Page 1

Harian Umum

MEDIA GROUP

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA IKLAN 0751 4488700 SIRKULASI 082388441221 REDAKSI 082390765000

SELASA

20 AGUSTUS 2013 M / 13 SYAWAL 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN EDISI 274, TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Mahasiswa Minang di Mesir Bertahan Konflik politik yang terjadi di Mesir, ternyata tidak menyurutkan langkah mahasiswa asal Minang yang menuntut ilmu di negeri Piramida tersebut. Mereka tetap bertahan melanjutkan studinya.

Katakanlah: “Siapakah yang dapat menyelamatkan kamu dari bencana di darat dan di laut, yang kamu berdoa kepada-Nya dengan rendah diri dengan suara yang lembut (dengan mengatakan: “Sesungguhnya jika Dia menyelamatkan kami dari (bencana) ini, tentulah kami menjadi orang-orang yang bersyukur”. (QS Al An’aam Ayat 63)

05.03

12.25

15.43

18.27

PADANG, HALUAN—Meski konflik di Mesir antara militer dan pendukung Mursi kian memanas, namun sejumlah mahasiswa Minang yang kuliah di sana tetap ingin melanjutkan kuliah. Mereka optimis konflik Mesir segera berakhir.

19.37

>> MAHASISWA MINANG hal 07

KASUS SUAP HAKIM

PERSONIL Gamad Puti Nan Tungga Padang Panjang.

Gamad Tak Tergerus Zaman MENDENGAR nama gamad (baca : gamaik- Minang), yang langsung terlintas dalam pikiran kita adalah alunan tembang lagu dengan untaian syair riang dan mendayu-dayu (langgam dan joget), yang diiringi harmonisasi dari perpaduan sejumlah alat musik yang menghasilkan

>> GAMAD TAK hal 07

6 Rumah Diterjang Longsor PADANG, HALUAN—Kota Padang yang diguyur hujan deras sejak dini hari hingga sore hari, Senin (19/8) kemarin. Volume air yang tinggi membuat banda bakali Batang Ampalu, Kelurahan

Tanjung Saba, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) meluap. Akibatnya, enam rumah penduduk diterjang longsor.

>> 6 RUMAH hal 07

RUMAH TERBAN — Dua orang warga melihat kondisi rumahnya yang terban akibat luapan arus sungai di Kelurahan Tanjung Saba, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, Senin (19/8). Luapan tersebut mengakibatkan 6 rumah terban. RIVO SEPTI ANDRIES

JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Walikota Bandung Dada Rosada, Senin (19/8). Ia diduga terlibat kasus pemberian hadiah terkait dana bantuan sosial Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat.

>> WALIKOTA BANDUNG hal 07

TERLIBAT NARKOBA

Sepasang Kekasih Diciduk Polisi PADANG, HALUAN—Sepasang kekasih diciduk Tim Reserse Narkoba Polresta Padang, di Hotel Mercure, Senin (19/8) sekitar pukul 17.15 WIB.

Walikota Bandung Ditahan KPK

Sayangnya, sepasang kekasih lagi, berhasil kabur dari kejaran polisi. Pasangan yang tertangkap di kamar hotel 103 adalah David (29) dan Putri

(20). Dari tangan mereka diamankan satu paket kecil sisa pakai sabu, dan

>> SEPASANG KEKASIH hal 07

Hutan Lindung Pasbar Kritis............. >> 02 Pengawasan Napi Diperketat............... >> 03 Pedagang Tenda Ceper Direlokasi....... >> 09

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : Syahrizal


2 UTAMA

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

Hutan Lindung Pasbar Kritis

KILAS Kapolda Kunjungi Pasbar PASBAR, HALUAN- Dalam rangka silaturahmi lebaran, Kapolda Sumbar, Brigadir Jendral Pol Nur Ali mengadakan kunjungan Kerja (Kunker) yang pertama ke Mapolres Pasaman Barat (Pasbar) dan Pemkab Pasaman Barat yang langsung dijamu oleh Bupati H Baharuddin R dan jajaran SKPD Pemkab Pasbar. “Kunker Bapak Kapolda ini merupakan ajang siraturahmi antara Polda dan Polres Pasbar dan Pemkab Pasbar,” kata Kapolda Sumbar Brigjen Pol Noer Ali didampinggi Polres Pasbar AKBP Sofyan Hidayat kepada wartawan, Senin, (18/8) di Simpang Ampek. Kapolda menegaskan, selaku pengayom masyarakat sudah sewajibnya polisi harus menjadi pelindung bagi masyarakat dan tidak zamannya lagi polisi ditakuti oleh masyarakat.”Jalinlah hubungan kerja sama yang baik dengan masyarakat, sebab tanpa bantuan masyarakat kita tidak ada artinya,” ujar Kapolda Noer Ali. Kapolda mengucapkan terima kasih atas sambutan yang dilakukan bupati kepada rombongan Kapolda yang terasa sangat hangat sekali. Dia juga mengaku tidak menyangka kehadiran mereka bersilaturahmi dengan jajaran Pemda Pasbar mendapat sambutan hangat. Dijelaskan, dengan momentum ini, rasa kebersamaan antara pemda dengan kepolisian akan terajut dengan baik dan terus semakin kokoh. Selain itu, kinerja menjalankan birokrasi pemerintahan sesuai tugas pokok dan fungsinya semakin sempurna. “Tentunya harus saling membantu dan mendukung antara yang satu dengan yang lainnya. Tujuannya hanya satu, membangun Pasbar ke arah yang lebih maju,” ujar Noer Ali. Kapolda menekankan agar hubungan keharmonisan antara kepolisian dengan Pemda, masyarakat dapat terus berjalan dengan baik. “Kita mendukung visi dan misi dari Pemkab Pasbar itu berjalan dengan aman, kondusif sesuai yang diharapkan bersama,” tambahnya. Lebih jauh, Kapolda juga menyampaikan rasa terimakasih pihaknya terhadap pemerintah daerah, yang telah memberikan perhatian baik serta dukungan terhadap kepolisian yang ada di Pasbar selama ini. “Saya mengapresiasi perhatian Pemkab Pasbar, kepada seluruh masyarakat Pasbar, ninik mamak, serta unsur pimpinan dan masyarakat lainnya,” katanya. Kapolda Sumbar juga meminta agar kinerja pihak kepolisisan di lapangan juga diawasi secara bersama-sama. Sehingga indikasi pelanggaran baik itu petugas dari satuan lalu lintas, Satreskrim, Satintelkam dan lainnya berjalan dengan baik sesuai tugas kepolisian itu sendiri. “Saya imbau tolong agar bupati, Muspida, masyarakat lainnya mengawasi kinerja polisi. Tujuannya hanya satu, agar kinerja polisi baik dimata masyarakat,”jelas Noer Ali. Kapolres Pasbar AKBP Sofyan Hidayat, mengatakan atas nama Polres Pasbar dan jajaran mengucapkan terima kasih sekali kepada Bapak Kapolda Sumbar yang sudah datang jauh-jauh dari Padang. (h/nir)

PASBAR, HALUAN — Praktik ilegal logging di Pasaman Barat semakin meresahkan. Hutan lindungpun tak luput dari sasaran para penjahat kayu itu. Buktinya, sudah sering Polisi, Polisi Hutan dan aparat lainnya melakukan penangkapan kayu-kayu yang diduga ilegal.

KOSONG — Suasana ruangan sidang DPRD Solok Selatan saat sidang paripurna mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden pada tanggal 16 Agustus 2013. Dalam absensi ada 11 anggota dewan yang hadir dari 25 anggota dewan seluruhnya. Tapi hanya 7 orang yang melihatkan wajahnya. ICOL DIANTO

SIDANG MENDENGAR PIDATO PRESIDEN

Lebih Dua Pertiga Kursi DPRD Solsel Kosong SOLSEL, HALUAN — Jiwa nasionalisme anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan dipertanyakan. Pekerjaan pribadi lebih dipentingkan ketimbang mengikuti paripurna mendengarkan pidato kenegaraan dalam rangka peringatan HUT RI ke-68. Pengamatan Haluan di Kabupaten Solok Selatan, terutama di pusat kabupaten di Padang Aro, peringatan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-68 hanyalah hambar belaka. Karena, tidak semua masyarakat ikut memperingatinya, terutama bagi masyarakat yang memiliki rumah di tepi jalan raya. Biasanya HUTRI dimeriahkan dengan pemasangan bendera merah putih di halaman rumah, baik oleh warga maupun perkantoran pemerintah. Namun, pada 17 Agustus 2013, hanya puluhan saja yang mengibarkan bendera. Sejumlah kalangan menilai, tidak berkibarnya bendera merah putih saat peringatan HUT RI karena sudah memudarnya rasa nasionalisme masyarakat. Ada yang mengatakan, mungkin masyarakat terlena dengan sulitnya ekonomi saat ini. Terlepas dari semua asumsi itu, ternyata sikap ketidakpeduliaan juga ditunjukkan oleh anggota dewan per-

wakilan rakyat daerah. Banyak yang tidak hadir mengikuti rapat paripurna mendengarkan pidato kenegaraan di ruang sidang DPRD Solsel di Golden Arm. Dari 25 orang anggota DPRD Solsel, hanya 11 orang yang hadir dengan dibuktikan dengan bubuhan tanda tangan di daftar absensi. Selebihnya, sebanyak 14 orang lagi tidak hadir tanpa pesan. Salah seorang anggota DPRD Solsel yang hadir berseloroh mengomentari ketidak-hadiran anggota yang lainnya. Katanya, anggota DPRD yang lainnya mungkin ada urusan lain. Atau, ada pekerjaan lain yang harus dikerjakan. Namun, ketika dikonfirmasikan soal jadwal DPRD ke Bagian Persidangan Setwan, tidak ada agenda lain kecuali paripurna mendengarkan pidato presiden. Tokoh masyarakat Solok Selatan Sutan Saridin mengomentari soal tidak hadirnya anggota DPRD Solsel dalam rapat paripurna mendengarkan pidato presiden. Katanya, bukan soal hadir mendengarkan pidato presiden, tetapi sebagai anggota dewan mesti hadir dalam paripurna dewan. Apalagi, paripurna mendengarkan pidato presiden yang berisikan tentang RAPBN 2014. “Anggota dewan sudah memberikan contoh yang tidak baik, amat jelek untuk ditiru oleh

masyarakat umum. Ada dua hal penting yang dilanggar, yaitu rasa tugas dan tanggung jawab dan merosotnya rasa nasionalisme para dewan yang tidak hadir tersebut,” ungkapnya. Menurut Sutan, kalau mereka tidak anggota DPRD, mungkin tidak ada persoalan bila mendengarkan pidato kenegaraan sambil di nyangkul sawah atau dalam perjalanan di atas busway. “Mereka anggota dewan, kalau tidak anggota dewan maka memang mereka tidak perlu hadir ke ruang sidang hanya untuk nonton mendengarkan pidato, di rumah juga bisa nonton,” sebutnya. Bahkan sutan menyebutkan, banyak anggota DPRD Solsel yang tidak peduli dengan kemajuan daerah Solok Selatan. Sutan menyontohkan, ada anggota dewan yang hanya matung dalam raungan ketika yang lain sibuk membahas anggaran atau membahas peraturan daerah. Apalagi anggota dewan yang akan mengawasi pembangunan, jauh sekali panggang dari api. Mereka yang membubuhkan tanda tangan dalam daftar absensi adalah Ketua DPRD Solsel H Khairunas, Wakil Ketua Suhaimi, Sukrial Syukur, Mursiwal, Salikhin, Jamalus, Sidik Ilyas, Khamislihat, Afrizal Dt Rajo Jalil, Mukhlis, dan Albert Arifin. (h/col)

Padang Perlu Tambah Armada Sampah PADANG, HALUAN — Persoalan sampah menjadi perhatian pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Mohammad Ichlas El Qudsi dan Januardi Sumka (Michel Jadi). Predikat sebagai kota terbersih yang pernah disandang Kota Bingkuang ini, kini nyaris tak berbekas. Tumpukan sampah bisa ditemukan dengan mudah hampir di setiap sudut kota. Menurut Michel, semakin bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi, praktis jumlah sampah ikut meningkat. Bahkan, setiap harinya Kota Padang menghasilkan sampah mencapai 800 ton. Hal ini diperparah dengan minimnya sarana dan prasarana pengangkut sampah. “Pengadaan sarana pengangkut sampah ini cukup penting.

Sekarang, jumlah armada untuk jenis ambrol baru 23 unit dan dump truck sekitar 22 unit, itu hanya mampu mengangkut sampah 600 ton setiap hari,” ujar Michel kemarin, menanggapi banyaknya tumpukan sampah di Kota Padang, Dampak kekurangan armada tersebut bisa dilihat saat ini. Hampir di setiap pinggir jalan, sampah-sampah menumpuk. Hal itu diperparah dengan kontainer atau bak-bak sampah yang sudah tidak layak atau rusak. Sehingga membuat sampah menjadi melimpah hingga ke badan jalan. Jika dibiarkan, hal ini tidak saja membuat jalanan kota menjadi tidak indah, tapi juga menjadi sarang penyakit. Selain pengadaan sarana dan prasarana, pemberdayaan masya-

rakat untuk penanggulangan sampah juga perlu digencarkan. Saat ini, sejumlah program memang sudah diluncurkan pemerintah kota untuk penanggulangannya. Seperti pengadaan bank-bank sampah, dan sosialisasi teknik pembuangan sampah juga sudah dilakukan. Hanya saja, kebanyakan program tersebut hanya sampai pada tataran tertentu saja. “Sementara, untuk masyarakat rumah tangga banyak yang belum paham. Sosialisasi dan aplikasi hingga di tingkat bawah belum signifikan,” ujarnya. Padahal, lanjut pria kelahiran Kototangah ini, dengan sudah dimulainya sejumlah program tersebut, Pemko dan masyarakat kota sudah bisa meminimalisir tumpukan sampah di pinggir jalan. Pemisahan sampah organik dan

anorganik yang dimulai dari rumah tangga, setidaknya bisa membuat sampah memiliki nilai guna. Apalagi hal ini sudah diatur melalui Perda No 21/2012 tentang Pengelolaan Sam-pah, pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga hingga ke tingkat kota. Setiap rumah tangga harus melakukan pemilahan sampah layak dibuang dan untuk kompos. “Sayangnya, pemahaman ini tidak sampai ke ibu-ibu rumah tangga. Untuk itu, keaktifan aparat RT, RW hingga kelurahan mutlak diperlukan. Inilah yang akan kita rangkul nanti jika diamanahkan untuk meminpin Padang ke depan. Dengan demikian, saya yakin Kota Padang bisa kinclong kembali,” ujarnya. Sampah kalau tidak dilakukan pengelolaan secara tepat dapat menjadi “musuh”, karena bisa

memicu timbulnya bencana banjir dan merusak sistem sanitasi serta pencemaran lingkungan. Jika sampah dibuang ke aliran sungai atau di rol yang ada tentu dapat menumpuk, ketika hujan turun dapat jadi pemicu banjir. Sebaliknya sampah kalau dijadikan sumber pendapatan bagi masyarakat bisa pula, baik dijual langsung maupun diolah menjadi berbagai jenis kerajinan. Hal ini tentu perlu berdayakan masyarakat supaya kreatif dan dapat menjadikan sampah sebagai pendapatan tambahan. “Penanganan sampah harus menjadi gerakan bersama masyarakat dan pemerintah serta dibutuhkan peran serta swasta untuk mendukung dalam pengelolaannya sehingga bisa menjadi produktif,” ujarnya. (*/met)

Kondisi terparah di daerah perbatasan Pasbar dengan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut). Terakhir, Jumat (16/8) lalu, polisi hutan (Polhut) Pasbar menemukan kubik kayu meranti kualitas ekspor. Sebagian barang bukti hasil tangkapan itu dibawa ke Mapolres Pasbar untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk salah seorang yang diduga sebagai pelaku. Kabid Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Pemkab Pasbar, Zulkifli kemarin di Simpang Ampek menyebutkan, lokasi pe-ram-bahan hutan itu persisnya di daerah Batang Buburan Gadang Jorong Siduampan Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Pasbar. Pelaku pembabatan hutan bukan orang Pasbar melainkan warga yang berasal dari luar Pasbar be-berapa bulan terakhir. “Daerah ini termasuk kawasan hutan lindung,” katanya sembari menjelaskan petugas Polhut telah melakukan kros cek ke lapangan. Dan telah dibawa GPS untuk menentukan titik koordinatnya. “Satu orang telah diamankan sebagai pelaku bernama Oskar (35) warga Sumut. Dan barang bukti berupa tiga kubik kayu juga telah kita amankan. Saat penangkapan itu satu orang kawan pelaku melarikan diri. Semuanya telah diserahkan ke polres agar diproses hukum,” terangnya. Ditenggarai, para pela-ku adalah warga luar Pasbar yang akan membuka lahan per-ke-bunan. Diper-kira-kan sudah se-kitar dua bulan terakhir me-re-ka membabat hutan lindung tersebut. Pihak nagari tidak dapat melakukan penghentian lang-sung, karena kendala kewe-nangan yang terbatas. Bila dipaksakan, maka bisa me-micu konflik horizontal antara masyarakat de-ngan pelaku. Dijelaskan, terungkapnya aktivitas perambahan hutan di kawasan tersebut berdasarkan laporan masyarakat setempat. Setelah dilakukan kros cek ke lapangan ternyata informasi masyarakat itu benar. Jarak tempuh dari jalan raya Batahan ke lokasi itu mencapai 8 km. Medannya terjal dan jurang. Lokasi pembabatan hutan ini bisa dilalui langsung kendaraan roda empat. Dan hasil sementara, di belakang aktivitas ilegal ini kerja sama dengan perusahaan. Sementara Kapolres Pasbar AKBP Sofyan Hidayat melalui Kabag Humas AKP Mudassir membenarkan adanya penangkapan dugaan pelaku pembalakan liar di Batahan. Dan saat ini pelaku sedang diproses, kalau terbukti bersalah, pela-ku dapat dikenakan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. ”Kepada pelaku kalau terbukti bersalah, ancaman-nya lima tahun penjara dan denda milia-ran rupiah,” sebut Muddasir. Dalam hal yang sama beberapa waktu lalu di kecamatan yang sama, juga pernah terjadi penangkapan pelaku pembalakan liar, tepatnya di Nagari Desabaru. Wali Nagari Desa Baru, Suyadi Handoko menambahkan, di nagarinya pernah ditangkap seki-tar enam fuso kayu oleh petu-gas. Sejak itu aktivitas mereka berhenti sebentar. Namun, akhir-akhir ini marak lagi. Warga khawatir perbuatan pelaku itu merusak ling-ku-ngan, menguras aset nagari dan mengundang bencana.(h/dka)

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SUMBAR 3

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

LINGKAR Rumah Bainar Hangus Kena Patuih PADANG PARIAMAN, HALUAN — Pergi melihat acara pernikahan cucu ke Sarolangon, Provinsi Jambi, rumah Bainar (65) di Korong Sungai Durian, Kenagarian Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman hangus disambar petir, Senin (19/8). Dikatakan Eli, warga sekitar rumah Bainar, petir menyambar sekitar pukul 02.00 dini hari. Kebakaran ini mulai diketahui warga setelah api mulai membesar. Kebakaran bisa dipadamkan setelah dua init mobil pemadam kebakaran mendatangi lokasi. Wali Nagari Sungai Durian, Nusyirwan Nazar menyebutkan, sesudah perayaan 17 Agustus lalu, Bainar bersama tiga orang anaknya berangkat ke Sarolangun, Provinsi Jambi. “Awal kejadian, masyarakat ingin mendobrak rumah itu. Karena tidak ada orang di rumah, kami jadi ragu untuk mendobrak dan memutuskan menunggu datangnya mobil kebkaran,” ujarnya. Dikatakan Nusyirwan, masyarakat harap berhati-hati dengan bencana yang bisa mengancam mereka setiap saat. Menurutnya, Padang Pariaman merupakan daerah yang paling rawan terhadap bencana alam termasuk bencana petir yang menyambar. Terkait kerugian harta benda, Basril anak Bainar melalui telepon selularnya mengatakan, belum bisa memprediksi berapa kerugian yang diderita keluarganya. “Karena banyak barang, jadi belum bisa diprediksi. Yang jelas, satu unit motor ditemukan hangus usai kebakaran. Itu yang baru kami ketahui,” katanya. Hingga Senin siang, keluarga Bainar masih dalam perjalanan pulang dari Sarolangun, Jambi. (h/cw-bus)

PENDANGKALAN TERUS TERJADI

Muaro Batang Surantiah Memprihatinkan PADANG, HALUAN—Kelompok nelayan di Nagari Lansano Taratak Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan menginginkan muaro Batang Surantiah dikeruk. Karena muaro tersebut sudah menggalami pendangkalan beberapa tahun terakhir. Tiga unit kapal nelayan pun rusak karena menerobos masuk dermaga, yang sudah dangkal. Dua orang nelayan tewas dalam insiden tersebut. Karena, ketika mau masuk muaro kapal kandas, dan nelayan jatuh dan terseret arus ke laut yang dalam. Dikatakan Ketua Kelompok Nelayan Harapan Jaya Bagan Sutera, Ramadan, akibat pendangkalan kapal memang tidak bisa keluar masuk dermaga. Pendangkalan terjadi karena tumpukan pasir yang memenuhi muara, yang dibawa oleh angin. “Pendangkalan ini terjadi di Muaro Lansano Surantiah. Adanya bangkai kapal yang karam di mulut muara, menyebabkan bagan dan kapal tidak bisa keluar masuk muara. Perekonomian rakyat pun terganggu. Jika kapal diletakkan di luar muara, maka resikonya lebih besar. Perubahan angin yang terjadi setiap waktu, merupakan tantangan terbesar bagi awak kapal. Nyawa taruhannya,” ujar Ramada, Jumat (16/8).

Tim Jepang Analisa Sumber Air Bersih SOLOK,HALUAN — Tim Teknik Air Bersih Kota Toyohashi Jepang akan melakukan kanjian tentang sarana iar bersih yang ada di Kota Solok. Tim yang dipimpin Shiro Nakagawa dan didampingi Direktur Teknik PDAM Kota Toyohashi, Kazumi Asawaka ini nantinya, juga akan menjajaki kerjasama di bidang pendidikan, pertanian, kerajinan, serta budaya dan parawisata. Tim ini diterima oleh Walikota Solok,Irzal Ilyas, Ketua DPRD Kota Solok, Yutris Chan, dan lainnya di ruang rapat Balaikota, Senin (19/8). Kunjungan ini sendiri, merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Walikota Solok,Irzal Ilyas dan Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can ke Kota Toyohashi akhir Januari 2013 lalu. Tim dari Jepang ini akan berada di Solok selama 4 hari dan melakukan survei lapangan kebeberapa tempat sarana air bersih yang ada di Kota Solok seperti sumber air KTK, IPAL PDAM yang ada di Kel. KTK, dan Banda Imang Payo. Pada kunjungan ke Jepang akhir Januari lalu, Irzal Ilyas dan Yutris Can meminta bantuan kepada Pemerintah Kota Toyohashi untuk menganalisa kondisi sumber air yang ada di Kota Solok. Selain itu, Pemerintah Kota Solok juga meminta bantuan agar diberikan peningkatan kualitas manajemen, teknis dan SDM di bidang pengelolaan air dalam rangka mengembangkan air bersih di Kota Solok. (h/cw-eri)

Koto Balingka Meriahkan HUT RI PASBAR, HALUAN — Wakil DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Syamsul Bahri mengakui, peringatan HUT RI di Kecamatan Koto Balingka paling sakral dan meriah tahun ini di sepanjang sejarah. Sebagai putra daerah, ia mengaku bangga. Apalagi antusiasme masyarakat setempat sangat tinggi. Tercermin, rasa nasionalisme yang kuat dan rasa cinta tanah air yang kental. “Saya bangga sebagai putra Koto Balingka. Terimakasih kepada camat Koto Balingka, walinagari Parit yang telah mengemas peringatan HUT RI tahun ini dengan sukses dan meriah, juga salut dan bangga kepada masyarakat Koto Balingka,” kata Syamsul Bahri, yang pada upacara detik-detik HUT RI tingkat Kecamatan Koto Balingka didaulat sebagai pembaca teks proklamasi. Kata Syamsul peringatan HUT RI di Koto Balingka sepanjang sejarah, tahun ini yang paling meriah. Upacara bendera diikuti seluruh elemen masyarakat, murid dan siswa sekolah. Anak-anak Sekolah Dasar (SD) tampak seru melambaikan bendera merah putih. Kemeriahan HUT RI ke-68 sudah terasa jauhjauh hari sebelum hari H upacara. Berbagai kegiatan lomba dilaksanakan, mulai dari kampung-kampung hingga lomba di tingkat kecamatan. Seluruh masyarakat gembira dan menyambut lomba-lomba tersebut, yang emperebutkan banyak hadiah. “Hal seperti ini hendaknya terus bertahan, sehingga jiwa nasionalis, patriotisme terus menggelora di generasi Koto Balingka,” ujarnya. Katanya semangat nasionalis, rasa cinta tanah air, adalah jiwa-jiwa yang dibutuhkan bangsa ini kedepannya. Sehingga digenerasi masa depan, dapat membawa negara ini, makmur sentosa. Ia katakan, momentum peringatan hari kemerdekaan adalah momentum merefleksikan diri akan nilai nilai sejarah masa lampau, untuk senantiasa mampu memaknai akan besarnya perjuangan para pejuang dan pendiri bangsa terhadap bebasnya Republik ini dari belenggu dan penjajahan bangsa asing. (h/dka)

WAKIL Ketua DPRD Pasbar, Syamsul Bahri berfoto dengan Camat Koto Balingka, Media Fitra. ANDIKA

Dikatakan Ramadan, setiap harinya ada sekitar 200 kapal nelayan yang berlalu lintas di muara ini. Agar aktivitas kapal bisa kembali seperti semula, nelayan mengharapkan ada pengerukan muara dan penambahan batu jeti. Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi III DPRD Sumbar dari Kabupaten Pesisir Selatan, Saidal Masfiyuddin, mengatakan, akan segera memperjuangkan hal ini. “Saat ini di Batang Surantiah sedang dilakukan proyek pengendalian banjir senilai 38 miliar. Untuk normalisasi bsia kita gunakan dana ini. Jika menganggarkan kembali, ini tidak mungkin. Akan terlalu lama masyarakat menunggu. Saya sudah bicarakan dengan Dinas PSDA, kita akan tinjau Batang Surantiah ini secepatnya,” kata politisi Golkar ini. Dikatakan Saidal, pendangkalan yang terjadi saat ini sudah mengkhawatirkan. Dari kedalaman 60 meter, sekarang sudah tinggal 6 meter karena terjadi pendangkalan. Ini perlu menjadi perhatian serius. (h/eni)

Pengawasan Narapidana Minta Diperketat

JALAN BERLUMPUR — Pengendara motor melewati jalanan yang berlumpur di kawasan Ketaping, Padang Pariaman, Senin (19/8). Sebagian jalan saat ini dalam tahap pelapisan aspal, namun masih banyak terdapat jalanan yang rusak parah. RIVO SEPTI ANDRIES

Perantau Silungkang Himpun Darah SAWAHLUNTO, HALUAN — Perantau Silungkang Sawahlunto berhasil menghimpun 48 kantong darah segar, dalam aksi donor darah dengan menggandeng PMI ‘Kota Arang’ dan Unit Tranfusi Darah RSUD Sawahlunto. Aksi donor darah yang dipusatkan di pelataran Masjid Raya Silungkang tersebut, sudah menjadi agenda tahunan pulang kampung basamo, yang digelar para perantau Silungkang. “Aksi donor darah ini sebagai bentuk kegiatan sosial perantau dan masyarakat Silungkang sendiri,” ujar Jhony Reff, Panitia Pulang Basamo Perantau Silungkang, kepada Haluan, Senin (19/8). Kegiatan sosial donor darah,

lanjut Jhony Reff, ditujukan untuk membantu pasokan dan kebutuhan darah ketika lebaran. Dimana kebutuhan darah segar selama lebaran dipastikan meningkat, seiring dengan meningkatkan kecelakaan. Setidaknya, menurut Ketua Rombongan Pulang Basamo Keluarga Besar Perantau Silungkang, H. Syafrianto, pelaksanaan aksi donor darah dapat menanamkan nilai sosial di tengah masyarakat. “Mungkin darah yang dapat dihimpun saat ini tidak seberapa jumlahnya. Namun, benih dan nilai sosial yang tertanam mulai tumbuh di tengah masyarakat Silungkang, terutama generasi muda,” tambahnya.

Ketika pualng basamo yang dilaksanakan tahun 2012 lalu, atau idul fitri 1433 H, perantau Silungkang berhasil menghimpun 77 kantong darah segar. Saat ini, perantau Silungkang bekerja sama dengan PMI Solok. Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Sawahlunto, Ritu Kariyanto mengatakan, kegiatan donor darah yang dilaksanakan perantau Silungkang patut untuk ditiru, dan dijadikan contoh bagi perantau lainnya. “Setetes darah yang disumbangkan, sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan, kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan dan berkelanjutan,” ujar Ritu.(h/dil)

PADANG, HALUAN —Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Sumatera Barat Sudirman, mengimbau kepada seluruh Sipir Lembaga Pemasyarakatan (LP), Rutan, cabang Rutan yang ada di Sumbar, melakukan pengawasan ketat terhadap warga binaan di wilayahnya masing-masing. Hal itu, seiring adanya aksi kerusuhan dan pembakaran LP, yang terjadi Labuhan ruku, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Minggu (18/8). “Saat terjadinya kerusuhan dan pembakaran di LP Labuhanruku, Kabupaten Batubara, Sumut, kami bersama anggota lainnya, langsung terjun ke LP Muaro untuk melihat kondisi keamanan narapidana, dan LP. Hal itu, dilakukan untuk mengantispasi kejadian yang sama, seperti di Sumut. Namun, sampai pukul 01.00 WIB, kami tidak melihat tanda-tanda yang mencurigakan dari seluruh narapidana,” ujarnya kepada wartawan, Senin (19/8). Lanjutnya lagi, meskipun saat ini, LP dan Rutan yang ada di Sumbar, mengalami over kapasitas dari daya tampung, yakni dari LP 9, Rutan 5, dan cabang Rutan 5. Namun, dirinya beranggapan, kejadian seperti di LP

Labuhanruku, Kabupaten Batubara, dan LP Tanjung Kusta Sumut, tidak akan terjadi di Sumbar. Karena, karakter narapidana di Sumbar sangat berbeda dengan di daerah lainnya. “Daya tampung seluruh LP, dan Rutan tersebut, sekitar 2150 orang. Namun, saat ini, sudah di isi sebanyak 2.900 narapidana. Jadi, daya tampungnya sudah melebihi sekitar 800-an narapidana. Salah satunya, yakni LP Muaro yang memiliki narapidana sebanyak 400-an, namun di isi sekitar 800-an. Meskipun demikian, kami berkeyakinan, tidak akan terjadi kerusuhan seperti yang terjadi di Sumut,” ungkapnya lagi. Dikatakannya lagi, untuk mengantisipasi peningkatan jumlah darapidana, dan over kapasitas tersebut. saat ini, pemerintah telah membangun Rutan di Anak Air, Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. “Pembangunan Rutan tersebut, diperkirakan selesai pada akhir 2013 ini. Setelah selesai, maka kami akan segera menanggulangi LP maupun rutan yang telah over kapasitas. Sehingga, kejadian seperti yang terjadi di LP lain, dapat diminimalisir di Sumbar,” katanya. (h/wis)

ERA SUSANTI

Penderita Kanker Berharap Dioperasi SOLOK, HALUAN — Tergolek lemah tak berdaya itulah yang dialami Era Susanti (33) kini. Ia menderita kanker payudara stadium dua yang sudah menggerogoti tubuhnya sejak dua tahun silam. Ia berharap untuk segera dioperasi, namun biaya yang mahal seakan mengoyak asa yang masih tersisa dari perempuan muda asal Sawah Sudut Nagari Salayo Kecamatan kubung Kabupaten Solok ini. Setidaknya masih ada selang infus yang masih terpasang di kakinya dan Azira Alifa Nofita lah (3) anak semata wayang Era begitu dia biasa di sapa, dari pernikahannya dengan Muhibbul Aziz yang mampu memberikan tenaga dan semangat untuk terus berjuang menggapai harapan itu (sembuh-red) di ruang isolasi instalasi bedah Rumah sakit umum daerah Kota Solok. Dari cerita seorang teman, Haluan menyempatkan diri

menjenguk kondisi lulusan terbaik dengan predikat cumlaude Fakultas Pertanian Universitas Mahaputera Muhammad Yamin Solok 2005 ini Kamis (15/08) yang sejak enam bulan terakhir tidak mampu berbuat banyak selain berbaring ditempat tidur seiring dengan semakin mengganasnya kanker yang dideritanya. Menurut Era, kanker yang dideritanya ini sudah diketahui sejak kelahiran putrinya, segala usaha telah dilakukan untuk mengatasinya namun apalah daya, pengahsilan sang suami yang sehari-hari sebagai tukang ojek hanya mampu untuk meringankan biaya harian. Sedangkan untuk biaya pengobatan dan perawatan di rumah sakit ditanggung oleh Jamkesda yang batas waktu berlakunya pun sudah hampir habis, dan biaya yang ditanggungnya pun terbatas. “ Alhamdulillah untuk biaya berobat harian saat ini masih

ditanggung oleh Jamkesda, tapi batas waktu berlakunya sudah hampir habis, dan tak bisa dipakai untuk mengatasi biaya operasi “ terang Era didampingi ibunya Yusnita. Era menjelaskan, dirinya sudah pernah menjalani operasi pengangkatan kangker ini tahun lalu namun gagal. Bahkan menurutnya pasca operasi itu sel kanker yang ada di tubuhnya makin mengganas dan membesar.” Sudah pernah di operasi namun gagal bahkan sekarang makin mengganas” terangnya. Era menambahkan, dirinya sudah dua kali dirinya kritis dan di rujuk ke RSUD M Jamil Padang untuk dioperasi tapi, sampai disana cuma di kemotherapy. “ Saya berharap untuk segera di operasi, tapi cuma di kemo” jelasnya lirih. Sementara menurut Yusnita orang tua Era, pasca chemoteraphy kondisi anaknya tak kunjung membaik bahkan ber-

KONDISI Era Susanti (33) makin melemah akibat kanker payudara yang menggerogotinya sejak dua tahun silam, didampingi ibunya Yusnita dan anaknya Azira di ruang isolasi instalasi bedah RSUD Kota Solok. Kamis (15/08). YUTIS WANDI tambah parah,” rambutnya sudah rontok, kondisinya semakin lemah” terang Yusnita yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang sayur di Pasar Solok. Yusnita menambahkan saat ini dirinya sangat berharap uluran

tangan dari para dermawan dan perhatian pemerintah untuk bisa meringankan beban biaya pengobatan yang semakin hari semakin besar “ semoga ada bantuan untuk penyembuhan Era” imbuhnya mengakhiri. (h/cw/ndi)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Irvand


4 SUMBAR

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

LINGKAR

Pemondokan Kafilah Ditinjau PASBAR, HALUAN — Kemenag Padang Panjang kunjungi pemondokan untuk kafilah kota serambi mekah itu, Rombongan dipimpin oleh Kasubbag Tata Usaha Kemenag Padang Panjang Syaiful Arifin dan diikuti sebanyak lima orang dari pemerintah daerah setempat, Senin (19/8), Berdasarkan keputusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) provinsi, dikuatkan dikuatkan dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Barat dinyatakan Kabupaten Pasaman Barat sebagai tuan rumah pelaksanaan Musyabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXV, tahun 2013 tingkat provinsi. Syaiful Arifin menyampaikan, pihaknya merasa puas, bahwa pemondokan yang akan mereka tempati di Simpang Ampek pada pelaksanaan MTQ Nasional ke-35 tahun 2013 ini telah tersedia. (h/gmz)

299 Napi Biaro Dapat Remisi BUKITTINGGI, HALUAN — Sebanyak 299 orang warga binaan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) kelas IIA Biaro, Kabupaten Agam, mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan dari Presiden Republik Indonesia, melalui Menteri Hukum dan HAM RI. Pemberian Surat Keputusan Remisi kepada 299 warga binaan itu diserahkan secara simbolis oleh Walikota Bukittinggi Ismet Amzis, setelah upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-68. Walikota Bukittinggi Ismet Amzis mengatakan, warga binaan yang saat ini mendiami Lapas kelas II A Bukittinggi karena tersangkut masalah hukum jangan diartikan keberadaannya dipenjarakan, namun melakukan pendidikan dari sesuatu yang tidak baik menjadi kearah perbuatan yang lebih baik. Sehingga nantinya mereka kembali ke tengahtengah masyarakat dengan adanya perubahan sikap dan mental. “Dari 299 orang warga binaan yang memperoleh remisi, tiga orang di antaranya dinyatakan bebas. Sementara yang lainnya masingmasing dua orang memperoleh remisi 6 bulan, 18 orang menerima remisi 5 bulan, 23 orang menerima remisi 4 bulan, 103 orang menerima remisi 3 bulan, 132 orang menerima remisi 2 bulan, dan 21 orang menerima remisi 1 bulan,“ terangnya. Menurut Ismet , remisi ini diberikan kepada mereka yang menunjukkan perubahan sikap ke arah yang lebih baik selama masa pembinaan, dan hal ini merupakan kesempatan yang sangat berharga, dan hendaknya dijadikan motivasi hidup ke depannya. (h/cw-tot)

Warga Koto Sawah Keluhkan Listrik PASBAR, HALUAN — Sedikitnya tujuh keluarga di Kampung Jawa, Jorong Koto Sawah, Nagari Ujuang Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Pasaman Barat keluhkan nasipnya soal ketersedian aliran listrik. Padahal jarak rumah mereka dengan warga lain yang sudah masuk listrik, hanya sepuluh meter. MS Nasution, warga Muara Simpang Tareh, Senin (19/8) menyampaikan, hingga saat ini sebanyak tujuh keluarga di Kampung Jao, Nagari Ujuang Gading, belum mendapat aliran listrik dari pihak PLN. “Mengingat belum masuknya aliran listrik ke rumah mereka, atas dasar rasa kebersamaan dan kemanusiaan, semua rumah itu disalurkan listrik dari rumah warga lain. Ia juga menyampaikan keluhan tujuh KK ke pihak PLN Ranting Ujuang Gading, agar dimasukkan aliran listrik ke rumah tujuh keluarga di daerahnya. “Kami harap pihak PLN memperhatikan nasib warga, jangan dibiarkan begitu saja,” ucapnya. (h/gmz)

