Page 1

Harian Umum MEDIA GROUP

I klan 0751 4488700 Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701

SABTU

16 MARET 2013 M / 4 JUMADIL AWAL 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN 145 TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Anas Dicecar Penyidik KPK

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olokolokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.

JAKARTA, HALUAN — Anas Urbaningrum diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri 2011. Hampir empat jam diperiksa, Anas mengaku dicecar banyak pertanyaan oleh penyidik. “Pertanyaan banyak. Saya memberikan keterangan di bawah sumpah dengan mengucapkan dua kalimat syahadat,” kata Anas sambil duduk di tangga masuk Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (15/3). Anas mengatakan dia tidak mengetahui kasus yang menyeret dua jenderal Polri itu, maka banyak pertanyaan penyidik yang selalu dijawab tidak tahu.

(QS Luqman Ayat 6)

05.10

12.30

15.34

18.34

19.42

KHAS

>> ANAS DICECAR hal 07 DIPANGGIL KPK — Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum saat memenuhi panggilan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (15/3). Anas dipanggil sebagai saksi terkait dugaan korupsi simulator SIM di Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. VIVA

Monyet pun Tahu Mana Manusia Egois SEBUAH penelitian menemukan sekelompok monyet menunjukkan perilaku memilih yang disangka hanya ada pada manusia. Primata tersebut menolak pemberian makanan dari manusia yang bersikap egois. “Kami menemukan monyet menerima makanan dalam frekuensi lebih sedikit dari manusia yang menolak menolong sesamanya. Evaluasi efek sosial negatif ini meyakinkan dalam setiap kondisi dan berkaitan erat dengan sikap manusia yang menolak membantu. Dengan demikian, sikap tolongmenolong yang melibatkan interaksi pihak ketiga bukan hanya milik manusia,” tulis hasil studi yang dimuat di Nature Communications. Seperti dilansir The Sideshow, Kamis (14/3), dalam penelitian itu, dua manusia mempraktikkan skenario di mana salah satunya menolak menolong temannya membuka toples kaca berisi mainan. Tujuh ekor monyet capuchin menonton interaksi tersebut. Mereka sebelumnya telah dilatih menerima makanan hanya dari satu orang dalam satu waktu. Saat dua aktor tersebut menyodorkan makanan, monyetmonyet itu cenderung memilih menerima makanan dari manusia yang menunjukkan perilaku kerja sama.

>> MONYET PUN hal 07

OPERASI TUMPAS BANDAR

10 Tersangka Narkoba Diciduk PADANG, HALUAN — Operasi Tumpas Bandar yang dimulai 1 hingga 14 Maret 2012 oleh Polresta Padang, menciduk 10 pengedar dan pemakai narkoba di wilayah Padang. Kini tersangka telah mendekam di sel tahanan dan tengah melengkapi berkas untuk dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kapolresta Padang Kombes Pol Moch Seno Putro mengatakan, atas perintah Kapolri jajaran Polresta Padang berhasil menangkap 10 tersangka yang terlibat jual beli narkoba di Padang. Para tersangka yang diamankan tersebut, dua tersangka telah menjadi target operasi petugas. “Selama 14 hari, jajaran Polresta Padang

>> 10 TER- hal 07

TEKAD PEMKAB SOLOK SELATAN

Meski Didemo, Tambang Liar Tetap Ditertibkan MESKI akan didemo oleh pendompeng, namun Pemkab Solok Selatan sudah bertekad untuk tetap melakukan razia untuk penertiban tambang emas ilegal.

SOLSEL, HALUAN — Sebanyak 150 orang pengusaha dompeng yang bergabung dalam kelompok Masyarakat Dompeng Anak Kemenakan Ninik Mamak Rantau 12 Koto

>> MESKI hal 07

HADAPI EVERTON TANPA AGUERO DAN KOMPANY

City Tak Bisa Lengah MANCHESTER, HALUAN — Sergio “Kun” Aguero dan Vincent Kompany bakal absen saat Manchester City melawan Everton di Goodison Park dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu nanti, 16 Maret 2013. Keduanya baru dapat bermain ketika The Citizens bertanding melawan Newcastle United. Manajer City, Roberto Mancini,

2013. Adapun Kompany, kata Mancini, tak masuk ke d a l a m skuad City untuk mel a w a n Everton.

>> CITY hal 07 mengungkapkan Aguero tak dapat bermain karena sedang menjalani proses pemulihan cedera lutut. “Aguero berada di Argentina, namun ia akan kembali pada Minggu nanti,” tuturnya kepada para wartawan, Jumat, 15 Maret

Azwir Dainy Tara sedang memimpin rapat persiapan kunjungan Kaukus Parlemen ke lokasi tambang ilegal di Solok Selatan. Juga terlihat Taslim (anggota DPR) dan Afrizal (DPD)

SURAT SUDAH DIKIRIM KE KAPOLRI

Kaukus Parlemen Optimis Kapolda Sumbar Dicopot JAKARTA, HALUAN — Anggota DPR RI dan DPD RI asal daerah pemilihan Sumbar yang tergabung dalam Kaukus Parlemen

Sumbar optimis Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo akan merespon surat mereka dan mencopot Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari

sebagai Kapolda Sumbar. “Kita optimis akan direspon Kapolri. Suratnya-

>> KAUKUS hal 07

SEKDAPROV PIMPIN TANGANI TAMBANG ILEGAL

Tim Provinsi ke Solsel 20 Maret HALUAN, PADANG — Rencana pembentukan tim terpadu untuk penyelesaian kisruh tambang emas ilegal di Solok Selatan, akhirnya terealisasi. Kemarin, dipimpin Sekretaris Daerah Pemprov Sumbar, Ali Asmar, pembentukan tim tersebut sudah mengarah pada pembentukan struktur tim terpadu. Targetnya, Rabu (20/

3) depan tim ini sudah turun ke lokasi tambang. “Ada tiga struktur yang kita bentuk dalam tim terpadu ini. Yaitu tim pengarah, sekretariat, dan satgas,” kata Ali Asmar kepada wartawan usai rapat tertutup pembentukan tim di kantor Gubernur, Jumat (15/3) kemarin. Dia menyebut, rapat meli-

batkan seluruh unsur dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov. “Persoalan tambang ini urgensi, perlu kita libatkan seluruh pihak,” katanya. Dalam struktur yang terdiri dari tim pengarah, sekretariat, dan satgas itu, memiliki fungsi dan tugas

>> TIM PROVINSI hal 07

51,494 % PEMILIH GOLPUT

Gatot Resmi Menang Pilgub Sumut MEDAN, HALUAN — Jumlah pemilih yang menggunakan haknya pada Pilgub Sumut berjumlah 5.001.430 orang. Angka ini hanya 48,506 % dari total 10.310.872 pemilih pada DPT Sumut.Di antara suara yang masuk, terdapat 139.963 suara tidak sah.

Suara sah pada Pilgub ini berjumlah 4.861.467 suara. Dari rekapitulasi penghitungan suara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut yang digelar di Hotel Grand Angkasa, Medan, Jumat (15/

>> GATOT RESMI hal 07

6 Kapal Pukat Harimau Ditangkap...................>> 02 Lahan Pertanian Kekeringan...........................>> 03 Izin Impor Bawang Putih Dibuka..................... >> 15 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA Pria Tua Tewas di Kursi Loket PEKANBARU, HALUAN — Belum sempat sampai di kediamanya di daerah Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Rokan Hulu, seusai pulang dari kampung halamannya di Purworejo, Chotim (69), menghembuskan nafas terakhirnya di loket bus SAN, di Jalan Garuda Sakti KM 1 Panam, Jumat (15/ 3) sekira pukul 06.00 WIB. Informasi yang dihimpun dari Ali Sahit (44), sopir bus SAN jurusan Purwokerto - Banyumas Jateng tersebut, sebelum meninggal, Chotim sempat berobat pada salah satu Puskesmas di Jalan Kayu Agung Palembang. Pada saat itu, bus yang ia kemudikan kebetulan tengah berhenti pada salah satu rumah makan untuk istirahat sejenak. Usai berobat, korban langsung masuk ke dalam bus untuk melanjutkan perjalanan menuju Pekanbaru. Jumat (15/3) sekitar pukul 04.00 WIB, bus sampai di loket SAN Pekanbaru. Korban pun turun. Karena mobil arah ke Rohul belum ada, korban beristirahat di kursi panjang loket, menunggu mobil ke arah Rohul datang. Sekitar pukul 06.00 WIB, kernet bus bernama Amin (35), membangunkan korban, untuk memberitahukan bahwa mobil menuju Rohul telah tiba. Namun setelah dicoba membangunkan, korban ternyata tidak bangunbangun. “Saya goyang-goyang badannya, tapi dia tidak bangun-bangun Bang,” ujarnya. Melihat hal tersebut, Amin langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek tersekat. Kapolsek Tampan, Kompol M Idris S Ag yang turun langsung ke tempat kejadian perkara kepada sejumlah wartawan, Jumat (15/ 3) mengatakan, korban yang ditemukan tewas di loket diduga sakit. Hal tersebut dibuktikan berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti obat-obat sakit yang ditemukan. Dijelaskan Kapolsek, usai mendapat laporan dari sopir dan kernet bus, pihaknya langsung turun ke TKP untuk melakukan olah tempat kejadian dibantu Tim Identifikasi Polresta Pekanbaru. Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian hanya bungkusan obat dari dokter dan tas pakaian korban. Selanjutnya,usai dilakukan olah TKP, jenazah langsung dibawa ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sambil menunggu kedatangan keluarga korban. (h/hr)

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

Gubernur Seharusnya Dukung Hak Angket PADANG, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat seharusnya mendukung digunakannya hak angket untuk menyelidiki kasus dana Bantuan Sosial Safari Dakwah PKS Wilayah Sumatera dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Sumatera Barat tahun 2013 sebesar Rp1,9 miliar “Gubernur harusnya berada di garda terdepan. Jangan takut terhadap hak angket. Ini juga

untuk menepis berbagai dugaan negatif yang berkembang. Namun yang terjadi sekarang, gubernur melakukan lobi-lobi politik untuk menggagalkan usulan tersebut. Saya termasuk salah satu orang yang dilobi,” kata anggota Komisi III DPRD Sumbar Nofrizon, Jumat (15/3). Hal ini menurut Nofrizon, sangat membuatnya kecewa. Karena, terlihat di sini gubernur

berusaha mencari pencitraan untuk memulihkan nama baiknya. Yaitu, dengan mendukung adanya panitia khusus (pansus) yang disampaikannya seusai rapat paripurna pengambilan keputusan usulan hak angket Rabu lalu. Tidak hanya hal ini, kegiatan pencitraan pun banyak dilakukan oleh gubernur. Misalnya, biaya penginapan hotel gubernur yang mencapai Rp8,7 juta semalam.

Menurutnya, jumlah yang tertuang di dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tersebut, hanya merupakan pedoman. Mestinya gubernur harus menyesuaikan dengan keadaan keuangan di daerahnya. “Gubernur harus mencontoh mantan Walikota Payakumbuh Muchtiar Muchtar Sutan Mangkuto Sati, yang menggembalikan sisa uang perjalanan dinasnya

kepada kas provinsi. Begitu juga dengan memanfaatkan gedung perwakilan yang ada di Jakarta seperti yang dilakukan kepala daerah di Provinsi Riau. Ini kan bisa menambah PAD,” jelasnya. Nofrizon juga menambahkan, sebaiknya gubernur menggunakan Hotel Balairung yang sudah ada di Jakarta dan tidak menggunakan hotel yang harganya hanya Rp8,7 juta per malam. (h/cw-eni)

6 Kapal Pukat Harimau Ditangkap PAINAN, HALUAN —Satuan Polisi Air dan Udara Polres Pesisir Selatan menangkap enam unit kapal dan 15 awak kapal yang diduga mengoperasikan pukat harimau (jaring trawl) pada Jumat (15/3).

PUKAT HARIMAU — Kapal yang diduga mengoperasikan pukat harimau (jaring trawl) diamankan polisi di pelabuhan Panasahan Painan, Pesisir Selatan, Jumat (15/3). HARIDMAN

Penangkapan kapal beserta awak kapal itu berlangsung di perairan Air Haji, Kecamatan Linggo Saribaganti sekitar pukul 16.00 WIB. Kapolres Pessel melalui Kasat Polisi Air dan Udara AKP Asril Chan menyebutkan, saat ini kapal beserta awaknya diamankan di Pelabuhan Panasahan Painan. “Mereka di duga melakukan penangkapan ikan dengan alat yang tidak sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku. Di kapal ditemukan peralatan tangkap yang diduga jaring trawl,” katanya. Disebutkannya, selanjutnya awak kapal tersebut akan diproses secara hukum. Polisi bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Pessel akan memproses awak kapal. “Terkait benar tidaknya alat tangkap tersebut jaring trawl DKP mendatangkan tenaga ahli. Jadi untuk itu, kapal dan awaknya diamankan dulu,” katanya. Penangkapan tersebut

merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat ke pemerintah dan polisi. Hasil tangkapan nelayan pukat tepi berkurang yang disebabkan beroperasinya pukat harimau. “Dari laporan itu nelayan Pessel resah akibat beroperasinya pukat harimau dan pukat cincin di perairan daerah tersebut. Menurut keterangan nelayan banyak pukat harimau beroperasi,” katanya. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Pessel Edwil Noer menyebutkan, pihaknya memang sering menerima laporan bahwa pukat harimau beroperasi di Pesisir Selatan. “Bahkan menurutnya, DKP Pesisir Selatan selalu melakukan patroli di seluruh perairan Pesisir Selatan. “Namun kami memiliki personil dan peralatan terbatas, sehingga sulit melakukan pengejaran dan penangkapan pelaku illegal fishing di daerah tersebut,” kata Edwil.(h/har)

AKSES JALAN NASIONAL SEMPAT TERPUTUS

Banjir Bandang Rendam Ratusan Rumah di Singingi TALUK KUANTAN, HALUAN — Banjir bandang di Kecamatan Singingi yang terjadi, Kamis (14/3) malam kemaren yang disebabkan meluapnya air Sungai Lembu akibat derasnya curah hujan, merendam

sekitar 120 rumah di dua desa di kecamatan tersebut. Keduanya yaitu Kelurahan Muara Lembu dan Desa Kebun Lado. Tidak hanya merendam rumah warga, akibat banjir yang berlangsung lebih kurang tiga jam ini yaitu sekitar pukul 04.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB pagi juga membuat akses jalan lintas Taluk Kuantan-Pekanbaru yang merupakan jalan nasional sempat terputus dan mengakibatkan antrean kendaraan yang cukup panjang. Salah seorang warga Muara Lembu yang rumahnya ikut terendam, Fitri, menyebutkan bahwa kejadian tersebut baru pertama kali terjadi. Menu-

rutnya, puncak banjir bandang ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB subuh. Seketika rumahnya yang berada di dekat sungai Lembu langsung kemasukan air setinggi lebih kurang 2 meter. Akibatnya Ia tidak sempat menyelamatkan barang-barang miliknya. Sementara itu Camat Singingi , Zulkaneri, S. Sos menyebutkan bahwa dari pemantauan di lapangan dan data yang masuk, menurutnya ada dua desa yang terendam akibat banjir bandang tersebut, yakni desa Kebun Lado dan Kelurahan Muara Lembu.”Di desa Kebun Lado ada 55 buah rumah yang terendam banjir. Sedangkan di Kelurahan Muara Lembu ada 65 buah rumah. Kita juga langsung memberikan bantuan kepada warga termasuk dari pihak Dinas Sosial yang juga sudah turun ke lapangan,” ungkapnya. Hujan deras juga mengakibatkan ambruknya salah satu ruas jalan yang sedang dalam pengerjaan gorong-gorong

yang ada di Desa Logas tepatnya di samping pabrik karet. Di ruas jalan ini kendaraan sama sekali tidak bisa melintas sehingga harus melintas di jalan alternatif yang merupakan jalan tanah di samping pabrik. Namun jalan alternatif ini tidak bisa dilewati mobil berat karena kondisinya juga sudah rusak parah. Hal ini mengakibatkan terjadinya kemacetan yang cukup panjang. Terpisah, Kasatlantas Polres Kuansing, AKP Fauzan Domo yang dikonfirmasi, Jumat (15/3) sore menyebutkan hingga pukul 17.00 WIB antrean kendaraan terutama di samping pabrik karet Desa Logas tersebut masih mengular hingga mencapai 10 kilometer. Kepala Dinas BMSDA Kuansing, Azwan mengaku sudah melakukan pendataan dan juga telah membuat laporan ke pihak P2JN (Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional) di Pekanbaru. (h/hr)

Pemimpin Paruh Waktu PEMIMPIN paruh waktu, siapa yang tak tahu? Mereka selalu berdebat. Katanya untuk masyarakat. Katanya, untuk sesuatu yang dapat membuat rakyat berubah. Tentu saja berubah menjadi lebih baik. Apakah memang demikian adanya? Semuanya bisa dilihat secara kasatmata. Dan tentu saja penilaiannya terserah kepada semua pembaca. Saat ini, pemimpin paruh waktu itu cukup banyak. Mereka ada di mana-mana. Mereka juga selalu berbicara dan berbicara atas nama masyarakat atau atas nama rakyat. Karena mereka ini memang lebih banyak yang berkecimpung dalam dunia politik, maka jangan heran kalau keberadaan mereka itu sebagian besar ada di lembaga terhormat legislatif, apakah itu DPR RI, DPRD provinsi, maupun DPRD kabupaten/kota. Kenapa paruh waktu? Jawabannya memang masih perlu perdebatan. Karena, jika diartikan secara harfiah, memang dapat diartikan sebagai pekerjaan yang dilakukan setengah waktu. Misalnya, seseorang yang bekerja paruh waktu di sebuh pusat perbelanjaan, dan selain itu yang bersangkutan juga mengajar di salah satu institusi pendidikan. Tapi kalau yang paruh waktu itu pemimpin, bagaimana ya? Apakah hati pemimpin itu mendua? Apakah kemudian pikiran dan perhatiannya juga jadi terbelah? Atau memang seperti pekerjaan yang lain. Saat di hadapan masyarakat mengaku seorang pemimpin yang

berpihak, selepas bertemu kembali ke asal. Atau setengah hari menjadi pemimpin, atau bahkan hanya satu jam, selebihnya kembali melakukan pekerjaan yang tujuannya justru hanya untuk kepentingan pribadi. Jika itu terjadi, maka jangan heran, jika ada pemimpin di daerah ini, yang melakukan berbagai tindakan-tindakan aneh. Jika bersingungan dengan kepentingan pribadi, kepentingan rakyat jadi hilang. Biasanya yang bersangkutan akan lebih suka memilih diam dan selalu mengatakan no comment ketika ditanya para insan pers. Tak ada sikap, karena khawatir pekerjaan paruh waktu lainnya, terganggu oleh pekerjaannya sebagai pemimpin. Lalu, pilih yang mana, jadi pemimpin untuk rakyat, atau pilih berpihak pada pekerjaan lainnya itu tadi? Atau lakoni saja keduanya dan menjadi pemimpin yang paruh waktu. Jika memang demikian pilihannya, jangan harap keikhlasan memimpin dari pemimpin seperti itu. Ia akan hanya menjadi beban dan masalah bagi negeri ini. Walaupun ia sering mengeluarkan perkataan atas nama rakyat, demi kesejahteraan rakyat, demi peningkatan ekonomi rakyat, dan sejumlah demi, demi lainnya, yang pasti baginya, hanya demi diri dia sendiri, dan hal itu justru di atas kepentingan rakyat. Atau dalam hal ini bisa disebut baginya kepentingan rakyat hanya turunan dari kepentingan pribadi. Namun, ada pula yang menga-

Oleh: RUDI ANTONO takan, kalau kepentingan atau usaha pribadi yang tertumpang itu adalah hal yang biasa. Alasan lainnya, kan bukan yang bersangkutan yang turun secara langsung. Perusahaan sudah diserahkan kepada pihak lain, apakah anak, istri atau anggota keluarga lainnya. Termasuk menyerahkannya kepada seseorang yang telah diangkat sebagai orang kepercayaannya. Hal seperti itu tentu boleh-boleh saja, sepanjang kegiatan perusahaannnya atau kegiatan usahanya tidak bersinggungan dengan anggaran pemerintah. Kalau bersinggungan dengan APBN, APBD, dan ada pandangan seperti itu, ketahuilah, itu yang membuat negeri ini rusak. Tapi jangan pulalah katakan politik itu kotor, penuh kemunafikan, dan sebagainya. Cukup label seperti itu dialamatkan pada seseorang yang memang melakukan hal-halk kotor dalam berpolitik. Kita yakin, tidak semua orang yang berkiprah dibidang politik punya perilaku seperti itu. Karena itu, jadilah pemimpin seutuhnya, tanpa ada embel-embel lain yang mengikuti ketika menjadi pemimpin. ***

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Irvand


SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

3

CURAH HUJAN RENDAH, IRIGASI TAK LANCAR

Lahan Pertanian Dilanda Kekeringan LINGKAR

PAINAN, HALUAN— Sejumlah lahan pertanian di Pesisir Selatan mulai mengalami kekeringan. Kekeringan selain diakibatkan oleh rendahnya curah hujan, juga disebabkan belum lancarnya saluran irigasi.

Berkas Ngengeng Masih Dilengkapi PADANG, HALUAN— Penyidik Direktorat Reskrim Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar dan Reskrim Polresta Padang masih melengkapi berkas Defi Afrizal alias Ngengeng (29), kasus perampokan di Bandar Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang beberapa hari yang lalu. “Hingga sekarang penyidik masih melengkapi berkas Ngengeng ini. Mudahmudahan dalam waktu dekat akan diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),” kata Pjs Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Mainar Sugianto, kemarin (15/3). Dikatakannya, dalam hal ini berkas ngengeng memang tersendiri, karena rekannya yang berenam sudah terlebih dahulu dilimpahkan ke jaksa dan sekarang mungkin sudah menjalani siding di pengadilan. Maka dari itu, kata Mainar, penyidik terus melengkapi berkasnya agar secepatnya dikirim ke jaksa dan bisa secepatnya disidangkan. “Kasus ini penyidik mengenakan tersangka dalam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” ujarnya. Dilanjutkan Mainar, tersangka ini sudah dua kali masuk Lembaga Permasyarakatan (LP) dalam kasus pencurian motor pada tahun 2006 dan 2008, dan ini yang ketiga kalinya dia melakukan aksi kejahatan. Sebelumnya, lima bulan lebih melarikan diri, akhirnya Defi Afrizal alias Ngengeng dicokok Tim Resmob Polda Sumbar dikawasan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (12/3) sekitar pukul 02.00 WIB. Pihak kepolisian yang sudah lama mengeluarkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) kepada tersangka dalam kasus perampokan di kawasan Bandar Olo, Kecamatan Padang Barat, Padang, Senin (1/ 10) lalu telah mendekam di sel tahanan Mapolresta Padang dan tengah diperiksa secara itensif oleh penyidik kepolisian. Tersangka ini diciduk saat sedang berjalan di lokasi kejadian. Dalam penangkapan tersebut petugas tidak mendapatkan peralawanan oleh tersangka dan tersangka langsung digelandang ke Mapolresta Padang. Dari keterangan tersangka menyebutkan, setelah satu hari kejadian perampokan itu dia langsung meninggalkan Kota Padang untuk melarikan diri dari pengejaran polisi. Sebab, dia telah mengetahui bahwa beberapa petugas polisi tengah memburunya, sehingga kabur ke daerah Bukittinggi ke tempat salah satu keluarganya untuk menghilangkan jejak. Seperti berita sebelumnya, kawanan rampok yang dikenal dengan kelompok Sumatera ini, semula mereka tidak mengaku pada polisi bahwa merekalah yang melakukan perampokan, di kawasan Bandar Olo, Kecamatan Padang Barat Senin (1/10) lalu. Namun setelah polisi mempertemukan empat orang tersangka tersebut dengan dua orang tersangka Riki, warga Ulu Gadut, Kecamatan Pauh, dan tersangka Budi warga Kampuang Pariuk, Kecamatan Pauh yang diringkus jajaran Mapolresta Padang, empat orang tersangka yang dikirim oleh jajaran Mapolsek Agam ini, akhirnya mengaku bahwa mereka yang melakukan perampokan di kawasan Bandar Olo tersebut. Kawanan perampokan di Toko Emas di daerah Mandailing Natal (Madina) Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Senin (8/10) lalu yang berhasil diringkus jajaran Polres Agam bersama Polsek Ampek Nagari, dan Polres Pasaman Barat, malam itu juga yakni Jamaluddin (50), warga Bangka Barat, Bangka Belitung, Trimo alias Mo (59), Bangka Belitung dan Rasyid, (39), warga Purwodadi, Jawa Tengah (Jateng). Sementara satu pelaku dari Cupak, Solok, Sumbar yakni Masni (50). (h/nas)

Pantauan Haluan Jumat (15/3), kekeringan lahan terlihat di sekitar Kapuh, Kecamatan Koto Sebelas Tarusan, kawasan Inderapura Pancuang Soal dan sebagian di Kecamatan Lengayang dan Sutera. Meski belum menimbulkan kerusakan bagi tanaman di kawasan yang dilanda kekeringan itu, kekeringan telah menyebabkan lahan pertanian retak dan rengkah. Pada kawasan tersebut, tanaman padi telah berumur sekitar dua bulan. Imam (45) petani di Kambang menyebutkan, lahan pertanian padinya di Kampuang Talang TS telah mengalami kekeringan semenjak satu bulan belakangan. Saat terjadi kekeringan, tanaman padinya sedang membutuhkan air. “Untuk saja beberapa kali tanaman padi saya disiram hujan dan masih selamat dari kematian. Saat ini mungkin padi saya tidak membutuhkan air terlalu banyak karena tanaman sudah besar, tapi meskipun demikian jika padi ini berbuah hasilnya tidak akan maksimal,” katanya. Disebutkannya, kekeringan lahan terjadi akibat tidak adanya pasokan air dari irigasi Tampuniak. Ia mengaku, air hanya mengalir ketika saat

Sertifikat Lewat Prona Cegah Sogokan

RETAK— Imam (45) petani di Kambang di lahannya yang sudah kering dan mengalami retak sedang memeriksa tanaman padinya.

288 Ponpes Tampung Anak Putus Sekolah PADANG, HALUAN— Pondok pesantren (ponpes) ternyata bisa menampung anak putus sekolah, untuk mendapatkan ijazahnya kembali. Hal ini dilkaukan di beberapa ponpes yang berada di kabupaten di Sumbar. Demikian dikatakan Kasi Ponpes Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumbar Amrizal, Jumat (15/3). Menurutnya, ini merupakan salah satu program yang harus dilakukan.

Bagi pelajar yang putus sekolah ini, disediakan tutor untuk membantu mereka belajar mata pelajaran yang di UN-kan. Setelah itu, mereka akan mengikuti ujian kesetaraan untuk paket A, B, dan C. “Hal ini menurutnya cukup membantu, mengingat cukup banyaknya anak di daerah yang putus sekolah. Program ini sama dengan PKBM yang dimiliki masyarakat. dananya dari pemerintah” katanya.

Di Sumbar sendiri, ponpes didominasi di Kabupaten Tanah Datar sebanyak 33 ponpes. Disusul, Padang Pariaman sebanyak 32 ponpes. Secara keseluruhan, ada 288 ponpes yang ada di Sumbar siap menerima anak putus sekkolah. Amrizal juga mengatakan, secara nasional juga ada pendidikan bagi anak jalanan, yang disediakan di ponpes. Namun hal ini belum dimiliki Sumbar. (h/cw-eni)

PKPU Siap Salurkan Dana CSR PADANG, HALUAN— PKPU Sumbar telah berhasil menghimpun dan menyalurkan dana CSR berbagai perusahaan, termasuk menghimpun dana dari masyarakat. Tercatat, selama tahun 2012 sudah Rp7 miliar dana yang dihimpun dan disalurkan. Saat ini, PKPU Sumbar punya kantor cabang di bukittinggi, dan pembantu anak cabang di Pariaman, Payakumbuh, Solok dan Dhamasraya. PKPU Sumbar juga siap membantu perusahaan atau korporasi, yang ingin menyalurkan dana CSR ke masyarakat. Pengorganisasian program sosial perusahaan atau CSR (Corporate Social Responsibility). Kata Desi Amelia, Front Office, Divisi Penghimpunan PKPU Sumbar. di PKPU kelebihannya adalah, penyaluran donasi berbasis pembinaan. Sehingga hasilnya lebih

optimal dan terprogram dengan target sasaran yang lebih jelas. Dengan begitu, CSR bukan sekedar memberikan dana atau materi kepada masyarakat yang kurang mampu. Namun lebih menjadi program berkelanjutan dan terukur, dalam upaya ikut berpartisipasi melakukan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, Elfiyon Julinit, Partnership ZIS-CSR Center yang merupakan Humas PKPU Sumbar menyatakan, dengan menggandeng PKPU, penyaluran CSR dapat berkelanjutan, dan terukur dalam upaya ikut berpartisipasi melakukan pemberdayaan masyarakat binaan dari sisi ekonomi . Pada tahun 2013 ini, juga telah diberikan beasiswa pedulli generasi sebesar Rp.100 ribu per bulan, untuk siswa SD sebanyak 20 orang,

pengelohan tanah hingga musim penanaman, setelah itu air tidak masuk lagi. Di kawasan Muara Sakai, Indrapura, ratusan hektar lahan mulai tampak kering akibat irigasi belum dapat menjangkau semua lahan. Disini masih banyak lahan yang masih mengandalkan air hujan atau sawah tadah hujan. Kadis Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan dan Perkebunan Afrizon Nazar menyebutkan, sejumlah irigasi saat ini memang dalam tahap perbaikan, misalnya di Tampuniak Lengayang, Ampalu Kecamatan Sutera dan Irigasi Koto Salapan Balai Selasa. “Oleh sebab itu penyaluran air harus disesuaikan dengan kebutuhan petani dan pelaksanaan proyek. Air tidak senantiasa dapat terdistribusi, oleh karena itu warga diminta maklum,” katanya. Dia juga mengakui, masih banyak lahan di Pesisir Selatan yang belum terairi dengan irigasi. Oleh sebab itu lahan yang belum terairi tersebut disarankan untuk menanam tanaman hortikultura lainnya, jangan terpaku pada tanaman padi saja. “Misalnya kedelai, jagung, cabai dan lain lain,” katanya mengakhiri. (h/har)

Rp150.000/bulan untuk siswa SMP dan SMA sebanyak 50 siswa, dan Rp200.000/bulan untuk mahasiswa di perguruan tinggi sebanyak 30 mahasiswa. Tentunya dengan syarat kurang mampu dan berprestasi. Mereka dibina sekali seminggu untuk mendapatkan motivasi yang berasal dari dana CSR. Selain itu, PKPU menyalurkan dana untuk korban bencana, warga miskin yang sakit untul berobat, serta pelatihan bagi kelompok usaha mandiri. Saat ini PKPU telah menjalin kerjasama dengan CSR Pertamina BIM di Ketaping, PT Pelindo di Teluk Bayur dan Sharp Elektronik. Karena melalui PKPU, kaum dhuafa akan mendapat pembinaan untuk bangkit. “Seperti kata pepatah, jangan berikan ikannya, tapi berikan pancingnya,” tutup Elfiyon. (h/cw-lex)

SOLOK,HALUAN—Warga Kota Solok tak perlu mengeluarkan uang pelicin sepersenpun dalam pembuatan sertifikat tanah. Sebab, melalui Progran Nasianal Agraria (Prona), semua biaya yang ditimbulkan sudah dijamin oleh megara. Program itu diperuntukan bagi masyarakat miskin yang berpenghasilkan di bawah upah minimum propinsi (UMP). Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Solok,Dyedi Kurniawan di Solok,Jumat (15/3). “Program Nasional Agraria (Prona) ini benar benar gratis dan petugas dilarang keras menerima uang dari masyarakat, dengan alasan apapun. Untuk itu, kita juga meminta masyarakat bersabar dalam mengurus sertifikat.Jangan karena ingin cepat selaesai, lalu mencoba menyogok petugas dengan alasan uang pergaulan atau uang makan siang.” ujar Dyedi Kurniawan. Dikatakan Dyedi, tahun ini Kota Solok mendapat jatah prona untuk 50 sertifikat, sama dengan jatah tahun lalu. Prona ini diperuntukkan bagi masyarakat miskin yang berpenghasilan di bawah upah minimum propinsi. Dalam waktu dekat, kata Dyedi, pihak BPN akan mensosialisasikan program nasional agraria ini kepada masyarakat, dengan tujuan agar masyarakat tak terpancing untuk menyogok petugas. Sekaligus memperbaiki mental petugas yang sering melakukan pungutan liar. Dijelaskan, Prona bertujuan membantu masyarakat ekonomi lemah, mendapatkan kepastian hukum atas hak tanah, agar tanah masyarakat memilik sertifikat tanah atau kepastian hukum atas tanahnya. Di Sumatra Barat,kata Dyedi, agak sulit membuat sertifikat, karena umumnya tanah milik komunal (kaum). Sementara itu persyaratan pembuatan sertifikat tanah mengharuskan adanya ranji keturunan dan persetujuan kaum dari anggota kaum yang terdapat dalam ranji yang masih hidup dan cakap hukum. “Nah, karena masyarakat Kota Solok banyak berada di perantauan, maka akan sulit sekali untuk mendapatkan persetujuan kaum. Padahal surat persetujuan kaum ini merupakan syarat utama dalam mensertifikatkan tanah milik komunal.(h/cw-eri)

Lurah Ampalu Gagas Lumbung Pangan Nagari PADANG, HALUAN— Masyarakat Nagari Lurah Ampalu Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman, bertekad mengembangkan lumbung pangan nagari. Lumbung ini berfungsi untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat ketika terjadi bencana atau ancaman kerawanan pangan. Wali Korong Koto Tabang Nagari Lurah Ampalu, Yazirman menegaskan pihaknya telah mengkomunikasikan gagasan ini dengan Pemerintah Nagari. “kami sudah mendiskusikan hal ini sejak Januari lalu,” katanya di sela kegiatan hari temu lapangan petani di nagarinya, belum lama ini. Menurutnya, gagasan ini akan terus berkembang sebagai bagian dari komitmen bersama antara pemerintah nagari dengan masyarakat. “Kami biasa memanfaatkan

gotong royong bulanan untuk mengembangkan gagasan ini lebih luas. Setiap bulan, gotong royong dilakukan untuk membersihkan sarana umum. Kenapa tidak kekuatan yang sudah ada ini dikembangkan lebih jauh untuk mendukung ketangguhan masyarakat,” ungkapnya. “Lebih dari 6 ribu jiwa akan terancam bila ada bencana disini,” imbuhnya. Sementara Area Manejer FIELD-Bumi Ceria, Madonna mengungkapkan gagasan ini muncul seiring dengan pelaksanaan sekolah lapangan bagi petani. Para petani berlatih tentang teknik pengurangan risiko bencana melalui penilaian kerentanan dan kaasitas partisipatif pada 2011. Penilaian ini menghasilkan peta kerentanan nagari yang terdiri dari kerentanan terhadap banjir, longsor

dan kesehatan. “Kalau sudah banjir atau longsor akan banyak sawah yang tertimbun material, rumah dan bangunan umum, irigasi, kolam dan ternak yang tersapu air. Belum lagi kelompok rentan seperti lansia, wanita hamil, anak-anak dan kaum disabel yang akan menjadi korban,” papar Donna. Pertanian adalah tantangan utama Nagari Lurah Amalu sehingga inisiatif lumbung pangan nagari ini muncul. Berawal dari serangkaian sekolah lapangan pembibitan tanaman multi guna dan lumbung pangan hidup pada 2011 hingga 2012, kelompok sekolah lapangan berencana mengembangkan lumbung pangan untuk nagari. “Dari sini, mereka mulai membibitkan berbagai macam tanaman, baik yang berfungsi sebagai bahan

konsumsi atau pangan, obat-obatan hingga kayu-kayuan,” kata Donna. Selanjutnya gagasa lumbung pangan nagari berkembang secara baik. PKK dan kelompok pemuda melakukan pemetaan sekaligus mengelola sistem lumbung. Tanah kas korong serta lahan terlantar lainnya dapat digunakan sebagai areal bertanam. Untuk tanah miring, maka akan dilakukan penanaman dengan pola konservasi tanah yang baik. Pada undakan teras ditanam rumbut vetiver (akar wangi) yang akarnya dapat menjangkau kedalam 2 meter. Di tengah teras ditanami dengan berbagai macam sayuran, tanaman obat serta tanaman pangan lainnya. “Kami masih menyiapkan sistem yang baik untuk distribusi keuntungan. Bisa saja hasil penanaman dinikmati

Tim FIELD-Bumi Ceria bersama Wali Nagari mendiskusikan pentingnya konservasi benih lokal sebagai bahan dasar lumbung pangan hidup. sebagai tambahan bahan pangan bagi pengelola dan masyarakat korong, tapi bisa juga dijual. Uangnya dapat dikelola untuk kepentingan sosial. Yang penting,

gagasan ini suda ada. Seterusnya, bagaimana masyarakat dan pemerintah Nagari dapat menajamkan inisiatif ini,” tandas Donna. (h/h/ dn/*)

>> Editor: Rudi Antono

>> Penata Halaman: Jefli


4 SUMBAR

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

Solsel Dambakan Angkutan Kota LINGKAR

SOLSEL, HALUAN — Kabupaten Solok Selatan sudah seharusnya memiliki investor angkutan kota, guna melayani jasa transfortasi di daerah itu.

