Issuu on Google+

Harian Umum MEDIA GROUP

KAMIS

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

18 APRIL 2013 M / 7 JUMADIL AKHIR 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN 175 TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

HAMPIR DAPAT DIPASTIKAN

BBM Naik Jadi Rp6.500 Per Liter HAMPIR dapat dipastikan, pemerintah akan menaikkan harga BBM. Kenaikan diperkirakan Rp2.000 per liter, dari Rp4.500 menjadi Rp6.500 per liter.

Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan. (QS An Nahl ayat 11)

05.00

12.21

15.38

18.23

19.33

KHAS

BANGKAI LION — Sejumlah petugas memeriksa salah satu bangkai pesawat Lion Air yang jatuh dekat Bandara Ngurah Rai Bali yang sudah dievakuasi ke darat, Rabu (17/4). merdeka.com

Rumah makan Indonesia di Mexico.

Makanan Khas Indonesia di Meksiko TAK seperti di Amerika Serikat, selama ini di ibukota Meksiko, Mexico City belum ada restoran yang bercitra rasa Indonesia, apalagi masakan Padang. Tapi sekarang kerinduan sekitar 170 orang WNI yang ada di Negeri Sombrero terdadap masakan Indonesia bisa terobati. Sebuah rumah makan Indonesia hadir di Mexico City bernama “Warung Makan Comida Estilo Indonesia”. Rumah makan itu berlokasi di kawasan Colonia Roma/Condesa, yang merupakan jantung restoranrestoran terkemuka di Mexico City. Pada grand opening hari Senin (15/4/) lalu, sejumlah WNI yang tinggal di kota tersebut menyambut antusias kehadiran restoran yang diprakarsai oleh pengusaha bernama Eni Sulistyawati itu.

>> MAKANAN KHAS hal 07

KELOLA MELALUI KJKS

Potensi Zakat Capai Rp217 Triliun PADANG, HALUAN — Potensi zakat di Indonesia mencapai Rp217 triliun. Jika potensi itu bisa dihimpun dan dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat, maka pengangguran dan kemiskinan di Indonesia bisa dihapuskan. Demikian disampaikan Asisten Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UMKM, Tamim Syaifuddin saat menyampaikan Sosialisasi Pengembangan Koperasi Jasa Keuangan Syariah dan Unit Jasa Keuangan Syariah (KJKS-

UJKS) Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar di Pangeran Beach Hotel Rabu (17/4). “Potensinya sangat besar, sampai sekarang belum mampu dikelola dengan baik, karena minimnya sumber daya di daerah. Nah, menurut UU No 23 tahun 2011 tentang zakat, dana yang dihimpun dari zakat bisa dimanfaatkan untuk usaha produktif demi kesejahteraan masyarakat. Artinya, KJKS berpeluang besar menjadi pengelola dana tersebut,” kata Tamim.

Lagi, 19 Siswa Gagal Ikut UN SOLSEL, HALUAN — Jumlah siswa peserta Ujian Nasional (UN) yang tidak mendapatkan naskah soal terus bertambah di Kabupaten Solok Selatan. Hari ketiga UN, sebanyak 19 orang siswa MAS Lubuk Malako Jurusan IPA gagal ujian karena tidak kebagian soal. Sebelumnya, hari pertama dan kedua UN, hanya 32 siswa yang tidak mendapatkan soal, dan 9 orang tidak ikut ujian karena drop-out. Sehingga total siswa yang tidak mengikuti UN sebanyak 41 orang. Akan tetapi, pada

hari ketiga UN, Rabu (17/4), siswa yang tidak mendapatkan soal bertambah 19 orang lagi. Maka, genaplah jumlah peserta UN yang gagal ujian sebanyak 60 orang. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan Rahman menyebutkan, mata pelajaran yang diujikan pada hari ketiga adalah matematika. “Mereka yang tidak mendapatkan soal ujian maka akan mengikuti ujian susulan sesuai mata pelajaran yang tidak diikutinya, jadwal ujian

susulan pada 22-25 April 2013,” ujar Rahman. Menurut catatan Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Solok Selatan, 41 orang yang tidak ikut ujian dikarenakan tidak dapat naskah soal 32 orang dengan rincian MAN Muara Labuh sebanyak 19 orang dan MAS Bustanul Huda 13 siswa, dan yang lainnya sudah drop out (DO), di SMAN 7 satu orang, MAN Sangir satu orang, MAS Kalampaian satu orang, dan SMKN 1 Solsel sebanyak enam orang.

>> LAGI, 19 hal 07

Dia mengatakan potensi zakat mencapai Rp217 triliun. Dengan rincian, Rp82,7 triliun dari sektor rumah tangga (RT), Rp114,89 triliun dari industri swasta, Rp2,4 triliun dari BUMN, dan Rp17 triliun dari tabungan. “Bayangkan, kalau dana sebanyak itu dikucurkan untuk usaha mikro dan kecil melalui KJKS dan UJKS, saya kira tidak ada lagi masyarakat kita yang miskin,” katanya.

JAKARTA, HALAUAN — Harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk kalangan menengah ke atas hampir dapat dipastikan akan naik. Diperkirakan, harga dinaikkan menjadi Rp 6.500 per liter. Ada pun untuk angkutan umum dan kendaraan roda dua tetap Rp4.500 per liter. Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa usai rapat terbatas di Jakarta Rabu (17/4) kemarin mengatakan, pembahasan teknis soal sistem baru BBM subsidi sudah rampung, tapi harga BBM untuk kendaraan pelat hitam belum diputuskan. Menurut Hatta, level harga BBM subsidi untuk kendaraan pribadi diperkirakan Rp6.500 per liter. “Ada usulan gubernur sedikit lebih tinggi dari itu. Tapi kira-kira Rp6.500 lebih baik,”katanya. Dengan adanya pemangkasan subsidi ini, maka kuota BBM untuk 2013 bisa ditekan.

>> BBM NAIK hal 07

Solar Langka, Tindak SPBU Nakal PASBAR, HALUAN — Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat Syamsul Bahri, gerah dengan tidak adanya tindakan nyata dan ketegasan dari pihak terkait terhadap SPBU nakal di daerah itu . Dia mensinyalir adanya permainan penjualan bahan bakar minyak antara pihak stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dengan oknum pihak swasta. Hal itu disampaikan Syamsul Bahri kepada wartawan di ruang DPRD Padang Tujuah Simpang Ampek Rabu (17/4) terkait dengan kelangkaan BBM jenis solar di Pasaman Barat sejak beberapa waktu terakhir. Dampak dari tidak tegasnya pihak Dinas Pertambangan itu, masyarakat pengecer jadi korban penangkapan polisi,

>> POTENSI ZAKAT hal 07

>> SOLAR LANGKA hal 07

Tender Naskah UN Brankas PTPN VI Dibobol, Uang Berbau Korupsi Ratusan Juta Raib JAKARTA, HALUAN — Koordinator Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri mengatakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta pihaknya mengumpulkan buktibukti untuk memperkuat dugaan korupsi terhadap tender proyek pengadaan naskah ujian nasional. “Kami sepakat sama-sama mengumpulkan bukti informasi,” kata Febri di Jakarta, Rabu (17/4) kemarin. Sejauh ini, baru terdapat bukti laporan kejanggalan tender yang mengarah kepada PT Ghalia Indonesia Printing. Padahal, pemenang tender percetakan dan distribusi naskah ujian nasional tahun ini berjumlah enam perusahaan.

>> TENDER NASKAH hal 07

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Dua unit brankas milik PTPN VI (PT Perkebunan Nusantara) di Nagari Gunuang Malintang, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota dibobol pencuri, Rabu (17/4) dinihari. Akibatnya, ratusan juta rupiah uang milik perusahaan perkebunan sawit itu raib. Brankas tersebut satu berukuran kecil dan satunya lagi berukuran besar. Brankas berukuran besar yang berisi uang Rp130 juta berhasil dibongkar paksa oleh para pencuri dan semua uangnya dibawa kabur. Dokumen yang disimpan di dalam brankas tersebut berserakan setelah diacak-acak oleh perampok yang diperkirakan berjumlah empat orang. Sedangkan brankas berukuran kecil yang berisi uang

Rp40 juta dibawa keluar ruangan oleh perampok. Setelah jejak perampok ditelusuri sejauh 200 meter dari lokasi kejadian ditemukan brankas seberat 250 kg tersebut berada di bawah pohon sawit. Brankas tersebut dalam kondisi terkunci dan bagian luar kunci tersebut tampak rusak akibat dicoba buka secara paksa oleh para pelaku. Belum diketahui apakah uang yang ada di dalam brankas tersebut jumlahnya masih utuh atau tidak. AKBP Partomo Irianto Kapolres Limapuluh Kota melalui Iptu Ricky Pranata Vivaldi, Kapolsek Pangkalan mengatakan uang disimpan dibrankas tersebut adalah uang gaji dan bonus karyawan PTPN VI. “Perampok diduga berjumlah empat orang. Saat

>> BRANKAS PTPN hal 07

Ekonomi Warga Pessel Terganggu....................>> 02 Pengusaha Bakso Lapor Polisi........................>> 09 Pendaftaran Bujang jo Gadih Dibuka...............>> 13 INFORMASI : Iklan 0751 4488700, Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701, www.harianhaluan.com e-mail: haluanpadang@gmail.com >> Editor : Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

AKTIVITAS EKONOMI WARGA PESSEL TERGANGGU

Kelangkaan Solar Berdampak Luas PAINAN, HALUAN — Langkanya bahan bakar minyak (BBM) jenis solar semenjak beberapa pekan terakhir telah berdampak pada sejumlah aktivitas ekonomi masyarakat.

CENDERAMATA — Anggota DPD RI Alirman Sori (tengah) menerima kenang-kenangan dari Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Andi Mustari Pide, SH disaksikan Dekan Fakultas Hukum Universitas Ekasakti Dr. Otong Rosadi, SH, MH, Rabu (17/4). ALEX

DPD RI MINTA DUKUNGAN

Amandemen Kelima UUD 1945 Penting PADANG, HALUAN — Amandemen kelima UUD adalah keinginan politik yang sah dan konstitusional. Hal ini berdasarkan Pasal 37 UUD 1945 yang menyatakan UUD 1945 dapat dirubah atau ditambahkan kecuali mengenai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Penegasan tersebut disampaikan Alirman Sori, SH, MH, MM, Anggota DPD RI asal Sumbar, dalam Focus Group Discussion tentang Urgensi Amandemen Kelima UUD 1945 dan Kinerja Konstitusional DPD RI di Universitas Ekasakti, Rabu (17/4). Diskusi tersebut juga di pandu oleh narasumber dari akademisi dan praktisi, yaitu Prof. DR. Saldi Isra, SH, MPA dari guru besar fakultas hukum Universitas Andalas, Refly Harun SH, MH, LLM, dari staf ahli DPD RI dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Ekasakti DR. Otong Rosadi, SH, MH yang juga tuan rumah kerjasama DPD RI dengan Universitas Ekasakti. Pihaknya mengharapkan agar masyarakat mendukung DPD RI,

terkait usulan perubahan UUD 1945 yang kelima. Hal ini dikarenakan pada hakikatnya konstitusi bersifat dinamis, menyesuaikan dengan perkembangan kekinian dan visioner. Dengan didasarkan pada isu-isu strategis melalui kajian dan pembahasan yang merupakan kristalisasi keinginan rakyat. “Tentunya dilandasi dengan semangat dan niat luhur ingin melakukan penataan kembali terhadap sistem ketatanegaraan demi tercapainya tujuan Negara dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan keadilan,” jelas Alirman Sori. Adapun pada perubahan kelima ini akan memuat pokok-pokok usulan perubahan yaitu, memperkuat sistem presidensial, memperkuat lembaga perwakilan, memperkuat otonomi daerah, calon presiden perorangan, pemilihan pemilu nasional dan pemilu lokal, forum previlegiatum, optimalisasi peran Mahkamah Konstitusi, penambahan pasal hak asasi manusia, penambahan bab komisi negara, dan penajaman bab tentang pendidikan

dan perekonomian. Sementara itu, Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Andi Mustari Pide, SH menyambut positif dan apresiatif dengan wacana usulan perubahan kelima UUD 1945. Karena merupakan kebutuhan pada konteks kekinian. Apalagi konstitusi memberi peluang untuk terus menyesuaikan sesuai dengan kebutuhan. Dia menambahkan, keinginan DPD mendorong perubahan kelima UUD 1945 merupakan hal rasional dan faktual. Amandemen kelima ini merupakan upaya untuk melakukan konsolidasi konstitusionalisme dengan melakukan sistematisasi kembali UUD 1945. “Hasil tim kajian DPD RI sudah sangat melibatkan banyak perguruan tinggi, akademisi, dan ahli berbagai bidang. Selain itu, juga melibatkan pemangku kepentingan melalui serangkaian diskusi dalam penjaringan aspirasi. Untuk itu, perlu kita dukung secara bersama-sama,” ujarnya. (h/ cw-lex)

Awas, Anggaran Pertamax Bocor

Oleh : DEVI DIANY MEMBICARAKAN bahan bakar minyak (BBM) dalam tulisan ini, agaknya masih menarik. Apalagi sampai hari ini, kelangkaan BBM jenis solar ternyata masih saja terjadi. Tetapi saya tidak membahas itu. Pekan lalu sudah dikupas. Kondisinya tak juga membaik. Antrean panjang tetap saja terjadi. Entah berapa lama waktu yang dibutuhkan pengambil kebijakan untuk menyelesaikan sengkarut itu. Terhitung sejak sejak 1 Maret, sejak Permen ESDM No.1 tahun 2013 tentang pembatasan BBM diberlakukan, antrean truk mendapatkan solar sudah terjadi. Apa perlu pula aksi turun ke jalan? Tak tahu lah. Kali ini, saya hendak bergeser sedikit ke pemakaian pertamax untuk mobil dinas. Bagaimana pula kejadiannya? Pemberitaannya memang tak sehangat solar. Karena kendaraan pelat merah ini pastinya manut saja. Mereka tak perlu memikirkan harga pertamax yang dua kali lipat dari premium, karena semua dibiayai oleh APBD. Eit, tunggu dulu. Pemerintah daerah memang telah menggelontorkan anggaran

untuk pembelian pertamax. Harganya bisa lebih Rp10.000 perliter. Setiap kendaraan dinas wajib menggunakan pertamax. Pihak SPBU juga tak mau memberikan premium untuk mobil pelat merah ini. Tetapi selalu saja ada kesempatan dalam kesempitan. Agaknya hal itu lah yang dilakukan beberapa oknum tertentu. Seorang teman bercerita pada saya. Dia pernah memergoki sebuah mobil pelat merah berhenti di jalan sebelum SPBU di kawasan Bypass, Padang. Sang sopir mengganti pelat merah dengan pelat hitam. Lalu dengan melenggang kendaraan ini masuk ke SPBU dan parkir di pompa premium. Karena pelatnya hitam, petugas SPBU bersedia saja memberikan premium. Ada lagi cerita seru lainnya, masih soal mobil dinas ini. Teman saya yang lain bilang, orang itu sendiri yang buka kartu padanya. Anaknya disuruh membeli premium ke SPBU pakai jeriken. Sementara mobil dinas parkir di rumah. Lalu premium itu diisi ke mobil pelat merah. Perilaku seperti apa itu? Mereka bisa berbuat demikian karena proteksi dari pemerintah daerah sangat kurang. Pasalnya, BBM jenis pertamax dibeli secara tunai. Sehingga sopir yang banyak akalnya, berbuat curang dengan membeli premium. Lumayan kelebihan uangnya bisa dikantongi. Apalagi jika kendaraan dinas itu tidak memiliki tanda spesifik yang membedakannya dengan mobil lain. Pemko Padang agaknya cukup

kreatif untuk meminimalisir penyimpangan itu. Setiap kendaraan dinas tak hanya memiliki pelat merah, tetapi juga dipasang logo Pemko Padang di pintu mobil. Kata teman yang berdinas di Pemko Padang, hampir semua kendaraan dinas memakai logo di pintu. Hanya beberapa saja yang tidak pakai logo. Selain itu, pembelian BBM dilakukan dengan menggunakan kupon minyak, begitu mereka biasa menyebutnya untuk selembar kertas yang sudah mencantumkan jumlah BBM yang bisa didapat di SPBU. “Kupon itu tidak bisa diuangkan. Bila pertamax yang dibutuhkan tidak sebanyak yang tercantum dalam kupon itu, maka cukup petugas SPBU saja yang mencatatnya. Silakan sopir pergi setelah mengisi BBM,” katanya. Sementara di tempat lain, tidak ada penanda spesifik itu selain hanya pelat merah. Begitu pula proses pembelian pertamax di SPBU dilakukan secara tunai. Beberapa teman saya yang berdinas di tempat lain ini, membenarkannya. Mungkin hal ini patut jadi perhatian pemerintah daerah lain itu. Kebocoran anggaran khusus untuk pembelian BBM ini bakal cukup besar. Sebab dari pengamatan saya, aturan penggunaan pertamax ini baru sebatas melaksanakan saja. Bagaimana efektifitas penerapan di lapangan, belum terpantau. Mungkin karena masih baru. Apalagi sampai saat ini, belum seluruh SPBU menyediakan pompa pertamax. Kata orang Pertamina, setiap kabu-

paten/kota di Sumbar sudah memiliki minimal 1 pompa pertamax. Jadi pompa itu saja yang diefektifkan pemakaiannya, termasuk untuk mengakomodir kendaraan dinas luar yang datang ke daerah itu. Namun Pertamina berjanji, seperti diungkapkan Toni, Sales Ritel Pertamina, dalam waktu dekat akan menyediakan pertamax kemasan untuk memenuhi kebutuhan di SBPU yang tidak memiliki pompa pertamax. Pertamax kemasan ini mirip dengan membeli minyak goreng kemasan, nanti dicurahkan ke dalam botolnya. Kita tahu pasti, maksud pemerintah memberlakukan pembatasan solar subsidi maupun mewajibkan pertamax untuk kendaraan plat merah, agar subsidi yang diberikan tepat sasaran. Begitu pula kendaraan dinas, baik milik pemerintah, BUMD, BUMN dan instansi vertikal lainnya diwajibkan menggunakan pertamax. Lagilagi karena premium subsidi hanya untuk masyarakat badarai yang tak sanggup beli pertamax, karena pertamax harganya mahal mengikuti harga minyak dunia. Hanya saja praktiknya di lapangan belum optimal. Entah bagaimana pula penggunaan pertamax untuk mobil milik BUMD dan BUMN, yang notabene pelatnya hitam. Akibat sarana prasarana pendukung yang belum lengkap ini, maka menimbulkan kegaduhan saat diberlakukan penerapan solar non subsidi dan kecurangan lain saat penggunaan pertamax. (***)

Pantauan Haluan sepanjang Rabu (17/4), aktivitas sektor pertanian dan kelautan mengalami dampak paling besar akibat kelangkaan BBM. Di beberapa kecamatan, usaha penggilingan padi tidak bisa berjalan lancar akibat pengusaha gilingan padi kesulitan mendapatkan BBM. Pemilik penggilingan padi bahkan harus menunggu berhari-hari untuk mendapatkan solar. Kecil (52), pemilik gilingan padi di Kambang Barat menyebutkan, langkanya BBM jenis solar mengakibatkan hullernya tidak bisa beroperasi dengan baik. “Saya biasanya menghabiskan sekitar 40 liter BBM setiap minggu untuk dapat menggerakkan mesin penggilingan padi. Beberapa pekan terakhir, saya sulit mendapatkan BBM di SPBU. Bahkan saya pernah menolak menggiling padi petani akibat BBM tidak ada,” katanya. Dia menyebutkan, biasanya ia mendapatkan BBM dari SPBU terdekat. Belakangan SPBU yang ada selalu kehabisan BBM jenis solar. Kalaupun ada solar, biasanya antre-

an panjang selalu terjadi di SPBU. “Hingga kini belum ada alternatif lain untuk mendapatkan BBM. Dampak dari kelangkaan BBM jenis solar juga dirasakan Madi (38), warga Kambang Timur, yang sehari-hari dikenal sebagai petani pengolah lahan dengan menggunakan hand tractor. “Saat ini hampir di seluruh Lengayang petani baru saja selesai melakukan panen pertama di musim tanam pertama tahun ini. Dan sebentar lagi petani akan mengolah sawahnya dengan mesin pengolah lahan. Karena itu, jika kelangkaan BBM terus berlanjut, maka petani terancam gagal mengolah sawah,” katanya. Disebutkannya, hingga kini petani di Lengayang sangat tergantung pada jasa pengolah lahan yang menggunakan alat pengolah lahan yang digerakkan mesin dengan BBM jenis solar. Ketua Kelompok Tani Buah Jerami di Tebing Tinggi Kambang, Baharuddin (64) juga menyebutkan, kelangkaan solar telah mengakibatkan melonjaknya biaya produksi pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan dan Perkebunan Pessel Afrizon Nazar menyebutkan, ia sudah mendapatkan laporan terkait dampak kelangkaan BBM dari petani. “Kelangkaan solar telah menimbulkan dampak yang besar bagi petani. Bila kelangkaan BBM terus berlanjut, kami mengimbau petani memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar. Misalnya bajak kerbau atau sapi, meskipun itu belum tentu efektif,” katanya. Di PPI Kambang, dampak kelangkaan solar juga terlihat. Sejumlah kapal tonda tampak sandar di dermaga atau pada kawasan Muara Batang Kambang. Disana tidak terlihat aktivitas nelayan untuk turun melaut dengan kapal tonda. Pantauan Haluan, di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pesisir Selatan, antrean kendaraan selalu terjadi setiap hari. Antrean itu terjadi akibat terbatasnya BBM jenis solar di SPBU. “Kelangkaan juga terjadi akibat tidak terdistribusinya BBM secara benar. BBM disini selalu diserbu warga pemilik jeriken untuk selanjutnya dijual, sehingga BBM yang bisa dibeli sangat terbatas,” kata Yudi (36), sopir truk yang sedang antre di SPBU Sago. (h/har)

REFLEKSI HARLAH KE 53 PMII

Perkuat Nilai-nilai Kearifan Lokal PADANG, HALUAN — Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang diminta memahami dan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal yang tumbuh dan berkembang di Indonesia. Khusus di Sumatera Barat, setiap kader PMII harus memahami dan mengetahui nilai-nilai adat budaya Minangkabau yang memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS SBK). Demikian terungkap pada Refleksi Harlah ke 53 PMII, Rabu (17/4) dini hari di aula PWNU Sumbar Jalan Ciliwung No. 10 Padang. Refleksi menghadirkan Mabincab PMII Kota Padang Armaidi Tanjung, mantan Ketua PMII Kota Padang Firdaus, Ketua Umum PMII Kota Padang Yosef Firman Susilo, senior PMII Kota Padang Yonnarlis, dengan tema, Menanamkan dan Menerapkan Nilai-nilai Budaya Minangkabau. Refleksi dihadiri Ketua PMII Kota Padang Panjang M. Ridhwan, Ketua Kopri PMII Kota Padang Hariyus Sofiani, Ketua Komisariat dan Ketua Rayon PMII IAIN Imam Bonjol Padang, Universitas Andalas dan Universitas Negeri Padang. Menurut Armaidi, akibat kedangkalan pemahaman nilai-nilai budaya Minangkabau, banyak kalangan generasi muda, khususnya

mahasiswa yang dengan mu- yang tidak terjebak terhadap dah meremehkan budaya dan hal-hal yang sifatnya ekstrim. adat Minangkabau tersebut. Tasamuh, sebuah sikap kebePadahal, bila digali dan ragamaan dan kemasyarakatan dipahami lebih dalam, maka yang menerima kehidupan banyak nilai-nilai sebagai sesuatu yang sudah ada yang beragam. Tatersebut sesuai dewazun (seimbang), ngan ajaran agama sebuah keseimbaIslam. ngan sikap kebera“PMII yang bergamaan dan kepahamkan Islam masyarakatan yang Ahlussunnah Walbersedia memperjamaah sejak awal hitungkan berbagai menghargai nilai- ARMAIDI TANJUNG sudut pandang, dan nilai kearifan lokal kemudian mengamyang sudah tumbuh sejak bil posisi yang seimbang dan lama di Indonesia. PMII amat proporsional. Amar ma’ruf nahi menyadari bahwa Indonesia munkar, mengajak kepada didirikan oleh beragam bu- kebaikan dan mencegah kedaya, etnis, agama, suku dan mungkaran,” kata Armaidi ras sehingga mutlak ada Firdaus menambahkan, kearifan lokal tersebut tanpa kader PMII harus memperkuat meninggalkan nilai-nilai kein- budaya dan nilai-nilai Minangdonesiaan. Ketika kita tidak kabau yang merupakan kelagi menghargai kearifan arifan lokal yang sudah melokal, maka Indonesia bakal miliki peran penting di Reterancam bubar,” kata Armaidi publik Indonesia ini. Banyak yang juga Wakil Sekretaris tokoh yang lahir dengan kultur PWNU Sumbar ini. Minangkabau masa lampau, Menurut Armaidi, banyak- harus menjadi kajian bagi nya terjadi konflik antar golo- PMII ke depan. ngan, kelompok dan etnis Menurut Sekretaris Kopri belakangan ini di Indonesia PMII Padang Siti Rodiah, akibat makin menipisnya rangkaian Harlah PMII ke-53, pemahaman terhadap kearifan selain refleksi Harlah, juga lokal yang tumbuh di masing- diselenggarakan bedah film masing daerah. “Konsep pema- reformasi, lomba tari trahaman Aswaja PMII yang disional se-Sumatera Barat tawasuth, tasamuh, tawazun dan di Taman Budaya pada 20amar ma’ruf nahi munkar harus 21 April 2013 dan Mapaba terus dihidupkan,” kata Armaidi. Rayon Syariah IAIN IB Imam “Tawasuth berati moderat, Bonjol Padang di Sungai sebuah sikap keberagamaan Bangek. (h/zal)

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


SUMBAR 3

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

BANTUAN DAERAH TERTINGGAL

Pemkab Sijunjung Terima Rp7,11 M SIJUNJUNG, HALUAN— Tahun 2013 ini, Pemerintah Kabupaten Sijunjung menerima kucuran dana dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) sebesar Rp7.113.545.000,-

SERAHKAN— Menteri PDT, Helmy Faishal Zaini menyerahkan dana bantuan dari Kementerian PDT tahun 2013 sebesar Rp7,11 miliar ke Bupati Sijunjung. AZNELDI

LINGKAR Jalan Pekuburan Air Dingin Diresmikan SAWAHLUNTO, HALUAN— Akses jalan menuju pekuburan Air Dingin Sawahlunto semakin lebar, setelah PT. Bukit Asam memberikan dukungan pembiayaan pembangunan jalan, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), atau program bina lingkungannya. Dukungan pembiayaan dengan dana CSR tersebut bukan tanpa alasan. Kawasan pekuburan Air Dingin memiliki arti dan nilai sejarah tersendiri bagi PT. Bukit Asam. Keberadaan pekuburan Air Dingin, seiring hadirnya pertambangan batu bara Ombilin. Wajar saja, pekuburan Air Dingin tersebut banyak terdapat kuburan dengan usia lebih dari 200 tahun, berlabelkan tahun seribu delapan ratusan, yang tercetak dengan huruf arab. “Di sini ada kubur bertahunkan 1800-an,” ujar Rafi Junaifi, Ketua LPM Aur Mulyo kepada Haluan, Senin (15/4). Bagi Rafi, pekuburan Air Dingin tidak hanya sekedar tempat disemayamkannya warga yang meninggal dunia. Namun, kawasan yang memiliki lahan seluas tiga hektar tersebut, juga bisa dimanfaatkan sebagai kawasan wisata sejarah. General Manager PTBA-UPO, M. Jazuli, dalam peresmian akses jalan pekuburan Air Dingin tersebut mengatakan, dana CSR yang dikucurkan tersebut, merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap masyarakat di lingkungannya. “MUdah-mudahan, PTBA semakin Berjaya di tahun-tahun ke depan. Sehingga dana yang bisa dimanfaatkan untuk lingkungan dan masyarakat terus dapat ditingkatkan,” ujar Jazuli. Jazuli juga melihat potensi pekuburan Aur Mulyo sebagai sebuah wisata sejarah, yang bisa dimanfaatkan warga. Sebab, tidak hanya warga Sawahlunto yang berkubur di sana. Namun, kuburan yang jumlahnya telah ribuan itu juga ada dari keturunan kolonial Belanda. Sementara itu, Wakil Walikota Sawahlunto, Erizal Ridwan yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, keberadaan PTBA sangat berarti bagi pemerintah, dalam membantu percepatan peningkatan keseahteraan masyarakat. Menurut Erizal Ridwan, dengan kondisi yang masih minus, Unit Penambangan Ombilin, masih mampu memperjuangkan dan memberikan perhatian terhadap masyarakat Sawahlunto, pada beberapa sector. “Tidak hanya dalam bentuk pembangunan fisik, namun PTBA-UPO juga memberikan perhatian terhadap sector pendidikan dengan beasiswa, sector kesehatan dengan bantuan makanan tambahan. Hal ini sangat luar biasa,” ujar Erizal. Dalam pembangunan sarana jalan pekuburan Air Dingin, PTBA mengucurkan dana sebesar Rp252 juta, yang dimanfaatkan untuk 150 meter dam, 225 meter roil, 280 meter jalan beton tumbuk. Awalnya, menurut Ketua BKM Hidayah Aur Mulyo, jalan yang menghubungkan tiga kelurahan tersebut direncanakan hanya memiliki lebar 2,5 meter. Dengan dukungan dari masyarakat, yang telah lama merindukan jalan tersebut, akhirnya lebar jalan mencapai 3 meter. (h/dil)

Daftar bantuan dari KPDT untuk Pemkab Sijunjung itu, diserahkan langsung Menteri PDT Helmy Faishal Zaini kepada Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin di Muaro Sijunjung. Dana bantuan dari KPDT tersebut, akan digunakan untuk peningkatan infrastruktur kesehatan air bersih sebesar Rp300 juta, peningkatan infrastruktur pembangunan rehabilitasi ruang kelas baru Rp480 juta, peningkatan infrastruktur sarana pendidikan labor komputer Rp475 juta, peningkatan infrastruktur parasarana dan sarana pendidikan Rp100 juta. Kemudian peningkatan infrastruktur sarana komputer pendidikan Rp600 juta, peningkatan infrastruktur ekonomi mobile race miller Rp305 juta, peningkatan infrastruktur infotel WIM Rp558 juta, kemandirian kelembagaan Rp111 juta. Selanjutnya, penguatan kelembagaan sosial sebesar Rp50 juta, pembangunan PLTS terpusat Rp1,9 miliar, dan dana alokasi khusus (DAK) Rp2,234 miliar. Helmy menyebutkan, KPDT terus melakukan kajian dan mencari formula

yang tepat untuk membebaskan daerah tertinggal. Karena, hampir seluruh daerah tertinggal kemampuan keuangan belum sehat. “Kita terus meningatkan bantuanbantuan untuk daerah tertinggal, termasuk untuk Kabupaten Sijunjung sendiri,” ujar Helmy Faishal Zaini. Selain melakukan kajian dan mencari langkah-langkah yang tepat, sambungnya, pemerintah juga membuat programprogram untuk membebaskan atau mengurangi nagari/desa, kecamatan dan kabupaten tertinggal. Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin mengatakan, Pemda Sijunjung sangat mengharapkan bantuan dan dukungan dari Kementrian PDT untuk membebaskan nagari-nagari yang masih tertinggal. Kabupaten Sijunjung, sebut bupati, merupakan salah satu kabupaten tertinggal dari 8 kabupaten tertinggal di Sumatera Barat, dan memiliki 60 nagari dan satu desa. Dari 61 nagari tersebut, 25 nagari masih dalam kategori tertinggal. “Kami berharap 2014, Sijunjung sudah lepas dari kategori tertinggal,” ucapnya. Penyebab ketertinggalan Sijunjung, menurut bupati, karena masih banyak sarana dan parasana yang belum tuntas, terutama sekali infrasruktur jalan, jembatan dan listrik. Dia menyebutkan, program-program yang diberikan Kementrian PDT tahun sebelumnya sangat membantu penyelesaian permasalahan infrastruktur di kabupaten ini. “Kami sangat mengharapkan sekali bantuan dan program dari KPDT untuk bisa lepas dari ketertinggalan,” harapnya.(h/azn)

14 KWT Ikut Perda Timbangan Oto dan Tonase Digarap Program KRPL SURAT EDARAN GUBERNUR DINILAI LEMAH

PADANG, HALUAN— Surat edaran Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tentang timbangan oto dan tonase, dinilai masih lemah oleh anggota DPRD Sumbar. Untuk itu, diperlukan peraturan daerah (perda) yang memperkuat aturan tersebut, yaitu Ranperda Timbangan Oto dan Tonase, yang rencana akan diusulkan DPRD Sumbar. Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil pun menyarankan dalam ranperda itu nantinya, ada aturan tentang petugas yang terlibat, tidak hanya aturan bagi pemilik kendaraan saja. Menurut Yultekhnil, sanksi tegas berupa pemecatan perlu ditempuh, guna mendatangkan efek jera. Pasalnya, aturan seringkali dimanipulasi oknum petugas untuk melakukan pungutan liar. “Semakin banyak aturan, justru jadi dasar terjadinya pungutan liar. Ini perlu dicegah dengan sanksi tegas,” terang Yultekhnil, Selasa (16/4). Anggota Komisi III DRPD Sumbar Nofrizon menilai, Ranperda timbangan oto dan tonase diperlukan untuk menertibkan angkutan jalan raya. Di samp-

ing itu, aturan diharapkan membuka peluang pendapatan asli daerah. Diperkirakan dana yang bisa terkumpul dari retribusi dan denda bisa mencapai Rp10 miliar per tahun. “Penertiban tonase oleh gubernur belum menuai hasil. Perlu adanya peraturan daerah. Termasuk nantinya soal pendapatan daerah dan insentif yang perlu diberi pada petugas. Jika hitunghitungan jelas, pungutan liar bisa diminimalisir,” jelas Nofrizon. Sementara itu, Ketua Organda Sumbar Budi Syukur mengimbau Pemerintah Provinsi Sumbar untuk konsisten dengan kebijakan yang hendak dikeluarkan. Selama ini dengan sejumlah aturan, justru berpotensi tumpang tindih dengan kewenangan antar daerah. “Kualitas infrastruktur harus lebih baik sehingga bukan pengusaha yang dibatasi. Jangan sampai aturan yang muncul justru merusak upaya menggalang investasi dari daerah luar,” paparnya. Dihubungi terpisah, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Padang Yul Akhyari

Sastra mengingatkan, perda harus mengacu aturan yang lebih tinggi seperti UU No22/2009 tentang lalulintas. Menurut mantan anggota DPRD Sumbar ini, Kota Padang memang tak terlalu berpengaruh, karena kebanyakan kendaraan masuk dari luar daerah. Lantaran industri lebih banyak tumbuh di luar Kota Padang. Namun, untuk meloloskan kendaraan, jangan bertumpu pada denda. Tapi harus ada komitmen mengurangi kelebihan muatan dengan menyiapkan lokasi penimbunan. “Kalau diambil denda, sama saja tonase tak dibatasi,” terangnya. Sementara itu, aktivis dari LSM Lembaga Rumah Anugerah, Isnadi Wardhana mengingatkan pentingnya aturan tentang timbangan oto dan tonase. Masalah kerusakan jalan dinilai karena tidak tertibnya para pengguna jalan. “Banyak kendaraan yang dimodifikasi sehingga menampung muatan secara berlebihan. Ini perlu diatur, agar tidak ada yang merasa dirugikan,” terangnya. (h/cw-eni)

Penegakan Perda Belum Optimal PADANG, HALUAN— Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumbar terus melengkapi struktur organisasinya yang baru. Sesuai status kelembagaannya yang kini dipimpin pejabat eselon II A, maka jabatan eselon III dan IV juga bertambah. Apalagi tugas baru pun bertambah sebagai perlindungan masyarakat (Linmas). Kepala Satpol PP Sumbar, Edi Aradial kepada wartawan usai melantik pejabat eselon III dan eselon IIV di lingkungannya, Rabu (17/4) mengatakan, peningkatan kelembagaan Satpol PP ditetapkan dengan Perda No.9 tahun 2012. Sebagian tugas pokok Kesbangpol Linmas berpindah ke Satpol PP, sehingga nomenklatur SKPD itu hanya menjadi Kesbangpol saja. “Peningkatan status ini berarti terjadi peningkatan tanggung jawab yang diemban. Di samping sebagai penyelenggara ketertiban umum (Tibum) dan ketentraman masyarakat (Tramas), segala perlindungan masyarakat (Linmas) termasuk fasilitasi dan pemberdayaan kapasitas kini menjadi wewenang Satpol PP,” kata Edi Aradial. Untuk menjalankan seluruh

tugas pokok itu, maka jabatan eselon III dan IV yang masih kosong perlu diisi secepatnya. Pejabat yang dilantik masingmasing, 1 orang eselon III yaitu Abdul Rahman yang sebelumnya menjabat sebagai Pengolah Data Kebijakan pada Asisten Pemerintahan dipercaya sebagai Kabid Tibum dan Tranmas. Sedangkan tiga orang lainnya adalah pejabat eselon IV masing-masing Rita Noviatri sebagai Kasubag Program, Mulyadi sebagai Kasubag Umum dan Kepegawaian serta Nurfadillah sebagai Kasi Penyelidikan dan Penyidikan. Dikatakan, Linmas yang kini berada di Satpol PP merupakan ujung tombak dalam memelihara Tribum dan Tramas. Mereka berada di tingkat kelurahan/nagari atau desa atau disebut Satlinmas dengan personil dari masyarakat setempat. Sedangkan di tingkat kecamatan, unsur Pol PP bergabung dengan Kasi Trantib Kecamatan. “Keberadaan Satlinmas ini sangat strategis, apalagi jelang pemilu legislatif dan pemilu presiden mendatang. Biasanya mereka terlibat dalam menjaga TPS,” katanya.

