Page 1

Harian Umum MEDIA GROUP

RABU

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA

15 MEI 2013 M / 4 RAJAB 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN 200 TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Semen Padang FC Lolos ke Delapan Besar Asia PADANG, HALUAN — Di tengah kisruh sepakbola Indonesia yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, Semen Padang FC memberikan angin segar dengan memastikan tempat di delapan besar Asia, AFC Cup 2013, Selasa (14/5). Kepastian ini didapat Kabau Sirah setelah mengalahkan Wakil Vietnam, SHB Da Nang di babak 16 besar, 2-1 di Stadion H Agus Salim, Padang. Adalah Vendry Mofu, jadi penentu lolosnya Semen Padang di saat injury time babak kedua. Sebelumnya di babak pertama, Semen Padang malahan tertinggal lebih dahulu setelah penyerang SHB Da Nang asal Argentina, Merlo Gaston menceplos gawang Fakhrurrazi, setelah melewati pemain belakang, Saepullah yang

>> SEMEN PADANG hal 07 SEMEN PADANG MENANG — Pemain Semen Padang FC J.Wilson (22), mencoba menyundul bola ke arah gawang SHB Da Nang, yang dijaga kiper (T.Binh), saat laga AFC 2013 di Gor Agus Salim, Padang, Selasa (14/5). Semen Padang berhasil melaju ke babak 8 besar AFC 2013 setelah menang dengan skor 2-1. RIVO SEPTI ANDRIES

Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu (yaitu): kamu tidak akan menumpahkan darahmu (membunuh orang), dan kamu tidak akan mengusir dirimu (saudaramu sebangsa) dari kampung halamanmu, kemudian kamu berikrar (akan memenuhinya) sedang kamu mempersaksikannya. (QS Al Baqarah ayat 84)

04.54

12.17

15.40

18.20

19.32

FORMASI CPNS SUMBAR TUNGGU PUSAT

Peluang PTT Jadi PNS Tertutup

TAMBANG FREEPORT RUNTUH

3 Tewas, Puluhan Masih Tertimbun Terowongan fasilitas pelatihan tambang bawah tanah di area Big Gossan Mil 74 areal pertambangan PT Freeport Indonesia di Mimika, Papua runtuh. Tiga orang tewas, puluhan pekerja lainnya tertimbun.

PADANG, HALUAN — Nasib Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat belum bisa diakomodir Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS). Ketiadaan aturan membuat BKD tidak berani mengangkat PTT menjadi PNS. “Sepanjang belum ada ketentuan dari pemerintah, kami tidak berani mengangkat mereka jadi PNS,” kata

JAKARTA, HALUAN — Bencana longsor kembali terjadi di areal tambang PT Freeport di Mimika, Papua, saat atap terowongan QMS Underground area Big Gossan tiba-tiba runtuh sekitar pukul 07.45 WIT, Selasa (14/5). Akibatnya puluhan pekerja terjebak di bawah tanah. Hingga tadi malam, baru dua orang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa lagi. Sedikitnya tiga orang tewas dan puluhan orang masih belum dapat ditemukan pada longsor di pusat pelatihan tambang bawah tanah Freeport Indonesia di Mimika, Papua.

>> PELUANG PTT hal 07

>> 3 TEWAS hal 07

Sopir Angkot Bukittinggi Demo................... >> 02 Desri Berpasangan dengan Emzalmi..................... >> 08 TdS Dijadwal Ulang................ >> 18 INFORMASI : Iklan 0751 4488700, Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701, www.harianhaluan.com e-mail: haluanpadang@gmail.com

LAPORAN REALISASI SERAPAN APBD

17 Kabupaten/Kota Lewati Deadline PADANG, HALUAN — Sebanyak 17 kabupaten/kota belum mengirimkan laporan realisasi serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) per April 2013. Padahal batas akhir penyerahan laporan adalah setiap tanggal 10 bulan berikutnya. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meminta ke 17 kabupaten/kota tersebut segera mengirimkan laporannya. “Saat ini baru dua daerah yang mengirimkan laporan realisasi APBD, yakni Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan,” kata Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Kerjasama Rantau Setprov Sumbar, Muhammad Yani di ruang kerjanya, Selasa (14/5).

>> 17 KABUPATEN hal 07

Kapolsek Koto Tangah AKP S Matanari menunjukkan percikan darah korban perampokan bersenjata di Linggar Jati, RT 04, RW 02 Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah Padang, Selasa (14/5). AMIR

DI LINGGAR JATI PADANG

Rampok Bacok Ibu dan Anak PADANG, HALUAN — Aksi perampokan kembali membuat warga Kota Padang resah dan takut. Selasa (14/5) kemarin pedagang beras Nurlenawati (43) dan anaknya Hendrik (18) menjadi korban perampokan. Kedua korban mengalami luka yang cukup parah, karena sempat berduel dengan perampok. Salah seorang perampok mengancam korban dengan pistol, tapi tak diketahui apakah pistol itu asli atau hanya mainan. Aksi perampokan itu terjadi di rumah korban yang sekaligus dijadikan tempat usaha jualan beras di Perumahan Linggar

>> RAMPOK BACOK hal 07

Ormas Islam Tolak Pembangunan RS Siloam di Padang PADANG, HALUAN — Sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam menolak pembangunan Rumah Sakit (RS) Siloam milik Lippo Group di Jalan Katib Sulaiman, Padang. Pemicunya, karena mereka menganggap keberadaan RS Siloam dapat menimbulkan keresahan bagi umat Islam di Ranah Minangkabau. Penolakan itu disampaikan dalam konferensi pers yang dihadiri wartawan berbagai media massa, Selasa (14/5) di Padang. Ormas Islam yang menyatakan penolakan tersebut yakni, Majelis

Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau (MTKAAM) Sumbar, Paga Nagari Sumbar, Tetua Adat, Hizbul Tahrir Indonesia (HTI) Sumbar, Libas Sumbar dan lainnya. Mereka yang hadir dalam konferensi pers itu antara lain Ketua Majelis Tinggi MTKAAM Sumbar Irfianda Abidin, Ketua Paga Nagari Sumbar Ibnu Aqil D Ghani, Tetua Adat Azwir Dt Rajo Malano, Fauzi dari HTI Sumbar, Ketua Libas Sumbar Khairul Amri dan lainnya. Untuk diketahui peletakan batu pertama pembangunan RS Siloam,

Sekolah, Mal Lippo dan Hotel Aryaduta yang terintegrasi dalam bangunan 14 lantai di satu kawasan seluas lebih kurang 1,5 hektar dilaksanakan, Jumat (10/5) lalu. Ketua Paga Nagari Ibnu Aqil D Ghani mengatakan, alasan penolakan itu berdasarkan latar belakang CEO Lippo Group James T Riady yang merupakan tokoh misionaris internasional. Atas alasan itu, sejumlah ormas menerbitkan beberapa tuntutan kepada beberapa pihak.

>> ORMAS ISLAM hal 07

Sejumlah pimpinan ormas Islam dan tokoh organisasi masyarakat lainnya di Sumbar menyatakan penolakan mereka terhadap pembangunan RS Internasional Siloam di Padang, Selasa (14/5) dalam konferensi pers yang dihadiri wartawan sejumlah media di Padang. ENI RAMADANI Advertorial

Leonardy Dukung Mahasiswa KKN Sosialisasikan Bahaya Narkoba PADANG, HAlainnya. LUAN — PelakHal ini disamsanaan Kuliah Kerpaikan Wakil Keja Nyata (KKN) di tua DPRD Sumbar lingkup UniversiLeonardy Harmaitas Andalas untuk ny dalam penantahun ini, akan datanganan Nota bertemakan baKesepakatan Tenhaya narkoba. tang Pencegahan LEONARDY Mahasiswa ini dan Pemberdayaan akan dibantu oleh Masyarakat terhaBadan Narkotika Nasional dap Penyalahgunaan dan (BNN) Sumbar, Polda Sumbar >> LEONARDY hal 07 dan organisasi masyarakat >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

KILAS

Hermanto Tanam Padi di Sukarami Solok

Pembinaan PNS Bermasalah

SOLOK, HALUAN – Dalam rangka kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2013, Anggota Komisi IV DPR RI Sidi Hermanto Tanjung baru-baru ini melakukan kegiatan menanam padi bersama para petani di Nagari Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membangun kedaulatan dan ketahanan pangan nasional khususnya termasuk di Sumatera Barat. Hermanto

PADANG, HALUAN — Upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk mendata kondisi pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemprov terhambat, karena SKPD molor mengirimkan daftar PNS bermasalah di lembaganya. Dari 46 SKPD, baru 30 SKPD yang memberikan laporan keadaan PNS di lembaganya, sehinga menghambat proses pendataan dan pembinaan. “Sekarang sudah kami layangkan kembali surat kedua untuk SKPD yang belum melapor. Tenggat waktunya sampai 20 Mei ini,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar, Jayadisman kepada Haluan kemarin (14/5). Dia mengatakan pendataan tersebut penting untuk memetakan kondisi dan persoalan rumah tangga PNS. Tujuannya agar persoalan yang mereka hadapi jangan sampai mengganggu pelayanan kepada publik. “Memang tidak ada PP yang mengatur, karena berkaitan dengan etika. Tetapi karena menyangkut kepentingan publik dalam hal pelayanan, kami menilai perlu diberikan pembinaan kepada PNS yang bermasalah,” katanya. Jayadisman mengatakan kasus pembunuhan yang dilakukan PNS di BPM Sumbar bulan lalu, adalah buntut persoalan rumah tangga yang tidak mampu diatasinya. Untuk itulah pembinaan penting bagi PNS yang memiliki masalah keluarga. Dari laporan keadaan PNS di 30 SKPD yang masuk, Jayadisman mengatakan umumnya persoalan PNS yang ditemukan adalah pertengkaran dalam rumah tangga, ketidak akuran keluarga, perselingkuhan, nikah siri, hingga proses perceraian. “Yang memiliki persoalan demikian itu kan rawan mengalami penurunan kinerja. Bahkan bisa berujung tindak kriminal kalau tidak segera dilakukan pembinaan,” jelasnya. Dia meminta SKPD yang belum melaporkan keadaan pegawainya untuk segera mengirimkan laporan agar segera dilakukan pembinaan. (h/cw-sal)

sangat mengapresiasi para petani yang sudah berkontribusi besar sehingga perlu terus kita dorong dan motivasi untuk menjaga keberlanjutannya. Menurut Hermanto kegiatan ini sebagai bentuk dukungan kepada para petani bahwa betapa pentingnya menjamin keberlanjutan ketersediaan pangan nasional. Apalagi padi merupakan bahan pokok yang menjadi kebutuhan sehari-hari. Untuk itu, kita perlu memberikan apresiasi

kepada para petani saat ini, apalagi di yang telah berkontrimasa depan, selalu busi bagi bangsa ini. menjadi isu strategis “Keberlanjutan bangsa-bangsa di duproduksi pangan khunia. Untuk itu, bangsa susnya padi meruini harus berupaya pakan bentuk upaya mewujudkan kedaumewujudkan kedaulatan dan ketahanan latan pangan, menpangan agar bangsa HERMANTO jamin ketersediaan, kita menjadi kuat dan ketahanan dan keatangguh,” jelas Hermanan pangan. Hal ini penting manto. dijamin keberlanjutannya meSebagai gambaran, Indonesia ngingat pangan di masa lalu, pernah mendapat penghargaan

RIBUAN WARGA SUNGAI PINANG TERANCAM

Abrasi Rusak 14 Rumah Warga PESSEL, HALUAN — Sedikitnya 14 rumah di kampung Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (11/5), rusak berat karena abrasi pantai.

KUB Sumbar Jadi Percontohan PADANG, HALUAN — Model kerukunan umat beragama (KUB) di Sumbar akan dijadikan rujukan dan bahan kajian dalam menyikapi masalah kerukunan nasional. Termasuk menyikapi berbagai fenomena keberagamaan di provinsi lain. Sebab, Sumbar jauh dari konflik antar umat beragama, justru penuh kedamaian. “Kita akan menjadikan model kerukunan umat beragama di Sumbar sebagai model dan contoh bagi daerah lain,” kata Ketua Tim Lemhanas RI, Ir. Kurdinanto Sarah dihadapan peserta rapat dengar pendapat dengan jajaran Kanwil Kemenag Sumbar, Selasa (14/5). Kurdinanto menjelaskan, tugas pokok Lemhanas itu antara lain memberikan pendidikan bagi calon pimpinan tingkat nasional, melakukan pengkajian strategis dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan. Lemhanas juga memiliki program pengkajian masalah-masalah kontemporer. “Misalnya, dengan adanya program unggulan pemerintah melalui Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), maka tentu saja kearifan lokal budaya Sumatera Barat jangan sampai tergerus,” katanya menambahkan Semboyan masyarakat yang terkenal dengan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah, adalah permata yang perlu di pupuk dalam menjaga nilai-nilai kerukunan umat beragama di Sumatera Barat. “Semboyan adat ini tentu saja memberikan kontribusi positif dalam bingkai kerukunan umat beragama di Sumbar,” katanya. Tim Lemhanas lainnya, Kombes Pol. Bambang, Kolonel Udara Suhartono serta Staf Sekretariat Sinta Tri, L saat berkunjung ke Kanwil Kemenag Sumbar, berdialog dengan Kakanwil Ismail Usman, Kabag TU, H. Bustari, MM, para Kabid dan Pembimas serta Kasubbag dan pejabat berkompeten lainnya. Kakanwil Kemenag Sumbar Ismail Usman dalam paparannya menyatakan, bahwa dalam visi dan misi Kementerian Agama, tujuan program kementerian itu untuk mewujudkan masyarakat yang taat beragama dan berorientasi kepada kerukunan umat beragama. “Bahkan Kementerian Agama sudah mempersiapkan pejabat eselon II, III hingga eselon IV yang mengelola kerukunan umat beragama ini,” ujar Ismail. Sejak dibentuknya Pusat Kerukunan Umat Beragama (KUB) di Kementerian Agama, maka program pemeliharaan KUB senantiasa dilakukan. (h/vie)

dari Organisasi Pangan Dunia (FAO) atas keberhasilan swasembada beras tahun 1984. Indonesia berhasil berswasembada beras tahun 1984 setelah sekian lama menjadi pengimpor beras terbesar di dunia dengan jumlah produksi mencapai 25,8 juta ton. Swasembada beras kembali terjadi pada tahun 2008 yang ditempuh melalui penguatan teknologi, seperti penggunaan benih unggul, penguatan manajemen serta pemberdayaan petani. (h/mat)

AMBRUK — Sebuah rumah di Kampung Sungai Pinang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, yang ambruk karena abrasi pantai. HOLY ADIB

PROTES PENGALIHAN ARUS

Sopir Angkot Kopajag Demo BUKITTINGGI, HALUAN — Merasa dirugikan akibat ujicoba pengalihan arus lalu lintas, puluhan sopir angkot jurusan Aur KuningJam Gadang yang tergabung dalam Koperasi Angkutan Jam Gadang (Kopajag) berunjukrasa ke Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bukittinggi, Selasa (14/5). Biasanya, di sekitar persimpangan Hotel The Hills jalur angkot diarahkan ke sebelah Kantor Bank Nagari atau di belakang Plaza Bukittinggi.Tapi sejak 9 Mei 2013 lalu, Dishubkominfo menutup jalur tersebut bagi angkot, serta mengalihkannya ke Jalan Yos Sudarso atau mengarah ke Hotel Grand Rocky. Pengalihan arus itulah yang membuat sopir angkot protes dan berunjukrasa ke Kantor Dushubkominfo. Para sopir memboyong

angkot mereka ke sekitar Kantor Dishubkominfo di kawasan Belakang Balok Bukittinggi. Akibatnya, sebagian penumpang tujuan Aur Kuning-Jam Gadang terlantar selama satu jam. Uniknya, untuk mencapai kata sepakat, sejumlah perwakilan sopir angkot bersama Kasat Lantas Polresta Bukittinggi AKP Yusep Dwi Prastiya dan Kabid Lalu Lintas Dishubkominfo Bukittinggi Miltiades, tidak berembuk di dalam kantor, tapi di sekitar lokasi ujicoba pengalihan arus tersebut. Mai Basa selaku ketua lapangan angkot jurusan Aur Kuning-Jam Gadang menjelaskan bahwa ujicoba pengalihan arus yang dilakukan petugas telah banyak membawa dampak negatif bagi sopir angkot. Seperti tindakan tilang petugas yang dinilai semena-mena, hingga pengurangan pendapatan para sopir.

Pengalihan arus juga membuat pendapatan sopir merosot sekitar 50 persen. Jika biasanya sehari mereka dapat Rp150 ribu, sekarang hanya dapat Rp75 ribu perhari,” ujar Mai Basa. Mai Basa berpendapat, petugas tidak perlu mengalihkan arus lintas, karena sentral keramaian penumpang justru berada di sekitar belakang Plaza Bukittinggi, bukan di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Pengalihan rute angkot juga bukan solusi terbaik mengurangi kemacetan. Kabid Lalu Lintas Dishubkominfo Bukittinggi Miltiades menerangkan bahwa pengalihan arus lalu lintas memang merupakan gerakan ujicoba untuk mengurai kemacetan di persimpangan Hotel The Hills hingga ke sekitar Kantor Bank Nagari. (h/ wan)

Abrasi kali ini mengakibatkan 7 rumah warga ambruk dan 7 rumah lainnya rusak parah. Sejauh ini, warga yang menjadi korban abrasi, terpaksa mengungsi ke rumah tetangga, karena kondisi rumah mereka tidak memungkinkan lagi untuk ditempati. Sementara itu, warga yang rumahnya selamat dari abrasi, tidak serta merta merasa aman. Menurut penuturan pemuka masyarakat Sungai Pinang, Alimir, setiap malam warga tidak bisa tidur nyenyak karena dibayang-bayangi rasa takut akibat bunyi dentuman suara ombak yang pecah di bibir pantai yang menjadi penyebab abrasi. “Warga di sepanjang bibir pantai khawatir, karena sewaktu-waktu bila ombak besar datang, rumah mereka akan ambruk. Gelombang besar biasanya datang pada jam 3 dini hari sampai jam 6 pagi. Gelombang tersebut mengikis pasir yang jaraknya tinggal sekitar 2 meter saja dari rumah warga,” ungkap Alimir kepada Haluan, Selasa (14/5). Alimir menambahkan, sejak gelombang laut dan abrasi pantai mengancam, warga Sungai Pinang yang mayoritas adalah nelayan, kini sebagian dari mereka tidak lagi melaut. Mereka enggan pergi melaut karena khawatir meninggalkan keluarga mereka yang terancam abrasi. Akhirnya, banyak warga yang menganggur dan sulit mendapatkan makanan. Sementara itu, Wali Nagari Sungai Pinang, Mizar, berharap agar pemerintah membuat tanggul penahan dan batu pemecah ombak, untuk mencegah abrasi pantai. Ia juga berharap pemerintah memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah

warga yang hancur terkena abrasi. Kemudian Mizar menjelaskan, akibat abrasi, kini jarak rumah warga ke laut hanya tinggal 2 meter. Padahal dulu jaraknya masih sekitar 10 meter. Kalau abrasi tidak dicegah dari sekarang, tidak lama lagi akan banyak rumah warga yang ikut digerus abrasi. “Selama ini pohon kelapa yang tumbuh di sepanjang pantai lah yang menahan abrasi. Sekarang banyak pohon kelapa yang tumbang karena terus menerus digerus oleh ombak. Kalau dibiarkan, pantai ini tidak ada lagi penahannya karena pohon kelapa tumbang ke laut,” tutur Mizar. Mizar menegaskan, kalau persoalan ini tidak cepat diatasi, maka warga Sungai Pinang yang berjumlah 1.800 jiwa, terancam pindah kampung. Pada hari tersebut, Badan Ketahanan Pangan Sumbar, memberikan bantuan kepada warga korban abrasi pantai berupa beras sebanyak 35 karung. Kepala Bidang Kewaspadaan Pangan Sumbar, Mikdad Hurya yang turun memberikan bantuan, mengatakan, bantuan ini diambil dari dana APBD Sumbar, karena dana APBN untuk Badan Ketahanan Pangan sedang kosong. “Sehari setelah bencana, kami meninjau lokasi ini. Dan hari ini kami langsung memberikan bantuan 35 karung untuk 35 kepala keluarga. Bantuan ini sengaja kami lebihkan dari jumlah korban bencana, yakni 14 kepala keluarga, karena dampak dari bencana ini menyebabkan sebagian nelayan tidak bisa melaut,” jelas Mikdad Hurya. (h/mg-dib)

Sampah dan Adipura JIKA suatu waktu Anda berkesempatan berkeliling Kota Padang, pandanglah jalan-jalan yang Anda lalui di sekitar Anda. Satu pemandangan yang jamak dijumpai, adalah tumpukan sampah di mana-mana yang tampak mengotori kota dan tentu saja sangat merusak pemandangan. Terkadang, memang sudah ada bak sampah di pinggir jalan. Tapi kenyataannya, sampah tetap saja bertebaran di sekitarnya, bahkan melebar hingga ke jalanan. Sebuah contoh, bak sampah di Jalan Gajah Mada, tepat di depan kantor BKMM

Sumbar. Satu bak sampah tampak berdiri di pinggir jalan. Namun, di sekitarnya sampahsampah yang mengeluarkan bau busuk juga bertebaran. Berikutnya di Pasar Alai. Setidaknya ada dua bak sampah yang berada di dekat pasar satelit tersebut. Namun kondisinya sangat menyedihkan. Sampah-sampah masih tetap bertebaran mengotori pasar. Semua ini tentunya belum termasuk bak-bak sampah di jalan-jalan lain, seperti di simpang Jalan Sumatra Ulak Karang, di Jalan Proklamasi dan

sejumlah ruas jalan lainnya di kota ini. Apalagi bak sampah yang ada di Pasar Raya Padang. Kondisinya bahkan lebih menyedihkan. Pasar yang sudah sangat semrawut, ditambah dengan sampah yang berserakan di mana-mana, membuat kondisi pasar sangat tidak nyaman bagi pengunjung yang ingin berbelanja. Jika Anda datang ke Pasar Raya Padang, bisa dipastikan, Anda tak ingin berlama-lama di pasar yang sangat kotor dan semrawut itu. Meski setiap bulan retribusi kebersihan (untuk memungut

sampah dari rumah ke rumah) selalu dibebankan kepada rekening PDAM warga, namun kenyataannya, di beberapa lokasi pemukiman, sampah dari setiap rumah tangga tak ada yang memungutnya. Petugas kebersihan tak datang, hingga warga terpaksa membakar sampah atau membuangnya sendiri ke bak sampah terdekat. Dengan kondisi seperti ini, Kota Padang ternyata masih saja berharap bakal mendapat piala Adipura, sebagai lambang kebersihan kota. Miris sekali. Meski masalah sampah hanyalah satu dari sekian banyak faktor yang dinilai dalam Adipura tersebut, namun masih banyak indikator lain yang juga tak memenuhi persyaratan untuk sebuah kota layak Adipura. Misalnya amdal dari sebuah rumah sakit atau juga fasilitas umum lainnya. Berikutnya masalah kebersihan jalanan dan berbagai faktor penilaian

>> Editor : Syamsu Rizal

Oleh : ATVIARNI lainnya. Semuanya ternyata juga tak dipenuhi oleh Kota Padang! Makanya, tak heran jika setiap tahun, khususnya dalam beberapa tahun belakangan ini, piala Adipura selalu luput diraih Kota Padang. Lalu, masihkah kita berharap banyak untuk dapat kembali meraihnya? Sepertinya butuh waktu untuk kembali menata Kota Padang sebagai kota yang bersih. Dan semuanya, tentu harus dimulai dari pemerintah yang secara kontinu menjalankan segala aturan sesuai dengan yang seharusnya. Jika pemerintah sudah memulainya, kemudian menjalankannya sesuai aturan, rakyat pasti akan mengikut. Jadilah contoh yang baik untuk rakyat! ***

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

3

BUKTI KESUKSESAN

Bupati Yuswir Arifin Terima Pataka upati Sijunjung, Yuswir Arifin, menerima bendera pataka dari Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno pada acara Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-X dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-41 tahun 2013 di Nagari Kunangan Parik Rantang (Kunpar) Kecamatan Kamang Baru, Rabu (1/5). Bendera pataka itu diberikan gubernur atas prestasi yang diraih Nagari Kunpar, sebagai nagari terbaik pertama tingkat Provinsi Sumbar tahun 2012. “Kami mengucapkan terima kasih atas prestasi tersebut. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras Pemerintahan Nagari Kunpar, dan partisipasi warga serta semua pihak,” kata Yuswir Arifin. Bupati sendiri berharap

B

prestasi yang telah ditorehkan Nagari Kunpar dapat ditiru dan menjadi inspirasi bagi nagari-nagari lainnya di Kabupaten Sijunjung untuk dapat meraih prestasi yang sama. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ketika mencanangkan BBGRM ke-X dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke41, memberikan apresiasi kepada pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung yang telah turut serta berpartisipasi dalam pembangunan bersama warga Kunpar. Selain PNS, Irwan juga mengapresiasi lembaga perbankan, perusahaan dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan bedah rumah tidak layak huni di Nagari Kunangan Parik Rantang (Kunpar). “Tanpa dukungan dan

partisipasi semua pihak, termasuk PNS Pemkab Sijunjung, tentu pembangunan bedah rumah tidak akan sukses,” kata Irwan Prayitno ketika pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-X di Nagari Kunpar Kecamatan Kamang Baru, Rabu (1/5). Menurut gubernur, partisipasi yang diberikan PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sijunjung dengan cara patungan membantu pembangunan rumah tidak layak huni, kalau diukur dengan uang nilai tidak seberapa. Akan tetapi, partisipasi yang diperlihatkan PNS Sijunjung, juga mereka buktikan dengan cara bergontong royong membawa peralatan membangun rumah yang tadinya tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni sehingga nilainya berlipat ganda,

GUBERNUR Sumbar memukul gong tanda dimulainya pencanangan BBGRM ke-X

“Kita beri aplaus kepada PNS Pemkab Sijunjung,” puji gubernur di hadapan bupati/ walikota se Sumbar, pimpinan perbankan, kepala biro, muspida, Ketua TP PKK Sumbar dan kabupaten/kota, kepala SKPD, camat dan undangan lainnya. Partisipasi yang diperlihatkan PNS di lingkungan Pemkab Sijunjung, sambung Irwan, perlu ditiru PNS kabupaten/kota lainnya dan PNS di lingkungan Pemprov Sumbar untuk juga turut peduli dalam pembangunan. Karena itu, gubernur mengajak semua pihak untuk terus membangkitkan partisipasi masyarakat. “Melalui pencanangan BBGRM ini, mari kita gaungkan partisipasi masyarakat, sehingga pembangunan yang dilakukan sukses dan berlipat ganda,” ajaknya. (adv)

BUPATI Sijunjung, Yuswir Arifin menerima bendera pataka dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

GUBERNUR Sumbar dan rombongan disambut tari pasambahan dengan siriah dalam carano

DIRUT Bank Nagari, Suryadi Asmi, memasang prasasti di rumah Saimin.

BUPATI Yuswir Arifin menerima dana bantuan rehab rumah tidak layak huni dari BRI.

KETUA TP PKK Sumbar Ny. Nevy Irwan Prayitno menyematkan pin emas kepada Ketua TP PKK Sijunjung, Ny. En Yuswir Arifin.

KETUA TP PKK Sijunjung, Ny. En Yuswir Arifin menerima piagam penghargaan.

KETUA TP PKK Sumbar, Ny. Nevy Irwan Prayitno, Ny. Ida Muslim Kasim dan TP PKK Sijunjung, Ny. En Yuswir Arifin foto bersama dengan siswa penerima bea siswa.

MENANAM dan sekaligus menyiram pohon manggis di rumah Saimin, warga Kunpar.

BUPATI Yuswir Arifin menerima bantuan program CSR 500 sak semen dari PT Semen Padang

RUMAH type 38 milik Saimin yang telah selesai dibedah dalam kegiatan BBGRM >> Editor: Syamsu Rizal

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


4 SUMBAR LINGKAR Oknum Polisi Didenda Adat SIJUNJUNG, HALUAN — Menerima tamu wanita hingga larut malam, oknum polisi inisial RP dikenakan denda adat nagari. RP digerebek masyarakat di asrama polisi Polsek Sumpur Kudus, Jumat (10/5) lalu. RP yang masih dalam keadaan berpakaian dinas tersebut, ditenggarai sedang dalam jadwal piket. Sejak sorenya,YT (35) yang masuk rumah tersebut tak pernah keluar. Sehingga mengundang kecurigaan warga setempat. Kemudian beberapa pemuda dan Kepala Jorong Muslim, memaksa RP dan YT keluar. Setelah keluar, mereka dibawa ke kantor wali nagari dan akhirnya dibawa ke provost Polres Sijunjung. Secara pribadi dan institusi kepolisian, Kapolres Sijunjung minta maaf kepada masyarakat, atas kejadian yang melibatkan anggotanya. “Kita dari diri pribadi dan institusi kepolisian meminta maaf yang sebesarbesarnya kepada masyarakat. Semoga ini semua menjadi pelajaran bagi kita bersama,” ujar AKBP Sugeng Riyadi, Selasa (14/5) didampingi Paur Humas Gunawan. (h/cw-eep)

Korban Tabrakan Tewas SOLOK HALUAN — Korban tabrakan di daerah Pintu Angin Gunung Talang Kabupaten Solok akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RS Yos Sudarso, Padang, Selasa (14/5). Korban yang sebelumnya luka parah akibat bertabrakan dengan bus Jasa Malindo, Sabtu (11/5) itu, sempat dirawat selama tiga hari di rumah sakit. Korban Yos (30) berprofesi sebagai montir mobil itu, mengalami kecelakaan saat mengemudikan sepeda motor Mio BA 5039 PJ. Ia bertabrakan dengan bus angkutan umum Jasa Malindo BA 3874 HE. Sepeda motor hancur dan korban mengalami luka parah, ketika hendak menuju arah Lubuk Selasih. Sementara bus Jasa Malindo bewarna biru muda dikemudikan Nofrianto (30), warga Padang yang meluncur dari arah berlawanan. Kasat Lantas Polres Solok Iptu Rifky mengatakan, akibat peristiwa tersebut sepeda motor korban mengalami ringsek berat di bagian depan. Pengemudi mobil bus Jasa Malindo dan kendaraanya kemudian diamankan petugas Satlantas Polres Solok, guna dimintai keterangan dan proses lebihlanjut. Salah seorang kerabat korban Aji (32) mengatakan, jenazah korban dimakamkan di pandam pekuburan keluargaya di Kayu Aro Ateh, pada Selasa siang. (h/ris)

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

Pungutan Sertifikat Prona Meresahkan SOLSEL, HALUAN — Masyarakat Solok Selatan resah dengan adanya pungutan dalam pengurusan sertifikat Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona). Alasannya, program yang diketahui gratis itu, memberatkan masyarakat sampai jutaan rupiah.

TEKEN — Ketua Pemuda Pancasila Leonardy Harmainy menandatangani nota kesepakatan sosiialisasi bahaya narkoba yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Unand, Selasa (14/5). Terlihat juga Kepala BNNP Sumbar Kombes Pol Arnowo dan Kapolda Sumbar Brigjen Pol Nur Ali, serta Rektor Unand Werry Darta Taifur. ENI

JUAL NAMA KAJARI PARIAMAN

Abdulah Dijemput Paksa di Rumah Sakit PARIAMAN, HALUAN — Menipu dengan menjual nama Kepala Kejaksaan Negeri Pariaman, Abdullah (47) dijemput paksa oleh pihak kepolisian Polres Kota Pariaman, Selasa (14/5) di RSUD Pariaman. Pasalnya, tersangka mengaku kepada polisi sedang sakit, akan tetapi dari hasil pemeriksaan dari dokter rumah sakit tersangka ini tidak sakit. Semua hasil pemeriksaan normal. Tersangka digiring ke Mapolresta Pariaman dengan didampingi kuasa hukumnya. Tersangka dijemput paksa, karena tidak menghiraukan panggilan dari pihak kepolisian. Padahal surat panggilan sudah dua kali dikirimkan. “Dari hasil pemeriksaan dari dokter semuanya normal, dan tersangka yang didampingi pensehat hukumnya

langsung dibawa ke Mapolres Kota Pariaman,” jelas Kaur Bin Ops Reskrim Polres Kota Pariaman Ipda Husni Thambrin yang didampingi anggotanya Riko Tarianto dan Yuzaldi. Kasus ini terungkap katanya, saat korban Eva Elfinasyam (47) meminta surat SP3 suaminya ke Kantor Kajari Pariaman. Menurut korban, SP3 suaminya sudah selesai di Kajari, dan korban sudah menyetor uang kepada tersangka sebanyak Rp110 juta untuk kelancaran proses penyelidikan kasus suaminya. Karena tersangka mengaku kenal dekat dengan Kajari dan bisa membantu masalah tersebut. Padahal, kasus yang dialami suami korban belum jelas dan masih dalam pengumpulan data oleh jaksa. “Dengan demikian, tentu pihak

Kajari terkejut, surat apa, karena kasus suami korban belum jelas. Dan dari sinilah kami mendapat laporan dari korban, serta langsung memanggil tersangka ini,” ujarnya. Sampai saat ini katanya, tersangka masih dalam proses penyelidikan untuk di BAP. Dan tersangka ini telah melanggar pasal 378 Kitab Undangundang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Informasi yang dihimpun Haluan di lapangan, korban penipuan oleh tersangka ini sudah banyak, dan tersangka melakukan penipuan dengan menjual nama-nama penegak hukum seperti Kajari, KPK, Menteri Dalam Negeri. Hal itu dilakukannya untuk menyakini korban agar percaya, bahwa ia dekat dengan penegak hukum tersebut. (h/cw-bus)

Walaupun pungutan tersebut memberatkan dan meresahkan warga, namun warga yang kena pungutan itu tidak berani memberikan komentar yang banyak. Mereka hanya bicara soal adanya pungutan yang diminta oleh jorong atau wali nagari. Seperti yang diungkapkan mantan Kepala Jorong Timbulun Kenagarian Lubuk Gadang Kecamatan Sangir Febri Mandra. Ia menyebutkan, sewaktu ia menjabat sebagai kepala jorong Timbulun periode 2009-2012, pengurusan sertifikat Prona dipungut biaya Rp750 ribu per persil. “Keputusan biaya ini berdasarkan kesepakatan dari wali nagari dan semua jorong yang ada di kenagarian, kemudian uang itu menjadi npenerimaan nagari yang dibagi dengan jorong,” sebutnya. Ia merinci, dana retribusi yang dipungut tersebut, sekitar Rp750 ribu itu, diberikan kepada wali nagari sebanyak Rp600 ribu dan sisanya untuk kepala jorong. Gunanya administrasi dan transportasi kepala jorong. “Sedangkan, uang yang diberikan diperuntukan ke Wali nagari, tidak diketahui lagi. Sebab, tugas kepala jorong hanya sampai di situ,” jelasnya. Pengakuannya, selama ia menjadi Kepala Jorong Timbulun, dirinya pernah mendapat bagian dari uang sertifikat Prona pada 2011. Saat itu, jatah Prona untuk Jorong Timbulun hanya 10 lembar dan yang memenuhi persyaratan enam sedangkan empat lagi gagal. Bagi pengurusan Prona yang gagal dalam administrasi, maka uang yang telah diserahkan masyarakat kepada panitia pengurusan, dikembalikan dalam jumlah yang sama tanpa ada potongan. Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Solok Selatan Marjohan saat dihubungi melalui telepon selular mengatakan, jika pungutan di tingkat nagari itu dibolehkan sebab Pemerintah nagari dalam pengurusannya ke BPN tidak diberi biaya oleh pemerintah. Sedangkan, jumlah biaya tergantung pada kesepakatan oleh perangkat nagari yang menerima Prona tersebut. “Pengukuran tanahnya tetap dilakukan oleh BPN sesuai dengan kewenangan yang ada, dan tidak dibenarkan pemerintahan nagari yang mengukurnya,” jelasnya. (h/col)

Warga Minta 50 Ha Lahan PT TKA DHARMASRAYA, HALUAN — Kurangnya lahan untuk perkebunan masyarakat di Nagari Lubuk Besar Kecamatan Asam Jujuhan, salah satu penyebab rendahnya pendapatan masyarakat dan meningkatnya angka kemiskinan di daerah itu. Karena Nagari Lubuk Besar berada dekat kawasan HGU PT

