Page 1

Harian Umum

MEDIA GROUP

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA IKLAN 0751 4488700 SIRKULASI 082388441221 REDAKSI 082390765000

KAMIS

15 AGUSTUS 2013 M / 8 SYAWAL 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN EDISI 272, TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Dan jika seorang di antara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui. (QS At Taubah Ayat 6)

05.04

12.26

15.46

18.28

19.39

MERAH PUTIH BELUM BERKIBAR

Nasionalisme Masyarakat Luntur RASA nasionalisme masyarakat Sumatera Barat sudah luntur. Hari Kemerdekaan dianggap sudah biasa saja. Bendera Merah Putih tak lagi dikibarkan. Kondisi ini sangat memprihatinkan. PADANG, HALUAN — Tanggal 17 Agustus hanya tinggal dua hari lagi. Namun semarak memperingati Hari Kemerdekaan RI yang diproklamirkan tahun 1945 ini belum terlihat. Bendera Merah Putih hanya berkibar di kantorkantor pemerintah. Sementara di tengah masyarakat nyaris tidak

ada. Kondisi ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun belakangan. Bahkan di Ibukota Provinsi Sumatera Barat sendiri, Kota Padang tidak ada tanda-tanda bakal ada peringatan hari kemerdekaan RI dan adanya pesta 17-an. Duludulunya, sepekan menjelang Hari Kemerdekaan, di kompleks-kom-

KHAS

pleks perumahan penduduk sudah dibangun gapura dengan cat merah putih atau bagi yang sudah punya gapura tinggal mengecatnya saja lagi dengan warna bendera kita. Di sepanjang jalan protokol di Kota Padang, seperti Jalan Khatib Sulaiman, Jalan Rasuna Said, Jalan Sudirman, Jalan Pemuda, Jalan S Parman, Jalan Hamka, Jalan Gajah Mada, Jalan Perintis Kemerdekaan dan lainnya, nyaris tidak ada bendera yang berkibar di depan rumah warga, toko, ruko dan sejenisnya. Kalau pun ada, totalnya tak

sampai lima bendera, salah satunya di toko alat rumah tangga di dekat Pecel Lele Ibu Ita. Apalagi di perumahan-perumahan. Di seluruh perumahan yang ada di kawasan Air Tawar dan Tabing, cuma satu rumah yang terlihat mengibarkan bendera, yakni di Perumahan Jondul IV Blok JJ No.6. Kondisi yang memprihatinkan ini juga terjadi pada semua daerah kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Pantauan Haluan di Dharmasraya dan Solok Selatan, meski HUT RI hanya tinggal tiga hari sejak kemarin, namun Bendera Merah

Putih belum juga berkibar di tengahtengah masyarakat. Kalaupun ada, jumlahnya sangat minim. Wartawan Haluan Maryadi dari Dharmasraya melaporkan bahwa menjelang peringatan HUT RI ke68, Kabupaten Dharmasraya hanya dihiasi bendera partai, sedangkan bendera merah putih sebagai salah satu simbol Negara RI sangat minim sekali. Di sepanjang jalan lintas Sumatera (Jalinsum), bendera merah putih hanya berkibar di perkantoran pemerintah dan sebagian kecil di kantor swasta dan rumah penduduk,

namun angkanya sangat kecil sekali atau diperkirakan tiga persen saja. Parahnya lagi, begitu banyaknya perkantoran swasta termasuk perbankan di Pulau Punjung sebagai pusat ibukota kabupaten, umumnya tidak ada yang menaikkan bendera, seperti Kantor Cabang Pembantu Bank Mandiri, BRI Sungai Dareh, perkantoran swasta seperti lembaga keuangan atau financial, parahnya lagi kantor partai kecuali Kantor Partai Nasdem.

>> NASIONALISME hal 07

HJK PADANG KE-344 DIPERINGATI

Fauzi Bahar Diminta Tuntaskan Bengkalai PADANG, HALUAN — Jabatan Fauzi Bahar sebagai Walikota Padang hanya tinggal lima bulan lagi. Setidaknya, ada empat item pekerjaannya yang masih terbengkelai di antaranya pembebasan jalur dua bypass, terminal angkot, pasar raya dan kemacetan.

Budeng (38), peternak sapi pasisie saat menjual sapinya di Pasar Ternak Lakitan.

Sapi Pasisie Terancam Punah

S

EKDA Pessel Erizon Rabu (14/8) menyebutkan, sapi khas asal Pesisir Selatan (Pessel) perlu diselamatkan dari kepunahan. Tanda tanda kepunahan sapi khas Pessel itu ditandai dengan menyusutnya populasi sapi pasisie sementara sapi lokal jenis lain seperti sapi bali menyerbu daerah itu semenjak duapuluh tahun belakang. Berdasarkan data tahun 2007, populasi sapi tercatat sebanyak 90.344 ekor. Dan data terakhir (2012), jumlah sapi yang ada sebanyak 91.777 ekor. Di dalamnya sudah termasuk berbagai jenis sapi,

“Dengan jabatan Walikota Padang Fauzi Bahar yang hanya tinggal 5 bulan lagi, hendaknya dapat menyelesaikan pekerjaannya yang belum selesai sehingga ketika meninggalkan Kota Padang tidak meninggalkan beban yang berat bagi penerusnya atau menimbulkan

persoalan baru,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota Padang ke-344, Rabu (14/8). Pada HUT Kota Padang ke 344 ini, merupakan perayaan yang terakhir bagi Wa-

>> FAUZI BAHAR hal 07

YULI OKTARIA INGIN HIDUP TENANG

FAUZI BAHAR

Advertorial

DALAM TIGA TAHUN

Pemprov Sumbar Raih 58 Penghargaan

IRWAN PRAYITNO

MUSLIM KASIM

PADANG, HALUAN — Komitmen pasangan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Muslim Kasim membangun Sumatera Barat menuai hasil yang sangat gemilang. Tiga tahun masa kepemimpinannya, wilayah Sumatera Barat berkem-

bang dan tumbuh dengan pesatnya. Pasangan dari Partai Keadilan Sejahtera dan Golongan Karya itu, berhasil mendorong berbagai pemberdayaan masyarakat, pengendalian penduduk

>> PEMPROV hal 07

>> SAPI PASISIE hal 07

NAMA JE-MM JUGA HILANG DI INHIL DAN MERANTI Pejalan Kaki Sekarat Dihondoh Jasa Malindo............>> 02 Setiap Nagari Punya Jalur Evakuasi.................>> 04 Indonesia Akhirnya Menang.......>> 18

Pilkada Riau Makin Kacau PEKANBARU, HALUAN — Perihal semrawutnya surat suara yang akan digunakan dalam ajang pemilihan Gubernur Riau pada 4 September 2013, rupanya masih berlanjut. Hilangnya foto pasangan nomor urut 5 Jon Erizal-Mambang Mit pada surat

suara, ternyata tidak saja terjadi di Kabupaten Bengkalis. Kondisi serupa ternyata juga terjadi di Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti. Kondisi itu diakui Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indragiri Hilir, Joni Suhaidi, ketika dikon-

firmasi Senin kemarin. Menurut Joni, pada Kamis (8/8), pihaknya sudah menerima kiriman surat suara Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, di Kantor

>> PILKADA RIAU hal 07

Jual Ginjal Demi Bayar Utang Laporan: Ramadhani DUA hari sudah, Yuli Oktaria (30), berkeliling kota mencari informasi dimana dirinya bisa menjual ginjal. SDalah satunya mendatangi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang. Yuli berniat menjual ginjal untuk menutupi utang yang diperbuat mantan suaminya. Baru sampai di luar rumah sakit, dirinya menemui seorang perawat yang berada di tepi jalan. Sayangnya, jawaban perawat ini membuat Yuli kecewa. “Buk di sini, tidak ada tempat untuk menjual ginjal. Menjual ginjal itu dilarang buk. Ibu cari tempat lain saja,” kata Yuli menirukan suara perawat. Hati Yuli pun remuk, ketika mendengar ucapan perawat. Terbayang sudah di wajahnya rentenir yang datang menemui setiap saat. Tak lama kemudian, perawat menyarankan Yuli mendatangi salah satu kantor media. Dengan penuh semangat, keesokan harinya, Yuli berangkat dari rumahnya di Asrama Ganting Kompleks Asrama TNI AD, Padang Timur, mencari alamat salah satu stasiun TV yang ditunjuk perawat. Kekurangtahuannya akan informasi, sampai jam 12 siang

>> JUAL GINJAL hal 07

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Rahmah El Yunusiyyah Raih Bintang Mahaputera Adipradana

PADANG PANJANG, HALUAN— Almarhumah Syaikah Hj Rahmah El Yunusiyyah (1900-1969), pendiri Perguruan Diniyyah Puteri, pendiri Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Kota Padang Panjang dan tokoh pendidikan Asia Tenggara dianugerahi gelar Bintang Mahaputera Adipradana oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Penghargaan itu diserahkan presiden kepada pimpinan perguruan Diniyyah Putri Padang Panjang Fauziah Fauzan SE, Ak M.Si selaku ahli waris di Istana Negara

Jakarta, Selasa (13/8) sore. Bintang Mahaputera Adipradana merupakan penghargaan tertinggi negara yang diberikan kepada seseorang yang berjasa luar biasa dibidang pendidikan, ekonomi, politik, ilmu pengetahuan dan teknologi serta perjuangan bangsa yang juga diakui di tingkat nasional. Dalam kesempatan tersebut, presiden juga menyerahkan penghargaan yang sama kepada 11 orang lainnya diantaranya 8 orang Menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2 dan 3 orang tokoh nasional dan

pejuang bangsa. Antara lain Prof DR Mahfud MD, Ir Hatta Rajasa, Letjen (purn) Sudi Silalahi, Prof Purnomo Yusgiantoro, Ir Jero Wacik, Ir Joko Kirmanto, DR Moh Nuh, Drs Suryadharma Ali, DR Marie Elka Pangestu, dan Alm Abdul Baswedan (anggota BPUPKI) Alm Rahmah El Yunusiyyah juga pernah meraih gelar Doctor Honoris Causa dari Al-Azhar University Mesir tahun 1957, satu satunya gelar yang pernah diberikan oleh Al-Azhar untuk perempuan. Sayangnya, gelar itu tidak diakui

sehingga belum bisa disandangkan kepada Rahmah El Yunusiyyah. Alm Rahmah El Yunusiyyah selaku pendiri perguruan Diniyyah Putri sudah banyak mendidik anak bangsa. Bahkan puteri dari negara Brunai, Singapura, Malaysia, Thailand sejak tahun 1923 hingga 1960 an. Diantara santri Diniyyah Putri yang sukses adalah Tan Sri Aisyah Ghani, mantan Menteri Kebajikan AM (Menteri Sosial) dan Datin Sakinah Junaid, Ketua Dewan Muslimat. Fauziah Fauzan SE, AK MSi

FAUZIAH Fauzan SE, AK MSi, usai menerima penghargaan foto bersama Hatta Rajasa, Suryadharma Ali dan Moh Nuh. IST usai menerima penghargaan itu mengaku bangga karena ibunda Rahmah El Yunusiyyah merupakan

tokoh pejuang pendidikan yang telah diakui dan menerima penghargaan. (h/one)

Tiga Bacaleg DPRD Sumbar Diganti PADANG, HALUAN— Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat selesai menindaklanjuti perubahan daftar calon sementara (DCS) anggota legislatif yang diajukan oleh masing-masing partai.

KILAS Pejalan Kaki Sekarat Dihondoh Jasa Malindo PADANG PANJANG, HALUAN - Musim arus balik pada libur Lebaran 1434 H, sepertinya masih meminta korban. Di ruas jalan Padang- Bukittinggi, tepatnya di Silaiang Bawah Padang Panjang, sebuah Avanza dengan nomor polisi BM 1379 TJ yang dikemudikan Burmani, terperosok masuk got, Rabu (14/8) pagi. Sementara sebelumnya, sebuah mikrobus bermerk dinding Jasa Malindo, menghondoh Fadil (15), seorang pejalan kaki di bilangan Kacang Kayu Ganting, Selasa (13/8) malam. Kapolres Kota Padang Panjang AKBP Djoni Hendra melalui Kanit Laka Lantas Ipda Yadi Purnama mengatakan, tidak ada korban jiwa akibat dari kedua peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut. Namun, korban Fadil yang dihantam bus Jasa Malindo, terpaksa harus mendapat perawatan intensif pihak medis, karena mengalami benturan hebat di bagian kepala. “Tidak ada korban jiwa dari dua musibah kecelakaan itu. Hingga saat ini, kedua mobil naas sudah kita amankan di Mapolres Padang Panjang,” kata Yadi. Dikatakan, Avanza yang dikemudikan Burmani tersebut, sebelumnya melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang. Diduga kuat, pengemudi dalam keadaan mengantuk saat berkendara. Sehingga begitu melewati kawasan Silaiang Kariang, korban tak kuasa mengendalikan laju mobil, hingga akhirnya terperosok ke dalam got. “Beberapa saat usai kejadian, mobil tersebut langsung kita derek untuk menghindari kemacetan. Meski pengemudi selamat, namun kendaraan sudah dalam keadaan ringsek,” ujar Yadi. Sementara untuk kasus kecelakaan yang melibatkan Fadil (15), seorang pejalan kaki dengan sebuah mikrobus Jasa Malindo nomor polisi BA 7904 HU di kawasan Kacang Kayu Ganting, Padang Panjang Timur pada Selasa malam sekitar pukul 20.00 WIB lalu, juga dilaporkan tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun akibat benturan hebat di bagian kepala, korban langsung dilarikan ke RSUD Kota Padang Panjang. Dituturkan Yadi, bus Jasa Malindo yang dikemudikan Ramadhani Saputra (21) itu, datang dari arah Kacang Kayu menuju Bukittinggi. Di lokasi kejadian, korban yang baru turun dari mobil Avanza dan bermaksud untuk buang air kecil, tampak berlari kecil menyeberangi jalan. Diduga, saat menyeberang itulah korban akhirnya tertabrak mikrobus yang melaju dalam kecepatan sedang. “Selain langsung melarikan korban ke rumah sakit, sopir mikrobus Jasa Malindo, juga telah kita amankan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” terang Yadi. (h/yan)

GRAHA MERAH PUTIH — Gedung Kantor Pusat PT.Telkom di Jalan Japati No.1 Bandung dengan logo baru Merah Putih. Gedung ini dinamai Graha Merah Putih dan menurut rencana akan diresmikan pada tanggal 17 Agustus 2013 mendatang bertepatan dengan peringatan hari Kemerdekaan RI ke-68. DJAMALIS DJAMIN

Pansus Siloam Segera Bekerja PADANG, HALUAN – Meski Gubernur Sumbar Irwan Prayitno siap mendukung upaya penolakan rencana pembangunan Rumah Sakit Siloam di Kota Padang, jika disinyalir terselubung kristenisasi, namun Walikota Padang Fauzi Bahar tidak menggubris hal tersebut. Bahkan ia tetap menjamin bahwa pembangunan Rumah Sakit Siloam tidak terselubung kristenisasi. Menghindari semakin simpang-siurnya persoalan, Pansus Siloam sendiri direncanakan segera memanggil semua pihak terkait. “Apakah salah jika saya membawa investor ke Kota Padang? Kalau ada yang salah, mari bicarakan bersamasama. Bahkan, kalau memang tidak ditemukan musala dalam pembangunan Rumah Sakit Siloam, maka akan saya suruh segera bangun. Bahkan, pemilik Rumah Sakit Siloam pun tidak

melarang orang berpakaian muslim bekerja di tempat mereka,” kata Walikota Padang Fauzi Bahar di selasela Sidang Paripurna Istimewa HUT Kota Padang ke-344 di DPRD Kota Padang, Rabu (14/8). Menurut Fauzi, pembangunan Rumah Sakit Siloam sangat besar manfaatnya karena akan menampung tenaga kerja sebanyak 3.000 orang. Apalagi, Kota Padang sangat sempit lapangan pekerjaan. Untuk itu, Fauzi mengajak semua pihak untuk melihat pentingnya pembangunan Rumah Sakit Siloam di Kota Padang ini. Apalagi, untuk kepentingan bersama. “Tidak ada kristenisasi. Bahkan untuk meyakinkan, mari bicarakan dengan pimpinannya langsung. Sehingga, lebih jelas dan tidak menjadi pertanyaan terus seperti selama ini terjadi,” tegasnya.

Pembangunan Rumah Sakit Siloam, menurut Fauzi, juga sebagai salah satu bentuk terobosan penggalangan investasi sektor swasta ke Kota Padang. Apalagi, dalam berinvestasi diberikan kemudahan dengan ditunjang berbagai aturan yang mempunyai kepastian hukum, sehingga akan banyak investor melirik Kota Padang sebagai lokasi untuk berinvestasi. Ketua DPRD Kota Padang Zulherman mengatakan, akan membicarakan persoalan Siloam ini ke Pansus yang bersangkutan. Apalagi banyak surat masuk ke DPRD terkait persoalan Siloam. “Insya Allah, dalam waktu dekat ini Pansus beserta pimpinan akan segera membuat jadwal pembahasan dengan memanggil pihak-pihak terkait,” katanya. Dengan begitu, semua persoalan menjadi jelas dan terarah. (h/ade)

Berdasarkan DCS hasil perbaikan (DCSHP) yang disepakati dalam rapat pleno, Rabu (14/ 8) di Gedung KPU Sumbar, terdapat tiga bacaleg yang harus diganti. Ketua Pokja Pendaftaran Caleg KPU Sumbar, Agus Catur Rianto mengatakan, nama caleg tersebut adalah Syamsuar Malintang Sati, bacaleg Hanura nomor urut 5 di Dapil Sumbar V, yang diganti dengan Dicky Subhan. Alasan penggantian adalah calon bersangkutan meninggal dunia. Selanjutnya adalah, Yohandriwati Syamsu, bacaleg dari PKS nomor urut 3 Dapil Sumbar 3 yang diganti dengan Elinar Anas. Alasan penggantian adalah, bacaleg bersangkutan mengundurkan diri. Terakhir adalah, Hesti Aprisusanti, bacaleg Golkar nomor urut 1 Dapil Sumbar 4, diganti dengan Melviny Contessa. Alasan penggantian adalah adanya putusan Bawaslu No 17/SP-2/set. Bawaslu Sumbar/ VII/2013 memutuskan Hesti Aprisusanti harus diganti karena menjadi caleg pada dua daerah dan dua partai berbeda. “Dengan demikian, perubahaan yang terjadi dalam DCSHP hanyalah penggantian tiga orang bacaleg. Tidak ada perubahan bacaleg. Artinya untuk DCSHP jumlah caleg sebanyak 756,” katanya. Selain penggantian bacaleg untuk DPRD Sumbar, rapat pleno ini, juga sudah menindaklanjuti adanya penyempurnaan yang dilakukan oleh calon anggota DPD. Dikatakan Agus, ada 7 orang calon yang melakukan penyempurnaan. Penyempurnaan ini seperti melengkapi foto dan mengubah nama dengan menambah gelar adat seperti yang dilakukan calon DPD Leonardy Harmainy. Sementara Herman Darnel dan beberapa calon lainnya juga melakukan perbaikan foto. (h/eni)

Rizki Siswandi Putra Wakili Bukittinggi ke Istana Negara BUKITTINGGI, HALUAN Rizki Siswandi Putra, siswa kelas XI IPA SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi, terpilih dalam pasukan pengibar bendera pusaka pada hari ulang tahun Republik Indonesia Ke 68 yang digelar 17 Agustus 2013 mendatang di Istana Negara. Menurut Sekretaris Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kota Bukittinggi Yollis Andri, terpilihnya Rizki Siswandi Putra ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kota Bukittinggi yang dapat mengutus salah satu siswanya mengisi formasi Paskibraka di tingkat nasional. Hal itu tidak

terlepas dari usaha kerasnya di bawah binaan pelatih dan para senior Paskibra di Bukittinggi. “Rizki Siswandi Putra telah berangkat ke Pusat Diklat Paskibraka di Jakarta 22 Juli 2013 lalu untuk bergabung bersama perwakilan siswa terpilih lainnya dari berbagai daerah di Indonesia,” terangnya. Untuk persiapan upacara peringatan HUT RI di Bukittinggi, jelas Yollis Andri, pasca libur Lebaran 1434 Hijriah, 54 orang anggota Paskibra saat ini telah memasuki masa diklat dan pelatihan di Gedung Pusat Informasi dan Dokumentasi

(Pusido). Mereka dilatih oleh anggota TNI, Polri, serta arahan dari pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Yollis andri menambahkan, ke54 anggota Paskibra Kota Bukittinggi ini akan dilantik 16 Agustus 2013 nanti di Aula Balaikota oleh Walikota Bukittinggi Ismet Amzis. Mereka bertugas dibagi dalam dua shift, pagi untuk upacara detikdetik proklamasi, dan sebagian lagi pada upacara penurunan bendera yang akan dilaksanakan 17 Agustus 2013 di Lapangan Wirabraja. Sementara itu, PHBN juga telah menyusun agenda dan

kegiatan yang melibatkan seluruh dinas, instansi, BUMN dan BUMD dalam upacara peringatan HUT RI serta semarak HUT RI di Kota Bukittinggi. Yollis Andri mengatakan, setiap kantor dinas dan instansi diminta untuk menciptakan suasana semangat kemerdekaan. Diantaranya menghiasi perkantoran dengan bendera merah putih, baliho, poster, serta mengimbau masyarakat untuk mengibarkan bendera di halaman rumah sejak 14 hingga 20 Agustus 2013. “Memperingati hari kemerdekaan merupakan saat kita mengenang perjuangan

>> Editor : Syamsu Rizal

para pahlawan mempertahankan tanah air dari jajahan negara asing. Segala pengorbanan mereka lakukan dengan semangat pantang mundur. Dan saat ini sebagai generasi penerus kita hendaknya memaknai arti dari kemerdekaan itu,” jelasnya. Menurut Yollis Andri, puncak peringatan detik-detik proklamasi ke-68 dipusatkan di lapangan Wirabraja, dengan inspektur upacara Walikota Bukittinggi Ismet Amzis, pembacaan teks proklamasi Ketua DPRD Rachmat Aris. Sedangkan untuk upacara penurunan bendera inspekturnya Wakil Walikota Harma Zaldi. Yollis Andri menambahkan, sebelumnya, pada tanggal 16 agustus 2013 dilangsungkan rapat parpiurna istimewa DPRD Bukittinggi mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, pengukuhan anggota paskibra, pawai taptu keliling kota, serta upacara renungan suci di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bakti Gulai Bancah. (h/wan)

>> Penata Halaman : Jefli


KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

3


4 SUMBAR LINGKAR

PKK Solok Gelar Jambore ALAHAN PANJANG, HALUAN— Bupatai Solok H.Syamsu Rahim menyebutkan, keberhasilan tim penggerak PKK Kabupaten Solok perlu diapresiasi. Karena sudah bisa menjadi yang terbaik saat Jambore di tingkat Sumbar. Untuk itu, kegiatan jambore tingkat kabupaten menjadi begian penting, sebagai evaluasi kegiatan tahunan PKK dengan melibatkan kecamatan. “Apalagi kegiatannya diisi dengan berbagai kegiatan produktif, seperti keterampilan, kegiatan ekonomi, kesehatan dan lingkungan menuju keluarga sehat sejahtera,” ujarnya, kemarin saat Jambore PKK Solok. Hadir saat itu Wabup Solok H Desra Ediwan AT, Kajari Solok, Ketua DPRD H.Syafri ,Sekda H M.Saleh, seluruh camat di Solok dengan utusan masing-masing 20 orang. Pemerintah daerah memberri peluang dan mendukung setiap aktifitas organisasi kaum ibu ini. Apalagi kegiatan PKK yang bernaung di bawah pemerintah. Ketua TP.PKK Solok Ny Syamsu Rahim menyebutkan beberapa prestasi yang diraih. Seperti Kecamatan Hiliran Gumanti berhasil menjadi juara dalam pelayanan Posyandu di Sumbar, juga terbaik kedua Pelayanan hidub bersih dan sehat (PHBS). Sebagi bukti pentingnya PKK di nagari-nagari dan jorong.(h/nus)

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Gubernur Adakan Pertemuan dengan Pelaku Sejarah PADANG, HALUAN— Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama seluruh muspida, akan melakukan pertemuan dengan 118 pelaku sejarah, yang berada di seluruh wilayah Sumbar, pada 17 Agustus 2013 di Gedung Dewan Harian Daerah (DHD 45) Sumbar, jalan Samudera, Padang. Pertemuan itu guna membahas dan meminta sumbangan pemikiran dari para pelaku sejarah, untuk pembangunan Sumbar ke depan. Selain itu, pertemuan itu juga akan dituju-

kan untuk memantapkan, dan menyosliasisasikan kembali rasa nasionalisme masyarakat Minangkabau yang kian hari, kian luntur. Demikian disampaikan Ketua DHD 45 Sumbar Zulwani Dt Bagindo Kali kepada Haluan, Rabu (14/8). “Setelah uapacara bendera selesai di Lapangan Kantor Gubernur, maka pukul 11.00 WIB, Gubernur langsung bertolak ke Gedung DHD 45 untuk melakukan pertemuan dengan para pelaku sejarah,” ujarnya.

Lanjuntya lagi, untuk ke 118 pelaku sejarah itu, pihak DHD telah menentukan pelaku-pelaku sejarah yang akan diundang, yakni 50 orang dari Kota Padang, 20 orang dari Padang Pariaman, dan 2 orang masing-masing dari 17 Kabupaten Kota lainnya. “Semua undangan dipastikan seorang pelaku sejarah. Dimana, kalau pelaku sejarhnya waktu dulu berusia 15 tahun, maka umurnya saat ini paling sedikitnya sudah berusia 83 tahun,” ungkapnya lagi.

Dikatakan, pertemuan kepala daerah khususnya dengan Gubernur sudah sangat lama didambadambakan oleh para pelaku perjuangan. Karena, terakhir para pelaku sejarah melakukan pertemuan pada tahun 2009 lalu. “Terakhir kami melakukan pertemuan dengan gubernur dilakukan pada tahun 2004 lalu. Pada saat itu, masih gubernur masih pak Gamawan Fauzi,” tuturnya. Kata Zulwadi lagi, keterbatasan dana, dan anggran membuat DHD 45 Sumbar sulit

PESSEL TARGETKAN

Setiap Nagari Punya Jalur Evakuasi PAINAN, HALUAN— Untuk melindungi masyarakat dari ancaman tsunami dan bencana lainnya, pemerintah targetkan rampungkan jalur evakuasi tsunami tahun 2014 dan 2015 di setiap nagari.

Pernyataan Bupati Perlu Dibuktikan DHARMASRAYA, HALUAN—Ketua Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kabupaten Dharmasraya, Erman Dt.Mangkudum, minta Bupati Dharmasraya, H.Adi Gunawan, untuk membuktikan, statemennya tentang sangsi bagi pegawai yang mangkir pada hari pertama kerja setelah cuti Lebaran. Karena perilaku pegawai tak patuh aturan, akan berdampak pada pegawai lain. Makanya pemberian sangsi perlu dilakukan, agar nantinya apa yang disampaikan oleh bupati lebih didengar. Kepala BKD Dharmasraya, A Joni Zubir,SH menjelaskan, pada awal atau hari pertama kerja, pegawai yang mangkir berjumlah 123 orang, dari jumlah pegawai 1444 orang, atau sekitar 9 persen yang tidak hadir. Dari jumlah yang tidak hadir tersebut, ada beberapa alasan, di antaranya karena sakit, izin, cuti pendidikan dan tanpa keterangan, semuanya itu akan diproses sesuai dengan PP 53 tahun 2010. Ia menegaskan, bahwa untuk memberikan sangsi tidak ada basa basi, karena ini menyangkut disiplin pegawai dan wibawa pemerintah. Apabila tidak dijalankan, maka wibawa pemerintah tidak ada dimata pegawai dan masyarakat.(h/mdi)

Wabup Pimpin Senam Massal DHARMASRAYA, HALUAN— Wakil Bupati Dharmasraya, H.Syafruddin R pimpin senam bersama bertabur hadiah, Rabu (14/8), di halaman Kantor Bupati Dharmasraya, dalam rangka memperingati HUT RI ke-68. Senam yang diikuti pegawai dilingkungan Pemkab Dharmasraya, pihak swasta, perbankan, TNI, Polri dan wartawan tersebut juga dihadiri oleh Sekdakab Dharmasraya, H.Benny Mukhtar bersama jajaran di Sekretariat Daerah dengan membagibagikan hadiah kepada peserta senam. Wabup Syafruddin R berharap, momentum HUT RI ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk terus menjalin persatuan dan kesatuan dilingkungan kerja masing-masing, dan jangan mendengarkan isu yang dapat memecah belah sesame pegawai. Apalagi kata mantan pamong senior Dharmasraya ini, satu bulan sudah umat muslim menjalankan ibadah puasa untuk melatih diri berbuat yang baik, maka apa yang didapat selama bulan suci ramadhan dapat direalisasikan. Ia minta aparatur pemerintah dan masyarakat Dharmasraya untuk dapat memperingati HUT RI dengan baik, tingkat rasa kebangsaan dengan menaikan bendera merah putih, karena ia melihat dari tahun ke tahun rasa kebangsaan masyarakat Dharmasraya semakin pudar, hal ini terlihat dari minimnya masyarakat menaikkan bendera merah putih.(h/mdi)

untuk menerapkan misi DHD sendiri. Dimana, DHD 45 punya misi untuk mensosialisasikan nilai-nilai perjuangan RI, khususnya pejuang-pejuang yang berasal dari Sumbar. “Jadi, kesempatan berkumpul dengan gubernur ini, menjadi salah satu langkah untuk mengaspirasikan kesulitan DHD 45 selama ini. Mudah-mudahan, dengan penyampaian itu, gubernur bisa memberikan alokasi dana untuk keberadaan DHD,” tukasnya. (h/wis)

TERBATAS SARANA— Suasana belajar anak didik SD Gendongan No 2 Hiliran Gumanti. Walaupun dengan keterbatasan sarana, namun tidak menyurutkan semangat para pelajar, kemarin.IST

Rumah Supri Ludes Terbakar AGAM, HALUAN— Rumah milik Supri (38) di Gasan Kaciak, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara ludes terbakar, Selasa (14/8) sekitar 17.50 WIB. Korban menderita kerugian sekitar Rp150 juta lebih. Menurut korban, seluruh barang-barang miliknya tidak satupun yang dapat diselamatkan, karena api cepat berkobar. Dia juga tidak mengetahui dari mana sumber api penyebab kebakaran itu. Ketika kebakaran

terjadi, warga setempat berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya. Dua unit mobil pemadam kebakaran Agam, dengan 15 personil juga turun ke lokasi. Selain itu, juga mobil pemadam dari Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Bambang Warsito mengatakan, sumber api masih dalam penyelidikan.

Keluarga korban untuk sementara tinggal menumpang di rumah familinya. Ditambahkan Bambang, bencana kebakaran di Agam hingga saat ini telah terjadi 76 kali, dengan total kerugian mencapai Rp3,8 miliar. Kasus kebakaran cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Sebagai antisipasi, pihak BPBD telah melakukan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran di 16 kecamatan yang ada di Agam. (h/ks)

Ilustrasi

Shadiq Apresiasi Haji Sun BATUSANGKAR, HALUAN— Bupati Tanah Datar Mhd Sadiq Pasadigue mengapresiasi H Zulfahmi Katik Panduko Sinaro yang akrab disapa “ Haji Sun” tokoh perantau Minang di Malaysia, karena kepeduliannya terhadap kampung halaman. Buktinya, H Sun tak hanya turut membangun Masjid Taufiq Subang Anak, Kenagarian Batipuh Baruah, menjadi masjid termegah, serta beberapa masjid lainnya di Batipuah. Ia juga telah memboyong kesenian anak nagari berupa Randai Intan Korong ke Malaysia dengan biaya yang tidak sedikit. Pemilik rumah Makan Sri Garuda Emas di Kuala Lumpur ini juga membawa imam besar Masjid Puncak Bogor Asep Rodihat untuk menjadi iman di bulan Ramadan dan khatib salat Idul Fitri 1434 H di Masjid Taufiq Subang Anak. Masjid Taufiq Subang Anak sebelumnya porak-poranda oleh gempa. Atas dukungan H Sun, masjid yang berada di tepi Sungai Batang Gadih itu kini bagai “Raudahnya Madinah” dengan warna cat hijau pucuk pisang, dilengkapi sound sistym canggih, Bupati Tanah Datar saat didaulat membuka MTQ Remaja Islam Masjid Taufiq Subang Anak (Rimatsa) Subang Anak akhir Ramadan lalu, mengaku terkesan akan keindahan Masjid Taufiq Subang Anak.

