Issuu on Google+

Harian Umum MEDIA GROUP

I klan 0751 4488700 Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701

JUMA JUMATT

15 MARET 2013 M / 3 JUMADIL AWAL 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN 143 TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Bawang Rp50.000 Perkilogram

Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Alquran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syetan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. (QS Az Zukhruf Ayat 36)

05.10

12.30

15.34

18.34

19.43

PADANG, HALUAN — Tak hanya di Pulau Jawa, bawang putih dan bawang merah di Kota Padang juga mengalami kelangkaan sejak sepekan terakhir. Pedagang eceran di sejumlah pasar tradisional tidak mendapatkan stok atau kiriman dari distributor yang biasanya selalu datang seminggu dua kali. “Bawang yang masuk dari Jawa pun tidak ada lagi,” kata wawan, seorang pedagang di Pasar Raya Padang. Di Pasar Raya Padang, harga bawang putih masih bertahan di atas Rp40.00 per kg pada minggu yang lalu. Sekarang harga bawang putih sudah mencapai Rp50.000 per kg. Informasi yang dihimpun Haluan di beberapa pedagang di Pasar Raya Padang mengatakan harga naik disebabkan

KHAS

Liga Dakwah, Belajar dalam Keterbatasan YAYASAN Liga Dakwah, sepintas orang berpikir adalah sebuah kompetisi. Ternyata tidak, yayasan ini bergerak dalam bidang pendidikan. Ada SMP, SMA dan Panti Asuhan. Yayasan ini berada di Jalan Baypass, Kelurahan Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Sayangnya, sarana dan prasarana belajar di yayasan ini masih jauh dari sempurna. Artinya, siswa belajar dengan berbagai keterbatasan baik buku maupun guru. Hal ini diakui oleh Ketua Yayasan Liga Dakwah Kota Padang Hj. Nur Aini, S.Pd yang dihubungi, Kamis (14/3).

>> BAWANG hal 07 HARGA MELAMBUNG — Sudah sepekan ini bawang langka di pasarpasar tradisonal di Kota Padang. Hal ini membuat harganya melambung tinggi hingga Rp50.000 per kg.

>> LIGA DAKWAH hal 07

TAMBANG EMAS ILEGAL DI SOLSEL JALAN TERUS

300-an Ekskavator Masih Beroperasi RAZIA ekskavator tambang emas ilegal yang dilakukan kepolisian, ternyata tidak menyurutkan nyali para penambang emas itu meraup kekayaan alam Solok Selatan. Sekitar 300 ekskavator masih tetap beroperasi. SOLSEL, HALUAN — Tim terpadu dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Solok Selatan masih mempersiapkan diri turun ke lokasi untuk mengungkap kasus tambang emas ilegal. Sementara sekitar 300 ekskavator tetap saja beroperasi menguras kekayaan alam Kabupaten Solsel itu. Aktivitas illegal mining di Solsel memang sudah sangat merugikan negara

>> 300-AN hal 07 Advertorial

Kadis Peterrnakan Sumbar Erinaldi didampingi Sekda Pessel Erizon dan Kadispertahornakbun Afrizon Nazar menggunting pita saat peresmian Pasar Ternak Lengayang, Kamis (14/3). HARIDMAN

Penyelesaian Dana Rp1,9 M Belum Jelas PADANG, HALUAN — Penyelesaian masalah anggaran dana siluman Rp1,9 miliar untuk kegiatan safari dakwah DPP PKS di DPRD Sumbar belum jelas. Apakah mentok setelah ditolaknya penggunaan hak angket atau berlanjut kepada panitia khusus (pansus). Sebagian besar dari yang menolak usulan hak angket ini menyatakan akan membahas permasalahan ini dalam pansus yang dibentuk DPRD. Kapan lahirnya pasus ini pun belum diketahui, karena beberapa orang hanya menyatakan se-

segera mungkin. Yulman Hadi dan Saidal Masyifudin dari Fraksi Golkar yang ditemui Haluan kemarin mengatakan, untuk pansus ini belum ditentukan kapan lahirnya. Namun Golkar bisa saja menjadi salah satu inisiator adanya pansus ini. Hal yang sama juga disampaikan Agus Susanto dari Fraksi Perjuangan Reformasi. Sementara para inisiator hak angket sendiri, menyatakan tidak akan ikut campur dalam

>> PENYELESAIAN hal 07

JELANG UNDIAN DELAPAN BESAR LIGA CHAMPIONS

Menanti El Classico Kepagian MUNICH, HALUAN — Liga Champions 2012/2013 sudah menyelesaikan babak 16 besar. Akan ada dua kali undian untuk babak perempatfinal dan semifinal. Dari delapan tim yang lolos, tiga merupakan wakil Spanyol.

Karena penentuan headto head baru ditentukan Jumat ini melalui undian, kemungkinan terjadinya El Clasico tetap terbuka. Mungkinkah akan ada Laga Klasik kepagian, sebelum partai puncak di Wembley, Mei nanti.

Delapan tim yang telah mengantongi tiket babak delapan besar. Spanyol mengirim wakil paling banyak: tiga (Barcelona, Real Madrid, Malaga). Jerman menyusul dengan dua tim (Bayern Munich, Bo

>> MENANTI EL hal 07

PERMOHONAN EKSEKUSI 15 RUMAH

Sidang Ricuh, Hakim Dievakuasi PASAMAN, HALUAN — Suasana histeris dan mencekam menyelimuti Kantor Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping, Kamis (14/3) kemarin. Pasalnya sejumlah warga berteriak bagai tak sadarkan diri. Sebagian lainnya menangis meraung-raung, bahkan ada yang tak kuasa menahan emosinya sambil melampari gedung tempat persidangan itu. Suasana gaduh yang terjadi di PN Lubuk Sikaping adalah sidang yang keempat kalinya. Sidang kasus perdata ini dengan terbantah Harmudin alias Mudin maupun kuasa

>> SIDANG RICUH hal 07

Warga Kompleks Teratai Indah mengamuk di Kantor Pengadilan Negeri Lubuk Sikaping, Kamis (14/3) kemarin. Ada melempari tempat persidangan itu dengan telur busuk. ATOS INDRIA

PESSEL MEMILIKI PASAR TERNAK

Hari Pasar Berlangsung Setiap Kamis PAINAN, HALUAN — Kabupaten Pesisir Selatan melangkah maju didunia peternakan. Hari Kamis (14/ 3), daerah itu meresmikan penggunaan Pasar Ternak Lengayang yang berlokasi di Pulai Nagari Lakitan. Pasar Ternak tersebut hingga saat ini tidak ada duanya di daerah itu. Pasar Ternak Lenga-

yang juga menyediakan komoditas khusus bernama sapi pasisie. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura, Peternakan dan Perkebunan (Dispertahornakbun) Pesisir Selatan Afrizon Nazar menyebutkan, daerah itu memiliki potensi sangat besar untuk pengembangan usaha peternakan

dan bisnis peternakan, terutama ternak besar seperti sapi. Bahkan Pesisir Selatan setiap tahun mengekspor ternak 9.000 ekor lebih ke daerah lain. “Tidak kurang dari 136 truk sapi yang diangkut keluar daerah setiap

>> HARI PASAR hal 07

Mabes Polri Belum Tahu Tuntutan Copot Kapolda Sumbar JAKARTA, HALUAN — Kepala Devisi (Kadiv) Humas Markas Besar (Mabes) Polri Irjen Pol Suhardi Alius tidak mengetahui ada tuntutan dari Kaukus Parlemen Sumbar (anggota DPR dan DPD dari daerah pemilihan Sumbar)

agar Kapolda Sumbar Brigjen Pol Indra Wahyu Pramugari diganti. “Kami belum tahu berita itu ya,” jawab Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Suhardi

>> MABES POLRI hal 07

Penderita AIDS Kota Solok Meningkat............>> 02 Mantan Napi Boleh Nyaleg.................................>> 08 Olah Biji Nangka Jadi Donat...............................>> 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA KILAS Mantan Pejabat Pasbar Ditahan PASBAR,HALUAN — Pihak Kejaksaan Negeri Simpang Ampek Pasaman Barat menahan Zulhaimi Ch Nasution, mantan Kabag Administrasi dan Pembangunan Pemkab Pasbar, Kamis (14/3) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Tersangka Zulhaimi CH Nasution ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelewengan dana pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Pasbar tahun 2009 lalu. Kepala Kejaksaan Negeri Simpang Ampek Idianto SH, MH, didampingi Kasi Pidana Khusus Erman Syafrudianto SH, kepada Haluan Kamis (14/3) kemarin, menyebutkan akibat perbuatan tersangka negara mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta. “Tersangka tiba di Kejaksaan pada pukul 11.00 WIB Kamis (14/3), yang didampingi kuasa hukum dan keluarga. Lalu, sekitar pukul 13.00 WIB, setelah cek kesehatan barulah tersangka kita tahan kemudian dikirim ke Rutan Talu Pasbar,” kata Idianto. Menurut Idianto, dugaan korupsi itu terjadi ketika tersangka masih menjabat selaku Kabag Pembangunan Setda Pasbar dan juga Kepala ULP tahun 2009. Dijelaskan Kajari, saat itu tersangka tidak menyetor sebagian uang retribusi penganti alat cetak peta ke kas daerah sebesar Rp 47 juta. Begitu juga sisa dana hasil pungutan langsung panita pengadaan barang dan jasa untuk proses tender ULP sebanyak Rp 12 juta. Selain itu, tersangka yang juga selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan barang dan jasa di ULP juga melakukan penyimpangan dalam pengunaan anggaran pada Daftar Pelaksana Anggaran (DPA), yakni terdapat kelebihan dalam pembayaran honor panitia yang melebihi anggaran yang ditetapkan. Dalam hal ini terjadi penyelewengan sebesar Rp 100 juta lebih. Ditambah pula dengan pengadaan dokumen lelang fiktif sebesar Rp 35 juta. “Jadi kalau ditotal semuanya akibat perbuatan tersangka kerugian negara sekitar Rp200 juta lebih,” terang Idianto. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis, yakni pasal 2 ayat 1, pasal 3, pasal 8 pasal 9 Jo pasal 18 ayat 1 huruf b UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman sekitar 4 tahun penjara. (h/nir)

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

Penderita AIDS di Kota Solok Meningkat SOLOK, HALUAN— Penderita AIDS di Kota Solok selama kurun waktu tiga bulan terakhir mengalami peningkatan sebanyak tiga orang. Hal itu diungkapkan Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kota Solok,H. Suryadi Nurdal SH saat acara pertemuan pengurus Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Kota Solok dengan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) di ruang rapat Walikota Solok, Kamis (14/3). “Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Solok, pada tahun 2006

sampai 2012 terdapat 24 orang penderita AIDS. Sebelas diantaranya sudah meninggal dunia dan 13 penderita lainnya masih hidup. Namun tiga bulan terakhir ini penderita AIDS di Kota Solok bertambah tiga orang lagi sehingga total menjadi 16 orang,” ujar Suryadi Nurdal. Dikatakan Suryadi Nurdal, mengingat penyakit ini sangat berbahaya dan menular, maka Pemerintah Kota Solok dan KPA Kota Solok harus bekerja ekstra keras mensosialisasikan bahaya penyakit ini kepada masyarakat, agar

penyakit HIV/AIDS semakin meluas. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Dr. Junaidi M. Kes mengatakan, KPA harus mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa HIV/AIDS itu hanya bisa ditularkan melalui seks bebas, jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah, cairan vagina, ASI dan cairan sperma. Sehingga anggapan keliru yang mengatakan AIDS bisa tertular melalui keringat, handuk dan lain lainnya terbantah.

LATIHAN BERSAMA 18 NEGARA UNTUK GEMPA DAN TSUNAMI

Ancaman Megathrust Mentawai kian Nyata PADANG, HALUAN — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama 17 negara di kawasan Pasifik melakukan pertemuan pematangan program latihan bersama menghadapi ancaman bencana gempa dan tsunami.

DPD RI Desak SBY Copot Mentan JAKARTA, HALUAN — Dinilai tidak becus dalam bekerja, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mencopot Menteri Pertanian. Desakan ini terkait melonjaknya harga bawang di beberapa daerah di Indonesia. “Dengan adanya kenaikan harga ini sangat jelas menunjukkan ketidakmampuan pemerintah dalam mengatur kebutuhan pokok rakyat Indonesia. Untuk itu, Presiden harus bertindak tegas untuk mencopot Menteri Pertanian. Sebelumnya, harga daging sapi membuat resah, kini giliran harga bawang,” kata anggota DPD RI, Afrizal di Senayan, Jakarta, Kamis (14/3). Selain masalah ketidakmampuan pemerintah, ditambah tidak adanya data yang valid tentang berapa jumlah kebutuhan dan stok yang ada, sehingga membuka peluang bagi pihakpihak yang ingin memanfaatkan situasi tersebut mempermainkan harga di pasaran. “Sudah rahasia umum kalau permainan itu ada. Tapi sebenarnya itu dapat diatasi jika pemerintah benar-benar fokus dalam menjalankan tugasnya,” jelas Senator asal Sumbar ini. Ia juga mengatakan, jika tidak dilakukan langkah yang kongkrit, tidak tertutup kemungkinan nanti harga gula atau beras juga akan melonjak naik. “Saya menilai Menteri Pertanian ini tidak kredibel dan meminta Presiden harus menggantinya,” ujarnya. Saat ditanyakan apakah DPD akan memanggil menteri terkait, untuk membahas tentang kenaikan harga kebutuhan pokok, Afrizal menolak untuk melakukannya jika menterinya masih tetap sama. Mantan anggota DPRD Sumbar ini juga meminta SBY jangan ragu untuk tegas, karena jika ini terulang lagi maka tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan makin menurun. Terkait banyaknya musibah yang melanda Indonesia, Afrizal menegaskan, itu tidak bisa dijadikan alasan utama, karena seharusnya pemerintah sudah menyiapkan segala kemungkinan untuk rentang waktu yang panjang. (h/nas)

TEA WALK — Dalam rangka memeriahkan peringatan satu abad Kabupaten Solok yang jatuh pada tanggal 9 April mendatang, ratusan masyarakat mengikuti Tea Walk di perkebunan teh PTP Nusantara VI, Kayu Jao, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Kamis (14/3). ERI

MERIAHKAN SATU ABAD KABUPATEN SOLOK

Ratusan Masyarakat Ikuti Tea Walk SOLOK,HALUAN — Ratusan masyarakat dan aparatur Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti olah raga santai Tea Walk di dalam area perkebunan teh PTP Nusantara VI, Kayu Jao, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Kamis (14/3). Kegiatan ini dihelat dalam rangka memeriahkan satu abad Kabupaten Solok yang jatuh pada tanggal 9 April mendatang. Wakil Bupati Solok, Desra Ediwan Anan Tanur MM mengatakan, kegiatan Tea Walk ini disamping sebagai sarana hiburan juga dijadikan sebagai sarana pemersatu antara aparatur pemerintah dengan masyarakat. Dan yang tak kalah pentingnya, Tea Walk juga sebagai sarana penyadaran bagi masyarakat Kabupaten Solok, bahwa Kabupaten Solok memiliki potensi objek pariwisata yang sangat besar. “Tea Walk tidak hanya sekedar olah raga menyambut satu abad Kabupaten Solok, akan tetapi juga sekaligus proses penyadaran kepada kita bersama

bahwa kita sebenarnya memiliki potensi objek wisata yang tak kalah menarik dengan daerah lain,” ujar Desra Ediwan saat melepas peserta Tea Walk. Diingatkan Desra Ediwan, aparatur pemerintah Kabupaten Solok, khususnya yang membidangi sektor pariwisata, sebenarnya tak perlu gamang dalam memajukan pariwisata Kabupaten Solok, karena Kabupeten Solok memiliki objek wisata yang amat lengkap dan sangat representatif. Kabupaten Solok memiliki empat danau yang indah, memiliki gunung, sumber air panas dan pemandangan yang sangat memesona. Namun semua itu sepertinya tak termamfaatkan dengan baik. Aparatur yang membidangi pariwisata selalu berdalih pariwisata Kabupaten Solok tak tergarap dengan baik karena alasan dana dan budaya. Padahal, kata Desra, kalaulah aparatur mau memosisikan dirinya sebagai pelayan masyarakat dan sedikit mau berim-

provisasi dan berinovasi, maka bukan tak mungkin alam Kabupaten Solok yang sangat indah ini akan membantu membangkitkan perekonomian masyarakat Kabupaten Solok. “Seharusnya alam Kabupaten Solok yang amat indah ini bisa menghasilkan uang dan meningkatkan pendapatan asli daerah. Bukan sebaliknya, yang justru menguras uang daerah,” ujar Desra Ditambahkan Desra, selama ini APBD Kabupaten Solok selalu mengalokasikan dana untuk membenahi sektor pariwisata Kabupaten Solok. Namun sangat disayangkan, uang yang dikeluarkan tidak sebanding sama sekali dengan uang yang masuk dari sektor pariwisata ini. Dengan adanya Tea Walk ini, kata Desra, aparatur Pemerintah Kabupaten Solok hendaknya mampu menjadikan Tea Walk sebagai ajang promosi pariwisata dan tidak hanya sekedar olah raga dalam rangka satu abad Kabupaten Solok. (h/cw-eri)

Bawang Putih Bawang Merah TIBA-tiba saja, dalam beberapa hari belakangan ini, kaum ibu di berbagai daerah mulai ‘terpekik’. Di pertengahan bulan, saat isi dompet mereka mulai menipis, harga-harga sejumlah bahan kebutuhan dapur justru mulai merangkak naik. Betapa tidak, nilai penghasilan yang diterima setiap bulan tetap saja ‘segitu’, sementara harga-harga sejumlah nahan untuk kebutuhan dapur mulai naik drastis. Yang terasa paling signifikan, adalah naiknya harga bawang. Bawang putih yang biasanya bisa dibeli Rp30 ribu per kg, kini harganya meroket menjadi Rp75 ribu per kg. Sementara harga bawang merah yang dulunya bisa ditebus dengan harga hanya di kisaran Rp20 ribu

Junaida menambahkan,untuk mengatasi penyakit berbahaya ini, masyarakat Kota Solok harus lebih berhati-hati dan lebih mengetahui cara penularan dan ciri-ciri orang yang sudah terjangkit HIV/ AIDS ini. Sedangkan Komisi Penangg ulangan Aids Nasional berharap Kota Solok sebagai pilot project penanggulangan penyakit HIV/AIDS bisa membantu daerah tetangga dalam mengatasi penyakit yang belum ada obatnya ini. (h/cw-eri)

per kg, belakangan naik dua kali lipat menjadi Rp40 ribu per kg. Duuhhh… pusiiingg … Andai saja segala jenis masakan tak membutuhkan bawang sebagai bumbu pelengkapnya, kaum ibu tentu tak akan merasa bingung. Tetapi, sebagian besar masakan justru sangat tergantung pada bawang untuk menciptakan citarasa yang lebih lezat. Kebutuhan akan bawang, bisa mencapai 2 kg per bulan bagi sebuah rumah tangga. Di sisi lain, petani bawang justru tersenyum dengan kenaikan harga jual hasil taninya ini. Senyum para petani bawang bahkan bisa merekah lebar. Karena dengan terjadinya kenaikan harga jual, dengan demikian tentunya jerih payah mereka

bertanam bawang, akan lebih terasa nikmatnya. Tapi, sepertinya, ada sesuatu yang salah terkait dengan kenaikan harga yang bisa disebut secara tibatiba ini. Sebab, kalaupun terjadi kenaikan harga, biasanya naiknya tidaklah terlalu tinggi. Namun, kali ini, kenaikannya justru mencapai dua kali lipat jika dibandingkan dengan harga semula. Justru itu, sepertinya diperlukan semacam kebijakan dari pemerintah untuk mengatur harga-harga berbagai komoditas yang sangat diperlukan masyarakat. Kebijakan ini tentunya bisa menjaga kestabilan harga, sehingga tak perlu ada kepanikan seperti yang terjadi saat ini di tengah-tengah masyarakat.

Oleh: ATVIARNI Dan dengan kebijakan itu pula, petani tak perlu merasa dirugikan tatkala harga pertanian jatuh. Artinya, tak ada yang diuntungkan atau dirugikan karena kebijakan tersebut. ***

Bertempat di Pangeran Beach Hotel Padang, pertemuan tersebut membahas pematangan program latihan bersama 18 negara. “Pertemuan ini lanjutan dari pertemuan Februari lalu, sebagai final untuk program table top exercise yang dilaksanakan April nanti,” kata Sekretaris Daerah Pemprov Sumbar, Ali Asmar kepada wartawan, Rabu (14/3) kemarin. Pertemuan tersebut membahas materi-materi yang digunakan serta tahapan latihan dalam program latihan bersama negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik, termasuk Jepang, Korea Selatan, China, Amerika Serikat, Rusia, India, Australia, dan Selandia Baru. Ancaman megathrust yang berpotensi mendatangkan gempa dengan magnitude 8 hingga 9 skala richter membuat perhatian dunia tertuju pada Kepulauan Mentawai Sumatera Barat. Mentawai, kata Sekretaris Utama BNPB, Fatchul Hadi, dilewati lempeng Eurasia dan lempeng Indo Australia, yang potensi meledaknya sangat besar dalam siklus ratusan tahun. “Kalau tidak kita persiapkan dari sekarang. Kapan lagi, kita tidak bisa mempredikasi kapan gempa itu terjadi, tapi yang jelas ancaman itu nyata,” katanya. Dia menyebut, berdasarkan analisis para ahli dan kajian saintis, Mentawai

Megathrust merupakan salah satu dari empat kawasan utama yang memiliki risiko dan probabilitas tsunami tinggi di Indonesia. Tingginya tingkat seismisitas kawasan ini merupakan sumber utama penyebab gempabumi besar, antara 8 hingga 9,3 SR. Ancaman bencana yang demikian, katanya, perlu disikapi dengan melakukan langkah-langkah nyata mengurangi risiko yang dapat timbul. Agar ketika bencana terjadi, tidak menimbulkan korban jiwa yang besar. “Ada empat program utama yang tercakup dalam Masterplan PRB (Pengurangan Risiko Bencana-red) Tsunami yang kita bikin. Pertama, penguatan rantai peringatan dini tsunami, pembangunan dan peningkatan tempat evakuasi sementara, penguatan kapasitas kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana, serta pembangunan kemandirian kebencanaan,” terangnya. Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Latihan BNPB, Wisnu Widjaya mengatakan latihan bersama tersebut dibagi dalam dua tahap. Tahap I adalah latihan dalam ruangan, termasuk Table Top Exercise (TTX) yang diselenggarakan pada April mendatang. Sementara tahap II berupa latihan di luar ruangan yang dihelat pada Maret 2014. (h/cw-sal)

TNI-Polri Bentrok Rakyat Dirugikan JAKARTA, HALUAN — Ketegangan antara TNI dan Polri harus segera dihentikan agar rakyat dapat menjalankan aktivitas dengan normal. “Ketika TNI-Polri bentrok, rakyatlah yang dirugikan,” kata Ketua Badan Pengurus Setara Institute Hendardi dalam diskusi bertema ‘Aparat Bentrok, Negara Dimana?’, di Gedung DPR, Kamis (14/3). Ditegaskan Hendardi, keseriusan pucuk pimpinan TNI-Polri untuk segera menyelesaikan akar persoalan adalah sesuatu yang mutlak dilakukan. “Sudah tidak ada lagi waktu bagi para petinggi kedua institusi tersebut untuk saling melontarkan pernyataan semata. Kerja kongkrit dinilai menjadi suatu keharusan bagi para pimpinan TNI-Polri,” tegas Hendardi. Terkait kekecewaan sejumlah anggota TNI yang berujung pada pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) beberapa waktu lalu, Hendardi mengakui adanya kegagalan pimpinan Polri untuk memastikan penyidikan kasus penembakan sebelumnya tuntas disidik oleh penyidik. “Paling utama soal kepemimpinan Polri yang gagal mengendalikan anggota,” ujar Hendardi. Dengan terkatung-katungnya kasus penembakan tersebut oleh penyidik Polri, hal itu menandakan bahwa ke>> Editor : Syamsu Rizal

disiplinan anggota Polri masih perlu untuk diperbaiki dan ditingkatkan. “Sistemnya kan masih hirarki komando. Seharusnya kedisiplinan anggota terjaga,” ungkapnya. Anggota DPD yang juga mantan Gubernur IPTK, Farouk Muhammad mengatakan bahwa pemisahan Polri dari TNI masih memerlukan sosialiasi yang lebih intensif. Sebab dengan cara itu masing-masing anggota kedua institusi bersenjata itu akan mampu menterjemahkan hak dan kewajibannya di lapangan. “Ini harus sosialisasi terus menerus. Pada 1 April 1999 momentum pisahnya kita. Pada saat itu posisinya telur diujung tanduk,” kata Farouk. Pemisahan itu, juga menurut Farouk, ditujukan agar masing-masing institusi mampu menjalankan tugas yang sebenarnya. Artinya, sang tentara maupun polisi tidak lagi bertugas pada wilayah orang lain. “Tujuannya adalah mententarakan tentara dan mempolisikan polisi,” katanya. Terkait wacana memasukkan institusi Polri di bawah Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Farouk menilai hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar. Hanya saja dirinya berharap jangan akibat kejadian belakangan ini dijadikan alasan untuk memaksakan keinginan tersebut.(h/sam) >> Penata Halaman : Syahrizal


JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

PARA wisudawan/ti Program Studi S1 Ners angkatan ke-II

KETUA STIKes Amanah Padang Harmawati S Kp M Kep memindahkan jambul salah seorang wisudawati, saat acara Wisuda Program Studi S1 Ners angkatan ke-II, dan Kepaniteraan S1 Keperawatan

3

SALAH seorang wisudawati, disaksikan Ketua STIKes Amanah Padang Harmawati S Kp M Kep, menandatangai surat pengangkatan Sumpah Program Studi S1 Ners

LULUSAN DIMINTA TUNJUKAN KUALITAS

Wisuda STIKes Amanah Padang Khidmat

Harmawati S Kp M Kep

Penyelenggaraan wisuda Program Studi S1 Ners angkatan ke-II, dan 89 Kepaniteraan S1 Keperawatan STIKes Amanah Padang, berlangsung hikmat dan meriah.

PEMBINA STIKes Amanah Padang sekaligus Anggota DPRD Padang Maidestal Hari Mahesa, dan Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Fetris Oktihardi menyaksikan penyelenggaraan wisuda di Aerowisata Premier Basko Hotel, Kamis (14/3)

KETUA Yayasan STIKes Amanah Padang Baharuddin R MM memberikan ucapan selamat kepada seluruh peraih nilai terbaik wisudawan/ti dan Kepaniteraan S1 Keperawatan Acara yang digelar di Aerowisata Premier Basko Hotel itu, langsung dihadiri oleh Ketua Yayasan STIKes Amanah Padang Baharuddin R MM, Pembina STIKes Amanah Padang Maidestal Hari Mahesa, dan Fetris. Selain itu, turut hadir Ketua Kopertis Wilayah X Sumbar Riau Jambi yang diwakili Kabag Keuangan Nofrina, Dinas Kesehatan Sumbar, Kakanwil Kemenag Sumbar, dan seluruh wisudawan/ti STIkes Amanah

Padang, serta seluruh tamu undangan. Dalam kesempatan itu, Ketua STIKes Amanah Padang Harmawati S Kp M Kep mengatakan, dalam penyelenggaraan wisuda kali ini, STIKes Amanah Padang mewisuda sebanyak 33 Program Studi S1 Ners, dan 89 Kepaniteraan S1 Keperawatan. Dari jumlah itu, STIKes Amanah Padang merasa istimewa, karena melakukan wisuda sekaligus sumpah profesi kepada Kepaniteraan S1

Keperawatan. “Wisuda kali ini merupakan wisuda kedua bagi program Ners, dan sumpah profesi ke-lima bagi Kepaniteraan S1 Keperawatan,” ujarnya Harmawati. Khusus untuk Kepaniteraan S1 Keperawatan, ia berpesan, agar seluruh Kepaniteraan S1 Keperawatan yang akan mengikuti praktik di klinik, rumah sakit, puskesmas, dan lainnya. Supaya bisa menerapkan ilmu yang telah diprolehnya dalam masa perkuliahan. Guna memberikan citra positif kepada masyarakat, tentang keberadaan dan kualitas STIKes Anamah Padang nantinya. Sementara itu, Kopertis Wilayah X yang diwakili Kabag Keuangan Nofrina mengatakan, dalam meningkatkan mutu pendidikan Indonesia, hendaknya perguruan tinggi Swasta memperhatikan peningkatakan pendidikan, dan kompetensi dosen. Selain itu, seluruh program studi yang ada di suatu perguruan tinggi, harus memiliki tenaga pengajar Strata II (S2). “Dari syarat-syarat di atas, STIKes Amanah telah menjalankan, dan telah melewati kriteria tersebut. Selanjutnya, tinggal menunggu action para dosen. Agar kualitas lulusan semakin meningkat. Yang lebih ditekankan lagi, Program Studi S1 Ners yang ada di Sumbar sangat sedikit. Saya merasa, mahasiswa yang melanjutkan studinya di STIKes Amanah Padang

sangat beruntung, karena di STIKes Amanah ini, hampir semuanya sarana dan prasarananya sangat lengkap,” ungkapnya. Waktu yang sama, Ketua Y a y a s a n Baharuddin R MM. Ia mengatakan, STIKes Amanah Padang dirancang berbeda dari sekolah kesehatan lain yang ada di Sumbar. Karena, selain STIKes Amanah Padang berada di bawah naungan Kopertis wilayah X, Dinas Kesehatan, STIkes Amanah Padang juga berada di bawah naungan Kementerian Agama RI. “Kami memberikan masukan kepada pihak pengelola, agar para dosen memberikan mata kuliah islami seperti mata kuliah Agama islam, dan bahasa Arab. Tujuannya sudah pasti sesuai dengan nama Stikes sendiri, yaitu memberikan amanah kepada seluruh rakyat Sumbar,” tuturnya.***

Baharuddin R MM

KETUA STIKes Amanah Padang Harmawati S Kp M Kep memasang pin tanda resminya pelepasan Kepaniteraan S1 Keperawatan STIKes Amanah Padang

KETUA Yayasan STIKes Amanah Padang Baharuddin R MM disuguhi dengan tari pasambahan

KETUA STIKes Amanah Padang Harmawati S Kp M Kep menyerahkan 33 wisudawan/ ti Program Studi S1 Ners kepada Ketua PPNI Sumbar

FOTO bersama

SUASANA Wisuda Program Studi S1 Ners angkatan ke-II

PADUAN suara STIKes Amanah Padang >> Editor: Rudi Antono

>> Penata Halaman: Irvand


4 SUMBAR LINGKAR 406 Balita Kurang Gizi Dibantu SAWAHLUNTO, HALUAN — Dalam tiga tahun terakhir, PT. Bukit Asam terus memperlihatkan kepeduliannya terhadap masyarakat miskin di Kota Sawahlunto. Kali ini, perusahaan itu kembali menggulirkan bantuan berupa makanan tambahan bagi 406 balita gizi kurang yang ada di Kota Arang ini, Rabu, (13/3) bertempat di Hall Ombilin, PTBA UP Ombilin. Pemberian bantuan berupa makanan tambahan terhadap balita gizi kurang ini sengaja dilakukan PTBA UP Ombilin, dalam rangka pemberian sumbangsih dan sekaligus mewujudkan kepeduluian perusahaan itu terhadap warga miskin yang ada di Kota Arang, Sawahlunto. Wakil Walikota Sawahlunto Erizal Ridwan, pada saat pemberian bantuan terhadap 406 balita gizi kurang tersebut, memberi apresiasi terhadap dukungan, serta bantuan yang diberikan tersebut. Pasalnya, dengan partisipasi dan bantuan yang diberikan, membuktikan PTBA tetap mendukung program pemerintah Sawahlunto dalam hal pemberantasan kemiskinan. Tidak hanya itu, Wakil Walikota Sawahlunto yang saat ini juga mencalonkan diri sebagai calon walikota Sawahlunto periode 2013-2018 ini berharap, agar perusahaan itu bisa kembali bangkit mengelola persediaan cadangan batu bara yang masih banyak di Sawahlunto. “Kita berharap PTBA bisa kembali bangkit dan kembali memberikan kontribusinya kepada seluruh lapisan masyarakat di kota Arang ini,” pungkas Erizal Ridwan. (h/hel)

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

WAKIL KETUA DPRD SUMBAR LEONARDI HARMAINY

Pembangunan Irigasi Diprioritaskan DPRD PADANG, HALUAN — Wakil Ketua DPRD Sumbar H Leonardi Harmainy mengatakan, pembangunan saluran irigasi tetap menjadi prioritas DPRD Sumbar, dalam rangka mendukung peningkatan produksi pertanian masyarakat.

