Issuu on Google+

EDISI : 071 TAHUN LXIII

KAMIS 14 JULI 2011 M / 13 SYA’BAN 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI Allah mengazab siapa yang dikehendaki-Nya, dan memberi rahmat kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan hanya kepada-Nya-lah kamu akan dikembalikan. (QS Al Ankabut ayat 21)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.55 12.23 15.49 18.29 19.43

WIB WIB WIB WIB WIB

http://www.pesantrenvirtual.com/

PENINGKATAN KONTRIBUSI TERHADAP DAERAH

PTSP Sambut Baik Keinginan Pemprov PADANG, HALUAN — Kontribusi PT Semen Padang terhadap pembangunan daerah Sumatera Barat tidak hanya melalui program mitra binaan (dana bergulir) dan bina lingkungan, namun banyak lagi kegiatan lain yang mendorong

kemajuan kesejahteraan masyarakat melalui dampak multiplier dari keberadaan perusahaan pabrik semen tertua di Asia Tenggara tersebut. „ Bersambung ke Halaman 11

DIREKTUR Utama PT Semen Padang Munadi Arifin beserta rombongan berbincang-bincang dengan manajemen Haluan saat berkunjung ke Kantor Harian Haluan Padang, Rabu (13/7). Haswandi

Menag: Ada Keanehan di Ponpes Umar bin Khatab

Menjahit Muncung Nazaruddin OLEH: ALWI KARMENA KALAU akan memilih teman, bagaimanapun, jangan sampai terpilih orang yang bentuk si Nazaruddin, mantan bendaharawan partai gedang tu, sepantun dengan “oto ndak ba rem”. Kemana mencucuk, kemana terantuk… Nazaruddin…seperti orang yang pengana utaknya tak selasai…Nazar ber udin, akal dan lidah berpilin-pilin. Sebaiknya, kalau dia tertangkap, jahit muncungnya. Biar sampai ke pengadilan bagai, jangan beri kesempatan dia bicara. Matilah dia. Nasruddin ini, kalau diibaratkan rokok, muncungnya tak berbanderol. Liar. Ilegal. Orang seperti dia, tak bisa diajak bicara beriya-iya ini. Atau dengan kata lain, dia ndak bisa diajak mengecek “di bilik ketek”. Sebab, tak ada yang rahasia bagi dia…Tak ada sawah yang berpematang. Lalu saja semua. Selain itu, dia pandai pula membua buat kecek yang tidak-tidak… Saking gregetannya, ambo, kalau dibelikan oleh KPK tiket ke Singapura, ambo cari paja tu.

„ Bersambung ke Halaman 11

Jembatan Pun Dijadikan Lokasi Pacaran

S

EBELUM ribut isu tsunami, remaja Kota Padang memanfaatkan sepanjang Tapi Lauik sebagai ajang rendez - vous alias tempat pertemuan, santai, melepas lelah, saksikan Matahari terbanam, dan memadu kasih, tentunya. Arus lalu lintas cukup ramai sepanjang sore hingga malam. Namun, kini Taplau tak seramai dulu lagi. Ada “gerakan” pengalihan lokasi santai dan pacaran untuk muda-mudi Kota Tercinta ini, yaitu ke arah jembatan-jembatan yang ada di pinggiran Kota Padang. Salah satu jembatan favorit tempat mojoknya muda-mudi tersebut ialah jembatan yang ada di dekat Polsek Kuranji, yang sering disebut masyarakat setempat Jembatan Taratak Paneh. Letaknya yang strategis, membuat para muda-mudi memilihnya ketimbang tempattempat yang lain. Jika lapar, di dekat sana ada cafe yang menjual nasi goreng dan sate dengan harga miring pas saku remaja.

„ Bersambung ke Halaman 11

ANTARA

PENGGEREBEKAN — Sejumlah anggota Brimob Polda NTB bersiaga saat melakukan penyisiran di areal Pondok Pesantren Khilafiah Umar bin Khatab, Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, NTB, Rabu (13/7). Dalam aksi penggerebekan tersebut anggota Brimob berhasil mengamankan sejumlah bom molotov, senjata tajam serta busur panah dari dalam ponpes yang sudah dalam keadaan kosong.

JAKARTA, HALUAN — Kementerian Agama sudah lama mencurigai aktivitas di Pondok Pesantren (Ponpes) Umar bin Khatab di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi ledakan bom Selasa yang menewaskan satu orang. Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) menjawab pertanyaan wartawan di gedung DPR, Rabu (13/7) menjelaskan, kementerian yang dipimpinnya sudah lama memantau ponpes tersebut, yaitu sejak 2004. “Kami sudah lama melihat aktivitas ponpes tersebut banyak keganjilan. Termasuk kegiatannya yang tertutup tersebut,” jelas SDA. „ Bersambung ke Halaman 11

RAUP MILIARAN RUPIAH

Unand dan UNP Jual Bangku Berlabel “Negeri”

DUA perguruan tinggi terbesar di Sumatera Barat, UNP dan Unand, meraup miliaran rupiah dari hasil penjualan pendaftaran untuk program penerimaan mahasiswa baru Reguler Mandiri. Pihak PTS memprotes keras kebijakan ini. PADANG, HALUAN — Dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Padang, Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP) menutup pendaftaran penerimaan mahasiswa baru dari program Reguler Mandiri. Minimal, dari 20.988 peminat, dua PTN ini berhasil meraup dana segar Rp3.151.200.000. Dua PTN itu menjual formulir pendaftarannya senilai Rp150 ribu. Dari data terakhir di UNP pada Rabu (13/7), tercatat 14.652 orang yang mendaftar. Padahal jalur mahal ini hanya akan menerima 2.800

mahasiswa. Untuk mendaftar, calon mahasiswa harus membayar Rp150 ribu per orang. Selain itu, bagi mereka yang memilih jurusan yang memerlukan uji keterampilan, dikenakan Rp150 ribu lagi untuk satu uji keterampilan. Asumsinya, paling tidak

UNP menerima Rp2.197.800.000 dalam penjaringan mahasiswa baru ini. Totalnya, UNP akan menerima 6.453 mahasiswa baru. Ada 2.693 mahasiswa diterima melalui jalur SNMPTN. Lalu ada 960 mahasiswa diterima dari jalur bidik misi dan undangan. Sementara itu ada 2.800 mahasiswa akan diterima melalui jalur Reguler Mandiri. Padahal, menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No 34 Tahun 2010, Perguruan Tinggi dapat menjaring paling banyak 40% mahasiswa baru secara mandiri. Seharusnya, UNP hanya boleh menerima 2.581 melalui jalur Reguler Mandiri itu. Berarti ada kelebihan 219 mahasiswa dari yang seharusnya.

„ Bersambung ke Halaman 11

Penyertaan Modal Rp74 Milliar pada BCS Ditinjau Ulang

PADANG, HALUAN — Dinilai tidak sesuai, penyertaan modal pada Perseroan Terbatas Balairung Citrajaya Sumbar (PT BCS) diusulkan kembali dihitung. Jika merujuk pada peraturan daerah (perda) No. 6 tahun 2009 tentang pendirian BCS, nilai investasi daerah ditetapkan sebesar Rp74 miliar. Penghitungannya berdasarkan nilai tanah dan bangunan, yang anggarannya diambilkan dari APBD Sumbar. Semula, pendirian BCS didasarkan dari keinginan pemerintah daerah, untuk menjadikan kantor penghubung di Jakarta menjadi lebih produktif. Mak-

sudnya kantor tersebut bermanfaat maksimal dan mendatangkan pendapatan bagi daerah. Mengingat kantor itu terletak di daerah strategis, maka kantor dijadikan hotel dan dibuat perusahaan untuk mengelolanya, yakni BCS. Untuk pendirian hotel anggarannya dari APBD provinsi dan diharapkan ada penyertaan modal dari kabupaten/kota. “Yang kami inginkan itu, hotel berdiri dan selesai dibangun dengan dana APBD, artinya sahamnya 100 persen milik provinsi. Ketika sudah beroperasi atau berjalan, baru dilepas sahamnya dengan jumlah tertentu pada

kabupaten/kota. Tentu dengan jumlah tertentu sahamnya dilepas,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumbar Arkadius Dt. Intan Bano kepada Haluan kemarin. Saat ini katanya sudah ada penyertaan modal dilakukan kabupaten/kota. Namun modal itu belum dapat digunakan atau dimanfaatkan, untuk pembangunan hotel. “Jadi memang harus dilakukan revisi, mulai dari nilai investasi, siapa pengelola, nilai saham mau dilepaskan,” katanya.

Delapan Pekerja PETI Ditangkap

SIJUNJUNG, HALUAN — Setelah menangkap lima pekerja pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Batang Kuantan, Senin awal pekan lalu, Jajaran Polres Sijunjung kembali mengamankan delapan pekerja tambang yang tengah melaksanakan aktivitas penambangan di aliran Batang Laweh Kecamatan IV Nagari. “Operasi rutin yang kami lakukan hingga malam tadi (kemarin), berhasil mengamankan delapan pekerja PETI,” ujar Kapolres Sijunjung AKBP Sumarto melalui Kasat Reskrim AKP Suyanto kepada Haluan, Rabu (13/7) malam. Selain mengamankan pekerja tambang ilegal ini, sambung Suyanto, pihaknya juga menyita barang bukti (BB) berupa satu unit kapal ponton, kompresor, spiral dan slang serta peralatan tambang lainnya. Menurutnya, kedelapan pekerja PETI itu diamankan dari tiga TKP.TKP pertama, tim gabungan melibatkan sejumlah satuan di Polres Sijunjung berhasil mengamankan satu orang pekerja PETI berinisial Hen (32). Sementara empat rekannya berhasil lolos dari kejaran petugas. ”Empat rekannya masih DPO,” kata Kasat Reskrim. Di TKP dua, tim berhasil mengamankan, Zul, Yan dan Yan berikut BB berupa peralatan tambang.Sedangkan di TKP tiga, polisi mengamankan empat pekerja berinisial, Gus, Edo, Don dan Ali. „ Bersambung ke Halaman 02

„ Bersambung ke Halaman 11

RTRW Sumbar Belum Tuntas

JAKARTA, HALUAN — Pembahasan Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) belum tuntas. Bahkan antara Komisi IV DPR RI dan Menteri Kehutanan (Menhut) saling lempar kesalahan karena belum rampungnya pembahasan RTRW itu dalam Rapat Kerja antar kedua institusi, di gedung DPR, Selasa (12/7) malam. Dalam raker tersebut, anggota Komisi IV dari PDIP Mindo Sianipar menuding Menhut yang salah. Penyebab lambatnya pembahasan RTRW itu di Komisi IV karena pemerintah belum menyampaikan secara detail daerahdaerah yang akan terkena RTRW. Tapi, Menhut Zulkifli Hasan mengatakan bahwa persoalan terhambatnya persetujuan RTRW itu ada di Komisi IV. “Kalau kami di Kementerian Kehutanan sudah memberi tanda tangan apa yang menjadi kewenangan „ Di Halaman 10

„ Bersambung ke Halaman 11


2

Utama

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Kilas Utama IRT Gantung Diri di Batang Kakao

Data Kemiskinan Perlu Dikaji Ulang PADANG, HALUAN — Data kemiskinan masyarakat Sumbar, masih perlu dikaji ulang. Kemiskinan yang 9,5 persen, tidak sesuai atau sebanding dengan realisasi jaminan pelayanan kesehatan yang mencapai angka 34 persen.

LIMAPULUHKOTA, HALUAN — Lagi lagi, aksi bunuh diri dengan cara gantung diri kembali bertambah di Kabupaten Limapuluh Kota. Seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Sulmitra, (44), warga Jorong Boncah, Kenagarian Simpang Sugiran, Kecamatan Guguak ditemukan tewas dalam kondisi tergantung, Rabu (13/7) dini hari. Ibu tiga anak itu ditemukan tak bernyawa, di atas pohon kakao, di perkebunan belakang rumahnya pada subuh. Dari informasi yang dihimpun Haluan dari warga sekitar, jasad Sulmitra pertama kali ditemukan oleh Elmanita (47), kakaknya. sekitar pukul 04.30 WIB dini hari. Sebelum menemukan korban di tempat kejadian (TKP), Elmanita yang tinggal serumah dengan korban mengaku, kalau pagi itu dirinya hendak pergi ke kebun kakao yang berada persis di belakang rumahnya. Namun, setiba disana, tiba-tiba saja ia langsung dikejutkan, oleh sesosok tubuh tergantung pada batang kakao dengan seutas tali plastik. “Saya sangat terkejut sekali, dan langsung berteriak memberitahukan semua orang,” tutur Elmita kepada polisi saat memberikan laporan, sekitar pukul 12.00 WIB, siang. Tak lama setelah melihat penemuannya itu, puluhan warga pun langsung bergegas mendatangi kebun belakang rumah korban. Jasad korban kemudian diturunkan lalu dibawa ke rumahnya. Kapolres Limapuluh Kota AKBP Partomo Iriananto Sik melalui Kapolsek Guguak AKP Efrizal ketika dihubungi membenarkan peristiwa naas tersebut. Lebih lanjut, menurut Kapolsek, untuk memastikan penyebab kematian korban, tim kepolisian Polsek Guguak, bahkan sempat membawa korban ke Puskesmas DangungDangung untuk dilakukan visum. “Dari hasil visum, jasad Sulmitra tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Korban diperkirakan murni meninggal karena sengaja mengakhiri hidupnya, karena terpicu masalah keluarga,” ujar Efrizal. Warga menyebutkan bahwa kalau korban sebelumnya juga sempat dua kali mencoba melakukan percobaan bunuh diri, namun gagal karena lebih dulu diketahui warga sekitar. (h/il)

Anggota Senat UNP Sayangkan Mendiknas

PADANG,HALUAN — Anggota senat Universitas Negeri Padang (UNP) menyayangkan aturan baru yang dikeluarkan pemerintah dengan memberikan porsi 35 persen kepada Mendiknas untuk menentukan rektor suatu perguruan tinggi. “Permendiknas tersebut adalah salah satu cara negara mencengkram universitas. Padahal universitas seharusnya adalah institusi yang otonom dan khas sebagai lembaga tempat berkumpulnya cerdik pandai. Namun kini universitas menjadi subordinasi lembaga negara, jadi tak heran jika praktik-praktik politis yang ada di luar universitas kini ditemui di dalam kampus, termasuk untuk pemilihan rektor,” tutur salah satu anggota senat UNP, Mestika Zed kepada Haluan, Rabu (13/7) di ruangannya. Dalam Permendiknas No. 24 tahun 2010 tersebut dinyatakan bahwa dalam pemilihan rektor akan diberikan 35 persen hak suara kepada Mendiknas dan sisanya 65 persen ditentukan anggota senat. Aturan tersebut, menurut Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial (FIS) ini akan membuka peluang bagi calon rektor untuk melakukan pendekatan dengan pihak Mendiknas. “Disinilah praktik-praktik politis itu akan terjadi,”tambahnya. Hal senada juga disampaikan anggota senat lain, Atmazaki. Menurutnya Permendiknas ini berpeluang untuk dipolitisir jika calon yang mengajukan diri lebih dari dua. “Misalnya jika ada tiga calon, dan suara senat yang 70 orang terpecah menjadi tiga, maka otomatis pilihan Mendiknas akan menjadi pemenangnya. Siapa yang dekat dengan orang pusat, dialah yang akan terpilih, “jelas Atmazaki. Selain itu menurut Guru Besar Bahasa Indonesia UNP ini, untuk penilaian calon yang ada, pihak Kemendiknas hanya diberikan waktu seminggu untuk menilai calon yang ada. (h/cw16)

ANTARA

DARSEM PULANG — TKI asal Jawa Barat yang divonis hukuman mati di Arab Saudi, Darsem binti Dawud Tawar tiba di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (13/7). Darsem divonis hukuman mati atas tuduhan membunuh saudara majikannya, dan pemerintah RI menyerahkan uang diyat (uang pemaafan) senilai SR 2 juta riyal atau sebesar Rp 4,6 miliar untuk pembebasan Darsem.

Angka itu berasal dari dua program pemerintah, yakni jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) sekiar 28 persen lebih dan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) sekitar 5 persen lebih. Jumlah penduduk Sumatera Barat menurut data BPS pada tahun 2010 mencapai 4.845.998 orang, “Jadi tidak ada kesesuaian antara data kemiskinan dari BPS dengan realisasi jaminan kesehatan dari pemerintah. Karena masih ada juga masyarakat kurang mampu, yang belum dapat pelayanan. Kiranya data dari BPS lebih diperhatikan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Syafitri, saat rapat kerja dengan komisi IV DPRD Sumbar. Jika dilihat dari ketersediaan anggaran untuk jaminan kesehatan daerah (jamkesda), jumlahnya cukup besar. Dimana dari kabupaten/kota jumlahnya mencapai Rp45 miliar dan dari dana provinsi sebesar Rp5 miliar. “Untuk tahun ini juga dianggarkan sebesar Rp4,9 miliar oleh provinsi. Jumlahnya masih kecil, karena perdanya belum lagi ditetapkan,” katanya. Ia juga menyampaikan realisasi program cukup tinggi. Untuk fisik mencapai angka 99,4 persen dan keuangan sekitar 96 persen. realisasi keuangan itu berkaitan dengan sisa tender dan adanya dana bantuan dari BNPB. Dana dari APBN sebesar 15,3 miliar, dapat direalisasikan 94,3 persen untuk fisik dan keuangan 74,1 persen. keuangan agak bermasalah, karena dananya diturunkan di kabupaten/ kota. “Tahun ini tidak boleh lagi anggaran diturunkan ke kabupaten/kota dan harus melalui provinsi,” katanya. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Dedy Edward mengatakan, data memang menjadi masalah utama dalam melaksanakan program pembangunan. Apalagi berkaitan dengan angka kemiskinan, yang setiap saat dapat berubah. “Makanya kami minta kabupaten/kota itu memberikan angka riil, tentang kondisi kemiskinan di daerah masing-masing,” katanya. Dukungan data katanya sangat diperlukan, karena saat ini DPRD juga tengah membahas ranperda jamkesda. “Sekarang kondisinya kan lain, realisasi jamkesmas dan jamkesda cukup besar dan melebihi angka kemiskinan, tapi masih ada juga masyarakat kurang mampu, yang tidak mendapat pelayanan,” katanya. Anggota komisi IV DPRD Sumbar Suwirpen Suib melihat, pemberian jaminan kesehatan nanti harus berdasarkan nama dan alamat, yakni by name by address. “Dengan begitu akan jelas penerima dari jamkesmas dan jamkesda,” katanya. Kriteria kemiskinan juga harus jadi perhatian. Mengingat selama ini, kriteria kemiskinan sering antara dinas atau SKPD sering berbeda. Misalnya antara BPS dengan BKKBN. “Harus jelas kriterianya, kalau bisa dilihat dari pendapatan perhari,” katanya. (h/rud)

SIDANG NASRUN HAROEN

PADANG, HALUAN — Saksi kasus dugaan korupsi Rp500 juta dana pembinaan Dai asal Kepulauan Mentawai dan Pembinaan Ulama Sumatera Barat 2004, Rusydi, membeberkan kepada hakim kalau terdakwa Nasrun Haroen pernah diancam oleh Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang saat pemeriksaan. Hal tersebut disampaikan oleh Mantan Hakim Tinggi Sumbar itu, di depan Hakim Ketua Asmuddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Padang, saat sidang lanjutan, Rabu (13/7). Lebih lanjut Rusydi yang merupakan saksi a de charge (meringankan terdakwa) itu, menerangkan bahwa Jaksa mengancam akan menahan Nasrun Haroen saat menjadi tersangka jika tidak menyerahkan Rp110 juta

Saksi: Terdakwa Diancam Penyidik

kelebihan dana yang diperuntukkan bagi MUI dari APBD itu. Ancaman itu membuat Nasrun Haroen kalut dan ia tidak ingin ditahan. Akhirnya uang tersebut diserahkan juga ke Penyidik, Daminar (yang juga Jaksa Penuntut Umum). Saksi mengetahui hal itu ketika terdakwa menceritakan kepadanya setelah menyerahkan uang kepada penyidik. Saksi sangat menyayangkan sekali keputusan yang telah diambil oleh terdakwa waktu itu. Sebab, kalau pun uang tersebut diserahkan ke penyidik, tidak akan menghentikan proses hukum. “Saya kecewa kenapa Nasrun tidak terlebih dahulu berkomunikasi dengan saya sebelum menyerahkan uang itu,” kata Rusydi. Diterangkan Rusydi, ketika kasus ini diendus penyidik tahun

2010 lalu, pihak MUI Sumbar segera mengadakan rapat internal. Dalam rapat tersebut, semua jajaran MUI mempertanyakan kepada Nasrun Haroen tentang kebenaran berita bahwa 2004 lalu dia tidak menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) kepada Biro Sosial Pemuda dan Olahraga (Sospora) Sumbar yang telah mencairkan dana itu. Sambil bersumpah waktu itu Nasrun mengatakan bahwa dia bahkan sudah menandatangani berkas-berkas LPj tersebut. Namun ia juga tidak mengerti kenapa LPj itu ditolak oleh Dinsospora. Mendengar pengakuan Nasrun Haroen tersebut, Rusydi yang memiliki latar belakang sebagai hakim itu pun menyarankan agar LPj MUI tahun 2004 dicari lagi. Saran saksi diterima. Arsip-arsip

MUI dibongkar. Sebagian arsip berhasil dikumpulkan. Sebagian lagi tidak. Habib Yusuf yang sebelumnya menangani LPj sudah meninggal. Dikatakannya, ketika proses pengumpulan kembali arsip-arsip tersebut selesai, LPj diserahkan kepadanya. Dia kemudian menanyakan kenapa tanda tangan Habib ada di sana, padahal Habib sudah meninggal. Zainul Arifin, salah satu anggota MUI yang ketika itu ditugasi untuk menyusun kembali LPj sesuai arsip yang ditemukan, mengatakan kalau tanda tangan tersebut sudah mendapatkan izin dari istri habib. Sedangkan empat nama lagi tandatangannya juga dipalsukan. Rusydi akhirnya menyuruh untuk menghapusnya lagi. Tapi sarannya itu tidak dihiraukan. LPj bertanda tangan palsu itu

tetap diserahkan kepada penyidik. Rusydi pun juga memegang satu rangkap SPj. Hal itu jelas-jelas akan memberatkan terdakwa. Setelah pemeriksaan Rusydi, majelis hakim berencana langsung mendengarkan keterangan terdakwa. Namun, karena terdakwa merasa belum siap, sidang ditunda Asmuddin hingga Rabu (20/7) nanti dengan agenda keterangan terdakwa. Sebelumnya Penasihat Hukum (PH) terdakwa, Wilson Saputra menyampaikan kepada Asmuddin kalau ia tidak akan bosan-bosannya meminta penangguhan tahanan kliennya. “Kami juga tidak bosan-bosan menjawab bahwa kami belum bisa mengabulkan permohonan saudara,” jawab hakim Asmuddin sebelum mengetuk palu sidang. (h/dfl)

Delapan Pekerja .........................Sambungan dari Hal.1 Pascapenertiban PETI awal Juni lalu, lanjut Kasat Reskrim, jajaran Polres Sijunjung terus melakukan operasi rutin di sejumlah tempat atau kawasan PETI, terutama sekali di sepanjang aliran sungai (batang) yang membentang di kabupaten Sijunjung. “Sejak penertiban bersama instansi awal Juni lalu, sudah 18

orang pekerja PETI yang kita amankan.Mereka kita jerat dengan UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan batu bara,” ucapnya. Jumlah pekerja PETI di Kabupaten Sijunjung ribuan orang. Mereka sebelumnya mengajukan tuntutan kepada Pemkab Sijunjung dalam demo 15 Juni lalu, agar

diizinkan kembali melakukan aktivitas penambangan pascapenertiban yang dilakukan tim terpadu. Selain itu, para penambang juga menuntut agar mereka diizinkan memakai alat berat saat melakukan penambangan, dan mengharapkan izin pertambangan rakyat (IPR) dipercepat dan tidak

bertele-tele. Menanggapi permintaan penambang, Bupati Yuswir Arifin mengatakan, penertiban itu tidak terlepas dari aturan yang berlaku. “Langkah ini kami lakukan karena berbenturan dengan aturan dan UU yang berlaku,” jelas bupati. Namun begitu, kata bupati,

pemerintah daerah bersama muspida tetap mencarikan solusinya. Salah satunya, pemkab bersama muspida telah menggodok draf Ranperda Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Bupati juga mengatakan, masyarakat boleh melakukan penambangan setelah mengantongi izin. (h/azn)


Nasional Lingkar

3

KASUS CENTURY

Tak Ada Hak Golkar Ultimatum KPK

Halimah Tegar, Bambang Nikahi Mayang JAKARTA, HALUAN — Halimah Agustina Kamil kini sudah menutup mata dan telinga dari mantan suaminya, Bambang Trihatmodjo. Mantan menantu Soeharto itu tak peduli Bambang menikahi Mayangsari secara resmi. “Keadaan keluarga bu Halimah baik-baik saja. Sepertinya dia sudah tidak peduli dengan mantan suaminya itu,” kata pengacara Halimah, Lelyana Santosa, Rabu. Bambang dan Mayangsari menikah secara resmi pada 11 Juli 2011, pukul 11.00 WIB di kediaman Mayang di jalan Simprug Golf XV/36, Jakarta Selatan. Pada acara pernikahan yang dilangsungkan tertutup itu, Bambang memberikan mas kawin berupa seperangkat alat salat dan Al Quran, serta uang tunai Rp11.072.011 yang menyimbolkan tanggal pernikahan. Perihal pernikahan resmi sejoli yang telah dikaruniai seorang putri itu, kata Lelyana, tak pernah sekalipun disinggung oleh Halimah. “Saya tidak pernah dengar tuh,” tukasnya. Hebatnya, Halimah, nyaris berbarengan dengan pernikahan resmi Bambang dan Mayang itu, Halimah bahkan tengah memperjuangkan hak kaum perempuan dengan mengajukan pengujian UndangUndang Perkawinan ke Mahkamah Konsitusi (MK). Halimah mendaftarkan judicial review ke MK pada 20 Juni 2011..(okz)

JAKARTA, HALUAN — Selaku lembaga independen, KPK berwenang penuh memutuskan kelanjutan proses hukum suatu kasus dan kapan putusan itu diambil. Tidak ada lembaga negara yang lain, terlebih partai politik, yang berhak memberi deadline kepada KPK.

Penyataan itu disampaikan Ketua KPK, Busyro Muqoddas, menanggapi pernyataan Ketum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, yang meminta KPK memberi putusan mengenai kelanjutan kasus bailout Bank Century pada 30 September 2011. “Lembaga penegak hukum tidak bisa dibatasi oleh apa pun mengenai batas maksimal. Kami yang akan menentukan sendiri apakah menghentikan proses penyelidikan dan itu sudah pernah KPK lakukan,” tegas Busyro yang ditemui wartawan di Kantor Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta, Rabu (13/7). Kata Ketua KPK, apa pun nanti putusan yang KPK ambil, pasti dilandaskan pada dasar alasan yang dapat dipertanggungjawabkan. Bila memang cukup alat bukti, maka penyelidikan akan dilanjutkan dan tidak akan berhenti hingga semua berkas kasusnya sudah bisa dilimpahkan ke pengadilan. “Jika kami merasa belum cukup alasan sehingga terus melakukan penyelidikan, ya kami tidak akan berhenti. Bila kami berhenti, itu artinya kami tidak tanggung jawab,” ujar Busyro. Di kantor Kejaksaan Agung, Busyro mengikuti rapat lanjutan membahas perkembangan proses hukum kasus Century. Peserta rapat lainnya yang berakhir sore ini adalah unsur pimpinan Polri, Kejaksaan Agung dan Komisi III DPR. Sebelumnya, Partai Golkar yang mulai habis kesabarannya, mengultimatum (KPK). Golkar meminta KPK segera mengeluarkan hasil penyelidikannya terkait kasus Bank Century, 30

Stop Rekrutmen PNS di Daerah JAKARTA, HALUAN — Penambahan PNS yang dilakukan oleh pemda perlu segera dihentikan. Selain untuk menyehatkan anggaran, penghentian rekrutmen PNS itu bisa mencegah adanya pembelanjaan anggaran nonprogram. Seluruh PNS sebaiknya berada langsung di bawah pemerintah pusat. Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti, Rabu (13/7). Dia berpendapat, kebangkrutan pemda bukan terletak pada otonomi daerah, melainkan pada politik anggaran dan administrasi penggunaan anggaran. Menurut Ray, belanja anggaran pegawai sejatinya masuk pos anggaran APBN. Agak mengherankan jika pemda merasa bangkrut karena pos anggaran mereka habis justru untuk belanja pegawai. “Tetapi hal Ini juga memang terkait dengan kebijakan soal batas dan jumlah rasional pegawai,” katanya. Ray mengatakan, dalam negara kesatuan seperti Indonesia, seluruh pegawai harus di bawah koordinasi pemerintah pusat. Hal itu karena anggaran untuk membiayai pegawai tersebut bersumber dari APBN. (rep)

September. “Golkar mengharapkan KPK dapat memberi jawabannya pada 30 September. Saya harapkan pada waktu itu ada jawabannya salah atau benar Century itu,” kata Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie Selasa. Ical secara terang-terangan juga mengaku kecewa berat dengan kinerja Pansus Bank Century. Sudah setahun berjalan, belum ada perkembangan signifikan dari penanganan kasus itu. Ical bahkan mendapat informasi, jika pemilik Bank Century, Rafat Ali Rizvi menuntut Pemerintah Indonesia sebesar Rp 4 triliun. Rafat menilai, kucuran dana Rp 6,7 triliun dari pemerintah untuk Bank Century dianggap tak perlu. Bidik Boediono Tentang kasis Century, politikus Partai Golkar, Nudirman Munir menjelaskan jika dalam penggelontaran dana talangan yang dilakukan Bank Indonesia (BI), terdapat pelanggaran yang tidak sesuai dengan peraturan BI. “Kita sudah bilang disitu jelas menyebutkan peraturan BI nomor 10 bukan nomor 30. Artinya sudah jelas bahwa peraturannya dibawah 8 persen. Jadi itu sudah melanggar peraturan,” ujar Nudirman Lanjutnya, “Tapi, sekarang bukan itu yang jadi persoalan lagi. Mau 8 persen kek, mau bagaimana, yang penting dikasih. Nah sekarang penyalurannya bagaimana, sesuai nggak dengan BI, ternyatanya gak sesuai kan. Sudah gak sesuai, malah yang punya sendiri yang ngambil, itu kan gak boleh,” tegasnya. Tidak hanya itu Nudirman

Pengaduan MA ke Polisi Cacat Hukum

JAKARTA, HALUAN — Lembaga Bantuan Hukum Surabaya menilai tindakan Mahkamah Agung melaporkan Komisi Yudisial ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, bisa menjadi preseden yang buruk bagi lembaga tersebut. “Kami menyurati MA untuk mencabut laporan itu, karena laporan itu akan membuat MA mengadili diri sendiri,” kata Kepala Bidang Operasional

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

LBH Surabaya, M Faiq Assiddiqi SH, di Surabaya, Rabu. Didampingi Koordinator Posko Pemantauan Peradilan Jatim, Abdul Fatah SH, ia mengemukakan hal itu menanggapi upaya MA melaporkan Komisioner KY Suparman Marzuki ke Bareskrim Polri (11/7). Laporan yang disampaikan Kepala Biro Hukum MA Nurhadi dan kuasa hukum

Peter Kurniawan itu, menuduh Suparman Marzuki melakukan penghinaan dengan menyebut budaya suap-menyuap untuk menduduki sebuah jabatan. Berdasarkan laporan media cetak, Suparman menyebut seseorang harus membayar uang Rp300 juta untuk menjadi hakim dan Rp 275 juta untuk menjadi ketua pengadilan negeri di Jakarta, sehingga

Way of Life!

TERUJI LINTAS

BENUA PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423 Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Telp. (0754) 71245 HARI MINGGU / LIBUR SHOWROOM TETAP BUKA

SEMBURKAN ABU VULKANIK — Gunung Lokon yang berada pada status awas mengeluarkan abu vulkanik, di Tomohon, Sulawesi Utara, Rabu (13/7). ANTARA

juga mengeluarkan stetmen yang mengatakan jika Wakil Presiden (Wapres), Boediono harus bertanggung jawab dalam kasus Sekandal Bank Century. “Dia (Booediono) sendiri yang bilang, “Kalau saya salah tolong diralat” kata ludirman mencontohkan omongan Boediono waktu itu. “Sekarang bisa mempertanggung jawabkannya gak, bahwa ada pencairan 6,7 triliun itu yang tidak sesuai aturan,” ungkap Nudirman dilansir wartanews, Rabu.. Nudirman mencontohkan ucapan Boediono, “Y, kalau memang nanti ada resiko hukumnya, ya akan kita pertanggung jawabkan”. “Nah sekarang harus bertanggungjawab dong, kan gitu,” pungkas Nudirman. (*/ipk) Dalam pada itu Ketua Tim Pengawas (panwas) Century, Priyo Budi Santoso tak puas dengan hasil dari temuan tim penyidik KPK dalam menangani kasus sekandal Bank Century. “KPK tadi menerangkan tentang duduk perkara masalah ini (Sekandal Century), saya sebagai pimpinan memang melihat sudah ada upaya berihtiar untuk

Suparman dinilai melanggar Pasal 207, 310, 311, 317, dan 318 KUHP. Menurut Faiq, laporan MA terkait KY itu cacat hukum, karena delik pencemaran nama baik itu harus dilaporkan personal, bukan dilaporkan oleh lembaga seperti MA. “Kalau dipaksakan akan menjadi preseden buruk, karena polisi akan melimpahkan perkara itu ke kejaksaan, sehingga hakim yang ditunjuk akan segan dengan MA,” katanya. Selain itu, katanya, akhir dari kasus itu akan ke MA juga bila berlanjut ke kasasi, sehingga MA akan benar-benar mengadili dirinya sendiri. “Itu preseden buruk yang akan mungkin ditiru lembaga lain, padahal MA seharusnya melihat kritik KY untuk membenahi para hakim. Jadi, tindakan MA dengan melaporkan KY itu tidak elok,” katanya. Apalagi, laporan MA tahun 2010 mencatat bahwa MA telah menghukum 110 hakim nakal, terdiri dari 33 hakim dihukum berat, 13 hakim dihukum sedang, dan 64 hakim dihukum ringan. Data itu juga diperkuat hasil pemantauan Posko Peradilan Bersih se-Indonesia bahwa 32 hakim tergolong nakal yang tersebar pada sembilan daerah dengan 11 hakim di antaranya dari Jatim. (ant)

menindak lanjuti dengan proges riport yang ia (KPK) punya. Tapi, saudara sekalian saya juga tidak boleh menutup-nutupi kenyartaan bahwa, banyak dari anggota kami (timwas century) yang merasa tidak puas dengan hasil sementara ini. KPK kami harapkan agar berjalan lebih cepat dari yang kami harapkan,” ungkap Prianto dengan wajah kekecewaannya di gedung Kejagung, Rabu. Menurut Prio, seharunya KPK dapat bekerja lebih ekstra cepat dalam memproses kasus Sekandal Mega Bank Century, karena KPK diberikan hak dan wewenang yang lebih jika dibandingkan dengan penegak hukum yang lainnya. “Selama ini kita (timwas) telah memberikan senjata pamungkas yang beribawa dan KPK merupakan lembaga penegak hukum yang suguh sakti dan maha dasyat diharapkan sebenarnya cepat memperoleh kemajuan sekitar persoalan apakah ada kongkalikong sekitar persetujuan pejabat Bank Indonesia (BI) di SPDP karena Bail Out dalam kajian sebenarnya hingga kini belum dibicarakan,” papar Priyo.

Meski ditemukannya beberapa kejanggalan oleh KPK dalam penggelontaran dana yang berujung pada kerugian negara, timwas tetap kurang puas dengan hasil penemuan itu. “Satu hal yang membuat kami gembira adalah, KPK menemukan kejanggalan dalam pengucuran dana tersebut. Tapi, kejanggalan yang ditemukan KPK ini masih dianggap belum cukup oleh kami, timWas Century DPR. Meskipun demikian saya selaku pimpinan tetap menghargai kinerja Pak Busyro dkk yang telah mengihtiarkan kasus ini,” tegas Proyo yang di dampingi juga oleh ketua KPK Busyro dan irjend Sutarman. Lanjutnya, “Kejanggalan itu adalah ditemukannya pilar anggaran tentang Repo, hal itu menurut DPR (timwas) itu adalah kesalahan fatal dalam kasus ini. Kenapa, surat yang cacat ini kok berujung pada penggelontoran dana lewat SPDP. Tapi, KPK belum menemukan titik yang lebih terang dalam hal itu, sehingga KPK hanya berkesimpulan akan menindak lanjuti secara serius,” papar Prio. (d/dtc/wt).

PAN Ancam Keluar Setgab

JAKARTA, HALUAN — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa merasa gundah dengan sikap Partai Demokrat dan Partai Golkar karena kedua partai yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan tersebut terkesan hanya mementingkan partai sendiri terkait parliementary threshold (PT) atau ambang batas. “Ya, ada kegundahan beliau (Hatta Rajasa). Memang pimpinan partai merasa ada persoalan dengan Setgab. Program Legislasi Nasional (Prolegnas) seperti UU Paket Pemilu tak pernah dibicarakan. Setgab itu ada di DPR kalau ada kepentingan Partai Demokrat saja,” demikian dikatakan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu PAN Viva Yoga Mauladi di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu. Anggota Baleg DPR RI menambahkan, dinamika yang terjadi di parlemen seperti pembahasan PT di DPR dimana Partai Demokrat dan Partai Golkar tetap tidak mau menurunkan angka empat dan lima persen. “Kami di Baleg DPR RI sudah memberikan infomasi kepada ke fraksi dan DPP PAN tentang kondisi politik di DPR, termasuk keenganan PD dan PG untuk membahas PT di Setgab,” kata Viva. Disamping itu, Fraksi PAN juga telah melaporkan kepada Hatta Rajasa soal PT tersebut agar sebelum disahkan menjadi draf RUU Pemilu untuk dibahas di Setgab. “PG dan PD menegaskan bahwa masalah PT tak perlu bawa ke Setgab. Tapi menurut PAN ini langkah awal, momentum penting untuk samakan persepsi tapi kenyataan tidak dan Setgab hanya bicara yang kecil-kecil saja, hal yang remeh temeh. Soal hidup mati partai tak dibicarakan di Setgab. Kita sudah ingatkan keduanya, tapi mereka bersikukuh, tak mendengarkan,” kata Viva. Bila kondisi seperti ini terus terjadi,

tambah dia, tidak tertutup kemungkinan PAN akan mengambil sikap tersendiri. Tidak tertutup kemungkinan juga PAN akan keluar dari Setgab. “PAN akan jalan sendiri, karena tiap-tiap kasus, konfigurasi Setgab berbedabeda, misalnya UU Penyelenggara Pemilu, UU politik, PD, PG dan PDIP jadi satu. Jadi untuk apa ada Setgab,” kata anggota Komisi IV DPR RI itu. Ia menyebutkan, PD dan PG adalah partai yang arogan dan tidak menghargai pluralitas, kebhinekaan dan demokrasi. Juga tidak menghargai partai-partai yang tergabung dalam Setgab. “Partai-partai besar itu maunya mereka memimpin negara ini sendirian,” tandas Viva. PKS Siap Sedangkan Partai Keadilan Sejahtera menimbang bahwa meningkatkan angka ambang batas parlemen tidak hanya membatasi jumlah partai yang duduk di parlemen dan suara pemilih yang hangus. Kenaikan ambang batas yang terlalu tinggi ditengarai Presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq dapat menimbulkan gangguan stabilitas politik dan sosial. Besaran ambang batas, tutur Luthfi, berhubungan dengan keterwakilan aspirasi partai di parlemen. “Jika ada rasa ketidakterwakilan bisa menimbulkan gangguan stabilitas politik dan sosial,” ujar Luthfi di Gedung DPR RI, Rabu (13/7). Luthfi menegaskan posisi PKS hingga kini masih pada usulan ambang batas tiga persen. Besaran lima persen yang kukuh diusung Golkar dan PDIP, Luthfi menganggapnya sebagai ide yang bagus namun tidak diiringi dengan kesiapan partai lain untuk memenuhinya. “Kita tidak ingin demokrasi di Indonesia hanya diikuti 3 sampai 4 partai saja,” ujarnya.(rep)

Sari Pati Perdu pilihan yang hidup di daerah perbukitan Pesisir Selatan

Jamu

MOCHINTA

Obat Herbal Alam dari Sumatera Barat

Mochinta ada sebagai pilihan tepat. Karena Mochinta murni dari sari pati yang dibuat dari tanaman perdu pilihan yang hidup di perbukitan Pesisir Selatan Sumatera Barat yang diolah secara higienist (bebas zat tambahan bebas zat pengawet, bebas zat pewarna) dan satu satunya produk yang kaya akan Anti Septik dan Anti Oksidan . Tanin merupakan senyawa organik yang komplek yang terdiri dari polifenol yang bermanfaat sebagai Anti Oksidan. Dan Katechin senyawa yang banyak digunakan masyarakat pedesaan sebagai pelengkap makan sirih dan obat-obatan, obat yang terkandung dalam Mochinta sudah dikenal oleh masyarakat kepulauan Nusantara dari Sumatera hingga Papua sejak paling tidak 2500 tahun yang lalu. Khasiat dan Kegunaan : Membantu memilihara kesehatan fungsi saluran pencernaan

H

Kenapa Pilih Mochinta ????

Baru ...!!! dan sudah terbukti ...!!!