Jika saja Satlinmas ini terbentuk dan berjalan di tingkat nagari/kelurahan atau desa, maka diyakini kampung akan aman. Tidak akan ada aksi pencurian atau kriminalitas lainnya. Di sisi lain, sebagai penegak Perda, peran Pol PP sangat tergantung dari pelibatan SKPD lainnya. Diakuinya, cukup banyak perda yang dilahirkan dan butuh pengawasan Pol PP dalam pelaksanaannya di lapangan. Tetapi personilnya tidak bisa bergerak karena tidak adanya koordinasi. Kasus-kasus pelanggaran perda diyakin dapat diminimalisir sejak awal, jika jajaran Pol PP dilibatkan, tak terkecuali dalam maraknya persoalan tambang emas illegal, bibit palsu, pupuk oplosan, termasuk juga penertiban depot air minum isi ulang. Sebab semua kasus itu sudah diatur dalam ketentuan perda masing-masing daerah. “Sebagai penegak Perda, gerak kita masih belum optimal. Sebab kita butuh koordinasi dengan instansi teknis yang terkait. Tetapi koordinasi itu betul yang kurang, sehingga persoalan itu berkembang hingga besar dan meletus,” katanya. (h/vie)

AGAM, HALUAN— Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K2P) Agam telah menetapkan peserta program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Penetapan itu melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) sebanyak 14 kelompok, pada tujuh kecamatan di Agam. Kepala BP4K2P Agam Helios Rynondeva, Rabu (17/ 4) di Lubuk Basung mengatakan, program tersebut bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan, berkaitan dengan kemandirian pangan rumah tangga petani. Tentunya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang didukung oleh penyuluh pendamping. “Program KPRL ini merupakan percontohan lapangan, agar menjadi model penumbuhan dan pengembangan kemandirian pangan dalam satu kawasan tani,” kata Rynondeva. Selain itu, program ini telah dilaksanakan pada tujuh Kecamatan. Di antaranya adalah kecamatan Lubuk Basung, Palembayan, Sungai Pua, Kamang Magek, Baso, Candung dan Kecamatan Palupuah. Ia menjelaskan, pengembangan tersebut melalui kel-

ompok wanita tani usaha bersama, Kecamatan Lubuk Basung melibatkan beberapa kelompok di antaranya, kelompok usaha damai di Nagari Garaggahan, Bondo Simeru Putiah di Nagari III Ampek Silungkang, Bundo Saiyo Nagari IV Koto Palembayan. Putri Saiyo dan Puti Bungsu di Nagari Sungai Pua, Kato Saiyo Mandiri Nagari Kamang Hilia, Sukajadi di Nagari kamang Mudiak, Tunas Muda di Nagari Salo, Mekar Suhada Nagari Simarasok, Suntiang Mas di Nagari Lasi, Sehati Nagari Candung, Melati Nagari Nantujuah dan Saiyo Sakato di Nagari Pasia Laweh. “ Dapat diartikan bahwa pertanian ke depannya kemungkinan besar akan mengandalkan lahan perkarangan. Sehingga harus disiapkan pengetahuan dan teknologi dalam mengelola lahan pertanian yang sempit,” jelasnya. Menurutnya, manfaat yang diharapkan dari program KRPL tersebut, adanya bahan pangan yang ditanam dekat dengan rumah. Tanaman yang lebih segar, lebih sehat dan aman, Mengurangi biaya belanja kebutuhan sehari-hari terhadap pangan dalam rumah tangga.(h/yat)

Warga Goro Bangun Jalan 500 Meter SIJUNJUNG, HALUAN— Untuk meningkatkan pembangunan di nagari dan sekaligus memperlancar arus transportasi, masyarakat Nagari Latang, Kecamatan Lubuk Tarok, bergotong royong membangun jalan sepanjang 500 meter. “Gotong royong ini untuk meningkatkan pembangunan dan memperlancar arus trasportasi di nagari,” kata Wali Nagari Latang Jon Aprisal kepada wartawan, kemarin. Dikatakan, gotog royong itu berangkat dari keluhan masyarakat terhadap akses jalan yang belum memadai. Terlebih lagi saat musim panen,

warga harus berkeliling untuk membawa hasil pertaniannya. Untuk menjawab keluhan warga, sambungnya, salah satu langkah yang bisa digunakan adalah memperdayakan masyarakat dengan cara melakukan gotong royong. ”Alhamdulillah, goro yang kami lakukan berhasil membangunan jalan sepanjang 500 meter,” ujar Jon Aprisal. Sementara material seperti pasir dan kerikil, juga hasil gotong royong masyarakat. Warga secara bersama-sama mengeluarkan pasir dan kerikil dari sungai yang membentang di nagari tersebut.(h/azn)

Warga Nagari Latang bergotong royong mengeluarkan material pasir dan kerikil dari sungai. AZNELDI >> Editor: Rudi Antono

>> Penata Halaman: Jefli


4 SUMBAR

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

LINGKAR Walikota Ingatkan Kades Soal Tupoksi PARIAMAN, HALUAN — Walikota Pariaman Mukhlis R mengingatkan para Kades, agar mengerti tugas pokok dan fungsinya sebagai kepala desa. Sehingga program-program pembangunan yang dilakukan ke desa, berjalan sebagaimana mestinya. “Apapun bentuk program pemerintah di bidang pembangunan, termasuk program pusat, bermuara ke ke desa. Jika Kades tidak faham aturan, tupoksinya, maka realisasi pembangunan bisa sia-sia,” ujarnya saat pelantikan Kepala Desa Rawang Kota Pariaman, Rabu (17/4). Pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan selalu di evaluasi. Supaya pembangunan berkualitas yang menjadi sasaran utama terealisasi dengan baik. Tentang pemilihan kepala daerah, walikota dan wakil walikota Pariaman, yang semakin dekat, Walikota Mukhlis R minta masyarakat untuk mensukseskanya, jaga stabilitas keamanan. Agar pemilu kepala daerah berlangsung aman dan sukses di Kota Pariaman. Hingga Rabu (15/7), sudah 27 kepala desa yang dilantik, sementara kades yang habis masa jabatanya di tahun 2013, tercatat 35 kades. Kepala Dea Rawang yang dilantik itu Rosdi, untuk masa bhakti 2013-2019, dipilih melalui pemilihan kades. Dengan terpilihnya Rosdi, otomatis kepala desa lama, Riswandi berkahir masa jabatanya. Usai pelantikan, Rosdi mengungkapkan, akan melanjutkan program pembangunan sesuai peraturan dan undangundang yang berlaku, dengan musyawarah dan mufakat. (h/tri).

JALAN RUSAK — Akibat sering dilalui truk tonase berlebih, mengakibatkan badan jalan dari simpang Parak Buruk ke Simpang Kalumpang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, kian dipenuhi lobanglobang. Tampak suasana pada Rabu (17/4). AMIR

Pengusaha Turki Minat Garap Energi Panas Bumi

DPRD Agam Pertanyakan Proyek Provinsi PADANG, HALUAN — DPRD Kabupaten Agam pertanyakan program pembangunan yang berasal dari APBD provinsi, namun dilaksanakan di daerah Agam. Terutama soal pertanggungjawaban kegiatan tersebut, apakah ditangani langsung oleh provinsi, atau diserahkan pada daerah bersangkutan. “Karena banyak kegiatan

provinsi dilaksanakan di Agam, yang menurut kami perlu jadi perhatian. Karena anggarannya dari provinsi, makanya kami tanyakan langsung ke provinsi, mengingat dalam waktu dekat ini kami harus memberikan rekomendasi terhadap LKPj Bupati Agam,” Ketua Pansus LKPj Supardi, saat berada di DPRD Sumbar.

Petani Tandikek Berharap Perbaikan Irigasi PADANG PARIAMAN, HALUAN — Petani Nagari Tandikek Utara, Kecamatan Patamuan mengeluh. Karena irigasi yang rusak akibat gempa bumi tahun 2009 yang lalu, belum juga diperbaiki. Padahal irigasi tersebut satu-satunya harapan masyarakat, dalam mengairi areal persawahan mereka. Seperti disampaikan Wali Nagari Tandikek Utara Sabar. Katanya, semenjak rusaknya irigasi banyak petani mencoba untuk berkebun. Akan tetapi, apapun yang ditanam di kebun itu hasilnya tidak memuaskan, seperti bertanam padi. “Semenjak irigasi itu rusak, kini petani mencoba berkebun, tapi hasil dari kebun itu tidak memuaskan dibandingkan dengan bertanam padi,” ujar Wali Nagari Tandikek Utara, Sabar, kemarin. Ia berharap kepada pemerintah, untuk bisa memberikan bantuan untuk memperbaikinya. Karena semua petani sangat berharap irigasi itu baik kembali. “Atas nama masyarakat petani, saya sangat mengharapkan bantuan kepada pemerintah untuk memperbaiki irigasi itu. Kalau irigasi sudah baik, tentu masyarakat petani bisa bertanam padi kembali. Sehingga hasil ekonomi masyarakat akan meningkat,” harap Sabar. (h/cw-bus)

Rombangan DPRD Agam yang diterima Sekretaris DPRD Sumbar Delfi, dan Kabag Humas DPRD Sumbar Erdi Janur itu, juga minta kejelasan, soal anggaran yang dilaksanakan di Agam. Anggota DPRD Agam yang hadir di antaranya Masrizal dari PKS, Am Kartago dari Demokrat, dan lainnya. Sekretaris DPRD Sumbar Delfi menjelaskan, bahwasanya setiap program pembangunan yang dilakukan daerah, ada yang dalam bentuk bantuan keuangan khusus, program yang dilakukan langsung oleh provinsi, dan ada pula dana perbantuan. “Dana bantuan khusus tadi dilakukan, karena pekerjaannya memang di kabupaten/

kota, bukan kewenangan provinsi. Makanya dengan bantuan khusus dilakukan pembangunannya,” ujarnya. Delfi juga menjelaskan soal laporan pertanggungjawaban, bahwa selain laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj), juga ada laporan pertanggungjawaban keuangan daerah (LKPD). “Keduanya berkaitan, namun disampaikan terpisah. LKPD soal realisasi keuangan dan program, LKPj lebih pada pertanggungjawaban kebijakan,” ucapnya. Secara detail, Delfi menyerahkan contoh LPKD dan LKPj gubernur Sumbar, yang dapat dijadikan pedoman oleh DPRD Agam. Terutama untuk melihat program apa saja yang dilakukan di Agam. (h/eni)

PADANG, HALUAN— Pengusaha asal Turki Emin Hitay berminat menanamkan modal dalam bidang panas bumi atau geothermal di Sumatera Barat. Kunjungan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ke Turki Sabtu-Senin (13-15/4) lalu memastikan langkah investasi pemilik Hitay Invesment tersebut di Sumbar. “Mereka sudah menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di bidang panas bumi. Minggu depan mereka akan datang ke Padang untuk menindak lanjuti rencana investasi itu,” kata Irwan

Prayitno di Pangeran Beach Hotel kemarin (17/4). Dia mengatakan, dari 16 titik panas bumi yang ada di Sumbar, pengusaha Emin Hitay berminat menggarap dua titik. Yakni potensi panas bumi di Gunung Talamau Kabupaten Pasaman Barat dan Gunung Tandikek Kabupaten Padang Pariaman. Sebelumnya, satu titik di Solok Selatan sudah dikelola Supreme Energy. Pertemuan dengan pengusaha Turki itu sudah membahas sampai masalah teknis. Hitay meminta pemerintah provinsi menyediakan tenaga daerah yang potensial, dalam bidang geologi untuk menjalankan kerjasama tersebut. “Secara lisan sudah ada kesepakatan, tetapi mereka akan tinjau dulu lokasinya, dan tindaklanjuti lagi kerja-

sama investasi panas bumi ini di Padang. Kita tunggu saja, saya optimis investasi ini terealisasi,” kata Irwan. Dia menyebut Pemprov Sumbar memprioritaskan pemanfaatan energi terbarukan terutama energi panas bumi, untuk meningkatkan pendapatan daerah. Potensi besar yang dimiliki Sumbar sayang jika tidak dimanfaatkan dengan baik untuk kemaslahatan masyarakat. Sebelumnya, Emin Hitay melalui Hitay Invesment dan Hitay Balai Kaba Energy sudah mengantongi dua surat penugasan untuk survey pendahuluan panas bumi (geothermal) di Gunung Talamau dan Gunung Tandikek. Nilai investasi awal terhadap dua lokasi tersebut mencapai US$ 907 ribu dolar. (h/cw-sal)

Masyarakat Minta Jembatan Darurat SOLOK, HALUAN — Terputusnya akses jembatan Batu Kudo yang menghubungkan dua jorong di Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, mulai bikin masyarakat gerah. Karena janji kontraktor yang menangani pembangunan jembatan untuk membuatkan jembatan darurat, belum juga terlaksana. “Sudah lima kali mereka berjanji untuk membuatkan jembatan darurat, tapi sampai sekarang belum juga ada,” kata Wali Nagari Koto Baru Nofiarman Dt Palindih. Pihaknya telah berupaya untuk menagih janji dari pihak kontraktor PT Rimbo Paraduan, tapi belum nampak tanda-tanda akan dibuatkan. Sejak terputusnya akses jembatan Batu Kudo dari

jorong Bawah Duku menuju Jorong Subarang Koto Baru, masyarakat harus memutar jalan ke Salayo yang jaraknya sekitar 5 km. “Masyarakat harus naik ojek dulu untuk menuju lokasi tujuannya, ongkosnya Rp5000 sampai Rp7000. Padahal kalau ada jembatan bisa jalan kaki,“ terang Nofiarman didampingi Kepala Jorong Bawah Duku Yulfi Hendri. “Untuk pelajar, seharusnya uangnya bisa di pakai untuk jajan di sekolah, sekarang habis untuk ongkos,” tambahnya lagi. Untuk sementara sebagai alternatif, masyarakat terkadang menaiki perahu yang terbuat dari bambu, dan pipa Instalasi Air PDAM yang berada di lokasi pembangunan jembatan.

“Tapi itu berbahaya, karena sudah ada pelajar Sekolah Dasar yang jatuh melewati

pipa itu, kami berharap segera ada jembatan darurat bagi masyarakat. Minimal

untuk sepeda motor seperti yang dijanjikan kontraktor,” katanya. (h/mg/ndi)

SEJAK terputusnya Jembatan Batu Kudo di Nagari Koto Baru, jembatan alternatif dengan menaiki pipa instalasi PDAM sangat beresiko untuk dilalui masyarakat. Karena belum adanya jembatan darurat yang dijanjikan kontraktor . YUTIS WANDI

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Irvand


OPINI 5

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

Balon-Calon, Bacaleg-Caleg Membuat IKM Melek TI Mulailah dari Birokrasi EBUAH berita kemarin dimuat di Harian Haluan berjudul IKM Bidik Pemasaran Online. Satu seruan dan ajakan disampaikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Barat kepada kalangan industri kecil dan menengah yang ada di daerah ini untuk memanfaatkan teknologi informasi internet buat pemasaran. Yang dimaksud di sini tentu saja adalah pemasaran online. Sebuah pemasaran yang tidak lagi tergantung pada jarak dan waktu. Dengan memanfaatkan internet, maka apapun sebanarnya bisa ditawarkan ke konsumen baik dalam bentuk product to customer maupun dalam bentuk bussines to bussiness. Tak bisa dipungkiri di zaman ini salah satu strategi promosi dan pemasaran yang sering digunakan para Industri Kecil Menengah (IKM) untuk mengenalkan produk mereka adalah dengan mengikuti pameran. Melalui ajang ini, diharapkan produk yang dipamerkan dikenal masyarakat sekaligus menjaring konsumen sebanyak-banyaknya. Dan itu biasanya berkonsekwensi kepada penyediaan dana promosi yang cukup besar lantaran harus membuat display yang bagus dan mahal. Maka cara lain yang jauh lebih murah biayanya dan luas sebaran informasinya adalah dengan menggunakan sistem online. Promosi dan pemasaran secara langsung dengan display fisik ini perlu pula diimbangi dengan promosi secara online di internet. Para pengusaha IKM dapat memanfaatkan promosi melalui dunia maya ini, karena dirasa sangat efektif dan efisien. Oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumbar, para IKM ini rencananya akan difasilitasi untuk berpromosi secara online. Dinas Perindag akan memfasilitasi para pengusaha IKM untuk pembuatan website, dengan syarat produk yang akan dipasarkan itu berkualitas, memiliki izin kesehatan dan perindustrian serta kemasan yang menarik. Harapan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dengan promosi dan pemasaran di dunia maya ini, IKM dapat menjangkau pasarpasar baru dengan lebih efisien waktu dan biaya murah. Sementara promosi melalui tatap muka langsung secara fisik tetap dilaksanakan. Saat ini, IKM yang terdaftar dan memiliki izin usaha mencapai 16.000 unit. Namun para pengusahanya yang sudah memahami Informasi Teknologi (IT) masih sekitar 20 persen. Sementara IKM informal, yang belum memiliki izin dan terdaftar jumlahnya masih cukup banyak. IKM nonformal ini mesti dibina agar mereka juga memiliki izin usaha dan terdaftar. Sedangkan yang belum menguasai IT, dibina agar mereka bisa menembus promosi dan pemasaran online ini. Sebenarnya sangat telat Pemerintah Provinsi kalau mengajak para IKM yang ada di daerah ini untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai wahana pemasaran. Ini sudah lama dilakukan orang lain. Kini, perlu diberikan kesadaran kepada pelaku UKM tentang pentingnya teknologi informasi. Sudah berapa IKM atau pengusaha mana saja misalnya yang care dengan internet? Pengusaha mana saja yang melakukan surat menyurat dengan email? Tapi itu (penyadaran tentang TI) juga tidak gampang lantaran birokrasi dalam hal ini instansi pemerintah, pejabat-pejabatnya juga belum semua melek TI. Siapa bisa meyakini bahwa semua Kepala Dinas memiliki email atau menggunakan akun twitter, akun facebook? Jangan-jangan masih banyak pejabat pemerintah provinsi yang tidak bisa menggunakan internet atau bahkan menggunakan komputer sekalipun? Apabila di tingkat aparatur pemerintah daerah saja tidak memasyarakat penggunaan TI, bagaimana mungkin pemerintah daerah akan melaksanakan sosialisasi atau kampanye memassalkan TI ke kalangan pengusaha kecil dan menengah? Lihat saja misalnya, surat menyurat pemerintah (daerah) saat ini masih belum berbasis TI. Undangan saja masih dikirimkan pakai kurir dalam bentuk fisik kertas. Rapat-rapat penting yang bisa menggunakan chatting bersama masih belum pernah kita dengar. Para pejabat lebih suka datang rapat dan menggunakan biaya perjalanan dinas untuk itu. Alangkah tidak pedulinya pejabat pada kemajuan teknologi informasi. Tentu saja hal yang sama juga dapat kita lihat di tingkat legislatif. Para anggota DPRD yang sebenarnya bisa melakukan studi melalui internet ke satu tempat, lebih suka bersusah-susah berkunjung ke sana. Misalnya untuk mengetahui bagaimana Surabaya menerapkan Perda Antirokok, kenapa mesti datang ke Surabaya sampai 20 orang menghabiskan dana ratusan juta? Padahal bisa dilakukan dengan kontak telepon, email, chatting, mengakses website Surabaya dan seterusnya. Taruhlah alasannya para anggota DPRD itu ingin memanfaatkan perjalanan itu untuk mendapatkan tambahan pendapatan, tetapi kenapa harus nampak bodoh sekali di hadapan masyarakat digital bahwa sesungguhnya mereka bisa lakukan dengan lebih efisien? Sedangkan untuk cari tambahan tadi, silahkan cari cara lain yang cerdas dan tidak terlihat bodoh begitu. Membuat semua melek internet adalah pangkal dari bisa tidaknya pemasaran online menolong IKM di Sumbar. Bagaimana mendorong IKM membuat website sedang website milik Pemda saja tidak pernah dipedulikan dan tidak pernah diupdate? Padahal orang akan datang berkunjung ke website itu kalau ada informasi baru yang terupdate dimuat di situ. Kini lihat saja satu persatu website milik pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/ kota, mana yang update dan mana yang website asal ada.***

S

„

„

Jaksa Agung akui banyak mafia hukum di pengadilan Lho, baru ngaku?

„

Ahok setuju UN dihentikan, tapi guru diuji ulang kompetensinya

„

Hayyya...jangan-jangan banyak guru yang kagak lulus Ko Ahok

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto WPU / Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Pemimpin Perusahaan: Indra Helmi

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Redaktur Pelaksana: Syamsu Rizal

Penerbit: Litbang & Online Media: Eko Yanche E PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP Koordinator Minggu: David Ramadian No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 Koordinator Liputan: Rudi Antono 1985 tanggal 19 November 1985. Manajer Cetak: Mardius Caniago

OLEH: DAHNIL ASWAD Pemerhati Sosial ITA ingin berbicara ideal, walau kita bukan seseorang yang bukan berlatar belakang ilmu bahasa. Tetapi, seharusnya tentu kita tetap berupaya menggunakan bahasa (Indonesia) dengan baik dan benar. Sampai sekarang diakui mungkin ada diantara kita yang belum berbicara atau menulis sesuai kaidahkaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Namun, setidaknya kita perlu dan harus mencoba merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat yang dipahami para pembaca, mulai dari orang yang hanya pandai membaca, sampai kepada level Guru Besar (Profesor) atau ahli bahasa sekalipun. Tentunya, termasuk para pemimpin atau pejabat yang seharusnya sudah menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sebagai penghargaan kepada Bangsa dan Negara seperti tertuang dalam naskah “Sumpah Pemuda” edisi terakhir yang berbunyi: Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia. Kami Putra dan Putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia. Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Pada poin ketiga di atas, jelas tercantum kalimat Kami Putra dan Putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia. Tentunya, kita semua dituntut untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan

K

benar, baik secara lisan, apalagi tulisan. Kata “BALON” atau “CALON” Menyimak perkembangan yang terjadi di negeri ini, terutama menjelang Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden atau Pemilihan Gubernur/ Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota pada sejumlah daerah di Indonesia saat ini, termasuk di Sumatera Barat seperti Kota Sawahlunto, Padang Panjang, Pariaman dan Padang, diantaranya sudah ada yang ditetapkan sebagai Calon Walikota/Wakil Walikota. Artinya, mereka sudah ada yang disyahkan/ ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) serta berhak menggunakan kata yang disebut sebagai Calon (Candidate). Namun yang terjadi sekarang, ada diantara para Bakal Calon atau Balon, sudah berani menyebut dirinya langsung sebagai calon yang notabene, mereka belum ditetapkan secara legal memakai kata tersebut. Padahal, menurut pemahaman kita, sebenarnya sebelum menjadi calon, tentu ada proses penjaringan dan penyaringan, baik oleh masyarakat sendiri (independen) maupun oleh partai politik, ketika seseorang berminat mencalonkan diri untuk menjadi pemimpin di eksekutif. Begitupun untuk menjadi anggota legislatif (DPR/DPRD), semuanya sudah harus ditetapkan dalam Daftar Calon Sementara (DCS), selanjutnya menjadi Daftar Calon Tetap (DCT) melalui partai dan disyahkan oleh KPU/KPUD.

Agak aneh rasanya, kalau sekarang sudah ada beberapa Calon Presiden di Indonesia. Padahal penentuannya, baru dipastikan setelah Pemilu Legislatif 2014. Sebelum ketetapan itu, seharusnya semuanya baru sebatas balon, belum calon. Kalaupun ada alasan bahwa penetapan calon itu adalah terbatas dari parpol saja, maka kata yang digunakan seharusnya balon, bukan calon. Begitu menurut pemahaman saya sementara. Mudah-mudahan ada yang lebih memahami betul tentang kata balon dan calon, termasuk untuk eksekutif maupun legislatif. Selain untuk pemilihan Presiden Republik Indonesia, lebih sempit kita ke melirik Kota Padang, Pariaman, Padang Panjang dan Sawahlunto. Seperti diketahui, saat ini sudah banyak baliho, spanduk, selebaran, pariwara dan iklan pada media cetak & elektronik, termasuk media online yang menampilkan para peminat untuk menjadi pemimpin di daerah ini. Khusus untuk Kota Padang, setidaknya menurut catatan yang mengapung di media massa, tercatat sudah 30-35 orang yang disebut-sebut bakal tampil dan bertarung dalam pemilihan Walikota/ Wakil Walikota Padang periode 2014-2019 yang pelaksanaan pemilihannya akan dilaksanakan 30 Oktober 2013 dan prosesnya melalui penjaringan dan penyaringan tentu sudah dimulai dari sekarang, baik oleh parpol maupun yang maju melalui jalur independen. Kembali kepada permasalahan semula, mungkin patut diperhatikan bahwa calon itu sekarang belum disyahkan KPUD. Tetapi, masih bernama bakal calon

seperti pada jumlah di atas. Peluang calon nanti untuk Kota Padang bisa saja 6-8 pasangan (parpol dan independen). Sedang tahun 2008 lalu hanya ada 5 pasang calon (3 pasang dari parpol dan 2 pasang dari independen) dengan jumlah pemilih lk. 531.000 orang. Sekarang pemilih di Kota Padang sudah lebih dari 665 ribu orang, dan kelihatannya sudah banyak balon yang ingin muncul dari jalur independen. Melihat jumlah anggota DPRD Padang 45 orang, satu parpol (Demokrat) sudah menguasai 17 kursi (dapat mengusung 1 pasang tanpa koalisi). Sisanya 31 kursi dipegang oleh PKS (6 kursi), Partai Golkar (5), PAN (4), Hanura (4), PPP (3), Gerindra (3), PBB (2) dan PDIP (1). Jika dihitung secara matematik, ada peluang 4-5 pasang lagi yang bakal dijadikan calon oleh gabungan parpol melalui koalisi kursi atau koalisi suara yang saat ini masih berpedoman kepada UU No.12 Tahun 2008 perubahan dari UU No.32 Tahun 2004. Hal itu terjadi karena koalisi suara “partai gurem” dapat dimanfaatkan partai lain untuk koalisi suara. Data yang didapatkan dari KPUD Kota Padang, pemilih saat berjumlah 665.000 orang dari jumlah penduduk sebanyak 913.000, meningkat dari tahun 2008 sebanyak 531.000 pemilih dari jumlah penduduk sekitar 840 ribu-an. Kalau dulu, jalur independen cukup dengan suara sah sejumlah 27 ribu lebih, sekarang angka pastinya 36.544 orang dengan bukti KTP yang disyahkan oleh KPUD Padang. Kembali lagi, baru mereka disebut sebagai Calon Walikota/Calon Wakil Walikota Padang. Jika dihitung-hitung lagi, bila banyak balon yang maju

melalui jalur independen, setidaknya bisa 8-10 orang balon-nya, dari jumlah penduduk yang terdata saat ini. Itupun kalau semangat untuk menjadi pemimpin sangat menggebu-gebu dari sejumlah yang merasa menjadi tokoh masyarakat untuk mengabdi di kota Bengkuang ini. Akhirnya, semua tergantung pada komunikasi politik untuk analisa selanjutnya dengan melibatkan ahli politik praktis dan akademisi. Kepastian siapa yang menjadi calon pemimpin Kota Padang nanti, jelas akan dimiliki oleh orangorang atau parpol yang ahli strategi melihat kondisi masyarakat Kota Padang saat ini. Tapi, sekali lagi dikemukakan bahwa sampai saat ini yang namanya mengapung itu baru sebatas balon, belum calon. Selamat berjuang bagi balon sampai menjadi calon, bahkan ditetapkan nanti menjadi Walikota/Wakil Walikota Padang. Selamat ‘’bermain’’ secara bersih dan sehat, jika ingin menjadi pemimpin yang juga bersih dan berfikir untuk kepentingan orang banyak, sesuai harapan masyarakat luas. Masyarakat sendiri harus memanfaatkan hak pilihnya dengan baik dan harus menggunakan hak pilih, jika ingin merubah Kota Padang menuju kejayaan. Wassalam…. Dahnil Aswad. Padang, 15 April 2013.

khawatirkan pihak sekolah. Secara nyata, sekolah yang tak ingin kredibilitasnya rusak dan kehilangan kepercayaan masyarakat mengalami gelap mata dalam menyelesaikan kekhawatiran kelulusan Ujian Nasional. Mereka akhirnya menghalalkan segara cara agar siswanya mencapai kelulusan sempurna dengan mengadakan penambahan jam belajar, kecurangan pemberian kunci jawaban dan jual-beli kunci jawaban yang dilakukan oknum tertentu. Ini kontras. Sebab sekolah kehilangan kejujuran, kredibilitas dan integritasnya sebagai nilai dasar utama dalam pembentukan pendidikan karakter. Mempertanyakan kejujuran Dalam menjawab tudingan kejujuran stakeholders pendidikan dalam kontroversi Ujian Nasional, pemerintah memang tak pernah kekurangan akal. Tahun ini misalnya, pemerintah menyiasatinya dengan penambahan variasi soal. Jika Ujian Nasional sebelumnya terdiri atas 5 paket soal, maka UN 2013 terdiri dari 20 paket soal. Perubahan itu diklaim mampu meningkatkan kualitas dan mencegah kecurangan yang marak terjadi. Tapi pemerintah agaknya lupa bahwa fenomena kebocoran kunci jawaban dari oknum tidak bertanggung jawab tetap berpotensi terjadi secara kasat mata. Penambahan variasi soal pada satu sisi memang akan menyulitkan dan memper-

sempit ruang gerak siswa melakukan kecurangan baik menyontek maupun membaca kunci jawaban. Namun proses psikologis siswa mengenai sosok Ujian Nasional yang menakutkan tentu tidak mudah dihilangkan. Akhirnya siswa membuat kecurangan sistemik seperti pembelian kunci jawaban dari oknum tidak bertanggung jawab dan kongkalikong dengan pengawas. Apalagi jamak ditemui, para pengawas dari kalangan guru bekerja seadanya, lebih asyik mengobrol dibandingkan secara serius dan penuh konsentrasi mengawasi peserta Ujian Nasional. Untuk itu, sudah waktunya pemerintah meninggalkan budaya konservatisme dalam dunia pendidikan seperti Ujian Nasional. Kelulusan sempurna yang jadi kebanggaan sekolah dengan menghalalkan segara cara hanya meninggalkan potret buram pendidikan nasional. Sekolah dapat dianggap sebagai pemupuk bibit koruptor dengan mengajarkan siswa berbuat curang. Lebih jauh, kebijakan UN tak ubahnya pepesan kosong dengan meninggikan aspek kognitif, namun mempetieskan aspek afektif dan psikomotorik. Pemerintah sebaiknya belajar dari pengalaman pendidikan yang dilakukan negara super power, Amerika Serikat. Tahun 2002, AS melaksanakan kebijakan No Child Left Behind yaitu kebijakan tes secara nasional sebagai landasan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan, bukan menentukan kelulusan. Sebab sejatinya, hak veto menentukan kelulusan berada di pihak sekolah dimana guru lebih mengenal siswanya secara intelektual, spiritual, emosional dan akhlak para siswanya. ***

Ujian Nasional dan Kejujuran OLEH: INGGAR SAPUTRA Peneliti Institute For Sustainable Reform (INSURE) ESKI mengundang pro dan kontra, pemerintah tetap mengadakan Ujian Nasional untuk menentukan kelulusan siswa SD, SMP dan SMA. Tahun 2013 ini, Ujian Nasional dilangsungkan secara serempak di Tanah Air. UN tingkat SD akan dilaksanakan pada 6-8 Mei 2013, UN SMP/MTs/SMPLB dilangsungkan pada 22-25 April 2013, UN SMA/MA pada 1618 April 2013 dan UN SMK/ SMALB 15-17 April 2013. Adanya Ujian Nasional sebagai ritual tahunan pendidikan nasional menggambarkan usaha pemerintah sebagai perumus kebijakan pendidikan nasional. Ujian Nasional yang dinilai melemahkan daya kritis siswa, melumpuhkan sendi kejujuran dan hanya mengagungkan aspek intelektual masih saja dijalankan. Kondisi ini menyedihkan, sebab Ujian Nasional pada dasarnya sudah pernah ditolak secara hukum melalui putusan kasasi Mahkamah Agung dengan surat putusan Nomor 2596 K/PDT/2008 yang diputuskan pada tanggal 14 September 2009 yang menguatkan putusan PN Jakarta Pusat dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tahun 2007 perihal penolakan pemerintah terkait UN. Namun pemerintah tetap nekat menjalankan Ujian Nasional dengan berpijak pada Permendiknas Nomor 75/2010 tentang Ujian Nasional tingkat SMP dan SMA serta Permendiknas Nomor 74/2009 tentang Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional. Untuk merespons keputusan MA, pemerintah akhirnya membuat formula baru

M

Ujian Nasional. Pelaksanaan Ujian Nasional tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa, melainkan pemetaan pendidikan nasional. Dalam formula baru, hasil UN diberikan bobot 60%, sedangkan US (Ujian Sekolah) yang dilaksanakan sekolah diberikan bobot sebesar 40%. Apakah kebijakan pembagian bobot Ujian Nasional dan US menyelesaikan kontroversi Ujian Nasional? Secara nyata, dapat dikatakan persoalan pembagian bobot tidak pernah menyelesaikan persoalan dan hanya akal-akalan pemerintah agar tetap diizinkan menjalankan Ujian Nasional. Ini disebabkan, kewenangan pemerintah sebagai pengendali utama kebijakan Ujian Nasional masih besar dalam memberikan vonis kelulusan kepada siswa. Ironis, sebab hasil belajar siswa selama rentang 3 tahun di sekolah mendapatkan penghakiman beberapa mata pelajaran tertentu selama 3 hari. Sesat pikir intelektualitas Pemerintah dapat saja berkilah, Ujian Nasional menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Salah satu bentuk kecerdasan itu adalah terfungsikannya aspek kognitif (pengetahuan) siswa selama proses pembelajaran di seko-

lah. Hal itu tercermin dari perubahan komposisi soal pada Ujian Nasional tahun 2013. Jika tahun 2012, bobot soal kategori mudah sebanyak 10%, sedang 80% dan sulit 10%. Tahun ini pembobotan soal mengalami perubahan yakni bobot soal mudah sebanyak 10%, bobot soal sedang 70% dan sulit 20%. Kondisi ini menggambarkan pemikiran pemerintah yang mendewakan akal, namun mengabaikan potensi kritis dan budi pekerti. Para siswa sebagai manusia merdeka kehilangan hak meningkatkan kualitas kesadaran kritis. Dengan mengikuti Ujian Nasional, mereka bagaikan sebuah robot yang dibelajarkan dalam dunia pendidikan sekolah hanya untuk mengikuti Ujian Nasional. Proses pem-

belajaran di sekolah memprioritaskan siswa kepada mata pelajaran Ujian Nasional dan meminggirkan mata pelajaran lainnya. Jadilah siswa Indonesia, meminjam istilah Sarre dipandang sebagai “nol yang menolkan” diri sebab dicabut daya kritisnya. Tidak hanya dinilai “membunuh daya kritis” pada siswa, kebijakan komposisi dan pembobotan soal juga meng-

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Asongan), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/ harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/ mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


6 NASIONAL

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

LINGKAR

Kapal Pengangkut Karyawan Tenggelam JAKARTA, HALUAN — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan bahwa padal pukul 18:00 WITA, telah terjadi kecelakaan kapal motor yang mengangkut karyawan PT Kalamur di Sungai Mahakam, Samarinda Seberang, kelurahan Harapan Baru, kecamatan Loa Jalan Ilir, Samarinda, Kalimantan timur. “Kecelakaan tenggelamnya kapal ini diperkirakan terjadi ketika hendak menyeberang untuk mengangkut karyawan,” ujar Kepala Pusat Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran persnya, Rabu. Kecelakaan kapal yang mengangkut 50 penumpang ini memakan seorang korban tewas yaitu Nurhayati (41 tahun). Sisanya, baru ditemukan delapan orang yang selamat sedangkan 41 lainnya belum ditemukan. Sutopo mengungkapkan bahwa pihaknya masih memperkirakan jumlah penumpang bertambah. Sebab, tidak ada jumlah manifest pasti di kapal tersebut. Kecelakaan kapal yang secara rutin menyeberangkan karyawan dari seberang Sungai Mahakam ke seberang lainnya ini, membuat BPBD Provinsi Kalimantan Timur dan BPBD Kota Samarinda siaga di lapangan bersama ORARI, Basarnas, satpol PP. Saat ini, di lokasi telah disiagakan peralatan penyelamatan seperti peralatan perahu karet dan speedboat. Walaupun demikian, proses evakuasi kini dihentikan sementara karena arus deras dan angin kencang yang terjadi di lokasi kejadian. “Pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” ujarnya. (h/vvn)

Jika Korupsi, Mendikbud Siap Mundur JAKARTA, HALUAN — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengaku akan mundur jika memang dalam ujian nasional (UN) 2013 ini terkait korupsi. Namun, terkait dengan pelaksanaan UN yang tertunda di 11 provinsi, Nuh memaparkan kendalanya tidak hanya pergeseran jadwal UN di 11 provinsi saja yang bermasalah, tetapi juga dari segi kekurangan dan kualitas naskah soal dan lembar jawaban (LJUN). “Pengecekan kualitas kertas sudah dihitung bisa jadi berbeda, teknis lebih tipis jangan sampai dirugikan. Kita tahu mana yang tebal, komputerisasi teknis, oleh karena itu masih melakukan intervensi,” katanya, saat jumpa pers, di Ruang DSS, Gedung A Lantai 2, Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4). Nuh pun menegaskan, kondisi ini pun harus dipertanggungjawabkan. Jadi dirinya memohon dicroscek bahwa hasil UN akan dipakai dikoreksi. “Kami tidak pernah hasil UN tidak dipakai,” tegasnya. Di sisi lain, Nuh mengatakan akan mengundurkan diri dari jabatannya jika memang dalam pelaksanaan UN 2013 yang karut marut ini tersangkut korupsi. “Menjadi menteri political appointment, kalau itu tidak bisa, kecuali terkait dengan moralitas dan korupsi, saya mundur,” tegasnya. “Anggaran kementerian tidak serta merta menjadi alasan diterima keterlambatan karena faktanya yang lima percetakan sanggup menyelesaikannya, bagaimana kita mensukseskan besok UN SMP, saya tidak bisa menerima menjadi satu-satunya penyebab utama, saya tidak mau melemparkan,” pungkasnya. (h/okz)

JOKOWI DIDEMO — Ratusan warga Petukangan Selatan melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota, Jakarta, Rabu (17/04). Mereka meminta agar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menggelar audiensi terkait pembebasan lahan warga Petukangan untuk pembangunan jalan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR). VVN

SKANDAL DI PENGADILAN

KPK Bisa Usut Gratifikasi Seks Hakim PERKOSAAN MARAK

Kurangnya Pemahaman Agama JAJKARTA, HALUAN — Maraknya kasus pemerkosaan yang terjadi di Aceh akhir-akhir ini, dinilai akibat masih dangkalnya pemahaman masyarakat terhadap ilmu agama dan pengaruh situs pornografi yang kian merambah semua lapisan. “Munculnya kasus-kasus ini faktor utama kurangnya pendidikan agama secara baik dan pengaruh situs-situs porno yang sudah merembah ditengah masyarakat, mulai dari orang dewasa sampai pada anak-anak sekolah,” kata Ketua Forum Alumni Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh, Ibnu Sadan, disela diskusi soal pemberitaan pemerkosaan akhir-akhir ini di Banda Aceh, Rabu. Pihaknya mencatat sedikitnya sudah 26 kasus pemerkosaan terjadi di provinsi yang sedang menjalankan syariat Islam itu sepanjang 2013, baik dilakukan oleh kerabat terdekat, kenalan melalui jaringan sosial maupun nomor salah sambung. Kasus teranyar menimpa seorang bocah berusia sembilan tahun di Aceh Besar, yang diperkosa oleh seorang kakek berinisial An (60)

BNN Musnahkan 4,9 Kg Sabu JAKARTA, HALUAN — Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan narkoba sebanyak 4.926,6 gram. Sementara 1.141 gram sabusabu serta 0,4 gram heroin disisihkan untuk kepentingan laboratorium atau pembuktian perkara. Jumlah tersebut adalah hasil pengungkapan tiga kasus yang dilakukan oleh BNN. Dua di antaranya adalah penyelundupan narkoba yang berasal dari luar Indonesia. “Mereka (pengedar) berpikir untuk bisa memasukan narkoba ke Indonesia. Indonesia pasar narkoba yang menguntungkan. Ada empat juta pengguna, di mana hanya 400 ribu yang rehabilitasi. Sisanya masih membutuhkan terus,” ujar Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional, Sumirat Dwiyanto, Rabu. Kasus pertama adalah penyitaan paket kiriman Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 712,3 gram sabu. Kecurigaan petugas pada dua paket sabu asal Liberia, yang diimpor melalui Perusahaan Jasa Penitipan (PJT). “Paket dikirim secara perorangan ke F.R. beralamat Mangga Dua, Tamansari, Jakbar. Pelaku hingga kini masih dalam DPO (daftar pencarian orang),” kata Sumirat. Modusnya, dengan menyembunyikan di dalam gantungan jas/hanger, jas, serta celana. Sabu itu dimasukan di lubang jahitan hanger dan celah celananya. Kasus kedua adalah pengungkapan penyelundupan narkoba di Nunukan. Enam orang pelaku sudah ditangkap dengan total sitaan 5.165,3 gram sabu. Saat ini BNN memburu pemasuk utama S.U dan A.S yang berada di Malaysia.Terakhir, BNN mengamankan 190 gram sabu pada 23 Maret 2013 di Ciledug. “Digeledah dirumahnya diamankan delapan bungkus plastik berisi sabu 190 gram dan satu plastik berisi 0,4 gram heroin. Diakui berasal dari X melaui kurir Y, masih DPO,” ujar Sumirat. (h/vvn)

yang berprofesi sebagai guru bantu yang juga tetangga korban. Korban pelecehan seksual harus menanggung malu, putus sekolah, bahkan sampai terjadi pembunuhan terhadap korban untuk menghilangkan jejak, seperti yang menimpa Diana (6) bocah asal Peulanggahan, Banda Aceh pada akhir Maret 2013. Korban dibunuh pamannya sendiri usai diperkosa. “Namun, seakan pemerintah diam dengan kejadian di depan mata, padahal itu bisa di cegah sedini mungkin misalnya pemerintah melalui Dinas Syariat Islam harus melakukan kerja keras dengan instansi-instansi untuk menutup situs-situs yang dapat merusakkan moralitas masyarakat,” ujar Ibnu, yang juga Kepala Kanwil Depertemen Agama Aceh. Menurutnya, akibat pengaruh situs porno yang sudah merajalela ditengah masyarakat, banyak kehormatan para wanita runtuh. “Tatanan akidah dan moral hancur akibat pengaruh media elektronik khususnya film-film asusila yang bertebaran di internet dan konsumsi film-film dewasa

melalui jaringan Facebook, Twitter dan ponsel pintar BlackBerry serta alat komunikasi lainnya,” katanya. Kurangnya pengawasan keluarga terhadap anak-anak dalam memanfaatkan teknologi dinilai juga memicu terjadi pelecehan seksual dimana-mana. Dinas Syariat Islam Aceh dinilai memprioritaskan dulu pembinaan akidah umat, disamping program-program lainnya. Pemprov Aceh dinilai juga perlu mengesahkan Qanun Jinayah untuk menguatkan hukum pelaksanaan syariat Islam. (h/okz)

JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa mengusut dugaan gratifikasi seks dalam kasus suap hakim Pengadilan Negeri Bandung, Setyabudi Tejocahyono. Meski begitu, pasal gratifikasi seks belum tentu disangkakan untuk hakim Setyabudi. “Ini kan proses masih berjalan, KPK belum bisa memberikan judgement,” kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto di kantornya, Rabu (17/4). Menurut Bambang, jika gratifikasi seks itu benar dilakukan hakim Setyabudi, maka pasal gratifikasi akan dirumuskan dalam dakwaan KPK. Namun yang saat ini menjadi fokus KPK adalah soal penyuapan. “Jadi KPK sesuai dengan sprindiknya sekarang, konsentrasinya di penyuapan,” ujar Bambang. Mengenai gratifikasi seks ini, Bambang menyatakan sebaiknya ditanyakan kepada pengacara Toto Hutagalung.

