Page 1

Harian Umum MEDIA GROUP

SELASA

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

18 JUNI 2013 M / 9 SYA’BAN 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 28 HALAMAN EDISI 228, TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Demo di Padang Ricuh PADANG, HALUAN — Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa yang mengatas namakan Gerakan Mahasiswa Sumatera Barat, (Gemas) menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di DPRD Sumbar, Senin (17/6) berlangsung ricuh. Antara mahasiswa dengan pihak kepolisian terjadi saling dorong . Akibatnya satu kaca pintu gedung bundar itu pecah, dan satu mahasiswa harus dilarikan ke RSUP M Djamil Padang, karena pingsan setelah dihantam aparat. Dalam aksi demo tersebut, para demonstran membawa spanduk bertuliskan, “BBM Naik Rakyat Tercekik, BLSM (Bantuan Langsung Sengsara Masyarakat), Maraknya Privatisasi Aset Publik, Mencabut Subsidi BBM Bukan Solusi”. Demontrans awalnya bergerak dari RRI Padang menuju kantor

Gubernur Sumbar di Jalan Sudirman. Mereka berjalan kaki menuju gedung DPRD Sumbar sehingga menyebabkan jalur Khatib Sulaiman macet. Sesampai di Gedung DPRD Sumbar, para demonstran meminta seluruh anggota DPRD Sumbar menemui mereka untuk menentukan sikapnya terhadap rencana pemerintah mencabut subsidi BBM. Namun permintaan itu tidak digubris oleh para wakil rakyat tersebut, dengan alasan anggota dewan sedang ada agenda di luar dan sebagian sedang rapat. Para demonstran tidak menerima alasan tersebut dan memaksa masuk gedung bundar, tapi dihadang oleh anggota pengamanan dari Polresta Padang. Terjadilah aksi dorong antara petugas dengan mahasiswa se

BLOKADE SPBU — Pengunjuk rasa menggunakan boneka pocong sebagai bentuk protes kenaikan harga BBM di salah satu SPBU di Jalan Khatib Sulaiman, Padang, Senin (17/6). SPBU tersebut juga diblokade mahasiswa dengan cara tidur di jalan. RIVO

>> DEMO DI hal 07

SEPTI ANDRIES

DEMO KENAIKAN HARGA BBM RUSUH

Mahasiswa dan Wartawan Ditembak AKSI demo menolak kenaikan harga BBM di berbagai daerah berakhir rusuh. Mahasiswa dan wartawan kena tembak.

Puluhan mahasiswa dan polisi terlibat aksi saling dorong di DPRD Sumatera Barat, Padang, Senin (17/6).

Jurnalis Trans 7 Jambi ditembak di bagian mata saat meliput demo tolak kenaikan harga BBM

RIVO SEPTI ANDRIES

Dan suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah malam; Kami tanggalkan siang dari malam itu, maka dengan serta merta mereka berada dalam kegelapan. (QS Yaasiin Ayat 37)

04.56

12.21

15.47

18.24

19.38

KHAS

PADANG, HALUAN — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Barat (Sumbar) dengan tegas menolak kehadiran Rumah Sakit (RS) Siloam milik Lippo Group/ James T Riady di Minangkabau. Penolakan DPW PPP itu telah melalui kajian dan

pertimbangan matang. Jika Lippo Group memaksa melanjutkan pendirian RS Siloam, maka PPP Sumbar siap menghadang. Demikian dikatakan Ketua DPW PPP Sumbar Yulfadri Nurdin bersama Sekretaris DPW H Amora Lubis, Wakil Ketua Majelis Pakar

>> PPP SIAP hal 07

Ketua DPW PPP Yulfadri Nurdin SH, Sekretaris DPW H Amora Lubis, Wakil Ketua Majelis Pakar DPP PPP Dr Nizar Dahlan, Bendahara Yuliarman, caleg PPP untuk DPR RI H Hariadi BE dan H Mahyuddin, saat konprensi pers di kantor DPW PPP Sumbar Senin (17/6). Parwis

PENGHENTIAN 22 KASUS KORUPSI

Peserta SBMPTN Harus Bawa Ijazah

KMSSB Gugat Kajati Sumbar

>> PESERTA SBMPTN hal 07

K

DPP PPP Dr Nizar Dahlan, Bendahara Yuliarman, Caleg PPP untuk DPR RI H Hariadi BE dan H Mahyuddin, dalam konprensi pers di kantor DPW PPP Sumbar, Jl Belanti Raya, Lolong, Padang, Senin (17/6).

ANTISIPASI PERJOKIAN

>> JESIGO BUAT hal 07

Jesigo Buat Hidup Petani Lebih Manis

>> MAHASISWA DAN hal 07

PPP Siap Hadang Lippo Group

ETIKA berbicara masalah jeruk maka rasa asam, rasa manis dan vitamin c akan langsung melekat pada nama tersebut. Namun saat ini sudah ada jeruk dengan rasa standar, tidak terlalu asam dan tidak terlalu manis serta kaya vitamin C itulah jeruk asal Sumbar dengan nama tren jesigo. Diberi nama jesigo karena jeruk tersebut berasal dari Payakumbuh, Kecamatan Gunung Omeh Suliki disingkat dengan jesigo, jeruk siam gunung omeh.

OOS

monstrasi penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bertambah menjadi tujuh orang, setelah sebelumnya tercatat lima orang. Pada saat bersamaan di kota Jambi, Anton, wartawan Trans7 mengalami luka tembak di bawah mata sebelah kanan saat meliput aksi demonstrasi gabungan mahasiswa Jambi

PENOLAKAN TERHADAP RS SILOAM MAKIN MELUAS

PADANG, HALUAN — Hari ini, Selasa (18/ 6) merupakan hari pertama pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Sebanyak 35.441 calon mahasiswa akan mengikuti ujian yang tersebar di 121 lokasi dan 22 sektor di Padang. Para peserta ujian, diminta untuk membawa fotokopi ijazah yang sudah dilegalisir untuk tamatan 2011 dan 2012 dan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) asli dari kepala sekolah untuk tamatan 2013, ketika mengikuti ujian. “Hal ini untuk mengatasi tindak perjokian. Tahun lalu, kita lihat di Unand ada perjokian yang dilakukan oleh mahasiswa kedokteran. Dengan membawa ijazah, tindak perjokian ini bisa diatasi dengan mencocokkan identitas yang terdapat di ijazah dengan identitas peserta,” kata Humas SBMPTN Panitia Lokal (Panlok) 17 Padang Amril Amir, Senin (17/6).

Dasril bersama jesigonya di Stan Padang Fair.

JAKARTA, HALUAN — Para wakil rakyat di gedung DPRRI akhirnya setujui RUU tentang APBN - P 2013 dan kenaikan harga BBM bersubsidi melalui voting. Sementara di luar gedung, korban berjatuhan akibat bentrok massa demonstrans yang menolak kenaikan harga BBM dengan aparat kepolisian. Di Kota Ternate, Maluku Utara, korban bentrok de-

Calon peserta ujian melihat ruangan yang akan digunakannya sebagai tempat ujian SBMPTN di Universitas Negeri Padang (UNP), Senin (17/6). SBMPTN akan dilaksanakan pada 1819 dan diikuti oleh 35.441 peserta ujian. RIVO SEPTI ANDRIES

PADANG, HALUAN — Koalisi Masyarakat Sipil Sumatera Barat (KMSSB) memastikan melakukan gugatan hukum terhadap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumbar. Gugatan itu terkait dihentikannya penyidikan 22 kasus dugaan korupsi. Saat ini, para penggiat anti korupsi tersebut sedang menyusun gugatan praperadilan, untuk dua kasus dan gugatan ajudikasi nonlitigasi ke Komisi Informasi (KI) dikarenakan keengganan Kajati Sumbar Ahmad Djaenuri memberikan data-data kasus yang dihentikan. Salah satu penggiat KMSSB Vino Oktavia menyebutkan, kepastian gugatan tersebut didapat setelah KMSSB menggelar rapat penentuan sikap. “Jadi kita pastikan menempuh upaya hukum terkait kebijakan Kajati

>> KMSSB GUGAT hal 07

Penusuk Anggota Satpol PP Ditangkap BUKITTINGGI, HALUAN — Berkat informasi dari keluarga pelaku, petugas Polresta Bukittinggi akhirnya menangkap Ajo Syukur (55) di sebuah rumah kawasan Biaro Kabupaten Agam sekitar pukul 12.00 WIB, Senin (17/6). Ajo Syukur yang berprofesi sebagai pedagang sate itu ditangkap, karena telah menusuk petugas

Satpol PP Bukittinggi pada Minggu (16/6) lalu. Kepada petugas penyidikan, pelaku Ajo Syukur mengaku, bahwa Ia terpaksa menusuk salah seorang oknum Satpol PP yang berpakaian preman saat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL),

>> PENUSUK hal 07

Proyek Pemprov di Pasbar Bermasalah.........>> 02 Waspadai Penyakit Hemofilia...........................>> 10 Harga Sembako Sudah Melambung............... >> 15 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

KILAS Linmas Nagari Ikuti Diksar untuk Pemilu SOLOK, HALUAN — Sebanyak 30 orang calon anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dari sejumlah nagari yang tersebar di wilayah Kabupaten Solok, mengikuti pelatihan Pendidikan Dasar (Diksar) di Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuk Selasih, Senin (17/6) hingga Kamis (20/6) mendatang. Mereka yang merupakan para pemuda atau warga masyarakat nagari berbadan tegap dan sebagian besar di antaranya juga memiliki ilmu keterampilan bela diri itu, kelak setelah mengikuti Diksar di bawah binaan Satpol PP setempat akan ditempatkan sebagai tenaga pengamanan dalam rangka Pemilihan Wali Nagari serentak 24 Juni dan Pemilu Legislatif 2014 mendatang. Keberadaan mereka setidaknya bisa ikut membantu aparatur pemerintahan nagari dalam rangka ikut membantu pengamanan wilayah masing-masing, terutama di sekitar tempat tinggal nagari mereka. Bupati Solok diwakili Kasatpol PP Efriadi didampingi Kasiops Ance Lubis di Lubuk Selasih, Senin (17/6) mengatakan, selama mengikuti Diksar tersebut para calon anggota Linmas Nagari itu diberi materi pelatihan di antaranya parade baris berbaris, bela diri, senam tongkat dan penanggulangan bencana. Para peserta calon Linmas nagari itu juga diberikan pakaian seragam Linmas berwarna hijau-hijau lengkap dengan sepatu dan atribut serta pakaian olah raga lainnya selama mengikuti Diksar. (h/ris)

Proyek Pemprov Sumbar di Pasbar Bermasalah PASBAR, HALUAN — Proyek fisik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat tahun 2012 di Kabupaten Pasaman Barat disinyalir banyak yang bermasalah. Diduga terjadi banyak penyimpangan, tidak ada asaz manfaat sehingga terindikasi korupsi besar.

AKSI SOLIDARITAS WARTAWAN—Wartawan yang tergabung dalam Koalisi Wartawan Anti Kekerasan (KWAK) menggelar aksi solidaritas di depan Polda Sumatera Barat, Padang, Senin (17/6). Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap wartawan yang terkena tembakan peluru/gas air mata di Jambi dan Ternate. RIVO SEPTI ANDRIES

Usut Kekerasan Terhadap Wartawan

85 Ha Cetak Sawah Baru DHARMASRAYA, HALUAN — Petani Nagari Sungai Dua mendapat bantuan cetak sawah baru seluas 85 hektar dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Areal yang selama ini lahan tidur saat ini dapat difungsikan untuk pertanian padi. Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Afdal JP Tamsin kepada petani di Sungai Duo, Senin (17/6) menyebutkan, dengan telah berjalannya cetak sawah baru ini diharapkan masyarakat petani tidak mengalihfungsikan lahannya. “Seluas 85 hektar lahan tidur yang sebelumnya merupakan rawa, saat ini telah kita manfaatkan untuk penambahan persawahan. Dari tahun 2009 hingga tahun ini telah terlaksana cetak sawah baru seluas 1.850 hektar. Kita harapkan kepada kelompok tani sesuai komitmen agar tidak mengalihfungsikan lahan ini. Untuk mengantisipasi penyakit koreng dan wereng, harus ada pola tanam yaitu padi tiga kali dan diselingi dengan palawija untuk memutus siklus agar hama tidak mewabah,” ujarnya Afdal juga menyebutkan, untuk peningkatan PH tanah yang saat ini baru 5,5, diharapkan petani memberikan kapur. Jika hal itu tidak dilakukan target empat ton perhektar akan sulit tercapai. Bupati Dharmasraya, Adi Gunawan menjelang melakukan penanaman padi sebatang juga mengharapkan, masyarakat Sungai Dua yang mendapatkan bantuan cetak sawah tersebut, guna mendorong petani betah turun ke sawah, saluran irigasi yang saat ini rusak agar segera diperbaiki, jika tidak mustahil petani akan bisa menggarap lahannya itu. “Areal ini tempo dulu merupakan eks persawahan nenek moyang orang sini, sekarang kembali kita berdayakan, mesti saat ini medannya sangat berat. Kita berharap agar Nagari Sungai Duo bisa swasembada besar, tidak membeli keluar, jika perlu nanti kita yang membantu suplei beras daerah lain,” harap bupati. (h/fma)

JAKARTA, HALUAN — Aparat kepolisian diminta segera mengusut insiden penembakan beberapa mahasiswa dan wartawan di Jambi saat meliput unjuk rasa kenaikan harga BBM (bahan bakar minyak) bersubsidi. Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Syaifuddin mengatakan, pengusutan itu guna mengetahui apakah penanganan yang dilakukan kepolisian itu sudah sesuai prosedur. “Apalagi yang tertembak adalah wartawan yang seharusnya justru dilindungi karena pers memiliki hak peliputan dalam peristiwa demo tersebut,” kata Lukman, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6/2013). Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menambahkan, sudah seharusnya kekerasan yang dialami jurnalis dalam melakukan tugas peliputan harus dihentikan. Karena tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, di mana didalamnya terdapat perlindungan terhadap jurnalis saat menjalankan tugasnya. “Bila ternyata justru anggota Polri yang melakukan hal itu di luar protap, maka yang bersangkutan harus diberi sanksi berat,” tegas Lukman. Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar mengatakan, polisi tidak diperbolehkan menggunakan senjatanya sembarangan saat mengamankan demo aksi penolakan penaikan BBM. Hal tersebut terkait dengan peristiwa terlukanya wartawan dari Trans7 di Jambi dan Ter-

nate saat meliput aksi unjuk rasa demo BBM. Wartawan Trans7 Nugroho Anton terkena serpihan gas air mata yang mengenai bagian bawah matanya, sedangkan wartawan dari Harian Mata Publik Ternate terkena tembakan peluru karet, Senin (17/6/2013). “Meskipun seandainya adu fisik antara wartawan dengan polisi dimana wartawan hanya bawa kamera, tape atau pena yang jelas tidak membahayakan jiwa polisi, maka polisi tidak boleh sembarangan menembak,” katanya Senin (17/6/2013). Dia menjelaskan, apabila wartawan tersebut terluka maka bisa menuntut pidana terhadap oknum polisi yang menembak. “Tetapi kalau wartawannya menyerang polisi dengan menggunakan alat yang dapat membahayakan jiwa polisi, dia bisa dituntut sebagai perbuatan melawan aparat negara yang sedang bertugas,” kata dia. Sementaraitu, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) mengecam keras tertembaknya jurnalis Trans7, Nugroho Anton, saat meliput aksi unjuk rasa mahasiswa menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Jambi. IJTI menilai, tindakan itu sangat keterlaluan dan harus ditangani serius. Apalagi kekerasan terhadap jurnalis yang tengah meliput kerap dilakukan aparat berseragam cokelat tersebut. IJTI mendesak polisi bertanggung jawab dan menangkap pelaku karena sudah membaha-

yakan dan melanggar UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 4 tentang Kebebasan Pers. “Menyerukan kepada seluruh organisasi pers untuk melawan siapa pun yang melakukan tindak kekerasan dan menghalangi tugas jurnalistik,” demikian isi pernyataan IJTI. IJTI juga membentuk tim khusus untuk mengawal kasus tersebut agar diusut tuntas. “Atas kejadian tersebut IJTI menugaskan Kepala Divisi Advokasi IJTI, Pasaoran Simanjuntak, dan Koordinator IJTI Wilayah Barat, Edy Iriawan, untuk mengawal kasus ini,” tambahnya. Jurnalis Trans7, Nugroho Anton, menderita luka serius di pelipis kanan akibat terkena tembakan gas air mata saat mengamankan unjuk rasa mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di depan Gedung DPRD Jambi. Insiden bermula saat Anton melakukan peliputan aksi demonstrasi massa yang mengatasnamakan Mahasiswa Jambi Menggugat. Saat kondisi tak terkendali, polisi melepaskan tembakan gas air mata ke arah demonstran yang di dalamnya ada sejumlah turnalis, termasuk Anton. Saat ini Anton sedang ditangani di ruang operasi di RSUD Mattaher Jambi. (ilc/okz)

Hal tersebut dikatakan anggota DPRD Sumbar, Agus Susanto, Minggu (16/6) di Simpang Ampek. Temuan tersebut katanya, berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi III DPRD Sumbar ke Pasbar sejak Jumat hingga Minggu lalu. “Kunjungan kerja ini dalam rangka pertanggungjawaban APBD 2012,” katanya. Menurutnya, beberapa proyek provinsi yang diduga bermasalah tersebut seperti pembangunan jalan pelabuhan Teluk Tapang, Kecamatan Sungai Beremas. Proyek dengan anggaran Rp7 miliar tersebut dianggap mubazir. Sebab dari panjang jalan pelabuhan yang sudah di hotmix terdapat sekitar 500 meter yang tidak layak dan harus dibongkar lagi. Tinggi tanjakan yang jauh di luar kelaziman juga diduga bermasalah. Sebab dapat dipastikan mobil tidak akan mampu mendaki tanjakan tersebut. “Saya sudah coba bawa truk muatan empat ton, tidak bisa naik, apalagi nanti truk atau fuso yang mengangkut puluhan ton,” ujarnya. Bahkan, tanjakan jalan tidak memenuhi syarat minimal kemiringan itu juga diakui PPTK proyek yang bernilai miliran rupiah tersebut. “Itu pengakuan PPTK-nya yang sekarang Pak Tamsil namanya,: katanya harus dibongkar. Berarti inikan mubazir,” imbuh Agus. Selanjutnya pembangunan ruas jalan Ujung Gading-Koto Balingka juga bermasalah. Proyek Rp1,8 miliar dari APBD Provinsi Sumbar itu menindih proyek kabupaten. Ruas jalan lokasi proyek tahun sebelumnya sudah dibangun dengan anggaran kabupaten, kemudian tahun 2012 dibangun lagi oleh pro-

vinsi dengan lokasi dan titik yang sama. “Terjadi duplikasi anggaran,” ujarnya. Selain itu, proyek pembangunan jembatan Rantau Panjang, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia juga mengalami masalah yang berakibat kerugian negara yang tak sedikit. Kendati proyek tersebut dalam anggaran tahun jamak, namun untuk pengadaan barangnya saja sudah bermasalah. Tiang pancang jembatan dengan anggaran sekitar Rp 9 miliar dalam kontrak disebutkan, jumlah iang pancang sebanyak 340 buah. Namun fakta di lapangan, hanya 327 buah yang ditemukan. Letak tumpukan tiang juga terpencar-pencar sebanyak lima lokasi. Jarak lokasi tumpukan barang dengan lokasi pembangunan jauh. Sehingga jika memulai pembangunan akan menimbulkan anggaran lagi. “Hilang dan raib sebanyak 13 batang, sesuai laporan mereka 340 batang, tapi yang kita temukan di lapangan hanya 327 batang,” tukasnya. Kendati hanya 13 batang, katas Agus, tapi uangnya tidak sedikit. Bila dibagi Rp9 miliar dibagi 340 batang, harga perbatang tiang pancang sekitar Rp37,8 juta. “Bila kita kali pula Rp37,8 juta kali 13 sudah sekitar Rp500 juta uang negara yang raib,” timpal putra Pasbar tersebut. Temuan dari Kunker Komisi III DPRD Sumbar tersebut nantinya akan diproses. Dilaporkan pada komisi, dan dibawa ke sidang paripurna. Di samping itu, indikasi korupsi besar tersebut akan disampaikan untuk diproses secara hukum. “Karena setiap sen uang negara tersebut harus jelas kegunaannya dan berasas manfaat, jika tidak itu korupsi,” tandasnya. (h/dka)

Uang Bertebaran di Karangan Bunga

Oleh: DEVI DIANY PULUHAN karangan bunga terpajang di halaman rumah seorang pejabat yang sedang menggelar pesta pernikahan anaknya. Bahkan karangan bunga itu terpaksa dipajang di sepanjang trotoar jalan karena pinggir halaman rumah itu tidak muat lagi. Di lain waktu, pemandangan serupa juga terlihat pada sebuah acara pelantikan seorang pimpinan instansi pemerintah. Dan memang begitu lah adanya. Pemandangan seperti ini nyaris terlihat setiap acara baralek atau pelantikan pejabat menduduki posisi tertentu, mulai dari kepala daerah, pimpinan instansi vertikal, BUMN, pimpinan partai atau pejabat di lingkungan pemerintah daerah. Bahkan fenomena kara-

ngan bunga ini kini kian meluas. Karena masyarakat umum pun juga memajang karangan bunga saat baralek anaknya. Memang terselip rasa bangga saat menerima karangan bunga itu, yang biasanya berasal dari orang penting di negeri ini. Apalagi nama pengirim karangan bunga dicantumkan di situ. Tetapi bagi pejabat yang sudah dikenal luas, entah apa maknanya. Saya kurang tahu. Tidak ada yang salah dengan karangan bunga itu. Seseorang sengaja membeli karangan bunga dan dikirim kepada yang punya acara atau hajatan sebagai ucapan selamat dan penghargaan atas undangannya. Pembelian karang bunga ini tentu juga sangat menguntungkan pengusaha bunga hias. Apalagi harganya juga tidak murah. Kata seorang teman, yang paling murah harganya Rp200.000. Dan kita tentu mendorong upaya-upaya kreatif masyarakat dalam melihat peluang usaha yang sedang tren saat ini. Apalagi bila usaha membuat karangan bunga ini dilakoni kelompok Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun yang perlu dikritisi adalah, kesan menghamburkan uang. Silakan dihitung

berapa banyaknya uang yang berserakan di pinggir jalan itu. Pemandangan yang sangat ironi ketika kalangan tak mampu (baca orang miskin), melintas di depan karangan bunga itu sambil menjunjung bakul dagangan dengan langkah terseok-seok. Apalagi pemerintah berencana pula menaikkan harga BBM. Perkonomian masyarakat akan semakin sulit. Saya tidak tahu, apakah memang yang punya hajat memintanya seperti itu, atau ada alasan lain. Karena saya punya pengalaman sendiri. Suatu kali, ketika mendapat undangan baralek, saya menemukan sebuah kertas yang terselip dalam undangan itu bertuliskan, agar ucapan selamat yang diberikan tidak dalam bentuk cinderamata atau karangan bunga. Bila di-inok-inok-an benar, itu sama artinya bahwa yang punya hajat tidak mau diberi karangan bunga atau kado, tetapi berupa uang saja. Rasanya tak masalah, karena kita bisa memberikan ucapan selamat dalam bentuk uang sesuai kemampuan kita. Sejatinya, orang yang punya hajatan tak pernah berharap ungkapan selamat berupa materi. Sebab keha-

diran seorang teman, sahabat, sanak saudara dan relasi meluangkan waktunya menghadiri acara itu, tentu lebih berharga. Kehadiran mereka semakin menyemarakkan dan meramaikan alek. Karena yang punya hajat, tentu sudah mempersiapkan diri dengan segala pembiyaan yang dibutuhkan. Mungkin saya dianggap merespon hal ini dengan berlebihan. Atau saya akan dituding mematikan usaha karangan bunga Tetapi sebenarnya, kerisauan ini bukan milik saya sendiri. Beberapa orang lain juga pernah mengeluhkannya pada saya, termasuk seorang pejabat. Alangkah tidak peka dan tidak adil rasanya bila tradisi karangan bunga ini tetap berlanjut dengan cara-cara seperti itu, katanya. Menurut saya, kita bisa mengambil contoh pemberian parcel saat lebaran bagi para pejabat. Pemerintah melarangnya, karena bagian dari suap dan berujung korupsi. Padahal parcel sangat digandrungi anak-anak karena isinya sangat menggugah selera. Agaknya hal ini bisa diterapkan pada pemberian karangan bunga di kalangan pejabat. (***) >> Editor : Ismed Fanany MD

>> Penata Halaman : Syahrizal


SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

3

UNTUK PERTAMA KALI

Sikoci Bank Nagari Diundi di Mentawai M

entawai untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah penarikan undian Sikoci PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumtera Barat atau Bank Nagari. Pada Kamis (13/6) lalu digelar penarikan undian Tabungan Sikoci Periode I Rayon 1 Tahun 2013 di Dermaga Tua Pejat Kepulauan Mentawai. Rayon 1 tersebut meliputi Cabang Utama Padang, Pasar Raya, Jakarta, Matraman, Pekanbaru, Bandung, Painan, Tapan, Pariaman, Lubukalung, Siteba dan Kepulauan Mentawai. Acara penarikan undian Sikoci dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet dan Direktur Pemasaran Bank Nagari Indra Wediana. Hadir juga saat itu Yondrival (Pemimpin Divisi Perencanaan), M.Irsyad (Pemimpin Divisi Umum dan seluruh Pemimpin Cabang Bank Nagari. Indra Wediana mengatakan, khusus

Tabungan Sikoci per akhir Mei 2013 telah mencapai Rp1,66 triliun dengan jumlah nasabah 432.902. Sedangkan Perkembangan performance keuangan Kantor Bank Nagari Cabang Mentawai juga menunjukan perkembangan yang bagus. Posisi Aset Mei 2013 telah mencapai Rp466 miliar atau naik sebesar Rp123 miliar dari posisi akhir tahun 2012 sebesar Rp343 miliar. Lalu posisi kredit per Mei 2013 sebesar Rp126 miliar atau naik sebesar Rp23 miliar dari posisi akhir tahun 2012 sebesar Rp103 miliar. Sedangkan Dana Masyarakat mencapai Rp452,6 miliar yang terdiri dari giro Rp384 miliar, tabungan Rp65 miliar, dan deposito Rp3,6 miliar. “Untuk KUR kita mayoritaskan dengan pinjaman Rp50 juta ke bawah yang tidak memerlukan agunan supaya meningkatkan ekonomi masyarakat daerah Kepulauan Mentawai,” ujar Indra Wediana. Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet menyampaikan, masya-

PENEKANAN tombol penarikan undian tabungan sikoci

rakat harus membiasakan diri menabung. Dia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bank Nagari di Mentawai yang sudah berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan kredit Usaha Kecil Menengah (UKM). Salah seorang nasabah Bank Nagari Cabang Mentawai atas nama Reni Aritonang, yang merupakan pelajar kelas VIII SMP Negri 2 Sipora berhasil memenangkan motor Mio . Sementara itu untuk hadiah grandprize berupa satu unit Inova diraih oleh H. Azwar Hasibuan sedangkan hadiah pertama berupa satu unit New Avanza diraih KPN BLPP QQ IR Eva Manjas. Selain hadiah utama berupa 2 unit mobil, juga dibagikan 19 motor Mio, dan uang tunai masing-masing Rp2,5 Juta dan Rp1,5 Juta untuk nasabah yang beruntung. Masyarakat Mentawai Nampak antusias menghadiri acara penarikan undian Tabungan Sikoci yang meriah dan bertabur hadiah. (h/ita/atv)

NY. VERA Yohannes memberikan hadiah doorprize kepada undangan yang beruntung.

BUPATI Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet dikalungi bunga. Disampingnya Direktur Pemasaran Bank Nagari Indra Wediana.

BERFOTO bersama Bupati Mentawai dan Direktur Pemasaran Bank Nagari Indra Wediana usai acara pengundian Tabungan Sikoci Bank Nagari.

BUPATI Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet saat menyampaikan kata sambutan.

PENERIMAAN hadiah kunci mobil dan motor secara simbolis.

Apa Kata Mereka Tentang STTIND PROF. DR. DAMSAR, MA

Lulusan STTIND Harus Berdaya Saing DI eraglobalisasi kemampuan bersaing merupakan sebagai faktor penentu keberhasilan seorang lulusan. Lulusan sebuah perguruan tinggi tidak hanya bersaing sesama mereka, tetapi juga akan bersaing dengan perguruan tinggi lain yang berada di dalam dan di luar negeri. Sekolah Tinggi Teknologi Industri harus mampu mencetak lulusan yang berdaya saing di dunia kerja lokal dan international. Untuk mendukung itu, STTIND sudah mempunyai Tempat Uji Kompetensi (TUK) bagi lulusannya dan sudah disertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Terutama bidang pertambangan. Apalagi aktifitas industri, pertambangan dan lingkungan semakin meningkat, tentunya membutuhkan tenaga teknis yang profesional dalam mengendalikannya. Berdasarkan aturan, dosen yang masih strata-1 diwajibkan melanjutkan pendidikan ke S2, minimal tahun 2014-2015 semua dosen harus menjadi S-2, Para dosen harus jeli mendapatkan beasiswa strata-2.

ALUMNI, IR. ARIF ZULKIFLI

Tempat Kembangkan Diri SAYA, Ir. Arif Zulkifli Dt Rajo Alam, alumni Teknik Industri S1, STTIND Padang Tahun ’94. Sama dengan putra Minang lainnya, yang punya cita untuk maju dan berkembang sesuai bidang ilmu. Di Kampus STTIND kita dapat menemukan misi masa depan yang lebih baik, dengan bekal ilmu dan beragam kegiatan di Kampus, Sejak mulai kuliah di STTIND, banyak tantangan dan hambatan untuk meraih mimpi, namun berkat kesungguhan dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Kampus STTIND Padang dan dalam masyarakat.

IR. SUHENDRIK HANWAR, MT, KETUA STTIND PADANG

STTIND Terus Tingkatkan Kualitas

DR IR H BUSHARMAIDI MS SESDITJEN IKM KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN

STTIND Siapkan SDM Industri

HIBAH PHP-PTS yang diterima STTIND Padang tahun 2012, dapat membantu peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependdikan, serta sarana dan prasarana. Paradigma pendidikan yang dikembangkan oleh Dikti saat ini mulai mengacu kepada pencapaian kompetensi dari lulusan sesuai dengan standar kualifikasi yang telah disahkan oleh Presiden Republik Indonesia melalui Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kerangka kualifikasi adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja, serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor.

DALAM era globalisasi saat ini, termasuk menyonsong era Masyarakat Ekonomi Asean (Asean Economic Community) pada akhir tahun 2015, maka daya saing masyarakat menjadi kata kunci, jika bangsa ini ingin menjadi pengambil manfaat dari era tersebut. Dunia Industri merupakan kelompok masyarakat yang menjadi tulang punggung dalam meningkatkan daya saing bangsa ini. Sekolah Tinggi Tekhnologi Industri (STTIND) Padang, merupakan Perguruan Tinggi yang ikut ambil bagian dalam mempersiapkan SDM industri yang akan berkontribusi meningkatkan daya saing industri, baik sebagai karyawan di perusahaan industri, maupun sebagai calon wirausaha baru dibidang industri. Dengan pengalaman yang cukup panjang dan jejaring yang cukup luas, termasuk dengan alumninya yang sudah tersebar di berbagai lapangan pekerjaan, saya berkeyakinan STTIND akan dapat memerankan fungsinya yang sangat mulia tersebut

STTIND Ciptakan Inovator

ARIF PUJIANTO,

STTIND Padang telah memberi kebebasan kepada setiap mahasiswa untuk mengembangkan kreatifitasnya, yang didukung oleh fasilitas labor dan seluruh staff dosen STTIND yang membantu membimbing, serta menfasilitasi dalam mengembangkan kreatifitas mahasiswa. Tentunya untuk melakukan inovasi atau menciptakan alat yang bermanfaat bagi masyarakat dalam bentuk teknologi tepat guna. Kami mahasiswa STTIND Padang juga di fasilitasi untuk mengikuti lomba inovator teknologi yang diselenggarakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapeda) Provinsi Sumatera Barat. Pada lomba inovator teknologi tahun 2012, Kami team inovator-1 dengan pembimbing utama Bpk Ir. Hendri Sawir, M.Si, mendapat juara ke 3 dengan judul “Pirolisis Sampah Plastik Menjadi Energi”, dan kelompok lomba inovator-2 dari STTIND Padang juga mendapat juara harapan 2 dalam lomba inovator tersebut. Pada lomba inovator teknologi tahun 2013, kami mahasiswa inovator STTIND Padang kembali menunjukan kreatifitasnya, terbukti dengan mengikuti lomba inovator teknologi tahun 2013, mendapatkan peringkat ke 2 dengan judul “Alat Pelebur Sampah Manual Menjadi Biji Plastik (skala rumah tangga)”, dengan anggota team yang mengikuti adalah Irfan Yuda, Titi Wayuni, Ovi Oktaviani, Marga Weni dan Riska Aproditia

DR. RIKA AMPUH HADIGUNA, DOSEN TEKNIK INDUSTRI UNAND

Memberikan Komitmen STTIND adalah salah satu sekolah tinggi yang berkomitmen d a l a m menghasilkan lulusan yang berkualitas. Komitmen dan keseriusan manajemen STTIND akan menjamin pendidikan diselenggarakan secara sistematis, terukur dan terakreditasi

H. RIKO ERVIL, MT KETUA YAYASAN

JURUSAN TEKNIK INDUSTRI ANGKATAN 2009

STTIND Pilihan Tepat ! SAYA Arif Pujianto, mahasiswa Program Studi Teknik Industri, pertama masuk di STTIND Padang tahun 2009. Saya berasal dari Daerah Sawahlunto dan asal Sekolah SMK Muhammadiah Sawahlunto. Rasa ingin mengembangkan daerah asal menjadi keinginan kuat untuk melanjutkan studi saat itu, tetapi saya terkendala dengan pembiayaan pendidikan untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi. STTIND memberikan solusi atas pemrasalahan saya. Perguruan ini juga memberikan kekuatan pada mahasiswanya, dalam mengejar cita-cita, serta mencapai tujuan. STTIND terus memberi rasa percaya diri untuk mahasiswa, untuk dapat mengembangkan diri di berbagai bidang, dan saya bangga kuliah di STTIND Padang !

MUHAMMAD YAMIN PADANG

Bangun Kampus yang Representatif YAYASAN sedang merencanakan untuk pembangunan kampus yang representatif, melihat besarnya animo masyarakat untuk kuliah di STTIND. Pengembangan Jurusan Teknik Pertambangan dari kurikulum Teknik Pertambangan umum menjadi yang lebih spesifik misalnya Teknik Perminyakan dan lain-lain sebagainya. Terimakasih atas semua apresiasi Bapak-bapak dan mahasiswa STTIND, semoga STTIND maju bersama kita semua.

