meski Jabar unggul perolehan medali perunggu. “Benar-benar sangat menegangkan dan juara umum harus ditentukan pada pertandingan hari terakhir dan detik-detik terakhir penutupan,” kata Yudha. Di sisi lain menurut Yudha, beberapa cabang memberikan kejutan dengan melampaui target perolehan medali yang ditetapkan sehingga hal itu menjadi salah satu kunci sukses bagi tim Jabar yang akhirnya unggul selirih satu emas dari DKI Jakarta. Sementara itu Ketua Kontingen Popnas XIII/2016 Jabar Pery Suparman mengapresiasi para atlet pelajar Jabar yang telah berjuang keras sehingga mampu memenuhi taget menjadi juara umum di kandang sendiri. “Ini sebuah sejarah dimana Jabar bisa meraih juara umum pertama kalinya di ajang Popnas. Kami mengapresiasi perjuangan keras atlet, pelatih, official dan pembina olahraga di Jabar,” kata Pery Suparman. Jabar memastikan juara umum setelah meraih medali emas terakhir dari cabang taekwondo, setelah atlet putri Jabar Agnes Permata Rahayu yang turun pada kelas under 59 Kg putri menang dalam duel head to head dengan atlet DKI Jakarta Permata Cinta Nadya sekaligus memastikan Jabar unggul satu emas dari DKI Jakarta. Sekeping emas strategis Jabar lainya dipersembahkan oleh tunggal putri tenis meja Amanda Nuckhoir Ramadhina Duhairani yang meraih emas setelah mengalahkan Hani Tri Azzari dari Jatim. DKI Jakarta sendiri hanya meraih satu emas dari taekwondo, dan atlet tenis meja putranya gagal menembus emas sehingga membuat Jabar tetap berada di atas angin. Hasil itu pula menyudahi persaingan ketat Jabar dan DKI Jakarta yang berlangsung selama sepekan pertandingan olahraga pelajar itu. Sementara itu Ketua I Panitia Besar Popnas XIII/ 2015 Nandang Saptari menyatakan secara umum pelaksanaan Popnas XIII/2015 berlangsung lancar. Ia berharap sukses penyelenggaraan Popnas XIII/2015 bisa berlanjut ke ajang PON XIX/2016 mendatang. “Popnas XIII/2015 berjalan lancar, seluruh pertandingan berakhir sesuai dengan jadwal dan skema pertandingan yang kami siapkan. Kami berharap sukses ini berlanjut ke PON XIX/2016 mendatang,” kata Nandang Saptari. Sementara itu upacara penutupan Popnas XIII/2015 Jabar digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Kota Bandung pada Jumat malam. Penutupan Popnas juga sebagai ajang penyerahan bendera Popnas dari tuan rumah Jabar ke Provinsi Jateng yang akan menjadi tuan rumah Popnas XIV/2017. (h/ant)

Terbit Sejak 1948 Pendiri: H. Kasoema Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen. SIUPP A.7 1985 Tanggal 19 November 1985

www.harianhaluan.com

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

Sumbar Siapkan 16 Atlet Hadapi Porwil Sumatera PADANG, HALUAN — Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Sumatera Barat menyiapkan 16 atlet yang akan diturunkan pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera di Bangka Belitung, tanggal 12—22 November 2015.

POTENSI WISATA PARALAYANG — Seorang atlet paramotor dari Elang Ijen Club bersiap menerbangkan paramotor di Kawah Wurung, Sempol, Bondowoso, Jawa Timur, belum lama ini. Topografi Kawah Wurung dengan ketinggian diatas 1.750 Mdpl dan luas sangat cocok untuk olahraga paramotor karena bisa melihat pemandangan Gunung Ijen dan Gunung Raung dari atas. ANTARA FOTO

Persiapan TdS Padang Panjang 90 Persen PADANG PANJANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat sudah mempersiapkan segala sesuatunya hingga mencapai 90 persen dalam rangka menyukseskan event internasional balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2015. “Persiapan TdS di Padang Panjang sudah mencapai 90 persen,” kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Padang Panjang Medi Rosdian di Padang Panjang, Jumat (18/9). Persiapan Padang Panjang yang sudah mencapi 90 persen tersebut kata dia, mulai dari acara penyambutan para pebalap dan official hingga pelepasan di lokasi start. “Untuk acara penyambutan pebalap dan official kami sudah menyiapkan lokasi di Kompleks Pusat Dokumentasi Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) dengan penampilan kesenian Minang serta kuliner khas Padang Pajang,” katanya. Dari segi penginapan Padang Panjang juga sudah menyiapkan 150 kamar hotel.

Tidak itu saja, kesiapan lainnya seperti jalur yang akan dilalui para pebalap juga sudah representatif. Pemkot Padang Panjang juga berencana akan memperkenalkan para pebalap ke pemandian Lubuk Mata Kucing yang selama ini dikenal oleh masyarakat. “Untuk anggaran juga sudah dialokasikan sebesar Rp800 juta yang dipergunakan untuk keperluan kegiatan TdS di Padang Panjang,” katanya. Ia juga berharap masyarakat dan seluruh stakeholde bisa menyukseskan event internasional itu Oktober mendatang. “Peranserta masyarakat sangat kami butuhkan dalam ikut menyukseskan TdS tahun ini,” ujarnya. Padang Panjang akan menjadi salah satu tuan rumah lokasi start etape IX yang berlangsung, Minggu 11 Oktober pada event internasional balap sepeda tahun ini dengan lokasi finish Kota Padang yang akan melintasi sejumlah kabupaten di Sumbar dengan jarak tempuh sejauh 110 kilometer. Menurut dia, TdS itu sangat positif diselenggarakan

setiap tahunnya, karena melalui ajang itu banyak manfaat yang diperoleh, di samping akan menggenjot perekonomian masyarakat juga sebagai sarana untuk mempromosikan pariwisata Padang Panjang kepada masyarakat Internasional. “Karena event ini juga diliput oleh berbagai media cetak dan elektronik dalam dan luar negeri, kami juga berharap pebalap bisa mempromosikan Padang Panjang di tempat asal mereka masingmasing,” katanya. Sebelumnya 2014, Padang Panjang menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara TdS sebagai lokasi star etape VI yang finishnya di Kota Solok dengan jarak tempuh sejauh 135 kilometer. Masyarakat Padang Panjang Afizen memberikan apresiasi kepada Pemkot setempat yang sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk kelancaran dan suksesnya event TdS di daerh itu. “Kami dari masyarakat juga akan ikut menyukseskan event TdS tahun ini,” sebutnya. (h/ans)

Bali International Triathlon Targetkan 1.200 peserta JAKARTA, HALUAN — Perlombaan Bali International Triathlon 2015 menargetkan 1.200 peserta dengan komposisi 70 persen peserta dari dalam negeri dan 30 persen peserta asing. “Pada perlombaan tahun ke-delapan ini, kami melakukan perbaikan berupa pengalihan kendaraan dari bandara Ngurah Rai ke Nusa Dua dan arah sebaliknya melewati tol Bali Mandara gratis mulai pukul 06.30-09.30 WITA,” kata Manajer Perlombaan Bali International Triathlon 2015 Dedy Suprasetyo dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat (18/9). Perlombaan yang akan digelar pada 25 Oktober mendatang itu terbagi dalam tiga kategori yaitu kategori Olimpiade dengan jarak berenang 1,5 km, bersepeda 40 km, dan berlari 10 km; kategori Sprint dengan jarak berenang 500 meter, bersepeda 20km, dan berlari lima kilometer; serta kategori 5K Fun Run. “Kami juga berusaha me-

CEO: H. Basrizal Koto Pemimpin Umum/ Penanggungjawab: Zul Effendi Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Wakil Pemimpin Perusahaan: David Ramadian Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Rakhmatul Akbar Koordinator Minggu: Afrianita Koordinator Liputan: Devi Diany Kabag Produksi: Mai Hendri

maksimalkan barikade yang tambah rapat terutama pada saat perlombaan bersepeda yang melewati jalan Jimbaran menuju Nusa Dua. Kami bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Bali, Pemda Badung, serta pecalang di banjar-banjar yang dilewati rute triatlon,” kata Dedy. Meskipun panitia penyelenggara belum menentukan jumlah uang hadiah untuk juara, Dedy mengatakan 10 peserta pertama yang masuk garis finis akan mendapatkan hadiah dan tiga peserta yang masuk garis finis lebih awal mendapat hadiah menginap di hotel sponsor perlombaan itu. Perlombaan untuk peserta usia 16-65 tahun itu menetapkan biaya pendaftaran sebesar 90-355 dolar AS untuk kategori jarak Olympic, biaya 70290 dolar AS untuk jarak Sprint, dan 22 dolar AS untuk lomba 5K Fun Run. “Meskipun kurs dolar saat ini naik, kami menetapkan standar kurs Rp13.000 per

