Issuu on Google+

EDISI : 186 TAHUN LXIII

RABU 16 NOVEMBER 2011 M / 20 DZULHIJAH 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI

INSIDEN MALIGI

Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisiNya ada ukurannya. (QS Ar Ra'd 13:8)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISHA

04.39 12.02 15.25 18.05 19.17

Ada Lagi yang Akan Ditangkap

WIB WIB WIB WIB WIB

PADANG, HALUAN — Keberadaan anggota polisi di Maligi Kecamatan sasak Ranah Pasisie, Pasaman Barat bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat. Kehadiran polisi pasca kerusuhan di daerah tersebut guna mengantisipasi terjadinya kerusuhan-kerusuhan yang akan menyusul. “Hanya warga yang bersalah lah yang akan merasa resah dengan kehadiran polisi di sana (Maligi-red),” kata Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Kawedar, ketika dikonfirmasi Haluan di ruangannya, Selasa (15/11). Menurut Kawedar, masyarakakat lain yang tidak terlibat dalam kerusuhan tersebut, sangat menginginkan kehadiran polisi untuk berjaga-jaga di sana. “Kehadiran polisi bertujuan untuk mensterilkan kondisi di daerah kerusuhan supaya jangan terjadi kerusuhan-kerusuhan lanjutan,” katanya.

http://www.pkpu.or.id

REFLEKSI

„ Bersambung ke Halaman 11

Menyoal Kerusuhan Maligi OLEH : MORA DINGIN BEBERAPA hari yang lewat, tepatnya Selasa (08/11) kita dikejutkan dengan kabar kerusuhan di Jorong Maligi, Kecamatan Sasak, Kabupaten Pasaman Barat. Kerusuhan yang terjadi antara masyarakat dengan aparat kepolisian. Kerusuhan ini berawal ketika masyarakat melakukan aksi protes kepada PT Permata Hijau Pasaman II (PT PHP II) agar pihak perusahaan mengembalikan tanah ulayat masyarakat Jorong Maligi seluas 650 hektare. Akibat kerusuhan tersebut sebanyak 18 orang warga Jorong Maligi khususnya kaum perempuan mengalami luka-luka, patah tulang bahkan ada yang mengalami keguguran. Kerusuhan yang tidak terkendali akhirnya masyarakat juga melakukan aksi pembakaran terhadap barang-barang milik PT PHP II (Baca: Haluan, 11/11).

„ Bersambung ke Halaman 11

HARIDMAN

MARINI, warga Kayu Gadang Surantih Kecamatan Sutera, rumahnya hancur dihondoh arus Batang Surantih pada banjir Kamis (3/11) lalu.

Marini dan Sepuluh Anaknya “Numpang” di Rumah Warga BANJIR bandang pada Kamis (3/11) lalu telah menyisakan duka mendalam bagi Marini (59), warga Kayu Gadang, Nagari Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan. Rumah yang didirikan di pinggir Batang Surantiah itu telah lenyap disapu banjir bandang. Marini yang telah ditinggal mati suaminya semnjak lima belas tahun lalu tersebut, kini hanya bisa mengurut dada. Harta bendanya telah lenyap tersapu banjir. Tidak ada yang disisakan bencana itu. Untuk tinggal dan menetap sementara, Marini terpaksa menumpang di rumah warga lainnya. “Saya bersama 10 anak telah seminggu lebih menumpang di rumah tetangga milik Ujang. Sebenarnya malu, tapi mau apalagi, tempat tinggal tidak adalagi,” kata Marini di Kayu Gadang, Selasa (15/11).

„ Bersambung ke Halaman 11

ANTRE — Warga korban banjir bandang Pesisir Selatan yang terserang berbagai penyakit antre berobat di Rumah Sakit Darurat PT Semen Padang yang didirikan di Linggo Sari Baganti. Tim Semen Padang Peduli ini telah melayani pengobatan sekitar 831 korban banjir bandang Pesisir Selatan yang terserang penyakit.

FOTO MARLON DISEBAR

Mantan Bupati Mentawai Dipanggil Kejati Sumbar BARU saja melepaskan jabatannya sebagai Bupati Mentawai Senin, 14 November 2011 lalu, Edison Saleleubaja langsung dipanggil Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat untuk diperiksa sebagai tersangka. Kejaksaan juga terus memburu mantan Bupati Dharmasraya Marlon Martua.

PADANG, HALUAN – Mantan Bupati Mentawai, Edison Saleleubaja, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengunaan dana Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) tahun 2005, direncanakan akan datang ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar hari ini, Rabu (16/11). Kedatangannya ke Kejati untuk memenuhi panggilan penyidik guna menjalani pemeriksaan terkait kasus yang diperkirakan telah merugikan negara sekitar Rp1,5 miliar. Kasipenkum dan Humas Kejati Sumbar Ikhwan Ratsudy, Selasa (15/ 11), mengatakan, surat panggilan terhadap Mantan Bupati yang baru melepaskan jabatannya itu, telah dilayangkan semenjak satu minggu yang lalu. Terakhir dikonfirmasi, ia akan memenuhi panggilan penyidik.

“Kita sudah melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan. Sesuai surat pemanggilan, MARLON MARTUA EDISON pemeriksaan akan dilaksanakan besok (hari ini-red). Kita pastikan, surat penyidik pukul 09.30 WIB. Dua jaksa, pemanggilan sudah berada di tangan Satria Abdi dan Basril G, juga sudah Edison Saleluebaja,” tuturnya. Edison disuruh menghadap jaksa „ Bersambung ke Halaman 11

KASUS AL-HARAM

Tak Gampang Panggil Pejabat

PADANG, HALUAN — Tidak mudah melakukan pemangggilan terhadap pejabat untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam penyidikan sebuah kasus. Apalagi pejabat yang akan dipanggil tersebut adalah kepala daerah atau pun wakil kepala daerah. Pemanggilan baru bisa dilakukan setelah melalui izin Presiden. Demikian disampaikan Syamsirudin, Penasehat Hukum (PH) tersangka Herman, ketika dimintai komentar terkait rencana Penyidik Direskrimum Polda Sumbar akan melakukan pemanggilan terhadap 14 pejabat Pemerintah Provinsi Sumbar, yang diduga terlibat dalam menikmati Rp4,5 miliar, uang hasil penipuan yang diduga dilakukan tersangka Herman (Pimpinan Biro Perjalanan Al-Haram), terhadap 250 calon jemaah sejak awal 2011 lalu. “Untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap kepada daerah dan wakil kepala daerah, Polisi harus melalui izin Presiden dulu. Untuk mengurus izin tersebut adalah hal yang sulit dan rumit,” menurut Syamsirudin. Ia berpendapat, sebaiknya kasus ini tidak usah diperlebar. Melibatkan 14 pejabat dalam kasus ini berarti sama artinya dengan memperbanyak musuh. „ Bersambung ke Halaman 11

Korban Penculikan Segera Dipulangkan

PADANG, HALUAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Sosial dan Tim Reaksi Cepat (TRC) Kementerian Sosial RI menyepakati untuk segera memulangkan Ma-

mat (5) dan Anita alias Owi (6) kepada orang tuanya dalam waktu dekat. Saat ini, kedua institusi tersebut masih merampungkan dokumen administrasinya. “Rencananya pemulangan

dilakukan minggu ini, dan kami dari Dinas Sosial Sumbar masih menunggu kedatangan petugas dari TRC Kementerian Sosial yang akan menjemputnya,” kata Kasi Pelayanan Kesejahteraan

Sosial Anak, Remaja dan Lanjut Usia, Dinas Sosial Sumbar, Mohammad Haryolelono kepada Haluan, Selasa (15/11). „ Bersambung ke Halaman 11

INDONESIA MAKIN KOKOH

Vietnam Dekati Thailand

ANTARA

PETENIS Putri Indonesia, Lavinia Tananta, mendapat perawatan saat menghadapi petenis Thailand, Nungnadda Wannasuk, dalam laga pertandingan pertama final Tenis Beregu Putri Sea Games XXVI di Komplek Olah Raga Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (15/11). Lavinia kalah atas petenis Thailand dengan kedudukan akhir 6-7, 2-6. Tim Tenis Putri Indonesia gagal merebut medali emas setelah tunduk oleh Thailand dengan skor 2-0 dalam final Tenis Beregu Putri.

JAKARTA , HALUAN — Tuan rumah Indonesia memperkokoh posisi di puncak klasemen pengumpulan medali hingga hari kelima pelaksanaan SEA Games XXVI/2011 di Jakarta dan Palembang, Selasa, namun belum sepenuhnya aman untuk merebut juara umum. Hingga pukul 23.00 WIB, kontingen “Merah Putih” telah mengoleksi 76 medali emas, 60 perak dan 60 perunggu. Thailand menguntit di posisi kedua dengan 48

medali emas, 35 perak dan 57 perunggu, sedangkan Vietnam yang mengumpulkan 44 emas, 46 perak dan 54 perunggu berada di peringkat ketiga. Dengan demikian, Vietnam makin mengancam posisi runner up sementara karena di hari keempat, jarak kepemilikan medali emas ada delapan medali emas, maka di hari kelima, jaraknya tinggal empat emas saja. „ Bersambung ke Halaman 11

Sudah 8 Bulan Agam tanpa Wakil Bupati

LUBUK BASUNG, HALUAN — Kekosongan jabatan Wakil Bupati Agam sejak delapan bulan terakhir ini mulai disikapi oleh DPRD. Menurut Wakil Ketua DPRD Agam, Yandril masalah itu sudah dibicarakan di tingkat pimpinan dewan. Sebagaimana diketahui, Wakil Bupati Agam, Umar tersangkut kasus korupsi yang berakhir di Pengadilan Tipikor. Umar lalu divonis penjara 17 bulan. Umar dipersalahkan mengorup uang negara bukan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Bupati, melainkan ketika ia menjabat Kepala Dinas PU Agam. Umar divonis karena

korupsi dana pemeliharaan jalan tahun 2008 senilai Rp1 miliar. Apakah kemudian kemudian jabatan Umar akan diganti oleh orang lain, masih belum diputuskan. Namun seperti diisyaratkan pasal 125 PP No 6 tahun 2005, Menteri Dalam Negeri dapat memproses pemberhentian kepala daerah atau wakilnya jika berdasarkan putusan pengadilan yang menyatakan Bupati dan/atau Wakil Bupati atau Walikota dan/atau Wakil Walikota terbukti melakukan tindak pidana kejahatan. Itupun usulannya mesti melalui usulan Gubernur. „ Bersambung ke Halaman 11


2 UTAMA

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

DAVID

Belanja Sumbar 2012 Rp2,4 T

JUMPA PERS — Kacab PT Astra Internasional Daihatsu Padang, Dodi Indrianto didampingi Supervisor Syatrul Maulidi dan kepala bengkel Astra Daihatsu memberikan keterangan pers tentang lounching All New Xenia, 18 November di kantornya, kemarin.

MULAI BESOK LUSA

New Xenia Hadir di Padang PADANG, HALUAN—Setelah resmi diluncurkan secara nasional 9 November 2011 di Jakarta, Daihatsu All New Xenia versi 2012 siap hadir di Padang.

Masyarakat Sumbar bisa mendapatkan Xenia generasi terbaru ini mulai esok lusa, Jumat, 18 November bersamaan launching untuk wilayah Sumbar yang dilaksanakan PT Astra Internasional Daihatsu Cabang Padang di Basko Grand Mall. Mobil impian produk ‘satu bapak’ dengan All New Toyota Avanza ini dibuka dengan harga mulai Rp130,8 juta untuk varian tipe terendah sampai varian tertinggi tipe 1.3 R AT Sporty Rp178,6 juta. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan All New Xenia ini bisa datang ke dua outlet resmi Daihatsu di Padang yakni PT Astra Internasional Daihatsu Cabang Padang, Jalan Khatib Sulaiman nomor 101 dan dealer resmi Daihatsu PT Capella Medan Cabang Padang, Jalan Hamka Tabing Padang. Kepala Cabang PT Astra Internasional Daihatsu Cabang Padang, Dodi Indrianto saat jumpa pers persiapan lonching tersebut di Padang, Selasa (15/

11) mengatakan, kehadiran All New Xenia yang merupakan ‘kembaran siam’ All New Avanza tersebut merupakan komitmen Daihatsu untuk memenuhi harapan masyarakat memiliki mobil keluarga impian yang keren, irit dan best value. Sebab, All New Xenia ini telah mengalami berbagai perubahan dan ruang kabin yang sedikit lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya. “Kami menargetkan penjualan Xenia baru ini 120 unit setiap bulan. Target ini jelas meningkat dibandingkan penjualan Xenia sebelumnya yang hanya 80 unit per bulan. Kami optimis target ini tercapai, karena Xenia sudah menjadi impian keluarga. Ini terbukti sejak diluncurkan Januari 2004 lalu, sampai sekarang peminat Daihatsu Xenia cukup tinggi,” kata Dodi. Rasa optimis Daihatsu tersebut juga didukung keunggulan All New Xenia dibandingkan produk lain segenerasinya. Keunggulan

tersebut yaitu pada varian All New Xenia ini, sudah menerapkan teknologi baru yaitu sensor video pada bagian belakang. Sensor ini berfungsi memberitahukan pengemudi saat mundur, kalau ada penghalang di belakang. “Jadi jika mundur apalagi malam hari, tidak perlu lagi menempatkan seseorang untuk sebagai pengatur melihat kondisi di belakang mobil. Sensor ini akan memberikan sinyal, kalau ada benda atau penghalang di belakang. Ini keunggulan Xenia,” katanya lagi. Selain memiliki keunggulan teknologi baru, All New Xenia juga mengalami pembaharuan pada sisi eksterior dan interiornya. Pada eksterior terjadi perubahan pada sudut belakang dan lampu depan. Dimensi All New Xenia lebih besar dan bentuk body lebih aerodinamis, sehingga tampilannya lebih keren dan elegan. Pada sisi interior, All New Xenia juga mengalami berbagai perubahan. Kabin depan atau dashboard memiliki 2 tone color yang membuat All New Xenia semakin mewah sekelas MPV Premium. Kemudian untuk AC juga sudah menerapkan double blower, sehingga penumpang

dibuat nyaman. “Kemudian, sesuai keunggulan Xenia yang telah dibuktikan pelanggan yaitu Xenia baru semakin irit. Keiiritan ini dibuktikan, karena Xenia juga menerapkan teknologi baru pada power steering dimana sebelumnya masih tergabung dengan mesin, sekarang tidak lagi. Xenia sudah menerapkan teknologi electric power steering (EPS) dimana, stir bekerja secara elektrik karena terhubung dengan beterai. Dengan konsep ini, jelas beban mesin berkurang, sehingga tenaga lebih meningkat dan tentu dengan beban mesin berkurang, BBM yang dikonsumsi juga berkurang. Inilah teknologi baru yang bisa menghemat BBM dibanding generasi sebelumnya,” tambahnya lagi. All New Xenia hadir dengan 16 tipe yakni untuk kelas 1000 cc ada Xenia 1.0 D MT std, 1.0 D MT, 1.0 M MT Std, 1.0 M MT, 1.0 M MT Family dan 1.0 M MT Sporty. Kemudian untuk kelas 1300 cc ada Xenia X MT STd, 1.3 X MT, 1.3 R MT Std, 1.3 R MT, 1.3 R MT Family, 1.3 R MT Sporty, 1.3 R AT Std, 1.3 R AT, 1.3 R AT Family dan 1.3 R AT Sporty. (h/vid)

DU Sunat Uang Santunan

SIJUNJUNG, HALUAN – Diduga telah menyunat uang santunan dari Jasa Raharja, Syafrin melaporkan DU (30) ke Polres Sijunjung. Santunan tersebut atas kematian anak Syafrin yakini Syukurman dalam kasus kecelakaan. Kejadiannya berawal pada Oktober lalu, sepeda motor yang dikendarai Syukurman bertabrakan dengan mobil yang dikemudikan DU. Malang tak dapat ditolak, Syukurman tewas dalam laka lantas tersebut. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Sat Lantas Polres Sijunjung menetapkan Syukurman yang bersalah dalam kasus kecelakaan tersebut. Atas dasar itu, kedua pihak keluarga juga sudah berdamai. Setelah perdamaian itu, Syafrin, selaku ahli waris korban Syukurman diminta pihak

asuransi Jasa Raharja untuk melengkapi administrasi. Warga Mangganti Kecamatan Sumpur Kudus yang awam dan kurang mengerti mengenai soal asuransi inipun dibantu DU untuk mengurusnya. Setelah semua persyaratan dipenuhi, Syafrin diminta pihak Jasa Raharja membuka rekening di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Rekening pun dibuka di BRI Solok. Pada tanggal 18 Oktober, pihak Jasa Raharja mentransfer uang sebesar Rp25 juta ke rekening Syafrin. Kemudian tanpa sepengetahuan Syafrin, DU yang berbekal fotocopy surat keterangan domisili mencairkan uang santunan tersebut di BRI Sijunjung. “DU mencairkan uang santunan itu sebanyak dua kali. Pertama tanggal 21 Oktober

sebesar Rp20 juta di BRI Sijunjung. Kemudian, tanggal 25 Oktober sebanyak Rp5 juta di BRI Solok,” jelas Kapolres Sijunjung melalui Kasat Reskrim AKP Suyanto kepada wartawan di ruang kerjanya kemarin. Setelah mengantongi seluruh uang santunan, pada tanggal 28 Oktober, DU membuka rekening atas nama Syafrin di BRI Lubuk Jantan. Dia memasukkan uang sebesar Rp10 juta. Beberapa hari setelah itu, Syafrin bersama DU berangkat ke Solok untuk mengambil uang santunan sebesar Rp10 juta di BRI Solok. Syafrin yang tak mengetahui jumlah santunan yang seharusnya diterima. tak banyak bertanya berapa besarnya uang santunan dari Jasa Raharja tersebut. Namun saat sampai di rumah, para tetangga Syafrin mena-

nyakan berapa jumlah uang santunan yang diterimanya. Syafrin menyebutkan jumlahnya, yakni sebanyak Rp10 juta. Para tetangga pun heran dan menyebutkan besaran uang santunan asuransi kecelakaan yakni, sebanyak Rp25 juta. Syafrin pun menanyakan ke aparat dan jawaban yang diterimanya sama dengan yang disampaikan tetangganya. Merasa telah ditipu, Syafrin akhirnya melaporkan kejadian itu ke Mapolres Sijunjung. Polres Sijunjung langsung melakukan penyelidikan. Setelah meminta keterangan dari korban dan dari pihak Jasa Raharja, serta menyita barang bukti (BB), polisi pun menangkap DU. “Pelaku sudah kita tahan dan BB berupa buku tabungan dan surat keterangan domisili serta lainnya sudah kita sita,” tandas Suyanto. (h/azn)

PADANG, HALUAN — Hanya berselang belasan jam setelah penetapan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) APBD 2012, Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2012 langsung disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. KUA PPAS ditetapkan pada Senin (14/11) malam, kemudian kemarin gubernur menyampaikan RAPBD dalam rapat paripurna DPRD Sumbar. Sebelumnya, penetapan KUA PPAS ditunda pengesahaannya, karena gubernur sedang naik haji. DPRD tidak dapat menerima kehadiran wakil gubernur. Karena gubernur sudah pulang, kemudian baru disahkan KUP PPAS. Senin sore, Badan musawarah (banmus) DPRD Sumbar mengadakan rapat dan mengagendakan rapat paripurna penetapan KUA PPAS pada malam harinya. Pada hari Selasa (15/11), juga diagendakan rapat paripurna pengusulan RAPBD 2012. Pada penyampaian gubernur dalam rapat paripurna kemarin, total belanja pada tahun 2012 sebesar Rp2,4 triliun, sedangkan dalam KUA

PPAS APBD 2012 ditetapkan sebesar Rp2,278 triliun. Belanja itu terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp1,02 triliun dan belanja langsung Rp1,4 triliun. Artinya terjadi defisit sebesar Rp178 miliar. Anggaran defisit tersebut ditutupi dengan kelebihan anggaran tahun lalu, yakni 2011 sebesar Rp275,6 miliar. Untuk kelebihannya dialokasikan bagi perusahaan daerah, seperti Bank Nagari sebanyak Rp15 miliar, Gragika sebanyak Rp1 miliar, Dinamika juga Rp1 miliar dan dana cadangan pemilukada disediakan sebesar Rp25 miliar. Sedangkan dana Rajawali sudah mencapai Rp52,29 miliar. Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp1,21 triliun, dana perimbangan Rp1,05 triliun, dan lain-lain pendapara yang sah sebesar Rp6,2 miliar. Gubernur mengatakan, dengan terjadinya peningkatan anggaran, secara langsung berdampak pada penyelenggaraan pemerintahan daerah. Lebih penting lagi dampak pada pelaksanaan program pembangunan, yang nantinya berimbas pada perekonomian masyarakat. “Peningkatan anggaran punya peran strategis dalam

mewujudkan berbagai program pembangunan. Makanya dengan disampaikan RAPBD, dibahas dan ditetapkan nantinya, akan berpengaruh pada pembangunan Sumbar di tahun 2012,” ujarnya. Sementara pimpinan rapat paripurna DPRD Sumbar HM. Asli Chaidir mengatakan, sebagai bagian dari proses penyelenggaraan pemerintahan, penyampaian RAPBD diharapkan dapat dibahas dan ditetapkan secepatnya. Karena nantinya bakal berdampak pada pelaksanaan program di tahun akan datang. “Besar harapannya, RAPBD dapat ditetapkan sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Agar tidak berpengaruh pada pelaksanaan anggaran di awal tahun,” katanya. Ia juga menekankan, agar pembahasan RAPBD dapat dilaksanakan dengan seksama. Tentunya dengan memprioritaskan programprogram pendukung terlaksananya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Pembahasan anggaran diharapkan dilakukan secara menyeluruh dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya. (h/rud)

Korban Banjir Berobat Gratis

PADANG, HALUAN —Tim Semen Padang Peduli telah melayani pengobatan sekitar 831 korban banjir bandang Pesisir Selatan yang terserang penyakit. Pengobatan dilaksanakan di Rumah Sakit Darurat yang didirikan di Linggo Sari Baganti dan ada juga turun langsung ke lokasi korban bencana.

“A d a d u a t i m m e d i s yang turun ke Pessel. Tim pertama bertugas dari Kamis (10 /11) s.d.Jumat (11/11), dan membantu pengobatan sebanyak 446 warga korban banjir di Rantau Simalenang,” kata dr.Rifdasri, yang masuk tim pertama dengan koord i n a t o r Yu z r i B o y , d i

Padang, Selasa (15/11). Tim kedua yang dipimpin oleh Nasrun berposko di tempat yang sama, dan membantu pengobatan sebanyak 385 warga. Mereka berangkat ke Pessel sejak Jumat malam, dan sampai Sabtu pagi (12/11). Tim baru pulang dari Pessel Minggu pagi.(h/vid)


NASIONAL 3

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

KORUPSI WISMA ATLET

LINGKAR PLTA Asahan III Korbankan Warga JAKARTA, HALUAN — Direktur Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) Farid Wajdi mengatakan, polemik pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan III, antara PT PLN dan Pemprov Sumut sesungguhnya mengorbankan kepentingan warga. “Sangat mungkin perseteruan itu seperti sinetron pertempuran gajah lawan harimau dan semutnya adalah warga yang menjadi korban tak berdaya. Warga cuma jadi korban dari tidak seriusnya program mengatasi krisis listrik yang begitu akut di Sumut,” katanya, Selasa. Menurut dia, polemik pembangunan PLTA Asahan III seperti sinetron yang justru kurang menghibur, karena tidak memberi manfaat apapun bagi warga Sumatera Utara, bahkan sesungguhnya, tidak ada yang diuntungkan dari sinetron itu, warga justru melihat perkelahian itu sebagai ketelanjangan birokrasi. Lebih lanjut, dikatakannya polemik pembangunan PLTA Asahan III merupakan bukti sistem birokrasi yang minim koordinasi dan miskin gagasan untuk mensejahterakan. Karena itu, tidak ada jalan lain, pihak PT PLN dan Pelaksana Tugas Gubernur Sumut harus duduk bersama dengan kepala dingin, jujur, dan pikiran jernih untuk menyelesaikan konflik itu. “Semua instansi pemerintah, harus memikirkan kepentingan warga Sumut,” katanya. (ant)

Perlu Antisipasi Krisis Global JAKARTA, HALUAN — Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) diminta menyiapkan kebijakan yang mendukung sektor riil sebagai langkah antisipasi menyikapi dampak krisis global. “Kebijakan pemerintah dan BI dalam mendukung sektor riil adalah hal utama,” kata Wakil Ketua Komisi XI DPRRI Harry Azhar Aziz di Jakarta, Selasa, terkait dengan kemungkinan Indonesia terimbas krisis Eropa dan Amerika Serikat. Harry juga menyoroti lemahnya akses industri terhadap pembiayaan perbankan. Padahal, katanya, konsumsi yang tinggi seharusnya berbanding lurus dengan “output” yang dihasilkan di dalam negeri. Tapi untuk menghasilkan “output” yang tinggi, dibutuhkan pembiayaan yang tinggi pula. “Untuk itu diperlukan kebijakan yang dapat mendukung akses industri di sektor riil terhadap pembiayaan perbankan,” katanya. Terlebih penurunan suku bunga acuan BI ternyata tidak serta merta menurunkan suku bunga kredit perbankan akibat target margin dan imbal hasil yang harus diberikan kepada investor melalui IPO. Ia juga menyoroti sistem devisa bebas dengan nilai tukar mengambang, yang harus dikaji kembali efektivitasnya dalam mendukung iklim investasi dan menjaga kestabilan inflasi di dalam negeri. “Sistem ini sangat rawan terhadap ‘shock’ eksternal,” katanya. Yang tak kalah penting, kata Harry, pengkajian kembali kebijakan pemerintah dalam hal impor. Menurut dia, tidak berkembangnya industri di dalam negeri akibat kebijakan yang salah. (ant)

ANTARA

LUKISAN 1000 ANAK ASEAN — Tiga pengunjung melihat lukisan anak ASEAN yang dipamerkan di pintu masuk ASEAN Fair, yang berlangsung di kawasan Peninsula Island, Nusa Dua Bali, Selasa (15/11). ASEAN Fair berlangsung hingga 23 November, antara lain menampilkan Art & Craft , Indonesia Music Exhibition, dan pameran kebudayaan.

Marzuki: Segera Umumkan Saja

JAKARTA, HALUAN — Agar tidak menimbukan polemik di masyarakat, Ketua DPR Marzuki Alie menantang Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Busyro Muqoddas untuk mengumumkan anggota DPR yang terlibat menjadi tersangka baru dalam kasus Wisma Atlet dengan tersangka mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin.“Segera saja diumumkan, tidak usah diawali dengan akan-akan. Kalau ada yang salah ya katakan saja salah,” tegas Marzuki Alie menjawab pertanyaan wartawan, di gedung Nusantara III Komplek Parlemen (MPR/DPR/DPD), Selasa (15/11). Marzuki mengatakan, kasus korupsi merupakan urusan dan tanggung jawab pribadi masing-masing. Apabila KPK meyakini dan memastikan ada tersangka baru dari anggota DPR terkait kasus wisma atlet tersebut, secepatnya saja diumumkan ke publik. “Jadi silakan saja KPK menindaklanjuti dan tidak usah banyak statement. DPR pasti akan mendukung jika ada bukti keterlibatan anggota DPR untuk ditindaklanjuti. Karena tentu kalau ada polemik kita khawatir akan ada persepsi yang berbeda-beda terus di masyarakat,” ujarnya. Hal senada juga ditegaskan Wakil Ketua DPR dari PDIP Pramono Anung. “KPK sebaiknya segera mengumumkan siapa anggota DPR yang akan ditetapkan sebagai tersangka kasus Wisma Atlet itu, jangan lamalama agar tidak menjadi polemik. Kalau hanya sekedar polemik saja, bisa-bisa KPK kehilangan kredi-

bilitasnya,” kata Pramono Anung. Ditegaskan Pramono, KPK dibentuk bukan hanya sebagai lembaga yang berpolemik di depan publik. Akan tetapi, menyelesaikan persoalan dan menindak orang-orang yang terkena kasus korupsi. Pramono manambahkan kalau memang ada tersangka baru dalam kasus Wisma Atlit, KPK, tentunya harus diapresiasi. “Ketua KPK, Pak Busyro Muqodas untuk segera menindaklanjutinya. Bahkan, bukan hanya kasus Wisma Atlet, tapi juga kasus korupsi lainnya,” kata Pramono. Sebelumnya, KPK menyebut dalam waktu dekat akan mengumumkan tersangka baru terkait suap wisma atlet. Tersangka baru itu kemungkinan anggota DPR. Dalam kasus suap proyek Wisma Atlet SEA Games di Palembang, KPK telah menetapkan empat tersangka yakni M Nazarudin (mantan anggota Komisi III), Wafid Muharram (Sekretaris Kemenpora), M Idris (Manajer Pemasaran PT Duta Graha Indah) dan Mindo Rosalina Manulang (Direktur Marketing PT Anak Negeri). Dalam kasus korupsi wisma atlet tersebut, KPK juga telah memeriksa Angelina Sondakh (anggota DPR dari F-PD), I Wayan Koster (F-PDIP), M Nasir (F-PD), Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, dan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng. (h/sam)

Penerimaan Negara Cuma 78,7 Persen

JAKARTA, HALUAN — Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati mengatakan realisasi penerimaan negara per 7 November tercatat mencapai 78,7 persen atau Rp921,28 triliun dari pagu dalam APBN Perubahan 2011 sebesar Rp1.169,9 triliun. “Total penerimaan masih di atas target, utamanya cukai dan penerimaan perdagangan internasional. Agak sedikit dibawah target dari pajak. Kita harapkan akhir tahun semua sampai target,” ujarnya di Jakarta, Selasa. Anny menjelaskan realisasi penerimaan pajak perdagangan internasional tercatat mencapai 98,4 persen atau Rp46,2 triliun dari pagu dalam APBN Perubahan 2011 sebesar Rp46,9 triliun. “Realisasi ini relatif lebih tinggi dari realisasi pada 2010 yang tercatat sebesar 93,3 persen,” katanya. Realisasi penerimaan tersebut terbantu atas pemasukan dari bea masuk yang mencapai 97,6 persen atau Rp20,9 triliun dari pagu Rp21,5 triliun dan bea keluar 99,2 persen atau Rp25,2 triliun dari pagu sebesar Rp25,4 triliun. Sedangkan penerimaan cukai tercatat mencapai 92,7 persen atau Rp63,1 triliun dari pagu sebesar Rp68,1 triliun. Sementara, Anny mengatakan realisasi penerimaan perpajakan baru mencapai 77,6 persen atau Rp681,5 triliun dari pagu sebesar Rp878,7 triliun dengan penerimaan terendah berasal dari pajak pertambahan nilai (PPn) 69,2 persen atau Rp206,3 triliun dari pagu sebesar Rp298,4 triliun. “Proyeksi masih dihitung, kita sedang cek terutama penerimaan pajak PPn yang agak melambat karena banyak insentif dalam UU terkait PPn. Kami sudah bicara dengan teman-teman di bea cukai, mereka bisa mendorong lebih tinggi,” ujar Anny. Kemudian, realisasi penerimaan pajak penghasilan tercatat mencapai 79,6 persen atau Rp343,9 triliun dari pagu sebesar Rp431,97 triliun dan

pajak bumi dan bangunan mencapai 64 persen atau Rp18,6 triliun dari pagu sebesar Rp29,1 triliun. Anny menjelaskan penerimaan negara bukan pajak mencapai 82,9 persen atau Rp237,6 triliun dari pagu sebesar Rp286,6 triliun yang terdiri atas penerimaan sumber daya alam 79,1 persen atau Rp151,5 triliun dari pagu sebesar Rp191,98 triliun dan bagian laba BUMN 73,6 persen atau Rp21,23 triliun dari pagu sebesar Rp28,83 triliun. Sementara, penerimaan negara melalui hibah per 7 November tercatat sebesar 43,2 persen atau Rp2,01 triliun dari pagu sebesar Rp4,6 triliun. Realisasi APBNP Dalam pada itu realisasi APBN Perubahan (APBNP) 2011 hingga awal November 2011 menunjukkan surplus sebesar Rp9,20 triliun di mana total pendapatan negara dan hibah mencapai Rp921,28 triliun, sementara belanja negara mencapai Rp912,08 triliun. Keterangan tertulis Kementerian Keuangan, Selasa, menyebutkan, secara keseluruhan, realisasi pendapatan negara dan hibah hingga 7 November 2011 mencapai 78,70 persen dari pagu APBNP 2011 sebesar Rp1.169,91 triliun. Realisasi tersebut lebih tinggi dibanding dengan realisasi selama periode yang sama 2010 yang mencapai sebesar 78,00 persen. Sementara realisasi belanja negara mencapai 69,10 persen dari pagu APBNP 2011 sebesar Rp1.320,75 triliun. Realisasi tersebut lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2010 yang mencapai sebesar 66,40 persen. Realisasi pendapatan negara dan hibah tersebut terdiri dari penerimaan perpajakan sebesar Rp681,59 triliun atau 77,60 persen dari target APBNP 2011 sebesar Rp878,69 triliun. Realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp237,68 triliun atau 82,90 persen dari target APBNP 2011 sebesar Rp286,57 triliun. (ant)

ANTARA

PROTES PERBAIKAN JALAN — Sejumlah pengendara melintas diantara barikade yang dipasang warga di atas badan jalan disekitar lokasi proyek perbaikan jalan di Kelurahan Kawatuna, Palu Selatan, Sultengh, Selasa (15/11). Warga protes terhadap proyek perbaikan jalan yang dinilai berjalan lambat dan berdebu sehingga membuat aktivitas dan kesehatan warga terganggu.

PENYELENGGARAAN HAJI

Saatnya Ditangani Badan Khusus

JAKARTA, HALUAN — Permasalahan penyelenggaraan haji dari ke tahun tetap saja sama, yaitu masalah transportasi, pemondokan dan makan. Dalam masalah makanan, jamaah haji Indonesia harus mengantri berjam-jam untuk bisa makan. “Khusus masalah transportasi, jamaah haji kita dibawa dengan truk. Padahal kalau di milter, angkutan truk itu hanya untuk memindahkan pasukan,” kata Ketua Kelompok Komisi VIII DPR RI FPDIP Adang Ruchiatna dengan nada prihatin, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (15/11). Melihat permasalahan yang selalu berulang dalam penyelenggaraan ibadah haji tersebut maka FPDIP mengusulkan penyelenggara ibadah haji harus dipisahkan dari masalah agama lainnya dan penyelenggaraan ibadah haji ke depan di-

selenggarakan oleh suatu badan khusus “Penyelenggara pelaksanaan ibadah haji harus dikelola oleh badan khusus tersendiri diluar Kementerian Agama. Badan ini hanya fokus terhadap penyelenggaraan ibadah haji dinilai sangat diperlukan untuk menjawab dan mengakomodir masukan dan saran para jemaah serta meminimalisasi masalah yang kerap terjadi,” kata pensiunan militer berpangkat Mayor Jenderal itu. FPDIP, kata Adang, sepakat dengan pernyataan Ketua DPR RI, Marzuki Alie bahwa permasalah haji bukan sekedar pelaksanaan peribadatan, tapi lebih pada persoalan managemmen. “Masalah yang timbul bukanlah masalah baru, tapi setiap tahun terulang. Pelaksanaan haji bukan sekedar

85 Pengharapan yang Putus APAKAH keadaanku yang tidak kau setujui Hayati? Apakah yang telah menyebabkan dengan segera namaku kau coreng dari hatimu? Ah Hayati, kalau kau tahu!Agaknya belum pernah ada orang lain jatuh cinta sebagaimana kejatuhanku ini. Dan bila kau alami kelak agaknya tidak juga akan kau dapati cinta sebagai cintaku. Cintaku kepadamu lebih dari cinta saudara kepada saudaranya, cinta ayah kepada anaknya. Kadang-kadang derajat cintaku sudah terlalu amat naik, sehingga hanya dua yang menandingi kecintaan itu, pertama Tuhan dan kedua mati. Tak pernah namamu lepada dari sebutan mulutku. Tidak pernah saya khianati kepadamu, baik lahir ataupun batin. Kalau saya melihat alam, maka di dalam alam yang kulihat itu engkaulah yang tergambar, segenap perasaanku berisi dengan engkau. Bilamana matahari terbenam saya perhatikan benar-benar, karena disana kelihatan wajahmu yang indah. Bila terkukur bunyi, kudengarkan dengan khusyuk, lantaran disana laksana tersimpan suaramu yang merdu. Dan bila saya melihat bunga yang mekar, kembalilah semangatku, karena keindahan bunga itu adalah ciptaan keindahanmu. Beruntung saya rasanya hidup, sebab mengenangkan engkau. Dan tidak perlu bagiku hidup ini, melainkan karena menghunikan engkau di dunia, untuk melihat engkau, untuk menyebut nama engkau. Kalau sudah nyata-dan memang nyatabahwa cintaku itu menerima balasan, maka sekurang-kurangnya hibailah saya, kasihanilah

Ilustrasi Marwan

saya, sayangilah air mata yang telah banyak tertumpah untuk kau. Hibailah kedukaan di balik kedukaan, sehingga hatiku sudah tidak serasa hati lagi. Ketahuilah, bahwasanya orang yang akan menyukai kecantikanmu dalam dunia ini akan banyak bertemu. Orang yang menambah kemuliaanmu dengan harta bendanya bukan sedikit. Tetapi yang akan cinta kepadamu sebagai cintaku, sungguh engkau tak akan bertemu, percayalah perkataanku, percayalah! Hayati! Kau tertipu. Kau terpedaya dengan mulut manis. Mereka telah menipumu dengan harta benda dan hawa nafsu. Bagi mereka cinta hanya dapat berdiri dengan patri harta dan hawa nafsu.