Selain itu, pembangunan saluran irigasi, juga memudahkan petani untuk mendapatkan air, dan mencegah terjadinnya banjir, jika sewaktu-waktu terjadi hujan. “Irigasi bagi petani merupakan urat nadi. Apalagi bagi petani tadah hujan, yang memang membutuhkan aliran air dari irigasi,” kata Leonardy, saat mengunjungi Nagari Pauh

dan Ketaping, Kecamatan Bantang Anai, Kamis (14/3). Kunjungan itu terkait keluhan masyarakat Pauh dan Ketaping, yang mengeluhkan saluran irigasi sering banjir. Sehingga kerap menimbulkan kerugian bagi petani. “Makanya kita lihat langsung bagaimana kondisinya, agar dapat dicarikan solusi atau jalan keluar dari permasalahan

daerah Batang Ulakan yang panjangnya 4,6 km sampai ke Muara dengan biaya Rp35 miliar dan irigasi Tapakis 2,6 km dengan biaya RP20 miliar. “Sementara itu, yang sedang dikerjakan saat ini adalah irigasi Anai I, mengairi areal pertanian seluas 6.784 hektar terletak di Jorong Bangau dan Jorong Marantiah di Kecamatan Batang Anai, irigasi Anai II seluar 6.840 hektar, dari arah Punggung Kasiak sampai ke Pauh kambar. Tempat yang sama Camat Batang Anai Syafrion menyambut baik perbaikan pembangunan irigasi tersebut. Karena akan bermanfaat bagi petani dan dapat menghidupkan lahan tidur. (h/cw-lex)

Manggelek, Seorang Sopir Dicokok

Tiga Rumah Ludes Terbakar PAINAN, HALUAN — Tiga unit rumah hangus terbakar beserta isinya. Rumah milik Misdawati (47), Nardisoni ( 43 ) dan rumah Yasmaneli (53) itu terbakar sekitar pukul 23.00 WIB, Rabu (13/3), di Koto Panai Pasar Air Haji Kecamatan Linggo Saribaganti Pessel. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Keterangan masyarakat di Tempat Kejadian Peristiwa ( TKP) menyebutkan, api diduga berasal dari konsleting listrik, yang membakar bagian loteng bangunan. Saat itu, pemilik rumah yang tengah tidur langsung terbangun. Karena cemas, mereka langsung minta tolong, dan berusaha menyelamatkan diri. Mendengar jeritan tersebut, masyarakat yang berada di sekitar TKP langsung terbangun, dan berhamburan menuju lokasi kejadian. Kemudian memberikan pertolongan dan memadamkan api. Dalam waktu relatif singkat, lokasi kejadian sudah dibanjiri oleh massa. Kondisi tersebut membuat lalu lintas di jalan nasional PadangBengkulu di lokasi tersebut sempat macet. Menurut Adri (43), warga merasa cemas melihat api membesar membakar rumah korban, yang dapat terlihat dari radius 1 km. Kecemasan masyarakat cukup beralasan, karena lokasinya berada di kawasan padat penduduk. Petugas Damkar BPBD Pessel bekerja keras memadamkan api, dengan menggunakan dua unit Damkar. Komandan Peleton (Danton) Damkar BPBD Pessel Dahler menyebutkan, petugas sedikit mengalami kesulitan ketika memadamkan api, karena jalan yang sempit. Sehingga menyulitkan petugas untuk memadamkan api. (h/mjn)

yang dialami masyarakat. Karena pembangunan irigasi, sepenuhnya menjadi tanggungjawab provinsi,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni menyambut positif langkah prioritas pembangunan saluran Irigasi, yang ada di Nagari Kataping dan Pauh tahun 2013 ini dari dana APBD Sumbar. Pihaknya mendukung langkah pimpinan DPRD Sumbar tersebut. Karena petani dan pekebun akan mendapat dampak positif dari pembangunan irigasi. Kasi Sungai dan Irigasi PSDA Sumbar, M. Syafril Daus, menyatakan, PSDA sudah membuat grand design pembangunan irigasi. Yaitu

ASPIRASI — Wakil Ketua DPRD Sumbar, H Leonardy Harmaini didampingi Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni sedang mendengarkan aspirasi warga Nagari Kataping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. (Alex)

Seorang Nenek Dirampok OTK PADANG, HALUAN — Seorang nenek bernama Amislaini (76) dirampok oleh dua orang tidak dikenal (OTK) di depan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Kamis (14/ 3) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibat peristiwa tersebut, warga Ketaping, Kecamatan Kuranji, Padang ini, barang berharga miliknya berupa satu buah cincin emas berpindah tangan dan mengalami luka lebam di kepala. Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp3 juta. Dikatakan nenek ini di SPKT Polresta Padang, saat itu dia baru saja menjenguk keluarganya sakit di RSUP M. Djamil Padang. Setelah itu, dia berencana untuk pulang ke rumahnya dan menunggu angkot di depan rumah sakit tersebut. Tiba-tiba saja datang sebuah mobil pribadi dan menghampirinya

dan di dalam mobil tersebut ada dua orang pemuda. Kemudian orang ini pura-pura baik dan kenal dengannya. Selain itu, pelaku ini mengaku masih ada hubungan keluarga yang dijenguknya di rumah sakit. “Awalnya saya memang tidak percaya. Tapi saat dia mengatakan kenal dengan keluarga saya yang di rawat, maka saya pun mulai timbul keyakinan dan saya mau ikut dengannya,” kata nenek yang mengaku sudah lama tinggal di Medan. Pelaku mengajak untuk masuk ke dalam mobil dan akan mengantarkannya pulang ke Ketaping. Walaupun masih ada keraguan, dia pun akhrinya memenuhi ajakan pelaku untuk masuk ke dalam mobil. Sesampai di kawasan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, tibatiba pelaku ini menakut-nakutinya dengan alasan mobil akan meledak, dan meminta barang berupa gunting dan sejenis lainnya, serta perhiasan

harus dibuka kemudian dimasukkan dalam satu tempat. Saat disuruh memasukan barang tersebut, dia sempat menolak, tapi pelaku tersebut terus mendesak dan mengambil paksa cincinnya yang terpasang di jari sebalah kiri. Kemudian pelaku menghentikan mobil dan membuka pintu, serta mendorongnya keluar. “Saat itu saya berusaha menolak, dan pelaku ini terus memaksa saya meminta melepaskan cincin yang saya pakai. Selain membawa barang berharga milik saya, ternyata pelaku ini pun mendorong saya keluar dari mobil, sehingga terjatuh ke jalan dan kepala saya terbentur ke aspal,” ungkapnya. Tidak terima atas kejadian tersebut, lanjut Amislaini, dia langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Padang dengan diantar menggunakan mobil Lantas Polsek Lubeg yang tengah melintas di kawasan Sawahan. (h/nas)

PADANG, HALUAN — Tertangkap tangan mengkosumsi narkoba jenis ganja, seorang sopir dicokok Tim Reksrim Polsek Bungus di rumah tersangka di Pasar Laban, Kelurahan Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Rabu (13/3) sekitar pukul 22.00 WIB. Saat ini tersangka Toni Herdianto (25) bersama barang bukti berupa sisa pakai satu lenting ganja, telah diamankan di Mapolsek Bungus guna pengusutan lebih lanjut. Kapolsek Bungus Kompol Zulkade mengatakan, penangkapan itu berawal dari laporan warga yang telah merasa resah dengan kegiatan tersangka. Mendapatkan laporan dari warga, petugas berpakaian preman langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian. Berselang beberapa menit di lakukan pengintaian, petugas menemukan tersangka tengah menghisap ganja kering. “Saat petugas menciduk tersangka, dia tidak bisa berbuat banyak. Sebab, petugas telah mengepung rumah tersangka, dan langsung di giring ke Mapolsek guna pengusutan lebih lanjut,” kata Zulkade. Dikatakan Zulkafde, hingga saat ini petugas masih

melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap tersangka. Sebab, tersangka masih bungkam dan belum mau memberikan keterangan dari mana dia mendapatkan barang haram tersebut. Meskipn tersangka masih bungkam, kata Zulkade, pihaknya akan terus berupaya melakukan pengembangan dan mengorek informasi dari tersangka. “Kita akan terus berupaya mengorek informasi dari tersangka darimana dia mendapatkan barang haram tersebut,” ujarnya. Dia mengharapkan kepada masyarakat agar bisa bekerjasama untuk memberantas peredaran narkoba di ranah minang ini, tanpa ada dukungan dari masyarakat pihak kepolisian tidak akan mampu memberantas peredaran narkoba di Padang. (h/nas)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Irvand


OPINI 5

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

Penggunakan Hak Angket Kartu Truft DPRD Sumbar ANGAT mencengangkan ketika para anggota DPRD yang tadinya begitu getol mancikaraui soal posting dana hibah untuk PKS dalam APBD Sumbar 2013 tapi ketika ada inisiatif menggunakan hak angket, yang setuju malah kurang dari dua pertiga. Dengan kekurangan suara itu, praktis upaya penggunaan hak angket yang bisa berujung pada pilihan apakah gubernur bisa diimpeach atau tidak (masih tergantung anggota itu ketika dilanjutkan dengan penggunaan hak menyatakan pendapat) menjadi gagal. Per-jua-ngan inisiator hak angket untuk menyelidiki ‘heboh dana hibah’ Rp1,9 miliar itu pun memang Rabu lalu berakhir dengan voting terbuka yang dilakukan dalam rapat paripurna penentuan hak angket kegiatan safari dakwah DPP PKS Wilda III Sumatera. Hasilnya, dari 45 anggota dewan, 27 orang menyetujui penggunaan hak angket dan 18 orang menyatakan menolak. Sesuai peraturan DPRD Sumbar No 1 tahun 2011 tentang Tata Tertib DPRD Provinsi Sumbar pasal 21 ayat 5 menyatakan usul ini bisa menjadi hak angket setelah mendapatkan persetujuan 2/3 dari jumlah anggota DPRD yang hadir. Jika 45 suara sah, maka 30 orang anggota dewan harus menyetujui. Ke-27 anggota yang setuju penggunaan hak angket itu berasal dari empat fraksi yakni Fraksi Demokrat, Ha-nura, Gerindra, dan PPP. Salah seorang angota dewan dari Fraksi Perjuangan Reformasi Bachtul, menyetujui hal ini. Sementara PPP yang semula sempat terjadi perten-tangan antar ketua fraksi dan anggota akhirnya menyetujui pengu-sulan hak angket ini. Lalu siapa saja yang menolak penggunaan hak angket itu? Mereka adalah 18 orang dari Fraksi PAN, Golkar, PKS dan tiga orang dari FPR. Dari FPR yaitu, Agus Susan-to, Ilson Chong dan Syahrial. Sementara Agus Susanto dari Fraksi Persatuan Reformasi yang sebelumnya menjadi anggota pengusul hak angket, di tengah persidangan menyatakan menolak pengusulan hak angket. Dirinya mengusulkan, DPRD harus mem-ben-tuk Pansus untuk meng-giring permasalahan ini selesai. Dari berbagai alasan yang digunakan oleh para legislator ini belum bisa kita berikan stigma bahwa mereka tidak care dengan suara rakyat. Tidak bisa serta merta saja kita menganggap bahwa mereka para anggota DPRD Sumbar itu tidak memiliki nyali. Sebagai sebuah upaya untuk memberi daya kejut politik, agaknya ini bagus pula bagi partai-partai. Apalagi ini dilakukan menjelang Pemilu 2014. Tetapi sebagai sebuah upaya politis maka segi-segi taktis juga perlu dilakukan oleh para inisiator agar terlihat elegan alias tidak grasa-grusu. Alasan tiga fraksi yang menolak ini, (PAN, Golkar, dan FPR) adalah perlu mendahulukan pelaksanaan pembentukan panitia khusus (Pansus). Dengan adanya Pansus bisa dilihat secara lebih detail seperti apa sangkaan yang akan ditujukan kepada Gubernur Sumatera Barat. Artinya, ketiga fraksi ini sebenarnya sedang menyiapkan juga strategi mengurai kasus ini lewat jalur Pansus. Masuk di akal juga, karena toh ujung-ujung pekerjaan Pansus adalah menyampaikan rekomendasi kepada sidang paripurna DPRD untuk membuat keputusan tentang kasus heboh dana hibah ini. Hal lain yang bisa kita anggap bahwa upaya membikin terang kasus ini belum berakhir adalah alasan yang digunakan para anggota Fraksi Partai Golkar. Mereka menganggap langkah menuju Hak Angket mesti diawali dengan hak interpelasi yakni hak DPRD untuk meminta keterangan kepada pemerintah perihal sesuatu kebijaksanaan. Maka soalnya sekarang adalah apakah mereka yang menolak hak angket ini akan segera pula mengajukan hak interpelasi sebagaimana alasan mereka? Atau mereka yang berkeras mendahului hak angket dengan menggelar pansus akan sungguh-sungguh melaksanakannya? Pertanyaan yang juga mengusik kita adalah, apakah para anggota DPRD pengusung hak angket tidak akan memboikot pula usulan hak interpelasi maupun pelaksanaan pansus dana hibah sebagai ‘balasan’ atas diboikotnya usul hak angket yang mereka usung? Sementara keinginan para anggota DPRD itu untuk mengawal kasus yang kini sedang diurai oleh Polda Sumbar atas laporan mantan anggota DPRD, H. Masful patutlah kita apressiasi. Tetapi apabila targetnya hanya mempolisikan pejabat yang dilaporkan, rasanya ibarat menembak sesuatu yang kena hanya pinggirannya saja. Sebab dari unsur-unsur yang memenuhi sebuah sangkaan korupsi rasanya sangat tipis. Unsur kerugian negara dan unsur memperkaya diri sendiri atau orang lain tipis kemungkinan untuk bisa dibuktikan. Paling-paling hanya unsur penyelahgunaan wewenang. Dan itu berujung pada kesalahan prosedural belaka. Jika ini yang dikawal DPRD, rasanya terlalu besar energi digunakan. Kenapa tidak kasus-kasus korupsi lain saja yang lebih besar yang didesak oleh DPRD agar segera diselesaikan jaksa dan polisi? Apapun, kita tetap harus senantiasa berasumsi bahwa yang ada di DPRD itu adalah komunitas politik, maka semua keputusannya adalah berdampak politik. Apapun yang dimainkan mereka adalah dalam rangka politik juga. Yang mesti kita cermati sebagai rakyat terus menerus adalah, jangan sampai berbagai upaya, baik hak angket, hak interpelasi, mosi tak percaya, ancaman impeachment, pansus dan sebagainya tidak digunakan sebagai kartu-kartu truft memainkan bola politik.***

S

„ Menlu Australia: Kami punya komitmen besar membangun Indonesia „ Ahhh... paling juga mau jualan sapi lagi „ Harga bawang melejit, petani tersenyum „ Awas, kena mata bisa menangis

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto WPU / Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Pemimpin Perusahaan: Indra Helmi

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Redaktur Pelaksana: Syamsu Rizal

Penerbit: Litbang & Online Media: Eko Yanche E PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP Koordinator Minggu: David Ramadian No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 Koordinator Liputan: Rudi Antono 1985 tanggal 19 November 1985. Manajer Cetak: Mardius Caniago

Antara PSB dan Kurikulum 2013 OLEH: FITROTUL MAULIDIYAH Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Malang

ALAH satu subjek pengimplementasian Kurikulum 2013 adalah peserta didik, yang diperoleh dari sistem penerimaan siswa baru (PSB). Kalau cara yang digunakan dalam PSB memberikan tempat bermartabat, humanis, dan demokratis, maka penerapan Kurikulum 2013 tidak akan banyak menemui hambatan. Peserta didik yang mendapatkan perlakuan melalui sistem inklusif dan demokratis, akan menganggap kurikulum sebagai bagian dari sistem edukasi yang memanusiakan. Sebaliknya, jika sistem PSB menempatkan (calon) peserta didik sebagai objek, dan bukan subjek, maka Kurikulum 2013 akan menemui batu sandungan besar. Peserta didik maupun masyarakat, tidak akan menempatkan Kurikulum 2013 sebagai jalan membangun dan meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, tetapi sekedar produk ‘yang perlu ada’. Selama ini, salah satu penyakit atau patologi pendidikan yang nyaris selalu mencuat di “musim” penerimaan siswa baru, adalah pemiskinan atas nama pendidikan. Artinya, ada orangtua siswa yang kondisinya sedang payah secara

S

ekonomi atau masuk bilangan “akar rumput”, namun kondisi ketidakberdayaan ini masih juga dijadikan objek sapi perah oleh sekolah atas nama kepentingan pendidikan, masa depan anak didik, infrastruktur, dan sebagainya. Kalangan penyelenggara atau komunitas edukatif yang diberi kepercayaan memanajerial PSB, justru menjadikan momentum setiap tahun ajaran baru sebagai “pasar terbuka dan bebas” untuk mengisi dan memperbanyak pundi-pundi keuangan sekolahan atau uang saku pribadi dan sekelompok orang. Mereka ini barangkali tidak berfikir panjang kalau yang diterapkannya sejak dini pada calon peserta didik bisa berpengaruh besar dalam membentuk pola berfikir dan berperilakunya. Mereka lupa pada ajaran filosof kenamaan Aristoteles bahwa semakin tinggi penghargaan manusia terhadap kekayaan, maka semakin rendahlah penghargaan manusia terhadap nilai-nilai kejujuran, keadilan, kebenaran, dan kemanusiaan. Artinya, ketika seseorang terjerumus mendewakan atau menkulturkan perburuan uang, memperkaya diri, institusi atau korporasi, maka akan banyak pihak yang menjadi korban atau

ditumbalkan. Jika keserakahan ini terjadi di dunia pendidikan, maka otomatis yang menjadi tumbal adalah siswa. Penyelenggara PSB atau penanggung jawab sekolah bisa terjerumus menempatkan siswa bukan sebagai subjek didik yang dimanusiakan secara lahir dan batin, tetapi diperlakukan menjadi objek yang dijarah dan dikuras kemampuan ekonominya. Kalau itu diberlakukan pada siswa yang secara ekonomi berada di jalur kemiskinan, maka praktik ini layak disebut sebagai dehumanisasi siswa miskin. Dunia pendidikan yang idealnya mengajarkan soal kasih sayang, kepedulian pada komunitas yang tak berdaya, atau doktrin memanusiakan manusia, justru terperangkap pada praktik penindasan. Pemiskinan dijadikan alat ampuh untuk menciptakan kondisi pasif dan tak berdaya di kalangan orangtua siswa. Mereka ini dibuat tak berkutik menghadapi taring-taring kekejaman diskresi sekolah yang selalu bersifat “menembak” dengan dalih sebagai kewajiban-kewajiban siswa yang harus dipenuhi. Pemiskinan itu merupakan gambaran dari bentuk “penzaliman” atau pengkriminalisasian masyarakat yang sudah berkutat di jalur ketidakberdayaan akibat kemiskinan yang sudah sekian lama

membelenggunya. Meminjam istilah Jalaludin Rahmat, mereka dibentuk atau dipermak menjadi mustahd’ afin, manusia (siswa) yang dibuat teraniaya, sengsara, atau semakin tak berdaya. Dengan jumlah orang miskin yang masih terbilang besar sekitar 28,6 juta jiwa (BPS 2012), otomatis banyak orangtua siswa sedang dihadapkan pada akumulasi kesulitan. Mereka bukan hanya semakin kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, sandang, papan, membayar berbagai bentuk “iuran” wajib seperti listrik, telepon, air, pajak, tetapi juga jelas makin tak berdaya jika dikondisikan memenuhi kewajiban-kewajiban yang dibebankan oleh sekolah. Katakanlah, meski siswa miskin itu sudah dibebaskan dari membayar SPP berkat dana BOS, tetapi mereka tetap tidak bisa bebas mutlak dari tekanan berbagai bentuk iuran yang didiskresikan oleh sekolah, mulai dari soal buku, seragam, karya wisata, asuransi, kursuskursus, dan semacamnya. Sekolah tampaknya masih belum bisa meninggalkan tradisi lamanya yang berpola represif. Yakni, bereksperimen dengan kebijakan baru yang dinilainya bisa mendatangkan uang untuk sekolahan, tanpa mempedulikan kesulitan ekonomi siswa miskin. Sekolah tetap menebar surat edaran yang berisi kewajiban ‘ini-itu’ yang harus dipenuhi oleh

orangtua siswa miskin. Pola pemiskinan siswa lewat PSB jelas bertentangan dengan jiwa pendidikan nasional. Ia layak digolongkan sebagai praktik penafian atau penihilan hak asasi anakanak bangsa. Dalam pasal 4 ayat (1) UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa pendidikan diselenggarakan demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagamaan, nilai kultural, dan kemajemukan bangsa. Sementara pada Pasal 5 ayat (1) ditegaskan, bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu. Dalam dimensi yuridis itu sudah jelas ditentukan, bahwa penyelenggaraan pendidikan harus didasarkan pada prinsip demokratis (memihak pada kemampuan rakyat), dan bukan pada keserakahan sekolah. Setiap siswa, termasuk siswa miskin wajib dimediasi supaya memperoleh pendidikan bermutu tanpa harus dikorbankan oleh diskresi atau sistem yang memiskinkannya. Calon peserta didik wajib dikenalkan sejak dini tentang model atau sistem PSB yang memanusiakan supaya target Kurikulum 2013 tidak sampai berjalan dalam atmosfer kegagapan dan “kegalauan”. (*)

menyatukan pengikutnya dalam suatu komunitas moral. Agama merupakan bagian yang sangat mendalam dari kepribadian (privacy), karena agama selalu bersangkutan dengan kepekaan emosional. Agama merupakan hal yang sensitif dan sering menghambat proses integrasi sosial, terutama pada masyarakat majemuk yang memiliki bermacam-macam agama dengan doktrin yang berbedabeda. Agama memiliki ajaran yang mengatur kehidupan bersama tanpa memandang ras, pangkat, derajat, jenis kelamin, dan unsur-unsur pembeda lainnya. Agama menganjurkan suatu kerja sama antar-pemeluk agama. Di tengah carut marutnya tatanan bermasyarakat dan bernegara dewasa ini, yang dulu di mancanegara bangsa Indonesia dikenal dengan keramahannya, kini telah mengalami degradasi secara drastis. Seakan-akan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang pemarah, dan tidak cinta akan kerukunan dan kedamaian, setiap pemeluk agama saling serang dan terjadi kecurigaan. Sungguh ini merupakan hal yang sangat ironis. Sejarah peradaban bangsa Indonesia mencatat di era kejayaan kerajaan Nusantara, bangsa ini telah mendeklarasikan diri sebagai bangsa yang rukun. Hal ini tersurat dalam kitab Sutasoma dengan semboyan “Bhineka tunggal

ika, tan hana dharma mangrwa”, yang bermakna meskipun berbeda-beda, namun satu jua tak ada hukum yang mendua. Ini merupakan fakta sejarah bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk serta cinta perdamaian. Kiranya bangsa Indonesia perlu meneladani ajaran Hindu yang berkenaan dengan kepemimpinan dan tata negara. Untuk mendalami tentang kepemimpinan dan konsep negara menurut agama Hindu ini kita bisa merujuk buku karya Oka Mahendra berjudul “Ajaran Hindu tentang Kepemimpinan, Konsep Negara, dan Wiwaha” terbitan Pustaka Manikgeni. Buku ini memaparkan betapa agungnya ajaran Hindu berkenaan dengan kepemimpinan secara luas. Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) sebagai wadah bagi para pemuka agama Hindu Indonesia dan Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) sebagai perhimpunan keluarga besar mahasiswa Hindu Indonesia kiranya mesti menyampaikan rekomendasi melalui moment perayaan Nyepi sebagai tawaran solusi bagi permasalahan yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia dengan cara melestarikan kebudayaan luhur guna pencapaian kesejahteraan bangsa dan negara. Selamat menunaikan Brata Penyepian dan Tahun Baru Saka 1935. (*)

Nyepi dan Kebudayaan Luhur OLEH: ADE SUNARYA Seorang Budayawan ERAYAAN Hari Raya Nyepi tahun ini jatuh pada Selasa, Sasih Kadasa, Tahun Baru Saka 1935 bertepatan dengan tanggal 12 Maret 2013 Masehi. Tema yang diusung Kanthi Luhuring Budi, Umat Hindu Memetri Budaya Ngudi Raharjaning Praja, yang berarti “Dengan Keluhuran Budi, Umat Hindu Melestarikan Kebudayaan Luhur Guna Pencapaian Kesejahteraan Bangsa dan Negara”. Pada puncak perayaan Nyepi ini umat Hindu Indonesia khususnya di daerah “Pulau Dewata” Bali melakukan ritual Brata Penyepian yang dideskripsikan dengan empat larangan beraktivitas. Pertama, amati geni (tidak menyalakan api). Kedua, amati karya (tidak bekerja). Ketiga, amati lelungan (tidak bepergian). Keempat, amati lelanguan (tidak melakukan kegiatan hiburan). Secara etimologis asal kata ‘nyepi’ berasal dari kata ‘sepi’ yang memiliki padanan kata sunyi, senyap, dan hening. Berdasar kata tersebut, kegiatan Nyepi dengan ritual Brata Penyepian ini menekankan pada prinsip keseimbangan. Yakni, suatu proses mengembalikan (dikembalikan) alam beserta isinya

P

(microcosmos dan macrocosmos) ke dalam suatu keadaan titik/masa, sepi, (sunyi, hening, dan senyap). Tetapi, bukan berarti semua itu tanpa isi, rasa dan makna, ke”nihil”an atau “nol” pada tatanan sosial-kemasyarakatan yang hidup dan bernilai suci serta merupakan suatu tingkatan tertinggi dari sebuah ukuran manusia yang taat kepada ajaran suci Hindu. Ritual Brata Penyepian ini juga merupakan suatu kegiatan pengekangan terhadap kecenderungan hawa nafsu yang mengajak kepada keburukan (instrospeksi) dengan disertai suatu keikhlasan dan penyerahan total kepada Ida Sanghyang Widhi Wasa dalam mencapai suatu keadaan ketenangan dan kedamaian serta kesucian lahir dan batin. Manusia sebagai makhluk ciptaan Ida Sanghyang Widhi Wasa, wajib berdoa untuk menyucikan alam beserta isinya, yakni microcosmos (alam manusia) dan macrocosmos (alam semesta). Umat Hindu diwajibkan untuk menjalankan upacara sembahyang keagamaan. Pertama, berupa tapa (latihan ketahanan menderita). Kedua, brata (mengekang nafsu). Ketiga, yoga (menghubungkan jiwa dengan Tuhan). Keempat,

samadi (penyatuan dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa) untuk meraih kesucian lahir batin. Praktis saja bandar udara, tempat-tempat publik pada tutup terkecuali rumah sakit dan klinik. Objek-objek wisata di kawasan Pulau Dewata pun diistirahatkan untuk sementara waktu selama perayaan Nyepi, seperti Batubulan, Bedugul, Goa Gajah, Jimbaran, Mangrove, Nusa Lembongan, Pura Besakih, Tampaksiring, Tanah Lot, Tanjung Benoa, Tegalalang, Ubud dan Uluwatu. Para pecalang (polisi adat) melakukan penjagaan dan pemantauan ke seluruh daerah di Bali untuk memastikan tidak ada orang yang keluar dari tempat penyepian (pura atau rumah). Bilamana ada orang yang melanggar dan tertangkap, maka akan diberi sanksi adat. Jika kita menangkap makna yang terkandung dari pesan-pesan Nyepi di atas, dan mengaplikasikannya dalam ranah kehidupan keseharian baik individu, masyarakat, bangsa maupun negara, maka banyak sekali faedah yang didapat yang pada intinya berupa pesan perdamaian dan toleransi di antara makhluk Tuhan dengan tidak memandang suku, agama dan ras antar golongan (SARA). Menurut Emile Durkheim (1976), agama adalah suatu sistem kepercayaan beserta praktiknya, berkenaan dengan hal-hal yang sakral yang

082390765000

Proyek Jalan PNPM Tak Selesai BAPAK Walikota Padang, kami warga Kompleks Taruko I bersyukur karena jalan di depan kantor Lurah Korong Gadang sudah dicor dengan semen proyek PNPM. Tapi kok tidak selesai? Apa dananya kurang atau ada kongkalingkong antara Lurah dengan pihak PNPM? Tolong diusut. +6281947927***

Razia di Hari Raya Nyepi Dirlantas Polda Sumbar Yth. Tolong tindak anggota Bapak yang melakukan razia di perbatasan Sumbar-Riau (Polres Sawahlunto/Sijunjung). Hari Raya Nyepi razia juga. Tolong hargai umat yang merayakan. Tks. +6281947884***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani, Meidella Syahni, Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala) Jon Indra (Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/ Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Asongan), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/ harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/ mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Irvand


6

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

SUAP IMPOR DAGING

Menteri Pertanian Pernah Bertemu Importir JAKARTA, HALUAN — Menteri Pertanian Suswono mengaku hanya satu kali ikut dalam pertemuan antara mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq dengan pihak pengusaha importir daging yang diwakili Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elisabeth Liman.

Irwan Hidayat Jadi Pembicara Klaster SALATIGA, HALUAN — Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat menjadi narasumber pada pelatihan aspek – aspek legal formal produk – produk klaster dalam rangka pengembangan klaster di Jawa Tengah, di Salatiga, baru-baru ini. Acara yang diselenggarakan kantor perwakilan Bank Indonesia Wilayah V ini diikuti oleh kelompok petani/peternak, pelaksanaan program klaster tanaman obat (biofarmaka), klaster sapi perah, klaster sapi potong, klaster ikan air tawar dan lainnya. Acara ini diharapkan bisa memotivasi pengembangan usaha mikro kecil agar mereka menjadi pengusaha sukses. “Inilah bentuk kepedulian kami terhadap usaha kecil. Kami ingin, mereka menjadi besar melalui klasterklaster yang dikembangkan di Jawa Tengah,” kata Irwan. Memotivasi usaha-usaha kecil ini, menurut Irwan, merupakan bagian dari tanggungjawab sosialnya terhadap masyarakat. Karena jika para pengusaha kecil ini selalu memotivasi dirinya untuk maju, kelak mereka akan semakin berkembang menjadi pengusaha menengah dan pengusaha besar. Dengan demikian, perekonomian masyarakat tentunya akan semakin maju. (h/atv)

BK DPR akan Berhentikan Zulkarnaen

DI KPK — Menteri Pertanian Suswono memberikan keterangan terkait kasus dugaan suap impor daging sapi seusai diperiksa di gedung KPK Jakarta, Kamis (14/3). KCM

KASASI DITOLAK

Susno: Saya tidak Stres

JAKARTA, HALUAN — Badan Kehormatan (BK) DPR sudah menyiapkan pemberhentian sementara anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Zulkarnaen Djabar yang tersangkut dugaan kasus tindak pidana korupsi pengadaan Al Qur’an. “BK DPR sedang mempersiapkan pemberhentian sementara Zulkarnaen Djabar sebagai anggota DPR karena proses hukumnya sudah memasuki persidangan di pengadilan,” kata anggota BK dari FPKB Ali Maschan Moesa, di Gedung DPR, Kamis (14/3). Dijelaskan, sesuai aturan BK, setiap anggota DPR yang telah menjadi terdakwa akan diberhentikan sementara. “Anggota DPR baru akan diberhentikan secara tetap jika telah divonis dan dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan tidak melakukan banding lagi,” jelasnya. Meski diberhentikan sementara, Zulkarnaen Djabar masih tetap menerima gaji pokok tapi tidak lagi menerima tunjangan. “Meski diberhentikan sementara, tapi dia masih tetap menerima gaji pokok sebagai anggota Dewan, Cuma tunjangan yang tidak diterima,” jelasnya. Zulkarnaen Djabar adalah anggota Komisi VIII DPR yang menjadi terdakwa kasus dugaan korupsi Al-Quran. Dia bersama putranya Dedy Prasetya didakwa menerima uang Rp 14,390 miliar dalam pekerjaan pengadaan Al-Quran 2011 dan 2012 serta laboratorium komputer untuk MTs di tahun 2011. Selain bersama putranya, Zulkarnaen disebut bekerja sama dengan Fahd El Fouz untuk melobi Kemenag. Trimedya Panjaitan yang baru kemarin dilantik sebagai Ketua BK DPR menyatakan akan ngebut menyelesaikan kasus-kasus yang menumpuk. Pekan depan diagendakan akan membahas dan memutus sedikitnya lima kasus yang belum selesai. Salah satu kasus yang akan diselesaikan adalah kasus video porno mirip anggota DPR dari FPDIP. “Kita sepakat pada tanggal 20 Maret akan konsinyering menyempurnakan hukum acara, kemudian memutuskan beberapa kasus yang diselesaikan,” kata politisi PDIP itu. (h/sam)

JAKARTA, HALUAN — Pasca kasasi yang diajukannya ditolak oleh Mahkamah Agung (MA), mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komjen Pol (Purn) Susno Duadji mengaku kondisinya baikbaik saja. Susno mengaku berat badannya justru melonjak naik. “Saya tidak stres. Saya sehat, berat badan malah naik 8 kilogram,” ujar Susno di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (14/3). Susno menegaskan bahwa dirinya tidak akan melawan proses hukum yang sampai saat ini masih menjeratnya. “Tolong jangan ada jurus Susno berkelit. Tidak berkelit kok. Dan saya belum pernah menolak putusan, eksekusi. Panggilan eksekusi belum pernah ada. Ada sekali, salah lagi. Jadi tak pernah menolak, tanah air saya Indonesia,” kata Susno.

Terpidana perkara suap PT Salma Arwana Lestari (SAL) itu mulai berani tampil di publik setelah sekian lama tak terdengar kabarnya. Hari ini, Susno yang mengenakan kemeja berwarna biru dengan celana bawahan warna gelap itu menghadiri acara diskusi bertema “Ketika Hukum Menghadapi Kekuasaan Penguasa” di Taman Ismail Marzuki. Susno menjadi pembicara bersama mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra dan mantan Kepala Divisi Hukum Mabes Polri Irjen (Purn) Aryanto Sutadi. Seperti diketahui, 22 November 2012 lalu Mahkamah Agung menolak kasasi yang diajukan oleh Susno Duadji. Dengan ditolaknya kasasi itu, Susno tetap dibui sesuai vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tiga tahun enam bulan.

Hakim menilai Susno terbukti bersalah dalam kasus korupsi PT Salmah Arowana Lestari dan korupsi dana pengamanan Pilkada Jawa Barat. Selain hukuman penjara, hakim juga mewajibkan Susno membayar denda Rp200 juta subsidair enam bulan penjara. Susno, kata para hakim, terbukti menyalahgunakan kewenangannya saat menjabat Kabareskrim Mabes Polri untuk melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus Arowana. Susno menerima hadiah sebesar Rp500 juta untuk mempercepat penyidikan kasus tersebut. Para hakim juga menilai dari fakta dalam persidangan terbukti bahwa Susno memangkas dana hibah untuk pengamanan Pilkada Jawa Barat. Dana itu dipakai bersama-sama dengan sejumlah orang yang juga diadili dalam kasus ini. (h/vvn)

Di Pekanbaru, Banyak Uang Palsu JAKARTA, HALUAN — Bank Indonesia (BI) Pekanbaru mengungkapkan temuan uang palsu di Riau selama tahun 2012 mencapai Rp 26,51 juta atau meningkat sekitar 86 persen dibanding tahun 2011. “Dibanding dengan tiga tahun terakhir, temuan uang palsu di Riau pada 2012 meningkat drastis dengan nominal Rp 26,51 juta,” ujar Peneliti Ekonomi Madya BI Pekanbaru, Abdul Majid Ikram di Pekanbaru, Kamis (14/3). Menurut dia, pada tahun 2009 uang palsu yang ditemukan di Riau tercatat hanya sebesar Rp 3,99 juta. Kemudian pada tahun 2010 jumlah-

nya meningkat menjadi Rp 6,29 juta. Kemudian pada tahun 2011 temuan uang palsu meningkat lagi menjadi Rp 14,23 juta, sedangkan pada 2012, temuan uang palsu kembali meningkat hampir 86 persen dibandingkan tahun 2011 menjadi Rp 26,51 juta. Lebih lanjut Abdul Majid mengatakan pecahan uang rupiah paling banyak dipalsukan yakni pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu karena dari nominal kedua jenis uang tersebut yang paling besar nilainya. Tahun 2011, sebanyak 64 lembar uang pecahan Rp 100 ribu yang dipalsukan dan untuk pecahan Rp

50 ribu ditemukan sebanyak 134 lembar. Sedangkan tahun 2012, uang pecahan Rp 100 ribu ditemukan sebanyak 181 pecahan dan uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak 166 lembar. “Kami sudah berupaya dengan cara mensosialisasikan ciriciri uang asli kepada masyarakat dan berharap masyarakat yang menemukan uang palsu dapat segera melaporkan kepada pihak berwenang,” katanya. Berdasarkan perkiraan BI Pekanbaru, jumlah peredaran uang palsu pada 2013 akan meningkat terkait dengan pemilihan Gubernur Riau pada bulan September. (h/rep)

Kongres HMI Batalkan Kehadiran SBY JAKARTA, HALUAN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipastikan tidak akan membuka Kongres HMI, yang rencananya akan diselenggarakan di Asrama Pondok Haji, Jumat ini. Soalnya, pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PBHMI) telah memutuskan membatalkan untuk mengundang Presiden SBY yang tadinya diagendakan untuk membuka acara tersebut. Demikian diungkapkan Ketua Umum PBHMI, Noer Fajireansyah, dalam siaran persnya hari Kamis (14/3). Pembatalan ini diputuskan setelah PBHMI mempelajari dinamika situasi terkini yang berkembang termasuk suasana kebatinan keluarga besar HMI. Menurut Fajri, panggilan akrab Noer Fajrieansyah, keputusan ini diambil setelah mempelajari situasi dalam keluarga besar HMI.