>> Editor : Rudi Antono >> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


4 SUMBAR LINGKAR Koko Amin Diserahkan ke Jaksa PADANG, HALUAN — Kasus percobaan pemerkosaan terhadap karyawannya sendiri di Gudang Busa PT. Sinar Andalas Cemerlang bulan lalu, dalam waktu dekat tersangka Kepala Divisi Gudang Henri panggilan Koko Amin (31) akan dilimpahkan ke Jaksa. “Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menyatakan berkas tersebut lengkap. Rencananya, dalam minggu ini tersangka akan dikirim,” kata Kapolsek Koto Tangah Kompol Saman Matanari, kemarin (17/6). Dikatakan Matanari, penyidik telah memintai keterangan saksi di lokasi kejadian, terkait kasus tersebut. Selain itu, tersangka pun telah dimintai keterangannya. “Setelah diserahkan berkas itu, kemudian jaksa menyatakan lengkap berkas tersebut Jumat (14/6) lalu. Dalam kasus ini, kita menjerat tersangka dengan pasal 289 yo 53 KHUP dengan ancaman di atas lima tahun kurungan penjara,” ungkapnya. Sebelumnya, Kepala Divisi Gudang PT Sinar Andalas Cemerlang Henri panggilan Koko Amin diamankan di Kantor Polsek Koto Tangah. Diduga, Henri melakukan percobaan pemerkosaan terhadap karyawannya sendiri di gudang Busa PT Sinar Andalas Cemerlang, Senin (6/5) sekitar pukul 09.00 WIB. Beruntung beberapa karyawan lain perusahaan tersebut melihat peristiwa itu, dan langsung menyelamatkan korban berinisial “S” (20), warga Anak Aia, Batipuah Panjang, Kecamatan Koto Tangah. (h/nas)

Walnag Koto Gadang Dilaporkan DHARMASRAYA, HALUAN — Diduga melakukan penyelewengan dana nagari, Wali Nagari (Walnag) Koto Gadang Imam Mahfuri dilaporkan warganya ke Polres Dharmasraya. Laporan tersebut dikuasakan oleh warga kepada salah seorang warga setempat yang bernama Jarohan. Ia melaporkan kepada Kepolisian dengan bukti-bukti yang ada. Bukti itu berdasarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) wali nagari tahun 2012. Karena LKPJ tidak sesuai dengan realisasi yang sebenarnya. Terutama soal wakaf petani sawit yang dikelola oleh KUD Bina Usaha untuk biaya operasional Madrasah Tsnawiyah Swasta (MTsS) Mayang Taurai, Kenagarian Koto Gadang, Selain itu, juga soal pengerasan jalan di wilayah itu. Sementara Camat Koto Besar, Afredal,SE mengatakan, dua orang penmgurus KUD sudah diperiksa atau dimintai keterangan oleh penyidik Polres Dharmasraya. Namun ia akan memfasilitasi warga untuk dapat menyelesaikan masalah ini dan tidak sampai berlanjut ke meja hijau. (h/mdi)

Polisi Serahkan Roni ke JPU PADANG, HALUAN — Penyidik Reskrim Polresta Padang menyerahkan berkas kasus pembunuhan di RTH Imam Bonjol dengan tersangka Roni (23) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), Senin (17/6). “Untuk sementara berkas tersebut dinyatakan sudah lengkap oleh penyidik, maka kita kirim ke jaksa untuk ditelitinya,” kata Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi, kemarin (17/6). Dikatakan Iwan, setelah dimintai keterangan beberapa saksi, tersangka, dan juga telah dilakukan rekontruksi beberapa hari yang lalu di Halaman Mapolresta Padang, penyidik terus menyusun berkas tersebut agar secepatnya dikirim ke jaksa. “Mudah-mudahan berkas tersebut dinyatakan lengkap oleh jaksa, dan kami pun secepatnya akan kirim tersangka dan barang buktinya ke jaksa untuk diadili di pengadilan,” lanjutnya. (h/nas)

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

Potensi Pajak Rokok untuk Sumbar Rp48 M PADANG, HALUAN—Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumatera Barat akan meningkat dengan masuknya pajak rokok dalam APBD provinsi. Diperkirakan pajak rokok yang didapat Sumbar itu sekitar Rp48 miliar

TIDAK BERFUNGSI— Sejumlah lampu merah di sepanjang Jalan Baypass, banyak ditemukan dalam keadaan tidak berfungsi, seperti lampu merah di perempatan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji Kota Padang, Senin (17/6). Tidak berfungsinya lampu lalulintas tersebut, kerap membuat kemacetan dan rawan kecelakaan. AMIR

Pengedar Narkoba Ditangkap PADANG, HALUAN — Tengah menunggu pembeli, seorang pria dicokok Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar di Jalan Raya Pampangan, Kelurahan Pampangan, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Senin (17/6) sekitar pukul 12.00 WIB. Penangkapan tersebut membuat puluhan masyarakat disekitar lokasi terkejut. Ternyata, pria bernama Syafrizon (29) ditemukan membawa barang bukti berupa dua paket kecil sabu di pakaiannya. Kini tersangka tersebut digelandang ke Mapolda Sumbar untuk dilakukan pengembangan lebihlanjut. Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Syamsi menyebutkan, ter-

sangka ini memang sudah lama menjadi target operasi (TO) Polda Sumbar. Sebab, tersangka ini mengedarkan narkoba khusus di wilayah Padang. Syamsi menceritakan, sebelum penangkapan, beberapa petugas mendapatkan informasi dari

masyarakat, bahwa ada seseorang mencurigakan membawa barang haram tersebut. Atas informasi itu, beberapa polisi berpakaian preman langsung melakukan pengintaian terhadap pria berprofesi sebagai buruh itu. Merasa yakin ada narkoba, maka petugas langsung menangkapnya. Keterangan tersangka ini kepada petugas, dia (pelaku,red) baru pertama kali ini melakukan bisnis barang haram terebut, karena tergiur dengan keuntungan banyak. “Saya bekerja sebagai buruh pak, sehingga uang untuk kebutuhan ekonomi tidak mencukupi. Maka dari itu, saya mencoba terjun untuk bisnis itu pak,” ujar Syafrizon. (h/nas)

PEREBUTAN LAHAN

PT PMJ Bantah Bakar Musala PASBAR, HALUAN — Pihak PT Primatama Mulia Jaya (PMJ) Kinali Kabupaten Pasaman Barat membantah kalau ada pembakaran musala di lahan Hak Guna Usaha (HGU) mereka. Namun, hanya ada pembongkaran dengan niat memindahkan bangunan semi permanen ke pemukiman karyawan di perkebunan tersebut. Hal itu disampaikan Manager PT PMJ Kinali, Indra Arma di Simpang Ampek, Senin (17/6). Dia sangat menyayangkan adanya pemberitaan salah satu media lokal yang mengatakan adanya pembakaran musala. Pihaknya malah berniat memindahkan musala yang sudah tidak terpakai ke tempat pemukiman. Agar lebih bermanfaat dan bisa digunakan masyarakat. “Memang ada kebakaran di sekitar lokasi itu, tetapi bukan dibakar, lokasinya di barak. Itupun kita tidak mengetahui siapa yang membakarnya,” tegas Indra.

Dikatakan, bekas musala semi permanen yang terletak di HGU Nomor 1 blok 4a itu kondisinya sudah tidak layak lagi. Selain tidak terpakai, kondisinya sudah memprihatinkan karena sudah ditumbuhi semak belukar. Bahkan, rumah penduduk tidak ada satupun di lokasi itu. “Makanya, kita berniat untuk memindahkan musala itu ke tempat pemukiman dengan melakukan pembongkaran. Rencana Anggaran Biaya (RAB) pun sudah kita siapkan. Namun tiba-tiba ada pemberitaan yang mengatakan musala kita bakar, nah inilah yang perlu kita luruskan,” jelas dia. Dilaporkan ke Polisi Sementara, kejadian itu dilaporkan Kelompok Tani Harapan Simpang Tiga ke Polres Pasaman Barat. Yang melaporkan adalah Ketua Umum Keltan Harapan Simpang Tiga Nasrul Tanjung dan terlapor adalah pihak PT PMJ dan KUD Dastra.

“Kejadian pembakaran itu terjadi pada 20 Mei lalu, pihak PT PMJ dan KUD Dastra masuk ke lahan dan terjadi pembongkaran musala Keltan secara sepihak,” kata Nasrul yang mengklaim itu lahan mereka. Demi kepastian hukum katanya, pihaknya sudah membuat surat dukungan dari seluruh ninik mamak Simpangtigo terkait tindakan kriminal tersebut. “Akibat peristiwa ini kita telah melaporkan pihak PT PMJ dan KUD Dastra ke Polres Pasbar,” kata Nasrul kepada wartawan baru-baru ini. Kapolres Pasbar AKBP Sofyan Hidayat didampinggi Kasat Reskrim Iptu Burahim Boer, Senin (17/ 6) membenarkan telah menerima laporan pengaduan dari Keltan Harapan. Yang dilaporkan itu pihak PT PMJ dan KUD Dastra terkait pengerusakan lahan. “Kita masih mempelajari kasusnya itu, dan masih dalam tahap penyelidikan,” kata Sofyan Hidayat. (h/nir)

Sebelumnya pajak rokok tidak masuk dalam APBD provinsi. Rencananya melalui sistem bagi hasil, pajak rokok dari pusat didistribusikan ke daerah. Menurut Ketua Badan Legislasi Daerah DPRD Sumbar Hasranita, jumlah ini didapat dengan pembagian 30 persen dari total pajak rokok secara nasional yang diserahkan ke daerah. Hal ini sudah sesuai dengan mekanisme yang terdapat dalam UU No 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pajak rokok ini diambil 10 persen dari penerimaan di bea cukai yang dibayarkan importir dan pengusaha rokok. “Penggunaan pajak rokok ini, sekitar 50 persen harus dialokasikan untuk urusan kesehatan,” ujar Hasranita, Senin (17/6) sewaktu menyampaikan kajian Balegda terhadap Ranperda Perubahan Kedua atas Perda No 4 tahun 2011 tentang Pajak Daerah di DPRD Sumbar. Perubahan perda ini dilakukan untuk membuat payung hukum terkait penerimaan pajak rokok, yang sebagian diserahkan kepada daerah. Total pajak rokok secara nasional diperkirakan sebesar Rp160 triliun. Dari sekitar Rp48 miliar yang diterima provinsi akan dibagi lagi dalam porsi 30 persen untuk provinsi dan 70 persen untuk

kabupaten dan kota. Berdasrakan kajian yang telah dilakukan Balegda ini, untuk pembagian kepada kabupaten dan kota, Kota Padang mendapatkan porsi cukup besar, yaitu sebanyak Rp15 miliar. Sementara daerah yang paling sedikit menerima adalah Kota Padang Panjang sebanyak Rp2,5 miliar. Pendapatan yang berasal dari pajak rokok ini akan mulai diterapkan pada 1 Januari 2014 mendatang. Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim mengatakan, pajak rokok ini merupakan potensi yang cukup besar bagi daerah. Pajak rokok juga bisa disebut subsidi, karena selama ini rokok sudah menimbulkan dampak yang buruk di tengah masyarakat. “Untuk daerah yang sudah menerapkan kawasan anti rokok, hal ini tetap harus dilanjutkan. Malahan kalau bisa, daerah yang sudah menerapkan kawasan anti rokok ini mendapatkan porsi yang cukup besar dari pajak rokok,” jelas Muslim. Terkait daerah yang sudah menyatakan dirinya sebagai kawasan tanpa asap rokok, Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy mengatakan, tetap harus dilanjutkan programnya. Namun tambahan PAD dari pajak rokok ini tetap harus diterima. “Jangan lihat rokoknya, tetapi lihat pajaknya,” ucap Leonardy. (h/eni)

TANGANI KECELAKAAN LALU LINTAS

Tiga Instansi Jalin Kerja Sama SOLOK, HALUAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok, PT. Asuransi Jasa Raharja Perwakilan Solok dan Polres Solok Kota melakukan kerjasama dengan menandatanganan kesepakatan dalam penanganan kecelakaan lalu lintas. Terutama penanganan korban kecelakaan yang perawatan dan pengobatan. Penandatanganan kerja sama tiga instnasi itu disaksikan Walikota Solok Irzal Ilyas, dan Wakapolres Hadi Winarno, Direktur RSUD Dr Yusneli, Kepala PT Asuransi Jasa Raharja Perwakilan Solok Abubakar Aljufri. “Kerjasama dan kesepakatan dalam penanganan laka lantas itu merupakan tindaklanjut dari kerjasama yang sudah dilaksanakan Kapolri, Meneri Kesehatan dan PT Jasa Raharja,” ujar Kepala Cabang PT Asuransi Jasa Raharja Sumbar Ani Indianti. Kerja sama itu merupakan bentuk pelayanan pada korban kecelakaan, yang sering terjadi di jalan raya. Para korban yang dirawat di rumah sakit tidak perlu repot, sebaliknya rumah sakit juga tak perlu ragu tentang siapa yang menanggung biaya. Semua biaya yang diakibatkan pelayanan pada korban ditanggung PT. Asuransi Jasa Raharja, dengan ketentuan maksimal Rp10 juta. Direktur RSUD Solok Yusneli mengatakan, pelayanan pada masyarakat kini maju lagi selangkah. Korban kecelakaan tak harus memikirkan biaya pengobatan, maupun keluarganya. Walikota Solok Irzal Ilyas memberikan apresiasi atas kerja sama tersebut. Karena bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, ketika mengalami kecelakaan. (h/alf)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Syahrizal


OPINI 5

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

Merawat Kenegarawanan Buah Simalakama Kenaikan Harga BBM enjelang pemerintah merealisasikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), unjuk rasa penolakan terhadap agenda kenaikan harga BBM terjadi di manamana. Di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Makassar, Medan dan daerah lainnya, termasuk di Kota Padang. Di sebagian daerah aksi demonstrasi diwarnai rusuh antara mahasiswa pengunjuk rasa dan polisi. Bahkan di Makassar juga sempat terjadi bentrokan horizontal, antara mahasiswa dengan masyarakat sekitar kampus. Unjuk rasa di Padang pun diwarnai bentrok antara mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Sumatera Barat (Gemas) dengan polisi. Bentrokan terjadi setelah polisi menghambat mahasiswa yang memaksa masuk ke gedung DPRD Sumbar. Ketika itu terjadi aksi saling dorong antara mahasiswa dan polisi. Akibat saling dorong kaca pintu masuk Gedung DPRD Sumbar pecah. Berikutnya terjadi baku hantam antara polisi dan mahasiswa. Terlihat beberapa oknum polisi menerjang mahasiswa. Sementara itu di DPR RI dilangsungkan rapat paripurna pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) yang diajukan pemerintah yang di dalamnya terdapat usulan kenaikan harga BBM atau yang menghapus atau mengurangi subsidi BBM. Empat dari sembilan fraksi di DPR RI menolak RAPBN-P 2013 yang diajukan pemerintah tersebut. Empat fraksi itu adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi PDIP, Fraksi Gerindra dan Fraksi Hanura. Sedangkan fraksi yang sejalan dengan pemerintah adalah Fraksi Partai Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi Golkar, Fraksi PPP dan Fraksi PKB. F-PDIP melalui juru bicaranya Bambang Wuryanto mengatakan Fraksi PDI-P menolak kenaikan BBM, karena inflasi telah menekan masyarakat akibat kebijakan pemerintah yang tidak jelas. Kenaikan harga BBM akan menaikan inflasi. Menurutnya Fraksi PDI-P telah mengajukan RAPBN-P dengan postur tanpa menaikkan harga BBM, dengan tetap memperhatikan rakyat. Sementara juru bicara Fraksi PKS Fachri Hamzah mengatakan kenaikan BBM akan memukul semua pihak. Inflasi umum akan merongrong rumah tangga rakyat. Fraksi PKS secara tegas menolak kenaikan harga BBM. Fraksi Partai Gerindra melalui juru bicaranya Ahmad Muzani. mengatakan kenaikan harga BBM hanya akan menciptakan lagi kemiskinan menyangkut empat juta orang. Mereka akan menjadi orang miskin baru. Bagaimana pun derasnya penolakan dari DPR dan masyarakat, kali ini tampaknya pemerintahan SBY tetap akan menaikan harga BBM. Karena jika harga BBM tak dinaikan beban APBN akan semakin berat. Resikonya bisa akan lebih buruk ketimbang pemerintah bersikap tegas mengambil keputusan untuk menaikan harga BBM. Melihat peta politik di DPR RI, meskipun empat fraksi menolak, namun dari segi jumlah suara pendukung kebijakan pemerintahan SBY masih lebih banyak. Tetapi secara politik memang cukup berisiko terhadap pemerintahan SBY yang akan semakin tinggi ketergantungannya terhadap Fraksi Partai Golkar. Ibaratnya pemerintahan SBY dalam mengambil keputusan menaikan harga BBM seperti memakan buah simalaka. Di makan bapak mati, kalau tak dimakan ibu yang mati. Akhirnya dapat dibenarkan apa yang disuarakan oleh mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) bahwa pemerintah dua kali terlambat menaikan harga BBM. Menurut JK semestinya pemerintah telah mengurangi subsidi BBM sejak dua tahun yang lalu, sehingga tidak terlalu memberatkan APBN. Akibat tidak tegas dan terlalu banyak pertimbangan, maka beban tersebut jadi berlipat ganda. Rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi pada premium yang sebelumnya Rp4.500 menjadi Rp6.500 dan solar sebelumnya Rp4.500 menjadi Rp 5.500. Kebijakan pemerintah yang dilakukan ini adalah untuk mengurangi anggaran subsidi BBM yang sangat besar dan membebani APBN. Kalla mengatakan, seandainya pemerintah mengurangi subsidi BBM sejak dua tahun lalu, tentu pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak akan terlibas oleh Filipina. Dalam kondisi sekarang, jamak pihak mamanfaatkan isu kenaikan harga BBM untuk kepentingan politik. Baik pihak yang menolak maupun pihak yang setuju atau mendukung uapaya menaikan harga BBM. Yang menolak menganggap penolakan tersebut sebagai salah satu perjuangan mereka dalam membela rakyat atau meringankan beban rakyat. Mereka juga menghubungkan rencana kenaikan harga BBM ini dengan beban masyarakat yang berat menjelang masuk bulan Ramadhan dan tahun ajaran baru. Mereka pun berharap simpati masyarakat atas penolakan tersebut. Sedangkan yang mendukung atau setuju dengan kenaikan harga BBM juga beralasan demi meringankan beban masyarakat dengan mencabut subsidi BBM dari pihak-pihak yang sebenarnya tak berhak atas subsidi tersebut. Berikutnya hasil penarikan subsidi BBM tersebut diberikan kepada keluarga miskin yang berhak berupa bantuan langsung sementara (balsem) berupa uang tunai. Nantinya pihak pendukung kenaikan harga BBM datang seperti sinterklas, dewa atau malaikat kepada masyarakat memberikan dana segar bantuan langsung sementara tersebut. Tahun 2013 adalah tahun politik, di banyak pihak yang akan memanfaatkan banyak momentum untuk kepentingan politiknya. **

M

„

Mahasiswa dan Wartawan Ditembak

„

Aparat Jangan Sampai kebablasan

„

Proyek Pemprov di Pasbar Bermasalah

„

Usut saja hingga tuntas

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih. Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto WPU / Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Pemimpin Perusahaan: Indra Helmi

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Redaktur Pelaksana: Syamsu Rizal

Penerbit: Litbang & Online Media: Eko Yanche E PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP Koordinator Minggu: David Ramadian No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 Koordinator Liputan: Rudi Antono 1985 tanggal 19 November 1985. Manajer Cetak: Mardius Caniago

OLEH: SERPULUS SIMAMORA, LIC.SS EPINTAS, pagar dan tembok sama saja sebagai pembatas dan penentu perbedaan. Namun sejatinya keduanya sungguh lain. Pagar masih ada celah untuk melihat, interaksi dan sapa-menyapa. Sementara tembok menghambat pandang, menyekat, dan memblokir interaksi. Seorang filsuf pernah berkata, “Perkelahian manusia dimulai ketika menemukan dan menciptakan pagar.” Muncullah pembedaan antara “pekaranganku, daerahku, milikku, punyaku” dan “pekaranganmu, daerahmu, milikmu, dan punyamu”. Di situlah didefinisikan (dibatasi) antara “aku, kami” dan “engkau, kamu.” Untuk menghilangkan konflik, pagar harus dibongkar dan dimusnahkan. Kepergian almarhum Ketua MPR Taufiq Kiemas yang dianggap tokoh nasionalis, lintas sekat, penganut Pancasila yang tangguh, mengingatkan pernyataan filsuf tadi. Taufiq dipandang mampu membongkar sekat-sekat dan “pagar-pagar” dalam berbangsa dan bernegara. Beberapa kali terdengar eulogi atas dirinya yang kurang lebih berbunyi, “Kiranya warisan Taufiq Kiemas untuk menghapus perbedaan, dilanjutkan untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang makmur, aman, dan damai.” Ada nuansa pernyataan filsuf tadi dan eulogi di mana pagar atau perbedaan harus dibongkar dan dihancurkan demi kesatuan dan kedamaian. Akan tetapi benarkah demikian? Haruskah begitu? Pada tataran ontologis manusia harus mengakui bahwa berbeda atau perbedaan itu hakiki ketika terlepmar ke dalam eksistensi. Perbedaan bukan pilihan. Tiap orang lahir di dalam perbedaan. Dengan kata lain,

S

“pagar” yang membedakan antara “saya, kami” dan “kau, kamu” merupakan hakikat manusia. Itu tidak boleh dipungkiri apalagi dibuang. Membuang dan meniadakan perbedaan berarti mengingkari ciri eksistensi. Bila berbicara tentang persatuan dan kesatuan, itu selalu mengandaikan perbedaan. Secara linguistik “kami” bersifat eksklusif, tidak melibatkan lawan bicara. Sedangkan “kita” bersifat dan berciri inklusif karena memasukkan lawan bicara. Budaya, bahasa, keberTuhan-an Indonesia tidak monolitis, sehingga tidak mesti satu warna atau seragam. Ketiganya bukan milik mayoritas. Keindonesiaan adalah rangkaian mosaik warna-warni yang indah dengan aneka kepingan besar dan kecil yang hidup di bumi Nusantara. Membuatnya menjadi satu warna dan seragam berarti merusak keindahan mosaik tersebut. Maka jelaslah, keindonesiaan tidak pernah satu warna. Lalu, benarkah Taufiq Kiemas meniadakan “pagar” atau perbedaan dalam memajukan persatuan dan kesatuan? Tentu tidak! Dia mengakui dan menghormati perbedaan dan sangat menyadari bahwa bangsa Indonesia berbeda-beda. Yang khas dari Taufiq Kiemas, perbedaan tidak dilihat dan dimaknai sebagai “tembok” pembatas, penghalang komunikasi, dan interaksi, melainkan sebagai “pagar” yang tembus pandang sehingga masyarakat tetap dapat berinteraksi dan menjamin kebersamaan. Sepintas, pagar dan tembok sama saja sebagai pembatas dan penentu perbedaan. Namun sejatinya keduanya sungguh lain. Pagar masih ada celah untuk melihat, interaksi dan sapa-menyapa. Sementara tembok mengham-

bat pandang, menyekat, dan memblokir interaksi. Persoalan tinggal pilihan, seseorang melihat perbedaan sebagai “pagar” atau “tembok” sebab itu akan mewarnai praksis hidup sosial seharihari. Tembok membuat orang di seberang ada di luar, tidak perlu dipedulikan. Mereka orang lain, bukan anggota kelompok. Konsekuensi dari pandangan ini, kesatuan dan persatuan adalah seragam, sewarna. Sebaliknya, bila perbedaan dimaknai sebagai “pagar,” maka sesama di seberang pagar masih dapat dilihat, disapa. Di sini tidak ada usaha untuk memaksa mereka agar sejalan dengan kelompok, apalagi menghancurkan. Lalu apa yang membedakan Taufiq Kiemas yang konon dianggap sebagai negarawan konsisten, pendorong persatuan dan kesatuan dari tokoh-tokoh lain? Yang membedakan, dia tidak merobohkan “pagar” atau perbedaan itu, tetapi merawat dan menjaganya. Dia tidak mengubah “pagar” itu menjadi “tembok”. Sebagai negarawan,

Taufiq Kiemas merawat pagar dan merobohkan tembok sambil membangun cakrawala (horison) yang menyatukan perbedaaan. Cakrawala atau horison adalah nilai-nilai kesatuan kebangsaan yang disebut sebagai empat pilar kebangsaan. Keindonesiaan tidak monolitis dan dinaungi cakrawala atau horison empat pilar kebangsaan tersebut. Sesungguhnya itulah ciri kenegarawanan. Seorang negarawan selalu menjaga dan memperjuangkan cakrawala atau horison itu. Dia, begitu seseorang individu memperoleh identitas warga negara, maka segala hak dan kewajibannya harus didulukan, terlepas dari suku, agama, ras dan golongannya. Di dalam hal itu dia tidak ragu-ragu apalagi linglung, karena secara konstitusional negarawan tersebut akan terlibat aktif menegakkan hak-hak warga negara. Sekarang banyak “tokoh” yang muncul dan menonjol di negeri ini. Akan tetapi berapa banyak negarawan di sini? Sangat disayangkan, sosok

yang menonjol tersebut tidak menjaga pagar, sebaliknya justru membangun temboktembok pemisah. Ada banyak tokoh. Mereka disebut pejabat negara, politisi, alim-ulama, namun langka yang memiliki ciri-ciri negawaran. Alih-alih membela warga negara, para tokoh itu tampaknya hanya membela pihak yang memberi “keuntungan” kepada diri, keluarga, atau golongannya. Alih-alih membangun dan memperkokoh cakrawala kesatuan dan persatuan, mereka justru kerap memperkental perbedaan, sekat-sekat, dan tembok-tembok sehingga lebih kokoh, tinggi dan panjang. Semoga di masa depan semakin banyak tokoh yang mengikuti jejak Taufiq Kiemas menjadi negarawannegarawati lintas suku, ras, agama dan antargolongan, yang merawat pagar dan meruntuhkan tembok-tembok pemisah. Jika demikian cakrawala keindonesiaan akan tampak seperti bianglala atau pelangi dalam paduan warnawarni yang indah. Semoga!***

Kaum Sekuler Recoki Pemerintah Islam Erdogan OLEH: IKHWANUL KIRAM MASHURI ECEP Tayyib Erdogan jarang berbicara mengenai Islam selama ia menjadi Perdana Menteri (PM) Turki dalam tempo 10 tahun terakhir . Ketika ia dan wakilwakil partainya—Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP)—di parlemen berupaya mengegolkan sebuah rancangan undang-undang yang membolehkan jilbab (busana Muslimah) masuk ke institusi pemerintahan, misalnya, mereka juga tidak bicara tentang Islam meskipun partainya berhaluan Islam. Dalih yang mereka pakai adalah hak asasi manusia (HAM). Yaitu, melarang mereka yang berbusana Muslimah masuk ke kantor pemerintah, pengadilan, istana negara, dan perguruan tinggi adalah melanggar HAM. Hingga pengesahan amendemen undang-undang yang membolehkan busana Muslimah masuk kantor-kantor pemerintahan tahun lalu, istri PM Erdogan dan Presiden Abdullah Gul tak pernah memasuki kantor suami mereka di istana negara maupun rumah dinas mereka. Karena, istri sang PM dan sang Presiden berbusana Muslimah. Dan, dengan alasan jilbab ini pula, Erdogan terpaksa menyekolahkan kedua anak perempuannya ke Amerika dan Bosnia. Begitu pula saat mereka— pemerintah dan parlemen Turki—mengegolkan undang-

R

undang yang membatasi konsumsi alkohol, mereka tidak pernah menyebut alasan syariat atau ajaran Islam. Alasan yang mereka sampaikan adalah untuk melindungi kepentingan anak-anak dari kebiasaan buruk. Itu sebabnya aturan itu juga mencakup larangan penjualan minuman beralkohol dalam radius 100 meter dari sekolah dan masjid. Erdogan tampaknya sadar betul Turki adalah negara republik sekuler, meskipun hampir seluruh rakyatnya (99,8 persen) beragama Islam. Sebagai pengakuan kesekuleran negaranya, ia pun berziarah ke makam Mustafa Kemal Attaturk begitu ia dilantik menjadi PM pada 10 tahun lalu. Attaturk merupakan pendiri Republik Turki yang berhaluan sekuler (1923). Namun, lawan-lawan politik Erdogan, terutama dari kaum sekuler dan liberal, tetap saja menuduh sang PM dan partainya ingin memaksakan keyakinan mereka di Negara Turki. Atau, lebih tepatnya, Erdogan dan partainya dituduh ingin mengislamkan Turki alias menjadikan Turki sebagai negara Islam (as sakyu ila aslimatil al mujtama’). Bahkan, Erdogan juga didakwa ingin mengembalikan Turki ke masa kejayaan Khalifah Usmaniyah. Tuduhan-tuduhan yang kemudian dibantah tegas oleh Erdogan dan para pemim-

pin Partai AKP. Karena itu, yang bisa dibaca dari aksi-aksi demonstrasi yang beberapa hari ini marak di Turki adalah bukan persoalan penebangan pohon di Maidan (alun-alun) Taksim (Istanbul), yang konon akan diubah menjadi pusat perdagangan (mal) dan masjid. Maidan Taksim adalah sebuah jalan luas yang setiap hari dilalui mobil, pejalan kaki, dan pedagang kaki lima menjajakan dagangannya. Semua bercampur baur di sana. Pemerintahan Erdogan, melalui Wali Kota Istanbul, ingin menjadikan Taman Gezi yang berada di tengah Maidan Taksim hanya untuk para pejalan kaki. Sedangkan, untuk jalan mobil dibuatkan terowongan persis di bawah Maidan Taksim. Untuk merealisasikan proyek itu tentu saja harus memindahkan atau menebang beberapa pohon dan bangunan kuno di atas Maidan Taksim. Pada awalnya, para pendemo memang meneriakkan soal penebangan pohon. Namun, kemudian cepat berkembang pada tuntutan lain, yaitu pengunduran diri PM Erdogan. Yang terakhir inilah tuntutan sebenarnya dari para pengunjuk rasa. Mereka tampaknya paham betul untuk menjatuhkan Erdogan dan pemerintahannya tidak mungkin melalui kotak suara pada saat pemilu empat tahunan. Dalam 10 tahun terakhir, dengan tiga kali pemilu, Partai AKP selalu menang. Kemenangan yang terus meningkat di setiap pemilu, dari hanya menang mayoritas hingga

mayoritas mutlak. Kemenangan yang sebenarnya sangat wajar karena di era PM Erdogan kesejahteraan rakyat Turki meningkat pesat. Pendapatan per kapita yang 10 tahun lalu hanya 3.000 dolar AS, kini—dalam masa 10 tahun pemerintahan Erdogan—sudah mencapai 11 ribu dolar. Pertumbuhan ekonomi Turki rata-rata di atas 6 persen per tahun. Bandingkan dengan negara-negara Eropa yang kini enonominya sangat terpuruk. Bahkan, Turki yang 10 tahun lalu dijuluki oleh Barat sebagai negara sakit kini sudah menjadi kekuatan ekonomi ketujuh di Eropa. Angka pengangguran juga sangat rendah. Begitu juga dengan data mengenai korupsi. Selama menjadi PM, Erdogan memang sangat keras terhadap tindak pencurian uang negara, apalagi bila pelakunya adalah orang-orang dari partainya. Dengan kinerja pemerintahan seperti itu para lawan politik Erdogan—kelompok sekuler dan liberal—sepertinya tahu bahwa akan susah menggulingkan Erdogan melalui sistem demokrasi pemilu. Karena itu kemudian mereka menempuh cara lain, yaitu melalui unjuk rasa. Dengan demonstrasi besar-besaran mereka berharap akan seperti yang terjadi di Lapangan Tahrir (Kairo) dan Lapangan Tunis (Tunisia) yang telah berhasil menggulingkan Presiden Husni Mubarak dan Presiden Zainal Abidin bin Ali. Namun, Erdogan dan pemerintahannya sangat percaya

diri menghadapi aksi-aksi demonstrasi di negaranya. Ia menganggap kaum demonstran itu hanya sekadar ngrecokin pemerintahannya. Ia yakin Turki tidak akan seperti negara-negara Arab yang baru saja dihantam angin revolusi rakyat. Kondisi Turki lebih baik dalam banyak hal, terutama yang menyangkut kesejahteraan rakyat dan demokrasi. Apalagi, jajak pendapat yang diselenggarakan lembaga riset Turki, Andiyar, beberapa hari lalu memperlihatkan bahwa lebih 50 persen rakyat Turki mendukung kebijakan PM Erdogan. Perinciannya, sebanyak 52,5 persen menjawab “tidak” untuk pertanyaan “Apakah Anda mendukung aksi demo yang diawali di Lapangan Taksim?” Sebanyak 24,3 persen menjawab “ya” (mendukung) dan hanya 7,5 persen yang menyatakan akan terus mendemo pemerintahan Erdogan. Bahkan, ketika para responden ditanya apakah akan mendukung Partai AKP pimpinan Erdogan apabila pemilu diselenggarakan sekarang, sejumlah 49,6 persen menyatakan mendukung AKP, 23,3 persen mendukung Partai Republik Rakyat, dan 15,9 persen mendukung Partai Pergerakan Nasional. Partai Republik Rakyat merupakan partai oposisi berhaluan sekuler dan yang menggerakkan aksi-aksi demonstrasi dalam beberapa hari terakhir ini. Jajak pendapat diselenggarakan di 21 kota, antara 5 Juni hingga 10 Juni. Jumlah responden 3.643 orang. ***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http:// www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


6

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

BANGUN JEMBATAN HATI

Wali Kota Ismet Amzis Jemput Aspirasi Rantau K

Masyarakat di rantau juga mesti tahu tentang kampung. Mulai dari permasalahan yang dihadapi, kemajuan yang telah dan sedang serta akan dicapai serta perencanaan yang diprogramkan pemerintah daerahnya. Perantau jangan hanya dihubungi manakala ada kematian sanak-keluarga. Kabar buruak baambauan. Sebaliknya, mereka juga punya hak untuk mengetahui kabar baik, termasuk hasil-hasil yang telah dicapai melalui pembangunan. Dalam kerangka itulah, Walikota H. Ismet Amzis tak hentihentinya menjalin komunikasi dengan perantau. Paguyuban, atau organisasi perantau merupakan wadah yang menjembatani komunikasi itu. Sebagaimana halnya daerah WALIKOTA memberikan sambutan di hadapan tokoh masyarakat lain di Sumbar, Riau asal Bukittinggi Masyarakat Bukittinggi banyak tersebar di berMasyarakat di rantau juga merupakan aset dan potensi in- bagai kota di Tanah Air. Meresani dalam pembangunan, seba- kapun bersatu dalam wadah Ikatan gaimana halnya warga di kam- Keluarga Minang (IKM), seperti pung. Sekecil apapun sumbang halnya Ikatan Kerukunan Keluarga saran, kritik dan pemikiran yang Bukittinggi Riau Bukittinggi Nan diberikan perantau, menurut Wako Salingka Agam (IKKBR-BNSA). Ismet Amzis yang juga Ketua Bukittinggi Ismet Amzis, merupakan perwujudan rasa memiliki DPC Partai Demokrat Kota Bukitdan tanggungjawab terhadap tinggi ini, selalu berupaya meluangkan waktu menghadiri pertekampungnya. Tidak hanya itu, kampung ha- muan dan silaturahmi wadah pelaman senantiasa menunggu kiprah rantau tersebut. Tak jarang, dirinya dalam bentuk lainnya, terutama menempuh perjalanan darat hingga sekali bantuan dalam rangka sepuluh jam untuk memenuhi undangan paguyuban perantau. kemaslahatan orang banyak. OMUNIKASI antara rantau dengan kampung, mesti terjalin baik. Jembatan hati perantau dengan dunsanak dan orang kampung tak boleh putus. Justeru hal itu dipupuk terus, sehingga kedua pihak masih punya ikatan batin yang tak akan pernah putus antar generasi.

