Page 17

KAMIS, 13 DESEMBER 2012 M 29 MUHARRAM 1434 H

17

MENKO KESRA URUNG BUKA PORPROV

Nil Maizar Nyalakan Api Porprov SARILAMAK, HALUAN – Pelatih Timnas Nil Maizar didampingi dua atlet muda Kabupaten Limapuluh Kota, Aprilia Kartina dan M.Hafidz menyulut api Porprov di Kaldron Stadion Aziz Haily, Sarilamak, Rabu (12/12).

OBOR PORPROV — Pelatih PSSI Nil Maizar, menyulut api obor pada acara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII di GOR Singa Harau Kabupaten 50 Kota, Rabu (12/12). Pembukaan Porprov yang meriah ini juga dipadati oleh ribuan warga setempat. HASWANDI

Begitu api obor itu dinyalakan ke sumbu kaldron, stadion itu menjadi bergemuruh dengan tepuk tangan warga dan pejabat yang hadir. Mantan pelatih klub Semen Padang itu menyulut Porprov didampingi dua atlet Sumbar yang juga pelari nasional yakni Aprilia Kartika dan Muhammad Havid atlet nasional dari cabang aero sport. Ditunjuknya Nil Maizar menjadi penyulut api pesta olahraga dua tahunan Sumbar itu kata Ketua Pelaksana pembukaan Porprov Husin Daruhan, berdasarkan prestasi yang diukir putra yang lahir di Payakumbuh 42 tahun silam itu pada tingkat na-

sional dengan menjadi pelatih Timnas Indonesia di piala AFF 2012. “Nil Maizar selama ini menjadi salah satu tokoh olahraga Sumbar, dengan segala prestasi yang diraihnya termasuk menjadi pelatih Timnas Indonesia,” katanya di Sarilamak, Rabu. Ia mengatakan, selain menjadi pelatih Timnas Indonesia, Nil Maizar juga sukses mengantarkan Semen Padang menjadi salah satu tim terkuat di Liga Indonesia. Selain itu katanya, Nil Maizar merupakan peraih penghargaan Pemuda Payakumbuh Award dan duta olahraga dari Kota Payakumbuh.

PENYISIHAN GRUP E

nimal 1-0. Jika ini terwujud, maka Kota Padang berada pada peringkat kedua klasemen grup E, karena unggul selisih gol atas Kota Solok yakni 2-2, sedangkan Agam 2-3,” ujar Sekum PSSI Padang, N Nofi Sastera, Rabu (12/12). Target kemenangan tersebut, bisa dikatakan sulit untuk terwujud, pasalnya lawan Oky Febriansyah dan kawan-kawan cukup berat yakni Payakumbuh. Selain punya kemampuan, Kota Payakubuh juga akan mendapat dukungan penuh dari penonton. “Laga terakhir ini, memang

berat, namun kami optimistis anak-anak bisa melewati tantangan itu,” terang Nofi. Sementara hari pada ketiga pelaksanaan cabor sepakbola, Rabu (12/12), hanya mempertandingkan dua laga. Pasaman melawan Sijunjung dan Dharmasaraya vs Solsel. Pada laga tersebut, Pasaman sukses mengatasi perlawanan Sijunjung 1-0 dan Dharmasraya berhasil mengatasi perlawanan Solsel 2-1. Pasaman untuk sementara memimpin klasemen grup D. Sedangkan Dharmasraya berada di posisi kedua. Laga

di grup D ini, berlangsung ketat. Empat tim yg berlaga mampu memberikan tontonan yg manarik bagi masyarakat Limapuluh Kota. “Pertandingan di grup D ini berlangsung sangat menarik pertandingan berlangsung sangat ketat, penonton sangat puas dengan dua pertandingan di hari ketiga ini,” jelas panitia sepakbola Nursyirwan Zakariah. Pada laga antara Pasaman dengan Sijunjung. Sejak pertandingan dimulai kedua tim silih berganti melakukan tekanan. Namum dengan semangat juang

