Page 1

SENIN, 20 JANUARI 2014

Harian Umum

18 RABI’UL AWAL 1435 H

MEDIA GROUP

EDISI 107, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082385321222

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.59 12.28 15.53 18.33 19.47

WIB WIB WIB WIB WIB

Tidak ada suatu umatpun yang dapat mendahului ajalnya, dan tidak (pula) dapat mengundurkan (nya)

(Al Hijr, Ayat:5) Sumber: www.pkpu.or.id

Mendagri Tegur Gubernur Sumbar BUNTUT dari belum ditetapkannya APBD Sumbar 2014, Gubernur Irwan Prayitno mendapat teguran dari Mendagri. Saat ini, DPRD dan Pemprov Sumbar masih membahas finalisasi Rancangan KUA PPAS APBD 2014.

JAKARTA, HALUAN — Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi menegur empat gubernur karena belum menyerahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2014. Salah satunya adalah Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. “Kami tegur kepala daerahnya, jauh-jauh hari sudah ingatkan, tugas gubernur-DPRD itu ya itu,” ujar Gamawan di kantornya, akhir pekan lalu. Selain Irwan Prayitno, tiga

gubernur lain yang mendapat teguran adalah Gubernur DKI Joko Widodo alias Jokowi, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan Gubernur Papua Barat Abraham Octavianus Atururi. Menurut Gamawan, pihaknya sudah sejak jauh hari memberikan pedoman penyusunan anggaran. “Kan ada yang berkembang, tahun ini misalnya ada BPJS, ujian nasional SD, itu sudah kami kasih petunjuk dari awal,” ujar

mantan Gubernur Sumatera Barat ini. Teguran disampaikan oleh Gamawan dalam bentuk surat teguran tertulis tertanggal 31 Desember 2013 dengan Nomor 903/8947/SJ. APBD sendiri seharusnya disampaikan pada 30 November 2013, tapi Kemendagri memberi kelonggaran hingga 31 Januari 2014. Berdasarkan peraturan pemerintah, apabila dalam 15 hari tidak juga menetapkan APBD, akan diberi teguran dari

Menteri Keuangan. Jika sebulan dari tanggal tersebut masih belum juga menentukan APBD, akan dilakukan penundaan penyaluran dana pembangunan setelah berkoordinasi dengan Mendagri. “Dana Alokasi Umum (DAU) dipotong sebesar 25 persen,” ujarnya. Baru Bahas KUA PPAS Sementara itu, sejak Rabu (15/1) lalu hingga Senin (20/ 1) ini, DPRD Sumatera Barat

>> MENDAGRI TEGUR hal 7

Polisi Segera Panggil Ketua DPRD Padang PADANG, HALUAN — Ketua Tanggap Darurat DPD Sumbar Faizal telah diperiksa oleh penyidik Tipiter (tindak pidana tertentu) Reskrim Polresta Padang, ZULHERMAN Jumat (17/1). Pemeriksaan ini terkait laporannya tentang dugaan penyalahgunaan wewenang dan jabatan yang dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Padang. Faizal yang didampingi oleh kuasa hukumnya melaporkan ini ke Mapolda Sumbar dikarenakan belum ditetapkannya pengganti antar waktu

>> POLISI SEGERA hal 7

Pesawat Jatuh, Empat Tewas AMBON, HALUAN — Musibah kecelakaan pesawat udara terjadi di Kota Tual, Provinsi Maluku, Minggu (19/1) sekitar pukul 12.00 WITA. Sebuah pesawat jenis pilatus single enging (pesawat berbaling-baling satu di bagian moncong, red) yang dicarter PT Intan Angkasa dengan nomor register PK WIT, terjatuh di Pantau Un, Kota Tual. Empat orang diketahui tewas dalam musibah itu. Hingga Minggu sore kemarin, pihak Bandara Dumatubun Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, bersama tim SAR setempat, berhasil mengidentifikasi nama-nama empat korban pesawat yang jatuh tersebut. “Data yang kami himpun, empat orang yang tewas itu merupakan person on board dan terdiri dari pilot yakni Kapten Widhi Kurniawan dan engineer pesawat bernama Epi,” terang Kepala Bandara Dumatubun, Amran Hamid, yang dikonfirmasi dari Ambon, Minggu (19/1). Dua penumpang lain yang teridentifikasi adalah Arif dari DSKU bersama seorang stafnya yang diketahui bernama Jefry. Menurut Amran Hamid, pihaknya

>> PESAWAT JATUH hal 7

BANJIR CILEDUG — Pengguna sepeda motor berusaha melintasi banjir yang melanda salah satu akses Tangerang - Jakarta di Jalan Hasyim Ashari, Ciledug, Tangerang, Banten, Minggu (19/1). Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di kawasan Ciledug, Tangerang, dan mengakibatkan putusnya salah satu akses jalan Jakarta menuju Tangerang. ANTARA

Banjir, 26 Orang Meninggal JAKARTA, HALUAN — Banjir di Manado, Sulawesi Utara dan Jakarta Utara sudah menewaskan 26 orang. Hingga Minggu (19/1) kemarin, banjir di Manado menyebabkan 19 orang meninggal, sedangkan di Jakarta korban meninggal tujuh orang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Minggu (19/1) pukul 21.00 WIB, sudah 19 orang meninggal akibat banjir bandang dan longsor yang terjadi di Manado dan

sekitarnya. Kerugian dari bencana ini ditaksir mencapi Rp 1,87 triliun. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kerugian dan kerusakan akibat bencana tersebut meliputi kerusakan rumah, kerusakan fasilitas umum, pertanian, peternakan, kantor, infrastruktur dan lainnya. “Jumlah korban meninggal 19 orang. Sebanyak 15 ribu orang mengungsi akibat bencana yang

DIPAKSA TERIMA MATERIAL

terjadi di 8 kabupaten kota, yaitu Manado, Tomohon, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Sitaro,” ujar Sutopo dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Minggu (19/1). Bencana tersebut berdampak kepada 90 ribu jiwa. Saat ini pencarian korban longsor di Jalan Tinoor, Tomohon masih terus dilakukan.

>> BANJIR, 26 hal 7

Sejumlah kendaraan berusaha melintasi genangan air yang menggenang di ruas jalur pantura Kandanghaur, Indramayu, Jawa Barat, Minggu (19/1). Akibat hujan deras dan luapan air sungai yang merendam ruas jalur pantura mengalami kemacetan panjang hingga kendaraan yang menuju Jakarta dialihkan melalui jalur tengah sumedang - Subang. ANTARA

Program Bedah Rumah Bebani Warga PADANG PARIAMAN, HALUAN — Program bedah rumah yang dicanangkan pemerintah terkesan membebani masyarakat karena masyarakat dipaksa menerima bantuan dalam bentuk material bangunan. Sementara itu, biaya untuk upah tukang tidak disediakan. Akibatnya, bahan material tersebut menumpuk dan terancam mubazir. “Kalau dihitung sudah lebih Rp3 juta dana pribadi terpakai untuk melanjutkan bedah rumah ini. Karena semuanya diharuskan membangun baru, kami dipaksa menerima bantuan berupa material bangunan,” kata warga Korong Pilubang Kecamatan Batang Anai, Efendi Chan, Sabtu (18/1). Menurut Efendi, bantuan untuk rehab rumah senilai Rp7,5 juta telah diganti menjadi bahan bangunan. Ada semen, pasir, batu bata, batu pondasi yang diberikan. Efendi kemudian diharuskan mendirikan bangunan bermodal bahan material tersebut. Dengan sedikit keterampilan bertukang, Efendi bisa melakukan pembangunan rumah. Konsekuensinya, ia harus berhenti kerja dan membangun rumahnya sendiri. “Bantuan dibagi menjadi dua tahap. Kalau tahap pertama tidak dibangun, bantuan kedua diancam tidak diberikan. Akhirnya saya langsung harus bekerja, meskipun harus menambah biaya sendiri—apalagi menggaji

>> PROGRAM BEDAH hal 7

KUNJUNGAN KETUA DPD RI KE CALON PROVINSI KAPUAS RAYA (1)

Mimpi Besar “Mak Tuan” Milton Crosby Laporan:

HASRIL CHANIAGO MILTON Crosby, Bupati Sintang, Kalimantan Barat, punya cerita menarik yang ia sampaikan di hadapan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman dan rombongan. Dalam acara silaturahmi di Pendopo Bupati, yang dihadiri para pejabat Pemkab Sintang dan bupati serta pejabat dari lima kabupaten calon Provinsi Kapuas Raya hari Jumat (16/1) malam, Milton bercerita tentang seorang pemancing dan anaknya yang sedang mengail ikan di Sungai Kapuas.

Sebentar memancing, ia mendapatkan ikan besar seberat 20 kg. Setelah susah payah mengangkatnya ke atas perahu, ikan tersebut lalu ia lepaskan. Hal ini membuat anaknya bingung. “Kenapa dilepaskan, Bapak?” tanya Sang Anak. “Nanti kau akan tahu jawabannya,” jawab si Ayah. Sejenak kemudian ia dapat ikan besar lagi, seberat 20 kg. Tapi kembali ia lepaskan, sehingga anaknya kembali bertanya. “Nanti kau akan tau jawabannya,” katanya kepada anaknya yang makin bingung. Barulah ketika dapat ikan seberat 2 kg, ia tersenyum. “Ini baru kita bawa

Ketua DPD Irman Gusman dan Bupati Sintang Milton Crosby meninjau lokasi pembangunan Bandara Internasional Sintang. HASRIL CHANIAGO

pulang,” katanya. “Kenapa, Bapak. Ikan besar dilepaskan, kok hanya ikan kecil yang kita bawa pulang?” tanya anaknya.

Sekarang ia menjawab pertanyaan anaknya: “Kuali makmu di rumah hanya

>> MIMPI BESAR hal 7 HARI INI TERBIT

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I RIAU DAN KEPRI HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I SUMBAR HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

Anggota DPRD Syamsir A Berpulang PADANG PANJANG, HALUAN — Syamsir A (61) anggota DPRD Kota Padang Panjang periode 2009-2014 dari Fraksi Partai Golkar mendadak meninggal dunia di RSUD Ganting Padang Panjang, Minggu (19/01) siang. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, almarhum sempat menjalani perawatan beberapa jam di rumah sakit tersebut. Almarhum tercatat sebagai calon anggota DPRD Kota Padang panjang periode 2014-2019 dengan nomor urut 2 dari daerah pemilihan Padang Panjang Barat. Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Kota Padang Panjang. Pensiunan pegawai Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang ini juga banyak aktif dalam berbagai organisasi sosial di Padang Panjang. Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang Panjang Asril Kasoema usai pemakaman jenazah almarhum di pandam pekuburan Sungai Andok menyatakan duka yang dalam. Partai juga berharap ia dapat kembali menduduki kursi legislatif periode 2014-2019. “Partai Golkar benar-benar kehilangan kader terbaiknya. Syamsir adalah panutan. Ia juga diharapkan mampu mendulang suara untuk kembali memenangkan partai,” ujar Asril Kasoema. Setelah penyelenggaraan jenazah almarhum di rumah duka di Kebun Sikolos, jenazah almarhum dibawa ke gedung DPRD untuk disemayamkan sejenak. Almarhum meninggalkan seorang istri dan 4 orang anak. Jenazah diantarkan ke tempat peristirahatan terakhirnya oleh Wakil Walikota Padang Panjang H Mawardi Samah dan sejumlah pimpinan SKPD, Ketua DPRD beserta sejumlah anggotanya dan ratusan masyarakat di Kota Padang Panjang. (h/one)

Polisi Bekuk Dua Pengedar Sabu PAYAKUMBUH, HALUAN — Setelah berhasil menangkap pengedar 2 kilogram ganja kering, Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh, Jumat (17/1) lalu sekitar pukul 19.15 WIB, kembali membekuk dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu. Kedua pengedar yang sama-sama berasal dari Nagari Barulak, Kabupaten Tanah Datar, yakni Mardius (24) dan Deri Susila (23), ditangkap petugas berpakaian preman di Jalan Piladang Nagari Koto Tangah Batu Hampar, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota. “Kita kembali berhasil menangkap pengedar narkoba. Dalam penangkapan kali ini, petugas mengamankan 2 pelaku serta barang bukti,” ujar Kapolres Payakumbuh AKBP Rubintoro Suhada melalui Kasatnarkoba AKP Russirwan serta Kasubag Humas AKP Asniwati di Mapolres Payakumbuh, Minggu (19/1) kemarin. Kedua pengedar barang haram tersebut, ditangkap ketika melintasi jalan di perbatasan antara Limapuluh Kota dan Tanah Datar. Karena curiga dengan gerak-gerik tersangka yang saat itu berboncengan dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi BA 6700 WD, petugas langsung mencegat perjalanan kedua tersangka. “Persis di persimpangan dekat SDN 02 Piladang,kedua tersangka ditangkap. Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan sejumlah sabu dari tangan tersangka,” ujar AKP Russirwan serta Kanit Narkoba Ipda Yudi Satria. Dari penggeledahan tersebut, ditemukan satu paket kecil sabu siap edar seharga Rp500 ribu. Menurut penuturan pelaku, sabu rencananya hendak dijual ke salah seorang pemakai yang telah menunggu di perbatasan Limapuluh Kota-Tanah Datar. Tersangka terancam melanggar undang-undang tentang penyalah gunaan narkotika dan diancam hukuman 20 tahun penjara. (h/ddg)

Siswa SMP Jadi Korban Keganasan Oknum Aparat PADANG, HALUAN — Seorang siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP) Adabiah Padang bernama Rizki Putra Adinata (13), menjadi korban keganasan puluhan oknum berbaju hijau di kawasan Parak Karambia, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Minggu (19/1) dinihari.

MILAD DARUL TAUHID — Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim bersama Bupati Solok Syamsu Rahim (kanan), Kakanwil Kemenag Sumbar (kiri) menyaksikan tari Pasambahan dari Pondok Pesantren Darul Tauhid. WINDA

Muslim Kasim Hadiri Syukuran Milad Darul Tauhid PADANG, HALUAN — Memperingati milad ke-10, Pondok Pesantren Darul Tauhid Salayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Minggu (19/1), mengadakan syukuran yang langsung dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim. Syukuran juga dihadiri Bupati Solok dan Bupati Padang Pariaman serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat. Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim dalam sambutannya mengatakan bahwa pondok pesantren Darul Tauhid dapat jadi teladan bagi lembaga atau pondok pesantren lainnya karena di pondok pesantren ini kebersamaan terasa sangat erat. Pesantren yang sudah dibangun selama 10 tahun ini memiliki 120 orang santriwan dan santriwati. Sebagian besar diantaranya berasal dari keluarga kurang mampu yang terdapat di berbagai wilayah seperti Solok, Darmasraya, Padang dan Pesisir Selatan. Ada sekitar 12 orang santri yang dibebaskan uang iuran sekolahnya karena tergolong tidak mampu. Bupati Solok Syamsu Rahim dalam sambutannya menjelaskan bahwa baru kali ini di Sumbar pondok pesantren yang dalam syukuran miladnya dihadiri banyak pejabat. Kondisi tersebut diharapkan

memotivasi semua pihak di pondok pesantren agar bisa lebih maju dalam ilmu pendidikan agama. Untuk suksesnya Pondok Pesantren Darul Tauhid ini, Bupati Solok sudah menganggarkan dana sebesar Rp100 juta guna membantu dana untuk pembangunan pondok pesantren di tahun 2014. Minimnya kondisi di pondok pesantren menyebabkan sarana yang ada menjadi multi fasilitas agar tetap bisa mendukung jalannya kegiatan belajar mengajar di dalam pondok pesantren ini. Saat ini, jumlah rombongan belajar ada enam rombongan. Sayangnya, jumlah lokal yang ada hanya untuk empat rombongan belajar saja karena dua lokal lainnya sudah digunakan untuk asrama santri. Selain dana yang sudah dianggarkan oleh Bupati Solok pada tahun 2014 ini, Syamsu Rahim juga telah membantu mencarikan donatur untuk iuran belajar seluruh santri selama enam bulan terahir yang total biayanya sekitar Rp 25 juta. Tahun 2013 lalu, Kanwil Kementerian Agama Sumbar juga sudah menganggarkan dana untuk sarana fasilitas belajar seperti komputer sebesar Rp32.500.000. Tujuannya agar santri bisa belajar agama dan tetap mengikuti perkembangan teknologi. Kakanwil Kementrian Agama

Sumbar Syahrul Wirda mengaku sangat bersyukur dengan perkembangan Pondok Pesantren Darul Tauhid ini yang dulunya yang hanya dengan modal sekitar Rp1.700.000 akhirnya bisa jadi pondok pesantren seperti sekarang ini. Pondok Pesantren Darul Tauhid ini bermula dari pengajian dari surau ke surau yang kemudian akhirnya dibentuk sebuah majlis ta’lim pada tahun 2001. Seiring dengan perjalanan waktu, majelis ta’lim ini mulai berkembang dengan ilmu agamanya dan dikukuhkanlah pada tahun 2003 oleh Bupati Solok. Pada 6 Maret 2004 baru dilakukan peletakan batu pertama oleh Bupati Solok. Pendidikan di pondok pesantren Darul Tauhid dimulai tahun 2004. Berawal dari 7 orang santri saja dan 2 orang guru pengajar, pondok pesantren tetap berusaha menjalankan syariatnya hingga pada saat ini sudah ada 120 santri yang menuntut ilmu di pondok pesantren ini. Pimpinan Pondok Pesantren Darul Tauhid mengatakan bahwa nama Darul Tauhid itu lahir dari majelis ta’lim dan dilanjutkan dengan mengembangkan ilmu. Hingga saat ini santri tetap menjalankan aktivitasnya sebagai santri dan sudah banyak mendapatkan prestasi yang membanggakan pondok pesantren. (h/mg-win)

Bagindo Fahmi Perjuangkan Pembangunan di Pariaman PADANG PARIAMAN, HALUAN —H Bagindo Fahmi, calon anggota DPR-RI dari Partai Amanat Nasional (PAN), bersilaturrahmi dengan masyarakat Nagari Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (17/1). Sebelumnya, Bagindo Fahmi bersama masyarakat setempat menggelar salat Jumat di Masjid Nagari Sungai Durian dan selanjutnya mengadakan tatap muka dengan sejumlah tokoh masyarakat setempat. “Saya teringat masa kecil dulu mendengarkan khotbah dengan Bahasa Arab. Saya sudah lama meninggalkan kampung, merantau melaksanakan tugas sebagai jaksa di berbagai daerah

di Indonesia,” ujar Bagindo Fahmi di di Pileg mendatang. Sementara Wali Nagari hadapan tokoh masyarakat. Sungai Durian, Nusyirwan Dia juga menjelaskan Nazar bersama tokoh maperkembangan pembangusyarakat Sungai Durian nan terkini di Sumbar. Dan menyambut baik kedatangan dari seluruh kabupaten/kota, mantan Kajati Sumbar itu. Padang Pariaman dan Kota Betapa tidak, semua yang Pariaman masih tertinggal. disampaikannya adalah demi Karena itu, tokoh masyakemajuan daerah. rakat yang berkarir di “Untuk itu, mari kita tingkat nasional, termasuk dukung Bapak Bagindo yang menjadi anggota DPR, agar dapat memperjuangkan BAGINDO FAHMI Fahmi untuk wakil kita semua di DPR-RI. Atas daerahnya,. “Sekarang saatnya, tagak kam- nama masyarakat, saya sebagai wali puang paga kampuang,” kata Bagindo nagari berharap, kalau terpilih nantinya Fahmi seraya berharap doa dan restu tolong diperhatikan kampung ini,” harap dari masyarakat untuk dirinya maju Nusyirwan Nazar. (h/cw-bus)

Akibat kejadian tersebut, korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Yos Sudarso Padang, karena mengalami luka parah di sekujur tubuhnya yaitu dua luka tusuk di perut, luka di belakang kepala, wajah lebam, luka gores di kaki dan bibir pecah. Kondisinya masih memprihatinkan dan selang infus pun masih terpasang di tubuhnya. Aksi yang dilakukan oleh puluhan oknum aparat tersebut terjadi pada saat helatan pernikahan salah seorang warga di kawasan itu. Korban yang siswa kelas II SMP Adabiah ini, diduga hanya jadi korban salah sasaran puluhan oknum aparat tersebut. Dengan terbata-bata Rizki mengatakan, kejadian itu bermula dari kedatangan tiga pria berambut cepak ke tempat pernikahan. Mereka kemudian menanyakan salah seorang pemuda setempat. “Setelah itu saya melihat orang tersebut sedang berbicara dengan ketua pemuda. Namun apa yang dibicarakan saya tidak tahu. Setelah itu mereka pergi,” kata Rizki di rumah sakit. Berselang beberapa menit kemudian, ketiga pria tadi ternyata kembali dengan membawa sejumlah rekannya yang lain dengan menggunakan 15 sepeda motor berbonceng tiga. Seketika itu, kata Rizki, dia melihat mereka turun dari motor dengan mengacungkan sangkurnya kepada warga dan pemuda yang ada di lokasi. “Ketika itu saya sedang berada di sana. Melihat kondisi tersebut, saya lalu berusaha untuk melarikan diri. Sebab, warga yang lain juga telah berlarian akibat ketakutan,” ujarnya. Saat berlari menuju ke arah rumah, sesampainya di depan Kafe Den Hoot, dia berhasil ditangkap oknum aparat tersebut. “Saya melihat sekitar delapan orang mengejar saya pak sejak dari Jalan Hang Tuah hingga lokasi tempat saya ditangkap. Saya lalu dipukuli beramairamai. Perut saya ditusuk. Tidak itu saja, kepala saya juga dipukuli,” jelasnya. Hendrimon (45), ayah korban, menyebutkan, pristiwa itu terjadi saat salah seorang warga menggelar pesta hajatan pernikahan. Saat itu ada tiga orang yang diduga oknum aparat datang untuk menyelesaikan sebuah masalah kecil dengan pemuda setempat. “Dan masalahnya juga sudah selesai,” katanya saat ditemui di Rumah Sakit Yos Sudarso Padang, Minggu (19/1). Semua warga yang ada di lokasi saat itu tidak seorangpun berani melawan, karena mereka membawa sangkur, kayu, serta alat lainnya. Selain itu, mereka juga mengeluarkan kata-kata kotor makian dan berteriak-teriak. “Kami tidak bisa berbuat apa-apa pak, karena saat itu mereka sangat beringas. Mereka juga merusak satu unit mobil tipe Grand Max yang mengalami kaca retak,” kata beberapa warga yang tidak mau disebutkan namanya. Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari keluarga korban, dan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa saja pelaku penggeroyokan tersebut. Kepala Penerangan (Kapenrem) 032/ Wbr Mayor Inf. Supardi saat dihubungi Minggu (19/1) mengaku belum mengetahui adanya informasi tersebut. Untuk itu, pihaknya akan melakukan penyelidikan dan mencari tahu informasi mengenai peristiwa tersebut. “Saya belum mendapatkan informasi peristiwa tersebut. Saya akan mencari tahu informasi itu terlebih dahulu,” ungkapnya. (h/tim)

EKSEKUSI BERBEDA DENGAN OBJEK PERKARA

Kaum Datuk Tan Basa Ajukan Gugatan SOLOK, HALUAN — Isak tangis mewarnai ketika sejumlah alat berat memporak-porandakan 7 unit rumah yang dihuni 7 kepala keluarga akibat putusan eksekusi di Guguak Rarak, Jorong Kampuang Baru, Nagari Gantung Ciri, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Rabu (15/1) lalu. Air susu dibalas dengan air tuba. Setidaknya itulah yang dirasakan oleh kaum Datuk Tan Basa yang terkena dampak putusan perkara perdata Pengadilan Negeri (PN) Koto Baru tertanggal 25 April 1984 No.4/B/J/K/1984/PN.KBR dan Putusan Pengadilan Tinggi Sumatera Barat No.172/C/ B/J/1984/PT.PDG tertanggal 31 Oktober 1984. Karena menurut mereka eksekusi yang dimohonkan pihak Sarima Cs dianggap berbeda

dengan tanah yang dipersengketakan. Lantaran lahan perumahan dan peladangan mereka dianggap terbawa rendong oleh putusan eksekusi itu, Abdul Rahman Dt. Palawan Sati (waris Maana Tan Basa dan Rustam Tan Basa) mengaku bakal menggugat balik. “ Ia mengaku menjadi pemilik lahan tersebut secara turun-temurun. Langkah Abdul Rahman lebih sebagai ungkapan perlawanan (derden verzet) terhadap permohonan eksekusi yang diajukan waris Sarima Cs, warga nagari yang sama, kepada PN Koto Baru. Dari tuntutan Sarima Cs, objek yang diperkarakan berbatas sepadan dengan tanah milik Maana Tan Basa (alm), yakni mamak dari Rustam Tan Basa dan Abdul Rahman

Dt. Palawan Sati. Karena pada sidang-sidang lanjutan perkara itu, Maana Tan Basa sendiri bahkan ikut menjadi saksi untuk menguatkan gugatan kelompok Sarima Cs, hingga perkara ini akhirnya dimenangkan oleh Sarima Cs. Inti putusan PT tetap sama, bahwa tanah yang dipersengketakan itu berbatas sepadan dengan tanah Maana Tan Basa di sebelah Utara. “Ironisnya, waris Sarima Cs kemudian mengajukan permohonan eksekusi untuk semua objek tanah yang berbatas sepadan, termasuk tanah Maana Tanbasa (alm). Abdul Rahman beralasan bahwa orang lain yang berperkara, tetapi tanah pusaka tingginya yang terbawa –bawa. Ia lalu curiga, mamaknya (Maana Tan

Basa (alm) dan Rustam Tan Basa) seperti dimainkan oleh kepentingan tertentu. Padahal, melalui kuasa hukumnya Muchtar Duamin, SH dan Fitri Yeni, SH, pihaknya telah mengajukan gugatan perlawanan kepada Pengadilan Negeri Koto Baru tanggal 25 Oktober 2013 yang lalu dan bahkan sidangnya tengah berjalan dengan perkara perdata Nomor 45/ PDTG/PW/2013/PN.KBI. “Tanah yang dieksekusi tidak termasuk dalam objek perkara. Lahan dimaksud sejelas-jelasnya dinyatakan dalam vonis PN sebagai batas sepadan. Tetapi oleh PN Koto Baru justru dimasukkan sebagai objek yang di eksekusi,” katanya geram. Sembari membentang dokumen putusan PN Koto Baru, berikut dua peta lokasi

sebagai pembanding, Abdul Rahman menyatakan terjadi perbedaan objek yang dipersengketakan. Peta lokasi dimaksud masing-masing versi waris Sarima CS sebagai pemohon, yang hanya diperkuat oleh pemerintah nagari setempat. Sedangkan versi kaum Datuk Tan Basa dikeluarkan resmi oleh kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Solok. Abdul Rahman merasa dirampas haknya. Apalagi di atas tanah tersebut sudah ada beberapa sertifikat hasil jual beli tanah yang dilakukan oleh mamaknya, Maana Tanbasa sendiri. Sertifikat itu keluar pada tahun 1996, atau setelah putusan perkara tahun 1984. “Pertanyaannya, kalau benar lahan tersebut masuk dalam objek eksekusi,

kenapa ketika Maana dan Rustam menjual dan mengajukan pembuatan sertifikat, pihak Sarima Cs tidak melarang atau menggugat?” tutur Abdul Rahman. Terkait sangkaan itu, sebelumnya, Ketua PN Koto Baru Yose Ana Rosalinda, SH, MH yang dikonfirmasi menyambut baik perlawanan yang dilakukan kaum Datuk Tan Basa. Ia bahkan menganggap sesuatu yang wajar. PN Koto Baru membuka pintu bagi kaum Tan Basa. Ketua PN Koto Baru ini menyebutkan perkara dimaksud sebenarnya sudah berlapislapis. Putusan pengadilan tahun 1984 itu masih berlanjut di tingkat banding bahkan sampai ke Mahkamah Agung. “Sekarang yang bersangkutan ingin membuka perkaranya kembali. Kalau bisa membuktikan silakan >> Editor : Syamsu Rizal

saja,” ujarnya. Menyangkut itu, Yose Ana beralasan sertifikat di atas tanah tersebut dibuat ketika perkara masih berlangsung tahun 1996. “ Termasuk peta objek perkara. Siapa yang mengeluarkannya, ini akan dibuktikan dalam sidang nanti. Kalau nanti yang bersangkutan bisa membuktikan, eksekusi akan dibatalkan lagi. Dikembalikan tanahnya,” tutur Ketua PN Koto Baru. Tetapi karena perlawanan ini, diakui Yose Ana, PN Koto Baru tidak boleh menghentikan eksekusi. “Kasihan orang, sudah berapa lama mereka memperjuangkan haknya, tetapi tidak memperoleh kepastian. Karena adanya gugatan balik, tidak harus menghentikan eksekusi, “ katanya menyudahi. (h/cw-ndi) >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

MA KMM Padang Panjang Gelar Kegiatan PADANG PANJANG, HALUAN — Madrasah Aliyah Kulliyatul Muballighien Muhammadiyah (MA-KMM) Padang Panjang mengadakan sejumlah kegiatan dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-84 tahun ini. Direktur MA-KMM H. Zamri Muis, Panitia Pelaksana Derliana, dan Sekretaris Gerakan Ikatan Alumni KMM (GIA-KMM) Musriadi Musanif, Jumat, menjelaskan, sejumlah kegiatan bersifat lomba dan seminar nasional dipusatkan di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Kauman mulai Sabtu (18/1). “Kegiatan lomba yang diikuti siswa SLTP se-Sumbar mencakup cabang Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), lomba paskibraka, dan olimpiade sains,” katanya. Sementara untuk kegiatan seminar nasional bertajuk Guru Bermakna, menghadirkan dua narasumber, yakni Guru Besar UNP Prof. Dr. Dasman Lanin, dan Konsultan Pendidikan Nasional Irfan Saumi. Malamnya, ratusan alumni akan berkumpul dalam agenda Taragak Basuo. Sedangkan pada Minggu (19/1), tambah Derliana, kegiatan yang dilakukan mencakup karnafal tahfidz Al Quran, dan menyelenggarakan rapat kerja pendidikan Muhammadiyah Sumatra Barat yang diikuti Pimpinan Daerah Muhammadiyah Majlis Pendidikan Dasar dan Menengah, serta pimpinan SLTP Muhammadiyah se-Sumatra Barat. “Pada raker tersebut akan dibahas tentang kebijakan pendidikan nasional tentang madrasah dan pendidikan Islam bersama Artis Arjun dari Kanwil Kemenag Sumbar, penguatan implementasi kurikulum 2013 bersama Kepala Dinas Pendidikan Sumbar H. Syamsurizal. Narasumber lainnya adalah Irfan Saumi dan HM Goodwill Zubier dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” ucapnya. Puncak kegiatan yang akan dihadiri Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno, tuturnya, digelar Senin (20/1) pagi. Usai menyelenggarakan rangkaian kegiatan bersifat lomba, keilmuan dan seremonial itu, seluruh pimpinan dan majlis guru MA-KMM langsung mengikuti program studi banding manajemen pendidikan ke Malaysia dan Singapura. (h/ans)

THAWALIB PARABEK

Kementerian Pekerjaan Umum Bangun Rusunawa untuk Santri LB BASUNG,HALUAN — Pesantren Thawalib Parabek di Bangkaweh Nagari Ladang Laweh, Kecamatan Banuhampu bakal memiliki rusunawa (rumah susun sederhana sewa) untuk para santrinya. Pemancangan tiang pertama bangunannya telah dilakukan Bupati Agam Indra Catri, Sabtu (18/1). Rusunawa bertingkat lima tersebut merupakan bantuan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Pusat yang pembangunannya direncanakan selesai pada tahun 2014 ini juga. Menurut Indra Catri, tujuan yang hendak dicapai melalui pembangunan rusunawa ini adalah menciptakan lingkungan belajar kondusif, dimana para santri dapat tinggal pada tempat yang bersih, sehat dan nyaman sehingga menimbulkan semangat untuk meraih prestasi yang gemilang. Dikatakan bupati, generasi yang tangguh adalah mereka yang mempertahankan akar kebudayaan dan keimananan. Untuk mendidik generasi muda ke arah itu diperlukan kondisi

RUSUNAWA — BupatiAgam Indra Catri melakukan pemancangan pertama tiang rusunawa Pesantren Thawalib Parabek, Sabtu (18/1). KASRA SCORPI

18 Pemuda Australia Magang di Bukittinggi BUKITTINGGI, HALUAN — Sebanyak 18 pemuda dari Australia mulai melakukan aktivitasnya di Kota Bukittinggi, Minggu (19/1). Kedatangan para pemuda Australia itu merupakan rangkaian kerjasama pertukaran pemuda Indonesia dan Australia yang diprogramkan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Pada hari Minggu, ke18 pemuda itu diberi kesempatan untuk menikmati sejumlah objek wisata di Kota Bukittinggi, diantaranya Lobang Jepang dan Panorama, Benteng Ford de Kock, Kebun Binatang dan

Jam Gadang. Sementara pada Senin 20 Januari 2014 ini, mereka baru mengikuti briefing magang di Kantor Balaikota Bukittinggi, sebelum ditempatkan di berbagai lokasi magang. Namun kedatangan mereka di Kota Bukittinggi tidak difokuskan untuk mempelajari kesenian dan kebudayaan Minangkabau, tapi hanya ditempatkan di perkantoran dan sekolah. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi merilis, ada 18 lokasi magang yang ditempati masing-masing pemuda

Australia itu, diantaranya di SDN 02 Percontohan, SDN 04 Birugo, SMAN 5, SMAN 2, SLB Manggis Ganting, PAUD Tunas Bangsa, Triarga TV, Bagian Hukum Setda, Bank Nagari Bukittinggi, Kantor Lingkungan Hidup, PPKB/BKB, RRI Bukittinggi, Dinas PU, DPKAD, Disdikpora dan KONI, Dishubkominfo serta di Humas Setda. Namun selama berada di Kota Bukittinggi hingga 8 Februari 2014 mendatang, seluruh pemuda Australia itu tidak diinapkan di hotel atau di rumah pejabat. Tapi masing-

masing mereka dicarikan orangtua angkat dan di rumah orangtua angkat itulah mereka akan menginap. Program pertukaran pemuda Australia dan Indonesia ini merupakan program “Australia Indonesia Youth Exchange Program” (AIYEP) 2013. IYEP dibentuk pada tahun 1981 berdasarkan persetujuan antara Pemerintah Indonesia dan Australia guna memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda kedua negara untuk saling menghargai kebudayaan, pemba-

ngunan dan cara hidup kedua masyarakat. AIYEP Indonesia disponsori oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, sedangkan AIYEP Australia disponsori oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT). Para peserta AIYEP merupakan generasi muda yang berasal dari Indonesia dan Australia, dipilih melalui seleksi, umumnya para peserta masih berkuliah di perguruan tinggi, beberapa diantaranya telah bekerja dalam bidang/ profesi yang berkaitan dengan hubungan bilateral kedua negara. (h/wan)

setiap ayat selalu dijawab langsung oleh Allah SWT. “Insya Allah, kita akan bisa bersabar,” katanya. Dalam kesempatan itu, Neno mengungkap pengalaman pribadi ketika mendampingi anaknya yang kecanduan permainan dalam jaringan atau pengalaman kakak ipar dengan keponakan yang autis. “Kalau kita menerima tantangan berarti Allah menganggap kita adalah istimewa,” katanya. Senada dengan itu, pendongeng yang akrab disapa Kak Gentong menambahkan ruang imajinasi pada anak memang sangat besar dan hal itu bisa dikembangkan dengan dongeng.

“Misalnya, kalau kita menjelaskan fungsi sendok dengan teori bahwa sendok itu memiliki fungsi ini dan itu, maka hal itu tidak akan mudah diterima,” katanya. Namun, bila dengan dongeng, maka alam bawah sadar akan mudah menerima. “Misalnya, kita gambarkan sendok sebagai sosok yang mirip seseorang dengan suara yang berbeda-beda,” katanya. Sementara itu, pengurus Forum PAUD Jatim, Totok, mengatakan kalimat negatif atau suka menyalahkan anak akan membuat seorang anak sulit bangun dari kegagalan dan menjadi orang hebat. (h/ans)

Orangtua Dilarang Marah Pada Anak SURABAYA, HALUAN — “Fitrah anak adalah bermain, karena setiap anak itu memiliki ruang imajinasi yang harus dibesarkan, terutama saat ‘usia emas’ mereka, usia 1-6 tahun,” kata Neno Warisman, di Surabaya, Sabtu. Penyanyi dan penulis itu meminta para orangtua menghindar kan diri marah pada anak, karena kemarahan memiliki dapat negatif pada anak saat dewasa. Saat berbicara dalam Menjadi Orangtua Cerdas dalam rangka pameran pendidikan Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial NU Khadijah Surabaya, ia menjelaskan kemarahan akan menutup ruang ima-

3

jinasi itu. “Padahal, ruang imajinasi anak itu memiliki 4.000 byte per detik di dalam otak dan 4 miliar byte per detik di dalam hati, tentu anak itu akan rugi bila ruang itu tertutup,” kata aktris yang kini dalam bidang pendidikan dan sosial itu. Sebaliknya, ruang imajinasi itu harus ditaburi dengan kebaikan dan katakata positif. “Jangan marah atau memaksa, meski pun atas nama agama, misalnya menyuruhnya shalat,” katanya. Menurut dia, Rasullah merupakan tokoh yang patut diteladani dalam mendidik anak. “Rasulullah sangat santun dan mulia pada anak,

bukan kasar dan ceroboh seperti kita,” katanya. Dalam dialog itu, seorang peserta dari Nganjuk mengajukan pertanyakan dengan terisak, karena merasa berdosa, sebab sering memarahi anaknya, sehingga ia meminta saran tentang kiat tidak marah. “Tips supaya tidak mudah marah adalah banyak minum air, karena orang yang marah itu hakekatnya mengalami dehidrasi. Cara lain adalah coba gunakan cara berbeda dalam menyikapi setiap tantangan,” katanya. Cara lain lagi, bila sudah sangat frustasi, maka pahami makna ayat-ayat dalam Al Fatihah yang

lingkungan, fasilitas, dan tenaga pengelola yang tangguh pula. “Memang tidak mudah menciptakan generasi muda yang tangguh seperti itu, tetapi itulah yang dilakukan pesantren berusia tua ini sejak dulu, pesantren ini telah melahirkan banyak ulama dan tokoh, ke depan kita berharap para pengelola dan masyarakat terus berkontribusi meningkatkan peran psantren yang didirikan oleh Inyiak Syeh Ibrahim Musa ini,” kata Catri. Sementara itu Pemkab Agam sendiri juga melaksanakan program peningkatan kehidupan beragama yang sinergis dengan program pesantren melalui gerakan salat berjamaah, membaca Alquran rutin pada magrib, memupuk kembali rasa cinta dan bangga dengan berbagai kegiatan yang dipusatkan di mesjid. Usai acara pemancangan tiang pertama bupati membagikan 1.150 batang bibit pohon durian, mahoni dan palem kepada santri untuk ditanam di lingkungan rusunawa. Pesantren Thawalib Parabek saat ini dikelola oleh Yayasan Syeh Ibrahim Musa diketuai oleh Novrizar Zein. Santrinya juga berasal dari berbagi provinsi di luar Sumatra Barat. (h/ks)

Jam Belajar Masyarakat Dihidupkan Lagi YOGYAKARTA, HALUAN — Pemerintah Kota Yogyakarta mengupayakan menghidupkan kembali program Jam Belajar Masyarakat guna mewujudkan “learning society” (masyarakat pembelajar) di kota ini. “Pada 1980-an, program Jam Belajar Masyarakat (JBM) cukup berhasil dikembangkan di masyarakat. Oleh karena itu, kami berupaya untuk menghidupkannya kembali, tentunya disesuaikan dengan kondisi masyarakat saat ini,” kata Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Titik Sulastri di Yogyakarta, pekan lalu. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menghidupkan kembali Jam Belajar Masyarakat adalah dengan melakukan lomba JBM di tingkat wilayah. Lomba JBM tersebut dimenangkan oleh RW 09 Kelurahan Gunungketur, RW 11 Kelurahan Kricak dan RW 04 Kelurahan Purbayan. Ketiga rukun warga tersebut bisa melaksanakan program

>> Editor : Nova Anggraini

JBM mulai pukul 18.00 WIB - 20.00 WIB. “Pada jam-jam tersebut, banyak sekali tayangan televisi yang disukai anakanak sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua dan masyarakat untuk melaksanakan jam belajar,” katanya. Namun, lanjut dia, ketiga rukun warga tersebut dinilai mampu menciptakan lingkungan yang ideal guna mendukung kegiatan belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan bagi siswa. “Belajar yang baik adalah belajar secara rutin, bukan belajar semalam suntuk menjelang ujian atau ulangan saja. Pengertian itu perlu terus diberikan kepada anak-anak. Program JBM bisa menjadi salah satu cara agar anak bisa belajar secara rutin,” katanya. Sementara itu, Ketua RW 04 Kelurahan Purbayan Kecamatan Kotagede Wahyono Irianto mengatakan, program JBM di wilayahnya kembali aktif sejak satu tahun terakhir. (h/ans)

>> Penata Halaman : Irvand


4

DPRD SIJUNJUNG

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

DPRD Sijunjung Kunjungi Gedung DPRD Baru KEINGINAN Anggota DPRD Sijunjung menempati gedung baru menjelang Hari Jadi Kabupaten (HJK) 18 Februari 2014 mendatang tak akan terlaksana. Sebab, masih banyak fasilitas yang belum tersedia di tempat tersebut. Serta beberapa lokasi yang harus dibenahi, dan Anggota DPRD Sijunjung meminta segera untuk melengkapi fasilitas di gedung DPRD di Kandang Baru, seperti mobiler, serta landscape, dan sarana lain yang belum tersedia. Peninjauan gedung itu, diikuti bersama anggota lain, diantaranya Ketua DPRD Sijunjung, Mucklis Rasyid, Komisi 1 DPRD Nasrul, serta beberapa anggota diantaranya Asdawati, Yusni Darti, Aroni Bakri, serta Sekretaris Dewan, Em Yasri, dan lainnya. “Kita sih inginnya gedung ini agar segera ditempati menjelang HJK Kabupaten Sijunjung bulan depan,” ucap anggota DPRD Agusnali, ketika meninjau gedung tersebut beberapa waktu lalu. Gedung diatas areal enam hektar ini cukup unik. Bangunan gedung berbentuk kura-kura dan bergonjong tergolong mewah dengan menelan biaya sekitar Rp50 miliar. Gedung yang memiliki fasilitas lengkap, diantaranya CCTV, pendeteksi panas, asap, leapeaker, dan dipandang hampir sama di semua sisi ini, layak dijadikan tempat wisata. Apalagi, gedung yang berada di pingir jalan lintas ini sangat mudah dijangkau. Dengan adanya pembangunan gedung baru, sebagai motifasi meningkatkan pembangunan lainnya. Bahwa Kabupaten Sijunjung mampu membangun gedung mewah dengan fasilitas yang

sangat lengkap. Selain itu, akan muncul lapangan pekerjaan yang mampu menyerap lapangan pekerjaan. Sehingga pembangunan di daerah ini dapat ditingkatkan. “Kita perlu bangga dengan bangunan gedung baru ini, dan merupakan suatu bukti awal bahwa Pemerintah Sijunjung mampu membangun gedung dengan fasilitas yang cukup ini,” terang Yusni Darti, Anggota Komisi II DPRD Sijunjung. Ia berharap, fasilitas di gedung tersebut segera dilengkapi. Sebab, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2014 telah disahkan, dan pelaksanaan tender telah dapat dilaksanakan pada bulan ini. Ketua DPRD Sijunjung, Muchlis Rasyid menyebutkan, gedung tersebut belum dapat ditempati menjelang HJK 2014 ini. Pasalnya, fasilitas di gedung tersebut belum lengkap. “Kita tak mungkin duduk dilantai melaksanakan tugas,” terangnya. Ia berharap anggota DPRD bersabar hingga bangunan gedung selesai dilengkapi. Supaya melaksanakan tugas di gedung baru tersebut terasa nyaman. Tiga Ranperda Disahkan DPRD Sijunjung Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sijunjung beberapa hari yang lalu, akhirnya disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) oleh

DPRD setempat. Ketiga ranperda yang disetujui menjadi perda yakni, perda perubahan atas peraturan daerah Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung Nomor 6 tahun 2006, tentang sistem perencanaan pembangunan daerah, rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Sijunjung tahun 2010-2015, dan perda pengelolaan pertambangan mineral dan batu bara. Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sijunjung, Mukhlis R, serta didampingi Wakil Ketua Maiyetrinaldi dan Yohandrizon Syamsu berlangsung di ruang sidang utama DPRD setempat. Terlihat hadir Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Wakil Bupati Mukhlis Anwar, dan segenap anggota DPRD, unsur Fokopinda, kepala SKPD, dan undangan lainnnya. Selain menyetujui menjadi perda, kelima fraksi di DPRD setempat juga menyampaikan beberapa saran, serta masukan terkait tiga perda tersebut. Ketua DPRD Sijunjung, Mukhlis R mengatakan, penetapan tiga ranperda menjadi perda merupakan suatu keberkahan, serta langkah maju untuk peningkatan pembangunan, Kabupaten Sijunjung. “Setelah melalui beberapa kali pertemuan, kelima fraksi di DPRD Sijunjung menyetujui ranperda tersebut menjadi perda. Bahkan, seluruh peserta rapat siap menjalankan tiga ranperda yang disetujui tersebut,” katanya. Sementara itu, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin mengemukakan, dengan disetujuinya tiga perda itu merupakan suatu langkah maju dalam meningkatkan pembangunan di Kabupaten Sijunjung diawal tahun 2014 ini.