Murni Alami dari Tumbuhan Bebas Zat Tambahan Bebas Zat Pengawet Bebas Zat Pewarna Satu-satunya produk yang banyak mengandung Anti Septik & Anti Oksidan

Menormalkan asam Lambung Maag Diare Radang Tenggorokan Sariawan Luka Bakar (Ditaburkan) Susah Buang air Besar (BAB) Sakit Gigi

Penambah Nafsu Makan (untuk anak-anak) Menghilangkan bau badan / mulut Bagus untuk orang sesudah operasi / melahirkan Asam Urat Diabetes Kolesterol Meningkatkan Vitalitas Melancarkan Datang Bulan Asma & Alergi

PROARG 35. MOSA 000 I ,-/b tl

Rp.

untuk Konsultasi Hub :

0852 6577 5536

Isi : 30 Kapsul POM TR. 103 317 601

DAPATKAN DI APOTEK DAN TOKO OBAT DI KOTA ANDA : Padang : Apotik Arga (Terandam), Apotik Mega Utama (Terandam), Apotek Dira (Simp. Jondul) Rawang, TO. Mega Utama (Padang Sarai), Apotek Diana (Tabing), TO. Nafa (Siteba), Apotek Syuhada (Alai), TK. Adi (Dpn SMA 10 Padang), APT. Simp. Haru (Jl. Dr. Sutomo No.49), APT. Kita (Depan Diklat BRI)Limau Manis, APTK. Media Medika Psr. Baru Limau Manis, APT. Iliran Farma Gadut (Depan RSJ), TO. Ikhlas (Indarung), TO. Jamu Jago Jl. Niaga 204 Pdg, APTK. Cahaya Bunda Siteba, APT. Asri Baru Jl. Imam Bonjol (Komp. Atom), APT. Patimura, APT. Raisa Jl. St. Syahrir no.62, APT. Glory Jl. Niaga Pondok, APT. Eres Farma Jati, APT. Isty Farma Jati, APT. Aroma Jati, APT. Farmasia I Imam Bonjol, APT. Arafah Ganting, APT. Naufal Andaleh, APT. Cahaya Bantuan Balai. Baru, APT. Vibra Belimbing, APT. Mitra Farma Simp. Gaduik, APT. Bio Farma Bandar Buat = Pariaman : Aptk. Zelia (Psr.Lbk Alung), TO. Budi (Psr. Sicincin), Klinik Permata Bunda Kayu Tanam, TO. Bunda Farma (Pauh Kamba), Aptk. Nuri (Jl. Tugu Perjuangan depan Stasiun KA)= Solok : Apotik Pribadi, Apotik Rakyat Romeo, TO. Kurnia (Psr. Sumani), Aptk. Gretta Solok, Aptk. Mitra Patimura Solok, TO. Risda Farma Alahan Panjang, TO. Pelangi M. Paneh, APT. Tujuh (Depan RSUD Solok) = Sawahlunto : Apotik Prima = Sijunjung : Tb. Mitra, Apotik Samudra = Bukittinggi : Apotik Saiyo, Apotek Mecca, Apotek Asrama Murni = Payakumbuh : Apotik Roste, Apotik Medika Farma, = Batusangkar : TO. Paten , APT. Sari Bulan, APT. Reno Sari, Apotek Budi Agung = Padang Panjang : TO. Rahmat Arafah = Pasaman : Apotek Satria (Psr. Inpres) Padang Baru Lubuk Basung, Apotek Saiyo Lubuk Sikaping, Apotek Sejati Prima Simp. Empat Pasaman, TO. Rahmat Psr. Panti Pasaman = Dharmasraya : Apotek Berkah Bunda (S.Rumbai), TO. Berkah Jaya (Koto Baru), Apotek Aisyah (P.Punjung), APT. Sumber Sehat, APT. Alam Sari Padang Aro, TO. Singgalang M. Labuh = Pesisir Selatan : Apotek Riski Farma, Apotek Hikmah (Kota Painan), TO. Mali (Tarusan), TO. Sehat (Psr. Baru)


4

Opini

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Haluan Kita Mengambil Jalan Bijak Dilema Tonase Truk SETELAH beberapa kali tertunda untuk menerapkan pembatasan tonase truk di wilayah Sumatera Barat akhirnya jadi juga diterapkan pekan lalu. Dan itu merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Gubernur se Sumatera yang sebelumnya membuat keputusan untuk menerapkan pembatasan tonase truk di semua wilayah Sumatera karena ditengarai merupakan penyjmbang terbanyak kerusakan jalan. Untuk semua upaya menegakkan aturan, langkah Pemprov Sumbar mengambil kebijaksanaan membatasan tonase sesuai aturan yang ada merupakan sebuah langkah yang patut diacungi jempol. Di tengah banyak aturan yang tidak tegak, Pemprov Sumbar menerapkan. Masalahnya, kebijaksanaan menegakkan aturan pembatasan tonase dan pengawasan ketat terhadapnya tidak gampang diaplikasikan di lapangan. Penolakan besar-besaran dilakukan oleh pengusaha dan pemilik truk. Mereka sempat mogok setahun silam ketika aturan itu hendak ditegakkan. Lalu waktu itu diputuskan oleh Pemprov untuk menundanya sampai tahun ini. Ketika tahun ini hendak ditegakkan lagi aturan itu, lagilagi Organda sebagai organsasi tempat berhimpunnya pengusaha angkutan melayangkan protes lagi. Mereka masih keberatan dengan penerapan pembatasan tonase. Alasannya kalau dibatasi, mereka mengalami kerugian dan tidak bisa memenuhi kewajiban mereka melunasi kredit truk ke bank. Pengusaha truk mengaku terancam gulung tikar akibat pembatasan tonase yang diberlakukan sejak 1 Juli 2011. Lalu mereka mengeluarkan pengumuman sepihak tentang tarif angkutan barang yang dinaikkan sampai 100 persen. Tapi aturan tetap dilaksanakan Pemprov, ratusan truk dikenakan tilang (bukti pelanggaran) karena membawa muatan melebihi dari ketentuan untuk jenis kendaraannya. Tentu saja kenaikan tarif angkutan dan pengenaan tilang tadi membawa dampak bagi masyarakat. Yang jelas mempengaruhi pasar. Kalau pengenaan tilang tentu tidak persis bisa mengancam pengembalian kredit kendaraan ke bank oleh pengusaha angkutan, karena tilang kan bisanya dengan denda tanpa dikenakan penahanan kendaraan. Artinya kendaraan bisa dilepas setelah membayar denda. Yang jadi soal adalah dampak terhadap proses distribusi dan sirkulasi barang dari dan ke Sumatera Barat. Ini lantaran hanya Sumatera Barat saja di Sumatera ini yang sudah menerapkan pembatasan tonase. Terganggunya distribusi akan membawa ke dampak ikutannya yakni terganggunya proses produksi dan pemasaran. Proses produksi terutama dirasakan oleh pabrik yang butuh bahan baku. Misalnya PT Semen Padang yang membutuhkan batubara untuk membakar semen jelas terganggu produksinya lantaran pasokan natubara terganggu. Selain harga pokok menjadi meningkat, target produksi untuk memenuhi kontrak pasokan pasar tentu terganggu pula. Konsumen semen juga akan mengalami dampak naiknya harga karena truk yang mogok, kena tilang dan sebagainya. Harga di tingkat konsumen pasti naik. Produksi Sumatera Barat mulai dari manufaktur seperti semen serta produksi pertanian dan hasil buminya menjadi tidak kompetitif di pasaran. Karena untuk membawanya keluar dari Sumbar butuh biaya yang besar karena ada pembatasan tonase, sementara produk provinsi lain justru menjadi kompetitif lantaran tak ada hambatan dengan truk pengangkut. Angka inflasi di Sumbar sudah dipastikan akan meningkat tajam dengan kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok. Ini karena para distributor berancang-ancang pula menaikkan harga sejumlah kebutuhan harian seiring kenaikan 100 persen tarif angkutan truk yang diberlakukan Organda Sumbar itu. Ini hukum alam saja, jika biaya distribusi naik, praktis pedagang tidak akan mau memikul beban tambahan itu kecuali melemparnya kepada konsumen dengan cara menikkan pula harga jual. Ini adalah dilema bagi semua pihak. DPRD tidak bisa hanya sekedar mendesa-desak penerapan pembatasan tonase. Tetapi semangat menegakkan aturan juga harusnya tidak boleh kendur. Oleh karena itu kita berharap Pemprov, DPRD, Dishub, PU, Diskoperindag, Organda dan Kadin perlu mendiskusikan lagi secara lebih detail dampak dan pengaruh dari penerapan aturan ini. Kita meminta agar Pemprov tidak perlu dipersalahkan karena menegakkan aturan karena itu sudah semestinya, sebaliknya Pemprov juga terbuka untuk meninjau kembali kebijakan itu terutama menyangkut dampak negatif.***

„ Mestika Zed: Program mandiri di PTN perlu dipertanyakan „ Ah profesor sudah gaharu cendana pula „ KPK temukan kejanggalan baru kasus Bank Century „ Bukannya dari dulu sudah janggal?

Haluan Aspirasi

082170625544/ 08163253248

Kami Dukung Kebijakan Gubernur Batasi Tonase GUBERNUR Yth, teruskan kebijakan pembatasan tonase truk. Ini cita-cita lama yang terujud sekarang. Jangan terpengaruh argumentasi Desri Ayunda di media massa. Kerena dia berkepentingan, begitu juga aksi truk mogok. Biarkan saja, paling mampu bertahan 3-7 hari. Harga barang-barang naik pun wajar ketimbang jalan hancur, butuh biaya super besar memperbaikinya. Kondisi jalan dan topografi Sumatera Barat tak sama dengan daerah lain. Desi Ayunda boleh berargumentasi macam-macam menentang kebijakan Gubernur tentang pembatasan tonase muatan truk. Karena dia sangat berkepentingan asal menghasut para sopir dan pemilik truk. Berbuat memang tidak semudah berbicara di media massa dalam menggaet dana dari pusat untuk pembangunan dan perbaikan jalan. +6285278379***

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

APBD Kritis Karena Tidak Prorakyat OLEH WENDI MAHASISWA PASCASARJANA UNAND PADANG

Agaknya hasil temuan FITRA, yang menyebutkan 124 daerah bermasalah dengan ABPD, dapat membangunkan penyelenggara daerah. Bahwa ada potensi besar yang siap mengancam anggaran daerah, kalau tidak diwaspadai akan menggerus anggaran publik, dan itu adalah belanja aparatur atau belanja pegawai. Pada tahun 2007 anggaran untuk belanja pegawai berkisar pada angka 44% dari total APBD, pada tahun 2010, sudah diangka 55 persen. Bahkan ada 16 daerah Kabupaten dan Kota mengalokasikan anggaran untuk belanja pegawainya diatas 70%. Senada dengan itu, beberapa bulan berselang, pemberitaan mengejutkan datang dari Bumi Serambi Mekah Aceh, dikarenakan terjebak hutang 10 daerah kabupaten dan kota di Aceh terancam bangkrut, karena lebih 75 % APBDnya tergerus untuk membayar gaji dan hutang pada pihak ketiga. (kompas, 26/3/2011), Justru ditanggapi beragam oleh berbagai pihak, termasuk pihak kementerian Dalam Negeri yang menyebutkan bahwa tidak mungkin pula daerah berutang kepada pihak ketiga untuk membayar gaji pegawai, karena sudah tertampung sedemikian rupa dalam APBD. Sementara itu, Menurut Abdullah Shaleh, Anggota Panitia Anggaran DPRD Aceh apa yang terjadi di beberapa kabupaten Nanggroe Aceh Darussalam

adalah ketidak taatan dalam pengelolaan keuangan daerah, karena Daerah melakukan pembangunan secara serampangan dengan memanfaatkan dana pihak ketiga, sementara pagu anggarannya belum syah tersedia dalam APBD. Sekaitan dengan itu ketua LSM Gerak Aceh, Askhalani, mensinyalir terjadi mismanajemen pemerintahan, gemuknya birokrasi dan tekanan politik local menjadi biang, sehingga banyak daerah tidak berdaya, dan terlilit hutang, sehingga berujung pada proses pidana. Tentu saja apa yang dilakukan beberapa kabupaten dan kota itu bukanlah contoh yang patut dipungut, namun menjadi pelajaran bagi daerah lainnya, sementara itu banyak pula cerita sukses tentang kreativitas daerah yang berhasil memaksimalkan keterbatasan anggaran daerah dengan menelorkan berbagai program pro rakyat, seperti pendidikan gratis dan layanan kesehatan yang juga murah bahkan gratis pula. Tentu saja kiat-kiat yang oleh masing-masing daerah berbeda

menandakan bahwa masingmasing darah disamping memiliki potensi yang berbeda pula, juga karakteristik yang tidak sama, sehingga pola yang berbeda itu namun muaranya sama yakni kesejahteraan rakyat. Makin besar pagu anggaran yang tersedia dalam APBD tentu saja menjadi kabar gembira bagi rakyat didaerah. Karena makin besar APBD makin besar pula uang yang berputar didaerah dan tentu saja makin besar pula ‘kue’ pembangunan yang akan memberi dampak yang makin mensejahtrerakan. Betulkah?. APBD secara garis besar dibagi dalam dua kotak besar belanja, yaitu Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung. Komponen Belanja Tidak Langsung terdiri dari kompenon gaji, tunjangan, bantuan social, bunga dan subsidi, singkatnya kompenen BTL ini lebih banyak dipergunakan untuk membiayai pengeluaran rutinitas sebagain besar tersedot untuk gaji dan Tunjangan. Sementara Belanja Langsung, terdiri dari belanja aparatur, belanja barang dan jasa dan belanja modal, artinya bahwa belanja ini akan dipergunakan untuk membiayai programprogram pembangunan yang dijabarkan dalam berbagai kegiatan, belanja ini sesungguhnya dijatahkan untuk kepentingan rakyat banyak. Porsi dan Komposisi BTL dan BL akan menggambarkan seberapa besar anggaran daerah dipergunakan untuk kepentingan public, logikanya makin besar anggaran yang disediakan untuk Belanja Langsung maka semakin besar pula anggaran yang dapat dinikmati public, terutama untuk membiayai program-program yang prorakyat, seperti kegiatan penyediaan infrastruktur jalan dan jembatan yang dapat memberi kemudahan akses bagi rakyat dalam menjalankan usahanya. Kemudian berbagai program lintas sektoral yang dilakukan oleh SKPD tentu saja merupakan

bagian dari usaha pemerintah daerah dalam merelaisasikan visi dan misi pemerintah daerah baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka menengah ataupun jangka panjang. Namun, sampai saat ini hampir sebagaian besar daerah Kabupaten/Kota di Indonesia mengalami dilema anggaran, karena porsi terbesar anggaran habis untuk membiayai kebutuhan rutin seperti gaji dan Tunjangan PNS. Sebagai gambaran dan contoh saja pada Kabupaten Pesisir Selatan, jumlah PNS pada tahun 2005 sebanyak 7.295 orang, dan pada tahun 2009 tercatat 8.970 orang artinya selama lima tahun ada 1.675 orang PNS baru, dan berarti pula terjadi penambahan rata-rata 300-an lebih pertahun. Penambahan signifikan jumlah PNS tersebut memang dikarenakan kebijakan pemerintah pusat men-PNS-kan pegawai honorer database, sebagaian besar dari 1.811 orang tenaga honorer Dan tentu saja untuk membayar gaji dan tunjangan PNS menyedot anggaran yang besar. Gaji dan Tunjangan bersumber dari DAU, dalam lima tahun terakhir Penerimaan Daerah dari DAU terus menaik, jika Rp. 206,7 Miliar pada tahun 2005, Rp. 344,7 Miliar, Rp. 380,6 Miliar, 424,7 Miliar, berturutturut tahun 2006, 2007, 2008 dan pada tahun 2009 DAU sebesar Rp. 448,6 miliar. Maka porsi terbesar DAU tersebut dialokasikan untuk gaji dan tunjangan. Sebagai daerah yang masih pada kategori tertinggal tentu saja untuk menggenjot pembangunan diperlukan anggaran yang besar sementara kemampuan pemerintah dalam memberikan dana kepada daerahpun terbatas sehingga ditengah kebutuhan yang makin besar pemerintah daerah berpandaipandai mengelola anggaran yang jika disayat sesuai dengan peruntukannya tadi sayatannya

tipis sekali dan tentu banyak kebutuhan daerah yang tidak terakomodir. Pemerintah daerah akan menentukan skala prioritas dan tentu akan mendahulukan program-program yang betul-betul dibutuhakan dan urgen, sehingga pada tahun-tahun berikutnya program yang sudah direncanakan akan terealisasi secara bertahap. Data yang berhasil penulis himpun dalam lima tahun terakhir terjadi penurunan Jumlah KK Miskin , jika pada tahun 2005 berkisar pada angka 41.414 KK, pada tahun 2009 menjadi 29.117 KK, penurunan itu dianggap sebagai keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola APBD kendati dangan pembiayaan terbatas, berbagai program yang digulirkan ternyata mampu memberi indikasi menggembirakan bahwa telah terjadi berbaikan pada kesejahteraan rakyat. Indikator penurunan angka kemiskinan yang menyentuh angka 25% selama lima tahun tentu saja sebuah keberhasilan yang patut diapresiasi, karena sthokeholder telah menunaikan tugasnya dengan baik. Termasuk Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten yang terus meningkat dibaregi dengan PDRB yang justru makin membaik ditengah krisis ekonomi baik regional, nasional dan internasional. Kabupaten Pesisir Selatan mampu menapaki kesejahteraan. Hal ini menandakan adanya berbaikan bagi kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan sehingga peningkatan IPM, PDRB menjadi komponen penting bagi peningkatan DAU Kabupaten Pesisir Selatan. Pada tahun anggaran 2011 ini, Kabupaten Pesisir Selatan memperoleh alokasi DAU sebesar Rp. 517 Miliar, menjadi daerah penerima DAU terbesar kedua di Sumatera Barat, setelah kota Padang yang mendapat jatah Rp. 711 Miliar. „

Memperkuat Koperasi dalam Dinamika Perubahan Ekonomi Global Oleh: Mora Dingin Peminat Masalah Sosial dan Aktivis Perkumpulan Qbar, Padang TANGGAL 12 Juli lalu merupakan tanggal kelahiran koperasi, soko guru ekonomi di negeri ini. Negeri yang kaya akan sumber daya alamnya, tapi toh penduduknya sebagian besar masih banyak yang hidup di bawah garis kemiskinan. Perlu untuk diketahui, pada tahun 2010 jumlah yang miskin di negeri ini mencapai 13,4 persen dari seluruh jumlah penduduk indonesia hari ini. Tentu ini memberikan sebuah pertanyaan bagi kita bersama, sudah sejauh mana koperasi meningkatkan kesejahtraan masyarakat dalam bendungan arus globalisasi hari ini? Koperasi sebagai soko guru adalah manifestasi dari demokrasi ekonomi se-bagaimana digariskan dalam Pasal 33 UUD 1945. Dalam demokrasi ekonomi, produksi dikerjakan oleh semua, untuk semua, dibawah pimpinan atau penilikan anggota-anggota masyarakat. Meskipun kenyataan tersebut masih jauh dari cita-cita, namun semangat untuk menjadikan koperasi sebagai tuan rumah di negeri sendiri tak akan pernah padam. Ini mengandung makna bahwa masyarakat koperasi bertekad dan berkeinginan untuk meningkatkan peran dan kontribusi terhadap ketahanan perekonomian nasional dalam dinamika perubahan global,

dengan lebih bersungguh-sungguh meningkatkan kualitas koperasi secara nasional agar menjadi badan usaha yang tangguh, kuat, dan profesional di berbagai sektor sehingga mampu memenuhi kepentingan ekonomi anggota dan masyarakat lingkungannya. Arus Globalisasi Globalisasi ekonomi tidak lebih dari arus ekonomi liberal yang menurut Mubyarto mengandung pembelajaran tentang paham ekonomi Neoklasik Barat yang lebih cocok untuk menumbuhkan ekonomi (ajaran efisiensi), tetapi tidak cocok untuk mewujudkan pemerataan (ajaran keadilan). Pengalaman menunjukkan bahwa krisis ekonomi yang melanda Indonesia di tahun 1997 merupakan akibat dari arus besar “globalisasi” yang telah menghancur-leburkan sendisendi kehidupan termasuk ketahanan moral bangsa. Dari pengalaman itu, manfaat apa yang kita peroleh hingga hari ini?. Karena itu, kita berharap melalui hari jadi koperasi yang ke 64 ini perlu di tegaskan kembali tekad bersama untuk bersikap dinamis, positif, dan optimis menatap masa depan yang lebih cerah. Dengan sikap itu pula, kita berharap tumbuhnya prakarsa kreatif untuk melakukan kerjasama dari semua komponen bangsa untuk menjawab tantangan

perubahan global. Kita bertekad untuk mengelola perubahan dengan cerdas dan arif dengan semangat kebangsaan, kerakyatan, dan kemandirian untuk menjadi tuan di negeri sendiri. Di samping arus globalisasi, koperasi Indonesia hari ini memiliki tantangan yang sangat serius. Pertama, memperbaiki citranya sebagai kumpulan golongan ekonomi lemah pemburu fasilitas. Kedua, kontribusinya yang meskipun secara sosial cukup tinggi, namun secara nominal masih sangat rendah dalam perekonomian nasional dibandingkan dengan badan usaha swasta. Ketiga, semakin rendahnya kesadaran masyarakat untuk bergotong-royong melalui koperasi seiring dengan meningkatnya modernitas dan individualisme. Menjawab persoalan-persoalan tersebut, sudah sepantasnya koperasi kedepan hendaknya memantapkan perannya dengan kembali pada jati dirinya. Sejak didirikan satu setengah abad yang lalu, koperasi bukanlah semata sebagai badan usaha, namun manifestasi ideologi ekonomi atas dasar nilai-nilai swadaya, persamaan, keadilan, dan kesetiakawanan. Seluruh anggota koperasi, semestinyalah percaya pada nilainilai etis dari kejujuran, keterbukaan, tanggung Jawab sosial, dan kepedulian kepada orang lain. Koperasi yang baik, tidak akan membiarkan anggota-anggotanya tertinggal satu sama lain dalam peningkatan kesejahteraannya.la menambahkan prinsip-prinsip

koperasi yang termuat dalam UU No 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian yang kemudian ditegaskan dalam pernyataan Identitas Koperasi secara internasional pada tahun 1995 adalah keanggotaan sukarela dan terbuka. Kemudian pengendalian anggota secara demokratis, partisipasi ekonomi anggota, otonomi, dan kebebasan. Pendidikan, pelatihan, dan Informasi. Kerjasama antar-koperasi, serta kepedulian terhadap komunitas. Dilihat dari prinsip-prinsip ini, koperasi adalah pengejawantahan institusional dari gerakan anti kapitalisme. yang merupakan anak kandung globalisasi. Karena itu membesarkan koperasi berarti membendung efek negatif globalisasi. Membiarkannya, berarti memposisikan rakyat untuk bertanding tidak setara. Tidak melindunginya, berarti mematikan kesejahteraan jutaan pedagang kaki lima, buruh, nelayan, dan petani. Pemeringkatan koperasi untuk memastikan meningkatnya peran koperasi dalam perekonomian nasional, disampaing itu juga dilakukan untuk mengklasifikasikan sekian banyak koperasi yang ada ke dalam kelompokkelompok kualitas, yang berguna untuk dasar pemberdayaan dan penetapan kebijakan perkoperasian, peningkatan kredibilitas koperasi dalam bertransaksi dagang dan perbaikan kinerja koperasi. Atas dasar nilai etis dan prinsip perkoperasian sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, penilaian mencakup bebera-

pa aspek badan usaha yang sehat dan koperasi yang berkualitas yaitu aspek badan usaha aktif, aspek kinerja usaha, aspek kohesivitas dan partisipasi anggota, aspek orientasi kepada pelayanan anggota, aspek pelayanan kepada masyarakat, dan aspek kontribusi terhadap pembangunan daerah. Dalam aspek pemberdayaan di kelompokkan pada lima aspek. Pertama, aspek kualitas sumber daya manusia, karena di situlah semuanya berawal. Kedua, aspek peningkatan aksesibilitas modal, karena dari modal inilah mereka secara komersial mampu menerjemahkan ide-ide kreatifnya. Ketiga, aspek mekanisasi dan inovasi teknologi, karena dari situ kualitas produksi dapat terjaga secara konsisten. Keempat, pematenan hak cipta dan merk, yang melalui keduanyalah koperasi kita dapat go international. Kelima, aspek kelembagaan dengan meningkatkan legalitas badan koperasi melalui kerjasama dengan Ikatan Notaris Indonesia, sehingga memungkinkan koperasi untuk membangun linkage program ke lemba-galembaga keuangan formal. Terakhir kita berharap, Koperasi dengan semboyan: “satu untuk semua dan semua untuk satu” dapat meyakinkan bahwa anggota sebagai pemilik koperasi harus mampu bertanggung jawab sendiri maupun bersama-sama demi sehat dan berkembangnya koperasi ke depan. Sehingga nantinya koperasi mampu menghadapi tantangan globalisasi yang semakin kuat. Selamat Hari ulang tahun koperasi! „

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto. Konsultan Pengembangan Media: H. Hasril Chaniago, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan: Irfan Jasri, Tim Kerja Redaksi: Eko Yanche Edrie (Koordinator), Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Atviarni, Dodi Nurja, Syamsu Rizal, Afrianita, Gusni Yenti Putri, David Ramadian, Nova Anggraini, Aci Indrawadi, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Gustedria, Reporter: Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Rudi Antono, Haswandi, Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim (Pariaman), Zulkifli, Syafril Nita (Payakumbuh), Atos Indria (Lubuk Sikaping), Miazuddin, Kasra Scorpi (Lubuk Basung), Iwan DN, Darwin Danin (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal (Batusangkar), M.Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M.Joni, Haridman (Painan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito (Solok), Marnus Chaniago (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Maryadi (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Isbadri Bakri (Koordinator Sirkulasi), Alfarino Ikhsan (Koordinator Promosi), Layout: Andri Idra (Koordinator), Syafrizal, Nurfandri, Rahmad Doni, Rahmi, David Fernanda. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Basko Group, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. H1-2 Kuningan, Jakarta 12920, telp.: 021-5250868, faks: 021-5273310, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: FC: Rp25.000/mm kolom, Produk BW: Rp 10.000/mmkolom, Spot Colour: Rp20.000/mmkolom, Display: Rp 10.000/mmkolom, Sosial BW: Rp 8.000/mmkolom, Sosial FC: Rp 15.000/mmkolom, Iklan Mini(Max 1kolom X50mm) Rp 100.000/1 kali muat, Iklan Baris: Rp 10.000/ baris Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


5

KAMIS, 14 JULI 2011 M / 13 SYA’BAN 1432 H

COPA AMERICA

URUGUAY

1 0

Le Celeste

MEKSIKO

LA PLATA, HALUAN — Uruguay lolos ke babak perempatfinal Copa America 2011 mendampingi Chile. Kepastian tersebut didapat oleh Diego Lugano dan kawan-kawan setelah berhasil mengalahkan Meksiko di laga terakhir babak penyisihan grup C, dengan skor tipis 1-0 (1-0), Rabu (13/7). Di perempatfinal, Uruguay bertemu lawan kuat, Argentina yang menempati posisi runner up grup A. Adalah Alvaro Pereira yang menjadi pahlawan kemenangan Le Celeste pada laga di Estadio Ciudad de La Plata. Pemain yang memerankan posisi full bek kiri tersebut mencetak satusatunya gol di menit ke-12. Perreira memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Meksiko setelah timnya mendapatkan hadiah tendangan bebas. Kiper El Tri, Luis

Ernesto Michel gagal menguasai bola dan kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh pemain 25 tahun untuk menceploskan si kulit bundar ke dalam gawang. Secara garis besar, Uruguay cukup mendominasi jalannya pertandingan. Duet penyerang Diego Forlan dan Luis Suarez silih berganti melancarkan serangan ke area pertahanan

Meksiko sepanjang 90 menit laga berjalan. Namun bukan berarti Meksiko tidak memberikan perlawanan. Tercatat pada menit ke22 Giovanni Dos Santos mempertontonkan skill apiknya dan melepaskan tendangan keras ke mulut gawang Uruguay, beruntung laju bola masih bisa dihalau oleh kiper Fernando Muslera. Pada menit ke-72, sebenarnya Meksiko berhasil membobol gawang Uruguay lewat aksi Marquez Lugo. Sayang wasit tidak mengesahkannya karena penyerang 29 tahun terlebih dahulu dinyatakan off-side. Dengan tambahan tiga angka yang diraih, maka Uruguay menempatkan diri di posisi kedua klasemen akhir grup C dengan mengumpulkan lima poin. Sementara status juara grup disandang oleh Chile yang memiliki poin tujuh. (h/okz/pp)

Alvaro Pereira

TANTANG Argentina

CHILE 1 VS 0 PERU

Chile Juara Grup C

Philippe Mexes

Mulai tak Sabar

MILAN, HALUAN — Philippe Mexes akan menjalani karir baru bersama AC Milan. Pertandingan resmi pertama Rossoneri masih kira-kira sebulan di depan, tetapi Mexes sudah tidak sabar berlaga. Mexes digaet Milan dari AS Roma dengan bebas transfer. Ini akan jadi petualangan baru buat bek Prancis berusia 29 tahun itu karena ia telah membela Roma sejak tujuh tahun terakhir. Saat ini, Mexes masih menjalani penyembuhan dari cedera lutut dan belum pasti bisa sembuh saat Milan melakoni laga resmi pertama melawan Inter Milan di Piala Super Italia, 6 Agustus mendatang. “Kondisi saya cukup bagus dan saya berharap bisa merumput secepat mungkin,” ungkap Mexes seperti yang dilansir Football Italia. “Saya bahagia berada di Milan dan adalah sebuah kehormatan bisa mengenakan seragam ini. Saya berharap bisa membuktikan kemampuan saya dan saya berterima kasih kepada rekan-rekan atas sambutannya yang hangat,” bebernya. Meski di Roma Mexes selalu jadi pilihan utama, mantan pemain AJ Auxerre itu menyadari kalau ia belum tentu akan mendapatkan status serupa di Milan. “Saya berharap saya bisa meningkatkan standar setara dengan rekan-rekan setim yang musim lalu memenangi scudetto,” harap Mexes. (h/dtc/pp)

MENDOZA, HALUAN — Chile memastikan lolos ke perempatfinal dengan predikat juara grup C, usai menundukkan Peru 1-0 (0-0) di injury time. Di Mundialista Mendoza, Rabu (13/ 7), kedua kesebelasan sama-sama memiliki peluang dan balas menekan. Dalam sengitnya duel, sepasang kartu merah pun lahir untuk masing-masing tim di pertengahan babak kedua. Pada akhirnya Chile-lah yang berjaya setelah sebuah tendangan penjuru di menit kedua injury time berhasil ditanduk Alexis Sánchez. Bola lantas mengenai badan pemain Peru, Andre Carillo, dan masuk ke dalam gawang. Dalam duel perebutan puncak klasemen yang berlangsung di Estadio Malvinas Argentinas, Chile dan Peru yang sama-sama mengoleksi poin sama, yakni empat, berusaha keras membuka keunggulan. Aksi jual beli serangan pun kerap diperagakan kedua tim. Sayang, dari sejumlah peluang yang dihasilkan kedua tim, tak satupun gol tercipta. Babak pertama pun ditutup dengan skor kacamata alias 0-0. Memasuki babak kedua, kedua kian terlibat pertarungan sengit. Tak aneh, bila atmosfer pertandingan sedikit memanas, lantaran masing-masing tim samasama ngotot meraih kemenangan demi menga-

mankan tempat di pucuk klasemen. Merasa timnya kekurangan daya gedor, pelatih Cile Claudio Borghi memasukkan senjata andalannya Alexis Sanchez dan striker Jorge Valdivia. Masuknya kedua pemain ini pun sukses membuat alur serangan Chile kian bervariasi. Jalannya pertandingan sempat ternoda ketika pada menit ke-62, kedua tim

terlibat pertikaian menyusul sebuah pelanggaran. Akibat kericuhan ini, wasit pun menghadiahkan dua kartu merah untuk pemain yang bermasalah, yakni Jean Beausejour di kubu Chile dan Giancarlo Carmona di pihak Peru. Bermain 10 melawan 10, jalannya pertandingan kian terbuka. Chile sempat menciptakan dua peluang melalui tendangan Alexis Sanchez yang masih belum menemui sasaran dan, sundulan Waldo Ponce yang menyamping. Sementara Peru juga sempat mendapatkan satu peluang emas melalui William Chiroque yang sayangnya juga belum menemui sasaran. Memasuki menit 90+2, di saat hampir semua penonton yang hadir laga bakal berakhir imbang, Chile mendapatkan keuntungan besar setelah pemain pengganti Peru, Andre Carillo mencetak gol bunuh diri, karena salah mengantisipasi umpan pojok. Gol ini pun menjadi satu-satunya gol di pertandingan ini yang membuat Chile menang 1-0. Kemenangan beruntung ini praktis memastikan langkah Chile ke babak perempatfinal dengan status juara grup dengan raihan tujuh poin. Di babak delapan besar nanti, Chile akan berhadapan dengan tim runner-up di grup B yang kemungkinan besar ditempati salah satu dari Venezuela, Paraguay atau Brasil. (h/okz/pp)

Iker Casillas

Tetap Kapten

MADRID, HALUAN — Beberapa waktu belakangan ini, sempat muncul rumor kalau Iker Casillas akan dicopot sebagai kapten Real Madrid. Kabar yang menurut Jose Mourinho adalah karangan belaka. Rumor itu berembus sepekan silam. Kabarnya, Mourinho kurang sreg apabila ban kapten dikenakan Casillas yang seorang kiper. Konon, Sergio Ramos atau Xabi Alonso akan menjadi kapten pengganti. Casillas kemudian menemui Mourinho dan menyebut bahwa kabar itu adalah tidak benar. Mourinho sendiri, dalam sebuah wawancara dengan situs resmi Madrid, juga menepis rumor itu. “Berita kalau saya atau Real Madrid ingin ada orang lain (selain Casillas) jadi kapten adalah sangat bodoh,” seru Mourinho. “Saya tahu kalau koran harus menjual korannya dan mereka harus berbohong, apalagi di saat tidak ada pertandingan sepakbola. Tapi kebohongan seperti itu bisa merugikan,” imbuh pria asal Portugal itu. “Dia akan selalu jadi kapten Madrid bila dia jadi starter di sebuah pertandingan,” janji Mourinho. (h/dtc/pp)


6

Olahraga

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Audit PSSI Bukan Mencari Kesalahan JAKARTA, HALUAN — Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husein menegaskan bahwa penggunaan auditor asing untuk menangani audit di PSSI bukan untuk mencari-cari kesalahan. "Audit ini bukan untuk mencari-cari kesalahan orang lain. Kami hanya ingin ke depannya masalah keuangan di PSSI ini bersih dan dapat dipercaya oleh masyarakat," kata Djohar Arifin di Jakarta, Rabu. Menghadapi masa kepengurusan 20112015, PSSI telah menunjuk auditor Deloitte yang selama ini cukup kredibel di mata FIFA. Penunjukkan auditor tersebut merupakan rekomendasi dari FIFA karena sudah cukup berpengalaman. "Penunjukan Deloitte ini juga merupakan bantuan dari FIFA, dan kami (PSSI) mengharapkan bantuan lebih besar lagi dari FIFA pada bidang-bidang lainnya," ujarnya. Djohar menegaskan bahwa penggunaan tenaga akunting asing dan profesional ini diharapkan bisa menjamin transparansi penggunaaan dana dalam induk organisasi sepakbola nasional itu. Hal itu ditegaskan Djohar Arifin karena dalam kepengurusannya ia ingin bertanggungjawab penuh dan mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai imbalan kepercayaan yang telah diberikan untuk mengelola PSSI untuk periode 2011-2015. Mengenai obyek audit itu sendiri Djohar menegaskan akan memulainya dari nol. Sikap pengurus PSSI tentang transparansi itu merupakan kesepakatan ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Eksekutif Komite (Exco) yang berjumlah sembilan orang. Struktur keuangan di PSSI sendiri, lanjutnya, saat ini bendahara PSSI tak memiliki saldo. Dalam waktu dekat PSSI akan berupaya merealisasikan kerjasama dengan empat BUMN yang akan menyuplai dana sebesar Rp 9 miliar. Nota kesepahaman dengan empat BUMN tersebut semula akan dilakukan sebelum kongres dimana PSSI berada dalam kendali Komite Normalisasi. Namun dengan pertimbangan pertanggungjawaban yuridis, penandatanganan tersebut ditunda setelah selesai kongres dan kemungkinan akan dilakukan dalam waktu dekat. Penggunaan dana yang paling mendesak adalah untuk persiapan dan pengiriman Timnas Senior ke Turkmenistan untuk laga tandang Pra Piala Dunia 24 Juli dan laga kandang di Jakarta pada 28 Juli. Selain itu, kebutuhan dana yang paling mendesak adalah untuk Pelatnas Timnas U23 yang akan diterjunkan ke SEA Games 2011 dan akan berlangsung di Jakarta-Palembang pada 11-22 November 2011. "Banyak pihak seperti dari BUMN dan swasta yang mempunyai keinginan untuk membantu PSSI. Penandatanganan MoU dengan empat perusahaan BUMN akan kami lakukan pada 20 Juli dengan disaksikan Kementerian BUMN," ujarnya. (h/ant)

PSSI Tunjuk Wartawan Sebagai Manajer Timnas JAKARTA, HALUAN — Menghadapi Pra Piala Dunia yang harus dilakoni tim nasional Indonesia menghadapi Turkmenistan pada 24 dan 28 Juli, PSSI menunjuk wartawan senior Ferry Kodrat sebagai manajer tim. "Tugas manajer ini mengurus segala macam, termasuk mengurus visa dan berbagai kebutuhan para pemain, karenanya kami pilih dari wartawan, namanya Ferry Kodrat. Dia yang akan mengurus segala keperluan," kata anggota Komite Eksekutif Koordinator Bidang Timnas Bob Hippy di Jakarta, Rabu. Mengenai penunjukan Ferry Kodrat yang pernah menjadi redaktur olahraga pada harian sore Suara Pembaruan itu, Bob tak menuntut terlalu banyak dari segi prestasi, mengingat Timnas tak memiliki waktu persiapan yang cukup panjang. Termasuk kepada para pemain, Bob hanya berharap Timnas yang akan ditangani pelatih asal Belanda Wilhelmus Wim Rijbergen ini mampu bermain sebaik-baiknya. PSSI memaklumi jika para pemain selama libur kompetisi biasanya mengkonsumsi makanan "sembarangan" dengan pola gizi yang tidak teratur. "Waktu berlatih pemain kita hanya tinggal lima sampai enam hari saja, karena tanggal 20 pemain harus berangkat ke Turkmenistan. Kita sangat memaklumi kondisi para pemain yang sedang istirahat kompetisi. Yang penting dalam dua hari kami berharap mereka bisa memulihkan kebugarannya," ujar Bob. Timnas sendiri akan memulai latihannya pada Kamis (14/7) dengan dipandu oleh asisten pelatih Rahmad Darmawan. Sedangkan pelatih kepala kini dipercayakan kepada Wim Rijbergen yang dijadwalkan baru tiba di Jakarta pada hari Kamis. (h/ant)

TIM FUTSAL SUMBAR

Hampir Pasti Raih Tiket PON

PADANG, HALUAN – Tim Futsal Pra PON Sumbar hampir memastikan tiket PON Riau 2012 mendatang setelah pada pertandingan hari ketiga kualifikasi PON sukses menang menghadapi Pra PON Lampung dengan skor 3-2 (0-2) Rabu (13/7) di Lapangan Futsal Hall Ranau Jakabaring Palembang. Praktis hanya keajaiban yang bisa menyingkirkan Randi Satria Mushar dan kawan-kawan dari perbutan tiket PON. Pasalnya tim Sumbar yang menduduki peringkat pertama klasemen sementara, unggul jauh selisih gol dari posisi kedua Sumatera Selatan. Mereka sama-sama mengoleksi poin sem-

bilan. Sumbar sukses mengoleksi 26 gol dan hanya tiga gol kebobolan, sedangkan Sumsel memasukan 23 gol dengan lima kebobolan. Sumatera utara yang pada pertandingan ketiga takluk ditangan tuan rumah Sumsel dengan skor 2-6, harus puas berada

diposisi ketiga dengan nilai enam. Jambi yang membuka asa untuk meraih tiket PON usai mengalahkan Bengkulu dengan skor 74 berada diposisi keempat. Posisi kelima dan keenam masing-masing ditempati oleh tim Pra PON Lampung dan Bengkulu yang belum sama sekali meraih poin. Pada pertandingan sore itu, tim yang diasuh trio pelatih yakni Syafrianto Rusli, Zulmaidi Ben, serta Doni Zola tersebut mengalami kesulitan sejak awal babak pertama. Randi Satria Mushar dan kawan-kawan yang pada pertandingan sebelumnya sukses menggunduli Pra PON Bengkulu dengan skor telak 16-0, harus tertinggal 0-2 pada babak pertama.

Namun kesalahan tersebut coba diperbaiki tim pelatih saat jeda babak pertama. Alhasil dibabak kedua tim yang dimanejeri Yasman Yanusar ini mampu membalikkan keadaan menjadi 3-2. Gol-gol tersebut masingmasing dibukukan oleh Randi “Akank” Satria Mushar menit ke24, Fuji Maulid Bandriana menit ke-34, serta Pencet menjadi penentu kemenangan melalui golnya menit ke-38. Pelatih tim Sumbar Syafrianto yang dihubungi Haluan kemarin mengatakan, pada babak pertama tim terlihat kurang kreatif. “Sejak babak pertama fariasi serangan anak-anak terlihat monoton, sehingga dengan mudah ditembus

oleh tim lawan. Namun setelah kami berikan perubahan strategi pada saat jeda, dengan memperbanyak pergerakkan dan melakukan kombinasi permainan, akhirnya kami mampu menyudahi perlawanan tim Lampung dengan skor akhir 3-2,” jelas Syafrianto didampingi manejer tim Yasman Yanusar. Berkat kemenangan tersebut Sumbar hanya butuh hasil imbang pada laga berikut untuk mamastikan tiket PON secara mutlak. Namun manajemen tim sudah mencanangkan target baru dengan ingin meraih juara pada kualifikasi PON palembang ini agar pencapaian lolos PON lebih sempurna. (h/cw22)

Tim Pra PON Sumbar Kalahkan PSP U-18

PADANG, HALUAN — Tim sepakbola Pra PON Sumbar sukses menaklukkan PSP Padang U-18 dengan skor 2-1 (1-0) dalam laga ujicoba jelang menghadapi putaran kedua babak kualifikasi PON, di Stadion Haji Agus Salim Padang Rabu (13/7) sore. Hasil tersebut merupakan kemenangan untuk ketiga kalinya yang diraih anak asuh suprianto selama menjalani laga sejak kembali dari Aceh (27/6) lalu. Selama di Padang tim Sumbar sudah menjalani empat kali laga ujicoba dengan meraih tiga kali kemenangan dan satu hasil seri. Pada Kamis (7/7) lalu mereka sukses menaklukkan tim Liga Pendidikan Indonesia (LPI) UNP dengan skor tipis 2-1. Dua hari beikutnya tepatnya Sabtu (9/7) giliran PS PU Sumbar yang dikalahkan dengan skor 3-0. Senin (11/7) sore menghadapi PS Ramadhan, mereka harus rela berbagi angka sama 1-1. Yang teranyar kala menghadapi PSP Padang U-18 Jamaludin dan kawan-kawan mampu unggul dengan skor 2-1. Pada laga yang dilangsungkan di stadion kebanggaan urang awak tersebut, kedua tim terlihat samasama ngotot untuk bisa meraih keunggulan terlebih dahulu. Pra PON Sumbar sukses unggul pada menit ke-30 melalui gol Jamaludin memanfaatkan kemelut didepan gawang PSP. Skor 1-0 bertahan hingga jeda. Dibabak kedua tempo permainan berangsur meningkat. Kedua tim kembali terlibat jual beli serangan. Hanya saja penyelesaian akhir yang kurang sempurna membuat PSP gagal menyamakan skor. Justru Tim Pra PON Sumbar yang sukses menambah keung-

PADANG, HALUAN — Jelang berlaga pada turnamen voli Persatuan Pemuda Pemudi Aur Kuning (P3A) tingkat Sumbar Riau di Lapangan Voli Aur Kuning Payakumbuh Kamis (21/ 7) mendatang, tim voli putri Padang Adios melakukan latihan intensif demi mematangkan kesiapan tim. Latihan dilakukan setiap hari pada pukul 16.00 WIB di Lapangan Voli Komplek Haji Agus Salim Padang. Selain mengadakan latihan, tim yang diasuh pelatih Jhon Abak ini juga melakukan sparing partner dengan klub-klub voli yang ada di kota Padang. Diungkapkan pelatih tim Jon Abak yang ditemui Haluan diselasela latihan, tim putri mereka masih minim pengalaman. “Tim kami, terutama putri masih sangat perlu latihan-latihan intensif. Karena mereka sebagian besar dihuni oleh pelajar, yang bisa dikatakan, mentalnya masih labil.