“Saya sangat terkesan dengan Masjid Taufiq dan perhatian Pak Haji Sun. Sebagai bupati saya salut dan bangga atas dukungan perantau dalam membangun kampung halaman, seperti yang dilakukan Pak Haji Sun. Ini tentu patut menjadi contoh bagi perantau

lainnya “ kata Shadiq Menurut H Sun, sebagai umat Islam tentu ia berkewajiban untuk menyisihkan sebagian rezeki untuk jalan Allah. Dukungan itu tidak perlu dibesarbesarkan. Biar Allah saja yang me nilainya. (h/one)

H SUN bersama Bupati Tanah Datar Mhd Sadiq Pasadigue didampingi Ny Betti Sadiq dan masyarakat. IWAN DN.

Selanjutnya, pemetaan akan dilanjutkan dengan sosialisasi pemetaan dan perbaikan jalur.Kepala BPBD Pessel Doni Gusrizal menyebutkan, sebelumnya telah selesai melakukan pemetaan ulang disetiap nagari dan kecamatan. pemetaan ulang dilakukan akibat mekarnya sejumlah kecamatan dan nagari. “Ada zonasi dalam pemetaan itu. Misalnya zona merah, kuning dan hijau. Semuanya terkait dengan potensi bencana yang akan muncul di kawasan tersebut,” katanya. Dikatakannya, langkah itu diambil dan menjadi sangat penting di lakukan pemerintah. Untuk tahap awal misalnya, diprioritaskan pembangunan pada titik zona merah dan padat pemukiman penduduk. “Sejumlah jalur yang masuk pada peta sebagai jalur evakuasi tsunami masih memiliki banyak kekurangan dan ada yang belum layak untuk digunakan. Khusus bagi jalur yang belum selesai pemerintah segera rampungkan,” katanya. Sementara Ketua LSM Swara Pesisir Rizal Mala menyebutkan, pemetaan dan pembangunan pada kawasan yang dipetakan merupakan langkah yang patut didukung. Idealnya menurut Rizal Mala, jalur penyelamatan benar-benar dibangun khusus pada seluruh daerah rawan bencana di Pesisir Selatan (Pessel). Sehingga bila bencana menakutkan itu datang, warga tinggal lari saja pada titik evakuasi yang telah disiapkan pemerintah. Karena keberadaan jalur evakuasi tsunami akan menjawab kecemasan masyarakat. “Sejumlah kejadian sudah sama sama kita saksikan di berbagai belahan bumi ini. Dan itu tentunya sudah cukup untuk menjadi pelajaran bagi kita semua, terutama pemerintah yang mempunyai kebijakan. Melihat keganasan tsunami baik itu yang telah terjadi di Mentawai dan Jepang, sangat menakutkan warga yang berada dipinggir pantai. Pemerintah yang mempunyai kewajiban mengurus rakyat, sudah seharusnya memikirkan keselamatan warganya,” katanya lagi. Dikatakannya, di Pessel memang sudah ada dibangun beberapa titik jalur evakuasi tsunami. Namun, sebaiknya jalur tersebut harus baik dan tidak bermasalah saat digunakan. Kemudian jalan tersebut harus tersebar merata pada setiap titik yang dianggap paling rawan. Di Pessel terdapat 10 dari 15 kecamatan yang ada rawan terhadap ancaman tsunami. Soalnya daerah yang dihuni 400 ribu lebih jiwa tersebut memanjang dari utara ke selatan dengan panjang garis pantai 234 km. Di tahun 2007 saja, Pemkab Pessel sudah punya satu tempat pengungsian di Painan. Bangunan tersebut disetting memiliki dapur umum dan sejumlah tenda. Selain itu dibangun jalan evakuasi tsunami. Pada tahun 2013 ini, Pemkab menargetkan memiliki ruas jalan evakuasi sebanyak 20 titik yang tersebar di 10 kecamatan. (h/har)

MUDRIKA

Kereta Api Bisa Atasi Kemacetan PADANG, HALUAN— Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Mudrika menilai, kemacetan yang terjadi di wilayah Sumatera Barat, masih bisa diatasi tanpa mengeluarkan biaya besar. Pemerintah tidak harus membuat infrastruktur jalan baru. Namun, cukup dengan mengaktifkan kembali jalur kereta api yang ada di setiap daerah. “Semua jalur kereta api di seluruh wilayah Sumbar, seperti Padang-Bukittinggi, BukittinggiPayakumbuh, dan Padang-Sawahlunto, sudah ada sejak dulu. Namun, saat ini, kondisinya sudah tidak aktif, dan di tempati oleh sebagian masyarakat. Untuk itu, perlu pembebahasan lahan kembali, dan pengaktifan kembali,” ujarnya. Untuk transportasi kereta, saat ini sudah ada dua unit kereta api di Sumbar. Jadi tinggal menambahkan beberapa unit kereta lagi. Menurutnya, dengan mengaktifkan jalur kereta tersebut, maka sisi kemacetan di Sumbar bisa berkurang setidaknya mencapai 30 persen sampai 50 persen. “Jadi, masyarakat yang ingin membawa hasil buminya, bisa dengan menggunakan kereta. Tidak perlu dengan truk lagi,”. katanya. (h/wis) >> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Jefli


OPINI 5

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Belajar Mengatur PK-5 Kepada Jokowi AKIN lengkap kekaguman masyarakat kepada Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi dan Wakilnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Setelah berhasil memindahkan masyarakat dari bantaran sungai ke rumah susun (rusun), berikutnya Jokowi-Ahok juga berhasil mengatur pedagang kaki lima (PK-5) Pasar Tanah Abang yang sejak puluhan tahun lalu dikenal sebagai penyumbang utama kemacetan di jalan raya pasar tersebut, karena nyaris semua badan jalan raya digunakan oleh PK-5 untuk menggelar dagangannya. Sesuatu yang dulu dianggap sebagai hal yang mustahil untuk ditertibkan dan diatur, ternyata di bawah sentuhan kepemimpinan mereka berdua, kini menjadi sesuatu yang tak mustahil. Selama ini belum ada satu pun Gubernur DKI Jakarta yang mampu membebaskan lahan di bantaran sungai dari penguasaan warga secara damai. Kalau ada, tetapi dilakukan melalui cara pemaksaan, digusur dan sangat represif. Sedangkan pengaturan dan penertiban yang dilaksanakan oleh Pemerintah DKI Jakarta di bawah kepemimpinan JokowiAhok disambut dengan duka cita oleh masyarakat. Masyarakat yang telah beranak-pinak tinggal dan menempati lahan di bantaran sungai begitu diminta pindah oleh Jokowi-Ahok ke rusun, mereka menyambut dengan baik dan sangat berterima kasih kepada Jokowi-Ahok. Padahal selama ini, nyawa pun mereka pertaruhkan setiap disuruh pindah dari lahan di bantaran sungai yang mereka tempati. Karenanya tak ada aparat yang berani untuk menggusur mereka. Begitu juga dengan menyelesaikan kesemrawutan PK-5 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang benar-benar sangat parah. Selama ini nyaris tidak ada Gubernur DKI Jakarta yang mampu menyelesaikan persoalan runyamnya kesemrawutan di pasar yang disebut-sebut sebagai pasar terbesar dan terluas di Asia Tenggara tersebut. Tapi semua itu akhirnya bisa diatur dan ditertibkan di masa kepemimpinan Jokowi Ahok. Hal ini hanya secuil dari sederatan panjang contoh kesuksesan yang dicatatkan oleh pasangan Jokowi-Ahok di dalam mengatur masyarakat. Kok Jokowi bisa mengatur dan menertibkan hal-hal yang selama ini hanya dianggap sebagai angan-angan saja dan sebuah kemustahilan? Kuncinya ternyata adalah penawaran solusi dari pemerintah DKI Jakarta yang diberikan kepada masyarakat yang akan ditertibkan, diatur atau ditata. Sebelum masyarakat yang tinggal di bantaran sungai disuruh pindah, Jokowi-Ahok telah menyiapkan rusun untuk menampung mereka. Berbagai fasilitas, seperti AC (air conditioner), mesin cuci dan jaringan gas disiapkan di rusun tersebut, sehingga masyarakat jadi berebutan untuk pindah mengisi rusun yang selama ini hanya dalam kondisi kosong alias menganggur. Para PK-5 di Pasar Tanah Abang yang selama ini keras kepala, tak mau diatur dan ditertibkan, ternyata di masa kepemimpinan Jokowi-Ahok berubah drastis. Mereka terbukti bersedia meninggalkan tempat mereka berdagang di badan jalan raya yang telah ditempatinya bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Mengapa demikian? Karena Jokowi-Ahok sebelumnya telah menyiapkan solusi bagi masyarakat PK-5 Tanah Abang, yakni menyiapkan Blok G Pasar Tanah Abang untuk menampung mereka. Yang selama ini sangat sulit ditertibkan dan disuruh pindah kini justru rebutan minta pindah ke Blok G. Alhasil jalan raya di sekitar kawasan Tanah Abang yang selama ini penuh oleh PK-5 dan mencadi penyebab utama kemacetan arus lalulintas, kini terasa jadi lapang. Sebab tak satu pun lagi PK-5 yang menggelar dagangan mereka di jalan raya. Sebagaimana diketahui PK-5 di Tanah Abang lebih didominasi oleh pedagang yang berasal dari Minangkabau. Ternyata para PK-5 tersebut bisa patuh atas instruksi dan aturan yang ditegakkan oleh Jokowi-Ahok. Bagaimana pula dengan PK-5 yang ada di Kota Padang? Apakah bisa diatur dan ditertibkan? Atau akan dibiarkan tetap seperti kondisi sekarang hingga selama-lamanya? Terkait dengan hal ini, kiranya Walikota Padang Fauzi Bahar dan Wakilnya Mahyeldi perlu belajar kepada Jokowi-Ahok di dalam mengatur dan menertibkan PK-5. Begitu pula dengan para kepala daerah lainnya di Sumbar, seperti Walikota Bukittinggi Ismet Amziz juga perlu belajar mengatur dan menertibkan PK5 di Kota Bukittinggi khususnya di kawasan Pasar Aur Kuning kepada Jokowi-Ahok. Demikian juga dengan Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigoe juga perlu belajar ke Gubernur dan Wagub DKI Jakarta, bagaimana cara mengatur dan menertibkan pedagang sayur di Pasar Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar agar tertib dan tidak menjadi sumber penyebab utama kemacetan lalulintas setiap hari Senin dan Selasa. Juga Bupati Agam Indra Catri, agar bisa mengatur dan menertibkan pedagang di Pasar Padang Luar, belajar atau studi bandinglah ke Jokowi-Ahok. Semua itu tentu tak lepas dari kesungguh-sungguhan, penawaran solusi dan ketegasan terhadap penegakan segala peraturan yang ada.**

M

Narsisme Politik dan Racun Demokrasi OLEH: AGUSTAR Analis Politik, Mantan Ketua KPU Kota Batam Pemilu 2004

ANGSA Indonesia masih percaya pada demokrasi sebagai sistem pemerintahan, ketimbang oligarki, tirani, atau otoriter yang cenderung tidak terbuka, sewenangwenang, atau bahkan menindas. Para pendiri bangsa ini sudah sepakat dengan demokrasi yang menempatkan rakyat sebagai pemilik kekuasaan tertinggi di negeri ini. Hal ini dikarenakan demokrasi dianggap sebagai jalan terbaik di antara jalan-jalan yang lain. Kendati demikian, sejarah membuktikan bahwa praktik demokrasi di negara kita masih mengandung berbagai kelemahan. Di samping menimbulkan biaya politik yang tinggi, misalnya biaya pada saat pemilu dan pemilukada, demokrasi ternyata juga telah melahirkan sejumlah elite politik berwajah narsis. Tindak-tanduk orang-orang yang lahir dari rahim partai politik seringkali mencerminkan sifat melebih-lebihkan, menonjolkan, dan memuja diri mereka sendiri. Orang-orang partai tampil dihadapan publik, terutama melalui media massa, bak pahlawan yang bersemangat memperjuangkan dan membela kepentingan rakyat. Pendangkalan politik Akibat sifat narsis ini, berbagai tindakan, keputusan, dan strategi politik pun sangat dibentuk oleh sifat popularitas yang menggiring ke arah “pandangkalan politik”. Tokoh atau kader partai politik

B

menggantungkan hidupnya pada citra permukaan. Halhal yang bersifat subtansial (ide, gagasan, perjuangan, pengorbanan, dan sebagainya) dilibas oleh sesuatu yang bersifat sensasional (iklan politik, gambar, foto, baliho, dan sejenisnya). Fenomena seperti ini bagaikan racun demokrasi yang ironisnya justru tumbuh subur di era demokratisasi seperti sekarang ini. Sifat narsis akan semakin terlihat manakala kita menyaksikan pemimpin partai politik melirik para artis yang memiliki popularitas kaliber nasional di mata masyarakat untuk dijadikan sebagai kader partai atau calon legislatif. Inilah wajah narsis partai politik lainnya yang saat ini sepertinya sedang menjadi trend di negeri ini. Manifestasi narsisme politik juga bisa diteropong lewat berkoarnya pemimpin-pemimpin partai menyuarakan ide, gagasan, dan pemikiran yang seakan-akan berpihak kepada rakyat. Mereka seolah-olah memperjuangkan secara tulus aspirasi masyarakat. Padahal, kalau diamati secara seksama, ini semua memiliki maksud dan tujuan yang tidak lain adalah menaikkan citra partai dan meraih dukungan rakyat di Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014 mendatang. Di sinilah ketulusan dan keikhlasan orang-orang partai dalam memperjuangkan rakyat betul-betul diuji. Di sini pulalah kita menyaksikan kekuatan “mantra

narsistik” yang digunakan politisi untuk membangun citra baik partai tanpa peduli relasi citra itu dengan realitas sebenarnya. Bahkan, beberapa citra itu tidak saja berbeda, tetapi juga bertolak belakang dengan realitas sesungguhnya. Citra seringkali terputus dari realitas yang dilukiskan. Kesenangan melihat citra diri inilah yang menggiring ke jurang “narsisisme politik” (political narcissism). Sesungguhnya keberadaan narsisme ini sangat berbahaya. Hal ini disebabkan narsisme lebih banyak merayakan budaya permukaan dibandingkan budaya kedalaman. Rasionalitas yang dibangun adalah rasionalitas wajah, popularitas semu, dan penampilan sesaat. Narsisme politik mengingkari budaya kedalaman (substansi) politik. Akibatnya, demokrasi subtansial (kesejahteraan, kemakmuran, keadilan, dan seterusnya) yang seharusnya diwujudkan oleh partai politik melalui program dan kinerja politiknya, menjadi sangat sulit tercapai. Maka tidak heran, banyak di sudut kota dan pelosok desa terpampang foto dan gambargambar calon-calon pejabat negara, baik di tingkat legislatif maupun eksekutif. Mereka berlomba meraih simpati masyarakat dengan cara membangun politik narsis. Kesadaran masyarakat pun terkadang terperosok ke dalam kesadaran palsu, yaitu distorsi pada tingkat kesadaran karena distorsi realitas. Pada titik inilah, pendidikan politik luhur yang semestinya diterima rakyat, tidak terwujud. Sekali lagi, narsisme politik, yang memiliki kecenderungan pemujaan diri secara

berlebihan, tidak akan membawa tatanan politik yang luhur. Politik narsis hanya akan menciptakan kader partai berlagak dekat dengan petani, pembela wong cilik, akrab dengan pedagang pasar, karib dengan pemuka agama, penjaga kesatuan bangsa, pemberantas praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), dan perilaku “seolah-olah” lainnya. Namun, semua itu hanya ilusi, palsu, dan bohong belaka. Di panggung politik, para kader partai mengkonstruksi citra partai dengan sebaik, secerdas, seintelek, sesempurna, dan seideal mungkin, tanpa menghiraukan pandangan umum terhadap realitas diri partai sebenarnya. Melalui politik pertandaan (politics of signification), berbagai tanda palsu (pseudo sign) tentang tokoh, figur, dan partai diciptakan untuk mengelabui persepsi dan kesadaran publik. Maka tidak heran, di satu sisi kita menyaksikan partai politik yang getol menyuarakan gerakan antikorupsi, namun, di sisi lain, kita juga melihat sebagian kadernya justru terlilit korupsi. Miskin prestasi Akibat lanjutan dari narsisme politik adalah “keseketikaan politik” yang hanya merayakan citra instan dan efek segera, tetapi tidak menghargai proses politik berkualitas dan bermakna. Aneka citra politik, misalnya jujur, cerdas, bersih, Islamis, nasionalis, atau nasionalisreligius adalah citra yang seharusnya dibangun secara alami melalui akumulasi karya, pemikiran, tindakan, ide, dan prestasi politik. Namun, mentalitas “menerabas” telah mendorong tokoh

politik menjadi miskin prestasi dan mengambil jalan pintas dengan memanipulasi citra instan. Inilah dampak negatif ketika partai politik dan politisinya sudah mengedepankan narsisme politik. Kader partai mengeluarkan aneka trik, bujuk rayu, persuasi, dan retorika komunikasi politik yang bertujuan meyakinkan rakyat bahwa citra yang ditampilkan adalah kebenaran. Padahal, citra-citra itu tidak lebih dari wajah penuh make up dan topeng politik yang menutupi wajah asli yang penuh kepalsuan, kebohongan, dan kepura-puraan. Buktinya, banyak kader partai akhir-akhir ini, baik dari partai beraroma keagamaan maupun nasionalis, terlibat aksi perampokan uang rakyat (baca: korupsi). Dalam kondisi seperti ini, rakyat perlu bersikap kritis dan cerdas terhadap segala bentuk perilaku narsisme politik yang saat ini sedang “digandrungi” partai politik beserta aktor-aktornya, terutama menjelang tahun 2014, sebagai tahun panas bagi dunia politik. Masyarakat perlu ikut mengkaji, menelaah, dan memperhatikan sepak terjang aktor-aktor politik yang ada di negeri tercinta ini. Kita mesti pandai membaca percaturan politik dalam negeri, apakah tindakan politik sudah berjalan sesuai moralitas yang tinggi atau belum. Apakah elite politik sudah mampu menjadikan politik sebagai alat mensejahterahkan rakyat apa belum, dan sudah seberapa besar kontribusi partai-partai politik dalam menciptakan kemajuan bagi bangsa dan negara ini. Wallahualam. ***

bendera. Dalam sehari paling hanya beberapa lembar bendera saja yang laku,” keluh beberapa di antara mereka senada. Apakah warga negara ini sudah demikian sibuknya hingga tak ingat lagi untuk sekadar mengibarkan bendera merah putih di rumah maupun kantornya? Atau, memang rasa nasionalisme itukah yang semakin berkurang? Tentu saja, hanya diri kita masing-masinglah yang bisa menjawab pertanyaan tersebut. Jika tak ada lagi kebanggaan terhadap bendera negara sendiri, lalu, apakah ke depan kita juga masih bangga menjadi bangsa Indonesia dengan bendera kebangsaannya? Betapa banyaknya darah pahlawan bangsa yang sudah tertumpah untuk mengibarkan

Oleh: ATVIARNI

Nasib Merah Putih AHUN ini, sepertinya ada yang berbeda dalam kegiatan menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-68, yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2013 lusa. Jika setiap tahun setiap rumah dan gedunggedung perkantoran selalu menaikkan bendera merah putih beberapa hari menjelang dan beberapa hari setelah 17 Agustus, maka tahun ini, kelihatan suasananya malah terkesan ‘sepi-sepi’ saja. Sebagian besar rumah masayarakat masih terlihat sepi dari kibaran bendera. Apalagi di perkantoran. Tiang benderanya ada, tapi tak ada bendera merah putih yang berkibar di sana. Jalan-jalan utama yang biasanya terlihat meriah oleh kibaran sang merah putih, kini terlihat

T

biasa-biasa saja. Masih sama seperti hari-hari biasa. Imbauan Gubernur Sumbar untuk mengibarkan bendera menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-68 ini, sepertinya hanya tinggal imbauan belaka. Jumlah bendera nerah putih yang berkibar bahkan bisa dihitung dengan jari. Apa yang salah dengan negeri ini? Apa yang sedang terjadi, hingga rasa nasionalisme terasa semakin menipis dan berkurang? Dulu, aparat pemerintahan selalu mengimbau warganya untuk mengibarkan bendera selama beberapa hari, sebelum dan sesudah hari kemerdekaan. Bahkan tak jarang Ketua RT/ RW dan lurah langsung datang ke rumah warga untuk mengajak warganya menaikkan bendera di setiap rumah. Begitu pula di jalanan.

Setiap hari, mobil penerangan melalui pengeras suara mengajak warga perumahan maupun perkantoran untuk mengibarkan sang merah putih. Warga pun, dengan kesadaran sendiri kemudian mengibarkan bendera kebanggaan Indonesia itu di halaman rumah maupun di perkantoran. Sekarang, jangankan untuk mengibarkan bendera di rumah atau di kantor, hanya untuk membeli bendera yang banyak dijual di pinggir jalan saja, banyak warga yang sepertinya merasa enggan. Tak heran bila penjual bendera yang biasanya mangkal di berbagai perempatan jalan pun, banyak yang mengeluh. Pasalnya, dagangan mereka nyaris tak ada yang laku. “Tahun ini, sepi sekali minat masyarakat untuk membeli

sang merah putih dan mempertahankannya sebagai bendera kebangsaan? Mengapa penghargaan terhadap jasajasa pahlawan itu semakin luntur di negeri ini? Padahal, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. ***

082390765000 „ Nasionalisme Masyarakat Luntur

„ Karena tak ada lagi pemberi teladan „ Gubernur dan Wagub Sumbar Raih 58 Penghargaan „ Tak dibelikan?

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pengemis dan Anak Jalanan USAI Ramadan dan Idul Fitri 1434 H, di Kota Padang masih banyak kita lihat kehadiran pengemis dan anak jalanan di berbagai perempatan lampu merah strategis. Hal ini tentu saja menimbulkan keprihatinan yang mendalam. Bagaimanapun, pemerintah kota melalui instansi terkait, seperti Dinas Sosial serta Satuan Polisi Pamong Praja harus mengatasi persoalan sosial ini. Kita tidak ingin, masalah ini dibiarkan begitu saja sehingga tanpa kita sadari jumlah pengemis dan anak jalanan di Kota Padang terus meningkat sehingga pada akhirnya persoalan ini semakin sulit untuk diatasi. Terimakasih. +628126735***

Pemimpin Umum

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab Pemimpin Redaksi

: Zul Effendi, : Yon Erizon

Pemimpin Perusahaan

: Indra Helmi

Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Terbit Sejak 1948

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Eko Yanche E

Koordinator Liputan

: Rudi Antono

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


6

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

KPU SERAHKAN DOKUMEN PILKADA

Azwir Bantu Pemugaran Makam Syekh Imam Marajo SOLOK, HALUAN — Makam ulama besar Syekh Imam Marajo di Nagari Gaung, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok direnovasi. Jalan ke makam di cor beton dan lima makam di dalamnya dijadikan satu rumah. Pembangunannya sudah mulai dikerjakan sejak awal Ramadan 1434 H dan diresmikan oleh HM Azwir Dainy Tara anggota DPR-RI, Rabu kemarin. Makam Syekh Imam Marajo tersebut akan dijadikan pula untuk ibadah religi bersyafar seperti makam Syech Burhanuddin di Ulakan Pariaman yang ramai di kunjungi. Sebab Syekh Imam Marajo seperguruan dengan Syech Burhanuddin Ulakan. “Di Tompek Gadang (pekuburan besar) Gauang ini terdapat makam Syekh Imam Marajo. Dia ulama yang berjasa membawa Islam ke Solok. Syekh Imam Marajo seperguruan dengan Syekh Burhanuddin Ulakan. Kami ingin menjadikan tempat itu objek ziarah kubur bersyafar seperti di Ulakan Pariaman,” ujar Walinagari Gauang, Rizal di sela-sela peresmian renovasi makam. Anggota Komisi VII DPR yang kembali dicalonkan partainya sebagai calon anggota legislatif tersebut mengaku bersedia memugar makam itu bersama Yamin Tara calon anggota DPR-RI, Mutia Tara calon anggota DPR-RI wilayah pemilihan Sumbar II. Serta Donny Tara calon anggota DPRD Sumbar. Azwir menggerakkan anak nagari berswadaya membangun jalan ke makam. Mereka bergotong royong mencor jalan sepanjang 400 meter itu. Azwir dan anak-anaknya juga ikut goro bersama masyarakat. (h/one)

HAMAS Dilantik 11 September PADANG PANJANG, HALUAN — Setelah melewati serangkaian tahapan agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang, Rabu (14/8), secara resmi menyerahkan dokumen hasil pelaksanaan Pilkada kepada pihak pemerintah daerah, yang diterima Walikota Padang Panjang Ir. H. Edwin Sp. “Setelah penyerahan dokumen ini, selanjutnya Pemko melalui DPRD akan menyiapkan agenda pelantikan pasangan Hendri ArnisMawardi Samah (Hamas) yang Insya Allah akan dilaksanakan pada 11 September 2013 mendatang,” kata Ketua KPU Kota Padang Panjang, Sudirman. Menurutnya, dokumen yang diserahkan KPU kepada pihak Pemko tersebut, diantaranya mencakup tentang hasil penetapan perolehan suara, penetapan pasangan calon dan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai gugatan Pilkada Padang Panjang yang diajukan empat pasangan calon peserta Pilkada Padang Panjang 2013.

“Seluruh tahapan telah selesai kita lakukan. Semua permasalahan yang terjadi telah diselesaikan. Sehingga hasil yang diperoleh pada Pilkada beberapa waktu lalu, juga dinyatakan telah memenuhi persyaratan penyelenggaraan Pilkada. Saat ini, kita hanya tinggal menunggu prosesi pelantikan pasangan walikota dan wakil walikota terpilih,” kata Sudirman. Terpisah, Ketua DPRD Kota Padang Panjang Novi Hendri menyebutkan, jadwal pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang terpilih untuk periode 2013-2018, memang telah ditetapkan oleh KPU, yakni pada 11 September 2013 men-

HAMAS — Pasangan Walikota/Wakil Walikota Padang Panjang terpilih, Hendri Arnis dan Mawardi Samah saat kegiatan kampanye HAMAS sebelum pemilihan. DOK. RYAN datang. Sebagaimana diketahui, Pilkada Kota Padang Panjang yang dilaksanakan 4 Juli 2013 lalu, telah mengantarkan

pasangan Hendri Arnis-Mawardi Samah (HAMAS), sebagai pasangan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang terpilih periode 2013-2018.

HAMAS pada perolehan suara, berhasil mengantongi 10.198 (43,92 persen) suara sah dan menyisihkan empat pasangan lainnya. (h/yan)

KPUD Solsel Akan Kurangi TPS SOLSEL, HALUAN— Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Solok Selatan berencana mengurangi Tempat Pemungutan Suara (TPS), karena jumlah TPS saat ini tidak sebanding dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). ”Kita mungkin akan kurangi jumlah TPS karena TPS tidak sebanding dengan jumlah pemilih,” ujar Robert Chenedy, Ketua KPUD Solsel, Rabu (14/8) di ruang kerjanya. Ia menyebutkan, dari TPS yang ada di Kabupaten Solok Selatan ada sebanyak 431 titik. Yang kemungkinan dikurangi adalah Koto Baru, Pakan Rabaa dan TPS di kecamatan lain. “jumlah TPS ini sudah melebihi, kita berencana mengurangi TPS dan disesuaikan dengan kebutuhan, namun ini semua belum ditetapkan,” sebutnya. Saat ini, sudah dibentuk 431 TPS dan 39 Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sedangkan jumlah Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 106.983 orang. Yang akan mengikuti persaingan dalam pencalonan legislative sebanyak 269 orang. Dari DPS 106.983 orang tersebut, terdapat di Daerah Pemilihan Satu (Dapil I)

ROBERT CENEDY Kecamatan Sangir sebanyak 28.131 orang. Dapil II Pauh Duo 10.821 orang, Sungai Pagu 21.658 orang, dan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD) 15.318 orang. Dapil III Kecamatan Sangir Balai Janggo 11.380 orang, Sangir Batang Hari 11.190 orang, dan Sangir Jujuan 8.437. Tahapan selanjutnya, kata Robert Cenedy, adalah tahapan penetapan DCT dan penyusuanan DPT. “Penetapan DCT dilaksanakan 22 Agustus 2013 melalui rapat pleno, kemudian pada 23 Agustus 2013 akan diumumkan DCT. Harapan kami

untuk penetapan DCT ini adalah saling terjaganya koordinasi antara pimpinan partai, caleg, dan pihak KPU agar tidak ada yang dirugikan dalam hal penetapan DCT tersebut,” katanya. Sedangkan penyusunan DPT, akan ada yang namanya tahapan Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPS-HT). Ketatnya tahapan demi tahapan pemilu, baik masa verifikasi parti peserta pemilu, penetapan caleg, dan daftar pemilih agar data tentang pemilu menjadi valid dan akurat. “Memang ada masa perbaikan, ini bisa dijadikan kesempatan bagi pengurus partai untuk melengkapi persyaratan yang kurang. Sehingga tidak ada pihak yang dirugikan dan kualitas pemilu jadi valid dan akurat,” terangnya. Soal rencana pengurangan TPS, ini seiring dengan penyusunan DPT. Namun, secara mental dan logistik, KPUD Solsel siap menyelenggarakan pemilu 2014. “Kami secara umum siap menyelenggarakan pemilu 2014, yang perlu ditingkatkan adalah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama mengenai pemahaman dan penguasaan teknologi informasi,” pungkasnya. (h/col).

