Page 1

SABTU, 19 OKTOBER 2013

Harian Umum

14 DZULHIJJAH 1434 H

MEDIA GROUP

EDISI 18, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082388441221

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.45 12.07 15.20 18.11 19.20

WIB WIB WIB WIB WIB

Dan barangsiapa yang menta'ati Allah dan Rasul(Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi ni'mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya

(QS An Nisaa' ayat 69) Sumber: www.pkpu.or.id

KHAS

Banyak Lansia Kesepian di Inggris

S

EKITAR 8.000 orang di Inggris merasa kesepian kronis. Kebanyakan dari orang-orang kesepian ini adalah orang berusia lanjut. Menteri Kesehatan Jeremy Hunt mengusulkan bahwa Inggris harus meningkatkan perawatan bagi para lansia. Menurut Hant, kondisi tersebut adalah sebuah hal yang memalukan bangsa. “Orang-orang yang dilupakan ini tinggal di antara kita. Melupakan mereka adalah hal yang memalukan bagi bangsa,” katanya. Karena itu, Hunt berencana untuk menekankan masalah kesepian bahwa di dalam kehidupan kita yang sibuk, kita sudah gagal menyatu sebagai sebuah masyarakat.

>> BANYAK LANSIA hal 7

Kemenpera Bantu 2.494 Rumah AGAM, HALUAN — Kementerian Perumahaan Rakyat RI memberikan bantuan stimulant perumahan swadaya (BSPS) tahun 2013 sebanyak 2.494 unit umah di Kabupaten Agam. Pejabat Pembuat Komitmen Wilayah Sumatera Kementrian Perumahan Rakyat RI, Nanik Seharwati didampingi Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Agam Isman Imran kepada Haluan mengatakan, BSPS ini merupakan program yang bertujuan mendorong agar masyarakat ekonomi bawah memiliki hunian yang layak. ”Jumlah 2.494 rumah tersebut sudah di-SK-kan, sementara 500 rumah lagi masih menunggu hasil verifikasi dari tim yang melakukan survei. Sementara pada periode tahun 2012 hingga 2013 Kemenpera sudah memberikan bantuan BSPS ini kepada lebih kurang 4.000 kepala keluarga,” katanya. Ia menjelaskan, proses penyaluran bantuan tersebut diajukan oleh pemerintah daerah kepada Kemenpera. Kemudian usulan tersebut ditindaklanjuti dengan melakukan survei kepada calon yang menerima bantuan tersebut. Penerima hanya bagi kelurga yang rumahnya memenuhi kreteria. “Nilai BSPS yang diberikan untuk perbaikan setiap rumah kepala keluarga mencapai Rp7,5 juta.

>> KEMENPERA BANTU hal 7

Indra Sjafri Disambut Hangat PADANG, HALUAN — Indra Sjafri jadi simbol pemersatu dan nasionalisme bangsa saat ini. Kesuksesannya mengemas Evan Dimas Cs untuk menyajikan pertandingan nan apik di iven Piala AFF U-19 dan Kualifikasi Piala Asia U-19, membuat ia disambut dan dielu-elukan dimana-mana. Sambutan itu juga ia dapatkan saat baru menginjakkan kakinya di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Jumat (18/10), setelah melewati perjalanan panjang dari Yogyakarta, kota yang kini jadi tempat ia menetap bersama keluarga.

INDRA SJAFRI PULANG KAMPUNG — Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri disambut warga saat berada di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (18/10). Indra Sjafri akan menuju kampung halamannya di Pesisir Selatan dan akan menghadiri beberapa acara di Kota Padang pada Sabtu (19/10). RIVO SEPTI ANDRIES

>> INDRA SJAFRI hal 7

ANTISIPASI PUKAT HARIMAU

MENYUSUL ANDI MALLARANGENG

Anas Siap Ditahan KPK

hal ini. Termasuk juga rencana teknis, yang sudah disiapkan Pemprov Sumbar, BPN Padang dan Pemko Padang,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sumbar, Syafrizal, Jumat (18/10) di kantor gubernur.

PADANG, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat diminta menyediakan kapal pengawas yang representatif untuk memantau adanya nelayan dari luar yang menggunakan pukat harimau untuk menjaring ikan. “Selama ini Pasbar belum memiliki kapal YOSMERI pengawas seperti ini. Meskipun pengawasan yang dilakukan masyarakat terhadap kapal asing ini cukup bagus,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat, Yosmeri yang dihubungi Haluan Jumat (18/10) kemarin. Permintaan itu dikemukakan Yosmeri menanggapi kejadian masuknya kapal pukat harimau ke kawasan Pasaman Barat. Aksi anarkis yang dilakukan warga pun sudah seringkali terjadi. Warga sekitar Aia Bangih pun sudah mulai bosan dengan masuknya kapal asing ini. Puncaknya, mereka membakar dua kapal pukat harimau asal Sibolga 30 mil lepas pantai Aia Bangih. “Karena itu sudah sewajarnya ada kapal pengawas yang dimiliki pemerintah kabupaten,” ujar Yosmeri. Pada Februari 2012 lalu, seperti disampaikan Wali Nagari Aia Bangih, Islahul Abdi, terdapat 50 kapal pukat harimau yang berlalu lalang setiap harinya. Akibatnya, nelayan setem-pat

>> GUBERNUR SUMBAR hal 7

>> PASBAR PERLU hal 7

MENYUSUL Andi Mallarangeng, Anas Urbaningrum pun menyatakan siap ditahan KPK. Tapi mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu menggarisbawahi bahwa penahanan harus berdasar hukum yang adil dan objektif. JAKARTA, HALUAN — Ketua Presidium Perhimpunan Pergerakan Indonesia ( P P I ) , yang juga tersangka korupsi Proyek Hambal a n g , A n a s Urbaning-

rum menyatakan kesiapannya untuk ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Saya siap 1000 persen,” kata Anas kepada wartawan di kediaman pribadinya, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (18/10). Hal tersebut diungkapkannya saat ditanya mengenai kesiapannya ditahan menyusul penahanan tersangka kasus Hambalang lainnya, Andi

Mallarangeng. Meskipun demikian, Anas menjelaskan, penahanan tersebut harus berdasar pada hukum yang adil dan objektif. Anas melanjutkan, seseorang dapat ditahan jika dikhawatirkan akan melarikan diri, menghilangkan barang bukti, dan akan mengulangi perbuatannya. “Yang penting adil dan objektif, karena dengan itu kebenaran bisa ditegakkan, siapa saja bisa disangka melakukan tindak pidana, tapi tidak bisa dipaksapaksa bersalah, dicari-cari bagaimana caranya supaya bersalah,” katanya. Menurutnya, ditahan atau tidak hanyalah persoa-

>> ANAS SIAP hal 7

KONSOLISADI TANAH BYPASS LAMBAN

Gubernur Sumbar Kembali Surati Wako Padang PADANG, HALUAN — Penyelesaian konsolidasi tanah jalur dua bypass berjalan lamban. Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, kembali menyurati Walikota Padang untuk penyelesaiaan konsolidasi tanah itu. Dalam surat tertanggal 17 Oktober 2013 tersebut, ada dua hal yang

menjadi sorotan. Pertama, lokasi yang akan dilakukan pengadaan tanah harus bebas dari kegiatan konsolidasi tanah. Kemudian, pemilik tanah yang terkena pengadaan tanah harus tidak terikat dalam kegiatan konsolidasi tanah. “Saat ini, BPN Kota Padang sudah menyiapkan administrasinya untuk

Pasbar Perlu Kapal Pengawas

AS Rugi US$ 24 Miliar Akibat Shutdown WASHINGTON, HALUAN — Penghentian (shutdown) operasional departemen dan fasilitas publik di Amerika Serikat (AS) selama 16 hari telah berakhir. Meski demikian, dampak ekonomi yang ditimbulkan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi Presiden Barack Obama. Lembaga ekonomi Standard & Poor’s memperkirakan total kerugian akibat penghentian operasional departemen dan fasilitas publik AS sejak 1 Oktober 2013 itu, mencapai US$ 24 miliar atau Rp 256,8 triliun. Tak hanya itu, pemerintah

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I SUMBAR HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I PENDIDIKAN HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

AS juga dibebani dengan anggaran untuk pembayaran gaji pegawai yang dirumahkan. Menurut Ekonom Standard & Poor’s, Beth Ann Bovino, sektor yang memberi kontribusi kerugian paling besar akibat penghentian operasional departemen dan fasilitas publik antara lain, belanja publik, otomotif, perumahan, dan wisata. “Itu sebabnya, saya memotong perkirakan pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal IV 2013 dari 3 persen menjadi 2,4 persen,”

>> AS RUGI hal 7 HARI INI TERBIT

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Warga Nikmati Pelayanan Kesehatan Michel Jadi LINTAS

PADANG, HALUAN — Setiap pasangan calon walikota dan wakil walikota Kota Padang, punya cara tersendiri dalam masa kampanye sejak 13-26 Oktober 2013.

6 Pengganja Diperiksa BATUSANGKAR,HALUAN — Sebanyak enam orang pemuda pengguna narkotika jenis ganja, saat ini tengah menjalani penyidikan di Mapolres Tanah Datar. Mereka ditangkap saat perta barang haram tersebut di Nagari Balimbiang, Kecamatan Rambatan. Kapolres Tanah Datar AKBP Nina Febri Linda didampingi Kasat Narkoba AKP Bahklis dan Kasat Reskrim AKP Wahyudi Jumat (19/10) di Pagaruyung mengatakan, pelaku berhasil ditangkap atas hasil pengembangan dari penangkapan pengedar narkoba sebelumnya. Ia menyebut, keenam pelaku yang diamankan itu adalah Tedi Joni (33) warga kecamatan Limo Kaum, Rio Prasasdi (22), Febriansyah (27), Harizona Marta (22), Enda Yuda Taher (22), dan Alex Khairul (23). Kelima pelaku ini warga kecamatan Rambatan. Kelima pemakai ganja ini sudah menjadi target operasi pihak berwajib satuan narkoba Polres Tanah Datar dan mereka berhasil ditangkap ketika sedang pesta ganja di salah satu rumah pelaku di nagari Balimbiang kecamatan Rambatan. Operasi yang langsung dipimpin Kasat Narkoba Bahklis dan Kasat Reskrim Wahyudi tersebut mendapatkan barang bukti berupa puntung rokok satu linting, satu helai kertas rokok, daun ganja kering beserta bijinya. “Tanpa perlawanan, keenam pelaku langsung digelandang ke Mapolres Tanah Datar untuk pemeriksaan lebih lanjut.sekitar pesta ganja yang dilakukannya saat digerebek,” tutur Kasat Narkoba Polres Tanah Datar AKP.Wahyudi. Keenam pelaku yang sudah ditetapkan tersangka ini dijerat melanggar Pasal 114 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal enam tahun, maksimal 15 tahun penjara, serta denda maksimal Rp10 miliar. Para tersangka saat ini mendekam di sel tahanan Mapolres Tanah Datar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang telah memakai dan mengedarkan barang haram berupa narkoba jenis ganja (h/emz )

PENGOBATAN GRATIS — Masyarakat antusias untuk mendapatkan pelayanan pengobatan gratis di Posko Kesehatan Michel Jadi di Pasir Jambak, Koto Tangah, Jumat (18/10).

Crew Pesawat VIP F-28 TNI AU Terima Kunjungan Taruna SPAN PADANG, HALUAN— Crew pesawat VIP jenis F2801 dari skadron udara 17 Lanud Halim Perdanakusma menerima kunjungan Taruna Sekolah Penerbangan Nusantara (SPAN) Padang di Lanud Padang, Jumat (18/10). Burung besi warna putih bergaris hitam tipis dan kuning yang dalam keseharianya di gunakan oleh pejabat tinggi di lingkungan TNI Angkatan Udara di berbagai misi penerbangan di tanah air, kemarin mendarat di Padang. Danlanud Padang Ltk HKD Handaka, S.sos. MM melalui rilisnya kepada Haluan mengatakan kunjungan merupakan bagian dari education bagi para pelajar untuk mengenal dunia penerbangan merupakan kegiatan yang sangat positip. “Hari ini kita berikan kesempatan para Taruna/ Taruni SPAN Padang untuk melihat secara dekat kondisi dalam cabin pesawat

F-28 bahkan dapat interaksi lansung dengan para pilot dan pramugari,” jelasnya Danlanud berharap usai kegiatan seperti ini para Taruna/Taruni dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat serta terinspirasi teknologi pesawat terbang mampu menguasai teori maupun praktek yang di aplikasikan lembaga pendidikan sekolah penerbangan di kota Padang.. Pesawat F-28 VIP diterbangkan oleh kapten pilot Mayor Pnb Puguh dibantu Kapten Pnb Septi dan air crew lainya melayani pertanyaan dari para Taruna/ Taruni siang itu. Dengan formasi berbaris yang tertib dan rapi awak pesawat memberikan penjelasan tentang karekteristik pesawat F-28 buatan Belanda. Usai mendapat penjelasan singkat para Taruna mulai menaiki tangga satupersatu memasuki dalam cabin pesawat dan di sambut dengan fitur yang menarik tempat duduk

warna biru langit. Tidak ketinggalan pada kesempatan yang sama juga memanfaatkan untuk melihat cokpit dan mengenali beberapa panel instrumen yang banyak berjejer macam-macam tombol. Tak jarang awak pesawat turut menjelaskan beberapa fungsi panel yang ada.

Sementara itu, Uci Salamah salah satu taruni SPAN Padang mengaku kagum dengan teknologi pesawat foker yang telah lama mengabdi di TNI Angkatan Udara. Pesawatnya sangat terawat bersih bagus dan crewnya ramahramah tidak pelit ilmu setiap pertanyaan dengan

senang hati di jawab dengan jelas dan tuntas. Sejujurnya aku pingin sekali bisa menjadi pramugari bila ada kesempatan ujarnya. Kegiatan kunjungan di akhiri dengan foto bersama seluruh Taruna dengan crew pesawat F-2801 di Pangkalan TNI AU Padang. (h/rel)

CREW pesawat VIP jenis F-2801 dari skadron udara 17 Lanud Halim Perdanakusma menerima kunjungan Taruna Sekolah Penerbangan Nusantara (SPAN) Padang di Lanud Padang Sumatera Barat, Jumat (18/10).

IKK BUKITTINGGI DKI JAYA

Adakan Asrama Mahasiswa di Jakarta dan Bandung JAKARTA, HALUAN— Perantau Kurai Limo Jorong Bukittinggi DKI Jakarta yang tergabung dalam IKK Jaya, berhasil mengadakan asrama untuk mahasiswa yang kuliah di Kota Metropolitan Jakarta. Asrama itu, diawali dengan membeli sebuah rumah di Jalan Jakarta dan kemudian

KETUA Umum IKK Jaya Drs.Amri Zaman Dt. Sampono Intan berdialog dengan Walikota Bukittinggi H. Ismet Amzis dan Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Yusra Adek seusai Halalbi halal Ikatan Keluarga Kurai Limo Jorong Bukitinggi DKI Jakarta, di Islamic Centre, Lenteng Agung. INFAI

direnovasi sesuai kebutuhan. Ketua IKK Jaya Drs Amri Zaman Dt. Sampono Intan dalam Halalbihalal IKK di Islamic Centre, Lenteng Agung, Minggu (6/ 10) mengatakan, rumah itu dibeli dengan dana Rp300 juta.” Segera direnovasi agar bisa jadi asrama yang representatif,” ujarnya, sambil

menyebutkan asrama akan bisa dioperasionalkan dalam waktu dekat. Dt. Sampono Intan dan keluarga besar IKK berharap asrama bisa membantu mahasiswa kurang mampu dalam hal pemondokan sehingga kaum intelektual muda itu bisa kuliah dengan tenang dan orangtua di

Bukittinggi bisa lebih tenteram. Bila asrama di Jakarta sudah ditempati, maka IKK Jaya akan membeli rumah permanen untuk asrama mahasiswa yang kuliah di Jawa Barat.” Kita sudah programkan pengadaan asrama di Bandung. Insya Allah, bisa direalisasikan 2014,” ujar Dt. Sampono Intan. Walikota Bukittinggi H.Ismet Amzis,SH dan Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Yusra Adek yang hadir dalam acara tersebut, terharu dengan tingginya kebersamaan perantau. Buktinya, IKK Jaya mampu menjadi perekat kebersamaan dan memiliki program kerja yang nyata. Misalnya pengadaan asrama mahasiswa. “ Pemko dan masyarakat Bukittinggi bangga dengan kebersamaan IKK,” ujar Ismet Amzis. Ia berjanji akan membantu asrama mahasiswa. Halalbihalal IKK Jaya di Islamic Centre Lenteng

Agung, diikuti lebih 500 orang, termasuk yang datang dari Jabar dan Banten. Ketua Panitia Ir.Joni Gusmali Agus Salayau MM mengatakan, jumlah warga DKI Jaya asal Kurai Limo Jorong Bukittinggi, setidaknya 4.500 jiwa.” Kita sedang menyiapkan database,” ujarnya Tokoh perantau Drs. Irza Raferdi, MM yang juga Ketua Umum Alumni SMEA/SMKN-2 Bukittinggi mengatakan, perantau dan urang kampuang sangat mendukung diadakannya asrama mahasiswa di Jakarta. “ Sebab, di Jakarta, banyak mahasiswa asal Kurai Limo Jorong atau Bukittinggi. Asrama ini sangat penting sekali,” ujarnya. Di bagian lain dari asrama, juga dibangun kantor IKK. “ Artinya, kantor juga bisa jadi medium pertemuan perantau,” tambah Amri Zaman Dt. Sampono Intan dan Joni Gusmali Agus Salayau. (h/rel)

Bagi pasangan Michel Jadi lebih memberikan manfaat langsung yang dapat dirasakan masyarakat, yakni pelayanan kesehatan gratis. Kesempatan itu, tak disia-siakan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dari tim medis pasangan nomor urut 2 yang dipimpin langsung oleh dr. Shinta (Istri Januari Sumka). Pelayanan kesehatan gratis dilakukan secara terbuka bagi masyarakat baik laki-laki maupun perempuan serta remaja dan anak-anak mengecek kondisi sehatannya. Antusiasnya masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pengobatan gratis itu, bahkan sampai malam masih ada warga yang datang, kata dr. Shinta saat memberi pelayanan di Posko Kesehatan Michel Jadi di Pasir Jambak, Koto Tangah, Jumat (18/10). Lebih tiga ratusan masyarakat terlayani setiap hari di Posko Pelayanan Kesehatan tersebut. Lokasi berpindah-pindah dan sebelumnya sudah digelar juga di Jati Rawan Timur, Padang Timur. “Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat. Kami berharap bisa terus melayani masyarakat,” kata Cawawako Januardi Sukma yang juga menyebutkan persoalan kesehatan masuk dalam salah satu program unggulan “Michel Jadi” akan dibenahi, jika dipercaya memimpin Kota Padang untuk lima tahun ke depan. Pasangan Michel Jadi mengusung Visi ‘Menuju Padang Kota Mentropolitan yang Humanis dan Berbudaya’.Kenapa hal itu, karena dengan jumlah pendudukan yang sudah hampir mencapai satu juta jiwa tentu diinginkan mereka dapat hidup damai, nyaman, saling memahi sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing. Misi yang ingin diwujudkan, 1. Revitalisasi dan restrukturisasi tata ruang kota yang ramah, aman, nyaman bagi warga kota. 2. Membangun pemerintah yang bersih, transparan dan berkeadilan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan prinsip meminimalkan biaya. 3. Desentaralisasi pembangunan berbasis potensi lokal dan memastikan keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pengambil keputusan yang berkaitan dengan kepentingan publik. 4. Pembangunan ekonomi dengan memastikan perlindungan dan penataan sektor formal dan informal demi tterwujudnya keadialan. 5. Membangunsistem jaminan sosial yang efektif dan efesien. 6. Meningkatkan SDM yang tangguh dan memiliki daya saing. 7.Memperkuat infrastruktur dan suprastuktur kebencanaan sebagai bagian dari sadar berencana. (h/rel)

Bayi Lahir dengan Usus Teburai BATAM, HALUAN — Rumah Sakit Awal Bros, berhasil mengoperasi bayi dari pasangan Budianto (33) dan Lidiawati (27) lahir dengan usus Gastroschisis atau usus diluar, Jumat (18/10). Siti Iqbalwanty spesialis bedah anak RSAB menuturkan, bahwa kasus Gastroschisis ini sangat jarang terjadi didunia. Kata dia, biasanya kasus tersebut terjadi 1 banding 6000 ataupun 1 banding 10.000. Siti menuturkan, berdasarkan dari data yang diperolehnya, untuk di wilayah Batam ataupun Provinsi Kepri, sudah pernah terjadi kasus Gastroschisis, namun kebanyakan bayi tersebut tidak bertahan lama dan akhirnya meninggal dunia. “Bayi dari ibu Lidiawati cukup kuat dan alhamdulillah selamat. Biasanya, selama ini kasus Gastroschisis bayinya tidak bertahan lama. Contohnya pernah terjadi didaerah Natuna, tapi bayinya tidak bertahan dan akhirnya meninggal dunia, “katanya. Dikatakannya, sebelum pihak RSAB melakukan tindakan operasi terhadap bayi Lidiawati, bayinya terlahir secara normal oleh bidan yang berada disekitar rumahnya. Menurutnya, hal tersebut sangat menakjubkan, pasalnya, selama ini kasus Gastroschisis proses melahirkannya dengan cara operasi cesar. “Biasanya pada kasus ini, untuk proses melahirkan selalu operasi cesar bukannya normal. Tapi syukurnya cabang bayi tersebut bisa bertahan, “paparnya. Kata Siti, pihaknya melakukan tindakan operasi setelah 3 jam melahirkan. Dimana saat itu, kondisi dari usus bayi tersebut, tampak kehitaman sebagiannya. “Kami melakukan operasi setelah 3 jam pasca melahirkan, karena itu ada tampak kehitaman sebagian ususnya. Kalau beratnya saat itu ialah 2,5 kg, “ucapnya. Menurut Siti, adapun kasus Gastroschisis ini, diakibatkan dari kehamilan muda, sosial, ekonomi rendah. Selain itu juga, pengaruh pada pemakaian obat-obatan, seperti aspirin, ibuprofen, pseudoefendri pada kehamilan trimeter pertaama, diakibatkan rokok, alkohol, obat penenang dan kelainan kromosom terjadi bila ada kelainan lain seperti atresia intestinal. “Biasanya, pada saat kehamilan, bisaI dideteksi melalui USG, jika kita memeriksa kehamilan ke dokter, “ujarnya. Saat ini, lanjut katanya, pihaknya sudah melakukan tindakan operasi dengan memasukan ususnya kedalam perutnya dengan menggunakan kantong yang steril. Disamping itu juga, pihaknya memberikan kantong steril untuk urine bag dan kami juga memasukannya kedalam inkubator serta memberikan antibiotik agar terhindar dari infeksi. “Memang ada beberapa centimeter usus yang menghitam, terpaksa kami membuangnya. Dengan begitu, nantinya kondisi bayi tersebut bisa lebih baik lagi, “ungkapnya. Siti menuturkan, operasi yang dilakukan oleh pihaknya selama 3 jam dengan melakukan pembiusan total. Disamping itu juga, bayi tersebtu memiliki kelainan lain yakni atresia intensial, dimana saat itu, tim dokter yang melakukan operasi membuat anus sendiri agar bisa Buang Air Besar (BAB) dengan lancar. Nantinya, setelah operasi yang dilakukan, pihaknya akan mengunggu selama 3 bulan agar bisa dilihat perkembangannya. Kendati demikian, ia berharap agar bayi tersebut bisa bertahan lebih kuat lagi. (h/hk) >> Editor : Ismet Fanany MD

>> Penata Halaman : Jefli


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

PUS Sumbar Masih Tinggi

Sumbar Segera Miliki KPID PADANG, HALUAN — Untuk memberikan penataan, pembinaan dan pengawasan kepada media televisi dan radio, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Imformasi (Dishubkominfo) Sumbar, akan membentuk Komisi Pe n y i a r a n I n d o n e s i a D a e r a h (KPID) Sumbar. “Saat ini kami telah memasukkan ranperda, dan anggran KPID kepada DPRD Sumbar. Mudahmudahan, akhir 2013 ini, DPRD sudah bisa memutuskan, dan menetapkan ranperdanya. Selain itu, kami juga tengah melakukan perekrutan calon anggota KPID, dan tengah merancang sekretariatnya. Kami optimis, pembentukan KPID Sumbar ini, akan bisa dilakukan pada bulan Januari 2014 nanti,” ujar Kabid Kominfo Nurfitrisman, saat melakukan sosialiasasi public KPID, Kamis (17/10). Lanjutnya lagi, sebagaimana tugas KPID yakni, melakukan penataan, pembinaan, dan pengawasan kepada media. KPID juga bertugas memfasilitasi pembentukan kode etik penyiaran, pembentukan etika bisnis dalam penyiaran, dan mendorong masyarakat untuk ikut serta dalam penyajian informasi. “Dengan pembentukan KPID Sumbar ini, maka diharapkan public bisa mendapatkan hak yang sama terhadap media. Karena, saat ini jumlah media televisi dan radio di Sumbar sudah cukup banyak, yakni 10 media televisi lokal dan 11 media televisi swasta, dan sekitar 100 radio,” ungkapnya lagi. Dikatakan, meskipun jumlah media di Sumbar cukup banyak, namun media tersebut masih minim melakukan pelanggaran aturan penyiaran. “Media yang paling banyak melakukan pelanggaran dari segi periklanannya. Dimana, sebuah media hanya dibolehkan berikan iklan maksimal 20 persen dari jam tayang. Namun, kalau di Sumbar persentasi iklan di media masih di bawah 20 persen. Meskipun demikian, kami akan tetap melakukan pengawasan,” terangnya. (h/wis)

Masyarakat Harus Tetap Jaga Harmonisasi PADANG, HALUAN — Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardi Harmaini menghimbau seluruh lapisan masyarakat, agar terus menjaga kerhamonisan antar bernagari. Hal itu seiring akan dilaksanakannya pesta demokrasi atau pemilihan calon anggota legislatif, pada 9 April 2014 nanti. “Tidak bisa dipungkuri, banyak calon yang bermunculan untuk maju sebagai calon anggota legislatif dari satu nagari. Calon itu s u d a h p a s t i m e m i l i k i p e n d ukungnya sendiri-sendiri. Meskipun demikian, kami mengimbau, masyarakat tetap menjaga kerhamo nisan dan tetap menjaga silaturrahim antar sesama. Sehingga, tidak terjadi perpecahan antar sesama anak nagari,” ujarnya saat melakukan syukuran dan silaturrahim dengan puluhan masyarakat Jorong Bahiriang, Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, yang juga dihadiri Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, Aristo Munandar, dan berbagai tokoh masyarakat lainnya di Masjid Jami’, Jumat (18/10). Leo juga menghimbau seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjalin hubungan baik dengan seluruh unsur pemerintahan. Sehingga, pembangunan nagari bisa terus dilakukan dengan maksimal. “Kalau masyarakat pandai untuk menarik perhatian pemerintah, maka secara otomatis pemerintah juga akan memberikan nilai lebih untuk masyarakat tersebut. Jadi, masyarakat, dan pemerintah akan saling diuntungkan,” ungkapnya lagi. Wakil Bupati Agam Irwan Fikri juga mengakui dirinya belum tahu, dan kenal betul dengan masyarakat Agam. Karena dirinya, sejak kecil sudah berada di Kota Padang. Sebagai putra Agam, dirinya juga ingin seperti masyarakat biasa, dan bergaul sebagaimana masyarakat lainnya. “Se j a k k e c i l sa m p a i sa y a menikah, sayya sudah berada di Kota Padang. Jadi, saya sebenarnya ingin lebih dekat lagi dengan masyarakat, namun saya belum tahu apa yang diinginkan masyarakat bila saya terjun langsung,” tuturnya. Dengan kunjungannya ke Nagari Cingkariang, ia berharap masyarakat bisa lebih dekat dengan dirinya, dan masyarakat juga memberikan masukan, dan mengawasi kinerja pemerintah, demi mencapai pembangunan yang lebih baik. (h/wis)

3

PELETAKAN — Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim saat peletakan batu pertama pembangunan pasar Nagari III Tiga Koto Pariaman. Humas.

Pasar Tradisional Penyumbang PAD Terbesar PADANG, HALUAN — Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim menyatakan kurang setuju dan tidak pernah medukung adanya pasar moderen di Sumbar. Menurutnya, pasar moderen, seperti mall, supermarket, minimarket dan lainnya, tidak memberikan keuntungan buat masyarakat kecil, melainkan menguntungkan satu pihak saja, yakni pemilik modal. “Hampir seluruh kabupaten/kota sudah memiliki tempat perbelanjaan yang moderen, ada yang berskala kecil dan ada yang berskala besar. Namun, skala pasar moderen yang cukup besar berada di tiga wilayah, yakni Kota Padang, Bukittinggi, dan Kota Payakumbuh,” ujarnya usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan pasar nagari di Nagari III Tiga Koto, Batu Basa Kecamatan IV Koto Aur Malintang, yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardi Harmaini, Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman, Ketua DPRD Padang Pariman, dan unsur muspida setempat, Jumat (18/10). Lanjutnya lagi, kehadiran pasar moderen akan mempengaruhi

pedagang-pedagang kecil yang ada di sekitar wilayah tersebut. Selain itu, pasar moderen tidak akan banyak memberikan kontribusi buat Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat. Berbeda dengan pasar tradisional yang lebih banyak mendatangkan PAD, karena uang yang beredar hanya di sekitar wilayah itu saja. “Kecenderungannya, masyarakat lebih suka berbelanja ke pasar moderen. Karena lebih lengkap, dan lebih nyaman. Hal itu membuat pasarpasar tradisional lambat, bahkan terancam mati. Oleh karena itu, kita harus lebih memberdayakan pasar tradisional yang ada di Sumbar ini,” ungkapnya lagi. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardi Harmaini mengatakan, saat ini pasar tradisional yang ada di Sumbar hanya berjumlah 755 buah saja. Dari jumlah tersebut, kebanyakan kondisinya kurang representatif. Hal itu disebabkan minimnya alokasi anggaran untuk pembangunan, maupun perbaikan pasar tradisonal. “Karena alokasi anggaran terbatas, kami berharap pengelolaan pasar dilakukan dengan cara metode swastadisasi. Dengan demikian, diharapkan pasar tradisional bisa lebih

baik, dan lebih representatif,” tukasnya. Leo juga menegaskan, pemerintah daerah harus lebih memperhatikan daerah-daerah perbatasan, khususnya penyediaan pasar. Karena, dengan tersedianya pasar di daerah perbatasan, maka harga-harga kebutuhan pokok bisa lebih terjangkau, dan normal. “Kalau daerah perbatasan tidak memiliki pasar, otomatis masyarakatnya akan berbelanja ke daerah lain. Dengan demikian, uangnya pun akan masuk ke daerah lain juga. Hal itu akan merugikan daerah sendiri dan menguntungkan daerah lain, di tambah lagi masyarakat harus mengeluarkan biaya yang cukup besar menuju daerah lain tersebut,” imbuhnya. Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengatakan, khusus untuk pembangunan pasar Nagari III Tiga Koto tersebut, Pemkab akan memberikan alokasi dana sekitar Rp500 juta. “Lahan diberikan secara hibah oleh masyarakat kepada pemerintah, hal ini memudahkan pemerintah untuk memaksimalkan anggaran untuk pembangunan fisik pasar saja. Mudahmudahan, dengan adanya pasar ini nantinya, tingkat kesejahteraan masyarakat bisa semakin meningkat,” terangnya. (h/wis)

Tersangka Masih Sakit, Pemeriksaan Ditunda PADANG, HALUAN — Tersangka pengupak warung dihajar massa di kawasan Taratak Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (17/10) lalu, belum diperiksa oleh penyidik Reskrim Pauh. Hal ini disebabkan, Jonter (17) masih dalam keadaan pemulihan. “Kami belum memeriksa tersangka itu, karena belum memungkinkan untuk dimintai keterangan,” kata Kapolsek Pauh Kompol Daeng Rahman melalui Kanit Iptu Jaswir kepada Haluan, kemarin (18/10). Walaupun tersangka telah diamankan di dalam sel Polsek Pauh, kata Jaswir, penyidik belum bisa memeriksanya, karena saat ditanya kepada tersangka, malah jawabannya bertele-tele atau tidak nyambung atas pertanyaan tersebut, sehingga penyidik menunda untuk memeriksanya. “Apabila tersangka sudah mulai pulih, maka penyidik akan kembali

diperiksa untuk dimintai keterangannya,” jelasnya. Sebelumnya, tersangka asal Nias babak belur dihajar massa, diduga tertangkap basah saat beraksi mengupak sebuah warung milik Irniati (31) di kawasan Taratak Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (17/10) sekitar pukul 03.00 WIB. Akibat kejadian tersebut tersangka bernama Jonter (17) langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumbar oleh petugas Polsek Pauh untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan dua rekannya berhasil kabur dari kejaran masyarakat. Sebelum kejadian tersebut korban hendak membuka warung sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, saat korban telah berada di warungnya langsung terkejut ketika tiga pria tengah mengupak warung tersebut. Spontan Irniati berteriak, sehingga

beberapa masyarakat yang tengah meronda mendengar teriakan korban. Kemudian puluhan warga langsung menuju ke lokasi itu, dan mengejar ketiga pelaku pencurian tersebut. Tapi naas bagi Jonter, dia (tersangka,red) berhasil ditangkap oleh masyarakat, sementara dua rekannya berhasil melarikan diri dari pengejaran warga. Puluhan masyarakat yang geram melihat aksi pelaku itu, langsung menghajarnya dengan benda tumpul. Setelah tersangka tidak berdaya, salah satu warga menghubungi pihak kepolisian. Berselang dari informasi itu, beberapa petugas tiba di lokasi kejadian dan langsung membawa tersangka ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Setelah dirawat oleh dokter, sekitar pukul 07.00 WIB tersangka digelandang ke Mapolsek Pauh untuk dikembangkan. (h/nas)

95 Persen Koperasi Sumbar Masih Sehat PADANG, HALUAN — Sebanyak 700 koperasi di Sumatera Barat saat ini sudah menjalani penilaian oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat. Hasil dari penilaian ini, cukup banyak koperasi yang masih dalam keadaan sehat, yaitu ACHMAD sekitar 95 persen. Sisanya dalam keadaan sakit. “Koperasi ini disebut dalam keadaan sakit, jika tidak melaksanakan rapat anggota tahunan

(RAT) atau tidak memiliki laporan keuangan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Achmad Charisma, Jumat (18/10) di gubenuran kepada wartawan. Dikatakannya, bagi koperasi yang sakit ini ada dua kemungkinan CHARISMA yang akan dilakukan. Yaitu disehatkan kembali atau dilikuidasi. Penyehatan ini dilakukan dengan cara memperbaiki manajemen, pengurus koperasi diminta melakukan RAT, dan

menyediakan sumber daya manusia yang bagus mengelola koperasi. “Dilikuidasi, ketika koperasi itu tidak mampu membenahi diri. Karena itu, kita minta untuk melakukan pembubaran diri melalui RAT. Cara ini lebih kita anjurkan dibanding dengan pemerintah yang membubarkan koperasi tersebut,” kata Achmad. Penilaian koperasi ini sendiri, terus dilakukan kepada masing-masing koperasi. Seperti tahun lalu, sudah dilakukan penilaian terhadap 800 koperasi di Sumbar. Satu koperasi bisa saja dinilai setiap tahunnya, jika kondisinya cukup mengkhawatirkan. (h/eni)

PADANG, HALUAN — Untuk meningkatkan cakupan pelayanan yang berkualitas dalam program Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Keluarga Berencana dan Kesehatan, perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumbar bersama dengan T i m P e n g g e r a k P K K S u mb a r , melaksanakan kegiatan pencanangan pembentukan Kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan, tingkat Sumbar. Dalam kesempatan itu, Ketua PKK Sumbar Nevi Irwan Prayitno mengatakan, pada daerah terpencil, angka Unmet Need atau pasangan usia subur yang sudah tidak ingin anak lagi, namun belum terlayani menjadi peserta KB, masih sangat tinggi, yakni mencapai angka 11,2 persen. Begitu juga dengan program kesehatan, berdasarkan hasil SDKI 2012, angka kematian ibu (AKI) Sumbar, setiap tahun terus mengalami peningkatan. “Jadi, PKK akan mempersiapkan, melaksanakan dan melakukan memonitor untuk penurunan unmet need, dan AKI ini. Sehingga, target MDGs bisa tercapai, khususnya di wilayah Sumbar ini,” ujarnya, kemarin. Lanjutnya lagi, selain melakukan monitor, PKK juga akan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan kegiatan-kegiatan yang efektif dan efisien. Kemudian, mendorong setiap kegiatan, sehingga menghasilkan pencapaian sasaran yang sudah ditetapkan. “Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga bulan muali November sampai desember. Pada akhir desember nanti, kami akan melakukan penilaian kepada kader, dan kader untuk melihat tingkat keberhasilannya,” tukasnya. (h/wis)

Berkas Dua Spesialis Curanmor Dilimpahkan ke Jaksa PADANG, HALUAN — Kedua tersangka pencurian sepeda motor (Curanmor), yang ditangkap oleh Tim Reskrim Polresta Padang, telah diserahkan oleh ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kamis (17/10) dengan bersama barang buktinya. “Berkas tersebut telah dinyatakan lengkap oleh JPU beberapa hari yang lalu. Maka dari itu, kami menyerahkan kedua tersangka yakni Rahmat (18) dan Zaki alias Tole (24) bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor kepada jaksa,” kata Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi kepada Haluan, kemarin (18/10). Dikatakannya, walaupun kedua tersangka ini telah diserahkan ke jaksa, pihaknya tetap memburu jaringan mereka, dan mencari tahu keberadaan sepeda motor yang telah mereka jual. “Kami tetap memburu jaringan mereka. Selain itu, kami berharap kepada masyarakat agar memberikan informasi untuk mengungkap kasus curanmor di Kota Padang,” harap Iwan. Sebelumnya, Tim Reskrim Polresta Padang menciduk dua tersangka spesialis curanmor antar daerah dicokok di rumahnya masing-masing, Kamis (6/9) malam. Kedua tersangka ini yakni Rahmat (18) warga Kalumbuk, Kecamatan Kuranji, dan Zaki alias Tole (24) warga Kampung Marapak, Kalumbuk. Selain tersangka, petugas pun mengamankan satu unit motor Suzuki jenis Satria FU BA 3968 BP. Kini tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk membongkar jaringannya. Kedua tersangka ini sudah menjalankan aksinya sebanyak 18 tempat kejadian peristiwa (TKP) di beberapa daerah yakni Padang, Payakumbuh, Batusangkar, dan Padang Panjang. Tersangka ini terkenal licin dalam menjalankan aksi curanmor, dan setelah mendapatkan hasil curiannya tersebut langsung di jual ke beberapa daerah dengan harga sekitar Rp2 juta hingga Rp3 juta. (h/nas)

Sengketa Tanah Masih Marak PADANG, HALUAN — Sebagai ahli waris yang sah secara adat dan agama, pihak keluarga H. Yasmir Malin Mudo meminta kepada pihak notaris dan Badan Pertanahan Nasional untuk tidak membalik namakan atas harta pusaka milik almarhum H. Masyur berupa tanah seluas 15.020 persegi yang terletak di di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kelurahan Bungus timur. Hal tersebut disebabkan karena kedua belah pihak antara keluarga Yasmir dan Alm. Hj. Jalinas masih mencari solusi tentang penetapan hak milik terhadap harta Alm H. Mansyur secara kekeluargaan. Sebagai bagian keluarga dari pihak H. Masyur, Yasmir meminta kepada pihak keluarga Hj. Jalinas agar segera mengembalikan sertifikat tanah milik tersebut kepada keluarga Alm. H Masyur yang sah menjadi ahli warisnya. Hal tersebut langsung disampaikan Yasmir kemenakan dari Alm H Masyur. (h/amr) >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Rahmi


4

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Sadiq Pasadigue Lantik Wali Nagari Gunung Rajo

Pemkab Canangkan Bebas Keluarga Miskin PARIAMAN, HALUAN —Pemerintah Kota Pariaman mencanangkan tahun 2014 daerah pesisir di kota setempat, bebas dari KK miskin. Menurut data statistik tahun 2008 di daerah pesisisr itu tercatat 129 KK miskin dan sejak tahun 2010 hingga sekarang sudah 100 KK yang menerima bantuan untuk menggeliatkan perekonomian mereka. “Sudah seratus KK miskin yang menerima bantuan sejak tahun 2010”, kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman, Yanrileza kepada Haluan, Jumat (18/10). Beragam bantuan yang diberikan, ada yang menerima bantuan jaring, ada juga bantuan alat tangkap lainya, namun itu baru sepotong-sepotong. Tetapi bantuan lengkap seperti perahu lengkap dengan alat tangkap, mesinya, sudah 50 KK yang menerimanya. Bantuan lengkap itu diberikan diantaranya melalui bantuan GEPEMP. Beragam bantuan yang sudah diberikan ke KK miskin, termasuk penerima bantuan GEPEMP yang berasal dari Provinsi Sumbar dan hasilnya memang cukup dirasakan, bahkan ada nelayan yang menerima bantuan GEPEMP mampu melanjutkan pendidikan anaknya ke luar daerah. “Itu dari cacatan evaluasi yang sudah dilakukan”, jelas Yanri. Namun kita berharap KK miskin di daerah pesisisr yang mendapat bantuan, kelola dengan sebaikbaiknya, sehingga bermanfaat dalam menunjang geliat perekonomian keluarga yang pada akhirnya keluar dari pesoalan miskin tersebut. (h/tri)

Tim Monitoring Kanwil Kemenag Tinjau 2 Ponpes PASBAR, HALUAN — Guna mengetahuan akurasi data dan melihat langsung proses pembelajaran terhadap pondok pesantren (Ponpes) di Pasaman Barat, Tim Monitoring Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Kamis (17/10) kemarin meninjau dua Ponpes se Pasaman Barat. Dua Ponpes yang ditinjau Tim Monitoring Kanwil itu adalah, Ponpes Miftahul Ulum Pasaman Barat, Padang Lawas Kecamatan Luhak Nan Duo, dan Ponpes Baitul Rafki Talu, Kecamatan Talamau, kata Syahrizal, selaku ketua tim monitoring Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat itu kepada Haluan di Simpang Ampek, Kamis kemarin. Dijelaskan Syahrizal, selain melaksanakan agenda rutin jajaran Kanwil Kementerian Agama Sumateran Barat ke setiap Ponpes di tingkat provinsi, seperti Pasaman Barat. Monitoring terhadap dua Ponpes di kabupaten paling utara Sumatera Barat, juga sebagai ajang evalusi dan peninjauan langsung aktivitas Ponpes. Sebagai Ponpes, ulas Syahrizal, dan dikuatkan Kasi Penyuluh Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Yohannes, yang ikut pada kesempatan itu, sebagai lembaga pendidikan sekaligus wadah pembinaan santri di setiap daerah, Ponpes juga diakui sebagai salah satu lembaga penerima bantuan kependidikan di tanah air. Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Abdel Haq, usai menerima kunjungan tim monitoring Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat itu menyampaikan, melaksanakan monitoring ke setiap Ponpes atau lembaga pendidikan formal lain, bukan semaatan menjadi agenda rutin bagi jajarannya. Kegiatan serupa, ulasnya, secara berkelanjutan terus dijadikan agenda rutin, dengan harapan pada setiap tahunnya ada perbaikan atau perubahan dari aktivitas dilakukan Ponpes bersangkutan. Sebagai lembaga pemerintah bidang keagamaan, pihaknya juga berkewajiban melaksanakan peninjauan sekaligus mengevaluasi terhadap aktivitas juga kegiatan yang dilakukan setiap Ponpes. Pimpinan Ponpes Miftahul Ulum dengan Bairul Rafki, Mashuri dan Abdullah secara terpisah menyampaikan, sebagai Ponpes berada dalam naungan Kementerian Agama, pihaknya harus menerima setiap kunjungan yang dilakukan pihak Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, begitu juga pihak Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat. (h/Gmz).