Rumah Nuriati Dimasuki Maling PADANG, HALUAN — Rumah milik seorang Ibu Rumah Tangga bernama Nuriati (44), di Jalan Jhoni Anwar, Gang Senggol, Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang dimasuki maling, Jumat (15/3) sekitar pukul 05.30 WIB. Akibat kejadian ini, barang berharga miliknya berupa tiga unit handphone merk Nokia dan Cross, serta satu unit l aptop merk Acer warna abu-abu raib dibawa kabur. Sehingga korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Korban kepada petugas SPKT Polresta Padang menyebutkan, sebelum kejadian tersebut, dia meninggalkan rumah sebentar untuk keperluan sesuatu. Tidak berapa menit kemudian, dia kembali ke rumah dan tidak ada firasat rumahnya ini dimasuki maling. “Saat saya masuk ke dalam rumah dan tiba di dalam kamar, ternyata sudah berantakan,” kata Nurianti saat memberikan keterangan kepada petugas. Saat dilakukan pengecekan, ternyata barang berharga yang disimpan di dalam kamar sudah tidak ada lagi. Kemudian dia berusaha mencari di sekitar lokasi kejadian, tapi tidak mengetahui siapa pelaku yang masuk ke dalam rumahnya. “Saya menduga pelaku ini masuk ke dalam rumah dengan cara lewat jendela. Sebab, kaca jendela di bagian belakang sudah dalam keadaan pecah,” ujarnya. Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Masriwan mengungkapkan, pihaknya telah mendapatkan laporan tersebut dan korban pun sudah membuat laporannya. Kini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. “Kami telah menyerahkan laporan tersebut ke bagian Unit Reskrim Polresta Padang untuk ditindaklanjutinya,” ungkapnya. (h/nas)

TUMPUKAN SAMPAH — Kurangnya kesadaran masyarakat terhadap penanggulangan sampah terlihat masih jauh dari yang diharapkan, seperti tumpukan sampah di Jalan Baypass, Kota Padang. Kamis (14/3). AMIR

Mbak Qomari, Aktivis Muhammadiyah Meninggal DHARMASRAYA, HALUAN — Kabupaten Dharmasraya kembali kehilangan putra terbaiknya. Muhammad Qomari, yang kerap dipanggil Mbah Qomari, Rabu (13/3) sekitar pukul 20.30 WIB, menghembuskan napas terakhir di UGD Puskesmas Sitiung dalam usia 86 tahun. Semasa hidup, Mbah Qomari yang merupakan aktivis organisasi Muhammadiyah tersebut, adalah seorang pengembang Islam semenjak

dibukanya daerah transmigrasi Sitiung di Kabupaten Dharmasraya tahun 1978 silam. Bupati Dharmasraya H. Adi Gunawan yang hadir melayat di rumah duka di Jorong Koto Agung Kanan, Kecamatan Sitiung, menyatakan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. “Semasa hidup, Mbah Qomari kita kenal sebagai seorang pendakwah yang telah mendedikasikan dirinya bagi syiar Islam di daerah kita ini. Karena itu,

Kabupaten Dharmasraya sangat kehilangan tokoh teladan dan panutan yang selama ini hidup dalam kesahajaannya,” kata beliau. Menurut Adi Gunawan, jerih payah Mbah Qomari dalam mengembangkan Agama Islam di kawasan transmigrasi Sitiung sejak tiga dekade silam telah banyak menunjukkan hasilnya. “Buktinya, geliat dakwah di daerah Sitiung dan sekitarnya ini, seperti makin maraknya mas-

jid, ramainya aktivitas pengajian dan sebagainya, tak lepas dari jerih payah almarhum sebagai pendakwah sejak dulu,” imbuhnya. Selain Bupati Dharmasraya, sejumlah tokoh agama dan pemerintahan datang untuk memberikan penghormatan terakhir pada almarhum. Buya H. Erman Anthoni yang memimpin prosesi takziah menghimbau seluruh tokoh Agama Islam di daerah tersebut untuk tetap mene-

Lahan Kritis Ditanam Pohon SOLOK, HALUAN — Jajaran Bhayangkari Polres Solok tanam sekitar 4.000 bibit pohon di sejumlah lahan keritis

KETUA Bhayangkari Ny Amelia Bambang Ponco dan Kapolres AKBP Baman Ponco menanam bibit pohon di lahan kritis di tepi jalan lintas Solok-Padang Kecamatan Gunung Talang. RISWAN JAYA

di wilayah Gunung Talang sekitarnya. Aksi tanam pohon tersebut mendapat apresiasi dari jajaran Dinas Kehutanan

dan Perkebunan Kabupaten Solok Rusdi Rustam. Ia menyebutkan, aksi penanaman pohon itu sangat mendukung pelestarian lingkungan. Sementara Ketua Bhayangkari Polres Solok Amelia Bambang Ponco mengatakan, lokasi penanaman bibit pohon memang dipilih areal lahan keritis, dalam rangka penghijauan kembali. Amelia mengharapkan, kelak bibit-bibit pohon yang di tanam di lahan keritis itu, bisa tumbuh subur, dan menjadi pohon pelindung di kawasan sekitar. Kegiatan itu dilaksanakan bekerjasama dengan seluruh jajaran anggota Polres Solok dan polsek-polsek di Solok. Sementara itu, tokoh masyarakat Gunung Talang Basri Joni mengatakan, gerakan penanaman pohon yang dilaksanakan oleh Ketua Bhayangkari Ny Amelia Bamang Ponco yang didukung oleh Kapolres AKBP Bambang Ponco beserta jajaranya, patut diapresiasi dan diberi acungan jempol. “ Karena gerakan aksi sosial penanaman pohon tersebut, bisa merubah lahan keritis jadi daerah rindang dengan pepohonan dan bisa mencegah terjadinya erosi atau bahaya tanah longsor,” tuturnya. (h/ris)

ruskan upaya almarhum dalam mengembangkan dakwah Islam di Kabupaten Dharmasraya. Sementara itu, tokoh masyarakat Sitiung, Sadiman mengatakan keteladanan yang selama ini ditunjukkan almarhum kepada warga Sitiung, hendaknya dapat diteruskan. “Antara lain, keihklasan, kesabaran, dan kesederhanaannya sebagai pendakwah, selayaknya dapat kita teruskan,” paparnya. Mbah Qomari yang meninggalkan 10 anak, 32 cucu dan 17 cicit tersebut, menghadap Sang Khaliq akibat tak kuasa menahan penyakit stroke yang telah lama dideritanya. Selamat jalan Mbah. (h/mdi)

Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Harri Fidrian, Jumat (15/3) di Padang Aro mengatakan, sudah seharusnya kabupaten berlapis emas ini, memiliki angkutan kota (angkot) untuk melayani jasa transfortasi, terutama di pusat kabupaten, di Padang Aro. “Angkot untuk Solsel ini memang sudah diperlukan, apalagi untuk Padang Aro. Sebagai pusat kabupaten, di Padang Aro terdapat pusat perkantoran, masyarakat berdatangan dari ujung daerah Solsel untuk mengurus administrasi di daerah ini,” ujar Harri Fidrian. Selain itu, sudah barang tentu angkot bisa dimanfaatkan oleh masyarakat yang bermukim jauh dari pasar pusat di Padang Aro. “Masih banyak rute jalan yang tidak dilalui oleh kendaraan umum, kini masyarakatnya memanfaatkan jasa ojek dan kendaraan pribadi,” terangnya. Angkot juga sangat membantu para pelajar untuk berangkat sekolah. “Pokoknya keberadaan angkot ini sangat penting dan membantu kelancaran arus transfortasi dan mobilitas,” katanya. Angkutan kota adalah sebuah moda transportasi perkotaan/kabupaten yang merujuk kepada kendaraan umum, dengan rute yang sudah ditentukan dan adanya investor angkot. “Inilah yang menjadi kendala bagi Pemerintah Solok Selatan, jika ada investor yang mau menginvestasikan modalnya di sektor transfortasi pengadaan angkot, belum tentu bisa membantu masyarakat. Alasannya, perlu ada kajian atau penelitian mengenai kebutuhan angkot di daerah ini,” papar Kadis Perhubungan Solsel. Dalam Tatanan Transfortasi Lokal (Tetralok) Kabupaten Solok Selatan, sudah jelas analisis persoalan transportasi di daerah. Mulai dari rute, jaringan dan analisis

dampak lalu lintas. Kita sudah merancang melalui sebuah penelitian mengenai kebutuhan dan keberadaan angkot di Solsel. Untuk investornya, bisa saja pemda solsel melalui perusahaan daerah yang akan mengelolahnya,” ucap Harri. Untuk saat ini, yang baru menggunakan jasa angkot ini baru Kecamatan Sungai Pagu. Dari Sungai Pagu ini, ada tujuan ke Padang Aro, Pauh Duo, Koto Parik Gadang Diateh, dan Surian. Akan tetapi, jumlahnya tidak banyak. Hanya hitungan jari dan kondisi umumnya angkot tersebut sudah tua. “Ironis juga kalau Padang Aro tidak ada angkot, sedangkan Padang Aro ibukota Kabupaten Solsel, sementara di Sungai Pagu memiliki angkot,” tuturnya. Walaupun demikian, untuk memenuhi kebutuhan transfortasi umum di pusat kabupaten itu, sudah ada Damri Perintis yang menghubungkan Padang Aro dengan Teluk Air Putih (dekat perbatasan Solsel-Kerinci). “Kalau menghubungkan Padang Aro dengan Abai Kecamatan Sangir Batang Hari atau Padang Aro ke Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Janggo, kita sudah mengajukan permohonan ke DAMRI, untuk membantu memenuhi layanan transfortasi,” pungkasnya. Sedangkan untuk menghubungkan Padang Aro dengan nagari-nagari yang ada di Kecamatan Sangir, bisa menggunakan jasa ojek, yang selalu stanby di simpang tiga Padang Aro. Menurut Harri Fidrian, untuk menghidupkan usaha angkot di pusat kabupaten solsel di padang aro, maka harus dibenahi banyak infrastruktur dan adanya dorongan peraturan dari pemda setempat. Ia mencontohkan, adanya terminal yang layak juga merupakan salah satu lancarnya angkot beroperasi, dan lengkapnya pasar pusat di Padang Aro akan kebutuhan sehari-hari, maka masyarakat lebih memilih belanja tiap hari ketimbang belanja untuk satu bulan. “Menciptakan dua kondisi yang saya contohkan tadi, maka melibatkan banyak leading sektor, sudahkah siap leading sektor untuk saling berkoordinasi membangun wajah pusat Kabupaten Solok Selatan,” ungkapnya. (h/col).

Motor Rainisima Dilarikan OTK PADANG, HALUAN — Satu unit sepeda motor merk Yamaha Mio yang dikendarai oleh Edo Yunior (16) dibawa lari oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Seberang Padang Dalam, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Kamis (14/3) sekitar pukul 18.00 WIB. Merasa tidak terima kendaraan roda dua tersebut dibawa kabur, pemilik motor bernama Rainisima (37) melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Padang, Jumat (15/3), dengan harapan pelaku dapat tertangkap. Menurut Rainisima saat memberikan keterangan ke petugas SPKT Polresta Padang, motor miliknya dipinjam oleh keponakannya Edo. Kemudian sekitar pukul 18.00 WIB, Edo mengendarai motor dengan nomor BA 5854 SZ itu dan melintasi Jalan Seberang Padang. Ternyata di sana salah seorang pria meminta tolong kepada keponakannya, un-

tuk mengantarnya ke suatu tempat. Namun setiba di lokasi kejadian, pelaku ini meminta Edo agar turun dari kendaraannya. “Keponakan saya menurut saja apa perkataan pelaku tersebut dan ternyata motor dibawa lari olehnya, sementara Edo ditinggalkan begitu saja di lokasi kejadian,” kata korban warga Jalan Koto Baru I, Kecamatan Lubuk Begalung, Padang. Setelah kejadian itu, Edo datang ke rumah dan menceritakan kejadian yang menimpanya tersebut. Setelah mendapatkan informasi itu, dia pun melaporkan kepada pihak berwajib. Akibat kejadian tersebut dia mengalami kerugian sekitar Rp6 juta. Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Masriwan menyebutkan, korban telah melaporkan kasus curanmor tersebut ke Mapolresta Padang dan untuk proses lebih lanjutnya laporan tersebut telah diserahkan ke Unit Reskrim. (h/nas)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Irvand


SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

Tambang Emas, Uang, PAD atau Anak Cucu?

M

ESKIPUN sudah ada peringatan dari berbagai pihak bahkan diberitakan secara nasional, tetapi operasi penambangan emas liar di Solok Selatan sekitarnya masih berlangsung dengan tenang. Laporan surat kabar ini menyebutkan bahwa sedikitnya masih ada 300an ekskavator yang bergerak tiap hari mengeruk bumi Solok Selatan untuk mencari emas. Tim terpadu yang disebut-sebut terdiri dari DPD RI, DPR RI dan Pemprov Sumbar itu sampai saat ini masih belum turun ke Solok Selatan, Dharmasraya dan Sijunjung. Bahkan ada indikasi tim itu akan disambut dengan aksi demo oleh para pekerja tambang maupun pengusaha tambang liar. Peristiwa demi peristiwa yang berbuntut bentrok atau hubungan yang mendingin antara masyarakat-Pemda dan aparat keamanan sudah acap terjadi akibat illegal mining ini. Kasus serupa agak mirip dengan sarang burung layang-layang di beberapa tempat di Sumatera Barat. Di gua sarang burung acap terjadi juga bentrok masyarakat-aparat. Bahkan sampai jatuh korban nyawa seperti di Tanah Datar dan Agam. Agaknya pada tempat dimana ada sumber uang, maka picu keributan sangat mudah dipantik. Ini yang selama ini tidak jadi perhatian pemerintah di daerah. Pemerintah daerah tahunya hanya bagaimana membuat aliran pendapatan mengalir ke PAD, tanpa pernah melakukan pembinaan pada aktivitas penambangan atau eksplorasi sarang burung walet di goa-goa. Khusus di Solok Selatan, aktivitas illegal mining memang tidak menghasilkan apa-apa untuk PAD secara langsung. Jika saat ini setidaknya masih ada sekitar 300 ekskavator yang masih beroperasi, maka setiap alat berat diprediksi mampu menghasilkan 200 gram emas per harinya. Artinya paling tidak ada 60 kilogram emas dikeluarkan dari Solok Selatan setiap harinya. Harga minimal penjualan emas itu adalah Rp450 juta/kg. Maka sehari semua penambang emas itu menghasilkan Rp27 miliar atau Rp810 miliar. Dalam setahun menjadi Rp9,720 triliun. Sebuah angka yang fantastis untuk sebuah usaha. Dengan angka sebanyak itu siapa yang tidak akan tergiur? Tak bisa ditutupi bahwa penambangan emas sepanjang hulu Batang Hari itu sangat prospektif. Kalau tidak tak mungkin ada ratusan alat berat yang didatangkan ke sana. Satu alat berat misalnya Komatsu PC 200, harganya tidak kurang dari Rp1 miliar. Apalah artinya investasi Rp1 miliar ditambah operator dan biaya operasional sampai Rp500 juta jika pendapatan yang diperoleh sangat besar? Kini pemerintah daerah merasa tidak ada pemasukan untuk PAD. Sebenarnya salah sendiri, kenapa tidak dibuatkan Perda untuk memungut retribusi atau apapun namanya sehingga pendapatan dari tambang emas itu menjadi legal. Tapi apakah hanya sampai di PAD itu saja pikiran para bupati dan kepala dinas pertambangan di kawasan Solok Selatan, Dharmasraya atau Sijunjung? Tidakkah yang menjadi amat penting penyelamatan alam dan lingkungan akibat penambangan tersebut? Lihat saja, sungai dan sawah-sawah sepanjang DAS Batang Hari itu sudah bolong-bolong tak beraturan. Belum lagi akibat proses tambang itu ada air raksa yang digunakan yang bisa saja mencemari Batang Hari yang bisa mengancam sampai ke hilir. Semuanya itu bahkan menjadi penarung bagi maksud pembangunan berkelanjutan sebagaimana yang acap diserukan pegiat lingkungan. Pembangunan berkelanjutan (sustainable development) adalah upaya yang akan membuat anak cucu kita tidak menyumpahi kita nenek moyang mereka lantaran telah menguras habis isi bumi tanpa secuil pun disisakan untuk mereka. Penambangan serampangan dan mengeruk habis-habisan isi bumi adalah tindakan yang menghalangi sustainable development tersebut. Jadi Pemkab Solok Selatan jangan hanya memandang dari sudut bagaimana mengeruk PAD dari tambang emas ini melainkan bagaimana menyelamatkan lingkungan, itulah yang paling penting dan paling manusiawi. Sekarang melirik kepada apa yang terjadi di Solok Selatan, Dharmasraya dan Sijunjung, sangat jelas masalahnya bahwa pengawasan tidak maksimal. Sebenarnya sudah ada izin yang diberikan kepada sejumlah pengusaha tambang, tetapi rupanya ada yang mendompleng izin tersebut. Sehingga tidak terkontrol lagi. Jadi apabila dari awal pemberian izin tambang yang ada memperhitungkan dampaknya, tentu tidak akan seperti ini jadinya. Sejauh ini yang terjadi adalah setiap ada yang membawa ekskavator sudah dianggap memiliki kelengkapan sah sebagai penambang oleh sebagian pemerintah nagari. Padahal banyak syarat yang mesti dilengkapi. Dan rupanya uang di situ amat berperan. Akibatnya legalisasi tambang begitu gampangnya. Sekarang muncul lagi tuntutan masyarakat yang sudah terlanjur enak makan duit tambang, agar Pemerintah Kabupaten mengeluarkan Izin Usaha Pertambangan Rakyat (IUPR) Tentu saja ini hal yang tidak bisa dilakukan begitu saja, harus menempuh proses yang cukup panjang. Sebab sebelum diberikan izin, harus ditunjuk dulu Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang ditetapkan oleh Kementerian ESDM. Tanpa itu bagaimana mungkin izin tambang rakyat akan dikeluarkan. Kini faktanya di Indonesia menurut data Kemen ESDM sedikitnya 7.000 Izin Usaha Pertambangan atau IUP bermasalah, sehingga pemerintah pusat melarang dikeluarkannya izin baru hingga undangundang baru diberlakukan. ***

Rebung, Bambu dan Disiplin Siswa jadi anggota masyarakat yang bahagia, yang bebas, merdeka, terlepas dari segala “ristriksi” yang tidak relavan sebagai manusia “berpikir” terlepas dari segala ikatan yang menghambat terlaksananya masyarakat yang adil dan makmur. Tujuan bimbingan disiplin di rumah dan di sekolah, adalah untuk mengusahakan mencegah terbentuknya ikatan-ikatan yang tidak sesuai dengan fitrah si anak, memelihara, menawarkan, menggalakkan ikatan-ikatan yang serasi dengan fitrahnya

bahwa anak-anak kita itu sejak lahirnya dibekali bermacam-macam kecenderungan, nafsu hewani, keinginankeinginan yang tidak disadari, naluri yang belum terarahkan. Semua sifat psikis yang harus kita jinakkan, selangkah demi selangkah yang harus kita jinakkan dengan jalan “disiplin” untuk dapat diabadikan kepada kebahagiaan anak didik kita. Dalam proses mendidik dan mengajar, kita menganut metode yang dinamakan “twoway-traffic system”. Dalam komunikasi dua arah ini, dua komponen penting memegang peranan, yang satu dengan lainn y a

i t u , supaya ia merasa bahagia hidup dengan ristriksi/ ikatan itu. Setiap pendidik akan selalu berusaha, supaya anak didiknya itu, jika ia sudah dewasa, dapat bertingkah laku, bertutur kata, beraksi, berpandangan dan sebagainya sesuai dengan kaidah-kaidah yang ditentukan oleh masyarakatnya itu, baik kaidahkaidah tersurat maupun yang tersirat. Kita harus selalu menyadari, jalan yang kita tempuh dari start ke finish itu tidak selalu mulus. Tidak seperti yang kita mimpikan, jalan yang bertabur melati, berbau mawar, melainkan beronak berduri, penuh liku-liku berbahaya. Perlu kita sadari bahwa jika kita mengetahui banyaknya persentase drop out, pelanggaran, kenakalan remaja, morfinisme dan gejalagejala lainnya yang tidak begitu menarik dan menggelitik hati. Pada era 1983 sampai periode 90-an marak dan meriah sekali anak muda menggunakan akronim “MORGANA” yang direntangkan menjadi “MORFIN, GANJA dan NARKOTIKA”. Akronim ini menjadi populer ketika itu karena “dekadensi” moral, terutama oleh pelajar sangat banyak dan sering terjadi. Harus kita sadari pula

berlainan sekali dalam soal umur, kemampuan dan sifatsifat psikis lainnya. Para pendidik di segala bidang mileu itu yang dianggap sudah dewasa rohani dan jasmaninya harus membawa anak-anak didiknya yang belum “menemukan” dan menunggu pembentukannya yang baik, yang masih berada dalam taraf “kebergantungan”, ke arah “berdiri sendiri”, ke arah otonomi, melalui beberapa “stasiun kecil”, seperti penanaman kebiasaan-kebiasaan yang baik. Disiplin adalah “ a system of moral conduct”, yang dapat dimiliki melalui latihan. Hal itu yang harus diajarkan, dihayati, diulangi dan dimiliki. Latihan yang positif, penghayatan yang nyata, akan lebih berfaedah daripada “koreksi negatif” yang berbentuk larangan-larangan. Jika si anak sudah dibiasakan bertingkah laku dan bertutur kata seperti yang diinginkan oleh kaidah tatakrama, maka kesan yang diperolehnya sejak kecil itu diterapkannya di dalam kehidupan sehari-hari, dalam masyarakat yang lebih luas dan menghormati orang-orang yang lebih tua. Bagaimana sikap jika berpapasan, memberikan tempat duduk dalam bis. Yang jelas “keramahtamahan” itu merupakan ibadah pula. Makin tua si anak itu,

OLEH: DRS. ISHAK ABBAS Kepsek SMPN 35 Batam ERENGKUH buluh atau bambu hendaknya di kala muda. Jika merengkuh buluh atau bambu yang sudah tua, padah akibatnya. Suatu fenomena yang pada era serba maju dewasa ini, disiplin, seolah-olah terkikis oleh “ketabuan” pantang larang. Sehingga muaranya nanti terjadi aksi “pembiaran” terhadap tingkah laku anak didik atau siswa kita. Awalnya sebagai pendidik, dalam hal ini guru, menyambut baik bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan siswa harus ada tindakan hukum. Waktu berlalu terus, perubahan memang terjadi, namun tidak sedikit pendidik atau guru yang menuai masalah. Sering kita lihat di televisi, kita baca di koran-koran. Hanya karena menjentik kuping, memecut kaki, menyuruh berdiri di depan kelas, maka pendidik/guru harus berurusan dengan pihak berwajib. Setiap sekolah pasti mempunyai daftar pelanggaran, sering disebut dengan “Kredit point pelanggaran disiplin siswa”. Sebenarnya upaya untuk meningkatkan disiplin siswa terus-menerus dilaksanakan. Namun karena banyak hambatan dan tantangan yang akan dihadapi para pendidik/ guru, maka mungkin sekedar praduga bahwa pendidik/guru mulai berpikir panjang untuk memproses setiap pelanggaran disiplin di sekolah. Mohon maaf KPA, mohon maaf para pejabat hukum, jika hal yang dianggap kekerasan di sekolah mencuat ke permukaan. Maka hal itu dilakukan sematamata merupakan proses bimbingan/ penyadaran terhadap anak didik kita. Di antara sekian banyak istilah yang kita pergunakan dalam dunia pendidikan atau persekolahan dan yang paling mudah diucapkan dan dipahami adalah perkataan “disiplin” dalam segala macam variasi dan nuansanya. Mudah diucapkan, mudah pula dipahami dan mudah pula ditelantarkan dalam pelaksanaannya. Kita cenderung untuk mengutuk akibat-akibat negatif dari “ketunaan disiplin”, tanpa banyak memikirkan, menelaah, mengkaji penanaman kesadaran berdisiplin secara yang disadari dan keteraturan. Disiplin yang menjadi perhatian kita, terutama sekali disiplin yang berhubungan dengan pendidikan, yang bertujuan membentuk manusia yang mempunyai tatakrama, yang dapat men-

M

makin banyak kesempatan tersedia baginya untuk menyadari, bahwa hidup bahagia itu ialah hidup sesama manusia dengan semangat “take and give” dengan pengorbanan sebagian dari kemerdekaan kita untuk kepentingan orang lain. Akan dihayatinya pula, bahwa menyenangkan orang lain itu mengandung suatu hikmah. Ia merasa senang, merasa bahagia, lebih bahagia dari pada ia sendiri yang dibahagiakan orang lain. Banyak hal yang dapat dihayatinya, dialaminya sendiri, baik di alam bebas maupun di rumah, di sekolah, dalam perjalanan. Bahkan, banyak sekali yang harus ditaatinya dengan mengenyampingkan kepentingan sendiri. Pada taraf perkembangan berikutnya, maka penerangan-penerangan

melalui pendengarannyalah yang mendapat perhatian si anak. Yang didengarnya, ditirunya sering tanpa reserve. Hal ini kadang-kadang terlupakan oleh para pendidik. Orang tua, guru atau pendidik jenis lainnya seperti petugas kepolisian, kehakiman atau anggota pemerintahan kadang-kadang bertingkah laku, bertutur kata tidak sejalan dengan apa yang dimaksudkannya. Sikap “lain di mulut lain di hati” ini dijiplak si anak dari orangorang yang dihormati itu dengan akibat yang kita maklumi semua. Cap yang kurang baik, yang sudah berkesan pada jiwa si anak harus kita hapus dari pola sikapnya dengan melalui “penggunaan pikiran” atau “reasoning”. Mungkin pernah kita lihat peristiwa kecil yang sering terjadi saat antrian di kantor pos ketika membayar tagihan, pengiriman uang dan lain sebagainya. Seorang kakek terjatuh karena didorong anakanak tanggung yang ingin mendahului antrian. Kelakuan seperti itu jelas melanggar sopan santun. Anjuran atau ajakan, saran dan peraturan sopan santun, dituangkan bersama dalam suatu “daftar rules of conduct” yang harus ditaati semua peserta didik. Larangan sebagai suatu

OPINI 5

alat pendidikan, yang lazim dipergunakan dalam sistem pendidikan tradisional yang otoriter, tidak akan kita tentang begitu saja atau tinggalkan sama sekali. Ada kalanya kita memerlukannya. Jika kita mempergunakan larangan, maka sebagai konsekuensinya, kita tidak boleh melupakan sanksinya, ialah “ hukuman”. Ada suatu anggapan, bahwa hukuman itu merupakan suatu tanda bahwa kita telah gagal dalam “ usaha pendekatan terhadap anak didik, atau dalam soal memelihara relasi antara pendidik dan peserta didik, “gagal” berkomunikasi dengan peserta didik, dan “gagal” membangkitkan kegairahan belajar peserta didik kita”. Jika dalam usaha membentuk peserta didik kita itu terpaksa kita memberikan hukuman, maka hendaknya kita perhatikan, Pertama, berikanlah hukum seadil mungkin. Berikanlah hukum secara konsekuen. Jangan terlalu sering memberikan hukuman. Yang diberi hukuman harus mengetahui pelanggarannya. Jangan memberikan hukuman, terlalu lama sesudah pelanggaran terjadi. Upaya yang dirasa perlu bahwa janganlah melakukan “indoktrinasi”. Memberikan penerangan dengan jalan memaksakan suatu pendapat, tidak akan banyak faedahnya dalam usaha kita mengembangkan daya berpikir peserta didik kita. Oleh karena itu, dalam kegiatan mendidik, melakukan “indoktrinasi” itu pada umumnya tidak kita lakukan. Penanaman disiplin bisa kita lakukan selain melalui pembiasaan. Kebiasaan yang baik, yang ternyata besar sekali manfaatnya dalam meringankan hidup kita sehari-hari itu “baru” dapat kita miliki setelah menjalani proses “pembiasaan” yang lama dan tekun. Selain cara mengadakan pembiasaan melalui contoh (imitasi), apresiasi (sugesti dan identifikasi), perintah, larangan, dan hukuman motivasi, kita peralat juga polesan-polesan lain dengan cara seni untuk mempertebal dan memperkuat apa yang sudah dicoba dibiasakan pada peserta didik kita. Jadi jelas bahwa disiplin itu harus tertanam sejak dini. Peribahasa mengatakan “jika ingin merengkah buluh, harus dari rebungnya”. Peribahasa di depan terasa agak modern kata-katanya. Tetapi biarlah itu. Yang penting marilah kita bersama-sama barisan pendidik membuat renungan bagaimana kita “kemarin, sekarang, dan yang akan datang” mencermati dan mengambil pelajaran tentang hakikat disiplin. (*)

082390765000 „ Tujuh jenderal purnawirawan timang 6 Capres „ Jadi jenderal maunya yang mana? „ Karena tak aman, SBY tak hadir di Kongres HMI „ Tak aman tak, tak hadir, tak apa-apa

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto WPU / Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Pemimpin Perusahaan: Indra Helmi

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Redaktur Pelaksana: Syamsu Rizal

Penerbit: Litbang & Online Media: Eko Yanche E PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP Koordinator Minggu: David Ramadian No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 Koordinator Liputan: Rudi Antono 1985 tanggal 19 November 1985. Manajer Cetak: Mardius Caniago

Harga Bawang dan Harga Pupuk Harga bawang naik, petani senang, pengusaha resah. Pemerintah sibuk agar bisa turun harga. Kalau harga pupuk naik, petani menjerit, pengusaha senang, pemerintah juga sibuk. Tapi harga tidak turun-turun. +6281374424***

Razia Sampai ke Rumah Warga PAK Kapolres Yth. Tolong tindak anggota Bapak yang melakukan razia sampai kejar-kejaran ke rumah warga. Kalau hal itu sampai menyebabkan terjadi kecelakaan, apa polisi siap bertanggungjawab? Terimakasih. +6281374480***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani, Meidella Syahni, Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala) Jon Indra (Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/ Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Asongan), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/ harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/ mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Irvand


6

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H


SAMBUNGAN 7

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

Gatot Resmi ................... Dari Halaman. 1 Monyet pun .................... Dari Halaman. 1 3) malam, pasangan nomor urut 5 Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi (Ganteng) yang diusung PKS dan Hanura, resmi memenangi Pilgub yang digelar 7 Maret lalu. “Berdasarkan suara sah, KPU menetapkan pasangan nomor urut 5 atas nama Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi dengan perolehan 1.604.337 suara, dengan persentase 33%, sebagai cagub dan cawagub Sumut terpilih untuk periode 2013-2018,” kata Ketua KPU Sumut Irham Buana Nasution pada rapat pleno penetapan pemenang Pilgub Sumut di Hotel Grand Angkasa, Medan, Jumat (15/3) malam. Penetapan cagub dan cawagub Sumut terpilih ini dilakukan setelah KPU memutuskan pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi memperoleh 1.604.377 suara atau 33 % dari 4.861.467 suara sah. Pasangan ini mengungguli 4 pasa-

ngan lainnya. Irham menyatakan, keputusan KPU soal cagub dan cawagub terpilih berlaku mulai hari ini, Jumat (14/ 3). Namun, bila terdapat kesalahan, dapat dilakukan perbaikan di masa datang. Cagub dan cawagub terpilih ini ditetapkan meskipun saksi dari pasangan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi dan pasangan Gus Irawan Pasaribu-Soekirman, menolak menandatangani berita acara rekapitulasi penghitungan suara. Arteria Dahlan, saksi dari pasangan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi, bahkan meminta KPU menunda penetapan hasil Pilgub. Permintaan itu disampaikan Arteria, setelah pihaknya mengklaim menemukan banyak pelanggaran pada Pilgub Sumut. Dia mencontohkan pelanggaran itu dengan menuding Gatot Pujo

Nugroho menyalahgunakan wewenangnya sebagai Plt Gubernur Sumut. Selain itu, mereka juga mengklaim menemukan banyak formulir C6 yang tidak dibagikan ke basis pemilih pasangan Effendi Simbolon-Jumiran Abdi. Pasangan Ganteng memperoleh 1.604.377 atau 33 % dari 4.861.467 suara sah. Mereka disusul Pasangan nomor urut 2 Effendi Simbolon Jumiran Abdi (ESJA) yang mendapatkan 1.183.187 (24,34 %) suara; Pasangan nomor urut 1 Gus Irawan Pasaribu -Soekirman (Gusman) memperoleh 1.027.433 (21,13%) suara. Selanjutnya, pasangan nomor urut 4 Amri Tambunan - RE Nainggolan (Amri RE) mendapat 594.414 (12,23 %) suara; dan pasangan nomor urut 3 Chairuman Harahap - Fadly Nurzal (Charly) dengan 452.096 (9,3 %) suara. (h/ dn/mdk)

City Tak........................ Dari Halaman. 1 “Namun, saya pikir dia akan siap buat pertandingan melawan Newcastle, seperti Aguero,” ucap juru taktik yang telah mempersembahkan dua gelar juara buat City itu. Kompany sudah tak memperkuat City sejak Januari lalu karena menderita cedera betis. Ia mendapatkan cedera itu setelah City mengalahkan Stoke City di putaran keempat Piala FA. Mancini mengatakan absennya Kompany sangat merugikan City. “Kompany adalah pemain yang sangat penting buat kami dan sekarang sudah 45 hari dia menepi dari lapangan,” kata peramu strategi yang sempat berseragam Bologna, Sampdoria, Lazio, dan Leicester City itu. “Ini adalah masalah besar.” Pertandingan melawan Everton, menurut Mancini, akan menjadi

laga yang sulit bagi timnya. “Mereka adalah tim top yang selalu bermain 200 persen,” ucap pria berpaspor Italia itu. “Mereka punya sejumlah pemain yang bagus dan manajer hebat.” Ambisi Manchester City mengejar puncak klasemen rival sekotany Manchester Unitded untuk mempertahankan gelar juara Primer League akan sangat berat untuk pasukan the citizen, Pasalnya anak-anak asuhan Roberto Mancini ini akan menghadpi Everton, Sabtu (16/03/2013). Di Kubu Everton, di hadapan pendukungnya, tentu Everton tidak akan menyerah begitu saja, club asuhan David Moyes ini, tentu akan mati-matian untuk meraih kemenangan dan mendongkrak kalsemen ke jajaran atas. Dilihat dari head-to-head keduanya, bisa dikatakan bahwa Everton

menjadi pesaing yang menghanyutkan. Meskipun kurang berprestasi di ajang liga, akan tetapi tim yang satu ini sering memberikan ancaman serius untuk sejumlah tim papan atas, termasuk Manchester City. Dengan harus merelakan seorang gelandang andalan, diyakini barisan depan Manchester City akan menjadi tumpul dan sulit untuk bisa menyarangkan gol. AKan tetapi apabila melihat hasrat yang membara dari dalam diri Mancini, tentu saja pelatih berumur 48 tahun itu sudah menyiapkan opsi lain. Selain itu, Manchester City belakangan berhasil meriah kemenangan telak dengan skor 5-0 ketika menjamu Barnsley di kancah Piala FA, pastinya hasil positif ini bakal sangat berpengaruh di pertandingan akhir minggu ini. (h/net/mat)