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Rakhmatul Akbar, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Nasrizal. Asisten Redaktur: Ade Budi Kurniati, Heldi Satria, Rahmadhani. Reporter Padang: Parwis Nst, Rivo Septi Andreas, Osniwati, Jefli. Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Dadang Pasaman: Icol Dianto, Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Ryan Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Ferry Maulana Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir (non aktif), Gusmizar, Pesisir Selatan: M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Alfian, Marnus Chaniago, Eri Satri Solok Selatan: Holy Adib,

dolar AS. Kami juga membuka pendaftaran untuk peserta tim yang terdiri dari dua hingga tiga orang,” kata Dedy, Sementara, atlet triatlon Indonesia Andy Wibowo mengatakan persiapan yang harus dilakukan peserta triatlon yaitu berlatih dan beristirahat dengan cukup serta mencukupi asupan nutrisi. “Saya rutin mengkonsumsi sayur dan buah selain mengkonsumsi suplemen makanan sebelum berlatih,” kata atlet yang pernah mencatatkan waktu terbaik dalam lomba triatlon selama dua jam empat menit itu. Andy mengatakan atlet triatlon tidak mematok waktu sebagai pencapaian dalam perlombaan menyusul perbedaan arus air laut, dan kecepatan angin saat bersepeda pada setiap perlombaan. “Catatan terbaik untuk atlet triatlon adalah peringkat atau posisi dalam setiap perlombaan. Setiap tahun, saya mengikuti 10 hingga 12 lomba triatlon,” kata Andy. (h/ant)

“Ke-16 atlet tersebut sudah menjalani pemusatan dan latihan daerah yang merupakan bagian terpenting untuk persiapan menghadapi Porwil,” kata Ketua Umum Harian Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia Sumatera Barat (PBSI Sumbar), Basril Basyar di Padang, Jumat (18/9). Basril Basyar menyebutkan, ke-16 pebulu tangkis tersebut terdiri dari delapan putra dan delapan putri, yang dijaring lewat beberapa kejuaraan daerah, salah satunya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2014. Ia mengungkapkan, menghadapi Porwil tersebut pihaknya sangat serius menyiapkan atlet, mengingat ajang itu juga bagian dari babak kualifikasi untuk bisa lolos pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Menyinggung tentang target yang ingin diraih pada Porwil Babel itu, Basril mengatakan belum bisa ditentukan saat ini, karena masih memantau perkembangan atlet selama Pelatda. Namun demikian, katanya, peluang pebulu tangkis Sumbar untuk bisa memperbaiki prestasi pada Porwil sebelumnya di Kepulauan Riau cukup terbuka lebar. Pada Porwil 2011 di Kepri itu, tim bulu tangkis Sumbar hanya mampu meraih medali perunggu lewat ganda putri atas nama Febra Jeksionola dan Silfi Rahayu. “Yang terpenting pada Porwil Babel, tim Sumbar mampu meloloskan atletnya sebanyak mungkin untuk PON 2016,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar, Handrianto mengatakan, secara umum Sumbar mengincar posisi tiga besar perolehan medali. “Target kami berada di tiga besar perolehan medali dari 10 provinsi di Sumatera yang mengikuti Porwil itu,” katanya. Ia menjelaskan target yang dicanangkan tersebut sangat realistis mengingat pada penyelenggaran Porwil 2015 ada tambahan empat cabang olahraga yang dipertandingkan. (h/ant)

IMI Gelar Pra PON di Sirkuit Sentul MAKASSAR, HALUAN — Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI) merilis petunjuk teknis pelaksanaan babak kualifikasi Pekan olahraga Nasional (PON) yang akan dilaksanakan di Sirkuit Sentul, Bogor, 3-5 November 2015. “PP IMI telah mengeluarkan petunjuk teknis pra-PON mulai dari penentuan jenis motor dan pembatasan usia para pebalap yang berhak mengikuti babak kualifikasi,” kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi IMI Sulsel, Adifar di Makassar, Jumat (18/9). Mengenai jenis motor yang akan digunakan, kata dia, berdasarkan buku panduan yang diberikan maka setiap daerah diharuskan menggunakan motor “tuneup” baik untuk kelas 110 cc dan 125 cc. Kondisi ini berbeda dibandingkan sebelumnya yang memberlakukan penggunaan motor standar. PP IMI juga membebaskan bagi setiap daerah untuk menggunakan merk motor apapun asal lebih dulu diubah menjadi “tune-up”. Sementara untuk usia pebalap. menurut dia, untuk kelas 110 cc (MP3) dibatasi maksimal berusia 20 tahun pada 2016. Sedangkan untuk kelas 125 cc (MP4) berlaku bagi seluruh atlet atau tidak menetapkan pembatasan usia. “Kami memang sejak awal sudah menunggu petunjuk teknis Pra-PON agar bisa mempersiapkan lebih dini. Untuk jenis motor tune-up memang masih ada daerah yang tidak setuju namun untuk kita sendiri bukan masalah,” katanya. Pengprov IMI Sulsel sebelumnya mengakui kesulitan melakukan adaptasi kendaraan karena belum adanya kepastian jenis motor yang akan digunakan di babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2015. Seharusnya, kata dia, kepastian jenis atau merek motor yang akan digunakan di Pra-PON biasanya sudah diputuskan beberapa bulan sebelum pra-PON. Ini berbeda dengan kondisi saat ini. Untuk pelaksanaan Pra-PON dan PON, kata dia, biasanya ditetapkan satu jenis atau merek motor tertentu. Namun demikian tidak tertutup kemungkinan juga bisa menggunakan jenis motor dari beberapa merek atau bersifat umum tergantung keputusan PB IMI. Selain masalah motor, IMI Sulsel juga menunggu kepastian pembatasan usia di pra-PON 2015. Namun khusus mengenai hal ini pihaknya telah menyiapkan pembalap usia muda sebagai antisipasi adanya pembatasan usia pra-PON. Selain pebalap berusia 18-19 tahun, Pengprov IMI Sulsel saat ini juga terus fokus mematangkan kemampuan atlet yang tepat berusia 20 tahun. Untuk atlet berusia 20 tahun yang saat ini dipersiapkan sekitar enam pebalap. “Jika pihak penyelenggara memutuskan usia di bawah 20 tahun maka kita tidak lagi keteteran karena memiliki pebalap yang tersedia. Intinya apa yang kita lakukan sebagai antisipasi terhadap keputusan pembatasan usia,” ujarnya beberapa waktu lalu. (h/ant)

Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Kabag Iklan: Yunasbi, Kabag Sirkulasi: Nofriza, Kabag Keuangan: Gustirahmita, Tata Letak/Desain: Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Habli, Wide Ilyas, HRD: Mista Sonya, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh , Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/ Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751)

4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com,website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103. 00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

„ Redaktur: Holy Adib

„ Layouter: Wide


Olahraga

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

11

Jelang MU Vs Southampton

Tantangan Benahi Catatan Tandang untuk MU MANCHESTER, HALUAN — Di bawah arahan Louis van Gaal, Manchester United dicatat tak punya rekor tandang yang bagus-bagus amat. Southampton kini akan menghadang dalam usaha MU memoles hasil di kandang lawan.

Rafinha Cedera

Barca Disebut Bisa Daftarkan Turan atau Vidal BARCELONA, HALUAN — Cederanya Rafinha membuat stok pemain tengah Barcelona menipis. Los Cules disebut harusnya bisa meminta kepada Federasi Sepakbola Spanyol untuk mendaftarkan salah satu dari Arda Turan atau Aleix Vidal. Rafinha diperkirakan harus absen setidaknya sampai akhir musim, usai mengalami cedera robek ligamen lutut yang dialami saat Barca diimbangi 1-1 oleh AS Roma di Liga Champions beberapa hari lalu. Kehilangan Rafinha sudah pasti membuat pusing kepala Luis Enrique selaku pelatih, karena stok gelandang mereka kemudian menipis. Barca kini hanya punya lima pemain tengah yang fit, yakni Ivan Rakitic, Andres Iniesta, Sergi Roberto (gelandang serang) serta Sergio Busquets dan Javier Mascherano (gelandang bertahan). Untuk menggantikan Rafinha yang cedera, Barca sebenarnya punya Gerard Gumbau, Juan Camara, dan Sergi Samper dari Barcelona B. Namun, mengandalkan pemain yang masih “hijau” itu dianggap terlalu riskan mengingat padatnya jadwal yang dihadapi Barca hingga akhir tahun. Setelah akhir tahun barulah Barca bisa memainkan dua pemain anyarnya, Turan dan Vidal, yang dibeli musim panas ini namun belum bisa dimainkan terkait sanksi transfer FIFA. Namun, Barca dinilai seharusnya bisa mengajukan keringanan kepada Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) untuk bisa mendaftarkan salah satu dari Turan atau Vidal, mengingat ada pasal yang memungkinkan Barca melakukannya. Apalagi hukuman FIFA dinilai sudah kadaluarsa karena bursa transfer musim panas 2015 dan musim dingin di awal tahun ini sudah terlewati. Klaim ini muncul dari eks petinggi Barca yang juga jadi salah satu kandidat presiden, Toni Freixa. “Sanksi FIFA untuk Barca itu berlaku untuk dua jendela transfer musim dingin lalu dan musim panas ini, dan keduanya sudah terlewati,” ujar Freixa kepada Sport. “Dalam hal ini, FIFA, seharusnya tidak punya kuasa apapun (jika Barca meminta izin terkait artikel 124 dalam buku aturan Federasi Sepakbola Spanyol), karena sanksi sudah berakhir,” sambungnya. “Barca seharusnya bisa mendaftarkan Aleix Vidal atau Arda Turan, tapi mereka takut berhadapan dengan FIFA karena ada beberapa hal kecil terkait kasus itu yang belum terselesaikan.” Seperti dikutip dari Football Espana, artikel 124 dalam aturan RFEF adalah klub diberi hak untuk mengganti pemain yang harus absen panjang dengan pemain lain yang belum terdaftar, dalam hal ini Turan dan Vidal. (h/dtc)

www.harianhaluan.com

Ladeni Leverkusen

Dortmund Usung Misi Balas Dendam DORTMUND, HALUAN — Borussia Dortmund mengarungi awal musim ini dengan hasil sempurna. Demi meneruskan tren gemilang itu, Dortmund bertekad mengalahkan Bayer Leverkusen dalam laga Minggu (20/8) pukul 22.30 WIB. Die Borussen memenangi 10 dari 10 pertandingan kompetitif di 2015-16. Sedangkan di liga domestik, Dortmund memenangi lima pertandingan pertama dengan hanya kemasukan tiga gol dan sukses menceploskan 15 gol yang membuat mereka nangkring sementara di posisi teratas klasemen. Dortmund akan memenuhi tantangan Leverkusen di