Demikian pula halnya pada silaturahmi dan pengukuhan pengurus IKKBR-BNSA Kota Bukittinggi yang berlangsung di Kota Pekanbaru, Jumat malam (14/6). Bagi Pemko Bukittinggi, tentunya momen silaturahmi dan pengukuhan pengurus IKKBR itu amatlah penting dan berharga sekali. Pada momen itu juga hadir tokohtokoh perantau Bukittinggi seperti Makmur Hendrik, Ketua Pengurus Pusat IKKBR Nehri Dt. Alama, unsur dari Pemerintah Kota Pekanbaru yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Drs. Ahmad Yani, disamping tentunya utusan dari Pemkab Agam yang diwakili Wabup Irwan Fikri. Khusus dari Kota Jam Gadang, Wako Ismet Amzis didampingi Sekretaris Bappeda Albertiusman, Kabag Humas Nasril, S.E dan Kasubag Pemberitaan Hirwandi Imam besarta Efrizal, staf dokumentasi. Tidak hanya itu, beberapa ninik mamak Kurai Limo Jorong beserta pengurus Bundo Kanduang juga hadir pada acara tersebut atas undangan panitia tentunya. Kehadiran tokoh masyarakat dari kotawisata itu tiada lain dari sisi pentingnya komunikasi masyarakat di rantau dan kampung. Ketua Panitia Ir. Jhoni Sarikun, M.T mengatakan, diangkatnya acara pelantikan IKKBR-BNSA, sekaligus sebagai wahana silaturahmi para perantau. “Untuak basuo-suo sasamo parantau sarato pimpinan daerah dari kampuang,” ujar Jhoni yang sehari-hari bertugas di Pemko Pekanbaru. Kepengurusan IKKBR-BNSA Kota Pekanbaru masa bakti 20132017 dikukuhkan berdasarkan SK Pengurus Pusat IKKBR-BNSA Provinsi Riau tertanggal 14 Juni 2013. Pengurus daerah terdiri ketua H. Zulfahmi Azis St. Saidi, S.Kom yang berasal dari Birugo Kurai Limo Jorong, Sekretaris Ardianto, S.E dari Banuhampu dan Bendahara dr.H.Zulmaeda, Sp.Og, KFM yang notabena asal Tilatang Kamang, Agam. Pengurus daerah juga dilengkapi wakil ketua sebanyak 12 orang, wakil sekretaris dan wakil bendahara masingmasing enam orang. Sementara, Wako Pekanbaru Firdaus, S.T, M.T, yang diwakili

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Drs. Ahmad Yani usai mengukuhkan pengurus tersebut menyatakan, eksisten paguyuban Minang selama ini ternyata mampu mendukung terwujudnya komunikasi yang baik dengan berbagai etnis lainnya yang ada di Kota Pekanbaru. Sama dengan Bukittinggi, perdagangan, menurut Yani merupakan sektor unggulan Pekanbaru. Setidaknya hal itu ditandai pesatnya pertumbuhan rumah toko (ruko) pada semua kawasan, di samping pengoperasian beberapa lokasi pasar swalayan. Namun, Pemko Pekanbaru menurut dia, tetap member ruang dan akses kepada pedagang kecil dan pelaku ekonomi kerakyatan yang sebagian besar juga nota bene warga Pekanbaru asal Bukittinggi. Ketua umum PP IKBR-BNSA Nehri Dt.Mangkuto Alam menyatakan IKKBR bukan tandingan dari organisasi perantau Minang yang lain. Tujuannya semata-mata sebagai paguyuban dan jembatan komunikasi rantau dengan kampung. IKKBR bukan pula organisasi politik. Atau berafiliasi kepada pihak tertentu, terutama sekaitan bakal berlangsungnya pemilihan Gubernur Riau. “Ini perlu kami luruskan, pelantikan IKKBR sama sekali tidak ada hubungan untuk mendukung Calgub tertentu,” tegas putra Tangah Sawah Bukittinggi ini. Silaturahmi berlangsung penuh kekeluargaan. Penampilan gendang Tasa di lobi hotel mewarnai penyambutan para tamu dan petinggi daerah dari kampung. Bahkan, mereka disambut tari pasambahan. Ini tentunya mengisyaratkan lestarinya nilai adat, budaya dan tradisi di kalangan perantau. Sebelum acara dimulai, para undangan mencicipi hidangan makan malam yang disediakan. Lalu, lagu Minangkabau dan Lancang Kuning berkumandang menandai dimulainya acara. Petatah petitih dan pantun melayu mewarnai sepanjang acara, baik dari pembawa acara, pejabat yang tampil menyampaikan sambutan maupun dari unsur pengurus. Aneka tembang yang melukiskan parasaian dan kehidupan rantau menambah semarak dan hikmad suasana pertemuaan yang berakhir menjelang tengah malam.(h/hi)

Walikota bersama Ninik Mamak Kurai V Jorong dan tokoh masyarakat Kurai di Riau.

Walik Kota disambut hangat Ketua IKKB Riau

Upacara Penyambutan Walikota bersama rombongan Ninik Mamak oleh IKKB Riau.

Mereka juga merasa memiliki Walikota Bukittinggi

Walikota disambut secara adat Kurai oleh IKKB Riau di Pekanbaru Santai dan akrab hubungan Walikota dengan tokoh msyarakat perantau Bukittinggi di Riau

Acara penyerahan bendera IKKB Riau kepada tokoh masyarakat perantau

PENYERAHAN cenderamata dari Walikota Ismet Amzis

Fly Over Dibangun, Jenjang Seribu Revitalisasi PEMKO Bukittinggi bersama DPRD dan masyarakat terus berupaya secara konkret mengembangkan dan memberdayakan sektor pariwisata, perdagangann dan jasa, pelayanan kesehatan dan pelayanan pendidikan. Keempat core-region (sektor unggulan) itu sangat besar kontribusinya, baik terhadap perekonomian, pemasukkan terhadap daerah maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam arti luas. Di sisi lain, berbagai hambatan dan tantangan masih menghadang. Sebutlah kemacetan lalulintas, keterbatasan areal parkir, pedagang kaki lima dan permasalahan lainnya. Pemko Bukittinggi terus mengupayakan melalui pembenahan dan mencarikan solusi permasalahan tersebut. Kalaupun tidak penanggulangan secara keseluruhan, paling tidak meminimalkan serta antisipasi. Walikota Ismet Amzispun secara spontan menyampaikan permasalahan, tantangan serta solusi dan program yang diambil ke depan dalam rangka kemajuan Bukittinggi di masa datang di hadapan warga Kota Pekanbaru pada silaturahmi dan pelantikan pengurus IKKBR-BNSA, Jumat malam (14/6) di Hotel Premiere Jl. Sudirman Kota Bertuah. Setidaknya ada tiga program strategis yang telah, sedang dan akan dilaksanakan Pemko Bukittinggi menyikapi berbagai tantangan, permasalahan dan peluang tersebut. Pertama, pembangun fly over (jembatan layang) yang melintas sebagian areal Pasar Simpang Aur. Jembatan layang

yang panjangnya sekitar 700 meter mulai dari ruas jalan by pass samping fakultas hukum UMSB hingga depan perempatan by pass Padang Gamuak (depan Istana Mie). “Pembangunan jembatan layang ini sedang proses tender, diperkirakan menghabaiskan dana Rp750 miliar,” kata Ismet Amzis. Sumber dananya APBN. Seandainya pembangunan jembatan layang itu selesai melalui beberapa tahap, nantinya akan dapat mengatasi kemacetan lalu lintas di “Pasar Tanah Abang II” itu. Program kedua, revitalisasi kawasan Ngarai Sianok dan janjang Seribu di Kelurahan Bukit Apit Puhun, Kecamatan Guguakpanjang. Jenjang yang akan dibangun sebanyak seribu buah menuju dasar ngarai. Anak tangga berkelok dan berliku dilengkapi pagar kedua sisinya. Sedangkan pada dasar ngarai dibangun pusat kegiatan yang bersifat hiburan, kuliner dan atraktif. Bangunannya ditata secara apik, sehingga nantinya benar-benar mengundang atensi wisatawan untuk menjadikannya sebagai destinasi. Untuk tahap awal pembangunannya dana Rp75 miliar dari APBN. Kini juga dalam proses tender. Selesainya revitalisasi kawasan ngarai dan jenjang seribu nantinya diyakini akan menjadi obyek wisata alternatif bagi pengunjung, di samping tempat rekreasi yang sudah ada berupa peninggalan sejarah dan wisata alam serta kuliner. Sekaitan pengembangan obyek wisata baru tersebut, Ismet Amzis mengundang pengusaha Kota

Pekanbaru untuk mengelolanya nanti. Untuk mencapai hasil yang diharapkan, pengelolaan harus dilakukan oleh tangan-tangan profesional. “Kita tidak ingin setengah-setengah, karena hasilnya juga tidak menggembirakan, karena itulah kita undang pelaku usaha kota minyak ini,” ujarnya. Diberikannya kesempatan seluas-luasnya bagi pengusaha Pekanbaru untuk mengelola obyek wsiata jenjang seribu dan kawasan ngarai itu nantinya, haruslah dalam kerangka saling menguntungkan dan sesuai ketentuan dan perundang-undangan berlaku. Perantau yang memenuhi ruangan malam itu dibuat berdecak kagum menyaksikan rancangan fly over dan jenjang seribu yang ditayangkan lewat peralatan teknologi informasi. Terasa benar kedua proyek tersebut sudah jadi realita. Lalu, program ketiga, penyelenggaraan berbagai iven skala nasional dan internasional. Seperti lomba lari wisata sepuluh kilometer (Wisata 10 K) yang diikuti pelari berbagai negara. Iven olahraga internasional yang digelar April lalu ternyata jadi daya tarik, karena iklim Bukittinggi yang sangat bersahabat. Tour de Singkarak digelar awal Juni baru lalu, merupakan iven olahraga balap sepeda sakala internasional yang setiap tahunnya diikuti peserta dari 25 negara. Untuk tahun ini Bukittinggi ditunjuk sebagai penyelenggara launching dan grand start oleh pemerintah pusat. Bukittinggi dinilai sukses sebagai tuan rumah. Bahkan Menteri Pariwisata dan

Ekonomi Kreatif Mari Pangestu menilai Bukittinggi sebagai penyelenggara terbaik launching dan grand start sejak TdS pertama digelar 2009 lalu. “Seandainya tak ada daerah lain yang mampu menyamai Bukittinggi, mungkin untuk TdS tahun depan kami akan jatuhkan pilihan kembali ke Bukittinggi sebagai tuan rumah,” ujar Ismet Amzis menirukan ucapan Mentri pariwisata. Selain itu, Ismet Amzis juga ekspos kemajuan yang dicapai dalam pertumbuhan ekonomi, pendidikan dan lingkungan hidup. SebagaI kontribusi langsung dari empat core-region yang dikembangkan selamam ini, lanjut Ismet, ekonomi Kota Bukittinggi mampu mengalami pertumbuhan 6,9 persen. Angka pertumbuhan itu merupakan yang tertinggi di Sumbar, bahkan di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional. Prestasi teranyar diraih Bukittinggi adalah bidang lingkungan. SDN 06 ATTS Kecamatan Guguk Panjang terpilih sebagai pelaksana program Adiwiyata mandiri dan mendapat penghargaan dari Presiden R.I. Anugrah Adiwiyata mandiri diserahkan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada Asminon, S.Pd, Kepala SDN 06 ATTS di Istana Negara 12 Juni 2013. Semua keberhasilan yang diraih harus jadi motivasi untuk peningkatan di masa datang. Karena itu, Ismet berharap warga Pekanbaru yang berasal dari Bukittinggi juga memberikan kritik dan masukan dalam upaya peningkatan hasil yang dicapai itu.(h/hi)

Walikota Ismet Amzis berfoto bersama ibu-ibu anggota Ikatan Kerukunan Keluarga Bukittinggi, Riau.

Hubungan komunikasi yang efektif antara ninik mamak di kampung dengan tokoh masyarakat di rantau, niscaya dapat mendorong pembangunan.

Acara resmi penyambutan rombongan tokoh masyarakat Bukititnggi oleh IKKB Riau dalam acara silaturahmi

Ibu-ibu dari IKKB Riau yang kompak >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Jefli


SAMBUNGAN 7

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

KMSSB Gugat ................. Dari Halaman. 1 Peserta SBMPTN ............. Dari Halaman. 1 Sumbar melakukan penghentian penyidikan 22 kasus dugaan korupsi. Baik lewat jalur praperadilan atau gugatan ke Komisi Informasi,” tegas Vino di Padang, Senin (17/6). Namun, belum dipastikan, kapan gugatan tersebut dimasukkan ke pengadilan. “Dalam seminggu ini, kita melakukan penyusunan draf. Nanti kalau sudah oke, baru kita masukan ke pengadilan. Khusus saya, membuat draf gugatan praperadilan untuk kasus dugaan korupsi di Pariaman. Nanti dikabari kalau sudah final berkas gugatannya,” kata Feri Amsari, akademisi Universitas Andalas (Unand), yang ikut tergabung dalam KMSSB.

Anggota KMSSB lainnya Roni Saputra menambahkan, jalur praperadilan untuk kebijakan penghentian penyidikan kasus dugaan korupsi aset Nagari Air Bangis, Pasaman Barat dan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk sarana olahraga di Kota Pariaman. “Dua kasus jalur praperadilan, 20 ke Komisi Informasi,” sebut Roni. Alasan hanya dua kasus yang dipraperadilankan, menurut Roni dikarenakan baru dua berkas itu yang didapatkan para aktivis. “Memang, baru dua berkas itu yang kita dapat. Sementara, 20 berkas lagi kan ditahan kejaksaan. Maka-

nya kita masukkan permohonan ke Komisi Informasi. Kalau nanti permohonan untuk mendapatkan berkas 20 kasus itu, akan kita gugat juga secara praperadilan,” ucap Roni. Kajati Sumbar Ahmad Djaenuri beberapa kali menyebutkan kalau penghentian penyidikan 22 perkara dugaan korupsi sudah sesuai dengan mekanisme hukum. Penyidik tidak menemukan bukti perbuatan melanggar hukum dalam kasus itu. “Tidak mungkin kita gantung. Pembuktiannya juga tidak lengkap, makanya dihentikan,” sebut Kajati dalam beberapa kali pertemuan dengan perwakilan masyarakat. (h/ hri)

Demo di Padang .............. Dari Halaman. 1 hingga mengakibatkan kaca gedung DPRD Sumbar pecah, dan satu mahasiswa pingsan akibat dihantam oleh salah seorang anggota polisi. Menurut Koordinator Demo, Ikwan Ramadan Siregar, demonstrasi ini diikuti oleh mahasiswa yang tergabung dalam Gemas. Namun, sebut Ikhwan jumlahnya tidak sesuai dengan perkiraan awal sebanyak 250 massa. “Karena mahasiswa sedang libur, jadi tidak banyak yang turun. Meski pemberitahuan aksi sudah disebar di jejaring aktivis,” ujarnya. Salain itu, dia juga mengungkapkan pihaknya kecewa, karena anggota dewan tidak mau mendengarkan aspirasi masyarakat. Buktinya hanya satu dari puluhan anggota dewan sumbar yang mau menentukan sikap dan menolak kenaikan BBM. Kehadiran Wakil Ketua DPRD Sumbar Trinda Farhan Satria itupun ditolak oleh mahasiswa. “Kami butuh Ketua DPRD dan

kami tidak butuh bapak,” kata salah seorang pengunjuk rasa. Mendengar hal tersebut, Trinda pun langsung minta izin pergi karena merasa tidak dibutuhkan. “Karena saya tidak dibutuhkan, bolehkan saya pergi. Saya sudah datang, tetapi tidak dibutuhkan,” ujarnya sambil berlalu meninggalkan mahasiswa. Mahasiswa yang kecewa dengan ucapan Trinda ini pun semakin berang dan meminta sekretariat DPRD mendatangkan Ketua DPRD dan seluruh anggota dewan. Karena sudah lama menungu namun tidak diacuhkan, mahasiswa ini memaksa masuk untuk melihat aktivitas anggota dewan. Mahasiwa ini tidak percaya jika anggota dewan yang akan mereka temui sedang berada di luar kota. “Tadi pagi masih ikut rapat paripurna, masa sekarang sudah di luar kota. Kami tidak bodoh. Kami ingin masuk melihat aktivitas anggota dewan,” kata salah seorang

pengunjuk rasa. Mereka pun mendesak masuk dan dihalangi oleh aparat. Karena saling berdesakan, pintu depan DPRD yang dibuat dari kaca pun pecah dan melukai sejumlah mahasiswa dan aparat. Setelah aski ini mulai tenang, salah seorang anggota DPRD pun kembali turun, yaitu M Tauhid dari Fraksi Hanura. Secara tegas Tauhid mengatakan, bahwa dia menolak kenaikan harga BBM. Hal ini dibuktikan Tauhid dengan menandatangani pernyataan yang disiapkan mahasiswa. Pernyataan tersebut berisi tolak kenaikan harga BBM, nasionalisasi aset asing yang ada di Indonesia, lakukan penghematan anggaran pejabat negara, dan lainnya. Tanpa hasil yang diharapkan puluhan demonstran ini akhirnya membubarkan diri, namun hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih tetap berjaga-jaga di gedung DPRD Sumbar. (h/hri/eni)

Mahasiswa dan ............... Dari Halaman. 1 menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di gedung DPRD Provinsi setempat. Seperti dituturkan M Arif Raramadhani, Koordinator Aksi Demo, waktu itu Anton bersama sejumlah wartawan lain sedang meliput aksi. Mereka berada di sebelah kiri para mahasiswa. Ketika suasana memanas, para wartawan tetap berada di sebelah massa. “Waktu kami (massa aksi) berhadap-hadapan dengan polisi, dia (Anton) dan beberapa wartawan masih di sana. Tiba-tiba terdengar suara tembakan gas, lalu tiba-tiba dia kena,” kata Arif kepada, Senin (17/6). Arif melihat korban langsung dilarikan ke rumah sakit umum Raden Mattaher untuk mendapatkan perawatan intensif. Sebab luka pada pelipis kanan Anton hingga bawah mata anton mengalami pendarahan hebat. Peristiwa itu terjadi pukul 11.30 WIB. Massa aksi sempat bentrok dengan polisi selama 20 menit, kemudian aksi berhenti ketika menginjak waktu zuhur Di Jakarta, asksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM akhirnya dibubarkan Polisi dengan menggunakan gas air mata dan water cannon, Senin malam. Sekitar pukul 10.00 WIB, para pengunjukrasa dari buruh dan mahasiswa sudah mulai berdatangan di pintu gerbang Komplek Parlemen (MPR/DPR/DPD), Senayan. Pada waktu yang bersamaan, para wakil rakyat melakukan rapat paripurna yang memutuskan soal RUU tentang APBN - P 2013. Dalam APBN-P tersebut, ikut ditentukan apakah harga BBM dinaikan. Menjelang siang, para pengunjuk rasa semakin membanjiri jalan Gatot Soebroto, di depan gerbang Gedung DPR sehingga arus lalulintas di jalan tersebut ditutup. Hingga sore, jalannya aksi unjuk rasa berjalan dengan damai dan tertib dibawah pengawasan aparat kepolisian. Para pengunjukrasa terus berorasi yang menolak rencana pemerintah menaikan BBM. Sampai pukul 19.00 WIB, pengunjuk rasa masih bertahan meski batas waktu untuk melakukan demo, sesuai peraturan sampai pukul 19.00 WIB. Karena mereka ingin mendengarkan keputusan rapat paripurna DPR. Pihak kepolisian sudah meminta para pendemo untuk mundur dan membubarkan diri karena waktu untuk demo sudah habis, tapi sebagian, terutama dari buruh mundur dan mahasiswa masih tetap bertahan Sedangkan di Jawa Timur, ratusan buruh i turun jalan, Senin siang menolak penaikan hargaBBM karena dinilai akan kembali menyengsarakan rakyat khususnya kaum buruh. Buruh yang menggelar aksi di depan Gedung Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya itu. Selain membawa puluhan poster dan spanduk bertuliskan kecaman terhadap pemerintah yang menaikkan harga BBM, dua pocong juga ikut beraksi. Kedua pocong yang berada di tengah massa aksi tersebut, berkalung poster bertulis:

GAS AIR MATA — Mahasiswa ditembaki dengan gas air mata saat bentrok dengan petugas di depan Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin malam. Korban Pencabutan Subsidi BBM. Mereka juga menggelar orasi secara bergantian. Dalam orasinya itu, mereka menganggap bahwa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah gagal. Koordinator aksi, Jamaluddin mengatakan, penolakan kenaikan harga BBM oleh pemerintahan SBY ini, membuat rakyat semakin miskin. “Imbas dari kenaikan harga BBM ini, membuat inflasi perekonomian di Tanah Air makin tak terkendali. Apalagi menjelang lebaran, harga-harga bahan pokok akan ikut naik semakin tinggi. Dan ini membuktikan kegagalan pemerintahan SBY yang pro rakyat. SBY gagal menciptakan APBN yang pro rakyat,” tegas Jamaluddin. Unjuk rasa menolak penaikan harga BBM juga bgerakhir rusuh di kota Makssar. Demo semula hanya diisi orasi, bakar ban bekas, dan penutupan jalan di pertigaan antara Jalan Andi Pangerang Pettarani-Sultan Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, berakhir dengan bentrok. Bentrokan terjadi di depan kantor gubernur di Jalan Urip Sumoharjo yang sejak pagi dijaga oleh anggota Brimob Polda itu bermula ketika seorang pengunjuk rasa melempar batu ke arah polisi yang berjaga. Polisi langsung membalas aksi tersebut dari arah kantor gubernur. Gabungan mahasiswa sejumlah universitas merusak lampu lalu lintas yang ada di pertigaan tersebut. Tidak hanya itu, mahasiswa juga memblokade semua akses lalu lintas yang akan melintas di ruas jalan tersebut, sehingga kemacetan tidak bisa dihindari. DPR Setuju Setelah demo dibubarkan polisi, rapat paripurna DPR kembali dimulai sekitar 20.45 WIB. Rapat paripurna dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan diskor 2 kali untuk forum lobi pimpinan dan pimpinan fraksi. Dalam pemandangana fraksifraksi, ada 3 fraksi yang menolak secara tegas kenaikan harga BBM, yaitu Hanura, PKS dan PDIP. Sedangkan Fraksi Gerindra menyerahkan kepada pemerintah. Fraksi Hanura menganggap bahwa meningkatnya subsudi BBM karena pemerintah gagal mengelola sektor migas. Karena itu Fraksi Hanura secara tegas menolak kenaikan BBM dan menolak RAPBN-P 2013. Hanura menolak program BLSM karena pemberian BLSM

itu dinilai rawan dengan praktekpraktek money politik untuk kepentingan Pemilu 2014. Sedangkan FPKS memasukkan postur alternatif RAPBN-P 2013 tetapi tanpa kenaikan BBM, tapi postur itu tidak dimasukkan dalam laporan RAPBN-P. FPDIP juga menolak kenaikan harga BBM. FPDIP berpendapat bahwa pemerintah masih mempunyai kemampuan untuk memberikan subsidi. Subsidi itu bisa dari sisa anggaran lebih, dimana APBN tidak pernah terserap 100%. Rapat Paripurna DPR kembali dimulai sekitar pukul 20.45 Wib. Skors Paripurna dimulai pada pukul 15.30 WIB untuk dilakukan lobi pimpinan DPR dan pimpinan fraksi. Menurut Ketua DPR RI Marzuki Alie, setelah proses panjang dalam forum lobi dan diskusi lintas fraksi, dengan berbagai argumentasi, semua pada fraksi pada dasarnya ingin meningkatkan rakyat hidup lebih baik sehingga kemisinan makin berkurang. “Semua bercita-cita baik. Namun ada sudut pandang yang berbeda dalam menyikapi tujuan tersebut,” kata Marzuki Alie. Kata Marzuki, forum lobi menyepakati untuk dibawa ke paripurna dengan mekanisme voting. Dalam voting tersebut muncul opsi menerima atau menolak RUU APBNP 2013 karena ada beberapa pasal yang tidak diterima. “Baik yang menerima atau menolak tetap diberikan ruang untuk menyampaikan alasan menolak maupun menerima,” tegas Marzuki. Seusai Marzuki menyampaikan hasil forum lobi tersebut, bukannya mendapat persetujuan mekanisme voting, Marzuki malah menerima hujan interupsi dari anggota Dewan. Setelah dilakukan voting dengan dua opsi, yaitu menerima atau menolak APBN-P 2013, ada 4 fraksi yang menolak, yaitu PDIP 91 orang suara, PKS 51 suara, Gerindra 25 suara dan Hanura 14 suara. Sedangkan yang menerima adalah Demokrat 143 suara, Golkar 98 suata, PAN 40 suara, PPP 34 suara dan PKB 23 suara. Setelah dilakukan voting, Ketua DPR Marzuki Alie yang memimpin rapat membacakan hasil voting dan sekaligus mengetok palu mengesah RUU APBN-P 2013 menjadi UU. Waktu dilakukan voting, anggota Dewan saling meledek. Diantara yang diledek adalah Ahmad Yani dari PPP, Bambang Soesatyo dari Partai Golkar. (h/dn/sam/mdk)

Amril mengatakan, untuk pelaksanaan SBMPTN kali ini, panitia belum mendapatkan informasi adanya siswa yang membutuhkan penanganan khusus sewaktu ujian. Penanganan khusus tersebut seperti, peserta tunanetra yang membutuhkan pendamping. Untuk mengawasi pelaksanaan ujian ini, panitia melibatkan 3.712 orang pengawas. Berasal dari perguruan tinggi dan guru-guru di sekolah.

“Kita berharap selama pelaksanaan SBMPTN ini, tidak ada yang terlambat. Pada hari pertama ini, bagi yang terlambat masih kita beri toleransi unutk masuk, tetapi untuk penambahan waktu tidak ditoleransi,” katanya. Hari pertama ini, para peserta akan mengikuti ujian dengan materi tes potensi akademik (TPA) dan tes kemampuan dasar umum (TKDU). TKDU ini terdiri dari Matematika

Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Kemudian, hari kedua (Rabu) akan dilaksanakan ujian Sains dan teknologi, sosial humaniora atau campuran. Khusus untuk Panlok 17 Padang, jumlah peserta yang akan mengikuti ujian sains dan teknologi sebanyak 11.196 orang, sosial humaniora sebanyak 15.224 orang dan campuran sebanyak 9.021 orang. (h/eni)

Penusuk Anggota ............. Dari Halaman. 1 karena Ia merasa tersinggung dengan ulah oknum Satpol PP yang kasar, serta selalu mengucapkan bahasa yang tidak pantas. Ia mengaku tidak ada niat untuk menusuk oknum Satpol PP. Namun karena kondisi waktu itu emosinya terpancing, akhirnya tragedi penusukan itu terjadi. Ia yakin, jika petugas Satpol PP beretika dalam bertugas, tragedi berdarah itu tidak akan terjadi. Terkait penangkapan pelaku itu, Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi AKP Franky M. Monathen mengungkapkan, ada itikad baik dari pelaku untuk menyerahkan diri. Namun langkah itu tidak dilakukan pelaku, dengan alasan terkekang rasa takut. “Pelaku ingin menyerahkan diri, tapi dia takut. Akhirnya keluarga pelaku yang menelepon petugas kepolisian, dan memberikan informasi keberadaan pelaku. Sekitar pukul 12.00 WIB pelaku kami tangkap di kawasan Biaro,” ujar Franky M. Monathen. Meski pelaku telah ditangkap, namun Franky M. Monathen mengaku, belum ada satupun barang bukti

yang diamankan petugas. “Gerobak sate milik pelaku yang telah disita di Mako Satpol PP, ternyata sudah hancur. Pelaku mengaku, pisau yang digunakan untuk menusuk korbannya disimpan dalam gerobak. Namun setelah dicari, tidak ada seorangpun petugas Satpol PP yang melihat keberadaan pisau tersebut,” jelas Franky M. Monathen. Peristiwa penusukan itu sendiri terjadi pada Minggu (16/6). Bermula sekitar pukul 09.00 WIB, sejumlah anggota Satpol PP Bukittinggi melakukan tugas rutin penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar Jam Gadang, tak terkecuali di kawasan parkir tugu pahlawan tak dikenal yang berjarak sekitar 20 hingga 30 meter dari Jam Gadang. Namun ketika hendak menertibkan gerobak Sate Ajo Syukur Safar yang saat itu telah mangkal di Jalan Imam Bonjol Bukittinggi, tepatnya di sekitar tempat parkir tugu pahlawan tak dikenal Kota Bukittinggi, petugas Satpol PP mendapat perlawanan dari pedagang itu. Perang mulut tak terhin-

dar, dan berujung penusukan yang dilakukan oleh pedagang sate kepada salah seorang anggota Satpol PP Bukittinggi. Akibat kejadian ini, Hermanto Hasan (34), salah seorang anggota Satpol PP Bukittinggi mengalami luka tusukan serius pada bagian lambung dan terpaksa di operasi di Rumah Sakit Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi. Merasa bersalah, pedagang sate itu lalu melarikan diri. Bahkan petugas yang mengejarnyapun juga kehilangan jejak. Dari hasil penyelidikan petugas, pelaku diketahui tinggal di sebuah rumah kontrakan di belakang Kantor Kodim. Namun ternyata rumah itu telah kosong dan telah ditinggalkan penghuninya sebelum petugas datang. Petugas juga telah menyebar foto pelaku, dengan harapan pelaku bisa ditemukan dan ditangkap untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya. Namun pada Senin (17/6) siang, keluarga pelaku menelepon dan memberitahu kepada petugas tentang keberadaan pelaku, yang akhirnya pelaku bisa ditangkap tanpa perlawanan. (h/wan)

Jesigo Buat .................... Dari Halaman. 1 Jeruk tersebut telah mengantarkan Sumbar sebagai pengekspor jeruk dengan rasa yang khas antara lain ekspor ke Malaysia. Petani jesigo yang tergabung ke dalam Stokis telah mengukir sejarah, karena dengan jesigo banyak pemiliknya yang sukses sebagai petani jeruk. Ada yang berangkat haji, ada yang menghabiskan masa pensiun dengan jadi pengusaha jeruk. Ada juga sarjana yang memilih menjadi juragan jeruk. Itulah sekilat tentang jesigo. Saat ini jesiko banyak merambah pasar bergengsi setingkal mal, dan supermarket. Jesiko memasang dirinya dengan harga yang standar, tidak melebihi jeruk pada umunya dimulai dengan Rp20.000 sekilo. Salah satu pengusaha jesigo yang saat ini terbilang sukses di dunianya, Dasril pensiunan Bank ternama di Indonesia. Dia memilih menghabiskan masa pensiunannya di kebun jeruk dan menjual jeruk di Padang dan Payakumbuh. Dasril berniat membawa nama Sumbar melalui jesigo harum di kancah nasional. Dasril serius mengolah usahanya yang mencapai puluhan hektar tersebut di Limapuluh Kota. Di Limapuluh Kota ini,

jesigo bisa ditemui di Lakuang, Koto Tinggi, dan Bua Data. Menurut Dasril, jesigo merupakan khas Limapuluh Kota karena telah dicoba di daerah lain hasilnya tidak sama. “Jeruk jesigo ini mempunyai khas Limapuluh Kota, karena tidak mau ditanam di daerah lain. Kalau sekedar ditanam mungkin bisa, tetapi kalau untuk jeruk yang berkualitas itu tidak bisa,”tutur Dasril. Menurut Dasril, merawat tanaman jesigo tidak sulit dan manja sehingga petani jesigo tidak perlu sarjana. Karena yang dibutuhkan oleh jesigo hanya pupuk. Pupuknya pun tidak perlu setiap minggu atau bulan, cukup sekali 3 bulan saja. “Merawatnya gampang, cukup dengan pupuk sekali 3 bulan saja sudah bagus seperti bidadari, karena jeruk ini tahan lama, artinya tidak cepat busuk, karena jeruk pada umunya cepat bonyok,” ulas Dasril. Dasril saat ini mempunyai stan di Padang Fair sebelah kanan pintu masuk. Dasril dengan jesigonya yang kuning dan segar menarik pengunjung Padang Fair. Jesigo ini bergantungan dengan disertai daun dan tangkainya. “Memang jesigo telah mengan-

tarkan saya menjadi seorang petani yang manis. Kenapa manis?. Karena dikelilingi oleh jesigo-jesigo ini. Pengunjung kalau melirik jarang yang tidak membeli, pasti kena santet jesigo ini. Hal ini saya buktikan dengan awal membuka bertransaksi Rp4 juta,” terang Dasril. Dasril yang ditemani oleh adik kandungnya berkebun jesigo ini banyak berlapang dada saja. Sebab, setelah menanam jesigo maka butuh waktu 4 tahun baru jesigo berbuah dan tidak berhenti selama 6 bulan hingga setahun. “Kalau sudah berbuah, 6 bulan tidak henti-hentinya hingga setahun. Itu yang membuat kita senang. Apalagi kalau berbuah itu sampai ke tanah, sungguh menggiurkan bagi yang melihatnya. Kelebihan lain dari buah jesigo ini airnya banyak dan basah tidak seperti jeruk lain kadang terasa kering,” ungkap Dasril. Jesigo Dasril bisa ditemui di jalan Khatib Sulaiman nomor 32 Padang dan di Jalan Tan Malaka no 26 Napar Payakumbuh. Atau bagi yang memiliki toko buah dan ingin berlangganan dengan jesigo Dasril bisa menghubungi nomor handpone 0813 7946 4747. (h/cw-oos)

PPP Siap ...................... Dari Halaman. 1 “Setelah DPW PPP mencermati secara seksama, dan mengumpulkan semua aspirasi umat islam di wilayah Sumbar, maka PPP sebagai partai yang berazaskan islam secara resmi menolak pembangunan Rumah Sakit Siloam di Padang, dan di Sumbar umumnya. Karena, pembangunan Rumah Sakit Siloam tersebut, sudah tercium dan terdeteksi membawa misi misionaris,” kata Yulfadri Nurdin. Menurut Yulfadri apabila pihak Lippo Group bersikeras melanjutkan pembangunan rumah sakit Kristen tersebut, maka PPP tidak segansegan untuk turun langsung ke lapangan, dan membawa seluruh massa PPP, untuk menghentikan pembangunannya. “Kalau Lippo Group tetap ngotot melanjutkan pembangunan, kami dari DPW PPP tidak hanya bicara saja, dan kami tidak akan segansegan untuk turun ke lapangan menghentikan pembangunannya. Namun, kami masih menunggu, dan mengumpulkan informasi sebanyakbanyaknya demi untuk kebaikan bersama,” ungkapnya. Yulfadri mengakui semua daerah, termasuk Padang dan Sumatera Barat membutuhkan investasi besar. Namun, investasi itu perlu disaring secara mendalam, sehingga tidak berdampak buruk terhadap kultur budaya sebuah daerah. “Daerah mana yang tidak butuh investasi. Namun, jangan menerima sembarangan saja, tanpa memikirkan dampak yang dibuatnya. Lagi pula, kalau investor melakukan investasi di sebuah daerah, maka sudah bakal pasti ada competitor yang masuk ke wilayah tersebut. Namun, investasi yang dibuat Lippo ini tidak membuat investor yang seimbang dengannya tergiur

melakukan investasi ke Sumbar. Jadi, bisa ditelaah sendiri, apa maksud dari James T Riady tersebut,” tuturnya. Sementara Wakil Ketua Majelis Pakar DPP PPP Dr Nizar Dahlan mengatakan apabila Lippo Group, dan seluruh pihak yang telah menyatakan RS Siloam bersih dari proses kristenisasi, maka Lippo Group dan pihak yang bersangkutan, harus membuktikannya secara jelas dan nyata. Sementara itu, caleg PPP untuk DPR RI H Hariadi BE menghimbau tokoh-tokoh Sumbar, agar tidak terjebak ke dalam permasalahan dan menyebabkan perpecahan. Sehingga keutuhan masyarakat Sumbar bisa terus terjaga sampai akhir nanti. Peletakan batu/ground breaking pertama proyek milik Lippo Group yang berlokasi di Jl Khtaib Sulaiman Padang ini dilaksanakan pada Jumat 10 Mei 2013 lalu. Acara peletakan batu pertama itu ditandai dengan pemencetan bel secara bersama oleh Ketua DPD RI Irman Gusman, Menko Kesra Agung Laksono, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Walikota Padang Fauzi Bahar, Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin, mantan Memko Kesra Azwar Anas, Owner Lippo Group James T Riady dan Presiden Lippo Group Theo L Shambuaga. Beberapa hari setelah peletakan batu pertama, muncul informasi tentang adanya agenda terselubung berupa misi misionaris program kristenisasi di balik megaproyek dengan nilai investasi Rp1,3 triliun tersebut. James T Riady dikatakan sebagai tokoh misionaris internasional. Informasi tersebut diperkuat lagi dengan munculnya berbagai penolakan dari sejumlah ormas dan

dilengkapi lagi dengan surat terbuka sosiolog Mochtar Naim kepada Irman Usman. Penolakan terhadap investasi Lippo Group terus menggelinding hingga ada demo dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Pemuda Islam Indonesia (PII) dan Keluarga Besar Mahasiswa Minangkabau (KBMM). Akhirnya MUI Sumbar bersama LKAAM dan sejumlah Ormas Islam melakukan rapat sehingga lahirlah surat keputusan MUI Sumbar yang menolak investasi Lippo Group di Padang. Pantauan Haluan, sejak peletakan batu pertama hingga kemarin tidak ada kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pihak Lippo Group atas proyek RS Kristen Siloam, Sekolah Kristen Pelita Harapan, Mal Lippo dan Hotel Aryaduta tersebut. Diduga Lippo Group masih wait and see terhadap penolakan atas kehadiran megainvestasinya di Ranah Minangkabau. Sikap itu juga sebagai dampak bahwa Lippo Group tak mau ambil resiko. Haluan telah beberapa kali menghubungi Danang Kemayan Jati, Head of Corporate Communication Lippo Karawaci Group untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan sehubungan gencarnya penolakan terhadap RS Siloam oleh berbagai pihak sebagaimana yang diterbitkan di Koran ini. Namun Danang tak bersedia memberikan penjelasan. Beberapa kali Danang meminta Haluan agar menghubungi Ismail Hasyim Ning (putra Hasyim Ning) orang asal Sumbar yang turut memegang saham di Lippo Group. Namun begitu ditelepon dan di SMS, Ismail Hasyim Ning juga tidak memberi respon. (h/cw-wis)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : Jefli


8

SELASA SELASA, SELASA SELASA,18 18JUNI JUNI2013 2013MM 99SYA’BAN 1434 H SYA’BAN 1434 H

P ILKADA

PILKADA PADANG

SJI Cawako Terkaya PADANG PANJANG, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Panjang mengumumkan harta kekayaan calon walikota daerah tersebut. Dari lima pasangan calon, Sonny Jendrizal Idroes menjadi calon dengan total kekayaan paling besar senilai Rp25.248.825.000. Untuk calon wakil walikota terkaya yakni Aldias Sastra dengan harta senilai Rp1.409.383.608. (data lengkap lihat tabel). Sedangkan penerimaan dana kampanye terbesar adalah pasangan Hendri Arnis – Mawardi Samah sebesar Rp5.300.000.000. Sonny Jendriza IdroesAldias Sastra Rp1.194.527.675. Yusafnital-Yuheldi Rp522.500.000. Edwin-Eko Furkani Rp164.000.000. Jhon Enardy- Yurnalisman Syam Rp82.500.000. Ketua KPUD Kota Padang Panjang Sudirman didampingi Divisi Hukum Achmad Khairuddin dan Divisi Logistik Syafrizal Zen kepada wartawan di kantor KPU, Senin mengatakan, laporan rekapitulasi harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) dan laporan penerimaan dana kampanye pasangan calon peserta pemilihan umum walikota dan wakil walikota Padang Panjang periode 2013-2018 diterima dari KPK tadi malam (Minggu. Red). Laporan kekayaan dan penerimaan dana kampanye itu wajib disampaikan kepada publik sebelum memulai kampanye, kata Sudirman dan Achmad Khairuddin. Dikatakan, tahapan kampanye Pilkada Kota Padang Panjang sudah dimulai tanggal 17 Juni 2013. Diawali dengan penyampaian visi, missi dan program kerja. Masa kampanye ini akan berakhir 14 hari kedepan. Tahapan selanjutnya, KPU akan menggelar 2 kali “debat kandidat “ yang pertama dijadwal berlangsung, Rabu (19/6) malam di gedung DPRD Kampung Jambak dengan panelis DR Hamdi Muluk dari Universitas Indonesia dan DR Helmi dari Unand Padang dan di gedung M Syafei dengan panelis DR Ekafidia Putra dari Unand dan DR Syukri mantan direktur STAIN Batusangkar. (h/one)

LHKPN CAWAKO PADANG PANJANG Cawako

Kekayaan

1. Sonny Jendriza Idroes 2. Hendri Arnis 3. Jhon Enardy 4. EdwiN 5. Yusafnital

Rp25.248.825.000 Rp11.812.008.017 Rp5.085.000.000 Rp2.253.879,071 Rp1.592.500.000

Cawawako

Kekayaan

1. Aldias Sastra 2. Mawardi Sama 3. Yuheldi 4. Yurnalisman Syam 5. Eko Furkani

Rp1.409.383.608 Rp737.074.000 Rp538.700.000 Rp445.000.000 Rp313.783.000

Alkudri Daftar ke Golkar Pasca - pendaftaran 10 calon independen 6 Juni lalu, suasana politik menuju kursi walikota Padang makin sengit. Kandidat calon yang belum punya kendaraan mulai merapat ke partai, agar bisa ikut Pilkada 30 Oktober nanti.