80 Penyandang Disabilitas Dapat Jaminan Sosial

PARIAMAN, HALUAN — 80 orang warga lanjut usia dan penyandang dasabilitas (cacat) di Kota Pariaman, segera menerima bantuan jaminan sosial sebesar Rp900 ribu/orang. Untuk kelancaran penerimaan itu, Selasa (14/5) dilakukan sosialisasi kepada penerima, dan kegiatan dilaksanakan di pandopo kediaman walikota, di Jati Pariaman dan sosialisasi di buka Walikota Pariaman Mukhlis R. Sosialisasi menyangkut tentang penyaluran dana kepada penerima, karena penyaluran dilakukan melalui bank ke nomor rekening penerima. Tentang penerima yang belum punya nonor rekening, tentu harus membuat buku tanbunganya Sosialissasi dilakukan oleh Kepala Kantor Dinas Sosial dan sejumlah staf yang membidangi kegiatan tersebut. kegiatan berlangsung sehari. (h/tri)

TKA, masyarakat pun berharap perusahaan itu dapat memberikan lahan seluas 50 hektare. Gunanya untuk berkebun dan mendukung pendapatan ekonomi warga. Karena warga kesulitan akan lahan, apalagi plasma juga diserahkan untuk lahan pertambangan. Keinginan warga itu sudah disampaikan melalui Pemda Dharmasraya. “Jika dulu warga kita kebanyakan bekerja di PT TKA, namun saat ini sudah tidak

semuanya lagi yang bisa bekerja di sana. Karyawan hanya tinggal yang mampu untuk memanen sawit saja lagi, sedangkan tenaga harian lainnya sudah tidak dibutuhkan. Perusahaan telah melakukan pengurangan karyawannya. Harapan kami, TKA bersedia memberikan kami lahan untuk sumber ekonomi. Ada lahan di sepanjang aliran sungai, tetapi kami tidak diperbolehkan menggarapnya,” ujar salah seorang ninik mamak, Selasa (14/5)

Wali Nagari Lubuk Besar Burhanuddin juga mengharapkan, agar ekonomi masyarakat bisa bangkit kembali. “Saat ini anakanak banyak yang putus sekolah, karena orang tuanya sudah tidak memiliki pekerjaan tetap lagi, tidak memiliki kebun. Kehidupan masyarakat di sini umumnya hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok saja,” ungkap Burhanuddin. Wakil GM PT TKA, Refyandi mengatakan, surat permohonan warga melalui Bupati Dhar-

masraya saat ini sudah di meja direksi, “Sebelumnya kami juga sudah menyerahkan lahan untuk perumahan dan perkantoran seluas lima hektar. Untuk usulan 50 ha tersebut, kita menunggu dulu. HGU itu prosesnya panjang,” ungkap Refyandi. Disebutkannya, total HGU TKA seluas 28 ribu ha, 20 ribu di antaranya masuk Dharmasraya dan sisanya 3.800 masuk ke Solsel. Empat ribu ha lagi masuk ke Bungo, masa berakhir sampai tahun 2029. (h/fma)

HARI KEDUA SBMPTN

Calon Mahasiswa Salah Ambil Formulir PADANG, HALUAN—Pendaftaran hari kedua Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013, ditemukan adanya kesalahan pembayaran formulir pendaftaran oleh satu orang calon mahasiswa. Menurut Ketua Panitia Lokal SBMPTN 2013 Agus Irianto, kesalahan ini terjadi ketika siswa membayar formulir pendaftaran ke Bank Mandiri, ternyata mengantri di bagian pembayaran

formulir untuk STAIN Imam Bonjol. “Laporan ini saya terima dari staf. Sayangnya kami tidak mencatat nama calon mahasiswa dan di Bank Mandiri mana kejadiannya. Saya sudah sampaikan ke pihak Bank Mandiri, supaya menanyakan kepada calon mahasiswa pembayaran utnuk formulir yang mana. Saya berharap calon mahasiswa dapat berhati-hati,” jelasnya,

Selasa (14/5). Sementara untuk jumlah siswa yang mendaftar, memasuki hari kedua sudah mulai banyak. Namun Agus belum mencek perkembangan jumlah calon mahasiswa yang mendaftar. Untuk pembayaran bagi yang mengambil formulir IPA dan IPS, harus membayar sebesar Rp175.000. Sementara untuk IPC membayar sebesar Rp200.000. Setelah membayar di Bank Mandiri,

siswa akan mendapatkan PIN yang digunakan untuk memulai pendaftaran online. Kursi yang disediakan oleh Unand dan UNP untuk

>> Editor : Rudi Antono

SBMPTN ini sebanyak 3.714 orang. Untuk Unand sebanyak 2.190 orang dan UNP sebanyak 1.524 orang. (h/cw-eni)

>> Penata Halaman: Syahrizal


OPINI 5

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

Quo Vadis Reformasi? ika rakyat pergi/Ketika penguasa pidato/Kita harus hatihati/Barangkali mereka putus asa/Kalau rakyat bersembunyi/Dan berbisik-bisik/Ketika membicarakan masalahnya sendiri Penguasa harus waspada dan belajar mendengar/Bila rakyat berani mengeluh Itu artinya sudah gawat/ Dan bila omongan penguasa/ Tidak boleh dibantah/ Kebenaran pasti terancam/Apabila usul ditolak tanpa ditimbang/ Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan/ Dituduh subversif dan mengganggu keamanan/ Maka hanya ada satu kata: lawan! *** Itu adalah salah satu sajak Wiji Thukul yang berjudul Peringatan yang senantiasa dikenang oleh kaum reformis tahun 1998. Bila ada yang mengaku reformis atau ikut gerakan 1998 lalu tidak mengal sajak itu, tentu keterlaluan sekali. Dan satu lagi yang senantiasa hinggap dalam setiap wacana reformasi adalah KKN. Kata korupsi, kolusi, dan nepotisme yang tergabung dalam akronim KKN menjadi amat populer sejak 15 tahun terakhir. Persisnya sejak revolusi Mei 1998 atau yang dikenal dengan reformasi itu. Reformasi dipuncaki oleh jatuhnya razim Orde Baru yang dipimpin Presiden Soeharto setelah berkuasa 32 tahun. KKN, adalah salah satu yang menjadi common enemy para pegiat reformasi ketika itu. Wajar, karena itulah yang dianggap sebagai biang dari kehancuran negara dan menimbulkan ketidakseimbangan kekuatan di pusat kekuasaan. Korupsi, kolusi dan nepotisme seakan menjadi hafalan baru bagai anak-anak sekolah pada menjelang reformasi dan pada permulaan masa reformasi. Sebab setelah itu berbagai kasus korupsi besar dibongkar dan satu persatu koruptor yang memulai ‘karir’ dari berkolusi dan bernepotisme dijeblos ke penjara. Kini setelah 15 tahun berlalu, kehangatan reformasi seperti belum berkurang. Bahkan secara generatif, tokoh yang baru pun muncul. Tetapi yang penting dicatat itu ternyata isunya masih sama, isu KKN dan ketidakadilan. Reformasi memang tidak mudah dan murah. Peristiwa sepanjang Mei 1998 mengakibatkan 293 orang meninggal dunia, 1.334 bangunan, 1.009 kendaraan roda empat dan 205 kendaraan roda dua rusak dibakar. Di Solo, pada 14-15 Mei 1998 mengakibatkan 19 orang meninggal dunia, 694 bangunan dan 324 kendaraan bermotor rusak dibakar. Kemudian di Palembang, tanggal 13-15 Mei 1998 mengakibatkan 1.232 bangunan dan 49 kendaraan bermotor rusak dibakar. Mahalnya harga reformasi mestinya membangkitkan kesadaran kita bersama untuk mempercepat semua harapan dan tuntutan reformasi. Antara lain yang disebutkan di atas tadi, eliminasi KKN dan hadirnya keadilan. Fakta memperlihatkan sekarang, tuntutan reformasi itu yang sudah ada baru dengan runtuhnya Orde Baru, kebebasan mimbar, partai politik yang bebas, pemilihan umum yang relatif fair serta kebebasan pers. Tetapi semua belum dibarengi dengan menjadikan reformasi sebagai pertaruhan masa depan bangsa Indonesia. Salah satunya, tidak adanya keseriusan pemerintah dalam mengungkap dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi ketika proses lahirnya reformasi. Penegakan hukum atas pelanggaran HAM belum ada yang berhasil dilakukan. Kenyataan ini semakin melegalkan jika menegakkan hukum terhadap pelanggaran HAM seperti jalan panjang dan berliku dalam mencari kebenaran dan keadilan. Padahal, menegakkan hukum atas pelanggaran HAM juga sama pentingnya dengan memerangi dan memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme. Hal lain yang bikin prihatin adalah semakin reformasi semakin menjauh kita dari Pancasila. Bahkan seolah-olah reformasi ditafsirkan dengan menghabisi segala hal yang berbau Orde Baru. Di jagat perpolitikan, Orde Baru mengedepankan pola tiga partai saja. Satu beraliran moderat, yang satu konservatif dan yang satu lagi progresif. Atau yang satu di tengah, yang satu condong ke kanan dan yang satu condong ke kiri. Tetapi reformasi nasional menganggap seolah pola yang berbau Orde Baru itu harus dihabisi. Maka muncullah multipartai seperti saat ini yang berakibat pada pengaburan ideologi partai. Bahkan menimbulkan cost politik yang tinggi. P4 atau Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila yang sebelumnya masuk kurikulum pendidikan diberangus dan dituduh sebagai gaya indoktrinasi terselubung. Akibatnya tidak ada pendidikan moral yang lebih terintegrasi. Gerakan reformasi yang semula ingin mengembalikan nilai-nilai luhur Pancasila menjadi arus utama ternyata hanya tinggal harapan. Sudah 15 tahun berlalu nilai-nilai itu justru semakin tersingkir dari pola pembangunan. Kelemahan ini jika tidak cepat diatasi, masa depan Indonesia berada dalam taruhan. Setelah 15 tahun yang terjadi adalah berbagai penyimpangan reformasi itu. Kultur politik neoliberalisme makin menonjol. Hal ini terjadi karena elit politik awal reformasi pada umumnya adalah kaum politisi dadakan. Mereka adalah instant politicians yang kosong pemahamannya soal cita-cita awal bangsa ini. Mereka tidak punya cetak biru tentang bagaimana semestinya bangsa ini diurus dalam mengisi kemerdekaan. Jika negara yang memiliki hak memaksa agar setiap orang tunduk pada konstitusi dan peraturan lainnya menjadi lemah dan kehilangan wibawa, maka anarkisme akan sulit diatasi. Selama 15 tahun terakhir, energi bangsa sangat terkuras oleh rentetan konflik yang tak habis-habisnya. Perlulah sebuah kesadaran untuk bertanya: quo vadis reformasi?

J

„

„ „

„

Gubernur: Satpol PP jangan tebang pilih dalam bertindak Tapi pilih-pilihlah yang akan ditebang Tifatul Sembiring tidak gentar satu daerah pemilihan dengan Ruhut Sitompul Berpantun saja pak Datuk

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto WPU / Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Pemimpin Perusahaan: Indra Helmi

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Redaktur Pelaksana: Syamsu Rizal

Penerbit: Litbang & Online Media: Eko Yanche E PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP Koordinator Minggu: David Ramadian No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 Koordinator Liputan: Rudi Antono 1985 tanggal 19 November 1985. Manajer Cetak: Mardius Caniago

Perlindungan Sang Raja OLEH: BUDI HARTO BOANG MANALU, SE, Ketua Lembaga Konsumen Kepri

onsumen adalah raja. Mungkin istilah ini sudah sering kali kita dengar maupun kita baca. Menurut Undangundang No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen pada pasal 1 butir 2 mengatakan bahwa, “konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan” Adapun jenis–jenis konsumen adalah pertama, konsumen yang menggunakan barang/jasa untuk keperluan komersial (intermediate consumer, intermediate buyer, derived buyer, consumer of industrial market). Lalu ada konsumen yang menggunakan barang/jasa untuk keperluan diri sendiri/ keluarga/non komersial (ultimate consumer, ultimate buyer, end user, final consumer, consumer of the consumer market). Dalam dunia bisnis sering dibedakan antara consumer (konsumen) dan customer (pelanggan). Jadi konsumen adalah semua orang atau masyarakat termasuk pelanggan. Sedangkan pelanggan adalah konsumen yang telah mengkonsumsi suatu produk yang diproduksi oleh produsen tertentu. Hubungan antara pelaku usaha sebagai penyedia produk atau jasa dengan konsumennya sebagai pembeli atau pengguna jasa adalah merupakan sebuah hubungan timbal balik dua arah yang setara dimana jika pelaku usaha memberikan produk atau jasa yang terbaik kepada konsumennya maka konsumennya juga pasti akan memberikan pengembalian yang terbaik juga kepada pelaku usaha seperti antara lain dalam bentuk angka penjualan yang tinggi, keuntungan yang besar maupun kesetiaan jangka panjang. Demikian juga sebaliknya jika sebuah pelaku usaha memberikan produk atau jasa yang buruk kepada konsumennya maka konsumennya juga akan memberikan pengembalian yang buruk seperti angka penjualan yang kecil, kerugian maupun ketidaksetiaan terhadap produk atau jasa pelaku usaha tersebut. Oleh sebab itu sangat dibutuhkan kejujuran, keadilan dan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak baik pelaku usaha maupun konsumen untuk saling menjaga hubungan ini dengan baik karena di satu sisi pelaku usaha membutuhkan keuntungan dan di sisi lain konsumen juga membutuhkan produk atau jasa. Hubungan dua arah ini bisa tetap terjaga dengan baik sepanjang pelaku usaha dan konsumennya saling menjaga hak dan kewajibannya masing–masing. Oleh sebab itu dalam kerangka menjaga hak

K

dan kewajiban tersebut maka pada tanggal 20 April 1999 dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Presiden Republik Indonesia selaku eksekutif pemegang otoritas dan kebijakan dalam dunia usaha di Indonesia telah mensahkan Undang- Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang mana UU ini mengikat pelaku usaha dan konsumen di seluruh wilayah negara Republik Indonesia. Menurut penulis, UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen ini penting untuk diketahui dan disosialisasikan secara intens terus menerus kepada seluruh lapisan masyarakat agar pelaku usaha dan konsumen mengetahui dan memahami hak dan kewajiban mereka masing – masing. Sebenarnya, implementasi dari UU Perlindungan Konsumen ini bisa dilihat dari beberapa dimensi seperti dimensi hukum dan keamanan, dimensi ekonomi dan bisnis, dimensi sosial budaya dan kemasyarakatan. Sehinga kali ini saya mencoba membahas UU ini dari dimensi ekonomi dan bisnis sehingga diharapkan bisa membuka wawasan kita semua tentang implementasi UU Perlindungan Konsumen ini di tengah-tengah masyarakat jika dilihat dari dimensi ekonomi dan bisnis. Menurut penulis ada beberapa pasal di dalam UU ini yang penting untuk diketahui masyarakat. Seperti pasal tentang hak dan kewajiban konsumen, pasal tentang hak dan kewajiban pelaku usaha, perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha, Badan Perlindungan Konsumen Nasional, Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat, penyelesaian sengketa baik di luar pengadilan maupun melalui pengadilan, Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen, sanksi administratif dan sanksi pidana. Dalam UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen antara lain memuat hak konsumen, yakni pada pasal 4 yaitu, hak konsumen adalah (a) hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa. (b) hak untuk memilih barang dan/ atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan. (C) hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa. (d). hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/ atau jasa yang digunakan. (e) hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut (f) hak untuk mendapat

pembinaan dan pendidikan konsumen; (g) hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif; (h) hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya; (i) hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya. Sedangkan untuk kewajiban konsumen bisa kita temukan pada pasal 5, yaitu Kewajiban konsumen adalah (a) membaca atau mengikuti petunjuk informasi dan prosedur pemakaian atau pemanfaatan barang dan/atau jasa, demi keamanan dan keselamatan; (b) beriktikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan/ atau jasa; (c) membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati; (d) mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan konsumen secara patut. Untuk hak pelaku usaha dapat kita temukan pada pasal 6, yaitu : Hak pelaku usaha adalah (a) hak untuk menerima pembayaran yang sesuai dengan kesepakatan mengenai kondisi dan nilai tukar barang dan/ atau jasa yang diperdagangkan; (b) hak untuk mendapat perlindungan hukum dari tindakan konsumen yang beriktikad tidak baik; (c) hak untuk melakukan pembelaan diri sepatunya di dalam penyelesaian hukum sengketa konsumen; (d) hak untuk rehabilitasi nama baik apabila terbukti secara hukum bahwa kerugian konsumen tidak diakibatkan oleh barang dan/atau jasa yang diperdagangkan; (e) hak-hak yang diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya. Sedangkan kewajiban pelaku usaha dapat kita temukan pada pasal 7, yaitu: Kewajiban pelaku usaha adalah (a) beriktikad baik dalam melakukan kegiatan usahanya; (b) memberikan informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa serta memberi penjelasan

penggunaan, perbaikan dan pemeliharaan; (c) memperlakukan atau melayani konsumen secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif; (d) menjamin mutu barang dan/ atau jasa yang diproduksi dan/atau diperdagangkan berdasarkan ketentuan standar mutu barang dan/ atau jasa yang berlaku; (e) memberi kesempatan kepada konsumen untuk menguji, dan/atau mencoba barang dan/atau jasa tertentu serta memberi jaminan dan/ atau garansi atas barang yang dibuat dan/atau yang diperdagangkan; (f) memberi kompensasi, ganti rugi dan/ atau penggantian atas kerugian akibat penggunaan, pemakaian dan pemanfaatan barang dan/atau jasa yang diperdagangkan; (g) memberi kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian apabila barang dan/atau jasa yang diterima atau dimanfaatkan tidak sesuai dengan perjanjian. Perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha (pasal 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17). Perihal penyelesaian sengketa (pasal 45, 46), untuk penyelesaian sengketa di luar pengadilan (pasal 47), sedangkan untuk penyelesaian sengketa melalui pengadilan (pasal 48). Untuk sanksi administratif (pasal 60) dan sanksi pidana (pasal 61, 62 dan 63). Selain itu di dalam UU ini juga bisa kita temukan aturan yang mengatur pendirian Lembaga Konsumen Nasional (pasal 31 sampai pasal 43), Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (pasal 44) dan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (pasal 49, 50, 51, 52, 53, 54, 55, 56, 57, 58, 59) Mungkin yang menjadi pertanyaan adalah kenapa di dalam UU ini tidak terdapat sanksi bagi konsumen jika mereka melanggar hak pelaku usaha. Jadi di dalam hubungan ketergantungan dua arah yang setara antara pelaku usaha dan konsumen sudah diketahui bahwa konsumen berada pada posisi yang lebih rentan terhadap kecurangan oleh oknum pelaku usaha karena konsumen adalah pembeli atau pengguna dari

produk atau jasa yang disediakan oleh pelaku usaha. Namun meskipun demikian bukan berarti konsumen bisa bertindak semaunya kepada pelaku usaha karena jika seandainya terjadi pelanggaran hak pelaku usaha yang dilakukan oleh oknum konsumen maka pelaku usaha juga memiliki hak untuk mendapat perlindungan hukum dari tindakan konsumen yang beritikad tidak baik (pasal 6 butir b). Setelah kita mencermati isi UU ini jadi meskipun namanya adalah UU Perlindungan Konsumen namun sebenarnya UU ini relatif adil dan komprehensif karena secara tegas melindungi hak dan kewajiban pelaku usaha dan konsumen, memberikan sanksi baik sanksi administratif maupun sanksi pidana bagi pelaku usaha yang melanggar aturan sesuai dengan beratnya pelanggaran, sehingga diharapkan implementasi dari UU ini mampu menjaga hubungan yang sehat antara pelaku usaha dan konsumen dalam kerangka hubungan ketergantungan dua arah yang setara diantara mereka. Demi kebaikan semua pihak maka sudah seharusnya para pelaku usaha dan konsumen untuk komitmen dan konsisten mentaati setiap butir ketentuan yang terdapat di dalam UU ini karena dengan saling menjaga hak dan kewajiban masing-masing maka secara langsung atau tidak langsung para pelaku usaha dan konsumen telah ikut serta mendukung terciptanya iklim usaha yang sehat dan bermartabat dalam dunia usaha Indonesia. Selain itu juga yang tak kalah pentingnya adalah peran serta kita semua sebagai anggota masyarakat untuk ikut serta secara aktif mengawasi jalannya implementasi UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen ini di tengah-tengah masyarakat sehingga hubungan ketergantungan dua arah yang setara antara pelaku usaha dan konsumen bisa berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan terhindar dari praktik-praktik tercela yang merugikan semua pihak. Semoga. ***

082390765000

Penegakan Hukum Hanya untuk Masyarakat Kecil KESULITAN yang dihadapi oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sehingga penyidik KPK belum kunjung berhasil membawa mobil yang telah disegel di kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menambah carut marutnya wajah penegakan hukum di negara ini. Adanya upaya perlawanan dari sekelompok orang yang berusaha melindungi lima unit mobil itu membuat masyarakat kecil makin yakin bahwa wibawa penegakan hukum hanya

bisa ditegakkan saat aparat penegak hukum berhadapan dengan masyarakat kecil. Tapi wibawa tersebut tiba-tiba bisa lenyap saat mereka harus berhadapan dengan oknum atau kelompok-kelompok tertentu yang tengah berkuasa atau menjadi bagian dari kekuasaan. Kalau lembaga superbody sekelas KPK saja bisa tidak berdaya, apalagi yang bisa kita harapkan dari upaya penegakan hukum di negeri ini? +6285376151***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/ harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/ mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


6

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

RAKERNAS APEKSI 2013

Pemko Padang dan Perantau Lepas Kangen SEDIKITNYA 98 walikota dari seluruh Indonesia berkumpul di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, termasuk Walikota Padang DR. Fauzi Bahar, M.Si. Mereka memformulasikan pembangunan perkotaan yang ideal yang menjadi agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) ke IX tahun 2013. Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi ketika membuka Rakernas Apeksi di Hotel Swissbel Danum Palangka Raya, Selasa (7/5) lalu menegaskan, banyak isu strategis pembangunan perkotaan yang perlu mendapatkan perhatian Apeksi. Di antaranya, penyelesaian penyusunan dokumen rencana pembangunan daerah dan rencana tata ruang, penerapan standar pelayanan minimal, peningkatan kualitas pelayanan terpadu satu pintu, penanganan stabilitas politik, kerjasama pembangunan perkotaan, penataan dan pemberdayaan PKL dan pencegahan dan pemberantasan korupsi. Karena itu, Mendagri menilai, Rakernas Apeksi sangat strategis sebagai sarana untuk menata dan mengoptimalkan peran pemerintah kota. Bahkan Mendagri juga meminta agar pembangunan kota-kota menengah dan kecil, terutama di luar pulau Jawa agar dipercepat supaya pembangunan tidak boleh bertumpu pada satu titik saja. Walikota Padang DR. Fauzi Bahar, M.Si hadir mengikuti Rakernas Apeksi bersama Sekretaris Daerah Syafril Basir, S H , Asisten Pemerintah a n D r s . Yosefriawan, Kepala Inspektorat Drs.

Nasir Ahmad, M.Si, Kepala badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Muji Susilawati, SH, MM, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Ali Basar, SH, MM, Kepala Dinas Pernakbunhut Ir. Haryanto Rustam, MM, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan ir. Zalbadri, Staf Ahli Pemerintahan Drs. Edwar Imusman, Kabag Pemerintahan Rosail Akhyari, S.STP, M.Si, Kabag Perekonomian Afrizal Khaidir, SE, MM, Kabag Humas dan Protokol Suardi, SH, MH, beserta Camat se-Kota Padang. Menurut Fauzi Bahar, tema Rakernas Apeksi 2013 Palangka Raya “Mewujudkan Pemerintah Kota yang Bersih, Transparan dan Akuntabel�, sangat sejalan dengan komitmen Pemko Padang dalam pembangunan Kota Padang sampai hari ini. Karena itu, hasil Rakernas merupakan amanah yang mesti diimplementasikan dalam pembangunan Kota Padang. Hal itu dibuktikan, pada 2013 Pemko Padang telah membentuk Pelayanan Perizinan satu atap dibawah Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu. Lebih lanjut, terkait dengan tindakan pencegahan dan pemberantasan korupsi, Pemko Padang memberlakukan penandatanganan pakta integritas bagi setiap pejabat Pemko Padang, serta mengkampanyekan gerakan anti korupsi melalui PIN Anti Sogok. Dan masih banyak

program-program Pemko Padang lainnya dalam mewujudkan Pemerintah Kota Padang yang bersih, transparan dan akuntabel. Jalin Silaturrahmi dengan Perantau Setali tiga uang, kedatangan rombongan Pemko Padang di Kota Palangka Raya juga disambut antusias oleh para perantau Minangkabau di kota itu. Para perantau ini tergabung dalam organisasi perantau Saiyo Sakato. Rombongan Pemko Padang yang dipimpin Walikota Padang Dr. Fauzi Bahar, M.Si disambut Ketua Perantau Sofyan Anshori di rumah makan Gadih Minang Jalan Seth Adji No. 12B Palangka Raya usai mengikuti Rakernas Apeksi. Ikut dalam rombongan Tokoh Masyarakat Kota Padang Ir. Emzalmi, M.Si. Tidak hanya sampai di situ, partisipasi perantau Minangkabau Palangka Raya juga terlihat pada pawai budaya dan penampilan kesenian daerah di lapangan Sanaman Mantikei Kota Palangkaraya. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Rakernas Apeksi dan City Expo 2013. Untuk mempererat silaturrahmi Pemko Padang dengan masyarakat perantau Minangkabau Palangka Raya, pada Rabu malam (8/5), masih di rumah makan Gadih Minang digelar pula Acara Bagurau Basamo dengan hiburan saluang, rabab, dan dendang Minang. Danrem 102 Panju Panjung Kalimantan Tengah, Kolonel Czi Irwan Zaini yang merupakan putra asli Kota Padang ikut hadir meramaikan. (***)

Walikota Padang Fauzi Bahar disambut Ketua Tuah Sakato Palangka Raya Sofyan Anshori di Rumah Makan Gadih Minang.

Sekda Kota Padang Syafril Basyir, Danrem 102 Panju Panjung Kalimantan Tengah Kolonel CZI Irwan Zaini, Ketua Tuah Sakato.

Walikota Padang Fauzi Bahar disambut Ketua Pemuda Saiyo Sakato Palangka Raya Andri Noer di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Achmad Diran menyambut kedatangan Walikota Padang Fauzi Bahar dan rombongan.

Ketua Saiyo Sakato Palangka Raya, Sofyan Anshori memberikan sambutan saat menjamu rombongan Pemko Padang.

Duta Wisata Palangka Raya memasangkan Lawung (topi khas Dayak) kepada Walikota Padang Fauzi Bahar saat kedatangan di Bandara.

Asisten Pemerintahan Yosefriawan mengikuti Rakernas Apeksi.

Rombongan Pemko Padang dan para perantau foto bersama.

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syahrizal


SAMBUNGAN 7

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

Leonardy Dukung ............. Dari Halaman. 1 3 Tewas ........................ Dari Halaman. 1 Peredaran Gelap Narkotika, Selasa (14/5) di Padang. Leonardy mengatakan, mensosialisasikan bahaya narkoba langsung kepada masyarakat, merupakan cara yang ampuh untuk menghalagi beredarnya penggunaan narkoba ini. “Urusan narkotika itu bukan hanya urusan kepolisian dan BNN saja. Itu urusan semua orang. Semua orang harus melakukan aksi nyata jika ingin narkotika jauh dari generasi muda kita,” ujarnya. Peran aktif dari berbagai lapisan itu, katanya akan dapat mengatasi masalah narkotika, yang saat ini telah menjadi persoalan mendasar bangsa. Jika generasi muda sudah tergerus oleh benda haram itu, dikhawatirkan berpengaruh pada kepemimpinan bangsa dan daerah. Generasi muda akan lemah dan tidak menjadi berdaya dalam menghadapi persaingan. Apalagi mengatasi bahaya yang mengancam bangsa. Ia mencontohkan upaya yang dilakukan ormas seperti Pemuda Pancasila. Ormas ini telah melakukan penyuluhan di Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. “Sewaktu berlangsungnya KKN,

kita akan mendorong masyarakat untuk hadir saat penyuluhan. Di samping memfasilitasi pertemuan tersebut,” ujar Leonardy. Kegiatan KKN yang akan dilaksanakan di 189 nagari dan 3.600 orang peserta ini juga didukung penuh oleh Kapolda Sumbar Brigjen Pol Noer Ali. Katanya, nanti saat penyuluhan di 189 nagari itu, personel kepolisian akan ikut mendampingi mahasiswa Unand dan kader Pemuda Pancasila. Polda Sumbar juga akan memberi bekal berupa video, film, spanduk, poster dan berbagai alat peraga lain agar penyuluhan lebih menarik dan efektif. Menurutnya, penyuluhan ini akan berjalan lancar dan akan berdampak positif bagi masyarakat. Masyarakat akan tahu bagaimana menghalau agar di lingkungan masing-masing tidak terjadi peredaran narkotika. Pun juga bisa memperisai agar tak ada warga di sana yang memakai narkotika. “Kami sangat senang, dengan KKN ini, kerja kami (BNN dan Polda, red) jadi sangat terbantu,” ujarnya. Noer juga berharap, hal ini juga didukung oleh universitas lainnya yang

juga melakukan KKN. Harapannya, tidak hanya masalah narkoba saja yang disajikan, ketertiban berlalu lintas pun harus disosialisasikan. “Setiap tahunnya sekitar 10.000 kecelakaan selalu terjadi di jalan raya. Himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi aturan di jalan raya, sangat diperlukan, agar jumlah angka kecelakaan ini bisa dikurangi,” jelasnya. Rektor universitas Andalas, Werry Darta Taifur mengatakan, untuk pelaksanaan KKN ini, setiap tahunnya, selama 45 hari mahasiswa akan berada di lokasi KKN. Dari tahun ke tahun, KKN selalu diminati oleh berbagai universitas, karena sasarannya memang berada langsung di tengah masyarakat. KKN sendiri pada awalnya dipelopori oleh Unand, UGM, dan Universitas Hasanudin (Unhas). Saat ini juga sedang dirancang pelaksanaan KKN tingkat Asia Tenggara yang difokuskan pelaksanaannya di Sumatera Barat. Kemudian akan dilanjutkan lagi dengan KKN Nusantara, seperti menempatkan mahasiswa Unhas di Sumbar. (h/cw-eni)

Rampok Bacok ................ Dari Halaman. 1 pelaku membacok kedua korban. Kedua korban segera dilarikan warga setempat ke Rumah Sakit Tiara Anggrek setelah dua kawanan perampok yang menggunakan pistol itu kabur dan warga beramai-ramai mendatangi TKP. Nurlenawati mengatakan, saat kedua pelaku datang, langsung menodongkan pistol ke arahnya. “Saya terkejut melihat pistol yang diarahkan ke saya. Saya pun berteriak minta tolong. Pelaku pun sempat membekap mulut saya tapi gagal karena jari manisnya saya gigit,” kata Len di Tiara Anggrek. Keterangan saksi mata Dinar (58), awalnya dia mendengar suara teriakan dari rumah saat akan pergi membeli sabun ke warung. karena dalam pikirannya itu hanya pertengkaran keluarga, dinarpun sempat mengabaikan kejadian tersebut. Namun suara teriakan pun semakin keras, tiba-tiba Dinar dikejutkan dengan kehadiran Hendrik meloncat dari pintu rumah, dengan kondisi badan berlumuran darah dan sedang melakukan perlawanan terhadap tersangka. “Saat saya hendak membeli sabun cuci, tiba-tiba saya mendengar teriakan. Awalnya saya pikir itu hanya pertengkaran biasa. Tapi lagilagi saya dikejutkan dengan kehadiran Hendrik dengan kondisi badan berlumuran darah, dan sedang bertengkar dengan orang yang sedang memegang sabit,” katanya.