PENANDATANGANAN — Bupati Sijunjung Yuswir Arifin didampingi Wakil Bupati Muchlis Anwar, dan Ketua DPRD Mukhlis R, Wakil DPRD Maiyetrinaldi, dan Yohandrizon Syamsu menandatangani nota persetujuan tiga ranperda menjadi perda.

“Kami berharap kerjasama dalam menjalankan tugas demi peningkatan kesejahtera,” harapnya. Sijunjung Harus Mampu Ciptakan Tenaga Kerja Terampil Ketua Komisi II DPRD Sijunjung, Asriben Rajo Pahlawan mendorong agar pemerintah Sijunjung menyiapkan tenaga terampil untuk menghindari banyaknya pengangguran. Tenaga terampil ini, menurut Asriben, harus sesuai dengan kemampuan dan bakat yang dimiliki oleh seseorang. “Selain untuk dirinya

sendiri, juga berpeluang timbulnya lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi angka pengangguran yang ada di Kabupaten Sijunjung, dan kita berharap pemerintah mampu menyiapkan tenaga terampil dibidangnya agar bisa mengembangkan usahanya sendiri,” tutur ketua komisi II itu. Disebutkannya, sebagai daerah yang kaya sumber daya alam, semestinya lapangan pekerjaan juga harus tersedia bagi masyarakat di daerah ini. Hal tersebut bisa terwujud dengan adanya tenaga pekerja terampil di tengah masyarakat, sehingga

sangat diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. “Sebaiknya pemerintah lebih memfokuskan pembukaan lapangan kerja di dalam daerah, yang nantinya dengan sendiri akan menjadi penambah pendapatan daerah sendiri,” terangnya. Dia mengatakan, bahwa DPRD Sijunjung akan menyambut baik semua upaya pemerintah tersebut melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnsosnakertrans) untuk membuat terobosan baru dengan menciptakan tenaga kerja yang juga mampu

disalurkan ke luar negeri. “Melalui instansi terkait, pemerintah juga mesti bisa menciptakan berbagai ma cam pelatihan, seperti pelatihan bahasa Jepang, otomotif, ataupun elektronik, agar tenaga kerja Sijunjung bisa diterima di berbagai perusahaan luar negeri,” jelasnya. Banyaknya peluang kerja yang tersedia di luar negeri, menurut Rajo pahlawan, mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat. Karena selain mendapatkan pengalaman kerja, upah kerja di luar negeri juga terbilang besar. (h/cw.ogi)

BAMBANG KARNADI, SE

Sosok Perantau Bangun Kampung Halaman MERANTAU atau meninggalkan kampung halaman untuk mencari kehidupan yang lebih baik sudah dilakukan bangsa Indonesia selama berabad-abad. Perantau akan menemukan hal-hal baru yang mungkin tidak ditemukan di daerah asal. Baik itu segi ekonomi, sosialbudaya, pendidikan maupun watak orangorang dari daerah tempat merantau. Perantau akan belajar mengerti mereka seperti apa. Bagaimana cara berbicara dan bergaul dengan mereka agar mereka tidak tersinggung, dan banyak hal menarik lainnya. Tujuan merantau pun pada umumnya seragam, selain mencari kehidupan yang lebih baik juga untuk mencari ilmu, memiliki pengalaman luas yang dapat digunakan untuk membangun kampung halaman saat pulang dari perantauan. Sesosok anak laki-laki yang berpenampilan sederhana, dengan senyumannya yang khas dan berasal dari keluarga yang sederhana, semenjak kecil hingga sekolah bahkan meniti karir di diperantauan. Walaupun dari kecil hingga besar hidup di rantau, dirinya selalu menyempatkan waktu untuk pulang ke kampung ha-

lamannya di Jorong Koto Padang Lawas, Kenagarian Padang Lawas, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung guna melihat perkembangan di tanah kelahirannya tersebut. Sosok perantau yang kemudian kembali untuk membangun kampung halaman itu adalah Bambang Karnadi SE. Pria kelahiran Sumpadang 1966 tersebut, bukan orang kaya. Bukan pula politisi, bukan elit, bukan pejabat, bahkan bukan keluarga pejabat, dan mungkin belum dikenal banyak dimata masyarakat Kabupaten Sijunjung. Pengalaman selama puluhan tahun merantau di negeri orang, dipraktekkan saat memimpin pembangunan di kampung halamannya. Seperti memperbaiki dan gotong royong

membersihkan Rumah Gadang Chaniago yang merupakan suku dari orang tua laki-laki bapak beranak tiga tersebut, berbaur bersama warga lainnya dan menjalin silaturahmi antar sesama. Meskipun dekat dan akrab dengan para pejabat, seperti mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, namun sosoknya tidak terlalu sombong. Beliau selalu berbicara dengan kerendahan hati dan selalu menjaga ucapannya agar tidak menyinggung perasaan orang lain. Sebuah keberhasilan tidak hadir begitu saja. Perlu usaha, perjuangan dan kerja keras untuk mencapai semuanya. Inilah yang menjadi prinsip hidup Bambang Karnadi, SE. Bekerja sebagai kontraktor di Kabupaten Merangin Jambi, yang kini menjabat Sekteretaris Dewan Pengawas Perusda PDAM Kabupaten Merangin, serta menjadi anggota HMM (Himpunan Masyarakat Minang), dan anggota dari Persatuan Sawahlunto Sijunjung di Kabupaten Merangin. Bahkan menjadi salah satu tokoh penggairah untuk menyalurkan hobi balap dikalangan anak muda di Bangko Kabupaten Mera-

BAMBANG Karnadi bersama unsur ninik mamak Suku Caniagao di depan Rumah Gadang Suku Caniago Padang Laweh .

ngin yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Sako Motor Club dibawah naungan IMI Jambi. Perlahan namun pasti, Bahkan menurut perantau kelahiran Sumpadang 6 Juli 1966 tersebut jika telah mendapatkan kesuksesan di rantau orang, maka segeralah untuk pulang ke kampung halaman. “Jangan terlena akan kesuksesan yang telah diraih. Bangun dan majukanlah kampung halaman. Jangan hanya memberikan kemajuan ditempat kita merantau. Jika seorang perantau menjadi pengusaha dan usahanya maju, maka yang akan dikenal oleh orang pasti daerah dimana ia berada tersebut, dan secara otomatis itu akan menjadi keunggulan tersendiri bagi daerah itu” ujar Bambang. Bambang mengungkapkan, jika telah memiliki modal yang cukup kembalilah ke kampung, dan dirikanlah usaha yang dapat mensejahterakan masyarakat atau para perantau sendiri. Perantau bisa memindahkan usaha yang ia tekuni selama di rantau. Orang-orang dari daerah lain telah mengenal Ranah Minang khususnya Kabupaten Sijunjung dengan alamnya yang indah dan budayanya yang unik. “Jika perantau berhasil dalam menuntut ilmu lalu pulang ke kampung halaman, keluarga mereka akan bangga. Jika perantau melamar pekerjaan kemungkinan mereka akan lebih mudah diterima dari pada pelamar lain, dikarenakan mereka menuntut ilmu di luar daerah. Juga keberhasilan mereka menuntut ilmu menjadikan mereka panutan bagi masyarakat. Mereka akan menjadi contoh dan tempat bertanya,” paparnya. Ketika ditanyakan bagaimana pandangannya terha-

dap Kabupaten Sijunjung dan apakah ada rencana untuk ikut dalam kancah politik 2015? Bambang Karnadi berpandangan, bahwa Kabupaten Sijunjung merupakan kabupaten yang memiliki potensi yang masih terpendam dan bisa terus dikembangkan. “Untuk turun di kancah politik terutama yang kaitannya dengan Pilkada 2015 esok, mengakuinya kalau dirinya sekarang sedang dalam tahap penjajakan ke arah sana, kalau melihat dorongan dari masyarakat, keluarga, dan suku, saya tertarik juga untuk ikut larut dalam peroses tersebut. Makanya, sekarang saya setiap satu bulan selalu ada di Sijunjung dalam rangka mensosialisasikan diri saya,” ujar Bambang. “Saya masih melakukan komunikasi dengan berbagai pihak untuk melakukan penjajakan. Yang jelas, saya serius ingin maju di Pilkada 2015 besok, tapi tidak akan memaksakan diri ketika peluang yang dimilikinya tidak ada, saya bukan tipe orang yang ngoyo, dan memaksakan kehendak,” pungkas Bambang. Tokoh politik di Koto VII Tanjung Ampalu, Zulkarnain Mondo mengatakan, Bambang sebagai salah satu putra daerah Koto VII, yang ingin memberikan dedikasinya untuk daerah tempat kelahirannya, sudah pasti didukung oleh masyarakat. Sebab, masyarakat Koto VII sudah lama bercitacita untuk mempunyai seorang pemimpin yang berasal dari koto VII. Menurutnya,

BAMBANG KARNADI SE moment ini sudah jelas menjadi arena politik yang akan berimplikasi di daerah pada umumnya dan khususnya pada masyarakat. “Adanya isu beberapa namanama tokoh masyarakat yang bertokoh ataupun yang mengaku menokohkan diri, hal ini harus menjadi perhatian khusus kepada masyarakat se-Kabupaten Sijunjung. Kenapa demikian, karena hal ini benar-benar

>> Editor : Nasrizal

memperhatikan track record bagi para tokoh yang akan maju memimpin daerah kita yakni Kabupaten Sijunjung ke depan. Sudah saatnya, masyarakat dan pemuda menyiapkan soft skill dan kemampuan diri dalam menyambut hal tersebut,” ucap pria asli Kecamatan Koto VII ini, Sabtu (18/01). Selain itu, Naswir malin Sulaeman (61), warga Jorong Koto Padang Laweh, Kenagarian Padang Laweh menambahkan, Kaum Suku Chaniago sangat menyambut baik dengan keinginan dari perantau tersebut untuk “maju” di tahun 2015 esok, dan di dukung sepenuhnya oleh Suku Chaniago Pitayo yang merupakan suku dari ayah beliau. Perlu diperhatikan konsep pelayanan dan basic dari para calon tersebut dalam memperjuangkan hak rakyat, bukan hak partai atau kelompok tertentu. (h/cw.ogi)

>> Penata Halaman : Habli


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

5

STAND UP COMEDY Sanksi Lelet Dalam Bahas APBD INGGA 20 Januari 2014, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat tahun 2014 belum juga disahkan. DPRD dan Pemprov Sumbar sampai saat ini masih membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD 2014. Padahal semestinya APBD 2014 sudah diserahkan kepada Kemendagri pada tanggal 30 November 2013 lalu. Kemendagri telah memberikan surat peringatan kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno atas keterlambatan tersebut pada tanggal 31 Desember 2013. Kemendagri masih memberikan tenggang waktu hingga 31 Januari 2014. Jika hingga batas waktu itu, APBD Sumbar 2014 belum juga disahkan dan belum juga diserahkan kepada Kemendagri, maka anggaran pembangunan dari Dana Alokasi Umum (DAU) akan dipotong sebesar 25 persen. Jika pemotongan itu terjadi, yang dirugikan adalah masyarakat Sumatera Barat. Karena itu diharapkan DPRD dan Pemprov Sumbar dapat memfinalkan pembahasan APBD 2014 dalam pekan ini, sehingga tidak terjadi pemotongan DAU. Selain Pemprov Sumatera Barat, provinsi lain yang juga mendapat teguran dari Mendagri adalah Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Sumatera Utara dan Pemprov Papua Barat. Diharapkan perseteruan antara jajaran DPRD dan Gubernur Sumbar terkait dengan pembahasan porsi dana bantuan sosial dapat dihentikan. Jangan korbankan kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah Sumbar yang jauh lebih besar ketimbang kepentingan politik antara pihak Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dengan jajaran DPRD Sumbar. Untuk tingkat kota dan kabupaten, ada empat daerah di Sumatera Barat yang hingga sekarang belum juga mengesahkan APBD Tahun 2014. Daerah tersebut adalah Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Lima puluh Kota dan Kabupaten Solok Selatan. Sanksi yang sama juga akan berlaku bagi daerah kota / kabupaten di Sumatera Barat yang belum juga mengesahkan APBD 2014 dan menyerahkannya ke Kemendagri. Sanksinya berupa pemotongan anggaran DAU dari pemerintah pusat. Secara umum, benang merah yang menjadi penyebab molornya pembahasan APBD adalah perang kepentingan antara jajaran DPRD dengan pemerintah daerah, khususnya kepala daerah. Persoalan tersebut terjadi dalam pembahasan APBD Sumbar, APBD Kota Padang, APBD Kota Solok, APBD Kabupaten Limapuluh Kota dan APBD Kabupaten Solok Selatan. Aroma “perang” kepentingan itu sangat kentara, bahkan menjadi konsumsi publik. Pada pembahasan APBD Sumbar 2014 yang menjadi persoalan paling ruwet adalah “perang” kepentingan anggaran bansos dan hibah antara kelompok gubernur dengan jajaran DPRD Sumbar yang terdiri dari berbagai parpol. Terbongkarnya pos anggaran hibah safari dakwah PKS pada APBD Tahun 2013 senilai Rp1,9 miliar merupakan cikal bakal munculnya seteru hebat tersebut. Sedangkan di Kabupaten Limapuluh Kota, rencana pembangunan kantor terpadu empat SKPD senilai Rp24 miliar dijadikan senjata bagi jajaran DPRD Kabupaten Limapuluh Kota untuk menggolkan kepentingannya. Dampak dari perdebatan sengit antara DPRD dan Pemkab Limapuluh Kota itu menyebabkan APBD daerah tersebut belum juga disahkan sampai saat ini. Di Kota Solok, juga terjadi perseteruan antara Pemko Solok dan DPRD Kota Solok yang menyebabkan APBD kota tersebut belum juga disahkan. Hal sepele dijadikan bargaining oleh kedua belah pihak. Para politisi di daerah itu rela mengorbankan kepentingan masyarakat dan daerah yang jauh lebih besar. Sedangkan di Kota Padang, pembahasan APBD 2014 molor, selain akibat utak-atik dana bansos dan hibah, disinyalir juga untuk menunda-nunda pelaksanaan Pilkada Kota Padang putaran kedua. Penundaan Pilkada diduga akan sangat menguntungkan kepala daerah yang bakal lengser dan juga kekuatan-kekuatan politik yang dominan di DPRD Kota Padang. **

Sebuah Panggung Kritik Sosial

H

„ PKL Pasar Sudah Semenamena z Akibat Pemko Padang tak tegas „ Mendagri Tegur Gubernur Sumbar z Itu baru soal APBD, yang baliho nyusul ya?

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

OLEH : IRMA GARNESIA Mahasiswa Fikom Unpad ILANG Bhaskara mengkritik pilkada pemerintah saat Grand Final Stand Up Comedi Indonesia Season 3. Menurutnya pilkada itu tak lebih dari kompetisi pencarian bakat. Kita samasama melakukan voting. Bedanya, pada kontes pencarian bakat, kita sudah melihat kemampuan peserta. Pada pilkada? Kita menyaksikan janji politik. Ada pula Ernest Prakasa, Juara 2 Stand Up Comedy Season 2, yang menceritakan ketakutan orang Cina yang tinggal di Indonesia saat kerusuhan tahun 1998. Slogan “Milik Pribumi” yang dipakai Ernest di kausnya merupakan lambang ketakutan orang Cina saat itu. Selain itu, “Milik Pribumi” bagi Ernest adalah karena istrinya pribumi. Ernest memang sering membawa materi mengenai Cina saat Stand Up. barangkali ia kecewa atas diskriminasi pribumi terhadap orang Cina selama ini. Tidak hanya itu, juga ada Arie Kriting, Juara 3 Stand Up Comedy Season 3 yang mengungkapkan betapa tidak diperhatikannya orang Timur. Banyak aspek yang masih merendahkan orang Timur. Misalnya iklan dan hiburan, tidak ada yang

G

memakai orang Timur. Kalaupun ada, mereka dibully dalam tayangan hiburan tersebut. Pembangunan di daerah Arie juga jarang. Bahkan ketika ada pembangunan jalan di sana, penduduk menggunakannya sebagai tempat wisata. Ironis! Stand Up Comedy bukanlah hal baru di Indonesia. Hiburan ini sudah dipopulerkan oleh Taufik Savalas, Butet Kertaradjasa, dan Ramon P. Tommybend sejak dulu. Saat ini, ada nama-nama comic terkenal seperti Raditya Dika, Panji Pragiwaksono, dan Ge Pamungkas. Kompas TV adalah siaran televisi pertama yang mempopulerkan acara ini, dilanjutkan oleh stasiun lainnya. Di Eropa dan Amerika, hiburan ini telah terkenal sejak abad 18. Pelaku komedinya disebut comic. Para comic ini biasanya memberikan cerita humor, fenomena lucu, atau kritik sosial dengan berbagai gaya dan alat peraga. Jenis Stand Up yang terkenal di Amerika saat itu adalah teater. Dulu ada “The Minstrel Show” yang diselenggarakan oleh Thomas Dartmouth “Daddy” Rice. The Minstrel Show ini menang pamor sebelum perang saudara di Amerika. Acara ini berhasil mendapat

animo yang tinggi dari warga Amerika pada saat itu. Para comic membuat kita tertawa. Tapi kita juga membenarkan joke mereka secara tidak langsung. Apa yang disampaikan para comic tidak hanya lelucon, tapi juga kritik sosial. Bukankah saat reformasi ini siapa saja boleh bersuara? Ingatkah Anda akan kebebasan mengeluarkan pendapat dalam pasal 28? Di era globalisasi, kita sibuk dengan urusan masingmasing. Kita sibuk dengan gadget, game, hiburan, semua yang menguntungkan diri sendiri. Hingga saat ini, Stand Up Comedy menjadi populer. Para comic itu menggerakkan hati kita agar peka terhadap apa yang terjadi saat ini. Seperti apa negara kita, kebiasaan kita, pemerintah kita, dan sebagainya. Apakah kita berada dalam kehidupan yang baikbaik saja? Stand Up Comedy menawarkan hal baru. Ketika makin banyak orang yang tidak berani bicara di depan umum. Bicara di depan umum saja sudah sulit, apalagi sampai membuat orang tertawa. Kita berada di zaman yang serba tertulis. Masyarakat kita lebih senang menulis status di facebook, twitter, atau blog. Jarang yang menyampaikan aspirasi mereka secara lisan di depan umum. Barangkali ada juga yang menyampaikan aspirasinya secara

langsung, demonstrasi misalnya. Tapi kita tak begitu menaruh respek pada aksi demo. Siapa pula yang menyukai demo yang ricuh dan ekstrem? Oh ya, selain sulit bicara di depan umum, masyarakat kita juga jarang membaca. Budaya rakyat Indonesia adalah mendengar dan menonton. Apa yang sering kita baca selain status facebook, tweet, path, dan lain lain? Kita lebih suka menonton seminar motivasi dari Merry Riana ketimbang membaca bukunya “Mimpi Sejuta Dolar,” kan? Itu hanya contoh. Itu pula yang menguatkan keberadaan Stand Up Comedy saat ini. Menurut Panji Pragiwaksono, Stand Up Comedy dibutuhkan rakyat Indonesia. Karena kita lebih sering menangkap apa yang diucap dibanding apa yang dimaksud. Banyak terjadi kesalahan komunikasi dikarenakan pembicara tidak mampu menyampaikan maksudnya. Kesalahan komunikasi seperti inilah langsung diparodikan Panji. Rakyat Indonesia juga terlalu sensitif, tambah Panji, karena itu sering terjadi perang antar suku. Maka dari itu, Stand Up Comedy yang ceplasceplos ini bisa menyatukan kita. Ibarat kata pepatah, “Bersatu dalam Tawa.” Masyarakat kita juga butuh komedi segar dan baru. Kebanyakan acara humor saat ini lebih mementingkan sisi humornya dibanding

pesannya. Sebut saja acara komedi yang menampilkan lelucon sarkasme. Ada pula komedi yang menyuguhkan kekerasan, meskipun menurut mereka bahan-bahan dalam acara itu tidak berbahaya. Lain lagi dengan komedi yang membuat kita tertawa dengan mengerjai orang. Ia membuat kita tertawa atas kepanikan atau membuat orang lain malu dan kesal. Kita tertawa, lalu dimana sisi moralnya? Kita tertawa atas penderitaan orang lain. Oleh karena itu, Stand Up Comedy menjadi hiburan yang berkelas dengan menampilkan joke yang cerdas. Saat ini telah banyak komunitas Stand Up Comedy di Indonesia. Salah satunya Stand Up Comedy Bandung, Stand Up Comedy Jatinangor, Stand Up Comedy Tasik, dan lain lain. Mereka biasanya open mic di cafe-cafe dengan comic dari daerah tersebut. Bahkan Stand Up Comedy sendiri juga diterapkan oleh dosen Fikom Unpad, Anwar Sani, pada mata kuliah Public Speaking. Mahasiswa yang mengambil mata kuliah ini wajib Stand Up sebagai syarat kelulusannya saat UAS. Nah, apakah Anda tertarik untuk mencoba hiburan yang satu ini? Tidak hanya menjadi penonton, kita juga bisa aktif menjadi comic. Setiap daerah biasanya punya komunitas comic sendiri. Jika belum, kenapa tidak membuat sendiri? Go ahead. (*)

Jangan Cuma Bisa Menyalahkan Hujan ADA Wikipedia bahasa Indonesia ensiklopedia bebas, musyrik menurut syariat Islam adalah perbuatan menyekutukan Allah dengan apa pun, merupakan kebalikan dari ajaran ketauhidan, yang memiliki arti mengesakan Allah. Kata syirik sendiri berasal dari kata syarikah atau persekutuan, yaitu mempersekutukan atau membuat tandingan hukum atau ajaran lain selain dari ajaran/hukum Allah. Syirik adalah akhlak yang melampaui batas aturan dan bertentangan dengan prinsip tauhid yaitu dengan mengabdi, tunduk , taat secara sadar dan sukarela pada sesuatu ajaran / perintah selain dari ajaran Allah. Kemusyrikan secara personal dilaksanakan dengan mengikuti ajaranajaran selain ajaran Allah SWT secara sadar dan sukarela, terasuk menyalahkan segala ketentuan dan ciptaan Allah SWT. Namun secara tak terduga, jagad nasional dikejutkan oleh Walhi (Wahana Lingungan Hidup Indonesia). Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pegiat dan pemerhati lingkungan itu menyebut

P

Jokowi (Gubernur DKI) musyrik. Jokowi ‘dicap’ Walhi musyrik karena menyalahkan hujan sebagai penyebab banjir di ibukota Jakarta. “Yang namanya volume air tetap segitu enggak bisa berubah. Tapi gentongnya ini yang dikurangi. Kalau lama-lama hanya menyalahkan curah hujan nanti masyarakat ini takutnya musyrik, bilang banjir karena Tuhan padahal hujan itu berkah,” ujar Manajer Penanganan Bencana Walhi Nasional Mukri Friatna di Jakarta, Sabtu (18/1). Sebelumnya, ketika meninjau lokasi banjir di Kelapa Gading, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjelaskan alasan terjadinya banjir di kawasan perumahan elite tersebut. Salah satunya intensitas hujan yang tak kunjung berhenti dan banjir rob. “Memang terjadi hujan deras di sekitar Pulogadung dan robnya naik. Problemnya ada di situ,” kata Jokowi. Hemat saya, siapa pun dia, pejabat di pusat atau di daerah, tidak perlu latah menyalahkan “kehendak” dan ketentuan Allah SWT dalam menyikapi bencana banjir yang belakangan ini nyaris terjadi di sebagai besar wilayah republik tercinta ini.

Layanan Telkomsel Makin Mengecewakan SAYA kecewa kepada pelayanan Telkomsel yang semakin hari semakin tidak benar. Ketika saya pasang paket Talk Mania, pulsa saya sudah dipotong. Dan ketika saya menggunakannya, TM berkurang namun pulsa saya juga tetap berkurang. Terkadang TM bisa berkurang dengan sendirinya tanpa saya gunakan. Hal ini sangat tidak wajar dan tidak masuk diakal. Tolong kepada pihak Telkomsel untuk mempertanggungjawabkan dan menindaklanjuti atas ketidaknyamanan saya. Terimakasih.

Melempar kesalahaan kepada hujan sebagai satusatunya penyebab banjir, hanyalah mencerminkan kedangkalan analisis dan cara termudah melempar tanggung jawab sebagai pemimpinan. Bukankah hujan sudah ada, jauh sebelum pemimpin itu lahir? Justru itulah, tak heran bila Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebagai lembaga institusi ahli di bidangnya, turut angkat suara menyangkal pendapat Gubernur DKI Joko Widodo terkait penyebab banjir karena faktor curah hujan. BMKG mencatat, intensitas curah hujan pada tahun ini justru lebih rendah. Menurut Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Achmad Zukri, curah hujan di kawasan ibu kota pada 2014 malah lebih rendah dibanding 2013 ketika terjadi banjir lebih besar. “Selain itu hujan yang turun awal tahun ini tidak selebat 2013. Hujan sudah dicicil sejak malam tahun baru. Sedangkan tahun lalu, hujan terjadi sekaligus selama beberapa hari berturut-turut dengan intensitas lebat,” jelasnya. Zukri membandingkan pantauan curah hujan oleh

BMKG dari 18 titik tahun lalu dengan tahun ini pada hari banjir terparah tahun ini. Ternyata curah hujan tahun ini tidak setinggi tahun 2013 lalu. Menurut analisis Walhi seperti yang disampaikan Manajer Penanganan Bencana Walhi Nasional Mukri Friatna, penyebab dari musibah banjir di Jakarta yang sebenarnya adalah beralihnya fungsi hutan yang dijadikan pemukiman atau industri. Sebagai mana diketahui, betapa banyak permukiman elite dan mewah terus tumbuh dan berkembang di Jakarta. Bahkan termasuk permukiman dan perumahan yang penghuninya berselera borjuis. Menutup kemewahan dengan pagar tembok yang tinggi, lalu menutup telinga akan jerit kelaparan rakyat miskin kota di sekitar kompleks tempat tinggalnya. Kawasan resapan dan kantong-kantong yang selama ini menampung curah hujan, nyaris tinggal cerita. Tapi realitas memilukan tersebut, tidak hanya terjadi di Jakarta. Pada sejumkah kota di berbagai daerah, berkurangnya kawasan resapan secara massif juga sudah dan terus terjadi. Tidak hanya kompleks perumahan

Oleh : DODI NURJA elit, kantor pemerintahan seperti ‘istana yang megah’ juga telah menyingkirkan kawasan resapan, bahkan areal persawahan produktif sekalipun. Sementara di daerah kabupaten yang dulu memiliki kawasan hutan alam cukup luas, kini telah berganti dengan “hutan” sawit. Tanaman monokultur tidak lama menyimpang hujan, berapaun luas tanamnya. Sedangkan kawasan hutan yang tersisa, juga terus digasak pembalakan, baik yang resmi atau ilegal. Mari, berhentilah menyalahkan hujan sebagai satusatunya penyebab banjir. Sebelum kota di penuhi kompleks perumahan elit dan perkantoran megah, bukankah hujan telah ada juga? Tapi pasti, banjir belum separah sekarang!. (*)

Tarif Air PDAM Padang Tak Wajar YTH Ketua KPK. Agar ditinjau tarif air minum di PDAM Kota Padang yang tidak wajar. Kenaikan tariff dilakukan seenaknya.

Sementara kualitas pelayanan tetap saja jelek. Selain itu kasus korupsi miliaran rupiah Azhar Latif Cs tidak kunjung tuntas oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumbar. Apalagi pimpinan Kejaksaan Tinggi Sumbar terus silih berganti. +628566912****

+628126678****

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Wakil Pemimpin Perusahaan

: David Ramadian

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Koordinator Minggu

: Rakhmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/ Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, Syahrizal, Habli Hikman, HRD : - , Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Yon Erizon

>> Penata Halaman : Syahrizal


6

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

PAN Bidik Kursi Pimpinan Dewan

Akbar Tanjung Sentil Kaderisasi Parpol JAKARTA, HALUAN— Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyinggung kaderisasi yang dilakukan oleh partai politik (Parpol). Dia melihat, akibat kaderisasi yang mandek, parpol saat ini hanya menjadi alat untuk mencari kekuasaan semata. Karena hal itulah, banyak para kader partai dari legislatif maupun eksekutif yang tersangkut dengan kasus hukum terutama korupsi. “Partai sebagai alat rekrutmen untuk menduduki jabatan politik di pemilihan legislatif sampai bupati, gubernur, bahkan presiden, tapi apakah rekrutmen politik itu menjadikan partai baik? Saat ini ada ratusan kepala daerah terlibat korupsi,” kata Akbar di diskusi politik yang diselenggarakan Political Communication (Polcomm) Institute dengan tajuk ‘Pemimpin Untuk Indonesia Maju dan Bebas Korupsi’ di Cikini Jakarta Pusat, Minggu (19/ 1). (h/inl)

Pecat Pasek, Reaksi SBY Kekanak-kanakan JAKARTA, HALUAN— Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kekanak-kanakan. Penilaian ini terkait pemecatan mantan Ketua Komisi III DPR Gede Pasek Suardika sebagai anggota DPR. Penilaian itu disampaikan pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens, di Cikini, Jakarta, Minggu (19/1) Menurutnya, reaksi Cikeas terhadap kubu mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum sudah berlebihan. Demokrat akan menerima hukuman dari rakyat atas tindakan yang diskriminasi terhadap Pasek dan para loyalis Anas. “Kalau persoalan internal Demokrat itu sudah tidak dewasa. Itu melihat kekanak-kanakan pimpinan partai ini (SBY),” kata Boni. Selain itu, kata Boni, pemecatan Pasek sebagai anggota DPR juga menunjukkan bahwa ada persoalan serius dalam manajemen internal Demokrat. “Ada persoalan internal Demokrat dalam manajemen partai,” tegasnya. Diketahui, Pasek tidak menerima keputusan atas pemecatannya dari anggota DPR. Dia menyebut Demokrat akan menerima hukum karma atas pemecatannya.(h/inl)

HM Tauhid diantara para tamu undangan HUT HANURA.

SAWAHLUNTO, HALUAN— DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Sawahlunto menggelar konsolidasi dan temu kader. Partai berlambang matahari itu menargetkan satu kursi pimpinan DPRD Sawahlunto untuk periode 2014–2019. Keinginan tersebut, bukan hal yang mustahil. Pasalnya, partai yang lahir di masa reformasi tersebut, pernah memiliki satu fraksi di gedung dewan ‘Kota Arang’ pada periode 2004 – 2009. Satu kursi pimpinan tersebut akan dapat dituai, jika dalam Pemilu 9 April mendatang, PAN Sawahlunto mampu mengamankan tiga kursi dewan, sebagai syarat untuk dapat membentuk fraksi sendiri. “Target kami, setiap daerah pemilihan mampu meraih kursi. Sehingga, dari tiga daerah pemilihan akan terkumpul tiga kursi, yang dapat memenuhi syarat untuk membentuk fraksi di dewan nantinya,” terang Ketua DPD PAN Sawahlunto, Deri Asta kepada Haluan, Sabtu (18/1). Konsolidasi yang dihadiri seribuan kader dan simpatisan tersebut, dilaksanakan di kawasan Danau Kandih, Sawahlunto. Selain dihadiri seluruh caleg PAN Sawahlunto, juga hadir beberapa caleg Provinsi Sumbar dan DPR-RI.

Ketua DPW PAN Sumbar, Asli Chaidir mengatakan, partainya mengakar di tengah masyarakat. Dengan berbagai upaya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, Asli yakin dukungan terhadap PAN akan semakin meningkat. Pria yang kini juga maju sebagai caleg DPR-RI daerah pemilihan Sumbar I itu menegaskan, agar para caleg bersaing secara sehat. Baik bersaing antar sesama caleg dalam partai, maupun dengan caleg partai lain. “Masyarakat memiliki penilaian tersendiri. Apa yang akan dituai dalam pemilihan 9 April mendatang, merupakan bagian dari kerja yang telah dilakukan semenjak tahun 2009 silam,” ujarnya. Asli Chaidir kepada Haluan mengatakan, pihaknya sengaja menggunakan kawasan objek wisata Danau Kandih sebagai lokasi konsolidasi. Usai kegiatan, seluruh kader dan simpatisan PAN bisa menyempatkan diri berkeliling danau yang terbentuk dari bekas tambang tersebut. (h/dil)

KONVENSI DEMOKRAT— Peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat Ali Masykur Musa mengatakan, Indonesia di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono belum menunjukkan kemajuan yang signifikan terhadap kehidupan bangsa.Kepemimpinan Indonesia pada masa SBY, menurut dia, hanya terlihat pada kehidupan makro, namun tidak terlihat kualitasnya.IST

HARAPAN RAKYAT BADARAI

Berantas Pengangguran dan Korupsi PADANG, HALUAN – Caleg membanjiri pemilu 2014. Mereka menggunakan beberapa cara demi mendapatkan suara pada pemilu yang akan datang. Baik itu berupa pemajangan poster di jalan, di pohon, dan lainnya. Bahkan, ada yang mendatangi masyarakat secara langsung, agar masyarakat tersebut memberikan suara pada caleg tersebut. Namun, tidak sedikit masyarakat yang meragukan mereka. Karena, ada

beberapa dari mereka merasa bosan mendengarkan janji- janji setiap kali pemilu akan diadakan. Namun, tak sedikit pula masyarakat yang tetap mengharapkan perubahan kota Padang melalui caleg 2014. Begitu banyak eks-mahasiswa di Kota Padang ini. Ada yang baru lulus kuliah, ada yang mengaku sudah setahun bahkan sampai dua tahun mencari pekerjaan. Mereka sangat berharap pada Caleg 2014 bisa memikirkan program apa yang seharusnya dilakukan untuk mengatasi

Masyarakat menikmati hidangan kuliner gratis.

pengangguran di Kota Padang ini. “Saya sebenarnya no comment terhadap Caleg 2014. Karena dari dulu para Caleg hanya memberikan janjijanji saja. Buktinya sampai saat ini tak kelihatan,” ujar Suci (22) yang baru menyelesaikan kuliahnya. Namun demikian dia berharap pada caleg saat ini bisa menemukan cara menyelesaikan masalah di Kota Padang ini. “Kita berharap mereka bisa memikirkan cara memberantas pengangguran di Kota Padang ini,” ujar Suci. Sementara itu, Kota Padang juga tak jauh dari tindakan korupsi. Korupsi yang sangat merugikan itu seharusnya tidak dilakukan petinggi pemerintahan

di kota Padang. Nita (23) berharap Caleg 2014 bersih dari korupsi. “Pada caleg 2014 saya sangat berharap mereka bersih dari korupsi. Mereka juga harus bisa menjaga amanah rakyat,” katanya. Harapan lain adalah dibukanya lapangan pekerjaan agar pengangguran di kota ini berkurang. Kalau bisa tidak ada pengangguran di kota Padang. “Kota Padang akan mengalami perubahan jika mereka mempunyai wawasan yang luas. Seandainya, mereka orang yang memiliki karakter seperti tersebut. Mereka pasti juga tidak akan melakukan korupsi, “ kata Sri (22) (*)

Pertemuan Pengurus HANURA

Hanura, Makin Besar Bersama Rakyat Ketua Panitia HUT, Mutia Mustafa

PERINGATAN HUT ke-7 Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) berlangsung meriah penuh semangat kekeluargaan. Acara puncak, Minggu (19/1) yang dipusatkan di kantor DPD Hanura komplek GOR H Agus Salim Padang dipadati ribuan kader dan simpatisan. Berbagai perwakilan tokoh masyarakat hadir, membaur dengan semangat Hanura menjadi partai paling bersih yang siap memenangkan pemilu. Ketua DPD Hanura Sumbar, acara ulang tahun dibuat sederHM Tauhid mengatakan, konsep hana dengan melibatkan pelaku

Bagi-bagi Tumpeng HUT HANURA.