Way of Life!

nggak sempat baca

klik kami di www.harianhaluan.com

masalah agama, tapi bagaimana mengelola pelaksanaan mulai dari tanah air hingga Arab Saudi,” kata Adang. Meski demikian, FPDIP memberikan apresiasi terhadap Kementerian Agama yang telah bekerja keras dalam upaya meningkatkan pelayanan ibadah haji. “Baru kali ini, Kemenag berupaya mengevaluasi total terhadap pelaksanaan ibadah haji sehingga pelaksanaan ibadah haji tahun berikutnya tak ditemui kendala,” ujar Adang. “FPDIP berpendapat agar penyelenggaraan ibadah haji dapat mengedepan kepentingan jamaah, yakni aman, nyaman, khusuk dan lebih murah serta memberikan rasa keadilan dan kepastian. Jadi Kemenag harus fokus menempatkan diri sebagai pengawas, sebagai regulator saja,” kata Adang. (h/sam)

d 30jt, Discount s/ % unga 3,99 DP ringan/b

DP

7jt-an

PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423 Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Jl. St. Usman No.14, Kampung Cina Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Jl. Lintas Sumatera Koto Baru KM.218 Dharmasraya Telp. (0754) 71245

* syarat & ketentuan berlaku HARI MINGGU / LIBUR SHOWROOM TETAP BUKA


4 OPINI

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

Haluan Kita Semangat ASEAN dalam Visa Tunggal KETIKA awal tahun 2011 pemerintah Indonesia merancang visa bersama ASEAN —yang bisa memudahkan masyarakat bepergian ke negara-negara di kawasan ASEAN—maka kemarin gagasan itu ditajamkan lagi sebagai salah satu agenda yang dibicarakan di KTT ASean di Nusa Dua Bali. Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa kemarin menyebutkan rencana penerapan ASEAN Common Visa (Visa Bersama) akan membuat ASEAN menjadi suatu lokasi kunjungan yang terintegrasi. Namun untuk menerapkan Visa Bersama di kawasan ASEAN, tentu tidak semudah itu. Pastilah Menlu Natalegawa juga maklum masih banyak pandangan-pandangan antarnegara yang harus diselaraskan. Misalnya akan ada pertimbangan keamanan, dampak keuangan dan lain-lainnya. Maka perlu disepakati ada peta jalan. Pola dan program yang disepakati di masa mendatang yang melibatkan semua sektor dari inter-dept. Penerapan visa bersama ini selain akan berdampak negatif (karena tidak diantisipasi) tentu dampak positifnya lebih besar terutama terhadap pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN. Wacana Visa Bersama ASEAN muncul sejak tahun 2009 saat pertemuan Dirjen Imigrasi dan Konsuler se-Asia Tenggara. Namun saat itu konsep tersebut belum dianggap mendesak karena masih banyak kendala menyangkut penerapan di masing-masing negara seperti keimigrasian, aspek keamanan, pengelolaan perbatasan, maupun aspek finansial. Visa bersama ini adalah seperti yang sudah diterapkan oleh negara-negara Eropa (kecuali Inggris Raya –UK). Di Eropa dalam sebuah kesepakatan yang dibuat di Schengen, lahirlah apa yang dikenal dengan istilah Visa Schengen. Artinya kalau kita berkunjung ke beberapa negara Eropa (kecuali Inggris Raya) maka kita cukup mengurus satu visa saja yakni visa Schengen itu. Dengan visa Schengen, kita sudah bisa menjelajahi negara-negara yang bersepakat menandatangani kesepakatan Schengen (26 negara) diantaranya Belanda, Jerman, Belgia, Prancis, Italia, Spanyol, Portugal, negaranegara Skandinavia (Finlandia Cs) serta sejumlah negara Eropa Timur seperti Latvia dan Polandia. Visa yang kita peroleh bisa berupa Tourist Visa, Transit Visa, atau Business Visa. Jika tujuan utama Anda adalah jalanjalan maka seharusnya Anda meminta visa turis. Yang jelas itu adalah kemudahan yang diterapkan oleh negara-negara Eropa agar orang makin banyak berkunjung ke sana. Bukan sebaliknya membatasi kedatangan orang. Jika membatasi kunjungan artinya sama saja dengan membatasi masuknya devisa. Dari sektor pariwisata, jika visa ASEAN ini diterapkan akan memberikan aspek yang positif bagi Indonesia nantinya. Jelas nanti akan ada paket-paket perjalanan wisata dengan harga yang lebih murah dan variatif ke beberapa negara di ASEAN termasuk Indonesia, ini kan salah satu upaya yang cerdas mempromosikan kebudayaan kita. Visa bersama yang kurang lebih mencontoh model visa Schengen di Eropa itu selain untuk memperkuat komunitas ASEAN, keuntungan visa bersama lainnya adalah meningkatkan sektor pariwisata, baik di Tanah Air maupun negara ASEAN lainnya. Indonesia sendiri sebagai pemrakarsa visa tuinggal ASEAN itu sebelumknya juga sudah memberlakukan bebas visa untuk sejumlah negara. Indonesia resmi memberlakukan fasilitas bebas visa untuk 30 hari kunjungan bagi penduduk dari tiga negara Asean yang selama ini masih menerapkan kebijakan penerbitan visa. Sejak September Kamboja, Laos dan Myanmar telah masuk di antara 15 negara bebas visa. Sebenarnya kita punya ASEAN Visa Exemption Agreement yang membebaskan visa selama 14 hari untuk semua negara anggota ASEAN. Dengan tambahan ketiga negara ASEAN tersebut, fasilitas bebas visa diterapkan terhadap sejumlah negara a.l. Brunei Darussalam, Chili, Ekuador, Hong Kong, Makau, Malaysia, Maroko, Peru, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam Akan tetapi harus kita akui juga bahwa tentu visa tuinggal seperti visa schengen di Eropa itu akan mengalami berbagai rintangan untuk penerapannya di beberapa negara. Kita yakin visa bersama masih sulit diwujudkan mengingat banyak hal yang harus dikaji, baik di dalam negeri maupun dengan negara-negara ASEAN lainnya. Visa Schengen di Uni Eropa saja hanya berjalan di beberapa negara. Uni Eropa yang sekian banyak negara saja tidak semuanya menerapkan, ada kesepakatan khusus. Untuk aplikasinya kita kira harus memperhatikan beberapa faktor yang kemungkinan bisa menjadi kendala ketika sistem baru itu diterapkan. Terutama masalah visa, apakah nantinya hanya diperlukan visa diplomatik saja atau sifatnya visa kita diakui oleh negara yang lain.***·

„ Kejati Sumbar akan sebar foto Marlon Martua „ Mau pasang iklan nih? „ Prof. JE Sahetapy: pejabat hukum tak peka masalah korupsi „ Peka atau pekak?

Haluan Aspirasi

082170625544/ 08163253248

Baralek Pakai Badan Jalan Banyak masyarakat baralek menggunakan jalan Raya sehingga jalan jadi macet. Mengapa Kasat Lantas tidak ambil tindakan padahal UULL melarangnya. Apakah Polantas tidak baca Undang-undangnya itu. +627518224***

Ada Perubahan

SEMINGGU terakhir kami lihat ada perbedaan mencolok pada halaman dalam Haluan, peregseran rubric, dan dibagi kedalam tiga bagian. Pergeseran rubrik mungkin merupakan penyegaran agar pembaca tidak jenuh namun halaman depan tanpa penyegaran sama sekali. Kalau boleh tahu apakah tampilan Haluan sekarang ini sekedar coba-coba, kemudian kembali seperti semula atau permanen? +6281374687***

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Mitigasi Longsor dengan Bio Engineering OLEH : ISRIL BERD

Pemerhati Pengelolaan DAS dan Lingkungan Universitas Andalas

Longsor merupakan bagian dari gerakan tanah yang menyebabkan berpindah atau bergesernya massa tanah dari daerah berenergi potensial tinggi ke daerah dengan potensial rendah. Tanah Longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran tersebut, bergerak ke bawah atau keluar lereng. Proses terjadinya tanah longsor dapat dijelaskan sebagai berikut: air yang meresap ke dalam tanah akan menambah bobot tanah. Jika air tersebut menembus sampai tanah kedap air yang berperan

gravitasi. Selain itu air juga akan menambah berat masa material, sehingga dengan demikian cukup untuk menyebabkan material untuk meluncur ke bawah. Kemiringan lereng yang terjal juga merupakan faktor lain yang dapat menyebabkan terjadinya mass movement. Partikel lepas dan tidak terganggu, serta membentuk kemiringan yang stabil yaitu kemiringan lereng maksimum yang material

Gambar 1. Rumput Vetiver mempunyai akar dalam (Tran Tan Van, 2005)

sebagai bidang gelincir, maka tanah menjadi licin dan tanah di atasnya akan bergerak mengikuti lereng dan keluar lereng. mengakibatkan lereng mudah terganggu kestabilannya, sehingga dapat terjadi jatuhan atau luncuran batuan apabila air meresap dalam retakan saat hujan, atau apabila terjadi getaran pada lereng. Bahwa bahaya longsor terjadi dalam waktu yang cepat, keadaan yang menghancurkan dengan mengenali ukuran, kecepatan dan efek penghancurannya. Landslides (batuan/ tanah longsor) merupakan contoh yang spektakuler dari proses geologi yang disebut mass wasting. Mass Wasting yang sering juga disebut mass movement, merupakan perpindahan masa batuan, regolit dan tanah dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah karena gaya gravitasi. Setelah batuan lapuk, gaya gravitasi akan menarik material hasil pelapukan ke tempat yang lebih rendah. Sungai biasanya membawa material tersebut ke laut dan tempat yang rendah lainnya untuk diendapkan, sehingga terbentuklah bentang alam bumi perlahan-lahan. Meskipun gravitasi merupakan faktor utama terjadinya mass wasting, ada beberapa faktor lain yang berpengaruh juga terhadap terjadinya proses tersebut. Air merupakan salah satu dari faktor-faktor tersebut. Apabila pori-pori sedimen terisi oleh air, gaya kohesi antar material akan semakin lemah, sehingga memungkinkan partikel-partikel tersebut dengan mudah untuk bergeser. Sebagai contoh, pasir akan menggumpal dengan baik pada kondisi yang lembab, tetapi bila kedalam pasir tersebut ditambahkan air, maka air akan membuka dan mengisi rongga diantara partikel pasir, dan butir pasir akan mengembang kesegala arah. Jadi kejenuhan akan mengurangi tahanan dalam material, sehingga akan dengan mudah digerakkan oleh gaya

penyusunnya tetap stabil. Tergantung pada ukuran dan bentuk partikelnya, besarnya sudut lereng bervariasi dari 25o sampai 40o. Semakin besar dan menyudut partikelnya, semakin besar sudut kemiringan stabilnya. Jika kemiringan bertambah, rombakan batuan akan menstabilkan kedudukannya dengan meluncur ke bawah. Banyak kondisi di alam yang menyebabkan keadaan tersebut, antara lain sungai yang menggerus dinding lembahnya, dan ombak yang mengikis bagian dasar dari tebing pantai. Manusia juga dapat menyebabkan kemiringan lereng yang menjadi semakin besar sehingga dapat mengakibatkan terjadinya mass wasting. Longsor akan teraktivasi akibat perubahan cuaca berhubungan dengan peningkatan penyerapan airseperti pada musim peng-

Tipe longsor jatuhan ini juga harus diwaspadai pada daerah pemukiman yang berada dibawah lereng yang memiliki batu-batu besar dan terpisah-pisah. Rubuhan adalah gerak rotasi ke depan dari massa batuan, runtuhan atau tanah dengan sumbu yang berhimpit pada lereng bukit. Gerakan ini terjadi akibat tekanan interaksi antar blok kolom. Blok-blok tersebut terjadi akibat adanya bidang perlapisan iregular, belahan, kekar atau retakan tension dengan arah jurus relatif sejajar dengan arah jurus lereng. Rubuhan mungkin hanya terdiri dari satu fragmen dengan volume 1 m3 hingga 109 m3. Perubahan umumnya terjadi di batuan schist dan gamping tetapi juga terdapat pada batuan sedimen tipis dan juga batuan beku dengan kekar kolom Longsor gelinciran merupakan bencana yang sering terjadi di indonesia dan intensif terjadi pada musim penghujan. Longsorn gelinciran ini dikenali dengan adanya retakan di permukaan. Sebaran lateral adalah perluasan lateral dari batuan kohesif atau masa tanah akibat deformasi massa yang dikontrol bagian dasar yang bersifat plastis. Sebaran ini adalah hasil dari deformasi plastis yang dalam massa batuan yang menyebabkan perluasan di permukaan. Aliran dalam gerakan permukaan adalah berpindahnya partikel yang bergerak dalam pergerakan massa. Material tersebut mungkin merupakan batuan dengan retakan yang banyak dan menghasilkan runtuhan yang tertanam dalam matrik atau materi yang berukuran halus. Longsor ini terjadi pada tanah atau pasir yang memiliki kandungan air yang besar. Densitas yang tinggi inilah yang sangat berbahaya, karena dapat mengapungkan batubatu besar dan tentunya bangunan beton yang dilewatinya. Aliran lahar merupakan contoh pada tipe ini. Longsor ini jarang terjadi, tetapi jika terjadi hal ini akan sangat merusakkan. Faktor penyebab longsor biasanya dihubungkan dengan ketidakmantapan lereng. Hal itu mungkin untuk mengidentifikasi satu atau lebih penyebab longsor dan satu bencana longsor. Faktor penyebab longsor meliputi

Gambar 2. Rumput Vetiver untuk pengaman tebing jalan (Tran Tan Van, 2005)

hujan, gempa bumi atau aktivitas manusia. Dapat diketahui bahwa jenis longsor ini dapat mencakup seluruh bentuk longsor yang terjadi baik di daerah tropis maupun di daerah subtropis yang mempunyai kondisi iklim yang berbeda. Secara umum longsor dikelompokkan menjadi 5 tipe longsor, yaitu: jatuhan, rubuhan, gelinciran, sebaran lateral, dan aliran. Jatuhan adalah gerak bebas material yang berasal dari lereng curam seperti bukit.

faktor geologis, morfologis, faktor fisik, dan faktor yang berhubungan dengan aktivitas manusia. Faktor faktor tersebut dapat diuraikan sebagai berikut; 1); penyebab geologis yakni bahan yang lemah, bahan yang sensitif, bahan terlapuk, bahan terluncur, bahan celah dan join, ketidak bersambungan, permeabilitas kontras, curah hujan; 2) Penyebab morfologis seperti sudut lereng, pengangkatan, rebound, erosi sungai, erosi gelombang, erosi glasial, erosi permukaan yang lateral,

erosi subteranean, muatan lereng, perobahan vegetasi; 3) penyebab fisik seperti intensitas hujan, salju cepat cair, curah hujan yang lama, penurunan cepat, gempa, erupsi vulkanik, pencairan dan pembekuan, perobahan muka air tanah, tekanan air ruang pori, aliran permukaan, aktivitas seismik ; 4) penyebab manusia seperti ekcavasi lahan, muatan lahan, penurunan, perubahan penggunaan lahan, manajemen air, penambangan, pembuatan jalan, pergerakan cepat, peresapan air , dan penebangan hutan. Longsor terjadi disebabkan oleh faktor karateristik tanah dan karakteristik lahan. Faktor karateristik yang terkait adalah kedalam solum tanah, kandungan bahan organik tanah, tekstur tanah, struktur , bobot isi, dan permeabilitas tanah. Karateritik lahan mencakup jumlah curah hujan, kemiringan dan panjang lereng, singkapan batuan, kedalam muka air tanah, dan jenis penggunaan lahan. Faktor Alamiah dan Non Ilmiah Kedalaman solum dapat menentukan terjadinya longsor karena kedalaman solum tanah berhubungan berhubungan kemampuan tanah dapat menyimpan air. Bencana alam longsor dapat diakibatkan oleh faktor alamiah dan faktor non alamiah. Faktor alamiah penyebab terjadinya longsor adalah; 1) kondisi geologi yaitu adanya jalur-jalur patahan dan rengkahan batuan yang mengakibatkan kondisi lereng mempunyai kemiringan > 30 % dan tumpukan tanah liat berpasir di atas batuan kedap air berupa andesit dan breksi andesit; 2) kondisi curah hujan yang cukup tinggi aetiap tahunnya; dan 3) sistem hidrologi pada daerah lereng. Faktor non alamiah adalah ; 1) pembukaan hutan secara sembarangan; 2) penanaman jenis tanaman yang terlalu berat dengan jarak tanam yang terlalu rapat; 3) pemotongan tebing/lereng untuk jalan dan pemukiman secara tidak teratur. Penyebab terjadinya tanah lonsor adalah ; a) hujan yaitu ketika hujan, air akan menyusup ke bagian yang retak sehingga tanah dengan cepat mengembang kembali. Pada awal musim hujan, intensitas hujan yang tinggi biasanya sering terjadi, sehingga kandungan air pada tanah menjadi jenuh dalam waktu singkat; b) lereng terjal yaitu lereng atau tebing yang terjal akan memperbesar gaya pendorong; c) tanah yang kurang padat dan tebal umumnya tanah liat dengan ketebalan lebih besar dari 2,5 m dan sudut lereng lebih besar dari 40 o akan berpotensi terjadinya longsor terutama ketika hujan; d) batuan yang kurang kuat umumnya batuan gunungapi dan batuan sedimen berukuran pasir dan campuran pasir, kerekel, dan liat yang kurang kuat; e) penggundulan hutan menyebabkan menyebabkan pengikatan air tanah berkurang sehingga tanah akan mudah terbawa oleh air; f) tataguna lahan; lahan sawah yang mempunyai akar yang kurang kuat untuk mengikat butir tanah dan membuat tanah menjadi lembek dan jenuh dengan air sehingga mudah terjadi longsor. Bahaya longsor dapat dikurangi dengan menghindarkan pembangunan pada lereng curam dan daerah rawan longsor, atau dengan memantapkan lereng. Pemantapan meningkat ketika air tanah dicegah dari peningkatan dalam massa tanah melalui (1) penutupan longsor

dengan membran impermeabel, (2) menjauhkan air permukaan dari longsor, (3) mengeringkan air tanah jauh dari longsor, dan (4) meminimumkan irigasi permukaan. Pemantapan lereng ditingkatkan ketika strukture memegang dan atau berat tanah atau batuan ditempatkan pada nulut longsor atau ketika masa tanah dipindahkan dari puncak lereng Pemantapan lereng itu dapat dilakukan dengan menggunakan rekayasa teknik sipil dan teknik vegetatif. Penggunaan teknik vegetatif memerlukan pemilihan jenis tanamannya menjadi kunci penting dalam keberhasilan pencegahan longsor yang disebakan labilnya lapisan tanah Banyak tanaman konservasi tanah yang digunakan seperti penggunaan tanaman pupuk hijau atau penggunaan tanaman pohon dinyatakan bahwa potensi tanaman hutan yang dapat dimanfaatkan secara luas di daerah tropis pada berbagai lingkungan seperti untuk mengkonservasi lahan yang berlereng. Suryatmojo (2006) melaporkan bahwa tanaman nangka, bambu, alpukat dan aren dianjurkan untuk memantapkan lapisan tanah terhadap bahaya longsor. Berdasarkan pengalaman dan pepatah Minang menyatakan bahwa bak aur dengan tebing, tebing tidak runtuh, aur (bambu) dapat tumbuh dengan baik. Kerja sama yang saling menguntungkan. Jadi dalam hal ini bambu atau aur merupakan tanaman yang dapat mengamankan tebing agar tidak runtuh karena mempunyai perakaran yang banyak dan mampu memantapkan tanah tersebut, pertumbuhan bambu dapat memperbaiki kualitas tanah dan membantu membangun tanah tererosi. Sistem perakaran bambu ekstensif memegang tanah bersama, melindungi tanah dari erosi, dan memegang air pada DAS. Perkebunan bambu merupakan fabrik untuk fotosistesis yang menurunkan gas rumah kaca. Tanaman bambu menyerap kirakira 5 kali jumlah karbon dioksida (gas rumah kaca utama) dan menghasilkan kira-kira 35 % lebih banyak oksigen daripada tanaman pohon lain. Pohon bambu bertumbuh dalam kelompok belukar, bambu mempunyai perakaran berkisar dari kedalaman 1-1,5 meter namun sistem perakaran yang kuat. Di samping tanaman bambu yang berguna dalam melindungi tanah terhadap erosi dan longsor ada juga jenis tanaman rumput yang mempunyai fungsi yang sama dengan bambu yaitu tanaman rumput vetiver. Penggunaan tanaman rumput vetiver merupakan salah satu sistem yang dapat mengurangi bencana banjir, longsor, erosi tebing sungai dan pantai karena tanaman ini mempunyai perakaran yang dalam (Gambar 1 dan Gambar 2). Pemakaian rumput vetiver di Vietnam memperlihatkan keuntungan untuk melindungi tebing sungai dan saluran, menguatkan pasir pantai, melindungi tebing berpasir, mengontrol erosi banjir lahan pertanian, dan perkembangan parit. Mencegah longsor dan memantapkan pinggir jalan. dan mengontrol polusi tanah dan air. Dengan ciri spesial dari vetiver karena dapat menggantikan atau berkombinasi dengan bambu, bakau, casuarina, dan rumput lokal lain dalam membentuk pagar lorong dalam membantu mengurangi banyak jenis bencana alam lain. Ongkosnya murah hanya 10-20 % dari metoda tradisional lain. „

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan: Irfan Jasri, Wakil Pemimpin Redaksi: Eko Yanche Edrie, Dewan Redaksi : H. Hasril Chaniago (Ketua), Zul Effendi, Eko Yance Edrie, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Aci Indrawadi, Koordinator Liputan Daerah: Syamsu Rizal, Asisten Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Reporter Padang: Gusni Yenti Putri, David Ramadian, Gustedria, Haswandi, Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Devi Diani, Defil, Nasrizal Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim, Trisnaldi (Pariaman/Padang Pariaman), Ilham Yusardi, Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert (Payakumbuh/Limapuluh Kota), Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina (Pasaman), Miazuddin, Kasra Scorpi (Agam), Iwan DN, Darwin Danin, Maison (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal, Aldoys (Tanah Datar), M. Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman (Pesisir Selatan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago (Kabupaten Solok/Kota Solok), Icol Dianto (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Ferry Maulana (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Isbadri Bakri (Koordinator Sirkulasi), Nofriza Zaniyar, Alfarino Ikhsan (Koordinator Promosi), koordinator Iklan : Yunasbi, Tata Letak/Desain: Andri Idra (Koordinator), Syafrizal, Nurfandri, Rahmad Doni, Rahmi, David Fernanda, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi Jamal, Keuangan : Bedhendri, Kasir : Desy, TI : Teguh, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Syamsul Hidayat, Cetak : Mardianto (Koordinator), Elvin Devino, Afandi, Rudi Kurniawan, Prasetyo, Jecky Jekcson. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: FC: Rp25.000/mm kolom, Produk BW: Rp 10.000/mmkolom, Spot Colour: Rp20.000/mmkolom, Display: Rp 10.000/mmkolom, Sosial BW: Rp 8.000/mmkolom, Sosial FC: Rp 15.000/mmkolom, Iklan Mini(Max 1kolom X50mm) Rp 100.000/1 kali muat, Iklan Baris: Rp 10.000/baris Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

CAPELLO : Beckham? No!

Lucho ke Arsenal? MARSEILLE, HALUAN — Kesempatan untuk bisa bermain bersama klub besar tentu tidak datang setiap saat. Sadar akan kesempatan langka ini, Lucho Gonzalez tak menutup kemungkinan pindah dari Marseille di bulan Januari mendatang. Lucho juga memberikan isyarat jika dirinya senang bisa bergabung dengan Arsenal. Nama gelandang asal Argentina ini terus saja dikaitkan dengan kepindahan menuju Roma dan Fiorentina. Sementara itu dari Inggris, muncul Arsenal yang juga tertarik mendapatkan tanda tangannya. Arsene Wenger pernah berpikir untuk meminjam Lucho, seraya mengatakan jika kontrak permanen masih belum memungkinkan untuk saat ini. Dan nampaknya keinginan Wenger tersebut disambut baik oleh gelandang berusia 30 tahun itu. “Arsenal adalah klub hebat. Kami sudah berhadapan dua kali dengan mereka di Liga Champions musim ini,” ucap Lucho. “Saya merasa karir saya masih akan berlanjut di Marseille karena saya masih terikat kontrak disini, tetapi semua itu tergantung kepada penawaran yang datang dan keinginan Marseille itu sendiri.” “Jika datang penawaran yang bagus untuk saya, kita lihat saja apa yang akan terjadi,” pungkasnya. (net)

Lippi Ingin Melatih di Piala Dunia DOHA, HALUAN — Mantan pelatih Timnas Italia, Marcello Lippi, ingin kembali menjadi pelatih, tetapi ia tidak mau menjadi pelatih klub. Lippi, yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 2006, kembali melatih Italia di Piala Dunia 2010. Namun, di Afrika Selatan, sang juara bertahan tidak mampu lolos dari babak kualifikasi grup, tanpa sekalipun memenangi pertandingan. "Dalam kehidupan, secara umum di pekerjaan apapun, terdapat saat-saat menanjak dan menurun, momen bagus dan buruk, dan saya beruntung mendapat banyak kesuksesan," ucap Lippi pada konferensi Aspire4Sport di Doha. "Yang terakhir tidak sukses, Afrika Selatan. Saya beristirahat selama setahun, istirahat mental. Saya ingin mulai kembali bekerja, namun saya tidak ingin kembali ke klub." "Saya menginginkan pengalaman lain...di tim nasional untuk membangun tim, tim nasional baru dan bermain di Piala Dunia lain - Brazil pada 2014." Cesare Prandelli menggantikan Lippi sebagai pelatih Italia, dan telah memimpin tim tersebut ke Euro 2012. Lippi memenangi lima gelar Serie A dan satu gelar Liga Champions bersama Juventus dalam dua periode di klub asal Turin tersebut, sehingga tidak tertutup kemungkinan kalau suatu saat ia akan kembali melatih Juve. "Saya punya kesempatan untuk kembali ke Juventus dalam (beberapa) tahun terakhir...dan itu tidak terjadi," kata Lippi. "Sekarang Juventus memiliki pelatih bagus (Antonio Conte), mereka memulai siklus baru. Saya tidak berpikir mereka membutuhkanku, namun hubungan (dengan Juventus) begitu indah, sehingga jika suatu saat mereka membutuhkanku, saya akan bersedia. Saya tidak berharap itu terjadi, sebab itu berarti Juventus sudah (dalam situasi) buruk." Juve belum pernah memenangi gelar di liga sejak mereka didegradasi ke Serie B pada 2006, sebagai bagian dari skandal pengaturan pertandingan. Namun pada musim ini, Juve belum terkalahkan dan hanya berselisih dua poin dari pemuncak klasemen Serie A, Udinese, dengan satu pertandingan yang masih belum dimainkan.(ant)

5

ARTHUR Irawan berfoto di lapangan hijau stadion Espanyol milik klub besar Spanyol. Arthur direkrut manajemen tim yang sempat membesarkan Iniesta ini untuk dipersiapkan tampil dikelompok senior. Saat ini, ia dikontrak empat tahun merumput bersama Espanyol junior.

PEMAIN MUDA INDONESIA MULAI BERLATIH DI ESPANYOL

Arthur Disambut Hangat BARCELONA, HALUAN — Pesepakbola muda Indonesia asal Surabaya, Arthur Irawan mulai latihan bersama klub barunya, Espanyol di Barcelona, Spanyol.

Ia resmi terikat kontrak selama empat tahun untuk merumput bersama Espanyol Junior untuk dipersiapkan tampil di Espanyol senior yang kini bertengger di posisi delapan, La Liga 2011-2012. Dalam situsnya, rcdespanyol.com pengelola klub ini menyambut hangat kehadiran Arthur. Saking senangnya, foto-

foto berita tentang Arthur di situs berita milik Indonesia, dipajang di laman rcdespanyol.com. Beberapa situs Indonesia beberapa waktu terakhir memang menampilkan berita tentang Arthur. Dalam galeri foto di laman rcdespanyol.com, terutama di kanal galeria d'imatges pengelola juga

memajang foto Arthur Irawan saat penandatangan kontrak maupun ketika berlatih. Arthur menjadi pemain pertama dan satu-satunya dari Indonesia yang dikontrak klub peserta Liga Spanyol. Arthur dikontrak selama empat musim. Arthur tentu saja menjadi harapan Timnas Indonesia di masa depan. Soal ini Arthur juga sudah mendambakan membela Indonesia di ajang internasional.(h/mat/net)

WATFORD, HALUAN —Pelatih Timnas Inggris, Fabio Capello, masih belum tertarik untuk memasukkan David Beckham ke dalam timnya untuk Euro 2012 di Polandia dan Ukraina. Beckham, yang performa gemilangnya untuk LA Galaxy telah membuat klub tersebut mencapai final MLS musim ini, tidak pernah putus asa untuk menambahkan catatan penampilannya bagi timnas yang sudah mencapai angka 115 pertandingan. Tetapi ia telah diacuhkan oleh Capello sejak Piala Dunia tahun lalu, meskipun demikian Capello berharap kalau mantan bintang Manchester United tersebut dapat bermain bagi tim Inggris Raya untuk Olimpiade tahun depan. Ketika ditanyakan pada Senin, mengenai peluang Beckham untuk masuk dalam pasukan Euro 2012, Capello menjawab, "Tidak. Saya pikir ia hanya akan terlibat dalam pertandingan Olimpiade. Namun, saya masih punya waktu untuk mengambil keputusan." Saat itu Capello sedang berbicara mengenai pertandingan persahabatan melawan Swedia di Wembley, Selasa ini. Ketika ia kembali dipaksa untuk menjawab apakah Beckham masuk dalam rencananya saat ini, Capello tegas menjawab, "Tidak!"

Juventus Tuntut FIGC, PSSI-nya Italia

ROMA, HALUAN — Pers Italia melaporkan kalau Juventus mengajukan tuntutan kepada Federasi Sepak bola Italia (FIGC) melalui pengadilan Turin sebesar lebih dari 400 juta euro sebagai ganti rugi atas skandal pengaturan pertandingan. Juventus menuduh FIGC telah berlaku tidak adil dan kurang bertindak saat tim tersebut tersangkut kasus pengaturan pertandingan pada 2006, yang membuat klub berjuluk La Vecchia Signora tersebut harus kehilangan dua gelar juara Serie A, dan terdegradasi ke Serie B.

Conte LUCAS RODRIQUES

Diburu MU dan Liverpool LIVERPOOL dan Manchester United siap bertarung untuk mendapatkan pemain muda Brazil berlabel 20 Juta Pound, Lucas Rodrigues. United, yang masih sangat ingin mencari pengganti sesuai untuk Paul Scholes, sudah mengamati pemain berusia 19 tahun asal Sao Paolo ini. The Kop juga sudah mengamati perkembangan dirinya. Lucas, yang dipilih sebagai salah satu bintang dalam turnamen U-20 di Amerika Selatan, adalah salah satu bintang muda paling diincar di dunia saat ini. Kontraknya masih sampai tahun 2016 nanti namun Liverpool bisa mencoba untuk melepaskan tawaran pada bulan Januari nanti. Mereka akan menghadapi kompetisi yang serius dari United dan juga raksasa Italia semacam Juventus dan Inter Milan.

Lucas tampil cemerlang bersama Sao Paulo dan sudah memperkuat tim senior Brasil di usianya yang masih 19 tahun. Gelandang serang ini menarik perhatian beberapa klub papan atas Eropa. Menurut berita dari Tribalfootball, ada tiga klub yang berminat mendapatkannya dan siap mengajukan penawaran pada bursa transfer Januari nanti. Ketiga klub itu adalah Roma, Liverpool dan Spurs. Mereka siap bersaing untuk mendapatkan pemain yang punya nama lengkap Lucas Rodrigues Moura da Silva itu. Sao Paulo bersedia melepas salah satu pemain andalannya itu kalau ada klub yang memberikan penawaran tidak kurang dari £20 juta.ÿþ Lucas sudah 56 kali bermain dan mencetak 15 gol di Sao Paulo.(net)

AC Milan, Lazio, Fiorentina, dan Reggiana juga dijatuhi hukuman, namun Inter Milan lolos dari jeratan sanksi, bahkan dianugerahi gelar juara pada 2006. Menurut La Gazzetta dello Sport, Juve menuntut ganti rugi sebesar 444 juta euro melalui pengadilan di Latium. Juventus kehilangan gelar juara Liga Italia 2005 dan 2006, dan telah melakukan berbagai cara agar keputusan itu dicabut. Mereka bahkan pernah membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) dan UEFA. Sejauh ini, semua upaya mereka selalu ditolak. (ant)


6 OLAHRAGA

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

RD Simpan Kurnia Meiga

Myanmar Kalahkan Timor Leste JAKARTA, HALUAN — Myanmar merebut kemenangan kembali dalam laga terakhir penyisihan Grup B SEA Games 2011 dengan mengalahkan Timor Leste 1-0 di Stadion Lebak Bulus Jakarta, Selasa. Gol kemenangan Myanmar ini dicetak oleh Mai Aih Naing di menit ke-34. Timor Leste yang ditangani pelatih Antonio Carlos Veira tak mampu menyamakan kedudukan hingga babak kedua berakhir. Pelatih Myanmar Stefan Hasson menyatakan timnya memang bermain tidak seperti biasanya. "Kami memang tidak bermain seperti biasanya hari ini (Selasa) melawan Timor Leste," katanya setelah pertandingan usai. "Namun, hasil 1-0 ini sangat baik untuk tim kami, khususnya modal untuk maju ke babak semifinal," katanya. Ia mengatakan secara teknik, permainan kurang baik tapi secara mental tim Myanmar tetap kuat. Hasil raihan tiga poin ini, Myanmar mengambil alih pimpinan klasemen sementara grup B dengan 13 poin, disusul Vietnam (10) Di partai lain Grup B, Brunei Darusalam menundukkan Filipina 2-1. Kemenangan ini menjadi respon positif Brunei setelah sebelumnya dicukur Vietnam 0-8. Untuk Filipina, kekalahan tersebut membuat mereka dipastikan menjadi juru kunci dengan poin tiga. Brunei satu posisi lebih baik dengan poin empat. (ant)

JAKARTA, HALUAN — Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan akan melakukan rotasi besar-besaran pada pemainnya saat menghadapi Malaysia di pertandingan terakhir Grup A SEA Games 2011 di Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (17/11).

Wim Siap Tinggalkan Timnas JAKARTA, HALUAN — Pelatih timnas Indonesia, Wim Rijsbergen mengakui timnya kalah kelas dari Iran yang menjadi lawannya pada pertandingan Grup E Zona Asia, Pra-Piala Dunia 2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa. Pada perWIM RIJSBERGEN tandingan kandang terakhir ini, Bambang Pamungkas dan kawan-kawan menyerah 1-4 dari anak asuh Carlos Queiroz dan terpuruk di dasar klasemen Grup E dengan nol poin dari lima pertandingan. "Semua tahu lawan di grup E semuanya berat. Bahkan selama babak penyisihan Indonesia baru menciptakan tiga gol. Banyak hal yang harus dibenahi," kata Wim Rijsbergen usai pertandingan. Menurut dia, salah hal yang harus dibenahi adalah pertahanan. Jika pertahanan lemah maka tim akan sulit untuk berkembang karena itu adalah salah satu kunci untuk membangun serangan guna memenangkan sebuah pertandingan. Dengan pertahanan lemah, kata dia, akan banyak gol yang tercipta sehingga mempengaruhi mental pemain seperti yang terjadi pada timnas saat bertanding pada Pra-Piala Dunia 2014. "Fisik sangat berpengaruh. Makanya harus secepatnya diperbaiki," kata pelatih asal Belanda itu. Ditanya apakah akan meninggalkan timnas Indonesia setelah hasil buruk yang diperoleh Bambang Pamungkas dan kawan-kawan, mantan pelatih PSM Makassar itu mengaku akan pergi dari Indonesia jika sudah tidak diperlukan lagi.(ant)

Berdasarkan hasil rapat dengan seluruh jajaran pelatih, ada lima pemain yang akan dirotasi dan digantikan dengan pemain yang selama ini tidak masuk dalam tim inti pada empat pertandingan sebelumnya. "Satu diantaranya masih fresh. Yang jelas lima pemain ini akan diprioritaskan untuk tampil melawan Malaysia," kata Rahmad Darmawan usai latihan di lapangan PSSI Senayan, Jakarta, Selasa. Meski akan merotasi lima pemainnya saat menghadapi Malaysia, mantan pelatih Persija Jakarta itu belum memberikan nama-nama pemain yang akan masuk dalam tim inti. Hanya saja, saat latihan di lapangan PSSI Senayan, pelatih kiper Eddy Harto memberikan latihan kepada penjaga gawang kedua timnas yaitu Andritani Ardiyasa. Kemungkinan besar penjaga gawang Persija itu menggantikan posisi Kurnia Meiga. Selain Andritani Ardiyasa, pemain yang jarang menjadi tim inti adalah Ramdani Lestaluhu, Lukas Mandowen, Yerico Christiantoko dan Yongky Aribowo.

ANTARA

ROTASI— Pelatih Rahmad Darmawan akan melakukan rotasi pemain saat Timnas U 23 menghadapi Malaysia di partai terakhir penyisihan Grup A. Salah satu pemain yang dirotasi itu adalah kiper utama, Kurnia Meiga yang akan diganti kiper kedua, Andritani Ardiyasa. Rahmad mengaku meski pertandingan melawan Malaysia bukan penentuan, pihaknya tetap menginstruksikan kepada pemain untuk memberikan hasil terbaik yaitu memenangkan pertandingan. "Kami tetap menginstruksikan untuk bermain serius. Pertandingan nanti yang

jelas tidak akan kami lepas," kata mantan pelatih Sriwijaya FC itu. Ia berharap, penonton juga mendukung penuh seperti saat menghadapi Thailand pada pertandingan penentuan beberapa hari lalu. Dukungan penonton sangat memotivasi pemain untuk bermain lebih baik.

Menyerah, Indonesia Belum Dapatkan Nilai JAKARTA, HALUAN — Timnas senior Indonesia menyerah dari timnas Iran 14 pada pertandingan Grup E Pra Piala Dunia 2014 di Stadion Utama Gelora

ANTARA

BAMBANG Pamungkas (kanan) berebut bola dengan pesepakbola Iran Gholam Reza (kanan) pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2014, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (15/11).