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman: Jefli


SAMBUNGAN 7

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Sapi Pasisie ................... Dari Halaman. 1 Jual Ginjal..................... Dari Halaman. 1 misalnya brahman, PO, sapi bali dan sapi pesisir. Sapi pesisir mendekati angka separuh dari itu yang sebelumnya mendominasi. Jadi artinya sapi pasisie sekitar 40 ribu ekor dan tidak ada perkembangan yang menggembirakan. Ia telah tergantikan oleh strain lain. Padahal menurutnya, petani Pessel di bawah tahun 1990 ratarata memelihara sapi pasisie. Namun setelah itu baru masuk jenis sapi lainnya ke Pessel. Pada awal tahun 1990 lewat program pemerintah (IDT) telah didrop ribuan sapi jenis bali (bos indicus) ke Pessel. Sapi itu sangat mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan Pessel dan makanan alamnya. Beberapa tahun kemudian, sapi jenis bali berkembang sangat pesat dan diiringi masuknya program bantuan sosial yang rata rata mengandalkan sapi bali. Petani berbondong-bondong mencari bibit sapi bali, baik yang dipelihara secara konvensional maupun dilepas begitu saja. Sementara sapi pesisir semakin tidak diminati peternak. Menurutnya, secara umum ancaman utama terhadap peningkatan populasi sapi asli pesisir tidak lagi soal menyukai sapi lain. Akan tetapi tindakan pemotongan sapi betina produktif oleh masyarakat atau petani itu sendiri. Sementara untuk kasus penyakit yang mematikan tidak begitu mencolok mewarnai sapi pesisir. “Terkait soal penyembelihan sapi betina produktif, dibutuhkan kesadaran bersama terutama peternak sapi agar tidak menjual

atau memotong sapi betina produktif untuk keperluan apapun. Apalagi saat ini pemerintah punya target surplus daging tahun 2015 mendatang. Artinya diperlukan pembiakan yang banyak untuk memenuhi target itu,” ujarnya. Kekhawatirannya sejak tiga tahun terakhir telah terjadi peningkatan penjualan dan pemotongan sapi betina produktif di daerah ini. Ia menyebut tidak kurang dari 16 ribu ekor sapi betina produktif dijual untuk dikonsumsi. Ini ditenggarai menjadi ancaman yang serius bagi populasi sapi terutama sapi pasisie di Pessel. Penjualan yang demikian besar dipicu banyak hal. Misalnya tingginya kebutuhan hidup peternak untuk waktu-waktu tertentu, misalnya saat memasuki hari raya. Memasuki musim tanam, membangun rumah atau keperluan lain. Kemudian saat memasuki tahun ajaran baru, sapi juga menjadi benteng terakhir petani. Belakangan, Malaysia juga sangat berminat pada jenis sapi pasisie. Rata-rata setiap setiap petani di daerah ini memiliki minimal satu ekor sapi peliharaan. Jenis sapi yang dipelihara mengikuti tren, sehingga kebanyakan sapi lokalpun yaitu sapi pasisie ditinggalkan orang. Jenis sapi import seperti brahman, simental, brangus dan sapi bali lebih digemari. Populasi sapi terbesar ada di Kecamatan Ranah Pesisir sebanyak 17.816 ekor. Disusul Kecamatan Sutera sebanyak 14.391 ekor, Lengayang sebanyak 12.622 ekor

dan Kecamatan Bayang sebanyak 12.215 ekor dengan total rumah tangga pemelihara ternak sapi mencapai 33.578 keluarga. Produksi daging sapi dari Pesisir Selatan mencapai 1.179,765 ton per tahun. Selain itu, ancaman selanjutnya adalah tingginya permintaan atau pemotongan sapi pasisie untuk memenuhi pasar luar daerah, namun belum diikuti oleh angka kelahiran sapi yang tinggi. “Ini tentu saja dapat menyebabkan berkurangnya sapi pasisie,” katanya. Berdasarkan hal itu, pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan segera membuat kawasan penangkaran. Pilihan utama adalah menangkar sapi di sebuah pulau yang ada di Pesisir Selatan. “Namun jika di pulau tidak memungkinkan, maka upaya penangkaran akan dilakukan di daratan,” katanya. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan dan Perkebunan Pessel Afrizon Nazar menyebutkan sapi lokal pesisir yang biasa disebut warga Pessel jawi atuih merupakan sapi terkecil nomor dua di dunia setelah sapi dexter. Populasinya sebanyak 20% dari 425.338 ekor sapi pedaging Sumatera Barat pada tahun 2012. Menurutnya, sapi pasisie yang memiliki ukuran tubuh mini itu hanya bisa berkembang dengan baik di kawasan Pessel dan tidak ada duanya. Meski demikian, hingga kini belum diketahui asa muasal sapi pasisie itu. Haridman Kambang

Pemprov Sumbar ............. Dari Halaman. 1 Sumbar, dukungan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), agama, peningkatan infrastruktur mulai dari pemukiman, jalan, serta sarana dan prasarana penunjang lainnya. Dari semua pencapaian itu pula, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Muslim Kasim, meraih berbagai penghargaan dari berbagai instansi pemerintahan tertinggi, dan sampai penghargaan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Selama kepemimpinannya, tercatat sebanyak 58 penghargaan telah diraih. Mulai dari Penghargaan Ketahanan Pangan Nasional 2010. Penghargaan Pelaksana Penerapan e-KTP Terbaik (9 Kab/ Kota Tahun 2011). Anugerah Parahita Ekapraya (Komitmen Gubernur untuk Pelaksanaan Program Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak). Penghargaan Provinsi Terbaik Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Kecil, tahun 2013. Selain itu, Gerakan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Gepemp), mitigasi bencana wilayah pesisir dan program pelestarian terumbu karang, yang digerakkan oleh Pemprov Sumbar juga berbuah hasil yang gemilang. Dari program Gapemp itu, Pemprov berhasil meraih penghargaan dari Dirjen Kelautan dan Pesisir Pulau-pulau Kecil Kementerian Kelautan Perikanan (KKP). Bahkan, Pemprov Sumbar akhirnya meraih penghargaan tertinggi penilaian keuangan pemerintah daerah yang ditandai dengan

diraihnya Opini WTP atas LHPBPK terhadap Laporan Keuangan Pemprov Sumbar 2012 pertama. Penghargaan ini merupakan sejarah bagi Sumbar sejak penghargaan itu pernah ada. Sebab, tolak ukur pengelolaan keuangan menjadi penilaian penting dalam melaksanakan roda pemerintahan. Untuk itu penghargaan ini merupakan capaian tertinggi diperoleh Pemprov Sumbar. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, meskipun berbagai keberhasilan telah dicapai oleh Pemprov Sumbar. Namun, capaian tersebut, tidak pernah dijadikan sebagai tolak ukur keberhasilannya dalam memimpin Sumbar. Lanjutnya, program yang tertuang dalam RPJMD tersebut, sedikitnya ada lima misi program prioritas yang harus dilaksanakan. Lima misi tersebut, dituangkan dalam beberapa periode. Namun, dari berbagai misi prioritas tersebut, misi, prioritas yang paling utama adalah pemberdayaan masyarakat Sumbar. “Bukan berarti program-program lain terabaikan. Program-program lain itu pun, seperti peningkatan SDM, infrastuktur, agama, kesejahteraan masyarakat, peningkatan ekonomi masyarakat berjalan seusia dengan yang direncanakan. Namun, yang paling utamanya, yakni pemberdayaan masyarakat Sumbar,” terangnya lagi. Infrastruktur Selama tiga tahun memimpin Sumbar, Pemprov tidak hanya mati gaya dengan penghargaan. Namun dibuktikan dengan berbagai hasil pembangunan di berbagai sektor.

Salah satunya pembenahan infrastruktur yang memadai. Tiga tahun belakangan Pemprov Sumbar telah memperbaiki sejumlah ruas jalan nasional dan provinisi. Seperti pemasangan rigid beton jalan Sitinjau Lawuik (Padang-Solok), selesainya pembangunan jembatan Kelok Sembilan, kemudian rencana pembangunan jalur bebas hambatan Padang-Bukittinggi. “Jalan Padang-Bukittinggi via Lembah Anai itu memang sudah tidak apat diandalkan lagi, makanya kita merencanakan untuk membangun jalan bebas hambatan. Sekarang kita sudah memulainya dengan membangun sebanyak 5 unit jembatan dengan anggaran Rp100 miliar tahun ini,” sebut Irwan. Selain itu, pemprov juga berupaya untuk mengejar pendanaan dari APBN untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan alternatif Sicincin-Malalak. Sehingga akses transportasi dari Padang hingga batas Sumut lebih lancar. “Bahkan kita sedang mengupayakan pembangunan terowongan dari Balingka sampai jembatan Ngarai Sianok,” ungkapnya. Salah satu program andalan pasangan ini adalah, satu sapi satu petani. Hingga kini Pemprov Sumbar sudah memberikan bantuan pada ribuan petani untuk meningkatkan penghasilan. Terutama menambah jam kerja petani melalui pemeliharaan sapi. Program itu juga sekaligus menunjang program nasional untuk swasembada daging 2014. (h/wis/adv)

Pilkada Riau .................. Dari Halaman. 1 KPUD Kabupaten Inhil, Jalan KH Dewantara Tembilahan. Dikatakan, surat suara tersebut berjumlah 540.041 surat suara, yang dipaketkan dalam 169 kotak. Masingmasing kotak berisi sekitar 3.000 surat suara. “Tanggal 10 Agustus lalu, kita sudah mulai melipat surat suara,” tambahnya. Saat proses pelipatan itu, pihaknya menemukan beberapa surat suara yang dalam kondisi rusak, seperti robek, basah, gambarnya bayangbayang. Namun yang paling mencolok, ada juga foto calon peserta Pilgubri yang terpotong. Pasangan yang dimaksud adalah Jon Erizal-Mambang Mit yang merupakan peserta dengan nomor urut 5. “Apabila, nanti jumlah yang rusak tersebut cukup banyak dan tidak mencukupi jumlah pemilih ditambah 2,5 persen surat suara, makan akan segera kita laporkan ke pihak provinsi,” tambahnya. Perihal hilangnya pasangan JEMM dengan nomor 5 tersebut juga ditemukan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Menurut Ketua KPUD Meranti, Agus Suliadi, jumlah kertas surat suara yang dibutuhkan untuk Kepulauan Meranti sesuai dengan jumlah daftar tetap pemilih yakni sebanyak 136.892 ditambah 2,5 persen. Sehingga total jumlahnya mencapai 141 ribu lebih. Surat suara itu itu diterima pihaknya pada 11 Agustus lalu, dalam keadaan bersegel. Namun setelah segel dibuka yang dikawal petugas Kepolisian, pihaknya menemukan ada suara untuk Pilgubri yang tidak lengkap, karena tidak memuat gambar pasangan JE-MM pada nomor urut 5. “Sejauh ini kita masih menilainya sebagai kesalahan cetak. Saat ini proses pelipatan surat suara masih berlangsung,” terangnya.

Ditambahkan Zahuri, pihaknya dalam pelaksanaan pelipatan kertas suara itu juga mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian. Mengenai kertas yang rusak dan jika adanya kekurangan bisa diketahui setelah pelipatan dan penghitungan akhir terhadap kertas suara itu. “Nanti baru dilaporkan ke KPU Riau,” ujarnya lagi. KPU Didemo Buntut dari ditemukannya surat suara yang rusak serta tidak memuat pasangan nomor urut 5, yakni Jon Erizal dan Mambang Mit tersebut, KPU Riau didemo belasan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Riau (GMR), Rabu (14/8) siang. Mereka menuntut KPU Riau bersungguh-sungguh dalam melaksanakan helat Pilkada Riau September mendatang. Menurut Koordinator lapangan GMR, Ronald Akhyar, pihaknya meminta KPU Riau bersungguhsungguh dalam menyelenggarakan pemilihan kepala daerah tanpa ada deskriminasi ataupun intervensi dari pihak manapun. Selain itu, KPU Riau harus menyaring dan menyeleksi ulang secara ketat surat suara yang sudah dicetak di 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau. “Kita minta KPU Riau sungguh-sungguh dalam melaksanakan Pilkada. Berdasarkan berita di media online ada ribuan surat suara yang rusak,” serunya. Mendengar itu, Ketua KPU Riau T Edy Sabli mengatakan mereka baru saja menerima laporan dari KPU Kabupaten Bengkalis bahwa kerusakan hanya 40 lembar. Pihaknya masih menunggu data lengkap agar secepatnya diganti. Tidak lama berorasi di KPU Riau, pendemo ini pindah ke Polda Riau untuk meminta kepada penegak hukum agar memulai penyelidikan terhadap perusahaan

rekanan yang melakukan percetakan surat suara tersebut. Ganti SK Tahapan Sementara itu, terkait telah dimulai proses pelipatan surat suara di sejumlah kabupaten, atau lebih awal dari jadwal semula, karena KPU Riau telah mengganti SK Tahapan 121 menjadi 128. Salah satu penyebab pergantian ini adalah disebabkan pendistribusian surat suara lebih awal dari perkiraan semula. “Tadi sudah diplenokan SK tahapan yang baru, mengingat surat suara datang lebih awal,” terang salah seorang Komisioner KPU Riau, Lenna Farida, Selasa (13/8) sore. Dijelaskannya semula SK Tahapan bernomor 121/Kpts/KPU-Prov004/VII/2013 menjadi SK Tahapan nomor 128/Kpts/KPU-Prov-004/VIII/ 2013 13 Agustus 2013. Isinya, memperbolehkan KPU kabupaten/ kota melakukan pelipatan, pensortiran, pengepakan, dan pendistribusian logistik surat suara tersebut mulai tanggal 13 Agustus 2013 hingga 3 September 2013 mendatang. “Kalau SK lama, pelipatan, pensortiran, pengepakan, dan pendistribusian mulai tanggal 21 Agustus hingga 3 September. Tapi kan saat ini surat suara itu datang lebih awal dari perkiraan. Buat apa kita menunggu lebih lama lagi,” tambahnya. Ketua Bawaslu Riau Edy Syarifuddin membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari Bawaslu Bengkalis dan Meranti. Edy juga menambahkan, usai mendapat laporan itu, Ia segera menginstruksikan ke Panwaslu Kabupaten Kota untuk mencegah kegiatan pelipatan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Kota itu. Beruntung KPU Kabupaten Meranti dan Bengkalis menuruti, meski sempat menolak. (h/hr)

Yuli belum berhasil menemukan di mana lokasi tersebut. “Uang yang saya bawa Rp50.000 sudah habis untuk turun naik angkot. Saya sudah lelah,” ujarnya. Namun Tuhan tidak sia-sia, tiba-tiba saja, Yuli diberitahu ada stasiun TV terdekat dan dirinya pun bisa langsung diwawancarai di rumahnya. Sayangnya, rasa bahagianya ini, tidak berlangsung lama. Usai diwawancarai, Yuli langsung meninggalkan rumahnya, karena takut dengan rentenir. Hingga, Rabu (14/8) siang, saat wartawan kembali mendatanginya, Yuli masih belum berani pulang ke rumah. Apa yang membuat Yuli nekat menjual ginjalnya? Ceritanya, sejak tahun 2001, Yuli mulai terlilit utang untuk memenuhi kebutuhan hidup, terutama kebutuhan suaminya yang pada waktu itu bekerja serabutan. “Kadang suami saya jadi kernet

angkot, kadang juga tidak bekerja. Tapi apa yang dimaunya harus ada terus. Ya, terpaksalah saya berutang,” jelasnya. Keadaan ini terus berlanjut hingga sekitar tahun 2007. Utangnya mencapai Rp50 juta. Di tahun itu, Yuli pun berpisah dengan suaminya dan menikah kembali di tahun berikutnya. Belakangan ini beberapa orang mendatanginya menagih utang. “Saya malu, keluarga baru saya jadi terbebani dengan masa lalu. Saya sudah berusaha membayar utang dengan pekerjaan sebagai buruh cuci, penjual beras, dan pekerjaan lainnya. Namun utang belum lunas. Setiap hari pintu rumah saya diketuk, setiap kali handphone berdering, bunyinya selalu sama menagih utang. Saya takut. Saya ingin hidup tenang,” cerita ibu tiga anak ini. Yuli mulai panik, penagih utang mulai menerornya. “Kalau tidak

bayar, nanti rumah ini, kami bakar. Kami juga bisa lapor ke polisi. Begitu katanya. Saya takut, daripada masuk penjara, biar saya usahakan,” tutur wanita asal Lubuk Begalung ini. Dari sanalah timbul keinginan menjual ginjal. Yuli ingin hidup tenang, tidak lagi dibayangi utang. “Biar saya mati, setelah ginjal ini dijual. Yang penting saya bisa mati dengan tenang, ” ibanya sambil mengusap air mata yang membasahi pipi. Yuli tidak punya pilihan lain. Menjadi TKI ke Malaysia, anaknya masih kecil. Si sulung baru saja masuk ke MTs sementara yang bungsu baru berumur dua tahun. Yuli tidak tega, jika harus membiarkan orang tuanya yang sudah renta untuk mengasuh putra-putrinya. Perempuan asal Lubuk Begalung ini tidak punya daya untuk mencari tahu dimana ginjalnya bisa dijual. Suami dan keluarganya memilih diam ketika mendengar niatnya ini.„

Fauzi Bahar ................... Dari Halaman. 1 likota Padang Fauzi Bahar dan hendaknya sebagai ajang untuk mengevaluasi dan intropeksi diri Fauzi Bahar dalam pencapaian visi misinya selama ini. Dengan introspeksi dan evaluasi, Fauzi Bahar dapat menata kembali apa yang belum tercapai di masa kepemimpinannya dan apa yang harus dilanjutkan untuk Kota Padang tercinta ini. Untuk jalur dua bypass saat ini dalam masa tender dan akan berlanjut sambil berjalan. “Kota Padang dituntut untuk menjadi mandiri, khususnya dalam mewujudkan pembangunan. Dengan begitu, dapat menjadi rujukan bagi pemimpin Kota Padang yang baru,” katanya. Ia juga meminta, agar pemerintah dan DPRD jangan saling berbenturan, tapi bagaimana saling bekerja sama dalam membangun Kota Padang ini. Walikota Padang Fauzi Bahar mengatakan, optimis penuh harapan

mampu melaksanakan seluruh program dan kegiatannya tahun 2013 ini, secara optimal. Dan, dengan niat yang baik dan hati yang jernih secara bersama dapat menyelesaikan rencana pembangunan kota yang belum dituntaskan sehingga tahun 2014 Padang siap menuju kota metropolitan yang religius, aman, dan sejahtera melalui pendekatan konsep kota yang hijau, nyaman dan pintar. “Pada akhir jabatan saya ini, saya akan fokus pada pembangunan jalur dua bypass dan pemindahan pusat pemerintahan ke Aie Pacah dan pesta demokrasi Pilkada Kota Padang yang direncanakan pada 30 oktober mendatang,” kata Ketua DPD PAN Kota Padang ini. Untuk terminal bus, Pemko Padang segera membangun terminal Type A di Kelurahan Anak Air dekat dengan Pasar Lubuk Buaya sebagai pengganti Terminal Regional Bingkuang. Tahun ini akan

dilakukan pembebasan tanah dan pada tahun 2014 akan dimulai pembangunannya melalui dana APBN atau melalui kerja sama dengan swasta. “Untuk itu, beberapa review dan evaluasi terhadap apa yang sudah dicapai adalah sebagai bagian pertama catatan penting memperingati hari jadi Kota Padang. Ada yang sudah berhasil dengan baik, dan juga ada yang belum. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk menyikapi tuntutan perkembangan kota yang semakin dinamis,” katanya. Ketua DPRD Kota Padang Zulherman mengatakan, disamping keberhasilan yang telah diraih, masih banyak persoalan yang masih belum terselesaikan dengan baik seperti, pasar raya, PKL, kemacetan, kafe ceper, terminal, parkir, bantuan gempa dan persoalan klasik lainnya dari sebuah kota besar. (h/ade)

Nasionalisme Masyarakat .... Dari Halaman. 1 Begitu pula di kompleks perumahan Pemda. Bendera merah putih tidak terlihat, belum lagi di rumah-rumah pribadi. Menanggapai hal itu Wakil Bupati Dharmasraya H.Syafruddin R yang didampingi Sekdakab H.Benny Mukhtar menegaskan, ia melalui Sekda memerintahkan Sat Pol PP untuk melakukan penyisiran di sepanjang Jalinsum terutama perkantoran dan rumah aparatur pemerintah yang tidak menaikkan bendera merah putih supaya disuruh untuk menaikkan bendera. Pada tahun lalu ulasnya, diperkirakan hanya 25 persen warga Dharmasraya yang menaikkan bendera merah putih dalam rangka HUT RI. Alasannya, karena aparatur pemerintah yang seharusnya dicontoh tidak menaikkan bendera merah putih. Dari Solok Selatan, Wartawan Haluan Icol Dianto melaporkan bahwa tiga hari menjelang peringatan HUT RI ke-68, masyarakat di Kabupaten Solok Selatan belum juga mengibarkan bendera merah putih. Hanya sembilan titik saja bendera merah putih ditemukan. Itupun hanya tiga titik rumah masyarakat, selebihnya di perkantoran pemerintah, polisi, pos, bank, dan PDAM. Tentang HUT RI, jawaban masyarakat beragam. Ada yang tidak tahu, lupa dan tidak peduli saja karena kemerdekaan belum mereka rasakan sepenuhnya. Kepala Kantor Kesatuan Bangsa, Politik, dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan linmas) Kabupaten Solsel Basrial, mengaku pemerintah daerah melalui kantor Kesbang telah mengintruksikan pemerintah kecamatan agar masyarakat diingatkan dengan hari kemerdekaan. Pemda juga akan melaksanakan lomba antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yaitu lomba kesemarakkan atribut kemerdekaan di depan kantor masing-masing dan lomba lagu kebangsaan. Nasionalisme Luntur Eksponen Angkatan 66 H Masfar Rasyid menilai bahwa rasa nasionalisme masyarakat sudah luntur. Pemimpin tidak lagi menunjukkan keteladannya. Banyak pemimpin yang tidak jujur, tidak bertanggung jawab, individualis serta pragmatis sehingga juga berdampak pada rasa nasionalisme. Ketua Majelis Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Sumbar itu merasa prihatin dengan lunturnya rasa nasionalisme. Hal tersebut terlihat tidak berkibarnya bendera merah putih di tengah-tengah

masyarakat menjelang 17 Agustus. Dikatakannya, lunturnya nasionalisme di tengah masyarakat lebih disebabkan karena krisis kepercayaan terhadap pemimpin. Maka sangat penting untuk menanamkan sikap nasionalisme terhadap masyarakat. Pemerintah kurang memberikan bimbingan dan arahan untuk menumbuhkan sikap mental rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap negara dan bangsa. Aktivis Angkatan 1998 Sondri Dt Kayo mengatakan pengibaran bendera merah putih di hari kemerdekaan adalah sebuah perayaan dan pernyataan syukur atas kemerdekaan yang dulunya amat susah didapatkan. Mantan Ketua KPU Kabupaten Tanah Datar mengatakan, para pejuang dulu, kadang-kadang seperti tidak begitu yakin akan diperolehnya kemerdekaan oleh bangsa yang sudah dijajah berabad-abad lamanya. Tapi kini masyarakat yang tak pernah hadir pada masa itu begitu gampangnya melupakan momentum sejarah yang sangat penting. Peneliti sejarah, Mestika Zet melihat, kurang semaraknya bendera merah putih berkibar saat ini, memang bisa diartikan rasa nasionalisme yang mulai berkurang .“Masyarakat tidak peduli lagi dengan kebangsaan,” kata Mestika Zet. Menjelang peringatan hari kemerdekaan ini, Mestika Zet menilai, pemerintah memiliki tugas untuk menahkodai bangsa ini untuk memupuk kesadaran diri sebagai warga negara Indonesia. Katanya, pemerintah bisa melakukan itu, dengan melewati lembaga pendidikan, seruan-seruan, dan lainnya. Di usia republik yang mencapai usia 68 tahun ini, Mestika menilai bangsa ini sudah salah urus dalam mengurusi ratusan juta jiwa rakyatnya. Dirinya menilai, semakin jauh, semakin tidak jelas arahnya. Salah satu syarat sebuah bangsa adalah seperti seorang manusia yang ingin (harus) mandiri. Namun bangsa ini, semakin jauh melangkah, semakin menunjukkan ketidakmandiriannya. “Segalanya diimpor. Daging diimpor, cabai diimpor, buah diimpor, bawang pun turut dimpor. Jika Multatuli mengatakan semuanya ada di Nusantara (Indonesia, red), harusnya tak ada yang diimpor. Kita punya semuanya. Karena salah urus, rakyat mesti menanggung akibat. Yang mereka miliki mesti menjadi milik orang lain. Bangsa ini hanya menguntungkan sekian orang dan merugikan jutaan yang lainnya,” tegasnya. Mestika pun menyarankan, untuk memperbaiki keadaan ini,

Indonesia hanya perlu melakukan empat hal saja, yang merupakan blue print Indonesia sejak awal kemerdekaan. Pertama, melindungi masyarakat. Selama ini, pemerintah belum bisa mewujudkan rasa aman bagi masayarakatanya. Setiap hari pembunuhan terjadi, berita tentang narkoba bersileweran tanpa bisa dibendung. Kedua, mensejahterakan masyarakat. “Pemikir di bidang ekonomi mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sekian tahun besok tumbuh sekian persen lagi. Pertanyaannya, benarkah angka-angka itu semua. Maksud saya, kita mengukur ekonomi masyarakat dengan angka-angka yang manipulatif. Tujuannya politis. Kita sering berdebat, soal angka ini, tiap lembaga, beda versinya, beda angkanya. Saya menyebut ini sebagai statistik pelipur lara. Kenyataannya, di setiap penjuru negara ini, ditemukan masyarakat miskin,” jelasnya. Ketiga adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Mencerdaskan kehidupan bangsa ini tidak sama dengan mencerdaskan otak bangsa. Kehidupan bangsa berkaitan dengan kebudayaan. Artinya, tujuan akhir dari kata mencerdaskan, dengan pendidikan, orang menjadi berbudaya. Mestika pun menyebutnya dengan kecerdasan nurani. “Realitasnya, pemimpin, mungkin juga kita, bukanlah orang yang peka. Jika peka bahwa korupsi itu tidak baik, maka itu tidak akan dilakukan. Kita lebih banyak cerdas otak, tidak nurani,” ucapnya. Keempat, duduak samo randah, tagak samo tinggi, dengan bangsa lain (sejajar dengan bangsa lain, red). Diakuinya, bangsa ini sedang didikte oleh bangsa asing. Selain semuanya diimpor, kita tidak memiliki wibawa. Penyebab Indonesia tidak lagi memiliki pemikiran seperti ini, dikarenakan Indonesia sudah semakin jauh meninggalkan ide-ide pendirian bangsa ini. “Kita perlu merenungkan sejauh mana perjalanan bangsa ini, lebih dari setengah abad perjalanannya. Simpel saja, jika sudah tersesat, kembalilah ke pangkal jalan. Kembali ke ide awal negara ini diperjuangkan untuk merdeka. Ulang tahun ini momentumnya,” jelasnya. Dengan usia yang sudah mencapai 68 tahun ini, Mestika pun berpesan janganlah menyalahkan anak muda dalam kegagalan yang terjai saat ini. Menurutnya, orang tua yang tidak mengajarkan sejarah dengan benar. (h/lex/eni/ mdi/col/erz)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H


KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

9

PEMBEBASAN LAHAN BATANG MARANSI

Wako Diminta Evaluasi Jajaran Balaikota Pindah ke Aie Pacah PADANG, HALUAN — Gedung baru Balaikota Padang di Aie Pacah akan diresmikan pemakaiannya pada 30 September 2013 mendatang. Penggunaannya ditandai dengan kepindahan kantor Walikota, Wakil Walikota serta sekretaris daerah beserta jajarannya ke gedung baru yang megah dan representatif ini. "Insya allah pada 30 September mendatang, Balaikota Padang yang berada di Aie Pacah akan diresmikan. Dan, dipilihnya pada tanggal tersebut karena bertepatan dengan peringatan 4 tahun gempa 30 September 2009 yang lalu," kata Walikota Padang Fauzi Bahar kepada Haluan, Rabu (14/8). Dengan sarana prasarana perkantoran yang baru ini, semakin memberikan harapan bagi Kota Padang untuk mendukung percepatan pelaksanaan reformasi birokrasi. Selanjutnya, pusat pemerintahan kota yang semula berada dikantor balaikota jalan M.Yamin No.70 juga secara resmi akan pindah ke kantor baru walikota dikawasan pusat pemerintahan jalan bypass kecamatan koto tangah. "Setelah ini, kami akan bangun gedung DPRD Kota Padang yang lokasinya ada disebelah selatan kantor walikota. Begitu juga, Mesjid Raya dan kantor SKPD yang ada di lingkungan Kota Padang," kata Ketua DPD PAN Kota Padang ini. Nantinya, sebagai pusat kegiatan baru pelayanan pemerintahan, kawasan pusat pemerintahan ini akan menjadi ikon Kota Padang menuju kota baru yang hijau, nyaman dihuni dan pintar. Pembangunan diarah timur ini, akan berjalan lebih cepat dan secara bertahap akan dapat mengurangi konsentrasi massa pada pusat kota yang merupakan kawasan rawan bencana tsunami. Sementara itu Ketua DPRD Kota Padang Zulherman mengatakan, dengan berpindahnya pusat pemerintahan ke kantor yang baru, hendaknya dapat meningkatkan pelayanan birokrasi, yang selama ini dinilai tidak cepat dalam melayani dalam masyarakat. "Selain itu, dengan berpindahnya ke kantor yang baru tidak lagi ditemukan PNS yang malas dan lalai dalam melayani masyarakat," katanya.(h/ade)

PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang diharap bisa lebih mengintensifkan komunikasi dengan masyarakat sekitar Batang Maransi agar proyek normalisasi yang masih terkendala dengan persoalan pembebasan lahan milik masyarakat bisa dituntaskan. “Harus dibangun kesadaran agar masyarakat memahami pentingnya pembangunan normalisasi Batang Maransi. Langkah-langkah sosialisasi-pun harus efektif dan dilakukan oleh orang yang memiliki kompetensi. Pemko jangan menganggap orang yang selama ini diberi tugas untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, tugasnya sudah selesai,” ujar Ketua DPRD Padang Zulherman usai Sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Padang, Rabu (14/8). Di balik itu semua, sosialisasi itu juga terkait dengan proses eksekusi pergantian lahan masyarakat yang terpakai. Warga meragukan proses ini, karena ada mereka menenggarai ada oknum yang tak bertanggung jawab yang memainkan situasi saat proses sosialisasi itu tidak optimal. Karenanya, politisi Partai Demokrat ini menyarankan kepada Walikota Padang untuk mereview bawahannya yang melakukan tugas sosialisasi tentang pembebasan

lahan tersebut. Jika ditemukan oknum yang bermain di lapangan, hendaknya ditindak tegas. Ia juga meminta walikota untuk menyiapkan aturan-aturan yang konkrit, apakah dalam bentuk Perda atau SK walikota, dan menyiapkan sarana, prasana dan dana operasional. Sementara itu, Dosen FISIP Unand Alfitri menawarkan agar pemerintah kota untuk mencarikan solusi lain, jika memang masih ada warga yang menolak menjual lahan mereka yang terkena dampak pembangunan normalisasi Batang Maransi. “Salah satu caranya, misalnya diberikan sertifikat gratis bagi tanah warga yang belum punya sertifikat. Pemko dan masyarakat harus berembuk memecahkan persoalan pembebasan lahan itu,” tambahnya. Sebelumnya, anggota DPRD Sumbar Nurnas, menyebutkan ada 81 titik di Batang Maransi yang belum mampu dibebaskan Pemko Padang. Dari pihak Pemko Padang,

MEMBERSIHKAN MAKAM — Petugas membersihkan makam pahlawan menggunakan mesin potong rumput di taman Makam Kusuma Negara, Lolong, Padang, Rabu (14/8). Pembersihan dilakukan terkait akan diadakannya acara tabur bunga dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia 17 Agustus. RIVO SEPTI ANDRIES Kabag Pertanahan Kota Padang, Desmon menjelaskan pihaknya telah beberapa kali melakukan sosialisasi sejak 2011 kepada masyarakat yang tanahnya termasuk dalam

kawasan normalisasi Batang Maransi. “Keterlambatan pembebasan lahan, karena kami butuh waktu untuk mengikuti prosedur Perpres nomor

>> Editor : Rakhmatul Akbar

65 tahun 2006 tentang pembebasan lahan, seperti pembuatan peta bidang, penelitian dan inventarisasi ke lapangan dan lain-lain,” tuturnya. (h/mg-dib)

Penata Halaman: Syamsul Hidayat


10 PA D A N G

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

UPAYA ATASI KEKURANGAN GURU SD

Pemko Tugaskan Guru SMP/SMA LINGKAR

PADANG, HALUAN— Untuk menutupi kekurangan guru sekolah dasar (SD) di Kota Padang, sejumlah guru SMA maupun SMP akan dilatih menjadi guru SD. Pelatihan ini, rencananya akan dilakukan oleh Universitas Negeri Padang (UNP).

