Issuu on Google+

Harian Umum MEDIA GROUP

I klan 0751 4488700 Berlangganan 08116666333 Pengaduan 082388441221

RABU

16 JANUARI 2013 M / 4 RABIUL AWAL 1434 H

TERBIT 24HALAMAN 097 TAHUN KE 65

Harga Eceran Rp3.500/eks, Harga Langganan Rp78.000/bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

ANGDES KONTRA TRAVEL DI BATANG ANAI

7 Orang Tewas, 18 Luka Serius KENDARAAN angkutan pedesaan bertabrakan dengan travel di jalan raya Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Akibatnya, 7 orang tewas dan 18 orang lainnya mengalami luka serius. Para korban sebagian besar adalah pelajar dan mahasiswa.

BATANG ANAI, HALUAN — Tabrakan maut terjadi di jalan lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di depan pabrik Beta Farma Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, kilometer 25.

>> 7 ORANG hal 07

KORBAN kecelakaan di ruangan IGD Rumah Sakit Dr M Djamil, Padang Selasa (15/1). RIVO SEPTI ANDRIES

KORBAN MENINGGAL 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07.

Citra Wulandari siswi SMA 1 Batang Anai Laura Sintia siswi SMP 1 Pasar Usang Fauzi Agustina siswi SMA 1 Lubuk Alung Yuniza Afni Disma siswi SMA 1 Batang Anai Magisla siswi SMA 1 Batang Anai Jalimar Guru SMA 1 Batang Anai Samsurizal sopir dari Angdes

KORBAN LUKA PENUMPANG TRAVEL 01. 02. 03. 04. 05. 06. 07. 08. 09. 10.

Nizar, 25 (mahasiswa Unand) Yusrina, 21 (mahasiswa Unand) Ahmad Sanusi Pane M. Raja Rahman S, 18 (mahasiswa Unand) Puri Sardil, 21 (mahasiswa Unand) Elmi Suriani, 22 (mahasiswa Unand) Masayu Nurhalimah, 17 (mahasiswa Unand) Ariyanto, 20 (mahasiswa Unand) Fani Audika, 17 (Padang) Asmar Pulungan, 20 (sopir travel)

KORBAN LUKA PENUMPANG ANGDES 11.Reski Gusdi Prinanda (siswi SMP 1 Batang Anai) 12.Wila (siswi SMA 1 Batang Anai) 13.Miranti Rahayu (siswi SMA 1 Batang Anai) 14.Jihay Azis (siswa SMP Yapi Batang Anai) 15.Agus Ari (siswa SMP 1 Batang Anai) 16. Roni Andika (Perumahan Geri Bolok T/36) 17. Tisa Sepian (warga Batang Anai) 18.Deni Alisa (warga Batang Anai)

MOBIL ANGDES KECELAKAAN — Warga melihat kondisi mobil angdes dengan Nopol BA 2892 FE yang rusak akibat bertabrakan dengan mobil travel dari Padang Sidempuan dengan Nopol BB 1130 FD di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Kawasan Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (15/1).. PARWIS/RIVO SEPTI ANDRIES

GUBERNUR LAKUKAN MEDIASI

PILWAKO PADANG

APBD Solsel Disepakati Sesuai Perbup

Didukung 34 Ribu Warga Sudah Bisa Jadi Cawako PADANG, HALUAN — Calon independen atau perseorangan tampaknya akan bermunculan dalam pemilihan kepala daerah (Pemilukada) Padang mendatang. Pasalnya menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Alison, sudah banyak bakal calon yang mendatangi KPU untuk menanyakan persyaratan pencalonan secara perseorangan. “Sudah banyak yang datang, untuk minta formulir dan menanyakan persyaratan pencalonan,” kata Alison, Senin (14/1) lalu. Dia optimis Pemilukada Kota Padang akan diikuti banyak calon perseorangan.

ADA awal tahun 2.000-an, Pasar Aur Kuning Kota Bukittinggi dikenal sebagai Tanah Abang kedua. Artinya, setiap barang yang dijual di Tanah Abang Jakarta, pasti ada di Pasar Aur Kuning Bukittinggi. Para pedagang pun waktu itu berlomba-lomba dan bersaing ketat ingin mendapatkan tempat jualan di Pasar Aur Kuning.

JAKARTA, HALUAN –– Partai Nasional Demokrat (NasDem) yang baru lahir, kini dalam sorotan publik. Semangat restorasinya terganggu oleh berita minor bahwa partai besutan Surya Paloh itu mengalami konflik internal. Surya dan Hary Tanoe dikabarkan bersaing dan saling mengintai karena benturan kepentingan masing-masing. Tidak akan ada asap kalau tak ada api, apalagi terkait politik Nasdem yang masih dini. Para analis melihat Ketua Majelis Tinggi Partai Nasdem Surya Paloh dan Hary Tanoesoedibjo, ketua dewan pakar, diduga samasama berminat menjadi ketua umum Partai Nasdem. “Baik Hary Tanoe maupun Surya Paloh adalah konglomerat di Indonesia. Tujuan mereka masuk politik tak lain adalah menjadi presiden atau wakil presiden,” kata Prof Dr Hamdi Muluk, pakar psikologi politik dari UI. Internal Partai NasDem bergejolak seiring rencana Surya Paloh mengambil alih posisi Ketua Umum Partai NasDem.

PADANG, HALUAN — Polemik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Solok Selatan akhirnya menemukan titik temu. Setelah duduk bersama di auditorium Gubernuran, Selasa (15/1), akhirnya pihak eksekutif yang diwakili Bupati Muzni Zakaria dan legislatif yang diwakili Ketua DPRD Solses Khairunas sepakat untuk menggunakan APBD sesuai yang tertera dan peraturan bupati yang telah disahkan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Kesimpulan ini didapatkan setelah Sekretaris Provinsi Sumbar Ali Asmar bersama Staf Ahli Bidang Hukum menemui Menteri Dalam Negeri untuk minta petunjuk atas polemik ini. “Sesuai surat rekomendasi Kementerian Dalam Negeri ada beberapa poin yang harus dilaksanakan bersama. Pertama, mengingat saat ini sudah masuk bulan Januari 2013 maka perlu diadakan percepatan mediasi antar kedua pihak eksekutif dan legislative. Untuk itu perlu dikeluarkan Peraturan Bupati yang bersifat sementara menunggu Peraturan Daerah disahkan dalam rapat paripurna,” ujar Gubernur Sumbar Irwab Prayitno dalam pertemuan yang juga dihadiri tiga orang staf Kementerian Dalam Negeri kemarin. Selain itu, lanjut GUbernur, dalam surat tersebut Mendagri juga meminta, Perbup yang dibuat tidak memuat total APBD setahun, namun anggatan perbulan.

>> TIMNAS hal 07

>> NASDEM, hal 07

>> APBD SOLSEL hal 07

Katakanlah: "Lari itu sekali-kali tidaklah berguna bagimu, jika kamu melarikan diri dari kematian atau pembunuhan, dan jika (kamu terhindar dari kematian) kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali sebentar saja". (QS Al Ahzab ayat 16)

05.03

12.31

15.55

18.36

19.50

KHAS

SURYA PALOH

HARY TANOE

JURAGAN MEDIA BERPARTAI

NasDem, Paloh atau Tanoe? Pasar Aur Kuning Bukittinggi, banjir dan becek disaat turun hujan, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengunjung. HASWANDI

Aur Kuning Bisa Menjadi Kenangan

P

Untuk calon independen, Alison mengatakan sesuai Undang-undang Pemilu, calon hanya membutuhkan empat persen dukungan dari total jumlah penduduk. Saat ini penduduk Padang menurut data BPS per Desember 2012 adalah 871.534 orang. Artinya dengan jumlah penduduk sebanyak itu, seorang calon hanya butuh dukungan dari sekitar 34 ribu warga Padang. “Mencari dukungan 34 ribu warga itu saya kira tidak terlalu sulit. Sekarang sudah ada beberapa calon yang sedang mengumpulkan dukungan warga.

>> DIDUKUNG 34 hal 07

Zakiah Darajat Tutup Usia JAKARTA, HALUAN — Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Pakar psikologi Islam, Prof Zakiah Daradjat tutup usia, Selasa (15/1) sekitar pukul 09.00. Guru besar UIN Jakarta itu wafat saat dirawat di RS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada usia 83 tahun. Kabar wafatnya tokoh Muslimah terkemuka di Tanah Air itu juga ramai di twiter. ‘’Telah berpulang ke Rahmatullah Prof. DR. Zakiah Daradjat hari ini, Selasa 15 Januari 2013 pukul. 09.00 di RS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,’’ tulis Nurfi Laila Hs dalam akun twitternnya. Prof Zakiah Daradjat sempat mengalami kritis dan menjalani perawatan di RS Hermina, Jakarta Selatan, pertengahan Desember 2012.

>> ZAKIAH hal 07

Pekerja Tuntut Gaji Dibayar..............................>> 02 Pergantian Struktur Komisi Alot......................>> 03 Pemasok Lele Terbesar di Sumbar...................>> 15 >> Editor : Ismet Fanany MD, Eko Yance

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA KILAS Rp10 Miliar untuk Keagamaan Ulama Dapat Asuransi PADANG, HALUAN — Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar, mengalokasikan anggaran senilai Rp10 miliar untuk kegiatan keagamaan. Salah satu program keagamaan di Sumbar tersebut yaitu asuransi bagi para ulama dengan anggaran Rp1,5 miliar. Kepala Biro Binsos Setdaprov Sumbar, Jefrinal Arifin mengatakan, untuk tahun ini ada 250 ulama di Sumbar yang akan mendapatkan asuransi. Asuransi yang diberikan tersebut yaitu untuk kesehatan, kecelakaan dan kematian. “Ini merupakan kebijakan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, sehingga para ulama terperhatikan kesejahteraannya,” ujar Jefrinal, Selasa (15/1). Jefrinal menambahkan, ulama yang mendapatkan program asuransi dari pemprov ini berasal dari usulan dari kabupaten/kota. Masing-masing kabupaten/kota, mengusulkan ulama yang mendapatkan asuransi beragam, ada dua atau tiga orang. Ulama yang mendapatkan program ini yaitu yang rutin menjadi imam masjid di kabupaten/kota. “Usulan disampaikan oleh bupati/wali kota melalui Bagian Kesra,” jelas Jefrinal. Program yang sudah berlangsung sejak tiga tahun silam ini, sudah ada sebanyak 1.250 ulama di Sumbar yang mendapatkan asuransi ini. Setiap tahun, ulama yang mendapatkan program ini berbeda. Asuransi ini berlaku seumur hidup. Selain asuransi, program lainnya bagi ulama atau garin masjid yaitu, pemberian insentif. Tahun ini, dianggarkan alokasi insetif bagi ulama atau garin masjid senilai Rp1 miliar.” Satu orang mendapatkan insentif Rp7.8 juta pertahun atau Rp650 ribu perbulan,” sebut Jefrinal. Untuk bantuan hibah bansos bagi masjid dan mushalla, dianggarkan senilai Rp40 miliar pada 2013 ini. Saa ini jelas Jefrinal, sudah masuk masuk 800 proposal permohonan bantuan dari masjid/mushalla dari semua kabupaten/kota di Sumbar. “Jumlah bantuan yang diberikan bagi masjid/mushalla, bervariasi satu sama lain. Semuanya tergantung dari kerusakan masjid/ mushalla tersebut,” tegas Jefrinal.(h/dla)

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

KONFLIK DI PT SHGW

Pekerja Tuntut Gaji Dibayar SOLOK, HALUAN — Terkait dengan diberhentikan secara sepihak Direktur PT. SHGW Bio-Tea Indonesia Tri Kuntarto oleh manajemen Stichting Het Wouldt (SHGW) Belanda selaku investor asing yang juga merupakan pemegang saham terbesar 75 persen, Ketua Serikat Pekerja SHGB Bio-Tea Indonesia (SP SBTI) Irdansyah Nazar menyatakan bahwa ratusan karyawan menuntut siapa pemimpin mereka pasca pemberhentian secara sepihak tersebut. “Gaji kami dari bulan September sampai November hanya dibayarkan setengah, sementara untuk bulan Desember hingga saat ini, gaji kami sama sekali belum dibayar,” katanya kepada Wartawan. Direktur lama Tri Kuntarto masih bernegoisasi dengan kami untuk mengatasi secara baik-baik agar tidak terjadi gejolak antara kami. “Alhamdulillah pak Tri masih memperhatikan kami,” lanjutnya. Kami, katanya lagi, sangat menghargai upaya yang telah dilakukan oleh direktur yang lama ini, untuk itu, kami untuk masingmasing unit tetap datang dan bekerja setiap harinya. “Dari pemerintah kami melihat adanya indikasi mengoroyok direktur lama ini, tidak membela kepentingan masyarakat,” tambahnya. Perkiraan kerugian pabrik dari bulan Desember sampai saat ini ditaksir mencapai angka Rp 6 milyar rupiah, dan yang menanggungnya adalah pihak perusahaan. Tidak hanya itu, kerugian lainnya yang harus ditanggung oleh perusahaan, tambahnya lagi masih akan terus membengkak seriring dengan berjalannya waktu. Salah satunya adalah dalam hal biaya perawatan kebun teh yang tidak sedikit jumlahnya. Ketua SB SBTI ini berharap pihak managemen maupun dalam hal ini pihak komisaris dari Belanda tersebut bisa datang kesini dan menyelesaikan konflik yang sedang terjadi di perusahaan. “Kami tidak ingin persoalan ini terkatung-katung seperti saat ini, selain merugikan masyarakat, ratusan karyawan yang menggantungkan hidupnya diperusahaan ini juga berhak mendapatkan kesejahteraan serta kejelasan mengenai nasib mereka kedepannya,” pungkasnya. (h/hel)

SETELAH PENERTIBAN — Kondisi sesudut Pasar Raya Padang setelah dilakukan penertiban dua hari lalu oleh Satpol PP.

MAHASISWA DEMO

Tuntut Anggota DPRD Terlibat Mesum Diberhentikan

PASBAR, HALUAN — Sekitar seratus mahasiswa Yayasan Perguruan Tinggi Islam Pasaman (Yaptip) Simpang Ampek Pasaman Barat, Senin (14/1) berdemo mendesak Jendri anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setempat, diberhentikan sebagai anggota DPRD karena diduga terlihat kasus asusila. Mahasiswa sekolah tinggi agama Islam itu, meminta Badan Kehormatan DPRD segera memberhentikan Jendri, karena telah tersebar melalui media massa ikut terlibat dalam perbuatan mesum beberapa waktu lalu. Idenvi Susanto, salah seobisa dimana saja di Sumbar ini. ,” rang juru bicara Kami masih bekerjasama dengan demonstran, pihak PT POS para pelangan ketika meminta BK berada di luar daerah Pasbar seperti DPRD transpasaat berada di Bukitinggi dan pelangan ran kepada pubini ingin membayar listrik maka ia lik memberi tabisa saja langsung mendatanggi kantor hu hasil verifiPOS untuk pembayaran.”terang Basri. kasi maupun inDia menyebut bahwa pihaknya vestigasi terhaakan tetap melakukan perbaikan pada dap kasus Jenjaringan dari tanaman yang mengangu dri yang terjadi pada sekitar jaringan tali PLN dan di Pariaman beberapa waktu juga meningkatkan keandalan proyeksi lalu tersebut. pada gardu-gardu yang ada di seluruh “Kami minSimpang Ampek. “Namun demikian ta BK bekerja kita berharap agar daya yang ada di Gardu Induk PLN Simpang Ampek agar dapat ditambah mengingat masih banyak lagi masyarakat Pasbar yang belum menikmati penerangan.”Daya yang ada pada GI sekarang ini hanya 30 Mega Volt Amper (MVA). Idealnya ditambah menjadi 50 MVA dayanya,”terang Basri. (h/nir)

Pelanggan PLN Simpang Ampek Menunggak Rp4,5 Miliar PASBAR, HALUAN — Pelanggan PLN Ranting Simpang Ampek Pasaman Barat (Pasbar), selama tahun 2012 menunggak sebesar Rp4,5 miliar. “Tingginya tunggakan listrik PLN Simpang Ampek ini disinyalir karena malasnya para pelangan PLN untuk membayar tagihan listrik,”kata Kepala PLN Ranting Simpang Ampek Pasbar Basri Tasmin kepada wartawan Selasa, (15/1) kemarin. Menurut Busri Tasmin, jumlah total rekening PLN sekarang sudah ada sekitar Rp 5,6 miliar dari 48 ribu pelanggan. Sementara tunggakan hingga bulan Desember tahun 2012 mencapai Rp 4,5 miliar. “Maka terpaksa kita melakukan sistem Pemutusan dan Penyambungan (Pusbung) pada setiap bulannya,”ujar Basri Tasmin. Ia berharap pada seluruh pelangan PLN yang ada agar sesegera mungkin untuk melakukan pembayaran dengan tepat waktu sehingga akan terhindar

dari pemutusan. Bagi para pelangan yang yang menunggak sekitar 1 bulan hingga 2 bulan akan dikenakan pemutusan yang bersifat sementara dan akan disambung kembali apabila sudah dibayar oleh pelangan tersebut, plus dendanya. Sedangkan bagi pelangan yang sudah menungak selama 3 bulan lebih, maka akan diberlakukan pemutusan Rampung. Artinya ap bila pelangan ini ingin disambung kembali, diperlakukan sama dengan pelangan baru yang kana dikenai biaya penyambungan (BP).”Kami berharap pada seluruh pelangan ini tolong membayar tagihan itu secepatnya paling lambat perbulanya tanggal 20,”katanya. Selain itu juga, untuk melakukan pembayaran Lisrtik PLN Ranting Simpang Ampek sudah membuka sistem online. Jadi para pelangan ini sudah bisa melakukan transaksi pembayaran tagihan rekening listrik

cepat dan transparan, karena hal ini menyangkut nama baik Pasaman Barat dan lembaga DPRD Pasbar. Apalagi nama anggota DPRD Pasbar yang diduga terlibat mesum itu, sudah tersebar dan tercemar melalui media secara nasional. Kami mahasiswa merasa seolah-olah nama Kabupaten Pasaman Barat sudah tidak punya harga diri di pentas nasional akibat ulah oknum onggota DPRD yang diduga terlibat mesum itu,” tukas Idenvi. Dia juga menyebut, kalau memang Jendri tidak terbukti berdasarkan investigasi BK, maka segera pula nama baiknya dipulihkan, akan tetapi kalau terbukti terlibat mesum, maka segera diberhentikan, karena akan merusak marwah lembaga DPRD sebagai wakil rakyat. Oleh karena pengunjukrasa meminta hasil kerja BK itu dipublikasikan agar masyarakat bisa tahu kerja BK DPRD. Demo yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian dan Satpol PP Pasbar, meski semula sempat terjadi ketegangan antara sejumlah anggota DPRD dengan mahasiswa, tetapi akhirnya terjadi dialog dengan pimpinan DPRD Daliyus K S.Si, MM, dan Ketua BK Lili Sukri, Edri Syahrinal dan sejumlah anggota BK. Kemudian mahasiswa dibawa berdialog ke ruangan BK DPRD untuk menje-

laskan tugas BK dalam menangani kasus dimaksud. Ketua Badan Kehormatan Lili Sukri dihadapan para pengunjuk rasa menemui para pengunjukrasa. Dia menyebut BK bekerja sesuai dengan aturan dan mekanisme. Soal hasil investigasi ataupun verifikasi BK akan diumumkan secara terbuka nantinya kalau kerja BK telah selesai. “Kami BK telah bekerja ekstra dan telah turun ke lokasi kejadian di Pariaman, dan telah memanggil saksi pihak wali jorong, pemuda setempat. Dan kami juga telah memanggil Jendri terkait masalah tersebut. Saat ini kami akan memanggil teman wanitanya untuk diminta keterangan. Bahkan kami juga akan meminta keterangan ahli adat, ahli hukum pidana, tokoh agaman, dan sebagainya yang dirasa perlu. Baru sesudah itu BK akan mengeluarkan putusan,” kata Lili yang diamini Edri Syahrinal. Lili menegaskan bahwa BK tidak akan melindungi apalagi menutupnutupi jika anggota DPRD jika terbukti melanggar kode etik sebagai anggota DPRD seperti perbuatan asusila yang tersebar dimedia massa. “Tentu semua itu ada mekanisme dan aturannya, untuk rekan-rekan mahasiswa bersabar dulu, nanti juga hasilnya akan kami beritahu,” tukas Lili. (h/nir)

Menata PKL Bukan dengan Otot Oleh: NOVA ANGRAINI

PENERTIBAN pedagang kreatif lapangan (PKL, dulu disebut: pedagang kaki lima), di Kota Padang tampaknya tak pernah sukses. Pemerintah Kota Padang sepertinya tidak kunjung belajar dan berkaca dari pengalaman pemerintah daerah lain yang telah sukses menata PKL. Meski ratusan kali kegiatan studi banding sudah dilakukan ke berbagai daerah lain, yang agendanya juga mencantumkan komparasi penataan PKL. Aksi penertiban dengan mengandalkan ‘otot’ petugas Satpol PP masih menjadi andalan Pemko Padang. Padahal jika pemerintah kota bisa ‘memutar’ otak

untuk membina PKL dengan baik, PKL dapat berkontribusi besar untuk daerah. Dan untuk membina PKL bukanlah hal yang sulit. Semuanya tergantung niat dan implementasi masing-masing pemerintah daerah. Hal ini sudah dibuktikan sejumlah pemerintah daerah di tanah air. Sebut saja, Pemerintah Kota Semarang dan Solo. Di Kota Semarang, Pemko bersama pemangku kepentingan terkait, menata kawasan Jalan Pahlawan dan Simpanglima, dalam konteks pemberdayaan PKL. PKL yang menempati tempat usaha yang tertata rapi di Simpanglima itu pun kini menikmati hasil dari penataan itu. Di Solo, PKL di kota itu menyambut baik gagasan Pemko menata tempat usaha mereka. Pedagang sepenuhnya menyadari, dengan tempat yang lebih tertata, mereka lebih punya peluang meraih keuntungan. Logika yang mendasari sederhana, yakni makin banyak pembeli yang datang. Wali Kota Solo (saat itu) Jokowi, berhasil merelokasi PKL tanpa gejolak. “Kami melakukan pendekatan dengan pedagang kaki lima selama tujuh bulan sebelum melakukan perubahan. Caranya

dengan makan siang dan dialog. Ternyata hal ini berhasil. Pemindahan PKL dari tempat lama tidak perlu memakai buldoser, mereka pindah secara sukarela,” papar Jokowi. (Kompas, Kamis, 18 Juni 2009) Jokowi tidak menggunakan otot, tapi otak. Kini, kesuksesan menata PKL dengan otak ingin kembali dibuktikannya di ibu kota Jakarta, sebagai Gubernur DKI Jakarta. PKL di Jakarta justru dimanjakan oleh Jokowi. Mereka tidak dipentungi. “Tegas itu enggak boleh kasar dan gebukin,” katanya. PKL diberi bantuan gerobak bekerja sama dengan Bank DKI, bank pembangunan daerah yang sahamnya sebesar 99,84 persen dimiliki oleh Pemprov DKI. Ribuan PKL juga dimasukkan ke mal, pasar yang pengelolaannya dilakukan oleh PD Pasar Jaya, gratis pula biaya uang sewa, setidaknya selama enam bulan pertama. Jokowi bahkan juga berniat memberikan seragam kepada PKL seperti di Solo. Lantas, bagaimana dengan Pemko Padang? Cara apakah yang dipilih. Masih pakai caro lamo, atau mengelola PKL dengan otak? Kita tunggu gebrakannya. *** >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

3

Jalan Hotwaterboom Rusak Parah SOLSEL, HALUAN — Sepanjang 1,4 kilometer jalan menuju Hotwaterboom, objek wisata andalan Kabupaten Solok Selatan rusak parah. Jalan yang sudah pengerasan itu, kini berubah dengan seribu lubang tanah.

NELAYAN — Meski akhir akhir ini cuaca buruk kerap melanda, namun hal tersebut tidak mengurungkan niat para nelayan untuk tetap melaut, seperti nelayan di Pasie Nantigo, Kota Padang. Selasa (15/1). AMIR

Ramlan TH Kembali Jadi Ketua MUI PASBAR, HALUAN — Ramlan TH, Senin (14/1) sore kembali terpilih menjadi Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pasaman Barat. Ia terpilih dalam musyawarah daerah I MUI di Hotel Guchi Simpang Ampek secara aklamasi. Sekretaris Umum MUI Sumbar Edi Syafri menyampaikan, lembaga MUI tersebar di semua tingkatan, mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga ke tingkat kecamatan. MUI juga bukan sebatas lembaga khusus

dan dibentuk berdasarkan kepentingan tertentu. “Sejak berdiri, MUI telah berbuat dan melaksanakan berbagai program langsung ke masyarakat,” ujar guru besar itu. Ia berharap, pelaksanaan musda dapat menjadi tolak ukur, dalam meningkatkan dan mengembangkan potensi yang ada. “Saya yakin dan percaya, Pasaman Barat memiliki sejumlah sumber daya manusia (SDM), jika bersama dan sama-sama bekerja, apapun program,

gagasan dan pemikiran strategis akan terlaksana dengan maksimal,” ujarnya. Karena itu, tambah Edi Syafri, dukungan, bantuan dan partisipasi aktif semua pihak sangat diperlukan. Staf Ahli Bidang Keagamaan, Nahruddin Lubis mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung setiap kegiatan keagamaan, selagi program itu dilakukan dengan baik dan disosialisasikan. “Karya nyata sangat penting, pemerintah daerah dan MUI

sudah melakukannya,” katanya. Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Abdel Haq mengatakan, sebagai wadah berhimpunnya organisasi keagamaan, MUI harusnya mampu memberikan perubahan ke arah lebih baik di tengah masyarakat. Apalagi jika gagasan dan program kerja itu dilaksanakan secara bersama-sama, dengan seluruh organisasi kemasyarakatan Islam dan komponen masyarakat lain. (h/gmz)

Pengamatan ke lapangan, Selasa (15/1), jalan yang rusak parah itu terletak di Nagari Pauh Duo Nan Batigo Kecamatan Pauh Duo. Di beberapa titik jalan yang rusak, disusun potongan pohon kelapa. Potongan inilah yang menahan agar kendaraan yang melintasi jalan tidak terbenam. Rencananya, objek wisata ini segera untuk difungsikan. Pemerintah daerah setempat memfokuskan pembangunan wisata ini untuk dapat menjadi kebanggaan daerah pada ajang Tour de Singkarak 2013. Ketika dikonfirmasikan ke

Dinas Pariwisata setempat, melalui Sekretaris Dinas Budparpora Solsel Umar Idris membenarkan adanya program penuntasan pembangunan Hotwaterboom. Akan tetapi, belum diketahui besar anggaran karena APBD Kabupaten Solok Selatan masih dalam polemik. “Kita sudah merencanakan penuntasan pembangunan Hotwaterboom. Tahun 2012, sekitar Rp800 juta dana dari APBD sudah direalisasikan,” ujarnya. Ia merinci, anggaran yang ada itu dilaksanakan untuk tiga paket proyek. Yaitu, pembangunan pelataran parkir,

jalan, dan bak penampungan lengkap dengan bak pompa. Untuk membangun objek wisata yang namanya sudah melambung itu, ada beberapa kendala. Karena, pembangunan Hotwaterboom tahun sebelumnya sedang dalam berkasus. Yaitu, adanya dugaan korupsi pembangunan Hotwaterboom di masa kepemimpinan bupati 2005-2010. “Kita terkendala membangun Hotwaterboom karena pembangunan yang lama dalam penanganan kasus dugaan korupsi,” terangnya. Sedangkan untuk peningkatan jalan, sudah disampaikan oleh bupati kepada Dinas PU Kabupaten Solsel. “Untuk peningkatan jalan sudah disampaikan bupati ke dinas terkait, namun kita tidak tahu terealisasi atau tidak,” terangnya. (h/col).

PARIAMAN, HALUAN — Pemerintah Kota Pariaman beri bantuan kepada pedagang kecil, berupa 100 timbangan duduk, 10 unit mesin jahit bordir dan 5 unit oven untuk pengasapan ikan lele. Bantuan itu langsung diserahkan Walikota Mukhlis R kepada penerima di Pandopo Walikota, Rabu (15/1). Warga yang menerima bantuan tampak gembira, sebagaimana yang terucap dari ibu Tasiah, salah seorang penerima timbangan bantuan

yang berusaha di bidang kerupuk emping malinjo. “Saya berterima kasih dengan bantuan timbangan yang diberikan, karena ini bernilai bagi saya dan bermanfaat untuk menjalankan usaha,” ujarnya. Hal yang hampir senada juga di katakan salah seorang penerima mesin jahhit bordir, Leni. “Saya gembira dan beruntung dapat bantuan ini, karena sebelumnya menyewa mesin untuk membordiri,” ujarnya. Kepala Dinas Koperindag Kota Pariaman, Sumiramis

usai membagikan bantuan, menjelaskan, bantuan yang diberikan berasal dari APBD Kota Pariaman tahun 2012, dan bantuan dari Provinsi Sumatera Barat. Bantuan dari provvinsi itu, 5 unit oven pengasapan ikan lele. Walikota Pariaman Mukhlir R mengingatkan, bantuan yang diberikan untuk mendorong usaha masyarakat, khususnya para pengusaha kecil dan menengah, untuk terus maju dan berkembang. (h/tri).

Walikota Serahkan Bantun UKM

1.250 Guru dan Garin Terima Insentif SOLSEL, HALUAN — Sebanyak 1250 orang tenaga guru dan garin masjid di Solsel menerima insentif tahun 2012 di Aula Kantor Bupati Solok Selatan, Selasa (15/1). Mereka terdiri dari guru MDA dan TPSA sebanyak 1073 orang, dan garim masjid 177 orang. Masing-masing mereka menerima insentif sebanyak Rp100 ribu per bulan. Insentif yang diterima saat ini merupakan insentif 2012 selama enam bulan terakhir. Salah seorang guru MDA di Sungai Gadiang Kecamatan Sangir Balai Janggo, Yusmidar (50) merasa senang saat mengurus insentif tersebut. Bagi Yus, uang insentif tersebut dapat dibelanjakan untuk keperluan sekolah dua

orang anaknya, yang masih menduduki bangku sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas di wilayah kecamatannya. “Saya sangat senang karena dana insentif ini membantu untuk membayar biaya sekolah anak saya,” ujarnya di Padang Aro. Ia berharap, dana insentif tersebut dapat dinaikkan dan diberikan pada tahun yang bersangkutan. “Terima kasih Pemda Solsel telah memberikan perhatian kepada para abdi agama, semoga insentif dapat dinaikkan agar kami dapat menyesuaikan dengan kenaikan harga sembako saat ini,” terangnya. Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Solsel Hadran Tarfis

didampingi Kasubag Agama Abul Abas, pembayaran insentif guru TPA/MDA, dan garin bertujuan sebagai pembangkit motivasi pengelola kegiatan masjid dalam tugasnya. Dikatakanya, perhatian Pemkab Solsel tentang permasalahan agama cukup tinggi, terbukti honor masjid dianggarkan melalui dana APBD Kabupaten Solok Selatan sebesar Rp1,5 miliar per tahun. Penerima dapat mengambil langsung dana tersebut di Bank Pembangunan Daerah. Hal itu dilakukan agar menghindari praktik korupsi. “Mereka dapat mengambilnya sendiri melalui transaksi bank, dipastikan tidak terjadi permainan (korupsi-red),” lanjutnya. Ia menyebutkan, pemerintah daerah berusaha me-

nambah anggaran honorer masjid ini. Pada 2013, sudah diusulkan untuk kenaikan dari Rp1,5 miliar menjadi Rp2,5 miliar. “Sudah kita anggarkan dalam APBD 2013, bupati sudah menyetujui, tetapi biasanya terkendala saat pembahasan dipangkas oleh tim anggaran daerah,” jelasnya. Ia berharap, anggaran untuk honorer masjid dapat ditingkatkan. “Program ini sesuai dengan visi dan misi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas keagamaan di daerah, menjadikan generasi pandai baca AlQuran, dan menyiapkan kader qori dan qori’ah untuk menyukseskan kegiatan MTQ kabupaten, provinsi, dan nasional,” pungkasnya. (h/col).

DPRD SUMBAR

Pergantian Struktur Komisi Alot PADANG, HALUAN —Perombakan struktur komisikomisi di DPRD Sumbar berlangsung sengit. Bahkan, beberapa petinggi partai di dua komisi harus rela terdepak, untuk tidak menduduki posisi ketua di komisi tersebut. Demi koalisi, demikian sebut beberapa anggota dewan, bicara soal pemilihan ketua, wakil ketua, dan sekretaris komisi. Dari empat komisi di DPRD Sumbar, dua di antaranya boleh dikatakan paling sengit, yakni komisi II dan III. Sedangkan pemilihan struktur komisi I dan IV, relatif berjalan mulus dan tidak terlalu kentara persaingan politiknya. Beda dengan komisi II dan III, sengitnya karena komisi itu dihuni oleh para petinggi partai, dan koalisi punya keinginan lain. Dimana koalisi menghendaki posisi ketua di komisi II untuk Demokrat dan komisi II untuk Golkar. Sementara di komisi II ada Zulkenedi Said Sekretaris Golkar Sumbar, dan komisi III ada

HM. Nurnas Wakil Ketua Partai Demokrat, yang samasama masuk koalisi. Namun, kehendak partai lain, koalisi PKS, PAN, Golkar, PDIP, dan Demokrat, ternyata lebih menentukan. Bayangkan saja, posisi Ketua Komisi II DPRD Sumbar yang semula dipangku oleh Zulkenedi Said, harus rela melepaskannya. Informasinya, pada putaran pertama pemilihan, suara terbagi dua, yakni Zulkenedi Said dapat enam suara, dan Liswandi juga enam suara. Satu suara lagi hilang, karena Darmawi tidak hadir. Akibatnya terjadi lobi, beberapa anggota dewan kelihatan sibuk. Lalu lalang sambil menelepon, dalam rangka lobi tadi. “Ketua partai sudah berkumpul dan ikut campur pula menentukan posisi di komisi,” celtuknya. Pemilihan yang imbang, memang berdampak pada pemilihan di komisi II. Karena koalisi menghendaki, posisi ketua di komisi III itu untuk Golkar, dan komisi II dari

Demokrat. Sementara di komisi II ada Zulkenedi yang juga ingin jadi Ketua Komisi II DPRD Sumbar. Di komisi II ada HM Nurnas yang mendapat dukungan kuat dari anggota komisi. Setelah lobi, akhirnya komisi II melakukan pemilihan, dan terpilih Liswandi dari Fraksi Demokrat sebagai ketua, Wakil Ketua Rafdinal dari Fraksi PKS dan Ilson Cong sekretaris dari Fraksi Perjuangan Reformasi. Pemilihan juga tanpa kehadiran Darmawi. Karena komisi II sudah pasti didapatkan Demokrat, maka dilakukan pemilihan ketua komisi III. Hasilnya, koalisi sulit terkalahkan, Yulman Hadi terpilih jadi ketua dari Fraksi Golkar, Wakil Ketua Arkadius Dt. Intan Bano Fraksi Demokrat, dan sekretaris Mochlasin dari PKS. HM Nurnas mengundurkan diri, dan legowo menjadi anggota komisi. Sementara itu, Muzli M. Nur ditunjuk sebagai Ketua

Komisi I (PAN), Irdinansyah Tarmizi selaku Wakil Ketua (Golkar), dan Ermawati Tanjung sebagai sekretaris (Demokrat). Sedangkan komisi IV terpilih Rizanto Algamar dari PDIP, Suwirpen Suib Wakil Ketua dari Demokrat dan Artati sebagai Sekretaris dari Fraksi PAN. Dengan komposisi itu, Fraksi Partai Demokrat tetap menjadi kekuatan utama, dengan menempatkan kadernya satu orang untuk posisi ketua, dua orang wakil ketua, dan satu orang sekretaris. Golkar, satu kursi ketua, satu kursi wakil ketua. PAN mendapat satu posisi ketua, satu sekretaris. PKS hanya mendapat posisi satu posisi wakil ketua, satu jabatan sekretais. PDIP hanya satu posisi ketua, dan PBR yang bergabung dengan PDIP dapat jatah sekretaris. Sementara Fraksi Hanura dan Gerindra, terpaksa harus puasa dulu. Komposisi ini juga bakal lebih memudahkan kerja gubernur, bersama DPRD Sumbar. (h/cw-rud/eni) >> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


4 SUMBAR KILAS Jambret Kembali Beraksi di Padang PADANG, HALUAN— Tindak kejahatan jambret kembali terjadi di Kota Padang. Kali ini menimpa seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Anggraini Pawestri Sari (23), tas miliknya dibawa paksa oleh orang tidak dikenal di dekat Mesjid Kebenaran Anduring, Padang, Senin (13/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban warga Jalan M. Hatta, Kecamatan pauh, Kota Padang ini menderita kerugian sekitar Rp5,8 juta. Merasa tidak senang, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Padang, Selasa (15/1) sekitar pukul 14.15 WIB. Menurut Anggraini kepada petugas SPKT Polresta Padang, sebelum kejadian tersebut dia tengah mengendarai kendaraan roda dua miliknya. Kemudian sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba datang pelaku dari belakang menggunakan sepeda motor dan langsung menarik tas tersebut secara paksa. Saat dijambret, kata Anggraini, dia mencoba mengejar pelaku itu. Tapi, karena kalah cepat maka pelaku tersebut berhasil meloloskan diri dan dia pun langsung kembali ke rumah untuk memberitahukan kepada keluarganya. “Saya tidak ada menaruh curiga terhadap kendaraan yang ada dibelakang saya. Ternyata, orang yang saya tidak kenal dari belakang langsung mengambil tas saya yang berwarna coklat,” kata Anggraini. Tas miliknya yang berpindah tangan tersebut, lanjut korban, tas itu berisi berupa uang tunai sekitar Rp300 ribu, dua unit handphone merek Blackberry dan Nokia, empat buah flasdishk, serta cincin. Kanit II SPKT Polresta Padang Ipda Harmon mengungkapkan, pihaknya telah menerima informasi tersebut dan korban pun sudah membuat laporannya. Kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. “Kami telah menyerahkan kasus pencurian tersebut ke bagian Unit Reskrim Polresta Padang untuk ditindaklanjutinya,” ungkapnya. (h/nas)

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

Pencuri di 69 Lokasi Dijinakkan Timah Panas BUKITTINGGI, HALUAN— Polresta Bukittinggi menciduk seorang resedivis pencurian di lokasi parkir kawasan Jam Gadang Kota Bukittinggi sekitar pukul 09.30 WIB, Minggu (13/1).

