Page 1

Harian Umum MEDIA GROUP

I klan 0751 4488700 Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701

KAMIS

14 FEBRUARI 2013 M / 3 RABIUL AKHIR 1434 H

TERBIT 24 HALAMAN 119 TAHUN KE 65

Harga Eceran Rp3.500/eks, Harga Langganan Rp78.000/bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

SBY dan Anas Diadu Domba

Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkanNya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?

JAKARTA, HALUAN — Pembocoran dokumen yang diduga draf surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) terhadap Anas milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), disinyalir bermuatan upaya adu domba antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha menyatakan, Pr-

(Al Baqarah ayat : 28)

05.12

12.35

15.53

18.40

19.50

KHAS

Mencoba Rusunawa yang Masih Sepi TINGGI, sepi, dan sesekali pekik suara anak kecil yang berlarian kian kemari, ditemani siulan angin dari arah pantai, seakan pekik dan siulan itu menjadi penghibur bagi beberapa keluarga yang tinggal di bangunan tinggi kokoh yang bernama Rusunawa (rumah susun sederhana sewa). Terletak 100 meter dari bibir pantai ,di Kelurahan Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Rusunawa yang dibangun untuk mengurangi kawasan kumuh, dan meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman itu, mulai menggeliat namun terlihat pelan. Seperti pelannya pintu-pintu kayu rusunawa itu terbuka dan dihuni.

>> MENCOBA RUSUNAWA hal 07

esiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa ada upaya adu domba antara dirinya dengan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum itu. Apa lagi dalam pemberitaan, terutama di salah satu surat kabar nasional, disebutkan adanya keterlibatan staf dari staf khusus Presiden. “Berita seperti ini juga bertendensi mengadu domba antara Bapak Presiden dalam kapasitas sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat dengan Anas Urbaningrum yang kini tengah melakukan upaya bersama untuk melakukan penyelamatan Partai Demokrat dari krisis saat ini,”

>> SBY DAN hal 07

Susilo Bambang Yudhoyono

Anas Urbaningrum

TAMBANG ILEGAL MEMBAHAYAKAN

Batang Hari Tercemar Merkuri PENAMBANGAN emas sepanjang alirtan Batang Hari sangat membahayakan. Merkuri yang digunakan untuk mengurai serbuk emas sudah mencemari sungai tersebut. Kesehatan masyarakat sekitar terancam.

BAZDA PESSEL

MAKAM TUANKU IMAM BONJOL DI MANADO

Tukang Es Diberi Bantuan Bedah Rumah

Ketika Penghargaan Sekedar Simbol

PADANG, HALUAN — Aktivitas penambangan emas yang terjadi di Solok Selatan dan Dharmasraya mengakibatkan air Batang Hari menjadi tercemar. Hal ini disebabkan para penambang menggunakan merkuri untuk mengurai serbuk-serbuk emas dari pasir sungai.

>> BATANG HARI hal 07

GUBERNUR IRWAN PRAYITNO:

Pecat Pelaku Pungli di JTO PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno akan memecat langsung oknum yang melakukan praktik pungutan liar (pungli) di jembatan timbangan oto (JTO). Penegasan itu disampaikan gubernur setelah adanya temuan praktik pungli pada salah satu JTO yang nilainya diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar per bulan, oleh salah seorang anggota Komisi III DPRD Sumbar dari Fraksi Partai Demokrat, Nofrizon.

>> PECAT PELAKU hal 07

Gadi (45) saat menerima bantuan tahap satu biaya bedah rumah dari H Kamaruddin, Ketua Pendayagunaan BAZDA Pessel, Selasa (12/2). PAINAN, HALUAN — Keluarga penjual es keliling yang beralamat di Pasar Kambang, Kecamatan Lengayang, mendapat bantuan bedah rumah dari BAZDA (Badan Amil Zakat Daerah) Pesisir Selatan sebesar Rp15 juta. Gadi (45), didampingi suaminya Busri (53), keluarga miskin yang menerima bantuan tersebut, ketika menerima bantuan tahap pertama tampak menitikkan air mata.

“Sudah lama kami berusaha untuk memperbaiki rumah ini. Namun apa daya sudah puluhan tahun bekerja sebagai tukang jual es keliling, keinginan kami tidak kunjung terwujud. Alhamdulillah, hari ini kami dibantu untuk memperbaiki rumah yang nyaris roboh ini,” kata Gadi, Selasa (12/2) di Kambang, dengan berurai air mata. Rumah Gadi yang berukuran 6 x 8 meter itu, kondisinya sungguh memprihatinkan. Dinding rumah itu pada sisi barat nyaris roboh. Untuk menahannya, Busri suami Gadi menopangnya dengan potongan kayu. Dinding yang terdiri dari serpihan kayu itu kini juga telah lapuk. Sementara atap yang terdiri dari rumbia sudah banyak yang bocor. Untuk mengurangi air masuk dikala hari hujan, Busri menutupnya dengan beberapa lembar plastik. Kondisi ini telah berlangsung bertahun-tahun. Namun akibat ketiadaan biaya, Busri dan keluarganya terpaksa menahan derita itu. Menurut Busri, penghasilannya sebagai penjual es keliling hanya sekitar Rp15 sampai Rp20 ribu per hari. Dan jumlah penghasilan itu juga sangat tergantung dengan kondisi cuaca. “Jadi sebenarnya penghasilan tidak menetap. Dari pendapatan menjual es itulah biduk

>> TUKANG ES hal 07

Laporan:

Eka Buana Putra

kepercayaan masyarakat setempat yang tidak sama, sulit menemukan masjid di kawasan itu. Batu sungai yang berada di atas Sungai Malalayang, akhirnya dijadikan sajadah sebagai sarana untuk berserah diri kepada Allah SWT. Menurut keturunan keempat keturunan Apolos, Ainun (74), Tuanku Imam Bonjol merupakan penyebar Islam pertama di Tanah Nyiur Melambai, Sulawesi Utara. Di Sulewesi Utara, Tuanku Imam Bonjol tidak memiliki keturunan. Yang ada hanya keturunan pengawalnya.

PUNYA nama besar, tapi tak begitu perlakuan yang diterimanya. Begitulah kira-kira gambaran terhadap Tuanku Imam Bonjol, salah satu pejuang kemerdekaan RI asal Sumatera Barat. Makamnya yang berada di Manado, Sulawesi Utara, memang terjaga. Namun para penjaganya terkesan kurang diperhatikan. Ketika perjuangannya harus kandas >> akibat tipu daya Belanda, Tuanku Imam Bonjol harus merasakan berbagai penderitaan. Jauh dari keluarga dan diasingkan di tempat entah berantah. Apalagi letak Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara pada tahun 1837 masih berupa hutan belantara. Di tempat itu, Tuanku Imam Bonjol hanya ditemani pengawalnya yang setia, bernama Apolos. Tidak banyak yang dapat dilakukan Tuanku Imam Bonjol selama di pengasingan, kecuali beriMakam Imam Bonjol badah. Namun karena

KETIKA PENGHARGAAN hal 07

Bos Panti Pijat dan Residivis Diringkus PADANG, HALUAN — Kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-batan terlarang di Kota Padang, masih marak. Sudah banyak pengedar, dan pemakai narkoba ditangkap, namun kejahatan tersebut tidak kunjung habis. Satuan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumbar, berhasil meringkus kurir dan pengguna narkoba jenis ganja

dan sabu di lokasi berbeda. Kedua tersangka yakni Bustamam 61 warga Belakang olo, yang di tangkap pada Selasa (12/2), dengan barang bukti satu paket kecil sabu dan selinting ganja senilai Rp300 ribu beserta alat hisap. Kemudian Tomi Suhairi warga Alai diringkus

>> BOS PANTI hal 07

Warga Tuntut Kompensasi PT KAMU................>> 02 Siswa SMA 1 Kinali Dibacok OTK....................>> 03 17.000 Warga Miskin Tak Terdata Jamkesmas..>> 10 >> Editor : Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA KILAS Tabrakan di Palembayan 1 Tewas, 2 Luka Parah PALEMBAYAN, HALUAN — Seorang pengendara sepeda motor tewas akibat kecelakan di Sungai Pua, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Rabu (13/2), sekitar pukul 07.30 WIB. Tabrakan diperkirakan akibat pengemudi mini bus Suzuki APV bernomor polisi APV BA 1838 LB melaju dengan kecepatan tinggi kehilangan keseimbangan dan tidak bisa menghindari laju sepada motor yang dikendarai Fadli dari arah bersamaan. Akibat benturan tersebut Fadli dan dua orang rekannya yaitu Hendra (15), Almuzami (26) terjatuh menghantam aspal. Ketiga orang korban tersebut dilarikan ke Puskesmas Palembayan. Karena luka yang cukup parah Hendra dan Fadli mengalami luka bagian kepala dan tangan dirujuk ke rumah sakit Ahmad Muchtar Bukittinggi. Sementara Almuzami akhirnya tidak tertolong. Ia mengehmbuskan nafas terakhirnya saat masih dalam perawatan di Puskesmas Palembayan. Kapolres Agam AKBP Asep Ruswanda melalui Kanit Laka Ipda Jamuhur kepada Haluan Rabu (13/2) mengatakan, ketiga korban adalah warga Palembayan. Almuzami meninggal di Puskesmas karena terlalu banyak mengelurakan darah akibat benturan pada bagian kepala. “ Kita sangat menyayangkan tabrakan yang terjadi pada ruas jalan di Sungai Pua Kecamatan Palembayan ini. Apalagi korban tidak mentaati perturan lalu lintas dengan berboncengan lebih dari dua orang. Sementara sopir mini bus Suzuki APV BA 1838 LB dan beserta barang bukti dibawa ke Mako Polres Agam,” kata Jamahur. (h/yat)

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Warga Manggopoh Tuntut Kompensasi PT KAMU AGAM, HALUAN — Sebanyak 25 warga Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Agam, Rabu (13/2). Mereka mempertanyakan kompensasi lahan 800 hektare milik rakyat yang tidak mendapatkan kompensasi dari PT Karya Agung Megah Utama (KAMU). Kedatangan Masyarakat Manggopoh yang terdiri dari tokoh masyarakat, ninik mamak, pemuda, didampingi oleh Wali Nagari Manggopoh Nedi Putra Mulia. Mereka diterima oleh

Ketua DPRD Kabupeten Agam Marga Indra Putra. Wali Nagari Manggopoh Nedi Putra Mulia usai pertemuan dengan Ketua DPRD Agam kepada Haluan mengatakan, kedatangan mereka bermaksud untuk meminta bantuan DPRD Agam terkait tuntutan masyarakat Nagari Mangopoh yang tidak kunjung dipenuhi oleh PT KAMU. “Semenjak tahun 1982, lahan masyarakat seluas 800 hektar di Nagari Mangopoh telah difungsikan pihak PT KAMU sebagai lahan sawit. Tetapi hingga saat

ini tidak ada kontribusi yang jelas dari PT KAMU terhadap nagari. Selain itu, kami juga mempertanyakan keadilan dari PT KAMU. Sebab, pada tahun lalu Nagari Lubuk Basung sudah mulai mendapatkan kompensasi sebesar Rp 200 juta, sementara masyarakat Nagari Mangopoh tidak menerimanya,” kata Nedi. Dikatakannya, masyarakat Nagari Manggopoh meminta PT KAMU, mengelurkan kompensasi sebesar Rp5 miliar. Nilai sebesar itu merupakan perhitungan masyarakat sejak lahan

mereka mulai dipergunakan. Selanjutnya, masyarakat Manggopoh mengajukan dana kompensasi yang wajar dengan jumlah lahan yang digunakan setiap tahunnya. “Nagari Lubuk Basung mendapatkan kompensasi sebesar Rp200 juta setahun, dengan jumlah tanah ulayat masyarakat yang dipergunakan seluas 400 hektar. Sementara di Nagari Mangopoh PT KAMU mempergunakan lahan masyarakat seluas 800 hektar. Kami meminta kontribusi yang pantas,” katanya. Ketua

Kurikulum 2013 Tak Bisa Ditunda JAKARTA, HALUAN — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh menegaskan, pelaksanaan Kurikulum 2013 tidak bisa ditunda lagi. Bila kurikulum ini ditunda lagi maka Indonesia akan semakin terlambat .

HASIL LABOR NEGATIF

Pasien Terduga Flu Burung Diizinkan Pulang PADANG, HALUAN — Hasil laboratorium pasien suspect (terduga) flu burung asal Padang Pariaman, berinisial D (47 tahun), sudah keluar dan dinyatakan negatif terjangkit penyakit mematikan tersebut. Pasien itu pun sudah diperbolehkan pulang. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Rosnini Savitri kepada wartawan, Rabu (13/2). Pasien berinisial D ini, adalah warga Padang Pariaman, yang dirujuk dari puskesmas setempat karena mengalami penyakit yang mirip dengan gejala flu burung, seperti menderita demam tinggi, batuk disertai sesak nafas. Kondisi itu diperkuat karena pasien sempat kontak langsung dengan itik yang mati. Dia dirawat di ruangan isolasi RSUP M. Djamil Padang sejak Jumat siang lalu, dengan perawatan intensif layaknya pasien flu burung. Tujuannya untuk menghindari penularan virus H5N1 tersebut kepada orang lain. Sebelum dirujuk ke RS M.Djamil, ratusan itik milik warga Korong Kampuang Lintang, Nagari Sunur, Kecamatan Nan Sabaris, Padang Pariaman, Rabu (6/2) dimusnahkan petugas Participatory Disease Surveilance dan Renpons (PDSR) atau Tim Tanggap Cepat Flu Burung. Pemusnahan ternak itik dilakukan menyusul ditemukannya ribuan itik mati mendadak dan positif terjangkit virus H5N1 atau virus flu burung sejak sepekan terakhir. (h/vie)

KERJASAMA — Kabag Humas Setdakab Pasbar Erfi (tiga dari kanan) didampingi Kasubag Dokumentasi dan Pemberitaan Adrizal (dua dari kanan) menyerahkan nota kerjasama kepada Haluan yang diterima oleh Redaktur Pelaksana Syamsu Rizal. Penyerahan disaksikan (dari kiri ke kanan) Redaktur Dodi Nurja, Wakil Pemimpin Umum Zul Effendi, Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Pasbar Sukarni Syamsir dan Kepala Litbang Eko Yanche Edrie (kanan). AMIR

Pemkab Pasbar Tingkatkan Kerjasama dengan Haluan PADANG, HALUAN — Menapaki keberhasilan kerjasama sebelumnya antara Haluan dengan Pemkab Pasaman Barat (Pasbar), Rabu (13/ 2), sejumlah pejabat Pasbar mengunjungi kantor redaksi Haluan, Rombongan dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan Sukarni Syamsir, didampingi Kabag Humas Erfi dan Kasubag Dokumentasi dan Pemberitaan Adrizal. Pemkab Pasbar mengharapkan peningkatan kerjasama dengan Haluan, terutama dalam program koran masuk jorong yang diandalkan Bupati Pasbar Baharuddin R. “Kami ingin menjalin kerjasama yang lebih baik yang dapat membantu pembangunan di Pasbar, khususnya melalui media,” jelas Sukarni di hadapan Wakil Pemimpin Umum Haluan Zul Effendi, Kepala Litbang Eko Yanche Edrie,

Redaktur Pelaksana Syamsu Rizal, Koordinator Liputan Rudi Antono dan Redaktur Dodi Nurja. Sebelumnya, Haluan telah melakukan kerjasama dengan Pemkab Pasbar lewat halaman khusus Dari Nagari ke Nagari. Program ini merupakan program khusus gagasan manajemen Haluan bersama Bupati Pasbar Baharuddin R untuk menyajikan berita terkait nagari-nagari yang ada di kabupaten perbatasan Sumbar dan Sumut ini. Salah satu visi bupati untuk memasukkan surat kabar hingga ke jorong-jorong diimplementasikan Haluan dengan memuat berita terkait nagari secara berkala. Ditambahkan Sukarni, program ini juga mendukung visi misi bupati yang telah menyediakan anggaran Rp1 miliar per nagari. Dalam

program ini, sekitar 42 persennya merupakan program fisik. Ke depan, lanjut Sukarni, sesuai dengan evaluasi kerjasama yang dilakukan selama ini, Pemkab Pasbar mengharapkan halaman ini lebih banyak berisi suara masyarakat di jorong dan nagari terkait pelaksanaan pembangunan yang dilakukan Pemkab Pasbar. Menanggapi hal ini Wakil Pemimpin Umum Haluan Zul Effendi menyambut baik upaya peningkatan kerjasama yang ditawarkan Pemkab Pasbar. “Mengingat banyaknya nagari yang ada di Pasbar dan mereka memilki program unggulan yang patut diketahui masyarakat, ke depan kita harapkan berita yang dipublikasikan lebih beragam lagi,” ujarnya. (h/dla)

Persimpangan ‘Tak Bertuan’ JIKA selama ini salah satu persoalan transportasi di Padang banyak lampu merah (traffic light) sudah uzur dan rusak, namun tidak demikian halnya di persimpangan yang satu ini. Ya, Simpang Bypass Balaibaru, begitu masyarakat menyebutnya. Lampu merah Simpang Bypass yang cukup sibuk ini ‘sehat walafiat’ dan menyala sempurna. Akan tetapi, pengendara yang melewati simpang ini banyak yang ‘rusak’. Bahkan, pengendara yang taat lampu merah pun bisa-bisa ketularan ikut rusak jika melewati lokasi ini. Jika diperhatikan, di siang hari, seolah-olah aktifitas transportasi disini seperti ‘tak bertuan’. Sangat minim sekali pengendara yang melewati simpang ini yang taat kepada lampu merah, terutama pengendara dari kedua arah Jalan Bypass. Lampu merah yang menyala jarang sekali mereka patuhi. Mentang-mentang berjalan di jalur besar, mereka pun ikut-ikutan ‘besar kepala’ dengan ‘meremehkan’ pengendara dari arah lain, yakni dari arah Balaibaru dan Siteba. Begitu juga dari arah jalur berbeda, banyak pengendara yang berhenti tepat di persimpangan, bukan di garis putih hitam (zebra sross) tepat di bawah lampu merah. (sok berani menerobos lampu merah).

DPRD Agam Marga Indra mengatakan, aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Nagari Mangopoh akan diagendakan. “Pada prinsipnya DPRD Agam akan mencarikan solusi terkait permasalahan ini. Kami akan mencoba mempertemukan kedua belah pihak yang bertikai, serta akan melibatkan pemerintah kabupaten. Namun, sebelum hal ini berlangsung, dalam seminggu ini diharapkan PT KAMU proaktif untuk menyelesaikan tuntutan masyarakat Nagari Manggopoh,” katanya. (h/yat)

Saya pernah memperhatikan mengusik perilaku pengendara yang tak mau tahu dengan fungsi lampu merah di Simpang Bypass Balaibaru ini. Waktu itu sekitar pukul 08.30 WIB, sambil sarapan pagi di sebuah kedai kaki lima dekat persimpangan, saya memperhatikan perilaku pengendara yang cukup ramai pagi itu. Ada laki-laki pengendara sepeda motor dari arah Balaibaru, tepat depan posisi saya waktu itu. Dia mengurangi laju kendaraannya, karena lampu merah dalam posisi menyala berjarak sekitar 100 meter lagi. Mendekati simpang, lampu merah beralih ke hijau. Sementara, kendaraan beragam jenis, mulai dari angkutan kota, kendaraan pribadi, sepeda motor hingga truk yang mestinya berhenti, karena gilirannya lampu merah terus menerobos di kedua jalur Bypass. Tepat di ujung jalur si pengendara sepeda motor tadi (di garis persimpangan) banyak sepeda motor berhenti. Mereka berhenti karena sebelumnya ‘sok berani’ menerobos lampu merah, tapi takut melintasi Bypass. Mereka masih berhenti, karena tak tahu kalau lampu merah dijalur yang mereka terobos tadi sudah berganti hijau. Astaga… saya melihat pengendara sepeda motor tadi memberanikan diri

menerobos melintasi Bypass, karena memang dia benar, sebab jalurnya sudah hijau. Saya pun kaget, karena khawatir tejadi kecelakaan. Alhamdulillah, Yang Maha Kuasa melindunginya. Sebuah mobil yang menerobos lampu merah di arah persimpang lain ngerem mendadak. Hihiiit….hihiiit…. bunyi rem mobil itu yang nyaris menabrak si pengendara sepeda motor tadi. Ngerem mendadak pun dilakukan kendaraan lain di belakangnya, sehingga nyaris terjadi tabrakan beruntun. Kata-kata menjurus kasar langsung keluar. “Minta mati ang…” kata si pengendara mobil. Si pengendara motor pun tak mau kalah. “Waang nan ingin mati. Lah jaleh lampu merah, ang serobot juo. Bantuak wa ang se yang punyo jalan ko…” balas si pengendara sepeda motor. Si pengendara mobil terdiam tak berkutik. Lalu dia langsung berlalu. Pengendara sepeda motor yang ramai antri bengong melihat kejadian di depan matanya itu. Peristiwa seperti ini sudah hal biasa di Simpang Bypass Balaibaru. Dari sekian banyak lampu merah yang saya lewati di Kota Padang, di simpang Bypass inilah yang paling amburadul, yang lampu merahnya tak dipatuhi pengendara. Polantas ‘nyaris’ tak pernah ada standby di simpang

Oleh: DAVID RAMADIAN ini, kecuali jika ada kecelakaan. Seandainya ada sekali saja polisi standby di simpang ini, mungkin hampir semua pengendara yang lewati bisa ditilang, karena menerobos lampu merah. Untuk memberi efek jera, sepertinya memang perlu polantas menegakkan disiplin tertib berlalu lintas bagi pengendara yang sudah menjadi kebiasaan melanggar di simpang ini. Apalagi, kantor Polsekta Kuranji yang berada di ujung Jembatan Bypass Kuranji tak jauh dari Simpang Bypass Balaibaru ini. (*)

“Penyempurnaan akan terus dilakukan sambil jalan,” kata M. Nuh menanggapi kekhawatiran angggota Komite III DPD saat rapat membahas Kurikulum 2013 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (13/2). Dijelaskan Nuh, kurikulum yang akan dilaksanakan sudah diujicobakan di beberapa sekolah sebelumnya. “Ini yang membuat kami merasa bersalah. Kenapa yang harus menikmati kurikulum baik ini hanya sekolah tertentu saja, sekolah top dan bayarnya mahal. Kita salah bila justru tidak mempersiapkan dan segera dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah lain. Ini yang menjadi tantangan berat kami,” kata Nuh. Sejumlah anggota Komite III DPD mempermasalahkan kesiapan semua pemangku kepentingan terkait Kurikulum 2013 yang akan diterapkan mulai Juli mendatang. Mereka mempermasalah kesiapan guru di daerah dan sosialisi yang hanya 3 bulan. “Kenapa perubahan kurikulum itu munculnya tibatiba. Ini yang membuat kami di daerah kaget. Sementara sosialisasi hanya terjadi di atas dan terputus di daerah,” kata anggota DPD Ema Yohana (Sumatera Barat). Dia menilai sosialisasi yang dilakukan terhadap kurikulum 2013 ini sangat pendek, efektifnya hanya 3 bulan. Sementara untuk menjadi guru yang baik itu paling tidak membutuhkan waktu satu tahun. “Jadi, kalau hanya 3 bulan, itu guru baru dibolehkan berdiri di depan kelas kalau mengggunakan kurikulum seperti ini,” ujarnya. Nada pesimistis juga disampaikan anggota Komite III DPD Darmayanti Lubis (Sumatra Utara). Menurutnya, sampai saat ini daerah belum siap untuk melaksanakan Kurikulum 2013. “Saya mau ngawinin anak ngundang seribu orang, satu tahun belum siap-siap. Apalagi ini mau nyekolahkan anak seluruh Indonesia, kok hanya tinggal beberapa bulan lagi mereka pada belum tahu,” katanya. “Saya tidak tahu apakah ini kekhawatiran yang berlebihan, saya tidak tahu. Tapi saya sangat khawatir,” kata Darmayanti yang mempertanyakan apakah pelaksanaan kurikulum baru itu bisa ditunda. (h/sam)

PKB DAN BBNKB

Penerimaan Januari di Bawah Rata-rata PADANG, HALUAN — Per Januari 2013, UPTD Pelayanan Pendapatan Daerah Provinsi Sumbar mencatat penerimaan daerah dari Pajak Kendaraan Bemotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp49,7 miliar. Jumlah ini sedikit lebih rendah dari target rata-rata pendapapatan per bulan yakni Rp51,5 miliar per bulan. Namun Kepala UPTD Pelayanan Pendapatan Provinsi Sumbar Jaya Isman optimis target penerimaan dari sektor ini tahun 2013 sebesar Rp617,5 miliar akan tetap bisa tercapai. “Trendnya memang seperti itu. Awal tahun penerimaan kecil karena produsen kendaraan bermotor biasanya mengeluarkan model terbaru. Masyarakat masih memilih dan menimbang untuk membeli kendaraan awal tahun. Namun memasuki bulan Mei, Juni, biasanya akan naik lagi,” jelas Jaya Isman kepada wartawan, Rabu (13/2). Pendapatan akan kembali menurun, lanjutnya, pada bulan Juni saat momen tahun ajaran baru. “Namun memasuki Agustus hingga Oktober akan meningkat kembali dan menurun pada Desember,” lanjutnya. Target penerimaan sektor ini tahun 2013, meningkat 9,5 persen dari tahun lalu. Dengan kata lain mestinya penerimaan per bulan berkisar Rp51,5 miliar. “Meski bulan ini belum mencapai pendapatan rata-rata namun ini akan tertutupi pada pendapatan pertengahan tahun yang biasanya melampaui rata-rata,” katanya. Untuk mencapai target ini, katanya lagi, Samsat masih akan melakukan langkah jemput bola seperti yang telah diprogramkan tahun sebelumnya. Di antaranya program Samsat Quick Respon (SQR) yakni layanan jemput antar pembayaran pajak dan Samsat Keliling. Untuk SQR masyarakat cukup menghubungi nomor telepon 0751 7051536, dan petugas samsat akan menjemput pembayaran pajak tanpa dikenai biaya tambahan. Sementara Samsat Keliling beroperasi tiga kali seminggu dengan jadwal dan lokasi yang telah diatur. “Program ini cukup efektif dalam melancarkan pembayaran pajak. Terbukti selama 2012 penerimaan dari Samsat Keliling cukup besar yakni Rp72 juta,” terangnya. Ke depan, lanjutnya, akan dibuka program Samsat Antrean dan Samsat Masuk Mall. Samsat Antrean akan membantu pelaksanaan pembayaran pajak di kantor Samsat menjadi lebih efisien karena warga akan dilayani sesuai dengan nomor antrean. Program ini akan dilaksanakan pertengahan tahun 2013. Sementara Samsat Masuk Mall masih menunggu perkembangan kerjasama dengan Bank Nagari. Tahun lalu dari target pendapatan Rp581,7 triliun tercapai Rp580,7 triliun atau 99,8 persen. (h/dla) >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


SUMBAR 3

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Delapan Pria Perkosa Seorang Gadis SOLSEL, HALUAN— Sungguh bejat aksi delapan orang pemuda di Sungai Ipuah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD). Nafsu syahwat mereka dilampiaskan ke salah seorang gadis asal Pangkalan Kerinci Provinsi Riau. Gadis AA (20), mengalami pemerkosaan pada Selasa (12/2), sekitar pukul 23.00 WIB di Sungai Ipuah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh. Akibat kejadian itu, AA harus kehilangan mahkota yang semestinya dijaga. Kini, kasus pemerkosaan itu dalam penyelidikan Polsek KPGD, melalui pengaduan bernomor LP/15/11/ 2013/Sek. Sampai sore kemarin, sudah empat orang pelaku yang diamankan. Mereka diperiksa intensif. Hasil pemeriksaan sementara, tiga orang diduga pelaku dan satu orang diduga saksi. Tiga orang diduga pelaku adalah Samsul Bakri (16), Al Amin (25), dan Dafrizal (16), dan sebagai saksi Yasir (20) alias Sicin. Adapun pelaku empat orang lagi, masih dalam pengejaran Tim Reskrim Mapolsek KPGD. Salah seorang pelaku yang kabur itu, berinisial H diduga sebagai otak peristiwa pahit itu. Kapolres Solok Selatan AKBP Djoko Trisulo langsung turun ke Mapolsek KPGD. Menurutnya, kejadian yang memalukan itu sedang dalam penyelidikan dan pengembangan aparat kepolisian. “Sudah kita amankan empat orang yang diduga pelaku, namun pengakuan korban, bahwa yang bernama Yasir tidak ikut mengerjainya,” katanya. Berdasarkan penuturan Yasir, AA adalah tamu di kampungnya itu. AA sebelumnya bekerja di salah satu perusahaan kebun sawit di Solsel. Ia memiliki teman bernama Eva, warga Sungai Ipuah. Waktu itu, AA ikut ke rumah Eva di Sungai Ipuah. Ketika Eva balik kerja ke perusahaan yang berjarak sekitar 70 km dari TKP, AA menginap di rumah ibu Yasir. “AA datang ke kampung kami bersama Eva, pada Sabtu (9/2). Karena Eva cepat balik kerja, AA memilih menginap di rumah kami. Ia nampaknya kenal dengan ibu saya, sehingga ia mau menginap,” ujar Yasir. AA mengaku memilih menginap di rumah Yasir, karena sudah kenal dengan ibunya. Lagi pula, mau balik ke perusahaan perkebunan sawit, ia masih enggan. Entah ada masalah atau tidak, sehingga ia mengaku di Mapolsek sudah tidak bekerja lagi. “Malam pertama, AA menginap di rumah saya, malam kedua di rumah kakak saya, dan malam ketiga, terjadilah kejadian yang tidak diinginkan ini,” jelasnya. Menurut penjelasannya, pelaku berinisial H mendatangi rumah Yasir sekitar pukul 23.00 WIB. H membujuk korban agar mau menginap di rumahnya saja. Awalnya korban menolak, dan Yasir pun melarang. “H datang tengah malam membujuk agar AA menginap di rumahnya, karena hari sudah larut, saya pun melarang. Sempat adu mulut antara H dengan saya. Tetapi H tetap ngotot, dan korban pun menuruti bujukan H agar menginap di rumahnya,” ungkap Yasir. Curiga dengan tindakan H, yasir pun membuntuti H dari belakang. Ternyata, H membawa korban ke rumah kosong. Sampai di dalam, ternyata enam orang teman H sudah menunggu di dalam. “Saya hanya mengintip dari luar, saya lihat mereka mondar-mandir, akhirnya terdengar jeritan korban. Tetapi, saya tidak berdaya untuk menolong,” jelasnya. Sungguh tega atau hilang akal, Yasir pun menyaksikan aksi bejat tujuh orang temannya sampai adegan pahit tersebut usai. “Saya lihat korban dikerjai. Usai itu, saya juga takut menolongnya, nanti dikira orang saya yang melakukan,” aku Yasir. Menurut pengakuan korban di Mapolsek KPGD, sebagai tamu di kampung orang, ia takut menjadi sumber pertikaian di antara pemuda. “Saya mengalah, dan dibawa menginap ke rumah H. Namun, saya dibawa ke rumah kosong. Sampai di rumah itu, saya langsung dikerjainya dengan cara paksa,” katanya. Menurut korban, dia tidak bisa meminta tolong karena pelaku banyak, mulut disumpal dengan jaket, kaki dan tangan dipegang oleh pelaku yang lainnya. “Saya sudah mencoba melawan, tapi ditutup mulut dengan jaket warna merah milik saya. Yang persis saya ingat si H, yang melakukan yang pertama. Saat H melancarkan aksi, teman-temannya memegang kaki dan tanga, ada yang menutup mulut, dan ada juga yang mengerjakan lainnya,” katanya. Menurutnya, tidak diketahui berapa kali pelaku melancarkan aksinya itu secara bergilir. Sampai akhirnya, AA terkulai layu. Barulah pada Rabu (13/2) sekitar pukul 02.00 WIB, kepala Jorong Sungai Ipuah melaporkan kejadian itu ke Mapolsek setempat. Hasil visum pihak rumah sakit KPGD, korban termasuk yang baru pertamanya dijamah pria. “Para pelaku bisa dijerat pasal 285 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara,” ujarnya. (h/col)

SKPD Diminta Melek Media PADANG, HALUAN—Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menghimbau Kepala Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) untuk lebih membuka diri kepada wartawan baik cetak maupun eletronik. Hal ini mengingat pentingnya sosialisasi program pemerintah kepada masyarakat luas. “Kita minta Kepala SKPD terbuka kepada wartawan dari media. Hal ini penting untuk memsosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat. Tujuannya agar masyarakat terlibat dalam program pembangunan. Jika masyarakat sudah terlibat dalam pembangunan

maka tidak ada lagi yang menghambat, misalnya proses pembebasan lahan,” jelas Gubernur saat koordinasi kehumasan untuk Sosialisasi Program Pembangunan Sumbar Melalui Media Massa, Rabu (13/2). Salah satunya, lanjut gubernur melalui sosialisasi di media baik berupa berita maupun advertorial. “Untuk itu, pemprov juga telah meningkatkan anggaran sosialisasi dan program kehumasan,” sambungnya. Selain itu, gubernur juga meminta masyarakat atau wartawan melaporkan SKPD yang masih tidak terbuka, untuk memberikan informasi program

pemerintah. Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama gubernur juga meminta semua SKPD untuk mulai meleh media sosial. “Media sosial juga ampuh digunakan sebagai lahan sosialisasi, seperti facebook, twitter dan website,” katanya. Untuk website, gubernur mengharapkan SKPD dapat memberikan kontribusi dalam mengisi website milik pemprov. “Tidak harus semua bagian di SKPD, yang penting ada berita terbaru dari masing-masing SKPD,” kata gubernur. Ditambahkan Kepala Biro Humas Pemprov, Irwan, tahun

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Sekretaris Daerah Ali Asmar dan Kepala Biro Humas, Irwan dalam sosialisasi kehumasan Rabu kemarin (13/2) di Gubernuran Sumbar. HUMAS

2013 tahun ini pemprov meningkatkan anggaran Kehumasan menjadi Rp1 miliar. Sementara tahun lalu hanya Rp625 juta. “Anggaran sosialisasi bertam-

bah Rp375 juta untuk tahun ini. Sosialisasi termasuk untuk media melalui berita, iklan dan advertorial. Selain juga melalui baliho,” terang Irwan. (h/dla)

KETUA DPN HKTI OESMAN SAPTA ODANG

Lahan Petani Belum Ideal PADANG, HALUAN— Lahan yang dimiliki petani saat ini, bukanlah lahan yang ideal untuk mewujudkan Indonesia swasembada pangan. Saat ini jumlah lahan yang dimiliki petani maksimal seperempat hektar, Luas lahan ini kecil sekali.

HKTI—Ketua DPN HKTI Oesman Sapta Odang menyerahkan pataka kepada Ketua DPD HKTI Sumbar Hendra Irwan Rahim, saat pelantikan pengurus HKTI Sumbar, kemarin. ENI

Siswa SMA 1 Kinali Kunjungan Pasien Dibacok OTK RSUD Solok Meningkat PASBAR, HALUAN— Siswa SMA N 1 Kinali Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), nyaris tewas dibacok oleh orang tak dikenal OTK). Korban dibacok sekitar pukul 08:30 WIB, Rabu (13/2) di jalan umum Padang Guguak Nagari Kinali Kecamatan Kinali. Akibat kejadian naas itu, korban yang bernama Andi Eka Putra (17) warga Koto Padang Kinali mengalami luka robek di bagian kepala, telinga dan bahu. “Kini korban masih dirawat di salah satu klinik Bersalin Kinali Pasbar,” kata Kapolsek Kinali AKP Andi Pramudia Wardana S.IK, kemarin via telepon. Andi menjelaskan, kejadian ini berawal ketika korban berangkat ke sekolah SMAN 1 Kinali, dengan mengunakan sepeda motor Suzuki Satria FU warna merah dengan nomor polisi BA 6769 QU. Lalu dalam perjalanan menuju sekolah tepatnya di jalan umum Padang Guguak Nagari Kinali, korban dihadang oleh dua orang pemuda yang tidak dikenalnya untuk meminta tumpangan. Karena tidak ada rasa curiga, korban langsung

mempersilahkan kedua pemuda itu untuk berboncengan. Tak lama setelah pelaku membonceng, tanpa diduga kedua pelaku itu mengeluarkan senjata tajam dan langsung membacok kepala, telinga dan badan korban. Pada saat kejadian itu, korban yang masih berdarahdarah itu, langsung memberhentikan sepeda motornya, dan sempat baku hantam dengan kedua pelaku yang membacoknya. Sehingga korban berhasil menangkap sebuah pisau milik pelaku. “Akibat banyaknya darah mengucur, korban tidak tahan menahan rasa sakit dan berusaha untuk kabur menyelamatkan diri ke rumah warga. Melihat korban berhasil kabur ke rumah warga, kedua pelaku langsung melarikan sepada motor korban ke dalam perkebunan sawit inti IV PTP VI Sariak Pasbar,” terang Andi. Diduga pelaku ini sudah mengintai korbannya, sehingga dia dengan mudah untuk melukai korban, serta mengambil sepeda motor korban. Saat ini, Anggota Polsek Kinali dibantu Sat Reskrim Polres Pasbar sedang memburu kedua pelaku itu.(h/nir)

SOLOK, HALUAN— Tingkat kunjungan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Solok terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Direktur RSUD Kabupaten Solok Dr. Fitra Yenni mengatakan, pada tahun 2012, tingkat kunjungan rawat jalan di RSUD mengalami peningkatan sebesar 59,64 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan untuk kunjungan rawat inap, juga mengalami kenaikan sebesar 55,77 persen, dari tahun 2011. “Setidaknya, untuk kunjungan pasien rawat inap ditahun 2011 tercatat sebanyak 1.144 orang, sedang tahun 2012 meningkat menjadi 1.491 orang,” katanya. Dari jumlah kunjungan setiap tahun tersebut, katanya, sekitar 50 persen pengunjungnya berasal dari masyarakat Kabupaten Solok, dan sisanya berasal dari masyarakat Kota Solok. “Kami selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Jika ada masyarakat yang merasa tidak terlayani dengan baik, silahkan laporkan kepada saya,” tambah Direktur RSUD Arosoka yang ramah ini lagi.