Pemko Padang Gelar Napak Tilas PADANG, HALUAN—Pemerintah Kota Padang akan melakukan napak tilas perjuangan masyarakat Kota Padang, Jum’at (16/8). Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 19.00 WIB, di halaman Kantor Balai Kota Padang. Demikian diinformasikan panitia pelaksana kegiatan tersebut, Firdaus, Selasa (13/8). “Etape I akan dilepas oleh Walikota Padang, Fauzi Bahar. Sementara Etape II dilepas oleh Dan Lantamal di depan Makam Pahlawan Lolong pada pukul 00.30 WIB,” ujarnya. Ia melanjutkan, napak tilas tersebut akan berakhir pada pagi hari di Lapangan Imam Bonjol Padang. Setelah kegiatan berakhir, peserta napak tilas akan mengikuti Upacara Bendera HUT RI ke 68. “Peserta yang akan mengikuti kegiatan napak tilas tersebut antara lain, OKP Kepemudaan, TNI/ Polri, Dinas Instansi Pemerintah Kota Padang, mahasiswa, pelajar dan masyarakat umum,” tuturnya. Untuk mendaftar sebagai peserta napak tilas, kata Firdaus melanjutkan, panitia menerima pendaftaran di Kantor Dispora Padang selambatlambatnya tanggal 15 Agustus. “Peserta yang akan mengikuti napak tilas tersebut akan dikelompokkan per regu, satu regu berisi 7 peserta. Peserta disarankan memakai pakaian perjuangan,” jelasnya. Ia menambahkan, untuk memeriahkan kegiatan tersebut, akan ada hadiah bagi peserta. Hadiahnya berupa motor, televisi, kulkas, sepeda dan hadiah lainnya. (h/mg-dib)

Maling Jarah Studio Foto PADANG, HALUAN— Studio Indah Poto di Jalan Pemuda, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, dimasuki maling, Rabu (14/8) sekitar pukul 08.30 WIB. Anehnya, pelaku pencuri ini tidak menguras habis barang berharga yang ada disana, namun uang tunai sekitar Rp20 juta yang disimpan di dalam laci kasir berhasil dibawa kabur pelaku. Korban Devin Juanto (20) melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Padang, untuk pengusutan lebih lanjut dan berharap pelakunya dapat tertangkap. Kepada petugas, korban mengaku baru mengetahui kejadian itu pagi hari, saat membuka studio itu. Saat berada di tempat laci kasir, ia tersentak begitu mengetahui kalau laci sudah rusak, dan uang yang ada di dalamnya sudah tidak ada lagi. Kanit I SPKT Polresta Padang Ipda Dedi Antonis mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian, dan melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP).(h/nas)

“Kita masih dalam tahap mengajukan kerjasama dengan UNP, agar bersedia melatih guru SMA maupun SMP. Surat resmi sudah masuk, namun belum ada balasan,” demikian dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Padang Jelta Masril, Rabu (14/8). Kebijakan ini, didasari adanya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No 62 tahun 2013 tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Dalam rangka Penataan dan Pemerataan Guru untuk mengatur pemberian tunjangan profesi guru dalam jabatan yang dipindahkan. Dalam Permendikbud ini, disebutkan guru yang mengampu bidang studi namun tidak sesuai sertifikat profesi yang dimiliki, tetap akan diberi tunjangan selama guru bersangkutan mengampu PEMBEBASAN LAHAN BY PASS— Seorang warga melewati jalan yang berdebu di Kawasan By Pass, Padang beberapa waktu lalu. Saat ini pembebasan lahan di kawasan tersebut masih belum selesai karena belum adanya kejelasan lahan antara pemerintah dengan masyarakat. RIVO SEPTI ANDRIES

Pemko Tekan Belanja Pegawai PADANG, HALUAN— Pemerintah Kota Padang akan memprioritaskan empat pembangunan pada Rancangan APBD Perubahan (APBD-P) 2013 ini. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan rakyat, kata Wawako Mahyeldi Ansharullah saat sosialisasi rancangan perubahan APBD tahun 2013 Aula Balaikota Padang kemarin. Adapun proritas empat pembangunan tersebut adalah reformasi birokrasi dan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik, penataan transportasi dan infrastruktur berbasis mitigasi bencana dan ramah lingkungan, percepatan

penanggulangan kemiskinan Walaupun begitu, kita optimis pengangguran dan pembangunan, pemerintahan Kota Padang akan pembinaan kehidupan beragama menjadi lebih baik ditahun depan dan pembentukan generasi yang dengan proritas empat pemberbasis kearifan lokal. bangunan, “ ungkapnya. Dikatakannya, saat ini untuk Sementara itu, Kepala DPKA prioritas pembangunan tersebut kota Padang, Syahrul menyatakan, telah telah diangran“Kita berupaya akan sosialisasi garkan pada rancangan perubahan cangan perubahan menekan belanja tidak APBD adalah hal anggaran APBD 20yang penting selangsung untuk 13 ini. Adapun stbelum diakomopegawai menjadi ruktur belanja langdasi oleh DPRD sung perubahan rendah. Karena selama kota Padang. MeAPBD tahun 2013 ngingat akan terini belanja tidak sebanyak 703,6 jadinya perubamiliyar dan belanja langsung didominasi han, maka tertidak langsung selebih dahulu dibanyak 1,191 tri- oleh belanja pegawai” sosialisasikan keliun. Sebagaimana pada SKPD Pembiasanya sebagian besar ko Padang, LSM , media massa belanja tidak langsung di- dan lain sebagainya. dominasi oleh belanja “Sosialisasi ini penting karepegawai. Namun hal itu na mengacu pada permendagri akan diminimalisir. nomor 21 tahun 2001 tentang Dalam sambutannya, “Kita berupaya akan pedoman pengelolaan keuangan wakil ketua PN Padang yang menekan belanja tidak daerah dan perda nomor 1 tahun baru Amin Sutikno, SH. MH mengatakan, penegakan langsung untuk pegawai 2008 tentang pokok pengelolaan hukum dan memberikan menjadi rendah. Karena keuangan daerah. Selain itu, untuk keadilan merupakan hal selama ini belanja tidak merencanakan pembangunan Payang sangat berharga. langsung didominasi oleh dang dengan sebaik mungkin” “Penegakan hukum dan belanja pegawai. jelasnya. (h/cw-lex) keadilan dambaan seluruh masyarakat, mudah-mudahan saya bisa menjalankan PERJUANGAN DEDET DEMI KELUARGA amanah ini dengan baik di PN Padang ini,” ujar Amin Sutikno, SH. MH usai pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan. Tidak hanya FENOMENA kehidupan sakan oleh Dedi alias Dedet itu, Amin Sutikno, SH. MH terkadang memang sulit untuk (34) dalam menjalani seperjuga sempat menekankan arti pentingnya pengawasan dirasakan namun harus dija- tiga abad kehidupannya. terhadap seluruh hakim dan lani dan disyukuri. Begitulah Dedet, ayah dua orang anak integritas hakim. yang dirasakan segelintir yang kesehariannya bekerja Pada pelantikan wakil orang yang kesehariannya sebagai pengumpul dan penketua PN Padang yang baru menggantungkan nasib dengan cari barang di lokasi pemini, turut hadir ketua Pengamengais rezeki di tumpukan buangan sampah mengaku dilan Jakarta Pusat Suharsampah yang menumpuk di tidak malu dengan profesi to, SH. MH beserta beberapa beberapa pembuangan sam- yang ia geluti selama ini. orang staf PN Jakpus tempah di Padang. Setidaknya, lebih dari tujuh pat Amin Sutikno, SH. MH Roda kehidupan ibarat tahun bergelimang dengan dulu pernah bertugas, kaladua sisi mata uang yang saling tumpukan sampah tidak pas Muaro Padang, Kejari bertolak belakang. Kadang di menyurutkan semangatnya Padang, ketua PTUN Pabalik bahagia akan muncul untuk mengais rezeki guna dang serta unsur muspida nestapa, dalam suka ada menghidupi keluarga kecilnya. kota Padang lainnya. (h/hel) duka. Begitupun yang dira"Ya, saya jadi pengumpul

Wakil Ketua PN Dilantik PADANG, HALUAN — Posisi Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Padang yang sebelumnya kosong akhirnya terisi. Wakil Ketua PN Padang yang baru akhirnya dijabat oleh Amin Sutikno, SH. MH setelah dilantik secara resmi oleh Ketua PN Padang H.Asmuddin, SH.MH pada hari Rabu (14/8) bertempat di Ruang Sidang Utama PN Padang. Amin Sutikno, SH. MH sendiri dipromosikan dari PN Jakarta Pusat. Sebelumnya, Amin pernah menjabat sebagai hakim pada PN Jakpus.

Ketua Pengadilan Negeri Padang H. Asmudin, SH. MH usai melantik wakil ketua PN Padang Amin Sutikno, SH. MH mengatakan, bahwa hampir satu tahun lebih posisi wakil ketua Pengadilan Negeri Padang ini mengalami kekosongan pasca kepindahan wakil ketua yang lama bapak Budi Susilo, SH. MH. "Selamat bergabung di Pengadilan Negeri Padang bapak Amin Sutikno, SH. MH, mudah-mudahan betah berada di Padang ini," ucap ketua PN Padang ini.

KETUA PN Padang Asmudin membacakan sumpah jabatan saat melantik Amin Sutikno Sebagai wakil ketua PN Padang. HELDI SATRIA

beban kerja 24 jam tatap muka dalam seminggu. Sementara redistribusi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Padang beberapa waktu lalu, menurut Jelta, bukan bertujuan untuk memenuhi kekurangan guru. Redistribusi ini dilakukan untuk menyimbangkan keberadaan guru di masing-masing SD. “Maksudnya menyeimbangkan adalah membagi sama rata kekurangan guru di SD. Jika ada sekolah yang jumlah gurunya mencapai 6 orang dan ada sekolah yang hanya memiliki kepala sekolah, maka sekolah yang gurunya mencukupi dipindahkan ke sekolah yang sama sekali tidak ada guru,” katanya. Kekurangan guru SD yang terjadi di Kota Padang mencapai 816 orang guru. Sementara di tingkat SMP dan SMA terjadi kelebihan guru sebanyak 726 orang guru. (h/eni)

PENGEMBANGAN JALAN BYPASS

Persoalan Tanah Belum Tuntas PADANG, HALUAN — Sampai saat ini, Pemprov Sumbar belum mendapatkan izin untuk pembayaran tanah konsolidasi pembangunan jalan jalur dua Bypass, dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI. Padahal, menurut informasi yang didapat Haluan Selasa (13/8), proses tender akan dilakukan pada pertengahan September 2013 nanti. Kemudian, saat ini tanah yang masih terbengkalai konsolidasi masih menyisakan 83 persil lagi. Dilain pihak, Korea sebagai pendonor dana sebesar Rp550 miliar, menginginkan seluruh lahan yang akan dijadikan sebagai jalan jalur dua, yakni sepanjang 27 kilometer dari simpang Duku sampai Teluk Bayur, harus bersih baik dari segi pembebasan, maupun dari segi bangunannya. Kepala Bagian Pemerintahan Pemprov Sumbar Syafrizal mengatakan, sampai saat ini masih menunggu surat balasan yang kedua dari BPN pusat. “Kami tidak bisa memberikan penjelesan yang lebih lanjut. Karna masih menunggu

surat balasan persetujuan dari BPN pusat,” katanya. Sementara itu, Kepala Balai Besar Jalan Nasional II Ovuken Negara mengatakan, apabila BPN belum juga membalas surat dari pemprov tersebut. Maka, pihak pemprov harus segera melaporkannya langsung kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Sehingga, gubernur bisa mencari langkah yang tepat untuk menanggulangi masalah tersebut. Di lain pihak, Ninik Mamak Suku Tanjung Yarman Datuk Rajo Ibrahim menegaskan, seluruh anak kemenakan tidak akan membongkar bangunan sebelum pihak pemerintah membayar tanah mereka yang terkena dampak pembangunan. Menurut Yarman, gonjangganjing pembangunan jalur dua Bypass tersebut, berdampak negatif buat masyarakat sekitar. Karena, dengan isu tersebut, masyarakat mengalami kerugian yang besar, khususnya bagi masyarakat yang memiliki usaha di sekitar jalan Bypass tersebut.(h/wis)

Mengais Berkah di Tumpukan Sampah sampah sudah tujuh tahun lebih, hasilnya lumayan untuk menghidupi anak dan istri, untuk beralih ke pekerjaan lain, saya tidak mempunyai modal," ucap Dedet sembari menolak untuk diabadikan menggunakan kamera oleh Haluan. Aroma busuk yang keluar dari tumpukan sampah seperti sudah tak lagi dirasakan pria yang mengaku sempat bekerja di salah satu toko pakaian d Pasar raya Padang ini. Dengan menggunakan sebatang besi yang sudah dibuat sedemikian rupa, Dedet

>> Editor: Rakhmatul Akbar

mulai mengumpulkan sampah plastik seperti bekas botol minuman kemasan. Menurut pengakuannya, ia biasa mencari dan mengumpulkan barang bekas dari tumpukan sampah ini mulai pukul 10.00 WIB pagi hingga pukul 16.00 WIB. “Sehari-hari saya hanya mengumpulkan plastik dan botol bekas. Dari hasil tersebut, biasanya mengantongi uang sekitar Rp 30 ribu perhari. Itu sudah buat memberi makan istri dan dua anak saya,” ucapnya dengan nada lirih.(heldi satria)

>> Penata Halaman: Jefli


11

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

L I N TTAA S N A G A R I Nagari Sinuruik Lestarikan Tradisi Bersilaturahmi PASBAR, HALUAN — Tradisi lepas lebaran atau hari raya idul fitri di Kabupaten Pasaman Barat, masih kental dianut masyarakat setempat. Yakni halal bi halal serta bersilaturahmi ke rumah para handai tolan, baik yang ada di dalam daerah maupun di luar daerah. Apalagi para perantau yang datang pulang kampung, momen lebaran dijadikan sebagai saat-saat kebersamaan dengan seluruh anggota keluarga besar. Walinagari Sinuruik, Adrizal kepada Haluan mengatakan, kegiatan silaturahim merupakan salah satu bentuk kelengkapan ibadah umat Islam dalam melaksanakan hari kemenangan 1 Syawal 1434 Hijriyah. “Mudah mudahan dengan terselenggaranya agenda rutin halal bil halal seluruh ibadah kita semua selama bulan Ramadhan bisa diterima oleh Allah SWT,”kata dia. Menurut dia, silaturahim antar keluarga dan warga harus terus dilestarikan dan diteruskan oleh generasi muda sehingga keakraban keluarga dapat terjaga dan lestari. “Tradisi ini harus tetap terjaga sehingga hubungan antara generasi akan terus terjaga. Sehingga anak dan kemenakan mengetahui pentingnya silaturrahmi,” katanya. Warga lainnya, Jun, mengatakan kegiatan kunjung mengunjungi antara keluarga dan warga sekitar rutin dilakukan terutama bagi perantau yang pulang kampung. Ia mengatakan, mengunjungi keluarga sedarah merupakan hal yang “wajib” hukumnya bagi satu keluarga. Selain itu, antara sesama muslim juga disarankan untuk saling mengunjungi. “Pada hari pertama dan kedua lebaran biasanya digunakan untuk bersilaturrahmi antara keluarga dan warga. Pada hari berikutnya digunakan untuk pergi berlibur membawa anak dan kemenakan,”katanya. Dia menambahkan, usai merayakan Idul Fitri dan kunjung mengunjungi maka tradisi selanjutnya adalah mengadakan acara halal bil halal dengan mengundang warga yang ada di suatu komplek perumahan atau dalam satu kelurahan. “Kegiatan kujungan ke rumah sanak keluarga merupakan agenda rutin. Selain itu kunjung mengunjungi antar sesama juga bertahan untuk lebih mempererat tali persaudaraan antara umat muslim seusai menjalankan ibadah puasa selama satu bulan lamanya,” tandas Adrizal. (h/dka)

AKRAB — Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin R disetiap kunjungannya ke jorongjorong tidak pernah lupa beramah tamah dengan warga setempat. Bahkan ia tidak segan memberikan santunan kepada warga yang ia lihat sangat memprihatinkan. Mengajak mereka bicara serta bergurau, dekat dengan masyarakat tanpa ada jarak antara rakyat dengan pemimpinnya. ANDIKA

HUT KEMERDEKAAN RI KE-68

Pemkab Pasbar akan Peringati dengan Semarak dan Meriah PASBAR, HALUAN — Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 68, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat akan merayakannya secara meriah dan spektakuler.

Upacara bendera, untuk pertama kalinya digelar dihalaman kantor bupati Pasbar. Akan hadir seluruh elemen masyarakat, siswa sekolah, mahasiwa, TNI/POLRI dan seluruh pegawai di lingkungan Pemda Pasbar. Untuk persiapan mem-

perngati detik-detik proklamasi tersebut, jauh hari Panitia HUT RI ke-68 sudah bekerja mepersiapan semua fasilitas yang dibutuhkan. Tim Paskibraka sejak awal tahun sudah berlatih, untuk pengibaran sangf meah putih nantinya. Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin

UNTUK KAPASITAS MAKSIMAL 7 GT

Pas Kapal Cukup Diurus di Pasbar PASBAR, HALUAN — Saat ini, pemilik kapal 7 GT ke bawah yang ada di Kabupaten Pasaman Barat tidak perlu lagi ke Padang, Mentawai atau Sibolga untuk mengurus Pas Kapalnya. Pasalnya, Dinas Perhubungan dan Kominfo Pasbar

sudah bisa melayani pendaftaran untuk penerbitan Pas Kapal 7 GT ke bawah dengan kode cap bakar S.62. Pas Kapal itu ibaratnya, STNK-nya kenderaan bermotor, atau sertifikat kelaiklautan kapal-kapal. Kepala Dinas Perhubungan

BUPATI H BAHARUDDIN BANGGA

Kelompok Wirid Yasin Semakin Eksis PASBAR, HALUAN — Kelompok Wirid Yasin yang didominasi para ibu-ibu di Pasaman Barat (Pasbar) semakin eksis. Keberadaan kelompok tersebut saat ini rutin melaksanakan kegiatan di masjid-masjid per nagari. Hal ini berkat dukungan dan perhatian Pemkab kepada kelompok wirid yasin. Sebagai bentuknya, beberapa waktu lalu bupati Pasbar juga sudah memberikan baju seragam untuk anggota wirid itu serta bantuan dana untuk setiap kelompok wirid yasin yang ada. Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin R kepada Haluan mengatakan gembira dan berharap, wirid yasin di Pasbar semakin berkembang. Ia juga berharap, anggotanya tidak hanya kelompok ibu-ibu yang sudah berumur, tapi juga di ikuti oleh generasi muda Pasbar. Sebab, melalui perwiritdan itu, syiar Islam akan mendarah daging, serta akan terciptanya mental dan akhlak generasi yang mulia. “Wirid yasin, cetusan saya semasa masih menjabat Bupati Pasaman. Sehingga tidak diragukan lagi kecintaan saya terhadap wirid yasin. Saya sangat bahagia, hingga sekarang perkumpulan ibu-ibu itu masih bergema dan semakin maju,” katanya. Katanya, pemda betul-betul mendukung dan perhatian. Hal itu sesuai pula dengan visi Pasbar, membangun Pasaman Barat di atas tadah agama untuk keselamatan dunia dan akhirat. “Melalui wirid yasin, bukan hanya siar agama yang tersiar tapi terjalin silaturrahmi dan persatuan yang kuat,” tukasnya. Kepala Bagian Kesra Pasbar, Getri Ardenis mengatakan, setiap tahun pemerintah Pasbar menyediakan dana bantuan untuk kelompok wirid yasin. “Dana itu disediakan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah dalam rangka pembinaan Agama Islam. Hal itu sesuai dengan visi-misi daerah yang melaksanakan pembangunan di atas tadah agama,” katanya. Dia berharap, melalui pengajian yang diadakan kelompok Wirid Yasin hendaknya bisa menjadi penarik umat Islam untuk kembali belajar dan mengaji. Selama ini kegiatan itu kurang diperhatikan dan cenderung dilupakan. Untuk itu, kata dia, sejalan dengan visi-misi pemerintah daerah maka perhatian terhadap Agama Islam ditingkatkan. Apalagi, bagi siswa tingkat SMA dan SMP yang ingin melanjutkan pendidikannya, wajib pandai baca tulis Alquran. (h/dka)

dan Kominfo Pasbar, Mardani kepada Haluan kemarin di kantornya mengatakan, Kementerian Perhubungan RI sudah menerbitkan SK penunjukan bahwa Dishub Pasbar bisa menerbitkan Pas Kapal 7 GT ke bawah. SK tersebut juga sudah diperkuat oleh Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pasaman Barat nomor 3 tahun 2012 tentang retribusi golongan jasa usaha. Peraturan Menteri Perhubungan nomor 13 tahun 2012 tentang pendaftaran dan kebangsaan kapal dan Peraturan Pemerintah (PP) 38 tahun 2007 tentang urusan pemerintahan antara pemerintahan daerah provinsi dan pemerintahan kabupaten kota. Ia sebutkan, dengan bisanya Dishub Pasbar menerbitkan Pas Kapal 7 GT kebawah akan memberikan kemudahan bagi masyarakat Pasbar. Sebab selama ini pengurusan Pas Kapal itu harus ke Padang atau Menta-

wai dan Sibolga. Sehingga membutuhkan dana yang tidak sedikit dan juga waktu yang panjang. Selain itu, dengan mengurus ke daerah lain juga mengakibatkan banyak waktu yang terbuat oleh pemilik kapal. Kapal sudah jelas tidak bisa beroperasi, dan juga menuju daerah itu dengan tantangan yang berat pula. Maklum saja, dalam pengurusan Pas Kapal, unit kapal harus dibawa karena menyangkut pemeriksaan. “InsyaAllah kalau sudah disini dalam waktu satu hingga tiga hari sudah selesai dengan biaya sangat ringan pula di bawah Rp500 ribu,” jelasnya. Disinggung masalah tenaga ahli dan operator untuk melakukan pemeriksaan guna penerbitan Pas Kapal itu, kata Mardani Dishub Pasbar sudah mempersiapkan semuanya. Tenaga ahli yang bersertifikat sudah ada, sehingga tidak ada kendala lagi.

Untuk pengurusannya dengan cara mendaftar ke Dishub. Sementara untuk pemeriksaan kapal, petugas Dishub Pasbar yang akan mendatangi lokasi kapal. “Kita akan kesana, kalau di Aia Bangih kita periksa kesana, di Sasak begitu juga ataupun di Katiagan dan lainlainnya,” ungkap Kadis itu. Sehingga dengan demikian, pemilik kapal tidak perlu khawatir dimana kapalnya akan disandarkan, kalau mau mengurus Pas Kapal. Cukup bersandar ditempat biasa bersandar, petugas dari Dishub yang akan datang memeriksa. Adapun persyaratan mendaftar untuk mendapatkan Pas Kapal yakni, KTP pemilik, Surat tukang pembangunan kapal yang diketahui camat, bukti kepemilikan kapal yang diketahui camat, kwitansi pembelian mesin kapal diketahui camat, dan surat hasil pengukuran kapal.(h/dka)

R dijadwalkan akan menjadi inspektur upacara. Ketua Umum PHBN Pasbar, Yasri Uripsyah yang juga Sekda Pasbar mengatakan, untuk HUT RI tahun ini, bertepatan masih dalam suasana lebaran akan diperingati dengan meriah. Usai upacara akan digelar kunjungan ke Rumah Tahanan (Rutan) Talamau guna menyerahkan remisi kepada beberapa tahanan. Juga akan dilaksanakan oleh Bupati ziarah ke makam pahlawan. Dan masih banyak lagi kegiatan seriomonial lainnya yang akan dilakukan di peringatan HUT RI tahun ini. Termasuk tugas wajib abdi negara, mendengarkan pidato kenegaraan presiden RI di kantor DPRD Pasbar yang dibuka dengan rapat paripurna istimewa. “HUT RI tahun ini jatuh pada hari libur namun, segenap Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemkab Pasbar wajib untuk menghadiri upacara bendera pada hari Sabtu nanti,” kata Sekda. Ia katakan, guna mempersipakan peringatan HUT RI ke-68 ini, sejak masih bulan Ramadhan lalu sudah dipersiapkan sejumlah agenda. Puncaknya, begitu masuk kantor hari pertama setelah libur lebaran yakni 12 Agustus lalu, seluruh panitia langsung bergerak mempersiapkan. Lebih lanjut Alim Bachry mengatakan, usai pelaksanaan Taptu, Jumat (16/8) tepat pukul 00.00 WITA akan dilaksanakan apel kehormatan dan

renungan suci di Taman Makam Pahlawan Opu Daeng Risadju dengan Irup Dandim 1403 Sawerigading Palopo. “Kegiatan ini merupakan penghormatan kepada arwah pahlawan yang telah gugur,” tutur Alim Bachry. “Peringatan HUT RI ini akan dihadiri segenap perwakilan elemen masyarakat, PNS, TNI/ Polri, Camat dan ormas/OKP yang ada di Pasbar dengan mengenakan uniformnya masing-masing,” tandasnya. Disisi lain ia katakan, peringatan HUT RI merupakan momentum untuk memupuk rasa kebangsaan dan cinta tanah air bagi segenap elemen masyarakat termasuk pegawai negeri sipil selaku abdi negara dan abdi masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya berharap meskipun HUT RI tahun ini jatuh di hari Sabtu mendatang, namun sangat diharapkan para PNS menghadiri upacara bendera yang dipusatkan di satu titik, yakni halaman kantor bupati. “Saya kira peringatan HUT RI ini memiliki makna dan tujuan untuk memupuk rasa nasionalisme kita selaku bangsa Indonesia, jika para pejuang veteran RI yang sudah berusia senja saja mereka secara khusus ikut serta dalam upacara bendera pada detik-detik proklamasi, seharusnya para PNS yang menikmati hasil perjuangan kemerdekaan ini juga bisa hadirlah menyemarakkan HUT RI,” tegas Yasri.(h/dka)

SuaraJorong

Pembangunan Sanimas pada Dua Jorong PASBAR, HALUAN — Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin menyambut gembira dengan pembangunan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) yang dibangunan di dua titik kejorongan di kabupaten setempat. Pasalnya program tersebut, juga berorientasi pada kemudahan dan kesenangan warga untuk melakukan ibadah. Hal tersebut dikatakan bupati saat kunjungan ke Jorong Lembah Binuang, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, kabupaten setempat beberapa waktu lalu. Dikatakan. Seperti program Sanimas yang berada di kejorongan yang sedang ia kunjungi saat itu. Dengan masuknya program Sanimas di tengah masyarakat setempat, warga setempat bakal lebih mudah mendapatkan air bersih ketika beruduk dan lainnya. Seiring dengan Visi dan Misi kepala daerah Membangun Pasbar di atas tadah agama, untuk kemaslahatan umat dunia dan akhirat.

Kebijakan daerahpun harus berbasis peningkatan Iman dan Taqwa warga terhadal Allah SWT. Terpisah sebagai Satuan Kerja (Satker) Sanimas kabupaten setempat, Hennny Fernisa menyampaikan, ada dua kejorongan yang mendapatkan sentuhan program Sanimas tahun 2013. Dua kejorongan yang mendapatkan program Sanimas itu, Jorong Lembah Binuang, di Kecamatan Pasaman dan juga Jorong Simpang Tiga Alin, Kecamatan Gunungtuleh. Kedua titik tersebut sangat tepat dan sungguh dibutuhkan warga, termasuk dalam melancarkan kebutuhan air untuk pelaksanaan ibadah mereka nantinya. Pembangunannya langsung oleh masyarakat, dengan swakelola masing-masingnya mendapat anggaran sekitar Rp400 juta per jorong. “Kalau pembangunannya sudah selesai nantinya, sangat diyakini akan memberikan bantuan besar buat warga”, katanya.(h/dka)

BUPATI H Baharuddin R saat meletakkan batu pertama pembangunan fasilitas Sanimas di Jorong Lembah Binuang beberapa waktu lalu. ANDIKA >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

BOTIAH Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat PAYAKUMBUH, HALUAN — Dalam rangka peningkatan kualitas lingkungan hidup, Pemerintah Kota Payakumbuh, bersama DPRD mendorong pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Manfaatnya, disamping untuk terkelolanya sampah-sampah masyarakat dengan baik, juga merupakan salah satu terobosan peluang tenaga kerja dan mengurangi dampak pengangguran. Demikian disampaikan Ketua Komisi C DPRD Payakumbuh, Zul Amri ketika melakukan Rapat Kerja pembahasan KUA-PPAS dengan Dinas Tata Ruang dan Kebersihan pada hari Rabu (18/08), yang dihadiri Kepala Dinas Tata Ruang dan Kebersihan, Ir. Zulinda Kamal didampingi oleh Sekretaris DTRK Ir.Syamsurial dan Kepala Bidang lainnya. Zulinda Kamal dalam keterangannya, kemarin membenarkan, saat ini kita baru mengoptimalkan pemanfaatan lima lokasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) termasuk kendaraan roda duanya yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu. TPST tersebut baru saja diserah terimakan oleh pemerintah Provinsi ke Pemerintah Kota Payakumbuh, karena itu untuk tahun 2014 kita mengajukan anggaran untuk biaya operasionalnya diantaranya untuk BBM kendaraan. Permasalahannya, kita terkendala biaya operasional, karena “bendi dan kudo alah langkok diberikan, tapi untuak ka pambali sagunyo alun tasadio lai” ungkap Ir.Syamsurial sekretaris DTRK yang juga mantan Kepala Kantor Lingkungan Hidup. Itulah yang menyebabkan selama ini pengelolaan sampah di TPST masih kurang lancar ungkapnya. Lima TPST tersebut berlokasi di Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Padang Kaduduk, Koto Tuo, Payobasung dan satu yang sedang dibangun di Kelurahan Limbukan Kecamatan Payakumbuh Selatan. “Kalau TPST ini sudah berjalan maksimal maka akan menjadikan salah satu sumber PAD Kota Payakumbuh.”ungkapnya. (h/zkf)

POTENSI — Bukit Batu dengan panorama yang indah dari puncaknya, merupakan potensi wisata alam Kecamatan Guguak, Limapuluh Kota. Jika dikelola dengan baik, bakal menyedot kunjungan wisatawan mancanegara. DADANG

PERINGATAN HUT RI KE- 68

Pawai Alegoris Kembali Muncul PAYAKUMBUH, HALUAN — Setelah tiga tahun absen, akhirnya pawai alegoris pada Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-68 di Kota Payakumbuh, akan dimunculkan kembali

54 Paskibraka Siap Tampil Pada HUT RI ke-68 PAYAKUMBUH, HALUAN — Pasukan penggerek bendera pusaka (Paskibraka) binaan Dinas Pendidikan Payakumbuh, siap tampil untuk menaikkan bendera nasional merah putih, dalam upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke68, di Stadion Kubu Gadang Payakumbuh, Sabtu (17/8). “Sebanyak 54 anggota Paskibraka dari berbagai SLTA di kota ini, dalam kondisi prima. Semuanya, siap mental untuk tampil menaikkan bendera nasional merah putih, dalam peringatan Proklamasi ke-68, di Stadion Kubu Gadang Payakumbuh, ungkap koordinator pelatih Paskibraka Payakumbuh, Serma Aidal dari Kodim 0306/50 Kota, Rabu (14/8). Ke-54 Paskibraka itu hasil dua kali seleksi, April lalu.

Awalnya, tercatat 300 pelajar SLTA yang ambil bagian, kemudian diciutkan menjadi 70 personil. Dari 70 itu, dirampingkan menjadi 57 orang. Tiga dari 57 pelajar terpilih, dikirim bergabung dengan Paskibraka Propinsi Sumatera Barat. Persipan latihan Paskibraka yang sudah bergabung dengan pasukan TNI/Polri itu, ditinjau Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar bersama Sekdako H. Benni Warlis, Asisten I Yoherman dan Kadisdik Hasan Basri serta staf ahli walikota Edvianus. Di hadapan anggota Paskibraka dan pasukan pendamping TNI/Polri, serta pelatih Paskibraka, Walikota Suwandel memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap semangat pelajar ang-

gota Paskibraka tersebut. “Kalian merupakan siswa plilihan di Payakumbuh. Karena itu, aplikasikan di lingkungan sekolah, di lingkungan tempat tinggal atau di tengah masyarakat, bahwa anak-anak semua, betul-betul pemuda harapan orang tua, harapan masyarakat dan harapan bangsa dan negara. Sementara itu, Wawako Suwandel mengharapkan, di antara anggota Paskibraka 2013 ini, dikemudian hari ada yang menjadi pimpinan daerah, menjadi walikota atau wakil walikota. “Saya sangat senang dan bangga, jika di antara anggota Paskibraka, dengan fisik yang terlatih, sehat dan ulet, penuh dedidikasi dan punya semangat juang tinggi, terpilih menjadi pimpinan daerah,” sebutnya. (h/zkf)

“Tiga tahun terakhir PHBN absen menggelar pawai alegoris, karena suasana peringatan HUT RI bersamaan dengan bulan puasa Ramadhan. Tahun ini, pawai dimaksud akan kita gelar. Mudah-mudahan mampu memberikan hiburan bagi warga kota,” ucap Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar, dalam keterangannya di Balaikota Payakumbuh, Rabu (14/8).