DIGELANDANG — Tersangka pencurian DD dan penadah F, digelandang ke sel tahanan Mapolresta Bukittinggi, Selasa (15/1). Resedivis pencurian itu diketahui telah melakukan pencurian di 69 lokasi di wilayah Kota Bukittinggi serta di wilayah Agam timur. HASWANDI

Untuk membekuk tersangka itu, petugas terpaksa melontarkan timah panas, karena tersangka berusaha untuk melarikan diri. Timah panas yang bersarang pada bagian betis sebelah kiri tersangka, membuatnya mudah dibekuk. Tersangka juga sempat mengalami perawatan di RS Achmad Mochtar Bukittinggi akibat mengalami luka tembak. Namun pada Selasa (15/1), tersangka telah mendekam di Mapolresta Bukittinggi. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 3 unit laptop merk Acer, hp dan zyrex, 16 unit handphone dari berbagai jenis dan merk, 3 unit kamera saku merk Sony dan Fujifilm, serta 1 unit handycam merk Orly. Kapolresta Bukittinggi AKBP Eko Nugrohadi mengatakan, tersangka DD (37) telah melakukan pencurian di 69 tempat kejadian perkara (tkp) di wilayah Kota Bukittinggi dan Agam timur, semenjak Agustus 2012 lalu. Namun mayoritasnya berada di Kota Bukittinggi. Tersangka yang merupakan warga Bukittinggi dan berstatus pengangguran itu telah lama menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) di Polresta Bukittinggi. Kapolres menjelaskan,

dalam melakukan aksi pencurian, tersangka mengincar rumah kos yang ditinggal pergi penghuninya, serta mengincar barang-barang yang ada dalam mobil yang sedang diparkir. “Tersangka merupakan pemain lama, bahkan sebelumnya telah pernah masuk penjara dalam kasus yang sama. Dalam kasus ini, kami masih melakukan pengembangan, karena ada indikasi tersangka tidak melakukannya sendiri, tapi telah membentuk sindikat. Untuk kasus pencurian lain juga ada beberapa Target Operasi (TO) yang diincar,” ujar Eko Nugrohadi saat jumpa pers di Mapolresta Bukittinggi, Selasa (15/1). Penangkapan tersangka ini dilakukan, setelah sebelumnya pada Sabtu malam, petugas mengamankan seorang warga Bukittinggi berinisial F (25) dalam sebuah operasi di sebuah kedai kawasan Gadut Bukittinggi. Secara tak terduga, ternyata pria pengangguran itu adalah seorang penadah hasil pencurian yang dilakukan tersangka DD. Atas informasi tersebut, petugas kemudian mengintai tersangka, lalu menyergapnya di kawasan Jam Gadang. Dari pengakuan penadah ini, semenjak Agustus 2012 lalu, Ia menadah hasil curian yang dilakukan tersangka DD. (h/wan)

Target KB Empat Kabupaten Tak Tercapai PADANG, HALUAN— Empat kabupaten di Sumatera Barat (Sumbar) belum mampu mencapai target jumlah peserta keluarga berencana (KB) baru, yang ditargetkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Yaitu Kabupaten Solok, Agam, Mentawai, dan Solok Selatan. Kabupaten yang paling rendah capaiannya adalah Kepulauan Mentawai dengan realisasi 91,05 persen dengan jumlah peserta KB baru sekitar 5.725 orang. Tiga dari kabupaten ini memiliki daerah tertinggal, kecuali Kabupaten Agam.

Sementara kabar gembira juga dimiliki Sumbar, dengan menempati rangking 11 dari 33 provinsi di Indonesia untuk kependudukan. Sebelumnya Sumbar berada di posisi 30. Pemberian rangking ini sendiri didasarkan dari 18 indikator, termasuk jumlah peserta KB. Menurut Kepala BKKBN Sumbar, Ahmad Rozali, tidak tercapainya target di kabupaten tersebut dikarenakan ada kesalahan strategi dalam menjalankan kegiatan, target yang terlalu tinggi, dan lainnya. “Seperti di Kabupaten Mentawai, tidak dipikirkan biaya transportasi

yang dikeluarkan penyuluh. Hal ini belakangan menjadi kendala, dalam pencapaian target. Harusnya ini menjadi perhatian,” ujarnya, Selasa (15/1) dalam jumpa pers kemarin. Untuk mengatasi permasalahan kependudukan di daerah terpencil ini, BKKBN mencanangkan setiap kabupaten dan kota memiliki koalisi kependudukan dan Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan (FAPSEDU) untuk mengatasi masalah kependudukan. Ditambahkan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Sumbar, Edi, koalisi kependudukan

saat ini hanya berada di tiga daerah. Yaitu Kota Padang, Kota Padang Panjang, dan Kabupaten Tanah Datar. “Kedepannya, lima kabupaten sudah dipersiapkan untuk memiliki koalisi kependudukan. Diantaranya, Kabupaten Solok, Sijunjung, dan lainnya. Kabupaten yang masih rendah pencapaiaanya juga akan menjadi daerah sasaran kegiatan bakti sosial,” ucapnya. Terkait pencapaian BKKBN selama 2012 ini, menurut Ahmad sudah melampaui target untuk jumlah peserta KB baru. Yaitu mencapai 111, 05 persen untuk

165.102 orang. Begitu juga untuk jumlah peserta KB pria, mencapai angka 120, 77 persen atau 24.662 orang. Namun pada pencapaian jumlah peserta KB baru metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) tidak mencapai target atau sekitar 90,25 persen. Dikatakan Ahmad, ini dikarenakan adanya salah strategi dalam sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi implan. Akibatnya realisasai hanya mencapai 80 persen. “Implan ini baru disosialisasikan sekitar bulan Juni. Seharusnya sejak awal tahun, sehingga target

bisa tercapai,” jelasnya. Selain itu, selama 2012 ini, realisasi anggaran di BKKBN sekitar 91,41 persen atau sekitar Rp32,41 miliar. Awalnya dana yang diberikan untuk BKKBN dari pusat sekitar Rp42 miliar, namun terjadi efisiensi sekitar 21 persen. Sementara untuk 2013, BKKN Sumbar dialokasikan anggaran sekitar Rp43 miliar. Sekitar 3050 persen dari anggaran tersebut akan beredar di daerah. Untuk tahun ini, ditargetkan jumlah peserta KB baru sebanyak 152.342 orang, atau meningkat dua persen dari tahun sebelumnya. (h/cw-eni)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Jefli


OPINI 5

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

Kecelakaan Lalin Lagi, Selalu tak Terantisipasi

T

ABRAKAN maut terjadi lagi di Sumatera Barat. Mengenaskan. Kali ini terjadi Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa pagi kemarin. Pagi yang menjadi tragedi bagi keluarga korban itu telah merenggut setidaknya tujuh nyawa dan melukai belasan penumpang lainnya. Kecelakaan maut itu terjadi ketika Angkutan Desa (Angdes) dengan nomor polisi BA 2892 FE yang melaju dari arah Padang menuju Lubuk Alung, tiba-tiba berlaga kambing dengan angkutan travel Mitsubishi Colt L300 Taksi Kita Bersama (TKB) BB 1130 FP yang sudah menempuh perjalanan dari Padang Sidempuan Tapanuli Selatan. Saksi mata di TKP menyebutkan mobil travel L300 dari arah Bukittinggi melaju dengan kecepatan tinggi. Angdes yang disopiri Samsurizal dari arah Padang juga berkecepatan tinggi pula. Tak bisa dihindarkan ketika keduanya sama-sama tidak bisa mengendalikan kendaraan mereka. Tabrakan maut itu pun terjadi. Dalam pakan-pekan terakhir ini juga ada kecelakaan maut di Talang Kabupaten Solok saat sebuah truk menyeruduk rumah warga. Di kawsan tersebut sudah cuykup sering terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa. Agaknya kasus-kasus kecelakaan lalu-lintas semakin mengukuhkan adagium bahwa korbannya jauh lebih besar daripada korban perang sekalipun. Mabes Polri catat data kecelakaan selama operasi Lilin pada bulan Desember hingga malam tahun baru yang silam saja di Indonesia ada 247 kejadiaan kecelakaaan lalu lintas (Lakalantas) yang mengakibatkan korban meninggal dunia 43 orang. Selain itu korban luka berat tercatat 62 orang dan 305 luka ringan untuk seluruh Indonesia. Tahun lalu dalam periode yang sama jumlah Lakalantas tercatat 246 kejadian berarti ada kenaikan satu kasus, meninggal dunia 36 orang berarti ada kenaikan tujuh orang atau 19 persen, dan luka berat 57 orang, luka ringan 175 orang. Sungguh angka yang mengenaskan. Coba pula simak angka kecelakaan lalu lintas selama 2012. Kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sepanjang tahun 2012 mencapai 109.038 kasus. Akibat lakalantas tersebut, kerugian materil mencapai Rp 277.185 078.333. Data di Mabes Polri menunjukkan memang ada penurunan angka kecelakaan lalu lintas di 2012 dibanding tahun sebelumnya tapi hanya kecil yakni, 0,67 persen. Kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2012 sebesar Rp 277.185.078.333 jika dibandingkan 2011 mengalami penurunan 3,1 persen atau sebesar Rp 286.099.076.289. Selain kerugian materil, Polri mencatat sepanjang 2012 ada 25.131 orang tewas akibat lakalantas. Korban luka berat tercatat 36.710 dan korban luka ringan mencapai 118.120 orang. Ada apa sebenarnya sehingga angka-angka itu terus membuat kita menjadi makin cemas. Ada puluhan ribu orang terbunuh siasia di jalanan tetapi tidak kunjung terantisipasi. Tidak kunjung terujud tindakan prventif guna mengurangi angka itu dari waktu ke waktu. Penelitian Polri menunjukkan bahwa ternyata kecelakaan yang terjadi di Indonesia pada umumnya disebabkan oleh faktor manusia disamping factor technical error, dan alam. Penyebab kecelakaan human error, yakni mencapai 90%. Bila melihat fakta tersebut, maka seharusnya angka kecelakaan berpotensi untuk dikurangi, karena faktor human error merupakan faktor yang dapat dicegah oleh manusia. Indonesia memiliki hampir semua persyaratan yang dibutuhkan dalam rangka pencegahan kecelakaan akibat kelalaian. Namun permasalahannya adalah dalam hal kesungguhan untuk melakukannya dengan benar dan berkesinambungan. Di berbagai negara populasi moda transportasi darat khususnya mobil juga tinggi, tetapi mereka mampu mengendalikan ‘syahwat mengemudi’ yang keterlaluan. Di Jepang misalnya, aturan dan budaya berlalu-lintas masyarakat berhasil membuat suasana berlalu-lintas yang tertib, aman, dan nyaman. Tak heran korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas di sana terbilang kecil. Berdasarkan data Tokyo Metro Police Departement, selama tahun 2011 korban jiwa akibat kecelakaan lalu-lintas di Tokyo berjumlah 215 jiwa, kurang lebih hanya 20% dari jumlah korban jiwa yang terjadi di Jakarta pada tahun yang sama. Padahal Tokyo merupakan kota metropolitan yang lebih padat dibandingkan Jakarta, termasuk dalam hal lalu lintasnya. Ada beberapa hal yang penting untuk jadi perhatian masyarakat transportasi guna mengurangi angka kecelakaan lalu-lintas. Pertama, soal edukasi/sosialisasi keselamatan berlalu-lintas. Jarang masyarakat mendapatkan edukasi atau sosialisasi dari pihak terkait mengenai tatacara berlalu lintas yang baik dan benar, bahkan pada saat ingin mendapatkan surat izin mengemudi (SIM) sekalipun. Yakinlah, bahwa pengetahuan berlalu-lintas para pemegang SIM kita pada saat mendapatkan SIM sangat minim. Di AS atau Jepang, sebelum memperoleh SIM, warga harus mendapat edukasi mengenai tertib berlalu-lintas. Edukasi tersebut bisa dari membaca dan visualisasi yang disediakan untuk itu. Lalu yang berikutnya bagaimana kita harus konsisten melaksanakan ketentuan lalu-lintas dengan benar. Untuk memperoleh SIM mestinya tidak digampang-gampangkan. Selain harus melalui ujian tertulis, calon pengemudi juga harus melalui ujian praktik yang tergolong ketat dan komprehensif. Hanya calon pengemudi yang layak dan mematuhi aturan yang dapat lolos dari ujian ini. Berikutnya penegakkan hukum yang tak pandang bulu. Tidak ada cerita lagi pengadilan di jalan, pelanggaran ya, dikenakan tilang (bukti pelanggaran). Kemudian pemerintah perlu menyiapkan sarana dan prasarana yang lengkap untuk kenyamanan berlalulintas. Dan yang terakhir adalah bagaimana memupuk kedisiplinan berlalu-lintas. Semuanya harus dijalankan secara serentak dan tidak berhenti, mesti sepanjang waktu.***

Staf Khusus Kepala Daerah? Oleh: DJOHERMANSYAH DJOHAN Dirjen Otda Kemdagri EORANG kepala daerah yang telah terpilih secara demokratis, pastilah berkeinginan agar berbagai rencana kerja dan janji-janji yang telah disampaikannya dalam kampanye pemilukada, dapat terealisasi sesuai dengan harapan konstituennya. Namun faktanya, seringkali berbeda dengan yang diharapkan, karena rencanarencana bagus yang telah disusun dalam wujud visi dan misi kepala daerah, sering terbentur dengan realitas, mesin birokrasi daerah belum sepenuhnya mampu membaca visi dan misi seorang kepala daerah, serta mentransformasikannya ke dalam program dan kegiatan pembangunan daerah, baik skala waktu tahunan maupun lima tahunan. Kalaupun mesin birokrasi daerah mampu menterjemahkan visi dan misi seorang kepala daerah ke dalam program dan kegiatan pembangunan daerah, namun hal tersebut seringkali terbentur pada kompleksnya persoalan yang ada dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Birokrat cenderung biasanya hanya akan bekerja dengan pendekatan yang bersifat normatif. Sementara itu, implementasi program dan kegiatan yang telah direncanakan oleh seorang kepala daerah, juga sangat membutuhkan pendekatan filosofis, strategis dan bahkan pragmatis yang tentunya hanya dapat dipahami oleh orang tertentu yang mengerti secara tepat pemikiran seorang kepala daerah secara lebih personal. Untuk mengatasi persoalan tersebut, lazimnya dibutuhkan kehadiran tenaga khusus atau “orang dekat” bagi seorang kepala daerah, yang berada pada posisi ring pertama proses pembuatan kebijakan pemerintahan daerah, serta memiliki akses secara langsung dengan kepala daerah, sehingga kehadirannya dapat membantu kepala daerah untuk memantau dan memastikan bahwa visi dan misi kepala daerah tersebut ber-

S

jalan on the right track. Walaupun regulasi tata kelola pemerintahan daerah sekarang ini telah menyediakan “kotak” khusus, dalam berntuk staf ahli kepala daerah dari unsur aparatur negara yang memiliki tingkat kepangkatan tertentu, yang ditugaskan untuk memberikan masukan dan pertimbangan kepada kepala daerah. Namun faktanya, staf ahli kepala daerah dengan tingkat eselonering II ini, ternyata belum mampu berfungsi secara optimal, kerjanya lebih banyak urusan seremonial. Selain itu, staf ahli ini distigmakan sebagai “kotak” tampat “pejabat buangan”. Secara personal, staf ahli ini juga banyak yang kurang mampu memahami karakteristik dan pemikiran kepala daerah, yang seperti dimaklumi pada era pilkada ini berasal dari berbagai macam kalangan, mulai dari pengusaha, ulama, politisi dan lain-lain. Di negara-negara demokrasi yang telah maju, seorang pemimpin (termasuk kepala daerah) yang telah terpilih secara demokratis untuk memimpin sebuah tingkatan pemerintahan, biasanya diberikan kewenangan untuk merekrut tenaga-tenaga ahli non pegawai pemerintah untuk membantunya bekerja, yang dikenal dengan political appointees, yaitu staf khusus yang ditunjuk untuk membantu si pemimpin dalam menjalankan tugas-tugas kepemerintahannya. Di tatanan pemerintah pusat, kita dapat melihat langkah yang telah dilakukan Presiden SBY merekrut tenaga-tenaga staf khusus baik dari unsur PNS maupun nonPNS untuk membantunya bekerja, serta memastikan agenda dan program kerja yang telah disusun oleh Presiden SBY dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkannya. Dengan merekrut staf khusus yang memiliki kualifikasi keahlian yang sesuai dengan bidang penugasan yang diberikan, maka Presiden dapat dengan mudah mengetahui kondisi riil yang terjadi di dalam berbagai lembaga

birokrasi pemerintahan yang demikian besar. Namun hal ini ternyata belum diadopsi untuk sistem kepemimpinan pemerintahan lokal di Indonesia, sementara demokratisasi penyelenggaraan pemerintahan daerah memberikan peluang yang sama bagi semua orang untuk duduk menjadi kepala daerah, walaupun tidak memiliki basis pengetahuan tentang birokrasi yang memadai. Fakta yang terjadi sekarang ini menunjukkan banyak kepala daerah (apalagi yang berasal dari non birokrasi), seringkali menghadapi kendala mengimplementasikan visi dan misinya. Banyak keluhan dari kepala daerah terpilih yang mempersoalkan eksistensi staf ahli kepala daerah yang ada. Mereka dianggap belum secara optimal mampu memberikan masukan dan pandangan yang strategis bagi pencapaian visi dan misi seorang kepala daerah. Keterbatasan kepala daerah (khususnya yang baru terpilih) untuk memahami administrasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, seyogyanya mampu diantisipasi dengan keberadaan staf ahli untuk memberikan masukan dan pandangan secara lebih komprehensif tentang sistem administrasi yang ada. Namun karena adanya faktor takut berbuat kesalahan yang berimbas pada kehilangan jabatan, serta tidak adanya kedekatan hubungan secara personal, maka relatif sulit bagi seorang staf ahli untuk menyampaikan pandangan dan masukannya secara ter-

WC Umum di Sepanjang Jalan

NOMOR URUT PARTAI KERAMAT

Memperhatikan antrean kendaraan bermotor yang akan menyeberang dengan kapal ferry dimana panjangnya sampai puluhan km tentunya, hal ini akan menimbulkan masalah bagi para pengemudi yang akan buang air besar. Sebab di pinggir jalan tersebut tidak tersedia WC umum yang gratis tentu para pengemudi akan berak dimana saja asal memungkinkan. Jadi kami sarankan sebaiknya Pemda setempat bekerja sama dengan pihak ASDP untuk membangun dan memperbanyak WC umum di sepanjang jalan yang biasa untuk antrean kendaraan bermotor agar dapat digunakan oleh mereka maupun masyarakat setempat. Untuk ini diharapkan Dirjendat dan Dirjendlaut meninjau dan mensurvey lokasi dimaksud untuk mencari solusi agar pak supir tidak menahan BAB nya. Smoga mendapat perhatian bagi pejabat yanga bersangkutan dan terimakasih. +6281266844***

Bolehkah Orang Bertato Ikut Pilkada?

„ Tidak berniat mengklaim rendang made in eropa kan Sir?

„ Anu…..anu….kalau bagi-bagi proyek boleh Mas Roy?

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

dipilih dan ditunjuk langsung oleh kepala daerah sebagai pembantu-pembantu dekatnya, diharapkan menjadi salah satu solusi bagi percepatan keberhasilan implementasi visi dan misi seorang kepala daerah. Dengan melakukan restrukturisasi terhadap struktur jabatan dan “kotak” staf ahli kepala daerah yang telah ada saat ini, serta menggantikannya dengan memberikan kewenangan penunjukan staf khusus oleh seorang kepala daerah dengan dukungan beban pembiayaan yang seimbang dengan yang telah diberikan melalui “kotak” staf ahli tersebut, tentunya akan menjadi salah satu alternatif bagi akselerasi kinerja kepemimpinan pemerintahan di daerah. Artinya, setelah terpilih secara demokratis melalui Pemilukada, seorang kepala daerah tidaklah elok bila dibiarkan bekerja secara sendirian di tengah-tengah sistem birokrasi yang baru dimasukinya, tanpa didampingi oleh tim kerja yang telah solid mengantarkannya menjadi kepala daerah. Melalui kehadiran staf khusus kepala daerah sebagai political appointees, maka diharapkan seorang kepala daerah akan dapat bekerja secara lebih nyaman, sehingga tugas-tugas berat yang diamanahkan kepadanya, akan terasa lebih ringan karena selalu dibantu dan didampingi oleh staf-staf khusus yang mampu memahaminya secara personal, serta ahli dalam berbagai bidang yang ditugaskan kepadanya. ***

082390765000

„ Wisatawan Eropa belajar memasak rendang di Cupak Solok

„ Arahan pertama Menpora baru: Ke menterian tak boleh urus proyek

buka kepada kepala daerah. Untuk lebih mempertajam capaian kinerja seorang kepala daerah, serta memastikan agenda-agenda strategis yang disusun oleh seorang kepala daerah dapat berjalan secara tepat, sudah saatnya perlu dikembangkan pemikiran untuk memberikan peluang kepada kepala daerah guna merekrut tenaga-tenaga ahli, baik dari PNS maupun non-PNS sebagai political appointees yang menjadi pembantu dekat kepala daerah dalam menjalankan program-program kerja yang telah disusun. Penunjukkan tenaga-tenaga ahli oleh kepala daerah, yang ditempatkan sebagai staf khusus ini, tentunya memiliki masa tugas yang sama dengan seorang kepala daerah, karena kehadirannya memang khusus untuk membantu tugas-tugas strategis seorang kepala daerah, yang akan dioperasionalkan oleh aparatur negara yang telah ada. Melalui kehadiran staf khusus kepala daerah ini, tentunya akan dapat mengawal secara efektif terlaksananya visi dan misi kepala daerah oleh aparatur negara pada masing-masing unit kerja birorasi pemerintahan daerah yang ada. Untuk mendorong kinerja dan kepemimpinan kepala daerah yang hanya efektif bertugas selama 5 (lima) tahun, kehadiran team work yang solid dan fokus bekerja bagi kepentingan kepala daerah amatlah dibutuhkan. Untuk itu, kehadiran staf khusus kepala daerah yang

Jangan Iming-iming Hadiah Saya sebagai rakyat biasa Insyaallah tahun 2014 akan memilih para pemimpin yang akan memimpin bangsa ini, hanya saya berharap kepada para calon pemimpin yang akan bersosialisasi janganlah menggunakan iming-iming hadiah atau door price, kesemuaannya itu adalah merupakan modal sendiri atau uang pengeluaran dan uang yang dikeluarkan ini rasanya tidak mungkin hilang begitu saja apalagi niminalnya miliaran rupiah. Jadai saya mohon kepada pemerintah agar

dibantu biaya sosialisasi ini atau carikan jalan untuk biaya murah seperti sosialisasi melalui TV milik Pemerintah, mudah-mudahan untuk masa yang akan datang kita tidak melihat lagi apa yang dilakukan oleh pemimpin kita saat ini yang pada gilirannya tidak mensejahterakan rakyat banyak tetapi memperkaya diri sendiri (korupsi) walaupun tidak semuanya yang berperilaku seperti ini. Trims. +628126702***

Wladinir Franz Cawapres Praha Ceko yang bertato di seluruh badannya boleh ikut pilkada di negaranya. Bagamana seandainya di NKRI ada calon Presiden yang demikian? Apakah boleh atau tidak? Mumpung belum terjadi sebaiknya mulai sekarang sudah ancangancang membuat rencana undang-undang tentang hal ini agar dikemudian hari tidak terjadi pro dan kontra terhadap hal ini. +6281266844***

Tunjada Tidak Naik Bapak Bupati Pasaman Barat yang terhormat, mengapa Tujada untuk guru di Pasaman Barat sudah 6 tahun tidak pernah naik-naik?. Dan merupakan terendah di Sumbar di bandingkan Kabupaten/kota lainnya?. +6282171147***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Syafarudin Ariansyah, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Koordinator Minggu: David Ramadian, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani, Meidella Syahni, Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala) Jon Indra (Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Asongan), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Manajer Cetak: Mardius Caniago, Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Eko Yanche

>> Penata Halaman : Jefli


6

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Bedah Kampung MASYARAKAT Kota Padang sangat bersyukur atas bantuan dari Kementerian Sosial RI melalui Program Bedah Kampung. Jumlahnya mencapai Rp2,55 miliar, mencakup program rehabilitasi rumah, pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, merupakan momen yang baik bagi masyarakat kurang mampu untuk bangkit dalam meningkatkan perekonomian dan mendukung pembangunan kota. Tahun 2013 ini, Kota Padang menerima paket Bedah Kampung 200 unit rumah tidak layak huni. Setiap rumah dibantu Rp10 juta. Menteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri langsung menyerahkannya kepada Walikota Padang, Fauzi Bahar di Kelurahan Olo, Kecamatan Padang Barat, Senin (14/1). Berbagai harapan pun terbetik mengiringi program ini, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin baik dari segi kuantitas maupun kualitas, menanamkan solidaritas serta kesetiakawanan sosial, tersedia dan

meningkatnya sarana dan prasarana lingkungan sehingga mengubah prilaku masyarakat dari hal yang negatif menjadi positif, peningkatan pendapatan melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) serta menurunkan angka pengangguran. “Kemiskinan itu harus dientaskan. Program ini adalah langkah kita menuju Indonesia Sejahtera pada 2025 mendatang,” kata Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri. Menurut Mensos, dengan Program Bedah Kampung ini diharapkan masyarakat dapat bergerak maju dan mandiri dalam meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraannya. Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, program pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat berupa rehabilitasi rumah, sarana lingkungan serta pemberian dana KUBE kepada keluarga miskin ini, merupakan langkah terpadu untuk kebangkitan masyarakat Sumbar. “Kedepannya perlu adanya penyuluhan terpadu agar kemiskinan dapat dientaskan dan masyarakat lebih sejahtera,” ujar Irwan. Sedangkan Wako Padang Fauzi Bahar, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Para

Walikota Padang Fauzi Bahar saat memberikan sambutan pada penyerahan bantuan Program Bedah Kampung.

Camat dan Lurah diminta untuk memantau pelaksanaan program ini di lapangan. Masyarakat miskin di Kota Padang masih cukup banyak. Karena itu masalah kemiskinan ini harus diselesaikan secara bersama. Dana KUBE yang disalurkan, diharapkan dapat memberi kesempatan kerja yang luas bagi masyarakat. Rincian kegiatan Bedah Kampung Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Padang pada 2013 ini, yaitu berupa bangunan fisik di Kecamatan Koto Tangah a 80 unit rumah, KUBE 8 kelompok, sarling (MCK) 1 unit. Kemudian di Kecamatan Padang Barat 60 unit rumah, KUBE 6 kelompok dan sarling 1 unit. Selanjutnya, di Kecamatan Padang Utara 60 unit rumah, KUBE 6 kelompok dan sarling 1 unit. Kemudian, juga digerakkan ribuan tenaga kerja untuk membantu peningkatan, pemberdayaan serta penyuluhan terhadap masyarakat kurang mampu yang terdiri dari tukang sebanyak 200 orang, wakil tukang juga 200 orang, pekerja 1.400 orang, PNS 15.000 orang, TNI/Polri 250 orang, TAGANA 360 orang, PSM 440 orang, TKSK 11 orang, Karang Taruna 1.040 orang dan Orkos sebanyak 526 orang. Baznas Kota Padang turut ambil bagian dengan memberikan dana pendamping Rp1 miliar, bantuan beras genggam 5,5 ton, bantuan dari PT Wira Inno Mas (minyak goreng) 400 liter, PT Semen Padang 1.000 zak semen dan bantuan dari para donatur, PDAM untuk jaringan air bersih dan PLN Kota Padang untuk jaringan listrik. (***)

WALIKOTA Padang Fauzi Bahar menerima bantuan Kementerian Sosial RI yang diserahkan langsung Mensos Salim Segaf Al-Jufri.

FOTO bersama usai penyerahan bantuan

MENSOS Salim Segaf Al-Jufri saat melakukan peletakan batu pertama perbaikan rumah tidak layakk huni.

MENSOS Salim Segaf Al-Jufri foto, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Walikota Fauzi Bahar bersama penerima bantuan bedah kampung.

PARA penyandang disabilitas foto bersama usai menerima bantuan

KURIKULUM BARU DITERAPKAN

Karena KTSP Gagal Dilaksanakan JAKARTA, HALUAN — Salah satu alasan kementerian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan kurikulum baru adalah kegagalan sejumlah sekolah dalam menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

PELANTIKAN MENPORA — Roy Suryo dilantik presiden sebagai Menpora baru menggantikan Andi Alfian Mallaranggeng, di Istana Negara, Selasa. VVN

BANDARA BARU RENCANA

Calo Tanah Sudah Gentayangan JAKARTA, HALUAN — Para calo tanah atas lahan yang disiapkan untuk pembangunan bandara baru pengganti Adi Sutjipto Yogyakarta disinyalir telah bergerilya. Harga tanah pun naik tak wajar. Harga tanah diperkirakan semakin tak terkendali jika Angkasa Pura (AP), sebagai pemrakarsa proyek, tak kunjung mengajukan rekomendasi kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Kulonprogo dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Rekomendasi tersebut diperlukan agar Izin Penggunaan Lokasi (IPL) bisa segera dikeluarkan. “Dengan dikeluarkannya Izin Penggunaan Lokasi (IPL) maka pemerintah daerah khususnya Kabupaten Kulonprogo bisa mencegah maraknya calo tanah yang menyebabkan harga tanah tak lagi rasional,”kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kulonprogo, Budi Wibowo,

di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (15/1). Menurutnya jika sudah ada IPL maka titik lahan calon lokasi bandara sudah jelas sehingga Pemkab bisa melokalisir lahan tersebut dan mencegah terjadinya transaksi jual beli lahan. Dengan begitu, keberadaan spekulan tanah bisa ditekan. “Tapi sampai saat ini kan tahapannya masih masterplan, belum ada tindak lanjut dari AP,” kata Budi. Setelah IPL keluar, masih ada beberapa tahapan lagi yang harus dilalui sebelum proyek pembangunan dilaksanakan. Di antaranya, kajian mengenai analisis dampak lingkungan (AMDAL), akuisisi lahan, izin mendirikan bangunan (IMB), pembangunan infrastruktur, dan beberapa tahapan lainnya. Dan dengan sejumlah kajian itu, masih ada kemungkinan lokasi bandara batal di Kulonprogo. “Oleh karena

itu, kami ingin agar AP segera mengajukan rekomendasi kepada Bupati dan Gubernur,” kata Budi. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta, Ichsanuri, mengatakan jadwal pemaparan AP di hadapan pemerintah daerah pada tanggal 17 Januari besok harus diundur. Pihak AP ada agenda dengan menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kupang pada hari yang sama. “Memang diundur, kami masih menjadwal ulang pertemuan tersebut,” katanya. Ichsanuri menjelaskan, belum ada perkembangan lebih jauh terkait pembahasan lokasi bandara dengan pihak-pihak terkait. Namun dia mengakui, sesuai dengan isyarat Gubernur, lokasi bandara bisa saja pindah jika harga tanah tidak feasible (sesuai). (h/vvn)

Menurut perwakilan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemendikbud Zulfikri Anas, hasil monitoring dan evaluasi Kemendikbud menunjukkan, banyak sekolah yang tidak mampu membuat KTSP. “Kalaupun mampu, ternyata kurikulum tersebut tidak dibuat oleh sekolah. Bahkan silabus dan bahan RPP tidak dibuat guru. Mereka bisa membelinya, jadi tidak bikin guru pintar,” tutur Zulfikri pada Diskusi Kurikulum 2013 pada acara Teknologi Pendidikan (TP) Expo 2013 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Selasa (15/1). Oleh karena itu, lanjutnya, dibutuhkan kurikulum baru untuk mengembalikan pendidikan ke jalur yang benar. Bahkan, kata dia, hasil survei pun menunjukkan masih banyak kualitas guru di Indonesia yang masih memprihatinkan, yakni hanya 35 persen yang sesuai kriteria pendidikan UU Guru dan Dosen. Menurut Zulfikri, ketidaksiapan para guru untuk menghadapi kurikulum tidak boleh dibiarkan. Sebab, sebagai seorang profesional mereka hendaknya terus-menerus belajar. “Guru kita pasti belum siap dan mampu setiap pergantian kurikulum.