Di beberapa kesempatan, pengacara Toto Hutagalung, Johnson Siregar mengatakan setiap Jumat, hakim Setyabudi selalu meminta Toto Hutagalung untuk menyediakan pelayanan seks wanita untuk wakil ketua PN Bandung itu. Toto Hutagalung merupakan pimpinan ormas Gasibu Pajajaran dan orang dekat Dada Rosada. “Jadi silakan bertanya ke lawyer Pak Toto, kami sendiri pasti tidak akan mengemukakan hal itu dan kalau memang dikemukakan dimasukkan ke dalam dakwaan,” tegas Bambang. Hakim Setyabudi Tejocahyono ditangkap penyidik KPK saat sedang menerima uang yang diduga suap dari pihak swasta. Pemberian itu diduga berkaitan dengan penanganan perkara korupsi dana Bansos Pemkot Bandung yang ditangani Pengadilan Negeri Bandung. Saat perkara itu disidang, Setyabudi merupakan Ketua Majelis Hakim. Dalam kasus suap ini, penyidik KPK akhirnya menetapkan empat orang sebagai tersangka. Yaitu Hakim Setyabudi Tejocahyono, Asep Triana (kurir), Herry Nurhayat (Plt Kadispenda Pemkot Bandung) dan Toto Hutagalung (Swasta). (h/vvn)

Indonesia Jelaskan Kebijakan Perdagangan ke WTO JAKARTA, HALUAN — Wakil Menteri Perdagangan RI Bayu Krisnamurthi hari ini (Kamis, 17/4) menyampaikan kepada media hasil kunjungannya menghadiri sidang Trade Policy Review (TPR) Indonesia yang ke-6 pada 1012 April 2013 di kantor World Trade Organization (WTO) di Jenewa. Bayu selaku ketua Delegasi Republik Indonesia menegaskan kepada seluruh negara anggota WTO bahwa kebijakan perdagangan Indonesia merupakan ‘living policies’ yang terbuka terhadap perubahan untuk mengakomodir perkembangan perekonomian nasional dan global. “ Saya menggarisbawahi bahwa Indonesia berada dalam posisi mendukung sistem perdagangan multilateral yang mendorong perdagangan adil atau fair trade, terutama di tengah krisis perekonomian global yang sedang terjadi saat ini,” jelasnya. Indonesia dalam sidang TPR kali ini menerima sekitar 750 pertanyaan dari 26 negara anggota WTO. Secara garis besar, para negara anggota tersebut menanyakan mengenai kebijakan importasi produk pertanian. Termasuk di dalamnya perizinan impor, inspeksi pada saat sebelum pengapalan (preshipment inspection), pintu masuk pelabuhan (designated port of entry), sanitary and phytosanitary (SPS), kebijakan

investasi yang terdiri dari divestasi, kepemilikan saham sektor perbankan, kandungan lokal (local content), kebijakan pembatasan ekspor khususnya untuk biji mineral, trade remedies, serta Government Procurement Agreement (GPA) dan Information Technology Agreement (ITA) Expansion. Menanggapi hal ini, Indonesia menjawabnya dalam lima topik pembahasan, yaitu kebijakan umum, kebijakan impor dan ekspor, kebijakan investasi, Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan isu-isu lainnya. Kebijakan umum mencakup pemaparan mengenai MP3EI dan Kawasan Ekonomi Khusus yang menjadi fokus utama pemerintah Indonesia dalam mendorong perekonomian nasional. Bayu menyampaikan, kebijakan eksporimpor Indonesia didasarkan pada kepentingan keamanan, keselamatan, kesehatan, lingkungan, perlindungan HKI, sosial, budaya, serta moral hazard. Terkait kebijakan investasi, Bayu memberikan penjelasan mengenai UndangUndang Investasi, termasuk daftar negatif investasi, serta penjelasan mengenai ‘one stop investment services’ yang bertujuan untuk menyederhanakan prosedur perizinan investasi. Sementara itu, mengenai HKI, ia mengaku mema-

parkan sejumlah peraturan nasional telah sejalan dengan ketentuan internasional. Namun demikian Indonesia masih perlu meningkatkan penegakan hukum mengingat luasnya wilayah Indonesia. Pada sidang hari kedua, Bayu memberikan tanggapan terhadap sejumlah concern yang disampaikan beberapa negara anggota WTO, terutama mengenai kurangnya koordinasi dalam penetapan kebijakan. “ Saya menyampaikan kepada mereka bahwa Indonesia sedang dalam proses memperkuat good governance melalui reformasi birokrasi yang dilaksanakan pada tahun 2010-2025, dan ini penting dilakukan Indonesia guna berbenah diri untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya. Kemudian, ia juga menekankan pentingnya peran sentral sektor pertanian karena 40 persen buruh bergantung pada sektor tersebut. Beragam kebijakan di sektor pertanian diambil pemerintah Indonesia, mulai dari perizinan impor, SPS, pemeriksaan sebelum pengapalan hingga menentukan pintu masuk impor, untuk menjamin produk hortikultura yang diimpor aman dikonsumsi masyarakat Indonesia. Terkait perizinan impor, saat ini sedang dilakukan konsultasi di dalam negeri

untuk meninjau lebih jauh kesesuaian kebijakan tersebut dengan ketentuan-ketentuan WTO. Sementara untuk Menanggapi dorongan sejumlah negara anggota WTO agar Indonesia bergabung ke dalam GPA dan ITA Expansion, ia menyampaikan bahwa Indonesia masih memerlukan ruang guna memperkuat daya saing industri dalam negeri. “ Kita menyatakan komitmen untuk terus menyederhanakan prosedur terkait Government Procurement, termasuk pengembangan sistem e-procurement. Sedangkan terkait ITA Expansion, Indonesia masih memerlukan waktu lebih lama untuk bergabung dalam perundingan isu tersebut,” imbuhnya. Sidang TPR yang kali ini dipimpin oleh Duta Besar Swedia untuk WTO, Joakim Reiter. WTO ini bertujuan untuk menciptakan transparansi atas peraturan-peraturan terkait perdagangan yang dilaksanakan oleh para negara anggota WTO. Bayu menilai mekanisme TPR ini penting dalam memperkuat sistem perdagangan multilateral. “ Melalui mekanisme ini, kita dapat mengukur sejauh mana dampak kebijakan yang kita ambil terhadap perekonomian mitra dagang kita. Pada kesempatan ini kita juga dapat bersama-sama mencari solusi alternatif bagi

penerapan kebijakan perdagangan,” jelasnya. Sejak dilakukannya TPR Indonesia tahun 2007, Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 6 persen per tahun. Pertumbuhan tersebut tercatat paling tinggi di antara negara anggota G-20. Pada tahun 2012, PDB per kapita Indonesia mengalami peningkatan dua kali lipat dari US $1.800 menjadi hampir sebesar US $3.800. Indonesia juga mampu menekan laju inflasi sebesar 4,28 persen. Kemudian, Indonesia juga berhasil masuk sebagai ‘one trillion dollar countries’ dengan PDB Purchasing Power Parity (PPP) tercatat sebesar US $1,03 triliun. (h/pmc)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand

Bayu Krisnamurthi


SAMBUNGAN 7

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

Tidak Ada Pembatalan UN

Brankas PTPN ................ Dari Halaman. 1

JAKARTA, HALUAN — Sebuah pesan berantai soal pembatalan Ujian Nasional (UN) melalui BlackBerry Massenger (BBM) beredar di masyarakat. BBM tidak bertanggung jawab itu beredar di tengah penyelanggaraan UN yang sedang berlangsung saat ini. Wamendikbud Musliar Kasim memastikan isi BBM tersebut tidak benar. “Impossible,” ujar Musliar Kasim dalam pesan singkatnya Rabu (17/4/2013). Anggota Badan Standarisasi Pendidikan Nasional (BSNP) Teuku Ramli Zakaria juga memastikan

ini kita masih melakukan penyelidikan,” kata Iptu Ricky Pranata Vivaldi. “Brangkas kecil ditemukan sekitar 200 meter dari TKP dalam keadaan terkunci rapat, kita belum menyelidiki apakah didalam brankas itu masih berisi uang atau tidak, karena sulit untuk dibuka. Sedangkan brankas besar telah dirusak serta uang yang tersimpan dalam brankas itu dibawa kabur. Kedua barang bukti telah kita amankan,” katanya. Pembobolan brankas PTPN VI itu diketahui pertama kali oleh penjaga keamanan sekitar pukul 04.30 WIB. Satpam yang bernama

tidak ada keputusan pembatalan UN dari Kemendikbud. “Setahu saya tidak ada. Saya tidak dapat informasinya,” ujar Teuku Ramli. Berikut isi pesan BBM tersebut: “PENGUMUMAN, M.NUH selaku MENDIKBUD, berdasarkan sidang DEKDIBUD tadi siang mengucapkan mohon maaf kepada seluruh peserta UN 2013 atas kesalahan Teknis yang terjadi pada 11 Provinsi bagian Tengah. Dan untuk menyatarakan taraf kelulusan siswa, jadi UN 2013 akan digagalkan dan kelulusan akan ditentukan oleh pihak sekolah dengan nilai US yang sudah ada, jadi kita

dapat dipastikan kita lulus semua..silakan check di koran Harian Seputar Indonesia Hal.8. tolong sebarkan ke teman2 peserta UN 2013“. Masyarakat, khususnya para pelajar diminta untuk tidak terpengaruh dengan pesan BBM tersebut. Pelaksanaan UN tahun ini memang dinilai banyak kalangan banyak bermasalah. Salah satunya adalah ditundanya pelaksanaan UN secara mendadak di 11 Provinsi, yang semestinya digelar 15 April namun diundur hingga 18 April 2013. Namun demikian, UN tetap dilaksanakan. (h/dtn)

Lagi, 19 ........................ Dari Halaman. 1 Rahman menyebutkan, namanama siswa yang tidak dapat naskah soal itu sudah didaftarkan dari awal bersama teman-temannya yang lain, tetapi entah mengapa masih ada kekurangan naskah soal. Seperti yang diberitakan sebelumnya, siswa-siswa yang drop out, namanya masih keluar sebagai siswa

yang tidak ikut UN, karena mereka sudah didaftarkan untuk mengikuti UN tahun ini ke provinsi dan pusat. Data Dinas Pendidikan Solsel, jumlah peserta UN tingkat SMA/ sederajat berjumlah 1.789 orang dengan rincian SMA 1.057 orang, SMK 508 orang, MA 183 orang. Mereka diawasi oleh para guru dan

pengawas independen dari perguruan tinggi. ”Ada 10 SMA/MA dan 5 SMK yang menjadi penyelenggara UN, dengan jumlah ruang ujian 101 kelas. Pengawasannya dengan sistem silang penuh seperti tahun sebelumnya dengan jumlah pengawas 256 orang dari guru,” pungkasnya. (h/col)

Tender Naskah ................ Dari Halaman. 1 Sebelumnya, KPK memanggil ICW dan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) terkait dengan dugaan korupsi dalam tender proyek pengadaan naskah ujian nasional di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kedua lembaga tersebut menemui Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas. PT Ghalia sebenarnya bukan pemenang tender percetakan Paket 3 yang melayani pengadaan di 11 provinsi. Pemenang sebenarnya perusahaan percetakan yang juga memenangi tender di paket lain. Karena aturannya satu perusahaan hanya boleh mengerjakan satu paket proyek sehingga perusahaan tersebut melepas Paket 3. “Kami menduga lima perusahaan lainnya juga bermasalah. Ada temuan di perusahaan lain yang kualifikasinya tidak memenuhi kelayakan,” ujar Febri. Namun, dia menolak menyebutkan nama perusahaan itu. Dia beralasan masih menguatkan bukti untuk dapat menyampaikan ke publik. Koordinator Advokasi FITRA Ucok Sky Khadafi mengatakan ada keganjilan hasil lelang dengan memenangkan PT Ghalia. Ghalia yang menawarkan harga lebih tinggi Rp22,8 miliar justru menjadi pemenang tender. Perusahaan lainnya menawar lebih rendah, yakni PT Aneka Ilmu menawarkan Rp17 miliar, PT Jasuindo Tiga Perkasa Rp21,1 miliar, dan PT Balebat Dedikasi Prima Rp21,6 miliar. PT Ghalia Tak Sanggup PT Ghalia Indonesia Printing tak sanggup memenuhi cetak naskah Ujian Nasional (UN) SMA di 11 provinsi. Kini, PT Ghalia hanya diberi kesempatan mencetak naskah UN SMP di satu provinsi.

“PT Ghalia itu juga mengerjakan SMP, karena SMP, SMA, SMK itu satu paket. Untuk menghindari jangan sampai terjadi seperti SMA ini, maka kami ambil alih, dia tidak sepenuhnya mengerjakan SMP,” ujar Mendikbud M Nuh di Istana Negara, Jakarta, Rabu (17/4). Oleh karena itu, lanjut Nuh, untuk mencetak naskah UN SMP, dibagi ketiga penyedia jasa lainnya. PT Ghalia hanya mencetak naskah UN SMP untuk satu provinsi saja. “Yang lain kami berikan kepada penyedia jasa yang telah memenuhi persyaratan, yaitu yang pemenangnya, kan ada 6 pemenangnya, kami bagi ke yang lain-lain, karena hitung-hitungannya kalau diserahkan di dia, sama lagi, nggak akan selesai,” paparnya. Mengenai mekanismenya, Nuh menjelaskan dalam kondisi tertentu proyek percetakan itu bisa dialihkan kepada pemenang tender lainnya. Mekanisme itu sudah dikaji oleh inspektorat kemendikbud sehingga tidak akan menyalahi aturan. “Jadi ini yang tidak boleh itu kalau disubkan, dan disubkannya itu bukan pada perusahaan yang sudah punya kewewenangan untuk mencetak, tapi ini kan disubkan pada perusahaan yang sama-sama punya kewenangan untuk mencetak, itu pemenang itu. jadi temprina, jaswindo, sama pura. itu lunas semua,” ungkapnya. M Nuh mengatakan tiga perusahan percetakan itu tidak akan terbebani dengan mencetak naskah UN SMP karena naskah SMA yang ditangani sudah selesai.M Nuh juga yakin persiapan UN SMP lebih bai UN Terburuk Pengamat pendidikan, Dar-

maningtyas, menilai ujian nasional tahun ini sebagai yang terburuk. Hal itu disebabkan kekacauan penyelenggaraan ujian di sejumlah daerah. "Memang trennya semakin ke sini semakin buruk," ujar Darmaningtyas ketika dihubungi, Rabu, 17 April 2013. Menurut dia, penyebab kekacauan ujian nasional disebabkan perusahaan pemenang tender terlalu memaksakan pencetakan dan pendistribusian naskah ujian. Dia mencontohkan PT Ghalia Indonesia Printing yang dituding menjadi penyebab utama tertundanya ujian nasional di 11 Provinsi. "Bagaimana bisa satu perusahaan memegang 11 provinsi? Padahal ada enam pemenang tender. Seharusnya 33 provinsi di Indonesia, pengadaannya dibagi rata ke enam perusahaan." Dengan demikian, kata Darmaningtyas, PT Ghalia terlalu berat dalam menanggung beban pengadaan naskah ujian. "Harusnya, semakin banyak perusahaan pemenang tender, beban pengadaan naskah semakin ringan." Seperti diketahui, jumlah perusahaan pemenang tender ujian nasional tahun ini bertambah menjadi enam perusahaan, dari sebelumnya empat perusahaan. Darmaningtyas mengusulkan agar percetakan disebar di setiap provinsi. "Jadi lebih mudah mendistribusikannya untuk daerah terpencil ketimbang harus menunggu dari pusat," ucapnya. Kacaunya penyelenggaraan ujian nasional ditandai dengan tertundanya ujian di 11 provinsi. Ujian yang seharusnya dilaksanakan serentak pada 15 April 2013 itu harus molor hingga 18 April 2013 karena PT Ghalia tidak sanggup memenuhi tenggat waktu pengadaan naskah ujian. (tmp/dtn/met)

BBM Naik ..................... Dari Halaman. 1 “Kalau doing nothing, kuota 46 juta kl berpotensi meloncat jadi 53 juta kl. Tapi dengan melakukan ini, ditambah Juli IT terpasang, kuota akan naik juga tapi sekitar 48,5 jt kl, sesuai kenaikan pertumbuhan,”ucapnya. Hatta menjamin, ketetapan soal harga BBM ini akan diputuskan secepatnya. Harga ini pun akan diterapkan secara serentak di seluruh Indonesia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengatakan, kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi oleh pemerintah tak serta merta menghapus kebijakan subsidi secara total kepada masyarakat kecil atau kelas menengah atas. Pemerintah, katanya, masih memberikan subsidi BBM untuk masyarakat kelas menengah atas sebesar Rp3.000 per liter. Jika harga BBM bersubsidi untuk sektor kendaraan pribadi dibanderol Rp6.500 per liter, maka ada subsidi Rp 3000 dari harga keekonomian senilai Rp 9.500 per liter. “Jadi kelompok menengah atas masih disubsidi Rp 3.000,” ujar Jero di Kantor Presiden, Rabu (17/4). Jero mengatakan, sebenarnya banyak yang mengusulkan agar harga BBM bersubsidi dinaikkan sebesar Rp 9.500 saja. Tapi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa tidak enak karena terlalu besar risikonya kepada masyarakat. “Jadi presiden tidak setuju,” terang Jero. Tapi kalau harga BBM tidak naik sama sekali, itu juga bisa menjadi beban bagi keuangan pemerintah. Sebab, pemerintah pasti akan merogoh kocek lebih dalam untuk menyubsidi BBM. Jero mengatakan, dengan harga Rp 6.500 per liter, pihaknya bisa bisa menghitung konsekuensinya. Salah

satunya adalah membuat dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Cara ini dinilai paling kecil risikonya, ketimbang menyatukan SPBU antara BBM bersubsidi dengan harga Rp 4.500 dan BBM bersubsidi dengan harga Rp6.500. Selain itu, pemerintah juga melihat adanya pengaruh kepada inflasi walaupun tak terlalu tinggi. Bagi masyarakat miskin, pemerintah juga sudah merencanakan untuk memberikan kompensasi tambahan. Untuk itu, tambah Jero, anggaran hasil penghematan subsidi BBM akan dialihkan ke program yang sudah ada. Ia memberi contoh penambahan anggaran untuk beras miskin dan beasiswa untuk rakyat miskin. “Kira-kira ke situ arahnya nanti. Kita mencari pola-pola yang bisa dilakukan untuk melindungi yang miskin sehingga ketika mereka merasa BBM naik, ada efek inflasi, tapi diperhatikan oleh pemerintah. Ini yang kita siapkan,” pungkas Jero. Namun Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa memastikan tidak akan ada kompensasi berupa uang tunai untuk masyarakat miskin seperti bantuan langsung tunai (BLT). “Tidak ada BLT-BLT-an,” kata Hatta sesuai rapat terbatas membahas BBM di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (17/4) kemarin. Hatta mengatakan, dengan kebijakan itu, seharusnya tidak ada kenaikan tarif transportasi. Pasalnya, kendaraan plat kuning tetap menggunakan BBM dengan subsidi penuh atau di harga Rp 4.500 per liter. Menteri ESDM Jero Wacik mengatakan, program BLT tak kembali diambil lantaran harus dibahas terlebih dulu dengan Dewan Perwakilan Rakyat. Ia mengatakan, dikhawatirkan pembahasan nantinya akan lama dan menuai kritik dari para anggota Dewan.

Seperti diberitakan, berbagai pihak, terutama parpol oposisi menolak jika pemerintah kembali menerapkan program seperti BLT. Pasalnya, program yang pernah diterapkan pada periode pertama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai hanya menguntungkan parpol pemerintah di pemilu. Selain itu, BLT dinilai hanya mampu membuat rakyat miskin bertahan sementara. Inflasi 6,1 Persen Bank Indonesia (BI) mengatakan kenaikan harga BBM bersubsidi hingga Rp7 ribu untuk plat hitam, bisa menambah inflasi tahunan 0,7 persen. Sedangkan untuk full year, inflasi ditaksir dapat berada di kisaran 6,1 persen. “Perkiraan kita menunjukkan kalau yang diambil kenaikan harga Rp7 ribu untuk plat hitam, itu tambahan inflasi 0,7 persen,” kata Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, di Rakernas Kadin, Jakarta, Rabu (17/4). Perry menjelaskan, bila full year inflasi sebesar 5,4 persen maka ada tambahan 0,7 persen. Oleh karena itu bila kenaikan Rp7 ribu, maka inflasi full year akan naik menjadi 6,1 persen. “Kalau lebih rendah dari itu (kenaikannya) ya bisa kurang,” tukas dia. Sebelumnya, pemerintah memiliki dua opsi yang akan segera difinalkan keputusannya. Dua opsi yang harus diputuskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yakni menaikkan BBM secara merata dengan bantuan, atau kenaikan hanya untuk yang mampu saja. Untuk golongan bawah tetap dapat subsidi BBM full dengan harga Rp4.500 per liter untuk kendaraan roda dua dan angkutan umum. Sedangkan untuk mobil kendaraan pribadi roda empat plat hitam tidak mendapatkan subsidi BBM secara penuh. (h/met/ktn/kcm)

Adrial (50) merupakan satu dari lima orang satpam yang ditugaskan untuk piket malam. “Saat memantau kondisi perkebunan sekitar pukul 04.30 WIB, saya melihat ruangan Asisten Keuangan terbuka. Saya pun curiga dengan keadaan ruangan tidak seperti biasanya dan saya pun memberanikan diri masuk untuk melihat keadaan ruangan. Sesampai di dalam, saya pun kaget, brankas terbuka dengan kondisi berantakan,” ungkap Adrial. Adrial langsung memberitahu hal tersebut kepada manager PTPN VI Virachmad Syaefuddin serta rekanrekannya lainnya. Selanjutnya, kasus ini dilaporkan ke Mapolsek Pang-

kalan Koto Baru. Belasan anggota gabungan dari Polsek Pangkalan serta Satreskrim Polres Limapuluh Kota langsung melakukan penyelidikan kasus tersebut. “Kawanan pelaku masuk dengan cara merusak kaca nako kantor. Setelah berhasil masuk, pelaku membuka ruangan dan merusak kunci brankas. Diduga, pelaku pembobolan melibatkan dalam,” imbuh Iptu Iptu Ricky Pranata. Satu-persatu Satpam yang piket malam kejadian dimintai keterangan oleh polisi untuk mengungkap kasus pembobolan ini. Sejumlah karyawan PTPN VI ini juga diperiksa. (h/cw-ddg)

Potensi Zakat .................. Dari Halaman. 1 Makanya dia mendorong terbentuknya KJKS dan UJKS di daerah. Sebab, Kementerian Koperasi dan UMKM sudah menjalin kerjasama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk pengelolaan dana-dana Ziswaf (zakat, infak, sedakah, dan wakaf) melalui KJKS. Data Kementerian Koperasi sebanyak 2.363 koperasi dari 96.064 koperasi simpan pinjam sudah menerapkan sistem syariah. Potensi pertumbuhan koperasi syariah masih sangat besar, mengingat makin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap sistem syariah yang terbukti mampu melawan badai krisis. Kenaikan penghimpunan dana Ziswaf juga tergolong cepat selama satu dekade terakhir. Dari tahun

2002 berhasil dikumpulkan Rp68 miliar, meningkat 25 kali lipat sepuluh tahun kemudian menjadi Rp2,2 triliun pada 2012. Dia optimis jika seluruh lembaga berbasis syariah berjalan bersama, penghimpunan dana Ziswaf itu bisa dilakukan dengan cepat. Setelahnya dana abadi yang sudah ada bisa dikelola melalui KJKS yang tersebar di seluruh Indonesia untuk dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, di Sumbar sendiri sudah berdiri 140 KJKS. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno berjanji mendorong kabupaten/kota mempercepat terbentuknya KJKS di daerah. “Kami akan surati kabupaten/kota untuk mempercepat terbentuknya KJKS. Kalau di Padang hampir seluruh kelurahan sudah dilengkapai KJKS,” jelasnya.

Dia mengatakan, upaya pengentasan pengangguran dan kemiskinan di Sumbar yang paling tepat adalah melalui pengembangan usaha mikro dan kecil. Usaha-usaha tersebut bisa dibantu pengembangannya melalui KJKS. “Masyarakat kita tipe pekerja dengan otak bukan dengan otot. Maka di sini tidak bisa dibangun industri seperti di Jawa yang pekerjanya mengandalkan otot, tetapi berupa pengembangan usaha mikro dan kecil,” katanya. Irwan mengatakan 84 persen masyarakat Sumbar bergerak di usaha mikro, 14 persen dalam usaha kecil, sisanya baru mejalani usaha menengah dan besar. Artinya 98 persen masyarakat Sumbar adalah pelaku usaha mikro dan kecil yang perlu diberi bantuan pengembangan usaha. (h/cw-sal)

Solar Langka .................. Dari Halaman. 1 disidang dan diadili hanya garagara sebagai pengecer dengan menujual BBM dengan harga Rp4800/liter, sementara pihak SPBU tidak tersentuh hukum. Dia menunjuk contoh kasus yang terjadi SPBU Aia Balam Pasbar beberapa waktu lalu. Lima orang pengecer ditangkap polisi, kemudian kasusnya dibawa ke persidangan, hanya gara-gara menjual BBM dengan harga Rp4.800/liter. “Kalau kita kaji betul masyarakat yang membeli untuk sesuap nasi itu, kan disebabkan karena pihak SPBU mau menjual. Lalu kenapa tidak pihak SPBU yang ditangkap. Sekarang masyarakat kecil yang jadi korban penangkapan, ini kan tidak fair dan dimana keadilan itu?” tegas Syamsul Bahri. Lebih jauh Syamsul Bahri menyebut bahwa dalam kasus ini, hukum tidak berpihak kepada rakyat kecil yang hanya mencari sesuap nasi dan untuk kebutuhan keluarganya, sementara pihak SPBU dibiarkan saja bebas. Dia juga meminta pihak Dinas Pertambangan juga menindak pihak SPBU yang nakal tersebut untuk ditindak atau dicabut izin operasionalnya. Oleh karena itu, dalam kasus ini, dia, meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan kasus dimaksud, untuk mempertimbang memberikan hukuman ringan

terhadap warga yang menjadi korban dimaksud. Adapun korban pengecer warga Aia Balam itu, adalah inisial P, N, RM, In, dan Ip yang kini menjalani proses persidangan perdana di Pengadilan Negeri Simpang Ampek Rabu kemarin. Dia mengaku menyampaikan hal itu, karena terketuk hati nuraninya melihat masyarakat yang boleh dikatakan kurang mampu menjadi korban, sementara pihak pengusaha (SPBU) tidak diproses secara hukum. Berdasarkan pantauan Haluan disejumlah SPBU di Pasaman Barat sejak dua hari terakhir, BBM jenis solar memang sangat langka. Pada sejumlah SPBU terdapat antrian panjang mobil truk yang akan mengisi BBM, sehingga memacetkan jalan raya. Pemandangan itu terlihat diantaranya di SPBU Simpang Ampek, Batang Lingkin, Aia Balam, dan Ujung Gading Pasaman Barat. Sehingga dampaknya harga solar ditingkat pengecer mencapai berkisar antara Rp6.500 sampai Rp7.000/liter, sedangkan kondisi harga BBM jenis premium masih aman. Sementara itu Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pasaman Barat Ir Faizir Johan ketika dikonfirmasi Haluan via telepon selulernya kemarin soal kelangkaan BBM jenis solar akhir-akhir ini

mengaku tidak punya wewenang untuk menertibkannya, disebabkan tidaknya ada Juklak dan Juknis dari pihak BP Migas. “Soal kuota BBM solar maupu premium kita di Pasaman Barat sebenarnya cukup, tetapi yang menyebabkan langka itu, karena pihak perusahaan swasta juga membeli atau ikut menikmati BMM subsidi dari pemerintah. Jadi hal itulah yang menyebabkan BBM jadi langka. Kalau kita tindak, kami tidak punya kewenangan untuk itu,” katanya. Kalau pihak Dinas Pertambangan dan Energi mau menindak tentu harus ada juklak dan juknisnya atau SK bersama untuk melakukan pengawasan. “Jadi itulah yang jadi kendala kita, sehingga kita tak bisa mengambil kebijaksanaan, atau ketegasan,” katanya. Khusus, soal adanya penjualan BBM pada SPBU Aia Balam yang diduga ada permainan, kata Faizir, pihaknya sudah dua kali menutup SPBU dimaksud. “Cuma setelah kita tutup justru masyarakat kesulitan mendapatkan BBM, soal kasus itu, kita akan menyurati kembali pihak BP Migas, terkait dengan adanya dugaan pihak SPBU yang nakal. Kalau tertangkap tangan lagi menjual BBM kepada swasta dengan harga tinggi akan kita tindak tegas,” katanya. (h/nir)

Makanan Khas ................ Dari Halaman. 1 Sejumlah warga lokal juga tampak mengikuti acara launching tersebut dan mereka berkesempatan mencicipi aneka hidangan yang tersedia. Menu yang ada di restoran ini cukup beragam, mulai dari bakwan jagung, sate ayam, balado udang kari ayam tahu, sampai gulai ayam dan aneka kerupuk. Menurut Eni, yang menggeluti bisnis ekspor/impor seperti mebel dan batik itu, salah satu tujuan lain dirinya membuka “Warung Makan Comida Estilo Indonesia” —Comida Estilo berarti “makanan khas” — ini adalah untuk ikut mempromosikan Indonesia kepada masyarakat Meksiko, melalui cita rasa kuliner khas tanah air. “Syukur-syukur, setelah mengenal Indonesia mereka berhasrat untuk berlibur ke negara kita,” timpal Hafidh Tantowi, chef kepala restoran, seraya menambahkan bahwa mereka menyasar pasar pekerja kantoran kelas menengah di Meksiko. Menurut data, jumlah WNI yang ada di Negeri Sombrero sekitar 170 orang. Banyak dari mereka berprofesi sebagai insinyur, bekerja di kilangkilang minyak di Meksiko. Sementara itu, di Amerika Serikat jumkah restoran Indonesia cukup banyak. Di antaranya malah sudah berada di sana sejak belasan tahun lalu. Inilah cara pengusaha kuliner Indonesia go international. Bahkan di Hollywood ada Indo Kitchen yang terletak di Fourt Street, Alhambra, California. Indo Kitchen lebih dikenal sebagai restoran Padang di Hollywood. Terletak di kawasan yang lumayan strategis. Papan namanya cukup jelas menunjukkan jati dirinya

sebagai restoran Padang. Seperti juga di restoran Padang lain, di sini juga ditawarkan rendang, kalio ati, sambal cabe, dan sebagainya. Restoran Padang memang mendominasi restoran-restoran Indonesia di luar negeri. Selain Padang, restoran lain lebih memposisikan sebagai restoran Indonesia yang menyajikan berbagai menu daerah. Restoran-restoran ini tak hanya menyediakan makanan bagi orang Indonesia di rantau, tapi sekaligus mempromosikan Indonesia karena penikmatnya tak cuma orang Indonesia di sana. Untuk kebanyakan orang Indonesia, saat berkunjung ke luar negeri, menemukan restoran Indonesia bak mencari harta karun. Tak banyak pengusaha yang membuka restoran di suatu tempat di mancanegara. Terlebih-lebih jika WNI yang bermukim di suatu kota jumlahnya sedikit. Tetapi ada juga pengusaha yang melihat komunitas bangsa Melayu (Indonesia dan Malaysia) di suatu kota atau distrik sebagai peluang usaha sehingga kemudian mendirikan restoran dengan cita rasa Melayu, seperti Bak Kuh Teh Breakfast, di New York yang memposisikan diri sebagai restoran Indonesia-Malaysia. Tapi umumnya pendirinya bukan orang Indonesia melainkan orang Asia lain yang melihat peluang usaha restoran dengan target pasar orang Melayu (Asia). Selain New York, di Washington juga ada beberapa restoran milik orang Indonesia. Salah satu yang terkenal adalah Satay Sarinah yang letaknya di Alexandria. Pada awalnya Satay Sarinah terletak di >> Editor : Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal

Georgetown yang menyediakan makanan Indonesia untuk komunitas Asia di ibukota Amerika Serikat itu. Restoran ini didirikan tahun 1985 dengan nama Sarinah Satay House. Namun pada tahun 1999 pindah ke Alexandria dan namanya berubah menjadi Satay Sarinah. Satay Sarinah sudah sering mendapatkan peliputan media setempat. Salah satunya adalah majalah Washingtonian. Selain media cetak, media internet juga banyak yang meliputnya, seperti website yang khusus membahas restoran-restoran atau kuliner di AS. Dan untunglah sekarang ada blog yang efektif menjadi sarana promosi. Banyak orang per orangan (sebagian besar orang Amerika) yang menuliskan pengalamannya bersantap di Satay Sarinah lalu menuliskan rekomendasinya di blog mereka. Ini membuat restoran ini jadi makin banyak dikenal. Harian besar The Washington Post dalam website-nya memberikan apreasiasi bintang empat bagi Satay Sarinah. Bukti bahwa pengakuannya memang tak kecil. Di California juga ada restoran Indonesia. Bahkan negara bagian ini merupakan negara bagian AS yang paling banyak memiliki restoran Indonesia. Di antaranya yang terletak di Post Street, San Francisco. Di jalan ini ada dua restoran Indonesia yaitu Indonesia Restaurant di 678 Post Street dan Borobudur Restaurant di 700 Post Street. Tak banyak informasi tentang Indonesia Restaurant. Namun sejumlah orang yang merekomendasikannya menyebutkan, makanan Padang-nya memang lezat. (met/dtn) >> Penata Halaman : David Fernanda


8

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

P EMILU

KONVENSI PARTAI DEMOKRAT

Cara Menaikkan Elektabilitas Konvensi yang dilakukan Partai Demokrat dalam menjaring calon presiden (Capres) diduga merupakan jebakan politik untuk mengangkat elektabilitas, karena yang menjadi penentu akhir capres yang akan diusung dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 tetap berada di tangan Majelis Tinggi.

SEKRETARIS DPD PKS Sumbar Gustami Hidayat menyerahkan berkas pendaftaran caleg pks ke Ketua KPU Sumbar Marzul Veri. ENI

PKS Daftarkan Caleg ke KPU Sumbar PADANG, HALUAN — Sempat tertunda satu hari, akhirnya Sekretaris DPD PKS Sumbar Gustami Hidayat mendafarkan calon anggota legislatif PKS ke KPU Sumbar. Menurut Gustami, awalnya pendaftaran ini direncanakan Selasa (16/4), dan serentak di seluruh Indonesia. Tertundanya karena menunggu satu orang caleg perempuan menyatakan dirinya secara formal sebagai caleg dari PKS. PKS pun menjadi partai pertama yang mendaftarkan calegnya ke KPU Sumbar. Gustami sendiri membawa 24 orang caleg perempuan dalam pendaftarannya kali ini. Dengan jumlah tersebut, PKS telah mewakili keterwakilan peremuan sebanyak 36,9 persen. Sementara jumlah caleg yang didaftarkan sebanyak 65 orang. Gustami menjelaskan, untuk caleg yang maju untuk memperebutkan 20 persen kursi di DPRD Sumbar ini, para calon dipilih dari setiap dapil yang ada. Sekitar 40 persen berasal dari kader sendiri, 40 persen lagi diambil dari berbagai tokoh, dan sisanya 20 persen diambil dari simpatisan. Sekitar 15 persen dari para caleg ini pun diambil dari kabupaten dan kota. “Artinya jika ada anggota DPRD kabupaten dan kota yang sudah berhak maju ke tingkat provinsi, diusulkan untuk maju jadi caleg DPRD Sumbar,” katanya. Gustami juga menjelaskan, 15 persen itu sebanyak 9 orang. Diantaranya diambil dari dapil satu sebanyak satu orang, dapil 3 sebanyak 3 orang dan lainnya. “Dengan kedatangan kita ke KPU sebagai yang perdana, membuktikan kita siap untuk Pemilu 2014,” katanya. (h/cw-eni)

SERAHKAN BERKAS — Ketua DPC Nasdem Kota Solok, Yoserizal SH menyerahkan persyaratan bacaleg kepada anggota KPUD Kota Solok. ERI

KPU KOTA SOLOK

Baru Nasdem yang Daftarkan Caleg SOLOK, HALUAN — KPUD Kota Solok sudah membuka pendaftaran bakal caleg sejak tanggal 9 April lalu. Akan tetapi baru hari ke 9 ada partai politik yang mendaftarkan bakal calegnya yakni Partai Nasdem. Partai besutan Surya Paloh itu menjadi partai satusatunya yang baru mendaftarkan calegnya. Berkas Bacaleg Nasdem diterima anggota KPUD Kota Solok Tri Ati AMd di gedung KPUD Kota Solok, Rabu (17/4). Dari 20 nama bacaleg yang didaftarkan Nasdem, tiga nama diantara merupakan orang yang telah berpengalaman duduk di DPRD Kota Solok. Mereka itu adalah Noviardi Syam alias Edi Kopi, mantan Ketua DPRD Kota Solok 2004-2009, Yendrizal SH, mantan Wakil Ketua DPRD Kota Solok periode 2004-2009 dan Yoserizal mantan anggota DPRD Kota Solok periode 2004-2009. Ketua KPUD Kota Solok, Am-

nasmen SH mensinyalir ada dua hal yang menyebabkan masih banyaknya Parpol yang belum mendaftarkan Bacalegnya ke-KPUD. Pertama karena persoalan internal partai dan kedua kerena mahalnya biaya pemeriksaan kesehatan. Dijelaskan Amnasmen, persoalan internal partai bisa disebabkan karena tidak terpenuhinya kuota caleg perempuan 30 persen. Ada petinggi partai yang mengaku belum mendaftarkan bacalegnya karena kesulitan memenuhi kuota caleg 30 persen perempuan. Kepada Amnasmen petinggi parpol itu mengaku persoalan ini seperti memakan buah simalakama. Kalau kuota caleg perempuan tidak dipenuhi, maka partai kehilangan kesempatan berkompetisi di dapil. Sedangkan kalau dipenuhi maka ada bacaleg laki laki yang akan terdepak. Padahal bacaleg tersebut sangat potensial.