Menurutnya, pawai yang akan melibatkan pelajar SLTP/ SLTA, mahasiswa, TNI/Polri, pegawai, ormas dan OKP itu, berlangsung Senin (19/8). Bertolak dari lapangan Kubu Gadang, menuju Simpang Labuh sBasilang, Simpang Tugu Adipura di pusat kota dan finis di depan BRI di Jalan Sudirman Payakumbuh. Selain pawai, peringatan HUT RI di Payakumbuh, diawali dengan rapat paripurna

istimewa DPRD Payakumbuh, mendengar pidato kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jum’at (16/8). Rapat itu terbuka untuk umum, selain dihadiri pimpinan daerah dan SKPD, ormas, orpol dan LSM. Dikatakan, upacara peringatan detik-detik Proklamasi ke-68, di Payakumbuh, dipusatkan di GOR Kubu Gadang di Kelurahan Balai nan Tuo, Kecamatan Payakumbuh Timur, Sabtu (17/8), tepat pukul 09.45

WIB. Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi akan bertindak selaku inspektur upacara. Sedangkan Ketua DPRD Wilman Singkuan, akan membacakan naskah Proklamasi. Pada bagian lain, warga diminta untuk menaikkan bendera merah putih dan memasang umbul-umbul dan marawa selama enam hari, di halaman rumah dan lingkungan kelurahan, mulai tanggal 14 sampai 19 Agustus. (h/zkf)

Alis Marajo Kunjungi Batu Kuciang LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Mungkin masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota belum banyak mengetahui keberadaan objek wisata yang satu ini, yakni objek wisata panorama alam Batu Kuciang yang terletak di nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota. “Selama ini, objek wisata Batu Kuciang hanya dikenal masyarakat yang berada di kecamatan Mungka serta keindahan panorama alam disana, hanya dimanfaatkan masyarakarat setempat. Dengan keindahan alamnya ini, objek wisata Batu Kuciang sangat berpotensi sebagai tujuan wisata di Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Alis Marajo, Bupati Limapuluh Kota ketika mengunjungi objek wisata Batu Kuciang, Rabu (14/8) kemaren. Menurutnya, siapapun yang datang ke lokasi wisata Batu Kuciang, dipastikan akan takjub dengan pemandangan alam yang menyuguhkan, berupa indahnya perbukitan dan hamparan persawahan yang menyatu

antara nagari Sungai Antuan dengan Jorong Silaok dan Lubuak Lintang yang terlihat jelas dari ketinggian perbukitan dikawasan tersebut. Serta panasnya terik matahari tak terasa berkat hembusan udara dari lembah pegunungan Bungsu yang begitu sejuknya. “Dengan adanya saran penunjang wisata di Batu Kuciang seperti adanya warung makan dan minum, kita yakin dapat objek wisata ini dapat berkembang. Begitupun dengan akses jalan untuk menuju ke lokasi wisata,dahulu jalan tersebut masih tergolong parah tetapi beberapa waktu lalu, akses jalan tersebut telah selesai dilakukan pengaspalan. Disamping untuk akses ke lokasi wisata, pengaspalan jalan juga bermanfaat untuk menunjang perekonomian masyarakat setempat,” tambah Alis.. Menurut warga setempat, terbentuknya objek wisata panorama alam Batu Kuciang, awalnya bermula dengan terbentuknya perbukitan yang menyerupai kucing yang sedang tidur,

bahkan di kawasan perbukitan yang berupa batuan besar itu, memiliki panorama yang sangat indah serta hawa yang sangat sejuk. Karena itu, masyarakat setempat memberi nama kawasan tersebut dengan panorama alam Batu Kuciang. “Objek wisata panorama alam Batu Kuciang masih terletak kawasan pegunungan bungsu yang membentang sampai ke kecamatan Mungka, Karena bukitnya menyerupai kucing, masyarakat memberi nama dengan Bukit Batu Kuciang dan dikembangkan menjadi objek wisata alam Batu Kuciang,” jelas Alis. Adanya Objek wisata panorama alam Batu Kuciang tersebut,bakal menambah objek wisata di Kabupaten Limapuluh Kota, sekaligus pelengkap pariwisata yang ada di sepanjang kawasan Gunung bungsu, seperti objek wisata Aia Sonsang di Taeh Bukik, Objek wisata Bonsu Resort dengan paralayangnya serta objek wisata Benteng Tuan Ku Nan Garang. (h/ddg)

DPRD Limapuluh Kota Terkesan Tertutup SARILAMAK, HALUAN — Semenjak beberapa tahun terakhir ini, sejumlah wartawan Luak Limopuluah yang bertugas di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota menilai, DPRD Kabupaten Limapuluh Kota terkesan tertutup terahadap media. Seperti sejumlah kegiatan di dewan yang tak pernah melibatkan kuli tinda yang bertugas di Kabupaten Limapuluh Kota. “Kita wartawan yang bertugas di Kabupaten Limapuluh Kota, tak pernah tau apa

saja yang dikerjakan atau perda apa yang telah di lahirkan DPRD Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk Paripurna saja, kita tak pernah diundang begitupun untuk kegiatan lainnya. Jadi seolah-olah DPRD Limapuluh Kota sangat tertutup,” ujar Dodi Sastra, Ketua Balai Wartawan Luak Limopuluah kepada Haluan. Hal senada juga diungkapkansejumlah insar pers di Luak Limopuluah, seperti Meddy Suhendi dari wartawan Harian Rakyat Sumbar, Arfidel Ilham

dari harian Padang Ekspres, Edward dari TVRI, Rino dari media online Komapost dan sejumlah wartawan lainnya. Mereka menilai, kinerja DPRD Kabupaten Limapuluh Kota jauh berbeda dengan DPRD Kota Payakumbuh. ”DPRD Kota Payakumbuh selalu melibatkan seluruh media dalam berbagai kegiatan dewan, baik sidang paripurna ataupun kegiatan lainnya. Kegiatan di dewan Kota Payakumbuh termonitor dengan jelas dan dengan

>> Editor: Dodi Nurja

adanya media ini, masyarakat bisa mengetahui kerja wakil mereka di dewan tersebut. Tetapi di DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, kita insan pers sama sekali tak pernah diikut sertakan dalam kegiatannya. Sehingga, apapun kegiatan dewan selama ini, kita tak pernah tahu. Paling tidaknya, cukup menginformasikan kegiatan dewan ini kepada kita insan pers di Luak Limopuluah,” serentak mereka. (h/ddg)

>> Penata Halaman: Irvand


KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

LINGKAR

Alumni SMA 1 Angkatan 88 Reuni Perak

BUKITTINGGI, HALUAN— Memanfaatkan momen lebaran, ratusan alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi angkatan 88 telah menggelar reuni perak di Hotel Champago Bukittinggi pada Minggu (11/ 8) lalu. Tak hanya para alumni, tapi sejumlah guru yang juga diundang dalam kegiatan tersebut juga sumringah, karena baru bersua setelah berpisah puluhan tahun. “Rasanya kembali masuk sekolah seperti dulu, karena setiap alumni yang hadir harus registrasi dulu di sekolah. Bedanya dulu ke sekolah sendiri, sekarang bawa keluarga masing-masing,” ujar Benny Aziz, salah seorang alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi angkatan 88, ketika ditemui Haluan, Rabu (14/8). Menurut Benny, waktu reuni tersebut, paginya seluruh agenda difokuskan di sekolah, agar para alumni bisa mengenang masa lalunya. Pada siangnya, agenda baru digeser ke Hotel Chimpago, sekaligus untuk makan bersama. Benny mengatakan, tidak ada agenda khusus yang dibicarakan dalam reuni perak itu, karena dari awal para alumni angkatan 88 telah sepakat untuk hanya sekedar bersilaturrahmi, tanpa membicarakan agenda khusus lainnya. “Kami hanya ingin bernostalgia tanpa dibebani pikiran lainnya. Kami merasa bahagia, karena beberapa pensiunan guru yang masih hidup, juga datang dalam acara ini. Rasanya memang membawa suasana ke masa lalu. Kami terus berusaha agar kegiatan seperti ini rutin dilakukan tiap tahunnya,” ujar Benny. Benny Mengungkapkan, ada sekitar 400 alumni SMA Negeri 1 Bukittinggi angkatan 88, yang tesebar di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan di beberapa negara juga ada, seperti Myanmar, Dubai dan yang lainnya. Profesinya juga berbeda, mulai dari pedagang, pengusaha, PNS, TNI/ Polri, wartawan dan yang lainnya. “Untuk mengikat tali silaturrahmi antara guru dan alumni, masing-masing guru mendapatkan souvenir dari alumni yang telah dipersiapkan panitia acara. Sekolah juga diberi Souvenir. Dengan cara itu, mudah-mudahan silaturrahmi antara guru, sekolah dengan alumni tetap terjaga,” tambah Benny Aziz. (h/wan)

Saayun Salangkah

BUKITTINGGI

13

PMI Maksimalkan Stok Darah BUKITTINGGI, HALUAN— Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi masih menyiagakan 12 relawan di poskotis dan memaksimalkan stok darah yang tersedia di kantor unit.

JADI SOROTAN — Sejumlah pengunjung menikmati liburan di TMSBK atau Kebun Binatang Kota Bukittinggi. Saat ini, penangkapan petugas TMSBK akibat melakukan pungutan liar di kawasannya sendiri menjadi sorotan sejumlah kalangan. HASWANDI

Hal ini dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan transfusi darah pada momen Idul Fitri 1434 hijriah sejak H-7 hingga H+7 Kamis besok. Ketua PMI Cabang Bukittinggi Rachmat Aris mengatakan, penempatan relawan itu bertujuan untuk mengantisipasi apabila terjadi kecelakaan lalu lintas dan si korban memerlukan transfusi darah, sehingga dapat segera dilakukan pertolongan. “Stok darah di PMI Bukittinggi juga digunakan untuk membantu masyarakat pada delapan kabupaten dan kota di Sumatera Barat bagian utara, maka dari itu PMI terus menghimbau masyarakat untuk ikut

berpartisipasi menyumbangkan darah dalam membantu program kemanusiaan ini,” jelasnya. Agar masyarakat terhindar dari kesalahan saat transfusi darah, tambah Rachmat Aris, sebelumnya darah yang akan didonorkan pada pasien diolah melalui alat penyaringan dan pengecekan ulang di PMI, mengingat tidak seluruh darah yang telah didonorkan dapat diberikan pada masyarakat. Rachmat Aris berharap, masyarakat agar lebih berhatihati selama dalam beperjalanan, sehingga bisa terhindar dari kecelakaan lalu lintas dan stok darah yang ada di PMI dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lainnya. (h/wan)

Pungli di TMSBK Jadi Sorotan BUKITTINGGI, HALUAN — Mencuatnya kasus pungutan liar (Pungli) terhadap pengunjung wisata di Bukittinggi selama Idul Fitri 1434 Hijriyah, mendapat tanggapan dari berbagai kalangan di Kota Bukittinggi. Tanggapan tersebut tidak saja mencuat dari warga dan pengunjung namun juga dari anggota DPRD setempat, menyusul mahalnya sewa parkir bagi kenderaan roda empat dan roda dua selama liburan Idul Fitri, serta tertangkap tangannya oknum petugas Taman Marga SatwaBudaya Kinantan (TMSBK) oleh petugas Polsekta Bukittinggi yang diduga melakukan Pungli di kawasan tersebut. Salah seorang pengunjung wisata dari Solok Sukma Yenti kepada Haluan, sudah seharusnya Pemerintah Kota (Pemko) dalam hal ini Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi untuk bertindak dan berpikir pragmatis dalam menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga para pengunjung yang datang ke Kota

Jam Gadang tidak tapakiak dengan berbagai aksi pungli tersebut. Apalagi Kota Bukittinggi sebagai tujuan wisata di Sumbar diminati pengunjung dari berbagai daerah maupun luar daerah yang harus mampu dan siap dalam memberikan pelayanan kenyamanan terhadap pengunjung yang datang, bukan sebaliknya. “Walaupun masalah pungli sudah menjadi rahasia umum terutama pada waktu libur lebaran ini, namun seakan-akan dibiarkan begitu saja tanpa adanya pengawasan dari pemerintah setempat, sehingga pengunjung merasa tidak nyaman atas pungli yang dilakukan oleh para oknum tersebut,” ungkap Yenti. Terkait tertangkap tangannya oknum petugas TMSBK yang diduga melakukan pungli terhadap pengunjung dikawasan tersebut oleh aparat Polsekta Bukittinggi Minggu (11/8), juga mendapat tanggapan dari anggota DPRD Kota Bukittinggi Maderizal. Menurutnya, sudah seharus-

nya manajemen TMSBK bekerja dengan profesional dengan memberikan pelayanan kenyaman kepada pengunjung yang datang kekawasan tersebut, apalagi kejadian tersebut bertepatan dengan perayaaan libur Idul Fitri. “Untuk itu kedepannya diharapkan TMSBK tersebut harus dikelola dengan manajemen propesional dan pengawasannya harus diperketat. Tidak hanya itu, para petugas yang ditempatkan di lokasi kawasan TMSBK khususnya di lokasi pintu masuk benar benar petugas yang profesional dan mengerti dengan tanggung jawab yang akan dikerjakannya, sehingga tidak menimbulkan adanyan campur tangan pihak lain,” ungkap politisi dari Demokrat ini. Seperti diberitakan sebelumnya, tertangkap tangan ketika akan membagikan uang hasil pungutan liar di TMSBK atau Kebun Binatang Kota Bukittinggi, seorang petugas TMSBK berinisial SA (40) diciduk petugas Polsekta Bukittinggi di sekitar objek

wisata TMSBK Bukittinggi sekitar pukul 18.30 WIB pada Minggu (11/8) lalu. Dari tangan pelaku, petugas menemukan dan menyita uang sebesar Rp991 ribu. Kepada penyidik kepolisian pelaku mengaku, uang tersebut didapatkan dari hasil pungutan liar di pintu masuk TMSBK. Saat menjalankan aksinya, pelaku meminta uang masuk sebesar Rp10 ribu per-orang kepada puluhan korbannya, tanpa diberikan tiket masuk. Tertangkapnya pelaku SA ini juga menyeret sejumlah rekan lainnya. Saat ini Polsek Kota Bukittinggi telah menetapkan empat orang tersangka terkait kasus pungutan liar karcis masuk di TMSBK, tiga diantaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan satu orang tenaga kontrak. Kapolsek Bukittinggi Kompol Ediwarman mengatakan, keempat tersangka masingmasing IA, ZA, D, dan SA ditahan di Polsek, karena terbukti melakukan kesalahan

dengan menggelapkan uang pembayaran karcis. Menurut Ediwarman, dari keterangan empat orang tersangka, mereka melakukan pungutan liar ini telah cukup lama, dan sesuai prosedur hukum mereka akan ditindak, diprasangkakan pasal 372, 374, dan pasal 55 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun penjara. Ediwarman menambahkan, untuk sanksi kepegawaian diserahkan pada Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), karena menurutnya pihak kepolisian hanya melakukan proses hukum sesuai prosedur yang berlaku. Sementara itu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bukittinggi Noverdi mengakui, staf TMSBK itu benar melakukan pungutan liar diluar jam kunjungan atau lewat dari jam 18.00 WIB, dan petugas operasional Polsek yang berjaga di lokasi TMSBK mengetahui kejanggalan itu langsung mengamankan pelaku. (h/cwtot/wan)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman :MI2


14 WANITA DAN KELUARGA

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Mengatasi Rasa Malas Usai Lebaran RESEP

Nasi Goreng Seafood Bahan-bahan 500 gr nasi putih yang dingin 2 butir telur 6 buah udang kecil yang sudah dikupas kulitnya 1 potong cumi sedang yang sudah dibuang tinta, tulang, dan kulit arinya lalu potong bulat 1 batang daun bawang yang dipotong bulat 1 bungkus Royco Bumbu Komplit Nasi Goreng 2 sdm minyak goreng 1 sdt margarin Cara Masak Panaskan minyak yang telah dicampur dengan margarin lalu masukkan udang dan cumi, masak hingga warnanya berubah lalu tambahkan telur dan daun bawang, masak hingga matang. Setelah masakan sudah cukup matang, tambahkan nasi putih dan Royco bumbu nasi goreng, aduk hingga masakan tercampur dengan baik lalu angkat. Setelah nasi goreng matang, Anda bisa menyajikannya di piring saji dan di tambah dengan bahan pelengkap lainnya sesuai selera seperti saus sambal, acar, kerupuk, bawang goreng, dan lainnya. ***

LIBUR Lebaran sudah usai, kini saatnya memulai kembali aktivitas Anda masingmasing. Ini tandanya, Anda harus mulai lagi menyelesaikan setumpuk pekerjaan di kantor. Pasti malas rasanya menghadapi semua rutinitas tersebut. Andai saja bisa memperpanjang masa liburan untuk bersantai-santai di rumah! Namun, Anda harus melawan perasaan malas tersebut agar dapat bekerja seperti seharusnya. Begini caranya melawan back to work blues, sehingga Anda justru kembali semangat saat bekerja. 1. Bekerja dengan santai Beberapa hari pertama setelah masuk kantor, pasti masih terasa aura liburan. Anda mengalami masa transisi atau peralihan dari liburan untuk kembali bekerja. Hari pertama, mungkin Anda terburu-buru ingin menyelesaikan tugas di kantor, lalu pulang dan istirahat. “Salah satu alasan mengapa Anda merasa malas saat hari pertama bekerja adalah karena Anda langsung buru-buru bekerja full time,

sehingga aktivitasnya jadi membosankan dan tidak dinikmati,” ungkap psikolog dr Meredith Fuller. Di hari pertama masuk kerja, usahakan untuk bersikap tenang dan santai saat mengerjakan pekerjaan. Pastikan rekan dan klien tidak membombardir Anda dengan tugas-tugas. Jangan lupa berikan diri Anda waktu beristirahat di sela-sela bekerja, misalnya dengan berjalan-jalan ke meja teman, atau sekadar ngopi di pantry. 2. Berpikiran positif Di hari terakhir liburan, biasanya banyak orang mengeluhkan rasa malas untuk pergi ke kantor. Hal ini bisa terjadi karena Anda hanya melihat sisi negatif yang akan Anda hadapi besok, misalnya tumpukan kerjaan yang belum terselesaikan, menghadapi klien yang rewel, atau bos pemarah. Daripada memikirkan hal ini, pikirkan sisi positifnya. Jangan memikirkan pekerjaan sebagai beban, tapi jadikan pekerjaan Anda sebagai kesempatan yang baik untuk meningkatkan kemampuan diri. Ada baiknya memakai pakaian yang berwarna cerah, atau bawalah foto liburan favorit Anda di meja atau jadikan wallpaper komputer Anda. 3. Menyapa rekan kerja Sisi posistif dari kembali bekerja setelah liburan panjang adalah bisa kembali bertemu dengan teman-teman

Anda. Sesampainya di kantor, sempatkan diri untuk ngobrol dan menyapa rekan kerja. Jika memungkinkan, berbagilah cerita liburan, atau sekadar mengucapkan selamat hari raya. Makan siang juga bisa jadi ajang kumpul dan berbagi cerita seru dengan rekan kerja. 4. Lebih kreatif Ketika Anda berada dalam keadaan santai karena habis berlibur, biasanya ide-ide kreatif akan mengalir deras. Ketika sedang banyak ide, biarkan semuanya mengalir alami. “Untuk menemukan ide cemerlang jangan kembali ke posisi duduk Anda yang semula. Lakukan brainstorming . Duduklah di luar kantor, di rumput, atau di mana pun, dan refleksikan pekerjaan Anda,” saran Fuller. Dengan banyaknya ide di kepala, Anda pasti bersemangat untuk bekerja. Jadi momen kembali bekerja setelah liburan bisa jadi sarana Anda mewujudkan semua ide dan mengesankan banyak orang di kantor. 5. Lakukan hal baru Ingatlah bahwa back to work blues ini hanya bersifat sementara. Setelah seminggu, Anda pasti sudah kembali “tune in” dengan tugas-tugas di kantor. Hanya saja dalam seminggu ini, Anda harus mencari cara untuk m e n e m u k a n semangat ini. Mung n ki

Anda hanya perlu aktivitas yang menyenangkan selama seminggu untuk menjaga pikiran Anda tetap aktif. Misalnya dengan memasak, membersihkan rumah, atau menari. “Menjaga tubuh tetap aktif adalah kunci untuk membuat Anda merasa hidup dan semangat,” katanya. 6. Jangan membuat keputusan besar Fuller menyarankan untuk tidak membuat keputusan besar di hari-hari pertama masuk kerja. Misalnya, memutuskan untuk resign dari kantor, memutuskan tender besar, atau bahkan putus dengan pacar Anda. Ketika putusan diambil terburu-buru dan di masa transisi liburan, pikiran Anda masih tertutup oleh suasana liburan. Bisa jadi, keputusan tersebut akan Anda sesali.

TIPS

Jika Anda merasa tak puas saat harus kembali bekerja, cek dulu apakah perasaan ini memang benar-benar disebabkan karena pekerjaan Anda atau hanya karena sindrom liburan. Jika Anda merasa kondisi pekerjaan Anda tak juga membaik setelah satu bulan atau lebih, mungkin saja ini saatnya untuk memikirkan pengunduran diri Anda. 7. Makan yang sehat Selama liburan, tubuh dan pikiran Anda berada dalam mode off. Artinya tubuh dibiasakan untuk bersantai dan tidak memikirkan hal yang berat. Namun ketika harus kembali bekerja, maka tubuh dan pikiran harus kembali untuk “dibangunkan” kembali. Untuk itulah tubuh membutuhkan energi lebih untuk menjalankan rutinitas bekerja. “Mulai minggu pertama Anda bekerja dengan mengonsumsi sarapan sehat. Minum banyak air dan hindari terlalu banyak minum teh dan kopi,” saran Natasha Meerding, juru bicara Dietitians Association of Australia. Ia juga menyarankan untuk menggabungkan pola makan sehat ini dengan beberapa aktivitas fisik saat sudah kembali bekerja. Hal ini dianggap bisa membantu meningkatkan kewaspadaan, meningkatkan mood, dan mencegah kenaikan berat badan. (h/ kfm)

Meningkatkan Semangat Kerja 1. Miliki Impian dan Tindakan Untuk Jadi Orang Kaya Dengan bermimpi serta bertindak untuk jadi orang kaya maka semangat kerja kita akan meningkat berlipat-lipat. Seperti apa orang kaya itu? Orang kaya itu adalah orang yang berani membangun bisnisnya sendiri. Jadi setelah liburan biar semangat kerja Anda meningkat milikilah pola pikir dan tindakan untuk mempekerjakan orang lain. Bukan dipekerjakan oleh orang lain. 2. Buat Suasana Baru di Tempat Kerja Anda Terkadang rasa jenuh dalam bekerja bisa ditimbulkan oleh suasana ruang atau tempat kerja yang membosankan. Nah solusinya adalah menciptakan suasana baru di tempat kerja Anda, rapikan berkas-berkas yang tidak diperlukan, susun ulang meja kerja Anda, tarulah hiasan atau foto keluarga Anda, dan lain sebagainya. Mudah-mudahan dengan hadirnya suasana baru, semangat kerja Anda juga terbarukan. 3. Ciptakan Kebersamaan Bersama Rekan-Rekan Anda Kebersamaan sesama rekan kerja adalah hal yang sangat baik dalam meningkatkan kinerja bisnis kita. Untuk itu sehabis liburan jangan lupa menciptakan lagi kebersamaan antar sesama rekan kerja. Suasana kebersamaan akan sangat efektif untuk membangkitkan semangat kerja kita. Bagaimana cara menciptakan kembali kebersamaan dengan rekan-rekan kerja kita? Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, misalnya dengan bermain futsal bersama, makan siang bersama teman kantor, bercerita pengalaman liburan dan banyak lagi. Lakukan kegiatan secara bersama, maka akan timbul semangat kekompakkan di sana. 4. Kerjakan Tugas-Tugas yang Terjangkau Sekarang Ketika kita bekerja, kita pastinya punya tugastugas yang harus diselesaikan bukan? Nah agar semangat kerja Anda kembali terpompa maka ciptakan sebuah momentum awal untuk meningkatkan produktivitas. Cara menciptakan momentumnya adalah dengan menyelesaikan tugas-tugas yang bisa Anda selesaikan sekarang. 5. Bangun Suasana Kerja Menciptakan kembali suasana kerja adalah salah satu tips yang tidak boleh dilewatkan. Jika Anda terbiasa bekerja sambil mendengar musik, atau bekerja sambil ditemani segelas air putih atau mungkin Anda terbiasa berdoa dulu sebelum bekerja maka bangunlah lagi suasana tersebut. Membangun suasana kerja ini adalah salah satu latihan penanaman semangat kerja ke diri kita sendiri. Pada intinya, Anda perlu membangun situasi kerja seperti sebelumnya agar semangat kerja Anda kembali tumbuh. 6. Susun Kembali Rencana Kerja Dengan menyusun kembali rencana kerja, maka secara tidak langsung kita akan mempengaruhi alam bawah sadar kita untuk lebih giat dan semangat bekerja. 7. Beri Apresiasi dan Istirahat Bagi Diri Anda Diri Anda selalu butuh apresiasi dan penghargaan. Untuk itu kalau Anda sudah mulai bekerja kembali, lalu Anda mendapatkan “kemenangan kecil” yang penting, maka berikan pujian bagi diri Anda. Puji diri Anda, hormati diri Anda, dan berikan sebuah apresiasi (penghargaan). Hal semacam ini akan memberikan sebuah “reward” yang sangat penting bagi semangat kerja Anda. (h/jeffry)

Training untuk Meningkatkan Kualitas SELAIN bertujuan untuk menyiapkan karyawan agar mampu mengerjakan tugas-tugasnya atau mengasah keterampilan yang telah dimiliki, pelatihan juga bisa dijadikan sebagai salah satu cara untuk menahan karyawan agar tetap memiliki motivasi untuk bekerja di perusahaan itu. “Mendapatkan pelatihan adalah hak karyawan dan kewajiban perusahaan sebagai bentuk perhatian atau kepedulian atas pengembangan diri mereka selama bekerja di sebuah perusahaan,” kata Konsultan karier dari Iradat Consulting, Tuti Indra Fauziansyah. Tak bisa dipungkiri, setelah sekian tahun karyawan bekerja dan memegang posisi tertentu, kejenuhan mungkin akan timbul. Saat inilah mereka membutuhkan penyegaran yang bisa didapatkan lewat pelatihan refreshment mulai dalam bentuk role play, diskusi, simulasi atau studi kasus baik di dalam kelas maupun di luar kelas. “Idealnya, setiap dua tahun sekali diadakan pelatihan refreshment, selain untuk ajang sharing dan update ilmu baru, juga bisa melecutkan semangat dan motivasi baru untuk performa kerja yang lebih baik dari sebelumnya,”

tutur Tuti. Perusahaan juga bisa melakukan Performance Appraisal dalam kurun waktu 6 bulan hingga setahun sekali untuk evaluasi kompetensi karyawannya. Dari hasil evaluasi, bisa diketahui kelemahan atau kekurangan masing-masing orang di bidang mana saja sehingga dapat disusun rencana pelatihan bagi mereka. Namun, adakalanya perusahaan tidak menawarkan pelatihan pada Anda. “Jika perusahaan tempat Anda bekerja tidak menawarkannya pada Anda, janganlah ragu untuk memintanya karena itu adalah hak Anda sebagai karyawan dan tanggungjawab atasan terkait kinerja Anda,” seru Tuti. “Anda harus tetap bersikap proaktif dengan meraba-raba sendiri apa kekurangan Anda, lalu mengomunikasikannya pada atasan untuk permohonan mendapatkan pelatihan tertentu yang apabila disetujui akan diteruskan oleh atasan Anda pada divisi Human Resource perusahaan Anda.” Jika proposal pengajuan mengikuti training Anda ditolak oleh perusahaan, jangan sampai hal itu menyurutkan semangat Anda

Mengubah Kebiasaan Buruk

menambah ketrampilan diri. “Jangan pernah merasa sayang untuk belajar, sekalipun Anda harus merogoh kocek sendiri untuk mengikuti suatu pelatihan yang Anda incar. Ketrampilan atau pengetahuan yang didapat merupakan investasi bagi masa depan karier Anda. Semua akan terbayar kembali,” kata Tuti menyemangati. Dengan mengikuti pelatihan, tentunya Anda lebih membuka wawasan dan menambah kreativitas yang bisa menyuntikkan semangat dan motivasi baru, serta menambah ketrampilan baru sebagai modal untuk lebih menguasai pekerjaan Anda. Namun tentu saja, Anda perlu menilai kira-kira kekurangan apa yang perlu Anda tingkatkan untuk keputusan memilih materi pelatihan yang akan diikuti. Sesuaikan juga dengan tingkat penguasaan materi, apakah Anda berada di tingkat basic, intermediate, atau advance. Jangan sampai waktu Anda terbuang percuma karena bosan mengikuti pelatihan yang sudah Anda kuasai dengan baik atau malah sebaliknya terlalu susah dan tak bisa dimengerti karena terlampau tinggi tingkatannya. (h/trn)

MELAKUKAN perubahan besar terhadap kebiasaan yang Anda lakukan sehari-hari memang sulit, karena akan mengusik zona nyaman Anda. Namun, perubahan kecil pun bisa memberikan dampak besar pada kehidupan Anda. Jadi, mengapa tidak dilakukan mulai sekarang? 1. Mulai fokus. Prioritaskan keputusan untuk melakukan perubahan kecil ini, dan fokuslah terhadap tujuan Anda tersebut. 2. Mulai dari yang kecil, dan melangkah perlahan. Anda bisa kewalahan dan menyerah ketika harus melakukan perubahan besar yang mengubah hidup. 3. Latih setiap hari. Apakah Anda mencoba untuk bangun lebih awal, atau mengurangi menonton TV, Anda harus konsisten dengan upaya Anda untuk dapat melihat hasilnya. 4. Catat dan tempelkan. Tuliskan tujuan Anda, dan taruh di mana saja Anda dapat melihatnya setiap hari. Atau Anda bisa memberitahukan kepada teman atau keluarga Anda tentang tujuan yang Anda miliki supaya mereka dapat ikut mengingatkan Anda. 5. Berpikiran positif. Tidak ada satu orang pun yang sempurna, sehingga Anda perlu menghindari semua pemikiran buruk atau baik yang Anda pikir telah mengacaukannya. Menurut Marcia Friel, pengelola profesional yang berbasis di Chicago, Anda harus menunjukkan pada diri sendiri bahwa Anda mampu memenuhi tujuan Anda. “Katakan pada diri Anda sendiri bahwa Anda telah menyusun rapi meja kerja Anda selama seminggu,” jelasnya. “Beri diri Anda satu menit untuk menghapus email-email baru dari kotak masuk email Anda.” Perasaan bahwa Anda mampu menyelesaikan hal tersebut cukup untuk membuat Anda kembali kepada kebiasaan yang baru. 6. Hadiahkan diri Anda. Merasakan diri untuk tetap baik dan positif merupakan kebiasaan yang dapat Anda jaga. Jadi, jika Anda merasakan hal tersebut, jangan lupa untuk menghadiahi diri sendiri. Gunanya agar Anda mampu menghargai setiap proses yang Anda lakukan, dan melatih diri untuk menjadi baik. (h/kfm)

NY. NELI MAHYELDI ANSHARULLAH

Paling Sibuk di Akhir Pekan

Ny neli mahyeldi membagikan paket sembako beberapa waktu lalu. MENJADI perempuan nomor dua di Kota Padang tidak membuat Harneli Bahar atau yang lebih dikenal Ny.Neli Mahyeldi Ansharullah bisa santai di akhir pekan. Justru, katanya, Sabtu dan Minggu,

menjadi dua hari paling sibuk dalam sepekan aktivitasnya. Biasanya, kata Neli, untuk memenuhi undangan tersebut, ia rela harus mendatangi rumah tujuan sampai pukul 9 atau setengah sepuluh malam. Asalkan

orangnya belum tidur, ia tidak keberatan untuk mendatangi sang pemilik rumah atau pemilik hajatan. Di akhir pekan itupula, ia menyempatkan diri melihat tiga anaknya yang tengah menimba ilmu di perguruan Arrisalah, Air Dingin, Padang. Sementara, tiga anaknya telah duduk di bangku kuliah. Meskipun sibuk, Neli ternyata tidak keberatan untuk menyempatkan diri memberikan tausiah di komplek perumahan. Dengan tutur kata yang lembut tapi tegas serta penampilan yang bersahaja, tak ayal wanita asal Limapuluh Kota itu merebut perhatian ibu-ibu. Terbukti usai tausiah beberapa waktu lalu, rombongan ibu-ibu di Villa Anggrek, Air Dingin, antri hendak berfoto dengan istri Wakil Walikota Padang yang juga bakal calon Walikota Padang, H.Mahyeldi Ansharullah. Neli menekankan pentingnya

menjaga dan mengelola hati. Apalagi dalam kehidupan bertetangga di sebuah kompleks perumahan. Bila tak pandaipandai menjaga hati, banyak persoalan yang dapat muncul, seperti iri hati, sakit hati dan lain-lain yang ujung-ujungnya berdampak tidak baik dalam kehidupan bermasyarakat. “Iman seseorang sering turun naik. Namun, kita harus tetap menjaga hati. Dalam hidup berteman dan bertetangga, jangan sampai lebih dari tiga hari memutus silaturrahmi dan tidak saling tegur sapa,” pesan ibu 9 anak ini. Dikatakannya, sikap yang suka memberi maaf adalah sifat mulia. Bahkan, Rasullah SAW pernah memberikan jaminan seorang sahabat menjadi ahli syurga karena sifatnya yang suka memberi maaf. Meskipun demikian, katanya, memberi maaf harus dilakukan secara tulus, tidak separuh-separuh.