Bung Karno Jakarta, Selasa. Gol Indonesia tercipta lewat Bambang Pamungkas menit 43, sedangkan gol Iran tercipta lewat kaki Milad Midavoodi menit 7, Mojtaba Jabari menit 20, Gholam Reza Rezaei menit 24, Javad Nekounam meni 72. Dengan hasil ini anak asuh Wim Rijsbergen terpuruk diposisi juru kunci Grup E dengan nol poin dari lima pertandingan. Timnas hanya menyisakan satu pertandingan tandang yaitu melawan Bahrain. Indonesia yang tidak lagi punya peluang untuk lolos ke putaran berikutnya, pada awal babak pertama berusaha mengimbangi permainan Iran. Hasilnya Cristian Gonzales yang lepas dari pemain belakang Iran mampu melepaskan tendangan keras hanya saja mampu ditepis penjaga gawang lawan. Jual beli serangan terus terjadi. Beberapa peluang kedua tim juga tercipta. Hanya saja Iran lebih beruntung karena mampu menciptakan gol pada menit 7 lewat kaki Milad Midavoodi sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk tim dari Timur Tengah itu. Iran yang dikapteni oleh Javad Nekounam meski telah unggul terus menekan timnas Garuda. Tusukan mengarah ke gawang Hendro Kartiko terus terjadi hingga akhirnya Mojtaba Jabari mampu menggandakan kedudukan pada menit 20 setelah mendapatkan umpan Ghazi Najafabadi. Tertinggal 0-2 timnas Garuda berusaha

mengejar ketertinggalannya. Namun apa yang terjadi. Anak asuh Wim Rijsbergen malah kembali kebobolan pada menit 24 lewat kaki Gholam Reza Rezaei setelah mengecoh Hendro Kartiko sehingga membuat keunggulan Iran menjadi 3-0. Indonesia yang bermain tanpa pola terus menjadi bulan-bulan anak asuh Carlos Queiroz itu. Beberapa peluang menciptakan gol terus terjadi. Namun sekali ada peluang, Bambang Pamungkas mampu memperkecil ketertinggalan setelah mampu menjebol gawang Iran pada menit 43. Posisi 1-3 terjadi hingga babak pertama usai. Memasuki babak kedua Iran yang unggul jauh terus memberikan kepertahanan timnas Garuda. Begitu juga sebaliknya. Lewat M. Ridwan, timnas Indonesia juga mengancam gawang Iran yang dikawal Mahdi Rahmati namun belum mampu mengubah kedudukan. Iran yang bermain terbuka tetap berupaya menambah pundi-pundi golnya. Tendangan mengarah ke gawang tuan rumah terus terjadi, hanya saja berkat penampilan cemerlang Hendro Kartiko untuk sementara gawang Indonesia aman. Upaya Iran menambah pundi gol terjadi pada menit 72 setelah pemain Iran dijatuhkan oleh Benny Wahyudi dikotak terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih. Akhirnya sang kapten Javad Nekounam sukses menjadi algojo sehingga mengubah kedudukan menjadi 4-1. (ant)

Seleksi Tim SPSUMS Dipantau Pemadu Bakat Uruguay PADANG, HALUAN — Padang B dan dan Payakumbuh Selection sukses meraih kemenangan dan akan saling bertemu dalam laga lanjutan seleksi pemilihan pemain yang akan dikirim untuk berguru ke Uruguay yang digelar Swadaya Pemerhati Sepakbola Usia Muda Sumbar (SPSUMS) tingkat Sumatera Barat pada Kamis (17/11) di Stadion Haji Agus Salim Padang. Pada laga perdana yang digelar Selasa (15/11) sore di Stadion kebanggaan Urang Awak yang disaksikan langsung oleh tiga pemandu bakat asal Uruguay, serta Yeyen Tumena tersebut, Padang B sukses menaklukkan Agam Selection dengan skor tipis 2-1, sementara

Payakumbuh Selection menaklukkan Padang A juga dengan skor tipis 3-2. Keempat tim tersebut masingmasing dihuni oleh para pemain kelahiran 1995 hingga 1996, hasil seleksi tingkat daerah yang sudah dilangsungkan beberapa hari belakangan. Diungkapkan ketua panitia Verry Mulyadi kepada Haluan usai laga, tim seleksi Uruguay sengaja meminta panitia untuk melaksanakan seleksi dengan sistem kompetisi. “Dengan kompetisi tersebut, tim seleksi jadi lebih mudah untuk memilih pemain karena pemain yang berada di tim masing-masing merupakan

LOWONGAN GELOMBANG KE DUA Perusahaan Perkebunan yang terbesar di Daerah PekanBaru, Jambi serta Palembang , membutuhkan tenaga survey pemetaan untuk ditempatkan Di Wilayah Kepulauan Riau , Jambi, Sumatera selatan , melalui TOPOGRAPHY TRAINING CENTRE BUKITTINGGI, jika anda yang kami cari, memiliki kepribadian yang menarik, ramah, energik, berkomitmen serta semangat kerja yang tinggi.Mari bergabung untuk posisi:

1.PLANNING SURVEY 2.WATER MANAJEMENT Persyaratan Umum: 1. Melampirkan copy Ijazah terakhir 1 lembar 2.Wanita / Pria umur 18 ~ 27 Tahun 3. Pendidikan Min SLTA sederajat 4.Pengalaman Tidak diperlukan 5.Bagi yang lulus seleksi akan diadakan pelatihan selama 2 bulan di Topography Training Centre Bukittinggi 6.Diutamakan bagi warga yang kurang mampu dibuktikan dengan surat keterangan 7.Pas foto warna 3 x 4 sebanyak 4 lembar 8.Foto copy KTP 9.Foto copy KartuKeluarga

Lamaran diantar langsung pada hari kerja dari tanggal 24 Oktober 2011 ke Topography Training Centre Jalan Veteran No.202 Jirek, Bukittinggi Telp. ( 0752.33891 ) Layanan SMS ( 0813 6311 6527 )

pilihan terbaik dari tiap daerah,” terangnya. Tim pelatih yang berasal dari salah satu Negara pencetak pemain muda berbakat dunia ini yakni, Cesar Payovich sebagai pelatih kepala, Jorge Marcelo Anania (pelatih kiper), Wilson Espina Viera (pelatih teknik), serta Yeyen Tumena yang merupakan ketua tim pencari bakat tersebut menjabat sebagai asisten pelatih teknik. SPSUMS yang juga diprakarsai oleh legenda Sumbar Suhatman Imam ini memberikan hadiah terhadap setiap tim yang berlaga pada seleksi tersebut, juara pertama mendapat uang pembinaan senilai satu juta

rupuah, juara dua 750 ribu rupiah, juara tiga 500 ribu rupiah, serta peringkat empat 250 ribu rupiah. Sementara Rabu (16/11) sore ini panittia juga akan menggelar pertandingan antara Diklat Padang menghadapi Padang Selection (pemain-pemain hasil pilihan dari Piala Dandim) kelahiran 1994. Seleksi ini untuk memilih pengganti beberapa pemain Indonesia yang di pulangkan dari Sociedad Anónima Deportiva (SAD) beberapa waktu lalu. “Mudah-mudahan ada pemain dari Sumbar yang terpilih bergabung ke tim SAD ini,” tukas Yeyen Tumena. (h/rio)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300 CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

Indonesia pada klasemen sementara Grup A berada di puncak dengan sembilan poin, disusul Malaysia dengan tujuh poin, Singapura empat poin, Thailand tiga poin dan Kamboja nol poin. Tim Garuda Muda ini telah memastikan diri satu tiket ke semifinal.(ant)

Jadwal Sepakbola SEA Games XXVI: Klasemen Grup A 1.Indonesia 3 2.Malaysia 3 3. Singapura 3 4. Thailand 3 5. Kamboja 4

3 2 1 1 0

0 1 1 0 0

0 0 1 2 4

(11-1) (6-2) (2-3) (6-5) (2-16)

9 7 4 3 0

Jadwal Pertandingan Kamis (17/11) Thailand Vs Singapura (16.00 WIB) Indonesia Vs Malaysia (19.00 WIB) Klasemen Grup B 1. Vietnam 4 10 2. Myanmar 5 12 3. Timor Leste 5 4. Laos 4 5.Brunei 5 6. Filipina 5

3

1 0 (13-1)

4

1 0 (13-2)

2 1 1 1

0 1 1 0

3 2 3 4

(4-6) (9-8) (5-17) (5-12)

Jadwal Pertandingan Kamis (17/11) Laos vs Vietnam Hasil Pertandingan Minggu (13/11) Selasa (15/11) Myanmar vs Timor Leste 1-0 Filipina vs Brunei 1-2

6 4 4 3


OLAHRAGA 7

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

Kido/Hendra Pastikan Emas untuk Indonesia

POJOK JAKABARING Wartawan Kompas Kehilangan Sepeda PALEMBANG, HALUAN — Arena pertandingan SEA Games XXVI khususnya di kawasan Jakabaring Sport City di Palembang, Sumatera Selatan, dinilai tidak aman, karena salah satu wartawan media nasional peliput kehilangan sepeda di areal tersebut, Minggu (13/11). Wisnu Aji, wartawan Harian Kompas, di Palembang, Selasa mengingatkan harus lebih berhati-hati meletakkan sepeda dan barangbarang penting di dalam lingkungan Jakabaring Sport City itu, karena meskipun roda sepeda sudah dikunci dan lingkungan sekitarnya dijaga petugas keamanaan, tetap saja masih mengalami kehilangan sepeda itu. "Saya kehilangan sepeda, usai liputan atletik, Minggu (13/11) lalu. Padahal sudah meletakkan kendaraan ramah lingkungan tersebut di tempat parkiran seperti biasa," kata dia. Menurut dia, ketika mengetahui sepeda yang dipakainya hilang, langsung menghubungi panitia untuk memastikan keberadaan kendaraan milik kantor itu. Namun, setelah dicari sampai ke wisma atlet pun, sepeda itu tidak ditemukan, ujar dia. (ant)

JAKARTA, HALUAN — Pasangan Markis Kido/ Hendra Setiawan memastikan tuan rumah Indonesia mengalahkan tim Malaysia 3-1 dan merebut medali emas cabang bulu tangkis nomor beregu putra SEA Games 2011 di Istora Senayan Jakarta, Selasa.

Suporter Thailand Tak Mau Kalah

JAKARTA, HALUAN — Meski jumlahnya tidak sebanding dengan suporter Indonesia, suporter asal Thailand ikut hadir untuk mendukung tim bulu tangkis putri Thailand yang bertanding di Istora Senayan, Senin. Meski jumlahnya tidak sampai sepuluh orang, namun para suporter ini cukup menarik perhatian banyak penonton. Sebagian dari suporter asal Thailand tersebut mengenakan pakaian tradisional asal Thailand dan menghias wajah mereka dengan lukisan bendera Thailand. Tak kalah heboh dengan suporter Indonesia yang memenuhi hampir separo Istora Senayan, suporter Thailand membawa alat musik berupa drum serta terompet yang cukup mampu menyaingi teriakan suporter Indonesia. Suporter pendukung Thailand tak lupa membawa bendera serta pernak pernik yang berwarna sama seperti bendera Thailand, seperti selendang, topi, serta payung. (ant)

ANTARA

RAYAKAN KEMENANGAN—Tim pebulutangkis beregu putera Indonesia merayakan kemenangan usai mengalahkan tim beregu putera Malaysia pada babak final Sea Games XXVI di Stadion Istora Senayan Jakarta, Selasa (15/11). Tim beregu putera Indonesia berhasil meraih medali emas setelah menang atas tim beregu putera Malaysia 3-1.

Eko dan Tuti Sumbang Emas Pertama Pencak Silat

JAKARTA, HALUAN — Pesilat Indonesia Eko Wahyudi dan Tuti Winarni berhasil meraih medali emas masing-masing dalam kategori tunggal putra dan putri cabang olahraga pencak silat SEA Games XXVI di Padepokan Pencak Silat Indonesia Jakarta, Selasa malam. Pada final pencak silat kategori seni ini, Eko Wahyudi mendapat nilai 457 dengan catatan waktu 03.00 menit, sedangkan Tuti Winarni nilai 456 dengan catatan

waktu 03.00 menit. Sedangkan juara II tunggal putra meraih perak Quang Trung Hoang (Vietnam) dengan nilai 453, catatan waktu 03.00 dan juara III medali perunggu Ahmad Tajul Zaman Tajuddin (Malaysia) dengan nilai 448, catatan waktu 03.00. Sementara itu, di kategori tunggal putri juara II Ngunyen Thi Thuy (Vietnam) nilai 447 dengan catatan waktu 03.00 menit dan juara III Noerleyerman Haji Raya

(Brunei Darussalam) nilai 445 dengan catatan waktu 03.01 menit. Dalam kategori seni pencak silat ini diperebutkan sebanyak enam medali emas. Pada kategori seni tersebut untuk perorangan putra adalah pesilat dari negara Malaysia, Singapura, Vietnam, Myanmar dan Indonesia. Sedangkan untuk putri perorangan yang lolos final adalah Myanmar, Indonesia, Singapura, Malaysia dan Viatnam.

Ganda putra yang masuk final adalah negara Singapura, Vietnam Myanmar, Malaysia dan Indonesia. Sedangkan di ganda putri adalah Myanmar, Indonesia, Singapura, Malaysia dan Vietnam.Untuk kategori ganda putra, negara yang lolos final adalah Brunei Darussalam, Indonesia, Singapura, Vietnam dan Malaysia. Sedangkan di putri adalah negara Indonesia, Singapura, Vietnam, Malaysia dan Brunei Darussalam.(ant)

Petinju Indonesia Jatuhkan Petinju Laos

PALEMBANG, HALUAN — Petinju Indonesia Afdan Bachtila sempat menjatuhkan petinju Laos Andy Sivongsack pada laga SEA Games 2011 di kelas 64 kilogram. Pada pertandingan di Palembang, Selasa, petinju Indonesia yang berada di sudut biru itu sejak bel ronde pertama dibunyikan terus menyerang petinju Laos yang berada di sudut merah. Pukulan petinju Indonesia tersebut mengenai wajah bagian kanan petinju laos sehingga sempat meng-

goyahkan petinju itu. Agresivitas Afdan terus menyudutkan lawannya, namun petinju Indonesia itu sempat diingatkan wasit karena memukul bagian bawah petinju Laos tersebut. Memasuki ronde kedua, petinju Indonesia terus menyerang dengan kombinasi pukulan baik dari arah samping kanan-kiri, bawah maupun arah lurus sehingga petinju Laos itu sering tersudut ke ring. Ketika lawannya tersudut, Afdan tidak memberikan kesempatan petinju

Laos itu untuk membalas, bahkan sempat menjatuhkannya dan mendapat hitungan oleh wasit, namun bisa melanjutkan pertarungan. Pada ronde ketiga, Andy Sivongsack berusaha mengejar ketertinggalan angka karena hingga ronde kedua tertinggal 2-18 dari petinju Indonesia. Karena agak tersudut, Afdan sempat memukul bagian bawah petinju Laos tersebut sehingga mendapat potongan angka. Namun hasil akhir juri mem-

berikan angka 26-8 bagi kemenangan petinju Indonesia itu. Melihat skema pertandingan, Afgan di semifinal akan bertemu dengan petinju Kamboja Svay Ratha setelah mengalahkan petinju Timor Leste Borges Pereira Herique M, dengan angka 16-1. Sementara itu pada pertandingan di kelas 52 kilogram, petinju Vietnam Nguyen Van Hai mengkandaskan perlawanan petinju Timor Leste Da Conceicao Ariemo Maria dengan angka telak 22-5.(ant)

Juara Olimpiade 2008 itu meraih kemenangan dua game langsung 2110, 21-14 atas ganda kedua Malaysia Mak Hee Chun/Ong Soon Hock dalam pertandingan selama 30 menit. Dua angka kemenangan lainnya disumbangkan Simon Santoso yang mengalahkan Daren Liew 22-20, 2112 pada partai pertama dan Tommy Sugiarto menundukkan Mohammad Arif bin Abdul Latif 21-13, 21-17 di partai ketiga. Sedangkan Malaysia merebut angka melalui pasangan Lim Khim Wah/Goh Wei Shem yang menang 21-18, 15-21, 25-23 atas Bona Septano/Mohammad Ahsan. Pencapaian medali emas nomor beregu

putra sama dengan yang dicapai tim Indonesia pada SEA Games 2009 di Laos. Hasil ini sekaligus mengobati kekecewaan pendukung tuan rumah atas kekalahan tim putri sehari sebelumnya. Pengurus Besar PBSI menargetkan empat medali emas pada SEA Games dan nomor beregu merupakan salah satu yang diandalkan untuk merealisasikan, selain dari perorangan tunggal putra, ganda putra dan ganda campuran. Pada partai final menghadapi Malaysia, tuan rumah Indonesia tidak menurunkan mantan pebulu tangkis nomor satu dunia Taufik Hidayat, tetapi menempatkan Simon Santoso sebagai tunggal pertama. Taufik Hidayat yang turun pada laga semifinal menghadapi Thailand, Senin (14/11), gagal menyumbangkan angka karena dikalahkan Tanongsak Saensomboonsuk dengan skor 1321, 16-21. Setelah berakhirnya nomor beregu putra dan putri, pertandingan cabang bulu tangkis akan kembali dilanjutkan pada nomor perorangan mulai Rabu (16/11) hingga Sabtu (19/11) dengan m e m p e r e b u t k a n l i m a medali emas.(ant)

Peloncat Indah Malaysia Terlalu Tangguh

PALEMBANG, HALUAN — Atlet loncat indah Malaysia masih terlalu tanguh bagi atlet lainnya pada SEA GAMES XXVI 2011 di Stadion Akuatik Jakabaring, Palembang, Selasa. Menurut hasil pertandingan pada hari ketiga, Selasa, keperkasaan tim loncat indah Malaysia terlihat dari perolehan medali dengan meraih lima medali emas dan dua perak. Bryan Nickson Lomas dari Malaysia meraih medali emas kelima pada nomor 10 meter individu putra. Ketua Umum Aquatic Malaysia Datu Sri Shahidan Kasim usai pengalungan medali emas kepada Bryan Nickson Lomos mengatakan negaranya mentargetkan untuk menyapu bersih semua medali yang diperebutkan. "Khusus loncat indah negara telah mentargetkan delapan atau seluruh medali emas SEA Games bisa diraih atlet Malaysia," kata Shahidan Kasim yang didampingi Wakil Ketua Umum PB PRSI, Herlambang. Malaysia masih punya kesempatan

untuk menambah medali emas di SEA Games dan diharapkan pada hari terakhir perlombaan akan bisa lagi meraih emas yang tersisa dari cabang tersebut. "Mudah-mudahan target emas kami bisa capai seperti yang diharapkan," kata Datu Sri Shahidan Kasim. Medali emas nomor 10 meter synchro putri berpasangan diraih oleh atlet Malaysia Mun Yee Leong dan Traisy Vivien Tukiet. Kemudian Ken Nee Yeoh dan Bryan Nickson Lomas di nomor tiga meter synchro putra (berpasangan) di papan tiga meter berhasil menyumbang emas kedua untuk negaranya itu. Medali emas lain diperoleh dari papan tiga meter berpasangan putri atas nama Leong Mu Yee dan Ng Yan Yee, juga dari Malaysia. Emas pada nomor papan tiga meter individu atau perorangan putri diraih oleh Jun Hoonh Cheong dari Malaysia. Cabang loncat indah SEA Games XXVI memperebutkan delapan medali emas untuk berpasangan dan perorangan.(ant)

Pesepaktakraw Sumbar Turut Kandaskan Malaysia

PEMAIN Tim Putra Sepak Takraw Indonesia, Mandee Suharno (2 kiri), menahan serangan pemain tim putra Sepak Takraw Malaysia, saat pertandingan babak penyisihan event team Sepak Takraw Putra SEA Games XXVI di Arena Sepak Takraw Jakabaring Palembang, Sumsel, Selasa (15/11). Tim Putra Sepak Takraw Indonesia, berhasil mengalahkan Malaysia 3-0. ANTARA

PALEMBANG, HALUAN — Tim nasional sepak takraw putra Indonesia pada nomor tim berhasil mengandaskan timnas Malaysia 3-0 setelah bermain tiga putaran di Sriwijaya Promotion Centre, Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa. Sejak awal, regu pertama yang digawangi Nofrizal (3) yang berasal dari Padang, Sumbar, Abrian Sihab Aldilatama (11), dan Suko Hartono mampu menyerang dengan smashsmash yang tepat sasaran untuk mendapatkan angka. Pada putaran pertama Indonesia berhasil mengalahkan regu pertama Malaysia 2-1,

LB. MINTURUN

LOKASI

BIM

RS. SITI RAHMAH

Tersedia : Type 37/96 Type 48/108 Type 70/130 Lokasi : Koto Panjang - Kec. Koto Tangah - Padang TERMINAL AIE PACAH

JL. BY PASS

SOSRO

TVRI

Miliki Segera Rumah Idaman Anda - Dekat Lokasi Rencana Pemerintahan Kota Padang - Dekat Sarana Pendidikan + Kesehatan - Jalan Komplek Aspal - Kuda2 Baja Ringan - Lantai Keramik - Cat Dulux

TELUK BAYUR

JL. ADINEGORO NO. 1 BK. GANTING - KEC. KOTO TANGAH - PADANG TELP. (0751) 7871449- 4855199 - 9004429 FAX. (0751) 4855199

dengan skor 15-13, 15-8, dan 15-6. Selanjutnya pada pertandingan putaran kedua tim Indonesia yang digawangi Syamsul Hadi (13), Victoria Eka Prasetyo (12), dan Saiful Rijal (7) mendominasi sehingga mampu meraih skor 15-7 dan 15-11. Begitu juga saat regu ketiga bermain, meskipun sempat terjadi perlawanan keras dari tim Malaysia, tetapi Indonesia akhirnya mampu menundukkan tim dari negeri Jiran itu 20, dengan skor 15-11 dan 17-15. Manajer tim nasional sepak takraw Indonesia Usep Saparudin mengatakan, performa tim putra sangat bagus.

Mereka bermain dengan kepercayaan diri yang luar biasa tinggi dan kompak sehingga mampu menjadi pemenang kompetisi penyisihan nomor tim putra. Dia mengharapkan, mereka tetap menjaga rasa percaya diri dan bermain dengan performa terbaik. Setelah kalah pada nomor beregu, nomor tim ini menjadi tumpuan bagi Indonesia untuk meraih emas, ujar dia. Usep mengatakan, dukungan penuh dari penonton menjadi salah satu kiat untuk menaikkan rasa percaya diri pemain. Permainan yang ditampilkan tim pun tampak memuaskan penonton karena performa mereka luar biasa, kata Usep.(ant)


8

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

IR.DJONI: PETANI SEGERA DIBANTU

Ratusan Ha Puso Akibat Banjir

PADANG, HALUAN— Setidaknya seluas 1,383,33 ha areal pertanian rakyat terendam akibat banjir yang melanda sejumlah daerah di Sumbar. Seluas 423,53 hektare diantaranya bahkan gagal panen alias puso. Namun para petani korban banjir jangan berputus asa. Dinas Pertanian (Disperta ) Sumbar bertekad akan segera meurunkan bantuan bagi para petani yang

lahan komoditi padi, jagung, kedelai yang gagal panen atau puso akibat bencana alam banjir tersebut. “Kita sudah menghimpun data lahan pertanian yang

terkena dampak banjir maupun fuso. Data sementara mencapai 423,53 hektare yang puso dari total 1,383,33 ha yang terendam banjir,” kata Kepala Disperta Sumbar, Ir. Djoni seperti dilansir antara, kemaren. Djoni menyebutkan, bantuan yang diberikan kepada petani padi dalam bentuk uang senilai Rp3,1 juta/ha dan penyerahan melalui kelompok tani di wilayah terkena dampak bencana banjir

HASWANDI

DITUTUP – Kawasan Malalak Kabupaten Agam di jalur Sicincin Malalak Balingka (Simaka) yang tertimbun longsor, membuat pihak terkait melakukan penutupan jalan rute ini. Diperkirakan penutupan jalan ini akan berlangsung hingga sepekan ke depan, hingga material longsor dibersihkan semua.

A TRIBUTE TO WISRAN HADI

tersebut. Sumber dananya diupayakan dari Kementerian Pertanian dan sudah dikoordinasikan dan ada persetujuan, sehingga alokasi ditentukan sebesar itu. “Justru itu, kelompok tani harus segera membuka rekening sehingga penyerahan dana bantuan dapat disalurkan paling lambatnya pekan depan,” jelasnya. Sedangkan untuk jagung dan kedelai serta komoditi jenis lainnya dibantu benih ke petani, dan pola penyaluran tetap melalui kelompok tani. “Untuk mendapatkan bantuan untuk lahan padi dan jagung serta komoditi lain itu, harus berdasarkan proposal yang diajukan masingmasing daerah ke Disperta provinsi dan diteruskan ke Kementan RI,” ujarnya. Luas lahan jagung yang fuso akibat banjir tercatat 1,006 ha dari total sebanyak 1,466 ha terendam banjir terbanyak di Kabupaten Pesisir Selatan dan Pasaman Barat. Sementara itu, komoditi kedelai seluas 10 ha yang fuso dan kacang tanah terendam sebanyak 67 ha dan 64 ha. Sedangkan lahan cabe 24,20 ha terdapat 1,20 ha mengalami fuso. “Kita sudah sampaikan kepada bupati dan instansi terkait di daerah terkena dampak banjir agar menyegerakan pembentukan tim teknis. Pasalnya penandatangan proposal harus tim teknis di kabupaten dan kecamatan,” katanya. Selain itu, rentang waktu untuk penyerahan proposal untuk

mendapatkan bantuan ganti rugi terhadap komoditi padi yang fuso paling lambatnya awal Senin depan. Sedangkan proposal untuk mendapatkan benih jagung, proposalnya bisa cepat dan terlambat pun tak masalah karena persediannya ada di provinsi. “Kita diberi batas waktu bagi Kementerian Pertanian untuk memasukan proposal bantuan sepekan ke depan. Makanya dalam data harus jelas nama anggota, kelompok tani dan nomor rekening atas nama kelompok,” katanya. Karena, tidak mungkin penyerahan bantuan dana untuk padi yang fuso setiap petani, makanya prosedur ditetapkan melalui kelompok agar terkoordinir dan lebih efesien. Djoni dalam pertemuan dengan para bupati yang daerah terkena bencana banjir sebulan terakhir serta gubernur dan sejumlah SKPD terkait, menyampaikan pihaknya sehari setelah kejadian bencana langsung menurunkan tim ke lapangan dan percepatan pendataan. Data sementara yang dimiliki sekarang, tambahnya, dapat saja berkurang maupun bertambah setelah masuk pengusulan dari daerah terkena bencana tersebut. Wilayah Sumbar yang terkena dampak bencana banjir dalam sebulan terakhir, meliputi Kabupaten Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Kab. Solok, Agam, Pasaman, Limapuluh Kota, Kota Solok, Dharmasraya. (dn/ant)

Korban Banjir Butuh Air Bersih PADANG, HALUAN— Warga korban banjir di Balai Selasa dan Koto Baru Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, membutuhkan air bersih karena sungai di kawasan itu belum layak untuk dikonsumsi dan mandi. “Kita memang sudah mendapatkan laporan dari tim medis di lapangan, dua kawasan itu butuh perhatian suplai air bersih. Kita sudah koordinasikan dengan pemerintah kabupaten setempat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, dr Rosnini Savitri, Selasa. Menurut dia, di sungai yang jadi andalan bagi masyarakat dua kawasan tersebut, masih ada bangkai binatang hanyut akibat banjir beberapa waktu lalu. Apabila suplai air bersih ke dua wilayah itu tidak segera di atasi, dampaknya adalah penyakit diare di masyarakat setelah dilanda banjir bisa cepat datang. Karena itu, salah satu upaya menekan agar tidak terjadi peningkatan panyakit diare di masyarakat, perlu pasokan air bersih secara cepat.”Laporan dari tim medis Dinas Kesehatan provinsi yang berada di lokasi bencana banjir, sudah terlihat adanya kecenderungan kasus diare meningkat,” katanya. Karena itu, langkah antisipasi dengan ketersedian air bersih untuk konsumsi dan mandi masyarakat pascabanjir.Kemudian tim medis di lapangan menemukan dua kasus campak dan sampel darah sudah dikirim ke Jakarta, tapi belum diterima hasilnya.Jika benar sampel yang dikirim hasilnya adalah campak, maka akan segera dilakukan imunisasi di kawasan bencana itu. Sementara itu, mengenai ancaman penyakit lainnya, menurut dia, masih dapat dikendalikan dan ketersedian obat untuk Pesisir Selatan cukup. Bahkan, dalam membantu jajaran kesehatan di Pesisir Selatan, Dina Kesehatan Sumbar sudah menurunkan satu unit armada ambulance rescue untuk mendukung pelayanan medis bagi korban banjir. Rosnini juga menyampaikan, pekan ini tim dari Kementerian Kesehatan akan kembali ke wilayah Pesisir Selatan guna melihat situasi dua pekan pasca bencana banjir. Banjir pada 3 November di kabupaten itu menyebabkan kerusakan terhadap ribuan rumah warga, ratusan di antaranya hancur dan rusak berat, begitu juga dengan sarana prasarana umum lainnya. Diperkirakan kerugian Pesisir Selatan akibat bencana banjir tersebut mencapai Rp281 miliar. (ant)

LAPORAN: Nasrul Azwar Dan Esha Tegar Putra

JADWAL 16 November 2011 TEATER UTAMA TAMAN BUDAYA SUMBAR Teater Noktah Padang (Wanita Terakhir) pukul 20.00 WIB Komunitas Seni HITAM PUTIH (Sebatas Kita) pukul 16.00 WIB

B

Teater Ranah dan Imajinasi yang Membingungkan

anyak kalangan yang menaruh harapan, pagelaran pertunjukan teater naskahnaskah Wisran Hadi ini yang digelar sejak 12 sampai dengan 16 November, dengan menampilkan sembilan kelompok teater dari rencana 10, sebagai momentum bergairahnya kembali seni pertunjukan teater di Sumatera Barat. Sampai Selasa (15/11) sudah tujuh kelompok teater yang memanggungkan garapannya, tapi panggung utama Taman Budaya Sumatera Barat belum terlihat penyajian teater yang sungguh-sungguh itu teater. Jika dirujuk empat tahun terakhir, misalnya, tak ada perbedaan signifikan dengan cara berteater hari ini. Teater Sumatera Barat hanya bermain di situ-situ saja. Hari keempat A Tribute to Wisran Hadi dengan menghadirkan pementasan naskah-naskahnya, Selasa sore tampil Ranah Teater yang berbasis di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas. Kelompok ini membawa naskah Uji Coba karya Wisran Hadi dengan sutradara S Metron M. Uji Coba menggambarkan sebuah kerajaan di negeri antah barantah yang rajanya terobsesi dengan teknologi masa depan menghadirkan robot-robot yang mirip manusia. Robot-robot yang diciptakan seorang profesor itu— seperti layaknya manusia—juga ditanamkan juga emosi ke dalam “jiwa” mereka. Untuk mencapai kesempurnaan robot-robot itu, Sang Mulia sudah menginvestasikan triliunan rupiah dana untuk eksprimen itu, yang ujungnya membuat Sang Mulia kecewa. Robot-robot itu tak pernah tercipta sesuai dengan kehendak Sang

Mulia. Akhirnya kacau dan muncul chaos. Sesaat sebelum memasuki gedung pertunjukan Teater Utama Taman Budaya Sumatera Barat, dari inti cerita Uji Coba yang saya peroleh, di dalam pikiran saya sudah terbangun setting cerita dengan properti peralatan teknologi mutakhir di atas panggung. Atau paling tidak, simbolsimbol yang membawa diri saya berkorelasi dengan “dunia” penciptaan robot yang canggih dan rumit itu. Tapi, kenyataannya bukan demikian. Tak satupun di atas pentas yang dihadirkan Teater Ranah yang bisa membantu saya bisa berimajinasi dan bercumbu dengan teknologi. Saya tidak kecewa. Dan mafhum saja. Memang demikianlah kondisi teater Sumatera Barat hari ini. Di atas pentas, terpapar tiga kain warna putih yang difungsikan sebagai siluet. Di tengahnya, ada tiang yang dapat berputar, yang juga multifungsi yang kadang sebagai tahta Sang Mulia, kadang juga dimanfaatkan “kandang” robot. Tokoh-tokoh juga dikesankan fungsional, kadang jadi properti, kadang jadi laku. Setiap pertunjukan teater jelas dipahami sebagai proses menuju “sesuatu”. Namun, kesaksian saya sebagai penonton, malah membuat saya tak mengerti. Bingung. Mungkin keterbatasan saya memahami dunia teknologi robot, membuat saya terjebak dalam lingkar yang sulit membuat diri saya nikmat menonton. Di atas pentas, tersusun sebuah auditorium kecil yang menghadap ke arah penonton. Auditorium ditata sedemikian rupa karena yang akan duduk di sana adalah Yang Mulia dan orang-orang penting lainnya.

Mereka akan menonton sebuah pertunjukan yang akan dilakukan di hadapan mereka. Pementasan Uji Coba tersebut, dengan 11 pemain, bercerita tentang lakon Yang Mulia, Yang Terhormat, dan Yang Kurang Terhormat dan dua orang Emsi. Dialog berjalan dengan gaya khas teks-teks yang sering hadir dalam naskah Wisran Hadi. Yang kebanyakan memperdebatkan soal agama, kuasa atas pemerintahan bobrok, dan kuasa mitos dewa-dewa atas manusia. “Yang Mulia, Yang Terhormat, Yang Tidak Terhormat berserya Yang Lain-lain. Sebentar lagi akan dipersembahkan sebuah pertunjukan Ujicoba dari utusan kita yang akan mengikuti Pekan Kemajuan Dunia,” sentilan dialog dalam naskah Wisran Hadi dibacakan tokoh Emsi. “Persembahan ini didukung oleh actor-aktor digital yang lazim disebut robot-robot. Sebagaimana Yang Mulia perintahkan, aktor-aktor digital yang akan mewakili kita di dunia internasional tersebut adalah robotrobot generasi baru,” tambah Emsi tersebut pada penonton. Kacau Balau Pencahayaan Laju pertunjukan berjalan statis dengan gerakan tokoh-tokoh yang telah menjadi robot mulai dengan menanggalkan salah satu bagian properti pintu yang bisa diputar. Salah satu pipa dengan panjang satu meter ditanggalkan dari properti tersebut untuk menjadi bagian dari gerakan aktor. Pada tiap dialog pipa tersebut dihentak-hentakkan ke lantai panggung. Setiap pergantian dialog robot satu sampai empat, pipa dihentakkan, mereka berdialog lantas meloncat di atas panggung. Dialog-dialog merupakan fokus

DENI PRIMA

PERTUNJUKAN Teater Ranah Padang dalam rangkaian ATribute to Wisran Hadi dengan judul Uji Coba sutradara S Metron M dipanggungkan Selasa (15/ 11) di Teater Utama Taman Budaya Sumbar.

dari pertunjukan selain dialog tokoh yang lain dari belakang siluet. Sebab, robot-robot tersebut menjadi pusat. Mereka bermain di tengah panggung. Tiap-tiap robot tersebut mengungkapkan persoalan yang terdapat dalam diri mereka. Semisal kekurangan mereka menjadi robot, dibanding ketioka mereka menjadi manusia. Salah satu robot pun mengingat kisah cintanya dengan perempuan bernama Noni. Saat ia mengingat, muncul di siluet bagian tegah tembakan layar video seorang perempuan belia yang sedang kasmaran dan menjelaskan kisah

cintanya dengan si robot. Secara tematik, memang pementasan ini terlihat berbeda dengan pementasan teater sebelumnya. Misalkan Matri Lini” yang digarap oleh Teater Sakata dan Teater Kamus serta Old Track Teater, dengan Perantau Pulau Puti. Dr. Anda yang digarap oleh Gaung Ekspose, dan lain-lain. Tapi dalam pola pergerakan permainan. Banyak kekosongan keaktoran yang dirasakan. Sebab terlihat pemain dengan gerakan yang seakan monoton, meski gerakan tersebut muncul dari naskah yang

mendukungnya. Misalkan, robotrobot di panggung bisa saja melakukan dialog dengan kalimat yang tidak jelas dengan alasan robot-robot tersebut sedang kehabisan energi. Konsep pemanggungan juga kurang dalam hal tata-cahaya yag merupakan hal yang vital dalam pertunjukan tersebut. Tata cahaya menjadi inti dari pola pergerakan teaterikal pemain di atas penggung. Tata-cahaya ini terkadang salah, atau bisa jadi pemain yang tidak menyadari, ke arah mana ia akan berjalan. Pengaturan cahaya memang sangat parah. „


RIAU DAN KEPRI 9

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Pelajar Batam Rawan Pengaruh Buruk BATAM, HALUAN — Pelajar di Batam rawan dan rentan terhadap pengaruh buruk, seperti kebiasaan meminum-minuman keras dan merokok. “Rokok, minuman keras dan pengaruh buruk lainnya banyak sekali beredar di Batam. Untuk itu, pelajar Batam harus sangat hati-hati,” kata Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, Ahmad Dahlan, Selasa (15/11). Menurut Wali Kota, pelajar Batam lebih rentan terhadap pengaruh buruk dibanding kota lain di Indonesia, karena pertumbuhan ekonomi yang tinggi. Dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, ditambah letak geografis yang bertetangga dengan Singapura, maka akan mudah bagi para pelajar mendapatkan barang-barang yang dapat memberikan pengaruh buruk seperti minuman keras dan rokok. Padahal, kata dia, Kota Batam membutuhkan generasi yang sehat dan kuat, sebagai pemimpin yang akan datang. Wali Kota mengharapkan pemimpin Kota Batam kelak bebas dari pengaruh rokok. “Tantangan ke depan sangat berat. Kita butuh anak-anak yang mampu membangun Batam berkesinambungan, dengan catatan harus sehat dan bersih,” kata Wali Kota. Pemerintah Kota Batam, kata dia, terus melakukan rangkaian kegiatan antirokok agar generasi muda menjauhi rokok. Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin mengatakan, pemkot telah mengadakan sosialisasi bahaya rokok kepada pelajar. Pelajar juga dilibatkan dalam pembagian stiker antirokok di penjuru kota. “Beberapa hari lalu, pelajar Batam dan para guru membagikan stiker antirokok di beberapa simpang di Batam,” kata dia. Selain itu, Dinas Pendidikan juga mendatangkan berbagai narasumber untuk menjelaskan bahaya merokok kepada pelajar. Sementara itu, Sosiolog Imam Prasodjo mengatakan, bahaya yang diakibatkan zat di dalam rokok telah dipropagandakan menjadi positif oleh industri rokok. “Saat ini yang perlu kita lakukan adalah membatasi peredaran dan melarang iklan rokok,” kata Imam. Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia PBB (WHO), Indonesia merupakan satusatunya negara di Asia-Pasifik yang belum menandatangani Konvensi Kerangka Kerja Mengenai Kontrol Tembakau (FCTC). Menurut Imam, sikap Indonesia tersebut mencerminkan ketidakseriusan pemerintah dalam melindungi rakyatnya Padahal di dalam kesepakatan FCTC terdapat aturan-aturan mengenai promosi dan sponsorship rokok, lingkungan bebas asap rokok, perokok pasif dan industri tembakau. (hk/ant)

Tiga Haji Tanjungpinang Dilarikan ke Klinik TANJUNGPINANG, HALUAN — Tiga haji dari Tanjungpinang, Kepulauan Riau, langsung dilarikan ke klinik kesehatan asrama haji, sesaat setelah pesawat yang membawa jamaah haji dari Tanah Suci mendarat di Debarkasi Batam, Kepulauan Riau. “Mereka sangat kelelahan dan langsung kami bawa ke klinik asrama haji untuk mendapat perawatan,” kata Ketua Panitia Pelaksanaan Ibadah Haji Tanjungpinang, Abu Sufyan yang dihubungi dari Tanjungpinang, Selasa. Abu mengatakan, tiga orang haji yang mendapat perawatan itu sudah berusia lanjut dan saat ini kondisinya sudah mulai pulih. “Jika tidak ada halangan, pada Selasa (15/ 11) pagi akan langsung dipulangkan ke Tanjungpinang,” ujarnya. Jamaah haji asal Tanjungpinang yang tiba di Debarkasi Batam pada Selasa siang, menurut dia, sebanyak 242 orang yang tergabung dalam kelompok terbang empat. Sementara 28 orang haji asal Tanjungpinang lainnya saat ini masih berada di Tanah Suci, Mekah, Arab Saudi. “Diperkirakan 28 jamaah haji Tanjungpinang yang tergabung dalam kloter 22 itu akan sampai di Debarkasi Batam pada 5 Desember 2011,” katanya. Dari 270 orang haji Tanjungpinang yang sudah berada di Batam dan di Tanah Suci itu, menurut dia, secara umum dalam kondisi sehat. Abu mengimbau keluarga jamaah haji menjemput keluarganya di Pelabuhan Internasinal Sri Bintan Pura Tanjungpinang pada Rabu (16/11) pagi dan segera membawa pulang ke rumah untuk beristirahat. “Namun bagi jamaah haji yang masih mengeluh sakit diharapkan langsung menuju RSUD Tanjungpinang untuk perawatan,” ujarnya. Jamaah haji yang langsung melakukan perawatan di RSUD Tanjungpinang setelah sampai dari Batam akan ditanggung biayanya oleh panitia. “Sedangkan jamaah haji yang dirawat di RSUD Tanjungpinang usai pulang ke rumah menjadi tanggungan pribadi,” kata Abu. (hk/ant)

PERMAINAN — Tampak anak-anak sekolah sedang mempermainkan salah satu permainan tradisional yang sekarang dikenal dengan istilah keong, permainan ini berasal dari Asia yang sudah dimainkan sejak zaman Yunani Kuno yang dikenal dengan nama western Jazz atau bola Bekel, Foto diambil beberapa hari lalu. HALUAN KEPRI-BAYU

ANTISIPASI AMUKAN GAJAH

BBKSDA Riau Siapkan Tim Pengusir Gajah Liar

PEKANBARU, HALUAN — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Provinsi Riau, menyiapkan tim pengusir gajah liar (flying squad) untuk mengantisipasi gejolak konflik antara gajah dengan manusia yang tinggal di sekitar hutan. Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Kurnia Rauf di Pekanbaru, Selasa (15/11), mengatakan, ada sekitar enam tim ‘flying squad’ yang telah dibentuk oleh pihaknya. “Enam tim tersebut tersebar di sejumlah wilayah rawan konflik yang ada di Provinsi Riau, salah satunya di Kabupaten Bengkalis, tepatnya di dua kecamatan, yakni Mandau dan Pinggir,” katanya. Tim pengendali gajah tersebut menurut Kurnia, sebelumnya dibentuk berdasarkan kesempatan

dan kesepahaman di internal BBKSDA Riau dan BKSDA Pusat. “Tim ini nantinya akan difokuskan untuk menghalau gajah-gajah liar agar tidak merusak perkebunan dan rumah warga yang berada di wilayah rawan konflik,” tuturnya. Saat ini, kata dia, tim ‘flying squad’ juga telah siap untuk melakukan penghalauan gajah liar yang mengamuk di sejumlah wilayah Riau, tinggal hanya bagaimana agar tim ini dapat bekerja maksimal mungkin hingga mampu meminimalisir angka konflik gajah dengan

manusia. “Intinya dan yang paling penting, begitu terjadi konflik, sebaiknya masyarakat segera memberikan laporan ke BBKSDA. Setelah itu, baru akan dilakukan pemantauan lapangan dan segera akan diterjunkan tim ‘flying squad’,” demikian Kurnia. Sementara kabar terkini menyebutkan, segerombolan gajah liar sempat mengamuk dan merusak puluhan hektare perkebunan dan merobohkan sebuah rumah yang berada di Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Kawanan gajah liar tersebut sudah mulai bermunculan sejak lima hari terakhir, namun menurut sumber banyak warga tempatan, sejauh ini belum ada antisipasi dari pihak terkait, meski sebenarnya warga telah melaporkannya secara lisan ke BBKSDA dan

pemerintah setempat. Gajah-gajah itu paling sering keluar di sore dan malam hari.