KECELAKAAN MOBIL — Warga melihat kondisi satu unit mobil pick up yang jatuh ke selokan akibat kecelakaan di jalan Bandara BIM via Ketaping Padang Pariaman, Senin (19/8). Meskipun tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut, namun kondisi mobil pick up rusak parah. RIVO SEPTI ANDRIES

BUPATI ALI MUKHNI

Perantau Piaman Aset Pembangunan Kesadaran Pelaporan Keuangan mulai Membaik PADANG, HALUAN —Berdasarkan hasil pemeriksaan keuangan pemerintah daerah, Perwakilan Badan Perwakilan BPK RI Provinsi Sumatera Barat telah memberikan tujuh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kepada enam kabupaten, kota dan Provinsi Sumatera Barat. Enam kabupaten/kota itu yakni, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok Selatan, Kota Solok, Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Kota Padang. Melihat kabupaten dan kota yang meraih opini ini, Kepala Perwakilan BPK Sumbar, Betty Ratna Nuraeny, menilai, sudah ada kesadaran dari kalangan birokrasi untuk meningkatkan pelaporan keuangan. Melihat opini yang diraih kaupaten dan kota ini, Betty juga mengatakan, ini bukan berarti tidak ada kesalahan ataupun korupsi yang terdapat di pemerintahan tersebut. “Seperti penyimpangan dalam perjalanan dinas, masih kita temukan di Kota Padang, yang sudah meraih opini WTP. Namun jumlah angkanya tidak terlalu signifikan, jadi bisa diberikan opini

tersebut. Ada batasan yang berlaku untuk hal tersebut,” kata Betty, usai menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Kemerekaan RI ke-58 di Gedung BPK sumbar, Sabtu (17/8). Agar harapan masyarakat yang menginginkan pemerintah yang meraih opini bebas dari korupsi, Betty dalam sambutannya mengatakan, BPK akan meningkatkan kualitas pemeriksaan dengan meningkatkan pemahaman atas audit berbasis resiko (risk based audit/RBA) dan melaksanakannya dalam pemeriksaan. “Dengan menggunakan pendekatan RBA, maka pemeriksa akan mempunyai sensitivitas yang tinggi dalam mendeteksi adanya indikasi korupsi. Jika menemukan kecurangan, pemeriksa harus mendalami pemeriksaan, memastikan apakah kecurangan betulbetul terjadi, dan menemukan pengaruhnya terhadap tujuan pemeriksaan,” kata Betty. Dalam sambutannya, Betty juga mengatakan, saat ini BPK memprioritaskan pemeriksaan pada bidang-bidang kegiatan yang

rawan terjadi korupsi. Seperti bidang pembangunan, bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan hidup, ketahanan pangan, dan penanggulangan kemiskinan. “Kegiatan yang diperiksa antara lain, Jamkesmas, Jamkesda, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), penangulangan kemiskinan melalui PNPM Mandiri, program ketahanan pangan melalui swasembada beras dan daging sapi, dan lainnya,” ungkap Betty. Tujuan dari pemriksaan di bidang-bidang prioritas ini adalah untuk menilai aspek ekonomis, efisiensi, dan efektifitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan. Selain program prioritas di depan, BPK juga akan memfokuskan pemeriksaan pada pengunaan anggaran yang digunakan untuk kepentingan pemenangan partai tertentu dalam pemilihan umum. “Kita akan perhatikan belanja modal,belanja bantuan sosial, dan lainnya yang berhubungan dengan kepentingan pemilu,” pungkas Betty. (h/eni)

Nasionalisme Bergelora di Mapatunggul Selatan Laporan:

Ahdi Susanto

R

ASA nasionalisme ber gelora di Kecamatan Mapattunggul Selatan Kabupaten Pasaman, tepatnya di Nagari Silayang. Sebuah kecamatan terluar di Kabupaten Pasaman, yang daerahnya berbatasan dengan Provinsi Riau dan Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk ke sana, kita harus melalui medan jalan menurun, mendaki berliku yang kiri kanannya bukit batu dan perkebunan warga, berjarak lebih

UPACARA bendera memperingati detikdetik prolamakasi kemerdekaan RI ke 68 di SMPN I Mapatunggul Selatan khidmat dan diikuti oleh masyarakat Silayang. AHDI SUSANTO

kurang 90 km dari Ibukota Kabupaten Pasaman (Lubuk Sikaping). Gema detik-detik kemerdekaan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakatnya. Haluan yang berada sejak tanggal 16, 17 dan 18 Agustus 2013 menyaksikan betapa rasa nasionalisme masih terpatri kokoh di hati setiap masyarakat di sana. Bendera merah putih berkibar seminggu sebelum tanggal 17 Agustus datang, tidak di perkantoran atau di instasi pemerintah saja, bendara merah putih juga berkibar di setiap halaman rumah penduduk. Untuk memeriahkan dan

mengisi seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI yang dilaksanakan oleh Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Mapattunggul Selatan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah kecamatan saja. Namun tokoh masyarakat di sana mengumumkan dan sekaligus mengundang seluruh lapisan masyarakat Silayang untuk bersama-sama menghadiri upacara memperingati detikdetik prolamasi yang diselenggarakan di SMPN 1 Mapatunggul Selatan serta me-

meriahkan segala rangkaian kegiatannya. Rangkaian kegiatannya mulai dari persiapan, upacara, pawai budaya dan permainan rakyat dimeriahkan oleh seluruh unsur masyarakat di sana, baik unsur pemerintahan, pendidikan, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan seluruh masyarakat yang kegiatannya dimulai sejak tanggal 16, 17 dan 18 Agustus. Permainan yang mereka namakan dengan pesta rakyat itu menampilkan berbagai permainan tardisional masyarakat Silayang. Permainan tersebut diantaranya memanjat batang pinang sumbangan dari berbagai instansi, tarik tambang, pacu dalam goni, membawa kelerang dalam sendok, lomba domino dan lain-lain. Camat Mapatunggul Selatan, Lotfriedo Rama, S.STP memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia dan masyarakat Silayang yang sudah berpartisipasi penuh memeriahkan detik-detik proklamsi yang mereka adakan. “Saya apresiasi kerja panitia dan partisipasi masyarakat.” Ungkap Edo sapaan akrab Camatnya. Edo mengatakan bahwa tantangan kita diera globalisasi ini tentu berbeda dengan era perjuangan dulu. Kita

memang sudah merdeka. Tetapi kemerdekaan tersebut akan kehilangan makna, manakala kita tidak mampu mengisinya dengan karya dan prestasi. Oleh sebab itu, seharusnya kita meningkatkan kedewasaan kehidupan berpolitik dan berdemokrasi guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional untuk menciptakan masyarakat yang bersatu, aman, adil, demokrasi dan sejahtera. Edo juga menyampaikan bahwa tiga tahun kepemimpinan Benny Utama dan Daniel sudah banyak prestasi yang didapatkan. Baik tingkat nasional maupun regional, seperti Piala Adipura, Wahana Tata Nugraha, Adiwiyata Mandiri. Di kabupaten Pasaman sendiri terhitung sejak 1 Januari 2013 yang lalu sudah menggratiskan kepada seluruh masyarakatnya untuk pelayanan kesehatan. 1 Januari 2014 Pasaman juga menggratiskan pendidikan masyarakatnya hingga SLTA. Bidang infrastruktur, pemda Pasaman akan memperbaiki akses jalan dan jembatan dengan tujuan akhirnya tidak ada lagi jorong yang tidak bisa ditempuh oleh kendaraan roda empat dalam situasi apapun. Artinya ditahun 2015 seluruh jorong di Pasaman akan dilalui kendaraan roda empat.„

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni mengatakan, perantau merupakan aset yang paling besar dalam kemajuan pembangunan di Padang Pariaman. Untuk itu, hubungan rantau dengan ranah harus terus ditingkatkan. Hal tersebut diungkapkan Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni di hadapan masyarakat nagari Campago Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Minggu (18/8) malam, di masjid Raya Ismael pada acara halalbihalal. Menurut bupati, keberhasilan Padang Pariaman saat ini merupakan keberhasilan masyarakat, termasuk keberhasilan masyarakat rantau. Banyak program pembangunan yang didanai oleh dana APBN di Padang Pariaman, juga tidak terlepas dari peran warga Padang Pariaman yang berada di perantauan. Diakui Bupati Ali Mukhni, dalam mengejar berbagai bentuk pembangunan yang ada di pemerintahan pusat untuk dibawa ke Padang Pariaman, selalu bersinergi dengan perantau yang ada di berbagai departemen. Sehingga dalam pertemuan tersebut tergambar program apa yang bisa dibawa ke Padang Pariaman. “Alhamdulullah, hubungan yang baik dengan perantau tersebut menghasilkan ber-

bagai proyek berskala nasional,” ujar bupati. Program pembangunan itu meliputi, pembangunan BP2IP, pelabuhan, asrama haji, sekolah cendikia, akademi komonitas serta program pembangunan laminya yang didanai oleh APBN. “Hubungan yang dijalin ini bukan saja dengan perantau asal Padang Pariaman, tapi juga tokoh tokoh Sumatera Barat yang ada di pemerintah pusat,” kata Ali Mukhni. Dicontohkan bupati, pembangunan pelabuhan dan BP2IP di Tiram Kecamatan Ulakan Tapakis, banyak dibantu prosesnya oleh mantan Gubernur Sumbar yang juga mantan Menteri Perhubungan RI, H Azwar Anas. Bupati sangat berharap pada masyarakat untuk terus menjalin silahtrahim dan komonikasi yang baik dengan dunsanak yang ada di perantauan. Pada perantau, bupati juga berharap, untuk selalu memantau perkembanguan pembangunan di kampung halaman. (h/ded)

HUT RI Bertabur Hadiah BATUSANGKAR, HALUAN — Puncak peringatan HUT RI Ke-68 di Tanah Datar diakhiri dengan acara bertabur prestasi dan hadiah. Kegiatannya berlansung meriah dan hikmad, di Pandopo Indo Jolito Batusangkar, Sabtu malam (17-8). Kepada duta-duta Tanah Datar yang berprestasi tahun 2013 tingkat propinsi, nasional dan internasional, hadir sebanyak 120 orang. Mereka diberikan piagam penghargaan dari Bupati Tanah Datar sebagai ucapan terima kasih kepada mereka yang berprestasi. Kendatipun sebelumnya mereka juga telah menerima penghargaan dan hadiah dari propinsi, nasional dan internasional. Untuk pemenang lomba HUT RI ke-68, juga diberikan hadiah berupa tropy dan tabanas dari sponsor. Lomba yang diadakan di antaranya lomba PBB, lompa pengucap UUD 1945 dan Panca Prasetia Korpri, lomba K.3 Kantor, lomba MTQ antar SKPD, lomba volly ball campuran antar SKPD dan lomba lainnya. Pada tahun 1013 ini, dua orang duta Tanah Datar juga telah membawa nama baik daerah ke tingkat Internasional. Pertama Weni Sasmita juara dunia Pencak Silat Belgia Open di Belgia, dan Vivien Edi utusan nasional Sepak Takraw ke Vietnam. Mereka berdua bukan saja membawa nama baik Tanah Datar, dan Sumatera Barat, namun juga membawa nama baik Indonesia. Bupati Tanah Datar Sadiq Pasadigue menyampaikan rasa haru dan gembira, atas pelaksanaan upacara HUT RI yang berlangsung dengan hikmad tanpa cacat sedikitpun. Pasukan paskibraka pengibar sang merah putih telah berlatih sebulan lebih, telah melaksanakan tugasnya dengan baik. (h/ydv) >> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Irvand


OPINI 5

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

Sampah Menggunung di Kota Bengkuang enanganan sampah di Kota Padang saat ini sangat buruk sekali. Sampah menggunung nyaris di semua lokasi Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Bak sampah, berupa bak truk otomatis yang ditempatkan di titik-titik TPS tak mampu menampung sampah yang dihasilkan masyarakat di sekitar lokasi tersebut. Bak terisi penuh, sedangkan sampah yang di luar bak jumlahnya tiga sampai lima kali lipat dari jumlah sampah yang di dalam bak. Yang diangkut oleh petugas kebersihan Pemko Padang dengan truk hanya sampah yang ada di dalam bak. Sedangkan sampah yang ada di luar bak tak dibawa, dibiarkan teronggok dan berserakan begitu saja. Petugas kebersihan hanya membawa bak yang telah dipenuhi sampah dan mengganti bak sampah itu dengan yang kosong. Begitulah dari hari ke hari. Produksi sampah masyarakat di satu titik TPS misalnya 8 ton, sedangkan yang diangkut hanya 4-5 ton. Sampah yang tidak terangkut terus menumpuk dan kian lama jumlahnya kian banyak. Onggokannya semakin meninggi. Kondisi ini telah berlangsung berbulan-bulan. Kondisi ini nyaris terjadi pada semua kecamatan yang ada di Kota Padang. Meskipun telah disorot melalui media massa, baik cetak maupun elektronik, namun kondisinya tetap begitu-begitu saja. Tidak ada reaksi dari Pemko Padang melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bertugas menangani urusan ini. Tak ubahnya seperti kata pepatah, “Masuk telinga kanan, keluar telinga kiri”. Persoalan dampak dari tumpukan sampah yang telah berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan bukan hanya soal merusak keindahan dan aroma busuk saja. Tetapi juga bisa menjadi sumber penyakit yang membahayakan bagi warga yang ada di sekitar TPS sampah itu sendiri. Tentu warga sangat dirugikan jika tumpukan sampah yang menggunung dan aroma busuk yang menyengat tersebut menyebabkan mereka harus merogoh kocek dalam-dalam untuk keperluan berobat. Masyarakat sangat dirugikan. Pengangkutan sampah dari rumah warga ke TPS tentu menjadi tanggung jawab masing-masing warga. Sepanjang tidak ada petugas khusus di lingkungan warga tersebut yang ditugaskan atau dibayar untuk urusan tersebut, tentu mengangkut sampah dari rumah ke TPS menjadi pekerjaan rumah anggota keluarga tersebut. Namun untuk mengangkut sampah dari TPS ke lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah menjadi tanggung jawab Pemko Padang melalui instansi/SKPD yang ditugaskan untuk hal itu. Penangangan sampah adalah bagian dari tugas dan tanggung jawab pemerintah Kota Padang terhadap warganya. Apalagi warga telah membayar retribusi sampah yang dipotong saat pembayaran rekening air PDAM yang berada di bawah naungan Pemko Padang. Warga yang tidak menjadi langganan PDAM biasanya uang retribusinya ditagih ke rumah-rumah secara langsung. Jika alasan terkini Pemko Padang, permasalahan sampah itu terjadi karena petugas kebersihan banyak yang mudik saat lebaran, ternyata setelah lebaran berlalu kondisinya sama saja. Tidak ada perubahan sama sekali. Warga tak perlu Piala Adipura, yang dibutuhkan warga adalah lingkungannya bersih dan tidak ada sampah yang menumpuk di TPS hingga berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Kita amat prihatin dan miris, di tengah-tengah banyaknya persoalan yang tak terselesaikan di Kota Padang, termasuk masalah sampah, ternyata para pemimpinnya sibuk tebar pesona, membangun pencitraan di mana-mana, baik melalui spanduk, baliho, poster, seleberan dan lainnya. Baik Walikota, Wakil Walikota, Ketua DPRD, sama-sama sibuk tebar pesona. Masyarakat ke depan tentu tidak membutuhkan pemimpin yang demikian. Mereka sama saja dengan pemimpin yang tidak amanah. Semestinya waktu memimpin, mereka melaksanakan amanah, bukan justru cendrung sibuk mempersiapkan dan mengejar agar terpilih lagi untuk lima tahun yang akan datang. Masyarakat sangat berharap hal ini mendapat perhatian serius dari Pemko Padang dan DPRD Kota Padang. Jika dibiarkan terus-terusan, barangkali warga juga bisa jengkel. Kesabaran masyarakat juga ada batasnya. Mereka bisa saja mengangkut dan membuang sampah tidak lagi ke TPS, tapi mengantarkannya ke Kantor Pemko Padang, ke Kantor DPRD Kota Padang dan ke rumah Walikota/Wakil Walikota. Mudah-mudahan hal itu tak terjadi dan penanganan sampah di Kota Padang bisa makin membaik. ***

P

„ Mahasiswa Minang di Mesir Bertahan

„ Ingat! Jangan terlibat konflik

Murahnya Mencari Dana untuk Pasar Murah OLEH: RUSDI BAIS

operasi Industri Kerajinan (Kopinkra) Silungkang kembali membuat gebrakan yang mengundang decak kagum melalui kegiatan Pasar Murah. Digelar Sabtu, 3 Agustus 2013 atau lima hari menjelang hara Raya Idul Fitri, bertempat di kantor Kopinkra di Silungkang, kota Sawahlunto. Menyediakan 1.000 paket kebutuhan pokok untuk disalurkan kepada keluarga kurang mampu yang berdomisili di lingkungan Kopinkra: Desa Silungkang Oso, Silungkang Duo dan Desa Silungkang Tigo. Menurut Ketua Kopinkra Silungkang H. Fidar Kasim,70 tahun, di antara kebutuhan pokok yang disediakan itu, adalah 10.000 liter beras mutu terbaik, 250 kg daging segar, 700 karton (21.000 butir) telur ayam, 100 kardus mi instan dan minyak goreng kualitas terbaik sebanyak 1.000 liter. Harga ditawarkan jauh lebih murah bahkan hanya separoh harga dari harga pasaran. Beras misalnya, harga pasaran Rp10.000 per kg, dijual hanya Rp5.000. per kg, minyak goreng hanya Rp8.000. per liter, telur ayam per 30 butir hanya Rp25.000., mi instan dijual hanya Rp 40.000 per kardus, dan daging segar di pasaran Rp100.000, dijual hanya Rp50.000. “Sasaran kami adalah 1.000 keluarga kurang mampu di lingkungan Kopinkra,” kata penerima penghargaan Bhakti Koperasi dan UKM tahun 2011.(berita Haluan edisi 3 Agustus 2013). Melalui kegiatan pasar murah yang sarat dengan muatan sosial—bukan berorientasi bisnis—kata Fidar Kasim, memang bertujuan

K

untuk memberikan kemudahan bagi keluarga kurang mampu di Silungkang. Dengan demikian, tidak ada lagi masyarakat Silungkang yang bersedih karena kenestapaan di saat umat muslim merayakan Idul Fitri. Semua masyarakat Silungkang menyambutnya dengan riang gembira. “Hal ini merupakan komitmen kami yang dipercayai sebagai pengurus Kopinkra untuk saling berbagi, tenggang rasa dengan keluarga yang serba berkekurangan. Alangkah naifnya kalau pengurus beserta anggota bergembira menyambut Idul Fitri, sementara warga di sekitarnya meneteskan air mata. Itulah kepedulian kami, kepedulian koperasi,” tegas Fidar Kasim yang juga pemilik toko buku di Pasar Silungkang. Fidar Kasim beserta jajarannya telah berbuat nyata, peduli antarsesama, terutama kaum duafa, bukan retorika. Sesuatu tindakan yang sangat agung dan terpuji, meringankan beban keluarga kurang berada, sehingga dapat bersama-sama mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid dengan sukacita tatkala menyambut hari kemenangan setelah berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan. Untuk menyelenggarakan pasar murah itu, jelas Fidar Kasim, Kopinkra memberikan subsidi sebesar Rp49,5 juta. Dari jumlah dana sebesar itu, hanya sebagian kecil saja berasal dari Kopinkra, yaitu diambil dari dana sosial. Sebagian besar diperoleh dari kalangan sponsor dan bantuan perantau Silungkang yang berdomisili di Padang dan Jakarta. Antara lain Koperasi Kemauan Bersama Bendungan Ilir jakarta, Persatuan Keluarga

pemerintah

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

ama seperti umumnya masyarakat Indonesia yang cinta dengan olahraga bulutangkis alias badminton, Saya pun demikian. Kalau lebih tepatnya sih, hobi menonton saja karena kalau mainnya sangat jarang. Terakhir saya main bulutangkis waktu duduk di bangku kuliah semester pertama. Main di depan rumah dengan anak-anak di kompleks. Sedangkan Saya lulus kuliah sudah hampir 10 tahun. Berarti hampir satu dasawarsa lalu. Sudah lama sekali bukan? Oh ya, Saya lebih suka menyebut permainan ini dengan bulutangkis ( bukan badminton) karena rasanya lebih made in Indonesia. Apalagi masih bulan Agustus. Masih hangat-hangatnya peringatan HUT RI ke-68. Nah, sebagai salah seorang penggemar bulutangkis, Saya baru saja merasakan kebahagiaan yang begitu mendalam begitu mengetahui

S

Rusdi Bais adalah Wartawan tinggal di Padang

bahwa Indonesia berhasil merebut dua gelar dalam Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 di Tianhe Indoor Stadium, Guangzhou, China, Ahad (11/8) lalu . Pasangan peringkat dua dunia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih juara setelah mengalahkan pasangan China Xu Chen-Ma Jin 21-13, 1621, 22-20. Sedangkan dari sektor ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil menundukkan unggulan ketiga asal Denmark Mathias Boe-Carsten Mogensen 21-13, 23-21. Saya hampir tak percaya dengan kemenangan Tantowi Ahmad/Liliyana Natsir melawan China. Ketidakpercayaan itu bukan tanpa alasan. Soalnya setiap menyaksikan pertandingan bulutangkis di televisi, pemain bulutangkis Indonesia lebih banyak kalah atau gagal menghadapi atlet China. Tidak hanya pada cabang olahraga bulutangkis saja, di

semua cabang China selalu mendominasi. Kita tahu bahwa rekor kemenangan Indonesia di ajang Piala Thomas sudah dilewati oleh China. Oleh karena itu kemenangan bulutangkis kita tersebut merupakan suatu yang di luar dugaan. Surprise…kalau anak-anak sekarang bilang. Ternyata kita bisa ya mengalahkan China, bahkan di negerinya sendiri. China, negeri yang berjuluk tirai bambu ini memang dikenal begitu perkasa. Tak hanya bidang olahraga saja mereka jadi jawaranya, namun di sektor perdagangan mereka juga perkasa. Negeri tersebut melampaui Amerika Serikat (AS) menjadi negara perdagangan terbesar di dunia. Berbagai produk China kini mulai membanjiri pasar dalam negeri. Produk lokal berguguran, kalah saing dengan produk China yang harganya murah namun kualitasnya cukup baik. Sekarang ini, tidak ada

satu barang pun di dunia ini yang tidak ditiru oleh Negara China. Hebatnya lagi, kita sulit untuk membedakan antara yang asli dengan yang palsu. China ini adalah bangsa yang dikenal mempunyai etos kerja tinggi dan pekerja keras. Dalam satu hari, orang China mampu bekerja selama 11 jam, padahal kita saja yang berkerja 8 jam sehari sudah merasa berat. Karenanya tak mengherankan bila mereka mampu menggenggam dunia. Di balik rasa kesal karena terus kalah oleh mereka, kita harusnya juga banyak belajar dari negeri China. Dan melihat keberhasilan mereka di berbagai bidang, Saya dan juga kita semua, tentu menjadi lebih mengerti kenapa Rasulullah SAW menganjurkan kita supaya mencari ilmu, sekalipun ke Negeri Cina. Kemenangan bulutangkis di China kali ini hendaknya bisa menjadi cambuk pelecut semangat bagi para atlet bulutangkis kita untuk tak

Oleh: AFRIANITA gentar lagi dengan atlet dari negeri tirai bambu. Kemenangan tersebut kita harapkan menjadi era baru kebangkitan bulutangkis Indonesia. Dengan semangat tinggi dan berlatih keras, kemenangan bukan suatu hal yang mustahil. Mari terus kita kejar kemenangan bulutangkis, sekalipun harus bertanding ke negeri China ***

Oiii… Pemko Padang Sampah Sudah Menggunung Walikota Padang Bpk Fauzi Bahar, apa Bapak tidak tahu bahwa sampahsampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kota Padang telah menggunung dan beterbaran ke mana-mana? Bau busuk dari gunungan sampah itu sangat menyengat, sehingga membuat warga yang rumahnya berdekatan dengan TPS benar-benar menderita. Jika terus dibiarkan akan menjadi sumber penyakit bagi masyarakat sekitar TPS. Hal ini mestinya menjadi perhatian Bapak. Jika Pasar Raya

Pemimpin Umum

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab Pemimpin Redaksi

: Zul Effendi, : Yon Erizon

Pemimpin Perusahaan

: Indra Helmi

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

Nagari juga banyak yang sukses di perantauan lalu bergabung dalam berbagai organisasi. Antara lain, orang Sulit Air tergabung dalam organisasi Sulit Air Sepakat (SAS) tersebar di seluruh penjuru Tanah Air, bahkan luar negeri. Orang Batang Kapeh, Pesisir Selatan yang tinggal di Padang menyatu dalam Himpunan Keluarga Batang Kapeh (HKB) Padang. Masyarakat Guguk, Lima Puluh Kota , dan lainnya. Sementara organisasi tingkat kabupaten kota, seperti IKPS (Ikatan Keluarga Pesisir Selatan), Perwatar (Padang Panjang dan Tanah Datar), PKDP bagi masyarakat Pariaman dan lainnya. Dan inilah saatnya, kalangan perantau berpartisipasi membantu orang kampung, meringankan beban dunsanak yang belum beruntang, hidup dalam kenestapaan. Saya yakin, banyak perantau sukses yang sangat peduli terhadap kampung halamannya. Tinggal lagi, siapa bersedia menjadi motor penggerakknya atau inisiatif langsung menjangkau perantau? Kalau masing-masing nagari paling tidak tingkat kabupaten/ kota melakukan hal yang sama dengan pak Fidar Kasim,maka betapa banyaknya dunsanak kita yang terbantu dan koperasi akan menjadi primadona di Sumatra Barat. Bantuan sekecil apa pun akan terasa besar manfaatnya bagi yang membutuhkan. Seteguk air pun terasa sungguh sangat menyejukkan saat dahaga sedang mendera. Maka, bangunlah pengurus koperasi! Kita masih belum terlambat. Bak kata pepatah, the later is better than naver atau terlambat lebih baik dari pada tidak sama sekali.**

082390765000

Pendiri H. Kasoema

Terbit Sejak 1948

begitu murahnya mengumpulkan sumbangan dana untuk Pasar Murah? Jawabnya, karena orang Silungkang baik yang tinggal di Silungkang maupun di perantauan sangat percaya dengan Pak Fidal. Tokok gaek yang akrab disapa Pak Guru itu, merupakan tokoh panutan yang sangat disegani. Kuncinya adalah: kepercayaan, ya, kepercayaan. Gebrakan yang dilakukan Pak Fidar Kasim sungguh sangat mulia, selain membangun rasa kebersamaan, antara rantau dengan kampung halaman—saciok bak ayam, sadanciang bak basi, barek samo dipiku, ringan samo dijinjiang—sekaligus juga mengangkat citra dan harkat martabat koperasi di mata masyarakat. Koperasi bukan sekedar meningkatkan kesejahteraan anggotanya, tetapi juga sangat peduli terhadap masyarakat sekitar. Semakin maju Kopinkra maka dapat dipastikan akan semakin banyak masyarakat terbantu. Dalam artian, keberadaan Kopinkra Silungkang benarbenar dirasakan manfaatnya oleh masyarat, di samping anggotanya. Dan dapat pula dipastikan, masyarakat pun ikut mendukung, setidaktidaknya, ikut mendoakan Kopinkra Silungkang terus berkembang pesat. Kita yakin, Pak Fidar Kasim bukan sendirian. Barangkali masih banyak tokoh karismatik yang terpecaya yang duduk dalam kepengurusan koperasi di Sumatra Barat. Karena itu, gebrakan yang dilakukan Pak Fidal Kasim patut dicontoh oleh pengurus koperasi lainnya di Sumatra Barat. Kenapa tidak, dari tiga ribu lebih koperasi di Sumbar, hanya Kopinkra yang peduli terhadap kaum papa yang dibantu memallui Pasar Murah. Kita tahu, masing-masing kabupaten/ kota atau anak

Kejarlah Bulutangkis (Sampai) ke Negeri China

„ Hutan Lindung Pasbar Kritis „ Butuh ketegasan menindaknya

Silungkang, Jakarta, dan tiga orang putra Silungkang yang berdomisili di Padang, yaitu H. Herman Nawas (Universitas Putra Indonesia YPTK Padang), pengusaha perabot dan kain H. Irzal Mudasir dan pemilik pabrik crumb rubber H. Asril Sutan Amir. Menariknya, kegiatan amal berupa pasar murah ini, bukanlah yang pertama dilaksanakan Kopinkra Silungkang. Menurut H. Fidar Kasim, ini merupakan yang ketiga. Pertama tahun 2011, dengan besar subsidi untuk pasar murah sebesar Rp46 juta dan kedua di tahun 2012 dengan besar subsidi sebanyak Rp36 juta. Dana subsidi itu, sebagian besar bersumber dari perantau Silungkang. Sementara dana dari Kopinkra hanya sebagai pancingan, diambilkan darti dana sosial. “Pasar murah ini kami jadikan agenda rutin dilaksanakan setiap tahun. Selain membantu orang kampung, juga sekaligus perekat antara perantau dengan kampung halaman,” kata H. Fidar Kasim, yang sebelumnya sebagai guru sekolah swasta— Sekolah Dagang Islam/SDI — kemudian dipercaya sebagai ketua Yayasan SDI Silungkang. Fidar Kasim mengakui, kalau dilihat dari potensi yang ada, jumlah orang Silungkang yang sukses secara ekonomi diperantauan sangat banyak, tersebar di berbagai penjuru kota di Indonesia dan bahkan di luar negeri. Tetapi, dalam tiga kali kegiatan amal melalui Pasar Murah baru sebagian kecil saja yang baru disentuh, yang tinggal di Jakarta dan Padang. Namun begitu, laporan keuangan harus jelas dan transparan, dan dana yang diterima dari rantau semuanya disalurkan kepada yang berhak. “Kuncinya di sana,” katanya. Lantas, muncul pertanyaan, kenapa H. Fidar Kasim

: Eko Yanche E

Koordinator Liputan

: Rudi Antono

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Padang berantakan, Bapak bisa beralasan karena rehabilitasi dan proyek pembangunan pasar yang baru masih terbengkalai setelah luluhlantak oleh gempa, 30 September 2009 lalu. Tapi soal sampah yang tak terurus, tidak ada alasan bagi Bapak. Warga telah membayar retribusi sampah, baik dip[ungut langsung ke rumah-rumah atau pun dibayar melalui rekening air PDAM Kota Padang. Selain itu, ini adalah tugas pemerintah mengatur pengangkutan

sampah dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. Tolong menjadi perhatian Bapak. Ini mohon juga menjadi perhatian penting oleh Wakil Walikota Padang Mahyeldi. Jangan hanya tebar pesona ke mana-mana, tapi hal-hal yang menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat tidak menjadi perhatian bagi Bapak. Pengirim: 08536511**** Hendri Air Tawar Barat

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


6 POLITIK

PEMILU

KONVENSI CAPRES DEMOKRAT

Konvensi Capres Partai Demokrat Bohongi Publik JAKARTA, HALUAN – Meski digelar secara terbuka, namun pelaksanaan konvensi calon presiden (Capres) Partai Demokrat dinilai sebagai pembohongan publik. Sebab, penjaringan capres partai berlambang segitigas mercy itu dianggap hanya pencitraan. Menurut Pengamat Politik dari Universitas Indonesia, Iberamsjah, konvensi itu seharusnya tidak melibatkan tokoh lain. Sebab, penjaringan capres yang sebenarnya adalah dilakukan dari internal partai. “100 persen konvensi (Demokrat) itu hanya bohongi publik. Saya dari awal menganggap bahwa konvensi ini hanya pencitraan,” kata Iberamsjah kepada inilah.com, kemarin. Dalam kesempatan itu, Iberamsjah meyakini bahwa pemenang konvensi partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu adalah kader partai tersebut. Alasannya, karena penetapan Capres itu tetap ditentukan oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat. “Mau 500 tokoh juga diundang, yang menang tetap dari kalangan Demokrat,” tegas Iberamsjah. Diketahui, Majelis Tinggi Partai Demokrat telah menetapkan komite konvensi Demokrat. Komite konvensi itu bertugas untuk menjaring beberapa tokoh nasional yang diundang oleh Mejalis Tinggi dan komite konvensi untuk mengikuti penjaringan capres itu. Hingga saat ini, Majelis Tinggi Demokrat telah mengundang 11 tokoh nasional untuk menjadi peserta konvensi. Sekretaris Majelis Tinggi Demokrat Jero Wacik mengakui bahwa konvensi mencari tokoh nasional yang dapat menggantikan SBY. Sebab di internal Demokrat sendiri belum ada yang sekaliber orang nomor satu di Indonesia itu. “Ada juga yang disinggung oleh beliau (SBY) tadi, bahwa konvensi ini sangat serius. Kita ingin mencari salah satu calon pemimpin bangsa untuk gantikan beliau Oktober 2014,” kata Jero. (h/inc)

DANA PEMILU RP17 TRILIUN

SBY Minta Penyelenggara Pemilu Tak Main-main JAKARTA, HALUAN — Pemerintah menganggarkan dana Rp17 triliun untuk Pemilu 2014. Dana ini tentunya didistribusikan ke Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengingatkan penyelenggara pemilu menjalankan tugas dan kewajibannya penuh tanggung jawab, mengingat biaya yang dianggarkan cukup besar. “Belum lagi biaya yang akan disediakan oleh para peserta Pemilu. Sungguh ini sebuah perhelatan demokrasi yang sangat akbar, tidak saja bagi negeri ini, namun juga dalam bandingannya dengan pemilu di negara-negara demokrasi lainnya,” kata Presiden SBY di Gedung DPR/ MPR/DPD, Jumat (16/8). Karenanya SBY berharap semua pihak yang terkait dapat memikul tanggung jawab yang sebesar-besarnya agar pemilu dapat berjalan dengan demokratis. SBY meminta tiga lembaga yang terkait langsung juga saling bahu membahu bekerjasama dalam memenuhi tugas sesuai

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

dengn kewenangan yang diatur dalam UU. Dia berharap pemilihan umum di tahun 2014 berlangsung secara lancar, tertib, dan damai. Syaratnya, penyelenggaraan pemilu memenuhi semua standar yang berlaku secara universal, yang dalam tradisi demokrasi haruslah bersifat bebas dan adil. “Apa yang sudah kita capai dalam tiga pemilu demokratis sebelumnya, perlu kita pertahankan dan bahkan kita tingkatkan,” katanya. SBY berharap agar partaipartai politik peserta pemilu menjadikan Pemilu 2014 sebagai kesempatan penting untuk meningkatkan kualitas demokrasi di negeri ini. Meningkatkan kualitas demokrasi di tanah air merupakan agenda bersama. “Untuk itu, partai politik hendak-nya membangun hubungan yang lebih akuntabel dengan para konstituennya,” kata dia. “Setiap wakil rakyat hendaknya menjaga kepercayaan yang diberikan para pemilihnya, dan menjadikan amanah tersebut sebagai perjanjian luhur dengan rakyat yang diwakilinya,” kata dia. (h/vvn)

Jokowi Dicoret, Sri Mulyani Diundang NAMA mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani masuk dalam daftar konvensi Capres Demokrat. Kehadiran Sri menjawab harapan partai ‘Bintang Mercy’ untuk mendapatkan calon dari perempuan. JAKARTA, HALUAN – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia diundang mengikuti Konvensi Calon Presiden yang digelar partai itu. Demokrat menilai Sri Mulyani memenuhi syarat untuk diusung sebagai capres 2014. “Ada pihak luar yang mengusulkan nama Sri Mulyani,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Sutan Bhatoegana di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (19/8). Atas usulan itulah Demokrat mengundang Sri. Pada Kongres Diaspora hari ini di Jakarta Convention Center, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang notabene Ketua Umum Demokrat juga memuji Sri Mulyani. Sutan berharap pujian SBY itu merupakan sinyal positif. “Mudah-mudahan Sri Mulyani bisa ikut Konvensi,” kata dia. Anggota Komite Konvensi,

BERSALAMAN — Sri Mulyani Indrawati bersalaman dengan Presiden SBY pada salah satu kesempatan beberapa waktu lalu. Mantan Menteri Keuangan ini diundang ikut konvensi Capres Demokrat. Didi Irawadi Syamsuddin, mengatakan sampai saat ini Majelis Tinggi Partai Demokrat sudah mengajukan 11 nama untuk menjadi peserta Konvensi, dan anggota Komite mengusulkan 15 nama. “Malam ini nama-nama itu akan kami godok,” ujar Didi. Setelah Komite Konvensi membahas nama-nama itu, maka mereka akan dipanggil.