MELANTIK — Bupati Sadiq Pasadigue Lantik Erizal Dt. Jomulia Sebagai Wali Nagari Gunungrajo

BK DPRD Solsel Sorot Kedisiplinan Anggota SOLSEL, HALUAN— Banyak anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan yang tidak hadir dalam rapat paripurna yang digelar sejak Januari sampai September 2013. Hal itu disampaikan Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (BK-DPRD) Kabupaten Solok Selatan H. Sukrial Syukur usai menggelar rapat paripurna penyampaian Nota Pengantar Ranperda APBD Perubahan 2013, Jumat (18/ 10) di Sekretariat DPRD. “Banyak anggota dewan yang tidak hadir hari ini, kondisi ini sudah terjadi sejak Januari 2013. Jelas saja ketidakhadiran mereka dalam membahas beberapa agenda penting daerah

membawa menurunnya kekuatan lembaga legislative,” katanya. Ia merinci, sebanyak 25 orang anggota dewan, selalu hanya separoh lebih sedikit yang menghadiri rapatrapat yang ada di DPRD. Dari 17 agenda paripurna di DPRD sejak Januari sampai September 2013, hanya satu orang yang menghadiri penuh yaitu anggota DPRD Solokhin. Sedangkan anggota DPRD Solsel yang menghadiri sidang paripurna dari 10-16 kali hanya 15 orang, yaitu, Afrizal Chandra 11 kali, Chandra Edi 14 kali, Yunastri 10 kali, Syukrial Syukur 12 kali, Mursiwal 12 kali, Armensyah Johan 15 kali, Khamislihat 15 kali, Jamalus 14 kali, Ria Andriani 11 kali, Yendri Susanto 12 kali, Sidik Ilyas 16 kali, Afrizal Dt Rajo Jalil 11 kali, Yuskal Malin Sati 11 kali, dan Mukhlis 15 kali. Sedangkan anggota yang hanya hadir 5-9 kali sebanyak 5 orang, yaitu Jamalus SST 8 kali, Armi

Al Amin 6 kali, Handri Rose 7 kali, Mon Nofrizal 6 kali, dan Albert Arifin 7 kali. Terakhir, anggota dewan yang hanya hadir dari 0-5 kali sebanyak 2 orang, yaitu Marwan Effendi 3 kali dan Zulkhairi 3 kali. “Pimpinan DPRD, ketua dan dua orang wakil ketua nampaknya agak malas mengisi daftar hadir, sehingga sedikit sekali absensi yang direkap,” sebutnya. Lebih jauh Syukrial Syukur menjelaskan, ada beberapa anggota dewan yang tidak rajin mengikuti rapat paripurna namun rajin mengikuti agenda pembahasan di tingkat komisi, Banggar, Banleg, dan Pansus. Sebaliknya, ada anggota DPRD yang tidak rajin mengikuti rapat paripurna dan tidak pula rajin mengikuti rapat paripurna. Akan tetapi, ada lagi anggota DPRD yang tidak rajin mengikuti pembahasan namun rajin mengikuti rapat paripurna. “Kita kaji lebih jauh

masalah kedisiplinan anggota, karena jika anggota DPRD tidak hadir 7 kali rapat paripurna bisa saja terancam indisipliner dan diajukan untuk diganti antar waktu,” sebutnya. Menanggapi soal kedisiplinan tersebut, Ketua DPRD Solsel H. Khairunas menanggapi bahwa kedisiplinan sangat dibutuhkan dalam sebuah lembaga yang bekerja dengan tim dan diatur sistem. Sementara itu, beberapa anggota DPRD yang kehadiran sangat minim dalam rapat paripurna, Z menjelaskan, ketidakhadirannya dalam beberapa agenda penting di DPRD karena salah satu anggota keluarganya sakit keras dua bulan sebelum lebaran. Sedangkan anggota yang lain, yang dihubungi MN, tidak mengangkat dan tidak pula membalas pesan singkat yang dikirimkan media ini. “Saat ini, saya dalam keadaan berduka, anak saya baru saja meninggal dunia,” jelas Z. (h/col)

IIRO Jeddah Berkurban di Pasaman PASAMAN,HALUAN — Haiatul Igotsah al Islamiyah al Alamiyah atau International Islamic Relief Organization (IIRO) yang memiliki kantor pusat di Jeddah, Kerajaan Saudi Arabia melalui kantornya

di Jakarta menyalurkan kurban tahun ini lebih dari 50 ekor sapi. Kurban itu dilaksanakan di beberapa daerah yang ada di Indonesia diantaranya di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat,

Kurban IIRO : Disaksikan oleh tokoh masyarakat dan masyarakat sekitar, hewan kurban yang dididitribusikan IIRO AHDI SUSANTO

Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan serta Jakarta dan sekitarnya. Hal itu disampaikan Ali Mukhsin Siregar selaku petugas IIRO yang menyalurkan hewan kurban di Kabupaten Pasaman kepada Haluan Jumat(18/10). “Direktur IIRO di Jakarta Ust. Fahd Muhammad Sanat Al Harbi mendistribusikan beberapa hewan qurban untuk daerah Sumatera Barat dan Sumatera Utara,” sebutnya. Dijelaskan, di Sumatera Barat yang telah dilaksanakan tepatnya di Kampung Koto Baru Kociak, Nagari Perisapan Panti Selatan, Kecamatan Panti dan Kampung Silagun, Nagari Cubadak, KecamatanDuo Koto, Kabupa-

ten Pasaman, sedangkan di Sumatera Utara telah dilaksanakan di Kampung Sirumambe dan Kampung Sitabar. Pembagian Hewan Qurban tersebut disaksikan oleh pemuka tokoh masyarakat setempat serta dihadiri oleh ketua Dewan Dakwah Kabupaten Pasaman, Naziruddin Siregar dan anggota DPRD Kabupaten Pasaman, Abdul Jamil SH. “Dengan adanya pembagian hewan kurban tersebut merupakan kebahagaian dan rasa terima kasih terpancar dari masyarakat penerimanya, semoga IIRO tetap dapat menyalurkan dan berbagi kebaikan serta bantuan kepada kaum muslimin di seluruh dunia” ulas Ali. (h/ndi)

BATIPUAH, HALUAN— Bupati Tanahdatar Mhd Sadig Pasadigue minta wali nagari Gunung Rajo yang baru Erizal Dt. Jomulia serius mencari penyebab permasalahan air bersih yang terus menjadi keluhan masyarakat. Persoalan air bersih ke Gunung Rajo sudah lama terjadi. Masyarakat sangat kesulitan bahkan sudah resah. Apalagi Gunung Rajo berada dipunggung bukit dan tidak memiliki air mengalir. “Saya tidak ingin ada lagi keluhan terkait air bersih ke sini. Makanya saya sengaja datang selain ingin melantik wali nagari Gunuang Rajo juga ingin menyampaikan masalah air bersih ke Gunung Rajo yang selalu menjadi keluhan masyarakat,” kata Mhd. Sadiq Pasadigue disela pelantikan Wali nagari Gunung Rajo definitif Erizal Dt. Jomulie di Gunung Rajo, Jumat, (18/10). Wali Nagari Gunung Rajo Erizal Dt. Jomule dilantik Bupati Tanahdatar sebagai wali nagari definitif setelah terpilih dengan suara 65 persen dalam Pilwana Gunung Rajo. Sadig juga meminta agar masyarakat memberikan dukungan kepada Erizal Dt. Jomulia sehingga terwujud keadilan ditengah masyarakat sesuai dengan fungsi pemerintah itu sendiri, kata Sadiq. Sadiq mengingatkan agar berhati hati dalam pengelolaan pemerintahan terutama keuangan. Semua aliran dana di nagari merupakan tanggung jawab wali nagari. “Jangan kerjakan jika berpotensi bertentangan dengan hukum,” sebut Sadiq. Wali nagari Gunung Rajo terpilih Erizal Dt. Jomulia dalam sambutannya mengatakan, jabatan ini bukanlah kebanggaan akan tetapi amanah masyarakat yang wajib dilaksanakan. Dalam menjalankan amanah itu, Ia mengaku siap menerima kritikan kunstruktif baik dari masyarakat dikampung maupun di rantau. Tokoh masyarakat Gunung Rajo M Dt. Tan Basa meminta agar masyarakat sama sama mendukung program yang dicetuskan wali nagari baru.(h/one)

Menjelang Peresmian Istano Basa Pagaruyung BATUSANGKAR, HALUAN — Peresmian Istano Basa Pagaruyung di Batusangkar akhir oktober ini akan diawali oleh kegiatan prosesi adat yang disebut sebagai acara inti dalam peresmian Rumah Gadang Kerajaan Pagaruyung. Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Budparpora) Tanah Datar, Marwan didampingi Tokoh Adat, B. Dt. Lubuk Sati, kamis kemaren mengemukakan prosesi adat dalam rangka peresmian kembali pembangunan Istano Basa Pagaruyung akan dilaksanakan 7 hari sebelum acara puncak. Dikatakan bahwa, hari puncak pelaksanaan peresmian akan dipastikan dalam waktu dekat antara tanggal 29 atau 30 Oktober, menunggu keputusan dari dari Protokoler Kepresidenan, yang pasti Presiden RI, Bapak SBY akan berada di Sumatera Barat dari tanggal 28-31 Oktober, dan salah satu agenda Presiden adalah Meresmikan Pembangunan Istano Basa Pagaruyung, ungkap Marwan. Menurut Marwan, sesuai dengan ketentuan adat Minangkabau, prosesi peresmian Rumah Gadang seperti Istano Basa Pagaruyung ini dilaksanakan sejak 7 hari sebelum diresmikan (H-7), kegiatan ini merupakan kegiatan inti alek peresmian istano. Adapun rangkaian kegiatan adat yang akan dilaksanakan si alek adalah ziarah ke 5 Ustano para pahlawan kerajaan seperti di Makam Aditiawarman di Lima Kaum, Makam Sari Dirajo, Tampuak Tangkai Alam di Pariangan, ke Ustano rajo Alam di Gudam, ke Pemakaman Rajo Ibadat di Sumpur Kudus dan Rajo Adat di Buo. Menurut B. Dt. Lubuak Sati, Ziarah ke pemakaman raja-raja ini bertujuan untuk mengenang orang-orang yang sudah berjasa pada pemerintahan kerajaan di Minangkabau masa lalu yang dilaksanakan pada H-7, kemudian pada H-5 acara Ratik Tolak Bala, Upacara Manaiak Rumah dan malapeh Tukang dari Istano Ke Nagari Pariangan dengan Samba daging tujuh Ragam. Pada hari H, acara peresmian yang akan dilakukan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudoyono yang hampir dipastikan tanggal 30 Oktober 2013 itu akan diisi dengan acara prosesi adat seperti adanya bunyibunyan Aguang, Tabuah dan letusan Bunyi Sitega sebanyak 21 kali dari Tanjuang Mamutuih. Acara peresmian tersebut akan dihadiri oleh seluruh Gubernur se Sumbar, Kepala daerah seSumbar dan pejabat kerajaan Malaysia, seperti Tuangku Ampuan Besar Najihar Tuanku Besar Burhanudin Istana Selatin Negeri Sembilan Malaysia, yang menymbangkan dana untuk pembangunan Rangkiang Patah Sembilan pembangunan kembali Istano Basa Pagaruyung. Banyak lagi para tokoh Malaysia yang mempunyai hubungan dan hubungan emosional dengan Minangkabau seperti Tuangku Raja Besar Ahmad Husaini Bin Hamzah , Suluah bendang Adat dan Syarak Hulu Kampar beserta tokoh Minang di Malaysia yang sudah ditemui Bupati Tanah datar belum lama ini. (h/ydv)

Warga Keluhkan Pencemaran Sungai Ulah Tambang Liar DHARMASRAYA, HALUAN— Pak kapan air sungai kami bersih seperti dahulu lagi, pertanyaan itulah yang dilontarkan oleh masyarakat Dharmasraya dan salah seorang warga Nagari Sialang Gaung Koto Baru, Saidal Nursalim, dalam pertemuan silaturrahmi Kapolres Dharmasraya AKBP.Bondan Witjaksono dengan warga Simpang 14, baru-baru ini. Memang yang bertanya hanya seorang Saidal Nursalim, tapi pertanyaan tersebut merupakan pertanyaan masyarakat Dharmasraya umumnya, kenapa pertanyaan itu disampaikan warga kepada Kapolres, karena tercemarnya air sungai yang ada di Kabupaten Dharmasraya, diduga akibat kegiatan tambang liar yang meraja lela di Ranah

Cati Nan Tigo ini. Dikatakan Saidal Nursalim dalam acara blusukan Kapolres bersama jajarannya itu ke Koto Baru waktu itu, dulu sewaktu ia kecil pergi sekolah bawa nasi, tapi ia tidak perlu bawa air karena air yang mengalir di sungai dapat dikonsumsi untuk diminum, tapi yang terjadi saat ini sangat terbalik, air-air yang mengalir disungai sudah sangat tercemar dan keruh, jangankan untuk dikonsumsi, memegang air saja terkadang warga enggan karena keruh dan kotor. Dampak buruk tercemarnya air sungai tersebut, sangat dirasakan oleh warga, baik secara langsung maupun tidak langsung, kenapa demikian, warga juga menyampaikan kepada orang nomor satu di jajaran Kepolisian

Dharmasraya itu, yang mana ada salah seorang warga di Koto Baru, buta sehabis mencuci muka di aliran Irigasi yang mana airnya berasal dari Sungai Batanghari, diduga butanya salah seorang warga Koto Baru tersebut akibat air aliran irigasi yang sudah tercemar, artinya itu adalah dampak langsung dari air yang tercemar. Harapan masyarakat tersebut sangat tertumpang kepada Kepolisian sebagai penegak hukum, karena kegiatan tambang liar yang diduga memakai zat terlarang yang disebut mercury, adalah pelanggaran hukum, banyak undang-undang yang dilanggar oleh para penambang liar, salah satunya adalah undang-undang lingkungan hidup. Parahnya lagi, dampak buruk

yang akan dialami oleh manusia sekian tahun mendatang setelah mengkonsumsi air atau tumbuhan yang menyerap air tercemar itu adalah penyakit lumpuh layu, hal itu bukan khayalan semata atau hal yang dibuat-buat, tapi hal itu sudah dilihat langsung oleh para peneliti dari Inodnesia ke Teluk Mina Mata di Jepang. Seharusnya masyarakat Dharmasraya dan seluruh stakeholder sepakat untuk memberantas illegal minning atau tambang liar, karena dampak buruknya lebih banyak daripada kebaikannya, begitu pula lebih banyak masyarakat yang terkena dampaknya dari masyarakat pelaku tambang. Melihat kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Sijunjung ini yang cukup kaya >> Editor : Heldi

dengan potensi alamnya, apabila tambang liar tidak ada di Dharmasraya, maka masyarakat Dharmasraya belum akan mati kelaparan, seharusnya hal ini perlu disadari oleh masyarakat Dharmasraya. Dalam setiap pertemuan silaturrahmi Kapolres Dharmasraya dengan warga Dharmasraya, selalu hal itu menjadi topik pertanyaan dari warga, kenapa illegal mining tidak diberantas dan kapan air sungai akan jernih. Namun Kapolres AKBP. Bondan Witjaksono, masih berharap kesadaran dari masyarakat, kalau untuk penindakan, merupakan langkah ketiga atau langkah terakhir, apabila masyarakat tidak mau juga untuk diperingatkan, baru dilakukan penindakan.(h/mdi) >> Penata Halaman : Jefli


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Andi, Anas dan LHI omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Malarangeng, Kamis (17/10). Dia ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama enam jam dalam kasus korupsi wisma atlet yang merugikan negara ratusan miliar rupiah. Pria asal Sulawesi Selatan yang merupakan Doctor of Philisophy di bidang ilmu politik dari Northern Illinois University (NIU) Dekalb, Illinois, Amerika Serikat pada tahun 1997 itu telah menyiapkan koper berisi pakaian di mobilnya, mengantisipasi jika usai pemeriksaan dia langsung ditahan KPK. Rupanya benar, Andi terkena Jumat keramat KPK. Sebelumnya Andi mengaku telah siap jika akan ditahan KPK. Mantan Dosen Universitas Hasanuddin dan Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) itu pun selalu kooperatif terhadap KPK. Bahkan ketika KPK menetapkan dia sebagai tersangka, Andi pun dengan legowo menyatakan mundur dari jabatan Menpora yang tengah dijabatnya. Tujuannya agar KPK leluasa di dalam melaksanakan proses hukum. Banyak pihak yang memuji keberanian dan kesungguh-sungguhan KPK di dalam menangani kasuskasus korupsi. Pujian itu makin komplit ketika KPK menahan Andi Mallarangeng. Sebelumnya orang-orang menilai KPK sengaja mengulur-ulur penahanan Andi, karena KPK tak bisa tegas terhadap para petinggi PD. Banyak pihak pula yang memuji sikap Andi. Setelah giliran mantan juru bicara Presiden RI SBY tersebut ditahan, berikutnya giliran siapa lagi. Dalam kasus dugaan koruspi Wisma Atlet, tentu giliran berikutnya adalah Anas Urbaningrum yang akan diperiksa dan tidak tertutup kemungkinan juga akan ditahan oleh KPK. Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu diduga menerima gratifikasi dari proyek Wisma Atlet. Ketika diwawancarai wartawan terkait dengan kemungkinan dia ditahan oleh KPK dalam pemeriksaan berikutnya, Anas menyatakan bahwa dia telah siap 1.000 persen untuk ditahan. Sebagaimana diketahui Anas diduga mempergunakan uang yang diperoleh dari mega-proyek Wisma Atlet Hambalang untuk kepentingan Kongres Partai Demokrat, yang mana dalam Kongres Partai Demokrat itu Anas berhasil terpilih sebagai Ketua Umum. Banyak pihak yang menyesalkan terjerembabnya dua calon pemimpin masa depan tersebut dalam kasus dugaan korupsi. Andi dan Anas adalah dua tokoh nasional yang dilahirkan oleh orde reformasi. Mereka sama-sama aktifis yang memiliki bakat kepemimpinan. Mereka ditempa dari organisasi ke organisasi. Dulunya tertitip harapan banyak orang pada sosok Andi dan Anas untuk bisa membangun politik yang bersih, beriwabawa dan berkarakter reformasi. Namun ternyata budaya politik kotor telah mencemari mereka. Entah mereka diracuni atau tak sabar, karena ingin memperoleh kekuasaan dengan cara instan. Berikutnya ada lagi nama Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga terperosok ke dalam praktik kotor suap kuota daging sapi impor. LHI yang merupakan pemimpin tertinggi di jajaran eksekutif partai yang kelahiran partainya dibidani oleh orde reformasi tersebut ternyata juga silau oleh godaan uang, harta dan kenikmatan kekuasaan. LHI menyebabkan rating PKS terjun bebas. Beberapa survei menyebutkan raihan suara PKS di Pemilu 2014 akan jauh merosot, karena hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap partai tersebut. Ada yang mengatakan bahwa para politisi yang terungkap kasus suap dan kasus korupsinya karena lagi sial saja. Sebab sebenarnya sangat jamak politisi melakukan hal serupa. Bahkan ada juga yang menyatakan bahwa yang terungkap oleh KPK hanyalah simpul-simpul baru yang bermain di luar sistem lama. Mereka yang ditangkap KPK karena dikerjai oleh para pemain lama yang praktik KKN-nya benar-benar rapi, tersistem dan nyaris tidak tersentuh oleh KPK. Jaringan pemain lama tersebut terafiliasi ke mana-mana dan bermain pada tataran elit. Inilah pekerjaan rumah (PR) KPK yang paling berat untuk membongkarnya. Semoga KPK bisa! **

K

„ Anas Siap Ditahan KPK „ Gantung di Monas jangan lupa!! „ Gubernur Kembali Surati Wako Padang „ Lagi sibuk ngurus RS Siloam

5

Idul Adha; Memulai Gotong Royong OLEH: M. ARIEF ROSYID HASAN Ketua Umum PB HMI Periode 2013-2015

dul Adha atau Idul Qurban merupakan salah satu hari besar dalam Islam ketika jutaan muslim beraktifitas tidak seperti biasanya. Di hari-hari ini berjuta umat muslim menunaikan rangkaian ibadah haji di sepanjang dua kota suci Mekkah dan Madinah, bersamaan dengan umat muslim di belahan bumi lain menyembelih hewan ternak sebagai bentuk ibadah qurban. Baik ibadah haji maupun ibadah qurban merupakan pengingat sekaligus peringatan tentang keteladanan manusia agung Ibrahim beserta keluarganya. Dalam konteks Indonesia, Idul Adha 1434 H kali ini diharapkan tak berhenti pada pelaksanaan ritual keagamaan di tanah lapang dan masjid saja, atau pun dianggap selesai ketika hewan ternak telah disembelih. Namun peringatan hari raya Idul Adha semestinya menjadi tanda pengagungan terhadap tradisi besar Islam, sekaligus memberi jeda tafakkur dan tadabbur pada umat Islam di Indonesia tentang keberlangsungan kehidupan sosial keagamaan kita yang tak kunjung reda dari krisis kemanusiaan. Kita bisa membaca kembali kisah ini, ketika Ibrahim di usia tua dan telah lama menanti kehadiran

I

anak, akhirnya mendapat karunia kelahiran Ismail kecil, namun kebahagiaan sementara ini harus dihadapkan dengan perintah Allah SWT untuk menyembelih Ismail. Sepenuh kesabaran dan keikhlasan keduanya berserah diri (aslama) akan perintah Allah SWT, hingga sampai saat Ibrahim membaringkan Ismail di saat itu pula kontan Allah SWT menebus Ismail dengan seekor sembelihan yang besar. (QS Ash Shaaffaat,100-111). Peristiwa inilah yang kemudian menjadi dasar disyariatkannya ibadah Qurban dilakukan pada hari raya Idul Adha. Pada kisah ini kita tak hanya tercenung mendapatkan keikhlasan dan kepatuhan Ibrahim yang rela merelakan anaknya terkasih, namun juga juga betapa hebatnya kesediaan Ismail untuk mengorbankan dirinya sendiri demi panggilan suci dari Allah Swt. Dalam hal lain, begitupun perintah berhaji ke Baitullah (Al-Qur’an surah Al-Hajj ayat 26-37), bukan hanya sekedar formalitas untuk meraih sebutan haji atau meningkatkan status sosial keagamaan belaka, namun terdapat makna yang mendalam di balik rangkaian ibadah yang agung ini. Menurut Komaruddin

Hidayat, ibadah Haji yang diawali dengan menanggalkan pakaian sehari-hari dengan menggunakan pakaian ihram (pakaian putih yang amat sederhana) mengandung makna kita melepaskan pakaian keseharian yang merupakan refleksi keakuan serta simbol status sosial kita menuju kesamaan derajat kita sebagai manusia di hadapan Allah SWT. Karena tak ada yang lebih unggul di mata Allah dari yang lain kecuali karena kualitas taqwanya. Menjadi Islam Aktual Pertanyaan yang kemudian mencuat di benak kita, seberapa bermakna rangkaian ritual ini bagi umat Islam? Apa makna yang didapat di saat jutaan umat Islam Indonesia tiap tahunnya mendapatkan libur untuk memperingati perayaan Idul Adha, dapat berkumpul di tanah lapang atau masjid-masjid untuk mengagungkan kebesaranNya, menyembelih jutaan hewan Qurban, dan tiap tahun pula mengirimkan masyarakatnya untuk berhaji? Bukankah Shalat Idul Adha, penyembelihan hewan Qurban, dan berhaji mempunyai nilai sejarah tentang keikhlasan, kepatuhan, kepasrahan, dan berserah diri? Atau memang bagi kita, shalat Idul Adha, penyembelihan hewan Qurban, dan ibadah haji tak lebih sekedar ritual tahunan yang tidak memberi makna apapun? Dengan kembali kepada makna asal Islam (aslama)

– berserah diri, kepasrahan – Murtadha Mutahhari, seorang alim besar dari Iran, menjelaskan dua macam kepasrahan. Pertama, Islam fisik atau Islam Geografis ketika manusia pasrah kepada seseorang atau sesuatu karena terpaksa atau karena mengikuti lingkungannya. Mutahhari menyebut istilah al-islam aljughrafi kepada mereka yang lahir, hidup, dan mati dalam lingkungan Islam. Kedua, Islam aktual atau al-islam al-waqii . Islamnya orang yang sudah pasrah kepada kebenaran dengan hatinya. Ia mengamalkan kebenaran yang diyakininya setelah ia menerima kebenaran itu melalui pencarian atau penelitian tanpa fanatisme. Meninjau perilaku keislaman kita hari ini, mestinya momen hari raya Idul Adha ini menjadi cermin untuk mengintrospeksi diri, apakah yang telah kita lakukan hari ini sudah sesuai dengan kebenaran Islam, ataukah sekedar ikut-ikutan fenomena sesaat tanpa ikutan makna yang meyertainya. Tentunya menjadi keharusan bagi umat Islam hari ini untuk tidak sekedar berkutat dengan Islam fisik atau Islam geografis, tetapi lebih dari itu yakni Islam aktual, yang kita imani, ilmui, dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Memulai Gotong Royong Setelah masing-masing kita mencoba membumikan islam aktual, maka tanggung jawab berikutnya

ke-33 kali ini. Pasalnya, pucak HPS secara Nasional kabarnya akan dilaksanakan di kota bengkuang ini , tepatnya di halaman kantor TVRI Sumbar Jalan By Pass Km.16 Padang, mulai 31 Oktober hingga 3 November mendatang. Apapun aksi atau rangkaian acara yang diusung dalam peringatan HPS-33, saya ingin menggaris bawahi, bahwa peringatan HPS tahun ini berlangsung ditengah makin terjeratnya negeri ini pada ketergantungan impor pangan. Memang sangat ironis, di negara agraris yang tanahnya subur ini, pemenuhan kebutuhan pangan mangkin tergantung pada impor. Lihatlah Data Badan Pusat Stastik (BPS) pada 2011 yang menunjukkan, impor beras Indonesia mencapai 2,75 juta ton dengan nilai US$ 1,5 miliar atau 5 persen dari total kebutuhan dalam negeri. Impor daging sapi mencapai 30 persen dari konsumsi dalam negeri senilai US$ 33i juta. Impor kedelai mencapai 60 persen dari total konsumsi dalam negeri

sekitar 3,1 juta ton dengan nilai US$ 1,02 miliar.Selama ini setiap tahunnya impor gandum Indonesia mencapai 7 juta ton senilai US$ 1,3 miliar. Masih menurut Data Badan Pusat Statistik jumlah impor jagung pada 2011 mencapai 3,144 juta ton. Impor gula pasir mencapai 18 persen dari konsumsi dalam negeri senilai US$ 1,5 miliar.Ironis memang, sebagai negara maritim dengan luas panjang pesisir pantai terpanjang di dunia masih menimpor garam. Tahun 2012 bahkan kita masih impor garam sebanyak 1,97 juta ton senilai US$ 96 juta. Ketergantungan terhadap impor gandum sebesar 100 persen, kedelai 60 persen, susu 70 persen, gula 54 persen, impor daging sebanyak 30 persen dan beras 5 persen, adalah realitas yang sungguh menjadi ironi. Karena negeri kita bukan negeri yang diurus para bedebah, negeri kita adalah negeri subur bagai zamrud di katulistiwa. Salah satu tekad yang harus dipancang pada peringatan HPS ke-33 ini menurut

adalah bagaimana agar kita dengan kesadaran yang sama bergerak dalam satu barisan. Gotong royong, yang menjadi budaya kita sejak bangsa ini didirikan, harus diarahkan dalam menunaikan kebaikan. Sebagaimana yang dibahasakan oleh Rhenald Kasali, bahwa untuk melakukan perubahan-perubahan besar-besaran kita membutuhkan kolaborasi besarbesaran. Juga dalam QS Ali Imran 104 ditegaskan agar ada sekelompok di antara kita yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar, merekalah orang-orang yang beruntung. Dengan semangat gotong royong tersebut, maka peringatan Idul Adha akan menjadi momentum yang sangat berarti untuk mengurai persoalan atau setiap masalah yang sedang menyelimuti kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Kedzaliman atau kejahatan terorganisir yang selama ini menggerogoti bangsa ini akan berhadaphadapan dengan kolaborasi besar-besaran oleh mereka yang senantiasa memperjuangkan kebaikan. Segala masalah yang tak habis-habisnya bersimaharajalela sejak hilir hingga hulu kehidupan berbangsa kita dapat direduksi secara berjamaah sehingga sampai kepada perbaikan menyeluruh. Itulah makna qurban yang perlu kita bumikan. Selamat Idul Adha 1434 H. **

Kedaulatan Pangan ETIAP tanggal 16 Oktober diperingati sebagai Hari Pangan Seduania (HPS). Seperti diketahui, HPS pertama kali dideklarasi oleh negara-negara anggota FAO (Food and Agriculture Organization,) pada konferensi umum ke20 tahun 1979. Pada peringatan HPS ke33 tahun ini, FAO mengusung tema “Optimalisasi Sumberdaya Lokal melalui Diversifikasi Pangan Menuju Kemandirian Pangan dan Perbaikan Gizi Masyarakat”. Dari pemberitaan sejumlah media yang saya cermati pada 16 Oktober 2013, di sejumlah kota di Sumatra Barat masih sepi dari peringatan HPS. Beda dengan sejumlah kota lainnya di luar Sumbar. Di Jakarta pada hari yang sama para aktivis yang tergabung dalam Aliansi Desa Sejahtera melakukan aksi peringatan Hari Pangan Sedunia dengan membawa beberapa poster di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Dalam aksinya mereka mengajak masyarakat untuk mendukung pening-

S

katan produksi pangan dalam negeri. Sementara Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) memprotes pemerintah karena semakin abai terhadap kesejahteraan petani pribumi. Di Solo, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam BEM FP UNS memperingati HPS ke-33 dengan kampanye makanan lokal lewat sebuah aksi di Bunderan Gladag. Mereka mengajak masyarakat untuk kembali mengkonsumsi jenis makanan lokal yang sejak puluhan tahun terakhir telah ditinggalkan. Koordinator aksi Roch Galik Saktya dalam orasinya menyatakan, mahasiswa pertanian di Surakarta prihatin dengan semakin banyaknya pangan impor dan aneka junk food yang dinilai telah menjajah Indonesia. Aksi serupa juga berlangsung di Bandung, Makassar dan beberapa kota lainnya. Kendati sepi dari aksi memperingati HPS, namun Sumbar, khususnya kota Padang punya keistimemawaan pada peringatan HPS

OLEH: DODI NURJA hemat saya, adalah kesungghuhan untuk melepaskan negeri ini dari cengkraman perangkap ketergantuang impor pangan ciptaan kapitalisme global yang dimainkan negara maju. Kesukaan mengambil langkah gampang, dengan mengimpor pangan untuk mengatasi kelangkaan pangan, sangatlah tidak elok untuk jangka panjang. Bukankah kedaulatan pangan sangat menetukan kedaulatan sebuah negara? Negeri ini adalah negeri agraris yang subur. Dan, ini bukan negeri yang diurus para bedebah!

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

STNK Mutasi

Perlunya Pendidikan Politik

Mohon kejelasannya Pak Dirlantas Polda Sumbar tentang STNK mutasi dengan plat BA 5 Tahun. Kenyataannya 1 Tahun.

Kalau politik sudah mengacak-acak sekolah dan kampus, sebaiknya pendidik segera membekali siswa dan mahasiswanya dengan dasardasar ilmu politik yang berazas Pancasila. Karena jangan sampai sekolah dan kampus menjadi sasaran potensi suara-suara pemilih pemula oleh parpol-parpol tertentu. Indonesia yang akan datang ada di tangan mereka, hancur atau maju?

Pengirim: +6281363393***

Pengirim: +6289999991***

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Rahmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


6

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

DIGUYUR HUJAN LEBAT DPR Merasa Dilangkahi SBY JAKARTA, HALUAN — Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra Martin Hutabarat menilai terbitnya peraturan pengganti undang-undang (perppu) soal Mahkamah Konstitusi (MK) sangatlah tidak tepat, karena momentumnya sudah lewat. “Perppu ini kenapa harus diadakan sekarang, nuansa kegentingan memang tidak terlalu menonjol lagi. Orang melihat ada suasana emosional kita, kegentingan yang memaksa harus dibuat perppu,” kata Martin, di Jakarta, Jumat (18/10). Dia menyayangkan langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang lebih memilih untuk mengeluarkan perppu daripada berkonsultasi dengan DPR. Padahal Presiden SBY berhak mengajukan revisi terhadap UU MK. “Mengapa presiden tidak sebaiknya ajukan revisi UU MK, padahal bisa dibuat didalam prolegnas. Berarti kalau presiden mau ajukan revisi itu dibuat, itu bisa dibuat secepatnya. Tapi kenapa presiden tidak menunggu itu, saya khawatir presiden tidak percaya kepada DPR. Saya khawatir betul itu latar belakang kenapa perppu ini dibuat,” tandasnya. (h/inl)

Kampanye Perdana DeJe Meriah PADANG, HALUAN — Meski diguyur hujan lebat, kampanye perdana calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, Desri Ayunda dan James Hellyward (DeJe), berlangsung meriah di kawasan Danau Cimpago, Pantai Padang, Jumat (18/10) sore. Sekitar 1000 pendukung dan simpatisan DeJe tetap bertahan sambil meneriakan yel-yel…”hidup DeJe…hidup DeJe..pilih DeJe dan DeJe menang..”