Saat ini, lanjutnya, RSUD Solok telah mampu melayani 13 spesiaslistik layanan kesehatan, yang dibutuhkan masyarakat, termasuk layanan bedah neurologi. Untuk fasilitas tempat tidur, tersedia 700 hingga 1.000 tempat tidur di RSUD Solok. “Dengan fasilitas yang sudah ada ini, kami yakin RSUD mampu memberikan pelayanan yang optimal pada pengunjung,” imbuhnya. Tak hanya itu, lanjutnya, saat ini, RSUD Solok juga sudah naik peringkat menjadi kelas B. Setidaknya saat ini Sumbar sudah memiliki 3 Rumah Sakit dengan kelas B yaitu RS Ahmad Muchtar Bukittinggi, RS M. Djamil Padang, dan RSUD Solok ini. “Fasilitas yang kita punya saat ini adalah 16 orang pelayanan Dokter Spesialis, 12 penyakit pelayanan rawat jalan, kebidanan, Bedah, Mata, THT, Anak, Syaraf, Penyakit Dalam, Gigi, Kulit, Jiwa, Jantung dan Paru, 6 pelayanan penyakit rawat inap yang meliputi Penyakit Dalam, Anak, Bedah, Neuro & Mata, Kebidanan dan VIP, serta 4 fasilitas penunjang, Laboratorium , Radiologi, Fisioterapi dan Apotik,” tutupnya. (h/hel)

KECELAKAAN AKIBAT JALAN RUSAK

Instansi Penyelenggara Dapat Dituntut SIJUNJUNG, HALUAN— Satu truk bermuatan sawit rebah kuda di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Jorong Duri Nagari Pematang Panjang pada pukul 22.00 WIB, Selasa (12/2). Truk yang membawa hasil bumi dari PT Andalas Wahana Berjaya (AWW) itu, dikemudikan oleh Zal (45), warga Kabupaten Dharmasraya dengan tujuan ke Pasaman Barat. Beruntung tidak ada korban jiwa. Masyarakat setempat, Hendrawan Roza (52) mengatakan, dalam satu bulan terakhir sudah ada dua kasus kecelakaan tunggal. Hal itu diakibatkan kondisi jalan yang rusak parah selama hampir satu tahun tersebut.

“Sudah banyak kejadian kecelakaan, saling cek-cok pengguna jalan dan kasus rebah kuda seperti ini. Alasannya hanya satu, jalan lintas Sumatera ini telah lama rusak, hampir satu tahun. Namun tidak ada tindakan dari pemerintah,” ujarnya. Sementara Wali Nagari Pematang Panjang, April Marsal menyatakan, bahwa kondisi jalan yang rusak ditambah pengguna jalan, dalam hal ini truk bermuatan berat melintasi membuat kondisi jalan semakin parah. Kita butuh perhatian pemerintah,” tutur Wali Nagari Pematang Panjang. Dinas Pekerjaan Umum (PU), seharusnya memiliki

tanggungjawab kerja terhadap kondisi jalan tersebut. Tokoh muda Kabupaten Sijunjung Indra Jaya menyatakan, masyarakat dapat menuntut dinas atau instansi terkait, jika kecelakaan yang dialaminya akibat jalan rusak. Apalagi kalau kerusakan jalan itu sudah berlarut-larut dan tidak ada plang peringatan. Hal itu sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan No 22 Tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan, tertera jelas jeratan hukum yang akan diberikan. Yakni pasal 273 yang mengacu ayat 24 dan 25. Disebutkan, setiap penyelenggara jalan yang tidak dengan segera dan patut memperbaiki jalan yang rusak,

yang mengakibatkan kecelakaan lalulintas sebagaimana dimaksud ayat 24 (1) sehingga menimbulkan korban luka ringan/kerusakan kendaraan atau barang dipidana dengan penjara paling lama enam bulan dan denda Rp12 juta. “Jadi aparatur pemerintahan bisa terkena pasal itu, apabila tidak mengindahkan perbaikan ini,” ungkap Indra Jaya, SH yang merupakan Ketua DPC Partai Demokrat Sijunjung. Hal ini katanya, harus menjadi perhatian dari pemerintah, termasuk oleh pemerintah daerah. Apalagi kondisi jalan lintas Sumatera cukup parah, begitu juga dengan beberapa jalan yang dimiliki oleh kabupaten. (h/cw-eep)

Dikatakan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Oesman Sapta Odang, idealnya satu petani memiliki lahan sebesar 2 Ha. Dengan luas lahan yang dimilikinya tresebut, petani tidak hanya sekedar menanam padi, tetapi juga bisa berkebun, beternak, dan lainnya. Dengan demikian tingkat kesejahteraan petani akan naik. Saat ini nasib petani Indonesia masih miskin. Mengeluarkan biaya yang mahal untuk pertanian, tetapi mendapatkan keuntungan yang sedikit. Dikatakan Oesman, Indonesia tidak seharusnya melakukan impor beras, gula, kedele, dan daging. Pemerintah Indonesia mengimpor daging sebesar 500 ribu ton per tahun. Dengan asumsi kebutuhan daging sebesar 30-60 kg per orang per tahun. Untuk mengantispasi hal ini, katanya harus ada kebijakan untuk penyediaan bibit. Seperti diizinkan mengimpor daging dengan syarat harus mendatangkan 250 ekor bibit dari daging yang sama. Bibit sapi ini dikawinkan, sehingga hasil bibit baru yang bisa diberikan gratis kepada petani. “Untuk insentif penyediaan bibit, dari harga daging yang dijual bisa disisihkan Rp5.000.. jadi, pengusaha tidak dibebankan lagi ketika bibit sudah masuk ke Indonesia,” ujarnya, saat menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Provinsi HKTI Sumbar, Rabu (13/2) di Hotel Pangeran Beach. Selama 3 tahun ke depan, Oesman juga akan berkonsentarsi untuk pertanian di Sumbar. Dirinya meminta ada kerjasama dengan pemerintah daerah untuk menyediakan lahan. Juga akan dibuatkan labor penelitian di Sumbar ini. Sebelumnya, salah satu program yang telah dilakukan HKTI adalah penyediaan bibit jagung bagi petani. Setelah bibit diberikan, produksi jagung petani meningkat dari 7 ton-12 ton per Ha. Dikatakan Hendra, program terhadap petani yang dimiliki pemerintah saat ini sudah cukup bagus. Namun jumlah lahan yang bisa digunakan petani masih sedikit, sehingga tidak mendukung kesejahteraan petani. “Saat ini petani hanya memiliki lahan maksimal seperempat Ha. Sementara di Pariaman, banyak lahan tidur yang tidak digarap sama sekali,” katanya. Selain itu, permasalahan lain yang muncul adalah tidak adanya tindak lanjut dari beberapa program unggulan dari pemerintah. Seperti untuk pengembangan tanaman coklat. Masyarakat sudah memilki tananam coklat yang cukup baik namun tidak tahu apa yang harus dilakukan setelah dipanen. Pemasaran coklat ini pun tergolong sulit bagi petani. Sementara, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan Surya Budhi mengatakan, Sumbar merupakan provinsi agraris dengan 60 persen penduduknya adalah petani. Selain itu surplus beras selalu naik setiap tahunnya. Saat ini pempov Sumbar, sedang mengarahkan produksi beras ke Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). “Sebelumnya kita mengenal beras Solok dan Ampek Angkek Canduang. Namun daerah ini, saat ini sudah difokuskan sebagai kawasan wisata, jadi harus dicari daerah baru yang mampu menghasilkan produksi beras unggul. Untuk Pasbar dialokasikan Rp5,7 miliar,” ujarnya. Kepegurusan HKTI Mendekati 100 Persen Menurut Hendra Irwan Rahim, saat ini kepengurusan HKTI di Sumbar sudah 90 persen. Diharapkan pada bulan Maret mendatang mencapai 100 persen. Saat ini jumlah anggota HKTI di Indonesia sudah mencapai 52 juta jiwa. (h/cweni)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman: Jefli


4 SUMBAR LINGKAR

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

PENCARIAN KORBAN HANYUT TERKENDALA

Rumah Warga Dikupak Maling PASBAR, HALUAN — Rumah seorang warga di Perumnas Jambak Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat, dikupak maling. Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp15 juta. “Benar rumah korban, Wendra Perdana di jalur VII blok B.6 itu dikupak maling pada Rabu (13/2) dini hari. Pelaku hingga saat ini masih kita kejar dan kasus ini masih dalam tahap penyelidikan,” kata Kasat Reskrim Polres Pasbar Iptu Burrahim Boer, kemarin. Korban sudah membuat laporan ke Polres Pasaman Barat dengan laporan No:LP/77/II/ SPKT Res Pasbar. Pelaku masuk ke rumah korban melalui jendela rumah. Kejadian berawal ketika penghuni rumah sedang terlelap tidur. Palaku masuk ke rumah korban dengan mencongkel jendela belakang, yang tidak menggunakan terali besi. “Kasusnya sedang dalam penyelidikan,” ujarnya. Ia minta warga, untuk menghidupkan pos ronda secara bergiliran. Jika pos ronda aktif kembali, keamanan kampung akan lebih terjaga. (h/nir)

Petugas Search and Rescue Diancam SOLSEL, HALUAN — Pencarian korban hanyut Adek Eka Putra (16) warga Jorong Sariak Taba Nagari Lubuak Gadang Kecamatan Sangir terkendala, karena adamya ancaman dari pelaku illegal mining di sepanjang aliran Sungai Batang Hari.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan Hamudis, Rabu (13/ 2) menyebutkan, pencarian korban hanyut di Lopon kawasan PT AMT saat menyeberangi sungai Batang Hari. “Ketika tim search and rescue hendak menelusuri aliran sungai Batang Hari untuk mencari korban hanyut, tim

mendapatkan ancaman dari masyarakat yang melakukan aktivitas ilegal minning di lokasi tersebut,” ujarnya. Ancaman itu dikarenakan hangatnya suasana di wilayah tambang emas sejak satu bulan terakhir. Dan, pernah terjadi pencarian korban hanyut di Dharmasraya dibarengi dengan razia ilegal minning oleh aparat.

Potensi Wisata Kebun Teh Belum Tergarap SOLOK, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Solok berniat mengembangkan kawasan perkebunan teh kayu Aro menjadi kawasan agrowisata. Pasalnya, keindahan alam di kawasan kebun teh tersebut, memiliki nilai jual yang tinggi. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Solok Jasman, kemarin. “Keindahan alam dam hawa sejuk yang ditemui di kebun teh ini mempunyai nilai tambah bagi kabupaten solok. Tak bisa dipungkiri, kebanyakan wisatawan yang berkunjung pasti akan mengunjungi perkebunan teh tersebut,” katanya. Untuk pengembangan potensi agrowisata kebun teh ini, tidak tertutup kemungkinan untuk bekerjasama dengan pihak ketiga. “Kita berharap ada pihak ketiga atau investor, yang mau menanamkan modalnya untuk pengembangan potensi wisata agrowisata kebun teh,” lanjutnya. Kebun teh di kawasan Kayu Aro ini, memberikan panorama yang cantik dan hawa sejuk. Kebun teh tersebut berada di arel perlintasan menuju Danau Kembar. Kebun teh Kayu Aro ini, dikatakan Jasman termasuk kebun teh terluas di dunia. Sejarahnya pun sangat kuat, yaitu kebun teh tertua di Indonesia. Selain mengembangkan kebun teh tersebut, pihaknya juga ingin mengembangkan fasilitas dan sarana di seputar Danau Kembar dan Danau Singkarak. Salah satu pengembangannya adalah telah dibuatnya dua dermaga di Danau Singkarak. “Jika dikelola dengan baik, kami yakin agrowisata Kebun teh ini bisa menjadi salah satu andalan Kabupaten Solok lainnya dalam hal pariwisata, tak hanya itu, wisata kebun teh juga bisa meningkatkan perekonomian warga yang berdomisili disekitar lokasi kebun teh,” pungkasnya. (hel)

sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan dari pihak keluarga yang ikut melakukan pencarian. Bagi BPBD, pencarian akan dilanjutkan pada Kamis (14/2) dengan mengubah arah telusur. Jika semula tim ingin memintasi aliran sungai, kini tim hanya bisa mengikuti aliran sungai sampai ke muaranya. “Pencarian korban hanyut tersebut masih tetap dilanjutkan oleh tim BPBD dibantu masyarakat dengan memulai dari hulu sungai, dengan menggunakan satu unit perahu karet berukuran kecil atau dengan kapasitas enam orang,” paparnya. Menurutnya, jika tim menggunakan perahu karet ukuran besar maka akan sulit karena ada bagian sungai yang dangkal. Ia berharap, masyarakat yang melakukan penambangan di sepanjang aliran sungai untuk memberikan kesempatan bagi tim untuk mencari korban hanyut. Sebelumnya, Adek Eka Putra (16) warga sariak taba, anak dari pasangan Metrizal dengan Yuldaliana, hanyut saat menyeberangi aliran sungai batang hari di Lopon Kawasan PT Andalas Merapi Timber (PT AMT) Kecamatan Sangir, Senin (11/2) sekitar pukul 17.00 wib ketika ia hendak menjemput bahan sembako ke rumah. Diduga ia terpeleset saat menyeberang sungai, menyebabkan korban hanyut dan tenggelam di salah satu lubuk. (h/col).

PILKADA SAWAHLUNTO

Kesehatan 5 Pasang Cawako Diperiksa PEMBANGUNAN — Semenjak gempa September 2009 lalu Kota Padang telah mulai bangkit kembali, di mana pembangunan semakin merata di setiap sudut perkotaan, seperti pemabangunan Jembatan di Pantai Padang, Kamis (13/2). AMIR

Angka Pertumbuhan Penduduk Turun PADANG, HALUAN —Berdasarkan hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2012, Provinsi Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi yang berhasil menurunkan Total Fertility Rate (TFR) secara singnifikan. Di mana, hasil SDKI tahun 2007 lalu, TFR Sumbar masih berada pada angka 3,4 persen. Namun, pada tahun 2012 lalu, turun drastis menjadi 2,8 persen.

Masyarakat tidak percaya dengan tim search and rescue, karena pernah terjadi pencarian orang hilang dari Dharmasraya, di lokasi aliran sungai Batang Hari. Ternyata, aparat kepolisian melangsungkan razia illegal minning dan berhasil menangkap tiga unit eskavator ilegal,” terangnya. Mengingat kejadian masa lalu itu, masyarakat mengira petugas akan melakukan hal yang sama. Sehingga tim tidak dibolehkan oleh warga sekitar, untuk menyusuri sungai. Kalaupun dibolehkan menyusuri sungai, tim harus menyewa perahu Timpek dengan harga yang sangat mahal. “Personil BPBD yang diturunkan pada Selasa tidak bisa menyewa Timpek, jika ada yang mau, sewa sangat mahal yaitu Rp6 juta per hari. Baju dinas BPBD harus dilepas agar tidak ditembak dengan gobok oleh para penambang. Kalau hal itu terjadi, maka bisa Timpek yang ditumpangi dibakar oleh mereka,” katanya. Sedangkan, gencarnya razia oleh pihak kepolisian tentang illegal mining, membuat warga di sepanjang aliran Sungai Batang Hari tidak menerima alasan apapun dari petugas yang akan menyusuri aliran sungai, walaupun dengan alasan mencari orang hilang. Pihak keluarga dibolehkan melakukan pencarian. Namun

“Dengan hasil itu, Program KKB di Sumbar berbuah manis, dan pencapaian kontrak kinerja (KKP) Sumbar, berada pada peringkat 16. Pencapian itu, mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun yang lalu, dimana Sumbar berada pada peringkat 31 dari 33 provinsi yang ada di Indonesia,” ujar Kepala BkkbN Sumbar dr H Ahmad Rozali Namursa MBA Mepid di hadapan Gubernur Sumbar

Irwan Prayitno, dan Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Dr Wendy Hartanto MA, serta seluruh undangan, saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Kependudukan dan Keluarga Berencana tahun 2013 tingkat Provinsi Sumatera Barat, di Hotel Pangeran Beach, Rabu (13/2). Dikatakan, dengan pencapian itu juga, Sumbar akhirnya mendapat penghargaan sebagai salah satu provinsi terbaik Pelaksanaan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana tahun 2012, yang diserahkan langsung oleh Menko Kesra,

Agung Laksono, pada Pembukaan Rakernas BkkbN tanggal 30 Januari 2013 yang lalu, yang juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI. “Selain itu, Sumbar juga mendapat penghargaan sebagai pelaksana terbaik III KIE Program KKB melalui Audio Visual produksi MPC tahun 2012, dan pelaksana terbaik III KIE Program KKB melalui Media Luar Ruang tahun 2012. Selain itu, pelaksana terbaik III KIE Program KKB melalui Audio Visual produksi MPC tahun 2012, dan pelaksana terbaik III KIE Program KKB melalui Media Luar

Ruang tahun 2012, serta berbagai kategori untuk Kabupaten/Kota se-Sumbar,” ungkapnya lagi. Menanggapi hal itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, patut berbangga atas keberhasilan dari kerja keras yang dilakukan BkkbN selama ini. Artinya, dalam penerapan program KB di Sumbar, konsistensi pemakaian kontrasepsi sudah baik. Demikian juga pencapaian kontrak kinerja provinsi (KKP), selama tahun 2012 Sumbar juga mengalami peningkatan. “Menurunkan pertumbuhan penduduk itu sangat susah. Karena untuk menurunkan 0,1 persen pertumbuhan penduduk butuh kerja keras, tapi BkkbN membuktikannya dengan keberhasilan menurunkan dari 3,4 persen menjadi 2,8. Pencapian ini patut kita syukuri bersama,” tukasnya. (h/cw-wis)

PADANG, HALUAN — Sebanyak lima pasang bakal calon (Balon) walikota dan wakil walikota Sawahlunto mengikuti proses pemeriksaan kesehatan di RSUP Dr M Djamil Padang. Meski tampak cemas, balon-balon wako dan wawako kota Tambang tersebut tetap antusias mengikuti proses pemeriksaan kesehatan dari pagi hingga sore hari. “Kami jadwalkan dua hari proses pemeriksaan kesehatan. Semua balon diperiksa serentak,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) kota Sawahlunto, Mardatillah kepada wartawan kemarin (13/2). Lima pasangan balon wako dan wawako tersebut adalah Erizal Ridwan-Emeldi yang diusung Partai Golkar dan PPP, Fauzi Hasan-Deri Asta yang diusung PAN dan PDP, Taufik Syamsir-Nasirwan sebagai calon independen, Irwan Husein-Desriyal Eri dari PDI Perjuangan, Partai Hanura, dan Partai Gerindra, serta pasangan Ali YusufIsmed yang diusung Partai Demokrat, PKS, dan PKPI. Pemeriksaan kesehatan tersebut kata Mardatillah, sebagai bagian dari persyaratan untuk maju sebagai calon walikota dan wakil walikota. Dia mengatakan, penetapan calon oleh KPU

>> Editor : Rudi Antono

baru ditentukan 30 Maret mendatang. Tetapi hasil pemeriksaan tersebut akan mempengaruhi putusan KPU dalam penetapan calon. “Kalau tidak lolos tes kesehatan balon tidak bisa ditetapkan sebagai calon,” katanya. Pemeriksaan tersebut dilakukan KPUD Sawahlunto bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Sumbar sebagai pelaksana. Materi pemeriksaan meliputi tes urine, pemeriksaan rekam jantung, pemeriksaan fisik, penyakit dalam, mata, neurologi, bedah, darah, treadnel dan dopler carotis, spiro metri, psiko tes, hingga pemeriksaan kejiwaan. “Prosedurnya begitu. Pemeriksaan itu penting untuk mengetahui kondisi fisik dan mental calon,” kata Mardatillah. Hasil pemeriksaan kesehatan sendiri baru akan diterima KPUD dari IDI seminggu setelah pemeriksaan dilakukan. Salah satu balon, Nasirwan mengatakan sempat gugup mengikuti rangkaian tes yang banyak. Namun dia optimis lolos dalam pemeriksaan kesehatan agar bisa maju dalam Pilwako Sawahlunto. Maklum, Nasirwan yang menjadi pendamping Taufik Syamsir maju lewat jalur perseorangan. (h/cw-sal)

>> Penata Halaman: Irvand


KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Pungli di Jembatan Timbang Heran, tak Pernah Berhenti

A

NGGOTA DPRD Sumbar Nofrizon mungkin sudah sampai pada puncak perasaan muaknya atas kelakuan petugas di jembatan timbang oto (JTO) yang ada di Sumatera Barat ini. Pasalnya pungutan liar terjadi di situ dan sudah berkepanjangan. Tapi Nofrizon agaknya tidak pernah tahu sebelumnya bahwa budaya pungli di JTO itu sudah berlangsung sejak saisuak. Di masa lalu bahkan ada anggota Dinas Lalu-lintas dan Angkutan Jalan Raya (DLLAJR) yang memilih tidak berjabatan alias tidak bereselon asal bisa ditempatkan di JTO. Maklum di situ banyak uangnya. Pemberantasan pungli pernah sangat menggegerkan di zaman orde baru oleh Pangkopkamtib Laksamana Soedomo yang sering turun mendadak (blusukan) ke berbagai JTO di Indonesia. Ia menangkap basah petugas di situ yang sedang memungut uang dari sopir-sopir yang kebebihan muatan. Waktu itu dalam beberapa lama memang pungli padam di JTO, bahkan sejumlah JTO ditutup. Kini penyakit itu perlahan tumbuh lagi oleh generasi yang baru lagi. Makanya Nofrizon meradang dalam acara dengar pendapat dengan Dinas Perhubungan Sumatatera Barat kemarin dulu. Ia minta di depan JTO dipasangi spanduk yang menyatakan ‘haram menerima dan memberi pungutan di JTO’ Lepas dari efektif atau tidaknya cara Nofrizon itu, yang terpenting sekarang adalah persepsi mesti disamakan. Bahwa jembatan timbang itu digunakan untuk menyelematkan jalan dan pengguna jalan. Muatan yang berlebih bisa merusak jalan dan pengguna jalan. Maka, jika petugas tidak melakukan pengawasan tetapi malah memungut upeti, maka itu sama artinya yang menghancurkan jalan di Sumbar adalah petugas JTO. Bahkan di Indonesia, yang menghancurkan jalan adalah para petugas di JTO juga kalau begitu. Sebab apa yang diradangkan oleh Nofrizon di DPRD Sumbar itu adalah lagu lama juga. Dari dulu dan tidak hanya di Sumbar, JTO memang ditengarai sebagai sarang pungli. Di Jawa Tengah misalnya, tahun silam Pemprov Jateng mengevaluasi pelaksanaan ujicoba 16 jembatan mereka. Dalam sehari, ada 255 pemberian tilang. Tetapi Pemrov setempat masih curiga bahwa potensi tilang itu masih jauh lebih besar lagi. Maka kemungkinan yang sisanya ‘dilapananamkan’ oleh oknum petugas. Di Jawa Barat Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengeluhkan masih terjadinya praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di jembatan timbang. Dia meminta Dinas Perhubungan agar menindak tegas oknumnya yang terbukti melakukan tindakan tersebut. Setelah Dede melakukan sidak, ternyata masih terjadi praktik pungli ini di jembatan timbang. Seharusnya praktik seperti ini tidak terjadi. Nofrizon menenggarai setiap bulan setiap JTO bisa memungut Rp1,5 miliar. Kalau ada sembilan JTO di Sumbar, bayangkan besaran yang diraup oleh oknum petugas di JTO. Seandainya pungutan itu dilegalkan dan dimasukkan ke kas negara, sebenarnya tidak imbang dengan kerusakan jalan yang ditimbulkan. Oleh karena itu yang paling bijak adalah tidak memberi disepensasi kepada sopir truk dan tidak juga membuka peluang untuk tawar menawar yang berakhir dengan sogokan. Sungguh memprihatinkan sebenarnya pungutan liar di JTO itu. Sampai-sampai Panglima TNI ketika dijabat oleh Jenderal Djoko Santoso tahun 2008 mengeluh soal pungli itu kepada Kementerian Perhubungan. Keluhan itu dia sampaikan ketika ada oknum anggota TNI ikut membeking pungli di salah satu JTO Jawa Barat. Pada dasarnya apapun namanya pungutan di JTO itu adalah termasuk upeti yang tidak diizinkan oleh aturan perundangan yang ada. Timbulnya gejala upeti sekarang ini, menandakan bahwa bangsa Indonesia masih belum sepenuhnya merdeka di bidang budaya walaupun secara politis sudah memperoleh kemerdekaan. Masalah upeti itu bukanlah masalah hukum semata, ia merupakan masalah warisan budaya yang berasal dari zaman kerajaan feodal, di mana raja-raja menerima upeti dari bawahannya. Walaupun sekarang kita telah merdeka, budaya demikian masih berlangsung, ditinjau dari segi hukum merupakan pelanggaran terhadap sumpah Jabatan Pegawai Negeri juga melanggar Sapta Prasetya Korpri, sebab pemberian-pemberian itu sebagaimana ada hubungannya dengan jabatan atasannya. Upeti dalam bentuk paksaan, anggapan dasar bahwa “rakyat melayani pejabat” memang bisa dilihat di mana-mana saat ini. Sebagai contoh bisa dilihat ya di jalan raya itu termasuk di JTO. Timbulnya pungutan liar di jembatan-jembatan timbang adalah akibat kelebihan muatan yang telah ditentukan, beberapa jumlah uang yang diberikan oleh sopir truk kepada petugas sebagai upeti. Dalam kasus pungli tersebut dilakukan secara paksa (dari sudut pengguna jalan), karena apabila truk-truk yang kelebihan muatan tidak memberikan upeti maka kendaraan tersebut akan ditahan dan diajukan ke sidang pengadilan. Tetapi, sebenarnya kedua belah pihak bersalah. Sopir truk memaksa untuk melewati jalan raya dengan beban yang berlebih, yang mana dapat mempengaruhi umur/ketahanan jalan. Di pihak lain, petugas menerima uang sogok untuk kepentingan pribadi dengan mengizinkan sopir truk tersebut mengurangi umur/ ketahanan jalan. Nah, sampai kapan ini kita biarkan?

Menyelamatkan Partai Demokrat dalam peperangan melawan korupsi. Pada saat yang sama, SBY juga perlu melibatkan kantor perpajakan untuk mengusut fungsionaris partai yang diketahui tidak mematuhi kewajiban membayar pajak. Korupsi telah melipatgandakan ketidakpercayaan masyarakat terhadap banyak partai politik, terutama yang

dari perangkap korupsi ditengah keniscayaan pembiayaan partai. Upaya SBY sebagai pimpinan Majelis Tinggi partai dalam membersihkan Demokrat dari politisi korup amat fungsional menyaring kawanan petualang politik dengan agenda tersembunyi masingmasing. Keterlibatan politisi Demokrat dalam rentetan kasus korupsi yang memiliki latar belakang pengusaha dan konglomerat, seperti Muhammad Nazaruddin atau Hartati

mengantarkan politisi Demokrat, baik sebagai menteri dalam kabinet pemerintahan maupun selaku anggota parlemen di DPR, merasa berada di atas angin dan memiliki imunitas politik. Pembenahan citra Demokrat seyogianya tidak mengabaikan kaderisasi kepemimpinan di tubuh partai sendiri. Kegagapan melakukan kaderisasi bakal berdampak bukan saja pada rontoknya kepercayaan talenta-talenta muda partai sebagai pemimpin

lahir selama era reformasi. Skandal yang menimpa kubu Demokrat telah merubah wujud tokoh-tokoh publik yang dulunya reformis menjadi orang-orang dengan kepribadian ganda. Anas Urbaningrum dan Andi Alfian Mallarangeng— dua figur utama Partai Demokrat dengan dedikasi intelektualisme dan aktivisme luar biasa—ikut tergelincir ke dalam oportunisme politik begitu memegang tampuk kekuasaan. Selaku politisi, mereka sulit melepaskan diri

Murdaya Cakra, terbuhul erat dengan godaan bukan saja untuk memperkaya diri sendiri tapi juga untuk memperluas gurita bisnis mereka. Dalam konteks psikologis, korupsi yang merajalela di tubuh Demokrat juga tak bisa dilepaskan dari menebalnya dinding egoisme dan arogansi politisi Demokrat karena menikmati kemenangan partai merebut suara pemilih dalam dua pemilihan legislatif (2004 dan 2009) dan pesona kepribadian Presiden SBY sendiri. Kedua faktor ini telah

masa depan tapi juga ketidakmampuan mereka untuk melewati bayang-bayang SBY. Kaderisasi kepemimpinan menjadi sebuah keniscayaan untuk memberangus oligarki politik parpol yang gampang tumbuh di era pasca-Soeharto ini. Kaderisasi kepemimpinan juga menjadi kunci untuk mencegah tumbuhnya personifikasi politik di satu sisi dan membangun kepemimpinan kolektif di tubuh Demokrat di sisi lainnya. Lanskap masa depan politik negara ini sejatinya terletak pada kepe-

Oleh: DONNY SYOFYAN Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas ALAM sebuah konferensi pers pekan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan ia akan mengambil alih tampuk kepemimpinan Partai Demokrat untuk mengembalikan citra partai yang telah dirusak oleh pelbagai skandal korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan oleh kader Demokrat sendiri. Sebagai Ketua Majelis Tinggi partai, SBY dan timnya sepakat memberikan waktu kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, untuk lebih fokus kepada kasus hukum yang telah menderanya beberapa bulan ini. Sementara SBY akan fokus pada upaya membangun kembali citra Demokrat dan menegaskan siapa pun dari kalangan Demokrat yang tidak senang dengan keputusan tersebut untuk meninggalkan kendaraan partai. Survei terbaru yang dirilis oleh Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) mendapati bahwa elektabilitas Partai Demokrat mengalami penurunan signifikan hingga 8 persen. Ini amat kontras dibandingkan 20,8 persen suara yang berhasil diraup oleh partai tersebut dalam pemilu legislatif tahun 2009 lalu. Instabilitas Demokrat selama kepemimpinan Anas, semisal skandal korupsi yang menimpa banyak kadernya, disinyalir memberikan kontribusi krusial terhadap anjloknya reputasi Demokrat dalam survey terbaru tersebut. Di tengah kritik pedas terhadap langkah SBY yang dianggap bukan saja menabrak aturan organisasi, tapi juga dinilai mendahulukan kepentingan partai dibandingkan Negara, sebetulnya tindakan tersebut sah-sah saja dan tidak kontraproduktif. Upaya SBY untuk mengembalikan citra Demokrat harus dimulai dengan keseriusan untuk memerangi korupsi dalam tubuh Demokrat, terlepas sekecil apapun langkah-langkah itu. SBY perlu bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan mengharuskan petinggi partai untuk melaporkan serta menjelaskan peningkatan kekayaan yang dianggap luar biasa tinggi dibandingkan dengan gaji resmi yang diperoleh. Ini mewujud sebagai game changer

D

OPINI 5

mimpinan kolektif, bukan pada pengultusan tokoh. Kepemimpinan kolektif berperan penting menumbuhkembangkan atmosfer dialogis dalam partai, sementara tren politik figuritas hanya akan menyemai benih-benih monologis dan pengkastaan politik kepada level yang ekstrem. SBY perlu mengambil pendekatan yang luar biasa untuk mengatasi korupsi sebagai skandal luar biasa. Untuk itu, SBY bisa mengadopsi corporate culture demi mendapatkan tunas-tunas terbaik untuk perbaikan citra partai dengan memperbaiki sistem rekrutmen. Untuk ke depan, Partai Demokrat bisa memulainya dengan menyelenggarakan rekrutmen massal berdasarkan fit and proper test yang ketat. Awan kelabu yang telah dan tengah menerjang Demokrat membuktikan banyaknya para elit partai yang memiliki masalah dan mengacaukan kemenangan pesta demokrasi yang sempat berpihak kepada Demokrat. Apa yang terjadi sekarang adalah orang-orang tertentu yang membawa sekarung uang untuk partai berpikir bahwa mereka secara langsung memiliki hak sejarah untuk menduduki posisi puncak dalam menjalankan partai. Efek dari perekrutan yang gagal tersebut bakal menjadi bom waktu yang siap meledak menghancurkan armada Demokrat ini. Tak kalah pentingnya bahwa SBY perlu terus menerus mengkonsolidasikan semua sumber daya partai— sumber daya manusia, keuangan, atau teknik. Tindakan SBY mengambil tampuk kepemimpinan Partai Demokrat untuk memulihkan citra partai yang dinodai oleh skandal korupsi sudah barang tentu mendatangkan pro dan kontra. Karenanya, SBY harus memiliki alasan yang kuat untuk meyakinkan kedua belah pihak bahwa keputusannya semata-mata untuk soliditas partai; mengangkat moral kader yang tengah terseokseok serta mencegah arus utama politisi kutu loncat dari kalangan Demokrat sendiri dari berhijrah ke kendaraan politik yang berbeda. Di atas semua, Presiden SBY dan segenap menteri Demokrat di kabinet harus menjauhkan diri dari masalah internal partai seraya tetap terfokus pada tugas-tugas pemerintahan. Betapapun, kepentingan rakyat jauh lebih penting daripada agenda Demokrat sendiri. (*)

082390765000

Tenaga Honorer K2 Palsukan Data „ Boediono puji meningkatnya kesadaran antikorupsi „ Sampai tidak sadar kalau kasus Century dilupakan „ Akbar: Ical dan Rhoma Irama kalah popular dengan Jokowi „ Coba agak sering blusukan

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

KEPALA BKD Pessel, tolong ditindak lanjuti, tentang tenaga honorer K2 yang memalsukan keterangan honor. Ijazah tahun 2007 masa iya SK honornya tahun 2005? Kuliahnya di Padang surat honor di kampung. Apa masuk akal itu? Bukankah di BKD sudah ada data kapan mulai terdaftar honornya? Kenapa tidak diambil dari data itu saja? Bagaimana nantinya anak-anak kita dididik oleh orang yang pendusta hanya untuk memperoleh jabatan? +6282381716***

Tindak Penerima Tamu di Vila Danau Diatas YTH Bapak Bupati Kabupaten Solok di Kayu Aro. Tolong Bapak tindak orang yang menerima tamu yang tidak beres di vila Danau Diatas. Wanita nakal diinapkan juga. Dulu simpanan orang pariwisata sudah di tangkap Pol PP dan tidak diberi sanksi. Kalau bisa pindahkan dong Pak supaya tidak terulang lagi. Ini memalukan Pak? +6282170035***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Syafarudin Ariansyah, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Koordinator Minggu: David Ramadian, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani, Meidella Syahni, Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala) Jon Indra (Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Asongan), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Manajer Cetak: Mardius Caniago, Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


6 NASIONAL

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

LINGKAR

KPU Siap Digugat PKPI JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan siap dalam menghadapi gugatan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang akan diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). KPU pun menyatakan telah melakukan beberapa persiapan apabila gugatan tersebut mulai ditangani MK. “Kalau sikap kami, harus siap dengan pengujian hasil dari kinerja kami sebagai penyelenggara pemilu,” ujar Ketua KPU Husni Kamil Manik di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (13/2). Husni mengatakan, posisi KPU saat ini lebih memusatkan perhatian pada gugatan terkait penyelenggaraan pemilu baik di PTTUN maupun di MK. “Jadi, posisi kami sedang bersiap untuk menghadapi itu dan kami tidak mengomentari hal-hal di luar kami,” kata dia. Selanjutnya, Husni pun mempersilakan apabila partai besutan Sutiyoso itu benar-benar mengajukan gugatan. Menurut dia, KPU menghormati upaya hukum yang dilakukan PKPI. “Silakan saja, itu hak dari setiap warga negara untuk mengajukan itu,” pungkas Husni. Sebelumnya, KPU memutuskan tidak akan menjalankan putusan sidang ajudikasi Bawaslu yang memerintahkan PKPI dinyatakan sebagai peserta Pemilu 2014. KPU menilai putusan tersebut tidak cermat dan tidak memperhatikan fakta persidangan saat menjatuhkan putusan. (h/mdc)

GELAR DR HC — Wapres Boediono mendapatkan gelar DR HC dari Monash University Australia di Istana Wapres Jakarta, Rabu (13/2) Presiden SBY menghadiri dan memberikan ucapan selamat kepada Boediono.