“Ada 11 orang yang sudah menyatakan berminat ikut Konvensi. Sisanya 15 orang masih dalam proses,” kata Didi. Jokowi Dicoret Anggota Komite Konvensi, Rully Charis, mengatakan nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang sempat diusulkan untuk diundang mengikuti Konvensi, kemung-

kinan batal diundang. Ini karena Jokowi sendiri telah secara tegas menolak untuk ikut Konvensi Demokrat. “Informasi bahwa Jokowi tidak dapat dicalonkan akan disampaikan kepada anggota Komite yang mengusulkannya. Akan kami diskusikan agar undangan Konvensi tidak dikirimkan kepada Beliau karena dia tidak bersedia,”

kata Rully. Jokowi sebelumnya menegaskan kesetiaannya pada PDIP. Untuk diketahui, Konvensi Demokrat mensyaratkan kepada calon peserta dari partai lain untuk lebih dulu keluar dari partai asalnya. “Saya ini kader PDIP. Kalau maju, ya pasti dari PDIP,” Jokowi menegaskan. (h/vvn)

Pengumuman DPS dan DPSHP Sesuai Aturan JAKARTA, HALUAN — Pengumuman daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) sudah sesuai aturan. Hal itu mengacu pada pada Undang Undang Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. “Baik dalam pengumuman DPS di kantor desa dan kelurahan maupun pengumuman DPSHP yang akan dilaksanakan dari tanggal 17 sampai 23 Agustus 2013. Formatnya akan tetap sama dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan,” tegas Komisioner KPU RI Ferry Kurnia Rizkiyansyah, kemarin. Sesuai pasal 33 ayat 2 UU Nomor 8 Tahun 2012, menyebutkan daftar pemilih paling sedikit memuat nama, jenis kelamin, nomor induk kependudukan (NIK), tanggal

lahir dan alamat. “Formatnya itu yang telah kita umumkan saat pengumuman DPS. Dalam pengumuman DPSHP nantinya juga begitu. Masyarakat dapat melakukan koreksi jika ada data yang salah dalam pengumuman tersebut,” ujarnya. Dalam DPSHP, kata Ferry, petugas diminta melengkapi dan memperbaiki validitas data seperti jenis kelamin yang masih kosong atau salah, tanggal lahir yang masih kosong, status perkawinan yang masing kosong, orang yang tidak memenuhi syarat tetapi masih terdapat dalam daftar dan data ganda. “Keterangan tentang status disabilitas juga harus diisi untuk memudahkan KPU mengidentifikasi jenis dan jumlah kebutuhan alat bantu yang akan disediakan bagi penyandang disabilitas di setiap TPS,” ujarnya. Terkait adanya DPS yang belum dilengkapi dengan nomor induk kependudukan (NIK) dan masih berbasis Kartu Tanda Penduduk (KTP) non elektronik, hal itu sangat tergantung dengan perekaman KTP elektronik yang dilakukan oleh pemerintah. Sebab KPU melakukan sinkronisasi data dengan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu terakhir dan verifikasi faktual ke

lapangan berdasarkan DP4 yang diserahkan pemerintah Ferry kembali menegaskan bahwa kualitas daftar pemilih bukan hanya tanggung jawab KPU tetapi juga pemerintah, partai politik dan masyarakat secara umum. Karenanya pengumuman DPS yang telah dilakukan di kantor desa/ kelurahan menjadi sarana bagi publik untuk melakukan koreksi jika ada data yang diragukan akurasinya. KPU kata Ferry, telah membuka kesempatan yang seluas-luasnya kepada publik untuk mengkritisi DPS. Masukan dan tanggapan masyarakat itu kemudian diakomodir di dalam Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang ditetapkan PPS pada tanggal 16 Agustus 2013. DPSHP tersebut nantinya akan diumumkan lagi ke publik selama tujuh hari dari tanggal 17 sampai 23 Agustus 2013. Setelah menerima masukan dan tanggapan masyarakat, DPSHP tersebut akan diperbaiki dari tanggal 24 Agustus sampai 6 September 2013. KPU Kabupaten/ Kota menerima DPSHP akhir dari PPS pada tanggal 7 sampai 10 September 2013. Penetapan daftar pemilih tetap (DPT) dilakukan oleh KPU Kabupaten/Kota pada tanggal 7 sampai 13 September 2013.

“Jadi proses dari DP4 menjadi daftar pemilih tetap (DPT) itu sangat panjang dan melalui seleksi yang sangat ketat serta melibatkan partisipasi publik secara luas. Karenanya kami berkeyakinan DPT Pemilu 2014 akan lebih baik daripada Pemilu sebelumnya,” tegas Ferry. Ferry menegaskan setelah penetapan DPT pun, KPU masih memiliki alat kontrol untuk memastikan bahwa hanya pemilih yang memenuhi syarat yang dapat menggunakan hak pilihnya. “Kami punya petugas KPPS di setiap TPS yang akan menyelenggarakan pemungutan suara. Mereka tentu sangat menge-

tahui siapa saja yang menjadi pemilih di TPS tersebut. Jadi kecil kemungkinan akan ada satu pemilih yang mencoblos dua kali,” ujar Ferry. Proses pindah TPS bagi warga Negara Indonesia (WNI) yang tidak dapat menggunakan pilihnya di TPS tempat yang bersangkutan terdaftar juga diatur secara ketat. “Mereka akan dimasukkan ke dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) dengan syarat menunjukkan bukti identitas diri dan bukti yang bersangkutan telah terdaftar sebagai Pemilih dalam daftar pemilih tetap di TPS asal,” terang Ferry. (h/vid/rel)

Ilustrasi

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman: Habli


SAMBUNGAN 7

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

Kantor BPLH dan SD Dikupak Maling Walikota Bandung ...........Dari Halaman. 1 AGAM, HALUAN — Sekawanan pencuri berhasil membobol Kantor Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam dan SDN 25 Balai Akad Kecamatan Lubuk Basung dalam waktu yang besamaan pada Senin (19/8) dini hari. Dalam peritiwa tersebut, dari kantor BPLH pelaku berhasil menggondol kamera merek Olympus satu unit, GPS merek Garmin dua unit uang tunai sebesar Rp1,2 juta. Kemudian tujuh unit laptop yang meliputi Toshiba sebanyak empat unit, HP satu unit, Soni Avio sebanyak satu unit dan Advan sebanyak satu unit. Sementara pada di SDN 25 Balai Akad Kecamatan Lubuk

Basung pencuri berhasil membawa proyektor satu unit dengan harga Rp5 juta. Pencurian yang terjadi pada dua tempat tersebut menimbulkan kerugian mencapai Rp60 juta. Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda didampingi Waka Polres Agam Kompol Ichwan kepada Haluan di Lubuk basung, Senin (19/ 8) mengatakan, dua kasus pencurian yang terjadi pada senin dini hari sudah ditindaklanjuti. Menurutnya, dua kasus ini diperkirakan ada keterkaitan, hal ini dilihat dari cara pelaku masuk ke dalam keruangan hampir sama. Namun hal itu belum bisa dipastikan. Keduanya sama masuk

melalui jendala dengan merusak terali besi. “Kita sudah mengerahkan anggota Intel, Reskrim serta melibatkan kepolisian sektor , semoga pelaku segera tertangkap” katanya. Sementara itu Kepala BPLH Kabupaten Agam mengatakan, pencuri berhasil menggondol barang milik kantor dan uang tunai sebesar Rp1,2 juta. Menurutnya, kerugian kantornya mencapai Rp50 juta. Asniwirman menambahkan, kejadian ini diketahui oleh pegawai BPLH pada pagi harinya sekitar pukul 7.30 WIB. Ruangan kantor yang ditinggalkan dengan rapi secara mendadak didapati dalam keadaan yang berantakan. (h/yat)

Mahasiswa Minang ..........Dari Halaman. 1 Rizky (20), mahasiswa Minang asal Agam mengatakan, kemungkinan tetap melanjutkan kuliah walau ia dan teman-temannya tetap siaga. “Saya percaya konflik Mesir akan reda dalam waktu dekat,” ujarnya saat diwawancarai Haluan via facebook, Senin (19/8). Ia belum memikirkan kemungkinan untuk pindah kuliah ke negara lain andai kondisi Mesir tak memungkinkan lagi baginya bertahan di sana. Orang tuanya pun belum menyuruhnya pulang, sebab ketika menelepon, ia bilang pada orang tuanya bahwa keadaannya baik-baik saja di Mesir. “Saya baru akan pindah jika kondisi di Mesir benar-benar parah,” imbuh mahasiswa Al-Azhar Jurusan Syariah itu. Hal yang sama diungkapkan Jasri Waldi, mahasiswa asal Solok. “Insyaallah konflik di sini akan cepat berakhir, walau belum pasti kapan waktunya. Di tengah konflik begini, saya ingin tetap kuliah di Mesir karena kuliah di Universitas Al-Azhar tiada duanya dibanding dengan kuliah di negara-negara arab lainnya,” katanya. Alasan lainnya mengapa ia tetap bertahan di Mesir, karena pemerintah belum memutuskan untuk mengevakuasi WNI di Mesir. “Saya masih menunggu keputusan itu,” sebutnya. Sementara itu, ada mahasiswa asal Sumatera Barat yang sangat ingin kuliah ke Mesir, namun tak mendapat izin dari orang tua. Adalah Saputra, calon mahasiswa asal Payakumbuh yang mendapat beasiswa kuliah ke Mesir. Ia sangat ingin sekali kuliah di Mesir karena kuliah di sana adalah impian terbesar dalam hidupnya. Namun karena tak mendapatkan izin dari orangtua, akhirnya ia kuliah di Universitas Andalas Padang, meski tidak sepenuh hati. Orang tua Saputra, Ida Khairani mengatakan, ia tidak mengizinkan anaknya pergi ke negara Fir’aun

itu karena ia cemas akan menjadi korban kekerasan seperti yang ia lihat di televisi. “Sudah jelas Mesir tengah bergejolak, mayat bergelimpangan di mana-mana. Seperti melepas mayat rasanya jika saya mengizinkan anak saya kuliah di Mesir,” ungkapnya. Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat belum menerima perintah untuk melakukan penghentian sementara pengiriman mahasiswa Indonesia ke Mesir, sehubungan dengan kerusuhan yang terjadi di daerah itu beberapa waktu belakangan. Dikatakan Kasi Kurikulum Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Wandra Ilyas, untuk pengiriman mahasiswa ke Mesir biasanya dilakukan pada bulan Oktober. “Hingga saat ini belum ada satupun mahasiswa yang mendaftar. Kami belum mengetahui sebabnya apa. Syarat pendaftaran itu sendiri adalah, sudah harus lulus dulu seleksi di Kementerian Agama dan Kemendikbud. Namun hingga saat ini informasi dari dua kementerian tersebut juga belum diketahui. Biasanya, jadwal pendaftaran adalan bulan September,” katanya, Senin (19/8). Dikatakan Wandra, jika melihat pada kerusuhan Mesir yang juga pernah terjadi sebelumnya, tidak ada perintah untuk penghentian pengiriman mahasiswa ke Mesir. “Bahkan jumlah mahasiswa yang berangkat melebihi kuota. Diikuti 50 orang peserta, dari 40 kuota yang tersedia. Jadi belum bisa dipastikan kedepanya seperti apa, “jelasnya lagi. Untuk tahun ini, Sumbar juga memiliki kuota 40 orang yang akan diberangkatkan ke Mesir. Baik itu yang akan mengambil S2, S2, maupun S3. Besarnya anggaran yang tersedia adalah sekitar 840 juta. Sementara Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Rizanto Algamar, meminta dinas pendidikan bersama Pemerintah Provinsi Sumbar secara

terus menerus memantau kondisi mahasiswa Minang yang ada di sana. Terkait adanya upaya penghentian pengiriman, Rizanto menilai hal ini belum bisa diputuskan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, pemerintah masih perlu melihat perkembangan kondisi ke depan. “Saat ini kita fokus dulu untuk mengamankan mahasiswa Minang yang ada disana. Untuk penghentian pengiriman, kita lihat kondisi ke depan. Pemantauan ini diperlukan, karena banyak orang tua yang khawatir. Saya juga berdoa, mudah-mudahan adik-adik maupun anak-anak yang berada di Mesir, berada dalam keadaan aman,” jelasnya. Rizanto juga mengimbau mahasiswa mengindari daerah-daerah yang rawan terjadi kerusuhan. Juga menghimbau, agar mahasiswa selalu berkoordinasi dengan KBRI yang ada disana. “Yang penting dimana posisi dan keadaan mereka diketahui,” ucap politisi PDIP ini. Kepada Pemerintah Provinsi Sumbar, Rizanto, juga mengharapkan segera melakukan koordinasi dengan pihak Departemen Luar Negeri terkait keadaan mahasiswa ini. Diharapkan setiap jam, selalu dilakukan pemantauan. Dirinya juga mengharapan, langkah evakuasi segara dilakukan pemerintah. Mengingat kondisi Mesir yang sudah tidak kondusif lagi bagi mahasiswa. Hal senada juga dikatakan Ketua Komisi I DPRD Sumbar, Muzli M Nur. “Jangan menunggu sampai ada korban, baru dilakukan evakuasi. Kita juga mengharapkan mahasiswa yang di Mesir, berinisiatif mendatangi KBRI dan meminta untuk segera dievakuasi. Semakin hari kita melihat kondisinya semakin tidak kondusif dan sudah sangat mengkhawatirkan,” jelasnya. (h/mg-dib/cw-oos/eni)

Gamad Tak ...................Dari Halaman. 1 irama khas. Selain dikenal luas di tengah-tengah masyarakat Minangkabau, gamad juga tidak asing lagi oleh banyak orang di daerah Melayu, Riau Daratan, Riau Kepulauan, Tanah Deli, hingga ke Semenanjung Malaysia. Banyak kalangan berpendapat, jika asal muasal gamad yang berpusat di Kota Padang, bisa ditelusuri sampai ke tanah Melayu, karena kemiripan musik dan tariannya. Sedangkan asal mulanya musik gamad, juga bisa ditelisik sampai ke Eropa, India dan Portugis, melalui tari Balanse Madam dan alat musik accordion yang menjadi krakteristik alat musik dalam seni tradisi gamad. Ada pula yang menyebutkan, jika pertunjukkan musik gamad yang pada mulanya hanya menggunakan alat musik biola, harmonium (sejenis accordion), gendang (rabana) dan kemudian ditambah dengan gitar dan string bass, bermula dari tradisi urang mamukek yang sering berbalas pantun saat berada di atas perahu mereka. Sejarah perjalanan musik juga gamad mencatat bahwa perkembangan gamad awalnya dibawa oleh tiga etnis pendukung, di antaranya Nias, Keling dan etnis Minangkabau. Etnis Nias diyakini paling banyak keterlibatannya dalam musik gamad. Hampir separuh pemusik gamad berasal dari etnis Nias. Artinya pusat musik gamad berada pada pemukiman etnis Nias. Walaupun begitu, gamad tidak serta merta bisa dikatakan berasal dari etnis Nias. Pada masa itu, gamad bahkan telah menjadi media sosialisasi antar etnis. Terlepas dari semua itu, keberadaan gamad sejak beberapa waktu belakangan, seperti telah pudur dimakan usia. Gamad kini dan gamad dulu, ibarat siang dan malam. Karakteristik dan kekhasan musik gamad, seperti telah tergantikan oleh hentakan musik yang berasal dari speaker-speaker orgen tunggal. Namun, bukan berarti gamad telah hilang di telan masa. Gamad berikut pelaku sejarah, serta pelaku dan pelanjut tradisinya, jelas masih ada. Dalam arti kata, kiramaik gamaik sesungguhnya tak

tergerus oleh zaman. Seperti halnya Grup Gamad Puti Nan Tongga Padang Panjang. Grup gamad di bawah binaan artis senior Burmani Koto yang telah berkiprah sejak 2008 lalu itu, hingga kini masih tetap eksis dengan kesenian tradisi gamad, yang setidaknya melibatkan anak-anak muda enerjik mahasiswa ISI Padang Panjang, yang tak lain juga merupakan pentolan dari sejumlah grup band kenamaan asal Kota Serambi Mekkah itu. Sebut saja Bedmon (bass guitar), Azmi (biola), Erwindo (accordion), Fris Okta Falma (gendang Melayu), Erwan (tambourin) dan Richi Hendri (prucution/perkusi). Sementara pada vocal, setidaknya juga melibatkan artis Minang Meriyen Sagita dan Yovi fardilas. “Gamad itu masih hidup, masih ada. Namun dalam perjalanannya, gamad seperti mulai ditinggalkan dan hanya dinikmati oleh kalangankalangan tertentu saja. Nah, dengan adanya keterlibatan kami sebagai bagian dari generasi muda, kami berharap agar gamad bisa tetap eksis mengikuti perkembangan zaman dan bisa dinikmati oleh semua usia,” ujar Bedmon kepada Haluan di sela-sela aksi panggungnya pada acara Baretong di Hari Tarang di Nagari Singgalang, Sabtu lalu. Gamad sebut Bedmon yang jebolan ISI Padang Panjang itu, secara karakteristik media, musik dan lirik, memiliki nilai estetika yang jauh lebih sempurna jika dibandingkan dengan aliran dan warna musik-musik tradisi lainnya. Syair dan lirik gamad yang sarat dengan pesan-pesan pendidikan, moral dan agama, menjadi salah satu daya tarik tersendiri dari pertunjukan gamad. Belum lagi lantunan vocal penyanyi yang mendayu-dayu, yang diiringi warna musik khas dari tradisi gamad itu sendiri. Namun perkembangan dan pergerakannya yang monoton, membuat gamad secara perlahanlahan mulai ditinggalkan penikmatnya. “Kondisi ini tidak bisa dipungkiri. Pertunjukan gamad yang monoton, menjadi alasan orang-orang

untuk memandang sebelah mata tradisi ini. Gamad yang secara perlahan-lahan mulai ditinggalkan, kini hanya dinikmati oleh kalangan tententu saja,” imbuh Richi. Karena hampir sebagian besar personil Gamad Puti Nan Tongga digawangi oleh anak-anak muda, maka tak heran jika di setiap penampilan dan aksi panggung mereka, selalu menyuguhkan tontotan musikal gamad yang mengundang decak kagum dan aplaus dari para penonton. Richi menyebutkan, warna musik gamad yang kerap mereka tampilkan, memang sedikit dipoles dan dikreasikan dengan musik kekinian yang mengikuti perkembangan zaman. Meski dimodernkan dalam sajian musikal, namun media dan syair yang dilantunkan, tetap mempertahankan pada tradisi gamad yang sesungguhnya. “Musikalitasnya memang sedikit dipoles mengikuti kekinian. Namun roh gamad tradisional itu tidak hilang dan tetap dipertahankan. Selain untuk menghilangkan kejenuhan agar di setiap pertunjukan gamad tidak lagi dianggap monoton, wujud kreasi ini juga diharapkan bisa menjadi stimulan bagi para generasi muda untuk ikut terlibat dan berkreasi dalam melestarikan tradisi gamad. dan yang terpenting, dengan konsep ini diharapkan pesan-pesan pada gamad bisa sampai secara utuh dan penonton bisa benar-benar merasa menyatu dalam alunan gamad,” timpal Bedmon lagi. Pimpinan Grup Gamad Puti Nan Tongga Burmani Koto mengatakan, lahirnya grup gamad yang diprakarsainya itu tak lebih sebagai wujud kecintaan, sekaligus upaya nyata dalam mempertahankan dan melestarikan seni tradisi gamad. Melalui eksistensi Grup Gamad Puti Nan Tongga yang setidaknya telah merambah panggung-panggung tanah air itu, Burmani berharap tradisi gamad tetap melekat di hati masyarakat, khususnya di Ranah Minang Sumatera Barat. Burmani juga berharap, kiramaik gamaik tetap membahana, tak tergerus perkembangan dan kemajuan zaman, semoga. (ryan syair)

Jubir KPK Johan Budi menyatakan, penyidik KPK masih terus mengembangkan kasus ini. Jika ada bukti-bukti yang cukup, maka penyidik KPK bisa menyimpulkan adanya pihak lain yang terlibat, baik dari sisi pemberi maupun penerima suap. “Jadi ini belum berhenti pada penahanan DR (Dada Rosada) dan ES (Edi Siswadi),” kata Juru Bicara KPK Johan Budi, Senin petang. Kasus yang menjerat Walikota Bandung itu bermula dari operasi tangkap tangan penyidik KPK di Pengadilan Negeri Bandung beberapa waktu lalu. Penyidik menangkap Hakim Setyabudi Tejocahyono yang saat sedang menerima uang yang diduga suap dari pihak swasta. Pemberian itu diduga terkait penanganan perkara korupsi dana Bansos Pemko Bandung yang ditangani Pengadilan Negeri Bandung. Saat perkara itu disidang, Setyabudi merupakan ketua majelis hakim. KPK akhirnya menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus ini, yaitu hakim Setyabudi Tejocahyono, Asep Triana sebagai kurir, Herry Nurhayat yang menjabat Plt Kadispenda Pemko Bandung, dan Toto Hutagalung dari pihak swasta. Kini KPK juga menetapkan Walikota Bandung Dada Rosada dan mantan Sekda Pemko Bandung Edi Siswadi sebagai tersangka. Edi Siswadi mengakui ada

perintah dari Dada untuk meminta iuran dari beberapa kepala dinas. Uang itu digunakan untuk memuluskan pengurusan kasus Bansos Bandung yang saat itu sedang ditangani PN Bandung., Hakim Minta Uang Sementara itu pengacara Dada, Abidin, mengatakan kliennya akan kooperatif kepada penyidik KPK, termasuk untuk membongkar namanama hakim yang menerima uang suap. “Pak Dada akan menyampaikan kepada penyidik apa adanya. Tapi pemeriksaan belum sampai ke sana (hakim lain yang menerima suap),” ujar Abidin. Abidin mengatakan, Toto Hutagalung pernah meminta uang kepada Dada sebesar Rp3 miliar. Toto beralasan uang itu merupakan permintaan hakim di Pengadilan Negeri Bandung. “Awalnya Pak Toto minta Rp3 miliar, terus kata Pak Dada uang dari mana. Sejak itu Pak Dada enggak tahu lagi. Tapi Pak Toto koordinasi terus di bawah. Pak Dada sebagai Walikota bukan pengguna anggaran. Jadi dia tidak tahu anggarannya seperti apa,” kata Abidin. Menurut Abidin, Dada tidak pernah menyetujui pemberian uang untuk penanganan kasus Bansos. Yang memberikan uang, kata adalah Herry Nurhayat selaku Plt Kadispenda Pemko Bandung. Abidin juga membantah kepala dinas di Pemko Bandung mengumpulkan uang untuk suap. “Awalnya Pak Toto meminta ke kepala dinas, tapi

kepala dinas bilang harus izin ke Pak Dada,” ujarnya. Menanggapi penahanan Dada, Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda mengaku prihatin. Ayi berharap KPK bisa menangguhkan penahanan kepada Dada untuk sementara waktu dengan pertimbangan hukum. Alasannya, sambung Ayi, orang nomor satu di Pemko Bandung tersebut selama ini bersikap kooperatif dalam pemeriksaan sehingga tidak akan mempersulit pemeriksaan. “Serta dengan alasan kemanusiaan yang bersangkutan (Dada) telah mengabdi untuk Kota Bandung dan hanya tinggal sebulan lagi akan dilaksanakan serah terima jabatan dan pelantikan Walikota Bandung terpilih,” jelas Ayi. Dada dijadwalkan menyerahterimakan jabatan kepada Walikota Bandung terpilih periode 2013-2018 pada 16 September 2013 mendatang. “Kita hormati proses hukum yang sedang dijalankan oleh KPK. Tetapi kita akan tetap berpegang pasa asas praduga tidak bersalah. Pemkot akan memberikan bantuan hukum yang memadai,” tutur Ayi. Mengenai kewenangan mengendalikan roda pemerintahan Kota Bandung pascapenahanan Dada, Ayi mengaku belum mendapat pendelegasian. Namun begitu, Ayi tetap menjalankan tugas dan kewajiban sebagai Wakil Walikota Bandung hingga selesai pada 16 September nanti. (h/vvn/dn)

Sepasang Kekasih ............Dari Halaman. 1 satu paket kecil ganja. Kini tersangka, tengah diperiksa secara itensif untuk pengembangan lebih lanjut. Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, sebelum penangkapan tersebut petugas melakukan pengintaian di lokasi kejadian sekitar pukul 14.30 WIB. Berselang dua jam, barulah keluar dari hotel seorang pria dan wanita (buron). Pada saat melakukan penangkapan, ternyata pasangan tersebut mengetahui kedatangan polisi, sehingga pasangan itu langsung masuk ke dalam Suzuki Baleno warna silver BA 1776 AL. Tidak mau kehilangan buruannya, petugas berusaha memepet pelaku. Namun pelaku tetap menjalankan mobilnya, sehingga petugas berusaha melakukan tembakan peringatan sebanyak dua kali. Akan tetapi, tidak diindahkan oleh pelaku, maka petugas terpaksa menembak ke arah mobil pelaku, yang mengenai bagian belakang mobil, persis di samping sebelah kanan plat mobil. Ternyata, pelaku tetap tidak mengindahkan dan menancapkan gas mobilnya. Kemudian polisi pun berkoordinasi pada petugas yang ada di lapangan, agar mencegat mobil yang diinformasikan. Namun sayang, pelaku terjebak di kawasan pemukiman warga di Jalan Dahlia, Kecamatan Padang

Barat, sekitar pukul 17.00 WIB. Dari hasil pencarian, kendaraan tersangka diketahui petugas Polantas, tetapi pasangan itu terlebih dahulu meninggalkan mobilnya. “Saya melihat laki-laki dan wanita turun dari mobil tu pak. Siap itu mereka lari secara berpisah,” kata Rini, warga setempat di lokasi penemuan kendaraan tersangka. Rini juga mendengar perkataan tersangka sebelum mereka lari berpisah. “Wak pisah se dulu, beko wak hubungi baliak,” begitu ujar salah seorang tersangka yang ditirukan, Rini. Kanit Identifikasi Polresta Padang AKP Saridin, di lapangan menyebutkan, saat kendaraan ditemukan, tersangka tidak ada di lokasi kejadian. Walaupun demikian, pihaknya melakukan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Saat ini mobil akan diderek ke Mapolresta Padang. Dijelaskannya, saat petugas melakukan olah TKP ditemukan satu buah proyektil, kertas, STNK, faktur BCA, tusuk gigi bermerek Hotel Mercury, dan botol Aqua di dalam mobil pelaku. “Selain itu, dibagian belakang mobil pelaku ini ditemukan bekas tembakan,” kata Saridin, kemarin (19/8). Kapolresta Padang Kombes Pol

Moch. Seno Putro melalui Kasat Narkoba Kompol Emanuel Lase kepada Haluan menyebutkan, tersangka telah diintai semenjak satu bulan lalu. Pengintaian petugas berhasil, diketahui target operasi (TO) berada di Hotel Mercure. “Kami mengintai tersangka selama dua jam di kawasan hotel,” kata Lase. Lase juga mengatakan, petugas berhasil menyita satu paket kecil sisa pakai sabu, dan satu paket kecil ganja. “Saat ini, kedua tersangka David dan Putri, bersama barang bukti telah diamankan di Mapolresta Padang,” jelasnya. Hasil pengembangan petugas, ternyata tidak hanya mereka berdua yang berada di dalam kamar hotel. Rencananya, mereka akan menggelar pesta narkoba di sana. “Ada dua pasang di dalam kamar hotel dari pengakuan tersangka. Dan diduga satu pasangan lagi, diperkirakan pasangan yang berhasil kabur itu,” kata dia. Dia juga mengatakan, saat ini pihaknya melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus tersebut. Sementara dua tersangka yang berhasil kabur, petugas masih melakukan pemburuan. “Kedua tersangka yang berhasil kabur, masih kami buru. Diketahui, mereka berhasil membawa kabur barang bukti sabu seberat empat ons,” ungkapnya. (h/nas)

6 Rumah .......................Dari Halaman. 1 Dari pantauan Haluan, di sekitar lokasi tersebut ada enam unit rumah yang kondisinya sudah rawan. Dinding bagian belakang bangunan rumah jebol dan ambruk ke dasar sungai akibat terjadi longsor. Kondisi aliran sungai yang melengkung membuat dinding sungai tidak mampu untuk menahan kuatnya arus air. Warga yang dapur rumahnya mengalami longsor, terlihat sibuk mengangkat peralatan rumah tangganya. Semua piring dan alat masak lainnya terpaksa dipindahkan, karena takutnya longsor susulan terjadi hingga mengakibatkan sebagian bangunan rumah mereka ambruk ke dalam aliran sungai. Hingga sekitar pukul 11.00 WIB, hujan masih deras mengguyur Kota Padang. Meski demikian ratusan warga Tanjung Saba, keluar dari rumah, untuk menyaksikan derasnya arus aliran sungai tersebut yang terus mengikis dinding secara perlahan-lahan. Derasnya arus aliran sungai tersebut membuat sejumlah rumah warga yang berada di sekitar aliran sungai terancam diseret air sungai, karena terjadinya pengikisan tebing aliran sungai. Di lokasi kejadian, selain masyarakat, juga terlihat Camat Lubeg Teddi Antonius, Kapolsek Lubuk Begalung Kompol Yuli Kurnianto, serta Muspika lainnya turun melihat kondisi longsor dan bersama-sama meminta warga untuk sementera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Salah satu warga sekitar bernama Alex (42) mengatakan, longsor-

nya kembali dinding aliran sungai Batang Ampalu ini akibat kelalaian dari pemerintah yang lamban membangun dam beronjong di sepanjang aliran sungai yang sudah dianggap rawan. Padahal, kawat untuk pembuatan bronjong tersebut sudah bertumpuk di sekitar lokasi yang akan dibangun sejak lebih seminggu yang lalu. Longsornya dinding aliran sungai Batang Ampalu itu, kata Alex, sudah yang kedua kalinya terjadi. Pertama terjadi pada 7 Agustus 2013 lalu, saat aliran sungai meluap. “Saat pertama kali longsor itu, pemerintah telah berjanji akan membangun dam bronjong secepatnya. Kenyataannya, belum juga dibangun hingga saat ini, meski kawat bronjong sudah ada di sini,” katanya. Akibat lambannya upaya pemerintah khususnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang dalam upaya pembangunan bronjong ini, maka mengakibatkan longsor kembali terjadi. “Kami kecewa dengan lambannya upaya dari PU Kota Padang membangun beronjong. Apakah harus menunggu korban dulu, maka baru beronjong tersebut dibangun,” ujarnya. Teddi meminta kepada warga agar bersabar menunggu hingga pembangunan bronjong tersebut dikerjakan secepatnya oleh Dinas PU Kota Padang. “Kita sudah meminta warga yang ada disekitar lokasi rawan , untuk sementara mengungsi dulu, karena dikhawatirkan longsor yang lebih besar terjadi,” jelas Teddi. Menurutnya, jumlah bangunan warga yang parah sebanyak enam unit yakni milik Jusmati, Farida,

Marlis, dan Risna, sementara rumah lainnya yang dianggap berada di lokasi rawan sebanyak delapan unit. “Kita belum tahu dalam peristiwa tersebut berapa pasti kerugian yang dialami masyarakat,” ungkapnya. Penyempitan Aliran Sungai Sejumlah warga menilai bahwa longsor yang terjadi adalah akibat terjadinya penyempitan aliran sungai di sekitar SPBU Tanjung Saba, Pitameh yang baru saja dibangun. Aliran sungai yang awalnya selebar sembilan meter, karena adanya pembangunan lokasi SPBU tersebut, kini lebar sungai tinggal 3,5 meter lagi. Menurut Alex, sebelum adanya pembangunan SPBU itu, warga tidak pernah mengalami kejadian tersebut. “Pada saat SPBU dalam pembangunan warga sudah mengingatkan apabila aliran banda bakali ini diganggu, maka warga yang berada di hilir sungai akan terancam. Akan tetapi, mereka tetap saja membangunan di atas aliran sungai,” jelasnya. Sementara itu, Owner SPBU Tanjung Saba, Pitameh, Willyan membantah bahwa pembangunan SPBU telah mengganggu aliran sungai Batang Ampalu, sehingga mengakibatkan terjadinya longsor dan mengancam rumah warga yang berada di sepanjang aliran sungai. “Kami memiliki izin dalam membangun SPBU ini, dan saya rasa sesuai dengan Amdal yang kami miliki tidak ada mengganggu aliran sungai,” jelasnya. Dia memang mengaku menutup bagian permukaan aliran sungai, akan tetapi bukan mempersempit aliran seperti yang disebutkan warga. (h/nas)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : Syahrizal


8

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

PEMILU Demokrat Umumkan Konvensi Capres 31 Agustus JAKARTA, HALUAN — Peserta konvensi Capres Demokrat akan diumumkan tanggal 31 Agustus. Sementara pertengahan Agustus ini hingga 30 Agustus, akan dilakukan perkenalan dan tanya jawab antara seluruh peserta konvensi dengan komite konvensi. Anggota Komite Konvensi Partai Demokrat, Rully Charis mengatakan, prosesi Konvensi Capres akan terbuka untuk media. “Tapi tanya-jawabnya tertutup seperti biasa,” katanya, Selasa (19/8). Selanjutnya, setelah tanggal 31 Agustus, komite konvensi akan menutup pendaftaran peserta. Saat itu, tak boleh lagi ada usulan namanama baru peserta konvensi. Deklarasi peserta konvensi capres sendiri akan dilakukan 15 September 2013. “Itu acara resmi, diselenggarakan di tempat yang akan ditentukan, sekaligus tanda konvensi dimulai,” ujar Rully. Komite konvensi malam ini akan menghubungi para calon peserta dan membahas namanama tambahan. “Kemudian akan diambil keputusan. Jika perlu voting, pemenangnya ditentukan dengan suara setengah jumlah anggota plus 1. Karena anggota komite 17 orang, maka untuk menentukan lolos tidaknya calon jadi peserta konvensi harus didukung 8 plus 1 suara, atau minimal 9 suara,” kata Rully. (h/vvn)

Hari Ini, KPU Padang Gelar Uji Petik DPS PADANG, HALUAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang akan menggelar uji petik daftar pemilih. Hal itu dilakukan untuk melihat keakuratan data daftar pemilih sementara.

Aturan Dana Kampanye Segera Disahkan JAKARTA, HALUAN — Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) semakin ketat. Setidaknya ada tiga PKPU, yakni menyoal kampanye, dana kampanye, dan pengadaan, distribusi logistik masuk tahap akhir sebelum disahkan Kementerian Hukum dan HAM. Komisioner KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah di Jakarta, Senin (19/8) mengatakan, ada tiga PKPU yaitu soal alat peraga kampanye, dana kampanye, dan standar pengadaan dan distribusi logistik. Saat ini dirapikan dulu di Biro Hukum, sebelum disampaikan ke Kemenkum HAM. Menurut Ferry, tiga PKPU ini sudah disepakati lewat rapat pleno seluruh komisioner pada Rabu (14/8) pekan lalu. Saat ini, Biro Hukum KPU sedang menurunkannya ke dalam pasal-pasal, sebelum resmi disahkan Kemenkum HAM menjadi peraturan. Ia mencontohkan, dalam PKPU kampanye berisi aturan soal pembatasan alat peraga kampanye, termasuk larangan pejabat negara yang mencalonkan anggota dewan di semua tingkatan menjadi bintang iklan layanan masyarakat karena disinyalir memanfaatkan kesempatan sosialisasi gratis. (h/trn)

DAFTAR CALEG — Setelah daftar calon sementara dipublikasikan ke publik beberapa waktu lalu, KPU akan segera mengumumkan daftar calon tetap calon legislatif dalam waktu dekat. IST

KPU Uji Publik Sidalih Pekan Ini JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan uji public terhadap Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) yang rencananya dilakukan pekan ini. “Rencana uji publik Sidalih akan dilakukan pekan ini. Tapi belum ditetapkan waktunya,” kata KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah kepada wartawan di Gedung KPU, Jakarta, Senin (19/8). Menurut Ferry, uji publik ini

tetap harus dengan koordinasi sejumlah pihak. Penggunaan Sidalih yang menjadi basis penampungan daftar pemilih baik untuk Pemilu Legislatif maupun Presiden 2014 diragukan banyak pihak. Pasalnya, sistem yang digunakan dalam Sidalih belum teruji baik kwalitas atau serangan dari peretas. Anggota Komisi II DPR RI, Arif Wibowo jauh-jauh haru mempertanyakan bagaimana cara kerja

Sidalih, termasuk kemampuannya mengurangi catatan pemilih yang terdaftar ganda, dan penyelewengan yang kerap terjadi setiap pelaksanaan pemilu seperti penggelembungan suara. Dia menambahkan, hanya uji publik yang bisa mematahkan kecurigaan publik terhadap sistem kerja yang digunakan Sidalih sebagai basis data pemilih. Besar harapan, publik tahu bagaimana sistem ini bekerja. (h/trn)

Cawako Desri Ayunda Kunjungi Korban Abrasi PADANG, HALUAN — Saat hujan lebat mengguyur Kota Padang, calon Walikota Padang Desri Ayunda mengun-

jungi rumah korban abrasi di Komplek Perumahan Lubuk Gading 1, Lubuk Buaya Padang, Minggu (18/8) sore.

DESRI Ayunda saat meninjau lokasi abrasi.