Tapi, ketidaksiapan ini jangan diproteksi. Saat seseorang sudah dinyatakan profesional di bidang apa pun, mereka harusnya tidak akan takut untuk belajar,” paparnya. Dia menilai, ketidaksiapan guru dalam menghadapi pergantian kurikulum merupakan persoalan pemerintah daerah. “Kekurangan pelatihan guru salah pemda. Harusnya pemda mengalokasikan dana sesuai jumlah guru yang akan dilatih karena itu bukan tugas pemerintah pusat saja. Daerah harus ambil bagian dalam pelatihan guru,” urai Zulfikri. Zulfikri mengimbau, pengembangan kurikulum di masa depan jangan hanya dilihat dari satu perspektif saja yang cenderung tidak benar. “Walaupun namanya kurikulum 2013, tetap merupakan kurikulum berbasis kompetensi,” imbuhnya. Uji Publik Formalitas Sebelumnya, banyak pihak telah menolak kurikulum 2013. Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) menentang pemberlakuan kurikulum 2013 yang akan mulai diterapkan pada tahun ajaran mendatang itu. Sekretaris Jenderal (Sekjen) FSGI Retno Listyarti menyatakan, penolakan yang dilakukan FSGI bukan tanpa alasan. Dia menyebut, dasar penolakan FSGI itu dengan mengacu pada sejumlah hasil penelitian internasional terhadap pendidikan Indonesia. “Berbagai hasil survei menunjukkan kualitas pendidikan rendah. Misalnya, pada 2000, kualitas pendidikan Indonesia terendah se-ASEAN. Selain itu, hasil survei juga menunjukkan kemampuan siswa yang rendah, daya nalar siswa Indonesia rendah bahkan dibandingkan Bangladesh, sistem pendidikan Indonesia buruk, dan menurut survei World Bank, Uji Kompetensi

Guru (UKG), dan FSGI, kualitas guru di Indonesia rendah,” papar Retno. Menurut Retno, sejumlah hasil survei yang menunjukan terpuruknya kualitas pendidikan Indonesia ternyata dijawab secara salah oleh pemerintah. Dia menilai, kebijakan pemerintah, yakni kurikulum 2013 tidak sesuai dengan persoalan pendidikan di Tanah Air. “Jawaban pemerintah tidak sesuai dengan penyakit yang diderita oleh pendidikan Indonesia. Harusnya kualitas guru dulu yang dibenahi bukan perubahan kurikulum. Sebagus apa pun kurikulumnya tapi kualitas guru tidak dibenahi, maka tidak akan ada perbaikan,” ungkapnya. Retno menyebut, perubahan kurikulum yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersifat reaktif dan terburu-buru. Apalagi, lanjutnya, guru yang menjadi ujung tombak pendidikan tidak dilibatkan dalam pembentukan dan penyusunan kurikulum 2013. “Alasan perubahaan kurikulum tidak jelas dan tidak melibatkan guru. Kualitas guru masih rendah sehingga kesiapan guru untuk mengimplementasikan kurikulum 2013 sangat minim. Perubahan terlalu cepat dan guru tidak bisa mengikuti. Enam bulan melatih guru untuk siap menghadapi kurikulum 2013 seperti sim salabim,” tutur Retno. Selain itu, kata Retno, uji publik yang diselenggarakan Kemendikbud untuk Kurikulum 2013 hanya formalitas. Sementara buku sudah dibahas dan pelatihan sudah disiapkan. “Pengadaan buku terkesan memudahkan guru tapi menafikan disparitas daerah. Kurikulum baru tidak akan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” imbuhnya. (h/ dn/okz/rol)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syahrizal


SAMBUNGAN 7

RABU, 16 JANUARI 2013 4 RABIUL AWAL 1434 H

Didukung 34 ................... Dari Halaman. 1 Saya belum mau sebut nama, tidak fair, nanti mereka akan buka sendiri ke publik,” katanya enggan memberikan nama. Yang jelas kata Alison, besar kemungkinan calon perseorangan akan banyak muncul dalam Pemilukada mendatang. Berkaca pada Pemilukada DKI Jakarta beberapa waktu lalu, ada kecenderungan warga memilih karena ketokohan calon, bukan partai yang mengusung. Pengamat Politik dari Univer-

sitas Andalas, Asrinaldi juga memperkirakan akan muncul caloncalon independen dalam Pemilukada Padang. “Saya kira akan banyak muncul, apalagi tidak ada calon incumbent, hanya wakil Walikota saja. Saya kira persaingan akan sengit. Calon independen punya peluang besar,” sebutnya. Dia mendorong munculnya caloncalon perseorangan dalam Pemilukada Padang, termasuk caloncalon dari kampus yang memiliki

kompetensi untuk membuat perbaikan di kota Padang. Dengan semakin banyaknya calon independen kata dia, akan memacu partai politik untuk serius melakukan pengkaderan. “Kalau selama ini kan parpol seakan tidak punya pesaing. Makanya yang muncul adalah kader instan. Sekarang sudah berubah, masyarakat semakin cerdas, kalau parpol tidak cepat berbenah, calon independen jelas jadi pilihan warga,” katanya. (h/cw-sal)

APBD Solsel .................. Dari Halaman. 1 “Jika habis satu bulan ditambah satu bulan lagi, begitu seterusnya. Anggaran perbulan tersebut harus mengikuti arahan Kemendagri terkait anggaran yang wajib dan mengikat,” lanjut gubernur. Hal ini, kata gubernur, sesuai dengan Permendagri no 13 tahun 2006 yang menginstruksikan agar Perbup disahkan oleh gubernur. Gubernur menyadari, perbedaan tafsiran sejumlah pihak akan peraturan pemerintah acap kali terjadi. Namun, katanya, mengingat waktu yang terus berjalan, tidak memungkinkan untuk terus mendebatkan pamahaman masingmasing. “Oleh karena itu kita ikuti saja rekomendasi yang ada di surat Mengadri,” pungkasnya. Dengan kata lain, selanjutnya Ba-

dan Musyawarah DPRD Solses harus segera menyiapkan jadwal rapat paripurna untuk menentukan rapat pengesahan APBD Kab. Solsel 2013. Untuk penetapan Gubernur juga menyarankan agar Paripurna dilaksankan di auditorium gubernuran untuk menghindari terjadinya kebuntuan dalam pengambilan keputusan. “Dengan paripurna yang akan diadakan di auditorium maka akan diawasi oleh tim dari provinsi dan Kemendagri,” katanya lagi. Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Solsel Khairunas awalnya keberatan jika paripurna harus dilaksankan di auditorium. “Kami minta pengesahan tetap dilakukan di DPRD Solsel, karena ini adalah bukti bahwa kami masih mampu merawat demokrasi di Solsel,

daerah pemilihan kami,” katanya. Khairunas mengakui sempat tersendatnya komunikasi antara eksekutif dan legislatif. “Namun kami tidak pernah menolak anggaran yang diajukan,” tegasnya. Kemarin, Khairunas juga menyatakan jika kali ini pengesahan masih mengalami kebuntuan, ia bersedia melepaskan jabatannya sebagai pimpinan DPRD Solsel. Hal senada juga diungkapkan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria. Menurutnya, tersendatnya komunikasi menjadi jalan bagi kedua pihak untuk menguji keabsahan pemikiran masing-masing. “Namun untuk saat ini kami akan mengikuti rekomendasi Mendagri seperti yang dikatakan gubernur,” katanya. (h/dla)

7 Orang Tewas................ Dari Halaman. 1 Peristiwa naas ini terjadi, Selasa (15/1) sekitar pukul 07.15 WIB. Laga kabing antara angkutan desa (Angdes) dengan nomor polisi BA 2892 FE yang melaju dari arah Padang menuju ke arah Bukittinggi, langsung dihantam oleh Travel L300 Taksi Kita Bersama (TKB) jurusan Padang Sidempuan-Padang. Travel yang datang dari arah Bukittinggi menuju Padang dengan nomor polisi BB 1130 FP itu, menewaskan tujuh orang penumpang Angdes, dan 18 orang lainnya mengalami luka serius. Sedangkan, bodi kedua kendaraan mengalami ringsek di bagian depannya. Akibat kecelakaan ini membuat dunia pendidikan Sumatera Barat berduka. Soalnya, sebagian besara korban adalah pelajar dan mahasiswa dan seorang guru. Ketujuh orang korban meninggal yakni, Citra Wulandari siswi SMA 1 Batang Anai, Laura Sintia siswi SMP 1 Pasar Usang, Fauzi Agustina siswi SMA 1 Lubuk Alung, Yuniza Afni Disma siswi SMA 1 Batang Anai, Magisla siswi SMA 1 Batang Anai, Jalimar Guru SMA 1 Batang Anai tewas di RS M Djamil Padang, dan terakhir Samsurizal sopir dari Angdes tersebut. Setelah diketahui oleh keluarganya, korban dilangsung dijemput ke Puskesmas Batang Anai, dan dibawa oleh keluarganya ke rumah duka masing-masing. Sedangkan ke-18 korban yang mengalami luka serius dari penumpang travel L300 yakni, Nizar, Yusrina, M. Raja Rahman S, Puri Sardila, Elmi Suriani, Masayu Nurhalimah, Ariyanto (semuanya mahasiswa Unand Padang), Fani Audika, Ahmad Sanusi Pane, dan Asmar Pulungan (sopir travel). Untuk korban yang berada di Angdes yakni, Reski Gusdi Prinanda siswi SMP 1 Batang Anai, Wila siswi SMA 1 Batang Anai, Miranti Rahayu siswi SMA 1 Batang Anai, Jihay Azis siswi SMP Yapi, Agus Ari siswa SMP 1 Batang Anai, dan Tisa Sepian, serta Deni Alisa. Sebanyak 15 korban luka saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit M Djamil Padang, dan 2 korban luka lainnya dirawat di RS Siti Rahmah, dan satu korban lagi, sudah dijemput oleh keluarganya ke Puskesmas Batang Anai. Kabag Humas RS DR. M. Djamil, Gustafianof mengatakan, sebanyak 16 korban diantar ke rumah sakit sekitar pukul 08.45. “Terdapat 16 korban, 1 orang meninggal dunia dan 15 lainnya luka berat dan luka ringan, tetapi kebanyakan luka berat,” ujar Gustafianof. Gustafianof mengatakan, lukaluka yang dialami para korban beragam seperti patah tulang, cedera kepala berat, dan cidera sedang. “Rumah sakit berusaha melayani para korban semaksmimal mungkin, sekarang tim medis kami sedang menangani para korban di IGD,” ujarnya. Salah seorang saksi mata Nasution (45) mengatakan, kejadian naas itu bermula, saat sopir travel L300 Asmar Pulungan, dari arah Bukittinggi menuju arah Padang melajukan mobil yang dibawanya dengan kecepatan tinggi. Disaat bersamaan, Angdes dengan sopir Syamsurizal dari arah Padang menuju kearah Bukittinggi datang, dan sama-sama berkecepatan tinggi pula. “Karena sama-sama berkecepatan tinggi, tabrakan tidak bisa

terhindarkan lagi. Selain itu, pada tempat kejadian, kondisi jalannya bertikungan, jadi kalau kendaraan mengambil jalan ke arah luar garis tengah jalan, lajur kendaraan akan selalu melebar. Nah mungkin di saat itu, angdes tersebut, langsung dilibas oleh travel,” ujarnya. Sementara itu, Kasad Lantas Padang Pariaman Iptu TUK Heri Hermawan Amd IKA SIT, yang berada di lokasi mengatakan, tabrakan itu disebabkan oleh sopir travel L300 sedang mengantuk. Hal itu disimpulkan seteleh pihaknya melakukan olah TKP di lapangan. “Dari oleh TKP yang kami lakukan tadi, kami mendapatkan keterangan, tabrakan ini disebabkan oleh sopir travel yang mengambil terlalu lebar badan jalan. Sehingga, travel tersebut hilang kendali, dan langsung menabrak angdes,” ungkapnya. Dikatakan, untuk penyelidikan lanjutan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. Ia juga berharap, untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan, para pengguna kenderaan harus terus berhatihati. Karena, kecelakaan akan menghantui setiap waktu. Suasana IGD Suasana panik, sedih, dan haru begitu terasa oleh para keluarga maupun kerabat korban kecelakaan maut travel vs angkot yang terjadi di Pasar Usang, Batang Anai. Sebagian mereka ada yang berada di dalam ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Dr.M. Djamil, dan sebagian lainnya menunggu di luar ruangan. Semakin siang, suasana di ruang tunggu IGD semakin ramai. Beberapa kerabat korban terlihat meminta izin masuk kepada petugas penjaga IGD, tetapi karena keadaan di dalam ruangan IGD yang juga ramai maka petugas pun belum bisa memberi izin. Ade, salah satu kerabat korban yang bernama Puri mengatakan, ia sedang menunggu untuk diizinkan masuk ke dalam ruangan IGD demi melihat keadaan Puri. “Karena di dalam masih ramai maka saya menunggu di sini dulu,” ujarnya. Ia mendapat kabar kecelakaan tersebut dari keluarga korban yang sedang berada di Padang Sidempuan pada pukul 08.00 WIB pagi tadi. Saat itu juga, ia langsung menuju ke lokasi kejadian, tetapi para korban sudah tidak ada di tempat. “Pagi tadi keluarga Puri menghubungi saya, mereka mengatakan bahwa mereka mendapat telepon yang mengabarkan kalau travel yang digunakan Puri mengalami kecelakaan. Kemudian, mereka meminta saya segera melihat keadaan Puri,” ujar Ade. Berdasarkan pantauan Haluan di dalam ruangan IGD, keadaan Puri cukup parah. Menurut salah satu teman kuliah Puri, Ririn, Puri mengalami cedera bagian kepala, kaki, dan punggung belakang. “Dari tadi Puri terlihat sangat kesakitan, dia mengalami luka di bagian kepala, kaki, dan juga ada luka bakar di bagian belakang punggung,” tutur Ririn. Ririn sendiri mendapat kabar kecelakaan ini dari ibunya, Ibunda Ririn mengabari b bahwa ada kecelakaan di Batang Anai dan korban dibawa ke RS M.Djamil. “Mama yang mengabari saya kalau ada mahasiswa Unand yang menjadi korban kecelakaan tersebut.

Akhirnya, saya langsung ke sini dan benar ada tiga orang teman sefakultas saya yang menjadi korban, salah satunya Puri,” ujar Ririn. Sementara itu, para dokter dan perawat juga terlihat sangat sibuk menangani para korban kecelakaan tersebut. Beberapa dari mereka ada yang sedang menjahit luka para pasien, memasang gips di kaki pasien, dan juga memeriksa hasil CT Scan korban. KNKT Segera Turun Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyatakan turut berbela sungkawa atas kecelakaan mobil di Pasar Usang kabupaten Padang Pariaman yang menewaskan 7 orang. Saat mengunjungi korban luka-luka di RSUP Dr M Djamil Padang dia menegaskan kasus kecelakaan tersebut karus diusut tuntas. “Kami turut berduka atas kecelakaan ini. Korban luka-luka sudah ditangani oleh tim dokter di M Djamil. Peristiwa ini adalah sebuah kelalaian dan harus ditindak tegas,” katanya kepada wartawan usai membesuk korban di IGD M Djamil. Sebelumnya sebanyak 16 orang korban laka lantas di Pasar using di rujuk ke RSUP Dr M Djamil Padang. Namun satu korban, Jalimar (47) akhirnya menghembuskan nafas terakhir akibat luka serius yang dideritanya. Sementara itu menurut Direktur RSUP Dr M Djamil, Aumas Pabuti satu korban kritis langsung menjalani operasi karena mengalami pecah pembuluh nadi. Korban lainnya kata dia masih menjalani perawatan serius. “Saat ini satu korban itu langsung dioperasi, dan dua orang lagi yang mengalami luka di kepala masih ditangani tim medis, apakah harus dioperasi atau tidak tergantung hasil pemeriksaan tim medis,” katanya. Dia menyebut untuk saat ini persediaan darah para korban masih mencukupi. Di tempat sama Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sumbar, Mudrika mengatakan kecelakaan disebabkan kelalaian pengemudi. Saat itu katanya kedua kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi. “Keduanya melaju dengan kecepatan tinggi, belum lagi penumpang angkot yang melebihi kapasitas, mereka bawa 18 orang. Ini murni kelalaian,” tegasnya. Dia mengatakan akan melakukan evaluasi dan menggelar razia rutin terhadap angkutan yang melanggar ketentuan. “Kami pastikan akan ada tindakan tegas terhadap sopir-sopir nakal, dan travel yang tidak memiliki izin,” ujarnya. Terkait kelalaian pengemudi dalam kecelakaan tersebut, Mudrika menegaskan adanya sanksi. Tetapi sanksi itu baru diberikan setelah proses penyidikan terhadap kecelakaan tersebut selesai. “KNKT dalam waktu dekat akan turun menyelidiki penyebab kecelakaan. Tetap ada sanksi bagi yang melanggar, itu masih akan dibahas,” katanya. Dia menyebut untuk kecelakaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain dalam skala besar atau menyebabkan korban lebih dari lima orang, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan turun langsung melakukan penyelidikan. (h/cw-wis/cw-ncv/cw-sal)

TERSANGKA KASUS SUAP REVISI PERDA PON

KPK Tahan 7 Anggota DPRD Riau JAKARTA, HALUAN — Tujuh anggota DPRD Riau yang sudah ditetapkan sebagai tersangka akhirnya ditahan KPK setelah diperiksa selama 7 jam di gedung KPK RI, Jakarta, Selasa (15/1). Mereka ditahan di tiga Rutan, yakni, Guntur, Cipinang dan basement gedung KPK. Tujuh anggota Dewan itu yakni Adrian Ali (Fraksi PAN), Abu Bakar Siddiq (Fraksi Golkar), Zulfan Heri (Fraksi Golkar) Tengku Muhazza (Fraksi Demokrat), Syarif Hidayat (Fraksi PPP), Muhammad Roem Zein (Fraksi PPP), Turoechan Asyari (Fraksi PDIP). Mereka digiring keluar gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (15/1) pukul 17.30 WIB. Mereka digiring dalam waktu berdekatan. Begitu sampai luar gedung, mereka sudah ditunggu 3 mobil tahanan yang sudah menanti di halaman gedung. Yang pertama kali keluar Turoechan pada pukul 16.50 WIB. Sayangnya, legislator PDIP tersebut enggan berkomentar saat dicecar seputar pemeriksaannya oleh wartawan. Pria yang mengunakan kemeja putih dibalut baju tahanan KPK tersebut langsung masuk ke mobil tahanan. Juru Bicara KPK, Johan Budi, Turoechan ditahan di Rumah Tahanan Klas I Jakarta Timur cabang KPK yang berada di Pomdam Guntur Jaya, Manggarai, Jakarta Selatan. “Ditahan untuk 20 hari pertama, untuk kepentingan penyidikan,” kata Johan Budi. Dijelaskan Johan, dua anggota DPRD dari Fraksi PPP, Syarif

Hidayat dan Muhammad Roem Zein ditahan di Rutan KPK di basement gedung tersebut. Sedang, Adrian Ali, Abubakar Siddik, Tengku Muhazza, Zulfan Heri (Golkar) ditahan di Rutan Klas 1 Cipinang, Jakarta Timur. Johan mengatakan pemisahan tahanan ketujuh anggota DPRD Riau hanya berdasarkan perhitungan kapasitas Rutan. Bukan berdasarkan hal-hal yang khusus terkait penyidikan. Ketujuh tersangka tersebut kompak bungkam saat ditanyai wartawan sebelum menjalani pemeriksaan di kantor KPK. “Masing-masing diperiksa sebagai tersangka,” kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha di kantornya. Ketujuh anggota DPRD Riau ini masing-masing diduga sebagai penerima suap dan dikenakan pasal 12 huruf a atau b, atau pasal 5 ayat 2 atau pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidan Korups Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHAP. Kasus ini sudah disidik sejak sebelum penyelenggaraan PON berlangsung. Sejauh ini, KPK sudah menetapkan 13 tersangka dalam kasus yang berawal dari tangkap tangan suap senilai Rp 900 juta terkait revisi peraturan daerah (Perda) 6 2010 dan Perda 5/2008, yang mengatur tentang venue menembak dan main stadium PON XVIII Riau 2012 . Sebelum penambahan 7 tersangka ini, sudah ada 6 tersangka dan 4 orang sudah divonis, dua orang masih dalam proses persidangan. Mereka adalah Kasi Sarana dan Prasarana Dispora Riau, Eka

Dharma Putra dan Rahmat Syahputra dari PT Pembangunan Perumahan (PP) Persero di vonis 2 tahun 6 bulan dan denda Rp50 juta pada Jumat 7 September 2012 lalu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Pengadilan Negeri Pekanbaru. Kemudian Muhammad Dunir (Fraksi PKB DPRD Riau) dan Muhammad Faisal Aswan (Fraksi Partai Golkar DPRD Riau), sudah divonis 4 tahun denda Rp200 juta pada Senin, 17 Desember 2012. Sementara Taufan Andoso Yakin (Fraksi PAN) masih dalam proses sidang dan sudah dituntut 5 tahun penjara, denda Rp250 juta. Begitu juga dengan Lukman Abbas (mantan Kadispora Riau), masih dalam proses persidangan. Sementara itu Yopi Pranoto, Mensospol BEM UR mengatakan walaupun dinilai penanganan KPK terhadap kasus suap revisi Perda itu masih lamban, namun penahanan yang dilakukan terhadap 7 tersangka itu dinilai sudah tepat. “Kami mengharapkan semua partai dari 7 anggota Dewan ini segera melakukan PAW,” katanya. Dikatakannya kasus suap PON ini memperlihatkan perilaku para anggota dewan yang hedonis, oportunistik legislatif: Kejahatan korupsi justru dilakukan secara berjamaah. Semakin banyaknya anggota dewan yang melakukan korupsi, tentu kasus ini memperburuk citra wakil rakyat di mata masyarakat. Seharusnya para anggota dewan ini menjalankan tugas sebagaimana yang diamanahkan oleh rakyat. Bukan malah melakukan korupsi. “Pendek kata, ini namanya pengkhianatan rakyat,” ujarnya. (hr)

NasDem, ...................... Dari Halaman. 1 Bahkan petinggi Partai NasDem tak membantah adanya gejolak internal dan pertemuan di akhir Januari ini adalah sarana mencari solusi dan mensinergikan kembali Surya dan Hary Tanoe. Sekjen Partai NasDem, Ahmad Rofiq menuturkan dalam silaturahim yang ditegaskan Surya Paloh sebagai Kongres Partai NasDem akhir bulan ini akan dicari jalan penyelesaiannya. Terutama menyangkut adanya beda pandangan antara dua petinggi NasDem itu. “Kita akan mencari titik temu antara Pak Surya Paloh dan Pak Hary Tanoe,” kata Rofiq. Bisakah titik temu dicapai? Semestinya bisa, sebab kalau

tidak, toh tak ada gunanya. Ibaratnya, ‘’menang jadi arang, kalah jadi abu’’. Artinya, kalah menang nyaris tak ada artinya, sebab Nasdem belum berbuat banyak, belum bekerja apapun kepada rakyat, kecuali pasang iklan besar-besaran di media dan di mana-mana. Cita-cita besarnya untuk mewujudkan restorasi demokrasi dan pembaruan di Indonesia bisa kandas kalau konflik antar-elitenya merebak. Publik mencatat bahwa Nasdem ingin berbuat dan bekerja nyata, tapi sejauh ini belum berbuat, karena belum pernah ikut pemilu dan punya wakil di parlemen. Nasdem harus membuktikan diri-

nya kredibel dan tangguh. Nasdem yang masih baru lahir, janganlah sia-sia hanya karena persoalan elitenya. Justru para elite itulah yang harus jadi teladan dalam memimpin parpol baru ini dengan gagasan besar ke depan, bukan konflik besar yang merisaukan. Surya Paloh dan Hary Tanoe cukup mampu untuk mewujudkan cita-cita restorasi demokasi dan pembaruan itu, kecuali kalau keduanya siap ‘’menang jadi arang, kalah jadi abu’’. Nasdem harus sadar benar dan mengerti total soal dampak konflik internal yang merusak itu. (sindikasi berita haluan-inilah.com)

Zakiah Darajat ................ Dari Halaman. 1 Zakiah Darajat yang merupakan Guru Besar Psikologi Agama Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Ciputat, dilahirkan di kampung Kota Merapak, kecamatan Ampek Angkek, Bukittinggi, pada tanggal 6 November 1929. Setelah menamatkan Sekolah Menengah Atas tahun 1951, Zakiah melanjutkan studinya ke Fakultas Tarbiyah Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) Yogyakarta. Zakiah meraih gelar Master di Fakultas Pendidikan Universitas Ein Shams, Kairo tahun 1959 dengan spesialisasi Mental-Hygiene. Pada tahun 1964, zakiah meraih gelar doktor dalam bidang Psikologi dengan spesialisasi kesehatan mental juga dari universitas Ein Shams. Prof. Dr. Hj. Zakiah Darajat juga dikenal ahli jiwa yang sering menggunakan pendekatan agama sebagai solusi pemecahan persoalan yang dihadapi pasien. Guru besar IAIN Jakarta ini mulai membuka konsultasi kejiwaan

sejak ia pulang studi dari Mesir. Setelah menamatkan pendidikannya di Perguruan Tinggi Agama Islam, Yogyakarta 1955, ia memang memperoleh tawaran sekolah di Universitas Ein Syams, Kairo, Mesir. Ia memperoleh gelar doktor pendidikan dengan spesialis psikoterapi pada 1964 dari Universitas Ein Syams. Sepulangnya di Tanah Air ia segera mengabdikan diri pada Departemen Agama. Menag ketika itu K.H. Saifuddin Zuhri menyarankan ia membuka klinik konsultasi di Depag. Sejak itu pekerjaan menasehati orang menjadi bagian hidupnya yang tak pernah lepas hingga kini. Terakhir, ia menjabat Direktur Pembinaan Agama Islam hingga pensiun pada 1984. Setelah pensiun ia malah diangkat menjadi anggota DPA hingga 1988. Bersamaan dengan keanggotaannya di DPA, ia mendirikan Yayasan Pendidikan Ruhama, lembaga pendidikan sejak TK hingga SMA yang berlokasi di

Legoso, Cirendeu, Ciputat. Rajin menulis dan berdakwah, penggemar olahraga renang di masa mudanya ini, kini sudah menghasilkan puluhan buku mengenai psikologi dan agama. Di antara bukunya Kesehatan Mental (Gunung Agung, 1969), Ilmu Jiwa Agama (Bulan Bintang, 1970), dan Problem Remaja Indonesia (Bulan Bintang, 1974). Akhir-akhir ini, ia menerbitkan sendiri bukunya lewat yayasan yang didirikannya, Yayasan Kesehatan Mental YPI Ruhama. Dalam soal dakwah, sepertinya ia tak pernah lelah. Pada tahun 60-an ia bisa berceramah lima sampai enam kali sehari. Sering pula ia tampil di RRI, TVRI, dan kini di beberapa stasiun televisi swasta. Pernah ia berceramah secara berantai di 10 tempat tanpa henti. Anehnya, dalam setiap ceramah ia menemui orang-orang yang sama. Ternyata, mereka — rata-rata kaum ibu— adalah penggemar setianya. (h/dn/net)

Aur Kuning .................... Dari Halaman. 1 Namun itu dulu. Kondisi terkini sudah jauh sangat berubah. Bahkan julukan pusat grosir terbesar di Sumatera itu bisa saja terkikis jika pemerintah tidak melakukan penataan dan pembenahan secara cepat. Saat ini, banyak pedagang yang tak tertarik lagi untuk membangun bisnis di Pasar Aur Kuning. Kondisi ini merupakan imbas sepinya pembeli yang terus berlangsung dari tahun ke tahun. Jika dulu banyak pedagang dari Pekanbaru, Jambi, Medan, Aceh memasok barang produksi konveksi dari Aur Kuning Bukittinggi dalam jumlah besar, namun sekarang boleh dikatakan sangat langka menemukan hal demikian. “Ketika saya menanyakan alasan pelanggan tidak datang lagi ke Bukittinggi, mereka menjawab, tidak perlu lagi datang ke Bukittinggi, karena di daerah mereka masing-masing telah ada pusat grosir. Lebih dekat dan hemat biaya,” ujar Tanjung (50), salah seorang pedagang grosir di Blok J Aur Kuning Bukittinggi ketika ditemui Haluan, Selasa (25/1).

Tanjung mengatakan, dengan alasan pelanggan itu, banyak pedagang Aur Kuning yang membuka cabang grosir di berbagai daerah lain, seperti Pekanbaru, Medan, Aceh, Palembang, Jambi hingga Bengkulu. Pembukaan cabang itu dilakukan, mengingat penjualan di Aur Kuning terus merosot tiap tahunnya. Tanjung membandingkan, jika sebelumnya omset jualannya bisa mencapai Rp90 juta perhari disaat hari besar, namun kali ini hanya bisa menembus angka Rp30 juta. Jika dihari normal pemasukan pedagang dulunya menembus angka Rp15 juta perhari, namun sekarang untuk mencapai Rp2 juta perhari saja sangat sulit. Bahkan ada beberapa pedagang grosir terpaksa mengecer barang jualannya untuk mengimbangi pengeluaran. “Sepinya pembeli mulai tampak dua tahun lalu, dan puncaknya tahun 2012 dan 2013 ini yang terus bertambah merosot. Contohnya, saat mau lebaran tahun 2010 ke bawah, kami tak sulit mencari uang sebesar Rp90 juta perhari. Saat >> Editor : Ismet Fanany MD, Eko Yance

mau lebaran tahun 2011, omset kami merosot dan maksimal hanya mencapai Rp60 juta. Tahun 2012 lebih dahsyat lagi, kami hanya bisa mendapatkan uang maksimal Rp30 juta. Entah apa yang terjadi di tahun 2013 ini,” jelas Tanjung. Menurut Tanjung, penyebab larinya pelanggan atau pembeli disebabkan oleh tak terurusnya Pasar Aur Kuning. Selain semrawut, sampah-sampah banyak menumpuk di Aur Kuning, beceknya pasar jika turun hujan, listrik yang sering pudur, tidak tersedianya tempat parkir yang memadai, serta arus lalu lintas yang macet, membuat Pasar Aur Kuning tidak menarik lagi bagi pelanggan/pembeli. “Dengan kondisi ini, petugas pasar malah menaikan tarif kontrak kedai. Jika sebelumnya hanya Rp35 juta pertahun, saat ini naik Rp60 juta pertahun. Ini tentu saja memberatkan pedagang, sehingga tak salah jika pedagang melarikan usahanya ke daerah lain. Ini perlu menjadi evaluasi dan kajian pemerintah,” harap Tanjung. „ HASWANDI >> Penata Halaman : David Fernanda


8

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

Tahapan Pemilukada Padang Diumumkan Februari PADANG, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang baru akan mengumumkan tahapan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Padang Februari mendatang. Hal itu disampaikan Ketua KPU Padang Alison dalam bincang-bincang dengan Haluan, Senin (14/1) lalu.

BENDERA — Setelah lolos verivikasi Partai politik dan juga setelah pencabutan nomor urut partai sejumlah bendera marak terpasang di setiap persiampangan. Salah satunya di Kota Tanjungpinang yang dijepret Selasa (15/1). Sejumlah bendera partai politik terpasang di Bundaran Lampu Merah Pamedan Tanjungpinang. SUTANA

Menurutnya masih banyak pertimbangan dan evaluasi yang mesti dilakukan KPU menjelang pengumuman tahapan Pemilukada. “Ada banyak pertimbangan yang mesti kami perhatikan, meski rancanganannya sudah ada dan sudah diserahkan ke DPRD, tetap mesti ada evaluasi,” katanya. Dia menyebut pertimbangan itu meliputi adanya wacana mendagri akan menyeragamkan Pemilukada enam bulan sebelum pemilu na-

sional. Selain itu termasuk mempertimbangkan anggaran KPU Padang yang sudah ketuk palu di DPRD Padang senilai Rp20 miliar dari yang diajukan Rp32,59 miliar. “Soal anggaran itu tentu saja mempengaruhi. Mana mungkin kami bisa bekerja maksimal jika anggaran yang disetujui DPRD jauh sekali dari yang diajukan. Sekarang pembahasannya masih berjalan di DPRD,” sebut Alison. Dalam rancangan awal yang disusun KPU Padang, Pemi-

lukada dijadwalkan berlangsung Oktober 2013. Namun tahapan Pemilukada tersebut masih dievaluasi di internal KPU. Setelah final di KPU tahapan ini akan dievaluasi lagi bersama DPRD dan perwakilan seluruh elemen masyarakat sebelum diumumkan ke publik. Dia menyebut bulan Februari ini tahapan Pemilukada Padang sudah bisa diumumkan. “Februari diumumkan. Saya rasa waktunya masih cukup panjang termasuk jika Pemilukada berlangsung dua putaran,” imbuhnya. Menjawab kritikan yang muncul di media terkait lambatnya kinerja KPU, Alison membantah. “Kami mengikuti proses sesuai undangundang. Dan tentu dikomukasikan dengan banyak pihak agar pelaksanaan Pemilukada tidak bentrok dengan agenda lain,” tegasnya. (h/cw-sal)

JK: Indonesia Siap Dipimpin Presiden Non-Jawa

JUSUF KALLA DALAM wawancara yang dilakukan dengan harian Straits Times, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan Indonesia siap dipimpin presiden non-Jawa.

Keberhasilan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terpilih sebagai Wakil Gubernuh DKI Jakarta merupakan suatu kemajuan yang pesat. JK menyadari kemenangan Ahok masih terbatas di Jakarta dan tentu saja perlu waktu bagi seluruh rakyat Indonesia untuk benar-benar siap dipimpin presiden nonJawa. Namun, JK tetap menyuarakan optimismenya. “Saya percaya hanya sekitar 30 persen penduduk Indonesia yang benar-benar berpikir bahwa presiden haruslah berasal dari suku Jawa,” kata JK. JK juga menceritakan mengenai latar belakang keluarganya di mana istrinya berasal dari Padang dan tiga

anaknya menikah dengan suku Jawa. “Yang paling penting kita semua adalah bangsa Indonesia yang bersatu,” ujar JK. Wawancara dilakukan di sela-sela kunjungan JK ke Singapura, Kamis (10/1/2013). JK diundang sebagai pembicara utama forum tahunan Institute of Southeast Asian Studies (ISEAS). Dia diminta menyampaikan pandangannya mengenai kondisi regional Asia Tenggara. Ditanya apakah akan maju atau tidak untuk Pilpres 2014, JK menjawab dengan diplomatis. “Saya tidak mengincar kursi presiden. Yang paling utama adalah bagaimana saya terus dapat berpartisipasi untuk mencipta-

kan Indonesia yang jauh lebih baik.” Namun, JK juga menambahkan, kursi presiden tentu saja akan membantunya untuk menjalankan visi dan misi yang ada. “Saya selalu siap jika rakyat membutuhkan saya. Kita lihat saja perkembangan politik dalam beberapa bulan ke depan.” Ditanya mengenai umurnya yang akan mencapai 72 tahun depan, JK menegaskan bahwa umur bukanlah isu. Yang paling penting adalah akhlak, rekam jejak, dan prestasi. JK juga melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong. Pertemuan mereka membahas mengenai perkembangan kondisi di Indonesia.(kcm)

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

9

REALISASIKAN MEDIASI DI KOMNAS HAM

Pedagang Minta Dijembatani dengan Pemko PADANG, HALUAN – Hingga saat ini, hasil mediasi antara pedagang pasar dan Pemko Padang di Komnas HAM di Jakarta, 8 November 2011 lalu, belum kunjung direalisasikan. Padahal, jika Pemko konsisten, isi mediasi tersebut sebenarnya tidak sulit, dan dapat menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan geliat Pasar Raya Padang. Sehari usai penertiban PKL, kondisi Pasar Raya terlihat sedikit lebih tertata dan rapi, Selasa (16/1). Kendaraan dapat melintas dengan leluasa. CITRA

PKL Tak Setuju Aturan Waktu Berdagang PADANG, HALUAN — Usai penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Raya Barat, Pasar Raya Senin (14/1) lalu, keadaan pasar terlihat lebih rapi dan agak lega. Berdasarkan pantauan Haluan Selasa (15/1), suasana pasar terlihat jauh lebih teratur dan terasa lebih luas. Mobil, sepeda motor serta para pejalan kaki sudah lebih leluasa berjalan dan tidak lagi bersenggolan dengan dagangan pada pedagang. Menurut salah seorang pedagang, Romi, pihaknya setuju dengan adanya penertiban garis batas untuk para Pedagang Kaki Lima di Pasar Raya. Tetapi, ia sangat tidak setuju dengan aturan jam dagang yang ditetapkan oleh Dinas Pasar. “Saya sangat mendukung adanya penertiban garis batas untuk para pedagang, karena hal tersebut akan membawa

dampak yang baik untuk pembeli maupun pedagang. Tetapi, untuk aturan berdagang mulai pukul 17.30 WIB saya tidak setuju,” ujarnya. Ia menambahkan, untuk garis batas sebaiknya dibuat garis batas baru karena garis batas yang lama tersebut sudah tidak terlihat. Setelah itu baru disosialisasikan kepada para pedagang. “Garis batas yang lama sudah tidak jelas, perlu dibuat garus batas baru dan kemudian disosialisasikan kepada para pedagang,” tutur Romi. Romi berharap, permasalahan ini segera diselesaikan secara baik dengan musyawarah. Pihak pemerintah dan juga pedagang perlu untuk berembuk bersama untuk membicarakan aturan-aturan yang ditetapkan. “Aturan-aturan yang dibuat untuk kami para pedagang

sebaiknya dibicarakan terlebih dahulu kepada kami, agar tidak terjadi pertentangan di kemudian harinya,” ujarnya. Hal yang sama juga diungkapkan pedagang lainnya, Amet. Dirinya juga tidak setuju dengan pemberlakuan jam berdagang yang baru bisa dimulai pada pukul 17.30 WIB. “Kalau jam segitu tidak mungkin, siapa yang mau membeli dagangan kami ? Berdagang mulai pukul 14.00 WIB merupakan waktu yang tepat untuk kami,” ujar Amet. Ia juga menyetujui dengan aturan garis batas yang ditetapkan Dinas Pasar Raya. Menurutnya, dengan aturan tersebut keadaan pasar akan lebih tertata dan rapi. “Secepatnya garis batas yang baru segera dibuat agar keadaan pasar jadi lebih tertata,” harapnya. (h/cw-ncv)

“Saat ini Pemko harus memberikan solusi cerdas. Saya berjanji akan menjembatani kembali pertemuan dengan Pemko. Karena, beberapa hal dari tuntutan itu berkaitan langsung dengan daerah dan anggaran daerah,” kata anggota DPR RI Refrizal didampingi pengusaha kota Padang Andre Rosiade dalam hearing (dengar pendapat) dengan Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) Sumbar dan pedagang, Selasa (15/1). “Untuk pembangunan Pasar Inpres II, III, dan IV, kami melihat memang tidak diajukan. Saya tahu persis, karena saya berada di Komisi VI Bidang Perekonomian. Jadi, apapun kegiatan pembangunan yang diajukan Pemko, disetujui atau tidak pembangunannya di kementerian terkait, saya pasti tahu,” kata Refrizal yang sengaja ke PBHI untuk bertemu pedagang. Menurutnya, harusnya politikal will (kebijakan) pemerintah juga tercermin dalam APBD Padang. Karena, APBN sifatnya hanya stimulan. “Polemik ini sudah berlarut dan kita harus bicara jalan keluar. Apa yang harus dilakukan. Saya akan menjembatani pertemuan dengan

Pemko, Ditjen Perdagangan Dalam Negeri. Karena, dengan melibatkan semua pihak dan pemerintah dari bawah ke atas, hal ini bisa digelar,” katanya. Perwakilan pedagang sepakat akan tetap serius mendapatkan hasil mediasi. Para perwakilan pedagang juga mengharapkan, jika Andre Rosiade terpilih sebagai wali kota, harus memprioritaskan hasil mediasi ini. “Kami berharap, Andre mengawal mediasi yang ada di Komnas HAM itu. Kami ingin, mendapatkan hak, seperti ketika kami belum terkena gempa. Kami juga menginginkan, Pemko memperlihatkan maket pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV, sebelum pembangunan selesai,” kata perwakilan pedagang yang juga Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Padang, Ahmad Yani. Ketua PBHI Firdaus didampingi Suharyati (Koordinator Divisi Riset dan Monitoring PBHI) mengatakan, sepertinya tidak ada keseriusan dalam menindaklanjuti hasil mediasi yang dilakukan antara pedagang dan Pemko, 8 November 2011 lalu di Komnas HAM Jakarta.