DENI PRIMA

MENANG — Tim Sepakbola Pra PON Sumbar mencatat kemenangan 2-1 atas tim PSP U-18 pada pertandingan uji coba di Stadion Haji Agus Salim Padang. Terlihat aksi dua pemain di lapangan. gulan pada menit ke-15 berawal dari tendangan sudut, Rifki Ucok sukses menyambar bola sekaligus memaksa penjaga gawang PSP Padang U-18 Riano memungut bola dari dalam gawangnya untuk kali kedua. Beberapa menit jelang laga berakhir barulah PSP mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 melalui gol Irsyad. Skor akhir 2-1 bertahan hingga wasit Rihul Munandar meniupkan peluit panjang. Pelatih tim Pra PON Sumbar Suprianto mengaku bahwa tim Sumbar ada peningkatan sejak kem-

bali dari Aceh. “Selama empat kali menjalani laga ujicoba kita selalu melakukan rotasi terhadap pemain agar kekuatan tim ini merata. Selama berlaga kita selalu terkendala masalah transisi dari penyerangan ke pertahanan. Namun Alhamdulillah sampai saat ini anak-anak sudah mampu menerjemahkan intruksi-intruksi tersebut, meski harus tetap dibimbing dari pinggir lapangan,” paparnya. Sementara ditemui terpisah pelatih PSP Padang U-18 Heri Sarief mengaku timnya sedikit kesulitan dalam menjalani laga

sore itu. “Pada pertandingan tadi (Kemarin-red) meski pertandingan berjalan normal, namun tim kami sedikit kesulitan dalam hal komunikasi. Pasalnya 12 pemain kami tidak ikut serta pada laga ujicoba ini, disebabkan mereka akan mengikuti Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Sumbar yang akan dihelat mulai besok (Hari ini-red). Jadi kami memanggil enam pemain senior PSP sekaligus untuk perisapan mereka berlaga pada Divisi I. Karena ada tambahan pemain, jadi koordinasi lini per lini dilapangan itu jadi berku-

rang,” jelasnya. Tim sepakbola Pra PON Sumbar saat ini tinggal menunggu jadwal pertandingan putaran kedua kualifikasi PON. Jamaludin dan kawan-kawan yang tampil sebagai juara grup pada putaran pertama wilayah I, akan bertemu dengan tim Pra PON Bengkulu (Runner up wilayah II), sedangkan runner up wilayah I yakni Sumatera Utara akan menghadapi tim Pra PON Jambi (Juara wilayah II). Hanya tiga tim terbaik yang berhak meraih tiket pada PON 2012 di Riau nanti. (h/cw22)

Tim Voli Adios Terus Asah Diri

Namun kalau untuk sekedar latihan saja tidak akan mungkin bisa menjadi satu tim yang solid. Jadi turnamen demi turnamen inilah yang akan bisa sangat evektif untuk menguji mental tim ini,” paparnya kemarin. Selama menjalani latihan, tim putri Padang Adios baru sekali menjalani laga parsahabatan atau ujicoba, yakni menghadapi tim voli KPK Nias. Pada pertandingan yang dihelat di Lapangan Voli GOR Haji Agus Salim Minggu (10/7) tersebut, mereka harus takluk 0-3. “Pada laga ujicoba tersebut kami mengalami kekalahan telak 0-3. Memang tim yang kami lawan bisa dikatakan lebih senior, karena sebagian besar dihuni atlet Pra PON. Kendala kami yakni, masih kurangnya koordinasi antar pemain saat menerima servis pertama. Selain itu, tim ini juga terkendala masalah tosser atau pengumpan bola. Dengan demikian untuk

TIM VOLI Padang Adios menjalankan latihan intensif jelang berlaga di Payakumbuh, Kamis (21/7) mendatang. DENI PRIMA

menghadapi turnamen di Payakumbuh nanti, rencananya kami akan merekrut salah seorang tosser handal agar tim ini bisa tampil maksimal,” lanjut Jon abak. Rencananya tim voli Padang Adios akan melangsungkan tanding

ulang dengan PKP Nias untuk memperbaiki mental para pemain jelang laga di Payakumbuh nanti. Pada latihan kemarin, tim yang dimanejeri Ramusli serta dibina oleh Zainudin ini melakukan fokus terhadap recieve atau

penerimaan bola. Disamping itu mereka lebih banyak melakukan permainan demi mengasah koordinasi, transisi, serta perbaikan mental. Agar saat menjalani lagalaga resmi, tidak terjadi demam panggung di lapangan. (h/cw22)

SEPAKBOLA AZWIN AMIR CUP

Jandia dan Kawan-Kawan Lolos ke Semifinal

PADANG, HALUAN — Terminal FC Lubuk Buaya memastikan lolos ke semifinal turnamen sepakbola Azwin Amir Cup 2011 di lapangan AMS Pauh Pariaman, Rabu (13/7). Kepastian tiket semifinal setelah Terminal bermain imbang 0-0 dengan Karantina FC. Dengan hasil itu, Terminal mengoleksi empat poin dan untuk sementara menjadi juara grup B. Sedangkan, Karantina FC memiliki satu nilai dan hanya butuh hasil imbang dengan Putra Buana Payakumbuh di penyisihan terakhir grup B untuk mendampingi Terminal FC. Pertandingan antara kedua tim benar-benar menarik. Maklum kedua tim bertabur bintang.

Di Terminal FC ada sejumlah pemain Semen Padang seperti Jandia Eka Putra, M. Fauzan Djamal dan Joshua Pahabol. Selain itu ada nama Ivan Agam Tarmizi yang bermain dengan klub Liga Primer Indonesia, Minangkabau FC serta Kahardinata pemain yang merumput bersama PSSB Biruen. Di kubu Karantina FC yang diasuh Joni Efendi ini ada nama Andre Syaifuddin (Persitara), Eko Pujianto (PSIS), Febri Setiadi Hamzah, Yusra Antoni, Aldo Prasetya (Minangkabau FC), Rifki Firdaus (PSMS), Roni Mandro, Dicky Hidayat dan lainnya. Kedua tim menampilkan permainan kelas tinggi yang menghibur masyara-

kat Pauh. Maklum, kedua tim diisi oleh pemain-pemain kelas nasional. Hanya saja, kokohnya lini belakang kedua tim membuat pertandingan berakhir tanpa gol. “Masyarakat benar-benar menikmati pertandingan antara Karantina FC melawan Terminal FC ini. Mereka menyaksikan langsung pemain kelas nasional asal Sumbar bertanding di lapangan mereka, AMS Pauh Pariaman. Terbukti, ratusan penonton sangat terhibur,” ujar penggagas turnamen, Azwin Amir kepada Haluan usai pertandingan. Azwin mengakui bahwa dua tim ini merupakan tim bertabur pemain kelas nasional selain tuan rumah AMS

FC Pauh Pariaman yang diisi oleh Hengki Ardiles (Semen Padang) dan Alan Martha (Persija). Ia berharap dengan kehadiran pemain kelas nasional itu masyarakat benar-benar terhibur. “Tujuannya hanya satu yaitu menghibur masyarakat Pauh Pariaman dengan menyajikan pertandingan sepakbola kelas nasional,” ujar Azwin yang didampingi ketua panitia Arlis Martha. Kamis ini akan bertemu tuan rumah AMS FC Pauh melawan Sahabat FC Batusangkar. Untuk lolos, tuan rumah hanya butuh hasil imbang. Sementara Sahabat FC membutuhkan kemenangan dengan selisih lebih dari satu gol. (h/pp)

AZWIN AMIR


Olahraga

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

7

SEPAKBOLA BUPATI CUP I

Lubuak Alai FC Bekuk Persiju

KOTO BARU, HALUAN-Diluar dugaan, Lubuak Alai FC dari kecamatan Kapur IX kabupaten Limapuluh Kota, berhasil menaklukan Persiju Sijunjung 3-1 (3-1) langsung dilapangan Venus Koto Baru Simalanggang lanjutan penyisihan pool B Bupati Cup I, Rabu sore (13/7). Gol-gol dari Lubuak Alai FC kecamatan Kapur IX yang datang dari ujung Timur kabupaten Limapuluh Kota Rabu sore itu, dari kaki Kariadi sebanyak 2 gol , dan satu gol lewat tendangan Febri. Sedang gol balasan dari Persiju Sijunjung, lahir dari kaki Dian Oktaviari. Tim Lubuak Alai bermodal fanastime, dan dukungan suporter yang datang menggunakan ratusan sepeda motor ,sejak pluit kick off ditiup Kasrial dari PSSI Limapuluh Kota, mengepung lini pertahanan Persiju bermaterikan Onri,Panji, Ayub, dan Syahrul. Buah perjuangan Febri, Kariadi, Heri, dan kawan-kawan, lahir dari tendangan keras dan tajam dari Kariadi ,5 menit pertandingan dimulai.Ketinggalan 0-1, iniasitiaf serangan dari anakanak Sijunjung ini makin meningkat tinggi. Upaya-upaya memasuki daerah pertahanan Lubuak Alai dengan tulang penggung kekuatan Rinto, Pikar, dan Alwi, nyaris bisa ditembus berulang kali, untung saja Fajrin kiper Lubuak Alai cepat membaca apa yang akan dibuat Dian, Andre, dan kawan-kawan. Melalui suatu gebrakan dari rusuk kanan pertahanan Lubuak Alai, Dian Oktaviari berhasil menghujamkan bola kegawang Lubuak Alai menit 25 , hingga Fajrin tidak dapat berbuat banyak, kecuali mengambil bola dari dalam jaringnya.Gol balasan yang membuat Persiju lengah dan bergembira, hanya bertahan satu

menit . Karena satu menit hasil imbang 1-1 atau menit 26, Kariadi berbuat ulah lagi dengan membobol gawang Persiju dikawal Fijri Herlando. Akibat Revi Avifetrus, Yayan, Dian Oktaviari terfokus menyerang dan pertahanan agak terlupakan, kesempatan tersebut dimamfaatkan Febri menit 31 untuk menambah perbendahraan kemenangan Lubuak Alai FC. Babak kedua dilanjutkan, pengepungan daerah pertahanan beralih dari Lubuak Alai babak pertama kepada Persiju. Peluangpeluang emas baik melalui masuk kejantung pertahanan Lubuak Alai ataupun lewat tendangan langsung, gagal dimanfaatkan Panji, Revi ataupun Syahrul yang naik dari daerah pertahanan.Serangan-serangan balasan dari Lubuak Alai, walau sesekali, namun cukup berbahaya dan membikin kiper Persiju jatuh bangun. “Secara umum dalam babak kedua, lapangan dikuasai Persiju, namun keberuntungan kurang memihak sore itu kepada pemain lansek manih ini,” kata Afdal Tabrani salahseorang penonton yang setia datang dari pusat kota Payakumbuh setiap sore. Dengan kemenangan dan berhak keputaran kedua Bupati Cup I Rabu sore itu, pemain dan suporter Lubuak Alai menyambut dengan gembira bersama Syafrizal sebagai pelatih, Yusmarman wali nagari Lubuak Alai, Nuryaldi menager tim, serta Darlius

Juara LPI Limapuluh Kota akan Dilepas Hari Ini

SYAFRIL NITA.

Tim Lubuak Alai FC dari kecamatan Kapur IX kabupaten Limapuluh Kota, berhasil menang 3-1 atas Persiju Sijunjung Rabu sore (13/ 7) dilapangan Koto Baru, lanjutan Bupati Cup I. Tampak walinagari Lubuak Alai, anggota DPRD asal Kapur IX, pelatih dan pemain foto bersama.

Petinju Payakumbuh Berpeluang Lolos PON

PAYAKUMBUH, HALUAN— Seorang Petinju asal Payakumbuh, Diko Mardedi (20), petinju kelas 75 Kg berpeluang mengulang sejarah manis seniornya, Koko Suprapsilo yang berhasil meraih medali perunggu pada PON XVII di Kalimantan Timur empat tahun lalu. Sekretaris Pertina Pengkot Payakumbuh, Jentrael, Selasa (12/7) mengatakan, Diko telah berhasil melalui seleksi tahap akhir untuk Pra PON mendatang. “Diko berhasil mengalahkan petinju asal Padang, Asep pada seleksi pra PON Minggu (11/ 7) kemarin. Hasil itu memberikan hak pada Diko

untuk menjadi salah satu petinju wakil Sumbar dalam Pra PON mendatang. Jika berprestasi dalam Pra PON, Diko dapat mewakili Sumbar dalam PON XVIII di Riau,” kata Jentra. Dikatakan Jentra, Diko menang RSC dari Asep pada ronde 2 di GOR Bela Diri Agus Salim Padang. Selanjutnya, Diko akan dilatih oleh seniornya asal Payakumbuh, Koko Suprapsilo, atlet peraih medali PON XVII yang saat ini telah mengantongi sertifikat pelatih tinju. “Kita berharap, Diko dapat menyerap pengalaman Koko dalam PON XVII lalu,” kata Jentrael.

SINTIA DEWI

Latihan Taekwondo Sejak SD Laporan : Rio Surya Wijianto OLAHRAGA yang bersifat beladiri memang identik dengan pertarungan atau kekerasan. Tidak jarang olahraga ini sangat diminati terutama untuk kalangan pria. Namun tidak sedikit pula kaum hawa yang juga menyukai olahraga beladiri. Salah satunya Taekwondo, yang merupakan cabang olahraga yang menggabungkan seni peragaan dengan pertarungan. Sumatera Barat sendiri, sudah banyak menghasilkan atlet-atlet profesional pada cabang olahraga ini. Sebagian besar diisi oleh taekwondoin pria. Kendati demikian, taekwondoin wanita Sumbar bisa dikatakan nantinya mampu bersaing dikancah nasional maupun internasional, tentunya dengan dukungan dari seluruh pihak yang terkait. Dari sekian banyak tekwondoin wanita Sumbar, ada salah seorang atlet yang sangat ingin tampil membela tidak hanya tanah kelahirannya, juga bangsanya Indonesia di level internasional. Dia adalah Sintia Dewi, dara yang sukses mengharumkan nama daerahnya yakni Kampuang Tanjuang Medan, Jorong Sawah Laweh, Kecamatan Simpang Alahan Mati Kabupaten Pasaman, dengan mampu meraih medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2011 tingkat Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Dari tujuh atlet tekwondo yang diboyong kontingen Pasaman, hanya Sintia Dewi yang sukses menggondol medali emas di nomor under 59 putri, pada laga yang dihelat di GOR Bela Diri Komplek GOR Haji Agus Salim Padang tersebut. Selain emas Popda, Sintia Dewi juga telah beberapa kali meraih medali pada kejuaraan se Sumatera Barat. Diantaranya, meraih medali emas pada Kejurda kelompok umur di Pasaman tahun 2008, emas pada Kejurda kelompok umur di Gor Haji Agus Salim Padang tahun 2009, emas pada kejurda antar kelompok umur di SMA 3 Padang tahun 2010, perunggu pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XI tahun 2010,

serta perunggu pada Kejurda tingkat senior di Kampus II UNP tahun 2011. Dari sederet prestsi yang ia raih, tidak salah bungsu dari tujuh bersaudara, pasanganSyahrial (55) dan Yusnimar (52) ini terpilih untuk mengikuti pelatihan di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga (PPLP) Sumbar, serta menjadi satu-satunya atlet taekwondo yang terpilih pada penerimaan Diklat PPLP tahun 2011 ini. Dara yang akrab disapa Tia ini lahir di Pasaman 25 September 15 tahun silam. Tia yang baru menamatkan sekolahnya di SMPN 1 Simpang Alahan Mati ini mengaku mengenal olahraga taekwondo sejak kelas enam Sekolah Dasar (saat itu berusia 11 tahun). “Olahraga ini sangat membutuhkan konsentrasi tinggi, penuh kehati-hatian, serta perhitungan yang matang. Hal itulah yang membuat saya

SARILAMAK, HALUAN-Juara LPI (Liga Pendidikan Indonesia ) tingkat SMP dan SLTA kabupaten Limapuluh Kota, Kamis pagi (14/7) ini akan dilepas Bupati Limapuluh Kota dihalaman Dinas Kebudayaan, Parawisata, Pemuda dan Olahraga. “Juara SLTP diwakili SMP 1 Harau, dan tingkat SLTA diwakili , SMA 1 Guguk yang keduanya berhasil juara untuk tingkat kabupaten Limapuluh Kota,” kata Zulhikmi Dt . Rajo Suaro, MMpd Kepala Dinas Kebudayaan, Parawisata Pemuda dan Olahraga kabupaten Limapuluh Kota pada Haluan dikantornya Tanjung Pati Kota Sarilamak kemaren. Dilangsungkan upacara pelepasan juara sepakbola tingkat SMP dan SMA Limapuluh Kota di halaman kantor Kebudayaan , Parawisata, Pemuda dan Olahraga, agar menambah semangat anggota kedua kesebelasan yang bisa juga diantar orang tua anak, serta kalau Bupati berhalangan hadir Kepala Dinas bisa langsung mengganti, hingga jadwal perjalanan kontingen sepakbola ikut LPI Sumbar di Padang sesuai jadwal. Sementara mengenai atlet Limapuluh Kota yang ikut O2SN (Olimpaide Olahraga Siswa Nasional ) tingkat Nasional, dalam tahun ini hanya tujuh orang dari cabang olahraga voli lima orang, dan dari cabang olahraga pencak silat sebanyak dua atlet. Dalam O2SN tingkat Nasional tahun ini, atlet pelajar Limapuluh Kota memang agak kurang jumlahnya yang ikut dibanding tahun lalu, sebab tahun lalu ikut atletik, basketball three on three ( 3 lawan 3 ), serta voli dan karate. “Sedang untuk ikut Popnas yang didahului Popwil, atlet pelajar Limapuluh Kota akan lebih besar lagi jumlahnya, sebab kabupaten Limapuluh Kota dalam Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) tingkat Sumbar berhasil peringkat III, dibawah Kota Padang dan kontingen Olahraga pelajar daerah tetangga Kota Payakumbuh yang juara I dan II,” jelas Zulhikmi Dt. Rajo Suaru lagi. (h/snt)

mencintai taekwondo, disamping untuk menjaga diri,” paparnya kemarin di Padang. Meski olahraga yang digelutinya terbilang keras, namun atas prestasi yang berhasil diukirnya, dara yang selalu menduduki peringkat sepuluh besar disekolah ini mendapat dukungan sepenuhnya, baik dari keluarga, teman, maupun

kerabat di daerahnya. “Keluarga serta lingkungan sangat mendukung. Namun sempat orangtua perempuan saya mengingatkan untuk berpikir lagi memilih olahraga ini. Pasalnya ia takut, karena olahraga ini identik dengan pria. Tapi setelah saya jalani, dan bisa meraih prestasi, malah hingga sekarang, motivasi serta semangat terus diberikan orangtua. Terlebih saat ini dengan bergabung ke PPLP, saya berada jauh dari orangtua,” lanjut Tia. Gadis belia yang sangat mengidolakan Sabam (pelatih taekwondo) Neldi Candra yang membimbingnya hingga bisa mengukir prestasi baik di daerah, maupun di Sumatera Barat ini, sangat ingin kelak menjadi atlet internasional, serta menjadi kebanggaan dalam keluarga. Dengan usia yang masih belia, bukan tidak mungkin hal tersebut bisa tercapai. (***)

Sementara itu, pelatih tinju Pengkot Payakumbuh Supratman, yang sebelumnya melatih Diko mengatakan, Diko memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai atlet tinju. “Kalau terus berlatih serius, saya yakin Diko bisa menjadi atlet tinju nasional,” katanya. Saat ini, Diko sedang digembleng untuk membawa nama Sumbar dalam kejuaraan tinju Gubernur Cup Riau pada 17 Juli mendatang. (h/il)

DINAS PERHUBUNGAN KOTA PADANG

Mengucapkan

Selamat & Sukses Kepada

DR. H. Fauzi Bahar,M,Si Walikota Padang Atas

Penghargaan Satyalancana Pembangunan Koperasi & UMKN Yang diserahkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada acara puncak peringatan Hari Koperasi Tingkat Nasional tahun 2011 Selasa, 12 Juli 2011 di Istora Senayan Jakarta

Tertanda, Drs. H. Firdaus Ilyas, MM Kepala Dinas Perhubungan

Keluarga Besar

DPD PARTAI HANURA Provinsi Sumatera Barat

Mengucapkan Selamat & Sukses Atas diwisudanya

Dedy Edward, SE, MM Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbar

BIRO BINA SOSIAL SETDAPROV SUMBAR Mengucapkan Selamat & Sukses Atas diwisudanya

Dedy Edward, SE, MM Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbar

Yang telah menyelesaikan Pendidikan Magister Managemen di STIE-KBP Padang Diwisuda pada hari Kamis, 14 Juli 2011. "Semoga ilmu yang telah diraih bermanfaat untuk Nusa & Bangsa"

Yang telah menyelesaikan Pendidikan Magister Managemen di STIE-KBP Padang Diwisuda pada hari Kamis, 14 Juli 2011. "Semoga ilmu yang telah diraih bermanfaat untuk Nusa & Bangsa" Tertanda,

Tertanda, HM. TAUHID Ketua

DRS. MARLIS Sekretaris

H.ABDUL GAFAR, SE, MM, Kepala Biro


8

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

CUACA BURUK

Waspadai Potensi Bencana di Sumbar

PADANG, HALUAN — Cuaca buruk yang belakangan ini mendera Sumbar, menuntut masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi berbagai bencana seperti banjir, banjir bandang, longsor, abrasi pantai dan serangan angin puting beliung. Koordinator Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) Penanggulangan Bencana (PB) Sumbar Ade Edward mengatakan, saat ini hanya dua daerah di Sumbar yang tidak berpotensi banjir, yaitu Kota Padangpanjang dan Kota Bukittinggi. Sementara yang lainnya sangat berpotensi banjir dengan ketinggian bervariasi. Cuaca buruk juga bisa memicu terjadinya angin puting beliung yang berpotensi di seluruh di seluruh daerah di Sumbar. Namun Ade mengatakan, daerah yang selalu dilanda puting beliung dialami di kawasan Payakumbuh, Solok dan Sawahlunto. Selain itu, cuaca buruk juga bisa memicu gelombang tinggi di laut dan juga bisa berdampak pada abrasi pantai yang berpotensi di sepanjang pesisir di Sumbar, baik di Kota Padang maupun di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman Barat, maupun Kabupaten Pesisir Selatan. “Bagi warga yang tinggal di kawasan potensi bencana tidak perlu panik, namun tingkatkan kewaspadaan. Jika curah hujan lebih dari dua jam, maka warga perlu mengamati kondisi lingkungan, dan jika ada gejala-gejala aneh, sebaiknya lakukan pengungsian. Begitu juga dengan nelayan, sebaiknya jangan melaut dulu sebelum cuaca membaik, karena ketinggian ombak saat ini mencapai dua hingga tiga meter,” ujar Ade. Sementara itu, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melansir adanya sembilan daerah di Sumbar yang ber-

potensi terjadinya banjir bandang pada bulan Juli 2011. Dalam situsnya disebutkan, wilayah yang patut diwaspadai itu adalah kawasan IV Angkek Canduang, Banuhampu, Lubuk Basung (Kabupaten Agam), Sungai Limau, Sungai Garinggiang, V Koto Dalam, Lubuk Alung, VII Koto, Batang Anai (Kabupaten Padang Pariaman). Untuk wilayah potensi gerakan tanah selama bulan Juli 2011, sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sumbar mengalami zona kerentanan menengah hingga tinggi, yang bisa memicu longsor jika curah hujan terjadi di atas normal. Untuk Kota Padang, delapan kecamatan berpotensi longsor itu dialami oleh Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Pauh, Padang Barat, Padang Selatan, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, Kuranji dan Kecamatan Koto Tangah. Untuk potensi longsor di Kabupaten Solok dialami di Kecamatan Gunung Talang, Lembang Jaya, Kubung, IX Koto Sei Lasi, X Koto Diatas, Danau Kembar, Hiliran Gumanti dan Kecamatan Tigo Lurah. Potensi longsor juga terjadi di Kabupaten Solok Selatan yang meliputi Kecamatan Alam Pauh Duo, Koto Parik Gadang, Diateh dan Kecamatan Sangir. Sementara itu potensi longsor juga melanda Kabupaten Agam di Kecamatan Palupuh, Banuhampu, Matur, Palembayan, Tanjung Raya, Malalak dan Lubuk Basung. Untuk Kabupaten Padang Pariaman, potensi longsor terjadi di Kecamatan Sungai

Limau, Sungai Garingging, IV Koto Aur Malintang, V Koto Dalam, II, X, XI, VI Lingkung, Ulakan Tapakis Bagian Timur, Lubuk Alung, VII Koto dan Kecamatan Batang Anai. Empat Kecamatan di Kota Sawahlunto juga berpotensi longsor, yakni di Kecamatan Talawi, Barangin, Silungkang dan Kecamatan Lembah Segar. Potensi longsor juga mengancam Kabupaten Sijunjung di Kecamatan Sumpur Kudus, Koto VII, Kupitan, Sijunjung, IV Nagari dan Kecamatan Tanjung Gadang. Sedangkan Kabupaten Dharmasraya hanya satu kecamatan yang berpotensi longsor, yaitu di Kecamatan Pulau Punjung. Untuk daerah yang berpotensi longsor di Kabupaten 50 Kota terjadi di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kapur IX, Suliki dan Kecamatan Gunung Mas. Untuk Kabupaten Tanah Datar potensi longsor dialami di Kecamatan Sungayang, Lintau Buo, Lintau Buo Utara, X Koto, Batipuh dan Kecamatan Batipuh Selatan. Sedangkan Untuk Kabupaten Pesisi Selatan hanya dua kecamatan yang berpotensi longsor, yaitu di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Kecamatan Batang Kapas. Sementara itu, 11 kecamatan juga terancam longsor di Kabupaten Pasaman Barat, yakni di Kecamatan Lembah Malintang, Talamau, Sungai Beremas, Sungai Aur, Gunung Tuleh, Sasak Ranah Pesisir, Ranah Batahan, Luhak Nan Duo, Ranah Balingka, Kinali dan Kecamatan Pasaman. Potensi longsor juga dialami di Kabupaten Pasaman di Kecamatan Rao, Rao Selatan, Rao Utara, Mapat Tunggul, Mapat Tunggul Selatan, Lubuk Sikaping, Panti, Bonjol, Duo Koto, Padang Gelugur, Simpang Alahan Mati dan Kecamatan Tigo Nagari. (h/wan)

TERENDAM BANJIR— Gedung SMP 27 Padang di Sungai Sapih terendam banjir hingga mencapai pinggang orang dewasa, Selasa (12/ 7) pagi. Akibatnya, proses belajar mengajar ditiadakan dan siswa disuruh pulang.

PASCABANJIR DI SMP 27 PADANG

Siswa Goro Sebelum Masuk Kelas

PADANG, HALUAN — Setelah batal mengikuti proses belajar mengajar di hari kedua sekolah, Selasa (12/7) karena banjir, kemarin (13/7) seluruh siswa SMP 27 Padang kembali mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa. Namun sebelum masuk kelas, siswa terpaksa gotong royong bersama membersihkan sampahsampah serta tanah sedimen yang diseret banjir setinggi pinggang orang dewasa itu. “Seperti biasa juga setelah banjir, kami gotong royong dulu membersihkan sisa-sisa sampah dan sedimen air yang mengendap di lantai. Sekitar 1-2 jam kita goro, kemudian langsung melaksanakan proses belajar seperti biasa,” kata Kepala SMP 27 Padang, Syahsiar SPd. MM kepada Haluan, Rabu (13/7). Menurutnya, tidak ada kerusakan besar akibat banjir Selasa pagi itu. Hanya kebersihan lingkungan saja yang terganggu, karena endapan sedimen yang dibawa air, baik dalam ruangan maupun yang tinggal di rumput perkarangan sekolah. “Banjir ini sudah musibah rutin setiap musim hujan bagi kami. Memang ketika banjir tidak ada kerusakan parah yang ditimbulkan, namun kerugian

itu adalah hilangnya waktu proses belajar mengajar. Sebab, hampir setiap banjir, siswa terpaksa dipulangkan,” katanya. Padahal, lanjut Syahsiar, ancaman banjir itu bisa diatasi sebelumnya, jika penyebab terjadinya banjir itu dijawab sebelumnya. Penyebabnya itu adalah tidak lancarnya lagi arus Bandar Luruih, Bandar Basuang dan Bandar Aia Kasiak yang titik pertemuannya berada di samping sekolah. “Jika bandar-bandar yang mengelilingi sekolah ini dibersihkan dan dikeruk sedimennya, kita yakin banjir yang selau menganggu proses belajar ini bisa diatasi. Inilah yang kita harapkan kepedulian nyata dari pihak-pihak terkait, karena pembersihan bandar ini belum juga dilaksanakan. Padahal, pihak sekolah sudah berulang kali melaporkannya,” tambahnya. Banjir yang melanda sekolah yang berada di belakang eks. Terminal Regional Bingkuang Aie Pacah itu disebabkan hujan lebat yang mengguyur Kota Padang sejak Senin (11/7) malam hingga Selasa (12/7) pagi. Tingginya debit air tidak hanya merendam seluruh ruangan sekolah yang juga dikenal SMP Sungai Sapih itu, namun juga merendam

rumah warga sekitar serta sebuah TK. Banjir mulai terjadi sekitar pukul 07.00 WIB pagi, dimana waktu itu masih banyak siswa yang sudah mulai masuk ke dalam perkarangan sekolah. Karena hujan yang tak kunjung reda, debit air terus meningkat hingga mencapai puncaknya sekitar pukul 09.00 WIB dengan tinggi mencapai pinggang

orang dewasa. Akibatnya, 19 lokal belajar, ruang majelis guru dan kantor terendam air. Dia mengharapkan pihak terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU) ataupun BPBD yang menangani tanggap darurat peduli untuk membantu mengatasi persoalan banjir di sekolah yang juga banyak anak didiknya peserta Diklat PPLP Sungai Sapih tersebut. (h/vid)

VINO

REALISASI PEMBANGUNAN POS DAMKAR

Terkendala Personel dan Jumlah Mobil Damkar

PADANG, HALUAN — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) akan mendirikan pos-pos di 11 kecamatan yang ada di Kota Padang. “Hal tersebut telah dicanangkan semenjak tahun 1997. Sayangnya, hingga saat ini, hanya beberapa pos saja yang telah didirikan oleh Damkar. Pos yang telah dibangun antara lain di Kantor Camat Padang Selatan, Kantor Camat Bungus, dan di Air Pacah,”,” ungkap Basril, ST, Kasi Operasional Damkar Kota Padang kepada Haluan Rabu (13/7). Lebih jauh Basril menyebutkan, pos yang telah dibangun tersebut, belum diisi oleh Damkar. “Kami kekurangan armada dan personel. Untuk saat ini, armada yang kami miliki sebanyak 10 unit, sedangkan personel hanya sebanyak 32 orang. Untuk personel yang tinggal sedikit tersebut disebabkan oleh banyaknya yang pensiun. Semula personel yang ada sebanyak 60 orang pada tahun 2000. Untuk standar SOP, dibutuhkan 12 orang pada masingmasing pos, pada pos tersebut dibagi dalam dua shift. Kalau semuanya dipindahkan ke pos tersebut, kan tidak akan cukup, sementara personel yang ada cuma 32 orang. Sedangkan untuk pos tersebut, dibutuhkan satu unit mobil Damkar,” ucapnya. Dari 10 unit mobil pemadam kebakaran yang ada tersebut, terdiri dari berbagai tahun. “Dua unit keluaran tahun 1971, satu unit 1972, satu unit 1984, dua unit 1986, dua unit 2000, dan yang paling baru ialah dua unit tahun 2006. Semestinya untuk mobil-mobil yang lama tersebut diganti. Namun, mau bagaimana lagi, secara Pendapatan Asli Daerah, Kota Padang ini masih kecil, hanya dari Semen Padang saja industri yang ada. Sementara itu, harga untuk satu unit mobil dengan lima kubik, dibandrol dengan harga Rp1,5 milyar. Namun, saat ini telah kami layangkan surat ke pemerintah kota. Mudah-mudahan segera ditanggapi berupa realisasinya,” ungkapnya. (h/cw13)


Wanita dan Keluarga

Air Cucian Beras untuk Kulit Halus

ORYZA SATIVA, atau yang biasa kita kenal dengan beras, memiliki kandungan yang kaya akan pati, protein, vitamin, mineral, dan air. Selain sebagai makanan pokok, beras juga bermanfaat untuk kesehatan. Minuman beras kencur, misalnya, diyakini bisa membuat tubuh bugar. Sejak zaman dahulu, para

wanita Jepang menggunakan air cucian beras untuk mencuci muka, bahkan untuk mandi, karena dipercaya bisa membuat kulit menjadi makin halus dan cerah. Di Indonesia, banyak juga resep nenek moyang yang memanfaatkan khasiat beras untuk membuat kulit tetap lembap serta senantiasa cantik dan sehat. Untuk wajah, misalnya, digunakan masker beras tumbuk yang diembunkan agar wajah tetap kencang dan tidak berjerawat. Untuk tubuh, siapa yang tidak kenal lulur Jawa yang memiliki campuran

Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

PERAWATAN kulit bayi yang keliru menyebabkan terjadinya infeksi jamur dan bakteri pada area yang ditutup popok. Inilah sebab ruam popok sering kali terjadi berulang. Begitu kulit bayi mengalami iritasi, segera lakukan tindakan dini. Tanda kemerahan pada area yang ditutupi popok dan bayi rewel karena iritasi kulit yang bikin gatal bisa menjadi pertanda terjadinya ruam popok. Jika bayi Anda mengalami hal ini, segera periksa kulit di area yang ditutupi popok tersebut. Ruam popok bisa berawal dari iritasi kulit yang kemudian memicu infeksi jamur dan bakteri. Segera atasi iritasi kulit pada bayi untuk menghindari risiko lebih lanjut dari ruam popok. “Jika kulit bayi pada area yang ditutupi popok mengalami iritasi, bisa dikatakan 70 persen kemungkinan kulit bayi juga terinfeksi jamur dan bakteri, atau mengalami ruam popok,” ujar dr Stephani Dewi dari JansenCilag. Rendam dengan hangat Jika kulit bayi di area yang ditutupi popok mengalami iritasi, tindakan yang bisa Anda lakukan di rumah adalah merendam area tersebut dengan air hangat selama 10-15 menit, dua kali dalam sehari. “Iritasi biasa bisa diatasi dengan merendam area yang ditutupi popok dengan air hangat. Saat mandi pagi dan sore hari, rendam area tersebut di air hangat selama

10-15 menit. Lihat perkembangannya dalam tiga hari. Jika tidak mengalami perubahan, artinya kulit bayi sudah terinfeksi jamur dan bakteri atau mengalami ruam popok,” kata dr Stephani. Selanjutnya, Anda bisa memberikan obat atau krim untuk mengatasi ruam popok yang banyak tersedia di apotek. Namun, jika dalam 2-3 hari ruam popok tak juga membaik dengan cara ini, sebaiknya segera temui dokter. “Sebaiknya, begitu bayi positif terdeteksi ruam popok, langsung saja temui dokter. Pengobatan yang tepat bisa mengurangi rasa gatal, bayi juga berkurang rewelnya, meski ruam popok tak langsung hilang,” saran dr Stephani. Ruam popok biasanya banyak dialami bayi usia 9-12 bulan, terutama saat bayi mulai mengasup makanan padat pendamping ASI. Perubahan pola makan memengaruhi pola pencernaan bayi. Biasanya bayi mengalami diare. Nah, perawatan kulit bayi yang tak higienis dan kebiasaan yang salah menjadi sebab utama ruam popok pada bayi. Meski demikian, ruam popok juga bisa dialami balita yang masih menggunakan popok, baik popok kain maupun popok sekali pakai. Jadi, pastikan area kulit yang ditutup popok terjaga kebersihan dan tingkat kelembabannya. (h/kcm)

bubuk beras dan rempah herba. Zat oryzanol mampu memperbarui perkembangan pembentukan pigmen melanin dan efektif menangkal sinar ultraviolet. Oleh karena itulah, rice bran oil banyak digunakan dalam produk tabir surya dan conditioner rambut. Tak hanya itu, penggunaan rice bran oil ini juga bisa kita dapatkan dalam perona bibir dan cat kuku, karena daya rekatnya tinggi dan sangat halus teksturnya. Beda Warna, Beda Manfaat Beras adalah biji padi yang telah dipisah dari sekamnya. Dalam proses pemisahan tersebut, gabah ditumbuk dengan lesung atau digiling sehingga

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Konsultasi

9

BUSANA DAN KECANTIKAN

Busana yang Melangsingkan Diasuh Oleh: YONK RICHARDO (Fashion Designer & Penata Rias/ Pemilik Butik House of Yonk Richardo)

bagian kulitnya terlepas dari isinya. Bagian isinya ini berbeda-beda warnanya, tidak hanya putih, dan khasiatnya juga berbedabeda. · Beras Putih: Berwarna putih agak transparan. Beras jenis ini mendominasi pasar beras. Paling cocok un-tuk kulit normal cenderung berminyak. · Beras Merah: Berwarna merah ke-unguan. Sesuai untuk kulit nor-mal cenderung kering. · Beras Hitam: Berwarna ungu pekat mendekati hitam, jenis yang sangat langka. Keharumannya terasa lebih pekat dibandingkan dengan jenis beras lainnya, dan pas digunakan untuk segala jenis kulit. (h/fml)

Tanya Om Yonk yth, Saya sedikit kelebihan berat badan. Karena itu saya ingin membuat busana yang terkesan melangsingkan. Usia saya 27 tahun, tinggi 155 cm dan berat 57 kg. Saya tidak suka pakai busana mini atau rok pendek. Tolong ya Om, seperti apa ya kira-kira busana yang harus saya buat. Terimakasih, Ratih, Padang Jawaban:

Adinda Ratih, Sayangnya dinda tidak menyebutkan bagian mana dari tubuh dinda yang sedikit kelebihan lemak. Tapi secara umum, mungkin Om bisa beri gambaran, agar dinda membuat busana yang terdiri dari blus overslag, kamisol dan rok midi. Setelan inipun bisa dibuat menjadi busana terusan midi dengan blus model overslag di bagian luar. Pilih warna dasar yang terang, untuk blus pilih corak yang tidak terlalu ramai dan senada roknya. Sebaiknya hindari busana yang terlalu banyak corak, sertta motif horizontal. Sebab, motif horizontal justru akan memperlebar bentuk tubuh. Demikian ya Dinda, semoga memuaskan. Salam, Yonk Richardo

Jika Tidur Masih Mendengkur

PUNYA kebiasaan mendengkur (mengorok) saat tidur? Hilangkan saja dengan cara ini... Berdasarkan data dari Readers Digest, 45% dari seluruh populasi orang dewasa mengalami kebiasaan mendengkur saat tidur. Gangguan tidur ini tidak hanya mengganggu kualitas tidur sang pelaku, tetapi juga berpengaruh pada orang yang tidur di dekatnya. Bayangkan, suara dengkuran bisa membangunkan orang lain dan membuat tidur menjadi tidak berkualitas karena suara dengkuran yang mengganggu. Apabila Anda atau pasangan Anda mengalami masalah mendengkur, ada sembilan cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan tersebut sebelum menjadi mimpi buruk yang menghantui tidur Anda. 1. Ubah Posisi Tidur Tidur dengan posisi telentang akan menyebabkan pangkal lidah jatuh ke dalam tenggorokan, sehingga mempersempit saluran pernapasan dan menyebabkan suara dengkuran. Ganti posisi tidur Anda menjadi posisi menyamping. Seandainya cara ini belum berhasil, karena pada saat tidur Anda secara tidak sadar kembali pada posisi telentang, ganjal kepala Anda dengan beberapa bantal. Dengan demikian, saluran pernapasan Anda lebih terbuka dan mengurangi dengkuran. 2. Kurangi Berat Badan Orang dewasa yang memi-

liki masalah berat badan biasanya cenderung akan mendengkur pada saat tidur. Hal itu disebabkan karena berat di sekitar tenggorokan menyempit dan membuat udara yang keluar masuk tidak lancar dan memicu suara dengkuran. Jika Anda memang memiliki kelebihan berat badan, ada baiknya Anda mengurangi berat badan. Selain lebih sehat, tidur Anda dan orang di samping Anda bisa lebih nyenyak. 3. Kurangi Alkohol dan Obat-Obatan Penenang Mengonsumsi alkohol dan obat penenang akan menekan sistem saraf pusat sehingga menyebabkan otot-otot Anda (termasuk pada bagian tenggorokan) menjadi lemas terlalu banyak. Otot yang lemas ini juga akan menyebabkan dengkuran. Karena itu, hindari mengonsumsi alkohol dan obat penenang setidaknya 2 jam menjelang waktu tidur.