Signal Iduna Park. Di musim lalu, Mats Hummels dkk. cuma dapat satu poin dari dua kali duelnya dengan Die Werkself setelah dibungkam 0-2 di kandang sendiri dan imbang tanpa gol dalam lawatannya. Seiring dengan momentum positif yang diterima, Dortmund tak mau hasil serupa terulang. “Kami memiliki urusan yang belum selesai,” ujar pemain Dortmund Marcel Schmelzer kepada Bundesliga.com. “Sebenarnya bukan hanya dengan Leverkusen saja tapi secara umum (setelah musim lalu). Kami sekarang sangat termotivasi, bukan cuma karena mereka mengalahkan kami

pada musim lalu. Sekarang kami berada di jalur yang benar; kami fokus, bekerja keras, dan sangat bernafsu untuk memperoleh kesuksesan.” “Kami tahu sulit untuk mempertahankan level tinggi yang saat ini sedang kami mainkan. Tapi bagaimanapun kami ingin memastikan kami tetap berada di zona Liga Champions selama mungkin,” kata pemain tim nasional Jerman itu. Leverkusen terbukti menjadi lawan yang menyulitkan bagi Dortmund di beberapa musim terakhir. Di enam duel terakhirnya melawan Leverkusen, Dortmund dua kali menang, dua kali seri dan dua kali kalah di kandang sendiri. (h/dtc)

MU akan melawat ke St Mary markas Southampton, Minggu (20/9) 22.00 WIB. Secara umum Southampton sedang melewati periode kurang oke setelah cuma menang dua kali dalam 11 laga terakhir di liga. Akan tetapi, untuk laga kandang Southampton di atas kertas masih punya catatan cukup bagus karena cuma kalah sekali dalam tujuh laga terakhir di St Mary. MU sebaliknya cuma menang tujuh kali dari 21 laga tandang Premier League pada era Van Gaal. Terkait sosok Van Gaal, yang akan berhadapan dengan Ronald Koeman sebagai sesama peracik taktik asal Belanda, ada pula catatan menarik yang muncul. Dalam empat pertemuan keduanya di liga, Eredivisie dan Premier League, tim tamu senantiasa menang. Ini setidaknya bisa menambah percaya diri The Red Devils, yang musim lalu cuma 6 kali menang di laga tandang liga, ketika menyambangi The Saints pada akhir pekan. Berikut statistik pertandingan tersebut seperti dirangkum Opta - Southampton menang lima kali dan cuma kalah sekali dalam tujuh pertandingan terakhir Premier League di St Mary. - MU tak membuat clean sheet dalam tujuh pertemuan terakhirnya di liga lawan Southampton. - Ketika Southampton tertinggal lebih dulu dari MU di Premier League, cuma sekali mereka tidak kalah dalam pertandingan (1 seri, 15 kalah). - Seluruh empat pertemuan antara Ronald Koeman dan Louis van Gaal di liga sudah berakhir dengan kemenangan tim tandang (2006-07 PSV vs AZ di Eredivisie dan 2014-15 Southampton vs Man Utd). - Ronald Koeman menggantikan Louis van Gaal sebagai manajer AZ di 2009 setelah pendahulunya itu pindah ke Bayern Munich. Tetapi Koeman kemudian dipecat setelah kalah dalam tujuh dari 16 laga pertamanya. - Para pemain MU sudah berlari di atas lapangan lebih banyak daripada pemain-pemain tim lain di Premier League setelah lima pekan (578,5 km). - MU cuma menang tujuh kali dalam 21 laga tandang Premier League di bawah arahan Louis van Gaal (7 menang, 8 imbang, 6 kalah). - Cuma ada satu kartu merah dalam 32 pertemuan Premier League antara Southampton dan MU; dalam kemenangan 6-3 untuk The Saints pada Oktober 1996. - Southampton cuma menang dua kali dari 11 laga terakhirnya di Premier League (2 menang, 4 imbang, 5 kalah). - MU mencetak gol dari seluruh tiga tembakan tepat sasarannya ketika menghadapi Liverpool lalu. (h/dtc)

Hingga Akhir Tahun

Barca Bakal Kuras Tenaga Trio MSN BARCELONA, HALUAN — Barcelona tentu berharap trio penyerangnya, Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar, sehat-sehat saja dan jauh dari cedera. Karena krisis pemain depan, tenaga ketiganya bakal diforsir setidaknya hingga akhir tahun ini. Seperti musim lalu saat mencetak lebih dari 100 gol, Messi, Suarez, dan Neymar, masih jadi andalan Barca untuk meraih kemenangan serta mencetak gol. Musim ini dari empat pertandingan Los Cules (tiga di liga, satu di Liga Champions), hanya Thomas Vermaelen yang mencetak gol di luar Messi, Suarez, atau Neymar. Memang ada gol Barca

yang disumbang pemain lain, yakni Rafinha dan Pedro Rodriguez, namun keduanya membuat gol di ajang Piala Super Eropa, yang “hanya” jadi pemanasan jelang musim 2015/2016 bergulir. Messi masih jadi pemain tertajam dengan empat gol, disusul Suarez dengan tiga gol, dan Neymar satu gol. Sejauh ini kontribusi ketiganya masih penting untuk laju positif Barca di liga, dengan menyapu bersih tiga laga awal di La Liga. Namun, cedera Rafinha saat Barca diimbangi AS Roma di laga Liga Champions lalu, tentu bakal bikin pusing kepala Luis Enrique.

Dengan Rafinha bakal absen lama plus kepergian Pedro ke Chelsea, ini artinya Enrique cuma punya trio MSN di lini depan sebagai penyerang senior yang bisa diandalkan. Memang masih ada nama Munir El Haddadi dan Sandro Ramirez, meski demikian dua nama itu rasanya masih “hijau” untuk diandalkan di laga-laga penting hingga akhir tahun ini. Opsi terbaik bagi Enrique adalah mendorong Andres Iniesta, yang kerap bermain di formasi tiga gelandang, ke depan jika ingin merotasi Messi, Suarez, atau Neymar. Dengan hukuman transfer yang baru akan tuntas

akhir tahun ini, Barca tidak akan bisa memainkan dua penggawa anyarnya, Arda Turan dan Aleix Vidal. Enrique pun kini harus banyak berdoa supaya Messi, Suarez, dan Neymar bebas dari cedera, setidaknya hingga awal tahun nanti. Pasalnya Blaugrana akan menghadapi banyak laga penting baik di La Liga, Liga Champions, dan Piala Dunia Antarklub. Di liga saja, ada 13 laga yang harus dilalui Barca di mana salah satunya menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu pada 22 November mendatang. Sementara itu, di Liga Champions masih ada lima laga lagi termasuk me -

„ Redaktur: Holy Adib

lawan Roma (kandang) serta Bayer Leverkusen (kandang dan tandang), belum lagi dua laga Piala Dunia Antarklub yang bakal menguras tenaga mengingat harus menempuh perjalanan jauh ke Jepang, plus juga dua laga babak 32 besar Copa del Rey. Ini Barca punya 22 laga dalam rentang waktu tiga bulan ke depan atau tujuh pertandingan per bulannya hingga tutup tahun. Jika tak pintar menjaga kondisi para pe mainnya, Enrique bukan hanya bakal kehilangan salah satu dari trio MSN tapi juga pemain penting di lini lainnya. (h/dtc)

„ Layouter: Wide


Seni dan Budaya

12

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

Puisi Karya:

TITI FITRI SUWELLA

Kau Kau Tau siapa aku Tak kan pernah Kata terucap dari bibirmu Bagai benalu menggerogoti tubuh Rampas aku, dosaku Kau munafik wajah Apa aku? Apa dia? Mereka. . ! ! ! Topengmu muak menempel padamu Topengmu letih diwajahmu Topengmu, topengku, topeng mereka Cukup aku, dia, mereka Tapi kau. . . Sang penggerogot cakrawala Titi fitri suwella

Kembang Berduri Elok Nian Rupamu Bak kembang diujung senja Kelopak demi kelopak berguguran Merah, warnamu Menggambarkan rupamu nan elok Kau berdiri dipondasi, begitu tajam Duri demi duri berselingan Mengkoyak tangan yang mendekati Kau kembang. . . Mawar tak perawan Wangimu menusuk hati Titi fitri suwella

Malam yang Mencekam Mentari diam Ditelan awan hitam Sunyi mencekam Dimalam suram Kucing menerkam Tikus-tikus kejam Sang penggerogot bergigi tajam Bekerja dikegelapan malam Aku terdiam Menikmati kesunyian malam Ditemani tikus-tikus hitam Titi fitri suwella

Tempat Terindah Akan tiba masanya Ketika mata dan telinga tlah ditutup Insan lemah tak lagi berkutik Saat itu juga langkahmu tlah terhenti Kerikil ini tlah menjadi bukti Tuhan lebih menyangimu Dia innginkan kau Tidur dipangkuan-Nya Dinisan ini . . . Kau tinggalkan kenangan tak terlupakan Istirahatlah dengan nyaman Ditempat terindah Dipangkuan Tuhan Titi fitri suwella