Sedikitnya ada empat rumah yang berada di pinggiran jembatan kereta api Lubuk Buaya itu. Yakni, rumah milik Azwar, Jaliswar, Syafril dan Sir Anderson di Blok MM, RT.04/RW16. Berkeliling dengan berpayung, Desri Ayunda melihat langsung keganasan arus air yang meggerus empat rumah warga. Menurut Azwar, Ketua RT 04 yang rumahnya juga terkena abrasi, peristiwa abrasi terjadi pada hari Jumat sekitar pukul 02.00 dini hari, malam kedua Idul Fitri. Ditandai, dengan bunyi mendesis yang cukup keras kemudian disusul bunyi letusan. Setelah ditelusuri asal bunyi, diketahui tebing bela-

kang rumah mereka runtuh digerus air. Syafril, tetangga Azwar, merasakan ada sedikit guncangan saat tebing runtuh. Disusul, dengan rasa dingin yang luar biasa di lantai kamar belakang. Untuk pencegahan dini, agar air tidak menggerus, warga bergotong royong memancang batang bambu dan karung pasir. “Pemancangan batang bambu ini sifatnya insidentil. Untuk permanennya harus dibuat kawat beronjongi,” kata Syafril. Desri Ayunda, yang juga putra Koto Tangah saat menyilau ke lokasi, membenarkan pemasangan tiang bambu dan karung pasir tidak bisa bertahan lama. Desri menyarankan, warga melalui RT dan

RW membuat surat ke Pemko Padang dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kota Padang. “Saya melihat ini sudah masuk kategori penanggulangan bencana. Kalau tidak segera diantisipasi, seluruh rumah di sisi kanal ini bisa tergerus air,” kata calon walikota Padang yang berpasangan dengan James Hellyward. Pada kunjungan Minggu sore kemarin, Desri membantu sumbangan tiga truk pasir. Pasir timbunan itu oleh warga dimasukkan dalam karung dan dijadikan penampang di sepanjang rumah yang terkena abrasi. Satu truk membutuhkan 100 karung bekas ukuran 100 kg. (h/ade)

Koordinator Divisi Sosialiasi dan Data Pemilih KPU Padang Aswir Wiraputra, Senin (19/8) mengatakan, uji petik adalah penelitian acak pengecekan keakuratan data Daftar Pemilih Sementara (DPS) Padang yang akan ikut dalam pilkada pada 30 Oktober mendatang. “Uji petik ini akan digelar di kantor lurah dan serentak di seluruh PPS di Kota Padang pada 20 Agustus nanti (hari ini-red). Jadi kami harapkan bagi masyarakat yang namanya belum terdaftar sebagai pemilih, KPU menghimbau agar mendatangi kantor kelurahan setempat untuyk menemui PPS. Selain itu, KPU juga membuka kesempatan untuk melihat dan mencek nama masyarakat yang belum terdaftar di DPS Pileg,” katanya. Caranya, siapa yang hadir nanti akan dicek apakah namanya terdaftar dan akurat. Ini dilakukan KPU Padang untuk meningkatkan akurasi data. Menurutnya, pengecekan dilaksanakan dengan tiga indikator, yakni data nama,

tempat tanggal lahir dan alamat. Jika akurat berarti DPS akurat, jika tidak, maka akan dilakukan perubahan sebelum ditetapkan sebagai DPT (Daftar Pemilih Tetap awal September mendatang. Selain di Kecamatan, KPU juga melakukan uji petik di Hotel Grand Inna Muara. Uji petik, rencananya akan dihadiri sejumlah pejabat, LSM, lembaga kegamaan. “Diharapkan masyarakat tidak ada yang tidak terdaftar. Untuk DPS Pilwako sedang dalam tahap perbaikan data hingga tanggal 22 Agustus mendatang,” katanya. Ia mengatakan, dari hasil uji petik ini pemilih yang belum terdaftar akan digabungkan dengan data tambahan selanjutnya akan ditetapkan sebagai DPT pada awal September mendatang. Sedangkan, untuk DPS Pileg saat ini prosesnya sudah mencapai DPS Hasil Perbaikan (HP) akhir dari hasil uji petik akan ada rentang seminggu untuk perbaikan. Penetapan DPT Pileg juga dilakukan pada awal April mendatang. (h/ade)

DPSHP Bukittinggi Turun Jadi 81.639 BUKITTINGGI, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum Kota Bukittinggi menetapkan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan Akhir (DPSHP) untuk Pemilu 2014 sebanyak 81.639 pemilih. Sebelumnya pada DPS (Daftar Pemilih Sementara) tercatat sebanyak 82.110 pemilih. “Selain itu, KPU juga telah menetapkan sebanyak 257 TPS untuk Pemilu 2014, yang disebar di Kecamatan Guguk Panjang, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan dan di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh,” kata Ketua KPU Bukittinggi, Lemmasrizal kepada Haluan, Senin (19/8). Terjadinya penyusutan pada saat DPSHP yang ditetapkan 15 Agustus lalu, kata Lemmasrizal didampingi Divisi Sosialisasi, Benny Azis, sesuai berdasarkan catatan KPU pada pemilu 2009 disebabkan banyaknya masyarakat yang tak mau menyampaikan hak pilih mereka. Alasannya yaitu faktor bio-

>> Editor : David Ramadian

logis, politik, ekonomi dan apatis. Untuk menghadapi pemilu 2014, lanjutnya, keempat faktor penyebab masyarakat tak mau menyampaikan hak pilihnya akan dirubah dengan menyampaikan peran serta masyarakat ikut memilih sangat penting. Salah satu strategi untuk itu, jelasnya, yakni dengan merencanakan untuk membuat tempat pemungutan suara (TPS) khusus. “TPS khusus akan dibuat di pasar Simpang Aur Kuning. Namun Namun sebelumnya akan dikoordinasikan dulu dengan KPU Provinsi apakah dibolehkan atau tidak. Perlunya dibuat TPS khusus karena pengalaman di Pemilu tahun 2009 banyak pedagang yang tidak menyampaikan hak pilihnya,” kata dia. Dengan berbagai strategi yang diupayakan itu, tambahnya, KPU yakintarget 85 persen pemilih menyampaikan hak suaranya pada Pemilu 2014 tercapai. (h/rdw)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

9

DISBUDPAR SIAPKAN KONSEP SOSIALISASI

Oktober, Pedagang Tenda Ceper Direlokasi PADANG, HALUAN—Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang akan merelokasi (memindahkan) para pedagang tenda ceper di Pantai Padang pada Oktober mendatang.

BANJIR—Sejumlah siswa terpaksa melewati banjir di Jalan Niaga, Kawasan Pondok, Padang, Senin (19/8). Banyaknya drainase yang rusak di Kota Padang menjadi penyebab utama terjadinya banjir. RIVO SEPTI ANDRIES

Cuaca Buruk Nelayan Tak Melaut PADANG, HALUAN—Curah hujan yang tinggi di malam hari dan di pagi hari, menyebabkan nelayan di sekitar Purus enggan melaut. Sebagian mereka lebih memilih memperbaiki jaringnya dan sebagian lainnya istirahat di rumah masing-masing. Namun dari pantauan Haluan, sebagian nelayan tetap nekad melaut, khususnya bagan-bagan besar pada malam hari. Namun nelayan yang menggunakan perahu kecil sama sekali tak berani melaut karena curah hujan yang tinggi. Salah satu nelayan Purus, Zainal (47) menyatakan, curah hujan yang tinggi sangat tidak memungkinkan untuk melaut. Gelombang laut cukup tinggi sehingga sangat membahayakan keselamatan. Selain itu, jika curah hujan tinggi mengakibatkan yang terjaring bukanlah ikan, tapi sampah-sampah yang dari berasal dari Banda Bakali. Hal ini akan menyebabkan jaring menjadi rusak. “Jika dipaksakan juga pergi melaut, maka hasil yang diperoleh tidak seimbang dengan biaya operasional yang dikeluarkan, yaitu BBM yang digunakan dan kerusakan kapal yang akan terjadi. Tinggi gelombang sekitar satu meter sampai dua meter. Kita khawatir jika dipaksakan akan berbahaya selama ada di laut,” ungkapnya Istri salah seorang nelayan di Purus, Siti menyatakan, sudah biasa dengan kondisi cuaca buruk yang menyebabkan suaminya tak melaut. Jika suaminya tak melaut, biasanya ia istirahat di rumah dan kadang-kadang nongkrong di kedai kopi. “Biasanya pagi, setelah subuh suami saya pergi melaut. Namun karena curah hujan tinggi maka saya menghapuskan niat dari suami untuk melaut karena bahaya”terangnya. (h/cw/lex)

Konsep relokasi telah dipersiapkan secara matang. Pedagang tenda ceper itu akan dipindahkan ke seberang jalan. Karena selama ini diduga lokasi tenda ceper tersebut dijadikan tempat maksiat dan merusak pemandangan untuk menyaksikan keindahan pantai. “Rencana relokasi para pedagang tenda ceper itu terus semakin mengerucut. Perlahan-lahan akan dilakukan sosialisasi kepada para pedagang,” kata Deno Indra Firmansyah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Padang pada Haluan kemarin. Saat ini, rencana sosialisasi telah disepakati antar stakeholder di pemerintahan. Yaitu Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Koperindag Tamdem Kota Padang dan lain sebagainya. Akan tetapi untuk sosialisasi

itu seharusnya mendapat pembinaan. Apalagi keberadaannya ilegal dan tidak membayar retribusi kepada pemerindah daerah. “Perlahan akan kita pindahkan pedagang tenda ceper itu. Sehingga dari jalan raya akan terlihat pantai terbentang luas dengan keindahan alamnya. Hal ini akan menyebabkan para wisatawan akan mendapatkan kepuasan dalam melihat panorama keindahan pantai Padang,” jelas Deno. Sementara itu, Hendra salah satu pedagang yang berada disekitar tenda ceper menyatakan, langkah tersebut baginya kurang efektif. Karena selama ini para wisatawan telah merasakan kepuasan dengan bentuk Pantai Padang yang ada saat ini. “Kami kurang setuju untuk dipindahkan. Karena tidak mungkin dipindahkan secara keseluruhan. Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan pedagang-pedagang di sekitar pantai dengan program pembinaan dan pemberdayaan,” harapnya. (h/cw-lex)

kepada pedagang sendiri belum dilakukan, karena masih perlu dukungan berbagai pihak. “Kita masih menunggu langkah konkrit dari semua instansi terkait terhadap rencana relokasi pedagang tenda ceper ini. Namun relokasi juga butuh dukungan dari berbagai pihak dari tokoh masyarakat setempat dan pedagang,” ungkapnya. Pihaknya berharap para tokoh masyarakat di daerah ini mendukung program relokasi pedagang tenda ceper ini. Relokasi merupakan langkah nyata untuk kebaikan Pantai Padang ke depan. Sehingga tingkat kunjungan ke Pantai Padang akan semakin meningkat. Karena selama ini banyak yang mengeluhkan keberadaan tenda ceper yang merusak pemandangan. Para pedagang

HUJAN DERAS AKAN GUYUR SUMBAR

Masyarakat Agar Waspada Banjir dan Longsor PADANG, HALUAN—Hujan deras yang terjadi di kawasan Sumatera Barat diperkirakan akan terus terjadi, seperti hujan dan badai sedang. Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumbar menyebutkan, hujan berpeluang besar terjadi pada sore hingga dini hari. “Dengan kondisi cuaca seperti ini, maka masyarakat mesti meningkatkan kewaspadaannya terutama wilayah yang biasanya

rawan banjir dan longsor,” kata Kepala BMKG Provinsi Sumbar, Budi Samiaji. Ia menambahkan, hujan yang disertai angin kencang tersebut dipicu tekanan rendah di laut barat Sumatera dan adanya siklon tropis di sekitar Laut China Selatan. Selain di Sumbar, BMKG juga menyebut hujan berpotensi terjadi di berbagai wilayah lain di Sumatera. “Angin bertiup dari Teng-

Novita Hibur Clubbers Juliet PADANG, HALUAN—Sebulan lebih Pub Juliet tutup. Saat pembukaan perdana, Minggu (18/8) malam Pub Juliet mendatangkan Novita Dewi, Finalis X-Factor Indonesia untuk membuncahkan para clubbers Kota Padang. Pada penampilannya malam itu, Novita Dewi membawakan sembilan tembang andalannya. Novita berhasil memukau ratusan clubbers yang memadati Pub Juliet. “Kami sengaja mendatangkan sekali lagi finalis X-Factor ini saat opening, untuk mengabulkan permintaan pengunjung,” kata Owner Juliet, Javier pada Minggu (18/8) malam. Javier mengatakan, malam ini adalah kegiatan perdana Juliet setelah tutup selama bulan Ramadan. Performan Novita Dewi

yang membawakan tembangtembang jagoannya bergenre RnB dan lainnya mampu menghayutkan para pengunjung. “Penampilan Novita Dewi, sangat memukau. Buktinya, jumlah pengunjung sangat luar biasa malam itu,” ujarnya. Dia juga mengatakan, setelah penampilan Novita Dewi ini, bakal ada artis-artis ibu kota yang bakal menghoyak panggung Juliet. “Kami juga berterima kasih kepada Classmild yang selama ini mensponsori iven-iven kita,” katanya. Sebelum tampil di Juliet, Novita juga tampil di Gor HTT. Wanita cantik asal Medan ini membawakan tiga tembang lagu andalannya. Sementara itu, Novita Dewi mengaku baru kali pertama ini menginjakkan kakinya di Padang. “Saya memang baru pertama kali datang ke Padang, dan juga baru pertama tampil disini,” kata Novita. Dalam penampilan malam itu, dia tampil sempurna untuk menghibur p e n g u n j u n g J uliet. (h/nas)

gara ke Barat dengan kecepatan 20 sampai 50 kilometer perjam. Kecepatan angin seperti itu akan terasa sekali bagi kita yang berada di darat. Apalagi bagi yang berada di laut. Untuk itu, bagi nelayan jangan melaut dulu dalam beberapa hari ke depan. Sebab angin tergolong kencang,” imbau Budi Samiaji. Selain meningkatnya intensitas hujan, menurutnya, gelombang laut di Barat Sumatera juga cukup tinggi mencapai 3

meter. “BMKG akan terus memperbarui informasi tentang cuaca ini yang bisa diakses di Web. Kita juga terus berkoordinasi dengan pejabat pemerintah yang berwenang,” tandas Budi Samiaji. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Barat Rosnini Savitri yang dihubungi terpisah mengatakan, ketika hujan dan angin kencang terjadi maka air akan selalu

tergenang. Air yang tergenang tersebut sangat mudah membawa sumber penyakit seperti diare, malaria dan demam berdarah Dengue (DBD) yang dibawa oleh nyamuk, dan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) “Ketika melihat gambaran cuaca, maka penyakit yang harus kita waspadai seperti diare, malaria, infeksi saluran pernafasan akut dan demam berdarah,” tutup Rosnini. (h/ cw-oos)

WACANA WALIKOTA FAUZI BAHAR

Kirim Guru Belajar ke Malaysia PADANG, HALUAN—Walikota Padang Fauzi Bahar, mengapresiasi kerja guru di Kota Padang yang dinilai telah bekerja maksimal. Sebagai hasilnya dapat dilihat dari Ujian Nasional (UN) yang mengantarkan pendidikan di kota ini mendapatkan nilai terbaik di Sumbar. “Suksesnya pelaksanaan pendidikan di Kota Padang tak terlepas dari peran guru. Begitu juga dengan program-program keagamaan yang dicanangkan, sebut saja Pesantren Ramadhan di kalangan siswa, hafal Juz Amma dan hafal Asmaul Husna, semua karena kerjasama para guru,” kata Fauzi Bahar saat halal bi halal jajaran Dinas Pendidikan Kota Padang yang dihadiri 1.300 guru SD, SMP, SMA dan SMK negeri dan swasta se-Kota Padang di UPI Convention Center, Senin (19/8). Juga hadir Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Sekretaris Kota Padang Syafril Basir, Kepala Dinas Pendidikan Indang Dewata serta beberapa orang mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang. Namun para pendidik itu, harus meningkatkan kualitas dan kompetensinya. Pihaknya pun tengah mewacanakan akan

WALIKOTA Padang, Fauzi Bahar menerima kenang-kenangan dari para guru pada acara Halalbihalal, Senin (19/8). HUMAS mengirim sejumlah guru untuk tugas belajar ke Malaysia serta mengefektifkan pendistribusian guru. Sehingga guru-guru yang berlebih di SMP dan SMA bisa mengajar di SD yang masih kekurangan guru. “Dengan demikian, guru-guru yang mengajar di SD adalah guru-guru yang memiliki pendidikan lebih tinggi,” ujarnya. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Indang Dewata menyebutkan, Pemko memang berkomitmen membuat program yang mengarah pada

>> Editor : Devi Diany

pendidikan dan pembentukan karakter. Mulai dari perang judi togel, Pesantren Ramadhan, hafal Asmaul Husna dan hafal Juz Amma serta posko drop out. Selain itu, Pemko juga selalu memotivasi para kepala sekolah untuk memacu prestasi sekolahnya sehingga pendidikan Kota Padang semakin berkualitas. Pada kesempatan itu, para guru memberikan kenangankenangan kepada Walikota Fauzi Bahar yang baru saja berulang tahun ke 51 pada 16 Agustus lalu. (h/vie/rel)

Penata Halaman: Syahrizal


10 PA D A N G LINGKAR

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

DPRD ANGGARKAN PERBAIKAN DRAINASE

Mahyeldi: Tingkatkan Kualitas Lulusan PADANG, HALUAN—Permintaan dunia usaha terhadap tamatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Padang cukup tinggi. Untuk itu kualitas SMK perlu ditingkatkan. Salah satunya dengan melakukan pengembangan unit usaha di setiap jurusan di SMK. Disamping itu, sebagai sekolah favorit dengan peminat yang terus meningkat setiap tahunnya, penambahan SMK termasuk jurusan-jurusan baru juga perlu dilakukan. Hal itu dikatakan Wakil Walikota Padang Mahyeldi, SP disela-sela acara Halal Bi Halal SMK 6 Padang di Edotel SMK 6, Sabtu (17/ 8). Acara tersebut dihadiri Guru Besar IAIN Imam Bonjol Salmadanis, para majelis guru dan mantan serta alumni SMK 6 Padang. Dikatakan Mahyeldi, disamping menguasai keahlian di jurusan masingmasing, pelajar SMK juga harus memahami dan menguasai perencanaan bisnis. Hal itu bertujuan agar tamatan SMK lebih terarah lagi setelah menamatkan pendidikan. “Dengan menguasai ilmu jurusan dan perencanaan bisnis, alumni SMK akan lebih mudah untuk mengembangkan diri, apakah akan masuk dunia kerja atau membangun usaha,” terang Mahyeldi. Mahyeldi mengatakan, mewujudkan hal tersebut, tentunya memerlukan guru-guru yang ahli dan profesional di bidangnya, termasuk dukungan dan dorongan dari Pemerintah Kota Padang. “Pemerintah Kota Padang akan terus mendorong SMK dalam segala hal, demi terciptanya SMK yang bermutu dengan tamatan yang berkualitas,” ujar Mahyeldi. Berdasarkan evaluasi Dinas Pendidikan Kota Padang, pengelolaan unit usaha di SMK harus dipisahkan dari manajemen sekolah agar unit usaha sekolah bisa dikelola dengan profesional dan tidak menggangu manajemen sekolah. Sementara itu, Kepala Sekolah SMK 6 Padang Ariswan menjelaskan, Edotel salah satu unit usaha SMK 6 di bidang perhotelan telah dikelola di bawah manajemen koperasi sekolah. Begitu juga dengan unit usaha-unit usaha lainnya. “Untuk pengembangan kompetensi keahlian jurusan di SMK 6 ini, kita terus melakukan dan menjalin kerjasama dengan dunia usaha, baik yang berada di dalam negeri maupun diluar negeri,” ujar Ariswan. (h/vie/*)

WAKIL Walikota Padang Mahyeldi menjelaskan tentang posisi tawar SMK saat ini pada acara Halal Bihalal SMK 6 Padang di Edotel SMK 6 Padang, Sabtu (17/8). HUMAS

Padang Banjir Lagi PADANG, HALUAN—Banjir kembali melanda Kota Padang. Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sepanjang Senin (19/8), menyebabkan hampir seluruh sudut kota tergenang air yang cukup tinggi.

SAMPAH — Tumpukan sampah kembali ditemui di pangkal Jembatan Siteba, Senin (19/8). Meski DKP Padang sudah membuat taman di lokasi ini dan memasang pengumuman ‘Dilarang Membuang Sampah’ di tempat itu, namun warga tetap saja membuang sampah di sana. HOLYADIB

DKP BENAHI SAMPAH

Sulap TPS Jadi Taman PADANG, HALUAN—Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang menyulap ujung jembatan Siteba dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah menjadi sebuah taman. Hal itu untuk menjaga kebersihan dan keindahan kota, sekaligus memberikan ruang publik yang lebih luas kepada masyarakat. Selain di Siteba (Nanggalo), tiga lokasi yang dijadikan TPS lainnya juga tengah disiapkan untuk dijadikan taman, masing-masing pinggir kali Mata Air (Padang Selatan), Asia Biskuit (Koto Tangah) dan Belimbing (Kuranji). “Kita akan buat taman di 4 lokasi strategis yang kini dijadikan kawasan TPS. Salah satunya yang sudah ditanam bunga-bungaan adalah di ujung Jembatan Siteba. Sedangkan untuk TPS dialihkan ke ujung Jembatan Siteba baru dengan penempatan sebuah kontainer,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang, Edwar Imusman. Karena telah dijadikan taman, maka diharapkan masyarakat dapat menjaga dan memeliharanya untuk keindahan lingkungan. Masyarakat juga diharapkan

tidak membuang sampah lagi di lokasi itu, karena akan membuatnya menjadi kotor. “Kami berharap kepada warga supaya dapat memelihara taman tersebut dengan harapan warga tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut demi kebaikan bersama. Kita juga minta pihak kecamatan dan kelurahan untuk mengingatkan warganya,” tambah Edwar. Produksi sampah di Kota Padang mencapai 800 ton setiap hari. Sementara kemampuan angkut armada yang jumlahnya 52 unit, hanya 600 ton setiap hari. Jadi sekitar 200 ton sampah tidak terangkut setiap hari. Karena dari 52 armada itu, hanya 80 persen yang layak jalan. Lebih parahnya lagi, masih banyak warga membuang sampah di luar kontainer. Sehingga petugas membutuhkan waktu pula untuk mengemasi sampah yang berserakan tersebut. Selain itu masyarakat juga tak memperhatikan jadwal membuang sampah. Mestinya sampah dibuang mulai pukul 05.00 WIB hingga 17.00 WIB. Pada kesempatan itu, Edward juga berharap pihak kecamatan dapat mensosialisasikan kepada

masyarakatnya untuk tidak membuang sampah di lokasi yang telah dijadikan taman. “Saya berharap, pihak kecamatan dapat mensosialisasikannya kepada masyarakat melalui kelurahan, agar membuang sampah pada tempat yang ditentukan dan tidak lagi membuang sampah di tempat yang sudah dialihfungsikan menjadi taman, seperti di ujung Jembatan Siteba itu,” katanya. Awalnya sampah menggunung dan menimbulkan bau busuk di lokasi itu, sehingga menganggu kenyamanan warga sekitar, juga pengendara yang lewat di sana. Media massa pun menyorot gunungan sampah tersebut. DKP segera bertindak dan membersihkan sampah yang ‘berlangau’ itu dan menanam beberapa bibit pohon di sana, sehingg jadilah taman. Namun dari pantauan Haluan, sampah kembali teronggok di lokasi itu. Beberapa warga agaknya tidak tahu atau pura-pura tidak tahu sehingga tetap saja membuang sampah di sana. Jika tidak segera diatasi, dikhawatirkan taman tersebut akan rusak dan sampah kembali menggunung. (h/vie/cw-dib)

Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Padang , Jumadi Senin (19/ 8), dalam APBD Perubahan 2013 nanti, sudah direncanakan akan ada penambahan bagi perbaikan drainase guna penanggulangan masalah banjir ini. Namun berapa besarannya dan daerah mana saja yang akan diperbaiki, belum diputuskan. “Kami menyadari banjir masih jadi masalah yang cukup pelik. Apalagi kalau curah hujan cukup tinggi. Banyak kawasan yang tergenang. Kami minta dinas terkait untuk memantau situasi di saat hujan deras ini sehingga bisa dipetakan daerah mana saja yang banjirnya parah,” katanya. Setelah dipetakan dan didata, maka terkait diminta untuk membuat perencanaan termasuk dengan biaya perbaikan drainase yang dibutuhkan. “DPRD pasti akan mendukung sepanjang dana tersedia. Persoalan ini perlu kami carikan solusinya sesegera mungkin,” kata anggota Komisi III DPRD Kota Padang ini. Sementara Anggota Komisi III DPRD Kota Padang, Albert Hendra Lukman mengatakan, banjir sering terjadi di kawasan Pondok. Hampir sebagian kawasan Pecinan itu tergenang dengan ketinggian hampir 50 cm. Ia meminta, agar dinas terkait untuk segera melakukan pembersihan dan perbaikan drainasedrainase yang ada di Pondok. Sebab di saat banjir terjadi, hampir semua aktivitas masyarakat terganggu. ”Kami harap dinas terkait bisa melakukan pembersihan drainase secara rutin. Selain itu perlu juga dianggarkan tambahan dana untuk perbaikan drainase itu. Sebab kawasan Pondok secara geografis lebih rendah dari permukaan laut, sehingga draniase perlu dalam kondisi baik agar air lebih cepat mengalir,” katanya. Banjir Mengundang Macet Genangan air usai hujan deras mengguyur Kota Padang sepanjang Senin (19/8), juga dirasakan sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Ujung-ujungnya menimbulkan kemacetan.

Kendaraan pun terpaksa merambat pelan karena genangan air yang harus dilewati mencapai lutut orang dewasa. Tak urung hal ini menyebabkan jumlah kendaraan semakin menumpuk. Diperparah lagi dengan adanya mobil mogok karena tak mampu melintasi banjir karena mesinnya mati. “Situasi seperti nyaris terjadi setiap kali hujan lebat mengguyur. Karena itu keadaan ini harus ada solusinya, kalau tidak lalu lintas di Kota Padang ini semakin parah saja,” kata Doni (41), salah seorang pengendara. Menurut Doni, jalan utama Kota Padang akan selalu padat dan ramai terutama di saat pagi dan petang hari. Dia sendiri sering terjebak macet meski saat itu tidak turun hujan. Kondisi ini diperparah ketika hujan lebat mengguyur Kota Padang yang menyebabkan banjir. “Jika air tergenang setinggi lutut pada saat hujan, tentu akan menambah kemacetan. Karena bila tidak hujan saja, sudah macet,” tambahnya lagi. Pengendara lain, Adhi (32) mengatakan, disamping genangan air waktu hujan, kemacetan juga disebabkan oleh meningkatnya jumlah kendaraan sedangkan fasilitas jalan tidak bertambah. “Jumlah kendaraan meningkat, tapi jalan tidak bertambah, makanya rawan terjadi macet karena tidak punya jalan alternatif yang bisa mengurai volume lalu lintas,” kata karyawan salah satu bank ini. Menurutnya, mestinya Dinas Perhubungan sudah memiliki rencana kerja untuk mengatasi kemacetan yang terjadi karena penumpukan kendaraan ini. Masyarakat lainnya, Gani (49) mengharapkan kendaraan massal Trans Padang segera bisa terealisasi karena ini suatu solusi untuk mengurangi jumlah kendaraan di jalan. “Bila Trans Padang terealisasi maka kepadatan kendaraan akan berkurang,’ ujarnya. Apalagi pada waktu hujan seperti sekarang, tambahnya, keberadaan bus massal akan sangat diperlukan sekali. (h/ade/vie)

HUT RI KE 68 DI UBH

Rektor: Siapkan Generasi untuk Majukan Bangsa PADANG, HALUAN—Memperingati HUT RI ke-68 tahun, segenap pimpinan Universitas Bung Hatta (UBH) beserta jajarannya melaksanakan upacara bendera di pelataran Gedung B, Kampus I, Sabtu (17/8). Pembina upacara, Rektor UBH, Prof. Dr. Niki Lukviarman, S.E, AKt, MBA mengatakan, salah satu esensi dari proklamasi kemerdekaan adalah kesiapan diri untuk mengelola seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki untuk memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia. Sekaligus untuk meningkatkan martabat sebagai suatu bangsa. Kesiapan diri

tersebut meliputi kesiapan dalam aspek mentalitas sikap, pandangan dan kemampuan, serta keterampilan teknis. “Disinilah pentingnya pendidikan yang mampu mengeksplorasi seluruh potensi yang kita miliki, baik potensi manusiawi, potensi budaya maupun potensi alamnya. Dalam kerangka itulah pendidikan berbasis karakter bangsa dicanangkan,” katanya. Menurut Niki, di usia Indonesia yang tidak muda lagi kita harus menyiapkan generasi yang mampu dan siap untuk mengelola dan memajukan bangsa sesuai dengan zaman, amanah dan cita-cita proklamasi.

“Itulah salah satu bentuk pengabdian, khidmat, dan kecintaan kita kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini,” ujarnya. Dalam upacara tersebut juga disampaikan beberapa kemajuan UBH sebagai dampak perubahan yang positif. Kapasitas Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan layanan online terus ditingkatkan sehingga memberi konstribusi manajemen kelembagaan yang sangat signifikan, seperti pendaftaran calon mahasiswa yang efisien. Kemajuan lain ialah pembayaran biaya pendidikan melalui perbankan dengan pencatatan otomatis dan akurat, registrasi ulang ma-

hasiswa tanpa antrian, dan layanan Kartu Studi Sementara (KRS) dan Lembar Hasil Studi (LHS). “Hal ini patut kita syukuri berkat kerjasama kita semua apa yang kita harapkan dapat kita capai. Namun selaku rektor, saya selalu mengharapkan kerjasama ini tetap terjalin sehingga kita bisa membawa universitas ini menjadi universitas yang bertaraf Internasional atau World Class University,” harapnya. Usai pelaksanaan upacara, dilaksanakan penyerahan beasiswa kepada anak-anak staf pengajar dan karyawan UBH yang memiliki prestasi akademik di sekolah. (h/ita/*)

>> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal


SIGAB 11

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

LIMA AMBRUK, PULUHAN TERANCAM

Batang Lengayang Amuk Rumah Warga PAINAN, HALUAN — Lima rumah warga Kampuang Caniago, Medan Baik Kecamatan Lengayang rusak digerus Batang Lengayang. Sementara sekitar dua puluh rumah lainnya terancam mengalami hal yang sama. Warga setempat inginkan pengaman tebing permanen. Rumah warga yang mengalami kerusakan tersebut adalah Nurbaiti, Baya, Rusat, Ujang dan Siti. Kondisi rumah pantauan Haluan Senin (19/ 8) rata-rata bagian belakang rumah telah runtuh ke dalam sungai. Sementara, tangggul darurat yang dibuat pemerintah beberapa bulan yang lalu mulai terkikis arus. Nurmaisal tokoh masyarakat setempat menyebutkan, kerusakan ini telah terjadi sejak beberpa waktu lalu. Arus Batang Lengayang menggerus dengan cepat. Setelah dilaporkan ke pemerintah, di sana telah dibuat tanggul pengaman sementara. “Tanggul itu merupakan marterial berupa kerikil dan pasil hasil pelurusan Batang Lengayang sekitar bulan Juni lalu,” katanya. Kini warga setempat merasa khawatir, soalnya tanggul tersebut mulai terkikis, sementara bila air besar, kawasan pemukiman penduduk tetap menjadi sasaran tumbukan air. “Jadi kami memang berharap pada kawasan ini

BANJIR SAMPAH — Sampah bertebaran di hanyutkan air hujan di Pasar Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan. ICOL

Pasar Padang Aro Banjir Sampah SOLSEL, HALUAN — Hujan yang mengguyur Padang Aro Kecamatan Sangir sejak Minggu malam (18/8) menyebabkan pasar pusat kabupaten kebanjiran sampah yang dihanyutkan air. Kondisi tersebut mengundang penilaian warga bahwa pemerintah daerah tak serius mengurus daerah. Pantauan Haluan di lokasi, Senin (19/ 8), tumpahnya sampah-sampah di pasar pusat kabupaten tersebut berasal dari goronggorong yang sudah sesak oleh sampah pasar. Karena saluran drainase tersebut, maka air yang menghanyutkan sampah itu mengalir ke badan jalan menuju jorong Durian Taruang.

Sampah-sampah plastik dan ampas makanan tersebut bertebaran di simpang tiga Pasar Padang Aro. Pasar Tradisional Padang Aro, meski tradisional, merupakan satu-satunya pasar yang aktif di pusat Kabupaten Solok Selatan. Karena memang, pasar semi modern yang dibangun pemda setempat sejak 2011 lalu belum juga dimanfaatkan. Pasar kebanggaan masyarakat, khususnya masyarakat yang menetap di pusat kabupaten tersebut sebenarnya memiliki drainase. Namun, tutupan drainase banyak yang bolong sehingga pedagang membuang sampah pasar ke gorong-gorong tersebut. Mulai

dari sampah sayur, makanan, dan ampas bahan masakan. Apalagi saat ini musim durian. Sampahnya juga dibuang ke saluran drainase tersebut. Pemda Solsel sudah menyediakan bak sampah (kontainer sampah) di lokasi pasar. Muas (36) salah seorang pedagang buah di lokasi banjir sampah itu menyebutkan, yang membuat sampah-sampah naik ke badan jalan karena para pedagang banyak yang membuang sampah. Kemudian saluran drainase tersumbat. “Dulu, setiap hari hujan selalu banjir di simpang tiga pasar ini. Pada 2012, pemda memperbaiki drainasenya. Mung-

kin drainase yang sudah dibangun tidak bagus perencanaannya sehingga hujan sedikit masih saja menjadikan pasar ini kebanjiran,” jelasnya. Sementara itu, tokoh masyarakat Solok Selatan H Isril Yani menyebutkan, kondisi jelek pasar Padang Aro yang terletak di jantung kabupaten merupakan wujud ketidakpeduliaan pemerintah daerah terhadap pusat kabupaten. “Pejabat tiap hari melewati pasar ini, demikian juga dengan para wakil rakyat. Mengapa mereka tidak memikirkan keindahan dan kebersihan pasar ini. Mereka para pejabat berwenang sudah sering dikritik dan diberi saran

agar serius membangun pusat kabupaten. Akan tetapi, mereka menampakan sikap acuh tak acuh,” kata Isril. Sedangkan, Direktur Eksekutif LSM Topan RI Kabupaten Solok Selatan, Sutan Saridin, menilai bahwa terjadinya banjir sampah setiap hujan deras membuktikan lambannya perhatian pemerintah. “Seharusnya kan drainasenya yang dibetulkan. Tentu saja ini kerjanya Dinas Pekerjaan Umum. Ini kan tidak, drainase sudah pernah diperbaiki tetapi asal dikerjakan saja. Kalau kondisi pasar tersebut dibiarkan tentu kinerja pemerintah daerah dinilai lamban,” ungkapnya. (h/col).

dibangun bangunan pengaman yang kuat misalnya batu grib atau yang lainnya. Setiap kali hari hujan maka kami khawatir bangunan pengaman yang ada sekarang digerus sungai dan menghantam rumah warga yang lainnya,” ujarnya. . Sementara itu Ujang salah satu korban kegananasan Batang Lengayang menyebutkan, dapur rumahnya telah lenyap kedalam sungai, kini ia selalu merasa khawatir badan rumahnya ikut ambruk. “Soalnya, bila terjadi peningkatan volume air sungai maka air Batang Lengayang menghantam dinding tebing tempat rumahnya dibangun,” katanya. Kepala PSDA Pessel Yusdi menyebutkan, kawasan Medan Baik, Koto Baru, Padang Panjang dan sekitarnya memang kawasan yang rawan dikikis arus sungai. “Beberapa bulan lalu telah dingaun pengaman sementara.Mudah mudahan dalam waktu dekat bangunan semen tara itu dapat ditingkatkan jadi permanen,”katanya menjelaskan. (h/har)

KONDISI rumah warga di Kampuang Caniago Medan Baik, Kecamatan Lengayang setelah digerus Batang Lengayang. Lima rumah alami kerusakan dan puluhan lainnya menunggu giliran. HARIDMAN

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Habli


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

Dua Keltan Juara Tingkat Provinsi

BOTIAH

PAYAKUMBUH, HALUAN— Dua gelar juara provinsi, direbut dua kelompok tani (Keltan) dalam Lomba Tanaman Hortikultura Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2013.