SERAHKAN BERKAS — Alkudri menyerahkan berkas pendaftaran calon walikota yang diterima Ketua Tim Pilkada Partai Golkar, Yulirman didampingi Tim Penjaringan Cawako Partai Golkar, kemarin. HARI BUSROH

Cawako Padang Panjang Sampaikan Visi Misi PADANG PANJANG, HALUAN — Lima pasangan kandidat calon walikota dan wakil walikota Padang Panjang periode 2013-2018, menyampaikan visi dan misi mereka pada rapat paripurna DPRD Kota Padang Panjang, Senin (17/6). Gedung dewan yang biasanya relatif sepi, serta merta membludak kare-

na dibanjiri lebih dari seribuan tamu dan pengunjung. Tidak hanya berasal dari tim pemenangan masingmasing kandidat, ribuan pengunjung yang sejak pagi telah membanjiri halaman gedung DPRD itu, juga datang dari segenap elemen masyarakat Kota Padang Panjang. Sebagian dari warga mengaku

SUASANA penyamapaian visi-misi calon walikota Padang Panjang pada Rapat Paripurna DPRD Padang Panjang, kemarin. ONE

datang untuk melihat dan mendengarkan langsung visi misi calon pemimpin mereka. Agenda penyampaian visi misi calon walikota dan wakil walikota Padang Panjang yang akan bertarung merebut suara rakyat pada 4 Juli 2013 itu, digelar dalam rangkaia sidang paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Padang Panjang, Novi Hendri. Tampak hadir Walikota Padang Panjang dr. H Suir Syam dan segenap unsur muspida setempat. Mengawali hajat, tampil pasangan dengan nomor urut 1 Yusyafnital dan Yuheldi (YY). Keduanya mengatakan, keinginan mereka untuk maju antara lain didasarkan keinginan tulus untuk membangun Kota Padang Panjang. Jika kelak terpilih, mereka berkomitmen untuk menata kembali perekonomian masyarakat, pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Berikutnya, pasangan nomor urut 2, Sonny Jendriza Idroes dan Aldias Sastra. Dalam penyampaiannya, pasangan yang diusung Partai Demokrat ini juga memfokuskan perhatian pembangunan sektor perekonomian. Bahkan, SJI-AS juga menjanjikan akan mengupayakan pembangunan pasar Padang Panjang

melalui dana APBD dan APBN, bukan dari pihak ketiga seperti yang dilakukan saat ini. Sementara pasangan nomor urut 3, Edwin dan Eko Furqani (EE) mengatakan, mereka akan terus bekerja keras untuk menyempurnakan program yang telah dilakukan selama 5 tahun menjabat sebagai Wakil Walikota. Berbagai program yang telah berjalan dengan baik katanya, akan diteruskan dan disempurnakan demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga. Sedangkan, pasangan nomor urut 4, Jon Enardi dan Yurnalisman Syam (JE-Yun Syam), menjanjikan perbaikan perekonomian dengan menggerakan kembali usaha pertambangan batu kapur rakyat di Bukit Tui. jE-Yun Syam juga akan melakukan percepatan dalam revitalisasi pasar Padang Panjang, paska dilanda tiga kali kebakaran. Sebagai penutup, tampil pasangan nomor urut 5, Hendri Arnis dan dr Mawardi Samah (HAMAS). Pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB, PKS dan PBB itu, menawarkan 5 pilar pembangunan kepada masyarakat, jika kelak mereka terpilih sebagai wako/ wawako Padang Panjang. Selain pemerataan pembangunan, peningkatan perekonomian, peningkatan pendidikan dan kesehatan, HAMAS juga bertekad untuk mewujudkan Kota Padang Panjang sebagai kota tujuan pariwisata yang islami. (h/yan)

PADANG, HALUAN – Satu persatu calon walikota non independen mulai menampakan diri mendekat ke partai politik untuk mendapatkan kendaraan menuju Pilkada Padang. Salah satunya Alkudri yang mendaftar ke Partai Golkar, Senin (17/6). Putra asli Pauh ini sengaja mendaftar ke Golkar, karena memang dia kader partai belambang pohon beringin tersebut. Bahkan, Alkudri juga sebagai fungsionaris pusat Partai Golkar. Banyak kalangan memprediksi Alkudri bakal tampil sebagai kuda hitam. Apalagi, nama Alkudri sudah melekat di tengahtengah masyarakat. Selain pengusaha muda, Alkudri juga peduli rakyat kecil, seperti memperjuangkan program rumah murah dan penurunan suku bunga rumah bersubsidi. Munculnya nama pengusaha properti ini dalam Pilkada Kota Padang, juga mendapat respon positif dari masyarakat. Direktur Utama PT Almara Group ini punya nilai jual dan layak di perhitungkan oleh kandidat walikota lainya. Konsep blusukan di lakukan Alkudri yang langsung menyentuh masyarakat kelas bawah, dan dapat dijadikan sebagai tolak ukur untuk meraih kursi Padang “1”. Alkudri, juga mengatakan dirinya mendaftarkan dirinya sebagai calon walikota Padang melalui Partai Golkar, karena dia merupakan kader Golkar dan tidak ada salahnya dirinya mendaftar jadi calon walikota kepada partai kuning itu. Dia juga siap menerima apapun keputusan Partai Golkar nantinya. “Kalau dipercaya Partai Golkar, saya siap untuk memenangkan Pilkada Kota Padang. Tentunya dengan dukungan dan doa masyarakat Kota Padang,” ujar Alkudri optimis. Soal popularitas, Alkudri yang juga dipercaya sebagai Ketua DPD REI Sumbar ini mengaku, memiliki basis masa yang jelas. Ini juga dibuktikan selama 2,5 tahun dirinya telah menerima TOP 50 leader of the year 2013 kategori top Inspire leader versi Indonesia Achivment Center. “Ini menyerap aspirasi masyarakat,” sebutnya. Selain itu, Alkudri juga mngungkapkan, konsep keliling kecamatan yang dia lakukan selama ini untuk mengetahui persoalan yang dihadapi masayarakat, “Untuk menjadi pemimpin kita harus tahu persoalan masayarakat. Nah dari situlah nantinya persoalan masayarakat tersebut dirangkumkan dan menjadi visi dan misi,” tandasnya. Sementara itu, saat mengembalikan formulir sebagai tanda resmi mendaftar ke Golkar, Alkudri didampingi oleh ninik mamak dan tokoh masayarakat PauhKuranji dan sekitarnya. Formulir pendaftaran Alkudri ini langsung di terima, Yulirman, yang merupakan ketua tim penerima pendaftaran calon Golkar. (h/hri)

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

9

BPBD PK GELAR TRAUMA HEALING

Siapkan Mental Hadapi Bencana PADANG, HALUAN — Musibah banjir bandang yang terjadi tahun lalu di Kota Padang, masih meninggalkan trauma. Masyarakat tak hanya perlu direlokasi, tetapi juga penanganan trauma agar masyarakat siap dalam bencana. Pasalnya, kawasan yang pernah terkena banjir bandang diperkirakan bila dilanda banjir kembali. Hal inilah yang dilakukan Badan Pe-nang-gulangan Bencana Daerah dan Pemadam Ke-bakaran (BPBD PK) Kota Padang. SKPD ini memberikan trauma healing pada masyarakat di Kelurahan Limau Manis, kemarin (17/ 6). Kegiatan ini akan pada 10 kelurahan lain yang terkena dampak banjir bandang.

Menurut Kepala BPBKD Padang, Budhi Erwanto kepada Haluan Senin (17/6), kegiatan ini dimaksudkan agar masyarakat siap menghadapi bencana, terutama kesiapan mental. Pasalnya, Kota Padang termasuk daerah rawan bencana. Berbagai bencana berpotensi terjadi di daerah ini.

“Melalui trauma healing ini, diharapkan nantinya masyarakat mengerti apa yang harusnya mereka lakukan. Pemateri yang memberikan trauma healing berasal dari akademisi UNP yang memahami bidang,” kata Budhi Erwanto didampingi Kabid Rekonstruksi BPBD PK, Hermansyah. Ditambahkannya, trauma healing ini diarahkan pada kesiapsiagaan masyarakat. Karena untuk merelokasi mereka, membutuhkan waktu yang lama. Meski menunggu pembangunan rumah selesai. Sementara bencana masih tetap mengancam. Salah seorang masyarakat Kelurahan Limau Manis yang menjadi peserta, Asril mengakui,

dirinya merupakan korban banjir bandang. Rumahnya bagian belakang (dapur) terseret banjir. Saat peristiwa itu terjadi, dia sedang berada di dalam rumah beserta keluarga. Untuk relokasi, dia tidak memiliki tanah sebagai lokasi pengganti. Sehingga, dia tetap memilih tinggal di rumah yang lama. Dia menilai, upaya seperti ini memang pantas dilakukan. Sehingga, masyarakat menjadi tahu dan bisa menghadapai bencana. Sehingga kerugian yang ditimbulkan bisa diminimalisir. “Pelajaran ini sangat bermanfaat bagi kami. Karena saya masih bermukim di rumah yang lama saat terjadi banjir bandang dulu,” ujarnya. (h/ade)

LAYANG DANGUANG—Layang danguang dipamerkan di halaman Taman Budaya Sumatera Barat, Padang, Senin (17/6). Layang danguang merupakan permainan tradisional anak nagari yang ada di Minangkabau. RIVO SEPTI ANDRIES

PERINGATAN HARI LINGKUNGAN HIDUP

Peraih Adiwiyata Dapat Hadiah Umrah PADANG, HALUAN — Pemko Padang akan memberikan reward umroh ke tanah suci untuk lima kepala sekolah yang berhasil meraih Adiwiyata Nasional tahun ini. Hadiah ini merupakan apresiasi Pemko atas prestasi gemilang yang dicapai. Hal ini disampaikan Walikota Padang, Fauzi Bahar usai memimpin upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup tingkat Kota Padang di Lapangan Imam Bonjol,

Senin (17/6). Fauzi tidak main-main dengan niat itu. Sebab prestasi yang diraih lima sekolah itu patut dicontoh oleh sekolah lain. “Kepala sekolah adalah orang pertama yang kena marah, kena caci oleh Dinas Pendidikan dan Pemerintah Kota Padang kalau sekolah tersebut tersangkut masalah. Kita juga memberikan reward jika mereka mampu mengukir berprestasi. Maka wajar saja kepala sekolahnya kita apre-

siasi dengan memberangkatkan umroh,” tutur Fauzi Bahar. Kepala sekolah yang beruntung itu masing-masing Kepala Sekolah (Kepsek) MAN 2 Padang, Kepsek SD 10 Sungai Sapih, Kepsek SD 20 Indarung, Kepsek SMP Semen Padang, dan Kepsek SMA 6 Padang. Fauzi juga mengungkapkan ketidakberuntungan Padang meraih Adipura tahun ini. Menurutnya, masih banyak sarana prasana yang belum memenuhi syarat.

Sehingga penghargaan itu belum berhasil diraih. Namun prestasi 5 sekolah itu telah mampu menutupi kekecewaan Pemko Padang terhadap Piala Adipura. “Tahun ini Padang tidak mendapat Piala Adipura. Akan tetapi telah kekecewaan itu diobati dengan 5 sekolah yang memperoleh Adiwiyata. Karena 5 dari 10 Adiwiyata yang diraih Sumbar, ada di Padang. Untuk itu, kita tidak terlalu kecewa, karen semua

upaya telah dilakukan. Hasilnya mengecewakan itu wajar,” tutur Fauzi Bahar. Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga memberikan apresiasi kepada tiga hotel yang berwawasan lingkungan antara lain, Hotel Grand Ina Muara, Hotel Hang Tuah dan Hotel Mercure. Apresiasi serupa juga disampaikan untuk puskesmas kantor camat yang berwawasan lingkungan hidup. Hal yang lain membanggakan

adalah, Pemko Padang mendapat bantuan dari 19 perusahaan melalui program Coporate Social Responsibility (CSR), berupa kontainer sampah, becak motor sampah, 40 buah tong sampah, dan 50 buah pot bunga. “Bantuan 19 perusahaan tersebut merupakan kepedulian mereka terhadap kebersihan Kota Padang. Sehingga tahun depan, tidak bisa tidak, Padang harus mendapat Piala Adipura,” tegasnya. (h/cw-oos)

>> Editor : Devi Diany

Penata Halaman: Syamsul Hidayat


10 PA D A N G LINGKAR

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

TEKEN MOU DENGAN DKP SUMBAR

Cuaca Buruk, Nelayan Tak Melaut PADANG, HALUAN—Cuaca buruk dengan gelombang laut yang cukup tinggi, membuat Edi (50) salah seorang nelayan di Pantai Padang, mengurungkan niatnya untuk menangkap ikan. Dia lebih memilih berkumpul dengan keluarga dari pada melaut di tengah cuaca ekstrim ini. “Beberapa hari terakhir ini, gelombang laut mencapai 5-8 meter. Kami terpaksa libur dari pada cari mati,” ungkapnya serius saat ditemui Haluan, Senin (17/6) di pinggir pantai Padang. Tak hanya Edi, beberapa nelayan lainnya juga tidak melaut. Namun tantangan berat pun harus mereka hadapi karena tak mencari ikan. Mereka harus bersusah payah memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena sumebr rezeki para nelayan ini memang berasal dari laut. “Dengan kondisi ini, kita memang agak susah untuk memenuhi kebutuhan harian,” kata Ajo (55), nelayan lainnya. Tak urung, mereka terpaksa harus mencari pinjaman untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Persediaan kami sudah menipis. Maklum, sudah empat hari tidak melaut. Bersyukur masih ada tetangga yang mau meminjamkan uangnya,” ungkap Ardi (55), nelayan lainnya. Untuk mengisi kegiatan sehari-hari, sebagian para nelayan ini memperbaiki perahu mereka yang sudah mulai rusak. Dan sebagian dari mereka hanya menganggapnya sebagai waktu untuk libur panjang. Mereka berharap cuaca segera normal kembali, sehingga mereka bisa kembali ke tengah laut mencari nafkah. (h/mg-jen)

Musikimia Hibur Pengunjung Padang Fair 2013 PADANG, HALUAN—Musimikia, band yang personilnya terdiri dari Fadly (vocal), Yoyo (drum), Rendra (bass), Stephan (gitar), menghoyak Kota Padang dengan tembang nostalgianya di ajang Padang Fair 2013, Kawasan GOR Agus Salim Padang, Minggu (16/6). Hujan yang menguyur tak menyurutkan antusias fans Musikimia yang disebut Senyawa itu. Terlihat ratusan penonton larut dalam suasana penuh hentakan dari sound system di atas panggung. Delapan lagu termasuk beberapa lagu lawas dibawakan kembali oleh Fadly dengan suara khasnya. Penonton pun histeris ketika single perdana Musikimia, Apakah harus seperti ini dilantunkan oleh Fadly sang vokalis dan diiringi oleh ratusan senyawa. Konser yang di mulai pukul 19.00 WIB itu berakhir pada pukul 22.00 WIB. Penonton terlihat histeris, terutama ketika Yoyo melempar stick drumnya ke penonton sebagai tanda kenang-kenangan. “Baa tambuah ciek laiii,” teriak Yoyo dalam Bahasa Minang. Setelah berhasil membius penonton dengan performa-nya, personil Musikimia pun bersalaman dengan para penonton. Malam itu Musikimia berhasil mengobati kerinduan penggemarnya di Padang bersama Class Mild. (h/rvo)

4 PT Keroyok Pengembangan Wilayah Pesisir PADANG, HALUAN—Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar menggandeng empat perguruan tinggi di Padang untuk berperan serta mengembangkan potensi wilayah pesisir. Lewat kerjasama dengan perguruan tinggi itu, masingmasing Universitas Andalas (Unand), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Bung Hatta (UBH) dan Universitas Eka Sakti (Unes), diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Sebelumnya, Pemprov Sumbar juga telah menjalin kesepakatan Mitra Bahari dengan para peneliti di perguruan tinggi. Kesepakatan itu juga dilakukan dengan empat rektor tersebut. Nota Kesepahaman (MoU) itu sudah dibuatkan SK Gubernurnya. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Sumbar, Yosmeri usai penandatangan Nota Kesepahaman dengan empat Rektor Perguruan Tinggi tersebut Senin (17/6), di Padang mengatakan, potensi 7 kabupaten/kota yang berada di wilayah pesisir perlu dikembangkan terus. Keterlibatan empat perguruan tinggi tersebut, sangat diharapkan dalam memberdayakan masyarakat pesisir itu. Terutama mencermati persoalan perekonomian masyarakat pesisir, kesehatan, pendidikan dan lainnya. “Biasanya kami bermitra dengan nelayan, mitra usaha dan para peneliti. Sekarang kami bermitra dengan empat rektor tadi. Ini wujud kepedulian perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat pesisir,” terang Yosmeri. Setelah empat perguruan tersebut melakukan penelitian, akan dicarikan sumber dana dari non pemerintah sebagai tindak lanjut dari temuan masing-masing perguruan tinggi. Selain itu empat perguruan tinggi tersebut, juga

akan menyediakan teknologi dan informasi bagi masyarakat pesisir, dalam meningkatkan perekonomian mereka. Rektor Universitas Andalas Padang, Werry Darta Taifur mengatakan, perguruan tinggi akan memudahkan nelayan mendapatkan informasi dan teknologi yang dibutuhkan. Misalnya saja Unand akan merancang teknologi sederhana membuat garam. Lalu mempermudah masyarakat pesisir dalam mengembangkan usahanya, melalui Kadin yang mempunyai unit usaha dalam berbagai bidang. “Kami berharap dalam waktu dekat sudah ada program yang jelas, sehingga akan mempercepat peningkatkan perekonomian masyarakat pesisir,” terang Werry. yang disepakati 3 rektor PT lainnya. Ketua Kadin Sumbar, Asnawi Bahar mengatakan, Kadin merupakan hilir dari produkproduk yang dihasilkan nelayan. “Kadin Sumbar siap mendukung usaha Mitra Bahari, dalam meningkatkan usaha nelayan,” sebut Asnawi. Dikatakannya, produksi usaha nelayan harus selalu stabil. Mereka juga harus memerhatikan kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan. Jangan sampai nelayan dipenalti seperti yang pernah dilakukan Singapura beberapa tahun lalu. Karena nelayan tidak mampu memenuhi permintaan sesuai yang diharapkan. Hal itu terjadi karena daya tangkap nelayan yang masih sederhana, karena itu perlu merubah cara tangkap nelayan yang lebih modern. Tentunya melalui program Mitra Bahari, yang telah dibuat dengan empat perguruan tinggi tersebut. (h/vie)

Andre Ikuti Wawancara di Hanura Andre Rosiade dan Tim Pilkada DPC Partai Demokrat usai proses wawancara. ATVIARNI

PADANG, HALUAN—Usai mendaftar sebagai calon walikota di Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Andre Rosiade menjalani proses wawancara, Senin (17/6). Tujuh anggota Tim Pilkada DPC Partai Hanura terlihat kompak mengeroyok Andre di kantor partai tersebut. Wakil Sekretaris Tim Pilkada Hanura, Zaharman menyebutkan, wawancara tersebut merupakan lanjutan proses untuk diusulkan sebagai bakal calon walikota. Sesuai peraturan organisasi (PO), Andre

menjalani pendaftaran dengan melengkapi seluruh berkas persyaratan. Kemudian dilanjutkan dengan wawancara. “Kami ingin mengetahui pokok pikiran Andre untuk membangun Kota Padang. Bagaimana Andre memberikan solusi terhadap persoalan pelik yang menghimpit kota serta juga mendudukkan bagaimana komitmen Andre dengan Partai Hanura,” kata anggota DPRD Padang itu. Menurutnya, selama 1,5 jam Andre “dibedah” oleh Tim Pilkada

Partai Hanura yang terdiri dari Zaharman, Osman Ayub, Agusman BL, Amir Syarifudin, Suhaidi Olon, Ridwan dan Masran Rajo Alam itu. Menurut Zaharman, tim telah mendapatkan beragam informasi dari Andre Rosiade terkait konsepnya. Secara peluang, Zaharman menyebut kans Andre sangat besar. Karena Hanura mencari tokoh yang memiliki konsep yang jelas. Apalagi Andre juga dikenal memiliki tingkat popularitas (keterkenalan) dan elektabilitas (keterpilihan) yang sangat tinggi dari bebagai lembaga survei. “Kami akan mengajukan nama-nama yang mendaftar ini ke DPD Sumbar dan diteruskan ke DPP (Pusat),” katanya. Andre Rosiade bukan tanpa alasan merapat ke Partai Hanura Katanya, Partai Hanura yang dipimpin Jendral Wiranto, merupakan partai yang solid dan kuat. Andre mengharapkan Partai Hanura bisa mengambil pilihan yang tepat sesuai tag line-nya, Gerakan Perubahan dengan Hati Nurani. (h/atv)

SARASEHAN— Ketua PHTDI Sumbar Prof.dr. H. Nuzirwan Acang, DTM & H, SpPDKHOM dan Ketua Panitia Pelaksana Sarasehan Hemofilia Dr. H. Irza Wahid, SpPD-KHOM dan Dr. Firman A (Wakil Ketua PHTDI), dr. Arnaldo EP, panitia. IST

Waspadai Penyakit Hemofilia PADANG, HALUAN—Penyakit hemofilia yang identik dengan kelainan darah di Sumbar, diperkirakan kasusnya terus meningkat. Sementara penyakit ini sangat membahayakan karena dapat berakibat kematian pada penderitanya. Penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Untuk pengobatannya butuh biaya yang mahal. Namun masyarakat miskin peserta jamkesmas/jamkesda tetap dapat dapat dilayani. Tapi diharapkan, penderita hemofilia dapat ditanggung negara, meski yang bersangkutan bukan orang miskin. Berdasarkan data Perhimpunan Hematologi dan Transfusi Darah Indonesia (PHTDI) Cabang Sumbar, jumlah penderita hemofilia di Sumbar diperkirakan 500 penderita, sekitar 50 orang diantaranya telah terdaftar dan memerlukan pengobatan. Penyakit ini ditemukan dalam kehidupan masyarakat dengan jumlah 1 kasus:1000 penduduk.

Kasus teratas hemofilia di Sumbar terdapat di Kabupaten Pasaman, Kota Pariaman, serta Pesisir Selatan. Begitu seriusnya kasus tersebut, PHTDI Cabang Sumbar akan menggelar Sarasehan Hemofilia di Restauran Daima, Padang, Kamis (20/6). Ketua PHTDI Sumbar, Prof. H. Nuzirwan Acang didampingi Sekretaris PHTDI Dr.H. Irza Wahid yang juga Ketua Panitia dan sejumah pengurus, saat jumpa pers di Ruang Konferensi Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUP M. Djamil, Padang, Senin (17/6), mengatakan, penyakit hemofilia adalah salah satu penyakit ketur-unan atau genetik yang diwariskan oleh seorang ibu kepada anaknya ketika dilahirkan. Penyakit tersebut ditandai dengan kekurangan faktor pembekuan darah. Hal ini mengakibatkan seseorang yang menderita penyakit hemofilia ketika mengalami luka akan sulit darahnya

untuk membeku. Kasus itu muncul pada anak pengidap hemofilia saat disunat, kecelakaan dan operasi. “Proses pembekuan darah tidak berlangsung secepat seperti orang normal. Mereka yang menderita penyakit keturunan hemophilia, biasanya butuh waktu yang lama agar darah merahnya membeku. Penyakit ini dapat mengakibatkan kematian, khususnya jika terjadi pendarahan pada bagian tubuh vital seperti otak,” jelasnya. Irza Wahid menambahkan, penderita hemofilia ada tiga kate-gori, tingkat ringan, sedang dan berat. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Tapi dapat diobati dengan obat yang sangat mahal harganya. Biayanya bisa mencapai ratusan juta. “Kita berharap penderita hemofilia dapat ditanggung negara. Mengingat untuk pengobatannya dibutuhkan dana yang besar untuk pengobatannya, meski yang bersangkutan bukan orang miskin,” katanya. (h/rel)

ITP Gelar Sunatan Massal PADANG, HALUAN—Institut Teknologi Padang (ITP) bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Zyedza Saintika Padang, melaksanakan kegiatan sutanan massal di Kampus ITP, Senin (17/ 6). Kegiatan tersebut, diikuti 50 anak di Kecamatan Nanggalo. “Alhamdulillah, ITP bisa melaksanakan kegiatan sosial ini dengan baik. Kami dari unsur pimpinan sangat berbangga. Karena selain bernilai sosial, kegiatan ini juga wujud dan cerminan penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. Dikatakan, dengan tingginya antusias masyarakat ikut sunatan

massal tersebut, maka ITP akan menjadikannya sebagai agenda rutin setiap tahun. Sehingga, pada kegiatan selanjutnya, seluruh warga Kota Padang, bisa ikut sunatan massal. Kegiatan ini merupakan kerjasama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) ITP dengan UMK Zyedza Saintika Padang dan dibantu tim dokter Rumah Sakit Semen Padang. “Tahun depan, seluruh masyarakat Kota Padang yang kurang mampu, terbantu oleh kegiatan ini,” ungkapnya lagi. Sementara itu, salah seorang warga Lapai, Syofyanti (33)

mengatakan, sangat bersyukur atas kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan ITP tersebut. Karena dengan kegiatan itu, ia tidak lagi mengeluarkan biaya untuk prosesi sunatan anaknya. “Saya sangat berterimaksih atas partisipasi ITP dalam kegiatan ini. Karena sangat membantu kami, sehingga tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk prosesi sunatan anak saya, yang biayanya mencapai Rp250 ribu. Dan biaya itu bisa saya alihkan untuk membeli kebutuhan dapur sehari-hari,” tututrnya. (h/wis)

Istitut Teknologi Padang (ITP) menggelar sunatan massal, Senin (17/6). Kegiatan ini diikuti 50 anak yang ada di Kecamatan Nanggalo. Terlihat para medis didampingi orangtua anak tengah melakukan proses penyunatan. PARWIS

>> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal


SIGAB 11

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

BOTIAH Gempa Tasikmalaya Seorang Tewas JAKARTA, HALUAN — Nurul Aeniah (14) akhirnya meninggal dunia di ruang ICU RSU Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (16/6) sore. Siswi MTs Miftahul Falah, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, terjatuh dari tangga saat akan turun, ketika gempa berkekuatan 6,5 Skala Richter mengguncang Tasikmalaya. Almarhumah menderita luka berat di bagian kepala, karena beberapa saat setelah tubuhnya terguling-guling di tangga, kepalanya langsung menghunjam tanah. Diduga, saat itu korban masih mengantuk karena bangun mendadak akibat guncangan gempa. Saat itu korban sempat dilarikan ke Puskesmas, tapi langsung dirujuk ke RSU Tasikmalaya. Seorang petugas ruang ICU RSU menuturkan, korban meninggal pukul 16.15 WIB, setelah mendapat perawatan intensif selama hampir empat hari. “Kondisi pasien terus memburuk dan akhirnya meninggal dunia tadi sore,” ungkapnya. Menurut Zaenal Abidin, guru Nurul, korban saat itu diduga panik setelah gempa mengguncang. Korban yang bersama sejumlah santri lain tinggal di lantai II, diduga panik dan lari menuju tangga untuk turun ke bawah. Namun nahas, Nurul tidak hati-hati sehingga jatuh. (h/mdk)

BANTUAN — Penyerahan bantuan kepada korban puting beliung di Banjaronah, diserahkan Wabup Asyirwan Yunus didampingi Kabag Humas Muhammad S dan Camat Pangkalan Yatmiko kepada Marni, pemilik rumah. HUMAS

BENCANA LUMPUR LAPINDO

Ironis, Pemerintah yang Kucurkan Rp155 Miliar

Wabup Bantu Korban Bencana PANGKALAN, HALUAN — Anwar (53) dan Robia (50) tampak masih shok dan berduka. Kenapa tidak, rumah kayu satusatunya yang selama ini mereka tempati dengan lima anaknya hancur di timpa pohon besar. Kini, pasangan suami isteri yang sehari-harinya berprofesi petani itu terpaksa mendiami dapur kayu yang masih tersisa dari bencana tersebut. Maski sangat sempit, tapi keluarga miskin di Jorong Banjaronah Nagari Pangkalan itu tidak mempunyai pilihan lain untuk tempat tinggal dan tidur dengan putera puterinya. “Kini kami terpaksa mendiami dapur yang ma-

sih tersisa pak. Meski sangat sempit, tapi kami tidak punya pilihan tempat tinggal yang lain,” ungkap Marni (27) salah seorang puteri korban dengan mata berlinang saat menerima bantuan tanggap darurat dari Wakil Bupati Lima Puluh Kota Asyirwan Yunus di Banjaronah, Minggu (16/6). Menurut Marni, bencana itu terjadi saat Banjaronah dilanda puting beliung, Selasa (11/6) sekitar pukul 12.00 Wib. Karenanya kuatnya tiupan angin, membuat pohon berukuran diameter sekitar 1 meter tumbang dan menimpa rumah korban hingga hancur. Marni menyebut sangat berterimakasih dengan

kehadiran bantuan yang diantar langsung oleh Wakil Bupati. Ia mengaku bantuan itu akan sangat berarti bagi keluarganya yang kini harus tidur di dapur yang sempit. “Ambo batarimokasi bona jo pak Wabup nan langsuang maantakan bantuan ka tompek kami,” ucap Marni dengan mata berkaca-kaca. Menjawab pernyataan korban, Wabup Asyirwan berharap bantuan berupa tenda, sembako dan peralatan rumah tangga itu dapat meringankan beban keluarga Anwar. Dikatakan, bantuan itu merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah buat meringankan beban korban. (h/mus)

JAKARTA, HALUAN — Bencana lumpur Lapindo yang berawal dari ekploitasi Lapindo Brantas di Sidoarjo, Jawa Timur, semakin menyedot anggaran pembangunan yang semestinya lebih meringankan beban rakyat. Ironisnya, dalam rancangan perubahan UU APBN 2013 pemerintah menganggarkan Rp155 miliar untuk penyelamatan dan penanganan Lumpur Lapindo tanpa perubahan. Anggaran tersebut diberikan untuk belanja Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) untuk mitigasi penanggulangan semburan lumpur. Dalam rangka penyelamatan perekonomian dan kehidupan sosial kemasyarakatan di sekitar tanggul lumpur Sidoarjo, anggaran belanja yang dialokasikan pada BPLS 2013 dapat digunakan untuk kegiatan mitigasi penanggulangan semburan

lumpur, termasuk di dalamnya penanganan tanggul utama sampai ke Kali Porong (mengalirkan lumpur dari tanggul utama ke Kali Porong) dengan pagu paling tinggi Rp155 miliar. tulis rancangan perundangan yang belum disepakati DPR tersebut pada Pasal 9 ayat 2. Ketua Fraksi Partai Golkar DPR, Setya Novanto mengaku tak tahu ada anggaran Rp 155 miliar dalam RUU APBN 2013, yang dialokasikan untuk penanganan lumpur Lapindo itu. Menurutnya, tak ada pembahasan soal penanganan lumpur Lapindo dalam RUU tersebut. “Enggak ada, kita

tidak ada membicarakan soal Lapindo dalam rapat Banggar. Semuanya kalau Lapindo itu dibagi 2:1. Yang urusannya pemerintah, 1 yang urusannya swasta, urusannya PT Menara,” kata Setya di Komplek Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (17/6). Berkali-kali ditanya, Setya bersikukuh kalau tidak tahu. “Enggak, enggak tahu saya. Kalau itu yang berkaitan dengan penanganan oleh pemerintah, kita tidak ikut campur,” ujarnya sambil berlalu. Padahal penganggaran tersebut sebelumnya sudah masuk UU APBN 2013 tanpa ada perubahan. Poin perubahan pada Pasal 9 terletak pada pasal sebelumnya yakni pada jumlah rukun tetangga yang menerima bantuan kontrak rumah dan pembayaran pembelian tanah dan bangunan di luar peta area terdampak. Pada UU no 19 tahun