tinggi, Pasaman sukses mengatasi perlawanan Sijunjung beberapa menit jelang pertandingan berakhir. Begitu juga laga kedua antara Dharmasraya dengan Solsel. Kedua tim juga mampu memperagakan permainan menarik. Namun, Dharmasraya mampu menguasai jalanya pertandingan di menit-menit akhir, itu dibuktikan dengan kemenangan 2-1 atas Solsel. “Pasaman dan Dharmasraya pantas memenangkan laga ini, karena penampilannya sangat memuaskan,” tukas Nursyirwan. (h/rio)

mengahadapi Pariaman. Karena, hanya dengan hasil maksimal itulah Padang Panjang bisa lolos ke babak selanjutnya. Bisa dikatakan, laga melawan Pariaman, adalah pertandingan hidup mati,” tandas manejer Tim Pengcab PSSI Padang Panjang, Batlimus yang dihubungi Haluan Rabu (12/12).

Dengan sedikit merubah pola permainan, Batlimus optimis jika kesebelasan Padang Panjang akan mampu meraih kemenangan saat berhadapan melawan Pariaman, siang ini. Namun demikian, dirinya tetap meminta agar seluruh pemain dapat memberikan permainan terbaik mereka. (h/yan)

HADAPI PARIAMAN

Padang Panjang Butuh Tiga Gol LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Hasil seri dari dua kali pertandingan saat berhadapan dengan kesebelasan Mentawai dan Pasaman Barat (Pasbar), membuat kesebelasan Padang Panjang harus bekerja keras. Setidaknya, target menang dengan membukukan tiga gol pada laga menghadapi Pariaman,

Kamis (13/12), pukul 14.00 WIB besok, harus dipenuhi untuk bisa lolos dari babak penyisihan di Grup C cabang sepak bola Porprov XII 2012. Target menang maksimal saat menghadapi Kota Tabuik, merupakan harga mati bagi kesebelasan Padang Panjang. Karena dua rivalnya, yakni Mentawai dan Pasbar,

sama-sama telah mengantongi 4 poin setelah berhasil menundukkan Kota Pariaman di laga perdana. Padang Panjang sendiri dengan mengantongi 2 poin setelah dua kali seri, sangat tergantung atas hasil laga seri dua pimpinan klasemen sementara tersebut. “Kita harus menang 3-0

dua tahunan Sumbar itu, atraksi senam masal dengan 1.000 peserta dari guru-guru di daerah itu juga mewarnai pembukaan ajang tersebut. Porprov yang dibuka oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan didampingi oleh Deputi V Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora) bidang kordinasi budaya pariwisata dan olahraga Sugi Hartatmo. Sugi sendiri hadir pada pembukaan ini menggantikan Menko Kesra Agung Laksono yang sebelumnya dijadwalkan hadir. Namun, Agung Laksono tak jadi hadir karena harus menghadiri kegiatan kepresidenan bersama SBY di Bali. Mempertandingkan 30 cabang olahraga dan diikuti 19 kabupaten/kota se Sumbar. Dengan total atlet yang mengikuti pertandingan sebanyak 7.555 orang. Dijadwalkan iven itu berlangsung selama 10 hari dari 12 sampai 22 Desember. (h/mat)

TUAN RUMAH GAGAL RAIH EMAS PERDANA

Padang Wajib Menang PADANG, HALUAN — Tim sepakbola Porprov Kota Padang, harus mampu meraih angka penuh pada laga terakhir penyisihan grup E, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII-2012 Limapuluh Kota cabang sepakbola. Skuad asuhan Tri Gustian tersebut, akan berhadapan dengan Kota Payakumbuh Kamis (13/12) sore ini di Lapangan Situjuah. Jika hanya meraih hasil seri ataupun kalah, maka sudah dipastikan langkah Kota Padang untuk mewujudkan medali, akan terhenti. “Kami wajib menang, mi-