Anas: Usut Pajak Keluarga SBY

Suswono: Silakan Sadap Saya JAKARTA, HALUAN — Menteri Pertanian Suswono mengatakan komunikasi dengan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, tak bisa terelakkan karena satu partai. Namun, Suswono membantah pernah membicarakan impor daging sapi dengan salah satu tersangka kasus suap impor daging sapi itu. “Pasti ada (pembicaraan antara kami). Cuma kan pembicaraan itu tidak ada kaitan sama sekali dengan persoalan (suap) ini,” kata dia di Kantor Presiden, kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu, (13/2). Ia juga membantah pernah melakukan komunikasi dengan Luthfi menggunakan sandi tertentu soal impor daging sapi. Bahkan Suswono rela alat komunikasinya disadap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi. “Kan HP (handphone) saya ini cuma satu, maka enggak ada yang saya rahasiakan. Silakan disadap, silakan,” ujar Suswono. “Sekali lagi, ya, saya praktis menggunakan HP cuma satu dan silakan disadap, apapun.” Kasus suap impor daging sapi ini bermula saat KPK menangkap basah Ahmad Fathanah, orang dekat Lufhti di Hotel Le Meredien, 29 Januari lalu. Ahmad diduga menerima duit Rp 1 miliar dari Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi, petinggi PT Indoguna Utama. Belakangan diketahui duit itu untuk Luthfi yang diduga mengurus PT Indogama memperoleh izin impor daging di Kementerian Pertanian. Suswono tak mau berpolemik lebih jauh ihwal dugaan keterkaitannya dalam kasus suap itu. Ia mengaku belum mendapatkan pemahaman yang jelas atas kasus itu. Kendati hingga kini belum menerima panggilan dari KPK, ia tetap siap memenuhi panggilan komisi. “Saya justru ingin buka seterang-terangnya.” Adapun ihwal pertemuannya dengan Luthfi dan sejumlah orang lainnya yang diduga tersangkut kasus ini, Suswono juga tak ingin menjelaskan. “Kan saya belum dimintai keterangan (oleh KPK). Saya belum bisa komentarlah soal itu,” ucapnya. Namun ia sedikit mengungkap alasan keberadaan Luthfi di Medan saat itu. “Pak Luthfi waktu itu lagi safari dakwah di Medan. Kalau enggak salah seperti itu,” kata Suswono. (h/ti)

Boediono Raih Gelar Doktor HC JAKARTA, HALUAN — Wakil Presiden Boediono menerima gelar Doctors of Laws honoris causa dari Monash University, Australia. Pemberian gelar berlangsung di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (13/2). “Hari ini, di istana yang indah ini, dihadiri keluarga, para pemimpin, para tokoh akademis dan sejawat, mari kita rayakan prestasi Dr. Boediono,” kata Rektor sekaligus Presiden Monash University, Profesor Ed Byrne, seperti dimuat dalam keterangan tertulis, Rabu sore. Ed Byrne mengatakan, gelar Doctors of Laws honoris causa adalah penghargaan tertinggi dalam tradisi universitasnya. Menurut dia, sebagai alumni Monas University yang lulus pada 1972 lalu, prestasi Boediono di

jajaran birokrasi Indonesia sangat membanggakan. Bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ed Byrne melanjutkan, Boediono telah memainkan peran strategis untuk memperkuat demokrasi, menjaga pertumbuhan ekonomi, dan mengurangi kemiskinan di Indonesia. “Kemajuan Australia terkait sangat erat dengan para tetangganya. Di bawah kepemimpinan Dr. Boediono, Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini telah tumbuh pesat meski di tengah suasana ekonomi dunia yang masih tak menentu,” ujar Ed Byrne. Ed Byrne juga menganggap Boediono memiliki andil dalam upaya penguatan peran masyarakat melalui desentralisasi, mengembangkan

koridor pertumbukan dan otonomi daerah, serta mendorong pengentasan kemiskinan dan program-program sosial yang inklusif. Saat menerima gelar, Boediono menyampaikan pandangan mengenai demokrasi Indonesia yang dianggapnya telah mencapai kemajuan, meski dengan catatan tertentu. Dia juga menyampaikan tantangan konsolidasi demokrasi di Indonesia. Antara lain, keseimbangan yang tepat dalam membangun daerah, cara terbaik melindungi hak asasi manusia, dan meningkatkan toleransi agama. “Visi saya adalah Indonesia yang terus bergerak maju dan selalu siap dan mampu memperbaiki berbagai kekeliruannya. Sebuah Indonesia yang menjaga cita-cita bersama agar tetap hidup,” kata Boediono. (h/ti)

Kusta di Indonesia Nomor 3 Dunia JAKARTA, HALUAN — Di kawasan ASEAN, Indonesa menduduki tempat teratas.Di dunia Indonesia nomor tiga besar terbanyak penderita penyakit kusta. Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menyampaikan, pada 2011 ditemukan 23.169 kasus baru kusta. Dari jumlah itu, pengidap yang mengalami catat tingkat dua, catat yang kelihatan sebanyak 2.050 orang dan kasus pada anak 2.170 orang. “Penularan penyakit masih aktif,” kata Nafsiah pada peringatan Hari Kusta Sedunia ke-60 di Rumah Sakit Kusta dr. Sitanala, Tangerang, Rabu (13/2). Dari segi persebarannya, ada 14 provinsi yang mempunyai tingkat penemuan kasus lebih dari 10 per 100.000 penduduk, antara lain Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua. Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah kasus terbanyak, 5.284 kasus.

Dengan jumlah itu, Indonesia menempati urutan ketiga jumlah pengidap kusta terbanyak di dunia setelah India (127.295) dan Brazil (33.955). Urutan belum berubah sejak 2009 yang waktu itu tercatat 17.260 kasus. Menkes tidak menampik jumlah kasus di lapangan bisa melampaui angka yang terdata. Kondisi sanitasi yang kotor, masih belum gencarnya edukasi kesehatan, ditambah faktor kemiskinan menjadi sebab terus meningkatnya jumlah pengidap kusta. Fokus Kemenkes ke depan adalah mengurangi jumlah kasus di kantongkantong endemis. Caranya adalah dengan melakukan promosi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Tenaga kesehatan di tingkat Puskesmas akan digerakkan untuk melakukan edukasi dan penyebaran informasi hidup bersih dan sehat langsung kepada masyarakat, ujar Nafsiah. Upaya penemuan kasus sejak dini

juga akan terus digalakkan. Untuk itu, informasi dari masyarakat, terutama anggota keluarga, kepada tenaga kesehatan sangat dibutuhkan sehingga pengobatan dapat dilakukan lebih awal. Ketika ditanya kendala infrastruktur di sejumlah tempat di kawasan timur Indonesia, Nafsiah mengatakan, pendidikan berbasis media menjadi salah satu pilihan. Praktik hidup sehat dan bersih bisa dilakukan melalui selebaran, brosur, poster, bahkan layanan pesan singkat (SMS). Manajer Program Malaria dan Penyakit Menular Badan Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia, Anand B. Joshi menyampaikan, Indonesia telah berusaha keras mengeliminasi penyakit kusta. Upaya pencegahan dengan melakukan pendidikan dan promosi hidup sehat diprioritaskan. “ Dengan usaha yang gigih seperti yang dilakukan beberapa tahun terakhir ini, lima tahun ke depan, Indonesia bisa bebas kusta,” kata Joshi. (h/kcm)

ANGGOTA DPR RI KAHAR MUZAKIR

Disebut Terima Suap Rp10 Miliar JAKARTA, HALUAN — Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Riau, Lukman Abbas, ternyata tidak mau sendirian disalahkan dalam kasus suap PON Riau 2012. Di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (13/2), Lukman mengungkapkan, anggota DPR RI Kahar Muzakir telah menerima uang suap sebesar 1,050 juta dollar AS (senilai Rp 10 miliar) demi memuluskan permintaan dana (oleh Pemprov Riau) sebesar Rp 290 miliar dari dana APBN untuk keperluan PON Riau 2012. Uang yang diterima Kahar itu hanya merupakan uang pangkal dari permintaan fee sebesar enam persen dari total dana permintaan sebesar Rp 290 miliar. Bila dihitung, enam persen dari Rp 290 miliar, berarti dana yang diminta Kahar sebenarnya Rp 17,4 miliar. Menurut Lukman, hari Jumat, tanggal 24 Februari 2012,

MDC

dia bertemu Kahar Muzakir di ruangannya di gedung DPR RI. Lukman mengatakan, uang sebesar 850.000 dollar AS (hampir setengah dari uang yang diminta Kahar) sudah tersedia. Karena menjelang shalat Jumat, Kahar mengatakan nanti saja, setelah Jumatan. Kahar dan Lukman kemudian shalat Jumat di salah satu lantai gedung DPR RI bersama-sama. Seusai shalat, Kahar memerintahkan ajudannya yang bernama Wihadi mengambil uang yang dibawa Lukman. Kahar sempat mengingatkan Lukman agar melunasi kekurangan uang suap yang dimintanya dalam waktu sepekan. Uang itu sebenarnya bukan uang Lukman, melainkan uang yang dikumpulkan dari sejumlah kontraktor yang membangun arena PON Riau, seperti PT Adhi Karya, PT Waskita Karya, PT Pembangunan Perumahan, PT Bosowa, dan pengusaha peralatan olahraga Anil Singh.

Lukman dan Wihadi bersama-sama turun ke lantai dasar, di lobi DPR RI. Lukman kemudian menelepon sopirnya, Heriadi, untuk segera datang ke koridor pintu depan agar dapat bertemu Wihadi. Lukman meminta Heriadi menyerahkan uang kepada Wihadi. Lukman melihat sendiri, Wihadi masuk ke dalam mobilnya jenis Toyota Harrier. Dia duduk di depan, di samping Heriadi. Bersama Heriadi, Wihadi bergerak menuju lantai bawah (basement) tempat parkir anggota DPR RI. Di situ, Wihadi mengambil uang yang dimasukkan dalam dua buah tas dari mobil Lukman dan memindahkannya ke sebuah mobil yang telah diparkir di sana. Sepekan kemudian, Lukman kembali menemui Kahar di ruangan kerjanya. Lukman mengatakan, sisa uang suap yang diminta Kahar belum tersedia. Namun, Kahar memaksa Lukman menyediakan dana, paling tidak

200.000 dollar agar permintaan dana APBN oleh Pemprov Riau dapat dibahas di Komisi X. Lukman kembali mengumpulkan dana dari kontraktor pembangunan arena PON. Sekitar sebulan kemudian, uang sebesar 200.000 dollar AS akhirnya terkumpul. Lukman kembali menghubungi Kahar. Uang itu kembali tidak diterima Kahar secara langsung, melainkan lewat ajudannya yang bernama Wihadi tadi. Prosesnya juga masih sama, uang dipindahkan dari mobil Lukman ke sebuah mobil di lantai basement. Apakah uang yang diterima Wihadi sampai kepada Kahar? Tanya hakim. Lukman mengatakan sangat yakin, mengingat sepekan setelah penyerahan uang 850.000 dollar, Kahar tidak memberi komentar tentang uang itu. Kahar bahkan meminta Lukman agar melunasi sisa permintaannya. Setelah menerima 1,050 juta dollar, Kahar tidak pernah lagi

meminta pelunasan uang suap kepada Lukman. Masalahnya bukan karena uang tidak tersedia, melainkan Lukman sudah ditangkap KPK dalam kasus suap PON. Menurut Lukman, kalau saja dia tidak ditangkap KPK, niscaya dia masih akan berhubungan dengan Kahar untuk melunasi uang suap itu. “Kalau saya tidak masuk (ditahan), mungkin lancar juga kita kasih, biar kenyang dia,” ucap Lukman menjawab pertanyaan hakim. Sebaliknya, pada persidangan sebelumnya, Kahar Muzakir membantah telah menerima uang 1,050 juta dollar AS seperti disebutkan Lukman. Wihadi, ajudan Kahar, juga membantah menerima uang dan bahkan dia mengaku tidak kenal dengan Heriadi, sopir Lukman. Yang jelas inilah tugas akhir KPK untuk menuntaskan kasus suap PON. Apakah bakal ada tersangka baru dari kalangan DPR RI? Kita tunggu saja kiprah KPK selanjutnya. (h/kcm)

JAKARTA, HALUAN-Puluhan orang menamakan diri mereka ANAS (Aliansi Anti SBY) berunjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka meminta KPK segera mengusut dugaan korupsi pajak dilakukan keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rombongan ANAS tiba di KPK pukul 12.45 WIB. Kelompok itu berjumlah kurang dari 100 orang. Mereka meneriakkan yel-yel dan slogan meminta lembaga anti rasuah itu segera mengusut dugaan penggelapan pajak dilakukan SBY dan keluarga.”Jika KPK tidak berani mengusut hal itu, maka berarti KPK pengecut !,” kata seorang orator bernama Roni saat berunjuk rasa di Jakarta, Rabu (13/2). Rombongan itu cuma bertahan sekitar 15 sampai 20 menit, berorasi di bawah terik matahari. Setelah itu mereka membubarkan diri secara teratur. Soal dugaan penggelapan pajak ini, beberapa waktu lalu SBY pernah membantahnya. Menurut SBY, selama ini ia dan keluarganya patuh membayar pajak. Sebelumnya, pihak KPK mengaku belum mendapat laporan soal dugaan penggelapan pajak dilakukan oleh keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Namun, Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo, mengatakan masalah penggelapan pajak sebenarnya bukan kewenangan KPK. Apalagi soal manipulasi pengisian Surat Pajak Terhutang. “Yang menaungi soal penggelapan pajak adalah Undang-Undang Pajak. Perkaranya diusut oleh penyidik pegawai negeri sipil pajak atau kepolisian, bukan KPK,” kata Johan dalam jumpa pers di Gedung KPK. Menurut Johan, mencurangi pajak memang belum tentu korupsi. Dia mengatakan kalau wajib pajak bersekongkol dengan pegawai pajak memberikan suap buat mengurangkan nilai pajak, baru bisa dipidana korupsi. “Kalau manipulasi pajak tidak bisa,” ujar Johan. Namun, Johan mengakui jika laporan itu masuk ke KPK, mereka akan melakukan telaah. KPK akan melakukan penilaian buat menentukan apakah kasus itu layak diselidiki oleh lembaga anti-korupsi atau tidak. Laporan skandal pajak keluarga SBY mencuat ketika ditulis oleh surat kabar berbahasa asing, The Jakarta Post. Di situs harian itu dipaparkan sebagian dokumen pajak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dua anaknya, Mayor TNI Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro “Ibas” Yudhoyono. Dokumen itu menunjukkan pendapatan Yudhoyono pada 2011 mencapai Rp 1,37 miliar (US$ 143.000), ditambah Rp 107 juta pendapatan dari royalti. Dalam dokumen itu pula terungkap, pada 2011, SBY membuka rekening bank senilai berjumlah Rp 4,98 miliar dan USD 589.188. Sementara dalam dokumen itu, Agus Harimurti diketahui membuka empat rekening di bank yang berbeda dan rekening deposito sebesar Rp 1,63 miliar. Tidak ada informasi dari mana penghasilan itu diperoleh. Agus telah terdaftar sebagai wajib pajak sejak tahun 2007, tapi tidak menyampaikan SPT sampai tahun 2011. Sedangkan Ibas, menurut dokumen, sampai 2010 memperoleh pendapatan Rp 183 juta sebagai anggota parlemen dari Partai Demokrat. Dia juga menanam modal Rp 900 juta di PT Yastra Capital, setoran tunai sebesar Rp 1,59 miliar dan setara kas sebesar Rp 1,57 miliar. Dia memiliki total aset sebesar Rp 6 miliar yang dilaporkan pada tahun 2010, termasuk sebuah mobil Audi Q5 SUV senilai Rp 1,16 miliar. Dalam laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terdapat aset Ibas senilai Rp 4,42 miliar pada 2009. (h/mdc) >> Editor : Dodi Nurja >> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


SAMBUNGAN 7

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Pecat Pelaku .................. Dari Halaman. 1 Tiga Jalan Baru Dibangun Tahun Ini PADANG, HALUAN — Dinas Prasarana Jalan, Tata Ruang dan Pemukiman (Prasjal Tarkim) Sumatera Barat berencana membuka tiga ruas jalan lingkar timur tahun ini. Tiga jalan tersebut adalah Alahan Panjang-Pasar Baru (Painan), PaninggahanLubuk Minturun, dan Kiliran Jao-Alahan Panjang. Pembukaan tiga ruas jalan tersebut kata Kepala Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, Suprapto bertujuan membuka akses masyarakat di sekitar daerah tersebut dari keterisolasian. “Pembukaan jalan tersebut penting bagi masyarakat setempat, untuk memperlancar arus perekonomian,” katanya kepada wartawan, Selasa (12/2).

Dia mengatakan pembangunan jalan tersebut sebagai alternatif kelancaran transportasi, dan membuka keterisolasian masyarakat di sekitarnya. Proses perizinan dari Kementerian Kehutanan untuk membuka jalan baru telah selesai dan dalam proses tender. Untuk jalan Alahan PanjangPasar Baru (Painan) dibangun sepanjang 5 km. Biaya pembangunan jalan tersebut dialokasikan senilai Rp5 miliar. “Jalan yang kami bangun untuk masyarakat bukan jalan aspal, tetapi baru pembukaan akses baru. Nanti prosesnya bertahap,” katanya. Sementara itu, jalan Paninggahan-Lubuk Minturun telah dibuka 8 km dari 48 km dari panjang jalan yang direncanakan. Sedangkan jalan yang menghubungkan Kiliran JaoAlahan Panjang direncanakan dibuka sepanjang 60 km. Sekitar 30 km dari jalan tersebut adalah kawasan hutan. Pengerjaan ketiga jalan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu lima tahun. “Apa yang bisa dilakukan ya kita lakukan dulu. Sambil menunggu proses penyelesaian lahan diselesaikan oleh Kementerian

Kehutanan,” sebutnya. Dia juga berharap pemerintah Kabupaten dan Kota juga proaktif untuk membuka jalur-jalur baru, terutama di daerah masih terisolasi. “Jangan dipikir bahwa jalanjalan kampung dan perumahan masyarakat itu tugasnya provinsi. Itu tanggung jawab pemerintah Kabupaten dan Kota. Tugas provinsi membangun jalan lintas antar Kabupaten,” tegas Suprapto. Dia mengatakan tahun ini ada peningkatan jalan yang ditangai provinsi dari 1.100 km menjadi 2.300 km. Penambahan ruas jalan tersebut katanya, merupakan usulan dari Kabupaten dan Kota untuk penanganan jalan yang rusak. “Dengan adanya peningkatan penanganan jalan tersebut,otomatis, anggaran untuk perbaikan jalan juga akan meningkat,” ujarnya. Suprapto menargetkan seluruh proyek jalan nasional tuntas tahun ini. Mulai jalan DharmasrayaSijunjung, Padang-Lubuk Selasih, Kelok Sembilan, Padang-By Pass, dan ruas jalan lainnya. Untuk pengerjaan semua jalan itu, Prasjal Tarkim mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 miliar. (h/cw-sal)

Tukang Es ..................... Dari Halaman. 1 rumah tangga dikayuh. Penghasilan sebagai pedagang es itu hanya mampu untuk membeli beras atau untuk makan sekeluarga. Jadi memang sangat sulit untuk memperbaiki rumah yang dalam keadaan rusak itu,” katanya menjelaskan. Disebutkan Busri, menurut perhitungannya, biaya rehab rumah itu sekitar Rp15 juta. Jadi, bantuan yang diberikan BAZDA Pessel itu sangat membantu Busri dan ke-

luarganya. “Kami akan manfaatkan dana bantuan ini semaksimal mungkin. Yang penting rumah kami bisa layak untuk ditempati,” katanya. H Kamaruddin, Ketua Seksi Pendayagunaan BAZDA Pessel saat menyerahkan bantuan mengatakan, rumah Busri sebelumnya telah ditinjau. Dan dari hasil tinjauan itu, BAZDA Pessel menetapkan rumah itu untuk didanai.

Menurut Kamaruddin, pencairan dana untuk bedah rumah sebanyak tiga tahap. Setelah tahap pertama, berlanjut ke tahap ke dua dengan syarat ada laporan terkait penggunaan dana pertama. “Begitu pula yang ke tiga,” kata Kamaruddin. Disebutkannya, BAZDA Pesisir Selatan melakukan bedah rumah sebanyak 15 rumah setiap bulan. Setiap kecamatan memperoleh satu rumah setiap bulan. (h/har)

Ketika Penghargaan .......... Dari Halaman. 1 “Imam Bonjol tidak pernah menikah di sini, yang menikah hanya buyut kami yang merupakan pengawal dari Tuanku Imam Bonjol. Makanya makam beliau kami secara turun temurun yang menjaganya,” ujarnya. Rp1,1 Juta Bila dipandang sekilas, kompleks makam Tuanku Imam Bonjol memang terlihat bersih dan mewah. Namun tidak demikian dengan nasib penjaganya. Karena hanya dengan anggaran sebesar Rp1,1 juta yang mereka setiap empat bulan, mereka harus menjaga kompleks makam yang luas itu. Bahkan, setiap hari mereka harus turun dasar jurang dalam kompleks, untuk membersihkan

salah satu bukti sejarah, yakni batu besar tempat Tuanku Imam Bonjol melaksanakan salat. “Kami hanya terima Rp1,1 juta setiap empat bulan sekali, kami harus membersihkan seluruh kompleks makam dan juga perawatan jika ada kerusakan. Dana itu kami terima dari Depsos,” jelas Ainun. Sebelumnya, yang mengurus makam itu adalah suaminya, Abdullah (80). Namun sekarang tidak bisa lagi karena sering sakit-sakitan. Mirisnya lagi, di dekat batu besar yang digunakan Imam Bojol menjadi tempat salat tersebut, saat ini terdapat gudang miras yang sangat besar. “Kami ini hanya orang kecil yang bertugas menjaga makam, gudang

dan produksi Miras tersebut tidak ada daya kami untuk mencegahnya. Pernah ada air besar yang sempat menghancurkan gudang itu. Tapi tetap saja berlanjut,” ujarnya. Sementara Apolos sendiri dimakamkan di belakang rumah Ainun yang dulunya dibangun untuk tinggal bersama Tuanku Imam Bonjol. Rumah itupun tampak sudah lusuh dan lapuk-lapuk karena hanya masih terbuat dari papan. Rumah dan makam tersebut berada di luar kompleks makam Tuanku Imam Bonjol. Ainun dan keluarganya tidak mempunyai harapan yang banyak, namun setidaknya perhatian dan penghargaan terhadap Imam Bonjol tidak hanya sebuah pelepas kewajiban saja. (***)

Mencoba Rusunawa .......... Dari Halaman. 1 Di lantai dasar rusunawa yang bertingkat lima itu, sebuah kamar, berukuran 3,5 x 4, terlihat seorang wanita paruh baya berdiri di depan pintu, dia sibuk mengamati suasana lingkungan, kain wol bermotif abstrak setia menutupi rambutnya, dan garis garis umur terukir jelas di wajah wanita itu. Dia bernama Zulbaidah (56), atau orang sering menyebutnya Ata, wanita yang sudah mempunyai cucu itu salah satu penghuni rusunawa, tak hanya menghuni, Ata juga bertugas sebagai penjaga keamanan di Blok A Rusunawa. “Sabalun rusunawa ko ado listrik, ambo lah manjago disiko mah, kadang kadang ambo kalau lah malam pai ma cek ka lantai limo pakai senter, mamastian lai amanaman se,” ujar Ata, Rabu (13/2). Dia mengatakan, saat masih dalam tahap pembangunan ada beberapa kejadian barang perlengkapan rusunawa hilang, namun semenjak adanya penjaga keamanan hal itu kini sudah tidak ada lagi. Selain itu sejak dibukanya rusunawa beberapa keluarga sudah mulai ada yang menempati, dan penjagaan pun mulai ditingkatkan. “Nan kini ko lah mulai ado yang tingga di siko, tapi masih banyak lo yang kosong, kadang dek lah barisiko kaamanannyo tu di tingkekan pulo. Ambo baharok bisa ado pos panjago di muko paga kamasuak tu, supayo jaleh sia nan masuak kamari.” ungkap Ata. Ditambahkannya, suasana di rusunawa masih sepi meskipun sudah ada yang menempati, hal itu selain karena masih sedikit yang mengisi rumah, juga karena kebanyakan warga yang menempati , sibuk bekerja dari pagi, dan kembali

pulang hingga larut malam. “Di siko yang banyak maisi, urang yang karajonyo manggaleh, dan ado pulo anggota TNI, sahinggo banyak nan pulang malam dek batugas atau untuk mancari pitih keluarganyo. Sedangkan ambo dulunyo tingga di sekitar kawasan iko mah, dek karano kito nio pulo marubah hiduik jo tingga ditampek nan layak, alhamdullilah ambo ditawari manjago Blok A dan di agiah tampek ciek, “ tutur Ata semangat. Ata adalah sebagian warga yang ingin menempati rumah susun ala metropolitan itu, hidup dengan lingkungan berbeda, dengan fasilitas yang sama, serta harus taat dengan peraturan tertulis, yang selama ini mungkin tidak di dapatnya dilingkungannya. Begitu juga dengan salah seorang penguhuni rumah susun yaitu En (49), yang tinggal bersama istrinya Ina (29), serta kedua anaknya Abib (2) dan Yovan (7). Menempati lantai dua di rumah yang paling ujung, membuat En dan keluarganya betah, selain karena posisinya rumahnya dekat dengan pantai, hal lain karena En, sudah merasa tidak merepotkan kelurganya lagi, karena sebelumnya En tinggal bersama mertuanyanya. Menurut En yang berprofesi sebagai pedagang itu, sejak dirinya tinggal di rusunawa ada perubahan besar yang dirasakannya, karena sebelumnya dilingkungan di tempat dia tinggal banyak kendala yang dialami seperti jarak tempatnya bekerja dan jarak rumah dari tempat anaknya sekolah. “Disiko langang, tapi wak lai lah sanang, dulu awak tingga jo mintuo tu banyak sagan, kini lai lah bisa

wak maatur kondisi rumah sorang walau rumah sagadang iko tapi cukuiklah untuk kami sakaluarga. Disiko ruangannyo lah barasiah air barasih listrik lancar, lah raso tingga di ateh gedung di kota lo awak”ucap En sambil tertawa. Kepala Unit Pelaksana Teknis Rusunawa Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang Adlinsyah mengatakan. Permitaan akan rumah susun terus meningkat, terutama menjelang diresmikanya pada bulan Maret. Saat ini jumlah penghuni yang sudah menempati rusunawa sudah 30 Kepala Keluarga (KK), dari 192 rumah yang ada di dua Blok “Yang mendaftar saat ini sudah 300 orang kebanyakan yang berekonomi ke bawah, namun kita perlu untuk menyeleksinya lagi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena ini menyangkut lingkungan tempat bersosialisasi dan interaksi . Hal lain yang kita utamakan adalah persyaratan yang lengkap terutama bagi mereka yang sudah terlebih dahulu mendaftar akan kita prioritaskan,” tuturnya.. Sesaknya kehidupan terlihat dari penduduk yang terus bertambah, macet, rumah kumuh dan lalan yang semakin berkurang. Hal itu menjadi tanggug jawab pemerintah, dan saat ini satu persatu pemerintah pun melakukan atisipasi, meskipun lebih banyak timbul masalah baru dikerjakan. Namun dibangunnya Rusunawa sebagai pemecah masalah dan berasal dari uang rakyat hendaknya bisa dirasakan oleh rakyat itu sendiri, dan jangan ada lagi rakyat yang merasa sepi di negerinya sendiri seolah tak ada pemimpinnya. RIVO SEPTI ANDRIES

“Oknum yang melakukan praktik pungli, baik di JTO atau dimana saja, akan dipecat, dan diproses secara hukum. Praktik yang demikian itu, sudah melanggar peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah sebelumnya. Selain itu, perbuatan pungli itu, telah merugikan pemerintah, dan pihak yang memberikan pungutan,” ujarnya kepada Haluan, Rabu (13/2). Gubernur juga mengakui, oknumoknum yang melakukan pengutan liar di berbagai bidang, mulai dari JTO dan lainnya, sangat banyak berkeliaran di wilayah Sumbar. Untuk itu, apabila ada yang menemukan praktik pungutan liar tersebut, hendaknya segera melaporkan ke pihak yang berwajib agar oknum yang melakukan praktik tersebut, bisa diproses secara hukum. Berbeda dengan penegasan

gubernur, anggota Komisi III DPRD Sumbar Nofrizon sebelumnya, Selasa (12/2), mengusulkan segera diberikan tekanan psikologis bagi penerima dan pemberi pungutan. Karena, jika oknum yang melakukan praktik pungli itu hanya diberikan teguran, maka tidak akan mengubah perilaku yang bersangkutan. “Palaku praktik pungli harus dikenakan sanksi. Jika perlu langsung saja dipampang spanduk dilarang pungli di seluruh JTO yang ada di Sumbar supaya, para pelaku tidak bisa melakukan praktik, dan langsung mendapat efek jera,” tukasnya. Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, Nofrizon mengaku memergoki praktik pungutan liar yang dilakukan petugas di salah satu JTO. Besaran pungutan tersebut, dimulai dari Rp50 ribu sampai

dengan Rp200 ribu untuk truk yang membawa semen. “Di JTO Lubuk Selasih, saya melihat sopir truk memberikan uang sebesar Rp50 ribu. Saya tanyakan kepada petugas, dalam sehari truk yang lewat bisa mencapai 700 sampai 1.000 truk. Jadi satu hari saja, petugas di JTO bisa mendapatkan uang senilai Rp50 juta. Kalau sebulan tentu Rp1,5 miliar. Padahal di JTO tidak boleh ada pungutan,” tambahnya. Ia juga menjelaskan, hal itu bisa dibuktikan dengan melihat langsung ke lapangan. Sehingga, pemerintah tahu dan melihat praktif yang terjadi di lapangan selama ini. “Jika pemerintah maupun masyarakat tidak percaya, silahkan lakukan sidak langsung ke seluruh JTO yang ada di Sumbar,” ujarnya. (h/cw-wis)

Bos Panti ...................... Dari Halaman. 1 sekitar pukul 13.00 WIB, Rabu (13/ 2). Saat diringkus, tersangka sedang asik mengonsumsi barang haram tersebut, di kediamannya kompleks IAIN Imam Bonjol Padang. Informasi yang dihimpun Haluan, Bustamam yang merupakan bos panti pijat di kawasan pantai Padang, diringkus di rumahnya yang berada di Jalan Ujung Belakang Olo, nomor 29 Padang Barat sekitar pukul 21.00 WIB. Bustamam digerebek anggota Dit Narkoba Polda Sumbar di kediamannya yang ditemukan sedang mengosumsi sabu-sabu, dan polisipun langsung melakukan penggeledahan di rumah bos panti pijat tersebut, petugas menemukan satu linting ganja yang disimpannya di dalam kamar tidurnya. Dengan menemukan barang bukti tersebut polisi pun langsung

mengiring pemilik panti pijat tersebut ke Dirmapolda Sumbar. Kepada polisi, pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari oknum-oknum berseragam di Kota Padang. Nyayian tersangka tersebut sedang diselidiki oleh Ditnarkoba Polda Sumbar. Setelah ditangkapnya Bos Panti Pijat tersebut, Dit narkoba Polda Sumbar kemarin (13/2) siang sekitar pukul 13.00 wib, meringkus Tomi Suhairi 28, yang juga merupakan seorang resedivis dan menjadi target operasi dit Narkoba Polda Sumbar beberapa bulan lalu. Dia diringkus di ringkus di Jalan M Yunus saat menjemput sabu-sabu itu. Dari Pengakuan Tomi di hadapan penyidik narkoba jenis sabu tersebut dia dapatkan melalui rekannya dengan cara mentranfer uang terlebih dahulu dan nantinya

barang haram itu di lemparkan di tepi jalan yang sudah disepakati sebelumnya melalui via telepon. Cara tersebut membuat polisi sulit untuk melakukan pengembangan. Direktur Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Arif Rahman Hakim didampingi Kasat I Narkoba Polda Sumbar, AKBP Alidison menuturkan, kedua tersangka narkoba tersebut sudah diamankan di Mapolda sumbar. Sedangkan untuk pengembangannya dan memburu bandarnya Dirnarkoba Polda Sumbar masih mengorek informasi dari kedua tersangka. “Kita masih mengorek inormasi dari kedua tersangka, karena mereka mendapatkan barang tersebut dari jalur yang berbeda, namun kita akan upayakan untuk memburu bandarnya, “ujar Alididison kepada Haluan.(h/hri/cw-wis)

Batang Hari ................... Dari Halaman. 1 Demikian dikatakan Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Sumbar Asrizal Asnan saat hearing bersama Komisi III DPRD Sumbar, Rabu (13/2). Lebih lanjut Asrizal mengatakan, enam titik permanen yang diteliti pihaknya setiap tahun di Solok Selatan dan Dharmasraya, menunjukkan kadar merkuri yang tinggi. “Dampaknya akan sangat berbahaya bagi hewan dan tumbuhan yang hidup di sepanjang aliran sungai. Bahkan, kesehatan masyarakat sekitar juga terancam,” katanya. Keracunan merkuri bisa mengakibatkan kerusakan permanen pada otak, sistem saraf, paru-paru, usus, ginjal, dan bahkan kematian. Sekretaris Dinas ESDM Sumbar, Benni Azhar, menyebutkan jumlah kegiatan tambang yang memiliki izin di Solok Selatan hanya 33 perusahaan. Sementara di Dharmasraya jumlahnya 22 perusahaan. “Namun realita di lapangan, aktivitas penambangan dilakukan ribuan perahu dompeng di sepanjang aliran Batang Hari. Bahkan, khusus untuk Dharmasraya, tak ada satupun izin untuk penambangan emas. Yang ada hanya untuk batu bara dan sirtukil,” terangnya. Selain itu, perusahaan yang mempunyai izin itu malah banyak yag menyalahi analisis mengenai dampak

lingkungan (Amdal). Dikatakan Benni, salah satunya perusahaan Geominex Solok Selatan dan Geominex Sapek. Kedua perusahaan itu hanya diizinkan memakai kapal keruk, tapi mereka malah menggunakan eksavator. Padahal izin lingkungan untuk pengerukan tidak ada. Untuk mengatasi hal ini, menurut Benni, tahun 2012 lalu, gubernur sudah menyurati sejumlah kepala daerah agar meninjau ulang perizinan tambang tersebut. Karena mereka yag mengeluarkan izin. Namun langkah kongkrit hingga kini belum juga terlihat. Untuk itu, sejumlah anggota dewan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi III, Arkadius Dt Intan Bano, mendesak pemerintah membentuk sekretariat bersama untuk mengatasi persoalan itu. “Karena masalah ini sangat komplek, seharusnya melibatkan semua SKPD terkait, seperti Bapedalda, ESDM, Kehutanan, PSDA dan Satpol PP. diharapkan pemerintah mengajukan anggarn untuk menunjang unit kerja ini. Jadi, bisa kita bahas pada APBD Perubahan nanti,” ucapnya. Gagal Atasi Tambang Ilegal Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Yulman Hadi mengatakan, razia tambang emas ilegal yang digelar Ditreskrimsus Polda

Sumbar di Kabupaten Solok Selatan (Solsel) merupakan bukti kegagalan pemerintah mengawasi keberadaan tambang liar itu dari awal. “Bukan jumlah ekskavatornya yang dipermasalahkan. Namun penambangan ilegalnya. Harusnya penambangan ilegal ini bisa diketahui sejak awal,” katanya. Kepala daerah, kata Yulman Hadi harus bertindak tegas terhadap penambang ilegal ini. Termasuk juga menyediakan aturan yang jelas bagi penambangan hasil bumi ini. “Pemangku jabatan harus melakukan penertiban sehingga mengurangi resiko dampak lingkungan penambangan ini,” katanya. Dalam aturannya nanti, harus ada sinergi terhadap pihak-pihak yang terkait dalam penambangan tersebut sehingga tidak timbul aksi anarkis. Melalui aturan ini juga, tambah Yulman, turut memuat analisis dampak lingkungan (amdal) yang dilakukan. Termasuk juga luas areal yang bisa digunakan. Aturan ini juga mencakup untuk pejabat yang memiliki kewenangan, sehingga tidak saling tuding. “Jangan sampai ketika menemukan kasus penambangan liar, beberapa pihak mengelak dan menuduh pihak lain yang lebih bertanggung jawab,” katanya. (h/ cw-eni/met)

SBY dan Anas ................. Dari Halaman. 1 kata Julian di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (13/2). Julian mengatakan, Presiden merasa tak nyaman dengan pemberitaan tersebut. Presiden berharap KPK melakukan pengusutan secara serius dan transparan atas kebocoran dokumen itu. Jika diperlukan, Presiden menyarankan KPK bekerja sama dengan kepolisian. Presiden juga menyoroti sikap pihak-pihak tertentu yang tanpa beban melakukan pembocoran rahasia negara. Padahal, menurut Presiden, kebebasan dan keterbukaan informasi publik ada aturannya. “Siapa pun yang bersalah mesti diberikan tindakan sesuai ketentuan perundang-undangan. Negara kita negara hukum. Oleh karena itu, hukum mesti ditegakkan,” kata Julian. Jika nantinya hasil investigasi ternyata tidak terbukti ada keterlibatan staf Istana, Presiden meminta nama baik yang bersangkutan harus dipulihkan. Julian menegaskan, lembaga Kepresidenan tidak pernah mencampuri urusan lembaga lain termasuk KPK. Begitu pula Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kata dia, sangat menghormati kewenangan KPK dan tak akan ikut campur dalam proses penegakan hukum. “Secara resmi presiden tidak pernah menginstruksikan, meminta kepada staf untuk melakukan apa yang disebut intervensi, termasuk dalam sprindik KPK,” kata Julian.