Sejak pertemuan dengan Presiden SBY, muncul berbagai isu dalam tubuh pengurus HMI dan sekaligus perbedaan visi yang tajam di antara para alumni HMI. Harus diakui bahwa politik yang berkembang sejak kunjungan tersebut semakin besar dan isu-isu yang dimainkan menempatkan para pengurus HMI pada situasi yang tidak nyaman. “Ketidakhadiran SBY dalam Kongres HMI sudah diputuskan oleh PBHMI beberapa hari lalu setelah mempelajari dinamika politik yang berkembang dalam keluarga besar HMI. Adanya ancaman pengacauan atas kelancaran Kongres HMI sudah diketahui PBHMI dua pekan setelah pertemuannya dengan Presiden SBY.” ujarnya. Menurut Fajri, ada dua alasan utama pembatalan tersebut. Alasan pertama adalah PB HMI tidak menginginkan Presiden SBY

sebagai Kepala Negara yang juga menjadi simbol negara terlecehkan dalam kehadirannya pada acara itu karena ada pihak-pihak di antara keluarga besar HMI menolak kehadirannya. Sementara alasan kedua adalah, HMI sebagai organisasi yang independen ingin menjaga tali silaturahmi dalam keluarga besar HMI. “PBHMI tidak ingin memperuncing atau memperkeruh persoalan yang sedang melanda para tokoh bangsa yang sedang berkemelut, baik secara pribadi ataupun organisatoris. HMI adalah organisasi independen namun selalu menghormati dinamika perkembangan politik nasional,” tegas Fajri. Menurut Fajri, dirinya sudah menduga ada pihakpihak opportunis yang ingin mengacau Kongres, menghancurkan nama serta nilainilai independensi HMI dengan berbagai cara. “Saya tidak akan membiarkan Kon-

gres HMI dikacau oleh para opportunis, yang mengatasnamakan HMI. Posisi HMI kali ini adalah seperti gadis cantik yang diperebutkan banyak pria. Ketegasan sikap PBHMI kali ini sangat beralasan, karena organisasi ini menjadi incaran banyak pihak bahkan yang tidak memiliki hak sekalipun,” tegas Fajri. Ditegaskan juga, SBY hadir ataupun tidak dalam Kongres HMI, organisasi ini tetap menghadapi ancaman dari berbagai pihak yang sangat berkepentingan. Sebagai organisasi terbesar dan tersolid di bawah kepemimpinannya, HMI memang sangat potensial sebagai organisasi pendukung bagi kelompok yang menguasainya. HMI tidak ingin terjebak dalam kemelut posisi “saling menyandera” di antara para elit dan pemimpin bangsa. Disadarinya, sebagai organisasi mahasiswa terbesar,

HMI dapat menjadi motor untuk kegiatan positip ataupun negatip. Dan keputusan pembatalan ini, HMI tetap menjadi organisasi yang independen, serta menghindarkan diri untuk terlibat dalam kemelut politik pribadi ataupun sebuah organisasi. Pada 14 Februari lalu, PB HMI yang dipimpin oleh Noer Fajrieansyah bertemu dengan Presiden SBY di istana negara. Dalam pertemuan itu, Presiden SBY didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh, Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo, Seskab Dipo Alam, Menteri Setneg Sudi Silalahi, Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menko Kesra Agung Laksono. Dalam pertemuan itu, Presiden SBY menyanggupi untuk hadir dan sekaligus membuka Kongres HMI ke28 yang rencananya akan dilaksanakan mulai pekan ini. (h/kcm)

Hal ini disampaikan Suswono seusai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi selama kurang lebih sembilan jam sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi kepengurusan kuota impor daging sapi, Kamis (14/3). “Oh tidak ada (pertemuan lagi), sekali saja pertemuan,” kata Suswono. Lebih jauh dia mengungkapkan, tidak ada pembahasan mengenai penambahan kuota impor daging sapi dalam pertemuan yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Medan, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu tersebut. Hal yang terjadi dalam pertemuan itu, kata Suswono, hanyalah perdebatan mengenai data potensi sapi lokal. Saat itu pihak pengusaha menyalahkan data yang dikeluarkan Kementan. “Saudara Eliz menyampaikan data yang menyalahkan data yang dikeluarkan Kementan. Jadi itu saja, sekali lagi kita bicara soal perdebatan data saja, enggak ada pembicaraan soal kuota impor,” ungkap Suswono. Politikus PKS ini pun mengaku tidak ada pertanyaan baru yang diajukan penyidik KPK. KPK Bantah Mengenai kabar Mentan Suswono akan ditetapkan sebagai tersangka baru, juru bicara KPK Johan Budi membantahnya. Johan juga menyatakan belum ada gelar perkara untuk meningkatkan status Mentan Suswono ke tingkat penyidikan,= “Masih dikembangkan ke arah sana,” kata juru bicara KPK, Johan Budi SP dalam jumpa pers di kantor KPK, Jakarta, Kamis (14/2). Penyidik KPK disebut Johan masih mengkonfirmasi dari keterangan sejumlah saksi dan tersangka kepada Mentan Suswono. Pemeriksaan yang lama, lanjutnya, menunjukkan banyak hal yang diperlukan penyidik untuk didalami. Sementara informasi dari KPK menyebutkan, Suswono dikonfirmasi mengenai pem-

berian kuota impor daging sapi yang berkaitan dengan kewenangannya selaku Mentan. Suswono diduga ada dalam pusaran kasus dugaan korupsi terkait impor daging sapi tersebut. Dugaan muncul karena Kementan adalah pihak yang menyiapkan kuota impor daging sapi. Perusahaan yang terpilih mengimpor daging sapi harus mendapatkan rekomendasi dari kementerian ini. Selain itu, Suswono berasal dari partai politik yang sama dengan Luthfi. KPK menduga Luthfi “menjual” pengaruhnya untuk mengintervensi pihak Kementan. Meskipun bukan anggota Komisi IV DPR yang bermitra dengan kementerian ini, posisi Luthfi saat itu sebagai Presiden PKS dianggap memiliki pengaruh besar jika dikaitkan dengan Suswono. Pemeriksaan Suswono ini merupakan yang kedua kalinya setelah KPK memeriksa petinggi PKS itu pada pertengahan bulan lalu. Juru Bicara KPK Johan Budi sebelumnya mengungkapkan, pemeriksaan Suswono kembali dijadwalkan untuk mengonfirmasi keterangan tersangka maupun saksi yang sudah diperiksa. “Memang ada keterangan, setelah diperiksa sebagai saksi beberapa waktu lalu, ada keterangan-keterangan lagi, baik dari saksi atau tersangka, penyidik memerlukan kembali keterangan dari Pak Menteri Pertanian,” ujar Johan. Dalam kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi, KPK menetapkan Luthfi dan tiga orang lainnya sebagai tersangka. Tiga tersangka selain Luthfi adalah teman dekat Luthfi, Ahmad Fathanah, serta dua Direktur PT Indoguna Utama, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi. Luthfi dan Fathanah diduga menerima Rp 1 miliar dari Juard dan Arya terkait kuota impor daging sapi untuk PT Indoguna Utama. (h/rep/kcm)

Ormas Islam: KPK Jangan Takut Ancaman JAKARTA, HALUAN — Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) yang berisi 13 organisasi masyarakat keagamaaan meminta aparat penegak hukum, khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi tidak tebang pilih dalam pemberantasan korupsi. KPK juga diminta tidak takut terhadap intimidasi maupun ancaman dari pihak manapun dalam menjalankan tugasnya. “Secara prinsip, kami dukung KPK,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siraj seusai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (14/3). Selain NU, ormas lain yang tergabung dalam LPOI, yakni Persatuan Islam, Al-Irsyad, AlIslmiyah, Arrobithoh Al-Alawiyah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia, Mathlaul Anwar, Attihadiyah, Azikra, AlWasliyah, IKADI, Syariakat Islam Indonesia, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), dan Dewan Da’wah Islamiyah. Said mengatakan, ada dua macam koruptor, yakni yang membangkrutkan ekonomi negara dan yang merugikan ekonomi negara. Hukuman untuk keduanya, kata dia, berbeda. “Kalau koruptor yang membangkrutkan, merusak

tatanan ekonomi negara layak dihukum mati,” ucapnya. Selain kepada KPK, mereka juga meminta kepada partai politik untuk cepat memecat para anggotanya yang terlibat korupsi. Para hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi juga diminta menerapkan pemiskinan koruptor dalam setiap putusannya. Mereka juga meminta kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mengungkap bandar narkoba dalam setiap pengungkapan kasus. BNN jangan hanya menjerat pemakai narkoba. Permintaan lainnya, segera dilakukan eksekusi bagi terpidana narkotika yang dihukum mati. Mereka menolak jika para terpidana itu diberi ruang untuk mengajukan peninjauan kembali (PK) lantaran dapat mengurangi hukuman, bahkan membebaskan. “Mengenai teroris, kami LPOI mendukung pemerintah membasmi terorisme. LPOI akan segera kerjasama dengan BNPT untuk mencegah terorisme. Kami juga meminta Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Dalam Negeri untuk meninjau ulang kerjasama dengan yayasanyayasan dari luar negeri,” kata Said. (h/kcm)

>> Editor : Dodi Nurja >> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


SAMBUNGAN 7

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

Penyelesaian Dana ........... Dari Halaman. 1 Menanti El..................... Dari Halaman. 1 pembentukan pansus ini. Seperti disampaikan M. Nurnas didampingi Zulkifli Jailani, jika melihat kepada tata tertib DPRD, pansus berarti salah satu alat kelengkapan DPRD yang dibentuk apabila terdapat permasalahan yang bersifat khusus yang segera memerlukan dukungan dan atau persetujuan DPRD sesuai dengan peraturan perundangundangan dan atau terdapat pembahasan rancangan peraturan daerah yang pembahasannya melibatkan lintas komisi. “Hak angket ini kami rasa tepat. Karena bukan dukungan yang dibutuhkan disini” katanya, dalam paripurna tersebut. Selain itu, tujuan dari hak angket ini bukanlah untuk pemakzulan dan tidak mencari-cari kesalahan. Sementara Agus Susanto me-

nyatakan, meskipun hak angket dan pansus memiliki kepentingan yang sama untuk menyelidiki dan menghasilkan rekomendasi, dampaknya berbeda di tengah masyarakat. Adanya hak angket yang digunakan oleh DPRD akan dinilai masyarakat menghasilkan rekomendasai bersifat politis. “Hal seperti inilah yang kami hindari. Yaitu adanya tanggapan publik terhadap keputusan politis yang dihasilkan nantinya. Ini sebenarnya untuk menyelamatkan DPRD itu sendiri,” jelasnya. Berdasarkan hasil paripurna Rabu lalu, sidang hanya memutuskan menerima atau menolak pengusulan hak angket. Sebanyak 27 orang menyatakan menyetujui pembentukan hak angket dan 18 orang menolak hak angket. Artinya,

tak cukup 2/3 anggota yang menyetujui penggunaan hak angket. Tiga fraksi dari yang menolak, yaitu Golkar, FPR, dan PAN menyatakan mengusulkan pansus. Sementara Inspektorat Khusus Irjen Kemendagri Sastri Yunizarti Bakry menyatakan, saat ini pemeriksaan masalah munculnya anggaran Rp19 miliar dalam APBD Sumbar tahun 2013 masih belangsung oleh timnya. Hasil kajian final dari tim ini akan dibawa ke Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi untuk diputuskan. “Saat ini masih belum bisa diprediksi hasil pemeriksaan ini dan bagaimana keputusan Mendagri. Pemeriksaan yang berlangsung saat ini meliputi pemeriksaan dokumen, dan alat bukti lainnya,” jelasnya. (h/cw-eni)

Mabes Polri ................... Dari Halaman. 1 Alius melalui (SMS) atau pesan singkatnya kepada Haluan, Kamis (14/2). Sedangkan anggota Komisi III DPR dari daerah pemilihan Sumbar yang tergabung dalam Kaukus Parlemen Sumbar, Taslim juga belum mau menanggapi lebih jauh soal tindak lanjut desakan Kaukus Parlemen Sumbar itu. “Besok kami rapat dulu (hari ini,red),” kata Taslim ketika dihubungi kemarin. Sementara itu, Direktur Eksekutif SETARA Institute, Hendardi mengatakan bahwa seorang Kapolda ikut dalam bisnis tambang di daerah kekuasaannya bukan cerita baru. Bahkan Kapolres saja saat ini sudah menjadi hal yang biasa berbisnis tambang di wilayah kekuasaannya. “Seorang Kapolda ikut dalam bisnis tambang, itu bukan cerita baru. Bahkan kondisi terkini berdasarkan dari data

yang dihimpun SETARA Institute, seorang Kapolres pun sudah masuk ke bisnis yang menguras kekayaan alam tersebut. Ini menambah catatan buruknya citra kepolisian di mata masyarakat,” kata Hendardi, di ruang wartawam DPR, Kamis (14/3). Gejala ini lanjut Hendardi, nyaris merata terjadi di daerahdaerah yang ada potensi kekayaan tambangnya. Modusnya sama, dengan jabatannya dia mengurus kelancaran izin-izin tambang dan mengenalkan investor kepada bupati setempat. “Kalau tidak direspon secara positif oleh pejabat setempat, biasanya ada saja masalah hukum yang bakal menimpa bupati atau pejabat setempat,” ujarnya. Ditegaskannya, gejala yang berpotensi berdampak negatif terhadap kinerja institusi kepolisian ini harus segera ditertibkan dan

perusahaan-perusahaan tambang yang digandeng oleh Kapolres atau Kapolda itu harus pula diluruskan prilaku bisnisnya karena dari awal sudah mengambil jalan pintas. “Polisinya harus ditertibkan dan perusahaan tambangnya diperiksa lagi seluruh persyaratan teknis dan administrasinya. Termasuk Amdalnya dalam rangka memberikan kepastian hukum terhadap dunia usaha,” tegas Hendardi. Untuk menertibkan ini, Hendardi mengingatkan pimpinan Polri tidak perlu menunggu undangundang atau meminta masyarakat mengajukan bukti-bukti keterkaitan Kapolda atau Kapolres dengan dunia usaha tambang. “Kalau menunggu undang-undang saya kkhawatir massa akan terlebih dahulu meresponnya dan ini preseden buruk bagi institusi kepolisian,” tegas Hendardi. (h/sam)

Bawang ........................ Dari Halaman. 1 oleh berbagai faktor, salah satunya adalah bawang impor sudah tidak masuk lagi. Wawan mengatakan harga bawang putih serta bawang merah akan terus naik jika masih langka. Karena salah satu penyebab harga naik di ataranya stok yang mulai langka serta petani bawang yang gagal panen. “Seminggu ini tidak ada kiriman mas, stok lama juga sudah habis. Bagi pedagang harga mahal tidak apa-apa karena harga bisa disesuaikan,” kata Wawan. Menurut Pujo, pedagang sembako di Pasar Raya Pase I akibat kelangkaan ini harga bawang juga melambung tinggi, jika sepekan lalu harga bawang putih berada di kisaran Rp29.000 per kilogram saat ini naik menjadi Rp50.000 per kilogram. “Memang sebagian besar bumbu dapur naik tapi kenaikan paling

besar pada bawang putih yang mencapai 100 persen, bawang merah ya naik tapi sedikit,” terangnya. Pujo berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi kelangkaan ini, agar usahanya dan pedagang kecil lain di pasar kembali lancar.” Harapan kami ya ada langkah pemerintah mengatasi kelangkaan ini. Sementara itu, salah seorang pedagang sembako, Ani mengatakan kelangkaan bawang disebabkan oleh faktor tidak adanya pasokan bawang dari Jawa. “Saya pun tidak tahu pasti apa masalahnya. Yang jelas stok bawang menipis. Mau tidak mau mereka terpaksa menaikkan harganya. Kalau tidak dinaikkan harganya akan mengalami kerugian,”jelas Ani, salah seorang pedagang sembako. Sementara itu, pedagang pasar satelit seperti di Pasar Pagi dan

Pasar Ulak Karang Padang mengatakan harga sembako memang cenderung naik memasuki minggu ketiga bulan Maret. Salah seorang pedagang sembako yang disambangi Haluan mengatakan harga bawang putih mencapai Rp41.000 per kg. Dina, (25) pedagang sembako di Pasar Ulak Karang menjual bawang putih seharga Rp42.000 per kg dan harga bawang merah Rp40.000 per kg. Katanya sebelum harga melonjak mencapai Rp40 ribuan, harga bawang putih berkisar Rp30 ribu-Rp35 ribu per kg. “Saya sudah menaikkan harga bawang empat hari yang lalu,”jelas Dina. Menurut prediksi para pedagang sembako khususnya bawang merah dan putih harga akan terus melambung tinggi. Hal ini disebabkan oleh persedian dari distributor makin menipis serta bawang impor tidak ada. (h/cw-oos)

300-an Ekskavator ............ Dari Halaman. 1 dan daerah. Dari pengakuan sumber Haluan, saat ini setidaknya masih ada sekitar 300 ekskavator yang masih beroperasi. Satu alat berat diprediksi mampu menghasilkan 200 gram emas per harinya. Dari hitung-hitungan, jika satu ekskavator mampu menghasilkan dua ons (200 gram) setiap hari, setidaknya ada sekitar 300 ekskavator beroperasi tiap hari, tentunya 60 kilogram emas dikeluarkan dari dari bumi sarantau sasurambi per harinya. Jika dikalikan satu kilogram emas Rp450 juta, setidaknya kerugian Solsel per hari mencapai Rp27 miliar. Jika satu bulan mencapai Rp810 miliar dan satu tahun menjadi Rp9,720 triliun. Jumlah yang sangat fantastis untuk kerugian suatu daerah. Namun dari jumlah tersebut tidak ada sepersenpun untuk pemasukan bagi daerah. Setidaknya sudah hampir dua tahun lebih aktivitas illegal mining marak berlangsung di Solsel. Tentunya dalam jangka waktu tersebut entah sudah berapa banyak emas yang berhasil dirupiahkan dan triliunan uang Solsel mengirap selama aktivitas illegal mining. Meski sudah dirazia, kegiatan illegal mining dengan eskavator di dekat daerah Kandi, Muko-Muko Solok dan Kenagarian Pakan Rabaa Timur Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh masih ada. Dari investigasi itu, masih ada masyarakat yang menyuplai minyak bersubsidi jenis solar ke lokasi. Mereka melewati Nagari Pinti Kayu (kampung anggota DPRD Solsel Armi Al Amin), dengan menempuh jarak sekitar 5 jam. Menurut pengakuan pelansir solar itu, Garong (samaran), ia mendapatkan minyak dari SPBU yang ada di Solsel (Muara Labuh dan Padang Aro). Namun, saat membeli di SPBU, ia mengeluarkan surat izin membeli BBM sebagai pedagang pengecer atau melansir dengan menggunakan mobil. Dengan upah 120 ribu per jeriken, pengecer itu mengantarkan solar tersebut ke lokasi tambang emas ilegal di Muko-Muko Solok. Untuk satu harinya, ia mampu mengangkut 20 jeriken minyak dengan upah yang telah ditetapkan.

“Kemarin (Selasa) saya masih membawa minyak ke lokasi penambangan. Hari ini (Kamis) baru turun,” ujar Garong. Untuk melansir solar, ia membutuhkan dua orang karena caranya dengan menghanyutkan memakai ban dalam yang telah diisi angin (benen). Jerigen yang berisi BBM ini, diikat dan ditonggokkan di atas benen, lalu dihanyutkan. Seorang sebagai penghanyut dan satunya lagi sebagai penunggu di lokasi yang tidak deras. Oknum Pejabat Nagari Oknum pejabat Nagari Lubuk Ulang Aling terindikasi membackup kegiatan tambang emas ilegal di kenagariannya. Hal itu ditemukan dalam secarik kwitansi yang menyeret nama petinggi LSM PEKAT-IB DPW Sumatera Barat. Kwitansi yang dimaksud, berisikan bukti transaksi yang dilakukan LSM dengan pengusaha ekskavator. Bila sudah membayar, maka eskavator dianggap sudah legal dan aman untuk melakukan penambangan emas. Dalam kwitansi itu, terdapat stempel basah Ketua DPD Sumbar I Marwan P, SH, Ketua DPD II Solsel Markis Dianto (Wali Nagari Lubuk Ulang Aling), dan Bendahara DPD II Solsel Rijal Islami (Ketua Bamus Lubuk Ulang Aling). Menyikapi temuan ini, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan didampingi Sekretaris Daerah Solsel H Fachril Murad, kepada Haluan, Kamis (14/3) di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya akan meneliti temuan itu. “Kita akan tindak lanjuti temuan itu, jika memang wali nagari dan ketua bamus kenagarian lubuk ulang aling terlibat, maka akan diproses sesuai aturan yang ada,” katanya. Menurut Sekda Solsel H Fachril Murad, Pemda Solsel akan melakukan investigasi berjenjang dengan menyampaikan kepada camat setempat. Jika benar indikasi itu, maka tim inspektorat diturunkan. Ketika dikonfirmasikan temuan tersebut kepada Wali Nagari Lubuk Ulang Aling, Markis Dianto, nomor yang ia titipkan di Bagian Pemerintahan Nagari Setdakab Solok Selatan, ternyata salah sambung ke pemilik nomor yang ada di Garut.

Namun anehnya, wanita Garut yang mengaku tidak tahu Bahasa Minang, lebih pintar berbahasa Indomi (campuran Indonesia Minang-red). Wanita garut inipun mengakui tidak kenal dan tidak tahu dengan Markis Dianto. Pembersihan 18 Maret Rencana pembersihan tambang emas tanpa izin pada Senin (18/ 3) nanti, sudah menjadi tekad bulat bagi Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, dengan menurunkan tim terpadu bentukan Pemda Solsel. Sekretaris Daerah Solok Selatan H Fachril Murad menyebutkan, Tim Terpadu Penegakan Perda, dan Keputusan Kepala Daerah, serta Peraturan Perundang-Undangan di Kabupaten Solok Selatan, tetap akan melakukan aksi. Akan tetapi, jika dapat maka Tim Terpadu Solsel dengan Tim Terpadu Provinsi Sumbar dapat disatukan sehingga kekuatan lebih besar. “Pemerintah Provinsi Sumbar bersama Muspida Provinsi juga telah sepakat untuk memberantas illegal mining di Solsel. Untuk kepastian kapan dilakukan penertiban serentak masih menunggu hasil dari rapat di provinsi pada Jumat (15/3). Namun demikian kita tetap melakukan pembersihan pada 18 Maret sesuai yang telah disepakati,” ujar Facril Murad. Agar ada keselarasan dalam penindakan nantinya dan sesuai dengan tim yang telah dibentuk di kabupaten sebanyak dua tim, maka Pemda Solsel berharap diundang rapat di provinsi. “Kita berharap rapat yang dilaksanakan di provinsi besok (hari ini-red), mengundang pihak Tim Terpadu Solsel,”pintanya. Hati-Hati Ditunggangi Isu demonstrasi yang akan dilakukan oleh Forum Masyarakat Peduli Ekonomi Penambang Emas pada Senin (18/3) mendatang, Sekdakab Solsel H Fachril Murad menanggapi dengan positif. “Demo boleh saja, itu salah satu cara menyampaikan aspirasi, tetapi ada baiknya masyarakat yang bergabung itu menuliskan aspirasinya (tertulis), kemudian menyampaikannya kepada tim DPD dan DPR RI yang akan turun ke Solsel,” ucapnya. (h/col)

russia Dortmund). Sisanya adalah Galatasaray (Turki), Paris St Germain (Prancis), dan Juventus (Italia). Untuk mengetahui siapa bertemu siapa di babak berikutnya, UEFA akan melakukan pengundian. Berbeda dengan sebelumnya, undian kali ini tidak disekaliguskan untuk perempatfinal dan semifinal. Undian babak perempatfinal akan dilakukan pada hari Jumat (15/3) besok di Nyon. Leg pertama adalah 2 dan 3 April, sedangkan leg kedua 9 dan 10 April. Setelah itu baru diadakan pengundian lagi, untuk semifinal pada 12 April. Leg I 23 dan 24 April, leg II 30 April dan 1 Mei. Partai puncak akan dihelat di Stadion Wembley pada 25 Mei mendatang. Tidak seperti pengundian babak 16 besar, tidak ada lagi aturan untuk pengundian babak perempatfinal. Artinya, siapapun bisa bertemu,

termasuk tim-tim satu negara. Dengan demikian, ada pula kemungkinan terjadi El Clasico: Real Madrid dan Barcelona. Di musim ini kedua klub Spanyol itu sudah berduel enam kali di kompetisi domestik (Piala Super, La Liga, dan Copa del Rey). Tim Spanyol lainnya, Malaga belum memikirkan siapa lawannya di delapan besar nanti. “Kami semua sangat gembira dan kami harus menikmati apa yang kami raih di sini,” lanjut Roque Santa Cruz di situs resmi UEFA, pemain depan pinjaman dari Manchester City itu. Drawing babak delapan besar akan dilakukan Jumat (15/3/2013) besok di Nyon. Menggunakan sistem pengundian terbuka, Malaga bisa bertemu siapa saja di fase berikutnya tanpa pengecualian, termasuk dua tim Spanyol lainnya yakni

Madrid atau Barcelona. Sementara itu, Inggris yang selalu menempatkan wakilnya di fase delapan besar ini, tak lagi punya wakil menyusul tersingkirnya Arsenal. Pekan lalu Manchester United kalah dari Real Madrid sementara Chelsea yang merupakan juara bertahan dan Manchester City lebih dulu masuk kotak di fase grup. Dilansir BBC, ini untuk pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir tak ada satu pun tim Inggris di perempatfinal setelah pada musim 1995/1996 Blackburn Rovers tersingkir di fase grup. Berkebalikan dengan Premier League, La Liga justru berhasil meloloskan tiga wakilnya yakni Madrid, Barcelona dan Malaga setelah terakhir kali Spanyol punya tiga tim di perempatfinal di musim 2002/2003, yakni Madrid, Barca dan Valencia. (h/mat)

Sidang Ricuh .................. Dari Halaman. 1 hukumnya, tak hadir tanpa alasan yang jelas pada sidang bantahan permohonan eksekusi terhadap 15 unit rumah yang berada di Kompleks Teratai Indah Jorong Ambacang Anggang Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Permohonan eksekusi diajukan Asnil M Cs melalui kuasa hukum Oktavianus Law and Partners. Sidang yang digelar di PN Lubuk Sikaping yang dipimpin oleh Zulkifli SH, sempat diwarnai kericuhan, hingga majelis mengingatkan pengunjung sidang untuk tertib. Kemarahan warga Kompleks Teratai Indah memuncak, setelah permohonan PH pembantah agar majelis memberikan keputusan verstek tak dikabulkan majelis hakim di sidang tersebut. “Sesuai KUHAP, majelis sudah harus memberikan keputusan verstek, karena sudah empat kali terbantah tidak hadir di persidangan,” ujar Oktavianus sengit. Sementara itu, salah satu pemilik rumah Yusri pada wartawan mengatakan, ada indikasi pemalsuan surat keterangan domisili terbantah Mudin pada sidang tersebut. “Kita sudah klarifikasi kepada wali nagari Air Manggis, yang mengaku tak pernah menerbitkan surat dimaksud,”

ucapnya geram. Selama sidang berlangsung, sejumlah pemilik rumah yang terancam dieksekusi, mulai kalap. Berbagai tudingan miring terhadap hakim yang diikuti dengan aktivitas menendang dan memukuli sejumlah benda yang ada di dekatnya, membuat suasana makin mencekam. Puncak kemarahan warga kompleks Tertai Indah, ketika hakim akhirnya menunda menyampaikan keputusan verstek pada sidang berikutnya yang akan digelar hari ini (Jumat). “Kami akan sampaikan pada sidang berikutnya, karena kami harus baca dan pelajari terlebih dahulu,” ujar Zulkifli SH. Melihat suasana makin tak terkendali, aparat Polres Pasaman yang melakukan pengamanan, segera mengevakuasi majelis hakim berikut panitera ke lantai dua gedung PN Lubuk Sikaping. Proses evakuasi berlangsung dramatis. Dari ruang sidang hingga ke lantai dua, puluhan warga kompleks Teratai Indah yang terlihat kalap, berupaya untuk mengejar. Untung saja, aparat kepolisian bertindak tegas dan sigap, hingga akhirnya majelis hakim, panitera dan sejumlah pegawai PN Lubuk Sikaping yang

juga diincar massa yang marah, berhasil diamankan di lantai dua gedung tersebut. Sementara, pasca sidang ditutup sekitar pukul 16. 30. WIB, massa terus berkumpul di sekitar PN Lubuk Sikaping. Luapan kemarahan massa dilampiaskan dengan mengeluarkan berbagai umpatan dan tudingan terhadap majelis hakim. Tak hanya itu, sejumlah fasilitas PN Lubuk Sikaping rusak. Kaca pintu depan, pecah. Beberapa bagian dinding kantor PN tersebut, terlihat kotor akibat dilempari telur busuk. Kronologis Perkara Kasus ini mencuat setelah terbitnya Keputusan Mahkamah Agung (MA) RI terkait sengketa tanah (Kompleks Teratai) yang telah memenangkan gugatan penggugat yakni Alm. Dumin Malin Bandaro sebagai mamak kepala waris atas kepemilikan tanah di lokasi/kompleks yang dihuni oleh warga tersebut. Atas putusan MA itu, warga melalui kuasa hukumnya Oktavianus Rizwa SH anda Partners kemudian mengajukan bantahan atas upaya eksekusi terhadap objek perkara. Karena bertolak dari putusan MA itu tidak ada sedikitpun indikasi upaya eksekusi. (h/tos)

Hari Pasar .................... Dari Halaman. 1 bulan. Maka potensi besar itu perlu ditata lebih baik dengan sistem pemasaran yang baik pula. Salah satu langkah strategis yang dilakukan pemerintah adalah dengan mendirikan pasar ternak,” kata Afrizon Nazar menjelaskan. Dikatakannya, dari 9.936 ekor sapi yang dijual keluar daerah tiap tahun, maka selama ini baru sekitar 20 persen dari jumlah itu transaksinya melalui Pasar Ternak Lengayang. “Ini tentu saja tidak menguntungkan bagi peternak maupun pedagang. Maka ke depan dengan adanya Pasar Ternak mindset peternak maupun pedagang di sini berubah dengan menjual sapi atau ternak di Pasar Ternak,” katanya. Disebutkan Afrizon, cikal bakal Pasar Ternak Lengayang telah dimulai oleh Kelompok Ternak Saiyo pada tahun 2005 lalu. Pemerintah kemudian mulai membangun prasarana hingga selesai. Kepala Dinas Peternakan Sumbar Erinaldi menyebutkan, Pasar Ternak Lengayang, Pesisir Selatan berpotensi untuk berkembang menjadi Pasar Ternak besar di Pantai Barat Sumatera. Namun untuk bisa berkem-

bang, pemerintah setempat harus membuat regulasi dan peraturan terkait pasar hewan ternak. “Maka kami juga menyarankan kepada pengelola Pasar Ternak ataupun dinas terkait untuk bergabung dengan Asosiasi Pasar Ternak di Sumatera Barat. Hal ini penting dilakukan untuk mempermudah penyebaran informasi terkait dengan harga sapi atau proses jual beli ternak lintas daerah,” katanya menjelaskan. Dia mengakui, berdasarkan data Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat, Pesisir Selatan memasok kebutuhan sapi di Sumatera Barat sebesar 20 persen lebih. “Dan lebih hebatnya, untuk kebutuhan sapi kurban malah Pesisir Selatan menjadi pemasok sapi terbesar di Sumatera Barat,” katanya. Sementara itu Bupati Pesisir Selatan melalui Sekda Erizon menjelaskan, Pesisir Selatan punya plasmanutfah yang telah diakui di tingkat nasional yaitu sapi pasisie. Sapi pasisie sendiri telah mendapat tempat dihati masyarakat Sumatera Barat terutama untuk kebutuhan kurban.

“Terkait dengan telah adanya Pasar Ternak Lengayang, maka salah satu produk unggalan di sini adalah sapi pasisie. Maka pasar ini perlu berbenah untuk menghadapi pasar yang semakin kompetitif. Salah satu upaya untuk lancarnya operasi pasar, maka pemerintah melalui dinas terkait akan membuat regulasi pemasaran ternak di Pessel,” katanya. Salah satu contohnya menurut dia adalah, menjadikan Pasar Ternak Lengayang sebagai satu-satunya tempat transaksi hewan ternak di Pesisir Selatan. Warga dan pedagang Pesisir Selatan diharapkan tidak lagi menjual ternak di luar mekanisme Pasar Ternak Lengayang ketika regulasi itu telah ada. Dia juga mengingatkan, pengelola pasar, pedagang dan peternak juga dituntut melek teknologi. Pasar Ternak Lengayang selain menjual ternak dengan pola lama, perlu juga mengetahui teknik penjual dengan menggunakan internet. “Jadi peluang pasar kini sangat terbuka lebar. Orang luar bila ingin membeli sapi pasisie tinggal mengakses melalui internet,” katanya.(h/har)

Liga Dakwah .................. Dari Halaman. 1 Semenjak berdiri tahun 1996, hingga kini yayasan itu belum pernah mendapatkan bantuan pendidikan dari pihak Pemko Padang, maupun Pemrov Sumbar. Meskipun demikian hingga kini yayasan itu tidak pernah memungut biaya bagi anak asuhnya. Bahkan siswa kebanyakan dari panti asuhan, bahkan anak jalanan. Mereka sebagian besar berasal dari luar Kota Padang, bahkan hampir seluruh kabupaten kota di Sumatera Barat seperti Kabupaten solok, Agam, Limapuluh Kota, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Pariaman, dan lainnya. Belajar di sekolah yang didirikan yayasan ini gratis. Siswa hanya tinggal berlajar tanpa harus memikirkan uang ini dan itunya. Menurut Nur Aini, mendidirkan pendidikan geratis bagi masyaraka kurang mampu tersebut, dilandasi keinginan yang kuat dari dalam dirinya untuk membantu sesama, agar tetap dapat memperoleh pendidikan. Ditambahkannya, keinginan itu di awali pada masa dia masih aktif mengajar di SMP 16 Kota Padang. Selama megajar sering kali berhadapan dengan orang tua murid yang kesusahan dalam memenuhi biaya pendidikan. Melihat keadaan tersebut, terketuk pintu hatinya untuk membuka pendidikan geratis, agar masalah biaya pendidikan tidak

lagi menghantui dan membebani orang tua kurang mampu. Sebelum memiliki gedung sendiri, selama 12 tahun yayasan itu menumpang di bangunan masjid di Ikua Koto, sebagai tempat belajar. Meski mengalami keterbatasan dana dalam memenuhi biaya operasional pendidikan , dan kebutuhan hidup anak didiknya, hal tersebut tidak menghentikan langkah mulianya. Bahkan dengan keterbatasan tersebut dia dapat mengabdi dan ber amal. “ Degan keterbatasan ini saya dapat membantu sesama, dan mengabdi sebagai warga negara,” katanya. Pendidikan geratis tersebut ternyata bukan hanya di jenjang pendidikan SMA. Yayasan Liga Dakwah juga sampai telah menghantarkan anak asuhnya ke berbagai universitas di Kota Padang, seperti UNP, UPI, Baiturrahmah, Adzkia dan Muhammadiyah. Semua biaya kuliah pendidikannya ditanggung sepenuhnya oleh pihak yayasan. Untuk saat ini, yayasan liga dakwah memiliki, 44 anak asuh untuk jenjang pendidikan SMA, 36 SMP dan 9 mahasiswa. Setiap anak asuhnya diterapkan sikap kemandirian, dan ketekunan dalam belajar dan beribadah. Semua anak didik tersebut dididik oleh 27 tenaga pendidik, dan 11 diantaranya adalah guru honor. Untuk tenaga didik tetap

diberikan honor Rp20.000 per jamnya, sedangkan untuk guru sertifikasi, mendidik secara suka rela tanpa mengharapkan imbalan. Menurut Latipah (50), yang telah mengajar di yayasan liga dakwah, sejak tahun 1996, mengajar di yayasan tersebut jauh membuatnya merasa bahagia. “Meskipun selama ini saya mengajar di SMA 1 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman di sinilah saya merasakan sebagai guru sebenarnya ,” ujarnya. Dari pantauan Haluan, anak didik yayasan liga dakwah belajar dengan berbagai keterbatasan, seperti bangku, buku, dan tenaga didik. Masih ada yang belajar di ruang terbuka, dan bahkan duduk di lantai, karena keterbatasan bangku belajar dengan menggunakan buku yang sudah tidak layak pakai. Dalam hal ini Hj. Nur Aini sangat berharap bantuan baik dari pemerintah maupun swasta. Untuk satu bulan saja, biaya operasional, dan kebutuhan hidup anak asuhnya, dia harus mengumpulkan dana sebesar Rp25 juta per bulannya, sementara dana dari donator tetap hanya berkisar Rp8 juta sampai Rp10 juta. Tapi Nur Aini boleh bangga. Yayasan itu telah mampu menciptakan generasi yang bermartabat, serta memiliki keahlian. 200 alumni dari 305 siswa yang dididik sukses menjadi Pegawai Negeri. (amr)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

1. PARTAI NASDEM

2. PKB

3. PKS

PEMILU

4. PDIP

5. PARTAI GOLKAR

6. PARTAI GERINDRA

7. PARTAI DEMOKRAT

8. PAN

9. PPP

10. PARTAI HANURA

DENGAN TIGA SYARAT

Padang 5 Dapil PADANG, HALUAN—Kota Padang terbagi lima daerah pemilihan (Dapil) pada Pemilu 2014 nanti. Ketua Koordivis Teknis KPUD Kota Padang, M, Sjahbana Sjam kepada Haluan Kamis (14/3), Pembagian Dapil ini telah ditetapkan oleh KPUD Kota Padang, Sabtu (9/3). Dalam hal itu, telah ada pengesahan mengenai penetapan Dapil Anggota DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, yang dilengkapi dengan alokasi kursi masing-masing dapil Pemilu 2014, melalui Surat Keputusan KPU Nomor 95/Kpts/KPU/Tahun 2013 untuk Dapil DPRD Provinsi Sumatera Barat serta Dapil DPRD Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat. Untuk Dapil DPRD Kota Padang dalam Pemilu DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014 ditetapkan sebanyak 5 Dapil, dengan jumlah penduduk sebanyak 871.534 jiwa. (h/ade)

DAPIL KOTA PADANG PEMILIHAN UMUM 2014 1 Dapil Kota Padang I meliputi Kecamatan Kototangah dengan 9 kursi. 2 Dapil Kota Padang II meliputi Kecamatan Pauh dan Kecamatan Kuranji dengan 9 kursi. 3 Dapil Kota Padang III meliputi Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kecamatan Lubuk Begalung dan Kecamatan Lubuk Kilangan, dengan 10 kursi. 4 Dapil Kota Padang IV meliputi Kecamatan Padang Selatan dan Kecamatan Padang Timur dengan 8 kursi. 5 Dapil Kota Padang V meliputi Kecamatan Padang Barat, Kecamatan Padang Utara dan Kecamatan Nanggalo, dengan 9 kursi.