Tim Provinsi .................. Dari Halaman. 1 masing-masing. Tim pengarah terdiri dari unsur muspida atau jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) se Sumbar. Sedangkan sekretariat tim terpadu berada di bawah Setdaprov Sumbar. Sekretariat ini terdiri dari Dinas Pengelolaan Sumberdaya Alam, Badan Pengendali Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda), Dinas Kehutanan, Satpol PP dan Linmas. Struktur yang ketiga adalah satgas. Satgas terbagi dalam empat tim yakni tim pendataan dan sosialisasi, penataan dan pengawasan perizinan, penertiban dan penindakan, dan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. “Tim bersifat permanen. Rencana awalnya, pembentukan tim ini hanya untuk penertiban tambang ilegal di Solok Selatan, namun

dalam rapat tadi disepakati tim ini untuk seluruh Sumbar. Cuma saja, karena permintaan untuk penertiban itu dilakukan oleh Pemkab Solsel, makanya kita fokuskan ke daerah itu dulu,” ujarnya. Sementgara itu, Anggota DPRD Sumbar Nofrizon mengatakan, tim terpadu yang telah dibentuk tak perlu berlambat-lambat dalam melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan liar. Menurutnya, saat ini telah terjadi gesekan di tengah masyarakat akibat aktivitas penambangan liar. “Jika ini, tak segera diantisipasi maka akan menimbulkan persoalan lain. Saya rasa kita tak perlu berlambat-lambat. Tim harus punya sikap terhadap hal ini. Rencananya hari senin nanti, akan ada demo di kantor bupati dan DPRD. Ada 500 orang yang dikabarkan akan

ikut demo tersebut,” sebutnya. Dia menyarankan agar seluruh aktivitas penambangan baik yang berizin atau tidak berizin dilakukan sterilisasi. Setelah itu, baru dilakukan penyisiran. “Saya rasa untuk menghentikan aktivitas penambangan sementara waktu, Pertamina juga harus diikutkan dalam tim ini. Karena, alat berat itu beroperasi juga karena suplai minyaknya dari SPBU. Pertamina seharusnya juga harus mengingatkan pemilik SPBU di Kalaban sampai Dharmasraya, untuk tidak memasok BBM bagi alat berat pengeruk tambang emas ilegal di Solsel,” jelasnya. Sekdaprov Sumbar Ali Asmar menargetkan sekitar Senin atau Selasa rapat selesai membahas tim, dan Rabu turun ke lapangan. “Insyaallah jika sudah klar di hari itu, esoknya kami akan turun,” katanya. (h/cw-sal)

Meski Didemo................. Dari Halaman. 1 Kabupaten Solok Selatan membulatkan tekad untuk melakukan demo damai. Sementara Pemkab Solsel sendiri tetap akan menertibkan tambang liar ini meski didemo para pendompeng. Surat pemberitahuan aksi demo damai bernomor 04/MDAKNR12SS/03-2013, yang demonya akan dilaksanakan 18 Maret 2013, sudah masuk ke Mapolres Solsel dengan bukti Surat Tanda Terima (STTP) Nomor 01/III/2013/Intelkam. Dalam surat itu, muncul nama Syahrial sebagai penanggung jawab aksi, dan Josra Wirman sebagai koordinator lapangan. Pengusaha dompeng tersebut akan menggunakan alat pengeras suara, spanduk, dan 90 kendaraan bermotor (roda dua 50 unit, roda empat 20 unit, dan roda enam 20 unit). Masyarakat ini akan menyampaikan aspirasinya terkait dengan upaya penertiban illegal mining di daerah itu. Mereka akan berkumpul di Simpang Tiga Pasar Padang Aro, menuju kantor Bupati Solsel di Timbulun dan dilanjutkan menuju kantor DPRD Solsel di Golden Arm. Sementara itu, Bupati Solok Selatan H Muzni Zakaria bersama SKPD telah mengundang pejabat kecamatan, nagari, dan tokoh masyarakat membahas isu demo yang akan dilaksanakan Senin (18/ 3) mendatang. Bupati menyampaikan bahwa demo yang akan dilaksanakan oleh masyarakat yang pada umumnya pengusaha dompeng, tidak tepat jika ditujukan kepada Pemda Solsel. “Seharusnya masyarakat (pengusaha dompeng) ini mendemo ke pusat menyampaikan aspirasi, bukan bupati. Karena pada prisipnya tupoksi Kementerian ESDM yang menginventarisir tambang, menjaga dan memelihara kekayaan alam di NKRI, tetapi ternyata tidak sanggup, bahkan pembuatan aturan juga lama, jadi di mana salahnya bupati?” katanya. Ia menegaskan, kekayaan alam di Solsel, dikuras, dijarah oleh

oknum pejabat, aparat yang beragam warna bajunya. Mereka memikirkan diri sendiri dan kelompok dan bermacam stiker yang diduga pemain yang membeking. “Banyak yang bilang demi rakyat, rakyat seperti apa. Apakah rakyat yang mampu membeli dan menyewa ekskavator? Atau rakyat yang memang susah? Wakil rakyat kurang perhatian terhadap rakyat, maka tolong benar-benar menjadi wakil rakyatlah,” lanjutnya. Walaupun masyarakat mengancam akan mendemo, namun tekad tim terpadu baik yang di kabupaten maupun yang di provinsi, sudah bulat pula untuk melaksanakan penertiban. “Illegal mining harus dibumihanguskan, karena telah merusak lingkungan, dan menjarah kekayaan alam,” terangnya. Ia menjelaskan, penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) tidak semudah membalikan telapak tangan. Harus mempunyai cadangan mineral sekunder yg terdapat di sungai atau di antara tepi sungai, mempunyai cadangan primer logam atau batubara dengan kedalaman maksimal 25 meter, endapan teras, dataran banjir, dan endapan sungai purba, luas maksimal wilayah pertambangan rakyat 25 ha, menyebutkan jenis komoditas yang akan ditambang, merupakan tempat tambang rakyat yang sudah dikerjakan sekurang-kurangnya 15 tahun, tidak tumpang tindih dengan WUP dan WPN yang merupakan kawasan peruntukkan pertambangan. “Ada persyaratan teknis untuk IPR, yaitu sumuran pada IPR paling dalam 25 meter, menggunakan pompa mekanik, penggelundungan atau permesinan dengan jumlah tenaga maksimal 25 hourse power untuk satu IPR, tidak menggunakan alat berat dan bahan peledak,” terangnya. Namun, kendala penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) karena Permen ESDM 07 Tahun 2012 Tentang Peningkatan Mutu Melalui Pengolahan Pemur-

nian, Surat Edaran Menteri ESDM 08 Tahun 2012 Tentang Moratorium Izin Usaha Pertambangan (IUP, IPR). Ia menyadari, tuntutan ekonomi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai untuk memenuhi kebutuhan hidup sejak dahulunya dengan pola tradisional serta perkembangan teknologi, dan kepentingan sejumlah pihak dan oknum tertentu untuk memperoleh keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa mempedulikan aspek legalitas (Pertambangan, Lingkungan Hidup, Sungai, Kehutanan, dll). “Kita tidak diam, ada upaya pemda untuk percepatan dan upaya wilayah pertambangan rakyat secara legal hukum,” ujar Muzni Zakaria. Ia merinci upaya yang dilakukan Pemda Solsel, meliputi mendesak pemerintah pusat untuk percepatan penetapan WP, WUP, WPN, WPR untuk percepatan pemberian izin usaha pertambangan bagi daerah, menurunkan status wilayah kawasan hutan untuk diberikan kepada masyarakat, memperjelas prosedural pinjam pakai kawasan hutan bagi masyarakat dan pengusaha, memperjelas prosedural rekomendari pemakaian sungai strategis nasional, dan membangun jalan untuk transportasi darat untuk memperketat pengawasan. Tokoh masyarakat Solsel, Mahyunar Dt Rajo Ipi, Walinagari Pulakek Munasri Umar Dt Rajo Imam dan beberapa temannya yang hadir dalam pertemuan dengan bupati itu, mendukung upaya penertiban yang dilakukan Pemda Solsel. Namun penekanan, jika ditertibkan maka harus ada solusi selanjutnya, dan pengusaha (investor) juga harus menghentikan kegiatannya. “Jangan ada dusta di antara kita, bila keadilan itu ada, jangan hanya masyarakat kecil saja, coba sentuh kalangan pejabat dan investor, namun sampai saat ini kapal keruk milik investor masih beroperasi, dan beberapa ekskavator juga tetap beroperasi,” kata meraka yang bertanya. (h/col)

Mengapa monyet capuchin menolak pemberian makanan dari manusia yang ‘egois’? Hasil penelitian beranggapan perilaku egois dilihat monyet sebagai perilaku yang berbahaya. “Sikap penolakan secara eksplisit adalah sinyal bahwa anda berba-

haya dan negatif,” ujar psikolog Kiley Hamlin dari Universitas British Columbia di Vancouver, Canada. Monyet capuchin adalah jenis yang sangat suka bersosialisasi dan kooperatif. Hasil studi ini tidak bisa digeneralisasikan pada semua jenis binatang. Namun, meningkatkan ke-

mungkinan pengukuran perilaku sosial tersebut pada jenis primata lain. Penelitian lain yang dipublikasikan pada Januari menemukan sejumlah simpanse mempunyai kemampuan mengenali sikap adil. Sikap yang sebelumnya dianggap hanya dimiliki manusia. (rol)

Anas Dicecar.................. Dari Halaman. 1 “Saya tidak pernah tahu apalagi mendengar bahkan mengalami soal proses simulator SIM, tapi saya sebagai warga negara patuh hukum yang tidak ingin dianggap menghalangi proses hukum, hari ini hadir untuk memberikan keterangan,” jelas Anas. Sebelumnya, Anas tiba pada pukul 10.38 WIB ditemani pengacaranya, Firman Wijaya, dan politikus Partai Demokrat dan sahabat karibnya, Saan Mustopa. Anas sempat memberikan pernyataan sebelum memasuki Gedung KPK. Anas berkilah belum tahu alasan pemanggilan dia dalam perkara itu. Dia cuma mengatakan diperiksa buat tersangka Djoko Susilo. Dalam mengusut perkara simulator, hari ini KPK pun memanggil Wakil Kepala Korlantas Polri nonaktif Brigjen Pol Didik Purnomo, dan AKBP Teddy Rusmawan, sebagai saksi buat tersangka Djoko Susilo. Keduanya sudah hadir. Sementara itu, Djoko pun diperiksa hari ini dalam perkara pencucian uang. Anas disebut-sebut terseret

dalam kasus simulator SIM. Anas diduga turut hadir dalam pertemuan yang membahas biaya pengurusan anggaran kepolisian. Pertemuan itu terjadi di Restoran King Crab Jakarta yang dihadiri oleh AKBP Teddy Rusmawan, Muhammad Nazaruddin, Saan Mustopa, dan Budi Susanto. Menyangkal Penasehat hukum Anas Urbaningrum, Firman Wijaya, menuding ada agenda politik di balik pemanggilan kliennya hari ini. “Saya melihat ada persoalan lain. Tentu bukan persoalan hukum. Ya jelas persoalan politik,” kata Firman usai menemani kliennya diperiksa di Gedung KPK. Firman menyangkal semua pemberitaan selama ini, yang menyatakan Anas bersama Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Saan Mustopa, melakukan pertemuan dengan Djoko Susilo dan Ketua Panitia Lelang Simulator, AKBP Teddy Rusmawan, di dua restoran.

Firman mempersoalkan predikat pemanggilan Anas sebagai mantan Ketua Umum Partai Demokrat. Menurut dia, predikat itu tidak tepat dicantumkan di surat panggilan buat Anas, dalam kaitan kasus simulator. Terpisah, Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan tidak ada agenda politik di balik pemanggilan Anas hari ini. Menurut dia, pemanggilan Anas hari ini oleh penyidik KPK guna dimintai keterangan dan konfirmasi, soal beberapa data dan informasi dipunyai oleh lembaga antikorupsi itu. “Ada beberapa keterangan yang ingin kita konfirmasi dan dengarkan dari yang bersangkutan (Anas). KPK hanya melihat dari sisi hukum, bukan sisi politik,” kata Johan. Lalu, saat disinggung soal tudingan Firman, Johan nampaknya tidak mau menanggapi lebih jauh. “Dia (Anas) sudah memberikan keterangan penyidik. Kita hormati pendapat orang,” terang Johan. (h/ dn/mdk)

10 Tersangka .................. Dari Halaman. 1 berhasil menangkap sepuluh tersangka yang di antaranya, pemakai maupun pengedar. Saat ini semua tersangka tengah diproses dan dilakukan pengembangan siapa saja jaringannya,” kata Seno, Jumat (15/3). Dikatakan Seno, selama tumpas bandar berlangsung semua jajaran Polresta Padang, melakukan penyelidikan dan pengintaian di Padang. Alhasil, petugas mengamankan tersangka dan barang bukti. Seno juga mengatakan, meskipun tumpas bandar telah selesai, jajarannya tetap memprioritaskan pemberantasan peredaran narkoba di Padang. Sebab, narkoba bisa merusak penerus generasi bangsa. Selain itu, para pengedar mengincar pelajar dan remaja untuk bisa menjual dan mengedarkan barang haram tersebut. “Rata-rata yang menjadi pemakai narkoba tersebut, remaja dan pelajar. Tidak itu saja, para pengedar juga menjadikan mereka sebagai kurir,” ujarnya. Untuk menimalisir peredaran narkoba di Padang, lanjut Seno, semua kalangan harus di libatkan. Sebab tanpa ada dukungan dari semua kalangan baik masyarakat ataupun pemerintah polisi belum sempurna memberantas narkoba. “Kami juga mengharapkan peran masyarakat, pemerintah dan intansi terkait agar bisa bekerja sama dengan polisi memberantas peredaran narkoba di ranah Minang ini,” ujarnya. Dikatakannya, selain sepuluh tersangka petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa

sabu dan ganja. Barang bukti yang berhasil diamankan itu lebih kurang senilai puluhan juta rupiah. “Saat ini barang bukti tersebut, telah diamankan di semua jajaran Polresta Padang, untuk pengusutan lebih lanjut,” katanya. Selama tumpas bandar, kata Seno, Polresta Padang berhasil mengamankan lima tersangka, dimana dua dari tersangka yang diamankan itu telah menjadi target operasi (TO). Sementara Polsek Pauh, petugas berhasil mengamankan tiga tersangka, Polsek Bungus dan Polsek Padang Selatan masing-masing satu tersangka. “Dari semua tangkapan tersebut, puluhan gram sabu, beberapa daun ganja kering berhasil di amankan petugas,” ungkapnya. Sementara itu, anggota Indonesian Police Watch (IPW), Ilhamdi Taufik menyebutkan, keberhasilan jajaran Polresta Padang dalam operasi tumpas bandar tersebut adalah sebuah pekerjaan yang masih harus diteruskan oleh kepolisian, dan tidak berpuas diri dengan hasil tersebut. “Semua hasil operasi itu harus diteruskan ke pengadilan dan jelas hitam putihnya,” ujar Ilhamdi. Selain itu, polisi harus menjadikan hasil tersebut sebagai alat evaluasi, apakah apa yang mereka lakukan tersebut memenuhi target atau tidak. Kemudian, mengekspos kepada masyarakat dengan niat mengadvokasi agar masyarakat tahu dan terhindar dari kejahatan. “Kedepannya, polisi harus berusaha transparan kepada masyarakat dan terus menumpas semua

kriminalitas,” katanya. BNK Padang Tidak Bekerja Wakil Sekretaris Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Sumbar Derizon menyebutkan, maraknya peredaran narkoba di Padang, itu tidak terlepas dari kurangnya sosialisasi yang dilakukan badan narkotika kota (BNK) Padang. Selama BNK Padang berdiri semenjak tahun 2005 lalu, berkisaran 20 kali BNK Padang melakukan sosialisasi. Namun di bawah kepemimpinan Mahyeldi Ansarullah, sosialisasi yang dilakukan belum maksimal di semua kalangan di Padang. Buktinya saja, kata Deri, dari tiga tahun belakangan ini, telah banyak pelajar dan remaja yang telah ditangkap polisi. “Apabila BNK Padang, melakukan sosialisasi, mungkin tidak akan banyak pelajar terlibat penyalahgunaan narkoba. Jangan hanya menghabiskan anggaran saja, seharusnya BNK Padang lebih giat dan berperan aktif untuk melakukan sosialisasi di kalangan pelajar dan mahasiswa,” tegasnya. Dikatakannya, satgas yang telah didirikan BNK Padang itupun tidak berjalan. Itu terbukti, masih banyak kalangan pelajar dan mahasiswa yang terlibat penyalahgunaan narkoba. “Seharusnya satgas yang dibentuk itu berjalan dan melakukan penyuluhan ke sekolahsekolah, dimana satgas tersebut menjadi perpanjangan tangan dari BNK Padang, jangan hanya menunggu komando dari BNK Padang,” katanya. (h/nas)

Kaukus Parlemen ............. Dari Halaman. 1 kan baru diantarkan tanggal 8 Maret dan tentu memerlukan waktu untuk memprosesnya,” kata Sekretaris Kaukus Parlemen Azwir Dainy Tara (anggota FPG DPR) menjawab pertanyaan Haluan usai memimpin rapat persiapan kunjungan ke lapangan, di ruang rapat Pimpinan DPD, Jumat (15/2). Nada optimis juga dilontarkan anggota Kaukus Parlemen Sumbar Taslim (anggota Komisi III DPR FPAN). “Surat dari satu orang saja direspon kok, apalagi ini surat dari Kaukus Parlemen,” kata Taslim dengan nada optimis. Lagi pula kata Taslim, masa tugas Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari sebagai Kapolda Sumbar sudah cukup lama. “Memang sudah seharusnya diganti karena dia sudah lama di sana,” kata Taslim. Surat Kaukus Parlemen yang dikirim ke Kapolri tersebut tertanggal 7 Maret 2013 ditandatangani Irman Gusman sebagai Ketua Kaukus Parlemen dan Azwir Dainy Tara selaku sekretaris. “Kami merekomendasikan dan mendukung, kiranya Kapolri dapat segera melakukan mutasi dan mencopot Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari sebagai Kapolda Sumbar dan mohon segera Kapolri dapat mengusut kasus penambangan ilegal tersebut secara hukum,” bunyi surat Kaukus Parlemen itu. Alasan Kaukus Parlemen meminta agar Kapolda Sumbar Brigjend Pol Wahyu Indra Pramugari dicopot terkait dengan markanya penambangan emas secara ilegal di tanah ulayat milik masyarakat di Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Pasaman Barat. Di

lokasi tambang ilegal tersebut juga terjadi kegiatan prostitusi. “Temuan di lapangan juga menunjukkan bahwa kegiatan penambangan ilegal dan prostitusi itu mendapat backing dari oknumoknum kepolisian, terutama Kapolda Sumbar Brigjen Pol Wahyu Indra Pramugari,” ungkap Kaukus Parlemen. Sehubungan dengan penambangan ilegal tersebut, tanah ulayat masyarakat diambil secara paksa. Selain itu, juga terjadi mobilisasi alat berat seperti ekskavator, bulldozer dan alat berat lainnya yang didatangkan melalui jalan darat melewati jalan-jalan kelas IV yang menurut UU tidak dibenarkan. Jika dalam bulan Maret 2013 ini, Brigjend Pol Wahyu Indra Pramugari dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Sumbar, maka dengan begitu wahyu genap bertugas selama dua tahun sebagai kepala polisi di Ranah Minangkabau. Dia dilantik dulunya tanggal 14 Maret 2011 menggantikan Brigjend Pol Handayono. Namun hingga dua hari lalu Kepala Devisi (Kadiv) Humas Markas Besar (Mabes) Polri Irjen Pol Suhardi Alius mengaku tidak mengetahui ada tuntutan dari Kaukus Parlemen Sumbar agar Kapolda Sumbar Brigjen Pol Indra Wahyu Pramugari dicopot. “Kami belum tahu berita itu ya,” jawab Suhardi Alius melalui (SMS) atau pesan singkatnya kepada Haluan, Kamis (14/2). Berikutnya melalui sambungan telepon tadi malam, Sekretaris Kaukus Parlemen Sumbar Awir Dainy Tara menyatakan kekecewaannya tentang banyaknya

pejabat eksekutif dan anggota legislatif di daerah yang terlibat dalam aktifitas tambang emas secara ilegal di Solsel. “Informasi yang kami himpun, ternyata ada pimpinan daerah dan pimpinan legislatif yang ikut serta secara langsung dan ada membackup keberdaan tambang emas secara ilegal itu. Kita sangat kecewa. Malah juga ada kader kita yang terindikasi demikian,” sebut Azwir. Menurut Azwir, hasil rapat Kaukus Parlemen menyepakati, Tim Kaukus Parlemen akan turun ke Solsel tanggal 22-23 Maret 2013 untuk meninjau lokasi tambang dan alam yang sudah porak poranda akibat kegiatan tambang emas secara ilegal. Kapolda Membantah Seperti diberitakan Kamis (14/ 3), Kapolda Sumbar Wahyu Indra Pramugari membantah terlibat dalam tambang emas ilegal di Solsel. Ia mengatakan, sejak pertama bertugas di Sumbar pada 2011 lalu, kasus tambang emas ilegal di Solok Selatan sudah marak terjadi. Namun upaya pemberantasan tidak berjalan dengan baik karena adanya oknum yang bermain. Dia juga membantah, kendaraan pengangkut logistik ke lokasi tambang yang menggunakan stiker Bhayangkara milik anggota kepolisian. "Itu upaya oknum untuk mengelabui petugas, karena bisa dipalsukan. Bukan milik kami," katanya. Wahyu menegaskan komitmennya untuk memberantas tambang emas ilegal tersebut bersama Kepala Daerah, dan siap menindak aparatnya yang terlibat dalam kasus tersebut. (h/sam/erz)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

1. PARTAI NASDEM

2. PKB

3. PKS

4. PDIP

5. PARTAI GOLKAR

6. PARTAI GERINDRA

7. PARTAI DEMOKRAT

8. PAN

9. PPP

10. PARTAI HANURA

Kursi Anggota DPRD Pasbar Bertambah PEMILU

PASBAR, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman Barat menetapkan jumlah kursi anggota DPRD setempat bertambah dari 35 kursi menjadi 40 kursi. Keseluruhan kursi yang dialokasikan tersebut, semuanya akan diduduki oleh wakil dari 10 Partai Politik (Parpol).

Pendaftaran Gratis, Cawako PAN Minim PADANG, HALUAN—Memasuki hari ke delapan, pendaftaran bakal calon walikota/ wakil walikota ke Partai Amanat Nasional (PAN), belum begitu ramai padahal waktu penutupan pendaftaran tanggal 30 Maret 2013. Para bakal calon walikota/wakil walikota yang telah mengambil formulir ke PAN dari tanggal 8-15 maret diantaranya, M. Ichlas Elqusi, Yusri Efendi, Kandris dan M. Zein. Menurut Ketua DPD PAN Kota Padang Fauzi Bahar yang juga walikota Padang kepada Haluan kemarin, masih minimnya bakal calon walikota/ wakil walikota mendaftarkan diri ke PAN, kemungkinan mereka ragu dengan komitmen dirinya yang akan membiayai calon yang akan diusung oleh PAN. “Saya pegang komitmen, untuk membiayai calon yang akan diusung dari PAN. Dan, jangan ragukan komimen saya itu,” katanya dengan semangat. Jadi, diharapkan kepada bakal calon walikota/wakil walikota segeralah mendaftar ke PAN. Banyak kemudahan di PAN, dan tidak akan dipersulit. Bahkan, calon yang mendaftar pun tidak akan dikenakan biaya sepersenpun. Ia juga mengatakan, kemungkinan karena waktunya masih awal-awal sehingga masih sedikit yang mendaftarkan dirinya. Biasanya, mendekati hari penutupan akan beramai-ramai mendaftar ke partai berlambang matahari. Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Haluan, yang akan menyusul mendaftar ke PAN diantaranya, Firdaus Ilyas dan Alkudri. (h/ade)

KPU Sumbar Rekrut Timsel Anggota KPU PADANG, HALUAN — KPU Provinsi Sumatera Barat akan melakukan rekruitmen calon anggota KPU Kabupaten/Kota seSumatera Barat untuk periode 2013-2018. Namun sebelum merekrut anggota KPU, dibentuk dulu Tim Seleksi yang berjumlah lima orang pada setiap Kabupaten dan Kota. Tim Seleksi ini berasal dari berbagai unsur antara lain tokoh masyarakat, akademisi, praktisi, pers dan lain-lain. Sehubungan dengan hal tersebut, Ketua KPU Provinsi Sumatera Barat Marzul Veri mengimbau, kepada setiap elemen masyarakat yang berminat dan memenuhi syarat-syarat yang ditentukan untuk mau mendaftarkan diri sebagai calon anggota timsel calon anggota KPU Kabupaten/kota. Dirinya menyatakan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Di antaranya, berpendidikan paling rendah S1, berusia paling rendah 30 tahun dan tidak mencalonkan diri sebagai calon anggota KPU provinsi dan anggota KPU kabupaten/kota di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu, dituntut memiliki reputasi, kredibilitas, integritas, dan rekam jejak yang baik. Termasuk mengerti permasalahan pemilu. Yang tidak kalah penting, tidak menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya dalam jangka waktu lima tahun, terhitung saat terdaftar sebagai calon timsel. Kemudian, tidak sedang menjabat anggota KPU provinsi dan KPU kabupaten dan kota. Disamping persyaratan utama tersebut, masih ada persyaratan lainnya yang harus dilengkapi oleh calon anggota timsel yang dapat dilihat pada Sekretariat KPU Provinsi Sumatera Barat. Atau dapat dilihat di Website KPU Sumbar www.kpu.sumbarprov.go.id. Bagi calon yang telah melengkapi persyaratan dapat mengantar langsung atau melalui POS dengan alamat Sekretariat KPU Provinsi Sumatera Barat, Jln. Pramuka Nomor 9 Padang. Atau melalui email Kpusumbar@yahoo.com dan kpusumbar@gmail.com. (h/eni)

PEMILU 2014 — Spanduk sosialisasi Pemilu 2014 terpampang di Gedung KPU Sumbar. Seluruh elemen masyarakat diminta menyukseskan pesta demokrasi 2014 nanti.

REI Dukung Anggotanya Maju di Pilkada Padang PADANG, HALUAN—Pemilihan kepala daerah Kota Padang semakin dekat. Bakal calon terus bermunculan merebut kursi nomor satu Kota Bingkuang, diantaranya pengusaha yang tergabung sebagai Anggota Real Estate Indonesia (REI). Wakil Sekjen DPP REI, Datuak Wely Saputra memberikan dukungan penuh kepada tiga anggota REI yang maju di Pilkada Padang. “Untuk menyemanganti mereka, saya memberikan sebanyak 1500 bola kaki kepada calon walikota dari REI ini,” kata Wely Saputra saat konferensi pers di Grand Inna Muara Padang, Jumat (15/3). Anggota REI yang maju sebagai calon walikota yang hadir saat jumpa pers itu adalah Wahyu Iramana Putra, Kandris dan Joni Halim. Dia menilai, anggota REI lebih pantas memimpin Padang untuk kedepannya. Sebab, saat ini Padang masih proses pembangunan setelah

pasca gempa yang melanda Padang pada 30 September 2010 lalu. “Anggota REI ini telah menjadi walikota sebelum mereka mencalonkan diri menjadi walikota. Sebab, saat mereka menyulap hutan belantara menjadi perumahan yang bakal di huni masyarakat itu, merupakan walikota di perumahan yang dia bangun,” ujarnya. Hal senada juga dikatakan Kordinator Regional REI M. Tajudin Nur Sikumbang, dia juga mendukung penuh anggota REI yang bakal memimpin Padang kedepannya. “Kami seluruh keluarga besar REI mendukung ketiga calon tersebut, baik secara moril maupun materil. Apabila salah satu mereka bakal duduk di kursi nomor satu itu, bisa mewakili aspirasi REI yang bakal membangun Padang kedepannya,” harapnya. Wahyu Iramana Putra, anggota REI yang maju sebagai cawako

Padang nanti mengatakan, dia sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya. “Dengan adanya bantuan yang diberikan berupa bola kaki ini dari wakil sekjen DPP REI, kami akan memberikan bola kaki ini kepada pemuda Kota Padang yang membutuhkannya,” tutup Wahyu. Sebelumnya, Ketua DPD REI Sumbar, Alkudri yang juga memutuskan maju sebagai cawako Padang juga mendapat dukungan di sela-sela rangkaian HUT REI ke-41 di Auditorium Gubernuran, Jalan Sudirman Padang. Ketua DPD RI, Irman Gusman, Gubernur Irwan Prayitno, Wakil Gubernur Muslim Kasim dan Walikota Padang Fauzi Bahar mengapresiasi Alkudri dan segenap jajaran REI yang telah membawa ribuan pengusaha nasional pada acara HUT REI ke-41 yang dipusatkan di Kota Padang. (h/nas/vid)

Pasang Atribut Partai Sesuai Aturan Ampek, tegas Ketua Panwaslu Pasaman Barat lagi, selama tidak ada kepentingan pemerintah, atau wujud dari kegiatan publikasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat, tidak diperbolehkan ada pimpinan partai bersama kelompoknya memasang bendera, gambar atau baliho partai di bundaran pusat kota itu. Bundaran Simpang Ampek, jelasnya, adalah salah satu fasilitas umum yang tidak bisa dimanfaatka oleh satu atau beberapa partai saja. “Ada masanya seluruh bundaran dipadati bendera partai, tapi ada saatnya pula dilarang, termasuk pembersihan atribut partai,” tegasnya. Sebenarnya, ulas Elvi lagi, partai

yang telah benyak menyebarluaskan atribut atau benderanya di sepanjang jalan lintas atau tempat terbuka lain adalah lembaga politik yang telah menyibukkan diri menjelang dilaksanakannya agenda suksesi lembaga legislatif pada bulan April tahun depan. Sebaliknya, adanya pimpinan partai atau pengurusnya lembaga politik sengaja belum mau memajangkan gambar atau bendera partainya di tengah masyarakat, terang Elvi, sebenarnya dikembalikan kepada pimpinan lembaga politik bersangkutan. Yang jelas ada hal-hal lain yang dijadikan pemikiran dari elit partai tertentu, sehingga mereka belum ambil bagian dari kesibukan politik saat ini. (h/gmz)

RESMIKAN MASJID DARUL MUTTAQIN

Desri Ayunda Apresiasi Warga Pasie Kandang Dirut PT. Igasar Desri Ayunda menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Darul Muttaqin di Pasia Kadang, Kelurahan Pasia Nan Tigo, Jumat (15/3). IST PADANG, HALUAN—Direktur Utama PT Igasar, Desri Ayunda yang juga maju sebagai calon walikota Padang mengapresiasi masyarakat Pasie Kandang yang telah membangun masjid dengan swadaya. Apalagi, lahan lokasi masjid

juga dibeli secara berswadaya. “Biasanya masjid dibangun di atas tanah wakaf. Tapi disini masjid dibangun di atas tanah yang juga dibeli bersama-sama dari arisan ibu-ibu. Ini sesuatu yang luar biasa. Kita patut memberi

aplus bagi perjuangan ibu-ibu disini atas keinginan memiliki sebuah masjid,” kata Desri Ayunda usai meresmikan masjid tersebut. Pada kesempatan itu, ia mengenang masa kecilnya, dimana lokasi tempat berdirinya masjid itu adalah tempat ia bermain bola ketika kecil dulu. “Saya masih ingat 35 tahun yang lalu, disini tempat saya bermain bola. Banyak teman-teman saya yang hadir disini,” katanya sembari menyebutkan satu persatu temannya. Dengan berdirinya masjid Darul Muttaqin itu, ia berharap akan makin menyemarakkan kegiatan keagamaan di Pasia Kandang. “Kita harap masjid tidak hanya digunakan untuk beribadah saja, tapi hendaknya bisa menjadi pusat

sudah kaya. Jadi dia tidak berambisi lagi untuk mengembalikan kekayaannya atau uangnya yang sudah habis terpakai dimasa sosialiasi. Tidak dipungkiri, cukup banyak dikalangan masyarakat yang memiliki kemampuan, kredibilitas dan kepribadian yang bagus di tengahtengah masyarakat. Terpenting, sebagai warga negara yang baik dan merasa telah memiliki hak pilih, lakukan hak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Jangan sekali-kali tidak melakukan kewajibannya, memberikan hak suaranya. Sebab, satu suara sangat menentukan dan berarti dalam menantukan nasib bangsa ini. Mensukseskan pelaksanaan pemilu kali ini, peran serta dan dukungan berbagai lapisan masyarakat, ormas dan berbagai elemen lainnya sangat dibutuhkan. Karena tidak bisa sepenuhnya dibebankan pada anggota KPU atau KPUD yang jumlahnya sangat terbatas. “Kita harap peran semua elemen masyarakat ikut andil mensukseskan pemilu mendatang,”katanya. Sementara, Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pasbar, Erwin menyampaikan, perubahan Dapil di Pasbar memang tetap IV dapil. Hasil itu disampaikan pada saat acara Focus Group Discussions, peningkatan peran serta masyarakat dalam Pemilihan Umum dan Pemilukada tahun 2013, beberapa waktu lalu. (h/gmz)

DANA HIBAH PILKADA PADANG

PANWASLU PASAMAN BARAT

PASBAR, HALUAN—Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Pasaman Barat, Elvi Sukaesih mengakui, mulai saat ini pimpinan partai telah dibolehkan ‘memasarkan’ partai berikut namanama calonnya kepada masyarakat, tapi harus sesuai aturan. Pemasangan baliho atau gambar bisa dilakukan di tempat umum, dan tidak boleh di tempat sarana ibadah, sekolah dan areal kantor pemerintah. “Mulai saat ini, pimpinan partai berikut kader dan aktivisnya diperbolehkan memasang gambar atau baliho di tempat umum, tapi harus sesuai aturan,” kata Elvi Sukaesih kepada Haluan di Simpang Ampek, Kamis (14/3). Khusus di bundaran Simpang

Ketua KPU Pasaman Barat, Yondrizal menjelaskan, partai politik yang terdaftar tetap di kabuaten ini berjumlah 10 lembaga politik. Hal ini sejalan dengan jumlah partai yang ditetapkan KPU pusat sebagai peserta Pemilu 2014 nanti. Terkait dengan berapa jumlah pesera pemilih, pihaknya masih melakukan pendataan dengan mensingkronisasikan data yang ada pada pemerintah daerah melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Dijelaskan, dapil tetap IV titik dan datanya sudah dikirim ke KPU provinsi dan pusat. Untuk Dapil I, ada penambahan dua kursi sebelumnya 10 kursi menjadi 12 kursi. Dapil II penambahan satu kursi sebelumnya 9 kursi saat ini menjadi 10 kursi. Dapil III dari 9 kursi menjadi 10 kursi. Sedangkan Dapil IV dari 7 kursi menjadi 8 kursi. “Ya, untuk Pemilu (pemilihan calon anggota lembaga legislatif) mendatang jumlah kursi yang diperebutkan calon anggota dewan se-Pasaman Barat, dari segi jumlahnya meningkat jika dibandingkan pada periode lalu. Selama ini anggota dewan di kabupaten ini hanya 35 kursi, maka untuk Pemilu tanggal empat tahun depan menjadi 40 kursi,” katanya. Sementara, saat Pemilu mendatang pilihlah calon yang memiliki kemampuan. Kredibiltas yang bagus dan memiliki wawasan kedepan serta tidak mengejar harta, karena mereka dasarnya

kegiatan umat, mulai dari wirid, pesantren, pengajian ibu-ibu dan lainnya. Di zaman Rasulullah bahkan strategi perang saja disusun di dalam masjid. Begitu arti pentingnya masjid bagi umat,” katanya. Selain itu, ia juga berharap di Pasia Kandang akan muncul kembali bakat-bakat qori atau qoriah terbaik yang akan mengharumkan Koto Tangah, atau Kota Padang bahkan Sumbar secara umum. Karena dia ingat dulu kawasan ini punya qori terbaik yang bila dia ikut MTQ, maka peserta dari daerah lain akan bergeming, sebab juaranya sudah pasti jatuh kepada peserta dari Pasia Nan Tigo itu. Sementara itu, Pengurus Masjid Darul Muttaqin Salman El Farizi menyatakan

pembangunan masjid ini diawali pada 10 Maret 2010 lalu. Masyarakat mulai bergotong royong membersihkan lokasi itu, setelah mebeli tanah dari hasil arisan ibu-ibu. “Begitu besarnya keinginan masyarakat memiliki masjid, kami bahkan sholat dengan tikar seadanya dengan atap dari tenda biru. Namun Alhamdulillah tiga tahun kemudian, masjid yang diidam-idamkan akhirnya terwujud berkat bantuan dari berbagai pihak, termasuk PT Igasar,” katanya. Usai peresmian, Dersi Ayunda berkesempatan memotong pita di pintu masuk masjid kemudian dilanjutkan dengan sholat Jumat perdana bersama seluruh masyarakat di Pasia Kandang. (h/vid)

KPUD dan Pemko Diminta Segera MoU PADANG, HALUAN—Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumbar mengharapkan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang dan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Padang segera melakukan penandatanganan MoU dana hibah pemerintah daerah penyelenggaraan Pilkada. “Saya harapkan Pemko Padang dan KPUD Kota Padang segera melakukan penandatanganan MoU dana hibah pada bulan Maret ini. Pasalnya, waktu tidak berapa lama lagi. Sehingga, tahapan Pilkada bisa segera dilaksanakan,” kata Anggota KPU Sumbar Mufti Syarfie kepada Haluan, Kamis (14/3). Penandatanganan MoU harus didahulukan, kemudian baru dilaksanakan tahapan Pilkada. Dikatakannya, penandatanganan MoU, merupakan keniscayaan yang harus dilakukan untuk memulai Pilkada. Sebab, kalau tahapan Pilkada berhenti di tengah jalan, maka harus diulang kembali ke awal. Sebab, untuk memulai tahapan Pilkada harus ada urutan-urutannya. Namun, ada kejelasan. “Saya harapkan KPUD bersama Pemko Padang, melakukan koordinasi yang intens. Sehingga, penandatanganan MoU itu akan terwujud,” katanya. Sedangkan, KPU Sumbar tidak bisa mendesak Pemko Padang untuk segera menandatangani MoU. Namun, hanya bisa mendorong saja agar segera dilakukan penandatanganan MoU karena ini pesta demokrasi warga Kota Padang. Menurutnya, MoU merupakan kontrol terhadap penyelenggaraan Pilkada. Karena, kalau hanya dengan lisan saja tidak ada kekuatannya bahkan akan beresiko. Sementara itu, Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah mengatakan, Pemko Padang sudah mencairkan anggaran Pilkada itu untuk tahap pertama Rp7,5 miliar. Sedangkan anggaran selanjutnya, akan dicairkan berdasarkan kebutuhan. “Untuk dana hibah, tidak pernah digelontorkan secara penuh namun secara bertahap,” kata kader PKS ini. Sementara itu, mengenai penandatanganan MoU, menurutnya, tidak perlu karena dana hibah sudah ditandatangani. Tapi, jika KPU Sumbar mengatakan harus ada MoU akan kami pertimbangkan kembali. “Sebab, penandatanganan MoU itu tidak ada dasar hukumnya. Hanya kesepakatan saja, antara kedua belah pihak,” ujarnya. (h/ade) >> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syahrizal


SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

Warga Bungo Pasang Rindukan Jalan Aspal PADANG, HALUAN— Warga Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, sangat mendambakan jalan utama di daerah mereka di aspal. Pasalnya, jalan itu masih berupa jalan tanah. Sehingga ketika hujan turun, bagaikan kubangan lumpur. Dan ketika panas, debu pun beterbangan. Jelang akhir kepemimpinan Fauzi Bahar yang juga putra Koto Tangah itu, mereka berharap jalan dapat segera diaspal. Salah seorang warga, Erni menjelaskan sejak ia tinggal di daerah itu tahun 2000 lalu hingga kini jalan tersebut belum tersentuh aspal sedikit pun. Padahal Walikota Padang Fauzi Bahar dan sejumlah penjabat Pemko lainnya pernah melewati jalan ini saat ada kegiatan di daerah tersebut. Sepertinya kondisi jalan tersebut tidak menjadi perhatian benar bagi mereka. Padahal, kawasan itu sudha menjadi daerah padat penduduk. Setiap pagi, jalan tersebut selalu dilalui masyarakat, mulai dari anak sekolah hingga masyarakat umum lainya. “Dengan jumlah penduduk yang cukup padat saat ini, seharusnya pemerintah dapat mempertimbangkan untuk pengaspalan jalan ini. Apalagi, saat terjadi gempa pada 2009 lalu, jalan tersebut menjadi alternatif masyarakat untuk evakuasi ke lokasi yang lebih tinggi di Bypass,” jelasnya. Hal senada dikatakan masyarakat lainya, Rostiar (53). Menurutnya, jalan ini memang sangat perlu diaspal. Sebab, tak sedikit masyarakat yang melalui jalan ini yang jatuh akibat parahnya medan jalan. Usai hujan, jalan itu becek dan licin. Bila tak hati-hati, maka kecelakaan pun bisa terjadi. Sementara bila hari panas, debu akan beterbangan. Rumah penduduk di sekitarnya pun sudah tebal oleh debu yang menempel. Masyarakat setempat yang menghirup debu beterbangan, juga rentan terserang penyakit. “Kita sangat berharap pemerintah dapat mengaspal jalan tersebut agar aktivitas masyarakat sekitar berjalan lancar,” tambahnya. (h/vie)

DPRD PADANG KECEWA

Perketat Pengawasan Tenda Ceper di Pantai Padang PADANG, HALUAN — Anggota DPRD Kota Padang kecewa dengan sikap pedagang di sepanjang Pantai Padang yang kembali menggunakan tenda ceper. Apalagi tenda payung bantuan Pemko Padang tidak digunakan, justru dijual kepada pihak lain.

