Page 1

Harian Umum MEDIA GROUP

I klan 0751 4488700 Berlangganan 082388441221 Pengaduan 0751 4488701

RABU

13 MARET 2013 M / 1 JUMADIL AWAL 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN 141 TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Dan jika kamu menghitung-hitung ni'mat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (An-Nahl Ayat : 18)

05.11

12.31

15.36

18.35

19.44

KHAS

PERINGATI HUT — Direktur Utama Bank Nagari H Suryadi Azmi SE MM dan Komisaris Utama Bank Nagari Prof Dr H Firman Hasan SH LLM didampingi jajaran komisaris dan direksi lainnya merayakan peringatan HUT Bank Nagari ke-51 (12 Maret 1962 -12 Maret 2013) bertempat di Aula Gedung Utama Bank Nagari, Jalan Pemuda, Kota Padang, Senin (11/ 3). ISTIMEWA

Jual Ginjal Demi Orang Tua SEORANG pemuda di Tangerang, Banten, mengiklankan ginjalnya di situs jual beli online seharga Rp50 juta. Fahmi, 19, mengaku membutuhkan uang untuk biaya pengobatan penyakit darah tinggi dan komplikasi syaraf yang diderita ayahnya. “Karena tidak ada biaya, saya ikhlas kehilangan ginjal tapi bapak bisa dirawat,” kata Fahmi kepada Pinta Karana dari BBC Indonesia. Anak tunggal ini bekerja sebagai buruh pabrik di Balaraja, Tangerang. Gajinya setiap bulan cukup untuk membiayai kebutuhan sehari-hari.

>> JUAL GINJAL hal 07

2 Wanita Tewas Dilindas Truk PADANG, HALUAN — Kecelakaan maut kembali terjadi di Kota Padang. Kali ini tiga wanita yang menggunakan sepeda motor menjadi korban akibat ditabrak truk dengan nomor polisi BA 9132 BU di Jalan By Pass kilometer 17, Keluarahan Koto Panjang, Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (12/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat kecelakaan tersebut dua orang langsung tewas di tempat, karena dilindas truk dan terseret sepanjang 27 meter yakni Putri Nurhayati (19) dan Nurul Izzah Khairani (6) murid SD 33 Ikua Koto, sementara Imratul Munawarah (7) murid SD 33 Ikur Koto mengalami luka-luka dibagian tubuhnya dan dirawat di rumah sakit. Ketiga korban kecelakaan ini masih bersepupu. Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa kecelakaan maut ini terjadi saat ketika truk yang

MUSIBAH DI PESSEL DAN PADANG

PENYIMPANGAN BANSOS RP411 TRILIUN

ICW: Usut Bansos Safari Dakwah

5 Petani Tewas Disambar Petir PETIR menyambar 11 petani yang sedang bekerja di sawah. Peristiwa yang terjadi di Pesisir Selatan dan Padang ini mengejutkan masyarakat sekitar. Betapa tidak, lima orang di antaranya tewas.

>> 2 WANITA hal 07

PADANG, HALUAN — Sebelas petani di Pesisir Selatan dan Kota Padang disambar petir. Lima orang di antaranya tewas dan enam orang lainnya mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh mereka. Di Pessel, petir menyambar enam buruh tani yang sedang menyiang padi di Halaban, Nagari Salido, Kecamatan IV Jurai, saat mereka beraktivitas di sawah. Empat dari enam buruh tani perempuan yang berasal

PADANG, HALUAN — Dana bantuan sosial (Bansos) rawan disalahgunakan oleh pejabat daerah untuk kepentingan pribadi maupun politik. Sehingga dana yang niatnya digunakan untuk membantu menghindari terjadinya resiko sosial di masyarakat, justru dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Demikian disampaikan peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Febri

>> 5 PETANI hal 07

>> ICW: USUT hal 07

“Meriam London” Harapkan Keajaiban LONDON, HALUAN — Arsenal harus mengejar defisit dua gol saat melakoni leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Bayern Munich. Olivier Giroud menyatakan The Gunners butuh gol cepat untuk menjaga kans. Di leg pertama pertengahan Februari lalu, Arsenal kalah telak 1-3 saat menjamu The Bavarians di Emirates Stadium. Oleh karena kekalahan itu, tim ‘Meriam London’ pun harus berusaha meraih

>> “MERIAM hal 07

Advertorial

Ketua Dewan Guru Inkanas Djafar E Djatang memasangkan sabuh hitam kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di auditorium Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jumat (8/3) lalu. HUMAS PEMPROV

Gubernur Terima Sabuk Hitam DAN IV dari Inkanas AGAM, HALUAN — Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno Dt Rajo Bandaro Basa mendapat penghargaan Sertifikat Institut Karate-do Nasional (Inkanas) Ting-

katan DAN IV, karena telah berjasa memajukan olah raga beladiri karateka Indonesia.

>> GUBERNUR hal 07

10 Dugaan Pelanggaran dalam Alokasi Dana Bansos Safari Dakwah Wilda Sumatera 01. Melanggar asas pengelolaan keuangan daerah, sesuai Pasal 4 UU No 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, dan Pasal 4 PP No 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. 02. Usulannya tidak dibahas dalam pembahasan APBD 2013 03. Peruntukan Bansos bukan untuk partai politik, sesuai Permendagri No 32 tahun 2011 sebagaimana diubah dengan Permendagri No 39 tahun 2012 04. Bansos untuk Safari Dakwah tidak memenuhi syarat tujuan bansos untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial, sebagaimana diatur pada Pasal 1 angka 15 Permendagri No 32 tahun 2011 05. Potensi konflik kepentingan dan ketidak adilan dalam pemberian rekomendasi dana Bansos Safari Dakwah 06. Berdasarkan Pasal 24 ayat 3 Permendagri No 32 tahun 2011, penerima Bansos harus berdomisili dalam wilayah administratif pemda (Sumbar). Sementara pemohon dana Bansos Safari Dakwah beralamat di DPP PKS Jl TB Simatupang No 82, Jakarta Selatan 07. Berdasarkan surat dengan nama Sdr. Jefrinal yang ditujukan ke Menteri Dalam Negeri tanggal 19 Februari 2013, terbaca adanya indikasi pelepasan tanggung jawab oleh atasan dan dibebankan pada mantan Kepala Biro Binsos Pemprov Sumbar 08. Gubernur kemudian menginginkan agar anggaran bansos dialihkan sesuai ketentuan Permendagri No 32 tahun 2011, pemberian hibah harus “by name by address” 09. Gubernur mengatakan tidak mengetahui proses pembahasan hingga rekomendasi dana Bansos Safari Dakwah. Padahal berdasarkan Pasal 27 ayat 2 Permendagri No 32 tahun 2011, Kepala Daerah bertanggung jawab sejak awal untuk menunjuk SKPD terkait dengan usulan dana Bansos dari pemohon 10. Berdasarkan Pasal 5 ayat 1 PP No 58 tahun 2005, Gubernur tidak bisa lepas tangan dari tanggung jawab sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan keuangan daerah.

Angin Puting Beliung Rusak 35 Rumah LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Puluhan rumah warga yang berada di Jorong Tanjuang Bungo, Kenagarian Situjuah Gadang, Kecamatan Sitijuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota rusak setelah diacak-acak angin puting beliung yang melanda kawasan itu, Senin (11/3) sekitar pukul 17.00 WIB.

Bukan hanya rumah yang rusak akibat angin yang diperkirakan berkecepatan tinggi yang datang secara tibatiba itu, puluhan pohon serta kandang hewan peliharaan warga setempat ikut rusak dan diterbangkan angin. Saat bersamaan juga turun hujan

>> ANGIN PUTING hal 07

Dua Wanita Tewas Terlindas Truk................... >> 04 PLTM Bonjol Uji Publik.....................................>> 04 PKL Marak di Jembatan Purus........................>> 09 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : Jefli


2 UTAMA KILAS Polsek Kinali Tangkap Wanita Penjual Togel PASBAR,HALUAN — Jajaran Polsek Kinali Pasbar berhasil menangkap dua orang penjual judi toto gelap (togel) di Kinali, Senin (11/3) sekitar pukul 14.30 WIB. Satu diantaranya, adalah wanita muda. Tersangkanya adalah Lisnawati (36), warga Pasar Kinali dan Fahridal (38), warga Kampung Cubadak, Kinali. Kedua tersangka ditangkap polisi di Kinali. Kapolres Pasbar AKBP Prabowo Santoso yang didampingi Kapolsek Kinali AKP Andi Pramudia Wardana kepada Haluan Selasa (12/3) kemarin menyebutkan bahwa penangkapan kedua tersangka itu dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang merasa telah resah dengan maraknya penjualan togel di daerah mereka. Bersama tersangka juga diamankan barang bukti berupa dua buah handphone, uang senilai nRp61 ribu, buku rekap dan buku tafsir mimpi. Kedua tersangka ditangkap polisi saat merekap nomor judi toto gelap. Dijelaskan Andi, menurut pengakuan kedua tersangka dana togel itu disetorkan ke bandar besar atas nama Buz. Saat ini imbuh, Andi, polisi sedangkan mengembangkan kasus judi togel tersebut dan menyelilidiki dimana keberadaan bandar besar tersebut. Setelah ditangkap, kini tersangka ditahan di Mapolsek Kinali untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman empat tahun kurungan. (h/nir)

Kantor Wali Nagari Dijarah Maling BATIPUH, HALUAN — Kantor Wali Nagari Batipuah Baruah dan Sekolah Dasar 01 Kubu Karambia, Kecamatan Batipuah, Tanah Datar, Minggu dini hari kemarin dijarah maling. Di kantor wali nagari pelaku berhasil mencuri 2 buah laptop, beserta sejumlah arsip keuangan dan sejumlah kwitansi pembayaran rekening air Badan Pengelolaan Air Bersih (BPAB) Nagari. Sementara di SDN 01 Kubu Karambia, satu buah laptop yang tersimpan di kantor sekolah raib. Pencurian di Kantor Wali nagari di Balai Gadang itu awalnya diketahui sejumlah perangkat nagari saat hendak membuka kantor. Masing-masingnya adalah Sofianti, Saribul Awal dan Yuhernis. Mereka kaget saat membuka kunci pintu kantor karena ruang sekretariat dan ruang kerja wali nagari sudah berantakan. Diduga diobrak abrik pelaku yang hendak mencari barang berharga. Mereka belum berani memeriksa barang yang hilang, dan segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batipuah. Kapolsek Batipuah Aiptu Ananda Putra setelah menerima laporan segera mengutus anggotanya ke TKP. Setelah diperiksa, sebuah laptop di ruang perangkat nagari lenyap. Satu laptop lagi di ruang BPAB juga tidak lagi ditemukan. Wali Nagari Batipuah Baruah Chairul Anwar Katik Basa yang tengah berada di Kuala Lumpur menghadiri pesta keluarga menjawab Haluan Senin siang kemarin mengaku terkejut. Ia pun segera menelpon Kapolsek untuk menanyakan kasus pencurian ini. Sebab sejak 3 bulan yang lalu semua jorong sudah mengaktifkan kembali ronda malam. Bahkan setiap wali jorong dilengkapi dengan pesawat handy talky (HT). Ia mengkawatirkan kasus pencurian ini akan berakibat terganggunya aktivitas pelayanan kepada masyarakat yang rata rata 50 hingga 100 orang setiap hari dengan berbagai keperluan. Selain itu Chairul Anwar juga kesulitan karena sejumlah data penting tersimpan dalam komputer tersebut. (h/one)

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

BERENCANA UNJUK RASA

Pendompeng Tuntut Izin Pertambangan Rakyat SOLSEL, HALUAN — Masyarakat Solok Selatan yang bergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Ekonomi Tambang Rakyat di daerah itu berencana mengerahkan 4.000 orang untuk mengadakan unjuk rasa. Mareka menuntut pemerintah segera menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan mengeluarkan izin usaha pertambangan rakyat. Rencana unjuk rasa itu disepakati dalam rapat kedua yang dihadiri sekitar 100 orang pengusaha dompeng di Gedung Nasional Sangir, Selasa (13) kemarin. Pada rapat itu, , Koordinator Demonstrasi (Anggota DPRD Solsel) Sidiq Ilyas dan Marwan Effendi hadir memberikan semangat, untuk menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat Solok Selatan yang menggantungkan hidupnya di daerah tambang. ”Kita menyampaikan aspirasi dengan baik, terencana dan tertib. Tujuannya hanya mendesak Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Daerah Solok Selatan untuk segera menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan mengeluarkan izin usaha pertambangan rakyat agar ekonomi masyarakat tidak mati suri,” ujar Marwan. Menurut Marwan, kalau ingin menertibkan semua aktivitas tambang emas di lokasi tambang, maka semua kegiatan harus dihentikan. “Kalau masyarakat dilarang mendompeng, maka pengusaha tambang emas yang memiliki izin usaha pertambangan juga harus menghentikan aktivitasnya. karena mereka (investor-red), juga tidak memiliki kelengkapan izin untuk melakukan eksploitasi,” ujarnya. Forum tersebut didirikan untuk mendampingi Pemkab Solsel untuk mengurus wilayah tambang rakyat yang menjadi pariuak ribuan masyarakat Solsel. Ia mengatakan, kalau sempat aktivitas pertambangan dihentikan maka yang akan menderita adalah masyarakat Solsel. Oleh karena itu, sebagai orang yang diamanahkan untuk mendampingi rakyat, Marwan dan kawankawannya, harus mengambil tindakan bersama rakyat. Soal WPR yang terkendala tidak adanya lokasi yang potensial emas karena sudah dipegang oleh Kuasa Pertambangan (KP), maka menurut Marwan, masih ada harapan bagi masyarakat. “Ada banyak KP sektor pertambangan emas di Solsel. Namun banyak yang tidak aktif dan banyak yang tidak lengkap dokumen administrasinya. Setelah dievaluasi, maka KP yang selama ini tidak produktif itu dijadikan WPR. Inilah harapan baru masyarakat dompeng Solok Selatan,” terangnya. Ditegaskan oleh Sidiq Ilyas, gerakan yang akan diambil oleh masyarakat ini dengan menempuh aksi damai. Jika terjadi halhal yang melanggar hukum, maka risiko di luar tanggungan koordinator dan panitia. Dalam rapat itu, disahkan Syahrul sebagai Ketua Forum Masyarakat Peduli Ekonomi Tambang Rakyat. Forum sudah berhasil membentuk struktur organisasi yang lengkap untuk setiap

kecamatan, namun belum bisa dipublikasikan demi murninya gerakan masyarakat dompeng itu. Demikian juga dengan waktu demonstrasi belum ditentukan. Meski menambang adalah mata pencarian utama masyarakat, tetapi masyarakat pemilik dompeng (bos dompeng-red) tidak mau mengekor begitu saja kepada oknum-oknum yang mengajak mereka bersatu. Alasan utama adalah, mengapa ketika ekskavator ditangkap masyarakat pendompeng diajak berunjuk rasa. Sedangkan saat anak buah dompeng ditangkap, tidak ada yang merasa prihatin sama sekali. Pertanyaan lainnya, orang-orang yang vokal dalam upaya mengumpulkan massa untuk unjuk rasa adalah mereka yang menggeluti dunia politik. Dua isu ini sangat sensitif sebagai pemecah kesamaan aspirasi di antara mereka, dan juga bisa menjadi suntikan sehingga semangat warga berapi-api. SK4 Solsel Gagal Sosialisasi Rencana Satuan Koordinasi Keamanan Ketertiban Kota (SK4) yang dibentuk Pemkab Solsel gagal melakukan sosialisasi karena tim razia gabungan Polda Sumbar dengan Polres Solsel sudah beraksi lebih dulu. “Kita tidak jadi melakukan sosialisasi sebagai tempo waktu yang diberikan kepada penambang emas ke seluruh kecamatan di Solsel, karena Tim Polda Sumbar sudah menindak langsung,” ujar Ketua Koordinator SK4 H Fachril Murad. Menurutnya, jika SK4 Pemkab Solsel mensosialisasikan larangan ini, maka yang kena dampak buruknya tetap Pemkab Solsel. Karena rencananya sampai 17 Maret 2013, masih masa tenggat waktu untuk mengeluarkan alatalat mekanis milik pengusaha dan masyarakat dari lokasi tambang. Walaupun demikian, adanya aksi yang mendahului tindakan SK4 bukan berarti SK4 Solsel tidak menjalankan aksinya. “Sosialisasi memang tidak jadi, tetapi kami sudah menugaskan beberapa anggota SK4 untuk melakukan investigasi mencari dan mengumpulkan data terbaru tentang jumlah eskavator dan dompeng yang beraktivitas di lokasi tambang,” katanya. Ia menyebutkan, kemungkinan aksi SK4 bentukan Pemkab Solsel akan berkoordinasi dengan tim terpadu dari Provinsi Sumbar. Berkutat pada Operator Hasil tangkapan tim razia gabungan dari Polda Sumbar bersama dengan Polres Solok Selatan pada Sabtu (9/3) masih berkutat pada operator ekskavator. Belum lagi melangkah lebih jauh, seperti mengamankan penyewa dan pemilik ekskavator atau menindak lanjuti stiker beberapa Lembaga