KOTA PADANG

Mantan Napi Boleh Nyaleg Kabar gembira bagi mantan narapidana yang ingin terjun ke panggung politik. Komisi Pemilihan Umum (KPU) membolehkan mantan napi mendaftarkan diri maju sebagai calon anggota legislative (Caleg) pada Pemilu 2014, dengan tiga syarat. JAKARTA, HALUAN— KPU membolehkan mantan narapidana mendaftarkan diri menjadi Caleg pada Pemilu 2014 mendatang. Namun, ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi bagi mereka yang berniat menjadi calon wakil rakyat. Persyaratan yang harus dipenuhi bagi mantan napi ini yaitu harus membuat pernyataan yang dipublikasikan di surat kabar bahwa pelaku tidak akan melakukan kegiatan (tercelanya) berulangulang. “Surat juga harus dilampirkan ke kepala lembaga pemasyarakatan yang pernah dihuni,” ujar anggota KPU, Ferry Kurnia Rizkiyansyah di kantor KPU Jakarta, Kamis (13/3). Selain itu, lanjut Ferry, syarat lainnya yakni mantan narapidana baru boleh menjadi caleg setelah 5 tahun bebas dari lembaga pemasyarakatan. Hal itu berlaku untuk semua kasus, dan mereka harus memberikan pernyataan secara resmi tidak akan

mengulangi perbuatan melanggar hukum. “Baik untuk kasus narkoba, korupsi atau apalah. Tapi, yang bersangkutan harus membuat pernyataan lisan dan tertulis untuk tak mengulangi melanggar hukum, lewat media lokal,” kata anggota KPU lainnya, Sigit Pamungkas. Bagi caleg yang bukan mantan narapidana, terutama mereka yang kini masih menjadi anggota DPR/DPRD dan berniat mencalonkan lagi dari partai lain, harus mengajukan surat pengunduran diri dari partai sebelumnya. Peraturan itu juga berlaku bagi kader yang partainya tidak lolos verifikasi faktual sebagai peserta Pemilu tahun 2014. Kewajiban pengunduran diri berlaku juga bagi kepala desa maupun perangkatnya serta anggota legislatif dan kepala daerah. Begitu pula dengan anggota TNI, Polri, pegawai BUMN/BUMD. “Harus mundur dan pengunduran tidak dapat ditarik,” kata Ferry. (h/vvn)

Parpol Siap dengan Perubahan Dapil PADANG, HALUAN—Partai Politik (Parpol) siap dengan perubahan Daerah Pemilihan (Dapil) yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Padang. Pasalnya, masing-masing Parpol mengakui telah menempatkan kader-kader terbaik di tingkat kecamatan. Dengan telah ditetapkannya Dapil DPRD Kota Padang dalam Pemilu DPR, DPD dan DPRD Tahun 2014, maka setiap bakal calon anggota legislatif yang akan berkompetisi dalam Pemilu 2014 sudah bisa mempersiapkan diri membangun komunikasi sekaligus sosialisasi dengan konstituennya di Dapil-nya masing-masing. Ketua DPC PPP Kota Padang Iwan Fikri mengatakan, untuk perubahan Dapil bagi PPP tidak akan terlalu menjadi persoalan. Pasalnya, PPP telah menetapkan kader-kader proporsional di setiap

kecamatan.m Ia menargetkan, PPP bisa meraih hasil yang maksimal. Akan tetapi, ia mematok target realistis antara 8-10 kursi. “Dalam Pileg 2014, kami menginginkan target yang tinggi. Akan tetapi, kami realistis bisa meraih 8-10 kursi,” kata Wakil Bupati Agam ini. Dikatakannya, ketika terjadi perubahan Dapil, berbicara pengaruh pasti ada terutama bagi kawankawan politik incumbent. Hal ini dikarenakan wilayah pembinaan berdasarkan Dapil yang lama. ketika terjadi perubahan, maka mengharuskan mereka maju dari kecamatan yang berbeda. Sementara, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Padang Januardi Sumka mengatakan, penyusunan dapil yang ditetapkan KPU tersebut berdasarkan hasil konsultasi public dengan para parpol. Ia mengatakan, hal tersebut

tidak akan masalah bagi Partai Demokrat, bahkan dalam Pileg 2014 nanti, Demokrat optimis bisa meraih 17 kursi kembali. Ketua DPD PKS Kota Padang Muhidi mengatakan, perubahan dapil tersebut sudah melalui tahapan uji publik dengan KPU, Dapil lama menurut UU tidak cocok, karena salah satu ada beberapa syarat yang tidak bisa dipisahkan dengan satu kecamatan dan kelurahan. “Waktu pembahasan dengan KPU sudah di bahas, bahwa yang disetujui oleh KPU pusat antara KPU dan parpol dan uji public. Hal ini tidak menjadi masalah. Karena perbedaan yang terjadi hanya pada nama dapil saja. Oleh KPU pusat, daerahnya tidak dirubah tapi nama dapil saja. “Kami optimis, karena kami bekerja berdasarkan peluang. Kami targetkan 30 persen dari 45 kursi,” katanya. (Ade)

BACALEG PPP—Bacaleg DPR RI H. Hariadi BE (dua dari kanan), bersama Ketua DPW PPP Sumbar Yulfadri Nurdin SH, Sekretaris H Amora Lubis S Sos, Wakil Ketua/LP2 H Mah Yuddin, Bendahara DPW Nurul Hadi Wakil serta pengurus DPW PPP lainnya saat konferensi pers di, Rumah Makan Taman Sari, Kamis (14/3). Parwis Nasution

MAJU CALEG DPR RI

Hariadi Bergabung dengan PPP PADANG, HALUAN—Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Wilayah Sumatera Barat, membuka kesempatan bagi calon eksternal, untuk menjadi bakal calon legislatif PPP, pada pemilu 2014 nanti. Pendaftaran dibuka sampai tanggal 25 Maret 2013 nanti. PPP Sumbar akan memberikan kesempatan bagi seluruh kader-kader eksternal yang ada di seluruh wilayah Sumbar tanpa terkecuali, khususnya yang memiliki potensi yang mempuni baik di bidang politik maupun keorganisasian. Kemudian, PPP akan memberikan kuota sebesar 50 persen untuk calon yang berasal dari eksternal tersebut,” kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Yulfadri Nurdin SH didampingi Bacaleg DPR RI Dapil II Sumbar H Hariadi BE, Sekretaris DPW, H Amora Lubis S Sos, Wakil Ketua/LP2 H Mahyuddin, Bendahara DPW Nurul Hadi, Wakil Seketaris DPW H Zamhar Baheral, dan Caleg DPRD Sumbar I Dainul Hasnan saat konfrensi pers di, Rumah Makan Taman Sari, Kamis (14/3) malam. Dikatakan, pada pemilu 2014

nanti, PPP akan membuat inovasi. Dimana, PPP tidak akan menjalankan keorganisasian seperti pada tahun-tahun sebelumnya, yaitu memberikan perioritas utama kepada seluruh pengurus partai. Namun, pada pemilu kali ini sampai seterusnya, PPP akan memberikan kesempatan utama kepada kader yang memiliki elektabiltas yang tinggi di kalangan masyarakat. “Tidak bisa di pungkiri, banyak partai yang membuat kebijakan dengan memberikan priorita utama kepada pengurus tertinggi partai. Namun, hal itu tidak akan kami berlakukan di PPP. Kami akan memberikan tempat utama kepada kader yang memiliki intelektual, elektabilitas, dan pencitraan yang bagus di mata masyarakat,” ungkapnya lagi. Ditambahkan, pada pemilu 2014 nanti, DPW PPP Sumbar, akan menargetkan 10 kursi di Sumbar, dan 4 kursi di pusat. Pengusungan target tersebut, seiring basis PPP yang ada di Sumbar cukup mendukung untuk memenuhi target tersebut. Hariadi Caleg DPR RI

Sementara itu, pengusaha H Hariadi BE bergabung dengan PPP dan maju bacaleg DPR RI dapil II Sumbar. Yulfadri kagum bergabungnya Hariadi, karena bergabungnya mantan ketua Kadin Padang itu ke PPP tidak terlepas dari panggilan jiwanya sendiri. Terkait pencalonannya sebagai bacaleg DPR RI dapil II Sumbar (daerah pemilihan Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Pariaman, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh), H Hariadi BE mengaku, sebagai orang muslim sejati, ia tidak akan lari dari kepercayaannya. Karena, dari sekian banyak partai yang ada di Indonesia, hanya PPP yang menjaga konsistensinya sebagai partai yang memiliki kader 100 persen muslim. “Saya hanya mengabdi sesuai dengan kepercayaan saya. Mungkin saya tidak banyak mengetahui kancah politik. Namun, saya memiliki tekat yang kuat untuk memperbaiki sistem politik Indonesia yang saat ini sudah melenceng jauh dari koridornya itu,” tegasnya. (h/cw-wis)

ORBA URUNG MAJU CAWAKO PADANG PANJANG

Sonny Jendrizal Idroes Kantongi Tiket Demokrat

Sonny Jendriza Idroes

Orba

PADANG PANJANG, HALUAN—Teka teki seputar kandidat kuat calon walikota yang akan diusung Partai Demokrat Kota Padang Panjang mulai terkuak. Ketua DPC Partai Demokrat Ir. Orba yang sejak beberapa waktu terakhir intens mensosialisasikan diri sebagai calon walikota, dikabarkan urung maju dan menyerahkan tiket Demokrat ke Sonny Jendriza Idroes (SJI) sebagai cawako. Kabar seputar mundurnya Orba dari Partai Demokrat, memang menyentakkan banyak pihak. Tidak hanya dari kalangan pelaku dan tokoh politik

Kota Padang Panjang, namun hampir seluruh kader, simpatisan dan para pendukung Orba, juga mengaku terkejut mendengar informasi yang berkembang. “Ya, saya memang sudah mendengar kabar itu. Tapi apakah benar, saya juga belum sempat mempertanyakan langsung ke yang bersangkutan (Orbared),” kata Edi T Saputra, salah seorang pendukung Orba, warga Padang Panjang Timur kepada Haluan kemarin. Edi menyebutkan, terlepas dari benar atau tidaknya informasi tersebut, namun dirinya bersama-sama segenap pendukung Orba, tetap

akan menghormati apapun keputusan yang diambil ketua partai berlambang ‘bintang mercy’ itu. Selama keputusan tersebut bertujuan baik untuk memajukan dan membesarkan partai, dan tentunya untuk kepentingan rakyat, Edi bersama seluruh pendukung lainnya akan tetap berjuang untuk kemanangan Demokrat pada Pilkada nanti. “Saya yakin, apapun keputusan yang diambilnya, Orba tentu menginginkan yang terbaik untuk partai dan masyarakat Kota Padang Panjang pada umumnya,” pungkas Edi. Informasi seputar tiket menuju kandidat cawako dari Partai Demokrat yang telah dikantongi Sonny Jendriza Idroes, juga tidak ditampik sejumlah tim pemenangan SJI yang ditemui Haluan sepanjang Kamis (14/3) kemarin. Bahkan, sebagian dari mereka secara terang-terangan mengatakan, bahwa SJI memang telah mengantongi tiket Demokrat dan akan maju sebagai cawako Padang Panjang dari partai besutan SBY itu. “Insya Allah, Sabtu (16/ 3), kita akan menggelar jumpa pers, sekaligus mendeklarasikan SJI bersama kandidat cawawako sebagai pasangan yang akan mendampinginya. Minggu besoknya, kita akan mendaftar ke KPU,” ujar salah seorang tim SJI yang

enggan ditulis namanya. Dari penuturannya, hampir bisa disimpulkan jika SJI yang putra asli Kota Padang Panjang dan tercatat sebagai sosok pengusaha muda sukses di perantauan itu, akan berdampingan dengan Drs. Aldias Sastra MM. Aldias Sastra sendiri, adalah tokoh masyarakat Padang Panjang, dengan latar belakang akademisi yang kini berkutat di Institut Seni Indonesia (ISI) Kota Padang Panjang. Sementara Orba, hingga sore kemarin tak berhasil dihubungi Haluan. DiSMS juga tidak ada balasan. Salah seorang pengurus di tubuh DPC Partai Demokrat Kota Padang Panjang yang minta namanya tidak dutulis mengatakan, tiket kursi cawako Pa dang Panjang yang akan maju dari Partai Demokrat, memang sudah bisa dipastikan menjadi milik SJI, yang akan berpasangan dengan Aldias Sastra. Orba katanya, sudah melegowokan posisinya sebagai calon kuat

walikota dari Demokrat kepada Sonny Jendriza Idroes. “Ketua (Orba-red) itu orangnya sangat terbuka dan legowo. Namun demikian, baik Orba maupun kami di mesin dan segenap kader Partai Demokrat Kota Padang Panjang, tetap akan memberikan dukungan penuh dan berjuang keras untuk kemenangan SJI dan Aldias Sastra,” katanya. Sonnyi Jendriza Idroes (SJI) yang

dihubungi terpisah, terkesan masih enggan untuk memberikan komentar. Namun dari gelagat, nada dan gaya bicaranya, bisa disimpulkan jika misteri seputar kapal yang akan ditumpanginya untuk melaju ke perebutan kursi Walikota Padang Panjang 2013-2018, sudah ada di tangannya. “Alhamdulillah, kami mohon dukungannya,” ujar SJI singkat. (h/yan)

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Habli


JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

9

BAZAR DI YARI SCHOOL

Ajang Belajar Berwirausaha dan Pendidikan Karakter PADANG, HALUAN—Ayo belajar berwirausaha! Demikian semangat yang ada dalam kegiatan bazar Yari International School Padang. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendukung pendidikan berkarakter yang dirintis sekolah ini. “Para siswa dimulai dari tingkat TK sampai SMP, diajak memikirkan barang apa yang akan dijual, dimana belinya, berapa harga jual

kembali, dan lainnya,” ujar Ketua Yayasan Yari School, Yusticia Katar yang akrab disapa Esy, Kamis (14/3). Lebih lanjut Esy mengatakan, ini merupakan program wajib di Yari. Ketika hari penerimaan rapor, siswa juga disilakan menggelar dagangannya. Salah satu hal yang menyenangkan bagi siswa adalah, bisa membelanjakan uangnya sehari penuh. Sementara dalam pembelajaran

sehari-hari, siswa tidak diizinkan jajan. “Jadi ketika dikasih waktu, ya semua senang,” ujarnya. Untuk pelaksanaan bazar ini, siswa juga bisa belajar leadership, karena kegiatan dilakukan bersama-sama. Tidak hanya siswa, orang tua pun turut serta dalam bazar ini. Tidak hanya bazar, siswa SMP pun menawarkan layanan uji nyali berupa rumah hantu kepada adik-adik dan teman-te-

mannya. Menurut Esy, masih banyak kegiatan lainnya yang menyajikan pendidikan karakter bagi siswa. Di antaranya, sewaktu Imlek, siswa juga turut serta membuat amplop angpou dan membuat makanan Chap Chai. Begitu pula saat valentine day, siswa juga berkirim surat kepada orang yang mereka sayangi melalui kantor pos. “Dengan ini siswa belajar

berkirim surat, antri di kantor pos dan lainnya. Banyak hal mengejutkan yang terjadi sewaktu valentine day ini, “ katanya. Seperti, anak pun menjadi lebih memperhatikan orang tuanya ketika diminta memberikan hadiah yang paling disukai orang tuanya. Selain itu, orang tua yang menyangka putranya membenci adiknya, ternyata sangat menyayangi adiknya. (h/cw-eni)

Siswa Yari School antusias mengikuti bazar di sekolahnya. Bazar ini bertujuan untuk mengajarkan siswa cara berwirausaha dan bagian dari pendidikan berkarakter. ENI.

WALIKOTA PADANG

Aktifkan Unit Pengelola Zakat PADANG, HALUAN—Pengumpulan zakat pada 2013, akan dioptimalkan. Karena target yang hendak dicapai Rp25 miliar.

LINGKAR

PP Gelar Silaturahmi Kader PADANG, HALUAN— Guna menjalin kembali keakraban dan silaturahmi antar sesama anggota dan pendiri Pemuda Pancasila (PP), DPC Pemuda Pancasila Padang menggelar silaturahmi. Hadir dalam silahturahmi itu sedikitnya seratusan kader PP se-Kota Padang. Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) DPC Pemuda Pancasila (PP) Padang, Raflis Agus kepada Haluan, Kamis (14/3) mengatakan, silaturahmi ini untuk merajut kebersamaan antar sesama kader dan anggota PP di Padang. “Selama ini banyak anggota dan kader yang belum tahu dan kenaldengan pendiri PP di Padang. Dengan silahturahmi ini, diharapkan kebersamaan antara sesama anggota dan pendiri terajut kembali,” kata Anggota DPRD Kota Padang ini. Selain itu, agenda silahturahmi juga diisi dengan pernyataan kebulatan tekad untuk mendukung Dt. Mizwar Abbaz, salah satu pendiri PP di Padang untuk maju mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI. Dikatakannya, Dt. Mizwar meru

pakan tokoh yang cukup berjasa bagi perkembangan PP di Padang khususnya, Sumbar pada umumnya. “Untuk itu, niat Dt. Mizwar maju sebagai calon anggota DPD perlu didukung kader dan anggota PP,” katanya. Sementara itu, Mizwar Abbaz menyatakan, tekadnya untuk maju sebagai anggota DPD didorong keinginan untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat daerah ini. Sebab sebagai anggota DPD, ia murni akan memperjuangkan daerah pemilihannya, tanpa ada tekanan dari partai politik.Untuk maju sebagai calon anggota DPD, ia butuh minimal penyataan dukungan dan KTP sebanyak 3.000 lembar. Dia berharap, kader dan anggota PP memberikan dukungannya. “Kami h arap, anggota PP bisa mem berikan dukungan dengan meny erahkan fotocopi KTP dan surat dukungannya. Di Kota Padang saya targetkan dapat dipeorlehminimal 500 dukungan. Selebihnya, akan dicari di kabupaten lainnya,” tamb ahnya. (h/ade)

HAMPARAN SAWAH—Betapa indahnya hamparan sawah masyarakat Ikur Koto, Koto Pulai, Kecamatan Koto Tangan ini. Bagaikan permadani hijau yang sangat menyejukkan mata memandang, Kamis (14/3). Harapan pun tertumpang dari petani, agar panen mendatang mereka bisa menikmati hasil melimpah. AMIR

SOPIR ANGKOT DIALOG DENGAN ANDRE ROSIADE

Berharap Terminal Diaktifkan Kembali

Para sopir dan anggota Kopersoka di Kuranji terlihat antusias saat berdialog dengan Andre Rosiade. IST PADANG, HALUAN – Momen silaturahmi yang digelar Andre Rosiade dengan para sopir angkutan umum (angkot) berlangsung penuh kekeluargaan. Para sopir yang tergabung dalam Koperasi Persatuan Sopir Angkot Kalawi (Kopersoka) Padang ini pun, memanfaatkan kesempatan itu untuk menumpahkan uneg-unegnya. Para sopir ini sangat mengharapkan, hadirnya kembali terminal angkot di Pasar Raya Padang. Mereka pun bakal

memberikan dukungan penuh bagi para calon kepala daerah yang memang punya agenda untuk mengaktifkan kembali terminal angkot tersebut, termasuk dukungan buat Andre Rosiade. Menurut Maneger Kopersoka Padang, Irsal Aska, ribuan orang yang bergantung hidupnya dengan aktivitas angkot, pastinya mendukung sosok yang memberikan keperluan utama mereka, yaitu terminal angkot, pengganti

Terminal Goan Hoat (TGH). “Kami mendukung orang yang berani mengambil risiko, dengan kembali menghadirkan terminal. Andre, adalah pemuda yang kuat, dan memiliki program perubahan yang nyata,” kata Irsal kepada wartawan, usai silaturahmi dengan Andre Rosiade. Dalam pertemuan yang juga dihadiri Ketua Kopersoka, Rajabman dan sejumlah tokoh masyarakat Kuranji itu, Irsal mengakui, perubahan nyata yang diprogramkan Andre, akan mendapat respon positif banyak pihak. Tidak hanya para sopir angkot, tapi juga seluruh lapisan masyarakat sudah merindukan perubahan kota menjadi lebih baik. Sopir hanya bisa aktif membawa kendaraan maksimal 4 jam. Tidak adanya terminal angkot, juga membuat makin jauhnya kenyamanan masyarakat yang ada di Padang,” katanya.

Irsal dan Kopersoka juga berharap, Andre Rosiade yang memiliki latar belakang pengusaha juga hendaknya menunjukkan kepedulian terhadap program-program koperasi. “Kami berharap, semua angkot di Padang diwadahi dan dijadikan koperasi. Bukan hanya di Kuranji saja, tapi juga menjadi jembatan semua pengelola angkot di Kota Padang,” katanya. Rahmad, anggota Kopersoka menyebutkan, saat ini mereka memiliki anggota yang mencapai 315 orang, dari 98 unit angkot yang bernaung. Namun, dari jumlah itu, hanya 70 angkot saja yang masih aktif, sementara sisanya 20 angkot tidak beroperasi, karena rusak, dan persoalan lainnya. Anggota Kopersoka terdiri dari angkot jurusan Lurus (Pasar Raya-Pasar Baru), Belimbing (Pasar RayaBelimbing), dan beberapa angkot di luar trayek Kuranji. “Kopersoka berdiri sejak 2006, dan telah berbadan hukum. Meski

kami merupakan koperasi angkot, tapi juga melayani masyarakat umum. Bahkan, saat ini, kami telah membukukan aset mencapai Rp800 juta. Alhamdulillah, terakhir kami mendapatkan pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) senilai Rp650 juta,” katanya. Andre Rosiade menyebutkan, pembangunan terminal angkot, dan juga terminal Antar Kota Dalam Provinsi/ Antar Kota Antar Provinsi (AKDP/AKAP) menjadi harga mati untuk Kota Padang. Andre pun berjanji akan membangunnya segera, namun sebelumnya harus dipastikan kembali lokasi pembangunan terminal angkot dan membangunnya segera. “Program yang kita usung itu, selain membenahi pasar, kita juga akan melengkapinya dengan terminal. Kami telah melakukan peninjauan lokasi yang tepat untuk terminal angkot. Seperti Kompleks IWAPI yang sebenarnya bisa digunakan untuk membangun terminal, dengan tetap menjadikannya kompleks pertokoan, dan beberapa lokasi lain,” kata Andre yang bakal maju menjadi calon Walikota Padang ini.(h/atv)

Untuk itu, setiap kecamatan diminta untuk mengaktifkan kembali Unit Pelayanan Zakat (UPZ) di kelurahan. Sedangkan potensi zakat tidak hanya dari PNS Pemko saja, tetapi juga masyarakat lainnya yang memiliki kemampuan ekonomi. Demikian antara lain disampaikan Walikota Padang, Fauzi Bahar saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Baznas Kota Padang tahun 2013, di Axana Hotel, Rabu malam (13/3). Karena sampai saat ini, tidak semua UPZ aktif menjalankan tugasnya. Bahkan pada beberapa kelurahan, UPZ belum terbentuk. “Kita meminta agar camat kembali mengaktifkan UPZ yang ada di kelurahan. Sedangkan kelurahan yang belum memiliki UPZ, diharapkan segera membentuknya. Sebab target pengumpulan zakat tahun ini mencapai Rp25 miliar,” kata Fauzi Bahar. Dikatakan, potensi zakat itu juga tidak melulu dari kalangan Pegawai Negri Sipil (PNS) Pemko saja, namun hukumnya juga wajib bagi seluruh warga kota yang memiliki kemampuan. Sebab zakat merupakan kewajiban, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Bila dilihat dari kondisi ekonomi masyarakat saat ini, maka kehidupan masyarakat jauh lebih baik dibanding dulu. Jadi tidak ada alasan untuk tidak membayar zakat, kecuali delapan golongan yang termasuk kategori penerima zakat. “Jika dia elang, bawalah anak ayam. Jika dia balam, dibawanyalah biji palam. Jika dia pipit, dibawanya sebiji padi. Dan jika dia semut, bawalah seputir pasir. Seperti itulah wajib membayar zakat itu,” ujar Fauzi. Dikatakan, pengumpulan zakat di Kota Padang yang berpenduduk hampir 1 juta jiwa ini bisa mencapai Rp190 milyar. Hitung-hitungan ini berlaku jika semua warga memiliki kesadaran yang tinggi untuk membayar zakat. Zakat yang terkumpul itu juga akan dimaksimalkan untuk mempercepat pemberantasan kemiskinan Di sisi lain, lanjut Fauzi, pengelolaan zakat juga harus mengacu untuk peningkatan ekonomi dan peradaban masyarakat. Cukup 30 persen dimanfaatkan untuk hal yang bersifat komsumtif. Selebihnya diarahkan untuk kegiatan pembangunan peradaban, diantaranya membiayai pendidikan bagi masyarakat yang tidak mampu. Selanjutnya, Fauzi juga mengkritisi penurunan pengumpulan zakat saat tahun ajaran baru dan menjelang lebaran. Sebab masyarakat lebih terfokus pembiayaannya untuk anak masuk sekolah dan kebutuhan lebaran. Ke depan hal ini diharapkan tidak terjadi lagi. Pemko Padang akan mengatasinya dengan membantu biaya pendidikan masyarakat kurang mampu pada tahun ajaran baru ini. Sementara itu, Ketua Umum Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang, Salmadanis mengatakan, pengelolaan zakat di Kota Padang sudah dilaksanakan selaras dengan program pembangunan di bidang ekonomi dalam rangka pengentasan kemiskinan. Pembenahanpembenahan masih harus dilakukan agar pengelolaan zakat di Kota padang bisa lebih maksimal dan tepat penyalurannya. Dan berdasarjan data hingga pertengahan Maret 2013, Baznas Kota Padang berhasil mengumpulkan zakat sekitar Rp19 milyar dari 14.000 pegawai di lingkungan Pemko Padang. Pengumpulan zakat harus dioptimalkan lagi agar target yang ditetapkan Rp25 miliar bisa dicapai. Manejemen zakat pun akan dilakukan secara terbuka, baik penyaluran zakat maupun penerimaan zakat, agar diketahui masyarakat dengan mempublikasikannya lewat media massa. Terkait Rakerda yang mengusung tema “ Keselarasan Pogram Baznas Tahun 2013 Dalam Rangka Percepatan Pengentasan Kemiskinan di Kota Padang”, menurutnya, ada tiga program kerja yang bakal dibahas, diantaranya perbaikan pengurus dalam arti kata membenahi struktur organisasi agar lebih efektif. Selanjutnya, pendistribusian zakat, dan menerapkan 6 program Padang. (h/amr)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman: Jefli


10 PA D A N G

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

Kekurangan Guru Atasi dengan BOSda PADANG, HALUAN—-Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekurangan guru di masing-masing kabupaten/kota.

Kasrem 032/WBR Promosi ke Kodam VI PADANG, HALUAN—Kepala Staf Korem 032/Wb, Letkol Inf Hartono, S.IP mendapat kepercayaan untuk memangku jabatan baru sebagai Komandan Brigade Infanteri 24/ Bulungan Cakti Kodam VI/Mulawarman. Prosesi melepasnya dilakukan di. Gedung Sapta Marga, Kamis (14/3). Pada kesempatan itu, Komandan Korem 032/Wbr, Kolonel Inf Drs.Amrin menghimbau seluruh prajurit, agar menjadikan jabatan sebagai sumber motivasi dan dedikasi serta inspirasi. Hal tersebut talk ain untuk memantapkan kejuangan dan meningkatkan profesionalisme prajurit Sapta Marga, sekaligus membawa manfaat bagi diri yang bersangkutan, juga dapat pula membawa dampak bagi upaya untuk memajukan satuan serta lingkungannya, Ditambahkannya, jabatan bagi prajurit TN-AD pada hakikatnya merupakan penghargaan dan amanah yang diberikan oleh pimpinan untuk dapat dilaksanakan dan dipertangungjawabkan dengan sebaikbaiknya. Sehingga dalam melaksanakan tugas serta pengabdian, dapat mengemban tanggung jawab jabatan baik kepada pimpinan maupun kepada bangsa dan negara. Bagi prajurit yang mendapat kepercayaan menempati suatu jabatan, diharapkan dalam pelaksanaan tugas kedepan nantinya agar dapat mempersembahkan karya bhakti dan pengabdian yang berkualitas dengan dilandasi oleh keimanan dan ketaqwaan. Acara melepas Kasrem tersebut ditandai dengan penyerahan cindera mata berupa Plakat Lambang satuan Korem 032/Wbr dari Danrem 032/Wbr kepada Letkol Inf Hartono, S.IP yang didampingi istri, serta dilanjutkan dengan acara syukuran pengantar tugas, yang dihadri Para Komandan Kodim, Danyonif, Danden/Ka/Pa Disjan jajaran Korem serta Para Prjurit dan PNS Makorem 032/Wbr. (h/amr)

Danrem 032/Wbr Kolonel Inf Drs.Amrin (kanan) memberikan cindera mata kepada Letkol Inf Hartono,S.IP pada acara melepas Kasrem Korem 032/Wbr, di Gedung Sapta Marga Korem 032/Wbr, Padang, Kamis (14/3). AMIR

TRUK TETAP PARKIR DI PINGGIR JALAN

Dishub Padang Meradang PADANG, HALUAN - Maraknya truk yang parkir di pinggir jalan sepanjang By Pass sampai Indarung membuat Dinas Perhubungan Kota Padang meradang. Pasalnya Dishub Padang telah berulangkali menertibkan truk, namun masih saja sopir truk memarkirkan truk mereka di pinggir jalan. Padahal Pemko Padang telah menyediakan terminal truk Koto Lalang yang dibangun dengan dana Rp 5,5 miliar untuk mencegah seringnya kecelakaan lalu lintas di jalan tersebut.

Petugas Dishub Padang dibantu Unit Lantas Polsek Lubuk Kilangan langsung turun ke lapangan menertibkan truk yang membandel, Rabu (13/3). Dalam penertiban tersebut, petugas menderek tiga truk. Kabid Ops Dishub Padang Bahar Roesdi didampingi Kasi Gakum Eri Surya Jaya kepada wartawan mengatakan Dishub Padang tidak bosan-bosannya menertibkan truk yang ada di sepanjang jalan Lubuk Kilangan setiap pagi dan sore hari. Namun kesadaran sopir truk dikatakan Bahar masih

DIDEREK— Sebuah truk yang parkir di pinggir jalan, terpaksa diderek oleh mobil derek karena membandel, tidak mau masuk terminal truk Koto Lalang. HUMAS

minim untuk meletakkan truk di pinggir jalan. Padahal Dishub telah berupaya maksimal dengan melaksanakan upaya persuasif maupun preventif agar truk yang membandel tidak lagi diparkir di jalan. Untuk pengamanan ditambahkan Eri Surya Jaya telah disediakan petugas piket 24 jam di sana, agar barang-barang truk yang diparkir di sana tidak hilang. Sedangkan truk yang mengganti ban atau stel rem juga telah disosialisasikan melakukan pekerjaannya di ter-

minal. Sementera itu Kanit Lantas Polsek Lubuk Kilangan Iptu Harri M Putra S. Si mengungkapkan seharusnya truk tersebut sudah tidak lagi memarkirkan truk. Apalagi terminal truk telah selesai. Apalagi dikatakan Harry, pada Januari lalu terjadi kecelakaan lalu lintas karena menabrak truk yang sedang ngetem di pinggir jalan hingga korban meninggal. “Saya imbau agar pemilik truk memarkirkan kendaraan di terminal Koto Lalang. Agar kecelakaan bisa kita minimalkan,”tutupnya. (h/rel)

STIKes Amanah Lengkapi Sarana Belajar PADANG, HALUAN—Guna meningkatkan kualitas mutu pendidikan, STIKes Amanah Padang bakal melengkapi sarana dan prasarana penunjang pendidikan mahasiswa. Diantaranya dengan membangun gedung baru, labor dan asrama untuk seluruh mahasiswa. Ketua STIKes Amanah Padang, Harmawati S KP, M Kep saat wisuda Angkatan ke-II Program Studi S1 Ners dan Angkatan ke-VI Kepaniteraan S1 Keperawatan di Aerowisata Premier Basko Hotel, Kamis (14/3).

“Pembangunan gedung tersebut perlu dilakukan seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa dan penambahan program studi STIKes Amanah. Dimana, saat ini STIKes Amanah telah membuka Program Studi S1 Ners, dengan izin dari Dikti pada tanggal 14 Desember 2012 lalu,” ujar Harmawati. Dikatakan, sewaktu berdiri enam tahun yang lalu, jumlah mahasiswa hanya 10 orang saja. Namun, seiring peningkatan mutu pendidikan dan sarana yang terus diting-

katkan oleh yayasan, maka STIKes Amanah Padang mengalami perkembangan yang sangat signifikan. “Enam tahun yang lalu, mahasiswa STIKes Amanah hanya 10 orang. Namun saat ini, kami memiliki mahasiswa keperawatan, kebidanan, Ners lebih dari 10 mahasiswa,” ungkapnya lagi. Sementara itu, Ketua Yayasan STIKes Amanah Padang, Baharuddin R, MM mengaku puas terhadap prestasi yang telah dicapai oleh

Profil Kelurahan Simpang Haru

STIKes Amanah selama ini. Karena, untuk membina dan mengembangkan suatu perguruan tinggi, dibutuhkan semangat dan managemen yang bagus. “Tantangan itu semua dijawab oleh seluruh unsur pengelola STIKes Amanah dengan bijak. Buktinya, seluruh pengelola tidak butuh waktu lama, dan hanya butuh enam tahun untuk menyetarakan antara STIKes Amanah dengan sekolah kesehatan lainnya yang ada di Sumbar,” tukasnya. (h/cw-wis)

Hal ini bisa ditiru dari beberapa kabupaten percontohan yang sukses dalam menerapkan peningkatan kapisitas dan kinerja pendidikan di daerahnya. Seperti dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar Negara, Provinsi Jawa Tengah, Hariarto Agus. Mereka mengatasi kekurangan guru dengan mengkonversi guru TK menjadi guru SD kelas bawah. Disebutkan, guru yang dikonversi ini ditempatkan di kelas tingkat bawah. Yaitu kelas 1sampai kelas 3. “Kami di Banjar Negara sudah menerapkan program BOSda Formula dari organisasi Basic Education Capacity Trust Fund (BEC-TF). Program ini membantu kami mengelola anggaran pendidikan,” kata Hariarto, Kamis (14/3) saat workshop peningkatan kapasitas pengelolaan dan kinerja pendidikan dasar daerah. Untuk daerah terpencil pun disediakan insentif. Tahun lalu sebesar Rp834 juta dikucurkan untuk tunjangan guru. Dan tahun ini meningkat menjadi Rp1 miliar. Lebih lanjut Hariarto mengatakan, adanya stigma negatif terhadap mutasi yang diberlakukan harus dihilangkann. Mutasi bukanlah hukuman atau sanksi bagi guru, namun berrtujuan bagi pemerataan guru. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Jawa Timur, Edi Purwanto mengatakan, pihaknya bisa dilakukan perekrutan guru non PNS. Sedangkan gaji dibayarkan melalui dana BOS. Dana BOS yang dimaksud terdiri dari dana BOS APBN, BOSda Kabupaten, BOSda Provinsi, dan BOSda Formula. Hal ini pun membuat gaji guru tidak terlalu kecil dan mensejahterakan guru. Selain itu, kepala dinas maupun kepala daerah harus kreatif mencari dana. “Seperti tahun ini, kita dapat Rp4 miliar dari CSR Sampoerna Foundation. Sebelumnya juga dari balai bahasa. Jadi harus kreatif,” jelasnya. Dalam workshop tersebut juga disebutkan, daerah juga bisa menggunakan data riwayat pekerjaan guru untuk menempatkan di daerah yang kekurangan guru. Hal ini berlaku, ketika guru memilih tetap menjadi guru. Sementara jika guru memilih menjadi tenaga administrasi, hal ini tidak berlaku. Data ini akan menunjukkan guru yang sudah pernah berada di pusat kota dan daerah terpencil. Sementara permasalahan kurang meratanya guru disebabkan berbagai hal. Seperti dihentikannya proses perekrutan atau moratorium beberapa waktu lalu. Kepala dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo Eko Suraman juga menyatakan, hal ini disebabkan adanya sekolah yang dihentikan, sementara gurunya tidak dihentikan. Wakil Rektor IV Universitas Andalas, Helmi pun turut mengatakan, adanya kota dan desa juga turut membuat pemerataan guru tidak berjalan. Sementara, kekurangan guru di Kota Padang terjadi di tingkat SD, dan kelebihan di tingkat SMA dan SMP. Untuk SD kekurangan guru sebanyak 174 orang, SMP kelebihan guru sebanyak 382 guru dn SMA berlebih 455 guru. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora Edi Purwanto, adanya BOSda perlu dicontoh oleh daerah yang kekurangan guru. Untuk mengatasi masalah kekurangan guru ini program BOSda Formula dari BEC TF turut membantu hal tersebut. (h/cw-eni)

Berpotensi Jadi Pusat Pertokoan

Kantor Lurah Simpang Haru.OOS PADANG, HALUAN—Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Utara adalah salah satu kelurahan yang letaknya sangat strategis. Kelurahan ini menjadi salah satu alternatif evakuasi tsunami maupun jalur perdagangan kabupaten/kota di Sumbar. Karena di kelurahan itu membentang jalan utama Padang-Indaruang. Namun luas kelurahan ini hanya sekitar 64 hektar. Sebagian besar masyarakatnya bekerja untuk memenuhi kebutuhannya dengan berdagang dan bekerja sebagai buruh. Karena, wilayah atau areal untuk pertanian sudah tidak ada lagi.