Disamping itu, memenuhi kuota perempuan ini juga menyebabkan partai rugi dalam perolehan suara, karena rata rata kemampuan bacaleg perempuan masih diragukan. Artinya, memenuhi kuota caleg perempuan 30 persen sama saja dengan mengurangi perolehan suara atau memperlemah partai. Sementara alasan yang kedua, kata Amnasmen, mahalnya biaya pemeriksaan kesehatan bakal caleg. Mahalnya biaya pemeriksaan kesehatan Bacaleg ini rata rata menjadi alasan utama parpol belum bisa mendaftarkan bacalegnya. “Setiap kami menghubungi ketua parpol menanyakan alasan mereka belum juga datang ke KPUD untuk mendaftarkan bacalegnya. Rata-rata mereka menjawab karena bacalegnya tersandung masalah mahalnya biaya pemeriksaan kesehatan,” ujanya. (h/eri)

Andi Harmaini Rusli Nyalon DPD RI

ANDI Harmaini Rusli menyerahkan berkas pendafataran calon anggota DPD RI yang diterima komisioner KPU Sumbar Adryan. ENI

PADANG, HALUAN — Andi Harmaini Rusli menjadi pendaftar ketiga calon anggota DPD dari Sumatera Barat. Dengan menyerahkan dukungan sebanyak 3.415 orang, Andi mendaftarkan diri ke KPU Sumbar, Rabu (17/4). “Datangnya saya ke KPU ini dikarenakan ada permintaan dan ditunjuk oleh organisasi, yaitu Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) untuk maju ke DPD,” katanya. Andi sendiri merupakan

Sekretris Jenderal DPP Perti. Dia merupakan satu-satunya calon yang ditunjuk oleh Perti untuk mewakili Sumbar duduk di DPD RI. Andi mengatakan, dirinya meyakini dengan kemampuannya di bidang teknologi, manajemen, dan keagamaan, bisa membangun Sumbar lebih baik. Ke depannya, Andi pun akan lebih memfokuskan aspirasi yang muncul di daerah. Seperti aspirasi dari wali nagari.

“Komunikasi dengan level bawah, akan menjadi perhatian saya nantinya,” ucapnya. Andi sendiri, dengan kesiapan yang sudah dimiliki sekarang ini, dirinya menyatakan kesiapan menjadi anggota DPD RI. Sebelumnya langkah ini sempat tertunda, karena belum adanya kesiapan. Andi sendiri dalam kesehariannya merupakan seorang pengusaha di bidang teknologi informasi dan lulusan teknik elektro ITB. (h/cw-eni)

JAKARTA, HALUAN — Direktur Lembaga Survei Indo Barometer, Muhammad Qodari dalam disksui Dialog Kenegaraan bertema “Format Ideal Mencari Pemimpin Nasional 2014”, di DPD RI, Rabu (17/4) mengatakan, AD/ ART Partai Demokrat telah mengatur bahwa capres ditentukan oleh Majelis Tinggi beranggotakan 9 orang yang pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut Qodari, mekanisme konvensi tidak ada dalam aturan Partai Demokrat, sehingga apapun hasil konvensi nantinya akan disesuaikan dengan keputusan Majelis Tinggi. Kalau memang Partai Demokrat berniat mengadakan konvensi, maka seharusnya jauh-jauh hari telah membuka diri dan menentukan mekanisme konvensi. “Jadi, konvensi ini kalau boleh saya sebut seperti jebakan Batman. Dikhawatirkan setelah dilakukan konvensi hasilnya malah lain (capres yang ditetapkan –red) karena penentu akhirnya tetap berada di Majelis Tinggi,” ujarnya. Qodari juga mengibaratkan pelaksanaan konvensi Partai Demokrat seperti mendorong mobil mogok. Setelah para peserta konvensi ikut mendorong popularitas partai tersebut yang kini tengah anjlok, bukan tidak mungkin para capres tersebut kemu-

dian ditinggalkan. Rasa kekhawatiran yang sama juga dilontarkan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Asri Anas yang juga jadi pembicara dalam diskusi tersebut. Karena itu, ia mengingatkan ketua DPD, Irman Gusman agar berhati-hati untuk menerima dan ikut konvensi capres yang ditwarkan SBY. “Saya sendiri sampaikan kepada Ketua DPD RI Irman Gusman, hati-hati soal tawaran konvensi ini. Saat ini semua parpol pasang perangkap untuk menaikan elektabilitas. Jangan sampai nanti hanya jadi alat politik semata,” kata Asri. Asri mencontohkan bagaimana SBY bisa dengan mudah mengambil alih posisi Ketua Umum Partai Demokrat lewat Kongres Luar Biasa (KLB). Padahal, sebelumnya pemilihan pemimpin partai itu dilakukan secara demokratis melalui kongres partai. Saya yakin SBY nanti dengan mudah juga mencomot siapa capresnya. Itu sangat mudah,” kata Asri. Menurut Asri, jika parpol serius mencari pemimpin maka parpol lewat perwakilannya di DPR harus mengubah UU Pilpres dengan menghilangkan angka presidential threshold 20%. Lebih terpenting lagi menurut Asri, bagaimana parpol mau lebih terbuka untuk mencari semua tokoh yang potensial. (h/sam)

80 PPK Ikuti Bintek AGAM, HALUAN — Sebanyak 80 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Agam mengikuti Bimbinan Teknik (Bintek) Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih) di Aula Utama gedung STIKES Ceria Buana Lubuk Basung, Rabu (17/4). Ketua KPU Agam Fikon dalam sambutannya, Bintek yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dalam menjaga validasi data antara PPK dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang ada di Nagari dan Kecamatan. Sebab, data yang sudah di rangkum oleh PPS dan PPK itu, sangat penting dalam menentukan keberhasilan pemilu. Selain

itu, Pantarlih sangat berpengaruh di dalam proses penyusunan daftar pemilih. “Tugas yang dilakukan oleh PPK Kecamatan cukup berat. Untuk itu pihak PPK Kecamatan agar dapat menjalin kerja sama dan bertukar informasi sesama anggota,” katanya. “Pantarlih di dalam melakukan verifikasi itu betul betul faktual. Jangan sampai bermain dengan data yang ada, karena hal itu akan berdampak buruk kepada proses maupun hasil pemilihan,” jelasnya lagi. Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari jadwal kegiatan di dalam pelaksanaan Pemilu tahun 2014 mendatang. (h/yat)

Beberapa hasil survey dan kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masyarakat sekarang ini sudah sangat mengerti tentang siapa yang pantas untuk dipilih yang pertama tentulah orang yang mereka kenal bukan berarti saling mengenal. Adanya indikasi “pen-

dukung palsu” ini sebenarnya sudah diketahui oleh masingmasing pasangan calon. Namun mereka tidak terlalu mempermasalahkan sepak terjang pendukung palsu ini, yang jelas niat mereka cuma satu, mendapatkan dukungan yang sebanyak-banyaknya dari masyarakat. (h/*)

SISI LAIN JELANG PILKADA

Janji Manis Tim Sukses Hingga Pendukung Palsu AJANG Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tak hanya pesta demokrasi bagi rakyat, namun juga ‘pesta’ bagi segelintir oknum memanfaatkan keadaan meraup keuntungan. Makanya, tak heran muncul anggapan “Tim Sukses, Tim yang Sukses”. Oleh - HELDI SATRIA Momen Pilkada sering kali dimanfaatkan segelintir orang untuk memancing diair keruh atau bahkan menggunting dalam lipatan. Ajang pilkada merupakan salah satu sarana untuk memperkaya diri sendiri, salah satunya menjajakan diri menjadi pendukung palsu. Di saat-saat seperti ini banyak orang yang mengaku punya basis akar rumput di tengah-tengah masyarakat. Sontak saja modus seperti ini menjadi incaran pilihan bagi para kandidat untuk dino-

batkan sebagai Tim Sukses. Tapi ingat, modus ini tak jarang bermunculan juga orangorang yang hanya bermodal pandai bersilat lidah, bermuka tebal dan tahan banting. Mereka tak mau tahu calon yang diusung menang atau kalah, yang penting maksudnya pribadi memang. Bermodalkan “nekat” dan ditambah lagi dengan aksi tipu-tipu memiliki basis suara terbanyak di salah satu daerah pemilihan, sang pendukung palsu ini melancarkan aksinya masuk ke ranah politik. Satu ilmu yang diterapkan para pendukung palsu ini, yaitu “tembak diateh kudo” dimana jika kandidat yang dimasukinya memenangkan Pilkada dan menjadi pemimpin di daerah tersebut. Hal ini juga terjadi pada pilkada Kota Sawahlunto. Dari pengalaman yang terbaca

oleh Haluan dari pilkada Sawahlunto periode 2008-2013 lalu, banyak nama-nama baru yang sebelumnya tidak dikenal di kalangan masyarakat mulai melambung selama pelaksanaan pilkada tersebut. Bahkan tak ayal, dari menjadi pendukung palsu ini, pundipundi uang mulai mengalir ke kantong para “pendukung palsu” ini. Dengan lagak serba tahu serba mengerti politik praktis dan cara-cara mempengaruhi masyarakat dia berusaha meyakinkan kandidat dan Partai Politik Pendukung untuk menunjuknya menjadi salah seorang Tim Sukses andalan yang perlu mendapatkan suntikan Dana guna melancarkan aksinya mempengaruhi masyarakat Pemilih untuk mencoblos sang kandidat. Berbekal kepandaian meniru-niru orang pintar yang

didengarnya dalam pergaulan sehari-hari, di tambah dengan teknik memukul jatuh mereka yang dianggap saingan berat untuk dipilih jadi tim, dengan cara kotor memutar balikkan fakta, menjelekkan orang dan memuji diri sendiri di tambah modal nekad dan berani mulailah dia menjalankan aksinya untuk mendapatkan uang. Dana segar untuk kampanye pun mengalir ke kantong sendiri. Masyarakat Kota Sawahlunto sebenarnya sudah tahu siapa dan bagaimana sepak terjang “para pendukung palsu” ini dalam menjalankan aksinya. Beberapa orang masyarakat yang ditanyai Haluan mengenai keberadaan pendukung palsu ini mengatakan bahwa mereka tidak lagi bisa dibodohi dengan segala embelembel serta tipu daya para pendukung palsu ini.

“Dalam menggunakan suara atau hak pilih, kita tidak perlu disuruh untuk memilih salah satu pasangan yang disarankan oleh “pendukung palsu” ini. Pasalnya masyarakat sekarang sudah tidak bisa lagi dibodohi,” kata Raf, salah satu pemuda Kampung Teleng Kota Sawahlunto kepada Haluan. Hal senada juga disampaikan oleh Wang, tokoh pemuda lainnya. Menurut Wang, ajang Pilkada dimanfaatkan segelintir orang untuk meraup keuntungan pribadi. Dana segar yang dialirkan oleg pasangan calon seringkali digunakan oleh mereka untuk kepentingan pribadi mereka. “Namun demikian, tidak semuanya yang mempunyai niat yang sama dalam memuluskan jalan pasangan yang mereka dukung,” kata Wang menggaris bawahi perkataannya.

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

9

MAHASISWA BIOLOGI UNAND

Gelar Aksi Lestarikan Lingkungan di PA PADANG, HALUAN —Selama lima belas menit, sekitar sepuluh orang mahasiswa jurusan Biologi Universitas Andalas,

beraksi bagaikan patung di Lantai I Plaza Andalas, Rabu (17/4). Aksi mematung ini pun mengundang pertanyaan dari

para pengunjung mall yang tengah ramai saat itu. Yulian Anggirawan, selalu Asisten Pratikum Bio Konser-

vasi Jurusan Biologi mengatakan, aksi ini dilakukan untuk mengajak pengunjung tidak membuang sampah ke sungai dan melestarikan penyu. Dalam aksinya ini, para mahasiswa memperagakan adegan saat mengambil telur penyu untuk dikembangbiakan. Juga adegan saat mengumpulkan

sampah di sepanjang pinggir pantai. “Sebelumnya, kita sudah melakukan aksi serupa di kampus dan kawasan Pasar Baru,” jelas Yulian, Rabu (17/4). Lebih lanjut dikatakannya, dalam aksi sebelumnya para mahasiswa ini mengajak masyarakat untuk saving energy dan stop illegal loging. (h/cw-eni)

PENERIMAAN PENGHUNI RUSUNAWA

Wawako Akui Petugas Tidak Selektif PADANG, HALUAN— Pemko Padang gerah juga dengan kabar miring yang beredar menyebutkan Rusunawa diduga dihuni Pekerja Seks Komersil (PSK) dan pasangan ilegal.

Kepala UPTD Pengelola Rusunawa Dinas Pekerjaan Umum, Ir Adliansyah MT pun dipanggil untuk dimintai

penjelasannya seputar penghuni Rusunawa itu. Menurut Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah kepada wartawan Rabu (17/ 4), di Padang, dari keterangan UPTD pengelola Rusunawa disebutkan bahwa salah seorang penghuni Rusnawa bekerja di diskotik. Sesuai pekerjaannya, penampilannya memang sangat menggoda dan mengusik mata orang yang melihatnya. Begitu pula penghuni pasangan illegal, dari data yang ada awalnya mereka suami istri sepakat menyewa Rusunawa. Tetapi kemudian setelah diurus administrasinya,

sang suami tidak setuju. Begitu pula penghuni yang punya mobil, ternyata mereka adalah pensiunan dalam kategori ekonomi menengah ke bawah. Mobil itu mereka peroleh ketika masih bekerja. “Kita sudah minta penjelasan dari Kepala UPTD Pengelola Rusunawa. Katanya, memang ada penghuni yang bekerja di diskotik dengan pakaian yang sangat minim, sesuai pula dengan pekerjaannya,” terang Mahyeldi. Soal pendaftaran calon penghuni Rusunawa ini, diakuinya mekanisme yang ditetapkan tidak dijalankan

secara penuh. Artinya, petugas tidak terlalu jelimet memperhatikan data-data calon penghuni. Untuk itu, pihaknya telah meminta pada Pengelola Rusunawa, agar penempatan penghuni mengacu pada Perda tentang Rusunawa yang telah ditetapkan. Sedangkan soal penghuni yang tidak berasal dari masyarakat Purus, menurut Mahyeldi, disebabkan tidak semua masyarakat Purus yang masuk kategori tidak mampu itu, mau menghuni Rusunawa. Sehingga penghuni dijaring dari masyarakat tidak mampu dari kawasan lain. (h/vie)

Ratusan Siswa SD Ikuti FLS2N Sumbar MENJADI PATUNG — Mahasiswa Biologi Unand menggelar aksi menjadi patung di Plaza Andalas. Mereka mengajak pengunujung menjaga kebersihan pantai dan pelestarian penyu. Terlihat dua orang mahasiswa mematung mempergakan aksi mereka mengumpulkan sampah yang berserakan di pantai. ENI

PADANG, HALUAN —Sekitar 300-an siswa SD dari seluruh di Sumbar mengikuti Festival Lomba Seni Siswa

PENGUSAHA BAKSO MAS TONO

Lapor Polisi karena Nama Baiknya Dicemarkan PADANG, HALUAN — Isu yang merebak di tengah masyarakat tentang penggunaan daging tikus, ular dan babi di Pondok Bakso Super Rudal Urat Telor Mas Tono, Simpang Adabiah sepekan belakangan ini, membuat Mas Tono mengambil tindakan tegas. Dia langsung membuat laporan tentang pencemaran nama baik terhadap orang yang tidak bertanggung jawab tersebut, Senin (15/4) lalu. Tidak hanya itu, dirinya juga dituding ditahan pihak kepolisian selama 10 hari dan bofetnya ditutup. Wagimin (49) atau yang lebih dikenal Mas Tono menegaskan, isu yang dibuat tersebut merupakan pencemaran terhadap usaha yang sudah lebih 30 tahun ditekuninya. Selain itu, sejak berjualan tahun 1982 lalu, Mas Tono sendiri tidak pernah berurusan dengan pihak berwajib.

Mas Tono sendiri, sudah meminta pihak BPOM untuk memeriksa daging yang digunakannya. Namun, hal ini bisa tidak langsung diproses oleh BPOM sesegara mungkin, karena harus menunggu dulu hasil dari Dinas Kesehatan untuk merekomendasikan makanan ini sebagai makanan siap saji. “Selama membuka toko, saya tidak sekalipun ada berselisih paham dengan orang. Saya pun selalu mendapatkan daging dan menggiling daging kepada orang yang sama semenjak awal berdiri. Tapi kenapa kok fitnah seperti ini yang saya dapat,” keluh Mas Tono saat ditemui sejumlah wartawan di bofet baksonya, Rabu (17/4) sore. Memang menurut Mas Tono, usahanya tersebut sempat sepi seminggu belakangan ini. Dan setelah berdiskusi dengan Apmiso (Asosiasi Pedagang Mie

dan Bakso) Kota Padang, organisasi tempat dia bernaung, Mas Tono pun melaporkan kejadian itu ke Polda Sumbar dengan nomor laporan : LP/ 90/IV/2013 - SPKT Sbr, Senin lalu. ”Tiga bulan lalu isunya sudah beredar dan baru seminggu belakangan ini isu itu merebak,” ucap Mas Tono. Ditambahkan Mas Tono, sejak isu yang berbunyi ”Mas Tono ditahan di Polresta 10 Hari” dan ”Bakso Mas Tono mengandung daging ular dan tikus” tersebut hingga sekarang, Pondok Bakso Super Rudal Urat Telor Mas Tono itu tidak pernah tutup. Sementara, Ketua Apmiso Kota Padang, Muhromin mengatakan, dalam kasus ini, Mas Tono siap untuk diperiksa agar tidak ada lagi spekulasi masyarakat yang percaya dengan isu tersebut.(h/cw-eni)

Nasional (FLS2N) 2013 yang dipusatkan di Asrama Haji Tabing, Padang. Mereka merupakan siswa terbaik dari seluruh daerah, kecuali Kepulauan Mentawai. “Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kabupaten/kota sampai tingkat provinsi. Nah, sekarang tingkat provinsi sekaligus ajang seleksi untuk mewakili Sumbar ke tingkat nasional,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Syamsulrizal kepada wartawan usai pembukaan kegiatan tersebut, Selasa (16/4). Tak jauh beda dengan Olimpiade Sains Nasional (OSN), FLS2N juga adu kemampuan siswa yang paling bergengsi di tingkat nasional yang digelar Juni nanti. “Jika OSN merupakan lomba sains yaitu adu kemampuan di bidang Matematika dan IPA di tingkat SD, maka FLS2N uji kemampuan kemampuan di bidang seni,” sebut Syamsulrizal. Menurutnya, baik OSN maupun FLS2N kedua-duanya sama pentingnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ilmu pengetahuan yang ada dalam sains dan jiwa seni melalui FLS2N sama-

KEPALA DINAS Pendidikan Sumbar, Syamsulrizal memasangkan tanda peserta FLS2N SD Sumbar 2013 saat acara pembukaan di Asrama Haji, Tabing Padang, Selasa (16/4) malam. DAVID sama memberikan kontribusi untuk menciptakan kualitas pendidikan yang sempurna. “Makanya, OSN di bidang ilmu pengetahuan, FLS2N di bidang seni dan ada satu lagi yakni Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di bidang olahraga menjadi agenda rutin tahunan,” tambahnya. Sementara itu, Penanggungjawab Kegiatan, M. Zakri menambahkan, kegiatan FLS2N tahun ini memperlombakan 10 cabang lomba dengan total peserta untuk 10 cabang tersebut 23 siswa. Cabang yang dilombakan

>> Editor : Devi Diany

itu adalah Seni Lukis, Vokal Group, Seni Tari, Seni baca Alquran, Cipta Cerpen, Cipta Puisi, Musik Tradisional, Mendongeng (bahasa Inggris), Cipta Lagu dan Desain Batik. “Namun dari 10 cabang yang kita gelar ini, tak semuanya kabupaten/kota mengikutinya. Hanya 10 daerah kabupaten/kota yang penuh mengikuti 10 cabang. Kita menyayangkan juga. Semestinya daerah proaktif mengikuti kegiatan ini, terutama mendukung anggaran,” harap Zakri. (h/vid)

Penata Halaman: Irvand


10 PA D A N G

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

DPRD MINTA SOSIALISASI DIGENJOT

Perda Tera Ulang Penyumbang PAD LINGKAR

PADANG, HALUAN—Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa mengatakan, meski Perda Tera Ulang telah ditetapkan, namun hingga saat ini belum terlihat realisasinya.

Pemko Akan Terapkan PSB Rayonisasi PADANG, HALUAN—Tahun ajaran 2013 ini, Pemko Padang akan memberlakukan Penerimaan Siswa Baru (PSB) dengan sistim rayonisasi disamping PSB online. Dengan sistim ini, diharapkan aksi tawuran antar pelajar dapat dihindarkan karena siswa bersekolah tak jauh dari tempat tinggalnya. Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah kepada wartawan Rabu (17/4), di Padang mengatakan, penerapan sistim rayon dirasa paling tepat untuk meminimalisir aksi tawuran, pengaruh narkotika di kalangan pelajar serta penghematan biaya sekolah. “Kita akan memberlakukan sistim rayonisasi pada PSB mendatang,” terang Mahyeldi. Diakuinya, pihaknya sangat khawatir dengan perilaku siswa sekarang ini, gampang terpancing dan terprovokasi, lalu beraksi. Karena itu, bila mereka sekolah tak jauh dari rumahnya, maka dia dengan mudah n dikenal masyarakat setempat. Masyarakat pun akan mengenal keluarga besarnya. Disamping itu, biaya yang harus dikeluarkan orang tua juga dapat dihemat. Sebab saat ini, seorang anak yang tinggal di Lubuk Buaya bisa bersekolah di kawasan Lubuk Begalung, atau sebaliknya. “Mobilitas siswa itu cukup tinggi, menyebabkan biaya yang dikeluarkan orang tua juga besar. Selain itu, mobilitas yang tinggi ini juga dengan gampang menyulut emosi para pelajar itu,” katanya. (h/vie)

PERBAIKAN KELENTENG—Sejumlah pekerja terlihat tengah memperbaiki bangunan Kelenteng di Jalan Kelenteng, Kelurahan Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Rabu (17/4). Bangunan tersebut merupakan rumah ibadah warga Tionghoa dan merupakan bagungan bersejarah di Kota Padang. AMIR

DISPORA SUMBAR PRIADI SYUKUR

Kembangkan Entrepreneurship di Kalangan Pemuda PADANG, HALUAN— Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar menggelar pelatihan menjahit sekaligus bantuan mesin jahit kepada 180 pemuda di Sumbar. Program Entrepreneurship itu merupakan pemberdayaan yang dilaksanakan Dispora untuk menekan pengangguran di kalangan pemuda. “Secara nasional, data BPS menunjukkan 78,38 persen dari 9,42 juta penganggur merupakan pemuda usia produktif. Nah, inilah tugas kita bersama untuk terus memi-

nimalisir dengan memberikan pelatihan dan mendorong mereka untuk berwirausaha,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar, Priadi Syukur SH di sela-sela pelatihan tersebut, kemarin. Menurutnya, memberikan pelatihan dan modal usaha merupakan langkah tepat untuk menekan pengangguran di kalangan pemuda. Sebab, penyebab utama terjadinya pengangguran karena jumlah pencari kerja lebih besar dari jumlah peluang kerja yang tersedia.

Kemudian, adanya putus sekolah maupun yang tidak melanjutkan pendidikan, sehingga tak terserap oleh dunia kerja, karena tak memiliki keterampilan. Selanjutnya juga disebabkan terjadinya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). “Apa solusi bagi mereka agar tak menganggur. Nah, berwirausaha inilah yang bisa membantu mereka. Bahkan, berwirausaha dengan membuka usaha jahit ini juga nantinya bisa membuka lapangan kerja pula bagi pemuda yang lain,” katanya.

Program ini juga tak lepas dari dukungan legisltaif. Ke depan diharapkan ada peningkatan kegiatan pemberdayaan pemuda ini. Sementara itu, Ketua Pelaksana, Adiwarman meambahkan, pelatihan yang digelar 14-21 April 2013 di Hotel Axana Padang tersebut diikuti sekitar 30 pemuda. “Pelatihan Entrepreneurship ini digelar di tiga wilayah. Di Padang ini merupakan wilayah I dengan peserta dari Padang, Pariaman, Padang Pariaman, Agam, Pessel dan Mentawai.

Pelatihan digelar dua periode,” jelasnya. Untuk wilayah II digelar di Bukittinggi Mei nanti dengan peserta 60 orang juga dua kali periode. Peserta berasal dari Limapuluh Kota, Tanah Datar, Pasaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, Payakumbuh dan Padang Panjang. Sedangkan wilayah III digelar di Kota Solok Juni nanti dengan peserta juga 60 orang. Peserta berasal dari Kabupaten Solok, Kota Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, Sijunjung dan Sawahlunto. (h/vid)

Sembilan pejabat struktural di lingkungan UBH dilantik Rektor UBH Prof.Dr.Niki Lukviarman, SE,Akt,MBA di ruangan sidang rektor, Selasa (16/ 4).IST PADANG, HALUAN—Sembilan pejabat struktural di lingkungan Universitas Bung Hatta dilantik Rektor UBH Prof.Dr.Niki Lukviarman, SE,Akt,MBA di ruangan sidang rektor, Selasa (16/4). Mereka yang dilantik adalah Ir. Elfrida Agus,MT sebagai Ketua Prodi Teknik Arsitektur, Ir.Taufik MT sebagai Ketua Prodi Teknik Sipil menggantikan Dr.Ir.Bahrul Anif,MT, dan Rah-

mat,ST.MT sebagai Sekretaris Podi Teknik Sipil menggantikan Ir.Lusi Utama.MT. Selanjutnya, Fidel Miro,SE.MT sebagai Ketua Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota menggantikan Tomi Eriawan,ST.MT dan Dr. Zulherman,ST.MT sebagai Ketua Prodi Teknik Ekonomi Konstruksi menggantikan Dwi Fitra Y.Jumas,ST,MSCE.

pan Disperindagtamben untuk tenaga sertifikasi tera ulang ini,” katanya. Ia berharap, instansi yang perlu ditera ulang meterannya seperti PDAM, dapat bekerja profesional. Begitu juga dengan pihak swasta yang memiliki alat pengukur. Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Hukum Kota Padang, Andri Yulika mengatakan, Perda Tera Ulang, Alat Ukur dan Alat Timbangan ini telah disahkan akhir tahun 2012 lalu. Maka, pada 2013 ini dilakukan sosialisasi yang dilaksanakan secara terus menerus oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben). Bahkan sosialisasi itu, sudah dilakukan beberapa kali dan pihaknya mengakui juga pernah terlibat dalam sosialisasi tersebut. Sementara pemberlakuan Perda ini efektif dilaksanakan 1 Januari 2014. Jadi masih ada waktu jelang masa berlakunya. Untuk itu semua pihak terkait dan terlibat harus patuh terhadap aturan hukum ini nantinya. Sedangkan, Kepala Bidang Perdagangan Kota Padang Desemberius mengatakan, penerapan tera ulang tahun 2013 ini masih tahap sosialisasi. Sehingga pada 2014 bisa diterapkan. Saat ini, Disperindagtamben selaku leading sector penerapan perda ini tengah mempersiapkan SDM, peralatan, memagangkan tenaga teknis ke UPTD metrologi provinsi Sumbar. “Dari proses tahapan yang dilakukan ini, akan dinilai oleh provinsi baru di SK- kan oleh Kemetrian Perdagangan. Sementara itu, anggarannya nanti berasal dari APBD Kota Padang. Untuk penerapan nantinya, tergantung proses yang kami lakukan dan hasil penilaian pusat,” katanya. (h/ade)

KETUA DEWAN PENDIDIKAN SUMBAR

9 Pejabat Struktural UBH Dilantik Sementara dilingkungan Fakultas Teknologi Industri, pejabat struktural yang dilantik adalah Mirzazoni,ST.MT sebagai Sekretaris Teknik Elektro, Burmawi,ST.MSi sebagai Sekretaris Teknik Mesin, Dessi Mufti,ST.MT sebagai sekretaris Prodi Teknik Industri menggantikan Yusrizal Bakar,ST.MT dan Dr.Maria Ulfa,MT sebagai sekretaris Teknik Kimia menggantikan Dra.Erti Praputri,M.Si. Dalam sambutannya, Niki menyebutkan, bahwa penggantian pejabat struktural di lingkungan UBH, merupakan hal yang biasa, namun yang lebih penting dari peristiwa pergantian ini, adalah untuk lebih meningkatkan gerak UBH untuk mencapai yang lebih baik. Ia menyebutkan, ke depan ada 9 tugas berat yang menanti, yakni (1). Penyusunan dan Evaluasi Visi dan Misi Universitas Bung Hatta 30 tahun kedua. (2). Evaluasi Statuta. (3).

Karena itu dapat dikatakan, Perda Tera Ulang masih jalan di tempat. Pasalnya, sampai sekarang belum ada laporan perkembangan atau persiapan yang dilakukan terkait pelaksanaannya. “Untuk pihak yang akan ditera, diantaranya alat ukur meteran PDAM, SPBU dan lainnya, belum ada satu pun yang melakukan komunikasi secara intens untuk pelaksanaan tera ulang ini,” kata kader PPP ini kepada Haluan, Rabu (17/4). Pihaknya, masih berbaik sangka dan masih ada ruang untuk terus melakukan sosialisasi Perda tersebut. Pemerintah Kota (Pemko) Padang harus mengingat target yang hendak dicapai dari Perda yaitu sumbangan PAD. “Sampai sekarang, harusnya masih dalam tahap sosialisasi. Akan tetapi, apa yang dilakukan belum dilaporkan dan belum bisa diketahui secara rinci. Oleh karena itu, harus ada pembahasan LKPJ nantinya dan hearing dengan komisi terkait mengenai pencapaiannya,” katanya. Dikatakan, mungkin pelaporannya sudah disampaikan pada Walikota. Akan tetapi, dalam hal ini DPRD sebagai lembaga legislatif dan mereka merupakan mitra, paling tidak bahan pelaporan tersebut juga disampaikan walaupun non formal sekalipun. Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Padang, Albert Hendra Lukman mengatakan, Kota Padang merupakan kota yang pertama kali menerapkan Perda Tera Ulang. Akan tetapi belum terlihat pelaksanaannya. “Cuma pada waktu itu, tidak dilaksanakan karena ada petunjuk pelaksanaan dari pusat, harus ada tenaga yang terlatih. Sampai kini, kami masih menunggu kesia-

Rancangan Induk Pengembangan Universitas. (4). Akreditasi Institusi, (5). Penerimaan Mahasiswa Baru, (6). Peraturan Akademik, (7). Perbaikan Sistim Administrasi Akademik dan Keuangan, (8). Penyusunan Bung Hatta Dalam Angka, (9). Perbaikan dan Pembenahan Peraturan Kepegawaian. “Oleh karena itu, kepada para pejabat yang baru dilantik, diingatkan untuk tetap meningkatkan etos kerja dan menerapkan disiplin, kekeluargaan, keberanian, kmomunikasi terbuka, inisiatif dan inovatif, juga meningkatkan kepercayaan tim dan luwes,” katanya. Disamping itu, terus memberikan pelayanan yang baik terhadap mahasiswa maupun masyarakat umum lainnya, sehingga akan tercipta image di masyarakat bahwa UBH merupakan salah satu perguruan tinggi bermutu, sesuai nama besar Bung Hatta yang disandangnya. (h/ita)

Tingkatkan Kualitas Lulusan PADANG, HALUAN—Ketua Dewan Pendidikan Sumbar, Tuanku Bagindo M.Letter meminta, agar seluruh kepala daerah di Sumbar tidak berorientasi mengejar kelulusan siswa 100 persen dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Justru sebaliknya, kepala daerah mesti memotivasi seluruh kepala sekolah dan para guru untuk meningkatkan kualitas lulusan. Apalagi hasil UN bukan menjadi satu-satunya penentu kelulusan siswa. “Kita meminta, agar kepala daerah jangan menetapkan target lulus 100 persen dalam pelaksanaan UN ini. Sebab diketahui, beberapa daerah sudah mentargetkan kelulusan siswanya 100 persen. Hal itu dikhawatirkan akan berdampak pada sikap para guru, karena untuk mengejar kelulusan 100 persen mereka bisa saja melakukan praktek ketidakjujuran,” kata Bagindo M.Letter. Sementara itu Wakil Walikota

Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pemko Padang tidak mematok hasil UN untuk penentu kelulusan. Penentu kelulusan itu adalah berdasarkan satuan pendidikan terendah. “Kita menyadari, UN bukan penentu kelulusan. Tetapi soal komitmen kelulusan siswa 100 pesen, semata untuk menanamkan kesadaran pada diri siswa untuk belajar maksimal meraih hasil optimal,” katanya. Pada kesempatan itu, Mahyeldi juga menyesalkan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA yang dinilai sangat tidak profesional. Hal itu terlihat sejak dari tata cara pelaksanaan UN hingga distribusi soal serta pelaksanaan UN. Apalagi dalam pelaksanaan UN, beredar pula kunci-kunci soal yang diyakini dapat merusak cara berpikir dan karakter anak bangsa. “Pelaksanaan UN kali ini benarbenar merosot dibanding pelaksanaan UN tahun lalu,” katanya. (h/vie)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal


S I G A B 11

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

DIHADANG BANJIR

Peserta UN Rela Tidur di Masjid JAKARTA, HALUAN — Banjir menghadang kesibukan peserta Ujian Nasional (UN) di wilayah Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kendati demikian, itu tak menyurutkan semangat mereka terus mengikuti ujian. Agar banjir tak menghadang perjalanan para pelajar menuju sekolah, belasan siswa SMAN 1 Baleendah tidur dan belajar di mesjid yang ada di komplek sekolah mereka, Rabu (17/4/2013). Belasan siswa SMAN 1 Baleendah ini terpaksa harus belajar dan menginap di ruang masjid yang berada di komplek sekolah SMAN 1 Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Alasan mereka menginap dan belajar di masjid sekolah tersebut karena rumah mereka dan akses jalan nenuju sekolah terendam banjir. Jika menginap, tidur, dan belajar di masjid sekolah, mereka tidak akan terhambat atau terlambat menuju ruangan kelas untuk mengikuti ujian nasional pagi harinya. “Menginap dan belajar di masjid sekolah karena rumah di kampung Margaluyu, Baleendah terendam banjir. Juga akses jalan menuju sekolah terendam banjir. Kalau tidur di masjid komplek sekolah kan tidak akan terhambat banjir saat menuju lokasi UN,” tukas salah satu peserta UN di SMAN Baleendah, Ahmad Fatah. Kepala Sekolah SMAN 1 Baleendah AA Sudaya mengakui meski akses jalan menuju sekolah terendam banjir, peserta UN di sekolah yang berjumlah sekira 317 siswa hadir semua. “Sekolah telah mengantisipasi terhadap siswa korban banjir untuk tidur dan belajar di masjid sekolah. Sekolah koordinasi dengan DKM masjid sekolah telah membantu mempersiapkan makanan untuk mereka,” ujarnya. (h/dtc)

Banjir Besar Siberut Karena Hutan Dibabat PADANG, HALUANCurah hujan yang tinggi, bukan satusatunya penyebab parahnya kejadian banjir besar yang melanda Kecamatan Siberut Selatan, Siberut Utara, Siberut Tengah, Siberut Barat Daya, dan Siberut Barat. Pembabatan hutan secara sistematis pada waktu lalu, diduga ikut menyumbang terjadinya bencana paling parah ini. Yayasan Citra Mandiri (YCM) menduga penyebab banjir dahsyat ini adalah karena perusahaan pemegang Hak Pengelolaan Hutan (HPH) di kawasan itu tidak memaksimalkan program reklamasi. Selain itu, di Siberut, yang merupakan lokasi banjir, karakteristik tanahnya tergolong lembab atau berjenis lempung sehingga kemampuannya menyerap air terbatas. “Kondisi demikian terakumulasi oleh faktor-faktor lain di beberapa kawasan bekas izin HPH,” ujar Koordinator Divisi Hukum dan Kebijakan YCM Rifai Lubis, kemarin menjawab pada haluan. Rifai menjelaskan sedikitnya tujuh kawasan yang menjadi titik banjir saat ini pernah menjadi area konsesi perusahaan, meski dalam 9-10 tahun belakangan rata-rata Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) mereka telah dicabut. Dikatakan, tingginya curah

hujan akibat pengaruh iklim makro berakumulasi dengan karakteristik struktur tanah pulau Siberut dan rusaknya tutupan lahan karena berkurangnya tegakan pohon. Struktur tanahnya yang merupakan tanah liat memiliki kemampuan yang rendah menyerap air. Akibatnya air hujan yang turun langsung menjadi aliran larian air di permukaan. Buruknya kondisi tutupan lahan karena berkurangnya tegakan pohon membuat kemampuan tanah untuk menyerap air yang jatuh dipermukaannya semakin rendah, sehingga volume air larian di permukaan tanah pada saat hujan lebat menjadi sangat tinggi. Karena itu rusaknya tutupan lahan akibat berkurangnya tegakan pohon juga menjadi penyebab dari parahnya banjir yang terjadi. Hal ini didukung dengan fakta-fakta lokasi-lokasi yang terlanda banjir, dimana sungaisungai yang meluap merupakan sungai-sungai yang daerah hulu dan daerah tangkapan airnya telah mengalami eksploitasi loging pada kurun waktu yang belum terlalu lama. Daerah hulu Sungai Siberut yang menyebabkan banjir di Rogdok, Salappak, Tinambu, Magosi, Muntei dan Maileppet merupakan bekas konsesi PT. CPPS. Pada daerah hulu dan daerah tangkapan air sungai Sikabaluan yang menggenangi Bojakan, Sotboyak, Mongan Poula, Sikabaluan merupakan daerah-daerah bekas konsesi HPH Koperasi Andalas Madani,. Sungai Taileleu yang membanjiri Pei-Pei di Siberut Barat Daya daerah tangkapan airnya pernah menjadi konsesi

BANJIR BESAR — Banjir yang merendam kawasan Kecamatan Siberut Selatan, Siberut Utara, Siberut Tengah, Siberut Barat Daya, dan Siberut Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai kali ini sangat besar. Penyebabnya tidak saja karena curah hujan yang tinggi belakangan ini. ASC IPK KSU KOSTAM, KSU KOSUM. Sungai yang menggenangi dusun Simoilaklak dan Sirisurak di Desa Saibi, daerah tangkapan airnya merupakan bagian wilayah konsesi HPH KAM. Di daerah Sigapokna ada KSU Purimanuajat dengan konsesi 700 ha. Di daerah malancan yang salah satu dusunnya juga mengalami banjir, ada bekas konsesi IPK KUD Sikabaluan dan IPK KSU Mitra Sakato dengan luas konsesi IPK 1.200 ha. Selain itu juga ada konsesi IUPHHK PT. Salaki Summa Sejahtera yang sampai saat ini masih aktif beroperasi. Ini membuktikan bahwa keseluruhan wilayah Pulau Siberut bukanlah wilayah yang bebas dari aktivitas logging. Aktivitas logging

di Pulau Siberut baru berkurang dengan pencabutan beberapa izin konsesi HPH pada tahun 1992, bersamaan dengan dimulainya Integrated Protected Area System yang dibiayai oleh Asian development Bank. Bablasnya otonomi daerah sejak tahun 2009, membuat Pulau Siberut kembali dibebani oleh konsesi-konsesi logging baik IPK maupun HPH. Sampai saat ini masih ada satu izin IUPHHK untuk PT. Salaki Suma Sejahtera “Karena itu banjir ini merupakan reaksi korektif dari alam atas pilihan kebijakan dalam memperlakuan ekosistem Pulau Siberut secara eksploitatif. Saat protes dan koreksi dari pemerhati lingkungan dan pejuang hak-hak Masyarakat Adat Mentawai

tidak digubris oleh pembuat kebijakan, maka alam bereaksi sendiri menyampaikan koreksinya. Karena itu setelah banjir ini selesai, Pemda mesti mengajak seluruh stakeholder termasuk pemerintah pusat untuk mengevaluasi dan merevisi - kebijakan-kebijakannya atas pengelolaan ekosistem Pulau Siberut secara khusus dan kosistem Kepulauan Mentawai secara keseluruhan. YCM berharap, perlu segera difinalkan tata ruang Kepulauan Mentawai yang bertumpu pada pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan dan dilaksanakan secara konsisten oleh siapapun pengambil kebijakan dan pemanfaat ruang ekosistem Kepualauan Mentawai.” pungkas Rifai. (h/dn/rel)