Neli juga menekankan pentingnya menghindari ghibah atau bergunjing. Seseorang yang menggunjing orang lain, katanya, sama dengan memakan bangkai. Karena itu, barang siapa yang menyimpan aib orang lain, Allah akan menyimpan aibnya. Kondisi sebaliknya terjadi pada orang yang suka menyebarkan aib orang lain. “Lebih baik diam daripada berkata yang tidak baik. Lebih baik menghindar saat orang lain bergunjing,” kata Ketua GOW (Gabungan Organisasi Wanita) Kota Padang ini. Untuk memperbarui atau memberi makanan hati, seseorang bisa melakukannya dengan zikir dan membaca alquran. Dalam setiap huruf alquran mengandung 10 kebaikan. Selain itu, seseorang perlu menggunakan mata untuk kebaikan serta menggunakan telinganya untuk mendengar ayat-ayat Allah dan hal-hal yang baik. (h/pmd)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Jefli


EKONOMI BISNIS 15

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Perbankan

MAKIN TERPURUK

Dollar AS Tembus Rp10.300 JAKARTA, HALUAN—Posisi nilai tukar rupiah tetap dalam tekanan pelemahan pada perdagangan Rabu (14/ 8). Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia untuk menentukan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate akan ikut menentukan posisi rupiah hari ini.

Kredit Properti CIMB Niaga Capai Rp21,78 T JAKARTA, HALUAN — PT Bank CIMB Niaga Tbk terus intensifkan penyaluran kredit propertinya. Per 30 Juni 2013, CIMB Niaga telah menyalurkan kredit properti sebesar Rp21,78 triliun, meningkat 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp19,63 triliun. Beragam produk kredit kepemilikan rumah (KPR) yang ditawarkan CIMB Niaga serta layanan yang komprehensif kepada nasabah menjadi kunci peningkatan penyaluran KPR CIMB Niaga. Tony Tardjo, Head of Consumer Lending CIMB Niaga mengungkapkan, ditengah ketidakpastian perekonomian global yang terjadi saat ini, serta tekanan inflasi dalam negeri akibat kenaikan harga BBM, industri properti masih dapat mencatatkan pertumbuhan. “Rumah masih menjadi kebutuhan dari masyarakat. Sepanjang hal ini masih terjadi, maka industri properti masih akan terus bergairah, termasuk untuk kredit kepemilikan rumah,” kata Tony. Tony menambahkan, sebagai wujud komitmennya terhadap industri properti di Tanah Air, CIMB Niaga telah menyediakan beragam produk KPR ke masyarakat. Jenis properti yang bisa dibiayai juga beragam, dari mulai rumah hunian (landed house), apartemen, hingga rumah toko (ruko). Masyarakat pun tinggal memilih produk KPR CIMB Niaga dan menyesuaikannya dengan kebutuhan mereka. Salah satu produk unggulan KPR CIMB Niaga adalah KPR X-Tra Manfaat. KPR X-Tra Manfaat merupakan inovasi terbaru CIMB Niaga dalam hal pembiayaan properti ke masyarakat, yang menghubungkan fasilitas KPR dengan rekening tabungan nasabah dan keluarga nasabah (hingga 9 rekening tabungan). Nantinya 80% dari saldo harian tabungan nasabah akan digunakan untuk mengurangi saldo pinjaman KPR nasabah, sehingga pinjaman KPR nasabah bisa lunas lebih cepat. “Membidik segmen menengah atas, produk yang diluncurkan semester I tahun 2013 merupakan produk yang bermanfaat bagi nasabah yang ingin melunasi pinjaman KPR dengan lebih cepat,” terang Tony. Menurut Tony, keunggulan dari KPR X-Tra Manfaat adalah tidak adanya dana tabungan yang akan ditahan. Selain itu, jika saldo harian Tabungan X-Tra nasabah mencapai 125% dari plafon pinjaman KPR, nasabah tidak akan dikenakan bunga pinjaman (0%), sehingga hal itu akan langsung mengurangi outstanding pinjaman dan jangka waktu pinjaman KPR nasabah. Selain KPR X-Tra Manfaat, CIMB Niaga mempunyai sejumlah produk unggulan KPR lainnya, antara lain KPR X-Tra Dinamis (produk yang di bundling khusus dengan Tabungan X-Tra Dinamis yang ditujukan bagi nasabah yang menyukai angsuran yang lebih ringan, atau jangka waktu yang bisa diperpendek), dan KPR X-Tra Cash (khusus bagi nasabah yang membutuhkan dana tunai dengan jaminan properti yang dimiliki nasabah). Di segmen high-end, CIMB Niaga juga menyediakan produk KPR X-tra Luxury dengan plafon minimal Rp5 miliar. KPR X-tra Luxury adalah produk KPR unggulan CIMB Niaga yang mengkombinasikan produk KPR dengan produk simpanan (baik investasi maupun deposito). Beragam produk KPR yang dimiliki CIMB Niaga, dipadukan dengan layanan komprehensif kepada nasabah, serta 972 jaringan kantor yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia, menjadikan Tony masih optimistis dengan perkembangan bisnis KPR CIMB Niaga. “Disamping itu, animo masyarakat yang kecenderungannya lebih menyukai pembelian properti melalui sistem kredit dibandingkan tunai menjadi faktor yang turut menunjang bisnis KPR CIMB Niaga ke depannya,” tutup Tony. (h/rel/ita)

MENARIK PUKAT — Nelayan Ampiang Parak sedang menarik pukat ke pantai. Satu setengah bulan terakhir hasil tangkapan nelayan cenderung menurun. HARIDMAN

Cuaca Buruk, Tangkapan Nelayan Menurun PAINAN, HALUAN — Tangkapan nelayan semenjak satu setengah bulan terakhir menurun di Pesisir Selatan. Penurunan hasil tangkapan tersebut dipicu seringnya cuaca buruk melanda kawasan pesisir barat Sumatera. Rasil (65), nelayan pukat tarik di Ampiang Parak Rabu (14/8) menyebutkan, masa paceklik nelayan tersebut sudah dirasakannya sebelum Bulan Puasa lalu. “Ikan sudah sangat jarang dipinggir laut. Kami tidak tahu apa penyebabnya . Selama itu pula kami para nelayan merasakan sulitnya hidup. Bahkan untuk kebutuhan selama puasa dan Lebaran kami terpaksa menahan dan berlebaran dengan segala kekurangan,” katanya. Dikatakannya, setiap kali turun pukatnya paling banyak hanya dapat sebaskom ikan, sementara dengan hasil tangkap itu hanya dapat memberikan penghasilan sekitar Rp7.500 pada setiap anak pukat. Pantauan Haluan , turunnya pendapatan nelayan terjadi diseluruh

garis pantai Pesisir Selatan. Namun akibat tidak ada pekerjaan lain warga tetap memaksakan diri menurunkan alat tangkap. Dinas Kelautan dan Perikanan Pessel mengakui, produksi perikanan Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) memang masih belum optiml akhir akhir ini. Bahkan hingga awal Agustus 2012 ini nelayan Pessel sering mengalami gagal melaut karena buruknya cuaca. Kondisi itu memicu kecenderungan produksi ikan rendah di Pessel, yang juga berdampak pada rendahnya pasokan ikan laut. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Edwil mengatakan, produksi ikan Pessel memang cenderung berfluktuasi. Ia mengatakan, pada tahun 2005 produksi ikan sekitar 24 ribu ton, tahun 2006 sebanyak 26 ribu ton, 2007,hingga 2012 lalu sekitar 25 ribu ton. Tahun ini juga diperkirakan sekitar 25 hingga 26 ribu ton Dikatakannya setelah mengalami masa transisi, Pesisir Selatan telah

berupaya untuk mengembalikan, paling tidak keposisi normal, dimana produksi perikanan bisa normal kembali. Menurutnya, pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan semenjak rentang waktu 2007 dan 2008 mencoba melakukan upaya intervensi dengan membantu nelayan dengan mesin long tail. Pemerintah Kabupaten telah menyalurkan sekitar 650 unit longtail. “Dari pantauan kita, sejumlah nelayan yang telah dibantu dengan peralatan telah menunjukan perkembangan posisitf. Selaian hasil tangkap memadai, mesin ini bisa dikembangkan untuk nelayan lainnya,” ujarnya lagi. Persoalan lainnya adalah, masih rendahanya sumber daya manusia masyarakat yang bergerak disektor perikanan laut, sehingga sulit menjangkau dan mengikuti perkembangan tekhnologi perikanan. Dan semenjak Januari hingga Maret nelayan juga dihadapkan pada buruknya cuaca. (h/har)

Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahan ditutup di Rp10.307 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg) kemarin, mengikuti pelemahan pada sebagian besar mata uang Asia lainnya. Sementara itu, indeks saham di pasar Asia menguat termasuk indeks saham di BEI ditutup menjadi 4.652,4 (1,19 persen). Begitupun bursa global yang juga ditutup naik. Indeks Dow Jones naik 15.451 (0,2 persen), sedangkan yield obligasi pemerintah AS (treasury bond) bertenor 10 tahun naik menjadi 2,714 persen (0,093). Pergerakan nilai tukar rupiah kembali melemah setelah pelaku pasar kembali banyak mentransaksikan dollar AS di tengah ekspektasi kenaikan penjualan ritel dan ekspor-impor AS. Ekspektasi tersebut telah membuat spekulasi akan pengurangan stimulus meningkat yang akhirnya membuat nilai dari dollar AS terapresiasi. Di sisi lain, adanya pemberitaan bahwa BI pernah memproyeksikan adanya potensi peningkatan defisit perdagangan Indonesia di kuartal kedua tahun 2013 senilai 9 miliar dollar AS dibandingkan dengan kuartal sebelumnya senilai 5,3 miliar dollar AS turut menekan laju nilai rupiah. Sejumlah analis memperkirakan kenaikan BI Rate sebanyak 25 basis poin. Namun sejumlah analis juga memerkirakan tidak adanya kenaikan BI Rate. Mereka menilai langkah moneter BI sudah cukup untuk menambah cadangan devisa. Ekonom Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih, memerkirakan pasar Asia akan variatif terlihat dari indeks futurenya. “Sedangkan untuk rupiah masih melemah menuju kisaran antara Rp 10.31010.330 per dollar AS,” kata dia. Nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar Amerika Serikat (AS) mencapai titik terendah selama empat tahun. Pada pukul 14.26 WIB, nilai tukar rupiah tumbang ke 0,1 persen menjadi Rp 10.300 per dollar AS, level terlemah sejak Juli 2009. Sebelumnya, pada pukul 09.51 WIB, nilai tukar rupiah sempat menguat ke posisi Rp 10.294 per dollar AS. Pelemahan rupiah terjadi karena meningkatnya spekulasi stimulus di AS serta turunnya defisit perdagangan Indonesia. Perry Warjiyo, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sebagaimana dikutip Bloomberg pernah memproyeksikan adanya potensi defisit perdagangan Indonesia di kuartal II senilai 9 miliar dollar AS. Sementara itu, kuartal sebelumnya, defisit perdagangan Indonesia tercatat senilai 5,3 miliar dollar AS. “Ada kenaikan kekhawatiran bahwa Federal Reserve akan melanjutkan rencana pengurangan stimulus,” kata Rully Nova, analis dari PT Bank Himpunan Saudara 1906 di Jakarta yang dikutip oleh Bloomberg. Rully menyebutkan, ketidakpastian rencana kebijakan stimulus AS itu membuat banyak dollar keluar dari mata uang emerging market termasuk rupiah. Sementara itu, yield obligasi negara yang jatuh tempo Mei 2023 naik dua basis poin menjadi 7,75 persen, level tertinggi sejak 31 Juli berdasarkan data dari Inter Dealer Market Association. (h/kcm)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


16

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Rubrik Belanja PROMO 17 AGUSTUS

J-Bros Computer Potong Harga 20 Persen PADANG, HALUAN — J Bross Computer kembali menggelar promo menarik bagi warga Kota Padang dan Sumbar. Beberapa produk elektronik dan komputer diberi diskon hingga 20 persen. Hendri Gunawan, Pimpinan J-Bros Computer saat ditemui Haluan di kantornya, Rabu (14/8) mengatakan, potong harga hingga 20 persen itu berlaku pada produk Sam-

sung Galaxy grand dari Rp4 juta menjadi Rp3,5 juta, Samsung galaxy SIII mini Rp3,5 juta menjadi Rp3 juta, Samsung Galaxy 3.8 ACE 2 (i8160) dari Rp2,5 juta menjadi Rp2,2 juta, Samsung galaxy 3,5 Fame (S6810) dari Rp2 juta menjadi 1,8 juta dan produk-produk lainnya. “Penurunan harga hingga 20 persen ini dalam rangka menyambut HUT Kemerde-

kaan 17 Agustus. Ini bagian bentuk mengilhami perjuangan kemerdekaan, karena sudah 68 tahun Indonesia merdeka yang penuh perjuangan. Untuk itu, JBros berbagi dengan costumernya,” ungkapnya. Dikatakannya, J-Bros selalu memberikan harga terjangkau kepada masyarakat berdasarkan kurs dollar. Diantaranya banyak juga aneka

diskon yang ada seperti diskon kamera, note book, printer, Modem, handphone dan lain sebagainya. Sementara itu, Tommy, Koordinator Marketing J-Bross Computer mengatakan, Promo ini sangat spesial. Karena promo ini hanya berlaku berlaku di bulan Agustus. “Sampai saat ini, pengunjung dari hari kehari semakin ramai,” katanya lagi.

“Inilah promo spesial kami menyambut 17 Agustus. Promo spesial penurunan harga hingga 20 persen, karena bulan berbagi dengan memberikan harga terjangkau kepada masyarakat. Rata-rata terjadi penurunan harga hingga 20 persen,” ungkapnya. Bagi yang berminat dengan produk-produk J-Bros bisa datang ke J-Bros Computer di Jalan AR. Hakim nomor

PROMO menyambut kemerdekaan, J-bros turunkan harga hingga 20 persen. ALEX 3 B Padang dengan nomor telepon (0751) 30383. Selain itu juga bisa dapatkan di

kabupaten/kota Sumbar cabang toko J-Bros Computer. (h/cw-lex)

Kawasaki Ninja 250 Selalu Diminati HUT RI, Mandala Diskon Semua Rute JAKARTA, HALUAN—Meriahnya perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini menjadi semakin semarak dengan diskon khusus 20 persen untuk semua rute penerbanganTigerair Mandala (kode penerbangan: RI) dan rute penerbangan Tigerair (kode penerbangan: TR) dari dan ke Indonesia. Promo khusus ini berlangsung dari 14 – 20 Agustus 2013 dengan periode penerbangan mulai dari 14 Agustus 2013 – 31 Mei 2014 (periode penerbangan berbeda untuk setiap rute). Paul Rombeek, Presiden Direktur Tigerair Mandala, menuturkan harga promo belum termasuk pajak pemerintah dan biaya tambahan lain (bagasi, Board-Me-First, pemilihan kursi, pemesanan makanan online, asuransi tambahan dan fasilitas lainnya). Pembayaran dapat dilakukan melalui kartu kredit, ATM BCA, ATM Mandiri dan Mandiri clickpay. “Tidak hanya itu, Selama periode perayaan Hari Kemerdekaan (15 – 18 Agustus 2013), Tigerair Mandala juga akan menambah jadwal penerbangan untuk rute Jakarta-Singapura dengan jam penerbangan 22.20 – 01.00 (hari berikutnya) untuk penerbangan Jakarta-Singapura dan 01.30-02.20 untuk penerbangan Singapura-Jakarta,” katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (14/8). (h/trn)

DIMINATI— Kawasaki Ninja 250 di PT Gema Rodamas Utama di Jalan Gajah Mada No 23 Padang. Sejak dilaunching tahun 2012 lalu Motor Kawasaki Ninja 250 terus dincar oleh para pecinta motor besar. Desain yang elegan serta spesifikasi yang tak ketinggalan, membuat motor Ninja tak pernah surut peminat. ALEX

PADANG, HALUAN — Sejak dilaunching tahun 2012 lalu Motor Kawasaki Ninja 250 terus dincar oleh para pecinta motor besar. Hal ini disebabkan karena desain Ninja 250 yang elegan serta spesifikasi yang tak ketinggalan, membuat penggemarnya tak pernah berpikir untuk melirik motor merek lain. Demikian dikatakan

Jimmy Charles Andih, Manager PT Gema Rodamas Utama saat ditemui Haluan kemarin. Dia menambahkan, saat ini pemesanan terhadap Kawasaki Ninja 250 terus me-

ningkat. Hal itu disebabkan karena tingkat kejenuhan konsumen terhadap motor standar dan motor matik. Selain itu disebabkan karena mutunya yang teruji tinggi. Walaupun berasal dari Thailand, namun Indonesia lebih mendominasi dari segi penjualannya. “Merek ninja telah bertahan lebih 25 tahun berada di pasaran. Konsumen tak pernah jenuh dengan penampilan dan saat dikendarai dengan kinerja tingkat tinggi. Kebanggaan tersendiri jika mengendarai Ninja apalagi Ninja 250 dengan model terbaru. Dikatakannya, Ninja 250 berubah warna menjadi putih pada background speedometer dan tachometer. Sehingga secara visual mudah terlihat dan lebih informatif. Selain itu memiliki desain pada body yang mantap dan bertenaga besar. Hal ini menjadikan Ninja 250 semakin sporty dan agresif, sama halnya seperti Ninja RR. Sementara itu, Muhammad Syukri Ketua Kawasaki Club Padang menyatakan,

>> Editor : Afrianita

Kawasaki Ninja 250 mempunyai banyak keunikan dan memberikan fasilitas khusus bagi rider. Seperti rangka dengan model ala touring bike untuk menambah tampilan berkontribusi menjaga keamanan dan stabilitas saat bersama penumpang atau membawa box saat touring. Selain itu, memberikan kenyamanan lebih dalam bermanuver dengan situasi dan kondisi apapun. “ Saat touring kami merasakan Kawasaki Ninja 250 memberikan kestabilan dan keseimbangan dalam kecepatan tinggi, sungguh menyenangkan bagi rider yang gemar berpetualang atau touring dalam berkecapatan tinggi dan memiliki fitur dengan segala kecanggihannya. Sehingga rider lebih sporty, dinamis dan memberikan finishing yang sempurna,” jelas Syukri. Untuk mendapatkan produk Kawasaki Ninja 250 dapat datang ke Jalan Gajah Mada No 23, Simpang Tinju –Siteba dengan nomor telepon 25143. Selain itu, juga ada di kabupaten kota diseluruh Provinsi Sumbar. (h/cw-lex)

>> Penata Halaman: Syahrizal


KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

17

Ribery Yakin Jadi Terbaik di Eropa BERLIN, HALUAN — Sukses Bayern Munich merebut Treble membuat Franck Ribery percaya diri. Ribery optimistis akan memenangi penghargaan Pemain Terbaik di Eropa yang digelar pada akhir bulan Agustus ini. Ribery bersama beberapa pemain Bayern lain seperti Arjen Robben, Thomas Mueller dan Bastian Schweinsteiger masuk daftar penerima penghargaan individu prestius itu. Akan tetapi, hanya Ribery yang berhasil masuk tiga besar di mana dia akan bersaing dengan Cristiano Ronaldo (Real Madrid) dan Lionel Messi (Barcelona) untuk penghargaan yang akan digelar di Praha pada akhir bulan ini. Dilema dialami Ribery karena rekan-rekan setimnya gagal masuk tiga besar. Tapi hal itu juga dirasakan sebagai keuntungan sendiri karena dengan Messi dan Ronaldo, dia merasa peluangnya lebih besar setelah sukses besar bersama Bayern. Sekedar informasi, musim lalu, Messi 'hanya' meraih titel La Liga bersama Barcelona dan

remuk di tangan Bayern di semifinal Liga Champions. Di sisi lain, Ronaldo justru gagal meraih trofi apapun bersama Madrid. "Jelas, bagiku, terlalu sedikit pemain Bayern yang tersisa di daftar. Sebagai contoh Thomas Mueller, yang pantas mendapatkan penghargaan itu. Thomas juga mempunya sebuah musim yang hebat. Sungguh disayangkan," kata pemain internasional Prancis itu kepada Sport Bild. "Secara pribadi itu bagus meskipun aku ikut sedih untuk para rekan setimku. Messi dan Ronaldo memang jelas mencetak lebih banyak gol daripada aku. Tapi aku sudah memenangi Treble dan banyak titel selalu penting dengan penghargaan semacam itu," sambung Ribery. "Mereka (Messi dan Ronaldo) adalah para pemain hebat, tapi aku pikir musim ini aku punya sebuah kesempatan yang besar. Musim lalu, aku ada di level terbaik, selalu fit dan memenangi semua yang ada. Itu adalah penjelasan-penjelasan yang bagus," kata dia.(h/net)

RIFU, HALUAN — Teka-teki soal masa depan Luis Suarez sepertinya hampir terjawab setelah orang terdekat si pemain Uruguay itu mengklaim bahwa Suarez akan bertahan dan bahkan diberikan kontrak baru oleh The Reds. Suarez telah mengungkapkan keinginannya untuk hengkang. Keinginannya itu tak lepas dari kegagalan Liverpool tampil di Liga Champions. Situasi itu membuat masa depan Suarez di Liverpool terus dispekulasikan. Sejumlah klub kemudian dikabarkan tertarik untuk memboyong striker Uruguay itu dengan Arsenal berada di garis terdepan. Bahkan Suarez saat ini sedang dibekukan statusnya oleh Liverpool di mana ia "dihukum" oleh Brendan Rodgers untuk berlatih sendiri

dan terpisah dari rekan-rekan setimnya. Saga transfer Suarez ini boleh jadi sudah menganggu persiapan Liverpool menuju musim baru. Tapi kecemasan fans dan juga pihak klub terkait Suarez sepertinya akan berakhir setelah pesepakbola 26 tahun itu memilih bertahan di klub. Hal ini disampaikan oleh teman dekat Suarez sekaligus jurnalis TV Uruguay GolTV, Martin Charquero, yang menemui eks pemain Ajax Amsterdam itu saat sedang mengikuti pemusatan latihan

bersama timnas-nya jelang laga persahabatan kontra Uruguay. "Luis Suarez mengonfirmasi pada saya bahwa dia tidak akan meninggalkan Liverpool. Dukungan fans dalam beberapa pekan terakhir mempengaruhi keputusannya itu," ujar Charquero lewat akun twitter-nya seperti dilansir Soccernet dan detik Sport. "Suarez sepertinya juga akan memperpanjang kontraknya saat ini bersama Liverpool." Kapten Liverpool, Steven Gerrard, berusaha untuk membujuk rekan satu timnya, Luis Suarez agar tidak meninggalkan Anfield pada kompetisi musim panas ini. "Jika saya bisa menggunakan pengaruh saya untuk membuatnya bertahan, tentu

>> Editor : Rakhmatul Akbar

saja saya akan melakukan hal itu," kata Gerrard seperti yang dikutip laman berita Inggris, Rabu (14/8). Diungkapkan pemain berusia 33 tahun ini, Suarez merupakan salah satu pemain terbaik di dunia. Sehingga, banyak klub yang menginginkannya untuk bergabung. "Saya senang bermain dengannya dan saya tidak menginginkannya untuk pergi. Kami harus mempertahankannya," tegasnya. Dengan demikian, Gerrard yakin bahwa, pemain asal Uruguay tersebut mengurungkan niatnya untuk hengkang dari klub Merseyside itu. "Saya sangat percaya bahwa, dia (Suarez) tidak akan pergi kemanapun," yakinnya.(h/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA POJOK ARENA Pertina Matangkan Petinju SEA Games

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Indonesia Akhirnya Menang SOLO, HALUAN — Timnas Indonesia di bawah asuhan Jacksen F Tiago akhirnya meraih kemenangan. Kemenangan perdana di tangan pelatih asal Brasil ini diraih setelah Boaz Solossa Cs mengalahkan Filipina 2-0 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Rabu (14/8/2013) malam WIB.

JAKARTA, HALUAN — Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) terus menggodok para petinju yang mengikuti pelatnas untuk menghadapi SEA Games tahun ini di Myanmar. Dijelaskan Sekjen Pengurus Pusat (PP) Pertina Martinus Doz Santos, persiapan tersebut sudah dilakukan sejak setahun lalu, dan akan terus berlanjut sampai menjelang event dihelat di bulan Desember. "Kami sudah melakukan persiapan sejak tahun lalu, sekitar awal Oktober. Dimulai Jakarta, Makasar, lalu sekarang kembali lagi TC di Jakarta, kawasan Cinjantung," kata Martinus kepada detiksport, Rabu (14/8/2013). "Kami juga datangkan pelatih dari Kuba, namanya Ernesto Aroche Moreno. Dia itu bagus. Kita tahu, Kuba adalah tempat di mana banyak pelatih dan pemain tinju berkualitas di dunia. Kualitasnya juga teruji, makanya kami panggil pelatih dari sana," sambungnya. Selain itu, lanjut Martinus, pihaknya terus melakukan upaya-upaya penggenjotan kualitas para atlet dengan melakukan beberapa uji coba. Yang paling dekat adalah mengirim wakilnya ke Taiwan Open. (h/net)

Tim Wushu Tetap ke China

GOL — Penyerang Indonesia asal Arema, Greg Nwokolo merayakan gol perdana Indonesia ke gawang Filipina dalam sebuah laga ujicoba yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo. Pada pertandingan ini, Indonesia menang 2-0 atas The Azkals berkat gol Greg dan M.Roby. NET

JAKARTA, HALUAN — Tim wushu Indonesia tetap melakukan pemusatan latihan di China, guna mempersiapkan diri menghadapi SEA Games 2013, walaupun terkendala dana. Dibanding cabang olahraga lain yang umumnya melakukan pemusatan latihan di Jakarta, wushu adalah salah satu yang menjalaninya di luar negeri. Alasan mereka adalah China tetap pusat latihan terbaik untuk cabang bela diri tersebut. Hanya saja, anggaran training camp (TC) ini juga tidaklah kecil. Akan tetapi, Pengurus Besar (PB) Persatuan Wushu Seluruh Indonesia (PWSI) merasa harus melakukannya demi mencapai target maksimal di Myanmar bulan Desember nanti. "Dana memang belum turun, dari Satlak Prima masih verifikasi. Tapi belum tahu juga berapa titik nominalnya untuk anggaran wushu," kata manajer pelatnas wushu, Novita, ketika dihubungi, Rabu (13/8). (h/net)

JELANG MOTOGP INDIANAPOLIS

Kondisi Lorenzo Belum Pulih JAKARTA, HALUAN — Jorge Lorenzo belum akan berada dalam kondisi terbaiknya saat tampil di MotoGP Indianapolis akhir pekan ini. Dia masih belum fit setelah mengalami dua kecelakaan dan menjalani dua operasi. Lorenzo mengalami dua kecelakaan beruntun di MotoGP Belanda dan Jerman. Akibat dua kecelakaan tersebut, juara dunia musim 2012 itu harus dua kali juga menjalani operasi. Setelah menjalani libur musim panas selama sekitar tiga pekan, rider

Yamaha itu mengaku kondisinya sudah jauh membaik. Namun itu tak berarti tak ada masalah dirasakan karena seperti diakuinya sendiri, fisiknya belum 100% fit. "Saya bisa beristirahat selama beberapa hari setelah balapan di Laguna Seca dan kemudian kami ke Brno untuk melakukan tes privat bersama Yamaha. Tes dua hari itu jadi peluang saya menguji kondisi fisik," sahut Lorenzo di Autosport. "Saya sedikit merasa lelah terutama setelah kecelakaan di

Assen dan Sachsenring, saya tidak bisa banyak memulihkan kondisi dan kini harus berhadapan dengan tiga balapan berurutan," lanjut dia. Menyusul finis posisi enam saat tampil di Laguna Seca, Lorenzo kini duduk di posisi tiga klasemen pebalap. Dia terpaut 26 poin dari Marc Marquez yang berada di posisi teratas. "Jelas saya merasa lebih baik dibanding saat di Laguna in Laguna Seca, tapi saya masih butuh waktu untuk bisa pulih 100%. tandasnya. (h/net)

GSB Diramaikan Pesilat Tanah Datar BATUSANGKAR, HALUAN — Bupati Tanah Datar M. Shadiq Pasadigoe membuka secara resmi Festival Pencak Silat Gelanggang Siliah Baganti (GSB) ke-IV Tingkat Nagari Se-Tanah Datar, senin kemaren, Cubadak Randah Nagari Tanjung Bonai, kecamatan Lintau Buo Utara. GSB yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh pesilat dari seluruh

Nagari di Tanah Datar dan kegiatan ini merupakan suatu penampilan silat tradisi yang telah terlaksana di Kabupaten Tanah Datar sejak tiga tahun lalu, dan ini satu-satunya ajang silat tradisi di Sumatera Barat. Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pemerintah atas terselenggaranya kegiatan

GSB ini setiap tahunnya di Tanah Datar, untuk itu kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya sebagai ajang pembinaan olah raga pencak silat di Luhak nan Tuo ini. Harapnya. Menurut Bupati Olahraga pencak silat sudah berkembang sejak nenek moyang masyarakat Sumatera Barat sejak dulu kala dan sampai saat ini tetap dilestarikan

dengan cara menghidupkan seluruh sasaran silat pada setiap nagari, sehingga budaya masyarakat minangkabau sebagai upaya untuk meningkatkan jati diri ini dapat dilestarikan secara terus menerus. Orang minangkabau merantau membawa modal yang diantaranya pandai mengaji dan mempunyai ilmu bela diri yaitu silat, dengan modal itulah warga minangkabau pergi merantau dan banyak yang sukses dirantau sejak dulu kalanya. Jelasnya. Dikatakan bahwa, saat ini perantau itu sudah dilengkapi dengan ilmu yang cukup sehingga dapat berusaha dirantau dengan maksimal,

dan apabila sudah berhasil dirantau maka barulah memikirkan untuk membantu sanak keluarga dan kampung halaman. Bupati Shadiq berharap kiranya GSB ini dapat dilaksanakan dengan penuh kekeluargaan dan menunjukan sportifitas yang tinggi, tunjukanlah penampilan terbaik dari setiap pesilat dari masing-masing nagari. Harap Bupati. pada acara yang dihadiri Anggota DPRD Propinsi Sumbar Irdinansyah Tarmizi, Ketua DPD Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim, Ketua IPSI Tanah Datar AR.Dt.Pangulu Sutan, Camat se Tanah Datar dan undangan lainnya. (h/ydv)

Pada pertandingan itu, Indonesia tampil mendominasi permainan di babak pertama. Dua peluang pertama yang dipunya Indonesia datang dari tendangan jarak jauh Stefano Lilipaly di menit delapan dan 10, namun dua upaya tersebut sama sekali tak membahayakan gawang Filipina karena bola melayang terlalu tinggi. Di menit 15 Indonesia kembali punya peluang setelah membangun serangan balik cepat. Namun tembakan Boaz Solossa dari pinggir kotak penalti masih melayang tipis di atas gawang tim tamu. Satu menit berselang Greg Nwokolo mencoba melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti, dalam upayanya itu dia terjatuh namun wasit menganggap tidak terjadi pelanggaran. Serangan demi serangan yang dibangun Indonesia akhirnya membuahkan hasil di menit 32. Dari dalam kotak penalti Lilipaly melepaskan umpan ke tiang jauh dan berhasil sampai ke Nwokolo yang berdiri tanpa kawalan. Sontekan Nwokolo dari jarak dekat mengubah skor jadi 1-0. Setelah unggul 1-0 Indonesia punya beberapa kesempatan menambah jumlah golnya. Namun peluang-peluang yang dipunya Boaz dan Greg gagal dituntaskan menjadi gol. Dua menit sebelum turun minum Filipina nyaris menyamakan kedudukan. Namun tandukan pemain Filipina dari dalam kotal penalti tidak menemui sasaran.