Swadaya Masyarakat (LSM) yang ditempel di ekskavator. Dengan personil sebanyak 110 orang, tim Polda Sumbar itu berhasil mengamankan 10 unit ekskavator, dan seorang operator warga asal Kabupaten Sijunjung. Dari 10 unit ekskavator tersebut, 6 unit berhasil diamankan di Campt PT Bukit Raya Mudisa (BRM), 2 unit terbenam di lumpur, dan 2 unit lagi komputernya telah diambil pemilik. Mengingat lokasi penangkapan lebih dekat ke Mapolres Dharmasraya, maka ekskavator tersebut akan diamankan ke Mapolres Dharmasraya. Perkembangan razia Polda Sumbar dengan Polres

Solsel tidak bisa dipantau karena ketika dikonfirmasikan melalui telpon dan pesan singkat, Kapolres Solsel AKBP Djoko Trisulo tidak merespon. Usut LSM Terlibat Menanggapi dugaan adanya keterlibatan LSM dalam aktivitas tambang emas ilegal, baik sebagai pembacking (pengaman-red) maupun pelaku langsung, maka harus ditindak tegas oleh aparat kepolisian. Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Tim Operasional Penyelamat Asset Negara Republik Indonesia (TOPAN RI) Solok Selatan Sutan Saridin. Bahkan, menurut Sutan Sari-

din, jika memang ada oknum TNI, Polri atau oknum pejabat yang terlibat, maka polisi harus berani mengungkapkannya. Dalam catatan Haluan, ada beberapa organisasi yang diduga terlibat membacking kegiatan illegal minning di Solsel. Seperti LSM Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKATIB) DPW Sumbar, yang dibuktikan ditemukannya stiker PEKATIB di dinding ekskavator yang ditangkap dan adanya kwitansi yang diperlihatkan pengusaha emas (pemilik ekskavator) milik PEKAT-IB DPW Sumbar. Pembayaran itu untuk uang solidaritas dan keamanan. (h/tim)

PEDULI — PT TKA kembali membuktikan kepeduliannya terhadap Nagari Talao dengan membantu pembangunan infrastruktur Nagari Talao berupa pengecoran jalan ke Dusun Talao sepanjang 300 meter. COL

PT TKA Bangun Jalan Masyarakat SOLSEL, HALUAN — PT Tidar Kerinci Agung (PT TKA) membangunkan jalan untuk masyarakat Kenagarian Talao, Kecamatan Sangir Balai Janggo, sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar. Tokoh masyarakat Talao, Mahayudin Idris, kepada Haluan, Selasa (12/3) mengatakan, perusahaan yang dipimpin Herman Pratikno sudah sering membantu nagarinya. Menurutnya, program tersebut membuktikan kepedulian dan perhatian yang tinggi perusahaan terhadap daerah produksi, terutama Nagari Talao. Sebagai nagari yang berbatasan dengan perusahaan itu, PT TKA telah banyak membantu Nagari Talao seperti pembuatan gedung PAUD Sungai Keruh, penyerahan sapi kepada masyarakat yang kurang mampu, bantuan rumah gadang Talao, dan bantuan lainnya. Belum genap tiga bulan memasuki tahun 2013, PT TKA kembali membuktikan kepeduliannya terhadap Nagari Talao. Perusahaan itu telah membantu pembangunan infrastruktur Nagari Talao berupa pengecoran jalan ke Dusun Talao sepanjang

300 meter, pengerasan jalan utama Nagari Talao dengan cadas sepanjang 3 km, dan membantu PLTMH Sungai Geringging, pembuatan keramba untuk SMK Talao di Jorong Talao dan bantuan lain yang nilainya sangat signifikan. “Kami sangat berterima kasih kepada PT TKA yang telah membantu dan kami berharap selalu ada hubungan yang baik,” harapnya. Ia juga menaruh harapan pada perusahaan lain untuk membantu percepatan pembangunan infrastruktur Nagari Talao. “Kami Juga berharap kepada pihak Manajemen PT KSI (Wilmar) dan PT SJAL (Incasi) membantu masyarakat Talao Sungai Kunyit yang sangat terisolir ini,” ucapnya. Ketika dikonfirmasi Wali Nagari Talao Sungai Kunyit Jupni N mengenai dana Coorporate Social Responbility (CSR) perusahaan yang berbatasan dengan nagarinya, maka diharapkan perusahaan tersebut hendaknya dapat menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintahan nagari dan selalu berkoordinasi tentang bantuan perusahaan. Jupni menjelaskan, Nagari

Talao merupakan salah satu nagari di Kabupaten Solok Selatan yang terletak paling selatan. Di sini beroperasi tiga perusahaan besar yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit, yaitu PT TKA, PT KSI (Wilmar) dan PT SJAL (Incasi Raya Grup). Dengan masuknya tiga perusahaan besar tersebut secara otomatis membawa dampak positif terhadap perkembangan dan kemajuan ekonomi masyarakat Talao. Ia menyampaikan, pada tahun 2013 ini, PT KSI (Wimar) telah merencanakan bantuan terhadap Nagari Talao Sungai Kunyit seperti rencana pengecoran jalan tanjakan Talao sepanjang 100 meter, bantuan pembuatan jembatan/loneng di Pasar Lama Talao dan sebagainya. “Kami mengharapkan manajemen PT KSI tetap membantu kami seperti 2009 lalu, sebelum perusahaan ini mendapatkan RSPO,” ujar Wali Jupni. Demikian halnya dengan PT SJAL, mewakili masyarakat setempat, ia juga berharap PT SJAL dapat membantu masyarakat Talao seperti yang telah dilakukan oleh perusahaan lainnya. (h/col)

Terseret Arus Politik TERNYATA upaya lengser-melengserkan tak hanya identik dengan partai politik. Namun di organisasi dunia usaha seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin), hal serupa kini tengah terjadi. Sejumlah asosiasi yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menggalang isu desakan Munaslub (Musyawarah Nasional Luar Biasa) untuk melengserkan sang ketua umum yang tengah bertahta Suryo Bambang Sulisto. Bahkan sempat dikabarkan Munaslub hendak digelar pada 28 Februari 2013 yang kemudian ditunda hingga akhir Maret 2013. Beberapa waktu lalu Kadin telah melakukan perubahan struktur kepengurusan dari semula berjumlah 21 jabatan menjadi 36 jabatan. Perubahan ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas

dan mengoptimalkan kinerja organisasi. Dari kubu yang berseberangan, 27 Kadin daerah (Kadinda) dan 31 asosiasi/himpunan anggota Kadin sepakat ingin melengserkan Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulistio karena dinilai telah mengabaikan keluhan para pengusaha daerah. Mereka menilai, kebijakankebijakan Kadin di bawah kepemimpinan Suryo tidak memperhatikan perkembangan dan penyelesaian persoalan-persoalan yang dihadapi oleh asosiasi, gabungan pengusaha atau himpunan anggota Kadin Indonesia. Langkah tersebut kemudian memunculkan desakan dilakukannya Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) oleh sejumlah pengurus daerah dan asosiasi. Bahkan Ketua Kadin

Daerah Istimewa Yogyakarta Nur Achmad Affandi sempat mendirikan organisasi tandingan dalam bentuk Forum Kadin Provinsi seIndonesia. Namun yang bersangkutan akhirnya dipecat berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kadin Indonesia dengan Nomor SKEP/012/DP/II/ 2012 karena dinilai memiliki keterkaitan dengan kepentingan politik 2014 yang notabene bukan merupakan agenda utama Kadin. Permintaan pemecatan Nur Achmad datang dari Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Daerah Istimewa Yogyakarta Sukamto lantaran anggota Kadin di kawasan Yogyakarta mencium adanya gelagat tidak baik dari pembentukan Kadin tandingan tersebut. Adanya ketidaksepahaman atau ketidakpuasan antara pimpinan dan anggota merupakan dina-

mika yang umum terjadi dalam sebuah organisasi. Begitu pun halnya yang terjadi di Kadin Indonesia saat ini. Namun demikian, pergantian pucuk pimpinan di tengah-tengah masa jabatan dengan pelengseran melalui Munaslub, karena hal-hal yang sebenarnya masih bisa dibicarakan dan dimusyawarahkan, hanya akan menciptakan preseden buruk ke depan bagi lembaga yang menaungi sejumlah asosiasi pengusaha tersebut. Kalau Munaslub disetujui, maka ke depan pasti akan ada lagi hal-hal serupa. Kalau ada yang tidak puas, langsung dijatuhkan. Sudah seperti di parpol saja. Saling sikut dan menjatuhkan jika tak puas. Padahal harusnya, Kadin selaku organisasi dunia usaha tidak memberikan contoh negative

kepada dunia usaha dengan upaya pelengseran tersebut. Karenanya sebaiknya jika ada masalah dalam tubuh Kadin, sebaiknya diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan. Bukan dengan mengusulkan adanya Munaslub kemudian dilengserkan. Organisasi yang menaungi para pengusaha tersebut memiliki tanggung jawab besar sebagai mitra pemerintah, dalam menjaga kelangsungan dunia usaha dan menggerakkan ekonomi daerah maupun nasional. Oleh sebab itu, konflik internal yang tengah menghinggapi Kadin hendaknya dapat diselesaikan secara internal pula sesuai mekanisme dalam AD/ART, jangan sampai diseret ke ranah politik. Kalau sampai Kadin buncah dan pecah kongsi, bagaimana perekonomian daerah dan nasional

Oleh: AFRIANITA bisa bergerak. Kalau sesama asosiasi dan anggota dunia usaha hanya sibuk saling tuding cari kesalahan masing-masing, bagaimana akan berpikir dan berbuat guna memajukan perekonomian dalam negeri. Kadin bukanlah parpol. Kadin adalah wadah dunia usaha yang punya tanggung jawab besar untuk kemajuan ekonomi dan usaha dalam negeri. Karenanya jangan sampai terseret arus politik. ***

>> Editor : Ismet Fanany MD

>> Penata Halaman : Syahrizal


3

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AKHIR 1434 H

KETUA UMUM DPP PARTAI NASDEM SURYA PALOH

NasDem Cocok dengan Karakter Orang Minang KETUA Umum DPP Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh menyatakan, karakter orang Minang sangat cocok dengan Partai Nasdem. Karena orang Minang suka bekerja keras, pantang menyerah, dan selalu menginginkan perubahan. Itu dilihatnya sebagai modal

Apris Yaman

KETUA Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menyerahkan bendera pataka ke Ketua Garda Wanita Malahayati Sumarni Alam

KETUA Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh ketika tiba dalam acara Rakerwil Partai NasDem Sumbar ke IV

SEKRETARIS Jenderal DPP Partai NasDem Patrice Rio Capella

KETUA Panitia Rakerwil Erizal Effendi

Rizanto Algamar

GARDA Wanita Malahayati Sumbar

Suwirpen Suib

Hj Artati

bagi NasDem, untuk menjadi partai pemenang pemilu 2014 di Sumatera Barat. Peluang itu ada dan didukung oleh struktur partai yang sudah mencapai tingkat ranting atau nagari, bahkan rayon. Apalagi saat ini, jumlah anggotanya sudah mencapai 360 ribu orang, dan diharapkan mencapai 750 ribu pada 17 Agustus mendatang. “Perlu diingat, keberadaan NasDem bukan semata menambah jumlah partai, bukan hanya sekedar menjadi partai yang masuk dalam parlemen, tetapi untuk membawa perubahan. DPW NasDem Sumbar dapat menjadi contoh bagi DPW lain, dalam menyusun struktur dan keanggotaan partai,” ujarnya, Sabtu (9/3). Menurutnya, Indonesia saat ini sedang meratapi keadaan. “Bila Bung Hatta yang telah disumbangkan Ranah Minang menjadi proklamator negara ini masih hidup, beliau akan menangis. Ada penyelewengan yang luar biasa dari tujuan negara ini didirikan, sehingga membuat bangsa Indonesia kehilangan jati diri,” tambahnya. Untuk memperbaiki keadaan, menurut Paloh, para pemimpin harus memiliki komitmen berkorban lebih besar kepada masyarakat yang dipimpin. Restorasi Indonesia yang dibawa dalam bendera Nasdem adalah, membawa kesadaran penuh ke masyarakat dengan membawa nilai-nilai moralitas dan profesionalitas. Kepada Bacaleg, Surya berpesan, berperilaku simpatik, itu merupakan modal utama Nasdem untuk menjadi partai pe-

Hj Zahara Hasni

KETUA Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh bersama Ketua DPW Partai NasDem Sumbar Apris Yaman menang pemilu. “Tugas kita memenangkan pemilu. Menjadi partai yang bersejarah,” katanya. Kedatangan Surya Paloh kali ini, selain membuka Rakorwil ke-4 dan Pembekalan Bakal Calon Legislatif se-Sumbar, Surya Paloh juga melantik Garda Wanita Malahayati Sumbar yang diketuai Sumarni Alam. Hadir saat itu Sekjen DPP Partai NasDem Patrice Rio Capela, Sekretaris DPW NasDem Sumbar Marhadi Effendi, Wakil Ketua Internal Yosmeri Yusuf, Wakil Ketua Eksternal Erizal Effendi, Bendahara Endarmi, dan pengurus lainnya. Ketua DPW NasDem Sumar Apris Yaman mengatakan, berbagai langkah-langkah pemenangan sudah dilakukan. Seperti pembentukan struktur partai yang sudah sampai ke tingkat rayon dan upaya meraih suara. “Sumber suara tersebut ber-

Hasranita

asal dari 244.728 orang pengurus partai sejak dari pengurus tingkat wilayah Sumbar, 19 daerah, 179 cabang, 1.364 ranting hingga 13 ribu rayon Partai NasDem di Sumbar,” katanya. Kemudian untuk Garda Wanita Malahayati, pun dituntut menghasilkan 26.700 anggota yang bisa menjadi saksi di masing-masing TPS sebanyak 13.0000 buah. Terkait perekrutan anggota, para bacaleg pun diberikan surta tugas untuk melakukan berbagai kegiatan pemilu. Seperti perekrutan anggota, sosialisasi diri dan partai, membentuk ranting an rayon, melakukan aksi sosial, dan lainnya. “Berdasarkan perhitungan, kita bisa menghasikan 782.500 anggota dari 729 bacaleg yang dimiliki,” katanya. Sebelum melaksanakan tugasnya, pembekalan bagi bacaleg