2012 yang belum diubah, ada 65RT yang menerima bantuan di Kelurahan Mindi, Gedang, Desa Pamotan, Desa Kalitengah, Desa Gempolsari, Desa Glagaharum, Desa Besuki, Desa Wunut, dan Desa Ketapang. Pada rancangan UU baru, Pasal 9 ayat 1 (b) berbunyi, “Bantuan kontrak rumah dan pembayaran pembelian tanah dan bangunan di luar peta area terdampak lainnya pada 66 RT.” Ayat tersebut menyebutkan kelurahan dan desa yang sama, ditambah Kelurahan Porong. Adapun Pasal 9 ayat 1 (a) mengenai pelunasan pembayaran pembelian tanah dan bangunan di luar peta area terdampak pada tiga desa dan sembilan RT di 3 kelurahan tidak berubah, yakni Desa Besuki, Desa Kedungcangkring, dan Desa Pajarakan serta Kelurahan Siring, Jatirejo, dan Mindi. (h/dn/mdk)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Jefli


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA BOTIAH 40 Ibu Dilatih Tata Boga PAYAKUMBUH, HALUAN — Sebanyak 40 kaum ibu, KK binaan P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sejahtera), dari 15 kelurahan di Payakumbuh, dibekali dengan Pelatihan Tata Boga oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB) kota ini, selama seminggu, 17-22 Juni 2013. Pelatihan ini bekerjasama dengan SMKN 3 Payakumbuh. Untuk itu, seluruh peralatan masak memasak dan instrukturnya berasal dari SMKN 3. Pembukaan PTB dilakukan Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako Ir. H. Benni Warlis, MM, dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Rasyidah Suwandel Muchtar, Kepala BPMP-KB Drs. Harmayunis, Seretaris BPMP-KB Linda, SH, pimpinan SKPD terkait lainnya serta pengurus dan kader PKK lainnya. Sekdako Benni Warlis dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pemberdayaan perempuan ini, dalam upaya peningkatan kemapuan perempuan untuk memperoleh akses dibidang ekonomi dan sosial budaya. Dengan sasaran, agar perempuan mampu berperan aktif dan berpartisipasi dalam memecahkan masalah ekonomi dan masalah sosialnya. Karena itu, lewat program terpadu peningkatan peranan wanita menuju keluarga sejahtera (P2WKSS), BPMP-KB terus menerus melakukan kegiatan pelatihan yang menyangkut dengan peningkatan SDM kaum hawa. Dari catatan statistik, jumlah perempuan yang lebih banyak ketimbang kaum lelaki, pemerintah daerah dituntut untuk melakukan kegiatan pemberdayaan perempuan, agar kaum mayoritas ini tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari. Pelatihan Tata Boga, diyakini, bakal mampu memberikan solusi terhadap prsoalan ekonomi keluarga kurang mampu, kata sekdako. (hsmt)

Tiga SKPD Wakili Payakumbuh Lomba Provinsi PAYAKUMBUH, HALUAN — Tiga SKPD di jajaran Pemko Payakumbuh disiapkan untuk menghadapi Penilaian dan Pemeringkatan Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2013. Menurut jadwal, tim penilai provinsi berkunjung ke Payakumbuh, Rabu 26 Juni mendatang. Asisten I Setdako Payakumbuh Yoherman, SH, S.S os, bersama Kabag Organisasi Herlina, SH, M.Si, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Senin (17/6), menginformasikan, ketiga SKPD yang disiapkan itu, Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP), RSUD dr. Adnan WD dan SMK Negeri 1 Payakumbuh. Ketiga perwakilan ini adalah pemenang lomba yang sama tingkat Kota Payakumbuh, yang diadakan Mei 2013. Menurut Yoherman, BPM-PTSP/rumah sakit Adnan WD/SMKN 1, sudah punya standar operasional pelayanan (SOP) dan standar pelayanan minimal (SPM). Ketiga SKPD ini, patut diberikan reward yang sudah lebih dulu berbuat dalam peningkatan mutu pelayanan publik di jajaran pemko, kata Yoherman. Dikatakan, mengacu kepada Peraturan Menpan Reformasi Birokrasi Nomor 38 Tahun 2012, tentang Pedoman Penilaian Kinerja Unit Pelayanan Publik, setiap SKPD di Payakumbuh, ke depan wajib memiliki SOP dan SPM. Makanya, Bagian Organisasi Setdako Payakumbuh, sudah diperintahkan pimpinan menyiapkan regulasi yang menyangkut dengan persoalan dimaksud. Dalam lomba pelayanan publik ini, kata Yoherman, sasaran yang dituju bukan sekedar gelar juara. Tapi, menanamkan budaya pelayanan yang benar-benar memberikan kepuasan kepada publik, sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. “Kita tak ingin menyandang gelar terbaik, tapi di lapangan pelayanan masih mengecewakan,” simpul Yoherman.(h/smt)

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

APRILIA KARTINA

Medali Emas Asia untuk Bunda STADION Ho Chi Minh, Vietnam, jadi saksi sejarah. Minggu pagi itu (11/6), Aprilia Kartina menyabet medali emas Asia. Putri kelahir Jorong Sikabu-Kabu, Kecamatan Luhak, Limapuluh Kota, 21 April 1997 ini, menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia pada Kejuaraan Asia Junior 2013 Asian 8Th SEA Youth Athletics Championships di kota Ho Chi Minh, Vietnam itu pada cabang bergengsi, lari 1500 M putri. “Bersyukur kepada Allah. Tetesan keringat ini berbuah medali emas atletik Asia di nomor paling bergengsi,” tulis Lia dalam pesan elektroniknya kepada Haluan, Senin kemarin. Selain menyumbang medali emas di nomor lari 1500 M, Aprilia Kartina juga menyabet perunggu di nomor 800 M. “Tolong sampaikan berita gembira ini pada ibu, ayah dan keluarga di Sikabu- kabu Tanjung Haro dan Padangpanjang Bukik Kanduang Limapuluah Kota. Aku rindu mereka semua,” lanjut putri dari pasangan Dermiwat dan Asril ini. Beratnya perjuangan dalam mendulang medali emas Asia pertama ini, tak hanya karena tangguhnya pesaing yang akan

turut bertarung. Tapi juga beratnya beban psikologis Lia. Sehari menjelang keberangkatan ke Vietnam, dia mendapat kabar ibunya sakit. “Ibu, jangan sakit. Aku akan berjuang untukmu, ibu,” tulisnya saat itu. Perjuangannya tak sia-sia. Pia mengaku bangga dan terharu saat mengibarkan sang merah putih dan dikalungi medali emas di negara orang, Minggu kemarin itu. “Ini emas untuk ibunda, ayah dan keluarga di kampung,” ujar nya Sekretaris Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumbar Arfan Rosyda juga bangga dengan prestasi Lia. Arfan menyebutkan, Aprilia menyumbang emas di nomor lari 1.500 meter remaja EMAS — Aprilia Kartina (tengah) meraih medali emas Asia 8Th SEA Youth Athletics Championships di Ho Chi Minh, Vietnam. Minggu kemarin. IST putri dengan catatan waktu 04.47,59 detik. Dua atlet tuan U-21 putra dengan waktu nasional (Pelatnas) SEA Games Singapura, April lalu, Aprilia rumah Vietnam harus puas 03.58,07 detik. Medali perak pada 2013 itu juga meraih medali perak menyumbangkan medali emas bagi mengapit Pia dengan meraih nomor ini diraih atlet Malaysia dan perunggu. Ia mengharapkan, kontingen Indonesia, bahkan waktu medali perak dan perunggu pada dengan waktu 04.00.42, dan dua atlet tersebut terus mela- yang dicatat Aprilia Kartina di nomor ini dengan waktu 04.51,34 perunggu diraih atlet Vietnam kukan latihan keras untuk bisa nomor 1000 meter putri itu sedetik dan 05.00.26 detik. dengan waktu 04.01.00. meraih medali emas bagi Indonesia kaligus memecahkan rekor kejuaAtlet Sumbar yang juga asal Arfan menambahkan, selain pada SEA Games mendatang. raan selama ini. “Target selanjutnya Limapuluhkota, M.Hafiz juga medali emas, atlet masa depan Pretasi Aprilia memang sedang adalah menjuarai kejuraan atletik menggondol medali emas setelah Sumbar yang saat ini sedang menjulang, pada Kejuaraan Asia tingat dunia di China. Doa kan ya,” memenangkan nomor 1.500 meter menjalani pemusatan dan latihan Atletik Junior dan U-21 ke-7 di harapnya. (h/dn)

POLRES LIMAPULUH KOTA

Awasi Penyelundupan BBM LIMAPULUH KOTA,HALUAN — Kapolres Limapuluh Kota, AKBP CucukTrihono,S.PSi mengungkapkan, untuk mengatasi naik atau tidaknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Polres Limapuluh Kota memastikan akan terus mengantisipasi aksi penyelundupan jatah BBM Sumbar yang kerap dijual ke Riau termasuk praktik penimbunan BBM.

Temuan BPK, DPRD akan Bentuk Tim Audit PAYAKUMBUH, HALUAN — Terkait temuan BPK RI perwakilan Sumatera Barat, terjadinya dugaan pemborosan pembangunan kantor balaikota Payakumbuh, senilai Rp3,6 miliar lebih, mendapat perhatian serius dari Lembaga DPRD setempat. Pasalnya, lembaga itu akan membentuk Tim Audit Khusus untuk mendalami terjadinya kesalahan atau penyimpangan administrasi dalam lanjutan proyek pembangunan kantor balaikota di eks lapangan Poliko. Demikian diungkapkan Wakil Ketua DPRD Sudirman

Rusma yang juga sebagai Ketua Panja (Panitia Kerja) dalam keterangannya di gedung dewan setempat, Senin kemarin. Menurut dia, atas te muan BPK tersebut, DPRD sudah memberikan reko mendasi kepada walikota untuk menyikapi temuan tersebut. Sesuai dengan paraturan, pemka diberi kesempatan untuk menyelesaikan permasalahan ini, dalam rentang waktu 30 hingga 60 hari. “Apabila selama dua bulan tersebut pemko tidak menindak lanjutinya hasil temuan BPK

tersebut, DPRD akan melakukan rapat, kemudian akan menyurati BPK sesuai batas waktu yang telah ditetapkan,”ulas Sudirman. Lebih jauh Sudirman mengatakan, terjadinya dugaan penyimpangan administrasi terhadap proyek pembangunan kantor balaikota senilai Rp25,6 miliar lebih yang dikerjakan PT.Waskita Karya itu, dari hasil rapat panja persoalan itu diduga kesalahan kebijakan Kepala Dinas PU Payakumbuh. Seperti yang diberitakan harian ini sebelumnya, dari hasil temuan BPK tersebut

dijelaskan bahwa, berat dugaan Kepala Dinas PU Payakumbuh, tidak cermat dan tidak teliti serta tidak mempedomani ketentuan dalam melaksanakan pembangunan gedung kantor balaikota Payakumbuh tersebut. Atas temuan tersebut, BPK merekomendasikan kepada Walikota Payakumbuh, agar memberikan sanksi kepada Kadis PU setempat, sekaligus berikan sanksi kepada PPK yang tidak optimal dalam mengawasi dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya. (h/zkf).

Masyarakat Belum Peduli Lingkungan SARILAMAK, HALUAN — Indeks perilaku peduli lingkungan (IPPL) tahun 2012 masih berkisar 0,57 (dari angka mutlak 1). Ini mengindikasikan masyarakat belum berperilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Demikian pesan tertulis Menteri Negara Lingkungan Hidup yang dibacakan Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo dalam acara peringatan hari lingkungan hidup tahun 2013 di halaman kantor bupati setempat, Senin (17/6). Diingatkan, perilaku mem-

buang makanan bukan hanya membuat pemborosan keuangan, namun limbah makanan juga akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Makanan membusuk lebih banyak menciptakan metana yang menjadi salah satu penyebab gas rumah kaca. “Dalam jumlah yang sama, metana 23 kali lebih kuat dari CO2 menyumbang pembentukan emisi gas rumah kaca. Besarnya jumlah makanan terbuang ke tempat pembuangan sampah secara signifikan berkontribusi terhadap

perubahan iklim yang terjadi selama ini,” ujar Bupati. Masalah limbah makanan adalah persoalan yang terjadi di seluruh negara. Namun, apakah kita akan ikut bersikap tidak ramah dalam pemanfaatan sumberdaya alam, atau menjadi pengikut bangsa yang tidak ramah lingkungan dan tidak memanfaatkan makanan sebagaimana mestinya. Lebih jauh Bupati mengatakan, perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup menuntut keterlibatan ber-

bagai pihak termasuk masyarakat dengan melakukan kegiatan ramah lingkungan. Caranya bisa saja dimulai dari membiasakan membuang sampah pada tempatnya, melakukan penghijauan, menggunakan energi secara bijak dan lainnya. Acara yang memiliki tema ubah perilaku dan pola konsumsi untuk selamatkan lingkungan itu ikut dihadiri seluruh pejabat di semua SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten setempat. (h/mus)

Menurutnya, kejahatan migas berupa penyelundupan dan penimbunan BBM bertentangan dengan hukum dan undang-undang.”Kita akan sikat habis pelaku penyelundupan dan penimbunan BBM. Kita sudah perintahkan Satreskrim untuk terus mengantisipasinya,” tegas Cucuk. Perwira asal Sragen, Jawa Tengah ini menyimpulkan, kejahatan Migas yang kerap diungkap Polres Limapuluh Kota di era Kapolres AKBP Partomo Iriananto,S.Ik akan d i a l a n j u t k a n t e r u s d i m a s a k epemimpinanya. "Kita komit. Oleh sebab itulah, bagi masyarakat yang mengetahui aksi pelaku penyelundupan dan penimbunan BBM, diharap tidak ragu-ragu melapor,” pinta Cucuk. Terpisah, Kasatreskrim AKP Russirwan menyebutkan, untuk mengantisipasi terjadinya kasus penimbunan dan penyelundupan BBM, yang disinyalir akan terjadi jelang kenaikan harga BBM, pihaknya sudah menerjunkan anggota ke sejumlah tempat strategis. Seperti di SPBU dan di batas provinsi Sumbar-Riau yang merupakan wilayah hukum Polres Limapuluh Kota. “Ada dua tim yang kita terjunkan”, Katanya. (h/zkf/ddg)

>> Editor: Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Habli


SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

LINGKAR Perang Kamang Diperingati AGAM, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Agam memperingati perang Kamang dan perang Manggopoh dengan renungan suci, tabur bunga dan upacara bendera Sabtu, (15/6) lalu. Renungan suci di Makam Pahlawan Manggopoh yang hanya diterangi cahaya obor dipimpin oleh Bupati Agam Indra Catri, diikuti Muspida pada pukul 00:00 saat pergantian hari Jumat ke Sabtu. Di sini juga dilakukan tabur bunga pada makam srikandi Siti Manggopoh. Sementara pada Sabtu upacara bendera digelar di halaman Kantor Camat Kamang Magek dengan inspektur upacara juga Bupati Agam. Upacara berlangsung khidmat dan meriah diikuti oleh Muspida Plus, pelajar, veteran dan masyarakat. Seusai upacara acara dilanjutkan dengan tabur bunga ke makam para tokoh pejuang dari Kamang diantaranya makam pemimpin perang Kamang Abdul Manan, pendekar dan tokoh harimau nan salapan dalam perang padri,Tuanku Nan Renceh. Bupati dalam amanatnya memapar lintasan sejarah perang manggopoh dan perang kamang yang puncaknya pada 15 Juni 1908, lalu bupati jangan hanya terlena dengan kebanggaan dan indahnya cerita sejarah, yang lebih penting mengambil semangat dan nilai-nilai dari perjuangan itu, seperti semangat keberanian, persatuan, rela berkorban dan cinta tanah air. Perang kamang dan perang manggopoh yang berkobar beriringan dengan lahirnya organisasi Budi Utomo sebagai simbol kebangkitan nasional disebut juga dengan perang blasting(pajak) karena pemicu utamanya adalah sistem ekonomi kolonial yang memungut pajak tanah kepada rakyat, hal itu ditentang oleh rakyat karena dinilai sebagai kesewenangan dan melanggar hukum adat yang berlaku. (h/ks)

Basamo Mangko Manjadi

AGAM

13

Agam Kekurangan 1.300 Guru AGAM, HALUAN—Kabupaten Agam masih mengalami kekurangan guru sebanyak 1.300 orang lebih, sementara pengangkatan guru CPNS baru belum dapat dilakukan karena tersandung aturan moratorium dan penciutan guru terus berlangsung akibat guru yang pensiun berlangsung setiap saat.

BACA AMANAT— Bupati Agam membacakan amanat dalam upacara peringatan perang Kamang di Halaman Kantor Camat Kamang Magek, Sabtu(15/6) lalu. KASRA SCORPI

Sebagai penanggulangan sementara hanya dapat dilakukan dengan melakukan pemerataan penempatan guru dan rekrutmen guru honor atau guru sukarela oleh sekolah bersangkutan. Namun yang menjadi masalah lagi bagi sekolah dalam melakukan rekrutmen guru honor adalah kektiadaan dana untuk membayar honor mereka, disamping itu guru honor juga sering berhenti mendadak, sehingga program pembelajaran terganggu. Menurut Sekertaris Dikdispora Agam Drs. Isra, kekurangan guru terbanyak berada pada tingkat SD. Rincian lengkapnya kekurangan guru itu adalah pada TK 29 orang di 86 unit sekolah, guru SD 1.052 orang di 449 sekolah dan kekurangan guru SMK sebanyak 246 orang di 11 sekolah. Pada level SMP dan SMA keberadaan guru relatif berlebih, namun masalahnya tidak meratanya penempatan mereka pada lokasi sekolah dan tidak meratanya jurusan sesuai bidang studi yang diajarkan. Sementara itu Bupati Agam Indra Catri mengakui bahwa rekrutmen CPNS untuk guru dan pegawai lainya belum dapat dilakukan karena Agam terikat dengan keputusan bersama Menpan, Mendagri dan Menkeu tahun 2011 mengenai moratorium penerimaan CPNS. “Namun pemerintah Kabupaten Agam tidak tinggal diam dan terus melakukan upaya untuk mencukupi guru di sekolah-sekolah karena guru merupakan ujung tombak pelaksana pendidikan di lapangan,”kata Bupati Agam kemarin. (h/ks)

Polres Agam Tanam Bibit Jabon di Maninjau AGAM, HALUAN — Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda bersama jajarannya menamam 5100 batang bibit Pohon Jabon di Jorong Kampung Jambu, Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, Sabtu (15/6). Penanaman bibit Pohon Jabon juga dihadiri oleh Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, dan masyarakat serta pemuda di selingkar Jorong Jorong Kampung Jambu. Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda kepada Haluan mengatakan, kegiatan pena-

naman bibit pohon Jabon merupakan rangkaian dari memperingati hari Bhayang kara,yang jatuhnya 1 Juli 2013 mendatang. Ia menjelaskan, penanaman ini bertujuan untuk mengantisispasi pengikisan air hujan di daerah lereng pebukitan. Menurutnya, disamping melakukan pencegahan dengan menanam pohon, Pelres Agam serius membantu pemerintah daerah mencegah maraknya pembalakan liar. Menurutnya, bencana

longsor terjadi tidak terlepas dari tindakan kejahatan yang dilakukan oleh manusia. Oleh sebab itu penebangan liar pada hutan lindung dan cagar alam akan terus ditekan. “Saat ini Polres Agam dengan pihak terkait di Pemda Agam semakin genjar melakukan razia terhadap pembalakan hutan,” katanya. Dalam kesempatan tersebut ia juga meminta masyarakat kampung Jambu Kecamatan Tanjung Raya untuk menjaga hutan. Polres Agam siap memberikan bibit pohon Jabon

bagi masyarakat yang ingin besedia menanamnya. Wakil Bupati Irwan Fikri mengatakan, kondisi alam saat ini akan diwariskan kepada anak cucu. Oleh sebab itu, kelestarian alam wajib dijaga. “Jika hutan terus ditebang dan dirusak, bukan tidak mungkin generasi mendatang akan menuntut kita, karena alam tidak dijaga,” katanya. Menurutnya, polres Agam di bawah kepemimpinan Asep Ruswanda dengan Pemerintah Kabupaten Agam memiliki

persepsi yang sama dalam menjaga kelestarian alam. “Salah satu program pemerintah daerah adalah Agam menyemai. Kita wajib untuk mendukungnya,” jelas Irwan. Ia berharap, penaman pohon saat ini juga diikuti semangat masyarakat untuk menjaga dan merawat lingkungan. Alam akan bersahabat bila dijaga, sebaliknya alam juga bisa mendatangkan bencana bagi manusia apabila keseimbangannya dirusak. (h/yat)

Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda bersama Bupati Agam Irwan Fikri saat menanam bibit Pohon Jabon di Jorong Kampung Jambu,Nagari Bayur,Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Agam, Sabtu (15/6).RAHMAT HIDAYAT

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Syahrizal


14 WANITA DAN KELUARGA

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

Merawat Rambut Secara Alami Meskipun anda memiliki jadwal yang sangat padat setiap harinya, jangan pernah lupa untuk merawat tubuh dan rambut. Memiliki rambut indah tidak bisa didapatkan dalam satu malam. Anda perlu melakukan perawatan rambut secara teratur. Bila anda malas, jangan pernah menyesal saat mendapati rambut terlihat kusam, bercabang, rontok dan patah-patah. Anda perlu tahu dengan benar cara merawat rambut secara alami sebelum tidur sehingga keesokan harinya anda bisa bangun tidur dan mendapati rambut terlihat cantik dan berkilau. Pergi ke kantor pun akan menjadi saat yang menyenangkan karena bisa memamerkan rambut yang cantik kepada teman-teman di kantor. Berikut cara merawat rambut secara alami sebelum berangkat tidur: 1. Cuci rambut sebelum tidur: Cek terlebih dahulu kondisi rambut sebelum tidur. Bila anda mendapati rambut berketombe, berminyak dan kotor, langsung cuci rambut sebelum tidur. Kotoran yang terdapat pada

rambut bila dibiarkan terus menerus malah merusak kesehatan rambut. Bila ingin pergi tidur setelah keramas, pastikan rambut sudah kering. Perlu diketahui bahwa tidur dengan rambut yang masih basah malah tidak baik karena rambut cepat kotor akibat kelembaban yang tinggi. Selain itu air yang menempel membuat rambut cepat rusak, rapuh dan rontok. 2. Sisir rambut sebelum tidur: Cara merawat rambut secara alami selanjutnya dengan menyisir rambut sebelum tidur. Banyak wanita hanya menyisir rambut saat akan keluar rumah. Kebiasaan tidur dengan rambut yang kusut ini tidak baik karena gesekan rambut dengan bantal membuat rambut cepat rontok dan patah. Sisir rambut hingga rapi. 3. Gunakan serum rambut: Rambut sama halnya seperti bagian tubuh lainnya juga memerlukan proteksi. Anda bisa menggunakan serum rambut yang bisa dipakai hingga semalam suntuk untuk melindungi rambut dari kerusakan dan kerontokan parah. Anda bisa membeli serum tersebut di berbagai toko kecantikan. Pilih yang berkualitas supaya hasilnya juga baik untuk rambut. Oleskan serum hingga merata dari batang hingga akar rambut. 4. Minyak zaitun: Ada banyak sekali cara merawat rambut secara alami yang bisa anda gunakan untuk mempertahankan kemilau dan keindahan rambut. Salah satu bahan yang bisa digunakan adalah minyak zaitun. Minyak ini cukup dioleskan pada ujung rambut supaya rambut selalu kuat. Perawatan dengan minyak zaitun cocok bagi mereka yang memiliki rambut kering. (h/inu)

Perawatan Rambut Bagi Wanita Berkerudung KEBANYAKAN wanita yang memakai kerudung sering mengabaikan kesehatan dan kecantikan rambut mereka. Walaupun bukan semua, namun rata-rata begitu. Seharusnya anda yang berkerudung perlu menjaga kecantikan dan kesehatan rambut anda sama seperti mereka yang tidak memakainya. Mungkin mereka sering berpikir, untuk apa memiliki rambut yang indah kalau ia akan ditutup dengan kerudung sepanjang hari. Yang jadi pertanyaan, apakah Anda tidak ingin tampil cantik di mata suami dan keluarga anda? Memakai kerudung dan tidak bukanlah suatu ukuran. Yang penting sebagai wanita, Anda tetap harus memiliki pedoman bahwa rambut adalah mahkota wanita. Sayangilah rambut Anda sama seperti anda menjaga kulit wajah dan penampilan diri yang lain. Wanita memakai kerudung memerlukan perawatan rambut yang lebih baik dan menyeluruh dibanding wanita yang tidak berkerudung. Keadaan kulit kepala dan rambut yang bertutup sepanjang hari bisa menjadi pusat kerusakan rambut jika tidak kena cahaya matahari. Keadaan lebih buruk jika anda memiliki rambut panjang dan sering mencuci rambut pada waktu pagi. Rambut tidak akan kering sempurna dalam waktu setengah jam, apalagi cuaca yang sejuk pada waktu itu. Jika anda membiarkan rambut belum sempurna keringnya dan kemudian terus mengikatnya sebelum mengenakan tudung, anda hanya akan memberikan bencana kepada rambut anda sendiri. Berikut dibawah ini adalah panduan yang bisa anda ikuti demi memastikan rambut

anda tetap dan cantik. 1) Jangan Sering Keramas Jika anda mempunyai kebiasaan mencuci rambut setiap hari, ubahlah kebiasaan ini. Sebagai wanita berkerudung, tidak bagus jika anda mencuci rambut setiap hari. Keadaan ini akan menjadi lebih buruk jika anda suka mencuci rambut pada waktu pagi sebelum ke tempat kerja. Tidak peduli seberapa panjang rambut anda, ia tetap memerlukan waktu yang lama untuk betul-betul kering sebelum mengenakan kerudung. Meskipun anda menggunakan pengering rambut, rambut tetap tidak akan kering dengan sempurna secara menyeluruh. Tips: Cucilah rambut sekurang-kurangnya tiga kali dalam seminggu. Sebaiknya cucilah pada waktu sore ketika anda pulang dari kerja. Keringkan rambut secara alami. 2) Pilih Kain Kerudung Berbahan Lembut Kalau anda berkerja dari jam 8 hingga jam 5, bayangkan berapa lama anda harus menutup rambut anda dengan kerudung. Oleh karena itu, jangan lupa memilih bahan yang lembut untuk kerudung Anda dan bisa membuat rambut Anda bernapas. 3) Perawatan Rambut Rutin Sebulan sekali, periksa rambut Anda jika ada sel rambut mati atau ujung rambut yang terbelah. Jika anda membiarkannya, rambut akan menjadi lebih mudah rontok karena tidak dirawat. Bukan tidak mungkin bahwa wanita yang dulunya memiliki rambut indah akan semakin menipis rambutnya hari demi hari. Ini semua bisa terjadi karena mereka malas untuk

memberikan perawatan pada rambut mereka sendiri sehingga menjadikan rambut rontok. 4) Atasi Masalah Rambut Jika Ada Apapun masalah anda, jangan pandang remeh dan berharap ia akan hilang dengan sendirinya. Kalau anda tidak punya biaya yang cukup untuk mendapatkan perawatan di salon, anda bisa mendapatkan beberapa tips perawatan rambut dari pakar farmasi untuk pemilihan produk sampo yang sesuai dengan anda. Perlu diingat, masalah pada rambut kadangkala bukan disebabkan oleh cara anda menjaga dan merawat saja, Bahkan ia mungkin disebabkan oleh penyakit lain. Masalah ini tidak akan selesai dengan sendirinya jika anda tidak segera mencari penyelesaianya. Tips: Jika anda sudah cocok dengan salah satu jenis produk sampo, maka sebaiknya jangan mengganti dengan produk lain secara sembarangan. Dapatkan info yang benar tentang cara melakukan keramas yang benar dan membilas rambut dengan sempurna. Setelah mencuci rambut dengan sempurna, pastikan anda mengeringkannya dengan benar karena rambut yang

kusut juga menjadi penyebab mengapa rambut mudah rusak. 5) Istirahat Dahulu Sebelum Membersihkan Diri Sebaiknya ketika Anda sampai di rumah sehabis bekerja, usahakan untuk membuka kerudung dan biarkan kulit kepala bernafas terlebih dahulu. Istirahatlah sejenak dalam waktu setengah jam sehingga keringat di tubuh dan kulit kepala anda benar-benar kering. Sebaiknya bukalah ikatan rambut anda dan biarkan angin meresap ke seluruh kulit kepala. Jangan pula membiarkan rambut terus berkerudung atau jangan pula terus mandi ketika Anda baru saja sampai di rumah. Memiliki rambut yang indah bukan hanya bagi mereka yang tidak berkerudung, tetapi Anda juga memiliki hak untuk mendapatkannya dimana hal itu bisa anda gunakan dan Anda perlihatkan pada suami dan keluarga Anda. Selain beberapa tips perawatan rambut bagi wanita berkerudung yang telah gadis tulis di atas, tentunya nutrisi yang penting bagi rambut juga harus Anda perhatikan. Perawatan bukan hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. (h/gds)

Resep

Manfaat Henna Bagi Rambut Henna adalah bahan organik nabati yang digunakan sebagian besar untuk mewarnai rambut dan juga untuk tatto temporary. Ini memberikan warna bravura coklat kemerahan pada rambut gelap. Namun, juga memiliki banyak manfaat lainnya untuk rambut seperti perawatan rambut rambut rontok dan beruban lebih cepat bersama dengan merangsang pertumbuhan dan membuatnya lebih kuat dan sehat. Kecenderungan pewarna rambut sangat umum saat ini. Biasanya orang mewarnai rambut mereka baik untuk mendapatkan tampilan yang berbeda atau untuk menyamarkan rambut berubah warna. Namun, mayoritas rakyat tidak menyukai bahan kimia yang digunakan dalam pewarna rambut industri diproduksi. Mereka, oleh karena itu, mencari alternatif alami dari warna-warna sintetis dan kimia rambut berbasis universal tersedia. Salah satu yang paling terkenal sebagai bahan pewarna rambut alami adalah Henna. Henna sebenarnya merupakan pigmen yang berasal dari semak biasanya ditemukan di daerah kering tandus Afrika. Ketika semak ternyata bisa sepenuhnya kering, itu menjadi alasan untuk dibuat serbuk halus dan digunakan

untuk mewarnai rambut dan kulit. Ketika digunakan sendiri, maka pewarna rambut tersebut bisa berwarna merah. Hal ini juga dapat dimanfaatkan dan dikombinasikan dengan jenis lain dari konstituen alami, tanaman dan sayuran yang berasal untuk mendapatkan warna yang indah yang berbeda. Beberapa opsi pewarna rambutalami lainnya adalah dengan menggunakan bahan berbagai jenis teh. Baik teh, dan kopi bisa mewarnai rambut dalam nuansa yang lebih dalam ketika mereka cukup kuat. Henna serta warna rambut alami lainnya tidak mengandung bahan kimia yang menggunakan abrasif menjadi komponen utama dari warna rambut yang diproduksi secara komersial. Bahan kimia abrasif mendatangkan malapetaka pada rambut Anda. Sementara ketika Anda membeli henna atau warna rambut nabati lainnya, pastikan bahwa Anda tidak memilih produk yang tidak murni sebagai merek yang ada yang dijual pada produk pewarnaan rambut yang tercemar dan bahkan mengklaim bahwa itu adalah 100% murni dan alami. Cari setiap merek terkemuka dengan berfokus pada pendapat orang

lain yang telah menggunakannya dan tetap setia untuk membeli produk warna rambut tersebut. Beberapa orang yang senang untuk memiliki warna hitam, coklat muda atau rambut brunette gelap menggunakan campuran pacar dan nila. Indigo sangat intens berwarna biru tanaman. Ketika dikombinasikan dengan pacar, menghasilkan warna yang indah bagi mereka yang memiliki rambut gelap. Manfaat Henna untuk Rambut " Henna adalah pengobatan semua-alami untuk rambut rontok. " Membantu penyembuhan batang rambut dengan memperbaiki dan penyegelan kutikula, mempertahankan cahaya alami rambut dan mencegah kerusakan rambut. " Menyeimbangkan pH kulit kepala dan dengan demikian memainkan peran dalam mencegah rambut rontok lebih dini. " Menjaga kesehatan rambut dan juga kulit kepala yang berhubungan dengan isu-isu seperti ketombe, kekeringan dll. " Mencegah rambut beruban lebih cepat. " Memperkuat rambut dan merangsang pertumbuhan rambut. Henna Bersifat Sebagai Penyejuk Henna adalah bahan yang bebas

kimia, produk perawatan rambut herbal yang membuat rambut Anda terlihat dan terasa lembut, halus, ramping, dan mengkilap seperti memelihara kondisi rambut Anda. Cara terbaik untuk menuai manfaat pengkondisian dari henna adalah dengan seduhan dalam campuran dengan yoghurt dan kemudian menerapkan seluruh kepala. Yogurt menjaga rambut dari kekeringan dan membuat rambut tampak bersinar. Atau, Anda mungkin ingin mencampur bubuk henna dalam yogurt dengan sedikit air jeruk nipis. Haluskan semua bahan dengan baik dan menerapkan campurantersebut pada rambut Anda. Tunggu selama satu jam dan kemudian bilas hingga bersih. Henna Sebagai Pewarna Rambut Alami Henna adalah warna rambut alami. Ini adalah pewarna rambut tanpa membuatnya terlihat rapuh dan kusam. Henna Sebagai Bahan Anti Ketombe Henna memiliki sifat indah antiketombe juga. Untuk mempersiapkan henna sebagai obat antiketombe, Juga tambahkan beberapa tetes minyak lavender atau peppermint untuk meningkatkan efisiensi henna. (h/gds)

Sayur Lodeh Cemplang Cemplung BAHAN : - 100 gram Kacang Panjang - 300 gram Terong - 50 gram Daun Melinjo - 65 ml santan kentaL - 1,5 liter air - Minyak Goreng secukupnya Bumbu : - 5 buah Cabai Hijau - 3 buah Cabai Merah - 5 siung Bawang Merah - 3 siung Bawang Putih - 1 buah Tomat Hijau - 1 sdt penuh Kaldu sapi bubuk - 10 gram Terasi Udang - 10 gram Gula Jawa - 1 ruas Lengkuas - 1 lembar Daun Salam Cara Memasak : 1. Panaskan air dalam panci, setelah mendidih masukkan irisan bawang merah dan bawang putih, lengkuas, salam, terasi udang, gula jawa dan kaldu sapi bubuk. 2. Biarkan 5 menit sampai harum lalu masukkan cabai merah dan cabai hijau yg sudah diiris miring. 3. Setelah layu dan harum masukkan kacang panjang, terong dan tomat hijau. Aduk-aduk dan tutup sebentar. 4. Lima menit kemudian masukkan daun melinjo, kira-kira 3 menit kemudian masukkan santan kental dan aduk-aduk perlahan. 5. Setelah sayuran matang, lalu angkat dan sajikan. 6. Sangat cocok disantap bersamaan dengan ikan asin. (**) >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

SERAHKAN DUA UNIT BECAK MOTOR DARI DANA CSR

Bank Nagari Dapat Penghargaan dari Pemko Padang PADANG, HALUAN – Program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Nagari, ternyata diapresiasi oleh Pemko Padang. Bersamaan dengan upacara peringatan Hari lingkungan hidup tingkat Kota Padang Senin (17/6) di RTH Imam Bonjol, Pemimpin Cabang Bank Nagari Pasar Raya H. Sofyan Sara., SH.,MM., menerima piagam penghargaan dari Pemko Padang, atas bantuan Bank Nagari memberikan dua unit becak motor (becak sampah) untuk Kota Padang. “Kami sangat berterimakasih atas bantuan dua unit becak motor

yang diberikan Bank Nagari. Becak motor sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas petugas kebersihan di Kota Padang,” kata Walikota Padang Fauzi Bahar usai menyerahkan piagam penghargaan tersebut. Di bagian lain Syofyan Sara menyebutkan, Bank Nagari melalui program CSR nya, selalu berupaya memberikan bantuan-bantuan sosial kepada masyarakat. Setiap tahun, dana CSR tersebut dibagikan dalam berbagai bentuk. Seperti beasiswa bagi siswa dan mahasiswa berprestasi, pemberian bantuan

sapi kurban, serta berbagai kegiatan social lainnya. “Untuk menunjang aktivitas dan kelancaran kerja petugas kebersihan, Kota Padang masih membutuhkan tambahan becak motor lagi. Karena itulah, Bank Nagari melalui program CSR memutuskan untuk memberikan bantuan dua unit becak motor ini,” tambah Syofyan Sara. “Bantuan ini bukan yang pertama kali diberikan Bank Nagari, mendukung Padang Kota Hijau. Sebelumnya, Bank Nagari telah banyak memberikan bantuan pohon pelindung, pot besar berisi tanaman

hijau. Selain untuk penghijauan, bantuan CSR ini juga berfungsi untuk menambah keindahan kota,” ujarnya. “Semoga dengan bertambahnya becak motor ini, petugas kebersihan akans emakin giat bekerja dan Kota Padang akan semakin bersih,” harapnya. Bank Nagari Cabang Pasar Raya, saat ini memiliki beberapa cabang pembantu di Kota Padang. Diantaranya, Cabang Bandar Buat, RSUP M Djamil, dan Cabang Pembantu Simpang Haru. Kantor Kas Balaikota, Kantor Kas PBB Pratama, Kantor Kas Teluk Bayur dan Kantor Kas Pegambiran. (h/atv)

Pemimpin Cabang Bank Nagari Pasar Raya H. Sofyan Sara., SH.,MM., menerima piagam penghargaan dari Pemko Padang yang diserahkan Walikota Fauzi Bahar, atas bantuan Bank Nagari memberikan dua unit becak motor (becak sampah) untuk Kota Padang, Senin (17/6). HUMAS

BBM BELUM NAIK

Harga Sembako Sudah Melambung KILAS EKONOMI

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Bappenas Armida Alisjahbana memastikan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi minggu depan. Namun demikian Harga BBM belum naik, harga beberapa kebutuhan pokok sudah mulai melonjak di Pasar Raya Padang.