“Ditunjuknya Nil Maizar dalam penyelenggaraan Porprov Sumbar merupakan apresiasi dan kebanggaan masyarakat Payakumbuh dan Sumbar atas prestasinya selama ini,” katanya. Selain mendatangkan Nil Maizar dalam pembukaan Porprov tersebut, berbagai atraksi juga mewarnai pesta olahraga dua tahunan itu. Salah satu atraksi seni yang ditampilkan dalam pembukaan itu berhasil masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI). Atraksi tersebut yakni, talempong pacik dengan 1.000 orang peserta. Peserta yang berasal dari siswa/siswi diseluruh Kabupaten Limapuluh Kota tersebut selain memainkan alat musik juga mengiringi lagu minang yang berasal dari daerah tersebut dengan judul mudiak harau. Selain memainkan kesenian talempong pacik, pada pembukaan pesta olahraga

Padang Juara Umum Karate TANJUNG PATI, HALUAN — Karateka Kota Padang memastikan diri sebagai juara umum cabang karate setelah menjadi pengumpul medali emas terbanyak di salah satu cabang body contact yang dipertandingkan di Porprov XII ini. Padang mengoleksi 4 medali emas, 2 perak dan satu perunggu. Sementara, tuan rumah Kabupaten Limapuluh Kota gagal meraih emas perdananya setelah di final nomor kumite beregu putra dikalahkan tim Kabupaten Mentawai. Nomor ini sendiri dilangsungkan, Rabu (12/12) malam di GOR Politani Unand, Tanjung Pati. Empat medali emas tim Kota Padang ini dihasilkan dari nomor kata beregu putri yang terdiri atas karateka Yayuk Delia Safitri dan si kembar Mega Dwijayanti dan Megi Dwijayanti. Lalu di nomor kata perorangan putri, giliran Puti Masturan Wardani yang menyumbang medali emas. Lalu, di nomor Kumite Perorangan Putra kelas di bawah 75 Kg, karateka Padang lainnya Auliyandra Ismael memupus harapan karate Mentawai Rompis Tatubeket untuk merebut medali emas. Dan emas terakhir Padang di cabang karate ini dihasilnya karateka putri yang turun di kelas di bawah 50 Kg, Indri Konela Putri. Pesaing terberat tim karate Kota Padang datang dari Agam yang memperoleh 3 emas, 3 perak dan 2 perunggu, disusul Bukittinggi yang memperoleh 2 emas dan 3 perunggu. Ketua Bidang pertandingan cabang karate, Mukhtar Anwar, SH menyebutkan cabang ini pada Porprov XII memperebutkan 19 medali emas, 19 perak dan 38 perunggu. Ketua Forki Padang Firdaus Ilyas mengaku bangga dengan hasil yang dicapai tim Karate Padang. “Mereka telah berjuang sepenuh hati dan hasilnya kami tampil sebagai juara umum cabang karate,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kota Padang ini. (h/mat)

Pembukaan Porprov Masuk Rekor MURI LIMAPULUHKOTA, HALUAN — Antusias masyarakat Kabupaten 50 Kota dan sekitarnya dalam memeriahkan pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Provinsi) XII patut diacungi jempol. Meski sempat diguyur hujan beberapa menit sebelum acara pembukaan, namun sebagai tuan rumah, mereka tak patah semangat untuk melihat langsung perhelatan olahraga bergengsi tingkat Sumbar. Antusias masyarakat itu mulai tampak dua jam sebelum acara pembukaan. Meski acara pembukaan diagendakan pukul 14.00 WIB, namun warga telah mulai berdatangan sekitar pukul 12.00 WIB di Stadion Singa Harau Kabupaten 50 Kota, tempat berlangsungnya acara seremonial Porprov 2012. Di dalam stadion, lagi-lagi ribuan warga yang hadir menunjukan kesabaran yang tinggi dalam menyukseskan

pembukaan Porprov, karena harus berdiri selama tiga jam. Maklum tempat duduk di tribun tertutup ditempati oleh para pejabat dan diblokir untuk masyarakat umum. Begitu juga untuk tribun terbuka, ditempati oleh seribu siswa se-Kabupaten 50 Kota yang berperan sebagai pengisi acara, dalam memainkan alat musik talempong. Kondisi ini memaksa ribuan warga untuk berdiri, jika ingin melihat semarak seremonial itu. Meski tak semegah dan se-eksklusif pembukaan setingkat Pekan Olahraga Nasional (PON), namun semarak pembukaan Porprov kali ini cukup memuaskan berbagai kalangan. “Sekali-kali acaranya di 50 Kota ini, jadi tak ada salahnya berdiri lama untuk melihat acara meriah ini. Saya senang dan puas dengan pertunjukan yang meriah,” ujar Meri (29), salah seorang pengunjung dari warga