PUSAT PEMERINTAHAN — Pembagunan gedung pusat pemerintahan Kota Padang di Air Pacah, Jum’at (15/3), sudah mendekati final. Para pekerja terlihat tengah merampungkan pekerjaan yang tersisa. Rencananya Agustus mendatang, gedung baru ini akan diresmikan. AMIR

3 Camat Lolos Kompetensi Camat 2013

Inilah kondisi jalan utama di Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah yang sama sekali belum di aspal. IST

9

PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang kembali menggelar penilaian Kompetensi Camat tahun 2013. Penilaian yang dimulai pada triwulan I bulan Maret ini, dimaksudkan untuk memotivasi para camat dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Para camat yang lolos dan masuk kategori 3 besar adalah Camat Lubuk Kilangan, Camat Kuranji dan Camat Padang Barat. Mereka mengalahkan para pesaingnya dari kecamatan lainnya. “Kegiatan ini bertujuan untuk mengapresiasi para camat yang

berhasil membangun daerahnya,” kata Ketua Tim Penilai Kompetensi Camat, Aristo Munandar saat berkunjung ke Kecamatan Lubuk Kilangan untuk menilai para pemenang 3 besar, Jumat (15/3). Camat Lubuk Kilangan, Andree Algamar SSTP. M.Si dalam paparannya mengatakan, bahwa semua yang di raih Lubuk Kilangan ini bukan semata-mata dari kerja masing-masing pribadi tetapi adalah peran seluruh pihak, seperti peran aktif niniak mamak, bundo kanduang, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan Ormas yang ada di Lubuk Kilangan. “Seluruh elemen masyarakat selalu

membantu dan menyokong program pemerintah. Kami juga baru saja membangun ruangan khusus bagi ibu menyusui, karena hal ini termasuk salah satu pembangunan untuk masyarakat apabila berada di Kantor Camat ini,” katanya. Menurut Aristo Munandar, ada 3 item penilaian yang dilakukan, yakni bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Sementara camat yang berhasil meraih nilai tertinggi saat ekspos dan kunjungan ke kantor camat, berhak mewakili Kota Padang untuk penilaian kompetensi camat tingkat Sumatera Barat. (h/net)

Menurut Jon Roza Syaukani, dari Fraksi Partai Demokrat, dengan kondisi seperti ini sangat diperlukan adanya Perda Pelarangan Perzinaan dan Pelacuran, untuk mendukung Perda Ketertiban Umum. “Hal ini adalah salah satu langkah untuk menuju Kota Padang yang lebih religius. Karena, perda dapat meminimalisir terjadinya pekat,” katanya. Meski demikian, DPRD tetap berharap Pemko Padang lebih maksimal dalam melakukan pengawasan dan sosialisasi, yang disertai dengan sanksi yang tegas. Jika itu tidak dilakukan, maka percuma saja rangkaian perda yang banyak itu. Sedangkan Jawardi, Anggota Fraksi Partai Persatuan Bulan Bintang mengatakan, Pemko Padang harus memaksimalkan Satpol PP di lapangan. “Aparat Pol PP harus bekerja maksimal untuk mengurangi penyakit masyarakat yang kian marak di Kota Padang. Kalau perlu, tempatkan posko-posko pemantauan Pol PP di tiap lokasi yang dinilai sering digunakan pelaku pekat,” ujarnya. Ia mengharapkan, Pemko Padang juga menjalin kerjasama yang lebih erat lagi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mensosialisasikan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Karena, penertiban tanpa diimbangi perbaikan akhlak dan moral, akan menjadi percuma. Sementara Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Padang yang juga kader PDIP Kota Padang, Albert Hendra Lukman mengatakan, Pemko harus bertindak tegas, terutama Satpol PP dalam menjalankan tugasnya, memberantas praktek maksiat pada titik-titik rawan maksiat. Karena, hal ini telah mencoreng wajah kota, dan membuat menurunnya moral. “Apalagi, di kawasan Pantai Padang, sudah dibantu pembenahannya dengan APBD, kenapa belum juga selesai. Tetapi gejalanya belakangan ini kita nilai sudah tidak wajar lagi. Apalagi, kota ini sudah merencanakan pariwisata religius,” katanya. (h/ade)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal


10 PA D A N G

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

2012, Retribusi Terminal Angkutan Barang Turun

SNMPTN 2013

Unand Urutan Kedua di Sumatera PADANG, HALUAN — Sebanyak 41.564 pelajar dari seluruh Indonesia memilih Universitas Andalas sebagai pilihan perguruan tinggi. Sebagai pilihan pertama, Unand dipilih oleh 22.165 orang. Sebagai pilihan kedua, Unand dipilih oleh 19.399 orang. Hal ini menjadikan Unand, perguruan tinggi nomor dua dipilih setelah USU. Dikatakan Kasubag Humas dan Protokol Unand Eriyanthy, Unand merupakan perguruan tinggi nomor dua terbanyak yang dipilih pelajar di Sumatera. Urutan pertama adalah USU dengan jumlah pendaftar mencapai 59.860 orang. “Hal ini mengakibatkan persaingan masuk ke Unand semakin tinggi,” katanya, Jumat (15/3). Untuk pendaftaran di Unand, Prodi Manajemen merupakan pilihan favorit dengan pendaftar mencapai 6.042 orang. Selain itu, calon yang memilih Prodi Hukum juga mengalami peningkatan sampai 4.794 orang. Tapi jumlah pemilih tertinggi menurut prodi belum dapat menggambarkan tingkat persaingan atau kekekatan karena daya tampung juga berbeda menurut prodi. Untuk daya tampung, bisa dlihat dari website snmptn.ac.id. Untuk seleksi masuk bersama perguruan tinggi negeri (SMBPTN), sudah bisa diakses informasinya mulai 30 April mendatang. Ujian ini dilaksanakan, seusai pengumuman SNMPTN 2013 dikeluarkan. Seperti diketahui, untuk tahun ini, melalui jalur SNMPTN 2013, sebanyak 50 persen pelajar diterima melalui jalur ini. sedangkan untuk SMBPTN, sebanyak 30 persen mahasiswa mendaftar diterima di jalur ini. sisanya 20 persen diambil dari seleksi melalui jalur mandiri yang dilakukan universitas masing-masing. Selain itu, SMBPTN di tahun 2013 ini, sama dengan pelaksanaan ujian tertulis pada tahun sebelumnya. sementara SNMPTN sama dengan jalur undangan.(h/cw-eni)

PADANG, HALUAN — Perbaikan jalan raya Indarung-Sitinjau Lauik ternyata berdampak pada sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor retribusi terminal angkutan barang pada pos TPR Padang Besi. Sistem buka tutup yang menyebabkan kemacetan panjang, menyebabkan minimnya truk yang melintas. Sumbangan retribusi pun menurun.

PKL MENJAMUR— Permasalahan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) memang sulit diselesaikan. meski berkali-kali ditertibkan, namun mereka tetap kembali menggunakan fasilitas umum sebagai lokasi berjualan. Seperti terlihat di Pasar Raya Kota Padang, Jum’at (15/3). Hak pengguna jalan pun dirampas. AMIR

25 Judul Penelitian UBH Dibiayai Dikti PADANG, HALUAN — Sebanyak 25 judul penelitian yang di ajukan dosen Universitas Bung Hatta melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Ditlitabmas) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lolos seleksi dan akan dibiayai senilai Rp1.214.893.000. Sekretaris LPPM UBH Ir Haryani MT, diruangan kerjanya, kemarin menyebutkan, jenis penelitian yang berhasil didapatkan yaitu penelitian fundamental 5 judul dari pendanaan hibah penelitian desentralisasi lanjutan dan 2 judul dari pendanaan hibah penelitian desentralisasi usulan baru. Penelitian hibah bersaing 4 judul dari pendanaan hibah penelitian desentralisasi lanjutan dan 10 judul dari pendanaan hibah penelitian desentralisasi usulan baru.

“Dana penelitian berupa hibah tersebut diperuntukan bagi dosen perguruan tinggi negeri dan swasta guna meningkatkan kegiatan dan mutu penelitian di pergururan tinggi tersebu”, imbuh Haryani. Ia menyebutkan, penerima dana hibah penelitian terdiri dari Fakutas Ekonomi (FE) 1 judul, Fakultas Hukum (FH) 2 judul, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 2 judul. Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 2 judul, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) 4 judul, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) 6 judul dan Fakultas teknologi Industri (FTI) 8 judul. Sementara dosen-dosen yang akan melaksanakan penelitian dari hibah tersebut terdiri penelitian desentralisasi lanjutan yakni Alviz Rozani M.Si, Lely Refnita M.Pd, Yetisma Saini SH MH, Harfiandri Damanhuri S.Pi M.Sc,

Aidil Ikhsan ST MT, Ir Nasril S MT, Yusra M.Si, Ir Haryani MT, Lestari Setiawati ST MT, Ir Cahayahati MT, Pasyimi ST MT. Sedangkan untuk desentralisasi usulan baru yakni Dr Ir Usman Bulanin MS, Ir Hendri Warman MSCE, Azrita S.Pi M.Si, Dessi Mufti ST MT, Dr Elfiandri M.Hum, Dr. Uning Pratimaratri SH M.Hum, Dra Eriza Nelfi M.Hum, Ir Hamdi MT, Noviyarsi ST MT, Nurul Huda SE M.Si, Tomi Eriawan ST MT, Yesmizarti Muchtiar ST MT, Dr.Eng Reni Desmiart ST MT, Dr. Junaidi MS. “Penelitian menjadi bagian dari fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang sangat penting, oleh karenanya harus mendapat porsi yang cukup untuk selalu ditingkatkan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas,” ujar Haryani mengakhiri. (h/ita/*)

PROFIL KELURAHAN KOTO LUA

Masyarakat Keluhkan Sampah Tidak Diangkut PADANG, HALUAN — Meskipun Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh berada di bagian paling Timur Kota Padang. Namun, Kelurahan Koto Lua bisa bersaing dengan kelurahan-kelurahan lainnya, yang berada di pusat kota. Sebagai bukti, Kelurahan Koto Lua bisa meraih prestasi menjadi juara II, dalam lomba antar kelurahan se-Kota Padang pada tahun 2102 lalu. Kelurahan ini juga mengantongi segudang prestasi lainnya, seperti juara III lomba PKK tingkat Sumbar, juara masjid terbaik se-Kota Padang tahun 2012, dan menjadi langganan juara umum dalam lomba MTQ se-Kecamatan Pauh sejak 2006 sampai 2012 lalu.

“Mungkin perspektif sebagian orang, daerah yang berada di bagian paling ujung dan pinggiran kota adalah daerah yang biasa-biasa saja termasuk soal prestasi, perekonomian dan juga tingkat kesejahteraan. Tetapi anggapan itu keliru, semua dapat kami patahkan. Kelurahan Koto Lua bisa menjadi kelurahan yang serba bisa, dan tidak kalah dari kelurahan manapun,” ujar Lurah Koto Lua, Yulnida kepada Haluan, Jumat (15/3). Dikatakan, dari segi jumlah penduduk Kelurahan Koto Lua memiliki kepadatan penduduk mencapai 7.254 jiwa, dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 1.674 KK, dari 6 RW dan 25 RT.

“Meskipun jumlah penduduk kami tergolong tinggi, namun penduduk miskin kami hanya 215 KK. Jumlah KK miskin ini pun dari tahun ke tahun jumlahnya terus mengalami penurunan, seiring dengan perkembangan KJKS yang ada di kelurahan,” ungkapnya lagi. Ditambahkan, walau prestasi segudang tetapi Kelurahan Koto Lua masih membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah. Perhatian yang

dibutuhkan antaranya soal kebersihan. Pasalnya saat ini, Kelurahan Koto Lua masih kesulitan dalam memproses pembuangan sampah. “Kami masih kewalahan tentang sampah, dimana mobil pengangkut sampah dari Pemko Padang, jarang sampai ke kelurahan kami. Kami berharap, Pemko bisa memberikan rekomendasi kepada Dinas Kebersihan untuk menurunkan mobil sampah ke kelurahan kami,” tuturnya. (h/cw-wis)

Lurah Koto Lua, Yulnida

Selain itu juga disebabkan banyaknya perusahaan pertambangan mineral (batu bara, dan biji besi) yang tutup, menyebabkan berkurangnya kendaraan masuk ke Kota Padang untuk pengiriman barang ke Pelabuhan Teluk Bayur. “Karena itu, retribusi jasa usaha terminal yang ditargetkan sebesar Rp1,5 miliar hanya terealisasi sebesar Rp1,04 miliar. Untuk retribusi pelayanan pelabuhan ditargetkan Rp127 juta, tetapi realisasinya masih nihil. Sementara itu untuk retribusi izin trayek dengan target Rp 200 juta, mampu terealisasi Rp 120 juta,” kata Kepala Dinasi Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Kadishubkominfo) Firdaus Ilyas dalam rapat dengan DPRD Padang. Menurut Firdaus Ilyas, sebenarnya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sepanjang 2012 cukup tinggi, mencapai Rp7,1 miliar. Sedangkan target yang ditetapkan Rp8,2 miliar. Sementara itu, realisasi PAD yang berasal dari retribusi mencapai 69,59 persen atau Rp5,7 miliar. Dengan capaian realisasi yang cukup tinggi itu, maka pemetaan potensi PAD retribusi tahun 2013 meningkat dari tahun lalu. Apalagi, ada pula potensi pendapatan baru yakni retribusi tower sebesar Rp3 miliar dan Rp3 miliar pula dari bus masal. Sehingga target PAD dari Dishub meningkat menjadi Rp14 miliar. Adapun sumber PAD tersebut diantaranya, retribusi parkir jalan umum dan tunggakan tepi jalan umum. Untuk retribusi parkir jalan umum ditargetkan Rp2,4 miliar dengan besaran realisasi sebesar Rp1,6 miliar. Sementara itu, untuk tunggakan tepi jalan umum yang ditargetkan sebesar Rp514 juta, hanya teralisasi sebesar Rp17 juta. Menanggapi hal itu, Anggota Pansus I DPRD Kota Padang, Muharlion mengatakan, terkait retribusi pengujian kendaraan bermotor, dinilai belum tertata dengan baik. Jika memungkinkan, sebaiknya sistemnya dirubah. Kawasan mana saja yang jadi potensi parkir. Menurut Firdaus Ilyas, saat ini titik parkir untuk tepi jalan umum masih memakai sistem kontrak. Dimana, sistem ini sudah dipakai secara turun temurun. Saat ini ada 140 titik parkir, diharapkan bisa bertambah di tahun 2013 sehingga bisa menambah PAD dari retribusi. “Begitu juga dengan PKL, yang mempunyai intervensi terhadap buruh parkir. Sebelumnya, sudah ada upaya dengan Satpol PP untuk menyelesaikan permasalahan ini. Kalaupun ada potensi disini, hanya bisa dimanfaatkan dari pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB. Selebihnya beralih fungsi untuk PKL,” katanya. (h/ade)

>> Editor :Devi Diani

>> Penata Halaman: Syahrizal


SIGAB 11

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

LINGKAR IKAB Bantu Korban Bencana PAYAKUMBUH, HALUAN — Kepedulian anggota Ikatan keluarga Agam dan Bukittinggi (IKAB) terhadap pembangunan tempat domisilinya Kota Payakumbuh, dan kampung tempat asal tidak diragukan lagi. Pasalnya, organisasi itu mempu mengumpulkan sejumlah dana dan berupa barang lainnya untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan. Seperti yang dilakukan pengurus IKAB Selasa (12/3) lalu, mereka menyerahkan bantuan dana, sembako, pakaian, makanan siap saji dan selimut bagi masyarakat yang terkena bencana di Kabupaten Agam baru baru ini. Bantuan itu langsung diserahkan ditempat oleh Sekretaris IKAB, Wilman Singkuan bersama pengurus lainnya. Keterangan Wilman Singkuan, dana bantuan yang dikumpulkan tersebut, sebesar Rp1 juta rupiah diserahkan kepada 2 pemilik rumah, di Empat Koto dan untuk kepala keluarga di Maninjau sebanyak Rp4 juta, ditambah bantuan sembako dan selimut, guna meringankan masyarakat yang terkena musibah. “Walau bantuan yang ada diperkirakan belum mampu untuk memenuhi semua kebutuhan mereka, tapi suatu kepedulian yang diperlihatkan IKAB terhadap warga yang ditimpa musibah di kampung halaman sudah merupakan suatu perbuatan yang terpuji, diharapkan mampu menyambung tali silaturrahmi antara warga di kampung dengan yang diperantauan, “ulasnya. Sementara itu pemuda IKAB Payakumbuh, Bustiar Sutan Batuah, bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang ditimpa musibah merupakan suatu kepedulian warga asal Agam dan Bukittinggi. Suatu bukti nyata warga asal Agam dan Bukittinggi bersatu dan solid dalam aspek kehidupan sosial, ekonomi dan politik. Dikatakan, Warga IKAB yang berdomisili di Payakumbuh, dengan berbagai profesi, diantaranya birokrat, politisi, pengusaha, pedagang dan lain yang turut punya andil dalam membangun Payakumbuh, sejak masa lampau. Saat ini diperkirakan terdapat sebanyak 20 persen warga IKAB dari seluruh penduduk Payakumbuh, jelasnya. (h/zkf)

TIPS Saat Terjadi Petir 1. Pantaulah kondisi cuaca lokal dengan menggunakan media TV atau radio, hal ini dapat anda lakukan baik anda sedang berada di rumah atau sedang berkendara. 2. Kenali tanda-tanda guntur dan petir mendekat dengan melihat bentuk awan yang menyerupai kembang kol dan menggantung, biasanya diiringi oleh suara guntur yang bergemuruh dan kilatan cahaya petir yang bergantian. 3. Saat petir mengancam, segeralah anda mencari tempat perlindungan, bangunan tertutup atau gedung adalah pilihan terbaik sebagai tempat perlindungan. 4. Jika anda berada dalam mobil yang beratap (bukan kap terbuka), tetaplah tinggal di dalam mobil tersebut dengan kaca tertutup. 5. Sebisa mungkin hindari tempat perlindungan yang tidak tertutup seluruhnya atau tempat perlindungan yang sempit. 6. Posisi berlindung hendaknya beberapa meter dari jendela yang terbuka, tempat cuci piring, toilet, bak air, shower, kotak listrik dan peralatan lainnya. Karena petir dapat merambat melalui peralatan di atas dan meloncat untuk mengenai orang-orang yang berada di sekitarnya. 7. Jangan mandi atau menggunakan shower saat terjadi badai petir. 8. Hindari menggunakan telepon kabel, kecuali dalam kondisi yang sangat terpaksa, kerena apabila petir menyambar instalasi telepon, petir dapat merambat melalui kabel telepon. Penggunaan handphone lebih aman dari pada menggunakan telepon kabel. (h/dn/*)

4 NAGARI MENANTI HAK KELOLA

Hutan Nagari Pencegah Bencana PADANG, HALUAN— Empat usulan hutan nagari di Kabupaten Solok Selatan, telah diverifikasi dan saat ini sedang menunggu izin dari kementerian kehutanan. Keempat usulan hutannagar iter sebut terdapat di Nagari Pulakek Koto Baru, Nagari Koto Baru, Nagari Pasir Talang Timur dan Nagari Pakan Rabaah dengan total luasan mencapai 14.720 hektar. Keempat Nagari tersebut tampaknya akan segera menyusul hutan nagari Simancuang yang telah mendapatkan hak kelola hutan nagari sejak 2011 yang lalu. Ini dikarenakan, berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan nomor 49tahun 2008 tentang hutan desa, hasil verifikasi dapat diketahui selama seratus hari kerja. Namun demikian, Rainal Daus Koordinator KKI Warsi menyebutkan, lama atau tidak proses pengeluaran SK areal hutan nagari bervariasi . “Keluarnya SK areal Hutan nagari tidak bisa dipastikan, dari pengalaman kita terhadap pendampingan proses pengusulan hutan nagari dan hutan desa prosesnya bervariasi. Bahkan ada yang tiga tahun baru mendapatkan hak kelola,” jelasnya. Keempat nagari ini berharap sesegera mungkin mendapatkan hak kelola untuk hutan nagari. Pasalnya, dengan hak kelola ini mereka bisa memproteksi hutan sebagai sumber air. Dimana mayoritas, masyarakat di sini menggantungkan hidup dari hasil sawah dan ladangnya. Tidak hanya itu, Edi Yeksus, Kepala Jorong Sungai Pangkua menyebutkan kehadiran hutan nagari membangkitkan kembali mimpinya untuk pengelolaan hutan lestari. Jorong Sungai Pangkua, merupakan salah satu jorong diantara ketiga jorong yang mengusulkan hutan nagari di Nagari Pakan Rabaah seluas 4.411 hektar yang akan diusulkan di Hutan Lindung dan HPT . Keinginan berawal dari ketakutan terhadap bencana galodo yang meluluh lantakkkan rumah dan sawah masyarakat di Sungai Pangkua. Bencana yang terus berlangsung di jorong mereka sejak awal tahun 1998 an dan menjadi rutin hingga sekarang. Bencana galodo akhir tahun lalu, disebutnya memiliki dampak besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tidak hanya bencana galodo, kini masyarakat Sungai Pangkua sering mengalami kekeringan. Kondisi ini ditenggarai dari kehadiran pembalakan liar yang berlangsung di hulu-hulu Sungai Pangkua dan SungaI Binuang. Edi, juga berharap tim verifikasi bisa memberitahukan secepat mungkin hasil dari verifikasi, sehingga mereka bisa segera memiliki hak kelola hutan nagari. “Sangat diharapkan sekali tim

survey verifikasi bisa memberikan kabar pada kami terkait dengan hasil verifikasi, dan kalau memang tidak bermasalah bisa segera mendapatkan izin kelola,” imbuhnya. Kecemasan akan kehadiran perusahaan pertambangan yang mengincar hutan mereka, membuatnya meminta ini juga menjadi alasan kuat untuk segera keluarnya areal penetapan hutan nagari melalui SK Menteri Kehutanan. “Sudah sebulan ini saya mendengar akan ada masuknya investor untuk perusahaan pertambangan yang akan masuk. Ini pasti akan memperburuk kondisi yang ada di jorong kami. Sekarang saja sudah sering galodo dan kekeringan, bagaimana lima sampai dengan sepuluh tahun akan datang,” ulasnya. Menurut Elviza Diana Asisten Komunikasi KKI Warsi, Solok Selatan dengan luasan mencapai 359.000 hektar dan sekitar 66 persen nya merupakan kawasan hutan. Sementara itu menurut catatan Dinas Energi 2013, dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Solok Selatan, ada 36 perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) di daerah itu. Dari 36 perusahaan itu, 10 perusahaan bergerak di sektor pertambangan emas, 2 IUP perusahaan memiliki kadar emas, galena, zinc, dan biji besi, 12 perusahaan bergerak di sektor pertambangan biji besi, selebihnya bergerak di sektor pertambangan logam dasar, galena, tembaga. Potensi hasil tambang ini semakin menggiurkan, namun kondisi yang terjadi saat ini kekayaan tambang itu tidak lantas memberikan kontribusi yang signifikan terhadap APBD solok Selatan. Dan lagi-lagi masyarakat hanya bisa menjadi penonton di pesta-pora pengelolaan sumber daya alam yang kapitalis. Belum lagi keberadaan perusahaanperusahaan tambang tersebut yang sebagian besar berada dalam kawasan hutan, ini semakin menyisakan rantai permasalahan untuk masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari pertanian dimana sumber air mereka berasal dari hutan. Dengan usulan hutan nagari ini, Rainal Daus menambahkan, masyarakat memiliki hak untuk pengelolaan hutan dengan kearifan lokal yang telah ada dan berlanjut secara turunmenurun. (h/dn/*)

CEGAH BENCANA — Bupati Padang Pariaman, Drs. H. Ali Mukhni menanam pohon usai mencanangkan penanaman 25.000 pohon untuk melindungi pantai Padang Pariaman dari abrasi. Penanaman dimulai secara simbolis oleh Bupati pada hari temu lapangan petani di Nagari Sunur Kecamatan Nan Sabaris, Senin.

CEGAH BENCANA ABRASI

Bupati Canangkan 25 Ribu Pohon, Setujui MoU PADANG, HALUANBupati Padang Pariaman, Drs. H. Ali Mukhni mencanangkan penanaman 25.000 pohon untuk lindungi pantai Padang Pariaman dari abrasi. Penanaman dimulai secara simbolis oleh Bupati pada hari temu lapangan petani di Nagari Sunur Kecamatan Nan Sabaris, Senin. Menurut Ali Mukhni, pesisir pantai Kabupaten Padang Pariaman memang rawan terhadap abrasi. Ombak pantai barat yang terus menerus menggerus pinggiran pantai di khawatirkan akan mempersempit daratan sekaligus memperluas ruang naiknya air laut ke daratan. “Kita akan tanami pantai dengan berbagai tanaman penahan abrasi dan bermanfaat untuk masyarakat,” katanya. Area Manejer FIELDBumi Ceria, Utami Sekarini menyatakan pihaknya sudah melakukan penanaman di berbagai tempat sepanjang pantai Padang Pariaman.

“Kita sudah tanam mulai dari Kasang, Ketaping, Ulakan hingga Sungai Limau.” katanya. Menurut Utami, penanaman pohon ini adalah komitmen bersama antara warga belajar sekolah lapangan yang didampingi FIELD-Bumi Ceria dengan para pihak baik ditingkat nagari hingga ke level pemerintahan kabupaten dan juga swasta. Komitmen ini telah mulai dilakukan sejak 2011 hingga sekarang. “Di Ketaping kami dibantu pihak Pertamina dan lembaga kemanusiaan PKPU. Sementara pembibitan masyarakat juga banyak dibantu oleh Panin Bank,” paparnya. Pada kesempatan tersebut, Bupati Padang Pariaman juga terlibat menanda tangani nota kesepakatan antara Persatuan Petani Pemandu Masyarakat Tangguh Bencana dan Perubahan Iklim (P3MTBPI) dengan 3 SKPD ditingkat Kabupaten Padang Pari-

aman yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kantor Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan.Nota kesepahaman ini berisi kesepakatan antar pihak untuk melakukan kerjasama untuk melanjutkan sekolah lapangan dalam kerangka pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim. Koordinator P3MTBPI, Indra Medi menegaskan pihaknya akan terus menerus berupaya untuk memajukan kabupaten Padang Pariaman dengan pengorganisasian petani. “Petani mrupakan aktor utama penggerak pembangunan Padang Pariaman. Bersama petani, kami yakin Padang Pariaman dapat lebih maju. Kami akan terus berupaya agar sekolah lapangan dapat dilakukan sebagai pendekatan utama dalam menggerakkan masyarakat tani agar berdaya dan mandiri’” paparnya. (/h/dn/*)

KEHILANGAN S T N K B A 5468 A/N ADEK. BAGI YA N G M E N E M U K A N HARAP LAPOR KE POS P O L I S I T E R D E K AT >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Habli


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA BOTIAH

TERMINAL LIAR MENJAMUR

Angka Kelahiran Terus Turun PAYAKUMBUH, HALUAN — Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencara Provinsi Sumatera Barat, Ifrah, menilai, angka kelahiran di Payakumbuh terus mengalami penurunan, dari tahun lalu 3,2 di tahun 2007 menjadi 2, 8 di tahun 2012. Penurunan angka kelahiran itu, pertanda program kependudukan dan KB di kota ini cukup berhasil. Tahun 2012, dari target 3.268 akseptor baru berhasil terjaring 3.652 akseptor (111,4%). Pengakuan Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencara Provinsi Sumatera Barat Irfah itu disampaikannya, dalam acara pembukaan Rakerda Kependudukan dan KB Kota Payakumbuh, di gedung pertemuan Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan KB (BPMP-KB) Payakumbuh, Kamis (14/3). Rakerda ini dibuka Walikota Payakumbuh diwakili Stah Ahli Walikota Hendri Refdinal, SE, M.Si. Dihadiri Kepala BPMP-KB Drs. Harmayunis, Ketua TP-PKK Payakumbuh Dr. Hj. Henny Riza Falepi dan sejumlah undangan lainnya. Penurunan angka kelahiran di Tanah Air, merupakan program nasional yang harus dikejar seluruh provinsi, kota dan kabupaten di Tanah Air. Malahan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sudah menginstruksikan kepada seluruh gubernur, walikota dan bupati, agar mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan gerakan KB. “Warga kota Payakumbuh terbilang cukup tinggi partisipasinya dalam program KB ini,” sebut Irfah. Walikota Payakumbuh dalam sambutannya, mengingatkan, agar Rakerda ini mampu menyusun program kependudukan dan KB yang realistis, dengan melibatkan seluru stakeholder dan tokoh masyarakat disemua kelurahan. Program pembangunan kependudukan dan keluarga berencana, disebut Hendri sudah menjadi target MDGs. Dalam rangka pencapaian KB ini, TP-PKK ikut berperan, ditandai dengan diterimanya penghargaan oleh TP-PKK sebagai juara I dalam lomba PKK- KB tingkat provinsi. (h/smt)

Walikota Seakan Tak Peduli PAYAKUMBUH, HALUAN — Pasangan Walikota Payakumbuh, Riza Falepi dan Wawako Suwandel Muchtar yang lebih dikenal dengan F-Wan, sepertinya tidak peduli dengan ketertiban Payakumbuh. Pasangan itu seakan tak mampu menertibkan terminal bayangan yang ada di kota ini.

ANJLOK — Produksi bawang goreng di Kota Payakumbuh, anjlok akibat tingginya harga bawang merah lokal maupun impor dalam pekan ini. ZUL

PEMKO JANGAN TUTUP MATA

Industri Bawang Goreng Terancam Gulung Tikar PAYAKUMBUH, HALUAN — Usaha industri rumah tangga bawang goreng di Kota Payakumbuh, terancam bangkrut akibat melonjaknya harga bawang merah lokal maupun bawang impor. Sehingga, produksi usaha itu otomatis menurun, akibat mahalnya harga bahan baku bawang akhir akhir ini di Kota Payakumbuh. Salah seorang pemilik usaha bawang goreng bernama Gusni Mawarita (30) yang dihubungi di tempat usahanya di Kelurahan Parit

Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Jumat kemarin menuturkan, usaha itu sudah sudah ditekuninya selama 4 tahun, kali inilah ia mengalami bawang merah yang mahal, melonjak tajam dari Rp20 ribu per kg sebelumnya menjadi Rp40 ribu per kg. Dikatakan, saat ini ia terpaksa menggunakan bahan baku bawang merah impor dengan harga jauh lebih murah dari bawang lokal berkisar antara Rp20 ribu

hingga Rp25 ribu per kgnya, sebelumnya harga bawang impor hanya berkisar Rp16 hingga Rp18 ribu per kg. Sehingga penjualan bawang goreng dengan terpaksa juga ia naikkan, walau saat ini omsetnya sempat menurun, sebut Gusni Mawarita. “Kita sebelumnya mampu memproduksi bawang mentah menjadi bawang goreng sekitar 250 kg per hari, namun saat ini produksinya jauh menurun. Walau begitu ia berusaha mempertahankan

tenaga kerja di pabrik penggorengan bawang milikya sebanyak 3 orang. Kalau bawang merah masih tetap melonjak dalam dua minggu kedepan, bukan tidak mungkin produksinya bertambah anjlok,” ujarnya. Diharapkannya, pihak pihak terkait di jajaran Pemko Payakumbuh, turun tangan mencarikan solusi, supaya harga bawang merah baik lokal maupun impor tidak semakin naik lagi. Sehingga usahanya mampu bergerak

IKAB Bantu Masyarakat Terkena Musibah PAYAKUMBUH, HALUAN — Kepedulian anggota Ikatan keluarga Agam dan Bukittinggi (IKAB) terhadap pembangunan tempat domisilinya Kota Payakumbuh, dan kampung tempat asal tidak diragukan lagi. Pasalnya, organisasi itu mempu mengumpulkan sejumlah dana dan berupa barang lainnya untuk membantu masyarakat yang tengah kesulitan. Seperti yang dilakukan pengurus IKAB Selasa (12/3) lalu, mereka menyerahkan

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

bantuan dana, sembako, pakaian, makanan siap saji dan selimut bagi masyarakat yang terkena bencana di Kabupaten Agam baru baru ini. Bantuan itu langsung diserahkan ditempat oleh Sekretaris IKAB, Wilman Singkuan bersama pengurus lainnya. Keterangan Wilman Singkuan, dana bantuan yang dikumpulkan tersebut, sebesar Rp1 juta rupiah diserahkan kepada 2 pemilik rumah, di Empat Koto dan untuk kepala

keluarga di Maninjau sebanyak Rp4 juta, ditambah bantuan sembako dan selimut, guna meringankan masyarakat yang terkena musibah. “Walau bantuan yang ada diperkirakan belum mampu untuk memenuhi semua kebutuhan mereka, tapi suatu kepedulian yang diperlihatkan IKAB terhadap warga yang ditimpa musibah di kampung halaman sudah merupakan suatu perbuatan yang terpuji, diharapkan mampu menyam-

bung tali silaturrahmi antara warga di kampung dengan yang diperantauan, “ulasnya. Sementara itu pemuda IKAB Payakumbuh, Bustiar Sutan Batuah, bantuan yang diberikan kepada masyarakat yang ditimpa musibah merupakan suatu kepedulian warga asal Agam dan Bukittinggi. Suatu bukti nyata warga asal Agam dan Bukittinggi bersatu dan solid dalam aspek kehidupan sosial, ekonomi dan politik. (h/zkf)

dan berjalan lancar seperti semula, kesejehteraan tenaga kerjanya ikut terjamin. Menurut dia, bawang goreng milikya dijual Rp60 ribu per kg, sebelumnya dipasarkan ke berbagai kota dan kabupaten. Selain Sumatera Barat, juga diperdagangkan untuk propinsi Jambi, Bengkulu, Lampung. Sementara untuk propinsi Riau, Perawang dan Pekan Baru. “ Selama harga bawang melonjak, pasaran bawang goreng agak tersendat, “ulasnya. (h/zkf)

Buktinya, terminal bayangan tersebut sampai saat ini masih bercokol di Jalan Tan Malaka, Bunian. Walau keberadaannya dianggap ilegal, namun pimpinan daerah kota ini disinyalir seakan tidak mau tahu dengan kondisi yang terjad. Sehingga terminal bayangan itu sejauh ini tidak tersentuh penertiban. Fraktisi Hukum Payakumbuh, Nedi Rinaldi,SH,MH ketika dihubungi, Jumat kemarin mengakui, belum melihat upaya penertiban terminal liar itu sampai kini. Buktinya, masih terlihat sejumlah angpedes jurusan Limbanang dan sekitarnya nongrong di jalan Tan Malaka.” Tidak jelas kebijakan yang diambil Pemko, apakah membiarkan kondisi itu selamanya, ujarnya mempertanyakan. “Kita kurang mengerti dengan kebijakan Pemko Payakumbuh, terhadap beroperasinya terminal ilegal di kota ini. Namun yang jelas keberadaan terminal bayangan itu seakan dipatenkan. Kalau tidak, mengapa instansi terkait enggan dan kurang mampu menertipkannya, semuanya sepertinya tutup mata,”ungkapnya. Hal senada juga diungkapkan salah seorang kader partai Demokrat Payakumbuh ditempat terpisah. Ia merasa heran entah mengapa terminal ilegal tersebut tetap eksis beroperasi, diduga selalu dipelihara dan dipertahankan sampai saat ini. Pada hal, keberadaan angpedes yang parkir di pinggir jalan sangat berpotensi mempersempit jalan, sebagai pemicu tersendatnya arus lalulintas. “Kita heran dengan kebijakan Pemko, terminal bayangan sja tidak mampu ditertibkan, bagaimana pimpinan kota ini hendak membangun bandara. Lahan untuk rencana pembangunan terminal sampai kini belum terdengar keberadaannya, apalagi bandara berapa luas lahan yang dibutuhkan.