Bosowa Ambil 14 Persen Saham Bukopin JAKARTA, HALUAN—PT Bosowa Corporindo (Bosowa) membeli 14 persen saham PT Bank Bukopin Tbk di harga Rp1.050 per saham, dengan nilai total mencapai Rp1,17 triliun. Hal ini sekaligus mengonfirmasi kabar yang beredar sebelumnya, yang menyebutkan bahwa Bosowa membeli bank tersebut dengan harga premium. Presiden Direktur Bosowa Corporindo Erwin Aksa mengatakan, pada tanggal 13 Juni 2013 lalu Bosowa telah menandatangani perjanjian jual beli (sales and purchase agreement/SPA) pengalihan saham Bank Bukopin dengan Kopelindo dan Yabinstra. Sesuai kesepakatan itu, Kopelindo dan Yabinstra mengalihkan saham Kelas B masing-masing sebesar 4,6 persen dan 9,4 persen kepada Bosowa Corporindo. “Untuk itu, kami menyambut baik tercapainya kemitraan strategis dengan pemegang saham Bank Bukopin yaitu Koperasi Karyawan Perum Bulog (Kopelindo) dan Yayasan Bina Sejahtera Warga Bulog (Yabinstra) untuk ikut mendukung akselerasi bisnis Bank Bukopin di masa depan,” ujar Erwin Aksa melalui siaran pers, Senin (17/6). Masuknya Bosowa ke Bank Bukopin akan memperkuat permodalan bank tersebut, dan bersama-sama mendorong percepatan dan pengembangan bisnis Bukopin, khususnya di sektor usaha kecil dan menengah (UKM) secara berkelanjutan. Erwin menambahkan, kemitraan strategis ini merupakan salah satu solusi terbaik untuk terus membesarkan dan meningkatkan kontribusi Bank Bukopin di sektor. Sebelum menjadi mitra strategis di Bank Bukopin, Bosowa telah memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan. Di antara 10 sektor usaha yang menjadi fokus Bosowa, sektor jasa keuangan merupakan salah satu bisnis yang mengalami pertumbuhan signifikan. Bisnis keuangan yang dijalankan Bosowa saat ini adalah bisnis asuransi melalui PT Asuransi Bosowa Periscop, bisnis pembiayaan melalui PT Bosowa Multifinance dan Sadira Finance, bisnis sekuritas melalui PT Royal Trust Capital dan industri perbankan dengan menjadi mitra strategis di PT QNB Bank KesawanTbk. (h/kcm)

MANFAAT COKLAT— Seorang pegawai dari Dinas Koperasi dan Umkm Kota Padang melihatkan hasil produk olahan coklat di Stand Padang Fair 2013 di GOR Agus Salim, Padang, beberapa waktu lalu. Coklat merupakan makanan memiliki khasiat untuk anti oksidan, menurunkan tekanan darah tinngi, dan relaksasi. RIVO SEPTI ANDRIES

PADANG, HALUAN— Harga BBM belum naik, harga beberapa kebutuhan pokok sudah mulai melonjak di Pasar Raya Padang . Hal itu di ungkapkan sejumlah pedagang di Pasar Raya Padang kepada Haluan, Senin (17/6). Eli (43) salah seorang pedagang di Pasar Raya Padang mengatakan kenaikan harga sembako sudah berlangsung selama empat hari terakhir. Misalnya saja minyak goreng naik dari Rp8.500/kg menjadi Rp9.500/kg. Kemudian tepung terigu juga naik Rp7.000/kg Rp8.000/kg, bawang merah Rp22.000/kg-Rp24.000/kg, cabai merah Rp32.000/kg- Rp36.000/kg, cabai rawit Rp28.000-Rp30.000/

kg, telur ayam ras Rp900-Rp1.500/ butir. Hal ini mulai di kawatirkan para Ibu Rumah Tangga (IRT), Wiwitri (40) salah seorang pembeli di Pasar Raya Padang menyebutkan, harga BBM belum naik, tapi harga kebutuhan pokok sudah mulai melejit. “Apalagi kalau BBM sudah naik, pasti harga sembako naik lebih tinggi,” ujarnya. Hal senada juga di ungkapkan Eri (45) salah satu pedagang Pasar Raya Padang. Dalam tiga hari terakhir pembeli mulai berkurang dari biasanya, mungkin karena harga kebutuhan pokok mulai berangsur naik. (h/ mg-jen)

Pasar LISTRIK PLN SERING MATI

Permintaan Lampu Emergency Tinggi PADANG, HALUAN— Ketika lampu sering mati dan lilin tidak bisa menjadi salah satu solusi, maka lampu emergency (lampu cadangan ketika lampu PLN mati, red) akan diburu. Di salah satu toko elektronik di Pasar Raya Padang, Anugrah Toko, penjualan lampu emergency meningkat 5 persen. Pemilik “Anugrah Toko” Mudia kepada Haluan, Senin (17/6) mengatakan lampu emergencybanyak diminati ketika lampu PLN sering mati. Sehingga bagi Mudia momen seperti itu dimanfaatkan sebaik mungkin. Caranya melayani pembeli dengan sebaik mungkin sehingga pembeli akhirnya menyetujui tawaran.

“Kalau masyarakat butuh pasti membeli kan, ketika momen itu kami manfaatkan dengan melayani konsumen sebaik mungkin. Kalau harga tetap kami patok segitu tidak pernah kami lebihkan kalaupun sedang dibutuhkan. Sehingga pelanggan itu tahu kalau harganya memang segitu. Apalagi saat ini ada mall sebagai pembanding harga,”ujar Mudia. Lampu emergency dengan ukuran standar dijual oleh Mudia dengan harga Rp100.000. menurut Mudia, harga di tokonya bisa nego kalau pembelinya tahu dengaan harga yang sebenarnya. “Kitapun tidak mau rugilah ya, tetapi kalau pembeli bisa menawar kita akan ambil untung tipis saja

kok, harga emergency itu dimulai dari Rp100.000,”tutup Mudia. Ia mengatakan, tidak hanya lampu emergency saja yang laris manis. Barang elektronik lainnya juga banyak diminati. Hal ini menurut Mudia karena menghadapi puasa. “Bulan puasa adalah bulan ibadah umat islam sehingga barang elektronik seperti kulkas, kipas angin, seperti kebutuhan rumah tangga lainnya juga perlu sehingga penjualan elektronik lainnya juga naik,” terangnya. Menurut Mudia lagi , dengan kenaikan kurs dolar, belum ada pengaruhnya terhadap kenaikan harga barang elektronik. (h/cwoos)

Pemilik toko elektronik “Anugrah Toko” Mudia di tokonya kawasan Pasar Raya Padang. Akhir-akhir ini penjualan lampu emergency meningkat. AMIR

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


16

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

BBM AKAN NAIK

Hiswana Migas Tambah Pasokan KILAS EKONOMI

JAKARTA, HALUAN—Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) mengakui telah menambah pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk tiga hari ke depan.

Menara Agung Buka Stan di Padang Fair PADANG, HALUAN—Main Dealer Motor dan Spare Part Honda Wilayah Sumatera Barat, Menara Agung di Jalan Veteran promo akhir bulan dengan DP murah dan angsuran ringan. Marketing Menara Agung Topit kepada Haluan saat pameran di Padang Fair (PF) mengatakan promo ini bertujuan untuk memanjakan pelanggan. Setelah seminggu berada di PF, pengunjung dan pembeli di Menara Agung meningkat 20 persen. Baik dari segi pendapatan maupun dari segi kunjungan peminat honda. “Menara Agung saat ini mengadakan promo akhir bulan berlaku selama bulan Juni ini, dengan kategori DP murah dan ansuran ringan dengan semua merek,”ujar Topit. Topit menambahkan, promo yang berlaku untuk semua merek dan lebih banyak pada merek Beat, dengan angsuran Rp500.000 dan DP Rp1.300.000, dengan semua variannya. Varian Beat terdiri dari Tehno White, Hard Rock Black, Elektro Red, Groovy Blue, Disco Green dan samba orange. “Selain itu, keunggulan juga terletak pada teknologi Beat, Fuel Injektion,”papar Topit. Stand Menara Agung yang terletak pas pintu masuk Padang Fair memang tempat yang strategis, sehingga pengunjung langsung dapat melihatnya. Selain itu, pengunjung juga dapat menanyakan langsung kelebihan produk terbaru Honda serta bisa bertransaksi dengan mudah. “Selain melihat-lihat produk terbaru Honda, pengunjung juga banyak yang membeli. Semua kita layani dengan maksimal. Sejauh ini memang banyak yang membeli dari pada sekedar melihatlihat, sebab masyarakat sudah tahu, kalau stand yang ada di PF itu pada umumnya sedang promo,”tutup Topit.(h/cw-oos)

STAN MENARA AGUNG VETERAN— Marketing Menara Agung Topit saat menunggui stan, Senin (17/6) . Setelah seminggu berada di Padang Fair, pengunjung dan pembeli di Menara Agung meningkat 20 persen. Baik dari segi pendapatan maupun dari segi kunjungan peminat Honda.OSNIWATI

Pasalnya, indikasi melonjaknya permintaan BBM subsidi akan meningkat seiring efektifnya upaya penyesuaian harga dalam waktu dekat. “Kita sudah bayar untuk dua tiga hari ke depan. Karena itu dalam jangka waktu empat hari ini kita pastikan stok aman,” ujar Ketua Umum Hiswana Migas, Eri Purnomohadi di Jakarta, Senin (17/6). Hingga kini dia mengklaim belum ada lonjakan permintaan BBM subsidi yang cukup berarti pada seluruh SPBU. Namun, dia juga tidak menepis permintaan konsumsi BBM subsidi meningkat tipis belakangan ini. “Permintaan yang cukup besar karena ada liburan siswa

baru-baru ini. Ada yang mudik dan ziarah sehingga ada lonjakan permintaan sebesar 4% dari biasanya,” tutur dia. Lebih lanjut Edi memaparkan, potensi lonjakan permintaan BBM subsidi akan sulit dikendalikan jika sudah mencapai peningkatan 10%. Ditambah, efek antrian pembelian BBM subsidi menjadi hal yang sulit dikendalikan jika lonjakan permintaan terjadi. “Kalau sudah sampai antri di SPBU itu lonjakan sudah memang besar sekali. Kira-kira 10% jika sampai ada antrian panjang. Namun kami sendiri menjamin empat hari ke depan pasokan aman,” kata Eri. (h/inl)

Produk HUT KE-22 DIISI DONOR DARAH

Tupperware Indonesia Didukung 180.000 Tenaga Penjual PADANG, HALUAN—Tupperware resmi dipasarkan di Indonesia tahun 1991. Kini Tupperware Indonesia sudah memiliki 73 distributor resmi yang tersebar di berbagai kota besar di seluruh Indonesia. Didukung lebih dari 180.000 tenaga penjual independen, produk Tupperware berhasil menembus berbagai kalangan. Pelatihan dan bimbingan yang diberikan merupakan bekal untuk menjadi tenaga penjual yang tangguh. Meski terdiri dari berbagai latar belakang ekonomi dan pendidikan, namun ada satu persamaannya yaitu bisa menyisihkan waktu

untuk keluarga, sekaligus memiliki karir dan penghasilan yang sangat memuaskan. Sekaitan HUT ke-22, di pelataran parkir Plaza Andalas, Sabtu (15/ 6), PT Tupperware Indonesia gelar donor darah. Donor darah untuk yang ke-6 kali itu digelar serentak di 22 kota di Indonesia. Sedangkan di Padang, kegiatan yang sama merupakan yang keempat kali. “Filosofi dan spirit bisnis Tupperware selalu diiringi dengan semangat Caring and Sharing untuk menularkan nilai-nilai kebersamaan dan solidaritas pada sesama. Saling peduli dan berbagi kepada sesama, itulah yang mendasari rangkaian

kegiatan donor darah bersama di 22 kota ini,” kata PR and Communication Manager PT Tupperware Indonesia, Umayanti Utami kepada wartawan usai pembukaan donor darah yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, dr. Eka Lusti dan dr. Widyawarman dari PMI Cabang Padang di D’cost Café, Plaza Andalas Padang. Lebih lanjut dikatakan Umayanti, kegiatan yang digelar di 22 kota seiring momen HUT 22 Tupperware itu juga dalam rangka menyambut Hari Donor Darah Sedunia yang jatuh pada tanggal 14 Juni 2012. Kegiatan dengan tema “A Drop for Hopes – 22 Kebaikan Donor Darah”,

Sekaitan HUT ke-22, di pelataran parkir Plaza Andalas, Sabtu (15/6), PT Tupperware Indonesia gelar donor darah. DAVID diselaraskan dengan tema hari Donor Darah Sedunia 2013 yaitu

“Give the gift of live donate blood”. (h/vid)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

17

SPANYOL PIMPIN GRUP B

Italia Tempel Brasil

RIO de JANEIRO, HALUAN — Italia mengawali langkahnya di Piala Konfederasi 2013 dengan kemenangan. Menghadapi Meksiko, Gli Azzurri menang dengan skor 2-1.

Italia Impikan Juara Eropa U-21 TEL AVIV, HALUAN — Kapten Italia U-21, Luca Caldirola, mengimpikan trofi juara di Kejuaraan Eropa junior usai memastikan tempat di partai final. Azzurrini asuhan Devis Mangia dipastikan melangkah ke babak pamungkas setelah menekuk Belanda 1-0 lewat gol semata wayang Fabio Borini akhir pekan kemarin. Pada laga final di Teddy Stadium, Jerusalem, Rabu (19/6) dinihari WIB, Italia akan berhadapan dengan juara bertahan Spanyol yang

sukses menghajar Norwegia tiga gol tanpa balas. "Kami bermain selayaknya tim hebat melawan salah satu tim terkuat di benua ini," tulis Caldirola di laman resminya mengenai duel kontra Jong Oranje. "Kami senang dan bangga atas apa yang telah kami capai sejauh ini." "Sekarang kami ingin memainkan partai final dan berjuang demi impian ini [juara]," tegas bek muda FC Internazionale yang musim lalu dipinjamkan ke Brescia ini. (h/net)

Dalam pertandingan di Stadion Maracana, Senin (17/6/2013) dinihari WIB, Italia unggul lebih dulu melalui tendangan bebas Andrea Pirlo di menit ke-26. Namun Meksiko membalasnya lewat tendangan penalti Javier ‘Chicharito’ Hernandez delapan menit kemudian. Mario Balotelli menjadi penentu kemenangan Italia lewat golnya di menit ke-77. Skor 2-1 untuk keunggulan Italia bertahan hingga laga usai. Dengan hasil ini, Italia menempel ketat Brasil di klasemen Grup A dengan sama-sama mengumpulkan tiga poin. Namun Italia ada di posisi dua karena kalah selisih gol. Sedangkan Meksiko ada di posisi tiga dan belum mendapat poin. Sementara di Grup B, Spanyol mengawali kiprahnya di Piala Konfederasi dengan meraih kemenangan. Menghadapi Uruguay di Arena Pernambuco, Recife, Senin (17/6/2013) pagi WIB, La Furia Roja unggul dengan skor tipis 2-1. Tampil mendominasi sejak awal pertandingan, Spanyol menyudahi babak pertama dengan keunggulan 2-0. Dua gol skuat besutan Vicente del Bosque dilesakkan oleh Pedro Rodriguez di menit 20 dan Roberto Soldado 12 menit beselang. Spanyol kemudian melakukan beberapa pergantian di babak kedua. Sementara Uruguay yang tak menyerah membangun serangan akhirnya bisa memperkecil kedudukan melalui gol yang dibuat Luis Suarez pada menit 88. Skor 2-1 untuk kemenangan Spanyol bertahan hingga laga tuntas. Hasil ini membuat Spanyol memuncaki klasemen Grup B dengan poin tiga, sementara Uruguay berada di posisi terbawah. Dua tim lain di grup ini, Tahiti dan Nigeria, baru akan bertanding malam nanti waktu setempat. (h/net) SPANYOL MENANG — Pemain Spanyol, Javi Martinez menghadang pergerakan pemain Uruguay, Martin Caceres pada penyisihan grup B Piala Konfederasi di Brasil, Senin (17/6) dinihari, kemarin. Pada laga yang berlangsung di Arena Pernambuco itu, Spanyol menang 2-1 atas Uruguay. FIFA

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA KILAS FASI: Paralayang Bakal Sukses LIMAPULUH KOTA, HALUAN— Bukit Lontiak, areal start dan bukit Topuang di daerah Bungsu Resor Taeh Bukit areal landing (pendaratan) kecamatan Payakumbuh kabupaten Limapuluh Kota, 22-23 Juni 2013 ini bakal ramai lagi oleh peserta festival dan karnaval paralayang. Hal ini terlihat sejak atlet Porprov XII lalu. Kali ini yang meramaikan tak sekedar atlet lokal, karena akan melibatkan atlet nasional dan internasional, seperti Cina, Rusia, Polandia dan Malaysia. Komisi Teknik FASI Limapuluh Kota, Dodo Koerdi kepada Haluan mengaku optimis fetival paragliding sama dengan karnaval udara pertama di Bungsu Resort akan dapat tontonan ramai warga, dan ini juga merupakan hiburan bagi masyarakat sambil menyambut bulan suci Ramadhan. Khusus bagi warga yang berbakat jualan berbagai makanan sate, soto, nasi goreng, berbagai minuman dingin juga merupakan peluang peningkatan ekonomi, termasuk bagi generasi muda yang mengelola perparkiran. Festival ataupun karnaval yang bakal dibuka Bupati kabupaten Limapuluh Kota Dr.Alis Marajo Dt. Sori Marajo, diselenggarakan Dinas Kebudayaan Parawisata Pemuda dan Olahraga ini, juga akan menjadi kegiatan rutin setiap tahun nantinya kata mantan atlet moto cross ini mengakhiri keterangannya di Sekretariat FASI Limapuluh Kota kemaren.(h/snt)

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

SP Incar Buriram United PADANG, HALUAN – Kendati jadwal lanjutan AFC Cup 2013 yang telah memasuki fase perempat final sudah baru dilangsungkan September 2013 mendatang, manajemen Semen Padang (SP), merancang sebuah laga uji coba internasional untuk Ellie Aiboy Cs.

UJI TANDING — Klub Terkuat Asia Tenggara saat ini, Buriram United asal Thailand, jadi target Semen Padang untuk berujitanding jelang delapan besar AFC Cup, September 2013 mendatang. Buriram sendiri juga akan melakoni delapan besar Asia Champions League. NET

Sumbar Boyong Dua Perunggu

GRUP 3 DIVISI 1 PSSI

PADANG, HALUAN — Bertarung di pada Kejurnas Layar piala KASAL 2013, di Jakarta, Tim Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Sumatra Barat memboyong dua perunggu Dua medali perunggu tim yang dilatih Arnold dan Azwar Akip itu direbut dari kelas Hobbie 16 dengan atlet Tegar Yasa yang berpasangan dengan Rudi Chandra. Untuk medali emas di nomor ini direbut pasangan DKI Jakarta dan perak diraih pasangan Kalimantan Timur. Satu medali perunggu lainnya direbut oleh Zacky Anwar yang berpasangan dengan Tedy Hidayat di kelas Internasional 420 open putra. Medali emas disabet pasangan Jawa Timur dan medali perak diboyong pasangan DKI Jakarta. "Kami baru bisa memboyong dua perunggu ke Sumbar dalam iven kejurnas memperebutkan Piala KASAL 2013 itu," papar salah satu atlet, Tegar Yasa yang dihubungi, Minggu (16/6).(h/mat)

PADANG, HALUAN – Dua tim asal Sumbar, PSP Padang dan Persiju Sijunjung, sementara memimpin klasemen Grup 3 Divisi 1 PSSI yang berlangsung di Bandarlampung 16-29 Juni 2013. PSP nangkring di puncak klasemen dengan nilai tiga, unggul selisih gol dari Persiju yang juga punya nilai sama dengan PSP. Grup ini, terdiri atas enam tim, yakni PS Pasaman Barat, Persepak Payakumbuh, PSP Padang, Persiju Sijunjung, PS PLN Jambi dan tuan rumah PSBL Bandar Lampung. Pada laga pembuka, Minggu (16/ 6), tuan rumah PSBL gagal meraih poin penuh karena ditahan PS PLN Jambi 1-1 di Stadion Sumpah

Atasi Pasbar, PSP Pimpin Klasemen Pemuda. PSP Padang yang tampil, Senin (17/6) kemarin, mengambil kesempatan untuk leading. Melawan tim sakampuang asal Pasaman Barat, PS Pasbar, anak asuh Erri Syarief menang tiga gol tanpa balas. Menit 16, PSP sudah unggul melalui Aldo. Tak puas sampai disana, mantan penyerang Semen Padang U21, M.Sai menggandakan keunggulan Pandeka Minang di menit 38. Hingga babak kedua usai, skor bertahan 2-0 untuk PSP Padang. Di babak kedua, PS Pasbar coba balik menekan. Hasilnya, mereka malah kembali kebobolan. Aldo menambah perbendaharaan golnya di menit 65. Skor ini, 3-0 bertahan

hingga usai. “Ini adalah hasil kerja keras team, termasuk pemain, pelatih, manager, pengurus PSP, serta dukungan seluruh pecinta PSP,” ujar Mahyeldi. Ditambahkan Mahyeldi, untuk memberikan dukungan dan semangat kepada pemain, pengurus PSP juga telah menyiapkan bonus bagi pemain yang mencetak gol sebesar Rp. 500 ribu satu gol. Di laga kedua, mempertemukan tim Sumbar lainnya, antara Persepak Payakumbuh dengan Persiju Sijunjung. Pertandingan ini dimenangkan Persiju 1-0 melalui pemain bernomor punggung 22, Rizki P di menit 17. (h/mat/eep)

Sumbar Bakal Helat Kejurnas Bulutangkis

Syafrizal Ucok (paling atas, dua dari kanan) saat dilantik di PB PBSI 2012 lalu.

PADANG, HALUAN – Setelah dilantik sebagai anggota Dewan Pengawas PB PBSI, Desember 2012 lalu, Ketua Umum Pengprov PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Sumbar, Syafrizal Ucok terpilih menjadi Wakil Ketua Dewan Pengawas PB PBSI. Dihubungi Haluan melalui phonesellnya, Ucok, sapaan akrab Syafrizal Ucok, menyebutkan ia terpilih menjadi

Wakil Ketua Dewan Pengawas PB PBSI melalui rapat Pleno PB PBSI, Senin (17/6) kemarin di Hotel Sultan, Jakarta. Sebagai wakil ketua, katanya, ia menjadi representasi 33 Pengprov PBSI se Indonesia. Untuk Sumbar sendiri, katanya, PB telah mempercayakan kepada mereka untuk menggelar salah satu rangkaian sirkuit nasional yang akan diikuti pebulutangkis nasional, tahun 2014 men-

datang. Hal ini tentunya besar manfaatnya bagi kemajuan bulutangkis Sumbar ke depan karena bibit-bibit bulutangkis yang dimiliki Sumbar, bisa melihat perkembangan atletatlet nasional “Hal ini menjadi salah satu keputusan dalam rapat pleno tersebut. Karenanya, kegiatan ini perlu mendapat dukungan dari APBD Sumbar melalui Disporanya,”kata Ucok. (h/mat)

“Kami akan coba lobi timtim Asia Tenggara untuk bisa berujitanding dengan Semen Padang di Padang. Targetnya, wakil Thailand, Buriram United yang telah menjejakkan kakinya pada perempat final Asia Champions League (ASL) 2013,”kata CEO Semen Padang FC Erizal Anwar yang baru saja usai mengikuti Kongres Biasa PSSI di Surabaya, Senin (17/6). Format yang akan ditawarkan, sebut Erizal, bisa jadi home away atau segitiga dengan tim asal luar negeri lainnya. Kemungkinan besar ujicoba segitiga ini akan melibatkan Buriram United Thailand Kelantan FA Malaysia - Semen Padang Indonesia. “Kami akan upayakan ini saat mengikuti drawing delapan besar AFC Cup di Kuala Lumpur, Kamis besok,”paparnya. Menurut Erizal, ujicoba ini penting untuk menjaga aroma kompetisi Semen Padang FC, sebelum melakoni babak delapan besar AFC Cup 2013.

Suasana kompetisi internasional pada tim Semen Padang terlihat membaik setelah lolos difase grup AFC Cup dan mengalahkan wakil Vietnam SHB Da Nang di fase 16 besar. “Namun, suasana ini terputus untuk jangka waktu yang cukup panjang. Karenanya, perlu bagi tim untuk kembali mendapatkan suasana kompetisi Asia agar membuka peluang lolos ke semifinal AFC Cup,”harapnya. Erizal sendiri tak ikut mendampingi tim Semen Padang yang akan mengikuti laga away menghadapi Persija di Yogyakarta. Setelah mengikuti kongres PSSI, ia kembali ke Padang untuk mempersiapkan diri ke Kuala Lumpur mengikuti drawing AFC Cup. Tim Semen Padang sendiri akan mengikuti tiga laga away, yakni menghadapi Persija Rabu (19/6) di Yogyakarta, PSIR Rembang, Minggu (23/ 6) dan Persema Malang pada Rabu (26/6).(h/mat)

Lima Atlet Sepatu Roda ke Kejurnas PADANG, HALUAN — Pengprov Perserosi (Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia) Sumbar menyiapkan lima atletnya untuk bertarung pada Kejurnas Sepatu Roda di Banten, 27-29 Juni mendatang "Ada lima atlet yang akan kita kirim mengikuti Kejurnas tahun ini. Mereka merupakan atlet terbaik yang saat sedang menjalani latihan di Jakarta," kata Ketua Umum Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Sumbar Handrianto di Padang, Senin. Ia menyebutkan, lima atlet yang akan mewakili Ranah Minang pada ajang tersebut yakni, Tyas Andira yang turun lewat nomor 5.000 meter, 10.000 meter, riley dan marathon, Irfandi nomor jarak menengah 500 meter, 1.500 meter dan riley, Rido A dan Dimas turun pada nomor 300 meter dan 1500 meter serta riley. Tyo Andira nomor 5.000 meter dan 10.000 meter.

>> Editor : Rakhmatul Akbar

Dalam rilis Persoresi Sumbar yang diterima Haluan, Handrianto mengatakan, ajang Kejurnas 2013 ini merupakan kalender tetap PB Porserosi untuk memantau perkembangan atlet daerah, sekaligus ajang untuk melahirkan atlet untuk dipersiapkan mengikuti kejuaraan asia. Bagi atlet Sumbar sendiri lanjut Handrianto, ajang ini bagian dari pemantapan persiapan jangka panjang untuk mengikuti Pekan Olahrga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Lebih lanjut ia mengatakan, meskipun kepengurusan Porserosi Sumbar baru terbentuk pada tahun ini, namun seluruh atletnya sudah lama menjalani latihan di dalam dan luar daerah. Handrianto mengatakan, pada ajang tersebut juga memperebutkan piala antar klub Surono Cup kelompok bebas dan kejuaraan terbuka Piala Wali Kota Banten.(h/mat)

>> Penata Halaman : Jefli


LUAR NEGERI 19

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

NOTES

Kelahiran McCartney 18 JUNI 1942 – Kelahiran Paul McCartney, personel The Beatles. Sir Paul McCartney, KBE (lahir di Liverpool, Inggris, 18 Juni 1942; umur 70 tahun) merupakan penyanyi berkebangsaan Inggris. Ia terkenal sebagai salah satu personel The Beatles. Bersama John Lennon di dekade 1960an, ia membentuk partnership pencipta lagu paling sukses. Ia masih aktif bermusik dan sebagai musikus hingga kini, pendapatannya adalah salah satu yang tertinggi di Inggris. Setelah The Beatles bubar, McCartney bersama istrinya, Linda Mc Cartney membentuk grup musik Wings yang cukup sukses di medio tahun 1970an. Setelah Wings bubar, ia bersolo karier hingga sekarang. Pada Guinness Book of Records, McCartney tercatat sebagai musisi dan pencipta lagu tersukses sepanjang masa dengan 60 platinum dan penjualan singel 100 juta. Lagu ’Yesterday’ yang ditulisnya pada tahun 1964 menjadi lagu yang paling sering dinyanyikan kembali dan diputar di radio Amerika Serikat. McCartney juga aktif dalam kegiatan pembelaan hak hewan dan vegetarianisme, terutama dalam PETA, bersama istri dan anakanaknya. Ia juga menulis, seperti dalam buku kumpulan puisi dan liriknya ‘Blackbird Singing’, dan juga seorang pelukis. (h/wkp)

KABUT ASAP — Wisatawan menatap landscape Kota Singapura yang tertutup kabut asap, dari ketinggian dengan menaiki Singapore Flyer, Singapura, Sabtu (9/2). Selain patung Merlion, Singapore Flyer merupakan ikon wahana Singapura yang ramai dikunjungi wisatawan mancanegara. Singapore Flyer merupakan bianglala terbesar dan tertinggi di dunia, dengan tinggi 165 meter, dan menawarkan pemandangan 3 negara sekaligus, yakni Singapura, Malaysia dan Indonesia. TRN

Iran Diam-diam Kirim 4.000 Tentara ke Suriah TEHERAN, HALUAN - Pemerintah Iran dilaporkan telah mengirimkan 4.000 tentara elit Garda Revolusi mereka ke wilayah Suriah untuk membantu rezim Bashar al-Assad menggempur pemberontak. Ini bukan kali pertama Iran mengirimkan bantuannya untuk Assad.

afiliasi dengan departemen keamanan Iran ini, pengiriman bantuan pasukan ini menandakan komitmen penuh Iran untuk kemenangan Assad di Suriah. Misi lainnya, membuka jalur tempur baru dengan Israel. “Iran berencana membuka front baru Suriah di Dataran Tinggi Golan untuk berperang dengan Israel,” kata sumber lagi. Dalam misi tersebut, Iran bekerja sama erat dengan Rusia. Dia mengatakan saat ini tim intelijen Iran telah bekerja di Suriah mengumpulkan informasi, bahu membahu dengan militan Hizbullah.