KAMPANYE DEJE — Kampanye perdana pasangan Walikota dan Wakil Walikota Desri Ayunda dan James Helyward berlangsung meriah, kemarin di danau Cimpago, Purus, Padang. IST

LEONARDY HARMAINY

Pemilu, Masyarakat Harus Jaga Harmonisasi PADANG, HALUAN — Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy menghimbau seluruh lapisan masyarakat, agar terus menjaga kerhamonisan antar bernagari. Hal itu seiring akan dilaksanakannya pesta demokrasi atau pemilihan calon anggota legislatif, pada 9 April 2014 nanti. “Tidak bisa dipungkuri, banyak calon yang bermunculan untuk maju sebagai calon anggota legislatif dari satu nagari. Calon itu sudah pasti memiliki

pendukungnya sendirisendiri. Makanya kami menghimbau masyarakat, agar tetap menjaga kerhamonisan dan tetap menjaga silaturrahim antar sesama. Sehingga, tidak terjadi perpecahan antar sesama anak nagari,” ujarnya saat melakukan syukuran dan silaturrahim dengan puluhan masyarakat Jorong Bahiriang, Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, yang juga dihadiri Wakil Bupati Agam Irwan Fikri,

Aristo Munandar, dan berbagai tokoh masyarakat lainnya, Jumat (18/10). Leo juga menghimbau seluruh lapisan masyarakat, untuk terus menjalin hubungan baik dengan seluruh unsur pemerintahan. Sehingga, pembangunan nagari bisa terus dilakukan dengan maksimal. “Kalau masyarakat pandai untuk menarik perhatian pemerintah, maka secara otomatis pemerintah juga akan memberikan nilai lebih untuk masyarakat tersebut.

Jadi, masyarakat, dan pemerintah akan saling diuntungkan,” ungkapnya lagi. Wakil Bupati Agam Irwan Fikri juga mengakui dirinya belum tahu, dan kenal betul dengan masyarakat Agam. Karena dirinya, sejak kecil sudah berada di Kota Padang. Sebagai putra Agam, dirinya juga ingin seperti masyarakat biasa, dan bergaul sebagaimana masyarakat lainnya. “Sejak kecil sampai saya menikah, sayya sudah

berada di Kota Padang. Jadi, saya sebenarnya ingin lebih dekat lagi dengan masyarakat, namun saya belum tahu apa yang diinginkan masyarakat bila saya terjun langsung,” tuturnya. Dengan kunjungannya ke Nagari Cingkariang, ia berharap masyarakat bisa lebih dekat dengan dirinya, dan masyarakat juga memberikan masukan, dan mengawasi kinerja pemerintah, demi mencapai pembangunan yang lebih baik. (h/wis)

Menurutnya, ada empat syarat formil baru calon bisa dikatakan seseorang berkampanye, yaitu gambar pasangan calon, nomor pasangan calon, visi dan misi serta ajakan untuk memilih atau mencoblos pasangan calon tersebut. Ia berjanji , kajian Panwaslu akan disampaikan kepada rekan wartawan. “Sabar saja, nanti juga kamin sampaikan bagaimana kajian Panwaslu Kota Padang,” ujarnya. Ia mengakui, masih

rendahnya partisipasi masyarakat untuk melaporkan pelanggaran Pilkada yang dilakukan 10 pasangan calon. “Masih rendah partisipasi, untuk melaporkan pelanggaran,” katanya. Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Mahyeldi Ansyarullah-Emzalmi, Muharlion membantah tampilnya Mahyeldi sebagai Khatib Idul Adha di halaman Kantor Gubernur Sumbar adalah kampanye. “Tidak ada itu, dan tidak juga bagian dari strategi

kampanye,” ujarnya. Ia mengatakan, kalau Mahyeldi diberi amanah selaku khatib Idul Adha jauh hari sebelum penetapan pasangan calon oleh KPU Padang, dan diminta oleh panitia. “Jadi tidak benar kalau itu bagian strategi pemenangan Pak Mahyeldi. Selain itu, Mahyeldi selama ini adalah seorang ulama, aparat pemerintah dan pemimpin,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang ini. (h/ade)

setianya saat maju menjadi walikota pada tahun 2008 lalu. Sebagai seorang pencetus dan pendiri sekolah gratis. Dirinya merasa prihatin dengan mahalnya biaya pendidikan dan kesehatan. Jika dirinya terpilih jadi walikota Padang, maka akan memprioritaskan pendidikan gratis dari SD sampai SMA beserta bukunya. Selain itu, menggratiskan kesehatan bagi orang tak mampu dan miskin beserta obatnya. Ibrahim juga ingin memperbaiki infrastruktur, dengan membangun ter-

minal induk di lokasi Polresta Padang, dengan 3 terminal satelit di Gaung Bandar Buat dan Lubuk Buaya. serta akan memindahkan Kantor Polresta ke Gedung Bagindo Aziz Chan. Selanjutnya akan membangun Pasar Raya melalui mufakat dengan duduk bersama para pedagang yang diawali dengan membangun pasar induk sayur dan buahbuahan, Serta akan membuka lapangan pekerjaan dan mendorong usahawan dengan memberikan modal usaha Rp10 juta untuk 10 ribu orang yang ada di Kota Padang. (h/cw-lex)

MAHYELDI JADI KHATIB IDUL ADHA

Panwaslu Lakukan Kajian PADANG, HALUAN — Panwaslu Kota Padang akan melakukan kajian atas respons masyarakat, terhadap Cawako Padang Mahyeldi Ansharullah yang menjadi khatib Idul Adha di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (15/10). Namun, pada buku khotbahnya yang dibagibagikan, ada gambar Mahyeldi Ansharullah mengenakan baju yang dikenakannya pada gambar atribut kampanyenya. Khotbahnya pun berjudul “10 Pelajaran

dari Ibrahim dan Keluarganya”, dimana nomor urut 10 adalah milik MahyeldiEmzalmi. Untuk itu, Panwaslu Kota Padang menyikapi dengan hati-hati. Menurut Ketua Panwaslu Kota Padang, Nurlina K, pihaknya tengah melakukan kajian. “Kami masih melakukan kajian, apakah menjadi khatib Idul Adha, calon tersebut memenuhi unsur formil kampanye apa tidak, ini yang kami dalami,” katanya.

MAJU UNTUK KEDUA KALINYA

Ibrahim Ingin Mereformasi Kota Padang

CALON Walikota Padang foto bersama dengan penyandang tuna rungu atau difabelitas di posko utama, Gunung Panggilun, Kota Padang, Jum’at (18/10). Kepedulian pasangan calon Walikota Ibrahim-Nardi Gusman ternyata bukan hanya kepada masyarakat miskin, menyandang catat fisik juga tak luput dari perhatian. AMIR

PADANG, HALUAN — Tekad yang muncul ingin maju kedua kalinya adalah panggilan jiwa. Karena, banyak kondisi dan masalah yang tidak sesuai dengan impian. Hal itu dikatakan oleh Ibrahim, Calon Walikota Padang kepada Haluan. Untuk mewujudkan kota Padang menjadi lebih baik, haruslah memegang tampuk kepemimpinan. Maka segala cita-cita menjadikan Kota Padang menjadi lebih baik akan terwujud. Panggilan untuk maju kedua kalinya juga disebabkan oleh permintaan dari pendukung

Sebelum rangkaian kampanye dimulai, para pendukung DeJe yang memadati badan jalan pinggiran Pantai Padang disuguhkan lagu-lagu yang menampilkan artis Minang Zakir Umbarat, Ida Busra alias One, Dodi Ariesta dan Nedi Gampo serta artis lokal lainnya. Terlihat juga Ketua Partai PDI Perjuangan Padang Juanda Rasul, SH dan Agusman BL dari Partai Hanura. PDIP dan Partai Hanura adalah dua partai yang mendukung pasangan DeJe. Desri Ayunda dalam orasinya menyampaikan berbagai persoalan pelayanan publik di Kota Padang yang terbengkalai. Desri berjanji, bila diamanahkan memimpin kota Padang bersama James Hellyward, bakal diwujudkan kembali. “Kami sudah punya rencana besar untuk membangun kota Padang. Bagi kami, pemimpin bukan menguras rakyat, tapi memberi manfaat bagi rakyat,” kata Desri disambut tepuk pengunjung Desri menjelaskan, tiga titik pilar yang menjadi sasaran pembangunan. Yakni, pendidikan, perdagangan dan pariwisata. Soal pendidikan, harus ada

peningkatan kualitas lulusan di semua tingkatan. Peningkatan kualitas akan berbanding dengan pemberian reward bagi mereka untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya. Begitu pula di bidang perdagangan, jelas Desri, revitalisasi pasar (tidak saja pasar raya) dan pembangunan terminal harus saling mendukung. Berkaitan soal pariwisata, Desri mengatakan akan menata ulang kawasankawasan wisata yang selama ini menjadi aikon Kota Padang. Seperti pantai Air Manis, Pantai Bungus dengan Taman Nirwana, pemandian di Lubuk Minturun dan tempat-tempat lainnya. Untuk mewujudkan konsep pembangunan itu, ungkap H.Masful, yang menyampaikan orasi kampanye, membutuhkan pemimpin yang cerdas. “Pemimpin yang cerdas itu ada pada Desri Ayunda dan James Hellyward,” kata Masful. Puncak kampanye perdana DeJe ditutup dengan simulasi pencoblosan tanda gambar nomor urut 3 yang dilakukan secara bersamasama oleh pasangan calon dansionaris Partai Hanura dan PDIP. (h/wis)

KPU Pasbar Rekrut Relasi PASBAR, HALUAN — Guna mematangkan sekaligus menambah kekuatan untuk menyukseskan agenda pemilihan calon anggota legislatif (Pemilu), tanggal 9 April 2014 di Pasaman Barat, pada bulan November dan Desember 2013 depan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat akan merekrut relawan demokrasi (Relasi) di kantor penyelenggara Pemilu 2014 itu. Ketua KPU Pasaman Barat, Syafrinaldi, didampingi Abdul Gafur di ruang kerjanya, Jalan M. Natsir Simpang Ampek, Jumat (18/10) menyampaikan, dilaksanakannya rekrutmen relawan demokrasi pada bulan November dan Desember 2013 nanti, bukan hanya menambah kekuatan baru bagi lembaga penyelengara Pemilu, sehingga pesra rakyat pada 9 April 2014 nanti sukses, seperti diharapkan. Dilaksanakannya rekrutmen relawan demokrasi itu, ulas Syafrinaldi juga untuk memenuhi kebutuhan yang ditetapkan KPU secara nasional. Sesuai kondisi daerahnya, jumlah relawan demokrasi untuk Kabupaten Pasaman Barat pada Pemilu 2014 nanti hanya sebanyak 25 orang. Sesuai edaran KPU RI, dan dikuatkan dengan surat KPU Provinsi Sumatera Barat, agar seseorang bisa dikelompokkan dalam tim relawan demokrasi, harus ada kriteria dan ketentuan harus dimiliki setiap calon anggota relawan. Persyaratan itu adalah, usia orang yang akan ditetapkan sebagai anggota relawan demokrasi adalah antara 17 hingga 25 tahun, mereka tergabung dalam unsur pemilih pemula. Unsur pemilih keagamaan, unsur pemilih perempuan, unsur pemilih disabilitas atau berkemampuan khusus, dan unsur pemilih pinggiran, yaitu mereka yang tergolong dalam kelompok pengangguran, preman pasar (terrminal), dan mereka yang berada di kawasan pesisir pantai. (h/gmz)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

7

JIKA PLN INGKAR JANJI LAGI

Tak Usah Bayar Tagihan PEKANBARU, HALUAN — Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Dian Sukheri mengatakan, PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, harus dapat menepati janji agar bisa mengakhiri pemadaman listrik pada akir Oktober atau pekan ketiga pada bulan ini. Jika janji tersebut tidak dilaksanakan, maka sebagai bentuk protes dari masyarakat, bisa saja masyarakat sepakat untuk tidak membayar tagihan rekening pada bulan ini. “Mereka berjanji sesuai apa yang dikatakan Pelaksana Harian PLN WRKR Ari Wardana saat hearing dengan Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru beberapa pekan lalu. Jika janji ini tidak ditepati, maka masyarakat Provinsi Riau diminta tidak usah membayar tagihan listrik mulai bulan ini hingga kedepannya, sebagai bentuk clasaction bagi masyarakat,” ujar Dian Sukheri di Pekanbaru, Jumat BUKA — Ditandai pemukulan bedug, TIME 2013 resmi dibuka oleh Wamenparkraf, Sapta Nirwandar, Jumat (18/10) malam.

ALEX

TIME, Moment Tingkatkan Potensi Pasar Pariwisata PADANG, HALUAN — Tourism Indonesia Mart & Expo(TIME) atau pasar wisata Indonesia yang ke-19 resmi dibuka Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar di Auditorium Gurbernuran Sumbar, Jumat (18/ 10) malam. Sapta Nirwandar dalam sambutannya menyatakan, sebanyak 83 pembeli dari mancanegara yang hadir pada TIME 2013 ini harus dimanfaatkan oleh 76 penjual yang ada. Sehingga saling menguntungkan antara kedua pihak,khususnya para penjual di Sumbar sebagai tuan rumah. “TIME 2013 adalah momentnya menjual paket-paket wisata sumbar. Karena setiap kabupaten/

kota mempunyai icon wisata masing-masing,”jelasnya. Pihaknya berharap, dengan adanya TIME, para pembeli dan penjual akan dapat melihat pasar yang potensial selama iven berlangsung. Untuk itu, para penjual harus memanfaatkan secara maksimal potensi pasar yang ada. TIME akan menampilkan seluruh daerah tujuan wisata Indonesia, tujuan wisata populer, objek wisata terbaru dan lain sebagainya. Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan, adanya TIME 2013 akan berdampak positif secara lokal dan nasional. “Kita berharap moment TIME meningkatkan potensi pariwisata

di sumbar. Karena selama ini pasar pariwisata terlihat pasang surut. Apalagi sejak terjadinya gempa pada 2009 lalu, yang meluluhlantakan beberapa icon pariwisata,”ungkapnya Dikatakannya, kepercayaan kembali muncul dimulai dari Tour de Singkarak. Sumbar kembali dikenal dengan budayanya dan tempat-tempat wisata serta destinasi wisata yang diminati para wisata mancanegara. “Semoga kedepan jumlah pengunjung wisata Sumbar akan terus meningkat. Dan menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor penyumbang PAD terbesar. Sehingga sumbar nantinya juga akan dilirik oleh investor untuk pengembangan pariwisata. (h/cw-lex)

Gubernur Sumbar............. Dari Halaman. 1 Setelah semuanya siap, akan diundang masyarakat untuk mendengar hal ini. Syafrizal juga menyatakan pemilik tanah yang harus bebas dari kegiatan konsolidasi ini dibatasi untuk 83 bangunan yang berada di 61 persil. Surat gubernur ini dilayangkan untuk menyegerakan rencana mengeluarkan 61persil dari peserta dan konsolidasi sehingga ganti rugi bisa dibayarkan. “Ini harus disegerakan.

Tanggal 5 November nanti akan ada pengumuman pemenang tender pengerjaan jalan jalur dua bypass ini. Tidak hanya itu, pada April 2014 mendatang, akan ada simulasi dari BNPB yang akan menggunakan emergency runway. Runway ini sendiri akan memakan jalan sepanjang 2 km,” jelas Syafrizal. Terkait runway ini, kata Syarizal akan digunakan jalan yang berada di Km16-Km18 sepanjang 2 km). Pembebasan

tanah di kawasan ini akan menjadi tanggung jawab BNPB dan ini di luar dari pembiyaan yang dilakukan oleh pihak Korea. “Namun saat ini belum ada informasi tertulis dari BNPB untuk pembiyaan ini. Kita masih menunggu,” kata Syafrizal. Selain memakan jalan sepanjang 2 km, bagian kanan dan kiri jalan pun akan dipakai masing-masing 25 meter. Jadinya lebar jalan yang akan digunakan adalah 90 meter. (h/eni)

AS Rugi ........................ Dari Halaman. 1 kata Bovino, seperti dikutip AP, Kamis (17/10). Hak senada juga disampaikan ekonom Deutsche Bank, Joseph LaVorgna. Menurutnya, pembangunan perumahan dan penjualan otomotif menurun drastis bahkan terhenti selama kisruh pembahasan anggaran AS. Pada September 2013, penjualan otomotif AS mencapai US$ 15,5 juta, naik dari US$ 14,4 juta pada September 2012. Namun pada Oktober 2013, penjualan otomotif turun menjadi US$ 15,3 juta hanya dalam sepekan

pascapenghentian operasional departemen dan fasilitas publik. “Sejumlah idustri otomotif di Amerika menunda bahkan menghentikan penjualan karena mempertimbangkan efek dari kisruh anggaran,” ujar LaVorgna. Sementara Juru Bicara Taman Nasional, Sean Hennessey, mengatakan kehilangan 55.000 pengunjung selama 16 hari penghentian operasional departemen dan fasilitas publik AS. Jumlah tersebut, dihitung dari total pengunjung di sejumlah tempat bersejarah atau museum, seperti Bunker Hill Monumet dan

Faneuil Hall. “Bahkan untuk Museum Konstitusi, kami kehilangan pendapatan sebesar US$ 7.000 per hari,” kata Hennessey. Berakhirnya kisruh anggaran AS memang disambut positif seluruh warga AS. Ratusan ribu pegawai pemerintah, Kamis pagi, kembali bekerja. Sejumlah taman nasional dan museum yang ditutup kembali dioperasikan. Meski demikian, para pegawai dibayangi sejumlah tagihan yang tertunggak dan menunggu pembayaran gaji. (SP)

Indra Sjafri .................... Dari Halaman. 1 Di dalam ruang tunggu, petinggi olahraga Sumbar dan PSP Padang langsung menantinya dan mengalungi Indra dengan bunga. Peluk, salam dan dan permintaan foto bareng mengisi momen penyambutan yang dikemas PSP Padang, begitu Indra turun di tangga ruang kedatangan BIM. Terlihat, Kadispora Sumbar, Priadi Syukur, Ketum KONI Sumbar Syahrial Bakhtiar dan Ketum PSP Padang Mahyeldi Ansharullah ikut tumpah dalam suasana penyambutan yang diiukuti dengan teriakan yel-yel hidup Indra…… Di luar ruang kedatangan, seratusan pecinta bola pendukung tim PSP Padang dan Semen Padang menyambut dengan hangat. Indra dipeluk. Indra dimintai tandatangan, dan Indra diminta foto bareng, bersama pemain Timnas U-19 asal Padang, Rully Desrian. Spontan, nyanyian koor bersama para pendukung yang biasa berteriak di stadion, dinyanyikan pula di hadapan Indra. “Selamat datang Indra Sjafri.. Terima kasih Indra Sjafri dari kami suporter Padang...,” nyanyiaan koor supporter ini membuat buluk kuduk ikut pula terkidik. Agak susah menahan haru. Para pengunjung Bandara baik yang baru datang maupun

yang menjemput, bingung. Sebagian dari mereka menyeletuk. “Oh.. Indra Sjafri sambil tersenyum,”kata mereka Di tengah sambutan itu, Indra yang mantan pemain dan pelatih di PSP Padang itu kembali menebar rasa percaya diri. “Ini semangat juara dunia,” ujar coach Indra di hadapan supporter dan penjemputnya. Walaupun hujan deras mengguyur, suasana di sekitar terasa hangat dan menebar kebanggaan. Indra tak lagi bicara soal perbaikan sepakbola untuk menguasai Asia Tenggara, tapi sudah terbang jauh. Mencicipi persaingan dunia. Bahkan, presiden dalam peringatan Haornas di Yogyakarta berpesan khusus bagi tim besutan Indra. “Beliau memesankan agar tim ini selalu dijaga dan menjadi bekal di Piala Dunia U-20,” sambung Indra. Sementara itu ketum PSP Padang, Mahyeldi Ansharullah menyebut prestasi Timnas junior dengan pelatih urang awak adalah cambuk bagi Timnas untuk lebih baik lagi dimana mendatang. Mahyeldi mengapresiasi ketegasan Indra yang mengatakan siap miskin untuk sepakbola Indonesia serta misinya untuk lolos di Piala Dunia U-20. “Indonesia bisa berprestasi dilevel Asia dan bahkan dunia

dengan materi dan pemain dan pelatih yang ada sekarang. Ini akan menjadi semangat baru persepakbolaan di Indonesia. Sumbar dan Indonesia bangga kepada Indra Sjafri,” ungkap Mahyeldi. Jika di bandara ada Mahyeldi dan pentolan olahraga Sumbar yang menyambyt langsung, maka di pusat kota Padang, ia dijamu sajian makan siang oleh orang nomor satu di Sumbar, Irwan Prayitno. Sajian gulai Lauak Karang seolah menjadi pelepas rindu rang Lubuk Nyiur, Batang Kapeh, Pesisir Selatan ini. Tak ada janji yang ditebar Irwan dalam jamuan itu. Ia terus menanyai kisah sukses Indra. Terlihat jelas dari raut wajah Irwan bagaimana ia bangga dengan prestasi yang ditorehkan anak negeri di pentas sepakbola nasional yang masih menyisakan krumuk-krumuk persoalan itu. “Ya bangga dong,”kata Irwan Karenanya langkah Indra yang rela menyisir bakat-bakat terpendam di daerah, diakui politisi PKS ini sebagai tugas yang mestinya dilakukan pemerintah daerah dan unsure terkait. Selama di Sumbar, Indra Sjafri akan menggelar coaching klinik pagi ini di stadion Agus Salim dan akan menyilau kampung halamannya, Lubuknyiur, Batangkapeh Pesisir Selatan. (h/mat)

(18/10) kemarin. Dikatakan Dian Sukherijika itu dilakukan, sepertinya pantasd dan wajar karena masyarakat sudah melakukan berbagai upaya untuk mendesak PLN agar memaksimalkan pelayanan listrik di Riau. “Telah banyak aksi dari masyarakat, begitu juga kalangan lembaga legislatif baik kota maupun provinsi, seperti hearing dengan pihak PLN, tapi tak ada hasil. Jika masyarakat sepakat tidak membayar listrik kira kira dapat diterima ndak,” imbuh Dian mengira-ngira. Jika itu dilakukan masyarakat dan PLN mencabut kilometer di rumah warga dan memutuskan secara paksa arus listrik, Dian Sukheri dengan santai mengatakan hal itu bisa diperkarakan. “Kalau mau diputus silahkan saja, tapi harus se Riau ini.

Jangan satu-satu, harus adil. Kalau sanggup memutuskan semua pelanggan yang ada di Riau silahkan saja,” tegasnya. Sebelum ditetapkan pekan ketiga Oktober krisis listrik berakhir, General Manager PLN WRKR Doddy Bejamin Pangaribuan, kepada mahasiswa yang melakukan aksi demo di Kantor PLN Riau Jalan Dr Setia Budi, Doddy berjanji krisis listrik berkurang pada Oktober, akan tetapi memasuki Oktober ternyata listrik semakin parah yang akhirnya PH PLN WRKR Ari Wardana meralat janji itu yakni pekan ketiga Oktober ini pemadaman dihentikan. Disinggung mengenai wacana DPRD akan melakukan gugatan PLN, Dian Sukheri mengaku belum bisa menyampaikan sikap. Sebagai unsur pimpinan DPRD, Dian masih menunggu class action dari masyarakat. (hr)

Kemenpera Bantu............. Dari Halaman. 1 Dengan ketentuan dua item perbaikan. Misalnya perbaikan atap, perbaikan dinding maupun perbaikan lantai,” katanya. Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Agam Isman Imran mengatakan, upaya yang dilakukan Kemenpera sangat bermamfaat bagi mayarakat ekonomi bawah. Menurutnya, cukup banyak rumah di Kabupaten Agam yang

buntuh bantuan tersebut. “BSPS sangat membantu masyarakat. Untuk tahun selanjutnya kita akan berupaya untuk mengajukan permohonan kepada Kemenpera agar BSPS yang diterima oleh masyarakat Agam lebih banyak. Sampai saat ini kita belum bisa memastikan berapa rumah lagi yang layak untuk mendapatkan BSPS,” kata Isman Imran.

Ia menambahkan, melalui BSPS kualitas tempat tinggal masyarakat jauh lebih baik. Masyarakat diharapakan tidak hanya mengharapkan BSPS, tetapi juga menggunakan swadaya lain agar sasaran yang ingin dicapai dapat terwujud. “Program ini juga melibatkan swadaya, bantuan yang diberikan hanya stimulan,” ungkapnya. (h/yat)

Pasbar Perlu .................. Dari Halaman. 1 mengalami penurunan pendapatan sekitar 70 persen. “Biasanya nelayan memperoleh 50 keranjang. Sekarang hanya mendapatkan sekitar 10 keranjang, karena tidak memiliki area yang dipenuhi ikan lagi,” ujar Islahul Abdi, pada Februari lalu. Keberadaan kapal Sibolga ini menurutnya, sudah ada sejak tahun 1970 an. Namun sempat hilang beberapa saat dan kemudian muncul lagi. Beberapa kali kapal ini sudah mengganggu keberadaan nelayan setempat. “Kita salut dengan sikap masyarakat yang melakukan pengawasan cukup bagus untuk kapal asing ini. Namun sangat disayangkan dengan adanya aksi

anakkis yang dilakukan masyarakat. Kita menyarankan, jika masyarakat menemukan ada kapal yang menggunakan pukat harimau, segera menyerahkan kepada aparat hukum tidak main hakim sendiri. Para nelayan ini kan juga orang kecil yang mempunyai majikan,” terang Yosmeri. Terkait kapal pengawas ini, kata Yosmeri, akan memudahkan melakukan patroli. Tidak perlu lagi menunggu kapal patroli yang dimiliki oleh Pemprov Sumbar maupun angkatan laut yang keberadaanya jauh dari lokasi kejadian. Saat ini, kapal pengawas ini baru dimiliki di Kabupaten Pesisir Selatan. “Jika diketahui ada kapal yang menggunakan pukat harimau bisa

langsung dikejar. Tidak menunggu dulu kapal milik angkatan laut datang, sementara mereka sudah kabur,” ulas Yosmeri. Sementara dari provinsi sendiri kata Yosmeri sudah dilakukan upaya pencegahan. Seperti kerjasama dengan provinsi tetangga untuk ikut membantu beredarnya kapal yang menggunakan pukat harimau ini. Kemudian, juga dilakukan kerjasama dengan angkatan laut untuk mengawasi perairan ini. “Tapi, yang namanya mencuri tentu secara diam-diam dan tidak diketahui. Para nelayan nakal ini tetap tidak jera, meski sudah banyak ancaman yang disampaikan kepada mereka,” pungkas Yosmeri. (h/eni)

Anas Siap ...................... Dari Halaman. 1 lan tempat. Nantinya proses di pengadilan akan mengungkap kebenaran bersalah atau tidaknya seseorang. “Kalau masih tersangka belum tentu bersalah, Nanti di pengadilan, hakim dan jaksa yang menentukan bersalah,” kata Anas. Soal penahanan Andi, Mantan Ketua Umum PB HMI itu mengatakan sepenuhnya merupakan wewenang KPK. “Tapi saya melihat Pak Andi tetap tenang mengikuti proses di KPK,” kata Anas yang kini menjadi Ketua Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI). Setelah penahanan Andi, maka Anas disebut giliran berikutnya ditahan KPK. Bagaimana tanggapan Anas? “Itu sudah lama disebut-sebut, katanya habis lebaran, habis audit BPK, minggu

itu sebetulnya siapa apa konteksnya dengan istana,” kata Anas. Ditegaskan dirinya, isu kedekatan Bunda Putri dengan SBY akan semakin membuat penasaran rakyat Indonesia jika tidak cepat diklarifikasi oleh pihak Istana. “Ada hubungan atau tidak ada hubungan itu yang perlu masyarakat tahu, biar masyarakat tidak penasaran, karena penasaran itu tidak sehat,” katanya. Mantan ketua umum Partai Demokrat ini, tidak mau berkomentar lebih jauh terkait kemarahan Presiden SBY beberapa hari lalu yang mengaku tidak mengenal Bunda Putri. “Saya tidak bisa mengira-ngira karena saya belum kenal dengan Bunda Putri. Jangan-jangan suatu hari ada kesempatan untuk kenalan,” tandasnya. (h/dn/kcm/trb)

depan, minggu depan lagi, saya tidak tahu (kapan) itu,” kata Anas. Selain melayani wawancara stasiun televisi, Jumat sore Anas juga menggelar dialog Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bertema Dinasti Versus Meritokrasi Politik, di rumah pribadinya, di Duren Sawit, Jakarta Timur. Bongkar Bunda Putri Di bagian lain Anas Urbaningrum juga menegaskan bahwa sebagai pemimpin negara Presiden SBY seharusnya berani membuka identitas Bunda Putri kepada masyarakat luas. “Waktu itu saya dengar kalau tidak salah pak SBY akan membuka identitas Bunda Putri dalam waktu 2 hari. Saya kira publik berharap beliau membuka identitas Bunda Putri

Banyak Lansia ................ Dari Halaman. 1 “Lima juta orang mengatakan televisi adalah teman utama mereka,” katanya. Hunt akan berpidato dalam sebuah konferensi National Children and Adults Services (NCAS). Dalam kesempatan itu, dia akan berbicara: “Tiap orang yang kesepian harus memiliki seseorang yang dapat mengunjungi mereka dan menawarkan persahabatan.” Belajar dari Asia “Inggris seharusnya bisa menjadi tempat terbaik di dunia untuk menjadi tua.” ujar Jeremy Hunt. Dia melihat bahwa ada 112.000 kasus dugaan salah urus di panti jompo pada 2012 hingga 2013, kebanyakan terkait dengan lansia berusia lebih dari 65 tahun. Ini mengindikasikan “sesuatu yang sangat salah.” Hunt mengatakan kepala pengawas layanan sosial, Andrea Sutcliffe, akan memberikan peringkat kepada panti jompo mulai April 2014, dengan target untuk mengorganisir pengawasan total kepada 25.000 panti jompo pada 2016 mendatang. Dia mengatakan Inggris harus belajar dari budaya Asia yang cenderung “menghormati orang yang lebih tua” dan “perawatan di panti jompo adalah terakhir, bukan yang pertama.”

“Hubungan sosial lebih kuat karena sebagai anak-anak melihat bagaimana kakek-nenek mereka dirawat oleh orang tua mereka. Mereka mengembangkan harapan yang tinggi tentang bagaimana mereka juga akan diperlakukan ketika mereka tua,” ia akan menjelaskan. “Jika kita ingin mengatasi tantangan, kita harus belajar dari ini - dan mengembalikan dan menghidupkan kembali hubungan sosial antara generasi. “Dan walau tak nyaman untuk mengatakannya, perubahan hanya bisa dimulai dari cara kita secara pribadi memperlakukan orangtua dan kakek-nenek kita sendiri.” Inggris harus bertujuan menjadi “tempat terbaik di dunia untuk menjadi tua,” ia akan menyimpulkan. Swedia Ternyaman Laporan tentang kenyamanan hari tua berdasarkan survei di 91 negara, menempatkan Swedia paling atas sementara Afghanistan di tempat terbawah dan Indonesia di posisi ke-71. Studi ini diklaim sebagai indeks global pertama yang mengukur kualitas hidup warga lanjut usia. Tempat terburuk setelah Afghanistan adalah Pakistan, Tanzania dan Yordania. Di

negara-negara itu, kesejahteraan warga lanjut usia lebih buruk dibandingkan penduduk lain pada umumnya. Indonesia berada di posisi ke71 sementara Filipina di tempat ke-44 dan Thailand di posisi 42. Di Filipina, warga lansia disebut penelitian itu diuntungkan dengan adanya reformasi pendidikan yang diterapkan setelah kemerdekaan tahun 1946. Berdasarkan reformasi ini, sekolah dasar dan menengah merupakan kewajiban. Indeks Global AgeWatch dibentuk oleh kelompok advokasi HelpAge International dan badan kependudukan PBB, untuk menangani data internasional tentang dampak usia lanjut. Data yang dikeluarkan pada hari lansia internasional, Selasa (01/10), disusun berdasarkan data dari PBB, badan kesehatan dunia, WHO, Bank Dunia dan badan global lain, dengan menganalisa pendapatan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan lingkungan yang menunjang untuk hari tua di 91 negara. Pada tahun 2050, untuk pertama kalinya dalam sejarah, jumlah warga lanjut usia di atas 60 tahun akan lebih tinggi dibandingkan anak-anak di bawah 15 tahun. (met/bbc)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

DARI SD SAMPAI SMA/SMK

Mahyeldi Blusukan ke Pasar PADANG, HALUAN — Masyarakat di Pasar Pagi, Parak Laweh terlihat gembira menyambut kunjungan Mahyeldi bersama tim pemenangan, Jumat (18/10). Semua warga menyapa dengan antusias. Dengan senyum khasnya, Mahyeldi menyambut sapaan warga dan menyalami mereka satu persatu. Andriwen, salah seorang warga yang melintas dengan motornya menyempatkan diri mampir, ketika melihat Mahyeldi dan rombongan. “Pak Mahyeldi sering salat di Masjid Muhatalimin Banuaran. Jika diundang dia selalu datang,” ungkapnya. Salah seorang pedagang, Ansharullah (48) dengat sangat antusias juga mengungkapkan, bahwa dulu Mahyeldi pernah membeli dagangannya. “Pak Mahyeldi pernah bali cubadak ambo dulu. Namo ambo samo pulo jo pak Mahyeldi, Cuma nasib sajo nan berbeda,” katanya. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Budiman Dt Malano Garang yang bertindak sebagai juru kampanye. Dalam kunjungan itu, juga disebutkan program turunan dari visi dan misi yang disingkat dengan 10 M. (h/vie)

PEMILU 2014

DPT Sumbar 3,6 Juta Jiwa PADANG, HALUAN — Berdasarkan hasil rekap daftar pemilih tetap (DPT) di masing-masing kabupaten dan kota di Sumatera Barat, untuk saat ini, komisi pemilihan umum (KPU) Sumbar mengantongi sebanyak 3.651.459 DPT.

DENGAN KELUHAN — Emma Yohana menjenguk dan mendengar keluhan pasien yang terbaring di rumah sakit RSUD Radisin, Jum’at (18/10). Seorang pemimpin sejatinya memang berbaur dengan masyarakat untuk merasakan dan membantu penderitaan masyarakat.

EMYU KUNJUNGI RSUD RASIDIN

Atasi Banjir Perlu Keseriusan PADANG, HALUAN — Jum’at (18/10), pasangan Cawako Hj Emma Yohana dan Wahyu Iramana Putra mengunjungi RSUD Rasidin, dalam rangka melihat kondisi rumah sakit Kota Padang tersebut. Dalam kunjungan tersebut, ada beberapa hal yang memerlukan pembenahan seperti masalah banjir, pelayanan kepada pasien dan sebagainya. “Banjir yang kerap datang ketika hujan turun di RSUD ini, perlu penanganan lebih. Bagaimana pun persoalan banjir kembali ke RT/ RW. Perlu dilakukan peninjauan kembali terhadap amdal yang semestinya ada sebelum bangunan didirikan. Kami yakin bisa membenahi masalah ini karena solusinya pasti ada jika ada komitmen, sesuai visi misi

kami, bahwa pembangunan harus melibatkan masyarakat. Masyarakat harus diikutkan dalam pembangunan, karena partisipasi masyarakat harus nomor 1,” ujar Emma Yohana. Hal senada juga dikatakan Wahyu. Menurutnya, tak ada kesulitan menghadapi masalah banjir di RSUD tersebut jika ada niat baik untuk menanganinya. “Saya orang teknik, tidak ada kesulitan bagi saya menangani masalah banjir ini. Yang penting itu komitmen,” tuturnya. Di lain hal, seperti maraknya masyarakat miskin yang tidak mendapatkan kartu Jameksmas atau Jamkesda, menurut Emma, persoalannya terletak pada pendataan. “Kalau pendataan bagus, persoalan

tidak meratanya pembagian kartu Jamkesda dan Jamkesmas bagi masyarakat miskin tak akan terjadi. Kita bukannya saling menyalahkan, namun, pemerintah seharusnya melakukan verifikasi terhadap data yang diserahkan oleh PPS. Pendataan harus dilakukan dari bawah, yakni RT/RW, kelurahan, kecamatan sampai ke pusat. Setelah data diterima pemerintah, pemerintah harus mencek kembali data tersebut, siapa tahu ada warga yang miskin yang belum terdata,” jelasnya. Wahyu bahkan lebih tegas lagi mengenai pendataan penerima kartu jaminan kesehatan tersebut. Katanya, kalau ada petugas pendataan yang salah melakukan, misalnya seperti

warga miskin yang seharusnya terdaftar sebagai penerima, namun tidak terdaftar, dan ada warga yang tidak seharusnya terdaftar sebagai penerima, namun terdaftar, maka petugas pendataan yang melakukan hal tersebut, bila perlu harus diberi hukuman, agar dia jera menzhalimi

rakyat miskin. Pada kesempatan tersebut, EMYU menjenguk pasien yang dirawat di RSUD Rasidin dan memberikan bingkisan makanan. Menurut mereka, pemberian makanan kepada orang sakit, adalah budaya yang hendaknya terus dijaga. (h/mg-dib)

Dengan rincian jumlah pemilih laki-laki 1.813.564 jiwa dan perempuan 1.837.895 jiwa. Sebelumnya jumlah daftar pemilih sementara (DPS) yang ditetapkan KPU Sumbar sekitar 3,08 juta jiwa. “Jumlah ini bertambah, karena setelah dilakukan pengecekan kembali terhadap DPT yang sudah diplenokan di kabupaten dan kota,” terang Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, Kamis (16/10). Jika dibandingkan dengan DPT Pileg 2009, jumlah DPT untuk pemilu mendatang naik cukup signifikan. Di mana pemilu sebelumnya DPT hanya 2,9 juta. Setahun kemudian, DPT itu naik lagi pada Pilgub 2010, yang mencapai 3,2 juta pemilih. Artinya, selama lima tahun belakangan ini, jumlah pemilih naik sekitar 400 ribu jiwa. Sementara untuk penetapan DPT di tingkat KPU Sumbar sendiri, akan dilaksanakan 20 Oktober mendatang dalam rapat pleno. Kemudian pada tanggal 23 Oktober akan dikirim ke KPU RI. Dikatakan Amnasmen, untuk penetapan DPT ini sendiri, KPU kabupaten dan kota tidak mengalami masalah. Hanya saja terjadi kesulitan untuk mengunggah data pemilih ke sistem data pemilih (sidalih) di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dikarenakan, sulitnya jaringan internet di daerah tersebut. “Untuk mengatasi masalah ini, diperbantukan operator dari daerah lain mengunggah data dari sistem manual ke sidalih. Hal ini dilakukan di kantor KPU Sumbar dan juga dihadiri operator Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dibawa ke Padang,” kata Amnasmen. Sementara itu, jumlah TPS di seluruh kabupaten dan kota mencapai 12.548, di 1.144 desa, kelurahan, dan nagari. (h/eni)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Rahmi


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

9

Pajak Reklame Baru Terealisasi Sepertiga PADANG, HALUAN — Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Padang, Syahrul mengatakan pajak reklame baru mencapai Rp900 juta dari target Rp3 miliar tahun 2013 ini. Sehingga, pencapaian target pajak reklame masih jauh dari harapan.