Pelabuhan Terakhir Tidakkah kau sadar. . . Tuhan masih menyapamu dengan lembut Lewat lantunan lagu nan indah Perlahan menyusup kalbu Untuk memanggil para khalifah Dia ingin kau datang kerumah-Nya Walau sebentar. . . Tidakkah kau ingat. . . Kau terlahir dengan adzan dan iqamat Di besarkan dengan nikmat Tapi kau pengkhianat Seakan kau lupa Pelabuhan terakhirmu Akhirat Titi fitri suwella

Rindu

Saat paling bahagia dihidupku Saat aku ada dipangkuanmu Saat paling indah dihidupku Aku ada dalam dekapmu Sekarang aku terjebak Dalam ruang petak membosankan Tak kurasa lagi kehangatan Aku rindu saat itu Saat tangan itu rangkul aku Aku ingin masa itu Arghhhhhhh Lupakanlah… Aku harus lawan rindu Tuk masa depan yang menantiku Titi fitri suwella www.harianhaluan.com

Monalisa SYAHDAN, di antara kepungan kawanan randu yang menjulang rimbun, terdapatlah sebuah rumah tua yang kusam dan penuh oleh belukar menjejali dinding-dinding bambunya. Rumah kosong. Terletak jauh dari pemukiman warga, sehingga sepilah ia berdiri di sana. Kecuali sebuah sumur kering yang setia menemani beserta makam bisu di sisi berandanya.

KARYA

RIKI FERNANDO Sekitar jam sembilan malam, kami – aku dan Yudha – tiba di kampung Toni, di daerah pinggiran kota Pesisir Selatan. Tapi rumah yang dituju belum terlihat. Gelapnya malam menyusahkan kami menelusuri jalanan yang tak beraspal dan kadang bergelombang. Toni tak bisa dihubungi karena sinyal yang tak mendukung. Singkat cerita, ide untuk bertanya pun menjadi jalan keluarnya. Awal-awal tak ada seorang pun yang bisa kami temui di sekitar sana. Kami melaju terus sambil menoleh ke sana ke mari. Sampai tampaklah seorang perempuan melintas di kejauhan. Kami langsung menghampiri dan Yudha menghentikan laju sepeda motor ketika si perempuan telah beberapa meter saja jaraknya. Dia terpaku dan aku melompat turun dengan segenap keramahan. “Permisi,” sapaku manis, “saya mencari rumah teman saya, Toni Oktafrian, di mana ya? Katanya di dekat mushala Al Hikmah.” Dia tak langsung menjawab. Beberapa detik diam. Aku masih menunggu seraya memperhatikan raut wajahnya yang samar-samar cantik juga. Yudha belum mematikan mesin motor, sehingga bunyinya bersaing melawan nyanyian-nyanyian jangkrik dan kodok di balik semak-semak. Dalam kekaburan pesona, tiba-tiba si perempuan memberi semacam petunjuk arah dengan telunjuk kiri. Arahnya menuju pada layar hitam yang disesaki rumpun pohon dan bayangan-bayangan malam yang hening. Tak lama kemudian perempuan tersebut pergi dan aku masih terpusat pada petunjuk yang telah diberikan. Entah lewat mana untuk pergi ke sana, aku tidak tahu. Aku tak sempat menanyakannya. Dia terlanjur hilang ditelan kabut hitam dan gulita yang menyelimuti. “Di sana!” sahutku pada Yudha sambil menunjuk seperti yang diinformasikan si perempuan. “Masih jauh,” tambahku ketika menaiki sepada motor dengan secuil

tanda tanya. Keraguan menari-nari di dalam kepala. Kami meneruskan perjalanan. Meski jalan yang terbentang tak kunjung menuntun kami ke arah yang sedang dipatokkan, Yudha tetap menggas sepeda motor bersemangat. Di belakang, aku sibuk mencari-cari titik terang yang mungkin bisa memudahkan kami sampai pada tempat tujuan. Hanya rembulan dan bintang-bintang saja yang bersinar membantu penglihatan kami Lama menjelajahi negeri orang, cahaya itu pun akhirnya muncul dari sebuah penjuru. Cahaya yang perlahan mendekat dan semakin lama semakin jelas siapa yang membawanya. Ternyata orang tersebut adalah Toni. Dia sedang berjalan kaki menjinjing lentera merah yang menyalanyala. Kami lega sekali. Sejurus kemudian, sekulum senyum pun tercipta di wajah lelah kami. “Aduh, syukurlah aku menemukan kalian. Dari tadi aku menunggu di dekat mushala. Katanya akan sampai sesudah isya?” ucap Toni dan memimpin kami ke rumahnya. “Iya, tadi motornya Yudha bermasalah sedikit di Tarusan, jadi kami harus menunda perjalanan beberapa menit,” ucapku sembari menepuk pundak Yudha. “Maklumlah, barang kantau,” tangkas Yudha bersahaja. Sesampainya di rumah Toni, kami disambut Femmy, sang istri. Kami duduk di ruang tamu untuk melepas penat di sekujur tubuh. Beberapa basa-basi memulai percakapan. Toni mengatakan bahwa di kampungnya ini memang sering mengalami pemadaman listrik. Terutama beberapa hari belakangan. Seperti ada sebuah masalah yang sedang dihadapi oleh PLN setempat. Namun rumah Toni menggunakan mesin diesel, sehingga cukup terang dengan beberapa lampu pijar yang temaram. “Hanya beberapa rumah saja di sekitar sini yang memanfaatkan perkembangan teknologi,” jelas Toni. “Kebanyakan dari warga suka memilih tidur lebih awal jika keadaan sudah gelap-gelap begini.” Perkenalan tentang Fem-

my yang baru dikawini Toni setahun lalu pun menjadi topik menarik berikutnya. Obrolan berjalan santai, sampai-sampai Yudha dengan begitu lancangnya memuji Femmy. “Ton, ada lagi nggak yang seperti Femmy di kampung ini?” Aku hanya tersenyum tipis mendengar kalimat Yudha. Dia memang sering begitu, Toni pun pasti telah meinsyafinya. “Wah, sayangnya nggak ada lagi, Yud. Femmy adalah satu-satunya gadis tercantik di kampung ini.” Toni menjawab dengan nada bercanda. Femmy pun sekilas tampak malu menerima pujian sang suami. Pipinya memerah. Mendadak terbersitlah di benakku potret seorang perempuan yang tadi kutemui. Karena penasaran, aku pun angkat bicara dan bertanya pada Toni. Siapa tahu dia kenal. “Eh, tadi aku bertemu perempuan yang cantik juga. Dari wajah-wajahnya, mungkin hampir sebaya dengan Femmy.” Toni terdiam dan Yudha memperbaiki posisi duduknya. “Maksudmu yang tadi memberi petunjuk jalan?” tanya Yudha serius. “Ya. Tapi, Yud,” kataku tersentak, “kalau dipikirpikir, rasanya arah yang dia informasikan tadi bukanlah ke sini.” “Ke mana?” potong Toni ingin tahu. Sejenak aku pun tenggelam dalam ingatan yang bimbang. Tanganku bergerak-gerak mencari arah yang mungkin sesuai dengan gambaran di kepala. Sementara Yudha juga terbawa-bawa berpikir di bangkunya. “Kurang lebih di ujung sana. Dekat kaki bukit itu,” ucapku sembari menunjuk pada pemandangan di luar kaca jendela yang sangat kelam. Toni mengerutkan dahi ketika menatap pada tempat yang kutunjuk. Femmy ikut terheran dan Yudha terpaksa memutar lehernya karena membelakangi jendela. Sejurus kemudian Toni memandang pada Femmy dan sebaliknya. Ekspresi wajah mereka yang serius membuatku menjadi terpancing untuk segera meminta keterangan. “Ada apa, Ton?” Dengan air muka yang belum berubah, Toni pun menoleh kepadaku sembari istighfar. “Semoga dia bukan Monalisa.” “Monalisa?” “Siapa Monalisa?” tanya Yudha antusias. “Begini,” sebentar Toni menghela nafas, “dulu ketika kampung ini masih sepi dan sedikit sekali penghuninya, pernah terjadi kasus pembunuhan yang tragis dan bejat. Monalisa adalah korbannya kala itu. Dia ka-