LINGKAR

Hal ini diungkapkan media Inggris The Independent pada Minggu, 16 Juni 2013, yang mengutip sumber dari dalam negeri Iran. Menurut sumber, keputusan mengirim pasukan Garda Revolusi diambil sebelum

WASHINGTON, HALUAN — Presiden Barack Obama tampaknya sedang berusaha untuk menutup kamp tahanan di Guantanamo, seperti yang dijanjikannya ketika terpilih untuk masa jabatan pertama dulu. Menurut seorang pejabat yang tidak disebut namanya kepada kantor berita Associated Press, Presiden Barack Obama telah menunjuk seorang pengacara terkenal di Washington untuk mengepalai kantor khusus di Departemen Luar Negeri Amerika yang ditugaskan untuk menutup penjara di Guantanamo itu. Pejabat itu adalah Clifford Sloan, pengacara yang punya banyak pengalaman dalam pemerintahan. Sloan akan membuka kembali kantor Urusan Penutupan Guantanamo di Departemen Luar Negeri, yang ditutup bulan Januari lalu. Kantor berita Associated Press mengatakan pengumuman resmi mengenai hal itu akan dikeluarkan hari Senin (17/6). Langkah ini akan memenuhi sebagian janji Obama untuk menutup kamp tahanan itu, yang telah menimbulkan kontroversi hebat antara Partai Republik dan Demokrat.(h/voa)

Singapura Diselimuti Kabut Asap dari Indonesia

Obama Akan Tutup Guantanamo

SINGAPURA, HALUAN — Singapura diselimuti kabut asap tebal, Senin (17/6), akibat polusi kebakaran hutan di Pulau Sumatera yang menyebar ke negara-negara tetangga. Indeks Standar Polutan pada Senin siang menujukkan level 80, demikian menurut situs web Badan Lingkungan Nasional (NEA) Singapura. Level indeks di atas 100 dianggap sudah tidak sehat. Kabut itu terlihat di jalan-jalan di kawasan pusat bisnis Singapura tetapi sejauh ini tidak mempengaruhi bisnis atau transportasi udara. Sekolah-sekolah di negara

pemilihan presiden pekan lalu. “Kontingen pertama memberangkatkan 4.000 Garda Revolusi Iran ke Suriah untuk membantu kekuatan Bashar alAssad,” kata sumber. Menurut sumber yang punya

itu sedang libur. Warga berpenyakit jantung dan paru-paru, serta mereka yang berusia lebih dari 65 dan anakanak disarankan untuk tidak terlalu lama berada di tempat terbuka atau di luar ruangan. “Kondisi kabut itu diperkirakan berlangsung selama beberapa hari ke depan,” kata NEA. Malaysia juga telah terpengaruh oleh masalah kabut asap yang berulang, yang biasa terjadi pada musim kemarau sebagai akibat kebakaran hutan di kepulauan Indonesia. Kabut asap mencapai level yang tidak sehat di Malaysia

Jelang Ramadan, Muslim Inggris Boikot Kurma Israel

LONDON, HALUAN — Pada bulan Ramadan, kurma menjadi incaran lantaran rasanya yang manis cocok untuk berbuka puasa. Namun hati-hati membeli kurma, janganjangan diproduksi di Israel yang malah akan menguntungkan negara zionis itu. Hal inilah yang coba ditekankan oleh komunitas Muslim di Inggris, seperti diberitakan Ahram Online, Minggu 16 Juni 2013. Asosiasi Muslim Inggris (MAB) akan gelar kampanye boikot produk kurma yang ditanam di wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat dan Lembah Yordan. Kampanye seruan boikot ini akan dimulai pada 21 Juni mendatang, dua minggu sebelum Ramadan. Boikot ini sebagai bentuk protes terhadap pendudukan Israel di wilayah Palestina yang tidak jarang menggusur dan menyengsarakan warganya. “Kami ingin meminta perhatian semua orang untuk berkampanye ‘Cek Label - Boikot Kurma Israel’ dalam aksi nasional selama

sehari,” kata MAB dalam pernyataannya. Kampanye mereka termasuk membagikan selebaran di luar masjid-masjid di Inggris usai solat Jumat dan menempel poster di mesjid dan toko-toko setempat. MAB juga meminta Muslim waspada terhadap toko besar, seperti Asda, Sainsbury’s, Marks & Spencer, Waitrose dan Tesco, yang berbuat curang dengan melabeli kurma Israel dengan label toko mereka. Kampanye ini didukung lebih dari 20 organisasi Muslim di Inggris, termasuk Friends of Al-Aqsa dan Palestine Solidarity Campaign, organisasi anti-Israel terbesar di Inggris dan Eropa. Hampir setengah dari warga permukiman Yahudi di Tepi Barat dan Lembah Yordan menanam kurma Medjoul. Menurut organisasi Boycott Israel Campaign in the UK, lebih dari 50 persen kurma Medjoul di dunia diproduksi di Israel, dan 60 persennya ditanam di wilayah pendudukan ilegal warga Yahudi. Dari penjualan kurma ini, tahun 2011 Israel mengantungi keuntungan US$265 juta atau lebih dari Rp2,6 triliun. “Dengan membeli kurma ini berarti anda ikut mendukung Israel mencuri wilayah Palestina dan menjajah warganya,” tulis MAB lagi. Boikot seperti ini dilakukan hampir setiap tahun oleh berbagai organisasi Muslim dunia. Israel berargumen, boikot malah justru akan merugikan warga Palestina yang bekerja di perkebunan milik warga Yahudi. Alasan ini dimentahkan oleh data para aktivis anti-Israel. Mereka mengatakan bahwa para pekerja Palestina diupah murah untuk pekerjaan berat yang tidak ingin dilakukan oleh orang-orang Yahudi Israel. (h/vvn)

“Dukungan Iran untuk Damaskus akan terus meningkat ketimbang menurun,” tegasnya. Pengakuan ini menguatkan klaim Komandan pasukan elit Iran, Pasukan Quds, Esmail Ghani, pada kantor berita ISNA Mei lalu. Dia mengatakan, Garda Revolusi telah memainkan peranan “fisik dan non fisik” pada pertempuran di Suriah. Tidak berapa lama setelah berita itu diterbitkan, ISNA mencabut laporannya. Keterlibatan Iran di Suriah semakin mempertegas konflik sektarian Sunni-Syiah di negara

selama akhir pekan. Pada Senin, indeks polutan Malaysia menunjukkan level yang tidak sehat antara 102 dan 121 di negara bagian Pahang, Terengganu dan Malaka. Di ibukota Kuala Lumpur, langit tetap berkabut dengan indeks menunjukan angka 82. Masalah kabut asap di Asia Tenggara mencapai tingkat terburuk tahun 1997-1998, yang menyebabkan masalah kesehatan yang luas dan menimbulkan kerugian ekonomi miliaran dolar karena kabut asap itu menganggu dunia usaha dan dan transportasi udara. (h/kcm)

Diperkosa, Gadis 18 Tahun Tebas Kepala Ayahnya PORT MORESBY — Seorang gadis remaja di Papua Nugini, PNG menebas kepala ayahnya karena telah memperkosa dirinya di rumah mereka. Warga desa pun melindungi gadis berumur 18 tahun itu dan menolak menyerahkannya ke polisi. Warga sepakat bahwa ayah “jahat” tersebut pantas untuk mati. Menurut pemimpin gereja setempat, Lucas Kumi dari desa Rang di wilayah pegunungan Western Highlands, seluruh penduduk menolak menyerahkan gadis tersebut ke polisi. “Warga dan para pemimpin di daerah kami pergi dan melihat tubuh tanpa kepala dari ayah tersebut setelah anak perempuan itu melaporkan insiden tersebut kepada mereka dan menjelaskan mengapa dia membunuh ayahnya,” kata Kumi seperti dilansir Daily Mail, Senin (17/6). Kepada media setempat, Post Courier, Kumi menjelaskan, ayah sang gadis memperkosanya ketika mereka hanya berdua saja di rumah mereka di desa Rang pekan lalu. Saat kejadian, ibu dan dua saudara

si gadis pergi mengunjungi rumah kerabat dan menginap di sana. “Sang ayah masuk ke kamar putrinya di malam itu dan memperkosanya berulang kali. Sang ayah ingin memperkosa putrinya lagi keesokan pagi dan saat itulah gadis muda itu mengambil pisau semak dan menebas kepala ayahnya sampai putus,” tutur Kumi. “Kami semua sepakat bahwa dia bebas tinggal di komunitas ini karena ayahnya layak untuk mati,” cetusnya seraya membela perbuatan gadis yang tidak disebutkan namanya itu. “Anak perempuan itu berbuat demikian akibat trauma dan perbuatan jahat ayahnya,” tandasnya. Dikatakan Kumi, warga membentuk garis perlindungan di sekitar kediaman gadis tersebut guna mencegah polisi membawanya pergi. “Masyarakat juga setuju untuk tidak mengadakan seremoni penguburan resmi untuk ayahnya,” kata Kumi. Tindak kejahatan pemerkosaan dan pembunuhan marak di PNG. (h/dtc)

tersebut. Sebelumnya, ribuan militan Syiah Hizbullah dari Lebanon membantu pasukan Assad dalam menguasai kota Qusair. Korban tewas dalam konflik lebih dari dua tahun di Suriah telah mencapai 93.000 orang. Para ulama Sunni Timur Tengah pekan lalu berkumpul di Kairo, Mesir, membicarakan soal konflik Suriah. Mereka sepakat mengutuk kekerasan rezim Assad dan menyerukan umat Muslim bersatu untuk berjihad di Suriah. Jihad bisa dalam bentuk kiriman bantuan dan tenaga. (h/vvn)

Giliran AS yang Ditawari Korut Berdialog PYONGYANG, HALUAN — Setelah sebelumnya menawari Korea Selatan berdialog, kini giliran Amerika Serikat yang didekati Korea Utara. Pemerintah Kim Jong-un menawari dialog antar pejabat tingkat tinggi dengan AS pada Minggu kemarin. Sebelumnya, pertemuan dengan Korsel batal lantaran Korut merasa dilecehkan karena Korsel mengirimkan wakil menteri, bukan menteri. Pertemuan yang seyogyanya membicarakan pembukaan kembali kawasan industri Kaesong itu pun terpaksa mandek. Kali ini, Korut coba mendekati Amerika. Korut berdalih, dialog nanti akan membicarakan beberapa topik, di antaranya penurunan ketegangan militer di Semenanjung Korea. Diberitakan CNN, Korut bahkan menyerahkan pada AS soal lokasi dan kapan dialog tersebut bisa dilaksanakan. Namun ada satu hal yang diminta Korut kepada AS sebelum dialog itu digelar. Mereka minta AS tidak mengajukan syarat apa pun sebagai syarat pelaksanaan diskusi tersebut. “AS tidak boleh melewatkan kesempatan ini dan seharusnya langsung menyetujui dengan resolusi dan niat baik yang kami tunjukkan,” ujar komisi tersebut melalui KCNA. Belum diketahui apakah tawaran ini diterima atau tidak oleh AS. Pasalnya, dalam pembicaraan sebelumnya, AS menuntut Korut untuk menghentikan program nuklirnya jika ingin kembali ke meja perundingan. Sebelumnya selama bertahun-tahun, AS dan Korut terlibat pembicaraan dengan empat negara lainnya, yaitu Rusia, Korsel, Jepang dan China, atau yang dikenal dengan ‘Six Party Talk’. Dalam pertemuan itu, mereka bersedia membantu Korut dengan memberikan bantuan pangan dan bahan bakar minyak apabila bersedia melucuti program nuklirnya seperti menghancurkan menara pendingin di reaktor nuklir Yongbyon tahun 2008 silam. Namun Korut memutuskan ke luar dari pembicaraan itu tahun 2009 silam karena terkena sanksi oleh PBB setelah di tahun yang sama meluncurkan roket jarak jauh. (h/vvn) >> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


20

KABUPATEN SOLOK

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

Aloe jo Patuik

SOSIALISASIKAN ABS-SBK

394 Caleg Bersaing untuk Kursi DPRD SOLOK, HALUAN — Sebanyak 394 Calon Anggota Legislatif dari 14 Partai tersebar di 14 Daerah Pemilihan ( Dapil )akan memperebutkan 35 Kursi anggota DPRD Kabupaten Solok pada Pemilihan Umum ( Pemilu ) tanggal 9 April Tahun 2014 mendatang. Sektretaris KPU ( Komisi Pemilihan Umum ) Kabupaten Solok Syahrial.SH didampingi anggota KPU Kabupaten Solok Nidia Angrenadas.SE.MM dalam keterangannya di Kantor KPU Kabupaten Solok di Koto Baru menambahkan,kursi yang akan diperebutkan tersebut tersebar di 4 Dapil yaitu Dapil I sebanyak 7 kursi Kecamatan X Koto Diatas, Kecamatan X Koto Singkarak dan Kecamatan Junjung Siriah.Dapil II yang akan memperebutkan sebanyak 11 kursismerupakan kursi terbanyak terdiri dari Kecamatan Gunung Talang, Kecamatan Kubung dan Kecamatan IX Koto Sungai lasi. Dapil III memperebutkan 9 kursi meliputi Kecamatan Bukit Sundi, Payung Sekaki,Tigo Lurah,Lembang Jaya dan Danau Kembar. Dapil IV tersedia sebanyak 8 kursi meliputi Kecamatan Pantai Cermin, Lembah Gumanti dan Hiliran Gumanti. Sebanyak 14 Partai yang ikut ambil bagian dalam Pemilu Tahun 2014 tersebut yaitu NASDEM ,PKB ,PKS, PDI Perjuangan, GOLKAR, Gerindra,Demokrat,PAN, PPP, Hanura,PBB dan FKPI yang telah mengusulkan nama-nama Caleg nya ke KPU. (h/mit)

Koto Baru Lahirkan Monografi Nagari SOLOK, HALUAN—Penerapan nilai-nilai Adat Basandi Syara’-Syara’ Basandi Kitabullah (ABS- SBK) di nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok dituangkan melalui pembuatan Monografi Nagari sebagai satu kesatuan masyarakat hukum adat, di Balai Adat nagari Koto Baru pada hari sabtu (15/06) lalu.

GP3A Kubung Juara di Provinsi SOLOK, HALUAN — Gabungan Persatuan Petani Pemakai Air (GP3A) “Aliran Batang Lembang” Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok berhasil tampil sebagai juara Lomba GP3A Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Selanjutnya GP3A Kubung akan mewakili Sumatera Barat untuk Lomba Tingkat Nasional yang akan dilaksanakan tanggal 25-27 Juni mendatang di Kota Kembang Bandung. Kepala Dinas PU Kabupaten Solok Ir.Fathol Bari,MSc(Eng) dan Kepala Dinas Pertanian,Perikanan dan Peternakan Kabupaten Solok Ir.Iriani didampinngi Ketua GP3A Aliran Batang Lembang Joni Elfi didampingi Sektretaris Ilyasmadi.SE.MM Senin kemaren menjelaskan,dengan tampilnya GP3A Aliran Batang Lembang Sebagai juara Tingkart Sumatera Barat diharapkan dapat mengikuti jejak GP3A Dang Tuanku Kecamatan Gunung Talang yang telah berhasil meraih jiuara I Tingkat Nasional Tahun 2010. Joni dan Ilyasmadi sama-sama Optimis GP3A Aliran Batang Lembang dapat merebut juara Nasional dalam lomba Tingkat Nasional 25-27 Juni di Bandung,seraya mengharapkan doa restu dari masyarakat Sumatera Barat. Dijelaskan,GP3A Aliran Batang Lembang merupakan gabungan dari P3A Padang Kusing (88 Ha), P3A Tigo Jorong Sepakat ( 140 Ha ), P3A Kami sepakat (175 Ha) dan P3A Tuah Sepakart derngan luas areal 90 Ha. Prestasi yang pernah diraih,juara II GP3A Kab.Solok Tahun 2010, Juara I GP3A Kab.Solok Tahun 2011, Juara II Lomba GP3A Tingkat Sumbar dan Tahun 2013 juara I Loba GP3A Kabupaten Solok dan Sumatera Barat. ( h/mit )

BPBD Kabupaten Solok Latih Personel SOLOK, HALUAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok melatih personelnya agar mereka ahli dalam menjalankan tugasnya. Kepala BPBD Kabupaten Solok Abdul Manan di Koto Baru Senin Mengatakan, sebanyak 63 orang anggota Tim Reaksi Cepat dan Satuan tugas pemadam kebakan yang mengikuti latihan gabungan seolah mereka tidak merasakan terik panas yang membasahi tubuh mereka. “Pelatihan pendidikan dasar dan gabungan ini dalam rangka meningkatkan profesionalitas kemampuan seluruh anggota TRC dan Satgas Damkar,” kata Abdul Manan didampingi Sekertaris BPBD Bujang Latif. Berbagai ragam materi pendidikan dasar dan tingkat lanjutan yang diberikan, semua mereka mengikuti dengan antusias. Latihan tersebut dilaksanakan dari tanggal 7 sampai 10 juni di lapangan upacara kampus Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Koto Baru. Sejumlah meteri pendidikan dasar (diksar) yang diberikan oleh instruktur dari Damkar Kota Padang, LSM Kebencanaan dan anggota TNI itu diantaranya adalah teknik pemadaman, Global Rescue, parade baris berbaris dan lainya. (h/hms)

SOSIALISASI — Penyampaian sosialisasi ABS-SBK di Nagari Koto Baru oleh ketua Tim LPPD IAIN di hadapan ninik mamak dan tokoh masyarakat, yang bertempat di Balai-balai adat Nagari Koto Baru Sabtu (15/06). YUTIS WANDI

DPRD Konawe Selatan Kunker ke Kabupaten Solok SOLOK, HALUAN — Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Solok. Ketua DPRD Konawe Selatan, Ansori Tawulo selaku pimpinan rombongan di Arosuka Rabu mengatakan bahwa agenda kunker Komisi yang membidangi bagian pemerintahan ini menjadikan Kabupaten Solok sebagai lokasi kunjungan karena dinilai sudah berhasil menjalan pemerintahan yang baik. “Selama ini kami menilai Kabupaten Solok berhasil menjalankan pemerintahan yang baik bagi rakyat, sehingga kami ingin menelusuri lebih

dekat agar langkah-langkah apa yang dilakukan,” kata dia. Ia mengharapkan dengan kegiatan kunker ini apa langkahlangkan atan kebijakan yang ditarapkan Pemkab Solok dalam melaksanakan pemerintahan yang baik dapat menjadi pedoman baginya agar di daerah Sonawe Selatan juga dapat melaksanakannya. Selain dari bidang pemerintahan, DPRD Konawe Selatan juga juga mempelajari bagaimana mengembangkan potensi objek wisata yang ada, dan bagaimana mengolah dan pengembangkan pertanian, perikanan, serta kehutanan. Dikatakannya, objek wisata yang dimiliki Kabupaten Konawe Selatan juga tak kalah menariknya

dibandingkan yang ada di Kabupaten Solok. “Kabupaten ini memiliki lokasi wisata seperti Danau Singkarak, Danau diatas, Danau dibawah, dan lain-lain, dan Kabupaten Konawe Selatan juga punya dan sekarang kami belajar bagaimana mengelolanya” kata dia. Dia menambahkan, bahwa rencana pembangunan Konawe Selatan dalam jangka menengah yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah pengembangan sektor pertanian dan Pemkab Solok cukup cakap dalam mengelolah bagian pertanian, sehingga daerahnya termasuk salah satu daerah penghasil beras. (h/hms)

Jembatan Batang Ombilin Ditargetkan Rampung 2014 SOLOK, SUMBAR — Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat menargetkan pembangunan jembatan Batang Ombilin yang menghubungkan Nagari Bukik Tandang dengan Nagari Balimbiang di Kabupaten Tanahdatar rampung pada pertengahan April 2014. Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Solok, Deni Prihatni di Arosuka, Selasa, mengatakan jembatan penghubung antara dua nagari (desa adat) di Kabupaten Solok dengan Kabupaten Tanahdatar ini memiliki panjang 60 meter dikerjakan PT Handaru dengan anggaran Rp10,5

miliar berasal dari APBD Sumbar 2013. “Jika jembatan ini sudah rampung akan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menggenjot perekonomian baik oleh masyarakat Kabupaten Solok maupun Kabupaten Tanahdatar,”katanya. Ia mengatakan, meskipun Pemkab ingin jembatan ini cepat selesai, namun DPU tetap meminta agar kontraktor yang melakukan pekerjaan benar-benar mengutamakan kualitas, karena jembatan ini akan menjadi kunci kehidupan ekonomi masyarakat nagari. “Apabila jembatan ini rampung

Pemkab Solok juga akan bisa menggarap sektor lain untuk meningkatkan PAD, karena kita melihat di sana banyak sektor pariwisata yang bisa dikembangakan,”katanya. Salah satu objek wisata yang bisa dikembangkan adalah Batu Bapayuang yang merupakan legenda di daerah setempat dan berada tepat di samping jembatan Bukik Kanduang. Ia menyebutkan, pembangunan jembatan Bukik Kanduang sudah dikerjakan sejak Juni 2012, kalau dilihat kondisinya saat ini sudah mulai rampung sekitar 80 persen. (h/hms)

Linmas Nagari Ikuti Diksar

KASATPOL PP Kabupaten Solok Efriadi, memimpin barisan anggota Linmas Nagari yang segera mengikuti Diksar selama seminggu mulai Senin (17/06) di BLK Lubuk Selasih. RISWAN JAYA SOLOK, HALUAN — Sebanyak 30 orang calon anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dari sejumlah Nagari yang tersebar diwilayah Kabu-

paten Solok, mengikuti pelatihan Pendidikan Dasar (Diksar) di BLK Lubuk Selasih, mulai Senin (17/06) hingga (20/ 06) mendatang.

Mereka yang merupakan para pemuda atau warga masyarakat nagari berbadan tegap dan sebagian besar diantaranya juga memiliki ilmuketrampilan bela diri itu, kelak setelah mengikuti Diksar dibawah binaan Satpol PP setempat akan ditempatkan sebagai tenaga pengamanan dalam rangka Pemilihan Wali Nagari serentak 24 Juni dan Pemilu Legislatif 2014 mendatang. Keberadaan mereka setidaknya bisa ikut membantu aparatur pemerintahan Nagari dalam rangka ikut membantu pengamanan wilayah masingmasing, terutama disekitar tempat tinggal nagari mereka. Bupati Solok diwakili Kasatpol PP Efriadi didam-

pingi Kasiops Ance Lubis kepada Haluan di Lubuk Selasih, Senin (17/06) mengatakan, selama mengikuti Diksar tersebut para calon anggota Linmas Nagari itu diberi materi pelatihan diantaranya parade baris berbaris, bela diri, senam tongkat dan penanggulangan bencana. Para peserta cal;on Linmas Nagari tersebut juga diberi pakaian seragam Linmas berwarna hijau-hijau lengkap dengan sepatu dan atribut serta pakaian olah raga lainya selama mengikuti Diksar.. Tenaga intsrukturnya ujar Efriadi yang juga pelatih karate Dan III itu mengemukakan, berasal dari BPBD, Polres Solok dan juga dari

Satpol PP sendiri. Salah seorang peserta Diksar Antoni yang berasal dari Nagari Saok Laweh Kecamatan Kubung kepada Haluan didampingi sejumlah rekanya mengatakan, kegiatan Diksar Linmas tersebut sangat bermanfaat bagi mereka. Terutama ujar Antoni kelak setelah mengikuti pelatihan Diksar tersebut, dia dan rekan-rekanya yang lain akan bisa ikut berperan serta menjadi tenaga Linmas membantu tugas -tugas pemerintahan nagari terutama dibidang kamtibmas. “ yang jelas kami bangga menjadi anggota Linmas dan siap mendedikasikan diri ditengah-tengah masyarakat nagari “ tuturnya. (h/ris)

Di hadapan ninik mamak, bundo kandung, alim ulama dan tokoh masyarakat Koto Baru, Syaiful Yazan Tuanku Mangkudun ketua Tim LPPD IAIN yang memandu kegiatan ini menyampaikan, bahwa pembuatan monografi itu sendiri adalah sebagai wujud pelestarian nilai adat dan agama bagi masyarakat. Karena menurut dia selama ini nilai-nilai ABS-SBK cuma ada dalam ingatan ninik mamak dan tidak pernah dituangkan dalam bentuk sebuah dokumen sehingga seringkali generasi muda kehilangan pedoman. “Selama ini nilai-nilai itu selalu ada dalam ingatan ninik mamak, sekarang kita tuangkan dalam bentuk sebuah monografi, agar generasi penerus bisa membacanya sebagai pedoman dalam pelestarian nilai ABS-SBK itu sendiri di masa datang,” katanya. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa pembuatan monografi itu sendiri bukan untuk mencikaroi (mencampuri) urusan adat yang ada di Nagari, “Kita tidak mencikaroi urusan adat di nagari, ini untuk pelestarian nilainilai yang sudah ada, dan rencana ke depan” terangnya “Untuk monografi masyarakat sebagai kesatuan masyarakat hukum adat akan di pegang oleh Ninik Mamak, sedangkan monografi masyarakat secara umum tetap di pegang oleh Wali Nagari,” tambahnya. Untuk pembuatan monografi ini akan memakan waktu selama tiga bulan

kedepan yang dimulai dengan sossialisasi yang dilanjutkan dengan survey dan klarifikasi tentang potensi ABS-SBK yang ada di Nagari yang mencakup tentang sejarah masa lalu dan harapan di masa depan. Sementara itu Wali Nagari Koto Baru Nofiarman Dt Palindih menyatakan dengan adanya pembuatan Monografi ini diharapkan nilai-nilai ABSSBK yang selama ini ada dapat tertuang dan terdokumentasi dengan baik sebagai warisan bagi anak cucu kelak. “Kita berharap sejarah dan nilai-nilai ABS-SBK yang selama ini hanya dalam ingatan yang diwariskan secara turun temurun dapat terdokumentasi dengan baik, sebagai panduan dan Falsafah hidup bagi anak cucu tentang masa lalu di Nagari Koto Baru,” katanya. Dalam kesempatan itu Bupati Solok yang diwakili oleh Kabag Kesra Drs Zulhelmi menyampaikan bahwa pembuatan Monografi ini adalah kelanjutan dari pelaksanaan Musyawarah Tungku Tigo Sajarangan –Tali Tigo Sapilin (MTTS-TTS) di Nagari –Nagari yang ada di Kabupaten Solok. “Ini adalah kelanjutan dari MTTS –TTS yang dilaksanakan di nagari, setiap nilainilai adat yang ada dalam monografi ini akan kita legalkan menjadi sebuah Peraturan Nagari yang bersangkutan, kami berharap ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Koto Baru di masa datang,” terangnya. (h/mg/ndi)

MURID-MURID PAUD berebut salaman dengan Ny Nevi Irwan Prayitno (tengah), Hj Erlinda Syamsu Rahim (2 kiri), Kepala PAUD (kiri), Wakil Ketua DPRD Edi Sumanto dan Sekda M Saleh (kanan) diacara Forikan Kabupaten Solok, Kamis (13/06) di Balitbu Sumani kecamatan X Koto Singkarak. RISWAN JAYA

NY NEVI IRWAN PRAYITNO

Konsumsi Ikan Sejak Usia Dini SOLOK, HALUAN — Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional (Forikan) Propinsi Sumatera Barat Ny Hj Nevi Irwan Prayitno mengatakan, kebiasaan untuk mengkonsumsi ikan bisa ditanamkan kepada anggota keluarga sejak diusia dini. Pasalnya kata Nevi Irwan Prayitno, untuk merubah masyarakat kita agar membiasakan diri mengkonsumsi atau memakan ikan, agak susah dilakukan dan memerlukan proses waktu yang sedemikian rupa. Nevi Irwan Prayitno mengemukakan hal tersebut dalam kunjungan Tim Penilai Propinsi ke Forkani Kabupaten Solok di Balitbu Sumani Kecamatan X Koto Singkarak, Kamis (13/06). Dalam kunjunganya ke daerah penghasil bareh tanamo itu, Nevi Irwan Prayitno dan rombongan dari Propinsi disambut Ketua Forkani Kabupaten Solok Hj Erlinda Syamsu Rahim, Sekda M Saleh, Wakil Ketua DPRD Edi Sumanto Rangkayo Mulie dan puluhan murid-murid PAUD dan ratusan hadirin lainya. “ Membiasakan diri sendiri dan anggota keluarga lainya untuk mau mengkonsumsi ikan dalam pola makan seharihari dapat meningkatkan kecerdasan dan meningkatkan pula daya tahan tubuh kita “ tutur Nevi Irwan Prayitno. Nevi mengatakan, dia sangat mengapresiasi Forkani Kabupaten Solok dengan segala program kegiatanya, yang telah ikut berperan serta mengajak masyarakat diwilayah setempat untuk membiaskan diri mengkonsumsi ikan dalam pola makan anggota keluarga sehari-hari. Sebelumnya Bupati Solok diwakili Sekda M Saleh dihadapan Nevi Irwan Prayitno dan rombongan serta hadirin lainya mengatakan, Pemkab Solok sangat mendukung Forikan yang selalu berinovasi dalam meningkatkan pertumbuhan anak balita terutama kegiatan penelitian terhadap kandungan gizi ikan bilih danau singkarak. (h/ris) >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

Atiqah Hasiholan Mulai Gemar Memasak Diam-diam artis Atiqah Hasiholan mulai gemar memasak. Menurut bintang film ‘Java Heat’ itu, ia dan ibundanya, Ratna Sarumpaet kerap memasak bersama.

“Aku sama ibu lumayan suka masak juga. Aku suka masak meski nggak tiap hari. Yang suka masak di rumah jadi enak karena alat banyak yang praktis,” ujar Atiqah saat ditemui di acara Panasonic ‘Liberty to Live Better’ di Senayan City, Jakarta Selatan, kemarin. Jadi sudah mulai hobi? “Belum hobi sih, tapi mulai menyukai. Bulan puasa tahun lalu mulai suka. Karena banyak request-request.

FIGURA 21

Tergantung request dari keluarga, pacar buat masak. Kebetulan di rumah, keluarga lidahnya sama,” katanya lagi. Kegemeran Atiqah memasak ternyata pas dengan sang kekasih Rio Dewanto yang doyan makan. Menurut Atiqah, tunangannya itu suka sekali makan masakan pedas. “Rio suka yang pedas-pedas asam. Macam-macam ya, apa aja. Dia nggak suka masakan manis,” tuturnya. (h/dtc)

Indra Brugman Belajar Kungfu BEBERAPA tahun lalu, Indra Brugman lebih menyukai merawat rambut dibandingkan merawat tubuhnya. Itu dulu. Kini Indra justru lebih memikirkan perawatan tubuhnya agar terlihat lebih atletis. Caranya: Wushu atau Kungfu. Ya, ini adalah salah satu aktifitas yang baru dua bulan dilakukan oleh pria kelahiran Tasikmalaya, 32 tahun silam. Bukan tanpa alasan Indra menjalani olahraga ini. Selain karena tak ingin membentuk tubuh yang besar, ini dilakukan juga sebagai investasinya. “Olahraga ini berkaitan dengan banyak hal, seperti seni, kesehatan, mental, bahkan beladiri. Selain untuk menjaga kesehatan juga dimanfaatkan sebagai modal dalam pekerjaan (film laga) nantinya,” ujar mantan kekasih Dhini Aminarti ini saat ditemui dalam acara Bally Switzerland Eyewear, di The Plaza, Thamrin, Jakarta, kemarin. Sejak lama, Indra mengidamkan bermain di film laga. Namun walau belum mendapat tawaran film tersebut, ia yakin kalau aktifitas wushu yang dilakukannya ini tetap dapat bermanfaat, terutama untuk mengasah kemampuan.

“Persiapan ini sudah harus dilakukan. Jadi, ketika ada tawaran yang ada adegan berkelahi, saya tidak perlu lagi pusing soal akting. Saya rasa ini kemampuan apapun perlu dimiliki oleh setiap artis, baik nantinya akan digunakan atau tidak,” katanya. Begitu seriusnya, hampir setiap hari pemain film ‘Mati di Ranjang’ ini berolahraga. Ya, seminggu enam kali dengan dua sampai tiga jam latihan, dilakukan dengan guru yang berbeda, yaitu guru untuk kesehatan dan beladiri. Di samping itu, olahraga yang membuat dirinya sempat cedera ringan ini tetap dilakukan sungguh-sungguh. “Sebenarnya lelah, tapi karena sudah niatan hati, jadi rasa lelahnya tak terasa. Ini k a r e n a motivasi ingin main film laga,” katanya sambil tertawa. (h/vvn)

Jupe Pamerkan Surat Bebas ARTIS seksi Julia Perez tidak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya ketika dinyatakan bebas. Tiga bulan sudah, dia menjalani masa hukuman di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Kekasih pesepak bola Gaston Castano itu menebar senyum kepada awak media yang sudah menunggunya sejak pagi. Dengan mengenakan pakaian yang sudah dipersiapkan sebelumnya, Jupe langsung disambut suka cita oleh sang ibunda, Sri Wulansih. “Alhamdulillah, bebas murni,” kata yang keluar dari bibir Jupe ketika keluar dari pintu Rutan Pondok Bambu. Dalam kesempatan itu, Jupe juga memamerkan secarik kertas yang terdapat cap tiga jari. Ternyata itu merupakan surat keterangan pembebasan secara murni yang dikeluarkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. (h/kpl)

Punya Anak, Masayu Jaga Penampilan SETELAH memiliki anak, artis Masayu mulai menjaga penampilan saat tampil di depan kamera. Istri Lembu itu pun tak mau seringsering tampil seksi. “Aku sudah agak jarang ya tampil seksi, karena aku juga sudah punya keluarga, sudah punya anak,” ujarnya saat ditemui di pesta ultah tayangan ‘Mata Lelaki’ Trans7 di

Plaza Senayan, Jakarta, kemarin. Masayu pun sangat sadar saat ini dirinya memiliki banyak batasan. Apalagi anaknya, Samara Anaya Amandari kini sudah bisa mulai protes soal baju yang dikenakannya. “Anak sudah komplain soal baju aku. Jadi aku menyesuaikan itu semua. Dengan aku seorang ibu, seorang istri, ya sewajarnya saja,”

tuturnya. Sementara, untuk menjaga penampilan, Masayu mengaku tidak melakoni hal-hal yang spesifik. Bahkan, ia sangat malas untuk berolahraga. “Kalau aku jujur, tidak ada perawatan apa pun. Kalau pun kurus karena itu kecapekan kerja,” tandasnya. (h/dtc)

Dinda Kirana Makin Kenal Islam BERPERAN menjadi Nayla dalam sinetron PESANTREN & ROCK N ROLL Season 3, Dinda Kirana mengaku dirinya makin mengenal seluk beluk tentang agama Islam. Ditemui di lokasi syuting kawasan Bogor, Jawa Barat, Minggu (16/ 6) menurut Dinda, Islam agama yang indah. “Banyak yang aku dapat dari sinetron ini. Aku jadi tahu ternyata Islam itu indah. Pokoknya banyak pelajaran dari sini,” ujarnya. Dinda yang baru bergabung di season 3 ini

mengaku bangga bisa bermain dalam sinetron garapan rumah produksi Screenplay Production ini. Pasalnya, sinetron ini berbeda dengan yang lainnya. “Menurut aku, PESANTREN & ROCK N ROLL ini beda. Di sini kan ga cuma percintaan aja yang ditonjolin, tapi ada juga pelajaran agama Islam yang bisa didapat. Ada sisi edukasi keagamaan dan akidah. Trus ada tausiahtausiahnya juga,” paparnya. (h/kpl)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Syahrizal


22

PASAMAN BARAT

Raker Kemenang Pasaman Barat 2013 Sukses PASBAR, HALUAN — Guna menambah wawasan, meningkatkan ilmu dan pengalaman, terutama bagi pejabat, kepala madrasah, kepala KUA, penyuluh agama Islam, penghulu dan staf di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Kamis hingga Sabtu (13-15/6) lalu dilaksanakan rapat kerja tahun 2013. Raker selama tiga hari itu dilaksanakan di Padang dan 40 orang peserta. Rapat kerja yang dimulai hari Kamis (13/6) dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Ismail Usman. Bertindak sebagai pemateri pada kesempatan itu adalah, Kabag tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Bustari, Bupati Pasaman Barat, diwakili Kabag Kesra, Getri Ardenis. Kepala BPKP Padang, dan Kabid Pendidikan Madrasah, Artis Arjun. Ismail Usman, pada kesempatan itu menyampaikan, di era transparansi dan terbuka saat ini, yang patut menjadi perhatian sekaligus dilaksanakan setiap pegawai Kementerian Agama, seperti di kabupaten Pasaman Barat adalah bagaimana dirinya bisa melaksanakan karyanya sesuai tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi)-nya, sesuai menurut aturan. Yang patut menjadi perhatian, dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan dalam melaksanakan tugasnya, ulas Ismail, bukan saja melaksanakan rutinitas. Lebih dari itu, pejabat atau pimpinan institusi pemerintah, di lingkungan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat harus bisa memberikan warna untuk kemajuan dan peningkatan mutu unit kerjanya yang diembannya. “Jangan mentang-mentang, kepada seseorang sedang diberikan jabatan (kepercayaan) tertentu lalu posisi itu dimanfaatkan sesuai keinginannya. Jika ada oknum pimpinan atau pejabat tertentu tidak bisa melaksanakan amanah yang diembankan epadanya, sesuai ketentuan dan peraturan berlaku, lebih baik mundur”, katanya menambahkan. Di tengah perubahan zaman dan era keterbukaan saat ini, tegas Ismail, tidak masanya ada budaya angkuh, ego dan kepentingan sepihak dalam dirinya. Karena itu, sebelum pejabat terseebut melaksanakan tugas atau program kerjanya, perhatikanlah terlebih dahulu nilai posisitf dan azas manfaat yang akan dihasilkan dari kegiatan yang dilaksanakan. Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Abdel Haq kepada PAB, usai pembukaan Raker itu menyampaikan, dijadikannya Kota Padang sebagai tempat dilaksanakannya rapat kerja di jajaran Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, bukan karena ada faktor lain. Hal itu dilaksanakan dalam rangka menambah keseriusan dan kehati-hatian para pejabat melaksanakan program kerja yang telah diamanahkan kepadanya. Bupati, diwakili Kabag Kesra, Getri Ardenis berharap, rakor yang dilaksanakan selama tiga hari di Padang, bukan semata mengisi waktu atau sengaja berkunjung ke Kota Padang. Jika kegiatan penting dan berharga ini tidak dimanfaatkan secara maksimal, tentu hasilnya hanya sia-sia. Karena itu, jadikanlah Raker ini sebagai momen untuk menambah pengetahuan, meningkatkan wawasan dan pengalaman kepada setiap aparatur pemerintah, tarutama dibagi jajaran Kamenterian Agama Pasaman Barat. (h/gmz)

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

Tuah Basamo

Teluk Tapang, Proyek Unggulan Pasaman Barat PASBAR, HALUAN — Kepala Dinas Perhubungan Pasaman Barat, Mardani menyampaikan, pembangunan pelabuhan Teluk Tapang di Aia Bangih, Kecamatan Sungai Beremas, merupakan di antara proyek unggulan Pasaman Barat.