Di awal babak kedua Filipina langsung berusaha menekan. Phil Younghusband berhasil melepaskan tembakan ke arah gawang Indonesia meski arahnya tepat ke kiper I Made Wirawan. Di menit ke52 Indonesia melakukan serangan cepat. Boaz lalu menguasai bola dan melepaskan tendangan walaupun si kulit bundar masih bisa diblok pemain lawan dan menjauhi sasaran. Indonesia akhirnya menggandakan keunggulan di menit ke-67. Diawali dari sepak pojok yang diambil oleh Ahmad Bustomi, laju bola lalu diteruskan Tibo sebelum akhirnya ditanduk M. Robby untuk membuat kedudukan berubah menjadi 2-0. Tujuh menit sebelum bubaran, Filipina melakukan serangan balik. Di area penalti Indonesia Younghusband lalu melepaskan tembakan meski arahnya masih melebar dari gawang Indonesia. Serangan cepat ganti dilakukan Indonesia di menit ke87. Dari sisi kanan, umpan terukur Andik kepada Patrich Wanggai yang ada di kotak penalti gagal diselesaikan pemain Persipura itu. Tepat sesaat sebelum peluit akhir dibunyikan, Wanggai yang mendapat passing dari Vendri Mofu, melepaskan tembakan keras yang mengarah ke gawang Filipina. Kiper tampak bisa tipis menepis bola yang lantas membentur tiang. (h/net)

Yamin Tara Sponsori Motorcros DHARMASRAYA, HALUAN — HM Yamin Ferrianto Tara calon anggota DPD-RI utusan Sumbar untuk kedua kalinya sponsori olahraga Motocross” Yamin Tara motocross 2013 “ di sirkuit non permanen Ampalu Dharmasraya. Iven ketangkasan menjelajah medan berlumpur dan tanjakan dengan sepeda motor ini dibuka anggota DPR-RI HM Azwir Dainy Tara, Rabu(14/8) kemarin. Sekitar 120 crosser dari Sumbar, Riau, dan Jambi ikut meramaikan kegiatan yang di gelar pemuda Dharmasraya ini. Untuk hari kedua Khamis ini, peserta diperkirakan akan bertambah. Pasalnya hingga sore kemarin masih banyak peserta datang ke Dharmasraya. Menurut Azwir, olahraga motor cross merupakan hiburan rakyat yang cukup menarik.

>> Editor: Rahkmatul Akbar

Olahraga ini juga untuk menyalurkan bakat gerasi muda agar mereka tidak balap di jalanan. “ Saya ikut mendukung olahraga motor cross ini baik secara moril maupun materil. Sebab dapat menyalurkan bakat para remaja juga sebagai hiburan masyarakat khususnya merayakan lebaran 1434 H ini. Kami juga mengutus dua unit ambulan dan ranger untuk bisa dimanfaatkan oleh panitia “ sebut Azwir. Sementara itu, Yamin Tara juga mengaku ikut berbangga karena iven motor cross ini berlangsung sukses, pesertanya banyak sekaligus menjadi hiburan bagi masyarakat terutama di Dharmasraya. Yamin Tara membantu panitia masing masing dana tunai Rp 10 juta ditambah alat promosi berupa spanduk sebanyak 30 buah.(h/one)

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

TUANKU Rajo Pagaruyuang HM Taufik dan isteri serta Perwakilan Kerajaan Melayu dari Malaysia Mayor Jendral Amir Kampar Potera dan tamu undangan lainya

MENJELANG ke masjid

19

EPYARDI Asda Datuak Sutan Majo Lelo foto bareng tokoh masyarakat Singkarak Zulkifli Muncak (kanan) Ketua DPC PPP Kabupaten Solok berpakaian adat Yondri Samin (di belakang Epyardi ) dan tokoh adat lainnya.

DIHADIRI RAJA PAGARUYUNG DAN PERWAKILAN KERAJAAN MELAYU

Batagak Pangulu H Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo Meriah

H EPYARDI Asda Datuak Sutan Majo Lelo menerima pemasangan keris disaksikan Bupati Solok Syamsu Rahim dan tokoh lainnya di Balai Adat Nagari Singkarak.

ACARA Batagak Pangulu anggota DPR RI H Epyardi Asda M. Mar Datuak Sutan Majo Lelo suku Tanjung Supadang, Nagari Singkarak, sepanjang Rabu (14/ 8) , berlangsung semarak dan meriah. Dua ribuan tamu undangan mulai dari bupati, para tokoh partai politik, ninik mamak, bundo kanduang hingga masyarakat badarai lainnya tampak tumpah ruah meng-

hadiri acara sakral Batagak Pangulu Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo tersebut. Acara pengukuhan pusako adat yang sangat bersejarah bagi H Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo itu, kian terasa lebih istimewa dengan hadirnya Yang Dipertuan Agung Tuanku Rajo Pagaruyuang Datuk H Muhamad Taufik SH didampingi isteri beserta rombongan dari Tanah Datar. Selain itu, kehadiran salah satu perwakilan Kerajaan Melayu dari negeri jiran Malaysia Mayor Jenderal Datuk Amir Kampar Putra dan rombongan ke acara yang digelar di Balai Adat Nagari Singkarak itu kian menjadi luar biasa. Sementara dari deretan kepala daerah yang hadir

H Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo foto bareng kakak dan adik-adiknya

EPYARDI Asda (kanan) Ketua KAN Singkarak Erizal Dt Rajo Batuah, Tuanku Rajo Pagaruyuang HM Taufik dan Bupati Syamsu Rahim foto bareng tamu undangan lainnya

diantaranya adalah Bupati Solok Syamsu Rahim, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Bupati Dharmasraya Adi Gunawan, Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria dan Wakil Wali Kota Solok Zul Elfian. Ikut hadir Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Ismail Usman, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Solok H Kardinal dan para Kepala Kementerian Agama dari daerah kabupaten dan kota lainya di ranah Minang. Selanjutnya ikut hadir Ketua DPW PPP Sumbar Yulfadri Nurdin beserta jajaran pengurus DPW lainnya serta Ketua DPC PPP Kabupaten Solok Yondri Samin dan jajaran pengurus DPC lainnya serta seluruh caleg partai berlambang Kabah tersebut. Acara pemakaian baju datuak sebagai tanda kebesaran adat Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo, dilaksanakan dengan khidmat di rumah keluarga besar Epyardi Asda di Jorong Tampunik, Nagari Singkarak. Prosesi pemakaian baju kebesaran datuak yang dilekatkan ke Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo itu dilakukan di hadapan para ninik mamak atau para datuak se Nagari Singkarak di rumah keluarga besar Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo. Yang Dipertuan Agung Tuanku Rajo Pagaruyuang H Muhamad Taufik dalam sambutanya mengatakan, pengangkatan Epyardi Asda sebagai pemimpin adat dan pemimpin sosial menjadi seorang Datuak Sutan Majo Lelo melengkapi kepribadian Epyardi Asda dalam kehidupan pribadinya. Pasalnya kata Muhamad Taufik, Epyardi Asda merupakan seorang pejabat tinggi negara yakni anggota DPR RI dan tokoh Partai Persatuan Pembangunan yang ke depan-

nya akan senantiasa bersikap arif bijaksana. Selain itu dengan gelar sebagai seorang Datuk Sutan Majo Lelo yang telah disandangya, Epyardi Asda haruslah lebih berani dan lebih tegas lagi untuk mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Sementara sebagai seorang pangulu dalam kaumnya, Epyardi Asda hendaknya bisa menyeimbangkan tugas dan tanggung jawabnya terhadap anak dan kemenakan serta kepada warga masyarakat lainya. “Walau berat sebagai seorang pemimpin yang bergelar seorang datuak, Epyardi Asda Datuak Majo Lelo insya Allah bisa menjalankan tugas dan kewajiban yang diembanya dengan baik dan benar,” tutur H Muhamad Taufik. Sedang Bupati Syamsu Rahim dalam sambutannya mengapresiasi H Epyardi Asda yang telah menyandang gelar Datuak Sutan Majo Lelo suku Tanjung Supadang Nagari Singkarak. Bupati Syamsu Rahim juga memuji kiprah Epyardi Asda sebagai seorang anggota DPR RI dan Ketua DPP PPP selama ini dalam ikut memajukan pembangunan di ranah Minang dengan berbagai kontribusinya. Syamsu Rahim berharap dan mendoakan dengan gelar Datuak Sutan Majo Lelo yang disandanggnya saat ini, ke depan kiprah Epyardi Asda di tingkat nasional akan lebih terus berprestasi sebagai seorang eksekutif yang profesional. “Mari sama-sama kita berdoa agar kelak ke depannya Epyardi Asda bisa menjadi seorang menteri di jajaran kabinet nasional yang akan datang yang berasal dari Kabupaten Solok,” papar Syamsu Rahim. Terpisah Epyardi Asda

Datuak Sutan Majo Lelo dalam kesempatan acara itu mengatakan, gelar datuak yang diembannya saat ini akan dijaga harkat dan martabatnya dan dilaksanakan dengan sebaik mungkin dan tak melanggar sumpah jabatannya sebagai seorang datuak. Karena kata Epyardi Asda, gelar Datuak Sutan Majo Lelo yang diembannya itu sangat berat dan harus dipertanggung jawabkan tak hanya kepada anak cucu kemenakan dan masyarakat banyak lainnya, akan tetapi juga dipertanggung jawabkan kepada Allah SWT kelak. “Kalau sekiranya saya ada khilaf atau salah dalam melangkah, tolong ingatkan saya agar saya bisa menjalankan tugas sebagai anggota DPR RI dan sebagai seorang datuak dengan sebaik mungkin,” papar Epyari Asda. Usai acara pengukuhan Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo, selanjutnya Epyardi Asda dan keluarga serta rombongan sambil diiringi masyarakat banyak melangkah menuju Masjid Raya Singkarak untuk menunaikan salat ashar berjemaah, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur telah selesainya rangkaian prosesi acara Batagak Pangulu H Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo tersebut yang berlangsung sukses, aman, tertib dan lancar. (h/ris)

H Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo bersama isteri tercinta Hj Eniko.

H Epyardi Asda Datuak Sutan Majo Lelo ISTRI tercinta Epyardi Asda Datuak Sutan Majo lelo Hj Eniko foto bareng sanak keluarganya.

EPYARDI Asda Datuak Sutan Majo Lelo foto bareng para ninik mamak Datuak Nagari Singkarak >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand


20

TANAH DATAR

LINGKAR Juara MTQ Dapat Hadiah Kambing BATUSANGFKAR, HALUAN — Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe menyerahkan hadiah berupa seekor kambing kepada peserta yang berhasil keluar sebagai juara pertama MTQ di Jorong Kubang Landai Kecamatan Tanjung Emas. MTQ di Masjid Baiturrahim Kubang Landai itu berlangsung dari tanggal 5 hingga 6 Agustus lalu,ditutup secara resmi oleh Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe, Selasa (6/8). MTQ kali ini memang unik jelas M.Shadiq, karena hadiah pertama berupa satu ekor kambing dan baru kali ini saya menyerahkan kambing untuk hadiah MTQ karena selama ini hadiahnya berupa tropy dan tabanas. Bupati Shadiq menyerahkan satu ekor kambing kepada juara pertama MTQ tingkat anak-anak atas nama Redigo. Hadiah berupa kambing ini sangat baik, karena ternak kambing apabila dipelihara dengan baik akan bisa berkembang biak, dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk biaya pendidikan mereka ke depannya. “Kehidupan beragama itu di nagari-nagari dan Jorong tetap lestari, dimana-mana diadakan kegiatan keagamaan seperti MTQ ini, yang penting bagi kita bukan juaranya , yang lebih penting bagaimana menanamkan aqidah agama Islam itu kepada anak sejak kecil,”tuturnya. Bupati Shadiq mengucapkan terima kasih kepada panitia dan masyarakat yang telah menyelenggarakan kegiatan keagaan ini, mudah-mudahan anak-anak kita kedepan akan tumbuh menjadi anak yang beriman dan berakhlaq mulia.(h/emz )

Tanah Datar Meriahkan HUT RI BATUSANGKAR, HALUAN — Di Kabupaten Tanah Datar gaung peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pasca memperingati Idul Fitri 1434 H mulai dirasakan. Berbagai aktivitas dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Indonesia ke-68 tahun 2013 mulai nampak. Berbagai aktivitas dijalankan masyarakat untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Tanah Datar, sebagaimana tahun sebelumnya masyarakat di berbagai nagari melakukan berbagai lomba dan panjat Batang Pinang merupakan tradisi untuk memeriahkan HUT RI yang pada tahun ini juga tak kalah semangatnya masyarakat sekaligus dalam rangka Idul Fitri. Pemerintah Tanah Datar sendiri juga telah mempersiapkan segala sesuatu untuk kelansungan peringatan dan kemeriahan peringatan Hari kemerdekaan RI ke 68, jauh hari sebelum memasuki Ramadhan telah terbentuk kepanitiaan untuk mempersiapkan berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan Indonesia, termasuk Pasukan Paskibraka dan Grup Marchin Band. Ketua Umum Panpel Peringatan Hari Ulang Tahun ke-68 RI, Muzwar, M. Didampingi Kabag Humas, Desrizal menjelaskan bahwa walaupun masyarakat Tanah Datar selama ini terfokus menghapi bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri akan tetapi berbagai kegiatan dalam rangka memperingati kemerdekaan RI sudah ada yang berjalan, seperti lomba MTQ antar SKPD. Peringatan Hari Ulang tahun Kemerdekaan RI ke 68 tahun ini dilaksanakan dengan sederhana tetapi tidak mengurangi makna dan semangat kemerdekaan, selain kegiatan pelaksanaan Upacara memperingati Detik-detik kemerdekaan yang dipusatkan di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, juga dilaksanakan berbagai kegiatan dan lomba. Disebutkan bahwa pada hari kemerdekaan tersebut, pada paginya akan dilaksanakan kunjungan Ke Rumah Tahanan melaksanakan acara penyerahan Remisi bagi tahanan, seusai upacara dilaksanakan acara Tatap muka Bupati dan muspida dengan para pejuang, penurunan bendera Sangsaka merah Putih dan malamnya dilanjutkan dengan Repsepsi. Sedangkan sebelumnya dilaksanakan Pawai Taptu dan ziarah ke Makam Pahlawan, sedangkan sejak selasa kemaren dilaksanakan berbagai lomba dan kegiatan lainnya, demikian juga hal yang sama juga dilaksanakan di ibukota kecamatan se Tanah Datar, tambah H. Muzwar. (h/ydv)

Perantau Ramaikan Tanah Datar BATUSANGKAR,HALUAN — Selama lebaran Idul Fitri 1434 H kali ini, seluruh wilayah kabupaten Tanah Datar Luhak nan Tuo menjadi ramai. Para perantau yang selama ini menetap di perantauan, banyak yang berlebaran di kampung halamannya. Ada yang sengaja pulang secara terprogram seperti pulang basamo, ada juga yang pulang secara sendiri-sendiri, dan bersilaturrahmi bersama sanak keluarga yang ada di kampung. Di pasar Batusangkar misalnya, hingga saat ini masih silang siur kendaraan pribadi berplat luar daerah, menandakan para perantau yang sengaja pulang berlebaran masih berada di kampung halamannya masing-masing. Bagi warga yang ada di kampung, kepulangan perantau juga sangat dirasakan sekali dampaknya, para pedagang, terutama penjual makanan spesifik seperti kerupuk talas , lamang tapai dan lainnya menjadi laku keras, Dampak lain yang dirasakan adalah lokasi pariwisata, seperti wisata pantai Tanjung Mutiara dan Istano Basa Pagaruyung, sejak lebaran Idul Fitri lalu hingga kini masih sesak dikunjungi para wisatawan. Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe ketika menerima kepulangan perantau Sumaniak Kecamatan Salimpaung dan perantau Gurun yang pulang basamo usai lebaran lalu mengharapkan, agar keberadaan perantau yang selalau dibanggakan warga kampong halaman ini mampu memberikan nilai tambah bagi upaya peningkatan taraf kehidupan warga yang menetap di kampung halaman. “Keberadaan warga perantau yang merupakan bagian dari masyarakat Tanah Datar, selalu memberikan perhatian yang cukup tinggi bagi pembangunan berbagai sarana kebutuhan warga,” tutur Bupati M.Shadiq.( h/emz ).

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Luhak nan Tuo

Tanah Datar Pusat Peternakan Kambing BATUSANGKAR, HALUAN — Kepala Dinas Peternakan Sumatera Barat Ernaldi menyatakan Kelompok Tani (KT) Ternak Kambing Boncah Saiyo menjadi binaan CV Boncah Utama Jorong Koto Nan Tuo, Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar sebagai pusat pelatihan ternak kambing di Provinsi Sumatera Barat.

Kadis Peternakan Sumbar menyatakan bahwa Tanah Datar juga telah ditetapkan sebagai pusat pengembangan ternak kambing di Sumatera Barat. Hal ini disampaikan Kadis Peternakan Sumbar Ernaldi didampingi Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe ketika meninjau KT.Ternak Kambing Boncah Saiyo Jorong Koto Nan Tuo Nagari Barulak, Selasa (13/ 8). Yang dihadiri Kadis Peternakan dan Perikanan Tanah Datar Elizabeth dan Camat Suardi. Pernyataan Kadis Peternakan Sumbar itu disambut positif oleh Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe dan akan mendukung sepenuhnya kegiatan itu, karena ternak kambing jenis Etawa ini yang telah dimulai sejak tujuh tahun lalu saat ini berkembang dengan baik. Bupati M.Shadiq mengharap-

PETERNAKAN KAMBING — Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe meninjau lokasi peternakan kambing Kelompok Tani (KT) Ternak Kambing Boncah Saiyo. YULDAVERI kan kepada KT Boncah Saiyo untuk dapat terus mengembangkan ternak kambing ini dan mengajak masyarakat sekitar untuk ikut memeliharanya, lakukan pembinaan kepada masyarakat sehingga ternak kambing Etawa ini akan berkembang lebih banyak lagi. Menurut Bupati Shadiq, Tanah Datar tidak perlu ragu untuk pengembangan ternak, khususnya ternak kambing karena prospeknya sangat cerah, satu ekor induk bisa beranak 2 kali setahun dan satu ekor

melahirkan 2 sampai 3 ekor per 6 bulan. Sementara itu Pembina Kelompok M.Djamil Bari Jambek, menjelaskan bahwa kelompok ternak kambing Boncah Saiyo ini telah banyak dikunjungi daerah lain baik dari dalam propinsi maupun dari luar propinsi, dan juga sering digunakan untuk penelitian oleh mahasiswa. Dijelaskan, pada awalnya ternak kambing ini merupakan bantuan dari Kementerian Sosial RI, kemudian bantuan dari Dinas

Peternakan Propinsi berupa ruangan pertemuan, bangunan Mes dan terakhir pembuatan embung, ke depan juga diharapkan bantuan dari pemerintah baik dari kabupaten, propinsi maupun dari pusat. Sebab kalau KT.Boncah Saiyo dijadikan pusat pelatihan ternak kambing di Sumatera Barat, maka diperlukan jalan yang cukup dari jalan raya Barulak menuju lokasi sekitar 1 KM, sekarang jalannya sangat sempit dan hanya bisa satu arah. Jumlah ternak kambing

kelompok tani Boncah Saiyo saat ini telah berjumlah sekitar 300 ekor, 5 ekor diantaranya penjantan. Selain untuk pedaging juga menghasilkan susu. Setaiap satu ekor kambing menghasilkan susu antara 1,5 sampai 3 liter/ hari dengan harga Rp30.000/ liter, di samping itu juga menghasilkan pupuk kandang dengan harga Rp12.000/ karung dan urin dengan harga Rp1.000./liter. Sementara harga anak kambing jenis Etawa ini umur 2 bulan dengan harga Rp750.000/ekor. (h/emz/ydv)

Masjid Raya Baiturrahim Diperluas

Warga Sitakuak dan Perantau Goro Bersama

BATUSANGKAR,HALUAN — Masjid Raya Baiturrahim Padang Luar kecamatan Rambatan sudah berdiri dengan megahnya. Namun masjid ini tidak mampu lagi untuk menampung jamaah khususnya untuk salat Tarawih Bulan Ramadan dan Salat Hari Raya. Untuk itu bangunan masjid harus dilakukan upaya perluasan. Pemancangan pertamanya dilakukan Bupati M.Shadiq Pasadigoe, Minggu malam (11/8), acara ini juga dihadiri Ketua DPRD Tanah Datar Zuldafri Darma, Ka.Kemenang Tanah Datar Maliki.A, Camat Rambatan Erizanur dan Muspika, Wali Nagari dan undangan lainnya. Panitia pembangunan Masjid Raya Baiturrahim Padang Luar Minggu malam itu menyelenggarakan penggalangan dana dengan mengundang kesenian tradisional Selawat Dulang grup Langkisau dari Saruaso dan Grup Gajah Mada dari Sijunjung. Kegiatan penggalangan dana dan hiburan ini sempat menyedot

BATUSANGKAR, HALUAN — Masyarakat Sitakuak, Kecamatan Sungai Tarab yang di kampung bersama perantau pulang basamo melakukan kegiatan gotongroyong membangun jalan lingkar , Rabu (14/8) disaksikan Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe. Jalan yang dinamakan Luak Solok ini yang selama ini sangat potensi untuk peningkatan perekonomian masyarakat Sitakuak menjadi tujuan pelaksanaan pembangunan Gotong Royong masyarakat disaat Perantau pulang Basamo sedang berada di kampung halaman. Jalan tersebut panjangnya 1000 meter dalam kegiatan pembangunan yang digotongroyongkan itu berupa pembuatan gorong-gorong, pembuatan tali bandar dan cor rabat beton, biaya dari Nagari sebesar Rp75 juta,

pengunjung cukup ramai, terdiri dari warga yang menetap di kampung halaman maupun perantau yang sengaja pulang berlebaran. Bupati M.Shadiq dalam sambutannya mengatakan, kegiatan hiburan dan penggalangan dana ini sangat tepat sekali diselenggarakan karena juga dihadiri oleh banyak perantau yang sengaja pulang ke kampung halaman berlebaran. “Perantau Padang Luar sangat peduli kepada kampung halamannya, apapun yang dibangun tetap menjadi perhatian perantau, insha Allah perluasan pembangunan masjid Raya Baiturrahim Padang Luar ini akan cepat selesai, karena modal awal telah ada Rp100 juta,” tutur Bupati M.Shadiq.. Bupati Shadiq menghimbau kepada seluruh masyarakat baik yang berada dikampung halaman maupun yang berada diperantauan, untuk selalu kompak dan bersatu, sehingga dengan kekompakan dan kebersamaan itu tidak ada pekerjaan yang berat, dan dikerjakan secara bersama. (h/emz)

apabila jalan ini selesai sangat membantu masyarakat, terutama petani untuk membawa hasil pertaniannya. Pada acara gotong royong yang dikoodinatori oleh H. Noviansyah tersebut terdapat sebanyak lebih kurang 300 orang masyarakat dari kampung dan perantau sendiri dengan dihadiri pula oleh Camat Sungai Tarab, Shahril bersama Muspika setempat dan Wali Nagari Gurun . Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe mengemukakan bahwa kegiatan gotongroyong bukan saja hanya menjadi tradisinya masyarakat minang di kampung, akan tetapi masyarakat perantupun ikut membudayakan cara membangun nagari dengan bergotong royong. Dikatakan bahwa perantau merupakan potensi bagi

masyarakat dan pemerintah Tanah Datar sebagai dalam mempercepat pembangunan di nagari, baik dari pemikiran maupun materi yang selama ini lebih besar kontribusinya terhadap pembangunan di Tanah Datar. Bupati juga memesankan kepada masyarakat bahwa Tanah Datar tidak punya sumberdaya alam yang dapat diandalkan membiayai pembangunan. “Oleh sebab itu kita di Tanah Datar mengandalkan potensi SDM, saat ini Pemerintah menggalakkan peningkatan SDM melalui pendidikan, Alhamdulillah, Tanah Datar telah dua kali menerima penghargaan sebagai daerah terbanyak siswanya diterima di perguruan tinggi Negeri, bahkan tahun ini pun kita termasuk yang tertinggi lulusan yang diterima di PTN,” ungkap Bupati (h/ydv)

Bupati Buka Turnamen Jordus

KAPTEN Ps. Ramadhan Fc juara Jordus Cup X tahun 2012 menyerahkan piala bergilir Bupati Tanah Datar kepada Panitia Turnamen Jordus Cup XI, Yusri sabtu kemaren di Lapangan Pulai Sungayang untuk diperebutkan kembali. YULDAVERI

B ATUSANGKAR, HALUAN — Turnamen Sepakbola Jordus Cup ke XI tahun 2013 dibuka secara resmi Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe, sabtu (10/8) di Lapangan Pulai, Sungayang. Diikiti oleh sebanyak 8 club sepak bola terbaik dari Jakarta dan Sumatera, diantaranya Ramadhan FC.dari Padang, Ps Bungo tebo dari Propinsi Jambi, Semen Padang Yunior Fc, Deni Sport Bukittingi, Pasaman Barat yang saat ini masuk Devudi I PSSI dan Ps. Ikbar dari Jakarta yang akan menurunkan 6 orang pemain asingnya. Ketua Panitia, Yusri mengemukakan, pelaksanaan Turnamen Jordus tahun ini tetap mempertandingkan 8 club dari Jakarta dan club -club dari berbagai daerah dalan >> Editor : Atviarni

Pulau Sumatera dan klub tetnama dari Jakarta yang akan dilaksanakan sampai 18 Agustus 2013. Bupati Tanah Datar, M. Shadiq Pasadigoe menyampaikan apresiasi Pemerintah Tanah Datar, karena pelaksanaan turnamen ini tetap eksis setiap tahunnya, dengan harapan akan dapat memberi semangat dan motivasi kepada masyarakat Sungayang pada khusnya untuk meningkatkan kualitas persepakbolaan. Pertandingan perdana babak penyisihan antara Ramadhan FC Padang lawan Kabupaten 50 Kota dimengkan oleh Ramadhan Fc yang berakhir dengan skor akhir 5-3 untuk Ramadhan Fc, sementara itu Tuân rumah Jordus, Sungang menghempaskan Ps. Bungo pada pertandingan hari kedua 4-0. (h/ydv) >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Joy Tobing Makin Mantap Bercerai SIDANG cerai penyanyi Joy Tobing dengan suaminya, Daniel Sinambela masuk ke tahap mediasi. Namun sayangnya, usaha untuk mendamaikan kedua belah pikah tersebut gagal dilakukan. Didampingi pengacaranya, Perry Cornelius Sitohang, penyanyi jebolan ajang pencarian bakat tersebut tampak begitu tenang dengan menebar senyum ketika hadir di sidang mediasi yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/ 8/2013). Saat melakukan wawancara usai sidang, Joy mengaku dirinya sempat ditawarkan untuk

berdamai dengan suaminya oleh hakim mediator. Tapi, ia menolaknya dan lebih melanjutkan proses perceraiannya. “Jadi hakimnya menanyakan, ‘Apakah masih mau rujuk?’ Saya bilang mungkin ini yang terbaik. Jadi sidangnya dilanjutkan ke majelis hakim,” ujar Joy. Saat ini, Joy hanya berharap proses perceraiannya cepat selesai. Agar cepat, ia pun tak mempermasalahkan harta gono-gini. “Saya cuma ingin ini cepet selesai. Ada banyak pekerjaan menunggu saya di depan,” tutur Joy. (h/dtc)

SHIREEN DAN TEUKU WISNU

Tunangan 17 Agustus PASANGAN Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu akan menggelar lamaran pada 17 Agustus ini. Apa alasan mereka bertunangan tepat di HUT Kemerdekaan RI? “Mungkin salah satunya karena tanggal 17 banyak yang libur, insya Allah keluarga banyak yang hadir pas seserahan itu, terus gampang

diinget, weekend juga jadi yang jauh bisa datang,” ungkap Shireen via ponselnya, Rabu (14/8/2013). Shireen menambahkan, acara pertunangan itu sekaligus merupakan pertemuan keluarga besarnya dan keluarga Wisnu. “Wisnu ketemu keluargaku, keluarga aku ada yang belum kenal sama

keluarga Wisnu,” ucapnya. “Baru inti doang ya, lebih ke perkenalan yang keluarga besar sih,” sahut Shireen. Sebelumnya, pernikahan keduanya disebutkan akan digelar pada 10 November tepat di Hari Pahlawan. Namun belakangan, Shireen justru

menampik akan menikah pada tanggal tersebut. “10 November itu memang tanggal jadian cuma nikahnya nggak tanggal 10. Aku nggak mau ngomong bukan karena sok rahasia gitu tapi takut belum fix soalnya nanti kalau berubah lagi ribet klarifikasinya,” katanya. (h/dtc)

Indra Bekti Bongkar Rahasia Memalukan SEBAGAI presenter, Indra Bekti dikenal sebagai sosok yang menyenangkan dan lucu. Hampir di setiap acaranya, ia selalu berhasil menghibur dan membuat para penonton tertawa. Penampilannya selau rapi. Tidak hanya itu, presenter yang mengawali karirnya dari dunia model ini selalu tampil modis dan hampir tanpa cacat. Namun siapa sangka jika Bekti ternyata memiliki kebiasaan aneh dan memalukan. Dalam acara Seputar Obrolan Selebriti (SOS) ANTV, Bekti mengungkapkan kebiasaan memalukannya. Ia sering menjilati piring. Bukan tanpa alasan ia sering menjilati piring usai makan. Ini karena ia menganggap,

makanan yang ada di piringnya harus dihabiskan tanpa sisa. Untuk itu, ia selalu menjilati piring yang digunakannya hingga tidak ada lagi sisa-sisa makanan menempel di piring. “Enak loh itu, jadi resik (bersih) juga kan,” ujarnya sambil tertawa. Bukan hanya menjilati piring, kebiasaan memalukan yang sering dilakukan Bekti. Ia juga sering mengorek telinganya dengan tangan. Bahkan saat masih kecil, ia pernah mengalami penyumbatan telinga, karena tidak pernah membersihkan telinganya tersebut. Karena banyaknya kotoran yang menumpuk, kotoran-kotoran tersebut harus dibersihkan dengan air hangat. (h/vvn)

Ayu Ting Ting Ngaku Tak Suka Dangdut AYU Ting Ting mengaku jalannya dalam meniti karier di dunia musik dangdut tidaklah mudah. Sejak usia 14 tahun wanita bernama asli Ayu Rosmalina ini tampil di berbagai acara dari satu panggung ke panggung bersama sang ibu, Nyai.

Ayu tak menampik, motivasinya untuk rela menghabiskan sebagian masa remajanya dengan menyanyi dangdut keliling adalah uang. Ia ingin punya penghasilan sendiri di usianya yang masih belia. “Enaklah nyanyi dangdut dapat uang. Dulu dari sekolah bisa bayar sendiri karena manggung,” urai Ayu saat ditemui belum lama ini. Seringkali Ayu juga didapuk untuk tampil seharian penuh di suatu acara. Ayu mengenang, padahal kala itu dangdut bukanlah musik yang ia sukai. “Saya nggak suka dangdut sebenarnya. Nyanyi-nyanyi gitu juga sebetulnya nggak suka,” paparnya. (h/dtc)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


22

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

SUASANA perayaan HUT Kota Padang yang ke 344, di Gedung Bundar DPRD Kota Padang

BUPATI Agam Indra Catri berfoto bersama Walikota Padang Fauzi Bahar (kanan) Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno (tengah), Ketua DPRD Padang Zulherman, dan Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah (kiri)

BUPATI Agam Indra Catri bersalaman dengan Ketua DPRD Padang Zulherman

Bupati Agam Raih Penghargaan pada HUT Kota Padang Ke-344 Bupati Agam Indra Catri menerima penghargaan pin emas yang disematkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno didampingi Walikota Padang Fauzi Bahar dalam sidang pleno DPRD dalam rangka perayaan HUT Kota Padang yang ke-344, di Gedung Bundar DPRD Kota Padang, Rabu (14/8). Indra Catri dinilai telah memberikan kontibusi yang sangat banyak saat bertugas pada Pemerintah Kota Padang. Ia juga dinilai sebagai tokoh yang berhasil memimpin sebagai kepala daerah. Sebelumnya penghargaan ini juga pernah diberikan kepada tokoh yang memiliki pengaruh dalam pembangunan Kota Padang antara lain diterima Ir. Azwar Anas, Drs. Hasan Basri Durin, Syahrul Udjud, SH, dan Drs. Zuiyen Rais. Fauzi Bahar pada kesempatan mengatakan, sosok Indra Catri boleh dikatakan unik dibandingkan dengan kawannya yang lain. Beliau

sangat pintar berperan sebuah tim. “Ketika kami melepas beliau ke Agam, kami sangat kehilangan sosoknya yang unik,” katanya. Dikatakan Fauzi, pelatih yang berhasil dan sukses itu adalah pelatih yang memiliki pemain yang mampu mengalahkan pelatih, dan sosok itu salah satunya adalah Indra Catri dalam sidang paripurna DPRD Kota Padang yang turut dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, tokoh masyarakat Sumbar. Sekda Kota Padang Syafril Basyir, SH mengatakan, penghargaan tersebut pantas diberikan kepada Ir. Indra Catri. Walaupun

sudah tidak bertugas lagi di Padang selama 3 tahun belakangan ini beliau masih saja tetap memelihara hubungan silaturahim, dan tidak pernah henti memberikan masukan dan pemikiran bagi kota Padang. Beliau lebih kurang selama 23 tahun bertugas di Padang, nyaris tanpa cacat oleh tiga orang kepala daerah yang beliau dampingi. Dapat ditambahkan, Indra Catri adalah sosok pemimpin yang visoner, memiliki loyalitas yang tinggi, dan memiliki rasa humoris yang tinggi. Tiada hari tanpa kehangatan humor kalau bersama Indra Catri,” katanya Sebagai seorang sahabat dan tokoh partai Kota Padang seperti Ketua DPD Partai Gorkar Wahyu Iramana Putra juga menilai bahwa Indra Catri sangat pantas menerima penghargaan tersebut. Wahyu menyatakan, semula ia menilai beliau adalah calon suksesor yang pantas untuk memimpin Kota Padang lima tahun kedepan.