barnya menjadi kembang desa yang diperebutkan banyak lelaki bujang sebayanya. Sampai-sampai pernikahannya kemudian dengan seorang alim pun menjadi kecemburuan massal kawula muda. Terlebih saat dia telah melahirkan seorang putra. Pada suatu hari sekelompok pemuda yang bersekongkol, menjebak suami Monalisa dan membunuhnya. Usai pembunuhan tersebut, mereka menyusup masuk ke dalam rumah Monalisa yang masih setia menanti sang suami bersama buah hati tercinta. Di sana, Monalisa diperkosa secara bergilir, lalu dibunuh! Anaknya yang merengek-rengek pun tak ketinggalan mendapat hujaman belati yang berlumuran darah. Akhirnya mereka semua mati dalam kemalangan.” Aku terpana menyimak kisah yang baru saja tersaji memprihatinkan itu. Yudha belum berani berkomentar dan Femmy hanya tertunduk, bungkam. “Semenjak itulah,” lanjut Toni, “konon katanya arwah Monalisa jadi gentayangan di kampung kami. Dia – kata orang – berkeliaran mencari keberadaan sang suami terkasih. Hingga hari ini!” Tiba-tiba suasana diam. Semua tampak hanyut dalam perenungan. Hingga kemudian Toni memecah sunyi dengan suara meyakinkan. “Sebenarnya aku tak percaya juga dengan arwaharwah gentayangan.” Pernyataan itu tak mendapat tanggapan. Hanya Yudha yang kembali bertanya soal si perempuan misterius. “Jadi, di sana rumah Monalisa itu?” Tangan Yudha merujuk pada arah yang tadi kutunjuk. “Ya. Rumah hidup dan matinya.” “Maksudmu?” tanyaku tak mengerti akan pengertian dari ‘rumah hidup dan mati’. “Di sanalah dulu dia tinggal bersama suami dan anaknya. Di sana pulalah – tepatnya di beranda rumah – dia dan sang anak dikuburkan oleh warga kampung.” Malam bertambah larut dan percakapan beralih pada cerita-cerita masa kuliah dulu yang penuh kenakalan. Yudha adalah yang paling hafal dengan kenangan tersebut. Semua detail peristiwa seakan-akan terekam baik di dalam otaknya. Sederet tawa kini terus-terusan menghiasi malam. Untuk sesaat, kisah horor yang sempat mengusik perhatian pun jadi terlupa. Esoknya, kunjungan silaturahmi itu berakhir dengan hangat. Kami pun bersiapsiap untuk pamit pulang kepada tuan rumah. Rencana awalnya kami akan berangkat sore hari. Tapi „ Redaktur: Ryan Syair

lantaran hujan turun begitu deras, perjalanan pun jadi terpaksa diundur. Satu jam, dua jam, tak ada perubahan. Hujan masih turun dengan riuh. Hingga langit menjadi gelap dan jam menunjukkan pukul sembilan malam, barulah ia reda dan angin berhembus dingin menusuk kulit. Untungnya listrik tidak sedang padam. Sehingga beberapa rumah yang tampak bercahaya membuat kami semakin mantap untuk memulai perjalanan balik ke Padang. Tanah dan rumput basah kuyup. Becek tampak di berbagai sisi jalan yang kami tempuh. Baru beberapa menit saja berlalu, tiba-tiba kesialan menimpa kami. Sepeda motor Yudha mati lagi. Pemukiman warga sudah agak jauh di belakang. Dari posisi kami berada, hanya secercah titiktitik pelita saja yang bisa terlihat. Yudha kesal dan aku patah semangat menerima keadaan. “Bagaimana?” tanyaku. Yudha tampak sedang mengecek busi – bagian mesin motornya yang sering bermasalah. Dia tidak merespon dan larut dalam usaha yang terkesan sia-sia. Pikiranku mulai kalut, sampaisampai tak menyadari seseorang dari arah belakang yang berjalan mendekat. Seorang perempuan berambut panjang. Aku sedang berjongkok dan Yudha yang gelisah mendatangi perempuan tersebut dengan tergesa-gesa. “Maaf, bengkel terdekat di mana ya?” Tak ada suara. Pertanyaan itu hanya dijawab pakai isyarat tangan kiri yang mengacung pada titik jauh di kaki bukit, dekat pemukiman warga. Kami spontan melemparkan pandangan ke arah yang dimaksud, hingga lupa bahwa si perempuan yang memberi informasi barusan telah pergi saja menjauh di belakang – dia putar balik. Sejenak, ada semacam energi yang menyetrum tepat di jantungku. Bergetar dan kejang! Entah mengapa serasa ada de ja vu saja saat itu. Kini aku teringat akan cerita Toni kemaren malam: Monalisa. Secepat kilat, bulu kuduk pun merinding, sarafsaraf tegang, dan aliran darah terasa tersendat-sendat menyusuri nadi yang ciut. Aku tak berani lagi memalingkan wajah kepada si perempuan yang masih terdengar jelas bunyi langkah kakinya. Aku sungguh-sungguh terpaku dalam bayangan mengerikan yang bersemayam di kepala. Tak lama sesudah pikiran itu hadir, ketegangan semakin merenggut nafas ini. Lampu di seantero kampung padam. Sekeliling mulai gelap dan hening yang memergoki menjelma ketakutan! „ Layouter: Wide


Wisata

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

13

Taman Ngarai Maaram

Objek Wisata Baru di Bukittinggi Laporan: Rudi Gatot

JIKA Kota Bandung dikenal dengan sebutan Kota Paris Van Java, maka Kota Bukittinggi dikenal dengan Kota Paris Van Sumatera. Sebab, Kota Bukittinggi dengan luas 25 Km2, disamping memiliki pemandangan alam nan indah dan udara yang sejuk, juga memiliki segudang objek wisata yang terletak di jantung Kota. Keberadan Kota Bukittinggi juga berhadapan langsung dengan tiga pegunungan yakni, Gunung Merapi, Singgalang dan Gunung Sago. Dengan potensi wisata yang ada di Bukittinggi, menjadikan kota kelahiran proklamator Bung Hatta ini sebagai kota Destinasi pariwisata di Sumbar. Bahkan pariwisata Kota Bukittinggi selalu mengalami peningkatan dari tahun ketahun, baik itu dari segi jumlah kunjungan wisatawan maupun dari segi objek wisata. Peningkatan yang terjadi itu berkat upaya pemerintah daerah setempat untuk merevitalisasi objek wisata yang ada serta membuka sejumlah objek wisata baru. Saat ini Bukittinggi disamping memiliki sejumlah objek wisata yang ada seperti Jam Gadang, Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK), Panorama Ngarai Sianok, Lobang Jepang, Janjang Saribu, dan Janjang Koto Gadang, kini Bukittinggi juga memiliki objek wisata baru yakni Taman Ngarai Maaram. Ya, Taman Ngarai Maaram yang berlokasi di belakang Komplek Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi merupakan ruang terbuka hijau (RTH) yang menjadi objek wisata baru di Bukittinggi. Taman Ngarai Maaram sangat cocok untuk mengisi

liburan akhir pekan sekaligus sebagai tempat arena bermain keluarga. Taman Ngarai Maaram yang memiliki luas sekitar 1 Hektar ini, dilengkapi beragam fasilitas pendukung, seperti fasilitas bermain anak diantaranya ayunan dan seluncuran yang dapat memanjakan anak bermain disini. Disekeliling taman juga disediakan tempat duduk bagi pengunjung, baik yang terbuat dari batu, dari plastik, maupun dari kayu. Disamping itu juga terdapat arena pertunjukan Medan Nan Bapaneh (pentas terbuka) yang dilengkapi tempat duduk penonton berlatarkan pemandangan Ngarai Sianok Bahkan fasilitas yang paling menarik di Ngarai Maaram ini adalah Titian Selfie dibibir jurang ngarai yang terbuat dari rangka besi dengan lantai papan yang dapugari dengan kawat disepanjang titian. Titian Selfie yang menghadap langsung ke hamparan Ngarai Sianok yang hijau dan luas itu menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung untuk berfoto Selfie bersama keluarga. Untuk masuk ke Taman Ngarai Maaram, pengunjung juga tidak dipungut biaya, cukup hanya membayar sewa parker kepada petugas Parkir. Kehadiran taman Ngarai Maaram juga menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Bukittinggi. Hal ini terlihat hampir setiap hari pengunjung datang untuk menikmati keindahan panorama alam di ruang terbuka hijau Taman Ngarai Maaram Bukittinggi Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bukittinggi, Melfi Abra, sebelumnya objek wisata Taman Ngarai Maaram ini merupakan lahan tidur yang tidak terkelola dengan baik. Melihat kondisi lahan yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata karna lokasinya berada dipinggir ngarai sianok, maka dilakukan renovasi untuk menjadi salah satu objek wisata baru. (h/tot)

Arena bermain

Tempat duduk pengunjung

Arena bermain

Arena bermain

Arena medan nan bapaneh

Titian selfie

www.harianhaluan.com

Kebun bunga asri

„ Redaktur: Dodi Nurja

„ Layouter: Rahmi


Kesehatan dan Lingkungan

14

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

Menjaga Air, Menjaga Hidup Oleh: NOVA ANGGRAINI

SEKITAR 70 persen permukaan bumi terdiri dari air. Bumi bahkan menjadi unik dibanding planet lain karena hanya di bumi ditemukan air. Air menjadi kebutuhan pokok sehari-hari setiap makhluk hidup di dunia ini. Tanpa air, tidak ada kehidupan di dunia ini karena semua makhluk hidup sangat memerlukan air untuk bertahan hidup. Manusia (mungkin) dapat hidup tanpa makan, akan tetapi manusia tidak akan bertahan hidup jika tidak minum, karena 73 % zat pembentuk tubuh manusia itu terdiri dari air. Disebutkan, manusia dapat hidup hingga 92 hari tanpa makan, tetapi hanya mampu bertahan 72 jam (2 hari) saja tanpa minum. Perkiraan itu akan lebih pendek dalam kondisi sulit, seperti kondisi panas. Bahkan menurut ilmuan Michael Sawica dari Lembaga Penelitian Angkatan Darat AS bagian Farmasi Lingkungan, tanpa vitamin dan air, hanya dengan makan, manusia akan mati dalam beberapa hari, walaupun di daerah dingin. (www.faktailmiah.com) Meski muka bumi mayoritas diliputi air, namun sebagian besar air di bumi merupakan air laut, sedangkan air yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti untuk minum, mandi, kegiatan rumah tangga dan untuk pertanian hingga industri, hanya sedikit. Secara garis besar, komposisi air di bumi meliputi air laut (97,5%) yang rasanya asin dan tidak dapat langsung dimanfaatkan, air es (1,78%) yang terdapat di kutub utara dan selatan, air tanah (0,7%) yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari dan air permukaan (0,02%) yang terdapat di sungai, danau, rawa, air terjun dan lainnya. Dan yang perlu dicatat, air permukaan (0,02%) dan air tanah (0,7%) inilah yang paling banyak kita gunakan untuk kehidupan seharihari, di mana jumlahnya di