Pembangunan Kantor LAM dan Pasar Cikpuan Ditargetkan Tuntas Desember

PEKANBARU, HALUAN — Pembangunan Pasar Cikpuan dan Kantor Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Pekanbaru tahap II ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2011. “Pembangunan pasar Cikpuan dan kantor LAM Kota ditargetkan selesai pada pertengahan Desember ini,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kota Pekanbaru, Dedi Gusriadi, ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/ 11), di Kantor Walikota Pekanbaru. Pembangunan kantor LAM Kota yang masih berlangsung tahap II, terhadap anggaran berjalan hanya sampai rangka saja. Pembangunan Kantor LAM

Kota Pekanbaru agak terlambat, karena tender atau lelangnya dilakukan sebanyak dua kali. Lelang pertama untuk proyek pembangunan Kantor para pemuka adat di Kota Pekanbaru tersebut gagal, kemudian dilanjutkan tender kedua. “Barulah pada tender kedua berhasil dan didapat pemenangnya, sehingga pembangunannya agak terlambat,” ujar Dedi Gusriadi. Diperkirakan pembangunan Kantor LAM Kota Pekanbaru akan selesai pada tahun mendatang. Sebab anggaran untuk pembangunan Kantor LAM Kota Pekanbaru, hanya tinggal sekitar 700-800 juta lagi. Tidak hanya kegiatan

pembangunan Pasar Cikpuan dan Kantor LAM tahap dua yang masih berlangsung di bidang Cipta Karya, akan tetapi ucap Dedi Gusriadi masih ada pembangunan jalan lingkungan masih ada juga yang belum selesai seratus persen. “Kalau jalan lingkungan kan kecil-kecil, kita yakin sampai akhir Desember tuntas,” kata Dedi. Secara keseluruhan, ungkap Dedi Gusriadi, anggaran di Dinas PU Kota Pekanbaru pada APBD 2011 berkisar Rp154 miliar, akan tetapi terjadi rasionalisasi sebesar Rp16 miliar, proyek-proyek yang dirasionalisasi meliputi, jalan lingkungan, drainase dan yang lain-lain. (hr/War)

TUNGGAK PEMBAYARAN PJU 3 BULAN

Pemko Surati PT PLN Agar Listrik Tidak Diputus

PEKANBARU, HALUAN — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menunggak pembayaran Penerangan Jalan Umum (PJU) Kota Pekanbaru selama tiga bulan. Tunggakan PJU yang belum dibayarkan pemko Pekanbaru sebesar Rp9,6 miliar pada bulan Oktober, Nopember dan Desember 2011. “Kita tunda membayar selama tiga bulan, nanti pembayaran akan dilakukan ketika APBD tahun 2012 cair,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Pekanbaru, Syafrizal Bakar kepada wartawan, Selasa (15/11). Kepala DKP menjelaskan, dari

total tagihan sebesar Rp9,6 miliar tersebut, maka tagihan PJU yang harus dibayarkan Pemko Pekanbaru perbulannya berkisar Rp3,2 miliar-Rp3,3 miliar. Sebelumnya, kata Syarfrizal Bakar, penundaan pembayaran selama tiga bulan tersebut sudah pernah disepakati dengan Manajer Cabang PT PLN Kota Pekanbaru, Ilham ketika dilakukan pertemuan di Inspektorat. “Kita berharap PLN ariflah, untuk itu kita siapkan surat kepada PLN untuk memberitahu mengenai kondisi dan berharap PLN paham terhadap kondisi Pekanbaru. Kita berharap jangan ada pemadaman PJU,” kata Syafrizal

Bakar. Sebelumnya, Pemko Pekanbaru telah melakukan pembayaran tagihan PJU dari bulan Januari-September 2011 sebesar Rp35,7 miliar. Dari hasil penghitungan PT PLN tagihan yang dibayarkan sebesar 10 juta volt amphere (VA) perbulan, sehingga tagihan yang dibayarkan pemko sejak Januari-September 2011 lalu sebesar Rp35,7 miliar. Di sisi lain, pemko Pekanbaru menghitung penggunaan PJU Kota Pekanbaru hanya sebesar 9 juta VA perbulan dengan tagihan sebesar Rp2,8 miliar. “Pemko Pekanbaru telah

menganggarkan untuk sembilan juta volt amphere dan itu telah disepakati PT PLN. Namun tagihannya tidak seperti itu, sehingga uang yang dianggarkan pada APBD 2011 tidak cukup,” ucap Syarfizal Bakar. Pemko Pekanbaru belum sepakat dengan hasil penghitungan PT PLN tersebut, tetapi karena ini menynangkut kepentingan masyarakat, maka pemko harus membayar ke PT PLN, agar PJU menyala. Akibat selisih pembayaran tersebut, kata Syafrizal Bakar, maka pemko meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan penghitungan PJU Kota Pekanbaru.

Jika hasil audit BPK ternyata yang harus dibayarkan ke PT PLN hanya 9 juta VA, maka perusahaan listrik negara itu harus mengembalikan kelebihan bayar ke Pemko, namun sebaliknya apabila hasil hitungan PT PLN memang benar 10 juta VA amphere, maka uang yang telah dibayarkan sebesar Rp35,7 miliar tidak perlu dikembalikan ke pemko. “Kita sudah mengajukan permintaan audit ke BPK dan sedang menunggu hasilnya,” kata Syafrizal Bakar.Setelah melunisasi tunggakan penerangan jalan umum (PJU) setahun, Pemko Pekanbaru kembali punya tunggakan ke PLN selama 3 bulan. (hr/War)

Akibatnya, banyak warga yang mengaku khawatir menjadi korbannya. (hr/ant)

OPERASI SERGAP SIAK 2011

Polda Riau Ungkap 80 Kasus

PEKANBARU, HALUAN — Delapan puluh kasus terungkap selama Operasi Sergap Siak 2011 yang digelar Polda Riau dan jajarannya pada 12 Oktober 2011 hingga 1 November 2011 lalu, atau lebih kurang 21 hari. Hal ini disampaikan Kapolda Riau, Brigjend Pol Suheidi Husein melalui Kabid humas Polda Riau, AKBP S. Pandiangan, saat melakukan ekspose di Mapolda Riau, Selasa (15/11). “Selama menggelar Operasi siak 2011 ini kita berhasil mengungkap sebanyak 80 kasus, dengan 133 tersangka,”paparnya. Dari 80 kasus yang terungkap tersebut Pandiangan menyebutkan, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) lebih dominan, yaitu sebanyak 75 kasus dengan tersangka 121 orang dan korban 63 orang, sedangkan untuk pencurian dengan kekerasan (curas) berjumlah 5 kasus dengan 12 tersangka dan 8 orang korban. Berdasarkan rangking dari seluruh kasus tersebut yang paling banyak terungkap, yaitu di Polresta Pekanbaru sebanyak 29 kasus, dan yang kedua yaitu Polres Pelalawan 14 kasus, serta Polres Siak 10 kasus. Sementara barang bukti yang disita pihak kepolisian selama menggelar operasi Siak ini menurut Pandiangan, adalah uang sebanyak Rp5,93 juta, 33 unit sepeda motor, 7 unit laptop, 18 HP, 3 senpi jenis revolper, 1 senpi jenis FN, 14 amunisi dan beberapa barang bukti lainnya. Operasi Siak ini sendiri, menurut Pandiangan, bertujuan untuk meningkatkan rasa aman terhadap masyarakat dengan terciptanya kondisi yang kundusif ditengah-tengah masyarakat. Sedangkan kendala yang dialami personil selama melaksanakan operasi tersebut menurutnya cukup banyak, tapi yang paling menonjol adalah keterbatasan informasi atas jaringan para pelaku kejahatan serta pelaku yang sering berpindah-pindah. Untuk itu kepada masyarakat ia berharap agar jangan takut untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian.”Bagaimanapun peran serta masyarakat dalam membantu tugas kepolisian untuk memberantas kejahatan ini sangat kita butuhkan,”harapnya. (hr/uta)


LUAR NEGERI 10

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

CASTRO SOAL SERANGAN ISRAEL KE IRAN

LINGKAR Libya Umumkan Pemerintah Baru TRIPOLI, HALUAN — Dewan Transisi Nasional Libya mengatakan pemerintah baru yang dipimpin oleh perdana menteri sementara Abdel Rahim al-Kib mungkin akan diumumkan pada Ahad mendatang. Kib akan “menyampaikan pembentukan pemerintah pekan depan untuk mendapatkan mosi kepercayaan NTC. Kami memperkirakan pembentukan pemerintah itu akan diumumkan Ahad mendatang,” kata juru bicara Abdel Hafidh Ghoga, juru bicara pemerintah baru, pada wartawan. NTC telah memilih Kib, seorang guru besar dari Tripoli, pada 31 Oktober lalu untuk membentuk pemerintah sementara Libya. NTC, yang mengumumkan “pembebasan” negara itu tiga hari setelah penangkapan dan pembunuhan pemimpin Libya Muamar Gaddafi pada 20 Oktober, telah meluncurkan peta jalan bagi pemerintah baru dengan 20 bulan penghitungan detik-detik terakhir ke pemilihan umum. (ant)

Kalah, Penjudi Membom Festival MANILA, HALUAN — Seorang pria yang kalah dalam permainan judi lempar koin di satu festival Filipina, melemparkan granat kepada para pemain lain.Ledakannya menewaskan seorang remaja dan melukai 22 orang. “Pria itu marah karena ia percaya pemain lain di tempat permainan itu telah menipunya,” kata Kepala Kepolisian Cotabato, Inspektur Senior Jordaen Maribojo, Selasa. “Dia sedang mencari pria yang diyakini telah menipunya. Tampaknya, pelempar granat melihat pria itu di tengah-tengah kawasan perjudian. Ketika dia melihatnya, dia melemparkan granat dan melarikan diri,” kata Maribojo. Ledakan itu membunuh seorang pemuda 19 tahun, sementara sebagian dari 22 korban cedera, juga remaja yang menonton atau bermain dalam perjudian tersebut. (ant)

Korsel Tunda Sebar Pamplet SEOUL, HALUAN — Militer Korea Selatan menangguhkan peluncuran balon yang membawa pamplet-pamplet ke Korea Utara dalam usaha memperbaiki hubungan lintas perbatasan yang tegang, kata satu laporan, Selasa. Militer sekarang tidak meluncurkan selebaran selama beberapa bulan, kata satu sumber militer kepada kantor berita Yonhap. “Saya mengerti keputusan itu dibuat setelah mempertimbangkan situasi politik termasuk usaha-usaha pemerintah untuk memperbaiki hubungan antar-Korea,” kata sumber itu. Kementerian Pertahanan Korsel tidak memberikan komentar. Kementerian itu secara rutin menolak membicarakan kegiatan-kegiatan propaganda militer. Setelah 11 tahun terhenti, militer Korsel mulai kembali menyebarkan pamplet di sebarang perbatasan November 2010, untuk menanggapi serangan Korut terhadap satu pulau perbatasan Korsel bulan itu, kata Yonhap. (ant)

Picu Perang Bergelimang Darah

HAVANA, HALUAN — Serangan AS-Israel terhadap Iran tak terelakkan, akan memicu dan meluncurkan perang bergelimang darah. “Karena kemampuan bertempurnya, jumlah warga dan ukuran negara, serangan terhadap Iran tak seperti petualangan militer Israel sebelumnya di Irak dan Suriah.” Demikian peringatan mantan pemimpin Kuba Fidel Castro, Senin waktu setempat. “Perang yang bergelimang darah tak terelakkan akan meletus. Tak ada keraguan mengenai itu,” kata mantan pemimpin yang berusia 85 tahun itu. Ia berspekulasi bahwa Israel bermaksud menyerang Iran seperti yang dilakukannya ketika menyerang instalasi nuklir di Suriah pada 2007 dan di Irak pada 1981. Castro juga mengutip pernyataan Duta Besar AS untuk PBB Susan Rice, bahwa serangan ke Iran adalah pilihan yang berkembang nyata, demikian laporan Xinhua seperti dilansir antara, Selasa. Pemerintah AS sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri pemimpin Iran saat ini guna mencegahnya membuat senjata nuklir. Bermotif Politis Negara Barat sedang meningkatkan

YANGON, HALUAN — Pembela demokrasi Aung San Suu Kyi, menyatakan peristiwa di Myanmar yang dikuasai tentara, selama tahun lalu memiliki dorongan positif. Ia mengatakan itu, Senin, menandai tahun pertama pembebasan dari 15 dari 21 tahun belakangan tahanan rumah setelah pemilihan umum pada November. Pemerintah dukungan tentara, yang berkuasa sesudah pemilihan umum itu, mengejutkan pengecamnya dengan sejumlah langkah perubahan, seperti, mengebaikan Cina sekutunya dengan pembekuan pembangunan bermasalah bendungan raksasa di utara, dan melakukan pembicaraan langsung dengan Suu Kyi. Pada jumpa pers di markas Liga Bangsa untuk Demokrasi (NLD) pada Senin itu, peraih

tekanan atas Iran setelah laporan oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menyatakan program nuklir negara Persia tersebut “memiliki agenda untuk mengembangkan senjata”. Tapi Iran menyatakan laporan IAEA tidak seimbang. Di dalam laporan paling akhirnya mengenai program nuklir negara Persia itu, Selasa, IAEA menyatakan bukti “yang bisa dipercaya” memperlihatkan Iran telah terlibat dalam proyek dan percobaan yang berkaitan dengan pembuatan senjata nuklir setidaknya sampai 2003. Teheran dengan tegas telah membantah laporan itu. Pemerintah Iran menyebut laporan IAEA sebagai laporan tak seimbang, tak profesional dan bermotif politik. Tetapi Amerika Serikat pada Kamis, menyatakan laporan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) pekan ini mengenai program nuklir Iran “sangat menakutkan”. Gedung Putih bahkan juga menyatakan akan terus menekan Teheran agar mengubah prilakunya. (dn/ant)

Suu Kyi Terdorong Perubahan Positif

Nobel Perdamaian berusia 66 tahun tersebut menyambut hatihati perkembangan itu. “Jika melihat kembali tahun lalu, saya pikir saya bisa mengatakan bahwa banyak peristiwa, bertenaga dan sampai batas tertentu mendorong,” katanya. Pemerintah Myanmar diperkirakan membebaskan sekelompok tahanan politik pada Senin, setelah ampunan besar pada bulan lalu, namun pejabat menyatakan langkah itu ditunda dalam waktu singkat oleh lembaga kuat Dewan Pertahanan dan Keamanan Negara. Pembebasan tahanan hati nurani adalah permintaan utama negara Barat, yang memberlakukan hukuman terhadap Myanmar, juga dikenal sebagai Birma, dan -saat berbicara sebelum penundaan itu diumumkan- Suu Kyi menyatakan masalah itu perlu ditangani.

“Masalah penting bagi kita, yang bekerja untuk demokrasi di Birma, adalah tahanan politik,” katanya, “Beberapa telah dibebaskan selama tahun lalu, tapi masih banyak yang dipenjara.” Tentara menguasai politik Myanmar sejak 1962 dan melarang NLD berkuasa setelah menang besar dalam pemilihan umum pada 1990. Partai itu dicoret pada pemilihan umum tahun lalu, terutama karena aturan, yang memaksanya memecat anggota terpenjara. Suu Kyi di bawah tahanan rumah pada waktu itu. Pejabat tinggi kementerian dalam negeri pada Minggu menyatakan ada akan rincian dalam ampunan umum pada beberapa hari mendatang, yang akan mencakup pelepasan tahanan politik. Sekitar 230 orang dibebaskan

pada 12 Oktober, yang disambut Barat sebagai langkah menuju perubahan lama ditunggu, oleh pemerintah warga, yang berkuasa pada akhir Maret, mengakhiri lima dasawarsa kekuasaan tentara di bekas jajahan Inggris itu. Sementara itu, NLD pada Senin menyatakan 591 tahanan politik masih dipenjara, sekitar 200 lebih dari angka pemerintah. Mantan penguasa selama puluhan tahun membantah menahan politisi atau pegiat apa pun. Pengluas dan diplomat percaya bahwa pemerintah akan membebaskan lebih banyak tahanan pada pekan ini bertepatan dengan awal temu puncak Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di pulau Bali. Mereka menyatakan ampunan pada saat ini dapat meningkatkan citra Presiden Thein Sein di antara

rekan dunianya dan memperkuat upayanya membuat Myanmar ketua bergilir ASEAN pada 2014, dua tahun lebih cepat dari jadwal, permintaan luas dilihat sebagai usaha mengabsahkan sistem politik baru. Tapi, Suu Kyi menyatakan perubahan untuk masyarakat Myanmar harus didahulukan daripada citra dunia Myanmar dan harus juga terjadi sebelum pencabutan hukuman Barat. Suu Kyi menyatakan ada keprihatinan mendalam tentang kemelut antara tentara dengan suku pemberontak, khususnya di negara bagian Kachin, yang berbatasan dengan Cina, dan ia bersedia berperan dalam upaya perdamaian, setelah mendesak Thein Sein dan kelompok pemberontak menyepakati gencatan senjata. (ant)

Iran Gantung Pemerkosa

Malaysia Bebaskan Nelayan Langkat LANGKAT, HALUAN — Sebanyak 17 nelayan Langkat Sumatera Utara, dari 23 nelayan yang ditahan Tentara Maritim Malaysia, akan dibebaskan dan dikembalikan ke daerah itu pada Selasa. “Pembebasan ke-17 nelayan tersebut sudah kita terima informasinya,” kata Kepala Bidang Kelautan dan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Langkat, Ali Mukti Siregar di Stabat, Selasa. Direncanakan mereka akan dikembalikan ke Sumatera Utara melalui Bandar Polonia Medan dari Penang Malaysia, sekitar pukul 18.30 WIB dan akan diterima langsung oleh Menteri Perikanan dan Kelautan. Selanjutnya, para nelayan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Langkat. “Kemudian 17 nelayan akan dibawa langsung ke Stabat,” katanya. Ali Mukti menjelaskan bahwa pembebasan ke-17 nelayan tersebut sesuai dengan laporan petugas Konsulat Jenderal Republik Indonesia Pulau Penang Malaysia. Dari pemeriksaan yang dilakukan, memang benar 23 nelayan memasuki perairan Malaysia, namun 17 nelayan ketika ditangkap walaupun melanggar wilayah perairan Malaysia, tidak sedang melakukan operasi penangkapan ikan. Sementara yang enam nelayan lagi melakukan operasi penangkapan ikan berdasarkan rekaman komputer petugas maritim Malaysia. (ant)

ANTARA

PERJAMUAN MENLU ASEAN — Sekjen ASEAN, Surin Pitsuwan (kanan) berbincang dengan Menlu Malaysia, Dato Seri Anifah bin Haji Aman (kiri) dan Menlu Laos, Thongloun Sisoulith sebelum jamuan makan malam di sela kegiatan KTT ASEAN di Nusa Dua, Bali, Selasa.

ANTARA

TINJAU KESIAPAN LOKASI — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) didampingi Mensesneg Sudi Silalahi meninjau kesiapan lokasi yang akan digunakan untuk pertemuan KTT ASEAN ke-19 di gedung Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Selasa (15/11). KTT ASEAN ke19, KTT terkait lainnya dan KTT Asia Timur ke-6 akan berlangsung di Nusa Dua, Bali 17-19 November.

TEHERAN, HALUAN — Penguasa Iran menggantung di depan umum seorang pria yang dipidana karena berbagai tuduhan yang mencakup pemerkosaan, penculikan dan mengancam polisi, di sebuah kota di wilayah utara negara itu, Senin waktu setempat. Pria itu, yang diidentifikasi sebagai Mostafa P. (26), dieksekusi di Noshahr, sekitar 110 kilometer sebelah utara Teheran, ibu kota Iran, kata harian Javan. Dengan penggantungan terpidana itu, maka jumlah orang yang dieksekusi di Iran mencapai 241 sepanjang tahun ini, menurut hitungan AFP yang berdasarkan atas laporanlaporan resmi dan media. Kelompok HAM Human Rights Watch mencatat 388 eksekusi di Iran pada 2010, sementara Amnesti Inter-

nasional menyebutkan 252 dan menempatkan Iran di urutan kedua setelah China dalam jumlah orang yang dihukum mati tahun lalu. Iran menyatakan, hukuman mati diperlukan untuk menjaga hukum dan tata-tertib, dan itu diterapkan hanya setelah proses persidangan yang menyeluruh. Pemerkosaan, pembunuhan, perampokan bersenjata, penyelundupan narkoba dan perzinahan bisa dikenai hukuman mati di Iran. Arab Saudi Amnesti Internasional juga mengungkapkan keprihatinan atas pelaksanaan hukuman mati di Arab Saudi. Arab Saudi “memulai lagi eksekusi-eksekusi pada kecepatan yang mengkhawatirkan”, kata Amnesti Internasional, dengan menambahkan

bahwa sekitar 140 tahanan diperkirakan berada dalam daftar hukuman mati di negara kerajaan tersebut. Organisasi yang bermarkas di London itu mengatakan, Arab Saudi adalah salah satu dari sejumlah kecil negara yang menentang resolusi Majelis Umum PBB pada Desember lalu yang mendesak moratorium hukuman mati di seluruh dunia. Menurut Amnesti Internasional, Arab Saudi menghukum mati 27 terpidana pada 2010, sementara pada tahun sebelumnya melakukan 67 eksekusi. Pemerkosaan, pembunuhan, kemurtadan, perampokan bersenjata dan penyelundupan narkoba bisa dikenai hukuman mati sesuai dengan hukum Islam di negara Arab yang kaya minyak itu. (nat)

20.478 Jemaah Haji Pulang ke Indonesia

MAKKAH, HALUAN — Sebanyak 20.478 jemaah haji Indonesia hingga Senin pukul 21.18 waktu Arab Saudi (WAS) atau Selasa pukul 01.18 WIB dengan 51 kelompok terbang sudah tiba di Tanah Air setelah selama 40 hari berada di Arab Saudi menunaikan ibadah haji. “Jumlah jemaah sebanyak itu akan terus meningkat sejalan dengan telah dimulainya kepulangan ke Tanah Air sejak tanggal 11 November,” kata Kepala Seksi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama Evi Al Hudhori di Mekah. Jemaah sebesar itu merupakan 10,25 persen yang sudah berada di Tanah Air, sementara yang masih

tertinggal di Arab Saudi sebanyak 199.693 orang dan secara bertahap akan pulang ke Tanah Air setelah menjalankan berbagai ibadah. Menurutnya, debarkasi (bandara kedatangan) terbanyak jemaah sampai saat itu adalah SOC (Solo) sebanyak 3.367 orang dengan sembilan kelompok terbang (kloter), debarkasi JKS (Bekasi) sebanyak 3.147 orang dengan tujuh kloter, debarkasi SUB (Surabaya) 3.127 dengan tujuh kloter, debarkasi JKG (DKI Jakarta) dengan 1.814 orang dengan empat kloter. Dikatakan, hingga saat ini masih ada 165.404 jemaah haji Indoensia yang berada di Mekkah dengan terbanyak berasal dari embarkasi SUB sebesar

35.072 orang, embarkasi JKS sebesar 31.643 orang, serta embarkasi SOC sebesar 27.350 orang. “Sementara jamaah haji Indoensia yang telah berada di Madinah, sebesar 11.039 orang,” katanya. Keberadaan jemaah di Madinah untuk menjalankan ibadah Arbain dan setelah itu dipulangkan ke Tanah Air. Sementara jumlah jemaah yang wafat, kata Evi, sebanyak 277 orang dengan rincian 265 orang haji reguler dan 12 orang haji khusus. Jemaah wafat terbanyak disebabkan sakit sistem sirkulasi 190 orang, disusul penyakit sistem pernafasan 61 orang, penyakit endokrin nutrisi dan metal tujuh orang, serta penyakit darah dan organ pembuluh darah enam orang. (ant)

MTQ NASIONAL TINGKAT PROVINSI SUMATERA BARAT KE-34 TANGGAL 21-28 NOVEMBER 2011 H. ADI GUNAWAN

DI KABUPATEN DHARMASRAYA

H. SYAFRUDDIN R


11

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

Marini dan ..................................Sambungan dari Hal.1 Korban Penculikan.....................Sambungan dari Hal.1 Menurut Marini, semenjak harta bendanya hilang, ia memang telah mendapat bantuan beberapa liter bahan makanan, mi instan dan pakaian dari berbagai sumber, termasuk pemerintah. Namun bantuan itu, hanya cukup untuk kebutuhan beberapa waktu saja. Marini mengaku, jiwa yang harus ditanggungnya sebanyak 10 orang yang terdiri dari anak-anaknya yang sebagian besar masih dalam usia sekolah. Jadi, nyaris sluruh kebutuhan dipenuhinya sendiri. “Semenjak rumah habis dihondoh banjir, perasaan tidak enak bekerja. Bahkan, saya selalu teringat rumah yang telah hanyut terbawa air tersebut,” katanya. Marini menyebutkan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia bekerja sebagai buruh di kebun gambir milik masyarakat setempat. Satu hari kerja, oleh pemilik gambir ia di bayar upah sebesar Rp40.000.

Masuk pagi, keluar sore hari. “Namun kini tidak jarang ia hanya bekerja setengah hari saja dengan bayaran Rp30.000 atau Rp25.000. Setelah itu saya kembali mengemasi puing puing yang tersisa di bantaran Batang Surantiah. Sejumlah kayu yang tersisa masih bisa saya pungut,” katanya sambil menunjukkan sisa bekas rumahnya. Menurutnya, dengan penghasilan seperti itulah ia menafkahi anggota keluarganya tersebut. Kadang cukup untuk makan, terkadang harus menahan lapar, jika terpaksa ngutang ke warga lainnya. Kini beban itu terasa sangat berat dipikulnya lantaran rumah tempat berteduh tidak ada lagi, ditambah tulang punggung keluarganya telah lama meninggal. Marini hanya bisa mengeluh seorang diri atas nasib yang menimpanya. Ia berharap, pemerintah atau para dermawan mau membantu meringankan beban yang sedang

ditanggungnya. “Paling tidak, kami sekeluarga punya tempat untuk berteduh jikala panas dan hujan,” katanya lagi. Datuak Sili, tokoh masyarakat setempat menyebutkan, di sekitar Marini terdapat empat rumahyang hanyut disapu banjir. Maka seluruh keluarga tersebut sama sama dalam kesusahan. “Kami berharap, jika ada bantuan yang datang mohon jangan terpaku pada satu titik atau satu kawasan saja. Tolong juga perhatikan kami yang di Kayu Gadang. Melihat dari kondisi perekonomian, maka yang paling menderita adalah Marini,”katanya menjelaskan. Menurut Datuak Sili, selama bencana banjir kawasan selatan selalu menjadi fokus perhatian, sehingga bantuan yang datang kesisni sangat minus. “Warga hanya mendapat sedikit bantuan beras,” katanya. (Laporan Haridman Kambang)

Ada Lagi .....................................Sambungan dari Hal.1 Terkait adanya aksi tembakmenembak yang dilakukan anggota polisi pasca terjadinya kerusuhan, Kawedar membantah. Tidak mungkin ada aksi tembak-menembak meskipun hanya ke udara, jika situasi amanaman saja. Polisi akan melepaskan tembakan tentunya juga ada sebabnya. Ia mengatakan, hingga sekarang, beberapa anggota polisi memang masih ditugaskan untuk berjaga-jaga di Maligi, Namun jumlahnya telah berkurang karena situasi di Maligi sudah mulai steril. Pelanggaran HAM Kerusuhan antara kelompok warga perempuan Maligi dengan aggota Polisi 8 November lalu, banyak menjatuhkan korban. Kelompok warga perempuan mendapat perlakukan kasar dari pihak kepolisian. Dipukul, digampar, diinjak dan ditodongkan senjata api. Dari para korban ada yang pingsan di tempat, ada yang mengalami keguguran kehamilan usia 2,5 bulan, dan ada yang mengalami luka

lebam disekujur tubuh. Dari 18 korban yang mendapat penganiayaan ada yang masih menjalani perawatan di Puskesmas Sasak. Kawedar mengatakan, tindakan keras yang dilakukan anggota Polisi bukan tidak ada alasan. Kawedar membantah kalau itu merupakan pelanggaran HAM. Polisi bertindak kasar karena memang itu cara menghentikan kerusuhan yang diduga dilakukan warga. Sebelumnya cara lunak telah dilakukan untuk menghentikan kerusuhan. Namun tidak berhasil. Makanya polisi terpaksa menggunakan cara keras. Meski pun sebenarnya yang dihadapi polisi tersebut hanya kaum wanita Dijelaskan Kawedar, terserah saja warga mau mengadu ke mana. Ke Komnas HAM sekalipun tidak masalah. Yang jelas Polisi saat itu telah bertindak sesuai aturan. Tidak mungkin rasanya polisi akan diam saja, sementara di TKP telah terjadi aksi bakar-barkaran. “Saat itu api telah membakar dua

unit pos penjagaan Satpam milik PT PHP. Satu unit mobil operasi PT PHP, dan lima unit sepeda motor yang juga merupakan milik PT PHP. Apakah itu tidak merupakan tindakan anarkis yang harus dihentikan polisi,” ujar Kawedar. Akan Ditangkap Pasca terjadinya kerusuhan 8 November malam itu, polisi telah mengamankan dua orang warga yang diduga terlibat dalam kerusuhan tersebut. Bukan berarti hanya dua orang yang harus diamankan. Namun ketika polisi telah mengembangkan hasil pemeriksaan, yang terlibat kerusuhan lainnya juga akan ditangkap. Aksi bakar-bakaran yang dilakukan warga sudah merupakan tindakan kriminal. Warga yang terlibat lainnya akan diketahui setelah ada keterangan dari dua orang yang telah ditangkap pertama. “Sebelum penangkapan, polisi akan kumpulkan dulu keterangan saksi dan barang bukti,” beber kawedar.(h/dfl)

Tak Gampang .............................Sambungan dari Hal.1 Dalam kasus ini, 14 pejabat yang diduga diberangkatkan Herman ke tanah suci untuk umrah, tidak bisa dijerat, karena mereka tidak mengetahui kalau uang itu adalah hasil penipuan. Tapi yang mereka ketahui, uang itu adalah uang yang dipungut oleh Herman dari 250 jemaah masing-masing sekitar Rp15 juta. Uang itu awalnya direncanakan untuk biaya keberangkatan calon jemaah ke tanah suci Mekkah melakukan umrah. “Seharusnya 14 pejabat tersebut tidak usah disebut-sebut. Karena, meski dibiayai Al-Haram, keberangkatan mereka merupakan bentuk penghargaan Herman terhadap pejabat itu ,” ujar Syamsirudin, menyesalkan kecerobohan kliennya. Tapi sekarang harus bagaimana lagi, ibarat pepatah, nasi telah menjadi bubur. Polisi tidak mungkin pula tidak memanggil 14 pejabat itu. Karena hal tersebut sudah terlanjur diketahui masyarakat Sumbar. Malahan masyarakat sedunia. Karena dari kasus tersebut ada media nasional dan media on line yang telah

memberitakannya. Ditambahkan Syamsirudin, ia mendampingi kliennya tidak akan berapa lama lagi. Setelah pihak kepolisian mendapatkan bukti-bukti yang lengkap terhadap kasus tersebut, ia berencana mengundurkan diri. Ia merasa hanya sampai di situ tanggungjawabnya terhadap kliennya. Karena hingga sekarang hitung-hitungannya dengan kliennya tidak jelas. “Sekarang saya tidak ada lagi diberi dana untuk menutupi biaya dalam mendampingi dia. Saya tidak punya kendaraan, jadi saya mengeluarkan biaya transportasi yang besar untuk mendampinginya, ke sana kemari,” katanya mengakhiri. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kawedar, ketika dikomfirmasi terkait pernyataan panesehat hukum tersangka mengatakan, sulit tidak sulit melakukan pemanggilan adalah urusan penyidik. PH tidak usah risaukan hal itu. “Soal prosedur pemanggilan penyidik sudah mengetahui. Polda kan sudah pernah menetapkan kepala daerah sebagai tersangka

dalam kasus-kasus korupsi sebelumnya,” katanya. Dikatakannya, jadwal pemanggilan terhadap pejabat itu memang belum ditetapkan. Namun akan dilakukan sesegera mungkin. Terkait nama-nama pejabat yang akan dipanggil itu, Kawedar belum bisa menyampaikan. Ia juga merasa kasihan terhadap mereka. Jika disebutkan, sama artinya dengan mencemarkan nama baik orang, sementara mereka belum tentu bersalah. Apalagi kalau diketahui istri dan anak-anak mereka. Pasti akan ada semacam tekanan mental atau gangguan psikologis terhadap mereka. Untuk memperkuat pernyataan tersangka Herman dan istrinya tentang keterlibatan 14 pejabat tersebut, penyidik akan melakukan pendalaman terhadap bukti-bukti yang didapatkan. “Siapa-siapa pejabat yang akan dipanggil itu saya belum bisa mengatakan. Karena saya juga belum mengetahui nama-nama tersebut. Nama-nama itu masih di tangan penyidik,” katanya.(h/dfl)

Mantan Bupati ...........................Sambungan dari Hal.1 ditunjuk Kajati untuk melakukan pemeriksaan terhadap Edison. Namun, banyak yang kurang yakin, Edison akan memenuhi panggilan. “Kalau dia tidak datang, kita akan melayangkan pemanggilan kedua,” jawab Ikhwan. Kalau tetap tidak datang dalam tiga kali pemanggilan, jaksa akan melakukan upaya paksa untuk mendatangkan Edison Saleluebaja. Kalau datang, tidak menutup kemungkinan, jaksa akan melakukan penahanan terhadap pria yang dua periode menjabat sebagai Bupati Mentawai tersebut. “Tergantung penyidiknya. Kalau penyidik mencurigai atau khawatir tersangka melarikan diri, tentu akan dilakukan penahanan. Tapi, jika kooperatif, bisa saja tidak ditahan,” beber Ikhwan. Penyidik Kejati Sumbar nampaknya memang menunggu momentum pelepasan jabatan, untuk memeriksa Edison Saleluebaja. Selama ini, mandeknya pemeriksaan dikarenakan tak kunjung kelarnya izin permohonan presiden. Sesuai aturan, pemeriksaan kepala daerah yang tersangkut kasus pidana, mesti mendapat izin dari presiden. Terakhir, izin tersebut masih tertahan di Kejagung dan menunggu audit kerugian negara dari BPKP, sebelum diserahkan ke Sekretaris Negara (Sekneg). Namun, seiring habisnya masa jabatan Edison sebagai bupati, tentu saja jaksa tak lagi membutuhkan surat izin presiden untuk memeriksanya. Edison Saleluebaja merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengunaan dana Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) tahun 2005, di lingkungan Dinas Kehutanan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Beberapa saksi telah diperiksa

penyidik dalam kasus ini. Dugaan korupsinya diduga terjadi sip roses pencairan upah pungut. Daat itu, Dinas Kehutanan mengeluarkan anggaran PSDH tahun 20032004 senilai Rp15.735.149.904. Selanjutnya, 10 persen dari anggaran tersebut digunakan untuk upah punggut. Dugaan korupsi muncul pada dana upah punggut yang diduga tidak dipergunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Foto Marlon Disebar Sementara itu, tersangka kasus dugaan korupsi dana pengadaan tanah pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Dharmasraya 2009, Marlon Martua terus diburu. Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat segera menyebar fotofoto Marlon dengan harapan masyarakat dapat membantu melaporkan keberadaan mantan Bupati Dharmasraya itu. Ikhwan mengatakan, sejak ditetapkan sebagai buron pada pertengahan 2011 lalu, pencarian terhadap Marlon yang dilakukan penyidik dan tim intel Kejati Sumbar selama ini tidak membuahkan hasil. Pencarian akan dibantu Kejagung dan Polri. Namun belum dipastikan, kapan tim gabungan tersebut akan bergerak. Kejaksaan juga berencana menyebarkan foto Marlon ke tengah masyarakat. Khusus untuk internal Kejaksaan (termasuk Kejagung) dan kepolisian, foto Marlon sudah disebar. Penyebaran ini juga pernah diungkapkan mantan Kajati Sumbar Bagindo Fachmi saat mengekspos status buron Marlon Juli lalu. Meski tidak membuahkan hasil, tim khusus Kejati Sumbar tetap melakukan pengejaran.”Pencarian ke tempat-tempat, dimana Marlon sering berkunjung. Salah satunya di Pekan-

baru, tempat orangtuanya tinggal,” kata Ikhwan. Selain pengejaran, Kejati Sumbar juga berencana menyita aset mantan Bupati Dharmasraya Marlon Martua untuk dijadikan barang bukti, karena diduga sebagai hasil korupsi. Namun, Ikhwan belum membeberkan, apa saja aset Marlon yang akan disita. Waktu penyitaannya juga belum dipastikan. Keberadaan Marlon sejauh ini memang masih simpang siur. Info terakhir yang didapatkan kejaksaan, dia berada di Jakarta. Marlon ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan gelar perkara di Kejati, yang sebelumnya juga pernah menjalani pemeriksaan beberapa kali di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Punjung. Marlon merupakan salah satu tersangka dalam kasus pengadaan tanah untuk pembangunan RSUD di Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya 2009 lalu yang diperkirakan telah merugikan negara sekitar Rp4 miliar. Penetapan tersangka terhadap Marlon Martua, berawal dari keterangan saksi-saksi dan alat bukti yang dimiliki penyidik. Marlon Martua yang waktu itu menjabat sebagai Bupati Dharmasraya bertindak sebagai penerbit Surat Keputusan (SK) penetapan lokasi pembangunan RSUD Sungaidareh, penetapan harga tanah dan penetapan panitia pengadaan tanah. Penyidik Kejati Sumbar telah 3 kali memanggil Marlon untuk diperiksa. Tapi setiap kali pemanggilan Marlon selalu mangkir dengan berbagai alasan. Bahkan terakhir kali dipanggil pada sekitar 4 Juli lalu, Marlon beralasan sakit. Hingga akhirnya dia ditetapkan sebagai buronan, keberadaan Marlon masih tidak diketahui. (h/dfl)

Pemulangan kedua bocah yang merupakan korban penculikan tersebut menurut Lelono telah sesuai dengan prosedural yang berlaku. Apalagi kondisi mental dan psikis keduanya telah memungkinkan untuk kembali membaur dengan keluarga besarnya di Jakarta. Saat ini, kedua bocah yang diduga diculik pada 18 April 2011 lalu, kata dia ditampung oleh pengurus dari Lembaga Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (LPK TPA) Padang Pariaman. Menyangkut teknik pemulangan dan biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan itu, Haryolelono mengatakan semuanya telah diatur Kementerian Sosial RI. Dinas Sosial kata dia hanya

terlibat dalam proses mediasi dan fasilitator saja. “Semuanya telah diatur, jadi tak ada persoalan dalam hal pemulangan keduanya,” tuturnya. Kondisi kesehatana dan mental dari kedua bocah tersebut kata Haryolelono telah pulih seperti sediakala. Apalagi, LPK TPA tak hanya mengurus makan, minum, tidur dan pakaian dan kesehatan bocah itu saja, namun juga membawanya untuk berwisata ke sejumlah tempat wisata yang ada di kawasan Pariaman dan Bukittinggi. “Secara umum, tak ada persoalan menyangkut pemulangannya. Tinggal menunggu penjadwalan dari Jakarta. Kalau semuanya beres, mamat dan Owi telah bisa dipulangkan, artinya

jadwal pasti penjemputan keduanya tergantung TRC,” tambahnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mamat dan Owi ditemukan menangis di depan Makodim Pariaman pada 19 April 2011 tengah malam bersama seorang lelaki yang diketahui kemudian bernama Herman. Setelah dilakukan penyidikan oleh petugas tersebut, Herman yang ditenggarai sebagai pelaku diserahkan kepada polisi dan Mamat bersama Owi diambil alih penanganannya oleh LPK TPA. Dari mulut kedua bocah didapat keterangan kalau keduanya diculik Herman di perempatan Senayan (Jakarta) saat menjalankan aktivitas keseharian mereka sebagai pengamen. (h/ted)

Sudah 8 ......................................Sambungan dari Hal.1 Tapi sejauh ini di Lubuk Basung sudah mulai disebut-sebut tentang pergantian. Dan bahkan sudah ada yang mengancar-ancar mengusulkan nama-nama pengganti. Tapi itu diklarifikasi oleh Wakil Ketua DPRD Agam. Menurutnya, pengusulan Wakil Bupati harus sesuai mekanisme dan mesti didasari salinan putusan dari Pengadilan Negeri dimana Wakil Bupati Umar telah disidangkan. “Kami telah memerintahkan Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk membuat surat kepada Pengadilan Negeri Padang, agar mengirimkan salinan surat keputusan perkara Wakil Bupati Agam itu ke Lubuk Basung,” katanya. Kata dia, apabila sudah ada salinan putusan sidang itu, maka

pihaknya akan menindaklanjutinya kepada Gubernur Sumbar dan Menteri Dalam Negeri, karena mereka yang melantik dan mengeluarkan surat keputusan. Sementara itu Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam meminta calon yang akan mengisi kekosongan Wakil Bupati setempat harus sejalan dengan Bupati agar tidak terjadi hambatan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. “Selain harus sejalan dengan Bupati, Wakil Bupati juga harus sosok yang disenangi masyarakat, jika pasangan tidak sejalan, pasti berpengaruh negatif pada program pembangunan,” kata Ketua Fraksi