Jati RT 04/RW 02, Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah. Akibat perampokan tersebut kedua korban terpaksa dirawat di Klinik Tiara Angrek, Kota Padang. Aksi perampokan tersebut gagal, karena perampok mendapat perlawanan sengit dari kedua korban. Meski perampokan terhadap pedagang beras itu gagal, namun sepeda motor Ejo, mahasiswa Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang (UNP) semester X yang sedang melintas direbut dan dibawa kabur oleh kedua pelaku. Perpokan itu terjadi saat Nurlenawati bersama Hendrik sedang menata barang dagangannya. Tibatiba kedua pelaku masuk dengan membuka pintu depan rumah tersebut dan menodongkan pistol ke arah keduanya. Karena ditodongkan pistol, korban pun berteriak minta tolong. Pelaku berupaya membekap mulut korban (Nurlenawati), dan rekan pelaku mengambil sabit dari dapur hendak membacok korban, namun gagal. Akibatnya korban mengalami luka sabetan pada pergelangan kiri dan siku tangan kanan. Sedangkan Hendrik anaknya mengalami sabetan di kepala. Dalam aksinya, pelaku berhasil membuat ibu dan anak pemilik rumah luka parah di bagian pergelangan tangan, siku, dan kepala, akibat sabetan sabit yang dipakai

Karena melihat kejadian tersebut, Dinarpun spontan berteriak maling. Mengetahui itu, kedua pelaku langsung melarikan diri dengan merampas sepeda motor Suzuki Smash milik Ejo mahasiswa UNP yang sedang melintas di dekat lokasi tempat kejadian perkara (TKP). “Awalnya saya pikir hanya keramaian biasa. Tiba-tiba dua orang berlari ke arah saya. Mereka menodongkan pistol dan senjata tajam ke saya. Lalu merampas motor saya,” ujarnya. Tetapi, sepeda motor merek Yamaha Mio warna merah yang sebelumnya dipakai pelaku ditinggal begitu saja di TKP. Sepeda motor itu pun dibawa polisi untuk kepentingan pengusutan lebih lanjut. Sementara itu, Kapolsek Koto Tangah AKP S. Matanari menegaskan, pihaknya telah memeriksa seluruh saksi yang ada di lokasi kejadian. “Aksi yang dilakukan kawanan tersebut saat ini masih dalam pengembagan, terutama dari penuturan korban bahwa dia ditodongkan pistol, akan tetapi saat ini kita belum pastikan apakah pistol itu adalah mainan atau sungguhan yang berbentuk revolver. Untuk melakukan pengembangan, kita sudah menyita barang bukti berupa sepeda motor yang dipakai pelaku dan ditinggal kabur dengan menggunakan motor warga,” katanya. (h/amr)

Semen Padang ................ Dari Halaman. 1 terpeleset. Edu menciptakan gol penyeimbang juga di saat injury time melalui tendangan penalti, setelah David Pagbe dijatuhkan dua pemain SHB Da Nang. Sukses Semen Padang ke delapan besar Asia, meneruskan tradisi klub Indonesia babak perempat final. Tahun 2012, klub Indonesia, Arema harus tersingkir di babak delapan besar setelah disingkirkan wakil Arab Saudi, Al Ettifaq dengan aggregate 0-4 (0-2 dan 0-2). Sebelumnya di tahun 2011, Persipura Jayapura juga melaju hingga perempat final dan kandas dari wakil Irak, dengan gol aggregate 1-3 (1-2 dan 0-1). Hanya saja, prestasi Semen Padang sedikit lebih baik karena capaian mereka hingga pertandingan ketujuh di AFC Cup belum terkalahkan. Sementara, Arema di fase grup justru kalah dua kali dan Persipura juga mengalami sekali kekalahan di babak penyisihan. Selain itu, sukses kali ini juga mengulang sukses tahun 1994 lalu pada iven Piala Winner Asia. Saat itu, langkah Delfi Adri Cs (asisten pelatih SP FC), dihentikan wakil Jepang, Yokohama Marinos. Pada pertandingan yang dipimpin wasit asal Jepang berlisensi FIFA, Ryuji Sato, kedua tim memperagakan permainan terbuka demi mendapatkan tiket ke perempatfinal. Tuan rumah lebih dulu mendapatkan peluang melalui striker andalannya Edward Wilson Junior di awal laga, tapi masih belum menemui sasaran. Jual-beli serangan terjadi di pertandingan ini. Hanya saja, penyelesaian akhir yang buruk membuat Semen Padang dan Da Nang masih belum bisa menjebol gawang lawan masing-masing. Laga berjalan setengah jam, pendukung Semen Padang terbungkam setelah tim tamu lebih dulu membuka keunggulan. Bomber andalan Da Nang, Gaston Merlo, lepas dari kawalan pemain belakang tuan rumah, dan masuk ke dalam

Mereka sudah berjuang keras, kendati masih ada yang harus dievaluasi lagi Jafri Sastra Pelatih Semen Padang ke kotak penalti untuk menaklukkan kiper Fakhrurrazi. Semen Padang meningkatkan intensitas permainan mereka. Menjelang babak pertama berakhir, fans tuan rumah akhirnya bersorak kegirangan setelah Wilson mampu menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti. Hadiah penalti diberikan wasit setelah David Pagbe dijatuhkan di kotak terlarang. Gol di penghujung babak pertama ini memicu motivasi pemain tim besutan Jafri Sastra tersebut. Tekanan demi tekanan dilakukan Semen Padang. Peluang diperoleh Wilson, tapi sundulannya yang memantul tanah melambung di atas mistar gawang pada menit ke-54. Selepas laga berjalan satu jam, Da Nang lebih memilih memperkuat barisan pertahanan, dan sesekali melakukan serangan balik. Peluan didapat Wilson, tapi sundulannya menyambut umpan Esteban Vizcarra masih melebar. Kendati mendapat tekanan, serangan balik yang diterapkan Da Nang sempat menghadirkan ancaman di menit ke-76. Namun tendangan Merlo yang berdiri bebas masih menyamping dari gawang Fakhrurrazi. Kubu Semen Padang sempat bersorak kegirangan pada menit ke-82 ketika Titus Bonai men-

jebol gawang Da Nang. Namun wasit menganulir gol tersebut, karena dianggap lebih dulu terjadi pelanggaran. Di saat pelatih kedua tim sudah mulai merancang strategi yang akan diterapkan di perpanjangan waktu, Vendry Mofu tampil sebagai pahlawan Semen Padang di masa injury time. Umpan silang dari sisi kanan diselesaikan Mofu dengan baik untuk memberikan Semen Padang kemenangan. Gol ini disambut 15 ribuan pendukung Semen Padang yang memadati stadion, termasuk Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang ikut menonton sejak menit 10. “Alhamdulillah, ini suatu kebanggan tersendiri karena semen Padang FC menang dengan membawa nama Padang,” kata Irwan yang ikut mengacungkan dua tangannya ke udara, bak penonton kebanyakan. Pelatih Semen Padang, Jafri Sastra mengaku bangga dengan capaian anak didiknya. “Mereka sudah berjuang keras, kendati masih ada yang harus dievaluasi lagi,”katanya. Sementara, pelatih Vietnam Le Huynh Duc menilai kekalahan ini karena mereka gagal memaksimalkan dua peluang di babak kedua menjadi gol.”Sebenarnya kami tak kalah secara taktik dan strategi. Namun, kami kelelahan sehingga kedodoran di babak kedua,”katanya. Dengan keberhasilan ini Semen Padang akan melokani partai perempat final pada 17 dan 24 September mendatang. Berbeda dengan 16 besar yang hanya memainkan sekali pertandingan, laga delapan besar ini akan kembali menggunakan sistem home away. “Siapa yang akan jadi lawan Semen Padang belum bisa ketahui karena partai 16 lainnya masih diselesaikan hari ini. Mungkin setelah hari Rabu ini akan ditentukan kapan akan dilaksanakan undian,”kata Media Officer Semen Padang FC, Ronny J Suhatril. (h/ mat)

Dilansir Reuters, hingga pukul 19.00 WIB, tiga orang ditemukan tewas dan sejumlah orang masih belum dapat ditemukan dalam reruntuhan tambang bawah tanah. Namun, hingga kini manajemen Freeport Indonesia belum dapat dikonfirmasi. Kejadian longsor berlokasi di sekitar jalan masuk ke terowongan area Big Gossan Mil 74. Kemungkinan besar evakuasi dapat dilakukan pada sisi lorong lainnya. Kapolda Papua Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, terowongan Big Gossan masih tertutup, sebab ada puluhan pekerja yang terperangkap. Proses evakuasi yang juga melibatkan aparat kepolisian, kata Tito, masih berjalan, namun belum membuahkan hasil maksimal. Tim belum bisa menjangkau lokasi pekerja yang terperangkap. “Sehingga belum diketahui nasib pekerja yang terjebak ini,” katanya. Hingga kemarin, belum diketahui penyebab terjadinya longsor,

apakah akibat kelalaian atau memang bencana.”Sekarang masih fokus dulu untuk evakuasi para pekerja yang terjebak,” ujar Tito Dari data yang berhasil dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), longsor terjadi ketika aktivitas tambang berjalan seperti biasanya. Sekitar 32 pekerja yang berada di bawah tanah pun terjebak dan tidak bisa keluar dari areal tambang di bawah tanah. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, saat ini 5 korban telah berhasil dievakuasi. “Namun masih belum dapat dikonfirmasi status korban itu,” katanya. Menurut Sutopo, masih dilakukan upaya evakuasi terhadap para pekerja yang terjebak. BNPB belum mendapat informasi secara detail kronologi longsor di tambang emas dan tembaga itu. Tim Emergency Response Group (ERG) PT Freeport Indonesia dan tenaga bantuan petugas medis Rumah Sakit SOS Tembagapura,

karyawan Security and Risk Manajement (SRM) beserta sejumlah anggota polisi dari Polsek Tembagapura telah siaga dan melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Terpisah, pihak PT Freeport Indonesia mengakui terjadi longsor di tambang bawah tanah Goozen, Mimika, Papua itu, juga mengakui ada beberapa orang terjebak di dalamnya namun dengan jumlah yang belum dapat diketahui. Vice President Corporate Communications Freeport Indonesia, Daisy Primayanti menyatakan longsor terjadi di training facility yang berada di Goozen. Beberapa orang dilaporkan terjebak di dalamnya. “Kami belum dapat informasi ada berapa orang yang terjebak dan apakah itu karyawan atau orang yang sedang menjalani pelatihan,” kata Daisy. Manajemen Freeport Indonesia telah mengerahkan tim Emergency Rescue untuk mengevakuasi orangorang yang tejebak di dalamnya. (h/dn/vvn)

Peluang PTT .................. Dari Halaman. 1 Kepala BKD Sumbar Jayadisman di ruang kerjanya Selasa (14/5) kemarin. Menurutnya jumlah PTT di lingkungan Pemprov Sumbar sebanyak 50 orang di luar kategori I (satu) dan kategori II (dua). Pengangkatan sebagai PTT dilakukan sebelum keluarnya Peraturan pemerintah (PP) Nomor 48 tahun 2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi calon PNS. Namun, untuk pengangkatan menjadi PNS berdasarkan PP tersebut terbentur masalah persyaratan, formasi yang ditetapkan, dan anggaran yang disediakan. “Kami tentu mengupayakan ada pengangkatan PTT menjadi PNS, tetapi tentu berpulang pada ketentuan pemerintah. Kalau ada aturannya kami akomodir,” katanya. Jayadisman mengatakan mayoritas PTT di Sumbar adalah tamatan SMA saat diterima menjadi PTT, dan ditempatkan untuk bidang kerja pengamanan kantor, sopir, dan petugas kebersihan. Mereka katanya,

tersebar di seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Sumbar. Terkait informasi rendahnya honor yang diterima PTT, Jayadisman mengaku tidak benar. Karena honor untuk PTT sesuai dengan upah minimum provinsi (UMP). “Bahkan lebih bagi yang sudah lama bekerja,” katanya. Data BKD menyebutkan honor PTT dengan pendidikan SD/SMP untuk masa kerja di bawah empat tahun sebesar Rp1.550.000, dan mengalami kenaikan honor setiap empat tahun sampai mencapai Rp1.670.000 jika lama bekerja 32 tahun. Untuk PTT jenjang pendidikan SMA/DIII digaji Rp1.650.000, dan PTT jenjang pendidikan DIV/ S1/S2 dibayar Rp1.700.000 per bulannya. Formasi CPNS Tunggu Pusat Sementara itu formasi CPNS untuk Sumatera Barat masih menunggu pemberitahuan dari pusat. Sebelumnya, pemerintah sudah mengumumkan formasi CPNS mencapai 60.000 untuk

seluruh Indonesia, namun pusat belum menetapkan pembagian formasi untuk tiap daerah. “Untuk formasi daerah belum ada pemberitahuan dari pusat. Kita tunggu saja,” kata Jayadisman. Dia mengatakan sebelumnya BKD Sumbar mengusulkan formasi 903 CPNS untuk tahun 2013. Namun dari pengalaman sebelumnya, dia pesimis jumlah sebanyak itu disetujui pusat. “Saya kira mungkin sekitar 25 persen disetujui pusat. Atau sekitar 200 orang,” katanya. Jumlah itu katanya masih belum mencukupi kebutuhan PNS di Sumbar. Sebab tahun ini sebanyak sekitar 400 PNS pensiun, sehingga terjadi kekosongan. “Kalau kebutuhan yang ditanya kita butuh banyak. Tapi kan pemerintah tidak demikian, formasi dibuat sesuai anggaran,” jelasnya. Jayadisman menegaskan agar pelayanan tidak terganggu, SKPD harus mampu mengoptimalkan jumlah PNS yang ada. (h/cw-sal)

17 Kabupaten ................. Dari Halaman. 1 Dia mengatakan setiap daerah diharuskan mengirim laporan realisasi APBD setiap bulannya ke Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA) Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan melalui Biro Administrasi Pembangunan dan Kerjasama Rantau Pemprov. “Kami sudah surati daerah, agar segera menyampaikan serapan APBD-nya. Sebab, dari data yang disampaikan daerah, pusat dapat melihat sejauh mana realisasinya. Kalau untuk provinsi kami sudah serahkan tepat waktu,” sebutnya. Dia menyebutkan, TEPPA juga melakukan evaluasi terhadap pemerintah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi yang terlambat dalam menyampaikan laporannya. Makanya daerah diharapkan mematuhi deadline yang ditetapkan TEPPA, sehingga mendapatkan nilai bagus soal pelaporan penyerapan realisasi anggaran. “Untuk serapan anggaran bulan April, paling lambat dikirim 10 Mei. Sekarang sudah lewat tanggalnya, kan tidak disiplin namanya. Kita ingin ke depan ini diperbaiki,” ujarnya.

Muhammad Yani mengatakan, khusus di Provinsi Sumbar realisasi fisik di atas target yang telah ditetapkan. Dimana realisasi fisik untuk 47 SKPD dan non SKPD mencapai sebesar 27,21 persen dari target 25,12 persen. Sedangkan realisasi keuangan hanya mencapai 19,15 persen dari target 24,04 persen. Terjadi deviasi sebesar 4,89 persen. Deviasi itu, katanya, terjadi karena adanya pergeseran beberapa kegiatan dan belum dicairkan dananya. Sehingga berpengaruh terhadap realisasi anggaran. “Pergeseran mata anggaran yang dimaksud itu adalah penyesuaian terhadap ketentuan biaya perjalanan dinas baru,” tuturnya. Lebih lanjut, dia mengatakan realisasi belanja langsung dan tidak langsung Sekretariat DPRD Provinsi Sumbar mencapai 33,82 persen, Biro Pemerintahan 44,95 persen, Biro Hukum 24,11 persen, Biro Humas 34,48 persen, Biro Administrasi Pembangunan dan Kerjasama Rantau 26,06 persen, Biro Perekonomian 47,12 persen, Biro Bina Sosial 10,02 persen, Biro Umum 39,12 persen, Biro Organisasi 28,14

persen, dan Biro Pengelolaan Asset Daerah 26,09 persen. Sementara realisasi di Dinas Pengelolan Sumber Daya Air mencapai 26,88 persen, Dinas Prasjaltarkim 17,80 persen, Dinashubkominfo 28,54 persen, Dinas Kesehatan 45,46 persen, Dinas Pendidikan 28,53 persen, Dinas Pemuda dan Olahraga 22,21 persen, Dinas Pertanian Tanaman Pangan 22,58 persen, Dinas Perkebunan 34,02 persen, Dinas Kehutanan 24,53 persen, Dinas Peternakan 27,12 persen, Dinas Kelautan dan Perikanan 26,65 persen, Dinas Perindustrian Perdagangan 22,18 persen, Dinas Koperasi dan UMKM 27,94 persen, Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah 18,03 persen, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 35,01 persen, Dinas ESDM 22,18 persen, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi 30,47 persen, dan Dinas Sosial 21,44 persen. “Rata-rata realisasi di 46 SKPD sudah lebih dari 20 persen,” katanya. Realisasi paling rendah ada di Dinas Prasjaltarkim, sementara paling tinggi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. (h/cw-sal)

Ormas Islam .................. Dari Halaman. 1 Seperti, Pertama menuntut Pemko Padang mencabut izin pendirian rumah sakit tersebut. Kedua, bagi tokoh yang hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit, mall, hotel, dan sekolah bertaraf internasional, diharapkan meminta maaf kepada masyarakat Sumbar. Ketiga, kepada masyarakat diharapkan mendukung usaha penolakan pendirian rumah sakit ini. “Bagi yang tidak mendukung, dianggap memberi kemudahan untuk masuknya misionaris ke Sumbar,” jelas Aqil. Aqil juga menjelaskan, dari informasi yang dihimpunnya James sudah merencanakan membangun 1.000 sekolah Kristen di Indonesia. James juga pernah mendirikan gereja termegah di Asia Tenggara, dan ikut membiayai kampanye Presiden AS Bill Clinton tahun 1992. Katanya lagi, jika dilihat lagi, kata Siloam berasal dari bahasa Yunani, yang berarti mata air di Yerussalem yang digunakan untuk menyembuhkan orang yang sakit mata. “Dikhawatirkan dengan keberadaan rumah sakit ini nantinya, para pasien yang berasal dari kalangan kurang mampu akan disuruh untuk pindah agama, sehingga pengobatannya bisa dibiayai. Ini kan pemurtada,” kata Aqil.

Sementara itu menurut Ketua Majelis Tinggi MTKAAM Sumbar Irfianda Abidin, pembangunan rumah sakit Siloam oleh Lippo Group juga mendapat penolakan dari masyarakat di Palembang. Penyebabnya, karena membawa misionaris. Irfianda pun berharap agar berbagai pihak jangan hanya melihat nilai investasinya saja. Irfianda menyayangkan, rencana pembangunan mega proyek ini, pemerintah daerah tidak meminta pendapat atau masukan dari niniak mamak Minangkabau. Padahal menurut kebiasaan, hal ini selalu dilakukan. Penolakan mega proyek yang diduga berbau misionaris, juga pernah terjadi di Kota Bukittingi di awal tahun 1980-an saat pendirian Rumah Sakit (RS) Immanuel di Dekat Lapangan Kantin Bukittingi. Irfianda mengatakan, waktu itu tokoh Sumbar seperti Buya Hamka, Muzni M Yunus, dan lainnya menentang keberadaan rumah sakit ini. Sejumlah tokoh Sumbar pun sampai menemui Presiden Soeharto dan meminta proyek yang membuat resah masyarakat Minangkabau itu dialihkan ke daerah lain. Atas kebijakan Presiden Soeharto, akhirnya proyek RS Immanuel itu dialihkan ke Lampung dan lahan-

nya dibeli oleh Pemprov Sumbar. Dan akhirnya dilahan itu dibangun RS Strok. Soal bantuan ke sejumlah organisasi masyarakat, seperti Aisyiah, LKAAM, Fakultas Kedokteran Unand dan lainnya, menurut Tetua Adat Azwir Dt Rajo Malano juga perlu dipertanyakan misi dan latar belakangnya. Fauzi dari HTI juga mengatakan, ini merupakan upaya pemurtadan yang berkedok investasi. Dia berharap pejabat yang berada di wilayah kebijakan, untuk segera menyadari dan mengubah kebijakannya tersebut. Syaiful dari Majelis Mujahidin meminta pembangunan dibatalkan. Dihubungi secara terpisah, Sekda Kota Padang H Syafril Basir SH menilai tuduhan dan kecurigaan Ormas Islam terhadap adanya agenda misionaris di balik mega proyek RS Silom yang terintegrasi dengan hotel, mal dan sekolah tidaklah benar. Syafril Basir mengatakan Lippo Group sudah banyak membangun rumah sakit di berbagai penjuru di Indonesia dan bisa dicek keabsahannya. “Jika setelah beroperasi terlihat ada kegiatan yang melenceng, kita akan segera cabut izinnya,” kata Syafril, saat dihubungi Haluan tadi malam. (h/cw-eni)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

PENGEMBALIAN BERKAS DPD

Dua Orang Tidak Memenuhi Syarat PADANG, HALUAN—Dua orang bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Sumatera Barat tidak mengembalikan berkas pendaftaran untuk DPD. Mereka adalah Eddy Mujahidin dan Hasan Basri Husen.

Pemilu

KPU Padang Masih Tunggu DP4 PADANG, HALUAN—Hingga saat ini, KPU Kota Padang masih menunggu Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) dari Pemko Padang. Data tersebut belum diserahkan Pemko. Pasalnya, DP4 itu masih akan dikoordinasikan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Padang dengan meminta data ke Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil di Jakarta. “Dari informasi yang kita peroleh, Disdukcapil Padang akan berkoordinasi dengan Dirjen Penduk di Jakarta,” kata Koordinator Divisi Data Pemilih dan Sosialisasi Data Pemilih KPU Padang, Aswir Wiraputra. Ketika DP4 itu sudah diterima, maka tahapan Pilkada akan masuk pada pemuktahiran DP4 tersebut. Dalam hal ini, PPK dan PPS Pilkada akan membentuk Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) atau Panitia Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih). Pemuktahiran data Pileg akan dilakukan Petugas Pendaftaran Pemilih ( Pantarlih) dan data Pilkada dilakukan oleh PPDP. Begitu juga untuk Pilkada, memakai Daftar Pemilih Tetap (DPT) tool. Alat ini untuk memproses data pemuktahiran dengan sistemn offline hanya untuk Kota Padang. dengan proses pengerjaannya, Pileg menggunakan Sistem Data Pemilih (Sidalih). Sistem ini langsung terkoneksi online ke Jakarta. Sedangkan “Kami akan bagi jumlah petugas untuk masing-masing kelurahan untuk melakukan pemuktahiran data. Sehingga nanti, akan didapatkan jumlah total di seluruh Kota Padang. Artinya, dalam hal ini proses pemuktahiran data akan dilakukan setelah menerima DP4 dari Pemko. Kami berharap, data itu paling lambat sudah diterima pada 2 Juni. Dan sebelum tanggal tersebut, sudah terbentuk PPDP-nya,” tambahnya. Kepala Dinas Kependudukkan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang, Vidal Triza yang dihubungi terpisah mengatakan, Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) akan diserahkan ke KPU Kota Padang setelah lewat tanggal 30 Mei. “Nanti kita serahkan lewat tanggal 30 Mei, karena KPU Kota Padang mengirimkan surat ke Disdukcapil untuk DP4 per 30 Mei,” katanya. Kalau diserahkan sebelum tanggal 30 Mei, maka data DP4 nya tidak akan lengkap. Apalagi, perubahan jumlah penduduk ini setiap harinya terus berubah seperti ada yang pindah, meninggal, melahirkan dan lainnya. Nantinya, data DP4 itu akan digabungkan dengan jumlah e-KTP untuk mengakuratkannya. Bahkan pihaknya juga akan ke Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil di Jakarta. (h/ade)

DITUTUP — Ketua KPU Sumbar Marzul Veri didampingi Koordinator Divisi Hukum Ardyan dan Kabag Humas Agus Catur saat menutup secara resmi pengembalian berkas perbaikan pendaftaran calon anggota DPD. ENI

PILWAKO PADANG

Desri Berpasangan dengan Emzalmi PADANG, HALUAN—Salah seorang Bakal Calon Walikota Padang, Desri Ayunda sepakat membangun komitmen dengan pamong senior Emzalmi. Mereka maju bersama sebagai calon walikota dan wakil walikota Padaang mendatang. “Kami sudah bertemu dan membangun komitmen untuk membangun kota ini dengan baik. Saya menemui Uda Emzalmi. Kkami bicara dari hati ke hati. Padang memang harus dibangun dengan baik, bukan bertarung pada tataran survei,” kata Desri Ayunda kepada Haluan, Selasa (14/5). Meski belum dilabuhkan ke salah satu partai, Desri dan Emzalmi merupakan pasangan pertama bakal calon Pilwako Padang yang berkomitmen untuk berduet. Sementara

yang lain baru sebatas issue. Dikatakannya, memang banyak calon yang bisa jadi walikota dan dinyatakan menang dalam survei. Tapi sesungguhnya ukuran seorang walikota bukan itu. “Survei hanya mengukur popularitas dan elektabilitas seseorang. Itu berlaku untuk 10 tahun silam. Sekarang yang penting kualitas,” tambahnya. Tentang Desri, putra Koto Tangah ini sudah membangun pendukung riil melalui tim operasional pemenangan, mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, RW dan RT. Alumni kursus Lemhanas ini adalah jebolan Fakultas Ekonomi Unand dan Magister dari Universitas Gajah Mada. Desri pernah menjabat Humas dan Sekretaris

Perusahaan di PT. Semen Padang. Meski ada yang menyebut Desri terlambat star, namun bagi Desri, itu persoalan waktu semata. Menurutnya, dia maju bukan sekadar untuk kursi walikota, tapi membangun kota kelahiran ini lebih elegan ke depan. Akan halnya Emzalmi yang pekan ini mulai memasang balihonya di mana-mana, itu adalah sebagai pemberitahuan kepada warga kota Padang. ”Saya bukan haus kekuasaan, tapi saya harus mengabdi untuk Padang, kota saya. Saya mengerti betul kota ini, membangun Padang tidak bisa sembarangan. Kalau sekadar hebat di survei, bukan jaminan untuk Padang lebih maju,” kata Emzami. (h/ade)

Khusus untuk Eddy Mujahidin, dia mendatangi KPU setelah pukul 16.00 WIB, Selasa (14/5), yang merupakan batas akhir pengembalian berkas perbaikan. Eddy pun harus menelan rasa kecewanya dengan kembali ke rumah karena batal mengikuti pertarungan menjadi anggota DPD. “Kecewa sih kecewa. Tetapi ini kan salah saya juga. KPU sudah benar kok,” katanya. Eddy mengaku, dirinya terkendala dengan listrik yang padam yang terjadi di sekitar rumahnya di Kompleks Astratek sekitar 2 jam. Menurutnya dengan waktu dua jam itu, tentu bisa menginput data untuk beberapa puluh orang. Ketua KPU Sumbar Marzul Veri mengatakan, untuk dua orang ini, karena tidak menyerahkan berkas perbaikan, otomatis Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan tidak bisa melanjutkan ke tahapan verifikasi faktual. Sementara untuk 29 orang lainnya, akan dilakukan verifikasi kembali sampai 21 Mei mendatang. Hasilnya akan diumumkan 22-23 Mei. Kemudian, dilanjutkan dengan verifikasi faktual 24 Mei-6 Juni mendatang. Terkait status PNS yang masih disandang oleh bakal calon anggota DPD, Zulkarnain Kamsya, menurut Veri tidak ada masalah. Karena calon yang bersangkutan sudah memenuhi persyaratan mengundurkan diri dengan melampirkan bukti proses pengunduran diri. “Hal ini dibenarkan dalam aturan KPU. Calon itu saat ini juga sebentar lagi memasuki masa pensiun,” ucap Veri. Sebanyak 29 orang yang mengembalikan berkas ini yaitu Leonardy Harmainy, Alirman Sori, Andi Harmaini, Zulkarnain Kamsya, Afrizalty, Khairul Azmi, Jefrie Geovanie, Yong Hendri, Novi Chandra, Afdal, Syafwan Dt Sempono, Herman Darnel Ibrahim, Irman Gusman, Muhammad Rahmad, Rahmad Hidayat, Davip Maldian, dan Mizwar Abbas, dan Masrul Munaf. Kemudian, Emma Yohanna, Irdinansyah Tarmizi, Mardinas M Syair, HM Yamin Ferriyanto Tara, Sani Mariko, John Kenedi, Azhar, M Sayuti Dt Rajo Pangulu, Zola Pandoe, Jhoni Afrizal, dan Zulherman. (h/cw-eni)

SURVEI RANG MUDO MINANG FOUNDATION

Kepopuleran Balon Wako Padang Naik Turun PADANG, HALUAN—Jelang pemilihan Walikota Padang, suhu politik mulai menghangat. Para bakal calon mulai gesit bersosialisasi ke masyarakat dan sekaligus melakukan maneuver politik. Peringkat kepopuleran para calon pun bergerak turun naik, mereka saling kejar. Direktur Eksekutif Lembaga Survei Rang Mudo Minang Foundation, Muzar kepada wartawan

di Padang mengatakan, dari survei yang dilakukannya ternyata bakal calon independen atau perseorangan melaju cukup pesat. Survei yang dilakukannya, diyakini berdasarkan kondisi ril tanpa keberpihakan pada salah seorang balon walikota. “Survei kita lakukan selama bulan April dengan metode Random Sampling terhadap 1.350 koresponden yang tersebar pada 11 kecamatan dengan usia 17-50 tahun. Margin errornya 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen,” terang Muzar. Dikatakan, pada 2013 ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap balon walikota yang diusung partai politik mulai menurun. Namun, sebaliknya tingkat kepercayaan kepada

calon r perseorangan semakin meningkat. Itu disebabkan berdasarkan pengalaman masyarakat terhadap beberapa kali Pemilukada digelar, walikota yang diusung partai politik kurang menyerap dan mewujudkan aspirasi masyarakat. Rentang waktu Januari hingga Maret, nama bakal calon walikota incumbent masih tetap paling populer. Namun seiring perjalanan waktu dan memasuki masa musim panas politik, ternyata nama balon independen menyelip incumbent. Nama Yusman Kasim, mantan Wakil Walikota Padang paling banyak dipilih dengan meraih suara 20,4 persen. Naiknya popularitas Yusman Kasim karena dia cukup aktif melakukan sosialisasi ke tengah masyarakat terutama kalangan masyarakat bawah. Posisi kedua diisi Alkudri, Ketua DPD REI Sumbar dengan meraih suara 17,6 persen. Nama

Alkudri melejit berkaitan dengan peringatan HUT REI ke-41 yang dipusatkan di Kota Padang pada Maret lalu yang menghadirkan 1000 pengusaha perumahan. Posisi ketiga yang tak didugaduga, ditempati Indra Jaya, notaris kondang Kota Padang dengan perolehan suara 10,6 persen. Naiknya nama Indra Jaya, karena sosialisasi diri dan programnya yang sangat gencar. Indra Jaya yang melaju menuju walikota melalui jalur independen. Nama incumbent, Mahyeldi turun menempati posisi empat dengan perolehan suara 10,3 persen. Kasus dugaan korupsi Safari Dakwah Partai Keadilan Sosial (PKS) sebesar Rp1,9 miliar memberikan pengaruh yang signifikan terhadap turunnya popularitas Mahyeldi. Posisi lima muncul nama Azwin, seorang birokrat yang mendapatkan dukungan suara 7,1 persen. Selain dari birokrat,

>> Editor : Devi Diany

Azwin juga memiliki Komunitas Padang Bisa serta Ketua DPP alumni SMEA/SMK3 Padang yang memiliki cukup banyak basis. Posisi enam ditempati Afrizal sebagai anggota DPD RI dan juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Padang dengan perolehan suara 5,4 persen. Afrizal cukup dikenal dengan keberaniannya mengkritisi program Walikota Padang melalui Forum Warga Kota (FWK). Kemudian, jabatan sebagai anggota DPD RI dan sering turun ke masyarakat, juga membuat dirinya semakin dikenal di Kota Padang. Posisi tujuh ditempati M.Ichlas El Qudsi anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN). M.Ichals El Qudsi yang akrab disapa Michel ini mendapatkan suara, 4,1 persen. Michel cukup dikenal selain anggota DPR RI, dia juga punya mobil ambulance gratis termasuk tenda kematian yang kerap dimanfaatkan masyarakat. (h/vie)

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

MENYALAKAN LILIN—Puluhan mahasiswa KSR PMI Universitas Negeri Padang (UNP) menyalakan lilin di lapangan depan gedung Rektorat UNP, Selasa (14/5). Aksi nyalakan lilin ini dilakukan untuk memberi semangat kepada Orang Dengan HIV/Aids (ODHA), yang ada di Sumatera Barat. RIVO SEPTI

RSUD PERLU DIKEMBANGKAN

Pemko Siap Kembalikan Pinjaman PIP

ANDRIES

HADAPI PASAR BEBAS ASEAN DAN GLOBAL

Promosikan Produk dengan Gencar PADANG, HALUAN—Tahun 2015 nanti, akan berlaku pasar bebas Asean. Sedangkan tahun 2020 mendatang, akan berlaku pula pasar bebas global. Sehingga pasar dalam negeri akan dibanjiri berbagai produk yang berasal dari luar negeri. Kondisi ini harus diantisipasi. Produk lokal harus tetap menjadi pilihan masyarakat. Untuk itu perlu dilakukan promosi hasil-hasil produk industri dari masyarakat Kota Padang. Salah satunya melalui sosialisasi atau Bimbingan Teknis (Bimtek) Berpromosi. “Kita harus sosialisasikan program peningkatan

9

penggunaan produksi dalam negeri, yakni mendorong masyarakat agar menggunakan produksi lokal, seperti sepatu dan alas kaki lainnya, pakaian dan makanan daerah,” kata Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat membuka Bimtek Berpromosi, Selasa (14/5). Dikatakan, kegiatan pro-

mosi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan suatu program pemasaran. Karena berapapun tingginya kualitas produk, jika tidak diiringai dengan promosi yang baik, maka produk tersebut tidak akan dikenal konsumen. “Promosi sangat perlu sekali dilakukan agar produkproduk yang dihasilkan dikenal banyak orang. Dengan promosi akan banyak diraih keuntungan. Disamping itu saat kita dihadapkan dengan produk pesaing dari luar, kita bisa mengetahui kelebihan dan kekurangannya,” ujar Mahyeldi. Program promosi ini sudah diawali oleh pemerintah pusat tahun 2009 lalu. Saat itu

Menteri Perdagangan RI meluncurkan kampanye 100% Cinta Indonesia. Kampanye ini untuk mempromosikan merek dan produk Indonesia dan meningkatkan kesadaran konsumen Indonesia. Upaya promosi produk dan merek Indonesia itu untuk mengubah pandangan rakyat Indonesia yang selama ini menganggap produk impor lebih berkualitas dari produk buatan Indonesia. Kampanye tersebut telah merubah pandangan masyarakat terhadap produk-produk dalam negeri. “Kita berharap, dengan kegiatan ini para pelaku industri dan kerajinan di Kota Padang mampu bersaing, dan melakukan terobosan dan

perluasan pasar baik lokal maupun luar negeri. Ikutilah kegiatan bimbingan teknis berpromosi dengan sungguhsungguh,” katanya. Selanjutnya Ketua Pelaksana Kegiatan Promosi Disperindagtamben Kota Padang, Tasril Tasar melaporkan acara ini diikuti 35 peserta dari pelaku usaha kecil menengah yang berada di Kota Padang. Narasumbernya dari Disperindagtamben Propinsi Ridonal dengan materi “Kebijakan Pemerintah Tentang Penyelenggaraan Promosi”. Desemberius dari Perindagtamben Kota Padang serta Dedi Putra Johor dari Consultan PT ASB Consulting. (h/vie/rel)

PADANG, HALUAN—Pemko Padang menilai, pengembangan RSUD dr Rasidin perlu dilakukan. Pasalnya dengan kondisi saat ini, RSUD itu masih jauh dari standar yang ditetapkan Kemenkes meskipun kini telah mengantongi Rumah Sakit Tipe C. Pemko pun terus berusaha untuk mendapatkan uang demi pengembangan rumah sakit tersebut. Salah satunya melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Sekda Kota Padang, Syafril Basyir didampingi Kepala RSUD Kota Pada, Artati Suryani dan Kepala Bappeda Hervan Bahar kepada Haluan kemarin mengatakan, Pemko pada prinsipnya sanggup mengembalikan pinjaman yang direncanakan berjumlah Rp100 miliar itu. Untuk mendapatkan pinjaman tersebut, perlu dukungan DPRD Kota Padang, yang saat ini tengah melakukan pembahasan melalui Pansus III. Sementara itu Kepala Bappeda Kota Padang Hervan Bahar mengatakan, saat ini yang diperlukan adalah surat persetujuan prinsip pinjaman dari DPRD Kota Padang bahwa Pemko Padang akan mengajukan pinjaman. Sedangkan besarnya nilai pinjaman, sangat tergantung dari keputusan PIP. “Jadi saat ini baru sekedar

mendapatkan peluang, karena Walikota Padang, pimpinan RSUD dan Ketua DPRD Kota Padang sudah melakukan presentasi di PIP,” katanya. Ia mengatakan, setelah mendapatkan persetujuan prinsip, maka akan diajukan kembali ke PIP. Setelah itu, PIP akan melakukan pemeriksaan atau verifikasi tentang persyaratan administrasi dari Pemko Padang. PIP akan mengkaji lagi melalui data yang dikirimkan Pemko Padang, tentang apa saja yang direncanakan oleh Pemko Padang dalam pengembangan RSUD. Terakhir, PIP menetapkan jumlah pinjaman yang akan diberikan ke Pemko Padang. “Masih banyak lagi rentetan yang akan dilakukan dalam peminjaman dana ini. PIP terkenal dengan pengurusan dan pengawasan yang ketat, jadi Pemko Padang juga harus menyediakan data yang lengkap. Bahkan pinjaman ini akan dibuatkan Perda dan masuk ke APBD,” katanya. Jika proses ini selesai setelah penyusunan anggaran perubahan, maka bisa dimanfaatkan pada 2014. Terkait dengan keinginan Pansus, agar adanya perencanaan yang jelas tentang pengembangan ini, hal itu sedang dilakukan. Penyusunan rancangan detail itu masih dilakukan oleh tim.(h/ade)

>> Editor : Devi Diany

Penata Halaman: Syahrizal


10 PA D A N G

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

RENCANA DITEMPATI SEPTEMBER

Pembangunan Balaikota Masih 50 Persen LINGKAR

PADANG, HALUAN—Walikota Padang Fauzi Bahar akan menempati Kantor Balaikota baru di kawasan eks Terminal Aiapacah, pada September 2013 mendatang. Pasalnya, pembangunan pusat pemerintahan baru 50 persen.