Kandidat Wawako Padang James Hellyward turut hadir saat perayaan HUT Hanura.

usaha kecil untuk menyediakan berbagai menu makanan. Di samping itu ada pemotongan tumpeng yang dibagikan secara simbolis pada kader dan tokoh yang telah berjuang bersama Hanura. “Hanura tak akan khianat, hidup mati demi rakyat,” ujar Tauhid. Pada kesempatan itu, turut dibacakan deklarasi dukungan terhadap pasangan WirantoHarry Tanoe sebagai kandidat presiden dan wakil presiden. (*)

HM TAUHID Ketua DPD Partai Hanura Sumbar

Kader Hanura kompak saat bersih pantai Padang. >> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

7

Program Bedah ............... Dari Halaman. 1 Erupsi Sinabung Seharusnya Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

tukang tak ada lagi biaya. Untuk menghemat, bangunan ini tidak memakai besi cor,” ujar Efendi bapak tiga anak yang sehari-hari bekerja serabutan sebagai buruh proyek. Kondisi yang sama dirasakan Nasrul, warga Korong Pinago yang juga menerima bantuan program bedah rumah. Menurut Nasrul yang sehari-hari bekerja sebagai petani, bantuan diserahkan dalam bentuk material bahan bangunan. Ia kesulitan melakukan pembangunan karena kekurangan biaya. Kalau pun bisa dikerjakan, material bangunan tidak mencukupi jumlahnya. “Satu truk batu dipatok harganya Rp800 ribu. Padahal kalau kami beli sendiri harganya Cuma Rp500 ribu paling mahal. Tapi beli sendiri tidak diizinkan, uang yang kami terima dari bank, langsung diarahkan ke toko bangunan yang sudah ditunjuk,” beber Nasrul. Karena dipaksa membeli bahan bangunan, banyak material yang menumpuk tak ada biaya

untuk membangunnya. Ini juga dirasakan Janiar (70), warga Korong Pinago—material masih menumpuk karena dirinya yang tua tak bisa lagi membangun sendiri. Mengupah tukang, biaya tak ada. Anak tunggalnya adalah buruh tani yang tak memiliki keterampilan membangun rumah. “Amak cameh bantuan ko ndak bisa dipakai. Simin bisa manjadi batu kalau lamo talatak. Biaya ndak ado pulo untuak tukang,” ujarnya. Keluhan sejumlah warga miskin di Padang Pariaman ini, adalah potret proses penyaluran bantuan yang terkesan dipaksakan. Bahkan disebut-sebut ada ancaman pemotongan Rp1 juta jika masyarakat ngotot meminta bantuan sekaligus dalam bentuk uang tunai. Ketua Komisi III DPRD Sumbar, HM Nurnas yang melakukan peninjauan lapangan mengaku prihatin dengan mekanisme penyaluran bantuan tersebut. Menurut Nurnas, penyaluran bantuan harus menyesuaikan dengan kebutuhan

masyarakat. “Jika butuh lantai rumah semen dan atap, itu saja yang dibeli. Jangan semua bahan bangunan. Untuk biaya pemasangan tak ada lagi uangnya,” ujar Nurnas yang tergabung di Fraksi Demokrat. Nurnas berjanji bakal mengevaluasi sistem penyaluran bantuan pemerintah itu. Diduga tim fasilitator lapangan telah “bermain” membuat aturan sendiri di luar konteks petunjuk sebenarnya. “Bedah rumah ini tak harus membangun baru. Tapi ini dipaksakan. Perlu diluruskan lagi, apakah nanti bisa bantuan uang tunai saja, masyarakat bisa menentukan kebutuhan untuk perbaikan rumahnya,” ujar Nurnas. Program bedah rumah kata Nurnas, didukung anggaran pemerintah pusat dan provinsi. Saat ini, untuk Sumbar dialokasikan lebih kurang Rp13,5 miliar. Bantuan itu diharapkan tepat sasaran dan nominal penerima idealnya ditingkatkan dari Rp7,5 juta menjadi Rp15 juta. (h/rud)

Mendagri Tegur ............... Dari Halaman. 1 dan Pemprov Sumbar membahas finalisasi Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumatera Barat tahun 2014. Jadwal itu diperoleh setelah Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumbar, memutuskannya Rabu (15/1) siang. Rapat Bamus DPRD Sumbar dipimpin Wakil Ketua DPRD, H Trinda Farhan Satria memutuskan, Kamis sampai Minggu (16 sampai 19 Januari 2014) merupakan tahapan pembahasan final di tingkat Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Senin (20/1) dilaksana rapat gabungan komisi dalam rangka penyampaian laporan Banggar terhadap hasil pembahasan dan dilanjutkan dengan rapat fraksi,” terang Trinda. Pada Selasa (21/1), DPRD melalui Bamus menetapkan rapat paripurna dalam rangka penetapan Rancangan KUA PPAS menjadi KUA PPA APBD 2014. “Dengan demikian dalam sepekan ini, kita harapkan proses pembahasan dapat berjalan dengan baik sehingga KUA PPA

APBD dapat segera ditetapkan agar pembahasan APBD dapat segera berjalan,” ujarnya. Untuk tingkat kota dan kabupaten, ada empat daerah di Sumatera Barat yang hingga sekarang belum juga mengesahkan APBD Tahun 2014. Daerah tersebut adalah Kota Padang, Kota Solok, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Solok Selatan. Tentu saja sanksi yang sama juga akan berlaku bagi daerah kota / kabupaten di Sumatera Barat yang belum mengesahkan APBD 2014 dan menyerahkannya ke Kemendagri. Sanksinya berupa pemotongan anggaran DAU dari pemerintah pusat. Secara umum, benang merah yang menjadi penyebab molornya pembahasan APBD adalah perang kepentingan antara jajaran DPRD dengan pemerintah daerah, khususnya kepala daerah. Persoalan tersebut terjadi dalam pembahasan APBD Sumbar, APBD Kota Padang, APBD Kota Solok, APBD Kabupaten Limapuluh Kota dan APBD Kabupaten Solok Selatan. Aroma perang kepentingan itu sangat kentara, bahkan menjadi konsumsi publik. Pada pembahasan APBD Sumbar 2014 yang menjadi

persoalan paling ruwet adalah perang kepentingan anggaran bansos dan hibah antara kelompok gubernur dengan jajaran DPRD Sumbar yang terdiri dari berbagai parpol. Terbongkarnya pos anggaran hibah safari dakwah PKS pada APBD Tahun 2013 senilai Rp1,9 miliar merupakan cikal bakal munculnya seteru hebat tersebut. Sedangkan di Kabupaten Limapuluh Kota, perseteruan rencana pembangunan kantor terpadu empat SKPD senilai Rp24 miliar antara Pemkab Limapuluh Kota dan DPRD yang menyebabkan pembahasan APBD molor. Di Kota Solok, juga terjadi perseteruan antara Pemko Solok dan DPRD Kota Solok yang menyebabkan APBD kota tersebut belum juga disahkan. Hal sepele dijadikan bargaining oleh kedua belah pihak. Sedangkan di Kota Padang, pembahasan APBD 2014 molor, selain akibat utak-atik dana bansos dan hibah, disinyalir juga untuk menunda-nunda pelaksanaan Pilkada Kota Padang putaran kedua. Penundaan Pilkada diduga akan sangat menguntungkan kepala daerah yang bakal lengser dan juga kekuatan-kekuatan politik yang dominan di DPRD Kota Padang. (h/ti/pdc/erz)

Polisi Segera .................. Dari Halaman. 1 (PAW) anggota dewan untuk DPRD Padang dari Partai Demokrat. Padahal pelapor ini menggantikan almarhum Mukhlis Sani berdasarkan surat keputusan No. SK : 076/DPC-PD/2013 tanggal 21 Mei 2013, dan berdasarkan keputusan tersebut ditindaklanjuti oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dengan No. 227/SK/DPP.PD/XII/2013 pada tanggal 11 Desember 2013, tentang PAW anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang almarhum Mukhlis Sani. Sebelumnya pada bulan Oktober 2013, dia telah berkoordinasi dengan pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) dimana penjelasaan KPU mengatakan bahwa KPU tidak berhak memproses penetapan nomor urut PAW sebelum ada surat resmi dari Ketua DPRD Padang, sehingga dia berusaha menghubungi sekretaris dewan (Sekwan) Padang untuk menanyakan proses pengajuan PAW. Dalam kasus ini memang belum ada penetapan tersangka, penyidik baru memeriksa pelapor berdasarkan laporan polisi nomor LP/327/K/XII/Dit. Reskrimum tanggal 23 Desember 2013 lalu, dan pelimpahan perkara ke Polresta Padang dengan nomor : B/61/I/2014-Dir.Reskrimum tanggal 7 Januari 2014. Penyidik akan terus memita keterangan dari beberapa saksi dalam perkara tersebut untuk mengumpulkan bukti-bukti. Setelah itu, terlapor akan dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi terlebih dahulu. Namun, tidak tertutup kemungkinan terlapor akan ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan wewenang tersebut. Apabila terbukti dia akan terkena ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan. Kapolresta Padang Kombes Pol. Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan, setelah dilimpahkan kasus tersebut dari Polda Sumbar, pihaknya baru memeriksa pelapor, Jumat (17/1) kemarin. Setelah itu, pihaknya bersama penyidik akan berkoordinasi untuk melakukan langkah selanjutnya. Untuk menetapkan seorang menjadi tersangka, penyidik harus meminta keterangan beberapa saksi. Setelah itu, penyidik akan mengkonfrontir seluruh keterangan itu, dan barulah akan dilakukan penetapan

sebagai tersangka. “Saat ini memang tengah dilakukan penyelidikan terhadap pasal 421 itu. Kemudian pelapor juga telah mencabut laporan pencemaran nama baik, sehingga penyidik hanya melanjutkan kasus penyalahgunaan wewenang,” katanya kepada Haluan, kemarin (19/1). Informasi yang diperoleh, tidak akan pernah ada Pergantian Antar Waktu (PAW) (Alm) Mukhlis Sani (65) di De-wan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang. Proses PAW tersebut tidak kunjung tuntas dan terke-san sengaja diabaikan oleh pim-pinan DPRD Kota Padang. Selaku penggugat, Faizal mengatakan, berdasarkan atas urutan KPU, dialah yang berhak meng-gan-tikan (alm) Mukhlis Sani mening-gal dunia pada tanggal 16 Febru-ari yang lalu. Dia mengaku kecewa melihat sikap ketua DPRD Kota Padang yang sebagai kader Demokrat telah melalaikan tugas konstitusinya. Sebagai ketua tidak seharusnya melalaikan tugas untuk dapat memproses PAW tersebut, namun kenyataan-nya ada alasan bahwa proses sedang berlangsung sementara surat pengusulan PAW masih tersimpan rapi di meja Ketua DPRD tersebut. Seperti berita sebelumnya, diduga penyalahgunaan wewenang dan jabatan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang Zulherman dilaporkan ke polisi oleh Ketua Tanggab Darurat DPD Sumbar Faizal ke Mapolda Sumbar, Senin (23/12). Bantah Pecat Ketua DPC Demokrat Kota Padang Januardi Sumka membantah, telah memecat Ketua DPRD Kota Padang Zulherman dari Partai Demokrat, terkait kasus PAW dan penyalahgunaan wewenang. “Belum ada pemecatan terhadap Zulherman terkait kasus yang melilitnya itu. Masih dalam tahap proses mediasi di DPD Demokrat Sumbar,” kata Anggota Komisi III DPRD Kota Padang ini kepada Haluan, Minggu (19/ 1). Sementara untuk tingkat DPC telah dilakukan tahap mediasi pada Desember lalu. Jika tahap mediasi di tingkat DPD Demokrat Sumbar sudah tuntas, maka, DPD nanti akan mengambil keputusan terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukannya apakah akan dipecat atau sanksi lainnya.

Menurutnya, belum dilakukannya proses PAW oleh Zulherman menandakan adanya pelanggaran AD/ART partai. Karena, sudah seharusnya proses PAW ini dilaksanakan. Belum dilakukannya proses PAW ini, akan menimbulkan kerugian sendiri bagi partai. Sebab, satu suara saja sudah menentukan nasib partai ke depan. “Jika akhir Januari tidak juga dilakukan PAW. Maka, akan berbahaya akhirnya,” katanya. Kemungkinan, keputusan DPD akan keluar pada akhir Januari ini. Sebab, proses PAW harus disegerakan. Ketua DPD Demokrat Sumbar Josrizal Zain juga mengatakan, belum ada pemecatan dari partai terhadap Zulherman, karena keputusannya akan keluar setelah penyelidikkan dari Badan Pengawas Partai Demokrat tuntas. Dari hasil penyelidikan nanti, akan diketahui apakah ada niat oknum tertentu yang ingin menghambat pelantikan PAW Faizal. “Bahkan, secepatnya kami akan panggil Zulherman terkait persoalan ini. Sehingga, dapat diketahui persoalan yang sebenarnya,” ujarnya. Jika Zulherman melakukan pelanggaran, maka ia bisa dipecat, atau jabatan sebagai Ketua DPRD bisa digantikan tergantung pelanggaran yang dilakukannya. Ketua Divisi Tanggap Darurat DPD Partai Demokrat Sumbar Faizal mengatakan, berdasarkan surat plenonya memang benar Zulherman telah dipecat sejak 6 bulan yang lalu dari DPC Partai Demokrat Padang. “Surat pemecatan itu telah sampai ke DPD Demokrat Sumbar. Namun, DPD belum merestui sebab masih dalam penyelidikan Badan Pengawas Partai Demokrat,” katanya. Namun, DPD telah memberikan peringatan terakhir kepada Zulherman soal PAW dan penyalahgunaan wewenang ini. Apalagi, penetapan Faizal sebagai PAW ini telah diputuskan DPP Demokrat yang ditandatangani Edhie Baskoro Yudhoyono sebagai Sekjen dan Farid Hasan Ketua DPP Demokrat. Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Erison sendiri mengaku tidak mengetahui persoalan ini. Sementara Ketua DPRD Kota Padang Zulherman ketika dihubungi, hpnya tidak aktif. (h/nas/ade)

JAKARTA, HALUAN — Sudah beberapa pekan belakangan ini, masyarakat Kabupaten Tanah Karo, Kabupaten Sumatera Utara, merasakan penderitaan akibat erupsi Gunung Sinabung yang hingga kini belum kunjung berakhir. Terkait hal itu, desakan dari publik agar pemerintah menetapkan bencana itu sebagai bencana nasional, terus mengemuka. Dengan ditetapkannya erupsi Sinabung sebagai bencana nasional, diharapkan penanganan bencana mulai para pengungsi hingga sektor terkait lainnya, bisa menjadi lebih lebih komprehensif. Salah satu pihak yang mengutarakan hal itu adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya, Fadli Zon. Dalam akun twitternya @fadlizon, Minggu (19/1), Fadli mempertanyakan kebijakan pemerintah yang hingga kini belum kunjung menetapkan peristiwa erupsi itu sebagai bencana nasional. “Apakah karena korban masih kurang banyak,” tulisnya. Sejauh ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Sabtu (18/1), jumlah pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung mencapai 26.298 jiwa. Mereka tersebar di 39 titik pengungsian. Kebutuhan mendesak di Sinabung, antara lain air bersih, air mineral, bahan

makanan, peralatan mandi, selimut, tikar dan pakaian. Desakan serupa juga dilontarkan Ketua Ketua Fraksi PKB DPR, Marwan Jafar. Menurutnya, pemerintah pusat dan daerah harus mengambil langkah konkret untuk para pengungsi. “Kondisi pengungsi bencana Gunung Sinabung sudah sedemikian rupa. Namun Pemerintah Kabupaten Karo, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara hingga pemerintah Pusat seolah tidak hadir dan berempati kepada mereka,” katanya. Marwan juga menyorot sikap Pusat yang hingga kini belum kunjung mengambi langkah konkret terkait bencana Sinabung. Menurut dia, untuk kepentingan jangka pendek dan jangka panjang maka pemerintah pusat harus segera menetapkan Sinabung dengan status sebagai bencana nasional. “Tanpa alasan apa pun, pemerintah harus menetapkan Sinabung dengan status sebagai bencana nasional. Kita bangun solidaritas nasional untuk Sinabung,” ujarnya. Dia mengatakan para pengungsi hanya meminta perhatian pemerintah seperti masa depan pendidikan dan relokasi. Namun menurut dia, kondisi di pemerintah sangat memprihatinkan karena koordinasi

antarpemerintahan sangat lemah. “Belum ada solusi, pemerintah kabupaten dan provinsi masih sibuk dengan politik lokal masingmasing,” ujarnya. Para pengungsi, menurut Marwan, membutuhkan solusi konkret bukan harapan-harapan semu. Dia juga mempertanyakan kepedulian Pemda Karo dan Sumatera Utara terhadap kondisi warganya yang tidak berkorelasi positif dengan janji politik ketika kampanye pemilihan kepala daerah lalu. Tidak Dipinggirkan Terkait hal itu, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri membantah pemerintah pusat tidak memberi perhatian bagi korban letusan Gunung Sinabung. Menurutnya, pemerintah memberi prioritas perhatian ke semua wilayah terkena bencana. “Pemerintah daerah harus kasih perhatian juga, dia harus ada di garda depan,” ujarnya usai meninjau pengungsi banjir di GOR Jakarta Timur, Minggu (19/1). Pemerintah pusat melalui instruksi presiden juga sudah melakukan banyak hal di Sinabung. Dirinya membantah ada perlakuan berbeda terhadap daerah tertentu. “Pemerintah pusat tak membedakan. Dari awal kita sudah 3-4 bulan bikin dapur umum di sana,” lanjutnya. (bbs/rol/dtc)

Pesawat Jatuh ................. Dari Halaman. 1 masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai data korban serta perusahaan DSKU tempat mereka bekerja, dan data awal mengenai identitas para korban ini diketahui setelah pihaknya berkoordinasi dengan pimpinan Bandara Sentani, Jayapura. Sementara itu, keempat korban tewas akibat pesawat naas ini untuk sementara waktu disemayamkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tual. Amran menduga, salah satu faktor penyebab pesawat naas itu terjatuh akibat cuaca yang sangat buruk. Karena saat ini wilayah

Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual diguyur hujan lebat disertai angin kencang. Namun untuk mengetahui kepastian penyebab kecelakaan tersebut, perlu menunggu hasil penyelidikan tim khusus dari KNKT. Seluruh korban juga telah dievakuasi tim SAR dan dibawa ke RSUD Kota Tual untuk diotoupsi. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara DumatubunLanggur, Letkol (Penerbang) Ketut Adhiasa mengatakan, pesawat carteran milik PT Intan Angkasa ini berangkat dari Bandara Sentani (Papua) tujuan

Baubau dan transit di Bandara Dumatubun Langgur. Danlanud juga mengakui kalau kondisi cuaca di Kota Tual dan Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, beberapa hari terakhir ini sangat buruk, bahkan wilayah itu sejak pagi hari diguyur hujan lebat dan angin kencang. Sebelum terjatuh di kawasan pantai un, Kota Tual, pilot sudah menghubungi pihak bandara untuk meminta izin pendaratan namun buruknya cuaca membuat pesawat itu sempat berputar-putar dan akhirnya jatuh dan terbakar. (rol)

Banjir, 26 ...................... Dari Halaman. 1 Sementara itu, sebanyak 1.000 prajurit TNI diturunkan untuk membantu membersihkan lumpur sisa banjir. Sutopo juga mengatakan, pos kesehatan tersebar di 40 titik. Di beberapa lokasi Kota manado listrik masih padam karena gardu tergenang lumpur. “Untuk kebutuhan mendesak yaitu alat untuk membersihkan lumpur, alas tidur, paket kesehatan, pakaian, perlengkapan masak dan air bersih. Dapur umum masih berlanjut,” katanya. Sementara itu, korban banjir di Jakarta penyebabnya macammacam. Ada yang sakit, terpeleset

atau tenggelam dan kesetrum,” kata Kepala Seksi Informatika dan Pengendalian BPBD DKI, Bambang Putra, di Jakarta. Berdasarkan Data BPBD DKI sejak 12 hingga 18 Januari 2014, keempat korban tersebut, antara lain H Masri,76, warga Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur, yang meninggal karena sakit. Kemudian, Hidayat,35, warga Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur meninggal karena sakit, Asep,27, warga Kelurahan Bintaro, Jakarta Selatan meninggal karena terpeleset dan tenggelam serta Fatimah,5, warga

Kelurahan Duri Kosambi, Jakarta Barat yang meninggal karena terperosok di saluran air. Selanjutnya, Zulfikar,22, warga Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur meninggal karena hanyut akibat arus deras dan Sutoyo,44, warga Kelurahan Kebon Bawang, Jakarta Utara meninggal karena tersetrum listrik di rumahnya. “Korban ketujuh, yaitu warga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Tapi, belum bisa kita informasikan lebih lanjut karena masih dalam proses identifikasi oleh aparat kepolisian setempat,” ujar dia. (dtc/met)

Mimpi Besar .................. Dari Halaman. 1 bisa untuk memasak ikan kecil, tidak untuk ikan besar,” katanya. Kontan saja semua hadirin tertawa riuh-rendah mendengar ending cerita tersebut. Tidak kecuali Ketua DPD Irman Gusman, tiga anggota DPD asal Kalbar Ishaq Saleh, Hairiah dan Maria Goreti, serta Deputi Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Dr. Suhatmansyah. Inti cerita Bupati Milton, sang pemancing adalah contoh orang yang tidak punya visi besar. Kalau ia punya visi, tentu bukan ukuran kuali yang jadi patokannya sehingga ia membuang ikan besar dan hanya mengambil ikan kecil. “Bapak Ketua DPD, kami tidak mau menjadi pemancing ikan kecil. Karena kami punya mimpi besar untuk membangun Kabupaten Sintang dan Provinsi Kapuas Raya di masa depan,” katanya. Milton Crosby tidak hanya berkata-kata. Tetapi ia telah berbuat sejak jauh-jauh hari. Salah satu mimpi besarnya adalah membangun bandar udara besar dan modern di Sintang untuk mengatasi masalah transportasi yang selama ini menjadi hambatan kemajuan lima kabupaten yang ada di bagian timur Kalimantan Barat, yakni Sintang, Kapuas Hulu, Sanggau, Sekadau, dan Melawi. Milton Crosby, 56, memang dikenal sebagai putra Sintang yang memiliki visi jauh ke depan dan dekat dengan masyarakat. Dia terpilih menjadi Bupati Sintang tahun 2005 yang merupakan lompatan besar dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Perekonomian di kabupaten itu. Tahun 2010 ia kembali terpilih dengan suara mayoritas. Sebagai putra daerah, Milton

dikenal dekat dengan semua etnis yang ada di daerah itu, Dayak (mayoritas), Melayu, Jawa dan etnis Minang. Kedekatannya dengan warga perantau dan keturunan Minang berbuah diberikannya gelar “Mak Tuan” bagi Milton Crosby dari Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP). Perantau dan warga keturunan Pariaman memang merupakan mayoritas dari lebih 10 persen etnis Minang di Sintang. *** Ketika pertama mendarat di Sintang dari perjalanan 40 menit naik pesawat propeller Kaltar dari Pontianak, Bupati Milton langsung mengajak Ketua DPD RI Irman Gusman dan rombongan meninjau Bandar udara internasional yang sedang dibangun sekitar 15 km dari titik nol Kota Sintang. Pembangunan landasan bandara ini dibiayai APBN sedangkan fasilitas terminal dan pen dukung sharing antara Pemkab Sintang dengan Kementerian Perhubungan. Saat ini pembangunan Bandara Sintang sudah memasuki tahap pengaspalan landasan. “Ditargetkan tahun 2015 tahap pertama landasan sepanjang 2.400 meter sudah bisa didarati pesawat berbadan lebar. Nanti panjang landasan akan dibangun sampai 3.000 meter,” jelas Bupati kepada Irman Gusman. Pernjuangan Bupati Milton yang didukung empat bupati lain di kawasan itu membangun bandara internasional adalah untuk menyambut kehadiran Provinsi Kapuas Raya yang sudah diperjuangkan sejak tahun 2006 silam. Dalam perjuangan mewujudkan provinsi baru tersebut kebetulan Bupati Milton Crosby

dipercaya oleh empat bupati lain sebagai koordinator. Kota Sintang sendiri sudah ditetapkan sebagai ibukota provinsi bila Provinsi Kapuas Raya nanti berhasil diwujudkan. Perjuangan pemerintah daerah dan masyarakat lima kabupaten –Sintang, Kapuas Hulu, Sanggau, Sekadau dan Melawi— untuk membentuk provinsi baru sebagai pemekaran Kalimantan Barat sudah berlangsung sejak tahun 2006 silam. Tahun 2007 usul pembentukan daerah otonomi baru (DOB) tersebut disetujui oleh Gubernur dan DPRD Kalimantan Barat. Setelah semua persyaratan sesuai undang-undang dilengkapi, tahun 2008 usul tersebut disampaikan ke pemerintah pusat dan DPR. Namun prosesnya terhambat ketika tahun 2009 pemerintah, DPR dan DPD sepakat melakukan moratorium pemekaran daerah. Ketika keran pembentukan DOB dibuka lagi tahun 2013, rencana pembentukan DOB Provinsi Kapuas Raya pun kembali diproses. “Dari sekian banyak usul DOB, Provinsi Kapuas Raya paling memenuhi syarat,” kata Ketua DPD Irman Gusman. Karena itulah, tanggal 27 Desember 2013 telah keluar Amanat Presiden (Ampres) untuk Rancangan Undang-Undang (RUU) pembentukan Provinsi Kapuas Raya, sehingga segera akan dibahas oleh DPR dan DPD. Dalam rangka persiapan pembahasan DOB Provinsi Kapuas Raya itulah Ketua DPD Irman Gusman dan anggota DPD asal Kalbar melakukan kunjungan ke daerah itu selama dua hari, Jumat dan Sabtu (17-18 Januari 2013) lalu. ***

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

HANURA SUMBAR

Targetkan 16 Kursi Dewan PADANG, HALUAN— Partai Hanura Sumbar menargetkan perolehan minimal dua kursi untuk setiap daerah pemilihan (Dapil) di Sumbar, pada pemilu 9 April 2014. Untuk DPRD Sumbar dengan delapan Dapil, diharapkan ada 16 orang kader yang akan terpilih nantinya. Ketua DPD Hanura Sumbar, HM Tauhid mengatakan, target dua kursi legislatif untuk setiap dapil optimis bisa dicapai, mengingat organisasi partai telah memiliki persiapan memadai dibanding Pemilu 2009 lalu. Sebagai partai yang masih muda, Hanura terbukti telah mendapat kepercayaan masyarakat dengan masuk lima besar nasional. “Kami sebagai pengurus partai terus mewanti-wanti setiap kader Hanura untuk satu kata satu perbuatan. Jangan pernah membohongi masyarakat. Katakan apa adanya, insya allah masyarakat bisa menilai, jika ada persoalan karena wakil rakyat atau karena kepala daerahnya,” kata HM Tauhid saat HUT Hanura ke7, Minggu (19/1). Selama ini, kata Tauhid, Hanura komit memperjuangkan program pembangunan yang bersifat pro rakyat. Pembenahan fasilitas pendidikan dan kesehatan adalah hal yang prioritas diperjuangkan. Partai Hanura bahkan tak segan-segan berseberangan dengan pemerintah, jika program kerjanya tidak tepat sasaran.

“Kami tidak ingin di DPRD sebagai tukang stempel tanda setuju. Jika ada yang melenceng harus dikritik dan diperbaiki. Seperti saat ini, banyak kegiatan dinas untuk workshop di hotel-hotel. Padahal masih banyak fasilitas pelayanan publik yang harus dibenahi. Jangan lagi berdalih batas kewenangan. Ini selalu kami pantau agar masyarakat tidak dirugikan,” papar Tauhid yang tergabung di Komisi IV DPRD Sumbar. Terkait program pro rakyat ini, kata Tauhid, Hanura menyediakan program asuransi jiwa bagi masyarakat. Asuransi ini memberi santunan pada ahli waris yang keluarganya meninggal dunia, biasa maupun karena kecelakaan. Namun, belakangan patut diwaspadai, karena mulai bermunculan asuransi jiwa palsu mengatasnamakan Hanura. Modusnya, kartu asuransi yang telah digunakan, kemudian dibagikan pada masyarakat sehingga tak bisa diaktifkan. “Ada oknum yang mulai bermain, mereka tidak ingin Hanura dekat dengan ma-

syarakat. Kader harus waspada dan melaporkan setiap upaya penipuan,” ujar Tauhid yang juga caleg DPR RI. Pada kesempatan itu, Sekretaris DPD Hanura Sumbar, H Marlis, mengampanyekan pasangan WirantoHarry Tanoe sebagai kandidat presiden dan wakil presiden. Calon pemimpin

bangsa yang diusung Hanura itu kata Marlis, dideklarasikan jauh hari saat partai lain masih bingung menentukan pilihan. “Kalau pun nanti ada keputusan Mahkamah Konstitusi, Pilpres dan Pileg digabung, maka pasangan Wiranto-Harry Tanoe akan semakin siap. Karena tak

mengharuskan lagi syarat 20 persen presiden threshold,” ujar Marlis yang juga ketua Perindo Sumbar. Turut hadir Ketua Panitia Hj Mutia Mustafa, Sunarno Gani (DPRD Sumbar) dan kandidat wako dan wawako Padang, Desri Ayunda dan James Hellyward. (h/rud)

PEMILU — Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mensosialisasikan ke masyarakat tentang pelaksanaan Pemilu DPR, DPD dan DPRD pada tanggal 9 April 2014 melalui sejumlah baliho. Salah satunya baliho yang terpajang di ruas Jalan Dr Hamka, Kota Padang, Minggu (19/1). AMIR

SUARA CALEG KOMISI V DPR RI, EPYARDI ASDA

Agar Bisa Bersaing, Lulusan MIS Mesti Hafal Alquran

ANGGOTA Komisi V DPR RI dari Faraksi PPP, Epyardi Asda serahkan bea siswa dari Kemenag RI kepada siswa siswi MIS berprestasi.ERI

SOLOK, HALUAN — Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PPP, H.Epyardi Asda mengatakan, pengelola MIS Subarang, Nagari Kotobaru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok harus melahirkan lulusan yang mampu hafal Alquran. Hal itu akan menjadi salah satu keunggulan dari lulusan MIS dibanding lulusan sekolah umum. “Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya menjadi anak yang saleh dan hafal Alquran. Dan tidak ada orang tua yang tidak bangga memiliki anak yang hafal Alquran. Untuk itu, tidak ada salahnya pengelola MIS membahagiakan orangtua siwa dengan cara memberikan pendidikan hafal Alquran kepada siswanya,” ujar Epyardi Asda saat peringatan

Maulid Nabi Muhammad di MIS Subarang, Nagari Kotobaru, Sabtu (18/1). Lebih jauh mantan kapten kapal ini mengatakan, apabila siswa-siswi MIS diberikan pendidikan hafal Alquran sejak dini, maka besar kemungkinan alumni MIS akan mampu menghafal Alquran tak hanya satu juz, tetapi bisa hingga 10 juz. Dengan kemampuan hafal satu juz saja, siswa sudah dapat menjadi imam saalat. Sehingga MIS mampu melahirkan lulusan yangmemiliki nilai lebih dari lulusan sekolah umum. Pada kesempatan itu, Epyardi Asda juga menjaring aspirasi warga. Dia berjanji akan memperjuangkan nantinya di DPR RI. Epyardi juga memberikan bantuan Rp10 juta untuk pem-

bangunan MIS Subarang dan sekaligus menyerahkan beasiswa dari Kementerian Agama RI kepada siswa MIS yang berprestasi. Resmikan Jalan Selanjutnya, Epyardi Asda dan rombongan yang terdiri dari Ketua DPW PPP Sumbar, Yulfahdri Nurdin, Ketua DPC PPP Kabupaten Solok, Yondri Samin, caleg PPP DPRD Sumbar, Gazali, caleg PPP untuk DPRD Kabupaten Solok, Fatmawelly dan Junaidi, melihat dari dekat pelaksanaan program pembangunan yang telah diperjuangkannya di DPR RI tahun lalu, yaituProgram Pembanguna Infrastuktur Pedesaan (PPIP) di Jorong Subarang. Selain di Jorong Subarang, rombongan Epyardi Asda juga meresmikan jalan yang dibangun oleh Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) di Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Nagari Aie

Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti dan Galanggang Tangah, Nagari Selayo, Kecamatan Kubung. Kepala Jorong Subarang, Zainal Acai kepada Haluan mengaku, sangat terbantu oleh Anggota Komisi V DPR RI, Epyardi Asda. Untuk itu, dia bersama warganya bertekat untuk memenangkan kembali Epyardi Asda dengan taruhan mundur dari jabatannya jika gagal nantinya. “Bagi kami, Pak Epyardi sudah seperti orang tua sendiri. Kepada beliau kami mengadukan semua persoalan pembangunan jorong dan pembangunan nagari. Untuk empat bulan terakhir saja, Pak Epyardi telah membantu pengucuran dana APBN hampir Rp1 miliar di Jorong Subarang,” kata Zainal Acai. Dikatakan Zainal Acai, berkat kegigihan Epyardi

Asda berjuang di DPR RI, Jorong Subarang mendapatkan dua paket PPIP. Setiap paket bernilai Rp250 juta. Jorong Subarang juga mendapat bantuan pembangunan irigasi senilai Rp180 juta rupiah. Kemudian Jorong Subarang juga mendapatkan bantuan traktor dan alat mesin pertanian lainnya. Bantuan sebanyak itu, kata Zainal Acai, tak mungkin bisa didapatkan melalui dana APBD Kabupeten Solok. Sebagai salah satu kabupaten tertinggal. Kabupaten Solok memiliki banyak keterbatasan. Kabupaten Solok sangat luas dan tetapi kemampuan keuangannya sangat terbatas. “Kami sangat bersyukur, karena Bapak Epyardi Asda mau memperjuangkan aspirasi kami. Untuk itu kami akan berjuang mati-matian memenangkan beliau pada Pemilu 2014 mendatang,” tegas Zainal Acai. (h/cw-eri)

PEMILU LEGISLATIF

PKPI Bidik Satu Fraksi DPRD Padang PADANG, HALUAN— Partai Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Padang, menargetkan bisa membentuk satu fraksi di dewan pada Pemilu mendatang. Selain itu, PKPI juga berkomitmen mengawasi dan memperjuangkan pembangunan untuk masyarakat secara berkelanjutan. “Untuk Kota Padang, PKPI menargetkan bisa membentuk satu fraksi di dewan. Usaha PKPI untuk merealisasikannya adalah dengan lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan berbaur dengan mereka,” kata Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPK) PKPI Kota Padang, Novrizal Cai. Sementara persiapan partainya menghadapi Pemilu yang sudah diambang pintu, dia meyakinkakan, sudah menyiapkan strategi untuk memenangkan suara masyarakat. Namun hal itu adalah rahasia partai. “Itu kan rahasia dapur kita. Namun yang pasti, PKPI dilahirkan dari para jenderal-jenderal yang mempunyai banyak strategi. Yang perlu diingat, kita tidak akan toleransi terhadap pelaku money politic demi meraih kemenangan,” kata caleg nomor urut 1 Dapil Sumbar 1 ini, disela-sela perayaan HUT PKPI, Sabtu (18/1). Untuk itu, pihaknya meminta agar masyarakat kota maupun provinsi memberikan doa dan restunya untuk PKPI. Amanah yang diberikan nantinya, akan dijalankan sesuai dengan harapan masyarakat. Jika nantinya ditemukan kader PKPI yang tidak amanah, silakan masyarakat menilainya. “Hingga hari ini, sudah 15 tahun PKPI hadir di Indonesia. Setiap kekurangan akan terus diperbaiki ke arah yang lebih baik, baik di PKPI Kota/ Kabupaten maupun PKPI Provinsi,” katanya. Menurutnya, pertama sekali yang ditekankan pada caleg adalah bahwa mereka harus merealisasikan aspirasi yang disampaikan masyarakat. Meski mereka memberikan dukungannya untuk PKPI ataupun tidak. Yang kedua, harus merubah tatanan pemerintahan. Maksudnya, merubah tatanan yang tidak sesuai dengan kondisi yang terjadi pada masyarakat. Sedangkan penanganan masalah kemiskinan, lanjutnya, sistemnya dikembalikan ke bawah mulai dari RT, RW dan lurah. Mereka yang punya kewenangan dan yang paling dekat dengan warga serta mengetahui secara jelas persoalan yang terjadi. Ia juga mengatakan, PKPI siap mengawal dan mengawasi semua kebijakan-kebijakan pemerintah, terutama jika ada yang merugikan rakyat. Sekurangkurangnya meluruskan persepsi yang sudah ada. Contohnya, pemerataan pembangunan dan tindak lanjutnya baik jangka panjang maupun jangka pendek. (h/mg-rin)

KETUA DPK PKPI Novrizal Cai, para caleg PKPI dan pengurus partai lainnya tengah berdiskusi saat menjemput aspirasi masyarakat beberapa waktu lalu di Padang. RINA AKMAL

ANGGOTA Komisi V DPR RI dari Fraksi PPP, Epyardi Asda serahkan bantuan sepuluh juta kepada Kepala MIS untuk pembangunan MIS Subarang.ERI

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Jefli


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

9

Kekurangan Staf Lurah Akan Ditambah PADANG, HALUAN— Adanya keluhan beberapa kelurahan soal kekurangan staf kelurahan, ditanggapi oleh Asisten 1 Pemerintah Kota Padang Nasir Ahmad. Menurur Nasir, sebenarnya staf yang ada di kelurahan sudah cukup. Namun, jika ada permintaan dari pihak kelurahan penambahan staf atau pegawai tidak mencukupi akan ditambah. “Jika ada permintaan penambahan staf, makan akan ditambah. Apalagi 2015 banyak staf kelurahan yang akan pensiun. Memang kelurahan pemerintahan paling terendah, namun kelurahan merupakan salah satu birokrasi yang langsung berhubungan dengan masyarakat,” ucap Nasir Ahmad pada Haluan, Jumat (17/1). Nasir Ahmad tidak bisa memastikan berapa staf secara keseluruhan yang ada di kelurahan, dia memperkirakan sebanyak 20 orang staf yang ada di kelurahan dia rasa sudah cukup. Namun, pemerataan di setiap kelurahan yang perlu dilakukan lagi. “Kalau pastinya berapa staf yang ada di kelurahan saya lupa, namun saya rasa sebanyak 20 orang staf yang ada di kelurahan saya rasa sudah cukup. Sebab, lurah, sekretaris dan kasi hanya di jabat satu orang. Yang lainnya membantu tugas tersebut,” tutup Nasir Ahmad. Dikatakannya ketika pegawai kelurahan sudah cukup memadai maka pelayanan di kelurahan tersebut akan maksimal. Sehingga ada masyarakat yang akan mengurus surat menyurat di kelurahan maka tidak perlu menunggu lama. Sebab, keluhan masyarakat selama ini agak lama mengurus segala sesuatu di kelurahan karena staf tidak ada atau tidak ada yang akan menggantikan. (h/ cw-ows)

MENGAIS SAMPAH— Seorang pemulung sedang mencari sisa-sisa sampah yang masih bisa di daur ulang di Pantai Muaro, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota P adang, Minggu (19/1). Di duga sampah tersebut merupakan sampah hasil rumah tangga yang dibuang melalui aliran muara, sehingga memenuhi kawasan tepian pantai Muaro Padanggo. AMIR

DOMINAN KEBAKARAN DIPICU ARUS PENDEK

AKLI : Korsleting Listrik Bisa Dicegah PADANG, HALUAN—Laporan akhir tahun Damkar Padang mencatat sebanyak 312 kebakaran terjadi selama 2013. Kabid Damkar Padang, Eddy Asri mengungkapkan, korsleting (hubungan arus pendek) listrik , masih menjadi penyumbang terbesar penyebab terjadinya kebakaran yakni sebanyak 135 kasus. Namun demikian menurut Ketua Umum Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Sumatera Barat, Asmoni, arus pendek bisa dihindari jika cara pemasangan instalasi benar dan material yang digunakan sesuai standar. “Penyebab terjadinya arus pendek yang memicu terjadinya kebakaran selama ini karena pemasangan instalasi yang tidak benar, kemudian material yang digunakan juga tidak sesuai standar,” ujar Asmoni pada Haluan di Sekretariat AKLI Sumbar Jl. Purus V No.119 Padang. Oleh karena itu dikatakan Asmoni, masyarakat hendaknya menyadari bahwa pengerjaan instalasi tidak bisa dilakukan sembarangan orang dan mesti dilakukan oleh biro

instalatir resmi. Di Sumbar sendiri saat ini selain AKLI, ada Aklindo dan tiga biro instalatira resmi yang terdaftar. Meskipun AKLI adalah biro instalatir tertua, namun dikatakannya dari sekitar 70 ribu sambungan listrik baru di Sumbar, AKLI dengan 184 badan usahanya yang tersebar di wilayah Sumbar, hanya mengambil porsi sekitar 10 persen saja atau sekitar 7.500 sambungan. “AKLI saja sebagai biro instalatir tertua, hanya kebagian sekitar 10 persen saja dari jumlah sambungan baru. Apalagi biro instalatir lain yang tergolong masih muda umurnya. Kita takutnya, kebanyakan pemasangan instalasi jatuh pada instalatir ilegal sehingga resiko kegagalan instalasi

tinggi,” paparnya lagi. Ditambahkannya, untuk memudahkan masyarakat dalam mencari informasi dan mengakses layanan AKLI, maka AKLI Sumbar telah memiliki website yang bisa diakses di www.aklisumbar.org, dan dalam waktu dekat segera membuat layanan call center. Dikatakannya lagi, guna membantu masyarakat , maka AKLI Sumbar meluncurkan paket material Murah Terjangkau.Dalam hal ini AKLI bekerjasama dengan salah satu pabrik di tanah air. Material ini, dijamin aman, dan sangat terjangkau dari segi harga tentunya. Dikatakan Asmoni yang saat itu didampingi Sekretaris Umum H. Efrizal, Amd, Bendahara Adrinaldi, pengurus lainnya Syahrial serta Ketua AKLI Padang Rafli Boy, untuk paket 4 titik lampu dan 1 stop kontak misalnya, biayanya sekitar Rp1.200.000. (sudah termasuk pemasangan dan pemeriksaan Konsuil). “Program ini sudah berjalan setahun di pusat. Tahun ini kita mulai di Sumbar. Kita

harapkan Februari, sudah bisa jalan. Kalau harga resminya untuk material saja bisa di atas Rp2 juta. Materialnya terjamin. Namun tentu perlu pengawasan dari kita bersama jangan sampai materialnya diganti di tengah jalan,” katanya lagi. Lebih Separuh Instalasi Tanpa SLO Sementara itu Ketua Konsuil Sumbar Jefrizal mengatakan bahwa pada 2012 dari sekitar 70.000 sambungan listrik baru di Sumbar, hanya 32.717 saja diantaranya yang mengantongi Sertifikat Laik Operasi (SLO). Artinya, lebih dari 50 persen listrik terpasang tanpa SLO. “Tahun 2013 saya rasa kurang lebih sama. Namun demikian pada 2014 ini sesuai instruksi dari PLN Pusat, bahwa tak boleh lagi PLN menyalakan sambungan litrik, sebelum ada SLO nya, karena memang SLO ini penting untuk mengetahui kegagalan isntalasi sejak dini,agar tak terjadi kebakaran,” terang Jefrizal. Dikatakan Jefrizal, sebelumnya lembaga pemeriksa seperti

Konsuil dan PPILN hanya diberi waktu tiga hari setelah instalasi terpasang untuk melakukan pemeriksaan, guna memastikan layanan kepada konsumen PLN berjalan cepat. Jika lebih dari itu, maka PLN sendiri yang lakukan pemeriksaan untuk kemudian menyalakan sambungan listrik. Konsuil menurutnya menyambut baik program paket murah terjangkau yang diluncurkan AKLI, karena kualitas material juga penentu utama selain dari pemasangan instalasi yang benar. Dengan demikian, jika instalatirnya resmi, dan material yang digunakan juga sesuai standar, maka kegagalan instalasi penyebab arus pendek bisa dihindari. “Apalagi terkait pasar bebas Asean 2015, dimana barangbarang utamanya dari China sudah menyerbu pasar dalam negeri. Sedangkan kualitasnya kita tidak tau. Oleh karena itu, program AKLI tersebut tentu sangat baik dan kita harapkan mamp[u mencegah terjadinya kegagalan instalasi yang sangat berbahaya,” tutupnya. (h/ita)

UNTUK PAKET III INDARUNG VI

Semen Padang Gelar “Kick Off Meeting” PADANG, HALUAN — PT Semen Padang, Jumat (17/1) menggelar kick off meeting (peresmian) pengadaan peralatan paket III Proyek Indarung VI yang merupakan paket utama dengan waktu yang paling panjang. Pada acara yang dilaksanakan di di Gedung Graha Irama, Jakata itu hadir pihak pemenang tender paket III, FLSMIDTH A/S, perusahaan besar asal Denmark. “Kick off meeting paket III ini adalah untuk menandai telah dimulainya proyek Indarung VI,” kata Direktur Litbang dan Operasi PT Semen Padang Agus B Nurbiantoro, di sela-sela acara. Paket III ini merupakan paket yang terbesar dari sembilan paket impor dari proyek Indarung VI. Kontrak pengadaan peralatan paket III ini sudah ditandatangani di Jakarta, pada 25 Novem-

ber 2013 lalu. Peralatan yang termasuk paket III ini adalah Raw Mill, Homogenizing Silo, Preheater, Rotary Kiln, Clinker Cooler, Clinker Storage, dan Vertical Coal Mill. Skop kontrak dengan FLSMIDTH A/S itu terkait dengan pekerjaan engineering, suplai peralatan, dan penyediaan supervisi/ konsultan. Agus B Nurbiantoro menjelaskan, “kick off meeting” itu merupakan suatu tahapan setelah penandatanganan kontrak, penentuan pembayaran down payment (DP), dan penetapan commencement date (hari efektif). Pada kick off meeting Direktur Litbang dan Operasi PT Semen Padang Agus B Nurbiantoro berharap dibuat jadwal yang tepat untuk aktivitas pengadaan paket III Proyek Indarung VI.