4. Tidur Cukup Jika Anda tidur dalam keadaan tubuh terlalu lelah, maka Anda akan tidur sangat dalam dan membuat otot lebih lemas (seperti pada tips nomor 3), sehingga Anda akan mendengkur semakin keras. Tidur dengan waktu yang teratur setiap hari disarankan agar dengkuran Anda berkurang. 5. Memakai Counter Nasal Strips Strips khusus penjepit hidung ini bisa Anda peroleh di apotek. Penjepit ini akan membuat saluran pernapasan Anda terbuka dan melegakan pernapasan tanpa sumbat yang menyebabkan dengkuran. 6. Hindari Hidung Tersumbat Hidung tersumbat bisa datang kapan saja, biasanya akan datang saat Anda terserang flu. Kondisi hidung tersumbat ini akan memperparah suara dengkuran Anda karena udara pernapasan

tidak dapat keluar masuk dengan lancar. Mandi dengan air hangat dan melegakan hidung yang tersumbat dengan salep inhealer akan membantu melegakan pernapasan Anda. 7. Jauhkan Semua Pencetus Alergi di Kamar Tempat tidur yang berdebu, lapisan bantal yang juga tertutup oleh debu akan membuat Anda bersin-bersin dan mengalami gangguan pada saluran pernapasan, terlebih lagi bila Anda memang alergi debu. Teratur membersihkan pencetus alergi pernapasan di dalam kamar akan mengurangi dengkuran Anda. Jangan lupa untuk memberikan saluran udara yang lancar di dalam kamar. 8. Minum Banyak Air Lendir yang ada pada saluran pernapasan juga menjadi penyebab sulitnya udara keluar masuk pada sistem pernapasan. Lendir ini akan dihasilkan lebih banyak pada saat Anda mengalami dehidrasi dan secara otomatis akan menyebabkan mendengkur. Minum setidaknya 8 gelas setiap hari, lebih banyak lebih baik. 9. Konsultasi ke Dokter Jika Anda telah mencoba semua cara di atas tetapi dengkuran Anda tidak kunjung hilang dan berkurang, konsultasikan hal tersebut pada dokter. Pemeriksaan pada saluran pernapasan Anda diperlukan untuk mengetahui apa penyebab dari dengkuran Anda setiap malam. (h/kpl)

Mencegah Timbulnya Varises JANGAN anggap enteng varises. Penampilan akan sangat terganggu, jika di balik kulit timbul urat-urat yang menonjol. Cegah varises sebelum terlambat! Penyebab timbulnya varises adalah rusaknya katup yang berfungsi mengatur aliran darah ke jantung (pembuluh darah balik/vena). Darah pun menjadi stagnan dan sedikit menggumpal, sementara tekanan pada pembuluh darah itu naik terus dan membuat aliran darah tampak berbelok-belok atau terlihat menonjol. Istilah varises lebih sering digunakan untuk tungkai bawah, meskipun sebenarnya bisa terjadi di tempat lain.

KESEMPATAN KERJA KE LUAR NEGERI Dibutuhkan segera Tenaga Kerja Indonesia sebanyak 100 orang WANITA sebagai OPERATOR ELEKTRONIK & PRODUKSI di Malaysia. CARSEM (M) SDN BHD Gaji Pokok Tunj Shift Tunj Shift Mlm Tunj Kedatangan

: RM 550/bl : RM 4/hr : RM 8/hr : RM 40/bl

Lokasi : Nilai Tunj Kerajinan : RM 100/mgg Over Time Levy Free Bonus

SONI EMECS (M) SDN BHD Lokasi : Bangi Selangor / KL : RM 500/bl Tunj Shift Sore : RM 50 / bl : RM 2-3/hr : RM 6 / hr Levy Free : RM 3 / hr Over Time Bonus ALPS ELECTRIC (M) SDN BHD Lokasi : N. Sembilan Gaji Pokok : RM 430/bl Over Time Tunj Kedatangan : RM 30/ bl : RM 130.2/bl Tunj Kdtngan Full : RM 20/bl Saturday OT Tunj Shift Mlm : RM 70/bl : RM 66.2/bl Tunj Makan : RM 42/bl Levy Free Bonus PENDAFTARAN SETIAP HARI KERJA Persyaratan Administrasi : 1. Umur 18 s/d 30 Tahun 2. Pendidikan min. SLTP / SLTA Sederajat 3. KTP, Ijazah, KK, dan Pas Photo MU TANPA TE 4. Kartu AK1 dari Depnaker DUGA Gaji Pokok Tunj Kedatangan Tunj Shift Mlm Tunj Shift Pagi

INFORMASI DAN PENDAFTARAN HUBUNGI :

PT. DIAN YOGYA PERDANA Kantor Cabang Sumatera Barat Jl. Gunung Semeru III No. 4 Gunung Pangilun Padang (Samping SMA 3) Telp. (0751) 447296 Fax. (0751) 7057057 email : dyp_padang@yahoo.com Contact Person :

Bu Ned Pak Edi

: 085263216325 : 081363213339

Ingat Pilihan Anda Jaminan Masa Depan Yg Lebih Baik

Yang mendorong timbulnya varises adalah: Gen Bawaan Biasanya diturunkan dari orangtua yang membuat pembuluh darah kita mudah rusak. Masalah Obesitas Kelebihan berat badan akan membuat pembuluh darah tertekan kuat sehingga pembuluh darah pun melemah. Faktor Hormonal Pada saat menstruasi atau hamil di trimester I & II, dimana diduga dorongan pembuluh darah balik/vena melemah. Banyak bekerja sendiri berdiri

Unsur gravitasi yang menyebabkan otot pembuluh darah balik/vena bekerja keras untuk mengembalikan darah ke atas. Pencegahan Varises 1 Jika Anda sering berjalan, gunakan stocking khusus varises yang terdapat di setiap apotek terdekat. Stocking tersebut untuk menekan pergelangan kaki dan menjaga pembuluh darah, serta mencegah mengalirnya darah lebih banyak. 2 Ganjal kaki Anda dengan bantal lebih tinggi dari jantung setiap hari saat beranjak tidur malam untuk mengurangi tekanan pada pembuluh darah.

3 Olahraga setiap hari, berjalan santai bisa menekan otot-otot kaki dan bisa memompa darah ke bagian atas tubuh. 4 Jaga berat badan Anda agar tidak berlebihan. 5 Jangan terlalu sering memakai sepatu hak tinggi, karena akan menyebabkan beban kaki lebih berat. 6 Pada saat duduk, jangan menyilangkan kaki terlalu lama, karena akan menghambat peredaran darah. 7 Di saat pegal setelah berjalan, angkatlah kaki Anda di atas kursi agar beban di kaki tidak terlalu berat. (h/nva)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA

Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300 CANON IR 8500 = Rp.

28 juta BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495


10

Luar Negeri

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Lintas Global

DUNIA BUNGKAM

Chavez Jalani Kemoterapi CARACAS, HALUAN — Presiden Venezuela, Hugo Chavez, Rabu (13/7) menyatakan bahwa ia akan menjalani pengobatan radiasi atau kemoterapi setelah pulih dari operasi kanker yang dideritanya, sumber Associated Press melaporkan Rabu (13/7). Chavez saat ini tengah memulai pengobatan tahap kedua dan pada fase ketiga nanti, ia akan “mencoba meningkatkan kekebalan tubuh” untuk melawan sel-sel kanker. Kepada televisi pemerintah, ia juga menegaskan, bahwa pengobatan nantinya akan tergantung pada diagnosa lebih lanjut, tapi mungkin akan mencakup pengobatan radiasi atau kemoterapi. Ia menjalani operasi di Kuba pada 20 Juni lalu untuk mengangkat tumor kanker dari daerah panggulnya. Cahvez tidak menyebutkan jenis kanker yang dideritanya. Pernyataan Rabu ini (13/7) adalah pertama kalinya ia menyebut akan menjalani pengobatan radiasi atau kemoterapi. Sejak kembali ke Caracas pada 4 Juli lalu, presiden berusia 56 tahun itu nampak lemah dan suram. (ant)

Vietnam Lepas Penyu Langka HANOI, HALUAN — Seekor penyu langka raksasa yang berusia sekitar 100 tahun dan dipuja rakyat Vietnam sebagai simbol perjuangan kemerdekaan, akhirnya dilepas kembali ke alam liar setelah tiga bulan lalu ditangkap untuk dilakukan perawatan medis, sumber AFP melaporkan Rabu (13/7). Penyu atau kura-kura tersebut merupakan jenis Rafetus Swinhoei yang memiliki cangkang lunak dan teramat langka, karena hanya ada empat ekor yang masih hidup di seluruh dunia. Dua berada di Cina dan seekor lainnya berada di sebuah danau lainnya di wilayah Hanoi, Vietnam. Hewan tersebut berhasil sembuh setelah dirawat di sebuah kolam khusus pulau kecil di tengah danau Hoan Kiem, Hanoi, ujar Le Xuan Rao, direktur Departemen Ilmu dan Teknologi Hanoi. “Kondisi kesehatannya bagus, tak ada lagi luka borok pada tubuh,” ungkapnya. Kura-kura kulit lunak yang memiliki berat sekitar 169 kilogram tersebut sebelumnya terluka oleh kail ikan dan serangan lura-kura kecil telinga merah yang muncul di danau dalam beberapa tahun terakhir. Rao menambahkan, perairan yang tercemar di danau Hoan Kiem juga sedang dibersihkan, untuk menyegarkan kembali lingkungan kura-kura tersebut. (wtn)

Jerman Sita Pesawat Putra Mahkota Thailand BERLIN, HALUAN— Sebuah pesawat yang sedang digunakan oleh Putra Mahkota Thailand, Pangeran Vajiralongkorn, telah disita di Jerman karena pemerintah Bangkok memiliki utang yang belum dibayarkan, sumber Associated Press melaporkan Rabu (13/7). Juru bicara Bandara Munich, Robert Wilhelm, mengungkapkan pada Rabu, pesawat Boeing 737 “Royal Flight” itu disita berdasarkan perintah pengadilan dan sekarang telah dipindahkan dan disegel di dalam bandara. Alexander Goerbing, juru bicara perusahaan konstruksi Walter Bau AG di Jerman, menyatakan pesawat itu disita karena pemerintah Thailand menolak untuk membayar utang sebesar 30 juta euro (USD 42 juta) ke pihak perusahaan. Goerbing menambahkan, pemerintah Thailand berutang kepada perusahaan, yang kini telah bangkrut, berdasarkan kontrak yang telah disepakati lebih dari 20 tahun lalu untuk membangun dan mengoperasikan jalan tol yang mengarah ke bandara Don Muang di Bangkok. (ant)

Jet Israel Gempur Gaza

GAZA, HALUAN — Lagi, sejumlah jet tempur Israel Rabu (13/7) pagi melakukan serangan udara di Jalur Gaza. Serangan itu melukai sejumlah warga sipil termasuk para wanita. Belum ada reaksi dunia internasional atas serangan brutal ini.

Sejumlah saksi mata pada Rabu, menyebutkan, pesawat-pesawat Israel menembakkan dua roket ke sebuah garasi cuci mobil di utara Jalur Gaza, menyebabkan kerusakan parah di tempat itu dan menghancurkan jendela-jendela rumah di dekatnya. “Seorang wanita juga terluka di kaki kena hantam sepotong kaca yang terbang akibat serangan rudal, “ kata Adham Abu Selmia, seorang pejabat darurat. Serangan Israel itu terjadi tak lama setelah dua rudal Palestina mendarat di Negev Barat di Israel, menyebabkan kerusakan penerangan sebuah rumah. Laporan-laporan media Israel mengutip para pejabat Israel mengatakan, mereka takut peningkatan kekerasan lintas batas selama musim panas ini. Krisis Medis Dalam pada itu infopasletine, Rabu, merilis laporan Organisasi Kerjasama Islam (OIC) yang menyatakan kondisi layanan medis di Gaza kini dalam krisis. Stok obat dan fasilitas lain kian menipis dan memburuk. “Kondisi ini bahkan terburuk dalam level yang pernah ada”. Laporan OIC mengatakan, rumah sakit dan pusat-pusat medis telah mengalam kekurangan pasokan obat dan suplai medis lain dalam kadar akut. Bahkan sebuah tindakan operasi mata, operasi terhadap anak, kateter dan operasi tumor harus dihentikan. Tak hanya itu susu formula bagi anak-anak juga habis total. OIC mendesak Palang Merah dan grup hak asasi manusia di Arab dan negara-negara Muslim untuk segera membantu memenuhi kebutuhan pengobatan tersebut. Kemudian dalam hal proyek-proyek internasional dan organisasi lokal yang beroperasi di Jalur Gaza, laporan mengamati bahwa sebagian besar dana bulan ini mengalir untuk kebutuhan air dan sektor air limbah, sementara sektor kesehatan anak dan wanita masih jauh di bawah kondisi layak. Laporan juga menekankan bahwa meski kini situasi bisa dibilang tenang karena tak ada operasi militer Israel di Gaza, tentara Israel terus bersikap keras dan menggangu nelayan Palestina di pantai Gaza. Dalam laporan disorot pula insiden di mana dua pria tewas saat bekerja di terowongan di perbatasan dengan Raffah. Terkait krisis energi, laporan menyatakan pemadaman listrik terus terjadi namun waktu kian pendek karena ada tambahan generator ketiga pada badan listrik Palestina. Dalam detail laporan dipaparkan pula air masih sulit diperoleh dan terus menjadi tantangan harian bagi rakyat Gaza di tengah kemarau dan kondisi kian memburuk. Sekretaris Jendra OIC, Ekmelledin Ihsanoglu, menjanjikan untuk mengkaji kemungkinan berkunjung ke Jalur Gaza, segera. (d/rep).

SENJATA MESIN — Seorang pemberontak Libya, berada di belakang senjata mesin di garis depan, sebelah barat Ajdabiyah, Selasa (12/7). Meski memiliki persenjataan berat dan didukung pasukan Koalisi Barat dan NATO, para pemberontak tak mampu membuat Presiden Khadafi mengangkat bendera putih. REUTERS

IRLANDIA RUSUH — Kelompok pemuda nasionalis bentrok dengan polisi di daerah Ardoyne, Belfast Utara, Selasa malam. Sebanyak 22 polisi mengalami cedera ketika warga nasionalis Irlandia membakar mobil, melempar bom bensin untuk memprotes pawai tahunan yang dilaksanakan kelompok Protestan pro Inggris. REUTERS

China Blokir 1,3 Juta Situs

BEIJING, HALUAN — Saking khawatirnya dengan dampak dunia maya, pemerintah China telah menutup lebih dari satu juta situs pada tahun 2010. Hal ini diungkapkan oleh Akademi Ilmu-Ilmu Sosial China (CASS), sebuah lembaga think-tank yang dikelola Negara Tirai Bambu tersebut. “Jumlah situs menurun 41% pada akhir 2010, lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya,” kata CASS pada Rabu. Para pejabat China memperketat

pengaturan internet dalam beberapa tahun terakhir, dan mereka telah memberantas situs-situs porno pada 2009 silam. Peneliti CASS, Liu Ruisheng, mengatakan tidak ada link yang memaksa China untuk berada pada level tinggi kebebasan berbicara secara online. “Meskipun jumlah situs menurun drastis, namun jumlah halaman web meningkat menjadi 60 miliar sepanjang 2010—naik 79% dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Pesawat Jatuh di Brasil, 16 Tewas

SAO PAULO, HALUAN — Sebuah pesawat jatuh di sebuah kota di timur laut Brasil, sehingga menewaskan 16 orang yang berada di dalamnya. Demikian sumber Associated Press melaporkan Rabu (13/7). Awak pesawat bermesin ganda milik Noar Airlines tersebut melaporkan terjadi masalah, tak lama setelah lepas landas sekitar pukul 07.00 pagi

dari kota Recife menuju kota Natal, seperti diungkapkan Angkatan Udara Brasil. Pihak Angkatan Udara tidak menyebutkan masalah yang dihadapi awak pesawat maupun penyebab kecelakaan itu, tetapi menegaskan insiden itu tengah diselidiki. Dilaporkan sejumlah saksi mata, pilot diduga berusaha melakukan pendaratan darurat di sebuah tanah

Ilustrasi Marwan

kosong di dekat pantai yang berada di pinggiran pusat kota dan berdekatan dengan beberapa bangunan apartemen. Tapi upaya itu tak berhasil, dan pesawat itu jatuh dengan keras lalu terbakar. Laman Noar Airlines menyebutkan, mereka telah mulai beroperasi sejak Juni 2010 dan sudah melakukan 278 penerbangan perminggu. Armada ini memiliki empat pesawat kecil. (wtn)

Palestina Tertarik Posyandu

JAKARTA, HALUAN — Dalam pertemuan trilateral Indonesia, Jepang, Palestina, di Kementerian Luar Negeri (Kemlu), delegasi Palestina menyatakan ketertarikannya dengan program pos pelayanan terpadu atau Posyandu. “Palestina ingin sekali belajar tentang Posyandu. Mereka sangat tertarik dengan layanan kesehatan

masyarakat yang ada di Indonesia,” ucap Direktur Kerja sama Kemlu Siti N Mauludiah pada jumpa pers, di Kemlu RI, Jakarta, Rabu (13/7). Selain Posyandu, Palestina juga tertarik dengan program Husband Support atau kesigapan para suami terhadap istri saat kehamilan dan melahirkan. Program yang Husban Support tersebut yang dimaksud adalah

Suami Siaga. Seperti dikatakan Direktur Divisi Timur Tengah dan Afrika Utara Kementerian Luar Negeri Jepang Yasunari Morino, kerja sama ini merupakan sarana yang penting bagi Palestina yang akan membangun negaranya. Sementara Indonesia juga akan berperan penting dalam pembangunan Palestina. (ant)

Ribuan Penumpang Terlantar

PARIS, HALUAN — Aksi mogok yang dilakukan para awak maskapai penerbangan Aljazair, Air Algerie, yang menuntut kenaikan gaji sebesar 106 persen, menyebabkan ribuan penumpang terlantar di bandara Paris, Marseille dan Nice, sumber AFP melaporkan Rabu (13/7). Pemogokan dimulai pada Senin lalu (11/7) dan telah menyebabkan pembatalan puluhan jadwal penerbangan maskapai milik pemerintah Aljazair pada saat banyak warga Prancis asal Afrika utara akan melakukan perjalanan tahunan mereka untuk mengunjungi para kerabat.

Menteri Transportasi Perancis, Thierry Mariani, Rabu (13/7), memanggil perwakilan dari maskapai penerbangan, kedutaan besar Aljazair dan petugas bandara untuk mencoba menemukan cara alternatif supaya para penumpang bisa diantar ke tujuan mereka. Ratusan penumpang terpaksa menginap semalaman di bandara Orly, Paris serta di bandara Marseille dan Nice. Mereka telah mengabaikan permintaan Air Algerie agar para penumpang tidak muncul di bandara karena adanya aksi pemogokan. Para penumpang meneriaki perwakilan maskapai, yang

menhjadi suamiku. Ia menerima dengan hati yang suci. Senantiasa dia saya ratapi, masih hidupkah dia atau telah mati. Tiap-tiap kali say abaca suratnya, tiap-tiap kali terbuka di dalam tiap-tiap kalimat dan hurufnya, bahwa ia pun cinta kepada saya. Wahai, mengapa dahulunya sebelum ia pergi tak memberi tahu! Sekarang, kemanakh balasan saya berikan, kemana alamat saya tujukan! Di sini ada ada sebuah gambarnya semasa ia menuntut ilmu di Padang Panjang yang dihadiahkan kepada orang tuaku. Gambar itulah y6ang selalu saya lihat dan

terkadang muncul dan dijaga oleh polisi anti huru hara. “Pembohong! Pencuri!” teriak mereka, ketika seorang pejabat maskapai penerbangan Air Algerie menjelaskan akan melakukan yang terbaik untuk mendapatkan pesawat charter yang bisa membawa para penumpang ke tujuan mereka di Aljazair. Kepala maskapai Air Algerie, Mohamed Salah Boultif, menegaskan kondisi keuangan yang buruk memaksa perusahaan tidak dapat mengabulkan tuntutan kenaikan gaji sebesar 106 persen. Namun Boultif berjanji akan menaikkan gaji sebesar 20 persen bagi semua karyawan. (ant)

38

HARAPAN DALAM PENGHIDUPAN SEMENJAK itu, entah dia di lautan entah di daratan, berita tak sampai-sampai lagi. Kian lama dia hilang, kian berdiri dia dalam ingatanku. Kadang saya menjadi seorang yang putus pengharapan, hatiku kerap bertakata, bahwa saya tak akan bertemu lagi dengan dia. Melihat keadaanku yang demikian, rupanya ibuku pun kasihan, perhitungan hendak mengawinkan aku tiada menjadi pembicaraan lagi. Syukurlah kemenakan ayahku seorang yang berpengetahuan tinggi; ketika ia singgah ke mari dengan terus terang say6a katakan, bahwa dia lebih baik menjadi saudaraku daripada

“Ini berarti konten kami semakin kuat, sementara pengawasan kami semakin ketat dan tegas,” Ruisheng menambahkan. Para pegiat hak-hak sipil telah lama mengecam sensor-sensor situs yang dilakukan pemerintah China, dan menerapkan kontrol yang dikenal dengan the Great Firewall of China. Sejumlah situs internet diblokir secara rutin, seperti layanan BBC bahasa China, dan situssitus jejaring sosial macam Facebook, Youtube dan Twitter. (rep)

saya letakkan baik-baik di album ini. Agaknya, engkau pandang rendah saya ini, Ros, mencintai seorang yang tiaa sekedudukan dengan diri sendiri, dan jauh tak tentu tempatnya." Waktu itu istriku menjawab: "Kata Saleh, ujarnya: "Tidak Nab, cinta itu adalah perasaan yang mesti ada tiaptiap diri manusia. Ia laksana setitis embun yang turun dari langit, bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus tumbuhlah oleh karena embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perangai yang

tercela. Tetapi kalau ia jatuh ke tanah yang subur, di sana akan tumbuh kesucian hati, keikhlasan, setia, budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji. Saya tiada hendak menghinakan engkau karena jatuh cinta padanya. Wahai sahabatku Zainab, dan saya banyak pula membaca dalam bukubuku, bahwa biasanya cinta yang suci bersih itu tidaklah tumbuh dengan sendirinya. Kerana jiwa itu bertemu dengan batin, dalam azal (baka) kejadian Allah, sebelum badan kasar manusia ini berkenalan.


KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

11

PEMBATASAN MUATAN TRUK

Kebijakan Pemprov Perlu Didukung

PADANG, HALUAN—Diberlakukannya surat edaran Gubenur Provinsi Sumatera Barat Nomor 551.23/291/ perek.2011 tentang Penertiban Kelebihan Muatan Angkutan Barang dengan Kendaraan Bermotor Jenis Truk atau Mobil Barang pada 1 Juli lalu terus menuai pro-kontra di tengah masyarakat, terutama pemilik truk, sopir, dan pemilik barang. Dari catatan Haluan, semenjak 1 Juli, pihak terkait telah mengeluarkan 3.000 lebih surat tilang kelebihan muatan. Pemerintah

sendiri bertekat tak ada kompromi untuk truk bermuatan lebih. Kebijakan itu jelas disambut aksi mogok pihak pengusaha truk yang bertonase

tinggi (Haluan Selasa, 12/7). Perlu Didukung Sementara itu, mantan Sekdaprov Sumbar, Rusdi Lubis mengatakan, kebijakan Pemprov Sumbar yang melarang truk mengangkut muatan berlebih harus mendapat dukungan. Sebab hal itu sudah merupakan aturan UU dan Pemprov Sumbar hanya menegakkan aturan tersebut. Namun dalam pelaksanaannya agar berjalan sesuai harapan, harus selalu dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait. Proses sosialisasi mesti terus menerus dilakukan hingga ke level

RTRW Sumbar ...........................Sambungan dari Hal.1 kami. Tinggal Komisi IV,” tegas Zulkifli Hasan sambil menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah diundang oleh Komisi IV dalam pembahasan RTRWP tersebut. Menhut juga menjelaskan bahwa seluruh permintaan dari Komisi IV terkait data-data yang dibutuhkan semua sudah diserahkan. “Kami hormati betul urusan DPR. Tapi kewenangan kami sudah selesai,” jelasnya. Namun, mantan Sekjen DPP PAN

itu tidak akan melakukan intervensi kepada tim terpadu, yang diserahi tugas untuk melakukan penelitian dan verifikasi terhadap setiap kawasan. Bahkan, Zulkifli menegaskan bahwa untuk RTRW Sulawesi Tenggara (Sultra), Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa meminta agar ada penambahan RTRW. “Saya tolak. Padahal kalau saya izinkan, PAN bakal menang di sana,” jelas Zulkifli. Sedangkan Wakil Ketua Komisi

IV dari F-PG Firman Soebagyo menjelaskan bahwa Komisi IV punya itikad untuk menyelesaikan, namun tidak bisa terburu-buru karena menyangkut soal hukum. Menurut Firman Subagio, pada saat sudah menetapkan dan menyetujui, maka akan berdampak hukum. Posisi saat ini, beberapa panja akan membahas bersama Ombudsman, Kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (h/sam)

Jembatan Pun.............................Sambungan dari Hal.1 Doni, salah seorang pengunjung jembatan yang kebetulan sedang mojok dengan pacarnya yang bernama Putri menuturkan, mereka memilih tempat tersebut karena suasananya asyik. “Kalau sore-sore melihat ke bawah, yakni ke sungai akan terlihat aktivitas masyarakat setempat yang sedang memecah batu, mengambil pasir, dan mandi-mandi di bawah sana,” tutur mereka sambungmenyambung kepada Haluan, Senin (11/7) lalu. Sementara itu, masih di tempat yang sama, dua orang muda-mudi mengaku, memilih tempat tersebut karena suasana malam yang menarik. “Kalau malam hari kan hidup lampu-lampu yang ada di jembatan ini. Lampu-lampu yang bulat tersebut dan sedikit redup membuat suasana semakin romantis,” ujar terus terang tapi malu-malu. Selain itu, tempatnya yang di tepi jalan, membuat lebih gampang mau

pergi kemana saja. “Kita cuma duduk di atas motor, atau duduk maupun berdiri di jembatan sambil mengobrol dan melihat kendaraan yang lewat,” tambahnya. Faktor penting lainnya yang membuat muda-mudi lebih memilih pacaran di jembatan tersebut karena keamanan. “Pengamen tak ada yang mondar-mandir di jembatan ini. Kalau pun ada, nanti kami bisa langsung pergi. Berbeda halnya dengan tepi laut, para pengamen terus-terusan mondar-mandir, kan kami menjadi terganggu. Selain itu, Satpol PP tak pernah razia di tempat ini. Jika ada, kami gampang saja untuk kabur,” ungkap Dani dan Nia, pacarnya sembari duduk di atas motornya. Ari yang kebetulan datang sendirian ke jembatan tersebut menuturkan kepada Haluan berpcaran di kawasan jembatan itu karena uang tak cukup untuk membawa ke tempat lainnya. “Kadang uang saya tinggal sedi-

kit, kalau saya ajak pacar saya ngobrol-ngobrol di sini kan tak perlu uang yang banyak,” tutupnya sambil tertawa. Tak hanya itu saja, tidak ada gangguan dari masyarakat sekitar membuat muda-mudi memilih tempat tersebut untuk berpacaran. “Orang di sekitar tempat ini tak ada yang mengganggu kami,” ungkap Putra dan Nani. Sementara itu, ketika Haluan menyisiri ke arah Bandara Internasional Minangkabau, terdapat tiga buah jembatan. Di salah satu jembatan, yakni di Jembatan Layang yang ada di Simpang Ketaping, terlihat dua orang muda-mudi yang langsung kabur ketika ketahuan sedang berduaan di tempat yang gelap. Mereka kabur ke arah bandara dengan kecepatan tinggi. Begitulah remaja Kota Padang kini. Menyiasati pacarannya dengan sangat “kreatif”. (Laporan: Allia Sepvonni)

Menag: Ada ................................Sambungan dari Hal.1 Pensantren tersebut jelas SDA, tidak mau menerima bantuan dana dari pemerintah. “Ini ganjil sekali, padahal kita pernah memberikan bantuan tetapi mereka tolak. Jadi mereka tidak mau ada bantuan dari pemerintah dan mereka tidak mau ada intervensi pemerintah. Bahkan mereka juga tidak mau menggunakan kurikulum pemerintah,” ulas SDA. Bila polisi mendapat bukti ponpes mengajarkan garis keras, kelompok dan institusinya harus dibubarkan. “Kami serahkan pada aparat keamanan untuk menyelediki ledakan yang diduga bom di pesantren tersebut. Termasuk menyelidiki kegiatan ponpes tersebut selama ini apa saja,” ujarnya. SDA mengatakan, Ponpes Umar bin Khatab yang jumlah muridnya hanya sekitar 35 orang itu memang terlihat aneh. Saat terjadi ledakan berdatangan orang-orang yang jumlahnya berkisar antara 150 hingga 200 dan semuanya bersenjata tajam. Kepolisian masih belum bisa masuk ke wilayah itu karena dikhawatirkan jatuh korban. “Mereka itu tidak mau dicampuri

dan polisi dihadang waktu itu. Nah sekarang kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki dan mengatasi keadaan di sana. Sekaligus menyelidiki pelaku-pelaku dan status ponpes itu. Nah kalau memang garis keras ya harus ditutup,” tegasnya. Secara terpisah, Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung pun meminta pesantren Umar bin Khatab tidak menghalang-halangi polisi untuk memasuki pesantren tersebut. “Apa pun alasannya, selama masih wilayah negara kesatuan, polisi harusnya bisa masuk ke Ponpes itu. Mereka tidak berhak melarang,” katanya. Pramono meyakini, seandainya dugaan sebagian orang benar bahwa di ponpes itu diajarkan membuat bom, itu hanya dilakukan oleh oknum. “Saya yakin semua pesantren mengajarkan kebaikan. Saya minta Menteri Agama dan Menteri Pendidikan Nasional segera turun tangan untuk mengecek Ponpes itu,” ungkap Pramono lagi. Wakil Ketua PBNU Slamet Effendy Yusuf juga mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas bom yang meledak di Pesantren Umar Bin

Khattab tersebut. “Polisi harus mengusut tuntas dan selanjutnya harus memberikan penjelasan yang objektif kepada masyarakat. Saya sebagai Wakil Ketua PBNU mengharapkan agar para santri dan warga masyarakat di sekitar pondok pesantren itu bisa memberikan akses dan kooperatif kepada aparat kepolisian,” kata Slamet Effendy Yusuf. Namun demikian, PBNU meminta agar pihak kepolisian mengupayakan cara-cara persuasif untuk bisa memperoleh akses tersebut. Sebab, penyelidikan ini penting selama dilakukan secara persuasif. Untuk mengetahui apakah benar di pesantren tersebut dirakit bom rakitan. “Sandainya betul di pesantren itu diajarkan, kita harus memperoleh kejernihan apa betul diajarkan merakit bom dan sebagainya. Kalau itu terjadi ini berbahaya bagi dunia pesantren. Kalau betul ada bukti di pesantren tersebut ada kegiatan latihan bersenjata akibat masuknya ajaran dan paham radikalisme, ini sangat merusak citra pesantren,” tambahnya. (h/sam)

Unand dan..................................Sambungan dari Hal.1 Sementara itu, harusnya ada 3.871 mahasiswa baru diterima dari jalur nasional atau SNMPTN. Kenyataannya hanya ada 3.653 mahasiswa yang diterima dari jalur ini. Itupun sudah ditambah dengan penerimaan dari jalur bidik misi dan undangan. “Kami menerima mahasiswa baru sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) UNP, Ahmad Hamdani, Rabu (13/7) di ruangannya. Hal senada juga diungkapkan Rektor UNP, Z. Mawardi Effendi beberapa waktu lalu. Ia mengatakan UNP akan menerima 40% saja dari jalur mandiri itu. Selebihnya dari jalur nasional (SNMPTN). Dikatakannya, mengenai mekanisme penerimaan jalur Reguler Mandiri ini, diproses sesuai aturan main yang ada. Calon mahasiswa cukup membayar uang pendaftaran ke Bank Nagari lalu mendapatkan PIN. PIN itu digunakan untuk registrasi online di situs UNP. Hampir sama dengan SNMPTN. Bedanya, mereka tak perlu tes. Hanya menyertakan nilai Ujian Nasional dan nilai rapor semester 3, 4, dan 5. Jika diterima akan dikenakan

biaya awal kurang lebih Rp6 juta dengan uang kuliah Rp1,2 juta sampai dengan Rp1,5 juta per semesternya. Ahmad menjamin tak ada percaloan dan main ‘orang dalam’ untuk penerimaan mahasiswa baru kali ini. Meski dengan biaya yang cukup mahal, seorang calon mahasiswa baru, Rina Ariani mengaku tak masalah dengan hal tersebut. “Daripada Perguruan Tinggi Swasta, saya lebih memilih negeri meski jalurnya Reguler Mandiri. Toh biayanya tak jauh beda, tapi ijazahnya nanti kan negeri,” katanya, Rabu (13/7). Sementara itu, Unand menerima 6.336 mahasiswa. Ada 1.789 mahasiswa diterima dari jalur Reguler Mandiri. Selebihnya diterima melalui jalur nasional. Biaya pendaftarannya pun sama dengan UNP, Rp150 ribu. Namun sedikit berbeda dengan UNP, Unand hanya diminati 6 ribuan mahasiswa saja. Tiadakan saja Reguler Mandiri Di sisi lain, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) merasa dirugikan atas program ini. “Dengan dibukanya Reguler Mandiri , akan mengurangi minat mahasiswa masuk PTS,” ujar Prof Dr. Hafrijal Syandri, MS.

Ia menambahkan, mahasiswa yang masuk PTS nantinya adalah grade III. Artinya tidak lulus SNMPTN, juga tak lulus Reguler Mandiri, baru mendaftar ke swasta. Dikatakannya jalur Reguler Mandiri ini seharusnya tidak dibuka PTN, cukup melalui jalur SNMPTN saja. Namun pihaknya tak bisa berbuat apa-apa karena memang ada aturan pemerintah yang membolehkan PTN membuka jalur mandiri sebanyak 40% dari total mahasiswa yang akan diterimanya. Hal senada diungkapkan anggota Senat UNP sekaligus pengamat pendidikan, Mestika Zed. “Reguler Mandiri itu penipuan. Jika memakai istilah mandiri, berarti mahasiswa tersebut belajar di tempat terpisah dari yang reguler. Juga belajar dengan dosen yang berbeda pula. Artinya semua fasilitas dan perlakuan yang diterimanya mandiri, tidak nebeng dengan reguler. Tapi kenyataannya tidak begitu,” jelasnya serius. Ditambahkannya, program Reguler Mandiri ini seharusnya tak dibuka PTN. Sebaliknya, bukalah kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk masuk melalui jalur SNMPTN. (h/cw12)

paling bawah sekalipun. “Persoalan yang mencuat belakangan ini, adanya penolakan dari para pemilik kendaraan, adalah suatu hal yang wajar dari penegakan sebuah aturan. Tetapi Pemprov Sumbar juga harus menjalin komunikasi yang intensif dengan mereka agar didapat solusi yang benar-benar menyenangkan kedua belah pihak,” kata Rusdi Lubis yang dihubungi Haluan Rabu (13/7) di Padang. Aturan yang sudah dibuat itu tidak mungkin dibatalkan. Hal ini terkait dengan kewibawaan pemerintah dan bila hal itu terjadi bakal menjadi preseden buruk bagi penyelenggaraan pemerintahan. Bila memang aturan itu belum dapat diterapkan dengan sepenuhnya, barangkali dapat diambil jalan tengah berupa revisi larangan muatan berlebih atau penangguhan berlakunya aturan tersebut. “Saya harap pemilik truk dapat memahami latar belakang keluarnya aturan itu. Sudah cukup banyak kecelakaan yang terjadi akibat truk mengangkut muatan berlebih, belum lagi kemacetan serta kerusakan jalan yang semakin parah. Layak rasanya bila larangan muatan berlebih itu mendapat dukungan. Di sisi lain, pemilik kendaraan tentunya juga mengeluarkan uang yang banyak di sepanjang perjalanan, tak hanya untuk spare part kendaraan

juga sumbangan tak jelas. Diharapkan dengan aturan larangan muatan berlebih ini, pemilik truk maupun sopir tidak lagi mengeluarkan uang ekstra itu, termasuk pungutan liar oleh oknum-oknum kepolisian atau Dinas Perhubungan. “Kita yakin, bila pengeluaran ekstra di perjalanan tidak lagi mereka alami, tentunya mereka tidak keberatan dengan larangan muatan berlebih ini. Mestinya Pemprov Sumbar dapat meyakinkan hal ini,” katanya. Harus Konsisten Sekaitan dengan jalan raya itu sendiri, Hendri Warman, Dekan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta (UBH), Rabu, di Padang, menilai pembangunan jalan mempertimbangkan tiga hal: Lalu Lintas Harian (LHR), kelas jalan, dan umur rencana. Ketiganya berasal dari penelitian yang mendalam. Menurutnya, ketika jalan berlubang, salah satu hal tersebut diabaikan. Ia mencontohkan, data yang dimiliki pemerintah mendapati LHR sebanyak seribu truk per hari dengan muatan ber ton-ton. Artinya, jalan yang dibangun tentu menyesuaikan dengan tipe. “Maka, begitulah guna timbangan. Ia dibuat untuk menyeleksi setiap truk yang melebihi kapasitas LHR,” katanya. Contoh lain, dari sisi teknis, jalan mengandung empat lapisan, yaitu,

pondasi bawah, pondasi atas, lapisan atas, dan aspal. Perhitungannya mempertimbangkan CBR (nilai rasio tanah). “Nah, dalam pengerjaannya, apakah pemerintah mengawasi pengaspalannya dengan ketat?” tuturnya. Lebih jauh Hendri menilai, saat jalan telah rusak, biaya perbaikannya jauh lebih besar dibanding perawatan dengan pengawasan terhadap angkutan. Ia misalnya menyebutkan, aspal beton, dari pengalamannya, 1 kilo bisa seharga 1 miliar. “Ketika pemeritah membatasi tonase, artinya, pemerintah juga mesti konsisten membatasi untuk seterusnya. Rusaknya jalan karena aturan tidak dijalankan dengan ketat,” katanya. Seorang sopir truk yang selalu membongkar muatannya di Belakang Tansi kepada Haluan mengaku, sesungguhnya bagi sopir tak ada masalah dengan pembatasan muatan itu. “Malah, jika muatan sesuai dengan tonase kendaraan kami, itu sangat menguntungkan. Kami merasa nyaman dan keselamatan terjaga. Jika membawa lebih berton-ton, kami merasa waswas dengan keselamatan jiwa kami dan juga oranbg lain,” kata sopir yang bolakbalik Padang-Medan yang namanya tak mau ditulis ini. Ia menjelaskan, bayaran tak sopir tak berpengaruh dengan batasan muatan. Berlebih dan pas bayarnya sama saja. (h/vie/adk)

Penyertaan Modal ......................Sambungan dari Hal.1 Sementara anggota komisi III DPRD Sumbar Martias Tanjung mengatakan, peninjauan ulang perda BCS, untuk dilakukan apraisal terhadap nilai tanah. Sedangkan nilai bangunan dapat dilihat dari anggaran, yang telah disediakan APBD. “Mengingat pembangunan hotel sudah finishing, maka

penyerahan aset dari dinas perhubungan ke BCS setelah hotel betul-betul siap dioperasikan,” katanya. Ia juga melihat kesan buru-buru dalam menetapkan direksi dari BCS. Mengingat investasi yang dilakukan daerah, nilainya sangat besar. “Untuk mengelola hotel itu butuh orang-orang

profesional. Saya lihat itu tidak dilakukan, karena direksi yang ditunjuk sebelumnya tidak ada kerja,” katanya. Asisten II Pemprov Sumbar Syafrial S ketika dikonfirmasi, belum mau bicara banyak. Karena penyertaan modal permanen belum lagi diserahkan pada BCS. (h/rud)

Menjahit Muncung.....................Sambungan dari Hal.1 Ketemu dia, mungkin langsung ambo lapuk muncungnya sekali. Ambo lapuk gadangan…Kok katanggal, tanggallah geramannya…Ya. Masa dia buruk-burukkan kawan? Orang, kalau berkawan tu, bela lah kawan…Buruk kawan, buruk pula awak. Malu kawan, malu pula awak. Jangan, karena hal-hal sepele, sampai berkemaluan kawan awak ke orang luar dek awak. Kata “nazar” ini, kalau ndak salah, aratinya “niat”. Ambo rasa, paja ini sudah betul-betul berniat. Berniat menganiaya kawan. Menggunting dalam lipatan. Niatnya salah, tidak benar. Atau, dia memang tidak jantan. ‘Be Ge’. Kepedusian, ndak? Jangan-jangan iya. Kalau dilihat-lihat dari bantuknya di TV. Cara dia mengecek, mengamek-ngamek. Matanya melindap-lindap. Bibirnya dia jilat-jilat, dia kulum-kulumkan lidahnya. Meloyo awak melihat. Ndak usahlah awak sampai terlanjur berkawan dengan orang seperti dia. Nazar boco ini. Mantah

rabuk. Pacah main dek dia. Masak kesada kawan yang dia permalukan? Apa benar kesalahan orang? Diinjak orang kaning, ubun-ubun, atau digawit orang puncak kada “waang”? Astaga. Anggap sajalah memang telah demikian. Dia orang jujur yang bersih, lurus tabung. Tak patut dia “buang hajat di periuk”.Apa lagi, besar kemungkinan yang dia katakan itu dusta khayal. Kebohongan tak tertara. Sakit jiwa anak ini mah. Betapa tidak. Kadang kadang, mau hiba pula kita melihat nasib kawan yang dia permalukan. Orang tak salah, tak menggaduh, dia langgar…Nazar yang pening ini, tak ketulungan. Oto tagak, oto tagak yang diantaknya. Heran awak. Sudah seperti akan berkerat rotan benar tampaknya dia ini. Tak akan bersua sua lagi awak Zar? Nazar yang Udin, Udin yang Nazar. Ondehhh…Amitamit. Ndak usah main SMS-SMS yang entah apa apa itu lah. Kumuh main tampaknya itu. Kata orang,

awak orang tak terpelajar nanti. Atau, ambo berang benar lagi?Mulutmu, harimaumu Zar!? Ya. Ambo, rasanya, kalau diberi KPK tiket ke Singapura, ambo cari paja boco tu. Singapura kan? Ambo dulu acap ke sana. Tahu ambo, dimana murah membeli HP, membeli baju kaos, gula-gula coklat, rokok luar negeri. Belikan ambo tiket PP. Ingat pulang pergi ya, jangan one way Ambo langsung berangkat. Kalau ketemu si Nazaruddin yang mantiko tu, berbayar utang. Ambo beli sarung tangan boksen sepasang. Pura-pura akan bersalam…Tiba-tiba, “Bhug!” Ambo upper cut, ambo suak perutnya, lambung ayirnya itu. Ambo jab pipinya sampai dia pening. Ambo buat dia menyesal, berhenti mengecek yang tidak-tidak itu ya. Kiranya adalah tiket. Biaya penginapan selama di Singapura. Sedikit uang jajan untuk ole-ole pulang. Soalnya, belum tentu Nazar “bernazar” memberi ambo apa-apa, kan? „