Majelis Pembimbing Pramuka IAIN IB Dilantik P A D A N G , H A L U A N — Rektor IAIN Imam Bonjol Padang Prof Dr H Makmur Syarif SH M Ag bersama pengurus lainnya dilantik menjadi Ketua M a j e l i s Pembimbing Pramuka IAIN IB Padang, priode 2012/2015. Pelantikan tersebut, ditandai dengan pemasangan lambang pramuka oleh Ketua Kwarda Padang Hariadi Dahlan, di aula GSG kampus Lubuk Lintah Padang, Selasa, (14/5). Dalam kesempatan itu, Rektor IAIN Imam Bonjol Padang Prof Dr H Makmur Syarif mengatakan, meskipun majelis pembimbing pramuka IAIN Imam Bonjol Padang, mengalami masa vakum hampir lima tahun lamanya. Namun berbagai kegiatan keperamukaan, tidak pernah diabaikan oleh Majelis Pembimbing pramuka IAIN IB Padang. “Pramuka yang ada di perguruan tinggi Islam, khususnya IAIN IB yang menyandang nama pahlawan nasional. Untuk itu, pada pelantikan ini, saya berharap, seluruh unsur bisa memperkuat dan mempeteguh iman, serta tekad yang bulat untuk memajukan Pramuka IAIN IB Padang,’’ katanya. Sementara itu, Hariadi Dahlan usai melantik majelis pembimbing menyebutkan, gerakan pramuka adalah pondasi, dan modal dasar negara sekaligus menjadi sumber pendidikan karakter bagi generasi muda. “Apabila oraganisasi keperamukaan tidak berjalan sesuai dengan koridor yang ditentukan, maka secara langsung akan berdampak kepada karakter anggotanya. Untuk itu, pamuka sangat perlu mendapat binaan dari unsure-unsur terkait,” ungkapnya. Ketua Kwarda Sumbar diwakili Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd, mengatakan, kepengurusan majelis pembimbing gugus depan di IAIN ini, terletak sebuah amanah untuk menjalankan organisasi pramuka ini di Sumbar secara benar dan konsisten. “Harapannya di masa datang, misi perguruan tinggi ini di masa depan lebih berkualitas dan punya nilai tauladan bagi masyarakat,” imbuhnya. (h/cw-wis)

LANTIK — Sekdako Syafril Basyir melantik dan mengambil sumpah jabatan Teddy Antonius sebagai Camat Lubuk Begalung, Selasa (14/5). HUMAS

SEKDAKO SYAFRIL BASYIR

Camat Bukan Kepala Wilayah PADANG, HALUAN—Camat adalah pelayan masyarakat, bukan kepala wilayah. Karena itu, camat harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di kecamatan. Camat harus bisa mengajak dan mengayomi masyarakat yang dipimpinnya, sesuai dengan aturan dan tata krama yang berlaku. Bila camat dapat diterima kehadirannya dengan baik di tengah-tengah masyarakat, maka diyakini berbagai program kerja yang diusung Pemko Padang ke depan, pasti akan mendapat dukungan dan dilaksanakan masyarakat kelurahan secara bersama. Demikian antara lain disam-

paikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Syafril Basir saat mengambil sumpah jabatan Camat Lubuk Begalung, Teddy Antonius di Aula UPI, Selasa (14/5). Teddy menggantikan Hendrizar Azhar yang dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pasar Kota Padang. “Jabatan itu adalah amanah yang diberikan pimpinan, sebagai suatu kepercayaan pada seseorang. Karena itu saya minta Camat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan sungguh-sungguh,” katanya. Selanjutnya Ketua PKK Kota Padang, Mutiawati Fauzi Bahar melantik Ketua PKK Kecamatan

Lubuk Kilangan. Mutiawati memberikan motivasi dan dukungan kepada Ketua PKK yang baru Ny.Teddy Antonius untuk dapat bekerja sama dengan masyarakat dan penuh bertanggung jawab. Mutiawati juga mengajak Tim PKK Kecamatan dan Kelurahan, Bundo Kanduang dan Majelis Taklim serta para pemuka masyarakat Lubuk Begalung untuk dapat bekerjasama dan membantu tugas camat yang baru dilantik dalam mensukseskan tugas-sehari-hari. Tanpa keikutsertaan segenap warga Lubuk Begalung, camat tak akan bisa bekerja sendiri. (h/vie/rel)

“Kemungkinan Balaikota Padang di kawasan Aie Pacah baru akan dimanfaatkan pada September mendatang. Karena pada bulan September itu bertepatan dengan 4 tahun pasca gempa 2009,” kata Kepala Bappeda Kota Padang Hervan Bahar kepada Haluan, Selasa (14/5). Selain itu, diharapkan pada bulan September itu progres pembangunan Balaikota sudah rampung seluruhnya dan langsung bisa ditempati Walikota. Sedangkan pada bulan Juli mendatang, seluruh mobiler dan inventaris kantor lainnya sudah bisa dipin-dahkan. “Mudah-mudahanlah pembangunan pusat pemerintahan itu bisa tuntas sesuai dengan yang direncanakan. Saat ini masih bulan Mei, masih cukup banyakw aktu untuk menyelesaikan pembangunannya, sehingga September bisa digunakan,” ujarnya. Dari dokumen rencana pembangunan pusat pemerintahan Padang yang baru, diketahui untuk pembangunan Balaikota Padang dibutuhkan dana Rp106,16 miliar dengan total luas bangunan dan sarana pendukungnya 17.173,5 meter persegi. Rincian pembiayaannya,

untuk struktur bangunan bawah menghabiskan dana Rp42,38 miliar dan struktur bangunan atas Rp19,85 miliar. Kemudian anggaran untuk pekerjaan arsitektur bangunan dibutuhkan biaya Rp14,12 miliar dan biaya pembangunan elek-trikal Rp8,75 miliar. Selanjutnya biaya untuk pekerjaan plumbing dan mekanikal Rp8,09 miliar. Dengan demikian perkiraan harga bangunan mencapai Rp4,37 juta/meter persegi dan total biaya bangunan Rp 75,21 miliar. Selain itu, dibutuhkan dana Rp18,86 miliar untuk pekerjaan luar bangunan dan sarana prasarana pendukung bangunan Balaikota Padang. Anggaran lainnya, pajak pertambahan nilai (PPn) 10 persen atau Rp9,4 miliar. Lalu biaya manajemen konstruksi Rp2,25 miliar dan biaya pengelolaan kegiatan pembangunan Rp 450 juta. Pekerjaan luar bangunan meliputi, pekerjaan sipil, pengukuran lahan, pematangan tanah, pekerjaan jalan dan saluran air. Lalu pekerjaan plumbing meliputi, pengerjaan sistim distribusi air bersih dan sistem pemadam kebakaran. Pekerjaan elektrikal meliputi, pengerjaan sistem daya gedung dan penerangan luar areal perkantoran. (h/ade)

KELURAHAN FLAMBOYAN BARU

Arahkan Program Manunggal untuk Atasi Banjir PADANG, HALUAN—Kelurahan Flamboyan Baru meru-

pakan salah satu kelurahan dari Kecamatan Padang Ba-

Kantor Lurah Flamboyan Baru. Kelurahan ini tengah mempersiapkan diri untuk pelaksanaan Program Manunggal Bulan Bakti Gotong Royong. ALEX

rat. Mempunyai 22 RT dan 5 RW dengan jumlah penduduk 4.120 jiwa dan 1112 KK. Luas wilayahnya mencapai 72 hektar. Pada bulan Mei ini, Kelurahan Flamboyan Baru ikut menyukseskan Program Manunggal Bulan Bakti Gotong Royong, yang akan dilaksanakan 20 Mei 2013 mendatang. Pelaksanaannya serentak oleh seluruh 104 kelurahan di Kota Padang. “Kegiatan ini telah dimulai dengan pra-manunggal sejak 5 April lalu, mempersiapkan posko, data-data dan administrasi menjelang program manunggal bulan bakti dilaksanakan pada 20 mei 2013 ini,” kata Lurah Flamboyan Baru, Yeronimus saat ditemui di kantornya, Selasa (14/5). Dia menambahkan, saat ini setiap kelurahan telah dianggarkan oleh Pemko Pa-

dang melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) Kota Padang sebesar Rp20 juta. Untuk itu masyarakat diminta terlibat aktif menyukseskan program manunggal bulan bakti gotong royong tersebut, baik ikut berpartisipasi materi, tenaga, dan bantuan lainnya, karena sangat bermanfaat bagi warga sekitar kelurahan. “Saat ini Flamboyan Baru mengarahkan program tersebut untuk mengatasi banjir di RT II RW I yang merupakan akses jalan utama. Banjir di kelurahan ini menyebabkan macet dan ketidaknyamanan berkendara. Hal ini disebabkan karena endapan sendimen yang ada pada selokan, menyebabkan lumpur terkumpul sehingga saluran tidak lancar,” jelasnya Sementara itu, Zainal (55

tahun), salah seorang warga Flamboyan Baru menyatakan, program manunggal sangat bermanfaat bagi kelurahan. Program manunggal diarahkan pada kawasan rentan banjir di wilayah RT II RW I yang telah diajukan pada forum Musrenbang Kelurahan. Selain itu, program tersebut menjadi ajang kebersamaan antra ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai dan tokoh masyarakat. “Kita menyadari program manunggal sangat bermanfaat bagi warga. Biasanya warga antusias dalam berpartisipassi pada program manunggal bulan bakti tersebut. Hal dapat terlihat, banyak warga yang berpartisipasi seperi bersedia menyumbangkan tanahnya untuk pembangunan jalan dan bangunan lainnya.” Tukasnya. (h/cw-lex)

Beberapa murid TK Angkasa Lanud Padang sedang menyanyi dan menari lagu Tanteku Cerewet pada acara perpisahan dan penutupan tahun ajaran 2012-2013. AMIR

TK Angkasa Gelar Perpisahan PADANG,HALUAN—Menutup tahun ajaran 2012-2013, sebanyak 40 murid-murid Taman Kanak-kanak (TK) Angkasa LANUD Padang, mengadakan perpisahan dengan para guru. Perpisahan tersebut berlangsung di depan gedung TK Angkasa di Komplek Bandara Tabing, Kota Padang, Selasa (15/5). Dalam sambutannya, Kepala TK Angkasa, Enggi Deswati mengatakan, acara tersebut merupakan kegiatan dalam melepas anak didik untuk memasuki jenjang pendidikan SD. Dengan ilmu yang di ajarkan selama ini di harapkan menjadi bekal mereka untuk menjadi seorang anak yang berkarakter. “Dengan ilmu yang telah kita ajarkan, diharapkan anak-anak itu menjadi anak yang memiliki karakter Islami dan berakhlak mulia,” katanya. Perpisahan tersebut berlangsung khidmat dan dirangkai dengan berbagai lomba, seperti lomba bernyanyi, menari dan ceramah. Acara perpisahan tersebut dihadiri Ketua Yayasan Dr Ila Fairlyanto beserta para orang tua murid. (h/amr)

>> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal


DARI NAGARI KA NAGARI 11

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

Banyak Pencaker Berorientasi PNS PASBAR, HALUAN— Jumlah pencari kerja (pencaker) di Pasaman Barat sesuai yang terdaftar pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pasaman Barat mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yakni mencapai 11.388 orang. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pasbar, Aliman Afni kepada Haluan kemarin di kantornya mengatakan, kendati jumlah Pencaker di Pasbar banyak, tapi tidak semuanya pengangguran. Umumnya pencaker tersebut mempunyai pekerjaan sampingan. Mereka mencari kerja karena berorientasi untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Jadi mereka mengurus kartu pencari kerja,” katanya. Lebih lanjut ia jelaskan, dari 11.388 orang itu jumlah laki-laki sebanyak 4.817 orang dan perempuan 6.549 orang. Terdiri dari kelompok umur yang bervariasi. Kata Aliman Afni, jika didata betul jumlah pengangguran di Pasbar bisa dikatakan tidak ada. Sebab, rata-rata mempunyai pekerjaan walaupun ada yang tidak tetap. Umumnya warga Pasbar mempunyai pekerjaan sendiri, seperti berkebun atau bertani. “Minimal mereka menjadi buruh,” tukasnya. Ia akui pula, di Pasbar sebenarnya memiliki lowongan kerja yang banyak. Tapi karena skil pencaker yang terbatas akhirnya tidak bisa di pakai pada kerja. Contohnya saja, katanya kalau di Pasaman Barat memiliki perusahaan perkebunan beserta pabriknya jika kemampuan kurang maka tenaga kerja tersebut hanya terpakai untuk buruh. “Bertolak dari itu semua maka sangat dibutuhkan Balai Latihan Kerja untuk mendidik para pencari kerja sehingga siap untuk ditempatkan dimana saja nantinya,”kata dia. Dia menambahkan, pihaknya saat ini akan terus berusaha kepemerintah pusat untuk bisa mendirikan BLK dalam rangka membina tenaga kerja yang ada. Dengan bekerja sama dengan kementrian tenaga kerja serta daerah lainnya di Indonesia maka semua peluang kerja yang ada akan terlihat dan akan diinformasikan kepada masyarakat di Pasaman Barat. Pihaknya juga mengharapkan kepada semua perusahaan agar bisa ,menempatkan warga Pasaman Barat untuk bekerja di perusahannya dengan bidang yang sesuai. “Kepada pencari kerja harus mampu meningkatkan skil dan kemampuan lainnya sehingga bisa dipakai oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit,’’katanya. (h/dka)

Angkutan Sawit Wajib Taati Aturan PASBAR, HALUAN— Dalam rangka sama-sama menjaga kenyaman dan ketertiban lalulintas Dinas Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Pasaman Barat kembali menegaskan, agar perusahaan perkebunan yang ada di Pasbar tidak menerima dan melayani kenderaan operasional atau truk perusahaan milik pribadi, apabila tidak lengkap surat-surat dan administrasi kenderaan. Kenderaan pengangkut sawit juga dilarang beroperasi, apabila saat melakukan pengangkutan tidak memasang rajut pengaman pada mobilnya.”Kita sudah surati perusahaan yang ditanda tangani bupati. Diharapkan perusahaan mematuhi aturan yang dibuat itu. Kita akan terus pantau, jika ketahuan ada perusahaan yang nekat melanggar akan diberi sanksi. Kita juga bekerjasama dengan dinas perkebunan dan pihak kepolisian,” kata Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Pasbar, Mardani kepada Haluan kemarin di Simpang Ampek. Katanya, Pasbar sangat rawan terjadinya kecelakaan lalulintas, sebab banyaknya truktruk pengangkut sawit yang lalu lalang di jalan raya setiap hari.Namun untuk meminimalisir angka kecelakaan, truk-truk sawit harus dalam kondisi laik jalan. “Kita mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Kita berkacamata dari kecelakaan yang terjadi di daerah lain, umumnya penyebab kecelakaan terjadi akibat kenderaan yang tidak laik jalan, kita tidak ingin hal seperti itu terjadi Pasbar,” ungkapnya. Adapun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi kenderaan truk katanya, selain surat-surat kenderaan dan sopir, seperti STNK, buku KIR dan SIM, kelayakan jalan kenderaan juga harus diperhatikan. Penentuan laik jalan itu melalui pengujian kenderaan. Menurutnya, Umumnya sekarang truktruk milik pribadi dan beroperasional di perusahaan perkebunan dalam kondisi mati KIR. “Diminta tegas ke perusahaan untuk memperhatikan. Kalau perlu perusahaan tidak menerima mobil yang mati KIR dan pengaman atau rajut,” imbuhnya. Ia lanjutkan, Dishub akan cek langsung ke perusahaan, apakah kenderaan yng operasionalkan perusahaan apakah laik jalan dan lengkap surat-suratnya. Kepala UPT Pengujian Kenderaan Dishub Pasbar, Zul Bahar mengakui, saat ini banyak kenderaan truk-truk pengangkut sawit yang tidak melakukan uji KIR. Padahal katanya pengujian kenderaan wajib, demi keselamatan pengendara. Kata Zul Bahar,hal yang salah jika anggapan selama ini KIR hanyalah sebagai pendapatan bagi daerah atau PAD. KIR menurut Keputusan Menteri (Kepmen) nomor 71 tahun 1993 tentang uji berkala, tujuan KIR adalah untuk memberi jaminan keselamatan dan melestarikan lingkungan. (h/dka)

MEMIRISKAN— Seperti inilah kondisi Sasak saat ini, memiriskan hati. Rumah warga sudah banyak yang hancur diterjang ombak, kawasan pemukiman hanya tinggal beberapa sentimeter lagi dari bibir pantai. ANDIKA

BENCANA DI NAGARI SASAK MAKIN PARAH

Sudah Saatnya Pemerintah Pusat Peduli PASBAR, HALUAN— Kawasan Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia semakin parah didera bencana berkepanjangan. Saat cuaca buruk, gelombang besar mendera permukiman warga. Jika musim hujan, banjirpun datang menghantam. Bantuan Pemerintah Pusat dan BNPB, kini sangat diharapkan. Nyaris setiap hari warga dihantui datangnya bencana. Seperti yang dirasakan warga di daerah Jorong Pondok, Jorong Muaro hingga Jorong Pasa Lamo, Kecamatan Sasak.Mereka sudah amat sering didera bencana. Menanggapi kondisi sangat memprihantikan itu, Pemerintah Daerah sudah menggelar rapat, mencarikan solusinya. Upaya dilakukan, termasuk meminta bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Proposal sudah sampai kepada lembaga di pusat itu, kini tinggal menunggu reaksi pusat lagi. Sebab, jika hal ini dilama-lamakan lagi, akan memperparah kondisi Sasak. “Proposal itu sudah sampai ke BNPB Pusat, saya sudah pastikan dan melihat proposal itu di kantor BNPB di Jakarta,” kata Ketua DPRD Pasbar, Yulianto kepada Haluan kemarin di Simpang Ampek. Katanya, jika tidak ada bantuan itu, entah apalah jadinya nanti Sasak. Kondisinya kini sudah amat parah. Bibir pantai tinggal sejengkal lagi dari kawasan pemukiman warga. Wajib, ada kebijakan

Pemerintah Pusat untuk menyelamatkan warga sekitar. “Saya ke BNPB atas nama masyarakat Pasbar, memohon juga kepada mereka agar Sasak ini benar-benar dibantu. Masyarakatnya di keluarkan dari kondisi sekarang yang amat meresahkan,” ujarnya. Secara terpisah, Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan Pasbar, Nelyarwisma mengatakan, sesuai hasil rapat dengan sejumlah SKPD di ruang Sekda, beberapa hari lalu. Ada beberapa alternatif untuk menyelamatkan masyarakat Sasak dari bahaya bencana. Kendati demikian, hal tersebut dibutuhkan keseriusan semua pihak. Harus dikerjakan secara bersama-sama oleh SKPD terkait. “Artinya, hal ini pekerjaan global, mesti bersama-sama tidak bisa satu SKPD saja, dan juga tidak bisa tanpa bantan Pusat, “ ujarnya. Salah satu yang paling bagus menurutnya, melakukan relokasi penduduk ke perumahan nelayan yang saat ini sudah tersedia. Namun sebelumnya, perlu dilakukan normalisasi sungai yang terhubung ke muaro Sasak. Hal itu dimaksudkan, agar perahu atau kapal-kapal nelayan bisa masuk sungai dan perahu atau kapal mereka

parkir atau tertambat persis di belakang rumah relokasi yang baru. “Ini penting untuk menarik warga mau pindah ke lokasi relokasi. Sebab, selama ini yang menjadi kendala adalah, masyarakat tidak mau pinda dengan alasan jauh dari tempat usaha mereka sebagai nelayan. Mereka risih meinggalkan kapal-kapal atau perahu mereka di pantai, sementara rumah mereka jauh. Takut kena curi peralatan di kapal atau hanyut dan lain-lain. Sehingga mereka enggan untuk pindah,” terangnya. Maka, dengan dilakukan normalisasi sungai kapal atau perahu bisa masuk, hingga di belakang rumah warga. Tidak ada alasan lagi untuk mengelak masalah peralatan nelayan atau jauh dari lokasi usaha. Disamping itu ia katakan, jika sungai di normalisasi pihaknya dari DKP bisa pula membuat program untuk peningkatan ekonomi nelayan. Dengan mendirikan keramba (KJA) di pinggir sungai. Secara otomatis keberadaan KJA itu akan menambah penghasilan masyarakat. Walau demikian katanya, hal tersebut butuh kebersamaan semua pihak. Disamping itu juga butuh kesadaran masyarakat, bahwa niat baik pemerintah untuk merelokasi bukan untuk menghambat atau menjauhkan dari tempat usaha, tetapi memberikan jaminan keselamatan bagi masyarakat. “Butuh proses memang, butuh pula mediasi dengan masyarakat agar mereka mau di relokasi. Selain itu keseiapan pemerintah sebelum melakukan relokasi itu,” tambahnya. (h/dka)

BUPATI PASBAR H. Baharuddin R melakukan mediasi dengan masyarakat agar mau direlokasi ke tempat yang lebih aman. Namun hal itu tidak akan jalan jika tidak didukung oleh semua stakeholder mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga Pemerintah Pusat, tentang sarana dan prasarana relokasi yang akan dilakukan. ANDIKA

BUPATI APRESIASI RAZIA BALAPAN LIAR

Fasilitas Umum Harus Dijaga Bersama PASBAR, HALUAN— Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin R menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama para anak-anak muda untuk samasama menjaga fasiltas umum yang ada di daerah Pasbar. Sebab, sarana prasarana tersebut dibangun dalam rangka pembangunan guna menunjang peningkatan ekonomi masyarakat. Hal tersebut Bupati sampaikan, sekaitan dengan dijadikannya runway bandara Pusako Anak Nagari oleh para anak-anak muda lokasi balap liar. Seperti yang diberitakan koran ini beberapa hari lalu. Kepada Haluan kemarin ia sampaikan, bandara merupakan lokasi yang sangat sensitif dan tidak bisa sembarangan orang saja masuk pada areal runway. Apalagi dijadikan arena balapan. Katanya, kendati bandara tersebut belum beroperasional, tapi saat ini lokasi bandara sudah masuk pada arena terlarang bagi masyarakat umum kecuali se izin petugas piket bandara. “Menjadikan

arena balapan runway bandara itu sama sekali tidak bisa dibiarkan,” katanya. Disamping itu, Bupati juga menghimbau kepada masyarakat sekitar bandara untuk sama-sama memahami dan menjaga bandara dengan baik. Sehingga apa yang dicita-citakan dari bandara tersebut terkabul. Tahun ini bandara akan mulai beroperasi. Artinya, yang pertama mendapat keuntungan adalah dari masyarakat sekitar. Terhadap instansi terkait dengan bandara dan ketertiban umum agar mencermatinya dengan baik. Melakukan pengamanan dan pengawasan secara ketat.”Wajib ada petugas yang piket 24 jam di lokasi bandara,” tukasnya. Bupati juga mengapresiasi kinerja Satlantas Pasbar yang melakukan razia beberapa waktu lalu. Alhasil seperti diberitakan koran ini sebelumnya, puluhan kenderaan roda dua yang melakukan balap liar di bandara Pusako Anak Nagari, telah ditangkap dan ditertibkan. (h/dka)

Jalan Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Segera Tuntas PASBAR, HALUAN—Tahun ini, jalan menuju darat menuju lokasi pelabuhan Teluk Tapang akan selesai dibangun. Peme-

rintah Daerah Pasbar sudah menyediakan dana untuk merampungkannya. Dengan demikian, kendala

selama ini dalam memacu pembangunan pelabuhan akan teratasi. Pasalnya, akibat tidak adanya akses jalan darat menuju

pelabuhan, sangat dikeluhkan pekerja proyek karena material bangunan hanya bisa diangkut lewat jalur laut. Memakan waktu yang lama, serta proses yang rumit. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pasbar, Reflin kepada Haluan kemarin di kantornya mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 30 kilometer yang terbuka dan bisa dilwati kenderaan. Tersisa sekitar 12,5 kilometer lagi yang akan dibangun tahun ini. “Kewenangan kita adalah persoalan jalan menuju pelabuhan sedangkan pembangun pelabuhannya adalah wewenang provinsi. Kita optimisris tahun ini jalan sepanjang 42,5 kilometer menuju pelabuhan sudah bisa dilalui,” katanya. Lebih lanjut ia sampaikan, Pemda Pasbar dalam hal ini GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno sudah pernah melihat kondisi Sasak beberapa waktu lalu. Waktu itu gubernur mengatakan akan hanya diperbolehkan membuka dibangun batu grib. Tapi ternyata hal itu tidak cukup untuk menahan bencana. ANDIKA jalan, sedangkan pengaspalan

dilakukan oleh provinsi. Sementara, untuk pebangunannya, mulai dari lokasi pelabuhan hingga dermaga adalah tanggung jawab pemerintah pusat dalam anggarannya. Ia akui, jika pelabuhan selesai akan memberikan dampak besar bagi warga sekitar dan masyarakt Pasbar. Melalui dermaga itu pula akan bisa mengembangkan potensi tujuh pulaupulau kecil yang ada di sekitarnya. Ketujuh pulau yang bisa dikembangkan adalah Pulau Taming, Pulau Panjang, Pulau Pigoga, Pulau Pangka, Pulau Talua, Pulau Unggas, dan Pulau Harimau. “Ketujuh pulau itu sangat indah dan bisa dikembangkan jika pelabuhan rampung. Pulau itu bisa dijadikan objek wisata bahari dan akan mampu memajukan pariwisata daerah,” kata dia.(h/dka)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Jefli


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA Pencanangan BBGRM Dimeriahkan Anak PAUD PAYAKUMBUH, HALUAN— Dalam rangka mempercepat penurunan kemiskinan sebagai salah satu tujuan MDGs, Wakil Walikota Payakumbuh, Suwandel Muchtar, mencanangkan enam kegiatan sekaligus. Diantaranya pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-10, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-41, Bulan Bakti Dasawisma ke-1, Gerakan Peduli Posyandu, Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah Dengue (PSN DBD), serta Bakti IBI KB Kes Kota Payakumbuh Tahun 2013. Acara tersebut digelar di depan Lapangan Tenis Kubu Gadang pada Selasa (14/5). Pencanangan sekaligus itu dikatakan panitia pelaksana Wakil Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh Ny. Rasyidah Suwandel agar masyarakat dapat melaksanakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat itu secara terpadu. Dan agar semua pihak yang terlibat, yakni seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali dapat bekerjasama dan sama-sama bekerja dalam membangun Kota Payakumbuh ke depan. Karena itulah, Wakil Walikota Payakumbuh Suwandel Muchtar dalam sambutannya, mengimbau dan mengajak seluruh SKPD, camat, BUMN/BUMD, pihak swasta, organisasi wanita, organisasi masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat untuk menunjang semua kegiatan di atas demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Payakumbuh. “Mari kita giatkan kembali budaya gotong royong. Tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan, saling mengisi dalam perjalanan menuju kesejahteraan masyarakat Payakumbuh, kota yang kita cintai ini,” ajak wawako. Hadir pada kesempatan itu Kabid Pemberdayaan Sosbud & Sumber Daya BPM Provinsi Sumbar Syahril SH, MM, Kepala Bidang Keluarga Berencana BKKBN Provinsi Sumbar Ir. Etna Estelita, M.Si, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Ridarson, SKM, M.Kes, Muspida Plus Kota Payakumbuh, Asisten 1 Setdako Payakumbuh, pimpinan SKPD, camat, lurah, LPM, organisasi masyarakat, organisasi wanita, pengurus TP-PKK, dan kader Posyandu se- Kota Payakumbuh. Pencanangan keenam kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan gong sebanyak dua kali oleh Wawako Suwandel, didampingi Wakil Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Muspida Plus Kota Payakumbuh, Kabid Pemberdayaan Sosbud & Sumber Daya BPM Provinsi Sumbar, Kabid KB BKKBN Provinsi Sumbar, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis peralatan gotong-royong kepada Kelurahan Balai Nan Tuo, Kecamatan Payakumbuh Timur. Acara yang digelar TP-PKK Kota Payakumbuh bekerjasama dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Payakumbuh itu diakhiri dengan penyerahan hadiah lomba Kelurahan Berprestasi, lomba Kader Posyandu Berprestasi, Lomba Cipta Menu Jajanan PMT-AS, serta sejumlah lomba yang digelar BPMPKB Kota Payakumbuh dalam rangka Hari Keluarga nasional (Harganas) ke-20. Menariknya, acara dimeriahkan dengan operet “Ayo ke Posyandu” yang diperankan anak-anak PAUD Bougenville Kelurahan Balai Gurun dan Puskesmas Tarok Payakumbuh Utara. Selain itu, ada pembacaan puisi yang sangat menyentuh oleh Annisa Fadilla dari Forum Anak Kota Payakumbuh. (h/smt)

Wawako Minta Pejabat Rubah Sikap dan Kinerja PAYAKUMBUH, HALUAN —Pasca mengikuti diklat kepemimpinan, sikap dan kinerja pejabat harus mengalami perubahan. Kondisinya harus lebih baik, ketimbang sebelum menjalani diklat.

HADIAH— Wakil Ketua TP PKK Kota Payakumbuh Ny.Rasyidah Suwandel Muchtar serahkan hadiah lomba cipta menu PMT AS Kota Payakumbuh.

Peserta yang sudah punya sertifikat diklat adalah calon pemimpin masa depan, untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa di tengah masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Walikota Payakumbuh H. Suwandel Muchtar ketika menutup Diklat Pim IV di gedung UPTD-SKB Payakumbuh di Kelurahan Padang Alai, Payakumbuh Timur, Selasa (14/6). Penutupan diklat ditandai dengan penanggalan atribut peserta. Kegiatan ini juga dihadiri Kapusdiklat Regional Bukittinggi, Sukriadi Sawai, Sekdako Payakumbuh, Benni Warlis, dan Kepala BKD Dra. Ruslayetti, M. Pd serta sejumlah pimpinan SKPD lainnya. Dikatakan, 45 hari menjalani Diklat Pim IV, sudah cukup mewarnai watak, sikap dan cara berpikir PNS ke arah yang lebih positif. Semangat kerja, disiplin dan inovasi pegawai bersangkutan harus lebih maju atau visioner. Sebagai calon pemimpin, kinerja, loyalitas dan kedewasaan berpikir harus terlihat dalam kesehariannya di lingkungan kantor masing-masing. “Kita tak ingin, setelah Diklat Pim IV, terjadi sebaliknya, tanpa ada perubahan kinerja,” tegas wawako. Kepala BKD Payakumbuh Ruslayetti, sebelumnya melaporkan, kegiatan diklat terselenggara atas kerjasama pemko dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Regional Bukittinggi. Kegiatan diklat berlangsung sejak 3 April hingga 14 Mei 2013. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas serta kepemimpinan pejabat struktural di lingkungan Pemko Payakumbuh. Diikuti 30 peserta dari berbagai SKPD di lingkungan pemko. Pendidikan dan Diklat PIM IV ini, kata Ruslayetti, diharapkan dapat menjadi ajang untuk menambah kualitas pribadi masing-masing peserta. Sesuai dengan tema diklat ini, yakni mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN serta mencetak aparatur pemerintah yang bisa memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat. (h/smt)

Payakumbuh Targetkan Bebas BDB PAYAKUMBUH, HALUAN— Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) selama sebulan, 14 Mei-14 Juni 2013, di 76 kelurahan, akan mendukung program Pemberantasan Sarang Nyamuk Demam Berdarah (PSN-BDB) di Kota Payakumbuh. BBGRM diyakini Kadis Kesehatan dr. Hj. Merry

Yuliesday, sebagai tindakan preventif dalam menekan penyakit demam berdarah di kota ini. Berdasarkan laporan puskesmas dan RSUD dr. Adnaan WD, penyakit demam berdarah di kota ini, masih saja terjadi. Baru-baru ini, tercatat tiga warga sebuah kelurahan di Kecamatan Payakumbuh Utara, yang terindika-

si DBD. Karena itu, kegiatan BBGRM yang merupakan kegiatan pembersihan lingkungan akan sangat membantu dengan program PSN-BDB, sebut Kadis Kesehatan Merry. Menurut Merry, demam berdarah disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti yang mengandung virus dengue. Pada saat nyamuk aedes aegypti menggigit, maka virus dengue akan masuk ke tubuh manusia. Setelah masa inkubasi sekitar 3-15 hari, penderita bisa Sementara itu, peningkamengalami demam tan kapasitas jalan nasiontinggi selama tiga hari al Sukarno-Hatta Payakumbuh, dikerjakan LMKP (Lubuk Minturun Kontruksi Persada), sepanjang 2 x 2 km atau dua jalur dengan dana sekitar sekitar Rp9 miliar. Pelaksana lapangannya Ir. Danil Yan Wijaya. Begitu juga dengan pelebaran jalan batas Riaubatas Payakumbuh dari 6 meter menjadi 7,3 meter. Jalan tersebut dikerjakan sepanjang 5 km dengan dana senilai Rp15 miliar, dengan kontraktor PT. Pebana Adi Sarana. Sementara pelaksana lapangan Adrial. ST, ulasnya. Sekarang ini juga tengah dikerjakan pelebaran jalan batas Provinsi Riau - batas Payakumbuh II, dari 6 menjadi 7,3 meter sepanjang 7 km senilai Rp22 miliar. “Nanti ruas jalan nasional mulai dari By Pass Bukittingi-Payakumbuh, Ngalau- Lingkar Utara, serta pada kawasan Kabupaten Limapuluh Kota, sampai batas Provinsi Riau akan lebih baik,” ujarnya. (h/zkf)

Pangkalan-Sialang, Jadi Jalan Nasional Strategis LIMAPULUH KOTA, HALUAN— Jalan Provinsi Sumatera Barat, ruas Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, ke Sialang dan Galugua, Kecamatan Kapur IX, kini ditingkatkan menjadi jalan nasional strategis. Peningkatan itu, dalam rangka lebih mengembangkan hubungan tiga kabupaten bertetangga, yakni Pasaman, Limapuluh Kota dan Kampar Propinsi Riau. Satker Pelaksanaan Jalan Wilayah I Sumbar, Ir. Dahler, M.Sc melalui PPK 07 jalan nasional, H. Isman, ST dalam percakapan dengan Haluan di Payakumbuh, Selasa (14/5) kemarin mengatakan, ruas jalan tersebut seluruhnya hampir sepanjang 70 km. Namun yang akan dikerjakan tahun ini sekitar 6 km dengan lebar 6 meter aspal hotmix dan bahu jalan masing masing satu meter. Dikatakan, kontraktor pemenang yang mengerjakan jalan tersebut, adalah PT. Anugrah Tripal Raya (MTR). Pekerjaannya dimulai dari

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

Pangkalan, dengan peningkatan dan pelebaran struktur jalan dari rata-rata 4 meter menjadi 6 meter dengan hotmix senilai Rp22 miliar. Mudahmudahan pada tahun anggaran 2014 pekerjaan pelebaran jalan tersebut dilanjutkan. Menurut dia, jalur jalan Pangkalan-Sialang-Galugua sudah menjadi program nasional. Diperkirakan setiap tahun pekerjaannya akan tetap diprioritaskan, sehingga nanti hubungan ke kawasan Galugua dan sekitarnya sampai ke Pasaman semakin lancar. Diharapkan menjadi salah satu pemicu meningkatnya ekonomi daerah dan masyarakat. Sekarang ini juga sedang dikerjakan peningkatan struktur jalan batas Provinsi Riau sampai batas Kota Payakumbuh, sehingga kondisi jalan nasional semakin membaik. Diperkirakan akhir tahun 2014 mendatang, peningkatan struktur jalan nasional Sumbar-Riau dan sebagian ruas Pangkalan-Sialang bakal rampung dikerjakan, sebutnya.