Kehadiran Anggota DPRD Lumayan PAYAKUMBUH, HALUAN— Ketika tinggkat kedisiplinan anggota DPRD kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat mengecewakan, utamanya dalam Sidang Paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono dan penyampaian Nota Penjelasan RUU APBN, ternyata tingkat kehadiran anggota DPRD Payakumbuh, pantas dibanggakan. “Dalam sidang Paripurna itu cukup banyak kehadiran anggota dewan, sebanyak 21 orang dari 25 jumlah anggota DPRD Kota Payakumbuh, menandatangani daftar hadir. Hanya empat orang saja yang tidak menandatangani daftar hadir tersebut,”ungkap Kabag Humas DPRD, Sovita Yenuris dalam percakapan dengan Haluan di kantornya, Senin. Sebagai agenda tahunan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI itu, pidato kenegaraan yang ditayangkan oleh hampir semua stasiun televisi di Indonesia tersebut, juga menjadi siaran penting yang disaksikan oleh masyarakat Indonesia, karena berkaitan dengan semangat nasionalisme berbangsa dan bertanah air serta rencana tahunan pemerintah dalam menjalankan roda pembangunan nasional. Dikatakan, kegiatan ini dilaksanakan di Gedung DPRD Jl. Soekarno Hatta Payakumbuh Jumat (16/08). Rapat Paripurna Istimewa itu diikuti Walikota dan Wakil Walikota, unsur Muspida, pimpinan SKPD, pimpinan organisasi masyarakat, serta tokoh masyarakat. Pada siang harinya, para para pejabat dan wakil rakyat serta undangan kembali memenuhi ruang pertemuan DPRD untuk mendengarkan penyampaian Nota Penjelasan APBN tahun 2014 dan Nota Keuangan dari presiden kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Sementara itu RUU APBN menyampaikan bahwa APBN diharapkan menjadi lokomotif pembangunan nasional. Untuk Rancangan APBN 2014 Ketua DPR RI Marzuki Ali mengharapkan kepada pemerintah untuk memperhatikan beberapa hal, tahun 2014 adalah tahun pemilihan calon anggota legislatif, serta Presiden dan Wakil Presiden karena itu diharapkan pemerintah dapat menjamin situasi keamanan nasional yang kondusif, ulas Kabag Humas yang ikut hadir dalam siding tersebut. Khusus bagi Pegawai Negeri Sipil, tentu saja hal ini sesuatu yang ditunggu –tunggu karena salah satu muatan dari ABPN berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan mereka selaku abdi Negara. (h/zkf)

AMBISI— Meskipun diguyur hujan masyarakat tetap ambisius menyaksikan jalannya pawai alegoris peringatan HUT RI ke 68 di Kota Payakumbuh, Selasa. ZULKIFLI

Diguyur Hujan, Pawai Alegoris Tetap Meriah PAYAKUMBUH, HALUAN— Kehadiran masyarakat menyaksikan pawai pembangunan dan pawai alegoris yang berlangsung Senin kemarin, di Kota Payakumbuh yang ditunggu tunggu publik benar benar membludak, meski hujan deras membasahi bumi Payakumbuh. Karena sudah tiga tahun berturut turut tak melihat pawai, antusias warga menyaksikan pawai, sangat tinggi. Pantauan Haluan ke lokasi kemarin melihat, pusat kota Payakumbuh berubah jadi lautan manusia. Disepanjang jalan utama yang dilewati barisan pawai, padat dengan massa yang berjubel, tak terkecuali yang menyaksikan dari lantai II pasar bertingkat blok Barat maupun Timur. Mereka datang

dari berbagai penjuru kota dan desa. Pawai ini merupakan puncak kemeriahan HUT RI ke-68 di Kota Payakumbuh. Pawai tahun ini, dipercepat mulainya, sejak pukul 11.00 WIB. Bergerak dari GOR Kubu Gadang menuju panggung kehormatan di depan BRI Jalan Sudirman Payakumbuh. Melewati Jalan Rky. Rasuna Said menuju Simpang Labuh Basilang, Jalan A.Yani menuju Simpang Tugu Adipura, sepanjang lebih kurang 5 Km. Barisan pawai sempat terputus dan berhenti sekitar satu jam. Karena hujan deras mengguyur Payakumbuh, sekitar pukul 12 hingga pukul 13.00 WIB. Begitu hujan reda, pawai kembali bergerak melewati panggung

kehormatan. Pawai pembangunan dan elegoris ini, diikuti ribuan pelajar SD/SLTP/SLTA/PNS dan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan di 76 kelurahan Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar didampingi Wakil Ketua TP-PKK Ny. Hj. Rasyidah Suwandel, bersama Ketua DPRD Wilman Singkuan, S.Sos dan Asisten I Yoherman, SH, S.Sos, sejumlah anggota Muspida, dan pimpinan SKPD menyemangati rombongan pawai tersebut, di panggung kehormatan di depan BRI Payakumbuh. Wawako mengatakan, peran serta masyarakat dalam gerak pembangunan tidak bakal muncul, jika mereka tidak mengetahui

P3A Peroleh Bansos Rp3,6 M PAYAKUMBUH, HALUAN— Kota Payakumbuh beroleh bantuan sosial, atas kompensasi kenaikan harga BBM dari pemerintah pusat Rp3,6 miliar. Dana tersebut untuk Program Percepatan dan Perluasan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air Irigasi Kecil (P4-ISDA), di kota ini. Sebanyak 20 Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di lima kecamatan, penerima bantuan, masingmasing kebagian Rp180 juta. Pengurus P3A penerima bantuan, dibekali dengan bimtek singkat, dibekali pengetahuan bagaimana

memanfaatan dana tersebut. Bimtek itu, berlangsung di aula Balaikota Payakumbuh, setelah dibuka Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, Kamis (15/8). Acara pembukaan dihadiri Kadis PU Payakumbuh Ir. Muswendri Evites, Kadis Pertanian Ir. Mediar Indra dan Kepala Satker Balai Wilayah Sungai Sumatera III, diwakili Amri B. St. Kabid Pengairan Dinas PU Payakumbuh, Muslim, dalam keterangannya, Senin kemarin, menginformasikan, bantuan yang diterima P3A itu sangat bermanfaat sekali bagi petani di Payakumbuh. Pasalnya, para

petani yang berhimpun dalam wadah P3A, tidak perlu lagi menunggu perbaikan saluran irigasi dari pemko, karena dapat langsung menangani irigasinya sendiri. Selama ini, jika ada saluran irigasi tersier yang rusak, para petani memperbaikinya dengan bergotong royong. Kadangkala, akibat tak punya dana, perbaikannya kurang maksimal. Dengan adanya bantuan tersebut, perbaikan dapat dipercepat, tapi tetap dengan memelihara semangat kegotong royongan, sebutnya. Wakil Walikota Payakumbuh Suwandel Muchtar, saat membuka bimtek itu, dikatakan Muslim, pengurus P3A mengharapkan, agar pemeliharaan dan perluasan irigasi tersier di areal persawahan kelurahan makin baik. Meski sudah ditunjang dana yang lumayan besar, nilai-nilai kebersamaan dalam pekerjaan jangan sampai hilang. “Pekerjaan pembangunan irigasi akan lebih berdaya guna, jika dikerjakan melalui semangat gotong royong tinggi,” sebut wawako yang dikutip Muslim. (h/zkf)

sejarah bangsa ini. Karena itu, momentum pawai ini, diharapkan, menambah semangat perjuangan dan rela berkorban warga kota kian meningkat, untuk mengisi kemerdekaan ini dengan berbagai pembangunan. “Kita tak ingin, kehadiran warga menyaksikan pawai hanya sekedar melihat karnaval yang tanpa makna,” ungkapnya. Walau begitu, pawai yang tiga tahun tak digelar pemko, dengan alasan peringatan HUT RI bertepatan dengan puasa Ramadhan, bukan tanpa cacat. Kemasannya, dinilai warga masih monoton, meski sarat dengan sejarah perjalanan bangsa ini. Alasan warga, barisan pawai kurang teratur dan terkesan monoton. (h/zkf/snt/smt)

Keltan Ademas Kelurahan Koto Tangah, Kecamatan Payakumbuh Barat, keluar sebagai juara pertama komoditas tanaman hias. Sedangkan, Keltan Bina Bersama dari Kelurahan Kotobaru Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, juara ketiga untuk komoditas tanaman sayuran. Kadis Pertanian Payakumbuh Ir. Mediar Indra, M.Si didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Ir. Depi Sastra, di Balaikota Payakumbuh, Senin (19/8), menginformasikan, hadiah buat kedua keltan itu berupa penghargaan diserahkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dalam acara HUT RI ke68 di Padang. Selain penghargaan, kedua keltan juga beroleh dana yang besarnya belum diketahui. Karena, dana pembinaan langsung dikirim ke rekening keltan bersangkutan. Keltan Ademas yang keluar sebagai juara, dikatakan, cukup berprestasi dalam pengelolaan tanaman hias di Payakumbuh. Malahan, Ademas telah mampu menjalin kerjasama dengan exportir dari Jakarta, dalam pengiriman tanaman hias bunga raphis excelsa ke Belanda. Pengiriman perdana bunga raphis tersebut sebanyak 800 rangkaian dilakukan langsung Menteri Pertanian Siswono, ketika Mentan berkunjung ke Payakumbuh, Mei 2013. Ketua Keltan Erwanto, ditempat terpisah mengatakan, Ademas beranggotakan belasan orang itu, punya satu hektar tanaman raphis excelsa selain tanaman hias lainnya. Kerja keras anggotanya dalam bertanam bunga ini, sudah memberikan penghasilan lumayan besar bagi keluarganya. Anggota Ademas yang dulunya berasal dari petani dan ibu rumah tangga berpenghasilan rendah, sekarang sudah mampu memberikan peluang kerja bagi warga setempat. Menurut Kadis Pertanian Mediar Indra, selain tanaman hias, pihaknya juga terus mendorong keltan-keltan tanaman holtikultura lainnya untuk lebih giat dalam pembudidayaan tanaman. Gelar juara provinsi atau nasional, bukan tujuan, tapi bagaimana meningkatkan mutu produksi, agar mampu memberikan peningkatan kesejahteraan kepada semua petani, simpulnya.(h/smt)

Pertama Kali Sungai Balantiak Kedatangan Gubernur LIMAPULUH KOTA, HALUAN— Pertama kali dalam sejarahnya Nagari Sungai Belantiak, kecamatan Akabiluru Limapuluh Kota diknjungi gubernur. Kamis silam, Gubernur Sumbar H Irwan Prayitno berkunjung dan disambut meriah. Gubernur dalam sabutannya memujikan aktifitas Kelompok Tani Jambak Saiyo kanagarian Sungai Balantiak yang telah menuai banyak prestasi dan melipatgandakan hasil panen. “Modal kebersamaan, kesusungguhan, keseriusan, serta kegigihan dalam bekerja perlu ditingkatkan terus. Tanpa itu hasil kelompok tani juga tidak akan maksimal,” harapnya. Hadir dalam kunjungan itu, Bupati Limapuluh Kota diwakili Aisten Bidang Pemerintahan Ali Murdi Dt. Kodo, Ny. T.Asyirwan Yunus, Camat Akabiluru Fidria

Fala, AP, MSi, juga tampak Dt.Sari Mulia perantau yang mulai menetap dikampung, pemuka msyarakat, ninik mamak, alim ulama cerdik pandai dan undangan lainnya, Selanjutnya gubernur juga berharap hasil pertaian sawah, hendaknya mencapai 9 sampai 11 ton/ha. Jangan sampai di bawah rata – rata Sumatera Barat yang 5 ton/ha. “Lihat di Sijunjung ada sawah yang menghasilkan 11,2 ton/ha, di Tanah Datar sebanyak 8 ton/ha. Kalau terjadi di bawah itu perlu dievaluasi, bibit yang kurang berkwalitas, pupuk yang kurang, penyiangan yang tak benar, untuk itu perlu dimamfaatkan peran PPL ,” kata Irwan didampingi Ir.Joni Kepala Dinas Pertanian Propinsi, Ir.Fajaruddin kepala Dinas Perkebunan dan Ir.Fikri Amir ahli

tanaman coklat. Sebelumnya, Walinagari Sungai Balantiak Yuli Oktavianus melaporkan bahwa nagarinya tidak punya rungan khusus untuk pertemuan. “Setiap ada acara kami hanya melangsungkan di gedung MDA yang sempit . Untk itu kami berharap Bapak Gubernur dan Dinas Pendidikan Limapuluh Kota membangun ruangan dan peningkatan bangunan TK ini,” harpnya. Sedangkan Ketua Keltan Jambak Saiyo Nurdiati, MT pada intinya melaporkan jumlah anggota 40 orang, banyak aktifitas, selain sibuk dalam kelompok pertanian sawah, kebun, dan tebat ikan, juga punya group randai dan senam Lansia.Kelompok tani Jambak Saiyo sudah lahir 5 tahun lalu, wadah penampung warga yang 80 persen petani. (h/snt)

PKPU Santuni Korban Kebakaran LIMAPULUHKOTA, HALUAN— Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU) cabang Kabupaten Limapuluh Kota santuni salah satu keluarga korban kebakaran yang berada di jorong Balai Malintang, Nagari Sitanang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (19/8). Bantuan tersebut, berupa sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak, telur, serta uang tunai yang diterima pasangan suami istri Efendi Muchtar (40) dan Yohana

Fitri (35) korban kebakaran yang terjadi ketika lebaran 1 Syawal lalu. “Kebakaran persis terjadi ketika lebaran.Meski telah didatangkan 3 unit mobil kebakaran tetapi api belum berhasil dipadamkan dan dalam hitungan menit, api menghanguskan seluruh bagian rumah kami hingga terlihat seperti sekarang ini. Semenjak itu, kami terpaksa menumpang dirumah sanak famili,” ujar Yohana Fitri pemilik rumah tersebut kepada tim PKPU didampingi walinagari Sitanang Asmadi Dt Pangeran yang mendatangi rumahnya pada Senin (19/ 8) kemaren. PKPU Kabupaten Limapuluh Kota langsung mem-

>> Editor: Dodi Nurja

berikan bantuan yang diserahkan oleh Pembina PKPU , Zukron. “Bantuan ini tak seberapa harganya, tetapi hendaknya dapat mengobati kesedihan dari keluarga korban kebakaran ini,” ujar Zukron kepada keluarga Efendi Muchtar. Zukron yang telah 3 tahun membina PKPU Kabupaten Limapuluh Kota mengungkapkan, agar keluarga korban kebakaran tersebut tetap sabar dan tabah terhadap bencana yang menimpa.” Bantuan ini merupakan sumbangan dan zakat dari masyarakat yang ditampung PKPU dan diperuntukkan juga untuk masyarakat yang membutuhkannya. Seperti korban bencana, kemiskinan, qurban serta berbagai bentuk bantuan lainnya. Dengan bantuan ini.(h/ddg)

>> Penata Halaman: Jefli


AGAM 13

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

Dermaga Segera Dibangun di Maninjau AGAM, HALUAN— Pembangunan dermaga untuk mendukung usaha keramba jala apung dan kepariwisataan pada sejumlah tempat di Danau Maninjau Kecamatan Tanjung Raya segera dilaksanakan, setelah warga setempat menyerahkan tanah lokasi bangunannya kepada Bupati Agam usai upacara HUT RI ke-68 Sabtu, (17/8) lalu.

KILAS Realisasi PNPM-MP Capai 59 Persen AGAM, HALUAN—Realisasi kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan (PNPMMP) pada 15 kecamatan di Kabupaten Agam hingga bulan Agustus mencapai 59,37 persen. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahaan Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam Welfizar, Senin(19/8) di Lubuk Basung mengatakan, Program kegiatan PNPM pada 15 kecamatan telah dimanfaatkan sebesar 51,93 persen. “ Pelaksanaannya sesuai perencanaan dan RPJM Kabupaten Agam, dengan alokasi kegiatan tahun 2013 yang dijalankan melalui operasional kegiatan yakni BLM, TPK dan UPK, telah dijalankan mulai dari 2007 sampai sekarang secara berkelanjutan,” katanya. Dikatakannya, secara keseluruhan pesentase tersebut sudah memenuhi target. Untuk beberapa kecamatan seperti Kecamatan Tanjung Mutiara pelaksanaannya sudah mecapai 82 persen, Lubuk Basung sebesar 86 persen, Ampek Angkek sebesar 74 persen. Pemkab Agam sangat berkomitmen untuk terus mendorong program PNPM Madiri Perdesaan bagi masyarakat di wilayah Agam. Total anggaran tahun 2013 bersumber dari APBN sebesar Rp28 miliar sedangkan dana pendamping bersumber dari APBD Agam sebesar Rp702 juta. Menurutnya, dana PNPM-MP tersebut dimanfaatkan untuk peningkatan jalan, pembuatan jembatan, pembangunan gedung sekolah, pembuatan prasarana umum, peningkatan jalan. Bantuan ini sangat terbantu masyarakat untuk mengurangi biaya dalam membawa hasil pertanian. Menurut, salah seorang petani di Nagari Garagahan Kaswarni (50) mengatakan, PNPM-MP sangat dirasakan petani kerena telah membangun fasilitas jalan, jembatan, saluran irigasi, drainase dan lainya. Sehingga, mempermudah petani membawa hasil pertanian dan tidak mengeluarkan biaya cukup besar selama ini. (h/yat)

KERAMBA— Usaha keramba jala apung seperti ini yang marak di Danau Maninjau juga membutuhkan dermaga sebagai sarana untuk panen dan mengangkut ikan. KASRA SCORPI

KUD TIKU LIMO JORONG

Bangun Masjid Senilai Rp5,3 Miliar AGAM,HALUAN— Koperasi Unit Desa (KUD) Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam berhasil membangun Masjid Mazra’atul Akhirah senilai Rp5,3 miliar di Jorong Muaro Putuih. Dana pembangunanya berasal dari sumbangan anggota koperasi yang dikumpulkan sejak 6 tahun lalu pada setiap kali pembagian hasil oleh koperasi yang bergerak dibidang usaha kebun sawit, simpan pinjam dan angkutan dengan jumlah anggota 2.522 orang. Dikatakan Sekretaris Koperasi M.Tufikul Azis, masjid yang diidam-idam-

kan warga Muaro Putuih tersebut berlantai tiga ukuran 25 x 30 meter dengan nama Mazra’atul Akhirah yang berarti

kebun akhirat. Muaro Putuih dan jorong lain di Nagari Tiku Limo jorong merupakan daerah terpencil yang

beberapa waktu lalu memiliki banyak warga miskin. Namun kini dengan keberadaan perkebunan sawit dan koperasi

perekonomian warganya semakin membaik, hanya yang masih menjadi masalah adalah jalan yang belum memadai. (h/ks)

Masjid Mazra’atul Akhirah di Muaro Putuih Nagari Tiku Limo Jorong Kecamatan Tanjung Mutiara yang dibangun dengan iuran anggota KUD setempat.KASRA SCORPI

Mereka yang menyerahkan tanah itu adalah Umar Jabar Dt Rajo Bandaro Pangulu Suku Guci di Jorong Pantas Nagari Tanjung Sani, dia menyerahkan tanah seluas 564 m2. Kemudian Faidar dan Desmawati juga dari Suku Guci di Jorong Muko Jalan Nagari Tanjung Sani menyerahkan tanah seluas 60 m2, lalu Ketua KAN nagari Sungai Batang D.Dt Muncak menyerahkan tanah ulayat untuk dermaga di Jorong Kubu seluas 750 m2. Menurut Bupati Agam Indra Catri, keberadaan dermaga di Danau Maninjau sangat penting untuk menunjang kemajuan pariwisata dan usaha para nelayan dan keramba jala apung,namun untuk membangunnya diperlukan lokasi yang sesuai dengan persyaratan sebuah dermaga. ”Sekarang warga di sekitaran Danau Maninjau telah berpartisipasi dengan menyerahkan tanahnya untuk itu, kita sangat berterima kasih,” kata Indra Catri. Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Agam, Drs. Maryanis mengatakan, pembangunan dermaga perhubungan di Jorong Kubu, Sungai Batang telah mulai dilaksanakan menggunakan dana Pusat Rp2,9 miliar. Tahun depan akan dibangun lagi di Jorong Pantas dengan dana pusat Rp3 miliar lebih, di Jorong Muko Jalan telah dibangun dermaga pembantu yang tahun ini dijadwalkan siap pakai. Dengan keberadaan dermaga di sejumlah titik di pinggiran danau itu akan memudahkan wisatawan menikmati wisata air menggunakan bis air, ataupun sampan-sampan tradisional, begitupun bagi para pengusaha keramba jala apung akan memudahkan mereka melakukan panen dan mengangkut ikan. (h/ks)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

Merawat Gigi Agar Tetap Sehat RESEP

Nugget Tempe Bahan: tempe dengan kualitas yang bagus 200 g tepung terigu 2 sdm bawang putih 1 siung, lalu parut bawang bombay 10 g, cincang telur ayam 1 butir keju cheddar parut 2 sdm merica bubuk ½ sdt garam 1 sdt Lapisan: putih telur ayam 2, kemudian kocok tepung panir kasar 100 gram Cara membuat: Tempe dihaluskan, kemudian campurlah dengan semua bumbu sampai rata. Simpanan adonan kemudian tempa ke dalam loyang yang datar, lalu ratakan. Adonan dalam loyang diKukus di dalam kukusan yang panas sampai menjadi matang. Kemudian angkat serta dinginkan. Adonan dipotong-potong sampai dengan ukuran 3x3x1 cm. Kemudian celupkan ke dalam kocokan putih telur yang tadi disiapkan. Lapisi adonan dengan menggunakan tepung panir. Lalu biarkan sampai menjadi agak kering. Goreng adonan di dalam minyak yang panas sampai menjadi kering. Kemudian angkat serta tiriskan. Resep Masakan Nugget Tempe ini bisa menghasilkan 12 potong. ***

TIPS

Mengobati Sakit Gigi yang Berlubang CARA mengobati sakit gigi berlubang dapat menggunakan ramuan tradisional yang murah dan mudah dibuat. Mengatasi masalah gigi sakit tentu tidak boleh sembarangan, jangan sampai anda tertipu cara cepat yang justru membahayakan kesehatan mulut dan gusi. Obat alami yang sudah terbukti manjur untuk menyembuhkan, menghilangkan dan mengobati rasa sakit yang disebabkan karena gigi berlubang dapat anda buat sendiri. Masalah gigi yang berlubang disebabkan karena anda tidak rajin menjaga kebersihan gigi atau karena malas menggosok gigi sehingga kuman dan bakteri dapat berkembang biak dan menggerogoti lapisan gigi sedikit demi sedikit. Jika lubang pada gigi sudah menimbulkan masalah, anda baru menyadari pentingnya menggosok gigi secara teratur agar gigi lebih kuat dan terjaga kesehatannya. Menjaga kesehatan gigi dengan mengunjungi dokter gigi secara rutin minimal 6 bulan sekali juga bisa mencegah munculnya masalah sakit gigi. Bukankah mencegah itu lebih baik daripada mengobati? Bagaimana Cara Membuat Obat Sakit Gigi Berlubang? Bahan – bahan : · 1 ½ sendok teh minyak cengkeh · 1 sendok teh spirtus Cara membuat dan menggunakan : · Minyak cengkeh dan spirtus dicampur menjadi satu kemudian diaduk sampai rata. · Saat gigi berlubang terasa sakit, ambil ramuan tersebut dan taruh pada kapas, masukkan pada gigi yang berlubang atau bisa juga dengan cara meneteskan ramuan ke gigi berlubang. Cara mengatasi sakit gigi yang berlubang menggunakan obat di atas sudah terbukti ampuh menyembuhkan dan menghilangkan rasa sakit dengan cepat. Anda bisa menyimpan ramuan yang sudah dibuat untuk berjaga – jaga jika suatu waktu gigi yang berlubang terasa sakit lagi. Untuk memperkuat gigi dan mencegah masalah gigi berlubang, jagalah kebersihan mulut dan gusi dengan cara menggosok gigi secara teratur minimal 2 kali sehari, pagi dan malam. (h/ggs)

Memutihkan Gigi Secara Alami dan Cepat MEMUTIHKAN gigi secara alami dan cepat dapat dilakukan dengan cara tradisional yaitu menggunakan bahan-bahan lain pengganti pasta gigi. Agar gigi putih dan bersih, anda juga harus memperhatikan berbagai kebiasaan yang menyebabkan gigi berwarna kuning. Penggunaan pemutih gigi alami juga berpotensi menimbulkan masalah mulut dan gusi jika anda tidak tau cara memakainya. Sebelum anda mengetahui tips membuat gigi tampak lebih putih, perhatikan dulu apakah anda memiliki jenis gigi sensitif atau normal? Cara memutihkan gigi sebenarnya tidak perlu dilakukan jika anda rajin membersihkan secara teratur setiap pagi dan malam hari. Menggosok gigi dengan teknik yang benar akan menjaga kebersihan dan kesehatan mulut serta gusi anda. Efeknya, nafas lebih segar dan gigi terlihat lebih putih bersih. Apa penyebab gigi Anda berwarna kuning? · Malas gosok gigi atau cara menggosok gigi anda salah · Terlalu sering meminum kopi dan teh herbal · Bagi anda perokok, efek nikotin membuat gigi menjadi kuning · Pemakaian obat tetes mata secara berlebih · Sering mengkonsumsi minuman penambah energi · Memakai obat pemutih gigi yang tidak cocok Bagaimana cara alami memutihkan gigi kuning? 1. Memakai siwak Siwak atau miswak adalah dahan atau akar pohon yang dapat digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut. Cara ini sudah dilakukan kaum muslim sejak jaman dahulu untuk menjaga

kebersihan dan kekuatan gigi. Semua dahan atau akar pohon bisa digunakan untuk bersiwak jika memenuhi syarat yaitu lembut.

2. Pemakaian arang kayu Tips memutihkan gigi berikutnya adalah menggunakan arang kayu. Cara ini tergolong tradisional namun ampuh menghilangkan warna kuning. Anda harus berhati-hati dalam memakai arang kayu, penggunaan secara berlebih dapat merusak email gigi dan menyebabkan rasa sakit pada gigi.

3.

Menggunakan Kulit jeruk

Gunakan bagian dalam kulit jeruk yang berwarna putih untuk menggosok gigi kuning anda. Lakukan secara teratur setiap hari dan gigi akan menjadi putih secara alami dan cepat. Hati-hati bagi anda yang memiliki gigi sensitif, kandungan vitamin C yang terkandung di dalamnya tidak cocok untuk jenis gigi anda. 4. Konsumsi buah dan sayur Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran seperti buah strawberry, apel, wortel, dan seledri juga bermanfaat sebagai bahan alami pemutih gigi. Anda tidak perlu

membuat ramuan khusus, tinggal dikonsumsi seperti biasa. 5. Pasta gigi tradisional Sediakan daun salam serta kulit jeruk kemudian jemur keduanya sampai kering. Tumbuk hingga halus lalu tambahkan air dan aduk sampai berbentuk pasta. Gunakan pasta gigi alami yang sudah anda buat untuk menggosok gigi, ramuan ini ampuh membuat gigi terlihat lebih putih. Cara memutihkan gigi secara alami dapat anda lakukan menggunakan salah satu cara tradisional di atas. Yang harus anda perhatikan, perawatan gigi dan mulut secara teratur merupakan hal yang penting untuk membuat gigi tampak putih dan nafas lebih segar.

PERAWATAN gigi yang tepat tidak hanya baik untuk gigi melainkan bagi seluruh tubuh. Sakit gigi bisa terjadi terutama bila gigi kita berlubang walaupun bisa juga timbul karena sebab lain. Sebaiknya perawatan gigi dilakukan sejak usia anak - anak agar terbiasa selalu menjaga kesehatan dan merawat gigi supaya tidak kuning dan berlubang. Adanya lubang pada gigi ini terjadi karena pengeroposan pada gigi yang berlangsung secara terus menerus. Kadangkala gigi berlubang tidak dapat Anda lihat secara jelas karena letaknya yang jauh tersembunyi dan kurangnya perhatian untuk melihat langsung kondisi gigi secara berkala. Tanda - Tanda Gigi Berlubang Jika gigi Anda tampak bintik-bintik hitam pada permukaan gigi dan belum menyebabkan rasa sakit gigi maka dapat disimpulkan gigi Anda terdapat lubang kecil. Kalau bintik-bintik tersebut dibiarkan maka lubang pada permukaan gigi semakin besar dan dalam disertai rasa ngilu ketika mendapat rangsangan manis. Jika dibiarkan berlanjut, maka kondisi gigi Anda semakin parah. Lubang semakin membesar dan dalamnya mencapai lapisan tulang gigi. Tips Perawatan Gigi Berlubang 1. Gunakan pasta gigi khusus berlubang yang mengandung flouride untuk mencegah

pembesaran lubang pada gigi. 2. Konsumsi multivitamin yang dapat membantu penyerapan kalsium untuk menguatkan gigi yang berlubang. 3. Hindari makanan dan minuman manis atau asam untuk mencegah terjadinya rasa ngilu. 4. Sikat gigi secara perlahan, mulai dari bawah ke atas. Lakukan minimal dua kali sehari yaitu pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. 5. .Pemeliharaan gigi harus dilakukan setiap enam bulan sekali untuk memastikan kebersihan dan kesehatan gigi. 6. Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang lembut. Untuk menjangkau bagian terdalam, gunakan pasta gigi anak-anak yang ukurannya lebih kecil. 7. Tahap berikutnya dokter akan melakukan pengobatan. Jika kondisinya sudah membaik maka rasa ngilu sudah tidak dirasakan lagi dan dokter akan melakukan penambalan pada gigi Anda. Apabila ada gigi berlubang dan sudah membusuk dibiarkan tanpa perawatan atau dicabut, bisa (tetapi tidak selalu) menyebabkan kelainan pada bagian lain dari tubuh kita, seperti mata jadi terganggu, rematik, kelainan jantung, ginjal dan lain sebagainya. Jaga selalu kesehatan di bagian mulut anda, dalam hal ini kesehatan gigi dan semoga Tips Merawat Gigi Berlubang Bermanfaat untuk anda. (h/vina)

Perawatan Gigi Sehat ADA beberapa cara yang dapat Anda lakukan agar memperoleh gigi yang sehat. Cara yang mudah, karena bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. 1. Menggosok gigi 2 kali sehari, sesudah sarapan dan sebelum tidur. Sikat seluruh bagian gigi dengan cara yang benar sesuai bagian masingmasing. Ganti sikat gigi anda bila bulu sikat sudah mekar/ rusak. 2. Gunakan dental-floss (benang gigi) bila diperlukan untuk membersihkan sela-sela gigi yang tidak mudah dijangkau dan gunakan obat kumur untuk mengatasi bau mulut. 3. Hindari penggunaan tusuk gigi untuk membuang sisa makanan. Sebab, bisa melukai gusi dan mengakibatkan gusi bengkak. 4. Kurangi konsumsi makanan manis, lengket, dan asam. Segeralah berkumur sesudah makan makanan tersebut. Gula adalah penyebab utama pembusukkan gigi dan jika bergabung dengan plak, bakteri Streptococus mutans akan menghasilkan asam yang mempercepat pembentukan lubang gigi (karies). 5. Pilih permen karet bebas gula karena dapat merangsang produksi air liur (saliva) untuk mencegah ma-

salah gigi berlubang. 6. Merawat email gigi dengan suplemen fluoride hanya efektif hingga usia 11 tahun. Selanjutnya gunakan pasta gigi berfluorida. Karena selain dapat memperkuat, gigi akan terlihat lebih putih bersih. 7. Membersihkan lidah dengan cara disikat perlahan setelah selesai gosok gigi dapat menjaga nafas segar lebih lama. 8. Biasakan menggunakan kedua sisi rahang saat mengunyah sehingga tercipta beban seimbang untuk kesehatan dan kekuatan sendi rahang. 9. Hindari kebiasaan buruk seperti mengunyah makanan keras (es batu, permen keras), menggigit pulpen, berkeletuk saat emosi atau tidur. Hal ini akan merusak struktur gigi. 10. Kunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali untuk perawatan maksimal. Bila anda pernah mencabut gigi, tambal gigi anda atau gunakan gigi palsu untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Tips gigi sehat dengan perawatan sederhana di atas bertujuan untuk menjaga kesehatan, kekuatan serta kebersihan mulut dan gigi sehingga dapat memancarkan senyum indah anda. ***

NURBAYA

Guru Berprestasi yang Sederhana SOLOK , HALUAN — Biasanya guru honor hanyalah pelengkap kekurangan tenaga pengajar di suatu sekolah. Mereka menerima gaji ala kadar dan hidup jauh dari kecukupan. Namun, di Kota Solok, seorang guru honor justru menjadi kebanggaan sekolah dan daerahnya. Itulah Nurbaya, didapuk sebagai guru berprestasi tingkat nasional. Wanita asal Cubadak, Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar ini, berpenampilan sederhana, ramah, murah senyum, namun gigih dalam bekerja. Karena penampilan dan karakternya itu, banyak orang suka bergaul dengan wanita berusia 40 tahun itu. Nurbaya mengajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMK 1 Kosgoro Solok, sejak tahun 2000 silam. Dua tahun terakhir, ia juga aktif sebagai guru honor di SMKN 1 Kota Solok. Ketika ditemui, dia terlihat membawa beberapa buku ajar dan menyandang tas yang kelihatannya hampir penuh. Tak ada aksesoris apa pun

yang dipakainya. Dia juga tidak memiliki sepeda motor, apalagi mobil. Untuk pergi dan pulang sekolah, dia naik ojek, kadang dijemput suaminya yang juga seorang guru honor. Yang dimiliki Nurbaya hanya rasa percaya diri yang tinggi. Meski hanya honorer, dia memiliki wawasan dan kompetensi yang mumpuni. Kemampuan itu dia tuangkan dalam proses belajar mengajar dan berbagai lomba karya tulis antarguru. Nurbaya awalnya tidak percaya mampu meraih pemenang harapan II nasional, mengingat ketatnya persaingan dan keterbatasan peralatan dan finansial yang dimilikinya. Namun, dia yakin jika Tuhan berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin. Prestasi itu diawali ketika di pengujung tahun 2008 ia ikut Lomba Karya Tulis Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam tingkat Kota Solok yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Solok. Ketika itu, Nurbaya keluar sebagai Juara I. Tahun berikutnya, Nurbaya

semakin percaya diri dan ikut lomba karya tulis pendidikan tingkat provinsi. Tema yang diangkatnya “Menjadikan Generasi Cerdas yang Agamis melalui Sistem Ajar Profesional dengan Pemanfaatan Media Pembelajaran”. Nurbaya sengaja mengangkat tema ini mengingat minat anak didik dalam mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) relatif rendah. Berdasarkan hasil penelitiannya selama enam bulan, hal itu disebabkan faktor kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karya ilmiah setebal 200 halaman itu terpilih sebagai juara II tingkat Sumbar. “Saya senang, meski guru honor, ternyata saya mampu bersaing dengan guru PNS dan guru senior dan guru sertifikasi,” ujar Nurbaya. Pada November 2012, Nurbaya mewakili Sumbar mengikuti lomba karya tulis tingkat nasional. Kali ini dia berangkat memakai nama SMKN 1 Solok. Walau persaingan lebih ketat, kali ini ia mendapat dukungan

penuh dari Kantor Kemenag Kota Solok dan Pemko Solok. Seminggu setelah presentasi, Nurbaya ditetapkan sebagai juara harapan II nasional dan diundang ke Jakarta. “Saat menerima piala, tulang saya terasa bergetar, air mata pun dengan sendirinya menetes. Semuanya terasa bagaikan mimpi. Saya begitu menyadari

bahwa saya hanyalah guru honor,” aku Nurbaya. Diakui Nurbaya, baru kali ini dia naik pesawat dalam hidupnya. Bagi Nurbaya, semua itu seakan mimpi. Maklum, sebagai guru honor, honor mengajar saja paspasan. “Untuk menyambung hidup keluarga dari bulan ke bulan, tapi saya tetap bersyukur,” imbuh Nurbaya. (h/rpg)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Habli


EKONOMI BISNIS 15

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

LIBUR LEBARAN

TMSBK Bukittinggi Himpun Rp1 Miliar

Zulharis BUKITTINGGI, HALUAN— Hewan jenis mamalia yang ada di Taman Marga Satwa Budaya

Kilas Ekonomi Agung Podomoro Raup Rp3,6 Triliun JAKARTA, HALUAN— PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) catat penjualan properti alias marketing sales sebesar Rp3,68 triliun di akhir Juli 2013, naik 27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Seperti dikutip dari keterangan tertulis Agung Podomoro, Senin (19/8), Podomoro City Extension masih menjadi penyumbang terbesar atas penjualan ini dengan kontribusi sebesar 44,6%, diikuti oleh Metro Park Residence di tempat kedua dengan kontribusi 13,8%. Kontribusi lainnya berasal dari Vimala Hills (13,4%), Borneo Bay Residences di Balikpapan yang baru saja diluncurkan (11,3%), Grand Taruma (6,4%), dan Soho@Pancoran (5,2%). Selain mencatat pertumbuhan penjualan, Agung Podomoro juga baru saja membeli 216 hektar di Karawang, Jawa Barat. Tanah ini dibeli oleh PT Alam Makmur Indah (AMI), anak usaha yang 70% sahamnya dikuasai perseroan. Nilai akuisisi tanah ini mencapai Rp502 miliar atau setara Rp230 per meter persegi. AMI berencana mengembangkan lahan ini menjadi kawasan industri. Perseroan juga membeli tanah 26,6 hektar di Bandung, Jawa Barat, melalui anak usaha lainnya, PT Buana Surya Makmur (BSM. Biaya yang dikeluarkan BSM untuk beli tanah ini sebesar Rp85 miliar. (***)

Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi menjadi primadona ribuan pengunjung yang berekreasi ke objek wisata itu selama Lebaran 1434 Hijriyah. “Terutama harimau, gajah, unta dan ular cobra menjadi perhatian pengunjung dibanding hewan-hewan lainnya. Tampaknya pengunjung lebih suka dengan hewan bertubuh besar,” ungkap kepala TMSB Zulharis menjawab Haluan di ruang kerjanya, Sabtu (17/8). Selama lebaran lanjutnya, pengunjung mulai memadati TM-

SBK pada H+2 Jum’at (9/8) mencapai 13248 pengunjung. Dan puncaknya terjadi pada Minggu (11/8) mencapai 25.100 pengunjung. Dan hari berikutnya jumlah pengunjung kembali turun, karena esoknya senin (12/8) pengunjung kembali kedaerahnya masingmasing masuk kerja. Kendati masa cuti bersama singkat ujarnya, namun TMSBK masih tetap dipadati pengunjung, diperkirakan berakhir hari Minggu (18/8) kemaren. Sejak H+2 hingga jumat sore (16/8) lalu, tercatat

sebanyak 103,923 pengunjung dengan total dana yang terhimpun Rp1 Miliar lebih (Rp1007.159.700,). Dana itu dihimpun dari penjualan karcis masuk melalui pintu utama TMSBK dan Benteng For de Kock serta karcis masuk aquarium ikan raksasa. Kendati pemasukan tidak sebesar Lebaran tahun lalu yang masa liburannya panjang, namun sejak awal tahun hingga lebaran pemasukan dari TMSB sudah mencapai 60 persen dari Rp5,8 Miliar yang ditargetkan.

Mengingat hewan besar menjadi daya tarik yang kuat bagi pengunjung katanya, pihak TMSBK kedepan berupaya menambah koleksi bekerjasama dengan kebun binatang Rangunan. Pihak Rangunan katanya sudah setuju untuk menambah koleksi seperti Singa dan Harimau putih dan jenis mamalia lainnya. Namun pihak BKSDA belum mengizinkan, karena sejumlah kandang harus ditambah dan direnovasi hingga refresentatif sesuai dengan jenis hewan yang akan ditempatkan sebagaimana

digariskan BKSDA. Jika permintaan BKSDA Sumbar dapat kita penuhi secepatnya, mungkin impian ini cepat pula terwujud. “Saat ini, selain ratusan reptil dan ikan hias yang ada, jenis mamalia yang jadi perhatian itu hanya 4 ekor harimau, satu onta, dua gajah 4 orang utan. Sementara singa yang juga paling diminati sudah lama tidak ada. Hal itulah yang menjadi PR kita bagaimana menjadikan TMSB makin menarik pengunjung kedepannya,” ujarnya menutup.(h/rdw).