PTSP Sambut .............................Sambungan dari Hal.1 “Kontribusi CSR (Cooporate Social Responsibility) Semen Padang terhadap daerah itu bukan hanya membina usaha kecil menengah, pemberian beasiswa dan bantuan ketika bencana saja, tapi banyak lagi kegiatan lain dalam membangun kehidupan masyarakat. Ini dirasakan masyarakat lingkungan dari hulu produksi semen sampai ke muaranya serta multiplierefect dari perjalanan produksi semen sampai ke pemasarannya,” kata Direktur Utama PT Semen Padang, Munadi Arifin. Hal itu dikemukakannya menjawab masih ada tanggapan pemerintah daerah tentang kontribusi pabrik semen kebanggaan Ranah Minang itu masih kurang terhadap daerah saat berbincang-bincang dengan Pemimpin Redaksi Haluan, Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan Irfan Jasri dan Wakil Pemred, Eko Yanche Edrie di Kantor Harian Haluan, Kompleks Eks Bandara Tabing, Rabu (13/7). Namun demikian, lanjut Munadi, PTSP menyambut baik keinginan pemerintah provinsi Sumbar meningkatkan kontribusi terhadap daerah. Sebab, hal itu juga sejalan dengan komitmen PTSP yang terus berupaya meningkatkan kontribusi terhadap daerah seperti melalui kegiatan CSR yang dilaksanakan setiap tahun. “Saat ini, pemerintah provinsi minta kontribusi PTSP melalui hitungan setiap kantong semen yang diproduksi ditingkatkan. Tapi kami berpendapat, sebaiknya tidak melalui hitungan per kantong semen, melainkan ditotalkan saja berapa PTSP memberikan kontribusi untuk daerah itu setiap tahun. Cara ini mungkin lebih jelas, karena ke depannya mungkin tak selamanya memper-

tahankan sistem kantong. Bagaimana kalau semen curah. Tapi hal ini baru sebatas rencana, dan rencana ini masih kami bahas,” jelas Munadi. Dia menambahkan, terkait kontribusi selama ini, PTSP telah memberikan kontribusi miliaran rupiah melalui berbagai kegiatan CSR. Diantaranya yaitu seperti kegiatan rutin, program pembinaan usaha kecil Mitra Binaan, penyaluran beasiswa, membantu pemulihan insfratruktur masyarakat, di bidang pertanian, kesehatan dan membantu kesejahteraan masyarakat kurang mampu melalui dana zakat di LAZIS. Selain itu juga disalurkan melalui perpanjangan tangan perusahaan seperti FKIK-SP, Igasar serta pembinaan olahraga yang hampir mencakup seluruh cabang. Bahkan, banyak atlit-atlit binaan Semen Padang berhasil meraih medali mengharumkan nama Sumbar di pentas nasional. “Pada tahun ini, khusus untuk membina usaha kecil kita mengalokasikan anggaran hampir mencapai Rp12 miliar dengan target binaan sekitar 600 usaha kecil. Angka ini terus naik setiap tahun, begitu juga sasaran kita hampir separuh dari usaha binaan itu merupakan usaha baru. Dan kita juga meminta ke pemerintah daerah melalui dinas koperasi dan Disperindag terus memberikan informasi-informasi usaha kecil yang butuh pinjaman modal,” kata Munadi yang pada kesempatan itu juga didampingi jajaran direksi lainnya yakni Direktur Keuangan Epriliono Budi, Direktur Produksi Toto Sudibyo, Direktur Pemasaran Benny Wendry, Direktur Litbang Operasional Agus Boing

Nurbiantoro dan Sekretaris Perusahaan Oktaweri serta sejumlah staf. Direktur Keuangan Epriliono Budi yang juga sebagai Penanggungjawab Kegiatan CSR Semen Padang menambahkan, pembinaan usaha, bantuan pendidikan serta pembinana olahraga itu baru kegiatan yang tampak rutin. Namun selain itu, dari omzet PTSP sekitar Rp4,5 triliun tiap tahun itu juga berputar uang di tengah-tengah masyarakat mencapai empat kali lipat sebagai multiplier efect dari keberadaan pabrik semen sampai ke pemasarannya itu. Direktur Produksi Toto Sudibyo yang juga sebagai Direktur Teknik PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) menambahkan, selain berbagai kegiatan CSR yang rutin dilaksanakan itu, keberadaan tim sepakbola Semen Padang FC juga merupakan salah satu kontribusi CSR Semen Padang dalam membangun dunia persepakbolaan Sumbar. “Dan rencana kami tahun ini, akan menggelar pertandingan-pertandingan sepakbola di seluruh daerah, seperti Gala Semen Padang yang pernah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Ini kami gelar untuk meningkatkan pembinaan pemain-pemain sepakbola di Sumbar,” katanya. Sementara itu, Pemred Haluan Zul Effendi mengapresiasi atas kemajuan PTSP yang terus berhasil meningkatkan kinerja setiap tahun. “Kami juga mendukung rencana pembangunan pabrik baru Indarung VI ini segera terwujud, sehingga pabrik semen ini semakin berkembang. Dan tentunya, masyarakat mengharapkan kontribusi CSR Semen Padang terus meningkat,” katanya. (h/vid)


12

Mozaik

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Makna Mistis Ladam Kuda PERKEMBANGAN teknologi memang menyisakan dan menggeruskan banyak aspek kehidupan sosial masyarakat, termasuk soal alat transportasi rakyat berupa bendi yang ditarik kuda yang kini kian tersingkir. Kendati masih juga ditemukan alat transportasi ini di Kota Padang kota-kota lainnya di Sumatera Barat, jumlahnya sangat terbatas. Yang sangat mengesankan adalah tentang atribut kuda sebagai penarik bendi itu. Dalam atribut kuda itu, selain kili-kili atau talinya yang bernilai, ladam atau sepatu kuda atau juga tapal ternyata punya kesan mistik. Dalam masyarakat tradisional, taruhlah di Sumatera Barat ini, ladam kuda dipercaya punya nilai magis. Bentuk ladam seperti huruf “U” yang diberi lubang di sisi kiri dan kanan agar mudah memasangkannya di kaki kuda. Menurut keyakinan sebagian masyarakat tradisi Sumatera Barat, ladam kuda bekas, apalagi ladam kuda yang menimbulkan percikan api saat berjalan di jalan raya, mempunyai nilai “mistik”, dan bermanfaat serta bisa memberi khasiat. Dan lebih dasyat lagi jika diberi mantera “orang pintar”. Jika kita jeli memperhatikan di pintu-pintu rumah di nagarinagari di Sumatera Barat, paling tidak rumah bangunan lama, banyak kita temukan ladam kuda yang tergantung atau ditempelkan persis di pintu masuk rumah tersebut. Menurut kepercayaan masyarakat, ladam kuda itu sebagai penangkal palasik dan orang maling. Selain itu, ladam yang menimbulkan percik api itu bisa juga untuk penglaris bagi pedagang, penolak bala, pengusir jin, dan lain sebagainya. Jika untuk penglaris jualan, ladam bekas biasanya diletakkan di tempat penyimpanan atau kotak uang. Selain ladam yang menimbulkan percikan api, ladam kuda yang dianggap bermakna “mistis” itu persyaratan-persyaratan, antara lain ladam bekas itu didapatkan secara tidak sengaja tanpa direncanakan. Jika direncanakan mencarinya, fungsinya tak akan berkhasiat. Menurut keyakinan mereka juga, ladam paling bagus itu diperoleh di jalan-jalan pada pagiu hari dan siang. Oh ya, sangat tak ada gunanya ladam kuda diperoleh di tempat tukang pandai besi. „

PENGRAJIN LADAM KUDA

Jejak Tradisional yang Masih Tersisa

VINO

SEPATU KUDA — Yusrizal sedang memperlihatkan sepatu kuda atau ladam yang telah selesai dikerjakannya di bengkel yang berada di depan rumahnya.

S

EKARANG ini, di Kota Padang sulit menemukan pandai besi ladam kuda, baik itu untuk bendi dan juga kuda pacu. Tak semarak ketika angkutan bendi masih ramai dan pacu kuda masih sering digelar di Sumatera Barat.

Laporan:

Allia Sepvonni Kendati masih ada di beberapa titik di Kota Padang, tapi sulit mencarinya bukan main. Orang tertentu saja yang tahu tempatnya. Menurut Yusrizal Bagindo Sutan, lelaki 60 tahun, pengrajin besi di Jalan Ambon, Belanti Barat Padang, membuat sepatu kuda atau ladam, tak terlalu lama. “Dulunya, dalam sehari, minimal saya bisa membuat 20 pasang sepatu kuda, dan maksimal 30. Satu pasang lada kuda, terdiri dari empat buah sepatu kuda, kaki kuda kan empat,” terang Yusrizal. Sepasang ladam kuda beda dengan jumlah sepasang sepatu buat manusia. Yusrizal menguraikan, jika pekerjaannya dibantu salah seorang pembantunya, dalam sehari bisa diselesaikan paling kurang 50 buah pasang, dan maksimal sebanyak 70 pasang. Proses pembuatannya ladam kuda melewati beberapa tahapan. Pertama, besi dipang-

gang sampai merah membar, setelah itu ditempa dengan palu. Lalu, dibentuk dengan cetakan yang disebut blower untuk peralatan panggang semi modern. Yusrizal menjelaskan, sebelum ada brower, ladam kuda dicetak secara tradisional yang namanya disebut lingga yang sistem kerjanya naik turun. “Dulunya di Payakumbuh dengan almarhum ayah saya, Nurdin Sutan Mantari, yang lahir tahun 1930, saya mencetaknya dengan peralatan tradisional yang disebut dengan lingga yang dinaik-turunkan. Setelah terbentuk, sepatu kudanya dilubangi dengan drip atau pemantak,” ucap suami dari Nurbaini (55) itu kepada Haluan, Rabu (13/7). Ketika ditanyakan bagaimana menentukan ukuran kaki kuda, Yusrizal mengatakan tak sulit-sulit amat karena ada metode yang mudah. “Kudanya dibawa dulu ke bengkel saya. Setelah itu, saya melihat ukuran tapak kudanya. Kadang kan badan kuda besar, tapak kudanya kecil, kadang badan kudanya kecil, tapi tapak kakinya

besar. Daripada nanti salah ukuran, kudanya dibawa ke rumah dan diukur,” katanya. Lain halnya dengan kuda kuda pacu. Menurut Yusrizal, kalau untuk kuda pacu, dia yang datang sendiri ke kandang kuda itu. Kadang juga ke galanggang tempat kuda berpacu. “Galanggang itu bisa di Bukittinggi Bukittinggi, Pariaman, Payakumbuh, Batusangkar, Solok, Sawah Lunto, dan Padang Panjangf, dan lainnya. Saya yang datangi ke lokasi itu. Ukuran sepatu kuda itu empat, lima, dan enam untuk standar Australia,” urai Yusrizal. Untuk pemasangan sepatu kuda memang tak bisa sembarangan. Pemasangannya memerlukan ketelitian. “Urat syaraf di kaki kuda, tak boleh sampai kena paku pemasang. Jika telah kena urat tersebut, kuda akan menendang-nendang. Selain itu, kuda tak mau lagi dipasangi sepatu kuda tersebut karena trauma itu dan tersakiti. Sedangkan jika tak kena urat syarafnya, kuda akan tenang-tenang saja,” ucapnya sambil duduk di kursinya. Untuk ketahanan sepatu kuda, paling cepat selama 20 hari, sedangkan paling lama sampai hingga 2 bulan. “Semua itu tergantung kuda dan pemiliknya saja. Jika sering dibawa dengan kencang, kan cepat rusak ladam. Jika pelan, ya lama tahannya,” paparnya. Bahan baku baku untuk membuat sepatu kuda, dibeli dari Pasar Raya. “Dua puluh kilo besi, dibeli seharga seratus ribu rupiah. Sedangkan baro sebanyak empat karung, juga seratus ribu rupiah,” imbuhnya. Mitos yang berkembang di tengah masyarakat bahwa sepatu kuda banyak digunakan orang untuk penolak bala dan lain sebagainya, menurut Yusrizal memang banyak orang yang

menanyakan lada bekas itu. “Tapi saya kurang yakin,” katanya Dia mengaku, menjual ladam kuda bagi yang berminat seharga Rp.5.000 atau Rp.10. 000 satu ladam. Memang, kadang orang menaruh sepatu kuda bekas di pintu, ventilasi, dan tempat lainnya untuk penolak bala. Kalau maling masuk rumah, ya masuk rumah saja, tak akan mungkin dapat ditangkal oleh sepatu kuda bekas tersebut. “Intinya saya tak percaya dengan hal demikian, itu kan syirik,” tekannya. Yusrizal mengeluhkan, sejak tahun 2005, pesanan sepatu kuda menurun. Hal itu akibat dari membludaknya motor dan mobil di Kota Padang sehingga membuat turunnya penghasilan para pengrajin sepatu kuda. “Tempat parkir kuda saja, hanya satu di Kota Padang, yaitu di Pasar Raya. Namun, tempat tersebut sering dilalui oleh kendaraan bermotor ataupun mobil. Banyak orang yang lebih memilih alat transportasi modern tersebut daripada bendi. Akibat dari hal tersebut, pendapatan dari pengrajin turun drastis. Pesanan terhadap peralatan kuda seperti pelana, dan ladam, menurun tajam. Saat ini, permintaan ladam dua pasang saja per bulan,” ucapnya dengan nada rendah. Untuk satu ekor kuda, ia hanya mendapatkan uang Rp40.000. Dan itu tak cukup untuk kebutuhan sehari-hari. “Untung saja dapat saya tanggulangi dengan pesanan lainnya.” Yusrizal mengisahkan, pernah mendapat rezeki cukup lumayan ketika panitia memesan bendi dan segenap hiasan dan pernik-perniknya. Acara Festival Internasional Pariwisata Bahari tahun 2007 yang membawa Gamawan Fauzi saat itu Gubernur Sumatera Barat,

dan Tantowi Yahya, Ikatan Musik Country Indonesia yang rutenya dari rumah Gubernur sampai Hotel Ambacang, hasil sewanya cukup lumayan. Pada 2008 pada acara Siti Nurbaya dengan membawa H.M. Damsik (Datuak Maringgih) dan Syamsu Bahri dengan rute dari Jembatan Siti Nurbaya ke Hotel Rocky di Permindo. “Namun acara-acara besar tersebut jarang sekali. Ketika membawa orang-orang besar

tersebut, saya merasa gembira sekali. Dengan bendi ciptaan saya sendiri, orang-orang besar tersebut saya bawa,” katanya. Bersama kawan-kawan pengrajin besi, ia berharap pemerintah daerah member perhatian kepada mereka. “Kalau ada pembinaan, ya dibina. Kalau bendi dijadikan kendaraan pariwisata seperti di Batu Sangkar, realisasikanlah hal tersebut. Jadi, jangan janji tinggal janji saja,” katanya menyindir Pemko Padang. „


13

KAMIS, 14 JULI 2011 M / 13 SYA’BAN 1432 H

Selingkar Kota Banyak Wilayah yang Terisolir PADANG, HALUAN — Sebagai sebuah kota yang berstatus ibukota provinsi, Kota Padang masih banyak ditemukan daerah terisolir, belum tersentuh listrik dan sarana prasarana lainnya, seperti jalan beraspal, sarana telekomunikasi dan lainnya. Daerah itu banyak ditemukan di Bungus, Kuranji, dan Lubuk Minturun. "Hal ini terjadi karena tidak meratanya pembangunan,” kata anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Pun Ardi kepada Haluan Selasa (12/7).Menurutnya, masih banyaknya daerah terisolir di Kota Padang karena, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Padang dominan diserap untuk belanja langsung khususnya 75 persen untuk gaji pegawai. Kondisi ini menyebabkan Pemko sulit melakukan pemerataan pembangunan karena, anggaran yang begitu kecil," kata kader PKS ini. Karenanya, kata Pun Ardi lagi, pemerintah harus jor-joran untuk menambah PAD sehingga, seluruh masyarakat di Kota Padang dapat merasakan pembangunan Kota Padang. Yang selama ini, hanya dirasakan oleh masyarakat yang berdomisili di perkotaan. Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Kota Padang Muzni Zein mengatakan, pemerataan pembangunan di Kota Padang dapat terwujud jika Pemko Padang lebih pro aktif untuk mengejar target PAD, bahkan jika perlu melebihi dari yang diharapkan. "Jika realisasi PAD lebih dari yang ditargetkan. Maka, kelebihan dana APBD itu bisa dialokasikan untuk pemerataan pembangunan," kata kader Gerindra ini. Ia juga mengharapkan, tahun 2011 ini Pemko Padang hendaknya lebih bekerja keras memungut retribusi, bahkan jika perlu hingga yang sekecil-kecilnya seperti, retribusi parkir kalau dikumpul-kumpul secara profesional maka akan banyak terkumpul penambahan PAD.(h/ade)

Pemko Jamin Stok Sembako PADANG, HALUAN — Dinas Perindustrian Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) Kota Padang menjaminan ketersediaan Sembako selama Ramadan dan Idul Fitri, hingga dua bulan setelah hari raya. Jaminan itu, diberikan Disperindagtamben setelah berkoordinasi dengan distributor. "Kami telah panggil para distributor dan mereka menjamin ketersediaan sembako hingga dua bulan sesudah hari raya," kata Kepala Disperindagtamben Zabendri kepada Haluan, Rabu (13/7). Menurutnya, meskipun jaminan itu sebatas lisan dari para distributor, ia berkeyakinan ketersediaan itu memang ada. Namun, jika nanti terjadi kelangkaan, para distributor itu akan dipanggil lagi dan untuk menegaskan pihaknya tidak main-main jika ada distributor yang menimbun sembako. “Mereka akan dilaporkan kepada pihak berwajib," tegasnya. Sementara, untuk mengantisipasi lonjakan Disperindagtamben juga akan menggelar pasar murah di 44 titik di 11 kecamatan di Kota Padang. Tiap kecamatan, akan diadakan empat titik pasar murah guna membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya selama bulan puasa dan hari raya dan meredam fluktuasi harga bahan pokok. Disperindagtamben, kata Zabendri, akan menggandeng Bulog, distributor dan Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kota Padang untuk melaksanakan pasar murah tersebut. Nantinya, Bazda akan memberikan voucher bagi keluarga miskin agar bisa mendapatkan sembako. Pelaksanaan pasar murah itu akan dimulai pada 8 Agustus 2011, selama seminggu ramadhan berjalan. Masing-masing kecamatan, akan dilaksanakan satu hari. (h/ade)

ARAHAN — Kapolresta Padang Kombes Pol. Moch. Seno Putro memberikan arahan kepada para pelajar tawuran di lapangan Mapolresta Padang. Diduga mereka ini tawuran di RTH Imam Bonjol Padang, Rabu (13/7) siang.

PADANG TAWURAN LAGI

NASRIZAL

Siswa Buyarkan Rencana Walikota PADANG, HALUAN —Saat membuka Masa Orientasi Siswa (MOS) akhir pekan lalu, Walikota Fauzi Bahar mencanangkan Kota Padang bebas dari tawuran pelajar, jauh dari narkoba dan maksiat.

Pemberian Gelar Diprotes Lagi PADANG, HALUAN— Pemberian gelar Sutan Rangkayo Nan Mudo oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) Delapan Suku Padang kepada salah seorang tokoh masyarakat Tionghoa dan Tuako Himpunan Tjinta Tem a n (HTT) Padang Ferryanto Gani pada Rabu 22 Juni 2011 lalu mengundang pertanyaan dan disesalkan oleh beberapa tokoh Minangkabau. Sebagai wujud kekecewaan itu, Ketua Majelis Tinggi Kerapatan Adat Alam Minangkabau (MTKAAM) Pusat Irfianda Abidin bersama pengurus Komite Penegakan Syariah Islam (KPSI) Sumbar Syamsu Akmal dan Pengurus Harimau Nan Salapan Sumbar Novendri mendatangi Haluan dan menyampaikan rasa kekecewaan tersebut, Rabu (13/7). Menurut Irfianda Abidin, pemberian gelar itu tidak sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KAN yang didirikan oleh MTKAAM. Selain itu, pemberian gelar ini juga bertentangan dan merusak filosopi dan adat Minangkabau, sehingga dikhawatirkan berdampak negatif bagi pertumbuhan adat. “Ferryanto Gani tidak berhak memperoleh gelar itu, karena beliau seorang WNI keturunan non muslim. Boleh saja ia menjadi kemenakan warga Minang, tapi hanya sebatas lutut. Artinya, silahkan diberi penghargaan, tapi tidak ada hak untuk diberi gelar Sutan, karena Sutan itu berasal dari kata Sultan dan hanya diberikan kepada orang

HASWANDI

KECEWA - Ketua MTKAAM Irfianda Abidin (tengah) bersama pengurus KPSI Sumbar Syamsu Akmal (kanan) dan Pengurus Harimau Nan Salapan Sumbar Novendri (kiri) meninggalkan redaksi Haluan usai menyampaikan rasa kekecewaan atas Pemberian gelar Sutan Rangkayo Nan Mudo oleh Kerapatan Adat Nagari (KAN) Delapan Suku Padang Rabu (13/7). muslim,” ujar Irfianda Abidin. Ia berharap KAN Delapan Suku Padang segera mencabut gelar yang diberikan kepada Ferryanto Gani. Namun jika KAN Delapan Suku Padang tetap bersikukuh mempertahannya, maka Irfianda Abidin berencana untuk membawa permasalahan ini ke persidangan tinggi adat dan akan memberikan sanksi pada KAN tersebut. “Kami bukan memunculkan suatu polemik, tapi langkah ini dilakukan untuk sebuah solusi

dalam polemik yang telah ada. Mungkin KAN itu khilaf atau lupa, sehingga mau memberikan gelar tidak pada tempatnya,” ujar Irfianda. Ia juga sangat menyayangkan sikap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang memberikan ucapan selamat atas pemberian gelar itu yang dimuat di media cetak. Menurutnya, ucapan selamat itu telah melukai hati masyarakat Minangkabau, karena Irwan Prayitno itu sendiri telah bergelar Datuk. (h/wan)

Namun, pencanangan ini “tercecer” di lapangan Imam Bonjol, karena di tempat yang sama saat walikota membuka MOS, puluhan siswa dari sejumlah sekolah di Padang, malah terlibat tawuran. Sedikitnya 13 pelajar berbagai sekolah di Kota Padang diamankan di Mapolresta Padang, Rabu (13/7) sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam tawuran tersebut petugas mengamankan ikat pinggang mereka, karena ikat pinggang tersebut berkepala besar. Para pelajar ini masingmasing adalah Yudi (18) SMK Muhammadiyah, Rahmad (18) SMA 4. Kemudian 10 siswa dari SMK Kosgoro yakni Budiman (17), Rudi (17), Adi (16), Rifki (17), Deka (17), Aldo (17), Fadli (16), Ikhsan (16), Dedet (18), dan Ikhsan (16). Kemudian dari mereka juga ada baru tamat dari SMK Muhammaddiyah yaitu Rudi (18). Keterangan salah satu siswa Yudi mengatakan, ketika itu ia tengah berada RTH Imam Bonjol sedang duduk bersama temannya. Setelah itu, datang puluhan siswa sekolah dari SMK 5, Tamsis, SMK Labor, SMK Adzkia, dan SMK Bukit Barisan dari lapangan Imam Bonjol. Kemudian pelajar tersebut malah langsung melemparkan batu ke arah kami, sehingga kami pun juga membalas

lemparan tersebut. Serangmenyerang pun terjadi di lokasi kejadian hingga ke Pol ANS. “Saya melihat para pelajar mengeluarkan senjata tajam seperti samurai dan pisau, tapi saya tidak mengetahui siapa orangnya,” kata Yudi. Sementara dari keterangan Rahmad menyebutkan, ia tidak sama sekali ikut dalam tawuran tersebut, malah dia dibawa oleh polisi ke Polresta Padang. “Saya memang berada di lokasi kejadian, karena sedang menunggu mobil untuk pulang ke rumah,” ungkap Rahmad. Kapolresta Padang Kombes Pol. Moch. Seno Putro mengungkapkan, para pelajar ini melakukasi aksi perkelahian antar sekolah ini diduga dendam lama. Petugas mengetahui kejadian tersebut ketika para pelajar ini berlarian, sehingga beberapa polisi pun mengetahui bahwa telah terjadi tawuran. Anggota Polresta Padang pun mengejar para pelajar tersebut dan akhirnya berhasil ditangkap 13 pelajar berbagai sekolah. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. “Saat ini 13 orang siswa itu sudah diamankan dan dilakukan pembinaan. Kemudian mereka diperbolehkan pulang setelah dibuat perjanjian dengan disaksikan oleh orang tua dan kepala sekolah masing-masing,” ujar Seno. (h/nas)

Kajati Direncanakan Buka Peringatan Hari Adhyaksa

PADANG, HALUAN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar akan melaksanakan berbagai lomba dan kegiatan untuk memperingati Hari Adhyaksa ke-49 yang jatuh pada Jumat (22/7) mendatang. Rangkaian kegiatan dan perlombaan tersebut akan dibuka Kajati Sumbar Fachmi, hari ini Kamis (14/7). Kasi Pengkum dan Humas Kejati Sumbar Ikhwan Ratsudy menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memeriahkan Hari Adhyaksa ke-49 yang jatuh tanggal 22 Juli dan diperingati setiap tahunnya. “Kegiatan yang diadakan sebenarnya juga merupakan kegiatan rutin yang selama ini selalu digelar Kejati Sumbar setiap tahun,” ujar Ikhwan, Rabu (13/7). Ikwan mengatakan, dalam kegiatan dan perlombaan yang akan digelar sekitar seminggu mulai Kamis (14/7) dan ditutup pada puncaknya, Kamis (21/7). “Akan banyak

doorprize yang akan dibagikan panitia nanti, seperti kulkas, kipas angina dan hadiah lainnya,” ujar Ikwan. Menurut Ikhwan, beberapa kegiatan yang digelar yakni, jalan santai, volley ball, domino, futsal, tarik tambang, serta kegiatan lain, seperti donor darah, anjangsana, serta mengunjungi panti asuhan. “Untuk pembukaannya diawali dengan lomba jalan santai. Lokasinya memutari Gor Agus Salim,” kata Ikwan. Kegiatan diadakan di beberapa tempat, sesuai dengan jenis kegiatan dan lomba yang bakal digelar. “Untuk jalan santai, volley ball, tarik tambang dilaksanakan di Gor Haji Agus Salim, untuk futsal dilaksanakan di lapangan futsal di Gunung Pangilun,” jelas Ikwan. Kegiatan dan perlombaan itu, menurut Ikhwan akan diikuti sekitar 200 orang pegawai dari Kejati Sumbar, Kejari Tua Pejat, dan Kejari Padang. (h/ynt)


14

Padang

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Lingkar Revitalisasi Hanya untuk Pasar Alai dan Siteba PADANG, HALUAN — Keterbatasan anggaran yang dimiliki membuat Pemko Padang hanya bisa mengucurkan anggaran revitalisasi untuk dua pasar satelit saja tahun 2011 ini. Keduanya adalah Pasar Alai di Kecamatan Padang Utara dan Pasar Siteba di Kecamatan Nanggalo. Untuk kegiatan di Pasar Alai, pemerintah daerah melalui Dinas Pasar menganggarkan sebesar Rp300 juta. Sementara untuk kegiatan serupa di Pasar Siteba, anggaran yang disediakan sebesar Rp510 juta. “Hanya dua pasar itulah yang mendapatkan proyeksi revitalisasi tahun 2011 ini. Kami berharap, kegiatan serupa bisa dilakukan pada pasar satelit lainnya dengan dana APBD perubahan,” kata Kepala Dinas Pasar, Ir Asnel MSi pada Haluan, kemarin. Menurut mantan Kadis Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perkebunan itu, untuk melaksanakan revitalisasi terhadap seluruh pasar satelit memang tidak bisa dilakukan serentak. Sebab, biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan tersebut sangat besar sekali. Meski demikian, di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki, pemerintah daerah kata dia terus berupaya melakukan revitalisasi yang dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. (h/ted)

Pemko Tuntaskan Lelang Pasar Inpres PADANG, HALUAN — Di tengah gejolak pasar, Pemko justru berhasil menuntaskan lelang Pasar Inpres II, III, dan IV, Rabu (13/7).

Namun, pemko masih menunggu surat keputusan dari pihak lelang. “Namun, subjek pemenang belum diumumkan walau prosesnya telah selesai, kami masih menunggu surat keputusan dari pihak lelang,” kata Kabid Aset Pemko Padang Adib Alfikri saat dihubungi Haluan. Bocoran dari Adib, pelelangan yang dilaksanakan pukul 10.00

WIB di Balaikota tersebut diikuti oleh dua calon. Ia adalah calon perorangan atas nama Feri Satria dan PT Faiz Jaya. Catatan Haluan, pelelangan yang dilakukan kali ini merupakan usaha kelima setelah pelelangan sebelumnya tak ada peserta. Secara proses, menurut Adib, setelah pelelangan selesai, pemenang harus melunasi sisa dari limit yang disepakati di awal.

Harga tiga pasar tersebut disepakati Rp900.945.500. Sementara, limit yang dibayar baru Rp658. 317.600. “Jadi, sebelum pengerjaan, pemenang mesti membayar sisa utang dulu,” katanya. Proses administrasi selesai, Pemko Padang langsung membuatkan surat kontrak. Di saat yang bersamaan, pelalangan ditolak oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Pedagang Pasar Raya (Ampepara). Mereka mengadakan rapat dengan Tim Percepatan dan Penyelesaian Masalah Pasar Raya di Ulak Karang. Rencananya, Ampepara ingin

bertemu Walikota Padang, namun disambut oleh tim. Mereka tidak terima, dan rapat tak jadi dilangsungkan. Ampepara menolak pelelangan dilakukan dengan alasan, tiga pasar tersebut masih layak dipergunakan, dengan mengacu kepada penelitian Gapeksindo, dan beberapa kelemahan pada penelitian yang dilakukan Politeknik Negeri Padang (PNP). Pada Selasa (12/7), sejumlah pedagang yang mengadakan rapat di Pasar Inpres I lantai 4 juga menghasilkan keputusan serupa. Penolakan terhadap pelelangan

Mahasiswa tak Mau Berunding dengan Tim

Rp702 Juta Untuk Pengembangan Pauh PADANG, HALUAN — Program pengembangan Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendapat alokasi dana dari APBD Padang sebesar Rp702,47 juta. Pengembangan kecamatan tersebut melalui lima kegiatan yang dilaksanakan pemerintahan lokal setempat, kata Walikota Padang, Fauzi Bahar dalam penjabaran nota keuangan APBD 2011 dikutip di Padang, Rabu. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan tersebut meliputi, pengembangan sosial kemasyarakatan dengan dana sebesar Rp73,95 juta dan kegiatan pengembangan ekonomi kemasyarakatan dengan anggaran Rp15,69 juta. Selanjutnya, kegiatan menggunakan dana stimulan Kecamatan Pauh mendapat alokasi anggaran Rp74,64 juta dan kegiatan peningkatan infrastruktur di kecamatan tersebut dengan dana Rp304,65 juta. Satu kegiatan lainnya, pengalokasian dana stimulan untuk kelurahan-kelurahan di wilayah Kecamatan Padang Pauh dengan total dana Rp233,53 juta. Selain itu, Pemko Padang juga mengalokasikan anggaran Rp27,81 juta untuk membiayai program penataan administrasi kependudukan melalui kegiatan penunjang penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) nasional atau E-KTP di Kecamatan Pauh. Total dana dialokasikan untuk program pengembangan Kecamatan Pauh pada 2011 yang mencapai Rp702,47 juta tersebut, mengalami penurunan dibandingkan yang dialokasikan pada 2010 yang mencapai Rp857,75 juta. (ant)

HASWANDI

PERLU DIBENAH — Seperti inilah kondisi drainase di kawasan Purus Padang. Sebagian besar warga Kota Padang berharap Pemko Padang segera membenahi drainase, sehingga banjir dan genangan air akibat hujan tidak lagi terjadi di Kota Padang.

Pemko Usulkan Rp1 Miliar untuk Rehabilitas Drainase

PADANG, HALUAN — Persoalan drainase mesti menjadi perhatian serius Pemko Padang, karena kelancaran drainase ini merupakan kunci jawaban untuk mengatasi banjir yang selalu terjadi ketika terjadi hujan lebat. Apalagi, drainase di Padang sudah terbilang uzur, karena sudah tua dan tidak sesuai lagi dengan pertumbuhan pembangunan ibukota Provinsi Sumbar ini. “Sudah menjadi bencana rutin di Padang di saat hujan lebat lebih dari 2 jam, banjir pun terjadi. Dan kondisi ini hampir merata di titiktitik jalan protokol. Solusinya menurut saya, yaitu pembenahan drainase ini. Sebab, kalau hanya

pemeliharaan dengan membersihkan setiap tahun rasayanya belum optimal untuk mengatasi banjir,” kata John, salah seorang warga kepada Haluan, kemarin. Menurutnya, intansi-intansi terkait perlu memikirkan solusi pembenahan drainase yang bisa menampung tingginya debit air. “Jika perlu tambahan drainase, saya perlu itu lebih penting dibandingkan Dinas PU terus melakukan pemeliharaan, sementara drainase yang dipelihara itu sudah tak sanggup lagi menampung potensi air,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Padang,

Tri Handoko saat dikonfirmasi Haluan, kemarin (13/7) terkait banjir Selasa (12/7) mengatakan, Dinas PU sebenarnya sudah melakukan pemeliharaan semester I di bandar-bandar primer terbuka, seperti Bandar Jati, Bandar Purus, Bandar Olo dan bandar terbuka lainnya. “Kami sudah melakukan pekerjaan pemeliharaan semester I dengan anggaran sekitar Rp250 juta. Sedangkan semester II ini kami harapkan pemeliharaan di bandar tertutup melalui APBD Perubahan. Kami sudah usulkan Rp1 miliar, mudahmudahan di setujui, sehingga seluruh titik drainase rawan banjir ini bisa diperbaiki,” tambahnya. (h/vid)

Ambil Uang Tetangga, Warga Igasar Ditangkap

PADANG, HALUAN — Hanya ingin berfoya-foya, tersangka dengan inisial “B” (26) warga Komplek Igasar, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang harus mendekam di dalam sel tahanan Mapolsek Lubuk Kilangan. Laki-laki ini nekat mencuri uang milik Yul (45) yang merupakan tetangganya sendiri. Selain tersangka diamankan di Polsek Luki, petugas juga berhasil mengamankan satu

Pasar Raya ataupun pembongkaran. Menurut Nasrul, salah seorang pedagang, permintaan mereka adalah, kejelasan penempatan pedagang di Pasar Inpres I, tidak soal pelelangan. Kepala Dinas Pasar Asnel menyebutkan bahwa pelelangan telah dilakukan sesuai peraturan. Menurutnya, aturannya, mulai dari penghapusan aset secara administrasi, melakukan kajian secara tekhnis, sampai pada tahapan lelang pembongkaran yang dilaksanakan Kantor Lelang Negara.”Jadi, tidak ada alasan penundaan lelang,” katanya. (h/adk)

unit mobil Daihatshu Feroza dan uang sekitar Rp4 juta. Pria ini mencuri uang milik tetangganya dengan cara mentransfer uang dari ATM bank Nagari ke rekening teman tersangka, Minggu (10/7) sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah itu korban mengetahui bahwa uang miliknya yang berada di tabungan Bank Nagari sekitar Rp72 juta telah hilang, ketika ingin mengambil uang. Yul pun berusaha mencari penyebab uangnya yang hilang

tersebut ke pihak bank bersangkutan dan bank tersebut memberikan bukti transfer kepada korban. Korban pun masih penasaran, sehingga meminta keterangan kepada anaknya, karena sebelumnya kartu ATM tersebut bersama anaknya. Dari keterangan anaknya tersebut, korban mengetahui bahwa kartu ATM-nya telah dibawa oleh tetangganya sendiri, sehingga Yul langsung melaporkan ke pihak Polsek Luki untuk memprosesnya. Hanya berselang dua hari, polisi berhasil membekuk tersangka di rumahnya tanpa melakukan perlawanan, Selasa (12/7) sekitar pukul 11.30 WIB. tersangka digiring ke Mapolsek Luki untuk pemeriksaan lebih lanjut. Setelah di tangkap, tersangka mengaku menyesal. “Karena tidak punya uang, saya nekat mencuri uang milik tetangga saya. Kemudian uang-

nya sudah saya pakai untuk membeli mobil dan berfoyafoya. Saya menyesal kalau sudah begini,” kata pelaku. Sementara Yul mengatakan, pelaku ini mengetahui nomor PIN kartu-nya dari anaknya. Sebab, kartu tersebut sudah beberapa hari berada ditangan anaknya dan sekaligus memberikan nomor PIN tersebut. Tanpa disadari, anaknya memberikan kartu tersebut setelah dirayu oleh tersangka. Dari situ, tersangka telah mengambil uang dengan cara mentransfer ke rekening kawannya beberapa kali dengan jumlah Rp72 juta. “Saya terkejut sekali ketika ingisn mengambil uang, ternyata uang tersebut sudah tidak ada lagi. Karena penasaran, saya mencari informasi tentang raib uang saya tersebut dan didapati telah diambil oleh tetangga saya. Setelah saya tahu pasti siapa pencurinya, saya langsung lapor

ke Polisi,” kata yul. Kapolres Padang Kombes Pol. Moch Seno Putro melalui Kapolsek Luki Kompol Sarminal mengungkapkan, tertangkapnya pelaku berdasarkan informasi adanya laporan dari korban, sehingga petugas melakukan penyelidikan dan pengembangan. Lanjut Sarminal, setelah mengumpulkan bukti yang cukup petugas menangkap tersangka dan tanpa perlawanan pelaku berhasil diamankan dirumahnya saat sedang bersantai. “Anggota kami yang dipimpin langsung oleh Kanit Buser Iptu Khalidin langsung mencari pelaku di rumahnya. Pelaku yang sedang santai tidak berkutik saat kami tangkap. Pelaku kini masih kami periksa dan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana selama 7 tahun penjara,” ungkap Sarminal. (h/nas)

LOWONGAN KERJA New produck KOBOLD, sebuah tehknologi dry wash spring bed,merupakan produck buatan jerman yang pertama. Di dunia, kami membuka kesempatan kerja untuk bagian consultant. Persyaratan : -usia maksimal 35thn -pend. .min SMA sederjat -mampu berkomunikasi dengan baik -sanggup kerja luar kota -berpenampilan menarik -suka tantangan dan pekerja keras Benefit : -Income min 1,5jt/bulan -Ansuran -Tour dalam dan luar negeri -transportasi -jenjang kareer Segera bawa lamaran anda langsung : LUXINDO RAYA JLn. A.Yani No.90 kampung China (sebelum jembatan limpape ) kota bukittinggi Up : Bp. Nizar ( Branch Manager ) Pelamar di tunggu paling lambat 3 hari setelah iklan ini terbit jam 10.00 s/d 16.0

PADANG, HALUAN—Aliansi but. Namun, ia menempatkan Mahasiswa Peduli Pasar Raya diri sebagai anggota Tim (Ampepara) menolak berun- Percepatan dan Penyelesaian ding dengan Tim Penyelesain Masalah Pasar Raya, bukan dan Pecepatan Masalah Pasar atas nama Kepala Dinas Pasar. Raya Rabu (13/7). Mahasiswa Hal inilah yang membuat datang atas undangan Wakil mahasiswa kecewa dan langWalikota Padang Mahyeldi sung keluar. Pertemuan itu Ansyarullah, sekaligus tindak sendiri hanya berlangsung lanjut dari demo sepuluh menit. di Balaikota Te r p i s a h , “Saya hanya Selasa (12/7). Kepala Kantor “Kami hanya meminta peda- Kesatuan Bangsa, mau bicara Politik dan gang, dengan yang bisa mahasiswa dan P e r l i n d u n g a n mengambil Masyarakat (Kesjuga kebijakan, bangpol dan masyarakat walikota atau Linmas) Kota wakilnya, sesuai Padang, Erios memahami dengan isi surat,” Rahmas berharap kalau semua tutur Reno semua pihak yang program yang Fernandes, perwaberkepentingan dibuat terkait kilan Ampepara. dengan pasar warga pasar Menurut Reno, untuk bisa selama tidak menahan diri. adalah demi dengan pengambil Jika tidak, maka kebaikan kebijakan, mereka apa yang telah mereka juga” tidak akan mau direncanakan berunding. sebelumnya bisa Erios Rahman buyar dan justru Dalam dua aksi sebelumnya, menimbulkan mahasiswa menuntut persoalan baru yang harus pula percepatan penempatan peda- diselesaikan. gang di Pasar Inpres I dan Ia menduga persoalan yang menolak pembongkaran di muncul dari pasar saat ini, tak Pasar Inpres II, III, dan IV. lagi murni sebuah perjuangan Permintaan tersebut telah moral untuk mencari keadilan. disampaikan di DPRD Kota Namun telah ditungganggi Padang dan Balaikota, yang pihak tertentu untuk sebuah disambut Sekda Kota Padang kepentingan yang tak sejalan Emzalmi. dengan program pemerintah. Sekda Kota Padang Emzal- Mantan Kabag Organisasi ini mi, atas hasil kesepakatan di memastikan, apapun program Balaikota, mengajak mahasiswa yang direncanakan pemerintah untuk berunding. Tempatnya daerah, pastilah yang terbaik ditentukan di kantor Tim untuk masyarakatnya. DemiPenyelesaian dan Percepatan kian pula halnya dengan kebiMasalah Pasar Raya di Ulak jakan terkait pasar. Karang. Mahasiswa kecewa, "Saya hanya meminta pedasebab mereka tidak disambut gang, mahasiswa dan juga seperti isi surat. Kedatangan masyarakat memahami kalau mereka ditunggu oleh Tim semua program yang dibuat Penyelesaian dan Percepatan terkait warga pasar adalah demi Masalah Pasar Raya Yogan kebaikan mereka juga. KareAskan, Iwan Fikri, Afrizal. nanya, semua pihak harus Kepada Dinas Pasar Asnel memberikan dukungan penuh," datang dalam pertemuan terse- imbuhnya.(h/adk/ted)

Pencuri Besi Rumah Mantan Gubernur Mulai Disidang

PADANG, HALUAN — Dua remaja pengannguran berinisial DK (17) dan GP (15) terpaksa harus duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Padang, Rabu (13/7). Keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang nekat mencuri besi penutup selokan rumah mantan Gubernur Sumbar, Marlis Rahman Jaksa Penuntut Umum (JPU) Silvia Andriati mengajukan keduanya ke meja hijau karena diduga telah mencuri sembilan besi penutup got di Perumahan Unand Blok B/05/11, Limau Manis, Pauh Padang. Aksi pencurian itu dilakukan keduanya pada 1 Juni 2011, sekitar pukul 01.00 WIB. Semula DK dan GP dengan mengendarai sepeda motor menuju rumah Mairawita Marlis Rahman, istri mantan Gubernur Sumbar, Marlis Rahman. Sampai di rumah mantan Gubernur Sumbar Marlis Rahman itu, keduanya mulai melancarkan niatnya untuk mengambil besi penutup saluran got milik korban. Mereka membagi tugas, GP menunggu di luar perkarangan dan DK bertuga mengambil besi. Satu persatu besi tersebut mulai dibuka DK. Besi tersebut diberikan DK kepada GP

melalui lubang pagar tempat GP menunggu. Besi-besi itu kemudian disimpan GP di semak-semak sekitar lokasi. Selanjutnya kedua remaja tanggung itu meninggalkan lokasi menuju warnet. Sekitar pukul 06.00 wib, keduanya mengambil kembali besi yang tadi diletakkan di sekitar semak belukar. Kemudian sembilan besi penutup got itu dijual ke penjual besi, dengan harga Rp312 ribu. Uangnya dibagi dua, masing-masing mendapat bagian Rp150 ribu, dan sisanya Rp12 ribu dibelikan rokok. Naas bagi keduanya, ternyata aksi pencurian itu terekam kamera CCTV yang ada di rumah Mairawita. Berdasarkan hasil rekaman itu, Mairawita melaporkan kedua remaja itu ke pihak kepolisian, hingga akhirnya mereka ditangkap. Persidangan tertutup yang dipimpin oleh hakim Yoserizal, diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi pada tanggal diperumahan Unand Blok B/ 05/11 Rt.003 Rw.001 kelurahan Limau manis Selatan kecamatan pauh Kota Padang. Akibat perbuatannya, JPU menjerat kedua remaja itu dengan pasal 363 ayat (1) ke 3 KUHP dan ke 4 KUHP jo UU Nomor 3 tahun 1997 tentang pengadilan anak. (h/ynt)


Padang Lintas

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

LBH Padang Tampung Pengaduan tentang Hakim Nakal

BPSK Terima 50 Pengaduan Masyarakat PADANG, HALUAN — Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Padang, Sumatera Barat, selama 2011 menerima 50 pengaduan dari masyarakat. Kepala Sekretariat BPSK Padang Khairul, Rabu menyatakan, sejak Januari 2011 hingga Juni 2011 BPSK Padang telah menerima 50 pengaduan, dan hampir semuanya sudah di selesaikan. “Dari semua sengkata konsumen yang kita terima sudah hampir semuanya dapat diselesaian baik dengan jalur damai atau mediasi, hingga harus diselesaikan di jalur pengadilan,” kata Khairul. Ia menambahkan, dari semua pengaduan masyarakat yang masuk didominasi oleh kasus lising, jasa, dan kemudian baru terkait perumahan. Dari 50 kasus yang masuk tersebut 45 kasus telah dapat diselesaikan BPSK, dimana dua diantara 45 penyelesaian tersebut di bawa ke jalur pengadilan. Dua kasus penyelesaian melalui jalur pengadilan tersebut adalah sengeketa kendaraan roda dua dan roda empat, dimana keduanya dimenangi oleh konsumen. BPSK selama 2011 ini telah melakukan mediasi terhadap 43 pengaduan, yaitu terkait sengkata lising barang elektronik sebanyak lima kasus, jasa PLN sebanyak tiga kasus, jasa PDAM tiga kasus, asuransi enam kasus, perbankan lima kasus, lising kendaraan bermotor roda dua 12 kasus, roda empat lima kasus, serta terkait perumahan atau pengembang sembilan kasus. Sehubungan dengan itu, jika dibandingkan dengan tahun 2010 hingga pertengahan tahun, jumlah kasus yang masuk di BPSK ini mengalami peningkatan. “Tahun ini terjadi peningkatan laporan yang masuk ke BPSK jika dibandingkan dengan pertengahan tahun 2010, dimana laporan yang masuk hanya sebanyak 40 kasus,” jelas Khairul. (ant)

PADANG, HALUAN — Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang, Sumatera Barat menyatakan kesiapan menampung pengaduan masyarakat terkait dugaan hakim "nakal".