Zailis Usman

pun sudah dilakukan dua kali. Pertama, untuk dapil 1 dilakukan di Padang dan dapil 2 di Bukittingi. Apris juga menekankan ada beberapa kunci sukses untuk pemenangan pemilu yang mesti diperhatikan. Seperti tidak meremehkan lawan politik, jeli memanfaatkan media, kesetaraan politik, menawarkan harapan baru, sikap rendah hati dan kharismatik, dan lainnya. Ketua Panitia Pelaksana Rakerwil Erizal Effendi menyebutkan, rakerwil dilakukan selama satu hari penuh dan diikuti oleh 650 orang bacaleg. Rakerwil itu merupakan yang keempat kalinya, dengan tujuan lebih menyolidkan pengurus, kader dan simpatisan Partai Nasdem. “Selalu kita optimalkan segala sisi untuk memenangkan pemilu mendatang,” ujarnya. ****

Sitti Izzati Aziz

Sultani

KOMISI IV DPRD SUMBAR

Psikiater Diperlukan Setiap Kecamatan 70 PERSEN masyarakat Sumbar mengalami gangguan jiwa, memang sangat mengkhawatirkan. Karena angka itu, tidak akan sebanding dengan ketersedian sarana dan prasarana kesehatan, yang dapat menanggulangi masalah tersebut. Apalagi rumah sakit jiwa, yang ada hanya satu, yakni RS AB Sa’anin Sebagian besar gangguan jiwa itu, disebabkan oleh masalah ekonomi, sosial, lingkungan, dan rendahnya pengetahuan agama. “Jadi cukup komplek masalah yang dihadapi, makanya banyak masyarakat mengalami gangguan

jiwa. Stres kan termasuk gangguan jiwa juga, tapi tidak gila. Ini memang harus jadi perhatian pemerintah, bagaimana mengatasinya,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Suwirpen Suib Salah satu upaya itu, katanya, sudah saatnya pemerintah menyiapkan tenaga psikiater di setiap kecamatan atau Puskesmas. Agar masyarakat dapat berkonsultasi, terhadap masalah yang dihadapinya. Kenapa perlu di tingkat kecamatan, boleh dikatakan mereka yang mengalami gangguan jiwa itu banyak di desa atau nagari.

“Di kota juga banyak, tapi mereka malu untuk datang ke psikiater atau dokternya. Sedangkan nagari, memang karena tidak ada tenaga medis untuk itu. Kalau sudah parah, paling mereka dipasung. Itu kan tidak manusiawi sebenarnya,” ujar Suwirpen. Selama ini, katanya, masyarakat cenderung malu, untuk memeriksakan diri, saudara, atau keluarganya ke dokter atau ke rumah sakit terkait. Mereka khawatir, dicap sebagai keluarga gila atau gangguan jiwa. Padahal, jika diperiksa lebih awal atau dini, akan dapat dicarikan jalan keluar dari gangguan yang dihadapi pasien itu. “Kendala besarnya memang di situ, padahal memeriksa lebih awal besar manfaatnya, terutama untuk pencegahan. Karena, tidak semua yang gangguan jiwa itu, otomatis gila,” kata kader Partai Demokrat Sumbar itu Komisi IV DPRD Sumbar dengan Ketua Komisi Rizanto Algamar dan Sekretaris Artati. Anggota Zahara Hasni, Hasranita, Zailis Usman, Sitti Izzati Aziz, Sultani, Marlis, Abel Tasman, Sukriadi Syukur, KOMISI IV DPRD Sumbar saat melakukan kunjungan ke Provinsi Banten, sebagai akan tetap memberikan perbagian dari studi banding. hatian terhadap masalah

Drs Marlis

Abel Tasman

KUNJUNGAN — Komisi IV DPRD Sumbar dalam sebuah kunjungan daerah ke Solok, tepatnya melihat pembekalan untuk penghuni panti Andam Dewi. kesehatan masyarakat. “Itu sudah pasti, makanya program jaminan kesehatan itu, juga harus dijalankan dengan maksimal, lebih penting lagi tepat sasaran,” kata Rizanto Algamar, Ketua Ko-

misi IV DPRD Sumbar. Menurutnya, tumpang tindih program jaminan kesehatan, sungguh memprihatinkan. Setiap orang sakit dan tidak mampu, selalu tidak punya jaminan kesehatan itu.

Sementara pemerintah selalu mengatakan program itu sudah berlebih atau over load. “Overnya itu kemana? kami juga tidak mengerti akhirnya, karena realitasnya berbenturan,” sebutnya. >> Editor: Rudi Antono

Dr Drs Sukriadi Syukur >> Penata Halaman: Irvand


4 SUMBAR LINGKAR Pengedar Sabu Ditangkap SIJUNJUNG, HALUAN — Jajaran Satuan Narkoba Polres Sijunjung kembali mengamankan HP (28), atas kepemilikan narkoba jenis sabu golongan 1. Tersangka ditangkap di pertigaan SPBU Muaro Bodi atas laporan warga. “Tersangka kita amankan di Mapolres. Saat ini kasusnya sedang kita kembangkan. Awalnya, tersangka yang telah kita kantongi cirinya ini akan melakukan transaksi di Muaro Bodi, sekitar pertigaan SPBU Muaro Bodi kemarin (11/3),” terang Kasat Narkoba Polres Sijunjung Iptu Muzahar, Minggu (12/3). Tersangka, warga Jorong Dusun Tuo Kenagarian Muaro Bodi Kecamatan IV Nagari. Tersangka berhasil ditangkap pukul 14.30, tanpa perlawanan. Ditangan tersangka didapati barang bukti berupa satu paket kecil sabu bungkus plastik bening, yang dimasukkan di dalam sedotan miniman botol. “Tersangka yang bekarja sebagai operator mesin PC itu mengaku hanya mengantarkan pesanan dan menerima upah dari kerjanya,” ungkapnya. (h/cw-eep)

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

SYAMSUL AKMAL MENGAMUK

Satu Tewas, Dua Luka Kena Sabetan Pisau SOLOK, HALUAN — Masyarakat Nagari Batu Bajanjang Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok digemparkan dengan peristiwa pembunuhan maut, Senin (11/03) petang sekitar pukul 17.30 WIB.

Pejudi Bola Dicokok PADANG, HALUAN — Pelaku judi yang berada di Kota Padang, satu-persatu dicokok Tim Reskrim Polsek Padang Selatan. Kali ini tersangka bandar judi jenis bola bernama Yulizar (43) ditangkap di sebuah warung di Jalan Dobi IV, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat. Dari tangan tersangka warga Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang ini diamankan dua unit handphone yang berisikan jumlah pasang judi bola, dan uang tunai kurang lebih Rp4 juta. Kini tersangka masih diperiksa oleh penyidik Reskrim Polsek P adang Selatan untuk ditindaklanjuti. Kapolsek Padang Selatan Kompol Dewi Suryani mengungkapkan, sebelum melakukan penangkapan terhadap tersangka ini, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada permainan judi di lokasi tersebut. Dari informasi warga itu, beberapa anggota berpakain preman langsung menuju ke sebuah warung tersebut dan melakukan pengintaian terhadap salah satu pria. Merasa diyakini ada barang bukti, tak lama kemudian petugas langsung masuk ke dalam dan langsung ditangkap. “Kami langsung melakukan penggeladahan terhadap tersangka ini dan berhasil mengamankan barang bukti tersebut,” kata Dewi, kemarin (12/3). Dengan adanya barang bukti itu, lanjut Dewi, petugas langsung menggiring tersangka ke Mapolsek Padang Selatan untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Sedangkan barang bukti telah diamankan. (h/nas)

PLTM Bonjol Uji Publik PASAMAN, HALUAN — Rencana PT. Abadi Cahaya Lestari (ACL) Jakarta untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) di Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang ada di daerah tersebut. Hal itu terlihat dalam acara Sosialisasi dan Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup (Amdal) yang digelar di Kantor Wali Nagari Ganggo Mudiak Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman, Senin (11/3). Acara yang dilakukan oleh Kantor Lingkungan Hidup Pemkab Pasaman itu, dipandu langsung oleh Kepala Kantor Lingkungan Hidup Silvia Evayanti, yang menghadirkan wakil dari PT ACL Hendra Bakhtiar, pihak konsultan ACL Arman Effendi, peneliti Hydrologi, ahli sosial budaya dan lainnya. PLTM Bonjol yang akan memanfaatkan sumber aliran sungai Batang Alahan Panjang dan Batang Kambahan dengan total kapasitas daya 5 megawatt. Sementara kebutuhan listrik Kabupaten Pasaman yang dilayani oleh PLN Ranting Lubuk Sikaping sebesar 8 megawatt, dengan jumlah pelanggan 32.000 unit. Sehingga, perumahan penduduk yang belum mendapat listrik, dapat terlayani. Hendra Bakhtiar dari pihak PT. ACL mengatakan, sosialisasi dan konsultasi publik Amdal merupakan salah satu amanat dari UU RI No 32 Tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dan PP No 27 tahun 2012 tentang izin lingkungan dan Permen LH No 05 tahun 2012 tentang jenis rencana usaha dan/atau kegiatan yang wajib dilengkapi Amdal. Ditinjau dari produksi daya, PLTM tidak termasuk tegangan tinggi. Sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan dan tidak memerlukan Amdal. Tetapi cukup dengan RKL/RPL. Beda dengan PLTA yang berdaya di atas 10 megawatt yang beresiko besar. “PLTM adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan potensi tenaga air sungai, di mana besarnya tenaga listrik yang dapat dihasilkan tergantung dari besarnya aliran sungai, serta beda tinggi dari kemiringan sungai,” terang Hendra. Tempat yang sama, Konsultan PT. ACL Arman Effendi dalam paparannya mengatakan, bahwa manfaat pembangunan PLTM di wilayah pedesaan yang tidak terjangkau jaringan listrik PT. PLN, akan terlayani dan masyarakat mendapat penerangan lampu listrik. (h/tos)

DORONG — Sejumlah mahasiswa mendorong portal gerbang kampus UBH, ketika melakukan aksi unjuk rasa, Senin (11/3).

Ratusan Mahasiswa UBH Demo Rektor PADANG, HALUAN— Ratusan mahasiswa Universitas Bung Hatta melakukan aksi unjuk rasa di gerbang kampus dan di depan gedung rektorat kampus I UBH. Mereka mendesak rektor untuk membuka registrasi ulang, dan memberi kesempatan bagi mahasiswa kurang mampu untuk membayar uang kuliah, sampai ujian tengah semester. Senin (11/3). Mahasiswa juga meminta pihak universitas, melakukan manajemen terbuka dan transparan dalam membuat kebijakan. Aksi unjuk rasa dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka melakukan orasi dengan membawa spanduk bertuliskan tuntutan. Dalam aksi tersebut, mahasiswa juga melakukan pembakaran ban di

depan gerbang kampus dan di depan kantor rektorat. Pihak rektorat menyetujui dan menandatangani empat kesepakatan secara bersama. Di antaranya; membuka registrasi ulang satu hari kerja, pada hari Kamis, dimulai dari pukul 08.00 WIB – 16.00 WIB. Lembaga mahasiswa bertanggungjawab penuh untuk mengumumkan perihal registrasi ulang tersebut kepada seluruh mahasiswa UBH. Pihak kedua harus mengumumkan hal tersebut melalui salah satu media lokal. Jika ada yang melanggar ketentuan di atas, maka akan diproses secara hukum yang berlaku. Empat point kesepakatan tersebut dibacakan langsung oleh Suparman Khan selaku Wakil Rektor III UBH. Walau registrasi ulang dibuka

kembali, mahasiswa tetap belum bisa menerima. Karena tuntutan kedua beruapa pembayaran uang semester sampai ujian tengah sementer tidak dipenuhi pihak rektorat. Alhasil terjadi perdebatan sengit antara massa aksi, dengan beberapa mahasiswa perwakilan dari lembaga yang membuat kesepakatan bersama dengan pihak struktural kampus. Ridho Hisbullah, orator dari aksi tersebut mengatakan, dalam membayar uang SPP yang nilainya lebih dari 3 juta, pasti akan ada keterlambatan, karena bukan semua mahasiswa di UBH dari golongan orang kaya. “Makanya kami melakukan aksi unjuk rasa untuk meminta di bukanya registrasi ulang,” katanya. (h/amr)

Korban Syafri (50), seorang petani sayur mayur di lereng Gunung Talang itu, tewas bersimbah darah akibat luka tusukan senjata tajam di tangan tersangka Syamsul Akmal alias At (29). Ulah amukan tersangka yang berprofesi sebagai seorang pedagang dan juga seorang duda itu, juga menyebabkan dua warga lainya mengalami luka sabetan pisau yang dihunuskan tersangka di petang kelabu itu. Mereka adalah Yul Priman (24) yang menderita luka di bagian perut sebelah kiri dan Gusfitri Yanti (24) luka goresan di dada sebelah kiri. Keduanya ikut terluka saat berupaya menghentikan aksi maut tersangka At, yang berupaya menghabisi nyawa korban. Informasi yang dirangkum Haluan menyebutkan, tersangka yang beralamat di Jorong Taluak Nagari Bukit Sileh datang ke rumah korban Syafri di Simpang Empat Nagari Batu Bajanjang yang berjarak 1,5 Km untuk sebuah keperluan. Entah apa sebabnya, sejurus kemudian tiba-tiba saja terjadi cek-cok mulut antara tersangka dengan korban, di sekitar halaman rumah korban. Ironisnya dalam sekejap cek-cok itu sudah berubah jadi adu fisik, antara tersangka dengan korban. Konyolnya lagi tersangka At yang sudah dirasuk emosi saat itu, entah dari mana asalnya, terlihat sudah memegang sebilah pisau dapur yang kemudian berkali kali dihujamkan ke arah badan korban

Copet Ketangkap Tangan PADANG, HALUAN — Tertangkap tangan mencopet dompet milik korban, tersangka Awaludin (43) diamankan oleh masyarakat di kawasan Pasar Raya Padang, Kecamatan Padang Barat, Senin (11/3) sekitar pukul 09.30 WIB. Kini tersangka telah mendekam di sel tahanan Mapolresta Padang dan masih diperiksa oleh penyidik Reskrim Polresta Padang untuk ditindaklanjuti. Sedangkan barang bukti berupa dompet milik salah seorang perempuan bernama Syamsiar (61) ikut diamankan. Korban asli Pesisir Selatan

ini mengatakan, sebelum kejadian tersebut, ia hendak membayar angkutan kota (Angkot) trayek Banuaran-Pasar Raya Padang yang ditumpangi di lokasi kejadian. Kemudian datang salah satu pria dan langsung mencopet dompet miliknya. Dengan spontan, dia pun langsung berteriak maling kepada laki-laki tersebut. Masyarakat yang mendengarnya, mengejarnya dan berhasil menangkap pelaku itu. “Saya terkejut, pria itu langsung mengambil dompet milik saya, yang saat itu saya ingin membayar angkot yang

saya tumpangi,” ujar korban warga Permata Koto Baru Nan XX, Kecamatan Lubeg, Padang. Beruntung warga cepat mengamankan tersangka dan digelandang ke Mapolresta Padang untuk diproses lebih lanjut. Kalau tidak cepat, masyarakat mungkin akan menghajarnya hingga babak belur. Kapolresta Padang Kombes Pol. Moch Seno Putro menyebutkan, tersangka ini tertangkap tangan oleh warga setelah dompet milik korban dicopetnya. Sampai sekarang penyidik masih memeriksa tersangka untuk dimintai

keterangan apakah dia ini ada jaringannya atau tidak. Dari hasil pengakuan sementara tersangka, Ia baru sekali ini melakukan tindak kejahatan di Kota Padang, dengan alasan kebutuhan ekonomi. Walaupun demikian, pihaknya tetap memprosesnya lebih lanjut. Seno berharap kepada masyarakat Kota Padang agar lebih meningkatkan waspada dan hati-hati apabila berada ditempat keramaian. Sebab, para pelaku kejahatan jalanan ini tidak memandang bulu kepada mangsanya. (h/nas)