“Kita sudah kehilangan beberapa bulan dalam penyelesaian proyek Indarung VI. Tertundanya pelaksanaan proyek Indarung VI ini juga sudah disampaikan sebelumnya oleh pemegang saham,” kata Agus. Dengan pengalaman kerjasama FLSMIDTH A/ S dengan PT Semen Padang pada proyek-proyek sebelumnya, Agus menyatakan keyakinannya proyek Indarung VI bisa diselesaikan sesuai kontrak. Dari PT Semen Padang pada kesempatan itu hadir GM Procurement & Supporting Function Amral Ahmad, GM Engineering &Construction Dasrial, Engineering Coordinator Mardian, Senior Manager (SM) Procurement Pri Gustari Akbar, SM Logistic & Warehousing R Trisandi Hendrawan, SM Elins Construction Abdul Hakim Lubis, SM Operation

& Preparation M Ikhlas, SM Offsite Mining Iskandar Z Lubis, Arief Supriatna (staf Tambang), R Nicko Yuda (staf Hukum), Doni Aswin Idham (staf procurement), dan Dian (staf proyek). Sementara dari FLSMIDTH A/S, hadir Claus Ellemann (Director of FLSmidth Indonesia), para manager lainnya, Klaus Hansen, Miller Harlgard, Flemming Rasmueler, Hans Henrik Jensen, Syurdur E Hansen, dan Maren Valgren. Pabrik Indarung VI diharapkan rampung pada Semester I 2016, atau sedikit tertunda dari jadwal semula yakni pada akhir 2015. Direktur Litbang dan Operasi PT Semen Padang Agus B Nurbiantoro mengatakan, dengan penandatanganan kontrak pembelian paket II, III, I A, I B dan V, berarti tahapan

DIREKTUR Litbang dan Operasi PT Semen Padang Agus B Nurbiantoro (dua dari kanan) memberi arahan pada kick off meeting paket III proyek Indarung VI di Jakarta, Jumat, 17 Januari 2013.

penyelesaian paket-paket pengadaan barang impor sudah sesuai dengan rencana. Hal ini ditentukan dari total nilai porsi impor dan tingkat urgensinya yang sudah ditandatangani, terutama paket III yang merupakan paket terbesar. Se-

mentara yang belum dan akan ditandatangani adalah paket 4, 6, 7, dan 8, dijadwalkan sekitar akhir Januari hingga Maret 2014 Tahapan selanjutnya adalah proses “local procurement” dan setelah itu dilanjutkan dengan kon-

>> Editor : Afrianita

struksi fisik yang direncanakan pada Juli 2014. Proyek Indarung VI berkapasitas 3 juta ton diharapkan bisa meningkatkan kapasitas PT Semen Padang dari 6,5 juta ton menjadi 9,5 juta ton per tahun. (h/ ita/rel)

>> Penata Halaman : Jefli


10

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

DIDUGA TERLIBAT TINDAK KEJAHATAN

Dua Pemuda Dilumpuhkan Timah Panas PKL Pasar Sudah Semena-mena PADANG, HALUAN— Persoalan Pasar Raya Padang saat ini memang tidak terlepas dari Pedagang Kaki lima (PKL) yang sesuka hati saja menggelar dagangannya di pinggir jalan. Walaupun persoalan ini sudah puluhan kali di bahas, pihak terkait seakan bergeming. PKL yang membuat macet kawasan sepanjang Aia Macua hingga Mulia Teather memang tidak ada habishabisnya. Sebab, PKL tersebut seakan berebut ruang jalan yang akan dijadikan lahan untuk berdagang. Fizi, salah seorang pengendara sepeda motor dan sekaligus tenaga pengajar di salah satu sekolah di Kota Padang mengatakan keindahan Pasar Raya Padang hilang akibat kelakuan PKL yang tidak mempunyai tata krama. Apalagi, ketika dagangannya tersenggol sedikit saja maka PKL tersebut akan marah.“Padahal yang kita lewati jalan kita, namun pedagang itu marah-marah kalau kita secara tidak sengaja menyenggol barang-barang mereka,” kata Fizi. Fizi berharap PKL tersebut di tata dengan baik oleh pihak terkait. Sehingga, PKL tidak merasa atau semena-mena ketika berdagang di Pasar Raya, karena menurut Fizi PKL seperti mempergunakan hukum rimba. “ Sudah seperti hukum rimba saja, kalau tidak mau kena marah ya, kita harus marah balik,” tambah Fizi. Begitu juga yang dikatakan oleh seoraang pengendara mobil yang berprofesi sebagai dokter, Anis. Anis mengatakan ketika jalanan sepanjang Aia Mancua hingga Mulia Teather saat ini seakan tidak boleh di lewati oleh mobil. Ketika para PKL melihat mobil yang melintas maka mereka akan berbicara sesuka hati saja.h/cw-ows)

PADANG, HALUAN— Dua pemuda dicokok Tim Reskrim Polresta Padang dengan timah panas di kawasan Pemancungan Banda Bakali Muaro, Kecamatan Padang Selatan, Sabtu (18/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga mereka melakukan tindak kejahatan jalanan yakni jambret dan pencurian sepeda motor (Curanmor). Mereka dilumpuhkan dikarenakan melarikan diri dari kepungan petugas. Sebelumnya, petugas melakukan tembakan peringatan terlebih dahulu, tetapi diabaikan oleh pelaku. Saat ini kedua tersangka yaitu Sandi Azmi alias Itam (19) dan Mikael Yoas (17) warga Pemancungan, Kecamatan Padang Selatan telah diamankan di Mapolresta Padang guna pengusutan lebih lanjut. Kapolresta Padang Kombes Pol. Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan, penangkapan tersebut berawal adanya laporan yang masuk ke Polresta Padang. Dengan bermodalkan laporan dan keterangan dari korban, petugas melakukan pengembangan dan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan di lapangan, diketahui pelaku tindak kejahatan jalanan tersebut. Tidak mau kehilangan buruan, maka beberapa petugas Reskrim Polresta Padang berpakaian preman langsung memburu tersangka di lokasi kejadian. “Saat ditangkap mereka melakukan perlawanan, dan

berupa satu unit handphone merek Samsung S4, satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio Soul warna putih, dan satu unit sepeda motor Yamaha mio warna putih. “Saat ini seluruh barang bukti telah kita amankan di Mapolresta Padang. Sementara kedua tersangka masih dalam proses,” ujar Iwan.

Iwan menambahkan, hasil penyelidikan dan pengembangan terhadap Mikael, ternyata masih ada dua rekannya yang ikut beraksi curanmor. Petugas telah mengantongi kedua identitas tersangka, berinisial “A” dan “I”. “Kedua rekan Mikael telah kita masukan dalam daftar pencarian orang (DPO). Saat ini kami masih memburu kedua

rekan Mikael,” jelasnya lagi. Pengakuan Mikael kepada petugas, dia telah melakukan aksi curanmor tersebut sebanyak dua kali di Padang. Meskipun begitu, petugas tidak akan percaya begitu saja. “Kami akan terus mengorek keterangan dari tersangka, dan akan menangkap seluruh jaringannya,” ungkapnya. (h/nas)

mencoba melarikan diri dari kepungan petugas, maka kami terpaksa melumpuhkan mereka,” kata Iwan kepada Haluan, kemarin (19/1). Dikatakannya, setelah berhasil ditangkap kedua tersangka langsung digiring ke Mapolresta Padang, dan dari pengakuan kedua tersangka yang juga resedivis dalam kasus curanmor kepada petugas, mereka telah beraksi di Padang sebanyak 20 tempat kejadian peristiwa (TKP). “Kedua tersangka ini adalah resedivis kasus curanmor. Mereka telah beraksi di Padang sebanyak 20 kali. Hingga saat ini, kami masih melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap tersangka,” jelasnya. Iwan juga mengatakan, tidak tertutup kemungkinan adanya penambahan tersangka. Sebab, hingga saat ini petugas masih melakukan pengembangan dan penyelidikan di lapangan terhadap jaringan tersangka. Terlibat Curanmor Tersangka Mikael Yoas, tidak hanya pelaku jambret. Dia juga merupakan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pemuda ini, terbukti membawa kabur sepeda motor milik Novia (40) warga aspol Alai, Kecamatan Padang Timur. Dari tangan tersangka ini, petugas berhasil menga- MENARIK JARING— Sejumlah nelayan bahu-membahu menarik tali jaring ikan di kawasan Pantai Purus, Kota Padang, Minggu (19/ mankan barang bukti 1). Tradisi gotong royong ini sangat lekat dengan kehidupan nelayan. AMIR

PROFIL KELURAHAN

Belakang Pondok, Kelurahan Berprestasi PADANG, HALUAN — Kelurahan Belakang Pondok memiliki jumlah penduduk sebanya 1.547 jiwa dan 397 Kepala Keluarga.Mayoritas penduduk yang menghuni kelurahan ini adalah warga Tionghoa. Hal ini diungkapkan oleh Armen, Sekretaris Lurah Belakan Pondok ini pada Haluan, kemarin. “Sekitar 80% penduduk di sini merupakan keturunan Tionghoa, sisanya baru penduduk pribumi,” ungkap Armen. Meskipun begitu, pelayanan yang diberikan oleh pegawai lurah Belakang Pondok ini tetap sama. Yaitu memberikan pelayanan yang terbaik kepada setiap warganya. Meskipun dari kebudayaan dan latar belakang yang berbeda, Armen mengatakan bahwa warga di Kelurahan Belakang Pondok ini tetap hidup rukun dan damai karena warganya yang suka berbaur. Warga miskin yang ada di kelurahan ini tidaklah terlalu banyak. Dari data warga yang menerima jatah Raskin, Kelurahan Belakang Pondok hanya mencatat 29

KK yang menerima jatah Raskin tersebut. Untuk pelayanan kesehatan kepada warganya, kelurahan ini menyediakan Puskeskel atau Puskesmas kelurahan yang bukas setiap hari. “Kami menyediakan Puskeskel dan seorang bidan di sini untuk wawrga yang ingin berobat. Puskeskel ini buka setiap hari,” terang Armen. Dalam bidang prestasi, kelurahan Belakang Pondok ini bisa dikatakan termasuk yang terbaik. Mereka sudah berkali-kali mendapat peng-

hargaan dari Pemko Kota Padang. Salah satunya mendapat predikat juara dalam hal penanganan Pajak, Bumi dan Bangunan. “Kami pernah mendapat penghargaan dari Pemko Padang sebagai kelurahan yang cepat dalam hal penanganan lunas Pajak Bumi dan Bangunan, selain itu kami juga pernah meraih juara tingkat 2 untuk penilaian Poskamling,” ujar Armen. Namun saat ini, Kelurahan Belakang Pondok ini tengah dipusingkan dengan adanya sampah illegal yang

berasal dari sampah kiriman dari warga lain. Sampah ini disinyalir datang dari warga lain yang sengaja menaroh sampah di TPS yang ada di Kelurahan Belakang Pondok tersebut. “Saat salah satu pegawai kami tadi melakukan pengawasan, dan di temukan beberapa tumpukan sampah di TPS sini, padahal sampah yang ada disana sebelumnya sudah diambil oleh petugas dari Dinas Kebersihan tadi pagi,” ungkap Armen. (h/ mg-rif)

Kantor Lurah Belakang Pondok. RIFKI

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

11

BMKG: Banjir Jakarta Bukan Karena Hujan JAKARTA, HALUAN — Kepala Bidang Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Achmad Zukri menyatakan, banjir di Jakarta pada 2014 ini bukan karena faktor alam, terutama intensitas curah hujan.

Ratusan Pengungsi Banjir Kelaparan JAKARTA, HALUAN — Kurangnya bahan makanan terhadap warga Cipinang Melayu yang rumahnya terendam banjir pada Sabtu, kembali terjadi pada Minggu (19/1/2014) sore. Muchtar Usman, Ketua RW 3, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, mengatakan, untuk 947 KK atau 1657 warganya yang rumahnya terendam banjir hingga satu setengah meter, sampai Minggu sore ini, bantuan makanan yang mereka dapatkan cukup minim. “Sedangkan dapur umum kami hanya bisa sediakan 150 bungkus nasi untuk makan siang saja,” kata Muchtar kepada Warta Kota, Minggu (19/1). Sementara bantuan makanan dari PMI datang hanya untuk makan malam saja dan itupun hanya sebanyak 250 bungkus nasi saja. “Jadi banyak warga kami yang hanya makan sekali untuk satu hari,” katanya. Menurut Muchtar, wajar banyak warganya yang teriak kelaparan dan bahkan tidak makan sama sekali baik yang berada di posko pengungsian atau yang bertahan di dalam rumah karena terjebak banjir. “Mereka hanya makan cemilan saja. Kami utamakan makanan kepada anak-anak dan perempuan. Sisanya kami upayakan cari dan kalau beruntung ada bantuan dari warga sekitar,” katanya. Saat ini kata Muchtar dari 1657 warga RW 3 Kelurahan Cipinang Melayu yang terendam banjir, sebanyak 758 berada di dua posko pengungsian yang ia sediakan yakni di Kantor RW dan di masjid setempat. “Sisanya masih bertahan di rumah,” ujarnya. Menurutnya warga yang mengungsi ke posko kebanyakan karena kelaparan akibat bahan makanan di rumah mereka habis. “Namun mereka akhirnya kecewa juga karena makanan di posko juga habis,” paparnya. Muchtar mengaku warga merasa sangat dianaktirikan oleh pemerintah dalam pemberian bantuan banjir terutama makanan. “Saya juga tak habis pikir, karena pemerintah lebih fokus di wilayah lain dan kami seperti berjuang sendiri,” katanya. Sedikitnya tiga ribuan rumah di 7 RW di Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur terendam banjir akibat meluapnya Kali Sunter. (h/trb)

BANJIR LAGI — Kota Jakarta diterjang banjir lagi. Banjir i menutup akses Jalan Abdullah Syafei yang menghubungkan Casablanca dan Jatinegara, Jakarta, Sabtu. KCM

BPBD Ajak Masyarakat Waspadai Longsor SOLSEL, HALUAN — Sudah enam hari pusat Kabupaten Solok Selatan di Padang Aro dilanda hujan sedang. Cuaca di daerah seribu sungai itu berawan terus. Meski belum menimbulkan dampak bencana alam banjir dan longsor, namun kondisi hujan sejak Sabtu pekan lalu tersebut berimbas terhadap aktivitas warga setempat kurang lancar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan mengajak masyarakat Solok Selatan untuk tetap mewaspadai bencana banjir dan longsor. “Cuaca masih dalam status musim penghujan karena itu kami mengimbau agar tetap waspada, apalagi di daerah-daerah yang rawan banjir dan longsor,” ujar Hamudis, Kepala BPBD Solsel. Ia menyampaikan bahwa situasi tersebut diprediksi sampai Februari 2014. Menurut Hamudis, masyarakat diminta harus melaporkan bencana yang terjadi di kecamatan masing-masing. “Kalau terjadi bencana seketika, maka masyarakat segeralah melaporkan atau memberitahu BPBD agar bencana itu secepatnya mendapatkan bantuan

evakuasi. Bagi masyarakat yang sudah memiliki kemampuan untuk melakukan penyelamatan para korban,” ungkapnya. Dalam menghadapi bencana, masyarakat secara bersama, bahumembahu tanpa harus menunggu komando. Hamudis menjelaskan, Kabupaten Solsel memiliki banyak potensi bencana alam. Mulai dari ancaman letusan Gunung Kerinci, Gempa Vulkanik, Longsor, dan Banjir. Khusus saat musim penghujan, warga dihimbau untuk mewaspadai bahaya banjir dan longsor. Menurutnya, mencegah bencana mungkin tidak bisa dilakukan, tetapi meminimalisir dampak bencana bisa dilakukan manusia. Bumi Sarantau Sasurambi itu memiliki tiga titik yang dinilai paling rawan longsor. Ketiga titik tersebut adalah Bukit Manggih Kecamatan Sangir, Jorong Pinti Kayu Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD), dan Bukit Nila Nagari Ranah Pantai Cermin Kecamatan Sangir Batanghari. “Bukit Nila lebih bahaya karena daerah ini sudah sering terjadi longsor tetapi belum begitu

besar Pantauan BPBD Solsel, saat ini lokasi Bukit Nila ditemukan retakan sepanjang 500 meter,” paparnya. Retakan berkapasitas cukup besar tersebut menunggu waktu karena geseran tanahnya sudah di bibir jalan raya. Sejak 2012, sudah pernah truck fuso yang mencebur ke Sungai Batang Sangir karena mengelakan material longsor. Jikalau longsor besar itu terjadi, maka dapat menimbun pengguna jalan menuju Abai- Padang Aro itu. Sedangkan kawasan bukit Manggih, merupakan kawasan paling sering terjadi longsor dibandingkan daerah lainnya. Tidak hanya mewaspadai bahaya longsor, BPBD juga menghimbau masyarakat yang berdomisili di sepanjang aliran sungai untuk mewaspadai bahaya banjir. Apalagi daerah rendah yang sudah menjadi langganan banjir. Seperti Pakan Rabaa dan Jorong Kampung Tarandam Muara Labuh, sebagian kecil daerah Sungai Kunyit Sangir Balai Janggo, dan Dusun Tangah Kecamatan Sangir Batang Hari. (h/col)

“Sebab, curah hujan di kawasan Ibu Kota pada tahun 2014 lebih rendah daripada curah hujan pada tahun 2013 ketika terjadi banjir lebih besar,” kata Zukri di Jakarta, Minggu (19/1). Menurut Zukri, pada tahun 2013, distribusi hujan lebih banyak di Jakarta, sementara hujan di daerah penyangga lebih kecil. Pada tahun 2014, distribusi hujan tidak merata di seluruh Jakarta, tetapi hanya Jakarta Barat, Timur, dan Selatan. “Selain itu, hujan yang turun awal tahun ini tidak selebat 2013. Hujan sudah dicicil sejak malam tahun baru. Sementara itu, tahun lalu, hujan terjadi sekaligus selama beberapa hari berturutturut, dengan intensitas lebat,” ungkap dia. Achmad Zukri membandingkan pantauan curah hujan oleh BMKG dari 18 titik tahun lalu dengan tahun ini pada hari saat banjir terparah. Titik pantauan yang menunjukkan penurunan adalah Tanjung Priok, Kemayoran, Pakubuwono, Halim Perdanakusuma, Cengkareng, Kedoya, Pasar Minggu, dan Lebak Bulus. Di luar Ibu Kota, titik pantauan Gunung Mas dan Citeko yang mencakup pantauan kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, sebagai penyumbang banjir menunjukkan bahwa curah hujan menurun. Curah hujan di Gunung Mas turun dari 76 dan 118,5 milimeter per hari pada tanggal 16-17 Januari 2013 menjadi 25 milimeter per hari pada tanggal 11-12 Januari 2014. Adapun wilayah tetangga Jakarta yang curah hujannya meningkat adalah Depok, Dramaga, dan Citeko. Curah hujan di Depok naik dari 63,5 dan 64,5 milimeter per hari menjadi 65 dan 147 milimeter per hari pada tanggal 11-12 Januari 2014. Di Dramaga, curah hujan naik tajam dari 26-27 milimeter per hari menjadi 85 dan 102 milimeter per hari. Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Asraf Ali menyatakan bahwa penanganan banjir memang memerlukan waktu yang cukup lama. Namun, untuk jangka pendek dan berdasarkan pengalaman awal tahun lalu, Pemprov DKI seharusnya sudah bisa merumuskan langkah-langkah antisipasi agar banjir tidak melumpuhkan Jakarta. “Bagi kami, Fraksi Golkar DKI saat ini, bagaimana pemda menangani korban banjir dengan serius. Kalau masalah infrastruktur banjir, biar masyarakat yang menilai sendiri,” katanya. (h/kcm)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


12

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

LAMPU JALAN KELOK SEMBILAN

Belum Ada yang Bertanggung Jawab

Kader PKK Gelar Outbound Sehari PAYAKUMBUH, HALUAN — Sekitar limaratusan kader PKK dari 76 kelurahan, tergabung dalam kontingen lima kecamatan, di Kota Payakumbuh, menggelar outbound sehari di lapangan sepakbola Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Sabtu (18/1). Ibu-ibu PKK, bersama ketua dan wakil ketua TP-PKK Ny. Dr. Henny Riza Falepi dan Ny. Rasyidah Suwandel, tumpah di lapangan, mengikuti lomba permainan tradisional anak nagari. Gelar acara itu, dibuka Walikota Riza Falepi, selaku Ketua Dewan Pembina TP-PKK Payakumbuh. Dilokasi ikut juga hadir sejumlah pimpinan SKPD, seperti Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB), Drs. Harmayunis, Kadisdik Hasan Basri Sy, S.Pd, Kadis Tanaman Pangan Iqbal Bermawi, Kadis Kesehatan Elzadaswarman, camat serta sejumlah undangan lain. Seluruh kader, terlibat adu kecepatan, kekuatan dan ketangkasan dalam lomba diantaranya membawa belut berlari, tarik tambang, joget balon, membuat sarang ketupat, pesan berantai dan yel-yel PKK. Puluhan bingkisan disiapkan TP-PKK dalam lomba dan pertandingan tersebut. Pembukaan outbound berlangsung cukup meriah dan menggelitik perut, karena saking kocaknya. Parade peserta yang berakhir dengan atraksi yel-yel PKK di depan panggung kehormatan, membuat Walikota Riza Falepi dan Ketua TPPKK Ny. Henny tak mampu menahan ketawanya. Pasalnya, yel-yel PKK itu diakhiri setiap kontingen paserta dengan goyang caesar yang lagi tren. Lirik lagu kereta malam, oplosan dan pacar tetangga dirubah dengan lirikan program PKK. Saking gembiranya, ibu-ibu PKK dari Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori dan Kecamatan Payakumbuh Utara, bergantian menarik tangan walikota bersama ketua dan wakil ketua TP-PKK, camat dan pimpinan SKPD bergoyang caesar. Kepenatan, kelelahan dan rasa stress dengan tugas-tugas rutin rumah tangga dan PKK selama ini, Sabtu itu jadi mencair. Seluruhnya larut dengan kegembiraan. Walikota Payakumbuh Riza Falepi, memberi apresiasi setinggi-tingginya terhadap kegiatan yang dirancang TP-PKK bersama BPMP-KB itu. Dukungan camat dan kepala kelurahan tampak jelas dalam kegiatan dimaksud. Outbound seperti itu, ujar walikota, hendaknya dipertahankan, guna mempererat jalinan silaturahim sesama kader dan pengurus PKK. Makin kental rasa kebersamaan, semakin mudah mengaplikasikan seluruh kegiatan pembangunan PKK, guna mensejahterakan keluarga. Sementara itu, Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Henny Riza Falepi, menyebutkan, ibu-ibu PKK Payakumbuh, cukup berprestasi dalam kegiatan yang berhubungan dengan program PKK di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Makanya, mereka perlu dihibur, refreshing sambil berlomba dalam iven outbound ini, katanya. (h/zkf)

DIJUAL PICK UP CARRY PU, DP 7 JT, Wagon R DP 20 JT, Ertiga DP 19 Jt. Hub. Isra Suzuki, HP. 0813 7141 7567, 0813 8122 0003. PIN BB 27BCE145 PROMO AWAL TAHUN CARRY PU, DP 8 JT, Karimun Wagon R & Ertiga DP 20 JT, bonus kaca film. Hub. Micky Rahmad, HP. 0853 7502 3456, 0812 6102 3456. PIN BB 74028DAD DIJUAL CRV DIJUAL MOBIL, CRV 2.0 Tahun 2010 pajak baru plat BA satu nama dari baru warna grey KM Rendah Kondisi istimewa,CRV 2.0 Tahun 2010 Plat BA Warna MOCCA Velg Luar Kondisi Istimewa BISA NEGO, HUB: 085272073373 DICARI MOBIL DICARI SUZUKI SWIFT. Hubungi Esky (081287268488) DIJUAL TOYOTA PENAWARAN MENARIK , diAwal tahun Agya G, Angs 1,9 Jutaan, Avanza G Angs 2,8 Jtaan, Veloz 2,9 Jutaan,New Innova G Angsuran 4,1 Jutaan, atau PAKET DP RINGAN, Hanya di TOYOTA INTERCOM, HUB IHSAN 085271850600 AUTO 88,Jual Beli Mobil Baru & Bekas, Cash & Kredit. Jl. S. Parman No. 146 A Padang. HP. 0812 6604 6330 CITRA SAUDARA TEKNIK, jasa perawatan khusus AC, VRF / VRV. jL. S. Parman 106 Padang Telp. (0751) 7838967/7055303. Fax. (0751) 4489299 JASA FOTOGRAFER VIDEO SHOOTING, untuk prewed ding, wedding, video clip, iklan dll, Studio 58 mandiangin bukittinggi, hub Ricky :081266209910. JASA PHOTOGRAFER, melayani foto untuk sekolah , Pas Foto Siswa, Foto Kegiatan dll, cepat dan mantab, segera hubungi 085365364860 DIJUAL AVANZA DIJUAL MOBIL, Avanza 2007 over kredit udah jalan 13 bulan, cicilan 3.095.000.- sisa 35 bulan lagi. dijual lepas 38 jt. Hub Bayan: 081374216927 DIJUAL MOBIL, penawaran menarik awal tahun Agya G Angs 1,9 jtaan, Avanza G Angs 2,8 jtaan, Avanza Veloz 2,9 jtaan, New Innova G Angs 4,1 jtaan, atau paket DP ringan hanya di Intercom. Hub KOBE: 085375131972

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pengelola lampu jalan di kawasan Kelok Sembilan semakin tidak jelas siapa yang bertanggung jawab membiayai beban pemeliharaan dan pembayaran listriknya. Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota tak bisa disalahkan karena belum turun kewenangan pengelolaan penerangan dari pemerintah Pusat pada ruas jalan nasional itu.

PENGHARGAAN — Bupati Alis Marajo menyerahkan penghargaan prestasi t di bidang Pertanian, di Bukik Limau Sarilamak beberapa hari yang lalu. HUMAS

Sektor Pertanian di Limapuluh Kota Mendominasi Pembangunan Ekonomi LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pembangunan ekonomi Kabupaten Limapuluh Kota sejak beberapa tahun terakhir masih didominasi oleh sektor pertanian. Begitu juga penyerapan tenaga kerja, jumlah angkatan kerja pada sektor ini mencapai 75.581 orang atau sekitar 45,10 persen dari total angkatan kerja atau 67.559 orang. Demikian disampaikan Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo Dt.Sori Marajo dalam suatu acara penyerahan manfaat kegiatan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan setempat, tahun anggaran 2013 di halaman kantor bupati Bukik Limau,

PENAWARAN MENARIK , di Awal tahun Agya G, Angs 1,9 Jutaan, Avanza G Angs 2,8 Jtaan, Veloz 2,9 Jutaan,New Innova G Angsuran 4,1 Jutaan, atau PAKET DP RINGAN, Hanya di TOYOTA INTERCOM, HUB F I F I 08126789354 DIGITAL PRINTING CV. VERTICAL CIPTA RELASI, melayani digital printing untuk baliho, billboard, spanduk sticker, branding car, x banner dll. Cepat dan hemat. Jalan Jhoni Anwar No. 68 Lapai Padang MITRA STAMPS, melayani Best Printing Solution:Stempelwarna,stempelkristal,stempel cetakansablon, undangan,IDcard,namacraver, kartu nama, spanduk digital dll. Jln. Proklamasi No. 41, Telp : 0751-4419897, Padang. HP. 081363449806/085274437566 CV TRI PABARU, Kontraktor Digital Printing (Offset Advertising). Harga khusus akhir tahun untuk calek dan partai. Alamat : Jln. Khatib Sulaiman No. 5A Padang. Telp : 0751 -9763312, HP. 0852 6388 8667. email : cvtripabaru@yahoo.com ADVERTISING BERLIAN, menger jakan billboard, neon box, papan merek, promotion, percetakan, digital printing. Jl. Dobil No. 25 Padang. Telpn. 07517889392, HP. 081266502225. e-mail: berlianadvertising@yahoo.com NAHELDA MEDIA PROMO, menger jakanadvertising, marketing communication, printing, offset, multimedia, design grapihc fotografi. Jln. Prof. Dr. Hamka No. 167 A Tabing, Padang. Hub. 0812 7716 3681 ADAM KARYA (Digital Printing) PER CETAKAN OFFSET SETTING, melayani Spanduk, Baliho, Xbaner, Stiker, backdrop, One Way, umbul2. Jl. Kp Jawa Dalam III/10c & 1A Padang. Phone : 0751-20706, 38427

PD. JASA GRAFIKA, mlayani cetak kop surat, faktur, stempel, poster, brosur, id card, karcis,kalender, undangan, spanduk digital. jg menjual tinta Inktec. Jl. S. Parman no. 115D Padang. Hub. Telp (0751) 41568. Hp. 081267028928 DIRGA ANDESTAR, melayani cetak undangan, faktur, kop surat, kartunama, stiker, brosur,spandukdigital,stempel,neonbox,plakat dll. Jln. Kampung Jawa Dalam II No. 32 (samping pos kamliang) HP, 082174905959

Sarilamak, tiga hari yang lalu. Menurut dia, kontribusi sektor ini mencapai 34,48 persen dengan sumbangan sekitar Rp2,75 triliyun dari keseluruhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang bernilai Rp7,96 triliyun tahun 2012. Namun bidang ini masih belum terlepas dari berbagai permasalahan yang butuh penanganan. Permasalahan itu, sebut Alis, diantaranya berkaitan dengan penekanan terhadap lahan, perubahan iklim, keterbatasan infrastruktur, belum optimalnya sistem perbenihan dan perbibitan. Selain itu, persoalan keterbatasan akses petani terhadap

OBAT HERBAL PUSAT HERBALINT, sedia berbagai produk herbal ,izin BPOM, MUI serta halal. InsaAllah dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Jln. Jihad V Kubu Dalam RT/RW 01 ( Perum Kharisma 3 ). Hp: 0813 6334 6099 OBAT HERBAL, menyembuhkan stroke, jantung, hepatitis, diabetes, impotensi, ingin punya keturunan dll. Standar internasional, hub 081363763333 TURUN BERAT BADAN, Ingin turun berat badan 4 kg per minggu. Tanpa repot dan tetap bisa makan sepuasnya. Metode diet terbaru ditambahmakananorganik,hub085272950619 RAMBUT ANDA BERMASALAH? seperti rontok,botakringanbahkanbotakParah!Green Angelica Solusinya. Penumbuh rambut super cepat, alami tanpa efek samping. Hub Agen Resmi GreenAngelica, 082172171823 HONGKONGMEDISTRATCM,Pengobatan tradisional tionghoa. Jl. Niaga No. 144 Padang. TOUR/ TRAVEL BIRO DEBE TOUR, melayani penjualan tiket pesawat, Umrah dan Haji Plus, Online 24 Jam. Jalan dammar III No. 10 Padang, HP. 085364801230,085271177977,081374897200 ALFA RENTAL MOBIL, Antar Jemput Bandara, Rental Kendaraan Harian, Mingguan, Bulanan, Avanza, Xenia, Innova, APV, Fortuner, Harga relatif, Unit ready, Hub 751-9970033, 085263669669 PT. BUNDA WISATA NUSANTARA, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga bersahabat. Jl. Raya Padang Indaruang (tanjuang saba No. 14) Telp.0751-74274,7809770,7978580padang PT RATU JAYA TOUR & TRAVEL, Jl. S.Parman No 123 Ulak Karang. Telp. (0751) 7058386, 8260961, 8260878

TALAGO PRINTING, menerima cetak undangan, brosur, sertifikat, piagam, buku, map faktur, kartu nama, spanduk kaiin, print digital, stempel warna, pin dan neon box. Jl. Kp. Jawa Dalam II. Padang. Hp. 081363446260 / 085376333707

CV DORA SATYA INSANI, usaha jasa angkuatan sewa melayani: Padang (P. Sidempuan, P. Siantar, R. Perapat, Medan, Aceh,Bengkulu).Jl.LapaisampingkantorINTEL TNIAD. Padang. Hp. 081263385860 AL HAADI ZIARAH TOUR & TRAVEL, Penyelenggara resmi haji khusus dan umrah. Jl. S. Parman No. 152A. Telp. (0751) 7057746 / 7057747. Hp. 08126764737 AN NABAWY RENT CAR, Melayani antar jemput bandara, carteran perorangan dan rombongan,mobilpesiardalam&luarkotaserta rental mobil. Jl. Veteran No. 51. Hub: (0751) 22000,7058700.Hp.082173007778

KEHILANGAN DOMPET HITAM WARDAH, berisi STNK mobil merk Vios BA 1445 AT a/ n SEPTI HANDOYO, Sim A dan KTP a/n RIZKA MUTIA. bagi yg menemukan, harap HUB: 081374814665 atau lapor Pos Polisi terdekat

DIJUAL TANAH DIJUALTANAH,luaslebihkurang1700mpersegi, cocokukawasanperumahan(lokasistrategis).di Jln. Soekarno-Hatta, kel. Bulakan Balai Kandi, Koto Nan 4 Payakumbuh Barat. Harga Rp. 1.400.000/m, bisa NEGO. Berminat Hub : 08126754749.TanpaPerantara

DIJUAL TANAH KOSONG (SHM), disamping terminal Bus Pasar Limbanang Kec. Gunung Mas Kab. 50 Kota. Luas 986 m2, cocok untuk membangun ruko/ kantor. Tanpa Perantara. Hub. 0852 6396 9699/0856 6890 9099 DIJUAL TANAH dan RUMAH, lokasi strategis, aman dari gelombang tsunami, aman dan nyaman. Alamat. Komplek kharisma 3 kubu dalam. Hub. 082174605905 / 085374726325 BUKITTINGGI, jual Tanah + Losmen lama. Jln. A.Yani. Strategis, LT + 337 M2. Hub. 0818 18 5678 TP SERVICE SERVICE HP, Terima servis hp, PC, laptop siap antar jemput untuk wilayah padang, kunjungi toko kami di jln Kampung Kalawi No. 26 Padang. MANDIRI SERVICE AC, melayani Service AC, Pasang Bongkar AC, Perbaikan AC, Tambah Freon, Perbaikan Elektronik lain kecuali TV, dalam & luar Kota Padang, hub 082174411830. JASA INSTAL LAPTOP, dengan berbagai windows seperti win xp,win 7dan win 8, harga terjangkau, jl Gelugur RT 001 RW 04, Kubu Dalam Padang Timur, Padang. SERVICE AC ( AIR CONDITIONER), specialAC mobil & Spare Part. Melayani pemasanganAC, antar jemput ke alamat. Jln. Ujung Gurun No. 77 Padang. Hub: 0751 - 7814716 LOWONGAN LOWONGAN,Dibutuhkansegeratenagacuci mobil 2 orang, staf ADM & kasir 1 orang (wanita). Antar lansung lamaran ke OLISINDO SERVICE. Jl. Adinegoro No. 30, depan perumahan Lubuk Gading Permai, arah Lubuk Buaya. HP. 0812 6684 0106 DICARI , 10 orang pria/wanita usia max 25 th, lulusan SMK jurusan tata boga. kirimkan Cv dan surat lamaran ke : MIE RAMEN & SUHSI Jl. batang kampar No. 3 c Gor H. agus salim. dgn gaji 1,4 jt/bulan. Hub eka wijaya (08999175482) RM. MAKAN RUMAH MAKAN-WARUNG LONTONG DERI, menyediakan lontong gulai paku, toco, cubadak, bubur kampiun, soto nasi, spesifik gulai ik an karang. Jln. Kemayoran Tunggul Hitam No. 34,35. Hub, DERI (Pimpinan) Hp. 0813 7426 9125. Menerima pesanan dan antar jemput RM PUTRI MINANG, menyediakan Masakan Khas Padang, Gulai lauk, Goreng balado, Gulai Ayam, Kapalo lauk,dll Melayani Pesanan Nasi Bungkus/ Kotak dan pesta pernikahan Jln. M. Rasyid jalur 2 menuju BIM,HP 081210779791

permodalan, lemahnya kapasitas kelembagaan petani dan rendahnya nilai tukar petani. “Kita optimis, kedepan pembangunan pertanian akan mampu untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk yang dihasilkan dengan pendekatan kawasan yang dikelola dengan sistem agribisnis,”ulasnya. Dalam kesempatan itu Bupati menyerahkan penghargaan kepada perwakilan sejumlah kelompok tani penerima manfaat kegiatan di bidang pertanian. Selain itu bagi petugas pendamping yang berprestasi masing-masingnya diperoleh Suardi, Fera Yumarti dan Musril. (h/zkf)

