Page 24

24

KAMIS, 13 DESEMBER 2012 M 29 MUHARRAM 1434 H

Sukma S.Sos,

Ir H Edwin Sp

Dengan Agama, Perangi Narkoba AK dapat dipungkiri, kejahatan narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba), seperti telah menjadi persoalan serius yang tengah dihadapi bangsa. Tingginya angka kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba, tidak lagi terkonsentrasi dan mendominasi di kota-kota besar. Namun juga telah merambah hingga ke pelosok daerah. Hampir setiap hari, masyarakat selalu disuguhkan pemberitaan tentang berbagai bentuk kejahatan narkoba yang seperti tak ada habisnya. Mulai dari penangkapan pelaku, pengedar, pemakai, hingga penggerebekan gedung atau rumah-rumah yang disulap menjadi lokasi untuk memproduksi berbagai jenis narkoba. Miris memang. Apalagi objek yang dipertontonkan sebagai pelaku kejahatan narkoba itu, tidak lagi mengenal batasan usia, status dan kedudukan. Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Padang Panjang, Ir H Edwin kepada Haluan, kemarin, mengatakan, virus narkoba memang tengah berjangkit di berbagai lapisan masyarakat. Baik di kota-kota besar, maupun di desa-desa terpencil sekalipun. Tidak hanya kalangan orang dewasa, para pelaku kejahatan narkoba juga mulai didominasi anak-anak usia remaja, pelajar, mahasiswa, hingga ibuibu rumah tangga. “Bahkan oleh sebagian pihak, narkoba seperti telah menjadi komoditas dan sumber ekonomi baru untuk menunjang kehidupan mereka. Kondisi ini tentu menjadi momok dan ancaman paling menakutkan bagi masa depan bangsa,” kata Edwin. Di Kota Padang Panjang kata Edwin, pemerintah daerah bersama-sama dengan segenap stakeholder dan instansi terkait, telah bertekad untuk menjadikan narkoba sebagai musuh bersama. Pemko, BNK, Polres dan seluruh lapisan masyarakat jelasnya, juga telah berkomitmen untuk terlibat aktif

T

dalam mengikis dan memberantas habis peredaran dan berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba di Bumi Serambi Mekkah. “Kita tidak menginginkan narkoba menjadi kasus besar di Kota Padang Panjang. Mulai dari sekarang dan seterusnya, marilah bersamasama kita teriakkan perang melawan narkoba dengan terus membentengi diri dengan agama,” seru Edwin. Edwin menyebutkan, pemberantasan narkoba merupakan tanggungjawab bersama yang harus terus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba, juga harus dilakukan secara komprehensif dan dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan tempat tinggal dan di tengahtengah masyarakat secara luas. “Padang Panjang harus bersih dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Karena narkoba tidak hanya merugikan terhadap kesehatan, namun juga berdampak terhadap stabilitas keamanan, ketertiban dan ketentraman umum. Bersama-sama, mari kita sepakati bahwa generasi yang sehat adalah generasi tanpa narkoba. Dan hidup yang sehat, adalah hidup tanpa narkoba,” terang Edwin. Sekretaris BNK Padang Panjang, Sukma S.Sos menambahkan, sepanjang 2012, BNK Padang Panjang telah melaksanakan serangkaian kegiatan, yang melibatkan seluruh komponen masyarakat di daerah. Mulai dari sosialisasi bahaya narkoba bagi warga binaan di Lapas Kelas IIb Padang Panjang, hingga pengkaderan anti narkoba terhadap pengurus OSIS, mahasiswa dan guru pendamping tingkat SLTA se Kota Padang Panjang. “Selain menggelar berbagai bentuk kegiatan penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba, secara rutin kita juga melakukan tes urine dan razia pemakaian narkoba di pelajar tingkat SLTA dan seluruh PNS di lingkungan Pemko Padang Panjang,” ujar Sukma. (h/adv)

BROSUR dan selebaran perang terhadap narkoba, dibagi-bagikan kepada para pengguna jalan.

Pemusnahan Barang Bukti Narkoba

RANGKAIAN KEGIATAN BADAN NARKOTIKA KOTA (BNK) PADANG PANJANG 2012 : 1. Sosialisasi bahaya narkoba terhadap 66 orang warga binaan di rumah tahanan kelas IIb Kota Padang Panjang, 21 Juni 2012. 2. Pengkaderan anti narkoba bagi pengurus OSIS dan guru pendamping SLTA, serta mahasiswaa/i se Kota Padang Panjang, 16 Juli 2012. 3. Rapat dan diskusi BNK Padang Panjang, 10 Agustus dan 24 September 2012. 4. Penyuluhan pencegahan dan penyalahgunaan narkoba bagi siswa/ i se Kota Padang Panjang, bekerjasama dengan Polres, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan MUI Padang Panjang, 1 Oktober 2012. 5. Dialog interaktif melaluia radio swasta non pemerintah, 2 Oktober 2012. 6. Tes urine dan razia pemakaian narkoba dengan sasaran pelajar SLTA se Kota Padang Panjang, dengan melibatkan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, 1-4 Oktober 2012. 7. Apel Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat Kota Padang Panjang, 4 Oktober 2012. KIRAB sebagai bentuk pernyataan perang dan kampanye anti narkoba, diikuti ratusan pelajar, mahasiswa dan segenap unsur Muspida.

8. Pemusnahan barang bukti (BB) kejahatan narkoba serta pawai/ kirab keliling kota, diikuti seluruh unsur Muspida, pengurus BNK, mahasiswa, SKPD, TNI, Polri dan organisasi pemuda, 4 Oktober 2012. (Sumber BNK Padang Panjang, 2012)

KAPOLRES Padang Panjang Sofyan Hidayat menerima reward sebagai salah satu bentuk penghargaan BNK atas kinerja kepolisian dalam memberantas narkoba.

SALAH seorang siswi SLTA tengah menyerahkan urinenya untuk diperiksa petugas kesehatan.

PELAJAR salah satu SLTA di Kota Padang Panjang diberikan penyuluhan dan pemahaman tentang dampak dan bahaya narkoba..

SEKRETARIS BNK Padang Panjang, Sukma, saat memberikan arahan pada sosialisasi bahaya narkoba di Lapas Kelas IIb Kota Padang Panjang. >> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi

Haluan 13 Desember 2012  

Haluan 13 Desember 2012

Advertisement