Berlatih Kreatifitas di PKBM PADANG, HALUAN – Kreatifitas anak muda jaman sekarang memanglah sangat penting untuk di gali dan dikembangkan. Bakat-bakat terpendam yang terkendala dengan urusan material yang membuat generasi tak tentu arah hingga bisa salah jalan. Seperti narkoba, pengemis, pengamen, bahkan ada yang mencopet karena harus memenuhi kebutuhan hidup. Peranan orang tua dan lingkungan memang sangat penting bagi generasi muda jaman sekarang. Jika generasi tak tentu arah maka penerus bangsalah yang sedang terancam. Untuk menyelesaikan persoalan itu maka di bentuklah Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang di ketuai oleh Linda Purnawati. PKBM ini merupakan program dari Dinas Pendidikan Kota Padang. PKBM bertujuan untuk memberantas kemiskinan, membantu masyarakat kurang mampu, dan anak-anak putus sekolah. Bagi anak putus sekolah di berikan program paket B dan paket C . Ini bertujuan agar mereka bisa melanjutkan sekolah dan mendapatkan ijazah yang bisa di pergunakan untuk bekerja yang layak. Pada tahun lalu PKBM mengadakan pelatihan kerajinan tangan membuat asbak rokok ‘malin kundang’ yang terbuat dari semen, gipsum, dan gabus. Kegiatan ini dilakukan bagi masyarakat yang kurang mampu dengan umur 17-40 tahun. Tujuan pelatihan ini agar masyarakat bisa mengeluarkan bakat dan mempunyai usaha sendiri untuk menopang kehidupan. Alhasil setiap pengunjung yang datang ke Pantai Air Manis bisa membawa cendra mata malin kundang dan tentu saja menguntungkan bagi warga yang membuatnya. Untuk harga asbak rokok ini Rp 15.000 sampai Rp30.000 per buahnya tergantung jenis pengunjung yang datang. Misalnya pengunjung dalam dan luar kota atau luar negeri. Penghasilan yang di dapat bisa mencapai rata-rata Rp100.000 per hari. (h/mg-win)

TERGENANG — Sejumlah warga sedang melintasi jalan penuh lobang dan tergenang di Kelurahan Air Pacah, Kecamatan Koto Tangah,Kota Padang, Jum’at (18/10).Kondisi jalan di Kota Padang banyak yang luput dari perhatian pemerintah Kota Padang. AMIR

DIDUGA TAWURAN PELAJAR

Lima Pemuda Tanggung Diamankan Polisi PADANG, HALUAN — Diduga terlibat tawuran, empat pelajar dan satu remaja nganggur diamankan oleh petugas Polresta Padang di kawasan Ruang Taman Hijau (RTH) Imam Bonjol, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Jumat (18/10) sekitar pukul 13.40 WIB. Kelima pemuda tersebut yakni tiga dari SMK Kosgoro yaitu Putra (16), Reza (16), dan Roni (17), serta Ikbal (16) SMA Budaya. Keempat pelajar tersebut masih duduk di kelas II. Sedangkan satu lagi adalah Fajrin (17) warga Palinggam, Kecamatan Padang Selatan. Selain mereka diamankan, petugas juga mengamankan satu buah gir sepeda motor, yang diduga sebagai alat tawuran. Kini mereka masih

dalam proses pendataan, sementara yang membawa barang sebuah gir akan diproses lebih lanjut. Dikatakan salah satu pelajar yakni Reza kepada Haluan mengaku bahwa dia ikut tawuran tersebut. Karena dia terkena lemparan batu ke arahnya oleh pelajar lain, sehingga dia mengejar pelajar itu. “Saat itu saya hanya jalan-jalan pak, tetapi tiba-tiba ada segerombolan pelajar dan meleparkan batu ke arah saya, sehingga saya kejar. Namun, saat dikejar saya melihat sebuah benda di semak-semak, dan saya ambil kemudian mengejar segerombolan pelajar itu pak,” katanya di SPKT Polresta Padang, kemarin (18/10). Sementara itu, Kanit II SPKT Polresta Padang Ipda Ardiansyah

mengungkapkan, para pelajar ini ditangkap ketika saat tawuran di lokasi kejadian, sehingga dikejar oleh beberapa petugas. “Kami berhasil mengamankan lima pemuda ini,” ujarnya. Ardiansyah mengatakan, untuk kelima pemuda tanggung ini diminta kepada orangtuanya agar datang ke Mapolresta Padang. Sebelum datang, pihaknya melakukan pembinaan dan pendataan, serta memberikan informasi kepada kepala sekolahnya. “Disini kami hanya melakukan pembinaan dan pendataan, namun kalau untuk sanksinya itu dari pihak sekolahnya. Kami mengharapkan agar orangtua lebih meningkatkan kewaspadaan kepada anaknya agar tidak terlibat tawuran,” ungkapnya. (h/nas)

Andre Algamar Resmi Kepala Satpol PP

SERAH terima jabatan Kepala Satpol PP Kota Padang dari Nasrul Sugana kepada Andree H. Algamar di Balaikota Padang, Aie Pacah, Jumat (18/10). IST

PADANG, HALUAN — Anggota Satuan Polisi Pamong

Praja (Satpol PP) haruslah lebih dahulu tertib sebelum dia

menegakkan peraturan daerah untuk mewujudkan ketertiban dan ketenteraman masyarakat. Tanpa dukungan aparat penegak peraturan yang disiplin dan tertib, maka peraturan apa pun hanyalah ketentuan di atas kertas yang tidak akan dipatuhi masyarakat. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kota Padang Syafril Basir kepada wartawan usai upacara serah terima jabatan Kepala Satpol PP Kota Padang dari Nasrul Sugana kepada Andree H. Algamar di Balaikota Padang, Aie Pacah, Jumat (18/10). “Untuk itu, Kepala Satpol PP yang baru saya minta agar

bisa memperlihatkan prestasi yang lebih baik dalam mengemban tugasnya. Meningkatkan koordinasi yang lebih baik dengan stake holder terkait serta tanamkan dalam diri bahwa seorang kepala SKPD merupakan panutan bagi bawahannya,” kata Syafril Basir. Sementara itu Kasat Pol PP yang baru Andree H. Algamar mengatakan, hal pertama yang akan dilakukannya adalah membenahi internal, yaitu membangun soliditas dan menata SDM Pol PP sesuai kemampuan pribadi dan kesatuan, “Untuk tugas - tugas lain

seperti penertiban tenda ceper akan tetap dilakukan. Terkait momen pilkada kita akan berkoordinasi dengan panwaslu dan kepolisian untuk melaksanakan penertiban, pengamanan serta mengawal pelaksanaan pilkada,” tegas Andree. Adapun upacara sertijab ini dilaksanakan di tengah hujan deras yang mengguyur Kota Padang. Hal itu tak mengurangi khidmatnya prosesi upacara yang ditandai dengan penyerahan pataka praja wibawa dan penyematan lencana oleh Sekda kepada pejabat baru dan lama. (h/rel)

kota, karena mereka tidur sembarang di gedung mewah seperti gedung DPRD Sumbar dan sejumlah pertokoan. Mereka juga warga Kota Padang, butuh pembinaan dan makan. Kalau hanya sekadar makan anggaran Pemko Padang, diyakini tentu mencukupi. “ Jika Pemko Padang mampu mengatasi persoalan orang gila, tentunya Kota Padang mendapat nilai plus dan tentu menjadi satu kota yang bersih dari orang gila. Kebijakan ini cukup efektif, ketimbang menertibkannya dan mengembalikan mereka pada

keluarganya, karena diyakini mereka tidak diakui sebagai bagian anggota keluarga,” katanya. Sementara itu Anggota Komisi III DPRD Kota Padang Jawardi mengatakan, penertiban terhadap orang gila hendaknya dilakukan secara rutin, karena setiap minggu dan bulan orang gila itu bertambah dan berganti-ganti orangnya. “Sebab, sebagai ibukota Sumatera Barat sangat jelek rasanya banyak orang gila berkeliaran,” katanya. (h/ade)

DPRD : Tertibkan Orang Gila di Jalanan PADANG, HALUAN — DPRD Kota Padang mengharapkan kepada Pemko Padang melalui Dinas Terkait, untuk melakukan penertiban terhadap orang gila yang kini makin marak di sejumlah ruas jalan utama dan strategis di Kota Padang . Menurut Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Gustin Pramona kepada Haluan Jumat (18/10), pembinaan terhadap orang gila akan lebih banyak manfaatnya ketimbang membiarkan mereka berkeliaran di jalan. Jika diberi rokok saja,

mereka diyakini makin bisa lebih diberdayakan minimal memanfaatkan tenaganya sebagai tukang kebun atau pesuruh lainnya. Orang gila tidak berfikir dan hanya perlu makan, bahkan Rumah Sakit Jiwa Padang HB Sa’anin mampu memberikan pembinaan terhadap pasien baru gila banyak yang bisa kembali menjadi normal. Penertiban orang gila tersebut penting, karena mereka yang sudah tidak waras itu berkeliaran di sepanjang jalan akan merusak

ketertiban, ketentraman dan keindahan kota. Orang gila di Kota Padang, kini masih terus berkeliaraan, mereka cenderung berada di ruas jalan utama dan strategis kota seperti di Jalan Khatib Sulaiman, By Pass, Lolong, di Pasar Raya Padang dan sejumlah pasar tradisional kota serta di kawasan eks Bandara Tabing Padang. Penampilan mereka selain kumuh, kotor dan jorok serta seronok. Keberadaan orang gila rata-rata usia produktif tersebut sangat mengganggu keindahan

Jumlah wajib pajak dari papan reklame, baliho, bilboard dan bando yaitu 989 buah wajib pajak. Untuk jenis bando, terdapat 13 buah wajib pajak, bilboard 26 buah wajib pajak dan baliho 13 buah wajib pajak. Sisanya, merupakan papan reklame berukuran kecil. Sedangkan jumlah papan reklame dan sejenisnya mencapai ribuan di Kota Padang. Banyak jumlah papan reklame ini disebabkan adanya satu wajib pajak memiliki lebih dari satu papan reklame dan sejenisnya. “Namun, ada papan reklame atau baliho yang tidak dikenakan pajak yaitu yang termasuk kategori sosial, politik dan pemerintah,”sebutnya. Syahrul menjelaskan, hingga saat ini tidak ada ditemukan wajib pajak yang menunggak dalam membayar kewajibannya. Bagi yang tidak memperpanjang izinnya kembali, reklamenya akan dibongkar. Ratarata per bulan, ada 10 reklame yang dibongkar oleh petugas. Syahrul mengatakan, sebelum dilakukan pembongkaran, ada beberapa tahapan dilakukan. Yaitu, 14 hari sebelum masa izinnya reklame jatuh tempo, DPKA telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada wajib pajak, apakah diperpanjang atau tidak. Bila tidak konfirmasi, DPKA kembali membuat surat pemberitahuan pada waktu jatuh tempo. “Selanjutnya, kita akan panggil wajib pajak tersebut. Bila tidak datang juga, akan dilayangkan surat peringatan. Bila tidak ada konfirmasi selama tiga kali peringatan, maka akan dilakukan pembongkaran,”tegas Syahrul. Sebelumnya, Kasi Perizinan Postel Arliswandi Diskominfo Padang mengaku cukup kewalahan mengejar pencapaian target pendapatan, terutama retribusi tower. Dari target sebesar Rp3 miliar yang dibebankan untuk tahun 2013 ini, baru tercapai Rp990 juta. Rencananya, dalam waktu dekat Diskominfo juga akan melakukan penyegelan tower yang pemiliknya belum melunasi retribusi. “Kita sangat sayangkan pemilik yang masih membandel. Bagaimanapun ini adalah perintah perda,”ujar Arliswandi. Sebelumnya, kata Arliswandi, pihaknya telah memberikan tenggat waktu pada perusahaan telekomunikasi tersebut untuk segera membayarkan di awal September. Sesuai Perda, besaran retribusi diambilkan dari 2 persen dari nilai objek pajak. Namun pada tahap awal ini Pemko sebut Arlis memberikan keringanan untuk membayar Rp5 juta/tower. (h/cw-oos)

>> Editor :Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


10

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Berantas Tenda Ceper

Feature

PADANG, HALUAN— Kalangan anggota DPRD Kota Padang menyayangkan, dengan masih maraknya kembali tenda ceper disepanjang pantai Padang Kota tercinta.

UPIK (47 tahun) seorang pedagang asongan duduk termenung di kawasan Taman Imam Bonjol. RINA

Upik Si Pedagang Asongan PADANG, HALUAN — Upik (47 tahun) seorang pedagang asongan duduk termenung di kawasan Taman Imam Bonjol, ia sudah melebihkan dagangannya untuk pergi berjualan ke salah satu acara diurungkan, karena acaranya dibatalkan, sekarang ia terus memutar otak bagaimana supaya dagangannya laku dan modalnya kembali. Setiap harinya pekerjaan tetap Upik berjualan. Kalau pagi ia berjualan di dekat sekolah atau kampus. Siangnya ia lanjutkan berjualan di sekitar taman Imam Bonjol. Saat berjualan ia harus berhati-hati karena takut di usir dan dimarahi oleh petugas, belum lagi uang keamanan yang harus ia bayar. Kadang tidak jarang ia menerima perlakuan kurang baik dari petugas yang melarangnya berjualan di area tertentu, misalnya saja ia berjualan di suatu acara wisuda di hotel, ia diusir oleh satpam tidak boleh masuk kedalam area keramaian tersebut. Upik menuturkan sering diusir berjualan kalau masuk ke dalam suatu acara, tapi setelah satpamnya pergi dirinya masuk lagi berjualan. “Pernah juga saya berjualan di area yang dilarang, kami dikejar oleh petugas dan disuruh pindah ke tempat lain, kalau hanya berjualan di taman Imam Bonjol pendapatan saya sedikit makanya kalau ada acara-acara saya pergi kesana, dan hasilnya lumayan dari hari-hari biasanya. Setiap hari kerjaan saya begini, kalau hanya mengharapkan penghasilan dari suami saja itu tidak mencukupi untuk biaya sekolah anak saya. Makanya saya berjualan asongan ini untuk membantu kebutuhan keluarga, minimal untuk makan kami sekeluarga tercukupi. Kalau hanya mencari untuk makan saja semua orang juga bisa, bahkan ayam juga bisa mencari makan untuk anaknya. Tapi saya ingin anak saya sekolah tinggi seperti orang lain supaya hidupnya kelak tidak susah seperti saya dan cara berbicara, berfikirnya juga lebih bagus dari pada kami yang cuman tamatan SD ini. Walaupun sekolah saya tidak sampai tapi anak-anak saya tidak boleh putus sekolah,” (h/mg-rin)

PERBAIKAN TAMAN — Seorang pekerja taman mengangkut pasir yang menumpuk di badan jalan Dr Hamka, Parupuk Tabing, Kota Padang, Jum’at (18/10). Perbaikan taman jalan tersebut mengganggu arus lalu lintas. AMIR

TEMUAN BPOM SUMBAR

18 Persen Jajanan Berbahaya PADANG, HALUAN — Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sumatera Barat menemukan 18 persen jajanan di sekolah belum penuhi syarat kesehatan. 18 persen jajanan tersebut mengandung bahan berbahaya seperti Borax dan Rhodamin B. Untuk mengantisipasi agar jajanan tersebut tidak dikonsumsi oleh siswa, diimbau kepada orangtua siswa untuk menyediakan bekal makanan dari rumah, agar siswa tak jajan di sekolah. “Dari 50 Sekolah Dasar di seluruh kabupaten di Sumbar, kami mengambil sampel jajanan sebanyak 1.200 sampel. Dari jumlah sampel tersebut, 18 persen di antaranya belum penuhi syarat kesehatan. Dari sampel tersebut, ditemukan jajanan mengandung Borax seperti terdapat

dalam kerupuk merah dan jenis kerupuk lainnya, dan Rhodamin B dalam cendol delima dan es berwarna lainnya. Setelah diuji di laboratorium, ebagian besar jajanan pada sampel tersebut, mengandung banyak bakteri. Kesimpulannya, kebersihan jajanan di sekolah dasar, kurang,” ujar Hilda Murni, Kabid Sertifikasi dan Layanan Info Konsumen BPOM Sumbar, Jum’at (18/10). Ia menjelaskan, 1.200 sampel jajanan tersebut, diambil mulai Februari sampai Oktober 2013. Pengambilan sampel jajanan tetap akan dilakukan sampai 2014 mendatang. Namun, pada 2015 pengawasan terhadap jajanan di sekolah akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan. Pada 2015 nanti, tugas

BPOM hanya mengawal, memonitoring dan mengevaluasi apa yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan terhadap pengawasan jajanan di sekolah, apakah yang dilakukan sudah sesuai aturan atua belum. Ditemukannya 18 persen dari 1.200 sampel jajanan belum penuhi syarat kesehatan tersebut, menurut Hilda, sudah jauh berkurang dari tahun sebelumnya. “ Di tahun 2012, jumlah jajanan yang belum penuhi syarat kesehatan sebanyak 30 persen. Sementara di tahun 2011 mencapai 50 persen. Menurunnya angka tersebut, karena intervensi dari BPOM terhadap sekolah, kepada pedagang makanan, orangtua murid dan siswa. Diprediksi, pada 2014, angka tersebut semakin menurutn,” ungkapnya. (h/mg-dib)

Kapolda Sumbar Resmikan Masjid Al Qahhaar PADANG, HALUAN — Ratusan jemaah warga Teluk Nibung Km. 7 Kelurahan Gates Nan XX Lubeg Padang hadir menyaksikan langsung peresmian Masjid Al Qahhaar, Jumat, (18/10). Masjid yang dibangun oleh keluarga besar H. Kaharuddin Rajo Jale tersebut, diresmikan secara lang-

sung oleh Kapolda Sumbar Brigjen Pol.Nur Ali. Junaidi Kahar, selaku perwakilan dari keluarga besar H. Kaharuddin Rajo Jele dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pembangunan mesjid Al Qahhaar ini merupakan impian terbesar dalam sejarah keluarga besarnya. Pasalnya, Pak Joy, begitu

Kapolda Sumbar Brigjen Pol.Nur Ali meresmikan Masjid Al Qahhaar, Jumat, (18/10).

ia biasa disapa mengaku bahwa orang tuanya merupakan bagian dari masyarakat Teluk Nibung ini. “Mudah-mudahan mesjid ini bisa dimanfaatkan bagi masyarakat banyak, terutama untuk ibadah dan syiar agama Islam,” ucapnya dihadapan ratusan undangan yang hadir dalam peresmian mesjid dan sekaligus serah terima kepada masyarakat melalui Kantor Wilayah Departemen Agama Sumbar. Tidak hanya itu, dijelaskan pak Joy ini lagi, tanah seluas 1300 meter persegi untuk lokasi mesjid ini telah bersertifikat hak milik dan tidak mengganggu masyarakat sekitar. “Alhamdulillah, mesjid Al Qahhaar ini bisa selesai tepat waktu, dan setelah persesmian hari ini, mesjid ini akan diserahkan langsung kepada masyarakat Teluk Nibung ini,” ucapnya.

Untuk luas bangunan masjid, lanjutnya, adalah 450 meter persegi dan terdiri dari 3 tingkat. Untuk lantai 1, digunakan untuk ibadah shalat, lantai 2 untuk Tempat Pendidikan Agama Islam (TPA), dan lantai 3 digunakan untuk shelter. “Selain untuk menikmati pemandangan, lantai 3 juga bisa digunakan sebagai shelter,” paparnya lagi. Sementara itu, Kapolda Sumbar Brigjen Pol.Nur Ali dalam sambutannya mengakui bahwa sepanjang sejarah hidupnya, untuk pertama kalinya beliau dimintai untuk meresmikan sebuah mesjid. “Ini pengalaman pertama saya meresmikan sebuah mesjid, mudahmudahan mesjid megah berlantai 3 ini bisa menjadi kebanggaan umat islam di Teluk Nibung ini,” ucap Kapolda Sumbar yang baru beberapa bulan bertugas di Sumbar ini

lagi. Ketua LPM Indra Rajo Jalil, mewakili masyarakat Teluk Nibung Kelurahan Gates Kecamatan Lubuk Begalung mengucapkan rasa terima kasihnya kepada keluarga besar H. Kaharuddin Rajo Jale yang telah membangun sebuah mesjid megah di Teluk Nibung ini. “Meski sudah membangun 7 masjid dan musala di Indonesia ini, ternyata keluarga besar H. Kaharuddin Rajo Jale tidak melupakan masyarakat Teluk Nibung, mudah-mudahan segala amal ibadah keluarga ini bia menjadi tabungan di akhirat nanti,” pungkasnya. Selain dihadiri oleh Kapolda Sumbar, juga hadir dalam peresmian dan penyerahan mesjid Al Qahhaar ini ketua DPRD Sumbar Yul Teknil, Dantamal, Camat Lubuk Begalung serta tokoh masyarakat. (h/hel)

“Meski demikian, DPRD Kota Padang tetap berharap Pemko Padang lebih maksimal dalam melakukan pengawasan dan sosialisasi, yang disertai dengan sanksi yang tegas. Jika itu tidak dilakukan, maka percuma saja rangkaian perda yang banyak,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Erison kepada Haluan, Jumat (18/10). Penertiban tenda ceper itu, nampaknya harus rutin dilakukan. Mengingat, tidak kapokkapoknya pemilik tenda ceper tersebut. Bahkan, jika perlu sanksi tegas kepada pemilik tenda ceper. Karena, tanpa sanksi yang tegas maka Pemko Padang tetap akan dilecehkan oleh mereka. “Jika, tenda ceper itu masih tetap dibiarkan bahkan semakin marak. Maka, bencana dari tuhan akan terus mengancam Kota Padang,” ujar kader demokrat. Untuk itu, Pemko Padang melalui Satpol PP agar lebih pro aktif dan tanpa tebang pilih dalam melakukan penertiban tenda ceper serta jangan ada rasa takut. Sementara itu Raflis Agus Anggota Komisi III DPRD Kota Padang mengatakan, Pemko Padang harus memaksimalkan

Satpol PP di lapangan. “Aparat Pol PP harus bekerja maksimal, untuk mengurangi penyakit masyarakat yang kian marak di Kota Padang. Kalau perlu, tempatkan posko-posko pemantauan Pol PP di tiap lokasi yang dinilai sering digunakan,” ujarnya. Ia mengharapkan, Pemko Padang juga menjalin kerjasama yang lebih erat lagi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mensosialisasikan nilainilai keagamaan di tengah masyarakat. Karena, penertiban tanpa diimbangi perbaikan akhlak dan moral, akan menjadi percuma. Pemko harus bertindak tegas, terutama Satpol PP dalam menjalankan tugasnya, memberantas praktek maksiat pada titik-titik rawan maksiat. Karena, hal ini telah mencoreng wajah kota, dan membuat menurunnya moral. ”Apalagi, di kawasan Pantai Padang, sudah dibantu pembenahannya dengan APBD, kenapa belum juga selesai. Tetapi gejalanya belakangan ini dinilai sudah tidak wajar lagi. Apalagi, kota ini sudah merencanakan pariwisata religius,” katanya.(h/ade)

RUBRIK KELURAHAN

Kelurahan Pisang Kekurangan Personil PADANG, HALUAN – Selain permasalahan yang ada di masyarakat di Kelurahan tentu saja juga tidak luput dari permasalahan. Seperti masalah yang ada di Kelurahan Pisang Kecamatan Pauh yang sedang kekurangan personil. “Kekurangan personil ini sudah dilaporkan ke Kecamatan hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya,”ungkap M.Latief, Lurah Pisang pada Haluan kemarin. Kelurahan yang bangunannya berdiri di tanah fasilitas ini juga berharap adanya perhatian penuh dari BKD. Selain personil yang masih kurang yaitu sekretaris lurah yang posisinya masih kosong, dan juga masih membutuhkan beberapa orang kasi. Selain dari pada itu fasilitas kantor juga masih minim. Ruang kerja yang belum memadai, dan masih

banyak lagi fasilitas penunjang yang belum tercukupi. Meskipun masih banyak kekurangan namun tidak membuat personil yang ada di Kelurahan ini mengeluh setiap waktu. Jam kerja yang sudah di atur dan tidak di langgar karena warga hanya mengetahui urusan mereka lancar. M.Latief yang sudah menjabat sebagai Lurah sebanyak tiga kali juga mengatakan meskipun di kelurahan ini masih kekurangan personil namuin warga tidak mau tau dengan itu. “Yang mereka tau urusannya di sini bisa terselesaikan dengan baik. Maka dari itu kami mengharapkan kepada pihak terkait agar menindaklanjuti permohonan yang sudah dilaporkan agar proses dan urusan dalam Kelurahan bisa berjalan dengan baik,” harapnya. (h/mg-win)

KELURAHAN Pisang Kecamatan Pauh. WINDA

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Presiden Bantu Korban Merapi SLEMAN, HALUAN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengunjungi warga lereng Gunung Merapi yang kini sudah menempati hunian tetap, Jumat (18/10) Saat berdialog dengan warga di hunian tetap Pagerjurang, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, ia membawakan uang dalam tas ransel warna hitam sebesar Rp 1 miliar untuk para korban erupsi Merapi itu. Tentu saja uang itu dibawakan oleh staf Kepresidenan. Uang tunai sebesar itu diserahkan kepada Bupati Sleman Sri Purnomo di salah satu bangunan di tengah hunian tetap Pagerjurang. Uang itu lalu dibawa pihak pemerintah Sleman untuk disimpan dan diamankan. “Saya ingin membantu untuk menambah aktivitas ekonomi. Tadi Pak Bupati saya bantu Rp 1 miliar, supaya kita lebih hidup lagi, yang 500 ekor sapi nanti BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Kalau agak lambat kirim SMS ke saya,” kata SBY di hunian tetap Pagerjurang, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman. Program bantuan 500 ekor sapi bagi para warga korban erupsi Merapi akan selesai direalisasikan hingga akhir 2013. Juga 8 kilometer jalur evakuasi dan jembatan akan segera dilakukan. SBY juga mengingatkan warga lereng Merapi yang masih belum mau direlokasi agar menaati aturan. Ajakan itu bukan hal yang mengadaada karena didasarkan pada pengalaman erupsi tahun-tahun sebelumnya. Sebab, warga harus belajar dari kejadian bencana Gunung Merapi. “Saya harap masyarakat bisa mengerti. Pemerintah tidak mencari-cari dan mengada-ada, tapi ini demi keselamatan”. (h/tmp)

11

404 Daerah Darurat Puting Beliung JAKARTA, HALUANPerubahan cuaca ekstrim seperti puting beliung, banjir, longsor, dan gelombang pasang diprediksi akan terjadi akhir tahun ini hingga awal 2014. Ada sekitar 404 daerah kabupaten/ kota yang telah terpetakan terpapar puting beliung.Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, bencana terjadi karena perubahan cuaca pada akhir 2013 hingga awal 2014 cukup ekstrim. Bencana yang yang kemungkinan terjadi dalam waktu dekat ini adalah puting beliung. “Hal itu harus diwaspadai semua pihak. Saat ini belum ada sistem peringatan dini puting beliung. Padahal bencana yang diakibatkan terjadinya perubahan suhu yang sangat cepat itu terjadi sangat cepat dan dapat merusak rumah serta bangunan lainnya,” katanya di Jakarta, kemarin. Di Indonesia, ada sekitar 404 kabupaten/kota yang telah

terpetakan terpapar puting beliung dengan tingkat bahaya sedang-tinggi. Jumlah penduduk yang kemungkinan kena dampak sebanyak 115 juta jiwa. Namun, belum adanya sistem peringatan dini terhadap bencana putting beliung, mengakibatkan kerusakan masih cukup besar. Apalagi, puting beliung berbeda dengan siklon tropis yang sudah dapat dideteksi dari bibit hingga punahnya melalui satelit. Selain puting beliung, perubahan cuaca ekstrim juga akan mengakibatkan bencana longsor dan banjir. Bencana longsor dapat terjadi di 274 kabupaten/kota yang mungkin terpapar bahaya sedang-tinggi. Ada sekitar 124 juta jiwa yang mungkin terdampak bencana ini. “Ada 315 kabupaten/kota yang mungkin terpapar banjir dengan bahaya sedang-tinggi. Ada sekitar 61 juta jiwa yang dapat terdampak banjir ini. Namun, kemungkinan bencana ini baru akan terjadi awal 2014, karena puncak hujan diperkirakan baru akan terjadi pada Januari dan Februari,” katanya. Menyisir Sungai Sutopo juga mengingatkan kemungkinan terjadinya banjir bandang saat hujan deras yang berlangsung lama. Banjir bandang terjadi karena sumbatan secara alami di hulu sungai. Dia juga mengimbau seluruh pemerintah daerah agar melibatkan berbagai relawan di daerahnya masing-masing, menyisir titik-titik aliran sungai yang mungkin saja terbendung

JAKARTA BANJIR — Sejumlah anak menumpang di atas mobil bak untuk menghindari genangan air banjir di daerah Muara Baru, Jakarta, Jumat (18/10). MDK

secara alami tersebut. Masyarakat yang tinggal di wilayah terdampak bencanabencana itu juga harus waspada. “Titik-titik aliran sungai di hulu yang terbendung alami itu sulit dideteksi satelit karena terlalu kecil. Jika menggunakan pesawat, biaya yang dibutuhkan sangat besar,” ujarnya. Dia menyebutkan, bencana banjir bandang yang pernah terjadi di beberapa wilayah

Indonesia, seperti Wasior dan wilayah lain karena adanya sumbatan di bagian hulu sungai. Pemerintah daerah setempat harus menggerakkan relawan-relawannya, untuk menyisir daerahnya masingmasing. Sebelumnya, BNPB menyatakan telah terjadi 573 bencana hidrometeorologi selama Januari-Mei 2013 di beberapa wilayah Indonesia. Bencana

>> Editor : Dodi Nurja

hidrometeorologi tersebut telah mengakibatkan 252 orang meninggal dunia, 512.080 orang menderita dan mengungsi, 30.525 unit rumah serta puluhan fasilitas umum seperti sekolah dan rumah ibadah rusak. Dari total 573 kejadian bencana, 212 di antaranya adalah banjir, 195 puting beliung, dan 138 bencana tanah longsor. (h/sh)

>> Penata Halaman : David Fernanda


12

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

PNS Hanya Untuk Tenaga Honorer SARILAMAK, HALUAN — Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Limapuluh Kota, Elfi Rahmi menegaskan bahwa seluruh nomor ujian untuk dapat mengikuti tes CPNS, dibagikan langsung oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kepada peserta.

Asuransi Kader Golkar Diperluas PAYAKUMBUH, HALUAN — Kader Partai Golkar Kota Payakumbuh, dinilai belum seluruhnya memiliki kartu anggota partai berlambang pohon beringin itu yang berlogo asuransi jiwa. Karena itu, para kader tersebut dapat mengurus kartu asuransi di DPD Partai Golkar jalan Sukarno-Hatta, Koto nan Ompek, Kecamatan Payakumbuh Barat. Demikian disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Kota Payakumbuh, Sudirman Rusma dalam percakapan dengan Haluan di gedung dewan setempat, Jumat kemarin. Sekaitan perlunya kader Golkar memiliki kartu anggota partai berlambang pohon beringin itu yang berlabel Asuransi Jiwa. “Kegunaan kartu anggota berlabel asuransi jiwa, sangat besar bagi pemiliknya. Ketika yang bersangkutan meninggal dunia akibat kecelakaan dapat santunan sebesar Rp5 juta, cacat seumur hidup akibat kecelakaan memperoleh dana Rp 5 juta. Sedangkan bagi anggota yang meninggal biasa atau penyebabnya sakit juga mendapat asuransi jiwa sebesar Rp2 juta. Menurut dia, kegunaan asurasi jiwa itu, sudah terbukti. “Para kader Partai Golkar yang memiliki kartu anggota berlambang pohon beringin dan berlogo asuransi jiwa sudah bermanfaat positif bagi pemiliknya. Kadernya yang meninggal dunia sudah memperoleh dana dari asuransi jiwa tersebut. Seperti yang dialami Ketua Partai Golkar Kelurahan Nunang, Sudirman yang akrab dipanggil Man Saiyo yang meninggal dunia 30 September 2013 lampau, sudah menerima klaim asuransinya. Dana asuransi sebesar Rp2 juta itu lansung diserahkan Ketua DPD Partai Golkar Payakumbuh, Sudirman Rusma, beberapa waktu yang lalu kepada ahliwarisnya. Penyerahan santunan itu disaksikan Kepala Kelurahan setempat, Ketua LPM serta sejumlah tokoh masyarakat Nunang. Kerjasama Partai Golkar dengan Asurasi Jiwasraya suatu wujud kepedulian Partai Golkar terhadap anggotanya termasuk masyarakat yang bukan anggota parpol. “Julukan Suara Golkar Suara Rakyat, sangat tepat sekali, “ulasnya. (h/zkf)

UJIAN PNS — Para Pegawai honorer Pemkab Limapuluh Kota melihat pengumuman penerimaan pegawai di lingkungan pemerintah setempat. Mereka berpeluang besar masuk jadi PNS, melalui ujian menyusul tak dibukanya jalur ujian PNS bagi umum karena keterbatasan kuota dari pemerintah pusat. IST

MAJUKAN PARIWISATA SUMBAR

Disparpora Payakumbuh Menggelar FKKP PAYAKUMBUH, HALUAN — Menyikapi dunia pariwisata Sumatera Barat yang bagaikan jalan di tempat, membuat Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Payakumbuh, bangkit mencari solusinya. Sebuah iven yang bertajuk Forum Konsultasi Koordinasi Pariwisata (FKKP) Sumatera Barat. digelar di sebuah hotel melati di Payakumbuh, Kamis (17/10). Kegiatan tersebut melibatkan pelaku kepariwisataan serta pejabat pada Dinas Pariwisata seluruh kota dan kabupaten di Daerah Tuah Sakato ini. Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar membuka FKKP Sumatera Barat itu, yang digelar di sebuah hotel melati Payakumbuh, Kamis (17/10). Dalam sambutannya,

Wawako Suwandel Muchtar, memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Disparpora Payakumbuh. Terobosan yang dilakukan, mudah-mudahan mampu mencari solusi yang tepat dalam memajukan dunia kepariwisataan di Payakumbuh khususnya dan Sumatera Barat, umumnya. Dikatakan, pelaksanaan FKKP di Payakumbuh, menyatu dengan hamparan sawah dan latar belakang Gunung Sago yang indah Dengan itu, diharapkan Wawako, akan memberikan inspirasi kepada peserta dalam menemukan solusi yang tepat, guna memajukan dunia pariwisata daerah ini. Sehingga sektor pariwisata mampu memberikan sumber pendapatan bagi kota/kabupaten serta masyarakat secara luas.