PPP Kabupaten Agam Novia Erwandi, Selasa. Kekosongan Wakil Bupati kata dia, sudah terjadi delapan bulan dan roda pemerintahan dijalankan sendiri oleh bupati. PPP yang merupakan salah satu partai pengusung akan membicarakan hal ini kepada Ketua PPP Kabupaten Agam dan semua mekanisme akan diserahkan kepada ketua dan partai pengusung lainya yakni, Golkar, PPRN dan Hanura. “Dalam waktu dekat kami akan membicarakan pengisian kekosongan Wakil Bupati,” katanya. Tentang kemungkinan pengusulan kader PPP untuk maju menjadi Wakil Bupati, Novia Erwandi tidak mau mengomentarinya. (msm/ant)

Menyoal Kerusuhan ...................Sambungan dari Hal.1 Kerusuhan ini mengundang perhatian kita bersama, apalagi dalam kerusuhan ini yang menjadi korban adalah kaum perempuan. Aparat keamanan dengan keangkuhan dan keberingasannya mempertontonkan kepada kita semua, bagaimana untuk menghakimi masyarakat dengan tindak kekerasan, dan ancaman di bawah senjata, demi untuk membela kepentingan para investor. Sungguh sangat tragis sekali. Selayaknya aparat keamanan menjadi pengayom dan pelindung masyarakat kini telah berubah menjadi musuh bagi masyarakat. Kerusuhan di Jorong Maligi bukanlah kasus yang pertama kali terjadi di Sumatera Barat yang melibatkan aparat keamanan. Ini hanyalah salah satu dari sekian banyak kasus yang terjadi akhir-akhir ini. Masyarakat terus menjadi korban atas kekerasan, kriminal dari aparat keamanan yang bertamengkan untuk pengamanan perusahaan dari aksi tuntutan masyarakat. Usut Tuntas Kerusuhan Jorong Maligi bukanlah kasus kecil tapi kasus yang sangat besar seperti halnya yang disampaikan oleh Komnas HAM Sumbar. Karena itu kasus kerusuhan Jorong Maligi mesti diusut sampai tuntas. Tidak bisa dipungkiri kalau pelanggaran HAM sebenarnya sudah jelas terjadi, masyarakat telah menjadi korban, padahal mereka hanya menuntut

hak-haknya yang selama ini dirampas oleh perusahaan. Siapapun nanti yang terbukti bersalah dalam kerusuhan ini mesti harus dijatuhkan hukuman yang adil. Terutama pihak aparat keamanan yang telah membuat masyarakat tertekan dan trauma atas kejadian tersebut. Pihak aparat keamanan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Polda juga harus turut serta untuk menyelesaikan kasus ini, kalau perlu aparat keamanan yang ada dilokasi harus ditarik. Kalau tidak, ini akan terus menjadi persoalan bagi masyarakat. Penulis pikir masyarakat juga tidak akan bertindak anarkis kalau tidak ada pemicunya, jadi masyarakat tidak harus diawasi, karena mereka buklanlah penjahat. Peran Pemda Dalam menyoal kerusuhan Jorong Maligi. Pemda mesti harus turun tangan dan bertindak dengan tegas dan jelas. Keseriusan Pemda sangat dituntut dalam menyelesaikan persoalan ini. Pemda sebagai pihak yang dianggap netral dan sebagai pelindung buat masyarakat harus mampu mencarikan solusi yang benar-benar memenuhi rasa keadilan semua pihak. Karena itu pemda harus mengajak pihak kepolisian dalam hal ini Polda, pihak perusahaan serta masyarakat untuk duduk bersama membicarakan persoalan ini dengan baik-baik. Kalau

tidak seperti itu, maka persoalan ini tidak akan pernah selesai. Dengan duduk secara bersama untuk musyawarah dalam mencapai mufakat, kiranya akan ada satu solusi yang dihasilkan. Bagaimanapun alasan untuk menjaga alam investasi agar kondusif tapi dengan mengabaikan dan mengorbankan hak-hak masyarakat, itu bukanlah tindakan yang benar. Karena itu, kita berharap Pemda tidak boleh memicingkan sebelah mata terhadap persoalan ini. Masyarakat juga harus mendapatkan kepastian hak atas ulayat yang mereka miliki selama ini. Mereka tidak akan menuntut kalau itu bukanlah haknya. Karena itu Pemda sangat dituntut untuk bisa berpikiran bernas dalam menyelesaikan persoalan yang muncul sekang. Akhirnya kita berharap semoga kasus kerusuhan Maligi cepat selesai. Mari kita berikan dukungan sepenuhnya kepada stakholder terkait agar bisa duduk bersama dalam mencari solusi yang baik dan memenuhi rasa keadilan semua pihak. Semoga kerusuhan di Maligi menjadi pelajaran yang berharga buat kita semua dan kiranya kasus yang serupa tidak akan terulang lagi dimasa-masa yang akan datang. Semoga! „ Penulis adalah Mahasiswa Pascasarjana Unand dan Aktivis Perkumpulan Qbar,Padang

Vietnam Dekati ..........................Sambungan dari Hal.1 Pada hari kelima, atlet-atlet Indonesia menambah sedikitnya 13 medali emas dari sejumlah cabang olahraga, antara lain atletik, vovinam, renang, taekwondo, tenis lapangan, dan bulu tangkis beregu putra. Dibanding sebelumnya, perolehan medali emas Indonesia bisa dibilang seret. Pada Senin (14/11), sebanyak 20 medali emas berhasil disapu atau lebih banyak dibanding hari sebelumnya Minggu (13/11) yang masih 17 medali emas. Kendati demikian, dua negara pesaing terkuat yakni Thailand dan Vietnam juga mengalami nasib serupa. Kontingen “Negeri Gajah Putih” dan Vietnam hari ini masingmasing mendapatkan delapan dan sembilan emas. Dari 13 medali emas yang dihasilkan, yang cukup mengejutkan dan patut mendapat apresiasi adalah keberhasilan cabang olahraga baru vovinam yang mempersembahkan dua medali emas patut mendapatkan apresiasi. Total sudah empat emas yang diraih atau sejajar dengan Vietnam sebagai negara asal olahraga beladiri tersebut. “Target hampir tercapai, namun dua emas dan dua perunggu hari kedua ini sudah maksimal. Masih ada peluang di hari ketiga esok hari (Rabu, 16/11),” kata Presiden Vovinam Indonesia Ida Bagus Gede Wiyana. Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng yang awalnya sempat meragukan kemampuan atletatlet Vovinam, justru kini merasa kagum dengan prestasi yang hasilkan. “Terus terang saya sempat ragu dengan target cabang vovinam, namun dengan hasil yang dicapai hari ini, luntur sudah keraguan saya. Sebagai cabang baru, ternyata atlet kita bisa bersaing,” kata Andi Mallarangeng saat meninjau pertandingan vovinam di GOR Sunter Jakarta Utara. Keberhasilan yang tidak kalah heroik dicapai tim bulu tangkis putra Indonesia saat melibas musuh bebuyutannya Malaysia dengan skor

3-1 pada laga final di Istora Senayan Jakarta. Pencapaian medali emas nomor beregu putra sama dengan yang dicapai tim Indonesia pada SEA Games 2009 di Laos. Selain itu, hasil ini sekaligus mengobati kekecewaan pendukung tuan rumah atas kekalahan tim putri sehari sebelumnya atas Thailand 1-3. Juara Olimpiade 2008 Markis Kido/Hendra Setiawan menjadi penentu kemenangan saat membungkam ganda kedua Malaysia Mak Hee Chun/Ong Soon Hock 21-10, 21-14. Dua angka lainnya disumbangkan Simon Santoso yang mengalahkan Daren Liew 22-20, 21-12 pada partai pertama dan Tommy Sugiarto menundukkan Mohammad Arif bin Abdul Latif 21-13, 21-17 di partai ketiga. Sedangkan Malaysia merebut angka melalui pasangan Lim Khim Wah/Goh Wei Shem yang menang 21-18, 15-21, 25-23 atas Bona Septano/Mohammad Ahsan. Cabang bulu tangkis masih berpeluang mengibarkan kembali bendera merah putih di Istora Senayan dari nomor perorangan yang mulai dipertandingkan Rabu (16/ 11) hingga Sabtu (19/11). “Target minimal adalah empat medali emas dan sudah tercapai satu emas. Selanjutnya kami berharap tambahan medali dari nomor perorangan,” kata manajer tim bulu tangkis Indonesia Maria Fransisca. Waspadai Pesaing Sukses Indonesia mempertahankan posisi puncak tidak boleh membuat para atlet lengah, karena negara-negara pesaing seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, dan Singapura tetap harus diwaspadai dan setiap waktu siap mengancam. Pada cabang balap sepeda misalnya, Thailand mulai membayangi pebalap tuan rumah dalam perburuan medali emas. Hingga menyelesaikan perlombaan hari keempat, tim balap sepeda Thailand sudah meraih dua medali emas dari nomor Team Time Trial (TTT) dan Individual Time Trial

(ITT), sedangkan Indonesia berhasil mengumpulkan empat medali emas. Kemudian di cabang atletik, Negeri Gajah Putih kembali meraih tiga medali emas, ditambah emas dari andalannya tenis dan bridge. Pebulu tangkis Thailand juga lebih difavoritkan merebut emas di perorangan putri. Sementara Singapura mendominasi pada cabang renang yang hingga kini telah mengumpulkan 13 medali emas dan tenis meja yang telah menyumbang tiga emas melalui atletatlet naturalisasi dari China. Lawan lain yang tidak boleh dianggap enteng dalam perburuan medali adalah Vietnam dan Malaysia. Vietnam cukup kuat antara lain di cabang atletik, menembak, anggar, dan pencak silat. Sedangkan Malaysia juga punya andalan di loncat indah, boling dan renang “Posisi puncak di klasemen sementara yang ditempati sejak hari pertama jangan sampai membuat atlet dan kontingen Indonesia terlena hingga mengendurkan kesiagaan,” kata Ketua KONI Pusat Rita Subowo. Ia mengingatkan bahwa meskipun sejak awal berada di puncak, tapi posisi Indonesia belum sepenuhnya aman. “Thailand yang berada tepat di bawah kita tetap harus diwaspadai,” tambahnya. Peringatan itu disampaikan Rita Subowo bukan tanpa alasan, karena masih banyak pertandingan dari nomor andalan kontingen Thailand yang sedang berlangsung. “Kelengahan sedikit saja bisa menjadi malapetaka karena Thailand pasti akan memanfaatkan momentum tersebut untuk merebut posisi puncak,” katanya. Hingga menyelesaikan pertandingan hari kelima, total medali emas yang sudah didistribusikan sebanyak 221 medali dari 545 nomor pertandingan pada 44 cabang olahraga. Tuan rumah Indonesia sejak awal sudah menargetkan minimal meraih 150 medali emas agar bisa merebut gelar juara umum SEA Games 2011 di kandang sendiri. (ant)


12

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

LIPUTAN KHUSUS

OPTIMIS - Walikota Padang optimis pembangunan pasar inpres II,III dan IV bisa segera dimulai.

DISKUSI - Walikota Padang berdiskusi dengan sejumlah pedagang yang beraktivitas di pasar inpres II,III dan IV.

YAKINKAN PEDAGANG

Walikota Makin Sering Masuk Pasar

BAU tak sedap serta kebecekan yang ditemui hampir di setiap pojok Pasar Inpres II,III dan IV, tak menghalangi Walikota Padang, Fauzi Bahar untuk memasukinya. Bahkan orang nomor satu di Kota Padang ini, makin menyatu dengan pedagang dan semakin sering pula masuk ke areal pasar. Celananya yang kotor terpercik air atau sepatunya yang nyaris tak berbentuk, pun tak pernah dikeluhkannya. Walikota Padang ingin memastikan bahwasanya apa yang dialami warga pasar, juga merupakan derita yang harus dipikulnya. "Saya ingin meyakinkan pedagang kalau pembangunan kembali Pasar Inpres II,III dan IV tidaklah isapan jempol. Tapi benarbenar akan segera dilakukan. Karena itu, saya berharap warga pasar bisa mendukungnya agar program yang telah direncanakan bisa terlaksana sebagaimana diharapkan," kata Walikota Padang pada Haluan saat meninjau kawasan Pasar Raya Padang, Selasa (15/11). Seluruh butir kesepakatan yang telah ditandatangani Pemko Padang, perwakilan pedagang dan PBHI Padang di gedung Komnas HAM di Jakarta pekan lalu, kata Fauzi harus dipatuhi semua pihak agar pembangunan kembali areal pasar rakyat itu bisa lebih cepat dilaksanakan. Pemko Padang sendiri kata Fauzi Bahar tetap berkomitmen memanjakan pedagang dengan tempat berdagang yang representatif. Dan salah satu langkah yang dilakukan untuk menciptakan keinginan tersebut adalah menghadirkan bangunan yang representatif pula. Dengan makin sering berputar-putar di dalam kawasan pasar, Walikota ingin menyampaikan langsung kepada pedagang tentang detail pembangunan kembali pasar raya Padang khususnya inpres II,III dan IV yang masih dalam keadaan rusak seperti ketika gempa 30 September 2011 baru saja mengguncangnya. "Pembangunan kembali pasar inpres II,III dan IV tak hanya untuk kepentingan warga pasar, namun juga kepentingan bagi seluruh elemen warga kota. Nah, dengan menghadirkan bangunan baru yang lebih baik, kokoh dan berkualitas tentu semua pihak akan merasakan manfaatnya," kata Fauzi pula. Dana pembangunan tahap awal sebesar Rp64,5 miliar, akan dimanfaatkan semaksimal mungkin sehingga saat dana lanjutan sebesar Rp137 miliar turun, bangunan tersebut telah bisa hadir secara utuh. Sambil tersenyum kepada warga pasar dan menyalami sejumlah pedagang yang mendekatinya, Fauzi Bahar menjelaskan bahwasanya bangunan yang mereka tempati saat ini harus segera dibenahi. Sosialisasi "merakyat" dengan cara semakin sering masuk pasar, sebagaimana yang dilakukan Fauzi Bahar belakangan ini, mulai membuahkan hasil. Selain proses pemagaran telah bisa dimulai, maka dalam waktu dekat pembongkaran terhadap bangunan yang akan diganti dengan yang baru bisa pula dilaksanakan. Walikota mengakhiri kunjungannya ke pusat ekonomi rakyat tersebut dengan menjadi imam Salat Zuhur di Musala An Nur komplek Balaikota Padang.***

DIIRINGI PEDAGANG - Tak cukup berdiskusi di dalam pasar, sejumlah pedagang mengiringi Walikota Fauzi Bahar keluar dari pasar raya.

TANYA HARGA - Sambil memegang onggokan ikan kering, Walikota menanyakan harga jual ikan-ikan tersebut.

KELUHAN - Selaku kepala daerah, Walikota cukup serius mendengarkan keluhan pedagang.

GENANGAN AIR - Walikota meminta agar genangan air di depan pintu masuk areal pasar inpres II bisa dikeringkan.

PEMIPIL CABAI - Amai-amai pemipil capai tak luput dari perhatian Walikota saat mengunjungi pasar raya.

TERSENYUM PUAS - Meski capek dan lelah, walikota tetap tersenyum puas usai berkeliling di Pasar Raya Padang.

BECEK - Kondisi pasar yang becek tak menghalangi walikota untuk melakukan peninjauan.


13

RABU , 16 NOVEMBER 2011 M / 20 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Anggota Reskrim Kemalingan PADANG, HALUAN — Anggota Reskrim Polda Sumbar, Bripka Saiful Bahri (36) kecolongan. Barang-barang miliknya raib, di rumah kontrakannya di Wisma Asokatama, Jalan Pusdiklat Olah Raga Sumbar depan gerbang (PPLP Sumbar), Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Selasa (15/11). Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp8 juta. Keterangan Saiful di ruang SPKT Polresta Padang mengatakan, ketika itu korban mendapatkan informasi dari kepala tukang yang bekerja di rumahnya, yakni Arman. Ia menyebutkan bahwa barang untuk keperluan rumah sudah tidak ada lagi. “Saat saya mendapatkan kabar tersebut, saya langsung menuju ke lokasi dan setelah dicek ternyata barang itu sudah hilang,” kata Saiful. Barang yang dibawa kabur oleh maling adalah keramik ukuran 40x40 merk Platinum warna Andesgreen sebanyak 45 kotak, satu buah pompa air merek Sanyo, dan dua buah closet duduk merek Toto warna putih. Merasa tidak senang dengan peristiwa tersebut, dia langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolresta Padang untuk mengetahui siapa pelakunya. Kanit I SPKT Polresta Padang Ipda Daniel Partogi Simangunsong menyebutkan, pihaknya telah mendapatkan laporan pencurian dari korban dan hingga kini masih dalam penyelidikan dan pengembangan petugas. “Kami telah menyerahkan kasus tersebut ke bagian Unit Reskrim Polresta Padang untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya. (h/nas)

TAHUN ANGGARAN 2012

Pelebaran Jalan Kuranji Diprioritaskan

PADANG, HALUAN — Wakil Ketua DPRD Kota Padang Afrizal menyatakan, dewan akan memprioritaskan anggaran untuk pelebaran jalan dari By Pass, menuju daerah Balimbiang. Jalan Kuranji tersebut kondisinya memang kian sempat atau tidak lebar, dibanding dengan pertambahan jumlah kenderaan yang lewat. "Aktifitas lalu lintas menuju Balimbiang sangatlah tinggi, karena daerahnya banyak perumahan. Rata-rata warga yang tinggal punya kenderaan, otomatis kondisi jalan mempengaruhi aktifitas seharihari. Misalnya sering terjadi macet dan kecelakaan," katanya, Selasa (15/11). Selain sempit, jalan Kuranji kini kondisinya juga sudah cukup parah. Banyak lubang yang menganga siap menunggu korban atau pengguna jalan. "Kami berjanji, dalam APBD 2012 dialokasikan anggaran untuk pelebaran jalan itu," katanya. Ia mengaku sudah menyampaikan pada Bappeda Kota Padang, agar direncanakan pe-

labaran jalan tersebut, dan anggarannya disediakan. "Dalam KUA PPAS APBD Kota Padang 2012, anggaran untuk pelebaran jalan itu sudah tergambar. Kini tinggal menjabarkannya saja lagi dalam bentuk program," sebutnya. Ia juga minta pemko, untuk mengsosialisasikan RAPBD 2012 pada masyarakat. "Mana tahu ada kebutuhan mendesak dari masyarakat dan belum terakomodir dalam RAPBD," tuturnya. Kepala Bappeda Kota Padang Hervan Bahar mengatakan, sampai kini belum menerima informasi dari DPRD, bahwa tahun 2012 akan diprioritaskan anggaran untuk perbaikan atau pelebaran jalan, kecuali untuk pembebasan tanah. Padahal pengakuan Afrizal, Ia sudah minta pada Bappeda untuk mengalokasikan anggaran untuk pelebaran jalan. (h/ade)

HASWANDI

JANJI PERBAIKAN JALAN — Sejumlah kendaraan melintas di persimpangan Jalan By Pass Kuranji Padang. DPRD Kota Padang berjanji akan menganggarkan dana perbaikan jalan, mulai dari simpang ini hingga kawasan Belimbing, dalam APBD 2012 mendatang.


14 PADANG Polresta

0751-22317

Damkar

0751-92113

DPRD

0751-690960

BPBD

0751-91547

Walikota

0751-92202

RSUD

0751-93550

LINGKAR Empat Sekolah Dinilai Tim Provinsi KADANG, HALUAN — Hari ini, (Rabu, 16/11) tim penilai sekolah sehat tingkat Sumbar, bakal melakukan penilaian di empat sekolah di Kota Padang. Keempat sekolah yang dinilai itu, terdiri dari empat jenjang pendidikan, yakni TK, SD, SMP, dan SMA Keempat sekolah yang menjadi wakil Kota Padang itu adalah, TK Pertiwi 1 di Kecamatan Padang Barat, SD 03 Alai di Kecamatan Padang Utara, MTsN Model juga di Kecamatan Padang Utara, dan SMA 6 Padang di Kecamatan Padang Selatan). Kepala Bagian Kesejahteraan Kota Padang, Al Amin, S.Sos, MM membenarkan kedatangan tim penilai tersebut. Tim penilai tersebut hanya menyediakan waktunya di Kota Padang selama satu hari. Walau hanya satu hari, namun dia optimis wakil Kota Padang tersebut akan mampu memberikan yang terbaik bagi daerah. “Insya Allah kami optimis dengan pengelolaan kesehatan di sekolah-sekolah dimaksud. Dan kami juga optimis wakil Kota Padang akan bisa merangkai prestasi di ajang tersebut,” kata Al Amin di ruang kerjanya, Selasa (15/11). Dikatakan, tim penilai tak hanya akan mengunjungi sekolah yang menjadi wakil daerah, taou juga melakukan wawancara dengan tim pembina masing-masing tingkatan. Penilaian dimulai di SD 03 Alai, selanjutnya ke MTsN Model Gunung Pangilun, terus ke TK Pertiwi 1, dan terakhir ke SMA 6 Padang. “Yang menentukan jadwal kedatangan mereka, kami sebagai tuan rumah hanya menunggu dan jelas tak bisa mengintervensi jadwal mereka,” imbuhnya. (h/ted)

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

Penyidikan Korupsi PLTU Teluk Sirih Lamban

PADANG, HALUAN— Meski perlahan, penyidikan kasus dugaan korupsi pembebasan lahan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Teluksirih tahun 2007 lalu, terus berjalan. Belum ada perkembangan yang berarti, terhadap kasus yang diduga telah merugikan negara sekitar Rp1,4 miliar itu. Humas Kejati Sumbar Ikwan Ratsudi mengatakan, meski telah ada penyitaan barang bukti berupa uang sebasar Rp1,107 miliar, sejak April lalu, belum cukup kuat untuk mempercepat menetapkan tersangka lainnya. "Hingga saat ini, tersangkanya masih Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Telukkabung, Basri Dt Rajo nan Sati. Namun tidak tertutup kemungkinan, beberapa pejabat di Kota Padang juga akan ditetapkan sebagai tersangka," katanya, Selasa (15/11). Ia mengaku, dalam proses korupsi ada pemberi dan penerima. Namun sampai sekarang, orang yang memberinya belum diketahui. Penyidikan sedang berlangsung,” kata Ikwan. Saat ditanyakan siapa saja yang berpotensi jadi tersangka, Ikwan tak mau menjawab. Ia beralasa ia juga belum mengetahui. Yang mengetahui hal itu adalah menyidik. Sementara penyidik belum ada memberitahukan kepadanya. “Saya tak bisa memastikan. Lihat saja nanti. Mungkin juga dari kalangan pejabat,” ujarnya.. Sejauh ini, beberapa pejabat Kota Padang sudah diperiksa sebagai saksi oleh penyidik Kejati Sumbar. Para pejabat yang telah diperiksa adalah Asisten I Pemko Padang Syafril Basyir, Mantan Sekdako Firdaus K, Sutrisno (Kepala BPN Padang) dan Camat Padang Barat Syafruddin.

Sejak penyitaan uang sebesar Rp1,107 miliar dari rekening tersangka Basri Dt Rajo Nan Sati di BNI Veteran, 4 April lalu, tidak ada ekspos publik yang dilakukan kejaksaan terhadap kasus ini. “Walau tak diekspos ke publik, bukan berarti stagnan,” jelas Ikwan diruangan kerjanya. Uang yang disita, diduga diselewengkan saat proses ganti rugi atas tanah seluas seluas 40 hektare untuk pembangunan pembangkit listrik, yang bakal menghasilkan daya 2x100 MW. Sebelumnya, Ketua KAN Teluk Kabung Basri Dt Rajo Nan Sati mengatakan, uang yang berada di rekeningnya itu, bukanlah miliknya pribadi. Melainkan uang siliah jariah Nagari Teluk Kabung, atas tanah yang digunakan untuk pembangunan PLTU Teluk Sirih. Kronologis Kasus Dugaan korupsi terjadi karena adanya penyalahgunaan wewenang dan atau kelalaian dalam menjalankan tugas. Dimana, dalam pengadaan tanah untuk pembangunan PLTU ini tidak mengacu pada Peraturan Presiden No 36 Tahun 2005 dan Perubahan Peraturan Presiden No. 65 Tahun 2006, tentang pengadaan tanah bagi pelaksanaan pembangunan untuk kepentingan umum. Perkara ini akhirnya ditingkatkan ke penyidikan, dengan dikeluarkannya sprindik No 514/N.3.Fd.1/07/2010, 8 Desember 2010 lalu. Dalam penanganan perkara ini, tim penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap 20 saksi. (h/dfl)

HASWANDI

CURANMOR — Beberapa sepeda motor hasil pencurian sepeda motor (curanmor) yang berhasil diungkap polisi, diamankan di Mapolres Padang beberapa waktu lalu. Kasus curanmor yang kian menonjol di Kota Padang membuat Polresta Padang akan kembali menggiatkan operasi Jaran II Singgalang 2011, dengan target utama pelaku curanmor.

36 Titik Perlintasan Kereta Api Tidak Ada Plang

HASWANDI

BELUM OPTIMAL - Seorang warga mengitari kawasan objek wisata Pantai Purus Padang. Keinginan Pemko Padang menjadikan Pantai Purus sebagai pilot project pantai wisata di Kota Padang belum didukung oleh berbagai pembenahan, baik dari sisi fasilitas pengunjung, keamanan, kenyamanan, maupun yang lainnya. PADANG, HALUAN — Dari 48 titik perlintasan kereta api di Kota Padang, hanya hanya 12 titik yang memakai ramburambu atau plang perlintasan. Sedangkan 36 titik lagi tidak

memiliki plang perlintasan. Perlintasan 36 titik tersebut berada di kawasan Simpang Damri, Simpang Pasir Jambak, Perumahan Singgalang, Villa Fahri Sindo

Koto Tangah, SDN 8 Koto Tangah, Komplek Gria Bunga Mas, Komplek Mutiara Putih, Rumah Sakit Tiara Anggrek, Lubuk Gading Permai, SDN 15, Kilo meter 15 Koto Tangah, Depan Kampus II UNP, Baiturrahim Koto Tangah, Komplek Polri Bungo Tanjung, SMA 7, SMPN 15, Lubuk Sejahtra Lestari, Perum Monang Indah. Kemudian simpang Masjid Baiturida Tabing, Drefing Golf Yon 133, Depan Yon 133, Depan Prinkopat Yon 133, depan TK Kartika 133, depan TK 133, Pintu Masuk L anud Tabing, perlintasan Teluk Bayur, Perlintasan Polsek Kawasan Teluk Bayur, Jembatan Sungai Jirak Lubeg, Berok Seberang Sungai Jirak Lubeg, Parak Kopi Bandar Bakali, Jati Parak Salai, Kampung Sudut Belakang Aspol Alai, Parak Gadang dan perlintasan Belanti. Kasat Lantas Polresta

Padang Kompol Andiyatna melalui Kaurbin Lantas Iptu Alkadri T. Jaya mengatakan, salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan, karena ketidak hati-hatian dari penyeberang. Termasuk tidak adanya rambu-rambu yang terpasang di lokasi penyeberangan. Dijelaskannya, kasus kecelakaan yang melibatkan kereta Api di Kota Padang dalam tahun ini sebanyak satu kasus. Sedangkan tahun 2010 sekitar tiga kasus. Namun, kasus kecelakaan yang melibatkan kereta api ini, Laka Lantas Polresta Padang tidak dilibatkan dalam penindakan. Sebab, kereta api memiliki aturan tersendiri. Kasus kecelakaan kereta api terakhir pada tahun 2011 terjadi di Jalan Jati Gaung, Kecamatan Padang Timur dengan korbannya Khairil Amri (20) Mahasiswa UNP, Warga Limau Manis. Sedangkan tiga kecelakaan yang terjadi pada tahun 2010

ATAKA Express

COURIER & CARGO SERVICE

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda

itu berada di Alai Parak Kopi, Tunggul Hitam, dan Tabing. Lanjut Alkadri, sebanyak 12 perlintasan yang dilengkapi plang tersebut adalah dikawasan perlintasan Pasir Putih, Tunggul Hitam, Simpang Haru, Aur Duri, Kampung Jua, Bukit Putus, Pampangan, Arai Pinang, Alai, Lapai, Sisingamangaraja, dan

perlintasan kereta api Tabing. “Kami telah menyarankan kepada pihak PT KAI agar perlintasan yang belum memiliki plang itu secepatnya dipasang, namun hingga kini masih terkendala dengan anggaran,” katanya. Dalam penanganan kasus kecelakaan yang melibatkan kereta api ini,

Alkadri juga mengatakan yang menanganinya adalah bagian Unit Reskrim yang ada di Polsek setempat. “Satlantas Polresta Padang telah mensosialisasikan kepada warga setempat, terutama perlintasan yang dekat dengan lokasi ojek, agar berperan jika ada kereta api yang lewat,” pungkasnya. (h/nas)

Kasus Curanmor Paling Menonjol

PADANG, HALUAN — Pencurian sepeda motor (curanmor), merupakan kasus paling menonjol di wilayah Hukum Polresta Padang. Sebab, kasus curanmor ini dalam sehari hampir terjadi dua kali. Untuk mengantisipasinya, Polresta Padang akan menggelar operasi Jaran II Singgalang 2011, yang target utamanya adalah pelaku curanmor. Seperti peristiwa curanmor yang terjadi di Binuang Kampung Dalam, Kelurahan Binuang, Kecamatan Pauh dengan korban Deni Yuza Mahenra (19). Sepeda motor merk Suzuki Satria FU dengan nomor polisi BA 4367 AC miliknya dicuri oleh orang tak dikenal saat diparkir di depan rumahnya. Peristiwa ini baru diketahui sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (15/11).

Sebelumnya, sudah banyak juga korban curanmor. Dan baru ini, Jajaran Polsek Lubuk Kilangan berhasil menangkap seorang pelaku curanmor dengan cara melumpuhkannya dengan tembakan. Meski seperti itu, belum ada efek jera bagi pelaku lainnya. Bahkan kasus curanmor ini sudah seperti makan obat dua atau tiga kali dalam sehari. “Rencananya kami menggelar operasi Jaran pada bulan ini tanggal 21, dengan targetnya adalah curanmor,” kata Kabag Ops Polresta Padang Kompol Ari Yuswan Triono diruang kerjanya, Selasa (15/11). Dijelaskannya, dalam operasi ini seluruh jajaran akan dilibatkan. Sebab, kasus curanmor ini memang sudah menjadi atensi polisi. Selain digelarnya operasi ini petugas melakukan patroli setiap hari,

terutama pada malam hari agar selalu peka terhadap informasi pencurian motor. Biasanya terget pelaku adalah sepeda motor yang berada di parkiran warnet, tempat keramaian, dan diteras rumah. Kemudian pelaku biasanya menggunakan alat leter T dan kunci ganda. Ditambahkannya, operasi Jaran yang akan dilaksanakan nantinya, ada yang dalam bentuk razia di jalanan dan melakukan patroli. Peran aktif dari anggota polisi yang terlibat dalam operasi ini, diharapkan bisa meminimalisir kasus curanmor di Kota Padang. “Kami akan menindak tegas terhadap para pelaku curanmor yang tertangkap, sebab perbuatan mereka telah banyak membuat resah masyarakat Kota Padang,” ungkapnya. (h/nas)

nggak sempat baca

menambah ukuran permanen

klik kami di www.harianhaluan.com


Sabiduak Sadayuang

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR

Pembangunan Kantor Desa Dimulai PARIAMAN,HALUAN — Kantor Desa Tungkal Utara Kecamatan Pariaman Utara, mulai dibangun kembali. Pembangunan itu ditandai peletakan batu pertama oleh Walikota Pariaman Mukhklis R, Senin (14/11). Kantor desa tersebut sebelumnya rusak berat akibat gempa tahun 2009, dan sejak itu aktivitas administrasi oleh perangkat desa dalam melayani masyarakat, dipindahkan ke lokasi lain, memanfaatkan salah satu rumah warga tak jauh dari lokasi kantor yang rusak. Panitia pembangunan Kaharlis, menyebutkan, kantor desa yang baru itu berukuran 13x8 meter, dibangun permanen, memanfaatkan Dana Anggaran Desa (ADD) tahun ini. Sebagai stimulan ditambah dengan dana dari swadaya masyarakat dan bantuan para donatur. Pembangunan sampai selesai akan menghabiskan dana lebih kurang Rp175 juta. Dan dana yang ada kini baru Rp54 juta. “Masih banyak kantor desa yang mengalami kerusakan akibat gempa dua tahun lalu yang perlu dibangun kembali atau diperbaiki,” kata Kepala Bagian Pemerintahan Kota Pariaman Mayfaldi menjawab Haluan usai acara peletakan batu pertama itu. Ada 55 kantor desa dan 16 kantor kelurahan di Kota Pariaman. Lebih dari separuh, mengalami rusak berat. Hingga kini sebagian belum bisa dibangun secara utuh. (h/tri)

KOTA PARIAMAN

PEMBANGUNAN IRIGASI ANAI II

Masyarakat 7 Desa Diminta Akomodatif Bebaskan Lahan PARIAMAN, HALUAN — Warga 7 desa di Kecamatan Pariaman Selatan yang terkena lokasi jalur pembangunan Irigasi Anai II diharapkan akomodatif (berpartisipasi) membantu proses pembebasan lahan. Saat ini Kota Pariaman terus melakukan proses pembebasan dan ganti rugi lahan milik masyarakat yang terkena

pembangunan irigasi. Panitia pengadaan tanah Kota Pariaman, dengan pihak Balai Sungai Irigasi Provinsi Sumatera

Barat dan para kepala desa yang wilayahnya terkena pembangunan irigasi itu, telah menggelar rapat terkait hal tersebut, Jumat (11/ 11). “Ada 7 di desa di Kecamatan Pariaman Selatan yang terkena lokasi jalur pembangunan irigasi,” kata Kepala Kantor Bagian Pemerintahan Kota Pariaman Mayfaldi kepada Haluan, Jumat tersebut.

Tujuh desa itu adalah Desa Balai Kuraitaji, Batang Tajonkek, Marunggi, Sungai Kasai, Marabau, Palak Ane dan Desa Padang Cakua. Para kepala desa itu nantinya diharapkan bisa memberikan sosialisasi kepada warganya di mana lahannya terkena pembangunan irigasi tersebut. Sebenarnya, kata Mayfaldi, masyarakat di desa-desa itu sudah

Mebel SMAN 5 Berangsur Lengkap PARIAMAN, HALUAN — Mebel untuk lokal baru SMA Negeri 5 Kota Pariaman mulai lengkap setelah 2 kali pengisian ke sekolah tersebut. Total jumlah mebel sekitar 94 unit, terdiri dari meja kursi untuk belajar siswa dan sejumlah mebel lagi yang masih ditunggu. “Kita gembira, mebel yang diharapkan mendekati kebutuhan yang diperlukan,” kata Kepala SMA Negeri 5 Admiral kepada Haluan, Kamis(10/11). Dijelaskan, total ruang belajar yang sudah ada sekarang di sekolah itu sebanyak 8 lokal. “Terkait kegiatan proses belajar mengajar, masih lancar, meski yang belajar di sini baru siswa kelas X. Sementara siswa kelas XI dan XII, masih memanfaatkan gedung SMA Negeri 1 Pariaman, untuk kegiatan PBM. Dan tentang pra UN, 118 siswa akan mengikutinya, terdiri dari 59 IPA dan 59 IPS,” kata Admiral. Dia juga menyebutkan, soal penerangan listrik di sekolah yang ia pimpin masih belum ada, tetapi instalasi sudah dipasang. Terkait hal ini, menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman Indra Jaya, didampingi Sekretaris Khairul Amri yang dihubungi Haluan, menjelaskan, surat permohonan kepada PLN cabang Padang Ranting Pariaman sudah dimasukkan. Surat itu tertanggal 22 Juli 2011, dengan perihal pemasangan daya listrik, untuk kelancaran proses belajar mengajar di SMANegeri 5 yang telah dioperasionalkan pada tahun pelajaran 2011/2012, tanggal 11 Juli 2011 dan telah memiliki 14 rombongan belajar yang sangat membutuhkan adanya listrik PLN. “Untuk sementara kita tunggu realisasi dari surat ke PLN tersebut,” kata Indra. (h/tri).

Pembudidaya Lele Diberi Bantuan PARIAMAN, HALUAN — Walikota Pariaman Mukhlis R menyerahkan bantuan modal usaha budidaya ikan lele terpal kepada 20 orang peserta pelatihan budidaya lele, di Pandopo Rumah Dinas Walikota Pariaman, Jumat (11/11). Penerima bantuan modal usaha tersebut sebelumnya sudah diberikan pelatihan budidaya ikan lele terpal selama 7 hari pada tanggal 3-9 Oktober 2011. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Pariaman Reni Mukhlis, Asisten Tata Praja Indra Sakti, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Depinal, Kepala SKPD, dan Camat se-Kota Pariaman “Peserta yang menerima bantuan ini, hendaknya benar-benar menanamkan niat yang tulus untuk berwirausaha, sehingga bantuan yang diberikan pemerintah dapat bermanfaat untuk kesejahteraan,” tegas Mukhlis. Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Pariaman Definal, mengatakan peserta diberikan bantuan modal usaha budidaya ikan lele sebesar Rp3.000.000, yang bisa digunakan untuk pembuatan kolam, pembelian bibit ikan lele sampai satu kali panen. Dua puluh 20 orang peserta pelatihan itu, 5 orang dari Desa Pauh, 3 orang Desa Tungkal, 2 orang dari Kelurahan Karan Aur, 4 orang Desa Talago Sariak, 5 orang Desa Palak Aneh dan 1 orang dari Kelurahan Kampung Pondok. (h/tri)

9 PNS Peroleh Pin Emas PARIAMAN, HALUAN — Sembilan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman memperoleh penghargaan pin emas. Penyerahan itu langsung diserahkan Walikota Pariaman Mukhlis R usai upacara peringatan Hari Pahlawan ke 66, Hari Kesehatan Nasional ke 47 dan Hari Korpri ke 40, Kamis (10/11), di halaman Balaikota Pariaman. Mukhlis R mengatakan, pemberian reward atau penghargaan ini didasarkan kepada evaluasi dan penilaian dengan mengacu pada PP N0. 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Jam Kerja, Standar Kinerja dan lainnya. Disamping pin emas, juga diserahkan “Satya Lencana Karya Satya” kepada 29 orang PNS dengan masa kerja 10 tahun, 96 orang PNS dengan masa kerja 20 tahun dan sebanyak 23 orang PNS dengan masa kerja 30 tahun. PNS Pemko Pariaman yang menerima reward pin emas pada tahun 2011 ini, di antaranya adalah Asisten Tata Praja Setdako Pariaman Indra Sakti, Kepala Inspektorat Kota Pariaman Fadli, Kabid Pengembangan Karir BKD Kota Pariaman Akmal, dan Kabid Perhubungan Dishubkominfo Kota Pariaman Badillah. (h/tri)

15

TRISNALDI

BANTUAN — Walikota Pariaman Mukhlis R memberikan bantuan kepada peserta pelatihan budidaya ikan lele di Kota Pariaman diberi bantuan Rp3 juta, Jumat (11/11)

32 Pamong Belajar Ikut Diklat PARIAMAN, HALUAN — UPTD Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB) Sumatera Barat, menggelar pendidikan dan pelatihan penyusunan angka kredit bagi pamong belajar BKPB/SKB seSumatera Barat tanggal 14-18 November 2011 bertempat di Rawang Pariaman Kota Pariaman. Sebanyak 32 tenaga fungsional pamong belajar yang dilatih itu, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pamong belajar mengenai tugas dan fungsinya dengan Permenpan nomor 15 tahun 2010 tentang jabatan fungsional pamong belajar dan angka kreditnya. Diklat dibuka secara resmi, Senin (14/11) oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Sumbar yang diwakili Kasi Keaksaraan Ibrahim. Ia berharap, peserta mampu menimba ilmu pengetahuan terkait dengan persoalan angka kredit pamong belajar, termasuk juga untuk saat ini. Tenaga pamong belajar yang masuk ke SKB harus betul-betul melalui tes seleksi dan kompetensi, tidak direkrut dari guru dan sebagainya. Dan itu jelas sesuai dengan Permenpan nomor 15 tahun 2010.