AYAM PENYET BUK NANG,enak, nikmat seperti aslinya masakan Jawa. hanya Rp. 10.000/porsi.Jl.KhatibSulaimanNo.24(depan Stikes Indonesia). Hub. 081266694765 CELLULER MACBERRY, Menjual bermacam

merk HP. Jl. Niaga No. 146 Padang Telp. (0751) 892096, Hp. 08197599996 EKSTERIOR

SEJAHTERA ALLUMINIUM, mene rima pesanan konsen alluminium, partisi alluminium, pintu swing alluminium, jendela kesmen dll. Jl. Simpang Garuda Tunggul hitam No.9 Padang, hp: 08126727396 PEMASANGAN GIPSUM & CAT RUMAH, bisauntukkantor/ruko,hargapemasangannya bisa diatur, mau harian/mingguan silahkan hubungi via tlp/sms 085264797936 SPESIALIS TUKANG BANGUNAN DAN RENOVASI RUMA di Pdg lain wilayah Sumbar. Jujur, Amanah dan Profesional. Tukang &kuli bangunan yg kami miliki berpengalaman mengerjakan proyek, hub081267772422/0751-9587995 TOKO MAWARDI, jual perabot, pecah belah, permadani. Raya Siteba No. 15. Hub. 0812 6675 7757 JUAL TALANG AIR RUSH BARU , Rp.150.000,-/set , bagus , murah , cuci gudang , datang aja langsung ke jl kalawi raya timur no 56 Padang TIVA TOKO BANGUNAN, melayani cat bangunan dll. Jl. Adi Negoro No. 3A. Hp. 0813 6333 2828 TOKO BANGUNAN RAVICOI, jualberbagai macambahan-bahanbangunan,(semen,pasir, kayu, besi, keramik dll). Jl. Adinegoro No. 1 sampingSDGantingNo.10Padang.Telp.(0751) 4855333.Hp. 082174870914 VISA STAINLESS & ALUMINIUM, mengerjakan pagar, balkon, reling tangga, canopi, kusen aluminium, aneka kaca. pintu prees 1.600 perdaun. Jl. Adinegoro depan koramil lubuk buaya, HP. 0813 6341 9942 RUKO DIJUAL RUKO DIJUAL, Luas Bangunan 4,8 M X 16 M, 2 Lantai, SIsa Tanah Lebih Kurang 7 M2. Parkir 4M. Jln. Adinegoro Kel Ganting, Koto Tangah. Harga 950 Juta. Cocok untuk tempat usaha Hubungi. 081266252548, 081268581416,081374735138 RUKO DIJUAL, 2 Petak, 2 Lantai ruko daerah Gurun Laweh, depan Perumahan Gurun Indah. Hubungi: 082388119494 DIJUAL RUMAH DIJUAL CEPAT,Rumah type 36 di komplek Graha Agung Perdana, ditepi Bypass Anak Air Koto Tangah. Lokasi strategis, dekat dgn pasar Lubuk Buaya. Akses lancar ke pusat kota & bandara internasional Minang Kabau. Hub. 081363447705/082170819700

Ketua DPRD Limapuluh Kota, Darman Syahladi yang dihubungi beberapa hari yang lalu menyebutkan, upaya mediasi antara pemerintah provinsi, Satuan Kerja (Satker) Kelok 9 di Dinas Pekerjaan Umum Sumatera Barat dan Pemkab Limapuluh Kota, sebenarnya sudah dilakukan, namun masih menunggu turunnya kewenangan dari pemerintah pusat, karena kawasan Kelok Sembilan merupakan jalan nasional, sebutnya. Menurut dia, jalan layang Kelok 9 merupakan kawasan yang menjadi salah satu ikon wisata dan bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Limapuluh Kota kedepan. Disepanjang jalan negara di Sarilamak dan PJU disepanjang jalan Kantor Bupati atau kantor DPRD, tetap itu dibayarkan dari APBD Limapuluh Kota. Keberadaan lampu jalan dikawasan Kelok 9, merupakan hal vital yang perlu dilengkapi. Sebab akan menjadi salah satu penyebab kecelakaan di sepanjang jembatan dan jalan tersebut. Selain itu, suasana yang mengerikan tentunya akan lebih menonjol ketimbahan keindahan yang dimilikinya. Sedangkan Kepala Dinas Bupparpora. Zulhikmi yang dihubungi, Jumat mengaku belum mengetahui yang bertanggung jawab dalam pengelola lampu jalan di kelok IX. Coba tanya Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Tapi setelah Kadis Kehutanan dan Perkebunan, Khalid yang dihubungi lewat HPnya mengaku belum ada kesepakatan siapa yang bertanggung jawab terhadap penelola ampu jalan di kelok IX tersebut. Sekdakab Limapuluh Kota, Yendri Thomas yang dihubungi melalui ponselnya, Minggu kemarin tidak berhasil, karena ponselnya tidak aktif. Namun sebelumnya ia menilai fly over Kelok 9 berada dikawasan jalan negara. Sehingga kewenangan untuk membiayai pemakaian listrik dikawasan tersebut, masih dibebankan kepada pemerintah pusat. Wabup Asyirwan Yunus yang dikontak kemarin ternyata HPnya tidak aktif. Sebelumnya Wabup mengharapkan agar pemeliharaan jalan Kelok 9 diprioritaskan agar tidak kotor oleh sampah dari orangorang yang berkunjung dan berjualan di jalan layang itu. Pada kawasan Kelok 9 itu harus ada pengelola yang menangani mulai dari kebersihan dan pengamanannya. Di lokasi itu perlu ada bak sampah dan tenaga pengamanannya termasuk lampu jalan. (h/zkf)

DIJUAL TANAH/RUMAH. SHM,Jl. Sudirman30Simp .Kiambang Batusangkar, dlm Kota. LT 688 M2, LB 160 M2. 4KT, 4KM, dekat Kampus, Halaman 400. Hub: 0813 1124 3778 LAIN-LAIN DALLAS BAKERY & CAKESHOP, wedding care, snack, wedding decoration. Jl. Niaga No. 173 Padang. telp. (0751) 27217 BUK PIK FLOWERS,Menjual pot bunga terlengkap grosir dan eceran, bermacam jenis bunga dan pupuk autorium, jenis bunga taman dan batu taman. Jl. khatib sulaiman, Hp: 082388475422 TOKO MULTAZAM, menyediakan beraneka model jilbab, kerudung, accecories. Jln. Raya Siteba no. 21 B. Hub : 085274811966

PT. GLOBAL SUKSESSINDO, menyediakan obat Degra Simba untuk membersihkanWC/SepticTanbersihdarisarang kuman dan penyakit. alamat Jl. Dobi I No. 25. Telp(0751)7889392,Hp.081374969498(Dasril) CV. RAJO COM,Suplier dan perdagangan toner catrige orijinal. Jl. Khatib Sulaiman No. 4 B - Padang. Hub Tomy: (0751) 7814217 Hp. 081382728708 OTO-BOOS, menerima cucian mobil, motor, dan karpet. buka sampai jam 8 malam. Jl. Jhoni Anwar Lapai depan Puri Medical. Hub Gaek Oyon: 082388428551 KOMPUTER SOFTWARE SERVER PULSA MURAH, tapi bukan murahan sudah teruji kehandalannya, langsung diinstalkan dan tinggal pakai.Hub Wardoyo Jln. Tanjung Indah V Blok C/36 Lapai Padang, hub : 07517055027, 085263978000 LAMPU LED US, dengan Kipas, tinggal colok ke power bank atau laptop. Juga terima jasa instal laptop/komputer, game pc/android/ipad/iphone, hub 081261888142 (SMS only)

DIJUAL MOBIL FEROZA BM, Plat th 1994 warna biru malam. toko mas melati indah. HP. 0812 6608 374, Telp. 0751 - 29551 Pasar raya, bertingkat fase iii/8 DIJUAL MOBIL TOYOTA RUSH, G 2011 Okt. M/T silver, sangat terawat, KM 40500, mulus. Service Auto 2000. Ban 80%, bangku 3 baris, harga 182 JT, dalam proses B ke BA. NEGO, HP. 081363175001 JM MOTOR, Jual Beli Mobil Bekas, Cash & Kredit. Jl. S. Parman No. 146 B Pdg. Telp. (0751) 447417 ERTIGA, APV, SWIFT, PICK UP,ALL NEW GRAND VITARA, MEGA CARRY EXTR. subsidi 5 s/d 30 JT. Hub : Tedy. VJ, 082116039826 (Suzuki EPM). Jujur & Terpercaya. >> Editor : Dodi Nurja

DIJUAL MOBIL, Wagon R DP 25 Juta, Ertiga DP 30Juta, APV Pick Up 13 Juta, Pick Up DP 7 Juta, All New Swift DP 35 Juta. Cepat dan Cicilan Ringan, Hubungi Segera OKTAVIANDI, SH, ANDI SURANTIAH 0852 7898 1940

SALON TINA SALON, melayani gunting rambut, creambath,rebonding,keriting,facial,pewarnaan rambut dll. Jln. Hamka no. 56 Tabing Padang. Hub, Ubi Tina ( 0822 8313 1601 )

AGUNG JAYA FURNITUR, menye diakan berbagai macam spring bed, harga murah, banjir hadiah lansung, persyaratan mudah. Jln. Prof. Dr. Hamka No. 122 C Tabing Padang. Hubungi Budi/Putra - 0823 8889 3152 JASA ACCESORIES MOBIL OLISINDO SERVICE, melayani salon mobil, cucian mobil. cucian karpet, tukar tambah ban plat. Jln. Adinegoro No. 30, arah Lubuk Buaya Depan Perumahan Lubuk Gading Permai. HP. 0812 6684 0106 ARAW FILM, KACA FILM & CUTTING STIKER, melayani penjualan dan pemasangan Kaca Film, aneka sticker samblas dan cutting stiker. Jl Veteran No. 91 Padang, Telp 085264697457 TOKO ASTAGFIRULLAH, menjual sparkpart mobil, olie, service dll. Jln. Lubuk Lintah No. 22. HP. 0812 6614 9972 MON ACCESSORIES MOBIL, mene

rima pasang kaca film, alarm, central jok, power window, audio mobil, service dll. Jln. Ujung Gurun No. 148 Padang. Hub : 081374114177 JASA BUSANA

TERIMA JAHITAN, Siap menerima jahitan dengan model apa saja dalam jumlah banyak, busana, seragam kerja, sekolah, dll kualitas dan harga berani bersaing hub 08982681885081267772422. PENJAHIT DARWIN, Jl. Veteran No. 3. Telp. (0751) 34896. Hp. 085263411022 (Darwin) RAYSA BOUTIQUE, Komp. Pertokoan RST. Ganting. Jl. Parak Pisang no. 1112 Padang. Hp. 081267810280 TOKO BERLIAN TAILOR (TUKANG JAHIT),

Jln. Raya Siteba no. 16, Hub : 08126785834 ELNOCHA BORDIR KOMPUTER, menerimabordirbaju,topidll.Siapterimadalam partai besar/ kecil, bisa ditunggu. Komplek Pertokoan Korem Petak 7-8, Samping Mesjid Nurul Iman Padang, Hp: 0821 7030 1164 >> Penata Halaman : Syahrizal


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

13

PENANGANAN SUDAH DILAKUKAN DPRD Bertekad Tahun Ini Kinerja Lebih Baik BUKITTINGGI, HALUAN — Meski tahun 2014 ini adalah akhir dari pengabdian untuk 25 orang anggota DPRD Kota Bukittinggi, namun tidak melemahkan semangat bagi angRAHMAT ARIS gota DPRD Kota Bukittinggi untuk bekerja. DPRD Bukittinggi bertekad menjadikan tahun ini untuk selalu meningkatkan kinerja lebih baik. Menurut ketua DPRD Bukittingi Rahmat Aris, anggota DPRD kota Bukittinggi masa bhakti 2009-2014 yang berjumlah 25 orang merupakan anggota DPRD yang terpilih melalui pesta demokrasi tahun 2009 lalu, dan ditetapkan berdasarkan keputusan KPU Bukittinggi Nomor 044/KEP/KPUBKT/V 2009, tentang penetapan perolehan kursi partai politik peserta pemilu anggota DPRD Bukittinggi dalam pemilu tahun 2009 silam. Berdasarkan keputusan Gubernur Sumbar tanggal 31 juli 2009 tentang peresmian pemberhentian dan pengangkatan anggota DPRD Bukittinggi, maka anggota DPRD Bukittinggi diresmikan keanggotaannya seiring dengan pengucapan sumpah atau janji pada tanggal 7 Agustus 2009 pada rapat paripurna Istimewa DPRD. Tak terasa, waktu telah berlalu 4 tahun lebih bagi anggota DPRD Bukittinggi dalam menjalankan perannya sebagai wakil rakyat. “Tahun 2014 ini adalah tahun akhir pengabdian anggota DPRD Bukittinggi selaku salah satu unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Sebanyak 25 anggota DPRD Bukittinggi akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 7 agustus 2014 ini,” ujar Rahmat Aris. Dalam menjalankan peran lanjutnya, anggota DPRD baik secara lembaga maupun secara perorangan telah menjalankan tiga fungsi DPRD, yakni fungsi anggaran, fungsi pengawasan, dan fungsi legislasi, yang kesemuanya itu terlaksana dengan baik. Selain itu, DPRD dan pemerintah daerah juga saling bersinergi dalam penyelenggaran pembangunan Kota Bukittinggi untuk kemajuan dan kepentingan masyarakat. Untuk rencana kerja tahun 2014 ini, lanjutnya, sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. Program dan kegiatan yang telah terencana tersebut akan dilakukan pada 2 masa sidang anggota DPRD yakni masa sidang I dan II. Sedangkan untuk masa sidang III akan dilanjutkan oleh DPRD masa bhakti 2014-2019. “Untuk tahun ini, adapun rancangan program legislasi daerah Kota Bukittinggi yang telah disusun oleh Badan Legislasi DPRD dan pemerintah daerah yakni untuk masa sidang I sebanyak 8 ranperda, masa sidang II sebanyak 11 ranperda, dan masa sidang III sebanyak 8 ranperda,” jelas Ketua DPRD ini. (h/cw-tot)

Wali Jorong Subang-subang Bantah Masyarakat Kelaparan AGAM, HALUAN — Wali Jorong Subangsubang, Nagari Tiku Limo Jorong mengaku jika jebolnya tanggul PT Mutiara Agam dan ambruknya jembatan yang menghubungkan jorong tersebut dengan Labuhan memang mengganggu aktivitas masyarakat, namun ia membatah apabila masyarakat kampungnya terancam kelaparan.

BERDIALOG — Kepala Badan Penanggulangan Bancana Daerah Kabupaten Bambang Warsito, Anggota DPRD Agam Masrizal berdioalong dengan wali Jorong Subang-subang, Sabtu (18/1). RAHMAT HIDAYAT

Dua Pemakai Ganja Diringkus Polisi AGAM, HALUAN — Satuan Narkoba Polres Agam meringkus dua orang tersangka pengguna narkoba jenis ganja di Taluak Bulan, Jorong Banda Tangah, Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Jumat (17/1) malam sekitar Pukul 23.00 WIB. Dua orang tersebut adalah Roni Putra (27) Warga Jorong Lubuk Kadang Kenagarian Bayur, dan Doni Satria (28) warga Jorong Banda Tangah, Kenagarian Bayur, Kecamatan Tanjung Raya. Mereka diamankan dengan barang bukti tiga paket kecil daun ganja kering dengan berat 10,7 gram, kertas untuk melinting ganja, satu buah macis, satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BA 3572 TE, dan satu unit handphone Samsung. Kapolres Agam AKPB Asep Ruswada didampingi Kasat Narkoba Iptu Eroplis kepad Haluan di Lubuk Basung, Sabtu (18/1) mengatakan, penangkapan dua orang ini berawal dari pengitaian anggota Satnarkoba Polres Agam beberapa waktu yang lalu. Namun, dalam penggerebekan ini satu orang

yang turut menjadi target opreasi berhasil melarikan diri dengan dugaan membawa barang bukti dalam jumlah yang cukup banyak. Ia menjelaskan, dua orang tersangka tersebut sudah diamankan di Mako Polres Agam, sementara satu orang temannya yang berhasil kabur identitasnya sudah diketahui dan dimasukkan dalam daftar pencarian orang. “Mereka sudah diintai sejak dua bulan lalu, melalui laporan dari masyarakat. Kuat dugaan teman mereka melarikan ganja dengan jumlah yang cukup banyak,” katanya.

Menurut Eroplis, mereka mengaku sudah mengonsumsi ganja selama satu tahun. Selain untuk menggunakan sendiri mereka diduga kuat juga memasok ganja untuk buruh yang berkerja di Danau Maninjau. Saat ini pihaknya masih meminta keterangan dua orang tersangka pemakai tersebut, apabila mereka terbukti juga ikut menjadi pengedar akan mendapatkan ancaman lebih berat. Atas perbuatannya Roni dan Doni melanggar UU 35 tahun 2009 tentang nakortika, dengan ancaman kurungan penjara di atas lima tahun. (h/yat)

DUA pemakai ganja memberikan keterangan kepada petugas di Mako Polres Agam. RAHMAT HIDAYAT

Bupati Agam Lantik 56 Anggota Bamus Kecamatan Ampek Angkek AGAM, HALUAN — Bupati Agam Indra Catri meminta Badan Musyawarah Nagari (Bamus) memodernisasi sistem kinerja baik sebagai mitra

BUPATI Agam Indra Catri menyerahkan seribu batang bibit lado kutu, dan jeruk secara simbolis kepada perwakilan bamus dari 6 nagari dalam Kecamatan Ampek Angkek yang baru dilantik, Jumat. (17/1). KASRA SCORPI

sejajar pemerintah nagari maupun dalam menjalankan tugas-tugas lain. Dikatakan bupati pada pelantikan 56 anggota Bamus

dari 6 nagari dalam Kecamatan Ampek Angkek, Jumat (15/1), dalam sistem kerja perlu ada mekanisme dan prosedur yang jelas,

rencana jelas, langkah, tujuan dan tata tertib jelas yang dituangkan secara tertulis. Sebagai mitra pemerintah nagari, bamus harus menjalin kerjasama dan koordinasi yang seimbang agar masing-masing lembaga dapat menjalankan fungsi secara proposional. Dalam hal tugas, dengan sistem kerja modern bamus diharapkan mampu menetapkan standar pelayanan, menyusun anggaran dan menggali potensi nagari secara maksimal. Khusus untuk nagarinagari dalam Kecamatan Ampek Angkek yang pesat dengan perkembangan bangunan perumahan dan fasilitas umum, bupati mengimbau, bamus menetapkan dan mengatur lokasi

bangunan tersebut agar tercipta tata ruang yang teratur dan nyaman. “Sementara dalam merancang pembangunan nagari, bamus harus merujuk kepada budaya minang yang berfalsafah Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABSSBK),” tegas Indra Catri. Anggota bamus yang dilantik di halaman Kantor Camat Ampek Angkek itu tujuh orang dari nagari Pasia, 11 orang dari Ampang Gadang, 9 orang dari Balai Gurah, 11 orang dari Biaro Gadang, 7 orang dari Lambah, dan 11 orang dari Panampuang. Sedangkan Bamus Nagari Batu Taba yang juga dalam Kecamatan Ampek Angkek belum dilantik, karena bamus lama belum habis masa tugasnya. Acara pelantikan juga dihadiri oleh caleg dari Kecamatan Ampek Angkek diantaranya Caleg DPR RI H. Febby Dt Bangso Nan Putiah yang diusung PKB, caleg DPRD Sumbar dari Partai Golkar Aristo Munandar, dan 16 orang caleg untuk DPRD Agam. Semuanya diperkenalkan oleh bupati satu persatu. Usai acara pelantikan, bupati menyerahkan seribu batang bibit “lado kutu”, dan jeruk kepada anggota bamus yang selanjutnya untuk disebarkan ke masyarakat, dan dilanjutkan dengan penebaran 30 ribu bibit ikan di Tabek Surau Lauik, Magari Panampuang. Sebelum di Ampek Angkek, dalam pekan terakhir Bupati Agam telah melantik bamus se-Kecamatan Lubuk Basung, Ampek Nagari, dan Kecamatan Tanjung Raya. (h/ks)

Wali Jorong Subangsubang Nagari Tiku Limo Jorong kepada Haluan, Sabtu (18/1) di Subangsubang mengatakan, jebolnya tanggul PT Mutiara Agam beberapa waktu lalu, memang membuat aliran sungai yang melintasi jembatan ambruk pada jalur yang menghubungkan Subang-subang dengan Labuhan cukup besar. Derasnya air tersebut membuat masyarakat tidak bisa menyebrangi jembatan. Sementara apabila tanggul PT Mutiara Agam sudah diperbaiki air akan kembali surut, masyarakat kembali bisa menggunakan jembatan tersebut. “Kejadian memang mempersulit akses keluar. Untuk sementara waktu, masyarakat berputar ke arah barat menyeberangi Sungai Subang-subang, kemudian melewati bibir pantai menunju Jorong Labuhan sebagai akses keluar. Namun, semua kebutuhan pokok tetap mencukupi, kami sangat keberatan jika dibilang terancam kelaparan,” katanya. Ia menjelaskan, penduduk Jorong Subang-subang sebanyak 62 kepala keluarga dengan lebih kurang 200 jiwa. Penduduk sebagian besar bermata pencarian nelayan, berladang. Jalur alternatif memang sedikit lebih jauh, lebih kurang dua

kilo. “Kita sudah menyampaikan situasi ini kepada pemerintah,” katanya. Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Agam Masrizal mengatakan, situasi sulit yang dialami oleh masyarakat Subang-subang sudah ditindaklanjuti hingga Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. “Untuk pananganan permanen melalui pembangunan jembatan pihak provinsi sudah bersedia, saat ini masih menunggu proses,” kata Masrizal. Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Bambang Warsito mengatakan, pembangunan kembali jembatan ambruk yang menghubungkan Subang-subang dengan Labuhan membutuhkan anggaran yang sangat besar. Oleh sebab itu, pihaknya sudah mengajukan pembangunan tersebut kepada pihak pemerintah tingkat satu. “Penganan darurat sudah dilakukan. Namun, jebolnya tanggul PT Mutiara Agam kembali menyebabkan aliran air sungai yang melintasi jembatan yang ambruk tersebut kembali meninggi. Untuk penanganan darurat, kita akan kembali mencari cara agar masyarakat bisa menggunakan jembatan tersebut sebagai akses menuju labuhan,” jelasnya. (h/yat)

TP PKK Agam Nilai Sekaligus Bina Dua Dasawisma AGAM, HALUAN — Tim pengerak PKK Kabupaten Agam dipimpin ketuanya Ny.Vita Indra Catri melakukan penilaian sekaligus pembinaan terhadap kelompok Dasawisma di Kecamatan Kamang Magek dan Tilatang, Jumat (17/1). Di Kamang Magek Tim Penggerak PKK menilai kelompok Dasawisma Cempaka Putih, Jorong Koto Panjang, Nagari Kamang Hilia, dan di Tilatang Kamang kelompok Dasawisma Rossela, Jorong Tanjuang Barulak, Nagari Koto Tangah. Dikatakan Ketua TP-PKK Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri, selain melakukan penilaian dan pembinaan, kedatangan tim juga bertujuan melihat dari dekat perkembangan kelompok Dasawisma di tengah masyarakat terutama keluarga. “Dengan kunjungan ini, kita bisa melihat secara langsung aktifitas kelompok Dasawisma, apakah kinerja dari kader Dasawisma tersebut dapat memberikan kontribusi terhadap masyarakat atau tidak,” ujar Vita. Pelaksanaan program Dasawisma yang berpedoman kepada sepuluh pokok program PKK secara benar akan banyak memberikan faedah kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Pada tahun 2014, Dadawisma yang masuk nominasi tebaik untuk dilakukan penilaian terdapat pada Kecamatan Baso, Ampek Angkek, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Matur, dan Lubuk Basung. Pada kunjungan ke Dasawisma di Tilatang Kamang dan Kamang Magek itu, TP PKK Agam menyerahkan satu kompor gas kepada masing-masing ketua Dasawisma. (h/ks)

KETUA TP PKK Agam Ny. Vita Indra Catri menyaksikan dari dekat itik peliharaan salah seorang kader Dasawisma di Kamang Magek, Jumat (17/1). KASRA SCORPI >> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Habli


14

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

Pepes Jamur Merang Bahan utama: • 300 gram jamur merang yang dibelah 2 (dua). • 5 butir bawang merah iris. • 3 siung bawang putih iris. •10 buah cabai rawit hijau iris serong. •3 lembar daun salam iris 1 cm. •4 lembar daun jeruk iris ½ cm. •50 ml santan kental. •1 sendok teh garam. •½ sendok teh gula pasir. •5 lembar daun pisang yang sudah disiangi. •9 tusuk gigi untuk menyemat. Cara memasak: 1. Campur jamur yang sudah dibelah dua, irisan bawang merah, irisan bawang putih, irisan cabe rawit hijau, garam, gula pasir, irisan daun salam, daun jeruk, dan santan kental. 2. Siapkan wadah dan daun pisang. Berikan dua sendok makan adonan jamur di atas daun pisang. 3. Kemudian bungkus adonan hingga tertutup oleh daun pisang. Semat kedua sisinya dengan menggunakan tusuk gigi. 4. Kukus adonan jamur selama 20 menit dengan api sedang hingga matang. 5. Setelah 20 menit pepes jamur merang sudah matang, angkat pepes jamur merang satu persatu. Sisihkan pada wadah dan hidangkan. ***

Investasi dengan Mata Uang Asing PEREKONOMIAN dunia sedang melesu, harga-harga kebutuhan naik, tagihantagihan menumpuk, dan gaji Anda hanya sekedar’lewat’ di rekening tabungan. Anda harus pintar menyiasati kondisi finansial yang sulit seperti ini dengan melihat kesempatan bisnis atau investasi jangka panjang dengan keuntungan yang signifikan. Salah satu jenis investasi yang bisa Anda ‘lirik’ adalah investasi mata uang asing. Menurut Lilis Setiadi, konsultan finansial, keuntungan dalam investasi

mata uang asing tergantung dari jenis investasinya. Seperti halnya dalam rupiah, Anda dapat berinvestasi dalam deposito, obligasi pemerintah, dan reksa dana dalam mata uang asing (misalnya dolar Amerika). Dengan kondisi sekarang, investasi dalam deposito dolar Amerika – tergantung bank yang Anda pilih– memung-

kinkan Anda mendapatkan bunga deposito sampai dengan kisaran 1,5% (bersih) per tahun. Untuk obligasi pemerintah dalam dolar Amerika –tergantung lama jatuh tempo dari obligasi yang Anda pilih– dapat memberikan 2%-4% (bersih) per tahun. Untuk reksa dana dolar Amerika, tergantung dari jenis reksa dananya. Return yang mungkin didapatkan antara 1,5% sampai dengan >8% per tahun. Untuk mendapatkan return yang relatif tinggi (di atas >5% per tahun), pilihan eksposurnya ada pada saham. Namun, sa-

ham juga tinggi risikonya. Sehingga, perlu dimengerti benar jenis risiko yang ada dalam reksa dana campuran saham sebelum Anda berinvestasi di dalamnya. Sementara, untuk jumlah minimal, di instrumen apa pun yang Anda pilih, angkanya akan beragam tergantung di mana Anda menempatkan dana Anda. Jumlah minimal penempatan deposito di bank A berbeda dengan bank B, dan jumlah minimal pembelian reksa dana X akan berbeda dengan reksa dana Y. Bagaimana? Anda tertarik untuk berinvestasi dengan mata uang asing? (h/kfm)

HWDI Sumbar Terima Bantuan dari Kementerian Sosial PADANG, HALUAN — Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) menerima bantuan dari kementerian sosial sebanyak 10 juta. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk berupa alat bantu disabilitas seperti tongkat ketiak, alat dengar serta sembako. Menurut Sitti Nurjudiah, Ketua HWDI Sumbar di Sekretariat Ulak Karang, Padang bantuan tersebut merupakan

Diasuh oleh: MUINA ENGLO (Pengusaha Otomotif, Pemimpin Ford Padang)

INVESTASI mata uang using

bantuan untuk membantu penyandang disabilitas, karena selama ini bantuan untuk HWDI dari pemerintah masih kurang. Atau jarang diperhatikan sehingga tidak dianggarkan di dalam APBD ataupun APBN. “Selama ini bisa dihitung dengan jari kita menerima batuan, semenjak berdiri November 2011 silam. Sehingg, semua operasional kita menggunakan dana sendiri dan batuan dari negara lain seperti

Australia,” papar Sitti Nurjudiah. Walaupun begitu, Sitti Nurjudiah tetap menuntut pemerintah daerah untuk memperhatikan penyandang disabilitas. Desakan HWDI kepada wakilnya yag duduk di DPRD untuk membentuk Perda keberpihakan pemerintah terhadap penyandang disabilitas terus dilakukan. “Untuk DPRD Padang kita sudah ajukan Perda keberpihakan kepada penyandang

disababilitas, tapi sekarang masih nafkah akademik. Sekarang kita sedang mengajukan kepada DPRD Sumbar Perda penyadang disabilitas ini,” kata Sitti Nurjudiah. Perda ini dibutuhkan untuk mendukung segala kemajuan dari HWDI atau penyandang disabilitas, kata Sitti. Karena, selama ini masyarakat masih memandang penyandang disabilitas sebagai sampah masyarakat dan membebani saja.

“Padahal, mereka saja yang tidak diberi kesempatan oleh masyarakat untuk mengenalkan diri mereka atau membiarkan mereka mengerjakan pekerjaan umum. Begitu juga pemerintah kita tidak memberi kesempatan mandiri kepada penyandang cacat, seperti kendaraan umum, seperti pendidikan dan lainnya. Itulah yang saat ini kita perjuangkan,” tutup Sitti Nurjudiah.(h/cw-ows)

Menukar Mata Uang Tanya: Bu Muina, Saya baru saja pulang traveling dari Malaysia dan Singapura. Dari uang yang saya tukar saat itu, sekarang masih tersisa 400 ringgit dan 650 dolar Singapura. Menurut ibu, sebaiknya uang ini saya apakan ya? Mengingat waktu menukarnya nilainya cukup tinggi. Sementara kalau dijual lagi nilainya sudah jatuh. Apakah ada kemungkinan nilai jual mata uang asing ini bakal naik ya Bu. Kalau disimpan saja, hitunghitung sebagai investasi, apakah saya bisa rugi? Terimakasih ya Bu. Desi, Padang Jawaban: Dear Ibu Desi, Bu, jika ibu baru pulang dari singapura dan malaysia dalam waktu dekat ini artinya Valas (Valuta Asing) yang ibu tukar saat itu dengan nilai tukar saat ini tentu tidak terlalu jauh selisihnya. Memang benar terjadi kenaikan nilai tukar Valas belakangan ini. Jadi menurut saya, jika ibu ingin menjadikannya rupiah, tentu tidak terlalu rugi karena perbedaan nilai tukarnya juga tidak terlalu banyak. Benar juga bahwa jika ibu menukar (membeli) Valas, harganya lebih mahal dibandingkan ketika ibu menjual valas tersebut karena ada KURS JUAL dan KURS BELI. Kita membeli tentu dengan kurs beli dan kita menjual dengan kurs jual. Selisih antara kurs beli dan kurs jual juga tidak terlalu banyak, kecuali ibu membeli banyak, biasanya ada harga yang lebih baik misalnya USD 5000 keatas atau SGD 10.000 keatas dstnya. Ibu Desi, kalau ibu ingin menyimpan ringgitnya dan Singapore dollarnya, bagus juga sih bu karena kedua mata uang ini tidak sulit menyimpannya. Anggap saja menabung Bu. Tapi jika ibu ingin menjadikannnya kembali ke Rupiah, baik juga bu. Tidak selisih banyak kog Bu. Tergantung kebutuhan ibu ya. Semoga membantu ya Bu. Best Regards, MUINA ENGLO

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Rahmi


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

Cuaca Panas, Pedagang Minuman Untung

TABEL NILAI TUKAR RUPIAH Mata Uang AUD BND CAD CHF DKK EUR GBP HKD JPY NOK NZD PGK SEK SGD THB USD

Nilai 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 100.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00

Kurs Jual 11,120.60 9,918.31 11,547.33 13,943.24 2,304.53 17,192.92 20,623.68 1,628.34 12,107.58 2,042.21 10,489.25 5,360.16 1,954.77 9,918.31 385.44 12,627.00

Kurs Beli 10,236.41 9,132.11 10,627.00 12,834.75 2,120.48 15,829.00 18,985.73 1,499.33 11,145.51 1,878.96 9,651.57 4,319.43 1,798.70 9,132.11 354.70 11,627.00

Sumber : Bank Indonesia Jumat (17/1)

HARGA BAHAN POKOK DI PASAR RAYA PADANG KOMODITAS Cabai Cabai Rawit bawang merah cabai hijau bawang putih kentang tomat gula pasir minyak goreng tepung terigu ikan tongkol daging

HARGA Rp42.000/kg Rp45.000/kg Rp16.000/kg Rp28.000/kg Rp12.000/kg Rp8.000/kg Rp12.000/kg Rp11.000/kg Rp11.000/kg Rp8.500/kg Rp 38.000/kg Rp90.000/kg

Sumber : pedagang Pasar Raya Padang, Minggu (19/1)

15

MINUMAN – Cuaca yang panas beberapa hari ini membuat pedagang minuman di Pasar Raya Padang meraup untup.

LENI

PADANG, HALUAN — Jika diamati dengan seksama sebulan belakangan Kota Padang sering dilanda hujan. Tapi diantara cuaca yang hujan tersebut dalam sehari atau dua hari tak bisa dihindari cuaca yang panas juga menghadang. Ketika hujan terusterusan datang, pedagang yang berjualan di pasar sembako mengeluh. Saat itu mereka mengaku kesulitan berdagang karena tempat mereka berjualan tergenang air, ditambah pasokan dagangan mereka sering mereka terlambat datang. Berbeda dengan pedagang sembako yang beberapa minggu belakangan mengeluh karena hujan cukup mengganggu aktivitas dagang mereka, di sudut lain di kawasan Pasar Raya tepatnya di depan Masjid Takwa Pasar Raya Padang dan Jalan Permindo, beberapa pedagang minuman mengatakan, cuaca panas yang terjadi dua hari belakangan cukup menguntungkan bagi mereka. Welly salah seorang pedagang minuman yang menjual Teh Poci, Pop Ice, Cocacola, dan Nutrisari, dan biasa mangkal di depan

Masjid Takwa mengatakan, “Beberapa hari ini saya dan teman-teman yang berjualan di sini lumayan untung. Saat hujan biasanya pemasukan saya hanya Rp200.000 sehari. Tapi, jika hari lagi panas seperti sekarang, saya bisa dapat Rp600.000Rp800.000, Alhamdulillah bisa menambah uang jajan,” ujar gadis 21 tahun yang tinggal di Kelurahan Andalas, Kec.Padang Timur tersebut. Welly juga menambahkan pembeli yang datang membeli dagangannya, umumnya adalah mahasiwa dan anak sekolahan. “Yang membeli biasanya mahasiswa, anak SMA dan SMP, untuk mahasiswa mereka biasanya sering datang ketika bulan baru,” tutur Welly. Pernyataan yang disampaikan Welly juga senada dengan keterangan Evi, pedagang minuman yang mangkal di Jl.Permindo, Evi menuturkan “Bicara soal untung, saat cuaca lagi panas lumayanlah, dalam sehari bisa laku sekitar 250 gelas (satu gelas minuman rata-rata dihargai Rp3.000-Rp5.000),” ujarnya pada Haluan Minggu (19/1). (h/mg-len)

Menyambut Imlek, Tionghoa Kota Padang Gelar Bazar Suku Bunga Kredit Bakal Naik JAKARTA, HALUAN — Laporan survei industri perbankan triwulan IV-2013 yang dilakukan Bank Indonesia (BI) baru saja dirilis. Hasilnya, suku bunga kredit tahun 2014 diperkirakan bakal melambung. “Hasil Survei Perbankan menunjukkan suku bunga perbankan, baik suku bunga dana maupun suku bunga kredit, diperkirakan meningkat pada triwulan I2014,” jelas BI dalam laporannya seperti dikutip Sabtu (18/1). Rata-rata responden memperkirakan suku bunga dana (cost of fund) meningkat sebesar 128 bps, sedangkan suku bunga kredit modal kerja, kredit investasi dan kredit konsumsi masing-masing mengalami kenaikan sebesar 27 bps, 16 bps dan 6 bps. Survei BI juga mengindikasikan pertumbuhan kredit masih dalam tren melambat. Indikasi tersebut tercermin dari angka saldo bersih tertimbang (SBT) hasil survei permintaan kredit baru triwulan IV-2013 yang turun dari 90,0% di triwulan sebelumnya menjadi 88,5%. Perlambatan tercatat pada seluruh sektor dan seluruh jenis penggunaan kredit. Penurunan terbesar terhadap permintaan kredit baru terjadi pada KPR/KPA sebagai respons atas kenaikan suku bunga dan diterapkannya kebijakan lanjutan Bank Indonesia mengenai Loan to Value (LTV) pada September 2013. “Perlambatan pertumbuhan kredit diperkirakan berlanjut pada 2014. Kondisi ini tercermin pada sebagian besar responden yang memperkirakan pertumbuhan kredit menjadi 19,1% (yoy), melambat dibandingkan perkiraan pertumbuhan kredit tahun 2013 (20,8%, yoy),” terang BI. Pertimbangan utama responden dalam memproyeksikan perlambatan pertumbuhan kredit yakni tren pelemahan pertumbuhan ekonomi dan kenaikan suku bunga kredit. (h/kcm)

PADANG, HALUAN — Menjelang tahun baru Imlek 2565, himpunan dari seluruh keluarga tionghoa Tjoa Kwa, Kho, Huang, Lim, Ong, Lie Kwee, Gho, dan Tan di Kota Padang menggelar pasar murah selama lima hari terbilang mulai tanggal 18 sampai 22 Januari 2014 mendatang. Pasar murah yang bertemakan “Dengan Semangat dan Semarak Imlek, Kita Perkuat Persaudaraan untuk Melestarikan Budaya” tersebut digelar mulai dari pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB, yang bertempat di Gedung Himpunan Keluarga Lim, Jalan Pulau Karam, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Pasar murah kali ini menyediakan berbagai macam kebutuhan Sin Cia (Tahun Baru Imlek) dengan harga terjangkau, seperti sandang pangan, bahanbahan kue, minuman kaleng, aneka pernak-pernik Sin Cia, Telong-telong, aneka makanan, kartu imlek, angpao, keperluan sembahyang, dan sebagainya. “Semuanya ada di 15 stand lebih yang berasal dari masingmasing himpunan keluarga, Budhawarman, maupun dari masyarakat,” kata ketua panitia pasar murah Albert Hendra Lukman kepada Haluan, Minggu (19/1).