Menurut dia, memajukan dunia pariwisata, pemprov, Pemkab dan Pemko, harus saling bersinergi dan saling mendukung dengan menimbang dan melihat sumber daya alam yang mereka miliki. Memunculkan kembali ciri khas dan keunggulan daerah masing-masing berdasarkan sumber daya alam yang ada. “Wisata alam, wisata atraksi budaya, mungkin saja akan terus tergerus atau termakan usia dan perkembangan arus globalisasi budaya dunia. Karenanya, mencari sumberdaya potensi wisata yang lebih kreatif dapat diarahkan seperti wisata Agropolitan atau wisata pertanian, “ungkap Suwandel. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda,

dan Olahraga Kota Payakumbuh, Syahnadel Khairi, menginformasikan kegiatan forum ini berlangsung selama satu hari. Kegiatannya diisi dengan paparan dari dua orang narasumber yaitu Ridwan Tulus dari Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) dan Yudianto dari Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Ia menambahkan, forum ini hendaknya mampu menggali dan menghasilkan ide kreatif tentang bagaimana bentuk pengembangan wisata Agropolitan di Sumatera Barat dan khususnya bagi kota Payakumbuh sendiri. Diakhir acara peserta akan diajak untuk ber-Agrowisata ke pabrik mini pengolahan kakao di Kapalo Koto Payakumbuh Selatan, sebutnya. (h/zkf)

Lantunkan Al-Quran Dengan Irama Gembira

KEBERSIHAN LINGKUNGAN

Untuk Hindari DBD PAYAKUMBUH, HALUAN — Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dalam rangka menghindari penyakit demam berdarah (DBD). Pasalnya, kasus demam berdarah di Payakumbuh, terindikasi mengalami kenaikan. Dalam dua bulan terakhir, diketahui sudah 7 warga yang positif demam berdarah. Fogging atau pengasapan yang dilakukan selama ini ternyata tidak efektif menghindari DBD. “Fogging bukan menyelesaikan masalah DBD. Tapi, tindakan efektif dan prefentif, adalah memutus mata rantai jentik nyamuk DBD, dengan melakukan kegiatan pembersihan lingkungan,” ungkap Plh. Kadis Kesehatan Payakumbuh, Yusfadodi, SKM, Mkes, dalam acara sosialisasi penanganan BDB di aula Balaikota Payakumbuh, kemarin. Sekdako Payakumbuh Ir. H. Benni Warlis, MM, yang membuka acara sosialisasi DBD, di depan camat dan 76 kepala kelurahan se-Kota Payakumbuh, pimpinan puskesmas dan sejumlah pengurus ormas itu, mengajak warga

untuk kembali kegiatan Jumpa Berlian (Jum’at Pagi Bersihkan Lingkungan) atau kegiatan gotong royong, minimal sekali sebulan. Dan terlebih penting, kata sekdako, berdasarkan sample yang dilakukan Dinas Kesehatan, nyaris 75% penyangkit DBD, bersumber dari lingkungan rumah tangga yang tidak bersih dan sehat. Dari itu, seluruh kepala keluarga di Payakumbuh diajak, agar peduli membersihkan lingkungan rumah tangga, dengan menguras bak mandi, air tampungan kulkas serta despenser. Laporan Dinas Kesehatan, ternyata jentik nyamuk demam berdarah, berdasarkan tinjauan ke lapangan, ternyata banyak dalam rumah tangga penduduk, pada bak tampungan air kulkas, bak mandi yang tak dikuras serta pada tampungan air despenser. Nyamuk penyebab DBD, kata sekdako, sangat cepat berkembang dalam bak mandi, meski airnya bersih. Untuk itu, keluarga yang rajin membersihkan rumah dan kamar mandi, akan terhindar dari penyakit demam berdarah atau penyakit lainnya. (h/smt)

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bupati Limapuluh Kota dr.Alis Marajo Dt Sori Marajo, mengingatkan, guru mengaji AlQuran di MDA,TPA dan TPSA agar mengajarkan irama-irama seni baca Al-Quran yang membuat pembaca dan pendengar merasa gembira. Bukan membuat si pembaca (qori) atau sipendengar merasa sedih. Demikian ditegaskan Bupati Alis Marajo, ketika menghadiri pembukaan Khatam Al-Quran di jorong Bukik Tapuang, Kengarian Taeh Bukik, Kecamatan Payakumbuh dan sekaligus penutupan Khatam Al-Quran di jorong Koto Puji, Kenagarian Taeh Baruh, kecamatan yang sama, Kamis (17/10). Hadir pada acara alek kedua Khatam tersebut Camat Payakumbuh Fiddia Fala, Kabag

Humas dan Protokoler Setkab Limapuluh Kota, Muhammad S, Walinagari Taeh Bukik, Bentri Warman dan Walinagari Taeh Baruh, Hasrul Chaniago, pemuka masyarakat Bamus, Ninik Mamak, Alim Ulama, dan orang tua murid.. Dikatakan, dalam Islam, bukan membaca Al-Quran saja yang menjadi ibadah dan amal yang mendapat pahala dan Rahmat Allah, tetapi mendengarkan orang mengaji atau membaca Al-Quran pun mendapat pahala, sebagaimana dijelas dalam Surah Al-A'raaf ayat 204 yang Artinya: "Dan apabila dibacakan Al-Quran, maka dengarkanlah (baik-baik) dan perhatikan lah tenang, agar kamu mendapat rahmat". Jadi, mendengarkan bacaan Al Quran dengan baik dan tenang, dapat menghibur pera-

saan sedih, menenangkan jiwa yang gelisah dan melunakkan hati yang keras, serta mendatangkan petunjuk Allah. Itulah yang dimaksudkan dengan rahmat Allah, yang diberikan kepada orang yang mendengarkan bacaan Al-Quran dengan baik, sebutnya. Walinagari Taeh Bukik, Bentri Warman dan Walinagari Taeh Baruah, Hasrul Chaniago, dalam laporannya mengatakan, baralek Khatam Al-Quran ini terlaksana berkat adanya kerjasama masyarakat, wali murid dan guru, serta bantuan para donatur. Peserta di jorong Bukik Tapuang, 37 orang, terdiri dari siswa SD, SMP dan 3 orang diantaranya ibu-ibu lansia. Sedangkan di Surau Engku Boncah, jorong Koto Puji, terdapat sebanyak 38 orang. (h/zkf)

Langkah ini dilakukan di Kabupaten Limapuluh Kota, karena yang akan mengikuti tes CPNS hanya tenaga Honorer Kategori (K2) atau tidak ada dari pelamar umum. Sehingga nomor ujian tidak dibagikan melalui jasa pengiriman surat PT POS Indonesia. Hal itu disampaikan, Elfi yang dihubungi, Kamis(17/10) kemarin sore. Kita tidak mengajukan formasi ke BKN, hanya tenaga honorer K2 saja yang dikirim ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) beberapa waktu lalu. Kemudian nama nama itu sudah turun kembali kedaerah sebanyak 597 orang," sebutnya di situs resmi Pemkab Limapuluh Kota. Jumlah itulah yang selanjutnya diumumkan secara tertulis melalui media massa dan di tempel di Sekretariat Kantor Bupati untuk uji publik,"Kita sudah umumkan tenaga Honorer kepada publik untuk di uji. Hanya nama-nama sebanyak 597 itu lah yang akan mengikuti ujian. Sehingga kita membagikan nomor ujian secara langsung,"sebut mantan Camat Harau itu. Menurut Sekretaris BKD, jika tenaga honorer tidak bisa menjawab soal yang diujikan sesuai dengan tuntutan sistem penilaian Passing Grade. Artinya tenaga honorer bisa saja tidak diterima mencadi PNS, "Begitulah kondisinya saat ini, sehinggatenaga honorer dituntut untuk memiliki kemampuan yang baik agar bisa diangkat menjadi PNS,"tambahnya. Sehingga target untuk CPNS, BKD juga tidak bisa memasangnya. Jika tidak satupun tenaga honorer yang mampu bersaing secara nasional, kata Elvi, tentu tidak satupun juga yang bakal menjadi PNS di Limapuluh Kota. Hanya saja hingga kemarin, kata Sekretaris BKD, masih ada 5 orang tenaga Honorer K2 yang belum mendaftar ulang dan mengambil nomor untuk mengikuti ujian, "Mereka yang belum mendaftar akan dikirimi surat pemberitahuan kembali, jika memeng tidak ada, berarti mereka tidak bisa lagi mengikuti tes CPNS," pungkasnya. Tidak adanya pengiriman nomor ujian peserta tes CPNS dibenarkan Kepala Kantor Pos Cabang Payakumbuh, Kusti Andri. Menurut orang nomor 1 di PT. Pos Indonesia kantor cabang Payakumbuh itu, kantor POS Payakumbuh tidak ada melayani pengiriman nomor ujian tahun ini. Sebab Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota tidak melakukan perekrutan CPNS umum tahun ini. "Setahu saya Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh tidak rekrut CPNS tahun ini. Sebab hanya beberpa Kota dan Kabupaten saja di sumbar yang melakukan perekrutan. Sehingga tidak ada melibatkan PT.POS untuk pengiriman nomor ujian,"ucap Kusti Andri yang sedang berada diluar kota, Kamis (17/10). (h/net/mat)

Duka DT Rajo Malano Terobati, Wawako Serahkan Bantuan PAYAKUMBUH, HALUAN — Duka keluarga D.Dt. Rajo Malano, 80 tahun penduduk Kelurahan Napar, Kecamatan Payakumbuh Utara, korban kebakaran akhir September lalu, terobati. Pemko setempat menyalurkan bantuan sebesar Rp5 juta, guna membantu pembangunan kembali rumah yang bersangkutan yang hangus dimamah sijago merah bulan lampau. Bantuan diserahkan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar kepada Dt. Rajo Malano, didampingi Kepala Badan Kesbang dan Penanggulangan Bencana Daerah Ir. Yufnani Awai, dalam acara di Balaikota Payakumbuh, Jum’at (18/10). Acara ini juga dihadiri sejumlah pengurus LPM dan tokoh masyarakat setempat, serta Kasi Penanggulangan Bencana H. Joni Amir. Wakil Walikota Suwandel Muchtar dan Kepala Kesbang Penanggulangan Bencana Yufnani Awai, dalam sambutannya, mengharapkan, meski bantuan

yang diberikan tidak terlalu besar, namun diharapkan mampu meringankan beban keluarga korban dalam membangun kembali rumahnya yang terbakar tersebut. Si penerima bantuan Dt. Rajo Malano, mengatakan, bantuan yang ia terima tak obahnya bagaikan pelepas dahaga di tengah padang yang tandus. “Kami tak pernah melihat besar bantuan yang diberikan. Tapi, bentuk kepedulian pemko ini, cerminan kasih sayang pemko terhadap rakyatnya. Mudah-mudahan Allah SWT akan melindungi pimpinan kita,” ulasnya. Peristiwa kebakaran yang meludeskan rumah parmanen milik korban itu, terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Senin (23/9). Malam itu, sekitar pukul 20.00 WIB hingga jam 22.00 WIB listrik PLN padam. Kemungkinan, saat lampu mati, selepas Isya, korban tertidur bersama isterinya. Sementara, lilin yang dipasang lupa mematikannya. Diduga, lilin

Wakil Walikota Payakumbuh Suwandel Muchtar serahkan bantuan bencana kebakaran didampingi Kepala BPBD dan Kesbang Kota Payakumbuh Ir. Yufnani Awai. ZKF

inilah penyebab rumah korban terbakar. Rumah yang terbakar itu, hanya ditempati Dt Rajo Malano bersama isterinya. Sedangkan, beberapa cucu dan ponakanya menempati rumah di bagian belakang yang terpisah sekitar

dua meter. Menurut Wis, keponakan yang mengetahui rumah terbakar sekitar pukul 01.00, spontan bersama ponakan lain, membangunkan mamak mereka. Tapi, tak ada sahutan dari dalam, sehingga akhirnya pintu dibongkar secara paksa. (h/zkf)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : David Fernanda


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

13

PILWANA AGAM

Penggunaan Hak Pilih Rendah AGAM, HALUAN — Tingkat penggunaan hak pilih dalam penyelenggaraan pemilihan wali nagari (Pilwana) di Kabupaten Agam masih rendah. Dari 13 pilwana yang sudah diselenggarakan, penggunaan hak suara masyarakat hanya mencapai 60 persen.

Dishubkominfo Bakal Tertibkan Angkot Siluman AGAM, HALUAN — Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam bakal menertibkan angkot siluman. Seditnya Dishubkominfo mencatat puluhan angkot di Lubuk Basung tidak memiliki izin. Kepala Dishubkominfo Kabupaten Agam, Maryunis kepada Haluan di Lubuk Basung, Jumat (18/10) mengatakan, pihaknya secara bertahap akan melakukan penertiban bagi angkot siluman. Masyarakat diharapkan hendaknya juga mendukung upaya tersebut. Ia menjlaskan, di Lubuk basung terdapat sekitar 120 angkot resmi untuk melayani beragam jurusan. Jumlah tersebut sebenarnya belum memadai, hak ini merupakan salah satu penyebab menjamurnya angkot siluman. Banyak kerugiaan yang ditimbulkan dari beroperasinya angkot siluman tersebut. Salah satunya tentu penambahan pemasukan daerah dari izin trayek tentu pastinya jalan ditempat, sementara penggunaan kendaraan angkutan tidak resmi terus bertambah. Selain itu, penumpang tentunya juga akan dirugikan pasalnya. Kendaraan angkutan daerah, yang tidak memiliki izin sangat membayakan penumpang. Pasalnya angkutan tersebut tidak memiliki asuransi untuk penumpang. “Saya berharap masyarakat bersabar dan tetap menggunakan kendaraan umum yang memiliki izin sebelum angkutan kita mencukupi,” katanya. Dikatakannya, saat ini pendapatan dari pengurusan izin bagi trayek angkot di Kabupaten Agam sebanyak Rp40 juta. Penerimaan ini masih minim, oleh sebab itu pemilik angkot diharapkan mengurus izin sesui dengan ketentuan. (h/yat)

BALIHO — Empat orang calon Wali Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan melakukan kampanye dengan memajang foto bersama pada baliho yang sama. KASRA SCORPI

Penetapan Balon Walnag Dikomplain AGAM, HALUAN — Dua nagari di Kecamatan Palembayan yakni Nagari Ampek Koto, dan Nagari III Koto Silungkang segera melakukan pemilihan wali nagari (Pilwana). Di Nagari III Koto Silungkang bakal calon tergusur setelah diseleksi tim independen melakukan komplain. Pemilihan di Nagari Ampek Koto akan berlangsung Kamis (24/10) depan, dan di Nagari III Koto Silungkang Sabtu (3/11) bulan depan. Selain itu, di Nagari Ampek Koto sejak Rabu (16/10) sampai Senin (21/10) telah berlangsung kegiatan kampanye oleh calon. Menurut Ketua Pemilihan Wali Nagari Ampek Koto A. Dt Nan Kodoh, calon wali nagari yang akan dipilih empat orang, yakni Awaluddin Thalib Dt. Bungsu mantan staf ahli kantor Bupati Agam, A. Dt Rajo Ampek Suku pensiunan kantor UPT Pendidikan Palembayan, Yovial Helmi

mantan FK PNPM Palembayan, dan Wendry mantan Jorong Koto Tinggi. Mereka akan dipilih tiga ribuan pemilih dari 8 jorong melalui 9 TPS. Sementara itu, di Nagari III Koto Silungkang pemilihan baru dalam tahap penetapan calon yang dilakukan melalui seleksi tim independen pada Sabtu (11/10) pekan lalu. Menurut panitia Indarvis, bakal calon yang mendaftar sebanyak delapan orang, namun karena Perda Agam nomor 13 tahun 2007 hanya membolehkan calon maksimal lima orang, dan minimal tiga orang, sehingga harus dilakukan penciutan tiga orang calon oleh tim independen. Dari hasil seleksi, calon yang ditetapkan adalah Amri pensiunan PNS, Alfonso staf wali nagari setempat, Abang seorang aktifis pemuda, Akhyar Eldin dari swastawan, dan Zulkifli Chaniago staf kantor Camat Palembayan. Sementara mereka yang tersingkir

dalam seleksi tim independen adalah Arif Budiman ketua KNPI Kecamatan Palembayan, Tar, dan Munir keduanya swastawan. Jumlah pemilih di Nagari III Koto Silungkang sebanyak lima ribuan dari 4 jorong, sedangkan jumlah TPS 18 buah. Namun hasil seleksi tim independen yang menggugurkan tiga orang balon menuai komplain, karena seleksi dianggap tidak memperhatikan aspek sosiogi dan psikologi sosial politik di nagari, hanya mengacu kepada tes dengan soal teknis pemerintahan. Dikatakan salah seorang calon tergusur Arif Budiman kemarin, lima orang calon wali nagari semua berasal dari jorong 1 Gumarang, padahal jorong yang ada empat, tetapi balon dari jorong lainnya tergusur. “Kami akan menggugat keputusan panitia menetapkan calon tersebut melalui surat ke berbagai pihak dan ke Bupati Agam,” kata Arif Budiman. (h/ks)

Kasus Pungli TMSBK Segera Disidangkan BUKITTINGGI, HALUAN — Kasus dugaan pungutan liar (Pungli) restribusi Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, oleh empat pegawainya telah dilimpahkan oleh pihak Polsekta Bukittinggi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bukittinggi, dan telah dinyatakan lengkap (P21), sehingga dalam waktu dekat dapat disidangkan. Dari keempat tersangka itu, dibagi dalam dua berkas, yakni berkas pertama dengan tersangka “SA”, “ZA”, dan “DIT”. Sementara berkas ke-II dengan tersangka “IA”, yang diduga telah melakukan tindakan pidana penggelapan. “Jaksa sedang mempersiap-

kan dan menyusun dakwaan kepada empat tersangka, sebelum pelimpahan perkaranya dilanjutkan ke pengadialan negeri. Keempat tersangka tersebut, diduga telah melanggar norma hukum, Pasal 372, 374 jo 55 KUHP tentang Penggelapan,” kata Kasi Pidum (Pidana Umum) Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Dion. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang petugas TMSBK berinisial “SA” (40) diciduk petugas Polsekta Bukittinggi di sekitar objek wisata TMSBK Bukittinggi, setelah tertangkap tangan ketika akan membagikan uang hasil pungutan liar di TMSBK pada tanggal 11 Agustus 2013 lalu.

Dari tangan pelaku, petugas menemukan dan menyita uang sebesar Rp991 ribu. Kepada penyidik kepolisian pelaku mengaku, uang tersebut didapatkan dari hasil pungutan liar di pintu masuk TMSBK. Saat menjalankan aksinya, pelaku meminta uang masuk sebesar Rp10 ribu perorang kepada puluhan korbannya, tanpa diberikan tiket masuk. Petugas Opsnal Polsekta Bukittinggi yang mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya pungutan liar itu segera mengintai pelaku. Sekitar pukul 18.30 WIB petugas kepolisian menangkap pelaku “SA”, yang waktu itu hendak membagi-bagikan uang

hasil pungutan liar kepada Kasi Trantib TMSBK. Saat itu pelaku berencana untuk membagi-bagikan uang hasil pungutan liar itu kepada teman-temannya. Namun sebelum itu terjadi, petugas Opsnal Polsek Bukittinggi berhasil menangkap pelaku yang sedang berada di depan Kasi Trantib TMSBK. Sebagai gambaran, pengunjung di TMSBK pada hari biasa hanya mencapai 300 hingga 500 pengunjung perhari. Namun disaat libur sekolah, tahun baru atau hari besar lainnya, jumlah pengunjung membludak, dan bisa mencapai 2.000 hingga 25.000 pengunjung tiap harinya. Selama 10 hari, terhitung

mulai lebaran Idul Fitri 8 Agustus 2013 hingga 19 Agustus 2013, TMSBK atau Kebun Binatang Bukittinggi dikunjungi 138.350 pengunjung, dengan pemasukan dari tarif retribusi atau karcis masuk mencapai Rp1.300.107.000. Jumlah ini meningkat dibanding saat Idul Fitri 2012 lalu. Pada periode yang sama saat Idul Fitri 2012, TMSBK Bukittinggi hanya dikunjungi 130.215 pengunjung, dengan pemasukan dari tarif retribusi mencapai Rp1.064.348.500. Ini berarti, terjadi peningkatan pengunjung pada 2013 dibanding 2012 lalu, sebanyak 8.135 pengunjung, dan bertambahnya pemasukan sebesar Rp 235.758.500. (h/wan)

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam Welfizar kepada Haluan, Jumat (18/10) di Lubuk Basung mengatakan, pelaksanaan pemilihan wali nagari hingga hari ini sudah dilaksanakan pada 13 nagari. Pada beberapa tempat partisipasi masyarkat masih rendah. Menurutnya, penggunaan hak pilih yang cukup rendah, juga terjadi di Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, Jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Nagari Lubuk Basung sebanyak 22.277 orang, sementara pemilih yang menggunakan hak pilihnya hanya mencapai 10.713 orang. “Dari jumlah tersebut partisipasi pemilih dalam pemilihan wali nagari di Lubuk Basung hanya mencapai 48 persen. Sementara pemilihan wali nagari yang sudah dilaksanakan di Kampung Pinang mencapai 66 persen. Secara keseluruhan dari pemilihan pada 13 nagari mencapai 60 persen,” katanya. Dikatakan Welfizar, pihak penyelenggara sudah melakukan sosialiasi dalam pelakasanaan pilwana. Semua pemilih sudah terdata, rendahnya penggunan hak pilih masyarakat bisa saja disebabkan beragam faktor antara lain, kesibukan, faktor ketokohan calon wali nagari. Selain itu, faktor starategis dari pemilihan tersebut. “Kita sudah melakukan separuh pilwana, namun partisipasi masih terbilang rendah. Oleh sebab itu, saya mengimbau masyarakat nagari yang bakal menyelenggarakan pilwana untuk menggunakan haknya. Sebab, partisipasi masyarakat sangat menentukan nasib nagari pada masa mendatang,” ungkapnya. Ia menjelaskan, nagari yang sudah melaksanakan pilwana antara lain adalah, Nagari Kampung, wali nagari terpilih adalah Ardimis Yanto, mendapatkan 609 suara dari 4027 DPT. Kemudian Nagari Lubuk Basung, wali nagari terpilih Darma Ira Putra mendapatkan 2.927 suara dari 22.271 DPT, Nagari Bayur, wali nagari terpilihBayua Drs. Zul Afwan, MM mendapatkan 1.192 suara dari 3.905 DPT. Kemudian, di Nagari Maninjau wali nagari terpilih adalah Alfian, mendapatkan 490 suara dari 2.032 DPT, Nagari Matua Mudiak, wali ngari terpilih Akmal Hamid, ia mendapatkan 1.118 suara dari 4.215 DPT.Selanjutnya di Nagari Panta Pauh, wali nagari terpilih adalah Syahrul, ia mendapat 535 suara dari 1.516 DPT, dan pada Nagari Cingkariang wali nagari terpilih adalah Hendri St. Rangkayo Mulia, mendapat 782 suara dari 3.528 DPT. “Semoga partisipasi penggunaan hak suara pada 10 nagari yang bakal melaksanakan pemilihan bisa lebih baik lagi, setidaknya mencapai 70 persen. Menggunakanhak pilih merupakan bagian dai kepentingan masyarakat juga,” jelasnya. (h/yat)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


14

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Ibu Peduli Keluarga 1. Ketua TP-PKK Sumbar, 2. Ketua Dekranasda Sumbar 3.Ketua P2TP2A (Pusat Perlindungan Terpadu Perempuan dan Anak) Sumbar 4.Ketua Forum Silaturahim Majelis Ta’lim Sumbar 5.Ketua BK3S Sumbar, 6. Penasehat Bundo Kanduang Sumbar, 7.Penasehat BKOW. 8. Ketua Umum Forum PAUD Sumbar Kolom ini khusus yang kami sajikan untuk pembaca, berupa Tanya jawab seputar masalah wanita dan keluarga, yang diasuh langsung oleh Ibu Gubernur Sumbar Ny. Hj. Nevi Zuarina Irwan Prayitno. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar masalah wanita dan keluarga, silahkan kirimkan SMS Anda ke nomor 081363155253, atau (www.neviirwan.com, twitter: Nevizuairina47, Facebook: Nevi Zuairina Irwan), dan pertanyaan ini akan dijawab langsung oleh Ibu Nevi Irwan Prayitno secara bergantian.

Kue Lumpang Bahan : · 100 gram tepung sagu · 25 gram tepung beras · 100 gram gula pasir · 50 ml air daun suji · 150 ml santan cair · 1 sdm air kapur sirih · 1/3 butir kelapa parut kasar · 1/4 sdt garam Cara Membuat : 1. Campurkan dua jenis tepung, gula dan air daun suji lalu aduk rata. Uleni sambil ditambahkan secara bertahap air kapur sirih dan santan sedikit demi sedikit hingga menjadi adonan yang halus. 2. Tuang adonan ke dalam mangkuk-mangkuk kecil untuk cetakan kue lumpang hingga hampir penuh. Masukkan ke dalam kukusan yang sudah di isi air yang dididihkan di atas api sedang saja. Kukus selama 45 menit hingga matang dan terdapat cekungan di tengah-tengah kue lumpang lalu angkat. 3. Kukus campuran kelapa parut dan garam selama 5 menit agar urap kelapa tahan lama. Lalu sajikan kue lumpang dengan parutan kelapa kukus.

Gerakan Ringan Saat Bekerja TERLALU lama diam dan duduk di depan meja kerja, kadang bisa membuat badan kurang fit. Apalagi bila Anda sedang menjalankan ibadah puasa, akan timbul rasa lemas dan menyebabkan Anda malas bergerak. Tapi jangan biarkan rasa malas mencegah Anda untuk tetap fit di kantor. Anda bisa beraktivitas fisik selama di kantor, dengan latihan dan gerakangerakan ringan. Ini dia caranya, seperti dikutip dari Aol. 1. Adu Panco Tantanglah teman kantor Anda untuk bertanding adu panco. Permainan adu panco bisa menguatkan otot-otot tangan. Agar lebih menarik, siapa yang kalah, harus mentraktir makan buka puasa atau nonton film setelah pulang kerja. Anda bisa melakukan kegiatan ini tiga kali seminggu. 2. Angkat Beban Latihan angkat beban tidak hanya bisa dilakukan di gym atau rumah. Anda bisa melakukan angkat beban ringan di kantor. Simpanlah barbel dengan beban 2,5 kg, lalu gerakkan tangan Anda naik-turun sambil memegang barbel saat istirahat, atau bisa sambil berbicara di telepon. 3. Tinggalkan meja kerja beberapa waktu Sebuah penelitian menunjukkan, duduk terlalu lama bisa meningkatkan risiko terkena penyakit yang serius hingga 40 persen. Bangunlah dari meja kerja Anda, luangkan waktu untuk berjalan-jalan, situp, melompat-lompat atau press-up jika sempat. Lakukan selama 10 hingga 15 menit, tubuh pun akan terasa segar kembali. 4. Lenturkan tangan Menggunakan komputer dalam waktu lama setiap hari bisa menyebabkan carpall syndrom (nyeri pada pergelangan tangan, kesemutan, atau kebas pada jari-jari tangan) bahkan sakit punggung. Untuk mencegahnya, lenturkan tangan dan lengan secara teratur, terutama di sela-sela jam kerja. 5. Jangan selalu gunakan chat online Fasilitas chat online atau email di kantor memang memudahkan karyawan untuk berkomunikasi membahas pekerjaan satu sama lain. Tapi sebaiknya jangan selalu mengandalkan fasilitas tersebut, karena akan membuat Anda malas bergerak dan terpaku pada kursi serta layar komputer. Biasakan berbicara secara langsung, dengan menghampiri rekan kerja Anda ke mejanya. Selain memberi ruang bagi tubuh untuk bergerak, juga membuat suasana kantor lebih bersahabat. 6. Dengarkan musik Pekerjaan kantor terkadang bisa sangat membosankan. Nah, saat rasa jenuh mendera, pasanglah musik favorit dan bergoyanglah mengikuti iramanya. Tidak perlu malu menjadi perhatian teman-teman kantor Anda. Selama tidak menimbulkan keributan dan kebisingan yang berarti, tidak akan ada masalah. Kecuali bila Anda bekerja sebagai pialang saham, teller atau customer service.

Olah Raga Ringan di Kantor SIBUK sering kali menjadi alasan seseorang melupakan olahraga. Alhasil resolusi hidup sehat tahun lalu yaitu dengan banyak olahraga tahun ini hanya tinggal rencana. Padahal tak perlu waktu berjamjam atau ruangan luas, beberapa jenis latihan bisa berlangsung di ruang kerja di kantor hanya perlu alat bantu seperti kursi atau meja. Dicky Ramadhani, Fitness Development Masterpreneur pada Selebritis Fitness memberi formulasi olahraga yang bisa berlangsung di ruang kerja. “Tidak butuh waktu berjam-jam, paling lama hanya 10 menit jika diulang dua kali sehingga cocok pada jam istirahat di kantor,” kata Dicky. Dicky mengatakan, olahraga ini terdiri dari tiga kelompok yang masingmasing terdiri dari tiga gerakan yang dilakukan 10 detik untuk setiap gerakan. Paling tepat dilakukan sesaat sebelum makan siang. Tiga gerakan itu yaitu; Gerakan Pertama

Jogging on the spot selama 30 detik. Tidak perlu mengangkat kaki tinggi-tinggi, lakukan dengan ringan dan santai. Kemudian lanjutkan dengan squat selama 30 detik, yaitu posisi berdiri tegak dan angkat kedua tangan ke arah depan setinggi bahu. Lalu lakukan gerakan turun-naik menekuk lutut seperti gerakan mau duduk tapi tidak jadi. Gerakan ketiga yaitu push-up selama 30 detik. Dengan bantuan tepian dudukan kursi atau tepian meja untuk berpeganggan melakukan gerakan seperti push-up di lantai. Angkat tubuh lalu turunkan kembali dengan kedua tangan sebagai penopang. Gerakan kedua Alternate Hop Side to Side, atau melompat ringan secara bergantian ke kiri dan kanan. Lakukan selama 30 detik. Kemudian lanjutkan dengan Forward Lunges selama 30 detik yaitu menekuk lutut kaki kiri sementara kaki kanan menekuk hampir menyentuh lantai. Lakukan secara bergantian kaki kiri dan kanan. Gerakan ketiga yaitu Single Leg Plank juga selama 30 detik. Gerakan

dasar seperti gerakan push-up di atas. Lalu kaki kiri diangkat ke belakang tidak terlalu tinggi sementara kaki lainnya dengan ujung kaki menyentuh lantai. Lakukan dengan posisi kaki bergantian. Gerakan ketiga Sprint on the spot atau lari-lari kecil di tempat selama 30 detik. Kemudian lanjutkan dengan oblique crunch selama 30 detik, yaitu duduk di kursi dengan kedua kaki diselonjorkan ke depan. Tangan berpegangan pada tepian kursi lalu angkat kaki dengan posisi menekuk ke arah samping dengan pantat setengah terangkat, lakukan secara bergantian ke kiri dan ke kanan. “Seluruh latihan di atas diulangi 3-4 kali,” kata Dicky. Kemudian tutup latihan dengan gerakan pendinginan atau flexibility. Dicky menjelaskan, masing-masing gerakan memiliki kegunaan yaitu jogging, melompat ke kanan dan kiri serta lari ditempat untuk latihan cardiovascular atau meningkatkan kesehatan jantung. Sementara latihan lainnya untuk mementuk kekuatan otot seperti otot perut,otot bahu, lengan dan paha. (h/inl)

Membawa Bekal ke Kantor

BOSAN makanan di kantin kantor yang itu-itu saja? Saatnya menyiapkan bekal. Selain lebih hemat karena tidak harus mengeluarkan uang untuk makan siang. Membawa bekal ke kantor, memudahkan Anda dalam mengawasi asupan kalori dan kualitas makanan. Agar tidak pernah bosan membawa

bekal, coba terapkan tip ini: Buatlah daftar menu bekal selama lima hari, dari Senin hingga Jumat. Ini dilakukan agar Anda tidak bingung memilih makanan untuk bekal dan menghindari rasa bosan dengan menu yang sama. Agar tidak tergesa-gesa

menyiapkan bekal di pagi hari, masaklah makanan pada sore hari atau malam hari. Jadi di pagi hari, Anda tinggal memanaskannya saja. Cobalah belajar membuat satu resep yang berbeda setiap hari. Bahwa hasil kreasi Anda ke kantor dan ajak teman untuk mencicipinya. Berbagi bekal dengan temanteman, ini akan membuat menu lebih bervariasi dan menambah keakraban. Agar tidak bosan selalu makan di dalam ruangan kerja, cobalah menyantap bekal Anda di tamany yang asri di dekat kantor. Makan di tengah rimbunnya pepohonan akan membua Anda merasa seperti sedang piknik di luar kota. Segar! Berkreasilah dengan bekal Anda. Buatlah bentuk yang lucu dan menarik agar Anda makin bersemangat menyantapnya. Variasikan jadwal membawa bekal dengan makan di luar bersama teman-teman. Biasanya hari-hari setelah gajian adalah yang tepat untuk makan enak di luar. Tapi jangan sampai kebablasan, sehingga menghabiskan uang makan sebulan. (h/kcm)

NINA MURIZA

Perempuan Profesor Keluarga

PEREMPUAN adalah profesor keluarga. Itulah ungkapan Nina Muriza setelah menjalani perannya sebagai istri dan ibu bagi tiga orang anaknya. Kenapa Nina bisa menyimpulkan hal seperti ini? Katanya, suksesnya seorang lakilaki, yang juga kepala keluarga, didukung oleh sosok istri yang mendampinginya. Tidak hanya itu, menciptakan karakter anak-anak yang

berkualitas pun tidak jauh dari peran besar seorang ibu. Tidak sampai disana, dari tangan perempuan ini jugalah lahir pemimpin bangsa. “Karena itu perempuan pantas disebut profesor keluarga,” ucap Nina. Dengan perkembangan zaman, perempuan zaman sekarang, tidak lagi menjadi ibu rumah tangga tapi mereka juga membantu suami memenuhi kebutuhan perekonomian keluarga. Karena itu dikenallah wanita karir. Nina, yang juga caleg untuk DPRI RI dapil Sumbar 1 dari PAN ini, selama 20 tahun lebih berkarir di dunia musik ini pun menjalani bagaimana seorang perempuan menjalani pekerjaannya dan menjadi ibu dan istri. “Dengan kesibukan ini, saya sendiri dan saya berharap juga kepada perempuan lainnya untuk tidak melupakan kodratnya sebagai perempuan. Sebagai perempuan, meskipun memiliki pangkat dan penghasilan lebih tinggi dari suami, tetaplah lakilaki sebagai kepala keluarga dan ini tidak terbantahkan. Jangan sekalikali mengeluh ketika harus mengurus anak. Ini kodratnya perempuan,” terang perempuan yang juga Ketua Harian Indo Jalito Peduli ini.

Sebagai perempuan pun terang Nina, terutama bagi keluarga muda, ini harus menjadi perhatian. Jangan karena sifat ego, merasa capek karena sudah bekerja, anak diabaikan diserahkan dan diserahkan kepada pembantu atau suster. “Ya, jadilah anak didikan pembantu atau suster. Jadi jangan salahkan anak maupun pembantu jika anak berulah. Salah orang tuanyalah yang tidak perhatian kepada buah hati,” jelas Nina, caleg nomor enam ini. Nina pun menceritakan pengalamannya ketika harus mengurus anak dan tetap berkarir. Sewaktu anakanak membutuhkan perhatian cukup besar darinya, Nina tidak melakukan banyak kegiatan sosial. Tidak semua kegiatan mengasuh anak diserahkan kepada suster. Tetapi ketika anakanaknya sudah cukup besar, barulah dirinya banyak aktif di kegiatan organisasi. Seperti di IJP, dimana dirinya sudah aktif sekitar 15 tahun. Kemudian turut menjadi Ketua Komite di sekolah putra-putrinya. Semua kegiatan ini dialkoni, ketika anaknya sudah beranjak dewasa. Jadi, seperti inilah cara perempuan membagi waktu sebagai ibu, suami, dan wanita karir. (h/eni)

Dukung Kawasan Rumah Pangan Lestari Pertanyaan: Assalamu’alaikum Wr.Wb. Ibu Gubernur yang ramah, Selamat Hari Raya Idul Adha ya Bu, mohon ma’af lahir batin. Sebagai bagian dari masyarakat Sumbar, saya bersyukur bahwa dinegeri kita tidak ada terdengar orang meninggal karena berdesak-desakan antri daging kurban. Walaupun sebenarnya masih banyak di sekitar kita golongan kurang mampu khususnya dari segi ekonomi. Mungkin saja diantaranya ada yang belum tercapai kecukupan pangannya. Saya pernah baca dikoran bahwa ibu sebagai ketua PKK mendukung program ketahanan pangan nasional dengan kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari. Mohon penjelasannya Bu.Terima Kasih. Wassalam Rahmi, Padang Panjang (08527472xxxx) Jawaban Ibu Gubernur : Wa’alaikumsalam Wr.Wb.Saudari Rahmi yang baik. Kami sekeluarga juga mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha dan mohon maaf lahir batin juga untuk semua warga. Betul, kita bersyukur bahwa negeri kita di Sumatera Barat ini cukup subur, termasuk untuk memberi makan ternak sapi dan kambing kurban. Seiring dengan itu, sekarang ada program pemerintah melalui Badan Ketahanan Pangan yaitu Program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). KRPL adalah suatu model rumah pangan yang dibangun dalam suatu kawasan dengan prinsip memanfaatkan pekarangan yang ramah lingkungan untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan melalui partisipasi masyarakat. Besarnya potensi pekarangan sebagai sumber kesejahteraan keluarga yang membuat Gerakan PKK Sumatera Barat sangat mendukung program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Sebab, fokus program KRPL ini adalah bagaimana memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pemenuhan pangan dan gizi keluarga yang pada akhirnya menciptakan kesejahteraan keluarga. Keberadaan pekarangan yang umumnya ada di setiap rumah di Sumatera Barat merupakan potensi besar mendukung kesejahteraan keluarga. Bila dikelola dengan tepat, keberadaan pekarangan tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tapi juga bisa menjadi sumber pendapatan. Pekarangan rumah bisa ditanami dengan berbagai aneka sayuran, bumbu dapur ataupun bunga-bunga hias yang selain untuk pemenuhan kebutuhan keluarga, juga bisa untuk dijual dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Adapun kegiatan kelompok KRPL yang menerima bantuan sosial itu nantinya akan mengembangkan kebun bibit kelompok sebagai sumber bibit untuk memanfaatkan pekarangan di desa/nagari yang bersangkutan, membuat kandang ternak (ayam/itik/ kambing) dan kolam ikan, pengembangan pangan lokal berbasis tepungtepungan dan pengembangan demplot pekarangan kelompok sebagi sarana belajar dan pelatihan bagi kelompok sebelum diaplikasikan di pekarangan masing-masing. Di samping itu, di desa/nagari juga dilakukan pembinaan dan pendampingan kepada siswa SD/MI untuk mensosialisasikan pola pangan beragam, bergizi seimbang dan aman , pengembangan kebun sekolah, dan pemberdayaan kantin sekolah dalam menyajikan pangan sehat dan aman untuk dikonsumsi. Demikian saudari Rahmi, semoga di Padang Panjang yang udaranya sejuk dan tanahnya subur, program ini juga bisa dikembangkan ya.Walaupun pekarangan kita sempit tapi dengan sedikit kreatifitas menggunakan pot,polibag atau potongan bambu, tanaman sayuran dan buah tetap bisa dibudidayakan. Bahkan kolam lele juga bisa dipelihara dengan menggunakan terpal. Semoga informasi ini, menjadi pelajaran dan motivasi bagi masyarakat untuk kehidupan sehari-hari yang lebih baik. Wassalam *** >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Rahmi


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

DALAM TIGA BULAN

Telkom Layani Jaringan Konektivitas 1.600 BPR

LPS Tutup Tiga Bank JAKARTA, HALUAN — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan telah menutup tiga bank. Penutupan ketiga bank dilakukan sejak 3 bulan terakhir. Terdiri dua Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan satu Bank Umum. Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Heru Budiargo mengatakan alasan penutupan akibat masalah internal bank tersebut. “Selama tiga bulan terakhir kita tutup tiga bank, dua BPR dan satu bank umum. Ketiganya bersize Rp5 miliar. Selalu muncul bank yang mempunyai masalah internal, memang kemudian nggak bisa tahan kita tutup,” ucap Heru. Menurut Heru, penutupan ketiga bank ini bukan karena faktor gejolak perekonomian global. Malahan faktor internal yang membuat ketiganya ditutup. “Bukan karen faktor ekonomi makro, namun semua terjadi karena ada pencurian dalam bank,” jelas Heru. Heru nampaknya enggan menyebutkan nama-nama bank yang ditutup. Bahkan ia menampik bila salah satu bank yang ditutup adalah Bank Jawa Timur. Bank Jawa Timur bukan bagian yang dilikuidasi. “Namanya lupa nanti dicek, kalau Bank Jatim saya kira kita nggak pernah dengar masalah,” jelasnya. (h/inl)

MULAI TAHUN 2014

UMP Dibagi Jadi Dua Macam JAKARTA, HALUAN — Pemerintah m e m b u a t formulasi baru u n t u k penentuan upah minimum provinsi (UMP) tahun 2014. Rencananya MUHAIMIN akan ada dua macam UMP yang ditetapkan, yaitu UMP untuk industri besar dan UMP untuk industri padat karya. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengatakan pembagian ini dilakukan karena keluhan industri padat karya seperti tekstil, garmen, sepatu dan lainnya. Banyak industri padat karya yang tidak siap dengan kenaikan UMP 2013. “Industri padat karya mengalami masalah dengan peningkatan UMP tahun lalu. Sehingga untuk sekarang kita akan bedakan,” ungkap Muhaimin saat konferensi pers di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (18/10). Gubernur harus membuat roadmap untuk penentuan kedua UMP tersebut. Sehingga dapat diketahui apakah UMP yang ditetapkan sesuai dengan aspirasi perusahaan dan buruh. “Maka itu gubernur membuat roadmap industri padat karya dalam penentuan UMP. Dalam roadmap dijelaskan secara rinci komponen-komponennya. Kemudian itu yang membedakan industri padat karya dengan yang lain,” jelasnya. Untuk mengendalikan UMP agar tidak ditetapkan terlalu tinggi, maka pemerintah provinsi harus mempertimbangkan pengajuan dari Dewan Pengupahan Daerah. Dewan Pengupahan akan melakukan survey terhadap komponen hidup layak para buruh. “Ada 2 roadmap, upah industri besar dan upah industri padat karya. Itu tergantung gubernur. Karena roadmap-nya dibuat oleh gubernur,” pungkasnya. (h/dtc)

15

SEORANG buyer sedang mendaftarkan diri pada TIME 2013 di Grand Inna Muara . ALEX

TIME 2013

ASITA Himbau Jual Jasa Sesuai Kebutuhan PADANG, HALUAN — Ketua ASITA (Asosiasi Pariwisata) Sumbar, Ian Hanafiah menghimbau kepada para seller dari lokal maupun provinsi lainnya agar memanfaatkan ajang Tourism Indonesia Mart & Expo (TIME) untuk pengembangan pariwasata. Hal ini dikarenakan TIME merupakan ajang pertemuan seller dan buyer tahunan yang hanya sekali dalam setiap provinsi. “Ajang Time Sumbar saat ini adalah yang ke 19, setelah Provinsi Lampung sebelumnya. Untuk itu, kami minta kepada pelaku agen (seller) menjual sesuai kebutuhan

pasar”jelas CEO Ero Tour Ian Hanafiah kepada Haluan kemarin. Dikatakannya, sekitar 30 negera dengan 76 perusahaan travel agen besar yang hadir pada event TIME. Tentunya kebutuhan destinasi para pelancong tersebut berbeda-beda. Untuk itu, para seller harus dapat membaca pangsa pasar yang ada. Dia mencontohkan kebutuhan destinasi buyer Malaysia akan berbeda dengan buyer Eropa. Kalau Buyer Malaysia lebih menyukai wisata pantai air manis, museum adityawarman, atau taman raya Bung Hatta. Sementara itu, untuk buyer Eropa, mereka lebih suka dengan wisata surfing Mentawai, wisata di Kota Sawahlunto dan lain sebagainya. “Pada event yang diadakan di Grand Inna Muara & Convention Center ini para buyer akan melihat langsung potensi pasar. Untuk itu,

para branch manager agen tour & travel memanfaatkan peluang ini dengan lebih kreatif” tambahnya Dia juga menghimbau, agar para agen tour & travel tidak hanya mengharapkan jasa tidak saja. Namun juga melihat pangsa pasar yang luas dengan menjual paketpaket wisata yang saat ini sedang berkembang. “Seiring berjalannya waktu, tiket akan ditinggalkan oleh pelancong. Akan tetapi wisatawan akan lebih berkeinginan dengan pesanan jasa wisata lewat internet,”katanya lagi. Dia menambahkan,TIME adalah sarana untuk bangkit dari ketertinggalan untuk melihat perkembangan pariwisata kedepannya. Karena saat ini perkembangan pariwisata tidak lagi bersifat konvensional. Namun lebih pada hal-hal yang spesifik dan unik.(h/cw-lex)

DI PAYAKUMBUH

Serapan Kredit untuk Petani Masih Rendah PAYAKUMBUH, HALUAN — Akibat minimnya sosialisasi dari SKPD terkait, serapan kredit untuk petani dan peternak dalam meningkatkan produksi pertanian dan peternakan di Kota Payakumbuh, terbilang masih rendah. Petani dan peternak belum merasakan banyak manfaat kredit dari program pemerintah. Untuk meningkatkan serapan atau mengkatrol penyaluran kredit ini, pemko menggelar rapat koordinasi bersama pihak perbankan penyalur kredit program pemerintah ini, di Balaikota Payakumbuh, kemarin. Rakor juga melibatkan jajaran Dinas Pertanian dan jajaran Dinas Koperindag UKM. Walikota Payakumbuh diwakili Staf Ahli Walikota, Hendri Refdinal dan Kabag Perekonomian Setdako Julpiter yang memfasilitasi rakor, meminta pihak perbankan dan SKPD teknis pro aktif dalam penyaluran kredit ini. Hendri meminta, agar pihak perbankan dan SKPD teknis, memberikan laporan serapan dana setiap bulan, untuk selanjutnya dilaporkan ke pemerintah pusat.