Tidak Dilengserkan Pecah kongsi SBY-Anas juga dibantah Roy Suryo. Menurut Menteri asal Partai Demokrat ini, tidak ada niat sedikit pun dari Majelis Tinggi Partai untuk membelokkan agenda Rapimnas menjadi ajang untuk melengserkan Anas Urbaningrum dari kursi ketua umum. Roy menegaskan, Rapimnas yang akan dilaksanakan tanggal 17 Februari nanti hanya untuk melakukan penandatangan pakta integritas seluruh kader Demokrat hingga ke tingkat DPC. “Saya bisa pastikan tidak ada keinginan untuk ke sana (KLB),” jelas Roy usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu. Roy juga membantah ada rencana Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menonaktifkan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum. “Mas Anas masih sebagai wakil ketua majelis tinggi, enggak ada kata-kata menonaktifkan, mengkerdilkan, yang ada Majelis Tinggi mengambil kewenangan, ini pun ada periodesasi, nanti ada pada saatnya dicabut sampai kondisi normal,” imbuhnya. Terkait wacana Kongres Luar Biasa (KLB) yang dihembuskan akan dilakukan oleh Demokrat, sekali lagi Roy membantah bahwa Demokrat akan melakukan KLB. “Belum, pada hari minggu memang akan ada pertemuan dengan semua jajaran, DPD dan DPC itupun tidak dalam rangka apa yang tadi dise>> Editor : Ismet Fanany MD

butkan. Itu tanda tangan pakta integritas,” tegas dia. Sedangkan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan, jika dalam tiga bulan proses penataan sudah terlaksana dengan baik, maka Ketua Umum PD Anas Urbaningrum dapat kembali memimpin partai seperti sedia kala. Paling lambat, proses perbaikan internal akan berlangsung selama satu tahun. “Ya penataan ini ditargetkan memang sampai akhir tahun yang diputuskan dalam Majelis Tinggi. Itu paling lambat, kalau nanti 3 bulan situasi sudah kembali, kepercayaan publik sudah kembali, maka tentu kita kembali seperti biasa, ketua umum bisa laksanakan tugasnya seperti biasa,” ungkap Marzuki. Saat ini, PD terus melakukan penataan dan pembenahan internal partai mulai dari tingkat pusat hingga daerah dengan menandatangani pakta integritas. Usai penandatanganan, segera dilakukan tindak lanjutnya. “Kalau nanti kita survei publik tidak persepsikan bahwa PD bukan seperti sekarang sebagai partai terkorup, itu persepsi, bukan fakta. Persepsi publik yang vonis PD begitu,” tandasnya. Saat ditanya soal Anas yang belum menandatangani pakta integritas seperti yang diminta Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono, Marzuki yakin mantan anggota Komisi Pemilihan umum (KPU) itu akan segera melakukannya. (h/dn/kcm) >> Penata Halaman : David Fernanda


8

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Pessel Gelar PDT Expo 2013

Bupati Pessel H. Nasrul Abit dan Wakil Bupati H. Editiawarman

Pemerintah pusat memberikan apresiasi terhadap perkembangan pembangunan daerah di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). Apresiasi ini ditunjukkan dengan dipercayanya Pessel sebagai tuan rumah kegiatan “Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Expo 2013�. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh kabupaten daerah tertinggal seIndonesia yang akan dihadiri oleh tiga Menteri RI serta gubernur Sumbar. Kegiatan ini akan dibuka, Senin 15 April 2013 di Pantai Carocok Painan, Pessel dan berakhir 22 April 2013 Serangkaian dengan kegiatan PDT Expo 2013 juga digelar peringatan Hari Jadi Pessel ke-65. Untuk pertama kali, hari jadi itu dirayakan secara meriah dan semarak serta diisi dengan kegiatan festival langkisau dengan berbagai lomba, Bazar serta menampilkan kesenian tradisional. Bupati Pessel H. Nasrul Abit mengatakan, upaya untuk membebaskan masyarakat dari

daerah tertinggal, maka program pembangunan lebih diperioritaskan terhadap pembangunan insfrastruktur seperti jalan dan jembatan. Infrastruktur ini merupakan hal utama membuka akses daerah pelosok sampai ke pusat kota. Dengan infrastruktur juga modal mendongkrak perekonomian masyarakat, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), pembangunan pendidikan dan kesehatan. Pembangunan ini terus menunjukan perkembangan kemajuan secara signifikan Dengan adanya kegiatan PDT Expo 2013 tersebut tentu akan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah, terutama bagi masyarakat. Terbukanya peluang berbagai usaha seperti, usaha transportasi, perdagangan berbagai kerajinan home industri, restouran, rumah makan dan lainnya. Dengan peserta berasal dari berbagai daerah di nusantara juga menguntungkan bagi masyarakat terutama terhadap pengusaha hotel. Penginapan jelas akan penuh terisi oleh pengunjung, kemudian juga rumah masyarakat bisa menampung mereka dengan sistim sewa. Daerah Kabupaten Pesisir Selatan bertekad akan keluar daerah tertinggal menjelang akhir jabatan pasangan H Nasrul Abit dan Editiawaraman 2015 mendatang. Masyarakat Pessel tentu akan bangga serta akan memberikan dukungan terhadap kelancaran pelaksanan kegiatan PDT Expo 2013, karena momen yang berharga dan bergengsi ini merupakan sebagai promosi Pessel ke nusantara, bahwa Pessel salah satu daerah yang banyak memiliki kawasan wisata yang tidak kalah dengan objekwisata yang ada di Indonesia. (h/adv)

LOKASI kegiatan PDT Expo 2013 di Pantai Carocok Painan

DAERAH Koto Baru Sei Lundang di Tarusan terbebas dari daerah tertinggal

LOMBA Renang antar pulau tingkat Nasional di Carocok Painan

PEMBENAHAN lokasi PDT Expo 2013

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


9

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

TAB KOTO LALANG BEROPERASI

Ditilang, 25 Truk Enggan Masuk Terminal

MULAI Rabu (13/2), TAB Koto Lalang mulai beroperasi. Kendaraan yang masih parkir di pinggir jalan dan enggan masuk terminal, terpaksa ditindak tegas. Salah satunya dengan mencopot plat nomor polisi truk yang parkir di pinggir Jalan Simpang Haru-Indarung. DISHUB KOMINFO

PADANG, HALUAN— Dinas Perhubungan Kominfo Padang membuktikan janjinya untuk menertibkan truk yang mangkal di pinggir jalan.

Sebanyak 75 truk yang memenuhi pinggir jalan di sepanjang Jalan Simpang Haru-Indarung, berhasil dihalau masuk ke Terminal Angkutan Barang (TAB) Koto Lalang, Bandar Buat, Rabu (13/2). Sedangkan 25 truk lainnya terpaksa ditindak tegas. Buku KIR kendaraan ditilang karena sopirnya tetap bertahan, tidak mau masuk terminal. Alasannya mereka cuma sebentar parkir dan segera berangkat.

Sebagian lainnya, kendaraan ditinggal tanpa ada sopir sehingga plat nomor polisi kendaraannya terpaksa dicopot. “Kita berhasil menghalau 75 truk yang parkir di pinggir jalan masuk ke TAB Koto Lalang. Sedangkan 25 truk lainnya terpaksa kita tindak tegas dengan menilang Buku KIR dan mencopot plat nomor polisinya,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kominfo Padang, Firdaus Ilyas disela-sela penertiban.

Para sopir truk yang bandel ini pun diminta untuk mengambil Buku KIR dan plat nomor polisi kendaraannya di TAB Koto Lalang. Setiap mereka yang datang untuk mengambil barang miliknya, langsung diberikan arahan agar tidak lagi parkir di pinggir jalan. Firdaus yang didampingi Kabid Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Richardi Akbar, Kabid Pengendalian Operasi Bahar, Kepala UPT TAB Bastian dan Kasi Penegakan Hukum Eri Sanjaya lebih jauh mengatakan, penertiban ini adalah bagian dari upaya menindaklanjuti harapan masyarakat, yang resah yang banyaknya truk parkir di pinggir jalan. Keberadaan truk itu menyebabkan menyempitnya badan jalan dan sangat rawan kecelakaan. Selain itu, Terminal Angkutan Barang (TAB) Koto Lalang secara penuh mulai beroperasi Rabu (13/2), dengan menempatkan petugas UPT TAB sedikitnya 20 orang. Sehingga tidak ada alasan bagi sopir truk tidak masuk ke terminal. Apalagi TAB Koto Lalang mampu menampung sedikitnya 200 unit truk. Terminal yang dibangun dengan dana APBD Kota Padang tahun 2012 sebesar Rp5,3 miliar itu, dilengkapi fasilitas perkantoran, kantin, MCK, tempat istirahat dan sarana penunjang lainnya. Sangat nyaman bagi sopir truk untuk beristirahat. “Kita berharap, dengan dioperasikannya TAB Koto Lalang ini, tidak ada lagi truk yang mangkal di sepanjang jalan Simpang Haru–Indarung. Bila masih ada truk yang bandel, kita akan tindak tegas, termasuk dengan menderek truk tersebut dan ditempatkan di Kantor Polsek Lubuk Kilangan untuk diproses menurut hukum,” ujar Firdaus. (h/vie)

DIREKSI Semen Padang foto bersama dengan Tim Improvemen Event 2012

ASDEP KEMENTERIAN LH SOSIALISASI PENILAIAN KINERJA LINGKUNGAN

PTSP Targetkan ‘Proper Hijau’ PADANG, HALUAN — PT Semen Padang menargetkan bisa meraih predikat Proper Hijau tahun ini. Proper adalah penilaian kinerja pengelolaan lingkungan yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup setiap tahun. Warna merupakan indikator peringkat Proper. Ada lima warna (peringkat) dari Proper yakni Emas, merupakan peringkat tertinggi (lebih taat). Kemudian Hijau (lebih taat), Biru (taat), serta merah dan hitam (belum taat). “Semen Padang sejak dua tahun terakhir meraih Proper Biru, yang mengartikan cukup taat mendukung program pengelolaan lingkungan. Semen Padang ingin lebih taat lagi, makanya kita targetkan meraih Proper Hijau tahun ini,” kata Direktur Utama PT Semen Padang, Munadi Arifin seiring menyemangati seluruh karyawan saat Seminar Sehari dengan tema “Proper” dalam rangka Bulan Mutu dan K3 Nasional PT Semen Padang di Gedung Serba Guna (GSG), Rabu (13/2). Untuk mewujudkan target tersebut, Munadi berharap, unit di lingkungan perusahaan pabrik semen itu dapat meningkatkan kinerja, terutama di bidang manajemen pengelolaan lingkungan. Sebab, penilaian Proper itu meliputi area Sistem Manajemen Lingkungan, pemanfaatan limbah dan konservasi sumber daya, CSR, pencemaran laut, pencemaran air, pencemaran udara, pengelolaan limbah B3, dan penerapan AMDAL. “Makanya, kita berharap melalui seminar ini dapat memberikan pemahaman dan pencerahan kepada semua pihak

mengenai langkah-langkah apa saja yang perlu ditempuh untuk mendapatkan Proper Hijau,” harap Munadi pada seminar yang juga dihadiri jajaran direksi dan komisaris perusahaan serta undangan dari perwakilan Bapedalda Sumbar, Bapedalda Padang, Dinas Tenaga Kerja Padang, unsur perguruan tinggi, Polsek Luki, Polsek Pauh, dan tokoh masyarakat. Sementara itu, Asisten Deputi Pengendalian Pencemaran Manufaktur Prasarana dan Jasa Kementerian Lingkungan Hidup, Sabar Ginting yang tampil sebagai nara sumber pada seminar itu menjelaskan tentang program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup (Proper). “Proper merupakan instrumen penataan alternatif yang dikembangkan untuk bersinergi dengan instrumen penataan lainnya, guna mendorong penataan perusahaan melalui penyebaran informasi kinerja kepada masyarakat,” jelas Sabar pada acara yang dihadiri sekitar 600 peserta tersebut. Lebih lanjut dikatakan, Program Proper dikembangkan di Indonesia sejak 1995. Tahun 1996 Indonesia pernah memperoleh zero emission award dari University of United Nations Tokyo sebagai Model Public Disclosure Program di beberapa negara Asia dan Amerika Latin. PT Semen Padang dalam dua tahun terakhir telah meraih Proper Biru, dan 2013 menargetkan Proper Hijau. “Saat ini yang telah menerima Proper Emas di antaranya, PT Semen Gresik (sekarang PT Semen Indonesia, Tbk (Persero),” kata Sabar. (h/vid)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Irvand


10 PADANG

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

PEMBEBASAN BYPASS DUA JALUR

Ukur Ulang Lahan Ditenggat 10 Hari LINGKAR

PADANG, HALUAN — Tim pembebasan lahan konsolidasi untuk pembangunan jalur dua Bypass, kembali melakukan pengukuran ulang di sekitar simpang Ketaping, Kuranji, Rabu (13/2).

Valentine, Tee Box Hadirkan Spicy PADANG, HALUAN — Menyambut Valantine Day, Tee Box Community Center menggelar iven bagi pencinta hiburan malam di Kota Padang. Tidak tanggung-tanggung, Spicy langsung didatangkan dari Jakarta untuk menghibur para clubbers Kota Padang, hari ini Kamis (14/2) malam. Sekilas tentang Spicy, grup vokal yang beranggotakan empat para gadis cantik ini bernama Ayu Churulaini, Lady Shinta, Nonna Ayu, dan Shanli Dong-Dong ini terbentuk dua tahun lalu. Mereka adalah kumpulan para model catwalk asal Jakarta dan membentuk single perdana “Ya Cuma Kamu”. Spicy merupakan satu-satunya grup vokal yang anti lipsync. “Nama Spicy ini kami dapat karena kami ingin menjadi bumbu dalam blantika musik di Indonesia,” kata Lady Shinta saat jumpa pers di Tee Box, Rabu (13/2). Selain itu, pada malam Valentine yang akan diadakan hari ini di Music Room Tee Box, akan dibuat bernuansa pink dengan konsep seksi yang elegan. Tidak hanya penampilan seksi dari Spicy, tapi malam itu para clubbers juga akan dihentakkan dengan penampilan band D.Plust yang mengiringi penampilan Spicy hingga usai. Dengan penampilan langsung dari D.Plust Band dibalut aliran classic rock, pop, dan dance dari Spicy menambah hari valentine para clubbers lebih bermakna. “Yang jelas D.Plust akan memberikan penampilan terbaik, dan lima personel D.Plust sudah siap dengan kolaborasi ini,” ujar Ilham Sentosa, Manager Music Room Tee Box.(h/rvo)

Walikota Lantik 118 Pejabat UPTD PADANG, HALUAN—Walikota Padang, Fauzi Bahar melantik pejabat di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Palanta, Rabu (13/2). Jumlah pejabat yang dilantik sebanyak 118 orang, diantaranya Suhadi yang ditempatkan di UPTD Dinas Pendidikan. Dalam kesempatan tersebut Fauzi Bahar mengatakan, pejabat yang dilantik bukan hanya sekedar naik pangkat saja. Diharapkan UPTD tersebut dapat bekerja maksimal dengan anggaran tahun 2013. Jabatan bukan hak, akan tetapi kepercayaan pimpinan kepada bawahan. Sehingga perlu dibayar dengan kerja sunguh-sunguh dan penuh tanggung jawab,”ucap Fauzi Bahar. Fauzi Bahar menyebutkan, pejabat yang dipindahkan ataupun diangkat ke tempat kerja yang baru harus bisa menjalankan kerja di tempat baru dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai jabatan yang baru tersebut dijadikan untuk meraup keuntungan. “Jabatan tersebut jangan menjadikan kita sombong. Siapapun yang dilantik, akan mempunyai tanggung jawab yang sama,”tutur Fauzi Bahar. (h/cw-oos)

UKUR ULANG — Tim Pembebasan Lahan Bypass Dua Jalur Pemko Padang terus melakukan pengukuran ulang lahan masyarakat di kawasan Simpang Ketaping, Kuranji, Rabu (13/2). Tenggat waktu 10 hari harus tuntas. PARWIS

PANSUS III DPRD

Menyalahi Tupoksi, DPKA Ikut Mengurus Zakat PADANG, HALUAN — Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kota Padang mencurigai, Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Badang Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang tidak profesional dan transparan. Hal itu terkait dua laporan rekapitulasi zakat PNS Golongan II A ke di Bank Nagari dari Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Padang dan Baznas Kota Padang yang diterima Pansus III. “Kami belum bisa menyimpulkan hasil Pansus ini. Namun, kami akan kembali memanggil Baznas untuk mempertanyakan soal laporan rekap zakat PNS yang kami terima,” kata Ketua Pansus III DPRD Kota Padang, Hadison kepada Haluan, Rabu (13/2). DPKA diminta secara lisan oleh kepala daerah untuk membantu tugas Baznas dalam merekap laporan zakat PNS yang ada di Bank Nagari. Sayangnya, legalitas mereka tidak diperkuat dengan SK.

Artinya, ada dua kewajiban yang harus dilaksanakan DPKA yakni tugas kedinasan dan di lembaga zakat. Tak hanya itu, Pansus juga mempertanyakan soal dana amil yang dinilai belum terkelola maksimal. Pasalnya, zakat PNS dikumpulkan melalui bendaraha masing-masing SKPD untuk disetorkan ke Bank Nagari. Dengan demikian, bendahara SKPD tersebut juga termasuk pengumpul zakat atau yang lebih dikenal dengan Amil. Sayangnya, mereka tidak mendapatkan bagian dari dana amil sebesar 2,5 persen dari zakat yang dikumpulkan. “Ini jelas penyimpangan pekerjaan. Begitu juga dengan bendahara SKPD yang juga bagian dari amil yang seharusnya menerima dana amil,” ujar kader PKS ini. Sementara itu Anggota Pansus III DPRD Kota Padang Yulisman mengatakan, walikota hanya mengimbau PNS Golongan I C untuk

membayarkan zakat. Namun kenya taannya di lapangan, PNS tersebut tetap diwajibkan untuk membayarkan zakat. Dan juga mempertanyakan variabel pemotongan zakat sebesar 2,5 persen. Karena jumlah potongannya bervariasi. “Kami tahu berapa lah gajinya PNS Golongan I C, belum lagi potongan lainnya. Jika mereka diwajibkan untuk membayar zakat, berapa lah penghasilan yang akan mereka terima setiap bulannya,” ujarnya. Menanggapi hal itu Sekretaris DPKA Kota Padang, Syahendri Barkah mengakui, jika tugas yang dilaksanakan itu hanya berdasarkan permintaan walikota dan tidak mempunyai SK sebagai legalitas. Tugas itu juga diakui menambah beban kerja DPKA. “Tugas untuk membantu Baznas itu hanya berdasarkan permintaan lisan walikota tidak di SK kan. Jelas itu akan menambah tugas dari DPKA. Tugas di dinas saja sudah cukup berat,” tambahnya. (h/ade)

PROFIL KELURAHAN PADANG PASIR

KJKS BMT Dorong Perkembangan UKM PADANG, HALUAN — Kelurahan ini adalah salah satu dari sepuluh kelurahan yang ada di Kecamatan Padang Barat. Mempunyai 6 RW dan 22 RT, dengan jumlah penduduk sebanyak 5.429 jiwa. Sedangkan luas wilayahnya 62 hektar. Kelurahan ini memiliki Koperasi Jasa Keuangan Jasa Syariah (KJKS) Badan Maal Wa Tamwil (BMT), merupakan satu dari i 104 KJKS yang ada di kelurahan se-Kota Padang. KJKS ini dibentuk pada 2010 lalu. Saat ini, KJKS telah mampu menggenjot perekonomian Usaha Kecil Menengah (UKM) di kelurahan. Hal ini terlihat dari sekitar 75 persen warga kelurahan yang memiliki UKM memanfaatkan KJKS sebagai lembaga simpan pinjam. Pada 2010-2011 lalu,

KJKS BMT ini mempunyai Sisa Hasil Usaha (SHU) sebanyak Rp6 juta. Sedangkan pada periode 2011-2012 meningkat tajam, dengan SHU sebesar Rp23 juta per tahun. Hal ini jelas meningkatkan usaha kecil menengah menjadi berkembang pesat. “Biasannya pembiayaan dipinjamkan kepada Kelompok Usaha Bersama (Pokusma), seperti warga yang mempunyai usaha jualan lontong, kedaikedai kecil, jual pulsa dan lain sebagainya. KJKS BMT fokus membantu usaha kecil menengah ke bawah,” kata Mira, Bagian Pembukuan KJKS BMT, Kelurahan Padang Pasir. Sementara itu, Nadia Ulfa, Manajer KJKS BMT Padang Pasir saat ditemui Rabu (13/ 2) menyatakan, KJKS BMT yang ada di kelurahan ini merupakan milik Kota Padang

yang bekerja sama dengan pengurus dan pendiri KJKS BMT Kelurahan. Sejak 2010 lalu, Pemko Padang mengucurkan dana Rp300 juta kepada KJKS, dengan syarat telah memiliki saham sebesar Rp30 juta dari pengurus atau pendiri. Dana saham Rp30 juta itu berasal dari 5 orang pengurus dan 43 Pendiri KJKS BMT. Mereka disebut sebagai pemegang saham. Selain simpan pinjam, KJKS BMT juga menyediakan jasa seperti pembayaran seluruh rekening seperti pulsa, telepon, internet dan lain sebagainya. Sama persis seperti kantor pos. Hal ini tentu memudahkan warga dalam mengurus urusan kebutuhan pribadinya. “Jadi KJKS BMT Padang Pasir ini telah mampu menjadi perpanjangan tangan

KJKS BMT Padang Pasir bersebelahan dengan Kantor Lurah Padang Pasir. Terlihat seorang warga memasuki Kantor KJKS BMT. DAPIT ALEXSANDER pemerintah di kelurahan untuk mendorong perkembangan UKM. Selain itu, dapat mendorong warga agar

mempunyai usaha kreatif sehingga menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan,” tutupnya. (h/cw-lex)

Pengukuran berjalan aman dan lancar. Penghulu Adat Suku Koto Tigo Buah Paruik, Koto nan Batujuah, Kenagarian Pauh IX, Kecamatan Kuranji, Yarman Datuak Rajo Ibrahim, ikut langsung mendampingi tim melakukan pengukuran. Dia berharap, tim dapat bekerja melakukan pengukuran secara akurat. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari salah paham antara warga dengan pemko pada tahap konsolidasi nantinya. “Biarlah lambat, asal batas dan luas tanah warga jelas. Jadi pada saat konsolidasi nanti, tidak ada lagi perselisihan, ataupun pertayaan warga kepada Pemko. Jangan sampai gara-gara masalah ukuran dan batas yang tidak cocok, pembangunan menjadi tertunda. Intinya, ukur dulu luas tanah yang akan dipakai untuk pembangunan jalan. Dengan demikian, akan terlihat berapa kurangnya tanah warga, dan mana yang akan dikonsolidasi,” ujar Yarman. Sementara itu, Asisten I Setdako Padang, Yosefriawan selaku Ketua Tim Pembebasan Jalur Dua Bypass mengatakan, seharusnya pe-

ngukuran ulang yang dilakukan itu, harus selesai secepat mungkin. Hal itu mengigat, terbatasnya waktu yang diberikan oleh Walikota untuk menyelesaikan pengukuran ulang tersebut. “Walikota hanya memberikan waktu 10 hari. Mau tidak mau, dalam jangka 10 hari itu, pengukuran harus siap. Tapi, kalau warga memnita harus melakukan pengukuran dengan sangat rinci, kami takut waktu yang 10 hari itu, tidak cukup,” ungkapnya. Dikatakan, minimnya waktu untuk pengukuran ini, mengingat jadwal investigasi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Korea, yang diperkirakan akhir bulan Februari atau awal Maret mendatang. “Informasi terbaru, Pemerintah Korea akan melakukan investigasi kelayakan pembangunan pada akhir Febuari atau awal Maret 2013 ini. Untuk itu, kami akan memfokuskan seluruh personil untuk menyelesaikan pengukuran ini dengan cepat. Karena, kalau tidak tuntas, bisa-bisa dana hibah senilai Rp500 miliar itu, akan dialihkan ke daerah lain,” tukasnya. (h/cw-wis)

DKK AKAN URUS KE KEMENKES RI

17.000 Warga Miskin Tak Terdata Jamkesmas 2013 PADANG, HALUAN — Penggunaan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) tahun 2012, akan berakhir 28 Februari mendatang. Namun tidak semua peserta tahun 2012 dapat memanfaatkan kartu sehat tersebut pada tahun 2013. Sebab, 17.000 warga diantaranya tidak terdaftar sebagai penerima Jamkesmas. Namun, Dinas Kesehatan Kota Padang memastikan, mereka yang tidak terdata ini, akan diupayakan untuk tetap menjadi peserta Jamkesmas. Data mereka yang sudah divalidasi, segera dibawa ke pusat. Begitu pula data ganda penerima Jamkesmas dan Jamkesda, juga akan diklarifikasi. Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, drg. Frisdawati A.Boer,MM menjelaskan, persoalan kartu ganda, pemegang kartu Jamkesmas dan kartu Jamkesda akan dituntaskan Sabtu (16/2). Dan minggu depannya lagi, akan dituntaskan persoalan 17.000 warga yang tidak terdaftar sebagai penerima Jamkesmas tahun 2013. “Kita akan tuntaskan secepatnya masalah ini. Masyarakat tak perlu khawatir. Pemegang kartu ganda, dapat dituntaskan Sabtu besok,” katanya. Dikatakan, pihaknya telah menggelar rapat internal, berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah dan para camat se-kota Padang pada Senen (11/2) lalu. Pembahasannya adalah mengenai permasalahan Jamkesmas dan Jamkesda.

>> Editor : Devi Diany

“Kami akan upayakan 17.000 warga pengguna Jamkesmas 2012 tetap mendapat layanan Jamkesmas pada 2913 ini. Syaratnya, tentu mereka harus melengkapi data ke kelurahan dengan membawa KK, KTP dan fotocopy kartu Jamkesmas lama,” katanya. DKK pun mengimbau, agar pihak kelurahan sesegera mungkin menyelesaikan persoalan kartu Jamkesmas ini, sekaligus adanya pemegang kartu ganda. Data mereka akan dibawa datanya ke Kemenkes RI di Jakarta. Data itu akan direvisi. Kasi Kesejahteraan Sosial, Kelurahan Rimbo Kaluang, Mardiati menyatakan, memang banyak warga yang mengeluhkan tentang Jamkesmas dan Jamkesda ini. Hal ini dikarenakan, sebelumnya mereka mendapatkan kartu Jamkesmas, tetapi saat ini nama mereka tidak terdata lagi. Warga pun menuntut pihak kelurahan. Bila tidak bisa menerima Jamkesmas, mereka berharap dapat menjadi peserta Jamkesda. “Kami bersyukur jika ada solusi dari Dinas Kesehatan Kota Padang, tentang akan diselesaikan jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin ini,” katanya. Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Unand, Afriendi SHI, MH, mengatakan, seharusnya antara Dinas Kesehatan Kota Padang dengan aparat kecamatan atau kelurahan lebih intens melakukan koordinasi dan komunikasi. Sehingga warga miskin tak dirugikan. (h/cw-lex)

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


DARI NAGARI KE NAGARI 11

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

LINGKAR Dishub Kominfo Bangun Musala PASBAR, HALUAN — Hal yang dilakukan Dinas Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Pasaman Barat ini, pantas di contoh oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya. Demi cita-cita membangun Mushala di komplek kantor, para pegawai dinas itu berkebun jagung pada areal kosong belakang kantor. Kebun jagung Dishub itu sudah beberapa kali panen. Hasilnya lumayan, sekarang Mushalla pun mulai terbangun. Dinding Mushala yang diberi nama Al-Hidayah itu sudah tegak, tinggal menaikkan kuda-kuda serta atap. “Alhamdulillah berkat hasil kebun jagung memanfaatkan lingkungan belakang kantor dan sumbangan para staf, mushalla yang sudah lama kita inginkan hampir terwujud,” kata Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Pasbar kepada Haluan kemarin (13/2) di kantornya. Mardani yang didampingi Ketua Pembangunan Mushalla tersebut, Zul Bahar yang juga Kepala UPT PKB dinas setempat menuturkan, sudah lama para staf dan pegawai Dishub menginginkan ada tempat ibadah di komplek kantor. Sebab, lokasi kantor jauh dari masjid yang ada. Sehingga menyulitkan para pegawai Dishub untuk menunaikan ibadah pada hari kerja. “Paling dekat masjid didekat kantor DPRD, jauh, sehingga kita disini terpaksa melaksanakan sholat di ruangan masing-masing,” tukasnya. Prihatin dengan kondisi itu, timbul niat untuk membangun mushalla di komplek kantor. “ Ada rencana tapi tidak ada dana, sehingga muncul pula ide untuk bertanam jagung dengan memanfaatkan areal kosong belakang kantor,” imbuhnya. Ide tersebut kata Mardani membuahkan hasil, jagung tumbuh subur hasilnya lumayan untuk memulai pembangunan mushalla. Ditambah sumbangan dari para pegawai, serta ada juga dari mitra Dishub. Disisi lai ia katakan, pembangunan Mushalla tersebut juga dalam rangka mendukung visi Bupati Pasbar, membangun Pasbar diatas tadah agama. Dan bertanam jagung juga mendukung program pemerintah Pasbar sebagai kabupaten jagung. “Walaupun kita bukan SKPD yang terkait langsung dengan pertanian, tapi kita juga peduli dan tanggap terhadap program pemerintah,” kata Mardani. Ditambahkan Ketua Pembangunan Mushalla, Zul Bahar, nantinya mushalla tersebut jika sudah selesai selain dijadikan tempat ibadah sholat juga akan diselenggarakan wirid di mushalla itu. “Paling tidak satu kali dua minggu, kita wirid disana,” terangnya. Ia mengungkapkan, dengan berdirinya mushalla itu, disambut gembira oleh para pegawai Dishub. Makanya, selain dari hasil panen jagung mereka juga rela menyisakan sedikit pendapatannya untuk disumbangkan ke mushalla. (h/dka)

IMPIAN DELI-SIMAI JADI KENYATAAN

Rumah Reyot Dibangun Baru PASBAR, HALUAN — Prihatin benar nasib keluarga Deli dan Simai, warga Jorong Tinggam agari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat.

SERAHKAN YASIN — Bupati Pasbar, H. Baharuddin R menyerahkan bantuan kitab yasin dan asmaul husna kepada kelompok wirid yasin Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aua, Rabu (13/2). ANDIKA

BUPATI HADIRI MAULID NABI DI SUNGAI AUR

Lanjut Sekolah, Harus Bisa Baca Alquran PASBAR, HALUAN — Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin R hadir pada peringatan Mauid Nabi yang diselenggarakan masyarakat Sungai Aua di Masjid Raya Sungai Aua, Kecamatan Sungai Aua, Pasbar, Rabu (13/2). Peringatan itu selain dihadiri ratusan jemaah juga hadir Camat setempat, unsur Muspika serta para SKPD dari kabupaten. Kata Bupati, peringatan maulid nabi yang setiap tahun digelar oleh umat Islam di seluruh dunia, menjadi bukti ungkapan kemuliaan, keagungan dan kecintaan umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW. “Melalui momentum peringatan ini,sengaja kita datang dalam rangka silatuhrahmi dan segaligus peringatan tersebut meyangkut Visi Misi Bupati Pasbar membangun di Atas Tadah Agama yang hanya ada di Pasbar ini, “ kata Baharuddin Disampaikannya, Pasaman Barat memiliki 212 jorong dan Pemda Pasbar telah menempatkan da’i di setiap nagari untuk memberikan pembinaan agama demi

menunjang program pembinaan Wajib Pandai Baca Tulis al-Quran, Ia menegaskan kembali bahwa bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikannya ke SMP dan SMA tidak akan diterima sebelum ada sertifikat yang dikeluarkan oleh dai nagari yang bersangkutan. “Saya telah menginstruksikan kepada semua kepala sekolah agar tidak menerima siswa dan siswi yang tidak pandai baca tulis alQur’an,” tegas Bupati. Diberlakukannya aturan itu bertujuan untuk meningkatkan amalan dan ibadah generasi muda Pasaman Barat ke arah yang lebih baik, sehingga menjadi generasi yang tahu dengan agama sesuai dengan visi daerah menjalankan pembangunan di atas tadah agama. “Untuk itu dalam peringatan aulid ini, mari kita bentengi agama di Pasbar demi pembangunan kearah yang lebih baik,” tungkasnya Sementara itu Ketua Pengurus Masjid Raya, Sastri menyampaikan sesuai visi misi Pemeritah Pasbar mereka telah menjalankan

pengajian-pengajia secara rutin dan juga mendirikan TPA/MDA dengan guru yang berkualitas. Disamping itu juga telah menyalurkan santunan kepada 49 orang anak yatim dan kurang mampu sebesar 50 ribu setiap. “ Kegiatan peringatan Maulid ini juga disamping sebagai wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW yang bermuara kepada peningkatan keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT, juga merupakan salah satu upaya untuk mempererat hubungan tali silaturrahim diantara sesama umat muslim,” pungkasnya pula. Hal ini sangat penting bagi kokohnya rasa persatuan dan kesatuan, menjaga dan memelihara rasa kebersamaan serta jiwa dan semangat kegotong-royongan antar umat, juga salah satu modal yang sangat berharga bagi kelangsungan pelaksanaan pembangunan daerah. Diakhir acara Bupati Baharuddin R menyerahkan bantuan berupa buku yasin dan asmaul husna masing-masing 111 buah.(h/dka)

Rumah mereka berukuran empat meter dihuni oleh lima orang. Lantainya tanah, dinding papan lapuk beratap seng, sudah bocor pula. Bila malam merayap, hembusan angin malam menelusup masuk ke dalam rumah dari sela-sela dinding yang sudah berlobanglobang. Apalagi hujan deras turun, lantai rumah yang masih tanah menjadi lembab. Tak ada tempat tidur, hanya beralaskan tikar pandan yang sudah lusuh. Tidak ada pula lstik, hanya lampu togok yang menerangi. Begitulah nasib yang dialami Deli dan Simai beserta tiga orang anak-anak mereka yang masih kecil-kecil. Memang Jorong Tinggam masih daerah yang mesti menjai perhatian semua pihak. Kehidupan masyarakat masih tergolong rendah. Hidup sederhana, menompang hidup dari sumber rezeki yang tidak menentu. Begitu rata-rata warga disana. Tapi, kehidupan keluarga Deli lebih parah dari warga lainnya. Diistana yang reyot hampir roboh itu mereka bangun harmonisasi keluarga. Dinginnya malam, dreasnya bocoran air hujan yang masuk ke rumah mereka lalui bertahun-tahun lamanya. Tak ingin memang mereka hidup seperti itu. Tapi apa daya, desakan ekonomi memaksa mereka hidup dalam balutan kemiskinan. Hanya pasrah dan menunggu keajaiban Tuhan saja yang mereka harpkan. Karena dari usaha sehari-hari Deli dan Simai yang bekerja serabutan tidak akan mungkin bisa membangun rumah yang mereka idamkan. Namun, benar saja, keajaiban itu datang menjambangi mereka. Selasa lalu, serombongan orang terdiri dari Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kabupaten Pasaman Barat dengan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial

(LKKS) Sumatera Barat (Sumbar) dan LKKS Amanah Kabupaten Pasbar datang ke rumah mereka. Kedatangan itu rupanya membawa angin surga. Rumah mereka yang sudah hampir roboh akan dibedah oleh tiga lembaga sosial itu. Sontak saja, riang tak terkira serta ucapan syukur ke hadirat Tuhan YME terucap dari mulut satu keluarga ini. Rombongan yang dipimpin Ketua TP PKK Pasbar, Nina Baharuddin R yang juga Ketua LKKS Amanah Kabupaten Pasbar langsung saja membangun kembali rumah itu dari tidak layak huni menjadi rumah sederhana yang indah. Berbinarbinar sang pemilik rumah melihatnya, rumah impian mereka selama ini akhirnya terwujud juga. Pada kesempatan itu Nina Baharuddin berpesan, agar rumah yang telah dibangun tersebut, dapat dipergunakan semaksimal mungkin. Serta dapat merawatnya kedepan. Program pembangunan rumah tidak layak huni ini, merupakan bukti keseriusan dan kepedulian terhadap warga yang masih membutuhkan berbagai batuan di daerah ini. Melalui berbagai macam program yang telah diluncurkan pemerintah daerah sejak beberapa tahun lalu. Diharapkan dapat dibersamakan untuk melangkah lebih sukses merobah perekonomian di kabupaten setempat. Dan untuk tahun 2013 basih ada lagi yang akan dibangun di daerah setempat. “Kita berharap melalui kesungguhan dan kebersamaan, semua program yang telah digalakkan pemerintah daerah, dirasakan nikmatnya oleh masyarakat. Sebaliknya warga juga harus memperlihatkan dukungannya kepada setiap program yang telah dibuat tersebut,”katanya. (h/dka)

=

KEHILANGAN STNK JENIS MIO NO. POL BA 4709 BK, SIM C, DAN KTP A/N HARNETTY, KTP A/N MASJURI. HILANG DI SEKITAR JLN DR. SUTOMO PADANG. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT

RUMAH

DIKONTRAKKAN RUMAH PERMANEN UNTUK LANTAI II, 4 KAMAR, DAN LANTAI III 2 KAMAR, LENGKAP PERABOT, ADA RUANG KERJA, KANTOR, RUANG TAMU, TELEPON, PDAM, LISTRIK, ALAMAT: JLN. S PARMAN 127 B BELAKANG KANTOR KADIN, DEPAN SEKOLAH AISYIAH ULAKKARANG PADAN DAN BISA UNTUK MEHASISWA. KONTRAK PERTAHUN 40 JUTA/TAHUN. HUBUNGI, (0751) 7052147 087878543013 081284951494 KEHILANGAN BPKB MOTOR BA 4702 AL A/N IR. TRIANA DESY PUTRI, RANGKA NO. MHTL2068 K 195951 NO. MESIN 5TL-1195539, NO. BPKB 1486637C DALAM PERJALANAN DARI RUMAH JLN. ANGKASA RT/RW 06/06 KEL. PARUPUK TABING KEC. KOTO TANGAH PADANG MENUJU BANK BRI SUDIRMAN. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOS KE POS POLISI TERDEKAT KEHILANGAN STNK MOTOR BA 6744WB A/N GUSTI PERMANA ALAMAT: KOMP. KOREM BLOK G/18 RT.3/6 LUBUK MINTURUN KEC. KOTO TANGAH PADANG. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT.

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA BOTIAH 324 CJH Ikuti Manasik Massal PAYAKUMBUH, HALUAN — Sebanyak 324 Calon Jemaah Haji (CJH) Kota Payakumbuh pada musim Haji 1434 H/2013 M, mulai menjalani kegiatan manasik haji secara massal. Kegiatan itu dibuka Walikota Payakumbuh diwakili Asisten II Ir.Benni Warlis, MM yang berlangsung di aula Kantor Kemenag setempat, Rabu (13/2). Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Kantor Kemenag Drs.Salman,MM beserta jajarannya, Ketua MUI H.Mismardi,BA , Pengurus IPHI Drs.H.Rudy Noviardi, pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) se Kota Payakumbuh serta sejumlah pimpinan SKPD terkait. Asisten II Benni Warlis diawal sambutannya mengucapkan selamat kepada 324 CJH yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun ini, karena dari sekian banyak yang ingin menunaikan ibadah haji tiap tahun, belum semua yang mendapat kesempatan pertama, akibat pembatasan kuota. Mudah-mudahan dengan diawali niat yang baik, ikhlas dan bersyukur dalam keadaan yang ada sehingga dapat memenuhi panggilan Allah, semakin mendekatkan diri sekaligus sebagai pembuktian mencintai Allah, kiranya nanti seluruh CJH Kota Payakumbuh akan mendapatkan Haji yang mabrur. Harap Benni. Sementara itu Kepala Kantor Kemenag H. Salman dalam laporannya menyebutkan dari 324 CJH pada musim Haji tahun ini bila dibanding tahun lalu yang hanya berjumlah 216 terjadi peningkatan sebanyak 108 CJH (50%). Hal ini dikarenakan, disamping penambahan kuota juga meningkatnya ekonomi masyarakat sekaligus meningkatnya keimanan dan ketaqwaan kepada Allah. Lebih jauh dikatakan Kantor Kemenag bersama jajarannya akan memberikan pembinaan dan bimbingan manasik haji setiap bulannya disamping turun disetiap Kecamatan juga akan selalu memonitor kegiatan manasik haji pada masing-masing KBIH supaya terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan haji nantinya. Terakhir Salman mengucapkan terima kasihnya pada Pemko Payakumbuh yang selalu tiap tahunnya mengalokasikan dana bantuan melalui APBD untuk menyelenggaraan kegiatan Haji di Kota Payakumbuh.(h/smt)

WAKO Riza Falepi dan Wawako Suwandel Mukhtar menunjukkan kaos anti Gratifikasi dalam sosialisasi yang di lakukan oleh KPK, Selasa. SRI

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

WAKO PANEN PERDANA CABAI KOPAY

Rp1 Juta per Bulan dari Pekarangan PAYAKUMBUH, HALUAN — Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, memotivasi, agar setiap kepala keluarga (KK) di kota ini, punya tambahan penghasilan Rp1 juta per bulan.