Pasar murah ini, kata Albert, tidak hanya untuk membantu warga tionghoa yang hendak menyediakan keperluan menjelang tahun baru imlek, namun untuk seluruh warga Kota Padang. Ditambah lagi, dengan tidak adanya perbedaan antara warga pribumi dan tionghoa. “Bazar ini tidak hanya untuk orang tionghoa saja, tapi juga warga Padang, kita semua satu disini,” tambah Suryadi Halim, Tuako keluarga Lim. Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini merupakan semangat untuk melestarikan kebudayaan tionghoa. Budaya yang menunjukan karakter dan identitas sebuah bangsa apalagi budaya tionghoa merupakan salah satu budaya terlama dan tertua yang ada di Indonesia. “Kami juga melibatkan anak muda dari berbagai kongsi (himpunan keluarga) untuk ikut dalam kegiatan ini, agar orang muda tionghoa jangan sampai melupakan budayanya dan untuk regenerasi,” jelas tuako. Setiap hari anak muda tionghoa akan menampilkan kesenian budayanya, seperti atraksi barongsai dan pada penutupan nanti akan dipadukan dengan atraksi tarian naga. Selain itu, juga ada kesenian gambang yang membawakan lagu-lagu khas tionghoa maupun lagu minang. “Setiap tahun penuh harapan dan tantangan, kita harus bekerja keras agar lebih baik dari tahun kemarin. Semoga di tahun Kuda Kayu ini semuanya damai dan sejahtera,” harapnya. (h/nas)

Harga Cabai Mulai Turun PADANG-HALUAN — Setelah sebulan lebih mengalami pelonjakan harga dari Rp40.000 sampai ke harga Rp48.000, harga cabai mulai beranjak turun. Dari pantauan Haluan Minggu (19/1) harga cabai merah telah turun ke harga Rp42.000 per kilogramnya. Pit seorang pedagang sembako di Pasar Pagi Parak Laweh berucap, “Pasokan cabai merah sudah lumayan lancar dan sekarang harga cabai merah merah telah kembali turun, sekilonya dihargai antara Rp42.000 sampai Rp43.000,” ujarnya. Begitupun dengan harga beras, pantauan Haluan kemarin beras masih mahal dan dihargai rata-rata Rp18.000 sampai Rp20.000 pergantang (satu gantang setara 1,6 Kg). Tapi, dari konfirmasi yang diberikan Humas Bulog Divisi Regional Sumbar, Saidi, pada Haluan Jumat pekan lalu, ia mengatakan pihaknya siap menggelar operasi pasar. Walaupun operasi pasar itu belum bisa dipastikan kapan akan diadakan karena pihak Bulog masih menunggu hasil rapat dengan Disperindagtamben, setidaknya rencana dari Bulog untuk segera mengatasi mahalnya harga beras tersebut. Beranjak dari harga cabai merah yang telah kembali turun dan harga beras yang sedang dicarikan solusi oleh pihak berwenang, beberapa hari belakangan harga cabai rawit juga sedang meningkat tajam. Harga cabai rawit yang bulan lalu masih berada di angka Rp36.000 seminggu belakangan sudah menanjak ke Rp42.000. Eni pedagang sembako di Toko Sembako Anto yang berada

di samping kantor Balaikota Padang, ketika ditemui Haluan dua hari yang lalu, berkata, “Harga cabai merah sudah bisa dikatakan stabil serta pasokannyapun cukup lancar. Tapi, untuk cabai rawit sekarang lagi mahal-mahalnya, sebelumnya kami menjual perkilonya Rp36.000, seminggu yang lalu harga naik Rp40.000. Karena pasokan cabai rawit semakin susah didapat sudah beberapa hari ini kami kembali menaikan harga jadi Rp42.000”. Saat itu Eni juga menambahkan, harga cabai rawit naik tajam karena pasokan yang dikirim dari Muarolabuh terhambat datang. Keterhambatan itu terjadi karena cuaca yang sering buruk dan ditambah

>> Editor : Atviarni

dengan, terjadinya longsoran dibeberapa badan jalan dari Muarolabuah menuju Padang. Keterangan Eni juga diamini oleh pedagang eceran yang berjualan di daerah Parak Laweh Lubuk Begalung Padang. Pedagang yang tak mau disebutkan namanya ini berucap, “ biasanya saya menjual 1 ons cabai rawit hanya Rp4.500, atau sekilonya saya jual Rp45.000, tapi sekarang saya tidak bisa menjual Rp45.000 perkilonya, harga itu sekarang adalah harga modal saya ketika membeli di Pasar Raya, terpaksa sekarang saya menjual cabai rawit ini Rp7.000 untuk satu onsnya, kalau tidak begitu saya tidak akan dapat untung,” ujarnya. (h/mg-len)

>> Penata Halaman : Irvand


16

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

MULAI TAHUN 2015

Kartu Kredit Wajib Pakai Pengamanan Ganda JAKARTA, HALUAN - Mulai tahun 2015 mendatang, Bank Indonesia (BI) akan mewajibkan penerbit kartu kredit untuk menerapkan sistem pengamanan ganda. Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas mengungkapkan, nantinya kartu kredit yang digunakan oleh masyarakat atau nasabah sudah harus dilengkapi oleh sistem pengamanan berupa chip dan juga enam (6) digit nomor personal indentification number (PIN). Ronald menjelaskan, aturan mengenai penggunaan chip pada kartu kredit sudah sejak 2009. Sedangkan ketentuan mengenai nomor PIN berjumlah enam digit, masa transisinya berakhir pada 2014 ini. Ia menambahkan, pengamanan berganda ini berupa penggunaan nomor PIN enam digit ini tidak hanya diberlakukan untuk alat pembayaran kartu kredit tapi juga akan diterapkan di kartu ATM dan ATM/Debit. “Untuk keamanan, pin enam digit akan diterapkan di kartu kredit, ATM dan juga ATM/Debit. Desember 2015 (masa transisi) untuk nomor PIN enam digit untuk ATM dan Debit,” jelas Ronald di Gedung BI, Jakarta, Kamis (16/1). Penerapan resmi nomor PIN enam digit pada kartu ATM, ATM/Debit akan dimulai pada awal tahun 2016. Ronald menyatakan, penerapan sistem pengamanan ganda tersebut akan mengurangi kenyamanan pengguna Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK), namun akan me ningkatkan sistem keamanan bagi pengguna. “Kenyamanan memang selalu berbanding terbalik dengan keamanan. Tentu kami sedang mencari titik temu, masyarakat bisa aman sekaligus nyaman. Kami membuat nomor PIN enam digit karena pengalaman tahun 2010, jebolnya ATM dari luar. Itu berawal dari data yang berhasil dicuri,” ujarnya. (h/trn)

Yamaha YZR-M1 MotoGP Kini dengan Corak Baru JAKARTA, HALUAN — Tim Yamaha Factory Racing MotoGP untuk pertama kalinya, memilih Jakarta sebagai lokasi peluncuran corak baru sepeda motor balap YZR-M1 yang akan ditunggangi Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi mengarungi musim balap 2014. Menurut berita yang dilansir MotoGP.com, akhir pekan lalu, selain karena Indonesia menjadi salah satu pasar penting, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) juga menjadi

sponsor besar tim yang dikomandani Lin Jarvis itu. Penggemar MotoGP juga sangat banyak dan sungguh fanatik, dan hal ini diakui kedua pebalap.

Spesialis Blazer Wanita

PADANG, HALUAN – Bagi wanita karir, sangatlah penting menjaga penampilan berbusana dalam bekerja di kantoran. Untuk memenuhi kebutuhan busana kantor wanita silahkan datang ke Toko Lisa Spesialis Blazer di Jalan Permindo no 34B Pasar Raya Padang. Di sini tersedia pakaian wanita kantoran dengan kualitas yang baik. Mulai dari blazer dengan berbagai macam model dan jenis bahan yang bagus, sampai kepada

WINDA

jenis baju kantor moderen dan muslimah. Tidak hanya model yang menarik, akan tetapi jenis bahannya juga berkualitas baik seperti bahan impor, bahan jas (manis) dan belini. Toko Lisa yang sudah berdiri sejak tahun 2010 ini merupakan pusat busana kantor spesialis blazer yang sudah banyak cabang. Diantaranya Plaza Andalas Padang yang sudah berdiri sejak tahun 2005, dan Bukittinggi serta Jambi. Dengan beberapa cabang

Prosesi pemotretan khusus dan peluncuran dilakukan tertutup di JI Expo, Kemayoran, Jumat (17/1). Sebelumnya, dilakukan serangkaian kegiatan promosi seharian termasuk mengikuti dealer meeting Yamaha Indonesia dan bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Corak atau livery sepeda motor sediit berubah. Biru yang menjadi warna korporat Yamaha tetap menjadi warna utama, meski kini tak lagi dominan. Corak 2014 justru lebih banyak mengandung

warna putih, diselingi garis silver. Tangki warna putih, berlanjut ke depan dengan tameng angin kombinasi biru putih. Tagline YIMM “Semakin Di Depan” terdapat pada fairing bagian paling bawah dengan dasar warna hitam, tameng angin, serta bagian belakang. Tulisan sponsor-sponsor lain diletakkan di fairing. Runner up musim 2013 Jorge Lorenzo mengungkapkan kegembiraannya datang ke Indonesia. “Setiap tahun pasar Asia semakin penting. Kali ini

kami (tim) memutuskan launching di sini, di depan pendukung Yamaha. Saya sangat menyukai corak sepeda motor baru, kelihatan lebih smart dan elegan dengan lebih banyak warna putih. Tidak sabar merasakan “jerohannya” di Sepang,” katanya. Valentio Rossi juga berkomentar, bahwa corak baru untuk musim 2014 ini sangat bagus dan elegan dengan banyak warna putih. Secara style, dikatakan masih menjadi ciri khas Yamaha dan dia sangat menyukai penampilannya. (h/kcm)

Yafamsil Silungkang Gelar Bedah Usaha

LISA BUSANA

TOKO Lisa Busana, spesialisnya blazer bagi wanita.

CORAK BARU — Yamaha meluncurkan livery/corak baru YZR-Mi MotoGP di Indonesia.

tersebut, toko Lisa sudah dikenal baik oleh pelanggan dengan kualitas produk yang baik. Darmayulis Ramli adalah pemilik toko Lisa yang telah sukses mengembangkan usahanya di bidang busana kantor wanita. Barang yang disediakan di tojo Lisa ini diambil dari konveksi Jakarta sekali dalam seminggu. Mulai dari barang jadi sampai dengan model pesanan pelanggan yang sesuai dengan selera. Dengan dibantu oleh lima orang karyawan, Toko lisa bisa meraih omset berkisar 5 juta setiap minggunya. Harga baju, celana kantor dan blazer dimulai dari harga standar Rp250.000 sampai harga paling tinggi Rp495.000 dari barang Hongkong. Barang yang paling laris adalah blezer yang berbahan jas. Damai Yuleni, Kepala Toko Lisa mengatakan kepada Haluan, bahwa Toko Lisa selalu menjaga nama baik dengan kualitas barang. “Kami tidak ingin ada komplen dari pelanggan yang selalu datang ke Toko Lisa. Makanya dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa sampai ibu-ibu kantor sudah percaya dengan kualitas barang Lisa,” katanya akhir pekan lalu. “Toko Lisa akan selalu memenuhi kebutuhan pelanggan dengan kualitas yang baik dan model tren yang selalu up date. (h/mgwin)

KETUA Yafamsil Basrial menyerahkan kebutuhan usaha, dalam program bedah usaha. FADILLA JUSMAN

SAWAHLUNTO, HALUAN — Sepuluh tahun berdiri, Yayasan Penyantun Anak Yatim dan Fakir Miskin Silungkang (Yafamsil) terus kembangkan sayap. Tidak hanya sektor sosial, kini Yafamsil mulai menyentuh pengembangan usaha masyarakat. Meski hanya sebagai penyalur, Yafamsil kini berusaha mencarikan solusi bagi masalah usaha kecil masyarakat yang masih sulit berkembang, untuk bisa mendapatkan bantuan dalam bentuk barang maupun kebutuhan yang dikembangkan itu sendiri. “Program ini kami namakan

dengan bedah usaha, dengan memanfaatkan potensi perantau yang tergabung dalam Persatuan Keluarga Silungkang,” ujar Ketua Yafamsil Silungkang, H. Basrial kepada Haluan, Minggu (19/1). Untuk perdana, lanjut Basrial, program bedah usaha melibatkan Persatuan Keluarga Silungkang Pekanbaru. Setidaknya, program bedah usaha tersebut, menyasar empat masyarakat yang memiliki usaha kecil. Penerima program bedah usaha tersebut yakni, Dasmir (63) Desa Silungkang Tigo pemilik warung kopi, Deraini

(65) Silungkang Duo pedagang barang harian, Sawal (70) Silungkang Tigo pedagang kelontong, dan Suhermi (62) Desa Silungkang Duo pedagang kain keliling. Rata-rata pemilik usaha kecil yang ditargetkan Yafamsil, berusia di atas 60 tahun. Program bedah usaha, memang mentargetkan pengembangan usaha kecil, dari masyarakat usia lanjut. Basrial yang didampingi seksi dana Yafamsil, Herman Arifin dan Abu Hanifah mengatakan, pendirian awal Yafamsil tahun 2003 lalu, memang bertujuan untuk membantu anak yatim dan fakir miskin. Meski kini mengembangkan program bedah usaha, namun kegiatan pokok Yafamsil terkait anak yatim dan fakir miskin tetap menjadi program utama. Pria yang juga Ketua Koperasi Ikhlas Jaya Silungkang tersebut mengatakan, saat ini masih terdapat sekitar 30 masyarakat dengan usaha kecil, yang masih membutuhkan program bedah usaha. Dalam memacu target pengembangan para pengusaha kecil yang masih membutuhkan bimbingan tersebut, Yafamsil menggandeng setidaknya lima Persatuan Keluarga Silungkang. “Potensi persatuan keluarga Silungkang masih sangat besar. Mulai dari perwakilan Jakarta, Solo, Pekanbaru, Surabaya dan Padang. Mudah-mudahan, program Yafamsil ini disambut di semua perwakilan perantau Silungkang,” tambah pria yang kini juga menduduki jabatan Kepala SD Negeri 01 Silungkang tersebut.(h/dil)

Telkom Bersiap Monetisasi UseeTV JAKARTA, HALUAN - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) tengah bersiap melakukan monetisasi (lepas aste noninti) terhadap layanan TV Streaming dan Internet Protocol TV (IPTV) dengan merek dagang UseeTV. “Kami kian optimis dengan perkembangan Usee TV. Pada 2013 ada sekitar 1,3 juta pelanggan menggunakan layanan tersebut kombinasi streaming dan IPTV. Ini sesuatu yang luar biasa dan sinyal untuk siap di monetisasi,” ungkap VP Public Relations Telkom Arif Prabowo, akhir pekan lalu. Dijelaskannya, tahap awal untuk untuk monetisasi UseeTV adalah menyiapkan kendaraan bagi >> Editor : Atviarni

produk ini. “Selama ini UseeTV dikelola oleh unit Multimedia, agar lebih kompetitif dan mandiri, kami dirikan Metra TV pada 8 Januari lalu. Anak usaha baru ini akan mengelola layanan UseeTV nantinya. Operasional dari Metra TV kita perkirakan di kuartal ketiga 2014,” ungkapnya. Diungkapkannya, saham Telkom ada di Metra TV melalui anak usaha lainnya PT Multimedia Nusantara (Metra). Metra TV akan menjalani layanan TV berbayar berbasis kabel dengan bundling akses internet kecepatan tinggi. Sedangkan untuk streaming tetap bisa diakses melalui portal UseeTV. (h/trn) >> Penata Halaman : Irvand


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

17

Juve Jual Pogba ke PSG PARIS, HALAUN — Rumor transfer Paul Pogba ke Paris Saint-Germain sedang santer berhembus. Juventus, tempat Pogba bermain saat ini, pun disarankan untuk melepas saja pemain berusia 20 tahun itu. Saran tersebut dilontarkan oleh Thiago Motta, pemain PSG yang sebelumnya juga pernah berkiprah di Italia bersama dengan Genoa dan Inter Milan. "Aku amat menyukai Pogba dan juga bicara mengenai dirinya kepada para pemain Juve lain

Pellegrini Tegaskan Tekad Raih Empat Gelar MANCHESTER, HALUAN — Kemenangan teranyar Manchester City di Premier League membuat tim itu kini sudah melewati torehan 100 gol di seluruh kompetisi. Produktivitas itu diharapkan terus berlanjut demi menyokong ambisi menyabet empat trofi besar musim ini. Di kandang sendiri, Sabtu (18/1/2014) malam WIB, City menang 4-2 atas Cardiff City. The Citizens mencetak gol lewat Edin Dzeko, Jesus Navas, Yaya Toure, dan Sergio Agüero. Cardiff membalas melalui gol Craig Noone dan Fraizer Campbell. Tambahan empat gol itu membuat City kini tercatat sudah membuat 103 gol di seluruh kompetisi, di mana 42 di antaranya mereka buat dalam 11 laga kandang--yang

seluruhnya City menangi. agar dapat menyokong "Saya pikir saat ini kami usaha meraih gelar-gelar yang ada. sedang amat "Tentu saja bagus, dalam hal musim kami kepercayaan di masih berlanjut tim; bukan dan di bulancuma 11 pemain bulan akhir tesaja. Kepercayakanannya akan an diri saat ini amat tinggi unsedang tinggituk seluruh tingginya," kata tim. Saya harap Manajer City kami terus seManuel Pellegrini perti ini," ujar di NDTV. D e n g a n MANUEL PELLEGRINI Pellegrini. "Ini akan kemenangan tersebut City membayangi jadi Premier League yang pemuncak klasemen Arsenal amat ketat, dan bukan di Premier League. City cuma di Premier Leaguejuga berpeluang meraih lebih -kompetisi lain juga. Kami dari satu gelar mengingat bukan cuma satu-satunya masih tampil di Piala FA, tim, tapi kami dalam posisi Piala Liga Inggris, dan Liga bagus dan kami harap ini Champions. Secara khusus, berlanjut. Tim ini terus produktivitas City pun membaik," sambungnya "Kami harus menjadi diharapkan terus berlanjut

kandidat semua gelar. Kami bermain lebih dibandingkan di awal musim, tapi itu normal. Tidak mudah mengubah segalanya, cara tim bermain di tahun-tahun sebelumnya. Para pemain kini harus belajar hal-hal baru. Sekarang kami mesti lanjut," tegas Pellegrini. Pellegrini kemudian melontarkan pujian kepada Aguero, yang pekan ini sudah dua kali menjebol gawang lawan setelah menepi sebulan karena cedera. "Ia tidak mengejutkan saya karena saya melihatnya bekerja keras setiap hari. Ia pemain seperti itu, jadi lebih mudah buatnya saat ia sudah kembali. Mungkin akan lebih sulit dengan pemain yang punya fisik berbeda," ucapnya. (h/net)

terciptalah gol pertama Tottenham. Tottenham nyaris menggandakan keunggulannya pada menit ke-36. Diawali sebuah serangan balik, Nacer Chadli mendapatkan ruang tembak terbuka di kotak penalti Swansea. Tapi, tembakannya masih melambung. Delapan menit setelah babak kedua dimulai, Tottenham benar-benar unggul 20. Bermaksud menghalau bola umpan silang Kyle Walker, Chico Flores malah memasukkan si kulit bundar ke gawangnya sendiri. Mousa Dembele menyianyiakan peluang emas yang dia peroleh pada menit ke70. Mendapatkan umpan terobosan dari rekannya, dia berlari menuju kotak penalti Swansea dan tinggal ber-

hadapan dengan kiper Gerhard Tremmel. Tapi, penyelesaiannya masih sedikit melenceng. Adebayor membawa Tottenham memimpin 3-0 semenit kemudian. Usai menerima umpan mendatar Danny Rose dari sisi kiri, penyerang asal Togo itu dengan mudah menaklukkan Tremmel. Gol hiburan Swansea dicetak oleh Bony pada menit ke-78. Bony sukses membelokkan umpan Roland Lamah ke dalam gawang Tottenham. Dengan hasil ini, Tottenham naik ke urutan kelima klasemen sementara Liga Primer Inggris dengan koleksi 43 poin dari 22 pertandingan. Mereka hanya kalah selisih

Koke Disodori Kontrak Baru MADRID, HALUAN — Dalam beberapa waktu terakhir Manchester United disebut-sebut melirik Koke. Boleh jadi berhubungan, Atletico Madrid yang jadi klub pemain itu pun langsung bergerak cepat dengan menyodori kontrak baru yang kabarnya sudah disetujui Koke. Di bursa transfer musim dingin ini 'Setan Merah' dispekulasikan bakal berusaha berbenah. Salah satu sektor yang diduga akan coba dibenahi adalah lini tengah. Maka muncullah rumor-rumor yang mengaitkan MU dengan sejumlah pemain tengah. Koke, gelandang Spanyol berusia 22 tahun yang sedang mencuri perhatian bersama Atletico, adalah salah satunya. Namun demikian, usaha MU mendekati Koke, jika spekulasi yang beredar memang benar adanya, kini menghadapi jalan terjal. Laporan di Spanyol menyatakan bahwa Atletico sudah menawari kontrak baru yang juga telah

ditandatangani Koke. Football Espana menyebut, salah satu poin signifikan dalam kontrak anyar Koke itu adalah meningkatnya klausul pelepasan (buyout clause), dari senilai 23 juta euro kini menjadi 60 juta euro, atau nyaris tiga kali lipat. Diduga kuat usaha itu dilakukan Atletico demi memagari pemain bersangkutan dari MU dan klub-klub peminat lainnya. (h/net)

Inter Takluk di Markas Genoa

Tottenham Bungkam Swansea SWANSEA, HALUAN Tottenham Hotspur membawa pulang poin penuh dari lawatannya ke kandang Swansea City. The Lilywhites mengalahkan tim tuan rumah dengan skor 3-1. Emmanuel Adebayor mencetak dua gol untuk Tottenham. Pada pertandingan di Liberty Stadium, Minggu (19/1/2014) malam WIB, Swansea lebih dulu mendapatkan kesempatan emas. Tembakan Wilfried Bony pada menit ke-25 tak bisa dijangkau oleh kiper Hugo Lloris, tapi masih menghantam mistar. Tapi, Tottenham membungkam suporter tuan rumah sepuluh menit kemudian. Umpan silang Christian Eriksen dari sisi kanan ditanduk Adebayor dan

jika penggawa Italia berkumpul," ujar Thiago Motta kepada Tuttosport yang dikutip Football Italia. "Ia memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pemain top. Apakah ia bisa memenangi Ballon d'Or? Dengan Leo Messi saat

ini, aku akan bilang mustahil. Aku pikir Messi mestinya menang juga tahun ini daripada Cristiano Ronaldo karena ia yang terbaik dalam lima tahun." "Jika Pogba tiba di PSG dengan 60 juta euro, itu akan menjadi sebuah kesepakatan bagus buat Juve. Setelah mendapatkannya dengan bebas transfer, mereka akan mendapat untung besar dari penjualan itu. Juventus bagus dalam hal seperti ini," nilai pemain timnas Italia kelahiran Brasil tersebut. (h/net)

GENOA, HALUAN — Inter Milan masih belum mencatatkan kemenangan di tahun 2014. Melawat ke kandang Genoa di giornata 10 Liga Italia, Nerazzurri kalah dengan skor 0-1. Dalam pertandingan di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (19/1/2014) malam WIB, Inter sedikit lebih dominan dalam penguasaan bola sebesar 58 persen.

Namun tak banyak peluang yang didapat di babak pertama dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Genoa memecah kebuntuan di menit ke-83 lewat sundulan Luca Antonelli. Hingga laga usai, tak ada tambahan gol yang tercipta dan Inter harus pulang dengan kekalahan 0-1. Dengan hasil ini, Inter

tercatat belum memetik kemenangan di tahun 2014. Di tiga laga sebelumnya, tim arahan Walter Mazzarri itu menelan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Hasil ini membuat Inter tertahan di peringkat enam dengan 32 poin dari 20 pertandigan. Sementara Genoa ada di posisi 10 dengan 26 poin. (h/net)

EMMANUEL ADEBAYOR gol dari Liverpool yang ada di peringkat keempat. Swansea turun ke posisi ke-15 dengan 21 poin. (h/net)

INTER Milan masih belum mencatatkan kemenangan di tahun 2014. Melawat ke kandang Genoa di giornata 10 Liga Italia, Nerazzurri kalah dengan skor 0-1. UEFA

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

TOMMY SUGIARTO KANDAS DI FINAL MALAYSIA OPEN Barito Imbangi Arema MALANG, HALUAN — Barito Putra sukses menahan imbang Arema Cronus di Babak Delapan Besar Inter Island Cup 2014. Dalam laga sengit yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (19/01), kedua tim berbagi angka 2-2. Arema yang menguber kemenangan untuk membuka peluang lolos ke final langsung menggebrak begitu laga dimulai. Memanfaatkan kecepatan dua sayap mereka, Sunarto dan Irsyad Maulana, anak asuh Suharno ini berupaya membongkar pertahanan Barito Putra yang memilih bertahan. Diserang terus menerus, tembok pertahanan Barito akhirnya bobol. Memanfaatkan kerjasama apik dengan Sunarto, Cristian Gonzales mencetak gol yang membawa Arema unggul di menit 23. Berselang semenit dari gol pertama, Arema berhasil menggandakan keunggulan mereka. Kali ini, giliran Irsyad Maulana yang mencetak gol. Tertinggal dua gol, Barito mengubah gaya permainan mereka. Mereka bermain lebih agresif untuk mengejar ketinggalan. Hasilnya, lewat aksi individu, Shaka Bangura sukses memperdaya barisan pertahanan Arema dan memperkecil ketinggalan Barito menjadi 1-2 di menit 31 dan bertahan hingga jeda. Menit 75, Pahabol nyaris menyamakan kedudukan. Namun, dia kurang sigap mengantisipasi umpan Lomel. Alhasil, bola bergulir ke luar lapangan dan tak mengubah keadaan. Gol akhirnya terjadi tiga menit kemudian. Umpan Lomel mampu dimanfaatkan Syahroni membobol gawang Kurnia Meiga.(h/net)

Semen Padang Cari Lawan Tanding PADANG, HALUAN — Setelah gagal berujitanding dengan PSPS Pekanbaru, manajemen Semen Padang FC terus mencari lawan tanding untuk mematangkan tim menghadapi Indonesian Super League (ISL) 2014. Sejumlah tim calon lawan tanding Semen Padang FC, sudah dikontak dan masih menunggu momen pelaksanaan. “Kami sudah menghubungi beberapa tim, terutama tim asal Wilayah Timur. Ada Putra Samarinda, lalu Persela Lamongan. Namun, untuk kepastiannya, tetap kami masih menuggu konfirmasi dari kdua tim, ”kata Media Officer Semen Padang FC, Ronny J Suhatril. Tak hanya Putra Samarinda dan Persela Lamongan, manajemen Semen Padang FC juga berupaya untuk membangun komunikasi dengan Persipura Jayapura yang kini tengah menjalani training centre di Malang, Jawa Timur. Untuk Persipura, kami coba berkomunikasi dengan Titus Bonai dan diharapkan Tibo bisa mengkomunikasikannya dengan pelatiah Jacksen,”kata manajer tim, Asdian ST yang dihubungi terpisah. Pelatih Semen Padang FC, Jafri Sastra mengharapkan proses ujitanding ini bisa makin mematangkan tim serta menerapkan hasil evaluasi laga Inter Island Cup yang telah dilalui tim ini. (h/mat)

Chong Wei Masih Terlalu Tangguh KUALALUMPUR, HALUAN — Indonesia tak membawa satupun gelar juara dari Malaysia Terbuka Superseries Premier 2014. Tommy Sugiarto yang menjadi satu-satunya wakil di final tak menuai kemenangan dan kalah untuk kesembilan kalinya atas Lee Chong Wei.

JUARA — Pemain SSB Blue City berteriak kegirangan setelah mereka sukses mempertahankan gelar juara AQUA DNC Regional Sumbar yang berlangsung di Stadion H Agus Salim, akhir pekan kemarin. IST

FINAL AQUA DANONE NATIONS CUP REGIONAL SUMBAR

SSB Blue City Menangi Derby Payakumbuh HALUAN, PADANG – 15 SSB yang Lolos ke babak 16 besar dalam ajang AQUA Danone Nation Cup (AQUADNC) memainkan pertandingan terakhirnya pada Minggu (19/1) untuk mencari juara di Regional Sumatera Barat. Hasilnya, SSB Blue City yang berasal dari Kota Payakumbuh berhasil keluar sebagai juara setelah mengandaskan ambisi tim sekotanya yaitu SSB Perisai dengan skor tipis 1-0 di partai final. Atas keberhasilannya ini, SSB Blue City berhak mewakili utusan Regional Sumatera Barat untuk bermain di Final Regional Nasional Juni mendatang di Jakarta. Kemenangan yang luar biasa ini langsung disambut gembira oleh pelatih SSB Blue City, Ismail Fahmi. Dia mengatakan kepada Haluan bahwa kemenangan ini bisa diraih karena timnya bermain dengan impresif. “Luar biasa, anak-anak memainkan permainan dengan cukup impresif di level usia yang masih 10 Tahun. Ini merupakan hasil kerja keras yang dilakukan seluruh tim selama ini,” ungkap

Ismail. Untuk mempersiapkan timnya yang akan berlaga di final Regional Nasional bulan Juni nanti, Ismail mengatakan akan mengevaluasi kembali timnya yang dirasa kurang di beberapa sektor. “Kita masih memiliki kekurangan di beberapa sektor, untuk itu rencananya kita akan mengadakan semacam pemusatan latihan untuk persiapan sebelum berangkat ke Jakarta,” papar Ismail. Dengan persiapan ini, Ismail berharap timnya bisa meraih hasil maksimal di pertandingan final Regional Nasional tersebut. Sebelumnya, Blue City yang sudah diprediksi akan menjuarai Festival sepakbola terbesar di dunia ini memainkan bebarapa partai berat di babak 8 besar. Meski memiliki keuntungan menang bye di 16 besar, lawan yang harus di hadapi City Blue di babak 8 besar atau perempat final adalah SSB Harapan Bangsa ‘D’ yang menjuarai grup H di babak penyisihan. Namun City Blue bisa lolos ke semifinal karena kemenangan yang diraihnya. Di semifinal, Blue City

berhasil mengalahkan SSB Kota Biru, tim dari Kota Payakumbuh lainnya dengan skor 1-0. Dan akhirnya lolos ke final dan bertemu SSB Perisai yang sebelumnya mengalahkan PSP Padang ‘A’ dengan skor 1-0. Assistant Brand Manager Aqua, Ridzky Novasandro kepada Haluan mengatakan penyelenggaraan turnamen AQUADNC 2014 untuk wilayah Sumatera Barat ini berjalan dengan baik dan lancar. “Sesuai dengan temanya, AQUADNC ini tujuannya adalah mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia, termasuk Sumbar untuk membela negara ini di kancah dunia, untuk itu jangan pernah berhenti bermimpi” terang Ridzky. Ridzky juga berpesan kepada anak-anak yang ada di Sumatera Barat untuk terus berlatih agar bisa meraih kesuksesan kapan pun dan dimana pun. “teruslah berlatih dan jangan takut gagal, karena kegagalan adalah sukses yang tertunda. Dan sampai jumpa di AQUADNC tahun depan,” pungkas Ridzky. (h/mg-rif)

Ribuan Peserta Ikuti Iven PORBBI di Koto Baru

STAF Khusus Irman Gusman, Isa Kurniawan berdampingan dengan Kapolres Dharmasraya AKBP Bondan Wicaksono pada iven PORBBI di Koto Baru. IST

PULAUPUNJUNG, HALUAN – Persatuan Olahraga Buru Babi Indonesia (PORBBI) Koto Baru, Dharmasraya kembali menggelar iven buru babi, Minggu

(19/1). Ribuan peserta yang berasal berbagai daerah di Sumbar dan provinsi tetangga seperti Riau, Jambi dan Bengkulu ambil bagian dalam iven tahunan ini

Kapolres setempat, AKBP Bondan Wicaksono membuka kegiatan di Jorong Koto Baru ini ditandai dengan pelepasan babi. Di tengah-tengah 3000-an pecandu buru babi itu, ikut hadir Tim Irman Gusman Center (IGC) yang diundang khusus oleh Ketua PORBBI Koto Baru Charmon Ansri untuk menyaksikan secara dekat alek tahunan tersebut. Tim IGC yang hadir, Koordinator Media Center IGC Isa Kurniawan, Korda Sijunjung Fitusnial, dan Korda Dharmasraya Taufik. Sesaat setelah acara pembukaan, Kapolres Dharmasraya Bondan Wicaksono menyampaikan bahwa alek ini dilaksanakan oleh PORBBI Koto Baru untuk mem-

basmi hama babi yang banyak mengganggu tanaman masyarakat seperti padi, karet dan sawit. “Selagi kegiatan itu sifatnya positif, kami beserta jajaran di Polres Dharmasraya siap mendukung”, ujar Kapolres yang juga mempunyai hobi buru babi itu. Sebelum buru babi dilaksanakan, Sabtu (18/1) malam, pecandu buru babi yang telah berdatangan dihibur dengan acara basaluang semalam suntuk yang diadakan di dalam los Pasar Koto Baru. “Kegiatan-kegiatan yang bersifat tradisional ini sangat didukung sekali oleh Pak Irman. Dulu, Pak Irman pun pernah ikut acara buru babi di Kecamatan Baso Kabupaten Agam”, ungkap Isa Kurniawan

yang juga Staf Khusus Ketua DPD RI Irman Gusman. Tak lupa Isa menyampaikan pesan Irman Gusman yang maju di Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat serta Calon Anggota DPD RI Dapil Sumbar periode 2014-2019, agar persatuan, kebersamaan dan persaudaraan yang telah dibina di antara sesama pecandu buru babi dapat lebih ditingkatkan di masamasa mendatang. “Persatuan, kebersamaan dan persaudaraan para pecandu buru babi seharusnya menjadi inspirasi bagi kita semua di dalam menjalin hubungan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”, pesan Irman yang disampaikan Isa.(h/rel/mat)

Tommy hanya menjadi runner-up setelah unggulan keempat itu kandas di tangan wakil tuan rumah Lee Chong Wei dengan 1921, 9-21 pada partai final di Putra Stadium, Kuala Lumpur Minggu (19/1/2014). Di awal gim pertama, Tommy tampil cukup menjanjikan dan sempat memimpin perolehan angka sampaai kedudukan 5-1. Tetapi Chong Wei kemudian bisa mengejar dan menyamakan kedudukan 15-15. Duel cukup sengit lantas hadir. Tommy bisa memimpin lagi hingga kedudukan 18-16, dengan Chong Wei lantas bisa mmenyamakan kedudukan lagi jadi 18-18. Setelah itu Tommy sekali lagi memimpin di kedudukan 19-18. Namun, ia gagal mempertahankan keunggulannya, membuat Chong wei bisa menyamakan kedudukan dan merebut gim itu. Pada game kedua, Tommy bisa meraih poin pertama tetapi kemudian harus mulai tertinggal selepas kedudukan 4-4. Tommy mulai emosional saat wasit memberi poin kepada Chong Wei dalam kedudukan 6-8 buat keunggulan si petenis Malaysia. Pada akhirnya Tommy pun

menyerah kalah dalam pertandingan yang berjalan selama 47 menit tersebut. Kekalahan itu memperpanjang dominasi Chong Wei atas Tommy, yang selalu meraih kemenangan di dalam sembilan pertemuan kedua pebulutangkis sejauh ini. Sementara itu, China berhasil mengantongi tiga gelar juara di ajang ini. Di tunggal putri, dalam duel All Chinese Final, Li Xuerui menang 21-16, 21-17 atas Wang Shixian. Di ganda putri ada Bao Yixin/Tang Jinhua yang mengalahkan pasangan Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dengan 21-19, 14-21, 21-13. Sedangkan di ganda campuran Xu Chen/Ma Jin juga menuntaskan tugas dengan sangat baik berkat kemenangan rubber game 21-11, 17-21, 21-13 atas pasangan Denmark Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen. Namun, China membuang peluang meraih gelar di ganda putra setelah Chai Biao/Hong Wei kalah dari ganda Malaysia Goh V Shem/Lim Khim Wah dengan 19-21, 18-21. Maka dari lima gelar juara yang diperebutkan, tiga jadi milik China dan dua sisanya digondol pemain tuan rumah.(h/net)

Sumbar Siap Hadapi PON Remaja 2014 PADANG, HALUAN — KONI Sumbar akan mempersiapkan atlet-atlet muda yang akan diterjunkan pada PON Remaja yang rencananya di gelar November 2014 mendatang. Kesiapan ini dilakukan menyusul sudah diterimanya penjelasan resmi dari KONI pusat. “Kami baru terima surat pemberitahuan tentang pelaksanaan itu dari KONI Pusat, pekan lalu. Tapi,itu masih bersifat pemberitahuan. Kami masih menunggu detailnya, mulai dari peraturan umum maupun khusus, termasuk cabang olahraga yang akan dipertandingkan,”kata Waketum II KONI Sumbar, Handrianto saat dihubungi Haluan, kemarin. Handrianto yang akrab disapa dengan panggilan Sabam ini menyebutkan pihaknya meminta KONI Pusat untuk segera menegaskan soal aturan umum dan aturan khusus serta cabang olahraga yang dipertandingkan pada PON Remaja ini. “Jika ini sudah ditetapkan, kami di daerah tentunya akan mempersiapkan diri dan akan berkoordinasi dengan pengurus cabang olahraga terkait,”sebut Sabam. Hanya saja, pria yang juga menjabat sebagai

>> Editor : Rakhmatul Akbar

Ketum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI), ini memperkirakan, cabang yang nanti akan dipertandingkan di PON Remaja ini terkait dengan cabang olahraga pada gelaran Olimpic Youth, tahun depan. Sementara dari sektor usia, besar kemungkinan atlet yang bertanding nanti berusia 16 tahun dan akan menjadi 17 tahun saat berlaga di Olimpic Youth yang batasan usianya 17 tahun. Soal pendanaan, Sabam mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi karena penganggaran dana KONI pada APBD 2014 sudah hampir rampung. “Karena pelaksanaannya di November, bisa saja penganggarannya dimasukkan di pos APBD Perubahan,”katanya Sebelumnya, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat Tono Suratman memastikan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja digelar di Jawa Timur pada November 2014. “Terima kasih kepada Gubernur Soekarwo dan masyarakat Jatim karena bersedia menjadi tuan rumah,” ujar Tono Suratman usai bertemu Soekarwo membahas penyelenggaraan PON Remaja di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis.(h/mat/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

19

Pengungsi Sinabung Krisis Air dan Makanan MEDAN, HALUAN — Saat ini sudah ada sebanyak 41 pos pengungsian akibat dari Gunung Sinabung yang mengalami erupsi dalam beberapa bulan terakhir. Wakil Gubernur Sumatra Utara (Wagub Sumut), Tengku Erry Nuradi mengakui ada sejumlah titik pos pengungsian yang kekurangan air. “Kondisi di beberapa titik, stok makanan ada yang tinggal 2 hari, posisi idealnya stok makanan untuk 7 hari,” kata Wagub Sumut, Tengku Erry Nuradi, yang ditemui di posko pusat pengungsian di halaman gedung DPRD Kabupaten Karo, Kabanjahe, Sumut, Ahad (19/1). Erry menjelaskan kondisi tersebut ia ketahui dari hasil peninjauan ke sejumlah pos pengungsian pada Ahad pagi. Untuk menghadapi resiko kekurangan makanan tersebut, ia telah memerintahkan Pemkab Karo dan sejumlah organisasi non pemerintah untuk terus menyediakan makanan untuk para pengungsi. Selain makanan, para pengungsi juga sedang menghadapi kekurangan air untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK). Dari adanya kekurangan makanan dan kebutuhan air ini, tambahnya, dapat menimbulkan gesekan sosial antar sesama pengungsi. Para pengungsi telah mengungsi sekitar empat bulan dan ia menyadari akan ada faktor-faktor psikologis dan emosional di dalam pos pengungsian. Ia meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam mengatasi pengungsian ini, agar peka terhadap kondisi tersebut. “Jadi kalau ada kondisi tanggap darurat yang harus segera diselesaikan maka harus cepat diatasi,” tegas politisi Partai Golkar ini. (h/rol)

MENOLONG ANAK — Seorang anggota TNI dari Kodim 0506 Tangerang dibantu warga berusaha menyelamatkan seorang anak dari banjir yang arusnya deras di CIledug indah 1, Tangerang, Banten, Minggu (19/01). Kawasan permuahan Ciledug indah 1 dan 2 kembali terendam banjir dengan ketinggian antara 1-2 meter akibat kiriman air dari Bogor. ANT

SALAHKAN HUJAN PENYEBAB BANJIR

Walhi: Jokowi Musyrik

Diberi PDIP Nilai D, SBY-Demokrat Gelar Pertemuan Tertutup NUSA DUA, HALUAN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar pertemuan tertutup dengan 4.500 kader Partai Demokrat sewilayah Bali dan Nusa Tenggara di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Minggu malam. Dalam pertemuan yang dimulai pada pukul 19.30 Wita di gedung Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) itu Presiden yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat tersebut didampingi Ny Ani Yudhoyono dan putranya Edhie

Bhaskoro Yudhoyono yang menjabat sekretaris jenderal partai itu. Sejumlah petinggi Partai Demokrat yang duduk dalam jajaran Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, seperti Jero Wacik (Menteri ESDM), Sjarif Hasan (Menkop UKM), dan Amir Syamsudin (Menkumham) turut hadir dalam pertemuan itu. Pengurus teras Partai Demokrat lainnya, seperti Marzuki Alie (Ketua DPR) dan Made Mangku Pastika (Gubernur Bali) juga tampak hadir.