Menurut penilaian Kementerian Pertanian RI, sebut Hendri dan Julpiter, ada dugaan pihak perbankan masih mempersulit petani dalam penyaluran kredit ini, yaitu dengan meminta agunan, berupa surat-surat berharga. Sementara, petani yang menginginkan kredit tidak memiliki agunan yang diminta. Sementara menurut Rahmat Ilproni dari Bank Nagari Payakumbuh, pihaknya tidak bisa memutuskan dalam persoalan yang menghadang petani itu. Karena, setiap bank punya standar operasional prosedur (SOP) berbeda dalam mengucurkan kredit. Dikatakan, data di Bank Nagari Payakumbuh, serapan kredit program pemerintah, mulai dari kredit usaha rakyat (KUR), Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKP-E), Kredit Usaha Pembibitan Sapi (KUPS), Kredit Pengembangan Energi Nabati dan Revitalisasi Perkebunan (KPENRP), yang disalurkan kepada petani di kedua daerah, Payakumbuh dan Limapuluh Kota, sudah mencapai Rp14,8 miliar lebih. “Penyaluran kredit itu, sesuai

aturan, hanya bisa diberikan, apabila petani bersangkutan tidak tersangkut utang pada bank lain. Hal tersebut dapat diketahui melalui BI cheking,” sebut Roni. Sementara, Bank Mandiri Payakumbuh, belum menyalurkan kredit program tersebut, karena status bank yang bersifat cabang pembantu. ”Walau begitu, untuk kredit mikro yang disalurkan buat seluruh segmen oleh Bank Mandiri Padang dan Bukittinggi sudah mencatat lebih kurang Rp90,4 miliar,” ungkap Eka Zedrosky. Kredit program pemerintah di luar KUR, dikatakan Kabag Perekenomian Julpiter sangat membantu petani, karena bunganya disubsidi pemerintah. Julpiter mencontohkan, jika petani diberikan KKP-E, bunga yang dibayar petani hanya 4%, sedangkan 7,5% disubsidi pemerintah, dari total bunga 11,5% per tahun. ”Ke depan, pihak pemko akan mengoptimalkan sosialisasi kredit program pemerintah itu, agar kehidupan petani dan peternak di Payakumbuh akan lebih sejahtera,” simpul Julpiter.(h/smt)

JAKARTA, Haluan — PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) d a n Perhimpunan B a n k Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) menandatangani Memorandum of Understanding untuk kerja sama modernisasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kerjasama ditandatangani oleh Direktur Enterprise & Business Service Telkom Muhammad Awaluddin dan Joko Suyanto selaku Ketua Umum DPP Perbarindo bersamaan dengan penyelenggaraan Rakernas Perbarindo di Manado, 17-18 Oktober 2013. Menurut Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin, kerja sama ini dilakukan dalam rangka modernisasi BPR dalam upaya mendorong dan kemudahan akses bagi UMKM dalam menghadapi persaingan global. “BPR harus memiliki kemampuan bersaing dalam industri perbankan, untuk itu pemanfaatan ICT dalam operasionalisasi BPR menjadi sebuah keharusan,” ujar Awaluddin dalam rilisnya, Jumat (18/10). Kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi kinerja lebih 1.600 BPR dan termasuk 6.400 kantor unit BPR di seluruh Indonesia. Kerja sama ini meliputi penyiapan jaringan konektivitas, core banking system (PaaS), cloud services (IaaS, SaaS), managed application, penyediaan layanan contact center dan pengembangan bisnis baru bagi BPR dalam hal penyediaan layanan PPOB (payment point online banking) dan juga layanan remittance (transaksi kirim uang). Telkom sendiri dalam program BPR SATU (sarana transaksi keuangan anda) telah menjaring kurang lebih 52 BPR dengan hampir 500 kantor unit BPR dan 1,3 juta nasabah di dalamnya. Infrastruktur dan layanan yang disediakan Telkom dalam BPR SATU adalah : connectivity, cloud Services, managed application, bill payment dan layanan remittance. “Hingga akhir tahun 2013, Telkom berharap 100 pelanggan BPR dapat bergabung dalam program BPR SATU. Saat ini sudah ada 26 BPR yang sudah siap menyusul untuk bergabung dengan BPR SATU,” ujarnya. Ronald Waas, Deputi Gubernur Bank Indonesia, dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa kerja sama antara Telkom dan Perbarindo sangatlah tepat mengingat kemampuan BPR dalam penyediaan infrastruktur ICT sangat terbatas. “Perbarindo harus dapat memfasilitasi BPR dalam penyediaan infrastruktur ICT yang berkualitas dan murah dengan melakukan sharing infrastruktur sehingga prinsip efektifitas biaya operasi bagi BPR dapat terpenuhi,” ujar Ronald Waas. Sementara itu, Ketua Umum Perbarindo Joko Suyanto sendiri mengatakan kerja sama Perbarindo dan Telkom ini merupakan langkah terobosan yang strategis untuk memodernisasi BPR dan mendorong pertumbuhan bisnis BPR itu sendiri. “Kami percaya bahwa kerja sama ini akan membawa langkah kemajuan bagi BPR di Indonesia,” kata Joko Suyanto. Telkom sendiri di awal tahun 2013 ini sudah meluncurkan program Indonesia Digital Finance (IndiFinance). Program IndiFinance ini sebagai bagian dari program Indonesia Digital Network (IDN). Melalui program Indifinance, Telkom mengkonsolidasikan semua layanan micro finance milik Telkom Group. Hingga saat ini, Telkom sudah merealisasikan hampir 40.000 Electronic Delivery Financial Agent (EDFA) yang menggunakan platform DELIMA (Delivery Money Access). “Sampai dengan akhir tahun 2013, Telkom optimis dapat merealisasikan 50.000 agent yang melayani masyarakat untuk bill payment dan remittance,” tegas Awaluddin. (h/trn)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Irvand


16

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Basko Grand Mall Manjakan Pengunjung

ROTI RANDANG NI NUR

Roti Spesial dari Padang PADANG, HALUAN — Roti manis dengan berbagai isi dan tooping bisa kita dapatkan dimana saja pada saat ini. Akan tetapi roti yang rasanya beda dari yang lainnya hanya bisa kita dapatkan di Roti Randang Ni Nur, jalan Proklamasi No.52. Roti randang Ni Nur tersedia dengan berbagai varian, mulai dari randang sapi, ayam, pizza randang, isi sosis, dan abon. Jika sebelumnya varian roti manis cuma ada satu macam (coklat), sekarang ada varian baru yang manis dan berbau coklat dengan berbagai pilihan rasa.Misalnya, kacang almond, pisang, keju, dan mayonaise. Usaha ini sebetulnya dirintis oleh Selfi Nurlia, 31. Wanita asal Pariaman yang akrab dipanggil Ni Nur itu, mempercayakan pengelolaaannya usaha Roti Randang Ni Nur ini pada Muhammad Saleh, 37. Di tangan Muhammad Saleh, Roti Randang Ni Nur kian bervariasi dan berkembang. “Roti randang Ni Nur sekarang sudah berkembang di enam kota. Yakni, Batam, Banjarmasin, Pekanbaru, Padang, Balikpapan dan Tanjung Pinang. Semuanya tergabung dalam grup PT Indonesia Villa Jaya,” kata Muhammad Saleh pada Haluan, Jumat (18/10). Roti Randang Ni Nur yang paling banyak diminati oleh pembeli adalah randang sapi spesial, Randang sapi original, randang ayam spesial, randang ayam original, dan untuk oleholeh yang paling banyak diminati oleh turis luar kota bahkan luar negeri yaitu Roti randang gulung. Selain membeli langsung ke toko pelanggan juga bisa langsung memesan dengan catatan bagi yang jauh ongkos kirim atas persetujuan kedua belah pihak. Usaha Ni Nur yang di mulai pada 24 Desember 2002 ini tidak hanya menyediakan produk dari olahan sendiri tapi juga merangkul berbagai UKM yang menurutnya bisa dipasarkan di Roti Rendang Ni Nur. Bagian produksi Roti randang Ni Nur ini terletak di lantai dua tokonya, langsung yang ditangani oleh lima orang karyawan yang sudah berpengalaman di bidangnya. Sejalan dengan visi dan misi perusahaan bahwa akan membuka 40 cabang di Indonesia, Roti Randang Ni Nur bulan November juga akan mengadakan perubahan besar ke arah yang lebih baik, mulai dari ruangan, makanan yang ditawarkan sampai pelayanan pada pelanggan. (h/mg-rin)

ISUZU — Manajemen Isuzu Indonesia berfoto bersama dengan produk terbarunya Isuzu All New D-Max di Hotel Mercure kemarin. ALEX

CUSTOMER GATHERING

Isuzu Otot Indonesia, Menggerakkan Indonesia PADANG, HALUAN — Untuk menjalinkan keakraban bersama ratusan custumer setia di Sumbar, Isuzu Indonesia kembali menggelar Customer Gathering 2013 di Hotel Mercure, Kamis Malam (17/10). Pada malam Gathering tersebut, Isuzu mengangkat tema “Isuzu Otot Indonesia, Menggerakkan Indonesia”. Pada kesempatan itu hadir Mardiono, Kepala Wilayah Sumatera,Suwito Regional Manager Sumatera, Julian Olmon, Area Sales Coordinator, Mitra Isuzu se-Sumatera Barat, ratusan Costumer setia Isuzu Sumatera Barat dan pihak manajemen lainnya. “Tema tersebut sengaja kami pilih, karena Indonesia dengan sumber daya alam yang melimpah sedang giat-

giatnya membangun negeri. Untuk itu, dibutuhkan alat transportasi yang mumpuni untuk menunjang segala bentuk pembangunan” kata Mardiono, Kepala Wilayah (Kawil) Sumatera PT Astra International Tbk-Isuzu Head Office saat jumpa pers bersama temanteman wartawan. Dikatakannya, Isuzu layaknya otot bagi manusia, karena ikut berpartisipasi dalam menggerakan pembangunan dan pertumbuhan perekonomian di Indonesia dengan produk-produk kendaraan komersial yang lengkap. Yang dimulai dari kendaraan komersial kecil (pick up) hingga kendaraan komersial besar (heavy truck) dan terkenal sebagai kendaraan yang kuat, tangguh dan irit. “Kami selalu memberikan yang terbaik untuk costumer. Berkat pengalaman selama 70 tahun, All New D-max dapat di andalkan karena teruji dengan kualitas tertinggi di

dunia” ungkapnya. Sementara itu, Agus Widodo, Branch manager PT Astra International Tbk-Isuzu Padang Branch yang didampingi Halimuddin, Workshop Head menyatakan, untuk peluncuran produk-produk terbaru Isuzu pihaknya telah siap dengan 3 S yaitu Sales, service dan spartpart. Dikatakannya, Pada kesempatan ini, Isuzu memperkenalkan empat varian terbaru disegmen commercial vehicle yaitu NKR LWB dan NKR 71 LWB pada varian Isuzu ELF. Selain itu, FVM285 PS Hi Power dan FVZ 34W Long Wheel Base pada varian Isuzu Giga. “Costumer tak perlu khawatir dengan 3 S di sumbar. Karena Isuzu telah menyediakan Showroom satelit seperti di Payakumbuh dan Solok. Selain itu, ditambah dengan bengkel Isuzu berjalan dan bengkel Mitra Isuzu” jelasnya (h/cw-lex).

PADANG, HALUAN — Belanja murah dengan bertabur diskon ditawarkan oleh Matahari Departemen Store Basko Grand Mall. Diskon yang ditawarkan tersebut merupakan salah satu memanjakan pelanggan ketika akhir pekan bersama keluarga tercinta. Diskon yang ditawarkan tersebut mulai dari 20 persen hingga 50 persen untuk Brand tertentu dan tempat bermain ketika hari libur. Putra, Store Manajer Matahari Departemen Store Basko Grand Mall kepada Haluan mengatakan bahwa diskon yang ditawarkan oleh Matahari merupakan salah satu memanjakan pelanggan dan memenuhi kebutuhannya. Apalagi akhir pekan merupakan ajang berkumpul bersama keluarga. “Kalau untuk matahari ini, diskonnya mulai dari 20 persen hingga 50 persen. Akan tetapi ada diskon lain yang lebih menarik, dengan tawaran beli satu gratis satu. Tetapi itu berada di depan pintu masuk. Itu bukan barang sortiran, itu merupakan merek bagus dan untuk memudahkan pelanggan makanya dipajang dipintu masuk. Kemudian ada diskon juga untuk pakaian anak-anak berhubung liburan akhir pekan adalah waktunya berkumpul bersama keluarga,”papar Putra. Dengan diskon yang ditawarkan oleh Matahari Department Store tersebut pengunjung banyak berdatangan. Begitu juga ketika hari libur, makanya Matahari Departemn Store buka lebih lama, karena disediakan waktu untuk keluarga jalan –jalan dan belanja di Mall. “Hari libur akhir pekan momen yang tepat untuk jalan-jalan bersama keluarga. Matahari departmen store punya program khusus diakhir pekan dengan diskon menarik lainnya. Lihat saja kalau tidak percaya,”tutup Putra.(h/cw-oos)

MATAHARI Departemen Store Basko Grand Mall. OSNIWATI

PROGRAM CSR PLN-P3BS

Bayar Listrik dengan Kotoran Sapi

FOTO bersama dengan Kelompok Tani Lubuak Malin-malin. Terlihat Syafruddin dari PLN-P3BS, Supervisor Humas dan PKBL PLN Wilayah Sumbar Imam B. Wafa’ul Wafa, Camat Lubuk Alung Azminur, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Padang Pariaman Ali Amran serta peneliti dari Yanti peneliti dari BPTP. IST

PADANG, HALUAN — Tak hanya sapi, namun kotorannya juga bak mutiara hitam. Bernilai tinggi karena bisa diolah menjadi kompos yang bermanfaat untuk pupuk pertanian, sehingga petani tak lagi tergantung pada pupuk buatan yang harganya relatif mahal dan juga terbatas. Hal itu juga yang kemudian mendasari PT PLN (Persero) Penyalur Pusat Pengatur Beban (P3B) Sumatera mendirikan Desa Binaan Sentra Usaha Pembibitan sapi dan Kompos di Desa Sei. Abang Jorong Kampung

Ladang Kabupaten Padang Pariaman. Dalam kunjungan ke Kelompok Tani Lubuak Malin-malin, Jumat (18/10), Syafruddin dari PLN-P3BS mengatakan, melalui pemanfaatan dana CSRnya, PLNP3BS ingin untuk menjadi motor penggerak pemanfaatan kotoran sapi untuk dijadikan kompos. Selain dari PLN-P3BS, dalam kunjungan itu juga hadir Supervisor Humas dan PKBL PLN Wilayah Sumbar Imam B. Wafa’ul Wafa, Camat Lubuk Alung Azminur, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Padang Pariaman Ali

Amran serta peneliti dari Yanti peneliti dari BPTP (Balai Penelitian Teknologi Pertanian) Sumbar. PLN-P3BS memberikan pancingan berupa bangunan untuk pengolahan kompos, kandang sapi, hingga pemasarannya ke depan. Masyarakat nantinya bisa bergabung dengan keltan yang ada. Setelah ini jalan nantinya, maka selanjutnya akan kita serahkan kepada pemda untuk pembinaan lebih lanjut,” ujar Syafruddin. Dikatakan Syafruddin lagi, target produksi diharapkan 25-30 ton per bulan.

Untuk memenuhi target produksi tersebut, maka selanjutnya mulai 2014 PLN P3BS melalui keltan binaan juga akan membeli kotoran sapi dari masyarakat yang kemudian bisa dikompensasikan untuk pembayaran listrik. “Jika seekor sapi dewasa rata-rata per hari membuang 25 kg kotorannya, jika masyarakat punya dua ekor sapi dan satu kilogram kotoran sapi misalnya dihargai Rp200 berarti sudah sekitar Rp300 ribu sebulan. Uangnya bisa untuk bayar listrik,” jelasnya. Camat Lubuk Alung

>> Editor : Atviarni

Azminur mengatakan bersyukur atas bantuan PLN P3BS tersebut karena saat ini 12 persen penduduknya masih miskin. Dirinya sangat mendukung program ini dan akan mensinergikan dengan program terkait seperti Gerakan Pensejahteraan Petani (GPP). Sementara Ali Amran mengatakan populasi sapi di Padang Pariaman sekitar 46 ribu ekor. Dengan adanya pembuatan kompos dari kotoran sapi itu akan bisa membuat masyarakat petani menambah pendapatannya. (h/ ita)

>> Penata Halaman : Irvand


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

17

HADAPI UDINESE

Milan Timpang MILAN, HALUAN — Hasil negatif yang diraih oleh Skuad AC Milan dalam beberapa pertandingan terakhirnya membuat risau jajaran manajemen dan tentunya para fans. Hasil paling pahit adalah saat bersua rival utama ereka, Juventus. Sempat unggul di awal pertandingan namun mereka harus menyerah 3-2. Anak-anak i rossoneri pun dituntut untuk mendapatkan hasil positif di pertandingan berikutnya. Seperti dilansir dari sportsmole (Jumat, 18/20), pada pekan ke-8 Liga Italia ini, Udinese akan menghadang laju AC MIlan di stadion San Siro, kota Milan. Dari tujuh laga yang telah dilewati AC Milan di Serie A, hanya 8 poin yang sudah dikumpulkan. Ini jelas memalukan bagi tim sekelas AC Milan yang merupakan langganan kompetisi bergengsi seperti Liga Champions Eropa. Kabar baik datang dari punggawa anyar mereka yang sebelumnya dikabarkan cedera, Kaka. Kini Kaka telah dipaorkan fit dan siap memberla AC Milan dalam laga kontra Udinese nanti. Selain itu, Valter Birsa juga dikabarkan siap merumput. Kehadiran dua orang tersebut dapat mengobati absennya Balotelli di lini penyerangan. Sementara itu di kubu Udinese. Pelatih Francesco

Guidolin b a k a l menurunkan s k u a d terbaiknya. Antonio Di Natale siap menebar ancaman di lini belakang AC Milan. Luis Muriel juga dikabarkan telah fit dari cedera walaupun masih diragukan untuk menjadi starter pada laga nanti. Dapat dipastikan laga nanti akan berlangsung seru lantaran kini San Siro juga telh dipenuhi penonton karena larangan hadir di stadion bagi pendukung AC Milan telah dicabut. Sementara itu, striker anyar tim merah hitam ini, Mario Balotelli terancam absen karena cedera paha, walaupun belum ada rincian mengenai kadar cedera tersebut. Namun demikian, bukan tidak mungkin Balotelli pada akhirnya harus absen di dua laga penting

tersebut karena masalah paha yang melandanya dalam sesi latihan. "Mario Balotelli sudah melaporkan adanya nyeri otot di bagian paha kanan," jelas Milan seperti dikutip AFP. "Pemain bersangkutan akan dipantau esok hari untuk memastikan tingkat masalah tersebut dan juga bagaimana penanganan yang tepat," lanjut pernyataan itu. Sebelum ini penyerang internasional Italia itu juga harus absen di tiga laga Seri A akibat menjalani hukuman. (h/ net)

United Diharapkan Mulai Merangkak Naik MANCHESTER, HALUAN — Sempat terlempar ke luar 10 besar, Manchester United kini bertengger di posisi sembilan klasemen Premier League. Di Old Trafford akhir pekan ini, 'Setan Merah' bisa merangkak naik lagi saat m e n j a m u Southampton. D u a kekalahan beruntun a t a s Manchester City

(away) dan West Bromwich Albion (home) sempat membuat MU terlempar ke urutan 12 klasemen. The Red Devils, seperti diulas detiksport baru bisa naik ke urutan sembilan setelah mereka menundukkan Sunderland, dua pekan lalu. Sabtu (19/10) malam WIB, The Red Devils akan punya kesempatan untuk menanjak naik lagi ke papan tengah. Robin van Persie dkk. diunggulkan saat

m e n j a m u Southampton. Selain karena materi pemain, MU juga punya statistik yang jauh unggul dibanding The Saints. Namun tim tamu juga tak bisa dipandang sebelah mata karena sepanjang musim ini mereka baru dua kali kebobolan. Mereka pun sementara ini bertengger di posisi empat klasemen dengan catatan empat kemenangan, dua kali imbang dan sekali kalah. (h/net)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Persijap Pesta Gol JEPARA, HALUAN — Persijap Jepara tampaknya terlalu tangguh bagi PSLS Lhokseumawe. Bertanding di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jumat (18/ 10), PSLS digelontor tuan rumah lima gol tanpa balas. Persijap yang berstatus tuan rumah memulai laga dengan lambat. Begitu pula dengan PSLS yang juga tak mampu memberikan ancaman berarti ke pertahanan Persijap. Tuan rumah baru bermain sesuai karakter aslinya saat pelatih Raja Isa memasukkan Noor Hadi pada menit ke-35. Pergantian ini berbuah manis. Tujuh menit berada di atas lapangan, Noor Hadi berhasil membuka skor setelah menerima umpan dari Fauzan Jamal. Skor 1-0 bertahan hingga pertandingan usai. Di babak kedua Persijap tampil menggila. Empat gol tambahan mampu dicetak oleh tuan rumah. Di awali oleh gol kedua Noor Hadi pada menit ke-56, gol tersebut tak lepas dari kesalahan kiper PSLS, M Aly yang terlalu maju dari posisinya dan membuat Noor Hadi dengan mudah menceploskan bola ke gawang PSLS. Unggul dua gol membuat Laskar Kalinyamat semakin bersemangat. Hasilnya, dua gol tambahan dari Julio Alcorse pada menit ke-69 dan 89 kembali membawa pendukung tuan rumah bersorak. Seakan tak puas, di dua menit masa injury time, Noor Hadi kembali mencatatkan namanya di papan skor sehingga membuat dirinya mencetak hattrick sekaligus menutup pesta lima gol Persijap ke gawang PSLS. (h/net)

Timnas U-19 ke Eropa Masih Wacana YOGYAKARTA, HALUAN — Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo mengomentari usulan PSSI mengirimkan tim nasional Indonesia U-19 berkompetisi di Eropa. Menpora menegaskan itu baru sebatas wacana, namun mungkin saja direalisasikan. Sebelumnya, PSSI lewat anggota Komite Eksekutifnya, Tony Aprilani, melontarkan usulan untuk mengirim 'Garuda Muda' mengikut satu kompetisi penuh di Eropa, guna menjaga kekompakan dan keutuhan tim. Soal ini, pelatih timnas U-19 Indra Sjafri menyatakan belum ada rapat untuk menentukan program ke depan. Saat itu, Indra hanya meminta banyak dilakukan uji coba untuk tim asuhannya. Terkait usulan ini, Menpora menyatakan bahwa hal tersebut masih sebatas wacana. Tapi, wacana itu bisa saja diwujudkan pada masa mendatang. "Baru wacana, masih sebatas wacana. Yang pasti setelah melakukan persahabatan di bulan-bulan ini, nanti timnas U-19 umroh dan latihan di Timur Tengah itu pada bulan Desember, sekaligus latih tanding. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk diikutkan ke liga di Eropa, tapi itu masih sebatas wacana," ujar Roy kepada para wartawan di sela-sela acara peresmian monumen PSSI di Yogyakarta, Jumat (18/10/2013). Soal latihan di Timur Tengah, Menpora menyatakan bahwa latihan tersebut tidak akan berlangsung terlalu lama. Ia menegaskan akan mendampingi untuk menjaga tim. "Tidak sampai dua minggu latihannya. Yang nonmuslim nanti ya tidak ikut ibadah, kan umroh cepat. Nanti yang jelas saya akan mendampingi dan mengawal," imbuh Roy.(h/net)

Porski Menangkan Turnamen KMC III DHARMASRAYA, HALUAN — Kesebelasan Porski Koto Agung Kiri, Kecamatan Sitiung, berhasil keluar sebagai jawara dalam Turnamen Krida Muda Cup (KMC) III. Di babak final, mereka berhasil menumbangkan Putra Jaya FC Sungai Kalang, Kecamatan Tiumang lewat drama adu penalti di lapangan bola kaki Jorong Sungai Atang, Kecamatan Padang Laweh, Rabu (16/10). Skor akhir 5-4 mengantar tim besutan Naldi itu berhak memboyong tropi bergilir Krida Muda Cup 2013. Pada 45 menit babak pertama dan kedua, kedua tim bermain imbang 1-1. Porski Koto Agung Kiri berhasil menjebol gawang lawan lebih dulu di babak pertama. Perlawanan sengit Putra Jaya FC membuahkan hasil, setelah menyamai kedudukan dengan skor 11 pada babak kedua. Usai diimbangkan, serangan dari Porski semakin kuat terutama jelang menit-menit terakhir. Namun pertahanan Putra Jaya FC yang kokoh, membuat hasil imbang hingga akhir waktu. Penentuan juara akhirnya diputuskan lewat drama adu penalti. Porski berhak memboyong piala bergilir, piala tetap dan uang pembinaan sebesar Rp10 juta, usai dua algojo Putra Jaya FC gagal

melesakkan gol. Sementara Putra Jaya FC yang menempati posisi runner up mendapat hadiah piala dan uang pembinaan Rp5 juta. Bupati Dharmasraya H. Adi Gunawan menyerahkan langsung hadiah pada pemenang. Dirinya mengapresiasi iven yang diselenggarakan Karang Taruna Krida Muda, Jorong Sungai Atang itu. “Ini merupakan wahana positif untuk menggali potensi putra-putra Dharmasraya, khususnya pada cabang olahraga sepak bola. Dengan iven ini, saya berharap dunia persepakbolaan di Dharmasraya semakin bergairah dan mampu melahirkan atlitatlit potensial yang dapat mewakili Dharmasraya pada cabang olahraga ini nantinya dalam berbagai iven bergengsi,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Panitia Ardianto menuturkan turnamen diikuti 32 klub dari sejumlah wilayah di Dharmasraya dan kabupaten tetangga seperti Kabupaten Sijunjung dan Jambi. “Ada tiga klub yang berasal dari luar Dharmasraya,” ujarnya. Turnamen itu, menurut Ardianto, berlangsung sejak 14 September lalu. Selain Juara I dan Juara II, panitia juga memberikan hadiah kepada peraih top skorer dan tim fair play.(h/mdi)

GEMBIRA — Skuad Timnas U-19 bersorak gembira menyusul sukses yang mereka raih, mengalahkankan raksasa Asia, Korea Selatan. Hasil ini sekaligus mengantarkan mereka lolos ke putaran final Piala Asia di Myanmar, Oktober 2014 mendatang. NET

Pelatih China Tangani Tim Lompat Indah JAKARTA, HALUAN — Ada yang berbeda dalam latihan para atlet pelatnas loncat indah di Stadion Renang Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (18/10) sore. Di pinggir kolam terlihat sosok berwajah oriental sedang memberi arahan kepada Aditya Restu Putra dkk. Mengenakan kaos berkerah berwarna oranye dan celana biru tua, ia sedang

asik memeragakan gerakangerakan tangan dan kaki ketika akan melompat dari atas papan lompat setinggi 10 meter dari permukaan air. Usai memerhatikan arahan sang pelatih, Adit, salah satu atlet pelatnas loncat indah langsung memeragakan apa yang sudah diajarkan. Hup.. Adit melompat ke kolam kedalaman lima

meter. Setelah Adit muncul ke permukaan, sang pelatih asal China itu langsung buru-buru mengoreksi hasil loncatan Adit. "Bahunya rileks ... (sambil memegang bahu) jangan terlalu tegang," kata sang pelatih kepada Adit. Cui Hongda, 32 tahun, adalah pelatih asing asal China, yang secara khusus diundang Pengurus Besar

Persatuan Renang Seluruh Indonesia. Ia bertugas untuk mengajari teknik dengan lebih detail kepada para atlet yang dipersiapkan untuk SEA Games 2013, di Myanmar, Desember nanti. Ia sudah tiga hari mengajari Adit dkk. Meski Cui tak terlalu lancar berbahasa Inggris, namun para atlet mengaku lumayan mengerti dengan apa yang diajarkan. "Anak-anak mengerti semua, tidak ada masalah, karena kita mengajari kan pakai gerakan, hanya katakata tertentu saja diucap," kata pelatih loncat indah, Harli Ramayani kepada detikSport. Tak hanya itu, Harli juga merasakan betul kemajuan dari para atletnya setelah pelatih dari China itu datang bergabung. "Semuanya (sudah) kelihatan sekali progress-nya. Khususnya di bagian teknik, sudah lebih detail. Kita 'kan punya kekurangan di entry-nya (saat masuk ke air). Jadi bagaimana sebisa mungkin pada saat entry tidak ada cipratan, stabil dengan tidak banyak cipratan air. Itu yang sedang dibenahi oleh

pelatih China ini," katanya. Andriyan, salah satu atlet pelatnas loncat indah, juga mengungkapkan hal senada. "Ya pasti ada, teknik saya sudah lebih detail. Saat masuk air, biasanya tangan saya selalu terlambat menutup, tapi sekarang suruh cepat menutup, teknik kekuatannya juga," kata pria berusia 18 tahun ini. Cui mengatakan, sejauh ini latihan yang dilakukan oleh para atletnya ini mulai mengalami perbaikan. "Mereka sudah bagus, secara teknik juga oke, hanya perlu bertahap untuk lebih bagus lagi," kata Cui yang pernah menangani atlet senior di Singapura dan Korea ini. Namun ada sedikit yang perlu dibenahi. Cui menilai dari sisi skill ketika latihan saat junior masih kurang bagus, sehingga pada saat seperti ini tingkat kesulitannya jadi lebih tinggi. "Teknik mereka pada saat masih kecil masih kurang bagus, tapi akan dibenahi. Jadi, itu juga yang akhirnya membuat tingkat kesulitan latihan yang sekarang jadi lebih tinggi," tambahnya .(h/net)

berhasil menumbangkan team Lasser FC yang baru saja juara 4-0. Menit–menit awal pertandingan dipimpin Aswandi dari PSSI Kota Payakumbuh, Lasser Fc masih sempat memberikan perlawanan berarti, sayang menit – menit jelang babak I usai, serta pertandingan berakhir, Ps.PU berhasil menjaringkan 4 gol ke gawang Lasser LSH kabupaten Limapuluh Kota. Sebanyak 4 gol yang mengantar PS PU Kota Payakumbuh didampingi H.Zul Arman,ST menager team dan Purwanto pelatih, masing – masing dicetak Budy,Madin, Zaky, dan Benny.Dari pihak Lasser FC

kecamatan Lareh Sago Halaban ( LSH ) dipimpin Hendri Jasmar,SH, tak tak menyerah begitu saja. Beberapa peluang emas untuk Lasser FC nyaris lahir menjadi gol, sayang sebelum dipeluk kiper juga dihalau dengan cepat pemain belakang Ps.PU. Ps.PU yang menang awal, menunggu pemenang antara tuan rumah Gasper (Gabungan Sepkabola Perambahan ) lawan Porsena Napar Koto Nan Gadang Payakumbuh Utara pada pool A. Pada pool B, berebut tiket semi final, Garuda Piladang Limapuluh Kota melawan Batusangkar Selection, dan Gasper A menantang team PKS.(h/snt)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat

GASPER CUP I MULAI DITABUH

PS PU Payakumbuh Pesta Gol P A Y A K U M B U H , HALUAN — Tim sepakbola PS PU Payakumbuh menang telak atas tim Lasser FC 4-0 pada pembukaan Turnamen sepakbola Gasper Cup I di kecamatan Latina. Turnamen yang dibuka mantan pelatih

Nasional PSSI Nil Maizar di lapangan Perambahan Kamis sore (17/10), diikuti delapan tim tangguh Usai pembukaan dari Nil Maizar yang juga caleg DPR – RI dari Nasdem yang inti sambutanya memotivasi pemain – pemain muda

untuk bisa menjadi pemain yang bisa membela Indonesia, minimal Sumatera Barat. Nil, panggilan akrabnya juga menyampaikan beberapa resep untuk menjadi pemain handal, selain latihan yang teratur dan gizi cukup, juga penting disiplin. Usai pembukaan, langsung adu kekuatan, yakni tim Lasser kabupaten Limapuluh Kota melawan PS.PU ( Pekerjaan Umum ) Kota Payakumbuh. Dalam pertandingan juara turnamen antar klub Sumbar- Riau di Subarang Air Gadut dengan pemain Dinas PU Kota Payakumbuh berintikan pemain divisi I Sumbar, di luar dugaan PS.PU


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

19

BEREDAR LAGI

Foto-foto Bunda Putri dengan Pejabat JAKARTA, HALUAN- Setelah jagad nasional dihebohkan dengan beredarnya foto keakraban Bunda Putri dengan Menhan Purnomo Yusgiantoro dan Seskab Dipo Alam pekan lalu, sejak kemarin malam beredar lagi foto Nonsyaputri atau akrab disapa Bunda Putri itu dengan sejumlah pejabat. Mulai dari foto Bunda Putri bersama mantan Menpora Andi Mallarangeng, bersama Mendag Gita Wirjawan, bersama Sutiyoso, bersama Agum Gumelar bahkan foto Bunda Putri bersama adik Wapres Boediono, Tuti Iswari. Dari foto-foto tersebut samangkin jelaslah bahwa Bunda Putri jelas bukan orang sembarangan. Sementara itu, Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Sutiyoso, mengaku tak mengenal sosok Bunda Putri. Ia justru penasaran terhadap perempuan tersebut, meski fotonya bersama Bunda Putri beredar di dunia maya dan dimuat dalam situs Seruu.com. “Aku sendiri penasaran ingin tahu siapa BP (Bunda Putri) itu,” kata Sutiyoso seperti dikutip tempo, Jumat (18/10). Sutiyoso lupa kapan foto tersebut diambil. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut hanya mengira-ngira waktu pengambilan gambar itu sudah lama. Sebab, baju yang dikenakannya ketika berfoto bersama Bunda Putri sudah tak ada. “Kausnya saja aku cari enggak ketemu, berarti sudah lama banget,” ujarnya. Sutiyoso pun mengaku tak mengingat tempat pengambilan foto itu. Foto Sutiyoso dengan perempuan yang diduga merupakan Bunda Putri beredar di dunia maya. Dalam gambar itu, Sutiyoso yang mengenakan kaus biru berkerah putih duduk bersandar di sofa. Ia tersenyum ke arah kamera. Di belakangnya, Bunda Putri juga tampak tersenyum. Tak hanya dengan Sutiyoso, foto Bunda Putri dengan tokoh lain juga beredar. Di antaranya, Bunda Putri terlihat bersama Menteri

Perdagangan Gita Wirjawan, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng beserta keluarganya, juga Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin. Sedangkan dari foto yang beredar di kalangan wartawan kemarin, terlihat Bunda Putri mengenakan kacamata hitam dan menggunakan kalung liontin. Di foto itu, Bunda Putri tersenyum bersama Tuti Iswari yang disebutsebut adik Wapres Boediono. Belum diketahui apakah foto tersebut asli atau hasil editing. Tapi beberapa waktu lalu, Tuti mengakui mengenal Bunda Putri. Namun dirinya membantah ikut terlibat dalam kasus dugaan suap penambahan kuota impor daging sapi. Di persidangan Tipikor pekan lalu, tersangka kasus dugaan suap penambahan kuota impor daging sapi, Luthfi Hasan Ishaaq mengatakan Bunda Putri adalah orang dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Wanita yang diketahui beralamat di kawasan Pondok Indah Jakarta Selatan ini bahkan mengetahui perihal rencana reshuffle kabinet. Meski belakangan, kesaksian Luthfi ini dibantah keras SBY. Kedekatan Bunda Putri dengan Tuti juga pernah diungkapkan oleh Mentan Suswono. Kala itu Mentan mengungkapkan saat menjadi saksi dalam sidang Luthfi Hasan Ishaaq di Pengadilan Tipikor. Menurut Suswono, adik Boediono itu adalah Tuti. Dia mengatakan, anak buahnya yang bercerita kepadanya soal pertemuan dengan Tuti yang diperantarai oleh Bunda Putri, dan memperkenalkan sebuah perusa haan terkait impor daging sapi.