www.harianhaluan.com

bumi sangat sedikit sekali. Menurut Hendarmawan, Ahli Geologi Indonesia, komposisi air tawar yang ada di bumi hanya sebesar 2,5 persen saja. Air tawar dengan kompisisi sebesar itulah yang dikonsumsi oleh masyarakat bumi untuk minum dan keperluan seharihari lainnya, seperti mandi, mencuci dan lain-lain. Dari komposisi sekecil itu dapat diketahui bahwa jumlah air di bumi benar-benar terbatas. (Kompas, 19 Agustus 2010) Volume Tetap, Kualitas Turun Volume air yang ada di bumi, sampai sekarang memang masih menjadi perdebatan. Sebagian kalangan mengatakan, volume air di bumi tetap, dan sebagian lagi mengatakan bahwa volume air di bumi tidak tetap. Menurut laporan United States Geological Survey (USGS), banyaknya air di bumi jika dibentuk menjadi bentuk bola, maka akan menjadi bola yang berdiameter 860 mil (1.385 km) atau sekitar sepertiga ukuran bulan. Sementara itu, berdasarkan hasil penelitian David Gallo, direktur dari proy e k Woods Hole Oceanographic Institution (WHOI) bahwa total volume air di bumi sekitar 1.332.000.000 km³. Dan menurut dia, volume air ini akan tetap dan tidak akan habis, setidaknya hingga jutaan tahun ke depan. Meski demikian, beberapa kalangan tetap menentang kestatisan volume air, karena mereka mempunyai antitesa bahwa jumlah air di bumi dapat berkurang akibat proses hidrolisis, di mana H2O diubah menjadi H+ dan O. Seketika H+(hidrogen) akan meninggalkan bumi dan O-(oksigen) akan berada di atmosfer. Namun, secara logika, jika air di bumi bisa berkurang, seharusnya air yang ada sejak miliaran tahun yang lalu, tentunya saat ini air sudah habis di bumi ini. Nyatanya, air ternyata masih tetap ada di bumi. Beruntungnya kita! Meski volume air di bumi dapat terjaga disebabkan adanya siklus air (water cycle) dan berkat air yang memang merupakan sumber daya alam yang bersifat renewable atau dapat diperbaharui lagi, berbeda dengan minyak bumi ataupun kekayaan alam lainnya yang tidak terbarukan, namun butuh waktu yang lama bagi air untuk berproses lagi, sehingga lambat laun stabilitas air di bumi tetap terancam. Dan kita dapat

melihat secara kasatmata bahwa perubahan air di bumi bukan terjadi pada kuantitasnya, melainkan berkurangnya kualitas air yang ada di lingkungan. Ya, Indonesia saat ini memang sudah mengalami darurat sumber daya air. Hal itu terkuak pada Kongres Sungai Indonesia (KSI) yang digelar di Banjarnegara, Jawa Tengah, pada akhir Agustus 2015 lalu. (Kompas, 28/8/2015) Disebutkan, dari sedikitnya 52 sungai strategis di Indonesia dalam kondisi tercemar dan mayoritas rusak. Kualitas sungai umumnya menurun akibat pencemaran lingkungan dan kerusakan alam karena manusia. Mengonsumsi air yang tidak berkualitas, misalnya air yang tak bersih, tercemar dan sebagainya, tentu dapat mengganggu aktivitas metabolisme manusia, yang pada akhirnya menurunkan kualitas kesehatan masyarakat. Tanpa akses air minum yang bersih, menurut organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO), 3.800 anak meninggal tiap hari oleh penyakit. Badan kesehatan dunia (WHO) memperkirakan 2 miliar manusia per hari terkena dampak kekurangan air di 40 negara, dan 1,1 miliar tak mendapat air yang memadai. Di Indonesia, 119 juta rakyat belum memiliki akses terhadap air bersih. Baru 20 persen yang sudah, itu pun kebanyakan di daerah perkotaan. Sedangkan 82 persen rakyat Indonesia mengonsumsi air yang tak layak untuk kesehatan. Menurut badan dunia yang mengatur soal air, World Water Assessment Programme, krisis air memberi dampak yang mengenaskan: membangkitkan epidemi penyakit. Menurut penelitian WHO, penyakit yang timbul

akibat krisis air antara lain kolera, hepatitis, polymearitis, typoid, disentri trachoma, scabies, malaria, yellow fever, dan penyakit cacingan. Di Indonesia, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sebanyak 423 per 1.000 penduduk semua usia kena diare, dan setahun dua kali diare menyerang anak di bawah 5 tahun. Menurut dokter ahli penyakit lambung (gastroenterolog) Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Ari Fahrial Syam, terbatasnya air bersih akan berdampak pada masalah kesehatan masyarakat. Sebab, masyarakat membutuhkan air bersih untuk mandi, mencuci, dan buang air. “Keterbatasan air bisa membuat masyarakat mengabaikan masalah kesehatan,” ujarnya.(Koran Tempo, 7 September 2011) Tak hanya itu, terbatasnya air bersih juga akan mengganggu kebersihan lingkungan. Sebagian masyarakat menunda mandi atau mandi sekadarnya, serta keadaan sekitar relatif lebih kotor. Karena itu, tentunya amat penting menjaga kualitas air, khususnya air tanah dan air permukaan yang dominan dimanfaatkan untuk kehidupan sehari-hari. Jaga Lingkungan dan Jaga Sikap Menjaga kualitas air mengandung pengertian melindungi sumber-sumber air, yang tentu saja erat kaitannya dengan memelihara dan menjaga lingkungan, karena sumber air berada di sekitar kita, apakah itu mata air, sumur, danau, sungai dan lainnya. Sumber air harus dijaga agar airnya tetap berkualitas sehingga tetap bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan kita saat ini dan nanti, hingga generasi-generasi berikutnya. Agar anak cucu kita dapat terus menikmati air bersih yang sehat dan berkualitas. Melestarikan sumbersumber air agar kita tetap dapat menikmati air yang sehat dan berkualitas tidak hanya jadi tanggung jawab pemerintah atau negara, tapi juga bisa dilakukan oleh instansi-instansi swasta hingga ke setiap orang secara individu. Hal ini sebagai wujud tanggungjawab melestarikan air berada di pundak kita semua. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk melestarikan sumber-sumber air, de-

ngan berpedoman pada satu pemahaman, bahwa keseimbangan dalam penggunaan air harus diterapkan. Setiap orang harus berpikiran, bahwa setelah air diambil, harus ada langkah untuk mengembalikannya agar air tidak habis, agar air tetap lestari. Saat ini, banyak pihak yang sudah memulai dan melakukan langkah-langkah untuk mengonservasi lingkungan untuk menjaga sumber air, yang dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, melakukan pengelolaan drainase yang benar, menjaga daerah aliran sungai (DAS), mempertahankan keberadaan lahan hijau, melakukan reboisasi, dan sebagainya. Seperti yang sudah dilakukan PT Tirta Investama (Danone Aqua), dengan melakukan penanaman 1.000 pohon di kawasan pabriknya di Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, tahun 2012 lalu. (Antara, 17 Oktober 2012) Satu hal yang perlu diingat, upaya-upaya itu tidak hanya bisa dilakukan secara bersama-sama, terencana secara organisasi, instansi, difasilitasi oleh pemerintah dan lainnya, tapi juga bisa dimulai dari diri sendiri. Di rumah dan lingkungan sendiri, kita bisa mulai membuat artificial recharge, yakni memasukkan air di permukaan tanah dengan teknik resapan buatan, seperti sumur resapan, kolamkolam ataupun biopori di sekitar rumah. Semakin banyak artificial recharge tentu akan berdampak pada peningkatan permukaan air tanah, karena air hujan tak langsung lolos ke got atau ke sungai, sehingga bisa disimpan sebagai cadangan air tanah. Langkah-langkah itu tentunya akan sangat membantu menjaga ketersediaan air. Tak hanya memelihara dan menjaga lingkungan, menjaga sikap setiap individu agar memanfaatkan dan ‘memperlakukan’ air dengan benar juga merupakan cara bijak dalam upaya melestarikan air. Dulu, tiap orang di Indonesia rata-rata mengonsumsi air sebanyak 60 hingga 90 liter per hari. Namun, jumlah konsumsi air masyarakat Indonesia semakin meningkat, bahkan kini mencapai angka rata-rata 230 liter hingga 300 liter per hari. Rata-rata pemakaian air