>> Editor : Rudi Antono

dalam. Melihat peristiwa maut tersebut Yul Prisman dan Gusfitri Yanti yang kebetulan berada di sekitar lokasi, berupaya melerai dan menahan aksi maut tersangka. Namun sayangnya Yul Prisman dan Gusfitri yanit malah ikut terkena sabetan pisau tersangka/ Melihat korbanya Syafri ambruk bersimbah darah, tersangka langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara. Kapolsek Lembang Jaya AKP Nahari Sukra dan sejumlah anggotanya yang mengetahui peristiwa itu langsung tiba di tempat kejadian perkara, dan melakukan olah TKP. Tak lama berselang Kasat Reskrim Polres Solok AKP Adra Bulkaini dan sejumlah anggota buru sergap lainya juga ikut bergabung di lokasi itu. Korban tewas Syafri selanjutnya dibawa petugas didampingi pihak keluarganya ke RSUD Arosuka Kabupaten Solok, guna pemeriksaan visum et repertum. Sedang Yul Prisman dan Gusfitri Yanti yang juga mengalami luka dibawa keluarganya ke RSU Solok di Simpang Rumbio Kota Solok. Kerja keras tim gabungan Polsek Lembang Jaya dengan Sat Reskrim Polres Solok yang bersinergi dengan baik, akhirnya membuahkan hasil. Kapolres Solok AKBP Bambang Ponco Sutiarso didampingi Wakapolres Kompol Sarminal mengatakan, tersangka At berhasil ditangkap petugas 5 jam setelah kejadian. Tersangka diringkus petugas di sebuah lokasi di sekitar kawasan perbukitan lereng Gunung Talang “Tersangka masih diperiksa intensif terkait aksi yang dilakukanya “ tukas Kapolres Bambang Ponco. (h/ris)

>> Penata Halaman: Syahrizal


RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

Konflik TNI – Polri Segera Diselesaikan

K

ONFLIK antara TNI dan Polri mendapat perhatian dari berbagai pihak. Bahkan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla pun memberi perhatian atas konflik yang katanya sudah berlangsung bertahun-tahun. Bahwa ini hanya masalah sepele, hanya lantaran kurangnya kegiatan. Cukup masuk akal apa yang dilontarkan Jusuf Kalla bahwa konflik yang terjadi antara Polisi dan TNI hingga pembakaran Mapolres Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan, pada Kamis (7/3/2013) karena TNI kurang mempunyai kegiatan di luar latihan di barak. Jadi TNI perlu memperbanyak kegiatan untuk menghindari aksi yang berlebihan. Sebab jika terlalu lama tidak ada kegiatan, bisa menimbulkan ekses-ekses yang berlebihan. Karena itu mungkin ada operasi kesosialan, kemanusiaan, civic mission, sehingga ada interaksi sosial yang lebih baik. Sejauh ini formalisasi adalah menjadi bahagian dari keseharian militer. Dan yang lebih menonjol adalah eksklusifitas kehidupan yang menyungkup komunitas militer. Mereka berdiam dalam satu kelompok dan tidak bercampur dengan masyarakat lain. Mungkin untuk menimbulkan rasa dan semangat korps, selama ini tentara dikumpulkan bersama keluarganya dalam satu kompleks. Ini terutama untuk tentara yang bertugas di batalyon atau di gugus tempur. Karena berdiam lama dengan eksklusifitas itu kadang tentara bisa sangat sensitif dengan gesekan. Apalagi dalam kasus di Ogan Komering Ulu itu, semangat solidaritas korps mendorong mereka melakukan tindakan seperti dalam pertempuran. Pembedaan alam tempur dengan alam damai di tengah keramaian penduduk tentu tidak bisa serta merta begitu saja. Tentara yang baru pulang dari front untuk tugas operasi misalnya, ketika dia sampai di markas lagi perlu waktu beberapa lama menyesuaikan diri. Sensitifitas dan emosi masih sangat gampang terusik. Bisa juga dilihat dari sudut pandang lain bahwa konflik TNIPolri diusik oleh adanya kesenjangan antara dua kubu tersebut. Ada dua hal yang bisa lihat. Pertama, adanya kesenjangan kewenangan dalam masalah keamanan di dalam negeri. Dan yang kedua, kesenjangan dalam kehidupan materi khususnya di TNI. Kasus bentrokan yang biasanya terjadi antara polisi dan TNI karena tindakan polisi yang dalam melaksanakan tugas tidak mengikuti aturan hukum dan terkadang melakukan pelanggaran seperti memeras masyarakat, menganiaya hingga menembak mati. Dengan tindakan seperti itu bisa dikatakan pihak TNI tidak senang. Inilah yang menjadi sumber pokok permasalahannya. Maka apabila konflik ini tidak diselesaikan akan ada konflikkonflik berikutnyanya. Karena itu hubungan kerja antara Polri dan TNI perlu diatur sesuai instruksi Presiden No 2 Tahun 2013 dan menanggulangi UU perbantuan tugas TNI kepada Polri untuk mengurangi kesenjangan tersebut. Konflik antara TNI dan Polri yang kembali terjadi ini menambah catatan buruk gesekan antar kedua lembaga pertahanan negara tersebut. Proses bentrokan keduanya lebih sering terjadi pascapemisahan kewenangan dibanding masih dalam satu garis komando. Wakil Ketua DPR Pramono Anung menyebut terjadi peningkatan bentrokan ini hampir 300 persen. Jadi, ini menunjukkan memang ada sesuatu yang harus diperbaiki dalam hubungan TNI dan Polri. Kita melihat, saat ini pascapemisahan ketimpangan kewenangan TNI dengan Polri terjadi. Pasalnya, dulu TNI begitu dominan mengurusi kemasyarakatan. Sedangkan, sekarang ini semuanya menjadi ranah polisi. Apalagi dalam beberapa hal kita dipertontonkan, misalnya korupsi simulator, seorang jenderal bintang dua begitu besar korupsinya dan ternyata istrinya juga banyak. Menurut kita sebuah contoh yang tak baik bagi Polri. Oleh karenanya, Polri harus introspeksi diri. Sementara itu, terkait penyerangan yang diduga dilakukan oknum tentara Yon Armed 76/15 Tarik Martapura, memang harus ditindak tegas. Mabes TNI harus berikan hukuman yang seberat-beratnya kepada siapapun yang melakukan tindak kekerasan, karena ini negara demokrasi dan penyelesaian seperti itu tidak boleh setengah hati. Itu yang membuat beberapa orang mungkin menjadi tidak sabar, gampang marah dan melakukan tindakan yang anti demokrasi. Tindakan merusak Mapolres OKU itu adalah tindakan melawan negara. Sebab kantor polisi adalah simbol-simbol negara juga. Efek dari pembakaran itu berpotensi membuat kehilangan kepercayaan rakyat kepada TNI-Polri sebagai tempat berlindung. Kedua pihak, TNI dan Polri sama-sama harus bertanggung jawab mengembalikan kepercayaan rakyat kepada institusi ini. Sudahlah kepada lembaga hukum masyarakat berkurang kepercayaannya, maka kini kepada TNI-Polri berkurang pula tentu akan membawa dampak buru bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Di dalam lembaga kedua instansi ini harus ada upaya untuk menuju rujuk nasional yang bertujuan memberi pengaruh sebagai lembaga pengayom bagi masyarakat. Bikin rakyat menjadi bangga dengan TNI dan Polri, jangan bikin rakyat jadi mencibir dan kehilangan kepercayaan.***

„ Polisi Padang tanam seribu pohon „ Tanam pohon dan cari emas, janganlah ya...

Polisi dan Militer OLEH: TOMMY TRD Staf Bagian Umum Pemko Padang “AN terjadi lagi... kisah lama yang terulang kembali...” Sepenggal lirik dari grup band Noah tersebut seolah-olah menggambarkan peristiwa konflik yang terjadi antara dua institusi yang sangat penting di negeri ini. Baru saja terjadi bentrok antara dua lembaga yang sama-sama kita cintai yaitu TNI dan Polri di Sumatera Selatan. Dua lembaga yang samasama bertugas dalam domain keamanan dan pertahanan. Dan seperti penggalan lirik di atas, ini bukanlah peristiwa yang pertama, namun semoga yang terakhir. Jika ditelusuri lebih jauh, konflik horizontal antara TNI dan Polri ini mulai marak dan merebak sejak dipisahkannya intitusi kepolisian dari TNI. Mengacu kepada supremasi sipil, maka Polri ditegakkan sendiri di luar TNI yang dinaungi oleh Kementerian Pertahanan. Pemisahan tersebut bagaikan buah simalakama. Kejadian akhir-akhir ini semakin mempertegas anggapan tersebut. Ada beberapa hal yang menjadi pemicu bentrok dan tidak harmonisnya dua institusi ini. Apakah itu masalah kesejahteraan, prestise, ego sektoral dan mungkin beberapa hal lainnya. Namun jika dapat ditarik persentase, sepertinya masalah kesejahteraan adalah

D

faktor pemicu yang menyumbang persentase terbesar sebagai penyebab bentroknya dua institusi ini. Klise dan sangat klasik memang, namun hal ini seperti cerita yang tidak berujung. Berdiri sendirinya kepolisian tanpa ada departemen atau kementerian yang menaungi adalah hal yang menarik untuk diulas. Karena sangat jarang kita melihat di negara-negara lain yang institusi kepolisiannya berdiri sendiri. Sebagian pengamat papan atas menganggap itu terkait dengan anggaran dan beberapa hal lainnya. Jika di Amerika Serikat, yang notabenenya adalah negara yang kita sebut sebagai acuan negara kita dalam demokrasi, kepolisian berada di bawah naungan Departemen of Justice, maka tidak demikian dengan Indonesia. Hal ini sebenarnya memiliki sisi positif dan negatif. Dengan berdiri sendirinya kepolisian, diharapkan penegakan hukum akan netral dan obyektif. Namun sisi buruknya adalah timbulnya ego-ego dari oknum-oknum tertentu yang memperburuk citra kepolisian itu sendiri. Memang perilaku sejumlah oknum tentu tidak bisa dijadikan patokan dalam menilai baik atau buruknya sebuah institusi, termasuk institusi kepolisian itu sendiri. Karena kita tentu masih percaya akan tersedianya

OLEH: MUHAMMAD KHAERUL Pemerhati Sosial Keagamaan

SUDAH rahasia umum bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan lahan empuk bagi banyak pihak karena mengandung aspek bisnis. Banyak yang berebut mengelola tabungan, talangan dana, pengurusan, pemberangkatan dan pemondokan haji. Nampaknya, perbankan domestik baik bank syariah maupun konvensional mencoba menjajaki bisnisnya melalui program pembiayaan seperti dana talangan haji untuk memfasilitasi keuangan nasabah dalam memudahkan administrasi haji. Apalagi semenjak DSNMUI merekomendasikan fatwa Nomor 29/DSN-MUI/VI/2002, perbankan atau lembaga keuangan (LK) diperbolehkan memberikan dana talangan haji kepada jemaah sesuai dengan prinsip al-ijarah dan al-qardh. Mekanismenya pihak bank memberikan dananya kepada calon haji untuk dibayarkan kepada pihak penyelenggara haji kemudian peminjam mengembalikannya secara mencicil. Namun, beberapa kalangan ormas Islam kelihatannya keberatan atas akad alijarah dan al-qard yang ditawarkan pihak perbankan. Bagaimana mekanisme akad al-qardh dan al-ijarah yang semestinya dipraktikkan oleh

perbankan? Syafi’i Antonio (2001) mendefinisikan al-qardh sebagai pemberian harta kepada orang lain yang dapat ditagih atau diminta kembali, atau meminjamkan tanpa mengharapkan imbalan. Qardh dikategorikan sebagai akad tabarru’ (orientasi sosial), bukan transaksi komersil. Sedangkan al-ijarah adalah pemindahan hak guna atas barang atau jasa, melalui pembayaran upah sewa, tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan atas barang itu sendiri. Prinsip ijarah sama dengan prinsip jual beli, hanya berbeda pada objek transaksinya. Akad jual beli objeknya berupa barang, sedangkan ijarah objeknya adalah barang maupun jasa (Dialog Jum’at Republika, 01/ 02/2013). Ormas Islam seperti NU dan Muhammadiyah mengungkapkan pendapatnya tentang dana talangan haji. NU misalnya, mengacu pada keputusan hasil musyawarah nasional (munas) alim ulama dan koferensi besar (konbes) NU 2012, menyatakan haram terhadap praktik dana talangan haji. Secara akad, dana talangan haji tidak tepat bilamana menggunakan akad al-qardh (utang) yang diser-

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto WPU / Penanggungjawab: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon Pemimpin Perusahaan: Indra Helmi

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD Redaktur Pelaksana: Syamsu Rizal

Penerbit: Litbang & Online Media: Eko Yanche E PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP Koordinator Minggu: David Ramadian No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 Koordinator Liputan: Rudi Antono 1985 tanggal 19 November 1985. Manajer Cetak: Mardius Caniago

karena perkembangan sosial yang semakin kritis dan terbuka di negara dunia ketiga. Sama-sama menggunakan seragam, sama-sama memiliki empat jenis pakaian dinas upacara dan juga sama-sama memperoleh hak untuk memegang atau menggunakan senjata. Bedanya adalah lahan pekerjaan yang kerap beririsan sehingga bentrok memiliki kemungkinan yang besar untuk terjadi. Memiliki ego sektoral masing-masing dan prestise masing-masing walaupun secara nyata jelas dipisahkan bahwa TNI adalah unsur militer dan kepolisian adalah unsur sipil yang dipersenjatai, hal ini tidak membantu banyak saat bentrokan sudah di depan mata. Lalu apakah dapat dikatakan pemisahan kepolisian dari TNI adalah keputusan yang keliru? Tentu belum bisa diartikan begitu. Namun jika kita melihat adanya tupoksi yang beririsan dan kemudian diperkeruh oleh ego sektoral beberapa oknum maka dapat dimaklumi bentrokan adalah hal yang lumrah terjadi. Walau bentrokan dua intitusi ini tidak dapat dibenarkan, namun masyarakat awam sepertinya bisa paham semua ini soal apa. Kepolisian yang memiliki unsur Polisi Air dan Udara secara nyata akan beririsan dengan TNI AL dan AU. Jika memandang dari kacamata positif hal ini tentu adalah peluang untuk saling bahumembahu dalam menjaga kedaulatan NKRI. Namun jika

dilihat dari sudut pandang negatif maka salah satu pihak akan selalu merasa paling berhak untuk menghandle tugasnya. Polri yang dulunya merupakan bagian dari militer dalam sebuah kesatuan yang bernama ABRI menerapkan sistem komando yang memang berbasis militer. Seiring lahirnya reformasi yang kemudian menuntut demiliterisasi Polri menjadi titik balik yang kentara, budaya dan sejarah Polri yang menjadi bagian dari militer sulit untuk dilepaskan sehingga setelah terjadinya tranformasi polri dari militer ke sipil timbulah benih-benih perpecahan yang sebenarnya mungkin hanya dipicu masalah sepele. Namun jika kita kembali mengingat kata-kata yang diucapkan oleh Denzel Washington yang berperan sebagai pelatih sebuah tim futbol di Amerika dalam film yang berjudul Remember The Titans, lebih kurang berbunyi seperti ini “I dont care if you are blue, white, orange or yellow !!! As long as you work with the team, you are my players !!!” Jadi dapat kita simpulkan, tidak peduli apa warna baretmu, apa kesatuanmu dan apa bajumu. Selama kita bertugas untuk membangun Negara Kesatuan tujuan yang sama pula. Sipil? Militer? Sipil? Bukanlah penghalang untuk berbuat yang terbaik untuk negara kita satu-satunya ini. Mari bahu membahu, lupakan perbedaan yang ada, ingatlah tujuan yang sama. Jayalah Indonesia !!!