Harga Cabai Mulai Turun PADANG, HALUAN— Pantauan Haluan, Senin (19/8), harga sembako di Pasar Raya Padang seperti cabai sudah turun. Cabai giling misalnya, turun dari Rp38 ribu menjadi Rp30 ribu hingga Rp25 ribu sekilo. “Saya menjual cabai sampai harga Rp38 ribu menjelang

Lebaran. Namun saat ini sudah kembali normal ke Rp30 ribu

untuk kualitas yang paling bagus. Penurunan harga ini sudah menjadi pemicu karena transaksi sudah kembali normal, tidak seperti puncak Lebaran,”papar Tono salah seorang pedagang cabai. Tono menambahkan, untuk harga kentang dari harga Rp10ribu sekilo saat ini sudah

turun ke harga Rp5ribu, tomat dari harga Rp6 ribu sekarang sudah Rp5ribu. Sementara itu, pedagang sembako di belakang Balaikota Padang Burhan, mengatakan harga sembako sudah mendekati normal. Seperti harga beras IR sekilo Rp13 ribu, beras anak daro

Rp14 ribu, dan beras solok di harga Rp14 ribu per kilo. Sedangkan untuk minyak goreng curah sekilo Rp9 ribu. “Untuk saat ini harga sudah bisa dikatakan kembali normal, sebab rata-rata harga sembako atau kebutuhan harian sudah mengalami penurunan,”terang Burhan.(h/cw-oos)

Emas Asia Menguat JAKARTA, HALUAN—Emas berjangka di pasar Asia pada perdagangan Senin (19/ 8) melanjutkan penguatan pekan lalu. Harga emas untuk pengiriman Desember naik 0,7% menjadi US$1.380,3 per troy ounce. Untuk harga perak juga menguat 0,7% untuk pengiriman September US$23,47 per ounce. “Logam mulia masih memiliki minat beli yang tinggi seperti pekan lalu sehingga bertahan di atas level US$1.365 per ounce, harga perak naik di atas US$23 per ounce,” tulis analisa IIFL. Penguatan bersamaan dengan melemahnya indeks dolar DXY 0,02% sehingga memicu pembelian emas dan komoditas berdenominasi dolar. Pada pekan lalu, emas telah menguat 4,5% dari level tertinggi sejak 12 Juli lalu. Sementara perak naik 14% sebagai rekor kenaikan tertinggi sejak 19 September 2008. Saat ini mendekati September, pasar memiliki ekspektasi lagi Fed mengurangi stimulus moneter dari US$85 miliar per bulan. Untuk harga platinum dengna pengiriman Oktober turun 0,4% ke US$1.521 per ounce. Sedangkan paladium untuk kontrak September turun 0,3% ke US$761,1 per ounce. Sementara harga tembaga dengan pengiriman September turun 0,3% ke US$3,35 per pon. (h/inl)

MINYAK GORENG— Seorang warga melihat salah satu produk minyak goreng di salah satu mall, di Kota Padang, beberapa waktu lalu. Saat ini mulai banyak persaingan minyak goreng di pasaran. Namun persaingan tersebut dapat diawasi dengan Undang-Undang No.5 Tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat. RIVO SEPTI ANDRIES

Ekspor Kerajinan Ditargetkan 1 Miliar Dolar JAKARTA, HALUAN— Pemerintah menargetkan ekspor produk-produk kerajinan tangan asal Indonesia di tahun 2015 naik menjadi 1 miliar dollar AS. Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Gusmardi Bustami mengatakan, hal ini didukung oleh berkembangnya produk-produk kerajinan tangan asal Indonesia di pasar internasional setiap tahunnya. “Strategi kita ke depan,handicraft kita menembus 1 miliar dollar AS. Jadi ini

lompatan yang cukup besar, kalau kita bisa tembus, makin banyak kandidat made in Indonesia di dunia,” ujarnya di Gedung Kementerian Perdagangan, Senin (19/8). Untuk mencapai target tersebut, pihaknya sudah menyiapkan strategi-strategi. Pemerintah akan terus membawa usaha-usaha kerajinan tangan ke pasar internasional seperti mengikuti pameranpameran bertaraf internasional. “Pertengahan Agustus nanti ada pameran lifestyle yang terdiri dari produk-produk handicraft di

Sao Paulo. Selebihnya nanti ada seperti di Dubai dan Jerman. Kita masukkan terushandicraftkita,” kata Gusmardi. Selain di pasar internasional, produk handicraft juga akan dipromosikan di dalam negeri. Pameran Crafina salah satunya. Ajang yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center pada 20 sampai 24 November 2013 ini, bertujuan untuk memamerkan, mengenalkan, dan memasarkan hasil-hasil kerajinan pelaku industri kerajinan Indonesia ke masyarakat luas. Selain terus mempromo-

sikan, upaya untuk mempertahankan produk-produk juga harus terus dilakukan. Seperti peningkatan pelayanan dan pembinaan pengusaha-pengusaha agar bisa merebut pasar luar negeri. “Kita tingkatkan pelayanan, membina pengusahapengusaha baru untuk dapat menjadi eksportir yang bisa merebut pasar luar negeri. Pembinaan di bidang product quality dilakukan di sentra produksi, agar dapat diterima di pasar,” jelas Gusmardi. Ekspor handicraft Indonesia pada tahun 2012 mencapai 696

juta dollar AS, atau meningkat sekitar 6 persen di tiap tahunnya, pada tahun 2010 nilai ekspor handicraft mencapai 614 juta dollar AS. Selama periode Januari-Mei 2014, ekspor produk handicraftsebesar 284 juta dollar AS, atau meningkat 1,55 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu ketika memperoleh 2,80 juta dollar AS. Negara-negara tujuan utama ekspor produk handicraft ialah Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Jerman, Australia, dan Belanda. (h/kcm)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


16

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

Peserta BPJS Bakal Naik 800 Persen BUKITTINGGI, HALUAN— PT Askes (Persero) mulai 1 Januari 2014 mendatang merubah formasinya menjadi BPJS atau Badan Pengelolaan Jaminan Sosial Kesehatan.

KILAS EKONOMI Menkeu: Rupiah Masih Aman JAKARTA , H A L U A N — Menteri Keuangan (Menkeu) RI M. Chatib Basri menegaskan, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS masih berada pada level aman. Ia menyatakan kondisi rupiah masih lebih baik dibandingkan mata uang negara-negara lain. Hari ini nilai tukar rupiah yang sudah menembus level Rp 10.500 per dollar AS. “Kalau (rupiah) melemah tajam, bandingkan dengan negara lain. Pelemahannya ternyata lebih rendah,” kata Chatib saat halal bihalal di Kantor BKPM, Senin (19/8) Chatib menyebutkan, rupiah terhadap mata uang lain justru menguat, misalnya terhadap dollar AS. “Dulu, 6 bulan lalu, kurs dollar Australia itu naik turun. Sekarang 1 dollar Australia Rp 9.300. Artinya dollar Australia terhadap rupiah saja melemah,” ucapnya. Saat ditanya mengenai intervensi agar rupiah bisa perkasa terhadap dollar AS, ia mengungkapkan, yang berwenang terhadap hal itu adalah Bank Indonesia. Baginya yang penting adalah stabilitas nilai tukar rupiah. “Yang saya tahu, BI tidak pernah mempertahankan level, tapi bagaimana menjaga rupiah agar tidak fluktuatif. Yang penting, stabilitas nilai tukar. Anda akan susah bisnis kalau harganya turun terus,” ujar Chatib. (h/kcm)

Otomotif

Kijang Innova Naik Harga Rp4,7 Juta JAKARTA, HALUAN— PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan Kijang Innova generasi kelima dengan wajah lebih segar (facelift), Senin (19/8) di Jakarta. MPV 7-penumpang medium ini, kini dilengkapi dengan dua kantung udara ganda (dual airbag) untuk semua varian. Peningkatan peranti keselamatan lainnnya, sabuk keselamatan dengan pretensioner dan pembatas tenaga ikatan. Dengan ini, sabuk pengaman bekerja sebelum mobil bertabrakan (deselerasi dengan cepat) dan juga sabuk keselamatan juga tidak mengingkat pengemudi atau penumpang terlalu kencang. Pada eksterior, perubahan dilakukan pada gril yang lebih “macho”, lampu kabut, garnish pada pintu belakang dengan reflektor di atas dudukan pelat nomor, serta pemasangan aerokit. Sedangkan interior, audio barumembuat Innova makin moderen. “Kijang sudahmenjadi mobil legenda di Indonesia. Sesuai komitmen kami, Toyota akan selalu menyegarkan tampilan,” komentar Johnny Darmawan, Presiden Direktur TAM . Dengan tambahan kelengkapan baru, Kijang Innova kini dibanderol Rp1,8 - 4,7 juta lebih mahal dari sebelumnya. Kijang Innova dijual Toyota dengan pilihan 18 varian dengan jenis mesin, bensin 2,0 liter dan diesel 2,5 liter dengan harga paling murah Rp 197,3 juta dan termahal Rp 316,55 juta (on the road )Jakarta. (h/kcm)

PERSIAPAN – Para pebalap tengah bersiap-siap untuk melakukan balap di NP Gor Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, Minggu (18/8). IST

CV TJAHAJA BARU

Gelar Yamaha One Make Race 2013 PADANG, HALUAN— CV Tjahaja Baru kembali menggelar ivent Yamaha One Make Race 2013, guna mencari bibit baru pebalap berbakat. Ivent bertajuk road race ini digelar tiga seri di tiga wilayah Sumbar yakni Pariaman, Payakumbuh, dan Sijunjung. Promotion Officer CV Tjahaja Baru, Kurniawan Hendratama mengatakan, ivent ini digelar guna meningkatkan kemampuan dari pebalap muda yang berasal dari Sumbar, dan membuat mereka lebih banyak mempunyai jam terbang di arena balapan.

“Yamaha One Make Race 2013 ini pun memperebutkan hadiah, yaitu satu unit Jupiter Z-1, dan Mio-J untuk para juara umum,” kata Wawan, kemarin (19/8). Yamaha One Make Race 2013 ini digelar sebanyak tiga seri. Seri 1 diselenggarakan pada 28-29 Mei lalu, di Sirkuit NP Gor Rawang Kota Pariaman, seri 2 diselenggarakan pada 17-18 Agustus kemarin, di Sirkuit NP Gor Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, dan seri 3 akan diselenggarakan 2122 September mendatang di Sirkuit NP, Muaro Sijunjung. “Dari dua seri yang berlangsung,

memang tampak antusias para pebalap baru untuk mengikuti road race tersebut ditambah lagi dengan antusias masyarakat,” jelasnya. Jumlah peserta yang mengikuti iven tersebut juga beragam, pada seri 1 ada sekitar 260 starter yang ikut, dan pada seri 2 ada sekitar 180 starter. Pihaknya berharap pada seri ketiga ini jumlah peserta bisa meningkat lebih signifikan lagi, dan berhasil mendapatkan pebalap baru dengan kualitas nasional. “Dalam ivent mendatang, penonton yang ingin menikmati road race tidak akan dipungut biaya,” ungkap Wawan. (h/nas)

FASILITAS LENGKAP, PELAYANAN PRIMA

Berobat di SPH Serasa di Mall Direktur Utama SPH, dr. Ronny Novianto MKes beberapa waktu lalu. PADANG, HALUAN – Sebagai rumah sakit bertaraf internasional (SPH), Semen Padang Hospital terus memberikan pelayanan maksimal kepada pasien. Meskipun baru resmi dibuka 5 Juli lalu, namun pelayanan di SPH mendapat pujian dari masyarakat, terutama pasiennya. Hal itu diakui beberapa pasien yang mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit termegah dan terbesar di Sumbar itu kepada wartawan, kemarin. Menurut pasien yang pernah berobat di SPH, selain fasilitas yang

lengkap, peralatan medis yang canggih, pelayanan petugas rumah sakit juga ramah. M Fayyad, pasien yang berobat pada tanggal 30 Juli lalu ini mengaku puas dengan pelayanan rumah sakit yang dikelola Yayasan Rumah Sakit Semen Padang tersebut. Fayyad di ruang Saphire 303. Bahkan, dia mengaku mendapat pelayanan prima di semua unit di SPH ini. Lain lagi tanggapan Ramadhona Abbas. Pasien ini mengatakan pelayanan SPH sangat bagus dan nyaman, sehingga pasien bukan mera-

sa di rumah sakit lagi, tapi sudah merasa di mall karena lengkapnya fasilitas yang ada di SPH. Hal yang sama juga diakui pasien lainnya, Natasia. Wanita ini berobat tanggal 30 juli dan sangat terkesan dengan pelayanan di unit farmasi. Dia mengatakan, saat pasien hendak mengambil obat, petugas menjelaskan dengan tepat ketentuan obat yang akan diminum oleh pasien. Sementara, Toni, pasien yang berobat tanggal 05 Agustus 2013 ini merasakan kepuasan terhadap semua unit pelayanan, mulai dari dokter, obat-obatan hingga perawatnya ramah dan cepat. Direktur Utama SPH, dr. Ronny Novianto MKes mengatakan, pihaknya memang membuka kritikan dan saran bagi pasien dan masyarakat umum tentang pelayanan oleh SPH. Ini tak lepas dari moto SPH yakni “We Serve Beyond expectation”, “Kami Memberikan Pelayanan Melebihi yang Dibutuhkan Pasien”.

“Kami bersyukur, secara umum pasien mengaku puas dengan pelayanan yang kami berikan. Namun kedepan pelayanan akan lebih kami tingkatkan lagi untuk menjadi rumah sakit swasta terbaik di Sumatera Barat. Satu hal lagi yang perlu kami sampaikan Semen Padang Hospital tetap menerima pasien dari semua kalangan, dan akan selalu memberikan yang terbaik untuk pasien kami di Sumatera Barat,” ujarnya. Dia menambahkan, setiap unit di SPH terus dioptimalkan setiap waktu, serta ditunjang dengan berbagai macam fasilitas lengkap dan mewah dengan harga bersaing. Menurutnya, Semen Padang Hospital ini sangat berbeda dengan Rumah Sakit swasta lainnya yang didesain khusus agar dapat memberikan kenyamanan, kebersihan dan pelayanan yang sangat membuat pasien/pelanggan merasa nyaman ketika menjalani pengobatan. (h/vid)

Ini artinya, instansi yang sebelumnya BUMN (Badan Usaha Milik Negara) selanjutnya bertindak sebagai Badan Publik yang bertanggung jawab dengan Pemerintah. “Yang menjadi sasaran utama dari BPJS ini nantinya adalah masyarakat informal di seluruh I n d o n e s i a . Tujuannya supaya seluruh lapisan Suheri masyarakat mempunyai jaminan kesehatan,” ungkap kepala cabang PT Askes (Persero) Bukittinggi Drs. H. Suheri, Apt, AAAK kepada Haluan di ruang kerjanya Jum’at (16/08). Dari perubahan PT. Askes menjadi BPJS lanjut Suheri didampingi kabag kepesertaan dan pelayanan pelanggan Zainal Arifin jauh lebih meluas dari sebelumnya. Hingga saat ini yang dilayani PT Askes hanya PNS dan pensiunan, pensiunan TNI dan POLRI, Veteran dan Perintis Kemerdekaan, Bidan dan Dokter PTT serta Jamkesda dengan jumlah total kepesertaan sebanyak 91 ribu lebih. Dijelaskannya, peserta itu tersebar di delapan kabupaten dan kota wilayah kerjanya yakni di Agam sebanyak 11 ribu PNS, 6503 pensiunan, 1287 veteran, 16 perintis kemerdekaan, 92 Bidan PTT dan 8 dokter PTT. Lima Puluh Kota, 7826 PNS, 3295 pensiunan, 1223 veteran, 11 Dokter PTT dan 137 Bidan PTT. Pasaman, 6330 PNS, 2733 pensiunan, 302 veteran, 1 perintis kemerdekaan, 6 dokter PTT dan 176 bidan PTT. Pasaman Barat, 5750 PNS, 1773 pensiunan, 273 veteran, 14 dokter PTT dan 213 Bidan PTT. Tanah Datar, 9021 PNS, 4795 pensiunan, 1022 veteran, 3 perintis dan 109 Bidan PTT. Kota Bukittinggi, 6415 PNS, 4535 pensiunan, 323 veteran, 2 perintis, 1 Dokter PTT dan 12 Bidan PTT. Padang Panjang, 3706 PNS,1782 pensinan, 105 veteran, 4 perintis dan 17 Bidan PTT serta Payakumbuh, 6153 PNS, 3602 pensiunan, 600 veteran, 2 dokter PTT dan 50 Bidan PTT. Namun ketika diberlakukannya formasi BPJS lanjutnya, kepesertaan TNI/ Polri yang selama ini dikelola ASABRI, Jamkesmas dikelola dinas kesehatan dan rumah sakit, serta para karyawan perusahaan swasta yang dikelola oleh Jamsostek termasuk jumlah kepesertaan PT Askes yang sudah ada nanti dikelola oleh BPJS. Dengan diberlakukan pelaksanaan BPJS tahap awal 1 Januari 2014 mendatang diperkirakan jumlah kepesertaan masyarakat yang dijamin kesehatannya mengalami peningkatan tajam hingga 800 persen. Karena itu, mulai pertengahan hingga akhir 2013 ini PT Askes kian menggalakkan berbagai persiapan perubahan dikhususkan pada sumber daya manusia dengan langkah mensosialisasikan kepada peserta Askes yang aktif saat ini, bahwa mereka nantinya tidak akan ditangani PT Askes lagi, akan tetapi dilayani oleh BPJS. Untuk menghadapi perubahan ini lanjutnya perlu dilakukan sosialisasi kepada peserta secara bertahap, baik dalam bentuk seminar maupun gate keeper concept dengan mengundang para peserta Askes. Sebab, didalam undang-undang yang akan jadi peserta pertama adalah existing PT Askes yang sudah terdaftar selama ini. .(h/rdw)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Jefli


SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

17

Chelsea Menang Di Laga Pembuka LONDON, HALUAN — Chelsea mendapatkan kemenangan pada pertandingan pertamanya di Liga Primer Inggris musim 2013/2014. Menjamu tim promosi Hull City, The Blues menang dengan skor 2-0. Pertandingan kontra Hull di Stamford Bridge, Minggu (18/8/2013) malam WIB, adalah pertandingan resmi pertama Chelsea sejak kembali ditangani oleh Jose Mourinho. Mourinho mendapatkan sambutan sangat meriah dari suporter Chelsea ketika dia muncul di stadion. Kembalinya Mourinho ke Stamford Bridge terasa makin manis buat Chelsea karena mereka mendapatkan tiga angka. Kemenangan mereka ditentukan oleh gol Oscar dan Frank Lampard pada babak pertama. Chelsea bisa saja menang dengan skor lebih besar. Sial buat mereka, penalti Lampard bisa digagalkan oleh kiper lawan. Hanya saja di laga itu, Chelsea tampil berbeda di dua babak. Pada paruh pertama, mereka begitu impresif. Sementara di paruh lainnya intensitas mereka menurun. Frank Lampard pun angkat bicara soal ini. "Kami tampil begitu tajam dari awal. Kami mengalirkan bola dengan sangat cepat di babak pertama," ujarnya kepada Sky Sports. Permainan Chelsea relatif melambat di babak kedua. Hal ini sendiri diakui oleh manajer mereka, Jose Mourinho. Pria asal Portugal itu lantas menyebut kelelahan menjadi penyebabnya. Lampard pun setuju dengan pendapat bosnya itu. (h/net)

Barca Bergaya Pressing Tinggi Lagi BARCELONA, HALUAN — Barcelona langsung meraih kemenangan besar di pekan perdana Liga Spanyol. Menjamu Levante di Camp Nou, Senin (19/8/2013) dinihari WIB, The Catalans menggilas Levante tujuh gol tanpa balas, 7-0. Meski dikabarkan mengalami cedera, Lionel Messi dipasang sebagai starter dalam laga tersebut. Pemain terbaik dunia itu kemudian mencetak dua gol di menit 12 dan penalti pada menit 42. Gol-gol Barcelona lainnya dibuat Alexis Sanchez di menit tiga, Daniel Alves menit 23, Pedro Rodriguez (26 & 73), serta Xavi Hernandez pada menit 45. Pembelian terbaru Barcelona, Neymar, juga dimainkan dalam pertandingan tersebut. Masuk di menit 64 menggantikan Alexis, bintang asal Brasil itu belum berkontribusi besar dan malah dapat kartu kuning akibat melanggar pemain lawan. Kemenangan mutlak ini mengantar Barcelona memuncaki klas e m e n sementara Liga Spanyol dengan poin tiga. Nilai mereka sa m a dengan Athletic Bilbao, Valencia dan Real Sociedad, namun B a r c a unggul dalam selisih gol. X a v i Hernandez senang dengan start yang dilakukan Barcelona melalui gaya pressing tinggi. "Saya senang dengan bagaimana kami memulai musim. Kami telah mengembalikan mekanisme yang sempat hilang," kata Xavi di situs resmi klub. "Kami kembali bermain dengan pressing tinggi, seperti yang Tata Martino inginkan. Kami telah meraih kembali aspek permainan ini dan itulah yang kami cari, kami telah berlatih keras selama pramusim." (h/ Lionel Messi net)

MENANG — Carlos Tevez (kanan) berupaya melewati pemain Lazio Andre Dias pada Supercoppa Italia, sebagai pembuka Seri A musim 2013-2014. Di laga ini Juve menang 4-0 atas Lazio.NET

JUARA SUPERCOPPA

Juve Sukses Lalui Ujian ROMA, HALUAN — Juventus sukses melewati ujian awal musim 2013/2014 dengan tampil sebagai juara Supercoppa Italia atau Piala Super Italia setelah mengalahkan Lazio dengan skor meyakinkan 4-0. Bermain di Stadion Olimpico, Senin (19/8) dinihari WIB, Juventus lebih dulu mendapatkan peluang. Mereka mengancam pada menit ketiga lewat percobaan Mirko Vucinic, namun tembakan Vucinic dari dalam kotak penalti tak mengarah ke sasaran. Usaha yang dilakukan Lucas Biglia pada menit ke-11 juga tak menghasilkan gol untuk Lazio. Tendangan gelandang asal Argentina itu masih melenceng. Juve memecahkan kebuntuan pada menit ke-23. Dari sebuah situasi tendangan bebas, Andrea Pirlo memberikan bola kepada Lichtsteiner. Lichtsteiner lantas mengirim umpan silang ke mulut gawang. Sempat berubah arah karena mengenai pemain Lazio, bola kemudian mengarah ke Pogba. Dengan cepat membalikkan badan, nama terakhir melepaskan tembakan kaki kiri yang menjebol gawang Lazio. Lazio punya peluang bagus untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-34. Stefan Radu yang menguasai bola di luar kotak penalti Juve melepas tembakan keras, tapi

sepakannya bisa ditepis oleh Gianluigi Buffon. Setelah itu, tak ada peluang berarti yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Saat turun minum, skor tetap 1-0 untuk keunggulan Juve. Juve mengawali babak kedua dengan baik. Mereka mencetak gol keduanya pada menit ke-52. Gol tersebut tercipta lewat sebuah serangan balik cepat. Lichtsteiner yang membawa bola di sisi kanan melakukan penetrasi ke kotak penalti Lazio dan kemudian menyodorkannya kepada Chiellini. Tanpa kesulitan, Chiellini mendorong si kulit bundar ke dalam gawang. Juve hanya membutuhkan waktu dua menit untuk unggul lebih jauh lagi. Lichtsteiner bermain umpan satu-dua dengan Vucinic sebelum dengan tenang menaklukkan kiper Federico Marchetti lewat tembakan pelan. Bencana buat Lazio tak berhenti sampai situ saja. Gawang mereka jebol untuk keempat kalinya pada menit ke-56. Berawal dari tembakan Lichtsteiner yang ditepis Marchetti, Pogba menanduk bola liar. Marchetti bisa

menyelamatkan gawangnya lagi, tapi bola lepas dari tangkapannya. Pogba kemudian memberikan bola kepada Tevez, yang menggetarkan gawang Lazio lewat tembakan kerasnya. Juve 4, Lazio 0. Juve nyaris mencetak gol kelima pada menit ke-61. Aksi Lichtsteiner lagi-lagi membuat pertahanan Lazio kalang kabut. Dia mengirim umpan silang yang disambut oleh Tevez dengan tendangan voli. Tapi, bola melayang di atas mistar. Lazio memiliki kesempatan memangkas ketertinggalannya sembilan menit kemudian. Umpan Antonio Candreva disambut Miroslav Klose dengan sundulan, tapi bola tak mengarah ke gawang. Tak berselang lama, Lazio mengancam lagi lewat percobaan Ederson. Namun, tendangan jarak jauh Ederson masih melambung. Klose melakukan aksi indivdu mengesankan pada menit ke-75 ketika mengecoh Leonardo Bonucci dan tinggal berhadapan dengan Buffon. Tapi, penyelesaiannya masih bisa dihalau Buffon. Buffon kembali menunjukkan reaksi yang prima ketika gawangnya terancam lagi. Dia menangkap dengan sempurna bola tembakan Ederson dari dalam kotak penalti. Hingga pertandingan selesai, kedua tim tak mencetak gol tambahan. Juve menang dengan skor 4-0.(h/net)

Lazio Minta Maaf Pada Fans TAMPIL di kandang sendiri di Stadion Olimpico, Lazio malah tak berdaya dipecundangi Juve. Pasukan Vladimir Petkovic tak bisa mencegah Paul Pogba, Giorgio Chiellini, Stephan Lichtsteiner, dan Carlos Tevez secara bergantian menjebol gawang mereka. "Kami ceroboh setelah gol kedua yang sebenarnya bisa dicegah dan seharusnya tetap dalam bentuk yang kami persiapkan sebelum pertandingan. Tapi, kami naif," ujar Petkovic kepada Rai Sport. "Kami secara psikologis runtuh dan dengan keadaan tersebut kami kebobolan dua gol lainnya dalam waktu singkat." (*)

Conte: Kami Terus Tuliskan Sejarah

PELATIH Juventus, Antonio Conte, tak bisa menutupi kegembiraannya setelah timnya menjuarai Supercoppa Italia. Conte menyebut Bianconeri terus menuliskan sejarah. "Dalam konferensi pers kemarin saya mengatakan bahwa saya rileks karena saya mengenal para pemain saya dan di atas semua itu saya tahu mereka seperti apa sebagai seorang laki-laki," Kami terus menuliskan seharah, para pemain ini tampil bagus dan ini adalah kemenangan yang pantas," ujar Conte kepada Rai Sport. ".(*)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Jefli


18 OLAHRAGA POJOK ARENA PASI Sumbar Siapkan 17 Atlet

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

PON XX TAHUN 2020

Sumbar Dukung Papua

PADANG, HALUAN — Sebanyak 17 atlet putra dan putri, dinyatakan lolos seleksi PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) Sumbar yang dipersiapkan untuk menghadapi Kejurnas tahun ini. Sebanyak 17 atlet itu, akan dibina dua pelatih, yakni Yona Afrimasari dan Junaidi serta dimanejeri Ediwarman. Hal ini dikatakan Sekum PASI Sumbar, Arfan Rosyda kepada Haluan, kemarin. Menurut PNS Pemko Padang itu, dari 17 atlet itu, 10 di antaranya merupakan atlet putra dan tujuh lainnya merupakan atlet putri. Sebagian dari mereka, tak berada di Padang karena tengah mengikuti program Pelatnas di sejumlah tempat di Jawa serta Satlak Prima. “Minimal, setiap atlet akan diterjunkan di satu nomor dan maksimal tiga nomor perlombaan di sektor yang sama, yakni sektor lintasan lari,”kata Arfan Di bagian putra, ada empat atlet yang tampil di tiga nomor, yakni Nanda Ramadana (110, 400 m gawang dan 4 x 400m) Selain itu, M.Hafis juga akan turun di tiga nomor di lari jarak menengah, yakni nomor 800 m, 1500m dan 4 x 400m, Wiko Tri Opera (200, 400 dan 4x400m) dan Hamdan Syafril (3.000, 5.000, dan 10.000m). Lalu di sektor di sektor putri, hanya Aprilia Kartina yang tampil di tiga nomor berbeda, yakni 800m, 1.500m, dan 4x400 m. (h/mat)

PSSI Tunggu Laporan IPL JAKARTA, HALUAN — PSSI masih menunggu laporan terkait kompetisi putaran pertama kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Meski begitu, mereka tetap berharap IPL bisa bergulir secara tuntas. "Secara formal belum (ada laporan). Tapi JOKO DRIYONO komunikasi saya dengan Pak Widjajanto (CEO PT LPIS) sudah dilakukan. Insya Allah hari ini laporannya sudah saya terima," ujar Sekjen PSSI Joko Driyono di Senayan, Jakarta, Senin (19/8). PSSI sebelumnya telah meminta kepada LPIS untuk menyerahkan laporan resmi putaran pertama kompetisi IPL. Hal ini dilakukan untuk melakukan evaluasi mengingat akhir Agustus putaran kedua IPL segera digelar. Seperti halnya Indonesian Super League (ISL), masalah finansial juga dihadapi klubklub IPL. Terakhir, beberapa klub kabarnya mengusulkan supaya kompetisi dihentikan demi menghemat biaya dan berfokus untuk persiapan unifikasi liga tahun depan. "Tapi dari kami pada prinsipnya sama. Kompetisi bisa tuntas. Soal klub-klub yang meminta IPL tidak dilanjutkan, saya rasa sama dengan spiritnya semua harus sampai selesai. Makanya kita tidak bisa merespon informasi sepenggal-penggal," tambah Joko.. Sementara itu CEO LPIS Widjajanto hingga saat ini tidak bisa dihubungi. Dia hanya menjawab singkat. "Laporannya hari ini akan saya berikan." (h/net)

PADANG, HALUAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Kadispora dan Ketua Umum KONI Sumbar memberikan dukungan terhadap Provinsi Papua untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020.

PIMPIN KLASEMEN — Marc Marquez kembali sukses menjadi yang terdepan di ajang Moto GP, setelah memenangi GP Indianapolis. Dengan hasil ini, Marquez memimpin klasemen Moto GP 2013. NET

Marquez Menangi GP Indianapolis INDIANAPOLIS, HALUAN — Sukses mencatatkan waktu tercepat pada kualifikasi, Marc Marquez melanjutkan kegemilangannya pada balapan GP Indianapolis. Sang Rookie sukses menaiki podium teratas. Pada balapan yang digelar di Indianapolis Motor Speedway, Senin (19/8/2013) dinihari WIB, Marquez yang menempati posisi pole tampil gemilang dengan catatan waktu 44 menit 52.463 detik. Lorenzo yang start dari urutan

kedua akhirnya finis di urutan ketiga dengan catatn waktu 44 menit 58.167 detik. Sementara Pedrosa yang start dari urutan ketiga finis di posisi runner-up, membuat Honda finis di urutan pertama dan kedua 44 menit 55.958 detik. Penampilan gemilang dicatatkan Valentino Rossi pada balapan kali ini. Mengawali balapan dari posisi kesembilan, The Doctor menggeber motor Yamahanya sejak awal dan perlahan

memperbaiki posisinya. Lima lap menjelang akhir balapan, Rossi sudah berada di posisi keenam. Sampai kemudian akhirnya dia melewati Bautista dan Crutchlow. Rossi pun finis di urutan keempat. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Maruqez di puncak klasemen pembalap dengan nilai 188. Sedangkan Pedrosa ada di posisi kedua dengan nilai 167, sementara Lorenzo berada di posisi ketiga dengan nilai 153. (h/net)

Pebalap Harapkan Sirkuit Permanen PADANG, HALUAN — Pebalap sepeda motor di Sumatera Barat mengharapkan adanya sirkuit permanen yang dimiliki daerah ini. Dikatakan Ketua Panitia Road Race Yamaha di Kubu Gadang, Kota Payakumbuh, saat ini bebebrapa daerah di Sumatera sudah memiliki sirkuit permanen. Seperti Medan, Bengkulu, Palembang, dan Lampung. “Kita berharap, Sumbar juga memiliki sirkuit permanen. Jadi, tidak lagi harus mencari-cari lokasi ketika akan mengadakan balapan,” katanya, Minggu (18,8) sewaktu menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy di Kubu Gadang. Menanggapi hal tersebut, Leonardy Harmainy setuju dengan adanya sirkuit permanen

di Sumbar. Leonardy mengharapkan adanya sirkuit permanen juga diiringi dengan prestasi yang meningkat di dunia balap ini. “Kalau sirkuit permanen ada, berarti di PON kita harus bisa bawa emas untuk Sumbar,” ujar Leonardy. Leonardy menilai sejauh ini prestasi Sumbar di bidang balap sepeda motor belum mampu menoreh hasil sampai tingkat nasional. Natinya, jika sirkuit sudah dibangun, prestasi wakil dari Sumatera Barat akan meningkat, karena latihan yang terus menerus dilakukan. “Kita berharap sponsor-sponsor kegiatan balapan ini bisa membuat jadwal rutin setiap tahunnya. Dengan demikian, Sumbar sudah

memiliki kalender balapan, yang bisa diikuti Pebalap dan bisa menjadi objek wisata,” jelasnya. Untuk peningkatan, kualitas pebalap, calon DPD RI ini juga berharap, perhatian khusus dari Dinas Pemuda dan Olahraga. Pada kegiatan Road Race Yamaha ini, diikuti sekitar 130 orang Pebalap. Terdiri dari Pebalap di luar Sumbar, seperti dari Provinsi Riau. Juga diikuti Pebalap perempuan. Usai mengikuti Road Race Yamaha di Payakumbuh, Leonardy juga turut menyaksikan pesta rakyat di Koto Gadang, Kabupaten Agam. Kegiatan ini merupakan acara tahunan berupa kegiatan halal bihalal warga nagari Koto Gadang. (h/eni)

"Keinginan Papua untuk menjadi tuan rumah PON 2020 merupakan hal yang wajar, sudah sepantasnya penyelenggaraan PON dilaksanakan di daerah timur ," kata Kadispora Priadi Syukur saat menerima kunjungan Tim Pemenangan Papua Tuan Rumah PON di Padang, Senin. Dijelaskannya, dukungan Sumbar terhadap Papua tersebut selain berdasarkan kemampuan daerah itu melaksanakan penyelenggaraan PON, juga berdasarkan penyelenggaran PON yang sering dilaksanakan di daerah barat Indonesia. Selain itu, isu konflik dan persoalan disintegrasi bangsa belakangan ini juga menjadi salah satu alasan Sumbar mendukung Papua tuan rumah ajang multi event tersebut. Dikatakannya, persoalan disintegrasi di Papua juga menjadi tanggung jawab daerah lain, karena Papua juga bagian dari bangsa Indonesia. Ia menambahkan, dengan dilaksanakannya ajang tersebut di Papua akan memberikan dampak positif untuk meminimalisir isu konflik didaerah itu. "Bagi Sumbar sendiri, pola persiapan yang lakukan Papua ini bisa menjadi acuan untuk mempersiapkan diri mengikuti bidding PON XXI tahun 2024," katanya. Sementara itu Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Syahrial Bakhtiar dalam kesempatan yang sama menambahkan, apa yang sudah dilakukan pemerintah Papua untuk menjadi tuan rumah PON sejak 2007 harus diberikan apresiasi tinggi. Selain mampu secara finansial dengan dukungan dana kuat, pemerintah Papua juga sudah melakukan kordinasi dengan China untuk bisa membantu dalam pelaksanaan pembangunan beberapa stadion. 12 Dukungan Provinsi Papua optimistis bisa menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020. Dari ajang safari dukungan yang dilakukan tim pemenangan, 12 daerah sudah menyatakan dukungan dalam bentuk tertulis,

>> Editor: Rahkmatul Akbar

termasuk Sumbar. “Kalau digabung dengan duo Papua, maka dukungannya menjadi 14 daerah. Di Sumatera, sudah ada dukungan dari Sumbar dan Riau. Lalu di jawa, Hanya Jawa Tengah yang belum memberikan dukungan. Sementara di Timur, ada Maluku dan Sulawesi Utara,”kata Ketua Tim Pemenangan Papua Tuan Rumah PON 2020 Yusuf Yambe. Di internal Provinsi Papua sendiri, sejauh ini dukungan dari pemerintah dan unsur politik, sudah memberikan dukungan. Karenanya, Yusuf, optimis, rencana pelaksanaan PON XX bisa terlaksana. Ia mengungkapkan, dalam persiapan Papua sebagai tuan rumah PON 2020 tersebut, pemerintah papua sudah menyiapkan hitungan anggaran yang dibutuhkan dalam pembuatan arena untuk 43 cabang olahraga yang dipertandingkan. Ia menyebutkan, dalam hitungan anggaran biaya yang dibutuhkan, pemerintah Papua menyiapkan anggaran sebesar Rp 6 trliun, termasuk di dalamnya pembangunan infrastruktur. "Dana tersebut belum termasuk bantuan dari pihak swasta, seperti PT Freport, selain itu kita juga mempunyai dana cadangan sebesar Rp 1 Triliun, yang sudah dikumpulkam sejak 2007," katanya. Sementara itu Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Kenius Kagoya menambahkan, keinginan Papua sebagai tuan rumah PON bukan hanya berdasarkan kegiatan tersebut saja, namun dengan dilaksanakannya pesta olahraga empat tahuna didaerah itu bisa meminimalisir isu konflik dan persoalan disintegrasi bangsa. "Iven PON di Papua menjadi momentum untuk anak bangsa Indonesia, bahwa Papua merupakan bagian dari Indonesia dan disana layak menjadi peyelenggara PON. Ini akan kita tunjukkan pada Dunia, bahwa Papua itu bagian tak terpisah dari NKRI," katanya. (h/mat)

>> Penata Halaman: Irvand


LUAR NEGERI 19

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

NASA Pensiunkan Teleskop Kepler TELESKOP ruang angkasa yang sangat produktif Kepler harus menyerahkan kemampuannya berburu planet setelah para insinyur NASA gagal memperbaiki sistem penunjuknya yang rusak. Teleskop yang selama ini menjadi andalan untuk melacak planet-planet baru di antariksa rusak akibat dua rodanya patah pada Mei lalu. Ini berarti teleskop tersebut tidak lagi bisa dengan stabil melihat ke arah bintang-bintang. Selama ini, Kepler telah menemukan 135 planet di luar sistem tata surya. Perangkat pemantau antariksa senilai US$ 600 juta (Rp6,2 triliun) ini diluncurkan pada Maret 2009 lalu untuk mencoba menemukan dunia seukuran Bumi yang mengorbit dalam zona yang disebut layak huni. Pada intinya, Kepler mencoba untuk menemukan planet yang paling baik yang bisa mendukung adanya kehidupan. Hasil pengmatan sejauh ini telah mengidentifikasi sejumlah planet “Bumisuper” (sedikit lebih besar dari Bumi) di zona layak huni bintang, dan ilmuwan yakin mereka akan segera dapat mengkonfirmasi keberadaan planet lebih lanjut yang diduga memiliki kondisi paling dekat dengan bumi. “Apa yang kami cari adalah planet yang benar-benar seukuran Bumi di sekitar bintang seperti Matahari, dan itulah yang kami harapkan akan ada dalam data ini tetapi kami belum bisa menganalisis sepenuhnya,” jelas Bill Borucki, peneliti utama misi Kepler. Perangkat ruang angkasa ini diluncurkan dengan empat roda, dan mengalami kegagalan pertama pada Juli 2012 lalu. Roda kedua juga ikut macet pada tiga bulan lalu. Para pejabat menyamakan kesulitan mengendalikan Kepler sekarang ini dengan seorang yang berbelanja dan mencoba untuk mendorong troli supermarket dengan roda macet. Kepler menyelesaikan misi utamanya pada November 2012, sehingga teleskop ini telah bekerja melampaui persyaratan minimumnya. Tetapi ilmuwan berharap lebih dari teleskop ruang angkasa ini dan menggunakannya untuk mencari asteroid, komet dan bintang yang meledak. Badan antariksa AS, NASA, harus segera memutuskan apakah Kepler akan mendapat pendanaan lebih lanjut. Sementara badan antariksa Uni Eropa, European Space Agency, akan meluncurkan observatorium Gaia sebelum akhir tahun 2013. Meskipun tujuan utamanya adalah untuk memetakan posisi bintang, teleskop ini diperkirakan akan menemukan ribuan dunia yang mengorbit di antariksa dalam proses itu. (h/bbc)

NOTES

Estonia Merdeka 20 AGUSTUS 1991 — E s t o n i a m e m peroleh kemerdekaan dari Uni Soviet. Estonia (bahasa Estonia: Eesti), resminya Republik Estonia (bahasa Estonia: Eesti Vabariik), adalah sebuah negara berdaulat di kawasan Baltik di Eropa Utara. Estonia berbatasan dengan Teluk Finlandia di utara, dengan Laut Baltik di barat, dengan Latvia dan Teluk Riga di selatan(343 km), dan Danau Peipus (Peipsi) dan Rusia di timur (338,6 km). Di seberang barat Laut Baltik terletak Swedia, sedangkan di utaranya terdapat Finlandia. Sejak tanggal 21 Desember 2007, Estonia turut meratifikasi Perjanjian Schengen 1985, yakni perjanjian yang dibuat oleh sejumlah negara Eropa untuk menghapuskan pengawasan perbatasan di antara mereka. Wilayah Estonia seluas 45.227 km² (17,462 mil²), dan dipengaruhi oleh iklim sedang. Bangsa Estonia tergolong orang Fin Baltik, dan bahasa resminya adalah bahasa Esti yang serumpun denganbahasa Suomi. Estonia berbentuk republik dengan corak demokrasi parlementer dan dibagi ke dalam 15 county (setara kabupaten). Kota terbesar sekaligus pusat pemerintahan Estonia adalah Tallinn. Dengan populasi sejumlah 1,34 juta jiwa, Estonia menjadi salah satu negara berpenduduk tersedikit di Uni Eropa, Zona Euro, dan NATO. Kini, Estonia memiliki produk domestik bruto per kapita yang tinggi di antara bekas republik-republik Soviet. (h/wkp)

MELETUS — Gunung berapi Sakurajima di kawasan selatan Jepang meletus, Minggu (18/8/2013) pada pukul 16.30 waktu setempat. REUTERS

UE Gelar Sidang Darurat Bahas Mesir Perwakilan negara-negara Uni Eropa akan menggelar sidang darurat, pada Senin (19/08) di Brussel, untuk membahas krisis politik di Mesir.