DEVI

MEMBAHAYAKAN — lubang di jalan Gajah Mada Padang dekat kampus III Universitas Bung Hatta, membahayakan pengendara yang melintas

Bawa Kabur Gadis Belia, Sulaiman Terancam Bui

PADANG, HALUAN — Garagara tak ada izin dari orang tua, pernikahan Sulaiman (20) dengan gadis idamannya berakhir di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Padang. Dia diajukan ke persidangan, Rabu (13/7), dengan dakwaan membawa pergi perempuan yang belum dewasa dengan maksud mempunyai perempuan itu dengan nikah maupun tidak, yang diatur dalam pasal 332 ayat 1 KUHP. Sulaiman diduga telah membawa Ela ( bukan nama sebenarnya) yang masih berusia 17 tahun tanpa izin orang tuanya, pada Rabu, 27 April 2011. Kala itu sekitar pukul 15.00 WIB, di Jalan Sutan Syahril Padang. Semula Sulaiman mendapat telpon dari Ela yang memberitahukan, bahwa orang tuanya akan datang menyerang ke rumah Sulaiman. Untuk itu

dia menyuruh Sulaiman keluar dari rumah. Sulaiman pun keluar rumah dan melewati rumah Ela. Ela yang berdiri di dekat jendela rumahnya melihat Sulaiman lewat. Saat itu Ela langsung memanggil Sulaiman, sambil menangis. Melihat Ela menangis, Sulaiman yang memang telah cukup lama berpacaran dengan Ela pun bertanya, “manga manangih” (kenapa menangis). Saat itu Ela menjawab, bahwa dia baru saja dipukul orang tuanya. Katanya, dia hendak pergi dari rumah yang dijawab Sulaiman dengan pertanyaan, kenapa. Ela menjawab, dia tak mampu lagi, karena selalu dimarahi mamanya. Kemudian Ela melompat dari jendela, sambil membawa tas dan menyuruh Sulaiman menunggu di dekat jalan. Lalu mereka pergi naik angkutan kota jurusan Pasar

Raya yang kemudian dilanjutkan naik angkutan kota menuju Lubuk Minturun. Di Lubuk Minturun, mereka menginap di rumah kontrakan Sulaiman selama dua hari. Pada hari Jumat, 27 April 2011, mereka pergi ke Muaro Labuh dan menginap di sana selama empat hari. Pada tanggal 3 Mei 2011, Sulaiman menikahi Ela dengan bantuan seseorang di sana. Setelah menikah, berbekal surat nikah yang diragukan keasliannya itu, keduanya kembali ke Padang dan tinggal di rumah kontrakan Sulaiman di Lubuk Minturun. Sementara itu, orang tua Ela yang panik, melaporkan kepergian anaknya ke pihak berwajib, hingga pada hari Sabtu, 21 Mei 2011, sekitar pukul 16.00 WIB, Sulaiman ditangkap pihak

Iklan Baris

AVANZA E AVANZA G AVANZA S AVANZA E AVANZA G AVANZA S

XENIA 1.3 DLX DP 18 JUTAAN / ANGSURAN 3,6 JUTAAN

READY STOCK

GM.PU DP 11 JUTAAN / ANGSURAN 2,2 JUTAAN

TDP

DAN MELAYANI

TDP

GM.MB DP 13 JUTAAN / ANGSURAN 3,5 JUTAAN

13 jt

TUKAR TAMBAH

17 jt

HUB : Hubungi :

CHANDRA

081363276276

Pasang Iklan Anda disini ... KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

PAKET TOYOTA

XENIA 1.0 DLX DP 17 JUTAAN / ANGSURAN 3,3 JUTAAN

LUXIO DP 16 JUTAAN / ANGSURAN 4,8 JUTAAN

"Setelah posko dibuka Komisi Yudisial, kita siap menampung pengaduan masyarakat," kata Direktur Eksekutif LBH Padang Vino Oktavia di Padang, Rabu. Menurut dia, keberadaan posko di daerah akan memudahkan publik mengakses keadilan dengan melaporkan perilaku aparat penegak hukum khususnya hakim. "Posko akan memudahkan pelaporan, tidak harus ke Jakarta. Diperlukan infrastruktur etika untuk membangun moral hakim serta secara preventif mencegah tindakan pelanggaran kode etik," katanya. Dia menambahkan, pengaduan masyarakat terhadap dugaan hakim nakal nantinya akan diteruskan ke Komisi Yudisial (KY) untuk diproses. Di tempat terpisah, Ketua Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Litbang KY Jaja Ahmad Jayus mengatakan, untuk mengoptimalkan peran pengawasan dibentuk Pos Pemantauan Peradilan agar masyarakat bisa ikut terlibat melaporkan dugaan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim. "Sekarang terdapat 19 posko pengaduan hakim nakal yang dibentuk Komisi Yudisial, di antaranya di Semarang, Padang, dan Aceh," katanya. Menurut dia, KY akan menampung pengaduan dan melakukan pemantauan terhadap kode etik hakim dan pelanggaran yang dilakukan hakim berdasarkan pengaduan dari masyarakat. "Prosedurnya nanti, setiap pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat akan masuk ke KY setelah diverifikasi terlebih dahulu, dan dalam 103 hari kerja atau empat bulan KY akan melakukan penindakan atau proses terhadap hakim yang dilaporkan," terang Jaja. Proses yang dilakukan KY, tambah Jaja, mulai dari pemanggilan hakim, penyelidikan dan pencocokan keterangan hakim dengan laporan masyarakat. "Jika terbukti melakukan pelanggaran kode etik hakim yang dilaporkan dapat ditindak," tegasnya. Dia menambahkan, selama 2011 KY telah menampung 1.509 pengaduan hakim dari 7.000 hakim yang diawasi. "Berdasarkan data pada tahun 2011 ini, dari 7.000 hakim yang diawasi, telah masuk sebanyak 1.509 laporan, baik berupa pengaduan langsung dari masyarakat hingga berbentuk tembusan atas perilaku\ hakim yang diduga nakal," katanya. (ant)

Otomotif

Smart

DAIHATSU CAPELLA

mengerti, kenapa dia sampai mau saja pergi dengan Sulaiman dan menikah. Setahunya, saat itu dia sangat kesal kepada orang tuanya yang selalu memarahinya, karena tidak menyetujui hubungannya dengan Sulaiman. Setelah pemeriksaan saksi, majelis hakim menunda sidang selanjutnya sampai pekan depan, dengan agenda tuntutan JPU. (h/ynt)

kepolisian. Usai pembacaan dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ade Vita dan Suriati, majelis hakim diketuai Jon Effreddi melanjutkan persidangan dengan pemeriksaan saksi. Dalam pemeriksaannya sebagai saksi korban, Ela akhirnya memutuskan kembali kepada orang tuanya. Atas pernyataannya itu, Jon Effreddi menyuruhnya meminta maaf kepada orang tuanya. Saat Ela meminta maaf kepada ibunya, dia tampak tak kuasa menahan tangisnya. Ibu dan anak itu saling berangkulan dan menangis. Ela mengaku menyesal. Katanya, saat itu dia sama sekali tidak

Rp. 20.000,- / terbit

TERIOS DP 21 JUTAAN / ANGSURAN 4,1 JUTAAN

0813 88 67 88 96

Xenia Terios Luxio Grand Max PU

TDP 15 Jt an TDP 20 Jt an TDP 14 Jt an TDP 9 Jt an

A AN

Sinar Motor

Dapatkan CASH BACK 12 Jt* * atau DP 0%

081363358095 0751 - 7858838

"READY STOCK"

Paket Hemat Toyota Avanza G Avanza S Inova Rush Yaris Fortuner

Paket Hemat Toyota TDP 22jt-an TDP 27jt-an TDP 35 jt-an TDP 36jt-an TDP 87jt-an TDP 36 jt-an

TERSEDIA : CASH BACK

Angsuran 3,7 jt-an Angsuran 3,9 jt-an Angsuran 5 jt-an Angsuran 5,5 jt-an Angsuran 8,8jt-an Angsuran 4,9jt-an

DHANILSATRIA

Angs Angs Angs Angs Angs Angs

3,9 4,2 5,6 5 4,8 9,6

jt-an jt-an jt-an jt-an jt-an jt-an

DATA BISA DIJEMPUT

MENERIMA TUKAR/TAMBAH

HUB :

RAMADHANEL INDRA, SE (DANIEL) 081266333382 / 0811662082

Honda Freed TDP 24jt Angs/bln 8,1jt Honda Civic TDP 35jt Angs/bln 10,1jt Hub :

READY STOCK Xenia Terios Luxio Grand Max PU Grand Max MB Sirion

HP. 0812 66 005258

TDP 15 Jt an TDP 20 Jt an TDP 14 Jt an TDP 10 Jt an TDP 10 Jt an TDP 20 Jt an

Dapatkan CASH BACK 12 Jt* * atau DP 0%

* Hub Bag Penjualan : * 684

VHINO 081363646799

IKRAR

DIJUAL CEPAT

Sepeda Motor Merk Bajaj Pulsar 180cc, Th.11, W. Hitam, BA Padang, Mesin Bagus, Terawat. Hub : 081374096100 "READY STOC K" “Tanpa INDEN T”

ASTRA DAIHATSU

TUKAR/TAMBAH

085295026688, (0751)8228333

28,500,000 30,581,483 39,902,412 36,234,720 34,452,343 67,315,000

PROSES CEPAT

BONUS PASTIKAN PEMBELIAN MOBIL "TOYOTA" ANDA DI DEALER RESMI "TOYOTA" HUB :

TDP TDP TDP TDP TDP TDP

DONI SAPUTRA, SE

HONDA GAJAH MOTOR

Jl. Jhoni Anwar No.12Telp. (0751) 782525, 081266062283, 081807257680 Mobil Modif Gaul Warna Merah th 88 Jazz 07 Vitell Sporty Abu-abu Honda City 06 Abu-abu, Kijang Pick Up Avanza 06 Hitam, Avanza 05, BMW 92 318i Innova 06 Hitam, Pajero 96, Mercy 95

"READY STO CK" "BUNGA PA LING RENDAH "

Avanza E Avanza G Inova Rush Fortuner Yaris

Hubungi Bag. Penjualan:

HP : 08126712726 / FLEXY 0751 7872220

081374991979 / 0751 7855179

791

ASTRA DAIHATSU READY STOCK

Padang

DP 18.803.000 ANGS 3.768.000 DP 20.831.000 ANGS 4.186.000 DP 22.328.000 ANGS 4.503.000 DP 25.539.000 ANGS 3.499.000 DP 28.342.000 ANGS 3.887.000 DP 30.405.000 ANGS 4.180.000

ALJUFRI Auto 2000

661

RULLY

15

Paket Hemat Toyota Avanza E Avanza G Inova Rush Yaris Fortuner

TDP TDP TDP TDP TDP TDP

PROSES CEPAT

25,724,000 28,500,000 39,903,000 36,234,000 34,453,000 67,315,000

Angs Angs Angs Angs Angs Angs

3,6 3,9 5,6 5 4,8 9,6

jt-an jt-an jt-an jt-an jt-an jt-an

DATA BISA DIJEMPUT

MENERIMA TUKAR/TAMBAH

HUB :

INDRA SUKMANA S.S. (UCUP) 081267037160, (0751)8516630

DAIHATSU Hub :

081266115060

MUKHLIS 0751 - 8200228 TOYOTA INTERCOM Ready Stock !!! Avanza Innova Rush Fortuner Yaris Camry

Bunga Murah Vios % Dyna Rino Hilux Hilux Double Dapatkan Grand Prize Cabin 1kg Emas & Cash Back Altis

4,56

Tukar Tambah Juga Bisa (DP 15%)

Flexi : 7861997 081374359920, 081947429930

KOBE

08126738957, 0751 - 7859913

ASTRA DAIHATSU TEMPAT INDENT DAIHATSU Xenia Terios Pick Up MB Luxio Surion Hub :

TDP TDP TDP TDP TDP TDP

15 Jtan 20 Jtan 11 Jtan 13 Jtan 15 Jtan 20 Jtan

HERRY

BANJIR HADIAH...!!! Undian 1 Milyar BURUANNN....

085274467936 081266280242

DAIHATSU TERIOS : DP 20 Jutaan XENIA : DP 15 Jutaan LUXIO : DP 20 Jutaan GRANDMAX MB : DP 13 Jutaan GRANDMAX PU 13 : DP 11 Jutaan GRANDMAX PU 15 : DP 13 Jutaan Mau THR Hub : IRWANTO

081363971759 0751 - 9806143

?

DAHSIAT

DAIHATSU

XENIA TV LG LED 42" TERIOS HONDA SCOOPY PROMO HANYA BERLAKU SAMPAI

MILYAR

BULAN OKTOBER 2011 PESAN SEKARANG JUGA!!!


16

Padang Pariaman Saiyo Sakato

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Lingkar Tim LPI Bertekad Terbaik di Sumbar PADANG PARIAMAN, HALUAN — Tim Liga Pendidikan Indonesia (LPI) Padang Pariaman tingkat SMA bertekad jadi tim terbaik di LPI Sumbar. “Padang Pariaman harus kembali raih juara LPI Sumbar,” kata Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni saat melepas tim LPI Padang Pariaman mengikuti LPI Sumbar, Rabu (13/7). LPI Padang Pariaman diwakili SMAN 1 VII Koto Sungai Sariak. Dikatakan bupati, kehadiran LPI Padang Pariaman untuk tingkat Sumbar, harus menjaga nama baik daerah. Bermain dengan penuh sportifitas, merupakan salah satu bentuk dari mempertahankan nama baik itu. Untuk menjadi yang terbaik kata bupati, sangat diperlukan tim kerja yang baik dan solid, tidak saling menyalahkan, dan sangat mengerti dengan posisi serta keahlian dari masing masing pemain. Kalau hal ini telah dilakukan tim LPI Padang Pariaman, bupati yakin, kemenangan Padang Pariaman seperti LPI tahun lalu akan dapat diraih kembali. “Saya sangat malu kalau Padang Pariaman tidak keluar sebagai pemenang, karena Bupati Padang Pariaman saat ini merupakan mantan pemain bola,” katanya. (h/ded)

Masyarakat Limpato Gotong Royong PADANG PARIAMAN, HALUAN — Gerakan gotong royong yang dilakukan Pemkab Padang Pariaman mulai direalisasikan masyarakat hingga ke tingkat korong yang ada di nagari nagari. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai kegiatan masyarakat Padang Pariaman, telah banyak korong-korong yang menjadwalkan hari gotong royong. Gotong royong itu ada yang membuka jalan baru, membersihkan bandar jalan sampai melakukan pembangunan sarana umum. Seperti yang dilakukan masyarakat Korong Limpato Nagari Sungai Sariak Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Selasa (12/ 7 ), yang melakukan gotong royong membangun kantor Wali Korong. Peresmian pembangunan kantor ini langsung diresmikan oleh wakil Bupati Padang Pariaman, Damsuar. Damsuar pada kesempatan itu menyampaikan, kantor korong yang dimulai dibangun dengan swadaya ini hendaknya diikuti oleh seluruh warga yang ada. Dan setelah siap dibangun, harus dipelihara bersama sama pula. (h/ded)

Produksi Kakao Belum Maksimal PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sebanyak 20 ribu hektare lahan masyarakat di Padang Pariaman telah ditanami kakao, namun hasil dari tanaman tersebut belum maksimal.

Tidak tercapainya produksi kakao tersebut, salah satu faktornya disebabkan karena karakter dari masyarakat petani itu sendiri, yang lebih sering duduk di lapau dari pada melakukan perawatan tanaman kakaonya. “Merubah karakter dan kebiasaan masyarakat seperti inilah tugas paling berat pemerintah daerah,” kata Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni pada acara Penyempurnaan Master Plan Program Kakao Indonesia di Hotel Nantongga, Pariaman, Rabu (13/7). Hadir dalam kegiatan tersebut utusan Direktur Pengembangan Fasilitasi Koperasi Departemen Koperasi, Ketua Kadin Edi Jomohor, Asosiasi Kakao Indonesia, Kepala Dinas Pertanian Ali Amran, Kepala Badan Penyuluhan Yuniswan. Menurut bupati, kalau seluruh masyarakat yang telah menanami kakao di Padang Pariaman, mengelola tanaman sesuai petunjuk teknis, maka

tidak ada masyarakat Padang Pariaman yang miskin, karena sejak adanya program pengembangan kakao tersebut, harga kakao Padang Pariaman tetap stabil, dengan harga rata rata diatas Rp20 ribu per Kg. Dengan luas kakao 20 ribu hektare, serta produksi terendah 800 Kg per hektare dengan harga minimal Rp20 ribu per Kg, maka penghasilan masyarakat petani kakao jauh lebih besar dibanding APBD Padang Pariaman yang hanya sekitar Rp400 miliar. Saat ini lanjutnya, tidak ada lagi alasan bagi petani untuk tidak sejahtera, karena seluruhnya difasilatasi oleh pemerintah, bibit disediakan, pemasaran baik dan permodalan juga dapat dilakukan melalui Kridit Usaha Rakyat (KUR). Pada kesempatan itu bupati berharap, untuk kemajuan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga ini, didukung oleh seluruh stakeholders yang ada. (h/ded)

DEDI SALIM

KUNJUNGI — Bupati Padang Pariaman. Ali Mukhni sedang meninjau pabrik pengolahan biji kakao di Nagari Sikucur V Koto Kampung Dalam.

Bupati Motivasi Siswa SMAN 1 PADANG PARIAMAN, HALUAN — Kecerdasan siswa di bidang ilmu pengetahuan harus diiringi dengan kecerdasan akhlak, dan ketakwaan pada Allah SWT. Hal tersebut ditekankan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni saat berkunjung ke SMA N 1 V Koto Kampung Dalam, Rabu (13/7). Hadir dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Padang Pariaman Bahari. Untuk menjadi anak yang

cerdas terang bupati tidaklah sulit. Tapi untuk menjadi anak cerdas yang berakhlak, dan bertaqwa memmang harus disertai dengan niat yang tulus. Salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut menurut bupati, dapat dilakukan dengan berbagai upaya. “Namun yang tidak boleh tinggal yakni, niat seorang siswa saat akan pergi ke sekolah,” kata Bupati. Setiap akan sekolah, seorang siswa biasakan berniat dalam hati

untuk pergi menuntut ilmu dan harus menjadi anak yang cerdas dan berhati mulia. Sedangkan pada para mejelis guru,bupati juga menekankan setiap sekolah harus memiliki tekad untuk menjadi sekolah yang terbaik, dan mampu memluluskan siswa dengan nilai akhlagtullkarimah. “Kalau tidak peningkatan pendidikan di Padang Pariaman, saya akan malu, karena saya memiliki latarbelakang seorang pendidik,” jelas bupati.

Untuk menciptakan siswa siswa yang cerdas berakhlak yang baik itu, dapat dilakukan para guru dengan siraman rohani setiap upacara dan apel pagi. “Sebelum masuk sekolah, para siswa jangan diberi pengarahan kurikulum, tapi berilah ceramah agama,” terang bupati. Sementara itu Kepala SMA N 1 V Koto Kampung Dalam Afrizal menyampaikan, pada tahun ajaran baru ini siswa yang mendaftar ke SMA kampung dalam sebanyak 305 orang.

Sedangkan yang tertampung hanya 197 orang. Siswanya diupayakan sekolah pada SMK yang ada di Padang Pariaman. Namun, masih ada sebanyak 46 calon siswa yang juga tidak tertampung di SMK. “Saat ini, kami bersama guru dan orang tua murid sedang mencarikan solusinya, bagaimana para siswa ini bisa sekolah,” terang Afrizal, yang baru dua hari dilantik sebagai kepala SMA V Koto Kampung Dalam. (h/ded)

Dharmasraya Ranah Cati nan Tigo

Murid SD Terima Beasiswa

Lingkar Gerakan Satu Jorong Satu PAUD Didukung DHARMASRAYA, HALUAN — Pencanangan pendirian lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di setiap jorong guna program Paudisasi yang digagas Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, disambut baik Kepala UPT Pulau Punjung UPT Pendidikan Pulau Punjung sebagai salah satu lembaga pengelola PAUD di tingkat kecamatan, siap mensukseskan pelaksanaan program paudisasi yang dicanangkan dari provinsi tersebut Kepala UPT pendidikan Pulau Punjung Safaruddin, Selasa (12/7) mengatakan, di Kecamatan Pulau Punjung keberadaan PAUD memang belum memenuhi kebutuhan masyarakat, secara bertahap akan diwujudkan program Paudisasi ini dengan berkerjasama dengan pemerintah nagari dan seluruh Jorong-jorong di Pulau Punjung. Guna terlaksananya program tersebut secepatnya, agar permintaan kebutuhan pendidikan untuk anak usia dini itu terjawab. "Untuk jorong yang baru pemekaran, umumnya belum memiliki PAUD, di Jorongjorong lama rata-rata sudah memiliki masing-masing lembaga PAUD, ujar Safaruddin. (h/fma)

DHARMASRAYA, HALUAN — Sebanyak 217 murid Sekolah Dasar se-Kecamatan Pulau Punjung menerima beasiswa Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) di GPU Sungai Dareh

FERI MAULANA

BEASISWA — Bupati bersama para murid SD penerima beasiswa PMPN-MPd

Mahasiswa Tiga Universitas Kunkerta di Dharmasraya

DHARMASRAYA, HALUAN — Sebanyak 260 mahasiswi Universitas Andalas, Universitas Jambi dan Universitas Sriwijaya melakukan kuliyah kerja nyata (Kukerta) di Dharmasraya. Para mahasiswa disambut Sekda Busra, didampingi oleh Kepala BPML2NPPKB, Khairuddin, Kabag Humas, camat dan walin agari se-Dharmasraya di Auditorium Dharmasraya, Senin (11/07) Sekdakab Dharmasraya Busra mengatakan selamat datang para mahasiswa-mahasiswi kukerta dan terima kasih karena telah memilih Kabupaten Dharmasraya sebagai tempat Kukerta dari Universitas Andalas, Universitas Jambi dan Universitas Sriwijaya Kehadiran mahasiswa Kukerta di Dharmasraya ini merupakan suatu kehormatan yang tidak terhingga, dan berharap nantinya para mahasiswa tersebut dapat mengabdikan diri di

Dharmasraya ini. Sekda juga menghimbau kepada seluruh mahasiswa Kukerta untuk dapat berkonsultasi kepada camat ataupun wali nagari setempat, agar nantinya mahasiswa mendapatkan pengetahuan dan wawasan serta keterampilan tambahan dalam bermasyarakat dan mempelajari adatistiadat setempat “Atas nama seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Dharmasraya mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa-mahasiswi beserta pembimbing lapangan. Kami harapkan saudara-saudari betah di daerah ini,” ujar Busra Sekda pun meminta kepada seluruh mahasiswa Kukerta untuk dapat mempelajari bagaimana karakter masyarakat Dharmasraya, dan tuangkan dalam segala ide dan pikiran dari semua mahasiswa, sebagaimana yang telah dipelajari selama ini, dan

prakteknya sekarang di lapangan, sehingga nantinya masyarakat mendapatkan pelajaran dan masukan positif dari mahasiswa Kukerta Sekda menambahkan, harapan besar ditujukan kepada para mahasiswa yang Kukerta di Dharmasraya untuk mengembangkan dan mamajukan seluruh sektor pembangunan, baik pembangunan ekonomi, pendidikan maupun kesehatan masyarakat. “Salah satu sektor pembangunan yakni pembangunan pendidikan saat ini masih jauh dari harapan kita. Hal ini bukanlah dikarenakan ketidakadaan biaya pendidikan, namun lebih kepada sikap mental orang tua dan anak yang belum mempunyai kesadaran tinggi akan pentingnya pendidikan di masa depan,” tegas Busra Dikatakannya, walinagari agar dapat melakukan pengawasan serta manfaatkanlah tenaga mahasiswa KKN ini untuk kemajuan nagari masing-

masing. Kepala BPML2NPPKB Khairuddin, mengatakan mahasiswa yang Kukerta sebanyak 260 orang terdiri dari mahasiswa Unand k 200 orang, Unja 40 orang dan Unsri sebanyak 20 orang. Mereka akan ditempatkan di lima kecamatan yang ada di Dharmasraya, yakni Kecamatan Sitiung di Nagari Sitiung dan Nagari Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung di Nagari Sungai Dareh dan Nagari Siguntur, Kecamatan Koto Salak di Nagari Koto Salak dan Nagari Pulau Mainan. Kecamatan IX Koto di Nagari Banai dan Nagari Koto Baru, dan Kecamatan Sungai Rumbai di Nagari Sungai Rumbai dan Nagari Sungai Rumabi Timur. “Untuk Pelaksanaan Kukerta ini sendiri dilaksanakan sejak tanggal 11 Juli hingga tanggal 13 Agustus mendatang,” ungkap Khairuddin. (h/fma)

Penyerahan beasiswa ini diberikan secara simbolis oleh Bupati Dharmasraya Adi Gunawan kepada enam orang murid yang merupakan perwakilan dari masing-masing nagari yang ada di Kecamatan Pulau Punjung. Penyerahan beasiswa ini juga dihadiri angggota DPRD, Raja Pulau Punjung, A.Tuanku Sati, Kepala SKPD, Camat Pulau Punjung, wali nagari se-Kecamatan Pulau Punjung, dan Pimpinan Bank Nagari. Bupati Adi Gunawan di GPU Sungai Dareh, Selasa (12/7) mengatakan, jajaran PNPM UPK Pulau Punjung patut diberikan apresiasi, karena telah dapat mengelola dan memanfaatkan dana PNPM ini dengan baik, sehingga dapat memberi dampak positif dan pemberdayaan terhadap masyarakat miskin yang berada di kecamatan Pulau Punjung. Dikatakannya, kegiatan ini sangat bernilai positif dan baik sekali karena dapat meringankan beban masyarakat yang tidak mampu dalam menghadapi tahun ajaran baru ini. “PNPM-MPd merupakan program yang langsung melibatkan seluruh elemen masyarakat, sehingga betul-betul bermanfaat bagi masyarakat. Ke depan, PNPM-MPd ini akan menjadi

program kita bersama, karena program ini memiliki dampak positif terhadap masyarakat dan tidak banyak hambatannya,” katanya.. Ketua Panitia Mu’allimin, mengatakan pada tahun ini program PNPM-MPd UPK Pulau Punjun g memberikan beasiswa kepada 217 orang siswa yang berasal dari 31 jorong dan enam nagari yang berada di kecamatan Pulau Punjung. “Pemberian beasiswa dana sosial PNPM-MP dari surplus tahun ajaran 2010 ini diberikan dalam bentuk keperluan sekolah para siswa, di mana untuk satu orang siswa akan mendapatkan satu paket senilai Rp266 ribu. Satu paket tersebut terdiri dari tas, sepatu, buku tulis 1 kodi, seragam sekolah 1 stel, pena, pensil, dan karet penghapus,” lanjutnya Sementara itu, Camat Pulau Punjung, Nasution menyatakan sangat mendukung sekali program PNPM-MPd tahun ini karena dinilai sangat tepat sasaran dan sangat membantu masyarakat kurang mampu dalam menghadapi tahun ajaran baru. Masjid Besar Babussalam Pulau Punjung dalam tahapan pembangunan pada lantai dua, Masjid terbesar di Dharmasraya ini terus melakukan pembenahan. (h/fma)


Sumatera Barat Jalan Buruk, Warga Bawan Sengsara

PADANG, HALUAN — Kurangnya sarana dan prasarana menjadi masalah utama Balai Latihan Kerja (BLK), dalam menjalankan program pelatihan untuk calon tenaga kerja. Seperti ketersedian Mobil Training Unit (MTU), yang digunakan untuk menjangkau dan memberi pelatihan bagi calon tenaga kerja di nagari-nagari.

NET

SARANA — Masalah sarana dan prasarana masih menjadi kendala utama bagi operasional Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada diberbagai daerah. Dibutuhkan dukungan dana dari APBD dan APBN sehingga masalah ini bisa diatasi.

KOTA LAYAK ANAK

Keberadaan Anak Tentukan Kebijakan Pembangunan PADANG, HALUAN — Partisipasi anak semakin diperhitungkan. Mereka tidak lagi sekedar anak-anak yang mesti menurut kata orang tuanya. Keberadaan mereka hendaknya turut menentukan kebijakan pembangunan daerah. Dan mereka harus memperoleh semua yang menjadi hak-haknya lewat Kota Layak Anak (KLA). Namun tidak mudah untuk mewujudkannya. Saat ini, baru Kota Padang dan Kota Pariaman yang dalam taraf menuju Kota Layak Anak. Tetapi seluruh Pemko/ Pemkab harus punya komitmen yang sama untuk mewujudkannya. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (KB) Sumbar, Dra.Ratnawilis dalam paparannya pada Workshop Kota Layak Anak, Rabu (13/ 7), di Kantor Gubernur Sumbar mengatakan, Pemko/Pemkab harus memperhatikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan anak, persoalan anak dan pembangunan lingkungannya serta anak dan masalah sosialnya. Seorang anak juga harus mendapatkan hak-haknya sebagai warga kota. Sebut saja misalnya, hak mereka untuk ikut memutuskan sesuatu dan ikut mempengaruhi kotanya, bertemu dan bermain dengan temannya di taman kota, mempunyai ruang hijau untuk tanaman dan hewan, hidup di lingkungan yang bebas polusi, berperan serta dalam kegiatan budaya dan sosial dan lainnya. Untuk merealisasikan itu dibutuhkan komitmen masing-masing Pemko/Pemkab, terutama soal penyediaan anggarannya. Begitu pula aturan yang mendukung keberadaan anak ini, bila perlu diwujudkan dengan peraturan daerah.

17

BLK Terkendala Minimnya Sarana dan Prasarana

Lintas Sumbar BAWAN, HALUAN — Musim hujan merupakan saat menyengsarakan bagi warga Puduang dan Pilubang, Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Agam. Pasalnya, mereka kesulitan mengangkut hasil kebun, karena buruknya kondisi jalan. Demikan disampaikan warga setempat, Bustari (55), didampingi rekannya Erman (45), kemaren. Kondisi terparah adalah jalan dari Pilubang menuju Anai Aia Kasiang. Bila hujan turun, tidak ada truk pengangkut sawit dan pinang yang bisa melewati jalan tanah itu. “Di musim kemarau saja jalan itu sulit dilalui, apalagi di musim hujan,” ujarnya. Jalan dari Pilubang-Simpang Puduang masih bisa dilalui, walau harus menempuh genangan air berlumpur. Jalan dimaksud sudah diberi kerekel. Makanya dasar jalan sudah keras dan bisa dilalui truk pengangkut sawit dan pinang, serta hasil kebun rakyat lainnya. “Kami berharap jalan dari Pilubang-Rajang Anak Aia Kasiang dikeraskan, sehingga tidak menyulitkan warga mengangkut hasil kebun,” ujar Bustari Pula. Bila jalan itu dikeraskan, anak usia SMP dari Pilubang dan sekitarnya, tidak perlu jauh-jauh ke SMPN 2 Ampek Nagari, di Jorong Pasar Bawan. Karena jarak tempuh ke SMP Anak Aia Kasiang lebih dekat ketimbang ke SMP di Jorong Pasar Bawan. Hal itu disampai pemuka setempat, Kamiruddin. Kondisi demikian diakui Camat Ampek Nagari, Syahrul Hamidi, SH, ketika dihubungi via ponselnya, Rabu (13/7). Menurutnya, badan jalan sudah dibuka, tinggal pengkerekelan jalan. Kawasan itu banyak menghasilkan sawit, pinang, coklat, jagung, dan kelapa. (h/msm)

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Sumbar mencatat, ada 12 item yang harus diwujudkan untuk KLA, seperti akte kelahiran gratis, kelahiran bayi mesti ditolong tenaga kesehatan, semua bayi usia 0-2 tahun mendapat imunisasi. Usia 3 tahun mereka harus masuk PAUD, umur 6 tahun masuk SD. Pemerintah daerah juga harus menyediakan lahan bermain dan berintegrasi untuk anak. Sementara Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sumbar, Muharman, SPt menyebutkan, KLA adalah sebuah kota yang ramah terhadap anak-anak. Seluruh pejabat dan instansi pemerintahan harus memahami kebutuhan dan hak-hak mereka. Memang sulit mewujudkan KLA ini, paling cepat 15 tahun atau 20 tahun baru bisa direalisasikan. Namun yang pasti, harus ada komitmen dari pemerintah daerah untuk memenuhi hak-hak anak ini. Penataan kota ke depan harus mempertimbangkan kebutuhan anak-anak ini. Penggusuran lahan sebagai tempat bermain anak menjadi gedung bertingkat atau pusat perbelanjaan, harus dihentikan. Kota Padang sebagai kota yang menuju KLA, telah memulainya dengan melengkapi rambu-rambu untuk anak di jalan, menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dilengkapi dengan permainan untuk anak serta menyediakan Tempat Penitipan Anak (TPA) dipojok-pojok rumah sakit. “Kita akan dorong seluruh kota/ kabupaten di Sumbar untuk menjadi KLA. Memang tidak mudah, tetapi yang penting adanya komitmen bersama, terutama pemerintah daerahnya,” kata Muharman. (h/vie)

MTU diperlukan, berawal dari masalah ekonomi yang dihadapi oleh calon tenaga kerja itu sendiri. Dimana mereka berada di daerah-daerah, yang jaraknya memang cukup jauh dengan BLK. “Untuk datang ke BLK tiap hari, tentu butuh biaya atau ongkos. Salah satu solusinya dengan MTU itu. Namun mobil yang tersedia baru dua unit. Untuk bengkel satu dan bangunan satu unit,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, Sofyan. Untuk menyediakan MTU di setiap BLK, katanya, dibutuhkan biaya yang cukup besar. Untuk satu unit MTU dibutuhkan anggaran sebesar Rp600 juta. Namun dana sebanyak itu sulit dialokasikan dalam APBD..