PANEN — Walikota Riza Falepi panen perdana vabe kopay dalam polybag milik Dedi di Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Latina, Selasa.

SRI MULYATI

Pengurus PMI Kecamatan se Payakumbuh Dilantik PAYAKUMBUH, HALUAN — Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Payakumbuh H. Syofyan, SH.MM melantik pengurus Palang Merah Indonesia Kecamatan se-Kota Payakumbuh, masa bakti 2013 hingga 2015, Rabu (13/2). Pelantikan berlangsung di aula Kantor TP-PKK Payakumbuh di Kelurahan Sawah Padang, Payakumbuh Selatan. Disaksikan Walikota Payakumbuh diwakili Staf Ahli Walikota Ir. Mediar Indra, M.Si berserta seluruh jajaran pengurus PMI Kota Payakumbuh. Dalam sambutannya walikota menyampaikan apresiasinya terhadap keberadaan PMI di Kota Payakumbuh. Mediar Indra juga meminta seluruh unsur PMI di tingkat kecamatan harus berperan aktif di tengah masyarakat sebagai bentuk kewaspadaan dan pengurangan risiko terhadap bencana alam serta hal-hal yang tidak diinginkan di masa datang.

Menurut walikota, PMI harus banyak menjalin komunikasi dengan pihak swasta yang kuat di Payakumbuh, terutama dalam membangun berbagai prasarana dan sarana yang masih belum dimiliki PMI. Sebagai kota yang berada di daerah perlintasan Sumbar-Riau, dan ancamanan kecelakaan lalulintas yang cukup tinggi, seyogianya PMI Payakumbuh punya bank darah atau ambulance. Semuanya itu dapat dilakukan, jika PMI mampu menjalin komunikasi dengan pihak swasta dan pemerintah daerah. Kemudian Staf Ahli juga menyampaikan harapan kepada pengurusan yang baru dilantik agar nantinya bisa semakin eksis dan proaktif dalam melakukan berbagai kegiatan-kegiatan kemanusiaan dengan ikhlas sebagaimana yang diharapkan tidak hanya terpaku pada kegiatan pendonoran darah semata. Sementara itu Ketua PMI Kota

Payakumbuh Syofyan, SH.MM juga menyampaikan hal senada dengan Staf Ahli, kepada pengurus tingkat kecamatan dimintakan untuk ikut proaktif dan tanpa pamrih dalam setiap kegiatan kemanusiaan di Kota Payakumbuh. Dilanjutkan oleh Syofyan menjadi pengurus PMI merupakan kesadaran dan pengabdian untuk kemanusiaan. Syofyan juga mengharapkan kepada seluruh pengurus kecamatan nantinya dapat bekerjasama baik dengan pengurus lainnya dan selalu berkoordinasi dengan PMI Kota Payakumbuh. Berikut susunan pengurus Palang Merah di Kecamatan Payakumbuh Barat, Ketua H. Hendri Ahadi, Sekretaris Farsa Entika, serta bendahara Adytia. Pengurus PMI Kecamatan Payakumbuh Timur, Ketua Ngatiran, Sekretasis Indrayani dan Bendahara Yulianis. .(h/smt)

Caranya, tidak terlalu sulit, jika seluruh KK punya kemauan untuk itu. Walikota mencontohkan, dengan pemanfaatan tanah pekarangan tidak terlalu luas, lewat pembudidayaan tanaman cabai Kopay dalam polybag, tambahan penghasilan akan bisa diwujudkan. Tanaman cabai Kopay memanfaatkan tanah pekarangan dalam Polybag itu, sudah diuji coba oleh seorang warga, Dedi, 45 tahun, penduduk Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Latina. Hanya di atas lahan pekarangan seluas 50 meter, dapat menampung 200 polybag tanaman cabai Kopay. Tanaman cabai Kopay berusia dua bulan itu, panen perdananya langsung dilakukan Walikota Riza Falepi, Selasa (12/2) sore. Panen cabai Kopay dalam Polybag itu, juga diikuti Asisten II Setdako Ir. H. Benny Warlis, MM dan Kepala Kantor Ketahanan Pangan, Ir. Syahril, Staf Ahli Walikota Ir. Mediar Indra, M.Si, serta Ketua Kelompok Tani Tunas Baru Syahrul Yondri, petani yang menemukan cabai Kopay. Dalam perhitungannya, dengan lahan seluas 50 meter dan tanaman cabai Kopay 200 polybag, setiap KK akan mendapatkan keuntungan bersih Rp4 juta. Dengan masa penanaman hingga panen yang memakan waktu 4 bulan, berarti setiap bulannya, setiap KK akan mendapatkan tambahan penghasilan Rp1 juta per bulan. Usai memanen cabai Kopay itu, Walikota Riza Falepi, mengintruksikan, agar jajaran Kantor Ketahanan Pangan bersama Dinas Pertanian Payakumbuh, segera melakukan koordinasi untuk mensosialisasikan tanaman cabai Kopay lewat Polybag ini ke tengah masyarakat. “Jangan cemas dengan pemasaran, karena peluang untuk ini sangat terbuka lebar. Berapa pun banyaknya cabai Kopay, pasarnya sudah ada, ucap walikota. Menurut walikota, Pemko Payakumbuh sudah menyiapkan dana Rp500 juta, untuk mensosialisasikan kegiatan tanaman cabai Kopay ini. Keterangan Asisten II Setdako Benni Warlis, pemko sangat antusias sekali dengan pembidayaan tanaman cabai Kopay di atas tanah pekarangan ini. Karena, pemeliharaannya tidak terlalu sulit dan tak menyita waktu. “Program ini akan menjadi prioritas pemko dalam menambah penghasilan keluarga,” simpulnya.(h/smt)

Pembangunan Bandara Belum Pasti PAYAKUMBUH, HALUAN — Rencana pemerintah Kota Payakumbuh untuk membangun bandar udara yang selama ini menjadi topik pembicaraan hangat dikalangan masyarakat hingga ke pejabat tinggi, belum ada kepastian. Lokasi untuk pembangunan bandara yang akan memakai lahan minimal 200 hektar itu, hingga kini tak jelas dimana. Awalnya, pemko telah melirik areal yang sangat mendukung untuk dijadikan lokasi, bahkan gubernur Irwan Payitno pun telah menurunkan tim teknis untuk meninjau areal yang menyatu di 3 kelurahan yakni di kelurahan Balai Betung , Kelurahan Tanjung Anau dan Kelurahan Talawi kecamatan Payakumbuh Utara. Belakangan ini, pemko Payakumbuh juga melirik 2 lokasi lainnya yang dinilai sangat mendukung untuk dijadikan areal pembangunan bandar udara. Seperti areal di kelurahan Koto Baru Payobasung persisnya di dekat lembaga pen-

didikan LIA dan areal yang terdapat di kelurahan Koto Panjang Payobasuang persisnya dekat Rumah Potong Hewan di kecamatan Payakumbuh Timur. “Saat ini pemko masih mempelajari berbagai hal untuk mewujudkan pembangunan bandar udara yang selama ini diperbincangkan. Paling tidaknya, dalam satu tahun setelah studi kelayakan dilaksanakan, baru pembangunan bandara itu bisa pastikan. Begitupun untuk lokasi pembangunannya, pemko masih mempelajari keadaan lokasi serta berbagai pendukung lainnya yang terdapat di sekitar lokasi. Sekarang sudah 3 lokasi yang dipatok pemko untuk di jadikan areal bandar udara itu,” kata Adrian, Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Payakumbuh. Adrian menyebutkan, saat ini pihak pemko masih lakukan berkoodinasi dengan pihak terkait untuk membicarakan tahap awal studi kelayakan pembangunan bandara tersebut. Sebelum uji kelayakan

dilakukan, harus melalui tahapan pra uji kelayakan dan pemko pun telah mengajukan anggaran sekitar Rp 500 juta untuk melakukan pra uji kelayakan pembangunan bandara itu. “Pra uji kelayan membutuhkan dana sebesar Rp 500 juta, apalagi memasuki tahap uji kelayakan. Diperkirakan memerlukan dana lebih dari 1 Milliar. Setelah berbagai hal dipelajari, termasuk keadaan tanah, keadaan alam, angin, dampak pembangunan dan lain sebagainya telah dilakukan, barulah bisa dipastikan apakah kota Payakumbuh yang memiliki luas sekitar 80 km2 layak dibangun bandar udara,” katanya. Untuk studi kelayakan ini, ungkapnya, memerlukan waktu sekitar 1 tahun. Setelah itu baru bisa dipastikan kota Payakumbuh layak atau tidak untuk dibangun sebuah bandara udara pesawat terbang. Tetapi, hal itupun belum bisa terwujud dan harus ditunda hingga waktu yang tepat, pasalnya pihak DPRD kota Payakumbuh

belum mengesahkan anggaran yang dibutuhkan pemko untuk melakukan studi kelayakan ini. Dengan demikian, program yang selama ini diimpikan pasangan walikota Riza Falepi-Suwandel Muchtar untuk pembangunan bandar udara belum bisa dilakukan sampai DPRD Payakumbuh menyetujui penggunaan anggaran untuk tahap awal menuju pembangunan bandara itu. Sementara itu, masyarakat meminta kepada pemerintah, untuk pembebasan areal tanah mereka yang ikut dijadikan untuk pembangunan bandara, agar nantinya uang kompensasi tanah dibayar dua kali lipat. “Kami mau menjual tanah untuk pembangunan bandara itu apabila uang ganti rugi dibayar 2 kali lipat. Tetapi, kalau hanya harga normal, kami takkan menjual tanah itu,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebut namaya itu serta tanahnya pun berada di salah satu lokasi pembangunan bandara. (h/ddg)

>> Editor : Dodi Nurja >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


BUKITTINGGI 13

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

14 Unit Angkutan Umum Dikandangkan LINGKAR

BUKITTINGGI, HALUAN- Sebanyak 14 unit angkutan umum dikandangkan di Mapolresta Bukittinggi, Rabu (13/2). Dari jumlah itu, 8 diantaranya adalah angkutan kota (angkot) dari berbagai trayek di Bukittinggi, sedangkan 6 lainnya adalah angkutan pedesaan (angdes) yang mayoritas jurusan Bukittinggi-Baso Agam.

Soal Sampah, Camat ABTB Bertandang ke Jogja BUKITTINGGI, HALUAN- Camat Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, diundang Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) dari Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta pada hari Sabtu dan Minggu (1617/2) mendatang, untuk membahas pengelolaan sampah yang berbasis masyarakat dalam rangkaian workshop pengelolaan sampah. Bagi Rismal Hadi, kegiatan ini merupakan peluang dalam meningkatkan wawasan dan kesempatan untuk belajar langsung dari komunitas pengelola sampah berbasis masyarakat di daerah Yogyakarta. Selain mengikuti workshop, nantinya juga akan ada kunjungan ke unit pengolahan sampah di seputar kampus, serta mengikuti observasi ke daerah Bantul dalam pengembangan konsep green village, mulai dari tahap embrional sampai komunitas yang sudah berkomitmen kuat dalam visi ini. Menurutnya, gerakan pengelolaan sampah ini perlu disusun suatu strategi jangka panjang dan menengah, melalui tahapan belajar dari pengalaman yang sudah ada, maupun dengan menggali visi dan filosofi. Observasi tersebut lebih dititik beratkan untuk menggali pengalaman para tokoh lokal di Yogyakarta dalam menjaga keberlanjutan gerakan pengelolaan sampah, diantaranya dengan cara berdiskusi dengan salah seorang tokoh peraih penghargaan Kantor Lingkungan Hidup ( KLH ) tahun 2012 lalu. Sebelumnya, tanggal 18 hingga 21 November 2012, lalu pihak PSLH USD dengan 4 orang dosen peneliti dan 1 orang konsultan telah melakukan Rapid Assessment (pengembangan & pengelolaan sampah ) di Bukittinggi. Kemudian ditindak lanjuti dengan Action Research dengan tema “Pendalaman dan Inisiasi Program Pengembangan & Pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kecamatan ABTB dan Kota Bukittinggi dari tanggal 10 hingga 29 Januari 2013. Kegiatan ini diikuti 10 orang Mahasiswa dan 3 orang dosen peneliti Tak hanya itu, Tim Peneliti dari USD ini juga mengamati proses pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Panorama Baru serta meneliti dampak lingkungan dari metode pembuangan sampah di alam terbuka (Open Dumping) yang dilaksanakan Pemko Bukittinggi selama ini. Metode Open Dumping sendiri sebenarnya telah dihapuskan dan tidak boleh dilakukan di seluruh Indonesia. Hal itu merujuk kepada UU No 18 tahun 2008 dan tenggat waktunya pada bulan Mei 2013 ini. Karena, Open Dumping dinilai memeberikan dampak negatif bagi lingkungan hidup dan populasi manusia yang berada di kawasan sekitarnya. (h/wan)

DIKANDANGKAN— Sejumlah angkutan umum yang terjaring operasi, dikandangkan di Mapolresta Bukittinggi, Rabu (13/2). Dalam operasi penertiban di berbagai titik di Kota Bukittinggi, petugas menjaring 14 angkutan umum yang tidak dilengkapi standar keselamatan, serta pengemudinya tidak memiliki surat kendaraan yang lengkap. HASWANDI

SEKDA BUKITTINGGI YUEN KARNOVA

Kadishub Mundur Bukan Karena Berkasus BUKITTINGGI, HALUANSemenjak tanggal 1 Februari 2013 lalu, Kadishubkominfo Kota Bukittinggi, Zuibar, tidak lagi beraktivitas di kantornya. Ini disebabkan, karena Zuibar telah mengajukan permohonan pensiun dini, atau pengunduran dirinya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun hingga saat ini, proses pengajuan pensiun dini itu masih tersangkut di tingkat pemerintah provinsi. “Yang bersangkutan telah berusia 53 tahun, sehingga mengajukan permohonan pensiun dini, dan Pemko Bukittinggi telah menyetujuinya. Kini tinggal menunggu tandatangan dari gubernur. Jadi pengunduran diri Zuibar bukan karena kasus korupsi, tapi murni karena pensiun.” ujar Sekda Bukittinggi Yuen Karnova saat dihubungi Haluan, Rabu (13/02). Dalam aturannya, seluruh PNS yang telah berusia minimal 50 tahun atau masa kerjanya sudah 20 tahun mengabdi pada negara, bisa mengajukan pensiun dini. Hal

itu sesuai dengan Pasal 9 Undang-undang No. 11 tahun 1969 tentang Pensiunan Pegawai dan pensiun janda atau duda pegawai. Namun normalnya, untuk usia pensiun bagi PNS jabatan struktural berusia 56 tahun, sedangkan PNS fungsional seperti guru dan penyuluh pertanian usia pensiun 60 tahun. Bahkan dalam RUU Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sedang dibahas Komisi II DPR RI, usia pensiun PNS hampir pasti ditambah 2 tahun. Yakni, PNS non eselon dan eselon III-IV dari 56 tahun menjadi 58 tahun, dan eselon II dan I menjadi 60 hingga 62 tahun. “Untuk mengisi kekosongan jabatan itu, telah ditunjuk seseorang yang akan menggantikannya sebagai pelaksana tugas. Namun saya belum mengetahui, apakah penunjukan pelaksana tugas itu telah ditandatangi pak wali atau belum,” jelas Yuen Karnova. Yuen Karnova kembali mempertegas, bahwa pengun-

duran diri Kadishub itu tidak ada kaitanya dengan status tersangka yang telah ditetapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bukittinggi kepada Zuibar. Menurutnya, kasus tersebut tidak perlu disangkutpautkan dengan pengunduran diri Zuibar, dan saat ini Pemko Bukittinggi telah menyerahkan kasus tersebut ke penegak hukum dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Zuibar sendiri telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari Bukittinggi berdasarkan Tap TSK-B-57/N.3.11/Fd.1/12/ 2012, tertanggal 17 Desember 2012, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat-alat angkutan darat bermotor mikro bus pada Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Bukittinggi tahun 2009. Saat itu, Zuibar berperan sebagai pengambil kebijakan, karena waktu itu, Zuibar menjabat sebagai Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Bukittinggi. Dalam proyek tersebut,

tersangka tidak bisa menghadirkan mobil disaat masa habis kontrak. Selain itu, tersangka juga tidak mencairkan jaminan uang muka, serta jaminan pelaksanaan. Dari hasil telusuran Kejari Bukittinggi, untuk sementara ditemukan kerugian negara sekitar Rp144 juta. Namun untuk memastikannnya, Kejari Bukittinggi masih menunggu kedatangan tim ahli dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kejari Bukittinggi sendiri telah melayangkan dua kali surat permohonan bantuan keterangan ahli kepada BPK. Namun hingga saat ini, Kejari Bukittinggi belum menerima tanggapan atau jawaban dari BPK. Hingga saat ini, Kejari Bukittinggi belum menahan tersangka, dengan alasan tersangka korupsi ini dinilai kooperatif dan diyakini tidak akan melarikan diri. Tersangka melalui rekanan juga telah mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp144 juta. (h/wan)

Ke-14 angkutan umum tersebut terpaksa dikandangkan petugas, karena tidak dilengkapi standar keselamatan penumpang, serta pengemudinya tidak bisa memperlihatkan kelengkapan surat-surat kendaraan. Operasi penertiban yang dilakukan Satlantas Polresta Bukittinggi dilakukan di berbagai titik, seperti di kawasan Mandiangin, kawasan rumah potong Jalan Pemuda, Jalan Perintis Kemerdekaan, samping Hotel The Hills serta di kawasan lainnya yang dilakukan petugas secara mobile. Waka Polresta Bukittinggi Kompol Arief Budiman mengatakan, operasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan keselamatan penumpang, meningkatkan ketertiban pengemudi angkutan dalam berlalu lintas, serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang selama berada di dalam angkutan umum. “Kita tidak ingin kasus tindakan kriminal di angkutan umum terjadi di Kota Bukittinggi, seperti yang terjadi di beberapa daerah lainnya di Indonesia. Oleh karena itu, antisipasi kejahatan di angkutan umum itu sangat penting dilakukan,” ujar Arief Budiman. Arief mengatakan, selama ini Polresta Bukittinggi belum pernah menerima laporan adanya tindakan kriminal dalam angkutan umum. Namun itu bukan berarti angkutan umum di Kota Bukittinggi seratus persen aman dari tindakan kriminal. Arief berjanji, operasi penertiban ini tidak hanya dilakukan bagi angkot dan angdes, tetapi secara bertahap juga dilakukan untuk bus Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), angkutan travel, kendaraan pribadi roda dua dan roda empat, truk, mobil box serta semua jenis kendaraan. Tak hanya itu, sekali-kali petugas juga akan merazia atau memeriksa barang-barang yang dibawa penumpang angkutan umum dan pribadi, untuk mencegah peredaran barang terlarang yang diselundupkan. “Operasi akan dilakukan secara kontinyu, dengan sasaran yang bervariasi. Masalah waktu dan lokasinya, akan ditentukan kemudian. Masyarakat atau penumpang angkutan umum nantinya tidak perlu takut dengan operasi petugas, karena kegiatan ini sendiri bertujuan untuk menciptakan kenyamanan dan keamanan masyarakat juga,” jelas Arief. (h/wan)

Membentuk Karakter Siswa Melalui Pendidikan Inklusif di Kelas Reguler OLEH : HJ. BUSNI

erdasan dan/atau bakat istimewa untuk memperoleh pendidikan yang bermutu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuannya, serta mewuPERATURAN Menteri Pendidi- judkan penyelenggaraan pendidikan Nasional (Permendiknas) kan yang menghargai keanekaragNomor 70 tahun 2009 tentang aman, dan tidak diskriminatif bagi Pendidikan Inklusif, menyebutkan semua peserta didik. bahwa pendidikan inklusif adalah Permendiknas ini juga mengasistem penyelenggaraan manahkan, setiap peserpendidikan yang memta didik yang memiliberikan kesempatan ki kelainan fisik, emokepada semua peserta sional, mental, dan didik yang memiliki kesosial atau memiliki lainan dan memiliki popotensi kecerdasan dan/ tensi kecerdasan dan/ atau bakat istimewa atau bakat istimewa berhak mengikuti penuntuk mengikuti pendiddidikan secara inklusif ikan atau pembelajaran pada satuan pendidikan dalam satu lingkungan tertentu sesuai dengan BUSNI pendidikan secara berkebutuhan dan kemamsama-sama dengan peserta didik puannya. pada umumnya. Peserta didik yang memiliki Pendidikan Inklusif bertujuan kelainan yang dimaksud adalah untuk memberikan kesempatan peserta didik yang mengalami yang seluas-luasnya kepada semua tunanetra, tunarungu, tunawicara, peserta didik yang memiliki ke- tunagrahita, tunadaksa, tunalaras, lainan fisik, emosional, mental, dan berkesulitan belajar, lamban besosial atau memiliki potensi kec- lajar, autis, memiliki gangguan Guru SMP Negeri 2 Bukittinggi

motorik, menjadi korban penyalahgunaan narkoba, obat terlarang, dan zat adiktif lainnya, memiliki kelainan lainnya, serta mengalami tunaganda. Saat ini, pelaksanaan pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus masih menemui banyak kendala, baik dari sisi kebijakan, proses pendidikan inklusi maupun penerimaan masyarakat. Padahal, setiap individu berhak memperoleh pendidikan sesuai kebutuhannya. Seperti pendidikan inklusif yang dilaksanakan di salah satu SMP Negeri di Bukititinggi yaitu SMP N 2, pendidikan inklusif yang dilaksanakan mengikutsertakan anak berkebutuhan khusus (tunanetra) bersama anak normal lainnya yang usianya sebaya dikelas reguler. Proses belajar yang dilaksanakan lebih bersifat kooperatif dan kerjasama Join In diantara peserta didik dan sebagai anggota kelas mereka mempunyai hak yang sama dalam melaksanakan tugas dan

layanan sekolah. Permasalahan yang sering muncul ketika anak inklusi (tunanetra) belajar di sekolah reguler, mereka tidak bisa berpartisipasi seperti anak awas (normal) lainnya, karena belum mendapatkan bimbingan. Fasilitas yang tersedia juga belum mendukung terselenggaranya pendidikan inklusif. Guru yang tersedia pada umumnya belum berpengalaman pada sekolah reguler pendidikan inklusif. Dalam melaksanakan pendidikan inklusif perlu adanya suasana belajar mengajar yang menyenangkan agar hasil belajar dapat mencapai nilai yang maksimal. Disini guru memiliki peranan penting dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan karena guru juga dituntut keprofesionalan sebagai penyelenggara pendidikan. Seorang pendidik hendaknya mengetahui program pembelajaran yang sesuai bagi anak berkebutuhan khusus. Pola pembelajaran yang harus disesuaikan dengan anak berkebutuhan khusus biasa dise-

but dengan Individualized Education Program (IEP) atau Program Pembelajaran Individual (PPI). Perbedaan karakteristik yang dimiliki anak berkebutuhan khusus membuat pendidikan harus memiliki kemampuan khusus. Sebelum Program Pembelajaran Individual dijalankan oleh pendidik, terlebih dahulu pendidik harus melakukan identifikasi terhadap kondisi dan kebutuhan anak berkebutuhan khusus agar diperoleh informasi yang akurat mengenai kebutuhan pembelajaran anak berkebutuhan khusus. Setelah proses skriningatau assesment dilakukan dan kebutuhan anak berkebutuhan khusus teridentifikasi, maka Program Pembelajaran Individual (IEP) dapat dijalankan di kelas-kelas reguler. Program Pembelajaran Individual tersebut sebenarnya tidak mutlak diperlukan bagi anak berkebutuhan khusus dalam pembelajaran model inklusif di kelas reguler. Pada praktiknya ada beberapa anak berkebutuhan khusus

yang tidak memerlukan Program Pembelajaran Individual. Mereka dapat belajar bersama dengan anak reguler dengan program yang sama tanpa perlu dibedakan. Model pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus harus memperhatikan prinsip umum dan prinsip khusus. Prinsip umum pembelajaran meliputi motivasi, konteks, keterarahan, hubungan sosial, belajar sambil bekerja, individualisasi, menemukan, dan prinsip memecahkan masalah. Prinsip umum ini dijalankan ketika anak berkebutuhan khusus belajar bersama-sama dengan anak reguler dalam satu kelas. Baik anak reguler maupun anak berkebutuhan khusus mendapatkan program pembelajaran yang sama. Prinsip khusus disesuaikan dengan karakteristik masing-masing peserta didik berkebutuhan khusus. Prinsip khusus ini dijalankan ketika peserta didik berkebutuhan khusus membutuhkan pembelajaran individual melalui Program Pembelajaran Individual. (*)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA Resep

Cupcakes Pink Valentine Bahan: 175 gram mentega 175 gram gula pasir 3 butir telur 1/2 sdt vanili bubuk / pasta vanila 1/2 sdt baking soda 1 sdt baking powder 275 gram tepung terigu 300 ml susu cair Cara Membuat: 1. Kocok mentega dan gula pasir hingga membentuk gumpalan kecil. 2. Masukkan telur satu persatu, kocok kembali hingga adonan rata dan lembut. 3. Masukkan vanili bubuk, baking soda, dan baking powder. Kocok kembali hingga adonan berwarna kuning pucat. 4. Tuangkan tepung terigu dan susu sedikit demi sedikit sambil dikocok pelan hingga rata. Cara Membuat Hati: 1. Ambil 1/3 bagian adonan dalam wadah kecil. Tutup sisa adonan. 2. Beri pewarna merah muda, lalu aduk rata. 3. Tuang adonan merah muda pada loyang ukuran 20x20 cm yang sudah diolesi mentega tipis. 4. Panggang dalam oven bersuhu 175 derajat celsius selama 20 menit. Angkat. 5. Keluarkan adonan dari loyang, cetak dengan cetakan berbentuk hati. 6. Ukur terlebih dahulu cetakan cupcakes yang akan Anda pakai, pastikan cetakan hati lebih kecil dibandingkan bagian dalam ukuran cetakan cupcakes. 7. Cetak hingga semua bagian habis, sisihkan cake berbentuk hati. Cara Membuat Cupcakes: 1. Ambil adonan putih yang tersisa. 2. Masukkan kertas cupcakes ke dalam cetakan. 3. Tuang adonan, tancapkan adonan berbentuk hati, lalu tutup kembali dengan sedikit adonan putih. 4. Panggang adonan cupcakes pada oven bersuhu 175 derajat celsius selama 20 menit. Angkat dan dinginkan. 5. Anda bisa menghias bagian atas cupcakes dengan buttercream merah muda dan ditaburi permen hati warna-warni (bisa Anda beli di toko bahan kue). 6. Cupcakes cantik untuk Valentine siap disajikan, jangan lupa diiris supaya hatinya terlihat) (h/*)

Tips Kunci Sukses Jadi Pengusaha BANYAK orang takut memulai usaha, karena takut gagal atau takut tidak punya modal. Hermas Puspito dari ELC Digital Company mengungkapkan, ada lima poin yang harus Anda lakukan untuk menjadi pengusaha. Berikut lima langkah yang harus Anda jalankan untuk mulai jadi seorang entrepreneur: 1. Jaringan Memperbanyak jaringan menjadi sangat penting bagi perluasan usaha Anda. Setiap orang dapat menjadi potensi sebagai konsumen atau bekerja sama dalam mengembangkan bisnis. 2. Persiapan mental Seorang pengusaha harus memiliki mental fokus dan disiplin. Dua hal ini diperlukan untuk menjalankan rencana bisnis yang telah dipersiapkan. 3. Modal Modal merupakan salah satu faktor penting dalam memulai bisnis. 4. Marketing Seorang pengusaha harus mengetahui kelebihan produk yang membedakan dengan barang sejenis. Setelah itu, dipadukan dengan promosi yang menarik sehingga dapat menarik orang untuk membeli produk. Marketing juga dapat dipadukan dengan networking, sehingga menjadi komunikasi marketing yang terintegrasi. “Harga dipadu dengan promosi, seperti 50 orang pembeli pertama dapat potongan, atau bisa juga menawarkan produk ke orang-orang yang kita kenal,” katanya. Kehadiran media sosial bisa jadi strategi marketing tersendiri. Ia menjelaskan, kehadiran media sosial dapat digunakan seorang entrepreneur untuk membangun komunitas. Komunitas dapat diarahkan untuk membuat acara yang terkait dengan produknya. 5. Mulailah sekarang Keempat langkah tadi tidak akan jalan jika tidak dimulai sekarang. Dalam menjalankan bisnis seorang pengusaha harus terus mengembangkan diri dengan membaca buku dan mendatangi seminar-seminar pengusaha untuk memotivasi diri. “Jangan lupa mulai rajin berdoa, karena kesuksesan datang dari Tuhan,” katanya. (h/ vvn)

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Suami Istri Sukses Berbisnis BANYAK yang berpikir, jika sepasang suamiistri bisa dengan kompak hidup bersama dalam satu keluarga, tentunya tidak akan ada masalah berarti bila keduanya memutuskan untuk menjalankan bisnis berdua.

Namun, pada praktiknya di lapangan, keputusan untuk menjalankan bisnis berdua dengan pasangan seringnya malah memunculkan masalah. Bahkan, pada akhirnya bisa berpengaruh pada keharmonisan keluarga. Menurut Nellie Akalp, pakar di bidang

entrepreneurship dan bisnis skala kecil, menjalankan rumah tangga itu tidak sama dengan menjalankan bisnis. Karenanya, setiap pasangan perlu untuk kembali menyamakan persepsi dan belajar untuk berkolaborasi lagi dari awal. Berikut ini adalah beberapa tips dari Akalp, agar Anda dan suami bisa membangun keharmonisan, baik sebagai pasangan menikah maupun sebagai mitra bisnis: 1. Saling menghormati Anda mungkin tidak selalu memiliki pandangan yang sama dengan suami, tapi hormatilah setiap keputusannya. “Pada dasarnya, setiap orang memiliki talenta yang unik serta kekuatan tersendiri yang bermanfaat bagi bisnis,” kata Akalp. Karenanya, Anda perlu menyadari bahwa ada saatnya Anda tidak perlu bersikeras memaksakan pendapat dan hanya p e r l u memberi kepercayaan pada suami u n t u k mengambil keputusan

bagi bisnis Anda bersama. 2. Singkirkan ego Tak hanya di rumah, di tempat kerja pun Anda harus belajar untuk tidak mementingkan ego dan melihat apa yang terbaik bagi situasi yang dialami. “Terlalu mendahulukan gengsi pada akhirnya hanya akan menciptakan masalah, baik bagi bisnis maupun relasi Anda dengan pasangan,” kata Akalp. 3. Hindari bicara bisnis di meja makan Setelah seharian duduk bersama di kantor bersama suami untuk membicarakan pekerjaan, jadikan waktu makan sebagai waktunya bebas dari obrolan seputar bisnis. Aturan sederhana ini bisa membuat Anda dapat membedakan peran antara sebagai pasangan hidup dengan mitra bisnis. Selain itu, berdiskusi seputar pekerjaan tentu hanya akan membuat anak-anak terganggu dan merasa tidak diperhatikan. 4. Tetap miliki waktu untuk berdua Punya kebiasaan berkencan dengan suami, bahkan setelah menikah? Jangan sampai kebiasaan ini

dihilangkan karena Anda dan suami terlalu sering menghabiskan waktu berdua, baik di rumah, di tempat kerja, maupun untuk rapat dengan klien bersama. Tetaplah jadwalkan acara untuk berdua tanpa adanya gangguan yang berhubungan dengan pekerjaan. 5. Bersikaplah fleksibel Meski aturannya jelas untuk memisahkan urusan bisnis dengan keluarga, terkadang pada pelaksanaannya kita perlu sedikit luwes. “Memang, saat berada di tempat kerja Anda dan suami akan lebih mudah untuk membicarakan masalah-masalah penting seputar bisnis, tanpa interupsi dari anak-anak. Tapi, kadang ketika malam hari, Anda dan suami sering tiba-tiba mendapat kesempatan untuk berdiskusi soal rencana masa depan perusahaan,” papar Akalp. “Alih-alih berhenti dan memutuskan untuk kembali membicarakannya esok hari, lebih baik lanjutkan saja.” 6. Tunjukkan perhatian Anda Di rumah Anda mungkin sangat memerhatikan kebutuhan suami. Tapi saat sudah berbisnis bareng suami,

Kelemahan Wanita Dalam Dunia Usaha PARA perempuan kini semakin berminat untuk berwirausaha. “Dalam era globalisasi ini, mereka banyak yang tertarik untuk berwirausaha dan mandiri sebagai wujud emansipasi perempuan,” ungkap psikolog Tika Bisono. Hal ini sebenarnya berefek baik pada peningkatan perekonomian keluarga, kemandirian perempuan, aktualisasi diri, yang kelak akan membantu negara meningkatkan perekonomian. Para perempuan ini sebenarnya memiliki banyak sifat positif dan kemampuan untuk berwirausaha. “Intuisi bisnis perempuan itu sangat baik, dan rasa empati perempuan lebih tinggi dibanding pria,” tambahnya. Meski banyak memiliki kelebihan, perempuan tetap menyimpan sejumlah kelemahan ketika mulai mengelola bisnis wirausahanya. 1. Terlalu banyak pikiran Ini sepertinya merupakan permasalahan dasar setiap perempuan. Dedikasinya yang besar pada kelua r g a mem-

buat para perempuan, khususnya ibu rumah tangga, memiliki banyak pikiran ketika memutuskan untuk memulai kegiatan wirausahanya. “Banyak perempuan yang berpikir tentang meninggalkan anak-anak untuk bekerja, atau tidak bisa mengurus suami, atau hal lainnya. Padahal dengan menjadi wirausaha semua hal bisa diselesaikan dengan baik, dan waktu yang dimiliki lebih fleksibel dibanding pekerja kantoran,” tambah Tika. 2. Empati berlebihan Sifat dasar perempuan yang satu ini sebenarnya lebih mirip seperti bumerang dalam berbisnis. Di satu sisi, sifat empati ini bisa membuat para perempuan peka terhadap berbagai kondisi di sekitarnya. Tak jarang berbagai ide wirausaha justru hadir dari keprihatinan ini, misalnya usaha untuk mengolah limbah kain, limbah plastik, kepedulian terhadap anakanak yang k u r a n g mampu, sampai memberdayakan potensi para

perempuan di sekitar rumahnya untuk meningkatkan taraf hidup. Namun, di sisi lain, sifat empati ini kadang tumbuh berlebihan pada diri perempuan. Sifat ini tak jarang membuat perempuan tidak berpikir rasional dan justru mengutamakan sisi emosionalnya. Sehingga perempuan yang baru mulai berwirausaha atau sudah mampu menjalankan usaha kerap mengalami berbagai problem, yaitu penipuan. 3. Manajemen bisnis Sampai saat ini, mental perempuan dalam berbisnis belum setangguh pria. Selain itu pengalaman dalam bidang manajemen bisnis masih kalah dibanding pria. Para perempuan seringkali ragu dan bimbang ketika mengambil keputusan yang berhubungan dengan manajemen bisnis. “Namun, hal ini sebenarnya bisa diatasi dengan pengalaman berbisnis dan melalui sekolah-sekolah formal,” tukasnya. 4. Takut gagal Dibandingkan pria, perempuan masih sering ketakutan untuk mengambil resiko besar dalam memulai bisnis, dan mengambil langkah untuk mengembangkan usahanya. “Rasa takut gagal dalam diri perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan pria. Hal ini disebabkan karena adanya banyak hal yang dipikirkan menyangkut ekonomi keluarga, dan anak-anak. Ini juga menjadi hambatan untuk berkembang,” tambahnya. Menurut Tika, kegagalan seseorang dalam berbisnis adalah hal yang wajar. Karena kegagalan ini bisa menjadi cambuk untuk tetap bisa berinovasi dan berani melangkah maju. Ketakutan untuk gagal membuat para perempuan ini cenderung untuk berjalan di tempat. ***

mungkin ada kecenderungan bagi Anda untuk menahan diri. Toh, di tempat kerja peran Anda adalah sebagai partner bisnis, bukannya istri? Menurut Akalp, tidak ada salahnya jika Anda masih ingin membuatkan kopi untuk suami saat berada di tempat kerja. “Ini mungkin hanya tindakan kecil, tapi memperlihatkan bahwa Anda memikirkan dirinya,” kata Akalp. Yang perlu diingat, tambah Akalp lagi, berbisnis bersama pasangan itu belum tentu bisa dilakukan oleh setiap orang yang telah berkeluarga. Dan bila Anda telah memutuskan untuk melakukannya, jangan biarkan ceritacerita negatif menghalangi niat Anda. Selama Anda dan pasangan selalu berpikiran positif dan memiliki tujuan yang baik untuk keluarga, pasti keberhasilan bisa dicapai. (h/kcm)