UE, HALUAN — Para pejabat Uni Eropa akan mempertimbangkan untuk memotong atau membekukan bantuan beberapa miliar dolar AS untuk Mesir yang sebelumnya telah dijanjikan. Uni Eropa merupakan

badan internasional yang selama ini dikenal sebagai pemberi bantuan non militer terbesar untuk Mesir. Pada hari Minggu (18/08), Presiden Komisi Eropa dan Dewan Eropa, dalam sebuah pernyataan bersama yang

Prajurit Inggris Terlibat Kematian Putri Diana LONDON, HALUAN — Kepolisian Inggris menyatakan mereka sedang menilai informasi baru yang muncul terkait kasus kematian Putri Diana dan temannya, Dodi al Fayed, dalam kecelakaan di jalanan Paris pada 1997. Reuters, Sabtu 17 Agustus 2013, melaporkan bahwa Kepolisian Metropolitan London tidak merinci informasi baru apa persisnya yang mereka peroleh terkait tewasnya Diana. Namun, stasiun televisi berita Inggris, Sky, memberitakan informasi baru itu berasal dari mertua seorang prajurit Inggris. Informasi itu sampai ke tangan polisi lewat Polisi Militer Kerajaan. Sky menyatakan informasi baru itu antara lain terkait dugaan kematian Diana dan Dodi yang melibatkan seorang anggota militer Inggris. Anggota militer itu disebut menjadi penyebab tewasnya sang putri. Juru Bicara Kerajaan Inggris mengatakan tak akan berkomentar mengenai hal ini.

Sementara polisi menyatakan mereka masih menilai relevansi dan kredibilitas informasi tersebut. “Ini bukan investigasi ulang,” kata Kepolisian London dalam pernyataan resminya. Putri Diana, Dodi al Fayed, dan sopir mereka tewas ketika mobil mereka mengalami kecelakaan di sebuah terowongan di Paris. Pada 31 Agustus 1997, Diana dan Dodi baru saja meninggalkan Hotel Ritz di Paris yang dimiliki oleh ayah Dodi, ketika mereka dikejar oleh beberapa paparazi. Kematian mendadak Diana yang sebelumnya bercerai dengan pewaris tahta Inggris Pangeran Charles pada tahun 1996, menyebabkan publik Inggris amat beruka. Rakyat Inggris tampak memadati jalan-jalan di kota London untuk mengikuti prosesi pemakamannya. Sementara ayah Dodi, pengusaha Mesir Mohammed al Fayed, mengatakan tewasnya Diana dan

Dodi merupakan kesengajaan. Ia menuding pasangan itu dibunuh atas perintah pemerintah Inggris. Namun mantan Kepala Kepolisian London, John Stevens, menyimpulkan tak ada bukti pembunuhan atas Diana. Ia mengatakan sopir Diana dan Dodi, Paul, terbukti mabuk saat kecelakaan dan mengemudikan mobil terlalu cepat. Paparazi yang mengejar Diana dan Dodi juga disalahkan atas kematian sang putri. Penyelidik di Prancis juga membantah tudingan pembunuhan terencana atas Diana dan Dodi. Selanjutnya pada tahun 2008, Mohammed al Fayed meninggalkan kampanye politiknya untuk membuktikan bahwa putranya dan Diana memang sengaja dibunuh. Mohammed al Fayed menyatakan keberatannya atas hasil pemeriksaan kepolisian Inggris dan Prancis atas kematian Dodi dan Diana. “Saya menyerahkan sisanya kepada Allah untuk membalaskan dendam saya,” kata dia. (h/vvn)

BANJIR BESAR LANDA RUSIA

17 Ribu Warga Dievakuasi MOSKWA, HALUAN — Banjir terburuk selama lebih dari satu abad telah melanda Rusia timur jauh, menyebabkan ribuan kehilangan tempat tinggal di Sungai Amur, yang membentuk perbatasan dengan China timur laut. Pihak berwenang Rusia mengatakan 17 ribu orang telah dievakuasi Sabtu (17/8) dan mem-

peringatkan bahwa angka itu bisa mencapai 100 ribu dalam harihari mendatang. Kantor berita China Xinhua mengatakan Jumat, banjir ini telah menewaskan 11 orang dan menyebabkan 140 ribu orang yang tinggal di pinggir sungai kehilangan tempat tinggal. Sungai ini di China dikenal sebagai Heilongjiang. Xinhua juga menyatakan bah-

wa banjir telah menghancurkan lebih dari 2.500 rumah, menghentikan layanan kereta dan membanjiri paling sedikit 1,4 juta hektar tanah pertanian. Moskow menggolongkan air bah Siberia, yang mulai berkecamuk pada akhir Juli, sebagai sebuah bencana alam dan terjadi di daerah Sungai Amur dan kawasan Khabarovsk. (h/voa)

jarang terjadi, menyerukan segera diakhirinya kekerasan berdarah di Mesir. Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso dan Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy mengatakan, Uni Eropa “akan segera meninjau sejumlah bantuan kepada Mesir dalam beberapa hari mendatang”. Tidak Selesaikan Masalah Mereka juga menyatakan penyesalannya, bahwa upaya internasional untuk menemukan cara damai dalam menyelesaikan krisis di Mesir tidak dilakukan. Dalam kesimpulannya, Uni Eropa menyatakan pula bahwa: “Aksi kekerasan tidak akan mampu menyelesaikan persoalan. Karenanya, sangat penting bahwa kekerasan harus segera berakhir...” Kelompok Ikhwanul Muslimin, yang merupakan pendukung setia Presiden Mohammed Morsi yang digulingkan, telah menyerukan demonstrasi setiap hari sejak pasukan keamanan membersihkan kamp mereka di Kairo pada Rabu dan mengumumkan keadaan darurat. Lebih dari 600 orang tewas selama operasi keamanan, termasuk dari pihak aparat keamanan, dan setidaknya 173 tewas pada Jumat selama “hari kemarahan” yang digelorakan oleh pendukung Mohammed Morsi. WNI Dievakuasi Pemerintah Indonesia menyiapkan skenario pengamanan untuk warganya di Mesir. Sampai saat ini seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di Mesir yang berjumlah sekitar 300 orang dalam keadaan aman. Belum ada yang menjadi korban dalam pertumpahan darah di Mesir. Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Tatang Razak, mengatakan ratusan WNI di Mesir yang mayoritas terdiri dari mahasiswa, selamat karena patuh dengan instruksi Duta

Besar Indonesia di Mesir. “Sejak awal konflik muncul, kami selalu mengimbau mereka untuk menghindari konsentrasi massa,” kata dia di Jakarta, Minggu 18 Agustus 2013. Tatang mengatakan, saat ini situasi di Mesir masih siaga tiga. “Artinya masih bisa dikelola. Kami hanya memindahkan beberapa WNI yang betul-betul dalam keadaan tak aman, ke tempat aman. Misalnya puluhan mahasiswa dari Alexandria kami pindah ke tempat yang lebih aman,” ujarnya. Menurut Tatang, situasi politik dan keamanan di Mesir saat ini berbeda dengan revolusi pada tahun 2011 di negara itu yang berujung pada penggulingan Presiden Hosni Mubarak dari tampuk kekuasaan. Pada revolusi 2011, tidak ada petugas keamanan di lapangan sehingga logistik pun sulit. “Kalau sekarang kan logistik masih terkendali. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Mesir juga membuka posko dan hotline komunikasi khusus dengan WNI di sana,” kata Tatang. Hingga saat ini saat ini pemerintah RI belum berencana menarik Duta Besar Indonesia di Mesir. Tatang mengatakan, Dubes justru dibutuhkan pada saat genting seperti ini untuk melindungi WNI di Mesir. “Jadi masih belum perlu menarik duta besar kita,” ujar Tatang. Kemlu mengimbau kepada WNI yang ingin pergi ke Mesir untuk menunda kunjungannya karena situasi di negara itu yang tidak kondusif. Berdasarkan laporan KBRI di Mesir, masih ada travel atau biro perjalanan yang memberangkatkan WNI ke Mesir. “Situasi di Mesir tidak dapat diprediksi. Apalagi gejolak politik masih muncul terus. Jadi ditunda saja kalau mau ke sana,” kata Tatang. (h/bbc/vvn)

Salah Satu Perempuan Terkaya Dunia Meninggal MADRID, HALUAN — Perempuan terkaya di Spanyol dan salah satu perempuan terkaya dunia, Rosalia Mera, meninggal di usia 69 tahun. Mera adalah salah satu pendiri produk fashion Zara bersama suaminya, Amancio Ortega pada 1975. Dilansir CNN, Sabtu 17 Agustus 2013, media Spanyol memberitakan, Mera menderita penyakit stroke saat liburan di Menorca, salah satu pulau di Kepulauan Mediterania. Ia

dilarikan ke rumah sakit lokal, lalu dipindahkan ke RS San Rafael, La Coruna Spanyol pada Kamis 15 Agustus 2013. Nyawanya tak tertolong pada Kamis malam waktu setempat. Bernama lengkap Rosalia Mera Goyenechea lahir pada 28 Januari 1944 di La Coruna. Mera memulai berbisnis pakaian pada usia 11 tahun, saat ia berhenti sekolah dan bekerja sebagai penjahit di sebuah toko pakaian.

Ia menikah dengan Amancio Ortega pada 1966 dan sembilan tahun kemudia ia dan suami mendirikan toko pertama Zara di La Coruna. Saat ini, Zara berkembang menjadi toko fashion terbesar dunia. Ia juga membuat Inditex, induk perusahaan Zara yang membawahi tiga merk pakaian terkenal, Zara, Bershka dan Massimo Dutti. Mera dan Ortega cerai pada 1986 dengan dua anak, Sandra dan Marcos. Untuk menyibukkan

dirinya, ia mendirikan Paideia Galiza Foundation, sebuah organisasi yang fokus menolong orang dengan disabilitas speerti anaknya, Marcos, yang memiliki keterbelakangan mental. Mengacu data Forbes, total kekayaan Mera sebesar US$6,1 miliar per Maret 2013. Sedangkan suaminya Ortega (77) memiliki kekayaan bersih senilai US$57 miliar dan merupakan pria terkaya keempat di dunia. (h/vvn) >> Editor : Nova Anggraini

ROSALIA MERA >> Penata Halaman: Rahmi


20

KABUPATEN SOLOK

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

Aloe jo Patuik

Bupati Apresiasi Pasukan Paskibraka SOLOK, HALUAN — Upacara puncak peringatan hari Kemerdekaan RI ke 68 dilapangan GOR Batutupang, Koto Baru berlangsung khidmad, Sabtu (17/8). Upacara yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dipimpin langsung oleh Bupati Solok Drs. H. Syamsu Rahim. Sementara upacara penurunan bendera yang dilaksanakan pada sorenya,

dipimpin oleh wakil Bupati Drs Desra Ediwan Anantanur, MM. Sirine panjang dan bersahutan menandai detik-detik hari kemerdekaan itu sendiri. Dengan nuansa historis yang kental, semua undangan yang menghadiri upacara tak bergeming untuk tafakur menghayati suasana proklamasi kemerdekaan RI ke 68 di daerah penghasil bareh ta-

namo itu. Pemandangan bersejarah lebih meengkristal ketika putra putri terbaik Kabupaten Solok melangkah tegap dalam barisan Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Sangsaka) membawa bendera untuk dikibarkan ke tiang bendera. Dengan penampilan yang sangat rapi puluhan pengunjung dan pejabat yang hadir

sangat terkesima oleh penampilan siswa SLTA tersebut. Nyaris tanpa cela, pelaksanan upacara bendera pada detikdetik peringatan hari Kemerdekaan ke 68 itu juga ditandai dengan pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Kab. Solok H. Syafri Dt. Siri Marajo. Seluruh peserta upcara dengan mengikuti prosesi

detik-detik proklamasi dengan kebanggaan yang mendalam. Sekaitan dengan itu, Bupati Solok Syamsu Rahim serta merta menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi terhadap tanggungjawab anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugasnya dengan sempurna. “ Pemerintah Kabupaten Solok menyatakan terimakasih

kepada anak-anak yang telah menjalankan tugasnya dengan baik, selamat kepada para pelatih atas kesuksesan ini” papar Syamsu Rahim dihadapan seluruh peserta upcara. Selaku Bupati kepala daerah kehadiran lengkap dari Muspida Plus Kabupaten dan Kota Solok menjadi kebanggaan tersendiri bagi Syamsu Rahim.Terlihat di deretan

Bupati dan Wakil Bupati Solok serta Ketua DPRD, tampak Dandim 0309 Solok, Kapolres Arosuka dan Kapolres Solok Kota, Ketua Pengadilan Negeri Koto Baru, Ketua Pengadilan Agama. “Semua lengkap sekarang, tolong wartawan diabadikan moment ini”, pinta Bupati Solok kepada wartawan yang meliput agenda kenegaraan itu. (h/cw/ndi)

AIR TAK MENGALIR KE PERUMNAS ASAM JAO

Warga akan Gelar Aksi Damai ke PDAM SOLOK, HALUAN — Warga komplek Perumnas Asam Jao dan sekitarnya dijadwalkan Rabu (21/8) akan melakukan aksi damai ke Kantor PDAM Kabupaten Solok di Koto Baru.

Empat Kepala Daerah akan Halalbihalal SOLOK, HALUAN — Empat Kepala Daerah, yakni Bupati Lima Puluh Kota, Bupati Solok , Walikota Payakumbuh dan Walikota Solok dijadwalkan akan hadir pada acara Akbar “Halal Bi Halal “ Perwaliko (Persatuan Warga Payakumbuh/ Lima Puluh Kota) Kabupaten/Kota Solok Minggu (25/8 ) yang digelar di Aula Polresta Solok. Ketua Perwaliko Kabupaten/Kota Solok Drs.Deddy Permana.MM yang juga Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Kabupaten Solok didampingi Ketua Panitia Komisaris Polisi H.Yuswawi dan Sekretaris Almito.S.Pt Minggu (18/8) menjelaskan, acara Halal Bi Halal yang digelar tahun ini merupakan yang terbesar yang Insya Allah akan dihadiri oleh ratusan warga Payakumbuh dan Lima Puluh Kota yang berdomisili di Kabupaten dan Kota Solok. Undangan untuk Bupati Solok dan Walikota Solok sudah disampaikan secara lansung dan begitu juga undangan untuk Bupati Lima Puluh Kota dan Walikota Payakumbuh telah disampaikan juga. Karena itu diharapkan warga Perwaliko di Kabupaten/Kota Solok beserta seluruh keluarga dapat hadir dalam acara tersebut. Tujuan dilaksanakan Halal Bi Halal yang digelar setiap tahun bersamaan dengan Hari Raya Idul Fitri tersebut sebagai upaya untuk meningkatkan silaturrahim warga Perwaliko di Kabupaten dan Kota Solok dan sekaligus juga sebagai ajang temu ramah dengan Pemerintahan di Kabupaten/Kota Solok dan Kabupaten 50 Kota/Kota Payakumbuh. Yang unik pada acara tersebut untuk hidangan makan dan snek seluruhnay dibawa oleh ibuk-ibuk anggota Perwaliko dengan masakan khas Lima Puluh Kota dan Payakumbuh,seperti “ Gulai Pongek “,” Gulai Cipuik/Siput “ ,” Samba Lado Tanak “ , “ Gulai Paluik “ dan masakan khas lainnya. Menurutnya,keberadaan Perwaliko Solok agaknya sudah banyak dirasakan mamfaatnya oleh Warga Perwaliko, terutama sebagai jembatan silaturahmi anggota, kegiatan sosial,seperti kematian, sakit, kenduri dan lain-lain. Malah Perwaliko Solok telah memiliki pandam pekuburan di Kampung Jawa Solok dan telah memiliki sertifikat. Perwaliko Solok juga sudah sering menampilkan berbagai atraksi bagi warga Kabupaten dan Kota Solok, seperti pacu itik pada saat pawai 17 Agustus di Cupak Kabupaten Solok di depan DPRD Kota Solok. Serta ikut berpartisipasi sebagai peserta pawai,membantu berbagai kegiatan pada iven-iven tingkat Sumatera Barat di Kabupaten dan Kota Solok. (h/mit)

Hal itu terkait macetnya aliran air bersih PDAM Kabupaten Solok ke kawasan Asam Jao dan sekitarnya sejak 4 bulan yang lalu,bahkan kini sudah putus total. Namun rekening pelanggan semakin membengkak. Menurut keterangan Prasetio kepada Haluan Minggu( 18/8) sebelumnya warga Asam Jao telah menyampaikan keluhan surat secara tertulis kepada Direktur Utama PDAM Kabupaten Solok yang ditanda tangani oleh sebanyak 121 orang Warga Asam Jao, namun sampai saat ini belum ada tanggapan, sementara warga sudah menjerit kekurangan air,bahkan ada warga yang MCK ke Kota Solok dan ke daerah lainnya. Yang dipertanyakan oleh Warga kenapa di Kawasan Asam Jao air PDAM Macet, sementara di daerah lain

REUNI SMP 1 KUBUNG

Bukan Sekedar Ajang Kumpulkumpul PANJAT PINANG — Wanita - wanita paroh baya ikut kompetisi panjat pinang di Jorong Bawah Duku Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok

SEJARAH KELAM PANJAT PINANG

Semakin Kelam di Koto Baru SOLOK,HALUAN — Entah kerena emansispasi yang kelewat batas,atau memang hanya kerena ingin melampiaskan kegembiaraan dalam merayakan hari kemerdekaan,atau oleh sebab lain.Tradisi panjat pinang tidak lagi hanya dilakukan kaum pria,melainkan sudah mulai diikuti kaum wanita. Setidak tidaknya itulah yang terjadi di Jorong Bawah Duku, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Minggu (18/8). Hari itu,Nagari Koto Baru mengadakan pertandingan panjat pinang dengan dua kategori,yaitu kategori pria dan kategori campuran. Untuk dua ketegori ini,pihak panitia menyediakan pohon pinang yang sama tingginya untuk di-

PEMUDA JORONG PANARIAN

Gelar Malam Dana Bangun Pos Ronda SOLOK, HALUAN — Keluarga besar Pemuda Jorong Panarian Nagari Talang Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok menggelar acara malam dana untuk pembangunan Pos Ronda diwilayah mereka Minggu (18/08) malam. Acara malam dana yang berlangsung semarak dan merih dengan hiburan musik organ tunggal yang digelar di Heler Si Bet Dusun Kampung Baru Panarian itu, berhasil mengumpulkan uang dari para donatur atau dermawan yang bersimpati dengan acara sosial tersebut. Alhasil terkumpul uang sebesar 3.650 ribu yang akan dipegunakan sebagai tambahan dana pembuatan Pos Ronda yang akan dibangun para pemuda dan warga lainya di sekitar kawasan Dusun Kampung Baru Jorong Panarian Nagari Talang, dalam rangka berperan serta menjaga Kamtibmas yang kondusif di wilayah setempat. Ketua Pemuda Jorong Panarian Nagari Talang Bus didampingi Ketua Panitia Pelaksana acara malam dana Robi kepada Haluan mengatakan, kegiatan acara malam dana tersebut bisa digelar berkat semangat persatuan dan kesatuan para pemuda dan warga Nagari Talang lainya.

dengan sumber air yang sama airnya lancar. Di sisi lain keluhan pelanggan secara lisan maupun tertulis sudah banyak dilayangkan ke PDAM Unit maupun ke PDAM Induk di Koto Baru,tapi belum ada respon. Justru itu warga Asam Jao dan sekitarnya mengambil langkah lebih lanjut yaitu melaporkan secara langsung kepada Bupati Solok dan Ketua DPRD Kabupaten Solok tentang permasalahan yang dialami oleh warga,sehingga tidak sampai berlarut-larut. Aksi damai yang akan dilakukan oleh ratusan warga Asam Jao dan sekitarnya ke Kantor PDAM Induk Koto Baru antara lain menuntur PDAM Kabupaten Solok segera mengatasi kemacetan air PDAM ke kawasan tersebut. Termasuk perbaikan kerusakan jaringan ke rumah penduduk yang dikeluhkan warga. (h/mit)

Acara malam dana yang berlangsung meriah itu ujar Bus diringi anggukan kepala Robi tanda setuju, juga digelar dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1434 H dan semangat Proklamasi HUT kemerdekan RI ke 68 tanggal 17 Agustus 2013 tahun ini. “ Bantuan uang diantaranya berasal dari sumbangan para bapak dan Ibuk Caleg DPRD Kabupaten Solok dan Caleg DPRD Propinsi Sumatera Barat yang berasal dari Nagari Talang “ papar Ketua Pemuda Bus dan Robi. Terpisah Kepla Jorong Panarian Firdaus kepada Haluan mengatakan, sangat mengapresiasi inisiatif para pemuda setempat yang mengadakan acara malam dana itu yang akan dipergunakan untuk membangun Pos Ronda disekitar wilayah mereka. Semanagat para pemuda yang menggelar acara malam dana tersebut merupakan cerminan bentuk semangat nasionalisme generasi muda dalam rangka mengisi kemerdekaan yang telah direbut dengan susah payah dan tetes darah pengorbanan para pahlawan kusuma bangsa “ tutur Firdaus. (h/ris)

panjat. Hadiah yang disediakan panitia juga sama,ada minuman kaleng,baju kaus,peralatan dapur, odol,sabun dan hadiah utama berupa uang dengan nilai nominal empat ratus ribu rupiah. Dengan tinggi pohon yang sama dan hadiah yang sama,tetapi dengan peserta yang berbeda,sudah tentu hasilnya akan berbeda pula.Pohon pinang yang dipanjat kaum pria lebih cepat ditaklukan. Sementara pohon pinang yang dipanjat campuaran antara kaum hawa dengan kaum Adam tak kelar kelar hingga magrib. Ribuan penonton larut dalam kegembiraan, sorak sorai yang ditingkah siulan menyemangati peserta panjat pinang untuk bahu membahu mencapai puncak pohon pinang yang ditanam di tengah kolam. Sementara dipinggir kolam gadis keci yang masih sekolah di SD berteriak memanggil ibunya yang sedang gigih berkompetisi. “Mak ! ado urang macari di rumah”.Ujar Melati (nama samaran) mencoba menghentikan ibunya memanjat pohon pinang sambil menahan malu. “Tunggu sabanta, saketek lai”.Jawab ibunya sekenanya. Tradisi panjat pinang sepertinya sudah menjadi menu wajib dalam merayakan hari kemerdekaan. Fungsinya nyaris sama dengan garam dalam membuat sayuran. Padahal, tradisi panjat pinang ini memiliki sejarah kelam. Dan sejarah itu kini semakin kelam di Koto Baru. Panjat pinang yang berkembang di Indonesia saat ini sebenarnya punya akar pada tradisi panjat tiang (kilmmast).Yaitu permainan anak anak Belanda saat merayakan hari ulang tahun Ratu Belanda, Wilhemina.Atau lazim disebut perayaan ‘koninginnedag’ atau ‘Queen’s Day’. Koninginnedag dirayakan oleh bangsa Belanda setiap tanggal 31 Agustus,sesuai dengan tanggal kelahiran Sang Ratu.Setiap perayaan koninginnedag selalu diada-

kan Permainan panjat tiang. Permainan panjat pinang di Indonesia pohon pinangnya dilumuri oli bekas,sedangkan di Belanda jauh lebih manusiawi,tiang hanya dilumuri sabun. Sebagai bangsa jajahan Belanda, kaum pribumi diwajibkan pula memeriahkan koningnedag. Kaum kusam ini disuruh pula mengadakan acara panjat tiang. Dan tentu saja permainan kaum penguasa dengan kaum yang dikuasai tidak boleh sama. Maka untuk lebih hina,kaum pribumi disuruh memanjat pohon pinang yang dilumuri oli bekas,dan kalau perlu agar lebih hina,ditambah pula dengan arang dapur. Lama kelamaan,kaum kompeni tidak hanya mengadakan tradisi panjat pinang saat perayaan koninginnedag.Malahan mulai menjadikannya sebagai pelengkap pesta pernikahan.Mereka semakin ketagihan memamfaatkan kebodohan pribumi sebagai hiburan. Seluruh peserta panjat pinang adalah lelaki pribumi,tidak ada wanita seperti di Koto Baru. Mereka menyediakan hadiah berupa keju,mentega,gula dan baju kaus oblong.Semua hadiah itu bagi kaum pribumi merrupakan barang mewah yang sangat sulit didapatkan. Sebagai penguasa,meneermeneer Belanda beserta keluarganya tertawa tebahak bahak sambil ongkang ongkang kaki menyaksikan kaum pribumi (orang yang dikuasainya) saling tindih dan saling injak untuk mendapatkan sepotong keju. Sama halnya di Koto Baru, para penguasa (orang berduit) juga tertawa terbahak bahak menyaksikan bangsanya sendiri, bahkan anak kemenakannya sendiri saling tindih dan saling injak untuk mendapatkan minuman kaleng. Parahnya lagi,yang saling tindih dan saling injak itu tidak hanya kaum lelaki,melainkan kaum Bundo kanduang kaum yang sangat dihormati.Di Koto Baru sisi gelap panjat pinang,kini semakin gelap dan mengerikan. ***

SOLOK, HALUAN — Ketua Pelaksana Reuni Akbar Alumni SMP Negeri 1 Kubung Kabupaten Solok Tahun 2013, Dalmenda S.Sos, M.Si mengatakan ajang ‘ Reuni” temu kangen taragak basuo jo kawan lamo yang digelar di sekolah mereka setelah hari Raya Idul Fitri 1434 H di Selayo , tak hanya sekedar ajang kumpul-kumpul semata. Reuni akbar SMP 1 Kubung yang dihadiri Hj Erlinda Syamsu Rahim selaku salah seorang alumni dan dibuka secara resmi oleh Bupati Syamsu Rahim Minggu (11/ 08) itu, juga membahas berbagai masalah penting yang berkaitan dengan dunia pendidikan di sekolah mereka. Dan juga membahas program pembangunan di SMP 1 Kubung tersebut dalam rangka ikut berperan serta memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Solok dan membawa nama harum sekolah tempat mereka pernah menimba ilmu sewaktu duduk dibangku SMP dulu. Hal itu diungkapkan Dalmenda didampingi Kepala Sekolah SMP 1 Kubung Abdul Rahman kepada Haluan Sabtu (17/08) usai peringatan Detik-detik Proklamasi HUT RI ke 68 di Selayo. Dalmenda juga mengemukakan bahwa lulusan SMP1 Kubung sudah banyak yang berhasil dan menjadi tokoh penting atau pejabat lainya. Seperti diantaranya adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Solok Hj Erlinda Syamsu Rahim yang merupakan salah seorang alumni dan pernah menjadi murid berprestasi sewaktu masih bersekolah di SMP 1 Kubung di masanya dulu. Dikatakan Dalmenda, walau Bupati Syamsu Rahim bukanlah salah seorang alumni SMP 1 Kubung, namun dengan kehadiran Bupati yang membuka secara resmi acara itu, membuat suasana menjadi kian semarak meriah dan berlangsung meriah penuh keakraban dalam suasana persatuan dan kesatuan yang tinggi. Dalam acara itu, Bupati Syamsu Rahim sendiri dalam sambutanya berharap seyogyanya acara Reunian atau temu kangen taragak basuo jo kawan lamo tersebut, jangan hanya dijadikan sebagai ajang silaturahim semata saja. Namun hendaknya kata Syamsu Rahim menambahkan, acara Reuni Akbar SMP 1 Kubung tersebut juga memberi kontribusi positif bagi perkembangan almamaternya, seperti turut memberikan sumbang saran dn pikiran untuk kemajuan SMP 1 Kubung kedepan selain ikut sumbagan materi untuk pembangunan sekolah. Syamsu Rahim juga memberi masukan, kedepanya untuk Reuni yang akan datang diharapkan pihk Panitia pelaksana juga melibatkan seluruh orang tua atau wali murid. “ Sehingga apa yang menjadi program kegiatan sekolah dapat juga disampaikan didalam kegiatan acara reunian tersebut,” paparnya. Dalam kegiatan acara itu, Bupati Syamsu Rahim selaku diri pribadi menyumbang 1 juta untuk pembangunan mimbar pidato SMP 1 Kubung tersebut sedang Hj Erlinda Syamsu Rahim menambahnya sebanyak 500 ribu. Di pengujung acara para alumni SMP Negeri 1 Kubung itu lalu ‘badoncek’ mengumpulkan uang untuk membantu program pembangunan di sekolah tersebut dengan selingan musik hiburan hingga terkumpul uang 5,5 juta yang kemudian dierahkan kepada Kepala Sekolah Abdul Rahman untuk dipergunakan dengan sedemikian rupa. (h/ris) >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Irvand


FIGURA 21

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

IRWAN PRAYITNO

Daftarkan ‘Kau Istriku’ GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno melakukan pendaftaran hak cipta lagunya ke Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Sumatera Barat, Senin (19/8). Irwan Prayitno mendaftarkan dua judul lagu ciptaannya, yakni Kau Istriku dan Kepada Mu. Pendaftaran lagu tersebut, ditujukan untuk melindungi hak cipta lagu tersebut, dari para pelaku pembajakan, yang kian merajalela di seluruh wilayah Indonesia. “Selain melindungi hak cipta lagu ini, momentum ini juga saya tujukan untuk mengajak para seniman di seluruh wilayah Sumbar, agar ikut mendaftarkan karya di Kementerian Hukum dan HAM. Sehingga, karya seniman tersebut, memiliki badan hukum yang

sah,” ujar Irwan. Lanjutnya lagi, saat ini lagu-lagu telah bisa dinikmati seluruh masyarakat. karena, kedua lagu tersebut, telah telah diupload di youtube. “Setelah diupload, respon masyarakat untuk menikmati lagu tersebut, cukup tinggi. karena, sampai sat ini, sudah sekitar 6.000 orang yang mengakses lagu tersebut,” ungkapnya lagi. (h/wis)

Artika Sari Devi Berbagi Pengalaman DI HARI Kemerdekaan Indonesia, Artika Sari Devi berbagi pengalaman kepada para ibu muda yang baru saja melahirkan. Bahkan ia sempat mengucapkan selamat begadang kepada mereka yang kini telah dikaruniai seorang bayi. Memiliki seorang bayi, tentu para ibu harus siap direpotkan dengan tangisannya di malam hari. Tak heran banyak ibu muda yang harus rela begadang demi menenangkan bayinya yang terbangun dari tidur. “Banyak, saya pribadi karena anak kedua jadi pengalaman dan pengetahuannya sudah lebih banyak. Tadi saya sempat bilang ke ibu-ibu itu, selamat begadang,” ucapnya seraya tertawa di Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (17/8). Diteruskan, bayi yang baru lahir sangat penting diperhatikan kualitas tidurnya. Pasalnya, hal itu sangat penting untuk perkembangan sel otot, otak dan jantung menjadi lebih maksimal. “Kualitas tidur bayi itu penting untuk perkembangan. Supaya pertumbuhan sel otot, otak dan jantung maksimal. Kalau bayi tidur, perkembangan sel otaknya meningkat tiga kali lipat,” paparnya. (h/kpl)

Norman Kamaru Eksis Lagi SETELAH cukup lama vakum, Norman Kamaru kembali hadir lewat singel bertitel Aku Lelaki Biasa. Singel itu merupakan curahan hati penyanyi yang melejit berkat videolipsync di Youtube itu. “Saya memilih lagu itu karena lebih menceritakan diri saya sendiri,” ungkap Norman saat dihubungi via telepon selular, Minggu (19/ 8). Mantan anggota polisi berpangkat Briptu asal Gorontalo itu menuturkan, lagu baru tersebut menggabungkan empat genre musik, yakni pop, dangdut

koplo, disco serta dikombinasikan dengan reggae. “Pilihan lagu ini dilakukan demi memanjakan telinga pendengar dan supaya lebih variatif,” terang Norman. Di bawah naungan Frieta’s Planet manajeman, pria kelahiran Gorontalo 27 November 1985 itu siap merilis singel dalam waktu dekat ini. “Setelah lebaran ini kita kebut promosi kemarin tertunda karena bulan Ramadan,” ujarnya. (h/kpl)

Kotak Bawa Oleh-oleh dari Amerika KOTAK memberikan oleh-oleh saat berkunjung di Amerika untuk fansnya. Sebuah klip untuk lagu Menembus Cahayasebuah single yang diambil dari album Energi. Klip ini tak kalah bagusnya dengan klip-klip band Amerika yang biasa

kita lihat. Mereka melakukan syuting dengan setting sebuah garasi serta jalanan New York. Sesuai dengan tema lagunya, Menembus Cahaya, Kotak ingin membuktikan bahwa musiknya bisa terdengar tak hanya di Indonesia saja namun juga di Amerika. Sebuah pembuktian bahwa karya anak bangsa juga tak kalah kualitasnya. (h/ kpl)

JENITA JANET

Cedera,KebanyakanGoyang PENYANYI Jenita Janet mengalami cidera tulang pinggul dan nyeri kaki lantaran kebanyakan bergoyang saat tampil diatas panggung. Jenita pun mencoba perawatan dengan mengobatan herbal. “Di bagian pinggul sini. Jadi ada yang menyarankan untuk fisioterapi karena kaki panas sampai ke pinggul, sakit banget. Makanya sekarang aku coba ke Klinik Jeng Ana,” kata Jenita saat ditemui di Klinik Herbalis Jeng Ana, Kalibata Timur 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (18/8). Tindakan penyanyi berusia 26 itu untuk melakukan fisioterapi rupanya sebuah langkah yang salah. “Sebenarnya nggak boleh fisioterapi kalau belum ketahuan sakitnya. Biasanya ada pengapuran atau pernah jatuh waktu kecil. Mungkin sekarang belum

terjadi dan terasa apa-apa, tapi takutnya di masa tua nanti baru terasa,” timpal Jeng Ana. Pedangdut kelahiran Bandung, 1 Juli 1987 itu menuturkan, penyakit yang dideritanya belakangan ini sangat menggangu performa di atas panggung. Ia pun tidak bisa leluasa memberikan penampilan di depan para penggemarnya. “Iya soalnya kan nyanyi pakai high hells kalau nyanyi jadi sakit banget. Apalagi saat goyang di panggung,” akunya. Dara bernama asli Jeni Juliana itu berharap melalui pengobatan herbal dirinya segera pulih dan bisa beraktivitas kembali. “Semoga manjur dan cepat sembuh jadi bisa menghibur masyarakat lagi,” ujar pelantunDireject itu. (h/inl)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Jefli


22 NASIONAL

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

LINGKAR

Melani Siap Ikut Konvensi Capres JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua MPR Melani Suharli Leimena menyatakan, siapa yang terpilih menjadi presiden dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang juga tergantung dari garis tangan. “Jadi atau tidaknya seorang capres menjadi presiden, tergantung dari garis tangan. Tidak jarang calon presiden tidak terduga dan bahkan muncul saat mendekati pemilu,” kata Melani dialog Empat Pilar Negara bertema “68 Tahun Kemerdekaan: Bagaimana Indonesia ke Depan?”. di MPR, Senin (19/8). Terkait penyelenggaraan konvensi capres Demokrat, Melani yang juga Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut tidak setuju mengundang orang-orang yang sudah punya partai. “Seharusnya mengundang orang-orang berpotensial yang tidak berpartai,” kata Melani. Bahkan sebagai kader Partai Demokrat, Melani juga menyatakan siap ikut konvensi juga diundang partainya dari unsur perempuan. “Kalau dipanggil siapa takut,?” kata Melani menantang. Menurutnya, sejauh ini nama-nama calon peserta konvensi yang muncul di tengah masyarakat semuanya pria. Padahal, Undangundang telah memberi ruang yang lebih luas bagi wanita untuk berkiprah di bidang politik. Kalangan internal yang sudah menyatakan siap untuk maju ke konvensi baru Ketua DPR Marzuki Alie, Anggota Komisi I DPR Hayono Isman dan Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok. Sedangkan dari kalangan eksternal, nama Ketua DPD, Irman Gusman sering disebut-sebut meski pendaftaran untuk peserta konvensi belum dibuka.”Dari DPR sudah ada yang maju, pak Marzuki, dari DPD pak Irman. Kan tidak ada salahnya ada wakil dari MPR. Ada perwakilan perempuan, saya siap,” ujar wanita kelahiran Jakarta, 27 Januari 1951 itu. Menurut Melani, konvensi Partai Demokrat saat ini bisa menjadi model dalam mencari calon-calon pemimpin Indonesia ke depan dan konvensi PD kali ini bukan sekadar pencitraan semata.”Kita buat konvensi bukan sekadar basabasi untuk mengangkat citra saja, melainkan benar-benar untuk mencari pemimpin masa depan. Hasil konvensi benar-benar asli penilaian dari masyarakat, bukan hasil intervensi dari siapa pun,” kata Melani. (h/sam)

AKSI SOLIDARITAS — Massa gabungan dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi solidaritas untuk rakyat Mesir di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin. Aksi demonstrasi tersebut sebagai bentuk solidaritas untuk para korban kekerasan di Mesir yang terus terjadi. VVN

TUNTUT KEJELASAN STATUS

Ribuan Bidan PTT Kepung Istana JAKARTA, HALUAN — Merasa belum adanya kejelasan nasib untuk menjadi pegawai tetap (PNS), ribuan bidan pegawai tidak tetap (PTT) seIndonesia kembali melakukan aksi damai di depan Istana Negara, Senin (19/8). Mereka menagih janji Menteri Kesehatan (Menkes) merealisasikan janjinya untuk mengangkat bidan PTT sebagai pegawai tetap. “Bu Menkes menjanjikan adanya kejelasan nasib kami untuk diperjuangkan menjadi pegawai tetap (PNS), namun sampai saat ini tidak ada keje-

lasan dari beliau,” kata koordinator aksi damai Ruby Maharani siperti dikutip Republika, Senin. Ruby menuturkan hingga saat ini belum ada titik terang koordinasi yang dilakukan Menkes dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (Menpan), Mendagri, dan Badan

Kepegawaian Negara (BKN) mengenai kejelasan status bidan PTT. Ia menilai pihak kementerian terkait justru saling lempar tanggung jawab. “Antar kementerian terkait (Kemenkes, Kemenpan, Kemendagri, dan BKN) malah saling lempar tanggung jawab, ini juga terjadi di pemerintah daerah,” ujarnya. Menurut Ruby, aksi damai yang dilakukan bidan PTT seIndonesia kali ini merupakan aksi yang kedua kalinya. Sebelumnya mereka melakukan aksi pada 7 Mei 2013. Dalam pekembangannya,

kata Ruby, telah dilakukan dengar pendapat dengan Komisi IX DPR pada 14 Mei dan 15 Mei 2013. “Kami difasilitasi Komisi IX DPR untuk mengikuti rapat kerja dengan Menkes di DPR,” tutur dia. Kesimpulan raker tersebut, ungkap Ruby antara lain pertama, Menkes Nafsiah Mboi menjanjikan adanya kejelasan nasib mereka untuk diperjuangkan menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan berkoordinasi dengan Menpan, Mendagri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

LAPAS SERING RUSUH

DPR Segera Panggil Menkum HAM JAKARTA, HALUAN — Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PPP Achmad Dimyati Natakusumah menilai ada permasalahan serius yang perlu dievaluasi di Kementerian Hukum dan HAM dalam mengelola lembaga pe masyarakatan (Lapas). “Saya lihat ada yang error dalam manajemen pemerintahan. Sepertinya ada yang salah dalam memanage lembaga pemasyarakatan. Terjadinya kerusuhan di dalam lapas

itu karena adanya pelaksanaan tugas yang di luar koridor,” tegas Dimyati di Gedung DPR, Senin (19/9). Menurut Dimyati, persoalan kelebihan kapasitas napi di lapas, sebenarnya masih bisa disiasati. Karena, berdasarkan sidak dan pantauan Komisi III selama ini, banyak juga lapas yang tidak terisi secara penuh. “Makanya, Komisi III akan segera memanggil Menkumham untuk melihat sejauh mana manajemen pengelolaan lapas selama ini.