Lagipula, beberapa ruas jalan di kelurahan ini merupakan jalan utama yang sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai pusat perdagangan, dengan mendirikan pertokoan. Baik toko pakaian, olahraga, mesin, show room kendaraan bermotor, rumah makan, mainan maupun lainnya. Lurah Simpang Haru, Irsal Syahbudin kepada Haluan Kamis (14/3) mengatakan, tidak adanya areal pertanian ini memang karena kondisi dan letak kelurahan yang berada di daerah ketinggian. Sebagian besar wilayah kelurahan sudah ditutupi

oleh pemukiman dan fasilitas umum lainnya, seperti sekolah dan masjid. “Kelurahan kita ini tidak bisa dikembangkan lagi, karena sudah dipenuhi pemukiman dan sarana umum lainnya, seperti sekolah dan masjid. Bila ingin dikembangkan juga, maka dapat dikembangkan kawasan pertokoan. Hal ini juga didukung oleh keberadaaan Pasar Simpang Haru yang sudah dirancang pemerintah untuk dijadikan pasar modern,” kata Irsal. Jumlah penduduk Kelurahan Simpang Haru mencapai 1.120 KK atau 3.358 jiwa, tersebar di beberapa RW dan RT. Pada umumnya mereka bekerja sebagai buruh yaitu 50 persen dari total jumlah penduduk. Buruh disini, yaitu bekerja di toko dan supermarket. Profesi sebagai pengusaha sekitar 30 persen, berprofesi sebagai PNS 15 persen. Sisanya berprofesi lain-lain seperti supir dan jualan. “Dengan luas daerah 64 hektar, masyarakat hanya bisa meningkatkan perekonomiannya dengan berdagang dan bekerja sebagai buruh. Karena, areal pertanian sudah tidak ada lagi. Lagipula, di beberapa ruas jalan yang melintas di kelurahan ini sangat berpotensi untuk dikembangkan kawasan pertokoan,” ungkap Irsal. (h/cw-oos)

>> Editor :Devi Diani

>> Penata Halaman: Jefli


NAGARI KA NAGARI 11

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

BANGUN JALAN DUA JALUR

Ibukota Pasbar Terus Berbenah Anggota Dewan Kunjungi Pasbar PASBAR, HALUAN — Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin R menyambut kunjungan anggota Dewan Pertimbangan Daerah (DPD) RI dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ke Pasaman Barat. Saat jamuan makan dikediaman Bupati, anggota DPD RI, Emma Yohana, Afrizal dan anggota DPR RI, Taslim, Bupati Baharuddin terus mendampingi. Kedatangan penghuni senayan itu, guna melihat berbagi persoalan sengketa lahan di Pasbar. Khususnya, sengketa lahan warga Togar,atau warga trans Suriname. Dalam sambutannya, Bupati Pasbar mengatakan, ia berterima kasih atas kesediaan anggota DPD dan DPR RI yang sudah bersedia melihat secara langsung persoalan lahan di Pasbar. “Khusus masalah warga Tongar kita sudah carikan solusi, dan saat ini dalam proses mencari penyelesaian itu,” katanya. Kata Bupati, Pemda selalu mencoba membantu setiap persoalan yang terjadi di masyarakat. Dan kalau ada persoalan hukum pidana, berarti ranahnya ke pihak berwajib. Bukan pemda, karena kalau ditangani akan tambah kacau jadinya. Kalau bermuara ke hukum Perdata, maka Pengadilan PTUN lah yang akan memutuskannya. Sementara itu anggota DPD RI Afrizal didampingin Hj Emma Yohana dan Taslim Caniago saat meninjau langsung warga Tongar di Aiagadang mengatakan, sebelumnya sudah menerima laporan dari warga Tongar, dan warga ini ingin agar persoalan sengketa tanah trans ini cepat diselesaikan.”Untuk itulah kita langsung ke lokasi sengketa untuk bertemu langsung dengan masyarakat setempat,”katanya. Kedatangan mereka guna melihat sejauhmana persoalan yang sebenarnya. Juga ingin menggali persoalan yang telah terjadi di Kabupaten Pasbar, khususnya masalah sengketa tanah trans ini. Pihaknya akan membawa persoalan ini ke kancah nasional. Dan kalau seandainya ada pejabat negara yang terlibat, pihak penegak hukum harus berani menindaknya sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.(h/dka)

PASBAR, HALUAN — Setelah sukses membangun jalan Soekarno Hatta, persisnya mulai dari depan Kantor Bupati Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar)- Padangtujuh, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman. Sekarang, kabupaten yang dipimpin H. Baharuddin, R itu sudah mulai sibuk dengan pembangunan jalan jalur dua, demi memoles, memperindah dan bertujuan untuk menertibkan arus kendaraan di ibukota kabupaten setempat. Pembangunan jalur dua yang direncanakan mulai dari sekitar eks perkebunan hibrida Jorong Batangtoman, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, yang juga masih dalam kawasan ibukota kabupaten setempat. Begitu disampaikan Sekretaris Dinas PU Pasbar Fadli SH, bersama Kabid Perencanaan Nazli ST, dan Kabid Binamarga dinas tersebut Bambang, di Simpangampek, beberapa hari lalu. Seiring dengan program kerja yang dibuat pemerintah daerah, wajah ibukota kabupaten setempat dari sisi pembangunan jalan, bakal terus dibenahi. Sehingga bisa seperti ibukota kabupaten/kota lain yang ada di Sumatera Barat. Justru, sesuai dengan ekspos bupati setempat, keindahan dan ketertiban berlalulintas di ibukota kabupaten tersebut lebih teratur lagi dari kabupaten/kota lain di Sumbar. Karena titik pembangunan jalan yang bakal dibangun, cendrung membuat pemerataan pembangunan di sekitar ibukota kabupaten setempat. Ukuran dari radius Bundaran Simpangampek, selalu menjadi patokan untuk memulai pembangunan jalan yang akan dilakukan. Seperti halnya dari Bundaran arah ke Jorong Batangtoman, dari Bundaran arah ke Pasamanbaru, Bundaran Bandarejo, Bundaran arah ke Padangtujuah, dan dari Bundaran yang menembus

perjalanan ke arah Pantai Sasak. Selain mempertimbangkan pembukaan akses pengembangan wilayah ibukota kabupaten. Titik pembangunan jalan tersebut juga sudah sejalan dengan keberadaan Bandara Pusako Anak Nagari (PAN) di Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo dan pusat wisata bahari Pantai Sasak. Semua itu sudah seiring dengan kebutuhan untuk merancang perkembangan perekonomian warga setempat, serta sesuai pula dengan Rencana Tata Ruang Kabupaten dan Rencana Tata Ruang Ibukota Pasbar. Yang tidak terlepas dari Rencana Tata Ruang Provinsi Sumbar,” jelas, Fadli, Nazli dan Bambang. Menurutnya setiap pembangunan jalan yang untuk memoles keindahan ibukota kabupaten itu, sudah terrencana sesuai dengan aturan yang merujuk pada upaya peningkatan perekonomian masyarakat melalui pengembangan wilayah ibukota kabupaten itu. ”Kita tentu sangat berharap, agar masyarakat setempat memberikan dukungan penuh terhadap berbagai uaya pembangunan itu. Sehingga tidak ada kendala sedikitpun untuk memulai pembangunan tata kota kabupaten yang kita cintai ini. Baik dari sisi bantuan fisik dari segi pembebasan lahan maupun dukungan untuk moril lainnya” sebutnya. (h/dka)

EVALUASI — Secara rutin Bupati Baharuddin R mengumpulkan para pejabat daerah, SKPD guna membahas program-program strategis daerah serta evaluasi yang sudah dilaksanakan. ANDIKA

Mardani: Sosialisasi Tertib Berlalulintas Dilanjutkan PASBAR, HALUAN — Sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalulintas terutama di tingkat pelajar, Dinas Perhubungan dan Kominfo Pasbar tidak hentihentinya memberikan himbaun, agar para pengguna kenderaan untuk tertib berlalulintas. Tidak ugal-ugalan ataupun melanggar rambu-rambu lalulintas. Disamping itu, Dishub juga terus melakukan sosialisasi, baik kepada tingklat pelajat maupun tingkat umum. Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Pasbar, Mardani kepada Haluan kemarin mengatakan, beberapa waktu lalu sudah dilakukan sosialisasi tertib lalulintas kepada pelajar dan

para guru-guru serta kepala sekolah. Acara itu bekerjasama dengan pihak Satlantas Poilres Pasbar di Gedung Pemda. Intinya dari sosialisasi itu katanya, mengajak semua pihak untuk sadar berlalulintas. Bagi pelajar juga menjadi tanggung jawab kepala sekolah, guru-guru untuk memberikan arahan dan jika perlu teguran keras kepada siswa yang tidak mematuhi aturan lalulintas atupun aturan sekolah yang melakukan pelarangan terhadap siswanya untuk berkendaraan ke sekolah. “Peran orangtua juga kita minta, jadi semua kita sama-sama mengawasi, sebab tingkat kecelakaan dikalangan pelajar di Pasbar

ini sangat tinggi,” tukasnya. Selain itu, menekankan agar seluruh sekolah SLTP sederajat, memberdayakan pemerataan tempat sekolah, pasalnya diseluruh kecamatan yang ada di Pasbar mempunyai SMP. Disisi lain ia juga menganjutkan agar seluruh kepala sekolah setingkat SMP tersebut, menganjurkan siswa/inya untuk tidak mengenderai kenderaan pergi dan pulang sekolah. Sebaiknya diantar pihak wali murid. Pihaknya akan selalu mencari langkah bijak untuk menghadapi persoalan tingginya tingkat kecelakaan di tingkat pelajar di wilayah kerjanya. Karena kecelakaan tersebut sangat merugikan generasi dan daerah. (h/dka)

Afrizal: Pasbar Kabupaten Sejuta Pesona PASBAR, HALUAN —Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengajak kalangan pengusaha dan semua pihak berpartisipasi dalam pengelolaan dan pengembangan pariwisata yang ada di daerah itu. “Semua unsur harus ikut dalam upaya memajukan pariwisata yang ada. Pasaman Barat merupakan daerah yang memiliki alam dan potensi pada dunia pariwisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Afrizal Azhar di Simpang Ampek. Menurutnya kabupaten Pasaman Barat tidak ubahnya wilayah tanah sejuta pesona dengan

pemandangan alam yang mengagumkan, indah dan menarik. Selain itu, juga memiliki lautan luas bertaburan kekayaan sumber daya dan memiliki pulu-pulau kecil yang indah. “Namun keterbatasan sarasa prasarana dan transportasi yang belum memadai menjadi kendala dalam pengembangan semua potensi itu,”katanya. Dia mengatakan diantara potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Pasaman Barat tersebut adalah, Pulau Panjang yang terletak di Kecamatan Sungai Beremas. Dikawasan ini terdapat dela-

pan pulau kecil dengan pasir putih. Hamparan pohon kelapa dengan airnya yang tenang bisa untuk wisata memancing dan menyelam. Selain itu ada Pantai Sasak yang terletak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia atau sekitar 18 KM dari Simpang Ampek, Ibu Kota Kabupaten Pasaman Barat. Kondisi pantainya juga indah dan bisa dijadikan wisata bahari. “Pantai Muaro Binguang yang berada di Kecamatan Kinali atau sekitar 28 KM dari Ibu Kota Pasaman Barat. Disini terdapat perahu-parahu sewaan yang bisa

membawa pengunjung ke daratan seberang. Jika pasang surut pengunjung dapat berjalan kaki ke tengah pantai,”jelasnya. Sedangkan untuk wisata gunung, Pasaman Barat memiliki Gunung Talamau dengan ketinggian 2.974 Mdpl dari permukaan laut. Merupakan gunung tertinggi di Sumatera Barat. Gunung tersebut. Menjadi tujuan para pendaki gunung dari dalam dan luar negeri. Keaslian hutannya merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan dengan memiliki 13 telaga nan indah. Lebih jauh dia katakan,

Pasaman Barat juga memiliki potensi wisata yang religius, seperti ojek wisata Ikan Larangan Lubuak Landua Kecamatan Pasaman. Ikan Larangan ini dibuat oleh tokoh agama Islam yaitu Syeh Muhammad Basir Lubuak Landua. Ikan dalam kolam ini, dipercaya masyarakat tak boleh ditangkap dan dikomsumsi. “Dari sekian banyaknya objek wisata yang ada maka diperlukan komitmen dan kerja sama semua pihak untuk memajukannya. Tidak hanya dari pemerintah daerah saja tetapi semua pihak harus terlibat,”katanya. (h/dka)

KEHILANGANBPKB HONDA/NF 100 BA 6213 EZ A/N DRS. H. M. YASIR, SH. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT KEHILANGAN BPKB KIJANG STANDART KF42SHORT BA 2314 EZ A/N DRS. H. M. YASIR, SH. BAGI YANG MENEMUKAN DARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT KEHILANGANSTNK HONDA BEAT BA 6654 RW A/N YENI HALIL. SPT. HILANG DI DURIAN II SAWAHLUNTO. BAGI YANG MENEMUKAN DARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA LIMAPULUH KOTA

BOTIAH RSUD Suliki Bernama RSUD Dr. Ahmad Darwis SULIKI, HALUAN — Bupati Limapuluh Kota Dr. Alis Marajo Dt. Sori Marajo meresmikan pemakaian nama RSUD.Suliki menjadi RSUD. Dr. Ahmad Darwis Dt. Batu Bosa serta peresmian pemakaian IGD Poneik. Peresmian ditandai pembukaan selubung papan nama dan penandatanganan prasasti. Bupati dalam sambutan pada intinya menyebut langkah – langkah perjuangan untuk meningkatkan status RSUD.Suliki yang ganti nama dengan RSUD.Dr. Ahmad Darwis, sampai disetujui DPRD , hingga terbit Perdanya. Dalam pengembangan rumah sakit, seorang pimpinan SKPD harus berkoordinasi dengan pimpinan SKPD lainnya, dan berarti perlu kebersamaan dan ini sudah kita lihat dilakukan pimpinan RSUD. Suliki yang diresmikan menjadi RSUD. Ahmad Darwis. Setelah Perda diterbitkan dan perlu dilakukan banyak hal yang harus kita kerjakan, pertama meresmikan, menerbitkan Peraturan Bupati untuk menjabarkan peraturan yang lebih tinggi,dalam hal ini peraturan Menteri Kesehatan harus kita bumikan termasuk Jamkesmas, Jamkesda, agar tidak terjadi hal – hal kurang baik, perlu koordinasi ini akan adalagi tindak lanjut keptusan bupati kata Alis Marajo. Salahsatu terjadi perubahan struktur organisasi , implikasinya tentu keluar aturan tentang penetapan Direkturnya harus eselon III A, kemudian unit – unit pelayanan lainnya , regulasi yang perlu kita terbitkan. Pemerintah melayani masyarakat dengan aturan, melyani aparatur dengan benar , sebab organisasi yang ada harus menjalani aturan organisasi rangka pelayanan anggota, pelayanan masyarakat, hingga RSUD ini berfungsi sebagai pelayanan publik. Sebelum sambutan Bupati, ada pembacaan sejarah dan riwayat hidup Dr.Ahmad Darwis disampaikan Wendi Chandra, mewakili keluarga Ahmad Darwis disampaikan Drs. Safrul , sambutan ketua DPRD disampikan Syafaruddin Dt. Bandaro Rajo, SH, serta sambutan kepala Dinas Kesehatan Propinsi yang menyambut baik penggatian nama RSUD. Suliki menjadi Dr. Ahmad Darwis, agar RSUD Suliki melayani warga Limapuluh Kota , Payakumbuh , Agam, Pasaman dan sekitar. RSUD. Ahmad Darwis akan ditingkatkan terus tipenya sesuai perkembangan dan fasilitasnya.(h/snt )

Kematian Balita Tinggi SULIKI, HALUAN — Kematian balita di Kabupaten Limapuluh Kota, setiap tahun ditenggarai cukup tinggi.

SUDAH MULUS — Jalan raya Tan Malaka, Tanjung Jati- Limbonang, sudah beraspal mulus, kendati badan jalan masih sempit. Pengemudi tetap perlu berhati-hati. DODI NURJA

Tanaman Ubi Kayu Berpotensi Ekonomi LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bercocok tanam ubi kayu masih berpeluang dikembangkan di Kabupaten Limapuluh Kota. Pasalnya, lahan untuk menanam ubi kayu di daerah ini diperkirakan masih cukup luas. Apalagi ubi kayu banyak dibutuhkan untuk bahan baku industri makanan ringan, sehingga berpotensi ekonomi bagi petani. Selama ini sejumlah kawasan merupakan sentra tanaman ubi kayu di Sumatera Barat. Namun perlu lagi meningkatkan luas tanam ubi kayu, sehingga kebutuhan bahan baku makanan Luak Limopuluah, Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, kemungkinan akan tercukupi. Pasaran hasil penen ubi tidak sulit, banyak bertumbuhan produksi makanan ringan berbahan baku ubi kayu di dua daerah bertetangga ini, seperti karak kaliang, roda gandiang, kerupuk sanjai, kerupuk lento, kerupuk lado, pastel dan

lainnya. Diperkirakan ratusan jumlah usaha tersebut, semuanya itu membutuhkan ubi kayu Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian, Holticultura dan Perkebunan Limapuluh Kota, Eky,HP dalam percakapan dengan Haluan dua hari yang lalu menyebutkan, produksi ubi kayu di Limapuluh Kota, masih jauh dari cukup, akibat para petani belum kontinyu berkebun ubi kayu sehingga perkembangannya belum maksimal. Buktinya, tahun 2011 total luas tanam ubi kayu baru seluas 1.287 hektare, luas panen 1.228 hektare. Sedangkan produksi rata rata seberat 28.986 ton, ditaksir hasil per hektarnya mencapai 2,3 hingga 2,8 ton. Namun tahun 2012 jumlah produksi hampir sama namun luas tanam menurun menjadi 1.284 hektare dengan hasil sekitar 3 ton per hektare. Kecamatan terluas menaman ubi kayu terdapat di Akabiluru,

disusul Kecamatan Lareh Sago Halaban. Kemudian Situjuh Limo Nagari, Kecamatan Luak dan Kecamatan Payakumbuh, kecamatan itu, boleh dikatakan sebagai ujung tombak dalam penghasil ubi kayu. Tapi untuk mengembangkan luas tanaman ubi kayu, petani kekurangan modal usaha, kendala iklim, harga jual di tingkat petani, ditambah lagi dengan kenaikan harga sarana produksi, utamanya pupuk dan upah kerja. Bila hal itu tertanggulangi maka luas tanam ubi kayu akan mampu ditingkatkan mereka, sebutnya. Langka langkah strategis yang sudah diupayakan Dinas Tanaman Pangan, Holticultura dan Perkebunan, adalan mendorong petani melakukan percepatan pengolahan lahan dengan alsintan, mengembangkan teknologi pertanian ramah lingkungan, menekan biaya produksi dengan mengurangi pupuk buatan dan pestisida dan lainnya. (h/zkf)

Kesenian Tradisional Randai Termarjinalkan PAYAKUMBUH, HALUAN — Pemerhati seni budaya Payakumbuh, S. Dt. Rajo Imbang, mengaku sedih dengan termajinalnya kesenian minang randai di kota ini. Dt. Rajo Imbang, ninik mamak Koto nan Ampek ini, berharap, pemko atau SKPD terkait, berperan aktif menggairahkan kembali seni tradisional milik Luak Limopuluah ini. Menurutnya, seni budaya tanah aia, jaan sampai lipua dek zaman penjajahan. Artinya, seni budaya minang jangan sampai tenggelam dengan perkembangan zaman di era

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

globalisasi dan informasi tekhnologi sekarang ini. “Saya sangat sedih dengan termajinalnya kesenian randai di kota ini. Harapan kita, SKPD terkat di Payakumbuh, kembali membangkitkan gairah generasi muda di kota ini, untuk mencintai dan terlibat dalam kesenian randai tersebut,” ucap Dt. Rajo Imbang, di Balaikota Payakumbuh, Kamis (14/3). Harapan Syukri, agar tak lipua dek zaman penjajahan, lah patuik pulo seluruh ninik mamak dan anak nagari tasentak, marunuik tarombo

lamo. (Supaya kesenian ini tak hilang akibat kemajuan zaman, sudah saatnya semua ninik mamak dan anak nagari bangkit mempelajari dan mengembangkan kesenian asli minang ini, sebutnya Pengakuan Dt. Rajo Imbang, sebagai ninik mamak pencinta randai, ia bukan sekedar menyentil pemko yang kurang melirik kesenian ini. Tapi, Mak Syukri, panggilan akrab Dt. Rajo Imbang, mengaku, telah berbuat membina randai di kelurahan tempat ia berdomisili. Sejak tiga bulan terakhir, di kaki bukik

di jalan lingkar utara bagian luar, di Kelurahan Payolansek, sebanyak 26 remaja, mulai dari yang bersekolah di SMP sampai mahasiswa, dibinanya, berlatih randai. Dalam mengembangkan kesenian randai itu, ia juga melibatkan tiga tokoh ninik mamak Koto nan Ampek lainnya, seperti Dt. Rajo nan Capuak, Dt. Asa dan Dt. Gayua, serta pencinta randai lainnya, Yusrizal, SH, pejabat di Bagian Umum Setdako Payakumbuh. Dikatakan, tahun 2006 lalu, seni tradisional randai ini,

cukup membuming di Payakumbuh, ditandai dengan seringnya grup randai kota ini merebut gelar juara di tingkat Sumatera Barat. Grup Randai Katik Alam Sudin yang dibina Syukri, yang juga ikut tertidur selama 1,5 tahun lebih, dikatakan, juga pernah merebut gelar juara di tingkat provinsi, tahun 2006 lalu. Kemudian, gelar juara yang sama juga pernah diukir grup randai Sutan Indo Jati dari Kelurahan Napar, Payakumbuh Utara. Harapan Dt. Rajo Imbang, gup randai lainnya di Payakumbuh, seperti Siti Jauhari Lampasi, Sutan Lunjungan Padang Tiakar Mudik, Intan Korong Padang Kaduduk dan Gomo Intan Limbukan serta Maruhun Sati dari Tiakar. “Kalau grup randai disejumlah kelurahan Payakumbuh sudah bangkit, nanti kita desak pemko untuk menggelar sebuah iven untuk menggairahkan kesenian ini,” simpulnya.(h/smt)

Buktinya, selama dua bulan Januari dan Pebruari 2013 ini saja, sudah terdapat sebanyak 32 balita (0-5) yang meninggal dunia dengan berbagai sebab. Kasus ini tersebar pada sejumlah kecamatan. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Limapuluh Kota, dr. Noveky Syahril dalam percakapan dengan Haluan di Suliki, didampingi direktur RSUD H.Akhmad Darwis Suliki, dr. Rachmawati, seusai Bupati Alis Marajo meresmikan pemakaian IGD (Instalasi Gawat Darurat) rumah sakit tersebut, Kamis kemarin. Menurutnya, penyebab kematian balita itu dugaan sementara akibat mengkonsumsi obat sembarangan, tidak berdasarkan pemeriksaan medis. Pada hal bagi warga miskin sudah ada Jamkesmas untuk 125 ribu jiwa lebih dan Jamkesda yang dibiayai APBD kabupaten sebanyak 40.770, pasien yang memerlukan perawatan bisa dirujuk pada lima rumah sakit di Sumatera Barat. “Jadi tidak ada alasan bagi masyarakat lagi untuk mengkonsumsi obat secara serampangan, akibat salah makan obat sangat berbahaya dengan kesehatan. Sebab obat yang dimakan belum tentu sesuai dengan sakit yang mereka derita, sehingga tak tertutup kemungkinan penyakit bersangkutan bertambah parah berujung pada kematian, “ulasnya. Selain itu lanjutnya, kematian balita disebabkan juga oleh kehamilan diluar nikah, serta kelahiran prematur. Balita yang meninggal ditemui dilapangan kebanyakan tersedak langsung meninggal,

hanya dalam dua bulan tahun 2013 ini sudah 26 balita yang meninggal di berbagai rumah sakit termasuk RSUD Suliki, sebutnya. Dalam kesempatan itu, dihimbaunya masyarakat Luak nan Bungsu ini, utamanya kaum ibu dan ibu hamil muda, agar berhati hati mengkonsumsi obat sembarangan yang bebas dijual di apotik, rumah obat. Pola makan ibu selama kehamilan dan balita perlu dijaga, sesuai yang dianjurkan petugas kesehatan yang ada sampai ke nagari nagari. Dikatakan, selama tahun 2012 lampau kematian balita tercatat sebanyak 179 orang, kasus lain dugaan abortus sebanyak 244 kasus, termasuk keguguran kandungan. Data itu yang dikumpulkan di Puskesmas yang ada di Limapuluh Kota. Tak hanya itu, Perilaku seks menyimpang juga masuk tertinggi selama tahun lalu di Limapuluh Kota. Begitu juga prilaku pacaran generasi muda, berdasarkan data yang diperolehnya 30,4 persen remaja siswa SMP dan SMA pernah berciuman. Persoalan ini harus ditangani banyak instansi, serta ninik mamak, bundo kanduang, pemuka agama serta tokoh masyarakat lainnya, perlu berperan serta memberikan pengarahan kepada anak kemenakan, ujarnya. Pada bagian akhir, ia mengharapkan, untuk penaggulangan hal seperti itu, diperlukan program jitu dari lintas Instansi. Diantaranya peduli kesehatan remaja perlu bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, melibatkan juga Badan Pemberdayaan Perempuan dan instansi lainnya. (h/zul)

Sosialisasi SBMPTN untuk Pelajar PAYAKUMBUH, HALUAN — Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, berkeinginan, tahun akademis 2013/2014 nanti, jumlah pelajar Payakumbuh lebih banyak diterima pada perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia. Karena itu, Dinas Pendidikan Payakumbuh lebih intensif menggelar kegiatan Sosialisasi SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di kota ini. Dalam rangka mempersiapkan pelajar kelas XII untuk seluruh SLTA di Payakumbuh, kegiatan Sosialisasi SBMPTN itu digelar Dinas Pendidikan Payakumbuh, di GOR Serbaguna M. Yamin Payakumbuh, Kamis (14/3), dengan mendatangkan, DR. rer.nat.Martarizal. Kamis (14/3). Berbeda dengan sosialisasi kali pertama lalu yang hanya untuk pelajar jurusan IPA, sosialisasi kali ini diperuntukkan bagi seluruh pelajar SMA kelas XII Kota Payakumbuh dan mengambil tempat di GOR M.Yamin Kubu Gadang Jl.

Rasuna Said Payakumbuh. Hadir dan memberi sambutan pada acara tersebut, Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, Kepala Dinas Pendidikan H. Hasan Basri, Sy, S.Pd, kepsek, beserta guru-guru SMA negeri dan swasta se-Kota Payakumbuh. Pembicara tunggal, DR. rer.nat.Martarizal merupakan tenaga pengajar pada Universitas Indonesia yang juga Wakil Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UI dan Panitia Pusat IT SNMPTN Undangan. Ia secara detail, menguraikan kiat-kiat dalam memilih jurusan yang akan diambil calon mahasiswa pada PTN pilihannya. Martarizal juga menyampaikan untuk UI sendiri jumlah mahasiswa dari luar Jawa terbanyak berasal dari Sumatera Barat. Wakil Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UI itu juga mengungkapkan untuk Universitas Indonesia sendiri memiliki 118 program studi sebagai pilihan bagi calon mahasiswa. (h/smt)

>> Editor : Dodi Nurja >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


BUKITTINGGI DAN AGAM 13

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

DBD MENINGKAT

Bayur dan Maninjau Difogging SANJAI

AGAM, HALUAN— Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Agam melakukan fogging atau pengasapan di dua nagari di Kecamatan Tanjung Raya, Kamis (14/3) guna menekan jumlah kasus demam berdarah yang sebulan terakhir meningkat pada daerah terseb ut.

PKK Agam Peringati HUT ke-41 AGAM, HALUAN— PKK Kabupaten Agam memperingati hari jadinya yang ke-41di rumah dinas bupati, Rabu (13/3) kemarin. Peringatan hari jadi bertemakan”Kita tingkatkan hasil karya PKK menuju peningkatan ekonomi keluarga di tengahtengah masyarakat” itu dihadiri Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, jajaran SKPD, Ketua Organisasi Wanita dan pengurus PKK kecamatan se-Kabupaten Agam. Sebelum kegiatan puncak di rumah dinas bupati dilakukan sepeda santai keliling Lubuk Basung diikuti masyarakat dan pegawai di lingkungan kantor bupati. Selain itu digelar bazar menggelar poroduk anggota PKK berupa kuliner dan hasik jahit menjahit khas Agam. Pada acara tersebut Ketua TP-PKK Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri mengatakan, peringatan HUT PKK hendaknga dijadikan sebagai momentum untuk mendorong semangat para anggota dan kader PKK dalam menjalankan tugas dan fungsinya tanpa meninggalkan tugas pokok di rumah. Sementara itu Wakil Bupati Agam Irwan Fikri selaku wakil dewan penyatun mengharapkan agar diusia ke-41 ini PKK lebih kompak dalam menjalankan program organisasi, sehingga tercalai keluarga yang makmur dan sejahtera. (h/ks)

Malalak Siap jadi Tuan Rumah MTQ A G A M , H A L U A N — Kecamatan Malalak menyatakan siap menjadi tuan rumah MTQ ke36 tingkat Kabupaten Agam tahun 2014 mendatang. Pernyataan siap itu disampaikan Camatnya Hendra Putra pada rapat kerja dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Agam 8-9 Maret 2013 di Hotel Parai. Begitupun forum Raker secara aklamasi menyatakan sepakat pula merekomendasikan kecamatan tersebut sebagai tuan rumah MTQ. Menurut Sekretaris LPTQ Agam, Khairul Koto kesepakatan merkomendasikan Malalak mengingat kecamatannya merupakan 1 dari 16 kecamatan yang belum pernah menjadi tuan rumah MTQ tingkat Kabupaten Agam, lagi pula konsensus bersama pada raker LPTQ tahuntahun sebelumnya disepakati bahwa pelaksanaan MTQ akan digulir pada setiap kecamataan, demi pemerataan. Untuk itu kecamatan calon pelaksana MTQ diharapkan LPTQ supaya menyiapkan diri sedini mungkin agar pelaksanaan berjalan lancar(h/ks)

PENGASAPAN— Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Agam melakukan fogging di Nagari Bayur dan Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya, Kamis (14/3), pengasapan dilakukan karena kasus DBD di wilayah tersebut meningkat selama Maret. RAHMAT HIDAYAT

Tak Apel Pagi, PNS Ditindak AGAM, HALUAN—Seorang PNS harus menjunjung tinggi kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Sebab, Kedisiplinan merupakan pangkal keberhasilan, apabila aparatur negara sudah membiasakan melalaikan tugas, akan berdampak buruk pada jalannya pemerintahan. Demikian dikatakan Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, saat apel pagi PNS di Kantor Bupati Agam, Kamis (14/3). “Kerja itu penting, tapi kalau tidak diseimbangkan dengan kedisiplinan sama saja bohong. Saya akan menindak tegas

pegawai yang mengabaikan setiap tugas maupun ketentuan yang seharusnya dilakukan pegawai,” katanya. Menurutnya, Jumlah PNS yang tidak disiplin akan mudah dipantau, misalnya melalui pelaporan dari masing unit kerja pada apel pagi. Dikatannya, setiap hari selalu ada saja yang tidak hadir tanpa keterangan, Padahal apel wajib untuk PNS di lingkungan Kabupaten Agam. “Pegawai yang sering tidak apel pagi tergolong tidak disiplin. Saya dan Bupati Agam akan kami carikan solusi tegas

untuk penegakkan kedisiplinan,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut wabup juga menyampaikan terima kasih kepada para pegawai yang mengikuti apel pagi, salah satu aturan main tentang kedisiplinan, ia juga meminta untuk mempertahankan kedisiplinan tersebut kalau bisa ditingkatkan untuk masa yang akan datang. Irwan Fikri berharap tidak ada lagi yang tidak hadir dalam apel pagi sehingga kita semua terhindar dari tindakan kedisiplinan pegawai . (h/yat)

Pisah Sambut Lurah ABTB BUKITTINGGI, HALUAN— Bergulirnya mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi Selasa lalu, juga sampai ke tingkat Pemerintahan Kelurahan. Salah satunya pimpinan Kelurahan Belakang Balok Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh ( ABTB ) Herman,S.Sos digantikan Drs.Amsar Bachtiar. “Selanjutnya Herman dipercayakan memimpin di Kelurahan Pakan Kurai Kecamatan Guguk Panjang. Sedangkan Amsar sebelumnya bertugas pada Dinas Perindagkop Kota Bukittinggi,” ujar Camat ABTB Ardiwan Aziz,S.STP saat pelantikan sekaligus pisah sambut di Aula PKK Belakang Balok Rabu ( 13/ 3 ). Menurut Ardiwan pada acara dihadiri LPM, RT/RW, PKK, tokoh masyarakat dan para kader lainnya, mutasi dan rotasi yang

terjadi di Pemerintahan Kota Bukittinggi baru-baru ini merupakan suatu hal yang wajar terjadi. Selain untuk melakukan penyegaran juga meningkatkan kinerja aparatur dalam memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat. Dia berharap dukungan dari semua komponen masyarakat yang ada di Kelurahan Belakang Balok untuk mensukseskan tugas-tugas Pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang akan diemban oleh Lurah yang baru. “Tanpa dukungan dan kerja sama yang baik antara aparatur Pemerintahan Kelurahan dengan lembaga masyarakat yang ada, mustahil program kerja yang telah direncanakan akan terlaksana dengan maksimal,” ujarnya. Pemerintahan Kecamatan dan Kelurahan tambahnya, dengan tangan terbuka

akan menerima saran dan kritik yang sifatnya membangun dari semua komponen masyarakat yang ada”, ujarnya. Sebaliknya kepada Lurah yang lama Ardiwan mengucapkan terima kasih atas upaya yang telah dilakukan dalam memajukan Kelurahan selama melaksanakan tugas di Belakang Balok. Sementara Ketua LPM Meta Seprinel menyebutkan, kerja sama yang sudah terjalin selama ini telah memberikan dampak yang positif dalam membangun masyarakat di Kelurahan. “Semua kita lakukan dengan musyawarah untuk mencapai mufakat. Melalui LPM, semua lembaga kemasyarakatan yang ada siap membantu pihak Kelurahan dalam menjalankan program dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, ujarnya.(h/rdw)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Agam dr. Indra didampingi Kabid Pemkes Bakhrizal kepada Haluan, Kamis (14/3) mengatakan, fogging dilakukan di Nagari Bayur, dan Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya. Ia menjelaskan, sebelumnya ditemukan dua kasus awal Maret 2013 pada Nagari Bayur dan Maninjau, yaitu di Jorong Banda Tangah dan Kubu Baru. Namun, pada pertengahan Maret pada nagari yang sama kasus demam berdarah kembali bertambah, yaitu di Jorong Lubuk Kandang dua orang, Banda Tengah dua orang, Lubuk Kandang satu orang, Sawah Rang Salayan satu orang, Kubu Baru satu orang, dan di Jorong Panurunan satu orang. “ Dalam bulan ini, ditemukan 10 kasus pada dua nagari tersebut, peningkatan ini cukup mengkha watirkan. Oleh sebab itu, salah satu cara untuk menekan bertambahnya kasus demam berdarah dilakukan fogging,” jelas Indra. Dikatakannya, selama Maret tahun 2013 sudah ditemukan 16 kasus demam berdarah di Kabupaten Agam, yaitu, sepuluh kasus di Kecamtan Tanjung Raya, dua kasus di Kecamatan Pakan Kamis, dua kasus di Tilatang Kamang, dan dua kasus di Kecamatan Matur. Dari 16 orang yang terjangkit demam berdarah ini tidak ada yang meninggal. “ Jika penanganan dilakukan dengan cepat pasien dapat tertolong. Tetapi jika penderita demam berdarah tidak mendapat pertolongan dengan cepat bisa membahayakan, bahkan bisa meninggal. Kita bersyukur dalam kurun 2011 penanganan bagi penderita demam berdarah berjalan optimal, hingga saat ini tidak ada penderita demam berdarah di Kabupaten Agam yang meninggal dunia,” jelasnya. Ia menambahakan, pada prinsipnya cara yang paling efektif dalam mencegah demam berdarah adalah kesadaran masyarakat menjaga kebesihan lingkungan dengan Melakukan tiga M, yaitu menguras tempat penampungan air, menutupnya, dan menimbun barang-barang bekas. (h/yat)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

Mengenal Penyakit Tiroid

Resep

Resep Baso Ikan Lele Bahan & Bumbu : - 1 kg daging ikan lele (murni daging saja, tanpa duri). kemudian buang kulitnya jadi yang dipakai hanya benar-benar daging ikan lele. - 1/4 kg tepung tapioka/tepung kanji. menurut ibu saya, jika ingin membuat baso yang enak maka perbandingan daging : tepung tapioka adalah 4 : 1. - bawang merah+bawang putih goreng secukupnya. (ini menggunakan ilmu kira-kira, karena biasanya feeling itu lebih diperlukan dalam memasak ^^). jika tidak suka bawang putih goreng, bisa diganti dengan bawang putih yang tidak digoreng sebanyak 2 siung. - merica bubuk secukupnya (lagi-lagi, ilmu kira-kira). - 2 butir telur ayam. - garam secukupnya. - es batu sedikit (berguna untuk menjadikan adonan baso lebih kenyal/tidak lembek). - air secukupnya. Cara Membuat : 1. masukkan daging ikan lele beserta semua bahan dan bumbu ke dalam blender (saya sarankan untuk membagi adonan baso menjadi beberapa kali blender agar blender kesayangan anda tidak cepat rusak). tambahkan air sampai 3/4 dari tinggi adonan dalam blender. kemudian blender sampai halus. lakukan sampai semua adonan selesai diblender. 2. siapkan panci berisi air mendidih, bentuk bulatan adonan baso tersebut (bisa menggunakan dua sendok atau lebih naturalnya gunakan tangan ^^ tapi wajib cuci tangan sampai bersih dulu yaa). masukkan bulatan baso ke dalam air yang mendidih tersebut (setelah air mendidih, kecilkan api karena api yang besar akan membuat baso cepat naik ke permukaan padahal dalamnya masih mentah). lakukan sampai adonan baso habis. 3. apabila baso sudah naik ke permukaan air, tandanya baso sudah matang. angkat, tiriskan. PS : adonan dengan resep diatas untuk 100 baso kecil.

GANGGUAN fungsi dan morfologi kelenjar tiroid merupakan topik yang mengalami peningkatan beberapa tahun terakhir ini. Penyebab gangguan tiroid memang belum bisa diketahui pasti, namun peran faktor lingkungan, polusi, perubahan nutrisi tidak dapat diabaikan. Faktor lain dari gangguan tiroid adalah tingkat kesadaran masyarakat yang semakin membaik, terutama di kota besar. Diperlukan penanganan diagnostik yang tepat untuk mendapatkan diagnostik sedini mungkin, misalnya USG, FNAB (Fine needle aspiration biopsy), radionuklir dll. Di samping pemeriksaan hormon tiroid itu sendiri. Sekitar 3,7% populasi di dunia mempunyai nodul tiroid jika dilakukan pemeriksaan dengan metode palpasi (perabaan), namun jika dilakukan pemeriksaan USG maka ditemukan 20%-70% populasi yang mempunyai nodul tiroid. Nilai ini tidak jauh berbeda degan pemeriksaan saat autopsi. Maka saat ini USG adalah salah satu alat diagnostik yang harus digunakan untuk menilai nodul tiroid. Dahulu pemeriksaan USG hanya bisa menilai apakah sebuah benjolan di daerah tiroid adalah sebuah kista (cair) atau padat, menilai jumlahnya dan memperkirakan besarnya. Namun saat ini USG dapat menilai kecenderungan nodul tiroid ke arah keganasan atau jinak, menilai apakah ada kemungkinan

nodul tersebut membesar, mencari tahu underlying disease (penyakit yang mendasarinya) dan membantu penentuan terapi pilihan. Gangguan kelenjar tiroid kerap tidak disadari karena tak ada gejala khusus. Padahal, jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini, kelainan tiroid dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Karena itu, masyarakat perlu mewaspadai kelainan tiroid. Kelenjar tiroid adalah salah satu dari kelenjar endokrin terbesar pada tubuh manusia.

Kelenjar ini dapat ditemui di bagian depan leher, sedikit di bawah laring. Kelenjar ini berfungsi untuk mengatur kecepatan tubuh membakar energi, membuat protein, dan mengatur sensitivitas tubuh terhadap hormon lainnya. Kelainan tiroid dapat dibedakan antara kelainan fungsi dan kelainan bentuk. Kelebihan hormon tiroid (hipertiroid) atau kekurangan hormon tiroid (hipotiroid) termasuk kelainan fungsi. Adapun kelainan bentuk terlihat dari kelenjar yang membesar. Umumnya, kelainan tiroid

Tiroid Pada Anak

Tips Mencegah Tiroid TIROID lazim dikenal sebagai kelenjar gondok (thyroid gland). Letaknya di leher bagian depan, tepatnya di bawah jakun. Kelenjar yang kecil ini biasanya tidak kelihatan, sehingga sering dilupakan orang. Sampai ketika timbul benjolan, gangguan hormon, atau terjadi komplikasi, barulah tiroid ini menarik perhatian. Tiroid yang sehat membuat kita bertumbuh dengan normal, beraktivitas dengan baik, serta bisa hamil dan melahirkan bayi yang sehat. Gangguan hormon tiroid berisiko menimbulkan berbagai penyakit. Hormon tiroid yang berlebihan bisa membahayakan, karena bisa menyebabkan komplikasi pada jantung, mata, dan organ penting lain, yang kadang sukar dikendalikan. Kekurangan hormon tiroid yang bisa memperlambat aktivitas sel tubuh pun dapat berakibat fatal. Jadi, kenalilah tiroid kita. Dengan membaca buku ini dan menguasai dasar-dasar pengetahuan mengenai kelenjar tiroid, kita bisa mengambil langkah yang benar dalam hal mencegah dan mengobati tiroid, mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, serta memilih dokter yang tepat untuk mendiskusikannya dengan lebih terarah. (h/tkl)

KURANGNYA kadar tiroid pada anak, terjadi setidaknya 1 dari 4000 kelahiran, lebih sering dialami perempuan dibandingkan laki-laki. Di negara maju, sudah dilakukan penapisan (screening) untuk diagnosis kelainan ini, karena efek yang ditimbulkan cukup merugikan. Sayangnya di Indonesia hal ini belum rutin dilakukan karena mahalnya biaya pemeriksaan untuk mengukur kadar hormon tiroid. Hipotiroid bisa disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab ini diantaranya, gangguan pada organ tiroid yang memproduksi hormon (misalnya terjadi gangguan pembentukan kelenjar tiroid), adanya gangguan

metabolisme hormon atau karena adanya senyawa yang mengakibatkan hormon tiroid tidak bekerja optimal. Dengan adanya gangguan ini, maka fungsi hormon tiroid tidak optimal. Padahal hormon ini berperan dalam pertumbuhan badan dan lebih enting pertumbuhan sel otak. Permasalahan utama yang muncul akibat berkurangnya hormon tirodi adalah gangguan pertumbuhan dan retardasi mental. Selain itu dapat terjadi masalah pada gerakan (motorik) dan gangguan berbicara. Kenali gejala penyakit tiroid Kadang, gejala penurunan kadar hormon tiroid sangat sumir, sehingga luput dari perhatian orang

Tiroid, Banyak Menyerang Wanita

GANGGUAN tiroid (kelenjar gondok) 4-5 kali lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Sebagian besar terjadi pada saat wanita hamil karena danya perubahan hormonal dan metabolisme. Fungsi tiroid yang baik sangat penting untuk ibu dan janin yang dikandungnya. Khususnya selama 3 bulan pertama kehamilan, pada saat itu hanya ibu yang menjadi

ditandai dengan pembesaran kelenjar tiroid, yang dikenal awam dengan gondok. Gejala utama hipertiroid, antara lain, turunnya berat badan meski banyak makan, keringat berlebihan, jantung berdebar-debar, dan mata menonjol. Hipertiroid dapat menyebabkan gangguan fungsi tubuh, termasuk gangguan irama jantung, bahkan gagal jantung. Ranah ilmu kedokteran nuklir pun tak kalah berkembang seiring makin banyaknya kasuskasus kelainan tiroid yang bisa ditangani oleh pada ahli di

sumber hormon tiroid bagi janin. Gangguan tiroid pada ibu hamil yang paling sering terjadi adalah kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme). Kekurangan tiroid pada ibu hamil umumnya ditandai dengan nilai TSH tinggi yang ditemukan pada sekitar 2,5 % kehamilan normal. 4-9% wanita usia subur (18-45 tahun) diketahui memiliki kadar TSH yang meningkat.