PADANG FAIR — Pemkab Pasbar mengikuti pameran Padang Fair untuk mempromosikan berbagai komuditi dan potensi daerah. GMZ

Pasbar Dirikan Stand di Padang Fair PASBAR, HALUAN — Guna memamerkan potensi daerah sekaligus upaya promosi ke tengah masyarakat, terutama di tingkat Sumatera Barat, Pemda Pasaman Barat mengikuti pameran sekaligus membuatkan stand di arena Padang Fair di komplek GOR H.Agus Salim Padang. Padang fair dilaksanakan dari tanggal 7 hingga 23 Juni 2013 mendatang. Keterlibatan Pemda Pasaman Barat di arena Padang Fair, bukan saha sekedar ambil bagian dari agenda rutin yang dilaksanakan Pemda Kota Padang pada setiap tahunya. Hal itu juga sebagai ajang promosi terhadap berbagai potensi dan komuditi andalan yang ada dan tersebar di kecamatan atau nagari se Pasaman Barat ke tingkat provinsi. Selain Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM Pasaman Barat, pameran juga acara promosi Pemda Pasaman Barat juga diikuti Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K2P), Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan , Dinas Pertambangan dan Energi , Dinas Perkebunan, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Team

Website Pasaman Barat, kata Asisiten Bidang Ekonomi Pembangunan setempat, Fadlus Sabi kepada Haluan di Simpang Ampek, Senin (17/6) kemarin. Pameran yang diikuti kali itu, terlihat berbeda dengan tahun sebelumnya. Sebab kali ini Pasbar selain menampilkan produk unggulan, juga mengikutsertakan Team Website untuk menampilkan website Pasaman Barat, sehingga pengunjung lebih mudah mengenal dan lebih dekat dengan kabupaten yang berada di wilayah paling utara Sumatera Barat, melalui www.pasamanbaratkab.go.id. Pada pameran dalam rangka Padang Fair selama 15 hari, ulas Fadlus Sabi, team Website Pemda Pasaman Barat terlihat piawai dan aktif menyambut setiap pengunjung yang mendekat ke arena stand. Selain melakukan dialog sambil bincang-bincang dengan pengunjung, awak stand juga mengajak warga dari kabupaten/kota lain untuk membuka webside Pasaman Barat pada setiap saat. Kabag Humas Setda Pasaman Barat, Erfi pada kesempatan itu menyampaikan, kehadiran Team Webside Pasaman Barat di ajang

pameran, dalam rangka Padang Fair yang dihadiri seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat, membuat pihak Pemda Pasaman Barat tampil beda. Pasalnya peserta dari kegiatan itu (pihak kabupaten/kota) lain tidak terlihat menggunakan sarana IT dalam stand yang mereka kelola. Padahal lanjut Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pasaman Barat lagi, dengan adanya Team Websitetersebut, akan semakin mudah pengunjung mengetahui dan mendalami potensi yang ada di seputar kabupaten. Sebab, berbagai potensi yang ada dan ditampilkan dalam pameran bisa diakses di website Pemda Pasaman Barat. Pemda Pasaman Barat, sudah berkomunikasi dan telah mengumpulkan data yang ada di Satuan Kerja dan Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di kabupaten setempat. Bahkan semuanya sudah masuk dalam Webside Pemda setempat. Agar pengunjung lebih mudah mengenal dan mengingat Pasaman Barat dengan seluruh potensinya, pihaknya juga sudah membuat satu Slogan yang pas untuk ditampilkan di pameran itu, kata Erfi menambahkan. (h/gmz)

Tim Instruktur Pesantren Ramadan Dibekali PASBAR, HALUAN — Guna menambah wawasan dan pengetahuan guru agama sebagai instruktur pesantren ramadhan di lembaga pendidikan masing-masing selama bulan Ramadan 1434 depan. Bagian Kesra Pemda Pasaman Barat membekali setiap guru agama, yang akan ditetapkan sebagai tim instruktur pesantren Ramadan di lembaga pendidikannya masing-masing. “Sesuai kalender pendidikan, proses pembelajaran dilaksanakan selama bulan Ramadan di setiap lembaga pendidikan, sesuai tingkatan masing-masing adalah melak-

sanakan kegiatan pesantren Ramadan,” kata Kabag Kesra Pemda Pasaman Barat, Getri Ardenis kepada Haluan, usai pembukaan pelatihan calon tim instruktur pesantren ramadhan selama dua hari itu di Hotel Guchi Simpang Ampek, Jumat (14/6) lalu. Dijelaskan Getri lagi, di antara materi pembekalan kepada calon tim instruktur selama dua hari ini adalah, ibadah praktis, praktek salat berjemaah, tadarus alquran, dan materi ceramah dari pemateri yang dipersiapkan. Selama proses pembekalan calon instruktur dilaksanakan, kepada peserta diharapkan

bias mengablikasikan ilmu dan pengalaman singkatnya di hadapan siswa/winya jika pesantren Ramadan telah dilaksanakan. Bupati Pasaman Barat, diwakili Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Fadlus Sabi ketika membuka pelatihan calon tim instruktur menyampaikan, walau pelaksanaan kegiatan Ramadan tahun 2013 masih ada beberapa minggu lagi, tepatnya sekitar minggu kedua bulan Juli depan. Sejalan dengan hali itu, pihaknya sangat mendukung dilaksanakannya acara pembekalan yang diikuti setiap guru

agama sekolah atau madrasah se Kabupaten Pasaman Barat. Dengan harapan semarak Ramadan beberapa minggu ke depan akan terlaksana secara maksimal. Yang menjadi catatan dan patut menjadi perhatian bagi setiap guru agama, apalagi jika bertindak sebagai tim instruktur adalah, melaksanakan semarak Ramadan decara maksimal. “Isi dan nikmati semarak ramadan selama beberapa minggu ke depan dengan maksimal, sehingga hasil yang diharapkan juga akan maksimal. Pembekalan calon tim instruktur pesantren ramadhan di Pasaman Barat dilaksa-

nakan pada setiap tingkatan lembaga pendidikan. Hari Jumat dan Sabtu (14-15/6) kemarin dilaksanakan untuk tingkat SLTA, yaitu guru agama adari tingkatan SMA, SMK dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se Pasaman Barat. Selain Kabag Kesra Setda Pasaman Barat, Getri Ardenis, pemateri pembekalan bagu calon tim instruktur pesantren ramadhan tingkat kabupaten adalah, Pembina Pesantren Ramadhan Kota Padang, Anwar Syarkawi, Akademisi IAIN Imam Bonjol Padang, Rifki Abrar Munanda, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Abdel Haq. (h/gmz)

Wabup Hadiri Pembukaan Ikan Larangan PASBAR, HALUAN — Sebagai bukti dukungan terhadap masyarakat, dalam rangka mempertahankan budaya mengambil ikan larangan, sebagai agenda rutin masyarakat di Pasaman Barat, Wakil Bupati, Syahrul Dt. Marajo didampingi Ketua

GOW setempat, Ny. Nur Syahrul, berbaur dengan sejumlah tokoh masyarakat Kinali, Minggu (9/6) lalu, mengikuti pengambilan ikan larangan di Sungai Batang Kinali. Kehadiran Syahrul Dt. Marajo, Ketua GOW Pasaman Barat, Ny. Nur Syahrul dan

WABUP, Syahrul Dt. Marajo buka turnamen sepakbola piala Porsis di Jorong Simpang. GMZ

rombongan ke lokasi pembukaan ikan larangan sedikit terlambat. Namun kondisi tersebut tidak mengurangi rasa kehangatan masyarakat di arena pesta rakyat (mengambil ikan larangan jelang Ramadhan) saat itu. Wabup bersama istrinya terlihat disongsong sejumlah tokoh masyarakat setempat. Suasana yang sangat menakjubkan terlihat dimata warga, melihat kehadiran pemerintah daerah Pasaman Barat saat acara yang merakyat tersebut membuat Syahrul Dt. Marajo bersama istrinya dan tokoh masyarakat setempat rela duduk di atas tikar apa adanya di bawah batang sawit sekitar sungai tempat mengambil ikan larangan tersebut. Tidak lama wakil bupati Pasbar beserta istrinya, dan tokoh masyarakat duduk di atas tikar plastik di daratan sungai itu. Satu demi satu sang pencari ikan juga sudah terlihat menjambangi pemimpinnya, dengan membawa ikan besar

untuk diberikan kepada pemimpinnya yang hadir pada acara itu. Disela-sela acara tersebut, wakil Bupati Syahrul Dt. Marajo menyampaikan apresiasi atas keberhasilan masyarakat setempat untuk mempertahankan budaya pengambilan ikan larangan, di era globalisasi saat ini. Agar masyarakat bersamasama dengan tokoh masyarakatnya, dimana saja berada di Pasaman Barat terus melestarikan berbagai kegiatan sosial yang telah membudaya dikalangan masyarakat sejak dari dulu. Budaya yang mencerminkan kekompakan, tenggang rasa, tepa sela, serta kemauan bersama dalam membangun kebersamaan menuju pembangunan di nagari, jangan terkikis oleh arus modernisasi. Menurutnya, kekompakan dan kebersamaan salah satu modal besar dalam membangun nagari. Untuk itu wadah kebersamaan yang telah mmebudaya di tengah masyarakat sejak dari dulu, jangan

sekali-kali tertinggalkan. Untuk memoles dan meperbaiki nagari, terutama berada di tangan masyarakat nagari. Jadi tidak ada alasan untuk tidak melestarikan berbagai aktifitas masyarakat, termasuk di dalamnya pengambilan ikan larangan ini”, sebutnya. Disisi lain, Ketua GOW Pasaman Barat, Ny. Nur Syahrul, menyampaikan acara pengambilan ikan larangan tidak saja bermuara pada peningkatan hubungan sosial diantara laki-laki yang doyan mencar ikan. Tapi juga membuat hiburan tersendiri bagi kaum hawa, bahkan menjadi wadah pertemuan kaum hawa dari semua golongan saat pengambilan ikan larangan tersebut. Pasalnya, budaya tersebut bukan saja untuk melepas dahaga pecandu pencari ikan, tapi juga memiliki makna yang jauh lebih berarti, menuju persatuan dan kesatuan, saling mengenal dan tolong menolong di acara pesta rakyat itu. (h/gmz)

Untuk itu diharapkan agar pembangunan pelabuhan itu dilakukan sesuai dengan harapan bersama, karena potensi pelabuhan itu diyakini dapat mendongkrak perekonomian masyarakat. Pembanguna berskalan nasional itu, katanya, akan memberikan dampak strategis terhadap perkembangan dan kemajuan perekonomian masyarakat di masa datang. Ke depan, primadona daerah sekaligus pusat ekspor-inpor ini akan menjadi kebanggaan dan handalan Sumatera Barat. Setelah melihat potensi yang ada, baik potensi perkebunan, pertanian dan potensi perdagangan lainnya, pembangunan pelabuhan ini diharapkan akan selesai di akhir tahun 2014. Langkah yang harus dibuat, jelas Baharuddin lagi, semua instansi harus membuat program kerja masingmasing untuk mendudkung percepatan pembangunannya. Dari sisi wisata, dibangunnya Dermaga Teluk Tapang, secara otomasis potensi wisata bahari dengan segala potensinya akan semakin dikenal. Sehingga makin banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun manca negara. Begitu juga dengan potensi hasil perkebunan, pertanian dan perikanan yang ada dan

tersebar di setiap kecamatan yang ada, sehingga segala potensi dan komuditi andalan masyarakat Pasaman Barat akan menjadi menjadi incaran dunia luar kedepan. Karena sarana transportasinya sudah semakin menjanjikan. Biaya akan sedikit jika dibandingkan dengan memakai tarnsportasi dari yang terlebih dahulu harus ke Padang dengan jarak tempuh sekitar empat (4) jam. Jadi, tidak terbayangkan bagaimana Pasbar kedepan, apalagi didiringi dengan rampungnya Dermaga Teluk Tapang sudah beroperasi untuk transportasi jalur laut dan Bandara Pusako Anak Nagari (PAN) beroperasi untuk jalur udara, dengan demikian secara ekonomis penunjang tingkat pembangunan dan ekonomi masyarakat telah memadai. “Tinggal lagi sekarang, sejauh mana kesiapan masyarakat untuk menyambut berbagai kemajuan yang sedang dirintis sekarang ini,” katanya. Yang jelas, seluruh SKPD, terutama instansi terkait, harus membuat program kerja mendukung pelaksanaan pembangunan yang dinilai sangat strategis tersebut, karena SKPD merupakan salah satu ujung tombak pemerintah daerah dalam melaksanakan program pembangunan itu. (h/gmz)

AKSI inilah salah satu bentuk sosialisasi dan peningkatan kesadaran masyarakat menggunakan kendaraan di jalan raya

Kesadaran Berlalulintas Dijadikan Materi Ajar PASBAR, HALUAN — Guna menambah wawasan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan tertib berlalulintas sekaligus mengurangi tingkat kecelakaan di jalan raya, jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Pasaman Barat lakukan sosialisasi, pembinaan dan melibatkan diri menegakkan ketertiban berlalu-lintas. Selain itu, pihaknya selalu hadir di setiap lembaga pendidikan, mulai tingkat Taman Kanak Kanak TK, Sekolah Dasar SD hingga jenjang SLTA, seperti SMA, SMK dan Madrasah Aliyah, kata Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, M. Sajarod Zakun kepada Haluan di kantor Samsat setempat, Jalan M. Natsir Simpang Ampek, Selasa lalu. Selain itu, ulasnya, agar wawasan dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya makna kesadaran berlalulintas, seperti di Kabupaten Pasaman Barat. Pihaknya juga melakukan pola penyedaran kepada masyarakat, melalui razia di sejumlah titik di sepanjang jalan lintas Pasaman Barat. Banyaknya peristiwa kecelakaan lalulintas di jalan raya, terutama di daerah rawan bencana, tidak terlepas dari fektor kelalaian, angkuh dan sikap egoisme para pengendara bersangkutan. Ironisnya, katanya lagi, dari catatan yang ada, sebagian besar di antara korban kecelakaan itu adalah generasi penerus, terutama kalangan pelajar. Pembuatan Kurikulum Harus Bersama Menyinggung apa upaya yang dilakukan pihaknya, sekaitan wacara pembuatan

materi tentang kesadaran berlalulintas dijadikan sebagai bahan ajar, muatan lokal di setiap lembaga pendidikan, M. Sajarod menyampaikan, sebagai aparat pembina tertib berlalulintas di sepanjang jalan lintas Pasaman Barat, pihaknya menyambut baik sekaligus mendukung dijadiannya materi tersebut sebagai bahan ajar di setiap lembaga pendidikan. Namun, katanya, agar harapan itu tidak berat sebelah dan salah kaprah, pihaknya tidak akan mampu menyusun kurikulm tentang kesadaran berlalulintas kepada peserta didik. Sebab, yang lebih berkompeten adalah Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan dan dari jajaran Satlantas Polres Pasaman Barat sendiri. Di Pasaman Barat, memang pernah dilaksanakan penandatanganan nota kesepakatan atau MoU antara Pemda Pasaman Barat, melalui Dinas Pendidikan dengan pihak Satlantas Polres setempat. Nota kesepakatan itu membahas akan dijadikannya materi tentang tertib berlalulintas sebagai kurikulum, muatan lokal yang akan diajarkan di setiap lembaga pendidikan. Sejalan dengan hal itu, pihaknya mengajak agar pihak sekolah juga berperan aktif dan secara berkesinambungan, dalam menyukseskan gerakan keselamatan berlalu lintas tersebut. Salah satunya dengan mengimbau para walimurid untuk tidak memperbolehkan anak-anak mereka membawa sepeda motor ke sekolah. (h/gmz)

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman: Jefli


PARLEMENTARIA SIJUNJUNG 23

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

Laporan Keuangan Sebagai Pertanggungjawaban Kepala Daerah

T

elah dibacakannya pandangan umum fraksi terhadap nota pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun anggaran 2012, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Sijunjung, Rusdi Antoni berharap penilaian terhadap nota pertanggungjawaban tersebut menjadi sebuah laporan yang baik dan tepat yang dimulai dari awal perencanaan hingga pelaksanaan. Disamping itu, menurut Rusdi Antoni, bahwa nota pertanggungjawaban APBD dimaksudkan agar tercipta sebuah hubungan pengawasan (Chek And Balance) terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah yang nota bene menggunakan anggaran yang bersumber dari pendapatan daerah. Rusdi Antoni juga melihat bahwa dengan disampaikannya nota pertanggungjawaban pelaksanaan APBN tahun anggaran 2012 dapat menyatukan pemahaman arti sebuah laporan keuangan sebagai pertanggungjawaban

kepala daerah (Progress Report). “Karena ini sifatnya antar lembaga, pemerintah selaku eksekutif, dan DPRD selaku legislatif yang mana secara formalnya harus menyampaikan laporan penggunaan anggaran dari pemerintah daerah. Nah, berdasarkan hal tersebutlah kita bisa menilai sejauhmana pembangunan dilaksanakan,” tuturnya. Secara umum, Fraksi Demokrat menyetujui dan dapat menerima nota pertanggungjawaban tersebut dengan beberapa catatan bahwa kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan dimasa akan datang dapat ditanggulangi dengan baik. “Secara umum kita dari Fraksi Demokrat menyampaikan tanggapan dan menerima nota pertanggungjawaban pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah. Hanya saja setiap kendala yang dihadapai agar ditemukan solusi agar pelaksanaan pembangunan ditahun-tahun berikutnya lancar,” ujar Rusdi Antoni. (h/cw-eep)

Pemda Diminta Bisa Menekan Anggaran Pengeluaran

Menjalin Hubungan Baik Antar Elemen SIJUNJUNG, HALUAN Rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-67 Bhayangkara di Kabupaten Sijunjung berlangsung meriah. Polres Sijunjung adakan berbagai kegiatan yang menarik perhatian masyarakat. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung, Maiyetrinaldi mengapresiasi dan berharap

situasi keamanan dan ketertiban yang ada tetap berlangsung. Menurutnya, setiap ivent yang diadakan oleh Polres Sijunjung menjadi tolak ukur kebersamaan pembangunan yang dimulai dari pembangunan dalam penciptaan situasi aman, tertib dan kondusif. “Rangkaian kegiatan HUT Bhayangkara ke 67 bisa

dijadikan tolak ukur kebersamaan pembangunan yang dimulai dari penciptaan situasi aman dan tertib yang membuat pembangunan berjalan kondusif. Hal tersebut hendaknya menjadi tradisi yang berlangsung terus menerus,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sijunjung dari Partai Demokrat itu. Dikatakannya, antara

semua elemen sejatinya harus selalu terjalin hubungan baik dalam pencapaian tujuan pembangunan. Polisi sebagai penanggung jawab keamanan yang diamanatkan undangundang, bekerja karena dukungan masyarakat, dan masyarakat sendiri juga harus memantau dan mampu menciptakan suasana kondusif.

“Ini tidak lebih sebagai hubungan yang saling menguntungkan. Dimana polisi sebagai pihak keamanan membutuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya situasi aman,” lanjutnya. Untuk itu, ia berharap agar penciptaan kondisi tertib, aman dan kondusif itu menjadi tanggung jawab bersama. (h/cw-eep)

SIJUNJUNG, HALUAN — Dalam rangka peningkatan ekonomi dan pembangunan, pemerintah daerah harus lebih jeli memandang bahwa urgensi kegiatan yang sedikit bisa ditekan agar anggaran bisa dimanfaatkan untuk pembangunan yang lebih penting lainnya. Hal tersebut disampaikan Syarijal, S.Ag, anggota komisi II DPRD Sijunjung. Menurutnya, dari informasi laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2012, bahwa dari serapan dana sebesar Rp546.754.495.258, untuk 642 item kegiatan hanya memakai 98,5 persen dari total pendapatan Rp554.996.126.183, dan hal tersebut menjadi surplus terhadap keuangan daerah. Menurut Syarijal, capaian ini diharapkan menjadi tolak ukur untuk bisa menekan lagi pengeluaran keuangan yang dirasa tidak terlalu memiliki aspek urgensi atau, sebagai pertimbangan untuk usaha peningkatan pendapatan daerah ditahun anggaran berikutnya. “Setiap kegiatan yang ada di pemerintahan daerah, tentu kita ketahui bersama memiliki dampak terhadap pembangunan. Meski demikian, kegiatan yang memiliki urgensitas yang lebih penting harus dilaksanakan, dan bila tidak terlalu urgen barangkali anggaran untuk kegiatan semacam tersebut bisa dialokasikan untuk kegiatan pembangunan yang lebih bermanfaat lainnya,” ujar kader Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Sijunjung tersebut. Syarijal menginginkan bahwa proses pembangunan yang dilakukan lebih difokuskan pada pembangunan yang sifatnya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. “Kita lebih setuju bila pembangunan, baik fisik maupun non fisik dilakukan lebih difokuskan pada pembangunan yang memiliki efek ekonomi masyarakat. Ini hanya konsep ekonomi sederhana, dimana dengan pembangunan mampu mendatangkan pendapatan daerah,” kata Syarijal. (h/cw-eep)

RIAU DAN KEPRI JELANG KENAIKAN BBM

Polda Kepri Siap Amankan SPBU dan Pendistribusian BATAM, HALUAN — Jelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsi, Polda Kepri menurunkan setidaknya 1650 personil guna mengamankan SPBU, dan juga pendistribusian. “Seluruh anggota yang diturunkan tersebut untuk mengamankan SPBU, pendistribusian, dan juga masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi unjukrasa penolakan kenaikan BBM akan kita amankan,” kata Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat, Senin (17/6). Selain pengamanan tersebut, kata Endjang, pihaknya mengantisipasi kepada oknum yang memanfaatkan jelang kenaikan BBM ini untuk melakukan penimbunan dengan membeli BBM dalam jumlah besar. “Pengamanan disini juga, kalau ada indikasi yang membeli dalam jumlah banyak akan kita tanyakan kepada yang bersangkutan. Karena kalau beli dalam jumlah ter-

tentu, itukan harus ada suratnya izinya,” terangnya. Dia menyampaikan, kalau nantinya ditemukan melakukan penyalahgunaan surat izin tersebut dengan membohongi kepolisian akan langsung ditindak tegas. “Yang jelas kita akan melakukan pengamanan, dan menimalisir penimbunan. Apabila nanti dilakukan penyelidikan, dan terbukti maka akan disikat,” jelasnya. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah BBM jangan sampai ada kelangkaan di masyarakat. Nantinya, kalau ada ditemukan penyimpangan akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. “Kalau ada penyimpangan harus kita tegakkan. Aturan itu untuk ditegakkan. Sampai sejauh

apa pelanggarannya,” ujarnya. Meninjau Kelapangan Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Endjang Sudradjat mengecek langsung kesiapan anggotanya yang menjaga SPBU serta pendistribusiannya yang ada di Batam. “Saya datang untuk melihat kesiapan anggota. Apakah anggota itu ada dimana lokasi yang harus diamankan,” tegasnya, saat ditemui di SPBU Sinar Agung (SPBU KDA-red), kemarin (17/6) siang. Dia menjelaskan, pengecekan yang dilakukan olehnya untuk memastikan apakah SPBU, dan juga pendistribusiannya sudah dilakukan pengamanan sebagaimana yang telah dilaporkan oleh Polres yang ada di bawah jajaran Polda Kepri jelang kenaikan BBM bersubsidi. “Itu yang kita cek, apakah betul laporan Polres telah menempatkan personilnya. Kita harus mengamankan SPBU, kita juga harus mengamankan distribusinya. Betul apa gak itu diamankan. Se-

suai dengan apa yang dilaporkan, bahwa Polri sudah menugaskan anggotanya,” terangnya. Pengecekan langsung ke sejumlah SPBU yang ada di Batam diantaranya SPBU Sukajadi, SPBU Harbour Bay, SPBU Sungai Ladi dan SPBU KDA, serta ke Depot Pertami di Kabil, bahwa telah terdapat personil kepolisian disana. “Dari beberapa SPBU yang saya cek itu ada anggotanya. Setiap SPBU tergantung kekuatan, ada yang empat dan ada yang lima,” jelas Endjang. Pasokan BBM ke SPBU Masih Lancar Terpisah, Manager Operasional SPBU Sinar Agung (SPBU KDA-red) Dodi menyampaikan, untuk pengiriman BBM hingga saat ini masih berjalan lancar dan tidak ada perubahan dari Pertamina. “Distribusi lancar setiap hari tidak ada yang beruha. Untuk bensin dalam sehari dipasok masih sama yaitu 24 KL dan Solar 8 KL,” ungkapnya. (h/Jua)

MENOLAK — Puluhan mahasiswa gabungan melakukan aksi demo kenaikan BBM dan mengajak untuk membaikot pemilu 2014 untuk meminta SBY-Boediono mundur, di depan Gedung Kepri, Tanjungpinang, Senin (17/6). SUTANA

ANTISIPASI LONJAKAN

Pemko Lakukan Operasi Pasar dan Pasar Murah PEKANBARU, HALUAN — Untuk mengantisipasi melonjaknya harga kebutuhan Sembako, seiring rencana pemerintah pusat menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pemko Pekanbaru melakukan operasi pasar, dan pasar murah untuk menekan terjadinya inflasi. “Kalau berpengaruh. Tentunya, Kita akan cek stok kebutuhan di pasar mulai dari sembako di pasar, dan bila diperlukan operasi pasar dan diikuti pasar murah untuk

menekan inflasi sesuai dengan kebutuhan,” kata Walikota pekanbaru, Firdaus kepada Wartawan, Senin (17/6) di kantor Walikota Pekanbaru. Firdaus menyebutkan, alasan pemerintah pusat menaikan harga BBM bersubsidi, karena subsidi yang diberikan tidak tepat sasaran, dan banyak dinikmati orang mampu. “Informasinya 88 persen dinikmati bukan dari kalangan orang tidak mampu, dan 12 persen yang tidak mampu,” terangnya.

Menurutnya, seharusnya tidak terjadi kenaikan terhadap barang, karena subsidi yang dikurangi pemerintah adalah subsidi untuk BBM bersubsidi. “Bukan kebutuhan masyarakat, dan bukan untuk industri, karena harga BBM untuk industri tidak berubah,” ujarnya. Sehingga, lanjut Firdaus, kalau pun rencana kenaikan harga BBM ini berpengaruh. Pihaknya akan mengecek stok kebutuhan di pasar. “Apa perlu kita buka operasi pasar, dan diikuti pasar murah yang

sudah kita anggarkan untuk menekan inflasi,” tandasnya. Pemko Harus Bisa Kendalikan Harga Pasar Terpisah, Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru, Nofrizal menghimbau seluruh instansi terkait di lingkungan Pemko agar mulai mempersiapkan diri mengambil langkah antisipasi jika terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok jelang naiknya harga BBM bersubsidi. Terlebih lagi, dalam beberapa pekan mendatang Bulan Ramadhan juga segera

tiba. “Menjelang naiknya harga BBM, dan masuknya bulan puasa nanti, harga kebutuhan pokok pasti naik. Termasuk juga harga transportasi angkutan umum. Untuk itu kita meminta pihak aparat keamanan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Dinas Pasar (Dispas) dapat melakukan pengawasan dini terhadap antisipasi kelonjakan harga kebutuhan,” ujar Nofrizal kepada Haluan Riau, Senin (17/6) siang.

Penegasan tersebut disampaikannya mengingat dari fenomena selama ini, ia menilai kemampuan pemerintah untuk mengontrol harga kebutuhan pasar sangat kurang. “Pemerintah lebih sering menung gu kondisi pasar. Padahal pemerintah juga mempunyai stekholder dengan pihak yang berkaitan,” ujarnya. Terkait kondisi itulah, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini meminta pemerintah harus siap mengendalikan harga pasar. Jika upaya itu tak

dapat dilakukan, maka lonjakan harga kebutuhan pasti akan semakin menyulitkan kondisi masyarakat yang memiliki ekonomi lemah. Apalagi, daya beli masyarakat nantinya akan menjadi tidak sebanding dengan upah yang mereka terima. “Peran pemerintah harus semakin diperkuat agar mampu mengendalikan harga pasar. Jangan sampai muncul oknum tertentu yang ingin memanfaatkan kondisi ini untuk memperkeruh suasana,” singkatnya. (h/sar/rud)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


24

SELASA SELASA, 18 JUNI 2013 M 9 SYA’BAN 1434 H

FLS2N TINGKAT NASIONAL 2013

8 Siswa Bukittinggi Wakili Sumatera Barat BUKITTINGGI, HALUAN — Sebanyak 8 orang siswa Bukittinggi mewakili Sumatera Barat (Sumbar) pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat nasional di Medan, Sumatera Utara (Sumut), yang berlangsung dari 16-22 Juni 2013.

Ribuan Pramuka Ikut Jambore Ranting AGAM, HALUAN — Ketua Harian Kwarcab Agam Fauzir, minggu lalu membuka jambore ranting yang diikuti hampir seribu orang anggota Pramuka penggalang se-kwartir ranting Tilatang Kamang yang berlangsung dari 16-18 Juni di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren As-Syifa Koto Laweh. Selama jambore berlangsung digelar lomba ketangkasan pramuka, penampilan kesenian dan pemutaran film pendidikan, serta penjelajahan pramuka penggalang, dan ditutup dengan penanaman pohon di sekitar bumi perkemahan. Menurut Ketua Kwaran Tilatang Kamang Suwardi dalam laporannya, kegiatan Jambore Ranting ini sebagai bahan evaluasi dari kegiatan gugus depan dan hasil dari pelaksanaan pelatihan kursus mahir pembina gugus depan. Kegiatan itu mendapat dukungan semua pihak dari kamabigus dan anggota Mabiran. Sementara Ketua Harian Kwarcab meminta agar kegiatan kepramukaan terus ditingkatkan dengan kegiatan rutin, tidak hanya aktif saat ada jambore dan iven pramuka lainnya. Hadir dalam pembukaan Kabid Pemuda dan Kesiswaan Yunaidi S, Camat Tilkam Kurniawan Syahputra, pengurus Kwaran dan seluruh kamabigus di Tilatang Kamang. (h/ks)

CLASS MEETING — Para siswa SDN 48 Ganting, Kototangah, Padang, Senin (17/6), mengikuti kegiatan class meeting. Salah satu kegiatan yang dipertandingkan adalah permainan hula hop. DODI NURJA

Kepedulian PNS Dinkes Padang Pariaman Bantu Biaya Pendidikan Anak Keluarga Miskin PADANG PARIAMAN, HALUAN — Wujud kepedulian di bidang pendidikan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Dinas Kesehatan Padang Pariaman, “Badoncek” membantu Festi anak dari keluarga miskin yang lulus di Universitas Negeri Padang ( UNP ). Dana sebesar Rp3.750.000, diserahkan Bupati Padang Pariaman diwakili kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman, Zunirman, didampingi kepala Dinas Pendidikan, Mulyadi, Senin (17/6) yang diterima langsung oleh orang tua Festi, Yusniati di kediamannya di belakang pasar

Kayutanam Kabupaten Padang Pariaman. Menurut Zunirman, sebenar bantuan ini akan langsung diserahkan oleh Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni, namun karena ada rapat dengan Gubernur Sumbar, maka diwakilkan pada Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Bantuan ini aku Zunirman, dikumpulkan dari para dermawan yang ada di Dinas Kesehatan, ditambah oleh Kepala Dinas Pendidikan, Mulyadi. Dana yang terkumpul keseluruhan, yakni Rp3.750.000,-. Timbulnya niat untuk mengumpulkan dana ini dan mem-

berikan bantuannya Festi, saat membaca salah satu media surat kabar harian bersama Bupati Padang Pariaman. Maka, Bupati bersama Kepala Dinas Kesehatan merasa prihatin dengan kondisi tersebut, dan berupaya mencarikan sulusinya. “Bantuan ini merupakan bentuk ujud kepedulian Bupati terhadap pendidikan,” ujar Zunirman. Festi merupakan salah seorang anak dari keluarga miskin yang lulus di perguran tinggi negeri. Jangankan untuk biaya kuliah tiap bulan, untuk biaya pendaftaran yang hanya Rp3 juta keluarga Festi tidak mampu

menyediakan. Festi merupakan anak dari Yusniati, yang sehari hari bekerja sebagai tukang cuci pakaian di Kecamatan Kayutanam Padang Pariaman, sedangkan ayahnya telah meninggal sejak Festi kecil. Menurut Yusniati, sejak kecil minat sekolah Festi telah terlihat. Dia rajin belajar walaupun tidak memiliki uang jajan, Festi tetap sekolah. Begitu juga saat duduk dibangku sekolah menegah atas (SMA) negeri 1, 2 x 11 Enam Lingkung Kayutanam, Festi selalu juara di kelasnya. Dana ini aku Zunirman, hanya mampu untuk biaya pendaftaran,

sedangkan untuk biaya kelanjutan kuliah Festi, akan diprogram oleh Dinas Pendidikan, yang diamini oleh Kepala Dinas Pendidikan Padang Pariaman, Mulyadi. Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni yang dihubungi mengungkapkan bahwa anak anak kurang mampu yang pintar di Padang Pariaman cukup banyak yang diterima di perguruan tinggi negeri. “Ini aset bangsa yang harus kita selamatkan, anak-anak seperti ini harus bersekolah sampai tuntas,” kata Bupati, seraya akan berupaya mencarikan program dan solusinya. (h/ded)

Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kota Bukittinggi, Sosiawan Putra kepada Haluan, Senin (17/ 6) menyebutkan, 8 siswa yang mengikuti FLS2N tingkat nasional itu tidak terlepas dari keberhasilan yang diraih para siswa sebelumnya pada FLS2N tingkat Sumbar, yang berhasil meraih peringkat pertama dalam lomba FLS2N yang digelar di Padang. Kedelapan siswa yang bertolak ke Medan itu masing-masing 5 orang dari SMP 4 Bukittinggi, 2 orang dari SMA 3 Bukittinggi dan 1 orang dari SMA 4 Bukittinggi. Empat orang siswa dari SMP 4 Bukittinggi itu yakni Sonia Alfi Alfia, Demilah Diti Salsabil, Intan Rahmayuni, Hafifah Hasya Nadira, dan Thio Ramadhan. Lima siswa tersebut akan mengikuti lomba bidang musik tradisional pada FLS2N Tingkat Nasional. Untuk 2 orang siswa dari SMA 3 yakni, Anisa Suyana Yorian dan Andam Rani Jintan akan mengikuti lomba tari berpasangan. Sedangkan 1 orang siswa dari SMA 4 yakni Ergi Yogi Astra akan mengikuti lomba cabang solo song. Siswa yang berangkat itu didampingi oleh Kabid Pendidikan Menengah Disdikpora Bukittinggi Asmara serta para pembina dan pelatih. “Kita mengharapkan siswa yang mengikuti FLS2N di tingkat nasional itu dapat keluar sebagai pemenang dan mengharumkan pendidikan Kota Bukittinggi, khususnya Sumbar, dan kita dari Disdikpora memberikan dukungan penuh kepada siswa, pembina dan pelatih yang berangkat ke Medan untuk menghadapi FLS2N tingkat nasional itu,” ungkap Sosiawan. Kepala SMP 4 Bukittinggi Novrizal Usra menyebutkan, 5 orang anak didiknya yang mengikuti FLS2N tingkat nasional dalam bidang musik tradisional itu merupakan suatu kebanggaan dari pihak sekolah, karrna satusatunya SMP di Kota Bukittinggi yang mewakili ajang tersebut. Apalagi sebelumnya siswanya itu juga berhasil meraih peringkat pertama dalam lomba FLS2N tingkat Sumbar. Menurutnya, meski beban yang dipikul siswanya itu cukup berat dalam menghadapi FLS2N tingkat nasional itu, namun dia yakin siswanya itu mampu menunjukkan kemampuannya dan meraih prestasi serta memberikan yang terbaik bagi pendidikan di Kota Bukittinggi dalam FLS2N yang digelar di Medan.(h/cw-tot)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman :Rahmi

Haluan 18 Juni 2013  

Haluan 18 Juni 2013

Advertisement