KEHILANGAN IJAZAH SD-S3, SK-SK A/N AHMAD FAUZAN. IJAZAH SD-S1 DAN SK-SK A/N YASMURTI PERMATASARI, IJAZAH SD-SMA DAN PASPOR A/N RYAN PASCA AULIA, IJAZAH SD-SMP DAN PASPOR A/N OGY DWI AULIA. BAGI YANG MENEMUKAN, MOHON BANTUANNYA UNTUK MENGANTARKAN LANSUNG KE JL. VILLA MELATI MAS II/5 ALAI PADANG, ATAU MENGHUBUNGI NO. 081363790020. KAMI AKAN MEMBERIKAN IMBALAN YANG MEMADAI JIKA DOKUMEN KAMI BISA KEMBALI

KEHILANGAN BPKB BA 9956 MP A/N FAISAL. HILANG ANTARA GADUT MENUJU PASAR PAYAKUMBUH. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

BOTIAH BPS Sosialisasikan Sensus Pertanian 2013 PAYAKUMBUH, HALUAN — Sektor pertanian merupakan sektor penyumbang terbesar ketiga dalam PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Kota Payakumbuh tahun 2011 dengan besaran capaian 9,97 %. Angka ini akan terus bergerak naik, jika sektor pertanian terus mendapatkan sentuhan tekhnologi. Sebelumnya, akurasi data pertanian juga sangat diperlukan, guna menetapkan kebijakan perencanaan pembangunan pertanian ke depan. Demikian dikemukan Walikota Payakumbuh diwakili Kadis Pertanian Ir. Mediar Indra, M.Si, saat membuka sosialisasi Sensus Pertanian (SP) 2013, dalam acara di gedung Fakultas Pertanian Unand di Jalan Sudirman Payakumbuh, Rabu (17/4). Sosialisasi SP 2013 sehari itu, diikuti 96 peserta, berasal dari 76 kepala kelurahan dan camat dari lima kecamatan di Kota Payakumbuh. Pada acara pembukaan itu, dilakukan penyematan Pin SP 2013 oleh Kepala BPS Ajri Fanzain kepada Kepala Dinas Pertanian Mediar Indra. Walikota Payakumbuh dalam sambutannya, mengajak, camat dan lurah untuk ikut terlibat aktif menyukseskan SP 2013. Menurutnya, SP 2013 kegiatan strategis yang tak boleh gagal dan harus mendapat perhatian serius oleh seluruh masyarakat. Camat dan lurah, diingatkan, agar sejak dini mensosialisasikan SP tersebut kepada seluruh warga, dengan memberikan data yang akurat kepada petugas sensus. Kepala BPS Payakumbuh Ajri Fanzain, SE, melaporkan, sosialisasi SP mengambil tema Menyediakan Informasi untuk Masa Depan Petani yang Lebih Baik. Dengan tujuan mendapatkan data statistik pertanian yang lengkap dan akurat,mendapatkab berbagai informasi tentang hal-hal penting dibidang pertanian dan mendapatkan kerangka sampel (sampling frame) yang dapat dijadikan landasan pngambilan sampel untuk surveisurvei disektor pertanian. Sementara, kegiatan SP 2013, secara serentak akan berlangsung diseluruh kota/ kabupaten di 33 provinsi Indonesia, selama sebulan, dari 1-31 Mei mendatang. Sebelumnya, pihak BPS akan membekali petugas yang akan diterjunkan ke lapangan dalam sebuah workshop, katanya.(h/smt)

Pembangunan Terminal Segera Dimulai PAYAKUMBUH, HALUAN — Jika jadwal pencairan dana APBD untuk Dinas Perhubungan untuki pembangunan terminal bus Koto Nan Ampek Payakumbuh Barat, sesuai rencana, maka penggunaan terminal lama tersebut akan dimulai Sosialisasiny. Menurut Adrian, kepala Dinas Perhubungan Kota Payakumbuh, yang menjadi kendala saat ini dana untuk rehabilitasi belum juga turun. Walau sudah menjadi tekad Walikota priode sekarang Riza Fahlepi dan Wawako Suwandel Muchtar, menjelang Kota Payakumbuh membangun terminal regional yang repsentatif, maka akan diberdayakan terminal lama. Sebetulnya kata Adrian , Walikota juga sudah menyampaikan surat edaran untuk memfungsikan terminal Pekan Senayan Koto Nan Ampek ini. Seluruh kenderaan umum AKAP, AKDP, Angkot akan mengkal didalam terminal. Angkot yang jeput penumpang seperti biasa didaerah Ngalau dan batas kota, tidak terjadi lagi. Begitu juga bus Payakumbuh – Jakarta , Gumarang Jaya, MPN, Transport, dan Bintang Kejora yang biasa mengkal dipusat kota Jalan Sukarno Hatta, Sudirman, Bunian, Labuh Basilang, dan Simpang Parit Lampasi, maka nanti harus masuk terminal. Begitu juga Bus Ayah, Sianamar, Doris Abadi, Yudhuda, Bahagia serta kenderaan yang lewat di jalur Sumbar – Riau, kata Adrian nanti semkuanya harus masuk terminal. Tidak terkecuali, truk – truk juga harus masuk terminal yang dekat dengan kantor Dinas Perhubungan atau LLAJR lama.”Diharapkan dana APBD bisa cair dalam April ini juga sehingga rekanan yang mengerjakan memulai rehabilitasi berbagai fasilitas terminal, masuk kamar mandi, wc, mushallah dan fasilitas umum lainnya, tutup Adrian. (h/snt)

PASANG PIN — Kepala BPS Kota Payakumbuh Ajri Fanzain,SE pasangkan pin Sensus Pertanian 2013 kepada Walikota Payakumbuh diwakili Kadis Pertanian Ir. Mediar Indra, M.Si. HUMAS

TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN

Limapuluh Kota Bangun SMA Unggul LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pembangunan SMAN 2 Harau sekaligus salah satu sekolah unggulan yang dirintis Dinas Pendidikan kabupaten Limapuluh Kota, sudah mulai terlihat.

Warga Tagih Janji Pemko Payakumbuh PAYAKUMBUH, HALUA — Warga Kelurahan Kotopanjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, sudah lama merindukan, pengaspalan jalan lingkungan di kelurahan mereka. Meski sering dijanjikan, dan pihak Dinas PU sudah melakukan survei dan pengukuran badan jalan. Namun, pengaspalan yang ditunggu tak kunjung datang. Tokoh masyarakat setempat, Ketua LPM M. Dt. Para Patiah, Muslim, dan M. Dt. Patiah nan Kuniang, di Balaikota Payakumbuh, Rabu (17/4), sangat berharap, tahun ini pekerjaan jalan itu dapat terlaksana. Karena, prasarana jalan tersebut sangat diharapkan warga, dalam memperlancar trasportasi di kelurahan setempat. “Kepada siapa kami mengadu lagi, untuk pembangunan jalan ini,” jelas Muslim.

Rencana pengaspalan jalan ini, kembali disampaikan warga, Ketika Kadis PU Payakumbuh Ir. Muswendri Evites bersama sejumlah stafnya, datang ke Masjid Al-Ihsan Kotopanjang Dalam, dalam rangka sosialisasi septitank komunal, Senin (15/ 4) malam. Tapi, jawaban yang diterima warga sungguh diluar dugaan masyarakat. Karena, Kadis PU Muswendri, mengemukakan, bahwa pem-

Pondasi dari sekolah yang berada di nagari Tarantang, kecamatan Harau itu sudah hampir rampung di tahun pertama pembangunan sekolah itu. “Beberapa minggu dikerjakan, pondasi SMAN 2 atau sekolah unggul hampir siap. Kita harapkan ditahun pertama, sekolah itu sudah bisa dimanfaatkan sebagai sekolah unggulan dikabupaten Limapuluh Kota, “ ungkap Desri, Kadis Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, kemarin. Pembangunan Sekolah Unggul atau SMAN 2 Harau dibangun diatas tanah areal 1, 5 hektar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini. Ditargetkan,

bangunan jalan dimaksud, dana belum ada dari provinisi. Warga kaget, kok jalan lingkungan yang panjangnya hanya sekitar 2 Km, dan berstatus jalan lingkungan, dananya masih menunggu bantuan provinsi. “Jawaban Kadis PU seolah, membodoh-bodohi kami,” sebut Muslim. Jalan lingkungan yang diharapkan warga setempat, merupakan jalan lingkar dalam kelurahan setempat, guna membawa hasil pertanian.(h/smt)

dalam tahap pertama pembangunan sekolah unggul itu berupa 3 ruangan belajar serta ruangan penunjang lainnya sudah bisa dimanfaatkan. Hingga ditahun 2014 nanti, sekolah dengan 9 ruangan kelas yang dianggarkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah itu, sudah selesai pengerjaannya dan dapat dimanfaatkan secara maksimal. Satu-satunya sekolah unggul yang dibangun dikabupaten Limapuluh Kota itu, dengan menghabiskan anggaran negara sebesar Rp3 miliar itu, nantinya dapat menampung sekitar 350 siswa berprestasi di kabupaten Limapuluh Kota. (h/ddg)

DPRD dan Wartawan Bahas Masalah Kota PAYAKUMBUH, HALUAN — Puluhan wartawan yang betugas diwilayah kota Payakumbuh yang tergabung dalam Balai Wartawan Luak Limopuluah diundang DPRD kota Payakumbuh untuk membincangkan kemajuan kota Payakumbuh untuk kedepannya. Pertemuan antara insan pers dan legislatif ini, berlangsung sekitar satu jam untuk membicarakan berbagai masalah dan upaya penyelesaian yang terjadi di kota Payakumbuh demi kemajuan kota Batiah ini. Pertemuan yang berlangsung diaula DPRD kota Payakumbuh, disambut oleh ketua DPRD kota Payakumbuh, Wilman Singkuan, serta sekretaris DPRD Atur Satria dan didampingi Kabag Humas Sofita Yenuris langsung membahas berbagai persoalan yang terjadi di kota Payakumbuh. Diantara, membahas sejumlah Ranperda Payakumbuh ditahun 2013 ini, yakni masalah peng-

hapusan dan penggabungan kelurahan, rencana pembangunan bandara serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (PRJMD) 2012-2017 yang sesui dengan visi-misi Walikota Riza Falepi-Suwandel Muchtar. “Kita telah membentuk 3 Panitia Khusus (Pansus), yakni pansus I bahas pemerintahan, pansus II masalah ekonomi dan pasar dan pansus III membahas masalah pembangunan. Termasuk bahas penghapusan dan penggabungan kelurahan,” kata Wilman Singkuan diuala DPRD Payakumbuh, Rabu (17/4) pukul 15.00 Wib. Mantan ketua DPD Partai Demokrat Payakumbuh itu menjelaskan, sesui dengan peraturan pemerintah, untuk satu kelurahan paling tidaknya memiliki luas 5 kilo meter persegi dengan jumlah penduduk minimal 2000 jiwa dan ditempati minimal 400 kepala keluarga. Sedangkan,Kota

Payakumbuh yang memiliki 76 kelurahan dan luas masingmasing kelurahan di Payakumbuh tidak mencapai 5 kilometer persegi dengan jumlah penduduk hanya sekitar 400 jiwa tiap kelurahan. Dengan begitu, sangat ideal untuk beberapa kelurahan kecil yang ada di kota Payakumbuh perlu dihapus dan digabung menjadi satu kelurahan. “Penggabungan kelurahan ini telah dipelajari dan dibahas dengan niniak mamak serta pemuka masyarakat,” katanya. Untuk pembangunan Bandar Udara yang telah direncanakan pasangan walikota Riza FalepiSuwandel Muchtar tidak jadi di kota Payakumbuh, tetapi DPRD telah mengganggarkan sekitar Rp 500 juta APBD Payakumbuh untuk pelaksaan Pra Studi Kelayakan pembangunan bandara tersebut. “Kata pak walikota, pembangunan bandara

tidak jadi di kota Payakumbuh, tetapi kita di DPRD telah menyetujui anggaran untuk kegiatan Pra Studi Kelayakan pembangunan Bandara sebesar Rp 500 juta,” katanya. Anggaran yang telah disetujui itu, ungkapnya, hingga kini belum digunakan pemerintah untuk kegiatan pra studi kelayakan itu, malahan masih tersimpan di kas daerah.”Apapun kegiatan untuk hal yang positif dan tidak bertentangan dengan perundang undangan serta demi kemajuan kota Payakumbuh, kami di DPRD tetap menyetujuinya. Malahan apa yang telah disejutui itu tidak digunakan pemko Payakumbuh,” tambahnya. Menurutnya, pemko Payakumbuh sangat terkendala dengan pembangunan bandara bukan di daerah sendiri, melainkan di daerah lain, yakni di kawasan Kubang Balambak, kabupaten Limapuluh Kota. Politisi partai

Demokrat itu mengatakan, untuk pembangunan bandara ini sangat perlu kajian yang mendalam dengan tenaga ahli yang profesional dan memerlukan waktu yang cukup lama seperti pembangunan bandara didaerah lain yang telah dikunjunginya. “Dari hasil kunjungan ke daerah lain, mereka telah merencanakan pembangunan bandara bertahun-tahun, bahkan baru ada yang dikerjakan saat ini. Bagaimanapun kami sangat menyetujui pembangunan untuk kemajuan kota Payakumbuh, termasuk bandara ini. Anggaran telah kami setujui dan kami hanya menunggu hasil pra studi keyakanan itu. Siapapun tim peneliti pra studi kelayakan pembangunan bandara, apakah itu Anton Permana sebagai tim peneliti pra studi kelayakan ini atau siapapun asalkan tidak bertentangan dengan peraturan, kami silahkan,” tutur Wilman Singkuan.(h/ddg)

Limapuluh Kota ke Depan, Agar Lebih Baik LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Adanya Hari Jadi kabupaten Limapuluh Kota, merupakan momentum untuk memperbaharui semangat serta evaluasi untuk kemajun daerah ini di masa datang. Masih ada yang kurang dan perlu dikritisi, tapi banyak juga kemajuan yang telah sukses dicapai Limapuluh Kota. Demikian Sukarni,BA, mantan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota 1977 s.d 1997 menjawab haluan terkait peringatan Hari Jadi Kabupaten Limapuluh Kota ke ke–172 pada 13 April 2013. “Tentang kemajuan kabupaten Limapuluh Kota dari tahun–ketahun, jelas ada banyak kemajuan. Lihat saja, banyak perkantoran SKPD ataupun kantor Bupati serta DPRD yang sudah sangat

bagus dan megah. Namun kita tentu tak puas dengan itu saja. Kesejahteraan rakyat, bahkan PNS juga, juga perlu menjadi perhatian pemerintah,” ujar Sukarni. Yang sangat mendasar baik bagi Bupati ataupun DPRD, ulasnya, kalau ada janji – janji yang belum ditindak lanjuti, sekaranglah saatnya merealisasikan. “Apa lagi tahun depan sudah ada Pemilu dan Pemilukada. Nah, jangan sampai janji lama belum ditunaikan, janji baru mau kita bikin lagi,” pungkas mantan politisi senior yang masih tampak energik ini. Pembangunan jalan dan jembatan, masalah pendidikan dan ekonomi, kata Sukarni, perlu menjadi perhatian. Didaerah terisolir masih ada juga sekolah yang masuk jam 9.00 Wib pagi, akibat guru yang mengajar di

Mahek tinggal di Suliki, misalnya. Kabupaten Limapuluh Kota sebagai daerah agraris, jangan sampai tidak mendapatkan pupuk, atau sulit

Kota bisa menolak bantuan untuk petani. Diharap peristiwa demikian tidak terulang lagi. Asalkan bantuan yang akan diterima itu jelas sumbernya. Di sisi lain, Sukarni menyarakan Bupati yang juga dari LKAAM, perlu menggarkan dalam APBD dana untuk pembinaan adat – istiadat. G e n c a r k a n pelatihan – pelatihan adat istiadat DAVID UMAR SUKARNI untuk generasi mendapatkan dan kalau muda kita. dapat tapi dengan harga Wisata Terpadu mahal. “Itu akan menjauhkan Sementara itu tokoh maspetani kita dari kesejah- yarakat dari unsur pedagang, teraan. Kontrol ketat ter- H.David Umar yang dikenal hadap distribusi pupuk harus Haji Id menyarakan agar dilakukan,” harapnya. kabupaten Limapuluh Kota Sukarni juga heran, me- dan Kota Payakumbuh tetap ngapa kabupaten Limapuluh menyatu dalam mengelola

parawisata, dan aktifitas sosial kemasyarakatan lainnya. Kalau bidang pemerintahan , Bupati dan Walikota sudah terpisah dan sudah ada jalurnya, namun untuk masalah sosial, budaya, olahraga, para wisata, dan lainnya harus tetap satu. Sarana – praserana parawisata misalnya yang masih belum terbenahi, mari kita benahi. Promosi – promosi parawisata, harus kita tingkatkan, hingga objek wisata Harau, Kelok Sembilan, Taram, Ngalau Indah, Batang Tabit, Pralayang Taeh Bukit, Waduk Air Sonsang, dan lain yang sudah punya nama makin berkembang. Bagi pengelola parawisata, sangat perlu diperhatikan kebersihan kamar mandi dan wc. “Walau makanan tersedia di Restoran dan Rumah Makan enak – enak, tapi kalau

kamar mandi dan wc bersilemak ( kotor ), akan lari selera makan turis domestik apalagi turis asing,” ingatnya. Bagi pemda kedua daerah, kalau ada investor mau membangun hotel, apalagi hotel berbintang agar diberi kemudahan – kemudahan. Sebab investor itu butuh kelancaran programnya, kalau sudah sulit mengurus izin, waktu banyak terbuang tentu hilang semangatnya. Menurut Haji Id, sudah masanya dikabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, ada hotel yang dikelola secara profesional sesuai perkembangan masa kini. Didaerah ini ada hotel – hotel, namun juga miskin informasi. Dimana hotel, jalan apa, informasi kamar, dan fasilitas apa yang ada dihotel tersebut, tak banyak yang mengetahui. “Pernah ada teman saya, >> Editor: Dodi Nurja

tengah malam cari – cari hotel di Luak Limopuluah ini, dia tak dapat informasi yang akurat,” kenangnya. Ia juga sependapat dengan Sukarni, bahwa peringatan Hari Jadi ke – 172 Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu 13 April 2013 lalu hendaknya dijadikan momen penting untuk meningkatkan langkah kedepan, serta mengevaluasi hasil – hasil kegiatan pembangunan dalam berbagai aspek. Harapan dan komentar yang hampir sama sebelumnya telah disampaikan Arius Sampeno Dt. Sianro Garang mantan anggota dan wakil DPRD, HA.Dt.Karongkong Kayo pemuka masyarakat kecamatan Luak, H.Nasrul Rasyid dari kecamatan Harau, mantan Walikota Payakumbuh H. Fahmy Rasyad,SH yang kini mengabdi sebagai wali Nagari Talang Maur. (h/snt/zkf ) >> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


BUKITTINGGI 13

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

Pendaftaran Bujang jo Gadih Dibuka BUKITTINGGI, HALUAN— Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bukittinggi memberikan kesempatan pada mudamudi di Sumbar untuk menjadi Duta Wisata Kota Bukittinggi melalui ajang pemilihan Bujang jo Gadih Bukittinggi pada tanggal 11 Mei hingga 18 Mei 2013 mendatang.

LINGKAR Pariwisata Sumbar Dipromosikan ke Australia BUKITTINGGI, H A L U A N —D u t a Kerjasama Pendidikan Sumbar-Australia, Gusrizal, bersama 16 orang siswa dari SMA Negeri 34 dan 71 Jakarta bertandang ke Perth Australia Barat tepatnya ke sekolah Duncraig Senior High School, Jumat (12/4) lalu. Hingga tanggal 20 April 2013 mendatang, Gusrizal bersama rombongan akan memberikan workshop dan pelatihan pada 50 orang guru yang mengajar Bahasa Indonesia di Australia, sekaligus mempromosikan pariwisata Sumatera Barat secara langsung. Upaya untuk menyebarluaskan Bahasa Indonesia sekaligus mempromosikan wisata Sumbar ini bukanlah kali pertama yang dilakukan Gusrizal. Dalam rangka mengoptimalkan promosi Sumatera Barat di mancanegara, Gusrizal yang saat ini juga masih aktif mengajar di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Setiabudi Jakarta turut berpatisipasi membantu Pemerintah Provinsi Sumbar. Semenjak tahun 2007 lalu melalui kerjasama dengan Gubernur Sumbar masa itu Gamawan Fauzi, Gusrizal melakukan gagasan mempromosikan Sumatera Barat melalui buku dengan judul Let’s Study Bahasa Indonesia With a New Method. Gusrizal mengatakan, promosi merupakan salah satu faktor penentu pengembangan potensi pariwisata, dan buku yang telah dicetak sebanyak 15 ribu eksemplar tahun 2007 lalu itu diserahkan wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim pada duta besar Australia untuk Indonesia Bill Fermer di Jakarta, serta mendapat respon positif dan ditindaklanjuti dengan meletakkan koleksi buku itu di perpustakaan nasional Kota Canbera Australia. “Dalam buku itu para pembaca di Australia dapat memperdalam pengetahuannya mengenal Sumbar secara jelas, dan kiat promosi pariwisata ini juga ditindaklanjuti dengan memberikan pelatihan, mengajar Bahasa Indonesia bagi guru Australia, karena Bahasa Indonesia masuk bahasa internasional yang banyak digandrungi masyarakat di Australia,” jelasnya. Gusrizal menambahkan, dengan kekhasan dan perpaduan keunikan atraksi budaya Sumbar yang diperkenalkan melalui buku pada guru di Australia itu, serta telah menjadi koleksi di perpustakaan nasional, secara tidak langsung mereka akan mempelajari kultur budaya yang dipromosikan, sehingga nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri berkunjung ke berbagai daerah di Ranah Minang ini. (h/wan)

WISUDA STAIN— Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi mewisuda 160 lulusan di gedung Perpustakaan Bung Hatta Bukittinggi, Rabu (17/4). HASWANDI

STAIN Bukittinggi Wisuda 160 Lulusan BUKITTINGGI, HALUAN— Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi mewisuda 160 lulusan di gedung Perpustakaan Bung Hatta Bukittinggi, Rabu (17/4). Pada upacara wisuda yang ke-31 ini, STAIN Bukittinggi mewisuda lulusan program Sarjana (S1) dan program Diploma (D3). Untuk Jurusan Syariah, ada 31 lulusan yang akan diwisuda, diantaranya 14 orang dari program studi (prodi) Ahwal Ashshahshiyah (AH), 11 orang dari prodi Muamalah dan 6 orang dari prodi Jinayah Siyasah. Untuk Jurusan Ekonomi Islam ada 21 lulusan yang diwisuda, dengan rincian 17 orang dari prodi Ekonomi Islam dan 4 orang dari prodi D3 Perbankan Syariah. Sementara untuk Jurusan Tarbiyah ada 108 lulusan yang akan diwisuda,

dengan rincian 38 orang dari prodi Pendidikan Agama Islam, 33 orang dari prodi Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer, 14 orang dari prodi Pendidikan Matematika, 11 orang dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan 12 orang dari prodi Pendidikan Bimbingan Konseling. Dalam upacara wisuda tersebut, STAIN Bukittinggi juga memberikan beberapa penghargaan kepada wisudawan lulusan terbaik dan pembuat skripsi terbaik, serta penghargaan bagi dosen terbaik, karyawan terbaik, serta prodi terbaik. Diantara lulusan terbaik itu adalah Rina Novita dari Prodi Pendidikan Teknik Informatika yang memperoleh Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,73 dan menamatkan program sarjana hanya dalam waktu 3,5 tahun, Novia Nengsih dari Prodi Ekonomi Islam dengan IPK

3,93 yang lulus dalam waktu 3,5 tahun, serta beberapa lulusan lainnya. Menamatkan program sarjana dalam waktu 3,5 tahun yang diiringi IPK dengan pujian itu sangatlah jarang ditemui di perguruan tinggi negeri dan swasta di Sumbar. Kebanyakan saat ini adalah tamat dalam waktu 4 atau 4,5 tahun. Namun di STAIN Bukittinggi, ternyata ada sekitar 10 persen lulusan yang seperti itu tiap tahunnya. “Kami mensuport para mahasiswa yang memiliki kemampuan lebih untuk meraih IPK tinggi dan tamat dalam waktu yang singkat. Kami mulai melirik lulusan trerbaik itu agar bisa mengabdi di STAIN, karena kebanyakan yang cerdas itu memilih melanjutkan pendidikan S2,” ujar Ketua STAIN Bukittinggi Ismael Novel. Sementara itu, Kepala Biro Bina Sosial Setdaprov

Sumbar Eko Faisal mengatakan, tantangan perguruan tinggi saat ini adalah mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) lulusan, serta membentuk lulusan yang menguasai informasi dan teknologi, karena menurutnya lulusan yang baik itu adalah lulusan yang mampu bersaing di tingkat global. Ia juga berharap perguruan tinggi bisa mencetak lulusan yang mampu menciptakan lapangan kerja baru, karena jika berharap mencari kerja saat ini sangat sulit, mengingat jumlah pencari kerja jauh lebih banyak dibanding jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. “Tapi saya yakin lulusan STAIN Bukittinggi mampu mengembangkan potensi yang ada, serta mampu berperan ditengah masyarakat, karena memiliki nilainilai agama yang kuat,” ujar Eko. (h/wan)

Pendaftaran ajang ini telah dibuka 1 April hingga 5 Mei 2013. Hingga Rabu (17/4), ada sekitar 25 calon peserta yang telah mengambil formulir pendaftaran. Namun dari jumlah itu, hanya 7 orang yang telah mengembalikan formulir pendaftaran. Berasal dari berbagai daerah, seperti dari Batusangkar, Padangpanjang, Padang dan dari Bukittinggi sendiri. Diperkirakan calon peserta akan berbondong-bondong melakukan pendaftaran disaat beberapa hari menjelang pendaftaran ditutup. Kabid Kebudayaan dan Seni Disbudpar Bukittinggi Reni Yudiwati mengatakan, calon peserta Bujang jo Gadih Bukittinggi harus memenuhi beberapa syarat pendaftaran. Diantaranya berusia 17 sampai 24 tahun dan belum menikah, berpenampilan menarik serta memiliki tinggi badan minimal 170 sentimeter untuk pria, dan 165 sentimeter untuk wanita. Calon peserta juga harus berwawasan luas, cerdas dan berkepribadian luwes, mampu berkomunikasi dalam Bahasa Minang, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Serta memiliki keahlian atau bakat khusus pada suatu bidang seperti tari, musik, menyanyi, kepemimpinan dan yang lainnya, serta memiliki kemampuan berbicara di depan publik. “Calon peserta juga harus mengisi formulir pendaftaran dengan dilengkapi berkas pendukung seperti foto terbaru ukuran close up dan seluruh badan masing-masing satu lembar tanpa memakai softlens. Serta fotokopi kartu identitas. Pendaftaran dapat dilakukan di Sekretariat Panitia Disbudpar Bukittinggi tiap jam kerja, mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB,” ujar Reni. Tes tertulis dan wawancara bagi calon peserta akan dilakukan pada 11 Mei 2013 di Medan Nan Balinduang Kota Bukittinggi. Materi tes itu sendiri meliputi bidang agama, adat dan budaya Minangkabau, kepariwisataan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris serta pengetahuan umum lainnya. Bagi yang lulus seleksi akan mengikuti karantina dari tanggal 16 hingga 18 Mei 2013 di Hotel Ambun Suri Bukittinggi. Sementara grandfinal sendiri nantinya akan dilaksanakan di Auditorium Perpustakaan Bung Hatta Kota Bukittinggi. Bagi Bujang jo Gadih yang terpilih akan mendapatkan uang tunai, tropy, piagam, dan berhak mewakili Kota Bukittinggi dalam ajang pemilihan Uda Uni Sumbar. Kabid Pariwisata Disbudpar Bukittinggi Emil Anwar menambahkan, program terdekat yang akan dilakukan Bujang jo Gadih terpilih nantinya adalah menyambut kedatangan peserta Tour de Singkarak (TdS) 2013 yang rencananya tiba di Kota Bukittinggi pada 31 Mei 2013. Menurut Emil, sebagai Duta Wisata Bukittinggi, Bujang jo Gadih akan terlibat dalam setiap promosi wisata Bukittinggi yang telah diprogramkan pemerintah, baik promosi tingkat lokal maupun mancanegara. (h/wan)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA Resep

Ayam Taliwang Bahan: 1. 1 ekor ayam utuh ( 1000 gr), cuci bersih. 2. 100 ml minyak goreng 3. 1 buah jeruk limau ( Bisa diganti dengan jeruk nipis) Bumbu Halus: 1. 12 buah cabai merah keriting 2. 3 - 5 buah cabai rawit merah 3. 10 butir bawang merah 4. 5 butir bawang putih 5. 2 buah tomat 6. 4 cm kencur 7. 25 gr gula merah, sisir 8. 1 sdt terasi goreng 9. 2 sdt garam Cara Membuat: 1. Belah ayam di bagian dada hingga ke arah leher sampai putus. 2. Balikkan ayam kemudian tekan bagian punggungnya hingga ayam terbuka, kaki dan sayap mengarah ke luar. 3. Haluskan bahan bumbu halus dengan cobek atau blender. Tambahkan sedikit minyak dlm blender jika perlu. 4. Tumis bumbu halus dalam wajan yang agak besar sampai matang dan berbau harum. Aduk sekali-kali. 5. Perlu waktu kurang lebih 20 - 30 menit untuk menumis sampai air menyusut dan bumbu relatif kering menyerupai sambal. 6. (Hati-hati dengan tangan anda karena bumbu meletup-letup saat ditumis). 7. Panaskan oven dengan suhu 200°C. 8. Angkat bumbu dari api kemudian beri perasan air jeruk limau / nipis. Cicipi, jika perlu tambahkan garam & gula sesuai selera. 9. Lumuri ayam dengan setengah porsi bumbu hingga rata. Letakkan ayam di atas loyang datar yang besar dengan bagian dada menghadap ke atas. 10. Panggang di dalam oven selama 30 menit. Kemudian balik ayam dengan bagian punggung menghadap ke atas. 11. Olesi sekali lagi dengan bumbu dan panggang lagi selama 30 menit. 12. Oleskan sisa bumbu sekali-kali. Angkat dan sajikan dengan nasi dan Pelecing Kangkung. Catatan: 1. Jika suka bakar ayam panggang di atas bara api sambil diolesi sisa bumbu hingga agak kering. ***

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

Gadget dan Wanita SETIAP kali melihat teman, saudara atau tetangga Anda memegang gadget baru mulai dari HP sampai komputer tablet, rasanya Anda begitu tergoda juga untuk memilikinya. Apakah pernah Anda para ibu merasakan seperti itu? apalagi jika Anda kebetulan seorang wanita bekerja, pasti keinginan untuk tampil sempurna mulai dari baju yang matching hingga aksesoris plus gadget yang terbaru di tangan sangat menggoda. Namun sesungguhnya kebutuhan kah memiliki gadget terbaru? atau hanya sekedar tren? khususnya bagi Anda para wanita? Apakah Anda Bergantung pada “gadget” atau ikut-ikutan? Jika Anda selalu membeli tabloid terbaru yang memuat daftar harga terbaru HP, atau sibuk browsing iklan Ipad dan selalu penasaran dengan iklan di baliho besar di jalan yang mempertontonkan info produk terbaru, belum lagi melihat teman sekerja menenteng komputer tablet dan Anda begitu “desperate” menginginkannya, berarti Anda hanya “tergoda” saja dan ikut-ikutan tren. Tetapi jika Anda rela untuk kembali lagi ke rumah mengambil komputer tablet Anda yang

ketinggalan, atau berulang kali memeriksa tas Anda untuk memastikan apakah HP atau Iphone Anda ada atau tidak, seolah tanpa HP Anda merasa kehilangan bagian tubuh Anda, berarti Anda sudah masuk dalam kategori ketergantungan

pada gadget. Sebetulnya memang tidak ada salahnya, Anda ketergantungan atau tidak. Karena setiap kebutuhan orang tentu berbeda. Apalagi jika dihubungkan dengan bidang pekerjaan. Jika Anda bekerja di bidang telekomunikasi,

Saat tak Bisa Lepas dari Gadget

Tips Sehat Menggunakan Gadget Berikut beberapa tipsnya: Perlakukan Sesuai Fungsi Dasarnya Jangan menggunakan ponsel biasa atau ponsel pintar (smartphone) untuk bekerja. Misalnya, jangan membiasakan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan pekerjaannya dengan alat komunikasi tersebut, kecuali bila hanya sesekali saja. Itu masih dalam batas aman. Bagaimana pun fungsi dasar ponsel biasa atau ponsel pintar adalah teknologi untuk berkomunikasi. Bila ingin melakukan tugastugasnya sebaiknya dilakukan dengan komputer, laptop atau Ipad yang lebih nyaman. Membatasi Komunikasi Semakin banyaknya jejaring sosial, ditambah lagi fasilitas chatting online seperti Yahoo Messenger (YM) dan Blackberry Messenger (BBM) menyebabkan pengguna gadget selalu terkoneksi dengan pergaulan dunia mayanya selama 24 jam. Kondisi inilah yang menyebabkan mereka banyak yang kecanduan gadget. Untuk menghindari hal tersebut, maka si pengguna harus membatasi komunikasi virtual tersebut. Mana yang perlu langsung direspons, ditunda, atau bahkan tak perlu direspons. Dengan demikian, pengguna gadget tidak memberi beban berlebihan kepada tubuhnya. Hindari Tempat yang Tak Mendukung Sebisa mungkin Anda tidak menggunakan gadget di tempat-tempat yang tidak mendukung untuk menggunakan teknologi tersebut dalam waktu yang lama. Misalnya, di tempat yang tidak ada meja sehingga tangan sering dalam posisi siku yang menekuk tanpa adanya alas untuk menopang. Posisi ini bila sering dilakukan akan menimbulkan gangguan kesehatan seperti, pegal di bahu, tengkuk dan siku tangan, karena otot tegang. Selain itu posisi tersebut juga menyebabkan peredaran darah terganggu. Lakukan Peregangan Bila tubuh mulai merasa tak nyaman, itu merupakan tanda untuk istirahat. Anda harus mematuhi sinyal ini untuk mencegah munculnya keluhan akibat penggunaan gadget. Melakukan peregangan sangat penting untuk melenturkan kembali otot-otot yang kaku dan tegang akibat penggunaan gadget. Bila keluhan mulai terasa pun peregangan harus tetap dilakukan untuk mengatasi keluhan ringan sehingga terhindar dari keluhan serius. Kompres dengan Air Dingin Bila Terasa Nyeri (Peradangan) Bila terasa nyeri (peradangan) Anda dapat mengatasinya dengan kompres air dingin (air es). Cara mendeteksi adanya peradangan cukup mudah. Misalnya, rasa nyeri yang terasa di bahu. (h/brt)

teknologi dan informasi, HP dan laptop, netbook dsb tentu menjadi kebutuhan mutlak. Untuk Anda yang bekerja di bidang marketing, teknologi smart phone sangat akan membantu Anda. Nah, setelah ini Anda harus memutuskan, apakah memang

BEBERAPA hari vakum rasanya tak sabar ingin memainkan jarijemari di laptop. Wanita dengan segala keunikannya, dengan semua antusiasnya untuk bisa lebih maju dan moderen. Era digital membuat hidup kita seakan tak bisa lepas dari bantuan gadget dimanapun kita berada. Dulu hadirnya gadget hanya dirasakan sebagai sebuah pelengkap untuk menunjang kebutuhan utama kita. Namun seiring pesatnya kebutuhan akan teknologi dan informasi disegala aspek kita pun semakin tak bisa memungkiri bahwa gadget saat ini dikatakan sebagai suatu kebutuhan yag sagat mendasar. Coba bisa Anda bayangkan, hidup tanpa gadget. Apa yang Anda rasakan? Pasti hidup serasa tidak hidup bahkan bisa dikatakan hambar. Namun apa yang terjadi

jika kita kehilangan itu semua? Wanita ingin selalu terdepan Rasa ambisi di dalam diri wanita kadang tak selamanya baik, seperti kita melihat seorang kerabat yang memiliki smart phone, TV 3D dirumah membuat kita iri, ngin seperti mereka. Sebenarnya hadirnya gadget yang sangat memmbantu manusia bisa kita gunakan dengan baik tentunya dengan kapasitas dan kemampuan kita untuk membelinya tanpa harus memaksakan diri dengan kesanggupan kita. Gunakan secara bijaksana Ketergantungan seseorang akan gadget kadang tanpa kita sadari telah merusak human relations yang berkurang di masyarakat. Mengenai fenomena kecanduan teknologi ini, psikolog Elly Risman

mengatakan, teknologi seperti televisi dan gadget tidak perlu dijauhi. Namun, yang perlu dihindari adalah ka-dar keter-gan--tu-ngan yang sa-ngat tinggi pada kedua hal tersebut. Segala sesuatu harus diletakkan pada tempatnya. Mengenai televisi, kata Elly, idealnya diperlakukan seperlunya saja. Cukup menonton acara yang kita suka saja. Kita tidak perlu menonton semuanya, saran Elly, psikolog dari Yayasan Kita dan Buah Hati. Orang-orang yang punya self control, akan bisa mengatur dirinya hanya memilih acara yang dia sukai dan perlukan saja. Awas bisa konsumtif Segala kemudahan yang kita rasakan dengan bantuan gadget dimanapun kita berada tentunya harus dibayar dengan haga yang tidaklah murah. Jangan sampai kita bersifat konsumtif, alangkah baiknya fikirkan terlebih dahulu sebelum membeli gadget dan sesuaikan dengankebutuhan. Lupakan gaya dan juga sifat borjuis karena itu nantinya akan merugikan anda sendiri. Posisikan gadget sebagai kebutuhan mendesak, jangan sampai meng-han-curkan human relations kita. Mungkin ini yang sering kita amati di manapun. Bahkan gadget pun seakan tak bisa lepas di sarana-sarana umum seperti transportasi umum. Apabila kita amati lebih jauh lagi banyak wanita yang tidak bisa lepas hidupnya dengan gadget. Di kereta, metromini, busway mereka asik memainkan Smartphone, Tablet, Blackberry mereka. Tanpa kita sadari di tempat umum pun seakan kita tidak bisa meninggalkan ketergantungan gadget dan memberikan kesempatan diri kita sendiri untuk berbaur dengan banyak orang, hingga kepedulian kita pun berkurang. Alangkah baiknya mulai dari sekarang kita bisa memanfaatkan dan menggunakan gadget secara bijaksana lagi. (h/ars)

setiap kali ada gadget terbaru yang dipromosikan di pasaran, Anda menginginkannya karena kebutuhan Anda menuntut untuk itu, ataukah hanya berdasarkan keinginan sesaat saja karena tuntutan ingin dikatakan trendi? (h/blb)