Kadar TSH yang tinggi mempengaruhi fungsi tiroid secara signifikan, khususnya terjadi selama kehamilan. Individu yang berisiko tinggi untuk mengalami kekurangan tiroid selama kehamilan adalah individu yang memiliki : 1. Kecenderungan kekurangan tiroid sebelum hamil 2. Riwayat penyakit tiroid autoimun dalam keluarga dan diri sendiri

bidang ini. Aplikasi kedokteran nuklir dalam kelainan kelenjar tiroid bisa berupa alat diagnostik, terapi dan penelitian. Dari segi diagnostik, pemeriksaan yang sering dilakukan misalnya uptake test, supresi test, scintigrafi, menilai sisa jaringan tiroid setelah operasi pengangkatan tiroid dan mencari lesi metastatic (penyebaran sel kanker). Dari segi terapi, ilmu kedokteran nuklir sangat membantu penanganan kasus hipertiroid, beberapa jenis kanker tiroid, serta lesi metastatic kanker tiroid. (h/trd)

Kehamilan dan Tiroid tua. Berikut adalah gejala-gejalanya : - Berkurangnya aktivitas dibandingkan dengan anak normal - Bagian dahi depan melebar - Sulit makan dan berat badan tidak meningkat - Pertumbuhan tinggi badan lambat. - Buang air besar sulit - Kulit menjadi kuning (jaundice) - Menangis dengan suara keras dan serak Seringkali anak dengan hipotiroid dikenal sebagai “anak baik” karena jarang menangis dan lebih sering tertidur. Jika memiliki anak dengan gejala tersebut, riwayat keluarga harus ditelusuri mendalam, terutama jika didapatkan riwayat adanya retardasi mental pada anggota keluarga yang lain, mungkin saja hal ini disebabkan berkurangnya kadar hormon tiroid. Seorang ibu yang mengalami kekurangan hormon tiroid pada saat mengandung atau saat melahirkan juga perlu mendapatkan perhatian, karena anaknya kemungkinan mengalami kelainan yang sama. Penyakit tiroid ini biasanya dialami bayi yang memiliki berat lahir kurang dari 200 gram atau lebih dari 4500 gram. (h/trd)

3. Diabetes mellitus tipe 1 4. Kelainan autoimun lain, seperti arthritis rheumatoid, sindrom sjogren 5. Penurunan cadangan tiroid (kemungkinan disebabkan riwayat iradasi leher dan tiroidektomi sebagaian) Penyakit tiroid dan kehamilan memiliki gejala yang sama, sehingga sulit untuk mengetahui gejala apa yang muncul terlebih dahulu. Hal ini penting untuk dibedakan karena perubahan fungsi tiroid ibu hamil dapat menyebabkan komplikasi yang parah pada ibu dan anak, sehingga diperlukan evaluasi laboratorium unutk mengetahui status tiroid ibu hamil. Penyakit tiroid yang dialami ibu hamil selama dalam kehamilan khususnya di trisemester pertama dan ketiga, adalah : Perasaan lelah, mual, penambahan berat badan, perubahan kulit, rambut dan kuku, konstipasi,, pusing, perubahan mood (perasaan) dan sakit kepala. Pemeriksaan Anti TPO dapat digunakan untuk : 1. Membantu menegakkan diagnosisi penyakit tiroid autoimun

2. Menentukan adanya faktor risiko, seperti : - Penyakit tiroid autoimun - Kekurangan tiroid selama terpai interferon alfa, interleukin 2 atau litium - Disfungsi tiroid selama terapi amiodarone - Kekurangan tiroid pada pasien sindrom doen - Disfungsi tiroid selama kehamilan dan tiroiditis post partum - Keguguran an kegagalan pembuahan di luar kandungan atau in vitro fertilization (IVF) Pemeriksaan Anti TPO untuk wanit hamil dilakkan pada minggu ke 12-20 kehamilan, sedangkan pada oenderita disfungsi tiroid autoimun lain, waktu pemeriksaan dilakukan tergantung permintaan dari dokter. Diagnosis dini kekurangan kelenjar tiroid dan pengobatan yang efektif penting dilakukan, khususnya selama masa kehamilan karena komplikasi yang timbul dapat menyebabkan kehilangan janin, hipertensi pada kehamilan, kelahiran prematur, dan juga menyebabkan kelainan perkembangan otak pada bayi. (h/ptr)

TIDAK seperti hipertiroid yang memberikan gejala nyata (pembesaran leher atau timbul benjolan), hipotiroid sering kali tidak disadari gejalanya. Akibatnya, banyak penderita yang tak sadar dirinya memiliki kadar tiroid yang rendah. Kelainan hipotiroid harus diwaspadai oleh wanita usia produktif. Karena, saat hamil, janin belum dapat memproduksi sendiri hormon tiroidnya di 5 bulan pertama kehidupannya. Si janin bergantung sepenuhnya pada produksi hormon si ibu. Tak ayal, bila janin tak mendapat cukup yodium, maka perkembangan otaknya akan terhambat yang dapat mengakibatkan kecacatan fisik (tumbuh kerdil/ cretin) dan keterbelakangan mental (down syndrome). Bila seorang wanita mengalami hipotiroid, kekurangan hormon itu harus segera dinormalkan lewat terapi

hormon. Dia tidak boleh hamil selama minimal 6 bulan. Wanita dengan kelenjar tiroid normal pun cenderung akan mengalami kekurangan yodium saat hamil. Karena itu, dokter biasanya menyarankan konsumsi suplemen potasium yodium tiap hari selama masa kehamilan dan menyusui untuk menghindari risiko. Bagi wanita yang telah mengetahui dirinya pengidap hipotiroid harus menginformasikan dokter kandungan dan anaknya saat hamil/ melahirkan. Ada baiknya dilakukan screening TSH pada tiap bayi yang baru lahir untuk mengetahui apakah terdapat kelainan kelenjar tiroid. Tiap bayi yang dilahirkan memiliki peluang 1/8.000-1/10.000 untuk terkena kelainan kelenjar ini. Bila terdeteksi dini dan segera diobati, maka bayi pun luput dari kecacatan. (h/fml)

MISDAR DAMIS

Jadi Ketua Bundo Kanduang Agam AGAM,HALUAN — Musyawarah kecamatan (Muscam) Bundo Kanduang Palupuah di kantor camat Palupuh Senin(11/3) berhasil memilih pengurus periode 20132018. Terpilih sebagai Ketua Misdar Damis, Wakil Ketua Maiyulis, Sekretaris Dardaneli Wakil Sekretaris Ermawati dan Bendahara Devita Maryani, bidang organisasi Neni, Rosma dan Mawarni, bidang ekonomi Lismawarni, Asmayurni dan Hariati, bidang kebudayaan Silvia Anggraini, Suwarni dan Widiawati, bidang kesejahteraan Tasniati, Zulbaidar dan Samsiar. Pemilihan dipimpin oleh Payuang Panji yang juga ketua LKAAM kecamatan Palupuh ZA Dt Parpatiah. Dikatakan Dt Parpatiah, Bundo Kanduang merupakan mitra LKAAM, oleh karena itu program kedua organisasi itu harus sinergi, diantara program yang cukup penting saat ini adalah pelestarian dan pewarisan adat basyandi sayarak syarak basandi kitabullah kepada generasi muda. ”Generasi muda harus memiliki pengetahuan dan mampu menerapkan adat minang sebagai benteng budaya dari ancaman budaya asing yang gampang masuk diera kemajuan teknologi seperti sekarang”kata Dt Parpatiah yang juga anggota DPRD agam. Sementara itu camat Palupuh Syahrul Hamidi mengharapkan organisasi bunda kanduang dapat mendorong beragai program pemerintah. Pemilihan diikuti ibu-ibu utusan dari nagari berjalan lancar dalam suasana hangat dan demokratis. (h/ks)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman:Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

TAHUN DEPAN

RI Ingin jadi Produsen Kakao Terbesar LINGKAR

Awal Tahun, Laba Bank Tumbuh 10 Persen

JAKARTA, HALUAN— Kementerian Pertanian (Kemtan) berharap tahun depan Indonesia menjadi produsen biji kakao terbesar di dunia. Untuk itu, pemerintah akan menggenjot target produksi kakao menjadi 1,5 juta ton pada 2014.

JAKARTA, HALUAN—Berdasarkan Statistik Perbankan Bank Indonesia (BI) terbaru, pada Januari 2013 laba bersih industri perbankan mencapai Rp10,96 triliun atau tumbuh 10,68 persen dibandingkan periode sama tahun lalu Rp9,9 triliun. Ada dua faktor utama pendorong pertumbuhan laba tersebut. Pertama, kenaikan pendapatan bunga, sekaligus diikuti penurunan beban bunga. Per Januari 2013, pendapatan bunga tumbuh 3,11 persen menjadi Rp36,55 triliun. Sementara beban bunga anjlok 10,67 persen menjadi Rp17,68 triliun. Penurunan beban bunga lantaran perbankan gencar menghimpun dana murah dan mengurangi ketergantungan pada dana mahal. Kedua, penurunan drastis beban pendapatan non-bunga atawa fee based income(pendapatan non bunga) selama Januari lalu menurun 31,34 persen menjadi Rp28,69 triliun. Di sisi lain, fee based income hanya turun 20,63 persen menjadi Rp20,13 triliun. Direktur Kelembagaan dan BUMN Bank Rakyat Indonesia (BRI), Asmawi Syam, menilai masih rendahnya pertumbuhan laba awal tahun akibat masih rendahnya permintaan kredit dan transaksi nasabah. “Ini hanya siklus tahunan, kuartal pertama memang bisnis perbankan berjalan lambat, nasabah masih melakukan perhitungan kebutuhan ekspansi tahun ini,” ujarnya pekan lalu. Direktur Utama Bank Jabar Banten, Bien Subiantoro, mengamini. Menurutnya, pertumbuhan kredit perbankan sangat tergantung pertumbuhan ekonomi dan permintaan kredit nasabah. Pada awal tahun, penopang bisnis bank adalah kredit konsumer. “Kredit modal kerja dan investasi tumbuh mulai kuartal dua seiring kenaikan produksi dan permintaan barang,” ujarnya. Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA), Jahja Setiaadmaja, menambahkan tahun ini pertumbuhan kredit akan sama dengan tahun lalu, di kisaran 22 persen-24 persen. Salah satu pendukung, pertumbuhan ekonomi masih sama di kisaran 5,5 persen-6,5 persen. (h/kcm)

Gamal Nasir, Dirjen Perkebunan Kemtan optimis target itu tercapai. “Melalui gernas kakao, produksi bisa naik,” katanya. Data Kemtan menyebutkan, tahun lalu produksi kakao Indonesia mencapai 800.000 ton dan tahun ini ditargetkan menjadi 1 juta ton. Untuk menggenjot produksi, Kemtan mengandalkan program gerakan nasional (gernas) kakao dengan dana Rp3,5 triliun. Dana dipakai untuk meremajakan dan meningkatkan produktivitas tanaman kakao mencapai seluas 450.000 hektare (ha) atau sekitar 30 persen luas perkebunan kakao di Indonesia. Saat ini, luas areal perkebunan kakao di Indonesia mencapai 1,6 juta hektare. Menurut Gamal, kenaikan produksi kakao akan mampu mengerek industri hilir kakao. Sebab bertambahnya industri pengolahan dalam negeri membuat kebutuhan bahan baku biji kakao meningkat. Tahun ini setidaknya ada dua perusahaan pengolah kakao yang mulai beroperasi, yakni Barry Callebout dari Amerika Serikat dan JB Cocoa asal Malaysia. Dua perusahaan itu masing-masing berkapasitas 30.000 ton per tahun. Awal 2014, pabrik olahan kakao Cargill ber-

TERIMA SPT— Kepala KP2KP Padang Aro Mailani (kanan) menerima laporan SPT, PPh Orang Pribadi dari Asisten I Bidang Pemerintahan Umum dan Kesra Bakri Bakar usai Pekan Panutan SPT PPh di aula kantor Bupati Solsel, Kamis (14/3).IST

Maimunah si Penjual Perlengkapan Jenazah

Bertahun-tahun bergelut dengan berbagai macam persiapan penyelenggaraan jenazah membuat Maimunah (45) merasa dekat juga dengan dunia akhirat. Namun, terlepas dari semua itu keuntungan yang diperolehnya lumayan besar. OSNIWATI PADANG, HALUAN— Bertahun-tahun bergelut dengan berbagai macam persiapan penyelenggaraan jenazah membuat Maimunah (45) merasa dekat juga dengan dunia akhirat. Namun, terlepas dari semua itu keuntungan yang diperolehnya lumayan besar. Katanya kepada Haluan, Kamis, (14/3) untung yang di dapat dalam berdagang bunga dan segala macam persiapan penguburan jenazah cukup untuk kebutuhan setiap hari. “Memang tidak banyak keuntungan yang di dapat, akan tetapi bagaimanapun saya harus menjalani kehidu-

pan ini. Sehari dapat Rp200.000- Rp400.000. Memang sekarang ini banyak saingan. Namun, karena langganan saya banyak juga yang bertahan,” ucap Maimunah.Perlengkapan yang disediakan ada kain kafan, tikar, sabun mandi, parfum, plastik, kapur barus, dan kapas. Maimunah menambahkan, menjual perlengkapan mayat bukan termasuk bisnis, sebab penjual tidak meraih keuntungan seperti menjual barang lain melainkan lebih kepada kepada rasa ingin menolong sesama. “ Penjual ini semua me-

mang murni keinginan kita sendiri saja. Ada rasa kesadaran ketika ada pembeli yang bercerita tentang kematian. Kalau berbicara masalah keuntungan memang tidak relefan rasanya. Apalgi yang meninggal tidak setiap saat,”kata Maimunah. Kalau ada yang mau pesan, kita juga bisa bantu menyediakan perlengkapan,” tambah dia. Maimunah menjelaskan, usaha penyedian perlengkapan mayat pasar raya ini turun-temurun. Mereka juga sepakat jika menjual perlengkapan mayat bukan mencari keuntungan. Adapun yang dijual oleh Maimunah antara lain, siriah, bunga mawar, jeruk wangi, serta bermacam perlengkapan untuk penyelenggaraan jenazah lainnya. Dari segi harga tidak mahal. Sirih satu ikat Rp5.000, bunga mawar Rp6.000 per kantong. “Saat ini yang paling sulit untuk mendapatkan bunga mawar merah. Karena menurut distributor bunga mawar tidak selalu berbunga setiap hari,”jelasnya. Maimunah berjualan perlengkapan mayat ini sudah 5 tahun. Semenjak gempa Maimunah sekarang berada dekat matahari. Sehingga ketika masuk ke dalam pasar dari arah Kantor Balai Kota Padang ditemukan penjual perlengkapan jenazah. (h/cw-oos)

kapasitas 60.000 ton per tahun juga direncanakan beroperasi. Asosiasi Industri Kakao Indonesia (AIKI) memproyeksikan produksi kakao olahan pada tahun ini akan naik 28,5 persen menjadi 450.000 ton. Ekspor kakao olahan juga akan naik menjadi 360.000 ton dari 2012 sebanyak 280.000 ton. Salah satu perusahaan yang menggenjot produksi adalah PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII. Hanya saja menurut Soewarno, Direktur Produksi PTPN XII, tahun ini produksi kakao PTPN XII hanya mencapai 4.000 ton5.000 ton. Jumlah itu naik tipis dibanding 2012 yang sebesar 4.517 ton, terdiri dari 3.716 ton kakao bulk dan 855.000 ton kakao edel. “Kakao bulk tahun ini tidak sebagus tahuntahun lalu,” katanya. Serangan hama telah membuat kuantitas dan kualitas produksi kakao menurun. Penurunan kualitas dikhawatirkan juga membuat harga turun. Jika pada 2012 harga jual rata-rata kakao edel high grademencapai 4,94 dollar AS per ton. Tahun ini diprediksi turun menjadi 4,20 dollar per ton. Begitupun harga kakao bulk diperkirakan turun menjadi 2,50 dollar per ton dari sebelumnya mencapai 2,70 dollar per ton. (h/kcm)

Kesadaran Pajak Pribadi Masih Rendah SOLSEL, HALUAN- Kesadaran membayarkan pajak orang pribadi di Kabupaten Solok Selatan masih rendah karena realisasi hanya sekitar 50 persen pada 2012. Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Pajak (KP2KP) Padang Aro Mailani, Kamis (14/3) mengatakan, laporan SPT PPh Orang Pribadi 2011 yang dikeluarkan pada 2012 hanya mencapai 2500 orang, atau sekitar 50 persen. “Kita punya perkiraan SPT PPh Orang Pribadi di Solsel mencapai 5.000 orang, namun yang melapor hanya sekitar 2500 orang,” ujar Mailani. Capaian ini tergolong rendah, walau target KP2KP Padang Aro hanya 60 persen. “Target 2012, SPT PPh Orang Pribadi naik sekitar 2,2 persen, dari 60 persen menjadi 62,2 persen dari

6.000 orang,” terangnya. Karena kesadaran individu dinilai masih rendah untuk melaporkan SPT, maka dilaksanakan kegiatan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun Pajak 2012 di Kabupaten Solok Selatan. Mailani mengatakan, kegiatan rutin tahunan yang dilakukan oleh KP2KP merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan pribadi yang sadar pajak. “Hari ini kita mengadakan kegiatan pekan panutan, tujuannya meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat wajib pajak di Kabupaten Solok Selatan,” terangnya. Tingkat kepatuhan penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi masih sangat rendah. Diharapkan dengan acara ini dan peran serta kepala daerah untuk mem-

berikan contoh tauladan bagi masyarakat khususnya wajib pajak di Solok Selatan. “Semakin besar SPT PPh Orang Pribadi disampaikan oleh wajib pajak semakin besar penerimaan pembagian PPh antara pemerintah pusat dan daerah. Maka dari itu, kami berharap dengan diadakannya pekan panutan ini menjadi contoh tauladan bagi kita semua, melalui taat pajak mari kita bangun Kabupaten Solok Selatan,” pungkasnya. Menurut Mailani, Direktorat Jenderal Pajak mengemban tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan berdasarkan undang-undang, untuk menghimpun penerimaan negara dari sektor pajak. “Penerimaan dalam

>> Editor : Afrianita

negeri ini digunakan untuk membiayai anggaran penyelenggaraan negara, pelayanan dan pembangunan nasional,” katanya. Untuk diketahui, bahwa 74% APBN Indonesia dibiayai oleh sektor pajak dengan rencana penerimaan pajak 2013 sebesar Rp1.042,8 triliun. Sesuai dengan pasal 7 UU Nomor 28 Tahun 2007, sebagaimana telah dirubah terakhir dengan UU Nomor 16 Tahun 2009 TentangKetentuan. Umum dan Tatacara Perpajakan, apabila surat pemberitahuan tidak disampaikan dalam jangka waktu yang telah ditentukan sampai 31 Maret, maka dikenai sanksi administrasi berupa denda sebesar Rp100.000.(h/col)

>> Penata Halaman : Jefli


16

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

RANGKAIAN HUT KE-51

Bank Nagari Bagikan 800 Paket Beras

BERSAMA— Direktur Utama Bank Nagari, Suryadi Asmi bersama Direktur Umum, Amrel Amir dan masyarakat penerima bantuan beras Bank Nagari Peduli. IST

PADANG, HALUAN—Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungannya dan bagian dari perayaan HUT Bank Nagari ke-51, sebanyak 800 paket beras dibagikan kepada masyarakat sekitar kantor pusat Bank Nagari Jl. Pemuda No.21 Padang, Kamis (14/3). Direktur Utama Bank Nagari, Suryadi Asmi menghadiri langsung pemberian bantuan beras tersebut bersama Direktur Umum, Amrel Amir, Sekretaris Perusahaan Mardiah. Hadir juga Sekretaris Camat Padang Barat, Tedi dan humas Bank Nagari, Tasman. Suryadi memuji masyarakat sekitar kantor pusat Bank Nagari yang selama ini telah memberikan kontribusi dan dukungan kepada Bank Nagari sehingga bank tersebut bisa berkembang dan besar seperti saat ini. “Kemajuan Bank Nagari selama ini tak lepas dari kontri-

busi masyarakat di sekitarnya. Selama kurang lebih 50 tahun Bank Nagari berkantor di Jl. Pemuda, situasi dan kondisi bank pelat merah tersebut dapat dikatakan aman terkendali. Terima kasih untuk masyarakat sekitar lingkungan Bank Nagari atas dukungannya selama ini. Cita-cita luhur dari bank ini adalah untuk kesejahteraan masyarakatnya. Jika bank ini besar, maka masyarakatnya juga harus sejahtera. Oleh karena itu sebagai bentuk kepedulian Bank Nagari dan sekaligus juga merayakan HUT Bank Nagari ke-51 tahun yang jatuh 12 Maret 2013 ini, maka kita memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat di lingkungan bantuan ini berupa paket beras,” ujar Suryadi lagi. Sekretaris Camat Padang Barat, Tedi yang mewakili camat yang berhalangan hadir menga-

takan terima kasih dan apresiasinya atas kepedulian dan bantuan yang diberikan bank nagari kepada masyarakat. “Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami, karena memang masih banyak warga kita yang membutuhkan bantuan. Terima kasih pada Bank Nagari semoga di usianya yang semakin bertambah, bank ini semakin maju dan semakin peduli pada lingkungannya,” kata Tedi. Selain pemberian bantuan beras, dalam hari yang sama Bank Nagari juga mengadakan kegiatan donor darah yang bekerjasama dengan PMI Padang dan dibantu oleh Ikatan Istri Bank daerah (Isbanda). “Siapapun itu baik nasabah Bank Nagari, karyawan atau pun masyarakat umum yang ingin menyumbangkan darahnya silahkan saja karena kegiatan ini memang terbuka untuk umum. (h/ita/atv)

Gubernur Apresiasi HUT REI PADANG, HALUAN—Peringatan HUT ke-41 REI di Sumbar mendapat apresiasi dari Ketua DPD RI Irman Gusman dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Rangkaian acara yang telah berlangsung sejak, Rabu (13/2) ini berlangsung semarak yang diawali peresmian 100 ribu unit rumah secara simbolis di Aro Suka, Solok. Rangkaian HUT REI yang tahun ini dipercaya Sumbar sebagai tuan rumah tentunya memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah ini. Karena dalam kegiatan ini hadir ratusan pengusaha perumahan dari 33 provinsi di Indonesia. Semua itu tidak lepas dari peran Ketua DPD REI Sumbar Alkudri, yang sejak setahun lalu proaktif memperjuangkan dipilihnya Sumbar sebagai tuan rumah perayaan puncak HUT REI di Sumbar. Hal itu terungkap dalam Welcome Dinner Puncak HUT ke-41 REI di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (13/3) malam. Selain Gubernur, Ketua DPD dan Alkudri, juga hadir Ketua Umum DPP REI Setyo Maharso, Wakil Gubernur Muslim Kasim, dan ratusan pengembang dari seluruh Indonesia. “Kami mengapresiasi Ketua DPD REI Sumbar Alkudri yang memperjuangkan terselenggaranya HUT REI di Sumbar, yang dihadiri para pengusaha perumahan di Sumbar,” kata Gubernur. Irman Gusman juga mengapresiasi DPD REI Sumbar yang dipimpin Alkudri, karena berbuat nyata bagi daerah, dengan mendatangkan ratusan pengusaha ke Acara Welcome Dinner Puncak HUT ke-41 REI di Auditorium Gubernuran Sumbar, Rabu (13/3) malam. Tampak Ketua REI Sumbar ALKUDRI.

Sumbar. Ini berdampak positif bagi ekonomi daerah, terutama investasi dan pariwisata. Alkudri juga dinilai layak menjadi pemimpin Kota Padang. “Kepala daerah dan masyarakat mesti memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya, agar para pengusaha yang hadir bisa kembali lagi ke daerah ini,” harap Irman. Sementara itu, Alkudri mengatakan, dirinya sudah mempersiapkan segala hal yang berkaitan dengan HUT REI di Sumbar ini, seusai HUT REI di Manado tahun lalu. Makanya, Ketua Pelaksana HUT ke-41 REI ini mengaku bahagia semua rekannya sesama pengusaha perumahan bisa hadir dalam acara ini, begitupula dengan Ketua Umum REI, Menpera, Ketua DPD dan Menperin. Setelah welcome dinner, acara dilanjutkan makan bajamba di Istano Basa Pagaruyung, dan wisata kuliner dan belanja di Bukittinggi serta makan sate Mak Sukur di Padang Panjang. Hari ini, dijadwalkan dilakukan kegiatan sosial penyerahan bantuan bagi anak yatim di objek wisata Batu Malin Kundang, Pantai Aia Manih Padang, d ilanjutkan keliling kota Padang bersama ribuan tukang ojek untuk memeriahkan HUT REI. Diakhiri Gala Dinner di Grand Inna Muara Hotel, Jumat (13/3). (h/vid)

Kia Targetkan Penjualan 20.000 Unit JAKARTA, HALUAN— Tahun ini, ambisi Kia Indonesia cukup besar dengan mendongkrak kembali penjualan minimal naik 50 persen menembus 20.000 unit dari pencapaian tahun lalu 13. 651 unit. Merek kedua asal Korea Selatan ini berhasil mencatatkan peningkatan penjualan sampai 50,3 persen 2012 dibandingkan tahun sebelumnya 9.081 unit. “Target ini (20.000) dari hasil yang kami capai tahun lalu (2012) dan kami mau mengulanginya lagi tahun ini,” komentar Hartanto Sukmono, Direktur Pemasaran PT Kia Mobil Indonesia di Jakarta Barat, hari ini (14/3). Secara umum, total pasar mobil baru di seluruh Indonesia masih diprediksi naik 5-10 persen menjadi 1,2 juta unit dari tahun lalu hanya 1,1 juta unit. Kia mengaku masih mengandalkan model terlarisnya Picanto sebagai penopang utama penjualan tahun ini. Tahun lalu saja, kontribusinya mencapai 56 persen atau 7.675 unit.

Meski tahun ini, banyak rival baru berdatangan di segmen ini, Kia mengaku masih optimis. Apalagi, Honda Brio baru saja mengumumkan kalau penjualannya berhasil menggeser Picanto dari puncak segmen city car di Indonesia. “Memang kami tidak memungkiri kalau persaingan semakin ketat. Tetapi, sampai saat ini kami masih happy, biar bagaimanapun kue yang diperebutkan makin besar dengan masuknya pemain-pemain baru seperti Toyota Etios Valco, Honda Brio, Mitsubishi Mirage yang mulai masuk ke pasar,” beber Hartanto. Selain itu, di segmen sub kompak segmen B, Kia juga mengaku mendapat respon positif dari pasar dengan andalan Rio baru. Sepanjang tahun lalu, Rio berhasil terjual 3.234 unit naik 130,6 persen dari sebelumnya hanya 1.402 unit. “Masalah pasokan jadi kendala kami dari Korea Selatan, padahal kalau pasokan lancar setidaknya kita bisa menjual sampai 4.000 unit tahun lalu,” tutup Hartanto. (h/kcm)

Apindo Dukung Penghapusan Subsidi BBM JAKARTA, HALUAN— Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendukung pemerintah untuk menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk menyelamatkan perekonomian nasional. “Kami merasa dengan tidak ada penghapusan subsidi BBM membuat neraca perdagangan defisit, rupiah bergejolak, sehingga mengganggu perekonomian nasional,” ujar Ketua Apindo, Sofjan Wanandi di Jakarta, Kamis (14/3). Sofjan mengatakan, penghapusan subsidi BBM membuat pemerintah lebih leluasa mengaSOFJAN lokasikan anggarannya untuk mengembangkan sektor lain seperti, infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. “Pelaku usaha sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur di seluruh Indonesia

yang akan berpengaruh terhadap perekonomian nasional,” ucapnya. Menurutnya, anggaran subsidi juga perlu dialihkan ke sektor pendidikan, mengingat masih banyak anakanak Indonesia yang tidak dapat melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, angaran juga perlu dialokasikan untuk sektor kesehatan dengan membangun dan mengembangkan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) dan rumah sakit daerah. Sofjan menilai, penghapusan WANANDI BBM bersubsidi harus segera diimplementasikan, agar perekonomian nasional kembali membaik. “Saya usulkan paling lambat 1 April 2013, lebih cepat diterapkan akan lebih baik,” katanya. (h/inl)

Mal Paling Boros Listrik JAKARTA, HALUAN—Pemerintah terus menyatakan, selama ini pusat perbelanjaan atau mal masih menjadi golongan pelanggan PLN yang paling boros mengkonsumsi listrik. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EKBTE) Kementerian ESDM Rida Mulyana ketika ditemui di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (14/3). “Selama ini paling boros konsumsi listrik itu mal, lihat saja siang-malam terang benderang begitu, bahkan tiang pun dikasih lampu, seharusnya kan kalau tidak perlu jangan dinyalakan,” ucap Rida. Dikatakan Rida, salah satu pihak yang protes soal kenaikan listrik salah satunya adalah pengusaha mal. “Padahal mal protes naiknya listrik, tapi mereka sendiri boros,” ucapnya. Untuk itulah, Rida menyarankan agar kalangan pengusaha mal membangun pembangkit listrik sendiri terutama listrik tenaga surya (matahari). “Makanya agar lebih hemat, mal kita sarankan bangun pembangkit listrik sendiri terutama matahari, bagian atap mereka kan luas tuh, lebih baik dibagun panel surya, biar tidak terlalu tergantung PLN, bahkan dalam waktu dekat kita mau keluarkan rekomendasi itu untuk mal dan perkantoran,” ucapnya. Apalagi kata Rida, saat ini harga panel surya sudah turun harganya atau sudah ekonomis. “Harga panel surya saat ini sudah ekonomis, masalah memang masih di baterai, selain harganya masih lama ketahanan baterai kebanyakan hanya sampai 2-3 tahun, tapi kemarin kita dapat informasi adaa baterai dari Jerman tahan bisa sampai 5-6 tahun,” tandasnya. (h/dtk)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Jefli


KAMIS, 14 MARET 2013 M 2 JUMADIL AWAL 1434 H

17

BAYERN MUNICH 0-2 ARSENAL

Keajaiban tak Kunjung Datang MUNICH, HALUAN — Keajaiban yang diharapkan Arsenal tak kunjung tiba, kendati mereka berhasil mengalahkan Bayern Munich 2-0 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Namun hasil itu tak bisa melajukan The Gunners ke perempatfinal karena kalah agregat gol tandang 3-3. Dalam laga yang dihelat di Allianz Arena, Kamis (14/

3/2013) dinihari WIB, Arsenal yang tertinggal 1-3 di leg pertama sudah unggul saat pertandingan baru berjalan tiga menit lewat gol Giroud. Serangan Arsenal membuat Theo Walcott bebas menerima bola di sisi kanan yang langsung diteruskan dengan umpan tarik. Di depan gawang Giroud dengan mudah menyontek bola ke jala Manuel Neuer. Bayern yang kemudian tersengat dengan gol cepat Arsenal itu kemudian langsung mengurung pertahanan tim tamu dengan beberapa peluang yang didapat para pemainnya, termasuk tembakan Toni Kroos di menit 25 yang tepat mengarah ke pelukan Lukasz Fabianski. Tiga menit setelahnya kemelut di pertahanan Arsenal membuat Thomas Mueller sukses mencuri bola dan dari sudut sempit ia menembak bola ke arah gawang tapi tiang masih menggagalkan peluang Mueller. Di menit 31 Walcott kembali menyisir sisi kanan lapangan dan melepaskan umpan tarik ke tiang jauh, tapi Giroud tak mampu menggapainya dan bola bergulir meninggalkan lapangan. Tak ada lagi peluang serta gol tercipta hingga turun minum. Dua menit setelah jeda

Bayern coba menyerang gawang Arsenal lewat Arjen Robben yang meliukliuk melewati beberapa pemain dan m e l e p a s k a n tembakan ke arah gawang, tapi bola membentur kaki lawan dan hanya berujung sepak pojok. Di menit 69 Bayern punya peluang lagi mencetak gol. Mueller melepaskan umpan backheel yang membuat Robben terbebas dan menggiring bola hingga kotak penalti, tinggal berhadapan dengan Fabianski, bola hasil tembakan Robben gagal berbuah gol setelah kiper Arsenal itu menepisnya. Semenit setelahnya gawang Arsenal terancam lagi menyusul sepak pojok dan Javi Martinez melepaskan tembakan jarak dekat yang masih bisa diblok Kieran Gibbs. Di menit 78 Gervinho mendapat bola di kotak penalti, lalu melewati hadangan Daniel Van Buyten dan coba melepaskan tembakan, tapi bola masih melebar dari sasaran. Saat bola bergulir di depan gawang tak ada satupun pemain Arsenal yang menyambutnya. Mueller kembali punya peluang cetak gol di menit 82 tapi tembakan kerasnya dari jarak dekat masih bisa dihadang Fabianski. Arsenal menambah kencang degub jantung para pendukung Bayern setelah mencetak gol keduanya di menit 86. Berawal dari korner Santi Cazorla, bola kemudian disundul Koscielny dan melesak mulus ke gawang Neuer. Arsenal kini menyamakan agregat jadi 3-3 tapi Bayern masih unggul away goal. Hingga laga berakhir skor 20 tetap bertahan hingga laga usai dan Bayern merebut tiket perempatfinal. (h/net)

Perjuangan penyerang Arsenal, Tomáš Rosický tak bisa mengantarkan timnya lolos ke babak perempat final, Liga Champions. Mereka kalah aggregate gol away, kendati menang 2-0 atas Bayern Munich di Allianz Arena. UEFA

Atasi Porto, Malaga Balikkan Keadaan MALAGA, HALUAN — Malaga melanjutkan langkahnya di Liga Champions dengan melaju ke babak perempatfinal. Mereka lolos setelah memenangi laga leg kedua dengan skor 2-0. Dengan hasil ini, Malaga berhak lolos ke babak perempatfinal berkat keunggulan agregat 2-1. Di leg pertama lalu, Malaga menelan kekalahan 0-1 dari Porto. Pada pertandingan di Estadio La Rosaleda, Kamis (14/3/2013) dinihari WIB itu, Malaga yang mengejar defisit satu gol langsung mengambil inisiatif menyerang. Sebuah peluang didapat Malaga di menit kesembilan setelah Jeremy Toulalan mengirim

umpan kepada Joaquin yang berdiri bebas. Tapi dia tak mampu mengontrol bola dengan baik dan Helton mampu menyapu bola. Tak lama berselang, giliran Porto yang mengancam gawang Malaga. Sepakan Danilo dari sudut sempit memanfaatkan operan Silvestre Varela masih melambung di atas mistar gawang. Peluang kembali hadir untuk Malaga di menit ke-12. Tendangan bebas Isco disambut sundulan oleh Julio Baptista namun bola masih menyamping dari gawang. Dua upaya pemain Porto dari luar kotak penalti masih belum menghasilkan gol. Tembakan Lucho Gonzalez

membentur Manuel Iturra, sementara tendangan Steven Defour masih melayang di atas mistar gawang Malaga. Serangan Malaga lewat Vitorino Antunes juga belum membuahkan hasil. Sepakannya dari luar kotak penalti masih bisa digagalkan oleh Helton. Malaga sempat mencaetak gol di menit ke-39 lewat Javier Saviola. Tapi wasit menganulir gol ini karena Baptista lebih dulu melakukan pelanggaran pada Helton. Malaga mambuka keunggulan di menit ke-43. Tendangan Isco dari luar kotak penalti meluncur ke pojok gawang Helton. Skor 10 untuk keunggulan Malaga

bertahan hingga turun minum. Empat menit laga babak kedua berjalan, Porto sudah harus bermain dengan 10 orang. Defour mendapat kartu kuning kedua setelah melakukan pelanggaran pada Joaquin. Unggul jumlah pemain, Malaga terus menekan Porto. Kali ini Saviola mendapat peluang di dalam kotak penalti. Tapi Otamendi masih bisa menggagalkan peluang itu. Di menit ke-62, peluang emas kembali hadir untuk Malaga. Umpan Saviola disambut sepakan Isco dari sudut sempit. Tapi bola hanya mengenai sisi luar jaring gawang Porto. Porto sempat mengancam gawang Malaga

di menit ke-75. Sepakan Jackson Martines menyambut tendangan bebas James Rodriguez masih menyamping tipis di sisi kanan gawang Malaga. Upaya Malaga untuk menambah gol berbuah hasil di menit ke-77. Menyambut sebuah sepak pojok, Roque Santa Cruz yang baru masuk sebagai pemain pengganti menyundul bola untuk menjebol gawang Porto. Tiga menit berselang, Porto sempat mencetak gol lewat sundulan Maicon yang menyambut tendangan bebas Rodriguez. Namun wasit menganulir gol ini karena sudah ada pemain Porto yang terjebak offside.(h/net)

Pemain Malaga, Ignacio Camacho, Willy, Martín Demichelis & Lucas Piazón bergembira setelah timnya lolos ke perempat final Liga Champions. UEFA

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

WENNI SASMITHA

Siap Berprestasi di SEA Games POJOK ARENA

PADANG, HALUAN – Dua pesilat Sumbar yang dipanggil Pelatnas SEA Games 2013, akan mengikuti ujicoba persiapan multi iven dua tahunan tersebut, pada 20 Maret mendatang di Myanmar.