Baso-batas Payakumbuh, dikerjakan oleh PT Jaya Kontruksi (Jakon) sepanjang 4 km yang dibiayai dengan dana APBN senilai Rp10 miliar. Direncanakan pekerjaan jalan menggunakan aspal hotmix itu akan selesai dalam jangka 6 bulan. Sebagai pelaksana lapangan proyek atau yang lebih dikenal dengan JS (Jeneral Superintenden) PT. Jakon, dikepalai oleh Ir. Dewanto, sebut Isman. Rekonstruksi jalan nasional batas Provinsi Riau dengan Payakumbuh, dikerjakan oleh PT. Pebana Adi Sarana, yang telah berhasil menuntaskan jalan Provinsi Tan Malaka, sepanjang 5 km di Kecamatan Guguk. Sedangkan panjang jalan nasional yang dikerjakan PT. Pebana meliputi sepanjang 4 km dengan aspal hotmix. Nilai proyek jalan tersebut mencapai sebesar Rp9 miliar, sedangkan kepala pelaksana lapangan, Anas Hasahatan, ST.

berturut-turut. Banyak penderita mengalami kondisi fatal, karena menganggap ringan gejala tersebut. Karena itu, tindakan yang tepat memberantas penyakit demam berdarah, memelihara kebersihan lingkungan rumah tangga dan lingkungan tempat tinggal. Pihak Dinas Kesehatan bersinergi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana dalam menyukseskan program PSN-BDB. Dikatakan Merry, melakukan fogging bukanlah satu-satunya tindakan efektif membasmi jentik

nyamuk deman berdarah. Karena fogging juga berpengaruh kepada kesehatan manusia. Solusi tepat adalah dengan melakukan kegiatan pembersihan yang komperehensif. Misalnya, membersihkan bak mandi, kamar tidur, ruang tamu dan membersihkan tempat air kulkas dan tempat penampungan air dispenser. Jangan dibiarkan kaleng atau botol air minum mineral di halaman rumah. Karena, akan mampu menampung jentik nyamuk demam beradarah. Selain itu, sistem drainase lingkungan, harus dipastikan airnya mengalir, jangan sampai menggenang, ungkap Merry. (h/smt)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor: Syamsu Rizal

>> Penata Halaman: Jefli


BUKITTINGGI DAN AGAM 13

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

RSI Ibnu Sina Bangun Gedung Baru BUKITTINGGI, HALUAN— Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Ibnu Sina Yarsi Kota Bukittinggi Erman Ramli mengungkapkan bahwa RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi sering menolak pasien, lantaran tempat tidur di ruang inap telah penuh. Bahkan tak jarang RSI Ibnu Sina Yarsi juga merujuk pasien yang tidak tertampung itu ke rumah sakit lainnya. “Ada sekitar 300 pasien yang berobat tiap harinya di RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi, dan ada sekitar 15 pasien yang masuk dan keluar dari ruang inap tiap harinya. Sementara rumah sakit ini hanya memiliki 135 tempat tidur, yang mana sekitar 25 hingga 30 persen diantaranya adalah kelas III, yang lebih fokus menangani masyarakat kurang mampu,” ujar Erman Ramli kepada Haluan di ruang kerjanya, Selasa (14/5). Tak hanya berasal dari Kota Bukittinggi, tapi menurut Erman, pasien di RSI Ibnu Sina Yarsi juga berasal dari Agam, Payakumbuh, Solok Selatan hingga beberapa daerah lainnya di Sumbar. Bahkan ada juga beberapa pasien dari luar provinsi, seperti dari Jambi dan Riau. Erman Ramli mengatakan, overnya pengunjung dan terbatasnya jumlah tempat tidur membuat RSI Ibnu Sina Yarsi

Bukittinggi berencana untuk membangun gedung baru berlantai tiga yang masih berada di kawasan Belakang Balok Bukittinggi, atau letaknya berdekatan dengan gedung yang sekarang. “Luas lahannya sekitar seratus tiga lima kali dua belas. Sekarang baru dalam proses pengurusan izin mendirikan bangunan atau IMB. Mudah-mudahan pada semester II atau setelah Lebaran nanti, pembangunannya bisa dimulai,” Erman Ramli. Erman Ramli melanjutkan, rencananya, gedung berlantai tiga itu merupakan tambahan gedung rawat inap, yang mana lantai satunya tempat pelayanan, serta lantai dua dan lantai tiga untuk ruangan rawat inap kelas I hingga kelas III. Diharapkan pembangunan gedung baru itu bisa meningkatkan pelayanan pada pasien. “Jika gedung baru itu selesai, tentunya juga akan ada penambahan tenaga kerja, baik tenaga medisnya, maupun tenaga penunjang lainnya,” pungkas Erman Ramli.(h/wan)

Pembangunan Jalan Simpang Dishutbun dan Satpol PP Agam Terbaik di Sumbar Gudang Terkendala HUT POL PP— Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Agam Olka Wendi (tengah) bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Walikota Padang Panjang Suir Syam dalam upacara HUT Pol PP dan Linmas yang ke- 51 tingkat Provinsi Sumbar di lapangan Kantin Kota Padang Panjang. RAHMAT HIDAYAT

AGAM, HALUAN— Dinas Kehutanan Dan Perkebunan (Dishutbun) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Agam mendapatkan penghargaan terbaik tingkat Provinsi Sumatera Barat, Selasa (14/5). Dishutbun Agam meraih penghargaan dengan kriteria kekompakan personil polisi hutan dalam melakukan patroli. Sementara Satpol PP Agam meraih penghargaan berdasarkan kriteria terbaik dalam memberantas maksiat. Penghargaan itu diberikan pada hari yang sama pada tempat yang berbeda. Penghargaan untuk Satpol PP Agam langsung diserah-

kan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Kepala Satual Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Agam Olka Wendi dalam upacara hut Pol PP dan Linmas yang ke 51 tingkat Provinsi Sumbar di lapangan Kantin Kota Padang Panjang. Sementara untuk penghargaan Dishutbun Agam diserahkan oleh Kadis Dishutbun Provinsi Ir. Endri Oktavia kepada asisten II Pemkab Agam Isman Imran dalam acara apel siaga Polhut tingkat Sumbar di Bedungan Ampang Gadang Kabupaten Pasaman. Asisten II pemkab Agam Isman Imran kepada Haluan mengatakan,

Mubes Tigo Nagari Canduang Digelar 24 Mei AGAM, HALUAN—Kecamatan Canduang memfasilitasi Musyawarah Besar (Mubes) Tigo Nagari yang akan dilaksanakan pada, Jumat-Sabtu (24-25/5) mendatang. Camat Canduang Indra Baradai, melalui tepon selelularnya, Selasa (14/5) mengatakan, musyawarah tigo nagari ini bertujuan untuk membangun Kecamatan Canduang secara bersama-sama. Indra menjelaskan, untuk melaksanakan mubes telah diadakan persiapan oleh seluruh ninik mamak, tokoh masyarakat, seluruh Satuan Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di wilayah Kecamatan Canduang, sebagai panitia pelaksana mubes tersebut. “Yang akan mengikuti Mubes tersebut anak nagari maupun perantauan dan direncanakan dibuka oleh Bupati Agam dan dilaksanakan di Balai Adat Lasi di Komplek Kantor Camat Canduang,” ungkapnya.. Menurutnya, Pada hari pertama Mubes akan diadakan acara pentas anak nagari canduang. Dalam kesempatan tersebut anak Nagari Canduang mementaskan kesenian Nagari Canduang. Pada hari Kedua, Sabtu (25/5) akan digelar Mubes Tigo Nagari yang akan membicara satu tekad untuk membangun Nagari dan semua permasalahan serta solusinya. “ Mubes ini merupakan perwujudan dari peran serta anak nagari terutama yang ada di perantauan dalam membangun nagari,” jelasnya.(h/yat)

Dishutbun Agam berhasil meraih penghargaan karena dinilai memiliki personil polisi hutan yang bagus dan kompak dalam menjalankan tugas. Ia menjelaskan, hingga Mei 2013 Dishutbun Agam sudah mengamankan 50 kubik kayu sebagai barang temuan. Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan penuh yang diberikan masyarakat dalam memberikan informasi kepada polisi hutan dalam bekerja. Meski demikian, Isman Imran mengaku polisi hutan (Polhut) Dishutbun Agam masih kekurangan personil. Saat ini jumlah personil polhut berjumlah 14 orang,

sementara jumlah ideal sebanyak 25 orang personil. “ Saya mengapresiasi semangat Personil Polhut dalam menjalankan tugas dengan baik. Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja,” ungkapnya. Sementara itu Kasat Pol PP Agam Olkawendi mengatakan, perhargaan yang diperolah merupakan buah dari kerja keras personil. Menurutnya, Satpol PP Agam meraih penghargaan terbaik tingkat Provinsi Sumatera Barat berdasarkan kriteria pemberantasan maksiat. “ Kami selalu berupaya maksimal dalam menjalankan tugas menegakan Per-

da, meskipun personil yang dimiliki masih minim. Jumlah pesonil yang ada saat ini sebanyak 76 orang, sementara jumlah personil yang kita butuhkan untuk daerah Agam idealnya 150 orang,” kata Olka. Dikatakannya, selama tahun 2013 Satpol PP Agam menangani ada sebanyak 68 kasus maksiat. Dalam menjalankan tugas kita selalu menjaga hubungan baik dan bekerja sama dengan masyarakat. “Etos ini merupakan prinsip yang selalu kita jaga. Selain itu, Satpol PP juga menjalin hubungan antar lembaga dan instansi sehingga informasi mudah didapat,” jelasnya. (h/yat)

Asrial Penemu Pupuk Organik dari Agam AGAM,HALUAN—Asrial (49), warga Ampek Angkek, Kabupaten Agam, mampu mengubah limbah sapi, kambing, ayam dan lainnya untuk menjadi pupuk organik cair. “Limbah ternak ini diambil dari ternak masyarakat yang diolah menjadi kompos organik cair,” kata Asrial. Menurut Asrial, pupuk kom-

pos yang dibuat dapat digunakan untuk berbagai jenis tanaman sayur. Keunggulannya mempercepat pertumbuhan tanaman dalam jangka waktu cepat, karena pupuk yang digunakan tidak memiliki kandungan pestisida ataupun pengawet. Ia menjelaskan, proses dalam pembuatan pupuk kompos

tersebut melakukan sistem sirkulasi yang memakan waktu 240 jam. Sehingga, mampu menjadi sebuah gagasan pupuk kompos cair yang diberi nama Vitonik, dengan harga Rp25 ribu perbotol. ”Semoga dengan adanya pupuk ini dapat meningkatkan hasil tani masyarakat,” katanya. (h/amc).

AGAM, HALUAN— Keseriusan Pemerintah Kabupaten Agam sangat menentukan dalam rencana pembangunan jalur dua antara Simpang Gudang menuju Balai Selasa Kecematan Lubuk Basung Agam. Tokoh masyarakat Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Yanhde Yanuar kepada Haluan, di Manggopoh Senin (13/5) mengatakan, dalam pembangunan jalur dua tersebut diperlukan ketegasan pemerintah kabupaten. Rumah yang sudah menerima ganti rugi harus segera ditertibkan. Sementara pemilik rumah yang belum menerima ganti rugi secepatnya dibayarkan. Jika hal ini tuntas, tentu pengerjaan bisa dilaksanakan dengan cepat. Saat ini masih ada beberapa titik lokasi yang belum dibebaskan, karena ketidak cocokan harga antara Pemkab Agam dengan masyarakat pemilik tanah. “Pemkab Agam sudah membayarkan sebagian besar uang pemilik tanah yang sudah dibebaskan. Namun masih belum dibongkar. Sehingga belum nampak upaya pembangunan yang sudah dijanjikan oleh pemerintah,” ungkapnya. Dikatakannya, jika pem-

bangunan jalan ini bisa terealisasi dengan cepat, maka perhubungan akan lebih lancar dan bagus. Menurutnya, upaya pemerintah membangun jalur dua yang menghubungkan Simpang Gudang dan Balai Selasa sangat strategis. Ia mengaku pernah dipanggil Bupati Agam periode 2005-2010 Aristo Munandar untuk menyelesaikan permasalahan pembebasan tanah masyarakat. Namun hingga kini tak kunjung tuntas. Ia mengatakan, pemerintah tidak memiliki sikap yang tegas dalam pembebasan tanah masyarakat hingga berlarutlarut. Jika ketika itu semua ganti rugi dibayarkan, masalah pembebasan tanah tidak akan menjadi masalah saat ini. “Apabila dibandingkan harga tanah sekarang, dengan beberapa tahun lalu tentu berbeda,” katanya. Terpisah, Bupati Agam Indra Catri mengakui Pembangunan jalan Simpang Gudang menuju Balai Selesa belum bisa dilakukan dengan alasan pembebasan tanah masyarakat masih bermasalah pada beberapa titik. “Kita sangat serius membangun jalur dua tersebut, karena sangat menguntungkan masyarakat. (h/yat)

2013, Alokasi Raskin 4.722.300 kg AGAM, HALUAN—Pendistribusian beras untuk keluarga miskin di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, selama ini lancar tanpa kendala berarti baik dari segi kualitas, kuantitas serta ketepatan waktu pendistribusian. Kepala Bagian Perekonomian

di Sekretariat Daerah Pemkab Agam Hendri G mengatakan, sepanjang pelaksanaan distribusi beras untuk keluarga miskin (raskin) berlangsung lancar tanpa kendala. Menurut dia, sejauh ini tidak ditemukan keluhan dari rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTSPM) terhadap pelayanan

Raskin di 16 kecamatan. “Dari segi pemberdayaan masyarakat, penerima Raskin di Agam dapat terlihat bahwa program raskin dapat membantu masyarakat,” katanya. Ia mengatakan, selama 2013 jumlah Raskin yang dibagikan untuk satu tahun mencapai 4.722.300 kg. (h/amc)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14

SIJUNJUNG Lansek Manih

Pelaksanaan UN Berjalan Lancar SIJUNJUNG, HALUAN —Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di seluruh jejang pendidikan, di Kabupaten Sijunjung berjalan aman dan lancar. “Pelaksanaan UN, mulai dari SLTA, SLTP, dan terakhir tingkat SD berjalan aman dan lancar,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung Efigon, di Muaro Sijunjung, Senin (13/5). Lancarnya pelaksanaan UN tersebut, sambung Efigon, merupakan bentuk kerja keras panitia pelaksana dan instansi terakit lainnya sehingga pelaksanaan UN berjalan sesuai dengan rencana, dan tidak kegelisahan ditengah masyarakat. Sukses dan lancarnya pelaksanaan UN di seluruh jenjang pendidikan di kabupaten ini, juga diharapkan dibarengi dengan prestasi yang baik.”Kita (pemerintah) berharap suksesnya pelaksanaan UN, diiringi dengan prestasi yang baik pula,” tuturnya. Dia mengatakan, hasil UN untuk jenjang pendidikan SLTA dan SLTP akan diumumkan Mei ini.Kemudian menyusul hasil UN tingkat SD yang akan diumumkan Juni mendatang.”Pengumuman kelulusan UN tingkat SLTA dan SLTP akan dilakukan Mei ini,” katanya.(h/azn)

Akta Kelahiran Diurus Langsung Disdukcapil SIJUNJUNG, HALUAN — Kabar gembira bagi warga yang belum mengurus akta kelahiran.Terhitung awal Mei ini, warga tidak perlu lagi mengurus akta kelahiran ke pengadilan walaupun mengalami keterlambatan. Pasalnya, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan permohonan gugatan UU Administrasi Kependudukan terkait pengurusan akta kelahiran. “Betul, mulai awal Mei ini, pembuatan akta kelahiran tidak lagi ke Pengadilan Negeri. Pengurusan bisa langsung ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sijunjung, Yenuarita kepada Haluan di ruang kerjanya, baru-baru ini. Dia mengatakan, putusan MK bernomor 18/ PUU-XI/2013 tertanggal 30 April 2013 menyebutkan pasal 32 ayat 2 UU No.23 tahun 2006 tentang administrasi kependudukan tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat. Dalam putusan itu juga disebutkan, pengurusan akta kelahiran tidak lagi memerlukan penetapan pengadilan. Terkait persyaratan pengurusan akta kelahiran, Yenuarita menyebutkan syarat pengurusan akta kelahiran sama seperti pengurusan sebelumnya.Selain mengisi formulir, pemohon harus melampirkan persyaratan lainnya, seperti kartu keluarga, KTP, surat nikah dan surat keterangan kelahiran dari bidan. (h/azn)

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

Sijunjung Dapat Dana PNPM-MP Rp10,440 Miliar SIJUNJUNG, HALUAN— Kabupaten Sijunjung kembali mendapatkan kucuran dana bantuan langsung masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP). Tahun 2013 ini, Kabupaten Sijunjung mendapat alokasi dana sebesar Rp10,440 miliar atau naik sebesar Rp5,670 miliar dari tahun 2012 lalu. “Alhamdulillah, alokasi dana BLM PNPMM tahun ini sebesar Rp10,440 miliar.Jumlah itu lebih besar dari tahun sebelumnya Rp4,770 miliar,” kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Nagari (BPMPN) Kabupaten Sijunjung, Medison melalui Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat, Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna, Drs.Zulni Asri kepada Haluan diruang kerjanya, Senin (13/5). Dana sebesar itu, sambung Zuni Asri, belum termasuk dana sharing (pendamping) yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sijunjung. “Dana pendamping kita alokasikan sebesar 10 persen atau Rp1,160 miliar dari total dana yang kita terima.Jumlah dana keselurahan sebesar Rp11,600 miliar,” jelasnya. Alokasi dana sebesar itu, lanjutnya, akan digunakan untuk pembangunan jalan, irgasi, gedung TK, posyandu dan infrastruktur lainnya serta pengembangan kelompok simpan pinjam. Dana dari pemerintah pusat itu, sebut Zulni Asri, diperuntukan untuk sejumlah nagari yang tersebar di tujuh kecamatan. Ketujuh kecamatan yang mendapat kucuran dana BLM PNPM-MP tahun 2013 ini adalah, Kecamatan Sumpur Kudus sebanyak 11 nagari dengan alokasi dana Rp1,760 miliar. Kemudian, Kecamatan Koto VII sebanyak 6 nagari dengan jumlah dana Rp850 juta, Kecamatan Kupitan, 4 nagari total dana sebesar Rp1,760 miliar, Kecamatan IV Nagari sebanyak 5 nagari dengan jumlah dana Rp750 juta, Lubuk Tarok, 6 nagari senilai Rp1,750 miliar, Tanjung Gadang 9 nagari dengan alokasi dana Rp1,750 miliar. Sementara Kecamatan Kamang Baru sebanyak 11 nagari dengan alokasi dana sebesar Rp3 miliar. Terkait pelaksanaannya, menurut Zulni Asri, pelaksanaan kegiatan PNPM-MP di sejumlah nagari yang tersebar di tujuh kecamatan di kabupaten ini sudah dimulai.,” ucapnya.(h/azn)

TIM PENILAI — Tim penilai lomba nagari berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat didampingi Wakil Bupati Muchlis Anwar, forum pimpinan daerah, sekdakab dan kepala SKPD menuju lokasi penilaian.AZNELDI

Pasar Tanjung Ampalu Segera Dibersihkan SIJUNJUNG, HALUAN — Lokasi pasar Tanjung Ampalu yang terbakar beberapa waktu lalu akan dibersihkan dengan mengunakan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat. Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten (Koperindag) Sijunjung, Febrizal Ansori mengatakan, pembersihan lokasi pasar Tanjung Ampalu yang terbakar, Senin (22/4) lalu, akan dilakukan dalam pekan ini. “Berdasarkan hasil rapat dengan pengelola pasar, pembersihan lokasi pasar yang habis terbakar akan dilaksanakan dalam pekan ini,” ujar Febrizal Ansori kepada Haluan di Muaro Sijunjung

baru-baru ini. Selain membersihkan puing-puing bangunan pasar yang terbakar, sambung Kadis Koperindag, pihaknya juga akan meruntuhkan gedung pertemuan umum (GPU) yang kondisinya sudah lapuk. Setelah bersih, lanjut Feri begitu Febrizal Ansori disapa, pihaknya mengizinkan para pedagang untuk mendirikan tenda.”Setelah bersih, para pedagang kami izinkan untuk mendirikan tenda,” tuturnya. Terkait pembangunan pasar, menurut mantan Asisten I Setdakab, belum bisa dipastikan pelaksanaannya.Namun demikian, kemungkinan akan dianggarkan pada APBD tahun 2014 mendatang.

Seperti diwartakan koran ini, sebanyak 16 unit kios dan satu gedung pertemuan umum (GPU) di Pasar Tanjung Ampalu ludes terbakar, Senin (22/4) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari.Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Selain membakar kios berserta isinya, api juga menghanguskan surat-surat penting seperti ijazah.Soalnya, dari 16 petak kios itu, lima petak dihuni lima kepala keluarga (KK). Informasi yang dihimpun koran ini, kebakaran terjadi saat pedagang yang tinggal di kios tersebut tengah tertidur.Salah seorang saksi, Afriadi (42) mengatakan, api diketahui pertama kali ter-

>> Editor : Atviarni

lihat dari salah satu petak kios di komplek pasar tradisional tersebut. “Saat kejadian, kami tengah tertidur.Kobaran api baru diketahui setelah membakar warung nasi,” ujar Afriadi, salah seorang pedagang kebutuhan harian yang menghuni kios kepada Haluan di lokasi kejadian, Senin (22/4). Melihat kobaran api yang cukup besar, sambung Afriadi, dirinya membangunkan istri beserta dua anak.Begitu juga, empat pedagang lainnya yang menghuni kios di pasar terjaga dari tidur.Tak banyak isi kios beserta yang bisa diselamatkan, karena api terus membesar lalu merambat ke kioskios lainya.(h/azn)

>> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

6 CALON KETUM BERSAING

Hari Ini, Gapeksindo Sumbar Musda PADANG, HALUAN— Hingga kemarin, Selasa (14/5) atau H-1 pelaksanaan Musda ke-III, Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Sumatra Barat, jumlah bakal calon ketua umum yang diapungkan masih sebanyak 6 orang. Yakni Ketua Umum Gapeksindo Sumbar saat ini, Soetrisno, ketua pelaksana musda, Herry Alizar, Ketua Gapeksindo Kota Padang, Ir. Reinier, Sekretaris II Gapeksindo Sumbar Syahril Rosa, beserta pengurus Gapeksindo Sumbar lainnya yaitu Syafri Manan dan Yogan Askan. Menurut Sekretaris Steering Comitee (SC) Musda Maihendri, secara AD/ART, pendaftaran untuk calon ketua umum ditutup 7 hari sebelum pelaksanaan musda yakni pada 8 Mei 2013. Pendaftaran untuk calon ketua umum berlangsung selama seminggu yakni 1-7 Mei 2013. “Yang mendaftar cukup ban-

yak yakni 6 orang tersebut. Hanya saja kita dari SC belum memutuskan siapa yang lolos evaluasi untuk maju dalam bursa pencalonan ketum yang akan berlangsung hari kedua musda yakni Kamis (16/5). Sebelum pemilihan kita akan umumkan siapa yang lolos masuk bursa pencalonan,” ujar Maihendri. Ketika ditanya, siapa yang kirakira bakal lolos evaluasi masuk dalam bursa pencalonan Ketua Umum Gapeksindo Sumbar, Maihendri menyatakan bisa jadi hanya beberapa orang saja, namun tidak mustahil juga semua calon yang mendaftar bisa masuk bursa pencalonan. Ditambahkannya, para bakal calon ketum nantinya akan bersaing memperebutkan sebanyak 64 suara yakni tiga suara masing-masing dari 16 cabang yang ada, lalu tiga suara dari DPD Gapeksindo Sumbar dan tiga suara lagi dari DPP Gapeksindo (pusat).

“Sistemnya, kalau tidak ada kata mufakat, maka pemilihan dilakukan dengan sistem voting atau suara terbanyak itulah nantinya yang akan menduduki kursi orang nomor satu di Gapeksindo Sumbar,” tutur Maihendri lagi. Turut hadir saat itu, tiga calon ketua umum, yakni Syahril Rosa, Yogan Askan dan Herry Alizar. Syahril Rosa tampak optimis mengikuti pemilihan tersebut. Ia menyatakan sudah mengantongi suara dari 5 cabang yang ada, dan masih terus melakukan lobi-lobi untuk mendapatkan suara. “Insya Allah, yang sudah pasti menyatakan dukungannya sebanyak 5 cabang yang itu berarti 5x3 suara = 15 suara. Saya yakin masih akan ada tambahan suara lagi, karena untuk menang memang perlu usaha seperti lobi-lobi,” tutur pimpinan CV Insani Kontraktor itu lagi. Ditambahkannya, jika dipercaya nanti, ia siap membawa Gapeksindo Sumbar lebih baik dari

sekarang. “Setidaknya sama baiknya dengan saat ini, karena 2012, Gapeksindo Sumbar mendapatkan Platinum Award, Gapeksindo Terbaik se Indonesia,” tambahnya. Sementara itu Herry Alizar mengatakan menyerahkan semua keputusan pada forum. Jika dipercaya sebagai ketua umum, kepercayaan itu tidak akan disiasiakannya. “Insya Allah, bisa mengakomodir kepentinggan anggota semua,” ujarnya singkat. Sementara itu calon kuat lainnya, Yogan Askan, yang namanya mungkin sudah tak asing lagi, mengatakan hal serupa. “Jika diamanahkan untuk memegang jabatan itu, Saya terima. Insya Allah, peran Gapeksindo Sumbar ke depan, akan lebih kita optimalkan dan terasa manfaatnya,” tutur pimpinan PT. Fakta Nusa Cipta Graha tersebut. Kegiatan itu, bakal dihadiri Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno, Kepala BP Konstruksi

TIGA diantara 6 calon yang akan bersaing dalam bursa pemilihan Ketua Umum Gapeksindo Sumbar sekaitan Musda Gapeksindo Sumbar, Rabu-Kamis (15-16/5).Dari kiri Herry Alizar, Yogan Askan, dan Syahril Rosa. ITA Kementrian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Hediyanto beserta jajarannya dan Ketua Umum DPP GApeksindo, Irwan Kartiwan bersama jajarannya. Rangkaian kegiatan Musda yang mengusung tema ’10 tahun Gapeksindo Menata Jati Diri, Menuju Pengabdian Berperan Serta Membangun Sumatra Barat’ diawali dengan pembukaan. Kemudian dilanjutkan dengan persemian peletakan batu pertama ban-

gunan kantor Gapeksindo di Jalan Veteran dibelakang Pertamina. Setelah itu, dilanjutkan dengan diskusi panel tentang Hukum kontrak dan sosialisasi peraturan presiden nomor 70 tahun 2012 serta aturan perundang-undangan yang terkait di sekitar jasa konstruksi. Barulah pada hari kedua musda dilaksanakan Pemilihan Ketua Umum Gapeksindo Sumbar periode lima tahun mendatang.(h/ita)

UNTUNG BESAR

Sing Tel Enggan Lepas Telkomsel Sharp Merugi Rp53 Triliun

JAKARTA, HALUAN—Singapore Telecom (SingTel) enggan melepas saham di PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM). SingTel masih ingin terus berinvestasi di Indonesia.

JAKARTA, HALUAN—Perusahaan raksasa elektronik Jepang, Sharp, membukukan kerugian untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Perusahaan tersebut mengumumkan untuk mengganti pimpinan perusahaan meski baru setahun menjabat. Perusahaan yang membuat merek Aquos ini melaporkan telah menderita kerugian 545,3 miliar yen atau 5,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 53 triliun) pada tahun buku 2012-2013 yang berakhir pada Maret 2013. Namun, perusahaan ini berharap bisa bangkit untuk setahun ke depan. “Kami mohon maaf atas kerugian cukup besar selama dua tahun berturut-turut yang dialami perusahaan ini,” ujar Direktur Eksekutif Sharp, Tetsuo Onishi. Sharp, yang saat ini sedang melakukan restrukturisasi perusahaan secara besar-besaran, menunjuk veteran perusahaan tersebut, Kozo Takahashi, menjadi presiden direktur yang baru. Bisnis televisi, yang selama ini menjadi tulang punggung perusahaan, tidak begitu prospektif belakangan ini sehingga membuat perusahaan mengalami kerugian. Lemahnya pasar utama perusahaan, China, karena sentimen anti-Jepang dituding, menjadi penyebab utama anjloknya kinerja perusahaan ini. Sebagaimana diketahui, China dan Jepang bersengketa soal Pulau Senkaku. Kondisi ini membuat barang-barang Jepang yang dijual ke China tidak laku. “Bisnis telepon seluler juga tidak memberikan harapan karena langkanya komponen utama dan ketatnya persaingan dengan perusahaan lain,” ujar manajemen Sharp.(h/kcm)

Direktur Utama Telkom Arief Yahya mengatakan, saat ini SingTel memegang sekitar 35 persen saham Telkomsel. Sementara sisanya dikuasai Telkom. “Kami sudah berencana mau membeli kembali (buyback) saham Telkomsel dari SingTel, tapi SingTel tidak mau. Hanya mau membeli lima persen saham pun mereka tidak mau,” kata Arief saat diskusi “Kebangkitan BUMN Nasional” di Hotel Sahid Jakarta, Selasa (14/5). Arief menambahkan, keuntungan SingTel dalam berinvestasi di Telkomsel memang cukup menggiurkan. Tahun 2002 dulu saat SingTel masuk ke Telkomsel hanya dengan harga1 miliar dollar AS atau sekitar Rp10 triliun. Saat ini, kapitalisasi pasar Telkomsel sudah 24 miliar dollar AS. Artinya, dengan SingTel memiliki sekitar sepertiga saham Telkomsel, maka kapitalisasi saham mereka sudah Rp8 triliun atau sudah 8 kali lipat saat investasi pertama

EKONOMI SEKILAS

KUOTA SPBN — Seorang nelayan menunggu pengisian BBM jenis Solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) 1925108, Pasia Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa (14/5). Nelayan mengeluhkan masih kurangnya kuota untuk SPBN tersebut, hal itu menyebabkan nelayan tidak dapat melaut karena kekurangan Solar. RIVO SEPTI ANDRIES

BI Rate Tetap 5,75 Persen JAKARTA, HALUAN—Bank Indonesia (BI) hari ini menetapkan suku bunga acuan pada Mei tak berubah atau tetap bertahan di level 5,75%. Artinya, sudah lima belas kali otoritas moneter menahan suku bunga di level yang sama. Budianto, Direktur Eksekutif Departemen Perencanaan Strategis dan Hubungan Masyarakat BI, Selasa (14/ 5) mengatakan tingkat BI Rate tersebut dinilai masih konsisten dengan sasaran inflasi tahun 2013 dan 2014, sebesar 4,5% ± 1%. Meskipun Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan April 2013 mengalami deflasi. “Bank Indonesia tetap mewaspadai tekanan inflasi yang berasal dari kenaikan ekspektasi inflasi terkait dengan rencana kebijakan BBM yang akan ditempuh pemerintah,” jelasnya. BI juga berniat melanjutkan penguatan operasi moneter melalui penyerapan likuiditas yang lebih besar ke tenor

yang lebih jangka panjang. “Penguatan operasi moneter tersebut juga dimaksudkan untuk mendukung kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sesuai dengan tingkat fundamentalnya,” jelas dia. Masih menurut sumber yang sama, kebijakan ini didukung dengan langkah-langkah lanjutan untuk pendalaman pasar keuangan, khususnya pasar valuta asing, antara lain dengan memublikasikan kurs referensi spot rupiah/dollar AS di pasar domestik dalam waktu dekat. “Ke depan, BI akan mewaspadai sejumlah risiko terhadap tekanan inflasi maupun nilai tukar, dan akan menyesuaikan respon kebijakan moneter bila diperlukan,” jelasnya. Perlu diketahui, terakhir, BI menurunkan BI rate pada 9 Februari 2012 dari 6% menjadi 5,75%. (Annisa Aninditya Wibawa, Dyah Megasari.(h/kcm)

kalinya dulu. Sedangkan dalam hal dividen, Telkom baru saja membagikan sekitar Rp12 triliun ke Telkomsel. Artinya lagi, SingTel bisa memboyong sekitar Rp4 triliun per tahun dari dividen di Telkomsel. “Namanya orang berinvestasi, kita harus hargai. Bagaimanapun SingTel merupakan partner terbaik yang selama ini ada. Itu juga yang menjadi alasan mengapa SingTel tidak mau melepas sahamnya,” tambahnya. Disinggung soal operator merah putih, Arief pun dengan tegas mengatakan bahwa Telkomsel masih menjadi satu-satunya operator yang paling Indonesia. Sebab, saat ini Telkom masih memegang sekitar 65 persen saham Telkomsel, meski 35 persen saham dikuasai Singapura. “Jangan khawatir, kita sudah paling Indonesia. Apalagi Singapura juga merah putih (warna benderanya, walau ada bulan dan bintang di sisi merahnya),” candanya. (h/kcm)

Agam Ikuti Batam Ekspo dan PRJ AGAM, HALUAN— Agam akan ambil bagian pada Batam Expo dan Pekan Raya Jakarta (PRJ) menampilkan produk usaha kecil menengah (UKM) berupa hasil kerajinan, bordir, sulaman, anyaman dan makanan. ”Ajang pameran berskala nasional Batam Expo akan berlangsung 303 Juni 2013 dan PRJ 6-7 Juli 2013, untuk itu kita telah mempersiapkan produk yang akan ditampilkan,” ujar Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Koperindag Agam Syafrizal di Lubuk Basung kemarin. Dikatakannya, keikutsertaan Agam dalam pameran itu untuk meperkenalkan dan memperluas pemasaran barang-barang produksi

masyarakat Agam ke penjuru tanah air dan mancanegara. ”Kita di Agam memiliki sejumlah produk kerajinan dan kuliner tradisional rakyat yang berkualitas, beberapa diantaranya seperti kerajinan perak koto gadang dan nasi kapau sudah lama dikenal, namun masih perlu promosi yang lebih luas, “tambah Syafrizal. Usaha kecil menengah bagi masyarakat Agam merupakan potensi ekonomi yang sudah degeluti sejak lama dan cukup menjanjikan, jumlahnya hingga saat ini 2.425 unit. Untuk meningkakan kualitas produk Dinas Koperindag UMKM Agam telah memberikan bantuan dalam bentuk permodalan, pelatihan, kemasan,mesin dan sebagainya.(h/ks)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


16

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

GRAND FINAL SIRION SLALOM COLLEGE BATTLE SEMARAK

Daihatsu Luncurkan Xenia X-tra Aman PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali menyempurnakan produk andalannya dengan teknologi airbag. Bertajuk Xenia X-tra Aman, produk kolaborasi dengan Toyota Avanza itu diluncurkan siang ini, Rabu (15/5) di Hotel Shangri La Jakarta. JAKARTA, HALUAN – Menyusul kritikan terhadap minimnya fitur keamanan dan keselamatan pengemudi dan penumpangnya terhadap Daihatsu Xenia, PT ADM langsung melengkapi teknologi canggih dengan penambahan fitur airbag di mobil sejuta umat tersebut. Sama halnya dengan produksinya, Daihatsu Xenia dan Toyota Avanza baru ini diluncurkan bersamaan di Jakarta, hari ini. Marketting Director PT ADM, Amelia Tjandra melalui

undangan peluncuran Daihatsu Xenia X-tra Aman X-tra Nyaman yang diterima redaksi Haluan, kemarin mengatakan, Daihatsu telah lama memikirkan untuk menambah peranti keselamatan baru pada Xenia, menyusul beberapa peristiwa kecelakaan yang menyebabkan Xenia hancur dan menyebabkan penumpangnya tewas. Di Xenia baru itu, lanjut Amelia, Daihatsu menyematkan airbag dan rem ABS (anti-lock braking system). Daihatsu Xenia

Lumia 920 Edisi Alex Ferguson JAKARTA, HALUAN—Nokia telah membuat sebuah sayembara dengan hadiah yang unik untuk menghormati mundurnya manajer klub sepak bola Manchester United, Alex Ferguson. Dalam sayembara tersebut, Nokia Inggris mengajak para penggemar The Red Devils, julukan tim Manchester United, untuk melakukantweet ulang (retweet) status yang telah dibuat oleh tim Nokia.Peserta yang beruntung nantinya akan mendapatkan hadiah spesial dari Nokia, b e r u p a smartphoneberbasis Windows Phone 8, Lumia 920 edisi khusus. Casing perangkat Lumia 920 edisi khusus ini hadir dengan balutan warna merah khas Manchester United. Adapun di bagian belakangnya terdapat tulisan “38 trophies, 06/11/86 - 19/05/13”. Tulisan tersebut bermakna jumlah trofi yang dimenangkan oleh Fergie sepanjang kariernya bersama United dan juga periode “berkuasanya” ia di sana. Sayangnya, kompetisi ini tampaknya hanya berlaku di Inggris.Sir Alex Ferguson akhirnya pensiun setelah 26 tahun menjabat posisi manajer Manchester United. Di tangan dinginnya, tim Manchester United berhasil memenangkan 13 titel Liga Inggris, 5 piala FA, dan 2 piala Liga Champions. Meski memutuskan pensiun dari posisi manajer, Ferguson akan tetap berada di lingkungan Manchester United. Ke depannya, ia akan memangku jabatan sebagai salah satu direktur dan juga ambasador tim. (h/kcm)

sendiri hingga produk terbaru untuk All-New Xenia sudah menyematkan fitur-fitur keselamatan standar seperti sabuk keselamatan di kursi baris depan dan baris kedua. Kemudian head rest di tiap baris kursi, dan mengusung konsep TAF body yang berfungsi menyerap getaran lebih saat terjadi kecelakaan. “Untuk merasakan kecanggihan teknologi Xenia X-tra Aman X-tra Nyaman ini, kami juga mengundang para jurnalis nusantara mengikuti acara test drive, menjajal Kota MedanDanau Toba, Sabtu dan Minggu besok. Kami harap wartawan Haluan, Padang bisa ikut,” tambah Amelia. Sirion Slalom Sementara itu, Grand Final Daihatsu Slalom College Battle 2013 berlangsung semarak, 11-12 Mei kemarin. Sejak babak

kualifikasi penyelenggaraan kejuaraan ini telah menarik animo kalangan muda untuk menjajal kemampuan ber-slalom. Tidak kurang dari 160 mahasiswa dan mahasiswi, yang menjadi target kejuaraan ini, ambil bagian pada babak kualifikasi. Setelah melalui persaingan ketat didapat 40 peserta dengan catatan waktu terbaik yang maju ke babak Grand Final. Best 40 tersebut kemudian beradu kemampuan selama dua hari penyelenggaraan Grand Final. Dua pe-slalom Nasional, Amandio serta Dika CH, kembali terlibat pada Grand Final. Kedua peslalom tidak hanya memberikan coaching clinic dan atraksi slalom yang mendebarkan, tetapi juga menemani para finalis pada Grand Final kali ini. (h/vid)

SLALOM—Atraksi Para Peserta Berslalom dengan Sirion di Grand Final Daihatsu Slalom College Battle 2013. IST

BNI Nyambung ke ATM BCA JAKARTA, HALUAN— PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) kini memperluas jaringan anjungan tunai mandiri (ATM) dengan menghubungkannya pada jaringan ATM PRIMA yang dikelola oleh PT Rintis Sejahtera (Rintis). Dengan perluasan jaringan ini, BNI berupaya agar dapat mengakomodasi kebutuhan nasabah yang semakin menuntut kemudahan dan kenyamanan dalam mendapatkan pelayanan transaksi perbankan dengan biaya murah dan real time. Kolaborasi ini direalisasikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara BNI dan Rintis di Jakarta, Selasa (14/5). Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Utama BNI Gatot M Suwondo, Direktur Utama PT Rintis Sejahtera Iwan Setiawan, dan Direktur Utama Bank Central Asia (BCA) Jahja Setiaatmadja.