Namun, ternyata Indra Catri lebih memilih untuk tetap memimpin di kampung halamannya Agam. Meskipun demikian, melihat track record selama di Agam rasanya ia tidak merasa menyesal dan bahkan ikut merasa bangga dengan seorang Indra Catri yang mau mengawali karir dari pegawai honor setelah menamatkan bangku perkuliahan di ITB. Sementara itu, Asisten Kesbang Kesra Drs. Didi Ariadi mengatakan, dikalangan pegawai Indra Catri sangat populer. “Kami lebih familiar memanggil be-

liau dengan sebutan uda In atau ketua. Beliau sangat disiplin, peduli, serta piawai membangun sistem, dan team work, serta sekaligus memberdayakan seluruh anggota,” ungkapnya. Kepala Bappeda Ir. Hervan Bahar mengatakan, bahwa Indra Catri rasanya akan selalu tercatat sebagai salah seorang planner handal yang pernah dimiliki Kota Padang. Beliau adalah perencana yang ulet

untuk mewujudkan konsepsi Padang Metropolitan. Rasanya Kota Padang belum akan bangkit cepat seperti saat ini pasca gempa 2009, kalau tidak k a r e n a “ k a c a k ” tangan, serta sikap optimis yang beliau perlihatkan. (adv)

SALAM KOMANDO — Bupati Agam Indra Catri bersama Walikota Padang Fauzi Bahar dalam sebuah kesempatan acara.

BERSAMA aparat Pemerintahan Kota Padang

Jumadi, SH

Irwan Fikri, SH

KETUA Fraksi Golkar DPRD Kota Padang dan juga tokoh pers Sumatera Barat, serta Ketua LPM, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang menyebutkan, penghargaan untuk Indra Catri merupakan hal yang sangat tepat untuk diberikan. Banyak hal yang sudah dilakukan diperbuat Indra Catri untuk Kota Padang. Selain Indra Catri sangat dekat dengan masyarakat, Indra Catri juga sangat familiar dengan para aparatur di Pemko Padang. “Sepengetahuan kami, Indra Catri tidak pernah memiliki lawan selama bertugas di Kota Padang,” ujar Jumadi.

WAKIL Bupati Agam Irwan Fikri, kenal secara langsung dengan IC ketika saya dilantik jadi anggota DPRD Kota Padang pada tahun 2009. Tapi mengenal nama beliau, saya sudah dengar cukup lama semenjak saya jadi aktivis ormas di Kota Padang. Beliau cukup terbuka dan apa adanya. Dari sisi profesionalisme kerja, saya melihat, beliau seorang teknokrat dan alumni dari sebuah perguruan tinggi yang cukup di segani di tingkat nasional atupun internasional yaitu ITB, dari latar belakang ini saja, kita sudah dapat mengira-ngira kapasitas beliau. Bahkan ketika kita mulai bekerjasama hal itu makin terlihat. Beliau termasuk orang dengan tingkat kecerdasan di atas rata-rata.

H. Taslim, S.Si, SH

H. Syafirman, SH

SENATOR muda Senayan H. Taslim, S.Si, SH anggota DPR RI yang juga puluhan tahun menetap di Kota Padang. Sebagai seorang yang dengan latar belakang pendidikan planologi, tentunya Indra Catri, yang lebih akrab disebut IC itu adalah seorang perencana handal, dan semenjak saya mengenalnya, beliau tak hanya pintar berencana, namun juga mampu mewujudkan apa yang beliau rencanakan. IC merencanakan sesuatu dan ia akan mewujudkannya dengan optimis dan penuh vitalitas. Saat setelah jadi bupati pun saya lihat IC masih seperti saat berkampanye dulu, enerjik dan penuh semangat. Ia tak pernah surut. Tak pernah lelah dan malas-malasan.

SEKDA Kabupaten Agam ini menilai penghargaan yang diberikan Pemerintah Kota Padang merupakan buah dari mengabdikan diri yang sangat total. Menurut Uncu, panggilan akrab Syafirman, beliau seorang pekerja keras, melakukan suatu pekerjaan secara totalitas, terukur, kritis dan inovatif, serta didukung dengan disiplin yang tinggi dan tidak cepat puas terhadap setiap hasil pekerjaan yang dilakukan. Keberadaan beliau sebagai seorang penghulu dan kepedulian beliau terhadap masalah sosial mendorong beliau untuk bekerja melampaui batas tugas pokok dan fungsi yang diamanahkan. Selamat kepada Bapak Ir. H. Indra Catri MSP, Dt Malako Nan Putiah, terima kasih atas pengabdian beliau dalam membangun Kota Padang, semoga mendapat ganjaran pahala dari Allah Subhanawata’ala, Amin.

GUBERNUR Sumatera Barat Irwan Prayitno didampingi Walikota Padang Fauzi Bahar menyematkan pin penghargaan kepada Bupati Agam Indra Catri

SAAT sidang paripurna

Ir. Yulnasri KEPALA Dinas Kehutanan Kabupaten Agam Yulnasri sebagai teman yang sama diangkat dengan Indra Catri menjadi CPNS di Pemko Padang mengakui Indra Catri adalah orang yang sangat pintar dan sederhana, serta mudah bergaul. Mempunyai ide yang cemerlang dan cerdas serta menguasai lapangan dan pintar mencari peluang anggaran pusat serta provinsi untuk pembangunan di Ranah Agam yang kita cintai. >> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman: Syahrizal


KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

Saiyo Sakato

PADANG PARIAMAN

23

Lebaran, Bupati Gelar Open House PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni menggelar open house di rumah dinasnya pada hari Kamis (8/8) yang lalu.

LINGKAR Tradisi Mendoa di Sungai Durian

Dalam kegiatan open house tersebut, siapa saja diperbolehkan bersilaturrahmi dengan orang nomor satu di Kabupaten Padang Pariaman ini. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Padang Pariaman meminta maaf, karena sebagai pemimpin ia mengakui dirinya pasti pernah melakukan kesalahan atau tidak dapat memenuhi keinginan masyarakat. Untuk itu, pada momen lebaran ini, secara pribadi meminta maaf kepada semua pihak, khususnya masyarakat dan mitra kerja yang hadir. Ali Mukhni berterima kasih kepada semua pejabat

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Masyarakat di Sungai Durian, Kenagarian Sungai Durian, Kecamatan Patamuan ketika lebaran dan sebelum masuknya bulan ramadan selalu mendoa di kubur sanak keluarga yang sudah meninggal dunia. Seperti tempat kuburan di belakang Surau Jambak Lubuak Duku dalam korong tersebut, ramai dikunjungi. “Mendoa kuburan ketika lebaran ini, sudah menjadi tradisi dari dahulu sampai sekarang. Bagi masyarakat yang ada sanak keluarganya dikubur di tempat itu datang dengan membawa rantang yang sudah lengkap dengan isinya,” jelas Awaluddin Minggu kemarin. Setelah selesai mendoa, diadakan makan bersama di dalam surau dekat kuburan tersebut. “Selain acara mendoa dan makan bersama, juga untuk menjalin silaturrahim antara anak dengan bako serta masyarakat setempat,” katanya. Acara seperti mendoa ini, adalah acara rutin diadakan dua kali dalam satu tahun. “Pertama sebelum masuknya bulan ramadan, yang kedua dua hari setelah shalat idul fitri. Mendoa ini dihadiri sekitar sepuluh orang ulama (urang siak) dalam kampung itu,” ulasnya. (h/cw-bus)

Bupati Kunjungi Posko Pengamanan Lebaran

Padang Sago Gelar Open Turnamen PADANG PARIAMAN, HALUAN — Masyarakat Kecamatan Padang Sago bersama perantau mengadakan open turnamen 2013 tingkat Sumatera Barat di Lapangan Pilito Padang Sago. Acara ini digelar untuk menjalin silaturahim antara perantau dengan masyarakat yang tinggal di kampung. Adapun yang diundang itu diantaranya PSP Padang, KBS Payakumbuah, Limbago FC Padang, Sinamar FC Payakumbuah, PS Padang Sago serta tim rantau Paris FC Bandung. “Acara open turnamen ini sudah dimulai pada Senin (12/8), dan berlangsung hingga tanggal 24 Agustus mendatang, pertandingan ini setengah kompetisi dengan dua grup,” ujar Panitia pelaksana, Syafrizal Ali kepada Haluan Rabu (14/ 8). Dikatakannya, pertandingan ini akan berlangsung setiap hari sampai semi final, setelah itu baru dilanjutkan semi final dan istirahat satu hari lagi. “Setelah selesai semi final, istirahat satu dan baru dilanjutkan pertandingan final,” jelasnya. Pertandingan ini katanya, berkat kerja sama perantau Padang Sago yang berada di Batam, Riau, Medan, Bandung, DKI Jakarta dan Padang serta daerah lainnya dengan masyarakat kampung. “Semua hadiah disumbangkan oleh semua perantau dan sumbangan masyarakat kampung,” jelasnya. “Untuk hadiah para juara, panitia memberikan tropi lepas tambah tabanas Rp 3 juta untuk juara satu, dan juara dua tropi lepas tambah tabanas Rp 2 juta. Semenjak dimulainya pertandingan ini, setiap hari Lapangan Pilito Padang Sago selalu dipenuhi oleh penonton, apalagi cuaca cukup bersahabat,” ulas Syafrizal Ali. (h/cw-bus)

Calon Jemaah Haji Sembelih Kambing PADANG PARIAMAN, HALUAN — Meski belum berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini, tapi masyarakat di Sungai Durian, Kenagarian Sungai Durian, Kecamatan Patamuan sudah melakukan prosesi keberangkatan sesuai cara kampung itu sendiri. Seperti melakukan jamuan di rumah dengan menyembelih seekor kambing. “Sekarang sudah dilakukan jamuan kepada masyarakat dalam korong itu, bagi masyarakat yang akan berangkat ke Mekah untuk menunaikan rukun Islam ke lima,” ujar Asam Basri salah seorang tokoh masyarakat Sungai Durian Minggu di Masjid Raya Sungai Durian saat melepas jemaah yang berangkat di Bengkulu. Dikatakannya, jamuan untuk masyarakat dengan menyembelih kambing itu sudah tradisi dari dahulu sampai sekarang. Bagi masyarakat yang menunaikan ibadah haji, belum cukup rasanya kalau belum mengadakan jamuan untuk masyarakat. “Meski berangkatnya bukan kloter Padang. Seperti Jakarta, Bengkulu yang bukan dari daerah Sumbar ini, tapi jamuan di kampung tetap diadakan,” jelasnya. (h/cw-bus)

dan masyarakat yang telah datang bersilaturrahmi dalam acara open house. Kedatangan itu artinya terbuka pintu maaf bagi dia dan keluarganya. “Kami siap menerima warga masyarakat yang ingin bersilaturrahmi”, katanya. Kegiatan-kegiatan silaturrahmi seperti ini adalah modal utama untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya mendukung pembangunan di Kabupaten Padang Pariaman. “Kalau pemimpin sudah dekat dan selalu bersilaturahmi dengan masyarakat, tentu apa yang diprogramkannya akan mendapat dukungan dari warga,” ulasnya. (h/ded)

FOTO BERSAMA — Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni foto bersama dengan pengurus DPP PKDP. BUSTANUL ARIFIN

Bupati Silaturahmi dengan Perantau PKDP PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni bersilaturahmi dengan Perantau PKDP se dunia serta masyarakat Padang Pariaman. Acara Silaturrahmi dan Halal bi Halal itu diadakan di gedung pertemuan Kantor Bupati Parit Malintang Selasa (13/8). “Saya atas nama Pribadi, keluarga serta selaku Bupati Padang Pariaman mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyah,” kata Bupati saat memberikan sambutan. “Kami mengucapkan selamat datang di kampung halaman. Terima kasih, karena telah meluangkan waktu untuk berkumpul bersama masyarakat di Kampung. “Pulang Basamo” perantau PKDP ini merupakan cerminan bahwa para perantau mempunyai rasa cinta yang tinggi terhadap kampung halaman. Maka dari itu, kami mengajak para perantau untuk saling bahu-membahu membangun kampung halaman,” tambahnya. Ia berharap, kehadiran para perantau ditengah-tengah masyarakat dapat memberikan motivasi dan semangat baru bagi semua pihak dalam pelaksanaan tugas pembangunan di Padang Pariaman. Menurutnya, acara halal bi halal yang dilaksanakan tersebut, bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi antara masyarakat rantau dengan masyarakat yang berada dikampung halaman. Di samping itu juga untuk meningkatkan hubungan komunikasi dan kebersamaan. Kemudian, halal bi halal merupakan salah satu

upaya dalam mewujudkan hubungan horizontal maupun vertikal yang lebih baik lagi. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan beberapa informasi tentang kampung halaman, karena keterbatasan sumber daya alam untuk membiayai pembangu nan, maka kita terpaksa melobby Pemerintah Pusat dan Provinsi untuk melaksanakan programnya di Padang Pariaman. Upaya melobi tersebut, telah kita raih dengan dipercayanya Kabupaten Padang Pariaman sebagai tempat pelaksanaan mega proyek nasional, diantaranya Pembangunan Pelabuhan Kapal Laut dan Balai Diklat Pelayaran (BP2IP) di Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis. Pembangunan Irigasi Anai II yang dapat mengairi sawah seluas 6.840 hektar. Juga normalisasi beberapa Sungai untuk mencegah bencana banjir. Pembangunan Embarkasi Haji Sumatera Barat di Sungai Buluah Kecamatan Batang Anai. Pembangunan Madrasyah Insan Cendikia di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang. Pendirian Akademi Komunitas di Sungai Limau. Pembangunan Jalan Kereta Api Duku – BIM. Sehubungan dengan itu, pada kesempatan itu Bupati mengajak seluruh masyarakat dan semua pihak yang terkait serta perantau, agar dapat mendukung serta membantu kelancaran pelaksanaan program pemerintah pusat di daerah ini. “Mudah-mudahan dengan kelancaran dan kesuksesan

pelaksanaan program tersebut, Pemerintah Pusat dan Provinsi akan lebih percaya lagi melaksanakan programnya di daerah kita, disamping itu melalui APBD Kabupaten kita juga telah melaksanakan beberapa program strategis seperti, biaya berobat Gratis bagi KK Miskin yang sudah ditanggung melalui Jamkesda, Jamkesmas dan Jampersal. Biaya Pendidikan Gratis, tingkat SD dan SLTP serta sedang diupayakan sampai tingkat SLTA. Bantuan bagi Siswa Miskin Berprestasi untuk melanjutkan pendidikan. Menggalakan, kegiatan Gotong Royong membangun Nagari. Dan beberapa pembangunan fisik dan program peningkatan ekonomi masyarakat. Beberapa kemajuan telah berhasil kita raih, sehingga Kabupaten Padang Pariaman mendapat beberapa penghargaan dari Pemerintah Pusat dan Provinsi,” jelasnya. Acara Halal bi halal ini di hadiri oleh ketua umum DPP PKDP Suhatmansyah, beserta dewan penasehat dan jajaran PKDP, dan Wakil Bupati, Plt. Sekda, serta seluruh jajaran, kepala SKPD Pemerintah daerah kabupaten Padang Pariaman, Camat, wali nagari dan tokoh masayarakat Kabupaten Padang Pariaman.juga dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman Helmi Darlis. Pada kesempatan itu DPP PKDP menyerahkan secara simbolis beasiswa kepada Mahasiswa miskin Berprestasi asal Padang Pariaman dengan target 10 orang mahasiswa dalam satu tahun. masing masing @ Rp500.000. (h/cw-bus)

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Ali Mukhni mengunjungi beberapa Posko Pengamanan Lebaran, pada hari Jumat (9/8) yang lalu. Diantaranya, Pospam lebaran yang dikunjungi yaitu Pospam Jembatan Fly Over Duku Batang Anai, Pospam BIM, Pospam Pantai Tiram, Pospam Pauh Kambar. Bupati dalam kunjungan ke Pospam lebaran tersebut didampingi Kadishub Padang Pariaman Budi Utama, Kabag Humas Zahirman dan jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman. Ketika mengunjungi, Posko Pengamanan Lebaran di bawah jembatan fly over duku, Bupati sempat berdialog dengan petugas piket. Seorang petugas piket dari Kepolisian, Brigtu Pol.Rahmat, menjelaskan bahwa, “kondisi arus lalu lintas sampai H+1 ini masih lancar dan tidak ditemui kemacetan yang berarti. “Namun demikian, semenjak H-7 sampai H+1 telah terjadi peristiwa kecelakaan sebanyak 3 Kasus diwilayah kerja Pospam Fly Over,” jelasnya. Bupati Ali Mukhni memberikan apresiasi pada seluruh petugas piket pospam dan mengucapkan terima kasih, karena disaat orang lain berkumpul bersama keluarga merayakan idul fitri dengan kegembiraan, namun petugas pospam, para medis rumah sakit, puskesmas dan anggota pemadam kebakaran masih berjibaku dengan tugasnya dilapangan. “Para petugas ini, seperti anggota Kepolisian, piket Pospam, para medis di Rumah Sakit dan Puskesmas, serta anggota Pemadam Kebakaran patut kita beri reward atas pengabdian mereka ini,” jelas Ali Mukhni sambil menyerahkan bingkisan lebaran pada petugas piket Pospam. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman, Budi Utama mengatakan, jumlah Pos Pengamanan Lebaran ini di Padang Pariaman adalah sebanyak 7 Posko induk dan 3 Posko Pembantu yaitu, di jembatan Fly Over Duku, di

Pasar Lubuk Alung, di Terminal Sicincin, Pauhkamba, di Pasar Sungai Limau, di Pantai Arta, di Pantai Tiram dan di Bandara Internasional Minangkabau. “Di setiap posko pengamanan terdapat petugas yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub dan petugas Kesehatan,” jelas Budi Utama. Sewaktu kunjungan ke Posko Pengamanan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Bupati Ali Mukhni disambut lansung oleh General Manager PT. Angkasa Pura II BIM, Rian Hadhito bersama petugas posko mengatakan, bahwa arus penerbangan melalui BIM berjalan dengan baik dan lancar tanpa adanya kendala yang berarti. Terjadinya lonjakan jumlah penumpang yang mencapai 50 %, sudah diantisipasi sebelumnya sehingga tidak menjadi masalah”, jelas Kancab BIM ini pada Bupati. “Diperkirakan, jumlah pengguna jasa bandara BIM mencapai 70 ribu orang. Dimana, puncak arus mudik terjadi pada H-3, dengan jumlah penumpang mencapai 6.000-an. Sedangkan arus balik nantinya, akan terjadi pemerataan setiap hari, karena para penguna jasa bandara rata-rata adalah wiraswasta, jadi tidak terlalu terikat dengan jadwal kembali,” kata Kancab BIM Rian Hadhito. Kemudian, Kancab BIM, Rian Hadhito juga menyampaikan pada Bupati, bahwa untuk memberikan rasa nyaman para penumpang maskapai, semenjak H-7 sampai H+7, di BIM telah didirikan Posko Basamo Angkutan Lebaran. “Adanya posko basamo tersebut, agar penumpang maskapai penerbangan merasa lebih nyaman saat memasuki area bandara. Setiap hari terdapat 14 personil yang bertugas di Posko Basamo Angkutan Lebaran Bandara Internasional Minangkabau. Diantaranya Anggota Lanud, Koramil Batang Anai, Otoritas BIM, Kepolisi, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Dinas Perhubungan,” jelasnya. (h/ded)

Hujan, Salat Idul Fitri Pindah ke Kantor Bupati PADANG PARIAMAN, HALUAN — Meski hujan lebat yang

BUPATI Padang Pariaman Ali Mukhni memberikan arahan kepada mahasiswa yang mendapat beasiswa, agar digunakan beasiswa itu untuk keperluan menuntut ilmu. BUSTANUL ARIFIN

menguyur di pagi saat hendak melaksanakan shalat Idul Fitri 1434 H Kamis (8/8) di halaman Kantor Bupati, akhirnya Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengadakan salat Idul fitri tersebut di gedung pertemuan Kantor Bupati di Paritmalintang. Walaupun hujan lebat, namun tidak menyurutkan niat jemaah mengikuti salat idul fitri bersama Bupati, dalam pelaksaan salat diperkirakan sekitar 1.500 jemaah memadati gedung pertemuan kantor bupati. Tampak hadir melaksanakan shalat idul fitri tersebut, Bupati Ali Mukhni, Wakil Bupati Damsuar, Waka DPRD Provinsi Sumbar Leonardy Harmaini, Ketua DPRD Kabupaten Eri Zulfian, Kapol-

res Padang Pariaman Amirjan, Sekdakab Jon Priadi, beberapa Kepala SKPD, Camat, Wali Nagari dan masyarakat Padang Pariaman. Bertindak sebagai Khatib dalam salat id tersebut adalah DR. H. Syafruddin.MAg, Pembantu Rektor II IAIN Imam Bonjol Padang. Sedangkan Imam adalah Epi Maryadi, Tk. Bagindo. Pada kesempatan itu, Ali Mukhni menghimbau para jemaah agar dalam merayakan hari kemenangan dengan semangat keimanan dan ketaqwaan penuh keserhanaan. “Jangan rusak ibadah dan kemenangan yang sudah diraih selama ramadhan dengan perbuatan maksiat seperti meminum-minuman keras, berjudi serta perbuatan dosa lainnya,” jelasnya. Menurutnya, ibadah puasa yang telah dilaksanakan

sebulan penuh, akan diuji tingkat pengamalannya pada sebelas bulan kedepan. “Berhasilkah puasa itu merubah perilaku hidup kita menjadi orang yang kembali fitrah suci lahir bathin menuju ketaqwaan, agar ibadah selama bulan Ramadhan dapat membentuk karakter dan tabi’at kita setelah Ramadhan berlalu nantinya,” ulasnya. Sementara itu, khatib Shalat Idul fitri, DR.H. Syafrudin.M.Ag, dalam kutbahnya mengajak para jemaah salat Id untuk menjaga dan mempertahankan kemenangan yang sudah dicapai selama Ramadhan. “Ibarat sebuah bangunan bagaikan istana yang megah maka janganlah diruntuhkan kembali ketika kita sudah berada di bulan syawal, marilah kita sambut hari kemenangan ini sebagai sandaran untuk memulai

kehidupan baru dengan hati dan semangat yang baru,” ajak Khatib. Menurut Khatib yang juga Pembantu Rektor II IAIN Imam Bonjol, ada tiga bentuk kemenangan bagi umat Islam setelah berpuasa, pertama, Kemenangan spritual adalah kemenangan jiwa. Jiwa yang menang adalah jiwa yang selalu bersih dan suci dari berbagai noda dan penyakit syirik, sombong, hasad dan dengki. Jiwa yang menang adalah jiwa yang selalu berupaya untuk membentengi diri dari berbagai bentuk penyimpangan dan penodaan terhadap yang dilarang Allah SWT. “Untuk itu, ibadah yang pertama perlu dibenahi adalah masalah spritual. Beruntunglah orang yang mempunyai jiwa dan hati yang bersih,” ungkap Khatib. Kedua katanya, kemena-

ngan emosional, adalah emosi yang terkendali atau dikenal dengan sabar. Sabar dalam Islam bukanlah satu kelemahan, tetapi merupakan satu kekuatan. Kesabaran merupakan karakter yang sangat mulia dan ia bisa diraih dengan cara melatih dan membiasakan diri dengannya. Kemudian katanya, kemenangan intelektual yang ditandai dengan kecerdasan dalam memahami realita yang selalu dapat memberikan keseimbangan pada diri dan pemikiran. “Bahwa tiga kemenangan itu dapat diraih secara nyata dalam setiap pribadi muslim melalui pelaksanaan ibadah puasa. Sebagai seorang muslim yang setiap tahun melaksanakan ibadah ramadan, harus dapat menginstropeksi dirinya disetiap penghujung ramadan,” harap

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman: Syahrizal


24

KAMIS, 15 AGUSTUS 2013 8 SYAWAL 1434 H

DAFTAR PENGHARGAAN DIRAIH OLEH GUBERNUR SUMATERA BARAT TAHUN 2010 S.D 2013

Irwan-MK Raih 58 Penghargaan KOMITMEN Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Muslim Kasim, membangun Sumatera Barat menuai hasil yang sangat gemilang. Tiga tahun masa kepemimpinannya, wilayah Sumatera Barat berkembang dan tumbuh dengan pesatnya. Perkembangan itu, mulai dari pemberdayaan masyarakat, pengendalian penduduk Sumbar, dukungan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), agama, peningkatan infrastruktur mulai dari pemukiman, jalan, serta sarana dan prasarana penunjang lainnya. Dari semua pencapaian itu pula, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Muslim Kasim, meraih berbagai penghargaan dari berbagai instansi pemerintahan tertinggi, dan sampai penghargaan dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Sebanyak 58 penghar- GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno meraih Opini WTP atas LHP-BPK terhadap Laporan Keuangan Pemprov Sumbar 2012. gaan telah diraih Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, penghargaan tingkat nasioSelama tiga tahun dari sawah dengan adanya perkebunan kita juga dapat dan Wakil Gubernur Mus- nal, Adipura, Adiwiyata, memimpin Sumbar, Pem- program ini petani dapat integrasikan sapi dengan lim Kasim, selama menja- Kalpataru dan SLHD. prov tidak hanya mati gaya memelihara sapi. Jika di sawit,” ujarnya.*** bat sebagai kepala daerah. Dari semua capaian itu, dengan penghargaan. NaMulai dari Penghargaan akhirnya Pemprov Sumbar mun dibuktikan dengan Ketahanan Pangan Nasio- meraih penghargaan ter- berbagai hasil pembangunan nal 2010, dalam rangka tinggi penilaian keuangan di berbagai sektor. Salah Meningkatkan produksi pemerintah daerah yang satunya pembenahan infrasberas di atas 5% (P2BN) ditandai dengan diraihnya truktur yang memadai. Tiga dari Presiden RI Susilo Opini WTP atas LHP-BPK tahun belakangan Pemprov Bambang Yudhoyono tahun terhadap Laporan Keuangan Sumbar telah memperbaiki 2010. Penghargaan Pelak- Pemprov Sumbar 2012. sejumlah ruas jalan nasisana Penerapan e-KTP Penghargaan ini meru- onal dan provinsi. Seperti Terbaik (9 Kab/Kota Tahun pakan sejarah bagi Sumbar pemasangan rigid beton 2011). sejak penghargaan itu per- jalan Sitinjau Lawuik (PaAnugerah Parahita Eka- nah ada. Sebab, tolak ukur dang-Solok), selesainya praya (Komitmen Gubernur pengelolaan keuangan men- pembangunan jembatan untuk Pelaksanaan Program jadi penilaian penting da- Kelok Sembilan, kemudian Pemberdayaan Perempuan lam melaksanakan roda rencana pembangunan jalur GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno menerima penghargaan coklat. dan Perlindungan Anak). pemerintahan. Untuk itu bebas hambatan PadangPenghargaan Provinsi Ter- penghargaan ini merupakan Bukittinggi. baik Pengelolaan Wilayah capaian tertinggi diperoleh “Jalan Padang-BukitPesisir dan Pulau Kecil, Pemprov Sumbar. tinggi via Lembah Anai itu tahun 2013. Gubernur Sumbar Irwan memang sudah tidak dapat Selain itu, Gerakan Prayitno mengatakan, mes- diandalkan lagi, makanya Pemberdayaan Masyarakat kipun berbagai keberhasilan kita merencanakan untuk Pesisir (Gepemp), mitigasi telah dicapai oleh Pemprov membangun jalan bebas bencana wilayah pesisir dan Sumbar. Namun, capaian hambatan. Sekarang kita program pelestarian tersebut, tidak pernah sudah memulainya dengan terumbu karang, yang di dijadikan sebagai tolak membangun sebanyak 5 gerakkan oleh Pemprov ukur keberhasilannya dalam unit jembatan dengan angSumbar juga berbuah hasil memimpin Sumbar. garan Rp100 miliar tahun yang gemilang. Alhasil, dari “Kami tidak pernah ini,” sebut Irwan. program Gapemp itu, menilai capaian keberhaSelain itu, pemprov juga Pemprov berhasil meraih silan itu. Kalau ingin dinilai, berupaya untuk mengejar GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno menerima penghargaan pelaksana epenghargaan dari Dirjen silahkan dinilai langsung pendanaan dari APBN un- ktp terbaik se-Indonesia dari Mendagri Gamawan Fauzi. Kelautan dan Pesisir Pulau- oleh seluruh masyarakat. tuk melanjutkan pembapulau Kecil Kementerian Yang penting, kami akan ngunan ruas jalan alternatif Kelautan Perikanan (KKP). terus bekerja sesuai dengan Sicincin-Malalak. Sehingga Lalu, pemprov juga men- RPJMD yang telah dibuat akses transportasi dari dapat penghargaan dari sebelumnya,” ujar gubernur. Padang hingga batas Sumut Badan Nasional PenangguLanjutnya, program yang lebih lancar. langan Bencana (BNPB). tertuang dalam RPJMD “Bahkan kita sedang Karena, BPBD Sumbar tersebut, sedikitnya ada mengupayakan pembangudinilai terbaik dalam pe- lima misi program prioritas nan terowongan dari Barencanaan dan pengelolaan yang harus dilaksanakan. lingka sampai jembatan keuangan, untuk keben- Lima misi tersebut, ditu- Ngarai Sianok,” ungkapnya. canaan di daerah, guna angkan dalam beberapa Pemberdayaan sebagai upaya pengurangan periode. Namun, dari berbaMasyarakat risiko bencana. gai misi prioritas tersebut, Salah satu program Kemudian, Gubernur misi, prioritas yang paling andalan pasangan ini adaSumbar Irwan Prayitno juga utama adalah pember- lah, satu sapi satu petani. kembali meraih peng- dayaan masyarakat Sum- Hingga kini Pemprov Sum- GUBERNUR Sumbar menerima penghargaan ketahanan pangan dari Presiden RI SBY. hargaan bidang lingkungan bar. bar sudah memberikan dari Presiden RI Susilo “Bukan berarti program- bantuan pada ribuan petani Bambang Yudhoyono pada program lain terabaikan. untuk meningkatkan pengperingatan Hari Lingkungan Program-program lain itu hasilan. Terutama menamHidup tingkat Nasional pun, seperti peningkatan bah jam kerja petani mela2013 di Istana Negara, SDM, infrastuktur, agama, lui pemeliharaan sapi. ProgJakarta. kesejahteraan masyarakat, ram itu juga sekaligus Diberikannya berbagai peningkatan ekonomi ma- menunjang program nasiopenghargaan tersebut, ka- syarakat berjalan seusia nal untuk swasembada rena Pemprov Sumbar di- dengan yang direncanakan. daging 2014. anggap telah melakukan Namun, yang paling utama“Kita tidak memberikan upaya penyelamatan, peles- nya, yakni pemberdayaan pada semua petani, namun tarian lingkungan. Pada saat masyarakat Sumbar,” kita memberikan pada yang penghargaan itu, Sumbar terangnya lagi. mau berusaha. Biasanya GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno menerima penghargaanSatya Lencana meneriman 24 jenis Infrastruktur petani tidur setelah pulang Koperasi.

GUBERNUR Sumbar menerima penghargaan Lingkungan Hidup dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.

GUBERNUR Sumbar menerima penghargaan pendidikan Islam. >> Editor: Nova Anggraini

>> Penata Halaman:Rahmi


Haluan 15 Agustus 2013  

Haluan 15 Agustus 2013

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you