Polisi Bongkar Penyekapan PRT JAKARTA, HALUAN — PT Citra Kartini Mandiri, perusahaan penyalur pembantu rumah tangga (PRT), yang beralamat di Jalan Kucica JF 18 Nomor 17, Bintaro, Tangerang Selatan, digerebek polisi, Jumat (18/10). Perusahaan itu diduga menyekap 88 orang wanita muda. Kapolsek Pondok Aren Kompol Hafidz Susilo Herlambang membenarkan adanya penyekapan itu. “Perusahaan itu milik Wahyu Edi Wibowo, bergerak di bidang penyalur pembantu rumah tangga, baby sitter, dan pengasuh manula,” kata Hafidz saat dihubungi. Menurut Hafidz, kasus ini terungkap berdasarkan hasil pengembangan dari penggerebekan di yayasan wilayah Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Di lokasi itu ada sekitar 30 orang yang disekap. Dari hasil pengembangan, petugas kemudian menggerebek PT Citra Kartini Mandiri itu. Saat digerebek, petugas menemukan puluhan pembantu rumah tangga yang disekap di satu ruang. “Mereka berdesak-desakan di salah satu ruangan,” ujarnya. Kini, 88 wanita muda yang disekap itu telah diamankan pihak kepolisian. Para wanita yang diamankan terdiri atas tiga orang berusia 15 tahun, 10 orang berusia 16 tahun, 21 orang berusia 17 tahun, selebihnya berusia di atas 18 tahun. “Para wanita itu akan dipekerjakan di seluruh wilayah di Indonesia,” kata dia. Atas tindakan itu, pemilik perusahaan penyalur pembantu rumah tangga terancam dijerat pasal 88 UU No 23 tahun 2002, tentang eksploitasi anak dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp200 juta. (h/vvn)

Sementara Wakil Presiden Boediono mengakui Tuti Iswari, perempuan yang disebut dalam sidang kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi, adalah adiknya. “Saya ingin menjelaskan mengenai adik saya, Tuti Iswari, yang kemarin disebut-sebut dalam persidangan Tipikor mengenai suap kuota impor daging sapi,” ujar Boediono di Istana Wapres beberapa waktu lalu. Boediono mengaku langsung menghubungi adiknya setelah mendengar kabar Tuti disebutsebut dalam persidangan. “Kemarin, setelah mendengar kabar ini saya sudah meminta kepada adik saya untuk segera menyampaikan penjelasan sejujur jujurnya mengenai apa yang terjadi kepada publik,” ujarnya. Namun, Boediono mengaku tidak mengetahui jika adiknya merupakan seorang pengusaha, seperti yang disebut dalam persidangan. “Sejauh yang saya tahu adik saya itu pensiunan pegawai Bank Indonesia yang selama ini hanya aktif melakukan kegiatan sosial. Maka, saya benar-benar sangat terkejut ketika namanya disebut sebut dalam persoalan ini. Tak pernah terpikirkan oleh saya bahwa adik saya memiliki kegiatan bisnis,” ujarnya. Tidak Kaku Kedekatan Bunda Putri dengan lingkaran penguasa ternyata bukan isapan jempol semata. Mulai dari menteri, hingga purnawirawan jenderal TNI terlihat akrab dengan wanita berambut pendek itu. Berdasarkan foto yang diterima merdeka.com, Kamis (17/ 10) malam, terlihat Bunda Putri berpose dengan para pejabat. Seperti sudah lama kenal, Bunda Putri terlihat tidak kaku dan selalu mengumbar senyum. Dalam foto dengan Letjen (Purn) Sutiyoso, Bunda Putri terlihat santai di belakang sofa. Sementara Bang Yos sapaan Sutiyoso duduk di depan dengan mengenakan baju berkerah warna biru. Sedangkan foto Bunda Putri dengan Jenderal (Purn) Agum

BUKAN SEMBARANGAN — Sosok yang diduga bernama Bunda Putri (kedua kiri) berfoto bersama mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. Sosok misterius yang namanya terungkap pada kasus korupsi kuota sapi impor ini menjadi perhatian publik. SERUU.COM

Gumelar lebih akrab lagi. . Dalam foto itu Agum dan Putri berpose dengan dua orang lain. Sosok Bunda Putri menjadi heboh ketika bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq menyebutnya orang dekat Presiden SBY. Bahkan, Nonsyaputri nama Bunda Putri disebut tahu seputar kebijakan reshuffle kabinet. Anehnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak akan mengungkap identitas Bunda Putri, tokoh yang disebut sebagai pengatur kuota impor daging sapi, ke publik. Padahal sebelumnya, SBY berjanji mengumpulkan informasi dan mengungkap identitas Bunda Putri. Juru bicara Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, mengatakan informasi tentang Bunda Putri yang coba dikumpulkan SBY ditujukan sebagai konsumsi internal pihak Istana. Karena itu, Presiden SBY tak akan memberikan pernyataan ihwal Bunda Putri. “Kalau pun memang kami punya informasi yang cukup lebih dari dua hari yang

lalu, kami tidak dalam posisi untuk memberikan (informasi itu ke publik),” kata Julian, di kompleks Istana Kepresidenan. Sebelumnya, SBY mengaku belum memiliki data lengkap ihwal identitas dan kebenaran keberadaan Bunda Putri dalam kasus yang turut menjerat bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hassan Ishaaq. “Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari saya akan lebih mengetahui,” kata SBY dalam konferensi pers di Base Ops TNI Angkatan Udara Halim, Kamis. SBY mengatakan, akan mengungkap siapa saja yang telah berbohong dalam kesaksian dan kasus kuota impor daging sapi. Selain itu, SBY merasa hal yang mengganjal dirinya adalah beredarnya tudingan dan isu kedekatan dirinya dengan Bunda Putri. “Saya hanya perlu tegaknya keadilan dan kebenaran,” kata SBY. Adapun Luthfi Hasan Ishaaq mengaku mengenal Bunda Putri dalam persidangan kasus korupsi kuota impro daging sapi di

57 Kepala Daerah Terlibat Politik Dinasti JAKARTA, HALUAN — Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, mencatat, ada 57 kepala daerah dan wakil kepala daerah yang terlibat politik dinasti. Tahun depan, Mendagri berjanji akan membeberkan politik dinasti para kepala daerah tersebut. “Kami punya data 57 kepala daerah melakukan politik dinasti, awal tahun akan kami sampaikan,” kata Mendagri seperti dilansir merdeka.com, Jumat (18/10). Oleh karena itu, Kemendagri berupaya mengatur pembatasan syarat terhadap jabatan kepala daerah guna menghindari praktik dinasti dalam pemerintahan daerah tersebut. Mendagri menjelaskan, konsep larangan kerabat dan keluarga petahana dalam pilkada tersebut dilakukan dengan jeda satu periode masa jabatan si petahana atau lima tahun. “Ada larangan (ikatan kekeluargaan) satu garis ke bawah, ke samping dan ke atas.” ujarnya. Terkait dengan kritik pelanggaran hak asasi dan konstitusi, Gamawan mengatakan peraturan larangan tersebut dilakukan atas dasar kepatutan atau etika. “Sebenarnya Undang-Undang Dasar tidak melarang seperti pasal 27, tetapi ada prinsip pembatasan pada pasal 28 junto ayat 2. Pembatasan itu dibolehkan undangundang untuk dilakukan. Jadi sebetulnya bukan pelarangan, tetapi pembatasan,” jelasnya. Berdasarkan informasi yang dihimpun, politik dinasti terjadi di sejumlah daerah, antara lain: Provinsi Lampung, yang Gubernur Sjachroedin ZP memiliki anak menjadi Bupati Lampung Selatan Rycko Menoza dan juga Wakil Bupati Pringsewu Handitya Narapati.

Provinsi Sulawesi Selatan, Gubernur Syahrul Yasin Limpo memiliki adik yang menjabat sebagai Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo. Selain itu juga Bupati Barru, Andi Idris Syukur merupakan anak mantan Bupati Barru, Wakil Bupati Tana Toraja, Adelheid Sosang adalah istri mantan bupati Tana Toraja, serta Wakil Bupati Takalar, Natsir Ibrahim merupakan anak mantan bupati Takalar. Provinsi Sulawesi Utara, Gubernur Sinyo Harry Sarundajang memiliki anak yang menjadi Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang. Sedangkan Wakil Wali Kota Manado Harley Alfredo Benfica merupakan anak Menteri Perhubungan EE Mangindaan yang juga mantan Gubernur Sulut. Di Sumatera Utara, Bupati Padang Lawas Utara, Bachrum Harahap mempunyai anak yang menjadi Walikota Padang Sidempuan Andar Amin Harahap. Jambi, Bupati Tanjung Jabung Timur, Zumi Zola Zulkifli adalah anak dari mantan Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin. Sumatera Selatan, Wakil Walikota Pagar Alam, Novirzah Djazuli merupakan anak kandung dari mantan Walikota Pagar Alam Djazuli Kuris. Di Jawa Barat, Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin merupakan menantu mantan bupati Bekasi, Bupati Indramayu, Anna Sophanah adalah istri mantan bupati Indramayu, serta Walikota Cimahi, Ati Suharti merupakan istri mantan wali kota Cimahi. Di Jawa Tengah, Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti merupakan istri mantan bupati Kendal, serta Bupati Klaten, Sri Hartini adalah istri mantan Bupati Klaten. Di Yogyakarta

ada Bupati Bantul, Sri Suryawidati yang suaminya pernah menjabat sebagai bupati Bantul. Di Jawa Timur, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana merupakan istri mantan bupati Probolinggo dan Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno adalah istri mantan Bupati Kediri. Selain itu juga ada Bupati Bangkalan, Mohammad Makmun Ibnu Fuad yang merupakan anak mantan Bupati Bangkalan. Nusa Tenggara Barat, Gubernur Zainul Majdi memiliki kakak yang menjabat sebagai Wakil Bupati Lombok Timur, Syamsul Lutfi. Bahkan, Kota Bima dipimpin oleh sepasang kakak-adik, yaitu Qurais H. Abidin (Wali kota) dan A. Rahman H. Abdin (Wakil Walikota). Di Kalimantan Tengah, Bupati Kota Waringin Timur Supian Hadi adalah menantu Bupati Seruyan Darwan Ali. Di Kalimantan Timur ada Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari yang merupakan anak mantan bupati di daerah tersebut. Sementara Maluku, Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua merupakan kakak dari mantan Bupati Maluku Tengah. Yang menjadi sorotan saat ini adalah dinasti politik di Provinsi Banten, di mana Gubernur Ratu Atut Chosiyah memiliki ibu tiri sebagai Wakil Bupati Pandeglang Heryani, adik kandungnya sebagai Wakil Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, adik iparnya sebagai Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, serta adik tirinya sebagai Walikota Serang Tubagus Haerul Jaman. Selain itu juga Bupati Tangerang terpilih Ahmed Zaki Iskandar merupakan anak mantan Bupati Tangerang Ismet Iskandar. (h/mdk)

Sidomuncul Gelar Operasi Katarak Gratis di Makasar PRESIDEN Direktur PT Sidomuncul Irwan Hidayat meninjau peserta operasi katarak gratis di Makasar baru-baru ini.

MAKASAR, HALUAN — Rangkaian kegiatan bakti sosial (baksos) operasi katarak gratis

bagi warga kurang mampu yang digelar PT Sido Muncul, terus digelar di berbagai

daerah. Baru-baru ini, 200 mata mendapat operasi katarak gratis di Makasar. Kegiatan yang digelar di wilayah RSUD Takalar, Sulawesi Selatan, bekerjasama dengan Perdami Sulsel, dan Kodam VII/ Wirabuana ini, bertepatan dengan rangkaian HUT TNI ke-68. Baksos katarak di Takalar ini dihadiri langsung Kasad Jenderal TNI Budiman yang baru dilantik bulan September lalu. Juga Pangdam VII/ Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar, S.IP,M.AP, Presiden Direktur PT SidoMuncul Irwan Hidayat, Perdami cabang

Sulawesi Selatan, bintang iklan Tolak Angin Piyu yang akan menghibur pasien katarak dan segenap Pimpinan RSUD Takalar. Peninjauan lapangan ini diharapkan bisa langsung berkomunikasi dan berinteraksi dengan pasien katarak baik di ruang pendaftaran, ruang operasi, maupun pada pasien yang telah menjalani operasi. Pada akhir bulan September dan Oktober ini SidoMuncul bersama Perdami dalam rangka HUT TNI ke 68 telah mengadakan baksos katarak di RS. Dustira Cimahi, RS. Salak Bogor, RS Guntur Garut, RS.

Ciremai Cirebon, RS. Kencana Serang, Puskesmas Pauh Kambar Kabupaten Padang Pariaman dan RST dr. Reksodiwiryo Padang dll. Pada tahun 2011 SidoMuncul bersama Perdami telah mengoperasi 6.000 mata dan tahun 2012 telah mengoperasi 12.746 mata. Tahun 2013 SidoMuncul kembali berkomitmen untuk melaksanakan baksos operasi katarak sebanyak 12.000 mata di seluruh Indonesia, yang sudah dioperasi 11.225 mata. Total yang telah di operasi selama kurun waktu hampir tiga tahun adalah 29.971 mata. (h/atv)

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta. Luthfi yang bersaksi untuk tersangka Ahmad Fatanah mengklaim, Bunda Putri merupakan orang dekat SBY. Luthfi mengatakan mengenal Bunda dari Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin. Menurut dia, Bunda merupakan orang penting yang menghubungkan antara dewan pembina dengan dewan pembina. Ia juga memaparkan Bunda Putri merupakan anak dari salah satu pendiri Partai Golkar. Nama Bunda Putri pertama kali muncul dalam rekaman telepon yang diputar jaksa di persidangan Ahmad Fathanah pada 29 Agustus lalu. Dalam rekaman itu, Bunda Putri membahas perihal reshuffle dengan Luthfi. Mereka menyebut sejumlah nama, seperti Haji Susu, Pak Tan, Dipo, dan Pak Lurah. Kini, menjadi aneh bila siapa Bunda Putri tidak juga diungkapkan ke publik. Publik 3000 persen menunggu dan ingin tahu. (h/dn/mdk/tmp/sru)

KPU: Tak Ada Mark-up Lelang JAKARTA, HALUAN — Praktik mark up atau penyelewengan anggaran seringkali terjadi di setiap lelang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjamin tak akan terjadi mark up terkait lelang pengadaan barang/jasa dan logistik Pemilu 2014 mendatang. “Kita kontrol. Jumlah nominal saya ingatkan, jangan main-main dan itu urusan panitia KPU,” ujar Komisioner KPU, Arief Budiman, di kantornya, Jakarta, Jumat (18/10). Untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan, seperti halnya mark up, Arief menjelaskan, pihaknya menggandeng sejumlah pihak untuk turut bersama-sama melakukan pengawasan. Supaya proses daripada tahapantahapan dari penyelenggaraan Pemilu 2014 dapat berjalan lancar. “Kami juga undang beberapa pihak yang punya perhatian terkait pengadaan, ada ICW, Iwapi dan Bawaslu,” terang Arief. Untuk Pemilu 2014 mendatang, sebesar Rp 2,9 triliun harus digelontorkan. Dana sebesar itu digunakan untuk proses pengadaan logistik barang dan jasa penyelenggaraan Pemilu 2014 seperti surat suara, formulir daftar calon tetap DPR, DPD, tinta sidik jari dan lainnya. Kemukinan Curang Sementara itu Sekertaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo menyebutkan, ada beberapa hal yang mengancam Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 mendatang. Setidaknya ada tiga hal utama yang mengancam pemilu mendatang, yakni kekacauan dalam penetapan daftar pemilih tetap (DPT), kerja sama KPU-Lemsaneg (Lembaga Sandi Negara), perubahan dalil ketentuan di MK terkait sengketa pilkada. “Proyek e-KTP yang menghabiskan anggaran rakyat Rp 5,8 triliun tak memberikan perubahan yang fundamental terhadap terwujudnya pemilu yang jujur dan adil. DPT tetap kacau dan belum clear and clean,” kata Tjahjo. Pemilu 2014 seharusnya menjadi momentum transisi kekuasaan secara damai, demokratis, dan bermartabat bukan ajang melakukan kecurangan sistematis seperti yang terjadi pada Pemilu 2009. Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti memperingatkan KPU dan Presiden SBY agar tidak main-main dalam mempersiapkan Pemilu 2014. “Kecurangan sistematis pada Pemilu 2009, jika sengaja kembali terulang bisa memicu kekacauan sosial. NKRI adalah milik rakyat Indonesia dan bukan milik keluarga Cikeas sehingga transisi pemerintahan demokratis adalah tanggung jawab pemerintah, DPR, dan KPU,” kata Ray. (h/sh)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Habli


20

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Bisnis Perumahan Tetap Bergairah

PNS Harus Jadi Pengayom dan Teladan SAWAHLUNTO, HALUAN — Tidak hanya semata menjalankan tugas pokok di tempat kerja, pegawai negeri sipil (PNS) Kota Sawahlunto, juga diharapkan mampu memberikan teladan dan menjadi pengayom masyarakat, di sekitar tempat tinggal. Sebagai abdi negara dan masyarakat, pegawai negeri sipil memiliki peran yang sangat penting, dalam menyukseskan setiap program pembangunan yang tengah dilaksanakan pemerintah. “Seorang PNS bukan saja harus bisa melaksanakan tugas dengan baik, tapi harus menjadi teladan dan pengayom bagi masyarakat,” kata Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, pertengahan pekan ini. Jika pegawai negeri sipil mampu menjadi pengayom dan teladan bagi masyarakat, berbagai program pembangunan yang direncanakan akan dapat dengan mudah dilaksanakan dan diterapkan di tengah masyarakat. Pria kelahiran Mei 1970 itu melihat, tugas dan tanggung jawab aparatur pemerintah dewasa ini semakin berat. Kenyataan tersebut, menuntut aparatur pemerintah yang berkualitas, serta memiliki semangat dan etos kerja yang tinggi. “Aparatur harus terus meningkatkan kualitas dan etos kerja. Sehingga, proses pembangunan dan cita-cita masyarakat yang sejahtera dapat terwujud,” tambahnya.(h/dil)

Jumlah Hewan Kurban Polresta Sawahlunto Meningkat SAWAHLUNTO, HALUAN — Semangat berkurban ternyata tidak hanya tumbuh di masyarakat umum. Polresta Sawahlunto ternyata terus berupaya menanamkan pelaksanaan ibadah kurban ke setiap jajarannya. Setidaknya hal itu dibuktikan dengan semakin meningkatkan jumlah hewan kurban yang disembelih di lingkungan Polresta Sawahlunto setiap tahunnya. Dalam pelaksanaan kurban Idul Adha 1434 H, jajaran Polresta Sawahlunto menyembelih 8 ekor sapi dan 1 ekor kambing. “Jumlah hewan kurban mengalami peningkatan. Tahun ini mencapai delapan ekor sapi, tahun sebelumnya empat ekor sapi,” ujar Kapolres Sawahlunto, AKBP. M. Syafrial. SIK, dalam halalbihalal jajaran Polresta Sawahlunto, Kamis (17/10). Tahun depan, lanjut Kapolres, jumlah kurban harus terus meningkat. Sebab, terangnya, ibadah kurban merupakan langkah persiapan untuk kendaraan insan manusia di akhirat kelak. Sementara itu, Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf yang hadir dalam halalbihalal tersebut mengatakan, pemerintah selalu siap mendukung berbagai program jajaran kepolisian. Terkait dengan kurban, Ali Yusuf menerangkan, jumlah hewan kurban di Sawahlunto telah melebihi angka 320 ekor. Diperkirakan, total hewan kurban dalam Idul Adha 1434 H, menembus angka 500 ekor. (h/dil

PNS Ikut Incar Kursi Kades SAWAHLUNTO, HALUAN — Tidak hanya kalangan swasta, ternyata jabatan kepala desa juga diminati kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Hal tersebut terlihat dari calon yang mengapung di dua desa yang akan menyelenggarakan pemilihan. Desa Kolok Nan Tuo Kecamatan Barangin misalnya. Dari dua calon yang akan bertarung, salah satunya berstatus pegawai negeri sipil. Adalah Supriadi Mukri, pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi itu, memberanikan diri mencalonkan diri sebagai kepala desa di tanah kelahirannya. Supriadi Mukri akan berhadapan satu lawan satu dengan kepala desa incumbent, yakni Lisrianto, yang telah memasuki akhir jabatan, semenjak dilantik pada pertengahan tahun 2007 silam. Calon kepala desa yang berasal dari kalangan pegawai negeri sipil juga terlihat pada pemilihan kepala desa Santur. Dari lima calon yang akan bertarung, salah satunya berstatus pegawai negeri sipil. Adalah Murniati, wanita tamatan SLTA yang kini berusia 54 tahun itu, menjadi satu-satunya perempuan yang ikut meramaikan suksesi pemilihan kepala desa Santur, sekaligus satu-satunya calon yang berstatus pegawai negeri sipil. Murniati akan berhadapan dengan 4 calon lainnya yakni, Darmalis pensiunan PNS, Oktaviandry Kepala Dusun berprofesi swasta, serta Rufialdi dari swasta, dan Suhardi berprofesi dagang. (h/dil)

SENAM MASSAL — Walikota Sawahlunto Ali Yusuf dan Wawako Ismed mengikuti senam massal. FADILLA JUSMAN

Pemko Giatkan Olahraga Senam Massal SAWAHLUNTO, HALUAN — Memasyarakatkan olahraga dan sebagai upaya mempererat silaturahim, Pemerintah Sawahlunto menggelar senam massal yang di pusatkan di Lapangan Ombilin, pada Jumat pagi pekan kedua, setiap bulannya. Senam massal tersebut, diikuti seluruh pegawai negeri sipil dari

seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Program kesehatan tersebut, ditujukan untuk memancing pengembangan olahraga di tengah masyarakat. Program senam massal tersebut, diikuti langsung Walikota Ali Yusuf dan Wakil Walikota Sawahlunto Ismed, beserta Muspida lainnya. “Senam massal ini, kegiatan olahraga yang merakyat, murah dan mudah untuk dilaksanakan. Namun mendatangkan kesehatan,” terang Ali Yusuf, di sela-sela kegiatan senam massal. Selain untuk kesehatan, lanjut Ali, pelaksanaan senam massal juga dapat mempererat hubungan antar SKPD,

sehingga terjalin komunikasi yang lebih baik. Jika hal itu telah terwujud, apapun permasalahan yang dihadapi akan dapat dengan mudah diselesaikan. “Pelaksanaan program-program pembangunan, akan dapat dengan mudah dilakukan, jika komunikasi antar SKPD terkait serta masyarakat terjalin,” ujar Ali Yusuf. Selain senam massal, setiap SKPD juga diwajibkan untuk melaksanakan senam jumat, di luar jadwal senam massal. Usai senam, para abdi negara tersebut diminta untuk turut mengembangkan kegiatan gotong royong.(h/dil)

Masril Jadi Kades Balai Batu Sandaran SAWAHLUNTO, HALUAN — Berbekal lebih dari 85 persen dukungan masyarakat, Masril didaulat menjadi Kepala Desa (Kades) Balai Batu Sandaran periode 2013 – 2019. Sedikitnya warga Dusun Baringin Kenagarian Kajai tersebut, kantongi 276 dukungan dari 322 suara pemilih sah. Sementara itu, dua calon Kepala Desa Balai Batu Sandaran lainnya, yakni Suherman dan Zulkifli masingmasing hanya mampu mengantongi 18 dan 28 suara, atau tidak ada yang melebihi 10 persen dari suara sah. Dalam pemilihan yang dilakukan di dua tempat pemungutan suara tersebut, sebenarnya terdapat 516 pemilih. Namun, yang menggunakan hak pilih hanya sebanyak 332 pemilih. “Dari 332 pemilih tersebut, terdapat 10 suara yang dinyatakan tidak sah. Sehingga, total suara sah menjadi 322 suara,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Balai Batu Sandaran, Ramilis Datuak Bandaro Kayo. Kemenangan mutlak yang berhasil yang diraih Masril tersebut, akan dikukuhkan dengan pelantikan yang akan digelar, Senin (21/10) awal pekan depan. Masyarakat Balai Batu Sandaran, tentu menantikan gebrakan dari pemimpin baru tersebut. Masril yang kini telah berusia 47 tahun tersebut, sebelumnya juga pernah bertarung dalam pemilihan kepala desa periode 2007 – 2013. Sayangnya, pria kelahiran Solok 8 November 1966 tersebut, kalah telak

dari mantan Kepala Desa Balai Batu Sandaran Nasirwan. Nasirwan yang sebelumnya mengundurkan diri dari kursi kepala desa, karena mendapatkan dukungan untuk maju sebagai calon anggota legislatif berharap, Masril mampu lebih memajukan desa yang lebih dikenal dengan komoditas serai wangi tersebut. “Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Masril, Balai Batu Sandaran semakin maju, ekonomi masyarakat semakin meningkat, sehingga kesejahteraan yang merata terwujud di Nagari Kajai ini,” terang pria yang sempat mengadu peruntungan sebagai calon wakil walikota dalam Pilkada Sawahlunto lalu. Desa Balai Batu Sandaran Kenagarian Kajai, sempat menjadi pusat perhatian puluhan peneliti dari Balitbang se-Indonesia, yang meninjau pusat pengolahan serai wangi minyak atsiri. Balitbang dari Kementerian Pertanian RI, menilai pengembangan tanaman serai wangi dan pengolahan minyak atsiri di Balai Batu Sandaran memiliki nilai positif yang sangat tinggi. Tidak hanya sekedar pengembangan pertanian, namun juga turut mengentaskan kemiskinan yang ada di desa yang berada pada ketinggian 650 meter dpl tersebut. Minyak atsiri memiliki pasar yang sangat luas. Tidak hanya dalam negeri, namun pasar minyak atsiri sudah merambah

pasar ekspor. Bahkan, produksi minyak atsiri yang ada saat ini, masih sangat jauh lebih kecil dibandingkan kebutuhan pasar yang sebenarnya. Wajar saja, harga minyak atsiri mampu bertahan di level yang sangat tinggi. Masyarakat Balai Batu Sandaran mampu melihat potensi besar yang ada tersebut, dan memanfaatkannya untuk pembangunan perekonomian mereka. Komoditi serai wangi dan minyak nilam, yang berada di Nagari Kajai Desa Balai Batu Sandaran Kota Sawahlunto ini memang terus mendapat sorotan nasional. Setelah sempat mengantarkan Suyongki Saputra, Putra Balai Batu Sandaran sebagai pemuda pelopor, tanaman atsiri itu, juga ‘berbuah’ anugerah inovasi perkebunan dari Kementerian Pertanian RI. Akhir tahun 2011 lalu, Kepala Desa Balai Batu Sandaran Kenagarian Kajai Sawahlunto, menerima Anugerah Inovasi Perkebunan sebagai petani berprestasi. Anugerah itu langsung diterima dari tangan Menteri Pertanian RI, Suwono, ketika penutupan pameran produk pertanian dan perkebunan, di Balai Kartini Jakarta. “Masyarakat tentu sangat berharap, pimpinan desa yang baru terus mengembangkan usaha tanaman atsiri ini. Sehingga, seluruh masyarakat Balai Batu Sandaran ikut mengembangkan dan merasakan harumnya uang hasil penjualan minyak atsiri,” tambah Nasirwan.(h/dil)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Meski berbagai masalah ekonomi menerpa, namun bisnis perumahan tetap bergairah. Bisnis properti bak tidak pernah mati, terus tumbuh di beberapa sudut Kota Sawahlunto. Setidaknya 65 unit perumahan baru akan segera hadir, di kawasan Durian Tinggi Dusun Lembah Santur Desa Santur ‘Kota Arang’. Membidik segmen menengah atas, kawasan ini khusus menyediakan unit perumahan dengan tipe 45, dengan luas tanah 120 meter persegi. Perumahan dengan nama Palm View tersebut, berdiri di lahan seluas 10.540 persegi, akan dilengkapi dengan dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan dapur, serta ruang tamu. Dalam pembangunannya, Palm View menggunakan batu bata, mengusung rumah unit alias tidak kopel, atap genteng metal, lantai keramik, kudakuda baja ringan, air PDAM dan listrik 900 watt. Kawasan Palm View memang terbilang menarik. Pasalnya, kawasan tersebut berada di kawasan yang masih hijau, dengan pepohonan rindang, yang akan terus menyuplai udara segar bagi lingkungan di sekelilingnya. “Palm View ini memang membidik masyarakat menengah ke atas. Sebab, beberapa perumahan sebelumnya telah menyediakan perumahan dengan segmen menengah ke bawah,” ujar Idrul Salpeni, pengembang perumahan Palm View kepada Haluan, Kamis (17/ 10). Pria kelahiran 28 Oktober 1961 tersebut, memang terbilang nekad mengembangkan sektor perumahan. Bahkan, tanpa adanya investor yang menyokong pendanaan dalam pengembangan perumahan tersebut. Bagi bapak tiga anak tersebut, perumahan di Kota Sawahlunto masih menjadi kebutuhan yang sangat pokok. Sebab sampai hari ini, belum begitu banyak warga Sawahlunto yang memiliki rumah dengan sertifikat hak milik. Sebagian besar warga Sawahlunto masih menempati perumahan karyawan, rumah dinas ataupun rumah yang belum memiliki sertifikat. Kejelasan akan sebuah hak milik, akan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memiliki rumah sendiri. Selain itu, jumlah penduduk Sawahlunto cenderung terus bertambah. Seiring dengan berkembangnya sektor pariwisata, dan semakin menguatnya roda perekonomian warga, dengan tumbuh dan berkembangnya beberapa sektor yang ditekuni masyarakat. Idrus Salpeni memang terbilang nekad melakukan pengembangan sektor perumahan secara pribadi. Langkah tersebut diambilnya, setelah beberapa lobi dengan investor terasa sangat merugikan. “Beberapa investor yang mencoba untuk menanamkan modal, hanya menawarkan keuntungan yang sangat tipis. Padahal, perumahan merupakan bisnis yang laris bak kacang goreng,” terang Idrus Salpeni. Pria yang berprofesi pegawai negeri sipil, di lingkungan Satpol PP Sawahlunto tersebut merasa sangat yakin, dengan terjun langsung mengembangkan usaha properti akan mampu meraup untung yang tinggi. Dari 65 unit yang akan dibangun, hampir 50 persen perumahannya sudah mendapatkan penawaran dari konsumen. Hanya saja, pelanggan tentu harus terlebih dahalu melakukan perhitungan dengan bank, jika melakukan pembelian melalui kredit. “Khusus untuk yang membeli dengan cash, pembangunan akan langsung dilakukan. Jika kredit melalui bank, tentu harus disetujui dahulu oleh pihak bank, kemudian langsung dibangun,” terang Idrul Salpeni. Untuk mendapatkan kepemilikan atas rumah di kawasan Palm View tersebut, masyarakat dapat menyetorkan uang muka sebesar 20 persen dari banderol rumah seharga Rp190 juta tersebut. Pria yang mengaku pernah mengadu peruntungan di sektor tambang batu bara tersebut, mengatakan dalam mengembangkan bisnis properti tersebut, akan menanamkan investasi kisaran Rp5 miliar. Baginya, selain menangguk keuntungan, juga menargetkan mem bantu pemerintah dalam mengem bangkan wilayah pemukiman. Sebab, dengan berdirinya kawasan pemukiman baru, secara otomatis juga menumbuhkan kawasan perekonomian yang baru. Idrus Salpeni juga meyakini, usahanya mengembangkan sektor perumahan juga ikut membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, dan memutar roda perekonomian, karena kebutuhan akan material bangunan akan ikut memutar peredaran uang.(h/dil)

Lokomotif Uap ‘Mak Itam’ Selalu Menarik Minat Wisatawan SAWAHLUNTO, HALUAN — Dalam kondisi apapun, lokomotif uap Mak Itam tetap menarik perhatian wisatawan. Tidak hanya dalam kondisi jalan, dalam kondisi perbaikan pun, lokomotif buatan Esslingen, Jerman tersebut tetap memiliki daya tarik bagi wisatawan. Setidaknya, ketika lokomotif uap E 1060 yang dibuat tahun 1965, menjadi objek foto bagi

wisatawan. Bentuk dan model lokomotif uap, yang masih menyimpan kenangan kejayaan pertambangan batu bara ‘Kota Arang’ memiliki kekhasan tersendiri. “Lokomotif Mak Itam ini, memiliki nilai jual bagi pariwisata dalam segala kondisi. Baik dalam keadaan sakit, apalagi dalam kondisi sehat layak jalan,” ujar Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, di

hadapan pelaku pariwisata, beberapa waktu lalu. Mak Itam sempat menjadi icon bagi pariwisata Sawahlunto. Dengan semangat menjadi kota tujuan utama pariwisata di Sumatera Barat, tahun 2008 silam Mak Itam diboyong dari Ambarawa Jawa Tengah. Kehadiran Mak Itam mampu menyita perhatian wisatawan untuk datang ke Sawahlunto. Mulai dari sekedar

berfoto, hingga melakukan perjalanan dengan Mak Itam. Mak Itam juga sempat mendukung pelaksanaan Tour de Singkarak, sebagai larat belakang garis start, iven balapan sepeda internasional tersebut. Mak Itam juga sempat beroperasi di sepanjang rel yang menghubungkan Sawahlunto ke stasiun Muara Kelaban. Dengan jarak sekitar delapan kilometer, Mak Itam >> Editor :Nova Anggraini

sempat mengantarkan kembali para pecinta kereta api, melintasi Lubang Kalam, yang memiliki panjang 800 meter lebih tersebut. Namun kini kondisi telah berbeda. Setelah lima tahun Mak Itam menetap di Sawahlunto, kini Mak Itam hanya bisa berdiri diam dalam garasi, tepat di belakang Museum Kereta Api Sawahlunto.(h/dil) >> Penata Halaman : Rahmi


SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

21

ZASKIA SHINTA

Ikut Ujian Paket B dan C JHONI REF

Lebaran Itu Panggilan Kampung Halaman

PENDIDIKAN disadari oleh Zaskia Shinta atau Zaskia Gotik sebagai sesuatu yang sangat penting dalam hidup. Saat sebuah kesempatan datang, dia tidak akan menyianyiakannya. Dia pun ingin segera mengambil pendidikan paket B dan C. “Mau ambil paket B dan C. Alhamdulilah cita-cita Neng sudah tercapai, tinggal pendidikan yang tertunda. Pokoknya setiap ada kesempatan walau sehari dua hari Neng akan sempatkan untuk mengikuti paket B dan C,” ungkapnya saat ditemui di Studio

RCTI, Jumat (18/10). Seperti diketahui, sebelum terkenal seperti sekarang, Zaskia hanyalah perempuan kampung yang hidup serba kekurangan. Sehingga untuk menempuh pendidikan saat itu sangat kesulitan. Kini, setelah ekonominya membaik dia ingin segera menyelesaikan sekolahnya yang tertunda. “Karena dulu tidak memungkinkan dan memang sendiri yang mau tidak sekolah, bukannya nggak mau sekolah tapi menunda sekolah. Alhamdulilah, Allah kasih jalan dan

rezeki. Jadi sudah waktunya Neng mengejar pendidikan lagi, sudah saatnya Neng sekolah lagi,” paparnya. Zaskia menegaskan niatnya kembali melanjutkan sekolah bukanlah karena hinaan dari Nikita Mirzani yang mengolok-olok dirinya karena hanya lulusan SD, melainkan cita-citanya yang tetap harus diperjuangkan. “Bukan karena itu. Neng mau sekolah lagi karena memang citacita Neng dari awal,” tegasnya. (h/kpl)

Rio Dewanto Dibuat Malu BEBERAPA nama besar seperti Widyawati, Niniek L Karim, Marini, Marcell Siahaan dan Rio Dewanto akan meramaikan pertunjukan drama musikal “Prahara Cinta Badai Kasih”. Hasil dari pertunjukan drama musikal tersebut akan disumbangkan untuk seniman-seniman yang sudah berumur. Untuk urusan akting, kemampuan Rio Dewanto sudah tidak diragukan lagi. Berbagai judul film dan sinetron sudah dilakoninya. Tapi untuk berakting dalam sebuah pertunjukan teater drama musikal, suami dari Atiqah Hasiholan itu merasa masih harus banyak belajar. “Saya pengen belajar juga, saya pengen ngembangin akting saya juga. Apalagi ini teater, saya belum pernah sama sekali, makanya harus banyak belajar,” katanya saat ditemui di preskon Drama Musikal PRAHARA CINTA BADAI KASIH ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (17/10). Rio pun tak sungkan mengungkapkan, kalau dirinya malu melihat para pemain drama musikal PRAHARA CINTA BADAI KASIH yang merupakan ibu-ibu anggota dari Perempuan Untuk Negeri (PUN). Kegigihan para pemain yang lain menurut Rio sangat luar biasa. “Pertimbangannya ceritanya menarik, alhamdulillah pas drama teaterBADAI KASIH berjalan dengan sukses. Ibu-ibu perempuan ini juga sangat punya kegigihan untuk mengembangkan dunia seni. Mereka justru buat kita malu karena semangatnya luar biasa,” paparnya. Keputusan Rio untuk main dalam drama musikal didukung istri tercinta,Atiqah. “Dia mendukung di setiap kegiatan yang saya lakukan dia sangat mendukung saya,” pungkas Rio. (h/kpl)

BAGINYA, lebaran sangat identik dengan panggilan bagi para perantau untuk segera pulang ke kampung halaman. Meski lahir di tanah rantau, namun semangatnya untuk mudik pulang kampung sulit untuk dibendung. Semangat pulang kampung itu, ditumpah dalam hobi mengurus perantau pulang kampung. Asalkan ada acara pulang kampung atau pulang basamo yang dilaksanakan perantau Silungkang Sawahlunto, namanya dapat dipastikan tidak akan pernah absen. Adalah Jhoni Ref, pria kelahiran Jakarta 27 Juni 1974 itu, memiliki semangat yang menggebu untuk menggelar pulang basamo, di perkumpulan perantau Silungkang Jakarta. Padahal, anak kedua dari pasangan Alber Nauman dan Yuswarti tersebut, tanah kelahirannya Jakarta, bukan Silungkang seperti tanah kelahiran orang tuanya. Meski demikian, baginya Silungkang tetaplah kampung halaman. Yang lebih menarik, setiap acara pulang kampung atau pulang basamo yang diikutinya, dipastikan tidak akan pernah kosong. Ada saja kegiatan yang akan digelar. Mulai dari sunatan massal, donor darah, hingga ‘raun-raun’ dengan anak yatim. Suami dari Upik Mardawati sekaligus ayah dari Shaza Nadira tersebut, selalu berupaya menanamkan semangat dan nilai sejarah kampung harus tertanam di setiap anak keturunan para perantau. “Setiap anak perantau itu, harus tahu dengan kampung halamannya. Nilai itu, harus ditanamkan dengan cara mengajak generasi penerus yang ada untuk selalu mengunjungi kampung halamannya,” ujar pria yang menggeluti bisnis koas itu kepada Haluan. Mantan Ketua Ikatan Generasi Muda Silungkang Jakarta itu mengatakan, saat ini begitu banyak keturunan Silungkang yang lahir dan besar di tanah rantau, yang harus ditanami semangat memiliki kampung halaman. (h/dil)

Dewi Persik Tinggalkan Wasiat AURA KASIH

Stres Putus Cinta AURA Kasih mengakui kalau belakangan ini selera makannya bertambah. Itu juga terlihat dari bentuk tubuhnya yang terlihat lebih besar. Malah, perempuan kelahiran 23 Februari 1988 ini juga sering melahap makanan berlemak. Saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (17/ 10), ia mengakui kalau itu semua dilakukannya lantaran sedang stres karena baru putus cinta. “Salah, kalau happy (malah) kurus, karena enggak ingat makan. Kalau stres jadi gendut. Karena kalau stres lu mikir enaknya ngapain ya? Jadi, bawaannya makan melulu. Ini lagi stres,” ujarnya. Memang, wanita yang dikabarkan menjadi orang ketiga penyebab hancurnya pernikahan Mike Lewis dan Tamara ini mengaku baru putus dengan kekasihnya. Namun keputusan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan karena pendapat teman yang mengatakan dirinya terlalu kurus. (h/kpl)

Dul Diperiksa Polisi, Ahmad Dhani Mendampingi SAMBIL berbaring di atas ranjang, Abdul Qadir Jaelani alias Dul menjawab 21 pertanyaan yang dilayangkan penyidik terkait kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi pada 8 September 2013 lalu. Tentu saat pemeriksaan, Ahmad Dhani selaku orang tua turut mendampingi anaknya saat dilakukannya BAP (Berita Acara Pemeriksaan). “Didampingi orang tua (saat pemeriksaan). Kita tetap mengacu pada UU perlindungan anak, peradilan anak, jangan sampai kita menyimpang dari aturan,” ujar Kasil Yanmas Laka Kompol H Miyanto Kompol H. Miyanto, di rumah Dhani, Jl. Pinang Emas, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (18/10) dini hari. Selain itu, mereka sengaja membuat suasana pemeriksaan senyaman mungkin. Hal itu

dilakukan karena tidak mau kalau sampai psikis bocah 13 tahun itu terganggu, mengingat Dul saat ini bisa dikatakan belum benar-benar pulih. “Situasi juga kita buat senyaman mungkin agar tidak mengganggu psikis dari AQJ,” kata Miyanto. Miyanto menambahkan, kemungkinan untuk kembali memeriksa Dul ada. Namun setelah penyidik merasa kalau keterangan yang diberikan Dulmasih kurang cukup. “Kita lihat situasi dulu, kalau masih kurang, memungkinkan untuk melakukan pemeriksaan tambahan,” pungkasnya. Sejak pukul 21.00 WIB, penyidik kepolisian sudah menyambangi rumah Ahmad Dhani untuk meminta keterangan Abdul Qadir Jaelani alias Dul. (h/kpl)

DEWI Perssik ternyata memiliki niat yang mulia jika dirinya sudah tutup usia. Mantan istri Saipul Jamiell itu mengaku ingin menyumbangkan organ tubuhnya kepada mereka yang membutuhkan. Amanat itu langsung disampaikan di depan awak media saat jumpa pers rilisnya film BANGKIT DARI KUBUR. Dewi meminta agar keluarganya mau menjalankan pesannya jika dirinya sudah tutup usia. “Saat sudah tiada, saya ingin sumbangkan organ tubuh, semoga organ saya sehat dan bisa bermanfaat. Tolong sampaikan pada keluarga besar saya untuk mereka berikan kepada yang membutuhkan,” ujar Dewi saat ditemui di Kawasan Sarinah Jakarta Pusat, Kamis (17/ 10). Fenomena jual beli organ tubuh demi biaya hidup ternyata mendapat perhatian bagi Dewi Perssik. Saat menyambangi sebuah rumah sakit ia menemukan banyak yang menjual organ tubuh secara ilegal demi membiayai hidup. Kendati ingin menyumbang, Dewi merasa beban dengan ucapannya itu. Ditakutkan, amanat yang disampaikannya tidak dijalankan dengan baik.Dewi berharap, dengan menyumbang semua dosa-dosanya bisa diampuni. (h/kpl)

>> Editor :Devi Diany

>> Penata Halaman : Rahmi


22

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Kredibilitas AS Dihancurkan Shutdown WASHINGTON DC, HALUAN — Presiden AS Barack Obama mengatakan, perselisihan anggaran yang mengakibatkan “shutdown” pemerintahan, merusak kredibilitas AS dan membuat rakyat AS muak terhadap Washington.