Pentingkah Gadget bagi Wanita? AKHIR-AKHIR ini masyarakat Indonesia mulai digemparkan lagi dengan aksi kekerasan seksual. Yang paling ‘gress’ adalah aksi pemerkosaan yang dilakukan di dalam angkot. Sarana transportasi umum sekarang menjadi lahan favorit para pelaku criminal untuk melakukan aksinya. Sering juga kita dengar kekerasan seksual yang terjadi di kereta api. Mulai dari aksi maaf, pegang ‘pantat’, paha, bahkan sampai memegang dada. Sungguh, ironis sekali terjadi pada masyarakat Indonesia yang katanya berbudaya. Sepertinya bukan hanya Indonesia yang mengalami masalah ini. Tetangga kita, India juga resah dengan maraknya kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan masyarakat. Wanita di India selalu merasa cemas dengan ancaman kekerasan yang bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Untuk mengurangi tindakan kekerasan seksual, sebuah organisasi non-profit India, Whypoll meluncurkan produk bernama ‘Fight back’ yaitu sebuah aplikasi layaknya GPS yang bisa mengirimkan sinyal kepada keluarga atau teman. Dalam keadaan terancam pengguna hanya perlu menekan satu tombol dan pesan akan segera terkirim kepada keluarga dan teman untuk segera memberikan pertolongan. Jadi saat diaktifkan, aplikasi ‘Fight Back’ secara otomatis akan mengirimkan pesan darurat (SOS) melalui text message, email dan Facebook. Saat pesan tersebut diaktifkan, penerima pesan bisa melacak lokasi pengirim pesan melalui GPS dan bisa segera datang memberikan pertolongan. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan nomer telepon polisi Delhi. Namun menurut co-foundernya, prioritas utama dari aplikasi ini adalah keluarga dan teman. Jadi, diharapkan saat pesan SOS terkirim, dengan secepat kilat keluarga dan teman si pengirim segera datang menolong dan melaporkannya pada pihak yang berwajib. Melihat penemuan tersebut, apakah wanita Indonesia memerlukannya? Kalau menurut saya sih cukup membantu ya. Apalagi bagi wanita yang bekerja dan pulang larut malam, tentu saja alat bernama ‘Fight Back’ ini akan sangat bermanfaat sebagai ‘tameng’ diri. Nah, repotnya jika si wanita ini termasuk wanita yang memiliki sifat parno alias sedikit-sedikit cemas, kan yang repot keluarga dan teman-temannya. Lagi enak-enak tidur, alatnya bunyi. Waktu didatangi, eh ternyata si wanita cuma parno dengan seseorang yang ternyata gak ada niat untuk mengganggu J nah lo, rempong kan yang jadi keluarga dan temanteman terdekatnya. (h/lls)

Wanita Harus Siap Hadapi Tantangan Globalisasi

NY. NEVI Irwan Prayitno, bersama para istri kepala daerah. SOLOK,HALUAN — Era globalisasi tidak selamanya berimplikasi positif. Kadangkala justru dapat merusak bahkan meng-

hancurkan sendi sendi kehidupan. Untuk mengatasi tantangan tantangan globalisasi ini, maka

kaum perempuan sangat diharapkan memiliki kemampuan sebagai benteng terakhir dalam menyaring efek negatif serangan globalisasi. Hal itu dungkapkan Walikota Solok,Irzal Ilyas Dt Lawik Basa MM saat pembukaan acara pertemuan istri kepala daerah kabupaten/kota se-Sumatera Barat di Gedung Kubuang Tigo Baleh,Senin (15/4). “Era globalisasi tidak selamanya berimplikasi positif ,kadangkala globalisasi ini justru dapat merusak bahkan menghancurkan apabila kita tidak siap menghadapinya.Era globalisasi ini juga mengakibatkan masuknya dengan lelusa budaya asing yang tidak cocok dengan

budaya kita,sehingga hal ini lambat laun dapat merusak tatanan sosial dan budaya kita, inilah tantangan yang harus dihadapi kaum perempuan saat ini,” ujar Irzal Ilyas. Dikatakannya,dalam menghadapi tantangan-tantangan globalisasi itu, kaum perempuan sangat diharapkan untuk dapat membentengi keluarga dengan memberitahu, membimbing, membina dan mengarahkan anak dan keluarganya untuk mampu mengambil sikap positif Dijelaskan Irzal, sikap positif itu diantaranya adalah: kemampuan dalam menempatkan dan membawa diri dengan baik di tengah masyarakat dengan aklak dan budipekerti yang mulia serta >> Editor : Atviarni

dilandasi oleh akidah agama. Kemudian tidak cepat terpancing kepada hal hal yang akan memecah belah ikatan persaudaraan. Di samping itu kaum perempuan juga diharapkan untuk selau berusaha meningkatkan kualitas diri dan intelektual, dengan menuntut ilmu setinggi tingginya, disertai dengan penguasaan keterampilan,mengasah kemampuan interpersonal dan komunikasi yang baik. Serta menaati peraturan, kaidah dan ketentuan yang berlaku, baik ditetapkan oleh masyarakat berupa normasusila, dan norma adat, maupun aturan yang ditetapkan oleh negara berupa undang undang. (h/cw-eri) >> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

LINGKAR

Rupiah Rp9.710Rp9.720 per Dolar AS

AXIS Kerjasama dengan EF English First JAKARTA, HALUAN— Memahami pentingnya Bahasa Inggris di era globalisasi, AXIS, operator online terkemuka di Indonesia, bekerjasama dengan EF English First, penyedia pelatihan Bahasa Inggris terbesar di Indonesia, menawarkan bonus eksklusif khusus untuk pelanggan AXIS yang ingin mengembangkan dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka di EF English First. Dengan kerjasama ini, pelanggan AXIS kini dapat menikmati GRATIS biaya ujian penempatan awal, potongan harga hingga Rp100.000 untuk periode pertama dan periode selanjutnya. Selain itu pelanggan AXIS yang mendaftar kursus juga akan mendapatkan pulsa AXIS sebesar Rp50.000. Program ini tersedia di seluruh cabang EF English First di Indonesia yang berada dalam wilayah layanan AXIS, mulai 10 April 2013. Berkomentar mengenai kerjasama ini, Daniel Horan, Chief Marketing Officer AXIS mengatakan, AXIS berkomitmen untuk selalu memberikan nilai lebih pada layanan komunikasi selular. “Melalui kerjasama dengan EF English First, kami memberikan manfaat lebih bagi pelanggan setia kami untuk bergabung dengan English First,” katanya. Daniel melanjutkan, kerjasama ini juga merupakan bagian dari partisipasi AXIS dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia. “Kami berharap dengan adanya program ini kami bisa membantu pelanggan kami yang ingin mengembangkan dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka,”katanya. Kerjasama antara AXIS dan EF English First memungkinkan pelanggan AXIS untuk menikmati GRATIS biaya ujian penempatanawalsenilai Rp100.000, potongan harga untuk biaya kursus sebesar Rp100.000 bagi pelanggan premium dan pelanggan setia AXIS atau sebesar Rp50.000 untuk pelanggan AXIS lainnya, dan GRATISpulsa AXIS Rp50.000. Selain itu, pelanggan premium AXIS juga dapat menikmati kuponpotongan harga senilai Rp100.000 untuk periode kursus berikutnya. Pelanggan premium dan pelanggan setia AXIS akan menerima SMS undangan dan mereka cukup menunjukkan kode dalam SMS tersebut untuk menikmati semua keuntungan yang ditawarkan. Pelanggan AXIS lainnya cukup menunjukkan nomor AXIS aktif mereka ketika mendaftar kursus Bahasa Inggris di semua cabang EF English First di mana AXIS beroperasi. Program ini juga berlaku bagi pelanggan AXIS yang sudah terdaftar sebagai anggota EF English First. Lebih lanjut, AXIS dan EF English First menyelenggarakan kompetisi karya tulis berbahasa Inggris bagi anggota Komunitas Sekolah AXIS mulai 1 sampai 30 April 2013. Pemenang kompetisi ini dapat menikmati GRATIS kursus Bahasa Inggris di EF English First selama satu periode, termasuk GRATIS biaya ujian penempatan awal. (h/rel/vid)

JAKAR TA, HALUAN— Nilai tukar rupiah diperkirakan dapat menguat tipis pada perdagangan Rabu (17/4). Rentang rupiah hari ini berpotensi di level Rp9.710 Rp9.720 per dollar AS. Pada perdagangan kemarin, nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis di Rp 9.717 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg) di tengah kekhawatiran teror ledakan di Boston Amerika Serikat. Sementara itu bursa Indonesia (IHSG) ditutup naik 1,04 persen menjadi 4.945,25 di tengah pelemahan sebagian bursa utama Asia. Bursa AS semalam sudah langsung pulih dan kembali naik. Dow indeks naik 1,08 persen menjadi 14.756,8 dan imbal hasil Treasur y bond 10 tahun naik kembali menjadi 1,723 persen (0,043). Pasar global ditutup variatif semalam. Menurut ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, pasar Asia kemungkinan mengikuti terlihat dari index future-nya yang ditutup variatif. “Sentimen investor relatif netral terhadap aksi teror bom di Boston, AS. Kami perkirakan rupiah ada potensi penguatan menuju kisaran antara Rp 9.710 - Rp 9.720 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg),” kata Lana. (h/kcm) TRANSAKSI— Seorang teler Bank tengah melayani nasabah di Bank Nagari Cabang Ulak Karang, Kota Padang, Rabu (17/4). AMIR

Pemerintah Segera Turunkan Harga Daging JAKARTA, HALUAN— Pemerintah menargetkan menurunkan harga daging sapi menjadi Rp76.000 per kilogram. Saat ini, harga di tingkat konsumen lebih-kurang Rp91.000 per kilogram. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menggelar rapat koordinasi stabilisasi harga pangan di Jakarta, Rabu (17/4) Hadir antara lain Menteri Perdagangan Gita Wirjawan,

Menteri Pertanian Suswono, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar, Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin, dan Direktur Utama Bulog Sutarto Alimoeso. Dalam keterangan pers usai

rapat, Hatta, menyatakan, harga daging sapi masih tinggi, lebihkurang Rp 91.000 per kilogram. Rapat kordinasi memutuskan untuk menurunkannya paling tidak ke Rp76.000 per kg. “Ini harga yang harus dikejar. Untuk itu sejumlah keputusan sudah diambil,” kata Hatta. Keputusannya adalah dengan mempercepat realisasi impor daging sapi dan menyederhanakan mekanisme impor dengan mewujudkan sistem satu atap. (h/kcm)

RUBRIK PROFIL SUKSES JOHAN SAMUDRA

Rang Minang Pimpin Pabrik Semen TLCC Vietnam

JOHAN SAMUDRA PADANG, HALUAN— Penampilan yang sederhana, mudah bergaul dan akrab dengan sesama karyawan, itulah sekilas pandang tentang sosok Johan Samudra. Pria yang menjalani karirnya selama 27 tahun (1981-2008) di PT Semen Padang ini merupa-

kan salah satu pejabat yang cukup dikenal di Indarung sebelum pindah ke PT Semen Gresik 2008 lalu. Sekarang, Rang Minang kelahiran Padang Panjang 57 tahun silam (22 Juni 1956) ini dipercaya memimpin pabrik semen Thang Long Cement

Company (TLCC) di Vietnam. Jabatan CEO (Chariman of Chief Executife Officer) perusahaan semen terkenal di Vietnam itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang saham (RUPS) TLCC pada 2 April 2013 di Hanoi, Vietnam. Kepercayaan yang diterima Johan Samudra memimpin pabrik semen di Vietnam itu menambah deretan prestasi alumni PT Semen Padang dipercaya menduduki jabatan jajaran pimpinan di pabrik semen nasional. Selain Johan Samudra, juga banyak lagi mantan pejabat eselon PT Semen Padang yang dipercaya di pabrik semen Vietnam tersebut pada RUPS itu. Diantaranya yaitu mengangkat mantan Kepala Departemen Renbangsar PT Semen Padang Pujo Suseno sebagai Head of Marketing, Chief Finencial Officer Budi Siswoyo, Chief

of Procuremen Tri Hartono Riyanto dan Head of Production Muhammad Syaiful. Sedangkan jabatan Head of Human Resource dipercayakan kepada Vu Van Hau dari Geleximco. Profil Johan Samudra lahir di Padang Panjang pada 22 Juni 1956. Ia masuk PT Semen Padang sebagai Staf Orientasi sejak 2 Januari 1981. Di antara jabatan yang pernah dipegangnya di PT Semen Padang adalah, Kepala Biro Planning & Monitoring Proyek Indarung III, Staf Puslitbang Merangkap Kepala Biro Planning & Monitoring Proyek Indarung III B, Kepala Departement. Teknik, dan Ahli Utama I/Karyawan ditugaskan ke Semen Gresik Group (23-012008 sampai dengan 30-062012). Johan Samudra menyele-

saikan Sarjana Teknik Mesin di Institut Teknologi Bandung (1980), dan dan MM (S2) di Universitas Andalas pada 2002. TLCC diakusisi PT Semen Gresik, Tbk (sekarang PT Semen Indonesia, Tbk) melalui Perjanjian Jual Beli Bersyarat (CSPA) tanggal 14 November 2012 lalu di Jakarta. TLCC merupakan salah satu produsen semen terkemuka di Vietnam dengan total kapasitas produksi sebesar 2,3 juta ton semen per tahun berlokasi di Provinsi Quang Ninh dengan pabrik penggilingan yang terletak di pinggiran kota Ho Chi Minh dan memiliki cadangan deposit batu kapur sekitar 76 juta ton. TLCC memiliki potensi untuk mengembangkan dua pabrik semen baru di provinsi Quang Ninh dan Binh Phuoc, dengan didukung deposit batu kapur lebih dari 200 juta ton. (h/vid)

PerkiraanKlaimAsuransi Lion Air Rp50 M JAKARTA, HALUAN— Insiden gagal mendarat pesawat Lion Air di Bandara Denpasar, Bali, bakal berimbas ke industri asuransi. Soalnya, nilai klaim pesawat tipe Boeing 737-800 yang nyemplung di Pantai Segara, Kuta itu ditaksir Rp40 miliar-Rp50 miliar. Total klaim bruto lini asuransi penerbangan di asuransi umum pada kuartal II-2013 bakal terkerek. Taksiran itu dihitung dari nilai pesawat dan kemampuan perusahaan reasuransi penjamin polis pesawat Lion Air. Asal tahu, harga pesawat terbaru produksi Boeing itu di kisaran 80 juta dollar AS- 90 juta dollar AS. Diprediksi nilai yang dialihkan ke reasuransi luar cukup besar. Maklum, perusahaan asuransi tidak mampu menahan premi sendiri. “Angka sebesar itu hanya yang dibayarkan dalam negeri belum dari reasuransi luar,” terka Julian Noor, Direktur Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) pada Senin (15/4) Yasril Y Rasyid, Presiden Direktur TPI, mengaku belum mengetahui nilai pasti klaim. Perhitungan diserahkan ke penilai kerugian alias lost adjuster Charles Taylor Adjusting (CTA). Mantan Direktur Utama Asuransi Tugu Kresna Pratama tersebut mengakui , reasuransinya diserahkan ke broker Jardine Lloyd Thompson (JLT). Sayang, porsi reasuransi dan ditahan sendiri tidak disebutkan. Yang pasti klaim Lion Air akan menambah daftar klaim yang harus dibayar TPI. Sebagai gambaran, sepanjang 2012 klaim neto sebelum diaduit TPI mencapai Rp119,9 miliar, melonjak 42,89 persen dibandingkan tahun 2011. Tidak hanya berimbas ke TPI, klaim Lion juga akan berimbas ke lini asuransi penerbangan aliasaviation. Padahal tahun 2012, angka klaim sudah meningkat karena kasus gagal orbit satelit milik Telkom yang dijamin oleh Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Sebagai gambaran, per Desember 2012, total klaim bruto asuransi pesawat udara Rp1,98 triliun. Angka itu meroket 614 persen dibanding periode akhir 2011 Rp277,3 miliar. Sementara total klaim untuk penumpang pesawat hingga kini belum jelas. Yang pasti, penumpang berhak mendapatkan dua jaminan. Pertama dari Jasa Raharja. Nilai santunannya maksimal Rp25 juta untuk perawatan. Kabarnya Jasa Raharja Bali sudah mencairkan Rp4,58 juta untuk perawatan 28 korban di rumah sakit setempat. Selain itu Jasa Raharja juga membiayai penumpang yang masih dirawat di rumah sakit.(h/kcm)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


16

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

Ford Siapkan Mesin EcoBoost PADANG, HALUAN—Para insinyur Ford t e r u s melakukan inovasi u n t u k menciptakan m e s i n terbaru yang efisiensi. Kini, tercipta mesin EcoBoost 1.0 liter (1.000cc) yang akan dipasang pada Ford Fiesta dan Ford EcoSport. Mesin baru ini menawarkan kinerja mesin bensin konvensional namun dengan perbaikan signifikan dalam penghematan bahan bakar dan emisi karbon dioksida. Anggota terbaru sekaligus terkecil dari keluarga mesin EcoBoost global ini memperkenalkan banyak teknologi yang belum pernah digunakan sebelumnya pada kendaraan Ford, seperti offset crank shaft dan turbo charger super kecil yang sangat responsif. Mesin Ford EcoBoost 1.0 liter yang telah dipatenkan ini halus dan lembut, menjungkirbalikan kesalahan persepsi yang meyakini bahwa mesin tiga silinder itu berisik dan kasar. Ford Fiesta terbaru akan menjadi kendaraan Ford pertama yang diproduksi di ASEAN yang menyajikan mesin Ford EcoBoost 1.0 liter, pemenang banyak penghargaan, sekaligus memperkenalkan teknologi power train Ford EcoBoost global di wilayah ini. Mesin terkecil di kelasnya, Ford EcoBoost tiga silinder yang telah dipatenkan ini memiliki tenaga, torsi dan penyempurnaan yang besar. Diproyeksikan menghasilkan tenaga 120 PS dan torsi puncak 170 Nm. Mesin yang senyap dan lembut ini akan menghasilkan tenaga dan performa yang menandingi mesin bensin 1.6 liter tradisional. Dengan 25 persen lebih sedikit bagian yang bergerak, EcoBoost 1.0 liter mampu menghasilkan penghematan bahan bakar yang lebih tinggi dan emisi yang lebih rendah. “Pelanggan pasti akan menyukai anggota junior keluarga mesin EcoBoost yang memiliki tenaga lebih besar dibandingkan beratnya,” kata Graham Pearson, Vehicle Line Director for B Cars, Ford Asia Pasifik melalui situs resmi Ford Indonesia. “Kebanyakan pengemudi bahkan tidak akan menyadari berkurangnya satu silinder ketika mereka menyalakan dan mengendarai mobil ini. Hal yang akan mereka sadari adalah betapa senyap mesinnya, betapa cepat mobil ini berakselerasi, dan betapa sedikit bahan bakar yang dibutuhkan,” ungkap Muina Englo, Branch Manager Ford Padang yang antusias menyambut kehadiran mesin EcoBoost ini. (h/ita)

MATAHARI BASKO GRAND MALL

Belanja Rp200 Ribu, Gratis Mug PADANG, HALUAN—Matahari Departemen Store Padang di Basko Grand Mall memberikan menarik kepada pelanggannya. Matahari

akan memberikan beauty gift voucher senilai Rp25 ribu, untuk setiap pembelian produk kosmetik dan intimate fair merek, Sorella, Pierre Cardin, Young Hearts dan Felancy. “Selain voucher intimate, Matahari juga memberikan penawaran khusus untuk pembelian produk beauty senilai Rp250 ribu akan mendapatkan

intimate discount voucher sebesar 25 persen. Yang perlu diingat, promo ini hanya berlaku mulai 12 April sampai 12 Mei 2013 nanti,” ujar Gusnarson kepada Haluan, Rabu (17/4). Ditambahkan, selain promo alat kecantikan, Matahari tengah menggelar promo khusus. Matahari juga akan memberikan mug

cantik secara cuma-cuma kepada seluruh pengunjung yang berbelanja minimal Rp200 ribu. “Khusus promo mug, kami hanya berlakukan pada pembelian barang-barang tertentu yang berlabel promo mug. Sedangkan untuk limit waktu, kami tidak akan berlakukan, dan selama persedian ada, promo mug akan

tetap berlaku untuk seluruh pelanggan,” ungkapnya lagi. Ditambahkan, promo khusus yang ditawarkan Matahari tersebut, ditujukan untuk memberikan penawaran, dan kemudahan bagi pelanggan yang ingin membeli barang-barang kosmetik yang berkualitas di Matahari. (h/cw-wis)

Beli Daihatsu, Gratis 3 Tahun Servis PADANG, HALUAN—Tahun 2013 ini, dealer resmi Daihatsu PT Astra International Tbk Padang, menawarkan promo khusus.

DAIHATSU LUXIO—Tahun 2013 ini, dealer resmi Daihatsu PT Astra International Tbk Padang, menawarkan promo khusus. Dimana, setiap pembelian produk Daihatsu jenis Terrios, Xenia, Sirion, Gran Max, Luxio, serta berbagai merek lainnya, akan medapatkan gratis servis selama tiga tahun. IST

Dimana, setiap pembelian produk Daihatsu jenis Terrios, Xenia, Sirion, Gran Max, Luxio, serta berbagai merek lainnya, akan medapatkan gratis servis selama tiga tahun. Demikian disampaikan Sales Executive Astra Padang Zulvan Putra, saat menggelar stand Daihatsu di Basko Grand Mall, Rabu (17/4). “Setiap pembelian Daihatsu, kami akan memberikan promo khusus, yaitu gratis tiga tahun jasa servis, gratis tiga tahun oli, dan gratis tiga tahun spare parts,” ujarnya. Dikatakan, selain promo khusus, Daihatsu juga akan memberikan undian, dengan hadiah utamanya tiga kilogram emas. “Promo undian ini, hanya kami berikan kepada customer yang membeli Daihatsu sampai akhir bulan April 2013 ini. Jadi, kami berharap, segera mengunjungi dealer resmi kami,”

>> Editor : Afrianita

ungkapnya lagi. Ditambahkan, bagi customer yang ingin malakukan pembelian produk Daihatsu tersebut, customer hanya cukup melengkapi persyaratan standar yang ditetapkan oleh dealer, yaitu melengkapi KTP suami istri, Kartu Keluarga (KK), rekening tabungan, rekening listrik, slip gaji, SIUP, dan NPWP.“Setelah nanti customer melengkapi syarat yang ditetapkan oleh dealer, maka customer kemudian bisa membawa pulang produk Daihatsu yang memiliki harga murah dengan kualitas tinggi,” tuturnya lagi. Ditambahkan, untuk persediaan stok, customer tidak perlu kawatir kehabisan stok barang yang diinginkan. Karena seluruh jenis produk Daihatsu, masih tersedia di dealer Daihatsu Padang. (h/ cw-wis)

>> Penata Halaman: Jefli


KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

17

GAGAL — Meski jatuh bangun Jack Wilshere gagal memenangkan timnya, Arsenal saat menjamu Everton. UEFA

Munich Belum Pikirkan Treble Winner BAYERN, HALUAN — Bayern Munich ada dalam posisi bagus untuk mewujudkan ambisi meraih treble musim ini. Kendati demikian, Javi Martinez, mengaku bahwa Die Roten masih belum berpikir mengenai hal itu. Di Bundesliga musim ini, Bayern sudah memastikan diri menjadi kampiun. Bahkan, mereka mencatatkan diri menjadi peraih gelar Liga Jerman tercepat usai meraihnya dalam 28 laga. Performa gemilang juga ditunjukkan oleh Bayern saat bermain di Piala Jerman. Thomas Mueller dkk. berhasil menjejak ke partai puncak usai mencukur Wolfsburg dengan skor akhir 6-1. Bayern akan berhadapan dengan pemenang laga semifinal lainnya antara VfB Stuttgart melawan SC Freiburg yang baru akan berlangsung dinihari nanti. Sementara itu, Ba-

yern akan menjamu Barcelona di laga leg pertama babak semifinal Liga Champions. Duel itu akan berlangsung di Allianz Arena, Rabu (24/4/

2013) dinihari WIB, sepekan kemudian mereka akan berganti melawat ke Camp Nou. Martinez yang menyadari peluang besar Bayern untuk melengkapi trofi Bundesliga musim ini dengan gelar juara Liga Champions dan Piala Jerman, justru enggan membahas hal itu. "Tidak mungkin jika tak menyinggung topik mengenai trebel, tapi kami tak mau b e r p i k i r mengenai hal itu," kata Martinez k e p a d a Marca.(h/net)

Arsenal Gagal Maksimal di Kandang LONDON, HALUAN — Arsenal hanya memetik hasil imbang tanpa gol saat menjamu Everton di lanjutan Liga Primer Inggris. Mikel Arteta menyebut The Gunners tidak beruntung sehingga kehilangan poin penuh.

BASTIAN SCHWEINSTEIGER

Dalam pertandingan di Emirates Stadium, Rabu (17/ 4) dinihari WIB, Arsenal sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola. Menurut catatan Whoscored, pengua-

saan bola Theo Walcott dkk. sebesar 57 persen. Sepanjang pertandingan, Arsenal melepaskan 11 tembakan dengan dua di antaranya berstatus on target. Se-

mentara Everton melakukan 12 kali percobaan dan dua yang mengarah ke sasaran. Namun hingga laga berakhir tak ada gol yang tercipta. Penjaga gawang kedua tim, Wojciech Szczesny dan Tim Howard, juga samasama sigap mengamankan bola di daerah pertahanannya. Skor 0-0 pun tak berubah hingga wasit meniup peluit panjang. "Ini adalah dua poin yang hilang. Itu adalah pertarungan

yang besar dan kami punya peluang yang lebih baik dan bermain lebih baik," sahut Arteta kepada BBC. "Kami tidak beruntung tidak mencetak gol. Ketika kami mendapat kesempatan kami tidak memaksimalkannya dan itulah mengapa kami kehilangan poin," imbuhnya. Hasil ini memang tak mengubah posisi Arsenal dari peringkat tiga dengan 60 poin dari 33 pertandingan. Namun tim arahan Arsene Wenger itu

>> Editor : Rakhmatul Akbar

hanya unggul dua angka dari Chelsea yang ada di urutan empat dan baru bertanding 31 kali. Sementara itu, Tottenham Hotspur yang ada di urutan lima dengan 58 poin baru bertanding 31 kali. Persaingan menuju empat besar pun semakin ketat. "Tekanan ada di setiap tim, Chelsea dan Spurs punya pertandingan berat yang akan datang," kata pemain asal Spanyol itu.(h/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

CHRIS JOHN-DAUD JORDAN

Indonesia Sisakan Satu Tunggal Putri TAIPEI, HALUAN — Pebulutangkis peringkat 37 dunia, Belaetrix Manuputi, menjadi satusatunya pemain tunggal putri Indonesia yang mampu melenggang ke putaran kedua Kejuaraan Bulutangkis Asia 2013. Belaetrix melenggang ke putaran kedua setelah di pertandingan putaran pertama yang digelar di Taipei Arena, Rabu (17/4) petang, mengalahkan pemain peringkat 55 dunia asal Taiwan, Cheng Sao Chieh 21-11, 21-13. Selanjutnya Belaetrix akan menantang pemain unggulan keempat dari Thailand, Intanon Rachanokyang lolos ke putaran kedua set elah m e n g ala h ka n p e m a in Malaysia, Tee Jing Yi 220-21-15. Pertemuan antara belaetrix menghadapi Intanon, yang saat ini menjadi pemain peringkat delapan dunia, merupakan pertemuan pertama mereka. Sementara itu harapan pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Aprilia Yuswandari untuk meraih gelar Kejuaraan Asia sirna sudah. Aprilia langsung tersingkir di pertandingan pertamanya usia dikalahkan oleh pebulutangkis asal Thailand, Busanan Ongbumrungpan 1021, 21-8, 22-24. Kekalahan Aprilia yang saat ini bertengger di peringkat 26 dunia atas Busanan yang saat ini berada di peringkat 19 dunia tersebut merupakan kekalahan keduanya. Sebelumnya Aprilia juga pernah dikalahkan oleh Busanan di turnamen Malaysia GP Gold 2012 lalu. Kekalahan juga dialami oleh dua tunggal putri lainnya. Hera Desi disingkirkan pemain unggulan kedua dari China Wang Yihan 2117, 16-21, 15-21. Sementara Maria Febe Kusumastuti dikalahkan pemain Thailand, Sapsire Taerattanachai 21-17, 21-15. (h/net)

Pembalap ISSI Diminta Perbaiki Rekor JAKARTA, HALUAN — Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB ISSI, Wahyudi Hidayat meminta para pembalap road race Pelatnas untuk menyamai kecepatan rata-rata para pembalap kelas dunia. Untuk nomor jalan raya kategori putra, ratarata kecepatan yang harus ditembus 50 kilometer per jam. Sementara saat ini rata-rata kecepatan pebalap Pelatnas baru mencapai 46-47 kilometer per jam. Untuk kategori putri rata-rata kecepatan pebalap dunia mencapai 44 kilometer per jam, sementara pebalap Pelatnas saat ini sudah mencapai rata-rata 42 hingga 43 kilometer perjam untuk jarak tempuh latihan 31 kilometer dari Subang ke Tangkuban Perahu. (h/net)

Istri Cemaskan Chris John JAKARTA, HALUAN — Ana Maria Megawati mengatakan dirinya menghawatirkan kondisi dari suaminya, juara dunia tinju versi WBA, Chris John. Bahkan, Ana menginginkan suaminya segera pensiun dari dunia tinju. Gelar juara dunia kelas bulu versi WBA berhasil dipertahankan Chris John untuk ke18 kalinya. Dia bermain imbang dengan Satoshi Hosono saat naik ring di Tennis Indoor, Senayan, Jakarta, Minggu (14/4) malam WIB. Saat ronde ketiga, pertandingan harus dihentikan karena wajah Chris John robek di dua sisi. Satu di pelipis kiri, dan yang satunya di atas alis kanan. Pertarungan dihentikan dengan keputusan technical draw. “Jelas sebagai isteri Chris John saya sangat menghawatirkan kondisinya ketika mengalami di atas alisnya. Namun, saya melihat pelatih dan tim dokter sangat sigap membantu dia,” kata Ana kepada wartawan, Minggu (14/4) malam. Melihat luka yang didapat suaminya, Ana menginginkan Chris John segera menggantungkan sarung tinjunya segera mungkin. “Saya berharap itu, tapi semua tergantung pelatihnya,” tutur Ana singkat.(h/net)

Naik Ring Lagi JAKARTA, HALUAN — Setelah sukses menggelar pertandingan World Championship Boxing pada Minggu (14/4), promotor Dragon Fire di bawah kepemimpinan Raja Sapta Oktohari kembali menjadwalkan untuk menggelar kejuaraan tinju dunia.

PERBAIKI REKOR — Sejak empat pertemuan terakhir, Semen Padang belum terkalahkan atas Bontang FC. Kali ini, Kabau Sirah diharapkan bisa memperbaiki rekor saat menjamu Bontang FC di Padang, Kamis (18/4) sore. DOKUMEN

Bontang Tetap Janjikan Perlawanan PADANG, HALUAN — Pelatih Kepala Bontang FC Camara Fode tetap akan menginstruksikan anak asuhnya bermain menyerang kendati bermain di kandang Kabau Sirah, Semen Padang, Kamis (18/ 4) sore ini. “Disini kami punya target poin. Menang atau kalah sama saja. Yang penting poin,”tegasnya dalam sesi technical meeting, Rabu (17/ 4), kemarin. Lain halnya dengan Camara, manajer tim asal Kaltim ini, Imet tetap merendah. Ia menyebutkan anak asuhnya, Satria Feri Cs, akan bermain maksimal. “Tim Semen Padang merupakan salah satu tim terbaik di

Indonesia, dibuktikan dengan konstannya penampilan mereka di domestik dan terlebih di AFC Cup. Selain itu Semen Padang juga memiliki komposisi pemain yang lengkap, namun kami kan berusaha tampil maksimal esok hari untuk bisa meraup poin,”katanya. Di sisi tuan rumah, skuat terbaik disiapkan tim Pelatih SPFC menghadapi tim asal Kalimantan Timur itu. “Tetap seperti biasa, untuk setiap pertandingan apapun, kita wajib fokus dan serius mempersiapkan diri. Karena setiap pertandingan penting bagi kita, ”kata Direktur Teknis, Suhatman Imam. Bagi Suhatman, pihaknya tak

akan menjadikan laga ini sebagai laga asal-asalan dan menampilkan pemain lapis dua. Laga yang akan dipimpin wasit Sudarianto asal Jakarta itu, diproyeksikannya sebagai laga pemanasan sebelum bertandang di kandang Warriors FC untuk melakoni pertandingan di AFC Cup 2013. Manajer Semen Padang FC, Asdian juga memastikan timnya akan bermain dengan full team, seiring dengan panjangnya masa jeda jadwal kompetisi. “Target poin maksimal jadi modal penyemangat mental pemain jelang berlaga di AFC Cup Rabu(24/4) melawan Warrior FC di Singapura,”katanya. (h/mat)

Pemain Persema Malang Dilirik Klub Asal Makedonia MALANG, HALUAN — Kesempatan emas tidak datang dua kali. Maka, sekali dia muncul, sambut dengan kedua tangan terbuka. Joko Prayitno, striker muda Persema Malang, sepakat dengan kalimat bijak tersebut. Joko termasuk sosok beruntung yang mendapat kesempatan emas itu, yakni tawaran bermain di klub Makedonia, FK Vardar. Selain Joko, klub yang ditangani Nikola Ilievski itu juga mengincar gelandang Persebaya Andik Vermansah. "Terus terang saya berminat sekali (gabung FK Vardar), ingin cari pengalaman yang lebih di luar negeri," aku Joko, Rabu (17/4). Karenanya, saat pertama kali kabar itu datang, pemain kelahiran Malang, 20 Juli 1993, ini segera berkonsultasi dengan orang-orang terdekat. Mulai pelatih dan pengurus Persema, rekan-rekannya sesama pemain, juga orangtua. Dan, beber Joko, "Semua mendukung, orangtua juga mengijinkan." Joko pun siap bersaing dengan para pemain FK Vardar guna memperebutkan posisi

inti. Tak ada rasa minder, meski yang dia hadapi nanti pemain dari belahan Eropa yang posturnya tinggi besar. "Kalau takut sih nggak, mungkin kendalanya cuma bahasa. Tapi saya siap," tegas jebolan Diklat Persema dan Persema Junior ini. Joko saat ini masih dalam masa pemulihan cedera lutut kanan. Cedera itu membuatnya absen saat Persema menjamu Persijap di Stadion Gajayana, Malang, Sabtu (13/4), yang berakhir dengan kekalahan 0-4. Sore nanti, ketika Bledek Biru menghadapi Persija di tempat sama, penyerang bertinggi 169 cm ini juga hanya bisa jadi penonton. "Kalau untuk lari sudah tidak apa-apa, tapi kalau dipakai nendang masih agak sakit," cerita Joko tentang cedera yang didapatnya saat latihan itu. Manajer Persema Patrick Tarigan mendukung penuh bila Joko sungguh-sunggun ingin merintis karir di FK Vardar. Dia yakin kemampuan Joko bakal cepat berkembang. Pasalnya Nikola Ilievski, pelatih klub yang bermarkas di Philip II of Macedonia Arena, Skopje, itu, pernah menjadi asisten pelatih Persema saat masih ditangani Slave Radovski. "Nikola sudah tahu karakter Joko dan pemain Indonesia pada umumnya. Ini

akan memudahkan Joko beradaptasi nanti," ulas Patrick. Di samping itu, yang lebih penting, Joko nanti tidak datang dengan status pemain seleksi. Bila semuanya berjalan sesuai rencana dia bisa gabung saat pembukaan transfer window bulan Agustus mendatang. Atau, paling lambat pada akhir kompetisi nanti. "Sayang kan kalau disia-siakan? Toh nanti dia tidak sendiri, ada Andik Vermansah juga. Jadi nanti bisa saling mendukung di sana," pungkasnya.(h/net)

JOKO PRAYITNO

Pada pertandingan Minggu kemarin, kedua juara tinju asal Indonesia naik ring. Chris John di kelas Bulu WBA menghadapi petinju asal Jepang, Satoshi Hosono, sedangkan Daud Jordan di kelas Bulu IBO menghadapi petinju asal Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka. Chris John pada pertandingan kemarin bermain Technical Draw atas Satoshi Hosono. Sedangkan Daud Jordan dipaksa menelan kekalahan Technical KnockOut di ronde ke-12 dari Simpiwe Vetyeka. "Tahun ini kami akan menggelar kembali dua laga tinju dunia. Laga tinju dunia paling dekat dilakukan sebelum bulan puasa. Sepertinya pertarungan tidak dilangsungkan di Indonesia," ujar Raja Sapta Oktohari saat dihubungi, Rabu (17/4). Banyak pihak menginginkan supaya terjadi pertarungan unifikasi gelar atau penyatuan gelar dari badan tinju dunia berbeda dimana Simpiwe Vetyeka menghadapi Chris John. Selain itu ada juga yang menginginkan pertarungan ulang antara Satoshi Hosono menghadapi Chris John. Namun Raja Sapta Oktohari mengaku, dia belum bisa memberikan kepastian siapa lawan yang akan dihadapi oleh Chris John dan Daud Jordan di pertarungan selanjutnya. "Pertarungan unifikasi

gelar antara Simpiwe melawan Chris John bisa saja dilangsungkan. Pertandingan ulang antara Satoshi Hosono melawan Chris John bisa saja dilakukan," katanya. Pada pertarungan selanjutnya, Daud Jordan memulai pertarungan pertamanya di kelas ringan, sedangkan Chris John akan mempertahankan gelar untuk yang ke-19 kali. Pelatih Tetap Raja Sapta Oktohari juga menegaskan, bahwa Damianus Jordan masih melatih petinju andalan Indonesia, Daud Jordan. Damianus Jordan sempat mengumumkan akan mengundurkan diri setelah adik kandungnya, mengalami kekalahan dari Simpiwe Vetyeka di kelas Bulu IBO. Kekalahan itu memupuskan harapan petinju asal Ketapang, Kalimantan Barat itu untuk mempertahankan gelar yang ke dua kalinya. "Tidak ada pergantian pelatih di tim pelatih Daud Jordan. Kemarin itu hanya pernyataan emosional Damianus Jordan," kata Raja Sapta Oktohari saat dihubungi, Rabu (17/4/2013). Raja Sapta Oktohari mengatakan, ke depan dua petinju Indonesia, Daud Jordan dan Chris John akan dilatih di bawah satu tim. "Mereka jadi satu kepelatihan di bawah tim pelatih Craig Christian, Angelo Hyder dan Damianus Jordan," tuturnya. (h/net)

Persema Sikat Persija IPL 5-2 MALANG, HALUAN — Persema tampil trengginas saat meladeni Persija di Stadion Gajayana, Malang, Rabu (17/ 4) sore. Skuad Bledek Biru yang banyak dihuni pemain muda menang dengan skor meyakinkan 5-2. Didik Arianto menyumbang dua gol di menit 32 dan 89, sementara tiga gol lainnya dilesakkan Syaiful Indra Cahya menit 27, Dicky Prayoga menit 55, serta Pandi Widiarto di masa unjury time. Persija memperkecil ketertinggalan melalui gol Rinto Ali di menit 72 dan 80. Bisa dikata, ini merupakan balas dendam Persema setelah dalam laga sebelumnya dikalahkan Persijap 4-0. Gol pembuka Persema lahir dari titik putih setelah Dodit Fitrio dilanggar kiper Persija, Burhan, di kotak terlarang. Syaiful Indra Cahya menjalankan tugasnya dengan baik. Lima menit berselang giliran Didik Arianto yang menjebol gawang tim asal

ibukota itu. Persija juga memiliki sejumlah peluang, salah satunya yang dibuat Sansan Fauzi, namun hingga turun minum mereka gagal membuat gol. Memasuki babak kedua Persema tidak mengendorkan serangan. Dicky Prayoga mengubah skor jadi 3-0 pada menit ke-55. Sansan kembali mengancam gawang Persema, tapi tembakannya masih melenceng di sisi kiri gawang. Justru Rinto Ali yang jadi penyelamat muka Persija dengan dua golnya di menit 72 dan 80. Skor 3-2 membuat pertandingan berjalan kian menarik. Menjelang menit akhir Didik Arianto kembali memperlebar jarak kemenangan Persema menjadi 4-2. Puncaknya, di masa injury time, Ferdi Mose melanggar Syaful Indra Cahya di kotak penalti. Pandi Widiarto yang jadi algojo melakukan tugasnya dengan sempurna sehingga membuat skor akhir menjadi 5-2.(h/net)

Gresik United Gagal Menang Lagi GRESIK, HALUAN — Persegres Gresik United kembali gagal meraih kemenangan setelah bermain imbang 0-0 dengan Persepam Madura United. Hasil ini menambah catatan gagal menang Persegres menjadi 10 laga berurutan. Sebelum bermain menghadapi Persepam, Gresik tercatat sudah mendapatkan tiga hasil imbang dan tujuh kali kalah. Mereka baru berhasil menang dalam empat kesempatan. Bermain di Stadion Tri Dharma Petrokimia, Gresik, tuan rumah mengendalikan laga dan menciptakan beberapa peluang, sedangkan Persepam lebih mengandalkan serangan balik. Namun sayang kedua tim gagal mencetak gol hingga akhir Persegres mendapatkan peluang emas lewat tendangan bebas Agus Indra Kurniawan

Skuad Persegres Gresik United yang belum meraih kemenangan dari 10 laga terakhirnya. NET di menit ke-27. Namun kiper Persepam, Alfonsius Kelvan, masih mampu menepisnya. Tendangan bebas kembali membahayakan gawang Persepam. Kali ini Persegres mengancam lewat Shohei Matsunaga. Lagi-lagi Alfonsius menjadi penyelamat setelah meninju bola.