sekitar. Tak hanya dari kalangan masyarakat, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga mengakui kekagumannya dalam seremonial pembukaan Porprov kali ini. “Saya puas. Pembukaanya sungguh sangat meriah dan semarak. Ini membuktikan bahwa kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap Porprov ini sangat tinggi,” ujar Irwan Prayitno. Seremonial pembukaan Porprov itu sendiri diawali dengan penampilan seribu siswa se-Kabupaten 50 Kota, yang menyuguhkan kepiawaiannya dalam memainkan alat musik tradisional talempong. Tampil sekitar 20 menit, aksi ini langsung mendapat rekor baru dari Museum Rekor Indonesia (Muri), dengan kategori pagelaran talempong dengan peserta terbanyak di seluruh Indonesia. “MURI adalah lembaga swadaya masyarakat yang

mengabdikan diri di bidang penghargaan atas karsa dan karya rekor superlatif bangsa Indonesia. Muri akan mencatat segala prestasi dan sesuatu yang unik, serta pertama kali dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang. Untuk pemain talempong terbanyak, ini baru pertama kalinya. Sebelumnya tidak ada yang mendapat rekor pada kategori ini,” ujar Manager Muri Yusuf Ngadri. Tak hanya penampilan seribu siswa yang mendapat tepuk tangan pengunjung, tapi seribu ibu-ibu juga tak mau kalah, dan tampil semangat dalam penampilan senam massal. Namun sayangnya, penampilan senam ini tidak mendapat rekor Muri. Selain itu, durasi senam yang relatif lama membuat acara sedikit monoton. Setelah itu, para kontingen dari berbagai daerah mulai bermunculan dalam defile. Tim kesenian dari Institut Seni

Indonesia (ISI) Padangpanjang yang menabuh gendang tasa disertai tiupan terompet dan kesenian lainnya, diberi kehormatan untuk tampil pada barisan depan. Di belakangnya, Kontingen Kota Pariaman muncul sambil menggotong tabuik berukuran mini, sebagai ikon kota tersebut, disusul Kontingen Kota Payakumbuh, Bukittinggi serta kontingen lainnya. Menariknya, beberapa daerah saling menonjolkan kostum dan atribut yang unik. Seperti Kontingen Sijunjung yang beberapa diantaranya mengenakan kostum harimau, sebagai promosi silat harimau yang berkembang di daerah itu. Kontingen Kabupaten Agam juga tak mau kalah, dan sengaja berhenti saat di depan tribun tertutup, hanya untuk menampilkan atraksi silat, dengan kostum yang unik. Kontingen dari Kabupaten Pasaman memberi kejutan

disaat defile. Secara tak diduga, Bupati Pasaman menyerahkan sekarung Bupati Pasaman kepada Gubernur Sumbar. Sambil berguyon Ia berharap pemerintah tingkat provinsi dan masyarakat Sumbar mencoba beras Pasaman, serta mengkonsumsinya setiap hari.

Seremonial Porprov 2012 kali ini juga dimeriahkan oleh live music dengan sentuhan musik orkestra yang disusun secara apik. Mendekati penghujung acara, Pelatih Timnas Nil Maizar diberi kepercayaan untuk menyulutkan api obor. (h/wan/dil)

Seribu siswa-siswi se-Kabupaten 50 Kota, menampilkan kesenian tradisional talempong pada acara pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII di GOR Singa Harau Kabupaten 50 Kota, Rabu (12/12). Pembukaan Porprov yang meriah ini juga dipadati oleh ribuan warga setempat. HASWANDI >> Editor : Rio Surya Wijianto

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat

Haluan 13 Desember 2012  

Haluan 13 Desember 2012