Gatot mengatakan, realisasi interkoneksi ini merupakan upaya BNI untuk memperkuat dan memperluas jaringan ATM sehingga dapat memudahkan nasabah melakukan transaksi perbankan. “Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan transaksi melalui jaringan elektronik BNI dan mendukung program Bank Indonesia untuk menuju less cash society,” kata Gatot di kantor BNI, Jakarta, Selasa (14/5) Dengan kerja sama tersebut, nasabah BNI kini sudah dapat melakukan transaksi layanan perbankan baik tarik tunai maupun transfer dana di jaringan ATM Prima. Selama ini, jaringan ATM Prima hanya dapat dipergunakan oleh nasabah Bank BCA, kecuali bank BUMN. Namun, di awal tahun ini, Bank Mandiri juga telah melakukan kerja sama dengan

jaringan ATM Prima sehingga nasabah Bank Mandiri bisa melakukan transaksi di jaringan ATM Prima. Begitu juga kini dengan nasabah BNI. Direktur Utama PT Rintis Sejahtera, Iwan Setiawan, menambahkan, sinergi ini adalah salah satu bentuk implementasi dari komitmen BNI untuk senantiasa meningkatkan layanan kepada nasabah, mitra kerja, dan masyarakat serta menjadikan BNI sebagai bank pilihan transaksi nasabah. Pihaknya pun menyampaikan apresiasi kepada Bank BNI yang telah memercayakan jaringan Prima sebagai mitra untuk meningkatkan kualitas pelayanan transaksi ATM bagi seluruh nasabah. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengemukakan, dengan ditandatanganinya perjanjian kerja sama

antara BNI dan PT Rintis Sejahtera, nasabah bank yang tergabung dalam Jaringan Prima akan semakin dimudahkan dalam memenuhi kebutuhan transaksi perbankannya. “Bergabungnya BNI dalam jaringan Prima akan memberikan nilai lebih bagi nasabah BNI maupun nasabah BCA. Sama-sama menguntungkan dan yang terpenting nasabah semakin mudah dalam bertransaksi,” kata Jahja. Lebih lanjut, Jahja menegaskan, kemitraan strategis ini juga secara tidak langsung akan mengukuhkan posisi BCA sebagai bank transaksional. Bank-bank yang tergabung dalam jaringan ATM maupun debit membawa dampak positif bagi perekonomian nasional. “Jika seluruh pengelola jaringan ATM atau debit dapat digabungkan, efisiensi maupun efektivitas penggunaan jaringan dapat tercipta secara signifi-

>> Editor : Afrianita

kan,” tambahnya. Melalui kerja sama ini, nasabah BNI dapat melakukan inquiry, transfer antarbank, dan tarik tunai melalui lebih dari 50.000 ATM Jaringan Prima Link, termasuk di dalamnya 8.292 ATM BNI serta puluhan ribu ATM lainnya yang tergabung dalam Jaringan Link dan ATM Bersama. Dengan demikian, akses layanan jaringan nasabah melalui ATM semakin luas tersebar di seluruh Indonesia. (h/kcm)

>> Penata Halaman: Jefli


RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

17

Mancini Dipecat MANCHESTER, HALUAN — Ada yang menganggap pemecatan Roberto Mancini bukan karena ia gagal memenuhi satu pun target Manchester City musim ini, melainkan karena terlalu cuek pada pemain-pemainnya. Siapa? Adalah mantan bek City, Danny Mills, yang mengungkapkan hal tersebut. Menurutnya pemecatan Mancini lebih merupakan akibat tidak adanya hubungan baik dengan para pemain. Hal ini juga yang konon membuat suasana ruang ganti tidak nyaman, sehingga City kehilangan gelar liga dan tak mampu menjuarai satupun kompetisi musim ini. Kendati tak sempat merasakan bermain di bawah arahan Mancini – pensiun lima bulan setelah kedatangan mantan pelatih Inter tersebut --, Mills percaya para pemain City saat ini akan mendukung pernyataannya. "Tidak ada kebersamaan di antara pemain dan manajer. Pada dasarnya, dia mengabaikan para pemain sejak hari pertama," ujar Mills seperti dikutip BBC. "Dia adalah manajernya, dia membuat keputusan, dia tidak berusaha untuk memiliki semacam hubungan dengan para pemain, tidak melindungi mereka. Ini keterlaluan, 'saya manajernya, saya akan melakukan tugas saya, saya akan memilih tim dan kemudian menghilang'. "Jika Anda berbicara kepada para pemain dan Anda tahu ada banyak ketidakpuasan di ruang ganti. Mereka akan berkata itu bukanlah kamp yang amat menyenangkan berulang kali. Ada banyak kelompok berbeda di ruang ganti," imbuhnya. Mills juga menyebut bahwa kebiasaan Mancini mengkritik para pemainnya di muka umum adalah sebuah kesalahan. Sebelumnya, pria Italia itu memang sempat melontarkan kritik tajam atas performa beberapa pemainnya seperti Vincent Kompany, Joe Hart, dan Samir Nasri. Ketidaknyamanan di ruang ganti jugalah yang ditengarai menjadi penyebab bintangbintang sepakbola incaran penghuni Ettihad Stadium itu enggan bermain di sana. (h/net)

INSPIRATOR — Frank Lampard diharapkan kembali menjadi inspirator kemanangan Chelsea, seperti saat kemenangan atas Aston Villa. UEFA

Langkah Sociedad Tersendat SAN SEBASTIAN, HALUAN — Hasil mengecewakan kembali diraih Real Sociedad dalam upayanya merebut satu tiket ke Liga Champions musim depan. Dalam lanjutan La Liga di San Mames, Selasa (14/5) dini hari, pasukan Phillipe Montanier itu ditahan imbang Granada, 2-2. Bermain di kandang sendiri, Imanol Agirretxe sukses mengantarkan Sociedad unggul pada menit kesembilan di Stadion Anoeta, San Sebastian. Namun, keunggulan Socidad hanya bertahan selama enam menit lantaran Granada

menyamakan kedudukan lewat gol Youssef El Arabi. Jelang babak pertama usai, Agirretxe kembali membuat Sociedad unggul setelah menerima umpan silang dari Carlos Vela. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan Sociedad 2-1. Di babak kedua, Sociedad mampu menjaga keunggulannya hingga masa perpanjangan waktu. Di masa inilah, Granada yang terancam terdegradasi berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Recio lewat sebuah kemelut di depan gawang Sociedad. Skor 2-2 bertahan hingga usai. Hasil itu membuat Sociedad dan Valencia yang menang 4-0 di kandang Rayo Vallecano pada Minggu (12/5) sama-sama mengantongi 59 poin di peringkat empat dan lima klasemen saat La Liga menyisakan tiga pertandingan lagi. (h/net)

LONDON, HALUAN — Memiliki pemain bintang dengan bayaran mahal, Chelsea lebih diunggulkan saat berhadapan dengan Benfica di final Liga Europa. Tapi Benfiquistas tak bisa dianggap enteng karena mereka unggul dalam teknik individu. Demikian diungkapkan Sven Goran Eriksson jelang pertemuan Chelsea dengan Benfica di final Liga Europa, Kamis (16/5/2013) dinihari WIB. Eriksson bisa jadi cukup paham kondisi di Benfica karena dia pernah melatih di sana pada periode 1982–1984 dan 19891992. “Tentu saja, Chelsea adalah favorit dengan skuat berimbang yang mereka punya dan juga dengan pemain mahalnya. Tapi dalam pandangan saya, pemain Benfica punya teknik yang lebih baik," papar Eriksson, "Teknik (pemain) Benfica sangat baik. Mereka mengendalikan bola dengan baik dan memainkan pertunjukan yang bagus," lanjutnya lagi seperti diberitakan Reuters. Benfica, yang adalah juara Liga Champions 1961 dan 1962, punya pemain-pemain dengan skil

>> Editor : Rakhmatul Akbar

individu sangat baik, yang dianggap akan jadi salah satu senjata untuk mengandaskan Chelsea. Di lini tengah mereka memiliki Nicolas Gaitan dan Nemanja Matic. Gaitan bisa dipasang sebagai playmaker atau winger dan menjadi salah satu pilar Benfica setelah diboyong dari Boca Juniors tahun 2010. Pun begitu dengan Matic yang datang sebagai bagian dari kesepakatan dengan Chelsea untuk penjualan David Luiz di 2011. Untuk urusan menjebol gawang lawan, Benfica punya pencetak gol tajam dalam diri Oscar Cardozo serta Lima dan Rodrigo. Ketiganya total melesakkan 71 dari 118 gol Benfica di seluruh kompetisi musim ini. "Final kompetisi Eropa selalu unik. Sesaat setelah mereka memulai pertandingan, kekalahan atas Porto (akhir pekan kemarin) akan hilang dari ingatan mereka," lanjut Ericsson merujuk pada kekalahan 1-2 Benfica di Liga Portugal akhir pekan kemarin.(h/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA Warriors Hajar Wakil Singapura di ABL SINGAPURA, HALUAN — Indonesia Warriors kembali memetik kemenangan ketika bertemu JobStreet.com Singapore Slingers dalam lanjutan ASEAN Basketball League (ABL). Bermain di kandang lawan, Warriors menang 63-53. Pada pertandingan di Singapore Indoor Stadium, Selasa (14/5/2013) malam WIB, Warriors memegang kendali permainan sejak awal. Mereka unggul 15-13 di akhir kuarter pertama. Memasuki kuarter kedua, Warriors berhasil menambah selisih angka dengan tim tuan rumah. Mencetak 18 poin tambahan, mereka memimpin 33-26. Kuarter ketiga berjalan cukup ketat. Warriors membukukan 14 poin di kuarter ini, sementara Slingers menambahkan 13 poin. Di kuarter pamungkas, Warriors masih mampu mempertahankan jarak dengan Slingers. Tim besutan Todd Purves itu pun meraih kemenangan ke-16-nya musim ini. (h/net)

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

Debut Pagbe Berbuah Manis PADANG, HALUAN – Kendati belum sembuh benar dengan cedera persendian di kaki kirinya, David ngan Pagbe “dipaksa” turun. Untungnya, kehadiran tonggak tuo Semen Padang setelah delapan bulan absen, memberikan banyak arti bagi tim. “Saya merasa penampilan saya jadi debut manis setelah delapan bulan absen,”kata Pagbe yang ditemui wartawan di Mixed Zone. Dalam pertandingan itu, oleh tim pelatih, Pagbe tak dipasang sebagai starter. Namun, di menit 35, ia diminta oleh pelatih masuk ke lapangan menggantikan Saepullah yang gagal menghadang laju bola tim SHB Da Nang hingga gawang Fakhrurrazi kebobolan. Pagbe yang pernah berkostum Persikabo Bogor ini kerja mobil, naik membantu penyerangan dan tetap memperhatikan basisnya sebagai pemain bertahan. Saat membantu penyerangan ke sisi kiri pertahanan Da Nang, ia dijatuhkan dua pemain lawan sekaligus di kotak terlarang. Hasilnya, penalti yang mampu

Van Dijk: Liga di Indonesia Keras BANDUNG, HALUAN — Striker Persib Sergio van Dijk menilai kompetisi sepak bola di Indonesia adalah kompetisi yang keras. Sergio mengatakan, untuk bisa bertahan di kompetisi yang keras, dibutuhkan ketahanan fisik prima. Namun menurut pemain yang lahir 6 Agustus 1982 ini, kemampuan teknik yang bagus menjadi modal utama bagi siapa pun yang ingin menjadi pesepak bola profesional. "Di kompetisi sepak bola Indonsia banyak pelanggaran keras yang merusak permainan. Pemain dengan teknik tinggi tidak akan bermain bagus di kompetisi yang banyak pelanggaran keras," kata Sergio setelah memberikan pelatihan singkat di Will Coerver Soccer Academy di Jalan Rancabulan, Ciumbuleuit, Bandung, Senin (13/5/ 2013). Menurut Sergio, sepak bola Indonesia butuh proses dan waktu panjang untuk bisa menjadikan sepak bola sebagai permainan yang lepas dari permainan dan pelanggaran keras. Sepak bola yang mengandalkan teknik, kata pemain berkepala plontos ini, akan menghadirkan permainan yang enak ditonton. "Namun sekali lagi, untuk mencapai seperti itu, sepak bola Indonesia perlu panjang. Mungkin sepuluh tahun atau lebih. Itu juga harus didukung oleh peraturan dan ketegasan perangkat pertandingan di lapangan," kata pemain yang lahir di Kota Assen, Belanda, itu.(h/net)

Tommy Siap Tampil di Piala Sudirman JAKARTA, HALUAN — Tommy Sugiarto tidak mau ambil pusing siapa di antara dirinya dan Dionysius Hayom Rumbaka yang akan diturunkan di nomor tunggal putra Piala Sudirman 2013. Yang terpenting dia selalu siap. "Saya dan Hayom punya kesempatan yang sama untuk diturunkan. Karena hanya kami berdua, tetapi tentunya kami berharap bisa curi poin untuk bisa lolos grup," ujar Tommy di markas PBSI, Cipayung, Jakarta, Selasa (14/5/2013). Dikatakan Tommy saat ini dirinya hanya fokus mempersiapkan mental serta menjaga kesehatan untuk persiapan Piala Sudirman. Pebulutangkis kelahiran 31 Mei 1988 itu berharap siapapun yang diturunkan harus siap. "Sekarang tinggal mempersiapkan mental dan jaga kesehatan saja. Karena saya sebelumnya sudah latihan teknik dan fisik setiap hari," lanjut dia. (h/net)

PROVOKASI — Gaya David ngan Pagbe memprovokasi penonton untuk memberikan dukungan kepada Semen Padang FC. Pertandingan dengan tim SHB Da Nang, Vietnam ini menjadi debut defender tangguh ini, setelah absen delapan bulan. RIVO SEPTI ANDRIES

TDS DIJADWAL ULANG

Payakumbuh Masuk Etape II PAYAKUMBUH, HALUAN — Tour de Singkarak (TdS) 2013 untuk Kota Payakumbuh, dijadwal ulang. Kota ini yang semula masuk etape atau stage 3 (PayakumbuhDanau Singkarak via kelok 9), dimajukan menjadi stage 2. Jadwalnya akan berlangsung pada Senin (3/6). Sebaliknya, jadwal stage 2 (Padang Panjang-Batusangkar via Lembah Anai dan Kelok 44 Maninjau) berubah menjadi etape 3, pada Selasa (4/6). Sementara, untuk menyelenggarakan jamuan makan malam para pebalap dengan pasangan Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wawako Suwandel Muchtar bersama publik kota ini, dijadwalkan berlangsung di rumah dinas kediaman walikota, Minggu (2/6). Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh, Syahnadel Khairi, dalam keterangannya di Payakumbuh, Selasa (14/6) menyebutkan, perubahan jadwal tersebut disepakati dalam rapat TdS di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Jakarta, Senin (13/6). Rapat bersama tim teknis dari Francis itu dihadiri 17 Kadisparpora yang daerahnya dilewati TdS, serta utusan dari Dinas Perhubungan dan Polda Sumbar, dipimpin langsung Wamenparekraf Sapta Nirwandar. Perubahan jadwal murni karena alasan teknis dan akan disampaikan kepada pihak terkait. Karena, dari stage pertama ke stage berikutnya, tantangan yang dihadapi pebalap harus berjenjang, tidak boleh langsung menuju tantangan lebih berat. “Etape lainnya tidak mengalami perubahan, sudah sesuai dengan jarak dan tantangan yang akan dihadapi pebalap,” ulasnya. Dikatakan, Stage 2 di Payakumbuh, akan dilepas Walikota Riza Falepi dari garis start di depan BRI Jalan Sudirman Payakumbuh menuju Kelok 9, Limapuluh Kota. Dari Kelok 9 berbalik lagi ke Payakumbuh, menyusuri rute Jalan Sudirman, Jalan Sukarno-Hatta, terus ke Baso, Batusangkar, Ombilin dan finish di Dermaga Danau

Singkarak. Menurut dia, awalnya dari garis start di depan BRI, para pebalap akan mengelilingi kota menuju GOR Kubu Gadang, Labuh Basilang, Limbukan, Simpang Balai Panjang, Jalan Lingkar Utara Bagian Luar di Pakan Sinayan menuju Tanjung Anau, batal, karena dinilai tidak sesuai secara teknis perlombaan. Walau begitu, jalur yang dilewati di Payakumbuh, sudah cukup panjang dan mampu memberi hiburan dan gairah buat dunia pariwisata dan olahraga balap sepeda di kota ini. Ia berharap, kepada seluruh camat, kepala kelurahan dan stakeholders lainnya di Payakumbuh, untuk memberikan sosialisasi perubahan jadwal TdS di Payakumbuh itu kepada masyarakat. Sementara perubahan jadwal tidak akan mengalami kesulitan bagi Dinas PU Payakumbuh untuk memperbaiki badan jalan yang dilewati. “Kita akan kebut pekerjaan perbaikan badan jalan,” kata Kadis PU Muswendri Evites. (h/zkf)

diselesaikan dengan baik oleh Edu. Usai “memberi hadiah” penalti bagi Semen Padang, Pagbe tak henti-hentinya mempropokasi penonton untuk terus memberikan dukungan bagi Kabau Sirah. Provokasi ini berbuah serius karena tribun makin menggema dengan teriakan Pagbe,.. Pagbe Kehadiran Pagbe sempat dikhawatirkan sejumlah wartawan karena cederanya belum sepenuhnya pulih. Namun, kali ini, spekulasi tim pelatih berbuah manis. Pelatih SHB Da Nang, Le Huynh Duc dalam jumpa pers mengakui keunggulan Pagbe di barisan belakang Semen Padang FC. “Dia bermain baik dan menyulitkan pemain kami, ”kata mantan pemain Timnas Vietnam itu. (h/mat)

Saling Kunci di Kantor PSSI JAKARTA, HALUAN — Enam anggota Komite Eksekutif PSSI bersama 14 Pengprov yang telah dibekukan mendatangi kantor PSSI untuk menyampaikan aspirasi. Karena dikunci dari dalam, mereka balik menyegel kantor tersebut. Datang sejak pukul 11.00 WIB, enam anggota Exco yang diwakili oleh Sihar Sitorus dan Bob Hippy bersama 14 Pengprov bermaksud menyampaikan kekecewaan mereka atas sikap Ketua Umum PSSI Djohar Arifin. "Kami datang ke sini hanya untuk menerima ke-14 Pengprov yang ingin menyuarakan pendapatnya kepada Djohar Arifin. Mereka datang untuk mengadu kepada kami karena merasa diperlakukan tidak adil oleh Djohar," ujar anggota Exco Bob Hippy, Selasa (14/5/2013). Namun kedatangan mereka tidak disambut baik. Sejak pagi kantor PSSI dikunci sehingga mereka tidak bisa masuk ke dalam. Tidak tampak pula pejabat-pejabat teras PSSI karena sebagian

dari mereka sedang umrah. "Kami ingin masuk ke 'rumah'. Tapi anehnya justru digembok," cetus Bob. Pada kesempatan yang sama Sihar mengatakan maksud kedatangannya itu adalah untuk meminta Djohar bertanggung jawab atas tindakannya selama ini. "Hukuman untuk kami mekanismenya tidak benar. Kami merasa hukuman untuk kami tidak sah. Maka dengan dikuncinya kantor PSSI, saya menilai kalau sebenarnya Djohar sendiri yang telah menabuh genderang perang. Dulu kami tidak ingin melakukan hal ini (kunci pintu PSSI) karena ingin membuka pintu rekonsiliasi. "Tapi kenapa saat kami ingin kembali ke PSSI mereka melakukan hal ini kepada kami. Biar masyarakat sendiri yang menilai siapa yang preman," tukas Sihar. Setelah menyampaikan keluhan-keluhannya kepada para pewarta di teras kantor, mereka akhirnya mengembok pintu depan markas PSSI dan meninggalkan tempat. (h/net)

Tegang, Pewarta pun Ketinggalan Momen STADION H Agus Salim terasa sesak, sore kemarin, Selasa (14/ 5) saat Semen Padang FC harus melakoni partai hidup mati di 16 besar AFC Cup dengan tim SHB Da Nang, Vietnam. Di antara sesak itu, cuaca seperti tak bersahabat. Panas. Kabarnya sekitar pukul 16.00 WIB, suhu di Padang mencapai 33 derajat celcius. Namun, panas yang mencekik itulah yang “dilawan” para pewarta foto dan kameraman televisi karena harus mengambil visual pertandingan. Mereka berada dekat sekali dengan kerumunan penonton berpakaian serba merah. Bak semut merah berbaris mereka mulai meneriakan yel-yel untuk mendukung Semen Padang FC,

sehingga para pewarta ikut merasakan getaran dukungan itu. Dengan selimut panas terik dan dorongan emosional dukungan terhadap tim asal Kota Padang, para peliput berita setia mengabadikan detik-detik momen penting. Dipersenjatai dengan kamera, para pemburu berita itu seakan bersiap membidik dari balik lensanya. Matanya fokus, kamera terus bergerak mengikuti arah larinya bola yang digiring pemain. Detik pertandingan terus berputar, gol pun mulai bersarang ke gawang lawan. “Goooooolllllll”…..gemuruh suara ribuan suporter menggema saat Pemain Semen Padang FC Mofu dengan nomor punggung (10), membobol

gawang lawannya. Dan pewarta foto-pun ada juga ikut berteriak kegirangan, saking emosinya. “Aduuuh…ketinggalan momen saya” ujar Ridwan Pewarta Foto dari salah satu media cetak itu. Ridwan bersama pewarta lainya seperti terhipnotis untuk menonton, dan suasana stadion mulai berubah menjadi panas akan semangat para pemain mengempur bola. “Kami juga manusia biasa, terkadang butuh hiburan seperti ini, karena biasanya kami hanya menikmati bola dari balik lensa, dan puas ketika momon itu terekam dalam kamera ini,” ujar Ridwan. Terdapat belasan pewarta yang duduk merumput di belakang gawang itu, mereka

rela bermandi keringat demi mendapatkan hasil momen terbaik, untuk di cetak dan dilihat oleh para pembacanya. Budi Sunandar Kameramen di salah satu media nasional, juga terlihat bersemangat mengikuti jalannya pertandingan. Kameranya yang seukuran botol mineral itu mendekap dipangkuannya dan dia pun berteriak ketika bola itu melayang hinggap di jaring gawang. “Mantaaaap” teriak Budi, sambil mengacungkan kameranya ke arah atas, tak lama kemudian dia baru sadar, ketika momen yang baru saja berlangsung tidak terekam karena dia asik terbawa permainan itu. (rivo septi andries)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


LUAR NEGERI 19

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

NOTES

Kelahiran Albright 15 MEI 1937 – Madeleine Albright, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat. Madeleine Korbel Albright (lahir di Praha, Cekoslovakia, 15 Mei 1937; umur 75 tahun), diplomat Amerika Serikat, adalah Sekretaris Negara AS ke-64. Dirayakan sebagai Menteri Luar Negeri AS wanita pertama dan wanita dengan pangkat tertinggi dalam sejarah pemerintahan AS, Albright juga telah dikritik dengan tajam karena dukungan kuatnya untuk rezim sanksi terhadap Irak. Dia mulai bertugas pada tanggal 23 Januari 1997. Sebagai Menteri Luar Negeri, Albright memicu kemarahan banyak warga Serbia di Yugoslavia karena perannya dalam Perang Kosovo dan Perang Bosnia serta kebijakan AS di daerah Balkan secara keseluruhan. Pada 2000, Albright menjadi diplomat barat pertama yang bertemu dengan Kim Jong Il, pemimpin Korea Utara. (h/wkp)

LINGKAR Kapal Pengangkut 200 Warga Rohingya Tenggelam PAUKTAW, HALUAN — Sebuah kapal yang membawa warga Muslim Rohingya tenggelam di Myanmar barat, kata sejumlah lembaga penyalur bantuan, Selasa (14/5/2013). Kapal itu, yang dikatakan membawa sekitar 200 penumpang, sedang mengevakuasi warga menjelang Topan Mahasen, yang diperkirakan menghantam daerah itu dalam minggu ini. Kapal itu tenggelam di lepas pantai Kota Pauktaw di Negara Bagian Rakhine pada Senin malam. Jumlah orang yang hilang belum diketahui. Puluhan ribu warga Muslim Rohingya tinggal di kamp-kamp sementara di Rakhine setelah kerusuhan tahun lalu. PBB telah menyerukan evakuasi segera menjelang badai itu. PBB juga memperingatkan bahwa banyak daerah di mana para pengungsi sekarang tinggal terletak di wilayah pesisir yang berdataran rendah dan berisiko terkena banjir atau gelombang pasang. (h/kcm)

Silvio Berlusconi

Gara-gara Wanita, Berlusconi Terancam Penjara ROMA, HALUAN — Jaksa di Italia meminta hakim menjatuhkan hukuman penjara enam tahun dan larangan seumur hidup bagi mantan perdana menteri Silvio Berlusconi untuk memegang jabatan publik. Permintaan ini disampaikan di persidangan kasus Berlusconi yang didakwa berhubungan seks dengan pekerja seks komersial (PSK) di bawah umur. Jaksa mengatakan wanita-wanita muda yang diundang ke pesta “bunga bunga” di rumah mewah Berlusconi di pinggiran Milano adalah bagian dari gratifikasi seks untuk mantan orang nomor satu di Italia tersebut. Ia mengatakan penyelenggara pesta tahu betul bahwa salah satu wanita yang diduga sebagai PSK, Karima el-Mahroug, masih di bawah umur. “Tidak ada keraguan bahwa El-Mahroug adalah PSK dan ia melakukan hubungan seks dengan Berlusconi,” kata Ilda Bocassini, salah seorang jaksa. Baik Berlusconi maupun Karima elMahroug membantah melakukan hubungan seks. Berlusconi juga membantah dakwaan bahwa ia menyalahgunakan kekuasaan dengan meminta polisi membebaskan Karima elMahroug, yang juga dikenal dengan sebutan Ruby Sang Pencuri Hati tersebut. Kasus ini terjadi pada 2010 saat Berlusconi menjabat sebagai perdana menteri. Vonis untuk Berlusconi diperkirakan akan disampaikan dalam beberapa pekan ke depan. (h/bbc)

RALLY — Sekitar 1.000 penggemar Harley Davidson dari seluruh China bertemu untuk merayakan 5th Rally Nasional Harley Davidson di China, 11 Mei 2013 sebagai bagian dari ulang tahun ke-110 perusahaan ini.

REUTERS

WARGA ARAB SAUDI PANIK

Virus Mirip SARS Tewaskan 15 Orang RIYADH, HALUAN — Virus pernafasan mirip Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) menimbulkan kepanikan di kalangan warga Arab Saudi. Khususnya di wilayah Saudi timur tempat sebagian besar kasus mematikan ini telah terdeteksi.

Sejauh ini jumlah korban jiwa di Saudi akibat serangan virus baru coronavirus ini telah mencapai 15 orang. Karena panik, puluhan orang telah mendatangi sejumlah rumah sakit di kota Al-Ahsa, Eastern Province, meskipun mereka hanya mengalami gejala demam ringan. “Saya merasakan gejala pilek yang diserta dengan demam,” ujar seorang pria muda kepada kantor berita AFP, Selasa (14/5). “Saya datang ke rumah sakit.

Gejala itu menghilang tak lama kemudian, namun saya tetap dikarantina bersama pasienpasien lainnya, dan ini menakutkan saya,” imbuh pemuda yang enggan disebutkan namanya itu. Sejauh ini, jumlah orang di Saudi yang dilaporkan terjangkit virus mirip SARS ini mencapai 28 orang, termasuk 15 penderita yang meninggal. Virus novel coronavirus, atau juga dikenal sebagai nCoV-EMC, merupakan saudara virus SARS. Virus ini pertama kali muncul

Uni Emirat Arab, Qatar, Inggris dan Jerman. Pejabat-pejabat kesehatan mengatakan virus ini kemungkinan telah menyebar di kalangan manusia dengan beberapa kondisi tertentu. Namun belum diketahui bagaimana manusia bisa terjangkit virus ini dan menularkannya ke orang lain. Meski begitu, virus ini nampaknya tidak begitu mudah menular seperti SARS, yang telah menewaskan sekitar 800 orang di dunia dalam epidemi tahun 2003.(h/dtc)

Nelayan Taiwan Ditembak Otoritas Filipina

BANJIR DANA ASING

Perbankan Singapura Segera Salip Swiss SINGAPURA, HALUAN — Singapura diprediksi akan segera menyalip Swiss sebagai negara penampung dana asing terbanyak di dunia. Menurut perusahaan riset London, WealthInsight, Singapura akan menjadi negara pusat kekayaan global pada 2020. Diberitakan CNN pekan ini, saat ini Swiss masih merajai perbankan dunia dengan dana kelolaan sebesar US$2,8 triliun, atau sekitar 34 persen dari industri perbankan swasta global. Setelah Swiss, raja perbankan dunia lainnya adalah Inggris dan Channel Islands dengan dana kelolaan sebesar US$1,8 triliun dan Karibia dan Panama yang mengelola dana US$800 miliar. Singapura menempati posisi keempat dengan dana kelolaan sebesar US$550 miliar pada akhir 2011. Sebanyak US$450 miliar dari dana ini adalah milik nasabah asing. Padahal pada tahun 2000, Singapura hanya mengelola dana sebesar US$50 miliar. Para ahli memprediksi Singapura akan merajai perbankan global. Hal ini terutama karena dampak krisis Eropa yang mengakibatkan hilangnya kepercayaan nasabah Amerika dan investor Eropa pada Swiss. Selain itu,

di Timur Tengah dan terdeteksi pada seorang pria Qatar pada September 2012, yang baru saja bepergian ke Saudi. Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pekan lalu menyatakan, 11 orang telah meninggal di Saudi akibat virus ini sejak tahun 2012 lalu. Sejak September 2012, WHO telah mengkonfirmasi 30 kasus virus dan 18 orang meninggal sejak September 2012. Kasuskasus infeksi virus tersebut dilaporkan di Saudi, Yordania,

sistem perbankan Swiss dinilai memiliki peraturan terlalu ketat dan undangundang perbankan yang merepotkan, jika dibandingkan perbankan Asia. “Sementara Singapura memiliki pemerintahan yang stabil, sistem hukum transparan, sejarah manajemen investasi yang baik, dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, ini sangat membantu dan membuatnya sebagai tujuan para nasabah,” kata Chris Wheeler, analis dari Mediobanca. Selain itu, kata Wheeler, semakin banyaknya jumlah orang kaya dari China, India dan Indonesia juga menjadi pemancing nasabah dan investor dunia melirik Asia yang memiliki tingkat pajak rendah. Para pengusaha dan miliuner Asia kebanyakan memilih menempatkan uang mereka di negara lain. Hal ini demi diversifikasi resiko atau mencari lembaga keuangan yang mumpuni di kawasan. Karena itulah, diperkirakan dana kelolaan Singapura akan naik empat kali lipat pada 2016. Sementara Swiss yang terkena getah krisis Eropa akan anjlok hingga sepertiganya dengan dana kelolaan diperkirakan berada di bawah US$2 triliun. (h/vvn)

WASHINGTON, HALUAN — Filipina dan Taiwan bersitegang soal penembakan nelayan Taiwan oleh petugas penjaga pantai Filipina. Pemerintah Amerika Serikat ikut angkat bicara menggenai insiden itu. Washington menyesalkan kematian seorang nelayan Taiwan ketika kapalnya ditembaki oleh petugas penjaga pantai Filipina. Namun AS tidak mengecam insiden itu. “Kami menyesalkan kematian tragis seorang nelayan Taiwan saat konfrontasi di laut pada 9 Mei dengan kapal patroli Filipina,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki kepada para wartawan seperti dilansir kantor beritaAFP, Selasa (14/5/2013). “Pemerintah AS telah berhubungan dengan pemerintah Filipina dan otoritas Taiwan terkait insiden ini. Dan kami menyambut janji pemerintah Filipina untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan,” imbuhnya. Ketika ditanya lebih lanjut mengenai sikap AS, Psaki hanya mengatakan bahwa Washington terus mendesak semua pihak “untuk menahan diri dari aksi-aksi provokatif.”

“Akan ada penyelidikan atas kasus ini, dan kami akan mengikuti penyelidikan itu dengan seksama,” tandasnya. Sebelumnya, otoritas penjaga pantai Filipina mengakui telah menembaki sebuah kapal nelayan Taiwan. Alasannya, kapal tersebut telah nyasar masuk ke wilayah perairan Filipina. Seorang nelayan Taiwan berumur 65 tahun tewas dalam insiden itu. Meski mengakui penembakan itu, namun otoritas Filipina menolak minta maaf atas insiden tersebut. “Jika ada yang meninggal, mereka pantas mendapatkan simpati kami tapi bukan permohonan maaf,” tegas juru bicara penjaga pantai Filipina, Armand Balilo. Balilo menyatakan, insiden itu terjadi di perairan Filipina dan para personel penjaga pantai Filipina telah melaksanakan tugas mereka dengan benar, guna menghentikan aktivitas penangkapan ikan ilegal. Namun otoritas Taiwan bersikeras bahwa kesalahan ada di pihak Filipina. Disebutkan bahwa kapal nelayan tersebut tidak bergerak masuk ke wilayah perairan Filipina seperti yang dituduhkan Manila. (h/dtc)

PBB Desak Penduduk Dunia Konsumsi Serangga

SEKITAR dua miliar orang di dunia mengkonsumsi serangga sebagai tambahan makanan. FAO NEW YORK, HALUAN — PBB mendesak penduduk dunia untuk mengonsumsi serangga guna memerangi kelaparan.