Mengelola Bisnis Bersama Pasangan MENGELOLA bisnis bersama pasangan sama dengan mengelola rumah tangga. Keduanya harus disertai komitmen kuat agar dapat dikelola dan berkembang dengan baik. Pemilik Megaria Group, Dyah Suminar Zudianto, menuturkan, berbisnis harus dapat membagi porsi dengan adil. “Jangan sampai salah satunya justru terabaikan,” ujarnya. Megaria group memiliki banyak Unit usaha yang tersebar, khususnya di Yogyakarta, mulai dari toko batik, toko busana muslim, hingga bisnis salon dan souvenir khas Yogyakarta. Dyah yang juga istri dari mantan Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto ini menjelaskan seorang wirausahawan juga harus dapat menggunakan teknologi informasi dengan baik. Hal itu sangat menunjang untuk mengembangkan bisnis. Pakar sumber daya manusia dari Magister Manajemen UMY Heru Kurnianto Tjahjono mengataka,n ada lima hal yang perlu ditanamkan untuk meraih sukses dalam berbisnis, terutama bisnis dengan pasangan. Pertama harus terbuka dengan pengalaman orang lain. Kedua, terbuka dalam hal kesepakatan. Ketiga, terbuka terhadap perubahan. Keempat, terbuka pada orang lain, termasuk pasangan. Kelima, terbuka terhadap tekanan yang tengah dialami. Seorang pebisnis juga harus memiliki konsep yang jelas, kompetensi yang sesuai dan kredibel dalam menangani masalah. Pebisnis juga sebaiknya memiliki jaringan yang luas dan peduli terhadap hal sosial di sekitarnya. “Dengan demikian suatu usaha yang dibangun bersama tadi akan membuahkan hasil yang luar biasa,” ujarnya. (h/vvn)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman:Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Investor BEI Padang Naik 60 Persen PADANG, HALUAN — Jumlah investor yang menanamkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) cabang Padang terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir. Tahun lalu, cacatan BEI Padang, kenaikan investor mencapai 61,70 persen. Jauh meningkat dari pertumbuhan tahun sebelumnya yang hanya 17,95 persen. “Tumbuhnya cukup signifikan. Ini menunjukkan masyarakat mulai memahami dan mau berinvestasi di pasar modal,” kata Pimpinan BEI

cabang Padang, Reza Sadat Shahmeini kepada Haluan kemarin. Dia menyebut BEI masih akan terus menggenjot pertumbuhan itu untuk tahun ini. Dengan target investor pengusaha muda, mahasiswa,

UDA CS HOLIDAYS

Melayani dengan Sepenuh Hati PADANG, HALUAN—Uda CS Holidays perusahaan jasa yang bergerak dibidang wisata dan umrah utamakan pelayanan kepada pelanggan. Semenjak berdiri pada tahun 2008 silam sudah banyak jemaah yang diberangkatkan untuk umrah. Baru-baru ini Uda CS Holidays mengadakan silaturahmi dengan jemaah yang pernah diberangkatkan umroh, serta jemaah yang akan diberangkan umroh pada bulan Februari pada tahun 2013. Dalam ajang silaturahmi ini Uda CS Holidays mempererat tali silaturahmi dengan jemaahnya. Selain itu Uda CS Holidays juga mendatangkan ustadz Arifin Rusdi Manajer Cs Holidays yang berada di tanah suci mekah. “Selain pergi beribadah, umroh juga bisa dijadikan sebagai amalan yang dianjurkan oleh Tuhan serta Nabi. Karena setiap umat muslim akan merasakan rindu melihat kabah di mekkah walaupun selama ini belum pernah datang kesana. Itulah rindu yang berbeda dibandingkan dengan rindu kepada harta dunia dan segala isinya,”ungkap ustad Arifin Rusdi Manajer Uda Cs yang berada di Mekkah. Owner Uda CS Holidays Cabang Padang Chairul Darwis mengatakan, setelah pulangpun dari umrah masih banyak di antara mereka yang ingin lagi berangkat umrah dengan Uda CS Holidays. “Dengan adanya kegiatan ini diharapkan silaturahmi antara jemaah yang sudah pernah berangkat dan calon jemaah kita akan terjalin dengan baik. Hal ini bisa juga menambah pengetahuan mereka bagaimana umrah itu yang baik. Melalaui Uda Cs Tour & Travel ini kita akan membimbing peserta umroh dengan penuh tanggung jawab. Selama ini alhamdulilah belum ada yang mengeluh soal pelayanan,”ungkap Chairul Darwis. “Saya sudah 2 kali berangkat dengan Uda Cs Holidays ini, saya pengen lagi, pengen lagi. Karena layanan di Uda CS Holidays ini sungguh membuat saya kangen lagi untuk berangkat bersama mereka. Setelah saya sampai di Mekkah saya tidak tidak cemas karena saya dilayani dengan sepenuh hati oleh Uda CS Holidays ini,”ungkap Mak Uwo, mantan jemaah Uda CS Holidays. Ada beberapa paket umroh yang ditawarkan oleh Uda Cs Holiday Tour & Travel, paket yang paling murah Rp22 juta dan paling mahal sekitar Rp26 juta-an. Adapun durasi yang ditawarkan oleh Uda Cs Holiday Tour & Travel paling lama 15 hari dan paling sedikit 9 hari. Tergantung kepada peminat calon jemaah umroh. Saat ini Uda CS Holiday Tour & Travel bisa di temui di Hotel Pangeran Beach Jalan Juanda No 79 Padang. Selain itu Uda Cs Holiday Tour & Travel juga mempunyai money excange (penukaran mata uang asing) diberi nama Uda metro exchange.(h/cw-oos)

dan masyarakat umum. Selama ini katanya, masyarakat masih awam tentang investasi di pasar modal. Sehingga belum banyak yang berani mengeluarkan modal untuk membeli saham. Kebanyakan lebih memilih investasi konvensional dan investasi emas. “Makanya ada banyak program yang kami buat, dalam rangka pengenalan pasar modal ke masyarakat,” katanya. Sosialisasi dan edukasi pasar modal dilakukan dengan membuka gallery bursa saham di kampuskampus besar, seperti di Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP). Termasuk membuka sekolah pasar modal yang diperuntukkan bagi masyarakat umum. Saat ini jumlah investor di BEI cabang Padang mencapai 1.583 investor, meningkat dari tahun 2011 yang hanya 979 investor. Nilai transaksi juga meningkat tajam. Dari Rp698 miliar pada 2011 meningkat menjadi Rp963 miliar tahun lalu. “Kita targetkan pertumbuhan melebihi 60 persen tahun ini,” katanya mantap. Dia menghimbau masyarakat untuk mempelajari pasar modal jika ingin berinvestasi. Jangan hanya karena ingin meraup keuntungan besar dalam waktu singkat, masyarakat terperangkat investasi bodong yang memang lagi marak. (h/cw-sal)

BERAS NAIK — Penjual beras di Pasar Raya Padang. Harga beras berbagai jenis mengalami kenaikan sejak dua bulan lalu. Kenaikan mencapai Rp1.000/ gantangnya. CITRA

Harga Beras Naik Rp1.000 per Gantang PADANG, HALUAN — Harga beras berbagai jenis mengalami sedikit kenaikan sejak dua bulan lalu. Informasi tersebut diperoleh Haluan berdasarkan pantauan di Pasar Raya, Selasa (12/2). Salah satu pedagang beras, Wandi mengatakan, kenaikan harga beras yang terjadi sejak dua bulan lalu mencapai Rp1.000 per gantangnya. “Harga mengalami kenaikan sekitar Rp1000 per gantang, kenaikan tersebut merata untuk semua jenis beras yang

biasa dibeli pelanggan,” ujarnya. Beberapa jenis beras yang biasa dibeli pelanggannya yaitu Beras Sokan Solok, R 42, Sokan Pariaman, Bukit, Pulen (Jawa), dan Beras Sipanjang. Beras Sokan harga Rp17.500 per gantang, Pulen Jawa Rp16.000, Beras Bukit Rp16.000, Sokan Pariaman Rp14.000, Beras R 42 Rp15.000, dan yang paling murah jenis Sipanjang Rp13.500 per gantangnya. “Beras yang paling diminati yaitu

Beras Sokan Solok dan yang paling murah yaitu Beras Sipanjang dengan harga Rp13.500 per gantang,” tutur Wandi. Wandi mengungkapkan, ketika kenaikan harga beras terjadi pada dua bulan lalu, banyak pelanggan yang kaget. Walaupun sedikit, hal tersebut cukup berpengaruh terhadap permintaan pembeli. “Mereka (pembeli) cukup kaget, hasilnya pembelian agak menurun tetapi hanya sedikit,” ungkap Wandi. (h/cw-ncv)

Pasar

Rumah Kopi Nunos Siap Adakan Coffee Education

Salah satu barista Rumah Kopi Nunos sedang meracik kopi. PADANG, HALUAN — Tidak cukup rasanya jika hanya menikmati kopi tanpa mengetahui tentang kopi dan juga sejarahnya, hal tersebut diutarakan oleh Manager Rumah Kopi Nunos, Okvina Juita kepada Haluan, Rabu (13/2). Rumah Kopi Nunos yang

berlokasi di Komplek Pertokoan Jalan Mangunsakoroini terus berusaha mempertahankan cita rasa yang menjadi keunggulan mereka selama ini. Oleh karena itu, manajemen Rumah Kopi Nunos terus melakukan pelatihan kepada para barista (peracik

kopi) demi menambah pengetahuan mereka tentang kopi. ‘’Selama Januari dan Februari ini, Rumah Kopi Nunos sedang menjalani training tambahan untuk para barista, seperti minggu lalu diadakan ujian tulis tentang kopi,’’ tutut wanita yang akrab disapa

Vina. Ia mengatakan, selama setahun lebih perjalanan Rumah Kopi Nunos di Kota Padang, para pengunjung semakin bertambah dari hari ke hari. Hal ini merupakan suatu kebanggaan yang dirasakan olehnya, karena mereka menyadari bahwa peranan pengunjung terhadap perkembangan Rumah Kopi Nunos sangat besar. ‘’Tim marketing kami adalah mereka (pengunjung), promosi dari mulut ke mulut adalah sumbangsih terbesar untuk perkembangan Rumah Kopi Nunos,’’ ujar ibu satu anak ini. Ia menambahkan, rencananya pada bulan Maret atau April depan, Rumah Kopi Nunos akan mengadakan pelatihan tentang kopi dan bagaimana cara meraciknya. Hal tersebut merupakan salah satu program edukasi yang telah lama direncanakan oleh pemilik dan tim Rumah Kopi Nunos. ‘’Kami sedang mempersiapkan modul untuk barista course yang rencananya akan diadakan pada bulan depan, selain itu juga sedang dipersiapkan berbagai peralatan untuk

>> Editor : Afrianita

pelatihan tersebut. Ini merupakan bagian edukasi kopi, target kami ialah kalangan anak muda seperti mahasiswa atau anak SMA” tambah Vina. Tidak hanya itu, Rumah Kopi Nunos juga akan mengisi dinding-dindingnya dengan informasi tentang kopi. “Nanti, dinding di sini akan kami isi dengan info seputar kopi. Kemudian juga akan kami hadirkan sampel kopi berbagai jenis dan booklet kopi di setiap meja,” ujar Vina yang juga penggemar kopi ini. Selain itu, tidak ketinggalan iven Coffee Talk juga akan dihadirkan di sini. Para pengunjung, barista, maupun orang-orang yang ahli soal kopi akan berbagi pengetahuan tentang kopi dalam acara ini, iven tersebut bisa berupa duduk bersama maupun seminar khusus. “Siapapun yang ingin tahu lebih banyak tentang kopi, maupun ingin berbagi pengalamannya kepada kami bisa datang ke sini. Apalagi, saat ini sedang ada kompetisi Miss Kopi, mereka yang mau ikut bisa sharing-sharing dulu di sini,” ungkap Vina bersemangat. (h/cw-ncv)

>> Penata Halaman : Syahrizal


16

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

MENYONGSONG HUT EMAS TASPEN

Selalu Berinovasi Meningkatkan Pelayanan PADANG, HALUAN — Memasuki usia emasnya tahun ini, PT Taspen semakin mapan melayani pensiunan pegawai negeri dalam program tabungan hari tua dan pensiun. Hal ini ditunjukan peningkatan kinerja keuangan perusahaan, seperti jumlah asset 2012 yang naik 23,58 persen dibandingkan 2011. Jumlah asset Taspen 2012 sebesar Rp123,586 triliun, mengalami kenaikan dari Rp99,997 triliun tahun 2011. Tahun ini, Taspen menargetkan oeningkatan asset menjadi Rp137 triliun. Sekretaris Perusahaan PT Taspen, Sudiyatmoko Sentot melalui pers relis yang disampaikan Kepala Bidang Umum dan SDM PT Taspen Cabang Padang, Sabirin SH mengatakan, selalu berinovasi dalam meningkatkan pelayanan merupakan program unggulan yang terus ditingkatkan oleh perusahaan BUMN ini. Taspen mempunyai motto pelayanan 5T (tepat orang, tepat waktu, tapat jumlah dan tepat tempat, tepat administrasi). Motto ini terus ditingkatkan seiring HUT ke-50 Taspen, tepatnya 17 April nanti. “Ini merupakan unggulan Taspen dengan didukung oleh sumber daya manusia yang mempunyai integritas dan loyalitas yang sangat tinggi. Berbagai inovasi terus dilakukan untuk mendukung slogan “Pelayananan Melebihi Harapan Perserta”,” kata Sabirin kepada Haluan, kemarin. Selain itu, lanjut Sabirin, inovasi-inovasi selama kurun waktu 5 waktu terakhir yaitu adanya penyederhanaan formulir yang semula 22 fomulir menjadi 2 formulir, memperpendek alur proses klim 7 titik menjadi 3 titik, Pelayanan Online, Pengurusan Permohonan Klim melalui Web Taspen (e-Klim), pelayanan kunjungan nasabah, dan kualitas SDM yang SMART. Dijelaskannya, PT Taspen (Persero) melayani Peserta sebanyak 6.876.692 orang terdiri dari Peserta Aktif 4.533.635 orang serta Peserta Pensiun sebanyak 2.343.057 dan Jaringan Kantor Cabang kami meliputi 6 Kantor CabangUtama, 39 Kantor Cabang dan 3 Kantor Cabang Pembantu, dengan Jumlah SDM: 1.943 Orang. Untuk mencapai target perusahaan dan peningkatan pelayanan, Taspen bekerjasama dengan Mitra Bayar yaitu PT Pos Indonesia dan Bank Pemerintah serta swasta sepanjang mempunyai kerjasama dengan PT Taspen dengan jumlah titik layanan sebanyak 11.360 yang menyebar di seluruh pelosok tanah air. Dia menambahkan, peningkatan kinerja di bidang usaha juga disertai peningkatan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL), Taspen juga mendorong kegiatan usaha masyarakat dan menciptakan perluasan lapangan kerja. Tahun 2012, PKBL Taspen untuk kemitraan telah mengucurkan dana Rp12,296 miliar. Kemitraan ini bergerak disektor industry, perdagangan, pertanian, perkebunan, perikanan, jasa, koperasi karyawan dan sector lainnya. Sedangkan untuk bina lingkungan mencapai Rp5,273 miliar lebih. Program BL ini meliputi kegiatan penghijauan, bantuan korban bencana alam, bantuan pendidikan dan pelatihan, kesehatan, pengembangan fasilitas umum serta sarana ibadah. (h/vid)

Cap Lang Targetkan Pertumbuhan 20 Persen JAKARTA, HALUAN — PT Eagle Indo Pharma, atau yang lebih dikenal sebagai Cap Lang, produsen minyak gosok dan minyak oles terbesar di Indonesia menargetkan pertumbuhan bisnisnya sebesar 15-20 persen per tahun. Hanya saja, Direktur Operasional PT Eagle Indonesia, David Elsaputra tidak bersedia menyebutkan nilai penjualannya tahun lalu dan target tahun ini. ‘’Pokoknya kita targetkan bisa tumbuh 15-20 persen lah per tahun.’’ Kata David pada jumpa pers kunjungan Miss Indonesia 2013 ke pabrik perusahaan itu di kawasan Jatake, Tangerang, Jawa Barat, Rabu (13/2) kemarin. Dalam jumpa pers itu, David didampingi dua orang direktur yakni Albert Nauli dan Elly. B.G, serta dua orang kepala marketing yakni Susanti Halim dan Tjipto Supardi. Menurut David, PT Eagle Indo Pharma yang didirikan pada 26 Mei 1973 itu, kini sudah memproduksi sekitar 23 jenis produk, dan 9 diantaranya menguasai pangsa pasar lebih dari 50 persen. Bahkan Minyak Kayu Putih Cap Lang yang sudah diproduksi sejak 35 tahun lalu menguasai 80-85 persen pangsa pasar minyak kayu putih. Begitu juga dengan minyak telon. David menyebut produk-produk PT Eagle Indo Pharma yang menguasai pasar Indonesia saat ini antara lain Minyak Kayu Putih Cap Lang, Minyak Kayu Putih Aromaterapi Cap Lang, Minyak Telon Cap Lang, Balsem Otot Geliga, Krim Otot Geliga, Minyak Otot Geliga, Balsem Lang, Balsem Aktiv, Minyak Gosok Pijit Urut (GPU) dan minyak angi aromaterapi Vfress. ‘’Kami sudah memberi kehangatan kepada tubuh manusia Indonesia hampir 40 tahun lamanya,’’ kata David. Dia menyatakan rasa gembira dan bangga karena hampir semua produk Cap Lang sudah berusia lebih dari 20 tahun, dan masih sangat

DIREKSI — Jajaran direksi PT Eagle Indo Pharma berfoto seusai acara jumpa pers dalam rangka 40 tahun perusahaan itu. Dari kiri Susanti Halim, kepala marketing, Elly direktur, David Elsaputra direktur operasional, Albert Nauli direktur dan Tjipto Supardi, kepala marketing. DESFANDRI kuat di pasar. ’’Beberapa produk kami menguasai pangsa pasar lebih dari 80 persen. Ini tentu saja menggembirakan dan membanggakan kami. Kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Indonesia yang sudah menggunakan produk Cap Lang mulai dari Sabang sampai Merauke,’’ kata Direktur PT Eagle Indo Pharma ,Albert Nauli yang punya istri orang Bukittinggi itu. Salah satu produk Cap Lang yang sangat legendaries adalah Minyak Angin Cap Lang yang sudah berusia hampir 40 tahun. ‘’Kami yakin hampir semua orang sudah pernah menggunakan produk kami ini,’’ kata Albert. Sebagian produk PT Eagle Indo Pharma diekspor ke beberapa negara tetangga. Selain diterima pasar Indonesia, dan mendapat berbagai penghargaan, antara lain Top Brand, ICSA, dan IBBA, PT Eagle Indo Pharma juga sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan farmasi Belanda dan Jepang. Dengan Norit Amersfort NV

Belanda, PT Eagle Indo Pharma memproduksi obat sakit perut Norit di Indonesia. Kemudian dengan Kobayashi Jepang, PT Eagle Indo Pharma bekerjasama memproduksi obat penurun panas. Agustus tahun lalu, PT Eagle Indo Pharma telah merealisasikan moderenisasi proses produksinya dengan pembangunan pabrik baru yang bersertifikat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) dari BPOM Indonesia. Jajaran direksi PT Eagle Indo Pharma sangat optimis dengan pertumbuhan bisnisnya, karena melihat pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan jumlah penduduk Indonesia. David mengakui selama ini, produk-produk PT Eagle Indo Pharma lebih banyak bermain di pasar pasar tradisional. Tapi dengan perkembangan pasar modern, PT Eagle Indo Pharma akan masuk ke jalur itu. ‘’Perkembangan pasar modern sangat luar biasa. Ini peluang yang sangat besar dan kami akan masuk ke jalur ini,’’ kata David. Selain memperkuat pengemba-

>> Editor : Afrianita

ngan pasar, PT Eagle Indo Pharma akan terus melakukan inovasi produkproduk baru sesuai kebutuhan pasar Indonesia. David mengklaim bahwa perusahaannya, selama 40 tahun sudah terbukti mampu memenuhi keinginan masyarakat Indonesia. Kaitan dengan Miss Indonesia 2013, PT Eagle Indo Pharma untuk pertama kali ikut menjadi salah satu sponsor acara bergensi tersebut. David menyebut, pihaknya bersedia menjadi sponsor, karena melihat ada kesamaan nilai antara apa yang sudah dilakukan PT Eagle Indo Pharma dengan apa yang hendak dicapai dalam pemilihan Miss Indonesia itu, yakni selalu berusaha keras untuk maju dengan moderenisasi nilai, tapi tetap menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia. ‘’Produk-produk Cap Lang meskipun sudah diproduksi dengan cara pembuatan obat tradisonal yang baik dan modern, tapi tetap tidak meninggalkan warisan budaya Indonesia,’’ kata David. (h/ds)

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

17

PSG Permalukan Valencia VALENCIA, HALUAN — Paris Saint-Germain memetik kemenangan di leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Mereka mengalahkan Valencia dengan skor akhir 2-1, yang diwarnai kartu merah untuk Zlatan Ibrahimovic. ada pertandingan yang berlangsung di Mestalla, Valencia, Rabu (13/2/ 2013) dini hari WIB, Les Parisiens mengemas dua gol di babak pertama. Gol pertama tercatat atas nama Ezequiel Lavezzi yang dicetak pada menit 10. Sementara Javier Pastore sukses menggandakan keunggulan pada menit 43. Di menit-menit akhir, Adil Rami berhasil memperkecil ketertinggalan dengan gol tendangannya dari jarak dekat. PSG harus bermain dengan 10 pemain setelah Zlatan Ibrahimovic mendapatkan kartu merah di masa injury time.Dengan hasil ini, PSG mengantongi keunggulan agregrat satu gol atas anak-anak 'Kelelawar Mestalla' dan dua gol tandang saat ganti menjadi tuan rumah tiga minggu lagi. Tim asal Paris itu tinggal membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke babak perempatfinal kompetisi tertinggi antarklub Eropa musim ini.(h/net)

HADANG—Pemain Celtic,Charlie Mulgrew menghadang laju pemain Juventus, Arturo Vidal. UEFA

Jalan Juve Terbuka GLASGOW, HALUAN — Juventus sudah menginjakkan satu kakinya di babak perempatfinal Liga Champions, sekaligus membuka jalan ke babak delapan besar itu.

Kemenangan telak dengan skor 3-0 di kandang Celtic membuat The Old Lady punya peluang sangat besar untuk lolos. Juve sebenarnya lebih banyak tertekan saat tampil di leg pertama babak 16 besar di Celtic Park, Rabu (13/2/2013) dinihari WIB. Statistik Soccernet mencatat penguasaan bola mereka cuma 47 persen

dan cuma melepaskan sepuluh tembakan, empat di antaranya tepat sasaran. Bandingkan dengan Celtic yang membuat 17 percobaan mencetak gol, dengan tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Tapi, tim tamu lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Mereka bahkan bisa mencetak tiga

gol dari jumlah peluang yang tidak terlalu banyak itu. Di babak pertama, Juve memimpin satu gol lewat kaki Alessandro Matri. Claudio Marchisio dan Mirko Vucinic menggenapi kemenangan Bianconeri di babak kedua. Hasil ini membuat Juve berada di atas angin. Untuk bisa lolos ke

perempatfinal, mereka cuma butuh minimal hasil seri di leg kedua yang akan digelar di Turin, 6 Maret mendatang. Kalah dengan selisih dua gol pun tak akan menghentikan langkah tim asuhan Antonio Conte itu. Sementara itu, Celtic butuh keajaiban untuk bisa membalikkan keadaan. (h/net)

Ibrahimovich terima kartu merah pertama di ajang Champions

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Jefli


18 OLAHRAGA POJOK ARENA

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Bulutangkis Tetap di Olimpiade 2020 LAUSANNE, HALUAN — Sempat dikhawatirkan bakal dicoret, cabang olahraga bulutangkis dipastikan masih akan jadi salah satu yang dipertandingkan di Olimpiade 2020 mendatang.

Pedrosa Belum Kenal Marck Marques JAKARTA, HALUAN — Dani Pedrosa mengaku belum terlalu mengenal rekan barunya Marc Marquez. Namun dari periode kebersamaan yang singkat, rider asal Spanyol itu sudah dibuat terkesan dengan penampilannya di atas motor Honda. Marquez musim ini menjadi rekan baru Pedrosa di tim Repsol Honda. Dia dipilih sebagai pengganti Casey Stoner yang memutuskan pensiun di musim 2012 lalu. Status Marquez sebagai juara dunia kelas Moto2 di musim 2011 dan juara dunia 125 cc di tahun 2010 jadi alasan Honda mempekerjakan remaja Spanyol berusia 19 tahun itu. Meski baru menjalani sesi latihan bersama, Pedrosa mengaku sudah dibuat terkesan oleh rekan barunya itu. "Saya tidak banyak menghabiskan waktu di atas lintasan bersama dengannya - hanya dua atau tiga tikungan - tapi gayanya sangat impresif. Dia sering melakukan hang off dan selain itu dia juga punya catatan waktu yang bagus sejauh ini," sahut Pedrosa seperti dikutip dari Autosport. "Saat dia berada di sini di bulan November, dia juga sangat cepat," lanjut Pedrosa. Marquez meduduki posisi tiga di dua hari pertama tes Sepang pekan lalu, di mana dia hanya kalah dari Pedrosa dan Jorge Lorenzo. Sementara di hari terakhir dia mengalami kecelakaan yang membuat posisinya turun ke urutan empat di belakang Valentino Rossi.(h/net)

Kaltim Kirim 6 Karateka ke Piala KASAD SAMARINDA, HALUAN — Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (Pengprov Forki) Kaltim menyiapkan enam atlet karate yang dikirim untuk even kejuaraan nasional (Kejurnas) Piala Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) IX di Batam, Maret 2013 mendatang. Enam karatekan tersebut, hasil dari seleksi di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 8-10 Februari lalu. Sekretaris Pengprov Forki Kaltim, Jony Bachtiar mengatakan, enam atlet karate yang telah ditetapkan mewakili tim Kaltim di Kejurnas Piala KASAD IX. Ia berharap, keenam atlet tersebut mengukir prestasi dan dapat menyumbangkan medali. Ia menyebutkan, enam atlet karate Kaltim yang dikirim yakni Syamsul Bahri kelas -55 kg putra, Tandi kelas -55 kg putri, Retno Safitri kelas -50 kg putri, Alfonsus dikelas -67 kg putra, Nur Imam kelas 60 kg putra, Neli dan Lila Salitawati kelas -61 kg putri. Menurut Jony, nomor pertandingan di Kejurnas sebanyak 15 kelas. Hanya saja, hasil Kejurprov Forki Kaltim melihat kemampuan para karateka hanya menurunkan beberapa nomor pertandingan. "Keputusan itu disepakati bersama binpres dan pelatih. Kami hanya menurunkan enam karateka dengan spesialis nomor kumite," beber Jony, Rabu (13/2/2013). (h/net)

Demikian hasil voting dalam rapat yang dilakukan Dewan Eksekutif Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Lausanne, Swiss, Selasa (12/2/2013) waktu setempat. Bulutangkis masuk

dalam daftar 25 cabang olahraga utama yang akan dipertandingkan di Olimpiade 2020, yang hak tuan rumahnya masih diperebutkan oleh Istanbul, Tokyo, dan Madrid.

Masuk dalam 25 cabang olahraga utama tersebut adalah atletik, dayung, basket, tinju, kano, bersepada, berkuda, anggar, sepakbola, senam, angkat besi, bola tangan, hoki, judo, renang, pentathlon modern, taekwondo, tenis, tenis meja, menembak, panahan, triathlon, layar dan bola voli. Dikutip dari olympic.org, ada sangat banyak kriteria yang membuat sebuah cabang

olahraga bisa diloloskan partisipasinya dalam Olimpiade. Di antaranya adalah rating televisi, penjualan tiket, kebijakan anti-doping serta partsipasi negara-negara di seluruh dunia secara global dan popularitasnya. Masih diperlombakannya bulutangkis di Olimpiade jelas jadi kabar menggembirakan buat Indonesia karena itulah satu-satunya cabang yang

Lima Petinju Dicoret di Pelatnas JAKARTA, HALUAN — Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PP Pertina) memutuskan mencoret lima atlet dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) SEA Games Myanmar 2013. Kelima petinju itu yakni Selly Wanimbo, Dolince Sanadi, Norbeta Tajum (Papua Barat), Dominggus (Riau) serta Agus Firmansyah (Kalimantan Barat). Direktur Pelatnas PP Pertina John Amanupunyo, akhir pekan lalu mengatakan, p i h a k n y a t e r p a k s a mengambil keputusan tegas karena atlet y a n g bersangkutan dinilai tidak siap memperkuat Indonesia. "Kelimanya dicoret karena hingga batas waktu yang ditentukan belum bergabung dengan pelatnas di Jakarta. Untuk atlet yang sudah bergabung kami harapkan bisa menunjukkan komitmennya dan tidak terpengaruh dengan pencoretan tersebut," tutur John. Terkait alasan tidak hadirnya kelima atlet memenuhi panggilan pelatnas, kata dia, memang cukup beragam. Selly misalnya beralasan karena akan melangsungkan pernikahan. Dominggus dan Norbeta tidak diketahui alasannya tidak bergabung dengan atlet lainnya. Kondisi itupun cukup disesalkan mengingat para atlet yang bersangkutan secara kualitas cukup berpotensi memperkuat Indonesia. "Kalau Agus Firmansyah katanya sedang sakit. Kami akan tetap berjalan dan berupaya fokus meningkatkan kemampuan atlet. Saya kira tidak ada juga untungnya jika menunggu atlet yang memang tidak memiliki komitmen untuk membela Indonesia," ujar John Amanupunyo. Sementara untuk lima atlet lainnya yang juga sempat terancam dicoret masing-masing Alex Tatontos (Sulsel), Wilis (Jateng), Kusdiono (Jabar), Novita Sinadia (Sulut), dan Vicky Montolalu (Sulut) akhirnyat tetap bergabung dalam pelatnas. Mantan direktur teknik Pertina Sulsel itu menyatakan kelima atlet tersebut memenuhi panggilan sebelum batas waktu berakhir Januari 2013. "Alex Tatontos akhirnya bergabung di detik-detik terakhir. Seandainya tidak hadir tentu kita juga akan mengeluarkannya meski Alex berstatus peraih emas SEA Games 2011. Intinya kita tidak akan melakukan diskriminasi karena ini menyangkut negara," ujar John. Saat ini, lanjutnya, seluruh atlet tengah fokus meningkatkan kondisi fisik. PP Pertina juga memberikan program yang lebih berat untuk memaksimalkan kemampuan atlet." Seluruh atlet mendapatkan jatah latihan berlari dengan formasi yang berbeda selama 45 menit setiap hari," jelasnya.(h/net)

Calon Ketum Minimal Didukung Tujuh Anggota KONI Sumbar PADANG, HALUAN — Panitia penjaringan bakal calon Ketua Umum KONI Sumbar periode 2013-2017 menetapkan setiap calon yang bakal bersaing mendapatkan kursi KONI 1, minimal mendapatkan dukungan 7 anggota KONI aktif, yakni Pengprov, Koni Kabupaten/Kota serta badan fungsional. “Kita berharap hal ini bisa mengefektifkan masa pelaksanaan Musorprov (Musyawarah Olahraga Provinsi), terutama saat menetapkan calon. Belajar di masa sebelumnya,ada beberapa calon yangmendaftarkan diri sendiri, lalu tanpa sebab, mereka mundur,”kata sekretaris panitia penjaringan Musorprov, Hartono dalam keterangan persnya kepada wartawan di Gedung Serba Guna (GSG) Koni Sumbar, Komplek GOR H Agus

Salim, Rabu (13/2). Untuk itu, kata Hartono, pihaknya akan memulai membuka proses pengusulan calon dari anggota KONI mulai besok, Jumat (15/2) dan ditutup Rabu (27/2). “Kami akan mengumumkan calon yang lolos verifikasi akan kami umumkan Jumat (1/ 3). Setelah itu, hasil verifikasi ini akan kami limpahkan ke rapat pleno,”katanya. Menurut pria yang berprofesi sebagai wartawan itu, ada beberapa syarat lain yang harus dipenuhi, di antaranya, bakal calon merupakan Ketua umum, Ketua Harian atau pimpinan pada salah satu cabang olahraga, KONI Kabupaten/Kota, dan KONI Sumbar. Pada bakal calon ini akan memperebutkan suara 66 pemilik hak suara yang merupakan anggota KONI Sum-

PSSI Panggil Lagi Pemain ISL untuk Timnas JAKARTA, HALUAN — PSSI kembali mencantumkan sejumlah pemain klub ISL dalam daftar pemain yang akan dilibatkan ke timnas untuk pertandingan kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi. Daftar tersebut terdiri 33 pemain, baik dari IPL, ISL maupun mereka yang bermain di luar negeri seperti Stevano Lilypaly dan Raphael Maitimo. "Kami mempertahankan 17 pemain kemarin saat melawan Irak. Lainnya kami memanggil pemain ISL, juga pemain naturalisasi Stevano Lilipaly," ujar Sekretaris Timnas Indonesia Hengky

Woistiri di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/2013). "Pemanggilan pemain sudah dilakukan hari ini. Tapi nanti kumpulnya 10 Maret. Tempat TC belum ditentukan antara Yogyakarta atau Surabaya. Kami berharap pemanggilan kali ini Menpora mau membantu," sambungnya. Pertandingan Indonesia melawan Arab Saudi akan digelar pada 22 Maret. Walaupun AFC telah mencantumkan Jakarta sebagai tempat pertandingan, PSSI kabarnya sedang mencoba mengubah lokasi ke Surabaya atau Yogyakarta.(h/net)

Danau Kembar Dinilai Layak untuk Iven Dunia PADANG, HALUAN — Danau kembar (Danai Diateh dam Dibawah) bakal jadi sorotan. Danau yang terletak di Kabupaten Solok ini, akan jadi tempat pelaksanaan kejuaraan internasional Ski Air , April 2013. "Hasil pemantauan kami di lokasi perlombaan, Danau Diateh sangat layak dan representatif untuk menggelar kejuaraan berskala internasional yang akan dijadwalkan pada April tahun ini," kata Ketua Bidang Sarana

pernah memberi medali emas. Indonesia dapat emas dari bulutangkis sejak pertama diperlombakan pada Olimpiade 1992, dan terus menjaga tradisi tersebut di 1996, 2000, 2004 dan 2008. Sayangnya, tahun lalu di London 2012 tak satupun pebulutangkis Indonesia masuk ke final untuk bisa mempertahankan tradisi emas tersebut. (h/net)

dan Prasarana PB PSAWI Rusdi Amir di Padang, Rabu. Dikakannya, peninjauan yang dilakukan tim PB PSAWI sebagai tindak lanjut keinginan Pengprov PSAWI Sumbar dan Kabupaten Solok untuk menggelar kejuaraan nasional dan internasional di Danau Diateh sekaligus memantau kelayakan lokasi yang akan dijadikan ajang perlombaan tersebut. Rusdi mengatakan, Danau Diateh sebagai salah satu destinasi wisata alam di

Sumbar sangat cocok untuk menggelar kejuaraan. Selain itu sarana pendukung seperti penginapan, transportasi, keamanan dan pemandangan alam yang indah sebagai tujuan wisata. "Lokasi seperti Danau Diateh inilah yang sebenarnya sangat cocok untuk menggelar kejuaraan skala internasional, selain punya pemandangan bagus, danau itu mendukung untuk ajang perlombaan karena memiliki air yang jernih dan mempunyai sarana pen-

dukung lainnya," jelasnya. Untuk melengkapi sarana pertandingan, Rusdi mengatakan, panitia dan Pemerintah Kabupaten Solok harus membuat tower di dalam danau untuk juri pertandingan, serta membuat panggung kehormatan serta menambah bagunan untuk peserta yang akan memulai perlombaan. Sementara itu Ketua Umum PSAWI Sumbar Jemas Hellyward mengatakan, dengan adanya dukungan dari

PB PSAWI tersebut, pihaknya selanjutnya akan membentuk panitia besar, dengan melibatkan SKPD lainnya, seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar. "Kita akan meminta surat rekomendasi dari PB PSAWI, selanjutnya membentuk panitia besar dan melengkapi persyaratan yang sudah disarankan pihak PB," katanya. (h/mat)

bar yang masih aktif ditambah satu suara pengurus demisioner dan KONI Pusat. Sementara itu, Ketua Panitia Musorprov, Syaiful menyebutkan, dari hasil rapat terakhir, panitia menetapkan pelaksanaan Musprov akan dilaksanakan di Bukittinggi. Seluruh pihak yang terlibat, akan ditempatkan di satu tempat yang lebih nyaman, sehingga peserta terkonsentrasi mengikuti rangkaian kegiatan ini. “Ini semua tetap beranjak dari pengalaman sebelumnya. Kami tentu ingin pelaksanaan alek demokrasi di tubuh KONI berjalan lebih baik dan lancar,”kata Syaiful yang didampingi pimpinan KONI Sumbar lainnya, diantaranya, Sekum Indra Jaya, Waketum II Handrianto, dan Waketum III Budi Syukur. (h/mat)

Hari Ini, Kompetisi DNC Digeber PADANG, HALUAN — Sebanyak 56 tim pastikan ikut serta pada kompetisi Danone Nations Cup 2013 tingkat Kota Padang, mulai digeber, hari ini, Kamis (14/2) siang ini di Lapangan BBC Batuang Taba, Lubuk Begalung Padang. Tim-tim yang akan berlaga tersebut terbagi atas sebanyak 48 tim SSB/SD dari Kota Padang, tiga tim dari Kabupaten Solok Selatan, satu tim dari Painan, satu tim dari Sijunjung, dua tim asal Sawahlunto, serta satu tim perwakilan Jambi. Dijadwalakan pertandingan perdana, akan dibuka secara resmi oleh Ketua Pengcab PSSI Kota Padang Yusman Kasim, bersama Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah tepat pukul 14.00 WIB. Hal ini diungkapkan ketua pelaksana Liga Danone Kota Padang, Yulius Dede kepada wartawan, Rabu (13/2) saat pertemuan teknik panitia dengan perwakilan tim peserta di Sekretariat Pengcab PSSI Padang, Komplek GOR Haji Agus Salim Padang. “Pada pertemuan teknik, sebanyak 47 perwakilan tim hadir untuk memahami, be>> Editor : Rakhmatul Akbar

berapa peraturan yang akan diberlakukan pada gelaran Liga Danone besok (hari ini, red). Sedangkan pembagian grup, serta tim yang akan melangsungkan laga perdana pada Danone Nations Cup Kota Padang, akan dilaksanakan pada Kamis (14/2) pagi sekitar pukul 09.00 WIB,” terang Dede. Panitia, menargetkan sebanyak 64 tim akan ikut serta pada kompetisi sepakbola usia dini tersebut. Hal ini dikarenakan peserta yang berhak untuk ikut serta, tidak dibatasi, sepanjang administrasi tim-tim peserta tersebut, tidak bermasalah. Dengan tidak dipungutnya biaya untuk ikut serta, bukan tidak mungkin tim-tim akan banyak yang ikut serta. “Jika nanti peserta mencapai 64 tim, kuota yang sebelumnya sebanyak 18 tim akan lolos ke laga berikutnya, kemungkinan akan bertambah. Sementara Pengprov sendiri masih belum mengabarkan batas maksimal kuota untuk lolos ke tingkat wilayah. Kami berharap nantinya gelaran ini mampu meningkatkan skill para pemain-pemain usia dini, khusunya anak-anak Kota Padang,” tukasnya. (h/rio) >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


LUAR NEGERI 19

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

NOTES

Serangan Udara NATO Tewaskan 10 Warga Sipil KABUL, HALUAN — Serangan udara NATO dilaporkan menewaskan 10 warga sipil di Afghanistan. Sebagian besar korban tewas adalah wanita dan anak-anak.