“Kami tegaskan, meski masa jabatan mereka habis, kesepakatan ini harus terus dijalankan, karena atas nama Pemko,” kata. Adapun hasil rekomendasi itu, katanya, Fase VII harus direhabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon). Namun, sampai saat ini, belum ada tanda-tanda Pemko akan merehab rekon bangunan tersebut. Saat ini, pedagang kesulitan untuk berdagang, karena akses yang terutup ke lokasi itu. Selanjutnya, Pemko berjanji akan menata PKL yang menjamur di Pasar Raya, agar akses pasar tidak tertutup. Namun, sampai saat ini, PKL makin semrawut. Yang paling ditunggu pedagang Pasar Inpres II, III, IV adalah, Pemko memperlihatkan desain bangunan pasca perobohan dan pembangunan kembali. Perjanjian ke empat adalah, ketersediaan dana untuk pembangunan Pasar Inpers III dan IV, yang menurut Pemko sudah ada. Namun, sampai hari ini, pedagang tidak mendapatkan kepastian, kapan pembangunan akan diselesaikan. “Kami dengar, dulu pembangunan dilakukan dengan dana APBN, tapi belum juga jelas,” katanya. Sebelumnya, Ketua DPRD Padang Zulherman mendesak Pemko Padang untuk memenuhi komitmen yang telah dibuat, di Komnas HAM Jakarta. Pemko diminta konsistensi. Menurut Zulherman, semua itu bertujuan untuk pedagang mendapatkan kejelasan, kenyamanan. “Jangankan yang akan berbelanja, untuk yang berjualan saja sekarang tidak nyaman di pasar,” katanya. (h/atv)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Syahrizal


10 PADANG

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

PEMANFAATAN TUNGGU STO PLN

Rusunawa Tak Kunjung Ditempati LINGKAR

PADANG, HALUAN — Rumah susun warga (Rusunawa) di Jalan Purus IV, Kecamatan Padang Barat sampai sekarang belum juga ditempati. Padahal pemasangan jaringan pipa air dan instalasi listrik sudah selesai.

Akper Kesdam Gelar Loka Karya Mini PADANG, HALUAN — Selasa (15/1), Akademi Perawat Kesehatan Daerah Militer I/ Bukit Barisan mengadakan loka karya mini di gedung pertemuan SMAN 16 Padang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji. Sudah seminggu sejak (7/1), Akper Kesdam melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) untuk memetakan masalah kesehatan di kawasan ini. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua RT, Lurah, Kepala Sekolah, Dosen-Dosen Akper Kesdam, Para Perwira, Dinas Kesehatan Kota Padang, Kepala Puskesmas Kuranji, Kepala Rumah Sakit, dan Dinas Kesehatan Provinsi. “Masing-masing RT dikerahkan 20 mahasiswa. Total mahasiswa yang turun ke lapangan 61 orang. PKL ini akan dilanjutkan sampai 31 Januari nanti, diikuti mahasiswa tingkat tiga Semester V,” kata Direktur Akper Kesdam, Mayor Ckm H. Darmawi Chan AMK. SKM. Dikatakan, tenaga perawat sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas. Profesi mulia tersebut untuk menolong masyarakat dari permasalahan-permasalahan kesehatan. Dengan adanya PKL di Kelurahan Kuranji ini dalam bentuk loka karya mini, seluruh mahasiswa diharapkan mampu memahami seluk beluk dan kendala masyarakat selama ini tentang kesehatan. Camat Kuranji, M Frengki Wilianto, S. STP. Msi mengatakan, sejatinya dengan diadakannya PKL di Kelurahan Kuranji, mahasiswa Akper Kesdam I/BB dapat memetakan masalah yang terjadi di masyarakat terkait kesehatan. Mahasiswa harus pandai-pandai dan berhati-hati dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Diharapkan para mahasiswa selalu aktif mengikuti kegiatan masyarakat dengan berkomunikasi, sehingga dapat memudahkan urusan mahasiswa dalam memetakan masalah yang ada. (h/cw-lex)

Teladani Sikap Ksatria Pahlawan PADANG, HALUAN—Peringatan Hari Dharma Samudera tahun 2013, di Lapangan Apel Mako Lantamal II , Bukit Peti-Peti, Teluk Bayur, Padang, Selasa (15/1). Komandan Lantamal II Laksamana Pertama TNI Pranyoto bertindak selaku Irup dalam upacara yang dihadiri seluruh personel Lantamal II Padang. Laksamana Pertama TNI Pranyoto, menyampaikan amanat KASAL Laksamana Madya TNI Marsetio, bahwa upacara Hari Dharma Samudera merupakan acara untuk memperingati peristiwa heroik yang terjadi di perairan Laut Aru 50 tahun silam. Saat itu, telah terjadi pertempuran yang melibatkan tiga kapal cepat torpedo TNI Angkatan Laut yakni RI Macan Tutul, RI Harimau, dan RI Macan Kumbang menghadapi kapal perang kerajaan Belanda. Dalam pertempuran ini, Komodor Yos Sudarso gugur saat i t u , on board di atas RI Macan Tutul sebagai pahlawan kusuma bangsa. Yos Sudarso memberikan teladan sejati, yakni sikap ksatria dan rela berkorban bagi bangsa Indonesia dalam upaya mempertahankan wilayah dan kedulatan NKRI. Lebih lanjut dikatakan Pranyoto, sebelum pertempuran Laut Aru, pada masa perang kemerdekaan periode 1945- 1949, terjadi pertempuran-pertempuran laut yang tidak kalah heroiknya di berbagai wilayah Indonesia. Tepatnya 5 januari 1947, di Teluk Cirebon, Kapten Laut Samadikun sebagai Komandan KRI Gadjah Mada, dengan gagah berani melawan serangan kapal perang Belanda. Dalam pertempuran laut tersebut Samadikun bersama beberapa perwira dan anak buahnya gugur sebagai kusuma bangsa. Keberadaan para pahlawan tersebut membuktikan, bangsa Indonesia memiliki insaninsan pelaut dengan jiwa ksatria. Seperti generasi di masa lalu di bawah kepemimpinan Patiunus, Laksamana Nala dan Laksamana Malahayati, yang gagah berani dan perkasa di tengah lautan. Oleh sebab itu, sebagai generasi penerus yang kini hidup di alam kemerdekaan, janganlah sekalikali kita meragukan, bahkan melupakan semangat patriotisme, keikhlasan dan pengorbanan para pahlawan laut tersebut. (h/nas)

BELUM DITEMPATI — Meski pemasangan saluran air dan instalasi listrik sudah selesai, Rumah Susun Warga (Rusunawa) yang terletak di Jalan Purus IV, Kecamatan Padang Barat sampai sekarang Selasa (15/1), belum juga ditempati. AMIR

WALIKOTA FAUZI BAHAR

Tertibkan Tempat-tempat Maksiat PADANG, HALUAN — Walikota Padang Fauzi Bahar meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera menertibkan tempattempat yang berbau maksiat, seperti tempat jual minuman keras. Sebab tempat seperti itu sudah jelas dilarang keberadaannya, apalagi mernjualnya di tempat umum. Begitu juga penertiban berbagai fasilitas umum yang dimanfaatkan oleh berbagai kalangan. Hal ini menyebabkan ketertiban, keindahan dan kenyaman kota menjadi hilang, tertutupi dengan keberadaan bangunan liar tanpa izin. Bangunan ini muncul bak jamur di musim hujan. “Tugas Satpol PP itu makin hari kian berat. Seperti penertiban

berbagai fasilitas umum dari bangunan liar membutuhkan ketegasan kita. Sebab, mendirikan bangunan permanen di atas fasum. Begitu pula penertiban para penjual minuman keras di tempat umum. Kenapa hal ini dibiarkan. Mestinya di bongkar segera,” ujar Fauzi Bahar saat memimpin Apel Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Padang, di halaman Gedung Bagindo Aziz Chan Selasa (15/1). Untuk itu, diminta setiap anggota Satpol PP agar bekerja penuh keyakinan dan loyalitas. Lakukan penertiban dengan benar. Jangan ada pilih kasih di lapangan. Bila ini terjadi, pihaknya akan mengambil tindakan. Fauzi Bahar juga meminta, agar

seluruh bangunan warga yang berdiri di sepanjang jalan By Pass, untuk segera dapat membukanya dengan kesadaran sendiri. Karena pembangunan jalan By Pass dua jalur akan segera dimulai. Bila bangunan ini masih berdiri dan pemilik tidak mau membongkarnya, tentu akan menghambat pekerjaan. Bahkan resikonya dananya dari Korea sekitar Rp700 miliar itu akan beralih ke daerah lainnya. “Jadi saya berharap, semua dunsanak, famili dan keluarga, khususnya warga Kota Padang untuk dapat memahaminya. Demi kecintaan dan berkembangnya pembangunan kota ini kedepannya,” ungkap Fauzi Bahar. (h/vie/rel)

“Pembangunan sudah selesai, air dan istalasi listrik juga sudah terpasang. Sekarang tinggal menunggu Serah Terima Operasi (STO) atau pemakaian listrik dari PLN,” kata Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Rusunawa, Adlinsyah B Razali Selasa (15/1). Dia menyebut, rusunawa itu tidak bisa langsung ditempati, jika belum ada penyerahan dan ketentuan pemakaian listrik dari PLN. Karena listrik yang dipasang itu kapasitasnya besar, sehingga tidak bisa asal dipakai saja. “Kita tidak bisa langsung nyalakan listriknya, karena daya terpasang sangat besar. Kalau terjadi kesalahan penggunaan, siapa nanti yang akan tanggung jawab. Jadi mesti ada serah terima dan petunjuk dari PLN,” katanya. Adlinsyah mengaku, sudah menghubungi PLN untuk proses serah terima agar rusunawa tersebut segera ditempati. Namun sampai kini belum ada tanggapan dari PLN untuk proses STO. Dia berharap proses tersebut cepat selesai dan rusunawa segera bisa ditempati. Data yang dihimpun Haluan, sampai kemarin sebanyak 379 warga sudah mendaftar untuk menempati rusunawa yang berkapasitas 196 unit tersebut. Namun UPT Rusunawa Dinas Pekerjaan Umum Padang hanya meloloskan 115 pendaftar. “Baru segitu yang memenuhi kriteria kami,” sebut Adlin. Menurutnya syarat menempati rusunawa tersebut adalah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), yakni dengan pendapatan antara Rp1,5 juta hingga Rp3,5 juta per bulan. Selain itu, syaratnya belum memiliki rumah, statusnya adalah penduduk Kota Padang dan mahasiswa daerah yang sedang menjalankan studi di Kota Padang. Verifikasi calon dilakukan sendiri oleh UPT Rusunawa dengan melihat kelengkapan data pendaftar. Untuk tarif, lantai I sebesar Rp290 ribu/bulan, lantai II Rp275 ribu/bulan, lantai III Rp260 ribu/bulan dan lantai IV Rp245 ribu/bulan. Pendaftar yang lolos verifikasi harus membayar tiga bulan langsung sebagai deposit atau jaminan. Dihubungi terpisah, Kepala PLN Area Padang, Noer Soeratmoko menjelaskan bahwa yang memasang instalasi adalah pihak PU. Jadi PLN belum menerima laporan apakah instalasi sudah layak dialiri listri atau belum. “Kalau kita nilai sudah layak, ya segera kita aliri listrik dan bisa digunakan,” katanya. Meski begitu dia menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas PU Padang dengan meminta kesediakan PU Padang menghadiri rapat membahas hal tersebut. “Kita upayakan secepatnya,” ujar Noer. Sementara seperti diberitakankan Rabu, 19 Desember 2012 lalu, Kepala Dinas PU Kota Padang Hermen Peri memastikan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) sudah bisa ditempati oleh calon penghuni mulai minggu depan, atau akhir Desember 2012. Dalam pekan ini, pekerja akan merampungkan pengerjaan sistem aliran listrik rusunawa dari paskabayar menjadi prabayar. “Minggu besok rusunawa Purus Padang sudah bisa ditempati. Keterlambatan dihuninya rusunawa disebabkan oleh sistem aliran listrik yang diubah dari paskabayar menjadi prabayar. Proses ini cukup memakan waktu,” kata Kepala Dinas PU Kota Padang Hermen Peri kepada Haluan, Rabu (19/12) di Padang. (h/cw-sal)

KETUA BAZNAS PADANG, SALMADANIS

Distribusi Zakat Sesuai SOP PADANG, HALUAN — Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang, Prof.Dr.H. Salmadanis,MA prihatin dengan komentar sejumlah pimpinan DPRD Kota Padang tentang Baznas Kota Padang yang dipublikasikan di media. Sebab pernyataan itu terkesan menyudutkan Baznas. “Kami merasa prihatin dan juga sedih terhadap komentar wakil rakyat kita yang sepertinya menyudutkan Baznas Kota Padang,” kata Salmadanis didampingi Humas Baznas Andri Yusran di Padang, kemarin. Dia menilai kecurigaan wakil rakyat tersebut terlalu berlebihan yang menyebut bahwa pengelolaan uang zakat tak transparan dan juga telah dibelikan kepada sebidang tanah. “Sebenarnya tak perlu dulu berkomentar terlalu banyak di media. Kami kan bisa dipanggil untuk menjelaskan seputar pengaduaan sejumlah masyarakat yang disampaikan ke dewan,”

katanya. Menurut Salmadanis, Baznas Padang telah melakukan berbagai sosialisasi di berbagai media massa baik cetak maupun elektronik. Malah Baznas juga menayangkan program rutin yang merupakan kerja sama Baznas Padang dengan sejumlah media elektronik. Khusus untuk pendistribusian zakat, Baznas telah memiliki Standar Operasional Porsedur (SOP). “Anggota dewan dapat datang ke Kantor Baznas untuk melihat pelayanan tersebut. Kalau masih ada kekurangan atau kelemahan, maka kami juga berharap masukannya. Sebab Ketua DPRD dan Komisi IV DPRD Padang juga merupakan Badan Pertimbangan Baznas Kota Padang,” kata Salmadanis. Soal pembelian tanah untuk Kantor Baznas, katanya, uangnya berasal dari dana Amil dan bukan dari dana Asnaf yang tujuh lagi. Dana Amil yang telah diatur oleh agama sebesar 12,5 persen

tersebut tidak habis untuk pengelolaan zakat. Sisanya itu yang dibelikan tanah. Sebenarnya pengurus bisa saja memakai semua dana itu, sepertinya yang dilakukan sejumlah daerah di Indonesia dan juga Lembaga Amil Zakat (LAZ) lainnya. Tapi pengurus Baznas Kota Padang tak mau uang itu dihabiskan. Mereka ingin membangun sebuah gedung zakat di Padang Kota Tercinta ini. Sebab sampai saat ini Baznas Kota Padang belum memiliki kantor sendiri, sehingga sering pindah-pindah kantor. Terakhir sekarang menumpang di Masjid Nurul Iman. Ini sangat mengganggu terhadap pelayanan kepada masyarakat. “Alhamdulillah, impian itu tampaknya bisa segara terwujud. Kita juga membuka tangan dan berharap kiranya Pemko Padang dan tentunya atas dorongan para wakil rakyat kita untuk bisa pula membantu pembangunan gedung zakat tersebut. Sehinga Baznas

Padang yang banyak mendapat penghargaan dari berbagai pihak termasuk tingkat nasional itu bisa segera memiliki sebuah gedung yang memadai,” katanya lagi. Lebih lanjut, pihaknya juga berharap dan ingin bertemu dengan para wakil rakyat, bertatap muka menyampaikan berbagai hal. Bahkan pihaknya sudah menyampaikan surat tanggal 11 Desember 2012 lalu untuk minta kesempatan beraudensi dengan DPRD Kota Padang. “Kami meminta pimpinan dan anggota dewan bisa menerima kami, supaya pembicaraannya tidak menjadi fitnah atau berprasangka buruk. Kami masih sabar menunggu waktu dan kesempatan anggota dewan menerima kami,” kata Salmadanis. Tetapi tiba-tiba saja, muncul Pansus yang mempersoalkan kerja Baznas Kota Padang. Ibarat permainan sepak bola tanpa ada peringatan dan kartu kuning, wasit langsung memberi kartu merah. Atau ibarat seorang

>> Editor : Devi Diany

lelaki menceraikan istrinya, tanpa ada talak 1 dan 2 maka langsung dijatuhkan talak 3. Ditambahkannya, pihaknya juga heran, sebab setiap kali DPRD atau Pemko/Pemkab lain berkunjung ke DPRD Padang, maka Baznas Kota Padang selalu memberikan paparan seputar kegiatannya. Juga dalam berbagai kesempatan rapat staf di lingkungan Pemko Padang dan kesempatan lainnya, Baznas Kota Padang juga memberikan paparan seputar kegiatan Baznas. Tidak ada yang ditutup-tutupi. Dalam berbagai kesempatan itu juga dilakukan tanya jawab seputar pengelolaan zakat yang dilaksanakan Baznas Kota Padang. Meski demikian, bila keputusan dewan itu untuk kemajuan Baznas Kota Padang, tentu sangat diapresiasi. Karena masukan dan saran dewan yang juga Badan Pertimbangan Baznas Kota Padang, sangat diharapkan untuk selalu mengawasi dan memberikan bimbingan. (h/rel)

>> Penata Halaman: Syahrizal


SIGAB 11

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

LONGSOR — Bencana longsor melanda ruas jalan dan jembatan di Aro dan Kubuak, Kuok Tigo Koto, Kecamatan Matur. Sebelum menelan korban, BPBD dan Pemkab Agam diharapkan cepat turun tangan memperbaki ruas jalan yang terban ke dalam ngarai ini. MMC

LIPI Modelkan Peringatan Dini Banjir Cuaca Ekstrem Cenderung Menurun JAKARTA, HALUAN — Data citra satelit cuaca menyebutkan hingga akhir Januari, peluang cuaca ekstrem di Indonesia cenderung menurun setelah sejak awal tahun hingga pertengahan Januari, cuaca cukup ekstrem. “Namun, di beberapa lokasi tetap harus diwaspadai, perlu dicermati peringatan dini harian BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika),” kata Deputi Bidang Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin di Jakarta, Selasa (15/ 1/2013), yang dilansir Kompas.com. Thomas Djamaluddin mengatakan, suhu permukaan laut Indonesia cenderung menurun. Itu berarti penguapan yang menjadi sumber pembentukan awan telah berkurang. “Parameter Madden-Julian Oscilation (MJO) juga telah melemah yang berarti konveksi pembentukan awan telah berkurang,” katanya. Daerah tekanan rendah yang menjadi sumber badai tropis sementara ini juga telah berkurang sehingga kecepatan angin cenderung normal dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya, katanya. Sementara itu, data satelit BMKG menyebutkan adanya tekanan rendah di Laut Timor dan kumpulan angin memanjang dari Sumatera bagian selatan hingga Laut Banda pada 1517 Januari 2013 ini. Angin ini mengakibatkan peningkatan aktivitas pertumbuhan awanawan hujan di wilayah Sumatera bagian tengah dan selatan, Jawa, Kalimantan bagian utara, barat, dan selatan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi bagian selatan dan tengah, Maluku, Maluku Tenggara, serta Papua. Sejumlah peringatan BMKG yang bersifat lokal dan harian juga menyebut gelombang tinggi hampir terjadi di seluruh wilayah perairan Kepulauan Riau, khususnya di Perairan Natuna pada Selasa, yang mencapai empat meter dengan kecepatan arus laut yang perlu diwaspadai, yakni 70 cm per detik. Demikian pula tinggi gelombang di perairan Selat Sunda bagian selatan maksimum lima meter hingga selatan Banten. Gelombang laut di barat Bengkulu dan barat Lampung mencapai ketinggian sekitar empat meter, juga di wilayah perairan timur Lampung dengan tinggi gelombang maksimum mencapai lima meter. Daerah liputan awan dan hujan terjadi di sebagian wilayah Sumatera Utara, Nias, Sumatera Barat, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, hingga Lampung. Sementara itu, prakiraan BMKG bersifat lokal lainnya, yakni intensitas curah hujan tinggi terjadi di wilayah Jayapura dan sekitarnya sampai pertengahan Februari 2013. Juga di perairan Raja Ampat, Laut Arafuru bagian timur, serta perairan Merauke dengan tinggi maksimum gelombang mencapai 1-2,5 meter. (h/kcm)

JAKARTA, HALUAN — Pengembangan sistem prakiraan dan peringatan dini banjir yang lebih akurat dipersiapkan.

BPBD LIMAPULUH KOTA

Siap Hadapi Cuaca Ekstrem SARILAMAK, HALUAN — Memasuki cuaca ekstrem yang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia di tahun 2013 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Limapuluh Kota,jauh-jauh hari telah mempersiapkan berbagai langkah untuk tanggap darurat apabila terjadinya bencana. Kepala BPBD kabupaten Limapuluh Kota, Azril Tamim mengatakan, untuk tanggap darurat apabila terjadinya bencana , berbagai peralatan telah disiagakan. Seperti tandu, tenda, ambulan, perahu karet, alat penyelam, serta berbagai logistik lainnya untuk keperluan tanggap darurat. “Kesiapan tanggap bencana perlu dilakukan untuk melindungi masyarakat di apabila dilanda bencana. BPBD akan melakukan pendorongan logistik ke daerah yang terkena bencana melalui pemerintah kabupaten, propinsi dan pemerintah pusat,” kata Azril Tamim Kepala BPBD kabupaten Limapuluh Kota, Selasa kemarin. Untuk sejauh mana logistik yang disediakan, Azril Tamim mengatakan seluruh logistik itu telah disiapkan di kantor BPBD kabupaten Limapuluh Kota dan digunakan apabila dibutuhkan dalam mengatasi tanggap darurat bencana. Dominan Longsor Di kabupaten Limapuluh Kota, BPBD mencatat , tanah longsor merupakan bencana yang

paling dominan selama ini. Semalam tahun 2012 saja, tercatat lebih dari 20 kali terjadi tanah longsor, terutama di sepanjang perbukitan di jalan nasional Sumbar-Riau. Persisya di kecamatan Pangkalan dan Kapur IX. Tetapi, Azril Tamim mengakui , untuk mengatasi tanggap darurat seperti alat berat untuk menyingkirkan material longsor tersebut, hingga kini belum dimiliki BPBD Limapuluh Kota. “Terdapat lebih 30 titik longsor dikabupaten Limapuluh Kota, terutama disepanjang jalan menuju ke propinsi Riau yang bisa terjadi kapan saja, terutama di cuaca tak menentu seperti sekarang ini. Selama tahun 2012 lalu, telah terjadi sekitar 20 kali tanah longsor. Untuk eskavator pengingkir material longsor belum kita miliki. Selama ini masih kerjasama dengan pihak PU kabupaten,” imbuh Azril Tamim. Selain bencana tanah

longsor, angin puting beliung dan banjir areal pertanian warga kerap terjadi dikabupaten Limapuluh Kota. Untuk tanggap darurat mengatasi bencana tersebut, BPBD telah berupaya semaksimal mungkin dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. “Meski BPBD kabupaten Limapuluh Kota belum dianggarkan dalam APBD, namum kita telah berusaha semaksimal mungkin membantu korban bencana. Selama ini, BPBD selalu menggunakan anggaran yang diambil dari kas Badan Pengelola Keuangan Daerah,” tambahnya. Dari anggaran tersebut, berbagai program untuk tanggap darurat bencana telah sukses dilakukan ke tengah-tengah masyarakat. Salah satunya pelatihan tanggap darurat bencana serta sosialisasi yang sering dilakukan ke masyarakat, bahkan sampai ke pelajar di berbagai sekolah yang tersebar di kabupaten Limapuluh Kota. Selain itu, Azril Tamim mengimbau pada masyarakat kabupaten Limapuluh Kota agar tetap tenang dan waspada dengan ancaman bencana, terutama masyarakat yang tinggal di sepanjang lereng dan tebing perbukitan . Masyarakat tetap diminta untuk mengikuti upayaupaya yang dilakukan pemerintah. (h/ddg)

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia memulai dengan mengadakan pelatihan pembuatan pemodelan dampak banjir secara mandiri. Pelatihan digelar mulai Selasa (15/1/2013) dengan melibatkan pemangku kepentingan di setiap daerah dan diselenggarakan atas kerja sama International Hydrological Programme UNESCO, Asia Pacific Centre for Ecohydrology (APCE), dan International Centre for Water Hazard Risk (ICHARM). Dalam pelatihan, peserta belajar cara penggunaan Integrated Flood Analysis System (IFAS) yang dikembangkan ICHARM. Aplikasi yang bisa diperoleh secara gratis tersebut memungkinkan setiap pengguna memasukkan data faktor-faktor pemicu banjir dan mengetahui dampaknya. “IFAS akan membantu mereka memiliki tools untuk memperkirakan banjir. Harapannya ini bisa dipraktikkan di daerah dan diterapkan pada sungai di setiap daerah,” kata Ignatius Dwi Atmana Sutapa, Sekretaris Eksekutif APCE, di sela-sela acara pelatihan di Jakarta, seperti yang dilansir Kompas.com. Hubert Gijzen dari UNESCO mengungkapkan, banjir adalah bencana yang paling sering terjadi saat ini dan salah satu bencana yang menyebabkan kerugian terbesar. Banjir Pakistan pada

tahun 2010, misalnya, menyebabkan kerugian hingga 10 miliar dollar AS. “Untuk meminimalkan dampak akibat banjir, sangat penting untuk memiliki pengetahuan tentang penyebab banjir, perkiraan volume banjir, pemompaan banjir, konsekuensi banjir, pola curah hujan, dan sebagainya,” kata Gijzen. IFAS menjadi perangkat yang membantu memodelkan kejadian banjir dengan lebih mudah dan murah. Penggunaannya membantu membangun pengetahuan tentang banjir di setiap daerah di Indonesia. Ignatius mengatakan, IFAS mampu memodelkan banjir dan dampaknya berdasarkan 23 parameter. Beberapa parameter di antaranya curah hujan, penggunaan lahan, kepadatan di sekitar sungai, dan lainnya. “Nantinya yang mau dihitung adalah water discharge di sungainya itu. Dengan water discharge tertentu, kita bisa prediksi dampak banjirnya, lalu dengan membandingkan sejarah banjir sebelumnya, kita bisa estimasi luas wilayah yang terdampak banjir,” ujarnya. Deputi Ilmu Pengetahuan Kebumian LIPI Iskandar Zulkarnaen mengatakan, langkah pemodelan ini sejalan dengan pentingnya pengembangan sistem peringatan dini banjir yang lebih akurat untuk meminimalkan dampak bencana. (wan/kcm)

Ratusan Rumah Warga Terancam Abrasi Pantai PADANG, HALUAN—Akibat tingginya gelombang, dan abrasi pantai Bungo Pasang beberapa tahun terakhir, ratusan rumah warga yang berada di RT 02, 03, 04 RW 07 Menga Marina, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, terus mengalami kebanjiran. Dengan kondisi itu, warga harus memasang pagar semen permanen sebagai tanggul penghalang, untuk mengbambat masuknya air laut ke rumahrumah warga mereka. Tidak hanya itu, akibat dibanjiri air laut setiap hari, banyak warga yang pindah dari daerah bungo pasang tersebut. Berdasarkan wawancara Haluan dengan salah seorang warga RT 03 RW 07 Willy Astuti (35) mengatakan, kondisi itu telah dirasakan warga sejak satu tahun terakhir. Bahkan warga yang berada sekitar pantai tersebut, harus membuat alat peninggi untuk barang-barang yang ada di rumah mereka. “Paling sedikitnya kami mengalami kebanjiran empat kali dalam satu

minggu. Kalau jam sudah menunjukkan pukul 17.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB, kami harus siap siaga untuk memindahkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi,” ujarnya. Dikatakan, karena tidak tahan dengan kondisi tersebut, beberapa warga meloprkannya ke pihak kelurahan. Namun, karena kelurahan tidak memiliki daya dan upaya untuk menanggulangi abrasi tersebut, pihak kelurahan hanya membantu memindahkan barang-barang warga setiap terjadi abrasi. “Meskipun pihak kelurahan tidak bisa memberiakn solusi, namun kami salut dengan karyawan yang ada di Kelurahan Bungo Pasang ini. Karena banyak petugas kelurahan yang datang untuk membantu kami untuk memindahkan barang-barang rumah, agar tidak rusak,” ungkapnya lagi. Sementara itu, saat di konfirmasi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Padang Budhi

Hemanto mengaku telah menerima laporan dari warga tersebut. Namun untuk melakukan aksi kelapangan, pihaknya masih menunggu data-data, serta

bukti konkrit dari warga. “Untuk sementara, kami menghimbau, agar warga melakukan langkahlangkah untuk mengantisipasi banjir tersebut. Namun, kalau

data dan buktinya sudah masuk, kami akan langsung melakukan pembenahan, dan penanggulangan pada daerah itu,” tukasnya. (h/ cw-wis)

SEJUMLAH wilayah di kota Jakarta kembali direndam banjir sejak Senin tengah malam hingga Selasa pagi. Apa kabar JokowiAhok? NET >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

GUBERNUR DAN WAGUB TAK HADIR

Peristiwa Situjuh ke-64 Diperingati BOTIAH

LIMAPULUH KOT, HALUAN — Upacara bersejarah Peringatan Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949 di lapangan Khatib Sulaiman, Situjuah Batua, Selasa (15/1), tidak dihadiri Gubernur Sumbar Wagub Muslim Kasim.

Harga Tomat Naik 100 Persen PAYAKUMBUH, HALUAN — Harga kebutuhan dapur masyarakat di Kota Payakumbuh, beranjak naik sejak hari Minggu (13/1) lampau. Kaum ibu yang berbelanja di Pasar Ibuh merasa prihatin, dengan kenaikan sejumlah harga barang tersebut. Cabai keriting lokal misalnya naik Rp6 ribu menjadi Rp28 ribu per kg, harga pekan lalu hanya sebesar Rp22 ribu per kg. Cabai dari luar menjadi Rp26 ribu per kg dari 20 ribu per kg sebelumnya, cabai hijau mengalami kenaikan sebesar Rp6 ribu dari Rp18 ribu per kg pekan lalu menjadi 22 ribu per kg kemarin, harga tomat naik 100 persen dari Rp4 ribu per kg menjadi Rp8 ribu per kg. Untuk bawang merah asal Solok sejauh ini mengalami kenaikan Rp2 ribu per kg menjadi Rp18 ribu per kg. Keterangan beberapa pedagang di Pasar Ibuh, Payakumbuh, kemarin menyatakan, harga bawang impor dari Rp9 ribu sepekan lalu beranjak naik menjadi Rp14 ribu per kgnya. Sedangkan harga bawang putih yang biasanya dijual pedagang pengecer Rp16 ribu per kg di pasar Ibuh, saat ini naik menjadi Rp20 ribu per kg. Alasan pedagang pasokan bawang putih dari Sumatera Utara, menurun. Sementara itu, harga ikan air tawar jenis nila seberat dua ekor per kg, sebelumnya Rp22 ribu per kg naik menjadi Rp24 ribu per kg. Nila ukuran yang lebih kecil Rp22 ribu per kg, harga ikan gurami sedikit turun dari Rp32 ribu per kg sebelumnnya menjadi Rp30 ribu per kgnya. Kenaikan harga tersebut lebih dipicu akibat pasokan berkurang di pasar dan permintaan konsumen cendrung meningkat untuk berbagai keperluan termasuk kenduri. Salah seorang konsumen cabai ibu rumah tangga Murniati (45) dalam keterangannya di Payakumbuh, menuturkan, harga cabai memang masih meningkat, dalam minggu ini harga cabai keriting mengalami kenaikan, namun seminggu kedepan harga itu diharapkan stabil kembali, sebab cuaca mendukung, petani bisa panen. Untuk harga sayuran seperti buncis Rp7000 per kg turun menjadi Rp6000 per kg, tomat Rp8000 per kg, walter Rp6 ribu per kg, kol putih naik dari Rp4 ribu menjadi Rp5 ribu per kg.(h/zkf)

Poskeskel Padang Kaduduak Diresmikan PAYAKUMBUH, HALUAN — Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Mukhtar, meresmikan pemakaian gedung Pusat Kesehatan Kelurahan (Poskeskel) di Kelurahan Padang Kaduduak, Kecamatan Payakumbuh Utara, Selasa (15/1). Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung papan nama Poskeskel Padang Kaduduak, dan penandatanganan prasasti, didampingi Asisten I Yoherman, SH.S.Sos dan Kadiskes dr. Hj. Merry Yuliesday, MARS dan Camat Payakumbuh Utara Novriwandi, SH, disaksikan ratusan warga setempat. Pada peresmian Poskeskel itu, Wawako Suwandel meminta kepada masyarakat Padang Kaduduak agar dapat memanfaatkan keberadaan Poskeskel dengan sebaik-baiknya dalam upaya peningkatan kesehatan warga. Poskeskel tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengobatan dasar, tetapi juga berperan sebagai sentra promosi kesehatan serta pengamatan penyakit menular atau kewaspadaan dini terhadap wabah penyakit. Keberadaan Poskeskel Padang Kaduduak ini, dikatakan Wawako, merupakan salah satu program pemerintah daerah dalam bidang peningkatan kesehatan masyarakat dengan konsep manajemen service excellent. Selain mengajak masyarakat memanfaatkan poskeskel, Wawako juga menghimbau tenaga medis kesehatan agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Disampaikan Wawako Suwandel, selain obat, sikap empati dan keramahan dari tenaga medis merupakan salah satu faktor yang mendukung percepatan kesembuhan pasien. Oleh karena itu, Wawako sangat berharap tenaga medis dapat bekerja dengan tulus melayani masyarakat. Pusat Kesehatan Kelurahan Padang Kaduduak merupakan poskeskel ke 14 yang telah berdiri di Kota Payakumbuh. Keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan Payakumbuh yang selama ini telah dikenal sebagai salah satu kota sehat di Indonesia. Dalam sambutannya Kadis Kesehatan dr. Merry Yuliesday menyampaikan Poskeskel Padang Kaduduak menghabiskan anggaran sebesar Rp310 juta yang terdiri dari bangunan fisik, alat kesehatan, mobiler serta 1 unit kendaraan operasional roda dua. (h/smt)

PANEN PERDANA — Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, bersama Kadis Pertanian, Peternakan, Perikanan, Perkebunan dan Kehutanan Ir. Yufnani Away, Sekretaris Dinas Pertanian setempat, Ir. H. Depi Sastra, Camat Payakumbuh Timur Yunida Fatwa melakukan panen perdana n perdana pada ubinan sawah demplot, Selasa. HUMAS

KEMATIAN DIDUGA TAK WAJAR

Jasad Erniati Diotopsi PAYAKUMBUH, HALUAN — Keinginan pihak keluarga Almarhumah Erniati (69), warga kelurahan Padang Tangah, kecamatan Payakumbuh Barat, kota Payakumbuh, Selasa (16/1) siang, meminta bantuan polisi untuk mengotopsi jasad Erniati yang dimakamkan sekitar 12 hari yang lalu. Pihak keluarga yang diwakili Tito Idrus (43), menduga ada kejanggalan terhadap kematian orang tua mereka. Sebelum jasad Erniati dimakamkan 2 Januari lampau, pihak keluarga mendapati berbagai luka memar di sekujur tubuh wanita tersebut. Awalnya, Erniati meninggal terjatuh saat berada dikamar mandi rumahnya. Ketika itu, ia persis berada sendirian dirumahnya di Padang Tangah. Saat jasad dimandikan sebelum dikubur, pihak keluarga menemukan beberapa luka memar yang terdapat di kaki, bagian tangan dan belakang telingan jasad tersebut.