Migrant Care Kecam Penembakan TKI JAKARTA, HALUAN — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pemerhati Tenaga Kerja Indonesia, Migrant Care, mengecam ulah Polisi Diraja Malaysia yang, lagi-lagi, menembak mati TKI. Mereka dicurigai sebagai pelaku kriminal. Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, dalam keterangannya Minggu (19/1) menuturkan, aksi penembakan atas tiga WNI asal Lombok ini menambah rentetan panjang jumlah TKI yang menjadi korban mati polisi Diraja Malaysia sejak tahun 2007. Sayangnya, hingga kini, kata ANis, tidak ada satupun dari 164 kasus yang tuntas secara hukum. Kasus penembakan terbaru dialami Wahab (30 tahun), asal Dusun Lendang Tengah, Sudarsono (30 tahun) dan Gusti Randa (35 tahun), asal Dusun Teduh. Anis menuturkan, berdasarkan informasi yang diterima oleh Fadil (saudara Gusti Randa) dari KJRI Johor Bahru yang dalam hal ini Meutya Hasan, menyatakan Polisi Diraja Malaysia melakukan penembakan kepada ketiga korban pada 11 Januari 2014, pukul 03.15 dinihari waktu Malaysia. “Saat itu polisi sedang melakukan patroli di kawasan Johor Bahru setelah sehari sebelumnya terjadi perampokan di kawasan tersebut,” kata Anis. Ketiga korban yang saat itu berada di lokasi, diduga sebagai pelaku perampokan dan ditembak mati. “Padahal ketiga TKI tersebut tidak melakukan apa-apa. Namun menurut informasi sepihak dari Polisi Diraja Malaysia, saat dilakukan patroli mereka melawan dengan senjata api dan parang,lalu dilakukan tembak mati,” kata Anis. Salah satu keluarga korban mengatakan, pihak keluarga baru mendapatkan kabar kematian korban sehari setelah penembakan. Informasi tersebut diperoleh melalui telepon dari saudara yang juga bekerja di Malaysia. Jenazah ketiganya lalu dipulangkan ke Indonesia dan tiba di Lombok pada Jumat, 17 Januari 2014, pukul 22.00 WITA dan diantar oleh Meutya Hasan (KJRI Johor Bahru) dan Ifan Wadiat Sofian (Direktorat Perlindungan WNI & BHI Kemenlu). Ironisnya, kepulangan ketiga jenazah ini diurus oleh perusahaan pengurusan jenazah Al-Juzi Enterprise, yang mengharuskan pihak keluarga membayar Rp15 juta untuk setiap jenazah. Untuk itu, Migrant Care mendesak pemerintah Indonesia untuk segera melakukan langkahlangkah hukum terkait penembakan tersebut. Salah satunya adalah dengan mengusut tuntas kasus tersebut melalui jalur hukum, mengurangi hubungan diplomatik dengan Malaysia, dan memenuhi hak-hak korban. “Segera mengajukan nota protes diplomatik kepada pemerintah Malaysia dan kurangi hubungan diplomatik dengan Malaysia dengan menarik duta besar RI untuk Malaysia dan persona non grata duta besar Malaysia untuk RI,” kata Anis. Migrant Care juga mendesak pihak Malaysia untuk bertanggung jawab atas tragedi penembakan tersebut. “Hentikan membunuhi TKI yang bekerja di Malaysia,” tegasnya. (h/vvn)

Sejumlah awak media hanya diizinkan meliput pembukaan acara pertemuan tersebut. Namun setelah penampilan para penari Bali, awak media dipersilakan meninggalkan ruang pertemuan karena Presiden akan memberikan arahan dan pembekalan kepada kadernya dalam menghadapi Pemilu 2014. Sebelumnya, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Arya Bima menilai kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jauh lebih buruk

dari kepemimpinan Ketua Umum partainya Megawati Soekarno Putri. Tak tanggung-tanggung, Wakil Ketua Komisi VI DPR itu, memberi nilai ‘D’ atau tidak lulus pada kinerja pemerintahan SBY. “Waktu itu kritik terhadap Mega ketua umum saya, dianggap kurang (kinerjanya). Akhirnya pilihan jatuh ke SBY. Tapi hasilnya kalau kita audit dari beberapa aspek, nilainya tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan nilai C, mungkin D,” kata Arya dalam diskusi politik di Cikini,

Jakarta Pusat, Minggu. Selain itu, Arya mengatakan sikap keragu-raguan SBY dalam berbagai hal membuat masyarakat semakin kecewa dengan kinerja Ketua Umum Partai Demokrat itu. Berbanding terbalik ke tika SBY mencalonkan diri pada Pilpres 2004 lalu. “Rakyat juga melihatnya ragu tidak yakin. Sementara figurnya memenuhi syarat sebagai pemimpin, gantengnya memenuhi syarat, retorika ngomongnya memenuhi syarat,” tukasnya. (h/inh)

Akbar Minta Anas Ungkap Keterlibatan Ibas JAKARTA, HALUAN — Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tanjung meminta Anas Urbaningrum untuk membuka keterlibatan semua pihak dalam kasus Hambalang. Sebab, itu juga yang diminta oleh KPK. Termasuk, kalau memang SBY dan putranya Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas disebut-sebut punya peran. “Saya mengharapkan Anas terbuka, apa yang dia ketahui, mengenai kasus-kasus itu. Anas di persilahkan menyebut siapa saja yang perlu melibatkan dirinya, pak SBY pun, Ibas pun (jika terlibat). Karena KPK sudah menyampaikan seperti itu,” kata Akbar di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (19/1). Sebagai senior Anas di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), dirinya mengimbau agar mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu membuka selebarlebarnya kasus tersebut. Apalagi, Anas menyebut masih banyak hal-hal yang belum terbuka dalam kasus ini. “Anas menyatakan banyak lembaran yang belum terungkap, ya berarti

Anas saatnya buka lembaran lainnya, itu yang kita dorong, saya sebagai senior (mengimbau) katakan saja,” ujar mantan Ketua Umum PB HMI ini. Akbar Tanjung juga berjanji akan membesuk juniornya di PB HMI, Anas Urbaningrum yang kini tengah di tahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Akbar mengaku akan mencari waktu yang tepat untuk menjenguk Anas. “Saya sih niat ada. Tinggal mencari waktu yang tepat aja lah,” kata Akbar . Lebih lanjut, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu juga kurang meyakini, kasus yang menimpa Anas merupakan ‘pesanan’ dari Istana. Tapi Akbar percaya, KPK masih independent. Tidak bisa diintervensi walau dari pihak pusat kekuasaan. Sebelum Pemilu Terkait dengan kasus Anas, pengacaranya meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyidangkan perkara kliennya pada awal Februari mendatang. Sebab, selama ini mereka sudah bertindak kooperatif. “Kita minta karena kita sudah berkooperatif

untuk tidak berlarut-larut, maka perkara ini harus bisa disidangkan paling lambat awal Februari sebelum pemilihan legislatif. Nah pihak penyidik menjanjikan iya, akan melakukan itu,” kata pengacara Anas, Carrel Ticualu. Karena itu, Carrel meminta KPK agar menepati janji dengan menyidangkan Anas pada awal Februari. Dengan begitu dapat menghindari dugaan bahwa KPK diintervensi secara politik. “Kalau sidang dilakukan setelah Pileg apalagi setelah pemilihan presiden, maka nuansa politisasinya itu kental sekali, seolah-seolah melindungi partai penguasa, bahaya ini kan. Ini juga buat kredibilitas KPK,” ujar Carrel. Anas merupakan tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah dalam proses perencanaan Hambalang atau proyek-proyek lainnya. Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum ini ditetapkan sebagai tersangka pada 22 Februari 2013 lalu. Ia mendekam di Rumah Tahanan KPK sejak 10 Januari 2014 lalu. (h/inh)

PKB: Soal Sinabung, Pemerintah Zalim JAKARTA, HALUAN — Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR mendesak pemerintah pusat dan daerah segera menangani bencana yang terjadi di Gunung Sinabung, Sumatera Utara dengan mengambil langkah konkret. “Kondisi pengungsi bencana Gunung Sinabung sudah enam bulan, namun Pemerintah Kabupaten Karo, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara hingga pemerintah pusat seolah tidak hadir dan berempati kepada mereka,” kata Ketua Ketua Fraksi PKB DPR, Marwan Jafar di Jakarta, Ahad (19/1). Pemerintah Pusat, menurut Marwan Jafar, juga belum ada solusi dan langkah konkret terkait bencana Sinabung. Menurut dia, untuk kepentingan jangka pendek dan jangka panjang maka pemerintah pusat harus segera menetapkan Sinabung dengan status sebagai bencana nasional. Dia mengatakan para pengungsi hanya meminta perhatian pemerintah seperti masa depan pendidikan dan relokasi. Namun menurut dia, kondisi di pemerintah sangat memprihatinkan

karena koordinasi antarpemerintahan sangat lemah. “Belum ada solusi, pemerintah kabupaten dan provinsi masih sibuk dengan politik lokal masing-masing,” ujarnya. Kondisi itu menurut dia sangat ironis karena masalah kemanusiaan seharusnya didahulukan daripada masalah politik. Marwan yang juga Ketua DPP PKB menegaskan negara memiliki uang melalui dana darurat bencana dan bisa segera dicairkan serta semua pemangku kepentingan harus segera duduk bersama. “Indonesia sebagai bangsa yang beradab dan punya pemerintahan mulai daerah hingga pusat ternyata sudah berbuat zalim kepada rakyatnya yang sedang menderita,” tegasnya mengecam. Terkait kondisi terkini gunung Sinabug, pakar vulkanologi dan mantan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, mendatangi pos pemantauan Gunung Sinabung. Ia menilai aktivitas gunung ini masih sangat tinggi. “Aktivitasnya masih tinggi, (warga) harus tetap mengungsi,” kata

Surono yang ditemui usai memantau Gunung Sinabung, Kabanjahe, Ahad (19/1). Surono menjelaskan aktivitas tinggi yang ditunjukkan Gunung Sinabung masih tinggi jika dilihat dalam beberapa hari terakhir. Bahkan ia membandingkan Gunung Sinabung dengan Gunung Merapi di Yogyakarta. Gunung Sinabung, lanjutnya, memiliki jangkauan awan panas masih sekitar 4,5 kilometer sedangkan Gunung Merapi menjangkau seluas 15 kilometer. Untuk ketinggian letusan materialnya, Gunung Merapi sampai 16 ribu meter, sedangkan Gunung Sinabung maksimal tingginya 10 ribu meter dan masih hujan abu. Akan tetapi masalahnya, warga tinggal terlalu dekat dengan Gunung Sinabung. Sehingga akibatnya sangat tinggi jika tidak dilakukan antisipasi seperti pengungsian dan pengosongan jarak dekat dengan gunung ini. “Makanya saya bilang, warga yang tinggal dekat Gunung Sinabung sabar saja di pengungsian. (Karena) Aktivitasnya masih tinggi,” tegas Surono. (h/rol)

JAKARTA, HALUAN — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pegiat dan pemerhati lingkungan Walhi, menyesalkan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang menyalahkan hujan dan air rob sebagai penyebab banjir di ibukota. Walhi menyebut Jokowi musyrik karena sebenarnya hujan yang turun adalah berkah dari Tuhan, bukan jadi biang keladi terjadinya banjir. “Yang namanya volume air tetap segitu enggak bisa berubah tapi gentongnya ini yang dikurangi. Kalau lama-lama hanya menyalahkan curah hujan nanti masyarakat ini takutnya musyrik, bilang banjir karena Tuhan padahal hujan itu berkah,” ujar Manajer Penanganan Bencana Walhi Nasional Mukri Friatna di Jakarta, Sabtu. Sebelumnya,saat meninjau lokasi banjir di Kelapa Gading Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjelaskan alasan terjadinya banjir di kawasan perumahan elite tersebut. Salah satunya intensitas hujan yang tak kunjung berhenti dan banjir rob. “Memang terjadi hujan deras di sekitar Pulogadung dan robnya naik. Problemnya ada di situ,” kata Jokowi. Manajer Penanganan Bencana Walhi Nasional membantah pernyataan Jokowi itu. Menurut Mukri, penyebab dari musibah banjir di Jakarta yang sebenarnya adalah beralihnya fungsi hutan yang dijadikan pemukiman atau industri. Jadi, jangan salahkan hujan dan banjir rob. Sedangkan warga Jakarta Syahroni sangat berharap banyak kepada Jokowi untuk menepati janjinya dalam mengurangi dampak banjir. “Saat ini warga Jakarta menagih janji Jokowi pada kampanye 2012 silam yang berjanji mengurangi beban warga yang terkena dampak banjir,” tegasnya. Sedangkan Asraf mengakui, perlu strategi untuk jangka panjang memperbaiki insfrastruktur banjir. Namun untuk jangka pendek dan pengalaman awal tahun lalu seharusnya Pemda DKI sudah bisa merumuskan langkah-langkah antisipasi agar banjir tidak terus melumpuhkan Jakarta. 40 Ribu Pengungsi Sementara itu, banjir masih terus menggenangi beberapa wilayah di Jakarta, khususnya pemukiman di bantaran sungai dan di bagian utara Ibu Kota. Jumlah warga yang mengungsi dalam beberapa hari terakhir terus bertambah. Data sementara dari Pusdalops BPBD DKI Jakarta tercatat 30.784 jiwa mengungsi di 140 titik pengungsian. Sebanyak 48.263 jiwa (10.520 keluarga) terdampak langsung dari banjir. Daerah yang terendam banjir meliputi 564 RT, 349 RW, 74 kelurahan di 30 kecamatan. Korban meninggal dunia tercatat 7 orang. Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, mengatakan penanganan banjir di Posko Bidara Cina Jakarta Timur (GOR Otista) pada Minggu 19 Januari 2014, yakni pengungsi sebanyak 477 KK / 1934 jiwa dari 2 kelurahan Bidara Cina dan Kp. Melayu terdiri dari dewasa 1.568 jiwa, balita 258 jiwa, lansia 80 jiwa, ibu hamil 28 jiwa. Menurutnya, bantuan masih terus mengalir ke posko GOR Otista. Banyak personil yang terlibat dalam penanganan banjir di Posko Gor Otista seperti dari BNPB, TNI, Kemen PU, Dinsos, Tagana, Menwa, Pramuka dan relawan. “Dinsos dibantu relawan pramuka, senkom masih terus mendistribusikan makanan kepada pengungsi. Personil dari Kopassus masih melakukan evakuasi. Kebutuhan mendesak selimut dan tikar,” ujarnya. Bencana banjir pada 17 Januari 2014 hingga sekarang bukan hanya di Jakarta saja. Banjir juga terjadi di beberapa kabupaten/kota seperti Tangerang, Kota Tangerang, Bekasi, Kota Bekasi, Kerawang, Subang, Indramayu, Pemalang, Pekalongan, Batang, Semarang, Kudus, dan Pati. Di Jawa Barat banjir merendam 7 kabupaten/Kota dan ribuan rumah terendam banjir. (h/dn/rol/trb) >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


20

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

Pembangunan Rusunawa Diusulkan ke Kemenpera PADANG PANJANG, HALUAN - Pemko Padang Panjang melalui Dinas PU setempat, mengusulkan pembangunan rusunawa kepada pihak Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk tahun 2014 ini.

HALTE PLN — Program CSR Perusahaan Listrik Negara (PLN), yang diaplikasikan dalam bentuk pengadaan halte, sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Salah satunya halte di daerah Silaiang Atas Padang Panjang, yang baru selesai dikerjakan dan mulai dioperasikan sejak beberapa waktu lalu. RYAN SYAIR

Untuk lokasi, Dinas PU telah menetapkan kawasan Tanah Hitam Kec. Padang Panjang Barat. “Kita sudah siapkan lahan seluas 2 hektare di Tanah Hitam. Mudahmudahan usulan kita disetujui pihak kementerian, agar bisa pula untuk direalisasikan pada tahun ini,” kata Kepala Dinas PU Kota Padang Panjang, Defrial menjawab Haluan pekan lalu. Di atas lahan seluas 2 hektare itu, direncanakan akan dibangun sebanyak 2 tower, atau sekitar 100

unit rusun. Peruntukannya pungkas Defrial, akan diprioritaskan bagi warga kurang mampu dan masyarakat miskin yang masih belum memiliki rumah layak huni. “Selain itu, rusunawa itu tersebut juga dipersiapkan untuk rencana relokasi sekitar 12 kepala keluarga yang hingga kini masih menetap di sekitar lokasi tempat pembuangan sampah Sungai Andok,” kata Defrial. Sesuai Perda Kota Padang Panjang tentang RTRW, lahan sekitar 2 hektare yang sudah dipersiapkan untuk rencana pembangunan rusunawa tersebut, sesuai dengan peruntukannya memang diprioritaskan untuk pembangunan lokasi pemukiman penduduk atau pengembangan kawasan perumahan. “Selain akan membantu warga yang masih menempati rumah tak layak huni, dibangunnya rusunawa itu nanti, tentu juga akan membantu dalam efektifitas pe manfaatan lahan yang ada,” kata Defrial. (h/yan)

Kearifan Lokal Perlu Dikembangkan Hadapi Pasar Bebas PADANG PANJANG, HALUAN — Menghadapi persaingan global dan pasar bebas 2015, masyarakat Sumbar dan segenap pelaku usaha di daerah, dituntut untuk terus menggali dan mengembangkan kearifan lokal. Calon anggota DPD RI, H Nofi Candra, SE, mengajak masyarakat Sumbar untuk mempersiapkan diri secara maksimal, agar kelak tidak menjadi penonton di rumah sendiri. Nofi menyebutkan, dogma untuk menjadi pegawai dan karyawan pada sebuah perusa-

haan, diyakini masih menjadi bumerang dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia. Hal ini tandas Nofi, harus dihilangkan secara perlahanlahan. Peran pemerintah, pelaku usaha dan perbankan, juga akan menjadi penentu dalam mempersiapkan SDM yang siap dalam menghadapi persaingan ketat pada pasar bebas 2015 nanti. “Kita selalu berpikir, bagaimana caranya agar dapat bekerja pada suatu perusahaan. Apa salahnya jika kita mencoba membuat suatu terobosan, menggeluti usaha dan mencip-

Jelang Pemilu 2014, Situasi Politik Memanas GUNUNG MEDAN, HALUAN — Situasi politik di Kabupaten Dharmasraya mulai memanas karena semakin dekatnya jadwal pemilihan umum (Pemilu) legislatif pada 9 April 2014 mendatang. Namun demikian Bupati Dharmasraya H.Adi Gunawan mengajak warga agar tidak terpecah belah dan selalu menjaga Kamtibmas. “Saya sebagai orang nomor satu di wilayah ini tidak akan melakukan intervensi untuk salah satu partai apapun, saya berusaha untuk selalu bersikap netral,” kata Adi Gunawan, kepada Haluan, Jumat(17/1). Memanasnya suhu politik beberapa hari ini katanya, bukanlah untuk dijadikan terjadinya perpecahan, karena tujuan pemerintah mengadakan pemilu bukanlah untuk perpecahan, tetapi untuk memilih wakil rakyat yang akan duduk di lembaga DPR RI, DPRD Provinsi dan kabupaten/kota. Namun demikian, ia berharap di DPRD Provinsi Sumbar dan DPR RI akan duduk putra terbaik Dharmasraya yang ikut berkompetisi sebanyak 16 nama untuk tingkat provinsi dan dua nama untuk DPR RI, karena hal ini sangat membantu pembangunan daerah, tetapi warga Dharmasraya tidak tertutup bagi caleg lainnya. Hal ini perlu ia sampaikan sebagai kepala daerah karena melihat pengalaman yang sudah-sudah, karena informasi-informasi akan terlambat sampai di kabupaten apabila tidak ada wakil dari daerah tersebut yang duduk di lembaga legislatif tingkat provinsi dan pusat. Selain itu itu ia menghimbau kepada PNS di lingkungan Pemkab Dharmasraya tidak bermain politik praktis, ia minta sikap netral terus dipertahankan dan jangan mau dirongrong oleh caleg kepada politik praktis. Menurut pantauan Haluan, suhu politik di Kabupaten Dharmasraya meningkat akibat mulai masuknya caleg dari luar wilayah Dharmasraya dengan berbagai alasan kegiatan dan bahkan diduga ada yang melanggar aturan. Ketua Bawaslu Dharmasraya Ridwan Syarif yang ditanya Haluan menyebutkan, selagi caleg melanggar aturan yang ada, sesuai dengan aturan, maka Bawaslu akan mengambil tindakan. Ia mengajak kepada caleg agar selalu bermain dalam koridor aturan yang sudah disosialsiasikan dan jangan aturan tersebut diplesetkan, hal ini untuk menjaga agar tidak terjadi kesalahapahaman.(h/mdi)

takan lapangan pekerjaan sendiri. Pasti kita akan berperan dalam penekanan angka pengangguran di negeri ini,” ujar pengusaha muda yang bergerak di bidang retail dan pertanian asal Kota Solok ini. Nofi menyebutkan, untuk merubah mindset dan pola pikir masyarakat, tentu bukan perkara mudah, apalagi ketika akan memulai untuk membuka sebuah usaha. “Yang namanya untung rugi itu sudah jadi hukum perdagangan. Tapi kita harus punya keyakinan, juga harus fokus dalam menjalaninya. Banyaklah belajar dari

pengamatan dan pengalaman,” ajak Nofi. Sumatera Barat pungkas Nofi, memiliki potensi yang sangat menjanjikan jika digarap secara maksimal. Peluang ini, tentu menjadi tanggungjawab seluruh pihak, khususnya para pelaku usaha untuk mengembangkan potensi dan keunggulan yang ada di daerah. Disinilah kearifan masyarakat dan pengusaha lokal sangat dituntut, agar tidak terlindas oleh pelaku pasar yang masuk dari luar. “Saya yakin, masyarakat Sumbar dan para pelaku usaha yang ada di daerah ini khu-

susnya, sudah memiliki kompetensi dalam era perdagangan bebas ini. Daya saing produk mereka pun sudah sangat unggul, tinggal lagi melahirkan berbagai regulasi dalam upaya mempertahankan kualitas semata,” terangnya. Pasar bebas kata Nofi, pada dasarnya bukanlah sesuatu yang harus ditakutkan. Justru dengan dibukanya kran pasar bebas, diharapkan akan memberikan motivasi dan peluang besar bagi masyarakat dan para pelaku usaha, terutama dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk. (h/yan)

323 Bilik Suara Pileg Dibuat dari Karton PADANG PANJANG, HALUAN — Sebanyak 323 buah dari 480 bilik suara untuk Pemilihan Umum Legislatif 2014 di Kota Padang Panjang, akan memakai bahan dasar karton. “Bilik suara dari karton itu sudah aturan dari KPU pusat, kita di daerah ini tinggal menjalankannya saja,” kata Ketua KPU Kota Padang Panjang Jafri Edi Putra di Padang Panjang, Kamis. Dia mengatakan, selain dari karton bilik suara yang dipergunakan pada Pileg nanti juga ada dari seng dengan memanfaatkan inventaris KPU pada Pemilihan Kepala daerah 2013. Menurut dia, pemakaian bilik suara dari karton itu, tidak akan mengganggu proses dari Pemilihan Umum legislatif itu sendiri nantinya, mengingat funsinya hanya untuk menutupi pemilih dalam mempergunkan hak pilih. “Saya rasa tidak akan mengganggu proses Pileg, karena bilik suara itu untuk menutupi pemilih dalam memberikan hak suaranya agar tidak terlihat oleh orang lain,” katanya. Bilik suara itu katanya, akan disebarkan ke setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Kota Padang Panjang sebelum hari H pencoblosan. “TPS di Kota Padang Panjang ada sebanyak 120 lokasi. Bilik suara itu akan ditempatkan empat buah di masing-masing TPS tersebut,” katanya. Selain bilik suara, KPU Kota Padang Panjang saat ini juga sudah menyiapkan sejumlah logistik Pemilihan Umum Legislatif, baik yang datang dari provinsi maupun dari KPU pusat. “Logistik Pileg tinggal menunggu dari pusat, karena yang disediakan daerah dan provinsi sudah lengkap,” katanya. (h/ans)

CURAH HUJAN TINGGI

Warga Diminta Waspada Bencana dan Penyakit PULAU PUNJUNG, HALUAN — Pemkab Dharmasraya meminta warga waspada terhadap bencana dan penyakit yang akan muncul akibat tingginya curah hujan saat ini. “Saya minta warga Dharmasraya untuk waspada terhadap bencana dan penyakit akibat tingginya curah hujan di tanah mekar ini,” tutur Bupati Dharmasraya H.Adi Gunawan, kepada Haluan, Jumat (17/ 1), di Pulau Punjung. Dijelaskan, ada beberapa wilayah yang menjadi langganan banjir setiap musim hujan tiba, apalagi curah hujannya cukup tinggi, seperti di Timpeh akibat meluapnya Batang Timpeh, Koto Besar, Abai Siat, kadang-kadang Pulau Punjung serta wilayah lainnya. Meluapnya Batang Timpeh akibat menyempitnya aliran sungai, di mana pelebaran sungai di hulu sungai membuat meluapnya air sungai pada aliran yang menyempit, begitu pula di Koto Besar akibat meluapnya Sungai Batang Siat karena tingginya debit air pada musim hujan. Yang penting lagi, kata orang nomor satu di tanah mekar ini, yang perlu diwasapdai adalah penyakit yang menyerang ketika musim

hujan dan setelah musim hujan seperti penyakit demam berdarah (DBD), malaria, muntaber dan lain sebagainya. Penyakit yang akan menyerang ini tidak dapat dipandang sebelah mata karena penyakit tersebut dapat mengalami kematian bagi penderitanya, hal itu sudah sering terjadi. “Kenapa saya mengingatkan hal ini, karena biasanya penyakit tersebut tiba apabila pada curah hujan tinggi,” tutur Adi Gunawan. Genangan air dapat menghasilkan jentik-jentik, begitu pula air yang kotor dapat mengakibatkan muntaber bagi warga yang daya tahan tubuhnya sangat rendah. Ia minta kepada warga agar menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan parit-parit sekitar rumah, semak-semak, genangan air agar dikeringkan serta kebersihan di dalam rumah atau lingkungan sendiri. Begitu pula kepada pemerintahan terendah yaitu walinagari agar tidak bosan-bosannya menyampaikan kepada warganya agar selalu menjaga kebersihan, kapan perlu walinagari dapat memimpin gotong royong untuk membersihkan lingkungan. Bila penyakit tersebut sudah mulai menyerang warga, maka penyakit tersebut dapat menular dan akan sulit untuk mengantisipasinya. Sebelum menyerang, warga diminta mengantisipasinya.(h/ mdi)

TRUK BATUBARA — Salah satu truk angkutan batubara yang diduga melebihi kapasitas tonase melewati Jalinsum Kabupaten Dharmasraya. Namun hal ini tidak dilakukan penindakan.MARYADI

Wagub Sumbar Puji Jalan di Dharmasraya Mulus PULAU PUNJUNG, HALUAN — Wakil Gubernur (wagub) Sumbar H.Muslim Kasim, memuji mulusnya jalan lintas Sumatera di Kabupaten Dharmasraya. Hal ini disampaikannya saat berkunjung dalam rangka hari jadi Kabupaten Dharmasraya, 7 Januari yang lalu. “Saya sampai tertidur kare-

na mulusnya jalan lintas Dharmasraya ini. Saya harap pembangunan ini dapat dijaga sebaik-baiknya,” tutur Wagub H.Muslim Kasim dalam pidatonya di Gedung DPRD Dharmasraya yang baru. Apabila akses jalan suatu daerah baik, maka akan dapat mendorong perekonomian daerah itu sendiri. Jadi pemba-

ngunan infrastruktur jalan dan jembatan harus dijaga dengan baik demi majunya perekonomian suatu daerah. Karena menurutnya, apabila sebaliknya, akses jalan tidak baik, maka sangat menganggu perekonomian. Karena jalan dan jembatan adalah untuk waktu yang cukup panjang dan bukan untuk waktu yang pendek,

untuk itu ia meminta agar pembangunan jalan dan jembatan harus dijaga. Menurut pantauan Haluan, penyumbang terbanyak rusaknya jalinsum adalah angkutan batubara dan dan tangki CPO, karena dalam sehari, ratusan mobil angkutan batubara dan tangki CPO melewati jalinsum yang ada di Kabupaten Dhar>> Editor : Nova Aggraini

masraya. Diduga angkutan ini melebihi kapasitas. Namun dalam hal ini pihak terkait selalu lempar tanggung jawab, apakah aparat kepolisian maupun Dinas Perhubungan pada jembatan timbang oto (JTO), ketegasan ini perlu dilakukan agar pembangunan jalan dan jembatan dapat terjaga dengan baik.(h/mdi) >> Penata Halaman : Irvand


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

21

MARCELL CHANDRAWINATA

ROY MARTEN

Banjir Karena Ulah Manusia KORBAN banjir tak kenal profesi. Aktor kawakan Roy Marten pun menjadi salah satu korban. Hujan yang mengguyur sejak Jumat (17/1) malam, membuat tempat tinggal Roy terendam air. “Rumah saya kebanjiran, soalnya dari semalam hujan deras banget. Jadi pas pagi hari air naik dan masuk ke rumah,” ujarnya saat menghadiri perayaan ulang tahun Jenny Rachman di Inter Studio, Pasar Minggu, Jakarta, Sabtu (18/1). Ia menambahkan air yang masuk ke rumah setinggi 20 centimeter. Namun begitu, air tersebut tetap mengganggu kegiatannya dan keluarganya. Untuk sementara Roy mengungsi di lantai 2. “Sebenarnya rumah saya nggak setiap tahun banjir. Tapi kali ini karena ada yang jebol jadi air masuk rumah. Tapi kata orang di rumah, tadi sore sudah surut. Semoga tidak hujan lagi,” jelas Roy. “Bencana terjadi ketika kita berbuat jahat pada alam. Kita rusak alam. Alam akan marah. Banjir hari ini karena kesalahan puluhan tahun lalu,” kata Roy. Selain itu kontur tanah ibukota juga berada di bawah permukaan laut. Sehingga air dengan mudah cepat tergenang. Bahkan kejadian ini telah terjadi sejak zaman Belanda menurut Roy Marten. (h/kpl)

Tak Berniat Terjun ke Politik SAAT ini, banyak artis yang merasa mampu untuk berjuang di ranah politik. Namun hal ini tidak berlaku bagi Marcell Chandrawinata yang mengaku tak memiliki niatan sedikit pun untuk terjun menjadi wakil rakyat. “Gue ga pernah suka, bukan lapangan gue. Jadi gue ga main di bagian itu,” kata Marcell di MD Place, Setiabudi, Jakarta

Selatan (17/1). Namun ia mempersilahkan kepada siapapun untuk menekuni dunia politik atau sebagai wakil rakyat. Karena bagaimanapun setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih. “Ya kalau mereka punya skill dan wawasan ikut aja, nggak ada yang ngelarang, jadi bolehboleh aja. Namun, apapun yang kita lakukan tetapi kita tidak pintar, mending jangan. Selayaknya, sebelumnya cari ilmu dulu baru deh ketika siap, berangkat,” imbuh Marcell. Ketika banyak pihak yang meremehkan kemampuan calon

legislatif dengan latar belakang dari dunia hiburan, adik Nadine Chandrawinata ini tak sependapat. Menurutnya ada juga artis yang jadi wakil rakyat, dan berprestasi. “Ya ada satu yang gue jagoin seperti Rieke (Diah Pitaloka), yang jago banget,” tandasnya. (h/kpl)

‘PRINCESS, BAJAK LAUT & ALIEN’

Film Keluarga Sarat Pesan Moral PERCATURAN film Indonesia awal 2014, menghadirkan film anak bertajuk PRINCESS, BAJAK LAUT & ALIEN. Fitur ini menawarkan empat kisah yang dinakhodai oleh empat sutradara berbeda, yang

namanya tentu sudah tidak asing lagi di scene perfilman tanah air. Empat cerita dalam film ini tidak saling terkait satu sama lain. Namun kisahnya mempunyai benang merah yang sama yakni mengangkat

problematika anak-anak dalam persahabatan dan hubungan keluarga yang disajikan dengan ceria, penuh warna dan tentu saja sarat pesan moral. Segmen pembuka dinakhodai Eko Kristianto yang biasanya hanya duduk di

kursi produser. Berkisah tentang Iqbal (Risjad Aden) dan Salsa (Kayla Kristianto), kakak beradik yang menghabiskan liburan di rumah Nenek (Ade Irawan). Namun, liburan kali ini menjadi liburan yang tidak akan mungkin

dilupakan. Karena keduanya harus menghadapi perampok yang menyatroni rumah nenek mereka. Kisah kedua mengetengahkan hubungan antara ayah dan anak. Jupri (Raza Super7) adalah anak yang gemar bermain bola. Saat

>> Editor : Devi diani

diharuskan membuat karangan mengenai pekerjaan ayahnya, ia bingung bagaimana harus menuliskannya. Bukan karena tidak bisa, namun malu lantaran ayahnya, Rojali (Tora Sudiro) berprofesi sebagai penyanyi dangdut. (h/kpl)

>> Penata Halaman : Irvand


22

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

SSB Mitra Kerinci Masuk 8 Besar Danone Cup SOLSEL, HALUAN — Sekolah Sepak Bola (SSB) di bawah naungan PT Mitra Kerinci duta Solok Selatan masuk putaran delapan besar Danone Cup yang digelar di Padang. Langkah SSB Mitra dipatahkan oleh SSB Perisai Payakumbuh dengan skor 2-0. Demikian disampaikan Direktur PT Mitra Kerinci Agung P Murdanoto, Minggu (19/1). “Meskipun langkah SSB Mitra terhenti di delapan besar, namun kami sangat mengapresiasi semangat dan mental tanding anak-anak di sini,” katanya. Ia melanjutkan, dari segi fisik anak SSB Mitra tidak kalah dengan SSB lainnya. Namun skill dari SSB lain lebih mumpuni. Untuk meningkatkan skill tim SSB Mitra, saat ini telah ada empat pelatih bersertifikat PSSI. “Semoga ke depannya SSB Mitra meraih prestasi yang lebih lagi,” tuturnya. Agung menyebutkan, dalam kompetisi itu, SSB Mitra mengirim dua tim. Yaitu tim SSB Mitra A U-12 dan Mitra B U-12. Namun yang yang masuk delapan besar Mitra A U-12 sedangkan satu tim lagi kandas di 16 besar. “Prestasi itu cukup membanggakan, tim dari U-12 PSP dapat dikalahkan. Dalam waktu dekat, kami berencana mengadakan turnamen khusus U-12 se- Solok Selatan di lapangan SSB Mitra,” pungkasnya. (h/col)

Suksesi Trabas Solok Selatan SOLSEL, HALUAN — Ikatan Trail Adventure (ITA) Kabupaten Solok Selatan sukses sebagai panitia pelaksana kegiatan Trabas Solok Selatan. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dihadiri Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, Ketua DPRD Solsel Khairunas, Ketua ITA Sumbar Mukhlis Anwar, Zigo Rolanda, Nurfirmanwansyah, serta para trail dari Balikpapan Kalimantan, Jawa, Batam, Riau dan Jambi, serta raturan penonton lainnya. Trail Adventure Solok Selatan yang dijuluki EMASS, Ekspedisi Melintas Alam Solok Selatan diikuti 1.300 peserta lebih dengan trayek start dan finish di Pasar Baru Padang Aro. Adapun rinci rute yang dilewati Padang Aro-Koto Tinggi- Suka Bumi-Golden Arm-Bangun Rejo-Perkebunan Teh Mitra KerinciWonorogo-Timbulun Ate-Padang Aro. Ketua ITA Solsel Syamsuardi melalui Sekretaris ITA Aig Wadeko menyebutkan, EMASS tidaklah sebuah kompetisi namun hanya hiburan dan silaturahim. “Tujuan utama kita silaturahim dan persahabatan, serta mengenalkan keindahan alam daerah kita, seperti air terjun Tansi Ampek, dan keindahan kebun teh,” ujar Aig. Sedangkan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria menyebutkan, ajang trabas ini sangat ramai dan moment tepat memperkenalkan potensi wisata daerah. “Kita utamakan keselamatan karena ini bukan sebuah kompetisi,” ungkapnya. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengomentari medan yang ditempuhnya ketika sampai di posko AFD-B PT Mitra Kerinci. “Medan di daerah ini sangat menantang, ada tanjakan yang rumit tadinya. (h/col)

Kepala Jorong Diminta Aktif Laporkan Warga SOLSEL, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mengimbau agar kepala jorong aktif melaporkan keberadaan warganya. “Kepala jorong harus aktif melaporkan warganya yang lahir, meninggal (mati), datang dan pergi. Agar administrasi kependudukan terdata rapi,” ujar Kepala Disdukcapil Doni Hendra. Menurut Doni, warga yang lahir sudah ada yang mengikat dengan adanya pembuatan akta kelahiran. Akan tetapi, warga yang mati belum semua yang melaporkannya. “Apalagi warga yang baru datang mestilah kepala jorong menanyai yang bersangkutan agar hal-hal negatif yang tidak diinginkan bisa dihindari,” terangnya. Untuk keseriusan menertibkan adiministrasi kependudukan itu, Disdukcapil telah mengirimkan surat edaran ke wali nagari serta sudah mensosialisasikan UU Kependudukan. Bahkan untuk pendatang baru, berdasarkan UU 23/2006 tentang administrasi kependudukan, mengatakan warga yang tidak tercatat maka sama saja dengan warga liar. “Kami sudah berikan layanan yang mudah, bagi anda pendatang baru yang sendirian haruslah membuat surat keterangan berdomisili kemudian mengisi F101 yang bisa didapatkan di kepala jorong,” pungkasnya. Selain itu, pemda juga terus melakukan perekaman terhadap anak yang berumur 15 tahun namun masih di bawah 17 tahun. “Kami tetap mendatangi sekolah-sekolah untuk melakukan perekaman. Kemudian, jika ada wali nagari atau kepala jorong yang ada warganya belum melakukan perekaman karena sulitnya medan atau akses ke kantor camat, silahkan surati kami, maka kami akan mendatangi tempat tersebut,” terangnya. (h/col)

TRAIL ADVENTURE — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama Bupati Solok Selatan H Muzni Zakaria saat melepas trail adventure EMASS di Pasar Baru Padang Aro. ICOL

Pemkab Solsel Anggarkan Rp7,6 M untuk JKN SOLSEL, HALUAN — Sebanyak 55 ribu warga dijamin kesehatannya oleh pemerintah daerah melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) 2014. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman, ada tiga jenis program pembiayaan kesehatan itu. Ada pembiayaan oleh Pemerintah Pusat, Pembiayaan Pemerintah Provinsi ditambah dana sharing kabupaten, dan ada yang dibiayai sebagian antara masyarakat dan pemerintah. “Untuk dana yang kita anggarkan Rp7,6 miliar itu untuk program kesehatan yang dibiayai kabupaten dan provinsi. Bandingannya 60:40 yang mana 60 persen ditanggung APBD Kabupaten dan 40 persen ditanggung APBD Provinsi,” terangnya. Sedangkan yang masuk program

Jamkesmas dulunya, kini masih tetap dijamin oleh Pemerintah Pusat. Jumlah mereka mencapai 47.494 orang. Sedangkan untuk BPJS Mandiri, yang mana masyarakat mendaftar sebagai peserta kemudian ada pembayaran tiap bulannya sekitar Rp25,5 ribu. “Pada prinsipnya program kesehatan adalah total koperage. Semua masyarakat dijamin kesehatannya, namun kategorinya disesuaikan dengan program yang ada,” ungkapnya. Lebih jauh Novirman menjelaskan, untuk program kesehatan yang ditanggung Pemerintah Pusat adalah mereka yang benar-benar miskin, penerima program BPJS reguler itu masyarakat menengah dan bisa juga masyarakat hampir miskin. Sedangkan penerima program BPJS Mandiri bisa saja orang kaya. “Kini harus lebih teliti lagi data penerima program kesehatan, karena dana yang sudah dianggarkan itu tidak dikembalikan lagi,” pungkasnya. (h/col).