Persib-Arema Rugikan Panpel BANDUNG, HALUAN — Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persib Bandung mengaku akan meminta kompensasi kepada PT Liga Indonesia (PT LI) terkait ditundanya jadwal laga kandang Persib melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. “Izin stadion dan keamanan sudah diurus sesuai dengan aturannya. Tiket juga sudah dicetak sebanyak 27.000 lembar. Harusnya ada kompensasi dari PT LI,” ujar Ketua Panpel, Budi Bram Rachman di Grha Persib, Kamis (14/3). Soal tiket sendiri menurut Bram, pihaknya belum melakukan penjualan. Namun sudah sejak tiga hari lalu sudah membuka pemesanan tiket. “Memang belum ada rekap pada kami. Tapi sudah menjadi bias pemesanan dibuka sejak tiga hari sebelum pertandingan,” tuturnya. PT LI melalui CEO Joko Driyono memberitahukan kepada pihak Persib dan Arema untuk membatalkan pertandingan pada Minggu (17/3) nanti. Hal itu dilakukan mengingat pada hari yang sama diselenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. (h/net)

Lima Tim Top Bersaing Ketat MELBOURNE, HALUAN — Dari lima tim top F1 saat ini, pebalap Ferrari Fernando Alonso mengaku sulit memprediksi siapa yang jadi favorit di GP Australia nanti. Ia cuma meyakini bahwa lima tim top itu kali ini akan lebih mulus mengungguli tim-tim lainnya. Di musim 2012 lalu, tujuh seri pertama balapan F1 memunculkan tujuh pemenang berbeda, di mana beberapa di antaranya merupakan hasil kejutan. Menjelang seri perdana musim 2013, Alonso meyakini bahwa hal itu takkan terulang. Akan tetapi, pebalap yang musim lalu finis di posisi dua klasemen pebalap tersebut juga tidak bisa memprediksi siapa yang memiliki keuntungan di Melbourne pada akhir pekan, mengingat kekuatan lima tim top saat ini--Red Bull, Ferrari, McLaren, Mercedes, Lotus--cukup merata. "Saat ini tak ada yang tahu siapa yang bisa memenangi balapan nanti. Masih ada beberapa hal yang belum terjawab dalam tes pramusim," kata Alonso kepada Autosport. (h/net)

BERLATIH — Beberapa orang pesilat Sumbar tengah menjalani program latihan yang disiapkan pelatih, jelang PON lalu. Kini, dua pesilat terbaik Sumbar, Wenny Sasmitha dan Syahripal Efendi tengah menjalani Pelatnas SEA Games. Wenny, peraih emas PON XVIII, bahkan menargetkan meraih prestasi terbaik di SEA Games XXVII Myanmar, tahun ini. DOKUMEN

Pemain SP Dipersilahkan ke Timnas PADANG, HALUAN — Manajemen Semen Padang FC memberikan keleluasaan kepada pemainnya yang dipanggil Timnas PPA (Pra Piala Asia) untuk mengikuti Pelatnas, sepulangnya dari India. Hanya saja, dipastikan, tak seluruh pemain Kabau Sirah yang bisa memenuhi panggilan BTN (Badan Timnas), karena salah satunya, Jandia Eka Putra, masih menjalani pemulihan akibat cedera “Silahkan untuk memenuhi panggilan Timnas,”kata Dirut Semen Padang FC, Erizal Anwar. Menurutnya, selain Jandia, lima pemain lainnya, yakni Aris Tuansyah, Saefullah, Novan Satya, Nur Iskandar, dan Titus Bonai diperkirakan mereka bergabung dengan tim asuhan Luis Manuel Blanco di Jakarta. “Tapi saya menyarankan

kepada mereka untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan panjang dari Pune, India. 24 kam lho perjalanannya,”kata Erizal lagi seraya menyebutkan Titus Bonai sudah izin lebih dulu pulang ke Papua untuk acara keluarganya. Dari Jakarta, detikSport melaporkan Enam pemain Indonesian Super League (ISL) akhirnya bergabung ke pemusatan latihan. Sementara 11 pemain ISL lainnya turut datang ke sesi latihan ini meski belum bergabung. Sesi latihan timnas di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (14/3/2013) sore WIB, dihadiri enam pemain baru. Kesemuanya adalah pemain dari ISL, yakni M. Robby, Ferdinand Sinaga (Persisam), Abdul Rahman, Tantan (Sriwijaya FC), Jajang Mulyana, dan Samsidar

(Mitra Kukar). Enam pemain tersebut terlihat langsung bergabung dengan 13 pemain lain yang sudah lebih dulu berada di pemusatan latihan timnas. Tampak Pelatih timnas Luis Manuel Blanco memimpin sesi latihan ini. Saat sesi latihan berlangsung, juga terlihat ada 11 pemain ISL lain yang datang. Mereka adalah Ahmad Bustomi, Ponaryo Astaman, Zulham Zamrun Zulkifli Syukur, Patrich Wanggai, Ferinando Pahabol, Richardo Salampessy, Emmanuel Wanggai, Boaz Solossa, Ruben Sanadi, dan Ian Louis Kabes. Akan tetapi, mereka belum ikut bergabung dalam sesi latihan tersebut karena baru saja tiba. ke11 pemain ini sendiri terlihat duduk di pinggir lapangan dengan berpakaian bebas.(h/mat/net)

Wenni Sasmitha dan Syahripal Efendi, sekaligus akan menyesuaikan diri dengan venue pencak silat SEA Games XXVII-2013 yang akan dilaksanakan di Myanmar tersebut. Wenni yang dihubungi Kamis (14/3) mengaku optimis dirinya mampu berprestasi pada SEA Games perdananya ini. “Kami yakin, hasil latihan panjang selama ini, akan berbuah prestasi,” terang Wenni. Meski sempat kalah dari pesilat asal Vietnam, yang sejak dua kali SEA Games sukses mendulang emas, namun hal tersebut menjadi pemacu semangat untuk bisa memperbaiki dan berlatih lebih keras. Peraih emas PON XVIII2012 Riau di kelas 50-55 kg tersebut, mengaku kekuatan pesilat asal Vietnam, terletak

pada jurus sapuan yang menjadi kunci pesilat tersebut mengalahkannya. “Kekalahan pada ajang internasional tersebut, disebabkan kurangnya pengalaman bertanding pada skala internasional, serta masih mencari tahu kekuatan-kekuatan atlet-atlet negara lain,” lanjut Wenni. Demi memperbaiki kekurangan, Wenni mengaku saat ini tengah fokus untuk memperbaiki jurus andalannya. Disamping itu fisik dan mental bertanding juga menjadi catatannya dalam persiapan menghadapi iven dua thaunan tersebut. Ujicoba yang akan dilakoni pesilat-pesilat tanah air, nantinya akan diikuti oleh empat negara termasuk Indonesia, tuan rumah Myanmar, Malaysia, serta Thailand. (h/rio)

Tontowi/Liliyana Lolos ke 8 Besar BASEL, HALUAN — Pemain bulu tangkis ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, lolos ke babak perempat final Turnamen Bulu Tangkis Swiss Terbuka Grand Prix Gold 2013. Juara All England ini menyingkirkan pasangan Belanda, Jorrit de Ruiter/ Samantha Barning, di St Jakobshalle, Basel, Swiss, Kamis siang waktu setempat, 14 Maret 2013. Tontowi/Liliyana menang dua game langsung, 21-10, 2112. Mereka hampir tidak menemui kendala dalam menghadapi ganda peringkat 38 dunia itu. Unggulan nomor satu ini menyelesaikan permainan dalam waktu 24 menit. Sebelumnya, unggulan

nomor satu itu mengandaskan ganda Jerman, Peter Kaesbauer/Isabel Herttrich, di babak pertama. Mereka menang dua game langsung, 2112, 21-17. Adapun pasangan Jerman itu berada di peringkat 61 dunia. Selanjutnya di perempat final, Tontowi/Liliyana akan bertanding melawan Baek Choel Shin/Ye Na Jang dari Korea. Pasangan itu unggul 21-14, 21-12 atas lawannya, Mads Pieler Kolding/Kamilla Rytter Juhl (Denmark)—yang menjadi unggulan kedelapan di turnamen ini. Hingga berita ini diturunkan, beberapa pebulutangkis Indonesia lainnya masih bertarung. (h/net)

Iwan Divonis Doping, KONI Banding PADANG, HALUAN — Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) telah memvonis, Iwan Samurai, peraih medali emas bagi Sumbar dari cabang binaraga pada PON XVIII lalu, menggunakan doping. Sebagai antisipasi, KONI Sumbar sudah memutuskan untuk mengajukan banding atas putusan tersebut dan berkoordinasi dengan PB PON, PB PABBSI, dan KONI Pusat. "LADI telah menjatuhkan sanksi berupa larangan terlibat dalam kompetisi olahraga selama dua tahun serta merekomendasikan pencabutan medali emas Iwan Samurai. Kita keberatan dan akan mengajukan banding terhadap keputusan tersebut," kata Waketum II KONI Sumbar periode 2009-2013, Handrianto di Padang, Kamis. Ia menjelaskan, keberatan KONI Sumbar terhadap keputusan tersebut karena LADI bukanlah lembaga yang berwenang menetapkan pencabutan medali seorang atlet jika terbukti menggunakan zat terlarang dalam pertandingan. LADI katanya hanya menentukan kesalahan atlet jika mengkonsumsi zat-zat yang dilarang untuk pertandingan. Selanjutnya merekomendasikan kepada cabang yang dimaksud.

"Setahu kami zat yang terlarang digunakan atlet yakni zat yang mengandung anabolic steroid yakni zat memacu pertumbuhan otot, menambah tenaga dan meningkatkan kemampuan. Sementara dari rekomendasi LADI disana dituliskan Iwan terbukti hanya menggunakan diurectics, metabolite atau markernya furosemide," jelasnya. Dijelaskannya, Iwan ketika mengkonsumsi zat ini setelah selesai bertanding hal tersebut dilakukan karena atlet tersebut sampai jam 24.00 WIB tidak bisa mengeluarkan air seni, dan sudah diet air sejak empat hari sebelum bertanding. Sabam, sapaan akrab Handrianto justru melihat kejanggalan ketika LADI melarang dokter KONI pusat memberikan keterangan kepada LADI karena dinilai hanya sebagai tim peninjau. "Dokter KONI pusat yang mendampingi Iwan dilarang memberikan keterangan, padahal ia disana untuk membantu LADI

>> Editor : Rahmatul Akbar

bahwa zat yang dimaksud bukanlah zat dilarang, dan itu merupakan obat generik," katanya. Selain itu KONI Sumbar juga keberatan dengan wewenang LADI yang menyatakan bahwa setelah medali emas Iwan Samurai dicabut maka medali tersebut diberikan pada juara dua, yakni atlet Jawa Barat atas nama Adi Novaldi. "Tidak ada aturan yang menetapkan hal tersebut, sementara juara dua itu belum dilakukan tes doping, belum tentu atlet tersebut bersih dari zat yang dimaksud," katanya.(h/mat)

>> Penata Halaman : Irvand


LUAR NEGERI 19

JUMAT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

NOTES

Rolls-Royce Didirikan 15 MARET 1906 — Charles Rolls dan Henry Royce mendirikan perusahaan Rolls-Royce. Rolls-Royce adalah sebuah himpunan perusahaan, yang semuanya berakar dari perusahaan pembuat mobil dan kapal terbang Britania yang didirikan oleh Henry Roycedan C.S. Rolls pada tahun 1906. Salah satunya adalah Bentley Motors. Bentley Motors adalah kelanjutan dari divisi mobil Rolls-Royce pertama. Sejak 1998 perusahaan ini dimiliki oleh Grup Volkswagen. Mobil Rolls-Royce dan Bentley saling berbagi dalam mekanik sejak pengambilan Bentley oleh Rolls-Royce pada tahun 1931, sering kali berbeda hanya di bagian “radiator grille”. Pada tahun 2003 perusahaan ini tidak lagi memproduksi mobil Rolls-Royce, setelah dibelinya merk dagang Rolls-Royce oleh BMW dari Volkswagen. Nama julukan untuk Rolls-Royce adalah Rolls d a n Roller, meskipun di Derby (markas besar Rolls-Royce plc terletak), perusahaan ini dikenal dengan Royce’s. Istilah “RollsR o y c e x” seringkali digunakan untuk menggambarkan yang terbaik dari tipenya. (h/wkp)

LINGKAR Turis Amerika Diperkosa Bergiliran oleh 2 Pria di Malaysia KUALA LUMPUR, HALUAN - Peristiwa mengenaskan dialami seorang turis asal Amerika Serikat. Wanita berumur 25 tahun itu dirampok dan diperkosa di Malaysia oleh dua pria setelah dibawa berkeliling sejauh 80 kilometer dengan menggunakan taksi. Saat kejadian, seperti dilansir harian The Star, Kamis (14/3/2013), wanita muda itu baru saja selesai berbelanja di sebuah mal pada Senin, 11 Maret lalu. Dia kemudian menyetop sebuah taksi untuk pulang ke hotelnya di Sepang, Petaling Jaya. Saat itu di sebelah sopir taksi, duduk seorang pria. Namun tanpa merasa curiga, wanita malang itu tetap naik ke dalam taksi. Sumber-sumber mengatakan, korban kemudian dijarah harta bendanya. Setelah itu dia dibawa sejauh 80 km dari Mutiara Damansara menuju sebuah rumah di Sungai Pelek, Sepang. Di sana, kedua pria itu bergantian memperkosa turis tersebut. Disebutkan bahwa wanita itu berhasil meloloskan diri pada Selasa, 12 Maret lalu. Dia pun meminta bantuan orang yang melintas di depannya sebelum melapor ke polisi. Kepala kepolisian Petaling Jaya, Arjunaidi Mohamed membenarkan bahwa kepolisian telah menerima laporan soal pemerkosaan itu. “Kami sejauh ini telah menangkap satu pria dan penyelidikan masih terus berlangsung. Kami harap akan menahan tersangka kedua secepatnya,” tuturnya. (h/dtc)

UNJUK RASA — Warga Korea Selatan melakukan unjuk rasa di Seoul, mengecam ancaman Korea Utara untuk membatalkan gencatan senjata yang mengakhiri perang Korea tahun 1953. AP

AKHIRI GENCATAN SENJATA

Korut Ancam Serang Korsel Tanpa Ampun PYONGYANG, HALUAN — Otoritas Korea Utara (Korut) memastikan bahwa pihaknya telah mengakhiri gencatan senjata dengan Korea Selatan (Korsel) yang diterapkan sejak 60 tahun lalu saat akhir Perang Korea. Korut juga mengancam akan menyerang semua musuhnya, terutama Korsel, tanpa ampun. Pernyataan Korut melalui media resmi mereka, Korean Central News Agency(KCNA) ini dinilai akan semakin meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea. Dalam pernyataannya, Korut menyebut, hasutan perang justru datang dari Amerika Serikat dan ‘bonekanya’ Korsel. “Sebaiknya mereka tetap mengingat di kepala mereka bahwa kesepakatan gencatan senjata sudah tidak valid lagi, dan Korut tidak dikendalikan oleh deklarasi UtaraSelatan soal non-agresi,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Korut dalam pernyataannya seperti dilansir AFP, Rabu (13/3/2013). “Yang harus dilakukan sekarang adalah melakukan tindakan keadilan

dan pembalasan tanpa ampun demi militer dan rakyat Korut,” imbuhnya. Sejak Perang Korea berakhir pada tahun 1953 silam, kedua negara tetap bersitegang meskipun ada kesepakatan gencatan senjata. Hanya kesepakatan gencatan senjata ini yang menjadi penghalang kedua negara untuk saling menyerang secara langsung. Ketegangan kedua negara di Semenanjung Korea ini hanya ditunjukkan melalui adu argumen atau pernyataan keras. Uji coba nuklir yang beberapa kali dilakukan Korut semakin meningkatkan ketegangan antara kedua negara. Hingga akhirnya Korut naik pitam akibat pengetatan sanksi oleh Dewan Keamanan PBB. Korut pun semakin agresif terhadap negara-negara yang menentangnya, terutama terhadap Korsel yang berbatasan langsung dengannya. Menanggapi agresivitas Korut, pihak Korsel pun bersiap melakukan langkah terburuk yakni dengan mengerahkan militernya jika Korut benar-benar melakukan ancaman yang selama ini dilontarkannya. Mendapat tanggapan seperti itu, Korut pun semakin berani dengan menyatakan hendak mencabut kesepakatan gencatan senjata kedua negara. Dengan dicabutnya kesepakatan tersebut, tidak ada lagi penghalang konflik antara Korut dan Korsel. (h/dtc)

Paus Baru Hanya Punya Satu Paru

KARDINAL Jorge Mario Bergoglio yang terpilih jadi Paus Fransisko. REUTERS VATIKAN, HALUAN — Paus Fransiskus yang baru saja terpilih sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik hidup dengan satu paru. Ia kehilangan satu parunya akibat infeksi ketika masih remaja. Namun, para ahli medis mengatakan, kondisi itu tidak membatasi energi dan aksi paus berusia 76 tahun itu di masa lalu, dan tidak akan menghalanginya di masa depan. Dr Zab Mosenifar, ahli paru di Cedars Sinai Medical Center di Los Angeles, AS, mengatakan, Kardinal Jorge Mario Bergoglio dari Buenos Aires, Argentina, yang telah memilih untuk menggunakan nama Fransiskus saat menjabat sebagai paus itu tampak bugar, ramping, dan memiliki kapasitas paru yang mendekati normal. “Tanpa perlu memeriksa dan

mengujinya, saya dengan yakin mengatakan bahwa dia beraktivitas 85 sampai 90 persen kapasitas orang seusianya yang punya dua paru dan biasa-biasa saja,” kata Mosenifar. “Itu tidak mengganggu saya.” Paus Fransiskus tampaknya kehilangan satu parunya lebih dari 50 tahun lalu, saat infeksi jamur yang parah atau pneumonia diobati dengan pembedahan karena saat itu antibiotik tidak tersedia secara luas. Namun, paru tunggalnya itu sepertinya tumbuh dan berkembang mendekati kapasitas normal dalam satu atau dua tahun, kata Mosenifar, yang merupakan direktur medis Women’s Guild Lung Institute. Paru manusia memiliki kelebihan kapasitas. Itulah alasannya mengapa para dokter biasanya menggunakan hanya satu paru saat melakukan transplantasi paru. Mosenifar mengatakan, ada 30.000 sampai 40.000 pasien transplantasi yang tinggal di AS dan hidup hanya dengan satu paru, serta ribuan lainnya kehilangan paru karena penyakit atau trauma. Banyak pasien dengan paru tunggal menjalani tidak hanya kehidupan yang normal, tetapi juga aktif, kata Dr Edward Salerno, seorang pulmonologis di Hartford Hospital di Hartford, Connecticut. “Mereka bisa berolahraga dan tidak merasakan kelainan fungsi tubuh apa pun,” katanya. (h/kcm)

Juru Tangis Pemakaman, Dibayar untuk Menangis

SINDEN prosesi pemakaman di Taiwan. REUTERS TAIWAN, HALUAN — Dalam tradisi pemakaman keluarga di Taiwan, kehadiran seorang “tukang tangis” yang mewakili duka keluarga yang ditinggalkan lumrah ditemui. Dia tidak sekadar sesenggukan, namun menangis dengan kencang untuk sekian lama selama prosesi penghormatan terhadap jenazah sebelum dikubur atau dikremasi. Ini demi menunjukkan rasa duka yang mendalam. Walau terdengar asing di telinga, ini merupakan profesi tua di Taiwan yang diwariskan secara turun temurun. Salah

satu wakil generasi muda yang masih menekuni profesi ini adalah Liu Jun-Lin (30). Dia sudah menjalani profesi juru tangis pemakaman selama beberapa tahun. Walau terdengar menyeramkan karena harus melihat jenazah orang yang telah tiada, namun Jun-Lin mengaku mencintai profesi yang bagi sebagian orang dinilai aneh. Stigma Negatif Jun-Lin mengaku memperoleh bakat sindennya dari nenek dan ibunya yang dulu juga menekuni profesi serupa. Jun-Lin kecil kerap menemani

sang ibu bekerja dengan hadir di acara-acara pemakaman. Ketika berada di rumah, dia sering menirukan gaya sang ibu dan kakak tertuanya ketika mereka berlatih. “Saya meraih benda apa pun yang ada di dekat saya dan berpura-pura itu adalah mikrofon,” ujar Jun-Lin seperti dikutip laman BBC, Selasa 26 Februari 2013. Dia pun akhirnya menekuni pekerjaan itu secara profesional karena tuntutan keadaan. Ketika berusia 11 tahun, kedua orang tuanya meninggal dunia. Jun-Lin kecil

dan adik laki-lakinya akhirnya diasuh sang nenek dan mengajaknya untuk terlibat dalam usaha keluarga itu demi bertahan hidup. Jun-Lin kerap harus bangun di pagi-pagi buta untuk berlatih dan bahkan harus melewatkan sekolah. Ketika berada di sekolah pun, JunLin masih harus bersabar menghadapi cemoohan temantemannya mengenai kostum yang dia kenakan ketika bekerja. “Mereka bilang pekerjaan saya aneh. Saya jelek dan terlihat sangat bodoh. Saat itu saya merasa tidak percaya diri dan menganggap mereka tidak menyukai saya,” tutur Jun-Lin. Stigma negatif juga datang dari keluarga klien yang menggunakan jasanya. “Kadang-kadang, sebelum kami memulai penampilan, keluarga yang berduka akan berbicara ketus terhadap kami. Tapi setelah melihat penampilan kami, mereka menangis dan bahkan mengucapkan terima kasih,” katanya. Memulai Karier Profesional Berangkat dari testimonial keluarga yang berduka itulah, Jun-Lin menyadari bahwa

pekerjaan yang dia lakukan ternyata dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Menurut Jun-Lin, setelah mendengar tangisannya yang terkesan berirama, pihak keluarga yang berduka terbantu untuk melepaskan emosi atau mengungkapkan hal yang tidak berani mereka katakan selama prosesi pemakaman. “Bagi mereka yang merasa malu dan takut untuk menangis, penampilanku ternyata juga membantu mereka untuk meluapkan emosinya dengan menangis,” ujarnya. Jun-Lin pun akhirnya memutuskan untuk menekuni profesi ini secara profesional. Dengan dibantu iringan instrumen petik yang dibawakan oleh adiknya, Jun-Lin menampilan hiburan yang berbeda. Kemampuan olah vokalnya pun terus dilatih, sehingga dia bisa menyanyi sambil menangis dengan suara panjang yang menyayat hati. JunLin mengaku setiap tetes air mata yang dia keluarkan asli karena dia turut merasakan duka keluarga yang ditinggalkan. “Di setiap proses pemakaman yang kamu hadiri, kamu juga harus merasakan

bahwa mereka adalah keluargamu juga. Ketika saya menyaksikan banyak orang yang berduka, saya bahkan bisa lebih sedih lagi,” ungkapnya. Maka tak heran jika kini dia berhasil menjadi juru tangis di acara pemakaman dengan tarif bayaran yang tinggi. Untuk sekali hadir dan mengisi prosesi pemakaman, Jun-Lin mematok tarif yang nilainya setara Rp5,6 juta. Taraf perekonomian mereka pun meningkat. Kini, dia dan sang adik sudah mampu membeli rumah mereka sendiri. Menurut Direktur Pemakaman, Lin Zhenzhang, yang sudah lama bekerja sama dengan Jun-Lin tidak heran akan keberhasilan yang diraih wanita berusia 30 tahun itu. Zhenzhang menganggap usia Jun-Lin yang masih muda dan penampilannya yang cantik membuat profesi ini tidak selalu identik hanya dilakoni oleh orang tua saja. “Itu yang justru membuat orang semakin penasaran terhadap dirinya,” ujar Zhenzhang kepada BBC. Tantangan Krisis Namun usaha di bidang ini mengalami penurunan

akibat krisis ekonomi. Menurut Zhenzhang, jumlah sinden pemakaman semakin lama semakin berkurang, karena orang Taiwan sudah semakin jarang membuat prosesi pemakaman yang megah. “Sehingga orang-orang seperti Jun-Lin harus mencari cara untuk terus memperbarui profesinya atau mencari sumber pemasukan yang lain,” ungkap Zhenzhang. Jun-Lin pun tidak tinggal diam melihat hal ini. Dia segera mengelola usaha keluarganya ini secara profesional. Dia kemudian merekrut 20 asisten wanita cantik dan muda untuk membantu prosesi pemakaman dan pengawetan jenazah. Dia pun kini semakin menuai sukses, karena tidak ada pemain lain yang melakukan hal serupa di utara Taiwan. Jun-Lin juga bertekad untuk tidak akan meninggalkan usaha keluarga yang dirintis oleh neneknya itu. “Ini adalah sesuatu yang diperjuangkan oleh nenek saya dan saya akan mengajarkan kepada orang lain apa yang telah diajarkannya. Saya akan terus melanjutkan tradisi yang dia bawa,” kata JunLin. (h/vvn)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


20

KOTA SOLOK

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

Bareh Tanamo

LINGKAR Puncak Payo Jadi Kawasan Wisata Populer SOLOK, HALUAN — Pemerintah Kota Solok, bertekad menjadikan Puncak Bidadari, Payo sebagai kawasan wisata populer mengingat kondisi alam dan lokasi puncak itu sangat indah dan strategis. “Kita bersama DPRD Kota Solok akan menyiapkan sejumlah program untuk menyukseskan ini. Tahap awal kita telah melaksanakan Open Turnamen Paralayang Solok, yang berjalan sukses,” kata Wali Kota Solok, Irzal Ilyas di Solok, Rabu. Dikatakan, Kota Solok memiliki beragam keindahan alam, salah satunya adalah Puncak Payo yang berada di Kelurahan Tanah Garam, berjarak sekitar enam kilometer dari pusat kota. Areal perbukitan Puncak Payo memiliki udara yang amat sejuk dan dari puncak ini pengunjung dapat menyaksikan pemandangan Kota Solok dengan hamparan sawah Solok. Potensi alam puncak payo, memberikan warna baru bagi pengiat/pencinta olahraga Aero Sport Paralayang di Sumatera Barat. Puncak Payo tidak kalah menantang dan menjanjikan dari Puncak Lawang di Kabupaten Agam. “Tak heran iven open turnamen Paralayang Solok sukses dan mengundang decak kagum peserta luar Kota Solok,” katanya. Atas keberhasilan itu tambah dia, Pemkot Solok akan menjadikan Puncak Bidadari Payo sebagai kawasan wisata populer dan menjadikan iven Paralayang sebagai kalender wisata tahunan daerah ini. “Untuk itu dukungan dan peran serta masyarakat sangat kami harapkan. Sebab kami ingin rencana ini mendatangkan multiplier effect dalam peningkatan pariwisata dan perekonomian masyarakat,” katanya. (h/net)

Kelurahan Sinapa Piliang Bentuk Dua Keltan SOLOK, HALUAN — Dua kelompok tani (keltan) terbentuk di Kelurahan Sinapa Piliang Kecamatan Lubuk Sikarah Kota Solok. Pembentukan kelompok itu dilaksanakan dalam musyawarah di eks kantor Lurah Sinapa Piliang Jumat (1/3) lalu. Terbentuknya 2 kelompok tani di kelurahan Sinapa Piliang merupakan wujud dari keinginan masyarakat kelurahan setempat, yang disampaikan kepada Penyuluh Pertanian wilayah binaan kelurahan Sinapa Piliang dan Lurah Sinapa Piliang. Aspirasi itu disambut baik sehingga Azwirman Rio selaku pemuka masyarakat kelurahan itu mengundang perwakilan dari RT dan RW yang ada. “Kami memang sudah lama mengharapkan berdirinya kelompoktani di kelurahan Sinapa Piliang karena kelompok tani yang ada baru satu kelompok yang orientasinya lebih banyak ke padi sawah, jelas Aswirman Rio kepada “Haluan” Senin (11/3). Azwirman Rio yang juga ketua RW di Kelurahan Sinapa Piliang mengakui kelompok tani yang ada dengan nama Panca Usaha lebih banyak bergerak kesektor padi sawah dengan areal tanam 25 hektare. Satu kelompok tani saja kurang produktif, sementara untuk sektor ternak dan pemanfaatan lahan pekararang dinilai sangat efektif. Makanya, Penyuluh Pertanian wilayah binaan Kelurahan Sinapa Piliang menggagas 2 kelompok lagi yakni kelompok aneka ternak dan kelompok wanita tani. Kelompok aneka ternak lebih banyak bergerak pada usaha peternakan, mulai dari sapi, kerbau, kambing dan ternak unggas. Sedangkan kelompok wanita tani lebih banyak bergerak pada pemanfaatan lahan pekarangan, di kelurahan Sinapa Piliang lanjut Azwirman Rio, yang sehari-hari ketua kelompoktani Panca Usaha cukup banyak lahan pekarangan yang belum diproduktifkan. Para kaum ibu selalu cenderung menanam tanaman bunga-bungaan di pekarangan, pada hal jika diusahakan dengan tanaman produktif seperti cabe merah, bawang merah, seledri, kacangkacangan maupun terung sangat membantu kaum ibu. Kendati harga komoditi sayuran tersebut tidaklah begitu mahal, namun sasaran yang hendak dicapai bagaimana seorang ibu itu tidak lagi membeli sayur ke pasar, melainkan bisa dipetik di lahan pekarangan. Kalau butuh cabe merah, bawang merah maupun seledri tidak harus ke pasar juga melainkan bisa dipetik di pekarangan. Lurah Sinapa piliang Yetti Nofiola juga sangat bangga terbentuknya 2 kelompok tani di wilayahnya. Kedua kelompok itu segera dikeluarkan Surat Keputusan (SK) dan dikirimkan ke Dinas Pertanian Perikanan Kehutanan Kota Solok selaku pembina kelompok.(h/alf)

RSUD SOLOK — Pemerintah Propinsi Sumatera Barat terus mengembangkan bangunan RSUD Solok di Kota Solok, pengembangan bangunan itu ke arah Unit Gawat Darurat dan ruangan rawat inap. ALF

Padi Batang Piaman Kurang Diminati SOLOK, HALUAN — Padi varietas Batang Piaman ternyata kurang diminati oleh petani di Kota Solok. Kendati varietas itu sudah merupakan benih sebar yang dikeluarkan instansi terkait, namun animo petani menanam varitas tersebut sangat kurang

sekali. Beberapa orang petani di Kota Solok yang dijumpai di lapangan mengaku tidak berminat menanam padi jenis varietas batang Piaman, petani lebih cendrung menanam varietas anak daro, cisokan, ir 42 dan caredek. Tingginya animo petani pada varitas non Batang Piaman itu karena erat kaitannya dengan selera dan harga jual. Lantaran tidak berminatnya petani menanam varietas Batang

Piaman, mereka berharap jika ada bantuan benih langsung untuk mengganti varietas selain Batang Piaman, “Kami lebih cendrung menanam varietas anak daro, ir 42, cisokan maupun caredek, jelas Idris ketua kelompoktani Tunas Baru kelurahan VI Suku Kamis (14/3). Varietas Batang Piaman sebutnya kurang gurih, tidak lolos dikerongkongan, artinya rasa nasinya kurang enak, kecuali untuk nasi goreng tak persoalan.

Karena kurang gurih itu juga berdampak pada penjualan. Harga jual varietas anak daro satu sukat Rp 6.000, sedangkan varitas lainnya Rp 7.000 s/d Rp 8.000. Di Kota Solok, petani selain berorientasi produksi juga membaca selera pasar, sudah banyak petani di Kota Solok berorientasi market oriented, merka tak hanya bicara produksi namun juga bicara pasar. Segi bisnis juga merusati pikiran para petani karena hasil

produksi padi yang dieroleh tiap musim tanam itu melebihi dari kebutuhan konsumsinya per musim, jelas idris. Hal senada juga dikemukakan Ketua Kelompoktani Panca Usaha Rio, dia menilai varitas anak dari, Ir 42 maupun saribaganti paling diminati, selain harga jual tinggi juga berasnya enak bila dimasak. Makanya anggota kelompoknya meminta varitas anak daro bisa dikembangkan di Kota Solok.(h/alf)

Pemko Sosialisasikan Pengurus Perhiptani yang Penggunaan Dana Hibah Tak Aktif Segera Diganti SOLOK, HALUAN — Pemerintah Kota Solok melaksanakan sosialisasi tata cara penggunaan dan pelaporan dana hibah bagi organisasi masyarakat di Aula Sakato Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN 1) Solok, Kamis (14/3). “Sosialisasi ini kita berikan agar organisasi masyarakat yang tercantum sebagai penerima dana bantuan hibah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2013 dapat mencairkan, memanfaatkan dan melaporkan penggunaan dana sesuai peraturan perundangundangan,” kata Kepala Seksi Sarana dan Prasarana, Dinas Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Kota Solok, Ahmad Yundra di Solok, Rabu. Dikatakan, pada 2013 ini sejumlah organisasi masyarakat, baik organisasi pemuda, adat, agama dan organisasi sosial lainnya diberikan bantuan dana hibah dalam APBD Kota Solok, dengan jumlah bantuan dan penggunaan beragam sesuai dengan program kerja organisasi masyarakat bersangkutan. “Organisasi itu di antaranya KNPI, OKP, Pemuda Kelurahan, MUI, KAN dan lainnya,” katanya. Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (FPAN DPRD) Kota Solok, Irman Yefri Adang meminta pemerintah setempat segera melakukan sosialisasi dan pembekalan pelaporan penggunaan dana hibah bagi pemuda kelurahan dan organisasi kepemudaan dan mahasiswa

di daerah itu. “Sosialisasi dan pembekalan ini penting dilakukan berkaitan dengan alokasi anggaran bagi dana kepemudaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Solok 2013,” katanya. Dia menambahkan, pemerintah dan DPRD Kota Solok sejak 2012 telah menganggarkan dana hibah bagi pemuda kelurahan sebesar Rp25 juta per kelurahan dalam APBD daerah. Dana hibah itu juga dianggarkan untuk OKP dengan alokasi anggaran berbeda tergantung jenis dan kegiatan yang diusulkan OKP bersangkutan. “Namun beranjak dari pengalaman 2012, minimnya daya serap dana bantuan ini akibat belum dimanfaatkan optimal oleh pemuda dan OKP dengan alasan kesulitan menyediakan proposal kegiatan dan pembuatan laporan, makanya mereka perlu dibekali pengetahuan sejak dini,” katanya. Irman Yefri Adang cukup memahami kesulitan pemuda dan OKP ini, karena Permendagri Nomor 32 tahun 2011 tentang pedoman pemberian dana hibah dan bantuan sosial belum tersosialisasi kepada seluruh kalangan masyarakat. “Jadi pemerintah daerah mesti segera mensosialisasikan Permendagri ini terutama di kalangan pemuda berikut kebijakan Pemkot Solok berkaitan dengan pemberian dana hibah bagi pemuda kelurahan dan OKP,” katanya. (h/net)

Tujuan dibentuk untuk mengembangkan sistem Penyuluhan pertanian yang efektif, efisien dan produktif, dilaksanakan bersama pemerintah dan masyarakat. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu teknologi, metode dan Manajemen Penyuluhan Pertanian dan Membina jiwa korsa, mengembangkan profesionalisme dan menyalurkan aspirasi penyuluh pertanian. Demikian antara lain harapan Ir.Syamsudarman dalam pertemuan khusus dengan pengurus Perhiptani Kota Solok Kasmardi dan H.Zulkifli di Kota Solok Rabu ( 13/3) didampingi Wakil Ketua Perhiptani Provinsi Sumatera Barat Almito.S.Pt. Pertemuan tersebut sengaja dilaksanakan guna pembena-

han pengurus DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Perhiptani Kota Solok, karena kurang aktif dalam pelaksanaan program maupun kegiatan Perhiptani. Kepada Penyuluh Pertanian di Kota Solok kompak dalam melaksanakan amanah Organisasi,terutama yang telah senior dapat memberikan pembinaan dan contoh teladan kepada penyuluh Yunior. Syamsudarman juga sangat menyayangkan DPD Perhiptani kota Solok yang tidak mengirim utusan untuk mengikuti Rakernas ( Rapat Kerja Nasional ) bersama Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia ) tanggal 19 s/d 21 Februari 2013 yang lalu di Grand Sahid Hotel Jakarta yang dibuka Presiden SBY. Kasmardi dan Zulkifli menyatakan bertekat untuk membenahi kembali Perhiptani Kota Solok dan dalam waktu dekat ini akan dilaksanakan pertemuan khusus seluruh anggota dengan pengurus DPW Sumatera Barat. Diharapkan bulan April mendatang pengurus DPD Perhiptani Kota Solok telah dapat dibenahi,sehingga organisasi Profesi yang telah diakui oleh Undang-Undang No.16 Tahun 2006 tersebut dapat eksis kembali. (h/mit)

dan saingan itu, Jawa Pos selalu tanpil dengan hal-hal baru. Terhadap hal-hal baru itu sengaja diseting oleh redaktur-redaktur muda yang kreatif dan punya inovasi. Kendati hanya 1 jam wartawan Solok berada di Jawa Pos, namun cukup berarti bagi ratu dunia asal Kota Solok karena mendapat pengalaman dan masukan dalam berkarya di surat kabarnya masingmasing setelah kembali ke Kota Solok. Keberangkatan wartawan

yang bertugas di Kota Solok ke Surabaya memang sangat selektif dan dibatasi. Ini merupakan keputusan panitia, ada persyaratan yang harus dipenuhi, persyaratan yang sangat fital sekali adalah mereka yang betul-betul wartawan, berkarya dan menulis berita-berita di Kota Solok. Karena Pemerintah Kota Solok mengucurkan dana tak lain sebagai ungkapan terima kasih atas jasa wartawan dalam membangun Kota Solok selama ini. (h/alfian)

Ketua DPW Perhiptani Sumatera Barat Ir.Syamsudarman (kanan) berdialog dengan pengurus DPD Perhiptani Kota Solok Kasmardi. SOLOK, HALUAN — Ketua DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Perhiptani ( Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia ) Provinsi Sumatera Barat Ir.Syamsudarman.MBA meminta Pengurus DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Perhiptani Kota Solok untuk berbenah. Jika ada pengurus yang tidak aktif segera diganti, sehingga keberadaan Perhiptani akan dirasakan manfaatnya oleh anggota maupun oleh petani di daerah ini. Perhiptani merupakan Organisasi Profesi Penyuluh yang bersifat Keilmuan , keahlian, Persaudaraan, kemasyarakatan, Kemandirian dan tidak berafiliasi dengan Organisasi Politik atau dengan kata lain bersifat Independen.