Saya sekali lagi mengatakan, kinerja kemenkumham di sektor pembinaan kurang,” tandasnya. Secara terpisah, Ketua Komisi III DPR RI I Gede Pasek Suardika mendesak Kemenkumham segera menerapkan kondisi siaga satu untuk persoalan dan penanganan Lapas di Tanah Air agar aksi tidak terjadi pengrusakan dan kerusuhan di Lapas ini. “Saya kira kondisi persoalan Lapas ini sudah persoalan yang genting, sehingga Kemen-

kumham perlu menerapkan status siaga satu dalam persoalan ini. Hal ini perlu dilakukan guna mencegah aksi pengrusakan di Lapas terus terjadi,” kata Pasek. Rentetan peristiwa kekerasan dan kerusuhan di Lapas yang terjadi belakangan ini menurut Pasek, tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa-biasa saja. “Harus ada evalusi secara serius dalam masalah ini guna mencegah kasus tersebut terus berlanjut dan terulang di lapas daerah

lainnya,” tukas Pasek. Menurut Pasek, siaga satu perlu dilakukan di seluruh Lapas dan harus menambah petugas Lapas atau sipir yang ada. Jika personil petugas Lapas terbatas, maka bisa meminta bantuan dari personil kepolisian untuk membantu pengamanan di seluruh Lapas yang ada. “Tidak bisa lagi satu Lapas hanya dijaga sekitar 10 sipir, sementara yang dijaga dan diawasi lebih dari 800 napi,” tegasnya. (h/sam)

Alirman Sori Kembali Pimpin Komite I DPD RI JAKARTA, HALUAN — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melakukan pergantian unsur pimpinan pada kelengkapan kerja yang meliputi komite dan alat kelengkapan lainnya. Pemilihan ini dilakukan secara berkala, setiap memasuki awal masa sidang tahun berikutnya. Dalam pemilihan Ketua Komite I DPD, Senin (19/8), secara bulat mufakat telah memilih kembali H. Alirman Sori, SH, M. Hum sebagai Ketua. Dan ini adalah periode kedua, dimana Senator asal Sumbar itu dimanahkan memimpin Komite I sebagai sebagai alat kelengkapan yang membidangi otonomi daerah; hubungan pusat dan daerah serta antar-daerah, pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah, pemukiman dan kependudukan, pertanahan dan tata ruang, serta

politik, hukum, dan hak asasi manusia (HAM), Senator H. Alirman Sori adalah anggota DPD dari Sumatera Barat. Selama memimpin Komite I pada masa sebelumnya, telah memperlihatkan hasil kepemimpinan yang memberikan kontribusi bagi penyelesaian tugas dan program kerja Komite I DPD RI di bidang yang ditangani. Begitupula dalam penerimaan aspirasi warga masyarakat, dimana mayoritas permintaan yang masuk adalah pengajuan atau permintaan pembentukan Daerah Otonom Baru, Komite I, dibawah kepemimpinan Alirman Sori, dapat memberikan pelayanan dan koreksi pada setiap putusan, sebagaimana yang dikatakan wakil ketua Komite I, H. Kamaruddin dari Sulawesi Tenggara,

ALIRMAN SORI bahwa: “ Tidak ada bola mati di tangan Komite I”. Menurut Alirman, untuk periode kedua terpilihnya menjadi Ketua Komite I DPD RI, misi yang diemban adalah menjadikan DPD lebih baik dan lebih berprestasi. “Harus ada terobosan yang dilakukan untuk menjadikan DPD RI lebih baik. Misalnya,

meningkatkan komunikasi politik dengan daerah supaya aspirasi daerah lebih terserap,” jelasnya. Alirman menjelaskan, program prioritas adalah mengutamakan semua yang berkaitan dengan otonomi daerah. Serta memasimalkn fungsi pengawasan pemilu legilastif nanti. “Kita ingin pemilu yang jurdil agar benar-benar terimplementasikan di 2014. DPD punya kewenangan untuk terus mendorong pelaksanaan dan dukungan politik pada pelaksana pemilu untuk bekerja dengan baik,” imbuhnya. Menyangkut permintaan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) yang banyak menjadi aspirasi masyarakat di DPD RI, Senator asal Sumbar ini menegaskan, DPD akan terus memaksimalkan untuk memberikan

skala prioritas pada daerah yang memang memenuhi syarat dan memberikan dampak yang signifikan bagi kesejahteraan di daerah. Alirman menggambarkan posisi DPD dan DPR sama dalam membahas pembentukan Daerah otonom Baru. Untuk itu ia menghimbau agar sebaiknya pengajuan Daerah Otonom Baru (DOB) diajukan melalui DPD. “Karena selaku pembuat UU, DPD memiliki kewenangan membahas DOB,” tegasnya. Akan hal kesiapan untuk menghadapi pemilu, Alirman memberikan optimisme guna mensinkronkan tugas negara dengan kegiatan sosialisasi di daerah pemilihan.” Ya, kita tinggal mengatur waktu agar sinkron, antara tugas negara dan sosialisasi sebagai calon anggota dewan peserta pemilu 2014,” pungkasnya. (h/dn/ksc)

Kedua, Bidan PTT yang sudah dua (2) kali masa penugasan dapat kembali memperpanjang secara otomatis. Lebih lanjut Ruby menyatakan para bidan PTT menyesalkan langkah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang membuka penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) melalui jalur umum termasuk profesi bidan. “Seharusnya, Menkes mengangkat bidan PTT secara otomatis dan bertahap sesuai masa bakti ketimbang menerima bidan baru yang belum memiliki pengalaman,” kata dia. (h/rol)

Lima Napi Labuhan Ruku Masih Dikejar JAKARTA, HALUAN — Pelaksana harian (Plh) Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan (Pas) Bambang Krisbanu mengatakan, lima orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut) belum tertangkap dan masih dalam pencarian. “Tinggal lima orang nara pidana (napi) yang belum tertangkap,” kata Bambang melalui pesan singkat, Senin (19/8). Menurut Bambang, dari napi yang melarikan diri akibat peristiwa pembakaran Labuhan Ruku baru 22 napi yang tertangkap dan tiga napi menyerahkan diri. Hanya saja, Bambang mengaku belum dapat memastikan jumlah napi yang melarikan diri akibat peristiwa pembakaran lapas. Sebelumnya, Kepala Biro Humas Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan (Pas) Akbar Hadi membenarkan bahwa sebanyak 45 warga binaan melarikan diri akibat peristiwa kerusuhan dan pembakaran yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu (18/8) sore. “Berdasarkan data Ditjen Pas data jumlah penghuni Lapas Labuhan Ruku sebelum kerusuhan sebanyak 867 penghuni (Napi: 564, tahanan: 303). Data penghuni yang sudah masuk/ terkonsolidasi

di database kantor pusat sebanyak 822 orang,” kata Akbar melalui pesan singkat, Senin (19/8). Dari jumlah tersebut, baru 17 nara pidana (napi) yang telah kembali ditangkap dan 3 napi menyerahkan diri. Sehingga, diduga sekitar 25 napi yang masih dalam pengejaran. Belum bisa dipastikan jumlah yang lari, mudahmudahan siang ini sudah bisa dilaksanakan apel penghuni sehingga bisa diketahui jumlah yang melarikan diri,” ujar Akbar. Lebih lanjut, Akbar mengatakan bahwa jajaran lapas terus bekerja sama dengan aparat kepolisian dan TNI terkait pengejaran terhadap napi yang melarikan diri tersebut. Sebelumnya, Akbar menuturkan peristiwa bermula dari aksi beberapa warga binaan yang secara spontan menerobos ke pos pengamanan dan melakukan penyerangan kepada petugas jaga. Kemudian, melakukan pembakaran ruang Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan ruang registrasi. Akibatnya, beberapa penghuni lapas melarikan diri dengan melompat pagar tembok Lapas. Namun, belum diketahui jumlah pasti yang melarikan diri. Untuk diketahui, penghuni Lapas Labuhan Ruku saat ini berjumlah 867 orang. Padahal, kapasitas seharusnya untuk 300 orang. (h/sp)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman: Habli


RIAU DAN KEPRI 23

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

LINGKAR Butuh Tambahan Transportasi Laut LINGGA, HALUAN — Kecamatan Lingga Utara dan Kecamatan Senayang yang satu jalur dalam perjalanan laut masih membutuhkan transportasi yang memadai, Pasalnya kapal yang ada masih kurang. Hal ini menjadi keluhan warga Pancur, Lingga Utara dan Senayang, yang dua daerah memiliki pelabuhan laut di daerah tersebut. “Kami terhambat, karena seringya speed yang ada macet. Kadang rusak, sehingga mau bepergian menjadi terhambat. Seperti hari ini, speednya juga rusak, kadang jalan kadang tidak, Sementara yang kami butuhkan adalah alat transportasi seperti Lebaran kemarin,” kata Raja Zainal Arifin, tokoh masyarakat Senayang mengeluhkan. Dia menceritakan, ketika Lebaran kemarin, penumpang mudik harus di angkut dengan Kapal Ferry tambahan, sehingga arus balik dan arus mudik ke daerah ini lancar. “Kita maunya Kapal Marien Hawk kemarin, tetap berlayar di daerah ini. Karena sangat membantu masyarakat,” sebutnya. Dengan speed yang ada sekarang memang di rasakan tidak lagi memadai. “Pemerintah seharusnya memperhatikan hal ini. Kalau bisa kapal yang jalan ke daerah ini lebih besar lagi,” tambahnya. Untuk di ketahui saat ini jalur transportasi menuju Kecamatan Senayang dan Lingga Utara hanya di layani satu buah speed yang berangkat, dan satu buah speed yang datang dari Tanjungpinang setiap harinya. Dengan kapasitas angkut sekitar 90 orang. (h/jfr)

Mesin Pengolah Air Belum Berfungsi RANAI, HALUAN — Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Natuna, Minwardi menyebutkan, mesin pengolahan air bersih yang telah dipasang pada 2008 lalu, hingga kini masih belum bisa difungsikan, karena pipa yang diperlukan belum cukup. “Dulu tahun 2008, kita dapat sumbangan dari Jepang berupa mesin pengolahan air bersih, dan mesin itu sudah dipasang, tapi belum bisa dimanfaatkan sampai sekarang,” kata Minwardi. Mesin tersebut belum bisa difungsikan, karena pipa aliran air belum bisa sampai kepada Intalasi Pengolahan Air (IPA) tempat mesin itu berada. Kekurangan pipanya sekitar 2.5 kilometer lagi. Sebab, tambahnya lagi, biaya pemasangan pipa tersebut terbilang cukup mahal, terutama sekali pada biaya operasionalnya, “Upahnya yang mahal, untuk ongkos pikul satu sak semen saja Rp100 ribu. Bayangkan saja, belum ongkos tukangnya,” terangnya. Terkait hal itu, Minwardi mengaku, pemerintah pernah mengupayakan penyambungan pipa ke IPA tersebut, tapi karena alasan yang tidak ia ketahui persis, anggaran tersebut tidak pernah digolkan, akibatnya pemasangan pipa itu tertunda sampai saat ini. Dikatakannya, jika pipa tersebut dapat disambungkan ke IPA itu, maka air besih di Kota Ranai dan sekitar menjadi lebih terjamin. Sebab kapasitas pipa yang dipasang pemerintah pusat melalui dana DAK cukup besar untuk mengalirkan air ke lokasi penduduk. “Setiap tahun kita usulkan anggaran itu, tapi kan kita hanya bisa mengusulkan, yang menentukannya orang yang di atas. Coba bayangkan kalau IPA dan pipa ini bisa kita fungsikan, pasti pelayanan air bersih di sini tidak sepaerti sekarang ini,” pungkas Minwardi. (h/cw61)

Kalapas Barelang Tetap Waspada SAGULUNG, HALUAN – Pasca kejadian kerusuhan yang menimpa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I A Tanjung Gusta, dan di Lapas Klas II A Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Minggu (18/8) lalu. Kalapas Klas II A Barelang, Farhan Hidayat mengatakan, akan lebih waspada lagi kedepannya untuk pengamanan napi supaya menghindari dari tindakan kriminal seperti terjadi Sumatera Utara tersebut. Setelah mendapat informasi dari luar, kata Farhan, di dalam ruangannya langsung memerintahkan semua penjagaan lapas agar lebih waspada, serta diperketat. Kemudian juga kepada para pengunjung sebelum masuk ke dalam lapas ini dilakukan penggeladahan. “Alhamdudillah, di Lapas Barelang ini masih kondusif. Namun penjagaan tetap dilakukan sesuai aturan yang diperlakukan. Jam pengunjung juga kita maksimalkan agar tetap terjaga,” ulasnya, kemarin (19/8) siang. Diakuinya, aksi penggeladahan para napi pada seminggu ini, masih ada terdapat ketahuan yang memakai handphone, tapi tidak tahu dari mana asal handphone ini. Namun indikasinya dari para anggota penjagaan lapas sekitar. “Iya, tiga orang yang ketahuan memakai handpone di dalam lapas tersebut dan langsung kita tangkap, dan sudah ditindaklanjuti. Selanjutnya kita dalami dari mana sebenarnya HP itu,” ujar dia saat itu. Masih lanjutnya, kalau di lapas ini mudahmudahan aman-aman saja. Disamping itu juga, pihaknya tetap berkoordinasi kepada kepolisian setempat. “Kita selalu melakukan apel pagi, dan penggeledahan kamar para napi. Bahkan tetap koordinasi kepada pihak kepolisian setempat,” tuturnya. (h/cw71)

DITINDAK TEGAS - Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah akan menindak tegas, bahkan akan memproses ke jalur hukum penambang bauksit di sekitar sekolah SMPN 12 Tanjungpinang. Hingga, Senin (19/8) kemarin, masih melakukan penambangan, walaupun membahayakan keberadaan sekolah tersebut. SUTANA

Pelaku Tambang Bauksit Ilegal Merajalela TANJUNGPINANG, HALUAN — Aksi pengerusakan lingkungan yang dilakukan para pelaku penambang bauksit ilegal di Kota Tanjungpinang semakin menjadi. Salah satunya, beroperasi di sekitar SMPN 12 Tanjungpinang, yang hingga saat ini masih terus berlangsung. Padahal, aktifitas yang mereka lakukan nyata-nyata menyalahi aturan hukum. Pantauan Haluan Kepri di lapangan, Senin (19/8) pukul 14.10 WIB menyebutkan, aktifitas tambang bauksit ilegal di sekitar SMPN 12 Tanjungpinang, kilometer 14, masih terus berlangsung tanpa mengindahkan dan teguran yang dikeluarkan Pemko Tanjungpinang melalui Dinas KP2KE bahkan Dinas Perhubungan (Dishub). Diduga, ada upaya kongkalinkong antara oknum pejabat di dua instasi terkait (KP2KE dan Dishub,red) bersama pihak pelaku penambang, sehingga mereka leluasa mengeruk hasil tambang yang ada di kawasan tersebut bahkan mengancam

robohnya bangunan SMPN 12. Puluhan truk pengangkut material biji bauksit terlihat hilir mudik dan mengantri saat hendak mengisi bauksit ke dalam bak truk tersebut. Dua alat berat silih berganti mengeruk dan memasukkan bauksit ke dalam truk. Bahkan batas pagar bangunan sekolah terancam roboh, karena dikeruk hingga sampai ke pagar. Salah seorang guru di SMPN 12 Tanjungpinang saat dikonfirmasi mengakui tidak benar pengerukan yang dilakukan itu untuk dibangun lapangan sarana olahraga. Namun, kata dia, tidak ada sangkut pautnya dengan pihak sekolah, karena tanah tersebut merupakan milik orang lain. “Pihak sekolah tak tau menau terkait adanya tambang bauksit itu. Apalagi diisukan untuk membangun lapangan sarana olahraga. Lebih jelasnya tanyakan langsung kepada kepala sekolah kita. Tapi saat ini Kepala Sekolah tengah tugas dinas keluar kota. Kalau mau besok datang lagi,” ungkapnya meminta namanya tak dipublikasi. Janji Akan Tindak tegas Terpisah, Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengakui bahwa pengerukan tambang bauksit di sekitar SMPN

12 Tanjungpinang menyalahi aturan. Apalagi sampai akan mengancam dari bangunan sekolah tersebut. Apabila mereka masih membandel, maka akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Hal tersebut dikatakan Lis Darmansyah usai menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Monumen Bahasa Melayu di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Senin (19/8). Walikota juga menegaskan, saat ini juga menugaskan pihak KP2KE Tanjungpinang untuk menghentikan pertambangan tersebut. Itu sudah menyalahi aturan karena pengerukan tersebut diatasnya terdapat bangunan, dan bila dibiarkan akan membahayakan. “Kita telah meminta pihak KP2KE untuk menghentikan pertambangan itu, karena bisa mengancam bangunan sekolah tersebut. Memang sudah ada surat terkait pengerukan lahan tersebut, yang katanya akan dibangun lapangan sepak bola. Namun betul tidaknya itu harus di cek di lapangan, bisa saja alasan akan membangun lapangan apa? tetapi malah mengambil bauksitnya, itu yang harus diperhatikan betul. Pokoknya tambang itu harus dihentikan titik,” jelas Lis dengan nada sedikit tinggi.

Lis juga mengungkapkan, bahwa yang melakukan penambangan di sekitar sekolah itu berinisial “B”, dengan alasan akan membangun lapangan olahraga. Namun dengan pihaknya tidak begitu saja percaya terhadap pengajuan orang tersebut. Ini harus dilihat di lapangan, apakah benar akan dilakukan pembangunan lapangan bola atau lapangan lainnya. “Apapun lasannya, hal ini tidak dibenarkan karena akan membahayakan bangunan yang berada diatasnya, apalagi bangunan itu sebuah sekolah. Banyak hal ini diajukan kepada kita dengan alasan untuk membangun sarana itu demi kepentingan masyarakat, padahal itu tidak benar melainkan hanya untuk mengambil bauksitnya semata. Kita akan menugaskan pihak KP2KE untuk mengusut kebenarannya,” jelasnya tanpa memberikan keterangan siapa berinisial “B” tersebut. Ditempat yang sama Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Suparno saat dikonfirmasi terkait pertambangan bauksit yang merejalela dan mengancam bangunan sekolah dan bahkan pihak DPRD membiarkan aktifitas tambang ilegal menjelaskan, pihak DPRD terutama Komisi I dan III telah melakukan pengawasan terhadap semua pertam-

bangan di Kota Tanjungpinang. “Saya rasa dengan pengawasan yang kita lakukan saat ini telah stabil, tidak seperti dulu lagi yang marak terjadi penambangan ilegal,” kata Suparno. Bahkan, tambah Suparno, masyarakat Kampung Bugis dan Sengagarang sering menghadap ke DPRD mengadukan penambangan bauksit ilegal ini, dan DPRD sangat resfek terkait pengaduan masyarakat ini. “Kita telah menangani beberapa keluhan dari masyarakat dan telah mencari jalan tengahnya. Saat ini tidak ada lagi masyarakat yang mengeluh. Dalam hal ini yang menanganinya langsung komisi III dan I. Selain itu, juga langusng turun ke lapangan untuk mengecek apakah pertambangan itu dapat membahayakan bagi masyarakat,” jelasnya. Pihak Dishub, jelas Suparno, telah turun tangan dan beberapa pertambangan telah distop dan dihentikan, dan saat ini pihak penambang telah berhenti. “Apabila jalan raya yang digunakan oleh pihak penambang bauksit rusak, maka mereka harus bertanggungjawab untuk memperbaikinya jangan hanya memakainya saja. Selain itu, juga harus memperhatikan masyarakat umum yang menggunakan jalan raya tersebut,” tutup Suparno. (h/sut)

Polda Kepri Lakukan Antisipasi Tahanan Kabur NONGSA, HALUAN — Polda Kepri langsung melakukan antisipasi masuknya 30 orang tahanan yang kabur dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II A Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Minggu (18/8) ke wilayah Kepri. Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono menyampaikan, semua tempat berkemungkinan bisa dimanfaatkan untuk men-

jadi lokasi pelarian para tahanan termasuk wilayah Kepri. Sehingga Polda Kepri yang cukup berdekatan dengan Polda Medan langsung melakukan antisipasi masuknya tahanan tersebut. “Ada kemungkinan Batam yang berdekatan dengan sejumlah negara tetangga dijadikan tempat transit untuk melarikan diri ke luar negeri. Semua kemungkinan bisa saja. Makanya

kita langsung melakukan antisipasi,” terangnya. Hartono menegaskan, ada atau tidaknya koordinasi antara Polda Kepri dengan Polda Medan, dengan sendirinya Polda yang ada disekitar lokasi kejadian akan langsung melakukan antisipasi. “Ini sudah menjadi kewajiban dari Polda yang berdampingang,” ujarnya. Dia menjelaskan, hingga saat

ini Polda Kepri belum menerima informasi secara lengkap terhadap 30 orang tahanan yang kabur dari Lapas Klas II A Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Minggu (18/8) petang. “Kita belum menerima informasi secara utuh. Tapi kita sudah memegang data-data mereka yang kita dapat dari jejaring Kepolisian,” tegasnya. Dia juga mengimbau kepada

seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam memberikan informasi terkait dengan kaburnya tahanan di Lapas Klas II A Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Minggu (18/8) apabila mengetahui. “Diharapkan masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga situasi Kepri dan khususnya Batam agar selalu aman dan kondusif,” ungkapnya. (h/jua)

Wawako Tinjau Hasil Pembangunan Bedah Kampung TANJUNGPINANG, HALUAN — Wakil Walikota Tanjungpinang H. Syahrul, selaku Ketua Tim Koordinasi Penangulangan Kemiskinan (TKPK) Kota Tanjungpinang melakukan peninjauan lapangan untuk melihat hasil pekerjaan rehab rumah warga miskin di Kampung Melayu, Gang Simpati, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Senin (19/8). Dalam peninjauan tersebut, Syahrul berbincang dengan warga penerima bedah rumah, yang merasa senang dengan kunjungan bersama Tim Bappeda dan Tim Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan Provinsi Kepri tersebut. Dari 74 Kepala Keluarga yang tinggal di Pesisir Kampung Melayu ini, sebanyak 34 unit rumah tidak layak huni direhab. Rumah yang akan di rehab tersebut terdiri dari tiga kategori, rehab total sebanyak tiga unit, rehab sedang sebanyak

lima unit, dan rehab ringan sebanyak 26 unit. Syahrul menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim pelaksana pembangunan bedah kampung ini dan PNPM Mandiri Perkotaan, sehingga pekerjaan pembangunan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan dana yang tersedia. Pihaknya berharap bangunan tersebut dapat digunakan secara maksimal oleh warga. “Peliharalah rumah kita, pekarangan kita, kampung halaman kita tetap bersih, dan sehat,” pesan Syahrul. Sementara itu, Agung Suryahatta, Kasubid Kesra Bappeda Kota Tanjungpinang mengatakan, Program Penataan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) ini merupakan program penghargaan dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU) atas keberhasilan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui BKM Madani Melayu Kota Piring.

“Bantuan ini merupakan dana hibah dari pemerintah pusat untuk pembangunan program bedah kampung di daerah pesisir, khususnya di Kampung Melayu,” ucapnya. Dijelaskan M. Irfan, Team Leader PNPM Mandiri Perkotaan Provinsi Kepulauan Riau, bahwa pembangunan merupakan perencanaan dari masyarakat, masing-masing rumah dihitung dari detail kerusakan dan tidak ada pemerataan. “Perbaikan tiap satu rumah didampingi fasilitator PNPM Mandiri Perkotaan Tanjugpinang,” ungkap Irfan. Pemerintah Kota Tanjungpinang akan memberikan dukungan dalam bentuk program pendamping berupa Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Komunal, dan hidran (pemadam kebakaran). Program penghargaan yang diterima Kota Tanjungpinang ini

WAKIL Walikota Tanjungpinang Syahrul melakukan peninjauan untuk melihat hasil pekerjaan rehab rumah warga miskin di Kampung Melayu, Tanjungpinang Timur, Senin (19). SUTANA merupakan pilot project PNPM Mandiri Perkotaan tahun 20122013, dari 4 kabupaten/kota yang di seleksi oleh pemerintah pusat, Kota Tanjungpinang terpilih yaitu daerah pesisir Melayu Kota Piring untuk program tersebut. Ibrahim salah satu warga

yang direhab rumahnya menyatakan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah, serta pihak yang terkait. Karena dengan program ini, ia dan keluarga dapat tinggal dengan nyaman, tanpa kebocoran pada saat musim hujan. (h/yan)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


24

SELASA, 20 AGUSTUS 2013 13 SYAWAL 1434 H

Generasi Muda Sawahlunto Diajak Bela Negara SAWAHLUNTO, HALUAN — Pemerintah Sawahlunto mengajak generasi muda ikut berperan aktif dalam membela negara, dengan meningkatkan prestasi di berbagai bidang. Bela negara merupakan perwujudan dari cinta tanah air, sekaligus harga mati untuk setiap generasi. “Bela negara ini harga mati, yang harus tertanam dalam diri setiap generasi, terkhusus generasi muda, yang saat ini masih menuntut ilmu pendidikan,” ujar Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, saat menjadi pembina upacara di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Beringin Sawahlunto, Senin (19/8). Cinta tanah air dan bela negara, lanjut Ali Yusuf dapat ditunjukkan oleh siapa saja.

Untuk siswa yang masih menjalani pendidikan, dapat melakukan bela negara dengan mengukir prestasi. Prestasi apa pun, lanjut Ali Yusuf, di hadapan seratusan siswa MAN Beringin Sawahlunto, akan menjadi sumbangan bagi bangsa dan negara, yang akan menjadi bagian dari bentuk cinta akan tanah air. Pria kelahiran 1970 tersebut mengungkapkan terima kasih kepada seluruh civitas MAN Beringin yang telah mampu mengukir sukses, dengan tercapainya target lulus

100 persen, pada tahun ajaran 2012/2013. Yang tidak kalah pentingnya, Ali Yusuf juga memberikan apresiasi atas diterima 80 persen lulusan MAN Beringin di perguruan tinggi. Bahkan, dua diantaranya juga mendapatkan kursi perguruan tinggi melalui jalur bidik misi. “Alhamdulillah, dua dari lulusan tahun ajaran 2012/ 2013 berhasil masuk perguruan tinggi melalui bidik misi. Keduanya, selain bebas biaya kuliah sekaligus memperoleh biaya hidup selama berkuliah,” ujar Yurnalis, Kepala MAN Beringin Sawahlunto. Yurnalis didampingi Husein Alhaves Humas MAN Beringin mengharapkan, pemerintah terus memberikan perhatian yang sama, antara sekolah madrasah dengan sekolah umum. (h/dil)

Tabuik Taratak Cerminan Budaya Gotong-royong PARIAMAN, HALUAN — Perayaan HUT ke 68 kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di berbagai penjuru tanah air. Tak hanya sekedar perayaan, namun terselip sisi rasa nasionalisme, kebangsaan dan menghargai sejarah. Di salah satu sudut Kota Pariaman, yakni Kelurahan Taratak, masyarakat setempat merayakannya dengan mengangkat budaya tabuik. Ikon budaya Pariaman itu dibuat oleh masyarakat sebagai bentuk menghargai sejarah budaya, serta membangkitkan kembali rasa kegotong-royongan yang saat ini mulai luntur. “Tabuik ini dibuat masyarakat secara gotong-royong, selain sebagai bentuk memeriahkan kemerdekaan, tabuik ini juga dapat memberikan kita pelajaran terutama mengenai sejarah budaya,” ujar Dahzulkifli (45), seorang tokoh masyarakat setempat, Minggu (18/8). Dia menambahkan, tabuik tidak mungkin dibuat oleh satu orang saja, karena dalam pembuatannya tabuik membutuhkan banyak tenaga, dan kerja sama. Secara tidak langsung pembuatannya me-

SEJUMLAH masyarakat mengadakan acara hoyak Tabuik saat perayaan HUT ke 68 kemerdekaan RI di Kelurahan Taratak, Kota Pariaman, Minggu (18/8). Tabuik tersebut sengaja dibuat untuk membangkitkan rasa cinta gotong royong dan nasionalisme. RIVO SEPTI ANDRIES

ngajarkan kita untuk gotong royong, mengenang kembali sejarah terutama sejarah budaya tabuik, serta dapat membakar rasa nasionalisme saat tabuik itu dihoyak. Tabuik yang dibuat masyarakat Taratak berbeda dengan tabuik yang diadakan setiap bulan Muharram yang sudah menjadi agenda wisata oleh Kota Pariaman. Tabuik taratak khusus dibuat untuk merayakan kemerdekaan Indonesia. Perayaan tabuik di taratak sudah memasuki tahun ke 3, sejak pertama dibuat pada tahun 2011. Menurut Riki (30), ketua pelaksana Tabuik Taratak, proses pembuatan tabuik berlangsung selama 10 hari, melibatkan pemuda pemudi, serta tokoh masyarakat dan menghabiskan dana Rp 10 juta. “Ini murni hasil swadaya masyarakat tanpa bantuan pemerintah. Kita sengaja membuat secara swadaya agar masyarakat lainnya dapat melihat rasa kegotongroyongan itu masih ada,” tuturnya kepada Haluan. Dia juga menjelaskan, perbedaan tabuik taratak

dengan tabuik pada bulan Muharam yakni dibuat tanpa prosesi ritual. Selain itu bentuk fisik tabuik secara keseluruhan sama dengan tabuik di bulan Muharram. Kebanggan masyarakat Pariaman tentang budaya masih terlihat dengan bertahannya berbagai bentuk budaya. Tak terkecuali budaya tabuik, peninggalan budaya dalam memperingati wafatnya cucu Nabi Muhammad SAW ini menjadi magnet bagi masyarakat terutama wisatawan. Sudah saatnya momen HUT ke 68 RI dijadikan untuk membangkitkan gotong-royong. Hilangnya budaya gotongroyong di masyarakat ditengarai karena beberapa faktor. Sikap individualistis atau lebih mementingkan diri sendiri tidak selaras dengan budaya kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas negara ini. Selain itu, kini di masyarakat sudah terbentuk sikap apatis atau acuh terhadap situasi lingkungannya karena mereka hanya sibuk berkerja dan jarang sekali berinteraksi dengan sesama. (h/rvo)

Prof. Dave Holmes R.N.Ph.D (Assiate Dean Ottawa University Kanada), menjadi keynote speaker pada seminar internasional bertajuk Interprofesional Relationship Education for Improving Health di Hotel The Hills Bukittinggi, Senin (19/8). HASWANDI

STIKes Fort de Kock Bukittinggi Gelar Seminar Internasional BUKITTINGGI, HALUAN — Untuk mempersiapkan diri membuka kelas internasional, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Fort de Kock Bukitinggi mengelar seminar internasional sehari bertajuk Interprofesional Relationship Education for Improving Health di Hotel The Hills Bukittinggi, Senin (19/8). Dalam seminar ini, sejumlah professor dan doktor dari internasional dihadirkan sebagai keynote speaker, seperti Prof. Dave Holmes R.N.Ph.D (Assiate Dean Ottawa University Kanada), Dr. Surasak Soonthorn (Boromarajonani Nursing Collage Saraburi Thailand), serta Prof. Siswanto Wilopo (Ketua Prodi S2 IKM FK Universitas Gadjah Mada Yogyakarta). Seminar ini menyimpulkan bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia masih jauh di bawah standar, dibanding pelayanan kesehatan yang ada di sejumlah negara berkembang lainnya. Surasak Soonthorn menegaskan, pelayanan kesehatan harus adil dan tidak boleh membedakan pasien dari segi agama, suku, ras, golongan dan jumlah penghasilan. Sementara di Indonesia sendiri, pelayanan kesehatan masih membeda-bedakan pasien antara yang berpenghasilan dengan pasien yang kurang berpenghasilan, yang dapat dibuktikan dengan pembukaan kelas bagi pasien. Untuk pasien di kelas VIP akan dilayani istimewa, sementara yang di kelas bawah kurang diperhatikan. Surasak Soonthorn juga menjelaskan, untuk mening-

katkan kualitas pelayanan pada pasien, dibutuhkan tempat yang nyaman, sehingga ikut membantu percepatan kesembuhan pasien. Ia mencontohkan di beberapa negara berkembang, pembangunan vila tidak hanya diperuntukan sebagai tempat rekreasi saja, tapi juga sebagai tempat pelayanan kesehatan, sehingga selama menjalani pengobatan pasien merasa betah seperti berada di rumah sendiri. Sementara Profesor Siswanto Wilopo yang lebih fokus membahas masalah kesehatan ibu dan bayi mengungkapkan bahwa kondisi kesehatan ibu dan bayi di Indonesia mengalami penurunan semenjak 10 tahun terakhir ini. Bahkan mengambil dari data yang ada, angka kematian ibu dan

bayi di Indonesia menurut Siswanto Wilopo, cenderung meningkat pada akhir 2012. “Kesehatan ibu dan bayi sangat menggambarkan derajat kesehatan secara keseluruhan. Untuk di Sumbar sendiri, angka kematian ibu dan bayi masih tinggi. Selain kesalahan pemerintah, kesadaran masyarakat untuk hidup sehat juga masih kurang, sehingga perhatiannya perlu ditingkatkan lagi,” jelas Siswanto Wilopo. Siswanto Wilopo juga menyinggung sikap masyarakat yang menurutnya lebih cenderung mengobati daripada menjaga kesehatan. Ia mencontohkan, di beberapa rumah sakit banyak pasien yang menderita diare. Padahal untuk langkah awalnya bisa

>> Editor: Nova Anggraini

dilaksanakan di rumah, dan baru dibawa ke rumah sakit jika memang kondisinya sangat parah. “Ini membuktikan bahwa pendidikan kesehatan bagi masyarakat sangat minim, padahal tindakan pencegahan lebih baik daripada mengobati. Banyak masalah kesehatan yang harus ditangani bersama, dan banyak kebijakan pemerintah yang harus dievaluasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Indonesia,” tambah Siswanto. Dalam seminar internasional ini, Ketua STIKes Fort de Kock Bukitinggi NS Hj. Evi Hasnita S.Pd M.Kes dan Indra Lesmana dari Universitas Esa Unggul Jakarta juga ikut menjadi pembicara. (h/wan)

>> Penata Halaman:Irvand


Haluan 20 Agustus 2013  

Haluan 20 Agustus 2013

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you