Launching Perdana Cinderella 14 FEBRUARI 1950 — Film dongeng Cinderella dirilis pertama kali oleh Walt Disney. Cinderella adalah dongeng tradisional dengan versi yang dijumpai di banyak negara, dengan berbagai variasi. Versi paling awal dari cerita ini berawal dari Cina pada 860. Dia tercatat di The Miscellaneous Record of Yu Yang oleh Tuan Ch’ing-Shih, sebuah buku yang ada sejak Dinasti Tang. Versi paling terkenal ditulis oleh penulis Perancis Charles Perrault pada 1697 berdasarkan cerita rakyat ditulis oleh Giambattista Basile sebagai La Gatta Cennerentola pada 1634, namun film animasi dari Walt Disney Production (lihat Cinderella), telah menjadi standar versi kontemporer. (h/wkp)

LINGKAR UJI NUKLIR

Rakyat Korut Justru Gembira PYONGYANG, HALUAN — Dunia internasional mengecam uji coba nuklir yang dilakukan Korea Utara (Korut). Namun rakyat Korut justru bersukacita atas uji coba nuklir yang diklaim berjalan sukses itu. Warga Korut dipenuhi kegembiraan atas keberhasilan tersebut. Media resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA) mewawancarai dan memintai tanggapan warga Pyongyang atas uji coba nuklir tersebut. Menurut KCNA, kebanyakan warga Korut merasa senang atas keberhasilan uji coba tersebut karena mampu menunjukkan kekuatan militer Korut yang sebenarnya. “Rakyat di Pyongyang tidak bisa menyembunyikan kegembiraan mereka,” tulis KCNA dalam artikelnya seperti dilansir AFP, Rabu (13/2/2013). Te l e v i s i n a s i o n a l K o r u t b a h k a n menayangkan gambar-gambar yang menunjukkan kegembiraan rakyat Korut. Terlihat mereka bersorak dan bertepuk tangan saat menyaksikan keberhasilan uji coba nuklir melalui layar raksasa di ibukota Pyongyang. “Semakin saya memikirkannya, semakin kuat saya merasakan dalam hati saya,” ujar seorang warga Korut bernama Kim Yong-Il (39) yang berprofesi sebagai masinis di Pyongyang. “Saya ingin memberi tahu seluruh dunia bahwa kami akan semakin kuat dan lebih kuat dari yang pernah dibayangkan, dalam menghadapi perlawanan dari musuh-musuh kami,” imbuhnya. Dari semua tanggapan dan reaksi rakyat Korut, hampir seluruhnya sesuai dengan sikap otoritas Korut. Selama ini, otoritas Korut memperingatkan adanya aksi balasan yang besar bagi musuh mereka, Korea Selatan dan Amerika Serikat. Bahkan ada yang tidak segan-segan memuji pemimpin Korut, Kim Jong-Un. Kesuksesan uji coba nuklir itu dianggap sebagai kesuksesan Jong-Un sebagai pemimpin Korut. “Segera setelah saya mendengar berita tersebut, saya langsung berteriak ‘Panjang umur pemimpin yang terhormat!’,” seru Kim Kyong-Soo (45) yang merupakan seorang pegawai negeri di Korut. Pada Senin (12/2) kemarin, Korut mengklaim keberhasilannya melakukan uji coba nuklir tingkat tinggi. Uji coba ini sempat menimbulkan spekulasi karena awalnya diduga sebagai gempa bumi. Negara-negara barat maupun PBB langsung bereaksi keras atas uji coba ini. Beramai-ramai, mereka menuding Korut telah melanggar resolusi PBB yang melarang Korut melakukan pengembangan rudal maupun nuklir. (h/dtc)

ROKET Korea Utara. NET

Mereka tewas dalam serangan udara NATO yang dilancarkan ke wilayah terpencil di Afghanistan timur hari ini. “Lima anak-anak, empat wanita dan seorang pria tewas dalam serangan itu,” kata Gubernur Provinsi Kunar, Sayed Fazulullah Wahidi kepada kantor beritaAFP, Rabu (13/ 2/2013). Belum ada tanggapan dari pihak NATO atas kejadian ini. Juru bicara pasukan NATO di Afghanistan hanya mengatakan, mereka tengah menyelidiki insiden tersebut. Sementara menurut gubernur distrik Abdul Zahir, tiga komandan Taliban, termasuk Shahpoor, tokoh militan terkenal terkait Al-Qaeda, juga tewas dalam serangan udara NATO tersebut. Menurut Zahir, serangan udara itu untuk mendukung operasi darat yang dilakukan pasukan koalisi dan pasukan Afghan di wilayah yang marak dilanda serangan Taliban tersebut. Diakuinya serangan udara NATO tersebut juga menewaskan sejumlah warga sipil. Namun belum jelas apakah pemilik rumah yang menjadi target serangan NATO tersebut merupakan anggota Taliban atau warga sipil biasa. Namun yang jelas, ujar Zahir, saat kejadian Taliban memang tengah berkunjung ke rumah tersebut. (h/dtc)

Biksu Tibet Bakar Diri Lagi NEPAL, HALUAN — Lagi-lagi aksi bakar diri warga Tibet. Seorang biksu asal Tibet membakar dirinya di sebuah restoran di Kathmandu, Nepal. Aksi ini tercatat sebagai aksi bakar diri ke-100 yang terjadi selama perjuangan warga Tibet melawan pemerintahan China sejak tahun 2009. Juru bicara kepolisian setempat, Keshav Adhikari menuturkan, aksi bakar diri tersebut terjadi di salah satu kedai makanan dekat Boudhanath Stupa di Kathmandu. Boudhanath Stupa merupakan salah satu kuil Buddha paling sakral di dunia. Aksi ini terang saja membuat para wisatawan yang ada di kedai tersebut terkejut dan takut. “Sekitar pukul 08.20 waktu setempat, seorang pria berusia di awal 20-an tahun datang ke restoran yang dekat dengan Boudhanath Stupa. Dia langsung pergi ke toilet dan menuangkan bensin ke tubuhnya dan kemudian membakar dirinya,” terang Keshav Adhikari seperti dilansir Channel News Asia, Rabu (13/2/2013). Saat ini terdapat sekitar 20 ribu warga Tibet yang mengasingkan diri ke wilayah Nepal. Pelaku aksi bakar diri ini diketahui merupakan biksu Tibet yang berada dalam pengasingan di Nepal. Kepolisian Nepal menyebutkan, pelaku aksi bakar diri telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Saat ini, dia tengah dalam kondisi kritis di rumah sakit. “Seluruh bagian tubuhnya terbakar api. Di rumah sakit, dia berusaha untuk bicara tapi tidak sanggup,” ucap seorang polisi Nepal, Adhikari. Pemerintahan Tibet di pengasingan di Dharamshala, India mencatat bahwa aksi bakar diri semacam ini sudah terjadi sebanyak 100 kali sejak tahun 2009 lalu. Dari jumlah tersebut, sekitar 83 aksi bakar diri berujung pada kematian. Aksi semacam ini merupakan bentuk protes warga Tibet terhadap pemerintahan China yang dianggap sewenang-wenang. Dalam pengasingannya, perdana menteri pemerintahan Tibet, Lobsang Sangay ikut berkomentar atas aksi bakar diri yang ke100 ini. Sangay menyalahkan pemerintah China atas aksi ini dan mendorong dunia internasional untuk bertindak. “Karena tidak ada kebebasan berbicara atau media untuk segala bentuk protes, sayangnya warga Tibet harus memilih aksi bakar diri. Bagi masyarakat internasional, saya katakan ‘dukung warga Tibet’. Pemerintah China benar-benar memiliterisasi wilayah Tibet,” ucap Sangay. (h/dtc)

PIDATO KENEGARAAN — Presiden AS Barack Obama menyampaikan pidato kenegaraan tahunannya di hadapan kongresAS, Selasa (12/2/2013) malam waktu setempat. Dalam pidatonya Obama menyampaikan berbagai hal mulai upaya perbaikan ekonomi hingga penarikan tentara AS dari Afganistan. AFP

PIDATO KENEGARAAN

Obama Janji Ciptakan Lapangan Kerja WASHNGTON DC, HALUAN — Dalam pidato kenegaraan tahunan di hadapan Kongres, Selasa (12/2/2013) malam, Presiden Amerika Serikat Barack Obama bertekad untuk menciptakan lapangan kerja bagi kelas menengah untuk menumbuhkan kembali perekonomian AS. Dia menegaskan pertumbuhan ekonomi dan lapangan pekerjaan yang tersedia akan menjadi “bintang penuntut” atas upaya Amerika Serikat memperbaiki perekonomian yang tengah terpuruk.

Obama menjanjikan segala upaya yang dilakukan pemerintahannya untuk meningkatkan perekonomian negara tidak akan meningkatkan defisit anggaran. Cetak biru rencana perekonomian pemerintahan Obama sangat jelas. Pada kampanya tahun lalu, Obama menjanjikan untuk menciptakan satu juta lapangan kerja di bidang manufaktur selama masa jabatan keduanya. Namun, pihak Partai Republik menentang keras upaya pemerintahan

Obama untuk memperbesar belanja negara, di tengah kebuntuan politik terkait upaya untuk mengatasi defisit anggaran belanja negara. Dalam pidatonya itu, Obama juga menyerukan investasi federal di bidang infrastruktur, energi bersih dan pendidikan. Di tengah hadirin terlihat ibu negara Michelle Obama yang duduk di antara orang tua siswa asal Chicago yang tewas ditembak beberapa hari setelah tampil dalam upacara pelantikan masa jabatan kedua Obama. (h/kcm)

Calon Kepala CIA yang Baru Seorang Muslim?

Brennan WASHINGTON, HALUAN — Calon kepala dinas intelijen CIA, yang dinominasikan Presiden Barack Obama, diisukan seorang Muslim. Ada juga yang meragukan kredibilitasnya dan menyebutnya tidak cocok berada di posisi puncak badan intelijen AS tersebut. Hal ini disampaikan oleh mantan agen FBI yang pensiun tahun 2008, John Guandolo, di acara U.S. Trento Radio Show,Selasa 12 Februari 2013, dilansir Al Arabiya. Melalui Skype, dia mengatakan bahwa Brennan telah

masuk Islam antara tahun 1996 dan 1999 saat dia menjadi kepala pos CIA di Riyadh, Arab Saudi. Guandolo mengatakan bahwa penasehat presiden untuk kontra-terorisme ini telah mengunjungi Mekkah dan Madinah pada musim haji bersama dengan pada pejabat Saudi. Orang-orang Saudi inilah yang memperkenalkan Islam pada Brennan, menurut Guandolo. Dia juga menampilkan sebuah video Brennan di Saudi. “Dia kagum pada kemegahan haji dan pengabdian umat Muslim dalam memenuhi kewajibannya,” kata Guandolo. Video itu dibuat pada musim haji. Guandolo melanjutkan, di musim itu, orang non-Muslim dilarang masuk Mekkah. Maka bisa disimpulkan Brennan telah masuk Islam. “Fakta ini dikonfirmasi oleh pejabat pemerintah AS yang berada di Arab Saudi saat Brennan bertugas. Mereka adalah saksi langsung perpindahan agamanya ke Islam,” kata dia. Berbagai isu dan penolakan terhadap Brennan banyak dihembuskan usai penominasian pria 57 tahun ini sebagai

ketua CIA awal Januari lalu. Dia diprediksi menggantikan Jenderal David Petraeus yang mundur setelah skandal perselingkuhannya terungkap. Laman Fox News dalam kolom opininya menghajar Brennan habis-habisan. Brennan dikatakan akan mengubah peta diplomasi AS dengan Iran. Selain itu, dia juga dikritik oleh kantor berita yang pro Partai Republik AS tersebut lantaran menolak mengatakan pelaku terorisme sebagai “Islam radikal” melainkan “Ekstremis garis keras.” Menurut Brennan, jihad bukan berarti tindakan teror dan kekerasan, tidak peduli para teroris menggunakan istilah itu untuk membenarkan aksinya. Ibrahim Hooper, Direktur Komunikasi Lembaga Hubungan AmerikaIslam, mengaku tidak tahu apakah Brennan telah memeluk Islam atau tidak. Dia justru menuduh Guandolo sebagai penyebar berita palsu yang tidak bertanggungjawab. Oleh MSNBC, Guandolo disebut sebagai aktivis anti Islam. Dia pernah menembaki polisi Islam di Ohio. “Lihat dulu sumber beritanya dari mana,” kata Hooper. (h/vvn)

Dua Singa Main di Tengah Jalan, Lalu Lintas Macet Total

DUA singa jantan terlihat asyik berguling-guling di atas kotoran banteng yang teronggok di tengah jalan raya pinggiran Taman Nasional Nairobi. NET

NAIROBI, HALUAN — Biasanya kemacetan di kota besar terjadi akibat lampu merah atau persimpangan yang semrawut. Namun yang terjadi di ibukota Kenya lain lagi. Kemacetan di Nairobi terjadi lantaran dua ekor singa bermain-main di tengah jalan raya di jam padat. Diberitakan Daily Mail, Senin 11 Februari 2013, dua singa jantan itu menyebabkan lalu lintas terhenti total selama lebih dari 10 menit. Keduanya terlihat asyik berguling-guling di atas kotoran banteng yang teronggok di tengah jalan raya pinggiran Taman Nasional Nairobi.

Menurut fotografer Gareth Jones yang mengabadikan momen tersebut, kedua singa itu melumuri tubuh mereka dengan kotoran untuk penyamaran saat berburu banteng. Keduanya terlihat seperti tengah bermain-main, sementara para pengemudi mangkel di balik kemudi. Kendati menyebabkan macet, namun pengemudi enggan mengusir mereka. Selain karena takut diserang, kelakuan singa dewasa berukuran besar itu cukup menghibur di tengah pagi yang sibuk. “Mereka melakukan pose yang lucu, dengan bokong yang >> Editor : Nova Anggraini

naik dan wajah di aspal, berguling di kotoran banteng. Sungguh cara yang baik untuk memulai hari,” kata Jones. Taman Nasional Nairobi yang dibuka tahun 1946 terletak hanya sekitar 3,5 kilometer dari pusat kota. Dari sini bahkan terlihat gedung-gedung pencakar langit. Di sini hidup berbagai spesies, termasuk jerapah, macan tutul, rusa, dan kuda nil. Dekatnya taman ini dengan kota menyebabkan para satwa liar terancam terekspos polisi. Pertumbuhan populasi dan infrastruktur perkotaan juga semakin mengikis lahan hidup mereka. (h/vvn) >> Penata Halaman :Rahmi


20

TANAH DATAR

LINGKAR Pemilu Diharap Berlangsung Damai BATUSANGKAR, HALUAN — Agenda penyelenggaraan Pemilu legislatif di wilayah Luhak nan Tuo yang akan digelar pada tahun 2014 mendatang berlangsung secara damai, aman dan sukses serta penuh kekeluargaan. “Pemilu legiaslatif di Tanah Datar ini diharapkan berlangsung secara badunsanak yang penuh kekeluargaan, sehingga tidak ada riak-riaak yang menjurus kepada rasa permusuhan selama berlangsungnya proses pemungutan suara,” tutur Kapolres Tanah Datar di Batusangkar. Menurut Kapolres harapan tersebut telah disampaikannya dalam rapat koordinasi yang dihadiri Panwaslu dan KPU Tanah Datar di ruangan rapat Mapolres Tanah Datar, guna memberikan rasa nyaman bagi warga yang akan memberikan pilihannya untuk menentukan wakilnya di legislatif nantinya. Dalam menjalankan tugasnya anggota KPU dan Panwaslu harus mampu bekerja secara professional dan independen, tanpa bisa terpengaruh kepada ambisi politik yang hanya mengutamakan kepentingan sepihak. Kepada sejumlah Caleg peserta Pemilukada juga diharapkan untuk siap untuk meraih kemenangan dana berhasil memperoleh kursi di lembaga terhormat, namun juga siap untuk kalah dan tertunda mendapatkan kepercayaan sebagai wakail rakyat di Luhak nan Tuo. Sementara ketua KPU Tanah Datar Sondri mengingatkan, bahwa sesuai dengan pengalaman sebelumnya lima tahun silam, penyelenggaraan Pemilu Legislatif di Tanah Datar telah mampu menunjukkan tingkat kedewasaan bagi para pemilih. “Tingkat kerawanan dalam proses Pemilu berlangsung pada kegiatan kampanye terbuka, kepada Juru Kampanye yang mewakil partai politik peserta Pemilu diharapkan selalu menanamkan rasa kekompakan dan penuh kekkeluargan, guna terlaksananya Pemilu Kada yang damai dan penuh rasa kekeluargaan,” tuturnya. (h/emz)

Padangganting Selesai Gelar Musrenbang PADANGGANTING,HALUAN — Untuk memacu pembangunan di wilayah Kecamatan Padang Ganting , semua lapisan warga di wilayah nagari telah mengapungkan berbagai sarana dan prasarana fisik ataupun peningkatan sumber daya manusia ( SDM ) berupa pelatihan dan lain sebagainya. Camat Padang Ganting Abramus Yuzi kepada Haluan di Batusangkar Selasa (12/2) mengatakan, hingga awal Februari 2013 ini, semua Nagari yang ada dalam wilayah kecamatan setempat telah selesai menyelenggarakan Musyawarah Pembangunan (Musrenbang). “Masyarakat di wilayah nagari hingga kini masih sangat memerlukan sarana fisik yang masih belum memadai, seperti ruas jalan yang masih belum bagus serta sejumlah sarana irigasi berupa tali Bandar untuk mengairi sawah yang masih belum maksimaaal dalam mengairi areal persawahan warga,” tutur Camat Abramus Yuzi. Sebagai antisipasi awal dari masyarakat, dalam mengatasi kendala yang dihadapi seperti ruas jalan yang masih sempit, warga telah melaksanakan goro, terutama pada wilayah pemukiman yang masih belum memiliki sarana ruas jalan yang memadai. Pada suasana cuaca ektrem yang melanda wilayah Kabupaten Tanah Datar akhir-akhir ini, sejumlah sarana kebutuhan warga seperti tali Bandar dan sarana transportasi berupa ruas jalan , banyak yang mengalami bencana, seperti longsor. Wilayah Kecamatan Padang Ganting yang topografinya banyak berbukit-bukit. Seperti wilayah Nagari Atar, bila cuaca penghujan, cukup banyak sarana umum seperti ruas jalan ataupun sarana irigasi yang mengalami longsor, termasuk musibah pohon tumbang yang berakibat fatal bagi bangunan rumah penduduk. (h/emz)

Kelantan Bakal Gelar Karnival Seni Silat BATUSANGKAR, HALUAN — Pertubuhan Gabungan Seni Silat Warisan Nusantara Kelantan akan mengadakan Karnival Seni Silat Nusantara Kelantan, dan akan mengikutsertakan perguruan silat Minangkabau asal Kabupaten tanahdatar pada bulan Juni mendatang Ketua Pertubuhan Gabungan Seni Silat Warisan Nusantara Kelantan H Muhammad Rasdy didampingi Presiden Silek Lintau Kelantan Dr. Kamal Shah bin Abdullah Zawawi sebelumnya telah melakukan kunjungan ke Pertubuhan Gabungan Seni Silat Warisan Nusantara Kelantan bersama Pengurus yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh M Dt Sidi Ali dan Ulfah Hanum SE. Untuk membicarakan hal ini. Pimpinan yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh M Dt Sidi Ali, Rabu (13/2) menjelaskan, kedatangan pengurus yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh ke Negeri kelantan baru-baru ini atas undangan Presiden Silek Lintau Kelantan Dr Kamal disambut Haji Rasdy Bin Abdullah Yang Dipertuan WARIS (Presiden Pertubuhan Seni Silat Gayungman Gerakan Satu Kelantan) Pada pertemuan tersebut diperoleh informasi akan diselenggarakannya Karnival Seni Silat Nusantara Kelantan dan disepakati akan mengikutsertakan perguruan silat Minangkabau yang berasal dari Kabupaten Tanah Datar. Menurut M. Dt. Sidi A li, Karnival Seni Silat Nusantara Kelantan tersebut dirancang diadakan selama 3 hari 2 malam dan akan diisi dengan Silat dan penampilan persembahan budaya Kelantan dan Minangkabau. (h/ydv)

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR1434 H

Luhak nan Tuo

Kalender Wisata Tanah Datar Selesai Disusun BATUSANGKAR,HALUAN — Sebagai wilayah Luhak nan Tuo, Kabupaten Tanah Datar dalam tahun 2013 menawarkan Kalender Iven Wisata yang akan disuguhkan kepada para tamu yang datang ke wilayah Pusek Jalo ini. “Suguhan kegiatan yang bernuansa tradisi seperti Pacu Jawi, Pacu Kuda serta penampilan seni tradisi lainnya disajikan secara terprogram untuk dinikmati oleh para tamu yang datang ke daerah Tanah Datar ini,” tutur Kepala Dinas Kebudayaan Paariwisata dan Olahraga Marwan kepada Haluan di Pagaruyung Selasa (12/2). Penampilan pacu jawi di areal lokasi sawah pacuan yang digelar pada arena berlumpur itu, merupakan tontonan yang cukup menarik bagi para wisatawan lokasi maupun manca negara yang sengaja datang setiap jadwal yang telah ditetapkan. “Penyelenggaraan pacu jawi ini merupakan kegiatan yang unik dana menarik, sehingga cukup diminati oleh para pengunjung termasuk para turis asing yang datang ke Sumatera Barat ini,” tutur Marwan. Pada beberapa waktu lalu penyelenggaraan pacu jawi ini juga pernah disuguhkaan kepada para fotografer dari dalam dan luara negeri, bahkan kegiatan tradisi ini dipuplikasikan hingga ke mancanegara. Pada tahun 2014 mendatang, Tanah Datar sebagai wilayah Luhak nan Tuo, juga memepersiapkan diri sebagai lokasi wisata secara internasional (visit Tanah Datar Year) dengan andalan objek Istano Basa Pagaruyung dan tampilan pacu jawi. “Baliho pacu jawi sebagai salah satu kegiatan yang tiada duanya di dunia ini, juga telah dipasang pada jalur keluar masuk Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, guna memperkenalkan keberadaannya kepada masyarakat secara luas,” tuturnya. (h/emz)

MAULID NABI — Bupati Shadiq Pasadigoe dalam sambutannya pada acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Pondok Pasantren Syeh Muhammad Jamil Jaho di Jaho kecamatan X Koto, Jumat (8-2).

Bangunan Tanpa Generasi Muda Diharap Mampu Teruskan Pembangunan IMB Dirazia BATUSANGKAR, HALUAN — Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) kabupaten Tanah Datar melakukan razia terhadap bangunan milik warga yang tidak memiliki perizinan, seperti membangun tanpa memiliki izin mendirikan bangunan (IMB). Pelaksanaan razia dilakukan secara menyebar ke seluruh wilayah kabupaten Tanah Datar, terutama bagi warga yang mendirikan bangunan berupa kedai dan ruko yang berjejer di sepanjang ruas jalan raya. Kasat Pol PP Tanah Datar Armen kepada Haluan di Batusangkar mengatakan, bangunan warga yang tidak memiliki perizinan, seperti tanpa dilengkapi IMB dikhawatirkan akan mendatangkan bahaya. “Bisa saja lahan yang digunakan untuk mendirikan bangunan itu tidak laik pakai, seperti di pinggir jurang ataupun di bawah bukit, sehingga lambat laun akan membahayakan bagi si pemiliknya sendiri,” tuturnya. Masyarakat yang tidak mengindahkan bahaya yang akan timbul seperti membikin rumah dibawah tebing ataupun di pinggir jurang, diibaratkan membikin kuburan sendiri, karena bahaya longsor bias saja terjadi detiap saat, apalagi saat datangnya cuaca ekstrem yang sering melanda wilayah Luhak nan Tuo ini. Kepada pemilik bangunan baru yang belum memiliki IMB, pihak Pol PP Tanah Datar secara awak telah memberikan teguran, amun dalam tenggang waktu tertentu bila tidak juga mau mengurus kelengkapan surau yang diperlukan, akan dilakukan penindakan, seperti penggusuran dan lain sebagainya. Selain melakukan penertiban terhadap bangunan yang tidak memiliki IMB, pihak Pol PP juga melakukan razia pada sejumlah lokasi yang sering digunakan oleh para siswa sekolah untuk membolos, seperti lokasi ply stasion ataupun warung internet (warnet). Kegiatan ini dilakukan guna meningkatkan disiplin anak-anak sekolah dalam menjalani proses pembelajaran selama jam efektif belajar di lingkungan sekolah yang selama ini disinyalir sudah diabaikan para siswa. (h/emz)

JAHO, HALUAN — Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe minta kepada para pemangku adat, alim ulama untuk menjaga agar para generasi muda yang diharapkan mampu sebagai pewaris tongkat estafet pembangunan ke depan tidak terkendala oleh berbagai gangguan . “Gangguan yang akan merusak masa depan para generasi muda itu diantaranya kecanduan narkoba, mabuk-maabaukan serta kebiasaan berjudi yang sangat merusak masa depan,” tutur Bupati M.Shadiq Pasadigoe pada acara peringatan Maulid nabi Muhammad,SAW di

Pompes Sheh M.Mohd Jamil Jaho Kecamatan X Koto Jumat lalu. Menurut Buapati, sarana pendidikan pesantren merupakan tempat persiapan generasi masa depan yang memiliki pengetahuan teknologi dan bidang agama yang akan mampu memberikan kontribusi bagi kesiapan iman dan taqwa ( Imtaq ). “Keterbukaan informasi lewat sarana jejaring sosial saat ini, dikhawatirkaan akan merusak masa depan generasi muda, namun dengan mempertebal pengetahuan agama, kecemasan itu akan dapat teratasi,” tuturnya.

Pondok pesantren Sech Mohd Jamil Jaho Kecamatan X Koto Tanah Datar ini termasuk sarana pendidikan agama Islam yang cukup tua untuk wilayah Kabupaten Tanah Datar, dari data yang didapat dari pengurus Ponpes ini menyebutkan, bahwa Pondok Pesantren Jaho ini berdiri sejak tahun 1928 dan saat ini telah melahirkan sejumlah ulama besar di daerah ini. Acara peringatan Maulid Nabi Muhammad, SAW di Ponpes Jaho ini juga dihadiri Camat X Koto Harfian Fikri beserta anggota Muspika dana penceramah maulid dipercayakan kepada Ustaz Yendri Junaidi. (h/emz)

Tanah Datar Miliki 283.950 Pemilih Potensial

BUPATI M.Shadiq Pasadigoe menyerahkan data calon pemilih potensial peserta Pemilu serentak Juni 2014 mendatang. EMRIZAL BATUSANGKAR, HALUAN — Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe menye-

rahkan sebanyak 283.950 orang pemilih potensial yang akan memberikan

suaranya pada Pemilu legislatif serentak pada bulan Juni 2014 mendatang. Data pemilih potensial untuk kabupaten Tanah Datar ini tersebar pada sejumlah 14 wilayah kecamatan yang akan memberikan hak suaranya pada pesta demikrasi serentak pada tahun 2014 menatang. Untuk akurasi data base dalam menyukseskan Pemilu legislative itu nantinya, semua kantor Kependudukan dan Catatan Sipil, juga diharapkan mempersiapkan data calon pemilih pemula yang akan memberikan suaranya pada Pemilu serentak kali ini. Penyerahan pemilih potensial tersebut diserahkan Bupati M.Shadiq Pasadigoe kepada ketua KPU Tanah Datar Sondri di Batusangkar Kamis pekan lalu, guna dimasukkan dalam daftar pemilih sementara ( DPS ) dari wilayah Luhak nan Tuo ini. “Untuk suksesnya pesta demokrasi serentak, khususnya untuk wilayah kabupaten Tanah Datar, kita berupaya agar Pemilu 2014 ini berlangsung dengan aman dan lancar,” tutur Bupati M.Shasiq Pasadigoe. (h/emz)

KPN KARYAWAN PENDIDIKAN SUNGAI TARAB

Tingkatkan Ekonomi Anggota dengan Pinjaman Lunak SUNGAITARAB, HALUAN — KPN Karyawan Pendidikan Kecamatan Sungaitarab telah mampu meningkatkan taraf ekonomi para anggotanya, terutama dalam memberikan layanan pinjaman lunak bagi anggota yang memerlukan modal. Hingga tutup buku 2012 lalu, KPN Disdik Sungaitarab telah berhasil menghimpun dana sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp492.020.000 yang telah

dimanfaatkan bagi upaya meningkatkan ekonomi para anggota melalui kegiatan simpan pinjam. Camat Sungaitarab Syahril dalam sambutannya pada acara Rapat Anggota Tahunan KPN tersebu Selasa (12/2) lalu mengharapkan, agar wadah koperasi yang beranggotakan para pendidik di Kecamatan Sungaitara ini mampu memberikan kontribusi bagi perubahan taraf ekonomi

para anggotanya. “Selama ini wadah koperasi telah mampu memberikan kontribusi bagi para anggota, terutama dalam mendapatkan modal yang diperlukan melalui pinjaman dengan bunga ringan,” tutur Camat Syahril di hadapan para anggota KPN Dinas Pendidikan Sungaitarab tersebut. Pada kesempatan itu Camat Syahril mengharapkan kepada

para pengurus KPN untuk dapat meningkatkan pelayanan kepada para anggota sesuai dengan dukungan dana simpanan jasa usaha yang telah terhimpun dalam satu tahun berjalan. Menurut Camat Syahril, wadah koperasi selain memberikan keuntungan bagi upaya meningkatkan taraf ekonomi anggota, juga berfungsi sebagai wadah dalam silaturrahmi dari >> Editor : Atviarni

kalangaan para anggota, terutama di jajaran para pendidik kecamatan setempat. Acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang dilaksanakan di ruangan Kelompok Kerja Guru (KKG) tersebut dihadiri oleh anggota Muspika, Kadis Koperindagpastam, Dekopinda , Ka UPT Disdik Kecamatan Sungaitarab serta ratusan para anggota dari kalangan pendidik setempat. (h/emz) >> Penata Halaman: rahmi


FIGURA 21

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Audy Hamil, Iko Uwais Sujud Syukur KABAR bahagia datang dari pasangan artis Iko Uwais dan Audy Item. Pelantun “Satu Jam Saja” itu tengah mengandung anak pertama. Namun sayang, Iko tidak bisa menemani sepanjang waktu karena ia masih disibukkan dengan shooting film The Raid 2: Berandal. “Dia tetap shooting. Berangkat subuh pulang malam, begitu terus,” ujar Evie Aquantie Aziz, ibunda Audy, saat dihubungi wartawan via telepon, Rabu (13/2/2013). The Raid 2: Berandal yang dibintangi Iko memang baru memasuki tahap awal shooting. Ia juga bertindak sebagai penata laga, dijadwalkan shooting itu akan menghabiskan waktu sekitar 6 bulan dan dimulai sejak Januari. Namun, bukan berarti Iko tak peduli, ia tetap memperhatikan keadaan Audy. Seperti saat pertama gejala kehamilan mulai dirasakan. “Awalnya Audy itu nge-

RIEKE DYAH PITALOKA

Promo Makanan Lokal RIEKE Dyah Pitaloka mengunjungi wisata belanja di daerah Tajur, Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/2). Kedatangannya disambut warga setempat dengan suka cita. Apalagi Rieke datang saat waktu makan siang. Pemeran Oneng dalam sitkom Bajaj Bajuri itu langsung menuju pedagang bakso sebagai sasaran pelepas lapar. Tanpa malu-malu anggota DPR yang mencalonkan diri menjadi Gubernur Jawa Barat itu pun memesan bakso dari pedagang yang mangkal

di pinggir jalan. “Kang pesen 1 gak pake bawang sama saus sambel, pake bakso sama mangkoknya ya. Masa gak pake mangkok panas dong?,” celetuknya. “Pada ada yang mau enggak? Hayu atuh, enak nih, jajanan lokal,” seru Rieke sambil menawarkan warga di sekitarnya. Bukan hanya tukang bakso saja yang menjadi sasaran istri dosen di Universitas Indonesia itu. Beberapa tukang jajanan yang mangkal di pinggir jalan pun dihampirinya. (h/kpl)

drop beberapa hari, lemes, kayak masuk angin, badan enggak enak, ngeluh. Nah, Iko kan lagi sibuk shooting, dia pesan Audy periksa ke dokter,” tambah Evie. Kebahagiaan Iko juga bertambah karena ia diberi tahu istrinya tengah mengandung menjelang hari ulang tahunnya. Hal itu seolah menjadi kejutan untuk Iko. “Pas malam tanggal 11 (Februari) kita semua ngumpul di rumah Iko. Pas jam 12 lewat, Audy kasih kotak biru isinya hasil USG itu. Pas dikasih ke Iko, dia bingung. Tante yang enggak sabar, tante bilang, ‘Kamu akan jadi ayah, Nak, Audy hamil’. Iko langsung peluk Audy, cium, dia langsung sujud syukur,” cerita Evie. Kehamilan Audy juga membantah isu yang santer terdengar saat di awal pernikahan yang menyebutkan Audy hamil di luar nikah. Isu itu muncul karena pernikahan tersebut seolah mendadak.(h/kcm)

ACHA SEPTRIASA

Lupa Cara Rayakan Valentine MENGUMBAR kata-kata manis atau tindakan kasih sayang lainnya cenderung dilakukan banyak orang saat hari valentine. Namun hal itu tidak berlaku dalam keseharian Acha Septriasa. Malah, pemeran film HEART ini lupa kebiasaan Valentine. “Nggak ada yang spesial, l u p a

malah,” ucap Acha saat ditemui di preview film KATA HATI, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (12/ 2) malam. Tahun

ini Acha mengaku sudah punya kekasih baru. Namun untuk merayakan valentine, ternyata belum ada rencana. “Pokoknya valentine tahun lalu jomblo, tahun ini ada pacar, jadi baru ini (valentine bareng pacar). Tahun ini belum ada rencana apa-apa, paling makan malam aja, ke depannya ga tau mau kasih apa. Belum kepikiran,” tukas Acha. Usia yang semakin dewasa membuat Acha tidak terlalu memikirkan tradisi perayaan valentine seperti ketika masih berusia remaja. “Nggak kaya dulu ya, waktu pas SMA, bikinbikin apa. Tahun ini udah 24 tahun, sudah mendewasakan diri, ga usah valentinevalentine, paling makan malam,” tandasnya. (h/kpl)

Boy Hamzah Tolak Adegan Ciuman AKTOR Boy Hamzah menilai adegan romantis tak selamanya harus berciuman. Boy lantas menolak adegan ciuman dalam film Kata Hati. Film bergenre drama romantis tersebut ia bintangi bersama Joanna Alexandra dan Kimberly Rider. “Kalau nggak perlu adegan ciuman ya,nggak usah, bisa diganti dengan yang lain untuk tunjukkan romantis,” papar Boy

saat jumpa pers film Kata Hati di Kota Kasablanca, Menteng, Jakarta Selatan, Selasa (12/2). Pria yang baru saja menikahi Rina Amalia Wahyu ini menuturkan film romantis, adalah yang tak menunjukkan adanya adegan ciuman,. Jadi, anak-anak bisa menontonnya. “Saya banyak main film love yang nonton bukan hanya kami, tapi juga adik-adik,” tuturnya. (h/inl)

Tata Liem Kuruskan Badan SEBUAH perawatan kecantikan rela dilakoni oleh TataLiem untuk mendapatkan tubuh semampai. Bukan tanpa hasil, perawatan slimming yang sungguhsungguh dijalaninya berhasil menurunkan berat badannya sampai enam kilogram. Beberapa temannya pun sering meledek Tata yang saat ini sedang jomblo alias tak punya pendamping. “Teman-temanku pada ngeledekin, katanya aku kurusin body karena mau cari target pacar baru yang lebih oke. Ya aku bilang sih, mungkin saja,” ucap Tata saat ditemui di preview film KATA HATI, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa (12/2) malam. Tata berharap, akan semakin banyak yang

tertarik kepadanya karena badannya yang tanpa tumpukan lemak. “Kan Valentine ini jomblo, jadi semoga tahun depan Valentine ada someone yang lebih oke yang akan menemani aku,” harapnya. Di samping semua harapannya tersebut, ternyata ada beberapa proyek yang sedang dikerjakan. Karenanya Tata menuntut dirinya sendiri untuk tampil menawan. “Aku memang niat sekali untuk tampil ramping sebelum acara launching album dan grand opening spa Bangun Raga kerja sama dengan Ibu Evi Sunarto dan Rasheed Ali,” tandas Tata. (h/ kpl) >> Editor : Nova Anggriani