Di penghujung babak pertama, Aldo Barreto nyaris membuat Persegres unggul. Tapi tendangan kerasnya masih melebar tipis di kiri gawang Persepam. Persepam mencoba membalas lewat serangan balik di menit ke-75 melalui serangan balik cepat. Namun tendangan >> Editor : Rahmatul Akbar

Ishak Jober masih mampu dihalau lini belakang Persegres. Namun hasil ini cukup membuat Persegres naik satu peringkat ke posisi 12 klasemen dengan 16 poin. Sedangkan Persepam tak beranjak dari posisi 10 dengan 19 p o i n . (h/net) >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


LUAR NEGERI 19

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

NOTES

LBB Dibubarkan 18 APRIL 1946 — Liga Bangsa-Bangsa (LBB) adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan setelah Konferensi Perdamaian Paris 1919, tepatnya pada 10 Januari 1920. Fungsi-fungsi utamanya termasuk melucuti senjata, mencegah perang melalui keamanan kolektif, menyelesaikan pertentangan antara negara-negara melalui negosiasi dan diplomasi, serta memperbaiki kesejahteraan hidup global. Ide untuk mendirikan LBB dicetuskan Presiden Amerika Serikat, Woodrow Wilson, meskipun AS sendiri kemudian tidak pernah bergabung dengan organisasi ini. Sejumlah 42 negara menjadi anggota saat LBB didirikan. Sebanyak 23 di antaranya tetap bertahan sebagai anggota hingga LBB dibubarkan pada 1946. Antara 1920-1937, 21 negara masuk menjadi anggota, namun tujuh di antara keduapuluh satu anggota tambahan ini kemudian mengundurkan diri (ada yang dikeluarkan) sebelum 1946. (h/wkp)

LINGKAR Taiwan Lakukan Latihan Militer Skala Besar TAIPEI, HALUAN — Taiwan melaksanakan latihan besar-besaran yang pertama dalam lima tahun untuk mengantisipasi invasi China. Taiwan melangsungkan latihan militer skala besar dengan peluru sungguhan. Latihan yang pertama dalam lima tahun itu dilangsungkan sesuai anjuran Presiden Ma Ying-jeou yang meminta militer Taiwan memelihara kesiagaan akan kemungkinan terjadinya krisis sementara China memperkokoh militernya. Ma menyaksikan latihan itu Rabu (17/4), dimana para tentara dengan dibantu kapal-kapal fregat dan jet-jet tempur F-16 terlihat melakukan simulasi menghalau invasi China di lepas pantai Pulau Penghu. Presiden itu mengatakan kepada para tentara, Taiwan harus memperkokoh pertahanannya untuk membangun penangkal yang bisa dipercaya untuk menghadapi Beijing yang tak sungkan meningkatkan anggaran pertahanannya. Hubungan antara Taiwan dan China sedang dalam masa terbaik sejak keduanya terpisah akibat perang saudara pada 1949. Namun, China masih mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya dan mengancam akan menggunakan kekerasan jika Taiwan menyatakan kemerdekaannya. (h/voa)

AS Dituduh Akan Kudeta Venezuela SANTA CRUZ, HALUAN — Presiden Bolivia Evo Morales melontarkan tudingan tajam terhadap pemerintah Amerika Serikat. Dicetuskannya, AS berencana melancarkan kudeta di Venezuela. Morales pun mengecam Washington yang mempertanyakan hasil pemilihan presiden Venezuela yang dimenangkan oleh Nicolas Maduro. Dicetuskannya, Washington jelas-jelas telah mencampuri urusan negara lain. Dalam konferensi pers seperti dilansir News.com.au, Rabu (17/4/2013), Morales mengatakan, pemerintah AS tengah bersiap melakukan kudeta di Venezuela. Pemimpin Bolivia itu juga mengecam Gedung Putih yang mempermasalahkan hasil penghitungan suara pemilihan presiden Venezuela. “Saya yakin di balik komentar tersebut, AS bersiap melakukan kudeta di Venezuela,” cetus Morales. “Saya ingin menyampaikan bahwa ini terang-terangan intervensi AS dalam demokrasi Venezuela, karena juru bicara ataupun pemerintah AS tak punya otoritas moral untuk mempertanyakan hasil pemilihan di negara Amerika Latin manapun atau di seluruh dunia,” tandas Morales. Morales juga memastikan bahwa dirinya akan menghadiri pelantikan Maduro sebagai presiden terpilih Venezuela, yang akan digelar pekan depan. Ini sebagai tanda dukungan bagi presiden terpilih pengganti mendiang Hugo Chavez itu. Maduro dinyatakan memenangi pemilihan presiden Venezuela yang digelar pada Minggu, 14 April lalu. Dia mengumpulkan 50,8 persen suara atau sangat tipis dibandingkan rivalnya Henrique Capriles, yang meraih 49 persen suara. Kemenangan Maduro disambut sejumlah aksi demo yang dilancarkan para pendukung Capriles, seorang pemimpin oposisi Venezuela. Aksi-aksi protes yang diwarnai kerusuhan itu telah menewaskan sedikitnya 7 orang dan melukai 60 orang lainnya. (h/dtc)

BERDUKA — Warga Boston mengenang para korban ledakan bom pada acara Marathon Boston (16/4). Warga Muslim AS, sama seperti warga lainnya, juga menunjukkan rasa duka terhadap para korban ledakan di Marathon Boston. REUTERS

Israel Dihantam Dua Roket TEL AVIV, HALUAN — Dua roket menghantam kota Eilat di bagian selatan Israel. Polisi mengatakan roket tersebut jatuh di kawasan terbuka tanpa menimbulkan korban

atau kerusakan. Alarm tanda bahaya juga terdengar sebelum roket jatuh. Bandara kota dilaporkan telah ditutup menyusul insiden ini dan keamanan diperketat. ‘’Kami menemukan dua lokasi ledakan di kota, kami juga telah menutup bandara untuk pencegahan,’’ kata juru bicara kepolisian

Micky Rosenfeld kepada AFP. ‘’Ahli penjinak bom juga tengah menyusuri kawasan tempat roket tersebut jatuh,’’ tambahnya. Rosenfield mengatakan serangkaian ledakan terdengar tetapi dia tidak mengatakan darimana roket tersebut ditembakkan.

Eilat adalah kota populer tujuan wisata di Laut Merah, beberapa kali kota ini dihantam roket yang ditembakkan oleh militan di negara tetangga Mesir dan Yordania. April tahun lalu, sebuah roket ditembakkan dari Sinai menghantam Eilat tetapi tidak menimbulkan korban jiwa. Kemudian

CARI PELAKU BOM

Kepolisian Boston Siapkan Hadiah Rp 485 Juta BOSTON, HALUAN — Insiden ledakan bom saat event bergengsi Boston Marathon di kota Boston, Amerika Serikat masih terus diselidiki. Kepolisian Boston mengumumkan hadiah uang US$ 50 ribu (sekitar Rp 485 juta) bagi informasi yang mengarah ke penangkapan pelaku pengeboman. Hadiah tersebut ditawarkan oleh kepolisian dan serikat pemadam kebakaran Boston seperti dilansir CBS News, Rabu (17/4/ 2013).

Komisioner Kepolisian Boston Edward Davis mengatakan, para penyelidik saat ini tengah mengumpulkan rekaman-rekaman CCTV dari tempat-tempat bisnis di sekitar lokasi kejadian. Jumlah rekaman video tersebut sangat banyak. Polisi pun berniat memeriksa rekaman CCTV itu secara menyeluruh dan seksama. Dalam insiden yang terjadi Senin (15/4) sore waktu setempat, ada dua bom yang meledak di dekat garis finish dan di lintasan

maraton Boston yang berada di sepanjang Boylston Street. Ledakan tersebut menewaskan 3 orang yang semuanya telah berhasil diidentifikasi. Ketiga korban tewas diketahui bernama Martin Richard, bocah laki-laki berumur 8 tahun, kemudian Krystle Campbell, wanita berusia 29 tahun yang berprofesi sebagai pelayan restoran, serta seorang mahasiswi Boston University yang berasal dari China, yang disebut-sebut bernama Lingzi Lu. (h/dtc)

IMF Prediksi Perancis Alami Resesi PARIS, HALUAN — Dana Moneter Internasional (IMF), Selasa, memperkirakan Prancis—ekonomi terbesar kedua di zona euro—akan jatuh ke dalam resesi pada tahun ini dengan ekonomi kontraksi sebesar 0,1 persen. Dalam revisi terbarunya, IMF menurunkan perkiraan sebelumnya tentang Prancis. Tahun ini negara itu diperkirakan alami pertumbuhan ekonomi 0,3 persen dan membaik menjadi 0,9 persen pada 2014. “Pertumbuhan Prancis diper-

kirakan menjadi negatif pada 2013, mencerminkan kombinasi konsolidasi fiskal, kinerja ekspor yang buruk, dan kepercayaan yang rendah,” kata kepala ekonom IMF Olivier Blanchard dalam laporan “World Economic Outlook” IMF. Perkiraan terbaru IMF lebih pesimis dibandingkan pemerintah Prancis yang menargetkan defisit publiknya kembali di bawah batas Uni Eropa sebesar 3,0 persen dari PDB pada 2014. Sejalan dengan Komisi Eropa, pemerintah Prancis—sebagaimana

dilaporkan AFP—memproyeksikan pertumbuhan 0,1 persen tahun ini dan 1,2 persen pada 2014. Blanchard menilai resesi di Prancis “mungkin mempertanyakan kemampuan (zona euro) inti untuk membantu negara sekelilingnya, jika dan ketika diperlukan”. IMF juga memperkirakan tingkat pengangguran Prancis akan terus meningkat, dari 10,2 persen pada 2012 menjadi 11,2 persen tahun ini dan 11,6 persen pada 2014. (h/ans)

di bulan Agustus 2012 dua roket menghantam kota dan juga tidak menyebabkan korban, sementara polisi tidak menemukan ada bukti atau pecahan metal. Serangan ini diklaim dilakukan oleh sebuah kelompok Islamis yang menamakan diri Ansar Jerusalem yang mengaku menembakkan dua roket Grad ke kota. (h/bbc)

Tidak Ada Korban WNI Dalam Gempa Iran JAKARTA, HALUAN — Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan bahwa tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban gempa berkekuatan 7,8 skala Richter yang mengguncang satu kota di perbatasan Iran-Pakistan pada Selasa lalu. “Berdasarkan informasi yang kami terima dari Kedutaan Besar Indonesia di Tehran dan Islamabad tidak ada korban WNI dalam gempa tersebut,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Michael Tene, di Jakarta, Rabu. Gempa bumi yang mengguncang kota Mashkeel di Provinsi Baluchistan— bagian barat daya Pakistan yang berbatasan dengan Iran— menewaskan sedikitnya 35 orang di Pakistan, dan menghancurkan ratusan rumah dan menggoyang gedung-gedung sejauh India dan negaranegara Teluk Arab. Sementara itu, para pejabat Pakistan mengatakan sedikitnya 30 orang meninggal dan 150 orang lagi luka-luka. Mohammad Ashraf,

kepala pusat kesehatan di Mashkeel, mengatakan beberapa rumah di kota itu roboh. Tiga perempuan dan dua anak juga meninggal ketika rumah dari tanah lumpur tumbang di distrik Panjgur, Baluchistan. Angkatan Darat Pakistan menyatakan pihaknya mengerahkan tentara dan helikopter untuk mengangkut tenda, obatobatan dan tim kesehatan ke Mashkeel. Sementara itu Iran terhindar dari kerusakan parah akibat gempa bumi. Media nasional melaporkan 27 orang menderita cedera dan kedalaman gempa mungkin menjadi alasan relatif rendahnya kerusakan dari gempa berkekuatan 7,8 pada skala Richter. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) dalam buletin yang telah direvisi, menyebutkan gempa itu terjadi pada pukul 10.44 GMT (pukul 17:44 WIB) dengan kedalaman 82 kilometer. Pusat gempa berada 198 kilometer di sebelah tenggara kota Zahedan dan 250 kilometer baratlaut Turbat di Pakistan. (h/ans)

LAHIRKAN BAYI KE-13

Wanita Ini Jadi Ibu Pengganti Paling Produktif di Dunia

CAROLE Horlock saat melahirkan bayi ke-12

DAILY MAIL

LONDON, HALUAN — Lelah tapi bahagia, Carole Horlock telah melahirkan anak ke-13. Dalam waktu 24 jam, ia menyerahkan bayi mungil itu pada keluarga barunya. Bagi kebanyakan ibu, mungkin adalah hal terberat untuk melepaskan anak yang baru dilahirkan pada orang lain. Tapi, bagi Horlock, ini bukanlah yang pertama, tapi menjadi rutinitas. Berprofesi sebagai ibu pengganti, membuat wanita usia 46 tahun itu harus merelakan bayi yang dikandungnya untuk hidup bersama orang lain. Sebagian orang mungkin menilai Horlock sebagai seorang ibu yang tega menyerahkan bayi biologisnya kepada orang lain. Namun, baginya, dia takkan setuju melakukannya sebelum yakin pasangan yang menitip embrio kepadanya akan menjadi

seorang ibu dan ayah yang luar biasa. “Melihat orang tua yang baru mendapatkan seorang bayi adalah suatu kebahagiaan. Ini alasan saya untuk melakukan ini dan saya sangat suka melahirkan,” jelasnya, seperti yang dilansir The Sun. Sebelumnya, wanita berambut pirang itu telah melahirkan bayi ke-12 dan kembar tiga. Tak heran, jika wanita berambut pirang ini mendapat julukan ibu pengganti paling produktif di dunia. Kendati membayar ibu pengganti merupakan tindakan ilegal, rata-rata pasangan mengeluarkan biaya kehamilan sebesar 10 ribu poundsterling atau sekitar Rp154 juta. Tapi, Horlock menampik tudingan bila dia menjadi ibu pengganti karena uang. (h/vvn)

>> Editor : Nova Anggaraini

>> Penata Halaman: Rahmi


20

TANAH DATAR

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

Luhak nan Tuo

LINGKAR Peserta TdS Diberi Layanan Maksimal BATUSANGKAR,HALUAN —Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe mengharapkan, agar semua jalur ruas jalan yang dilalui peserta Tour de Singkarak 2013 mendatang mampu memberikan pelayanan maksimal kepada peserta balap sepeda kelas dunia itu. “Di ruangan Istano Basa Pagaruyung, peserta TdS dijamu makan bajamba dan sekaligus disuguhi sejumlah makanan spesifik dari wilayah Luhak nan Tuo,” tutur Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe kepada Haluan di Batusangkar Selasa lalu. Rute jalan yang dilalui peserta balap sepeda TdS pada tanggal 2 Juni 2013 mendatang adalah: X Koto, Batipuh, Pariangan, Lima Kaum dan Tanjung Emas. Sedangkan pada hari kedua tanggal 3 Juni 2013. Star dimulai di Payakumbuh dan melewati Simpang Baso, terus ke Puncak Alai- Kecamatan Tanjuang Baru, Kecamatan Salimpaung, Kecamatan Sungai Tarab melewati Simpang Bank Nagari Batusangkar Selanjutnya membelok ke kiri menuju Pato melewati Kecamatan Sungayang, Kecamatan Lintau Buo Utara, terus ke Sitangkai melalui Kecamatan Lintau Buo,. Kemudian meluncur ke ruas jalan menuju Atar Kecamatan Padang Ganting kemuduan ke Tanjung Emsa, Bukit Gombak - Kecamatan Lima Kaum, Pincuran VII terus ke Terminal Dobok Batusangkar. Di wilayah Kecamatan Rambatan peserta TdS melewatu ruas jalan menuju Ombilin dan kemudian finish di Dermaga Singkarak. Kabupaten Solok menyusuri ruas jalan raya pinggiran danau Singkarak.(h/emz)

BANTUAN BI — Kepala Perwakilan BI Wilayah VIII, Mahdi Mahmudy dan Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe menyaksikan peralatan bantuan BI Wilayah IV Sumbar untuk Gapoktan Gema Terpadu Nagari Gurun Kecamatan Sungai Tarab. YULDAVERI

BI Bantu Petani Rp448 Juta BATUSANGKAR, HALUAN — Bank Indonesia (BI) Wilayah VIII Sumbar berikan bantuan bantuan berupa peralatan dan perbaikan irigasi senilai Rp448,7 juta untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Gema Terpadu Nagari Gurun Kecamatan Sungai Tarab, Selasa (16/4) di Pondok Sawah Sitakuak Nagari Gurun.

PESERTA TdS ketika makan bajamba di Istano Basa Pagaruyung. EMRIZAL

Kelangkaan Solar Masih Terjadi BATUSANGKAR, HALUAN — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada sejumlah SPBU di Batusangkar masih dirasakan para pengemudi. Setiap sore hari antrian panjang kendaraan memunggu giliran mendapatkan BBM masih saja terjadi.masih saja terjadi Pada lokasi SPBU Simpang Kiambang Batusangkar Rabu (17/4) masih terlihat antrian kendaraan menunggu giliran untuk mendapatkan BBM, kendaraan yang berjejer menunggu giliran pengisian bahan bakar mencapai sepanjang 1 kilo meter . “Saya bersama teman-teman, mengantre sejak jam dua siang. Dan ini sudah jam 04 sore saya juga belum dapat. Padahal, saya dapat muatan,” ungkap Supriyono, seorang sopir truk bermuatan pasir asal Padang Ganting kepada Haluan kemarin. Selama ini kita dihadapkan kepada susahnya mendapatkan muatan, kali ini muatan sudah dapat kendaraan tak bias bergerak karena tak ada bahan bakar dan terpaksa mengantre slama berjam-jam di lokasi SPBU. Selain para sopir, kesulitan untuk mendapatkan bahan bakar juga sangat dirasakan oleh para petani di wilayah Kecamatan Tanjung Emas, mereka memerlukan BBM solar untuk menghidupkan mesin pompa air. Mesin pompa air digunakan oleh para petani setempat untuk menaikkan air dari aliran batang Selo ke areal persawahan mereka mengingat debit air pada saluran irigasi terganggu karena adanya proses pengerjaan bantara irigasi yang jebol.(h/emz)

Bantuan tersebut diserahkan Kepala BI Wilayah VIII Mahdy Mahmudi kepada Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe dan selanjutnya diserahkan kepada Ketua Gapoktan Khairil yang disaksikan Kadis Pertanian dan perkebunan Tanah Datar Ir. Edi Arman, Kadis Ketahan Pangan Yulfiardi, Muspika kecamatan,

Walinagari dan anggota kelompok Tani Gema terpadu. Bupati M.Shadiq Pasadigoe menjelaskan, bantuan yang diberikan BI kepada Gapoktan Gema Terpadu ini pantas kita syukuri karena sangat bermanfaat sekali untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu peliharalah dengan

baik peralatan yang dibantu ini agar dapat bertahan lebih lama. Kepada Kelompok Tani dan Gapoktan diharapkan , jangan selalu mengharapkan bantuan, tetapi selalu berusaha untuk meningkatkan hasil produksi,. Kalau pendapatan masyarakat telah meningkat usahakanlah untuk menyisihkan sebagian untuk tabungan, sehingga kedepan dengan tabungan itu akan dapat membiayai kebutuhan keluarga yang mendesak. Sementara itu Kepala BI Wilayah VIII Mahdy Mahmudi dalam sambutannya menjelaskan, BI salah satu tugasnya untuk menjaga kestabilan nilai rupiah juga berkewajiban untuk membantu masyarakat, untuk

Sempat Terundur, UN Tetap Sukses BATUSANGKAR, HALUAN — Penyelenggaraan UN tingkat SLTA di wlayah Kabupaten Tanah Datar secara umum berlangsung lancar. Namun penyelenggaraan hari pertama Senin hingga Rabu (17/ 4) sempat terundur dari jadwal semula satu hingga dua jam. Koordinator UN Kabupaten Tanah Datar Hasan Zaini menyebutkan, distribusi jumlah soal yang masih kurang ke lokasi ujian, menyebabkan pelaksanaan UN menjadi tertunda satu hingga dua jam dari jadwal yang ditetapkan semula. “Pelaksanaan UN bagi kalangan siswa SLTA di Kabupaten Tanah Datara dari Senin hingga Rabu kemarin berlangsung sukses, meskipun penyelenggaraannya terundur beberapa saat dari jadwal yang ditentukan,” tuturnya. “Kita selalu berkoordinasi dengan panitia pelaksana, pengawas Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala Kemenag Kabupaten Tanah Datar, terutama dalam upaya mengatasi permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan UN kali ini,”

tutur Koordinator UN Tanah Datar Hasan Zaini di Batusangkar Rabu (17/4). Mengingat masih adanya sejumlah soal diketahui masih kurang, terutama isi sampul yang tidak sampai sebanyak anak peserta UN, terpaksa ujian diundur beberapa saat, kebijakan itu diambil agar penyelenggaraan UN tidak terkesan kurang bagus dan bias menimbulkaan permasalahan. Butiran soal bisa saja bocor bila penyelenggaraannya tidak dilakukan secara bersamaan , bila ditemukan jumlah soal yang masih kurang pada lokasi UN diupayakan untuk melengkapinya dan ujian dilaksanakan secara serentak, meskipun terpaksa mundur beberapa saat. Menurut pantauan Haluan, penyelenggaraan UN di sejumlah SLTA di kabupaten Tanah Datar secara umum berlangsung tertib dan aman, bahkan ada di sejumlah sekolah penyelenggara UN, pesertanya diinapkan selama UN berlangsung dengan pengawasan pihak sekolah dibantu Komite Sekolah. (h/emz)

itulah kali ini BI berusaha membantu Gapoktan Gema Terpadu Gurun ini melalui dana CSR yang nilainya sekitar Rp448, 7 juta. Bantuan yang diberikan berupa Rehabilitasi Irigasi 4 unit sepanjang 490 M, Rehabilitasi Gudang LDPM 1 unit, Perlengkapan LDPM 1 unit, Hand Traktor sebanyak 9 unit, Mesin perontok jagung 3 unit dan Mesin Giling Ubi 3 unit. Kesemua peralatan dan rehabilitasi ini telah selesai dilaksanakan dan diserahkan kepada Gapoktan, untuk selanjutnya dapat dimanfaatkan oleh kelompok. Menurut Data BI, konsumsi beras masyarakat Indonesia tertinggi didunia mencapai 139,15

kg/kapita/tahun, jauh diatas ratarata dunia yang hannya berada pada tingkat 60 kg/kapita/tahun, konsumsi beras di Malaysia 80 kg/kapita/tahun dan Thailand 60 kg/kapita/tahun, sementara itu pertumbuhan penduduk Indonesia mencapai 1,5 %/tahun, pertumbuhan pendapatan sebesar 6,5 %, sementara pertumbuhan produksi padi dan jagung kurang dari 3 %. Dilain pihak suplai beras di Indonesia terkendala oleh berbagai permasalahan seperti konversi lahan sawah yang telah berubah menjadi lahan industri, lahan perumahan dan sebagainya, rusaknya berbagai irigasi dan teknologi yang belum mampu meningkatkan produksi padi. (h/ydv)

Tanah Datar Dukung Penuh TdS

BATUSANGKAR, HALUAN — Kabupaten Tanah Datar pada pelaksanaan Tour de Singkarak (TdS) tahun 2013 menyatakan dukungan sepenuhnya dengan melakukan berbagai penampilan kesenian daerah pada rute yang dilalui para pembalap dari berbagai dunia. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Budparpora Tanah Datar Marwan,SE dalam menampingi Tim Survei Akhir Rute TDS pekan lalu di sejumlah kecamatan di Tanah Datar. “Alhamdulillah tahun ini seluruh kecamatan dilalui oleh para pembalap selama dua hari yakni untuk rute ke dua dan ketiga,” ulas Marwan.

Sesuai recana tim teknis pada hari kedua yaitu tanggal 2 Juni 2013, Start dimulai di Bukittinggi, kemudian para pembalap finish di depan Istano Basa Pagaruyung dan disajikan makan siang bajamba di Istano Pagaruyung dengan tradisi makan baselo, memakai sarung dan deta minangkabau. Suguhan lainnya yaitu berbagai atraksi kesenian daerah serta parade talempong pacik oleh murid Sekolah Dasar se Tanah Datar. Pada saat finish TDS kali ini, direncanakan pula pencanangan Visit Tanah Datar Year (VIT Day 2014) oleh Bupati Tanah Datar disaksikan Mentri Pariwisata dan Gubernur Sumbar. Untuk rute TdS kecamatan yang dilalui pada 2 Juni 2013 adalah: X Koto, Batipuh, Pariangan, Lima Kaum dan Tanjung Emas. Sedangkan pada hari kedua tanggal 3 Juni 2013. Start dimulai di Payakumbuh dan akan melewati Simpang Baso, terus ke Puncak Alai-

Kecamatan Tanjuang Baru, Kecamatan Salimpaung, Kecamatan Sungai Tarab melewati Simpang Bank Nagari Batusangkar lalu membelok ke kiri menuju Pato melewati Kecamatan Sungayang, Kecamatan Lintau Buo Utara, terus ke Sitangkai melalui Kecamatan Lintau Buo, Selanjutnya Peserta TDS ke Atar Kecamatan Padang Ganting kemuduan ke Tanjung Emsa, Bukit Gombak - Kecamatan Lima Kaum, Pincuran VII terus ke Terminal Dobok Kecamatan Rambatan dan menuju Ombilin kemudian finish di Dermaga Singkarak. Dari pelaksanaan sebelumnya berarti tahun ini ada peningkatan kecamatan yang dilalui yaitu, kecamatan Sungayang yang belum pernah dilewati tahun ini dilewati rute namun Kecamatan Batipuh Selatan yang tahun lalu dilewati tahun ini tidak dilewati lagi hal ini setelah dicek fisik oleh tim, rute jalan sempit dan rawan kecelakaan. (h/ydv)

ANTISIPASI GAGAL PANEN

Petani Jorong Data Lompatan Berburu Monyet Laporan: Emrizal SEKAWANAN monyet ekor panjang (macaca fascicularis) akhir-akhir ini sempat meresahkan warga tani di kawasan Jorong Data Lompatan Nagari Barulak Kecamatan Tanjung Baru. Binatang dengan perawakan mirip manusia ini menyerang tanaman padi di areal persawahan. Para petani di wilayah setempat tak habis pikir, sekawanan cigak ini harus segera dimusnahkan dan masyarakat tidak mengalami gagal panen pada musim

turun ke sawah tahun ini di wilayah Nagari Barulak. Para petani telah berupaya mengusir dan berburu monyet dengan anjing dan senjata tombak, ternyata monyet yang tergolong licik itu tak berhasil ditangkap dan dalam sekecap menghilang masuk hutan. Bila petani lengah sedikit saja, kawanan monyet alias kera itu tak lama berselang sudah kembali berada di areal sawah. Bila tidak diusir dan dijaga setiap saat tanaman padi yang diharapkan akan

mengalami gagal panen. Usaha lain yang telah dilakukan petani berupa memasang racun ataupun sejenis tubo, ternyata juga mengalami kegagalan, karena sang monyet selalua mencium terlebih dahulu berbagai jenis makanan yang hendak disantapnya. Monyet ternyata sangat mengenal sekali bau makanan yang mengandung racun, alhasil perangkap yang dipasang menjadi sia-sia dan kawanan binatang yang menjadi musuh petani itu tak berhasil disingkirkan. Kendala yang dihadapi

oleh petani itu diapungkan ke tingkat Muspika Kecamatan Tanjungbaru dan direncanakan untuk memberantas binatang kera itu dengan berburu memakai persenjataan modern. Dari jarak jauh, kawanan monyet berhasil dilumpuhkan oleh para penembak-penembak jitu dari anggota Perbakin yang telah memiliki pengalaman membidik sasaran yang akan dimusnahkan habitatnya. Kendala yang dihadapi oleh warga tani di Jorong Data Lompatan itu ternyata mendapat respon yang cukup baik dari jajaran Muspika Keca>> Editor : Atviarni

matan Tanjungbaru, monyet harus segera dimusnahkan. Hari Minggu tanggal 12 April lalu, dilangsungkan kegiatan berburu monyet yang dibantu langsung oleh anggota Perbakin Sumbar yang turun langsung ke areal perbukitan yang ada di sekitar hamparan lahan pertanian warga. “Setidaknya sebanyak 196 ekor kera berhasil dibunuh pada acara berburu yang dilangsungkan Minggu (14/4), kaum ibu ikut membantu dengan membawa nasi bungkus untuk bekal peserta berburu,” tutur Camat Tanjungbaru Suhardi. >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

OLLA RAMLAN

Ngebet Punya Momongan Olla Ramlan sudah tak sabar memperoleh keturunan dari Muhammad Aufar Hutapea. Mereka berdua pun sudah pasang target memiliki momongan tahun ini. “Insya Allah tahun ini (hamil). Belum ada (tanda hamil) sih. Pasti pengin punya anak.” kata Olla di Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (16/4). Sebelumnya, Olla memang sempat menunda punya momongan lantaran ada pekerjaan. Sekarang Olla benar-benar fokus untuk hamil secara alami. “Nggak (ada program hamil) sih. Kemarin sih sempat nunda karena ada kontrak film, tapi filmnya saya pending. Kita jalani saja, insya Allah akan kasih,” ujarnya. (h/inl)

Lyla Rilis Album Mini ‘Dengan Hati’ ‘Jangan pernah datang lagi. Ku tak ingin kau kembali. Biar hujan hempaskanmu pergi. Tinggallah aku melupakanmu’ Penggalan lirik di atas adalah bagian dari single terbaru Lyla yang berjudul ‘Jangan Datang Lagi’. Single tersebut juga merupakan bagian dari album mini Lyla berjudul ‘Dengan Hati’ yang dirilis di Hongkong Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/4). Setelah 2,5 tahun tidak merilis album, tampaknya Lyla mulai ‘gerah’ dengan permintaan penggemarnya akan karya baru. Lylaku —sebutan fans Lyla— juga selalu mendorong mereka untuk menelurkan album baru. Naga Cs pun akhirnya meluncurkan album mini tersebut untuk penanda akan hadirnya album ketiga mereka. “Bisa dikatakan ini album 2,5 Lyla, karena album ke-3 yang masih dalam proses pengerjaan,” jelas sang vokalis, Naga. ‘Dengan Hati’ adalah kerjasama Lyla dengan produsen air mineral Aguaria sebagai distributor penjualan CD. “Ini adalah langkah kami untuk menyebarkan musik berkualitas kepada konsumen,” ujar Heri Eko dari pihak Aguaria. Terdapat enam lagu andalan, empat lagu dari dua album sebelumnya, ditambah dua lagu baru yang berjudul ‘Dengan Hati’ dan ‘Jangan Datang Lagi’. Lagu ‘Jangan Datang Lagi’ dirilis bersama video klipnya. Bersama dengan Aditya Testarossa dari Sharugu Visual Motion, klip itu menceritakan pasangan yang sedang jatuh cinta namun ternyata si lelaki sudah lebih dulu menjalin hubungan cinta dengan wanita lain. (H/DTC)

Vakum Bermusik, Bams Sibuk Bisnis Selama vakum dua tahun, vokalis band Samsons, Bams ternyata sibuk bekerja di luar dunia musik. Ia mengaku banyak berbisnis. “Kerjaan sih banyak, yaa gitulah, macam-macam. Kerjaan ajalah, bisnis juga ada, kebanyakan bisnis,” ujar Bams saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (16/4). Namun mantan kekasih

Nia Ramadhani itu tak mau membahas lebih lanjut bisnis apa yang dikerjakan selama vakum dari Samsons. Menurutnya, itu urusan pribadi yang tak perlu diberitakan. “Kerjaanlah cuma bukan sesuatu yang harus dibahas, nggak bersangkut paut samaentertainment, dan nggak perlu dibahaslah,” tutup vokalis band Samsons. (h/inl)

Joe Taslim Akting Bareng Sylvester Stallone SETELAH digaet untuk film Fast n Farious 6, aktor Indonesia, Joe Taslim akan bermain untuk film Hollywood, The Expendables 3, bersama Sylvester Stallone. Namun aktor yang namanya melejit lewat film The Raid itu menegaskan, bahwa kabar itu masih sekadar rumor. “Hmm.. Okay soal Expendables, blm ada omongan apa-apa antara saya dengan bang Rambo , jd masih rumor temen2. Terimakasih banyak doa dan supportnya,” tulis Joe lewat akun twitter milik pribadinya, Selasa (16/4) malam. Berhembusnya kabar keterlibatan Joe di The Expendables 3 diketahui dari beberapa situs luar negeri , yang menyebut bahwa Joe termasuk kandidat pemain The Expendables 3. (h/inl) >> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


22

PADANG PARIAMAN Saiyo Sakato

LINGKAR Irigasi di Tandikek Utara Butuh Perbaikan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Masyarakat petani di Nagari Tandikek Utara, Kecamatan Patamuan mengeluh. Hal itu disebabkan rusaknya irigasi akibat gempa bumi tahun 2009 yang lalu. Padahal, irigasi itu satusatunya harapan masyarakat petani untuk mengairi areal persawahan petani. Hal itu dikatakan Wali Nagari Tandikek Utara, Sabar, semenjak rusaknya irigasi banyak petani mencoba untuk berkebun. Akan tetapi, apapun yang ditanam dikebun masyarakat petani itu hasilnya tidak memuaskan seperti bertanam padi. “Semenjak irigasi itu rusak, kini masyarakat petani mencoba berkebun, tapi hasil dari kebun itu tidak memuaskan dibandingkan dengan bertanam padi,” ujar Wali Nagari Tandikek Utara, Sabar kepada Haluan di kantornya kemarin. Dikatakannya, irigasi yang rusak itu ada sekitar dua belas meter. Akan tetapi, kalau irigasinya panjang dan mengelilingi areal persawahan di nagari tersebut. “Dua belas meter itu yang rusak parah, dan tidak bisa diperbaiki dengan tenaga manusia,” jelasnya. Ke depan ia berharap kepada pemerintah untuk bisa memberikan bantuan untuk memperbaikinya, karena semua masyarakat petani sangat berharap dengan irigasi baik kembali. “Atas nama masyarakat petani, saya sangat mengharapkan bantuan kepada pemerintah untuk memperbaiki irigasi itu, kalau irigasi ini sudah baik tentu masyarakat petani bisa bertanam padi kembali, sehingganya hasil ekonomi masyarakat akan meningkat,” harap Sabar. (h/cw-bus)

KAN Lubuak Aluang Terbaik di Padang Pariaman PADANG PARIAMAN, HALUAN — Kerapat Adat Nagari (KAN) Lubuak Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (16/4) dinilai tim penilai, sebagai KAN terbaik tingkat kabupaten Padang Pariaman. Berdasarkan surat Sekdakab Padang Pariaman nomor 140/ 38/PemNag-2013, tertanggal 8 April 2013, dimana dalam surat itu juga dinilai tiga KAN lainnya; Kurai Taji, Kecamatan Nan Sabaris, Tandikek, Kecamatan Patamuan dan KAN Limau Puruik, Kecamatan V Koto Timur. Penilaian KAN terbaik adalah, merupakan tindak-lanjut dari surat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatra Barat, tanggal 21 Januari lalu, tentang KAN terbaik tahun ini. Untuk itu, Kabupaten Padang Pariaman memasukkan empat KAN tersebut, sebagai lembaga niniak mamak dalam nagari yang akan dinilai tahun ini, yang selanjutnya tentu akandinilai pula oleh tim provinsi. Ketua KAN Lubuak Aluang, Suharman Datuak Pado Basa mengatakan, ada rasa bangga dan senang tersendiri yang dirasakannya. Hingga kini, dirinya sudah setahun memimpin KAN Lubuak Aluang, dan berakhir nantinya sampai 2016. Ini merupakan keempat kalinya Datuak Pado Basa dipercaya untuk mengendalikan lembaga ini. Dijelaskannya, Lubuak Aluang yang dikenal dengan ‘basa barampek, pucuak baranam’, artinya, dalam musyawarah KAN, yang akan menjadi ketuanya tidak terlepas dari orang yang 10 tersebut. “Datuak Pado Basa paling sering memimpin KAN Lubuak Aluang, bila dibandingkan dengan niniak mamak yang sembilan lagi,” ujarnya. “Kita siap dinilai, dan tengah dipersiapkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan yang akan dinilai itu,” jelasnya. (h/cw-bus)

Pelaksanaan UN Berjalan Lancar PADANG PARIAMAN, HALUAN — Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di wilayah Kabupaten Padang Pariaman pada hari pertama, Senin (15/4) berjalan dengan tertib, aman dan lancar. Hal ini terlihat dari pantauan lansung Haluan di beberapa lokasi dan informasi dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Pariaman, Mulyadi. Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, pada hari pertama Ujian Nasional tersebut turun langsung memantau pelaksaan UN bersama Dandim 0308 Pariaman, Letkol.TNI. Nur Syamsudin di SMAN 1 Batang Anai, SMAN 1 Lubuk Alung dan MAN Lubuk Alung. Sementara itu, sebelumnya Kadis Pendidikan, Mulyadi, menyatakan bahwa peserta UN di Kabupaten Padang Pariaman dari peserta SMA/MA sebanyak 3.710 dan dari SMK sebanyak 751 siswa. Sedangkan persoalan lain katanya, yang dikwatirkan akan jadi masalah yaitu ujian Bahasa Inggeris besok yang menggunakan kaset sebagai penyampai soal listening. Namun demikian Kadis berharap agar semua dapat berjalan dengan lancar, baik dalam hal sarana alat komunikasi maupun penyampaian soal bacaan dengan cara mendengar. Pantauan Haluan peserta UN di SMA Batang Anai tercatat sebanyak 338 siswa dan SMA Lubuk Alung 270 siswa. Sedangkan pemantauan yang dilakukan di MAN Lubuk Alung, tidak terdapat masalah. Ujian dapat berjalan dengan baik dan lancar. Peserta UN di MAN Lubuk Alung sebanyak 175 orang yang berasal dari MAN Lubuk Alung sendiri sebanyak 155 siswa dan 20 siswa dari MAS Padang Alai. Dari 175 peserta tersebut, ternyata terdapat 2 orang yang tidak ikut UN yaitu Lola Andini karena sakit kronis dan dibawa berobat ke Singapura serta Winda Susanti karena menikah. (h/ded)