Dikatakan, sepertinya keberadaan terminal bayangan itu seakan dipatenkan. “Kalau tidak, mengapa instansi terkait enggan dan kurang mampu menertipkannya, semuanya sepertinya tutup mata. Sebenarnya masukan dari masyarakat kota sudah banyak disampaikan melalui media, menyorot beroperasinya terminal ilegal di beberapa ruas jalan dalam kota. Tapi belum juga mendapat perhatian. Ia mengharapkan, pasangan walikota dan wawako itu dituntut kepeduliannya terhadap terminal ilegal, juga penertiban bongkar muat barang disembarang tempat. Pantauan Haluan ke lokasi di jalan Tan Malaka Jumat kemarin melihat sederetan mobil angpedes jurusan mudiak Limbanang dan sekitarnya masih mangkal di pinggir jalan tersebut. Entah kapan penertiban serius dilakukan, apalagi sekarang ini tengah dilakukan penilaian Adipura, perlu ditingkatkan ketertiban. Ketua DPRD Payakumbuh, Wilman Singkuan, ketika diminta pendapatnya sekaitan terminal ilegal, hanya meminta kepada walikota untuk menyelesaikan persoalan itu dengan segera dan sebaik baiknya. “Jangan tunggu sampai berlarut larut, sebab terminal ilegal itu sudah berlangsung lama, untuk itu diperlukan keseriusan walikota,” harapnya. Walikota Payakumbuh, Riza Falepi maupun Wawako Suwandel Muchtar yang hendak dikonfirmasi di Balaikota Bukik Sibaluik sekitar pukul 10.00 Wib kemarin belum berhasil karena yang bersangkutan tidak berada ditempat. Namun saat jumpa pers di balai wartawan Kamis, Walikota mengatakan pembangunan bandara tetap akan diupayakan dalam rangka mengundang investor ke daerah ini, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sebutnya. (h/zkf)

PERUMAHAN MURAH

Angin Segar untuk PNS PAYAKUMBUH, HALUAN — Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi berkeinginan untuk membantu pegawai negeri sipil golongan rendah, dan warga kurang mampu, untuk mendapatkan perumahan. Data di pemko, masih banyak di antara PNS dan pegawai honorer yang belum mempunyai perumahan. Walikota Riza mengaku, sudah menjajaki peluang itu dengan Menteri Negara Perumahan Rakyat H. Djan Faridz, Direktur BTN Pusat Mansyur S. Nasution dan Branch Manager BTN Padang Heru Judhi Irianson. “Saya sudah ketemu dan membicarakan persoalan ini dengan Direktur BTN Pusat Mansyur S. Nasution, dan Branch Manager BTN Padang Heru Judhi Irianson, dan sepakat untuk membantu keinginan pemko dalam membangun perumahan pegawai golongan rendah serta warga kurang mampu,” ucap walikota. Keterangan Walikota H. Riza Falepi di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Kamis (14/3), perhatian Menteri Negara Perumahan Rakyat H. Djan Faridz ke

Payakumbuh sangat tinggi. “Kita samasama duduk di DPD-RI dahulu. Ia dipercaya Presiden menjadi menteri, dan kami dipercaya warga Payakumbuh memimpin kota ini,” sebut Riza. Kebutuhan perumahan, menurut walikota, sangat penting sekali. Apalagi, menurut laporan staf, masih banyak pegawai golongan rendah dan warga berpenghasilan kecil yang kesulitan mendapatkan perumahan. Karena itu, persoalan ini dilaporkannya kepada Menteri Perumahan Rakyat, dan langsung mendapat respon. “Makanya, bapak menteri merekomendasinya lewat BTN,” ungkap walikota. Dalam pembangunan perumahan buat pegawai itu, menurut walikota, akan sangat membantu, bila di antara pegawai dan warga sudah punya tanah. Sehingga, dalam angsuran perumahan nantinya, akan sangat ringan dan tidak memberatkan pegawai bersangkutan. Lahan untuk perumahan ini, tengah dijajaki Korpri Payakumbuh, simpulnya. (h/smt)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

SANJAI Warga Diimbau Jaga MCK PADANG PANJANG, HALUAN — Wakil Wali Kota Padang Panjang Edwin, meminta kepada warga yang berdomisili di sekitar keberadaan mandi cuci kakus (MCK), untuk selalu menjaga menjaga kebersihan lingkungan dan ketersedian air bersih di lokasi fasilitas umum tersebut. “Selama ini, masyarakat kita cukup abai dengan keberadaan MCK di lingkungan masing-masing. Selain kotor dan berbau, banyak keberadaan MCK yang tidak terawat dengan baik,” ujar Edwin di sela peresmian MCK plus-plus di Surau Batang Tibarau Sigando kemarin. Edwin juga menghimbau kepada masyarakat setempat, untuk memelihara fasilitas umum yang juga dilengkapi dengan mushalla tersebut. Karena, dana pembangunan MCK tersebut berasal dari APBD Kota Padang Panjang dengan alokasi dana sebesar Rp465 juta. “Fasilitas ini adalah milik kita bersama dan mari bersama-sama pula kita untuk menjaganya,” himbau Edwin. (h/yan)

BUKITTINGGI, AGAM DAN PADANG PANJANG 13

Penilaian Adiwiyata, Agam Usulkan 5 Sekolah AGAM, HALUANPemerintah Kabupaten Agam mengusulkan sebanyak lima sekolah di Agam untuk mengikuti penilain sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Sumatera Barat dan nasional.

PNPM Buka Keterisoliran AGAM, HALUAN — Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) yang diwujudkan dengan pembangunan infrastruktur telah banyak merubah wajah perkampungan dan membuka pemukiman terisolir di Agam. Hal itu dikatakan oleh beberapa orang camat kepada Haluan dalam pekan terakhir. Seperti dikatakan Camat Palembayan Aryati, di kecamatan itu dana PNPM banyak digunakan untuk membangun jalan kampung dengan rabat beton ke pemukiman terpencil, sehingga pemukiman tersebut telah dapat ditempuh kendaraan dengan lancar. Hal senada juga dikatakan Camat Palupuh Syahrul Hamidi, dikecamatan itu katanya banyak perkampungan yang terletak terpencil, tetapi secara berangsur-angsur keterisoliran itu telah dibuka dengan proyek PNPM-MP yang pelaksanaannya melalui musyawarah masyarakat nagari. Cuma untuk membangun jalan kabupaten dari Pasia Laweh ke Pagadih yang banyak rusak masyarakat sangat mengharapkan bantuan dengan dana besar dari pemerintah, karena tidak memungkinkan diperbaiki dengan dana PNPM,” ujar Syahrul. Selain untuk sarana transportasi dana PNPM juga digunakan untuk pembangunan irigasi, sarana pendidikan, rumah ibadah dan fasilitas uamum lainnya. Sementara itu menurut Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Agam Drs Welfizar dana pembangunan melalui PNPM untuk nagari yang dikucurkan tahun 2013 ini sebanyak Rp28 miliar lebih meningkat dari tahun 2012 yang hanya Rp12,6 miliar. Pelaksanaan proyek pembangunan di nagari selama ini juga berjalan lancar, untuk proyek PNPM tahun 2012 telah selesai 90 persen, diharapkan pada bulan Maret 2013 selesai seluruhnya.Kesuksesan pelaksanaan PNPM-MP tak terlepas dari peran dan partisipasi masyarakat.(h/ks)

RAWAN LONGSOR — SMP N 4 Palupuh yang terletak di atas bukit pada pinggiran jalan Bukittinggi-Medan rawan longsor, sehingga pinggiran tebing tersebut perlu diperkuat. KASRA SCORPI

Janjang Saribu Bukit Apit Direvitalisasi BUKITTINGGI, HALUAN—Pemerintah Kota Bukittinggi mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp15 miliar untuk revitalisasi objek wisata Janjang Saribu Bukit Apit Bukittinggi. Wakil Walikota Bukittinggi Harma Zaldi mengatakan, bantuan dari pemerintah pusat itu diberikan secara bertahap. Untuk tahun 2013 ini, sebesar Rp7,5 miliar sudah masuk ke kas Pemko Bukittinggi, sementara sisanya Rp7,5 miliar akan diserahkan pemerintah pusat pada tahun 2014 mendatang. Harma Zaldi mengatakan, proses perencanaan revitalisasi itu segera rampung dalam waktu dekat, serta proses tendernya akan diserahkan pada Pemerintah Provinsi

Sumatera Barat. Rencananya, revitalisasi Janjang Saribu Bukit Apit itu nantinya juga akan dilengkapi dengan sarana kolam renang, pembangunan jembatan lintas, serta perbaikan infrastruktur sekeliling Ngarai Sianok, sehingga kawasan itu kedepan dapat dioptimalkan dan dikelola dengan baik. “Jika revitalisasi Janjang Saribu telah berjalan dengan lancar, Bukittinggi akan memiliki objek wisata baru yang akan mempertegas julukan sebagai kota destinasi pariwisata di Sumatera Barat. Hal itu juga akan bersinergi dengan upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisawatan, baik lokal, nasional hingga internasional,” terang Harma Zaldi. Sebelumnya, kegiatan revitali-

sasi jenjang seribu telah dijalankan pada tahun 2011 untuk bagian atas janjang, pemasangan lampu jalan serta fasilitas pendukung lainnya. Pada tahun 2012 dilanjutkan dengan perbaikan jalan dibagian bawah, serta untuk tahun 2013 akan dilakukan perbaikan kondisi fisik janjang, sehingga dalam waktu dekat dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik. Namun bentuk dan wajah baru Janjang Saribu Bukit Apit ini masih belum jelas, apakah nantinya akan bernuansa lokal atau mengadopsi bangunan lainnya. Yang jelas, revitalisasi Janjang Saribu Bukit Apit ini tidak akan sama dengan Janjang Koto Gadang (Great Wall Koto Gadang) yang diresmikan Menkominfo Tifatul Sembiring beberapa bulan lalu. (h/wan)

80 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dilantik

BUPATI Agam Indra Catri bersama Ketua Kpu Agam memberikan selamat kepada 80 orang panitia pemilihan kecematan yang di lantik di Aula Stikes Ceria Buana Lubuk Basung, Jumat (15/3). RAHMAT HIDAYAT

AGAM, HALUAN — Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam Vikon melantik sebanyak 80 orang panitia pemilihan kecamatan (PPK) pemilihan umum anggota legislatif tahun 2014 Kabupaten Agam di Aula

Stikes Ceria Buana Lubuk Basung, Jumat (15/3). Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU Kabupaten Agam Vikon meminta panitia pemilihan kecamatan dapat bekerja sebaik mungkin sehingga pemilihan anggota

legislative di Agam dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, panitia pemilihan di kecamatan sangat menentukan jalannya keberhasilan pemilihan umum secara keseluruhan. Dikatakannya, 80 orang yang dilantik

merupakan orang yang dinilai cakap dalam menjalankan tugas, oleh sebab itu amanah yang sudah di emban merupakan tanggung jawab kepada tuhan dan masyarakat. “ 80 orang ini berasal dari 16 Kecamatan di Agam, setiap kecamatan memiliki 5 orang panitia pemilihan umum. Keberhasilan dari pemilihan bisa dinilai dari kualitas anggota legislative yang terpilih. Selain itu, tidak banyak masalah yang ditimbulkan setelah pemilihan berlangsung,” jelasnya. Dikatakan vikon, Untuk mencapai kebehasilan merupakan adil dari panitia pemilihan umum. Selain itu, panitia pemilihan umum juga bertugas dalam mendidik masyarakat untuk cerdas dan tidak ukut serta dalam memicu pertikain pada kemudian hari. “ Pemilihan anggota legis-

lative pada tahun 2009 dinilai cukup berhasil, karena tidak ada riak yang muncul hingga mahkamah konstitusi. Kita berharap pemilihan pada tahun 2014 dapat jauh lebih baik,” jelasnya. Sementara itu, Bupati Agam Indra Catri dalam sambutannya mengatakan, pemilihan umum anggota legislative di Kabupaten Agam harus berkelas. Maksudnya adalah, dari pemilihan terasebut mampu menghasilkan anggota legislative yang benar-benar berbuat untuk kepentingan masyarakat. Menurutnya, tahun 2014 adalah tahun demokrasi, banyak kepentingan yang muncul pada tahun tersebut, sehingga tahun 2014 bisa disebut sebagai tahun democrezy. Pantia pemilihan tidak boleh terbawa arus kepetingan politik. (h/yat)

Kepala Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Agam, Aswirman, kepada Haluan Jumat(15/3) di Lubuk Basung mengatakan, lima sekolah ini telah diseleksi pada tingkat kecamatan dan juga tingkat Kabupaten Agam. Ia menjelaskan, lima sekolah perwakilkan dari Kabupaten Agam itu adalah, SDN 21 Banuhampu, SMPN 3 Lubukbasung, MTsN 1 IV Angkek, SMAN 1 IV Angkek dan SMAN 1 Baso. Menurutnya, persaingan menuju predikat sekolah Adiwiyata tingkat nasional maupun nasional sangat ketat, sebab cukup banyak sekolah yang berasal di Sumbar yang pengelolaannya lingkungan cukup bagus. Dikatakannya, satu dari lima sekolah di Agam akan

ikut di ajukan ke Bapedalda Provinsi Sumbar untuk mewakili Sumbar untuk penilaian sekolah adiwiyata tingkat nasional yaitu MTsN 1 IV Angkek. “Kami percaya dengan sekolah yang diusulkan bisa lolos seleksi, sebab sekolah tersebut memkiliki kriteria yang telah ditentukan ikut pada tingkat Sumatera Barat dan nasional,” ungkapnya lagi. Menurutnya, penilian Adiwiyata ini tidak hanya dilihat dari kebersihan sekolah, tapi juga kerjasama pihak sekolah dan siswa. Seperti pengaturan bak sampah, kotak P3K dan juga adanya UKS. “ Penilian Adiwiyata ini benar-benar ketat,”jelasnya. Aswirman menambahkan, tidak hanya layak mengikuti adiwiyata, lima sekolah yang usulkan, dinilai berhasil menanamkan Pengetahuan tentang kebersihan dimulai sejak dini sehingga tidak hanya disekolah para siswa menanamkan hidup bersih yang ramah lingkungan dan sehat, tapi juga dilingkungannya. “ Kami berharap Lima sekolah Agam yang tengah diusulkan untuk mengikuti penilaian tersebut bisa memenuhi criteria dan berhasil juara pada menilaian Adiwiyata tingkat Sumbar, maupun Nasional,” tambahnya. (h/yat)

BPMPN Gelar Pelatihan KKRMBM AGAM, HALUAN — Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam mengadakan Pelatihan Kelompok Kerja Ruang Belajar Masyarakat (KKRMBM) tingkat kabupaten melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) di Aula Panti Asuhan Muhamadiyah Lubuk Basung, Kamis (14/3). Pelatihan itu mengangkat tema, “Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Melestarikan Budaya Minang Kabau”. Dengan narasumber dua orang fasilitator PNPM Provinsi Sumatera Barat. Acara tersebut di buka Bupati Agam yang di wakili Kepala Badan PNPM kabupaten Agam Welfizar dan diikuti oleh 80 peserta se-Kabupaten Agam. Kepala Badan PNPM Welfizar dalam sambutannya, mengatakan masing-masing kecamatan diutus lima orang yang berasal dari tokoh masyarakat atau ninik mamak. Lebih lanjut Welfizar menjelaskan, bahwa tujuan pelatihan tersebut untuk memperkokoh rasa kecintaan terhadap budaya adat minang kabau terutama bagi generasi muda. Welfizar berharap jadikan pelatihan ini sebagai ajang evaluasi dan saling berbagi informasi diantara kecamatan. Sementara itu, Fasilitator Provinsi Sumatera Barat (narasumber) M. Taufik dalam penerangannya mengatakan, bagaimana kita melawan perubahan modrenisasi dan globalisasi budaya asing (barat) yang masuk ke dalam adat budaya minang kabau. “Hal ini sangat rentan terjadi pada generasi muda, terutama dengan tata cara, prilaku, sikap, dan cara berpakaian yang tidak menujukkan keaslian budaya kita sendiri, “tukasnya. Dia berharap, agar lampisan masyarakat yang ada di dalam suatu nagari dapat bekerja sama dengan PNPM untuk mengembalikan sirih kegagangannya, pinang ketampuknya. (h/amc)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

IBU RUMAH TANGGA

Profesi yang Luar Biasa MEMILIH menjadi ibu rumah tangga adalah keputusan terhebat wanita. Profesi yang boleh dibilang sebagai profesi multi talenta, banyak tantangan, tanpa kenal aturan nine to five. Pun, tanpa gaji atau bonus. Wanita hebat dalam hal multitasking, ini karena selain terhubung dari sifat alami bawaan sejak lahir (nature), bahwa corpus collosum wanita nyata-nyata lebih luas daripada pria, yang memungkinkan wanita melakukan multitasking lebih efisien, ternyata disangkutkan pula dengan kebiasaan (nurture) yang berpengaruh serta imbas produk liberal berjudul kesetaraan gender. Namun, hebat saja ternyata belum cukup. Berat dirasa sebagian kaum ibu itu, meski reward yang mereka terima sepadan dengan rasa bahagia saat melihat si kecil melangkah pertama kalinya atau saat mengetahui si sulung bisa berhitung dan mengayuh sepeda roda duanya untuk pertama kalinya dengan berani. Pada sebuah studi yang diterbitkan dalam Jurnal Psikologi Keluarga edisi Desember, terungkap, ibu yang mampu membagi waktu antara karir dan keluarga ternyata lebih bahagia dan lebih sehat, dibandingkan ibu rumah tangga yang sekedar fokus mengurus rumah tangga dan keluarga saja. Ekonomi rumah tangga, barangkali telah menjadi alasan tersendiri, atau untuk sebuah alasan kesetaraan gender yang diperjuangkan Kartini pada masanya, kaum ibu yang merasa “terjebak” di dalam rumah dan lalu merasa tidak bahagia lantas meminta hak kepada pasangannya. Tak sekedar demi hak mengaktualisasi diri, mereka ingin pula berkarya, menjadi mandiri dan berdikari. Para ibu bekerja tersebut mengalami depresi lebih sedikit dan memiliki kesehatan lebih baik secara keseluruhan daripada ibu yang tinggal di rumah. Dan, efek ini ternyata hanya terjadi pada ibu dengan anak yang berusia

BERANDA IBU GUBERNUR

Ibu Peduli Keluarga 1. Ketua TP-PKK Sumbar, 2. Ketua Dekranasda Sumbar 3.Ketua P2TP2A (Pusat Perlindungan Terpadu Perempuan dan Anak )Sumbar 4.Ketua Forum Silaturahim Majelis Ta’lim Sumbar 5.Ketua BK3S Sumbar, 6. Penasehat Bundo Kanduang Sumbar, 7.Penasehat BKOW. 8. Ketua Umum Forum PAUD Sumbar Kolom ini khusus yang kami sajikan untuk pembaca, berupa Tanya jawab seputar masalah wanita dan keluarga, yang diasuh langsung oleh Ibu Gubernur Sumbar Ny. Hj. Nevi Zuarina Irwan Prayitno. JikaAnda memiliki pertanyaan seputar masalah wanita dan keluarga, silahkan kirimkan SMS Anda ke nomor 081363155253, atau (www.nevi-irwan.com, twitter: Nevizuairina47, Facebook: Nevi Zuairina Irwan), dan pertanyaan ini akan dijawab langsung oleh Ibu Nevi Irwan Prayitno secara bergantian.

Bekerja atau Menjadi Ibu Rumah Tangga Popy (Solok, 085263511xxx) Assalamu’alaikum Ibu Gubernur yang ramah. Saya adalah seorang ibu muda yang tengah menghadapi pilihan sulit antara memilih tetap bekerja atau menjadi ibu rumah tangga. Karena saya memiliki putra-putri yang masih balita dan jujur saya kewalahan membagi waktu, terlebih saat ini sangat sulit mencari asisten rumah tangga. Namun, apabila tidak bekerja beban ekonomi akan tertumpu pada suami dan saya khawatir nanti akan menjadi tenggelam dalam pekerjaan rumah tangga saja. Mohon tanggapan dan saran ibu. Wassalam.

muda dan tidak berlaku pada ibu yang memiliki anak usia sekolah. Ibu rumah tangga adalah “perawat” bagi suami dan anak-anak saat mereka jatuh melemah dan sakit. Meski hadirnya ibu hanya berupa sentuhan lembut di dahi atau pelukan hangat yang menenangkan. Hadirnya adalah obat mujarab. Ibu rumah tangga adalah “pakar gizi”. Ia menyediakan makanan sehat dengan gizi seimbang untuk suami dan anak-anaknya. Ia sangat tahu makanan apa yang terbaik untuk anak-anaknya yang tengah dalam masa pertumbuhan. Saat memasak, ibu menyelipkan pula doa agar suami dan anak-anak merasakan berkah atas masakan

Resep

Ikan Goreng Balado Bahan ½ kg ikan tongkol 2 buah jeruk nipis Garam dan minyak goreng secukupnya Bumbu ikan tongkol goreng balado: 2 buah tomat yang masak 2 ons cabe keriting 6 buah bawang merah Penyedap rasa secukupnya Cara membuat ikan tongkol goreng balado: Ikan tongkol yang masih segar disiangi, buang siripnya, sisik dan isi perut, serta ingsangnya. Potong-potong dan cuci yang bersih, peraskan dua jeruk nipis, sedikit garam halus, aduk-aduk dan diamkan biar jeruk nipis dan garam meresap Cabe keriting dihaluskan dengan sedikit garam. Panaskan minyak Sementara itu bawang merah dimemarkan dicampur menjadi satu Goreng ikan tongkol hingga matang, angkat. ***

yang dibuatnya. Ibu rumah tangga adalah “ekonom” sejati. Ialah bendahara terbaik dalam sebuah negara kecil bernama rumah tangga. Ia mengatur dengan baik semua pendapatan dan pengeluaran. Ia mengolah pendapatan yang diberikan suami kepadanya agar terasa berkah. Agar semua kebutuhan terpenuhi tanpa harus berhutang untuk menambal kebutuhannya. Tidak berlebihan bukan, jika saya lalu mengatakan, ibu adalah pondasi negara untuk membangun generasi yang akan datang. Dimana perekonomian keluarga di bawah manajemen ibu ternyata tidak hanya sangat berpengaruh pada kehidupan keluarga tetapi juga pada perekonomian negara. Tilik

bagaimana akar korupsi telah menjalar kemana-mana. Salah satu sebab, karena lemahnya manajemen perekonomian rumah tangga. Sehingga entah sengaja atau tidak, membuka kesempatan para koruptor menggasak uang negara dan rakyat. Ya, ibu rumah tangga juga seorang ahli kejiwaan. Hadirnya memberi ketenangan dan kesehatan jiwa seluruh anggota keluarga, bahkan untuk dirinya sendiri. Ia bisa menjadi mediator atau penengah bagi hati seluruh anggota keluarganya yang tengah gundah. Ia hadir dengan hati lembut dan netral, bersedia membimbing suami dan anakanaknya menghadapi kondisi yang berat di luar sana. Inilah yang berpengaruh pula pada

kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat. Pun, ibu rumah tangga adalah pengajar dan pendidik bagi anak-anaknya. Ialah yang setia mengajarkan kepada anak-anaknya tentang makna hidup dan kehidupan. Ialah ibu yang tidak pernah lelah mengajarkan kebaikan, agar anak-anaknya kelak tumbuh menjadi pribadi yang berprilaku dan berakhlak baik. Jadi, masihkah Anda berkeluh kesah [hanya] menjadi ibu rumah tangga, dan berat menjalani sebuah profesi yang luar biasa, the most fabulous career ever itu? Sementara, pilihan Anda tersebut belum pula dihitung dengan kalkulasi untuk simpanan jangka sangat panjang, yaitu kehidupan setelah mati. (h/maya)

Peluang Bisnis Bagi Ibu Rumah Tangga SEORANG ibu rumah tangga terkadang malah menghasilkan profit yang lumayan besar lho. Malah sering terjadi bisa lebih besar dibanding pekerjaan tetap sebagai karyawan swasta atau pegawai negeri. Pintar dalam memanajemen bisnis merupakan salah satu kunci sukses bagi pebisnis rumahan layak halnya yang dilakukan seorang ibu rumah tangga. Di bawah ini ada 7 list ide bisnis yang bisa menjadi referensi bagi siapa saja yang ingin membuka usaha, diantaranya yaitu : 1. Menjahit Pakian : Bisnis ini memang tidak asing lagi bagi kita semua. Bisnis menjahit pakaian memang menuntut anda setidaknya untuk bisa menjahit. Namun bagaimana jika kita tidak bisa menjahit? Tenang saja, anda juga bisa melakukan bisnis menjahit ini apabila tidak bisa melakukannya sendiri yaitu dengan merekrut para pekerja jahit yang bisa anda bayar berdasarkan omset kerjaan ataupun gaji setiap bulannya. 2. Mengelola Kursus Jahit : Masih berhubungan dengan bidang usaha diatas. Mengelola kursus menjahit merupakan salah satu peluang usaha yang cukup menjanjikan juga lho. Memang disini anda dituntut untuk bisa menjahit juga, namun jika tidak andapun bisa menerapkan metode diatas. Merekrut ahli jahit untuk bisa memberikan pelatihan di tempat anda dengan metode privat/personal supaya lebih efektif sehingga murid pun akan senang belajar. Disini anda perlu modal mesin jahit minimal 5 - 10 buah mesin jahit

supaya bisa menerima bamyak siswa sekaligus. Anda bisa kerjasama bagis hasil dengan pemberi materi kursus jahit. Dan untuk bagi hasil silahkan anda tentukan sendiri atau anda bisa gaji dia bulanan, monggo silahkan. 3. Bisnis Katering : Nah untuk bisnis kuliner yang satu ini memang seakan tidak ada habisnya. Anda bisa terjun ke bisnis katering jika anda bisa atau hobi memasak berbagai macam menu masakan. 4. Bisnis Usaha Mengelola Butik: Sebuah kesempatan usaha yang berkaitan dengan pakaian saya rasa juga banyak digemari oleh banyak kalangan masyarakat. Apalagi jika anda membuat lebih eklusif dan khusus seperti butik, bisa butik busana muslim, butik batik dan sejenisnya. Memang diperlukan modal tempat disini, namun bagi ibu rumah tangga yang memiliki space kosong dirumahnya, bisa juga lho dimanfaatkan untuk buka usaha ini. Kunci dari butik ini adalah strategi marketing yang bagus dan kreatif. Anda harus rajin berpromosi entah itu lokal maupun online. Tentukan usia market konsumen, saya rasa usia muda menjadi target yang cukup bagus mengingat dunia fashion bagi kaum muda terus berkembang dan up to date. Anda bisa bekerjasama dengan perusahaan konveksi atau perajin batik/busana wanita untuk mensuplai kebutuhan butik anda nantinya. Intinya ini salah satu peluang usaha yang bisa dilakukan oleh ibu rumah tangga disela-sela kegiatan rutinitas harian mereka. 5. Bisnis Produsen Kue : Jenis ide peluang bisnis yang satu ini tentunya diminati juga dong buat

anda ibu rumah tangga. Hobi memasak atau membikin berbagai jenis kue memang asik ya. Selain menyenangkan, membuat kue bisa dibisniskan juga. 6. Berjualan Busana Muslimah Online: Masih berkutat di dunia fahsion. Anda bisa berjualan jenis pakaian yang satu ini yaitu busana muslim. Selain anda memiliki butik (perlu modal tempat dan stock barang) jika ingin jualan dengan minim modal, jualah secara online. Kerjasama dengan produsen atau toko busana musim dengan harga kulakan diskon lalu bisa anda naikan berapa persen setiap item yang anda jual. 7. Broker Online : Untuk jenis peluang usaha yang ke 7 ini saya rasa sangat menarik dan bisa dilakukan oleh banyak orang termasuk ibu rumah tangga. Prinsipnya anda kulakan dengan harga rendah dan dijual dengan anda naikan harganya (atau bisa juga prosentase dari nilai jual yg sudah ditetapkan). Untuk jenis usaha broker online ini memang diperlukan kreatifitas serta juga waktu anda untuk online dalam sehari sisihkan waktu 2-4 jam untuk promosi dan juga mencari produk yang akan anda jual. Ke 7 jenis peluang bisnis untuk ibu rumah tangga diatas saya rasa akan masih tumbuh dan terus berkembang di tahun 2013 ini dan juga di tahun yang akan datang seiring meningkatnya kebutuhan dan juga perekonomian masyarakat Indonesia. Intinya kita harus selalu kreatif dan terus berusaha, insyaAllah dimana ada kemauan pasti ada jalan. Silahkan mencoba dan semoga sukses. (h/net)

Jawaban Ibu Gubernur : Wa’alaikumsalam Ibu Popy yang baik. Banyak perempuan yang tinggal di kota menunjukkan eksistensi dirinya melalui karir dan pendapatan yang diterima merupakan bentuk kebanggaan sekaligus identitas sebagai individu yang mandiri. Namun tak sedikit perempuan mengaku mengalami dilema ketika dihadapkan kepada dua pilihan besar, yakni mengabdi sebagai istri dan ibu di dalam rumah, atau tetap bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari apabila sudah menikah atau memiliki anak. Keputusan ini tetaplah tidak mudah, dibutuhkan kesiapan mental dalam menghadapi transisi besar. Terlebih ketika kedua pilihan tersebut dirasakan sama-sama signifikan, baik untuk diri pribadi, maupun masa depan keluarga. Semua kembali kepada situasi dan kondisi maupun rumah tangga yang sedang dijalani dan pilihan ini sama-sama memiliki keuntungan. Keuntungan besar yang bisa diraih apabila menjadi ibu rumah tangga adalah dengan mengasuh anak tanpa bantuan orang lain, kita punya kendali besar dalam tumbuh kembang anak hingga dia dewasa nanti. Ibulah yang akan mentransfer ilmu berupa pendidikan usia dini, penanaman nilai yang dianut keluarga serta kematangan emosional ke diri anak. Jika khawatir dengan lingkungan pergaulan yang menyempit, tetaplah tenang dan optimistis. Karena pada dasarnya, lingkungan pergaulan bisa dicari atau dibentuk sendiri. Beberapa cara yang dapat Anda lakukan adalah: Pertahankan teman-teman lama yang memberikan pengaruh yang positif. Jika perlu, luangkan waktu sekali seminggu atau sekali dua minggu untuk bertemu dengan mereka. Bergabung dengan kelompok atau organisasi tertentu. Bergabung dengan kelompok yang memiliki hobi tertentu atau menyibukkan diri dengan aktif di komite sekolah, lingkungan tempat tinggal, ataupun kegiatan sosial yang umumnya diselenggarakan dilingkungan masjid/rumah ibadah. Aktif sebagai kader PKK ditempat ibu tinggal juga bisa menjadi pilihan yang sangat baik karena begitu banyak program dan kegiatan yang menambah wawasan dan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga Kreatif membuat lapangan pekerjaan sendiri dari rumah, seperti menerjemahkan buku, membuat transkrip, menjahit, membuat kue, membuka catering atau bergabung dengan MLM hanyalah sejumlah kecil pekerjaan yang bisa dilakukan seorang ibu rumah tangga. Dengan demikian, kita tetap bisa berkarya dan mempunyai penghasilan sendiri. Cara pandang bahwa materi adalah hal yang paling penting membuat banyak wanita bergeser dari fitrahnya dan menggambarkan seolah-olah tinggal di rumah menjadi seorang ibu adalah hal yang rendah. Apalagi anak adalah investasi di dunia dan akhirat. Setiap upaya yang kita lakukan demi mendidiknya dengan ikhlas adalah suatu kebajikan dan mendapat balasan pahala dari Allah SWT. Saya sendiri juga adalah ibu rumah tangga biasa diluar kesibukan sebagai istri gubernur maupun ketua organisasi, namun saya tetap bisa berkarya dan menghasilkan pendapatan sendiri tanpa harus berkantor dan memiliki jam rutin kantor yang mengikat dengan berwirausaha. Hidup itu pilihan dengan segala resiko dan konsekuensi. Bila ibu memilih tetap bekerja di kantorpun, asal bisa membagi waktu dan melibatkan anggota keluarga lain, saya kira juga banyak yang berhasil menjalani, tetapi tetap dengan sisi positif dan negatif bagi kehidupan keluarga kita sekarang dan dimasa datang. Namun, harapan saya buat perempuan Minang khususnya agar tetap bisa berkarya, namun tetap tidak melupakan kodrat dan fitrahnya sebagai perempuan. Demikianlah yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat, wassalam. ***

Memulai Bisnis Dari Rumah BEKERJA di rumah merupakan peluang besar bagi siapa pun. Bila sahabat mulai mempertimbangkan untuk menjalankan usaha dari rumah,seperti yang pernah saya putuskan di tahun 2006 inilah langkah-langkah berikut harus menjadi faktor utama dalam menjalankan bisnis dari rumah : P e r t a m a : Tentukan apa yang Anda inginkan. S e m a k i n spesifik tujuan semakin mudah untuk fokus dan terinspirasi olehnya. Bahkan, keinginan tersebut adalah bahan bakar yang akan membuat Anda bergerak maju ketika masalah mulai merintangi. Kedua: Percaya bahwa impian itu mungkin. B e k e r j a di rumah adalah mungkin, dan jutaan orang telah membuktikan hal itu bisa berhasil. Mereka tidak lebih pintar atau lebih berbakat atau lebih beruntung dari Anda. Mereka hanya tahu bahwa bekerja atau berbisnis dari rumah bisa dilakukan dan mereka berani melakukannya. Ketiga: Sadari bahwa bekerja atau berbisnis dari rumah itu sulit. O r a n g y a n g berani mencoba lalu menemui berbagai kesulitan dan melakukan kesalahan ternyata lebih sukses daripada mereka yang tidak pernah >> Editor : Atviarni

menerima tantangan baru dalam hidupnya. Keempat: Ambil tindakan. Memiliki tujuan tanpa tindakan sama seperti memiliki peta jalan tetapi tidak menempatkan diri Anda berada dalam kendaraan, sehingga Anda tidak sampai dimana pun. Langkah kelima: Bertanggung jawab 100%. Tempat kita berada sekarang adalah hasil dari pilihan yang kita buat di masa lalu. Kehidupan tidak selalu mudah. Hidup menyajikan tantangan, tetapi orang-orang yang paling sukses dalam sejarah telah mengatasi rintangan besar untuk mencapai keberhasilan. Langkah keenam: Berusaha mengatasi ketakutan. Ketakutan adalah apa yang membuat kita ingin tetap berada di zona nyaman. Untuk berbisnis di rumah, apa yang Anda takutkan? Apa yang orang pikirkan? Langkah ketujuh: Bersedia membayar harga. H a r g a i n i tidak selalu berbicara tentang uang, meskipun kadang-kadang merupakan bagian dari mencapai tujuan Anda. Membayar harga berarti berani berkorban dan bekerja lebih keras daripada apa yang pernah Anda lakukan sebelumnya. (h/net) >> Penata Halaman:Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

2013, Padang Tambah 50 KJKS

LINGKAR IHSG Melonjak 57 Poin JAKARTA, HALUAN — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 57 poin setelah kemarin didera aksi ambil untung. Kenaikan indeks saham ini mengikuti tren bursa regional dan global. Mengawali perdagangan hari ini, IHSG dibuka naik 30,107 poin (0,63%) ke level 4.816,474. Indeks LQ45 dibuka naik 7,061 poin (0,86%) ke level 823,653. Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (15/3/2013), IHSG naik 57,461 poin (1,2%) ke level 4.843,828. Sementara Indeks LQ45 naik 12,128 poin (1,49%) ke level 828,720. Hingga sesi siang ini, semua sektor saham tercatat berada di jalur positif. Kenaikan tertinggi terjadi di sektor saham infrastruktur, lalu saham pertambangan, dan juga saham konsumer. Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 92.352 kali pada volume 2,7 miliar lembar saham senilai Rp 2,8 triliun. Sebanyak 176 saham naik, sisanya 70 saham turun, dan 91 saham stagnan. Bursa-bursa di Asia semua bergerak naik pada siang ini. Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini: Indeks Komposit Shanghai naik 37,36 poin (1,65%) ke level 2.307,64. Indeks Hang Seng naik 170,96 poin (0,76%) ke level 22.790,14. Indeks Nikkei 225 naik 153,82 poin (1,24%) ke level 12.535,01. Indeks Straits Times naik19,77 poin (0,6%) ke level 3.299,65. Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya Lionmesh Prima (LMSH) naik Rp 1.000 ke Rp 16.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 550 ke Rp 48.750, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 450 ke Rp 15.500, Mitra Adiperkasa (MAPI) naik Rp 450 ke Rp 8.600. Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Delta Djakarta (DLTA) turun Rp 3.000 ke Rp 305.000, Sarana Menara (TOWR) turun Rp 500 ke Rp 25.500, Multi Prima Sejahtera (LPIN) turun Rp 150 ke Rp 4.600, dan Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 100 ke Rp 39.700. (h/dtk)

PADANG, HALUAN—Sejak tahun 2010, hingga tahun 2011 perkembangan Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) BMT, cukup pesat, setahun telah berdiri sebanyak 54 KJKS. Pada tahun 2013 ini, akan didirikan lagi di 50 kelurahan.