Pihak keluarga pun hanya mendiamkan hal tersebut, tetapi pada tanggal 14 Januari pihak keluarga mulai curiga terkait luka memar yang terdapat di jasad orang tua mereka dan langsung melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. “Keluarga almarhum melaporkan adanya kejanggalan yang didapati di tubuh almarhum. Pihak keluarga mengaku kematian Erniati tidak wajar dan untuk itu makam almarhum kita bongkar serta dilakukan otopsi,” ungkap AKBP Rubintoro Suhada Kapolres Payakumbuh didampingi Kasatreskrim AKP Jeffrizal Jarrun kepada Haluan. Pembongkaran makam yang dibantu warga sekitar serta mendapat pengamanan ketat dari pihak kepolisian itu, berjalan lancar. Tim ahli forensik Kepala Bidang Dokter Kesehatan Polda Sumbar AKBP Adang Azhar serta 2 rekannya , didatangkan untuk mengotopsi jasad Erniati yang

sempat menjadi tontonan warga setempat. “Beberapa sampel dari tubuh korban yang kita curigai telah kita ambil dan akan dibawa kelabor. Karena perlu pemeriksaan lanjutan terkait sampel korban untuk mengetahui kematiannya,” AKBP Adang Azhar. Otopsi yang dilakukan di pemakaman korban itu, berlangsung sekitar 3 jam lebih. Untuk hasilnya otopsi tersebut , pihak forensik memerlukan waktu sekitar 1 minggu lagi. Tetapi, untuk hasil sementara, Adang Azhar mengatakan memang terdapat beberapa bekas memar. Beberapa bagian tubuh jasad tersebut, dibawa pihak forensik untuk penelitian lebih lanjut. Berupa beberapa bagian kulit tangan, kulit kaki, kulit bagian belakang telinga serta organ dalam korban. Pihak kepolisian pun telah memeriksa 6 orang dan merupakan orang terdekat dari korban. (h/ ddg)

Begitu pula dengan upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Lurah Kincia Situjuah Batua, Makam Pahlawan Situjuah Banda Dalam dan Makam Pahlawan Situjuah Gadang. Peristiwa Situjuah, merupakan rangkaian dari PDRI sebagai Hari Bela Negara. Bahkan, Dandim 0306 Limapuluh Kota Letkol Inf Trisno Widodo yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Batalyon 131 Brajasakti Payakumbuh, tampil langsung sebagai Inspektur Upacara Peringatan Peristiwa Situjuah. Ia membacakan amanat tertulis Gubernur Sumbar. Dalam amanatnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan, peristiwa Situjuah rangkaian sejarah PDRI 1948 selama 7 bulan, namun sudah ditetapkan Pemerintah Republik Indonesia sebagai Hari Bela Negara, sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Nomor 28 tahun 2006. Tidak hanya sebuah peristiwa yang diperingati, tetapi harus diresapi maknanya bahwa perjuangan yang dilakukan para pejuang adalah untuk menciptakan kesejahteraan bagi generasi penerusnya. Selepas memimpin upacara, Letkol Infanteri Trisno Widodo bersama Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo, Kepala Kesbangpol Linmas Sumbar, Irvan Khairul Ananda, Wabup Limapuluh Kota, Asyirwan Yunus, Kapolres Payakumbuh AKBP Rubintoro Suhada, DPRD dan para pejabat sipil atau militer, mengikuti upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Lurah Kincia, Makam Pahlawan Situjuah Banda Dalam dan Makam Pahlawan Situjuah Gadang. Upacara tabur bunga juga diiikuti Pilidar, janda Kapten Thantawi Abdullah, syuhada yang meninggal dalam peringatan Peristiwa Situjuah. Selain Pilidar, hadir pula putra

pejuang Khatib Sulaiman, putra-putri Mayor Makinudin HS, keluarga Syamsul Bahri, dan keluarga para pejuang atau anggota BPNK yang gugur dalam Peristiwa Situjuah. Keluarga para pejuang Peristiwa Situjuah berharap, Taman Makam Pahlawan Lurah Kincia dijadikan sebagai Cagar Sejarah. “Kami sangat berharap, Lurah Kincia Situjuah Batua dijadikan sebagai cagar sejarah, sehingga generasi penerus, dapat mengambil nilai-nilai keteladanan dalam peristiwa Situjuah,” kata Haji Khairuddin, putra sulung Mayor Makinuddin. “Tahun depan, kita meminta pemerintah kabupaten membentuk panitia setiaknya sebulan sebelum acara, peringatan Peristiwa Situjuh seperti tahun-tahun sebelumnya, supaya pejabat teras Propinsi Sumbar bisa hadir di Situjuh batur,” kata Eka Kurniawan Sago, tokoh masyarakat Situjuah, ketika diminta komentarnya dengan ketidak hadiran gubernur menambahkkan. Selain tidak dihadiri Gubernur, upacara Peringatan Peristiwa Situjuah ke-64 juga tidak dihadiri bupati/wali kota di Sumbar, seperti pada upacara tahun-tahun sebelumnya. Kendati demikian, antusiasme rakyat dan keluarga pejuang Peristiwa Situjuah 15 Januari 1949, tidak luntur sedikit pun. Walau upacara digelar sedikit lebih siang, tapi ribuan rakyat Situjuah Limo Nagari, tetap tumpah-ruah di lapangan Khatib Sulaiman, untuk menyaksikan upacara militer. Pada malamnya, Karang Taruna Genta Pejuang Nagari Situjuahbatua menggelar pesta rakyat selama 5 hari 5 malam di pasar Nagari Situjuahbatua. Dibuka Wakil Bupati Asyirwan Yunus dengan mendatangkan sejumlah artis Minangkabau, seperti Edi Cotok dan Wati Muno. (h/zkf/ddg)

Safari Dakwah PKS Disambut Meriah PAYAKUMBUH, HALUAN — Kedatangan rombongan Safari Dakwah Sumatera DPP PKS ke 3, di Kota Payakumbuh, Selasa (15/1), disambut penuh antusias warga kota. Rombongan tersebut sebelum tatap muka dengan warga kota, dijamu makan siang oleh Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, di Taman Bunga Pendopo rumah dinas kediaman walikota, dengan menghadirkan seluruh jajarannya sampai ke kelurahan, LPM serta unsur kelompok pengajian serta dari Kantor Kementerian Agama Payakumbuh. “Kegiatan Safari Dakwah ini, mudah-mudahan akan menambah motivasi pemko, dalam menjadikan Payakumbuh sebagai kota yang relegius,” ucap Walikota Riza memberi sambutan dalam acara tersebut. Kedatangan ustadz-ustadz dari PKS, diha-

WALIKOTA Riza Falepi dipasangkan rompi dan topi dalam acara silaturahim rombongan tim Safari Dakwah 3 DPP PKS saat melewat. rapkan akan menambah semangat pemko untuk memacu peningkatan pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat ke depan. “Doa-doa dari ustadz Tim Safari Dakwah di Payakumbuh, sangat kami harapkan, untuk kemaslahatan warga kota Payakumbuh,” harap Riza.

Usai memberi sambutan, Walikota Riza memberikan cenderama mata kepada DPP PKS ketua rombongan Safari Dakwah PKS, yang diterima Chairul Anwar. Sebaliknya, walikota juga menerima rompi PKS yang dipasangkan langsung pengurus DPP-PKS di depan

ratusan undangan yang hadir dalam acara tersebut. Di antara pengurus dan anggota DPR-RI dan DPD yang hadir Hermanto, Ansyori, Idris dan H. Refrizal. Sedangkan, di antara pengurus DPC PKS Payakumbuh yang hadir tampak Suparman, Trivenindra, Hamdi Agus dan Edison. Acara Safari Dakwah itu, menurut Ketua DPP-PKS Chairul Anwar, rutin dilakukan DPP PKS di saat menjelang pelaksaanaan Pemilu Legislatif. “Selain bertujuan untuk melakukan tabligtablig di kota-kota yang dilewati, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memanaskan mesin partai

menyambut Pemliu Legislatif,” ujarnya. Menurut Chairul, yang juga putera daerah Luak Limopuluah ini, Payakumbuh merupakan kota sedang yang punya rencana pembangunan yang jelas dan akan menjadi kota yang maju di masa depan. Karena itu, PKS pun juga punya komitmen tinggi untuk memajukan Payakumbuh, dengan berusaha menambah pos anggaran dalam APBN. “Kalau rencana pembangunan sangat jelas, tertuang dalam RPJMD dan RPJMP, sudah barang tentu PKS akan mendukungnya,” sebut Chairul.(h/smt)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

BUKITTINGGI, AGAM DAN PADANG PANJANG 13

44 Pasar Tradisional Direnovasi

AGAM, HALUAN— Sebanyak 44 unit pasar tradisional di Agam akan di renovasi dengan dana DAK sarana perdagangan tahun anggaran 2013 sebesar Rp950,5 juta.

PERBAIKI SAMPAN— Salah seorang nelayan di Pantai Pasia Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara tengah memperbaiki sampan, mereka tetap semangat untuk pergi melaut meskipun beberapa hari belakangan tangkapan menurun. Biasanya para nelayan menggunakan sampan ini untuk menuju bagan sebelum pergi melaut. RAHMAT HIDAYAT

LINGKAR Refnaldi jadi Plt Kabag Kesra AGAM, HALUAN- Untuk menggantikan sementara tugas mantan Kabag Kesra Agam Edi Osman yang meninggal dunia 2 pekan lalu, Kabag Umum Refnaldi ditunjuk sebagai pelaksana tugas terhitung sejak 7 Januari 2013. Menurut Kepala BKD Agam REFNALDI Dafrines Selasa (15/1) kemarin, penunjukkan Refnaldi berdasarkan surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor K.26-20/V.24-25/99 tanggal 10 Desember 2001 tentang Tatacara Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil sebagai pelaksana tugas. Pelaksana tugas menjalankan tugasnya di bagian Kesra sampai dilantiknya Kabag Kesra baru yang defintif. Dalam menjalankan tugas pejabat pelaksana tugas tidak memiliki kewenangan mengambil atau menetapkan pembuatan Dp3, penetapan surat keputusan hukumam disiplin dan mengkonsultasikan hal-hal yang bersifat prinsipil mengenai kebijakan seperti keuangan serta personil kepada Bupati Agam. Dengan ditunjuknya Refnaldi menjadi Plt Kabag Kesra dan Kemasyarakatan diharapkan semua pelayanan kemasyarakat berjalan sebagai mana mestinya. Sementara itu Refnaldi sendiri yang dikonfirmasi Haluan membenarkan penunjukannya sebagai pejabat Plt Kesra dan siap menjalankan tugas yang dipikulkan dan serah terima pekerjaan telah dilakukannya. (h/ks)

PEMBATASAN BBM SUBSIDI

Pemko Belum Tentukan Kebijakan PADANG PANJANG, HALUAN— Seiring diterbitkannya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) No 1 tahun 2013, tentang pembatasan pemakaian Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi kendaraan operasional pemerintah per 1 Februari mendatang, hingga saat ini Pemko Padang Panjang mengaku belum mengambil kebijakan khusus terhadap pembatasan pemakaian BBM bersubsidi. “Kita belum melakukan pembahasan mengenai surat

edaran Kementrian ESDM tersebut. Karena, belum adanya pemberitahuan tertulis mengenai kebijakan itu,” kata Asisten II Setdako Padang Panjang Sonny Budaya Putra kemarin. Diakui Sonny, sampai saat ini Pemko Padang Panjang belum menerima surat pemberitahuan mengenai kebijakan itu. Jikapun akan diterapkan sesuai tanggal yang telah ditetapkan katanya, Pemko Padang Panjang akan segera melakukan pembahasan khu-

sus terkait pemangkasan anggaran. “Ada beberapa kendala yang harus dipertimbangkan menyikapi Permen ESDM itu. Diantaranya APBD 2013 yang telah dalam tahap evaluasi Gubernur, serta belum adanya SPBU yang khusus melayani penjualan BBM non Subsidi,” pungkas Sonny didampingi Kabag Perekonomian Indra Gusnady. Disebutkan, jika edaran tersebut memang akan diterapkan secara keseluruhan oleh

kabupaten dan kota di Sumatera Barat, berkemungkinan akan dilahirkan kebijakan khusus yang akan dilakukan. Seperti penyesuaian harga BBM dan himbauan penghematan pemakaian BBM oleh lembaga pemerintahan. “Kita juga berharap dengan kebijakan yang akan dilakukan juga dibarengi dengan pemenuhan fasilitas pengisian BBM non Subsidi, karena dari dua buah SPBU yang ada belum ada pengisian BBM non subsidi,” pungkasnya.(h/yan)

Pemkab Agam Bangun Hutan Rakyat

Badan jalan yang runtuh di Tanah Taban Jorong Marambuang Nagari Baringin Palembayan beberapa waktu lalu kini telah diperbaiki dengan membangun jalan baru di samping yang runtuh tersebut.KASRA SCORPI

AGAM, HALUAN— Sebagai upaya rehabilitasi lahan dan lingkungan Pemkab Agam tahun 2013 ini membangun seluas 230 hektare hutan rakyat. Lokasi pembangunannya di Kecamatan Ampek Nagari 50 hektare, Palembayan 50, Tilatang Kamang 50,Kamang Magek 50 dan di Kecamatan Palupuh 30 hektare, sementara pada tahun 2012 lalu telah direalisir pembangunan hutan rakyat seluas 265 hektare. Menurut Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Agam Ir. Yulnasri, pelaksanaan pembangunaanya diserahkan kepada kelompok masyarakat di sekitar lokasi. Dinas Hutbun hanya bertindak sebagai pembina teknis. Dana pembangunannya berasal dari dana alokasi khusus (DAK), yang langsung ditransfer ke rekening kelompok. Sementara itu berbagai kalangan di Agam meminta agar pelaksanaan pembangunan hutan rakyat betul-betul dilaksanakan sesuai dengan ketentuan teknis dan pada lokasi yang tepat, karena pembangunan dan upaya rehabilitasi hutan selama ini terkesan asalasalan. Bahkan lokasi penanaman pohonnya ada yang dilakukan dalam hutan yang telah ada dengan menebangi pohonnya dan mengganti dengan pohon baru. Untuk itu pihak berkompeten harus mengawal program ini secara ketat. Selain itu upaya pencegahan penebangan hutan lebih diperketat untuk mencegah ptaktik illegal loging yang indikasinya masih terlihat.(h/ks)

Perlunya renovasi pasar tersebut karena kondisinya tidak layak, bahkan banyak yang seperti “ hidup segan mati tak mau”. Dikatakan Kabid Pasar Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Agam Khairul Koto, S. Sos Selasa kemarin,berdasarkan data pada 44 pasar tradisional itu terdapat 58 unit toko, 356 unit kios, dan 31 unit los yang ”hukumnya wajib” direnovasi. ”Dan dari 50 lebih pasar tradisional yang ada, 18 pasar drainasenya tidak berfungsi, 28 tidak memiliki WC umum, 26 pasar tidak memiliki tempat sampah (TPS), dan 32 pasar tidak memiliki tempat parkir yang membuat lingkungannya tidak kondusif, “ungkap Khairul. Sedangkan sejumlah pasar lagi perlu pembangunan baru dan rehabilitasi berat, seperti Pasar Hulu Banda Malalak Barat yang hancur akibat gempa bumi 30 September 2009 sampai kini belum dibangun, sehingga aktifitas transaksi berlangsung di pinggir jalan. ”Tapi untung, setelah terhenti sejak tahun 2009 lalu, tahun 2013 ini Agam memperoleh lagi DAK bidang sarana perdagangan Rp950,5 juta yang dapat digunakan untuk pembangunan Ditambahkannya, dana DAK sarana perdagangan 2009 telah digunakan untuk membangun Pasar Serikat Pakan Salasa Kamang Hilia kecamatan Kamang Magek. (h/ks)

TUAN RUMAH TDS 2013

Padang Panjang Siap PADANG PANJANG, HALUAN— Sukses sebagai salah satu daerah penyelenggara ivent Tour de Singkarak (TdS) dalam beberapa tahun terakhir, Kota Padang Panjang mengaku siap untuk menjadi tuan rumah (start dan finish) pelaksanaan ivent balap sepeda internasional itu pada tahun 2013 ini. “Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, kita tetap mengusulkan sebagai salah satu lokasi etape TdS. Untuk mendukung itu, kita sudah siapkan berbagai fasilitas,” kata Wakil Walikota Padang Panjang Edwin didampingi Kabag Humas Ampera Salim. Dikatakan, sesuai hasil keputusan rapat bersama yang melibatkan Dinas PU, Porbudpar, kepolisian, Satpol PP dan Dinas Perhubungan, disimpulkan bahwa Kota Padang Panjang siap menjadi tuan rumah ivent balap sepeda internasional TdS 2013. “Sesuai hasil survey ISO beberapa waktu lalu, Padang Panjang dianggap memenuhi persyaratan menjadi daerah penyelenggara, karena memiliki hotel yang representatif sebagai tempat menginap pembalap dan official tim,” ujar Edwin. Ditambahkan Ampera Salim, pada pelaksanaan TdS tahun lalu Kota Padang Panjang hanya menjadi lokasi star. Sementara untuk tahun ini, diusulkan untuk lokasi finish di depan BRI Padang Panjang. Sedangkan untuk star, direncanakan akan dipusatkan di Lapangan Khatib Sulaiman Bancah Laweh. “Semoga usulan ini diterima dan Padang Panjang bisa menjadi tuan rumah TdS 2013. Karena jelas, akan banyak manfaat dari pelaksanaan ivent ini, khususnya dalam menggairahkan perekonomian masyarakat,” kata Ampera.(h/yan)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14

SIJUNJUNG Lansek Manih

Kantor Baru Camat Sijunjung Diresmikan SIJUNJUNG, HALUAN — Ratusan masyarakat tumpah ruah bersama Bupati serta rombongan dan Muspida juga undangan dalam peresmian kantor baru Camat Sijunjung, (14/ 1). Pembangunan yang menyisakan 3 kantor camat di Kabupaten Sijunjung tersebut menurut Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin adalah murni dari pajak yang dibayarkan dan terakumulasi dalam bentuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). “ Pembangu7nan yang kita laksanakan berasal dari pajak yang kita bayarkan, terakumulasi dalam APBD. Begitu juga kantor camat yang kita bangun, ini dari APBD 2012,” ucap Bupati kepada Haluan. Bupati dalam sambutannya sebelum meresmikan kantor camat Sijunjung yang menelan dana Rp1,3 milyar tersebut berharap agar dengan adanya kantor baru sebagai refhres bagi karyawan dan motivasi peningkatan kinerja dan pelayanan terhadap masyarakat. Disamping itu, bupati juga menyerahkan secara simbolis bantuan terhadap masyarakat berasal dari dana Badan Amil Zakat (BAZ) daerah untuk 6 penerima bantuan perbaikan rumah di Kecamatan Sijunjung. Selain itu 3 kartu Jamkesda dan juga 3 kartu Jamkesmas kepada masyarakat yang berhak. (h/cw-eep)

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

MUSRENBANG TINGKAT NAGARI

Sistem Baik, Pembangunan Cepat Terealisasi SIJUNJUNG, HALUAN — Ketua DPRD Sijunjung, Mukhlis R dalam membuka langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat nagari di Nagari Lalan Kecamatan Lubuk Tarok Selasa (15/1).

25.000 e-KTP Sudah Diterima SIJUNJUNG, HALUAN — Kabupaten Sijunjung telah menerima sebanyak 25 ribu kartu elektronik KTP atau e-KTP dari sejumlah 238.000 ribu jiwa masyarakat Kabupaten Sijunjung. Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Yenuarita, SH. Mkn kepada Haluan, (15/1) Jumlah e-KTP yang diterima tersebut menurut Yenuarita yang lebih dikenal Yen Mama tersebut hanya diperuntukkan bagi Kecamatan Sijunjung. “ Kita telah terima kartu e-KTP sebanyak 25 ribu. Ini khusus untuk Kecamatan Sijunjung saja terlebih dahulu dan secara bertahap menyusul. Kartu tersebut telah kita serahkan ke kecamatan Sijunjung dan secara simbolis diberikan oleh Bupati pada launching hari jadi Kabupaten pada 11 Januari kemarin,” tuturnya. Elektronik KTP tersebut akan dibagikan pada awal Februari 2012 nanti paling lambat, dan pembagiannya akan disentralkan di Kantor Camat Sijunjung. Camat Sijunjung,, Kasman, BA mengatakan hal tersebut. Keterangannya, kartu tersebut akan dibagikan kepada masyarakat sesuai dengan kategori yang nanti ditentukan panitia melalui uji sidik jari di kantor Camat Sijunjung. “ Nanti kita bagikan paling lambat itu awal Februari, caranya panitia yang menentukan bagaimana kategori pembagiannya. Kita sentralkan di kantor Camat karena alat untuk uji sidik jari kan terbatas, tidak mungkin kita serahkan kartu tersebut ke masing-masing wali nagari atau jorong. Kita menjaga kevalidan dan ketercapaian pembagian,” tutur Camat Sijunjung.( h/cw-eep)

BANTUAN — Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin saat memberikan bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat, penyerahan kartu Jamkesda dan Jamkesmas pada rangkaian acara peresmian kantor baru Camat Sijunjung, (14/1). Dalam kesempatan tersebut bupati menyampaikan ungkapan terimakasih kepada masyarakat yang telah mendukung pembangunan dengan membayar pajak. ELFA FUADIANSYAH

Pelayanan Pensiun di Pos Makin Menurun SIJUNJUNG, HALUAN — Kepala PT Pos Indonesia cabang Pos Muaro Sijunjung Darmawan, SH mengungkapkan bahwa pelayanan dana pensiunan semakin tahun grafiknya semakin menurun. Disebabkan oleh kompetitor lain dan juga faktor utama semakin sedikitnya jumlah pensiunan. Namun kepada Haluan, Senin (14/ 1) ia mengatakan Pos tidak merasa kekurangan pemasukan, karena PT Pos Indonesia memiliki jenis pelayanan yang beragam dan selalu mengutamakan pelayanan yang baik dan maksimal. Kerjasama pembayaran dana

pensiunan yang dilakukan bersama PT. Taspen tersebut aku Darmawan sesuai fakta bahwa PT Pos merupakan pihak ketiga yang melakukan kerjasama pertama dari jenis pelayanan dana pensiunan yang dilakukan pihak lain. Hal ini menurut Darmawan menunjukkan rasa kepercayaan yang tinggi serta kerjasama yang terjalin baik antara PT Taspen dengan PT Pos. “ Meski banyak competitor lain pada saat ini yang juga melaksanakan pembayaran dana pensiunan namun kita tidak merasa ini merugikan, sebab selain itu wajar dan juga di POS sendiri memiliki

jasa pelayanan yang banyak. Disamping itu sesuai dengan moto ayo ke POS maka kita semakin memberikan pelayanan terbaik setiap waktu,” ungkapnya. Lebih lanjut, “ Selain itu kita mengutamakan disini bukan hanya kuantitas dan jumlah kerjasama. Kepercayaan dan kerjasama yang terjalin baik menjadi motivasi bagi kita. Layaknya itu pulalah yang kita jalin selama ini bersama PT Taspen dimana pihak ketiga yang melayani dana pensiunan dari PT Taspen itu yang pertama kita, PT Pos Indonesia,” tutur kepala cabang POS Muaro Sijunjung. (h/cw-eep)

Mukhlis mengatakan, pembangunan itu akan terealisasi dengan cepat apabila tersistem baik dan dalam waktu yang secepat-cepatnya. Menurutnya, aplikasi perencanaan yang ditata dan diusulkan segera tersebut menjadi patokan dan pedoman bagi aplikasi pembangunan lainnya. “ Semakin cepat diusulkan maka semakin cepat dianalisa oleh yang berkompeten. Pada akhirnya bisa saja dijadikan tolak ukur bagi pengusulan dari kegiatan di daerah lain. Meski tipikal daerah tidak sama dan keputusannya final pada waktu yang sama namun usulan perencanaan pembangunan yang lebih dahulu menjadi bahan pertimbangan bagi usulan lain,” kata ketua DPRD. Lebih lanjut, pada Musrenbang pertama tingkat nagari yang diadakan pada tahun anggaran 2013 tersebut, Wali Nagari Lalan Darwan. M juga mengemukakan hal senada dengan penyampaian ketua DPRD, bahwa niat dari daerah yang ia pimpin untuk lebih awal merencanakan dan mengusulkan kegiatan-kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan di nagarinya, dengan tujuan terciptanya nagari madani dan berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “ Kita rencanakan ikuti musrenbang lebih awal agar selanjutnya nagari kita tidak lagi sibuk dengan perencanaan kegiatan lainnya.

Dengan harapan kita pertama diikutkan dalam Musrenbang maka usulan kegiatan pembangunan kita juga bias dipertimbangkan lebih optimal,”ungkap wali nagari. Kegiatan yang dimulai pada pukul 10.30 WIB di aula kantor wali nagari Lalan tersebut diawali dengan ekspos kegiatan di nagari Lalan selama 2012. Sebanyak 15 item kegiatan pembangunan dari hasil Musrenbang 2011 berhasil dilaksanakan dengan pagu dana dari APBD sebesar Rp1.880.276.000. sementara pada 2012 dari hasil Musrenbang 2011 terlaksana 10 item kegiatan dengan pagu dana Rp4.641.357.000. Hal ini menurut Camat Lubuk Tarok, Ahmad Zakri merupakan sebuah prestasi luar biasa. “ Sebuah prestasi luar biasa, dimana setiap tahunnya kegiatan banyak teraplikasi,” katanya. Camat Lubuk Tarok juga berharap bahwa kedepan pembangunan yang dilaksanakan di Nagari Lalan semakin menunjukkan prestasi dan meningkat. Untuk 2014 nanti, juga digambarkan sebanyak 92 item usulan pembangunan masyarakat seperti pembangunan Polindes di Jorong Rumbai, usulan MKP di Lalan, dan pelatihan jamur tiram yang diandalkan oleh Jorong Batu Ajung dengan akan difasilitasi oleh fasilitator kecamatan dan fasilitator teknis serta PL dari program PNPM. (h/cw-eep)

= KEHILANGAN 1 BH STNK SEPEDA MOTOR HONDA BA 5732 JY. ATAS NAMA MASDA SIMBOLON. HILANG DARI ULAKKARANG MENUJU KOMPLEKS NUGO MAS. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT

= KEHILANGAN 1 BPKB MOBIL TOYOTA AVANZA 1300 G TAHUN 2006 PLAT BA 1719 RG. A/N IDAL SUBAKTI. HILANG ANTARA CANDUNG BUKITTINGGI. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT

1BHSTNKSEPEDAMOTORHONDA BEAT BA 4660 BY. A/N MUHAMMAD MARTIN. HILANG DARI LUBUK BUAYA S/D SITEBA. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT

BUKITTINGGI JUAL TANAH + LOSMEN LAMA. JL. A. YANI, +/500M DR JAM GADANG, STRATEGIS, LT 387M2 TP, KONTAK: 0818-18-5678 1BHSTNKSEPEDAMOTORHONDA

DIBUTUHKAN SEORANG WANITA UNTUK BEKERJA DI STUDIO FOTO. SYARAT: MINIMAL SLTA/ SEDERAJAT. USIA 19 - 25 THN, MENGUASAI PHOTOSHOP DAN COREL, JUJUR DISIPLIN, BERPENGALAMAN, PAS PHOTO, KIRIMKAN LAMARAN KE KANTOR HALUAN JLN. DR. HAMKA LANUD PADANG >> Editor : Atviarni

FIT X BA 6440 NF ATAS NAMA ERMANITA. HILANG ANTARA AUR KUNING BUKITTINGGI. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT = RUMAH

DIJUAL :RUMAH SERTIFIKAT HAK MILIK PRIBADI LANTAI II KAMAR 4, TELPON, SUMUR BOR, BEBAS TSUNAMI, ALAMAT KOMPLEKS TARUKO I BLOKLNO.27BYPASSPADANG. HUBUNGI: 0811663031085274295047 >> Penata Halaman: Jefli


EKONOMI BISNIS 15

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

Diskon 30 Persen di The Body Shop

The Body Shop di Basko Grand Mall memberikan diskon 30 persen khusus untuk body butter. DARA

PADANG,HALUAN—The Body Shop di Basko Grand Mall memberikan diskon 30 persen khusus untuk body butter. Demikian dikatakan Santi Store Leader The Body Shop, Selasa (15/1). Ia mengatakan, di dalam body butter terdapat formula yang akan meresap ke dalam kulit, sehingga dapat membantu menjaga kelembapan kulit hingga 48 jam. The Body Shop Indonesia, yang produknya mencakup

perawatan tubuh dan wajah berbahan dasar alami atau natural ini juga memberikan diskon kepada member dengan syarat pembelian tiga produk. “Akan diberikan diskon sebesar 20 persen untuk produk-produk tertentu kepada member yang membeli tiga produk,” terangnya lagi. Cara menjadi member sangat mudah lanjutnya, belanja produk dengan nilai Rp500 ribu, akan langsung

terdaftar sebagai member. Total belanja ini juga bisa diakumulasikan selama dua bulan. Selain promo tersebut, The Body Shop juga memberikan pelayanan konsultasi kecocokan produk yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. “Dengan menerapkan sistem tanya jawab, produk yang kita tawarkan akan di arahkan dengan tipe kulit dan kebutuhan si pembeli,” tambahnya, Semenjak kehadiran the

body shop di BGM, ia mengakui produk make-up dan fragrance yang paling dicari oleh para konsumen. Saat ini, The Body Shop juga memiliki produk unggulan lainnya yakni Dreams Unlimited Eau de Perfume yang memberikan wangi alami tahan seharian. Produk ini ditawarkan dengan harga Rp379 ribu. Tidak hanya itu saja, jenis Eau de Toilette memberikan ketahanan wangi selama delapan

jam ditawarkan dengan harga Rp279 ribu. Serta merek White Musk Libertine dengan harga yang sama. Untuk pria, The Body Shop juga memiliki aneka produk seperti facial foam untuk bercukur dan facial wash untuk pembersih wajah. Dikatakannya, The Body Shop sangat peduli pada lingkungan Alam karena peng-gunaan bahan alami yang terkandung disetiap produknya.(h/cw-dra)

Perbankan Untung Rp84,9 Triliun JAKARTA, HALUAN— Industri perbankan tanah air kian ‘subur’ meraup laba bersih yang terus tumbuh dari tahun ke tahun. Meskipun terjadi krisis finansial global, namun bank dalam negeri terus menunjukkan kinerja fantastis.

Minyak Mentah Turun di Asia JAKARTA, HALUAN- Minyak mentah di Asia pada perdagangan Selasa (15/1) melemah. Hal ini picu kesepakatan plafon utang AS sehingga berpotensi membebani harga minyak. Minyak mentah AS merosot 24 sen menjadi US$93,90 per barel melalui transaksi elektronik di New York Mercantile Exchange (NYMEX). Sedangkan minyak jenis Brent turun 25 sen menjadi US$111,63 per barel di London. Pelemahan juga dipengaruhi ekspektasi kenaikan persediaan minyak AS selama sepekan terakhir. Analis memperkirakan stok minyak mentah naik 2 juta barel per 11 Januari. Pada data per 4 Januari stok minyak mentah naik 1,3 juta barel. Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun memperingatkan Kongres mengenai penolakannya untuk menaikkan plafon utang Amerika Serikat pada bulan depan. Sebab dapat memicu kekacauan ekonomi dan pemerintah. Sementara harga emas naik 0,3% ke US$1.675,70 per troy ons, harga perak naik 0,3% ke US$31,21 per ons dan harga tembaga turun 0,1% ke US$3,6 per pon. Sedangkan bursa saham Asia lebih banyak tertekan seperti indeks Nikkei naik 0,7%, indeks Hang Seng turun 0,2%, indeks STI turun 0,4%, indeks Shanghai naik 0,6%, indeks Kospi turun 1,1%, indeks ASX lebih rendah 0,07%. (h/inl)

TRANSAKSI DI ATM— Nasabah Bank BCA sedang melakukan transaksi di ATM BCA. Industri perbankan tanah air kian ‘subur’ meraup laba bersih yang terus tumbuh dari tahun ke tahun.BI mencatat pertumbuhan laba bersih perbankan hingga November 2012 mencapai Rp 84,862 triliun. IST

Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan laba bersih perbankan hingga November 2012 mencapai Rp 84,862 triliun atau meningkat sekitar 18% dari periode yang sama tahun 2011 yang hanya sebesar Rp 69,446 triliun. Demikian dikutip dari Bank Indonesia tentang Statistik Perbankan Indonesia November 2012, Selasa (15/1). Peningkatan laba bersih perbankan masih ditopang dari sisi pendapatan bunga bersih yang hingga November 2012 mencapai Rp 188 triliun atau meningkat dibandingkan pada November 2011 yang sebesar Rp 161 triliun. Sementara itu, kredit yang diberikan hingga November 2012 mencapai Rp 2.647,93 triliun atau lebih

tinggi jika dibandingkan pada November 2011 yang hanya sebesar Rp 2.164,91 triliun. BI juga mencatat kredit macet perbankan hingga November 2012 mencapai Rp 38 triliun. Sejalan dengan pertumbuhan kredit yang tinggi, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan juga meningkat pesat. November 2011 tercatat DPK perbankan hanya sebesar Rp 2.644,74 triliun namun mengalami peningkatan pada November 2012 hingga menjadi Rp 3.130,51 triliun. Adapun undisbursed loanatau kredit yang belum dicairkan per November 2012 mencapai Rp 296,13 triliun. Selain itu, total aset industri perbankan dalam negeri mencapai Rp 3.628 triliun hingga November 2012. (h/dtk)

CV FAMILY PISCES

Pemasok Lele Terbesar di Sumbar PADANG, HALUAN- Upaya pembudidayaan ikan yang dilakukan Irwandi sejak 1882 lalu, kini menuai hasil yang maksimal. Kegigihan lulusan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Bung Hatta (UBH) Padang itu membudidayakan ikan lele jenis sangkuriang, menjadikannya sebagai salah satu pemasok ikan jenis sangkuriang terbesar di Sumbar. Selain membudidayakan ikan lele, ia juga membuka pelatihan, dan membina berbagai kelompok usaha di kawasan Pasie Nan Tigo

untuk budidaya ikan gurame, patin dan ikan nila. “Saya sudah memulai usaha ini sejak saya lulus SMA dengan modal menjual motor yang di berikan oleh orang tua saya. Alhamdulillah, usaha yang awalnya mulai dengan modal keberanian ini, sekarang sudah menjadi lapangan usaha baru bagi orang banyak,” ujarnya. Dikatakan setelah usahanya berkembang pesat seperti saat ini, banyak SKPD kabupaten/kota serta provinsi di Sumbar, yang datang untuk melihat sekaligus melakukan

studi banding. “Peserta yang datang tidak hanya dari Dinas Kelautan dan Perikanan, namun juga dari dinas tenaga kerja kabupaten/kota. Tak jarang dari mereka sampai menginap disini, untuk mendapatkan bekal yang cukup, dan matang selama pelatihan berlanngsung,” ungkap kepala P2MKP Sumbar itu lagi. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Panjang Candra yang berada dilokasi mengatakan, selain untuk melakukan

pelatihan, Dinas Pertanian Padang Panjang ingin melakukan ikatan kerjasama dengan budidaya ikan lele Family Pisces tersebut. Kerjasama itu, nantinya berupa pembudidayaan ikan lele, pengolhan, dan pemasaran. “Alhamdulillah Family Pisces merespon keinginan kami itu dengan baik. Mereka juga tertarik, untuk bekerjasama. Karena, dengan kerja sama itu, harga ikan lele baik siap saji maupun mentah bisa dinormalkan dipasaran,” terangnya. (h/ mg-fra/wis)

Kolam lele Irwandi di kawasan Pasie Nan Tigo. PARWIS

Ekonomi Kreatif TANGKELEK CLOTHING

Sehari Omset Bisa Rp3 Juta

Tangkelek Clothing, berlokasi di Jalan S. Parman Ulak Karang. IST PADANG,HALUAN—Tangkelek, dalam bahasa Minang diartikan sebagai sandal kayu, tetapi bukanlah produk tersebut yang dijual di toko ini.

Akan tetapi, yang menjadi unik justru yang dijual adalah baju kaos dengan desain tulisan ala Minang yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Minangkabau.

Kebutuhan akan desain baju kaos khas Minang yang belum ada di Kota Padang, membuat tiga pemuda kreatif Febri Rusdi, Khalid Arafah dan Seski Febri Resta merintis usaha Tangkelek Clothing Tangkelek Clothing, berlokasi di Jalan S. Parman Ulak Karang. Jika ditanya ke muda-mudi kota Padang dewasa ini, pasti mereka mengenal Tangkelek. Hal ini dikarenakan dari ide kreatif Tangkelek yang cukup sukses untuk mengakomodir kebutuhan akan baju khas Minangkabau. Seski mengisahkan Tangkelek berdiri pada tanggal 14 April 2009, Tangkelek berdiri dengan mengambil tempat usaha lantai tiga Plaza Andalas. Dengan modal usaha Rp7

juta, saat ini Tangkelek telah memiliki cabang di kota Bukittinggi. Untuk cabang Bukittinggi, berlokasi di Jalan Sudirman Simpang Ganting. Lalu, musibah gempa 30 September 2009, melanda kota Padang, Tangkelek masih tetap mempertahankan usaha dan memutuskan pindah lokasi ke Jalan S.Parman 187 simpang lampu merah Ulak Karang. Untuk produksi baju, lanjutnya, dilakukan di Padang dalam jumlah dibawah 30 buah. Untuk baju dalam skala besar, di produksi di kota Bandung. Mampu membaca peluang yang ada, begitulah mereka bekerja. Pada saat itu, baju khas minang yang belum ada di kota bengkuang ini mereka jadikan lading berwirausaha.

Mereka yang berwisata, ke kota ini, juga dijadikan sasaran pasar oleh mereka. “Di Jogjakarta, ada usaha kaos yang menggambarkan budaya tradisional mereka, begitu juga Bali seperti Jogger. Mengapa tidak kita coba terapkan di Padang toh bisa jadi peluang usaha yang sangat menguntungkan,” katanya kepada Haluan Selasa (15/1). Dalam satu hari, rata-rata penjualan bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta. dua minggu menjelang lebaran, penjualan bisa mencapai 100 lebih baju dalam sehari. Bahkan dua hari menjelang lebaran, bisa melebihi 200 baju. Modal awal ia dapatkan dari meminjam di Koperasi. Dari modal

tersebut mereka kembangkan Tangkelek. Saat ini ia mengakui masih dalam tahap merintis agar menjadi lebih besar. Akan tetapi, untuk menjaga kekhasan Tangkelek, ia mengakui tidak ada rencana untuk menambah outlet di kota lain. Jadi, kalau orang ingat Tangkelek, yang terbayang di benak mereka adalah Padang dan Bukittinggi Dalam menjalani bisnis, banyak suka duka yang dialami. Untuk suka, ketika meraih untung, telah pasti menjadi kebahagiaan. Untuk dukanya, ia mengakui ketika kesalahan cetak baju. Hal tersebut bisa menyebabkan kerugian. Begitu juga ketika ada complain dari pelanggan. (h/cw-dra)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


16

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

Beli BB, Gratis Power Bank PADANG,HALUAN—Researh In Motion (RIM) juga tengah melakukan promo di Basko Grand Mall (BGM). Promo yang dilakukan di depan tenan Sport Stantion ini, telah dimulai sejak 1 Desember dan berakhir pada tanggal 31 Januari mendatang.