bersih harian per orang Indonesia adalah 144 liter atau setara dengan sekitar 8 botol galon air kemasan. (Survei Direktorat Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta Karya pada tahun 2006). Betapa tingginya konsumsi air kita setiap hari. Bahkan rata-rata pemakaian air harian per orang Indonesia yang tinggal di kota besar bisa sampai 250 liter atau setara dengan sekitar 13 botol galon air kemasan. (Sulistyoweni Widanarko, Guru Besar Ilmu Teknik Penyehatan Lingkungan UI, 2004). Tingginya tingkat pemakaian air itu, menurut Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dalam suatu kesempatan, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (9/5/ 2015), salah satunya akibat pola konsumsi air masyarakat Indonesia yang saat ini sudah meniru warga Amerika, yaitu mandi, cuci dan kakus (MCK) menggunakan shower, bathtub dan flushing. Ya, semakin canggihnya metode sanitasi yang berkembang di tengah masyarakat saat ini, khususnya masyarakat perkotaan, memang sangat mempengaruhi volume pemakaian air. Sebagai gambaran, jika kita menggunakan MCK dengan sistem flush standar, maka untuk menyiram jamban setelah buang air kecil atau pipis yang hanya segelas, dibutuhkan air bersih bisa sampai 6 liter. Belum lagi jika kita mandi menggunakan shower. Memang, sebagian kalangan menyebut shower lebih hemat, karena air bisa digunakan sesuai keperluan mandi kita. Namun tidak sedikit di antara pengguna shower yang membiarkan air tetap mengucur selama waktu mandi. Padahal membiarkan air mengucur selama 4 menit saja, diperkirakan akan membuang 2040 galon air. Sungguh suatu pemborosan bukan? Kini, saatnya semua orang menjadikan kegiatan ‘hemat’ air sebagai budaya, sebagai gaya hidup. Menghemat pemakaian air adalah hal sederhana yang dapat dilakukan setiap orang. Kecenderungan ‘boros’ dalam menggunakan air, terutama yang kerap dilakukan ‘orang-orang kota’, sudah saatnya diperbaiki. Penduduk kota besar memang lebih cenderung ‘boros’ air, karena di kota besar pemakaian air tidak hanya untuk minum, masak, mandi dan sanitasi, tapi juga untuk cuci kendaraan (motor atau mobil), menyikat garasi dan mengisi air kolam ikan peliharaan dan lain-lain. Masyarakat perkotaan lebih boros air, juga karena rumah-rumah di kota sudah punya sistem perpipaan air bersih yang bagus, tinggal putar keran, langsung air mengalir. Bahkan seringkali keran dibiarkan terbuka pada saat tidak diperlukan, seperti saat sikat gigi, saat mencuci piring dan mencuci mobil. Lagi-lagi, pola konsumsi air seperti ini harus segera diperbaiki. Sikap kita terhadap air harus dibenahi. Selama ini, aksi untuk penyelamatan air belum sebanding dengan upaya revi-

„ Redaktur: Nova Anggraini

talisasi air yang dijalankan di Indonesia. Saatnya masyarakat mulai memperhatikan pelestarian air di Indonesia. Gerakan hemat air harus mulai digencarkan. Tak ada salahnya juga untuk melihat dan mengoreksi aktivitas sehari-hari yang berpotensi boros air. Misalnya, jangan sampai keran masih terbuka saat bak penuh. Atau saat wudu, sisa air wudu sebenarnya tidak terlalu kotor dan bisa dipakai menyiram tanaman, termasuk juga air bekas cucian beras, air bekas bilasan sayur dan lainnya. Mengubah kebiasaan masyarakat untuk hemat air memang masih cukup sulit. Padahal banyak hal sederhana yang bisa dilakukan dalam kegiatan keseharian kita di rumah, misalnya menampung air hujan untuk dimanfaatkan untuk menyiram tanaman atau untuk mencuci kendaraan. Pastikan juga pipa-pipa air maupun keran air tidak bocor. Kebocoran membuat air banyak terbuang. Satu tetes air yang bocor perdetik, dalam setahun akan terkumpul menjadi 2.700 galon air. Amat sayang, kan, jika air terbuang hanya karena kelalaian kecil ini. Sekarang atau Kritis Gerakan hemat dan menghargai air harus dimulai sekarang juga, agar Indonesia tidak menghadapi masalah serius dalam hal ketahanan air. Ketahanan sumber daya air (water resources resilience) ini dibutuhkan untuk mendukung keberlangsungan kehidupan umat manusia saat sekarang maupun di masa yang akan datang. Banyak daerah di Indonesia yang telah mengalami persoalan terkait ketahanan sumber daya air ini. Pemprov DKI Jakarta tahun 2014, dalam laporannya, menyebutkan, ketahanan air Jakarta hanya 2,2 persen, sangat kecil jika dibandingkan dengan Singapura yang mencapai 68 persen. (Kompas, 9 Oktober 2014). Itu artinya, sumber-sumber air bersih di Jakarta semakin kritis. Bahkan jika Jakarta dikepung dan ditutup sumber air bersihnya selama sepekan saja, kota ini sudah menuju kematian. Ya, krisis air tidak hanya akan dialami warga Jakarta, tapi juga bersiap menghantui masyarakat se-Indonesia, bahkan dunia, jika kita semua tidak bersiap sekarang juga. Secara perlahan, krisis air akan mencapai titik terparah, jika kita tak segera sadar bahwa cadangan air bisa menuju kritis. Contoh kecilnya saja, di sejumlah daerah di tanah air, sumur-sumur kini harus terus diperdalam setiap beberapa tahun. Sungai-sungai dan sumber air bersih lainnya mulai mongering. Itu artinya tinggi permukaan air tanah berkurang dan terus berkurang. Jadi, meski air di bumi tidak akan pernah habis, namun air permukaan (0,02%) dan air tanah (0,7%) yang paling banyak kita gunakan untuk kehidupan sehari-hari, perlahan namun pasti, sedang menuju habis. Karena itu, ayo, selamatkan air dari sekarang!***

„ Layouter: Rahmi


Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

Hiburan

Cerita Jenaka Andien

Agatha Ingin Dicintai Lagi PENANTIAN panjang salah satu jebolan kontes pencarian bakat Indonesian Idol 2004, Agatha Suci, untuk kembali mewarnai belantika musik Indonesia segera berakhir setelah dirinya merilis lagu daur ulang “Cintai Aku Lagi”. Ya, perempuan yang karib disapa Suci ini ingin kembali dicintai sebagai penyanyi. “(Single) ini judulnya ‘Cintai Aku Lagi’, lagu yang diciptakan Tohpati untuk dinyanyikan Shania ya,” ujar Suci saat berbincang di redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, baru-baru ini. “Kenapa pilih lagu ini? Satu, pas dapat lagu ini nyanyinya suka. Pas direaransemen aku suka, cocok. Dan aku suka judulnya. ‘Cintai Aku Lagi’. Dulu kan aku pernah berkarya di dunia musik walau pun tidak seutuhnya dan enggak mengejar eksistensi. Cuma karena sekarang sudah nyemplung total lagi, istilahnya ‘Ini lho Suci, cintai aku lagi’,” lanjutnya. Suci menilai nuansa musik yang ia suguhkan dalam lagu “Cintai Aku Lagi” berbeda dengan versi Shania yang berbalut musik R&B. “Waktu Shania lebih R&B ya karena dia penyanyi R&B. Aku lebih ke pop, aku penginnya memang pop. Aku ini pop singer. Balik lagu, aku tahu kapasitas diri,” tutur ibu dua anak ini. (h/kcm)

SELAIN nyanyian yang menjadi menu utama dalam konser Metamorfosa, vokalis Andien Aisyah mencoba sesuatu di luar kebiasaannya. Perempuan 30 tahun itu berStand Up Comedy untuk mengemas cerita sosok Irma Waty si asisten rumah tangga. “Saya punya asisten rumah tangga. Namanya Irma Waty. Pakai ‘Y’ bukan ‘I’,” kata Andien di tengah panggung Metamorfosa yang digelar di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Selasa (15/9) malam. Ia bercerita, sang asisten cukup aktif di media sosial Facebook. Hampir tiap saat asisten “gaul”-nya itu memperbaharui statusnya dengan berbagai kegiatan. Salah satunya setiap kali Adien meminta tolong Irma melakukan pekerjaan rumah tangga, Irma pasti menyempatkan menulis status di akun Facebook-nya. Singkat cerita, Andien yang berteman dengan Irma

Billy : Kezia Menyenangkan PEMBAWA acara Billy Syahputra belakangan ini sering disebut-sebut sedang menjalin kedekatan dengan mantan personel girlband Cherrybelle, Kezia Karamoy. Menurut Billy, adik artis peran Angel Karamoy tersebut merupakan sosok yang menyenangkan. “Dia (Kezia) menyenangkan buat Billy,” ujarnya sambil tersenyum kepada peliput usai mengisi program acara Rumpi, di Gedung Trans, Jalan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (15/9). Billy enggan membocorkan status hubungannya dengan Kezia, apakah sudah berpacaran atau belum. Adik kandung almarhum artis komedi dan pembawa acara Olga Syahputra itu pun juga tak memberikan keterangan kapan akan meresmikan statusnya tersebut. Hanya saja, Billy ingin menjalani kedekatan tersebut selayaknya teman bagi Kezia. “Enggak tahu ya, jalanin aja saat ini. Satu sama lain menyenangkan,” ujar Billy. Untuk diketahui, Billy sebelumnya pernah menjalin asmara dengan adik artis peran Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah. Namun, kedekatan keduanya tak berlanjut dengan berpacaran karena Syahnaz kini sedang memadu kasih dengan pemeran sinetron 7 Manusia Harimau, Juan. (h/kcm)