tai al-ijarah (sewa). Walaupun tidak ada penegasan tentang larangan haji dengan dana utang, persoalannya adalah pelunasan utang yang disertai tambahan. Akad tersebut mengandung riba bilamana pelunasannya terdapat selisih. Fakta di lapangan adalah calon haji diwajibkan membayar utang beserta tambahan uang dengan besaran yang berbeda-beda, cicilan yang sama, dan pelunasan dengan tenor yang sama. Konsekuensi utang piutang adalah berorientasi sosial (tabarru’) bukan transaksi komersial. Jadi, akad al-qard tidak diperbolehkan disertai tambahan apalagi selisih. Sebenarnya, pengkategorian ijarah yang dimaksudkan DSN itu apa, dan pihak bank menerima ujrah (fee) atas jasa apa? Apakah atas jasa bank karena menalangkan dananya kepada nasabah, jasa apa yang dilakukan pihak bank? Toh, yang mengurusi proses pendaftaran, dan pengurusan lainnya adalah calon haji pribadi bukan pihak bank. Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah menyarankan agar masyarakat menghindari praktik dana talangan haji. Pasalnya, ijarah (sewa-menyewa) itu apabila objeknya berupa barang yang digunakan secara berulang. Praktik dalam dana talangan haji, uang sebagai objek ijarah padahal bersifat mal al isti’mal. Ijarah dengan objek berupa uang tidak dibenar-

kan. Mayoritas ulama dan fuqaha menafsirkan kadar kemampuan berhaji baik ulama klasik maupun kontemporer, mengerucutkan makna isthitha’ah filhaj (kemampuan berhaji) sebagai kemampuan dalam segala hal baik fisik maupun finansial. Menurut M Ziyad Ulhaq, kriteria mampu dalam kajian fiqih klasik mengharuskan memenuhi sejumlah tolok ukur, yaitu transportasi, perbekalan yang cukup, dan persyaratan administratif, (Republika, 01/02/2013). Nampaknya niat baik Fatwa DSN berupa kebolehan dana talangan haji menimbulkan ikhtilaf karena beberapa praktiknya berseberangan dengan fatwa. Di sisi lain kondisi antrean haji semakin memanjang. Agar meraih kemaslahatan tanpa menggeser makna ishtitha’ah hendaknya pihak LK dan stakeholders terkait melakukan seleksi nasabah penerima dana talangan haji dengan pertimbangan kemampuan finansial berdasarkan standar penghasilan, persetujuan suami/istri, serta tenor pembiayaan. Sebab itu, umat muslim tidak sepatutnya memaksakan diri menunaikan ibadah haji dengan melakukan berbagai macam cara bilamana belum terpenuhi syarat sah haji untuk tidak dianjurkan mendapatkan dana talangan haji. Bagi nasabah penerima

dana tidak boleh menunaikan ibadah haji sebelum melunasi utangnya kepada LK yang bersangkutan. Jadi, dana talangan haji merupakan bentuk ikhtiar calon haji untuk menunaikan ibadah haji. Perlu upaya intensif dari seluruh stakeholders untuk menyosialisasikan dan mengedukasi nasabah (calhaj) terkait makna isthitha’ah yang subtantif, serta pengawasan DSN MUI melalui DPS terhadap praktik pembiayaan dana talangan haji oleh perbankan agar tidak terjadi praktik riba dibalik dana talangan haji. Pasalnya, berdasarkan data dan pendapat ormas Islam itu terdapat indikasi praktik riba di dalamnya. Terkecuali realisasi dalam menalangi biaya haji menggunakan prinsip qard. Bilamana pihak bank membantu pengurusan dalam mendapatkan kursi haji, maka pihak bank diperbolehkan meraih ujrah sebagai imbalannya. Pergeseran makna isthitha’ah yang ditengarai kemampuan secara material, spiritual, menjadi kemampuan mencicil dan melunasi utang, maka seyogyanya umat Islam yang mendambakan beribadah ke Baitullah untuk menabung sedikit demi sedikit. Apabila telah tiba saatnya, yakinlah Allah SWT akan memang’gilnya ke Baitullah. Sebab, subtansi haji adalah memenuhi ‘ panggilan Allah SWT. Wallahu a’lam. (*)

082390765000

„ Untung kejadiannya dekat Pemilu.........

SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

polisi yang baik, bermartabat dan ikhlas menjalankan tugasnya untuk mengabdi kepada masyarakat dan NKRI yang kita cintai ini. Berbeda dengan kepolisian, TNI pada dasarnya tidak mengalami perubahan signifikan. Karena masih berada dalam lingkup Kementerian Pertahanan. Sebagai sebuah organisasi, harus diakui bahwa militer masih merupakan organisasi dengan tatanan struktur, tupoksi dan kepatuhan yang terbaik. Sangat rapi. Setiap negara yang kuat selalu dilihat dari kerapian dan manajerial militernya yang baik, walau disamping itu masih ada aspek ekonomi yang juga harus diperhatikan. Militer sangat terasa sebagai suatu bagian organisasi yang utuh disaat negara dalam keadaan darurat. Lazimnya militer akan mengambil alih pimpinan kekuasaan untuk mengembalikan negara kepada konstitusi, walaupun tidak jarang di beberapa negara militer justru mengambil alih untuk mendirikan pemerintahan sendiri yang tidak demokratis. Terlepas dari hal itu memang harus diakui militerlah yang menjadi kartu truft sebuah negara. Indonesia dengan latar belakang negara yang meraih kemerdekaannya dengan perang dan pertempuran, unsur militer dan kepolisian adalah unsur yang sentral. Sedari dulu bahu membahu membawa negara ini menuju masa depan yang lebih cerah, kemudian dipisahkan

Dana Talangan Haji

„ Anggota DPD dan DPR turun tangan selesaikan konflik Tongar

PEMBERITAHUAN

OPINI 5

Sepeda Motor Dinas Dipakai Karyawan Toko DI PADANG, mobil dinas (plat merah) ganti nomor plat dengan nomor plat pribadi. Di Padang Panjang, sepeda motor dinas BA 7584 N dipakai karyawan toko. Enak juga kalau kita punya keluarga PNS bisa menikmati fasilitas negara tanpa harus jadi PNS. +6285766401***

Kendaraan Dinas dengan Plat Hitam Nikmati BBM Subsidi Yth Gubernur Sumbar. Apakah kendaraan dinas siluman yang pakai plat hitam dengan kode seri “BS” (padahal plat merah), ikut menikmati BBM subsidi. Mohon diperhatikan. Wassalam. +628126722***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani, Meidella Syahni, Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala) Jon Indra (Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/ Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Asongan), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/ harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/ mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


6

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syahrizal


SAMBUNGAN 7

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

Jual Ginjal..................... Dari Halaman. 1 Gubernur Terima ............. Dari Halaman. 1 “Alhamdulillah untuk makan dan sesekali beli obat cukup tapi untuk perawatan yang bener ga cukup, kasihan bapak saya udah ga kuat jalan,” katanya tercekat. Ayah Fahmi adalah pensiunan pegawai kecamatan di Cianjur, Jawa Barat. Sebagai pensiunan PNS ia memiliki fasilitas Asuransi Kesehatan (Askes) tetapi menurut Fahmi, kartu Askes itu hanya berlaku di Cianjur, sedangkan mereka kini menetap di Tangerang. Tindakan ilegal Ia mengaku belum berupaya

mendatangi Dinas Kesehatan setempat karena khawatir dengan dengan respon dingin yang mungkin akan ia terima. “Saya takut tidak dianggap, tidak dilayani, atau lambat. Kalau bapak saya keburu meninggal bagimana?” katanya. Ia pun sudah siap menanggung segala akibat baik kesehatan mau pun sanksi hukum dari perbuatannya. Sementara pakar hukum pidana dari UII Yogyakarta, Mudzakir, mengatakan hukum Indonesia menyatakan penjualan organ tubuh sebagai sebuah tindakan ilegal

dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara. “Terlepas dari apa alasan yang dipakai, membantu orang tua atau apa pun, tindakan menjual organ tubuh dengan imbalan uang itu diancam pidana penjara kecuali jika donor organ dilakukan atas dasar kemanusiaan,” kata Mudzakir. Ia mengakui ada indikasi bahwa praktik penjualan organ di Indonesia sudah berlangsung selama bertahun-tahun. “Tapi sepengetahuan saya, tidak ada yang kasusnya sampai ke pengadilan,” kata dia. (bbc)

2 Wanita ....................... Dari Halaman. 1 dikemudikan Irwandi Syahputra (31), datang dari arah Simpang By Pass, Lubuk Minturun akan menuju Simpang Air Pacah. Namun sesampai di lokasi kejadian, truk yang dikemudikan warga Pasar Usang, dekat Apotik Beta Farma, Kabupaten Padang Pariaman ini langsung menabrak sepeda motor dengan nomor polisi BA 4938 TI milik korban berbonceng tiga orang yang ada di depannya. Diduga truk tersebut menabrak kendaraan roda dua korban ini karena ingin mendahului, namun tidak berhasil sehingga sepeda motor korban berada di bawah kepala truk dan terlindas. Akibatnya Putri Nurhayati dan

Nurul Izzah Khairani bersama sepeda motor terseret hingga 27 meter. Sedangkan Imratul Munawarah yang saat itu berada di belakang terpental ke pinggir kiri jalan, sehingga dia selamat, meski mengalami beberapa luka benturan dan lecet. Kejadian ini sempat mengundang perhatian warga yang ada di sekitar lokasi peristiwa. Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Satuan Lantas Polresta Padang. Tidak berapa lama kemudian, unit Lakalantas tiba dilokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP). Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Andiyatna melalui Kanit

Lakalantas AKP Erliswantri mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP diduga truk tersebut dalam kecepatan tinggi. Tersangka dalam kejadian ini adalah sopir truk. “Kedua korban yang meninggal telah dibawa ke rumah duka di Pagai Parak Tanjung Rt 003 Rw 08, Kelurahan Ikua Koto dan langsung dikebumikan, sementara yang selamat dirawat di Rumah Sakit Siti Rahmah Padang,” kata Eliswantri. Dia juga menyebutkan, saat ini penyidik Satuan Lantas Polresta Padang masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap sopir truk. Sedangkan dua kendaraan tersebut telah diamankan di Unit Laka Polresta Padang. (h/nas)

“Meriam London” ............ Dari Halaman. 1 kemenangan dengan selisih tiga gol untuk melaju ke babak perempatfinal. Giroud yang sadar dengan misi berat yang tengah dihadapi oleh Arsenal, tetap optimistis tim asal London itu masih memiliki peluang untuk melanjutkan kiprahnya di Liga Champions musim ini. Striker asal Prancis itu juga menerangkan bahwa Arsenal butuh mencetak gol cepat saat melakoni pertandingan di Allianz Arena, Rabu (13/3/2013) waktu setempat, agar bisa terus menjaga peluang lolos ke babak delapan besar. “Kami butuh untk mencetak gol cepat. Dalam sepakbola, Anda tidak akan pernah tahu. Kami harus percaya dan tetap fokus,” jelas Giroud di Fox Sport Asia. “Tapi, kami harus memperbaiki pertahanan buruk kami sebaik yang kami bisa,” tambahnya. Sementara itu, penyerang Arsenal Gervinho menilai timnya bukannya tak lagi punya peluang. “Kami tahu ini takkan jadi pertandingan yang mudah. Tidaklah gampang untuk bisa kembali dari kekalahan 1-3 atas Bayern Munich,” katanya di situs resmi Arsenal. “Mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia dengan pemainpemain hebat di penjuru lapangan, jadi kami mengharapkan adanya laga yang berat, tapi kami harus tetap yakin.” Ia kemudian menegaskan bahwa dirinya dan para rekan-rekannya

akan berusaha tampil sekuat tenaga di Allianz Arena nanti, kendatipun misi yang mereka emban kali ini amat berat, karena peluit akhir memang belum berbunyi. “Ini akan jadi pertandingan baru. Kami baru sampai half time dan kami harus datang ke saya dengan keyakinan. Para pemain akan tampil dan berusaha sekuat tenaga. Kami harus percaya dengan kemampuan kami.” Peluang tim London Merah ini makin terbuka seiring dengan kondisi tim tuan rumah yang harus kehilangan beberapa pemain kuncinya. Bayern Muenchen dipastikan tidak bisa memainkan winger andalan mereka, Frank Ribery. Dikutip dari situs resmi Bayern Muenchen, Ribery dipastikan absen saat melawan Arsenal. Winger asal Perancis itu mengalami cedera pada pergelanganan kaki kirinya ketika melawan Fortuna Dusseldorf akhir pekan lalu. Ribery tidak bisa pulih ketika menghadapi Arsenal. Selain Ribery, Bayern Muenchen dipastikan tidak akan diperkuat Bastian Schweinsteiger dan Jerome Boateng. Keduanya menjalani larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning. Menghadapi laga ini, gelandang Bayern Munich Toni Kroos mewantiwanti timnya agar tidak langsung memikirkan perempatfinal Liga Champions karena untuk mencapainya masih ada laga leg II yang lebih dulu harus dilakoni dengan

menghadapi Arsenal. “Kami tidak boleh membicarakan undian untuk perempatfinal terlebih dulu. Kami masih harus menghadapi laga lawan Arsenal. Kami harus memastikan tiket lolos sebelum membicarakan potensi pengundian nanti,” serunya di Soccerway. Menurut pemain internasional Jerman berusia 23 tahun tersebut, Bayern memang dalam posisi bagus untuk lolos ke fase berikutnya menyusul laga leg I lalu. Tetapi Arsenal tak boleh langsung dicoret begitu saja. “Kami harus fokus dan tak boleh meremehkan Arsenal. Mereka adalah sebuah tim top, seperti yang sudah kita lihat di leg pertama. Kami harus kembali menampilkan permainan bagus.” “Sejauh ini tim-tim top seperti Borussia Dortmund, Real Madrid, dan Juventus sudah lolos, jadi kami nanti juga akan menghadapi lawan tangguh,” tegas Kroos. Kiper Manuel Neuer pun memiliki pandangan serupa. Menurutnya, Bayern kini harus menghadapi laga lawan Arsenal dengan cara yang tepat dan tak boleh meremehkan lawan. “Kami terus berusaha sekuat tenaga, juga di partai Liga Champions lawan Arsenal. Kami akan kembali menjalani laga itu dengan sikap yang tepat dan menginginkan kemenangan.” “Saya harap kami kali ini tidak akan kebobolan lagi,” lugas Neuer. (h/mat/net)