LARIS — Meskipun bulan puasa dan lebaran Idul Fitri dan Adul Adha telah lewat, namun pedagang kue di Pasar Raya Padang masih saja mendapatkan pembeli yang cukup besar, omsetnya bisa mencapai Rp2 juta per harinya. Parwis Nasution

KERJASAMA BRI-MENPERA

Rp2 T untuk Bangun Rumah MBR JAKARTA, HALUAN —Sebanyak 230 ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan mendapatkan dana stimulan perumahan swadaya (BSPS) sebesar Rp2,2 triliun dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Penyaluran ini dilakukan BRI melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Hal tersebut dikatakan oleh Sekretaris Perusahaan BRI, Muhamad Ali di acara kerjasama antara BRI dan Kemenpera di Kantor Kementerian Perumahan Rakyat, Jalan Raden Fatah, Jakarta Selatan, Jumat (15/3). “Menggandeng

Kemenpera, BRI komit menyalurkan dana bantuan perumahan swadaya kepada MBR,” kata Ali. Dia menambahkan, Kemenpera diharapkan dapat mempercepat pembangunan rumah, dengan memberikan kemudahan dalam memanfaatkan sistem layanan jasa perbankan ini. Juga agar memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah agar segera memiliki rumah. “Selain itu kerjasama ini diharapkan dapat membantu Kemenpera dalam melaksanakan tugas-tugasnya melalui dukungan BRI,” paparnya. Tak hanya pada tahun ini, penyaluran dana stimulan yang

dilakukan BRI ini merupakan titik tolak dari realisasi dana stimulan bantuan pada tahun 2012 yang mencapai Rp1,5 triliun, yang telah disalurkan pada lebih dari 240 ribu masyarakat berpenghasilan rendah. “Target tahun 2013 ini diharapkan mencapai Rp2,2 triliun kepada kurang lebih 230 ribu MBR,” pungkasnya. Selain penyaluran dana BSPS, BRI pun telah bekerjasama dengan Kemenpera dalam hal penyaluran program fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang telah mencapai Rp 14,3 miliar sejak tahun 2012 hingga Februari 2013. (h/dtk)

Ekonomi Kreatif PALAPA TAILOR

Warisi Bakat Usaha sang Ayah PADANG, HALUAN —Palapa Tailor yang berada di lampu merah Lapai menyewakan berbagai macam dan ukuran jas. Bukan hanya itu saja, Palapa Tailor juga menyediakan bahan baju dan celana dari berbagai merek. Pemilik Palapa Tailor yang bernama Jono (30) mewarisi bakat menjadi pengusaha jahitan dari ayahnya. Namun, walaupun masih muda dia bisa menjadi penjahit yang canggih dan modern di Kota Padang. “Palapa Tailor ini menyediakan jas dengan bermacam ukuran. Mulai dari yang paling kecil sampai kepada ukuran yang paling besar. Rental jas ini berdasarkan kepada ukuran, yang paling kecil Rp70. 000 dan paling besar lebih dari Rp100.000,”ungkap Jono. Jono menambahkan, se-

lain merental jas Palapa Tailor juga menyewakan dasi dengan harga Rp15.000 per buah. Untuk lebih memudahkan dalam pemilihan jas agar terlihat lebih mecing (lebih cocok, red) dibantu oleh karyawan Palapa Tailor untuk memilihkannya. Selain itu, Palapa Tailor juga menyediakan jasa jahitan jas, baju kurung, baju seragam dan bermacam jenis baju lainnya. Karena Palapa Tailor juga didukung oleh tenaga yang terlatih dalam menjahit. “Selama ini belum ada yang complain mengenai hasil dari jahitan kita. Sebab, kita konfirmasi terlebih dahulu dengan langganan,”jelas Jono. Terkait dengan waktu yang diperlukan untuk menjahit pesanan pelanggan paling lama sebulan. Menurut Jono, kalau bisa memenuhi apa

yang diminta oleh pelanggan akan membuat pelanggan puas dengan hasil kerja kita. “Apalagi membuka usaha di bidang jasa seperti ini. Kalau tidak menjaga kepercayaan dari pelanggan akan membuat kita rugi sendiri. Sebab, memang kualitas itu juga diperhatikan. Namun, jangan salah soal kedisiplinan,” kata Jono. Katanya lagi, Kalau salahsalah nantinya pelanggan tidak percaya lagi. Karena bisa saja pelanggan sudah memikirkan baju yang dijahitnya mau dipakai kepada sebuah acara. “Tidak lucu saja rasanya ketika pelanggan meminta bajunya, sementara belum siap padahal acaranya besok. Jangan sampailah,” ungkap Jono. Menurut Jono, pelanggan palapa tailor bukan saja rakyat biasa. Akan tetapi bisa me-

“Dengan cukup berkembangnya KJKS di Kota Padang, ditenggarai bisa meningkatkan akses permodalan bagi anggota dan calon anggota yang berujung pada pengentasan kemiskinan dan mengurangi pengangguran, jika dikelola secara profesional,” ujar Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah kepada Haluan kemarin. Dikatakannya setiap koperasi yang ada di Kota Padang akan dijadikan sebagai kelembagaan yang profesional yang dikelola secara lebih baik dalam bentuk KJKS BMT. “Untuk 50 KJKS baru ini, dana sudah dikucurkan dan diharapkan bisa dikelola dengan baik. Sehingga, mencukupi menjadi 104 KJKS BMT. Pada intinya, kami mendirikan kelembagaan yang profesional dan mengadopsi pengaturan keuangan di perbankan. Karena saat ini, banyak lembaga yang dibuat pemerintah berbentuk koperasi. Nah hal ini yang akan disinergikan, dengan manajerial yang lebih baik,” katanya. Oleh karena itu, untuk penguatan tersebut, pihaknya akan bekerjasama dengan perbankan, PINBUK, untuk pengembangan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) KJKS BMT yang mandiri sehingga bisa mengakar di tengah masyarakat secara berkelanjutan. Dikatakannya, kendala yang ada saat ini untuk pengelolaan KJKS menuju arah yang lebih profesional diantaranya adalah kekompakan. Hal ini harus ada mulai dari tingkat manajer, pengurus, hingga anggota. Hal inilah yang akan terus didorong oleh Pemko Padang, sehingga bisa lebih terbangun kekompakannya. “Hal ini yang akan dikembangkan, dengan kerjasama perbankan. Dari 54 KJKS yang ada, 20 diantaranya sudah memiliki badan hukum. Untuk KJKS Pengambiran Ampalu saat ini, sudah memiliki perkembangan yang cukup bagus. Dimana, SHU yang bagus yakni Rp68 juta dengan peningkatan 700 persen. Bahkan, kedepan KJKS ini berencana akan membuat kantor sendiri dan peluang itu cukup terbuka. Jika ada fasum, di Kelurahan tersebut yang tidak teroptimalkan bisa dimanfaatkan pembangunan disana. Dengan adanya kantor sendiri, diharapkan pelayanan pada

masyarakat lebih baik lagi kedepannya dengan menjunjung tinggi profesionalisme,” tambah kader PKS ini. Sementara itu Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Padang Alhuda janis mengatakan, dengan pencapaian target wajar dan pertumbuhan SHU hingga 700 persen, maka KJKS bisa membuktikan peningkatan luar biasa. Tentu saja hal ini tidak dicapai bukan dengan hal mudah. Ada strategi khusus yang diterapkan yang bisa dibagikan dengan KJKS lainnya. “Saat ini, BSM tengah Concern pada pengembangan dan pemberdayaan bagi UMKM. Hal itu, tidak bisa dilakukan secara institusi tapi harus dengan kerjasama bersama PNPM dan KJKS. Bukan suatu hal yang bermimpi, ketika SHU KJKS bisa mencapai Rp1 miliar. Bahkan di wonosobo aset mencapai Rp 20 miliar, Tamsis Rp 650 miliar,” jelasnya. Dikatakannya, perbankan dan KJKS sama-sama lembaga keuangan, akan tetapi skala saja yang berbeda. “Kedepan, BSM akan mengembangkan UMKM di Indonesia. Dimana 30 persen dari protokoler dengan UMKM akan bekerjasama dengan lembaga yg ada seperti KJKS,” katanya. Sedangkan Manajer KJKS Pengambiran Ampalu XX Dona Sarie Dewi mengatakan, KJKS BMT tidak hanya sekedar memberikan pinjaman, akan tetapi juga memberikan pelatihan bagi masyarakat sehingga bisa mengembangkan kelompok usaha ini. Disamping juga, diberikan suntikan modal. Dari 2011 hingga 2013 telah terdapat 300 anggota. SHU naik mencapai 700 persen. Dimana, pada tahun 2011 SHU Rp9,5 juta. Namun, pada tahun 2012 naik menjadi Rp68 juta lebih hing ga mendekati Rp69 juta. Saat ini, pihaknya mengakui telah bekerjasama dengan BSM KCP Siteba. Hal ini ditandai, dengan launching pinjaman KUR sebesar Rp500 juta. “ Total pembiayaan yang telah diberikan kepada anggota, bahkan telah mencapai Rp1,3 miliar dengan total aset saat ini mencapa Rp 462 juta dengan jumlah anggota yang terlayani sebanyak 284 KK. Dari tahun 2010, pengelolaannya direkrut oleh Pemko Kota Padang,” katanya. (H/ade).

PALAPA Tailor yang berada di Lapai menyewakan berbagai macam ukuran jas serta menerima jasa jahitan. rangkul masyarakat ekonomi keatas. Sebab harga yang ditawarkan satu stel baju Rp300.000 di luar bahan. Kadang kala harga tergantung kepada jenis bahan serta kesulitan untuk menjahitnya. Ketika disinggung berapa pendapatan perhari menurut

Jono tidak bisa dipastikan, sebab ketika banyak yang merental Jas akan menambahkan pendapatan. “Apalagi ketika musim sekolah, musim kantor atau penerimaan PNS. Pada momen-momen tertentu itu bisa tiga kali lipat,”tutup Jono. (h/cw-oos)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Irvand


16

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

DIREKTUR SYARIAH BANK NAGARI

Pembiayaan Syariah Nambah Rp58 M PADANG, HALUAN— Hingga akhir Februari Rp2013, pembiayaan unit syariah Bank Nagari bertambah Rp58 Miliar dari posisi akhir tahun 2012.

Produk Tolak Angin Luncurkan Iklan Terbaru JAKARTA, HALUAN — Guna terus mensosialisasikan produk-produknya kepada masyarakat, Sidomuncul meluncurkan iklan terbaru salah satu produk unggulannya Tolak Angin, dengan dua versi sekaligus yaitu versi “Dahlan Iskan” dan “Eropa”. Pemutaran Iklan secara perdana ditayangkan pada program Bukan Empat Mata yang disiarkan secara langsung di Trans 7 dengan menghadirkan Piyu, Widyawati, Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat, dan Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai bintang tamu. Iklan dengan versi “Dahlan Iskan” dilakukan di pabrik Sidomuncul di Ungaran Semarang pada saat beliau melakukan kunjungan dan melihat proses produksi Tolak Angin. Pesan yang disampaikan pada iklan ini adalah bahwa produk yang baik pasti dicintai oleh rakyat dan diminati oleh masyarakat. Produk-produk Indonesia yang asli yang telah dikenal di seluruh dunia itu membuat kita sebagai bangsa Indonesia bangga dengan negeri ini. Sedangkan pada versi “Eropa” pengambilan gambar dilakukan pada awal Januari 2013 di tiga negara eropa yaitu Hamburg, Berlin, Amsterdam dan Denhag. Pada iklan ini menampilkan artis Piyu dan keluarga, Widyawati dan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Piyu dan keluarga telah dua tahun menjadi bintang iklan Tolak Angin mewakili keluarga pengguna Tolak Angin. Sedangkan Widyawati adalah bintang iklan pertama Tolak Angin bersama almarhum suaminya Sophan Sopiaan pada tahun 1970. Saat itu foto keduanya ada dalam packaging produk Tolak Angin Serbuk. Dan ditampilkannya kembali Dahlan Iskan pada versi “Eropa” yang mengikuti proses shooting pada 14-15 Januari 2013 adalah untuk memberikan dukungan pada produk Tolak Angin yang telah dipasarkan dibanyak wilayah negara di eropa. Dahlan Iskan merupakan sosok yang peduli terhadap kemajuan di segala aspek termasuk terhadap Obat Asli Indonesia yang bisa dipasarkan ke seluruh dunia seperti Tolak Angin. Kemajuan obat asli Indonesia ini juga akan membawa kemajuan di bidang pertanian dan industri. Distribusi produk Tolak Angin telah mendunia. Selain di Eropa produk ini dapat ditemukan di negara asia seperti Malaysia, Singapura, Hongkong, Saudi Arabia, dan Australia. Saat ini obat asli Indonesia yang bisa mendunia sangatlah terbatas sehingga perlu dikembangkan dan ditingkatkan. Kini Tolak Angin hadir dengan berbagai varian yaitu Tolak Angin Flu, Tolak Angin Anak, dan Permen Tolak Angin. Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat berharap dengan diluncurkannya Iklan Tolak Angin dengan versi “Dahlan Iskan” dan “Eropa”, dapat memberikan informasi dan bisa diterima dihati masyarakat. (h/atv)

Irwan Hidayat bersama Dahlan Iskan, Widyawati dan Piyu Padi, saat peluncuran iklan Tolak Angin terbaru.

SAMBUT—Ketua REI Sumbar Alkudri disambut dengan sirih di carano. REI jadikan Pantai Air Manis tempat legenda Malin Kundang , sebagai Ikon promosi dalam memperingati HUT ke-41.AMIR

HUT REI DI PANTAI AIR MANIS

Kemajuan Properti Dorong Ekonomi PADANG, HALUAN—Organisasi Real Estate Indonesia (REI) jadikan Pantai Air Manis tempat legenda Malin Kundang , sebagai Ikon promosi dalam memperingati HUT ke-41. Hal itu dilakukan untuk meraih simpati developer/pengembang yang tergabung dalam REI demi kemajuan pembangunan Sumbar,” ujar Alkudri, Ketua DPD REI Sumatra Barat, Jum’at (15/3) “Dalam rangka HUT REI yang ke 41 ini, kita manfaatkan sepenuhnya untuk menarik investor luar ke Kota Padang, dengan meng-

gunakan budaya dan pesona alam kita sebagai icon utamanya,” katanya Dalam kesempatan tersebut, REI turut memberikan sumbangan sebesar Rp.5.000.000 untuk dua panti asuhan di Pantai Air Manis, yang diikuti umbangan dari tiap DPD REI sebesar Rp9.000.000. ALkudri berharap, dengan mempromosikan Sumatra Barat baik dalam bidang investasi, maupun pariwisatanya dapat memicu jumlah investor di Kota Padang khususnya dan Sumbar pada

umumnya. Dengan nilai jual budaya Minang yang cukup tinggi, dia yakin dapat menarik para investor, dari dalam maupun luar negri. Menurutnya lagi, dengan kemajuan properti akan dapat mendongkrak kemajuan ekonomi Sumbar. Ditambahkannya, Kehadiran REI di Sumbar, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Meningkatkan PAD dengan menggerakkan 175 perusahaan pengembang yang tergabung dalam REI Sumbar.(h/amr)

Per Desember 2012, jumlah pembiayaan syariah Bank Nagari baru Rp1,010 Triliun, posisi akhir Februari 2013, pembiayaan sudah menjadi Rp1,068 Triliun. “Itu berarti dalam waktu dua bulan, jumlah pembiayaan syariah Bank Nagari bertambah Rp58 Miliar,” ujar Direktur Pemasaran dan Syariah Bank Nagari Indra WeINDRA diana di ruang kerjanya Jl. Pemuda No. 21 Padang, kemarin. Indra merinci jumlah pembiayaan produktif per akhir Februari 2013, mencapai Rp340 Miliar, sedangkan jumlah kredit konsumtif sebanyak Rp727 Miliar. “Lalu pembiayaan untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan skim syariah sebanyak Rp170 Miliar. Dengan jumlah nasabah 6.516 orang,” tambah Adek panggilannya. Dikatakan Indra, untuk ke depan pembiayaan KUR akan kita perbanyak dengan skim syariah sehingga unit syariah juga bisa lebih berkembang. Sementara itu jumlah Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun turun seabnayk Rp5 Miliar. Yakni dari Rp187 Miliar posisi akhir Desember 2012, menjadi hanya Rp282 Miliar pada Februari 2013. “Untuk meningkatkan jumlah DPK, maka tiga ca-

bang syariah yang kita punya terutama di Padang, difokuskan untuk menggenjot DPK ketimbang pembiayaan. Karena selama ini jaringan yang kita punya lebih banyak pada pembiayaan, sedangkan untuk DPK masih minim. Kita juga memperluas jaringan di office chanelling (OC) syariah sehingga WEDIANA syariah tak bergantung pada nasabah besar yang sedikit namun DPK nya besar, yang sewaktu-waktu bisa menarik dananya sehingga DPK kita bisa anjlok,” terangnya. Saat ini Bank Nagari memiliki 3 unit cabang syariah yakni di Padang, Payakumbuh dan Solok. Lalu OC Syariah Bank Nagari sebanyak 34 unit, dan 6 cabang pembantu serta 1 kantor kas. “Pada 2013, jaringan unit syariah bertambah satu yakni OC Pulau Punjung dan kantor kas di Stikes Alifah,” tutur Direktur Pemasaran dua periode tersebut. Dikatakan Indra lagi, target pembiayaan 2013 bertumbuh 32 persen atau sebesar Rp1,332 Triliun. Sedangkan target DPK Rp746 Miliar. Lalu target aset menjadi Rp1,379 triliun. Sebagai perbandingan per akhir Desember 2012, aset hanya Rp1,046 Triliun. (h/ita/atv)

Tim Portal Rumah123.com Kunjungi Haluan PADANG, HALUAN—Portal Rumah123.com yang merupakan situs property nomor 1 di Indonesia menjajaki Haluan, Jumat (15/3). Kunjungan ini dalam rangka memperkenalkan situs Rumah123.com dan sekaligus melihat kiprah Media Harian Haluan yang merupakan koran tertua di Sumatera. Kedatangan rombongan Rumah123.com yang disambut langsung oleh Redaktur Ekonomi Bisnis Afrianita dan Koodinator Liputan Minggu, David Ramadian. Ketua rombongan Dedi Mulyadi, sebagai editor Rumah123.com Menurut Editor, Dedi Mulyadi portal Rumah123.com merupakan portal property unggul jika dibandingkan pesaingnya dengan meraih pencapaian pesat di jumlah pertumbuhan agen properti, peningkatan jumlah prospek dan jumlah listing properti.

“Hasil ini dengan jelas merupakan bukti bahwa kami berada di lintasan pertumbuhan yang tepat dan makin mengukuhkan posisi kami di Indonesia. Fokus tanpa henti iProperty Group pada pertumbuhan melalui inovasi dan pelaksanaan strategi yang jelas tentu membawa Rumah123.com ke posisi yang lebih tinggi lagi,” jelas Dedi Mulyadi. Ia menambahkan bahwa sejak situs online Rumah123.com menjadi bagian iProperty Group sejak Agustus 2011 lalu, Rumah123.com terus melebarkan jarak dengan pesaing-pesaingnya, dan terus menjadi pilihan situs online bagi konsumen dan pemasang iklan di Indonesia. “Sebuah tonggak penting dicapai oleh Rumah123.com yaitu peningkatan yang signifikan dalam jumlah agen yang membayar biaya berlangganan untuk menampilkan daftar properti mereka. Data

menunjukkan jumlah agen yang membayar telah meningkat sebesar 128 persen,” terang Dedi Mulyadi. Ke depan Dedi berharap bisa bekerja sama dengan Haluan dalam bidang property. Karena Haluan adalah salah satu media tertua yang sudah dikenal oleh seluruh Sumatera. Apalagi saat ini sudah ada di tiga provinsi. Sumbar, Riau dan kepuluan Kepri. Dedi menambahkan, dengan kenaikan 128 persen jumlah agen, dan melihat lonjakan dari 94 persen di jumlah listing properti yang dipasang pada Rumah123.com. Upaya pemasaran yang kuat dan kehadiran merek Rumah123.com di Indonesia yang terus meluas, semakin menarik agen properti untuk beralih ke Rumah123.com sebagai mitra pemasaran yang mereka pilih untuk tumbuh bersama bisnis. “Untuk itu, kita akan beker-

Rombongan Portal Rumah123.com yang menyambangi Haluan, Jumat (15/3) langsung diterima oleh Redaktur Ekonomi Bisnis, Afrianita dan Koordinator Liputan Minggu, David Ramadian. Foto bersama seusai memberikan cendramata.OSNIWATI jasama. Antara Haluan dengan rumah123.com ini. Kita samasama mempromosikan diri,” harap Dedi. “Kami terus melakukan inovasi dalam hal memberikan kemudahan dan memenuhi kebutuhan konsumen saat men-

>> Editor : Afrianita

cari properti melalui Rumah123.com. Hal ini sejalan dengan tujuan kami untuk tetap menjadi situs properti No.1 di Indonesia dan sumber utama bagi konsumen mencari informasi properti di Indonesia,”tutup Dedi. (h/cw-oos)

>> Penata Halaman: Jefli


SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

17

UNDIAN LIGA CHAMPIONS

PSG Tantang Barca NYON, HALUAN — Undian babak perempatfinal Liga Champions baru saja selesai dilakukan. Undian tersebut mempertemukan Paris St Germain dengan Barcelona serta Bayern Munich dan Juventus. Undian yang dilangsungkan di Nyon, Swiss, Jumat (15/3/2013) sore WIB, tersebut dibuka oleh Sekjen UEFA Gianni Infantino. Direktur Kompetisi UEFA Giorgio Marchetti kemudian naik untuk menjelaskan peraturan pengundian. Tidak ada batasan dalam undian perempatfinal ini. Artinya tim yang berasal dari negara yang sama bisa saja bertemu. Barcelona bisa bertemu dengan Real Madrid, sementara Bayern Munich bisa bertemu dengan Borussia Dortmund. Lewat undian yang dilakukan oleh mantan gelandang Madrid dan Liverpool, Steve McManaman, Madrid akhirnya bertemu Galatasaray, sedangkan Barca bertemu Paris St Germain. Leg I babak perempatfinal Liga Champions akan dihelat pada 2 dan 3 April 2013. Sementara leg kedua akan dilangsungkan pada 9 dan 10 April.(h/net)

HASIL BABAK PEREMPATFINAL LIGA CHAMPIONS Malaga vs Borussia Dortmund Real Madrid vs Galatasaray Paris St Germain vs Barcelona Bayern Munich vs Juventus

LOLOS —Pemain Tottenham Hotspur Emmanuel Adebayor bersuka usai timnya memastikan tempat di delapan besar Liga Eropa, menyingkirkan Inter Milan. UEFA

Spurs Singkirkan Inter MILAN, HALUAN — Tottenham Hotspur harus kerja ekstra keras menyingkirkan Inter Milan di babak 16 besar Liga Europa. Setelah melalui 120 menit laga, Spurs yang kalah 1-4 tetap lolos ke perempatfinal usai menang agregat gol tandang 4-4.

Dalam laga leg kedua yang dihelat di Giuseppe Meazza, Jumat (15/3/2013) dinihari WIB, Inter yang defisit tiga gol harus mencari gol sebanyak mungkin demi melaju ke babak selanjutnya. Inter unggul 1-0 di babak pertama lewat Antonio Cassano. Di babak kedua kemudian Inter menambah dua gol lewat Rodrigo Palacio dan bunuh diri William Gallas. Agregat imbang 3-3 membuat laga dilanjutkan ke 2x15 menit di mana Spurs mencetak gol tandang melalui Emmanuel

Adebayor. Inter menambah gol lagi lewat Ricky Alvarez namun itu tak cukup melajukan Nerazzurri ke babak delapan besar karena mereka kalah aturan gol tandang. Atas perjuangan yang ditunjukkan oleh pasukan Andrea Stramaccioni itu, Moratti pun merasa bangga dan memberi pujian kepada para pemain. "Para pemain melakukan apa yang media tidak perkirakan, yang mana membawa semua kebanggaan," tutur Moratti kepada

Inter Channel seperti dikutip Football Italia. "Kami semua sangat bangga pada tim ini dan saya hanya bisa memuji mereka atas usahanya. Kami memang tersingkir, tapi jika ini adalah Liga Champions maka saya akan lebih kecewa," lanjut presiden Inter itu. "Babak perpanjangan waktu tentu akan memberatkan kami di hari Minggu saat melawan Sampdoria, tapi secara psikologis ini adalah laga yang sangat penting." (h/ net)

Tim Liga Eropa Bersiap di 8 Besar NYON, HALUAN — Pengundian babak perempatfinal Liga Europa telah dilakukan.

Inggris sebagai pengirim wakil terbanyak tidak ada satupun yang saling berhadapan.

Bertempat di Nyon, Swiss, Jumat (15/3/2013) malam WIB, pengundian ini dilaku-

>> Editor : Rakhmatul Akbar

kan oleh mantan striker Ajax Amsterdam, AC Milan dan Barcelona Patrick Kluivert. Hasilnya dari pengundian itu relatif tidak ada big match. Juara Eropa sekaligus favorit juara kompetisi ini Chelsea akan ditantang oleh tim Rusia, Rubin Kazan. Tottenham Hotspur, yang lolos usai menyingkirkan Inter Milan akan melawan tim dari Swiss, Basel. Satu-satunya tim asal Italia, Lazio akan menghadapi mantan jawara Turki Fenerbahce. Sementara itu, satu wakil terakhir Inggris Newcastle United akan menjajal kekuatan tim elite Portugal, Benfica. Untuk kali pertama, empat tim yang nantinya berhasil lolos akan kembali diundi. Pertandingan leg I akan dimainkan pada 4 April dan leg II akan dimainkan pada 11 April 2013.(h/net)

>> Penata Halaman : Jefli


18 OLAHRAGA

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

Buruk, Suasana Latihan Timnas PADANG, HALUAN — Empat dari enam pemain Semen Padang FC yang dipanggil Timnas, sudah bertolak ke Jakarta, Jumat (15/3). Keempat pemain itu, masing-masing Novan Satya, Saefullah, Aris Tuansyah dan Nur Iskandar.

Timnas Belum Ada Pelatih Kiper JAKARTA, HALUAN — Dua kiper timnas Indonesia, Samsidar dan Deny Marcel, mengaku terkejut. Pasalnya mereka dilatih langsung oleh Luis Manuel Blanco dalam latihan khusus kiper. Samsidar yang baru tiba di Jakarta siang tadi langsung menjalani latihan dengan 18 pemain lainnya. Sesi latihan itu sendiri berlangsung Sesi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (14/3/2013) sore WIB. Ada yang berbeda dalam latihan tersebut, Blanco turun langsung dalam melatih dua penjaga gawang tersebut tanpa menggunakan pelatih kiper. Pelatih asal Argentina itu menerapkan latihan menangkap bola dengan teknik jump dan catch dalam sebuah area segi empat dibatasi oleh tiang-tiang dan tali yang tingginya hingga pinggang orang dewasa. "Agak kaget soalnya Blanco yang langsung latihan kiper tanpa pelatih kiper. Mungkin karena pelatih kiper belum ada, jadi harus dia yang melatih. Sedikit berat dan capek, sudah lama tidak latihan seperti itu," ujar Samsidar. Meski demikian, Samsidar mengaku hal tersebut tidak menjadi masalah. "Tapi saya tidak masalah. Karena baru satu lagi latihan, mungkin dua tiga hari sudah terbiasa." Pendapat serupa juga diungkapkan Deny. Walaupun kaget dengan gaya pelatihan Blanco, penjaga gawang PSM Makasar itu mengaku sudah mulai terbiasa. "Awal-awalnya saya cukup kaget dengan cara Blanco melatih. Saya 'kan baru dua hari gabung timnas. Tapi, saya belakangan sudah mulai paham dengan gaya dia. Secara teknik sebenarnya pola kepelatihan Blanco sama dengan pelatih lokal lainnya. Perbedaannya hanya pada latihan fisik saja."(h/net)

Igbonefo Optimis di Timnas JAKARTA, HALUAN — Pemain naturalisasi Victor Igbonefo bangga bisa bergabung ke timnas Indonesia. Bek Arema Indonesia itu pun siap memperebutkan tempat di skuat inti timnas. "Perasaan saya bangga bisa bergabung ke timnas. Tetap semangat walaupun latihan berat, yang penting saya akan bekerja keras," ujar Victor usai latihan di SUGBK, Senayan, Jakarta, Jumat (15/3). Victor baru tiba di Jakarta tadi malam dengan beberapa pemain Arema Indonesia, yakni Hasim Kipuw, Egi Melgiansyah, dan Kurnia Mega. Mereka sudah mengikuti latihan tadi pagi. Ditanya soal peluang masuk skuat inti, pemain asal Nigeria itu mengaku optimistis kendatipun dia harus bersaing dengan bek tengah lainnya seperti Hamka Hamzah, M. Roby, dan Abdul Rahman. (h/net)

TAK KONDUSIF — Sebelum pemain-pemain dari ISL hadir di Senayan, pelatih Timnas Luis Manuel Blanco bisa menguasai kondisi latihan. Begitu tim ISL datang, timbul riak, mulai dari menolak program latihan, hingga pemecatan. Kondisi latihan jadi tak kondusif. NET

Rafhely Helat Turnamen Futsal PADANG, HALUAN – Sebanyak tujuh tim futsal, telah menyatakan diri untuk ikut serta pada Turnamen Futsal Nasional, yang bertajuk Rafhely Specs III-2013 yang akan dihelat di Rafheli Futsal, Jalan By Pass KM 11 Sungai Sapih Kuranji, Padang Mei mendatang. Turnamen yang bertaraf nasional tersebut, akan digelar di lapangan dengan standar internasional yang baru pertama di Sumatera Barat. Turnamen Rafhely Specs III, digelar sekaligus dengan peresmian Hall Futsal yang meng-

gunakan lantai V-spot tersebut. Pemilik Rafhely Futsal, Yasman Yanusar kepada Haluan Jumat (15/ 3) mengatakan, tujuh tim yang telah menyatakan keikutsertaan tersebut yakni, tim futsal dari Jakarta, Bogor, Sukabumi, Medan, Jambi, Bengkulu, serta Sumatera Barat. “Tim tersebut, telah menyatakan untuk ikut serta secara lisan. Kami telah mengirimkan undangan ke sebanyak 20 tim yang ada di Pulau Jawa, dan Sumatera. Mudahmudahan gelaran ini bisa berjalan

dengan maksimal,” terangnya. Turnamen tersebut nantinya akan digelar pada 20-26 Mei, setelah sebelumnya dilaksanakan peresmian Hall Futsal Rafhely. Disamping itu, Rafhely juga akan menggelar penataran pelatih se-Sumatera yang akan dimentori oleh pelatih Timnas Futsal Vietnam, Sergio Gargelli yang akan dilaksanakan 20 dan 21 April di tempat yang sama. Tercatat sudah 15 pelatih dari Sumatera Barat, dan Jambi yang telah mendaftarkan diri ke panitia. (h/rio)

Jacksen Pahami Putusan Blanco JAYAPURA, HALUAN — Pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago tak kecewa dengan keputusan Luis Manuel Blanco yang mencoret tujuh pemainnya dari seleksi Timnas Indonesia. Jacksen memahami posisi pelatih Timnas yang masih terhitung baru di tanah air itu. "Sebagai pelatih, saya sangat

memaklumi. Beliau (Blanco) pasti sudah punya program dan kriteria sendiri, pemain harus memahami hal tersebut," ujar Jacksen pada Bola.net, Jumat (15/03). Siang tadi, Blanco resmi memulangkan Boaz Solossa, Patrich Wanggai, Imanuel Wanggai, Ferinando Pahabol, Ricardo Salam-

pessy, Ruben Sanadi dan Ian Luis Kabes karena dianggap membangkang. Ketujuh pemain tim Mutiara Hitam tersebut menolak latihan keras yang diprogramkan pelatih asal Argentina itu dengan alasan kelelahan. Menurut Jacksen, akhir-akhir ini jadwal Persipura memang padat di Indonesia Super league (ISL) 2013. Usai melawan Persisam Samarinda 10 Maret lalu, tiga hari kemudian mereka harus melawan Mitra Kukar. Belum lagi ketujuh pemain itu harus menempuh perjalanan darat selama tiga jam dari Samarinda ke Balikpapan guna terbang ke Jakarta kemarin. "Seandainya coach Blanco diberikan jadwal kompetisi ISL dan sebuah peta negara Indonesia, pasti beliau akan lebih sabar dalam ambil keputusan," cetus pelatih asal Brasil ini. Meski demikian, Jacksen tetap menghormati keputusan Blanco. "Terus terang saya salut atas disiplin yang beliau coba bangun di Timnas," tandasnya.(h/net)

Dua pemain lainnya, Jandia Eka Putra dan Titus Bonai, belum bergabung. Hanya saja, kondisi latihan Timnasi Jakarta, sudah mulai memburuk menyusul sikap sejumlah pemain yang menolak menjalankan program latihan yang disiapkan pelatih pilihan BTN, Luis Manuel Blanco. Hasilnya, calon pembesut Timnas itu mencoret pemain yang tak disiplin tersebut. Tak berapa lama, pihak BTN menganulirnya. Penonton menyindir pemain yang berlatih, yang disindir pun tidak senang dan berbalik menghampiri penonton. Itulah yang terjadi pada sesi latihan timnas hari ini, Jumat (15/3/2013), yang semula sempat diprediksi akan "meriah" karena mulai akan diikuti oleh lebih banyak pemain. Kontroversi di sesi tersebut diawali ketika tadi siang Blanco mencoret 14 pemain, setelah memimpin sesi latihan pagi. Alasannya, mereka dinilai indisipliner. Ke-14 pemain tersebut adalah Samsidar, Zulham Zamrun, Hamka Hamzah, Ahmad Bustomi, Zulkifli Syukur (Mitra Kukar), Ponaryo Astaman, Tantan (Sriwijaya), Boaz Solossa, Riccardo Salampessy, Immanuel Wanggai, Ferinando Pahabol, Patrich Wanggai, Ian Louis Kabes, dan Ruben Sanadi (Persipura). Namun, wakil ketua Badan Tim Nasional (BTN) Harbiansyah tidak terima dengan putusan Blanco tersebut. Bahkan terlontar dari mulutnya kemungkinan mencopot pelatih Argentina yang baru sebulan direkrut pihaknya itu. "Mana ada pelatih yang langsung mencoret pemain sebelum kita berlatih. Menyentuh bola pun mereka juga belum. Saya jadi ragu tentang kapasitas dia sebagai pelatih," cetus Harbiansyah. "Saya akan laporkan kepada ketua BTN. Harus ada evaluasi. Karena kita masih punya beberapa pelatih, seperti Jacksen Thiago, dan Rahmad Darmawan. Walau pelatih punya hak, tapi jika di luar nalar maka merupakan kesalahan besar." Kemudian, pada sesi latihan sore di Lapangan C Senayan, latihan sempat diikuti hanya 23 pemain. Setengah jam kemudian menyusul 14 pemain yang dicoret tadi, plus beberapa pemain lain. Set-

ibanya di lapangan mereka tidak langsung turun. Mereka masuk ke ruang ganti dan sempat terdengar nada-nada bercanda. Harbiansyah kemudian meminta mereka ke lapangan dan ikut berlatih. "Sudah kalian ikut saja dulu. Lari-lari, masa mau di dalam ruangan terus," bujuk dia. Para pemain itu akhirnya mau mengikuti latihan yang dipimpin asisten pelatih Jorge Di Gregorio dan pelatih fisik Marcos Connena, yang berlangsung selama sekitar 30 menit. Sesudah itu mereka kembali ke ruang ganti. Hamka Hamzah sempat berseloroh dengan mengatakan, "Udah ah, kita nonton timnas IPL saja." Sementara itu, di pinggir lapangan, sejumlah penonton masih mengikuti sesi tersebut. Ketika terdengar ada yang berseloroh, "ayo dong, yang latihan jangan timnas IPL saja, kita ingin semua pemain timnas", beberapa pemain terlihat emosi dan menghampiri ke arah penonton. Sempat terlihat adu argumentasi di antara mereka. Suasana tak kondusif berlanjut ketika seluruh pemain bubar menuju bus untuk kembali ke hotel. Dengan nada tinggi dan mengundang perhatian banyak orang, Hamka Hamzah tiba-tiba sempat berseru, "Apa itu pemain naturalisasi. Sini gue tampoltampolin!". Hanya saja, Pemain naturalisasi asal Belanda, Sergio van Dijk punya pandangan sendiri soal itu. Dia mengaku tidak kesulitan menjalani pola latihan yang diterapkan oleh tim pelatih timnas Indonesia. "Saya terbiasa berlatih keras. Di Australia dan Belanda saya melakukan hal yang sama. Sebagai pemain profesional saya akan melakukan semuanya untuk membuat pelatih senang. Di timnas, pemain bukan untuk diri sendiri, tapi untuk Indonesia," ujar pemain Persib Bandung itu ditemui di lapangan C, komplek Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (15/3/2013). Selain Sergio van Dijk sejumlah empat pemain Persib Bandung sudah tiba di Jakarta dan mengikuti pelatnas timnas. Pemain tersebut yaitu, Firman Utina, Tony Sucipto, M. Ridwan, dan Supardi. (h/mat/net)

Keputusan Voter Diprotes 16 Pengprov JAKARTA, HALUAN — Polemik terkait verifikasi voter kongres PSSI terus bergulir. Terbaru, sebanyak 16 Pengprov PSSI mempertanyakan Surat Keputusan (SK) PSSI terkait status peserta Kongres Luar Biasa (KLB) di Jakarta, 17 Maret. "Kami ini pengurus yang sah. Dilantik oleh Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Saat Musprovlub anggota Komite Eksekutif (Exco) juga datang. Tapi kenapa kita tidak dapat undangan?," kata Ketua Pengprov PSSI Sulawesi Selatan Abadi Sirajuddin seperti dilansir Antara.