SATU UNIT SEPEDA MOTOR LUDES

SPBU Batang Lingkin Terbakar

PASBAR, HALUAN — Di saat kelangkaan BBM di Pasbar sejak sepekan terakhir, sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Batang Lingkin, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terbakar, Rabu (13/ 7) sekitar pukul 10.30 WIB. Kejadian itu, mengusik keingintahuan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Mereka hanya mampu menonton kejadian itu, karena tak berani melakukan pertolongan. Untung saja tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas tersebut. Namun satu unit alat pengisi bensin di SPBU yang bernomor 14.263.578 tersebut rusak karena terbakar. Satu unit sepeda motor yang sedang mengisi BBM juga hangus terbakar. Santoso, penanggungjawab pada SPBU dimaksud, menuturkan bahwa peristiwa kebakaran itu terjadi sesaat setelah petugas SPBU mengisi bensin salah satu

sepeda motor. Tiba-tiba, saat pemilik motor mau menstater motor, busi kendaraan tersebut menyembur percikan api. Akibatnya, sepeda motor berikut alat pengisi bensin langsung terbakar. Bersamaan dengan itu, api langsung membesar dan menyambar di sekitar alat pengisi bensin. “Kejadian itu membuat semua orang yang berada disana panik dan berusaha memadamkan api. Dibantu oleh petugas pemadam kebakaran yang datang beberapa saat kemudian, api akhirnya dapat dipadamkan dengan cepat,” tutur Santoso. Menurut Santoso, meski begitu, pihaknya masih merasa beruntung, karena api tidak sampai menjalar ke alat pengisi bensin lainnya dan tempat penampungan BBM di bawah tanah. Jika hal ini terjadi, maka SPBU ini akan bisa meledak dan menimbulkan kobaran api

yang sangat besar. Kerugian yang ditimbulkan juga sangat besar, bahkan bisa menimbulkan korban jiwa. Soal kerugian akibat peristiwa tersebut, dia enggan menuturkannya secara rinci, karena hanya menyebabkan rusaknya satu unit alat pengisi bensin SPBU yang terdiri dari selang penyalur bensin, nozel dan lampu kanopi. Dijelaskan, untuk saat ini, kondisi SPBU sudah aman. Tapi aktivitas pengisian BBM dihentikan untuk sementara waktu. Kasat Reskrim Polres Pasbar, AKP Bendot Dwi Prasetyo saat di konfirmasi Haluan mengungkapkan peristiwa tersebut saat ini dalam tahap penyidikan pihak kepolisian. Sedangkan pemilik sepeda motor lari saat terjadi kebakaran. Setelah diselidiki pengendara itu diketahui bernama Bustami, warga Bancah Talang, Batang Lingkin, Kec. Pasaman, Kab Pasbar. (h/nir)

Ia juga mengatakan, kalau BLK juga melakukan kerjasama dengan walinagari, dimana pihak nagari mengundang anak kemenakannya dan instruktur dari BLK datang ke nagari. “Jika itu terlaksana, maka kerja yang kami lakukan menjadi lebih mudah. Pelatihan dapat diberikan, seperti pelatihan wirausaha,” katanya dalam rapat kerja dengan Komisi III DPRD Sumbar, Rabu (13/7). Sementara Nofril Anas, anggota Komisi III DPRD Sumbar melihat, upaya pelatihan memang masih sangat kurang dan itu terlihat masih banyaknya pengangguran di nagari. “Dari satu sisi dikatakan sarana prasarana kurang. Di sisi lain, serapan anggaran dari dinas juga kurang. Sementara pengangguran cukup banyak, jadi penuh tanda tanya jadinya. Makanya kami ingin dinas terkait, untuk melakukan kerja secara maksimal,” ujarnya. Ketua Komisi III DPRD Sumbar H M Nurnas melihat, masalah sarana dan prasarana memang perlu jadi perhatian. Perhatian itu tidak hanya oleh provinsi, tapi juga oleh pemerintah melalui dana APBN. “Seperti BLK Payakumbuh yang katanya lengkap karena anggaran dari APBN, hal seperti itu harus tetap ditingkatkan,” katanya didampingi H M Tauhid.. Soal realisasi anggaran, menurut Sofyan sudah tereralisasi secara maksimal. Namun untuk beberapa program yang tidak diusulkan, memang tidak terlaksana. Terutama program yang harus dilakukan tender. Program itu datang dari pusat, yang anggarannya berasal dari Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). “Biasanya anggaran itu sampai pada akhir tahun dan kami memang sulit laksanakan. Kecuali yang sudah diusulkan, semua dapat dikerjakan,” katanya. (h/rud)


18

Sumatera Barat

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Lintas

TERUS MAKAN KORBAN

Jembatan Lampayo Rusak Parah

APKL Minta Pemko Atur PKL Kambuhan PAYAKUMBUH, HALUAN — Memasuki bulan puasa, banyak bermunculan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) dadakan di Kota Payakumbuh. Munculnya PKL kambuhan itu sering jadi pemicu persaingan tidak sehat diantara para pedagang. Bahkan, tidak tertutup kemungkinan sering terjadi pertengkaran diantara para pedagang. Mengantisipasi gesekan yang tidak sehat antar pedagang, Asosiasi Pedagang Kreatif Lapangan (APKL) Payakumbuh minta Pemko setempat turun tangan mengorganisir PKL dadakan yang selalu muncul mengiringi masuknya bulan Ramadhan. Wakil Ketua APKL Payakumbuh, Saiful Hadi Dt. bagindo Bosa Nan Kayo mengatakan hal itu, Rabu (13/7) di Payakumbuh. Menurut Syaiful, bulan Ramadhan adalah momen yang dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk mencari rezeki dengan membuka lapak kaki lima. Lapak kaki lima dadakan tersebut, sedikit banyak memiliki potensi “pergesekan” dengan pedagang kreatif lapangan yang telah tergabung dalam APKL. “Kita tidak ingin ada pergesekan antara pedagang yang tergabung dalam APKL dan telah terbiasa berjualan dengan PKL dadakan. Karena itu, Pemko harus arif agar bisa menanggulangi hal itu sejak dini,” tutur Syaiful. Ditambahkan Syaiful, untuk para PKL yang tergabung dalam APKL, pihaknya bisa mengorganisir. Namun, untuk PKL dadakan, pihaknya tentu tidak bisa mengambil kebijakan. “Kita berharap, Pemko cepat tanggap akan hal ini, karena bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi,” kata Syaiful.(h/il)

Pertumbuhan Wilayah Belum Merata LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pertumbuhan wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota, belum merata. Pertumbuhan cenderung terpusat pada pada wilayah di dua kecamatan yakni, Kecamatan Harau dan Kecamatan Payakumbuh. Sementara Wilayah utara, barat dan selatan, masih jauh tertingggal. Hal itu diungkapkan Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo dihadapan sejumlah pejabat dijajaran Pemkab Limapuluh Kota, walinagari dan peserta revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2010-2030, di Politani Unand Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Rabu (13/ 7). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Muspida dan Ketua DPRD setempat, Darman Sahladi. Menurut Alis, untuk mengantisipasi ketertinggalan wilayah di Luak nan Bungsu ini, akan disusun strategi struktur ruang, sehingga perkembangannya lebih merata. Kawasan tersebut adalah, Kecamatan Kapur IX dan Pangkalan (Utara), Gunung Omeh, Suliki, Bukik Barisan, Guguk dan Mungka (Barat). Kemudian Kecamatan Luak, Lareh Sago Halaban, Situjuh Limo Nagari (Selatan). Kebijakan yang akan diambil terhadap struktur ruang di Limapuluh Kota, yakni membuka akses baru terhadap simpulsimpul yang memiliki potensi ekonomi sekaligus kemudahan aksesibilitas menuju pusat ibukota kabupaten (IKK), termasuk wilayah terisolir dan wilayah perbatasan. Diantaranya penambahan jaringan jalan yang menghubungkan setiap kawasan dan kotakota sekitarnya. Selain itu, pembangunan jalan menghubungkan Kapur IX menuju perbatasan Sungai Kijang Rokan Hulu (Riau). Akses ini akan mendapatkan prioritas sekaitan dengan potensi sumber daya alam tambang yang ada, didukung dengan keberadaan pembangunan pabrik semen di wilayah Sungai Kijang. Selanjutnya peningkatan dan pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan wilayah Kapur IX dengan wilayah Kecamatan Suliki. Selama ini dari Kapur IX baru ada satu akses jalan menuju IKK lewat Pangkalan. Akan dibuka pula hubungan langsung Pangkalan dengan Kecamatan Guguk, untuk mempermudah angkutan hasil bumi yang ada di Pangkalan. (h/zkf)

SOLOK, HALUAN — Bila tak segera diperbaiki, kondisi jembatan Lampayo di Dusun Ganangan, Jorong Simpang Sawah Baliak, Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok yang saat ini dalam keadan rusak parah akan terus memakan korban.

NYARIS TERJUN — Seorang pengendara sepeda motor nyaris terjun masuk sungai akibat terperangkap dalam lobang saat melintas di jembatan Lampayo, Rabu (13/07). Untung saja warga sekitar menolong pria tersebut. RISWAN JAYA

ATASI KELANGKAAN AIR BERSIH

Wawako Berjanji Akan Terus Cari Solusi

BUKITTINGGI, HALUAN — Meski pemko Bukittinggi sudah menerima surat penolakan resmi dari Bupati Agam untuk menyuplai air bersih dari mata air Tabek Sariak di Nagari Sariak dan Galuang, Nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, namun Wakil Walikota Bukittinggi optimis dan berjanji dalam waktu dekat akan bisa mendapatkan air bersih untuk warga Kota Jam Gadang itu. “Benar, surat penolakan Bupati Agam sudah kita terima. Tapi kita tetap mencari solusi untuk bisa mengambil air di Tabek Sariak, karena kita sudah anggarkan dana tahun ini Rp9,5 miliar. Sebentar lagi dana tersebut akan ditenderkan,” kata wakil walikota Harma Zaldi kepada Haluan Rabu

(13/7). Wakil Walikota juga menepis dia tidak “selenong boy” datang ke Galuang dan Sariak. Karena dia sudah melakukan beberapa kali pembicaraan dengan walinagari dan Pemerintah Kabupaten Agam. Diakui Harma Zaldi, 13 hari setelah ia dilantik bersama Walikota Ismet Amzis, ada dua program emergency atau gerak cepat yang harus dia lakukan, yaitu lahan parkir yang representatif dan persoalan air bersih. “Siapa bilang ada penolakan gubernur untuk memakai tanah eks Kehutanan di Jalan Perintis Kemerdekaan depan kantor DPRD itu? Dan jangan percaya dulu air Tabek Sariak itu batal kita suplay. Keduanya kita sudah anggarkan dana tahun ini

dan akan segera ditenderkan,” kata dokter spesialis bedah ini dengan mantap. Meskipun nanti terwujud lahan parkir representatif di eks tanah Kehutanan dan air Tabek Sariak bisa disuplay, bukan berarti bisa menyelesaikan persoalan parkir dan kelangkaan air bersih seratus persen. “Yaa, paling-paling hanya 30 persen persoalan parkir dan air bersih akan bisa dieliminasi. Tentu untuk penyempurnaannya, kita akan terus mencarikan solusi. untuk air bersih memang Agam satu-satunya sandaran kita yang kaya dengan air,” kata Harma Zaldi. Tetapi meski demikian dia juga berharap kepada DPRD untuk ikut bersama membantu menyelesaikan dua persoalan besar ini. (h/jon)

Pasalnya, keberadaan jembatan besi yang menghubungkan Nagari Koto Baru dengan Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi tersebut, sudah benar-benar dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Kayu-kayu penyangga jembatan besi dengan panjang 12 meter dan lebar 6 meter yang dibuat sekitar tahun 2000 itu, sudah banyak yang rusak, keropos, bahkan hancur. Akibatnya banyak ditemukan lobang menganga di atas jembatan tersebut. “Sudah banyak kendaraan milik warga yang terperangkap dalam ruas-ruas kayu yang rusak dan nyaris terjun bebas ke dalam sungai yang berada di bawah jembatan itu,” papar Riko dan Eka, warga sekitar kepada Haluan di Simpang Sawah Baliak, Rabu (13/07). Dikatakan Riko, beberapa waktu lalu mobil colt diesel seorang warga dari arah Nagari Muara Panas, juga sempat terperangkap di atas bantalan kayu-kayu jembatan yang rusak keropos. Masih untung belasan warga sekitar langsung menolong pemilik kendaraan tersebut, hingga berhasil ditarik keluar dari perangkap lobanglobang kayu jembatan yang rusak menganga. “Sejumlah sepeda motor yang melintas di atas jembatan tersebut juga pernah selip dan terperangkap dalam lobanglobang kayu yang rusak di jembatan itu “ tutur Riko. Warga lainya Era dan rekannya Riza juga mengemukakan hal yang serupa. Dikatakan Era, karena sudah banyak kendaraan

yang terperangkap di atas jembatan dan nyaris terjatuh ke dalam sungai di bawahnya, lalu warga sekitar memperbaiki bantalan kayu-kayu jembatan yang rusak itu secara swadaya. “Bantalan-bantalan kayu yang rusak keropos ditukar warga dengan bantalan kayukayu baru dari batang Jao dan kulit batang pohon kelapa yang digergaji dengan sawmil,” papar Era. Meihat kondisi jembatan Lampayo terebut yang sepertinya tak akan pernah tersentuh program perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum, membuat warga Jorong Simpang Sawah Baliak, Nagari Koto Baru resah. Karena sepengetahuan mereka, saat ini terdapat dua orang anggota DPRD yang menjadi wakil rakyat yang terhormat yang berasal dari daerah pemilihan setempat. Keduanya adalah Israr Jalinus dari Partai Amanat Nasional yang duduk di DPRD Provinsi Sumbar dan Nosa Eka Nanda dari Partai PKS di DPRD Kabupaten Solok. Warga menyayangkan kedua wakil rakyat tersebut yang seolah tak mau ambil peduli dengan kondisi masyarakat setempat, yang terus dihantui perasan was-was akibat kondisi jembatan Lampayo itu. “Biasalah Pak, waktu kampanye dulu mereka janji mulukmuluk akan memperjuangkan kepentingan rakyat. Namun ketika sudah duduk di kursi empuk sebagai anggota dewan, mereka sepertinya lupa dengan janji-janjinya,” keritik salah seorang warga dengan nada getir. (h/ris)

GOW Lima Puluh Kota Gelar Musyawarah

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — 18 organisasi wanita yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Lima Puluh Kota mengadakan Musyawarah Kabupaten VIII di aula ex Gedung DPRD Lima Puluh Kota, Rabu (13/7). Kegiatan yang beragendakan penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan GOW periode 2006-2010, memilih kepengurusan GOW Kabupaten

Lima Puluh Kota periode 20102015, serta membuat dan menyusun program kerja GOW periode 2010-2015 ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, Drs Resman, dan dihadiri oleh unsur Muspika serta perwakilan dari Badan Koordinasi Organisasi Wanita Provinsi Sumatera Barat. Dalam sambutannya, Sekda Resman menyatakan sasaran dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mencapai persamaan gender, yaitu persamaan peran dalam segala aspek pembangunan antara pria dan wanita. “Dengan demikian, diharapkan dengan adanya musyarawah kabupaten ini, organisasi wanita mampu meningkatkan harkat dan mar-

tabat wanita. Karena wanita merupakan modal dasar pembangunan yang utama serta merupakan mitra kerja dari pemerintah daerah. "Organisasi wanita dapat menjadi penyambung lidah dari program kerja pemerintah daerah yang tidak dapat dijangkau oleh organisasi kerja pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota secara kelembagaan," ungkap Resman. Selain itu, pemerintah daerah juga berharap wadah GOW bisa meningkatkan peran dan keterlibatan perempuan dalam proses pengambilan keputusan, baik dalam jabatan politik mau pun jabatan publik. Sementara Ny Resmawati Alis Marajo selaku Penasehat GOW Lima Puluh Kota mengatakan, GOW merupakan wadah organisasi wanita yang bertujuan untuk melaksanakan, mengayomi, serta membina

seluruh organisasi-organisasi wanita yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota. “Melihat situasi dan kondisi perempuan Indonesia masa kini, diperlukan suatu pemikiran dalam bentuk rekomendasi dari Musyawarah Kabupaten VIII GOW Lima Puluh Kota sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian terhadap bangsa dan negara, khususnya perempuan," ajak Resmawati. Terhadap kepengurusan GOW Lima Puluh Kota periode 20102015 yang akan dilantik diharapkan mempunyai dedikasi yang tinggi dalam mengemban tugas dan kewajiban, tanpa meninggalkan kewajiban terhadap keluarga. “GOW Lima Puluh Kota juga harus mampu memahami konsep gender, sehingga mampu membantu percepatan persamaan gender sebagai strategi pem-

bangunan nasional menuju masyarakat adil dan sejahtera. Selain itu, semoga pemerintah daerah dapat memberikan perhatian yang serius dalam menentukan kebijakan yang responsive gender, serta memberikan peluang bagi perempuan untuk berkiprah sesuai kemampuannya sehingga sejajar dengan kaum laki-laki," harap Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lima Puluh Kota ini. Sedangkan Hj Yenni Elvi selaku Ketua Panitia Musyawarah Kabupaten VIII GOW Kabupaten Lima Puluh Kota menyampaikan, GOW mempunyai fungsi dan kedudukan untuk menghimpun potensi dan menyalurkan aspirasi perempuan di Kabupaten Lima Puluh Kota selaku lembaga organisasi tingkat daerah. Muskab ini juga merupakan pelaksanaan amanat Muskab VII yang dilaksanakan pada tahun 2006 yang lalu. (h/mus)

KESEMPATAN BERKARIR Sebuah Grup Perusahaan Jepang yang bergerak dalam bidang Otomotif yang sedang berkembang sangat pesat, dengan cabang tersebar di seluruh Indonesia membutuhkan beberapa tenaga kerja untuk menduduki posisi sebagai :

MARKETING Persyaratan : 1. Pria max usia 30 tahun 2. Pendidikan Minimal DIII 3. Diutamakan memiliki pengalaman kerja pada level Marketing dan Administrasi 4. Bertanggung jawab, komunikatif dan mampu bekerja dengan team Kirimkan lamaran lengkap, CV, foto copy KTP & foto terbaru ke:

Buana Lestari Mobil Jl. S. Parman No. 208 U-V Padang Telp. 0751 - 7053787

GOW Kabupaten Lima Puluh Kota mengadakan Musyawarah Kabupaten VIII di aula ex Gedung DPRD Lima Puluh Kota, Rabu (13/7).


Bukittinggi & Payakumbuh Lintas

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

19

PEMKO BENTUK TIM

Ribuan Lalat Hijau Serbu Payakumbuh Timur

Mengunggun, Rumah Pengacara Terbakar PAYAKUMBUH, HALUAN — Lagi-lagi peristiwa kebakaran melanda rumah warga di Payakumbuh, Rabu (13/7) siang, sebuah rumah semi permanen milik Kiky, warga Kelurahan Tanjuang Pauah, Kecamatan Payakumbuh Barat nyaris ludes dilalap sijago merah. Menurut penuturan warga sekitar, kobaran api mulanya terlihat membakar rumpun betung, dan sempat menimbulkan letusan keras beberapa kali. Api mulai diketahui merambat ke rumah Kiky yang berprofesi sebagai pengacara itu pukul 15.00 WIB. “Kita sempat panik ketika melihat api. Angin juga kencang, sehingga membuat api dengan cepat membesar,” aku Wan (38), warga Tanjung Pauah. Saat kejadian itu, angin juga tengah berhembus kencang. Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api hanya membakar dan menjilati dinding rumah korban bagian belakang. “Kebakaran ini diduga terjadi akibat kelalaian, pemilik rumah membuat unggun di rumpun betung yang berada di belakang rumah. Beruntung, warga cepat melapor,” kata Ali Amran yang dihubungi terpisah. Menurut Ali, api diketahui mulai berkobar dan membakar rumpun betung itu sejak pukul 15.30 WIB sore. Menerima laporan warga, tim Damkar langsung menerjunkan sekitar 5 unit mobil armada Damkar gabungan Kota Payakumbuh Limapuluh Kota ke lokasi. (h/il)

PAYAKUMBUH, HALUAN — Ribuan ekor lalat hijau menyerbu rumah penduduk di RT 01/RW III, Kelurahan Balai Batimah, Kecamatan Payakumbuh Timur. Wabah tersebut, Rabu (13/7) meluas ke daerah tetangga.

Luas Hutan Semakin Berkurang LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Luas Hutan di Kabupaten Limapuluh Kota, setiap tahun semakin berkurang. Pasalnya, kawasan yang pada awalnya hutan lindung berubah fungsi menjadi jalan dan kawasan pemukiman. Sehingga kawasan hutan terus menurun dari waktu kewaktu. Hal itu diungkapkan, Kepala Bappeda Kabupaten Limapuluh Kota, Novian Burano, yang ditemui di Tanjung Pati, Kecamatan Harau, kemarin, sekaitan menurun drastisnya luas hutan setiap tahun di Luak Nan Bungsu ini. Menurut dia, dari wilayah Limapuluh Kota seluas 335.430 hektare, 143.438 hektare diantaranya adalah kawasan hutan atau 43 persen berdasarkan SK Menhut nomor 442. Pada hal usulan pemerintah kabupaten, luas hutan menjadi 32 persen dari luas wilayah kabupaten ini atau seluas 107.412 hektare dan perubahan fungsi kawasan hutan menjadi areal penggunaan lain. “Kawasan hutan kita sudah banyak yang beralih fungsi seperti menjadi kawasan perumahan, pertambangan dan transmigrasi, ” ulas Novian Burano. Untuk kawasan perumahan dikatakan, terdapat di Nagari Koto Tuo, Nagari Lubuk Alai, Nenan, Sungai Batu Nagari Maek, Landai, Sopan, Hulu Air, Nagari Harau. Selajutnya, Sungai Dadok Nagari Koto Tinggi, Ikan Banyak, Saut Tinggi, Kecamatan Gunung Omeh, Nagari Harau, Kubang Balambak Kecamatan Harau. Kemudian Bateh Galeh dan Padang Mangunai Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban. Sementara itu, hutan untuk pertambangan terdapat di Nagari Galugua, Nagari Lubuak Alai di Kecamatan Kapur IX. Selanjutnya, Nagari Tanjung Bolik, Manggilang di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Manggani di Nagari Koto Tinggi Gunung Omeh, Bukik Bulek di Kecamatan Bukik Barisan dan Nagari Sarilamak Kecamatan Harau. Sedangkan daerah transmigrasi yang dikembangkan pada kawasan hutan hanya terdapat di Nagari Galugua, sebut Novian Burano. (h/zkf)

ILHAM YUSARDI

PDAM — Galian pipa PDAM di Kota Payakumbuh membuat sepanjang 1 kilometer ruas jalan Pasar Sago Payakumbuh menuju Pasar Ibuh berserakan. Tujuh kelurahan akan di lewati jaringan pipa PDAM ini, antaranya, Kelurahan Balai Jariang, Padang Tangah, Padang Tiakar Hilir, Labuah Basilang, Ibuh, Daya Bangun dan Parit Rantang.

DISHUB DAN SATLANTAS BUKITTINGGI

Gelar Razia Tonase Secara Manual BUKITTINGGI, HALUAN — Petugas Dishubkominfo bekerjasama dengan petugas Satlantas Polresta Bukittinggi melakukan razia tonase truk pengangkut barang dengan cara manual di beberapa titik dalam wilayah hukum Polresta Bukittinggi. Razia yang digelar mulai dari tanggal 12 hingga 24 Juli mendatang, pertama kali dilakukan di wilayah Kecamatan Palupuh. Al hasil petugas berhasil menilang satu buah truk dari Medan yang bermuatan melebihi tonase. Kasat Lantas Polresta Bukittinggi Prastya yang ditemui Haluan di lapangan mengatakan, razia tonase akan terus dilakukan di seluruh wilayah hukum Polresta Bukittinggi berdasarkan himbauan Gubernur Sumbar. Namun karena Bukittinggi dan Agam tidak punya timbangan, razia dilakukan dengan cara manual

dengan cara melihat DO dari barang yang di angkut truk tersebut. “Meskipun tidak ada timbangan, dari DO nya saja sudah bisa ketahuan, truk tersebut melebihi tonase atau tidak,” katanya. Tujuan dari razia tonase itu, karena selama ini kerusakan badan jalan raya diduga akibat banyaknya truk yang kelebihan muatan. Maka gubernur memerintahkan untuk melakukan penertiban tonase. Saat ditanya bahwa dalam wilayah Agam banyak usaha galian C dan jalan yang dilintasi umumnya adalah jalan kelas C yang dilintasi truk-truk besar, Prastya menjawab, pihaknya akan menindak truk siapa saja, kalau memang Dishub setempat memasang rambu-rambu di sana. “Sepanjang tidak ada ramburambu, kita tidak bisa melakukan tindakan di jalan kelas C yang dilintasi truk bertonase melebihi

kelas jalan,” katanya. Terpisah, Kepala Dishub Agam Rahman yang dihubungi Haluan mengatakan, dalam pengawasan tonase pihaknya berfungsi sebagai pengawas dan polisi sebagai penidak. Sementara yang punya jalan adalah Dinas PU. Kata Rahman, memang ada beberapa jalan kabupaten yang dilintasi truk besar seperti Kamang untuk pengangkut barang perusahaan batu kapur dan galian C. Namun untuk menetapkan kelas jalan dengan memasang rambu-rambu, pihaknya harus berkordinasi dengan instansi terkait. “Untuk menetapkan kelas jalan itu harus ada SK Bupati. Satahu saya sampai hari ini saya belum lihat SK Bupati untuk kelas jalan di Kamang itu. Tentu ini akan kita kordinasikan dengan Dinas PU,” kata Rahman (h/jon)

Lalat-lalat itu diduga warga berasal dari peternakan ayam yang kurang terjaga kebersihan kandangnya, menyebar ke kelurahan Balai Nan Tuo, Kecamatan Payakumbuh Timur. Menurut sejumlah warga Balai Batimah, lalat hijau telah cukup lama mengganas di pemukiman mereka. Tercatat sudah sejak tahun 2007 lalu. Bahkan, menurut warga, tanggal 1 Juli 2009, mereka sudah pernah menyurati Pemko Payakumbuh, Dinas Peternakan, Camat Payakumbuh Timur, dan Kepala Kelurahan Balai Batimah. Dalam surat itu, warga menduga, lalat yang menyerang permukiman mereka, berasal dari sebuah peternakan ayam. Warga meminta agar pemilik dapat menjaga kebersihan 6 unit kandang ayamnya. Namun surat warga belum mendapat tanggapan dari pemko. Warga juga mengatakan, pengaduan mereka kepada pemko bukan karena iri dengan usaha peternakan ayam di tempat mereka. “Usaha ternak ayam yang diduga tanpa izin lingkungan itu, telah meresahkan kami. Kami juga sering diare. Nafsu makan anak-anak kami juga kurang karena tiap hari ketemu lalat hijau,” ujar warga. Menyikapi laporan warga, Pemko Payakumbuh, Selasa (12/7), melakukan rapat soal lalat hijau yang diduga datang akibat kandang ayam di Balai Batimah. Rapat itu dipimpin Wakil Wali Kota Payakumbuh Syamsul Bahri. Dari rapat Pemko Payakumbuh membentuk tim khusus menyelesaikan masalah lalat tersebut. “Soal izin usaha, kita serahkan kepada pihak yang berwenang dengan masalah perizinan. Kita akan berkoordinasi. Tadi tim sudah turun. Kasi Pengendalian dan Pengawasan Lingkungan Hidup

, langsung mendatangi pemilik usaha peternakan ayam potong di Balai Batimah. Seterusnya men-cek keluhan warga,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh, Yumardius. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Payakumbuh, Benny Waris mengatakan dinas yang dipimpinnya sudah turun pula ke lokasi wabah lalat hijau. Hasilnya diketahui, peternak dan pemilik usaha ayam potong langsung diberi peringatan untuk segera membersihkan kotoran ayam yang diduga menjadi sarang lalat hijau. “Tadi, tim Dinas Pertanian dan Peternakan langsung melakukan penyemprotan. Dari seluruh jumlah kandang ayam, tinggal 1 unit lagi yang masih dalam proses pembersihan,” terang Benny Waris. Terpisah, Camat Payakumbuh Timur Dafrul Pasi mengaku ada surat dari warga soal lalat hijau yang mewabah di tempat mereka. Namun Dafrul mengaku belum mendapatkan laporan tertulis dari Lurah Balai Batimah. Meskipun demikian, menyikapi persoalan yang ada, Dafrul Pasi, tengah mengumpulkan warga Balai Nan Tuo, untuk bermusyawarah menuntaskan kasus lalat hijau di kelurahan itu. “Waktu itu, kita minta kepada pemilik peternakan untuk mengurus izin lingkungan. Kita juga meminta yang bersangkutan melengkapi izin, termasuk izin lingkungan. Tapi sayang, waktu surat kita diantar staf kelurahan, pemilik menurut teman-teman staf Kelurahan Balai Batimah, terkesan dingin saja. Kali ini rencananya akan berkumpul pengurus LPM dan aparatur kelurahan untuk bermufakat dengan peternak ayam di Balai Nan Tuo,” sebutnya. (h/il)

Warga Taruko Giat Rehab Masjid TARUKO, HALUAN — Warga Kelurahan Taruko, Kanagarian Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Minggu lalu tumpah ke komplek masjid Ihsan Taruko. Mereka melakukan goro di lokasi masjid yang rencananya akan ditingkatkan menjadi berlantai dua. Semangat warga setempat untuk turun ramai–ramai bergotong royong merehabilitasi masjid, makin bertambah sejak dapat suntikan dana stimulan sebesar Rp 50 Juta

WARGA tengah bergotong royong merehab Masjid Ihsan di Kelurahan Taruko, Kanagarian Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Smart Ingin BISA BAHASA INGGRIS? dalam waktu SINGKAT? Ikuti 5 Days English with M.E.A.N

Iklan Baris Rp. 20.000,- / terbit

Info lengkap buka www.englishmean.weebly.com FB : talentaart@yahoo.co.id SMS : Ketik “Info Mean_Nama_No.HP_Email”

Kirim ke 0852 6334 8006

Daftar Ketik “Daftar Mean_Nama_no.HP_Email”

Kirim ke 0852 6334 8006

= KOMPUTER

= OTOMOTIF

= ELEKTRONIK

Saat ini, panitia masih membutuhkan dana kelanjutan rehabilitasi sekitar Rp200 juta lagi. Selain dari pemerintah dan masyarakat, panitia juga mengharapkan bantuan dari para perantau. Hal yang menggembirakan dan menambah semangat warga Taruko saat bergoro pada hari itu, adalah kehadiran Dedrizal, anggota DPRD Sumbar bersama Mustafa yang dikenal sebagai anggota DPRD Kota Payakumbuh yang juga warga Kelurahan Taruko. (h/snt)

= ALAT KOMUNIKASI

Pasang Iklan Anda disini ...

= FASHION

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

= BIRO JASA = RUPA RUPA

DIJUAL

mak Ngah TERSEDIA DI : CHRISTINE HAKIM, MAHKOTA TABING, MAHKOTA KHATIB, SHIRLEY ROHANA KUDUS DAN Uwan Simp. GIA BIM (BANDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU)

YAN KONSTRUKSI

TUKANG JAWA PROFESIONAL Melayani : Desain, Perencanaan Taman, Landscape, Kolam Renang, Kolam Hias, Penghijauan, Renovasi, Bangun Rumah, Ruko, Kantor, Perawatan dan Finishing, Rangka Atap Baja Ringan Alamat : Perum. Pasir Putih Blok K No.4 HP. Kang Yayan (0812 688 46669) Kang Asep (0812 677 66067) 743

DIJUAL TANAH

Terbit sejak 1948

diperlebar karena keterbatasan lahan. Karena jamaah semakin ramai, termasuk untuk menampung kegiatan anak– anak belajar Al Qur’an pada TPA/ TPSA, pengurus masjid dan jamaah sepakat untuk meningkatkan masjid jadi berlantai dua. Untuk lebih mempercepat gerak pembangunan, pengurus bersama warga setempat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah Kota Payakumbuh.

= INFO BISNIS

Khas Bukittinggi Tanggal 13 s/d 17 Juli 2011, Pukul 08.00 s/d 17.00 Wib

= PROPERTI

dari APBD Sumbar. Menurut Anasri yang dipercaya menjadi ketua panitia, rehabilitasi masjid Ihsan dianggarkan sebesar Rp500 juta. Dana yang saat ini sudah dihimpun masyarakat Taruko sebanyak Rp300 juta. Hadirnya sekitar 200 orang tenaga goro pada hari itu juga memperlihatkan semangat dan rasa gembira warga karena akan memiliki masjid megah dan berlantai dua. Masjid berukuran 20 x 15 meter itu, tak mungkin

Lokasi di Kota Pekanbaru. Ukuran 15x14,25x50 M2, Jln. PArit Indah. Luas 950M2 di Jln. Wonosari. Bagi yang berminat hub : 085263670013 & 081371737763

Tanah seluas 3 Ha, Hak Milik, Penawaran Rp.200 juta /Ha, di Liki Atas Muaro Labuah Kabupaten Solok Selatan, Hub :

0811873225 / 087826879

DIJUAL SEGERA

1. Sebidang tanah di Komplek Perumahan Unand Blok B Depan Lap. Golf Hook (Kanan Kiri Jalan) 489M2. SHM (850 ribu/m2 = Bisa Nego) 2. Sebidang tanah di Komplek Perumahan Unand Kel. Pisang Luas 600 M2, 400 M2, 300 M2. SHM (650 ribu/m2 = Bisa Nego) Hubungi : Benny = 08126600950, Ismail = 082170335151, Tam = 081363403172

DIJUAL TANAH

Luas 510M2, lokasi di Banuaran samping TK Presiden. Hub : (0751) 7861168

SHAMPO J B Shampo JB Formula Baru Hitamkan Rambut Putih Anda dan Tahan Lama

HP. 08126606724

767

DIJUAL CEPAT

Rumah Kuala Nyiur I Blok C/16. 2 Lantai, 5 KT, 3 KM, PDAM. Hub : 081267072626 (Tanpa Perantara) DIJUAL / DIKONTRAKAN

Ruko - Jl. Pondok No.44 Padang (Samping Bank Panin), L 4M-P 23M, 4 Lt (3 Tingkat). Hub : (0751) 7861168

CD PEMBELAJARAN BAGI GURU, ORANG TUA, SISWA SEKOLAH Software Pembelajaran TK-SD-SMP-SMA Digital Laboratory SMP & SMA Fisika,Kimia,Biologi Digital Library SMP & SMA Software Sistem Manajemen Sekolah

info http://eazy-software.blogspot.com

Pesan - Antar Hub : AZZY Komp. Jondul IV QQ 19 Tabing - PDG 085216002106 / 083181388780

DIJUAL RUMAH

1 Unit Rumah, Jl. Jeruk 18 No.388 Perumnas Belimbing. Fasilitas : 2 KT, 1 KM, LT. 64M2, Listrik 900 W, Air PDAM, Sertifikat Hak Milik, Lokasi Dekat Pasar Belimbing. Dijual Rp.79 jt (Nego). Hub : Irwanto HP. 081363971759, (0751) 9806143 8 4 1

MITRA UKM

JUAL ANAK AYAM KAMPUNG DOC umur 4 hari setelah di vaksin

Hub : HERI 0751 - 951 4379, 0853 76489929

DIBUTUHKAN

2 (dua ) orang Tenaga Optik. Jujur, Ramah, Min. SMA. Tempat tinggal disediakan. Bagi yang berminat antarkanlamaran ke : Optik Fortuna Jl. S. Parman No.161 Ulak Karang Padang

DIJUAL RUMAH Rumah Type 36 di Komplek Monang Lubuk Buaya Koto Tangah, Padang. Sudah di renovasi jadi 3 kamar tidur, ruang tamu luas 4x3, ruang keluarga luas 5x4, kamar mandi 4. Bagi yang berminat hubungi nomor HP. 081266796212 (tanpa Perantara)

temukan juga e-paper kami di

www.harianhaluan.com sahabat informasi online ANDA

Terbit sejak 1948


20

Ekonomi Bisnis

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Kilas Ekonomi Penetrasi Pasar Axis Sangat Bagus

PADANG, HALUAN – Meski baru berusia dua tahun, namun, operator seluler Axis, berhasil melakukan penetrasi pasar dengan sangat bagus. Hingga kini, tercatat sekitar 12 juta pelanggan telah berhasil diraih Axis, dengan kekuatan komunikasi data maupun voice. Hal tersebut diungkapkan Area Sales Manager Axis untuk Sumbar, Zuprizal, saat berlangsungnya silaturah-mi bersama Regional Sales Manager Northern Sumatera Gunhesun Guna-wan, Area Sales Manager Pekanbaru Ronal Junaidi, serta Area Sales Manager Sulawesi Octavia bersama mitra di Padang, Rabu (13/7).Octavia yang dulu juga mantan Area Sales Manager Axis untuk Sumbar menambahkan, hingga kini, hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumbar, kecuali Kabupaten Kepulauan Mentawai, menikmati layanan Axis.“Ke depan kami berharap masyarakat Mentawai dapat merasakan manfaat Axis, kami tengah mengupayakan hal itu,” kata Zuprizal. Zuprizal juga mengatakan, bahwa jangkauan Axis telah didukung adan Base Transceiver Station (BTS). Kini Axis telah memiliki BTS sebanyak 170 unit, total BTS milik operator tersebut ditambah dengan kerjasama dengan operator lain sekitar 480 BTS. “Dengan banyaknya BTS, cakupan layanan jadi makin luas,” katanya.Lebih jauh Octavia menambahkan, pada awalnya keberadaan Sumbar dinilai kurang potensial untuk pemasaran Axis, namun setelah dua tahun pihaknya berkedudukan di daerah ini, anggapan itu terbantahkan. “Berkat kerja keras, Alhamdulillah Sumbar masuk lima besar kawa-san di Indonesia yang memberikan kontribusi pada perusahaan,” jelas Octavia. Khusus untuk menghadapi Ramadhan, Axis telah meluncurkan ‘Berkah Blak-blakan Axis’, dengan tarif yang murah meriah. (h/atv)

HUMAS AXIS

Dari kiri ke kanan, Area Sales Manager Axis untuk Sumbar, Zuprizal, Area Sales Manager Sulawesi Octavia, Regional Sales Manager Northern Sumatera Gunhesun Guna-wan dan Area Sales Manager Pekanbaru Ronal Junaidi, berfoto bersama usai silaturah-mi manajemen Axis di Padang.

Kemitraan SOPP PT Pos Diminati

PADANG, HALUAN — Minat masyarakat dalam mengembangkan peluang usaha dengan sistem pembayaran online yang dibuka PT Pos Indonesia Padang terbilang tinggi. Sejak awal dibuka program ini, sekitar 30 mitra sudah mendaftar.

Harga Komoditas Sayur Mayur Naik

PADANG, HALUAN - Menjelang memasuki bulan Ramadhan, harga komoditas sayur mayur mulai merangkak naik. Kenaikan harga cukup signifikan terjadi di Pasar Raya Padang, Rabu (13/7). “ Harga kol mengalami kenaikan yang cukup tajam menjadi Rp7.000 per kilogramnya dari harga semula Rp4.000 perkilogramnya,” kata selah seorang pedagang sayur Gadih di Pasa Raya Padang. Hal senada juga diungkapkan pedagang sayur lainnya, Nur (42 tahun). Menurut Nur naiknya harga sayur di akibatkan oleh musim kemarau yang cukup lama beberapa waktu lalu, sehingga pertumubuhan tanaman sayur dari petani penggarap terganggu. Ditambah lagi saat memulai panen musim hujan juga datang, sehingga banyak ladang petani yang terendam air. “Saat ini kami terpaksa menaikan harga karena stok sedikit sementara permintaan dari masyarakat banyak, ditambah lagi

dengan perubahan cuaca,” ungkap Nur lagi. Kenaikan harga juga diikuti komoditi sayur mayur lainnya, sayur kangkung semula dijual dengan harga Rp2.500 per kilogram sekarang dijual Rp4.000 per kilogram, daun singkong dari Rp2.000 per kilogram menjadi Rp 2.500 per kilogram, begitu juga dengan bayam dari Rp2.500 per kilogram menjadi Rp4.000 per kilogram. Lain halnya dengan kacangpanjang dan oyong, kedua jenis sayur mayur ini mengalami penurunan. Kacang panjang semula dijual Rp5.000 per ikat sekarang dijual Rp3.500 per ikat. Demikian juga halnya dengan oyong, semula dijual Rp1.500 perbuah sekarang dijual Rp1.000 perbuah. Menurut pedagang turunnya harga kedua komoditi ini diakibatkan permintan masyarakat berkurang sementara stok masih banyak.(h/syaf)

SYAFRIZAL

HARGA NAIK – Seorang pedanga sayur mayur menata dagangannya di Pasaraya Padang, Rabu (13/7). Harga sayur-sayuran di Pasar Raya Padang mulai merangkak naik, seiring akan datangnya Ramadan dan musim hujan.

Pelayanan melalui pembayaran System Online Payment Point (SOPP) tersebut terbuka untuk 24 macam pembayaran. Antara lain: pembayaran rekening listrik, telepon, atau kredit motor di lingkungannya. Bahkan, keuntungan yang diterima oleh pengusaha mencapai Rp1.000 untuk satu kali transaksi atau satu item dari pembayaran. “Besar keuntungan yang diterima pengusaha tergantung oleh mitra kerjanya, seperti pihak PLN, Telkom, atau Adira,” kata Account Eksekutif PT Pos Indonesia Cabang Padang kepada Haluan, Rabu (13/7). Perhitungan jasa tidak dihitung dari nilai setoran melainkan aktivitas kegiatan pembayaran yang ada. Sedangkan, nominal pembayaran tak boleh melebihi deposit uang yang diserahkan agen kepada PT Pos Indonesia.

Ia mengatakan, syaratnya untuk membuka usaha tersebut cukup dengan menyiapkan satu perangkat komputer, printer, dan uang deposit minimal Rp1 juta. Setelah peralatan komputer siap, PT Pos akan menyediakan aplikasi software pembayaran online. “Kami sengaja tak membuka peluang usaha ini kepada korporasi tetapi untuk masyarakat umum agar titik sebarannya lebih luas dan mereka mendapatkan kesempatan usaha baru,” ujarnya. Ia juga mengatakan, sejak dibukanya pelayanan tersebut pada tanggal 11 Juni 2011 lalu, telah ada belasan warga yang mendaftar untuk jadi mitra dengan pihak kantor Pos Bagi masyarakat yang ingin membuka usaha tersebut, warga bisa mendaftar langsung ke kantor Pos Cabang Padang. (h/mce)

Pedagang Tekstil Lesu Pembeli

PADANG, HALUAN – Pedagang tekstil di Pasar Raya Padang kecewa, karena beberapa tahun belakangan ini tidak lagi menjadi primadona. Sementara pesaing berat bagi tektil ini adalah produk impor pakaian jadi di pasar dalam negeri, yang terus mengalami peningkatan. Namun hal ini berbanding terbalik dengan tektil asal luar negeri yang kian digemari para pembeli. Bukan hanya karena kualitasnya yang lebih bagus, namun juga harganya jauh lebih murah dibandingkan tektil produk dalam negeri. Hal ini diungkapkan oleh Ari salah satu pedagang tektil atau bahan pakaian di Pasar Raya Padang di Kawasan Pasar Inpres dua pada

Haluan, Rabu (13/7). “Sekarang ini banyak yang mencari bahan kain katun dari Malaysia. Katunnya lebih halus dibandingkan dengan katun produk kita, dan harganya lebih murah 10 persen,” ujar Ari Menurut Ari, sudah dua tahun belakangan ini pedagang tektil di Pasar Raya kehilangan gairahnya. Prospek para pedagang nyaris mati karena kurangnya minat beli masyarakat pada bahan dasar pakaian ini. Adapun pelanggannya, dari beberapa instansi pemerintah atau perusahaan yang membuat pakaian seragam. Namun sejak satu tahun terakhir ini semakin jauh berkurang. Jika dulu konfeksi hanya menerima pakaian dalam jumlah besar minimal 100 baju

kini konfeksi mau menerima pesanan dalam lusinan. “Hal inilah yang membuat lesu pedagang tektil karena banyak pelanggannya yang langsung memesan pakain di konfeksi dengan harga jauh lebih murah. Selain itu, harga kapas dunia yang beberapa waktu lalu meningakt membuat harga bahan dasar tektil meninggi,” tambah Ari. Lebih jauh Ari menjelaskan, banyak orang yang lebih memilih membeli baju jadi dengan harga yang jauh lebih murah. Dengan harga kain yang rata-rata untuk satu baju seharga Rp50 ribu sampai Rp70 ribu paling murah, konsumen lebih memilih membeli baju jadi, tanpa menambah ongkos jahit. (h/win)


Ekonomi Bisnis Lintas

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

21

MELALUI BBI

Perikanan Pasaman Barat Membaik DENI PRIMA

CETAKAN KUE — Pedagang cetakan kue di Pasar Raya Padang ikut panen menjelang Ramadan.