Termasuk perbedaan yang mencolok adalah beban kerja 24 jam/minggu, di mana pamong belajar untuk saat ini akan memiliki jam kerja yang disesuaikan dengan beban kerja pamong belajar itu sendiri, antara lain kegiatan belajar mengajar, pengkajian program dan pengembangan model, termasuk juga uji kompetensi bagi pamong belajar yang nantinya akan berlaku untuk jenjang kepangkatan yang berlaku tahun 2013 mendatang. Sementara Kepala BPKB Sumbar Indra Irwan menjelaskan, persoalan yang ada untuk ketenagaan fungsional pamong belajar adalah, semakin berkurangnya jumlah pamong belajar yang ada di SKB di daerah. Indikasi ini jelas akan tuntutan pamong belajar di dalam pendidikan nonformal, karena pamong belajar adalah ujung tombak kemajuan PAUDNI khususnya yang ada di lapangan. Di bagian lain ditambahkan, regulasi atau tugas pamong belajar, memang beban kerja tidak sama dengan guru formal. Tapi dalam kegiatan selain kegiatan belajar mengajar, juga melakukan bimbingan dan ke lapangan terkait program yang dilaksanakan nantinya.

Termasuk di daerah saat ini belum semua memiliki tim penilai angka kredit yang berkaitan dengan angka kredit pamong belajar. Ketua pelaksana Febriza Syofiati Nur kepada Haluan mengatakan materi yang dilaksanakan dalam diklat dengan menggunakan pendekatan pendidikan orang dewasa, melalui penekanan pada keterlibatan peserta secara langsung dan penekatan pada pelatihan yang berbasis lapangan. Beberapa materi yang disampaikan oleh tim pusat dan BPKB Sumbar antara lain tentang pendidikan karakter bagi pamong belajar, penyusunan angka kredit, etika pamong belajar dan sebagainya. (h/tri/tos)

diberi informasi tentang pembangunan irigasi sejak tahun 2010, tapi sampai sekarang masih sedikit terkendala dan perlu menyamakan persepsi. Menurut pihak penyelenggara, rapat yang digelar itu tidak hanya untuk menyamakan persepsi dan soal ganti rugi lahan masyarakat, tetapi juga soal peluncuran dana ke masyarakat, karena untuk pembangunan irigasi itu ada dua sumber dana, dari APBD dan dari APBN. Menurut Mayfaldi, dana dari APBD kota untuk ganti rugi lahan sebesar Rp500 juta, sementara dari APBN tersedia dana Rp3 miliar. Untuk pertanggungjawabkan dana APBD dilakukan oleh pemerintah kota, sedangkan APBN dipertanggungjawabkan oleh pemerintah provinsi. Diharapkan, dalam pembangunan ini masyarakat tidak dirugikan. Berdadarkan tinjauan lapangan, panjang Irigasi Anai II yang dibangun di Kota Pariaman epanjang 8 km. Untuk pembebasan lahan itu, pemko siap membantu 40/50, artinya Rp40 ribu rupiah/meter untuk tanah basah dan Rp50 ribu rupiah/meter untuk tanah kering. Sementara Kepala Dinas Pertanian Kota Pariaman Syaiful Rizal, Selasa (15/11), mengungkapkan, pembangunan Irigasi Anai II di Pariaman Selatan itu akan sangat membantu pengairan sawah tadah hujan menjadi pengairan teknis. “Di wilayah ini ada sekitar 800 hektare sawah tadah hujan dan pembangunan irigasi tersebut tentu sangat berdampak positif terhadap pertanian di kawasan itu. Untuk itulah kita berharap pekerjaan itu berjalan lancar dan mendapat sokongan dari masyarakat, untuk kecerahan pertanian ke depan,” katanya. (h/tri)

Taman Hijau Kota Dibangun PARIAMAN, HALUAN — Pembangunan taman hijau kota di Kota Pariaman yang berlokasi di Muaro Batang Piaman, Desa Pauh Barat, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman kini sedang dilaksanakan memanfaatkan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2011 sebesar Rp334 juta. Kepala Kantor Lingkungan Hidup Kota Pariaman Basri Malik kepada Haluan, Jumat (11/11), menjelaskan, luas taman ini lebih kurang 2.000 meter persegi, berfungsi sebagai paru-paru kota, tempat rekreasi keluarga dan sebagai arena bermain anak-anak. Infrastruktur taman, seperti jalan lingkungan di sekitar taman

dan pembuatan gazebo, akan melengkapi keindahan taman di antara tumbuhan hijau seperti palam botol, sampang dara, melati mini, pucuk merah, soka putih, soka merah, glodokan cambang dan rumput gajah mini. Pembangunan taman hijau Kota Pariaman itu merupakan yang kedua, setelah Taman Lapangan Merdeka. Pekerjaan sudah dimulai sejak September 2011, akan berakhir pada 13 Desember 2011. Kini baru selesai dikerjakan sekitar 40 persen. “Kita berharap, dengan selesainya taman ini nanti dapat memberi arti bagi warga kota dan keindahan kota,” kata Basri. (h/tri).

WALIKOTA Pariaman melakukan tabor bunga diTaman Makam Pahlawan di Rawang Kota Pariaman, usai upacara Peringatan Hari Pahlawan ke 66, Kamis (10/11). TRISNALDI

Pokdakan Tusamon akan Dinilai Tim Provinsi PARIAMAN, HALUAN — Setelah unggul di Kota Pariaman, kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Tusamon Desa Kajai Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, bersiap kembali untuk penilaian tingkat Provinsi Sumatera Barat. “Kita senang dengan prestasi yang sudah dicapai dan itu jelas akan berdampak sangat positif terhadap kemajuan kelompok ke depan,” kata Ketua Pokdakan Tusamon Ridwan kepada Haluan, di lokasi budidaya, Senin (14/11). Terkait dengan kesiapan penilaian tingkat Sumbar dalam waktu dekat ini, ia menyebutkan

siap dengan penilaian dan tentu dengan pembenahan-pembenahan yang telah dilakukan untuk lebih baik dan lebih baik lagi. Bergerak dalam bidang komoditi ikan nila konsumsi dan gurami dengan anggota 15 orang, produksi yang dihasilkan waktu ke waktu terus memperlihatkan hasil menggembirakan. Produksi yang dihasilkan, untuk ikan nila, tidak kurang dari 4 ton per empat bulan. Sedangkan produksi gurami, tidak kurang dari 2 ton/tahun. Pasar yang diisi, di samping pasar lokal, juga ke daerah provinsi tetangga, Jambi, Pekanbaru dan Medan.

Ukuran ikan yang dikirim ke Jambi dan Medan, itu dengan rata-rata 8 ekor ikan/kg. Sementara untuk ke Pekanbaru, ratarata 3 ekor ikan/kg. Produksi ikan dari budidaya Pokdakan Tusamon itu dilakukan di atas areal hampir 2 hektare. Dengan pangsa pasar yang menjanjikan serta kepiawaian anggota membenihkan bibit ikan, kodisi kelompok ini tampak lebih baik. Bibit ikan hasil produksi sendiri itu, di samping untuk pemenuhan kebutuhan kelompok, juga dapat mengisi permintaan pasar yang kian bertambah. Manajemen yang baik, itulah

salah satu faktor yang menghantarkan Tusamon menjadi juara I pada Juli 2011 di Kota Pariaman. Pokdakan Tusamon berkiprah di Desa Kajai Kecamatan Pariaman Timur. Sementara Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman Yanrileza didampingi Kabid Budidaya Perikanan Ferialdi dan penyuluh Imaldi kepada Haluan, Senin (14/11), menjelaskan, untuk persiapan menuju lomba tingkat provinsi Sumbar, Pokdakan ini terus disiapkan. “Persiapan yang dilakukan dalam bentuk pembenahanpembenahan yang lebih sempurna, sehingga prestasi yang

dihasilkan kelak, diharapkan menjadi lebih baik dan selaras dengan kemapanan anggota dalam budidaya perikanan darat, untuk mengisi peluang pasar yang lebih besar,” katanya. Dinas, lanjut dia, sifatnya memfasilitasi dan membina saja. Pelaksanaan seutuhnya berada pada anggota Pokdakan. Berpijak dari kegiatan selama ini, Pokdakan Tusamon cukup bisa menangani program yang dibuatnya dalam memenuhi permintaan pasar, baik lokal maupun luar provinsi. Jumlah Pokdakan di Kota Pariaman sampai saat ini berjumlah 26 Pokdakan, dengan beragam budidaya ikan. (h/tri)


16

S I J U N J U N G Lansek Manih

Masyarakat Diberi Bantuan 3.000 Ekor Bibit Ikan

LINGKAR

Proyek AND Tuntas 100 Persen SIJUNJUNG, HALUAN — Tiga proyek pembangunan fisik yang dirancang Pemerintahan Nagari Palangki Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, yang dibiaya dengan alokasi dana nagari (ADN) tahun 2011 selesai 100 persen. Tiga proyek fisik tersebut, yakni rehabilitasi los pasar Senin, pembangunan kios pasar Jumat dan rehabilitasi berat Puskesmas Pembantu (Pustu). “Alhamdulillah, ketiganya telah selesai dikerjakan,” ujar Sekretaris Nagari Palangki, Asrul diruang kerjanya, Selasa. Dijelaskannya, untuk pembangunan ketiga proyek tersebut yang menelan biaya ratusan juta itu, sepenuhnya dibiaya dengan dana nagari dengan alokasi untuk rehab los pasar Senin sebesar Rp28 juta yang lebih dipergunakan untuk penggantian atap dan kayu bagian atas, pembangunan empat petak kios di pasar Jumat sebesar Rp31,7 juta, dan untuk rehabilitasi Pustu sebesar Rp80 juta. “Awalnya yang akan dibiayai dengan dana ADN hanya rehabibiltasi pasar Senin dan pembangunan kios di pasar Jumat, sementara untuk rehabilitasi Pustu direncanakan dari dana APBD perubahan 2011 ini, tapi kenyataannya ditolak, sehingga nagari terpaksa menganggarkannya melalui ADN nagari, mengingat Pustu ini memang sangat dibutuhkan masyarakat,” terangnya. Selain pembangunan yang dibiayai melalui dana nagari, tahun 2011 ini juga ada beberapa proyek yang dibiayai melalui Program Nasional Pemerdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP), yaitu pembangunan satu unit los, rigit beton pasar Jumat dan pembuatan tali bandar di jorong Tambang Emas sepanjang 225 meter. “Untuk pembangunan los dan rigit beton dananya sebesar Rp245 juta, dan untuk pembuatan tali bandar di jorong Tambang Emas dananya sebesar Rp150 juta,” urainya. (ant)

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

SIJUNJUNG, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Sijunjung memaksimalkan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) di daerah itu. Hal ini antara lain dilakukan jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan setempat dengan membagikan 3.000 bibit ikan nila nirwana kepada masyarakat.

AZNELDI

BUPATI Sijunjung Yuswir Arifin bersama Dandim 0310 SSD dan Wakapolres Sijunjung bersiap menuju lokasi tabur bunga di makam pahlawan Puspa Bangsa Pematang Panjang, pada peringatan Hari Pahlawan 10 November lalu.

SKPD Masih Belum Laporkan Penggunaan Anggaran

SIJUNJUNG, HALUAN — Meski Bagian Administrasi Pembangunan (AP) telah melayangkan draf laporan kegiatan pembangunan dan pengadaan barang dan jasa, namun masih ada SKPD pengguna anggaran yang belum menyampaikan laporan kegiatan ke Bagian AP. ”Berdasarkan laporan yang masuk ke Bagian AP, masih ada sejumlah SKPD yang tidak menyampaikan laporan kegiatan,” beber Asisten II bidang Ekonomi Pembangunan Yasri, Senin kemarin. Padahal, sebut mantan Kepala Inspektorat Daerah Sijunjung, pihaknya sudah

melayangkan draf laporan kegiatan ke setiap SKPD awal tahun 2010. Dan laporan itu, katanya, diharapkan sudah sampai di Bagian AP setiap tanggal 10. Laporan kegiatan tersebut, sambung Yasri, sangat diperlukan sekali dalam mengambil kebijakan setiap kegiatan. Selain itu, juga untuk menyinkronkan serta koordinasi.Tapi, kenyataannya, masih ada sejumlah SKPD yang tidak menyampaikan laporan ke Bagian AP. Dia mengatakan, laporan koordinasi terakhir akan dilaksanakan minggu ke empat bulan November ini. Dia berharap, penguna anggaran

sudah menyampaikan terakhir per 1 November, paling lambat pada minggu kedua ini. “Kami harapkan penguna anggaran menyampaikan laporan kegiatan ke Bagian AP,” harap Yasri lagi. Menyinggung waktu efektif pelaksanaan anggaran tinggal beberapa lari lagi atau lebih kurang 30 hari lagi, Yasri mengingatkan, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Kuasa Penguna Anggaran (KPA) segera mengambil langkah-langkah percepatan pelaksanaan kegiatan sehingga tidak ada kegiatan yang diluncurkan pada tahun 2012.(h/azn)

Bantuan itu diserahkan Senin kemarin oleh jajaran Dinas Peternakan dan Perikanan kepada ninik mamak di Nagari Sijunjung. Penebaran benih ikan itu dilakukan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Mendalardi, di kawasan tabek pudak Nagari Sijunjung. Acara penebaran ikan yang dilakukan di sela kegiatan bakau adat itu dihadiri sejumlah kepala SKPD, camat, Wali Nagari Sijunjung, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang dan pemuda serta warga Nagari Sijunjung. Menurut Kepala Bidang Perikanan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sijunjung Sutarto, SDA tabek Sijunjung mempunyai daya tarik tersendiri, terutama di

sektor perikanan. Ketersediaan populasi ikan di tabek itu, sebutnya, dapat menarik masyarakat yang hobi memancing untuk menyalurkan hobinya. Dia juga berharap potensi yang dimiliki tetap dijaga dan dipertahankan. Karena itu, SDA yang dimiliki perlu dimanfaatkan dengan baik. “Kita berharap potensi tabek Sijunjung ini dijaga oleh masyarakat Nagari Sijunjung,” tutur Sutarto kepada Haluan, kemarin. Seiring dengan itu, Sutarto juga mengajak masyarakat yang memiliki kolam atau lubuk larangan untuk mengembangkan usaha perikanan. ”Setiap tahun, kita menyediakan bibit ikan nila gratis untuk masyarakat yang memiliki kolam atau lubuk larangan,” tuturnya. (h/azn)

Tanah Bergeser, Rumah Warga Batu Gandang Retak SIJUNJUNG, HALUAN — Bupati Sijunjung Yuswir Arifin telah menginstruksikan SKPD terkait untuk meneliti kondisi rumah warga dan jalan yang mengalami keretakan akibat pergeseran tanah di Batu Gandang Nagari Limo Koto Kecamatan Koto VII. Penurunan tanah diduga akibat penambangan di sekitar sungai. ”Kita telah minta SKPD terkait untuk meneliti, termasuk kemungkinan yang akan dilakukan,” ucap Yuswir Arifin kepada wartawan di gedung DPRD, pekan lalu. Bupati didampingi Ketua DPRD Sijunjung Muchlis R

dan Wakil Ketua DPRD Mayetrinaldi menyebutkan, dirinya bersama Ketua DPRD dan Muspida telah meninjau dan melihat langsung kondisi sembilan rumah warga Batu Gandang serta ruas jalan provinsi yang mengalami keretakan tersebut. ”Ada beberapa dinding rumah warga yang retak dan lantainya mengalami penurunan beberapa sentimeter. Begitu juga dengan ruas jalan provinsi. Khusus jalan provinsi kita telah melaporkan secara tertulis kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” ujarnya.

Bupati belum bisa menyimpulkan terjadinya keretakan rumah warga dan penurunan tanah di Batu Gandang, akibat bencana alam atau kegiatan penambangan di sekitar aliran sungai. Soalnya, keretakan dan penurunan tanah sudah terjadi setahun lalu. “Apakah itu karena bencana alam atau kegiatan penambangan, belum bisa kita pastikan. Lebih jelasnya tentu perlu diteliti dulu,” tuturnya. Menyinggung kemungkinan buruk terjadi, menurut bupati, dirinya telah meminta camat dan walinagari memantau

perkembangan di sekitar kawasan tersebut. “Kalau terjadi pergeseran dan penurunan tanah yang dratis, kita minta warga yang berada di sekitar lokasi itu untuk pindah,” tandasnya. Ketua DPRD Sijunjung Muchlis R mendukung langkah-langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah. Begitu juga dukungan dana untuk itu. “Kita mendukung langkah yang dilakukan pemda. Dan kalau ada anggaran yang dibutuhkan untuk itu, kita dukung sepenuhnya,” katanya. (h/azn)

Tokoh Masyarakat Dirikan Yayasan Sosial

SIJUNJUNG, HALUAN — Seiring semakin banyaknya persoalan sosial yang menimpa masyarakat, tokoh masyarakat Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, membentuk sebuah wadah yang nantinya akan bergerak di bidang sosial. Wadah yang didirikan itu

adalah Yayasan Peduli Sosial (Yapas), yang dibentuk Agustus lalu dan telah memiliki badan hukum. Ketua dan sekaligus pendiri yayasan, Agusnali, mengatakan, pendirian yayasan yang bergerak dibidang sosial itu, dilatar belakangi semakin banyaknya permasalahan sosial

yang dihadapi masyarakat dan kurang terpantau oleh pemerintah, misalnya anak-anak yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Menurut politisi dari partai Golkar dan saat ini juga tercatat sebagai salah seorang anggota DPRD Kabupaten Sijunjung, permasalahan sosial diberbagai

pelosok nagari di Kabupaten Sijunjung sangat banyak, seperti masyarakat miskin, anak putus sekolah, maupun yang menyangkut dengan masyarakat kesehatan. Namun mungkin karena keterbatasan petugas, permasalahan yang ada itu tidak seluruhnya terpantau oleh pemerintah.

ia yakin, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat selama ini pemerintah telah berbuat, tapi mungkin karena keterbatasan personil, ternyata masih banyak masalahmasalah sosial yang belum tertangani dengan baik. Untuk itulah didirikan yayasan peduli sosial ini.(ant)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

Iklan Baris

Otomotif

Smart

Rp. 20.000,- / terbit

ANDA BUTUH DANA CEPAT Jaminan BPKB Motor, Mobil & Truck, Proses 1 hari cair, aturan ringa, bunga rendah Hub : HERIANTO, 085278614040

ASTRA INTERNASIONAL-DAIHATSU

"OKTOBER CERIA" MILIKI Xenia DP 9jt-an, SEGERA Angsuran 3Jt-an MOBIL sudah termasuk angsuran 1, all risk, subsidi rate 2,15jt DAIHATSU Asuransi Bonus Kaca Film, Console Box dan aksesories lainnya ANDA Hub :

FERRY - ASTRA

PIN BB : 32E4252D

082173140240 / 0751 - 9846138

PAKET TOYOTA AVANZA E AVANZA G AVANZA S INOVA YARIS HILUX PU

DP. 18.793.000 DP. 20.816.000 DP. 22.308.000 DP. 29.462.000 DP. 23.187.000 DP. 17.800.000

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

Padang

ANGS 3.733.000 ANGS 4.146.000 ANGS 4.458.000 ANGS 5.907.000 ANGS 4.642.000 ANGS 4.600.000

BONUS KARPET DASAR & SARUNG JOK

Hubungi

Pasang Iklan Anda disini ...

ALJUFRI

081374991979 / 0751 7855179

Star

Dent

Removal

Mengembalikan Penyok (Pentok) Tanpa Proses Pengecatan dlm Waktu Singkat Mobil Anda Akan Kembali Mulus HANYA

15 MENIT SAJA

Joko (Jo) 0821 7457 1144 Jl. Ujung GurunNo. 147 Padang

temukan juga e-paper kami di

www.harianhaluan.com

Elang Perkasa Motor Discount s/d 30jt, DP ringan/bunga 3,99% Pick Up Karimun Splash APV

DP 2,5jt-an DP 6jt-an DP 6jt-an DP 7jt-an

Swift SX4 Vitara

sahabat informasi online ANDA

DP 8jt-an DP 9jt-an DP 18jt-an

15

DP Ringan % Cash Back Luar Biasa

Proses cepat, data bisa dijemput menerima tukar tambah

RIZALUL FIQRI,S.Psi

081363001111

791

Menerima : Salon Mobil Interior Eksterior Menghilangkan Baret Baret Halus CP : Remon : 081374962345, (0751) 9815553 Jl. Ujung Gurun No. 147


EKONOMI DAN BISNIS 17

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Pasar Sukuk Lebih Besar JAKARTA, HALUAN — Kepala Biro Penilaian Keuangan (PKP) Sektor Riil Bapepam-LK Anis Baridwan mengemukakan, peluang pasar sukuk atau obligasi syariah lebih besar. Oleh karena itu, ia menyayangkan perusahaan yang lebih menyukai obligasi konvensional ketimbang sukuk. Dalam seminar bulanan ekonomi syariah di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (15/11), Anis mengatakan, investor syariah itu lebih banyak. Kalau seorang investor mempersyaratkan diri harus syariah, dia tidak bisa beli obligasi konvensional. Tapi, kalau investor konvensional mau ambil obligasi syariah boleh. “Sehingga sebetulnya buat emiten menerbitkan sukuk menjadi lebih luas pasarnya. Lebih banyak investor yang bisa ambil,” sebut Anis. Apalagi, tambah dia, banyak informasi yang menyebutkan bahwa banyak investor yang memegang sukuk dalam jangka waktu lama. “Orang itu hold (pegang) sampai majority (dominan),” ungkapnya. Ini merupakan nilai lebih dari sukuk. Tidak bagusnya, sukuk memang menjadi kurang likuid. Akan tetapi, ia menyebutkan, perusahaan tampaknya masih lebih suka menerbitkan obligasi konvensional ketimbang sukuk sebagai instrumen pencarian dana. Perkiraan dia, ini lebih kepada kurangnya sosialisasi.(h/kcm)

Kabupaten Solok Dorong Penguatan UKM SOLOK, HALUAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok terus mendorong penguatan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) daerah itu melalui pengucuran modal bergulir (revolfing). “Sedikitnya 91 orang pelaku usaha kecil menengah yang telah memiliki usaha telah diberikan bantuan revolving tersebut dengan total anggaran mencapai Rp750 juta,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kabupaten Solok Khairi Yusri, Senin. Menurut dia, plafon kredit usaha yang diserahkan kepada warga yang memanfaatkan dana revolfing itu antara Rp2,5 juta sampai Rp15 juta. Besaran itu lebih melihat kepada jenis usaha yang digerakkan. Penyaluran dana revolfing sebagai modal usaha bagi masyarakat dikatakan cukup membantu perekonomian warga, lanjutnya, hal itu lebih karena persyaratan kredit yang gampang dengan sistem bunga rendah sebesar 6 persen setahun. “Untuk pelaku usaha mikro di Kabupaten Solok, pemanfaatan dana revolfing adalah alternatif terbaik bagi pengembangan usahanya,” katanya. Dikatakannya, banyak kemudahan yang diberikan kepada masyarakat dalam pemberian pinjaman tersebut, di antaranya jangka waktu pinjaman kreditur berkisar antara satu sampai tiga tahun, dan penentuan jangka waktu tersebut lebih melihat kepada jenis usaha masyarakat. Ditambahkan, sejak dikembangkannya pinjaman dana usaha dengan pola revolfing dari tahun 2003 sudah Rp5 miliar lebih dana bergulir yang diserap oleh masyarakat untuk kepentingan usaha. (h/ant)

Grand Livina, Best Seller Tahun 2011

PADANG, HALUAN — Selama tahun 2011, penjualan varian Grand Livina di main Dealer Nissan Padang mencapai 400 unit lebih. Nissan lainnya.

Varian ini terbilang best seller (penjualan terlaris) ketimbang varian. “Dari awal Januari hingga saat

ini, kita telah melepaskan sekitar 400 unit lebih Grand Livina di seputaran Sumatera Barat,” kata Sales Supervisor Main Dealer Nissan Padang, Riki kepada Haluan, Selasa (15/11). Ia juga mengatakan, dari sekian banyak varian Grand Livina, namun masyarakat lebih cenderung pada tipe yang memiliki 1.500 cc yang bertransmisi manual dan otomatik. Melihat tingginya apresiasi masyarakat terhadap Grand Livina, pihak Nissan Padang kembali mengadakan pameran varian tersebut di Basko Grand Mall Basko. “Saat ini kita tengah mengadakan pameran grand livina kembali di Basko Grand Mall,” ulas Riki. Semakin banyaknya pemesan (booking order), pihak Nissan Padang telah memiliki daftar nama calon pembeli. “Ada beberapa unit DENI PRIMA Grand Livina lagi yang NEW GRAND LIVINA — Main dealer Nissan Padang tengah mengadakan pameran mobil New Grand Livina di Basko Grand mall mesti kami datangkan Padang,mobil ini diluncurkan bertepatan dengan ulang tahun Nissan yang ke-10.

kembali, karena jumlah pemesan tak sesuai dengan jumlah mobil yang tersedia di dealer ini,” paparnya lagi. Ia juga mengatakan, saat ini Nissan mengeluarkan produk Grand Livina highway Star. Varian ini hasil kerjasama NMI dengan Autech, karena itu hanya ada di Indonesia. “Produk ini kami luncurkan pas bertepatan pada ulang tahun Nissan yang ke-10 pada bulan lalu, dan baru masuk di Sumatera Barat,” tambahnya. Grand Livina Highway Star ini pasarannya dimulai dari tipe 1.5 M/T, tipe 1.5 A/ T, dan tipe 1.8 M/T serta tipe 1.8 A/T. Harganya dibanderol dengan kisaran Rp200 an juta per unit. Dari eksteriornya saja, MPV berkapasitas 7 penumpang ini sudah jauh lebih elegan dan sporty dengan grill berlapis krom rancangan Autech, juga bumper depan yang lebih agresif dengan aliran udara besar dan lekukan yang tajam. Selain itu, di interiornya pun tampil lebih mewah dengan padanan aksen kayu pada trim dan lingkar kemudinya. Juga sistem audio yang dilengkapi dengan monitor untuk menonton DVD. (h/mce)

WALIKOTA PADANG HIMBAU PENGUSAHA PANGKALAN MINYAK TANAH

PADANG, HALUAN — Walikota Padang Fauzi Bahar menghimbau, kepada semua pengusaha pangkalan minyak tanah (Mita) yang bersubsidi di Kota Padang, agar menjual minyak tanah sesuai dengan harga yang telah ditentukan oleh pemerintah dan Pertamina. Dan berikanlah minyak tanah bersubsidi ini, kepada masyarakat yang berhak menerimanya serta jangan sampai adanya penyelewengan. Hal itu diungkapkan Walikota Padang Fauzi Bahar, saat membuka acara “Sosialisasi dan Pembinaan Kepada Pedagang Bahan Pokok (SPBU, Agen Minyak Tanah) Sekota Padang “ Selasa (15/11) di Hotel Padang. Menurutnya, diadakannya sosialisasi ini karena masih sulitnya masyarakat mendapatkan BBM, minyak tanah sebagai kebutuhan sehari-hari dalam arti antrian panjang di pangkalan atau agen. Adanya upaya pihak-pihak tertentu, yang menumpuk BBM untuk dijual ke Provinsi tetangga Riau, Jambi dan Bengkulu juga semakin

Berikan Harga Sesuai Ketentuan

menjamurnya masyarakat pengecer BBM, mengakibatkan rawan terjadinya kebakaran. “Tujuan sosialisasi ini juga, untuk mensukseskan program nasional terhadap pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi lapisan masyarakat yang kurang mampu. Terlaksananya Distribusi BBM, sesuai dengan aturan yang ditetapkan. Juga untuk tersedianya, kebutuhan bahan pokok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi bagi konsumen,” katanya. Adapun peserta sosialisasi pembinaan bahan pokok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ini sebanyak 50 peserta yang terdiri dari, para pelaku usaha SPBU 15, agen 10 dan 25 pemilik pangkalan minyak tanah di Kota Padang. Walikota berharap, agar para pengecer minyak jangan sekalikali mengurangi liter minyak, berikanlah minyak kepada masyarakat sesuai dengan takarannya dan jangan berupaya mencari untung dengan cara yang tidak baik. Karena, lebih baik mencari nafkah

dengan cara- cara yang sesuai dengan ajaran agama. Sementara itu mengenai rencana pemerintah untuk melakukan konversi minyak tanah ke gas LPG di Kota Padang, walikota menghimbau agar pihak terkait seperti pertamina, pelaku usaha dan hiswanamigas agar betul-betul mempersiapkan segala sesuatu dengan matang. Sehingga program ini, berjalan dengan lancar dan masyarakat siap menerima konversi minyak tanah ke Gas LPG. “Saya tidak menginginkan, perubahan dari minyak tanah ke gas LPG menimbulkan gejolak sosial di tengah masyarakat yang sedang dalam kesusahan pasca bencana. Semua ini, perlu menjadi perhatian bagi semua pihak,” ujarnya. Sesuai dengan rencana pemerintah melalui pertamina Kota Padang, pengalihan pemakaian minyak tanah pada gas LPG yang direncanakan dimulai pada tahun 2011, untuk itulah perlu dipersiapkan secara fisik dan mental masyarakat khususnya

warga Kota Padang untuk menghadapi fase perubahan tersebut. Sementara itu Perwakilan Pertamina Kota Padang Bagian Pemasaran Tri Yudha Nurmansyah mengatakan, kuota minyak tanah untuk November hingga Desember di Kota Padang sudah tersedia sebanyak 7.770 kiloliter. Dan, kuota tersebut sangat mencukupi untuk dua bulan ini tidak perlu minta ke Dumai. “Namun, sampai kini kami belum mendapatkan laporan adanya penyeludupan minyak tanah hingga keluar kota. Dan, jika ada akan kami laporkan ke ranah hukum,” katanya. Untuk mengantisipasinya, Pertamina melakukan pengawasan bersama Hiswana Migas, Disperindagtamben dan aparat hukum. Sementara itu, rencana perubahan dari minah ke gas LPG kemungkinan akan dilakukan pertengahan tahun 2012. Karena, saat ini Pertamina sudah siap tapi hanya tinggal menunggu perintah dari pemerintah pusat DPR RI. Sebab, untuk realisasinya

tergantung keputusan dari pemerintah pusat sebagai pemegang anggaran di APBN. Sedangkan Sekretaris Hiswanamigas Sumbar Fefrizal mengatakan, tidak menutup kemungkinan ada pangkalan atau agen yang melakukan permainan terhadap minyak tanah, karena sudah terbukti yaitu di Cengkeh dimana minyak tanah dari pangkalan itu dialihkan ke mobil boks. “Dan, kami akan menskorsing bagi pangkalan atau agen yang melakukan pelanggaran, dengan tidak menjadi agen atau pangkalan minah lagi. Bahkan, untuk tahun 2011 ini dari 300 pangkalan minyak tanah kami telah memberikan teguran kepada lima pangkalan minyak tanah yang melanggar,” katanya. Ia mengharapkan, kepada masyarakat yang menemukan pangkalan atau agen minyak tanah yang melakukan pelanggaran segera laporkan ke Hiswana Migas dan Pertamina. Yang kemudian, akan dilanjutkan ke ranah hukum.(h/ade)


18 EKONOMI DAN BISNIS

16 Ribu Bibit Lele Disebar di Palembayan

LINGKAR Honda dan Nissan Thailand Kembali Beroperasi THAILAND, HALUAN — Honda dan Nissan menyatakan mulai mengoperasikan lagi sebagian pabrik mereka di Thailand pada hari Senin. Pabrik-pabrik tersebut sebelumnya terpaksa berhenti beroperasi karena banjir. AFP melaporkan bahwa Thai Honda Manufacturing menyatakan mulai memproduksi “sebagian sepeda motor dan produk lainnya,” di pabrik Ladkrabang, sebelah timur Bangkok. Pabrik sepeda motor Honda mulai tutup tanggal 11 Oktober sedangkan pabrik mesin tutup sejak 6 Oktober. Pabrik mobil Honda di Ayutthaya masih belum beroperasi sejak 4 Oktober. Juru bicara Honda mengemukakan pabrik di Ayutthaya masih terendam sedalam dua meter. Nissan mengemukakan pabriknya di Samut Prakan, selatan Bangkok, mulai beroperasi secara terbatas pada hari Senin. Pabrik itu tidak beroperasi sejak 25 Oktober akibat kurangnya pasokan. Toyota pekan lalu menyatakan akan memulai produksi pada 21 November di tiga pabriknya di Thailand. Pabrik-pabrik itu berhenti beroperasi sejak 10 Oktober. Mitsubishi juga akan memulai kembali produksi mereka di pabrik Laem Chabang di Thailand bagian timur setelah tutup sejak 13 Oktober akibat kekurangan pasokan. (h/vvn)

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

AGAM, HALUAN — Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Agam M. Khudri sebarkan bibit ikan lele dalam rangka kegiatan Padat Karya Produktif II di Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayan, Senin (14/11).

JON INDRA

SEBAR BIBIT LELE — Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Agam M. Khudri didampingi camat Palembayan Aryetti menyebar bibit ikan lele dalam rangka kegiatan Padat Karya Produktif II di Nagari Salareh Aia Kecamatan Palembayan, Senin (14/11).

Di sela-sela kesibukannya menebar benih ikan lele tersebut ketua PWI Agam itu mengatakan, bahwa untuk meningkatkan Sentra Sumber Daya Manusia, melalui kegiatan Penyebaran Benih Bibit Ikan sebanyak 4 ribu untuk masing-masing kelompok, sehingga bermanfaat untuk generasi yang akan datang. Selain itu kegiatan ini juga ampuh untuk menuntaskan Kemiskinan, dengan cara membuka lapangan kerja bagi masyarakat yang ada di Kecamatan Palembayan ini, umumnya Kabupaten Agam. Dikatakan Khudri, melalui Penyebaran Benih Bibit Ikan ini sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Agam, yakni” Agam Menyemai “, kita harus menjaga dan menjalankan Program ini secara berke-

lanjutan sehingga ekonomi masyarakat dapat terkendalikan dengan mudah,” katanya Di tempat yang sama, Camat Palembayan Aryati, S.Sos, M.Si kepada Haluan mengatakan, dalam rangka mensuppor masyarakat untuk membangkitkan pemberdayaan masyarakat dengan cara Penyebaran Benih Bibit Ikan, yang dalam pelaksanaanya juga dibantu Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Agam dan PT. AMP. “Insya Allah awal tahun 2012 mendatang akan mereklamasikan kembali kolamkolam lama yang sudah mati, sehingga dengan kecukupan air yang sangat mendukung kita manfaatkan kesempatan ini untuk tingkatkan ekonomi masyarakat,” katanya. (h/jon)

Keramba Jala Apung Ramah Lingkungan

ANTARA

KERAMBA jala apung di Danau Maninjau haruslah menerapkan konsep ramah lingkungan, yang berguna untuk menjaga kelestarian Danau Maninjau.

AGAM, HALUAN — Untuk menjaga kelestarian danau dan mengantisipasi kerugian besar, petani keramba jala apung di Maninjau harus menerapkan konsep usaha ramah lingkungan. Hal ini ditegaskan Sekretaris Dinas Perikanan dan Kelautan Agam Ermanto Selasa (15/11). Menurut Ermanto, hal itu dapat dilakukan dengan memperhatikan daya dukung danau, kondisi cuaca dan tata cara membuat keramba serta teknik pemberian pakan, seperti dengan membuat keramba minimal 100 meter dari bibir pantai, mengurangi jumlah keramba pada tempat yang

telah padat, melakukan jeda berusaha saat cuaca ekstreem pada bulan Oktober sampai Januari yang curah hujannya tinggi, serta pemberian pakan sesuai takaran, agar pakan tidak terbuang percuma dan mengotori dasar danau. “Selama ini musibah kematian ikan sering terjadi pada musim penghujan dan musim badai karena pada waktu itu air dari dasar danau yang membawa kotoran naik ke permukaan sehingga kondisi air di permukaan kekurangan oksigen yang mengakibatkan ikan pada mati, pengalaman yang berulang-ulang tersebut hendaknya menjadi pelajaran

bagi petani ikan untuk mengantisipasi kerugian besar” sebut Ermanto kemarin. Mengenai daya dukung danau dia mengatakan, jumlah keramba jala apung yang ada sekarang memang tergolong padat namun hal itu akan dikurangi secara bertahap tanpa mengganggu perekonomian masyarakat. Dalam pekan lalu setidaknya 190 ton ikan petani keramba jala apung di danau itu mati akibat kekurangan oksigen, kerugian ditaksir hampir Rp3 miliar. Namun ikan mati yang sempat menimbulkan bau busuk dan mencemari lingkungan danau telah digusur dan

dikubur oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perikanan dan Kelautan bekerja sama dengan masyarakat. Sementara itu menurut salah seorang petani ikan di jorong Batu Nanggai nagari Tanjung Sani, Yusri Malik, kini kondisi air danau semakin pulih, boleh dikatakan tidak ada lagi ikan yang mati. Dikatakan petani itu, banyaknya ikan yang mati waktu itu karena petani banyak yang tidak memilik kolam atau sawah untuk mengevakuasi ikan keramba saat kejadian. ”Petani yang memiliki kolam untuk memindahkan ikan tidak banyak mengalami

kerugian, karena saat kejadian mereka cepat memindahkan ikan ke kolam berair bersih” kata Yusri. Katanya lagi, selain menerapkan konsep usaha ramah lingkungan, eksosistem alami danau Maninjau perlu dipulihkan dengan melakukan penggelontoran secara berkala di hulu sungai bantang antokan untuk menhanyut kotoran. “Kalau hulu sungai batang antokan terus dibendung seperti sekarang yang menguntungkan cuma PLTA, sedangakan kondisi danau tetap kotor karena sampah maupun kotoran di dasar danau tidak bisa keluar”tukas petani itu. (h/ks)


WANITA DAN KELUARGA 19

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

Menjadi “Sutradara” dalam Pesta Pernikahan

MENU

Fish Cheese Fillet Bahan: 4 fillet ikan @100 gr, potong 2 bagian 4 lbr keju lembaran 4 lbr daging asap 4 btr telur, kocok lepas 100 gr tepung terigu 200 gr tepung roti 2 sdt merica bubuk 1 sdt garam 4 sdm margarin 200 ml minyak goreng, untuk menggoreng Pelengkap: 400 gr baby wortel (potong lonjong), rebus sebentar 200 gr brokoli, petik-petik, rebus sebentar 400 gr kentang goreng beku, goreng 1 sdm margarin 1 sdt peterseli cincang Saus: 4 siung bawang putih, cincang 100 gr bawang bombai, cincang 5 sdm saus tomat 200 ml mayones 100 gr keju parut 1 sdm air jeruk lemon 1 sdm margarin Cara membuat: 1. Lumuri ikan dengan garam dan merica, biarkan 15 menit. 2. Ambil selembar fillet ikan, taruh selembar keju, tambahkan daging asap di atasnya, tutup dengan fillet ikan. 3. Celupkan ke dalam kocokan telur, gulingkan di atas tepung terigu, celupkan kembali ke dalam kocokan telur, dan gulingkan di atas tepung roti. 4. Lelehkan margarin, tambahkan minyak goreng, goreng ikan hingga matang atau kuning keemasan. 5. Pelengkap: Panaskan 1 sdm margarin, tumis wortel dan buncis secara terpisah, angkat, taburi dengan daun peterseli cincang. 6. Saus: Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombai hingga harum, masukkan saus tomat dan air, aduk rata. Angkat. Tambahkan mayones, parutan keju, dan air jeruk, aduk. 7. Cara menyajikan: Taruh ikan lapis keju di tengah piring datar, tambahkan wortel dan buncis di samping kiri, kentang di samping kanan, tuang saus di atas ikan. (kcm)

TIPS

Menghilangkan Pahit pada Pare

SELAIN daun pepaya, pare atau paria juga merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki rasa pahit ketika dimasak. Namun, ada banyak cara untuk mengurangi rasa pahit dari pare ini. 1. Garam. Setelah pare dibersihkan, hilangkan selaput putih yang ada di dalamnya. Kemudian, iris pare tipis-tipis, dan remas dengan menggunakan garam. Diamkan sampai pare ini lemas. Cuci dengan air panas. 2. Direbus. Untuk mengurangi rasa pahit pare, rebus sebentar pare di dalam air garam selama beberapa menit sampai pare sedikit empuk. 3. Gula pasir. Bersihkan pare, kemudian iris tipis dan remas dengan campuran gula pasir dan garam sampai pare lemas. Diamkan sampai berair, kemudian cucilah sampai bersih. Pare pun siap dimasak. (kcm)

UMUMNYA, pasangan calon pengantin mendambakan pesta pernikahan yang sempurna. Meskipun faktanya, tak ada pesta yang sepenuhnya sempurna namun setidaknya perhelatan istimewa dapat berlangsung sesuai rencana dan impian dengan kesalahan yang bisa diminimalisasi. Inilah tugas wedding organizer (WO) atau sutradara dalam rangkaian acara pernikahan. Diani Pranata Chandra, Chief Executive Officer Belladona, berpengalaman menjalani bisnis WO selama 10 tahun terakhir, dan melayani kebutuhan ratusan calon pengantin untuk mewujudkan impian pesta pernikahannya. Profesional WO atau ada juga yang menyebutnya wedding planner, bagi Diani adalah seperti sutradara film. “WO merupakan sutradaranya bukan pelaksana. WO memimpin divisi dari kepanitiaan yang telah dibentuk pihak keluarga. WO tidak menggantikan keluarga selaku panitia, namun juga WO tidak bisa digantikan keluarga,” jelas Diani dalam seminar peluang usaha pesta pernikahan di Bandung, beberapa waktu lalu.