PROMO —RIM di Basko Grand Mall berikan Hadiah langsung Power Bank eksklusif setiap pembelian BlackBerry Curve 9320 atau 9220 dan BlackBerry Bold 9900, 9790 di gerai gerai resmi BlackBerry. DARA

TI Blackberry redeem, Aron mengatakan, promo yang diusung oleh RIM ini adalah “Tetap eksis di tahun baru”. Untuk daerah Padang, RIM memilih BGM karna merupakan salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Sumbar. Dalam promo ini dapatkan hadiah langsung Power Bank eksklusif setiap pembelian BlackBerry Curve 9320 atau 9220 dan BlackBerry Bold 9900, 9790 di gerai gerai resmi BlackBerry, bisa langsung ditukar dengan Power Bank 500 mAh seharga Rp350 ribu. Selain di stand ini, penukaran juga bisa dilakukan di gerai resmi seperti Erafone, Global Teleshop, Oke Shop dan Selular Shop. Disaat penukaran, diharuskan membawa Smartphone beserta dus. Selanjutnya kuitansi pembelian haruslah sesuai dengan tanggal periode promo. “Identitas pengenal wajib di tunjukkan saat penukaran hadiah. Satu identitas, diperbolehkan menukar maksimal empat powerbank, dengan

catatan empat produk yang dibeli tipenya berbeda yakni Curve 9320 dan 9220, serta Bold 9900 dan 9790. Kuitansi pembelian wajib dicap oleh petugas di booth penukaran hadiah “katanya pada Haluan Selasa (15/1). Terdapat empat varian warna dari bonus powerbank ini, diantaranya biru, pink, hijau dan putih. Warna, bisa dipilih sesuai dengan persediaan yang ada. Dikatakannya, target awal dari RIM di BGM adalah 600 powerbank dalam dua bulan. Akan tetapi, saking antusiasnya masyarakat, jumlah 600 tersebut telah habis dalam waktu selama dua minggu. Saat ini telah ada inden mencapai 300. “Permintaan inden ini secara bertahap akan kita penuhi. Kalau barang telah datang, kita akan langsung hubungi konsumen. Permintaan yang cukup besar ini sudah diprediksi sebelumnya. Pasalnya, Blackberry Gemini/ curve ini ditawarkan dengan harga yang cukup terjangkau,” tutupnya. (h/cw-dra)

KAMPANYE BULAN MUTU DIMULAI

K3 jadi Perhatian Utama PTSP PADANG, HALUAN— PT Semen Padang menyiapkan program Safety Message Service (SMS) Gateway untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan menekan kerugian yang ditimbulkan oleh kecelakaan kerja. Program untuk mencapai zero accident tersebut akan dilaunching dalam waktu dekat. “SMS Gateway ini untuk menekan angka kecelakaan kerja, karena masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan hal utama yang menjadi perhatian penting PT Semen Padang . Di PT Semen Padang, kepedulian terhadap K3 juga menjadi kewajibandan tanggung jawab semua pihak, baik karyawan organik maupun outsourcing,” kata Direktur Utama PT Semen Padang Munadi Arifin saat pembukaan Kampanye Bulan Mutu dan K3 Nasional, di Plaza Kantor Pusat,

Selasa (15/1). Kampanye Bulan Mutu dan Bulan K3 Nasional diperingati setiap tanggal 12 Januari- 12 Februari. Di PT Semen Padang, kegiatan itu diawali dengan upacara bendera yang melibatkan seluruh karyawan Semen Padang Group. Pembukaan Kampanye Bulan Mutu dan Bulan K3 Nasional di PT Semen Padang ditandai dengan penekanan sirine oleh Direksi Semen Padang dan panitia, serta pelepasan balon berhadiah. Agar penerapan K3 terinternalisasi dengan baik di perusahaan, Munadi mengimbau kepada seluruh jajaran di perusahaan untuk memberikan dukungan dan berpartisipasi aktif terhadap programprogram yang dilaksanakan. Mendoron partisipasi karyawan, PTSP menggelar berbagai kegiatan dalam rangka Bulan Mutu dan K3

tahun 2013 ini, seperti Seminar K3, inovation award, tim K3 Teladan, Circle Autonomous Maintenance terbaik, Penanaman Pohon, donor darah dan kegiatan lain yang terkait K3 dengan tujuan untuk meningkatkan budaya Kesehatan dan Keselamatan kerja (K3). Kepada panitia, Munadi mengharapkan agar dapat merealisir rencana kerja dengan berpedoman kepada Safety Policy yang telah ditetapkan manajemen, sehingga akan menghasilkan kegiatan yang dapat memunculkan ide-ide kreatif untuk inovasi demi kemajuan perusahaan. Pada kesempatan itu, Munadi juga menekankan tentang pentingnya kesadaran seluruh jajaran terhadap K3. Untuk itu, dia mengharapkan peran aktif Tim K3LH unit kerja untuk menggiatkan sosialisasi, inspeksi

internal dan menjalankan programprogram kerja K3 untuk perbaikan terhadap sumber-sumber bahaya. Disamping itu juga dituntut peran aktif para Ahli K3 Perusahaan yangtersebar di unit-unit kerja dalam mengawal setiap aktivitas kerjaselalu mematuhi ketentuan peraturan perundangundangan tentang K3. Terkait target kinerja perusahaan, Munadi menyampaikan hal-hal yang perlu menjadi perhatian di tahun 2013, yakni penyelesaian Rehap Pabrik harus “on Skedul”, Proyek separator Pabrik Indarung II/III dan jalur material indarung V, Optimalisasi Klinker Faktor, Ketersediaan batubara, penyelesaian proyek coal mill Indarung IV & Optimalisasi coal mixing, pengoptimalan profit margin dan efisiensi biaya, dan Proper Hijau. (h/vid)

Pembukaan Kampanye Bulan Mutu dan Bulan K3 Nasional di PT Semen Padang ditandai dengan penekanan sirine oleh Direksi Semen Padang dan panitia, serta pelepasan balon berhadiah. IST

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Jefli


RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

17

Cepat Lambat, Barca Akan Kalah BARCELONA, HALUAN — Barcelona memang punya laju yang sangat impresif di La Liga musim ini. Meski demikian, Andres Iniesta memperingatkan rekan-rekannya untuk tetap menjaga fokus. Barca menutup paruh pertama La Liga musim ini dengan kemenangan 3-1 atas Malaga akhir pekan lalu. Tambahan tiga poin itu membuat Azulgrana kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 55 poin. Jumlah poin itu juga menjadi rekor baru di La Liga. Kemenangan atas Malaga juga membuat Barca menutup paruh pertama musim ini tanpa kekalahan. Dari 19 laga yang sudah dijalani, tim besutan Tito Vilanova itu meraih 18 kemenangan dan hanya sekali seri. Kendati Barca tampil begitu superior sejauh ini, Iniesta tak mau terlena. Dia memperingatkan rekan-rekannya bahwa suatu saat Barca juga bisa kalah. "Cepat atau lambat kekalahan pertama akan datang," ujar Iniesta seperti dikutip Soccerway. "Meski demikian, sebisa mungkin kami mencoba untuk menjaga rentetan tak terkalahkan. Kami merasa baik dan paruh pertama musim kami nyaris sempurna." "Angka-angka ini hanya berarti di akhir musim. Kami ingin ada di performa yang sama di bulan Mei," imbuh midfielder internasional Spanyol itu.(h/net)

MENUJU SEMIFINAL — Pelatih Fiorentina Vincenzo Montella menargetkan kemenangan atas mantan klubnya AS Roma pada perempat final Coppa Italia, nanti malam, Kamis (17/1) dinihari WIB. UEFA

Fiorentina Mimpi ke Semifinal FIRENZE, HALUAN — Semenjak jadi pelatih dan tidak bekerja untuk AS Roma, Vincenzo Montella belum pernah bisa mengalahkan klub lamanya itu. Akankah Fiorentina bisa ia loloskan ke semifinal Coppa Italia?

ANDREA INIESTA

Rabu malam besok, atau Kamis (17/1/2013) dinihari WIB, Montella akan memimpin La Viola melakoni pertandingan perempatfinalnya melawan Roma di Stadio Artemio Franchi. Fiorentina mungkin masih dibayang-bayangi kekalahan mereka dari tim tersebut di awal Desember lalu. Di per-

tandingan Serie A, bertempat di Stadio Olimpico, Roma menaklukkan Manuel Pasqual dkk. dengan skor 4-2. Kekalahan tersebut membuat Montella terlihat biasabiasa saja buat pendukung Roma. Sebabnya, sudah tiga kali ia menghadapi "Serigala" sebagai pelatih, tapi belum sekalipun meraih kemenangan.

Di musim lalu, saat masih menukangi Catania, Montella cuma bisa menahan imbang klub lawasnya itu, yakni dengan skor 1-1 dan 2-2. Saat menjadi pemain, Montella adalah salah satu penyerang top Roma di era 2000-an. Penyerang berjulukan L'Aeroplanino alias "Pesawat terbang kecil" itu berseragam Giallorossi sampai 10 tahun, (999-2009) -- walaupun sempat dipinjamkan ke Fulham dan Sampdoria. Ia pernah menjadi salah satu tandem sehati Francesco Totti. Montella bahkan pernah dipercaya menjadi pelatih Roma di paruh kedua musim

2000/2001, sebagai pengganti Claudio Ranieri yang mengundurkan diri. Walaupun pekerjaannya tergolong bagus, tapi di akhir musim ia tidak diberi kontrak permanen karena Roma telah kepincut Luis Enrique. Di musim ini, sebagai pelatih Fiorentina, Montella berhasil mengilapkan talentanya sebagai pelatih bertangan dingin. Klub tersebut mulai beredar di papan atas dan saat ini berada di peringkat kelimat. Dari 20 pertandingan mereka menang 10 kali, seri lima kali, dan kalah lima kali. Besok malam Montella

akan membuktikan apakah kali itu ia bisa menemukan celah Roma dan memberikan kemenangan buat Fiorentina. Minimal ia akan dibantu juga oleh dua anak buahnya yang juga pernah bermain untuk klub ibukota tersebut: Alberto Aquilani dan David Pizarro. Untuk dicatat, Coppa Italia adalah trofi terakhir yang dimenangi Fiorentina. Mereka menjuarai edisi 2000/2001, ketika di final mengalahkan Parma dengan skor agregat 21. Setelah itu, klub yang pernah identik dengan Gabriel Batistuta itu tak pernah meraih piala apapun.(h/net)

MANAJEMEN Manchester City menargetkan akan “membajak” pemainpemain Barcelona

Presiden City Dekati Top Barca BARCELONA, HALUAN — Diam-diam Manchester City telah berupaya mengontrak beberapa figur top di Barcelona. Bukan cuma pemain yang dibidik, petinggi klub

juga ditawari untuk pindah ke Inggris. Tudingan bahwa City berupaya 'membajak' pemain dan anggota manajemen Barcelona dilontarkan langsung oleh presiden klub, Sandro Rosell. Disebutkan kalau upaya tersebut sudah dilakukan The Citizens paling tidak dalam beberapa musim terakhir. Menyusul akusisi yang dilakukan oleh Abu Dhabi United Group, City memang terus mengumpulkan pemainpemain terbaik dunia. Dan banyaknya bintang di Barcelona membuat City tertarik merekrut beberapa nama untuk

>> Editor : Rakhmatul Akbar

dibawa ke Etihad Stadium. "Ada upaya dilakukan City, di semua level struktur klub ini. Tapi tak satu pun yang berniat pergi," sahut Rosell seperti diberitakan Marca. The Citizens secara resmi sudah mengontrak beberapa mantan petinggi Barcelona. Mereka adalah mantan direktur Ferran Soriano dan juga Txiki Begiristain. Sementara untuk pemain, sejauh ini baru Yaya Toure yang diboyong ke Kota Manchester. "Mereka mencoba memancing di sini, tapi tak ada ikan tersisa untuk didapatkan," lanjut Rosell.(h/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA POJOK ARENA

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

Semen Padang Rawan Denda

PSSI Payakumbuh Susun Pengurus PAYAKUMBUH, HALUAN — Tim formatur yang dipercaya peserta Muskot ( Musyawarah Kota ) PSSI Payakumbuh berhasil menyusun kabinet sepakbola Payakumbuh 2013 – 2017, setelah melakukan sidang Minggu sore sampai Senin, 13-14 Januari 2013, di Balai Kota Payakumbuh. Pada pengurus bermaterikan sebanyak 39 orang di luar Ketua Kehormatan, serta Penasehat dan Pembina itu, Ketua terpilih Tri Venindra,SE, dibantu 5 wakil ketua masing – masing Ostimardi, Abdullah, Iyut Fitra, Eri Bestari, dan Husin Daruhan,SH. Sebagai sekretaris dibantu 2 wakil serta dua bedahara, dipercayakan kepada Epiwardi, Syafrizal, Fitra Jaya Bersama, Epi Jaya, serta Dodi Putra. Kepungurusan juga dilengkapi 2 komisi, disiplin dan komisi Etika, diketuai Amirwan dan Suardi. Mereka dibantu 18 bidang, mulai bidang organisasi, hukum, fair play, Iptek dan media, kompetisi, alih status, keamanan, media dan sport medicine, sepakbola usia dini/ muda, futsal, sepak bola wanita, SDM,prestasi,wasit, keuangan, promosi, marketing, serta bidang diklat. Menurut ketua terpilih, Tri Venindra,SE, berkas susunan kepengurusan PSSI Kota Payakumbuh 2013 – 2017 sudah diantar ke Pengprov PSSI Sumbar di Padang untuk diterbitkan SK ( Surat Keputusan ) serta bakal dilantik sesegera dan bisa bekerja, dan menindak lanjuti program–demi program kerja sebagai amanah dari peserta Muskot.(h/snt)

PADANG, HALUAN — Panpel pertandingan Semen Padang pada AFC Cup 2013 rawan didenda. Karenanya sikap penonton di Padang pada sebuah laga internasional, akhir tahun lalu sempat diwarnai dengan penyulut asap dan kembang api diharapkan tak terulang lagi pada kompetisi antar klub Asia 2013.

AFC CUP — Tim Verifikasi AFC akan meninjau homebase Semen Padang yang akan berlaga di kompetisi Asia, AFC Cup untuk melihat kesiapan panpel menggelar pertandingan. Selain itu, penonton juga diharapkan untuk dapat bersikap baik selama menonton pertandingan. DOKUMEN

PSSI Panggil Pemain Timnas U23

Lemkari Gelar Ujian Kyu PADANG, HALUAN — Awal tahun 2013 ini dimulai pengurus Daerah Lembaga Karate-Do Indonesia (Pengda Lemkari) Sumatra Barat dengan menggelar kembali ujian kyu Semester I. Ketum Lemkari Sumbar Firdaus Ilyas menyebutkan hal ini sudah sesuai dengan program kerja Lemkari Sumbar serta AD/ART Lemkari. “Sudah saatnya dilaksanakan Januari ini ujian kyu semester I di masing-masing Pengcab Lemkari," terang Firdaus kemarin DAN VI Lemkari itu menyebutkan ujian digelar secara serentak di kabupaten/kota. "Kepada seluruh pelatih Pengcab, pelatih dojo agar mempersiapkan para karatekanya menyongsong ujian kyu tersebut," tambah Firdaus Ilyas yang saat itu didampingi Ferry Suardi, Sekum Lemkari Sumbar. Ujian kyu tersebut akan digelar serentak di masing-masing Pengcab Lemkari kabupaten/ kota se-Sumbar, kecuali Pengcab Lemkari Bukittinggi. Sementara itu, Ketua Komtek Lemkari Sutrsino AB, akan langsung menugaskan beberapa anggota MSH untuk bisa memantau sekaligus menjadi koordiantor teknis saat ujian nanti. (h/mat)

JAKARTA, HALUAN — PSSI akan memanggil sebanyak 58 pemain untuk menjalani seleksi timnas Indonesia U-23. Tim ini nantinya diproyeksikan tampil di SEA Games 2013 Myanmar. Hal ini ditegaskan oleh manajer timnas U-23, Edi Nurinda Susila. Menurutnya manajemen timnas tengah menyusun rencana bersama koordinator timnas terkait waktu pelaksanaan seleksi yang rencananya akan digelar 20 atau 25 Januari mendatang. "Ada dua alternatif lokasi untuk pelatnas. Satu di Jakarta dan dua

alternatifnya di Malang," katanya di Kantor PSSI Senayan Jakarta. Menurut dia, secara umum pelatnas timnas untuk SEA Games 2013 akan terbagi atas tiga tahap. Tahap pertama Januari-Maret, April-Mei dan Oktober hingga SEA Games. Libur hanya dilakukan selama puasa hingga hari raya. Namun ketika disinggung mengenai nama-nama pemain yang akan dipanggil, Edi enggan membeberkan lebih lanjut. Saat ini pihaknya masih akan mengurus SK dari KONI karena surat itu adalah

dasar untuk menjalani pelatnas. "Pokoknya pemain terbaik. Untuk nama nanti akan kami rilis secepatnya," kata pria yang juga anggota Bidang Pembinaan Usia Muda PSSI itu. “Dana yang digunakan untuk pelatnas dari PRIMA. Makanya SK sangat dibutuhkan. Kemungkinan satu dua hari ke depan SK akan keluar," tambahnya. Pada seleksi tahap awal ini, sebanyak 58 pemain akan diseleksi menjadi 30 pemain di bawah arahan pelatih timnas U-23 Aji Santoso.(h/net)

“Kami berharap ini tak terjadi lagi. Saya yakin temanteman pendukung tim Semen Padang di AFC Cup nanti bisa bersikap dewasa. Jangan sampai terjadi penyulutan kembang api dan sejenisnya hingga pelemparan botol air karena AFC telah menetapkan denda Rp50 juta pelanggaran hal itu,”kata Media Officer (MO) Semen Padang, Ronny J Suhatril saat dihubungi Haluan, tadi malam, usai mengikuti Workshop AFC Cup di Kuala Lumpur. Menurutnya, hari pertama workshop AFC Cup yang dibuka oleh Direktur Kompetisi John Windsor itu menitikberatkan aturan kompetisi yang didalamnya membahas pengelolaan media, disiplin dan pelanggaran penonton. Selain itu, tim AFC juga akan melakukan verifikasi kesiapan tim menghadapi kompetisi kelas dua di Asia ini. Tak hanya homebase Semen Padang FC, stadion H Agus Salim, yang akan diverifikasi, tim AFC juga akan menginspeksi hotel yang akan digunakan tim tamu dan perangkat pertandingan sebagai tempat menginap saat menjalani laga away penyisihan grup E AFC Cup 2013. “Untuk stadion, akan ada pengecekan kondisi dan kapasitas lampu penerangan stadion, kelengkapan ruangan pendukung, seperti ruangan medis, dopping, security, ruang ganti, media, lapangan dan

papan skor,”kata Ronny yang mendampingi manajer Semen Padang FC, Asdian. Tim AFC yang akan melakukan pengecekan kesiapan Semen Padang FC menjadi homebase akan dipimpin Jack Subramaniam, Direktur Kompetisi AFC Cup 2013 didampingi pihak World Sport Grup yang akan memegang hak siar kompetisi ini. Semen Padang mewakili Indonesia ke ajang AFC Cup setelah menjuarai IPL 2012. Kendati menjadi juara kompetisi, AFC menilai Kabau Sirah baru pantas bermain di AFC Cup, bukan Liga Champions Asia (LCA). Pada AFC Cup ini, Semen Padang tergabung di grup E, bersama Kitchee FC(Hongkong), Churchil Brother (India) dan Singapore Armed Forces. Saat bertanding menghadapi Kitchee FC, Semen Padang akan bertanding di Stadion Kuan O. Klub asal Hongkong ini memiliki 4 pemain asing, satu dari Pakistan dan tiga dari Spanyol. Sementara Singapore Armed Forces yang didukung tiga pemain Jepang dan satu Kroasia ini, Semen Padang akan dijamu di Stadion Jalan Besar. Hanya saja, saat tandang ke India, Semen Padang tak bertanding di homebase Churchil Brother karena tengah direnovasi. “Kami akan bertanding di Puna, 350 Km dari Goa, homebase Churchil Brother (h/mat)

Roy Suryo Janji Bantu Percepatan Dana SEA Games JAKARTA, HALUAN — Persiapan atlet SEA Games Indonesia untuk mempertahankan gelar juara umum terkendala masalah pencairan dana. Baru saja dilantik, Roy Suryo berjanji akan membantu pencairan dana SEA Games 2013. Persiapan atlet-atlet Indonesia untuk menggelar pemusatan latihan SEA Games 2013 masih banyak yang terkendala pencairan dana. Ada dana sebesar Rp. 1,9 triliun sampai saat ini belum cair dari pemerintah. Demi memperjuangkan target mempertahankan gelar juara umum SEA Games, Roy Suryo

berjanji akan mempercepat proses pencairan dana tersebut hingga bisa dioptimalkan untuk menggelar training center. "Saya sudah berkomunikasi dengan Komisi X DPR agar permasalahan dana cepat selesai. Meski belum ada rapat internal. Tapi yang penting atlet jangan sampai terbebani masalah gaji dan pendanaan lainnya," ujar Roy Suryo di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (15/1/2013). "Kita mohon doa restunya kita akan bertahan sebagai juara umum, tapi ini sangat berat karena itu nanti SEA Games di Myanmar yang po-

sisinya berbeda dengan SEA Games sebelumnya di Palembang. Palembang kita kan tuan rumah dan bisa berstrategi dalam pengaturan cabang olahraga. Tapi kalau di Myanmar tidak," sambungnya. Roy yang sudah mulai berkantor sore ini mengatakan selain menangani masalah dana, ia juga akan segera melakukan konsolidasi dengan pihak internal Kemenpora. "Jumat nanti saya mengajak seluruh keluarga besar Kemenpora untuk melakukan konsolidasi secara internal. Agar semua bisa terselesaikan," simpulnya.(h/net)

PS Pasbar Tantang Semen Padang FC PASBAR, HALUAN — Tim PS Pasaman Barat siap memberikan perlawanan dengan tim terbaik Indonesia, Semen Padang FC dalam sebuah uji tanding di Stadion Mini Datuak Marajo, Kampuang Pisang, Kinali, Sabtu (19/1). Bagi tim yang berkekuatan pemain peraih medali perak Porprov XII 2012 lalu itu, pertandingan ini penting sebagai bagian dari persiapan ke Divisi I PSSI, Februari mendatang. “Kehormatan bagi kami untuk bisa bermain dengan tim sekelas Semen Padang FC yang notabene juara Indonesia Premier League (IPL) 2012, ”kata manajer PS Pasbar, Reflin yang didampingi pelatih kepala, Mukhti Zulpa dan

Asisten Pelatih Muslim Chandra serta Ujang kepada Haluan di Simpang Ampek kemarin (15/1). U n t u k menghadapi pertandingan yang jadi rangkaian pesta Pasbar memperingati HUT ke 9 kabupaten ini, Reflin akan menurunkan p e m a i n terbaiknya untuk bisa mengimbangi permainan Semen Padang yang bakal mentas di kompetisi Asia, AFC Cup, Maret mendatang. “Walaupun pertandingan ini ujicoba

namun pemain akan bermain maksimal. Kita ingin mengukur sejauh mana kualitas pemain hingga saat ini, sehingga pada saat pertandingan di devisi satu kita benarbenar siap terjun,” tegas Reflin. Soal target, Reflin tidak mau sesumbar. Ia h a n y a menyebutkan, soal hasil itu dirinya hanya berserah kepada Allah SWT, karena timnya hanya diminta untuk bermain maksimal dengan baik dan benar. “Soal point yang akan diraih, tak usah kita bahas

dulu, yang terpenting Rinto dan rekan-rekannya mampu menampilkan permainan terbaiknya. Itu sudah cukup,” ujar Mukhti Zulpa menimpali. Terpisah, Dirut PT KSSP (Kabau Sirah Semen Padang), Erizal Anwar menyebutkan pihaknya akan memberangkatkan tim, Jumat (18/1) ke Pasbar sebagai bagian dari tour Sumbar. “Kami juga tak main-main dengan laga ini dan tetap menurunkan pemain terbaik, termasuk Edward Wilson Junior yang jadi icon Semen Padang sejak tiga tahun lalu. Kami berharap, kehadiran Semen Padang ke Pasbar dapat mendekatkan tim ke pecinta Kabau Sirah yang ada di sana (Pasbar, red),kata Erizal. (h/dka)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


LUAR NEGERI 19

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

NOTES

Wanita Muslim Resmi Diangkat Menjadi Ketua Parlemen Singapura SINGAPURA, HALUAN — Seorang wanita muslim hari ini resmi diangkat sebagai ketua parlemen Singapura. Wanita itu menggantikan ketua parlemen sebelumnya yang mundur setelah mengaku berselingkuh. Dengan pelantikannya ini, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (14/1/2013), Halimah Yacob menjadi ketua parlemen wanita pertama di Singapura. Wanita berumur 58 tahun itu sejak awal merupakan satu-satunya

kandidat untuk posisi tersebut. Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong telah menunjuk wanita berjilbab itu sebagai pengganti Michael Palmer. Menurut PM Lee, Halimah memiliki pengalaman yang mumpuni dalam pergerakan buruh, kerja sosial dan pendidikan pra-sekolah. Halimah diyakini akan mampu menjalani tugas barunya dengan baik. Penunjukkan Halimah dilakukan sebulan setelah pen-

PBB Dukung Perancis Serang Mali

Muammar Qadhafi Jadi PM 16 JANUARI 1970 — Muammar Qadhafi (28 tahun), menjadi Perdana Menteri (PM) Libya dalam waktu 4 bulan sesudah menggulingkan Raja Idris. Muammar Abu Minyar al-Qaddafi (lahir d i S u r t , Tr i p o l i t a n i a , 7 J u n i 1 9 4 2 – meninggal di Sirte, 20 Oktober 2011 pada umur 69 tahun) adalah penguasa otokratis de facto Libya dari 1969 sampai 2011, setelah merebut kekuasaan dalam kudeta militer. Sebagai hasil dari perang saudara Libya terbentuklah Dewan Transisi Nasional (NTC). Kekuasaan Gaddafi semakin tergerus dengan pengakuan domestik dan internasional terhadap NTC. Dia menghapuskan Konstitusi Libya tahun 1951 dan menerapkan undang-undang berdasarkan ideologi politiknya. Kekuasaan yang hampir 42 tahun telah menempatkannya menjadi penguasa terlama sebagai pemimpin non-kerajaan keempat sejak tahun 1900 dan terlama sebagai pemimpin penguasa Arab. Dia menyebut dirinya sebagai ‘the Brother Leader’, ‘Guide of the Revolution’, dan ‘King of Kings (Raja segala raja). Setelah berhasil merebut kekuasaan, Gaddafi mulai menghilangkan oposisi dan kehidupan warga Libya menjadi dibatasi. Gaddafi menggunakan miliaran pendapatan minyak untuk proyek-proyek internasional. Perserikatan Bangsa-bangsa menyebut Libya di bawah Gaddafi sebagai Negara Paria. (h/wkp)

LINGKAR

MANDI MASSAL— Sejumlah umat Hindu turut ambil bagian dalam ritual mandi massal (Shahi Snan) dalam rangka festival Kumbh Mela di Allahabad, India, Senin (14/01). REUTERS/JITENDRA PRAKASH

Obama Minta Kenaikan Jatah Utang

Jam Operasi Ritel Besar Dibatasi SEOUL, HALUAN — Pemerintah Korea Selatan menyetujui undang-undang nasional untuk membatasi jam operasi dari pengecer besar. Kebijakan tersebut diambil untuk melindungi toko-toko kecil. Ketentuan tersebut mulai berlaku tiga bulan mendatang. Jam operasi pengecer besar dibatasi mulai pukul 10.00 hingga tengah malam. Semula pengecer besar bebas beroperasi selama 24 jam penuh. Mereka juga diharuskan tutup pada setiap hari Minggu, seperti kebijakan yang selama ini sudah diterapkan. Aturan penutupan pada setiap hari Minggu tersebut telah diadopsi oleh dewan kota, termasuk di ibu kota Seoul. Langkah tersebut diambil meski para pengecer besar menuduh tindakan tersebut sebagai kebijakan diskriminatif. Bulan Oktober 2012, pejabat kota Seoul, sebagaimana dikutip AFP, Selasa (15/1/2013), menindakoutlet ritel Amerika Serikat raksasa, Costco. Perusahaan tersebut dinilai melanggar aturan karena tetap buka pada hari Minggu. ( h / k c m )

KECELAKAAN KERETA API

19 Orang Tewas, 107 Luka-luka KAIRO, HALUAN — Sebuah kereta yang mengangkut tentara di Mesir mengalami kecelakaan. Peristiwa ini menewaskan 19 orang dan melukai 107 orang lainnya. Kereta yang membawa tentara wajib militer tersebut tengah melaju dari wilayah selatan Mesir menuju kamp militer di Kairo. Tiba-tiba, dua gerbong kereta tersebut keluar dari rel dan anjlok. Seperti dilansir AFP, Selasa (15/1/ 2013), insiden ini terjadi Selasa (15/1) dini hari, tepat setelah wilayah Badrasheen, Giza. Pejabat kementerian kesehatan Mesir menuturkan, lebih dari 60 ambulans dikirimkan ke lokasi kejadian. Para petugas penyelamat terus berjibaku mencari korban selamat maupun mengevakuasi korban tewas. Gerbong yang anjlok dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Bahkan ada beberapa korban yang terjebak di antara bangkai gerbong kereta yang ringsek tersebut. Menurut pejabat tersebut, para korban luka kini telah dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapat perawatan medis. Insiden ini merupakan insiden terbaru yang terjadi di Mesir dan semakin menyoroti buruknya sistem transportasi di Mesir. Yang cukup memprihatinkan, insiden ini terjadi tepat dua minggu setelah Menteri Tranportasi yang baru dilantik. Pada November 2012 lalu, sebanyak 50 anak sekolah tewas dalam kecelakaan bus di pusat kota Mesir. Kecelakaan ini terjadi antara bus dengan kereta. Belakangan diketahui, penyebabnya adalah petugas operator sinyal kereta tertidur dan tidak menyalakan rambu-rambu penanda kereta akan melintas. Buruknya manajemen dan perawatan sejumlah rel dan kereta di Mesir disebut-sebut turut menjadi pemicu cukup seringnya kecelakaan kereta di Mesir. Kecelakaan paling parah terjadi pada tahun 2002 lalu, saat sebuah kereta terbakar dan menewaskan lebih dari 360 penumpangnya. (h/dtc)

dahulunya, Michael Palmer tibatiba mengundurkan diri dari parlemen dan partai berkuasa, People’s Action Party (PAP). Palmer meletakkan jabatannya karena skandal seks yang menghebohkan publik. Palmer yang telah beristri ini mengakui berselingkuh dengan seorang staf lembaga hukum setempat. Palmer mengakui dirinya terlibat ‘hubungan tidak pantas’ dengan seorang staf lembaga People’s Association (PA). (h/dtc)

Obama WASHINGTON, HALUAN — Presiden AS Barack Obama menyatakan Amerika bukan merupakan “bangsa yang pemalas”. Pernyataan itu disampaikan berkaitan dengan sikap Republikan yang tidak pasti menyetujui kenaikan pagu utang AS. Pada saat konferensi pers di Gedung Putih, Obama mengatakan akan “tidak masuk akal” untuk menggunakan batas pinjaman sebagai sebuah bahan perundingan. Tetapi Ketua DPR dari Republik John Boehner mengatakan pemotongan anggaran pengeluaran harus disertai dengan kenaikan pagu utang federal. Pinjaman AS diperkirakan akan mencapai batas US$16,4 trilliun, pada Februari mendatang kecuali anggota parlemen dapat melakukan perubahan kebijakan. Dalam keterangan pers Senin (14/1) atau sepekan sebelum upacara pelantikan Presiden Obama untuk masa jabatan kedua di Washington DC. Dengan sebuah kesepakatan untuk mencegah kondisi yang

disebut jurang fiskal dari pemotongan anggaran yang cukup tajam dan kenaikan pajak, Obama menghadapi perdebatan mengenai masalah anggaran dengan anggota parlemen dari Republik. Presiden yang berasal dari Partai Demokrat ini memperingatkan anggota parlemen dari Republik agar mereka bermain politik terhadap batas pinjaman utang yang akan berakhir dalam waktu dekat. Dia meminta Republikan yang berada di DPR untuk menyetujui kenaikan pinjaman untuk membayar obligasi - tanpa mengharapkan konsesi kebijakan. Kondisi ekonomi Perdebatan mengenai masalah pagu utang antara Kongres dan Obama berakhir pada Juli 2011 lalu, setelah negara itu hampir gagal dan mengalami penurunan peringkat utang, serta goncangan pasar keuangan. “Kepercayaan penuh dan kredit AS bukan merupakan alat tawar menawar. Dan mereka (Republikan) sebaiknya memutuskan dengan cepat karena waktu sema-

kin pendek,” kata Obama. Dia mengatakan sangat senang untuk berdebat mengenai masalah kebijakan fiskal AS, tetapi hanya setelah kenaikan batas utang dilakukan. “Kami bukanlah sebuah bangsa yang pemalas,” kata dia. “Ketika saya ingin berkompromi dan mencari kesamaan bagaimana menurunkan defisit, Amerika tidak dapat menghasilkan debat lain dengan Kongres mengenai apakah atau mereka harus membayar tagihan yang telah mereka menangkan.” Dia menambahkan :” Apa yang tidak akan saya lakukan adalah melakukan perundingan dengan sebuah senjata di kepala orang Amerika.” Pemimpin Republikan di DPR Boehner, mengakui risiko ekonomi jika tidak ada kenaikan pagu utang. Tetapi dia mengindikasikan DPR akan memotong anggaran pengeluaran untuk meningkatkan pinjaman otoritas federal. “Masyarakat Amerika tidak akan mendukung kenaikan pagu utang tanpa adanya pengurangan anggaran pemerintah disaat yang bersamaan,” kata dia dalam sebuah pernyataan. Selain berbicara mengenai masalah ekonomi, dalam peringatan sebulan penembakan massal di sebuah Sekolah Dasar di Connecticut primary, Obama mengatakan akan menyampaikan usulan kebijakan untuk mengontrol senjata. Asosiasi Senjata Nasional dan sejumlah anggota DPR telah mengisyaratkan bahwa seluruh rencana untuk melarang senapan serbu tidak akan disetujui di Kongres. (h/bbc)

NEW YORK, HALUAN — Semua negara anggota Dewan Keamanan PBB menyatakan dukungan terhadap serangan militer Prancis ke Mali dengan sasaran pasukan perlawanan Islam. Sekjen PBB Ban Ki-moon mengatakan serangan tersebut diharapkan dapat memulihkan “integritas wilayah dan ketertiban konstitusi Mali”. DK PBB menggelar pertemuan darurat atas permintaan Prancis pada Senin (14/ 1) di New York setelah serangan tersebut akhir pekan lalu. Setelah pertemuan Dubes Prancis untuk PBB Gerard Araud mengatakan pemerintahnya mendapat “dukungan dan pengertian” dari 14 anggota Dewan Keamanan PBB lain. Namun dia menambahkan bahwa Prancis juga menginginkan segera dikirimnya pasukan dari aliansi negara Afrika Barat “secepat mungkin”. Pasukan ini dikirim dengan payung resolusi DK PBB 2085, yang diteken Desember lalu dan memungkinkan digerakkannya sebuah pasukan beranggotakan 3.000-personil dengan pimpinan negara Afrika untuk turut mengamankan Mali karena situasi di lokasi yang nyaris hampa hukum dan penguasa sah. Pasukan asal Afrika diperkirakan sampai di Mali “dalam beberapa hari dan minggu” ini, kata Araud. Sementara pimpinan pasukan dipegang oleh Nigeria, yang komandannya sudah berada di lokasi. Sikap Prancis ini didukung oleh Sekjen Ban Ki-moon.