Pasbar Laksanakan Pembangunan Berjangka PASBAR, HALUAN — Pelaksanakan pembangunan secara berjangka sesuai tahapannya di Pasaman Barat, tidak hanya sebatas menataan konsep dan menejemen. Tetapi juga acuan yang harus dijalankan setiap aparatur pemerintah. Pembangunan berjangka memiliki tahapan dan kematangan melaksanakan sektor pembangunan bersangkutan, “Melaksanakan pembangunan tidak bisa dilaksanakan secara tuntas, hanya dalam kurun waktu tertentu, tapi harus berproses sesuai masa kontrak dan kalender kegiatan yang ditentukan,” kata Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda, Yulrizal Baharin kepada Haluan di Simpang Empat, Rabu (13/7).. Agar lebih tertibnya pelaksanaan program dan pembangunan secara bertahap, pelaksanaan kegiatan (pembangunan) itu harus dilakukan secara berjangka, yaitu jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. “Sebelum pemerintah dan lembaga terkait melaksanakan pekerjaanya, terlebih dahulu mengikuti proses, seperti tender atau dalam bentuk lain dengan melibatkan pihak terkait di masing-masing tingkatan. Sepanjang mekanisme dan tahapan demi tahapan selesai, langkah selanjutnya adalah teknis pekerjaan,” tambah Yulrizal. Rencana pembangunan berjangka pada saat ini, seperti di Kabupaten Pasaman Barat dilaksanakan selama 25 tahun, yang secara teknis dimulai dari tahun 2005 lalu. Agar lebih terarahnya sistem pembangunan berjangka di kabupaten ini, dilaksanakan dengan lima tahapan (jangka pembangunan menengah), yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) I (selama lima tahun), RPJM II, RPJM III, RPJM IV dan RPJM V. (h/gmz)

PASBAR, HALUAN — Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Pasaman Barat, Syafrialis, akan menjemput kembali komoditi perikananan darat, yang menjadi tumpuan hidup masyarakat di kawasan pesisir pantai Pasaman Barat. Untuk mewujudkan hal itu, Pemda melalui Dinas Kelautan dan Perikanan membuka Balai Benih Ikan (BBI) di Padang Tujuh. “BBI tersebut dibangun di atas tanah 15 hektar (ha) dengan mengembangbiakkan berbagai macam dengan jenis ikan berada di areal (tanah) Pemkab Pasaman Barat, Jorong Padang Tujuh, Nagari Aua Kuniang,” kata Syafrialis kepada Haluan di ruang kerjanya, komplek pertanian Padang Tujuh, Rabu (13/ 7). Guna memenuhi kebutuhan masyarakat dan menanggulangi kelangkaan ikan air tawar di Pasaman Barat, ulas Syafrialis, Pemda melalui Dinas Kelautan dan Perikanan mengadakan BBI, yang pemanfaatannya dirasakan oleh masyarakat. Selain pengembangbiakan ikan air tawar, seperti lele, nila dan sebagainya, di BBI Pasaman Barat juga dilaksanakan sarana pembinaan, bimbingan dan penyuluhan perikanan kepada masyarakat. Sejalan dengan harapan tersebut, BBI Pasaman Barat dijadikan sebagai pusat pembibitan, pengembangbiayan dan produktivitas berbagai jenis ikan air tawar di kabupaten paling utara Sumatera Barat, juga sebagai penunjang lajunya pertumbuhan ekonomi masyarakat dan melaksanakan program penanggulangan angka kemiskinan di kabupaten ini ke depan. Menurut Syafrialis, dilaksanakannya BBI dan dipusatkan di komplek pertanian Padang Tujuh, bukan hanya sebatas mengantisipasi kelangkaan berbagai macam dan jenis ikan di Pasbar, tapi upaya meningkatkan ilmu pengetahuan, wawasan dan pengalaman kepada setiap masyarakat yang membutuhkan, sehingga mereka bisa mengelola dan membudidayakannya, terutama di daerahnya masing-masing. (h/gmz)

NUS CHANIAGO

SERAHKAN HADIAH — Bank Nagari Cabang Muara Labuh menyerahkan satu unit sepeda motor Honda Revo, untuk pemenang undian Sikoci tahap I, kepada Tri Syanti, warga Lubuk Gadang Sangir Solok Selatan, Senin (11/7).

BANK NAGARI CABANG MUARA LABUH

Serahkan Hadiah untuk Pemenang Sikoci MUARA LABUH, HALUAN — Bank Nagari Cabang Muara Labuh menyerahkan satu unit sepeda motor Honda Revo, untuk pemenang undian Sikoci tahap I, kepada Tri Syanti, warga Lubuk Gadang Sangir Solok Selatan, Senin (11/7) lalu. Bersamaan dengan itu, juga diserahkan tiga hadiah hiburan yang diraih tiga nasabah lainnya. Hadiah tersebut diserahkan Wakil Pemimpin Cabang Muara Labuh Dasrizal disaksikan beserta Muspika setempat, nasabah dan para karyawannya Adapun hadiah hiburan berupa uang tunai Rp1,5juta diperoleh Unit Pengem-

bangan Kecamatan (UPK} Koto Parik Gadang Diateh, Eti Rohana Rp1juta, Editorial Rp1 juta dari Kecamatan Sungai Pagu. Pada kesempatan tersebut Dasrizal atas nama pemimpin cabang Bank Nagari Muara Labuh mengajak masyarakat lebih meningkatkatkan penggunaan jasa perbankan khususnya tabungan Sikoci. Dengan menyimpan dananya di bank selain aman juga ada kemudahan lainnya. Kemudahan yang dimaksudnya adalah, dapat digunakan sarana pembayaran listrik air bahkan uang kuliah bagi putera-putri. Di samping itu tabungan Sikoci selain

bertabur hadiah yang diundi setiap 6 bulannya (2 kali setahun) juga dilindungi asuransi. Tabungan jenis ini ternyata terbanyak diminati masyarakat karena fungsi ganda itu, hadiah cukup menggembirakan seperti mobil, keduanya puluhan sepeda motor ratusan TV, kulkas dan hiburan, sehingga penabung punya harapan besar untuk mendapatkan hadiah. Pemutaran hadiah bukan hanya dilakukan kantor Pusat Bank Nagagri akan tetapi digulir pada setiap kantor cabang. Sehingga hadiahnya pun merata untuk setiap cabang. (h/nus)


22

Riau & Kepri

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

Kapolda Kepri Instruksikan Tambang Ilegal Ditutup

Lintas Antisipasi Penimbunan Disperindag Sidak PEKANBARU, HALUAN — Dalam waktu dekat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang penyimpanan distributor kebutuhan pokok yang ada di kota tersebut. Sidak dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi penimbunan barang kebutuhan pokok atau yang biasa dikenal dengan istilah sembako, yang kerap dilakukan oknum distributor, terutama menjelang bulan Ramadan. Aksi penimbunan tersebut akhirnya akan memicu terjadinya kenaikan harga di pasaran. "Kita akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait sebelum melakukan sidak ke seluruh gudang-gudang penyimpanan barang yang ada di Pekanbaru. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada distributor nakal yang melakukan penimbunan barang yang bisa memicu kenaikan harga barang, khususnya sembako jelang Ramadan nanti," kata Kepala Disperindag, El Syabrina kepada para wartawan, Rabu (13/7). Sebelum melakukan sidak, pihaknya sudah menghimbau seluruh distributor yang ada agar tidak menimbun bahan pokok. Bila nanti ada yang kedapatan melakukan penimbunan, akan diberikan sanksi tegas berupa pencabutan izin gudang. "Sebelumnya kita sudah menyurati semua distributor yang ada agar tidak melakukan penimbunan barang. Bila nanti saat sidak masih ada kita dapati di lapangan distributor yang melakukan penimbunan, maka izin gudangnya akan dicabut," tegasnya. Diharapkan, menjelang Ramadan tidak ada kenaikan harga di pasaran khususnya sembako. Kalaupun ada tapi tidak akan melambung tajam, karena kasihan masyarakat yang perekonomiannya paspasan. (h/uta)

LINGGA, HALUAN — Kapolda Kepri Brigjend Pol R. Budi Suwarso menegaskan, pihak kepolisian akan menindak tegas aktivitas pertambangan yang tidak memiliki izin. Namun, kewenangan melakukan tindakan tegas tersebut adalah kewenangan dari Kapolres di daerah masing-masing. "Mana tambang yang tidak memiliki izin? Kalau ada akan ditutup. Sini saya tutup!" kata Budi Suwarso, usai silaturahmi dengan anggota Polres Lingga di Mapolres, kemarin. Dikatakannya, seluruh pertambangan yang melakukan aktivitas harus memiliki izin. Jika tidak memiliki izin, Polres setempat dapat menutupnya. "Coba tanya Kapolres, ini menjadi wewenangnya. Tidak ada hubungannya dengan saya," sebutnya. Dijelaskan, untuk masalah pertambangan di Kabupaten Lingga, yang paling mengetahui keberadaannya adalah Kapolres Lingga. Jika menginginkan ketegasan aparat kepolisian terhadfap aktivitas pertambangan, yang mengetahui secara pasti adalah Polres setempat."Untuk mengetahui secara pasti aktivitas pertambangan di Lingga, nanti konfirmasi dengan Kapolres," imbuhnya. Sebelumnya, Polres Lingga dalam usaha penegakan hukum telah mengambil tindakan tegas terhadap tambang yang tidak mengantongi izin.

Seperti yang pernah di rilis beberapa waktu yang lalu, atas perintah Kapolres Lingga, jajaran Satreskrim telah menutup sebuah tempat pertambangan di daerah Marok Tua, Kecamatan Singkep. Tambang timah di daerah itu di tutup dan dilarang untuk melaksanakan aktifitas. "Karena setelah di lakukan pengecekan di lapangan, ternyata tambang tersebut tidak memiliki izin," kata Kasat Reskrim AKP Darmawan. Beberapa waktu yang lalu, Ketua DPRD Lingga H. Kamaruddin Ali SH mengatakan, untuk aktivitas pertambangan yang terjadi di Kabupaten Lingga, sebaiknya dilakukan audit investigasi oleh instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk meluruskan pernyataan-pernyataan oleh sekelompok masyarakat tentang kelegalan aktivitas tersebut. "Adanya pernyataan yang tidak memberikan solusi, hanya akan membuat investor takut datang ke Lingga. Lebih baik dilakukan audit tentang hal ini agar tidak terjadi pro kontra," sebutnya. (h/cw/32)

Tiangau Desa Endemis Malaria

ANAMBAS, HALUAN — Desa Tiangau Kecamatan Siantan daerah endemis Malaria. Sejak bulan Juni lalu sampai Juli ini, tercatat 33 pasien menderita penyakit malaria di Puskesmas Pembantu (Pustu) Tiangau. Dr Karunia Ramadhan T saat ditemui HMG kemaren mengatakan, semenjak ditugaskan sebagai dokter keluarga pada Juni lalu, hampir semua pasien yang datang menderita demam malaria. Menurutnya, Tiangau menjadi endemis malaria karena daerahnya masih banyak hutan, air tergenang dan sampah yang belum terkelola dengan baik. Karunia menyampaikan, kondisi sampah di Tiangau memang tidak terlihat. Pekarangan rumah masyarakat tampak bersih. Namun sampah dibuang ke laut, kemudian dibawa ombak ke pantai yang berbatu. Sampah ini kemudian menumpuk di bebatuan yang menjadi tempat berkembang bagi nyamuk.Memberantas penyakit malaria ini, Pustu Tiangau terus memberikan pe nyuluhan langsung ke rumah-rumah warga. Karunia mengatakan, disamping belum adanya pengetahuan masyarakat dalam hidup bersih, lingkungan

masyarakat juga belum memiliki tempat sampah umum. " Te m p a t p e m b u a n g a n sampah seperti tong sampah belum ada, Kita harapkan pemkab dapat memfasilitasi desa ini dengan tempat sampah. Mungkin untuk sementara kita akan mencoba penyediaan tempat sampah umum ini dengan swadaya masyarakat," katanya. Disamping penyediaan tong sampah, Karunia juga mengharapkan Dinas Kesehatan KKA untuk dapat memberikan poster-poster tentang malaria yang bisa memberikan informasi kepada masyarakat. Dokter keluarga yang ditu-

gaskan pemprov Kepri dalam program bantuan dokter untuk kabupaten ini menyampaikan kepada warga untuk segera berobat dan memeriksakan diri ke Pustu bila merasa sakit. Karena penyakit malaria jika terlambat diketahui akan fatal akibatnya. Karunia menyampaikan, selain malaria, penyakit Inspeksi saluran pernapasan (ISPA) dan amandel juga diderita anak-anak Tiangau. Penyakit ini berkembang karena warga membiasakan anak-anak minum es. Sementara suhu udara di Tiangau sangat panas. "Kita himbau supaya orang tua

BENGKALIS, HALUAN — Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Provinsi Riau, Hidayat Tagor Nasution, membantah adanya DPC yang menerima pembagian uang dari Nazaruddin untuk memenangkan Anas Urbaningrum pada Kongres II Partai Demokrat di Bandung. “Pemberitaan di media bahwa ada salah satu DPC Partai Demokrat di Riau menerima dana dari Nazaruddin pada Kongres II Partai Demokrat di Bandung itu tidak benar. Selain itu sumber beritanya juga tidak jelas. Untuk itu kita minta kepada jajaran pengurus maupun anggota Partai Demokrat tidak memperkeruh suasana dan jangan memberikan statement tanpa berkoordinasi dengan pimpinan partai,” tegas Tagor, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bengkalis di kantor DPRD Bengkalis, Rabu (13/7). Wakil Ketua DPRD Bengkalis ini juga meminta kepada seluruh pengurus dan anggota agar tidak memperuncing kisruh yang sedang menimpa partai. Apalagi melontarkan statement tentang isu-isu yang tidak benar. Sebagai salah satu peserta Kongres II PD di Bandung, mewakili DPC Kabupaten Bengkalis, dirinya tahu persis jalannya kongres waktu itu.

“Kongres II PD di Bandung berjalan demokratis. Tidak ada pemberian uang oleh Nazaruddin kepada DPC untuk memenangkan Anas. Pembagian uang seperti yang diberitakan di media tersebut fitnah. Tolong sebutkan DPC mana yang menrima uang tersebut,” tegas Tagor. Ditambahkan, pengurus DPD Partai Demokrat Riau akan memanggil oknum yang membuat statemen di media, ada salah satu DPC di Riau yang menerima dana dari Nazaruddin pada Kongres II di Bandung, untuk mengklarifikasi kebenarannya. Terkait berbagai persoalan yang sedang menerpa Partai Demokrat, tanggal 22-24 Juli nanti akan digelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Bogor. Rakornas akan membicarakan berbagai permasaalahan serta penyelesaiannya sehingga ke depan seluruh pengurus dan kader tetap solid. Pihaknya juga mengapresiasi himbauan Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie, yang meminta pengurus partai lain jangan memberikan informasi yang negatif sehingga pemasalahan di internal Demokrat menjadi panas. (h/man)

Pemerintahan Desa Terancam Lumpuh

BENGKALIS, HALUAN — Hingga Juli atau triwulan ketiga tahun anggaran 2011, Alokasi Dana Desa (ADD) belum juga cair. Hal itu dikhawatirkan bisa berdampak terhadap jalannya roda pemerintahan di desa. Kepala Desa Sepahat, Kecamatan Bukitbatu, Hasan Asyari, Rabu (13/7) menyampaikan, untuk menggerakkan operasional desa pihaknya sudah tidak mempunyai dana lagi. Dalam 7 bulan terakhir

pihaknya terpaksa harus berhutang dengan pihak ketiga. Kalau diteruskan, tentu beban hutang yang ditanggung akan bertambah berat. Sementara kepastian kapan dana ADD itu cair belum kunjung ada. ”Kalau dalam sebulan ke depan ADD tak juga cair, pemerintahan desa bisa tidak berjalan maksimal. Apalagi honor untuk RT, RW dan LKMD dipotong pada tahun 2011 ini sehingga dikhawatirkan bisa memicu masalah. Kita dari pihak

SEHATAN SITEBA PADANG E K K I N K E T I L O P (POLTEKES SITEBA) SK MENDIKNAS NO. 212/D/0/2006 TERAKREDITASI

PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2011/2012 PROGRAM STUDI : 1. KEBIDANAN (D3) (TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR : 035/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/II/2011)

2. TEKNIK ELEKTROMEDIK (D3) (TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR : 032/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/II/2011)

3. FISIOTERAPI (D3) (TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR : 032/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/II/2011)

PENDAFTARAN : Gelombang I Tes Gelombang II Tes

: 01 April s/d 07 Juli 2011 : 08 Juli s/d 09 Juli 2011 : 11 Juli s/d 11 Agustus 2011 : 12 Agustus s/d 13 Agustus 2011

Alamat : 1. Jl. JHONI ANWAR NO. 8 LAPAI PADANG 2. JL. JHONI ANWAR NO. 17 A LAPAI PADANG TELP. 0751 - 445880 / 0811669722 Website : www.poltekes-siteba.ac.id email : poltekessiteba@yahoo.co.id

Drs. H. Lamizar Yoena,SH.,MH

Tagor Bantah Terima Uang dari Nazaruddin

TUJUH BULAN ADD BELUM CAIR

LEMBAGA PERSEKUTUAN PECINTA PENDIDIKAN KESEHATAN (LPPPK)

KETUA LP3K PADANG Ttd

memperhatikan makan anak sehingga kesehatan mereka dapat terjaga," katanya Pustu Tiangau merupakan puskesmas pembantu di tingkat desa. Pustu Tiangau memiliki dua orang perawat, satu orang bidan desa dan satu dokter keluarga. Letak Desa Tiangau sekitar 30 menit dengan kendaraan bermotor dari Kota Tarempa. Perjalanan ke desa ini melalui hutan produktif penduduk di perbukitan. Desa ini belum mendapatkan fasilitas listrik pemerintah. Kebutuhan istrik warga masih dipenuhi dengan menggunakan diesel dari warga sendiri. (h/cw47)

AZWAR

VERIFIKASI ULANG — Sejumlah massa yang menamakan diri mereka BAMPER, Rabu (13/7), ber orasi di depan kantor KPU Kota Pekanbaru, meminta KPU melakukan verifikasi ulang Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pelaksanaan Pemilu Kada Ulang Kota Pekanbaru mendatang.

PENGURUS LP3K PADANG BID. OPERASIONAL PENDIDIKAN Ttd ERDI NUR,SKM.,M.KES

INFORMASI : POLTEKES BASUKI ARIO SENO ERDI NUR SUKSMERRI PAISOL

: 0811669722 : 0811661387 : 08126757101 : 08126630824 : 0811669073

INFORMASI YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSYARATAN PENDAFTARAN HUBUNGI KE ALAMAT KAMI DIREKTUR Ttd DRS. AMRIN TANJUNG,M.Pd

desa juga tidak memiliki dana maksimal,” terang Hasan. Menurutnya, dalam proses pencairan ADD, Pemkab terkesan berbelit-belit. Apabila roda pemerintahan desa tidak berjalan, itu adalah konsekuensi dari kebijakan yang dikeluarkan. Secara terpisah, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bengkalis, Joni Syafrizal menegaskan, bahwa ADD pasti

dicairkan. Hanya saja seluruh desa harus menyiapkan surat pertanggung jawaban (SPJ) penggunaan ADD tahun 2010 lalu, baru ADD tahun ini bisa dicairkan. ”Saat ini sudah ada desa yang menyelesaikan SPJ tahun lalu dan diserahkan ke kecamatan untuk kemudian diproses. Kemudian pencairan ADD ini juga tidak secara langsung, melainkan melalui rekening bank. Jadi selesaikan dahulu SPJ, baru ADD dicairkan,”

tegas Joni. Ditanya soal pemotongan honor RT, RW dan LKMD, mantan camat Bengkalis itu menyebutkan bahwa honor mereka tergantung dari kepala desa. Untuk LKMD, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 5 Tahun 2007 disebutkan bahwa LKMD merupakan produk masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat, sehingga honor mereka tergantung dari APB-Desa. (h/man)

ATAKA Express

COURIER & CARGO SERVICE

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda


Tanah Datar Lingkar Ladang Laweh Butuh Sanggar Silek BATUSANGKAR, HALUAN-Masyarakat Ladang Laweh, Kenagarian Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara merindukan berdirinya Sanggar Silek sebagai sarana dalam upaya melestarikan Silek Lintau bagi generasi muda yang pada umumnya hampir tidak lagi mengenal Silek Lintau. Selama ini terkendala masalah biaya. Padahal pada masa lalu itu Tuo Tuo Silek Lintau banyak yang bersal dari Ladang Laweh, tetapi pada generasi sekarang sudah hampir tidak nampak lagi. Generasi muda lebih banyak melakukan aktivitas yang cendrung kepada budaya asing, sehingga dicemaskan kelak Silek yang mempunyai makna pertahanan diri itu akan hilang lambat launnya. Tokoh Masyarakat Padang Laweh Bustami Nurdin didampingi Wali Nagari Batu Bulek, Imran Yasir, kepada Haluan, Selasa (12/ 7) di Lintau Utara mengemukakan upaya untuk mengembalikan menyemarakkan latihan silek telah mendapat dukungan berbagai lapisan masyarakat di Ladang Laweh dan Batu Bulek pada umumnya. Untuk mendirikan sanggar Silek, masyarakat secara spontan siap mampasamokan namun demikian kontribusi masyarakat tentu tidak cukup. “Oleh sebab itu, kami telah menyampaikan dukungan dana untuk membangun Sanggar Silek kepada Wakil Bupati Hendri Arnis pada acara Khatam Alquran baru baru ini di Mushalla Nurul Iman Ladang Laweh,” katanya. Menurut Bustami Nusrdin, saat itu Wabup menyatakan bersedia membantunya dengan mengajukan proposal terlebih dahulu sekaligus Wabup juga berjanji akan membantu 40 buah Tafsir Alquran. (h/ydv)

Ardoni Dokter Teladan Sumbar BATUSANGKAR, HALUAN- Kepala Puskesmas Lintau Buo I Dr. Ardoni Dt Mulia memperoleh predikat tertinggi dalam penilaian dokter teladan I tingkat Sumatera Barat tahun 2011. Ardoni dinyatakan sebagai dokter teladan tingkat Sumatera Barat berdasarkan surat keputusan Gubernur Sumatera Barat yang sebelumnya telah melewati dua kali penilaian secara tertulis, dan peninjauan ke lapangan yang dilakukan tim dari Sumatera Barat. Keberuntungan jebolan Fakultas Kedokteran Unand Padang tahun 1999 dalam penilaian kinerja kepala Puskesmas tingkat Sumatera Bara, ini menurut Ardoni tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama semua pihak di Kecamatan Lintau, dan berkat bimbingan dari Pemerintah Tanah Datar. Kegiatan yang menonjol, sebagai produk unggulan dan terobosan yang dilakukan Puskesmas Lintau Buo I adalah dengan Program BKMT (Bimbingan Kesehatan Majelis Taklim), di mana ada kegiatan badan majelis taklim, maka di sana anggota Puskesmas Lintau Buo I memberikan penyluhan dan pengobatan kepada peserta. Dengan keberhasilan yang diperoleh oleh Suami dari Zizi Amia yang memiliki 3 anak ini sebagai reward dan penghargaan, bagi Ardoni Dt. Mulia diundang ke Istana Kepresidenan untuk menerima penghargaan dari Presiden. Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar, Dr. Desnalita,Selasa kemarin membenarkan telah diperolehnya penghargaan tertinggi oleh kepala Puskesmas Lintau Buo I, Dr.Ardoni dengan menyandang gelar sebagai dokter teladan I tingkat Sumbar. (h/ydv).

Golkar Solidkan Kader di Nagari BATUSANGKAR-HALUAN-Membangun tali silahturahim dan solidaritas antara sesama kader partai, dan pengurus sangat penting bagi kader Golkar untuk mencapai hasil yang maksimal pada Pemilu yang akan datang. “Dengan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kader Penggerak Teritorial Desa (Karakterdes) diharapkan kerjasama yang solid terhadap seluruh kader dan pengurus Partai Golkar Tanah Datar, sehingga pada Pemilu 2014 nanti dapat mencapai suara 30 sampai dengan 35 persen,” kata Ketua DPD Golkar Tanah Datar Zuldafri Darma ketika menghadiri Diklat Karakterdes di aula Hotel Pagaruyung I, Selasa (12/7). Diklat yang diikuti 100 kader Partai Golkar se Tanah Datar ini Zuldafri juga mengatakan, tidak hanya pencerahan bagi kader, namun merupakan wadah berbagi informasi tentang hal-hal yang sedang berkembang di tengahtengah masyarakat “Diklat ini sudah menjadi agenda utama bagi pengurus Partai Golkar untuk diberikan kepada kader, khususnya di nagari, karena suara Golkar selama ini berada di nagari bukan di kabupaten atau provinsi. Untuk itu peran kader nagari sangat menentukan keberhasilan Partai Golakr dalam meraup suara sebanyak – banyaknya,” tutur Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar ini. Diklat Karakterdes yang dibuka h Ketua Korda III DPD Golkar Provinsi Sumatra Barat Suardi Chan ini dihadiri juga Wakil Bupati Tanah Datar Hendri Arnis, Anggota DPRD Tanah Datar Fraksi Golkar, sesepuh dan pengurus DPD Partai Golkar Tanah Datar. “Adanya keinginan masyarakat yang rindu kembali melihat kepemimpinan dim asa orde baru harus dapat dimanfaatkan oleh kader Golkar untuk mengambil simpati rakyat. Karena masa Orba merupakan waktu keemasan bagi Partai Golkar,” ucap Zuldafri. Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Tanah Datar Hendri Arnis juga mengungkapkan, kejayaan suatu partai politik diakui masih tergantung dari solidaritas dan kinerja kader dilapangan, begitu juga dengan Partai Golkar yang sudah mempunyai nama besar tidak terlepas dari pengaruh kadernya. “Diharapkan Kader Golkar mampu menjaga dan menegakan cita-cita perjuangan bangsa berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Maka NKRI menjadi harga mati,” tandas Hendri.(h/doy)

Luhak nan Tuo

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

23

Objek Wisata Aur Sarumpun Perlu Dibenahi

RAMBATAN, HALUAN-Kawasan wisata Aur Sarumpun yang berada di Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan memiliki pemandangan alam yang indah, dan menawan.

YULDAVERI

TANDA TANGANI-Bupati Tanah Datar M. Shadiq Pasadigoe menandatangani prasasti RSIA Sayang Ibu pada acara grand opening rumah sakit itu

Gedung MTsN Subang Anak Diresmikan BATIPUH, HALUAN-Kakanwil Kementerian Agama Sumatera Barat Darwas, Selasa meresmikan Gedung MTsN Subang Anak, Batipuh yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Acara yang dihadiri Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe, anggota DPRD Sumbar Musmaizar D.Gamuak, Kepala Kemenag Tanah Datar Maliki A MA, Camat Batipuh Osman Bin Nur beserta muspika, dan kepala sekolah jajaran Kemenag Tanah Datar mendapat sambutan masyarakat setempat. Darwas menilai MTsN Subang

Anak merupakan sekolah yang letaknya strategis, karena sekolah ini didirikan dilokasi baru yang alamnya sejuk dan indah. Kondisi itu diharapkan juga diiringi dengan semangat belajar yang tinggi. Ke depan diharapkan sebelum memulai belajar usahakan membaca Alquran minimal selama 10 menit agar pelajaran yang akan diterima dari majelis guru. Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe menjelaskan, MTsN Subang Anak yang ambruk akibat bencana gempa pada bulan Maret tahun 2007 lalu.

Setelah dilakukan penelitian oleh Unand ternyata lokasi ini tidak memungkinkan lagi untuk dibangun sekolah, maka dicarilah lokasi baru. Penetapan lokasi ini tidak mudah karena telah melalui beberapa kali musyawarah, akhirnya dapat kata sepakat pada lokasi saat ini. Untuk itu kepada masyarakat diharapkan dapat bersatu dalam melaksanakan berbagai pembangunan, kalau ada silang pendapat agar diselesaikan dengan musyawarah demi untuk kepentingan masyarakat banyak. (h/ydv/one)

Para pengunjung akan menikmati pemandangan alam yang cukup menakjubkan. Bila melayangkan pandangan ke arah timur, akan terlihat hamparan pemukiman warga yang berada pada lembah bukit, dan anak sungai. Keindahan Pantai Danau Singkarak dengan pantainya yang landai, dan dilingkari ruas jalan raya itu dapat terlihat dengan jelas pada arah barat Aur Sarumpun. Hamparan lahan yang diperkirakan seluas ratusan hektare di sekitar perbukitan tandus ini, ternyata milik warga Nagari Tigo Koto, sehingga untuk mengembangkan lokasi pariwisata ini bagi Pemkab Tanah Datar “Kita masih melihat tumpukan batu pada sejumlah tempat, di antaranya ada yang berukuran agak lebar oleh warga setempat disebut sebagai batu tapak, yang dipasang pada tumpuan paling bawah anak janjang. Seorang tokoh warga setempat Jerman Efendi Majo Pakiah kepada Haluan menuturkan, Puncak Aur Sarumpun dulunya merupakan lokasi bekas pemukiman warga nenek moyang warga Nagari Tigo Kot. Kerena kemajuan pengetahuan dan ingin mendapatkan fasilitas transportasi yang lebih baik, secara berangsur dari tahun ke tahun warga turun mencari lokasi yang dekat dengan air dan lahan yang bisa diolah untuk persawahan. Saat ini masih tersisa sekitar

delapan rumah yang masih bertahan dengan serba kesulitan, seperti sumber air minum yang cukup jauh dari pemukiman serta ruas jalan yang terjal di lereng bukit. Sejak 10 tahun silam telah dilakukan pembukaan ruas jalan baru menuju lokasi ini sejauh satu Km, namun hingga kini masih belum dikeraskan, bahkan sudah ditutupi lagi oleh semak belukar. “Kita akan tawarkan kepada para investor, bila ada yang berminat kami akan melepasnya dengan senang hati, asalkan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan yang tidak bertentangan dengan perintah yang Kuasa,” tutur Majo Pakiah. Apalagi lokasi itu merupakan tanah bekas tapak rumah para leluhur, sehingga harus dapat dimanfaatkan untuk lokasi yang bisa mendatangkan nilai ekonomi yang cukup bagus bagi kesejahteraan warga ke depannya. Hingga saat ini Aur Sarumpun cukup ramai dikunjungi oleh para wisatawan, meskipun untuk mencapai lokasi harus rela melalui rintangan berupa ruas jalan yang cukup terjal. Pada musim panas yang berkepanjangan selama satu bulan terakhir, banyak pula warga tani yang ada di sekitar Nagari Tigo Koto mengunjungi lokasi itu untuk melakukaan kegiatan ritual bakaua, yang diyakini sebagai upaya mengharapkan hujan segera turun.(h/emz)

Tim SMAN I Sungai Tarab Optimis Maju ke Final

BATUSANGKAR-HALUAN. Tim sepakbola SMAN 1 Sungai Tarab optimis maju ke babak final pada kejuaraan Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Sumatera Barat yang digelar di Padang. “Tekad anak – anak sudah bulat untuk maju ke babak final dan dapat memberikan nama baik bagi Kabupaten Tanah Datar di ajang liga LPI,” ujar Kepala Sekolah SMN 1 Sungai Tarab Masrizal Boer kepada Haluan, ketika mendampingi pelepasan Tim SMAN 1 Sungai Tarab oleh Kepala Dinas Budparpora Alfian Jamrah, rabu 13/07.

SMAN 1 Sungai Tarab yang mewakili Tanah Datar liga LPI ini menurunkan 19 orang pemain dan 6 orang official dari pihak sekolah dan pelatih. Sebelumnya menuju LPI tingkat Sumbar, SMAN 1 Sungai Tarab merupakan juara LPI tingkat Kabupaten Tanah Datar yang digelar beberapa bulan yang lalu. “Keberangkatan ini, kami mohon do’a restu kepada masyarakat, dan ucapan terimaksih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil selama sesi latihan yang dilakukan sebelum bertolak

ke Padang,” kata Masrizal. Dalam pelepasan ini, Kadis Budparpora Alfian Jamrah mengemukakan rasa bangganya kepada Tim sepakbola SMAN 1 Sungai Tarab yang telah berhasil maju ke tingkat Sumbar dalam mempertaruhkan nama baik daerah. “Semangat dan rasa percaya diri harus kita tanamkan sebelum bertanding, kekuatan mental juga harus dapat dipertahankan selama mengikuti pertandingan, modal awal ini mudah mudahan dapat mencapai hasil yang diharapkan,” kata Alfian.(h/doy)

Keluarga Dahar Wakili Tanah Datar ke Provinsi

BATUSANGKAR, HALUANPasangan keluarga Dahar MD dan Hj.Syafnis terpilih sebagai wakil Luhak Nan Tuo, dalam penilaian keluarga sakinah teladan untuk tingkat Sumbar tahun 2011 ini. Dalam membina rumah tangga sakinah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW, pasangan ini telah memberikan tauladan kepada warga tetangganya, sehingga mampu memberikan pencerminan dalam membentuk keluarga yang harmonis. Wabup Tanah Datar Hendri Arnis ketika menghadiri penilaian pasangan ini Selasa (12/7) lalu

mengharapkan, agar segala ketauladanan yang telah diberikan pasangan keluarga Dahar WD bersama istrinya Syafnis dapat dijadikan sebagai panutan. “Keluarga sakinah merupakan perjalanan mahligai rumahtangga yang memiliki keberhasilan dunia dan akhirat, sehingga mendapatkan fungsi ganda sebagai umat manusia yang beriman,”tutur Hendri Arnis. Acara penilaian keluarga sakinah yang dilangsungkan di ruangan Madrasah Diniyah Limau Manis, Kecamatan Batipuh tersebut dihadiri oleh Kepala Kementerian

Agama Darwas, Camat Batipuh Usman bin Nur, Walinagari Tanjung Barulak serta sejumlah tokoh warga lainnya. Sementara alumni MTsN Subang Anak membantu pembangunan gedung sebesar Rp50 juta, Wabup Rp7 juta, Kementerian Agama sebesar Rp7,5 juta dalam acara peresmian sekolah itu, Selasa (12/7). Camat Batipuh Usman bin Nur mengharapkan, agar bantuan dana untuk pembangunan tersebut dapat dimanfaatkan bagi pembangunan berbagai sarana yang dibutuhkan di sekolah tersebut. (h/emz)

Ruas jalan menuju Jorong Siturah yang masih beraspal tanah.

Warga Siturah Minta Jalan Diaspal

BATUSANGKAR, HALUAN-Masyarakat Jorong Siturah, Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan mendambakan ruas jalan yang beraspal, karena untuk menuju kantor wali nagari mereka harus bersusah payah menyesuri jalan yang becek. Kamsir, seorang warga Jorong Siturah kepada Haluan Senin (11/7) menuturkan, sepanjang 1 Km ruas jalan di Jorong setempat masih belum diaspal, sehingga mereka mengalami kesulitan untuk keluar masuk wilayah Jorong setempat. “Bila cuaca kurang baik ruas jalan menjadi licin, sulit sekali dilalui oleh kendaraan roda dua. Ongkos ojek juga menjadi melambung, karena mengalami kesulitan melalui ruas jalan yang becek”, tuturnya. Warga setempatmeminta kepada Pemkab Tanah Datar, untuk secepatnya melakukan perbaikan, sehingga kendala transportasi yang masih belum mendapatkan perbaikan itu dapat terealisasi secepatnya. Wilayah Jorong Siturah yang memiliki lahan berbukit, ternyata cukup baik dimanfaatkan sebagai lahan perkebunan ubi kayu serta jenis tanaman lainnya. Namun karena kendala sarana transportasi, hingga saat ini masih belum tergarap secara maksimal. Kendala isolasi yang disebabkan masih minimnya kwalitas jalan, diharapkan oleh warga setempat untuk segera mendapat perhatian dari pejabat berwenang. (h/emz)

Warga dan Perantau Majukan Nagari Bungo Tanjuang

WILAYAH Nagari Bungo Tanjuang Kecamatan Batipuh memiliki berbagai prospek yang cukup beragamdalam menggeluti usaha ekonomi keluarga. Masyarakat setempat senantiasa bekerja keras, sehingga tingkat perekonomian dari hari ke hari bergerak maju. Potensi warga memang sangat menentukan terhadap keberhasilan berbagai program pembangunan yang dilaksanakan, terutama menyangkut upaya memajukan berbagai sarana infrastruktur yang dibutuhkan.

“Warga wilayah Nagari Bungo Tanjuang cukup banyak yang bermukim di rantau orang, namun selalu ingat akan tanah kelahirannya, sehingga dalam kemajuan kampung kelahirannya, mereka tak lupa sato sakaki”, tutur Wali Nagari setempat Mukhlis Dt Sinaro Batuah. Memang kenyataannya dalam berpartisipasi terhadap pembangunan di wilayah nagari Bungo Tanjuang, peran warga perantau selalu tak ketinggalan, sehingga sebesar apapun program yang

direncakanan oleh warga di kampung, selalu mendapat dorongan moril dan meteril dari warga yang ada di rantau orang. Sebagai contoh, pembangunan lapangan sepakbola yang menelan biaya ratusan juta rupiah baru saja berhasil dituntaskan. Selain dana DAPN yang dialokasikan, juga mendapat respon positif dari warga yang tengah bermukim di perantauan. Wilayah Nagari Bungo Tanjung yang memang berada pada sejumlah perbukitan dan lembah, membutuhkan sarana perhubungan berupa

EMRIZAL

ruas jalan yang dapat dilalui kendaraan bermotor. Usaha membuka isolasi yang telah diterapkan oleh aparat nagari selama 10 tahun, , juga mendapat dorongan dari warga yang tengah bermukim di rantau orang. Para ninik mamak sebagai kepala kaum dtelah menyatakan kesepakatannya, untuk mendukung berbagai program pembangunan yang membawa kemajuan bagi pembangunan nagari setempat. Warga Nagari Bungo Tanjung, terutama para kaum wanitanya

memiliki semangat yang cukup tinggi dalam menekuni berbagai keterampilan, baik dalam memproduksi makanan spesifik yang memiliki ciri khas, seperti rakik maco, karupuak jangek, katupek dan lain sebagainya. Sejumlah produk anak nagari Bungo Tanjuang saat ini tidak hanya dikenal oleh warga dalam wilayah Sumbar saja, namun pemasarannya sudah banyak menembus pasar luar daerah, seperti Riau,Jambi,Palembang bahkan Jakarta. (h/emrizal)


Pokok

KAMIS, 14 JULI 2011 M 13 SYA’BAN 1432 H

&

Tokoh

KIRANA LARASATI

Ibnu Jamil

Derita Insomnia

IBNU JAMIL

Sering Tinggalkan Istri

AKTOR ganteng yang juga presenter sepak bola, Ibnu Jamil, ternyata punya kesibukan luar biasa. Bahkan, Ibnu mengaku sering meninggalkan sang istri, Maya Attriyani. Istrinya itu rupanya sudah memahami bagaimana pekerjaan Ibnu. “Kalau istri saya sudah kebal ditinggalin. Dia sudah ngerti banget kalau jam kerja saya itu aneh, kadang, dapat callingan malam, sehabis syuting tidur sebentar satu jam langsung jalan lagi. Kayak sekarang, saya juga nggak pulang ke rumah karena kemarin ada kerjaan malam,” tutur Ibnu saat ditemui di studio RCTI usai mengisi acara Dahsyat di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta, Rabu (13/7). B a g i Ibnu, apa yang dilakukannya itu merupakan konsekuensi dari pekerjaannya. Lagipula, ia tidak mau diganggu saat bekerja. Sebab, yang dilakukannya hanya untuk masa depan keluarganya. “Keluarga tetap nomor satu. Meski istri saya kerja kantoran. Dia jam kantor, saya jam kalong. Paling ketemu di rumah sudah menjelang tidur atau pas bukain pintu sehabis saya pulang siaran. Atau biasanya pas weekend,” ujarnya. (h/kpl)

Saking asyiknya menulis atau melakukan berbagai aktivitas hingga dini hari ternyata membuat artis Kirana Larasati terkena insomnia. Bahkan insomnia yang diderita Kirana termasuk berat. Dia mengajak orangtuanya ke dokter untuk menyembuhkan penyakit sulit tidur yang diderita Kirana. “Aku sampai bicara ke orangtua soal insomnia dan menjelaskan bahwa aku ingin ke dokter agar bisa mendapatkan obat untuk mengatasi insomniaku,” kata Kirana di sela-sela jumpa pers FTV Award di Senayan City, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu. Setelah berobat, dokter memberikan Kirana empat butir obat tidur dan obat itu cukup membantu mengatasi insomnianya. Meski demikian, Kirana tidak ingin ketergantungan obat, dan obat itu dihentikan. Kirana mencari informasi lain untuk mengatasi insomnia dengan cara terbaik. Salah satu yang ditemukan Kirana adalah dengan berolahraga. “Aku tahu bahwa agar bisa tidur cepat adalah dengan membuat badan capai hingga menguras tenaga. Yang paling bagus adalah dengan berolahraga,” katanya. Kirana kemudian mencari olahraga yang disukainya. Dia memilih Muay Thai, dan olahraga ini cukup menguras tenaga gadis kelahiran 29 Agustus 1987 itu. Jika dulu, ia baru bisa tidur pada pukul 5 pagi, saat ini sudah bisa tidur setidaknya pukul 03.00 pagi. Selain olahraga, Kirana juga mencoba

untuk memaksakan diri untuk tidur cepat. “Kadangkala kalau sudah menulis, aku masih ingin meneruskan karena asyik tapi akhirnya aku paksakan diri untuk tidur supaya tidak keterusan,” katanya. Selain untuk membantu mengatasi insomnianya, beladiri asal Thailand itu ingin dikuasai Kirana untuk membantunya menjaga diri. Harapannya kelak bisa main film sebagai gadis kuat seperti Lara Croft, peran yang dibawakan oleh Angelina Jolie dalam film Tomb Rider. Kirana mengawali karier di layar kaca melalui sinetron berjudul Itu Kan Cinta bersama Sahrul Gunawan, Bertrand Antolin, dan Fera Feriska. Kirana mulai akting setelah memenangkan promosi film Eiffel I’m in Love yang digelar oleh sebuah radio swasta. Dalam acara itu menawarkan hadiah makan malam bersama dengan para pemain film Eiffel I’m in Love. Dari situ, Kirana ditawarkan untuk ikut casting sebuah sinetron oleh Dewi Yulia Razif, seorang casting director dari sebuah rumah produksi. Setelah sinetron itu karier Kirana semakin cemerlang. (h/kpl)

HELMALIA PUTRI

Tolak Pinangan

PANGGUNG politik banyak diminati kalangan selebritis. Baru-baru ini artis Helmalia Putri juga mendapat pinangan menjadi Wakil Walikota Banda Aceh. Namun aktris yang juga penyanyi itu menolak tawaran untuk maju menjadi Wakil Walikota Banda Aceh. “Ada tawaran jadi Wakil Walikota Banda Aceh beberapa waktu lalu tapi langsung aku tolak karena belum siap,” ujarnya beralasan saat dijumpai di sela-sela pemotretan film Semesta Mendukung,

di Jagakarsa, Jakarta Selatan baru-baru ini. Dara berbadan tinggi semampai itu, menilai saat ini belum tepat baginya terjun ke panggung politik. Namun tak menutup kemungkinan kelak baginya di kemudian hari. Terlebih pemeran sinetron Sarmila itu kini tengah menyelesaikan pendidikan S2-nya. “Aku juga sampai vakum dulu karena aku mau fokus menyelesaikan tesis juga, S2 jurusan Marketing Komunikasi aku,” tutupnya. (h/inl)

Kirana Larasati

24


Haluan 14 Juli 2011