WO memakan biaya pernikahan, apalagi kalau dilihat dari waktu kerja dan kontribusi yang bisa diberikan, biaya WO tidaklah mahal. Penengah Menyiapkan p e s t a

Menurut Diani, WO bekerja secara profesional dalam mengurus pesta pernikahan. Sementara, keluarga biasanya cenderung emosional dalam menjalankan tugas-tugasnya. Tidak mahal WO bekerja beberapa bulan atau bahkan satu tahun jelang hari pernikahan. Karena itu, peran WO penting dalam menunjang kesuksesan perhelatan hari istimewa ini. WO berkoordinasi dengan berbagai vendor pernikahan seperti dekorasi, fotografer, katering, dan lainnya untuk memastikan semua rencana berjalan lancar. Jadi tak benar bahwa

pernikahan, terutama di Indonesia yang melibatkan keluarga besar, tak selamanya mudah. Banyak keinginan yang disampaikan dari berbagai pihak. Tak hanya keluarga inti, namun juga keluarga besar dari pihak calon pengantin perempuan dan laki-laki. Menyatukan berbagai persepsi, pendapat, dan keinginan keluarga ini bukan pekerjaan mudah. “Di sinilah peran WO, sebagai penengah

Agar Make Up tak Mudah Luntur KULIT berminyak menyebabkan pori-pori Anda nampak seperti kulit jeruk, berjerawat, berkilauan di setiap kesempatan, dan berbagai masalah kulit lainnya. Dalam pengaplikasian make-up, kulit berminyak juga menimbulkan masalah sendiri, yaitu make-up tidak mudah menempel pada kulitnya dan jika menempel, terutama untuk make-up mata, maka akan mudah hilang atau luntur. Lalu bagaimana agar make-up mata bisa tahan lama? Berikut ini yang harus Anda lakukan. Cleansing Lakukan proses pembersihan dengan cleanser, moisturizer dan mattifier untuk kulit berminyak. Pilih produk pembersih yang khusus untuk kulit berminyak. Proses pembersihan adalah wajib untuk mengurangi kadar minyak pada kulit wajah Anda. Dasar make-up Anda tetap harus menggunakan foundation, namun bedanya adalah pilih foundation cair ketimbang yang padat, dan pilih yang berbahan dasar silikon. Kemudian aplikasikan bedak tabur di sekitar mata dengan kuas concealer. Bedak ini akan menyerap kelebihan minyak pd kulit Anda. Eyeshadow Untuk Anda yang memiliki kelopak mata berminyak, loose powder akan lebih cocok ketimbang pressed powder. Loose powder memberikan efek yang lebih natural serta lebih bisa mengendalikan kadar minyak Anda. Sedangkan pressed powder ini untuk Anda yang sering memakai make-up. Pressed

powder, bedak ini lebih tebal namun bisa nampak tidak karuan ketika minyak melunturkannya dari kelopak Anda. Minyak yang berlebihan Minyak masih saja membuat make-up Anda luntur? Langkah berikut ini untuk menyelamatkan penampilan Anda. Aplikasikan highlight pada kurva alis Anda, dan di sudut dalam kelopak mata Anda. Beri shadow mulai 1/3 bagian mata ke arah luar. Shadow, aplikasikan eyeshadow dengan angle

brush dari ujung dalam mata hingga 1/3 besar mata. Line, aplikasikan eye liner di mata atas kemudian tebali dengan eye liner. Eyeshadow primer Jika Anda tidak suka menggunakan foundation dan bedak tabur di bagian kelopak mata, Anda bisa mencoba eye shadow primers. Eyeshadow ini lebih tahan lama di kelopak Anda. Jangan lupa untuk mengalasi kelopak mata Anda dengan bedak tabur dulu sebelum ditaburi eyeshadow. (kpl)

dan memberikan saran yang obyektif dan tidak bias. Keluarga banyak peliknya dan cenderung tidak bisa memberikan saran yang netral,” jelas Diani. Dibutuhkan Menurut Diani, kebutuhan bisnis jasa WO selalu ada karena pernikahan tak ada habisnya. Penyedia jasa WO perlu jeli mencari peluang dan membangun jaringan serta memberikan pelayanan terbaik agar memiliki reputasi baik dan terpercaya. Diani membuktikannya. Dengan bermodalkan kartu nama, jaringan ke hotel-hotel, ia berhasil menjalankan bisnis WO secara otodidak. Kepercayaan dari klien dan reputasi baik membuatnya selalu direkomendasikan dari pasangan pengantin satu ke pasangan lainnya. Kepuasan dalam hal pelayanan menjadi salah satu kunci meraih kepercayaan konsumen. Ia melanjutkan, transaksi yang terjadi dalam bisnis WO lebih kepada keterikatan. Mulai dari WO, Diani pun dipercaya pasangan menikah yang menjadi kliennya, untuk mengatur ulang tahun anaknya beberapa tahun setelah pesta pernikahan yang ditanganinya. Ikatan inilah yang tak pernah putus sehingga selalu mendatangkan permintaan untuk WO yang dikelolanya. Tak takut pesaing Karena jasa bisnis WO dibangun atas dasar transaksi keterikatan tadi, Anda tak perlu khawatir jika pesaing baru bermunculan. Satu WO kadangkala kewalahan untuk mengatasi permintaan. Alhasil, WO pun membatasi permintaan. “Belladona menangani 35-40 pengantin dalam satu tahun dengan persiapan 8-12 bulan. Jadi, celah dan pasarnya masih terbuka luas,” kata Diani yang memimpin salah satu WO ternama di Indonesia. Kompensasi jasa Bicara bisnis tak lengkap tanpa mengungkit penghasilan. Bisnis WO di Indonesia, kata Diani, berbeda dengan negara lain. Boleh jadi WO di negara lain lebih mahal, karena menggunakan sistem pembayaran per jam atau skema presentase. Di Indonesia, kebanyakan WO menggunakan satu harga untuk satu pesta pernikahan. Misalnya, untuk mengatur satu pesta pernikahan, WO memasang fee Rp 10-15 juta. Sementara di luar negeri, angkanya bisa bervariasi karena berdasarkan presentasi dari total nilai pengeluaran pesta pernikahan tersebut. “Sistem presentase masih belum bisa berjalan di Indonesia,” lanjut Diani. (kcm)

Pria yang Bayar atau Bergantian?

SETIAP kali kencan selalu si dia yang membayar, hmm.. awalnya Anda berpikir ‘oke, sudah kewajiban pria untuk menanggung biaya kencan’. Namun setelah sekian kali, Anda pun merasa canggung dan ingin melakukan sesuatu agar seimbang dengan

pengeluaran kencan oleh pasangan Anda. Gagasan ini bagus, tapi sering menyulitkan wanita. Di mana batasannya Anda boleh membayar kencan berdua? Pilihan pertama, Anda ingin ikut menanggung biaya kencan secara bergantian. Biasanya para

Smart

Iklan Baris Rp. 20.000,- / terbit

CV. BUDDY SUMUR BOR

PUSAT GIPSUM

Sekarang paket air bersih ada pilihan

Rangka Metal, Aksesoris, Lis Profil Gipsum Melayani Siap Pasang dalam dan luar kota

Rp.13 Jt

Rp.9 Jt

Rp.6 Jt

Syarat ketentuan berlaku

AYO BURUAN!!!

Kalau bisa pakai PVC, Ngapain pakai besi Atau Rp. 1,5 Jt per batang (Pipa Gyp)

Produksi, Distributor, Papan Gipsum Jl. Andalas No.7 ptk 1 Simp. Haru Padang Telp. (0751) 38573 / 38555 Jl. By Pass Baru Km.9,5 No.2 Padang Telp. (0751) 495411 / 495412 Jl. By Pass Baru Km.11 Balai Baru Padang Telp. (0751) 497403 / 497406

NUSANTARA AC

Hub : CV. BUDDY SUMUR BOR

Jl. Gajah Mada (Simp Tinju) Padang Telp. (0751) 7711802 Mengerjakan / Menjual :

Komp. Gando Permata Cendana Mata Air Blok F No. 04 Padang (Depan Lapangan Voly) Gando Permata Telp. (0751) 765601 HP. (0751) 8212111, HP. 081266015111

ADEK : 08126752801

- Isi Freon AC Mobil - Spare Part - Service Perbaikan - Pemasangan Bekas / Baru

pria tidak suka jika Anda melakukannya, namun jika Anda mendesak mungkin dia akan mengabulkan keinginan Anda. Setelah itu, seringkali Anda malah bingung sendiri dengan sikap pasangan Anda, merasa tidak seharusnya dia membiarkan Anda melakukannya. Pilihan yang kedua, ikut andil menanggung biaya kencan. It seems fair enough, dan membuat Anda tidak merasa bersalah. Tapi setiap kali tagihan makan datang, rasanya jadi tidak nyaman untuk melihat jumlahnya, membagi dua, menggabungkan dengan uangnya untuk dibayarkan ke kasir. Sebenarnya mana yang lebih baik? Bergantian menanggung biaya kencan adalah pilihan

= PROPERTI

ELOK Florist

= PAPAN BUNGA PERESMIAN = PAPAN BUNGA PERNIKAHAN = PAPAN BUNGA DUKA CITA = BUNGA KALUNG, DLL

Kantor : Jl. Bandar Purus No. 72 Padang Telp. (0751) 8210666,22272 Fax. (0751) 27389 HP. 081263307033, 081809907272

temukan juga e-paper kami di

www.harianhaluan.com sahabat informasi online ANDA

yang lebih baik dari membagi tagihan 50/50 setiap kali kencan. Jika Anda menawarkan untuk 50/50 pada pasangan, Anda memberikan kesan tidak mau dikuasai oleh pasangan. Berbeda dengan cara ‘bergantian’ karena ada kala Anda membiarkan dia menanggung semuanya, dan ada kala dia membiarkan Anda mengambil kendali. Menyenangkan bukan? Setiap kali Anda dipusingkan oleh pengeluaran untuk kencan, jangan ragu untuk menawarkan Anda yang membayar di kencan selanjutnya. Atau cara yang lebih menguntungkan dari sisi keuangan, nikmati Sabtu malam di rumah saja dan memasak berdua dengan pasangan Anda. (kpl) =

= OTOMOTIF

=

ELEKTRONIK

=

DIJUAL : SHM, Luas 7.000m2, Lokasi Gurun Laweh Kalumbuk Kec. Nanggalo. ada Rumah & Durian Unggul Nasional. Hub : HP. 08126708098

KOMPUTER ALAT KOMUNIKASI FASHION = BIRO JASA = RUPA RUPA = INFO BISNIS =

Pasang Iklan Anda disini ...

=

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

= KEHILANGAN

KEHILANGAN : 1 (satu) lembar STNK Sepeda Motor Yamaha Mio BA. 2586 KK An. Yuliana. Hilang pada Hari Senin, 14 November 2011 antara Solok menuju rumah. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat

KEHILANGAN : 1 (satu) lembar STNK BA. 5436 WF An. Yusneti. Hilang di sekitar Rumah Sakit M. Djamil kota Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat

www.harianhaluan.com


20

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

Menggebu-gebu K ANGEL LELGA

esibukan sebagai bintang sinetron, film, presenter, model dan Duta Pariwisata Marowali – Sulteng, tak mengendorkan semangat Angel Lelga, untuk mendulang sukses di dunia tarik-suara. Mengiringi hasrat nyanyinya yang tengah menggebu-gebu, wanita cantik kelahiran Solo, 1 Januari 1981 ini pun, mematangkan kepiawiannya berolah-vokal dengan berguru padan Bertha dan Uci Nurul Elfa Singer. “Dari kecil saya hobynya bernyanyi. Karenanya, ditengah seabrek kesibukan di dunia entertainmen plus duta pariwisata, keinginan saya untuk mendulang sukses sebagai penyanyi profesional tak pernah pupus. Nah, seiring hasrat nyanyi saya

tengah menggebu-gebu, saya pun melansir singgel terbaru bernuansa pop bertajuk Baby I.L.U,” papar Angel Lelga di Jakarta, baru-baru ini. Menurut mantan istri Rhoma Irama yang melepas imej sebagai penyanyi Dangdut tahun 2008 silam dengan melansir album pop bertajuk “Pertama” ini, dirinya merasa perlu berguru vokal lebih dulu dengan Ibu Bertha dan Uci, lantaran singgel Baby ILU menawarkan nuansa Pop-Dance ringan dengan beat sedang namun tetap enak untuk bergoyang. “Berkat berguru vokal intensif, saya punya kesempatan besar untuk turut memberi warna baru di kancah musik pop tanah air. Semoga singgel terbaru saya yang mengedepankan lirik sederhana dan mudah dicerna ini bisa diterima

siapa saja dan dari kalangan mana saja,” harap sarjana S1 Universitas Bina Nusantara Jakarta ini. Ditopang aransmen musik yang apik garapan Irwan Simanjuntak dari Brotherland Studio, singgel Baby ILU, memang berpotensi besar diterima semua kalangan penikmat musik. Apalagi, liriknya pun bertutur tentang kejadian sehari-hari terkini tentang cinta dan media sosial. “Sekarang kan hampir semua orang pake BlackBerry dan ikutan sosial media. Semua sendi kehidupan praktis bisa dilakoni lebih mudah lewat BBM. Ini tema aktual yang mudah diingat ketika dituangkan dalam lirik lagu,” jelas gadis penyuka Benyamin S dan John Lennon ini. Menyinggung kiatnya membagi

HABIBUL FUADI

HANTOS

Bekerja dengan Ikhlas

BERTUGAS dalam kelompok pribadi Walikota Padang, tidaklah gampang. Selain dituntut memiliki fisik yang prima, ramah dan energik, yang bersangkutan harus bisa menjadi pelayan yang baik bagi tamu kepala daerah. Bisa dikatakan, lembaga tersebut adalah etalase mini dari pemerintah daerah. Hal itulah yang dilakukan Hantos.AN, sejak mengabdi sebagai aparatur negara dalam balutan seragam pegawai negeri sipil (PNS) mulai tahun 2005 silam, pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat pada 17 Juni 1971 itu telah melakoni pekerjaan sebagai bagian dari ADC Walikota Padang. “Saya menyadari tugas yang saya emban tidaklah ringan, namun jika semuanya dikerjakan dengan ikhlas, insyaallah hasilnya akan maksimal. Dan inilah yang saya lakukan selama ini,” katanya. Suami dari Euiswanti Nurhayati ini menyadari, tugasnya sebagai gerbang terakhir bagi seluruh tamu Walikota Padang memiliki tantangan yang tidak ringan. Karena tak semua tamu kepala daerah mau diatur dan disabarkan. Bahkan tak jarang tamu tersebut memaksa untuk bertemu kepala daerah. Kalau itu yang terjadi, ayah tiga anak ini mau tak mau harus melakukan pendekatan dari hati ke hati memberikan penjelasan terkait tugas dan wewenang dari Walikota. “Biasanya setelah diberikan penjelasan, baru tamu yang tak sabaran itu mengerti. Hal seperti ini, meskipun ada jarang sekali saya temukan,” katanya tersenyum. Hantos memang pribadi yang menarik dan pintar menempatkan diri, sehingga tidak salah sejak mengabdikan diri sebagai PNS di Kota Padang, belum sekalipun dia tergeser dari posisi kelompok pribadi walikota atau ADC walikota Padang. Walau berhadapan dengan 1001 karakter tamu yang akan menemui walikota, Hantos tetap sabar. Malah dia berprinsip, melayani tamu sebaik mungkin adalah bagian dari ibadah. “Ibadah pasti diganjar pahala, nah karena itu saya lebih memilih bekerja dengan ikhlas agar semuanya bernilai ibadah,” katanya tanpa maksud menggurui.(h/ted)

PEMRAKARSA BEM FBS UNP

Berdasarkan berita “Dedy Mizwar hadir di UNP” yang dimuat dalam harian umum Haluan 12 November 2011, kami dari Dewan Pengurus Harian (DPH) Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Bahasa Seni Universitas Negeri Padang (BEM-FBS UNP) mengajukan penolakan terhadap pemberitaan mengenai pemrakarsa acara “Bedah Film Alangkah Lucunya dan talkshow Dedy Mizwar”. Pemrakarsa acara tersebut adalah BEM FBS UNP dan didukung oleh UKFF, sementara BEM UNP sama sekali tidak terlibat dalam acara tersebut. Demikianlah, atas perhatiannya, diucapkan terima kasih DPH BEM-FBS UNP Amar Salahuddin Ketua Umum Terima kasih atas koreksinya-Redaksi

waktu agar show promo singgelnya ke berbagai daerah berjalan lancar sesuai rencana, artis pemaran utama film “Susuk Pocong” dan sekaligus pingisi soundtrack-nya ini menyatakan, karir nyanyi kini menjadi prioritas utama. “Selama ini hasrat tarik-suara saya banyak terganjal oleh kesibukan di luar kegiatan nyanyi. Nah, seiring telah dilansirnya singgel terbaru, mau tak mau saya wajib memprioritaskan promo singgel. Toh, sambil nyanyi ke berbagai daerah saya bisa sekalian melakoni tugas sebagai Duta Pariwisata Morowali maupun mempromosikan parfum brand A’Lelga,” terang artis serba-bisa yang baru-baru ini didapuk menjadi ikon parfum dengan brand dari namanya. (h/atv/*)

Perjalan dua minggu tersebut merupakan pengalaman yang sangat berharga baginya, menelusuri beberapa sekolah kota di Jepang. Raut wajahnya nan cerah menyambut Haluan di kediamannya Komplek Cendana Lubuk Buaya. Dia adalah salah satu dari

Belajar dari Pendidikan Jepang orang enam orang Indonesia yang beruntung mengikuti pelatihan yang diselengarakan oleh Jepan International Corporate Agency (JICA), sebuah lembaga Internasional Jepang, yang konsen dalam pembenahan pendidikan. Habibul Fuadi dan ka-

wannya berangkat tanggal 822 Oktober lalu untuk di training, mereka kuliah bersama para pakar pendidikan Jepang, diberikan penjelasan dan diajak berkeliling pada tujuh sekolah ternama yang ada di jepang, terkait bagaimana Jepang menerapkan sistem pendidikan.

Saat ini, Program yang dijalankan JICA sendiri sudah jalan tahun ketiga, kerjasama tersebut terjalin antara Jepang dan Negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Menurut Habibul Fuadi, program Listen Study yang di terapkan pada pendidikan Jepang, merupakan kunci yang membut pendidikan mereka dapat berkembang dengan cepat. Listen study merupakan salah satu program yang dapat disebut dengan managemen hak belajar setiap murid. Maksudnya adalah, setiap guru wajib memberikan perhatian khusus bagi setiap murid, dengan memantau setiap perkembangannya. Guru diwajibkan mengamati muridmuridnya, mencari tahu apakah murid tersebut sudah belajar sesuai dengan harapan, atau masih belum memenuhi kriteria yang diharapkan. “Selama saya berkunjung ke beberapa sekolah Jepang, para guru memang lebih mendorong siswa agar aktif berdiskusi dengan siswa yang lain, cara ini lebih dikenal dengan sebutan Colaboratif Learning. Para guru hanya lebih ditekankan memperhatikan perkembangan siswa,” katanya. Di SMP Ushiko Johnam Tokyo, bahkan telah menerapkan Community Learning. Maksudnya adalah, pada waktu-waktu tertentu proses belajar mengajar antara guru dan murid

dapat dilihat oleh para wali murid, dan siapa saja yang berkeinginan melihat. Bahkan, pihak sekolah mengundang secara khusus para orang tua murid pada hari itu. Semua dikelola oleh pihak sekolah, dari mulai program pembelajaran hingga makanan yang dikomsumsi oleh para siswa ketika istirahat. “ Saya tidak menemukan di sana jajanan lepas seperti di sekolahsekolah kita disini. yang paling mengesankan bagi saya, dan kawan-kawan selama berkunjung di sekolah-sekolah jepang tersebut adalah, terjalinnya kedekatan antara murid dan gurunya. Ungkap Habibul Fuadi. Dalam training tersebut, dari enam orang peserta Indonesia, Ikut bersamanya Darmalis kepala sekolah SMP 1 Padang, sebagai kawan yang mewakili peserta dari wilayah Indonesia bagian barat. Mengawali karir sebagai guru Biologi, Habibul Fuadi Kini menjabat sebagai Kabid luar sekolah pada Dinas Pendidikan kota Padang.(h/yat)


RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

Banda Sapuluah

KB Masih Unggulan untuk Atasi Kemiskinan

LINGKAR Ekonomi Masih Belum Pulih PAINAN, HALUAN — Akibat terputusnya jalur lintas nasional Padang - Bengkulu di Pasir Putih Nagari Kambang Barat Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan akibat banjir, Kamis (3/11) lalu, perekonomian di daerah itu belum pulih. Bahkan penjualan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit masyarakat menjadi terganggu. Biasanya masyarakat petani menjual TBS ke pabrik CPO PT Incasi Raya di Muaro Sakai Kecamatan Pancung Soal. Menurut warga, jalur alternatif yang dibuka sekarang ini belum bisa dilewati kendaraan besar karena kondisinya tidak layak dilewati. Jika nekad melewatinya juga akan sangat berisiko. Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit mengaku sudah mendapat laporan mengenai kondisi petani sawit ini. Ia prihatin dan khawatir perekonomian petani sawti terutama yang berada di bagian utara dari jalan putus akan terpuruk. “Kondisi ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena akan sangat berpengaruh kepada kondisi ekonomi masyarakat,” katanya. Namun untuk menangani dalam waktu singkat, menurut Nasrul, juga bukan perkara mudah. Pembukaan jalan untuk dilalui kendaraan lebih besar membutuhkan dana besar. Untuk itu ia mengaku sudah menyampaikannya kepada pemerintah provinsi dan pemerintah pusat untuk ikutn membantu pembiayaan perbaikan jalan alternatif. “Jalan alternatif ini belum bisa dilewati kendaraan bertonase besar sementara kebutuhan masyarakat kita sangat mendesak dan ini sudah kita bicarakan dengan pemprov dan pemerintah pusat,” jelasnya. Di bagian utara Kabupaten Pesisir Selatan, sentra perkebunan kelapa sawit terdapat di Kecamatan Sutera dan Batangkapas serta sedikit di kecamatankecamatan lainnya. Sementara ini, petani di kecamatan-kecamatan tersebut terpaksa tidak memanen TBS kelapa sawit. (h/har)

Bencana Banjir Bawa Rezeki PAINAN, HALUAN — Pasir Putih Kambang saban hari selalu di penuhi pengunjung. Pengunjung dengan tujuan untuk menyaksikan dari dekat bekas bencana alam tersebut jumlahnya mencapai hingga seribuan orang. Kondisi ini jadi sumber rezeki warga setempat. “Sejak kawasan ini dilanda bencana, bukannya menjadi sepi, justru setiap hari selalu dipadati oleh pengunjung. Tak pelak untuk menjangkau lokasi itu harus memakan waktu jauh lebih lama dari biasanya,” kata Yusrizal, warga Pasir Putih. Keramaian di lokasi ini dimanfaatkan oleh warga untuk berjualan makanan ringan. Terpantau di sepanjang lokasi para pedagang berjejer tak teratur menjajakan dagangannya, mulai dari gorenggorengan hingga air dan minuman botol serta rokok. Ternyata usaha meraih rezeki memanfaatkan keramaian tidak berhenti di situ saja. Beberapa orang nelayan yang memiliki perahu dengan bersemangat menjual jasa penyeberangan. “Sungai” yang hanya memiliki lebar sekitar lima meter dengan kedalaman sekitar 2 meter itu pun menjadi lahan baru mengais rezeki. Tak tanggungtanggung, pemilik perahu meminta bayaran Rp5 ribu sekali tarik untuk jasa penyeberangan ini. Bagi pengunjung yang hanya sekedar bermain di kawasan ini sambil melihatlihat dampak banjir mungkin saja tak jadi masalah. Jarak yang harus diseberangi dengan harga Rp5 ribu tersebut diperkirakan hanya dua kali panjang perahu nelayan. Disitu juga ada sebuah perahu getek yang mungkin saja diprakarsai oleh beberapa orang warga, dengan tetap membayar untuk menyeberang. Warga berharap pemerintah secepatnya memperbaiki jalan putus tersebut. Mereka menilai bayaran Rp5 ribu terlalu mahal dan tidak sebanding dengan jarak yang hanya lima meter. (h/har)

PESISIR SELATAN

21

PAINAN, HALUAN — Mirsal Basyar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, menekankan bahwa program Keluarga Berencana (KB) tetap memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan.

HARIDMAN

PELABUHAN REGIONAL — Pelabuhan Panasahan Painan, Kabupaten Pesisir Selatan ini akan dibangun menjadi pelabuhan regional mulai tahun 2012 dengan memanfaatkan dana pusat Rp35 miliar.

Sejumlah Ruas Jalan di Kawasan Bencana Masih Macet PAINAN, HALUAN — Kemacetan masih mewarnai kawasan Pasir Putih Kambang pascabanjir bandang yang terjadi, Kamis (3/11), dini hari lalu. Banjir membuat jalan di beberapa titik putus, dan di titik lain rusak berat sehingga pengguna jalan harus antre untuk bisa lewat. Putusnya jalan Lintas Barat Sumatera di kawasan Pasir Putih Kambang, membuat pemerintah membuka jalur alternatif yang membentang dari Lakuak hingga Padang Rubia. Posisinya sekitar 200 meter di bagian timur jalan lintas Barat. Jalur alternatif itu adalah jalan yang dulunya dibangun dengan dana PPK, untuk menggerakkan usaha pertanian dan perkebunan warga sekitar dengan estimasi hanya bisa dilewati kendaraan sejenis carry. “Karena jalan itu hanyalah jalan usaha tani yang dibangun dengan dana sebesar Rp350 juta, tentu setelah dipaksa “menjelma” jadi jalur lintas Barat akan menimbulkan banyak persoalan. Kondisi fisik jalan adalah

persoalan utama. Kendaraan bertonase besar diproyeksi lewat sini, menyebabkan kondisi jalan semakin buruk,” kata Sri Handoyo, pemuda Lakuak. Menurutnya, pemandangan yang tidak terelakkan di jalur alternatif semenjak pagi pukul 09.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB adalah macet. Macet kemudian menjadi kata yang sangat populer di masyarakat setempat. Bahkan untuk bisa lolos dari jebakan macet itu harus memakan waktu 3 sampai 4 jam. Sebuah perjuangan yang sangat melelahkan tentunya. “Banyak hal penyebab macet, mulai dari buruknya infra struktur, rendahnya kedisiplinan berlalu lintas, tingginya mobilitas warga ingin menyaksikan kawasan Pasir Putih dan menyebabkan membludaknya kendaraan yang hendak melintasi kawasan itu. Sehari terdapat 6.000 kendaraan roda empat dan 60 ribu kendaraan roda dua yang ingin lewat di “lubang sempit” itu,” katanya.

Anehnya lagi, karena macet adalah kejadian langka di Jalur Lintas Barat Sumatera, maka banyak warga yang berwisata “menikmati macet”. Arif (28) warga Surantiah misalnya, adalah pemuda yang bisa empat kali bolak balik di kawasan macet itu hanya untuk sekedar merasakan bagaimana macet tersebut. “Jarang kami menemukan kesempatan seperti ini, selama ini hanya terlihat di televisi,” kata Arif. Tidak sedikit, warga sekitar kejadian berprinsip seperti pemuda tersebut. Sehingga membuat padat jalur pintas. Selanjutnya, rupanya macet tidak pula dimengerti oleh awam sekitar Lengayang dan Sutera. Murni (45) datang ke lokasi macet hanya sekedar ingin melihat wujud makhluk bernama macet tersebut. “Awak kiro macet sejenis barang sehingga orang berbondong-bondong datang kasiko, ruponyo ambo masuak lukah,” kata Murni, dengan lugunya.(h/har)

Panasahan Dijadikan Pelabuhan Regional PAINAN, HALUAN — Pelabuhan Panasahan Painan, Kabupaten Pesisir Selatan dibangun menjadi pelabuhan regional pengangkutan barang melalui dana pusat Rp35 miliar. Untuk tujuan itu, kini kawasan di sekitar Pelabuhan Panasahan dalam proses pembebasan. Kepala Dinas PU Pessel Ichsanusataruddin, menyebutkan, pembangunan pelabuhan regional di Panasahan dilaksanakan pada awal 2012. “Awal tahun 2012 mendatang adalah waktu awal pelaksanaan pengembangan dermaga tersebut menuju pelabuhan dengan kapasitas lebih besar, jadi tinggal beberapa bulan saja,” kata dia. Dikatakannya, dermaga Panasahan menurut desainnya dirancang untuk menampung kapal bobot mati besar. Maka nanti di bagian hanggar

dermaga akan dilebarkan sekitar 130 meter lagi ke arah luar dermaga. “Diperkirakan untuk kepentingan pelebaran bagian hanggar dermaga ini akan menelan biaya sedikitnya Rp35 miliar, dengan rentang bahu hanggar sekitar 130 meter,” katanya. Terkait dengan itu Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit, mengaku, pemerintah pusat telah menyetujuinya. Terakhir Komisi V DPR RI hari Selasa (1/11) juga telah memberikan dukungan. Bahkan sejumlah wakil rakyat yang membidangi itu, telah mengunjungi langsung kelokasi. “Saran DPR RI agar di saat yang sama dengan pembangunan juga mesti diiringi dengan keterdukungan lahan bebas di sekitar pelabuhan sebagai lokasi penumpuk peti

kemas dan itu sudah kita lakukan,” ulasnya. Selain dari pemerintah sendiri, menurut Nasrul, pihak berkepentingan dengan pembangunan pelabuhan yaitu para pengusaha CPO yang ada di Pesisir Selatan dan Provinsi Bengkulu juga berencana akan menanamkan investasi sendiri untuk mendapatkan beberapa hektare lahan, sebagai gudang di sekitar lokasi pelabuhan. Menurutnya ada sekitar lima belas pengusaha yang akan berinvestasi di sekitar kawasan pelabuhan. Dermaga Panasahan akan ditingkatkan pembangunannya menjadi pelabuhan regional untuk kepentingan pelabuhan CPO, batubara dan general cargo. Pelabuhan ini bisa dimanfaatkan nantinya sebagai lokasi pengapalan CPO, batubara dan lainnya. (h/har)

Menurutnya dengan adanya pengendalian angka kelahiran di Pesisir Selatan lewat Keluarga Berencana secara tidak langsung juga akan berperan penting dalam menekan angka kemiskinan. Hal itu dikatakan Mirsal Basyar saat ditemui Haluan di ruang kerjanya, Senin (14/11), di Painan. Lebih jauh Mirsal Basyar menyebutkan, hingga saat ini keluarga miskin di Pesisir Selatan rata-rata masih didominasi oleh orang yang banyak anak. Sementara di sisi lain penghasilan sedikit, serta adanya tanggungan lain di rumah tangga. Dengan demikian proses pemiskinan warga di daerah ini tidak terlepas dari penggelembungan angka kelahiran bayi. “Untuk itu program Keluarga Berencana (KB) harus menjadi perhatian serius masyarakat daerah ini, hingga pada akhirnya mampu menciptakan keluarga yang sejahtera,” ungkap Mirsal Basyar. Menurutnya dari data yang diperoleh, umumnya masyarakat miskin dengan banyak anak dan tanggungan berada pada kelompok masyarakat yang berprofesi sebagi nelayan dan petani.

“Kita berharap dengan kerja seluruh stafnya dan instansi terkait, pola fikir masyarakat berubah yang ditandai dengan banyaknya jumlah akseptor KB,” ujar Mirsal lagi. Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan, hingga saat ini dengan adanya program KB telah terjadi penurunan angka kematian bayi karena bisa tertangani maksimal, sekaligus terjadi penurunan angka kematian ibu melahirkan di daerah tersebut. Dengan menurunnya angka kematian bayi, ibu melahirkan dan penderita sakit setiap tahunnya ternyata telah mengakibatkan pertambahan jumlah penduduk usia lanjut (manula) di kabupaten paling selatan Sumatera Barat ini. Hingga saat ini tercatat jumlah manula berjumlah 27. 468 jiwa atau setara dengan 6,5 persen dari jumlah penduduk.”Sementara jumlah balita sekitar 10,6 persen dari jumlah penduduk,” ungkap Mirsal lagi. Disebutkannya, peningkatan jumlah manula tersebut dengan sendirinya akan berpengaruh terhadap kehidupan baik terhadap individu maupun kepada lingkungan masyarakat. (h/har)

Jalur Alternatif Ditutup, Harga Sembako Meroket

PAINAN, HALUAN — Selama terjadinya penutupan sementara jalur alternatif Padang Rubia - Lakuak, Kecamatan Kambang Lengayang, Sabtu (12/11) dan Minggu (13/11), harga sejumlah kebutuhan meroket. Jalan tersebut ditutup mulai pukul 06.00 WIB sampai 19.00 WIB, sehingga membuat sejumlah kebutuhan pokok tidak bisa masuk selama dua hari. Harga cabai dan sejumlah sayuran naik tajam di sejumlah pasar di bagian selatan Pesisir Selatan. Harga cabai terpantau Rp75 ribu di Pasar Tapan dan Balai Selasa. Sementara sejumlah sayur lainnya mengalami kenaikan berarti. Terkait dengan penutupan itu, Bupati Pessel Nasrul Abit menyebutkan, penutupan untuk

percepatan pembangunan dan perbaikan jalan perkebunan masyarakat untuk dijadikan jalan alternatif sebagai pemindahan hubungan transportasi jalan lintas barat Sumatera, dari Pasir Putih Kambang yang putus akibat banjir bandang. Memulai perbaikan jalan tersebut, Sabtu, Pemkab setempat akan melakukan penimbunan dengan tanah dan kerikil, pelaksanaannya telah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan umum (PU) setempat. “Supaya bisa dilewati kendaraan bermotor roda empat dan enam, status jalan tersebut harus ditingkatkan dari yang ada saat ini,” kata Nasrul. Jalan tersebut dibuka kembali pada hari Senin (14/ 1 1 ) . (h/har)

HARIDMAN

JALUR alternatif Padang Rubia - Lakuak, Kecamatan Kambang Lengayang ini ditutup sementara selama Sabtu (12/11) dan Minggu (13/11). Akibatnya, harga sembako membubung.

PASCABENCANA BANJIR

Kampung di Hulu Batang Kambang Belum Terjamah Bantuan Laporan: HARIDMAN KAMBANG USAHA penanganan darurat pascabanjir di Pessel oleh pemerintah memang belum dirasakan oleh sejumlah kampung yang terisolasi. Selain jauh, fokus pemerintah di awal terjadinya banjir masih tertuju ke Pasir Putih, atau sejumlah kawasan yang bisa diakses langsung kendaraan. Sejumlah kampung hingga hari ini masih terisolasi. Misalnya Kampung Pasia Laweh di Kambang dan Kampung Pelangai Gadang di Ranah Pesisir. Kampung dekat hulu Batang Kambang hingga Senin (14/11) masih belum bisa dijamah kendaraan. Kampung tersebut adalah Kampung Pasia Laweh, Kambang Utara, Kecamatan

Lengayang berada paling ujung Nagari Kambang. Warga, memang telah mendapatkan sedikit bantuan, masing-masing keluarga dapat dua kardus mi instan dan beras sebanyak dua kaleng susu kental manis. Hanya itu. Selain terisolasi, warga setempat juga meminum air sungai yang masih keruh. Soalnya pipa saluran air bersih rusak, didaram banjir pekan lalu. Warga setempat tidak pula memiliki sumur layaknya masyarakat yang tinggal di hiliran Batang Kambang. Wali Nagari Kambang Utara Darmalis menyebutkan, sudah banyak warga dibawa berobat ke Puskesmas Kotobaru Kambang gara-gara meminum air dari

sungai. “Kualitas air sangat buruk. Air berlumpur dan sulit untuk disaring. Air keruh itu terbawa dari hulu, di mana di hulu sungai kondisinya sudah sangat kritis,” kata Darmalis. Selain menderita mual setelah mengonsumsi air sungai, sejumlah warga yang terkurung di kawasan mudik itu juga menderita diare dan penyakit gatal-gatal. Sebagian dari mereka sudah mendapatkan pertolongan dari tenaga medis di Koto Baru. Menurutnya, terdapat 401 orang warga Pasie Laweh hingga terisolasi akibat belum disingkirkannya longsoran sepanjang 300 meter di kawasan Kapalo Cubadak. Di sebuah dusun yakni

Dusun Simaung masih kawasan Pasie Laweh warga juga terjebak isolasi, soalnya sebuah jembatan gantung dengan panjang 70 meter rusak berat didaram banjir pada 3 November lalu. Jembatan itu tidak bisa lagi difungsikan untuk kebutuhan penyeberangan. Terkait longsor, warga setempat hingga kini masih berupaya untuk menyingkirkan material longsor di Kapalo Cubadak. Sudah seminggu, namun karena keterbatasan tenaga proses penyingkiran material belum juga berhasil mengeluarkan daerah itu dari keterisolasian. “Untuk keluar daerah menjemput bantuan atau untuk membawa keperluan pangan, masyarakat harus melewati jalan sulit. Dari material yang dising-

kirkan hanya bisa dilewati pejalan kaki,” kata Nasruddin, akrab dipanggil Lawe, Kepala Kampung Pasia Laweh. Keterisoliran itu telah menimbulkan dampak sosial yang sangat besar bagi 401 jiwa yang tinggal di sana. Selain akses air tadi, sejumlah bahan kebutuhan pokok terpaksa dibeli mahal oleh warga. “Warga kesulitan memperoleh minyak tanah, minyak goreng, bahan makanan misalnya beras, ikan, sayur-sayuran yang sebagian besar biasanya dipasok oleh pedagang dari hilir,” kata Nasruddin, menjelaskan. Nasruddin juga menyebutkan, pada saat banjir bandang terjadi, kawasan Pasia Laweh menjadi kampung paling pertama

terendam. Air bahkan telah memperlihatkan peningkatan volume semenjak sore hingga malam, Rabu (2/11). Air berwarna keruh dan beberapa kali potongan kayu ikut bersama air yang mulai membesar tersebut. Dikatakannya, air merendam pemukiman di Pasia Laweh. Ketinggian air di dalam kampung rata-rata 1,5 meter. Meski demikian air tidak merusak rumah warga dan tidak menimbulkan kerugian materi yang besar bagi masyarakat setempat. Hanya saja sejumlah fasilitas umum, misalnya jalan, sarana air bersih, jembatan gantung tersapu air bah. Tuad (65), warga setempat menyebutkan, banjir yang terjadi di Pasia Laweh termasuk banjir terbesar yang pernah ia temui.