Laporan oleh badan pangan dan pertanian PBB (FAO) mengatakan mengkonsumsi serangga dapat meningkatkan

gizi dan mengurangi polusi. Laporan PBB itu menyebutkan dua miliar penduduk dunia telah mengkonsumsi se-

rangga sebagai makanan tambahan. Namun, PBB mengakui bahwa “perasaan jijik” merupakan salah satu tantangan di banyak negara Barat. Tawon, kumbang dan serangga lain saat ini dikategorikan “masih belum banyak digunakan” sebagai makanan, kata laporan PBB itu. Ternak serangga adalah “salah satu cara untuk menangani keamanan pangan,” tambah FAO. Protein Tinggi “Serangga ada di mana-mana dan bereproduksi secara cepat serta memiliki pertumbuhan tinggi dan dampak lingkungan rendah.” >> Editor : Nova Anggraini

Penulis laporan itu menyebutkan serangga mengandung gizi engan kadar protein tinggi, lemak dan mineral. Serangga disebutkan “penting sebagai makanan tambahan untuk anak-anak yang kekurangan gizi”. Serangga juga dianggap “sangat efisien” untuk dijadikan pangan. Jangkrik, misalnya, hanya perlu diberi makan 12 kali lebih rendah dari ternak untuk menghasilkan kandungan protein yang sama, menurut laporan FAO itu. Sebagian besar serangga juga lebih ramah lingkungan karena memproduksi gas rumah kaca jauh lebih rendah dibandingkan ternak lain. (h/bbc) >> Penata Halaman: Rahmi


20

PESISIR SELATAN Banda Sapuluah

LINGKAR Warga Kampung Tanjung Berharap SD PAINAN, HALUAN — Warga Kampung Tanjuang Durian Nagari Lakitan Tengah, Kecamatan Lengayang, Pesisir Selatan mengharapkan pemerintah membangun sekolah dasar di kampung tersebut. Hingga kini warga di sana bersekolah masih kekampung Aie Kalam yang berjarak cukup jauh dari Tanjuang Durian. Rafles, Kepala Kampung Tanjung Durian menyebutkan, dikampung yang dipimpinnya itu memang tidak ada Sekolah Dasar sehingga siswa harus belajar jauh ke Kampung Aie Kalam. Mungkin ini satu satunya kampung di Pessel yang tidak punya sarana pendidikan. “Ada dua tempat siswa yang harus menempuh perjalan berat kese kolah, pertama mereka yang bermukim di Hulu Aie Patai dan anak anak dari Bukik Gadang. Dari kedua tempat, jarak tempuh sama yakni sekitar 7 Km pulang pergi,” katanya. Menurutnya, ia melalui pemerintah nagari telah sering mengajukan permohonan agar Kampung Tanjuang Durian dibangun Gedung Sekolah Dasar ke pemerintah kabupaten. “Awalnya kami diberikan soslusi yakni dengan membangun sekolah filial dengan dana swadaya. Tapi kampung kami tidak punya biaya untuk itu pak,” kata Rafles. Disebutkan Rafles, jumlah siswa baru yang mendaftar ke SD di kampung tetangga setiap tahun sekitar 30 siswa, bahkan lebih. “Kini jumlah anak anak kami yang menuntut ilmu di SD Aie Kalam tidak kurang dari 100 siswa. Oleh sebab itu, jika pemerintah berkenan bantulah kami dengan membangun sekolah disini,” katanya penuh harap. (h/har)

Sembilan Pasar Kecamatan Jadi Semi Modern PAINAN, HALUAN — Sembilan pasar kecamatan di Pesisir Selatan dijadikan pasar semi modern. Sementara tiga pasar lainnya dijadikan pusat grosir dengan pangsa pasar provinsi tetangga yakni untuk wilayah sekitar Muko Muko (Bengkulu) dan Kerinci (Jambi). Sembilan kecamatan yang saat ini tengah menjadi pasar semi modern adalah Pasar Lunang Silaut, Pasar Indrapura, Pasar Air Haji, Pasar Balai Selasa, Pasar Surantiah, Pasar Batang Kapas, Pasar Salido, Pasar Asam Kumbang, Pasar Tarusan. Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Pasar Pesisil Selatan, Hazrita mengatakan, sembilan kecamatan yang telah dalam proses menjadi pasar semi modern merupakan amanah dari Perda 08 tahun 2010 tentang RPJP 2005 - 2025. “Jadi ini sudah menjadi target. Pemerintah telah melakukan sejumlah pembenahan di pasar yang dijadikan sebagai pasar semi modern. Pasar semacam itu ditandai dengan fasilitas dan manajemen pasar modern yang bisa membuat para pelaku ekonomi nyaman berdagang atau bertransaksi dipasar tersebut,” katanya. Yang terpenting saat ini dilakukan pemerintah adalah menata dan memperluas kawasan pasar itu sendiri. Untuk hal ini menurutnya, pemerintah telah melakukan perluasan di sejumlah pasar, misalnya Pasar Air Haji, Pasar Inderapura dan terakhir Pasar Asam Kumbang. “Pasar semi modern tersebut didesain mampu melayani kebutuhan pasar lokal dan para pengguna jalan Lintas Barat Sumatera. Seluruh kebutuhan masyarakat ada disini, termasuk pelayanan yang sesuai dengan pasar semi modern,” ungkapnya. Sementara terkait dengan pasar tumpah yang terjadi setiap hari pekan, maka pemerintah pada beberapa pasar telah melakukan penertiban. Pasar Kambang kini kondisinya tidak separah dua tahun lalu. “Kita tidak menampik bahwa pasar tumpah masih menyisakan banyak persoalan, namun setidaknya kini telah terjadi perubahan,” katanya. Selanjutnya, tiga pasar yang di jadikan sebagai pusat grosir Pesisir Selatan adalah Pasar Kambang, Pasar Tapan dan Pasar Baru Bayang. “Kini, ketiga pasar dimaksud telah hampir memenuhi sarat sebagai pusat grosir di Pesisir Selatan,” ungkapnya. Pusat Grosir ini menurutnya mampu memenuhi kebutuhan jual beli secara langsung dengan konsumen, maupun memenuhi kebutuhan barang eceran pasar kecamatan lainnya. Sementara fungsi Pasar Kota Painan sebagai pusat kegiatan lokal akan berkembang dengan mantap. (h/har)

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

Warga Langgai Diimbau Pertahankan Gotong Royong PAINAN, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengimbau masyarakat di Langgai untuk mempertahankan semangat gotong royong.

JALAN — Salah satu titik jalan menuju Langgai. Tahun ini pemerintah menyediakan Rp7,2 miliar untuk perbaikan dan peningkatan jalan menuju Langgai.

Jalan Langgai Bakal Diperbaiki PAINAN, HALUAN — Jalan Langgai Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantiah, Kecamatan Sutera tahun ini dapat biaya peningkatan jalan sebesar Rp7,2 miliar. Dana itu berasal dari berbagai sumber diantaranya APBD Pessel, APBD Sumbar dan dari Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT). Sekda Pessel Erizon menyebutkan, dari APBD Pessel dianggarkan sebesar Rp3,5 miliar, APBD Provinsi Rp700 juta dan KPDT Rp3 miliar. Pengerjaan jalan Langgai tersebut segera dilaksanakan sesuai dengan rencana dan target pemerintah. Menurut Erizon, ada beberapa titik yang menjadi fokus untuk

memperbaiki jalan menuju langgai. Pertama melanjutkan pengaspalan di kawasan Kayu Gadang, selanjutnya peningkatan jalan di kawasan Kayu Aro dan Batu Bala. “Selanjutnya peningkatan jalan dari Batu Bala menuju Langgai. Pada kawasan ini ada perbaikan dan peningkatan disik jalan. Dengan anggaran yang tersedia diharapkan jalan menuju Langgai akan baik menjelang akhir tahun mendatang,” katanya. Pantauan Haluan, saat ini kondisi jalan menuju Langgai memang sangat memprihatinkan. Langgai termasuk di antara 47 kampung yang menjadi target keluar dari kategori tertinggal

di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Kampung ini masuk wilayah Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantiah (Gamus), Kecamatan Sutera. Kepala Dinas PU Pesisir Selatan Pri Nurdin menyebutkan, pembangunan jalan menuju Langgai menjadi prioritas pemerintah kabupaten Pesisir Selatan. Lewat berbagai sumber pendanaan yang diusahakan pemerintah, jalan Langgai ditarget selesai secepatnya. “Pemerintahpun mempiunyai target bahwa dalam waktu dekat seluruh kampung yang masuk kategori tertinggal keluar dari kategori tertinggal,” katanya menjelaskan. (h/har)

Gotong royong yang merupakan warisan leluhur itu merupakan asset dan modal dasar pembangunan. Himbauan itu disampaikan Irwan Prayitno Sabtu (11/ 5) di Langgai saat membuka kegiatan bhakti gotong royong di Langgai, Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantiah, terkait menggalakkan kembali kegiatan gotong royong. Menurutnya, gotong royong merupakan warisan nenek moyang yang perlu diwarisi dan dilestarikan di Sumatera Barat. Dengan gotong royong, ternyata mampu memberikan manfaat sangat banyak bagi masyarakat. “Gotong royong selain untuk memperbaikan dan perawatan atau pembangunan sarana fisik, ternyata juga berdampak pada kepedulian sosial. Masyarakat yang meninggalkan tradisi gotong royong biasanya disana rasa kepeulian sosialnya akan berkurang,” katanya.

Jadi menurut Irwan, pemangku kebijakan dipemerintahan, ninik mamak, bundo kanduang, pemuda dan semua elemen perlu menggalakkan kebiasaan gotong royong. Gotong royong jangan tinggal seremonial belaka. “Akan tetapi menjadi pakaian bagi setiap individu,” katanya. Gotong royong merupakan suatu istilah asli Indonesia yang berarti bekerja bersamasama untuk mencapai suatu hasil yang didambakan. Katanya berasal dari gotong dan royong. Bersama-sama dengan musyawarah dan kekeluargaan, gotong royong menjadi dasar filsafat Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan oleh orang-orang yang merupakan anggota suatu kesatuan desa, kampung, pelajar suatu sekolah. organisasi tertentu dan sebagainya. Keikutsertaannya berdasarkan atas kesadaran bahwa kegiatan itu demi kepentingan sesama anggota sebagai kesatuan/keluarga. Tidak ada perasaan terpaksa ataupun di dorong pamrih apapun kecuali ingin menolong sesama warga. Gotong royong juga dapat meringankan beban, waktu dan biaya. Meningkatkan solidaritas dan rasa kekeluargaan dengan sesama. Menambah kokohnya rasa persatuan dan kesatuan. Mempertinggi ketahanan bersama.(h/har)

Gambir di Langgai

Ternak Sapi Sebaiknya Dikelola Konvensional PAINAN, HALUAN — Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan dan Perkebunan Pessel Afrizon Nazar mengimbau warga pemilik ternak sapi dan kerbau untuk mengelola ternak sapi secara konvensional. Pengelolaan yang benar sesungguhnya akan memberikan keuntungan yang besar bagi peternak dan tidak mengganggu. Imbauan itu disampaikan Afrizon Nazar terkait masih banyaknya warga pemilik ternak di Pessel yang membiarkan ternaknya lepas bebas. Sementara itu, ternak yang dilepaskan begitu saja selain merugikan pemilik juga mengganggu ketertiban dan keindahan di Pesisir Selatan. “Di beberapa tempat malah ada pengendara mengalami kecelakaan akibat ternak berkeliaran dijalan. Kebiasaan melepaskan ternak ini sungguh sangat

tidak baik. Oleh karena itu saya mengimbau pemilik ternak mengelola ternaknya secara konvensional,” katanya. Selain itu ia juga mengharapkan para PPL, petugas keswan dan Sarjana Membangun Desa (SMD) ikut memberikan bimbingan pada masyarakat pemilik ternak. Khusus SMD, kini separoh kecamatan di Pessel telah tersebar SMD dengan kegiatan utama adalah melaksanakan tata laksana beternak sapi secara konvensional untuk selanjutnya di transformasikan kepeternak. “SMD di bantu sebesar Rp350 juta untuk usaha percontohan. SMD, selain membimbing anggota kelompok ternak, maka wajib memberikan dorongan dan bimbingan kepada masyarakat di kecamatan tentang pentingnya menyelenggarakan tatalaksana peternakan secara baik atau

ternak tidak dilepasliarkan,” kata Afrizon Nazar, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan. Artinya menurut Afrizon, dengan miskinnya ilmu atau SDM peternak di Pesisir Serlatan selama ini perlu terjadi alih tekhnologi kepada masyarakat peternak dimaksud. “Salah satu sikap mental peternak Pessel selama ini adalah membiarkan ternak lepas begitu saja. Ketika lepas, banyak persoalan yang muncul, mulai dari rugi sipeternak hingga kerugian bagi masyarakat lainnya,” kata Afrizon. Kalaulah peternak tau bahwa melaksanakan tata kelola peternakan secara konvensional menguntungkan, maka masyarakat peternak tidak akan membiarkan ternaknya lepas begitu saja. Seluruh yang dihasilkan ternak bisa jadi uang. “Misalnya, seorang peternak

mengandangkan ternaknya untuk tujuan penggemukan, maka dengan bakalan yang baik hanya dalam waktu paling lama enam bulan sipeternak akan meraih keuntungan menggiurkan. Kotorannya bisa sebagai bahan biogas dan pupuk organik,” katanya. Lagi pula menurutnya, dengan melepaskan ternak begitu saja, maka produktifitas ternak akan rendah, pakan tidak terjamin, dan saban waktu selalu diintai kematian. Sementara Anto (40), salah seorang anggota kelompok binaan SMD di Kambang, Lengayang mengatakan, semenjak ternaknya dikandangkan dan mengikuti petunjuk beternak yang baik, sapinya sudah berkembang dengan baik. Banyak ilmu yang didapatkan setelah menyelenggarakan tatalaksana peternakan secara baik. “Kini lahan yang selama ini

tidak di perhatikan telah digarap untuk kepentingan padang rumput guna memenuhi hijauan ternak. Tidak hanya itu, ditempat kami hijauan dari alam masih tersedia dengan banyak. Bila seluruh peternak menyelenggarakan peternakan seperti itu dipastikan ketersediaan rumput alam akan semakin banyak,” katanya. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Pessel, masih ada sekitar 75 persen ternak besar masyarakat yang lepas begitu saja. Ia tersebar di IV Jurai, Batang Kapas, Sutera, Lengayang, Ranah Pesisir, Linggo Sari Baganti, Tapan dan Lunang Silaut. “Kecamatan yang terbilang tertib ternaknya adalah di Kecamatan Bayang Utara dan Koto XI Tarusan,” kata Afrizon Nazar. (h/har)

Zulkarnaini : Langgai Segera “Merdeka” Laporan Haridman Kambang

Zulkarnaini KAMPUNG Langgai termasuk di antara 47 kampung yang menjadi target keluar dari kategori tertinggal di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Kampung ini masuk wilayah Nagari Gantiang

Mudiak Utara Surantiah (Gamus), Kecamatan Sutera. Bagaimana Langgai dan sejumlah persoalannya ? Berikut laporannya. Langgai sebuah kampung ter-suruk. Posisinya di sisi timur Nagari Surantiah persis di pinggang Bukit Barisan. Perempuan-perem-puan “perkasa”, laki laki penuh dedikasi menjadi penggerak per-ekonomian di kampong ini. Sebagian remaja serta anak-anak penuh harapan berjuang di bawah lampu togok alias lentera untuk mem-perbaiki masa depan. Jumlah warga di sini sekitar 1.500 jiwa, kira-kira 900 perempuan dan 600 laki laki. Sudahlah akses transportasi sulit, terkungkung pula

oleh TNKS (Taman Nasional Kerinci Sebelat). Zulkarnaini (41) tokoh masyarakat Langgai menyebutkan, jalan buruk dari arah Pasar Surantiah menuju Langgai selama ini seolah olah tidak akan pernah berkesudahan. Jalan sulit dilewati kendaraan, menanjak, rawan longsor pula. Panjang jalan yang mem-prihatinkan tidak kurang dari 20 Km, tepatnya selepas Ampalu. Di dalam kampung, rumah-rumah sederhana menghiasi, umumnya terdiri dari rumah kayu dan setengah tiang. Di rumah sederhana tersebut bila musim panen tiba produk pertanian warga disimpan. “Umum-nya pekerjaan masyarakat bertani dan berladang. Produk utamanya ada-lah beras, gambir, kopi dan rempah-rem-pah lainnya,”

ujar Zulkarnaini Alumnus STAI Balaiselasa itu. Pada prinsipnya menurut Zul, Langgai memiliki potensi cukup besar, misalnya pertanian dan perkebunan. Namun potensi itu harus berbenturan dengan kondisi wilayah. “Sudahlah terkungkung TNKS, jauh pula dari Pasar Nagari. Produk pertanian dan perkebunan tidak bisa dijual dengan harga maksimal akibat biaya transportasi sangat tinggi,” katanya. Sementara, akibat buruknya kondisi jalan warga terpaksa harus memanggul padi atau barang apa saja sepanjang puluhan kilo. “Jika ingin dapat keuntungan lebih yah terpaksa warga memikul sendiri barang, bila menggunakan ojek atau angkutan lainnya maka berat di ongkos saja,” katanya.

Telah sering warga mengusulkan peningkatan jalan ke pemerintah kabupaten. Bahkan lewat anggota DPRD sekalipun, namun blum satu juapun yang terkabul. Lahan pertanian dan perkebunan warga nyaris tidak terjadi pertam-bahan. Penambahan lahan pertanian dan perkebunan terken-dala dengan status hutan yang mengelilingi kampung Langgai. “Penambahan lahan berarti meru-sak TNKS. Masyarakat di sini masih setia menjaga hutan yang mengelilingi kampungnya,” ujarnya lagi. Karena terkungkung dan terje-bak TNKS, kegiatan masyarakat di Kampung Langgai saban hari monoton. Pagi ke ladang atau ke sawah, kemudian malamnya menjelang tidur kaum laki

laki menghabiskan waktu di kedai-kedai kopi. Bercengkrama, berbagi cerita soal hidup ini. Sesekali kampung akan menjadi ramai bila ada kegiatan pesta perhelatan atau acara yang dibuat pemuda. Bila ada kegiatan biasa-nya Langgai akan hidup hingga tengah malam dan akhirnya kembali ke rumah masing-masing. Warga Langgai untuk sementara melu-pakan keterkungkungan dan keter-tinggalannya dan terlelap hingga pagi datang lagi menyingsing. Hari- hari penuh kesederhanaan terus dilalui warga Langgai hingga kini. Ada Angin Segar Terkait kondisi Langgai yang tertinggal itu, Bupati Nasrul Abit di berbagai media menye-butkan, tahun >> Editor : Atviarni

2013 pemerintah kabupaten fokus pada pembangunan jalan Surantiah - Langgai. “Kami tentu sangat berterima kasih jika hal itu memang terealisasi. Langgai segera mereguk kemerdekaan,” katanya lagi. Terkait dengan itu Bupati Pessel Nasrul Abit menyebutkan, dalam perencanaan pemerintah, tahun 2013, jalan ke Langgai dibuat lebih baik. Untuk itu, pemerintah kabupaten selalu berkoordinasi dengan peme-rintah Provinsi Sumbar,” katanya. Disebutkan Nasrul Abit, dengan pembangunan jalan ke Langgai, maka dipastikan daerah itu keluar dari kategori tertinggal. “Sementara menyangkut pendidikan dan kese-hatan, di Nagari Gamus telah ada SD, dan SMP serta juru medis,” katanya. *** >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

TYA ARIESTYA

Berbagi Tips Beladiri Kejahatan terhadap perempuan makin menggila saja. Berdasarkan data yang dihimpun Komnas Perempuan jumlah kekerasan terhadap perempuan (KTP) cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal inilah yang membuat banyak pihak prihatin. Tak terkecuali presenter dan aktris Tya Ariestya. Berbekal ilmu beladiri yang dipelajarinya sejak kecil, mantan atlet taekwondo ini berharap perempuan Indonesia memiliki konsep pertahanan diri. Melalui live streaming yang digagas Kompas.com dan Solid Production, pemegang sabuk hitam— yang sudah mengoleksi 8 medali emas dalam sejumlah pertandingan baik nasional maupun internasional—ini ingin berbagi kepada kaum perempuan agar bisa terhindar dari aksi kejahatan. Seperti apa tipsnya, Tya akan berbagi melalui forum ini. Simak juga tayangan live streaminginteraktifnya melalui solidpro.co.id, mulai pukul 16.00 wib. Tak hanya Tya, aktris yang juga anggota dewan Rachel Maryam juga akan menggelar live streaming pada pukul 17.00 wib. Kehadirannya untuk menjelaskan kasus pencatutan namanya di akun facebook. “Ini kedua kalinya facebook saya diretas. Orang ini bertanggung jawab atas semua kegiatan facebook saya, baik menambah teman, menyukai foto atau mengirim pesan semenjak january 2 0 1 2 , ” ujarnya, yang ditulis melalui akun pribadinya. (h/kcm)

SIDANG PERDANA

Dimas Andrean Pilih Bungkam SIDANG kasus penganiayaan dengan terdakwa Dimas Andrean yang terjadi pada 9 Juni 2012 lalu, akhirnya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang perdana mengagendakan pembacaan dakwaan. Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Dimasdengan tiga pasal sekaligus dengan tuntutan kurungan maksimal dua tahun delapan bulan penjara. Pada 9 Juli 2012, Dimas mencekik Sukmawan Salawidjaya yang merupakan korban sambil memegang pisau, saat itu Novi, istri Andreanberusaha memisahkan keduanya. “Pasal 2 ayat 1. UU Darurat No.12 Tahun 1951,” kata JPU saat membacakan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (14/5). Yang kedua, Dimas lagilagi kembali datang dan mencekik

korban lalu mendorong ke dinding rumah. Dimas juga menendang paha kiri korban. “Saksi menerima sakit fisik paha kiri secara visum, benda tumpul, pangkal paha kiri. Pasal 351 ayat 1 KUHP,” lanjut JPU. Yang terakhir, terdakwa dikatakan JPU dengan sengaja menghancurkan barang orang lain pada 9 Juli 2012. “Terdakwa menendang ember, ember pecah. Saksi Sukmawan mengalami kerugian Rp 175 ribu. Pasal 406 ayat 1 KUHP,” tandas JPU. Usai kejadian itu, Dimas dijadikan tahanan kota sejak 26 Maret 2013 sampai 14 april 2013. Kemudian diperpanjang 15 april sampai 14 mei 2013. (h/kpl)

Lilis Karlina Jadi Hobi Makan HAMIL empat bulan, Lilis Karlina belum merasakan ngidam yang aneh-aneh. PelantunGoyang Kerawang itu malah doyan makan. “Kalau ngidam makanan, saya suka makan spagheti, pizza, salad. Saya selalu lapar dan setiap malam lapar terus,” ungkap Lilis di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (13/5). Menurut wanita beranak tiga itu, hamil yang ia rasakan sekarang berbeda dari sebelumnya. Meski banyak makan, ia tak peduli dengan tubuhnya yang semakin melar. “Saya makan apa aja yang enak dan pasti ujungnya begah (kekenyangan). Lebih mending, ketimbang waktu masih hamil muda, saya nggak bisa makan sama sekali karena mualnya nggak ketahan,” ujarnya.(h/ inl)

Kiki Amalia Bantah Kenal Ahmad Fathanah ARTIS Kiki Amalia melalui kuasa hukumnya, membantah pemberitaan salah satu koran harian yang menyatakan dirinya mempunyai hubungan dengan Ahmad Fathanah. Dalam pemberitaan yang terbit edisi Senin (13/5) kemarin, tertulis judul,Cerainya Kiki Amalia dan Markus Horison Karena Fathanah? “Pemberitaan dari koran harian Nonstop baik di koran maupun online, hari ini kami preskon untuk membantah kalau Kiki Amalia ada sangkut-pautnya dengan Fathanah,” tegas Muhammad Mahdi, kuasa hukum Kiki Amalia saat jumpa pers di Teebox Cafe, Jakarta Selatan, Selasa (14/5). Judul berita yang dibuat dalam koran tersebut, menurut Mahdi, sama sekali tidak benar dan bernada provokatif. “Berita cerainya Kiki danMarkus karena Fathanah, adalah berita dengan kata-kata provokatif,” imbuhnya. Mahdi menegaskan, bahwa kliennya tidak pernah menerima dalam bentuk apapun dari Fathanah. Baginya, pemberitaan yang melibatkan kliennya ini sangat kejam. “Kiki tidak pernah menerima dalam bentuk apapun dari Fathanah. Berita itu sangat kejam. Kiki tidak pernah kenal dan mengetahui Fathanah yang kini sedang tersangkut kasus di KPK,” tegasnya. Ahmad Fathanah adalah tersangka dalam suap import daging dan kasus pencucian uang. Beberapa perempuan menerima aliran dana dari sahabat Mantan Presiden PKS, Lutfi Hasan Ishaaq itu. Di antaranya mereka dalah artis Ayu Azari, penyanyi dangdut Tri Kurnia Puspita, model dewasa Vitalia Shesya dan Novia Ardhana. (h/ kpl) >> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


22

KOTA PARIAMAN Sabiduak Sadayuang

LINGKAR Jalan Setapak Pulau Angso Duo Dibangun PARIAMAN, HALUAN — Jalan setapak di pulau Angso Duo Kota Pariaman, tahun ini di bangun dengan anggaran APBD sebesar Rp300 juta. “Pembangunan serupa juga sudah dilakukan tahun 2010 lalu,” kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman Yanri Leza, kepada Haluan, Senin (13/5). Pulau angso duo, termasuk potensi wisata di Kota Pariaman, secara bertahap akan terus dibenahi, dan secara berangsur-angsur infrastruktur disini terpenuhi. Dua tahun terakhir memang tak ada pembangunan infrastruktur disini, barulah sekarang atau tahun ini kita mulai lagi, yaitu diantaranya pembangunan jalan setapak. “Bahkan sejak beberapa waktu yang lalu, dinas telah menempatkan dua petugas penjaga pulau di sini,” jelas Yandri.(h/tri)

Pemko Bantu Korban Badai PARIAMAN, HALUAN — Pemerintah Kota Pariaman memberikan bantuan kepada korban bencana angin kencang/badai yang terjadi pada tanggal 6 April 2013 lalu. Tiga unit rumah penduduk di Kelurahan Jati Hilir, Kecamatan Pariaman Tengah rusak ditimpa pohon yang tumbang akibat angin kencang/badai tersebut. Sambil melaksanakan olahraga pagi dengan bersepeda, Walikota Pariaman Mukhlis R langsung menyerahkan bantuan itu kerumah masing-masing warga yang rusak akibat badai tersebut, Minggu pagi (12/5) di Kelurahan Jati Hilir. Walikota Pariaman Mukhlis R mengatakan, bantuan ini wujud kepedulian Pemerintah Kota Pariaman terhadap warga yang kena musibah bencana alam. Diharapkan bisa membantu meringankan beban warga untuk memperbaiki rumahnya yang rusak. “Kita harapkan ini bisa meringan beban warga yang terkena musibah. Jumlahnya memang tidak banyak, yang jelas warga menangis kita sabak. Inilah bentuk dukungan kita, bantuan ini bisa digunakan sebaik mungkin untuk memperbaiki rumah yang rusak” kata Mukhlis R. Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kota Pariaman Asrizal menyebutkan, ketiga rumah tersebut masing-masingnya milik Syarifudin, Asiah dan Afrizal Efendi. Dari hasil verifikasi yang dilakukannya satu unit rumah mengalami rusak sedang yaitu milik Syarifudin. Kedaan rumahnya atap bocor, seng hancur, reng dan kasau patah-patah, tidak layak pakai. “Sedangkan dua rumah mengalami rusak ringan, milik Asiah dapurnya yang ditimpa pohon, seng bocor, kasau dan reng patah. Kemudian rumah Afrizal Efendi bagian depan rumahnya dan tengahnya hancur serta terasnya rusak” kata Asrizal. Sesuai dengan peraturan Walikota Pariaman Nomor 32 Tahun 2011 tentang prosedur tetap penanggulangan bencana di Kota Pariaman. Maka diberikan bantuan kepada warga korban bencana. Jumlahnya, untuk rusak sedang besarnya Rp2,5 juta dan untuk rusak ringan masing-masingnya mendapatkan Rp1,5 juta. Ia menghimbau pada seluruh warga Kota Pariaman selalu waspada terhadap kemungkinan bencana yang terjadi. Tidak hanya bencana angin kencang/badai, tetapi juga bencana kebakaran yang bisa terjadi sewaktuwaktu. (h/hms)

Pasar Cubadak Air Mulai Menggeliat PARIAMAN, HALUAN — Pasar Cubadak Air, Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman, kini menggeliat. Kondisi pasar yang sudah di rehab total, dengan 2 kali dana APBD tahun 2011 dan 2012, menjadikan lost dan petak kedai yang ada permanen, kini telah ditempati pedagang dan telah beraktivitas. Rehabilitasi pasar Cubadak Air itu, menghabiskan Dana APBD lebih kurang Rp900 juga, menjadikan pasar itu kembali tacelak, lengkap dengan peneranganya. Ditiap petak kedai diterangi lampu listrik termasuk juga lost yang ada ditengah lokasi pasar tersebut. Sosialisasi program JKSS, telah dilaksanakan di halaman parkir pasar Cubadak Air itu minggu kemarin,(12/5). Sejumlah kedai permanen dengan isi bahan harian harian, tampak tetap beraktivitas. Pasar Nagari Cubadak Air, sebelum dibangun, merupakan sebuah pasar lama yang kondisi bangunanya sudah rusak parah. Dan kini setelah dibangun, kondisinya jadi bagus. Aktivitas pasar tampak makin tumbuh, bahkan pada hari pasar yakni hari Senin, banyak pedagang dari luar yang berjualan ke sini, ya mereka memanfaatkan halaman parkir depan. Kondisi jadi tambah ramai dan aktivitas pasarpun makin padat dari hari biasa. Los lambuang pun ada di sini, tiap hari ada, sebagai mana diungkapkan penjual makanan di los tersebut, bahwa tiap hari kami berjualan di sini, bahkan hingga malam hari. Pertama memang agak sepi pembeli, tapi perkembangan hari kehari menunjukan perubahan yang lumayan. “Yang jelas geliat ekonomi ada di sini Pak,” sebutnya pada Haluan. Kepala Koperindag Kota Pariaman Sumiramis menyikapi hal tersebut, hanya tersenyum gembira, karena memang hal demikian yang diharapkan, jadi pembangunan yang dilakukan tak sia-sia. Bahkan di tahun 2014, akan ada lagi tambahan pembangunan untuk pasar ini, dengan memanfaatkan dana DAK untuk pembangunan tambahan kios dan lost. Jumlah kedai yang sudah di bangun di Pasar Cubadak Air itu kini ada 8 kios dengan kondisi permanen, 1 lost ber ukuran 7 kali 8 meter, lengkap dengan listrik sebagai penerangannya.(h/tri).

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

Pemko Bantu 40 Perahu untuk Nelayan PARIAMAN, HALUAN — Pemerintah Kota Pariaman melalui Dinas Kelautan dan Perikanan, akan meluncurkan bantuan untuk nelayan berupa 40 unit perahu. Sebanyak 30 diantaranya lengkap dengan mesin dan alat tangkapnya. Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman, Yandri Leza kepada Haluan, Senin (13/5), lebih lanjut menjelaskan, selain bantuan perahu, juga akan ada bantuan alat pengasapan ikan lele dan alat pasca panen bagi petani dan pembudidaya ikan air tawar. Disisi lain juga akan ada pengadaan bantuan untuk kegiatan ikan kolam lele terpal, sebanyak dua puluh unit. Bantuan itu termasuk kedalam program GEPEM tahun ini, katanya. Tujuanya untuk meningkatkan pendapatan petani dan nelayan. Untuk mengukur tingkat keberhasilan dan kelancaran kegiatan, akan dilakukan evaluasi secara berkala, jadi hasilnya jelas terukur. Kita berharap, dengan bantuan yang diberikan tingkat pendapatan masyarakat akan lebih bertambah, tidak hanya sekali ketika menerima bantuan, tetapi bisa berkembang lebih lanjut.(h/tri).

Program Jamkes Sabiduak Sadayuang Disosialisasikan PARIAMAN, HALUAN — Sosialisasi program Jaminan Kesehatan (Jamkes) Sabiduak Sadayuang kepada warga di Desa Simpang Apar. Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman disambut antusias warga. Sosialisasi itu dilaksanakan di Surau Duku, Minggu (12/5). Sosialisasi yang disampaikan langsung oleh walikota Mukhlis R, itu mendapat perhatian serius warga, yang ditandai dengan munculnya sejumlah pertanyaan menyangkut proses atau prosedur JKSS. Program tersebut, salah satu program prioritas pemerintah Kota Pariaman, karena dampaknya bisa dirasakan langsung warga. Hanya dengan memperlihatkan KTP bagi warga yang berusia 17 tahun keatas atau KK bagi warga yang belum punya KTP, bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di tempattempat pelayanan kesehatan yang terutama yang ada di Kota Pariaman. Dalam proses pelayanan kesehatan tersebut, jelas ada prosedur, dan inilah yang harus dilalui warga ketika berobat di tempat pelayanan kesehatan atau rumah sakit yang ditunjuk untuk itu. Jika kondisi darurat, warga bisa langsung berobat ke RS. M. Jamil Padang salah satu rumah sakit yang sudah ditunjuk untuk program JKSS tersebut. dan jangan lupa melapor secara administratif ke PT Askes yang ada di lingkungan RS tersebut. karena program ini kerjasama dengan PT Askes. Tapi jika berobat biasa, di puskesmas, itu juga dengan memperlihatkan KTP atau KK, sudah bisa berobat. Alur pelayanan kesehatan jkss, Puskesmas, surat rujukan, verifikasi petugas di unit pelayanan askes/askes center, di RS dengan menunjukan KTP/KK dan Surat rujukan. Bila berkas lengkap maka RS mengeluarkan Surat Jaminan rawat jalan/inap hingga sembuh. Puskesmas di Kota Pariaman ada 7 unit, Pustu 12 unit, Poskedes 30 unit, Polindes 14 unit. Bidan di desa (PTT) ada 59 orang. Sosialisasi JKSS kepada warga itu juga dilakukan di Desa Cubadak Air, Pariaman Utara, bertempat di Pasar nagari setempat.(h/tri).

SEMINAR — Walikota Pariaman, Mukhlis R, ketika memberi sambutan pada pembukaan seminar sehari yang di gelar IBI Kota Pariaman. TRISNALDI

IBI Gelar Seminar Sehari PARIAMAN, HALUAN — Limaratus bidan dan mahasiswa kesehatan dari berbagai perguruan tinggi di Kota Pariaman ikut ambil bagian dalam seminar sehari yang digelar Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Kota Pariaman, Sabtu (11/5). Seminar berkaitan dengan HUT IBI ke 62 tahun ini, bertemakan, “Dunia membutuhkan bidan, sekarang dan selamanya dalam membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas”, dibuka oleh Walikota Pariaman, Mukhlis R. Walikota menyebutkan, seminar yang dilaksanakan, punya manfaat besar untuk melahirkan rumusan dan program yang konkrit, meningkatkan profesionalisme tenaga kebidanan. Dan itu bisa memberikan kuntribusi dan membantu pemerintah daerah melaksakan program pembangunan di bidang kesehatan. Bidan yang profesional itu memiliki empaty dan respek terhadap tugas dan tanggung jawab, bida seperti ini akan memiliki peluang dan kesempatan yang

luas untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional, meningkatkan kesehatan masyarakat. Bidan sebagai garda terdepan melaksanakan pembangunan kesehatan di Kota Pariaman. Ia langsung berhadapan dengan masyarakat, diharapkan melalui kegiatan yang digelar IBI ini Bidan semakin profesional melaksanakan tugas-tugasnya, di tengah-tengah masyarakat, terutama untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil dan bayi. Program di bidang kesehatan merupakan program prioritas di Kota Pariaman, dengan semakin profesionalnya bidan, tentu akan sangat mendukung suksesnya program tersebut. Kedepan diharapkan bidan terus bisa memberikan informasi kepada warga terkait dengan programprogram kesehatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pariaman. Di sektor kesehatan ini, banyak kebijakan yang sudah dilaksanakan untuk meningkatkan kesehatan warga

Kota Pariaman. Baru-baru ini kita sudah menjamin kesehatan seluruh warga melalui program JKSS, dan untuk diminta bidan juga bisa memberikan informasi tentang program tersebut ke masyarakat, agar warga bisa mengetahui program ini lebih luas. Sementara itu, ketua IBI Cabang Kota Pariaman Satri Yarlina mengatakan, lama seminar satu hari, pesertanya berasal dari anggota IBI, Mahasiswa Perguruan Tinggi Kesehatan yang berjumlah lebih kurang 500 orang. Kegiatan Seminar, juga merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Bulan Bhakti IBI ke-62 tingkat Kota Pariaman Tahun 2013 yang sudah dimulai sejak bulan Februari lalu. Melalui kegiatan bulan bhakti IBI, bidan sebagai mitra pemerintah bertekat membantu melaksanakan program-program pembangunan dibidang kesehatan yang sudah dicanangkan Pemerintah untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas di Kota Pariaman.(h/tri)

Wako Lantik Kades Cimparuh

WALIKOTA Pariama, Mukhlis R ketika membacakan naskah pelantikan Kades Cimparuh, Jumat (10/5). TRISNALDI PARIAMAN, HALUAN — Walikota Pariaman Mukhlis R, mengingatkan, setelah kepala desa terpilih dilantik, jangan ada lagi persoalan politik ketika berlangsungnya proses pemilihan

kades. Warga harus bersatu untuk melanjutkan pembangunan desanya. “Dalam melaksanaan program pembangunan butuh kerjasama yang baik antar warga. Mustahil

pembangunan itu bisa jalan sendiri,” kata Walikota di pelantikan Kepala Desa Cimparuh, Kota Pariaman, Jumat (10/5). Imardi Darwin kepala desa Cimparuh yang baru, dan sudah di lantik itu akan menjabat untuk periode. 2013-2018. Rentangan masa itu, jelas banyak pembangunan untuk kesejahteraan warga yang bisa dilakukan di desanya. Kepala Desa harus mampu menghimpun seluruh pontensi yang ada di Desa dan melakukan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Sukses pembangunan di desa, berarti sukseslah pembangunan di Kota Pariaman. makanya Pemerintahan desa garda terdepan, harus mampu mensosialisasikan seluruh kebijakan program pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pariaman. Agar seluruh masyarakat di masing-masing desa mengetahui. Pemerintah kota, selalu

meluncurkan program-program yang menyentuh rakyat, dibidang wajib belajar misalnya, di Kotap pariaman sudah wajib belajar 12 tahun, itu sejak tahun 2010. Di bidang kesehatan, diantaranya, asuransi nelayan, program Jaminan Kesehatan Sabiduak Sadau\yuang untuk warga Kota. atau yang lebih dikenal dengan program JKSS. Banyak lagi program yang ditelorkan untuk kepentingan rakyat. Dukungan yang baik dari masyarakat, terhadap program pembangunan yang diluncurkan ke masyarakat, menghartarkan Kota Pariaman meraih sejumlah prestasi, sebut saja prestasi yang baru diraih kemarin WTN. Semua itu dicapai karena warga dan pemerinth saling bahu membahu dalam melaksanakan program pembangunan. Tentang program JKSS, agar lebih sukses, diminta Kades, Lurah, agar terus turun tangan mensosialisasikan kepada warga, sehingga kalau ada warga yang berobat ke tempat pelayanan

kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit, semua proses bisa berjalan lancar. Pelantikan Kepala Desa Cimaparuh Imardi Darwin, dilaksanakan melalui sidang paripurna Badan Permusyawaratan Desa Cimparuh yang dipimpin oleh Zawirman. Pelantikan berlangsung khidmat dan lancar, ratusan masyarakat setempat hadir menyaksikan acara yang bersejarah bagi desanya. Menurut Ketua BPD Cimparuh, Zawirman, Kepala Desa itu dipilih secara langsung oleh warga. Melalui proses pemilihan Kepala Desa, sesuai dengan Perda Nomor 7 tahun 2007 tentang Pemerintahan Desa. “Pemilihan sudah dilaksanakan tanggal 10 Februari 2013, dengan tertib dan aman, terpilih Irmadi Darwin, kita berharap Kepala Desa terpilih ini mampu mengemban amanah ini dengan baik,” kata Ketua BPD tersebut.(h/tri)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman:Rahmi


RIAU DAN KEPRI 23

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

SADIS DAN HAUS SEKS

Raja Preman Geng Motor Ditangkap LINGKAR

PEKANBARU, HALUAN — Polresta Pekanbaru, Riau, membekuk 14 raja preman geng motor yang selama ini berbuat aksi kejahatan dan meresahkan rakyat. Dari jumlah tersebut, empat diantaranya sebagai panglima atau orang kepercayaan raja geng motor Murdijo alias Klewang (57).