Angin Puting .................. Dari Halaman. 1 sangat deras yang disertai petir yang sahut menyahut. “Hujan deras disertai petir dan angin kencang pun datang secara tiba-tiba. Keadaan sekitar pun langsung jadi gelap. Kami merasa takut dan berusaha menyelamatkan diri ke tempat yang aman. Tak lama kemudian pepohonan yang ada di sepanjang jalan terlihat roboh, ada juga yang menimpa rumah warga,” kata Bujang yang juga dikuatkan beberapa warga setempat kepada Haluan, kemarin. Menurut Bujang, angin puting beliung datangnya sangat cepat. Hujan deras dan angin kencang yang disertai dengan petir tersebut berlangsung sekitar setengah jam. Begitu kondisi reda, diketahui sebanyak 34 rumah warga rusak. Kondisinya, enam unit rumah rusak berat, sembilan rusak sedang dan 19 lainnya rusak ringan. Sementara di Tanah Datar angin puting beliung juga merusak sebuah rumah warga. Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Limapuluh Kota, Firmansyah mengatakan pihaknya langsung menurunkan jajarannya ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan dan memberikan pertolongan kepada para korban. “Pemkab Limapuluh Kota telah menurunkan anggota untuk penanggulangan darurat bencana angin puting beliung ini,” kata Firmansyah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi musibah ini menyebabkan warga panik dan beberapa keluarga (KK) yang rumahnya hancur akibat puting beliung terpaksa mengungsi ke rumah tetangga dan ke rumah sanak famili terdekat. Pada Selasa (12/3), petugas

BPBD Kabupaten Limapuluh Kota dibantu aparat Kecamatan Situjuah, anggota Polsek Situjuah, anggota TNI dan masyarakat membantu membersihkan puing-puing rumah warga yang terkena putting beliung. Pohon-pohon yang tumbang juga dibersihkan. Catatan BPBD Kabupaten Limapuluh Kota, setidaknya ada 35 titik bencana yang ada di Limapuluh Kota. Terutama yang berada di kawasan perbukitan serta di kawasan kaki gunung seperti di Kecamatan Luak, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kecamatan Harau, Kecamatan Suliki, Kecamatan Pangkalan dan Kecamatan Kapur IX. Untuk menghadapi itu, pihak BPBD Limapuluh Kota selalu tanggap darurat apabila terjadinya bencana. Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo sempat mendatangi warga yang menjadi korban angin puting beliung itu. “Bupati Alis Majaro telah mengunjungi lokasi serta memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban,” kata Kabag Humas Pemkab Limapuluh Kota M Sibert. Limbubu di Tanah Datar Angin putting beliung juga melanda wilayah kabupaten Tanah Datar Selasa (12/3) kemarin. Akibatnya, sebuah rumah warga tertimpa pohon tumbang di Jorong Baringin Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum. Sekitar pukul 14.15 WIB hujan turun sangat lebat beserta angin bertiup cukup kencang. Seorang warga di Jorong Baringin Isma Hanum ( 50 ) ketika berada di dalam rumah bersama tiga anaknya menjadi terkejut,Sebuah dentuman menggema pada atap belakang rumahnya. Dalam suasana hujan lebat,

Isma Hanum turun dari rumah menuju kearah belakang, ternyata sebatang pohon petai yang ada sudut kanan dapurnya sudah tumbang dan menimpa bagian atap. Masyarakat yang ada di sekitar rumahnya berkerumun menuju lokasi kejadian dan melaporkannya ke BPBD Tanah Datar sekitar bencana pohon tumbang yang menimpa bangunan rumah Isma Hanum. Akibat hantaman pohon tumbang tersebut atap rumah Irmma Hanum menjadi terkelupas, kerugian yang dialami pemilik rumah diperkirakan sebesar Rp.4 Juta, karena rangka atap banyak yang patah. Kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi beberapa saat setelah menerima laporan, langsung menugaskan sebanyak empat orang anggota relawan SAR menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan terhadap korban, “Dengan menggunakan peralatan pemotong kayu, anggota SAR telah berhasil membersihkan material pohon kayu petai yang terban ke arah atap rumah Isma Hanum selang waktu setengah jam setelah kejadian”, tuturnya. Akibat angin kencang kemarin, secara bersamaan juga telah terjadi pohon tumbang menimpa ruas jalan di depan gedung Indo Jolito Batusangkar dan sepanjang ruas jalan dari Batusangkar menuju Pagaruyung, juga tercatat sebanyak lima batang pohon penghijauan yang tumbang dan menghambat akses jalan raya. Untuk membuka ruas jalan yang tertutup beberapa saat akibat material pohon tumbang itu, anggota SAR Tanah Datar langsung membersihkannya dengan dua buah peralatan sinso. (h/ddg/emz)

Penyerahan penghargaan diberikan secara langsung oleh Ketua Dewan Guru Djafar E Djatang di auditorium Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jumat (8/3) lalu. Djafar dalam kesempatan itu mengatakan, pemberian penghargaan sabuk hitam DAN IV kepada gubernur Irwan Prayitno dilandasi perhatian besarnya terhadap olahraga tersebut. “Pak Irwan memiliki perhatian yang besar terhadap olahraga ini. Sumbangsihnya untuk pembinaan atlit dan pengembangan olahraga ini tidak perlu diragukan lagi. Dia pantas menerima penghargaan ini,” katanya. Sejak lama, Irwan memang sudah memiliki ketertarikan terhadap olahraga tersebut. Sejak remaja dia sudah ikut mempelajari karateka. Hingga perhatiannya terhadap olahraga itu tidak berubah. Bahkan kini, perannya jauh lebih besar termasuk soal pembinaan, dan pengembangan olahraga itu di daerah. Djafar menyebut, Pengda Inkanas Sumatera Barat merupakan Pengda yang teraktif dengan kegiatan yang cukup padat dalam memberikan pembinaan terhadap para karatedo di daerah. Sementara jika dilihat dari tujuh tingkatan pada Inkanas, Sumbar lengkap dengan terbukti mengikutkan semuanya dalam kejurda IV ini. “Kita menghibau

semua peserta kejurda Inkanas IV Sumba ini, agar tetap menghormati lima prinsip dasar sebagai seorang karatedo yakni, kejujuran, prestasi, sopan santun dan mampu mengusai diri,” harapnya. Pada kesempatan itu, Irwan secara resmi juga membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) Inkanas IV memperebutkan Piala Gubernur tahun 2013. Iven tersebut diikuti 800 karateka se Suamtera Barat. Dalam pidatonya, gubernur mengatakan kepercayaan Pengurus Daerah (Pengda) Inkanas serta Pengurus Besar (PB) Inkanas memberikan penghargaan Sabuk Hitam kepadanya merupakan anugrah Allah SWT. “Ini amanah, untuk memajukan karateka dan kejayaan Inkanas di Sumbar, hari ini dan di masa mendatang,” ujarnya. Dia menegaskan, karateka syarat dengan nilai-nilai sportivitas, memupuk kepribadian atlit, dan kejuaraan semacam itu penting untuk meningkatkan kualitas dan jam terbang atlit. “Kejurda ini penting untuk peningkatan kualitas atlit. Membentuk kepribadian, serta membangun sportivitas,” katanya. Menurutnya, Inkanas sebagai Institut Karateka Nasional di Sumatera Barat akan dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi pada cabang olahraga ini. Untuk mewu-

judkannya, diperlukan perhatian ekstra kepala daerah serta stakeholder terkait. Sehingga mampu melahirkan atlit-atlit yang bagus. Memiliki motivasi tinggi, disiplin, bertanggungjawab, dan kompetitif. Irwan mengatakan, seorang atlit yang berkualitas dengan kemampuan teknik belum tentu handal dalam berbagai event pertandingan jika tidak melalui latihan dan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh perguruannya. Oleh karena itu, berlatih terus menerus mengasah kemampuan diri secara sungguh-sungguh dan kerja keras akan membuahkan hasil. Sehingga pada PON ke 19 di Jawa Tengah, 2016 mendatang, Sumbar mampu meraih hasil maksimal. ”Kita berkeyakinan Inkanas mampu memberikan hasil yang terbaik bagi Sumbar, baik di iven nasional maupun internasional,” ujarnya. Dia meminta peserta Kejurda tetap disiplin dan menjaga sportifitas serta berjuang sekuat tenaga untuk meraih hasil yang maksimal. Dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Pengda Inkanas Sumatera Barat Suprapto juga melantik pengurus Inkanas Sumbar dan melakukan penyerahan Piala Gubernur ke panitia untuk diperebutkan kembali. (adv)

ICW: Usut ..................... Dari Halaman. 1 Diansyah dalam diskusi Koalisi Selamatkan Uang Rakyat Sumbar yang terdiri dari gabungan beberapa Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Sumbar di kantor LBH Padang, Selasa (12/3). “Dana Bansos ini paling rawan diselewengkan, di tiap daerah terjadi,” katanya. Dia mengatakan sepanjang 2007 hingga 2012, sebanyak Rp411 triliun lebih dana Bansos mengalami penyimpangan pengalokasian. Dalam rentang itu, ditemukan 120 kasus penyimpangan, dan 20 kasus di antaranya ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Hampir tiap daerah polanya sama. Yayasan dan lembaga pengusul yang dekat dengan kepala daerah hampir pasti mendapat bantuan. Bahkan tak jarang alamat yang digunakan fiktif. Padahal dana sudah cair, lalu dana tersebut perginya kemana,” tanyanya. Dia sepakat pengalokasian dana Bansos untuk Safari Dakwah Wilda Sumatera yang tercamtum dalam APBD Sumbar 2013 diusut tuntas. Meski belum dicairkan, masuknya mata anggaran tersebut merupakan indikasi adanya penyimpangan. “DPRD harus tunjukkan komitmen kepada masyarakat mengawal itu terus. Gunakan hak angket sampai ke pengusutan kasus itu,” ujarnya. Sementara itu, Direktur LBH Padang, Vino Oktavia menyebut pengalokasian bansos 2013 cende-

rung bermuatan politis. Dari 707 permintaan permohonan proposal, rekomendasi 100 persen yang disetujui berkaitan dengan yayasan atau lembaga yang dipimpin sendiri atau dekat dengan kepala daerah. Seperti usulan dana senilai Rp4 miliar dari Yayasan Pengembangan Ilmu Alquran Sumbar. 100 persen dananya direkomendasikan sesuai permohonan. Yayasan tersebut didirikan oleh Gubernur Irwan Prayitno dan Ketua DPRD Sumbar, Yultekhnil. Begitu juga dengan permohonan dana senilai Rp1,5 miliar oleh Lembaga Pengkajian Tilawatil Quran (LPTQ) Sumbar yang ketua umumnya adalah Irwan Prayitno, direkomendasikan 100 persen. Termasuk permohonan pembangunan Masjid Al Ikhlas, SMAN 3 Padang senilai Rp120 juta, disetujui Rp100 juta. Sekolah tersebut adalah almamater Gubernur Sumbar. Sementara dana yang diajukan panti asuhan khusus Anak Mentawai senilai Rp272 juta hanya direkomendasikan Rp25 juta saja. Padahal, kebutuhan anak-anak panti asuhan tersebut jauh lebih mendesak. Begitu juga dengan proposalproposal lainnya, hanya direkomendasikan 1 hingga 20 persen saja dari total pengajuan dana. “Ini kan jelas, ada ketidakadilan dalam pengalokasian bansos. Kasus semacam ini saya yakin juga terjadi di kabupaten dan kota,” tandas

Vino. Koalisi Selamatkan Uang Rakyat Sumbar, yang terdiri dari Pusako FH Unand, LBH Padang, Walhi Sumbar, YCM, Q-bar, ICW, ILR, Nurani Perempuan, PBHI Sumbar, LAM PK FH Unand, UKM PHP Unand, KPMM, Kaki Lima, dan Hima Sosiologi Unand itu mengeluarkan hasil analisis mereka terhadap alokasi dana Bansos Safari Dakwah Wilda Sumatera. Dalam pengalokasian anggaran tersebut, Koordinator Koalisi Selamatkan Uang Rakyat Sumbar Roni Saputra menyampaikan 10 poin dugaan pelanggaran dalam pengalokasiannya. Sepuluh poin tersebut di antaranya melanggar pasal 4 UU No 17 tahun 2003 tentang keuangan Negara, dan pasal 4 PP No 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah. “Selain itu, mata anggaran tersebut tidak pernah dibahas dalam pembahasan APBD 2013, juga dialokasikan untuk kegiatan parpol, padahal tidak dibolehkan berdasarkan Permendagri No 39 tahun 2012. Alamatnya pun di luar wilayah administrasi Sumbar,” jelas Roni. Selain mengeluarkan dugaan pelanggaran tersebut, diskusi sepakat meminta Jefrinal Arifin yang menjabat Kepala Biro Binsos saat masuknya mata anggaran tersebut dalam APBD untuk terbuka ke publik. (h/cw-sal)

5 Petani ........................ Dari Halaman. 1 darti Sungai Gayo Lumpo tersebut tewas dan dua orang lainnya mengalami luka ditubuhnya. Informasi yang berhasil dihimpun Haluan di lapangan, kejadian berlangsung sekitar pukul 16.30 WIB, Selasa (12/3). Buruh tani tersebut sedang menyiang di sawah salah seorang pemilik sawah di Halaban. Cuaca ketika itu sedang buruk. Selain hujan, cuaca juga diselingi suara gemuruh dan diikuti petir menyambar petani tersebut. Enam orang yang sedang melaksanakan kegiatan pertanian itu tumbang di tempat. Asrul (50) salah seorang keluarga korban yang berhasil dihubungi Haluan menyebutkan, kejadian tersebut diketahui oleh sekelompok petani lain yang juga sedang bekerja di sawah yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Mengetahui petani itu disambar petir, sekelompok petani tersebut segera mendatangi tempat kejadian dan memberikan pertolongan. Dengan bantuan masyarakat sekitar, korban dievakuasi ke luar areal persawahan untuk selanjutnya dibawa ke RSUD M Zein Painan. Menurutnya, korban tewas disambar petir adalah Tek Kaciak (42) Suku Chaniago, Erbunda (48) Suku Chaniago, Suarna (60) Suku Koto dan Ideh (55) Suku Sikumbang. Dua di antaranya tewas di tempat kejadian dan dua lainnya tewas di perjalanan saat menuju RSUD M Zein Painan sebelum mendapat perawatan. Kondisi tubuh korban tewas tersebut menghitam seperti habis terbakar. “Korban tewas di tempat dibawa ke rumah masing masing di Sungai Gayo Lumpo. Begitu pula dua lainnya setelah tewas sebelum mendapatkan perawatan juga dibawa ke rumah masing masing,” katanya menjelaskan. Sementara dua korban yang mengalami luka bakar ditubuh

adalah Yarnel (50) suku Sikumbang dan Asna (53). Direktur RSUD M Zein Painan Satriawibawa menyebutkan, dua korban yang masih hidup saat berita ini diturunkan sedang dalam perawatan intensif di RSUD M Zein Painan. “Korban selamat tersebut mengalami luka di tubuh. Keduanya belum bisa berkomunikasi dengan orang lain akibat trauma yang dialaminya. Mereka perlu mendapatkan perawatan intensif hingga kondisinya pulih,” katanya menjelaskan. Terkait dengan perubahan cuaca yang tidak menentu, Kepala BPBD Pessel Doni Gusrizal mengimbau warga hati - hati. “Bila cuaca buruk, kepada petani yang beraktifitas di sawah atau diladang diimbau untuk menghentikan aktifitas dan mencari tempat perlindungan. Petir sudah sering mengakibatkan nyawa orang melayang, oleh karena itu warga dituntut untuk berhatihati,” imbaunya. Sementara itu,saat menanam benih di areal persawahan di Kurao Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, lima petani disambar petir, Selasa (12/3) sekitar pukul 15.30 WIB. Satu di antaranya tewas, sementara empat korban lainnya menderita luka bakar di beberapa tubuhnya. Korban yang meninggal dunia adalah perempuan bernama Idan (65). Sedangkan empat korban yang menderita luka bakar bernama Namal (55), Maiwarni (40), Jasman (42), Mawarni (45). Keempat korban luka bakar dirawat di Rumah Sakit Umun Daerah (RSUD) Padang. Menurut saksi mata dan juga pemilik sawah, Zultaqim (46), sebelum kejadian kelima korban tengah menanam dan mencabut benih di areal persawahan miliknya. Kemudian saat hujan mulai turun, dia bergegas kembali ke rumah. Sesampai di rumah, dia mendapat kabar dari salah satu ma-

syarakat, bahwa kelima korban yang bekerja di sawahnya disambar petir. Mengetahui kabar tersebut dia langsung mendatangi lokasi kejadian. “Saat saya tiba di lokasi kejadian, korban tengah digotong dan langsung dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan,” kata Zultagim. Sesampai di RSUD Padang ternyata Idan tidak bisa ditolong, setelah itu keluarga korban datang dan langsung membawanya ke rumah untuk dimakamkan. Korban langsung dibawa ke rumah untuk disemayamkan, di Jalan Diklat, Simpang By Pass, Pilakuik. Kapolsek Kuranji AKP Masrial mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan dari warga, beberapa petugas langsung mendatangi rumah sakit dan melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP). “Pihak keluarga korban tidak mau diambil visum, karena kematiannya sudah jelas musibah setelah disambar petir di lokasi kejadian,” ujar Masrial. Sementara empat korban lainnya sudah diperbolehkan pulang oleh petugas rumah sakit. “Dari keterangan petugas rumah sakit, dua dari empat korban mengalami sedikit luka parah, sementara dua korban lainnya hanya terkena strum akibat sengatan petir,” katanya. Kepala RSUD Padang Artati mengatakan, korban yang meninggal dunia telah dibawa keluarga korban. Sementara empat korban lainnya telah dibolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan. Pantauan Haluan di rumah korban Idan di Jalan Diklat, Simpang By Pass, Pilakuik, Kecamatan Kuranji, satu-persatu masyarakat setempat memenuhi rumah korban untuk melayat dan beberapa warga mencoba menukarkan lampu yang lebih terang di sekeliling rumah. (h/har/sby/mjn/nas)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