Sebagai bentuk protesnya, ke16 Pengprov ini menemui Plt Sekjen PSSI, Hadiyandra di Kantor PSSI. Menurut, Abadi Sirajuddin, dirinya bersama 15 Pengprov lain berhak mengikuti KLB. Namun karena PSSI lebih memilih nama-nama pengurus sesuai KLB Solo, maka keinginan mengikuti KLB tersebut harus tertahan. "Jika semua menggunakan data KLB Solo kenapa terkesan pilih kasih. Ada beberapa nama yang tidak diundang. Makanya saya mempertanyakan hal ini," kata pengganti Kadir Halid ini.

Sebelumnya, hal yang sama terkait verifikasi voter juga dipermasalahkan oleh perwakilan Pengprov PSSI Jawa Timur, Cholid Goromah. Menurut dia, banyak nama yang tidak sesuai dengan KLB Solo. Kondisi ini dinilai akan menjadi bumerang bahkan Indonesia bisa terkena sanksi FIFA. "Contohnya Persija. Saat KLB Solo yang datang Tony Tobias, tapi yang diundang sekarang Ferry Paulus. Ada lagi Gresik United. Dulu yang diundang Ali Mukhid tapi sekarang Saiful Arif," kata Cholid dengan tegas.(h/net)

Mantan Pelatih Fisik Semen Padang Tolak Latih Timnas

BANDUNG, HALUAN — Posisi asisten pelatih fisik tim nasional Indonesia, kini diemban Yahya Sunarya. Bersama Marcos Conenna, Yahya Sunarya diharapkan mampu meningkatkan kemampuan fisik punggawa Timnas jelang tanding lawan Arab Saudi, dalam lanjutan Pra Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senyan, Jakarta, Sabtu (23/3). Semula, santer kabar jika posisi asisten pelatih fisik akan ditempati Dino Sefrianto. Apalagi, pelatih fisik asal Persib Bandung tersebut, telah menerima surat pemanggilan dari BTN yang ditandatangani Ketua Umum, Isran Noor. "Selama dua minggu terakhir, saya tidak muncul untuk menindak lanjuti pemanggilan dari BTN. Sebab, tidak mendapatkan izin dari

pihak manajemen Persib," ujar Dino Sefrianto. "Tidak apa-apa jika posisi saya digantikan Yahya Sunarya, sebab dia adik kelas saya di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Angkatan pendidikan kami, terpaut empat tahun," sambungnya. Menurutnya lagi, alasan utama manajemen Persib tidak mengeluarkan izin yakni terkait persiapan yang harus terus dilakukan klub berjuluk Maung Bandung tersebut. Para punggawa Maung Bandung, dituntut selalu siap menjalani pertandingan. "Tahun sebelumnya, saya juga dipanggil Timnas untuk membantu pelatih Alfred Riedl. Tapi, panggilan tersebut tidak bisa dilakukan. Sebab, bentrok dengan Persib yang harus menjalani masa persiapan

>> Editor : Rahmatul Akbar

di awal kompetisi ISL. Apalagi sekarang, saya terikat kontrak dengan Persib hingga 2014," papar mantan pelatih fisik Persipasi Bekasi, Semen Padang dan Persebaya Surabaya tersebut. Dino mengaku, jika tetap memaksakan keinginannya membesut Timnas, manajemen Persib memberikan dua opsi. Yakni, angkat kaki dari Persib atau menolak panggilan Timnas. Selain itu, perbandingan gaji yang akan diterima dino jika menerima tawaran BTN, disebutsebut menjadi kendala utama."Saya harus taat aturan, dengan memprioritaskan Persib. Apalagi, saya dikontrak hingga 2014. Hati kecil saya sebenarnya merintih karena ingin membela Timnas. Tapi saya juga harus realistis," pungkasnya. (h/net) >> Penata Halaman : Jefli


OLAHRAGA 19

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

Klub Basket Indonesia Menang HO CHI MINH CITY , HALUAN — Indonesia Warriors memetik kemenangan atas Chang Thailand Slammers pada hari pertama ABL Hoops Fest di Vietnam. Warriors memetik kemenangan 74-67 atas tim asal Thailand tersebut. Secara total, ini adalah pertemuan ketiga kedua tim bulan ini. Pada pertandingan yang berlangsung Jumat (15/3/2013) siang, di Tan Binh Stadium, Warriors sudah tampil dominan sejak kuarter pertama. Mereka unggul 22-20 pada kuarter pembuka pertandingan tersebut. Kedudukan sempat sama kuat 18-18 di kuarter pertama. Namun, Steven Demon Thomas langsung membuat Warriors unggul 20-18. Lemparan bebas dari Thomas dan Richard Smith membuat Warriors unggul 2218. Slammers mengejar, namun tidak mampu melampaui setelahnya. Di kuarter kedua, Warriors sempat tertinggal 24-27. Tapi, perlahan mereka berhasil mengejar dan membalikkan keadaan. Tambahan dua angka dari Thomas membuat Warriors unggul 33-27. Tembakan tiga angka dari Mario Wuysang kemudian membuat Warriors unggul 36-29. Slammers mengejar, tapi Warriors berhasil mempertahankan keunggulan dan menutup kuarter kedua dengan keunggulan 36-33. Slammers bangkit di kuarter ketiga. Keunggulan 52-46 yang dimiliki Warriors berhasil mereka kejar. Tembakan dua angka dari Froilan Baguion mengubah kedudukan menjadi 52-50. Lalu, tambahan dua angka lagi dari Pairach Sekteera membuat kuarter ketiga berakhir sama kuat 52-52. Warriors memulai kuarter keempat dengan baik dan berhasil meraih keunggulan 54-52 di awal-awal kuarter. Warriors terus mengumpulkan poin hingga akhirnya unggul 66-60 lewat tembakan dua angka Mario Wuysang. Jerrick Canada dan Mario terus membawa Warriors menjauh, masing-masing lewat tembakan dua angkanya dan satu poin dari lemparan bebas. Warriors unggul 74-67 dan mempertahankannya sampai laga selesai. (h/net)

Kodrat Siapkan Ujian Tingkat PADANG, HALUAN — Sebanyak 40 petarung dari Pengprov Kodrat (Keluarga Olahraga Tarung Derajat) Sumbar akan menjalani ujian kenaikan tingkat senior Kurata IV dan V se Sumbar di Komplek GOR H Agus Salim, Sabtu (16/3) pagi ini. Rilis yang diterima Haluan dari Pengprov Kodrat Sumbar menyebutkan, Ketua Umum Pengprov Kodrat Sumatera Barat Dr. Ganefri Sabtu (16/3) pagi ini akan membuka secara resmi ujian kenaikan tingkat itu Menurut Ketua Harian Pengprov Kodrat Sumbar, Alnedral ujian Kurata bagi petarung itu akan berlangsung sampai Minggu (17/3). Tim penguji akan dipimpin langsung Ketua Dewan sabuk hitam Sumbar yang juga pelatih utama Dr. Alnedral (dzat 1) dibantu pelatih pembina Jesmi Fitriaris (dzat 1). "Untuk awal tahun ini pasca terbentuknya kepengurusan provinsi yang baru selama dua hari digelar ujian kenaikan tingkat kurata IV dan V se-Sumbar. Ketua Umum Ganefri bakal membuka secara resmi," terang Alnedral. Agenda lainnya pada bulan ini, katanya Pengprov Kodrat Sumbar juga akan mengadakan penataran pelatih nasional wilayah Sumatera. Dijadwalkan pada 28 sampai 30 Maret di LPMP Sumbar, Komplek Univeritas Negeri Padang, Air Tawar Padang. "Kita memang mendapat kepercayaan dari Perguruan Pusat menjadi tuan rumah penyelenggara sertifikasi pelatih Satlat se-Sumatara diadakan di Padang pada akhir bulan ini tepatnya 28-30 Maret. Lokasinya kita rencanakan di LPMP Sumbar," ucapnya. (h/rel/mat)

Gabung ke Addax, Rio Yakin Lebih Baik di GP2 JAKARTA, HALUAN — Rio Haryanto akan memperkuat tim Barwa Addax pada musim keduanya di ajang GP2. Bersama Addax, pebalap muda kebanggaan Indonesia itu yakin bisa meraih hasil yang lebih memuaskan dibandingkan tahun lalu. Pada musim debutnya di GP2, Rio bernaung di bawah

bendera tim Carlin. Dia mengumpulkan total 38 poin dan menempati posisi ke-14 di klasemen akhir. Dalam jumpa pers di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, Jumat (15/3/2013), Rio mengungkapkan alasannya meninggalkan Carlin dan pindah ke Addax. "Karena Addax adalah tim

konflik dengan sponsor sehingga saya gabung Addax," jelasnya. "Dua pebalap akan diperlakukan sama. Saya berharap di Addax bisa tampil maksimal," kata Rio. Rio sudah banyak belajar dari pengalamannya pada musim lalu. Dia optimistis Addax mampu mengantarkannya meraih hasil

yang lebih maksimal musim ini. "Tahun lalu saya masih belajar dengan mobil dan sirkuit. Tahun ini saya optimis meraih lebih banyak poin dibandingkan tahun lalu," ujarnya. Rio akan mengawali kiprahnya di GP2 musim ini di Sirkuit Sepang, Malaysia, 22-24 Maret mendatang.(h/net)

Gelar Daud Jordan Dicopot JAKARTA, HALUAN — Juara dunia kelas bulu IBO, Daud Yordan, mengaku rela kalau gelar juara dunianya dicopot. Itu akan dia lakukan karena ingin meninggalkan kelas bulu dan naik kelas.

MENANG — Pebulutangkis ganda putra Sutomo Motor I, Agus (69) mengembalikan smash tim PB Legend pada turnamen bulutangkis memperingati HUT HTT ke 150 di GOR HTT. Di partai final ini, pasangan Sutomo Motor I menang atas pasangan PB Legend, 11-15, 15-9 dan 15-12, IST

TURNAMEN BULUTANGKIS 150 TAHUN HTT

PB Sutomo Motor I Rebut Juara PADANG, HALUAN — Pertandingan final ganda putra umum kelompok veteran pada Kejuaraan Bulutangkis Veteran dan Umum memperingati 150 tahun HTT (Himpunan Tjinta Teman) di GOR HTT, Padang, Kamis (14/3) malam, berlangsung dramatis. Pasangan ganda PB Sutomo Motor I, Alex dan Agus butuh waktu hampir dua jam, menyudahi perlawanan pasangan PB Legend, Ak dan Jon lewat pertarungan rubber set. Pada pertandingan yang tidak menggunakan sistem rally point itu, mereka menang 11-15, 15-9, dan 15-12. Pertandingan yang dipimpin wasit Sebridel Putra itu puluhan penonton, termasuk Wakil Ketua HTT Sjirwan Hamzar ikut tegang, sekaligus memberikan apploues ketika salah satu pasangan memenangkan poin. Pada set pertama pasangan Alex/Agus mulai ditinggalkan dengan cepat 1-11. Pasangan Ak/ Jon yang bermain menekan. Tapi poin 11 itu dikunci Alex/Agus dan sukses menyusul hingga posisi 11-

12, kendati Ak dan Jon sempat mengambil service beberapa kali, dan hanya menambah satu angka. Setelah itu, giliran Ak/Jon pula yang memaku pergerakan poin Alex/Agus di angka 11. Pertandingan ini sendiri berkesudahan dengan 11-15. Pada set kedua, strategi Alex/ Agus kembali bermain bola-bola lob panjang membuat lawan frustasi sehingga banyak melakukan kesalahan sendiri. Sehingga giliran Ak/Jon ditinggal dengan 12-4 kemudian ditutup dengan 15-9. Hal ini menyebabkan diperlukan set tambahan untuk menentukan juara. Kendati sudah berusia di atas 45 tahun, pasangan ini peserti tidak kehabisan bensin. Seperti Agus sudah memasuki usia 69 tahun, fisiknya luar biasa, kendati terlihat kesulitan untuk berjalan. Permainan bola-bola lob panjang kembali terjadi. Permainan Agus memang membuat penonton berdecak kagum. Sudah-lah nafas yang tidak pernah 'habis' teknik

Besok, 100-an Atlet Judo Jalani Seleksi PADANG, HALUAN — Sedikitnya, 100 atlet judo akan menjalani seleksi untuk dipilih menjadi wakil Sumbar menghadapi iven nasional. Salah satu iven nasional yang akan diikuti pejudo Sumbar adalah Kejurnas Kartika Cup di GOR Saburai, Bandar Lampung, 2931 Maret 2013 mendatang. Ketua Umum PJSI Sumbar HRP Poernomo yang didampingi Kabid Pembinaan Prestasi, Hendri Gusman Darma menyebutkan, iven ini merupakan iven rutin yang

yang profesional, sangat senior, dari awal GP2 tahun 2007 sudah ada sampai sekarang," ungkapnya. "Addax ini memiliki potensi yang sangat bagus dan mudahmudahan bisa membawa saya menjadi lebih baik lagi. Saya sempat mengikuti uji coba dengan DAMS dan Lotus, tapi ada

selalu diikuti atlet judo Sumbar. Pada Kejurnas Kartika sebelumnya, pejudo Sumbar berhasil memboyong medali perak dan perunggu atas nama Elfi Vernando yang turun di kelas 60 Kg. “Harapannya, kami bisa mendapatkan atlet yang siap bertanding di level nasional. Seleksi yang akan diikuti tiga kelompok atlet, yakni Senior, Junior U16-19, dan Junior U13-16 ini akan dilaksanakan, Minggu (17/3),”kata Hendri. Lebih lanjut Hendri me-

ngatakan, untuk kejurnas tersebut, PJSI Sumbar akan merekrut sebanyak 12 atlet senior, yunior 16-19 tahun sebanyak 10 orang dan 13-16 tahun sebanyak 10 orang. Namun katanya, jumlah tersebut kemungkinan akan bertambah, jika Pengurus PJSI di Sumbar juga berkeinginan untuk mengirimkan atlet daerahnya. "Kita berkeinginan untuk membawa atlet sebanyak mungkin, namun tidak semuanya bisa terakomodir karena keterbatasan dana. Jika Pengcab

dengan penempatan bola-bola silang plus permainan membuat Ak/Jon frustasi dan harus menyerah 15-12. Pada partai final lainnya yang memperebutkan posisi 3 dan 4, saling berhadapan pasangan Dedi/ Eri dari PB Rimbun bertemu dengan PB Sutomo Motor II Cai/Ucok. Pasangan dari PB Rimbun, Dedi/ Eri akhirnya menang straight set atas pasangan ganda putra Sutomo Motor II, Cai/Ucok 15-2 dan 17-15. Untuk kategori lainnya, yang Kategori Pasangan Undian Panitia juara satu direbut pasangan Johan Sentosa / Rony Wijaya, juara kedua Henki Margau / Paulus dan juara ketiga direbut Donny/Anwar. Lalu untuk kategori pilih pasangan, juara pertama direbut pasangan Irsan Rusli/Rony Wijaya, Yohanes/ Donny(juara II) dan Filemon/ Hendra (juara III). Sementara, Kategori veterangan dimenangi pasangan Cundikiawan Asril/ Satriono, Ucok Akiuruddin/Fran Suin (juara II) dan Yuliardie/ M.irawan (juara III). (h/mat)

berkeinginan untuk mengikutkan atletnya itu akan lebih baik lagi," katanya. Mantan atlet Judo Sumbar ini menuturkan, seleksi tersebut merupakan programa kerja sekaligus program pembinaan PJSI Sumbar untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Riau. Mereka yang terpilih akan mengikuti rangkaian kejuaraan nasional untuk mengumpulkan poin yang didapatkan melalui event-event resmi yang diadakan oleh PB

PJSI dan event yang direkomendasikan oleh pengurus pusat dan instansi lainnya agar bisa lolos PON XIX 2016 di Jawa Barat. "PJSI tidak lagi menggunakan sistim babak pra PON semenjak PON 2000 di Surabaya, namun melalui pengumpulan poin. Jadi ajang ini dijadikan acuan pengumpulan poin," katanya. Kata Hendri, Ketum PJSI berharap langkah ini dapat menambah jam terbang atlet dalam mengikuti pertandingan berskala nasional.(h/mat)

"Saya rela gelar saya dicopot karena ini sudah konsekuensi saya untuk naik kelas dari kelas bulu ke kelas di atasnya," kata petinju dengan rekor bertarung 30 kali menang (23 di antaranya dengan KO) dan dua kali kalah ketika dihubungi dari Semarang, Rabu (13/3/2013). Ayah dari Muquel Angela Yordan Jr tersebut mengatakan bahwa rencana untuk naik kelas sudah disampaikan kepada manajemen dan mereka menyetujui dirinya untuk naik kelas. "Nantinya saya naik kelas ke bulu super atau yang lainnya tergantung kepada manajemen saja," katanya. Alasan Daud untuk naik kelas dari bulu yang ditekuni sekarang ini, menurut dia, karena persiangan kelas di atasnya lebih ketat dan keras. Karena itu, kata petinju Sasana Kayong Utara Kalimantan Barat tersebut, pertarungan melawan petinju

Afrika Selatan Simpiwe Vetyeka di Senayan, Jakarta, 14 April mendatang merupakan terakhir bagi dirinya bertarung di kelas bulu. Daud memegang gelar juara dunia kelas bulu IBO saat menang KO ronde kedua atas petinju Filipina Lorenzo Villanueva di Singapura, 5 Mei 2012. Setelah itu, dia sudah sekali mempertahankan gelar saat menang angka atas petinju Mongolia Choi Tseveenpurev, 9 November 2012. Daud juga sudah berusaha merebut gelar juara dunia kelas bulu WBA, tetapi pada pertarungan di Jakarta, 17 April 2011, dikalahkan pemegang gelar Super Champion WBA Chris John dengan angka. Sebelumnya, Daud juga pernah dikalahkan petinju Panama Calestino Caballero pada pertarungan di Bank Atlantic Center, Sunrise, Florida, Amerika Serikat, 10 April 2010. (h/net/mat)

Sentul Kembali Gelar Balapan Asia JAKARTA, HALUAN — Direktur Utama Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto dengan bangga mengumumkan akan kembali menggelar ajang balap mobil paling bergengsi Asian Le Mans 2013. Gelaran yang sekaligus juga akan menjadi ajang penutup balapan di Sirkuit Sentul di tahun ini akan mengambil jadwal 7-8 Desember 2013 dan sekaligus menjadi seri pamungkas dari enam seri ajang balap Asian Le Mans 2013. Bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, Tinton sudah melakukan penandatanganan kontral balap Asian Le Mans 2013-2015 bersama Promotor Le Mans, Mark Thomas. Penandatanganan dilakukan di salah satu restoran di bilangan Thamrin, Jakarta Pusat, akhir Februari lalu. Menpora menyatakan dukungan penuh terhadap balapan internasional ini dan selaku pemerintah akan ikut mendukung semampunya. Dukungan itu sendiri menurut Menpora sudah dinyatakan saat menghadiri acara penandatanganan itu bersama Tinton dan sejumlah pejabat teras dari jajaran pengurus KONI Pusat. Thomas pun mengaku bangga karena balap Asian Le Mans akhirnya bisa masuk di Indonesia. “Indonesia dengan jumlah penduduk yang sangat besar diharapkan juga bisa hadir untuk menyaksikan sekaligus

meramaikan balapan Le Mans di akhir tahun nanti,” kata Thomas usai penandatanganan. Sementara Tinton sendiri selaku pengelola dan Direktur Utama Sirkuit Sentul di Citeurep Bogor, Jawa Barat berharap pemerintah dalam hal ini Kementrian Pemuda dan Olahraga bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo benar-benar akan mendukung ajang balap internasional ini. Dua pembalap nasional yang sudah pasti akan meramaikan balap Asian Le Mans ini adalah Ananda Mikola dan Moreno Soeprapto. “Nanda dan Reno sudah pasti akan ambil bagian. Kita juga berharap pembalap muda Rio Haryanto bisa ambil bagian jika tak mengganggu jadwal balapnya di GP2. Tapi, yang paling saya harapkan adalah kita bisa membentuk tim Indonesia atau juga bisa membentuk sebuah tim gabungan dengan negara lain seperti Nanda bisa digabungkan dengan Narain Karthikeyan jadi Indonesia bersama India membentuk satu tim, atau juga bisa Reno dengan Alex Young jadi bisa dua negara, Indonesia dan Malaysia membentuk sebuah tim,” jelas Tinton. Selain dua pembalap senior Nanda dan Reno , menurut Tinton masih ada pembalap senior lain yang juga bisa ikut, tapi tentunya akan lebih baik jika Indonesia punya tim sendiri.(h/net)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman: Jefli


20

SAWAHLUNTO

LINGKAR

Menuju Kota Wisata Utama Tambang Berbudaya

PEMBANGKIT RUSAK

PLTU Ombilin Lumpuh

500 Kader PPK Ikuti Jambore Berprestasi SAWAHLUNTO, HALUAN — Meski beberapa kali diguyur hujan, ternyata tidak menyurutkan keinginan ratusan kader Tim Penggerak PKK Sawahlunto, dalam melaksanakan Jambore Kader Berprestasi, yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Kandih. Tercatat semenjak Kamis (14/3), 500 kader TP PKK Sawahlunto, dari tingkatan desa, kecamatan dan kota, mengikuti jambore, dengan beberapa kegiatan, yang berlangsung selama tiga hari tersebut. “Dalam jambore akan digelar beberapa lomba, mulai dari lomba pembacaan Asmaul Husna, cerdas cermat, lomba penyuluhan, perkemahan serta pemilihan kader berprestasi,” ujar Ketua Pelaksana Jambore Kader, Adriyusman, ketika pembukaan jambore. Kepala Kantor Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (PMPKB) Sawahlunto tersebut, mengatakan jambore diikuti 270 kader, yang berasal dari 37 desa kelurahan, 4 kecamatan dan TP PKK Sawahlunto sendiri. Selain lomba, lanjutnya, jambore kader juga menggelar pelatihan pembuatan kompos, yang sangat bermanfaat bagi ibu-ibu rumah tangga. Wakil Ketua TP PKK Sawahlunto, Jendri Erizal mengatakan, pelaksanaan jambore kader, yang kini diselenggarakan untuk ke 14 kalinya itu, ditujukan untuk mengembangkan wawasan, menambah pengalaman, serta meningkatkan keterampilan kader. “Dalam jambore ini, para kader dapat saling bertukar pengalaman dan wawasan. Hal itu tentunya, akan dapat membantu kaum ibu dalam meningkatkan kualitas rumah tangga dan kesejahteraan keluarga,” ujar Jendri. Sementara itu, Wakil Walikota Sawahlunto, Erizal Ridwan mengatakan, kader PKK memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan Sawahlunto. Kader PKK tampil sebagai motivator di tengah masyarakat. “Bahkan saat ini, TP PKK mampu menunjukkan perannya dalam membantu membangun perekonomian. Hal ini dapat dilihat dari apa yang dilakukan TP PKK, dalam mendorong para kadernya untuk memanfaatkan lahan pekarangan,” ujar Erizal. Halaman dan pekarangan rumah mulai dimanfaatkan para kader PKK dengan tanaman sayur dan buah, serta melatih kaum perempuan dengan berbagai keterampilan produktif, yang dapat membantu perekonomian keluarga. Dalam jambore kader tersebut, terlihat di beberapa perkemahan para kader menampilkan hasil produksi kerajinan yang mereka kembangkan. Mulai dari kerajinan tangan, hingga produk kuliner berupa ole-ole khas Sawahlunto. Sebut saja, Kelurahan Durian I, yang memiliki produk kerajinan pemanfaatan sampah, menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis. Desa Kolok Nan Tuo, dengan kader yang mampu mengolah jamur tiram menjadi beberapa produk kuliner. Sementara itu, Kelurahan Pasar, yang memiliki produk tepung brownis, keripik pisang dalam kemasan. Desa Kubang Utara Sikabu juga memiliki produk es krim olahan dari susu dan ubi. Meski demikian, masih ada beberapa desa dan kelurahan yang belum memiliki produk khas. Untuk itu, dalam jambore kader berprestasi tersebut, diharapkan para kader dapat saling bertukar pengalaman dalam meningkatkan produktifitas. “Harapan kita, semua desa dan kelurahan memiliki produk kerajinan tersendiri, yang memiliki pasar. Sehingga, dapat membantu pengembangkan perekonomian para kader,” ujar Neldaswenti, salah seorang anggota TP PKK Kota Sawahlunto.(h/dil)

SAWAHLUNTO, HALUAN — Pembangkit PLTU Ombilin lumpuh tidak lagi berproduksi. Kondisi itu akan berjalan setidaknya dalam dua pekan ke depan.

BANTUAN BAGI BALITA — PT Bukit Asam memberikan bantuan makanan tambahan bagi balita gizi kurang keluarga prasejahtera. FADILLA JUSMAN

PTBA – UPO Bantu 406 Balita Gizi Kurang SAWAHLUNTO, HALUAN — Meski tidak berproduksi maksimal, PT Bukit Asam – Unit Penambangan Ombilin (PTBAUPO) tetap berupaya memberikan perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Kota Sawahlunto. Setidaknya itu dibuktikan dengan perhatian yang diberikan perusahaan tambang batu bara tertua di Indonesia itu, melalui pemberikan bantuan makanan tambahan, untuk para balita gizi kurang dari keluarga prasejahtera di ‘Kota Arang’. Bantuan PTBA-UPO tersebut, dibalut dalam paket berupa 3 kilogram kacang hijau, 3 kilogram gula pasir, 1,8 kilogram susu bubuk, dan 6 bungkus biskuit itu, diberikan kepada 406 balita. “Bantuan ini diberikan seiring dengan rangkaian HUT PT. Bukit Asam ke 32, melalui program bina lingkungan, yang ditujukan khusus bagi balita gizi kurang keluarga prasejahtera,” ujar General Manager PTBA-UPO, M. Jazuli, Rabu (13/3). Bantuan yang menelan dana sebesar Rp117,35 juta tersebut, menurut Jazuli, setidaknya bisa meringankan beban keluarga prasejahtera, dalam upaya memenuhi kebutuhan balita gizi kurang, serta menumbuhkembangkan kesadaran akan hidup sehat bagi ibu rumah tangga. Defitri (24) warga Dusun Lubuk Nan Godang Silungkang Tigo mengaku sangat terbantu dengan perhatian yang diberikan PTBA-UPO tersebut. Apalagi,

dalam kondisi harga yang cenderung meningkat saat ini. Ibu satu anak yang datang dengan menumpang mobil ambulan tersebut mengatakan, mendapatkan undangan untuk datang menerima bantuan tersebut, melalui pusat kesehatan masyarakat Silungkang. “Kami doakan agar PTBAUPO bisa memproduksi batu bara lebih banyak lagi. Sehingga perhatian dan kepedulian yang diberikannya terhadap masyarakat juga ikut meningkat,” tambah ibu dari Williano tersebut. PT Bukit Asam memang terbilang memiliki komitmen dalam membantu penanggulangan gizi kurang pada balita. Dalam tiga tahun terakhir, bantuan makanan tambahan yang diberikan perusahaan tersebut terus mengalami peningkatan. Tahun 2011 silam, PT. Bukit Asam menyalurkan bantuan makanan tambahan bagi 206 balita. Selanjutnya tahun 2012 balita gizi kurang yang dibantu meningkat menjadi 336 orang. Sedangkan tahun 2013, bantuan terhadap balita tersebut meningkat menjadi 406 paket. Selain paket berupa makanan tambahan, perusahaan tambang batu bara tersebut juga memberikan uang transport bagi keluarga yang diberikan bantuan. Dalam penetapan balita yang akan diberikan bantuan makanan tambahan, PTBA-UPO melibatkan enam Puskemas, mulai dari Puskesmas Talawi,

Sungai Durian, Kolok, Lunto, Kamung Telang dan Puskesmas Silungkang. Puskesmas Sungai Durian memberikan rekomendasi balita gizi kurang terbanyak, yang terdiri dari 42 balita berstatus lanjutan dan 117 balita baru. Rekomendasi terbanyak kedua diberikan Puskemas Kolok, 21 balita lanjutan dan 47 balita baru. Sementara Puskesmas Silungkang merekomendasikan 58 balita, Lunto 50 balita, Kampung Teleng 36 balita, dan Puskesmas Talawi 35 balita. Sementara itu, Wakil Walikota Sawahlunto, Erizal Ridwan mengatakan, perhatian dan kepedulian yang diberikan PT. Bukit Asam terhadap masyarakat Sawahlunto terbilang tinggi. PT. Bukit Asam, terang Erizal, memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap masyarakat Sawahlunto. Meskipun, perusahaan tambang batu bara ini belum berproduksi dengan maksimal. Dalam kesempatan tersebut, Erizal Ridwan juga memotivasi kaum ibu yang hadir bersama para balita tersebut, untuk memanfaatkan pekarangan dan halaman, dengan menanam sayur dan buah-buahan. “Pekarangan dan halaman merupakan potensi yang kita miliki, namun tidak kita sadari memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi, dalam membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.(h/dil)

Chairunnas Dilantik Jadi Kades Lumindai

WAWAKO Erizal Ridwan melantik Chairunnas sebagai Kades Lumindai.