“Setjen menyambut dukungan dari mitra bilateral yang menyanggupi permintaan (pengiriman pasukan) dan dengan restu pemerintah Mali, untuk mengatasi situasi di wilayah Selatan yang terus didorong oleh kekuatan kelompok teroris dan militan bersenjata,” tulis pernyataan Ban. Mengungsi Serangan Prancis berlangsung Jumat (9/1) setelah kelompok militan islamis mulai mendesak ke arah selatan Mali. Menurut pejabat Prancis mereka mengkhawatirkan pergerakan militan ini akan berimplikasi pada direbutnya ibukota Bamako, sehingga Mali akan menjadi ancaman yang makin besar bagi stabilitas wilayah setempat. Prancis sebelumnya telah mengirim 550 tentara ke kota Mopti dan Bamako, dan setelah pekan lalu menurut seorang sumber Kementrian Pertahanan negara mode itu kepada kantor berita Reuters, jumlah kiriman pasukan kemungkinan akan bertambah menjadi 2.500 dalam beberapa hari. Sedikitnya 11 tentara Mali dan seorang pilot helikopter Prancis tewas dalam serangan di Mali tersebut. Sementara dari kubu militan, diperkirakan 100 orang terbunuh. Korban lain dalam konflik ini adalah warga sipil yang menurut pekerja kemanusiaan terpaksa mengungsi karena tempat tinggal mereka turut jadi sasaran serangan udara militer Prancis dalam empat hari terakhir. Seorang juru bicara Komite Internasional Palang Merah, Ali Naraghi, mengatakan situasi kemanusiaan di sana “memburuk dengan cepat”. “Pengungsian besar-besaran sudah terjadi, korban sipil berjatuhan dan kami emncoba sebsianya membantu mengatasi masalah kemanusiaan ini,” kata Naraghi. (h/bbc)

50 Negara Ingin Seret Suriah ke Pengadilan Internasional DAMASKUS, HALUAN — Lebih dari 50 negara mendesak Dewan Keamanan PBB pada Senin waktu setempat untuk menyeret Suriah ke Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Hal ini dikarenakan pemerintah Suriah masih terus melakukan pembantaian yang mengarah pada genosida rakyat. Diberitakan Reuters, diseretnya Suriah ke ICC akan memberikan sinyal pada pemerintah pemerintahan Bashar al-Assad untuk menghentikan serangan mereka pada rakyat. Selain itu, Assad dinilai melakukan kejahatan perang dengan membantai rakyat sipil, termasuk wanita dan anak-anak. Menurut data PBB, selama 21 bulan konflik Suriah, telah lebih dari 60.000 orang terbunuh.

Pasukan Assad menggunakan penembak jitu, bom, rudal dan bahkan pesawat tempur dalam menghancurkan kota yang dikatakan sarang pemberontak. Desakan puluhan negara ini didukung oleh Komisaris Hak Asasi Manusia PBB Navi Pillay. Dalam surat pernyataannya, puluhan negara mendesak Dewan Keamanan untuk melakukan tindakan tegas atas perilaku Suriah yang mengabaikan seluruh tuntutan masyarakat internasional. “Kami berpandangan Dewan Keamanan harus memastikan pemerintah Republik Arab Suriah bertanggung jawab atas kejahatan yang terus menerus mereka lakukan, serta memberikan peringatan bagi pemerintah Suriah,” ujar surat yang dikirimkan oleh Swiss

mewakili lebih dari 50 negara. “Situasi di lapangan semakin menyedihkan, dengan penyerangan terhadap warga sipil dan dan kekerasan yang semakin menjadi rutinitas,” lanjut surat tersebut. Prancis dan Inggris sebagai anggota tetap Dewan Keamanan menyatakan dukungan mereka. anggota tetap lainnya yaitu Amerika Serikat, China, dan Rusia belum memberikan jawaban. Ketiganya bukanlah anggota ICC. Kekuatan-kekuatan dunia terbagi dua kubu dalam menyingkapi konflik di Suriah. Di antara sekutu Suriah adalah China dan Rusia yang selalu mengganjal upaya Dewan Keamanan dengan veto. Kofi Annan, yang pernah menjabat utusan khusus PBB

SIDANG dewan keamanan PBB. NET

untuk konflik Suriah, menyalahkan Dewan keamanan yang tidak segera mengeluarkan solusi. Dia juga mengatakan, mundurnya >> Editor : Nova Anggraini

dia sebagai utusan khusus selama enam bulan karena Dewan Keamanan tidak juga mencapai kata sepakat. (h/vvn) >> Penata Halaman : Rahmi


20

PESISIR SELATAN Banda Sapuluah

LINGKAR AMAL dan LDS Dapat Pinjaman Gedung Sekretariat PAINAN, HALUAN —Pemerintah Nagari Lakitan meminjamkan gedung eks Kantor Kepala Desa kepada pengurus Aliansi Mahasiswa Lengayang (AMAL) dan Lembaga Didikan Subuh (LDS). Gedung itu telah dapat digunakan AMAL dan LDS untuk menggelar berbagai aktifitas sosial kemasyarakatan. Wali Nagari Lakitan Ramli menyebutkan, gedung tersebut dipinjamkan kepada AMAL dan LDS setelah kedua organisasi itu mengajukan permohonan kepada pemerintah nagari. “Kami sangat mendukung aktifitas AMAL dan LDS, maka untuk bergerak dan merencanakan aktifitas organisasi keduanya memerlukan sekretariat, maka kami pinjamkan bekas Kantor Desa yang kebetulan saat dipinjam sedang tidak digunakan,” katanya. Ketua AMAL Ulil Amri menyebutkan, pihaknya merasa terbantu atas dipinjamkannya gedung tersebut untuk aktifitas AMAL dan LDS. “Disini kami dapat menyelenggarakan berbagai kegiatan. Mulai dari merencanakan aktifitas Amal dan LDS hingga memulai aktifitas sosial kemasyarakatan,” katanya. Sementara itu Camat Lengayang Yespi mengharapakan, organisasi itu mendorong terbinanya kemandirian masyarakat. Saat ini Lengayang membutuhkan gerakan pemuda untuk memberikan pemikiran dan aktifitasnya dalam mendorong kemandirian masyarakat. Pemuda adalah agen pembawa perubahan terhadap mandeknya kegiatan dimasyarakat. Lewat tangan tangan pemuda diharapkan muncul ide dan gagasan yang dapat diterima masyarakat. “Salah satunya adalah dengan ikut terlibatnya pemuda atau mahasiswa dalam kegiatan kegiatan peningakatan kapisitas masyarakat dan kegiatan program pemberdayaan,” katanya. Dikatakannya, saat ini, ruang bagi pemuda dan mahasiswa sangat terbuka lebar untuk dapat ikut terlibat dalam perenbcanaan pembangunan yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Misalnya dengan menjadi kader pada program program pemberdayaan. Hampir pada seluruh program pemberdayaan membutuhkan tenaga pemuda sebagai motor penggerak. (h/har)

Pasir Putih Kambang Terus Dibenahi PAINAN, HALUAN — Lahan kosong yang ada di kawasan Pasir Putih Kambang untuk sementara belum diserahkan pengelolaannya kepada pemilik. Sesuai rencana pemerintah, kawasan Pasir Putih Kambang masih dalam perbaikan dalam beberapa waktu mendatang. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Rama Dipayana menyebutkan, beberapa proyek masih dipersiapkan untuk pembenahan Pasir Putih yang pernah dihantam banjir bandang tahun 2011 silam. “Misalnya proyek pembangunan rest area, fasilitas umum dan sejumlah kebutuhan pengunjung lainnya. Dan kepada warga diminta untuk bersabar terkait lahan lahan kosong yang baru selesai ditimbun melalui proyek rehabilitasi dan rekonstruksi tahun anggaran 2012 lalu,” katanya. Dikatakannya, kawasan Pasir Putih Kambang selain menjadi peroyek rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana, oleh pemerintah akan dijadikan sebagai pusat wisata pantai di Pesisir Selatan. “Oleh karena itu, kawasan Pasir Putih masih memerlukan banyak perbaikan dan pembenahan,” katanya. Disebutkannya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan merencanakan lokasi Pasir Putih Kambang Kecamatan Lengayang sebagai kawasan pariwisata pantai satelit Pantai Carocok. “Saat ini lokasi Pasir Putih Kambang telah selesai reklamasi pantai. Objek wisata itu akan menjadi tujuan wisata di kabupaten itu setelah Pantai Carocok Painan,” katanya. Jalan negara yang tengah dibangun setelah hancur akibat banjir bandang November 2011 sepanjang 350 meter itu akan dijadikan sebagai jalan pariwisata lintas barat Sumatera. Semua kendaraan pribadi akan diarahkan memasuki jalan tersebut jika selesai pembangunannya nanti. Sedangkan mobil umum berukuran besar dipindahkan melalui jalur atau jalan LakuakPadang Rubiah Kambang. Sebelumnya jalan yang panjangnya sekitar 3 kilometer itu merupakan jalan perkebunan masyarakat yang dirubah statusnya menjadi jalan nasional lintas barat Sumatera setelah jalan Pasir Putih Kambang ambruk pada November 2011.(h/har)

LAHAN di kawasan Pasir Putih Kambang setelah ditimbun.

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

MENJELANG PEMEKARAN KABUPATEN

SKPD Dihimbau Selesaikan Proyek PAINAN, HALUAN — Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit mengimbau SKPD dan Dinas menyelesaikan proyeknya menjelang pemekaran kabupaten terlaksana.

SERAHKAN MOBIL — Bupati Nasrul Abit menyerahkan mobil operasional kepada Kepala SDLB Linggo Sari Baganti.

SDLB Linggo Sari Dapat Kendaraan Operasional PAINAN, HALUAN — Murid dan majelis guru SDLB Linggo Sari Baganti merasa terbantu dengan kendaraan operasional yang diberikan pemerintah. SDLB tersebut saat ini dalam operasionalnya telah terbantu dengan hadirnya kendaraan operasional dari Pemkab Pesisir Selatan. Pinjam pakai kendaraan operasional tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit kepada Kepala Sekolah SDLB Linggo Sari Baganti, Nofriyenti pekan lalu. Bupati Nasrul Abit menyebutkan, kendaraan dengan nomor polisi BA 3957 GD diperuntukkan hanya untuk penunjang operasional SDLB Lingggo Sari Baganti. Berdasarkan laporan pihak seko-

lah sekolah tersebut berkembang pesat dan untuk pelaksanaan aktivitas yang juga berkembang maka pihak sekolah memerlukan kendaraan operasional. Ia berharap, kendaraan milik itu dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. “Saya berharap agar kendaraan pinjaman pemda ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat membantu proses belajar mengajar SDLB,” katanya Ia juga berpesan agar kendaran ini dapat dirawat sebagaimana mestinya dan seluruh biaya operasional menjadi tangungjawab pihak sekolah. Kepala SDLB LSB Nofriyenti merasa haru saat menerima penyerahan kendaraan operasional SDLB yang sudah lama

diidam-idamkan, dia berharap bantuan ini dapat menunjang kegiatan operasional SDLB sehingga dapat dipergunakan sebaik mungkin. “Saya tidak dapat berkatakata karena bantuan ini sangat penting dan sangat kami butuhkan, Pemda melalui Pak Bupati mendengar doa anak-anak kami yang lahir tidak sempurna,” ujarnya terbata-bata. Sementara Kepala bagian Umum, Darmadi menyebutkan bahwa kendaraan ini dipinjampakaikan kepada SDLB dan tetap menjadi asset daerah. “kendaraan hanya pinjampakai dan tidak dihibahkan, namun biaya operasional tetap ditanggung oleh pihak SDLB” ujar Darmadi. (h/har)

Pendekar dan Gelanggang Minus Murid Laporan: Haridman Kambang ISMAEL akrab dipanggil Buyuang Nuruik (55) alias Buyuang Pandeka, adalah salah seorang pelestari silat/silek di Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Hingga kini dirumahnya di Pantiang Jua, Kampung Tebing Tinggi, kegiatan latihan silek masih berlangsung dengan rutin. Murid yang berlatih di sasaran atau gelanggangnya itu berasal dari berbagai kecamatan di Pesisir Selatan. Ismael juga membuka sasaran di tempat lain. Bahkan awal bulan Juli 2012 lalu ia juga akan membuka sasaran silek di salah satu. Sasaran silek atau galanggang yang dibukanya selama ini mengalami pasang surut seiring perubahan masa. Kadang ramai dikunjungi murid, kadang kala sasaran hanya dihadiri beberapa murid saja. Yang lebih mencemaskan ada sasaran bak kerakap tumbuh dibatu. Namun tidak jarang pula sasaran silek pada akhirnya ditinggalkan murid dan mati. Jatuh bangun sasaran atau galanggang silek rupanya sudah menjadi hal lumrah bagi Ismael, soalnya kondisi dunia persilan memang seperti semenjak dahulunya. Namun demikian tidak menyurutkan niatnya untuk terus mempertahankan ilmu beladiri yang diwariskan nenek moyang itu. Ismael konsisten mempertahankan silek tuo atau silek harimau, meski ia juga menguasai silek luncu. Ia menyebutkan, untuk membuka sasaran atau gelanggang silat, diperlukan semacam ritual, misalnya melimaui sasaran. Kemudian juga ada tradisi potong ayam dan mendarahi lapangan. Dulu menurut Ismael, bila ritual

itu tidak dilaksanakan akan muncul berbagai kendala dalam operasionalnya, misal ganngguan dari mereka yang berniat jahat. Jika tidak dilaksanakan ritual itu, alamat sasaran atau galanggang menjadi kacau. “Tradisi malimaui dan mendarahi sasaran denga darah ayam juga mengantisipasi berbagai kemungkinan yang akan mencelakai anak silek. Bahkan dulu, disetiap sasaran berpotensi dikunjungi inyiak balang. Jadi prosesi itu untuk berjaga jaga, atau ibarat pagar bagai sasaran,” katanya menjelaskan. Hilang timbulnya, sasaran juga berkaitan dengan memudarnya semangat anak muda mendalami ilmu beladiri silek. Ada kalanya semangat itu menggebu gebu. Bila menggebu gebu maka sasaran akan menjadi ramai. Namun sebaliknya, maka sasaran akan sepi, hanya satu dua yang bertahan hingga tuntas. Nurlison Walinagari kambang menyebutkan, nagari mendukung setiap upaya masyarakat yang ingin mempertahankan budaya lokal, misalnya silek. Pada tahun 2009 lalu di Kambang pernah didirikan sasaran silek dan randai. Peminatnya cukup banyak dan terdiri dari anak anak dan remaja. Namun perlahan sasaran itu mati. “Pemerintah nagari akan memfasilitasi setiap kegiatan yang bertujuan untuk mempertahankan tradisi minang,” kata Nurlison menjelaskan. Terkait dengan sasaran atau gelanggang yang hilang timbul di Pessel, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Pesisir Selatan Rama Dipayana menyebutkan, pemerintah pada

beberapa sasaran atau gelanggang terus memberikan pembinaan. “Pembinaan itu bisa berupa pembekalan bagi pengurus gelanggang atau grup seni, bisa juga memberikan bantuan berupa peralatan kesenian misalnya pakaian silek, pakaian randai, alat musik,” katanya. Lewat pembinaan dan bantuan yang berkesinambungan memang ada kelompok atau sanggar seni daerah yang mampu bertahan. Disetiap kecamatan saat ini masih ada gelanggang yang eksis, namun memang banyak pula yang telah mati dan sebagian mati suri. Berdasarkan pemantauan Dinas Pariwisata, terjadinya hilang timbul sasaran silek salah satunya juga tidak terlepas dari biaya operasional sasaran. Untuk ukuran kampung biaya operasinola untuk mengaktifkan sasaran terasa berat. “Bagi kelompok yang berhasil mempertahankan sasarannya, mereka memiliki kesempatan untuk tampil pada vent iven besar, misalnya pada saat digelarnya Festival Langkisau atau menyambut tamu tamu kenegaraan. Itu semua tidak terlepas dari hidupnya gelanggang,” katanya. Ketua DPRD Pessel Mardinas N Syair menyebutkan, Pesisir Selatan telah punya gelanggang seni yang disebut Gelanggang Seni Mandeh Rubiah. Gelanggang seni itu merupakan wujud keseriusan pemerintah termasuk DPRD dalam menjaga dan mempertahankan gelanggang,” katanya. Tapi disebutkannya, pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata, Pemuda dan Oleh Raga perlu lebih intensif melakukan pembinaan . Dinas bersangkutan bisa memberikan penguatan penguatan kapasitas kepada pengelola kelompok seni yang memiliki sasaran atau gelanggang. ***

Pada sejumlah Dinas, sejumlah kegiatan harus terselenggara dan selesai menjelang pemekaran. Bupati menyebutkan, sebelum pemekaran Pesisir Selatan, daerah itu kini menargetkan empat proyek besar selesai pada akhir tahun 2013 ini. Proyek itu adalah Pembangunan Pelabuhan Panasahan Painan, reklamasi Pantai Carocok, beroperasinya Perseroan Terbatas milik daerah, dan relokasi RSUD M Zein Painan. Menurutnya, proyek tersebut merupakan andalan utama bagi pendapatan Pesisir Selatan setelah daerah itu mekar. Oleh karena itu SKPD atau Dinas yang terkait dituntut partisipasinya mensukseskan proyek tersebut. “Warga Pesisir Selatan tidak perlu cemas akan terjadinya penyusutan PAD ketika terjadi pemekaran daerah ini. Bagian uta Pesisir Selatan masih memiliki potensi sangat besar untuk mengha-

silkan PAD. Pemerintah kabupaten telah memikirkan secara matang terkait pendapatan Pessel ketika daerah ini telah mekar,” katanya. Dia mencontohkan, Pelabuhan Panasahan akan difungsikan sebagai pusat perekonomian Pesisir Selatan. Di pelabuhan ini akan terjadi transaksi barang dan jasa dalam jumlah besar. Selain itu, karena ini dijadikan pusat perekonomian, maka akan menyerap tenaga kerja yang banyak. Painan akan menjadi kota pelabuhan dan pusat perdagangan. Nasrul juga menyebutkan, pembangunan Pelabuhan Panasahan, Carocok dan relokasi RSUD akan membuat Painan lebih maju. Sementara itu, percepatan pembangunan jalan Painan Timur ke Sungai Nipah juga akan mendukung keberadaan tiga rencana besar itu. Menurut Bupati Nasrul Abit agenda pembangunan itu mendesak dilaksanakan agar pada tahun 2014 semua agenda itu dapat dioperasionalkan dan dimanfaatkan masyarakat. “Agenda pembangunan yang kita prioritaskan itu dapat dilaksanakan segera dan ditenggat akhir 2013 selesai. Seluruh SKPD fokus dalam bekerja tampa mengabaikan program pembangunan yang sudah diagendakan masing-masing SKPD,” katanya. (h/har)

Kawasan Pasir Putih Kambang Makin Cantik PAINAN, HALUAN — Setelah dibuat rest area, kawasan Pasir Putih Kambang Kecamatan Lengayang semakin cantik. Bahkan semenjak kawasan itu dibuka untuk umum, kunjungan wisatawan makin meningkat. Camat Lengayang Yespi menyebutkan, pada lokasi rest area ditanam pohon pelindung. Pohon tersebut ditanam di sisi kiri dari arah selatan sepanjang lebih kurang 350 meter. “Dengan rest area ini, kawasan Pasir Putih kambang tampak semakin cantik. Dan masih akan ada pengembangan selanjutnya pada kawasan ini, misalnya melengkapi Pasir Putih denga sejumlah fasilitas,” katanya menjelaskan. Dikatakannya, kunjungan warga pasca dibukanya kawasan Pasir Putih untuk umum terus mengalami peningkatan. Kunjungan umumnya berlangsung pada sore hari, setidaknya 50 hingga 100 pengunjung tiap sore. Sementara untuk hari hari libur biasanya pengunjung telah datang semenjak pagi. Jalan di Kawasan Pasir Putih Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan telah dibuka untuk umum semenjak dua pekan lalu. Meski telah dibuka, pemerintah masih membatasi jenis kendaraan yang dapat melewati jalan tersebut. Kepala PU Pessel Pri Nurdin Rabu (9/1) menyebutkan, selama beberapa bulan jalan itu ditutup untuk umum. Pengerjaan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi jalan Pasir Putih Kambang telah selesai semenjak dua pekan lalu, dengan demikian jalan itu telah dapat dilewati kendaraan. “Hanya saja pemerintah membatasi jenis kendaraan yang diperbolehkan melewati jalur Pasir Putih Kambang. Ini berkaitan dengan jenis bahan dan konstruksi jalan dimaksud, dimana jalan Pasir Putih Kambang dibuat berbahan sirtu dan semen atau sering disebut rabat beton,” katanya. Oleh karena itu menurut >> Editor : Atviarni

Pri Nurdin, kendaraan harus dibatasi. Misalnya mobil ukuran kecil atau hanya bus pariwisata. Sementara kendaraan besar tidak diperkenankan melewati kawasan Pasir Putih Kambang. “Mobil besar semisal truk bak, tangki atau sejenisnya dapat melewati jalur alternatif. Jalur itu membentang dari Simpang Lakuak hingga ke Simpang Padang Rubia. Jarak tempuh sekitar 2,5 km,” katanya menjelaskan. Disebutkan Pri Nurdin, jalan alternatif tersebut kini statusnya sudah menjadi jalan nasional, dimana pengerjaan peningkatan mutu jalan itu akan berlangsung pada tahun 2013 ini. Sementara jalan Pasir Putih Kambang merupakan jalan yang diperuntukkan bagi wisatawan. Pada pintu masuk jalan tersebut telah dipasang rambu rambu peringatan. “Jadi menjelang pelaksanaan pengerjaan jalan nasional berlangsung, kepada pengguna jalan alternatif diharapakan untuk bersabar,” harapnya. Terkait dengan telah dibukanya jalur Pasir Putih Kambang, Nurlison Wali Nagari Kambang Barat mengatakan, jalan tersebut sangat diharapakan bagi masyarakat sekitar. “Dengan dibukanya jalan itu, gerak perekonomian masyarakat membaik. “Pengangkutan barang dan jasa dengan kendaraan berukuran kecil dapat terlaksana dengan cepat,” katanya. Selanjutnya Anto (35) warga setempat menyebutkan, semenjak jalan itu dibuka, maka telah terjadi perobahan dari biasanya. Pasir Putih menjadi hidup kembali setelah setahun lebih lumpuh akibat dihondoh banjir bandang. “Sejumlah warga mulai menggelar dagangan di pinggir pinggir jalan. Kawasan itu setiap sorenya selalu ramai dikunjungi. Disana juga telah ditanami sejumlah pohon palm dan dipinggir jalan disediakan lampu penerangan yang menggunakan energi matahari,” katanya. (h/har) >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

Krisyanto Kembali Jamrud

Luncurkan Album Baru B ergabungnya kembali Krisyanto sebagai vokalis Jamrud membuat antusias para fans. Mereka bahkan menuntut band rock itu membuat lagu dan album baru. Demikian ungkap gitaris Jamrud, Aziz MS. Dia mengaku sempat kewalahan memenuhi permintaan para fans, yang disampaikan melalui akun facebook dan twitter. Namun, Aziz mengaku akhirnya mereka telah merilis album baru, “Saatnya Menang.” Ini untuk mengobati rindu para penggemar. “Setelah masuknya Krisyanto, para fans menanyakan album baru kita, album baru Saatnya Menang inilah jadi bukti kami masih ada,” ujar Aziz. Digawangi Krisyanto (vokal), Azis MS (gitar), Ricky Teddy (bas), Irwan (gitar) dan Danny (drum), dalam album terbarunya itu Zamrud menyuguhkan sebelas lagu. Tujuh lagu diantaranya merupakan lagu baru dan dua lagu yang dibawakan ulang oleh Krisyanto dari vokalis sebelumnya. Satu lagu lain pernah dibawakan Iwan Fals.

Nia Daniati Segera Mantu PENYANYI lawas, Nia Daniati mengaku telah menemukan tanggal untuk pernikahan putrinya, Olivia Nathania atau Oi dengan seorang perwira tentara, Ardy Prasetya. Olivia adalah anak dariNia Daniati dari suaminya terdahulu, Mohammad Hisyam. Namun sayang, Nia masih enggan membeberkan tanggal ‘hajatan mantu’ (pernikahan) anaknya itu. “Insya Allah sudah ketemu tanggalnya, tapi masih rahasia. Mudah-mudahan dalam beberapa bulan ini, jangan sampai kelamaan, tiga-empat bulan,” ujar Nia ditemui di Studio Jak TV kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (14/1) malam. Saat ini, Nia bersama keluarganya mulai menyicil segala persiapan pernikahan anaknya itu. “Sedikit sedikit sudah mulai dari sekarang. Ini kolaborasi dan harus disesuaikan dengan aturan yang ada,” sambungnya. Rencana pernikahan Oi yang terkesan buru-buru sempat mengundang banyak pertanyaan. Namun, sekali lagi Nia menegaskan bahwa pernikahan anaknya itu bukan karena ada masalah, tapi memang karena keduanya sudah saling cinta. “Saya pikir ini sudah waktunya mereka menikah. Kedua juga saling cinta. Kami sebagai orang tua ya mendukung keinginan anak dan terus mendoakan yang terbaik,” pungkasnya. (h/kpl)

Judulnya ‘Ancur,’ yang diaransemen kembali oleh Jamrud. “Fans ingin suara Kris ada lagi di album ini. Makanya kami ada beberapa lagu yang didaur ulang. Itu karena permintaan mereka, salah satu lagu Iwan Fals kami buat lebih nge-rock,” ujar Aziz. Produser Log Zhelebour optimistis penjualan album baru Jamrud kali ini akan mencapai satu juta kopi. Industri rekaman kini memang sedang “tiarap” karena penjualan RBT dan album yang menurun tajam. Namun, dia yakin penjualan ini akan menanjak naik. “Ya, semua orang punya mimpi. Mimpi saya album ini bisa laku 1 juta kopi, saya yakin penjualan album akan naik. Meski RBT is dead dan industri rekaman sedang tiarap,” ungkap Log. Selain lagu Ancur milik Iwan Fals, lagulagu di album baru Jamrud itu berjudul “Genggang Tanganku”, “Kau Jahanam dan Bajingan”, “Most Wanted”, “Ingin Kembali”, “Setan Manisku”, “Apa Masih Belum Cukup Uangmu?”, dan “Saatnya Menang.” (h/ vvn)

Markus Horison Tutup Pintu Damai PESEPAKBOLA Markus Horison mengajukan permohonan talak terhadap Kiki Amalia ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Desember lalu. Sidang cerai mereka sudah digelar Senin, 14 Januari 2013 kemarin. Meski masih dalam taraf mediasi, Markus bersikeras untuk bercerai dari Kiki. “Sampai Minggu malam kemarin saya komunikasi sama dia (Markus), dia jawab ingin tetap sidang. Ia belum berubah (pikiran),” kata Sangap Surbakti, kuasa hukum Markus, Selasa, 15 Januari 2013. Menurut Sangap, Markus tidak mengambil keputusan ini dengan gegabah. Ditambahkan Sangap,

perceraian ini telah dipikirkan Markus secara matang. Sangap menjelaskan, satu tahun lebih Markus berkonsultasi kepadanya soal rumah tangganya. Saat itu ia masih berusaha untuk menyelamatkan pernikahannya dengan Kiki. Merasa tak ada perubahan berarti dengan kondisi rumah tangganya, mantan penjaga gawang Tim Nasional itu memilih untuk mengajukan permohonan talak terhadap Kiki. “Tapi saya nggak tahu nantinya bagaimana ya. Kita nggak tahu kan, apa yang terjadi nanti? Cuma untuk saat ini, ia tidak berubah,” ujarnya. (h/vvn)

Astrid Tiar Lahirkan Bayi Perempuan ASTRID Tiar melahirkan bayi pertama hasil buah cintanya dengan Gerhard Reinaldi. Namun, Astrid hingga kini masih belum pulih setelah menjalani persalinan caesar. “Empat hari adik saya di rumah sakit karena dia nggak betah, jadinya dirawat di rumah mertuanya sampai sekarang,” ungkap kakak kandung Astrid, Rio Panjaitan, Selasa (15/1/2013). Rio juga menilai banyak sekali rintangan Astrid dalam proses kelahiran bayi perempuan yang diberi nama Dialucita Annabel Estheressa Thiorina >> Editor : Nova Anggriani

Situmorang itu. Astrid memang diserang penyakit preklamsia sebulan sebelum melahirkan. Akibatnya, ia pun harus melahirkan secara caesar. “Usia kandungan nggak bisa diprediksi kalau preklamsia. Pokoknya kalau preklamsia itu si ibu kejang harus segera melahirkan, kalau tidak nanti bisa kena duaduanya,” ujar Rio. Astrid menikah dengan Gerhard Reinaldi pada Sabtu 21 Juli 2012 lalu. Setelah menikah, bintang film ‘Badai di Ujung Negeri’ itu memang jarang tampil baik di layar TV maupun film. (h/dtc) >> Penata Halaman: Rahmi


22

KOTA PARIAMAN

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

Sabiduak Sadayuang

LINGKAR Rest Area Diaspal Tahun Ini PARIAMAN, HALUAN — Pengaspalan rest area di Padang Birik-birik Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman, dilaksanakan tahun 2013 ini dengan dana APBD kota. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman, Jhoni Rinaldi kepada Haluan Senin (14/1) terkait pembangunan rest area itu lebih lanjut menjelaskan, pada areal ini memang asudah dubangun gerbang kota dan gedung promosi Kota Pariaman. tapi soal jalan yanga da di depan gedung tersebut memang masih dalam bentuk jalan bebatuan. “Kita akan siap terus prasarana dan sarana yang diperlukan untuk menunjang kematangan adanya rest area itu, karena ini termasuk bagian dari cermin wajah kota” katanya. Rest area itu, keberadaanya berdekatan dengan Kantor Camat Pariaman Utara dan pada gedung promosi itu akan ada nantinya hasil kerajinan rakyat dari kota pariaman yang lebih bertitik berat kepada cenderamata dari kota Pariaman. “Sabar sembentar untuk kelanjutan pembangunan di rest area itu, karena programnya sudah ada”, kata Jhoni. (h/tri)

SMAN 5 Tingkatkan Mutu PARIAMAN, HALUAN — SMA Negeri 5 Kota Pariaman tahun ini melangkah ke Akreditasi untuk meningkatkan mutu dan kualitas sekolah. Dengan demikian citra sekolah semakin baik dan mendapatkan banyak peluang bagi siswa menuju perguruan tinggi , diantaranya melalui PMDK. “Tahun lalu kita dapat peluang sedikit sekali, hanya kira-kira 5 persen saja untuk PMDK ini,” kata Kepala Sekolah SMA Negeri 5, Admiral, kepada Haluan, Jumat (11/1). Langkah menuju akreditasi sekolah sudah disiapkan, bahkan dalam waktu dekat ini akan dilakukan sosialisasi dengan pihak terkait seperti Dinas Pendidikan Kota Pariaman, mengenai akreditasi tersebut. Diantaranya syarat akreditasi , sudah menamatkan siswa sekolah, paling tidak 1 kali siswa kelas tiga, termasuk pelaksanaan program pembelajaran di sekolah yang terealisasi dalam bentuk delapan standar, yakni isi, proses, ketenagaan pengajar lengkap dengan TU, termasuk juga soal sarana dan prasarana, sudah terlaksanakan dan itu berjalan baik dan lancar. Arti akreditasi bagi sebuah sekolah penting, karena disini tercermin mutu dan kualitas pendidikan plus pandangan masyarakat terhadap pendidikan. Terkadang masyarakat melihat mutu dan kualitas sekolah juga dari sini, disamping out mutu dan kualitas siswa yang dihasilkan. “Jadi tak ada salahnya kita bidik akreditasi itu sekarang,” kata Admiral. SMA Negeri 5, punya 18 rombel dengan 17 lokal dan untuk 1 lokal lagi kita sedang usahakan secara maksimal pengadaannya. Tentang jumlah guru yang mengajar di SMA tersebut sebanyak 40 orang termasuk kepala sekolah dan jumlah murid 514 orang. (h/tri)

GUNTING PITA — Walikota Pariaman Mukhlis. R melakukan pengguntingan pita peresmian lapangan tenis di Gelanggang Olahraga Karan Aur Pariaman, Senin (14/1).

Kartu Jamkesmas Mulai Didistribusikan PARIAMAN, HALUAN — Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) Kota Pariaman tahun 2013, mulai didistribusikan kepada masyarakat. Pendistribusian itu ditandai dengan penyerahan kartu secara simbolis diperesmian Kantor Camat

Pariaman Timur, Rabu (9/1). Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Yandra

Feri, kartu Jamkesmas ini salah satu program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial yang diselenggarakan dan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan. Ada sebanyak 19.139 penerima kartu tersebut dan tersebar pada 71 Desa/ Kelurahan di 4

Kecamatan se-Kota Pariaman. Kecamatan Pariaman Utara 5.624 orang, Kecamatan Pariaman Timur 4.804 orang, Kecamatan Pariaman Tengah 4.442 orang dan Kecamatan Pariaman Selatan 4.269 orang. Sementara Walikota Pariaman Mukhlir R minta kepada maysarakat yang mendapat

Rayhan Raih Bintang Sains PARIAMAN, HALUAN — Bintang Sains yang dilaksanakan selama dua hari tanggal (11 – 12/1) di Pendopo Rumah Dinas Walikota Pariaman berjalan sukses. Reyhan Sunardi siswa kelas V SDN 22 Manggung, Kecamatan Pariaman Utara berhasil meraih gelar Bintang Sains. Rayhan menyisihkan sebanyak 669 murid SD se-Kota Pariaman yang mengikuti kegiatan ini. Atas prestasinya ini, Rayhan berhak memperoleh gelar Bintang Sains Kota Pariaman tahun 2013 dan mewakili Kota Pariaman pada Bintang Sains Tingkat Sumatera Barat. Ia juga berhak memperoleh medali Bintang Sains dari Padang TV, piala bergilir Walikota Pariaman dan serta satu unit leptop. Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Pariaman Mukhlis Rahman didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda

RAYHAN peraih Bintang Sains. dan Olahraga Kanderi, Sabtu sore (12/1) di Pendopo tersebut. Walikota Pariaman Mukhlis. R mengatakan, kegiatan seperti sangat besar manfaatnya dalam rangka menguji kemampuan siswa SD untuk berkompetisi. Disamping itu juag melihat sejauh mana siswa tersebut mampu memahami

pelajaran disekolah. “Saya memberikan apresiasi iven Bintang Sains ini. Semoga melalui iven ini bisa meningkatkan kecintaan murid-murid SD di Kota Pariaman akan ilmu pengetahuan. Termotivasi untuk terus belajar dan belajar,” ujar Mukhlis. (h/hms)

Pasar Ikan Karan Aur Segera Dioperasionalkan

WALIKOTA Pariaman Muklhis R, bersalaman dengan Lamtamal II Laksamana Pertama TNI, Pranyoto SP.i, disaksikan unsur Muspida Kota Pariaman usai penandatanganan prasasti peresmian pemakaian Gelanggang Olahraga KaranAur Kota Pariaman, Senin (14/1). TRISNALDI

PARIAMAN, HALUAN — Pasar ikan di Karan Aur Kota Pariaman, secepatnya akan dioperasionalkan. Pasar ikan dengan bangunan permanen itu tampak elegan setelah dua tahun berturut-turut (2011-2012) mendapat perbaikan untuk kelengkapan sarana dari APBD Kota Pariaman. Kondisi atap yang berlubanglubang dan bocor sebelumnya, kini sudah diperbaiki. Begitupun dengan meja-meja batu untuk pedagang menggelar ikan yang

akan dijual, terlihat sudah dilengkapi dengan kran-kran air bersih, dan sejumlah sarpras lainya juga telah dirapikan. “Secepatnya akan dioperasionalkan pasar tersebut, namun kita sekarang lagi mempersiapkan segala sesuatunya termasuk pembentukan UPTDnya, agar kondisi operasionalnya lebih baik, dan sesuai dengan yang diharapkani,” jelas Yanrileza kepada Haluan, Selasa (15/1). Pasar ikan tersebut pertama dibangun tahun 2010, melalui

bantuan dana Provinsi Sumbar, dan sejak itu belum pernah di manfaatkan sesuai fungsinya. Bangunan permanen itu tampak kian merana ketika itu dimakan waktu. Barulah setelah dipoles lagi kelengkapan sarana dan prasaranya hingga terlihat seperti yang ada kini. “Kita berharap dengan beroperasinya pasar ikan tersebut akan membantu geliat perekonomian nelayan menuju tingkat kesejahteraan yang lebih baik,” tambah Yanri. (h/tri)

Jamkesmas, agar menyimpan kartu itu dengan baik, sehingga ketika menggunakanya nanti tidak lagi repot. Bagi warga Kota Pariaman, yang tidak mendapatKartu Jamkesmas, mereka ditampung melalui program asuransi Jaminan Kesehatan Sabiduak Sadayuang (JKSS). (h/tri)

Wako Goro Bersama Warga Ampalu PARIAMAN, HALUAN — Walikota Pariaman Mukhli R dengan jajaranya melaksanakan gotong royong bersama dengan warga di desa Ampalu Kecamatan Pariaman Utara, Minggu pagi (13/1). Gotong royong yang dilaksanakan itu, untuk membuat sebuah lapangan sepak bola bagi warga setempat. Walikota bersama jajaranya, tiap minggu pagi melaksanakan kegiatan olahraga bersepeda keliling kota, guna melihat potensi desa/kelu-

rahan yang ada di Kota Pariaman dari desa/kelurahan yang dikunjunginya. Warga menyambut dengan gembira keberadaan walikota bersama mereka bergotong royong dan warga juga berdialog dengan walikota sambil menyampaikan keluhan mereka. Pada hari yang sama walikota dan rombongan juga singgah di Desa Bato, Kecamatan Pariaman Tengah dan Desa Cubadak Air, Kecamatan Pariaman Utara. (h/tri)

110 Kepala Sekolah Ikuti Seminar Pendidikan PARIAMAN, HALUAN — Seratus sepuluh Kepala Sekolah SD/MI,SMP/Mys, SMA/ MA/SMK di Kota Pariaman mengikuti seminar pendidikan di Aula SMA Negeri 2 Pariaman, Kamis (10/1). Seminar yang dibuka oleh Asisten Tata Praja Lukman Syam mewakili Walikota Pariaman itu bertemakan tema ‘Pendidikan Karakter Untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru’. Menurut Ketua Dewan Pendidikan Kota Pariaman Syamir Ali, bahwa kegiatan bertujuan untuk meningkatkan profesional guru dalam mewujudkan pendidikan berkarakter. Dan seminar juga merupakan program kerja Dewan Pendidikan Kota Pariaman.