Wartawan Solok Studi Komparatif ke Jawa Pos WAH...WAH hebat dan profesional, kalimat itu meluncur dari kalangan wartawan Solok ketika menginjakan kaki di halaman parkir Jawa Pos di Surabaya Rabu (6/3) lalu ketika rombongan wartawan Solok melakukan studi komperatif ke surat kabar tertua di Surabaya itu. Pasalnya saat berada di halaman parkir, kantor Jawa Pos berintegrasi dengan perkantoran lainnya, bangunan megah berlantai 7 itu tak hanya ditempati Jawa Pos melainkan

juga perkantoran lainnya, ada lembaga perbankan, perusahaan Telkomsel, supermarket dan beberapa pertokoan lainnya. Gedung itu bernama Graha Pena, sementara redaksi Jawa Pos berada di lantai IV. Di ruang loby sudah terpajang surat kabar grup Jawa Pos, yang terbit di berbagai propinsi di Indonesia, mulai dari ujung Pulau Sumatera sampai ke Irian Jaya, hanya saja nama surat kabar itu berbeda-beda, seperti Padang Ekspres terbitan Sumatera

Barat, Riau Pos , Radar Lampung serta banya lagi yang dibawa grup Jawa Pos. Dipilihnya Jawa Pos sebagai lokasi studi komperatif oleh wartawan Solok yang dikomandoi Wannedi Saman karena surat kabar itu sudah berpengalaman, baik di bidang menajemen, keredaksionalan dan sistim pemasaran. Ke-29 orang wartawan Solok yang datang ke redaksi jawa Pos diterima koordinator liputannya Arif Santosa, dihadapan wartawan Solok Arif

menceritakan sejarah berdiri surat kabar Jawa Pos yang awal terbit tahun 1949, lebih tua Haluan Padang 1 tahun yang terbit 1948. Sejak tahun 1949 memang sudah banyak pergantian pimpinan, dan sekrang dikomandoi Dahlan Iskan. Di tangan Dahlan Iskan banyak terobosan yang dilakukan, mulai dari pendirian grup diberbagai propinsi sampai mendirikan pabrik kertas, jadi Jawa Pos sudah bisa membuat kertas sendiri. Pendirian pabrik kertas itu karena seringnya

terjadi lonjakan harga kertas untuk surat abar. Dalam keseharian, redaksi Jawa Pos sering menerima tamu, hampir tiap hari tamu datang ke Jawa Pos, makanya wartawan Solok bisa diterima pukul 16.00 lantaran harus antri sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Kendati banyak bermunculan surat kabar saat ini, termasuk media online, bagi Jawa Pos merupakan tantangan dan siap bersaing secara sehat, menghadapi tantangan

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

IHSAN ‘IDOL’

Nyaman Bernyanyi, Suka Berakting MESKI jelas menorehkan prestasi di bidang musik dengan menjuarai Indonesian Idol, Ihsan Tarore juga mengembangkan sayap di bidang akting. Beberapa film dibintanginya, seperti Sang Pencerah dan 9 Summers 10 Autumns. Semenjak mendapatkan tawaran untuk akting dalam film, Ihsan memang berusaha fokus menjalani kegiatan itu. Meski begitu, ia tetap menjalani kariernya di bidang tarik suara. “Kalau dilihat memang fokus ke sana (film). Tapi off air Alhamdulillah ada terus, nggak pernah berhenti. Saya senang seni peran, ini untuk mendukung saya menyanyi,” ujarnya saat ditemui di Grand Kemang, Jakarta. Ia memang merasa lebih nyaman menyanyi dibanding akting. Apalagi, dari segi pendapatan, menyanyi lebih ‘menjanjikan’ daripada akting. Namun, itu tak membuatnya lantas menetapkan pilihan pada profesi sebagai menyanyi. “Selama saya enjoy, pendapatan prioritas kedua. Kalau nyaman, pendapatan itu jadi berkah,” katanya melanjutkan. Apalagi, ia juga menemukan kenyamanan lain di akting. Pasalnya, setiap berakting di film baru, ia merasa harus mempelajari hal baru. Itu merupakan tantangan tersendiri baginya. “Ada karakter baru yang dipelajari, bagaimana kita bisa mendalami itu. Itu tantangan, gimana biar orang bisa menerima,” ucap pelantun Bunga itu. Apalagi, jika ia bermain dengan aktor senior yang banyak memberinya pelajaran baru. Baginya, hal itu bisa menjadi ‘tambahan’ ilmu tersendiri. (h/vvn)

ALEXANDRA ASMASOEBRATA

Tak Terlalu Tertarik Entertainment KECINTAAN pada dunia balap sepertinya sudah mendarah daging di dalam diri Allida Alexandra Nurluthvia. Wanita yang lebih dikenal dengan nama Alexandra Asmasoebrata ini belum ingin berpaling ke entertainment. Meskipun wajahnya yang cantik membuat beberapa production house meliriknya untuk main dalam sebuah produksi baik sinetron atau film. Tapi Andra tidak terlalu tertarik dengan dunia entertainment. Dirinya tetap ingin menjadi atlet balap mobil. “Aku tetap mau menjadi seorang atlet, kalau entertaiment itu bonus, kenapa enggak, tapi enggak mau jadi hambatan profesional jadi atlet,” ujar pembalap wanita yang akan berlaga di Zhuhai, Cina itu. Ditemui saat menggelar syukuran keberangkatannya ke Zhuhai, Cina dikawasan Cikajang, Jakarta Selatan, Senin (11/3/2013), Andra menegaskan kalau dirinya sangat mencintai dunia yang sudah digelutinya sejak kecil itu. (h/kpl)

AYU DEWI

Siapkan Syukuran untuk Anak Pertama AYU Dewi segera akan menggelar syukuran sebagai tanda atas kelahiran putri pertamanya, Aqilah Dewi yang lahir pada Senin (11/3) lalu di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan. “Insya allah kalau bisa pulang besok langsung didoakan ada syukuran peresmian nama anak.

Kalau dari suami saja kan banyak adat penuh doa,” kata Ayu saat ditemui di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, Kamis (14/3). Kelahiran Aqila melengkapi kebahagiaan pasangan Ayu dan Regi Datau, suaminya. Regi pun menyambut bahagia kelahiran anak pertama dari hasil perni-

kahan mereka. “Perasaannya takjub, amaze, kagum, melihat istri saya sakit, berjuang, lihat bayinya mungil, cantik lucu, kagum melihat perjuangan ibu, mirip ibu kartini lah, kagum lah. Sempat adzan dan komatin setelah lahir,” terang Regi. (h/inl)

Adi Bing Slamet Dilarang Naik Haji BANYAK perubahan yang dialami Adi Bing Slamet setelah mengikuti perintah pria berinisial ‘S’ yang diyakininya sebagai dukun. Adi mengaku dirinya jauh dari Tuhan. Bahkan menurut Adi, ‘S’ juga tak suka setiap ia melakukan kegiatan kerohanian. Adi mengatakan, sang dukun melarangnya untuk pergi menunaikan ibadah haji. “Dia juga larang saya pergi haji. Bahkan kita nyatunin anak yatim saya pasti dijutekkin besok-besok,” ungkap Adi kepada detikHOT, Rabu (13/3/2013). “Saya meranin ustad aja nih dia nggak suka,”

tambah Adi menjelaskan. Adi menuturkan, awal mulai kenal dengan ‘S’ melalui temannya. Menurutnya ia dipaksa temannya untuk menemui ‘S’ agar bisa memperlancar urusan karier. Artis serbabisa itu pun mulai percaya kepada ‘S’ karena ramalan beberapa kejadian mengenai peristiwa besar dunia seperti tsunami Aceh dan tragedi gedung WTC Amerika Serikat benar-benar terjadi. Sejak itu pun Adi mulai menerapkan beberapa syariat dari ‘S’ seperti ritual minum kopi dan hal-hal lain. “Habis kalau kita nggak ngelakuin pikiran kita tuh celaka aja, selalu begitu,” kata Adi yang mengaku selama ini digendam oleh ‘S’. “Kita kan mikir tadinya dia ini kan dari ilmu gaib yang suci. Soalnya memang dulu ramalannya banyak yang benar,” jelasnya. (h/dtc)

REZA RAHARDIAN

Tolak Jadi Sutradara BINTANG filmHabibie dan Ainun, Reza Rahardian mempunyai kesempatan emas untuk kerja di belakang layar. Namun, aktor bernama lengkap Reza Rahardian Matulessy ini menolaknya. Aktingnya yang piawai berperan sebagai Habibie di film Habibie dan Ainunmembuat Reza tak bisa dipandang sebelah mata di dunia layar lebar Tanah Air. Namun, ia menolak tawaran bekerja di belakang layar karena mengaku masih cinta dengan pekerjaannya sebagai aktor. “Dengan berat hati, saya masih cinta dengan akting, berada di depan layar,” ujar Reza di acara jumpa pers LA Light Indie Movie di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (13/3). Namun, Reza mengaku menemukan kenikmatan tersendiri saat menyutradarai film pendek berjudul Indigo versi festival film indie. “Iya, asiknya saya bisa menuangkan semua kreativitas, tapi lebih kompleks karena harus memikirkan semua aspek, dari skenario, kostum, pemain,” terangnya. (h/inl) >> Editor : nova anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


22

PASAMAN Ranah Saiyo

LINGKAR Dinkes Diimbau Turun ke Sekolah PASAMAN,HALUAN — Ketua Dewan Pendidikan Pasaman H. Hanafi Boer menyebutkan, agar pihak terkait seperti BPOM dan Dinkes Pasaman turun ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Pasaman, sekaitan dengan banyaknya masyarakat yang menjajakan dagangan yang jauh dari mutu kesehatan. Hal itu dikatakan kepada Haluan sekaitan dengan laporan dan masukan yang diterima dewan pendidikan Pasaman oleh komite sekolah, sekaitan dengan maraknya penjual makanan yang berzat warna yang dapat merusak gizi anak sekolah. “Tentunya dalam hal ini kita menghimbau pihak terkait dalam hal ini BPOM maupun dinkes untuk turun menindak lanjuti laporan masyarakat sekaitan dengan penjualan makanan yang diragukan yang mengandung zat berbahaya bagi kesehatan,”cetus dia. Dilain sisi Hanafi Boer yang juga di serta beberapa pengurus dan anggota dewan pendidikan, berharap betul antara sekolah maupun komite sekolah saling kordinasi dalam meningkatkan hubungan harmonisasi, karena keduanya adalah pelaku utama dalam keberhasilan pendidikan di sekolah masing-masing. Sekaitan dengan keluarnya PP 17 tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan, setidaknya komite telah dapat mengetahui peran dan fungsi, apalagi di dalam PP tersebut disebutkan juga aturan dan larangan yang mengikat tugas dan peran dewan pendidikan maupun komite sekolah. (h/tos)

SDN 11 Tanjung Alai Ikut Lomba Hasta Karya PASAMAN, HALUAN — SDN 11 Tanjung Alai Lubuk Sikaping, mengikuti lomba hasta karya yakni lomba kerajinan tangan yang menggunakan bahan-bahan bekas dan plastik untuk dimanfaatkan kembali “Bahan-bahan bekas tersebut kita daur ulang kembali dan dapat dimanfaatkan sebagai pajangan, setidaknya dapat mengurangi volume sampah, dan membuka peluang usaha baru,”ujar Diana Karmila guru SDN 11 Tanjung Alai Lubuk Sikaping kepada Haluan Kamis kemarin di Lubuk Sikaping. Menurut Diana Karmila, timbulnya ide cerdas itu untuk mengembangkan kerajinan bekas yang memanfaatkan barang-barang bekas tidak terlepas dari banyaknya volume sampah yang dibuang dan tidak dimanfaatkan. Peluang daur ulang sampah atau barang bekas, merupakan salah satu bentuk usaha yang menjanjikan dan memberikan banyak keuntungan. Caranya tentu dalam memulai harus mengklasifikasi jenis sampah atau barang bekas apakah terdiri dari sampah jenis organik maupun anorganik. Dari sampah organik sendiri seperti sisa sampah rumah tangga antara lain sayuran, makanan basi maupun daun-daun kering dapat dijadikan pupuk untuk tanamtanaman. Akan tetapi pihak sekolah lebih menfokuskan dalam jenis sampah anorganik yang material mudah didapai seperti bekas botol mineral, botol shampoo, kardus dan sebagainya. Semuanya itu tambah Diana, dimanfaatkan untuk berbagai kerajinan tangan, bahkan untuk souvenir. Uniknya semuanya dikerjakan oleh murid SDN 11 Tanjung Alai Lubuk Sikaping, dan tentunya dukungan penuh juga diberikan oleh semua pihak termasuk kepala sekolah, guru pembimbing dan komite sekolah. Secara terpisah Kepala Sekolah SDN 11 Tanjung Alai Lubuk Sikaping Rusma Ishar kepada haluan menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan oleh murid sekolah yang dipimpinnya sangat membanggakan, pasalnya anak telah dilatih sejak dini untuk memanfaatkan daur ulang sampah. Dengan adanya kegiatan itu SDN 11 Tanjung Alai tampil untuk mengikuti lomba hasta karya, dan diharapkan akan banyak berbicara di tingkat kabupaten, propinsi maupun nasional,” ujar Rusma Ishar dengan optimis. (h/tos)

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

Bidan dan Dokter PTT Akan Terima Tunjada PASAMAN, HALUAN— Pemerintah Kabupaten Pasaman, sedang mengkaji pemberian Tunjangan Daerah (Tunjada) khusus bagi para bidan dan dokter PTT yang bertugas di seluruh Puskesmas, Polindes dan Pustu di daerah itu.

Hal itu dilakukan sebagai upaya merangsang kinerja para bidan dan dokter tersebut agar lebih baik lagi dalam pemberian pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Begitu juga peningkatan kesejahteraan bagi pasukan putih-putih tersebut. “Pemberian Tunjada perlu kajian mendalam. Besar kemungkinan baru bisa direalisasikan tahun depan. Untuk itu, Kepala Dinas Kesehatan dan jajarannya sudah diminta membuat perhitungan dan kajian itu,” ujar Bupati Pasaman, Benny Utama di Lubuksikaping, Rabu (13/3). Dikatakan, Tunjada tersebut nantinya hanya diperuntukkan bagi para bidan dan dokter PTT yang bertugas di daerah terpencil dan sangat terpencil yang tersebar di lima kecamatan dari total 12 kecamatan yang ada. “Tidak masalah. Saya setuju saja untuk memberikan mereka tunjangan penghasilan lainnya berupa Tunjada, selagi kinerja mereka sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pemerintah,” katanya. Dijelaskan, adapun besaran alokasi Tunjada yang dipertuntukkan bagi 184 bidan PTT di daerah itu sebanyak Rp325 ribu per bulannya, bersumber dari APBD. (h/ndi)

SILATURAHMI — Bupati Pasaman Benny Utama Rabu (13/3) di Balerong pusako anak nagari bersilaturahmi dengan Ikatan Bidan Indonesia Pasaman dalam rangka kinerja bidan yang sangat dibutuhkan masyarakat dewasa ini. ATOS INDRIA

Pengunaan Dana BOS Harus Valid PASAMAN, HALUAN — Penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), harus valid sesuai dengan usulan yang diajukan. Begitu pula, penyerapan belanja Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan ke sekolah masing-masing. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Khairil Anwar saat di Konfirmasi Haluan diruang kerjanya, beberapa waktu lalu menuturkan, validasi tersebut dinilai perlu disosialisasikan kepada masing-masing kepala sekolah khususnya yang ada di Kabupaten Pasaman ini. Dikatakannya, tujuan disosialisasikannya penggunaan dana BOS dan DAK tersebut yakni dalam

rangka memberi kejelasan sehingga tidak melanggar aturan sesuai ketentuan berlaku tentang penggunaan dana BOS itu sendiri, ujar Khairil Anwar. Selain itu, Khairil Anwar juga menambahkan bahwa dengan adanya usulan penggunaan dana BOS dan DAK tersebut ke depan diharapkan dapat tepat sasaran. Kemudian, koordinasi antar Dinas Pendidikan dengan kepala sekolah yang ada di Pasaman ini dinilai sangat perlu sekali. Karena, kepala sekolah tak lagi hanya mendengar informasi dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di 12 kecamatan saja, melainkan langsung dari Disdik untuk mendapatkan persepsi yang sama dalam

mempersiapkan kegiatan pendidikan dasar selama satu tahun ke depan. Dia menambahkan, pada saat ini pencairan dana BOS dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tersebut langsung masuk ke rekening masing-masing sekolah, satu kali dalam per triwulannya. Selanjutnya, penyerapan DAK pendidikan pada saat ini tidak lagi melalui Dinas Pendidikan, akan tetapi langsung ke sekolah masingmasing yang ada di Pasaman. Kemudian, dalam teknis pelaksanannya diarahkan secara swakelola, selain penggunaan diharuskan sesuai dengan usulan yang telah diajukan oleh masing-masing sekolah, papar Khairil Anwar. (h/tos)

Jamkesda Mulai Berjalan Efektif PASAMAN, HALUAN — Program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang dilaksanakan pada tahun 2013 ini mulai berjalan efektif di Kabupaten Pasaman. Tak ada pandang bulu baik si miskin ataupun si kaya, mulai dari pelosok sampai ke pusat Kabupaten, yang jelas, kalau yang namanya masyarakat Kabupaten Pasaman, maka dapat berobat gratis. Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman melalui Dinas Kesehatan Pasaman, saat ini sudah siapkan seluruh pusat layanan kesehatan sampai ke tingkat Jorong yang paling ujung di Pasaman. Mulai dari Polindes, Puskesmas hingga RSUD Lubuk Sikaping, termasuk para dokter dan tenaga medis serta obat-obatan lainnya. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Desrizal, SKM, M.Kes yang di konfirmasi , belum lama ini mengatakan, bahwa, pelayanan gratis berobat bagi masyarakat yang ada

di Pasaman, tidak hanya sebatas sampai di RSUD Lubuk Sikaping saja. Karena, kalau harus mendapatkan perawatan medis ke tingkat yang lebih tinggi, seperti di RS Ahmad Muchtar atau M. Jamil Padang, masyarakat Pasaman tetap akan mendapat layanan tanpa bayar, ujarnya. Dia menjelaskan, dalam program Jamkesda ada aturan seperti masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan mesti berjenjang. Dalam mendapatkan layanan di RSUD, harus ada rujukan dari puskesmas dan begitupun ke tingkat selanjutnya. Selanjutnya Desrizal mengingatkan, Program Jamkesda yang dijamin oleh Pemda Pasaman yakni standar pelayanan klas III. “Ingin mendapatkan pelayanan yang bagus, seperti ingin dirawat diruangan rawatan di VIP serta ingin mengkonsumsi obat-obat yang bagus, tentu harus bayar sendiri, karena sudah diluar jaminan

Jamkesda,” terangnya. Untuk mewujudkan program Jamkesda tersebut, dia mengharapkan kepada seluruh kepala jorong, walinagari, camat, serta kepala Puskesmas dan jajarannya untuk saling menyampaikan informasi yang jelas kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Pasaman ini, sehingga tidak ada keraguan masyarakat dalam mendapatkan layanan Jamkesda itu. Meskipun Kabupaten Pasaman pertama di Sumatera Barat yang mau dan mampu melaksanakan Jamkesda secara totat coverage bagi seluruh masyarakatnya, namun apa yang diwujudkan Bupati Pasaman Benny Utama ini tidaklah berlebihan. Karena program Jaminan kesehatan ini sudah diamanatkan dalam undang-undang dan Negara punya tanggung jawab menjamin kesehatan setiap warga negara, ujar Desrizal. (h/tos)

BPS Gelar Apel Siaga PASAMAN, HALUAN — Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman menggelar Apel Siaga yang dilanjutkan dengan Kampanye Sensus Pertanian tahun 2013 dengan cara berjalan kaki berkeliling kota Lubuksikaping sambil membagikan Panflet kepada pengguna jalan raya maupun terhadap rumah dan warung warung yang ada di pinggir jalan. Pelaksanaan Apel siaga yang dilaksanakan di halaman Kantor Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasaman dipimpin langsung kepala BPS Pasaman Ir. Erman dan dihadiri oleh seluruh staf dijajaran BPS Pasaman serta mitra kerja BPS Pasaman. Kepala BPS Pasaman Ir Erman dalam arahannya mengatakan bahwa Apel siaga ini merupakan Kegiatan yang diselenggarakan sebagai gerakan moral untuk memotifasi semangat dan menyatukan langkah untuk membulatkan tekat guna menghadapi tantangan BPS kedepan dalam berbagai kegiatan. “Apel Siaga pada tahun 2013 ini bertujuan ntuk membangun semangat dan kepedulian yang sama serta tanggung jawab kita bersama guna mengsuseskan Sensus Pertanian di tahun 2013 ini,” terang Ir. Erman. Ia menambahkan, pada tahun 2013 ini merupakan tantangan yang berat bagi BPS Pasaman karena pada tanggal 1 s/d 31 Mei 2013 mendatang, BPS Pasaman akan melaksanakan Sensus Pertanian kepada seluruh petani yang ada di Kabupaten Pasaman ini. “Ini merupakan tahap yang sangat penting dan Boleh

dikatakatakan merupakan tahap siaga, karena pada tahap ini Kredibilitas dan masa depan BPS akan di pertaruhkan di tangan petugas sensus untuk menyukseskan Sensus Pertanian,” ucap Erman. Untuk itu, kata Erman Kepada Petugas sensus yang terdiri dari KSK, KORLAP, KORTIM dan PCL yang telah lulus mengikuti pelatihan diharapkan adalah orangorang yang bermental baja, pekerja keras, pantang menyerah, jujur dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di lapangan. “Sensus Pertanian ini bukan hanya tanggung jawab BPS semata melainkan juga sudah menjadi tanggung jawab kita semua, terutama bagi keluarga besar BPS untuk sama-sama ikut menkampanyekan Sensus pertanian ini pada setiap kesempatan, salah satunya dengan membagikan Pamflet yang telah disediakan BPS kepada masyarakat Pasaman ini,” katanya. Erman juga mengharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat kiranya nanti bisa membantu petugas dengan memberikan jawaban yang benar dan apa adanya, agar nantinya data ini dapat dipergunakan untuk menyusun Perencanaan Pembangunan di bidang Pertanian. “Kita harapkan masyarakat dapat memberikan keterangan yang pasti kepada petugas Sensus Pertanian ini. Tanpa dukungan dan bantuan dari masyarakat Sensus Pertanian ini tidak akan dapat berjalan dengan lancar sebagaimana yang kita harapkan,” kata Herman. (h/rh)

kepada orang tua atas segala kekhilafan yang pernah diperbuat sembari meminta doanya agar keberhasilan dalam UN bisa di dapatkan,” ungkap Nasbin. Saat tausiah dan muhasabah berlangsung, para siswa nampak khidmad mendengarkan motivasi dan penyadaran yang diberikan oleh tim STAI tersebut. Seiring Nasbin memandu para siswa untuk hening sejenak dan memejamkan mata sambil membayangkan wajah orang tua yang mungkin saja saat itu sedang berada di sawah, di ladang banting tulang peras keringat demi keberhasilan anaknya. Seiring itu isak tangis terdengar dan air mata siswa tampak keluar. Sementara itu, kepala

SMK HARSA Mardan kepada Haluan merasa bangga dengan kehadiran tim STAI Lubuk Sikaping, yang mendatangi sekolahnya untuk memberikan tausiah kepada siswanya terutama dalam rangka kesiapan siswanya menghadapi UN yang akan dilaksanakan April mendatang.” Saya bangga dan mengucapkan terima kasih kepada STAI atas kunjungan mereka.” kata Mardan. Mardan menambahkan, selama ia menjabat kepala SMK Harsa sekitar 13 tahun yang lalu. Belum pernah ia menerima kunjungan seperti itu. Makanya ia sangat memberikan apresiasi kepada STAI Lubuk Sikaping atas kepeduliannya kepada kemajuan pendidikan di kabupaten Pasaman. (h/ndi)

STAI Beri Motivasi Siswa SLTA

H. NASBIN Panyahatan, Lc.,MA memberikan tausiah di hadapan siswa SMK Harsa Panti. Kamis (14/4) AHDI SUSANTO

PASAMAN, HALUAN — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Lubuk Sikaping memberikan motovasi dan arahan kepada para siswa SLTA (SMA/SMK/MAN/MAK) di kabupaten Pasaman yang merupakan peserta UN, agar lebih siap menghadapi UN nantinya. “Motivasi tersebut diberikan kepada seluruh siswa kelas tiga (peserta UN) di setiap SLTA di kabupaten Pasaman,” ungkap Yulinasri ketua STAI Lubuk Sikaping kepada Haluan Kamis (14/3) via telepon genggamnya. Yulinasri menambahkan pemberian motivasi ini dilakukan oleh para dosen dan unsur pimppinan STAI tersebut yang dibagi menjadi tiga tim, dengan tujuan seluruh sekolah setingkat SLTA di

Pasaman bisa disentuh. Kegiatan motivasi UN tersebut diberi nama Sukses UN bersama STAI dalam bentuk tausiah, muhasabah dan bedah SKL UN untuk mata pelajaran yang di UN kan. Salah satu tim yang diikuti langsung oleh Haluan yakni tim III yang diketuai langsung oleh pembantu ketua III STAI, yakni Darosni, M.Ag dan ustadz H. Nasbin Panyahatan, Lc.MA yang mengunjungi SMK Harsa dan SMA Rao. Kamis (14/3). Di SMK HARSA tausiah, muhasabah dan analisis SKL UN tersebut dilaukan di Aula sekolah tersebut. Hadir langsung kepala sekolahnya, Mardan dan para majelis guru serta seluruh siswa kelas tiga SMK HARSA tersebut.

Nasbin saat memberikan tausiah mengatakan bahwa untuk sukses dalam kehidupan ini yang diantarannya suskes dalam mengahadapi Ujian Nasional (UN) ini yakni hanya ada dua hal. Kedua hal itu akan menjadi perahu yang akan mengantarkan para peserta UN menuju kesukseskan itu. Kedua hal tersebut yakni bertaqwa dan serahkan segalanya kepada Allah, karena Allahlah yang maha segalanya. Kedua yakni patuh dan minta ampun kepada kedua orang tua dalam hal ini bukan orang tua di rumah saja, melainkan juga guru disekolah. “Bertaqwalah kepada Allah dan serahkan segalanya kepada-Nya. Serta sujud dan minta maaf

>> Editor : ATVIARNI

>> Penata Halaman: Rahmi


JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

I K L A N 23

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syahrizal


24

JUMA JUMATT, 15 MARET 2013 M 3 JUMADIL AWAL 1434 H

LINGKAR

Ilustrasi

Mahasiswa Olah Biji Nangka Jadi Donat YOGYAKARTA, HALUAN — Tim mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta memanfaatkan biji nangka untuk membuat kue donat yang diberi nama Dobina. “Biji nangka merupakan sumber karbohidrat, protein, dan energi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang potensial. Biji nangka juga merupakan sumber mineral yang baik,” kata koordinator tim mahasiswa Senja Dewi di Yogyakarta, kemarin. Menurut dia, pembuatan donat merupakan salah satu cara mengolah makanan agar dapat bervariasi dan memenuhi cita rasa. Meskipun banyak variasi, yang paling penting dari pembuatan kue donat adalah bahan bakunya yakni tepung. “Tepung biji nangka mengandung nilai gizi lebih tinggi dibandingkan dengan tepung terigu. Pembuatan tepung biji nangka, yakni mencuci biji nangka kemudian merebusnya hingga matang untuk membuang getahnya,” katanya. Ia mengatakan biji nangka yang sudah masak didinginkan, kemudian dipotong tipistipis, dan dikeringkan di bawah sinar matahari kemudian digiling untuk dijadikan tepung. Untuk mendapatkan tepung yang halus, tepung diayak terlebih dulu agar terpisah dari seratserat yang masih kasar. “Dari hasil komparasi bisa disimpulkan bahwa tepung biji nangka mengandung karbohidrat, lemak, protein, dan amilum yang lebih baik dibandingkan dengan tepung terigu,” katanya. Menurut dia, selama ini masyarakat hanya memanfaatkan daging nangka, sedangkan bijinya belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, biji nangka mengandung karbohidrat cukup tinggi yakni dalam 100 gram biji nangka mengandung karbohidrat sebesar 36,7 gram. Kandungan karbohidrat biji nangka, kata dia, memang lebih rendah dibandingkan dengan beras. Kandungan karbohidrat 100 gram beras sebesar 78,9 gram. “Dua kilogram biji nangka sebanding dengan satu kilogram beras. Biji nangka dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan pangan yang cukup bergizi karena masih adanya kandungan zat lain yang lebih tinggi dibandingkan dengan makanan penghasil karbohidrat lainnya seperti zat besi dan vitamin B1,” katanya. Anggota tim mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas MIPA UNY yang melakukan penelitian berjudul “Komparasi Uji Karbohidrat, Lemak, Protein, dan Amilum antara Donat Tepung Biji Nangka dan Donat Tepung Terigu” itu adalah Gibson SH Marbun, Pambudi Tedjo YR, dan Ragil Nurjannah R. (h/ans)

Limapuluh Kota Kekurangan Guru SD SARILAMAK, HALUAN — Kabupaten Limapuluh Kota kekurangan 276 orang tenaga guru SD hingga tahun 2013 yang menyebabkan sebagian kelas SD di daerah itu harus diajar oleh guru honor. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota Desri mengatakan hal itu saat bersilaturahim dengan guru, orang tua siswa dan komite SD 03 Tanjung Haro Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Padang Panjang, Kecamatan Luhak, Kamis. “Kita telah menyampaikan hal ini pada bupati dan berharap pada penerimaan PNS nanti, perekrutan lebih difokuskan pada tenaga guru SD,” kata dia. Meski masih kekurangan guru, dia meminta agar proses belajar mengajar di seluruh sekolah di Limapuluh Kota tidak boleh mengendur. “Kita akan sering turun ke sekolah-sekolah untuk memantau proses belajar mengajar ini,” ujar dia. Kekurangan guru tersebut juga dirasakan SD 03 Tanjung Haro. Menurut kepala SD 03 Tanjung Haro Amperawati, saat ini jumlah guru kelas PNS di sekolah itu baru berjumlah lima orang sedangkan jumlah kelompok belajar ada sembilan kelompok. “Kita terpaksa memberdayakan dua orang tenaga guru honor, satu guru PJOK, seorang guru Bahasa Inggris dan seorang guru agama untuk menutupi kekurangan guru,” sebut dia. Meski demikian, Amperawati menjamin proses belajar mengajar di sekolah tersebut tetap berjalan dengan baik. “Kita juga sangat mengapresiasi peran serta masyarakat setempat dalam hal kelangsungan proses belajar mengajar,” tambah dia. Menurut dia, wali murid dan warga Jorong Tanjung Haro sangat kooperatif terhadap dunia pendidikan. “Banyak sarana sekolah yang kita miliki saat ini berasal dari swadaya masyarakat,” kata dia. (h/ans)

MENGANYAM— Sejumlah siswa kelas IX SMP N 13 Parupuk Tabing, Kota Padang, tampak serius saat belajar menganyam, Kamis (13/3). Pelajaran keterampilan ini bisa mendidik seorang anak agar teliti dan mandiri. AMIR

JELANG MTQ MAHASISWA NASIONAL XIII

Rektor Unand dan UNP Audiensi dengan Gubernur PADANG, HALUAN — Keberhasilan Sumatera Barat dalam mengangkat perekonomian rakyat salah satunya menyelenggarakan event. Untuk menjadikan Sumbar tuan rumah event nasional diperlukan komitmen kepala daerah. Untuk itu, Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) dan Universitas Andalas (Unand) mengadakan audiensi dengan Gubernur sumbar, Irwan Prayitno, bertempat di Gubernuran Jl Sudirman audiensi duo Rektor itu berbincangbincang mempersiapkan Sumbar tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Mahasiswa Nasional XIII, Juni 2013 mendatang. Dari pihak UNP selain Rektor Prof Dr Phill Yanuar Kiram, turut hadir

Pembantu Rektor(PR) III, Dr. H Syahrial Baktiar dan PR IV, Dr Ardipal. Sementara dari pihak Unand, selain Rektor Unand, Dr. H. Werry Darta Taifur turut hadir PR Prof.Dr. Herry Di audiensi itu, duo Rektor membahas Sumbar menjadi tuan rumah pelaksanaa (MTQ) Mahasiswa Nasional XIII yang baik dan sukses penyelenggaraan. “UNP dan Unand siap bekerjasama guna mensukseskan MTQ Mahasiswa Nasional. Dari sisi pemerintah provinsi saya berkeinginan MTX Mahasiswa Nasional berjalan sukses dan lancar” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno kemarin. Namun, penentuan tempat opening serimoni MTQ XIII 2013 tersebut nantinya ditentukan oleh Dirjen Pen-

didikan Tinggi (Dikti). Tahun lalu pelaksanaan MTQ Mahasiswa Nasional di UMI. MTQ XII diikuti oleh 107 perguruan tinggi se-Indonesia dengan 1.353 peserta dan official. Ditambahkan Gubernur, Irwan, MTQ Mahasiswa tidak hanya merupakan suatu kegiatan seremonial rutin di kalangan intra umat Islam. Berbagai jenis perlombaan yang dianggap sebagai media syi’ar Islam yang diadakan dalam kegiatan MTQ dapat dijadikan sebagai stimulator yang diharapkan akan memberikan efek lanjutan bagi proses syi’ar Islam berikutnya. Ditunjuknya Sumbar adalah bentuk pemerataan pelaksana iven nasional mahasiswa di Indonesia. (h/rel/mat)

K3MA Sumbar Upayakan Peningkatan Mutu Siswa PASBAR, HALUAN — Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) se Provinsi Sumatera Barat dan Kepala Madrasah Aliyah Swasta (MAS) se Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MAN Lembah Melintang, Rabu (13/3) sore, membahas upaya peningkatan kualitas pendidikan dan mutu ajar siswa se Provinsi Sumatera Barat di MAN Lembah Melintang, Ujung Gading. Selain Kepala MAN se Provinsi Sumatera Barat dan Kepala MAS se wilayah kerja KKM MAN Lembah Melintang, Pasaman Barat, turut hadir sekaligus memberikan apresiasi pada kesempatan itu Kepala

Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, diwakili Kabid Pendidikan Madrasah Artis Arjun, Ketua K3MA Sumbar Yurnalis, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat Abdel Haq, dan Ketua Komite MAN Lembah Melintang Achmad Namlis. Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat Artis Arjun pada kesempatan itu, menyampaikan, menjadikan lembaga pendidikan yang dikelolanya berkualitas dan agar siswa/siswinya juga bermutu sekaligus mampu sederajat dengan lulusan lembaga sederajat, bukanlah pekerjaan mudah.

Agar harapan yang menjadi harapan bersama itu terwujud seperti diharapkan, jelasnya, tentu akan menjadi tugas sekaligus tanggungjawab bagi kepala setiap lembaga pendidikan, salah satunya tingkat madrasah aliyah. Sangat ironis dan kurang beralasan, jika masih ada kepala sekolah atau madrasah tidak mampu menata lembaga pendidikannya secara maksimal. Di lain pihak, terangnya, kurang bergemanya prestasi, potensi atau keberhasilan yang diraih sekolah agama atau madasah, sebenarnya bukan karena tidak ada keinginan pengelola atau pimpinan

institusinya menyampaikan keberhasilan yang diraih lembaga pendidikannya ke publik. Ketua K3MA Sumatera Barat Yurnalis, mengatakan, sekaitan kurang memasyarakatnya kegiatan dan prestasi setiap lembaga pendidikan, termasuk kegiatan tingkat madrasah aliyah, adalah akibat kurang terpublikasikan atau kurangnya kegiatan atau prestasi yang diraih dipublikasikan. Sejalan dengan kondisi itu, Yurnalis, mengajak setiap kepala madrasah atau pengelola setiap kegiatan agar melibatkan wartawan pada kegiatan bersangkutan, dengan harapan setiap kegiatan

yang dilaksanakan bisa mempublikasikannya. Paling tidak, kepala madrasah atau pimpinan kegiatan memberikan informasi tentang prestasi itu kepada wartawan. Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Abdel Haq menyampaikan, ke depan setiap kepala madrasah harus meningkatkan kinerja, kemampuan dan profesionalismenya. Selain itu, jika ada kegiatan bersipat peningkatan mutu siswa, prestasi pendidikan atau dalam bentuk lain, tidak salah kalau berbagai keunggulan itu dipublikasikan ke tengah masyarakat, salah satunya melalui media massa. (h/gmz)

>> Editor : Nova Angraini

>> Penata Halaman: Rahmi


Haluan 15 Maret 2013