“Dulu juga pernah terjadi banjir besar, tapi tahun ini jauh lebih besar. Setiap kali terjadi banjir, masyarakat umumnya aman, karena rata-rata rumah di sini rumah panggung dan terbuat dari kayu,” katanya. Camat Lengayang Murdinal Guswandi menyebutkan, Pasia Laweh hingga kini memang masih sulit dijangkau, soalnya akses ke sana sangat buruk, apalagi pada beberapa tempat terjadi longsor. “Meski demikian, pemerintah kabupaten melalui kecamatan telah memberikan bantuan pangan ke seluruh kampung secara merata, termasuk Pasia Laweh. Tapi tentu jumlahnya masih sangat terbatas, dan harap itu dimaklumi,” katanya.***


22

BUKITTINGGI

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

Bukittinggi Dinilai untuk Adipura

LINGKAR

FKUB Dialog Kerukunan Umat BUKITTINGGI, HALUAN — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bukittinggi, menggelar dialog dengan seluruh pemuka agama, Selasa (15/11) siang di di Hotel Dimens’t. Dialog digelar dengan satu tujuan, terciptanya kerukunan antar umat beragama di Kota Jam Gadang ini. Selain itu, dialog juga mengkaji soal banyaknya kejadian-kejadian yang mengatasnamakan agama muncul kepermukaan selama ini. Sebut saja terorisme, pembantaian dan penyerbuan kepada sekelompok orang dengan alasan jihad. Hadir sebagai nara sumber Prof.Dr.Rahman Ritonga,MA, Ketua FKUB Salman, Antonius Didik Triyanto, Pdt.Nursani Hutasoit,STh, Ketua MUI Bukittinggi Zainudin Tanjung, Kepala Kemenag Bukittinggi M Nasir, dan pemuka-pemuka agama se-Bukittinggi. Dalam paparan makalahnya Prof.Dr.A. Rahman Ritonga mengatakan bahwa dalam semua agama menginginkan kerukunan, kedamaian, keadilan serta kesejahteraan tanpa ada gangguan, apalagi konflik berdarah yang mengatasnamakan agama seperti teroris, jihad dan sebagainya. “Dalam Islam, tidak ada yang namanya teroris, atau jihad dengan mengorbankan orang lain. Sebab, jihad harus dikomandoi oleh pemimpin, tentu dalam kondisi tidak rukun atau aman, dan tidak ada yang namanya jihad dengan meledakkan badan sendiri,” urai A Rahman. Hal serupa juga disampaikan Pdt. Nursani Hutasoit yang mengatakan kalau tidak ada agama yang tidak menginginkan kerukunan, begitu juga dengan agama kristen. Rukun berarti damai, tidak bertengkar, dan itu semua dambaan insan di bumi ini. “Menurut Agama Kristen sesuai isi kitab sucinya, bahwa rukun, damai (syalom) tidak sekedar aman dan tidak bertengkar. Sebab, syalom (eirene) atau damai, rukun itu harus dibarengai dengan adanya keadilan, kebenaran dan kesejahteraan seluruh umat manusia. Itu makanya dikatakan kerukunan baik dan indah,” katanya. Sedangkan Ketua FKUB Kota Bukittinggi Salman mengatakan, FKUB merupakan satu wadah yang memiliki hubungan konsultatif yang memiliki tugas diantaranya dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat, menampung aspirasi ormas keagamaan dan aspirasi masyarakat, menyalurkan aspirasi ormas keagamaan dan dan masyarakat dalam bentuk rekomendasi sebagai bahan kebijakan bupati atau walikota. Melakukan sosialisasi peraturan perundangundangan dan kebijakan dalam bidang keagamaan, yang berkaitan dengan kerukunan antar umat beragama dan pemberdayaan masyarakat. Dan memberikan rekomendasi tertulis atas permohonan pendirian rumah ibadah. “Ini salah satu tugas dan fungsi FKUB melakukan dialog terkait berbagai persoalan kerukunan antar umat beragama di Bukittinggi,” katanya. (h/jon)

BUKITTINGGI, HALUAN — Setelah sekian lama, Kota Bukittinggi tidak pernah lagi meraih adipura sebagai kota bersih, tahun ini kembali dinilai oleh tim seleksi untuk menentukan apakah Kota Jam Gadang ini pantas meraih adipura atau tidak.

Seleksi penilaian tahap pertama adipura atau penghargaan kota terbersih di Provinsi Sumatera Barat, dimulai secara serentak pertengahan bulan ini. Seperti halnya di Bukittinggi, tim penilai independen dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda)

provinsi, telah melakukan penilaian selama dua hari. Ketua tim penilai dari Bapedalda Sumatera Barat, Lindayanti kepada wartawan mengatakan, kategori penilaian tahun 2011-2012 ini banyak mengalami perubahan dari penilaian tahun sebelumnya. Diantaranya lokasi sekolah, kantor, pasar, terminal, rumah sakit, jalan,

Hermansyah menghimbau masyarakat untuk menerapkan K3, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah dan tempat umum, untuk menciptakan Kota Bukittinggi yang ramah, sehat, indah, rapi dan bersih dari sampah, dengan mengacu pada Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Kata Hermansyah, pihaknya juga menggiatkan antisipasi pengelolaan sampah dengan membagi shift pelaksanaan kerja pasukan kuning, demi terpeliharanya kebersihan kota, untuk tercapai target penilaian minimal

mendapatkan sertifikat adipura, serta merubah pola dan prilaku penilaian masyarakat terhadap sampah untuk menjadikan sampah bernilai ekonomis. Pantauan Haluan di Kota Bukittinggi, tepatnya di jalan Soekarno-Hatta, tugu adipura tegak menjulang. Tapi sayangnya, sampah masyarakat dan pedagang pasar menggunung di bawah tugu adipura. Selain itu, di Kota Bukittinggi belum ada TPA yang representatif. Pasalnya, Pemko masih membuang sampah ke panorama baru tanpa dilakukan pengolahan dan pemilahan sampah. (h/jon)

PT AHM Bantu SMKN 1

KASRA SCORPI

JEMBATAN PENGGANTI — Jembatan baru yang dibangun bersebelahan jembatan lama Nagari Sitanang Kecamatan Ampek Nagari ini, sebagai pengganti akibat rusak terkena gempa tahun 2009 lalu. Pembangunan jembatan sudah mulai rampung dan siap digunakan.

AGAM

BUKITTINGGI, HALUAN — PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menyerahkan bantuan alat dan mekanik motor kepada SMK Negeri 1 Bukittinggi. Bantuan tersebut untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya PT AHM juga menyerahkan bantuan alat dan mekanik untuk Unand Padang dan SMK Negeri Payakumbuh. Bantuan yang diserahkan oleh perwakilan PT AHM Jakarta, Handi Ariko berupa alatalat mekanik serta tiga unit motor untuk praktek bagi siswa SMK Negeri 1, Selasa (15/11) itu, senilai Rp1 miliar lebih. Penyerahan disaksikan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bukittinggi, Iskandar, mantan Kepala SMK Negeri 1 Yasril Manza, Kepala SMK Negeri 1 Yon Afrizal serta siswa-siswi SMK itu. Dalam sambutannya, Handi mengatakan, pihaknya tidak sekedar membantu peralatan otomotif Honda, tetapi juga mengirim tim teknik untuk membantu para siswa belajar perbengkelan Honda. “Dengan peralatan yang dibantukan ini, diharapkan lulusan SMK ini bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri setelah tamat. Bahkan kami di PT AHM juga banyak membutuhkan karyawan teknik untuk perbengkelan.” kata Handi. Selain peralatan, pihaknya juga memberikan modul atau silabus sebagai panduan bahan ajar bagi guru-guru di SMK Negeri 1 itu. Kepala SMK Negeri 1 Yon Afrizal menyampaikan terima kasih atas bantuan peralatan yang diberikan. Bahkan PT AHM juga akan mengirim tim tekniknya untuk membantu pengajaran di sekolah ini. (h/jon)

Agam Target Lima Besar MTQ Sumbar

EKO WAHYU DAN NADYA OKTARINI

Uda-Uni Agam 2011

AGAM, HALUAN — Eko Wahyu dari Kecamatan Lubuk Basung dan Nadya Oktarini dari Kecamatan Ampek Angkek, terpilih sebagai Uda dan Uni Agam 2011 setelah menyisihkan 16 peserta lain dalam Pemilihan Uda-Uni di GOR Rang Agam Lubuk Basung,Senin (14/11). Untuk posisi Wakil Uda I dan Uni I diraih Zulherman dari Kecamatan Lubuk Basung dan Welya Tri Roza dari Kecamatan Tanjung Mutiara. Wakil Uda II dan Uni II adalah Ricky dari Kecamatan Tilatang Kamang dan Sonya Rahmi Evasa utusan Kecamatan Lubuk Basung. Sementara Uda dan Uni favorit diraih Hafiz Rahmat dari Kecamatan Tanjung Raya dan Suci Miftahul Jannah dari Matur. Penobatan Uda-Uni tersebut dilakukan oleh Ketua TP-PKK Agam Ny.Vita Indra Catri seusai pemilihan. Vita kepada para Uda-Uni meminta agar selalu meningkatkan kemampuan di berbagai bidang, dan menjadi teladan di tengah kehidupan bermasyarakat. Juga, Uda dan Uni merupakan sosok berprestasi yang sangat diharapkan menjadi duta seni budaya untuk mempromosikan dunia pariwisata Kabupaten Agam. “Setelah menang di Agam, Uda dan Uni terpilih merupakan utusan Agam dalam pemilihan Uda-Uni tingkat Sumatera Barat nantinya. Dalam lomba di tingkat provinsi, persaingan akan semakin ketat, sehingga persiapan harus dimatangkan,” kata Vita. Pemilihan Uda-Uni Agam yang berlangsung sehari penuh itu, mendapat sambutan antusias dari masyarakat terutama masyarakat Lubuk Basung. (h/ks)

drainase, tempat pembuangan akhir sampah (TPA), dan infrastruktur umum lainnya. Sedangkan syarat yang harus dipenuhi tambahnya, ling kungan area perumahan yang bersih, drainase yang teratur, tempat pembuangan sampah, ruang terbuka hijau, pohon pelindung, wc yang bersih, taman bunga, kompos, selokan yang bersih dari sampah, dan semua itu akan dinilai secara detail dengan mengambil sampel secara acak. Menyikapi kedatangan tim penilai itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Bukittinggi

AGAM, HALUAN — Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Agama H.Syafirman,SH menyampaikan bahwa target Kabupaten Agam pada MTQ ke-34 Sumatera Barat (Sumbar) di Kabupaten Dharmasraya, masuk lima besar terbaik.

Target tersebut disampaikan Syafirman saat rapat persiapan akhir keberangkatan kafilah MTQ Kabupaten Agam guna mengikuti MTQ tingkat Sumatera Barat, di aula kantor Bupati

Agam, Selasa siang (15/11). Dikatakan, pada kegiatan MTQ tahun ini, Agam mengirimkan sebanyak 53 orang kafilah didampingi para ofisial dan pelatih. “Pemerintah Kabu-

paten Agam berkomitmen mendukung pengiriman kafilah pada tahun ini. Sebab kita menginginkan perubahan peringkat, dari urutan ke-15 pada MTQ tahun lalu naik ke posisi lima besar,” kata Syafirman. Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam,H.Yetrizal Khatib mengatakan, persiapan keberangkatan kafilah secara umum tidak ada persoalan. “Kita sudah siap. Insya Allah target lima besar dapat terpenuhi,” ujar Yetrizal. (h/jon)

Putra Ketua PWI Agam Meninggal

KASRA SCORPI

PASANGKAN SELEMPANG — Ny.Vita Indra Catri memasangkan salempang kepada Uni Agam 2011, Selasa (15/11).

AGAM, HALUAN — Putra Ketua PWI Perwakilan Agam M.Khudri bernama Wildan Mujahidil Khudri (18), meninggal akibat kecelakaan lalu lintas di Sikabu Nagari Kampuang Tangah Lubuk Basung, Senin(14/ 11) sekitar pukul 13.30 WIB. Jenazah telah dikebumikan di pemakaman keluarga Lubuk Basung, Selasa (15/11). Menurut salah seorang saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP) Majo Kayo, korban tewas setelah kendaraannya motor

Yamaha Jupiter MX BA 2874 TA bertabrakan dengan mobil Kijang BA 2476 BL yang dibawa Mukhlis oleng akibat pecah ban. Korban segera dilarikan ke RSUD Lubuk Basung untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Menurut dokter rumah sakit yang menanggani, korban mengalami benturan hebat pada kepala dan bagian dada. Setelah mendapatkan pertolongan dan visum, jenazah

korban dibawa ke rumah duka di daerah Lansano Lubuk Basung. Nampak hadir melayat, Bupati Agam Indra Catri, Sekda Syafirman dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Agam. Wildan adalah putra kedua dari M. Khudri, siswa kelas III SMA N 2 Lubuk Basung. Sektretaris PWI Perwakilan Agam Deni Sastra Yuza dan Bendahara Erizal Efendi menyampaikan ucapan duka yang mendalam, atas nama keluarga besar PWI Perwakilan Agam. (h/ks)

Agam Akan Menjadi Percontohan Senam

AGAM, HALUAN — Kabupaten Agam serius dalam pelaksanaan senam jantung sehat untuk mencegah penyakit jantung bagi masyarakatnya dan berniat akan menjadi percontohan pelaksanaan senam jantung sehat. Hal ini dikatakan Bupati Agam Indra Catri Dt Malako Nan Putiah, disela-sela pelaksanaan pelatihan bagi pelatih senam jantung sehat di GOR Rang Agam, Minggu (13/11). Dia menambahkan, Kabupaten Agam akan menjadi percontohan

senam jantung sehat, sehingga apa dilaksanakan itu merupakan permulaan yang baik bagi masyarakat Agam, sehingga senam akan dijadikan kegiatan rutin bagi masyarakat. Untuk menjadikan Kabupaten Agam sebagai percontohan pelaksanaan senam jantung sehat perlu digelegarkan, menarik partisipasi masyarakat supaya mau meningkatkan aktifitas senam sehat jantung sehat, sehingganya agam tidak adalagi masyarakatnya yang mendapatkan penyakit jantung.

Sehingga pelaksanaan pelatihan senam bagi pelatih senam jantung sehat akan dilakukan dengan serius, sehingga akan melahirkan pelatih yang handal, nantinya pelatih yang sekarang akan melatih pelatih yang baru sehingga akan banyak pelatih senam jantung sehat sampai ke kecamatan. Direncanakan pada tahun 2012 Kabupaten Agam sudah menjadi contoh bagi kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat, sehingga banyak yang akan belajar senam di

Agam, seperti daerah tetangga. “Kami bertekat Agam akan sehat, masyarakat sehat mulai dari lahir sampai meninggal kalaupun sakit tidak adalagi sakit keras” ulasnya. Untuk mendukung Agam sebagai pilot project senam jantung sehat, mempunyai beberapa program yaitunya gerakan sayang ibu, pengobatan herbal, gizi, dan menanam buah-buahan dan sayur-sayuran, menebar bibit ikan dan olahraga setiap minggunya. (h/agi)

JON INDRA

SEKDA Agam Syafirman berdialog dengan kafilah MTQ Agam yang akan mewakili Kabupaten Agam mengikuti MTQ tingkat Sumbar di Dharmasraya, Selasa (15/11).


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 23

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

HUT Kota Payakumbuh Gelar Turnamen Futsal

LINGKAR Semen Padang Dijamu Limapuluh Kota Selection LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Semen Padang FC akan dijamu Limapuluh Kota Selection dan Bukittinggi Selection, di Lapangan Gelora Bakti Tanjung Jati, Suliki, Limapuluh Kota, Jumat dan Sabtu, 18-19 November. Kedatangan Kabau Sirah diikuti ribuan Spartack Mania dan The Kmer’s dari Padang, Pariaman, Bukittinggi, Payakumbuh hingga Limapuluh Kota serta daerah lainnya di Sumbar ini, akan memberikan tontonan menarik bagi masyarakat pecinta sepakbola Bukittinggi, Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Tiga ribu kuota penonton di lapangan siap ditampung untuk menyaksikan kedigdayaan tim sepakbola ini. ”Kami turun full team. Kecuali Ferdinand Sinaga yang turun di SEA Games dan Syamsidar di timnas, dan Abdul Rahman stopper timnas U23. Edward Wilson cs siap menggebrak Tim Limapuluh Kota dan Bukittinggi Selection,” ucap Nilmaizar dari ujung handphonenya saat masih berada di Jakarta, kemarin. Sementara itu, panitia pelaksana di Tanjung Jati, yang dikoordinatori Rasyda Yunus, Irfan, M Budi SE serta tim teknis Z Datuak Rajo Suaro, Herman Suardi telah mempersiapkan seluruh perlengkapan. Lapangan sedang dipagar, dan tempat duduk disediakan. Setiap penonton dikenakan karcis Rp20 ribu. Namun, sajian dan layanan yang disediakan full oleh panitia dirasakan sangat sesuai. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui Herman Soeardi, 08126692131, 085217575757 serta Iil, 08126757353. Dan panitia optimis penonton akan membludak. ”Semen Padang yang main. Luar biasa, permainan akan full teknik dan memberikan hiburan luar biasa. Kami berikan yang terbaik bagi penikmat sepakbola di Payakumbuh, Bukittinggi dan Limapuluh Kota. Seluruh Sumbar kami harapkan datang menyaksikan langsung kenikmatan sepakbola bertaraf nasional ini,” aku Herman Soeardi dan Irfan, di Payakumbuh, kemarin. Seluruh pembiayaan terhadap tim yang bermain ditanggung panitia pelaksana. Semen Padang dikonfirmasi datang dengan satu bus, full team 35 orang, 25 orang diantaranya pemain, lima ofisial dan lima perlengkapan. Kamis (17/ 11) mereka tiba di Payakumbuh, dan menginap di Hotel Mangkuto. Khusus Tim Limapuluh Kota Selection yang disisipi Tim Rajawali FC akan menurunkan, Yance (30) yang line up bayangan PSP Padang, putra asli Tanjung Jati. Untuk lini belakang diperkuat Faisal, Noveri, Saiful, Deni Nyaklon, Yori, Niko, Ferdi. Posisi tengah diperkuat Emyu, EE, Heri, Sap, Fajri, Yance. Serta striker Adi Tores, Madin, Rafid dan Kahar. Untuk memberitahukan alek luar biasa sepakbola ini, spanduk telah dilintangkan di berbagai lokasi, seperti; Gunuang Malintang, Koto Baru, Muhammadiyah Payakumbuh, Mungka, Suliki, Guntuang, Limbukan, Halaban, serta berbagai lokasi lainnya. Panitia juga telah menyebar leaflet dan media promosi lainnya. ”Kami sangat antusias memboyong Semen Padang FC ke Tanjung Jati ini. Pecinta sepakbola di Payakumbuh dan Limapuluh Kota sangat tinggi. Ini sekaligus jadi momen pengenalan Lapangan Gelora Bakti Tanjung Pati yang akan digunakan untuk Porprov 2012 nantinya,” pungkas Herman Soeardi dan Irfan.(h/dod)

BAZ Salurkan Bantuan Rp207 Juta LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Limapuluh Kota, menyalurkan bantuan produktif kepada keluarga kurang mampu sebesar Rp207 juta. Bantuan berasal dari hasil zakat PNS di jajaran Pemkab Limapuluh Kota yang dikumpulkan melalui BAZ. Dana itu diberikan kepada 139 orang, yang masing-masing menerima bantuan produktif Rp1,5 juta. Sekdakab Limapuluh Kota, Resman mewakili bupati menyerahkan bantuan secara simbolis kepada dua orang perwakilan penerima, Zurniati dari Koto Tinggi dan Tirtoriza dari Situjuh Batur, Senin (14/11) di Sarilamak. Penyerahan disaksikan Ketua BAZ, H.Jayusman,SPd dan unsur pengurus lain. Ketua BAZ, H.Jayusman mengatakan, potensi zakat PNS cukup tinggi, bila dapat dioptimalkan pemungutannya akan terkumpul dana sebesar Rp486 juta per bulan. Diharapkan mampu membantu program pemerintah dalam memberantas kemiskinan di Limapuluh Kota. Menurutnya, hasil zakat yang terkumpul dapat dipergunakan untuk berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti memberi bantuan produktif. Sehingga penerima bantuan dapat melakukan berbagai jenis usaha tergantung yang diminati dengan modal diberikan BAZ. “Melalui dana bantuan BAZ, diharapkan keluarga kurang mampu terbebas dari pengangguran dan dapat membiayai anggota keluarga masing masing. Selain itu tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, hanya karena alasan keterbatasan biaya pendidikan. Semua anak usia sekolah di Limapuluh Kota, harus bersekolah dibiayai hasil zakat PNS ini,”ulasnya. Dikatakan, BAZ Limapuluh Kota, akan memprogramkan jaminan kesehatan bagi keluarga kurang mampu, insyaAllah tahun 2012 mendatang BAZ akan mendata keluarga kurang mampu yang berhak mendapatkan bantuan jaminan kesehatan melalui bantuan BAZ. Bupati Lima Puluh Kota yang diwakili Drs.Resman,MPd,MH, menghimbau kepada semua kalangan PNS yang gajinya melebihi nisab agar dapat menunaikan kewajibannya untuk membayar zakat, dan disalurkan melalui BAZ Kabupaten Limapuluh Kota. “Jika semua kalangan PNS bisa membayar kewajibannya membayar zakat, kita optimis akan bisa mengurangi angka kemiskinan dan mengangkat derajat kehidupan masyarakat. Karena itu, potensi zakat PNS perlu digarap dengan maksimal, sambil mensosialisasikan pentingnya menunaikan zakat tersebut. Sebab, jika harta itu telah mencapai nisabnya, maka zakat wajib hukumnya bagi mereka,“ ulas Resman.(h/zkf)

ZULKIFLI

DILANDA BANJIR — Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh dilanda banjir, Selasa (15/11), akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak seminggu belakangan ini. Banjir yang terjadi di Muaro, menggenangi sawah penduduk dan jalan Sudirman Payakumbuh, sehingga lalulintas di kawasan itu tersendat.

PAYAKUMBUH, HALUAN - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-41 Kota Payakumbuh 2011, Panitia Pelaksana akan menggelar turnamen futsal antar SKPD, BUMN/BUMD se-Kota Payakumbuh. Turnamen direncanakan mulai Senin (21/ 11), dan akan berlangsung di Lapangan Futsal Batang Agam, Pasar Ibuh Timur (lapangan Futsal H.IT) Payakumbuh. Ketua Panitia Drs. Efyuniwan didampingi Sekretaris M. Faisal, S.Pt dan Bendahara Riswan Elwina, SH, menginformasikan turnamen ini selain untuk memeriahkan HUT Kota Payakumbuh, juga untuk menjalin persahabatan serta silaturrahmi antar sesama pegawai di lingkungan Pemko Payakumbuh. Dikatakannya, turnamen kali ini diyakini akan banyak diminati oleh pegawai di daerah ini karena melihat banyak bakat-bakat yang belum tersalurkan. Diharapkan turnamen yang diselenggarakan ini akan berjalan lancar, dan kepada tim yang akan ikut turnamen untuk tetap menjunjung tinggi sportifitas diantara pemain. “Dari undangan yang diedarkan panitia pelaksana kepada seluruh SKPD, BUMN/BUMD dan Balai Wartawan Luak Limopuluah, dipastikan hampir 40 tim akan mengikuti turnamen ini,” simpul Efyuniwan. Sementara itu, Sekdako H. Irwandi, SH yang juga Ketua Umum Panitia HUT Ke-41 Kota Payakumbuh, ketika dihubungi terpisah mengatakan, sangat mendukung penyelenggaraan turnamen ini sepenuhnya, dan diharapkan kepada pimpinan SKPD untuk dapat mengirimkan minimal satu tim demi kesuksesan acara tersebut.(h/zkf)

Limapuluh Kota Banjir

LIMAPULUH KOTA, HALUAN- Hujan yang turun dengan intensitas cukup tinggi sejak seminggu belakangan di Kabupaten Limapuluh Kota menyebabkan terjadinya banjir.

ZULKIFLI

Sekdakab Limapuluh Kota, Resman menyerahkan bantuan BAZ secara simbolis kepada dua orang perwakilan penerima, Zurniati dari Koto Tinggi dan Tirtoriza dari Situjuh Batur, Senin (14/11) di Sarilamak.

Banjir diakibatkan meluapnya sejumlah sungai yang mengalir di beberapa nagari.Laporan yang datang dari Kecamatan Kapur IX, Selasa (15/11), banjir di perbatasan Lubuk Alai-Muaro Paiti yang melintasi jalan dan menerjang lahan perkebunan gambir dan karet warga setinggi satu meter, akibat meluapnya aliran Batang Kapur. Walinagari Koto Bangun, Zarul Khasmi yang ditemui Haluan di Payakumbuh, kemarin menuturkan, dampak banjir menyebabkan jalan dan belasan hektare lahan kebun gambir dan karet warga tergenang air. Lalulintas mengalami kemacetan selama empat jam. Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian akibat terendamnya lahan perkebunan belasan hektare belum dapat dihitung. Peristiwa ini sudah dilaporkannya secara lisan kepada Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo, seusai pembukaan acara sosialisasi pengelolaan lubuk larangan. Walinagari Tarantang Lubuk Limpato, Azirman Dt.Mangkuto, secara terpisah mengatakan, di Nagari Tarantang, dam bandar irigasi roboh sepanjang 15 meter masuk sungai, diterjang aliran Batang Harau yang meluap, Sabtu lalu dengan kerugian mencapai jutaan rupiah. Supaya aliran air tidak mengganggu sawah warga setempat, maka

perbaikan bandar irigasi dilakukan dengan gotong royong. Sedikitnya 120 orang warga mengikuti goro, untuk mengairi lahan sawah seluas 62 hektare. Kabid Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Firmansyah, ketika dikonfirmasi di kantornya kemarin mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan terjadi bencana alam banjir di Limapuluh Kota. Laporan yang masuk ke BPBD merupakan bencana alam angin ribut yang terjadi di Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh. Dalam peristiwa itu, bangunan SD 02 ditimpa pohon tumbang, yang menyebabkan atap bangunan rusak. Selain itu, terdapat dua rumah kayu dan satu gubuk rusak berat ditimpa pohon durian yang tumbang ditiup angin kencang. Kerugian dalam peristiwa itu ditaksir jutaan rupiah. Diakuinya, Kabupaten Limapuluh Kota, rawan banjir ini terjadi setiap musim penghujan. Tapi akhirakhir ini curah hujan cukup tinggi, menyebabkan sejumlah sungai meluap. Karena itu, lanjut Firmansyah, masyarakat diminta mewaspadai munculnya secara tiba-tiba bencana alam banjir, longsor dan angin ribut. Masyarakat hendaknya menghindari berada dibawah tebing

yang kemiringannya diatas 5 derajat. Selain itu, warga yang bermukim dipinggiran sungai yang rawan banjir, seperti di Pangkalan, Tarantang, Kubang Rasau dan sungai lainnya, supaya mewaspadai datangnya banjir. Menurutnya, cuaca yang ekstrim berpotensi munculnya angin puting beliung, yang juga perlu diwaspadai, karena akan menimbulkan korban harta. “Bila terjadi bencana alam termasuk kebakaran, masyarakat jangan segan-segan menghubungi petugas BPBD dengan telepon 075290695, kontak person HP 087895246763 (Firmansyah), HP 081363435397 (Indra Samsuarlis), HP 08126798820 (Edi SH) serta HP 085263444690 (Musyirwan). Selain Limapuluh Kota, banjir juga terjadi di Kota Payakumbuh, tepatnya di Kelurahan Muaro, Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara. Pantauan Haluan di lokasi, kemarin, banjir yang terjadi, Senin malam menggenangi beberapa hektar sawah warga.Kemudian air menggenangi jalan Sudirman mencapai setinggi 10 cm, dampaknya lalulintas di kawasan itu tersendat. Air banjir di persawahan dimanfaatkan masyarakat untuk memancing ikan. Berapa kerugian akibat banjir di Muaro belum diperoleh keterangan. (h/zkf)

Tim 7 Beroperasi Siang Hari PAYAKUMBUH, HALUAN — Tak mau tertipu oleh pelanggar Perdam, Tim 7 Payakumbuh yang merupakan gabungan Satpol PP, TNI dan Polri, kali ini beroperasi siang hari. Jika biasanya Tim 7 hanya bergerak malam, namun Selasa (14/11) siang pukul 14.30 WIB sudah mendapatkan hasil. Kasat Pol PP, Fauzi Firdaus SP selaku komando operasi Tim 7, mengatakan timnya bergerak siang sebab telah ada laporan masyarakat tentang kepemilikan tuak di area Payakumbuh. Target Operasi (TO) yang berdasarkan laporan dari masyarakat setempat, telah meresahkan karena pembeli minuman keras jenis tuak adalah

anak-anak sekolah. Sigapnya Tim 7, akhirnya tuak milik Tulus Siregar (39) di Jalan Arbey Balai Nantuo, tergolong target lama. Tulus selama ini telah beberapa kali lolos, namun operasi siang hari ini tak sedikitpun perlawanan. Tulus hanya terdiam dan terpaku saat petugas menyita satu drum berisi tuak, enam ember tuak dan dua drigen tuak. Fauzi mengatakan masih ada dua target lagi. Berhubung turunnya hujan, patroli terpaksa dihentikan untuk sementara waktu. Payakumbuh dikhawatirkan menjadi chaos oleh peredaran minuman keras. Khusus tuak, minuman yang dibuat dan dikon-

sumsi secara lokal ini, bahkan telah merajalela sampai dikonsumsi anak-anak sekolah. Penjualan tuak dilakukan di beberapa kedai dan warung yang didistribusikan dari pemilik, pembuat dan pengedarnya di Payakumbuh. Memberantas hal ini, menjadi tugas wajib Tim 7 di Payakumbuh. ”Ini tugas kita semua, seluruh warga. Makanya, kami meminta bantuan informasi akurat dari masyarakat tentang pengedaran dan pembuatannya,” ujar Fauzi kepada Haluan. Dikatakannya, tuak merupakan minuman keras yang berdampak pada penyebab kejahatan dan meresahkan masyarakat.(h/dod)

ZULKIFLI

Tim 7 Payakumbuh berhasil melakukan operasi terhadap kepemilikan tuak, Selasa (14/11).

Pengelolaan Ikan Lubuk Larangan Diprioritaskan

LIMAPULUH KOTA,HALUANPengelolaan atau budidaya ikan di lubuk larangan perairan umum, merupakan salah satu usaha prioritas di Sumatera Barat. Hal ini dikarenakan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Selain itu, budidaya ini juga untuk pengembangan jenis ikan yang termasuk kategori langka, pemanfaatan potensi sumber daya alam, serta melestarikan keanekaragaman ikan di perairan umum. “Perairan umum merupakan salah satu prioritas dalam pengembangan perikanan di Sumatera Barat, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesempatan kerja bagi masyarakat nagari bersangkutan,” ungkap Kadis Kelautan dan Perikanan Sumbar, Ir.Yosmeri ketika menyampaikan paparannya pada sosialisasi pengelolaan lubuk larangan, sebagai kearifan lokal dalam pengelolaan perairan umum di Hotel Mangkuto Payakumbuh, kemarin. Menurutnya, budidaya ikan

lubuk larangan di perairan umum tersebut, selain dapat menjaga lingkungan perairan, juga diharapkan meningkatnya kerjasama antar masyarakat. Kemudian pelestarian ikan-ikan yang hampir langka keberadaannya, peningkatan nilai manfaat dari jasa sumber daya ikan, jasa lingkungan dan pengembangan wisata perikanan. Sehingga lubuk larangan berdampak luas bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Dikatakan, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar memiliki visi untuk menjadikan provinsi ini sebagai sentra kelautan dan perikanan terkemuka di Pulau Sumatera pada tahun 2015. Untuk mencapai visi tersebut, maka meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan produksi dan kesempatan kerja di bidang kelautan dan perikanan, ditetapkan sebagai misi yang ingin dicapai oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Sumatera Barat. Pada bagian lain disebutkan,

perairan umum daratan di Provinsi Sumatera Barat, terdiri dari empat buah danau yang cukup besar, sebanyak 606 sungai dan 238 buah telaga. Tidak kurang dari 53 jenis ikan asli perairan umum yang menjadi kekayaan perairan di Sumbar, sedangkan lubuk larangan terdapat 734 di seluruh daerah ini. “Potensi perairan umum daratan yang dimiliki Sumatera Barat, secara umum membantu masyarakat untuk menyediakan kebutuhan protein ikan dan menciptakan ketahanan pangan, sumber ekonomi kerakyatan, menyediakan lapangan pekerjaan, menjadi sumber plasma nuftah dan genetik. Selain itu, juga memiliki potensi pariwisata alami, menjadi kegiatan budidaya/ penangkaran,“ulasnya. Budidaya ikan diharapkan dapat menjadi sumber mata pencaharian utama maupun sambilan bagi masyarakat. Sebab, lubuk larangan merupakan alter-

natif penyelesaian beberapa masalah yang terjadi akibat pembukaan atau pengundulan hutan, penangkapan ikan dengan menggunakan alat terlarang, penambangan bahan galian C yang cendrung tidak memperhatikan aspek lingkungan. Karena itu lanjutnya, pembangunan bendungan irigasi perlu memperhatikan potensi perikanan, tidak memutuskan mata rantai populasi ikan. Tapi saat ini permasalahan yang dihadapi dunia kelautan dan perikanan nasional, adalah hasil tangkapan nelayan yang semakin menurun. Hal ini akibat berkurangnya jumlah populasi ikan, termasuk keanekaragaman sumber daya ikan, serta punahnya jenisjenis ikan tertentu. “Saat ini di Sumbar tercatat sebanyak 15 jenis ikan yang terancam punah, untuk mengantisipasi hal itu, maka Dinas Kelautan dan Perikanan melihat lubuk larangan sebagai alternatif penyelamatan ikan dari ancaman

kepunahan,” jelas Yosmeri. Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo, ketika membuka acara sosialisasi pengelolaan lubuk larangan itu mengatakan, lubuk larangan akan menjadi salah satu cadangan ekonomi dan mengurangi kemiskinan. Untuk itu, pemerintahan nagari harus membuat peraturan tentang keberadaan lubuk larangan di setiap nagari. Sehingga, setiap kegiatan memiliki landasan hukum atas penjabaran UU yang lebih tinggi. Sementara itu, Kadis Perikanan Limapuluh Kota, Ir. Refilza dalam laporannya menyebutkan, Limapuluh Kota memiliki potensi perairan umum seluas 3.789,25 hektar dengan realisasi pemanfaatan sebesar lima persen, jumlah lubuk larangan yang telah teridentifikasi sebanyak 60 buah. Kegiatan itu diikuti petugas penyuluh perikanan, wali nagari se Limapuluh Kota, Ketua/ Pengurus Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas). (h/zkf)


24 SUMATERA BARAT LINGKAR Kebakaran Landa Pasar Aia Bangih AIA BANGIH, HALUAN — Belum kering duka kebakaran pusat pasar Talu, Kecamatan Talamau Pasbar yang terjadi beberapa waktu lalu, Selasa (15/11) sekitar pukul 18.30 WIB, Pasar Aia Bangih, Kecamatan Sungai Beremas, Pasaman Barat dilanda musibah kebakaran. Sedikitnya 10 petak toko di Pasar Aia Bangih ludes dimamah sijago merah. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pasaman Barat, Asgiarman SH, M.Si, ketika dihubungi tadi malam menyebutkan, api diduga akibat konsleting harus pendek listrik. Dilaporkan tidak ada korban jiwa, karena warga cepat tahu di tengah suasana menjelang shalat Magrib. Warga bersama-sama memberikan pertolongan dan sampai akhirnya menelpon petugas mobil unit kebakaran dari Simpang Ampek. “Begitu kejadian, atas laporan masyarakat melalui telepon kita langsung meluncur ke lokasi, dan api dapat dipadamkan petugas tidak tertalu lama. Sebaran api yang menjalar ke toko dan rumah warga lainnya, cepat dipadamkan petugas pemadan kebakaran, sehingga tidak menyebabkan kerugian yang lebih besar,” sebut Asgiarman. Namun demikian, karena toko serta beberapa isinya tak bisa diselamatkan maka kerugian ditaksir mencapai Rp200-an juta. “Petugas kita masih di lapangan membantu warga membersihkan toko di lokasi kebakaran,” sebut Asgiarman, tadi malam. Terkait dengan seringnya terjadi bencana kebakaran di Pasaman Barat, letak geografi Pasbar yang cukup luas memanjang, mobil pemadam kebakaran yang ada sudah berumur tua dan kurang layak. Oleh karena itu, dia berharap tahun 2012, ada penambahan mobil pemadam yang bagus sehingga bisa bergerak dengan sigap dan cepat, dalam memberikan pertolongan terhadap warga yang ditimpa musibah. Meski begitu, dengan kondisi mobil pemadam kebakaran yang ada sekarang, tidak mengurangi semangat kerja timnya di lapangan. “Tim bekerja tetap maksimal dan berupaya cepat datang jika ada kebakaran, tetapi kalau mobil Damkar yang bagus, bisa lebih baik lagi dalam menangani musibah kebakaran,” tutur Asgiarman.(h/nir)

RABU, 16 NOVEMBER 2011 M 20 DZULHIJAH 1432 H

Banjir Bandang di Padanggantiang BATUSANGKAR, HALUAN — Curah hujan yang cukup tinggi selama dua hari terakhir hingga, Selasa (15/11), telah mengakibatkan terjadinya banjir bandang dan tanah longsor di wilayah pemukiman warga kenagarian Atar, Kecamatan Padanggantiang Kabupaten Tanah Datar.

Seluas 15 hektare lahan sawah yang tengah ditanami padi, kini menjadi porak poranda dihantam luapan air yang sekaligus membawa material cadas pada setiap piring sawah, para petani pada sejumlah wilayah Jorong yang ada seperti Taratak VIII dan Taratak XII pada musim tanam kali ini sudah gagal panen. Tanaman padi yang masih tersisa pada pinggir sawah yang tidak tersapu arus air, masih diupayakan warga setempat, para petani masih berupaya mengatasi luapan pasir yang memenuhi persawahan dengan tenaga goro. “Masyarakat Jorong Taratak VIII hingga siang kemarin masih berupaya dengan mengerahkan semua anggota keluarga, baik pria dan wanita, ibu-ibu turun ke lahan sawah untuk membersihkan material

yang menimbun lahan persawahan mereka yang tengah ditanami padi”, tutur Wali Nagari Atas, Amir Sayarifuddin kepada Haluan di Atar, kemarin. Anggota Muspika Kecamatan Padanggantiang, yang terdiri dari Camat Abramis Yuzi, Kapolsek Basir Saputra dan Koramil Ipda Sofyan bersama BPBD Tanah Datar dan PU Bina Marga Tanah Datar, siang kemarin telah meninjau langsung musibah banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa warga Nagari Atar tersebut. Sarana umum yang rusak dan ambruk akibat longsor berupa 23 titik ruas jalan yang terban akibat kikisan banjir bandang, termasuk sebanyak delapan lokasi aspal jalan yang telah terban masuk jurang. “Kami mengharapkan se-

kali, pihak Pemkab Tanah Datar memperbaiki secepatnya sejumlah sarana trasportasi warga yang terban dan ditimpa longsor diperbaiki,” tutur Amir. Hingga sore kemarin, masih terdapat sebanyak empat ruas jalan yang masih terputus ditimpa longsoran tebing,

termasuk ruas jalan menuju SD 28 Atar. Bila tidak diperbaiki secepatnya akan mengganggu kelancaran proses pembelajaran siswa SD setempat, karena ruas jalan itu merupakan satusatunya akses jalan menuju lokasi sekolah. Sementara pada wilayah

Jorong Taratak XII Nagari Atar, juga terdapat sebanyak 20 KK yang kini dalam keadaan terisolasi, karena sebuah jembatan menuju pemukiman warga sudah putus dihantam luapan air bercampur material cadas dan kayu yang dibawa longsor.(h/emz)


Haluan 16 November 2011