SIAGA — Polisi Afganistan berjaga di sekitar Green Village, Kabul. Setelah ledakan bom mobil yang menewaskan dua warga sipil. AFP

Pemimpin Intelijen Tewas di Tangan Pemberontak DAMASKUS, HALUAN — Pria bersenjata membunuh seorang pemimpin intelijen Jenderal Jamaaa Jamaa saat bertugas di timur Suriah, Kamis (17/ 10) waktu setempat. “Mayor Jenderal Jamaa Jamaa menjadi martir saat menjalankan tugas nasional untuk Suriah dan rakyatnya serta mengejar teroris di Deir al-Zour,” ujar laporan televisi setempat dilansir Al-Arabiya, edisi Kamis. Jamaa yang mengepalai direktorat intelijen di Deir el-Zour, merupakan salah satu orang paling penting di militer Suriah. Brigade Ayesha bint alSadiq mengatakan mereka berada di balik pembunuhan Jamaa. Militan antirezim Suriah menyiarkan video yang menunjukkan beberapa orang di Dier al-Zour menembakan senjata dalam perayaan setelah mendengar pembunuhan Jamaa. Jenderal Jamaa merupakan salah satu petinggi keamanan di Lebanon selama pengiriman militer Suriah antara 1976 dan 2005. Dia berasal dari Jabla, sebuah kota di provinsi Latakia, kubu rezim Suriah. (h/rol)

Belasan Tentara Yaman Tewas ADEN, HALUAN — Seorang pembom bunuh diri mobil menewaskan 12 tentara dan mencederai enam lagi pada Jumat dalam serangan terhadap pusat komando militer di Provinsi Abyan, Yaman selatan. Demikian kata sumber keamanan dan militer. ‘’Serangan di distrik Ahwar itu ditujukan pada pusat komando Brigade 111,’’ kata sumber keamanan dengan menambahkan bahwa komandan brigade itu luka parah akibat ledakan tersebut. Sumber itu menyebut jumlah korban awal enam orang tewas, tetapi kemudian menegaskan jumlah itu meningkat menjadi 12 orang. Komandan brigade itu termasuk di antara orang tentara yang cedera. Sumber militer mengatakan pengeboman itu menggunakan satu kendaraan lapis baja untuk melancarkan serangan tersebut. Tidak ada segara yang mengaku bertanggung jawab atas serangan bom itu. (h/rol)

Arab Saudi Tolak jadi Anggota DK PBB LONDON, HALUAN — Arab Saudi menampik keanggotaan tidak tetap di Dewan Keamanan (DK) PBB. Pertimbangan Arab Saudi, sebagaimana warta AFP pada Jumat (18/10), ada standard ganda yang acap menjadi ciri dewan tersebut. Meski begitu, Arab Saudi tak menjelaskan alasan standar ganda tersebut. Sejatinya, Arab Saudi baru satu hari memenangi posisi itu. Sebagaimana diketahui, selain anggota tetap, DK PBB juga mempunyai anggota tidak tetap. Lazimnya, keanggotaan tidak tetap itu dipilih dua tahun sekali. Tahun ini, selain Arab Saudi, anggota tidak tetap DK PBB adalah Chad, Cile, Lituania, dan Nigeria. Arab Saudi dalam pernyataan Kementerian Luar Negerinya, mengatakan agar ada pembenahan terlebih dahulu di DK PBB. Soalnya bagi Arab Saudi, peran DK PBB sangatlah penting untuk menjaga perdamaian dunia. “Jadi, tak ada opsi lain bagi Arab Saudi selain menampik keanggotaan itu,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi di Riyadh. (h/ap)

Pernyataan ini disampaikan Obama dalam pidato dari Gedung Putih, Kamis malam waktu AS atau 11 jam setelah dia menandatangani undang-undang yang mengakhiri “shutdown” pemerintahan selama 16 hari. Kesepakatan di menit-menit terakhir di Senat dan Kongres AS hanya memberikan perbaikan sementara dan tidak menyelesaikan isu fundamental terkait defisit anggaran yang memecah Republik dan Demokrat. “Mari kita pahami bersama, tak ada pemenang dalam masalah ini. Rakyat Amerika sudah benarbenar muak terhadap Washington,” kata Obama. Obama menambahkan, penutupan sebagian pemerintahan dan buntunya pembicaraan anggaran

menimbulkan kerusakan yang tak seharusnya muncul terhadap perekonomian AS dan menghancurkan kredibilitas negeri itu di seluruh dunia. Kini, Obama harus memberi kepastian kepada semua pemerintah dan investor di seluruh dunia bahwa kredibilitas AS tak perlu dipertanyakan. “Kita akan bangkit dari masalah ini. Kita selalu bisa bangkit,” ujar Obama. Namun, Obama mengingatkan, cara Washington menyelesaikan bermacam-macam masalah sudah saatnya diubah. Dengan kesepakatan anggaran yang hanya menjamin operasional pemerintah hingga 15 Januari 2014 dan peningkatan pagu utang yang hanya hingga 17 Februari 2014, anggota Kongres harus

menyepakati cetak biru sistem fiskal jangka panjang. Obama menyerukan agar pemimpin kedua partai politik bekerja sama tak hanya soal proposal anggaran, tetapi juga untuk reformasi imigrasi dan masalah-masalah lain yang menyebabkan perdebatan di kongres. “Saya paham kita tidak akan begitu saja sepakat untuk semua hal setelah awan krisis berakhir. Demokrat dan Republik masih berbeda pendapat atas banyak hal,” kata Obama. “Terkadang kita terlalu jauh berbeda hanya untuk mencapai kesepakatan. Namun, seharusnya perbedaan itu tidak menghalangi kesepakatan di masalah yang harus kita sepakati,” lanjut dia. Hal terpenting yang harus diselesaikan anggota Kongres adalah mencapai kesepakatan soal anggaran. “Sehingga tidak akan ada kemacetan lagi awal tahun depan saat tenggat waktu untuk langkah sementara ini habis,” Obama menegaskan. (h/kcm)

RAKYAT SURIAH TERHARU

PARKIR SEMBARANGAN

Terima Kurban dari Indonesia

Hillary Clinton Ditilang Rp1,4 Juta

DAMASKUS, HALUAN — Masyarakat di Suriah menyambut gembira pengiriman ratusan hewan kurban dari rakyat Indonesia. Beberapa dari mereka tidak sanggup menahan haru, bahagia luar biasa mendapat bantuan makanan di tengah perang yang berkecamuk. Salah seorang relawan pembawa bantuan asal Indonesia Amirulhuda Romadhoni , Jumat (18/10), mengatakan bahwa perasaan terharu dan menahan rasa sedih adalah salah satu hambatan tersendiri dalam pemberian daging kurban. Amirulhuda bersama lima relawan Indonesia lainnya membagikan daging di berbagai desa di provinsi Idlib dan Lattakia. “Alhamdulillah, masyarakat sangat bahagia dengan adanya program pembagian kurban dari kaum muslimin Indonesia. Terlihat dari wajah mereka sinar kebahagiaan,” kata Amirulhuda, berbicara dari Suriah melalui sambungan internet. Dia mengisahkan, ketika membagi daging di salah satu lokasi, keluar seorang nenek yang membawa tongkat. Nenek itu menangis bahagia, sesenggukan hebat, sehingga harus ditenangkan keluarganya. “Ada lagi seorang kakek yang memeluk tim relawan dan berdoa, ‘Semoga Allah membalas kebaikan kalian, karena

kalian baik sekali’,” ujarnya. “Sungguh, keadaan yang sangat menyayat hati jika dibandingkan dengan kondisi kita di Indonesia. Selain membagikan daging kurban, para relawan juga membagi permen untuk anak-anak Suriah, Alhamdulillah anak-anak bisa tersenyum bahagia,” lanjutnya lagi. Relawan lainnya, Muhammad Nurhuda mengungkapkan ada lebih dari 9.400 keluarga di 15 desa di Idlib dan dua desa di Lattakia yang menerima daging kurban dari Indonesia. “Ada bapak yang sudah mempersiapkan kayu bakar beberapa hari sebelumnya, ketika ditanya istrinya,’ untuk apa kayu bakar ini?’ maka beliau menjawab, ‘untuk memasak daging kurbannya saudara kita dari Indonesia’,” tulis Nurhuda dalam akun media sosialnya. Pengiriman hewan kurban terlaksana berkat donasi rakyat Indonesia yang dikumpulkan oleh Peduli Muslim bekerja sama dengan Yufid dan Radio Rodja. Dalam waktu dua bulan terkumpul Rp4 miliar yang dibelikan 301 ekor kambing, 8 sapi dan 1 unta. Diintai Jet Tempur Pembagian dilakukan secara bertahap ke berbagai wilayah di Idlib dan Lattakia selama beberapa hari.

Pekerjaan ini penuh resiko berbahaya karena terus diintai oleh pasukan rezim Suriah. Amirulhuda mengatakan, saat mereka berada di kota Jabal Zawiyyah, khususnya di desa Jazif dan Bisamar, tentara rezim Bashar al-Assad terus menyerang sejak sebelum subuh hingga pembagian daging kurban. “Bahkan, ketika hari kedua Idul Adha, pesawat tentara Bashar Assad terus berkeliling di atas kota Jabal Zawiyyah sehingga membuat para mujahidin mengusir pesawat dengan tembakan dari mobil anti pesawat,” ujarnya. Pada siang hari saat membagikan daging di Lattakia di hari kedua Idul Adha, kondisi relatif aman. Namun malam hari, terdekat ledakan dahsyat di dekat lokasi tim relawan bermalam. Kendala lainnya adalah perjalanan darat yang cukup jauh, perlu enam jam untuk tiba di lokasi berikutnya. “Ternyata, medan yang kami lalui cukup berat, yaitu di lokasi pegunungan yang curam serta jalan yang berkelok-kelok dan sempit. Sehingga, di tengah perjalanan kami terpaksa harus memindahkan hewan kurban dari truk kontainer ke dalam beberapa truk kecil,” kata Amirulhuda. (h/vvn)

Turki Dituding Bocorkan Nama Agen Mossad ke Iran WASHINGTON DC, HALUAN — Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan tahun lalu diduga membocorkan identitas 10 warga negaranya yang bekerja sama dengan dinas rahasia Israel, Mossad, ke Iran. Menurut kolumnis David Ignatius dalam Washington Post edisi Kamis, warga Iran itu disebut kerap bertemu dengan agen Mossad di Turki. Ignatius, mengutip sumber-sumber yang dimilikinya, menggambarkan kerusakan yang disebabkan oleh pembocoran identitas agen Mossad itu “signifikan”. Ia menyebut langkah pemerintah Ankara itu sebagai “upaya Turki menampar Israel”. Menurut laporan surat kabar tersebut, kebocoran itu adalah salah satu alasan di balik penolakan

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu meminta maaf kepada Turki mengenai insiden Gaza Flotilla, 31 Mei 2010. Penyerbuan tentara Israel ke kapal yang akan mengirim bantuan ke Gaza itu menyebabkan sembilan aktivis (delapan berkewarganegaraan Turki) tewas. Netanyahu akhirnya bersedia meminta maaf kepada Turki atas insiden itu setelah Presiden AS Barack Obama mengunjungi Israel, Maret 2013. Ignatius mengatakan, meskipun akhirnya Israel meminta maaf atas insiden itu, hubungan kedua negara tetap tegang. Para pejabat Israel juga curiga kepada kepala intelijen Turki, Hakan Fidan. Kepada dinas rahasia Amerika Serikat Central Intelligence Agency (CIA), Israel menyebut Fidan adalah “Kepala Kantor MOIS (Ministry

of Intelligence and Security) di Ankara”. MOIS adalah Kementerian Intelijen dan Keamanan Iran. Meskipun ada keluhan Israel soal pembocoran identitas agen itu, Amerika Serikat tidak mempersoalkannya kepada Turki. Ignatius juga menulis, para pejabat senior AS mengatakan bahwa mereka tidak tahu sampai hari ini apakah kebocoran itu bagian dari reaksi Turki atas insiden Flotila, atau apakah itu terkait dengan rusaknya hubungan Israel dan Turki. Menurut laporan Washington Post itu, para pejabat AS mengatakan, Mossad telah bekerja sama dengan Turki selama lebih dari 50 tahun, dan karena itu mereka tidak memiliki kekhawatiran bahwa Turki akan memberikan namanama agen-agen Mossad itu ke musuhnya, Iran. (h/tmp)

Snowden Tidak Bawa Dokumen Penting MOSKWA, HALUAN — Pembocor informasi intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden, menegaskan tidak membawa dokumen rahasia ke Rusia. Kepada harian The New York Times, Snowden mengatakan sudah memberikan semua dokumen kepada para wartawan di Hong Kong dan tidak mempunyai salinannya. Pria yang pernah bekerja di lembaga intelijen Amerika Serikat itu juga mengatakan tidak ada informasi rahasia yang diserahkannya ke China. Sejumlah pengamat menduga dia bekerja sama dengan China sementara pihak lain menuduh kerjasamanya dengan Rusia. “Peluangnya nol persen bahwa Rusia dan China menerima satu dokumen,” tegas Snowden. Pemerintah Washington ingin agar Snowden diekstradisi ke Amerika Serikat untuk diadili namun Rusia menolak untuk menyerahkannya. Snowden sempat melarikan diri ke Hong Kong dan laporan-laporan media mengatakan Cina mungkin mendapatkan informasi sebelum dia terbang ke Moskow. Rusia kemudian memberikannya visa satu tahun setelah dia mengajukan permohonan suaka. Harian The New York Times

mengatakan wawancara dengan Snowden dilakukan selama beberapa kali melalui jaringan yang dienskripsi. Informasi yang dibocorkan Snowden ke media mengungkapkan bahwa Badan Keamanan Nasional AS, NSA, dan CIA secara sistematis memata-matai pemerintah negara lain, pengusaha, maupun warga biasa.

Sasaran mereka antara lain termasuk China dan Rusia yang merupakan saingan namun juga negaranegara yang berhubungan dekat dengan AS, seperti Uni Eropa dan Brasil. NSA akhirnya tersudut dan mengakui telah mengumpulkan dataKlik email dan telepon dari jutaan warganya sendiri. (h/bbc)

SITUS berita Rusia, Life News, menayangkan foto sosok pria yang diklaim sebagai pembocor data intelijen AS, Edward Snowden sedang berbelanja di sebuah lokasi di Rusia.

LONDON, HALUAN — Mobil mewah Mercedes mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton, kena tilang polisi kota London. Mobil Mercedes silver dengan pelat nomor diplomat itu terlihat diparkir di Lapangan St James di Mayfair, London bersama lima mobil pengawal pribadinya. Laman Dailymail, Kamis waktu setempat melansir beberapa gambar hasil jepretan fotografer Greg Brennan yang menampilkan reaksi para pengawal pribadi Clinton yang tak terima mobil bosnya diberikan “oleh-oleh” tiket parkir. Menurut Brennan, awalnya hanya dua pengawal pribadi Clinton yang berada di luar mobil, sementara lima lainnya menunggu di dalam mobil van Mercedes karena hujan. Tetapi ketika tiket parkir diberikan si polisi, sontak lima pengawal pribadi lainnya langsung keluar mobil. Namun si polisi terlihat tidak ambil pusing dan tetap memberikan tiket parkir bagi mobil Clinton. Menurut aturan yang berlaku di Lapangan St James, per jamnya Clinton harus membayar 3,3 Poundsterling atau Rp58 ribu apabila ingin parkir di sana. Tapi kemudian yang dikeluarkan oleh polisi yaitu tiket parkir senilai 80 Poundsterling atau Rp1,4 juta. Aksi berani si polisi menuai pujian dari anggota kabinet Dewan Kota Westminester, Daniel Astaire. Menurut Astaire, apa yang dilakukan polisi sudah tepat. “Mantan Menlu AS memarkirkan mobilnya di sana selama hampir 45 menit tanpa membayar. Saya yakin, dia akan memahami bahwa kami semua harus bersikap sama terhadap siapa pun, tidak peduli apa pun status mereka di dunia ini,” ujar Astaire. Dia bahkan menyarankan Clinton untuk mengunduh sebuah aplikasi di ponsel Iphonenya yang dapat memberikan informasi soal tempat parkir legal di kota Westminster. Aturan itu dipahami betul oleh Clinton. Oleh sebab itu, dalam tagihan kartu kreditnya dua minggu kemudian, mantan Ibu Negara ini turut memasukkan angka 80 Poundsterling. Artinya dia membayar tagihan parkir itu. Niat baik Clinton disambut baik oleh Pemkot London yang kemudian memotong tagihan kartu parkirnya hingga separuh, sehingga dia hanya perlu membayar 40 Poundsterling atau Rp705 ribu. Jumlah kartu parkir yang dibayarkan Clinton tidak sebanding dengan nominal yang biasanya disetor oleh para diplomat Negeri Paman Sam. Menurut Dewan Kota Westminster, rata-rata diplomat AS membayar tagihan kurang dari 1000 Poundsterling atau Rp17,7 juta. Selain itu para diplomat AS di kota London masih menunggak biaya tilang parkir senilai 7,5 juta Poundsterling atau Rp132 miliar karena tidak pernah dibayarkan dalam satu dekade. Juru bicara Clinton atau staf media Kedutaan Besar AS di Inggris belum berkomentar apa pun soal penilangan ini. Kehadiran Clinton di Chatham House untuk menerima sebuah penghargaan atas kontribusinya dalam diplomasi internasional. Selain itu, dia juga dianggap sebagai ikon yang memperjuangkan kesetaraan dan kesempatan bagi kaum perempuan. (h/dm/vvn)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Habli


23

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

Hingga Akhir Tahun Jadwal Padat

SUKRIAL SYUKUR Aggota Banggar

MARDIANA

DPRD Kabupaten Solok Selatan memiliki jadwal yang padat sampai akhir tahun. Usai pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD 2012, dilanjutkan dengan pembahasan KUA-PPAS, serta akan dilaksanakan dalam waktu dekat RAPBD Perubahan 2013. Pada Jumat (18/10), DPRD Kabupaten Solsel melaksanakan sidang paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap RAPBD-P 2013. “Kita berharap dengan jadwal yang padat tersebut, selalu hendaknya terjaga hubungan yang baik dan kondusif, sehingga pembahasan tidak ada hambatan, dan berjalan lancar,” sebut Mardiana. (h/col)

Kepala bagian umum sekwan

DPRD Solsel Setujui KUAPPAS APBD Perubahan 2013 PEMBAHASAN yang panjang oleh Badan Anggaran (Banggar), akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan menyetujui KUA-PPAS APBD Perubahan 2013.

BERSALAMAN — Penanda Tanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Perubahan 2013.

Penyetujuan itu, melalui sidang paripurna yang digelar pada 10 Oktober 2013 pekan lalu. Hadir Ketua DPRD Solsel H. Khairunas, Wakil Ketua Edi Susanto, Wakil Ketua Suhaimi, anggota DPRD Solsel. Dipihak eksekutif, hadir Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria, Sekda, Asisten, dan Kepala SKPD. Hasil banggar disampaikan oleh H. Sukrial Syukur. “Banggar menyetujui Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Perubahan 2013, namun menyetujui dengan catatan adanya faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan belanja daerah yang mendesak dan urgen, baik pada belanja langsung maupun pada belanja tidak langsung,” sebut Sukrial. Sedangkan dalam Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan 2013, banggar dapat menyetujui pendapatan daerah sebesar Rp541.263.913.578, belanja daerah sebesar Rp576.543.535.601, dan pembiayaan daerah sebesar Rp32.052.653.000. Selain itu, banggar juga menyetujui penambahan dan rasionalisasi anggaran pada 38 SKPD, dinas, kantor, badan, bagian, dan pemerintahan kecamatan. Sedangkan, SKPD yang tidak disebutkan maka hanya mengalami pergeseran saja. “Dalam PPAS, Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya Rp28.440.990.355, sisanya dari dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah,” jelasnya. (h/col)

H. KHAIRUNAS, SIP KETUA DPRD SOLSEL

Apresiasi Kerja Keras Banggar KETUA DPRD Kabupaten Solok Selatan H. Khairunas apresiasi terhadap kerja keras yang dilakukan oleh anggota badan anggaran. Tentu saja, kerja keras banggar didukung oleh kebersamaan dengan pemerintahan. “Pembahasan KUA-PPAS APBD Perubahan ini dibahas dengan sungguh-sungguh oleh anggota badan anggaran. Mereka bekerja selama empat hari untuk menuntaskannya. Akhirnya, dapatlah poin-poin hasil pembahasan yang akan dilanjutkan pembahasannya pada Rancangan APBD Perubahan 2013 satu minggu ke depan,” ujarnya. Menurutnya, komunikasi yang baik harus selalu terbina antara DPRD dengan eksekutif. Sehingga, dengan komunikasi semua persoalan dapat dibicarakan dengan baik pula. “Kita selalu mendorong agar DPRD bersama SKPD dapat menjalin hubungan komunikasi yang baik dan kondusif. Sehingga, persoalan-persoalan daerah dapat diatasi dan dicarikan solusinya secara bersama-sama demi pembangunan daerah,” katanya. (h/col)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Jefli


24

SABTU, 19 OKTOBER 2013 14 DZULHIJJAH 1434 H

SURVEI INTEGRITAS KPK Unand Pelaksana TKDA dan TOEP Dosen 2013 PADANG, HALUAN — Universitas Andalas dipercaya oleh Dirjen Dikti sebagai Pusat Layanan Tes (PLT) beserta 60 Perguruan Tinggi lain di seluruh Indonesia untuk menyelenggarakan Tes Kemampuan Dasar dan Akademik (TKDA) serta Tes Kemampuan Bahasa Inggris (Test of English Profiency - TOEP) bagi Staf Pengajar di Perguruan Tinggi. Tes TKDA dan TOEP tersebut telah diselenggarakan tanggal 9 - 11 Oktober 2013 di Ruang Labor Komputer Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPTIK) Universitas Andalas. Peserta tes berjumlah 120 orang terdiri dari Universitas Andalas 71 orang, Politeknik Negeri Padang 16 orang, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Fort De Kock 6 orang, Sekolah Tinggi Farmasi Indonesia Perintis Padang 2 orang, STKIP Yayasan Abdi Pendidikan 2 orang, STMIK Dharmasraya 3 orang, Universitas Muaro Bungo 6 orang. Berikutnya Universitas Taman Siswa 2 orang, STIKES Ranah Minang 3 orang, Universitas Batam 1 orang, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi LPPN 1 orang, Institut Teknologi Padang 3 orang, STIPER Sawahlunto Sijunjung 3 orang, dan Universitas Jambi 1 orang Staf Pengajar. Pelaksanaan ujian berjalan lancar dan aman yang terdiri dari 6 sessi, 1 sessi terdiri atas 20 orang. (h/rel)

Kemendikbud Raih Skor Tertinggi KEMENTERIAN Pendidikan dan Kebudayaan meraih skor tertinggi survei integritas sektor publik 2012 yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasil ini cukup membanggakan bagi dunia pendidikan tanah air.

TES TOEP — Para dosen dari berbagai perguruan tinggi saat mengikuti tes TKDA dan TOEP Dosen 2013 di Universitas Andalas. HUMAS

SDIT Andalas Cendikia Sambangi Anak ke Rumah DHARMASRAYA, HALUAN — Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Andalas Cendikia menyambangi anak sampai ke rumah. Hal itu merupakan salah satu program unggulan SDIT Andalas Cendekia yang berbeda dengan sekolah lain. “Kalau diperlukan atau perlu untuk dikunjungi sampai ke rumah, pihak sekolah mengutus ustadzah atau ustad ke rumah siswa. Hal ini merupakan salah satu program sekolah untuk lebih dekat dengan orang tua murid dan murid sendiri,” ungkap Ketua Yayasan Andalas Cendikia, Yusuf kepada Haluan, Jum’at (18/10) di Sikabau.

Dikatakan, selain mengunjungi anak sampai ke rumah, di sekolah kalau diperlukan atau dibutuhkan, ustadzah atau ustad (panggilan siswa kepada guru) menyambangi anak satu persatu agar sianak mendapat lebih perhatian. Hal ini, katanya dilakukan apabila si anak membutuhkan perhatian khusus. Sebab si anak menampakkan tingkah pola seharihari yang tidak sesuai dengan ajaran Islam. Misalnya, si anak terlalu agresif sehingga tidak lagi memperhatikan etika. Hal ini juga dipengaruhi oleh lingkungan rumah, karena si anak lebih banyak di

rumah daripada di sekolah. Mantan aktivis ini juga menjelaskan bahwa sekolah yang berkarakter Al-Quran ini, mempunyai jadwal bertemu dengan orang tua dan bahkan mengundang orang tua menghadiri seminar-seminar pendidikan. Hal itu bertujuan agar orang tua tahu dengan kemajuan pendidikan saat ini yang mana tujuannya agar pihak sekolah satu misi dan visi dengan orang tua siswa. SDIT Andalas Cendikia memang berbeda dengan sekolah lain, baik cara belajar di sekolah maupun bimbingan terhadap anak sampai ke rumah. Misalnya di sekolah para

siswa belajar sangat santai atau tidak terlalu tegang, apa yang sedang dipelajarai bahkan langsung dipraktekkan ke luar ruangan. Begitu pula di rumah anak dibimbing agar selalu melaksanakan ibadah shalat wajib dan shalat sunat. Kegiatan ini terpantau dari buku penghubung yang disediakan sekolah. Sampai di sekolah, ustad atau ustadzah akan melihat catatan yang ada di buku penghubung, hal ini juga masuk dalam penilaian. “Yang lebih penting anak tamatan SDIT Andalas Cendikia sudah punya modal hafal Al-Qur’an minimal 5 juz,” pungkas Yusuf. (h/mdi)

Pola Penerapan UKT di Beberapa PTN Ternama JAKARTA, HALUAN — Dengan diberlakukannya UKT, PTN tidak boleh memungut uang pangkal dan pungutan lain selain UKT. Kebijakan ini berlaku, khususnya untuk mahasiswa baru program Sarjana (S-1) dan program diploma (D-3). UKT ditetapkan berdasarkan biaya kuliah tunggal (BKT) dikurangi biaya yang ditanggung oleh pemerintah. Adapun BKT merupakan keseluruhan biaya operasional per mahasiswa per semester pada program studi di PTN. UKT terdiri atas beberapa kelompok yang ditentukan berdasarkan kelompok kemampuan ekonomi masyarakat. Di Universitas Negeri Medan (Unimed) misalnya, UKT meliputi kategori tidak

mampu Rp 500 ribu, kategori tidak mampu Rp 750 ribu, kategori cukup mampu Rp 1,05 juta, kategori mampu Rp 1, 25 juta, dan kategori sangat mampu Rp 1,6 juta. Hasil penghitungan unit cost Unimed pada 2012 ratarata per mahasiswa sampai lulus memerlukan dana sebanyak Rp 67,8 juta atau Rp 8.475.000 per semester. Dana tersebut digunakan untuk membiayai biaya langsung yang terdiri atas sumber daya manusia, bahan habis pakai, depresiasi sarana dan depresiasi gedung. Dana tersebut juga digunakan untuk menanggung biaya tidak langsung seperti biaya operasional, biaya pemeliharaan, dan kegiatan lainnya. Berdasarkan data historis pembayaran SPP, uang

pratikum, dan uang lainnya, mahasiswa sampai lulus ratarata hanya membayar Rp 8.391.500 atau Rp 1.048.937 per semester. Kesimpulannya, pemerintah menanggung dana 87,62 persen atau Rp 7,4 juta sampai Rp 8,4 juta dan mahasiswa/masyarakat menanggung 12,38 persen atau Rp 1.048.937 sampai Rp 8.475.000. Sementara Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dalam menetapkan biaya UKT didasarkan pada kebutuhan komponen biaya yang diperlukan selama mahasiswa belajar dalam delapan semester. Besar kecilnya biaya yang dikeluarkan juga mengikuti besar kecilnya kebutuhan seperti biaya praktikum di masing-masing program studi (prodi).

Prodi Matematika, Manajemen, dan Akuntansi di Undip maksimal Rp 7,5 juta. Sementara untuk Prodi Pertanian dan Peternakan maksimal Rp 5 juta, FIB maksimal Rp 5,5 juta, Fisip maksimal Rp 6,25 juta. Berkaitan dengan UKT ini, Undip memberikan kemungkinan untuk pembayaran biaya Rp 0. Rektor Undip Sudharto P.Hadi menyampaikan, kebijakan ini ditujukan terutama bagi mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi. Tentunya, lanjut dia, dengan dibuktikan data dan persyaratan dari pihak berwenang. “Di sinilah letak kelebihan UKT, di mana prinsip subsidi silang UKT yang didasarkan pada kondisi sosial ekonomi orang tua/wali mahasiswa,” katanya. Pada sistem lama, lanjut Sudharto, subsidi silang didasarkan pada jalur masuk. Padahal, kata dia, pada jalur SNMPTN tidak semua mahasiswa adalah tidak mampu. “Demikian juga pada jalur SBMPTN dan UM, tidak semua mahasiswa adalah dari kalangan ekonomi kuat,” katanya. Rektor Institut Teknologi

Bandung (ITB), Akhmaloka mengatakan, penerapan UKT di ITB sedikit berbeda. Dari 5 kategori UKT, untuk kategori 1 dan 2 ditiadakan. Jatah mahasiswa untuk kategori tersebut dimasukkan dalam skema beasiswa Bidikmisi. Akhmaloka menyebutkan, dari sebanyak 3.600 mahasiswa ITB, 800 di antaranya merupakan mahasiswa dari Program Bidikmisi. “Jadi, di ITB itu kategori Rp 500 ribu dan Rp 1 juta itu tidak diambil. Sebanyak 22 persen mahasiswa kita untuk Bidikmisi saja,” katanya. Sebelum diberlakukannya Bantuan Operasional PTN (BOPTN), lanjut Akhmaloka, ITB memungut uang pangkal Rp 55 juta kepada setiap mahasiswa baru, dan tiap semesternya dibebankan Rp 5 juta lagi untuk biaya kuliah. Total yang dibayarkan mahasiswa selama delapan semester adalah Rp 90 juta. Dengan adanya BOPTN, mahasiswa dengan kategori tertinggi membayar Rp 10 juta setiap semester selama delapan semester. “Jadi, totalnya sekarang Rp 80 juta, lebih rendah mereka membayar sekarang,” pungkasnya. (h/kcm)

JAKARTA, HALUAN – Kabar gembira diterima Kemdikbud terkait penilaian layanan public. Lembaga pemerintah yang membidangi pendidikan ini meraih skor tertinggi berdasarkan survei integritas sektor publik 2012 yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hasil ini merupakan buah hasil pencanangan zona integritas yang dilakukan Kemendikbud pada saat berlangsungnya Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) pada 2012 lalu. Rembuk ini diikuti para pemangku kepentingan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Pencanangan yang ditandai dengan penandatangananan nota kesepahaman antara Mendikbud dengan Ketua BPKP itu membawa dampak signifikan untuk mendorong peningkatan layanan kinerja dan integritas pelaksanaan program dan kegiatan di bidang pendidikan dan kebudayaan. Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ainun Na’im mengatakan, melalui peningkatan kinerja dan integritas layanan pendidikan dan kebudayaan akan tercipta sinergitas sumber daya pendidikan dan kebudayaan, terutama untuk mengatasi permasalahan dan kendala-kendala yang dihadapi serta upaya memperbaikinya. Evaluasi pelaksanaan program dan capaian kinerja pembangunan pendidikan dan kebudayaan tersebut terkait survei integritas kementerian dan lembaga meraih skor tertinggi berdasarkan survei integritas sektor publik 2012 yang dilakukan oleh KPK. Skor ini diraih pada aspek pengalaman integritas, yang merefleksikan pengalaman responden terhadap tingkat korupsi yang dialaminya. Inspektur Jenderal Kemendikbud Haryono Umar mengatakan pada saat workshop pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi terkait pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan Kemendikbud bahwa penyimpangan itu dimulai dari hal yang kecil, membesar dan membesar. Bahkan tujuan utamanya bisa tidak tercapai karena adanya penyimpangan. Oleh karena itu, Inspektorat Jenderal Kemendikbud terus melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada semua unit kerja kemdikbud. “Karena kita bekerja di lingkungan Kemendikbud, mari kita membangun pendidikan dan kebudayaan yang bebas dari korupsi dengan keterbukaan,” ujar Umar di Jakarta, Jumat (18/10). Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh menyatakan telah menerima dengan baik penilaian berbagai lembaga yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai upaya perbaikan ke depan. Menurut dia, yang penting adalah cara melakukan penilaian sesuai dengan perkembangan zaman. “Integritas Kemendikbud sangat positif, dengan nilai paling tinggi,” katanya. Berdasarkan survei yang dilakukan KPK tersebut terdapat 16 instansi/lembaga dengan skor pengalaman integritas > 7. Berturut-turut peringkat 1 sampai dengan 6 adalah Kemendikbud (8,06), PT Jamsostek (8,02), PT Angkasa Pura II (7,65), Badan Koordinasi Penanaman Modal (7,63), Kementerian Kesehatan (7,62), dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (7,59). Aspek lain yang digunakan dalam survei adalah potensi integritas, yang merefleksikan faktor-faktor yang berpotensi menyebabkan terjadinya korupsi. Jika ditotal, untuk instansi pusat, Kemendikbud di posisi dua dengan skor 7,43. Posisi pertama ditempati PT Jamsostek (7,49). Hasil survei tersebut menyatakan bahwa ratarata Indeks Integritas Nasional (IIN) pada tahun 2012 adalah 6,37. Dengan perincian nilai rata-rata integritas di tingkat pusat sebesar 6,86, nilai ratarata integritas sektor publik di tingkat instansi vertikal sebesar 6,34, dan nilai rata-rata integritas di tingkat daerah 6,32. Namun, nilai integritas daerah relatif lebih rendah dibanding nilai integritas instansi di tingkat pusat maupun instansi vertikal. IIN sedikit naik dibandingkan tahun sebelumnya (dari 6,31 pada tahun 2011). Survei tersebut juga menyebutkan, ada 45 persen (atau 38 instansi/pemerintah daerah), yang pencapaian nilai indeks integritasnya masih di bawah ratarata nasional. Tercatat, ada 20 persen (atau 17 instansi/pemerintah daerah) yang pencapaian indeks integritasnya masih di bawah standar yang ditetapkan KPK, yaitu 6,00. Responden survei yang dilakukan KPK mencakup instansi pemda, instansi vertikal, dan instansi pusat. (h/kcm)

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Habli

Haluan 19 Oktober 2013  

Haluan 19 Oktober 2013