FADILLA

JUSMAN

SAWAHLUNTO, HALUAN — Sempat dikhawatirkan memunculkan pertikaian antar pendukung, namun rangkaian pelaksanaan pemilihan kepala desa Lumindai hingga hari pelantikan berjalan lancar dan terkendali. Bahkan antusias warga Desa Lumindai Kecamatan Barangin tersebut, dalam menggunakan hak pilihnya pun terbilang yang terbesar, dalam beberapa pemilihan kepala desa di Kota Sawahlunto. “Alhamdulillah, meski

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

sempat dikhawatirkan akan muncul masalah, namun hingga pelantikan kepala desa, proses demokrasi dapat berjalan dengan damai,” ujar Amirman, mantan kepala desa Lumindai, dalam sambutannya, ketika pelantikan kepala desa terpilih, Kamis (14/3). Selaku mantan orang nomor satu di Desa Lumindai, Amirman mengharapkan penggantinya untuk tetap mengutamakan kerja sama dalam mengambil berbagai keputusan dalam pelaksanaan

pembangunan. Sepintar-pintarnya seorang kepala desa, terang Amirman, tanpa kerja sama dengan seluruh masyarakat, akan sulit untuk mencapai kemajuan. Untuk itu, tentu usaha untuk menciptakan persatuan dan kebersamaan harus tetap dilakukan. Chairunnas, Kepala Desa Lumindai terpilih yang dilantik di ruang terbuka Pasar Lumindai, Kamis (14/3) mengatakan, akan berusaha sekuat tenaga, untuk menjadikan persatuan dan kebersamaan sebagai modal dalam melaksanakan pembangunan. Pria 41 tahun yang sebelumnya hidup merantau tersebut, mengatakan target awalnya memperbanyak akses dan infrastruktur jalan menuju kawasan perekonomian warga. Dengan akses dan infrakstruktur jalan yang memadai, akan membuat warganya lebih mudah mengembangkan usaha pertanian. Infrastruktur dengan akses jalan menuju kawasan pertanian dan perkebunan, terang Sekretaris Ikatan Keluarga Lumindai Karawang itu, akan

menjawab kemakmuran yang menjadi impian warga yang akan dipimpinnya. Meski belum dilantik, Khairunnas telah melihat potensi yang dimiliki masyarakatnya. Setidaknya, Lumindai memiliki potensi tanaman kakao. Dalam sepekan, produksi kakao warga mencapai 3,5 ton. Dengan harga rata-rata Rp20 ribu per kilogram, tanaman kakao mampu menyumbang pemasukan sekitar Rp70 juta per pekan, atau dengan total pemasukan melebihi Rp280 juta dalam satu bulan. Selain kakao, Lumindai juga penghasil gula aren. Dibungkus kesederhanaan daun pisang tua atau karisiak, produksi gula aren berbahan baku air nira ternyata masih memberikan nilai ekonomi di tengah masyarakat Desa Lumindai Sawahlunto. Belasan keluarga Desa Lumindai masih memproduksi gula aren di kesehariannya. Sebut saja pasangan Mandaro dan Malinar, suami istri tersebut sudah belasan tahun mengolah air nira menjadi

bongkahan-bongkahan gula aren. Produksi gula aren warga Lumindai diolah dengan memanfaatkan air nira, tanpa ada bahan campuran maupun bahan pengawet. Sehingga, gula aren yang dihasilkan memang gula aren murni, yang layak untuk dikonsumsi. Bagi masyarakat Lumindai sendiri, mengolah air nira menjadi gula aren sudah menjadi kerajinan turun temurun semenjak nenek moyang. Sehingga, rata-rata setiap keluarga memiliki kemampuan dalam memproduksi gula aren. Wakil Walikota Sawahlunto, Erizal Ridwan, ketika melantik Chairunnas, mengatakan harus terus tetap maju, sebab Lumindai memiliki keistimewaan tersendiri. Betapa tidak, dari 20 kursi DPRD Sawahlunto, dua di antaranya diduduki warga Lumindai. Artinya, warga Lumindai mendominasi 10 persen kursi wakil rakyat Sawahlunto. padahal, Sawahlunto memiliki 27 desa dan 10 kelurahan, yang tersebar di empat kecamatan.(h/dil)

Untung saja, Sumatera Barat telah masuk dalam sistem interkoneksi, jika tidak dapat dipastikan pemadaman bergilir akan berlangsung sepanjang hari. Dua unit pembangkit yang dimiliki PLTU Ombilin tidak lagi bisa memproduksi listrik satu watt pun. Kedua unit pembangkit mengalami kerusakan pada generator. Unit dua mengalami kerusakan pada bagian stator, sedangkan unit satu mengalami kerusakan di bagian rotor. “Untung saja kita sudah masuk dalam sistem interkoneksi, sehingga tetap medapat aliran listrik dari pembangkit lain. Meski saat ini PLTU Ombilin tidak produksi, tidak mengakibatkan pemadaman bergilir,” ujar General Manager PLTU Ombilin, Luthfy Triheru, Kamis (14/3). Luthfy mengatakan, sebelumnya PLTU Ombilin sempat beroperasi dengan satu unit pembangkit. Namun diakibatkan tumpuan beban yang sangat tinggi, secara tiba-tiba unit pembangkit yang diharapkan pun berujung lumpuh. Akhir pekan lalu, terang Luthfy, pembangkit PLTG yang ada di Sumatera Barat tidak beroperasi. Maka kebutuhan listrik dipasok dari Sumatera Bagian Selatan. Namun, secara tiba-tiba, penghantar listrik di kawasan Muaro Bungo dan Jambi lepas. Lepasnya penghantar listrik di kawasan Muaro Bungo dan Jambi tersebut, membuat beban pada unit PLTU Ombilin meningkat drastis dan berujung pada lumpuhnya unit

yang diharapkan dapat memasok listrik. Luthfy memperkirakan, untuk perbaikan secara normal dibutuhkan waktu 69 hari. Namun, pihak PLTU Ombilin berusaha menyilangkan kedua unit, agar tetap bisa beroperasi. “Kami berusaha, sambil menunggu perbaikan secara menyeluruh dengan melakukan penyilangan. Sebab, kedua unit mengalami kerusakan yang berbeda. Jika bisa, setidaknya dalam tiga pekan ke depan, satu unit pembangkit akan kembali bisa menghasilkan arus listrik,” terang Luthfy. Saat ini, pihak PLTU Ombilin juga mengharapkan pembangkit listrik tenaga air, tetap memiliki stok air yang melimpah. Sebab, PLTU Ombilin sendiri tidak bisa berbuat apa-apa untuk mendukung suplay listrik dalam sistem interkoneksi yang ada. Sementara itu, pembangkit unit dua PLTU Ombilin yang telah lebih duluan rusak dan menjalani perbaikan, diperkirakan baru akan bisa digunakan pada pertengahan April mendatang. Sedangkan untuk pembangkit unit satu, dengan menjalani perbaikan secara normal, dibutuhkan waktu lebih dari dua bulan. “Mudahmudahan saja, kemungkinan untuk menyilangkan kedua unit tersebut bisa terlaksana,” tambah Luthfy. Untuk stok batu bara, PLTU Ombilin justru sedang melimpah. Hampir semua bagian stok file perusahaan berkekuatan 200 megawatt tersebut terisi penuh dengan batu bara. Setidaknya terdapat 76 ribu batu bara, yang siap dibakar untuk memutar turbin penghasil listrik. “Kami juga berdoa, semoga stok air di setiap PLTA tetap terjaga, dan hujan terus mengguyur dan kemarau tidak menerpa Sumatera Barat. Sehingga, pasokan listrik dari PLTA tetap bisa mendukung kebutuhan listrik dalam sistem interkoneksi yang ada,” tambahnya.(h/dil)

SIMULASI PENGAMANAN PILKADA

Titik Rawan Masa Kampanye dan Penghitungan Suara SAWAHLUNTO, HALUAN — Jajaran Polresta Sawahlunto menggelar simulasi pengamanan kerusuhan pelaksanaan Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota, yang akan digelar Mei mendatang. “Kerawanan pelaksanaan Pilkada, biasanya terjadi ketika kampanye berlangsung, serta pada proses penghitungan suara,” ujar Wakapolda Sumatera Barat, Kombes Syamsul Hidayat, dalam simulasi pengamanan Pilkada Sawahlunto, di Lapangan Segitiga ‘Kota Arang’, akhir pekan lalu. Dalam simulasi pengamanan kerusahan Pilkada Sawahlunto, digambarkan suasana huru hara terkait daftar pemilih ganda, hasil; penghitungan suara yang dinilai memiliki kejanggalan, di empat kecamatan yang ada di Sawahlunto. Suasana kerusuhan semakin memanas, ketika terjadi bentrokan antara pengunjuk rasa, yang menggunakan berbagai alat maupun material untuk menghujani pihak keamanan Pilkada. Sementara itu, Kapolres Sawahlunto, AKBP. M Syahrial mengatakan, selain pelaksanaan simulasi pengamanan kerusahan Pilkada, pihaknya telah melakukan sosialisasi dan koordinasi dengan semua satuan pendukung pengamanan Pilkada Sawahlunto. Pengamanan pelaksanaan Pilkada Sawahlunto sendiri, >> Editor : Atviarni

akan diperkuat personil pengamanan dari penjinak bom Polda Sumbar dan 4 Polres dari daerah tetangga. Polresta Sawahlunto sendiri, mempersiapkan 200 personil, yang akan dibantu 100 personil dari Polda Sumbar, dengan rincian 60 personil Brimob, 30 personil Dalmas Polda, dan 10 penjinak bom. Selain itu, tim keamanan kepolisian juga diperkuat dengan satuan pendukung, yakni 75 personil Kodim, 30 personil Satpol PP, 25 personil Perhubungan, serta 370 personil perlindungan masyarakat. Dari total 117 tempat pemungutan suara (TPS), tim pengamanan Pilkada menerapkan untuk 108 TPS, dengan pola aman 1 polisi dengan 2 TPS dan 4 orang Linmas. Sedangkan untuk 9 TPS lainnya, dengan pola rawan, dengan 1 polisi untuk satu TPS dan 2 Linmas. Simulasi pengamanan Pilkada Sawahlunto dihadiri lima pasangan bakal calon kepala daerah, yang didampingi dengan tim pemenangan calon. Saat ini, kelima pasangan masih berstatus bakal calon. Tahapan Pilkada Sawahlunto menunjukan, lima bakal calon yang ada akan ditetapkan menjadi calon, pada 30 Maret mendatang. Selanjutnya, 31 Maret hingga 1 April, calon yang telah ditetapkan akan mendapatkan nomor urut pasangan.(h/dil) >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

Rini Wulandari Suka Yang Lebih Tua

TANTRI ‘KOTAK’

Bisnis Fashion Sheila Marcia Sibuk Ngurus Anak SETELAH menikah pada 27 April 2011 lalu, Sheila Marcia kini lebih banyak menghabiskan waktu untuk kedua anaknya. Selain itu wanita kelahiran 3 September 1989 tersebut juga membuka bisnis kecil-kecilan di Jogjakarta. “Saat ini sibuk urus anak-anak, rumah tangga, buka coffe shop di Jogja, Seruput namanya. Intinya kegiatan aku banyak di Jogja selama setahun,” ujarnya saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (14/3). Memang secara perlahan istri Kiki Mirano itu sudah mulai meninggalkan dunia keartisannya. Namun dia tak mengelak bila akan kembali lagi pada dunia yang membesarkan namanya. “Kalau di entertainment lagi nggak dulu, tapi bukan berarti nggak sama sekali. Kalau nanti comeback mudah-mudahan bisa jadi sesuatu yang besar,” jelasnya. Alasannya saat ini belum mau kembali, mengingat usia anaknya yang saat ini masih kecil. “Bukan pilihan yang sulit, cuma ada waktunya, kalau anak-anak masih kecil gini kan kasihan kalau ditinggal pergi kerja. Sekarang masih ASI juga jadi ga mungkin,” pungkasnya. (h/kpl)

SELAIN bermusik, ada kegiatan baru yang tengah dijalaniTantri, vokalis Kotak. Wanita kelahiran 9 Agustus 1989 ini sedang mengembangkan bisnis clothing line yang bekerja sama dengan desainer baru. “Kerja sama sama desainer-desainer baru. Kita ada salah satu, Dokter M, salah satu PH gitu namanya Loud. Ini salah satu yang aku pake juga,” ujar Tantri. Memang bisnis tersebut baru digeluti Tantri selama dua bulan belakangan, namun menurutnya peminat sudah mulai berdatangan. “Baru, baru dua bulan tetapi alhamdulillah peminatnya juga sudah banyak,” katanya saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (15/3). Pekerjaan Tantri diakui mudah saja. Dia hanya harus memilah mana yang layak untuk dijual, sedangkan yang mendesain adalah orang lain. “Yang nge-desain desainer-desainer mudanya, akunya cumaapproval yang kira-kira cocok (dijual -red),” jelasnya. Berbicara mengenai harga, Tantri menyebut nominal barang yang dijualnya masih manusiawi dan terjangkau untuk kalangan luas. “Karena saya ingin sekali menghargai karya-karya desainerdesainer muda itu, jadi sekitar 200 sampai 300an (ribu rupiah -red), karena kita bikin limited edition,” pungkasnya. (h/kpl)

ARTIS Rini Wulandari tidak memperhitungan latar belakang pria calon suaminya. Dia tidak peduli, artis atau bukan yang penting dukungan dan selalu memberikan perhatian kepadanya. Kini dia sedang menjalin hubungan asmara dengan laki-laki yang bukan pekerja dunia hiburan. “Sekarang ada pasangan, tapi bukan artis. Gak perlu diomongin lah backgroundnya apa. Yang jelas dukung dan lebih bahagia pastinya karena ada seseorang yang perhatian, mengerti. Bisa dampingi aku dalam suka dan duka,” ucap Rini saat ditemui di Coffee Toffee Kalimalang, Jakarta Timur, Kamis (14/3) malam. Rini mengaku serius berpacaran. Namun dia belum bicara tentang kelanjutan ke jenjang pernikahan. “Seriusnya lebih kami komitmen yang kami punya akan kami jaga sebaik mungkin. Saling mengerti, memahami, itu aja. Gak ada omongan lainlain. Kami sangat support keinginan masing-masing, yakni dengan karir masingmasing. Kebersamaan aja yang penting,” imbuhnya. “Keluarga juga masih santai, gak ada omongan macam-macam,” tegasnya. Soal usia, sejak awal Rini mengaku lebih suka pada cowok yang lebih tua. “Lebih tua, aku nggak suka yang lebih muda. Lebih tua, yang penting kami berkomitmen dan support kepentingan masing-masing,” tandasnya.(h/kpl)

Charles Bonar Jadi Caleg SETELAH sejumlah artis terjun ke dunia politik Indonesia, presenter Charles Bonar Sirait pun tak ingin tertinggal begitu saja. Bahkan kini ia sudah menjadi calon legislatif Partai Golongan Karya (Golkar). Namun, bagaimana dengan pendapat keluarganya? “Keluarga sih support aja, tapi anak saya mewanti-wanti jangan sampai masuk di badan anggaran. Kalau saya di badan anggaran, anak saya mau keluar dari keluarga (saya),” ujar Charles saat ditemui di kantor Falcon Picture, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis (14/3). Charles sendiri mengincar untuk ditempatkan di bidang pendidikan dan sudah memiliki beberapa target pencapaian, seperti meningkatkan kualitas guru, kesejahteraan guru,

infrastruktur sekolah, dan kualitas dan prestasi murid. “Gimana mau bagus kalau gurunya yang S1 dan S2 saja sedikit. Bahkan ada wakil kepala sekolah yang melakukan pelecehan seksual. Saya pengen tahu apa konsentrasinya di pendidikan. Buat apa kalau tidak berbuat apa-apa untuk masyarakat?” tegas ayah dua anak ini. Sebagai seorang pemula, pria yang menjadi anggota kehormatan World Wildlife Fund (WWF) ini merasa berterima kasih telah terpilih menjadi calon legislatif dari Partai Golkar dan mengaku ia harus banyak belajar. “Saya berterima kasih karena itu selektif banget. Saya enggak tahu dasar (penilaian)nya apa. Mas Tantowi (Yahya) menilai saat saya bawakan acara Golkar,” terang Charles. (h/kpl) >> Editor : nova anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


22 LUAR NEGERI

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

NOTES

Kelahiran Theo Walcott 16 MARET 1989 — Theo James Walcott (lahir di Stanmore, London, Britania Raya, 16 Maret 1989; umur 23 tahun) adalah pemain sepak bola profesional asal Inggris yang bermain untuk Arsenal FC. Ia dapat bermain baik sebagai penyerang maupun gelandang sayap. Namanya menarik perhatian media internasional setelah masuk dalam skuat Inggris pada putaran final Piala Dunia FIFA 2006. Di musim 2004-2005 dia bermain untuk skuat Southampton Youth dan mengantar Southampton ke Final FA Youth menghadapi Ipswich Town. Dia menjadi pemain termuda yang bermain untuk tim cadangan Southampton pada saat berumur 15 tahun 175 hari. Dia kemudian juga menjadi pemain termuda di tim utama Southampton pada saat berumur 16 tahun 143 hari. Dia menjadi pemain cadangan saat Southampton bermain imbang 0-0 ketika menghadapi Wolverhampton Wanders di pertandingan Football League Championship. Ini adalah debut penuh pertamanya. (h/wkp)

LINGKAR Diajak Ibu Bunuh Diri, Bayi Ini Selamat NEW YORK, HALUAN — Seorang bayi berumur 10 bulan lolos dari maut setelah terjatuh dari lantai delapan apartemen bersama ibunya. Sementara sang ibu tewas seketika di lokasi kejadian. Cindy Bacharach yang berprofesi sebagai pengacara, melompat dari apartemennya di Harlem, New York, Amerika Serikat pada Kamis, 14 Maret waktu setempat. Dilanda stres, wanita berumur 44 tahun itu bunuh diri sembari menggendong bayi laki-lakinya, Keston. Wanita itu pun tewas seketika setelah loncat dari lantai delapan apartemennya. Namun ajaib, sang bayi selamat dan langsung merangkak. Bayi itu kemudian dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya saat ini stabil di rumah sakit. “Saya mendengar jeritan,” kata saksi mata bernama Steven Dominguez. “Saat wanita itu jatuh, dia (bayi) terjatuh di atas punggung ibunya,” imbuh saksi mata tersebut seperti dilansir New York Post, Jumat (15/3/2013). Bacharach meninggalkan pesan bunuh diri setebal 7 halaman yang menyebutkan dirinya bersalah atas gangguan medis yang diderita Keston. Namun tidak jelas masalah medis apa yang dialami bayi itu. Saat kejadian, pengacara itu tengah mengambil cuti dari pekerjaannya di Mahkamah Agung New York. Menurut sumber, dia mengalami depresi akut pascamelahirkan. Sejumlah obat-obatan antidepresi ditemukan di rumahnya. Menurut para tetangga, mereka mendengar korban bertengkar dengan suaminya beberapa jam sebelum dia bunuh diri. Kepolisian setempat masih terus mendalami kejadian ini. (h/dtc)

Korban Tewas Akibat Ledakan Bom di Irak Jadi 25 Orang BAGHDAD, HALUAN — Korban tewas akibat ledakan bom di dekat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Irak di Kota Baghdad bertambah. Dilaporkan, saat ini korban mencapai 25 orang. Seperti diberitakan Reuters, korban tewas terdiri dari 7 polisi dan 15 warga sipil. Tiga orang yang diduga teroris juga ditemukan tewas. Setidaknya ada 50 orang terluka akibat ledakan itu.’ Peristiwa tersebut terjadi pada hari Kamis waktu setempat. Kepolisian Irak menyatakan dua bom mobil meledak di distrik Alawi, dekat kantor Kementerian Kehakiman dan Kementerian Dalam Negeri. Beberapa militan bersenjata kemudian menyerbu gedung kementerian dan terlibat baku tembak dengan pihak keamanan selama kurang lebih satu jam. Hingga akhirnya polisi bisa mengendalikan situasi. “Saya pergi ke lantai dua untuk melakukan sesuatu ketika saya mendengar ledakan besar. Kami mendengar suara tembakan dan beberapa menit kemudian tiga penyerang mengenakan seragam militer datang ke lantai dua dan secara acak mulai menembak,” kata Ammar Ghanim, polisi yang berada di lokasi saat peristiwa terjadi. “Saya tertembak di kaki dan saya sangat bangga telah membunuh salah satu dari mereka,” katanya. Belum ada pihak yang bertanggung jawab dalam serangan yang terjadi siang hari bolong itu. Namun peristiwa itu diduga akibat konflik antara Sunni dan Syiah. Upaya teroris ini dinilai sebagai upaya untuk melemahkan pemerintah pimpinan Syiah. (h/vvn)

MATI — Petugas mengumpulkan ikan-ikan mati di Laguna Rodrigo de Freitas di Rio de Janeiro, Brasil, Jumat (15/03/2013). Ribuan ikan mati di laguna tersebut dikarenakan kadar oksigen yang menurun drastis akibat polusi yang mencemari perairan. Laguna Rodrigo de Freitas direncanakan akan menjadi tuan rumah lomba dayung pada Olimpiade 2016. REUTERS

Obama Upayakan Kembali Perdamaian Israel-Palestina WASHINGTON, HALUAN — Presiden AS Barack Obama terakhir kali berkunjung ke Israel pada 2008 sebagai seorang senator dan calon presiden. Kini ia kembali sebagai presiden pada masa jabatan kedua, tetapi masih belum berhasil mengatasi hambatan-hambatan guna menciptakan perdamaian di Timur Tengah. Ia tidak akan menyampaikan inisiatif perdamaian baru, tetapi akan menyampaikan sebuah pesan, ujar wakil juru bicara Gedung Putih Josh Earnest. “Perdamaian antara Israel dan Palestina tetap menjadi prioritas Presiden Obama. Ini sesuatu yang sangat ia – dan juga Amerika – dukung jika perundingan siap dimulai kembali,” ujar Earnest. Amerika mendukung Israel dan Palestina hidup berdampingan secara damai. Tetapi hubungan Presiden Obama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menjadi tegang, khususnya terkait pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan. Presiden Obama akan memastikan kembali pada kedua pihak bahwa ia mendukung hak-hak dan keamanan mereka, ujar Neil Kritz dari US Institute for Peace, karena taruhannya sangat besar. “Bagi Presiden Obama, salah satu tantangan penting adalah pada titik apa solusi dua negara menjadi lebih sulit untuk dicapai? Ia tidak ingin menjadikan hal ini sebagai warisan yang ditinggalkannya,” ujar Klitz. Presiden Obama terpilih kembali November lalu dengan memperoleh 69 persen suara warga Yahudi, meskipun pesaingnya Mitt Romney mempertanyakan komitmen Obama pada Israel. “Presiden Obama, sebagaimana tampak dalam pemilu-pemilu sebelumnya, merupakan sahabat sejati warga Yahudi, dan para pemilih Amerika keturunan Yahudi telah menunjukkan hal itu padanya,” ujar

Aaron Keyak, direktur National Jewish Democratic Council, sebuah kelompok yang diundang dalam diskusi bersama Presiden Obama baru-baru ini. Eric Fusfield dari kelompok warga Yahudi global B’nai B’rith International menyebut lawatan Presiden Obama ke Timur Tengah sebagai sebuah kesempatan untuk melihat apa yang sesungguhnya sedang terjadi di kawasan itu. “Benar-benar tidak ada pengganti bagi kontak langsung. Orang di tingkat akar rumput melihat dan merasakan apa yang sedang terjadi di Israel saat ini,” ujarnya. Beberapa kelompok ArabAmerika juga datang ke Gedung Putih, termasuk Komite AntiDiskriminasi Arab-Amerika. Warren David, presiden komite itu mengatakan warga Amerika keturunan Arab mengatakan kepada Presiden Obama, mereka kecewa atas kelambanan kemajuan menuju terbentuknya negara Palestina. “Saya sampaikan terus terang, s a y a h a r a p A n d a a k a n m eninggalkan warisan, dan ini merupakan sesuatu yang akan Anda capai sebagai presiden. Saya ingin menyampaikan pada Anda bahwa awalnya saya sangat pesimis, tetapi saya mulai lebih optimis karena apa yang disampaikan Presiden dan para penasehatnya,” ujarnya. David mengatakan warga Amerika keturunan Arab mengatakan kepada Presiden Obama bahwa mereka berharap akhirnya akan tercapai perdamaian antara Israel dan Palestina. (h/dtc)

Ribuan Ikan Mati Mengambang di Danau Brasil RIO DE JANEIRO — Sebuah danau di Rio de Janiero, Brasil dipenuhi oleh bangkai ikan yang jumlahnya diperkirakan mencapai 65 ton! Otoritas setempat pun disibukkan oleh aktivitas pembersihan bangkai-bangkai ikan ini. Apalagi danau itu seharusnya digunakan untuk ajang lomba dayung pada Olimpiade 2016. Bangkai ikan yang mengapung terlihat nyaris menutupi seluruh permukaan air danau Rodrigo de Freitas Lagoon ini. Ikanikan yang mati di danau ini kebanyakan berjenis shad, semacam ikan herring yang biasa hidup di sungai atau di air tawar. Demikian seperti dilansir news.com.au, Jumat (15/3/2013). Departemen Lingkungan Rio de Janeiro menyatakan, ikan-ikan yang hidup di danau ini mati akibat air danau yang mengalami deoxygenated, yakni kadar oksigen dalam air berkurang akibat badai yang

melanda danau tersebut. Terjadinya deoxygenated membuat banyak ikan yang hidup di danau ini, mati secara massal. Selain itu, badai yang melanda wilayah Rio de Janeiro pada awal pekan ini juga mematikan dan menghilangkan zat-zat organik di dalam danau. Padahal diketahui bahwa zat organik merupakan makanan utama ikan. Menurut Departemen Lingkungan Rio de Janeiro, otoritas setempat disibukkan oleh kegiatan pembersihan ikan secara besar-besaran di danau ini. Sejak Senin (11/3), tercatat sekitar 65 ton ikan yang berhasil dibersihkan dari danau tersebut. Danau ini terletak di pusat kota Rio de Janeiro dan kerap menjadi lokasi wisata para turis. Rencananya, pada Olimpiade tahun 2016 mendatang, danau ini akan menjadi lokasi turnamen dayung. (h/dtc)

AS Dituduh Serang Situs Pemerintah Korut PYONGYANG, HALUAN — Korea Utara menuduh Amerikat Serikat melancarkan serangan yang intensif dan berkelanjutan atas situs-situs internet milik pemerintah. Kantor berita resmi KCNA, Jumat 15 Maret, menyebutkan Amerika Serikat dan sekutunya Korea Selatan yang berada di belakang terhentinya internet pekan ini. Ditambahkan serangan internet itu berkaitan dengan latihan militer bersama tahunan AS dan Korsel, yang dikecam oleh pemerintah Pyongyang. Korea Selatan sudah me-

nyatakan membantah tuduhan itu sementara sejauh ini belum ada tanggapan dari Washington. Namun tidak ada rincian tentang serangan yang dimaksud dan para ahli mengatakan masih terlalu cepat untuk memastikan penyebab dari matinya layanan internet di Korea Utara itu. Pakar internet mengatakan penyelidikan bisa memakan waktu berbulan-bulan dan ada kemungkinan peretas individu yang melakukannya dan bukan lembaga pemerintah. Kantor berita AP melaporkan warga asing yang tinggal di Pyongyang mengatakan

internet tidak bisa diakses pada hari Rabu dan Kamis. Sebuah perusahaan yang berbasis di Bangkok namun beroperasi di Korea Utara mengukuhkan terjadi serangan internet namun hari ini sudah normal kembali. Hanya sebagian kecil warga Korea Utara yang memiliki akses internet. Tuduhan Korea Utara ini disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di semenanjung Koera setelah Korea Utara secara sepihak membatalkan gencatan senjata yang menghentikan perang Korea tahun 1953.(h/dtc)

Tak Mau Kawin, Panda Disuguhi Film “Porno”

PASANGAN beruang Yongyong dan Ke Lin harus menonton film tentang sepasang panda yang tengah kawin, untuk mendorong mereka melakukan hal yang sama. Sejauh ini upaya pengembangbiakan panda di penangkaran belum terlalu memuaskan. DAILY MAIL BEIJING, HALUAN — Bagaimana cara meningkatkan gairah seksual pasangan panda yang tak

mau berhubungan seksual? Jawabannya, putarkan video “porno”. Sepasang panda Ke Lin dan

Yongyong sudah cukup lama bersama di pusat pembiakan panda di Chengdu, Provinsi

Sichuan, China. Namun, keduanya tak kunjung “berhubungan”. “Setiap kali Yongyong berada di atas Ke Lin, maka dia langsung melawannya. Kami khawatir Yongyong akan melewatkan masa subur tiga harinya,” kata juru bicara pusat pembiakan. Akhirnya, untuk membuat kedua panda itu “memahami” apa yang harus mereka lakukan, para dokter memutuskan mereka harus diberi pendidikan seks. “Lalu kami putar video sepasang panda yang tengah kawin. Ke Lin tampaknya menyukai film itu. Setelah menonton, mereka langsung mempraktikkan apa yang sudah ditonton,” tambah si juru bicara. “Di alam liar, Ke Lin bisa

bertemu banyak panda lain untuk kawin. Namun, di sini tidak seperti itu. Maka dari itu, kami membantunya,” lanjut si jubir. Angka kesuksesan mengembangbiakkan panda di penangkaran sangat rendah. Hanya sedikit kebun binatang di luar China yang berhasil menangkarkan panda. Masa subur panda betina sangat singkat. Selain itu, panda betina juga sangat selektif memilih pasangannya. Pengembangbiakan panda di penangkaran sangat penting untuk menyelamatkan panda dari kepunahan setelah habitatnya di alam liar China dan sebagian Asia Tenggara semakin rusak. (h/kcm)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

IKLAN 23


24

SABTU, 16 MARET 2013 M 4 JUMADIL AWAL 1434 H

LINGKAR Ada Beasiswa S1 dan S2 untuk Siswa dan Mahasiswa Berprestasi JAKARTA, HALUAN — Prasetiya Mulya Business School membuka kesempatan untuk meraih beasiswa studi S-1 dan S-2 bagi para siswa dan mahasiswa berprestasi. Uniknya, beasiswa untuk masing-masing jenjang dapat diraih melalui kompetisi terbuka. Beasiswa program S-1 yang ditujukan untuk siswa kelas XI dan XII ini dapat diraih melalui Kompetisi Beasiswa Young Scholar Indonesia (YSI). Kompetisi untuk beasiswa YSI terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama adalah seleksi administratif dan tes potensi akademik yang diikuti dengan psikotes, diskusi kelompok serta wawancara dengan sistem gugur untuk mencari 12 finalis. Pada tahap kedua, 12 finalis ini akan mengikuti proses karantina kompetisi YSI. Pendaftaran beasiswa YSI akan ditutup pada 29 Maret mendatang. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh di http://www.pmbs.ac.id. Sementara itu, program beasiswa S-2 magister manajemen dapat diraih melalui kompetisi Bizcamp Challenge 2013. Ajang yang sudah digelar sejak tahun 2011 ini ditujukan khusus untuk mempersiapkan sosok pemimpin dengan pemikiran yang strategis. Seleksi dimulai dengan seleksi administratif dan tes potensi akademik, psikotes, diskusi kelompok, games, pembuatan proposal karya tulis dan presentasi serta wawancara dengan sistem gugur. Sebanyak 30 finalis terpilih akan mengikuti proses karantina dan kompetisi Bizcamp Challenge. Nah, pendaftarannya akan ditutup pada 12 April. Informasi selanjutnya bisa dibaca d i http://www.pmbs.ac.id. (h/kcm)

Siswa SMA Diberikan Bimbel Gratis PADANG ARO, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memberikan bimbingan belajar (Bimbel) gratis kepada siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat agar lebih siap menghadapi seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri mendatang. “Bimbingan belajar (Bimbel) ini bekerjasama dengan Ganesa Operation (GO) dan semua biaya ditanggung oleh pemerintah daerah, bertujuan agar siswa lulusan daerah ini lebih bisa bersaing untuk masuk perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Solok Selatan Fidel Efendi di Padang Aro, kemarin. Dia mengatakan, selama ini minat para siswa untuk mengikuti bimbingan belajar di luar jam sekolah cukup tinggi dan mereka harus pergi ke Kota Padang setiap minggu untuk mendapatkannya. Karena itu, pemerintah daerah membantu para siswa yang mempunyai keinginan sekaligus untuk meningkatkan daya saing untuk lulus di berbagai perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia. Ia menyebutkan, untuk peserta bimbingan belajar ini sekarang pihak GO sudah melakukan seleksi dan lulus sebanyak 50 orang. “Dua ratusan siswa sudah mendaftar namun tidak semua bisa diterima tetapi diseleksi terlebih dahulu oleh instansi bersangkutan tanpa diskriminasi dan intervensi oleh pemerintah daerah,” katanya. Dia mengatakan, bimbingan belajar ini akan berlansung hingga 13 April atau sebelum Ujian Nasional digelar. Sedangkan ujian akan dilaksanakan di pusat Bimbingan Belajar Go di Padang, katanya. Ia berharap ke depan lembaga-lembaga bimbingan belajar tumbuh di Solok Selatan supaya kualitas pendidikan terus meningkat dan dapat bersaing secara nasional. (h/ans)

PONPES ARABI DARUL YAMANI BUTUH BANTUAN

Sebagian Santri Belajar di Bawah Pohon Sawit PADANG, HALUAN — Pondok Pesantren (Ponpes) Arabi Darul Yamani yang berada di Sasak, Pasaman Barat, masih membutuhkan bantuan dana untuk membangun lokal baru. Pasalnya, tidak semua siswa tertampung di lokal yang dimiliki ponpes ini. Sebagian siswa masih belajar di bawah pohon kelapa sawit. Hal yang sama juga terjadi pada Ponpes Al Muchlusin. Demikian dikatakan Kasi Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Amrizal, Jumat (15/3). Menurutnya, untuk ponpes ini meskipun memiliki sarana yang minim, namun prestasi siswanya sangat bagus. Beberapa siswa sudah mengikuti kejuaraan di tingkat nasional. Hal seperti inilah yang sering terjadi pada ponpes di Sumbar. “Para pendiri ponpes ini pada awalnya mendirikan pesantren hanya bermodal semangat untuk mengajarkan ilmu agama. Berbentuk pembelajaran dengan sistem khalafah (berkelompok, tidak di dalam ruang kelas). Di awal mulai berdirinya memang banyak yang mengalami hal seperti ini. Namun seiring berjalannya waktu dengan relasi dan nama besar pendiri, ponpes itu menjadi ponpos modern,” jelasnya. Dari 288 ponpes yang terdaftar saat ini, menurut Amrizal, tidak semuanya bernasib seperti ini. Ada yang sudah sangat maju seperti Diniyah di Padang Panjang, Darul Ulum di Padang dan lainnya. Terkait bantuan, menurut dia, tahun ini ada bantuan rusunawa dari Kementerian Perumahan rakyat. Seperti Pesantren Thawalib Parabek mendapatkan bantuan sekitar Rp4 miliar. Begitu juga Darul Ulum di Pasaman Barat, Madinah Munawarah di Bukittingi, Nurul Yaqin dan lainnya. Tidak hanya itu, ponpes bisa mendapatkan bantuan dari luar negeri. Namun dari pemerintah provinsi sendiri, saat ini hanya ada bantuan buku. Untuk bangunan saat ini masih belum diketahui. Untuk pondok pesantren sendiri, ada tiga model. Pertama pesantren salafiyah, khalafiyah dan kombinasi dari keduanya. Khusus salafiyah dikenal dengan ponpes yang hanya mempelajari kitab gundul. Sementara khalafiyah sudah berupa madrasah yang ditambah dengan belajar kitab gundul. Di Sumbar sendiri ada 33 ponpes dengan model salafiyah. Sisanya merupakan khalafiyah. (h/cw-eni)

SALAT — Sejumlah siswa MTsN Model Padang melaksanakan ibadah salat zuhur di musala sekolah mereka, Jumat (15/3). Melaksanakan ibadah merupakan aplikasi dari pendidikan karakter yang diterapkan sekolah kepada para siswa, yang dapat membentuk kepribadian siswa agar beriman dan bertakwa kepada tuhan sang pencipta. PARWIS NASUTION

Lapangan Kerja Kurang, FE UNP Siapkan Lulusan Berjiwa Wirausaha

Yunia Wardi PADANG, HALUAN— Minimnya investor baik dari dalam maupun luar negeri masuk ke wilayah Sumatera Barat, khususnya ke Kota Padang, bukan disebabkan oleh minimnya kekayaan alam, dan potensi bisnis di wilayah Sumbar, tapi karena kurangnya kesiapan pemerintah dan masyarakat Sum-

bar memberikan dukungan kepada investor. Akibatnya perekonomian tak berkembang dan angka pengangguran tinggi. Demikian disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Padang (UNP) Prof Dr Yunia Wardi kepada Haluan, Jumat (15/3). “Kemajuan ekonomi suatu wilayah tidak terlepas dari tingginya dorongan investor untuk menanamkan investasinya, dan membuka lapangan kerja. Karena keberadaan investor tersebut akan bedampak multiefek bagi masyarakat yang ada di sekitar wilayah itu,” ujar Yunia Wardi. Dikatakan, dari segi ketidaksiapan pemerintah dan masyarakat dalam mendatangkan dan menerima inves-

tor, bisa dilihat dari kesulitan para investor dalam mendapatkan izin usaha dan banyaknya premanisme. Sehingga, keadaan itu membuat investor tidak nyaman dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya di Sumbar. “Selain dari izin usaha yang susah dan premanisme, pemerintah juga kurang memberikan rasa aman, dan rasa nyaman bagi para investor. Di mana, wilayah Sumbar adalah suatu wilayah yang rentan dengan bencana, seperti gempa, longsor dan lainnya. Seharusnya pemerintah bisa menata dan memiliki perencanaan yang jelas terhadap mitigasi bencana wilayahnya,” ungkapnya lagi. Dengan fakta dan realita itu, FE UNP terus melahirkan lulusan yang berjiwa

enterpreneurship. Di mana, FE UNP melalui kebijakan Dekan FE UNP, memberikan pembekalan baik dalam mata kuliah, maupun seminar kewirausahaan, dengan mendatangkan pakar dan pelaku ekonomi yang telah sukses. “Kami dari FE UNP terus menggalakkan baik dari mata kuliah mahasiswa maupun seminar-seminar kepada seluruh lulusan tanpa terkecuali. Baik dari lulusan prodi sarjana ekonomi maupun sarjana pendidikan ekonomi. Dengan pembekalan yang diberikan oleh FE UNP kepada mahaiswanya itu, diharapkan ketika lulusan telah meninggalkan UNP maka mereka sudah siap menghadapai dunia kerja,” tuturnya sambil melempar senyum. (h/cw-wis)

SELEKSI KEPSEK BERPRESTASI

Sebagian Peserta Terkendala Persyaratan PADANG, HALUAN — Tidak semua kepala sekolah (kepsek) turut berpartisipasi dalam pemilihan kepala sekolah berprestasi yang diselenggarakan Pemerintah Kota Padang tahun ini. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Indang Dewata, setiap tahunnya, pemilihan guru, siswa, kepala sekolah

dan pengawas Pendidikan Kota Padang, beberapa guru dibatasi oleh persyaratan yang ditentukan. “Kita memang mengharapkan seluruh kepala sekolah bisa ikut serta. Namun adanya persyaratan, seperti masa kerja selama 2 tahun, bagi kepala sekolah baru tentu tidak bisa mengikuti ajang ini,” jelasnya, Jumat (15/3). Selain kurang lengkapnya

persyaratan, ada juga guru yang tidak berniat ikut serta. Seperti dikemukakan Kepala SMAN 6 Padang Barlius. Menurut dia, dirinya tidak mengikuti kegiatan ini, karena sudah pernah mengikuti ajang yang sama di Kabupaten Padang Pariaman. “Saya sudah pernah sampai ke tingkat provinsi. Jadi, tidak mungkinlah saya ikut lagi,”

katanya. Namun, Barlius tetap mengirim siswa dan gurunya untuk mengikuti ajang ini. Ada satu orang guru, yaitu Ferizal, dan 3 orang siswa berprestasi di tingkat sekolah dikirim. Tahun ini Kota Padang mengadakan pemilihan siswa, guru, kepala sekolah, dan pengawas berprestasi. Untuk jadwal penye-

leksian sendiri sudah dimulai sejak 4 Maret lalu. Seleksi Dilakukan oleh tim independen. Terbagi atas dua tahapan seleksi. Untuk wawancara sendiri dilakukan 20 Maret 2013 nanti. Sementara pengumuman pada 27 Maret nantinya. Bagi peserta yang terpilih sebagai pemenang, bisa mengikuti ajang selanjutnya baik di tingkat provinsi maupun tingkat nasional. (h/cw-eni)

>> Editor : Nova Angraini

>> Penata Halaman: Rahmi

Haluan 16 Maret 2013  

Haluan 16 Maret 2013