MAJU CAWAKO PADANG

Surya Paloh Dukung Azhar Latif PEMILU Golkar Kelebihan Caleg Perempuan SOLOK, HALUAN—Di saat partai-partai politik lain kesulitan mencari bakal caleg perempuan guna memenuhi syarat 30 persen, Partai Golkar Kabupaten Solok justru kelebihan b a c a l e g perempuan. Dengan k o n d i s i kelebihan tersebut, bisa saja nantinya partai Golkar Kabupaten Solok menambah jatah untuk bacaleg perempuan dari kuota wajib yang 30 persen menjadi 40 persen. Pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Solok Rusli Intan Sati membenarkan hal tersebut kepada Haluan di Gedung DPRD di Arosuka, Senin (11/03). “Banyaknya tokoh perempuan yang mendaftar dan menjadi bacaleg Partai Golkar Kabupaten Solok menunjukan Golkar sangat dicintai dan diminati para tokoh dari kaum hawa tersebut “ tutur Intan Sati. Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Solok itu juga mengemukakan, bahwa para tokoh perempuan di wilayah penghasil bareh tanamo itu, kini seolah terpacu dengan tokoh dari kaum pria untuk sama-sma bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat. Rusli Intan yang jug a Pimpinan Wilayah GP ANSOR Sumbar itu mengatakan, dari 4 daerah pemilihan yang ada di Kabupaten Solok nantinya, terdapat 18 bakal caleg perempuan yang akan mengikuti seleksi untuk dijadikan sebagai calon anggota legislatif. Masing-masing di dapil I ada 4 bacaleg perempuan, dapil II 5 perempuan, dapil III 6 dan dapil IV 3 orang bacaleg perempuan. Namun yang pasti, kata Intan, seluruh bacaleg Partai Golkar kabupaten Solok, apakah itu bacaleg perempuan ataupun laki-laki, tetap diseleksi oleh tim seleksi partai Golkar setempat melalui penyaringan yang ketat. Selain itu, katanya lagi, terhadap seluruh bacaleg Parta Golkar setempat juga dilakukan pemantauan disurvei ke lapangan ke tengahtengah masyarakat terkait ketokohanya oleh tim seleksi. “Agar kelak didapat para caleg partai Golkar Kabupaten Solok yang benar-benar berkualitas dengan kuantitas dan kredibiltas yang tinggi serta kemampuan yang tak diragukan lagi,” paparnya. (h/ris)

Direktur Utama PDAM Padang, Ir. H. Azhar Latif membulatkan tekad maju sebagai calon walikota Padang di jalur independen. Tekad Azhar itu mendapat dukungan dari tokoh nasional, Surya Paloh yang juga sebagai Ketua Umum Partai Nasdem. PADANG, HALUAN— Azhar Latif siap maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Padang yang digelar Oktober nanti. Azhar yang sukses membawa perubahan ke yang lebih baik di PDAM ini maju di jalu independen, atau yang disebutnya ‘partai rakyat’. Niat baik Azhar Latif mendapat dukungan dari Tokoh Nasional, Surya Paloh. Pada pertemuan di Padang, Sabtu (9/3), Surya Paloh memberikan dukungan kepada Dirut PDAM ini. “Anda akan jadi walikota Padang,” kata Surya Paloh di sela-sela melihat membaca visimisi Azhar Latif menuju calon walikota Padang tersebut. Menurut Surya Paloh, Ketua Umum Partai Nasdem itu seperti ditirukan Azhar Latif, “Apa pun yang menimpa kita, kuncinya sabar. Itulah salah satu sosok pemimpin.” Dukungan dari tokoh nasional itu menambah kebulatan tekad Azhar Latif menuju kursi BA 1 A tersebut. Apalagi, pengalaman kepemimpinannya sebagai Dirut PDAM membuatnya optimis maju pada Pilkada ibukota nanti. Moral dan Profesional Moral dan Profesional, dua kata ini menjadi kunci untuk memajukan Kota Padang. Dengan dua kata tersebut Azhar Latif, yakin akan mampu melakukan percepatan pembangunan dan perkembangan Padang

menuju Kota Metropolis yang religius. Moral dan Profesional juga merupakan implementasi dan basis dasar dari metropolis yang religius. Metropolis selalu identik dengan profesionalisme, religius basisnya moral dan agama. Azhar Latif bukan sosok yang asing lagi di Kota Padang. Dia sudah delapan tahun (2005 – 2013) menjabat Direktur Utama PDAM Kota Padang. Dengan kepemimpinan yang visioner dan berkarakter, Azhar Latif telah membawa PDAM Kota Padang dari hanya sebuah BUMD yang tak diperhitungkan, menjadi Perusahaan Daerah yang diperhitungkan di tingkat nasional. Dari pelanggan PDAM yang kurang dari 40.000 sambungan rumah, kini pelanggan PDAM Kota Padang sudah hampir 90.000 sambungan rumah. Dari PDAM yang hanya bergantung pada APBD dan APBN, kini mampu mandiri membangun instalasi pengolahan air dan jaringan pipa serta infrastruktur lainnya secara mandiri. Pasca gempa PDAM Kota Padang hancur porak poranda dihantam bencana, kini bangkit menjadi PDAM terbaik, yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. PDAM Kota Padang kini menjadi PDAM lima besar terbaik nasional, dari lebih 400 PDAM seIndonesia. Hal ini dibuktikan penghargaan yang diraih PDAM Kota Padang di tingkat nasional dan multi nasional. Di antaranya dua kali meraih PERPAMSI Award tingkat nasional, serta tampilnya Ir. H. Azhar Latif sebagai CEO Perusahaan air minum menjadi nara sumber pada konferensi internasional sektor pembangunan air minum, seperti Water Bisnis Indonesia – Jepang pada IWWEF 2013 di Jakarta, Workshop IWA Japan di Tokyo 2012, Washington DC 2009, Swedia Uni Eropa 2008, Asia Water Week Singapura 2008 dan 2009, dan beragam pertemuan lainnya. (h/vid)

KETUA PDIP SUMBAR ALEX HENDRA LUKMAN

Pertimbangkan Lagi Penetapan Dapil Ketua DPD Sumbar PDI Perjuangan, Alex Hendra Lukman didampingi Ketua DPC Budy Sanjaya, Militan PDI Perjuangan Ir.Tugimin dan Pandong Spendra kepada wartawan dalam Rekrcabsus PDI Perjuangan Kabupaten Dharmasrya di Hotel Umega. MARYADI DHARMASRAYA, HALUAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mendukung partai dalam menurunkan biaya kampanye dengan masih mempertahankan jumlah daerah pemilihan (dapil). Hal ini diungkapkan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumbar, Alex Hendra Lukman didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Dharmasraya, Sutarmanto Budi Sanjoyo, Militan PDI Perjuangan, Ir. Tugimin yang juga mantan Wakil Bupati Dharmasraya dan unsur pengurus PDI Perjuangan Sumbar, Pandong Spendra, di Hotel Umega Gunung Medan, dalam Rakercabsus PDI Perjuangan Kabupaten Dharmasraya, Selasa (12/3). Dikatakannya, dengan masih dipertahankannya jumlah dapil, khusus untuk Dharmasraya dengan tiga dapil, maka

jarak tempuh yang akan dikunjungi memakan biaya yang cukup tinggi. Untuk itu ia minta, KPU dapat mempertimbangkan kembali jumlah dapil, apakah itu Kabupaten Dharmasraya dengan 5 dapil dan dapil Sumbar supaya dapat menjadi pertimbangan. Seperti dapil Sawahlunto, Sijunjung sangat tepat sekali karena terlahirnya Sawahlunto dan Dharmasraya adalah berasal dari Sijunjung. Dan apabila dapilnya tersendiri, maka biaya kampanye untuk caleg provinsi akan berkurang. Diharapakan dengan kurangnya biaya kampanye akan mengurangi tingkat korupsi pada wakil rakyat. Begitu pula untuk jumlah penduduk tidak perlu adanya rekayasa. Diharapkan BPS sebagai lembaga yang dipercaya tidak

DUKUNGAN—Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh melihat visi-misi Azhar Latif yang maju sebagai calon walikota Padang.

DOK

HARI INI

Pasangan Edwin-Eko Deklarasi PADANG PANJANG, HALUAN— Sebagai duet yang diusung Hari ini, Rabu (13/3), duet partai besar yang merakyat pasangan calon Walikota dan dan berorientasi pada kepenWakil Walikota Padang Panjang tingan rakyat sebut Edwin, Ir H Edwin, dirinya Sp- H Eko bersama Furqani, SE E k o MM yang bertekad diusung untuk bePAN Kota nar-benar Padang bisa mePanjang angabdi dan kan dimemberideklarasikan yang kan di terbaik Gedung M bagi maEDWIN- EKO Syafe’i sesyarakat. tempat. Pada kesempatan itu Sesuai target PAN untuk mesekaligus diumumkan pemengulangi sukses Pilkada 2008 nang lomba kreatifitas, yang dan memenangkan Pilkada telah diselenggarakan sejak 2013 ini imbuh Eko, dukungan beberapa waktu lalu di grup dari seluruh elemen masyafacebook Edwin Anas. rakat sangat mereka harapkan “Insya Allah, hari ini kita untuk penyempurnaan pemakan deklarasi dan sekaligus bangunan di Kota Padang akan mengumumkan pemenang Panjang. lomba yang telah berpartisipasi “Dukungan dari masyadi grup facebook. Kami rakat, adalah amanah yang mengundang seluruh masyaakan kami perjuangkan dan rakat Kota Padang Panjang, kelak akan dipertanggungkhususnya peserta lomba untuk jawabkan. Tidak hanya di hadir pada acara ini. Mari dunia, tapi juga di akhirat. basamo mambangun Padang Insya Allah, dengan bersamaPanjang,” ujar Edwin kemarin. sama, kita berharap Padang

terkontaminasi dengan politik. Misalnya saja jumlah penduduk Sumbar bertambah dalam satu tahun terakhir sebesar 1 juta jiwa. “Hal ini sangat tidak logis,” ucap Alex yang merupakan kader PDI Perjuangan yang sudah banyak makan asam garam pada partai mocong putih ini. Ia sangat memberikan apresiasi kepada rakercabsus PDI Perjunangan di Dharmasraya ini, karena salah satu keputusannya, pada setiap dapil pada pemilu mendatang, meletakkan caleg perempuan pada urutan pertama. Ketua DPC PDI Perjuangan Dharmasrya, Budi Sanjaya menambahkan, untuk Pemilu mendatang ia menargetkan 6 kursi di DPRD Kabupaten Dharmasraya sekaligus Ketua DPRD dari wakil partai ia pimpin. Sedangkan untuk DPRD Provinsi Sumbar minimal kadernya duduk satu orang dari Kabupaten Dharmasraya. Targetnya itu cukup berlasan, setiap kali Pemilu, PDI Perjuangan Kabupaten Dharmasraya selalu melakukan peningkatan, buktinya selam ini tidak ada wakil dari Asam Jujuhan atau Sungai Limau, pada Pemilu mendatang dapat satu kursi. Ia berharap kepada masyarakat dapat memberikan kepercayaan kepad PDI Perjuangan untuk lebih banyak mewakili rakyat pada Pemilu mendatang. (h/mdi)

Panjang akan semakin baik untuk ke depan,” kata Eko. Kolaborasi Edwin- Eko untuk Padang Panjang (EE 4 PP), memang diharapkan masyarakat Padang Panjang sebagai duet calon pemimpin yang akan mampu dalam membawa perubahan mendasar, baik terhadap kemajuan dan kesempurnaan di segala pembangunan, maupun dalam upaya peningkatan derajat kesejahteraan masyarakat. Sebagai figur-figur yang dianggap telah berpengalaman dan mumpuni di bidangnya, duet Edwin- Eko bahkan telah digadang-gadangkan sebagai harapan baru masyarakat Serambi Mekkah. “Padang Panjang butuh figur pemimpin muda, cerdas, berkualitas, berkarakter dan tentu berpengalaman. Hemat saya, duet Edwin- Eko, merupakan kolaborasi yang sangat dinanti-nanti dan dibutuhkan masyarakat Kota Padang Panjang,” ujar R Dt Rajo Nan Kayo. “Figur Eko sangat lekat dengan sosok muda energik, kharismatik dan bersahaja. Edwin juga demikian,” katanya lagi. (h/yan)