TKI Bermasalah Dihibur Dinsos TANJUNGPINANG, HALUAN — Sebanyak 649 orang Tenaga Kerja Indonseia (TKI) Bermasalah yang deportasi dari Negara Malaysia mendapatkan hiburan untuk menghilangkan jenuh. Hal ini dilakukan oleh Dinas Sosial Kota Tanjungpinang dikarenakan keterlambatan pemulangan ke Jakarta dikarenakan kapal yang tidak lagi merapat di Pelabuhan Kijang Bintan, Senin. Dari 649 TKI-B tersebut lakilaki sebanyak 493 orang, perempuan sebanyak 149 sedangkan anak-anak berjumlah 7 anak. 649 orang TKI-B ini adalah kiriman deportasi dari Malaysia yang terdiri dari tiga trip pengiriman yakni pada tanggal 3-4-10 Mei 2013 melalui Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Menurut Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Dimyath mengatakan, penyebab ketidak lancaran kedatangan kapal Pelni ini dikarenakan, kapal tersebut singgah ke Batam dan tidak menjadwalkan untuk singgah ke Kijang. “Kapal pelni ini selama seminggu ini tidak datang ke pelabuhan Kijang Bintan, saharusnya kapal ini dari Batam singgah ke Kijang baru menuju ke Jakarta, namun karena ada penjadwalan ulang sehingga kapal ini dari Batam langsung ke pelabuhan Tanjungpriuk di Jakarta,” kata Dimyath di lokasi penampungan TKI Bermasalah di Jalan Taransito KM 8 Tanjungpinang. (h/hk)

Bunga Bangkai Gegerkan Warga TANJUNGPINANG, HALUAN — Masyarakat Kota Tanjungpinang digegerkan dengan kemunculan sebuah bunga bangkai atau disebut bunga Raflesia, Bunga tersebut tumbuh samping halaman rumah milik Isnaidi, warga Bukit Cermin, Tanjungpinang, Senin. Tetangga sekitar rumah isnaedi sempat menduga adanya bangkai, karena bau bangkai begitu menyengkat. Setelah diperiksa ternyata berasal dari sebuah pohon yang unik dan menegluarkan bau bangkai serta telah dikelilingi lalat. Isnaidi saat dijumpai dikediamnnya menceritakan, sama sekali tidak mempunyai pirasat apapun atas kemunculan bunga bangkai ini, dan berada dihalaman rumahnya. ”Pada waktu itu saya akan membuang sampah sekitar tiga hari lalu, pada saat itu tibatiba mata saya tertuju pada sebuah tanaman yang terlihat telah muncul namun belum berkembang sempurna sperti sekarang ini, masih kuncup,” ujarnya. Isnaidi menambahakan, mengaku bahwa sebelum ia jumpa bunga tersebut, tidak ada firasat apapun dan tidak menyadarinya, namun bunga ini menyebarkan aroma yang busuk sehingga tetangga banyak yang menayakan apa itu yang bau busuk. “Tetangga rumah banyak yang menyangka kami membuang bangkai apa, sehingga banyak tetangga saya yang mencari dari sumber bau tersebut. Terus terang kemunculan bunga bangkai ini tidak ada mimpi atau kejadian anehaneh dikeluarga kami,” akunya. Pantauan dilapangan, Bunga Raflesia itu tumbuh setinggi sekitar 50 Cm dan sebesar pinggang orang dewasa. Daunnya memiliki kelebaran selebar 30 Cm dengan warna ungu kehitam-hitaman serta mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Oleh pemilik lahan tersbut bunga bangkai itu biarkan tanpa dipagari. Banyak masyarakat yang melihat bunga bangkai itu, namun tidak berani mendekat mungkin karena aneh, sebab bunga tersebut sebelumnya tidak pernah muncul di Kota Tanjungpinang selain itu karena bau sehingga masyarakat melihatnya dari jauh. (h/k)

ULTAH HAKKA — Ketua HAKKA Kepri, Bobby Jayanto dengan sejumlah pengurus meniup lilin dan memotong kue pada perayaan HUT Ke-1 Perhimpunan HAKKA Indonesia Sejahtera Kepulauan Riau (Kepri), Minggu malam. IST

Pengusaha Jarah Bauksit Tamborak BINTAN, HALUAN — Setelah Pulau Koyang dirusak dan dijarah Bauksitnya, kini giliran Pulau Tamborak, yang berada tidak jauh dari Pulau Koyang, Desa Mantang, Kecamatan Bintan Pesisir, mendapat giliran dijadikan lokasi penambangan bauksit illegal. Saat ini terlihat kapal tongkang MV Ocean Venture 2 dan 3, dengan kapal besar MV Sunny Voyeg tengah melakukan louding bauksit di Pulau tersebut . Kasat Reskrim Polres Bintan AKP Reonald TS Simanjuntak,SIK, sewaktu ditanyakan terkait aktifitas penambangan belum bisa memastikan apakah aktifitas tersebut legal atau ilegal. Namun ia berjanji akan menindaklanjuti informasi tersebut, dengan menurunkan anggotanya untuk segera mengecek ke lapangan. “Anggota saya sedang mengecek informasi tersebut,” kata Reonald, Senin (13/ 5). Kapolsek Bintan Timur Kompol Deden Nurhidayatullah, SIK mengatakan persoalan tambang illegal tersebut ditangani oleh Reskrim Polres Bintan. “Persoalan tambang bauksit ditangani oleh Reskrim Polres Bintan. Coba tanya pak Reonald,” ujar Deden. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Bintan Supriyono ketika dikonfirmasi mengatakan akan menurunkan

pegawai ke lapangan untuk mengecek kebenarannya. “Kita akan menurunkan pegawai untuk mengecek kebenarannya,” ujar Supriyono. Namun sumber Haluan Kepri yang mengaku tahu aktifitas tersebut memastikan bahwa kegiatan tersebut adalah ilegal. Apalagi diduga dalang dari semua pelaksana penambangan tersebut Budi melalui PT Duta Buana Resort (DBR), sub kontraktor Aciau, dan buyer PT Lobindo, dengan kapal tongkang MV Ocean Venture 2 dan 3, dengan kapal besar MV Sunny Voyeg. Menurut sumber tersebut, pengusaha bernama Budi tersebut selama ini memang dikenal sebagai pemain bauksit yang kebal hukum. Berkali-kali dengan berkedok akan membangun resort disuatu daerah ia menjarah potensi bauksit daerah tersebut, setelah bauksitnya habis ia dengan serta merta meninggalkan lokasi tampa melakukan pembangunan resort sesuai dengan izin yang idiperolehnya dari pemerintah daerah. “Budi juga pernah bermain di Tanjung Siambang Dompak, Pulau Koyang dan beberapa lokasi lain tampa selembarpun berkas perizinan. Kata orang dia punya bekingan kuat di Jakarta sehingga tak ada yang berani menyentuhnya,”kata sumber tersebut.

Sumber tersebut juga meyakinkan bahwa aktifitas tersebut adalah penambangan ilegal. Apalagi yang berada pada posisi buyer atau pembeli adalah PT Lobindo yang notabene tidak mempunyai izin di Kabupaten Bintan. “Lobindo izinnya kan di Tanjungpinang, kenapa dia bisa beraktifitas di Bintan,”ujarnya. Sebelumnya Kapolda Kepri Brigjen Polisi Yotje Mende mengatakan tidak mentolerir adanya penambangan bauksit illegal di wilayah hukum Polda Kepri. Termasuk di Bintan seperti di pulau Koyang maupun pulau-pulau lainnya. Ia juga memastikan tidak ada aparat kepolisian, baik dari polsek, Polres, Polda dan Mabes Polri yang membekingi aktivitas ilegal tersebut. “Tidak ada aparat yang membekingi, dari jajaran Polsek, Polres, Polda hingga Mabes, tidak ada yang membekingi. Apabila terbukti ada aparat membekingi akan kita tindak tegas,” kata Yotje Mende usai meresmikan Mapolres Bintan di Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu, Bintan. Selain memastikan tidak ada aparat yang ‘bermain’, Yotje pun menjamin saat ini sudah tidak ada lagi aktivitas penambangan bauksit di Pulau Koyang. Katanya, siapapun tidak diizinkan melakukan aktivitas penambangan.(h/hk)

“Keempat panglima geng motor itu adalah RE (16), MR (18), RH (22), dan AL (19). Mereka adalah orang kepercayaan Klewang,” kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Adang Ginanjar dalam jumpa persnya, Selasa (14/5). Untuk menjabat panglima atau jadi orang kepercayaan Klewang tidak mudah. Mereka harus berjiwa pemberani dan tahan atas siksaan. “Yang paling hebat, kejam, dan jago berantam itulah yang diangkat oleh Klewang menjadi panglima. Saat ini masih ada dua lagi panglima geng motor yang masih kita buru,” imbuh Adang. Berdasarkan pemeriksaan, enam dari 14 tersangka geng motor yang ditangkap masih berstatus pelajar. Mereka ditangkap di sekolahnya masing-masing di Pekanbaru. “Mereka kini kerap berbuat kejahatan. Mereka tidak memilih-milih korbannya dan dalam melakukan aksinya selalu berkelompok,” imbuhnya. Polisi juga menyita sejumlah senjata tajam dan sepeda motor. Haus Seks Tidak hanya dari kalangan laki-laki yang direkrut oleh pentolan geng motor, tetapi para geng wanita juga direkrut raja geng motor Pekanbaru. Namun sebelumnya masuk kelompok, mereka harus melayani seks pentolan mereka yakni Klewang. Para geng wanita itu harus rela disetubuhi kapan pun Klewang ingin ‘bercinta’. “Yang disetubuhi ada dari geng wanita dari kalangan pelajar ada pula yang dari wanita yang memanng ‘nakal’,” kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Adang Ginanjar, seperti dikutip okezone. Tidak hanya Klewang yang menikmati hubungan intim dari anggota geng motor wanita, orang dekat Klewang yang basa dipanggil panglima bisa ikut menyetubuhi para

geng motor putri. “Selain itu, Klewang juga terlibat kasus pemerkosaan. Saat itu korban dan pacarnya sedang berada di Stadion Utama Riau. Korbannya diperkosa, sementara pacarnya disuruh pulang,” tukasnya. Klewang sendiri saat ini membawa enam klub geng motor di Pekanbaru. Salah satu geng yang terkenal adalah XTC. Bagi kalangan mereka, Klewang dikenal dengan sebutan Raja Besar. “Jadi setiap geng itu ada beberapa wanitanya, mereka semua disetubuhi oleh Klewang. Kita masih menyelidiki bagaimana mereka mau disetubuhi,” ucapnya. Kehidupan Murdijo alias Klewang kepala preman geng motor di Pekanbaru sangtat enak. Selain bisa berhubungan badan secara gratis, Klewang juga mendapat gaji Rp6 juta setiap bulannya. “Setip minggu anggota diwajibkan membayar Rp5 ribu. Uangnya semua diserahkan kepada Klewang,” kata Kapolresta. Bila dikalikan 300 anggota geng motor, berarti Klewang bisa raup Rp6 juta per bulannya. “Itu belum termasuk pendapatanya dari hasil kejahatan para anggota geng motor,” paparnya. Berdasarkan catatan Kepolisian, hampir setiap hari di Pekanbaru banyak laporan kekerasan dan kasus tindak pidana perampasan mulai dari uang, sepeda motor, dan barang berharga lainnya. “Hasil penyelidikan kita, dari ratusan anggota geng motor anak buah Klewang hanya 50 orang yang sering bertindak kejahatan. Mereka ini kelompok garis kerasnya,” imbuhnya. Klewang juga selalu mendapat pelayanan seks dari semua anggota geng motor wanita. Ini merupakan kewajiban bagi geng wanita yang masuk kelompok. (h/ dn/okz)

Guru dan PNS Nakal Harus Ditindak LINGGA, HA:UAN — Untuk menegakkan disiplin Pegawai Negri Sipil (PNS) di Kabupaten Lingga, Komisi III DPRD minta bentuk tim terpadu. Tujuannya untuk penertiban guru dan PNS yang nakal, Senin, (13/4) Sebelumnya, terdapat beberapa oknum PNS dan guru yang tidak masuk kantor sampai berbulan-bulan, seperti halnya oknum PNS Rakiman. Sehingga dinilai komisi III DPRD sangat melalaikan pelayanan masyarakat. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lingga, Rudi Purwonugroho

mengatakan untuk persoalan disiplin PNS di Lingga yang berada dibawah mitra komisi III, meminta kepada instansi terkait untuk merespon persoalan tersebut. “Kalau tidak ditanggapi Kepala Dinasnya, kita minta Sekda untuk menegurnya, karena kepala dinasnya harus memperingati bawahannya yang melanggar PP No 53 2010 “ ungkapnya. Dikatakannya, solusi terbaik untuk mengatasi persoalan disiplin tersebut, instansi terkait diharapkannya untuk membentuk tim terpadu. Agar pencapaian layanan

terhadap masyarakat dapat maksimal, sehingga kedepan tidak ada lagi terdapat oknumoknum PNS nakal yang tidak masuk kantor berbulan-bulan, jelasnya. Masih terkait dengan mitra Komisi III DPRD Lingga, beberapa dinas yakni Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga, Dinas Kesehatan dan Badan Kepegawaian dan Diklat melakukan hearing di ruang rapat DPRD Kabupaten Lingga. “Hearing tadi mendudukkan persoalan pelayanan ke masyarakat, baik itu kesehatan dan pendidikan dan juga dengan BKD.

Inspektorat tidak dapat hadir,” ungkapnya. Bidang kesehatan, lanjut Rudi, hearing soal sinkronisasi tugas Dinkes, terkait petugas kesehatan yan cuti hamil. “Hal ini perlu disinkronkan, sekarang menungu birokrasi dan SK Bupati,” ungkapnya. Diterangkannya, SK Bupati terkait dengan kebijakan ditingkat Puskesmas, sedangkan ditingkat Puskesmas langsung dari kepala puskesmas saja, jelasnya. Sementara itu ditempat yang sama, anggota Komisi III DPRD Lingga Agusmarli menambahkan, hearing dengan Dinkes juga

membahas persoalan penanggulangan malaria di Kabupaten Lingga. “Dengan Dinas Pendidikan bicarakan masalah Nomor Unik Pendidikan dan Tenaga Pendidikan( NUPTK), Masih ada yang belum keluar.Kalau tak keluar mereka tidak dapat tunjangan, kalau PNS dapat tunjangan satu bulan gaji pokok,”ungkapnya. Selain itu, lanjut Agus, Beasiswa Pendidikan kita dudukkan kembali, dengan dinas pendidikan, agar pembagiannya lebih jelas kepada yang berhak menerima,terangnya. (h/hk)

Sertifikat Lahan Milik Djodi Diduga Palsu TANJUNGPINANG, HALUAN — Kepolisian Resort (Polres) Tanjungpinang akhirnya menetapkan Diana Sulastri sebagai tersangka penggunaan surat palsu atas sertifikat lahan atas nama Christina Djodi yang berada di Jalan Gugus, tepat dibelakang Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kota Tanjungpinang belum lama ini. “Selain itu, pihak kepolisian juga telah menyita sejumlah dokumen penggunan surat palsu tersebut dan telah melakukan pemeriksaan terhadap istri Djodi Wirahadikusuma (Christina Djodi, red). Informasi yang kami ketahui, dua kali dipanggil polisi, istri Djodi mangkir dan yang terakhir dipanggil lagi datang kayaknya,” ungkap

salah seorang sumber Haluankepri yang dapat dipercaya, Senin. Dikatakannya, informasi yang diberikan, bukanlah isapan jempol belaka. dapat dibuktikan melalui isi dokumen surat berita acara penyitaan yang dikeluarkan Polres Tanjungpinang, bahwa pada hari Jumat tanggal 21 Desember 2012 sekitar pukul 16.00 Wib berdasarkan laporan polisi No. Pol : LP-B/534/ IX/2012/Kepri/SPK-Res Tpi, tanggal 3 September 2012, Sprint sita Nomor : SP Sita/ 93/XII/2012/Reskrim, tanggal 20 Desember 2012 dan SUrat Izin Khusus Penyitaan dari Ketua Pengadilan Negeri (PN) Nomor : 329/Pen.Pid/2012/ PN.TPI tanggal 18 Desember 2012 “Berdasarkan surat

berita acara itulah, polisi telah melakukan penyitaan barang bukti berupa satu rangkap surat keterangan tanah (SKT) yang asli dengan nomor :119/ G-1/2012, tanggal 29 Juli 2002 atas nama Abdul Latif yang ada di kantor kecamatan Tanjungpinang Timur. Serta satu rangkap surat keterangan ganti rugi (SKGR) tanggal 3 Mei 2003 antara saudara Abdful ALtif dengan saudari Diana Sulastri dengan register Nomor :297/590/V/ 2003, tanggal 12 Mei 2003 yang ada di kantor kecamatan Tanjungpinang Timur,” ungkap Sumber tadi. Dijelaskan, sejumlah dokumen itu disita polisi dari Christina Nelson Sandy seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan disaksikan

Yohendra, seorang anggota kepolisian setempat. Barang bukti ini disita dalam perkara tindak pidana “menggunakan surat palsu” sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 263 ayat (2) KUHP pidana. Adapun jalan pelaksanaan penyitaan, bahwa tersangka Diana Sulastri sengaja mau menandatangani surat keterangan ganti rugi dengan nomor reg :297/590/2003, tanggal 12 Mei 2003 antara tersangka Diana Sulastri dan saksi Abdul Latif serta tersangka Diana Sulastri telah mengganti rugi tanah milik saksi Abdul Latif yaitu surat keterangan tanah nomor 119/ G-1/2002, tanggal 29 Juli 2012 atas nama saksi Abdul Latif yang diduga dipalsukan

yang mana surat keterangan tanah tersebut yang dipalsukan adalah ukuran luas serta tertera di register dan di arsip kantor kecamatan Tanjungpinang Timur. “Singkatnya, Diana Sulastri melakukan hal tersebut atas perintah saudara Djodi Wirahadikusuma, sedangkan tersangka Diana Sulastri tidak tau berapa luas tanah saksi Abdul Altif yang telah tersangka ganti rugi maupun posisi letak tanah saksi itu. Sedangkan surat yang dipalsukan adalah seluas tanah menjadi 19.962 Meter persegi. Yang menyebabkan Diana SUlatri mau berbuat demikian karena Djodi Wirahadikusuma mau bertanggungjawab akan masalah ini semua. Nomor sertifikat tersebut adalah ser-

tifikat hak milik nomor 892 atas nama tersangka sendiri dan semuanya yang melakukan pengurusan terhadap sertifikat tersebut adalah Djodi Wirahadikusama serta membalikkan namakan sertifikat dari nama tersangka menjadi ke nama istri Djodi Wirahadukusuma,” lugasnya sembari memperlihatkan surat resmi berita acara penyitaan tersebut. Terpisah, Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan melalui Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Memo Ardian saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Kata dia, polisi tengah melakukan upaya penyidikan atas kasus penggunaan surat palsu itu. “Istri Djodi sudah kita mintai kete-

rangan. Yang jelas, saat ini masih dalam proses penyidikan,” Singkat Memo saat dihubungi melalui Handphone. Menurut informasi yang diperoleh dilapangan melalui bukti data kongkrit, bahwa penyitaan yang dilakukan kepolisian sudah mendapatkan rekomendasi penetapan dari pihak Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang nomor : 329/Pen-Pid/2012/PN.TPI yang ditandatangani oleh M Jalili Sairin SH MH selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Dalam surat penetapan tersebut, benda yang diduga telah dipergunakan untuk melakukan berhubungan dengan tindak pidana berdasarkan pemeriksaan terhadap saksi bernama Robert Yunizar. (h/hk)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman: Habli


24

RABU, 15 MEI 2013 M 5 RAJAB 1434 H

LINGKAR LOMBA ADIWIYATA

SMAN 1 Suliki Wakili Limapuluh Kota SARILAMAK, HALUAN — Di tahun ini, SMAN 1 Suliki akan mewakili Kabupaten Limapuluh Kota di tingkat Sumbar dalam penilaian sekolah Adiwiyata. “Sekolah kita berhasil ikut dalam penilaian Adiwiyata di tahun ini. Mungkin ini karena keindahan serta keasrian lingkungan sekolah oleh tumbuhan hijau serta pepohonan lainnya,” ungkap Murhas, Kepsek SMAN 1 Suliki. Menurut Murhas, yang juga mantan Kepala SMPN 1 Bukit Barisan itu, lingkungan SMAN 1 Suliki memang rimbun dengan dedaunan dari bunga dan tumbuhan lainnya yang ditanam di sekitar lingkungan sekolah yang hanya memiliki luas 1,8 hektar. Oleh karena itu, sekolah yang dipimpin semenjak 1,5 tahun lalu, berhasil mewakili Kabupaten Limapuluh Kota untuk penilaian Adiwayata di tahun ini. “Kami pun pihak sekolah turut bangga bisa mewakili Kabupaten Limapuluh Kota. Mudahmudahan SMAN 1 Suliki dengan jumlah siswa 884 orang, bisa menjadi sekolah terbaik di tingkat nasional,” tuturnya. (h/ddg)

Wabup Hadiri Perpisahan Siswa SMPN 02 LSH SARILAMAK, HALUAN — Wakil Bupati Limapuluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi disambut dengan meriah oleh para siswa, guruguru serta walimurid pada pelaksanaan perpisahan SMPN 02 Lareh Sago Halaban (LSH), Senin(6/5). “Setelah tamat SMP harus melanjutkan ke SMA, SMK dan ke perguruan tinggi. Tamat SMP jangan ada yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” pesan wabup dalam sambutannya. Dijelaskan, belajar tidak boleh ada kata berhenti. Dengan terus belajar siswa-siswa akan menjadi cerdas dan pandai. “Hanya orang yang berilmulah yang akan merasakan hidup dengan baik,” jelas Asyirwan Yunus lagi. Saat ini pemerintah telah melaksanakan wajib belajar 12 tahun, sehingga orangtua tidak perlu lagi memikirkan biaya anak-anaknya untuk bersekolah. “Dengan bersekolah akan lahir generasi muda yang berilmu dan berpendidikan,” kata Asyirwan Yunus. Harapan wabup, bagi siswa SMPN 02 Kecamatan Lareh Sago Halaban dapat lulus 100% dan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dan tidak berhenti ditengah jalan. Kepala SMPN 02 Lareh Sago Halaban Nirnasasti SPd MMPd melaporkan, kondisi sekolah dengan jumlah anak kelas VII,VIII dan IX sebanyak 350 orang. Sedangkan kelas IX yang sudah melaksanakan UN SMP beberapa waktu lalu berjumlah 110 orang. Harapan Nirnasasti senada dengan wabup, mengharapkan siswanya lulus 100% dan melanjutkan pendidikan ke SMA, SMK dan ke perguruan tinggi. “Jangan sampai berhenti bersekolah, lanjutkan terus pendidikan ke yang lebih tinggi, karena dalam menuntut ilmu tidak ada kata berhenti,” tegas Nirnasasati. (h/rel)

1.579 Guru se Limapuluh Kota Akan Ikut UKG SARILAMAK, HALUAN — Sebanyak 1.579 guru se-Kabupaten Limapuluh Kota akan mengikuti ujian kompetensi guru (UKG) Rabu (29/5) sampai Jumat (31/5). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Limapuluh Kota, Desri, M.Pd, MM, kemarin. Menurutnya, para calon peserta sudah dibekali sebelumnya, dengan persiapan uji coba. Masing-masing guru dari 1.579 orang ini sudah harus mengikuti ujian uji coba atau Pra UKG Jumat (10/5), dan Minggu (19/5). Soal kesiapan mental ujian dengan sistem online tidak akan menjadi halangan. Hanya, kesiapan materi, dan bahan akan menjadi titik terang tentang kemampuan dan kompetensi guru di Limapuluh Kota. UKG akan dilaksanakan di SMAN 1 Harau, SMPN 1 Harau, SMAN 1 Guguak, SMPN 3 Guguak, SMAN 1 Suliki dan SMPN 2 Suliki. Menyinggung banyak guru yang mengikuti ujian sistem online itu telah berusia 50 tahun ke atas, menurut Desri melalui ujicoba UKG sebanyak 2 kali. diharapkan cara dan tata isi soal sudah dikuasai peserta nantinya. Menurut data di Dinas Pendidikan, di Limapuluh Kota terdapat guru yang PNS 5.800 orang. Guru yang sudah besertifikasi baru 2.700-an. Makanya, UKG ini sebagai tahapan mendapatkan sertifikasi dikebut agar menaikkan jumlah guru yang besertifikasi di Limapuluh Kota. Setelah UKG, guru yang lulus ujian dengan standar nilai yang ditetapkan harus mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Untuk itu, UKG dan PLPG dikerjasamakan dengan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Padang. “Jika sudah lulus UKG dan PLPG maka guru berhak diusulkan untuk mendapatkan sertifikasi. Sertifikasi juga beriringan dengan naiknya pendapatan guru yang berimbas pada profesionalisme guru dalam mengajar dan mendidik siswa,” ujar Desri. (h/*)

PEKAN BUDAYA — Prosesi penyambutan tamu pada pembukaan Pekan Budaya Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 2013 di Medan Bapaneh Tarantang, Senin (13/5). HUMAS

SMAN 2 HARAU

120 Calon Siswa Lolos Seleksi Tahap I LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Dari 203 siswa yang mendaftarkan diri sebagai calon siswa SMAN 2 Harau atau sekolah unggul di Kabupaten Limapuluh Kota beberapa waktu lalu, akhirnya sebanyak 120 siswa bertahan setelah mengikuti seleksi tahap awal. Seleksi awal berupa ujian tes tertulis dengan menjawab soal ujian untuk 4 mata pelajaran, yakni mata pelajaran bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan Bahasa Inggris. “SMA unggul nantinya hanya bisa menampung sebanyak 96 siswa untuk 3 kelas, tetapi yang mendaftar mencapai 203 siswa. Dalam penyeleksian tahap awal berupa ujian tertulis, 120 siswa berhasil mengikuti ujian tahap 2 berupa ujian wawancara. Sedangkan 83 yang gagal dalam ujian pertama ini, terpaksa tidak dalam melanjutkan ke tahap selanjutnya dalam penerimaan siswa sekolah unggul SMAN 2 Harau,” ungkap Kabid SMA/SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota Radimas. Dari 120 siswa ini, imbuh mantan Kepala SMPN 1 Lareh Sago Halaban ini, nantinya akan disaring lagi dan yang tersisa dalam ujian tahap kedua hanya sebanyak 96 siswa, sesuai dengan kapasitas sekolah unggul yang akan dioperasikan di tahun ajaran 2013/2014 nanti. “Mereka yang mengikuti ujian tahap pertama, merupakan siswa berprestasi, yakni peraih juara 10 besar di kelasnya. Ujian tahap kedua rencana akan diadakan setelah pengumuman hasil UN nanti,” tuturnya. (h/ddg)

RUBRIK GURU MENULIS

Mempramukakan Guru Oleh: Desri SPd MM Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota Membuat guru menjadi keilmuan mereka ahli tetapi seorang yang bisa digugu secara kepribadian belum dan ditiru oleh siswanya banyak yang bisa siap ditiru bukanlah pekerjaan yang dan digugu, walaupun mudah karena sekolahnya mereka sudah S1 atau S2 tidak ada. karena kita tau kuliah di Kalau jadi seorang dokS1 dan S2 hanya ter ada sekolahnya mau menjadikan seseorang ahli menjadi pilot ada sekodi bidangnya masingDesri lahnya, mau jadi nahkoda masing tapi belum kapal juga ada sekolahnya menjamin untuk menjadi tapi untuk menjadi seorang guru yang seorang guru yang betul-betul siap siap untuk ditiru dan digugu adalah digugu dalam mendidik anak-anak. hal yang sangat sulit bagi seorang guru Masih kita temukan guru-guru yang karena hal itu menyangkut tentang berbicara kasar kepada anak-anaknya karakter dan kepribadian, sampai saat sementara dia sedang mengajarkan ini belum ada didunia ini ditemukan bidang studi pendidikan karakter, satu sekolah kepribadian atau sekolah masih kita termukan guru-guru yang karakter untuk manusia. tidak mau dikritik oleh siswanya Yang kita saksikan saat ini ternyata sementara dia sedang mengajarkan sebagian dari guru-guru kita secara hal-hal tentang demokrasi. Masih ada

guru-guru kita yang rajin menyuruh anak untuk salat tetapi dia sendiri jarang salat. Suatu sikap yang bertolak belakang dengan apa yang diajarkan dan apa yang diberikan oleh guru itu dari sikap dan kepribadiannya. “Mempramukakan Guru” mungkin kedengarannya agak aneh tapi itulah seharusnya yang wajib kita lakukan sebelum kita mewajibkan seluruh anakanak murid kita di kegiatan pramuka (sesuai kurikulum 2013) mempramukakan guru, mempramukakan kepala-kepala sekolah dan mempramukakan seluruh stakeholder di jajaran dinas pendidikan artinya juga memulai sesuatu yang baik itu dari diri sendiri sebelum menyuruh orang lain (siswa-siswi kita) untuk berbuat baik seperti yang difirmankan oleh Allah SWT yang artinya mengapa kamu suruh orang lain berbuat kebajikan sementara kamu melupakan berbuat kebajikan untuk dirimu sendiri. Semoga.......!!!

Pengurusan Akta Lahir Anak Tunggu Juknis SARILAMAK, HALUAN — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Limapuluh Kota, masih menunggu petunjuk teknis (juknis) terkait pengurusan akta kelahiran anak yang telah berusia lebih dari satu tahun. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Limapuluh Kota, Afrizal Aziz, Rabu, mengatakan sebelumnya pengurusan akta kelahiran untuk

anak yang berusia lebih dari satu tahun cukup rumit, karena harus melewati proses sidang di Pengadilan. Namun peran pengadilan tersebut digugurkan oleh Mahkamah Konstitusi dengan mengabulkan pengujian Pasal 32 ayat (2) UU Nomor 32 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan terkait proses pengurusan akta kelahiran anak yang melampaui

satu tahun. Pasal 32 ayat (1) UU Administrasi Kependudukan setelah diubah menjadi berbunyi: “Pelaporan kelahiran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 ayat (1) yang melampaui batas waktu 60 hari sejak tanggal kelahiran, pencatatan dilaksanakan setelah mendapatkan keputusan Kepala Instansi Pelaksana setempat”. Afrizal Aziz mengatakan,

hingga saat ini pihaknya belum menerima Juknis dari Kemendagri terkait perubahan Pasal 32 ayat (1) UU Administrasi Kependudukan tersebut. “Kita masih menunggu Juknis tersebut,” kata dia. Meski demikian, Afrizal mengatakan pihaknya tidak menolak berkas yang diantarkan oleh masyarakat untuk mengurus akta kelahiran tersebut.(h/ans)

Pekan Budaya Bangkitkan Kembali Nilai-nilai Budaya TARANTANG, HALUAN — Pekan budaya merupakan ajang dan wadah untuk memupuk, membudayakan dan menumbuhkembangkan nilai-nilai adat, budaya, seni dan agama dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Tak kalah pentingnya, penampilan seni dan budaya dalam pekan budaya ini diharapkan mampu membangkitkan kembali nilai-nilai budaya yang dulu tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat. Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo mengatakan itu dalam sambutannya ketika membuka secara resmi acara pekan budaya Kabupaten Limapuluh Kota tahun 2013 di Medan Nan Bapaneh Katian Putuih Nagari

Tarantang Kecamatan Harau, Senin (13/5). “Pekan budaya ini adalah ajang membudayakan adat dan seni. Tak kalah pentingnya, ini juga merupakan aplikasi dan implementasi visi dan misi mewujudkan kebersamaan, kemakmuran, menuju kesejehtaraan masyarakat yang bernuansa adat basandi syarak, syarak bansandi kitabullah,” papar bupati. Lebih jauh bupati mengatakan, masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota telah mewarisi budaya nenek moyang. Salah satu buktinya, masyarakat daerah ini telah pernah menampilkan kesenian talempong pacik dalam puncak acara Porprov Sumbar tahun 2012 yang dikuti oleh

seribu orang lebih. Sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar diwakili Drs. Safri Mansur, M.Si mengapresiasi kegiatan pekan budaya ini. Menurutnya, Provinsi Sumbar ke depan juga akan mengemas pekan budaya tak hanya sebatas seremonial belaka, melainkan harus ada dampak positifnya terhadap generasi muda. “Kita harus senantiasa menumbuh kembangkan nilainilai adat dan budaya di tengah masyarakat. Jan sampai jalan dialiah urang lalu dan cupak dialiah urang manggaleh. Artinya jangan sampai adat dan budaya kita diubah orang lain,” ingat Safri. Sementara panitia pelaksana

Nengsih dalam laporannya menyebut pekan budaya itu bukan saja sebagai ajang kompetisi tapi juga sebagai sarana menggali, membina, mengembangkan dan melestarikan seni dan budaya daerah. Dalam rangka menggali, membina dan melestarikan seni dan budaya tersebut, pekan budaya kali ini sengaja bertemakan mambangkik tradisi membangun nagari. “Bentuk kegiatan acara ini diantaranya pawai budaya yang diikuti oleh sejumlah nagari dan kecamatan. Berikut randai, talempong pacik, lomba tari Minang kreasi, baju kuruang basiba. Selain itu lomba lagulagu Luak Limo Puluah, lagu Minang, baca puisi, penampilan >> Editor : Nova Anggraini

eksebisi seni Lima Puluh Kota dan lainnya,” terang Nengsih. Dikatakan, berbagai perlombaan dalam acara yang berlangsung sejak tanggal 13 s/d 18 Mei tersebut memperebutkan Tabanas, trofi dan piagam penghargaan dari bupati. Acara pembukaan pekan budaya itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Drs H Asyirwan Yunus MSi, didampingi Bupati dr Alis Marajo Dt Sori Marajo Syafri Mansur, Ketua DPRD Darman Sahladai SE MM dan Muspida Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Acara pembukaan tersebut juga menyuguhkan pagelaran pawai budaya yang ditampilkan oleh 13 kecamatan. (h/rel) >> Penata Halaman : Rahmi

Haluan 15 Mei 2013  

Haluan 15 Mei 2013