15

di Facebook tak sengaja membaca status sang asisten yang bernada mengeluh. “Dia nulis status, ‘Capek, masa disuruh ke Lottemart’. Ternyata suamiku yang nyuruh Irma,” tutur Andien. “Terus di bawah statusnya dikomentari sama temennya Irma. ‘Colok aja matanya’, waduh.” “Eh Irma balesnya gini, ‘Iya aku mau cocolin makanan panas’,” ucap Andien yang mengundang tawa penonton. Bukan hanya itu tingkah Irma si asisten. Pelantun “Sahabat Setia” itu menuturkan, ada beberapa status lagi yang sempat membuatnya terperangah. “Dia pernah nulis ‘Sibuk nih’. Dapat salam lu semua yang meeting

sehari tiga kali dari Irma, haha-ha,” ucap Andien yang lagi-lagi membuat penonton tertawa. “Terus yang ini mungkin ketularan majikannya kali ya. Irma nulis di Facebooknya, ‘Capek juga #dietmayo’,” tambahnya. Kali ini, suara tawa penonton semakin keras. Ada yang menggelengkan kepala, ada pula yang memegang perut. Andien juga mengomentari ragam komentar netizen di akun Instagramnya yang ‘canggih’. Dari yang memuji, meledek, menghujat hingga penawaran produk pelangsing, peninggi badan, dan kehamilan. “Pas aku posting foto sama mas Ippe, ada yang komentar ‘Ih suaminya jelek, pasti kaya’. Gue langsung berasa B***a S****e,” ucapnya bergurau yang menambah gelak tawa penonton. “Sekian dari saya,” kata Andien yang kemudian menyanyikan lagu “Jadikanlah Aku Pacarmu” yang dipopulerkan band Sheila on 7. (h/kcm)

Rahasia Roro Terbongkar RORO Fitria identik dengan kehidupan glamor dan mewah. Begitu juga saat artis ini membangun rumah. Kediaman Roro terlihat mewah dan luas. Barang-barangnya pun didatangkan langsung dari luar negeri. “Rumah aku memang full dengan lampu-lampu kristal. Dan juga semua furnitur dari luar negeri,” ungkapnya saat menjadi bintang tamu

Pesbukers. Jessica Iskandar dan Ayu Ting Ting bertanya apa yang biasa dilakukan Roro saat berada di rumah mewahnya. Roro pun menjawab dengan penuh antusias. “Biasanya itu saya kalau di rumah enggak bisa diam. Suka bersih-bersih, halaman saya itu kan luas, jadi suka saya sapu biar bersih, sekalian olahraga,” ujar Roro. Tim Pesbukers pun mendatangi asisten rumah tangga Roro, Ika. “Benar enggak yang dikatakan Roro?” tanya Jessica.

Ika yang ditanya Jessica, menggelengkan kepala. Ia membantahnya. “Enggak benar. Ibu kalau di rumah enggak bersih-bersih, yang bersih-bersih ya saya. Ibu biasanya suka bertemu dengan pejabat-pejabat,” ujar Ika. Mendengar pengakuan asisten rumah tangganya, Roro terkejut. Tetapi, ia hanya bisa tersenyum malumalu karena ketahuan bohong. “Wah jangan diterusin nih, bahaya,” ungkap Ayu dan Jessica berbarengan. (h/ kcm)

Sibad Alergi Vicky ADA kejadian panas terjadi pada acara Eat Bulaga yang tayang di ANTV pada Rabu pagi, 16 September 2015. Saat Siti Badriah didatangkan sebagai bintang tamu, ia tampak kesal saat melihat Vicky Prasetyo, turut hadir ke studio. Melihat Vicky datang, wanita yang sering dipanggil Sibad itu langsung berusaha pulang dari acara itu. Untung saja, para host mencegahnya, sebelum ia pulang betulan. Vicky pun dengan gaya playboynya, langsung coba mengejar Sibad sambil mencoba menenangkan wanita itu. Namun alih-alih tenang, Sibad malah jadi marah besar. “Ah jangan pegang-pegang, alergi sama kamu,” ujar Sibad sambil marah-marah ke

www.harianhaluan.com www.harianhaluan.com

„ Redaktur: Afrianita

Vicky. Saat Bos Uya bertanya, kenapa wanita itu benci sekali ke Vicky, Sibad katakan, “Dua sahabat saya, semuanya artis, jadi korban playboy dia. Kalau yang kasus Zaskia sudah jelas, semua orang tahu. Nah ini ada teman satu lagi yang namanya tudak mau saya ungkap. Dia sampai nangis-nangis kemarin,” ujar Sibad kesal. Bos Uya lalu coba mengorek, siapa nama teman dekat Sibad yang baru saja Vicky sakiti, namun pedangdut itu tidak juga mau buka suara. Lalu, apakah Sibad akhirnya berecerita? Ketahui sendiri jawabannya, karena saat berita ini diturunkan acara itu masih berlangsung live di ANTV. (h/ vvn)

„ Layouter: Wide


Otomotif

16

Minggu, 20 September 2015 7 Dzulhijjah 1436 H

Kawasaki RR Mono

Varian Apik Middle-Sport Andalan Kawasaki KAWASAKI terus menjadikan kepuasan konsumennya sebagai parameter untuk berkreasi dan berinovasi, terutama untuk segmen motorsport di Indonesia, Ninja RR mono merupakan salah satu bukti sahihnya. Kehadiran varian yang modis dengan kapasitas mesin 250cc dan satu silinder ini menjawab kebutuhan pelanggan yang menginginkan kepuasan tak terbatas saat melaju di jalanan. Laporan: Juli Ishaq Putra Haluan otomotif Mingu ini bercerita panjang lebar mengenai varian apik produksi Kawasaki ini dengan Jimmy Charles Andih, General Manager (GM) PT Gema Rodamas Utama, salah satu main dealer produk Kawasaki di Kota Padang yang berlokasi di Jalan Gadjah Mada, Simpang Tinju-Siteba. “Hadir sejak tahun lalu, Kawasaki RR Mono tentu saja mendapat respon dan apresiasi yang baik dari konsumen dan juga masya-

www.harianhaluan.com

rakat terhadap produk motor sport Kawasaki. Untuk saat ini, produk ini telah menjadi bintang di negara tetangga seperti Malaysia. Dan patut diketahui, lisensi produksi varian ini hanya diberikan Kawasaki kepada Kawasaki Motor Indonesia (KMI), artinya, semua Kawasaki RR Mono yang ada di seluruh belahan dunia, datangnya dari Indonesia, kita patut bangga atas kepercayaan Kawasaki tersebut,” kata Jimmy pada Jumat (18/9). Mengenai sensasi yang ditawarkan, lanjut Jimmy, Kawasaki RR Mono meru-

pakan varian yang aerodinamis, racy-look, memiliki handling sempurna, ramah bahan bakar (irit), dan tentunya ditunjang perfomance yang maksimal dengan mengadopsi konsep motor balap. Sedangkan mengenai spesifikasi yang diusungnya, antara lain dengan mesin satu silinder 249cm, tiga pendingin udara, empat tak, DOHC, Fuel Injection yang dapat menghasilkan power maksimal hingga 28 PS. “Kesuksesan Ninja RR 2-tak sebelumnya akan diulangi oleh Kawasaki RR Mono ini dalam kategori motor middle-sport. Karena konsep yang diusung sama, serta sasaran segmentasi yang sama pula, yaitu remaja hingga dewasa. Dengan kinerja mesin maksimum dan desain sporty racy-look, Ninja RR Mono diyakini mampu menjawab keinginan dan kebutuhan masyarakat akan produk motor sport yang menjadi bagian dari gaya hidup,” jelasnya lagi. Mengenai kondisi pasar saat ini, Jimmy tak memung-

kiri bahwa merosotnya nilai rupiah ikut mempengaruhi angka penjualan, namun ia yakin bedanya tidak begitu jauh dan dalam waktu dekat akan kembali stabil. Sedangkan untuk persaingan dengan motor sport di kelas yang sama dari pabrikan lain, Kawasaki tetap percaya bahwa masyarakat mengerti apa fokus Kawasaki. “Soal persaingan kami tak pernah memikirkannya terlalu jauh. Karena masyarakat sudah tahu segementasi Kawasaki dan fokus kami kemana, kami fokus di motorsport, bukan sekedar selingan. Jadi kepercayaan masyarakat tentu tetap terjaga,” yakinnya lagi. Menjaga Keselamatan Konsumen Dengan KRP Selain itu, sejak 1 September lalu, Kawasaki kembali memanjakan konsumennya dengan fasilitas asuransi All Risk. Asuransi All risk yang biasanya dipakai oleh produsen mobil, kali ini dipakai oleh kendaraan roda dua, dan Kawasaki adalah yang pertama kali menyediakannya.

Jimmy memastikan, setiap motor baru, baik dibeli secara cash maupun kredit akan diberikan fasilitas Kawasaki Rider Protection (KRP) dengan benefit perlindungan terhadap motor Kawasaki secara All Risk, jaminan perlindungan tanggung jawab pihak ketiga serta perlindungan terhadap pengendara motor Kawasaki. “KMI bekerjasama dengan JBR Motorcycle Indonesia guna memberikan keamanan dan kenyamanan

saat berkendaraan serta melindungi pengendara dari resiko-resiko yang tidak diinginkan. Dan bukan hanya bagi pemilik motor baru, KRP juga dapat dimiliki oleh pemilik Kawasaki lama dengan mendaftar keanggotaan selama setahun seharga Rp500 ribu, berlaku satu tahun,” Adapun skema yang ditawarkan dalam KRP, yaitu pada saat pengendara Kawasaki mengalami kendala dalam perjalanan, cukup

„ Redaktur: Heldi Satria

menghubungi call centre, rescuer JBR akan mendatangi lokasi untuk melakukan perbaikan di tempat ataupun membawa Kawasaki ke bengkel resmi terdekat. “Jadi selain semakin berusaha memuaskan konsumen dengan menghadirkan varian-varian dengan teknologi mutakhir, Kawasaki juga menjaga keamanan, kenyamanan dan keselamatan pengendara secara berkesinambungan,” tutup Jimmy. ***

„ Layouter: Ilham Taufiq


Haluan 20 September 2015