KPU Siapkan Skema Distribusi Logistik Pileg

PADANG ARO, HALUAN — Meskipun logistik pemilu legislatif (pileg) masih dalam proses pengadaan di Komisi Pemilihan Umum pusat ataupun provinsi, namun KPU Solok Selatan telah menyiapkan skema pendistribusian. “Kami masih menunggu logistik pemilu dari pusat dan provinsi yang masih dalam proses pengadaan. Namun kami juga sudah menyiapkan skema pendistribusiannya agar ketika logistik sampai bisa segera didistribusikan setelah dilakukan pemeriksaan,” kata Komisioner KPU Solok Selatan, Mulyadi, di Padang Aro, Rabu. Skema pendistribusian yang telah dipersiapkan KPU Solok Selatan diantarannya adalah pendahuluan penyaluran logistik pemilu bagi tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di daerah-daerah yang sulit ter jangkau oleh kendaraan dan jauh dari pusat kota, seperti kawasan perkebunan di Sangir Balai Janggo. Kemudian daerah Lubuk Ulang Aling, Kecamatan Sangir Batanghari

yang memiliki akses yang harus ditempuh melalu jalur sungai. Kedua daerah itu berada di daerah pemilihan (Dapil) III, yang meliputi Kecamatan Sangir Jujuan, Sangir Batanghari dan Sangir Balai Janggo. “Memang tak jauh beda dari skema sebelumsebelumnya, tapi kami harus mempersiapkannya mengingat saat ini merupakan musim hujan dan banyak jalur yang harus ditempuh tidak semuanya jalan beraspal,” katanya. Gudang logistik pemilu di daerah-daerah yang sulit dijangkau juga menjadi perhatian KPU Solok Selatan. Mulyadi mengatakan pihaknya akan melakukan koordinasi dengan wali nagari terkait persiapan gudang logistik tersebut. “Banyak pilihannya, diantaranya menumpang di kantor wali nagari atau jorong setempat,” katanya. Solok Selatan terbagi atas 431 TPS dengan rincian, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh 63 TPS, Kecamatan Pauh Duo 51 TPS, Kecamatan Sangir 105 TPS, Sangir Balai Janggo 47 TPS, Sangir Batang Hari 42 TPS, Sangir Jujuan 40 TPS dan Sungai Pagu 83 TPS. Selain telah menyiapkan skema pendistribusian logistik, dia menyebutkan, KPU Solok Selatan juga sudah mulai mempersiapkan penjaringan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Jumlah KPPS yang dibutuhkan untuk 431 TPS sebanyak 3.017 petugas. (h/ans)

Gubernur Motivasi Masyarakat Giat Berusaha SOLSEL, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memotivasi masyarakat untuk giat berusaha. “Masyarakat harus giat berusaha baik petani maupun wiraswasta. Dengan begitu, maka jam kerja dapat maksimal,” ujar Irwan saat memberikan motivasi dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW, di Rumah Gadang Atok Sen (Puti Aminah) Suku Tigo Lareh di Durian Taruang, Sabtu (18/1). Menurut orang nomor satu di Sumbar itu, giat berusaha berarti memaksimalkan segala potensi yang ada. Khususnya petani, hendaknya memaksimalkan jam kerja 8 jam, merubah pola tanam, dan menggunakan bibit unggul sesuai saran penyuluh pertanian. “Kalau petani turun ke kebun itu hanya tiga jam, maka sisa jam kerja menjelang sore mungkin bisa mengurus ikan atau sapi. Jadi, jam kerja tetap maksimal. Banyak usaha tentu banyak pula sumber-sumber penghasilan maka kesejahteraan dapat terbantu,” terangnya. Apalagi di Kecamatan Sangir yang masih banyak lahan tidur yang bisa dimanfaatkan. Ini pula hendaknya dapat didorong oleh pemda. “Banyak bantuan yang bisa dimanfaatkan, kuncinya harus sungguh-sungguh dan punya komitmen,” katanya. Ia menyebutkan, untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah, harus ada kelompok tani. Karena dengan ber-

kelompok dapat bersama-sama menjalankan program untuk mencapai tujuan. Ia menceritakan di daerah lain, banyaknya petani yang sukses karena mereka mengikuti petunjuk penyuluhan pertanian. “Nabi SAW itu suka kerja keras dan mengerjakan perbuatan yang bermanfaat. Ini harus kita pahami dan amalkan agar kita sukses,” ungkapnya. Attila Majidi Dt Sibungsu menyebutkan, ada tiga poin yang disampaikan masyarakat. Yaitu, kondisi jalan provinsi yang rusak di pusat kabupaten di Padang Aro, Durian Taruang, Sungai Padi dan lainnya. ”Masyarakat juga meminta bantuan sapi yang kelompoknya sudah disiapkan, dan meminta Pemprov Sumbar segera mencarikan solusi tambang rakyat,” sebutnya. Mengenai proposal bantuan pembangunan Masjid Baitul Hikmah Durian Taruang yang sedang terbengkalai pembangunannya. “Proposal sudah dimasukkan oleh pengurus masjid ke gubernur,” tuturnya. Hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW anak kemenakan Dt Sibungsu itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, mantan Wakil Bupati Solok Selatan H. Nurfirmanwansyah, Attila Majidi Dt Sibungsu, H. Isril Yani, Syahrul, Mak Itam, Cik Abul, Wo Kemi, dan masyarakat sekitar terutama kaum suku tigo lareh. Gubernur meninggalkan bantuan untuk masjid berupa al-Quran 10 buah. (h/col).

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno foto bersama Dt Sibungsu dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Gadang Atok Sen (Puti Aminah) Pasukuan Tigo Lareh Sangir. ICOL >> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Irvand


SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

23

Pengerjaan Saluran Air Padanggelugur Tuntas PASAMAN, HALUAN — Masyarakat kampung Janji Nauli-Alai, Jorong Selamat Selatan Nagari Persiapan Sitombol, Kecamatan Padanggelugur, Kabupaten Pasaman apresiasi Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) PPIP setempat atas rampungnya pembangunan saluran air ke masjid tersebut tahun ini.

Pebalap Liar Tidak Jera PADANG, HALUAN — Lagi, para pelaku pebalap liar tanpaknya tidak pernah jera, dan malah terus melakukan aksi balap liar setiap malam Minggu. Hal ini dibuktikan dengan diamankannya 40 unit berbagai jenis sepeda motor di kawasan Khatib Sulaiman, Padang, Minggu (19/1). Saat ini puluhan unit sepeda motor tanpa surat-surat tersebut masih diamankan di Mapolresta Padang guna pengusutan lebih lanjut. Pantauan Haluan di lapangan, sebelum tim gabungan melakukan penertiban balapan liar tersebut seluruh jajaran Polresta Padang, terdiri dari Unit Satuan Shabara, Intel, Lantas, dan Reskrim, melakukan apel gabungan di Mapolresta Padang. Setelah apel gabungan selesai sekitar pukul 00.10 WIB, tim gabungan melakukan koordinasi dengan Polsekpolsek lainnya untuk menertibkan aksi pebalap liar. Tim gabungan pun meluncur ke Jalan Khatib Sulaiman, yang sering dijadikan para pebalap liar. Setiba di sana, ratusan sepeda motor yang ada di sana kaget, dan lari terbirit-birit mengetahui kedatangan petugas. Aksi jatuh bangun dari pengendara pun menjadi pemandangan dalam penertiban malam itu. Alhasil, 40 unit sepeda motor bodong berhasil diamankan petugas. Para pebalap liar yang tertangkap memasang wajah murung untuk bisa memohon kepada petugas untuk melepaskan kendaraanya. Tanpa ampun, tim gabungan langsung membawa 40 sepeda motor bodong tersebut ke Mapolresta Padang guna pengusutan lebih lanjut. Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana mengatakan, penertiban balap liar ini telah menjadi agenda mingguan petugas. Sebab, banyaknya masuk laporan ke Polresta Padang, adanya aksi pebalap liar di jalanan tersebut. “Kami akan terus melakukan penertiban balapan liar di jalanan umum. Sebab, selain membahayakan para pebalap, juga membahayakan para pengendara lainnya yang melintas jalanan tersebut,” kata Wisnu, kemarin (19/1). Wisnu mengatakan, aksi mereka ini telah membuat kemacetan di jalanan tersebut. Selain itu, juga pernah ada korban jiwa dari aksi mereka. “Kami juga mengharapkan kerjasama masyarakat untuk menertibkan para pebalap liar tersebut. Kalau ada masyarakat melihat aksi para remaja ini, silahkan laporkan ke kantor polisi terdekat. Kami akan menindaklanjutinya,” ungkapnya. (h/nas)

BERSIHKAN — Terlihat seorang anggota OMS PPIP sedang melakukan pembersihan pada area lokasi pembangunan saluran air program PPIP tahun 2013. ATOS INDRIA

Muswil Pekat Tingkat Sumbar Digelar PADANGPARIAMAN, HALUAN — Musyawarah Wilayah (Muswil) I Sumbar Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat) Indonesia Bersatu diadakan di Hall Kantor Bupati Padang Pariaman, Paritmalintang, Sabtu (18/1) kemarin. Muswil yang pertama diselenggarakan di Sumbar itu dibanjiri oleh pengurus dan tamu undangan lainnya. Ketua Panitia pelaksana, Indra Syarif mengatakan, acara Muswil ini dihadiri oleh sekitar tiga ratus peserta dari seluruh daerah Sumbar. Untuk pelaksanaan muswil ini ditunjuk Padang Pariaman sebagai tuan rumah, karena daerah ini terletak strategis. “Terima kasih kepada Bapak Bupati Ali Mukhni yang telah bersedia memberikan tempat untuk pelaksanaan Muswil ini, dan hall kantor bupati ini sama seperti hotel berbintang empat,” ujar Indra Syarif. Dia menjelaskan, Muswil

yang diselenggarakan sekarang ini bertema “Dengan Muswil I Pekat Indonesia Bersatu Sumbar Siap Memberikan Pengabdian Terbaiknya Demi Kepentingan Bangsa dan Negara. Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni juga mengucapkan terima kasih kepada panitia, karena telah memberikan semacam penghargaan, yaitu mau dan bersedia menyelenggarakan Muswil I Sumbar Pekat Indonesia Bersatu di Padang Pariaman. Kepada peserta Muswil Ali Mukhni juga menjelaskan, bahwa Pekat Indonesia Bersatu ini adalah organisasi yang terbuka untuk semuanya, dan bukan organisasi partai politik. “Jadi jangan beranggap, bahwa Pekat Indonesia Bersatu ini adalah semacam organisasi partai politik, tapi Pekat Indonesia Bersatu adalah organisasi yang terbuka untuk masyarakat, siapa

saja boleh ikut bergabung organisasi ini untuk kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya. Ketua Umum Pekat Indonesia Bersatu, Markoni Koto juga mengatakan, bahwa Muswil yang diadakan di Sumbar ini sangat meriah dari Muswil yang diadakan sebelumnya. “Muswil ini diadakan pertama di Daerah Khusus Ibukota (DKI), dan yang kedua DPW Bali, jadi Sumbar adalah yang ketiganya. Organisasi Pekat Indonesia Bersatu ini adalah organisasi NKRI untuk keseluruhan, bukan untuk satu golongan tertentu,” jelas Markoni Koto. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno juga menyambut baik dengan kedatangan Pekat Indonesia Bersatu, ini adalah sebuah pemikiran dari anak muda untuk kemajuan bangsa dan negara, dan ini perlu kita dukung, semoga dengan ada organisasi Pekat Indonesia Bersatu bisa membentuk karakter anak muda. (h/cw-bus)

DORONG PERTUMBUHAN WIRAUSAHA

PDB Fokus Peningkatan Ekonomi Rakyat PADANG PANJANG, HALUAN — Kehadiran UPTD Pengelolaan Dana Bergulir (PDB) yang sebelumnya bernama Badan Pengelola Dana Revolving Kota Padang Panjang, berkomitmen untuk terus memacu peningkatan pembangunan pada sektor ekonomi kerakyatan. Hal tersebut difokuskan melalui pemberian stimulasi untuk merangsang tumbuh kembang wira usaha baru di daerah. “Sampai dengan kondisi akhir 2013 lalu, jumlah

pelaku usaha binaan PDB sudah mencapai angka 4000 UKM. Adapun total kucuran dana pinjaman yang disalurkan mencapai Rp 20 milyar lebih,” kata Kepala UPTD PDB Kota Padang Panjang, Madi Suntami. Dengan target pencairan sebesar Rp3 miliar pertahun, sampai saat ini PDB Kota Padang Panjang baru bisa mencairkan pinjaman dengan total sebesar Rp250 juta setiap bulan, dengan target laba sebesar Rp 100 juta per tahun. Sampai

tutup buku 2013, realisasi target capaian laba pungkas Madi, diakui melebihi angka 100 persen. “Banyak pelaku usaha Padang Panjang yang masih bergantung pada pinjaman PDB untuk penambahan modal dalam upaya pengembangan usaha mereka,” sebut Madi. Selain menjadi salah satu solusi dalam upaya pengembangan usaha, kucuran dana pinjaman itu katanya, juga sangat membantu masyarakat dalam mencu-

kupi kebutuhan rumah tangga mereka. Karena tidak hanya relatif ringan dalam hal suku bunga, PDB juga memberikan banyak kemudahan dalam setiap proses pencairan pinjaman. “Insya Allah, pada 2014 ini kita sudah menargetkan pendapatan sebesar Rp 30 juta setiap bulannya. Bahkan sampai 4-5 tahun ke depan, kita juga targetkan capaian laba bersih bisa menembus angka Rp 750 juta pertahun,” ujar Madi Optimis.

Sebagai salah satu lembaga pelayanan keuangan milik pemerintah daerah ulas Madi, PDB Kota Padang Panjang akan terus berupayan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya terkait penyaluran dana bergulir yang efektif dan efisien kepada masyarakat. Dengan semakin membaiknya kualitas sumber daya manusia pengelola UPTD PDB, juga diharapkan akan ikut mendorong peningkatan perekonomian masyarakat. (h/yan)

Selama dalam pelarianya itulah tersangka Ricko Novrianto memaksa korban yang cuma tamatan SD itu, untuk melakukan hubungan badan berulang kali dibawah ancaman. Dia mengaku tak ingat lagi sudah berapa kali menggagahi dan menyetubuhi adik kandung isterinya itu, selama dalam pelarianya membawa kabur sang adik ipar yang masih lugu dan polos tersebut. Kuat dugaan, selain melakukan pemaksaan terhadap korbanya, tersangka juga memakai ilmu pelet alias pukau, yang membuat korbannya tak melawan dan hanya mengikuti saja kemauan nafsu bejatnya menyetubuhi korban dengan otak mesumnya. “Saya menyesal pak, saya janji tak akan mengulangi perbuatan terkutuk seperti itu,” tutur tersangka dengan nada memelas dari balik jeruji sel mapolsek Talang, Sabtu (18/01). Orang tua korban Risvandi (48) saat memberi keterangan kepada Kapolsek

Talang Iptu Eko Budi Darmawan mengatakan, pihak keluarga benar-benar geram dan sangat tidak menerima perlakukan tersangka pedagang kambing tersebut yang dinilainya abnormal. Pasalnya kata Risvandi, ulah peristiwa terkutuk yang dilakukan tersangka, membuat dua anak gadis kesayanganya jadi tumbal keganasan dan kebinalan tersangka, yang perlakuanya seperti binatang. Terpisah Kapolres Solok melalui Kapolsek Talang Iptu Eko Budi Darmawan didampingi Kanit Serse Ipda Aam Hermayadi mengatakan, sejauh ini tersangka masih diperiksa intensif terkait aksi yang dilakukanya. Guna mempertanggung jawabkan perbuatan dan proses lebih lanjut, tersangka yang dapat terjerat Pasal 332 melarikan anak dibawah umur secara paksa dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara itu, kini disekolahkan gratis dalam tembok derita sel tahanan mapolsek Talang. (h/ris)

BAWA KABUR ADIK IPAR

Pedagang Kambing Masuk Bui SOLOK, HALUAN — Ulah bengal pedagang Kambing yang satu ini boleh dibilang sudah keterlaluan. Walau sudah beristeri cantik bernama Mawar (nama samaran) dan dikarunia seorang anak, dia masih saja nekad membawa kabur adik kandung isterinya sendiri bernama Anggrek

(16) nama samaran, secara paksa. Alhasil, tersangka Ricko Novrianto (30) warga Jorong Pasar Baru Nagari Cupak Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok itu, terpaksa berurusan dengan Polisi dan mendekam masuk bui. Tersangka ditangkap tim buru sergap Polsek Talang

TERSANGKA Ricko Novrianto saat meringkuk dalam sel Polsek Talang. RISWAN JAYA

terdiri dari Kanit serse Ipda Aam Hermayadi, Brigadir Rico PW dan Brigadir Rapianus disebuah lokasi di Kabupaten Solok Selatan, Kamis (15/01) petang. Dalam pelarianya ke Sungai Penuh itu, tersangka dan korbanya sebelumnya juga sempat diamankan warga setempat untuk diinterogasi karena bukan pasangan suami isteri. Kepada Haluan di mapolsek Talang, pria gombal yang nekad mengembat adik iparnya sendiri itu mengatakan, korban dipaksa naik keatas mobil L 300 miliknya pada tanggal 4 Januari lalu. Saat rumah mertuanya di Guk Jaik Jorong Panyalai Nagari Cupak, sedang sepi dan hanya ada korban didalam rumah sendirian. Lengan korban ditarik secara paksa lalu tubuh korban didorong keatas bangku mobil yang sudah dipersiapkan, lalu membawa kabur korban dengan mobil L 300 warna hitam yang biasa dipakai untuk mengangkut Kambing ternak itu kearah Sungai Penuh.

Pasalnya, sudah bertahuntahun lamanya masyarakat setempat mendambakan sumber air yang refresentatif untuk kebutuhan wudhu dan juga untuk keperluan lainnya. Harapan itu baru terealisasi dengan hadirnya Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) ke desa tersebut. “Intinya, kami warga disini sangat berterima kasih sekali kepada pemerintah Nagari Sitombol, para jorong dan semua tokoh masyarakat Nagari yang telah bersama-sama ikut memperjuangkan program ini jatuh ke kampung kami pada mudes terdahulu. Tak terkecuali juga kepada OMS PPIP Selamat sebagai pelaksana kegiatan,” ucap Ketua Kampung Janji Nauli, Ikhwan Hasibuan, Minggu (19/1). Ditambahkan Ikhwan, rampungnya pembangunan saluran air menuju masjid tersebut akan memudahkan warganya dalam beribadah dan aktivitas lainnya karena ketersediaan sumber air yang cukup lagi berlimpah. Sementara itu, Ketua OMS PPIP Selamat, Nirwan Dalimunthe, mengatakan, kegiatan pembangunan saluran air kekampung tersebut memiliki panjang pengerjaan mencapai 500 meter lebih, dengan pagu anggaran sebesar Rp250 juta bersumber dari dana APBN pusat. “Untuk bobot pekerjaan baru mencapai 85 persent. Dengan item pekerjaan meliputi pembersihan lokasi, pekerjaan cor saluran, pasangan batu kali, pembuatan gorong-gorong, dinding penahan tebing

(DPT) dan rehab bak mandi MCK masjid. Total dana Rp250 jutaan, termasuk operasional OMS Rp5 juta,” kata Nirwan didampingi dua kader desa, Aspan Jambak dan M Yusuf. Dikatakan, untuk Nagari Padanggelugur keseluruhan, program ini baru dimulai pada pertengahan November 2013 lalu mundur dua bulan dari jadwal semula yakni pada September. “Ada keterlambatan, kita tak tahu dimana nyangkutnya. Walaupun begitu, kita OMS, ditambah dengan dukungan masyarakat optimistis program ini rampung sesuai tenggat waktu yang telah disepakati antara OMS dengan Satker PPIP di Dinas PU Kabupaten Pasaman,” ujarnya. Terpisah, Wali Nagari Persiapan Sitombol Padanggelugur, Jendrizon Hasan, meminta masyarakat setempat untuk dapat menjaga serta memelihara sarana dan prasarana infrastruktur yang telah dibangun pemerintah dikampung tersebut. “Komitmen warga tentu amat dibutuhkan untuk menjaga, merawat fasilitas yang telah dibangun agar tetap memberi manfaat dan terus dapat dimanfaatkan untuk jangka waktu yang lama,” pintanya. Selain sumber air untuk masjid setempat, rampungnya program pembangunan saluran air itu juga dapat mengaliri ratusan hektare are persawahan dan kolam ikan milik warga di dua kanagarian, yakni Nagari Induk Padanggelugur dan Nagari Persiapan Sitombol. (h/tos)

TEKAN ANGKA KECELAKAAN,

Polres Pasbar Tertibkan Pelajar Bersepeda Motor PASBAR, HALUAN — Karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar, jajaran Satlantas Polres Pasaman Barat melakukan penertiban sepeda motor selama sepekan terhadap pelajar SLTP yang mengendarai sepeda motor di daerah itu. Hasilnya jajaran Satlantas berhasil menjaring 116 kendaraan sepeda motor yang dikendarai oleh siswa SLTP di Pasaman Barat. Setelah disita kendaraan itu, orangtua dipersilakan mengambilnya di pengadilan negeri, dengan membuat perjanjian di atas materai agar tidak memperbolehkan anaknya yang masih di bawah umur untuk bersepeda motor ke sekolah. “Kita mengimbau agar orang tua mengantarkan anaknya ke sekolah, atau dengan memakai sepeda ke sekolah. Sehingga akan bisa menekan angka kecelakaan lalu lintas di Pasbar. Sebab, anak-anak di bawah umur belum punya pertimbangan dalam mengendarai sepeda motor, sehingga rawan terjadi kecelakaan,” ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Sofyan Hidayat didampingi Kasat Lantas Polres Pasbar AKP Rio Sigal Hasibuan, kemarin Minggu (19/01) di Simpang Ampek. Selain melakukan penertiban, kata Rio, pihaknya juga

mengirimkan surat himbauan ke sekolah-sekolah SMP di Pasbar, dan Dinas Pendidikan untuk melarang pelajar atau anak di bawah umur mengendarai sepedar motor dan agar memanfaatkan sepeda untuk pergi sekolah, dan bagi yang jauh agar diantarkkan orangtuanya. Dari data yang ada, kasus Laka Lantas yang terjadi di Pasbar sepanjang tahun 2013 terdapat sebanyak 137 kasus, dengan korban meninggal dunia 83 orang, luka berat 73 orang, luka ringan 94 orang, dan kasus tilang 3.910 kasus. “Kasus kecelakaan itu didominasi oleh kalangan pelajar,terutama pelajar SMP,” kata Sofyan Hidayat. Disebutkan, dari penertiban yang telah dilaksanakan sejak 6 Januari sampai 17 Januari 2014 itu, polisi berhasil mengamankan 116 unit sepeda motor yang dikendarai oleh pelajar yang umumnya pelajar SLTP, yang otomatis tak pakai Surat Izin Mengemudi (SIM) dan kelengkapan kendaraan seperti kaca spion, helm, dan knalpot standar. Penertiban sepeda motor bagi siswa itu tetap dilaksanakan secara berkelanjutan oleh jajaran Satlantas Polres Pasbar, serta memberikan sosialisasi dan pelatihan ke sekolah-sekolah SLPT/SLTA se-Pasbar. (h/ nir)

RATUSAN kendaraan hasil penertiban polisi terhadap pelajar yang diparkir di halaman Mapolres dan Satlantas Polres Pasbar. M. JUNIR >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Habli


24

SENIN, 20 JANUARI 2014 18 RABI’UL AWAL 1435 H

Gubernur Telusuri Solsel dengan Motorcross SOLSEL, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dengan rombongan Trabas Sumbar 1 kembali lakukan kegiatan motorcross.

DIDUGA ARUS PENDEK

Gudang Perabot Hangus Terbakar PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sijago merah mengamuk di Taluak Belibi, Kenagarian Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuak Aluang. Peristiwa itu terjadi Minggu sekitar pukul 12.30 wib. Dengan cepat api langsung menghanguskan satu buah shomel perabot milik Wan (48). Diduga, api berasal dari arus pendek listrik. Secara tiba-tiba api langsung membesar membakar kayu yang banyak terletak disekitar itu, untung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. “Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kami dari Badan Penanggulangan Bencana Dareah (BPBD) langsung menurunkan mobil pemadam kebakaran tiga unit, dan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Pariaman,” jelas Kepala BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Amiruddin kepada Haluan Minggu (19/1). Dia menjelaskan, musibah kebakaran yang dialami Wan itu, tidak ada korban jiwa, namun pemilik shomel perabot mengalami kerugian sekitar Rp50 juta. “Untuk itu kepada masyarakat agar hati-hati, apalagi sekarang ini kalau namanya musibah datangnya tidak diketahui. Meski begitu, kita harus waspada, kalau pergi meninggalkan rumah pastikan kompor sudah mati dan lain sebagainya,” terang Amiruddin. (h/cw-bus)

Polisi Kembangkan Kasus Caleg Penjual Togel PADANG PARIAMAN, HALUAN — Hingga sekarang ini penyidik masih mendalami kasus seorang calon legeslatif (caleg) berinisial AS yang tertangkap tangan saat menjual toto gelap (togel) di Kampuang Tangah, Kecamatan Sintoga, Kabupaten Padang Pariaman, pekan lalu. Hal itu dikatakan oleh Kapolres Padang Pariaman, Tofik Ismael ditemui diruang kerjanya, Sabtu (18/1). Tertangkapnya AS ini berkat laporan dari masyarakat. “Akhirnya, anggota dari Polres langsung turun ke lokasi, dan AS berhasil ditangkap diwarung didepan rumahnya dengan barang bukti berupa hp, uang dan secarik kertas,” ujar Kapolres, Tofik Ismael. Dia menjelaskan, bahwa caleg yang tertangkap ini adalah dari salah satu partai besar. “Saat ditangkap, AS juga akan melarikan diri, tapi berkat kesigapan petugas, AS tidak dapat berbuat apaapa, setelah diperiksa, AS mengaku baru sekitar dua minggu ini mencoba menjalani bisnis togel,” ulasnya. Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman, Vifner Minggu (19/1) kemarin mengatakan, sampai saat ini belum mendapat laporan terkait kasus penangkapan salah seorang calon legeslatif (caleg). “Artinya, KPU bisa mengambil keputusan setelah ada keputusan pengadilan yang ditetapkan, tapi kalau belum ada, kami belum bisa memberikan sangsi,” ujar Vifner. Dia menjelaskan, kalau penetapan pengadilan sebelum pemungutan suara, bahwa dari KPU akan diberikan pemberitahuan kepada PPS dan TPS diwilayah pemelihan caleg yang bersangkutan, bahwa caleg ini tidak layak. “Tapi, kalau keputusan pengadilan setelah pemungutan suara, dan caleg yang bermasalah itu terpilih, maka caleg itu akan digugurkan, dengan syarat hukuman diatas lima tahun,” jelas Vifner. (h/cw-bus)

MOTORCROSS — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama rombongan Trabas Sumbar 1 ketika menelusuri keindahan kebun teh PT Mitra Kerinci dan menemui masyarakat Solsel. Irwan juga berkesempatan untuk melepas Trail Adventure Ekspedisi Marinteh Alam Solok Selatan Emas I dalam rangka HUT Kabupaten Solsel ke-10 tahun. HUMAS

Pensiunan PNS Cabuli Anak Bawah Umur SIJUNJUNG, HALUAN — Kasus pencabulan di Kabupaten Sijunjung kembali terjadi. Kali ini dilakukan seorang lelaki pensiunan pegawai berinisial “SS”, warga Jorong Unggan Koto, Kenagarian Unggan Kecamatan Sumpur Kudus. Lantaran ulahnya mencabuli gadis bawah umur, Jelita “7” (nama samaran, red), “SS” diamankan anggota Polsek Sumpur Kudus saat berada di kediamannya, Selasa (14/1) lalu. Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi S.Ik, MH, M.Si melalui Kapolsek Sumpur Kudus Iptu Khairul Salam didampingi Kanit Reskrim Ipda Desfiarta mengatakan, dugaan pencabulan itu dialami Jelita, pada Minggu (12/1) di salah satu pondok diperkebunan karet milik tersangka yang tak jauh dari rumah korban. Saat itu “SS” yang sudah kenal dengan Jelita menyuruh korban untuk naik ke pondoknya

tersebut. Tanpa diduga, tersangka melakukan perbuatan cabul tersebut terhadap korban. Kanit Reskrim Desfiarta mengatakan, awal kejadian tersebut bermula saat Jelita sedang berada didalam rumahnya berdua dengan adik perempuannya yang berumur lima tahun. Sedang orang tua korban pada saat itu sedang pergi keladang karet untuk “Manakiak”. Karena sudah kenal dekat dengan tersangka, Jelita dan adiknya tersebut bermain ke pondok yang berada di kebun karet milik tersangka, dan pada saat itu entah apa yang merasuki kedalam tubuh tersangka hingga akhirnya terjadi perbuatan tak senonoh tersebut. Aksi tersangka diketahui oleh orang tuanya, setelah adik perempuannya menceritakan kepada ibunya. Setelah mendapatkan infor-

masi tersebut, ibu korban dan Jelita langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumpur Kudus, Senin (13/1) dan setelah mendapatkan informasi tersebut anggota reskrim polsek bergerak untuk mengamankan tersangka ke mapolsek. Kepada petugas, tersangka “SS” mengaku bahwa dirinya tidak melakukan persetubuhan dengan korban. “Tersangka pencabulan telah kami amankan, dan saat ini masih dilakukan proses penyelidikan, tersangka terancam dijerat pasal berlapis. Yaitu dugaan pencabulan dan undangundang perlindungan anak karena korbannya masih dibawah umur,” terang Kapolsek. Tersangka dijerat pasal 81 ayat 1 dan 82 Undang-Undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancamannya maksimal 15 tahun penjara dan paling singkat 3 tahun. (h/cw-ogi)

Predator Sabet Rp 10 Juta SOLOK, HALUAN — Burung Predator milik Dedi M dari Kota Pekan Baru tampil sebagai Juara 1 Lomba burung berkicau Liga Kicau Mania Indonesia (LKMI) Kapolres Solok Cup tingkat Sumatera tahun 2014. Predator yang tampil dikelas bergengsi nomor Murai Batu yang bersuara merdu itu, menyisihkan 64 burung lainya dari 7 Propinsi di Pulau Sumatera. Pemilik burung Predator Dedi M berhak membawa pulang hadiah utama Rp10 juta yang diserahkan langsung Kapolres AKBP Tommy Bambang Irawan didampingi Kepala BPBD H Abdul Manan dan Wakapolres Kompol Sarminal. Untuk juara kedua direbut Burung Lorenzo milik Bujang N dari Bangko Propinsi Jambi dengan hadiah uang Rp5 Juta rupiah, sedang juara III burung Kusut milik Anto dari Payakumbuh Sumbar hadiah Rp2,5 juta. Untuk Kelas bergengsi lainya, Kacer Wakapolres tampil sebagai juara I, burung Antonia milik Anton dari Jatayu BC Padang, Sumbar berhak membawa hadiah uang Rp6 juta. Juara II burung Brekele milik Rollys dari Bungo BC Dharmasraya dengan hadiah Rp3 juta, dan juara III burung Jurnallis

milik Jaya dari Linggau Sumsel hadiah uang Rp1,5 juta. Wakil Bupati Solok Desra Ediwan Anan Tanur yang membuka secara resmi Lomba Burung Berkicau Kapolres Solok itu mengatakan, kegiatan tersebut sangat diapresiasi pemerintah daerah setempat. Pasalnya kata Desra Ediwan, ajang Lomba Burung Berkicau seperti itu membawa dampak perekonomian ditengah masyarakat. Terbukti dengan adanya berbagai event Lomba Burung Berkicau tersebut telah melecut berdirinya pengusaha sangkar burung dan pakan burung diwilayah Sumatera Barat khususnya dan diwilayah Sumatera pada umumnya. Selain itu, ujar Desra Ediwan,

DUGAAN PELANGGARAN HAM dengan adanya lomba Burung Berkicau tersebut, juga membawa dampak munculnya pengusaha kecil pakan ternak seperti pencari jangkrik dan lainya untuk makanan burung bersuara merdu dari berbagai jenis. Seperti burung Murai Batu, Kacer, Love Bird, Kenari, Kapas Tembak dan berbagai jenis burung lainya yang sebenarnya juga mulai langka keberadaanya. Kehadiran penangkar burung berkicau yang juga mulai tumbuh subur diberbagai daerah di ranah minang dan pulau Sumatera lainya, berimplikasi kepada pelestarian burung burung langka yang bisa saja punah keberadaanya bila tidak dilestarikan.(h/ris)

DEDI M, pemilik Burung Predator yang tampil Juara I Kelas bergengsi Murai Batu bersama Kapolres AKBP Tommy B Irawan (tengah) Kepala BPBD Abdul Manan (kanan) mewakili Wakil Bupati, Wakapolres Kompol Sarminal dan Kabag Ren Kompol Yuseri (kiri) usai penyerahan hadiah juara I,II dan III. RISWAN JAYA

Dari Jualan Sala Lauak, Mampu Sekolahkan Sembilan Anak PARIAMAN Sala mak, sala pak, salain tu ado lo karipik udang dan udang goreng sarato goreang kapitiang,

Tentunya dengan event Ekspedisi Marinteh Alam Solsel ini dapat menjadi pemicu kehadiran wisatawan datang ke Solok Selatan. Kita juga berharap masyarakat juga mampu memanfaatkan potensi ini dengan meningkatkan kreatifitas, baik usahanya maupun produktifitas lainnya yang dapat dinikmati oleh para wisata sebagai oleh-oleh khas Solsel nantinya. Bupati Muzni Zakaria juga menyampaikan, event Ekspedisi Marinteh Alam Solsel ini merupakan pertama kalinya digelar, hal ini guna memeriahkan HUT Solsel yang ke-10 tahun. Event ini sesungguhnya dapat mengangkat potensi wisata di daerah ini sekaligus juga membangkitkan semangat pembangunan masyarakat Solsel untuk mampu sejajar dan bersaing dengan Kabupaten dan Kota lainnya di Indonesia. “Hari ini kita didatangi lebih dari 1000 orang peserta Trail Adventure Ekspedisi Marinteh Alam Solok Selatan tahun 2014 yang datang dari berbagai daerah, Kalimantan, Bengkulu, Kabupaten seSumatera Barat, Jambi dan Riau,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut Gubernur Irwan Prayitno juga melakukan penyerahan bantuan berupa Al Qur’an untuk Masjid Baitul Mukhlisin dan penanaman pohon Makademia, serta laounching makanan kacang Makademia Ala Solok Selatan, di lokasi PT. Mitra Kerinci. Kacang Makademia merupakan kacang-kacangan yang memiliki rasa yang gurih dan enak, dikenal sebagai kacang terbaik di dunia. (h/rel/hel)

LOMBA BURUNG BERKICAU KAPOLRES SOLOK

KISAH HIDUP PIAK SURAU

Laporan : BUSTANUL

Setelah pekan lalu, Irwan Prayitno menyusuri indahnya kawasan Pantai Air Manis (PAM), kali ini, Gubernur Sumbar yang menggemari motorcross ini meninjau keindahan kebun teh PT Mitra Kerinci dan menemui masyarakat Solsel. Tidak hanya itu, Irwan juga berkesempatan untuk melepas Trail Adventure Ekspedisi Marinteh Alam Solok Selatan Emas I dalam rangka HUT Kabupaten Solsel ke-10 tahun, Minggu pagi (19/1). Hadir dalam kesempatan itu Bupati Muzni Zakaria, Ketua DPRD H. Khairunas, Ketua ITA Sumbar, Wabup Sijunjung, Forkopinda, Kadis Sosial Abdul Gafar, Kabiro Humas Irwan, S.Sos,MM, Kabiro Umum Asben Hendry, SE,MM, Pimpinan PT Mitra Kerinci, serta beberapa kepala SKPD terkait dilingkungan Pemkab Solok Selatan. Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu mengaku bahwa dengan trail adventure ini, sekaligus akan menjadi sarana untuk mempopulerkan potensi wisata Solok Selatan, kebun teh dan air terjun bertingkat dilokasi ini. Keindahan ini merupakan salah satu potensi wisata Sumatera Barat yang tentunya dapat dikunjungi dan dinikmati oleh wisatawan lebih dekat. “Kita yakin pengembangan pembangunan kepariwisataan akan mampu mendorong peningkatan Usaha Kecil Menengah di daerah ini. Keindahan Air terjun bertingkat layak menjadi objek wisata alam, untuk hiburan dan menenangkan pikiran dengan nuansa berlibur keluarga yang damai,” ucap Irwan.

begitulah ibu-ibu yang berprofesi sebagai penjual sala dan goreang udang di sepanjang jalan Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. Setiap orang yang melewati jalan itu secara pelan-pelan,

PIAK surau sedang berdiri didepan kedai salanya di Ulakan. BUSTANUL ARIFIN

pasti orang yang menjual makanan semacam kerupuk menyuruh untuk mampir. Piak Surau (70), salah seorang penjual sala dan goreng kepiting serta undang goreng di Ulakan menceritakan, bahwa ia berjualan makanan khas Ulakan ini dari semenjak kecil, dan usaha semacam ini adalah turun temurun dari neneknya yang bernama Sijudah. Sewaktu neneknya berjualan, hanya mengoreng dengan menggunakan minyak yang dibuat sendiri, yang terkenal dengan sebutan minyak tanak tangan. Dan pembungkus keripiknya daun pisang yang kering, untuk mengaduk bahan keripik itu memakai talenang yang terbuat dari

tanah liat. Akan tetapi katanya, sekarang ini semua sudah tertinggal akibat kemajuan zaman dan teknologi yang canggih. “Jadi, dari cara pembuatan dan harga menjualnya tentu menurut kemajuan zaman pula, dulu dijual dengan harga mulai Rp1, dan Rp25. Dan sekarang untuk harga rakik udang 12 buah Rp10.000, udang ditusuk atau kepiting 4 buah Rp10.000,” jelas Piak Surau kepada Haluan saat bertandang kelapaunya Kamis kemarin. Dia juga menjelaskan, bahwa berjualan di Ulakan untuk membiayai sekolah anak, karena keluarga tidak ada memiliki sawah untuk bertani, dari hasil inilah kami sekeluarga bisa ma-

kan. “Kalau tidak berjualan, kemana kita mencari uang untuk membeli beras, jadi Alhamdulillah dengan berjualan rakik kepiting ini bisa membiayai sekolah anak meski tidak ada yang menduduki bangku perkuliahan,” ujar Ibu sembilan anak ini. Rakik Udang dan Kapiting ini jelasnya, ada pembelinya orang Padang, Pasaman, Lubuak Basuang, dan masyarakat sekitar ini. “Kalau hari biasa, bisa juga laku sekitar Rp200 ribu, setiap orang membeli selalu digorengkan kembali, mana yang tidak laku ditinggalkan untuk besoknya. Kalau dimusim basapa, omset bertambah banyak, ada sekitar Rp1 juta dan bahkan mencapai Rp2 juta untuk satu hari,” jelas Piak Surau. (*)

BK3AM Lapor ke Polda Metro Jaya DHARMASRAYA, HALUAN — Masyarakat Minangkabau yang tergabung dalam Badan Koordinasi Kemasyarakatan dan Kebudayaan Alam Minangkabau (BK3AM) berdomisili di Jakarta, tidak hentinya menuntut keadilan, atas penghinaan yang dilakukan Sutradara Hanung Bramantio, Raam Punjabi sebagai produser, serta Aghni Pratistha, selaku pemeran utama dalam Film “Cinta Tapi Beda” yang telah diputar di bioskop-bioskop Indonesia pada tanggal 27 Desember 2012 silam. Film tersebut dinilai telah merepresentasikan identitas kultur masyarakat Minangkabau secara terbalik. Hal ini diungkapkan Zulhendri Hasan, SH. MH, selaku Kuasa Hukum BK3AM kepada Wartawan melalui telpon selulernya, Minggu (19/1). Menurut Zulhendri Hasan, Keberadaan Film tersebut, telah mengusik keberagamaan orang Minangkabau, dimana sosok Diana yang digambarkan dalam cerita Film tersebut, merupakan gadis Minangkabau penganut agama Katolik yang taat. Secara singkat Zulhendri Hasan menggambarkan cerita film yang telah mengoyak hati masyarakat Minangkabau itu. Film tersebut menceritakan percintaan sepasang kekasih beda agama, bernama Cahyo, lelaki berasal dari Jogjakarta, lahir dari keluarga muslim yang taat. Sedangkan Diana, seorang gadis Padang beragama Katolik fanatik, dengan makanan kesukaanya Babi Rica-rica. Dalam film tersebut juga tidak saja menggambarkan perbedaan agama, tetapi lebih kepada kultur dan budaya Minangkabau. Mirisnya lagi, latar film tersebut menampilkan simbol-simbol sosial, kultur masyarakat Minangkabau. Sehingga secara langsung telah menimbulkan rasa kebencian, >> Editor : Heldi

dan penghinaan bagi masyarakat Minangkabau. Menyikapi film tersebut, warga Minangkabau, berdomisili di Jakarta tergabung dalam BK3AM, tidak tinggal diam, melalui kuasa hukum Tim Advokasi dan pembelaan masyarakat Minangkabau, dipimpin oleh Zulhendri Hasan. SH. MH, dan wakil ketua Edhie Moeras. SH. MM, telah melaporkan, Sutradara, produser, serta pemeran utama gadis Minangkabau dalam film “Cinta Tapi Beda,” ke Polda Metro Jaya, dengan tuntutan telah melanggar pasal 156 KUHP Jo pasal 16 UU No: 40/ 2008, sesuai dengan Laporan Polisi (LP) No : LP/35/I/ 2013/PMJ/Dit ReskrimUm, tanggal 7 januari 2013, yang diterima oleh Ka SPKT Polda Metro Jaya AKBP Sumanto. SH. MH, dengan perkara dugaan tindak pidana menanamkan kebencian atau penghinaan terhadap masyarakat Minangkabau. Sementara kasus tersebut, telah diambil alih penanganannya oleh Bareskrim Polri, dalam tahap penyidikan. Lebih jelas Zulhendri Hasan mengatakan, perbuatan dari Sutradara, produser, dan pemeran utama film “Cinta Tapi Beda” bukan memenuhi unsur tindak pidana semata, tetapi juga telah melanggar ketentuan Hak Azazi Manusia (human Right) sebagai mana ketentuan UU No : 40/2008, tentang penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis. “Maka dari itu, sebagai kuasa hukum dari BK3AM, kita juga melaporkan mereka kepada Komnas HAM, sesuai dengan laporan No : 12/SKTAP/I/2014, perihal pengaduan atas pelanggaran Hak Azazi Manusia dalam Film “Cinta Tapi Beda” diterima langsung oleh Komisioner Subkomisi pemantauan dan penyeldikan Drs Maneger Nasution. MA,” pungkas Zulhendri Hasan. (h/mdi) >> Penata Halaman : Habli

Haluan 20 Januari 2014  

Haluan 20 Januari 2014

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you