>> Penata Halaman: Rahmi


22

PADANG PARIAMAN

LINGKAR Pemuda Koto Mambang Gelar Liga Nagari PADANG PARIAMAN, HALUAN — Pemuda Koto Mambang, Kenagarian Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman akan mengadakan Liga Nagari Tahun 2013, pelaksanaannya berlangsung di Lapangan Bola Beringin Sakti Koto Mambang, acara tersebut dimulai dari 23 Februari hingga 10 Maret 2013 mendatang. “Sebanyak delapan kesebelasan pada tiga nagari di Kecamatan Patamuan, dipastikan akan ikut ambil bagian pada Liga Nagari tersebut,” kata Ketua Panitia Pelaksana Liga Nagari, Buyung Syafruddin, S.Pd kepada wartawan, Rabu lalu di Koto Mambang. Menurutnya, Liga Nagari yang digelar secara bergilir tiap nagari tersebut dimaksudkan untuk menjalin silaturahmi antar pemuda nagari di kecamatan Patamuan. Disamping itu juga bertujuan, untuk menghindari generasi muda dari bahaya narkoba yang kini sudah menjadi musuh bersama bangsa ini. “ Saya optimis dengan sering berolahraga generasi muda kita akan bisa terhindar dari bahaya narkoba,” kata Sarjana Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Padang itu. Di sisi lain Buyung Syafruddin menjelaskan, Liga Nagari yang digelar Pemuda Koto Mambang ini, mendapat dukungan dari Wali Nagari Sungai Durian dan Camat Patamuan. “ Kita sangat berharap empat orang anggota DPRD Padangpariaman asal Kecamatan Patamuan, juga ikut memberikan dukungan demi suksesnya Liga Nagari Tahun 2013 ini,” tukuk Buyung Syafruddin.(h/cw-bus)

Warga Sikucur Giat Tanam Pisang PADANG PARIAMAN, HALUAN — Mulai meningkatnya harga jual pisang, masyarakat nagari Sikucur kecamatan V Koto Kampung Dalam mulai bergiat menanam pisang. Bahkan ada sebagian masyarakat yang menukar kebun kakaonya ( coklat ) dengan kebun pisang. Menurut salah seorang petani di Sikucur Nazaruddin pada Haluan, harga jual pisang jantan sebesar Rp200 per biji merupakan harga yang sangat menjanjikan untuk peningkatan ekonomi. Menurutnya, tanaman pisang yang paling banyak dikembangkan oleh masyarakat yakni jenis pisang jantan. Dipilihnya pisang ini, karena pisang ini agak tahan dari penyakit dibanding pisang lain. Disamping pisang jantan petani juga menanam jenis pisang lainya. Untuk mendapatkan bibit pisang ini aku Nazaruddin, petani membelinya pada petani yang ada di daerah kota Pariaman. Untuk mendapatkan sebatang anak pisang, petani harus mengeluarkan dana sekitar Rp2500 hingaa Rp3000 per batang. “Ini belum termasuk, biaya angkut,” katanya. Untuk itu Nazaruddin atas nama petani berharap pada pemerintah untuk melakukan pembinaan dan bantuan terhadap petani pisang ini. “Saat ini kami sangat bergairah mengembangkan tanaman pisang ini, kalau dapat binaan mungkin akan mampu meningkatan semangat petani,” ujar Nazaruddin. Dikatakan, saat ini pisang pisang petani langsung dibeli oleh pedagang ke kebun warga. Pisang pisang ini dibawa keberbagai daerah di Sumbar dan Riau. “Setandan pisang jantan bisa terjual Rp25000 hingga Rp30.000,” jelasnya. (h/ded)

Asrama Pondok Pesantren Nurul Yaqin Mulai Dibangun PADANG PARIAMAN, HALUAN — Asrama Pondok Pesantren Nurul Yaqin, Ringan-Ringan Pakandangan mulai dibangun. Pembangunan asrama ini melalui anggaran Kemenpera sebesar Rp. 5,4 milyar yang Peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni, Sabtu (9/2). Hadir dalam acara itu, Asisten III Provinsi Sumbar Sudirman Gani, anggota DPRD Padang Pariaman, Dirri Uzhulam, Kepala SKPD, Ketua KPU, Kepala Kamenag, Muspida, Camat, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua Bazda, Santri dan Wali Murid Ponpes. Dalam sambutannya Bupati Ali Mukhni mengisahkan bagaimana Rusunawa ini dianggarkan oleh Kemenpera. “Ini tidak terlepas dari perhatian dan bantuan dari peran anggota DPR-RI asal Sumbar,” kata Bupati. Menurut Ali Mukhni, Ponpes Nurul Yaqin layak mendapatkannya karena Ponpes Nurul Yaqin adalah ponpes yang banyak menghasilkan lulusan santri yang sangat dibutuhkan masyarakat. “Buktinya, untuk qori/qoriah, santri Nurul Yaqin jadi rebutan dari berbagai daerah di Sumbar,” ujar Ali Mukhni. Sementara menurut pemberi hibah tanah, Azril, tanah dihibahkan oleh keluarganya sudah berdasarkan musyawarah pemilik tanah telah sepakat mewakafkan tanah utk pembangunan pesantren. Azril berharap hibah tanah keluarganya bermanfaat untuk pendidikan agama. “Kami harapkan kepada pengurus dalam proses pengurusan ponpes dapat melibatkan warga Ringan-Ringan,” harap Azril. “Baik sebagai pekerja ataupun pegawainya,” sambungnya. Keluarga Azril menghibahkan tanahnya seluas 1,2 Ha. Pimpinan Ponpes, Iradhus Salam Tk. Sutan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yg telah berjasa dalam proses pembangunan. “Asrama yang lama

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

Saiyo Sakato

Taraf Hidup Warga Cumanak Ditingkatkan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Dengan diperbaikinya bendungan dan saluran irigasi Batang Tampunik serta normalisasi dan perkuatan tebing Sungai Batang Tampunik, diperkirakan akan mampu meningkatkan taraf dan semangat hidup warga di sekitar Cumanak Pulau Air Lubuk Laweh nagari Tandikek Kecamatan Patamuan. Seperti diketahui Cumanak dan sekitarnya merupakan korong yang tertimbun jutaan kubik tanah pasca gempa 30 September 2009 lalu. Di sekitar daerah ini pasca musibah tersebut ditemukan sekitar 249 warga tewas dan 340 keluarga kehilangan rumah. Di samping itu infrastruktur sarana penunjang perekonomian masayarakat juga ikut hancur dan tertimbun seperti salah satunya bendungan dan irigasi Batang Tampunik ini. Akibatnya ekonomi petani pun lumpuh. Menyikapi hal tersebut, Bupati Padang Pariaman H. Ali Mukhni berupaya menyakinkan pemerintah provinsi dan puasat untuk lebih memberikan perhatian lebih pada Daerah tersebut. “Alhamdulillah, apa yang kita upayakan mendapat respon dari Gubernur, “ ujar Bupati Pada Haluan, Sabtu (9/2) saat peresmian pelaksanaan proyek irigasi

BERI CONTOH — Untuk tetap menjaga kebersihan dan memberi motivasi pada petugas kebersihan di lingkungan Kantor, Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni langsung memberikan contoh bekerja yang baik pada petugas. DEDI SALIM

Batang Tampunik serta normalisasi dan perkuatan tebing Sungai Batang Tampunik. Pada kesempatan itu Bupati juga menyampaikan rasa syukur dan terimakasih masyarakat pada gubernur yang sangat peduli pada daerah pasca bencana tersebut. Kegiatan itu melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Sumatera Barat, Dengan anggaran Rp18,68 miliar, yang dikerjakan

oleh PT Nusa Konstruksi Enggeneering, Tbk. Kegiatan meliputi normalisasi bendungan dan irigasi dengan panjang saluran irigasi 206,20 m. Irigasi ini nantinya akan dapat mengairi sawah sebanyak 450 Ha di Pulau Air dan 50 Ha di Cumanak. Dengan diresmikannya proyek di bekas tempat bencana tersebut, Bupati meyakini lokasi ini akan menjadi kembali hidup dan akan menjadi salah satu objek

Walinagari Kecewa Hasil Musrenbang PADANG PARIAMAN, HALUAN — Beberapa orang wali nagari di Kabupaten Padang Pariaman merasa kecewa dengan hasil Musrenbang tahun 2013 di tingkat kabupaten Padang Pariaman. Pasalnya, setiap hasil musrenbang tingkat nagari yang diusulkan ke kabupaten, tidak ada realisasinya sampai kenagari tersebut. Jonifriadi Wali Nagari Balah Aie, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak salah satu dari sekian wali nagari yang merasa kecewa. Kenapa tidak, beberapa jalan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang diusulkan melalui musrenbang tidak ada dikabulkan oleh pemerintah. “Lain yang diusulkan, lain pula yang direalisasikan. Saya mengusulkan dalam musrenbang 2013 agar jalan dari Surau Gadang Korong Limau Hantu menuju Work Shop, dan jalan dari Sekolah Menengah Atas (SMA) I VII Koto untuk diaspal, tapi dari keduanya itu tidak adarealisasinya sampai sekarang,” ujar Wali Nagari Balah Aie Jonifriadi yang didampingi salah seorang tokoh masyarakatnya Iwan Gondrong kepada Haluan Selasa. Dikatakannya, dua jalan yang diusulkan itu sudah pernah diukur oleh staf Bappeda Kabupaten Padang Pariaman yang didampingi wali nagari bersama tokoh masya-

wisata alam dan religius. Guna menyiapkan kondisi tersebut, Bupati mengingatkan pada masyarakat sekitar untuk memelihara lingkungan yang sudah tertata dengan tidak menebang pohon atau mengambil batu dalam sungai dengan dalih apapun. Bupati mempersilahkan masyarakat membuat bangunan atau kedai asal memperhatikan lingkungan. Selanjutnya Bupati mengharapkan masyarakat ramah

terhadap tamu yang datang jika lokasi ini menjadi lokasi wisata. Gubernur Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan, dengan selesainya pembangunan irigasi ini, petani bisa menanam dan bisa panen 2,5 kali. Bisa juga dimanfaatkan untuk memelihara ikan. Mudahmudahan bisa dimanfaatkan untuk itu. Mudah-mudahan bisa bekerja untuk kehidupan dengan sungguh-sungguh. (h/ded)

Sikucur Berharap Jadi lokasi Pengelolaan Ternak Kerbau

rakat Balah Aie. “Dengan telah diukurnya jalan tersebut, tentu masyarakat sudah merasa lega, karena jalan yang sangat dibutuhkan itu sudah barang pasti untuk diaspal. Akan tetapi, yang direalisasikan oleh Pemkab Padang Pariaman lain pula, dengan demikian masyarakat tentu beranggapan perbuatan tersebut ada main politisnya,” ujarnya. Melihat hal yang demikian, Iwan Gondrong sangat menyayangkan sikap Bupati Padang Pariaman, seharusnya apa yang telah ditetapkan dalam musrenbang oleh nagari, itu yang seharusnya dipertimbangkan untuk dikabulkan, karena yang diusulkan beberapa wali nagari tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakatnya, jangan kepentingan politik saja dikemukan. “Apa yang diusulkan wali nagari, itukan hasil dari musrenbang bersama tokoh masyarakatnya, berarti itu yang dibutuhkannya. Contohnya, yang di Korong Limau Hantu dan SMA I VII Koto, sudah diukur dan dilihat oleh Kepala Bappeda, tapi tidak ada realisasinya, lain diminta lain pula yang dapat,” jelas Iwan Gondrong salah seorang pendukung pasangan Ali MukhniDamsuar ini baik moril maupun materil. (h/cw-bus)

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Anggota Kelompok Tani Ternak Sukun Jaya Kotohilalang Nagari Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam, mengharapkan pada Dinas Peternakan Provinsi Sumbar untuk menjadikan lokasinya sebagai kawasan pengelolaan ternak kerbau. Hal tersebut disampaikan sekretaris Kelompok Tani Ternak Sukun Jaya, Novri Andren pada Haluan, Selasa (12/2) di Pariaman. Menurut Novri dia bersama anggota lainya, sejak tahun lalu kelompoknya terus berupaya meningkatkan aktifitas kelompoknya. Sehingga mampu memberikan kesejahteraan bagi anggota kelompok. “Alhamdulillah, Kelompok kami sering dibina langsung oleh aparat Peternakan kabupaten Padang Pariaman,” terang Novri. Dikatakan, pada tahun lalu kelompoknya juga mengusulkan sebagai kelompok binaan melalui Sarjana Membangun Desa (SMD) yang juga mengusulkan pengelolaan ternak Kerbau. Pada waktu itu juga sempat ditinjau oleh tim SMD dari Dirjen Per-

ternakan pada kementrian Pertanian RI. Namun hingga kini, belum mendapat informasi apakah gagal atau berhasil. Dijelaskan Novri, pada akhir tahun 2012 lalu kelompoknya juga melayangkan proposal pada Dirjen Pertenakan dan Dinas Peternakan Prpvinsi Sumbar untuk bantuan Kelompok Ternak Kerbau. “Alhamdulillah, juga telah mendapat respon yang cukup baik dari tim yang

survey”, kata Novri. Dikatakan Novri, dia bersama anggota kelompok dalamsetiap kali pertemuan selalu bertekad untuk meberikan contoh pengelolaan kelompok yang baik pada masyarakat. “Bahkan, kalau profosal kami ini terkabulkan, kami telah berniat dan berjanji pada diri sendiri untuk mengembangkannya, sehingga mampu meberikan tauladan bagi kelompok lainya,” ujarnya. (h/ded)

BUPATI Padang Pariaman, H. Ali Mukhni, di setiap kesempatan selalu menyempatkan diri untuk melihat berbagai kegiatan yang dilaksanakan. Seperti Sabtu (9/2), Bupati melihat kelanjutan pembangunan jalan DukuSicincin. DEDI SALIM

NU dan Ulama Syatariyah Tingkatkan Silaturrahmi PADANG PARIAMAN, HALUAN — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman Drs. Masrican Tuanku Maharajo Basa minta para ulama (tuanku) di Kabupaten Padang Pariaman harus bersatu dalam menyampaikan dakwah. Jangan ada yang saling menjelekkan dan merendahkan satu sama lain. Apalagi menghadapi tantangan umat yang semakin komplek dan berat sangat dibutuhkan persatuan dan saling menghargai satu sama lain. Penegasan itu disampaikan Kakamenag Padang Pariaman Masrican pada silaturrahmi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Padang Pariaman dengan ulama Syathariyah, Kamis (7/2) di Pondok Pesantren Darul Ikhlas Lubuk Tajun Sarang

Gagak, Nagari Pakandangan, Kecamatan VI Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Hadir sejumlah pimpinan pesantren, ulama dan sejumlah pengurus NU. Diantaranya, Pimpinan Darul Ikhlas H.Zubir Tuanku Kuning, Musytasyar PCNU Padang Pariaman Azwar Tuanku Sidi, Rais Syuriah Syahril Tk. Sutan Maetek, Katib Syafri Tk. Sutan Sari Alam, Ketua Drs. Abdul Hadi Tk. Rajo, Sekretaris Yul Rahmat, Wakil Sekretaris PWNU Sumbar Bagindo Armaidi Tanjung dan Anggota DPRD Padang Pariaman Zulhelmi Tuanku Sidi. Menurut Masrican, jika ada perbedaan pendapat, mari kita cari persamaannya sehingga umat tidak binggung. Kalau ulama satu dengan yang lain saling

menjelekkan dalam menyampaikan dakwah, sudah pasti umat jadi binggung. Siapa yang akan diikutinya. “Untuk itu, mari kita rapatkan barisan dan jalin silaturrahmi,” kata Masrican yang baru saja dilantik pertengahan Januari 2013 lalu sebagai Kakamenag Padang Pariaman. “Forum silaturrahmi ini amat penting artinya dalam meningkatkan komunikasi dan saling menghormati seorang tuanku dengan tuanku lainnya. Silaturrahmi ulama ini diharapkan dapat memupuk tali persaudaraan sesama ulama. Mari kita sama-sama melangkah ke depan membangun umat,” kata Azwar Tuanku Sidi menambahkan. Sedangkan Pimpinan Pesantren Darul Ikhlas Zubir Tuanku Kuning panjang lebar mengu-

raikan titik-titik penyebaran tarekat Syatariyah yang dibawa oleh Syekh Burhanuddin di Ulakan. Penyebaran murid-murid Syekh Burhanuddin di daerah ini jika dilihat dari silsilahnya mempunyai kaitan satu sama lain. Ada Syekh di Koto Tuo, Lubuk Pua, Kamumuan, Kiambang dan seterusnya yang memiliki keterkaitan. “Untuk itu, tidak benar kalau ada para tuanku yang bermuara pada titik-titik penyebaran Syatariyah tersebut saling menjelekkan. Belajar dari para pendahulu, guru-guru tuanku masa silam, mereka saling menjaga kehormatan masingmasing. Tidak ada mereka saling menjelekkan. Kalau pun ada para muridnya saling merendahkan tuanku lain, mereka pasti melu-

ruskan perbedaan. Jika ada pihak tertentu yang mengadu tuanku/syekh satu dengan yang lain, maka dipastikan tidak mempan. Karena gurunya jika bertemu tetap akrab dan saling menghormati satu sama lain,” tutur Zubir Tuanku Kuning. Ketua PCNU Padang Pariaman Abdul Hadi menyebutkan, silaturrahmi ini merupakan program NU Padang Pariaman dalam meningkatkan perannya membangun umat. Tuanku merupakan ulama Padang Pariaman yang memiliki jamaah dan murid. “NU yang didirikan para ulama Ahlussunnah waljamaah jelas memiliki hubungan yang erat dengan tuanku. PCNU Padang Pariaman sendiri mayoritas adalah tuanku,” jelas Abdul Hadi. (h/cw-bus)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman:Rahmi


RIAU DAN KEPRI 23

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

KEKURANGAN GURU

Kepri Minta Diprioritaskan SM-3T BINTAN, HALUAN— Herlini Amran, anggota Komisi X DPR RI, dari Dapil Kepri meminta Kemendikbud menjadikan Kepulauan Riau menjadi daerah prioritas program penyediaan guru pada Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T).

SAYUR NAIK — Pasca imlek harga sayuran di Pasaran Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan yang cukup tinggi, bahkan cabe hijau tembus mencapai Rp40 ribu /kilonya dan barangnya tidak ada dipasaran, Selasa (12/2). SUTANA HALUAN KEPRI

Jumlah Penderita HIV Meningkat LINGGA, HALUAN- Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga mencatat jumlah penderita HIV/AIDS ditahun 2011 sebanyak 11 orang bertambah 5 orang. Ditahun 2012 jumlah penderita HIV/ AIDS di Lingga sebanyak 16 orang. Kendati demikian, penyakit yang belum ditemukan obat kesembuhannya tersebut, menjadi perhatian DINKES Lingga untuk sosialisasi pencegahan ke masyarakat, Selasa (12/2) Kepala Bidang, Pencegahan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Lingga Rosmalisa, mengatakan bahwa tahun 2013, pihaknya telah mengajukan anggaran untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang pencegahan penyakit HIV/AIDS. Karena jumlah penderita ini, adalah sebagian kecil dari fakta yang terjadi dilapangan. Hal ini harus menjadi perhatian masyarakat untuk tidak melakukan halhal yang memberikan peluang untuk penularan penyakit ini. “Kelompok umur penderita HIV/ AIDS ini didominasi pada usia 30-34 tahun yang berjumlah 6 orang, disusul usia 25-29 tahun, empat orang. Satu orang usia dibawah 15 tahun, dua orang diatas 45 tahun dan dua orang usia 20-24 tahun,” ungkapnya. Sedangkan pada kelompok jenis kelamin, lanjut Lisa, di dominasi oleh kaum perempuan dengan 13 orang. Dimana penularannya dapat dicegah Dengan tidak melakukan sex bebas. Serta, kata Lisa, untuk penanganan penyakit HIV/AIDS terhadap penderita yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan antibodi dan pemberian makan yang steril bagi penderita, sedangkan obat yang dapat menyembuhkan belum dapat ditemukan. “Setia pada pasangan adalah cara yang paling ampuh untuk menghindari penyakit ini,” pesannya. Sementara itu, di Kabupaten Lingga , belum memiliki klinik khusus untuk menanggani HIV/AIDS.Bahkan, data warga Lingga yang menderita penyakit ini, di dapat dari RSUD dan Puskesmas yang ada di Lingga. Sehingga belum ada penangganan khusus bagi penderita,jelasnya. Namun demikian, Lisa menghimbau kepada masyarakat agar tidak mengucilkan penderita HIV/AIDS jika ada warga yang teridentifikasi berada disekitar lingkungan masyarakat, terangnya. (h/put)

Kuota Gas Elpiji Pekanbaru Kurang PEKANBARU, HALUAN— Berdasarkan rapat evaluasi di Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, kuota gas elpiji tiga kilogram bersubsidi Kota Pekanbaru pada 2012 masih kurang. Kuota yang diberikan 15.090.084 kilogram untuk 139.000 masyarakat. Jumlah tersebut belum memenuhi kebutuhan Kota Pekanbaru. Pasalnya kebutuhan satu keluarga sembilan kilogram per bulan atau tiga tabung. Karena itu Walikota Pekanbaru bersama Dinas terkait mengajukan penambahan kuota menjadi 20.120.112 kg. “Dengan begitu, estimasi kebutuhan masyarakat akan dapat ditambah 12 kg/KK/bulan atau 4 tabung/KK/bulan,” ungkap Walikota Pekanbaru, Firdaus kepada Haluan Riau, Selasa (12/2). Ditambahkan Firdaus, jika permintaan penambahan kuota gas elpiji itu tidak dipenuhi, dia berharap kuota tidak dikurangi. “Itu adalah usulan kita, namun melihat banyak wilayah

yang juga minta penambahan kuota gas elpiji, jika tidak dipenuhi, kita berharap jumlahnya sama dengan tahun sebelumnya,” paparnya lagi. Firdaus mengatakan sepanjang 2012, ada beberapa kendala dalam penggunaan gas elpiji secara total. Berdasarkan data, hanya 75 persen program yang terealisasi. “Hal tersebut disebabkan beberapa faktor, yaitu masih terdapatnya minyak tanah di Kota Pekanbaru karena provinsi tertangga belum memberlakukan konversi minyak tanah ke gas secara penuh. Selain itu masih ada kekhawatiran masyarakat menggunakan gas elpiji,” tambahnya. Ketika disinggung mengenai apa antisipasi yang akan dilakukan, Firdaus mengatakan salah satu upaya adalah mencegah beredarnya elpiji 3 kg kuota Pekanbaru ke wilayah lain. Untuk tabung gas wilayah Pekanbaru diberi warna kuning pada cupcell (penutup lobang tabung).(h/dan)

TERHITUNG 1 FEBRUARI

PT PDB tak Lagi Layani Jasa Pemanduan DUMAI, HALUAN–Kasi Lala Kantor Syahbandar dan Otorita Pelabuhan (KSOP) Kota Dumai, Safaruddin, Selasa (12/2) menegaskan, Perusahaan Daerah (Perusda) PT Pelabuhan Dumai Berseri (PDB) terhitung per 1 Februari tidak lagi berwenang melayani jasa pemanduan dan penundaan kapal di sejumlah perairan wajib pandu. Menurutnya, Perusda selain tidak memiliki kapal sendiri, juga belum mengantongi izin pemanduan kapal untuk melakukan operasional pemanduan sebagai persyaratan yang harus dipenuhi. Kepmenhub Nomor KP 1161 tahun 2012 menyatakan, PT Pelabuhan Tiga Bersaudara (PTB) ditunjuk untuk menyelenggarakan pelayanan jasa pemanduan dan penundaan di tiga terminal khusus (Tersus). Safaruddin menyatakan, perusahaan yang ditunjuk telah memenuhi persyaratan untuk melakukan operasional tunda dan pandu kendati menimbulkan dampak terhadap eksistensi Perusda Dumai dan menghilangkan penerimaan daerah yang jumlahnya miliaran rupiah. Dia menjelaskan, sebelumnya aktivitas pandu dan tunda kapal di tiga Tersus di Kawasan Industri Lubuk

Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, yaitu Tersus PT SDS, PT Semen Padang dan PT Indopalm operasionalnya dilakukan oleh Perusda dengan kerjasama bersama PT Pelindo dan peralatan PT Tiga Bersaudara. Namun setelah Kepemenhub itu keluar, sejak 1 Februari lalu aktivitas pandu dan tunda dilakukan oleh PT Tiga Bersaudara sendiri tanpa melibatkan perusahaan daerah. Direktur PT Pelabuhan Dumai Berseri H Syafruddin Atan Wahid sebelumnya sangat menyayangkan penunjukkan pihak swasta dalam pengelolaan pandu tunda di perairan Dumai tanpa melibatkan daerah. Padahal, dia mengakui perusahaan daerahlah yang telah membuka jalan kepada PT Tiga Bersaudara untuk menggarap bisnis tersebut dan muncul persoalan setelah izin keluar, justru daerah ditinggalkan. Dampak lainnya, PT Pelindo Dumai juga memutuskan kerja sama yang telah dilakukan dengan PT Pelabuhan Dumai Berseri untuk melakukan operasional pandu dan tunda kapal di Kawasan Industri Dumai (KID), Kecamatan Medang Kampai.(h/zak)

“Kita meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemen-dikbud) memprioritaskan Kepri sebagai daerah prioritas pada Program Sarjana Mendidik di daerah 3T,” kata Herlini melalui press rilis kepada Haluan Kepri, Selasa (12/2). Masyarakat di Kepri kata Herlini, melaporkan masih kekurangan banyak guru, tapi tahun 2012 lalu tidak dikategorikan 3T. Padahal, Ketika ia mengunjungi salah satu pulau di Kabupaten Lingga Kecamatan Senayang beberapa sekolah SD dan SMP Negeri hanya memiliki 2 orang guru saja. Satu kepala sekolah, satu lagi guru honorer. Ini sangat memperihatinkan. “Beberapa sekolah SD dan SMP Negeri di Kabupaten Lingga hanya memiliki 2 orang guru saja. Satu kepala sekolah, satu lagi guru honorer. Mestinya ini menjadi keprihatinan Bangsa ini,” ungkapnya. Tahun 2012 jumlah peserta yang mengikuti program SMT-3T meningkat dibanding 2011 sebanyak 2.479 orang, kini bertambah menjadi 2.630

orang. Peningkatan itu terjadi karena Kemendikbud terus melaksanakan penambahan lokasi yang dijadikan program SM-3T ke propinsi-propinsi lain, seperti Kalimantan Barat yang berbatasan dengan negara tetangga, Pulau Nias, dan Sulawesi Utara. Program SM-3T masih berlaku jangka pendek, yakni selama satu tahun. Namun demikian, banyak manfaat yang diperoleh Kemendikbud dari peserta SM-3T berupa masukan-masukan bagi peningkatan mutu, sarana dan prasarana di daerah 3T tersebut. Program SM3T direncanakan akan berlangsung hingga 2015. Program tersebut diberi nama Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia. Tujuannya untuk mencari model pendidikan guru khususnya di daerah tertinggal. Ia juga meminta Kemendikbud mengevaluasi pelaksanaannya, supaya tahun ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. “Program pengiriman 2.479 guru di daerah 3T dan perekrutan 464 mahasiswa dari daerah 3 T harus segera kita evaluasi lebih jauh pelaksan-

aannya untuk meningkatkan kapasitas dan loyalitas rekrutmen guru yang akan dikirimkan selanjutnya,” ujarnya. Herlini mengatakan, ia sangat mendukung pelaksanaan program ini. Tetapi, dengan catatan Kemendikbud memiliki strategi untuk mempertahankan loyalitas dan meningkatkan kapasitas guru tersebut. “Bukan rahasia lagi, ketika kesejahteraan dan fasilitas untuk mereka tidak diperhatikan, program ini terancam gagal di tengah jalan. Dokter PTT saja yang benar-benar profesional dan disumpah, nyatanya banyak yang DO sebelum masa penugasan berakhir,” ungkapnya. Ia berharap Kemendikbud memiliki strategi terobosan seperti apa yang diperlukan agar capaian program ini semakin membaik. Termasuk penentuan variabel apa saja yang menjadi pertimbangan suatu daerah dikategorikan 3T. Wakil DPR dari Kepulauan Riau itu berharap kedepannya Kemendikbud harus bisa meningkatkan kualitas, kapasitas dan loyalitas guru yang akan dikirimkan selanjutnya ke daerah 3T. Variabel yang dikatagorikan 3T juga harus di pertimbangkan agar dapan menjamin semua sekolah di seluruh pelosok wilayah Indonesia dilayani oleh tenaga pendidik yang cukup dan cakap.(h/cw64)

SELAMA IMLEK

Industri Ritel Batam Turun 30 Persen BATAM, HALUAN— Industri ritel di Kota Batam Kepulauan Riau menurun sekitar 30 persen selama perayaan pergantian tahun Cina 2564. “Kalau melihat banyak toko dan bisnis yang tutup, saya perkirakan industri ritel menurun 30 persen,” kata pengamat ekonomi, Riginoto di Batam, Selasa. Jika perputaran uang industri ritel setiap harinya mencapai Rp300 juta, maka pada hari pertama Imlek hingga ke tiga, hanya Rp200 juta karena hampir seluruh toko ritel tutup. Kawasan bisnis seperti Nagoya dan Jodoh pun tutup dan sepi dari aktivitas.

Padahal biasanya, daerah itu selalu ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri. Selain toko ritel tutup, beberapa usaha jasa yang dilakoni pengusaha Tionghoa juga tutup selama Imlek. “Untung kawasan industri tetap buka,” kata dia. Meski begitu, ia mengatakan kondisi Batam saat ini lebih stabil dibanding sebelumnya. Tiga tahun yang lalu, kata dia, pengusaha Tionghoa menutup usahanya dari beberapa pekan menjelang Imlek hingga setelahnya, sehingga industri mati untuk waktu lama. “Sekarang manajemennya sudah bagus, hanya satu

sampai tiga hari saja,” kata dia. Menurut dia, manajemen usaha di Batam sudah baik, sehingga bisnis tidak perlu tutup, meski pemilik atau pengelolanya libur. “Sekarang orang berpikir, peluang saat liburan besar sekali, kalau tidak dimanfaatkan bisa kehilangan income,” kata dia. Sementara itu, hingga hari ketiga paska-Imlek, Selasa, toko-toko di kawasan bisnis Nagoya, Jodoh dan Penuin masih banyak yang tutup. Menurut penjaga parkir, toko baru buka empat hari setelah pergantian tahun baru China. (h/ant/ivi)

Rp9 M untuk Rehab 450 Unit RTLH BINTAN, HALUAN —Dinas Sosial Kabupaten Bintan menganggarkan Rp9 miliar untuk merehabilitasi 450 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tahun 2013 ini. Anggaran Rp9 miliar ini terdiri dari APBD Provinsi Kepri Rp6 miliar dan APBD Kabupaten Bintan Rp3 miliar. “Rp9 miliar ini terdiri dari APBD Provinsi Kepri Rp6 miliar dan APBD Kabupaten Bintan Rp3 miliar. Jumlah RTLH yang direhabilitasi sebanyak 450 unit,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pembinaan Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial (Dinsos) Bintan, Sry Heny Utami, di Tanjunguban, Selasa (12/2). 450 unit RTLH ini kata

Sry Heni, tersebar di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Bintan. Terkait adanya beberapa Kecamatan yang belum mengajukan RTLH yang akan direhab, Dinsos tetap akan melakukan rehabilitasi sesuai dengan hasil survey. “Kecamatan yang belum mengajukan tetap akan mendapatkan rehab RTLH sesuai hasil survey kelayakan untuk mendapatkan RTLH,” ujarnya. Lurah Tanjungpermai Alfeny Harmi mengatakan, ia akan memprioritaskan warga yang tidak mampu dan rumahnya tidak layak huni untuk segera diajukan untuk mendapatkan bantuan RTLH. “Kita akan segera menga-

jukan supaya lebih cepat diakomodir oleh Dinsos. Dan pembangunannya dilaksanakan awal tahun,” kata Alfeny. Alfeny menambahkan di Kelurahan Tanjungpermai ada beberapa rumah yang layak mendapatkan bantuan RTLH. Sedangkan Martin, warga Teluk Bintan meminta supaya pengawasan rehab RTLH ini lebih maksimal, sehingga rumah dengan pacang ditepi pantai bisa mendapatkan dana sesuai anggaran RTLH pesisir. “Untuk rumah dengan pancang mestinya mendapatkan anggaran sesuai RTLH pesisir, bukan RTLH darat. Dikarenakan biaya pemancangan memakan biaya sekitar 20% dari nilai RTLH darat,”

kata Martin. Ia juga meminta supaya surveyor penerima RTLH lebih aktif dan teliti dalam menentukan layak tidak layak sebuah rumah untuk rehab RTLH. Bukan hanya dilihat dari fisik rumahnya saja. Namun perlu dilakukan wawancara mendalam akan kondisi ekonomi dan kemampuan keuangan keluarga tersebut. “Mohon kepada surveyor penerima rehab RTLH untuk melakukan wawancara mendalam akan kemampuan ekonomi dan keuangan keluarga pemilik rumah yang akan direhab tersebut, sesuai dengan peraturan survey yang dijadikan acuan oleh Pemerintah. Supaya tidak salah sasaran,” ujarnya.(h/cw64) >> Editor : Maidella Syahni

>> Penata Halaman : Jefli


24

KAMIS, 14 FEBRUARI 2013 M 3 RABIUL AKHIR 1434 H

M IQBAL NURALIM

Multitalenta dan Berprestasi di Berbagai Bidang P A D A N G , HALUAN — Muhammad Iqbal N u r a l i m merupakan utusan Sumatera Barat untuk mengikuti Lomba Teknik Planologi ( t e k n i k perencanaan wilayah dan kota) M IQBAL NURALIM tingkat nasional. Iqbal sendiri merupakan siswa kelas XI IPA 1 di SMAN 6 Padang, yang awalnya bercita-cita menjadi diplomat. Dirinya pun sempat mengecap belajar di kelas IPS dan kemudian memutuskan bergabung ke kelas IPA. Iqbal sendiri juga merupakan pemenang dari Lomba Sketsa tingkat Kota Padang. Dalam sketsa yang dibuatnya, Iqbal membuat tata ruang Kota Padang dipenuhi objek wisata. Kawasan kuburan Cina di Gunung Padang, harusnya bisa menjadi objek wisata. Menurutnya, masyarakat yang berada di pinggiran Gunung Padang dan tepi pantai Padang harus dipindahkan. Kata Iqbal, kepada Haluan, Senin (11/2), cukup berat perjuangannya ketika memilih untuk tetap berada di kelas IPA. Menjelang berakhirnya semester dua di kelas X, Iqbal pun mengutarakan keinginannya masuk ke jurusan IPS. Tetapi setelah mencoba berada di kelas tersebut, dirinya merasa kecewa karena hasil yang diharapkan tidak sesuai keinginannya. Sekarang, Iqbal merasa senang dengan keberadaanya di kelas IPA. Diirinya tetap bisa mengikuti kejuaraan story telling di UBH dan meraih jaura 1 untuk tingkat Sumbar. Juga meraih juara 2 untuk lomba musikalisasi puisi. Selain itu untuk olimpiade biologi, dirinya juga tidak ketinggalan. Menurut Iqbal, dirinya pun sudah dikenal sebagai siswa multitalenta. Karena kemampuan otak kanan dan kirinya seimbang. Iqbal pun berencana melanjutkan kuliah di perguruan tinggi di USA. (h/cw-eni)

Ciptakan Wirausahawan, ATIP Beri Beasiswa Hingga Tamat PADANG, HALUAN— Tiga puluh orang mahasiswa Akademi Teknologi Industri Padang (ATIP) dipersiapkan untuk membuka lapangan kerja seusai menamatkan studinya. Mahasiswa ini, selama 3 tahun dibekali ilmu wirausaha. Mahasiswa ini juga diberikan beasiswa sampai tamat yang kemudian dikenal sebagai tenaga penyuluh lapangan (TPL). Termasuk juga uang saku dan belanja buku. Mahasiswa yang berfungsi sebagai TPL ini, merupakan mahasiswa yang berada di jurusan kimia analisis. Selama perkuliahan mahasiswa diminta menghasilkan produk dan mengemasnya langsung. “Namun tidak bersifat seperti dunia industri. Mahasiswa tidak dibebankan untuk harus menjual semua produknya,” kata Hazil Anwar, Pembantu Direktur III ATIP, Selasa (12/2). Produk yang sering dibuat oleh mahasiswa, katanya seperti selai kulit nenas, pengembangan jamur

tiram, nata de coco, dan lainnya. Beberapa produk ini juga telah dibawa ke pameran pendidikan tingkat nasional. “Salah seorang alumni ATIP mendapatkan penghargaan dari Gubernur Sumatera Selatan untuk pengembangan jamur tiram yang disandingkan dengan ciri khas Palembang, seperti pembuatan empek-empek yang menggunakan jamur tiram,” ujarnya. Beberapa kunjungan kerja ke industri dan pelatihan pun sudah dilakukan oleh mahasiswa, seperti kunjungan industri ke Medan, pelatihan pembuatan selai terung pirus, dan lainnya. Terkait penjaringan mahasiswa baru yang masuk ke ATIP dilakukan dengan 3 cara, yaitu melalui undangan, melalui tes, dan kerja sama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Maksud kerja sama ini adalah menyekolahkan kembali pegawai yang belum melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Mahasiswa yang masuk ke akademi ini dibedakan menjadi mahasiswa regular dan TPL. Bagi mahasiswa regular diutamakan yang berasal dari sekolah kejuruan yang berada di bawah Kementerian Perindustrian. Sedangkan untuk TPL mahasiswa dari sekolah manapun di

BERMAIN — Sejumlah murid Taman Kanak-kanak (TK) sedang asyik bermain jembatan titian di depan kelasnya di TK Yayasan Kemala Bayangkari I di Jalan Rasuna Said, Kota Padang, Rabu (13/2). Permainan ini mengasah kemampuan motorik (gerak) anak. AMIR Indonesia bisa menjadi mahasiswa baru. Proses seleksi di ATIP ini pun berlangsung serentak secara nasional untuk 7 perguruan tinggi serupa. Berdasarkan evaluasi secara nasional, dari beberapa TPL yang

sudah lulus, kata Hazil, 40 persen diantaranya memilih untuk berwirausaha. Mahasiswa TPL ini juga akan dikontrak selama 2 tahun oleh kementerian. ATIP sendiri memiliki empat jurusan, yaitu kimia analisis,

>> Editor : Nova Anggraini

teknik kimia, sistem produksi industri, dan manajemen industri. Kampusnya berada di Jalan Bungo Pasang Tabing Padang. Saat ini jumlah mahasiswa sudah mencapai 1.300 orang. (h/ cw-eni)

>> Penata Halaman: Rahmi


Haluan 14 Februari 2013  

Haluan 14 Februari 2013

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you