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

Pemekaran Nagari Belum Ada Kejelasan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Masalah pemekaran nagari di Kabupaten Padang Pariaman masih terkatung-katung. Pasalnya, peraturan daerah (perda) tentang pemekaran sudah disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Pariaman beberapa waktu lalu. Akan tetapi juklak dan juknisnya dari Bupati Padang Pariaman belum juga keluar. Wali Nagari Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Nusirwan mengatakan, bahwa perda pemekaran sudah disahkan di DPRD, tapi juklak dan juknisnya dari pimpinan daerah belum keluar. “Kami dari nagari sudah mengajukan dari dulu ketingkat kabupaten, tapi belum ada kejelasannya,” jelasnya. “Semua persyaratan tentang pemekaran Nagari Sungai Durian, Kecamatan Patamuan sudah diajukan ke Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, tapi sampai sekarang masih terkatung-katung alias belum turun kenagari,” ujar Nusirwan kepada Haluan. Dikatakannya, Nagari Sungai Durian akan dimekarkan menjadi dua nagari, yaitu Korong Kampuang Tanjuang dan Korong Koto Mambang menjadi satu nagari dengan nama Nagari Kampuang tanjuang Koto Mambang, dan satu lagi Korong Sungai Durian tetap dengan nama Nagari Sungai Durian. “Dengan pemekaran nagari, tentu pembangunan dinagari akan merata serta pelayanan kepada masyarakat akan maksimal. Untuk itu, atas nama masyarakat tentu kami meminta kepada pemerintah untuk sesegera mungkin menurunkannya,” katanya. Dijelaskannya, dengan mekarnya nagari nantinya, tidak akan memecahkan antara masyarakat, tapi pelayanan masyarakat yang dibagi. “Biasanya satu kantor, kini menjadi dua. Dan lagi, Kerapatan Adat Nagari (KAN) tetap satu dan tidak dijadikan dua pula meski nagari sudah menjadi dua,” ulasnya. (h/cw-bus) BEZUK DORA — Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni membezuk Dora Putri Algani, pelajar SMKN 1 Parik Malintang yang menderita tumor ganas di rumahnya, Selasa (16/4). BUSTANUL ARIFIN

DHD 45 Tinjau Pembangunan Kepala KUA Batang Anai Tugu Perjuangan Dinilai Tim KUA Teladan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Pembangunan Tugu Perjuangan yang masih terbengkalai di Simpang Tigo, Kenagarian Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, mendapat kunjungan dari Pengurus Dewan Harian Daerah (DHD) Pejuang 1945 Provinsi Sumatera Barat, Kamis (14/4) lalu. Kedatangan rombongan Pengurus DHD Sumbar itu disambut oleh Ketua DHC Padang Pariaman, Azwardin dan Camat Sintuak Toboh Gadang, Khrisna beserta ketua panitia pembangunan tugu, Reflites. Pada kesempatan itu, Reflites mengatakan, bahwa pembangunan tugu perjuangan di Simpang Tigo ini terhenti karena panitia sudah tidak lagi memiliki dana. “Panitia sangat berharap adanya bantuan dari semua pihak. Terutama pemerintah daerah,” ujarnya. Untuk menyelesaikan pembangunan tugu ini katanya, panitia masih membutuhkan dana sekitar Rp75 juta. Bagi panitia, jelas sangat berat. Kami tidak tahu harus mencari bantuan kemana. Ketua DHC 45 Padang Pariaman dan Camat Sintuak Toboh Gadang mengatakan, Kami betul-betul sangat mengharapkan adanya bantuan sehingga tugu perjuangan di Simpang Tigo ini dapat dilanjutkan kembali. Camat Sintuak Toboh Gadang, Khrisna mengatakan, pembangunan Tugu Pejuang 45 di Simpang Tigo tersebut awalnya dirintis oleh almarhum Wazir T Dt. Tambijo bersama almarhum Yahya D, salah seorang dari pejuang yang selamat dari perperangan melawan tentara Sekutu. Sementara dalam kunjungannya ke Padang Pariaman, Ketua DHD 45 Provinsi, Z. Dt. Bagindo Kali, menyerahkan 10 buah kartu Tanda Anggota (KTA) Pejuang 45 kepada pensiunan APBRI. Kemudian juga sebuah sejarah perjuangan Mr. H. Moh. Rasjid. (h/cw-bus)

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Batang Anai, Elyusra Amir yang dinilai oleh tim penilai KUA teladan Sumatra Barat, Jumat lalu bisa meraih yang terbaik. Dan itu mendapat dukungan dari masyarakat, hal itu dibuktikan dengan semangat yang sangat luar biasa, nampak masyarakat yang memenuhi lokasi acara serta diiringi dengan nasi bajamba menantikan tamu dari Sumbar tersebut. Kantor KUA yang terletak di Pasa Usang, Nagari Sungai Buluah ini penuh sesak oleh tamu undangan. Disamping tamu dari kabupaten, Kepala KUA se Padang Pariaman, tim penilai dari Kanwil Kemenag Sumbar, juga tokoh masyarakat, pemuda dan Bundo Kanduang setempat di kecamatan itu. Ketua tim penilai, H. Abrar Munanda, bersama anggotanya melakukan kerja nyata, melihat dan meminta apa yang dibutuhkan dalam penilaian. Sehabis penilaian, diadakan makan bersama dengan jamba yang dibawa langsung oleh Bundo Kanduang. Kapolsek Batang Anai, IPTU Indra Syahputra dan Ketua KAN Sungai Buluah Zulkifli Datuak Lembang merasa dapat kehormatan, lantaran diminta bicara ditengah banyak orang. Baginya, kehadiran KUA Batang Anai, Elyusra Amir tidak diragukan lagi. Dia bisa seiring sejalan dengan Muspika dan masyarakat Batang Anai sendiri, dalam menumbuh-kembangkan semangat beragama. Elyusra Amir mengatakan, semenjak ditugaskan di Batang Anai ini, ia

langsung melakukan berbagai pembenahan disana-sininya. Dulu, banyak buku nikah masyarakat yang menumpuk di kantor. Kini, hal itu sudah tidak ada lagi. “Semuanya disosialisasikan ketengah masyarakat,akan arti penting dokumen tersebut, karena selama ini banyak masyarakat yang tidak peduli terhadap dokumen tersebut,” jelasnya. Dijelaskannya, khusus untuk soal nikah kawin, kita memberikan masukkan kepada masyarakat agar lebih mementingkan pengurusan suratmenyurat, ketimbang mengurus yang lainnya, seperti pelaminan dan orgen tunggal misalnya. “Nah, dalam soal ini, kita pun langsung turun bersama walikorong terkait, sekaligus memberikan reward kepada walikorong, seperti menunjuk dia sebagai saksi nikah,” katanya lagi. Sebelumnya, Kepala Kemenag Padang Pariaman, Masrican Tuanku Marajo Basa berharap penilaian ini mampu memberikan yang terbaik buat daerah ini. “Ditunjuknya Elyusra Amir untuk mewakili Padang Pariaman tahun ini, setelah melalui tahapan yang mantap, sesuai aturan yangberlaku. Untuk itu, kita berharap banyak, KUA Batang Anai menjadi yang nomor satu di Sumatra Barat,” harapnya. Sementara Asisten I Sekdakab Padang Pariaman, Anwar, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menyampaikan kepada tim penilai, bahwa Elyusra adalah Kepala KUA teladan tingkat Kabupaten Padang Pariaman. Sosok yang merakyat itu pun terbilang aktif dalam mendukungprogram-

program pemerintah daerah. Antara lain mengembangkan kegiatan olahraga. Katanya, Elyusra tidak hanya sukses dalam melaksanakan tugas sebagai Kepala KUA, akan tetapi juga berhasil memotivasi masyarakat dalam berkarya dan berolahraga. “Elyusra adalah salah seorang tokoh muda yang patut diteladani,” ulasnya. Sebelumnya Anwar menyampaikan, tugas sebagai Kepala KUA di Kecamatan Batang Anai sebenarnya sangat berat. Wilayahnya cukup luas dan penduduknya juga sangat banyak. Dijelaskannya, Kecamatan Batang Anai terdiri dari empat Nagari, yaitu Sungai Buluah, Kasang, Katapiang dan Nagari Buayan. Sementara jumlah penduduknya mencapai, 93.901 jiwa dengan perincian, 46.901 orang beragama Islam, 46.180 orang Kristen dan 194 orang Katolik. “Mudah-mudahan, Elyusra yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Padang Pariaman bisa menjadi Kepala KUA teladan tingakat Sumatera Barat,” kata Anwar. Sementara Ketua Tim Penilai, Abrar Munanda menyampaikan, mereka menilai Elyusra tidak hanya dari segi visi dan misi serta moto pelayanan. Namun juga sarana, sistem dan prosedur pelayanan, penanganan kasuskasus, indek kepuasan masyarakat, program kerja dan pencapaiannya. “Selain Elyura, ada 18 Kepala KUA dari kabupaten/kota lain yang ikut berkompetisi memperbutkan predikat KUA teladan tingkat Sumatera Barat,” jelasnya. (h/cw-bus)

SAMBUT TDS 2013

Pemkab Adakan Sepeda Santai

BUPATI Padang Pariaman Ali Mukhni saat mengikuti sepeda santai Sabtu (13/4) kemarin, sepeda santai tersebut dimulai dari Ibu Kota Kabupaten (IKK) Kantor Bupati di Paritmalintang dan berakhir di Tiram. BUSTANUL ARIFIN PADANG PARIAMAN, HALUAN — Menjelang Tour de Singkarak (TdS) 2013 yang

tinggal beberapa hari lagi. Padang Pariaman yang telah diputuskan sebagai tempat

start telah menyiapkan diri dari berbagai segi. Dari hasil rapat Panitia TdS Pusat, Padang Pariaman mendapat Stage 7 sekaligus merupakan stage terakhir dari rangkaian helat TdS. Stage 7 sebagai lokasi start akan dilepas pada tanggal 9 Juni 2013 nanti di halaman kantor Bupati Padang Pariaman di Parik Malintang. Selain membenahi sepanjang jalan menuju IKK yang akan dilewati oleh peserta TdS dari 25 negara yang telah menyatakan keikutsertaannya. Untuk menyemarakkan pelaksanaan TdS 2013 itu, Pemkab Padang Pariaman menyelenggarakan sepeda santai berhadiah, Sabtu (13/4). Sepeda santai yang dikoordinir oleh Disporabudpar

Padang Pariaman ini diikuti oleh Bupati Ali Mukhni, Wabup Damsuar, Dandim Nursyamsudin beserta aparatur Pemkab Padang Pariaman, anggota Polres Padang Pariaman dan TNI Kodim 0308 Pariaman. Terlihat hampir seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Padang Pariaman mengikuti sepeda santaiini. Rute yang dilalui sepeda santai kali ini dimulai dari IKKPasa Dama-Simpang Polres Padang Pariaman-PakandanganSimpang Pauh Kamba-Pasa Kampuang Galapuang-Ulakan dan berakhir di pantai Tiram. Sesampai di Tiram, peserta disuguhi makanan ringan dan suguhan orgen tunggal. Setelah itu dilanjutkan dengan

pencabutan nomor door prize dengan hadiah sepeda gunung, kipas angin dan banyak lagi yang merupakan sumbangan dari Bank Nagari, Askes dan SKPD. Bupati Ali Mukhni menyatakan suka citanya atas partisipasi semua peserta sepeda santai. “Untuk menyemarakkan dan mempublikasikan pelaksanaan TdS 2013 yang akan dimulai tanggal 2 Juni nanti, pelaksanaan sepeda santai ini perlu diadakan 2 minggu sekali,” ungkapAli Mukhni. Dikatakannya, kalau hari ini start di IKK, pelaksanaan berikutnya bisa dimulai di kecamatan lain. “Mari kita giatkan bersepeda setiap hari. Ada atau tidak ada door prize nya,” ulasnya. (h/ded)

>> Editor : ATVIARNI

>> Penata Halaman: Rahmi


R I A N D A N K E P R I 23

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

DAMPAK KEBAKARAN PULUHAN HEKTAR LAHAN

Kota Bengkalis Diselimuti Kabut Asap LINGKAR

BENGKALIS, HALUAN — Kebakaran puluhan hektar lahan milik masyarakat di Kecamatan Bengkalis mengakibatkan pulau ini diselimuti kabut asap. Kumpulan kabut asap terlihat tebal dan memedihkan mata sejak Selasa (16/4) malam. Kabut juga terlihat pada pagi hingga siang Rabu (17/4).

IRT Dibacok OTK DURI, HALUAN — Istikaroh (32), seorang ibu rumah tangga (IRT), warga Jalan Tri Sakti 1 B, Kelurahan Gajah Sakti Duri, Kecamatan Mandau, dibacok oleh orang tak dikenal (OTK), Rabu (17/4) pagi sekitar pukul 06.15 WIB. Akibat kejadian tersebut, istri dari Tigor (32), salah seorang karyawan perusahan swasta di Duri itu mengalami luka robek yang cukup dalam pada bagian tangan kanan. Persisnya diantara jari telunjuk dengan jari jempol. Korban mengalami luka saat berusaha menangkis tebasan parang yang diarahkan pelaku ke lehernya. Darah segar pun muncrat keluar seketika saat parang tajam tersebut mendarat di tangan ibu beranak dua itu. Tak diketahui apa motifnya, namun yang jelas aksi pelaku tergolong nekat. Pasalnya, saat korban sudah berteriak minta tolong pun, pelaku masih saja tak beranjak pergi. Tapi begitu diteriaki maling baru pelaku kabur. Tigor dengan dibantu sejumlah tetangga mencoba mengejar pelaku sampai ke Jalan Jenderal Sudirman. Meski pelaku hampir ditabrak sebuah mobil Avanza, namun ia berhasil kabur ke arah Sebanga. Dijelaskan Tigor, setelah kejadian tersebut istrinya langsung dilarikan ke rumah sakit di Sebanga. Di RS korban diberi perawatan dan mendapat lima jahitan. Tigor langsung membuat laporan ke polisi. “Kita sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Mandau. Tadi sudah ada beberapa anggota kepolisaian yang datang ke TKP,” tambahnya. Menurut Tigor, ciri-ciri pelaku dia memakai jaket/ sweater warna hitam dan memakai celana jean pendek. Wajahnya bulat, warna kulit kuning langsat dan badan berisi. Sementara itu korban Istikaroh mengatakan pelaku masuk dari pintu depan rumah. Saat itu pintu kawat kasa nyamuk yang tertutup. Tapi pintu utama terbuka separuh. Pelaku masuk dengan merusak pintu nyamuk dan masuk dengan santai menuju ke belakang. Mungkin karena korban terus berteriak, pelaku panik dan langsung membacok lehernya. Tapi korban berhasil menahan dengan tangannya. Kemudian pelaku langsung kabur. Kapolsek Mandau Kompol Dani Ardiantara SIK yang dikonfirmasi terkait kasus itu menegaskan bahwa pihaknya akan memproses lebih lanjut perkara tersebut. “Pelakunya masih dalam penyelidikan kita,” jawabnya. (h/hr)

Jasad Bayi Ditemukan di Pantai Marina MARINA, HALUAN — Sesosok jasad bayi perempuan ditemukan dalam sebuah tas yang tersangkut di hutan bakau Pantai Marina, Rabu (17/4), sekitar pukul 14.00 WIB. Jasad bayi malang itu ditemukan kondisi tubuh yang masih merah serta mengeluarkan tali pusarnya. Kuat dugaan bayi tersebut adalah hasil hubungan gelap dan diduga dilahirkan ketika memasuki umur tujuh bulan dalam kandungan. Peristiwa ini pertama kali diketahui Didi, seorang nelayan yang sedang mengangkat jaring ikannya. Ia pun bergegas mengambil tas tersebut. Kemudian tas itu dibawa ke darat dan langsung dibuka. Setelah itu terkejut melihat isi didalam tas hitam itu adalah jasad bayi perempuan. Bayi tersebut dibungkus dengan kaos warna biru yang dibalut dengan jaket warna abu-abu yang terdapat tulisan PT Vista Maritim Indonesia. Selain jasad bayi, di dalam tas itu juga ditemukan salinan KTP dan Kartu Jamsostek atas nama Tuahman Damanik. “Saya terperanjat isi dalam tas hitam itu, jasad bayi. Langsung saja kami lapor ke Polsek Batuaji,”ujar Didi. Wakapolsek Sekupang, AKP Heri Athar yang langsung turun ke TKP mengatakan, penemuan jasad bayi itu masih dalam penyelidikan. Penemuan jasad bayi itu dilaporkan warga Sagulung yang sedang memasang jaring ikan ke Polsek Batuaji. Selanjutnya Polsek Batuaji langsung memberitahukan kembali ke Polsek Sekupang. “Penemuan jasad bayi ini masih dalam lidik. Jasad bayi perempuan tak berdosa itu langsung dibawa ke kamar jenazah RSBP Batam guna penyelidikan,”ujarnya. (h/hk)

PASANG JARING — Nelayan tradisional tengah memasang jaring ketam di sekitar perairan Pulau Dompak, Tanjungpinang, belum lama ini. Penduduk asli Dompak tidak terpengaruh dengan pembangunan pusat pemerintahan karena hampir 80 persen warganya adalah nelayan. HALUAN KEPRI

GUBRI BATALKAN RENCANA PENYERTAAN MODAL RP33 M

Rencana Investasi Pemko Dumai Terganjal DUMAI, HALUAN — Rencana penyertaan modal Pemko Dumai sebesar Rp33 miliar ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan PT Pembangunan Dumai, yang penganggarannya direncanakan di Ranperda APBD 2013, akhirnya dibatalkan. Pembatalan ini berdasarkan hasil verifikasi oleh Tim Evaluasi Gubernur karena menilai rencana ini bertentangan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 21 tahun 2011, perubahan dari Permendagri Nomor 13 tahun 2006 yang menyebutkan bahwa penyertaan modal harus diatur dalam peraturan daerah (Perda). “Di pasal 71 ayat 7 disebutkan bahwa investasi jangka panjang pemerintah daerah dapat dianggarkan bila jumlah yang akan

disertakan dalam tahun anggaran berkenaan telah ditetapkan dalam peraturan daerah tentang penyertaan modal,” kata Wakil Ketua DPRD Dumai, H Zainal Abidin, Rabu (17/4). Atas dasar inilah maka Tim Evaluasi Gubernur menegaskan agar Pemko Dumai membatalkan penganggaran penyertaan modal atas BPR dan PT Pembangunan Dumai dengan masing-masing nilai sebesar Rp5 miliar dan Rp28 miliar. Selanjutnya, kata Zainal, Pemko Dumai diminta untuk merasionalisasikan penyertaan modal atau investasi lainnya dengan memperhitungkan nilai kekayaan daerah, yang dipisahkan baik dalam bentuk uang maupun barang. Tidak kalah penting, penyertaan modal harus bertujuan untuk

memberikan kontribusi nyata demi pembangunan daerah dan dapat dirasakan oleh masyarakat. Sebelumnya, dalam pembahasan antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), telah disepakati untuk menganggarkan penyertaan modal sebesai Rp33 miliar. Masingmasing untuk BPR sebesar Rp5 miliar dan PT Pembangunan Dumai sebesar Rp28 miliar. Dengan dibatalkannya penyertaan modal ini, maka nilai sisa lebih pembiayaan (Silpa) pada ABPD 2013 membengkak. Berdasarkan informasi yang diperoleh, silpa pada tahun berjalan mencapai Rp73 miliar. Jika ditambah dengan Rp33 miliar, maka silpa tahun berjalan mencapai Rp.100 miliar. Belum lagi ditambah dengan silpa tahun 2012 lalu. (h/zak)

BUMD BERULAH

Bupati Diberondong SMS Hujatan PANGKALAN KERINCI, HALUAN — Bupati Pelalawan HM Harris mengaku diberondong oleh pesan singkat yang masuk ke telepon selulernya. Pesan singkat berupa hujatan dan caci maki masyarakat terkait buruknya kinerja BUMD Tuah Sekata dalam memberikan pelayanan kelistrikan kepada konsumen. “Sejak beberapa hari terakhir, tidak terhitung lagi jumlah pesan singkat yang masuk di telepon saya. Nada bahasanya beragam. Dan tidak satupun bahasanya yang menyenangkan hati. Semuanya penuh hujatan dan ungkapan kekesalan warga,” ujar Harris, Rabu (17/4), usai memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional. Secara jujur diungkapkannya, setelah membaca SMS yang dikirim warga, bupati hanya bisa mengelus dada. Menurutnya, hal itu adalah bentuk kekesalahan warga. “Saya hanya bisa mengelus dada setelah membaca SMS yang tidak terhitung lagi jumlahnya. Inilah risiko menjadi pemimpin,” paparnya. Langkah cepat membenahi listrik, BUMD Pelalawan diberikan jangka waktu singkat agar melaku-

kan pembenahan. “Saya memberikan waktu satu atau dua minggu, sehingga persoalan listrik ini tidak dikeluhkan lagi oleh masyarakat. Jika tidak ada perubahan, listrik BUMD ini kita serahkan pengelolaannya secara bulat kepada PT PLN saja,” tegasnya. Harris mengaku heran, beberapa waktu lalu warga mengeluhkan persoalan yang sama. Sebagai langkah cepat, Pemkab Pelalawan menyerahkan dua unit genset dengan kapasitas 1 megawatt. Tidak itu saja, dimalam hari lampu-lampu jalan dimatikan total. Hal ini bermaksud menghemat penggunaan daya listrik dari BUMD. Tapi setelah daya kita tambah melalui genset, kemudian lampu jalan kita matikan, namun tetap saja persoalan begitu-begitu juga yang muncul,” tandasnya. Dewan Minta BPK Audit BUMD Pelalawan Carut marut pelayanan BUMD Kabupaten Pelalawan dalam mengurusi listrik, membuat anggota DPRD Pelalawan Abdul Anas Badrun angkat bicara. Politisi Demokrat itu mendesak agar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit secara menyeluruh

terhadap BUMD tersebut. “Saya menduga ada yang salah ditubuh manajemen BUMD Pelalawan. Untuk itu diminta BPK melakukan audit secara menyeluruh kepada BUMD. Nanti setelah diaudit barangkali akan bermunculan kesalahan-kesalahan fatal,” terang Anas Badrun, Rabu (17/4). Audit dimaksud, sambung mantan Ketua Komisi A DPRD Pelalawan itu, merupakan harga mati. Sehingga dari hasil audit nantinya, bisa dicari benang merah dimana letak persoalan yang sesungguhnya. “Audit tidak bisa lagi ditunda. Kita mendorong kepada BPK agar secepatnya melakukan audit terhadap BUMD Pelalawan,” tegasnya. Kesalahan-kesalahan itu, sebut Anas Badrun, bisa menjadi dasar untuk membenahi ketidak beresan BUMD Pelalawan itu. Sebagaimana diketahui, BUMD itu adalah sebuah badan usaha milik pemerintah daerah. Tujuannya adalah untuk mencari pendapatan daerah. Untuk mencari keuntungan yang banyak, BUMD ini terus disuntik dana setiap tahun, melalui dana APBD Pelalawan yang cukup besar nominalnya. (h/hr)

Pemekaran 53 Desa di Bengkalis Terkatung-katung DURI, HALUN — Hingga Kamis (18/4) ini, Perda Bengkalis Nomor 15 tahun 2012 tentang Pemekaran Desa SeKabupaten Bengkalis sudah berumur 207 hari. Meski sudah berumur hampir tujuh bulan, tindak lanjut dari Perda yang disahkan pada 24 September 2012 lalu itu tak kunjung jelas. Nyatanya, hingga kini Pjs Kades di 53 desa baru hasil pemekaran tersebut belum juga dilantik. Kenyataan tersebut disampaikan Ketua Komisi I DPRD Bengkalis Hj Mira Roza, Rabu (17/4). Menurut Mira, Komisi I sudah dua kali menggelar hearing dengan Badan Permberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa

(BPMPD) Kabupaten Bengkalis. Hearing pertama pada 13 Maret 2013. Ketika itu BPMPD didesak turun menyelesaikan masalah tapal batas di 6 desa hasil pemekaran. “Dalam hearing tersebut, kita minta agar BPMPD segera turun ke lapangan untuk menyelesaikan masalah tapal batas dan keberatan warga di 6 desa pemekaran. Kita memberi tempo 1 bulan kepada BPMPD untuk turun menyelesaikan masalah yang ada. Ternyata BPMPD tidak pernah turun ke lapangan sama sekali. Itu terungkap pada hearing kedua 16 April lalu. Jelas kita sangat kecewa dengan kinerja mereka,” tegas Mira Roza.

Wakil rakyat dari Dapil Kecamatan Mandau ini pun meragukan keseriusan jajaran Pemkab Bengkalis untuk merealisasikan Perda 15/2012 tentang Pemekaran Desa itu. “Terkatung-katungnya pemekaran desa ini mengindikasikan bahwa jajaran Pemkab tak serius. Meski demikian, kita tetap mendesak Pemkab untuk menindaklanjuti Perda yang telah disahkan DPRD itu sesegera mungkin,” ujarnya. Terkait pembentukan 53 desa baru ini, menurut Mira, beberapa waktu yang lalu Komisi I DPRD Bengkalis pun sudah berkonsultasi dengan Kemendagri maupun KPU Pusat. Ternyata tidak ada

sama sekali aturan yang membenarkan pemekaran ke53 desa baru itu ditunda. Sebelumnya, memang ada moratorium bahwa usulan pemekaran wilayah tidak bisa lagi dimajukan lewat dari tanggal 1 Oktober 2012. “Namun Perda 15/2012 tentang pemekaran desa itu sudah masuk ke Kemendagri sebelum 1 Oktober 2012. Jadi tak ada masalah dan harus ditindaklanjuti. Lagi pula kode dan data wilayah pemekaran 53 desa baru di Kabupaten Bengkalis ini sudah dicantumkan dalam Permendagri Nomor 18 tahun 2013 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan yang terbit 6 Februari 2013 lalu. Artinya pemekaran

itu sudah sah dan harus ditindaklanjuti,” paparnya. Masih adanya masalah tapal batas dan atau keberatan masyarakat di 6 desa pemekaran, menurut Mira, tidak bisa menjadi alasan untuk menelantarkan Perda yang sudah disahkan itu. “Dari 6 desa yang masih ada masalah itu, satu diantaranya sudah diselesaikan yakni pemekaran Desa Pinggir di Kecamatan Pinggir. Masyarakat telah membuat kesepakatan tapal batas tanpa peran BPMPD yang tak pernah turun. Artinya hanya tinggal 5 desa yang bermasalah. Harusnya Pjs Kades 48 desa yang tak ada masalah itu segera dilantik,” pungkas Mira. (h/hr)

Selain memedihkan mata, aroma udara yang tercium juga bau asap kebakaran. “Kebutulan malam tadi ke luar rumah. Tapi rasanya kurang nyaman karena berkabut dan mata terasa pedih. Aroma udara yang terhirup seperti bekas kebakaran,” ujar warga Bengkalis, Defri, Rabu (17/4). Kabut tebal juga terlihat pada Rabu pagi hingga menjelang siang. Sejumlah warga bahkan terlihat menggunakan masker penutup mulut dan hidung. “Antisipasi saja, soalnya kabut lumayan tebal. Selain itu aromanya juga kurang sedap dan pastinya kurang sehat. Jadi ya pakai masker,” ujar Wanto warga Senggoro. Kepala Badan Lingkungan Hidup, H Huzaini saat dikonfirmasi soal kualitas udara Kota Bengkalis, mengatakan berdasarkan ISPU menunjukkan kondisi udara masih baik. Artinya belum berbahaya bagi masyarakat dan belum saatnya membagikan masker kepada warga. “Hasil pantauan ISPU masih bagus, belum sampai ke ambang bahaya. Kendati memang terlihat sedikit berkabut dan agak bau asap. Hanya sejak beberapa hari terakhir cuaca sangat panas. Berdasarkan ISPU suhu udara mencapai 37 darjat celcius,” papar Huzaini. Kabut yang muncul di Bengkalis, tambah Huzaini, berasal dari sejumlah kebakaran yang terjadi di Bengkalis. Kendati kebakaran sudah dapat dipadamkan, tapi mengingat lahan yang terbakar adalah lahan gambut, sehingga tetap

mengeluarkan kepulan asap. Puluhan hektar lahan masyarakat terbakar di sejumlah titik, seperti di perbatasan Desa Senggoro dengan Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis. Kebakaran hebat terjadi sejak Senin (15/4) pagi. Diduga akibat pembersihan sehingga api terus menjalar dari Senggoro menuju Air Putih. Selain di Senggoro dan Air Putih, kebakaran juga terjadi di Wonosari Tengah dan Kelapa Sari pada saat hampir bersamaan. Namun api berhasil dipadamkan. “Karhutla itu awalnya terjadi di desa Senggoro. Kemudian karena cuaca panas dan terik pada Senin lalu serta tiupan angin, api terus merengsek menuju kawasan lainnya di perbatasan kedua desa tersebut. Akibat pengaruh cuaca api menyeberang ke Desa Air Putih dan membakar lahan milik masyarakat di sana,” terang Jaafar. Upaya pemadaman dilakukan dengan cara menerjunkan regu pemadam kebakaran ke tempat kejadian. Petugas yang diterjunkan ke lokasi kebakaran cukup kewalahan memadamkan api karena cuaca yang panas dan angin puting beliung sehingga api terus meluas. Kendala lain yang dihadapi petugas pemadam kebakaran adalah sulitnya mencapai lokasi. Ditambah tidak adanya air di sekitar lokasi kebakaran sehingga petugas harus pergi ke rumah-rumah warga di sekitar kebakaran. Parit-parit di tempat kejadian juga sudah tidak ada air karena musim kemarau. (h/hr)

PLTMG TAK SIAP BEROPERASI

Listrik Inhu Terus Terkendala RENGAT, HALUAN — Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) yang berada di Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, diduga belum siap untuk menyediakan pasokan listrik secara maksimal, meskipun memiliki ketersediaan daya sebesar 20 MW. Padahal, listrik untuk tiga kabupaten, Inhu, Inhil dan Pelelawan, sangat mengandalkan pasokan dari PLTMG yang saat ini dikelola oleh pihak BUMN Wika. Hal ini terbukti, sebagian besar pemadaman dikarenakan kerusakan pada mesin PLTMG. Seperti saat ini, satu mesin PLTMG rusak yang menyebabkan kehilangan daya sebesar 3 MW dan berakibat pada pemadaman bergilir pada tiga kabupaten tersebut. Belum lagi black out yang terjadi, yang mengakibatkan pemadaman secara tiba-tiba pada daerah-daerah yang sebelumnya sudah mendapatkan giliran pemadaman. Manager PLN Cabang Rengat, Rubadi membenarkan adanya kerusakan pada salah satu mesin PLTMG yang menyebabkan defisit daya sebesar 3 MW, sehingga harus dilakukan pemadaman bergilir . Menurut Rubadi, kerusakan ini memang sangat mempengaruhi pada pasokan daya ke pelanggan. Kerusakan terjadi pada alat yang ada pada mesin. Dan untuk pergantian alat tersebut, harus dilakukan pemesanan ke Swiss. Untuk perbaikannya akan memakan waktu sampai 8 minggu. Dikatakannya, kemampuan maksimal PLTMG sebesar 17 MW. Dengan kerusakan tersebut tinggal, 14 MW. Kebutuhan keseluruhan dari tiga kabupaten tersebut adalah 28 MW. Untuk menambah kekurangannya, ada pada PLTD Kota lama dengan daya 7 MW dan PLTD Pangkalan Kasai sebesar 6 MW, sehingga total ketersediaan dalam kondisi normal sebesar 30 MW. Terkait dengan masalah pemadaman yang sering dilakukan, Rubadi menyatakan pemadaman memang sering terjadi terutama pada saat beban puncak, antara pukul 17.00 hingga 22.00 WIB setiap harinya. Ini terjadi karena pada saat beban puncak tersebut terjadi defisit daya sebesar 3-4 MW. Rubadi yang di dampingi Assman Bidang Pembangkit, Budi dan Manager Rayon Rengat Arif Supriadi, mengakui bahwa sering terjadinya pemadaman mendadak. Dan itu terjadi karena terjadinya masalah pada jaringan atau black out pada mesin PLTMG. Rubadi juga mengakui, bahwa mesin PLTMG yang rusak seharusnya sudah ada spare part yang tersedia. Namun kenyataannya pihak WIKA tidak memilikinya, sehingga menyebabkan perbaikan yang harus menunggu waktu cukup lama. Rubadi juga menyatakan, pada akhir April ini akan ada tambahan mesin pada PLTMG sebesar 3 MW. Diharapkan tentunya mesin tersebut akan dapat segera difungsikan, sehingga masalah kurangnya ketersediaan listrik yang terjadi saat ini dapat teratasi. Selain itu dikatakannya, jika PLTMG yang ada di Langgam Kabupaten Pelelawan sudah diresmikan pada bulan Mei mendatang, suplai daya ke Ukui dapat ditarik oleh PLTMG Lirik sebesar lebih kurang 3 MW, sehingga ketersediaan daya hanya fokus untuk Inhu dan sebagian Inhil saja. (h/hr) >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman: Syahrizal


24

KAMIS, 18 APRIL 2013 M 7 JUMADIL AKHIR 1434 H

LINGKAR FH UBH Hanya Terima 400 Mahasiswa Baru PADANG, HALUAN — Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta (FH UBH) hanya menargetkan 400 mahasiwa, pada penerimaan mahasiswa baru angkatan 2013/2014 nanti. Hal tersebut dikatakan Dekan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Dwi Astuti Palupi SH MM, pada saat menggelar acara malam innagurasi untuk wisudawan/ti Fakultas Hukum Bung Hatta, di Premier Basko Hotel, Senin (15/4) malam. “Meskipun sarana dan prasarana perkuliahan Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, cukup lengkap. Namun, kami hanya menerima maksimal 400 mahasiswa, dalam penerimaan mahasiswa pada tahun ajaran baru nanti. Hal itu mengigat, dan mempertimbangan kualitas, dan mutu lulusan,” ujar Dwi Astuti Palupi. Dikatakan, dengan pembatasan kuota penerimaan mahasiswa baru tersebut, ia berharap seluruh siswa yang ingin masuk ke Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, agar secepatnya mendaftarkan dirinya. Sehingga, peluang, dan kesempatan siswa yang baru tamat, bisa lebih terbuka dan lebih besar. “Peluang untuk menjadi salah satu mahasiwa di Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta, mungkin terbilang terbatas. Jadi, saya berharap, agar siswa yang telah tamat nanti bisa langsung mendaftarkan diri dengan mengunjugi webside kami, ataupun langsung datang ke Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta,” ungkapnya lagi. (h/cw-wis)

Siswa Jurusan Bahasa Terancam Tak Bisa UN PAYAKUMBUH, HALUAN — 24 siswa jurusan bahasa di SMA Negeri 3 Payakumbuh, terancam tidak dapat mengikuti UN mata pelajaran Antropologi dan Sastra Indonesia yang akan diujikan pada Kamis (18/4) karena ketiadaan naskah ujian.

TO AKBAR

100 Pendaftar Pertama Digratiskan PADANG, HALUAN — Guna membantu siswa mengenali tipe soal SBMPTN, Lembaga Pendidikan Salemba Cabang Padang, memberikan kesempatan bagi lulusan SMA untuk mengikuti Try Out Akbar SBMPTN 2013 pada Minggu, 21 April 2013 nanti. Demikian disampaikan Branch Manager Lembaga Pendidikan Salemba Cabang Padang Septaviani Mega Sari SPd kepada Haluan, Rabu (17/4). “Try Out Akbar SBMPTN 2013 ini untuk membantu lulusan SMA yang baru saja selesai mengikuti Ujian Nasional (UN). Sehingga, mereka tidak salah memilih jurusan pada saat mengikuti SBMPTN nantinya,” ujarnya. Dikatakan, untuk 100 orang pendaftar pertama program SBMPTN 2013, Lembaga Pendidikan Salemba Cabang Padang, akan memberikan promo khusus, yaitu menggratiskan peserta dari biaya pendaftaran. “Kesempatan ini, sangat jarang diberikan oleh lembaga bimbel lain, dan hanya tersedia di Lembaga Pendidikan Salemba Cabang Padang. Jadi, bagi peserta yang berminat bergabung, agar segera mendaftarkan dirinya,” ungkapnya lagi. Ditambahkan, bagi yang berminat mengikuti TO Akbar SBMPTN 2013 tersebut, dapat mendaftarkan diri di Lembaga Pendidikan Salemba Cabang Padang mulai sekarang hingga Sabtu, 20 April 2013. (h/cw-wis)

SERIUS — Sejumlah siswa SMA Negeri 7 Kota Padang tampak serius berpikir keras mengisi lembar jawaban soal UN mata pelajaran Bahasa Indonesia pada hari pertama Ujian Nasional (UN) Tahun Ajaran 2011/2012, Selasa (16/4). AMIR

Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Hasan Basri, Rabu mengatakan, soal untuk dua mata pelajaran tersebut tidak ada sama sekali sehingga tidak dapat difotokopi. “Bahkan informasinya di Kabupaten Limapuluh Kota juga tidak ada sehingga tidak ada cara untuk tetap melaksanakan UN mata pelajaran itu. Sesuai Petunjuk Operasional Standar (POS) dari BSNP, ujian bagi siswa tersebut harus diundur satu minggu,” kata dia. Senada, Ketua Pelaksana UN Kota Payakumbuh sekaligus Kabid SMA/SMP Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Agustion, mengatakan, panitia mengacu pada POS terkait persoalan itu. Sesuai POS, mata ujian

yang ditunda pelaksanaannya harus dilakukan pada hari yang sama minggu berikutnya. “Karena itu ujian susulan bagi siswa jurusan Bahasa di SMAN 3 Payakumbuh tersebut akan dilaksanakan Kamis pekan depan,” kata dia. Selain 24 siswa itu, 84 siswa jurusan IPS SMAN 2 Payakumbuh yang urung ujian Bahasa Indonesia pada hari pertama, Senin (15/4), juga akan mengikuti ujian susulan pada hari yang sama, yaitu Senin (29/4). Sementara pelaksanaan UN mata pelajaran Matematika di Payakumbuh pada hari ini berjalan dengan lancar meski sejumlah soal di dua sekolah, SMAN 2 Payakumbuh dan MAN 2 Payakumbuh masih ada yang kurang dan harus difotokopi. (h/ans)

STIKES SYEDZA SAINTIKA

118 Mahasiswa Ucapkan Sumpah Keprofesian

KETUA STIKes Syedza Saintika Drs H Hasrinal Amd Kep MM secara simbolis memasangkan uniform kepada salah seorang perwakilan mahasiswa, Selasa (16/4). PARWIS

PADANG, HALUAN — Sebagai simbol kesiapan mahasiswa dalam melakukan berbagai kegiatan praktik lapangan di berbagai rumah sakit maupun fasilitas-fasilitas kesehatan lainnya, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Syedza Saintika Padang, menggelar acara pemasangan uniform, dan sekaligus pengucapan janji keprofesian, di Hotel Pangeran Beach, Selasa (16/4). Acara tersebut, diikuti sebanyak 118 mahasiswa Program Studi (Prodi) DIII Kebidanan, dan Prodi S1 Keperawatan. Turut juga dihadiri Ketua Yayasan STIKes Syedza Saintika Padang Syamsul Amar, Kopertis Wilayah X Prof Dr Damsar, Ketua STIKes Syedza Saintika Drs H Hasrinal Amd Kep MM, dan seluruh civitas akademika, serta seluruh orangtua mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan STIKes Syedza Saintika Padang Syamsul Amar mengatakan, pemasangan uniform, dan pengucapan sumpah tersebut, ditujukan guna menyiapkan tenaga profesi kesehatan yang memiliki kompetensi, dan integritas tinggi, pada saat melakukan praktek di lapangan nanti. “Dengan pemasangan uniform da pengucapan sumpah ini, kami dari yayasan berharap kepada seluruh mahasiswa untuk bisa mengaplikasikan, dan memanfaatkan ilmu yang didapatkannya pada saat mengikuti perkuliahan sebelumnya. Sehingga, pada saat melakukan praktik di lapangan nanti, mahasiswa bisa memberikan pertolongan kesehatan yang sesuai dengan prosedur pelayanan kesehatan,” ujar Syamsul Amar.

Sementara itu, Kopertis Wilayah X Prof Dr Damsar mengatakan, STIKes Syedza Saintika sebagai salah satu sekolah tinggi yang bergerak di bidang kesehatan telah berhasil menjalankan prosedur yang telah ditetapkan baik Dikti maupun Kopertis. Sehingga, dengan ketetapan itu, STIKes Syedza Saintika bisa menjadi STIKes yang memiliki daya saing yang tinggi di tengah-tengah sekolah tinggi kesehatan lainnya. “Saya berkeyakinan, dengan kelengkapan sarana, dan prasana, serta penunjang pendidikan yang disediakan oleh STIKes Syedza Saintika, akan berdampak langsung kepada mahasiswanya. Sehingga, kualitas mahasiswa STIKes Syedza Saintika bisa bersaing dengan tenaga kesehatan lainnya,” ungkap Damsar. (h/cw-wis)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


Haluan 18 April 2013