“Kita ingin terwujud pendidikan berkrakter di Pariaman ini sebagaimana yang sudah di programkan oleh Pemerintah. Kita ingin melahirkan generasi muda yang mempunyai watak atau berkrakter sesuai dengan nilainilai islam atau sesuai dengan budaya kita, adat basandi sarak, sarak basandi kitabullah” ujar Syamir Ali. Sementara Asisten Tata Praja Lukman Syam berharap, dengan seminar akan lahir berbagai rumusan dan program yang bersifat kongrit, dan menjadi kontribusi bagi Pemerintah Daerah, untuk profesionalisme tenaga pendidik.Dan diharapkan peserta seminar dapat mengikutinya dengan sebaik-baiknya. (h/tri)

Lapangan Tenis Karan Aur Diresmikan PARIAMAN, HALUAN — Walikota Pariaman Mukhlis Rahman meresmikan pemakaian Lapangan Tenis Gelanggang Olahraga Karan Aur Pariaman, Senin (14/1). Kegiatan dihadiri Danlantamal II Wilayah Sumatera Pranyoto, Muspida Pariaman, Pelti Propinsi Sumbar dan Pelti Kota Pariaman, Ketua KONI Kota Pariaman dan para olahragawan. Dalam sambutannya Walikota Mukhlis. R mengatakan, pada Porprov XII Sumbar bulan Desember 2012 lalu di

Kabupaten 50 Kota, cabang olahraga tenis Kota Pariaman berhasil keluar sebagai juara umum. Menyumbangkan medali 3 emas, 2 perak dan 4 perunggu. Itu merupakan prestasi yang menggembirakan untuk Kota Pariaman. Dikatakan Mukhlis. R, dengan kehadiran fasilitas olah raga tenis yang saat ini terbaik di Sumatera Barat, hendaknya kedepannya akan mendorong pertumbuhan dan pembinaan olahraga tenis di Kota Pariaman. “Di masa lalu, para petenis

di Pariaman merupakan orangorang yang sudah dewasa. Mereka yang berolahraga lebih karena untuk menjaga kesehatan. Tetapi sejak ditumbuhkan olahraga ini sebagai pembinaan, Kota Pariaman telah memiliki banyak atlet tenis berusia muda bermunculan. Diantaranya yang dikirim ke Porprov waktu lalu itu,” ulas Mukhlis R. Menurutnya kedepan, kawasan Gelanggang Olahraga Karan Aur ini, akan terus dikembangkan sebagai sarana olahraga yang lebih kompleks

dan memadai. Pengembangannya akan diarahkan ke arah pantai, sehingga memiliki keterkaitan dengan peningkatan pariwisata. Walikota juga mengatakan, untuk sekarang ini, dunia olahraga tidak hanya semata olahraga tapi sudah menjadi komoditi wisata. Dengan terselenggaranya event-event olahraga di sarana yang memadai, akan mengundang penonton yang sekaligus wisatawan dating ke Kota Pariaman. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan

Olahraga Kota Pariaman Kanderi mengatakan, selain 2 lapangan tenis, dalam waktu bersamaan juga diresmikan 2 lapangan basket representative. Kedepan menurutnya di Kawasan Gelanggang Olahraga ini akan di kembangkan, dengan membangun Kolam Renang dan Lapangan Putsal. ”Tentunya dengan adanya sarana olahraga yang representative, ke depan prestasi olahraga di Kota LAMTAMAL II, Laksamana Pertama TNI, Pranyoto S.Pi, melakukan service Pariaman akan meningkat” pertama tanda dimulainya Kejurnas Tenis lapangan dan Pariaman Open di Gelanggang Olahraga Karan Aur, Kota Pariaman, Senin (14/1). ujar Kanderi. (h/hms) >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman:Rahmi


RIAU DAN KEPRI 23

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

HARGA BERAS NAIK

LINGKAR Ketua LSM Barelang Dianiaya 5 OTK BATAM, HALUAN — Ketua LSM Barelang, Yusril dianiaya oleh lima orang pemuda yang tak dikenalnya di Shangrilla, Sekupang, Batam, Senin (14/1) lalu. Akibatnya, Yusril mengalami luka memar dan luka robek di pelipis bagian kanan. Korban lalu menjalankan perawatan di Rumah Sakit Budi Kemuliaan (RSBK) Seraya, Batam secara intensif. Kasus penganiayaan ini, kuat dugaan dilakukan oleh orang suruhan Camat Sagulung, Abidun Pasaribu, terkait kasus dugaan penipuan penerimaan PNS 2010 serta kasus lainnya yang dilakukan sang Camat dan dibongkar oleh Yusril untuk diproses secara hukum. Kronologis kejadian, kata Yusril, pagi itu dirinya ditelepon oleh Abidun. Korban disuruh datang ke Tiban Centre untuk bertemu di sana. Setelah tiba di lokasi, dan lama menunggu, Yusril ditelepon lagi oleh Abidun untuk jumpa di Restoran Sangrilla. Setelah sampai di Restoran Sangrilla dan menunggu, tak lama Abidun datang mengendarai mobil bersama sopirnya. Melihat Abidun turun dari mobilnya, Yusril lalu bergegas menyalaminya. Usai bersalaman, kurang lebih 5 menit Abidun bersama sang sopirnya pergi meninggalkan Yusril. “Saat itu, ada lima orang datang dari arah belakang dan memukul saya. Mereka (pelaku) sambil mengatakan bahwa, jangan gangguganggu abag kami, Abidun,” ungkap Yusril menirukan ucapan pelaku tadi. Paginya, Selasa (15/1), kata Yusril, dirinya kembali mendapatkan pesan singkat (SMS) berbau ancaman. Hanya saja, Yusril tidak mengenal nomor handpon yang masuk ke HP nya. Di tempat terpisah, Camat Sagulung, Abidun Pasaribu dikonfirmasi melalui telepon genggamnya membantah atas segala dugaan tersebut. Abidun mengatakan dirinya siap dilakukan sumpah pocong, bila kasus pemukulan terhadap Yusril atas perintah darinya. “Saya siap dilakukan sumpah pocong. Saya sama sekali tidak mengenal dengan wajah orang-orang itu. Saya tahu wajah mereka itu pun saat di Polsek Sekupang. Makanya jangan suka menyebar isu-isu yang berbau fitnah seperti itu,” kata Abidun Pasaribu. (h/lim)

Anggota DPRD Riau Mengadu ke DPR JAKARTA, HALUAN — Komisi III DPR RI setuju perkara kasus korupsi PON Riau yang melibatkan anggota DPRD Riau diperiksa dan diadili di Riau agar tidak mengganggu tugas-tugas kedewanan dan sekaligus bisa menghemat biaya bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Perwakilan DPRD Riau, Selasa (15/1) mendatangi Komisi III DPR. Mereka mendatangi komisi membidangi hukum tersebut terkait 10 anggota DPRD Riau ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan penerimaan suap pembahasan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2010 tentang Dana Pengikatan Tahun Jamak Pembangunan Venue Pekan Olahraga Nasional (PON) Riau 2012. “Kami datang minta dukungan moral dari Komisi III agar rekan-rekan kami disidang di Riau,” kata Ketua Fraksi PPP DPRD Riau Husni Effendi yang bertindak sebagai juru bicara. sekaligus Anggota DPRD berjumlah 55 orang dan 10 orang ditetapkan jadi tersangka. Dari 10 orang tersebut tiga sudah ditahan dan tujuh diperiksa. “Kalau 10 orang diperiksa di Jakarta, akan mengganggu tugas-tugas kedewanan di Riau,” ujar Husni. Sebagian besar anggota Komisi III yang menerima mereka sepakat agar perkara korupsi PON Riau yang diduga melibatkan anggota DPRD, diadili di Riau. “Lebih baik diperiksa di Riau. Sebab, kalau di KPK harus memeriksa saksi ke Jakarta, berarti butuh biaya lagi dan biaya KPK itu biaya negara,” kata Ahmad Yani dari F-PPP. Dukungan Yani terhadap DPRD Riau, bukan untuk membela kasus korupsinya. “Kita (Komisi III) memang distigma sebagai pembela koruptor. Biar saja,” ujar Yani. Sementara Nudirman Munir dari F-PG sepakat agar anggota DPRD yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK ditangguhkan penahanannya. “Kita bantu penangguhan penahanannya. Demi kepentingan hukum,” kata Nudirman. Ketua Komisi III Gede Pasek Suardika menyatakan bahwa DPR tidak bisa mengintervensi perkara di KPK. “Saya saja bisa diperiksa,” katanya. Karena itu, kalau anggota DPRD mau bekerja sama, bisa saja sebagai justice collaborator. “Ungkap semuanya. Kalau begitu bisa jadi saksi,” kata Pasek. (h/sam)

Penjual Nasi Padang Mengeluh BATAM, HALUAN — Selain bahan-bahan pokok, beras junga megalami kenaikan harga, rata-tara naik mencapai Rp2ribu per Kilogram, ini di karenakan batasan pasokan beras yang datang ke Batam berkurang.

TERBALIK — Akibat bermutan barang terlalu berlebihan mobil lori dengan nomor polisi BP 9542 DY yang membawa barang-barang bangunan terbalik di Jalan DI Panjaiatan KM 7 Tanjungpinang, Selasa (15/1). Dalam insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa. SUTANA

DORONG PEMBANGUNAN PELABUHAN DORAK

Kadishub: 2013 Pusat Anggarkan 50 M SELATPANJANG,HALUAN — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus menggesa penyelesaian pembangunan Pelabuhan Internasional, domestic dan Kargo di Dorak. Sesuai dengan perencanaan, pembangunan pelabuhan Dorak ini diharapkan selesai ahir 2014. Untuk itu, Pemkab Kepulauan Meranti terus berupaya mendapatkan dukungan alokasi anggaran dari Pemerintah Pusat untuk menggesa pembangunan pelabuhan Dorak yang nantinya akan menjadi pusat aktifitas perdaganan di Riau Pesisir. Kepala Dinas Perhubungan Dan Infokom Kabupaten Kepulauan Meranti Drs.H. Faturrahman, Senin (14/1) mengatakan program pembangunan pelabuhan Dorak tetap berjalan sesuai dengan perencanaan. Pelaksanaan pembangunan pelabuhan Dorak tetap dilakukan melaui program shering dana antara Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti denganPemerintah Pusat. “Untuk tahun anggaran 2013, Pemerintah Pusat kembali mengalokasikan anggaran lanjutan pembangunan Dorak melalui dana APBN. Kalau

tidak ada perubuahan, Pemerintah Pusat untuk tahun anggaran 2013 ini, mengalokasikan dana sebesar 50 miliyar rupiah. Untuk itu, kita akan konfirmasi ulang ke pusat,” ungkap Faturrahman. Menurut Kadishub dan Infokom, teralisasinya alokasi dana lanjutan pembangunan Pelabuhan Dorak dari Pemerintah Pusat pada tahun anggaran 2013 ini, sebagai tindak lanjut program yang telah berjalan pada tahun anggaran 2012. Melihar dari hasil evaluasi realisasi serapan penggunana anggaran pusat sebesar 20 miliyar rupiah pada tahun 2012, Pemerintah Pusat menilai telah berjalan maksimal. Untuk itu, pada tahun anggaran 2013 ini Pemerintah Pusat kembali memberikan kepercayaan dengan menggelontorkan alokasi dana pembangunan Pelabuhanm Dorak sebesar 50 milyar rupiah, atau meningkat 30 miliyar rupiah dari tahun anggaran 2012 lalu. Ini merupakan pekerjaan bersar yang harus kita jawab dengan penuh tanggung jawab. ”Alokasi dana APBN sebesar 50 milyar rupiah ini untuk pengerjaan lanjutan di sisi lautnya.

Sedangkan untuk pengerjaan sisi darat, dianggarkan melaui APBD murni kabupaten Kepulauan Meranti.Untuk tahun 2013, di APBD murni dianggarkan 30 miliar rupiah,” beber Kadishub lebih lanjut. Dianggarkannya kembali anggaran pembangunan Pelabuhna Dorak oleh pemerintah Pusat, disambut positif Komisi II DPRD Meranti. Ketua Komisi II DPRD Meranti Basiran Sarjono, SE,MM (14/1) berharap agar realisasi serapan penggunaan anggaran pembangunan Dorak untuk tahun 2013 ini berjalan maksimal. Terutama alokasi anggaran APBD murni, meskipun belum disyahkan dari awal Komisi II mengingatkan agar realisasi serapan penggunanan anggaran belanja public harus berjalan maksimal. “Jangan sampai ada pekerjana dilapangan yang molor. Untuk itu, pengguna anggaran, PPT maupun konsultan pengawasnya harus bekerja keras. Kita tidak ingin anggaran yang telah diajukan tidak mampu diserap. Bagaimanpun ini menyangkut tangung jawab moral pada public” tandas Basiran Sarjono. (h/rus)

Bupati dan Dirut Perusda Dilaporkan KARIMUN,HALUAN — Bupati Karimun Nurdin Basirun dan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Umum Daerah (Perusda) Karimun Usmantono dilaporkan ke Polda Kepri oleh Mathias Lirong atas dugaan penyerobotan lahan miliknya yang selama ini digunakan sebagai lahan Unit Usaha Air Bersih (UUAB) milik Perusda Karimun. Abdul Rahman selaku kuasa hukum Mathias Lirong saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Senin (14/1) kemarin mengatakan, laporan polisi tersebut bernomor LP/07/I/2013. “Keduanya menjadi terlapor atas kasus dugaan penyerobotan lahan milik klien kami, Mathias Lirong,” kata Abdul Rahman. Dalam laporan itu, kata Abdul Rahman, Dirut Perusda dan Bupati Karimun dianggap telah melanggar Pasal 385 KUHP tentang penyerobotan barang yang tidak bergerak selama kurun waktu 17 tahun. Pasalnya, tidak ada itikad baik

dari pihak Pemkab Karimun dan Perusda dalam menyelesaikan masalah ganti rugi lahan tersebut. Menurutnya, terakhir kali pihak Pemkab Karimun berjanji pada tanggal 27 Desember 2012 lalu akan dilakukan pertemuan lagi, kemudian pada tanggal 3 Januari 2013 akan ada penyelesaian soal ganti rugi lahan tersebut. Namun, kenyataan, cuma ada klarifikasi kalau tanah itu milik pihak lain. Karena tak ada kejelasan itulah, kata Abdul Rahman, maka kilennya atas nama Mathias Lirong menempuh jalur hukum untuk menyelesaikan masalah itu. Alasannya melaporkan masalah itu ke Polda Kepri karena yang dilaporkan adalah Bupati yang merupakan kepala daerah tingkat II. Dikatakan Rahman, pihaknya merasa yakin kalau tanah yang sekarang didirikan bangunan instalasi UUAB milik Perusda itu merupakan tanah milik kliennya, karena dirinya memiliki bukti yang

kuat berupa surat keterangan alas hak oleh pihak kecamatan. “Dari 20.000 meter persegi lahan milik Mathias Lirong, maka 4000 meter persegi dipakai Perusda untuk mendirikan bangunan instalasi UUAB,” jelasnya. Sebelumnya, Mathias Lirong mengklaim sebagai pemilik lahan di Sei Bati Tebing yang kini telah didirikan bangunan instalasi unit usaha air bersih (UUAB) oleh Perusda Karimun. Bahkan, pihak ini telah beberapa kali menggelar aksi unjuk rasa dean upaya penutupan serta pemblokiran jalan masuk ke area tersebut beberapa waktu lalu. Karena ada aksi itu, maka Pemkab Karimun berupaya mengadakan perundingan. Namun, dari sekian kali perundingan tetap tidak pernah menemukan jalan keluar alias buntu. “Karena setiap pertemuan tidak membuahkan hasil, maka kami terpaksa menempuh jalur hukum,” ungkap Rahman lagi. (h/ham)

Ford Batam Menawarkan Harga Promo Diawal Tahun BATAM (HK)- PT Ford Motor Indonesia (FMI) beralamat Jalan Yos Sudarso nomor 1, Baloi, Batam, dealer resmi mobil pabrikan Amerika yakni, Ford menawarkan harga promo di awal tahun 2013. Semua tipe farian sudah ada di Ford Batam. Mulai dari Everes, Eskip, Vocus, Ranger, Fiesta. Ford merupakan mobil yang sangat pinter, paling semarak dan meriah dan mendapatkan penghargaan Car of The Year 2012. “Biar masyarakat Kepri umumnya, dan Kota Batam khususnya untuk tidak pe-

nasaran, segera kunjungi dealir kami di Jalan Yos Sudarso nomor 1, Baloi, Batam. Kempetanan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, karena diawal tahun ini kita menawarkan harga promo bagi pembeli,” kata Branch Manager PT FMI cabang Batam, Vicky Valentino, ST kepada Haluan Kepri, Senin (14/1). Vicky mengatakan, kehadiran mobil pinter Ford di Indonesia, khususnya di Batam sudah tak diragukan lagi. Hal ini dibuktikan dengan penghargaan yang diraihnya dari Car of The Year 2012.

Ada sejumlah alasan, mengapa Ford Focus Sedan mendapatkan penghargaan tersebut. Dikatakan, mobil Ford Focus Sedan, merupakan simbol mobil masa depan. Bukan karena tampangnya rumit, tapi karena ia menawarkan value sebagai kekuatan utamanya. Selain itu, kata Vicky, fitur berlimpah adalah merupakan senjata andalan utama bagi Ford Focus Sedan. Seperti active park assist yang membuat upaya parkir paralel menjadi sangat mudah, atau active city stop yang menjadi kewaspadaan Anda dikondisi

aplikasi stop and go. “Banyak kelebihan yang dimiliki oleh mobil Ford ini. Selain parkir dilakukan secara paralel, ketika dalam perjalanan dan misalnya di depan kita ada mobil lain, maka mobil Ford ini dengan sendirinya mengrem. Termasuk pesan lewat suara,” jelas Vicky. Kata Vicky, guna menyempurnakan kemenangannya, desain luar Focus sedan terlihat dinamis. Guratan wajahnya tidak terlalu galak, tapi memiliki kesan kuat. Sementara untuk Ford Fiesta Sedang, lanjut Vicky,

sebagai pemenang Car of The Year Auto Bild Award 2010, Hatchback menularkan berbagai keunggulan kepada sang sedan, dengan mesin Ti-VcT 1.600 cc ini, Fiesta Sedan mampu menghadirkan sensasi berkendaraan diatas kelasnya. Apalagi dengan pilihan transmisi manual 6- percepatan. “Untuk itu, sekali lagi, kami mengajak masyarakat Kepri, khususnya Batam untuk datang ke dealer kami, dan melihat secara langsung keunggulan-keunggulan yang dimiliki mobil Ford pabrikan Amerika ini,” promo Vicky. (h/lim)

Sejumlah pedagang beras mengatakan, pihak mereka menaikkan harga beras, karena pasokan sediit yang datang ke Batam, seperti yang telah dituturkan salah satu pedagang beras di pasar Mitra Raya, Agus, Agus mengatakan, pihaknya menjual beras lokal dalam satu karung ukuran 25Kilogram, mencapai Rp210 ribu, sedangkan yang untuk ukuran 5 Kilogram Rp43 ribu. “Beras juga mengalami kenaikan harga, saya menjual beras lokal yang sebelumnya saya masih bisa menjual beras dengan harga Rp7 ribu per Kilogram, kualitas beras yang standar, sekarang harganya Rp8 per Kilogram, sedangkan harga beras Rp6 ribu, sekarang saya jual Rp7500 per Kilogram,” tuturnya. Agus juga mengatakan, selain beras lokal yang di julanya, pihaknya juga merasakan kenaikan harga dengan beras ber merk lainnya, namun pihaknya tidak menujual per Kilogram, melainkan per karung, dengan kapasitas per karung 5,10, dan 25 Kilogram. “Untuk beras merk bunga mawar, bumi ayau, beras rose, matahari dan merk bintang tiga, saya menjualnya dengan kapasitas isi 25 Kilogram hampir Rp300 ribu, sedangkan untuk 10 Kilogram Rp 250 ribu,” sambung Agung. Dilain tempat, pasar Bengkong misalnya, salah satu pedagang beras yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan, harga beras yang dijualnya untuk beras kualitas standar Rp8 ribu per Kilogram, sedangkan untuk beras kualitas terjamin, lembut dan bersih seperti bumi ayu, rose, dan merk matahari, rata-rata per Kilogram Rp12 ribu. Saya terpaksa menjual beras Rp8 ribu per Kilogram, untuk beras yang kualitasnya standar.Sedangkan untuk beras yang kualitasnya lebih bagus, saya menjualnya Rp12 ribu per Kilogram. Karena saat ini pasokan berasa yang datang ke Batam, sangat sulit dan susah di dapat,” tuturnya. “Harga semahal ini memang tidak pernah terjadi, namun mau tidak mau, harga sekarang makin naik, bukan hanya beras saja tapi ratarata bahan makanan juga naik harga,” imbuhnya. Penjual Nasi Padang Mengeluh Dengan kenaikan harga beras yang mencapai rata-rata Rp1000-2000 ribu per Kilogram, membuat sejumlah pedagang warung nasi mengeluh, pasalnya hal ini membuat mereka tidak setabil dengan pendapatan. Aku

mereka bukan hanya beras yang naik, namun sembako, daging dan ikan juga mengalami kenaikan harga. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Uni, Uni mengatakan, untuk mengantisipasi kenaikan harga, dan mensetabilkan dagangannya agar tetap jalan, Uni mengurangi kapasitas nasi yang dijualnya, harga tetap, namun porsi nasi dan potongan daging dan ikan di kurangi. “Kami sebagai pedagang nasi,memang sangat terganggu, dengan kenaikan harga ini, namun apalah daya, pemerintah belum berhasil mensejahtrakan kami, bukan hanya beras, bahkan daging, ikan dan rempah-rempah juga mengalami kenaikan harga,” tutur Uni. “Untuk mengantisipasi, saya sebagai pedagang nasi, hanya bisa mengurangi porsi dan ukuran daging dan ikan malah di pekecil, karena ini satu-satunya cara, agar saya tidak gulung tikar,” sambungnya. Fahmi sebagai pedagang nasi juga mengatakan, untuk mengantisipasi kenaikan harga ini, Fahmi lebih memilih untuk menaikkan harga nasi yang dijualnya, ketimbang mengurangi porsi, karena bisa mengakibatkan fatal dengan pelanggannya. “Saya terpaksa menaikkan harga nasi yang saya jual, porsi tetap segitu, namun harga nasi saya naikkan seribu, dengan begitu pelanggan saya tetap puas, dan sayapun bisa membeli bahanbahan lagi,” tuturnya. “Jika berlanjut seperti ini terus, jelas saya sangat mengganggu, mulai dari kesejahtraan sebagai pedagang, namun malah lebih bayaklagi warga yang sengsara,” imbuhnya. Lisa, sebagai penjual nasi di Sei Panas, mengeluhkan dengan kenaikan harga beras dan bahan-bahan pokok, dan ini dirasakannya seminggu terakhir ini. Lisa mengatakan, jika tetap mahal, ada kemungkinan pihaknya akan tutup untuk menjual nasi dan beralih menjual buah kembali. “Dulu memang saya menjual buah, namun di karenakan ada beberapa kendala, ya saya beralih menjual nasi, namun jika kondisi harga semakin naik saya akan tutup dan kembali beralih untuk menjual buah,” akunya. “Untuk saat ini sih masih harga nasi masih serba Rp7 ribu, namun porsi sudah saya sedikitkan, dan potongan daging juga semakin di sesuikan kembali dengan harga,” sambungnya dengan senyum.(h/*)

Rp 35 Miliar, Upgrade Bandara Hang Nadim BATAM CENTRE, HALUAN — Guna meningkatkan pelayanan, Badan Pengusahaan (BP) Kawasan Batam, mengalokasikan dana di tahun 2013 sebesar Rp35,5 miliar, untuk Bandara Internasional Hang Nadim. Dana tersebut, guna mengupgrade sarana dan prasarana yang ada di bandara. Kasubdit Humas dan Publikasi BP Batam Ilham Eka Hartawan mengatakan, peruntukan dana tersebut untuk mengganti peralatan dan penambahan alat-alat yang ada. Dengan tujuan menunjang kenyamanan penumpang. Salah satunya, adalah pengadaan, pemasangan dan pemeliharaan Air Conditioner (AC) Chiller di terminal penumpang. “Untuk ini, penambahannya ada delapan unit, di terminal penumpang. Anggarannya sebesar Rp15,5 >> Editor : Maidella syahni

miliar. Sebelumnya kan memang sudah ada, tapi ada yang rusak dan ada juga yang sudah tidak dingin,” jelas Ilham, ditemui diruang kerjanya, Senin (14/1). Ilham menambahkan, selain pengadaan AC, pada tahun yang sama juga akan ada pengadaan peralatan master clock UTC Time, pengadaan pemasangan selfs supporting tower, radio komunikasi, kalibrasi peralatan listrik dengan anggaran Rp2,6 miliar. Selain itu, perbaikan dan kalibrasi ADGS peralatan mekanikal sebesar Rp2,6 miliar. Selebihnya, kata Ilham akan digunakan buat pemeliharaan gedung, sarana dan prasarana lainya, seperti kursi dan lain sebagainya. Dan yg lebih penting tentang keselamatan penerbangan. (h/mnb) >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


24

RABU, 16 JANUARI 2013 M 4 RABIUL AWAL 1434 H

LINGKAR 11 Orang Belum Terima Ijazah Paket C PADANG, HALUAN — Kasti Andri, peserta ujian paket C dua tahun yang lalu, belum menerima ijazah hingga saat ini. Sementara pengumuman dirinya lulus ujian sudah diberitahukan. Dulunya, Andri berharap ijazah ini akan digunakan untuk melanjutkan pendidikan dengan mengambil salah satu jurusan D3 yang ada di salah satu lembaga pendidikan. Tetapi terhalang oleh ijazah yang tidak diterima. Sekarang, keinginan tersebut sudah hilang, karena sudah berkeluarga. “Meskipun sudah terlambat, saya ingin ijazah ini nantinya bisa diperlihatkan kepada anak cucu. Jika diminta membayar, juga tidak masalah,” katanya, Selasa (15/1). Andri sendiri mengikuti ujian paket C sesuai anjuran Walikota Padang Fauzi Bahar waktu itu. Sebelum mengikuti ujian, dirinya belajar 3 kali seminggu di sebuah SD di Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Padang. Untuk pengurusan ijazah inipun dirinya tidak begitu tahu, karena diurus oleh salah seorang warga di tempat tinggalnya. Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas Pendidikan Kota Padang, Musdek, mengatakan, memang ada 11 orang peserta ujian paket C yang belum menerima ijazah hingga saat ini. Hal ini, katanya, karena ada kelalaian dari panitia sehingga beberapa ijazah yang akan ditandatangani hilang. Dia sudah memperingatkan kepada panitia lainnya agar hatihati menyimpan dokumen. Untuk kesebelas orang ini menurut Musdek, sudah dicatat namanya. Bagi yang belum mendapatkan juga bisa melaporkan ke bidang PLS Disdik Padang di Simpang Haru. “Secepatnya peserta yang belum mendapatkan ijazah ini akan diurus untuk mendapatkan ijazah kembali. Berarti untuk 11 orang ini diulang kembali mengajukan ke pusat. Diusahakan tahun ini bisa diterima,” jelasnya. (h/cw-eni)

UNP Tambah 2 Orang Guru Besar PADANG, HALUAN—Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Phill Yanuar Kiram, mengukuhkan Prof Ali Amran MPd MA PhD Bidang Kimia Fisika, bersama Prof Dr Jufrizal M Hum Bidang Antropological Linguistic sebagai Guru Besar UNP, di Gedung Serbaguna Fakultas Teknik, Selasa (15/1). Phill Yanuar Kiram, mengatakan, pengukuhan tersebut setelah keduanya mendapatkan persetujuan dari Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas). “Ali Amran sebagai dosen FMIPA, telah berhasil membahas, serta menulis tentang mikroemulsi, kristal, cair dan aplikasinya. Sedangkan Prof Dr Jufrizal M Hum sebagai dosen Fakultas Bahasa dan Seni, telah berhasil menulis Antropological Linguistic,” ujarnya. Dikatakan, setelah pengukuhan itu, maka saat ini guru besar yang ada di UNP sudah mencapai 48 orang. Meski demikian, pihak UNP masih sangat banyak kekurangan guru besar yang berkompeten di bidangnya. “Kami berharap dengan bertambahnya guru besar ini, UNP akan terus mengalami kemajuan, karena semakin banyak guru besar pada suatu universitas, maka tingkat, mutu dan kualitas pendidikannya akan semakin bagus pula,” ungkpanya lagi. Ia menambahkan, untuk tahun 2013 ini, UNP akan merencanakan pengukuhan sebanyak empat orang guru besar lagi. Dari beberapa orang dosen yang telah mengajukan syarat-syarat kepada Mendiknas, empat orang tersebut berpeluang besar untuk mendapat gelar sebagai guru besar. “Kami belum bisa sebutkan namanya, biarlah nanti Mendiknas yang mengeluarkan infromasinya, yang penting UNP akan terus melakukan perubahan,” katanya lagi. (h/cw-wis)

KURIKULUM 2013

Pemerintah Sediakan Buku dan CD Pelajaran JAKARTA, HALUAN — Pemerintah meyakinkan DPR bahwa perubahan Kurikulum 2013 siap dilaksanakan di tahun ajaran baru nanti. Selain membuat strategi penyiapan guru, pemerintah juga menyediakan buku teks untuk siswa dan buku pedoman bagi guru. “Kurikulum 2013 ini memuat pembelajaran yang sudah diterapkan di sekolah-sekolah yang baik, bahkan yang berstandar internasional. Jadi, sayang kalau siswa tertunda mendapatkan proses pembelajaran yang baik,” kata Musliar Kasim, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan, dalam rapat dengar pendapat pemerintah dengan Panitia Kerja (Panja) Kurikulum Komisi X DPR di Jakarta, Selasa (15/1/2013). Menurut Musliar, untuk buku teks siswa sudah disiapkan. “Sebelum tahuan ajaran baru dimulai, buku teks dan buku pedoman untuk guru siap. Bahkan, kami sudah meyiapkan CD buku teks untuk mengantisipasi kalau pengiriman buku terlambat,” jelas Musliar. Musliar menambahakan, buku yang akan ditulis untuk kelas I SD sebanyak 14 buku dan kelas IV SD 15 buku. Di jenjang SMP 15 buku dan SMA/SMK 14 bukum demikian juga untuk guru. “Buku yang disediakan pemerintah adalah buku mata pelajaran wajib,” kata Musliar. Khusus untuk di SMA, buku yang disediakan pemerintah pada tahun 2013 ini baru mencakup Bahasa Indonesia, Matematika, dan Sejarah Indonesia. “Ini karena anggaran yang terbatas. Sisanya masih pakai buku lama. Tetapi proses pembelajarannya menyesuiakan dengan Kurikulum 2013,” kata Musliar. Anggaran untuk buku teks siswa, buku guru, dan dokumen kurikulum, kata Musliar, mencapai Rp 1 triliun lebih. (h/kcm)

SUDAH PUDAR — Puluhan siswa siswi Sekolah Dasar (SD) Alang Laweh dipandu guru mereka saat akan menyeberang Jalan Bagindo Aziz Chan, untuk melaksanakan kegiatan olah raga di Taman Imam Bonjol, Kota Padang, Selasa (15/1). Jalur penyeberangan (zebra cross) yang mereka lintasi nyaris tak tampak lagi karena telah pudar dimakan waktu. AMIR

Lulusan Seskoal Akan Bergelar S-2 JAKARTA, HALUAN — Ke depan, lulusan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) akan memperoleh gelar Master Pertahanan bidang maritim. Seskoal sedang menyiapkan program dan mekanisme untuk perwujudan rencana ini. “Kita sudah proses dan bekerja sama Kemdikbud dan beberapa lembaga pendidikan terkait,” kata Komandan Seskoal Laksamana Pertama TNI Desi Albert Mamahit seusai Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Seskoal dari Laksamana Muda TNI Arief Rudianto kepada Laksamana Pertama TNI Desi Albert Mamahit, di Seskoal, Jakarta, Selasa (15/1/2013). Menurutnya, program gelar S-2 nantinya akan mulai dijalani oleh sekitar 170 siswa yang baru akan masuk pada

Pendidikan Reguler Ke-51 Seskoal, Kamis (17/1/2013) mendatang, termasuk di antaranya 10 orang siswa dari mancanegara. “Kita harapkan siswa yang baru masuk ini sudah bisa diberi gelar S-2. Konsep sudah selesai dan tinggal jalan saja. Tapi tentu ada berapa perangkat yang harus kita siapkan,” kata lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) ke-29 tahun 1984 tersebut. Untuk menyambutnya, lanjut Albert, Seskoal mempersiapkan 10 komponen yang terlibat dalam proses pendidikan Seskoal, mulai dari tenaga pengajar atau dosen, sarana dan prasarana pendidikan, kurikulum, fasilitas, koneksi dengan instansi terkait, dan pengesahan secara akreditasi oleh Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan (Kemdikbud). Penyetaraan gelar ini sesuai instruksi Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono yang langsung ditindaklanjuti Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya Marsetio dengan membuat roadmappendidikan TNI AL. Selama ini, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, Seskoal juga bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Seskoal merupakan salah satu komponen kekuatan TNI AL yang berperan dalam menyiapkan sumber daya manusia untuk mampu melaksanakan tugas pengawakan organisasi untuk mewujudkan tujuan dan misi TNI AL. “Kita harapkan para siswa Seskoal dapat menjadi calon pemimpin TNI AL yang bisa dibanggakan,” tandasnya. (h/kcm)

Pengunjung Perpustakaan Daerah Mulai Meningkat PADANG, HALUAN — Tiga tahun pascagempa bumi pada bulan Desember lalu, kunjungan masyarakat ke Perpustakaan Provinsi Sumatra Barat mulai mengalami peningkatan. Kunjungan tersebut berasal dari mahasiswa, pelajar, masyarakat umum sampai keluarga. Sekretaris Badan Perpustakaan dan Arsip Sumatera Barat Sunyati, mengatakan, setelah gempa pada 26 Desember 2009 lalu, kunjungan perpustakaan daerah sempat mengalami penurunan yang tajam. Namun

sekarang, kunjungan mulai meningkat meski masih kurang. “Jika sebelum gempa bisa mencapai 1.000 pengunjung setiap hari, namun pada tahun 2010, ketika perpustakaan di Linggar Jati, Tabing, pengunjung hanya mencapai 50 sampai 100 orang. Tahun 2011 mencapai kisaran 150-200 pengunjung, dan pada tahun 2012 lalu hingga sekarang sudah mencapai 200 hingga 300 pengunjung per hari,” katanya. Hal ini, kata Sunyati, karena kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang keberadaan

perpustakaan daerah yang berada di Jalan Asahan Nomor 3, di dekat Gedung Olahraga (GOR) Agus Salim Padang, di depan Samsat Bersama Provinsi Sumatera Barat. Sementara itu, Kasubbid Layanan Eksistensi dan Promosi Perpustakaan dan Arsip Sumatera Barat Yulimasri, menyatakan, tahun 2014 dijadwalkan Perpustakaan Daerah Sumatera Barat akan pindah ke Jalan Diponegoro Nomor 4, Padang, lokasi lama. “Saat ini pembangunan perpustakaan daerah sedang

berjalan. Awal tahun 2014 dipastikan perpustakaan daerah sudah mempunyai gedung permanen, sehingga kita dapat meningkatkan volume pengunjung seperti sebelum tahun 2009 lalu, yang bisa mencapai 1.000 pengunjung,” terangnya. Pascagempa tahun 2009 lalu, buku-buku yang bisa diselamatkan hanya sekitar 30 persen dan arsip 90 persen. Hal ini karena reruntuhan gempa membuat buku-buku basah dan bercampur puing-puing gempa, hingga tak bisa dipakai lagi.

Namun arsip-arsip sejarah Sumatera Barat berhasil diselamatkan, karena berada dalam lemari yang terlindung dari hujan dan panas. Sekarang pengunjung perpustakaan daerah didominasi oleh mahasiswa sekitar 60 persen, pelajar 18 persen dan selebihnya masyarakat umum. Biasanya, tiap hari Sabtu pengunjung mengalami peningkatan dari hari-hari lain. Fenomena yang unik pada saat ini yaitu, kunjungan perpustakaan bersama keluarga.(h/cw-lex)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


Haluan 16 Januari 2013