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

9

GANGGU LALU LINTAS

PKL Marak di Jembatan Purus PADANG, HALUAN—Jembatan Purus di Kawasan Danau Cimpago yang baru saja selesai pembangunannya, kini diramaikan oleh aktivitas Pedagang Kali Lima (PKL) yang menggaleh di atasnya. Dinas Prasjal Tarkim Sumbar pun geram, dan melayangkan surat ke Walikota Padang, meminta agar PKL tersebut ditertibkan. Kepala Dinas Pariwisata Padang, Ali Basyar kepada wartawan Senin (11/3), membenarkannya. Dalam suratnya Dinas Prasjal Tarkim Sumbar menyatakan melarang berjualan di atas jembatan. Sebab jembatan bukan untuk berdagang, apalagi pekerjaan jembatan masih akan dilanjutkan dengan pembuatan median jalannya. Jembatan tersebut dibangun sebagai akses bagi masyarakat dari bagian utara Kota Padang ke bagian selatan, atau sebaliknya. Sehingga aktifitas berdagang di atasnya, dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan lalu lintas, baik pengguna jalan maupun pedagang sendiri. “Kita sudah menerima surat Dinas Prasjal Tarkim Sumbar 2 pekan lalu, yang meminta untuk menertibkan PKL yang berjualan di atas jembatan Purus. Tetapi kita tidak bisa melakukan penertiban karena kewenangan itu ada pada Satpol PP. Kita pun mengirim surat ke Satpol PP untuk menindaklanjutinya,” ujar Ali Basyar. Meski demikian, lanjutnya, pihaknya sudah memasang papan larangan berjualan di kedua ujung jembatan. Namun agaknya hingga kini PKL tak mengindahkan lara-

ngan tersebut. Mereka tetap berjualan di atas jembatan, terutama saat akhir pekan kemarin. Patauan Haluan, Selasa (12/ 3), plang papan larangan berjualan memang terpasang. Namun isinya tidak di indahkan oleh PKL. Mereka terus membuka usahanya di sepanjang jalan dan jembatan Purus tersebut. Mereka membuka usahanya, mulai pukul 15.30 WIB dan tutup menjelang pukul 22.30 WIB. Parahnya lagi, anggota Satpol PP yang berada di sana bertugas mengawasi para PKL tersebut, hanya berdiam diri saja di mobilnya, dan ada juga yang nongkrong di jembatan tersebut. Saat ditanyakan kepada salah seorang pedagang, Mira (37) mengatakan, ia berjualan di jembatan Purus itu, karena tidak ada larangan baik dari Satpol PP maupun Dinas Pariwisata. “Tidak ada yang melarang kami berjualan di jembatan ini. Lagi pula, tempat ini sangat strategis untuk berjualan, dan menjadi pusat perekonomian masyrakat yang ada di sekitar Purus ini,” ujarnya. Berbeda dengan paparan salah seorang pengunjung, Marat Tanjung (43) mengatakan, banyaknya para

PKL yang menggunakan jembatan Purus tersebut, untuk tempat berjualan adalah konsep yang benarbenar salah. Karena, para PKL tersebut jelas melanggar aturan, dan merusak pemandangan para wisatawan yang datang berkunjung. “Kalau para turis datang kesini, mereka pasti tidak akan suka melihat para PKL ini. Dengan demikian, hendaknya pemerintah bisa menertibkan, dan menggusurnya. Ini tidak, lihat saja, anggota Satpol PP yang duduk itu, mereka bukannya mengawasi tapi malah asik nongkrong,” ungkapnya. Sementara Kepala Satpol PP Padang, Nasrul Sugana yang dihubungi terpisah mengatakan, pihaknya sudah menerima surat permintaan penertiban PKL di jembatan Purus dari Dinas Pariwisata Padang. Namun sampai saat ini, upaya penertiban belum dapat dilakukan karena perhatian jajaran Satpol PP masih tertuju pada penertiban kawasan Bypass. “Kita belum bisa menindaklanjuti surat Dinas Pariwisata itu. Sebab pembersihan Bypass dari bangunan liar sangat mendesak kita lakukan saat ini, karena pembangunan Bypass dua jalur akan segera dimulai,” katanya. Rencananya penertiban PKL jembatan Purus akan dilakukan pekan depan. Pasalnya, pada Rabu (13/3) dan Kamis (14/3), penertiban Bypass dua jalur masih akan dilanjutkan. Pihaknya pun nanti akan menempatkan petugas di sekitar jembatan untuk mengawasi tindakan pedagang yang nekad kembali berdagang di atas jembatan. (h/vie.cw-wis)

PKL DI JEMBATAN — Meskipun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, telah membuat larangan berjualan di sepanjang Jembatan Purus, namun para PKL mengabaikannya. Mereka beralasan tidak pernah dilarang oleh pemerintah untuk berjualan di sepanjang jembatan Purus tersebut, Selasa (12/3). PARWIS NASUTION

Pria Stress Dikirim ke RS Jiwa PADANG, HALUAN — Seorang pria diduga stres Asnil Asoka alias Daniel (45), diserahkan ke Polresta Padang, setelah melakukan penusukan beberapa waktu lalu di Jalan Rawang, persisnya di belakang Rocky Hotel, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang. Asnil Asoka, warga purus itu dibawa petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang, Selasa (12/3) sekitar pukul 12.00 WIB, setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar. Saat ini pria tersebut telah diserahkan ke RSJ HB Saanin Padang oleh petugas SPKT Polresta Padang. Salah seorang warga setempat, Yusi (33) yang merasa terancam dengan ulah Daniel mengatakan, penangkapan dilakukan karena sebagian besar warga sudah menjadi korban penusukan yang dilakukan pelaku dua hari yang lalu. Menurut warga, pelaku menderita kelainan jiwa (stress). “Kemana pergi dia selalu

membawa sebuah pisau. Siapa pun orang yang tidak disenanginya, dia langsung saja main tusuk,” kata Yusi, kemarin (12/ 3). Selain itu, lanjut Yusi, Daniel memang sudah sering keluar masuk RSJ HB Saanin Padang. Namun tetap saja masih membuat rusuh warga sekitar. Kalau dihitung, dia sudah 26 kali masuk rumah sakit jiwa dan adaada saja caranya keluar dari rumah sakit itu, mulai dari menjebol atap sampai memang dinyatakan tidak gila. “Selama 15 tahun, dia sudah berulang kali masuk rumah sakit jiwa, tapi tetap saja tidak berubah hingga sekarang, sehingga warga geram dengan kelakuannya itu,” ujarnya. Saat diamankan, Daniel selalu mengamuk tidak jelas dan membentak-bentak polisi. Setelah itu, Daniel langsung dilarikan ke RSJ HB Saanin Padang dengan menggunakan mobil patroli polisi. “Daniel ini diamankan dulu di

penjagaan dan setelah itu langsung kita larikan ke RSJ di Gadut. Diduga, Daniel ini mengalami gangguan jiwa, karena saat ditanyainya memang tidak menyambung apa yang dikatakannya,” kata Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Masriwan. Dikatakan Masriwan, di Mapolresta Daniel hanya diamankan sementara beserta satu pucuk pisau sepanjang 10 cm yang berada ditangannya. Sementara itu, istri Daniel yang tidak mau disebutkan namanya saat ditemui di SPKT Polresta Padang menyebutkan, dia sudah pasrah dengan apa yang terjadi dengan suaminya. Dia mengaku, baru mengetahui kalau suaminya itu menderita kelainan jiwa setelah memiliki anak pertama. “Sekarang sudah dua pula anak saya, namun saya sudah tidak serumah lagi dengan dia. Daniel ini sudah berulang kali masuk rumah sakit jiwa, namun tidak pernah sembuh,” ungkapnya. (h/nas)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal


10 PA D A N G LINGKAR Calon Dosen ITP Ikuti Tes Wawancara PADANG, HALUAN—Dari 159 pelamar calon dosen Institut Teknologi Padang (ITP) Padang, sebanyak 30 orang dinyatakan lolos seleksi tahap awal. Sedangkan dosen yang akan diterima nantinya hanya 26 orang. Artinya 4 orang calon dosen tersebut harus siap-siap tersingkir. Ketua Yayasan ITP Drs Zulfa Uli Ras M Pd, bersama Rektor ITP Ir Hendri Nofrianto MT kepada Haluan menjelaskan, para calon dosen itu akan mengikuti tes lanjutan berupa wawancara. Seluruh panitia penerimaan dosen ITP, langsung turun dalam proses pengujian tes akhir itu. “Seluruh calon dosen yang mendaftar mencapai 159 orang, terdiri dari calon dosen Teknik Sipil S1 sebanyak 38 orang, Teknik Geodesi S1 2 orang, Teknik Elekto S1 sebanyak 31 orang, Teknik Mesin S1 sebanyak 11 orang, dan Teknik Informatika S1 sebanyak 77 orang,” katanya. Selanjutnya mereka mengikuti dua tahap seleksi awal, yaiut tes tulis pada tanggal 29 Januari, dan tes Toefl pada tanggal 19 Februari 2013 lalu. Dalam dua tes tersebut, yang dinyatakan lulus dan berhak mengikuti seleksi tahap akhir hanya sebanyak 30 orang. Dikatakan, dari 30 orang yang mengikuti tes wawancara itu, ITP akan merekrut sebanyak 26 orang. Mereka nanti akan ditempatkan sebagai dosen pada program studi Teknik Sipil sebanyak 6 orang, Geodesi 3 orang, Elekro 4 orang, Mesin 4 orang, Informatika 6 orang, dan dosen MKU, seperti Matematika, dan Fisika sebanyak 3 orang. Penambahan dosen itu adalah bahagian dari menjalankan peraturan yang telah dikeluarkan oleh Dikti beberapa waktu yang lewat. Dimana, dalam aturan itu menyebutkan, semua Perguruan tinggi baik negeri maupun swasta, harus memiliki rasio dosen sebanyak satu dosen berbanding 25-30 mahasiswa. “Meskipun ITP telah memiliki dosen sebanyak 60 orang, dari 1.840 mahasiswa yang ada di ITP, kami akan tetap melakukan perekrutan dosen. Karena ITP telah mencanangkan pada tahun 2015 nanti, harus memiliki dosen sebanyak 120 orang. Hal itu dilakukan seiring terus berkembangnya minat masyarakat untuk masuk ke ITP,” ungkapnya lagi. (h/cw-wis)

21 Mahasiswa Pasbar Terima Beasiswa PADANG, HALUAN—Bupati Pasaman Barat, Baharuddin memberikan bantuan beasiswa kepada 21 mahasiswa Pasbar yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pasaman Barat (IMAPASBAR) yang ada di kota Padang. Penyerahan beasiswa itu berbarengan dengan pelantikan kepengurusan IMAPPTAL (Ikatan Mahasiswa Pemuda Pelajar Talamau) Kota Padang, periode 2013-2014, di STIKes Amanah Padang, Lolong. Bupati Pasaman Barat, Baharuddin didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Pramana Yose menyatakan, kehadirannya memberikan bantuan beasiswa dan melantik pengurus baru IMAPPTAL merupakan bentuk kepeduliannya kepada mahasiswa asal Pasaman Barat yang kuliah di kota Padang. “Beasiswa yang kita berikan merupakan realisasi atas janji pada saat undian halal bihalal Pemkab Pasaman Barat bersama mahasiswa pada bulan September lalu di Basko Hotel. Untuk itu mahasiswa harus menunjukkan prestasinya untuk mengharumkan nama Pasaman Barat,” katanya. Selanjutnya, pihaknya juga mengganggarkan dalam APBD Rp500 juta untuk pembelian tanah guna membangun sekretariat. Jika tak ada kendala, tahun depan akan bangun sekretariat untuk mahasiswa ini, dengan syarat mahasiswa harus memenuhi ketentuan. Senada dengan itu, Dewan Pembina STIKes Amanah Padang, Maidestal Hari Mahesa didampingi ketua IMAPASBAR, Madri menyatakan, pemberian beasiswa berasal dari dana pribadi Bupati sebagai pemilik STIKes Amanah sebesar Rp50 juta, dan anggaran Pemkab Pasbar sebesar Rp 70 juta. Tiap-tiap mahasiswa mendapat beasiswa Rp6 juta rupiah yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing. Sementara itu, ketua IMAPPTAL terpilih, Yendrizal bersama mahasiswa penerima beasiswa bantuan bupati menyatakan, bersyukur dengan bantuan beasiswa itu. IMAPPTAL yang merupakan organisasi mahasiswa Talamau, salah satu kecamatan di Pasaman Barat yang terus menyokong program pemerintah. (h/cw-lex)

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

Perubahan Iklim Ekstrim Berpotensi Bencana PADANG, HALUAN— Perubahan suhu belakangan ini sangat ekstrim, bahkan mencapai 34 derajat celcius. Masyarakat pun diminta berhati-hati dan selalu waspada dengan ancaman bencana, baik sebelum terjadinya bencana, saat terjadi bencana dan setelah terjadi bencana.

Walikota Padang Fauzi Bahar menjadi keynote speaker pada International Seminar On Climate Change Adaptation And Mitigation, Senin (11/3). Masyarakat harus waspada, perubahan suhu yang ekstrim ini berpotensi memicu terjadinya bencana. HUMAS

Payung Ceper Akan Dirazia Lagi PADANG, HALUAN—Pemilik payung ceper di Pantai Padang, hingga kini masih kucing-kucingan dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang. Ketika petugas melakukan razia, payung-payung tersebut ditinggikan. Namun saat petugas tak ada, tegakan payung kembali direndahkan, sehingga pasangan di bawah payung tidak tampak sama sekali. Masyarakat pun komplain dengan sikap Satpol PP yang dinilai tidak tegas. Pol PP bisa tegas saat menggusur pedagang buah di kawasan Jalan Ahmad Yani Padang, tetapi tidak punya nyali menindak pemilik tenda payung ceper di Pantai Padang. Budi, salah seorang warga Kota Padang, yang mengisi liburnya di Pantai Padang, Senin (11/3) mengatakan, beberapa waktu lalu dia sempat melihat keberadaan Pol PP Padang mengawasi Jalan Ahmad Yani dari pagi hingga malam. Tujuannya agar pedagang buah tidak kembali berdagang di

lokasi itu “Seharusnya Pol PP juga bisa memberlakukan pola penjagaan seperti di kawasan Ahmad Yani. Dengan begitu tidak akan ada lagi pemilik warung yang menurunkan payung-payung mereka,” terang Budi. Menurutnya, jika di kawasan Ahmad Yani Pol PP mangkal dari pagi hingga malam, di Pantai Padang mereka cukup dari sore hingga malam hari. Sebab diwaktu itulah para pemilik warung menurunkan payung mereka. Pol PP bisa berpatroli sambil memantau kawasan pantai secara bergiliran. Dengan begitu pasangan muda mudi yang sering memanfaatkan lokasi tersebut sebagai ajang mesum, bisa dicegah. Senada dengan Budi, warga lainnya Rendra juga mengatakan hal yang sama. Selain Pol PP, beber Rendra, polisi pariwisata juga bertanggung jawab dalam mengawasi payung ceper dan warung kelambu di Pantai Padang dan lokasi wisata lainnya. Sebab mereka

juga bertanggung jawab atas keamanan dan kenyaman setiap tempat wisata, agar tidak salah gunakan pasangan ilegal. “Jika Pantai Padang bebas dari payung ceper, maka kita sebagai orangtua juga akan tenang mengisi libur di Pantai Padang. Sebab tidak ada pemandangan yang menganggu, seperti payung ceper itu,” ujarnya. Kepala Satpol PP Padang, Nasrul Sugana yang dihubungi terpisah membenarkan. Belakangan ini, pihaknya dengan pedagang payung ceper di Pantai Padang selalu kucing-kucingan. Pihaknya pun gerah dengan ulah pedagang ini. Saat mereka tidak ada di lokasi, tenda payung ceper itu diturunkan serendah mungkin. Tetapi bila petugas berada di lokasi, mereka pun menaikkan tenda setinggi-tingginya. “Kita juga punya kesabaran. Selesai penertiban di Bypass, kita akan tertibkan tenda ceper ini. Bila perlu akan kita sita dan kita bakar seperti dulu lagi,” katanya. (h/vie)

yang biasa-biasa saja, tetapi lakukan yang luar biasa. Apalagi bila mengkaitkannya dengan keterbatasan anggaran,” kata Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah saat memberikan arahan pada Forum SKPD, Senin (11/3). Salah satunya, pimpinan SKPD diminta menggerakkan ekonomi masyarakat merata di seluruh daerah. Tidak ada ketimpangan. Sebab sampai saat ini ekonomi masyarakat bergerak hanya pada daerah yang sudah berjalan juga kegiatan. Sementara di sudut lainnya, ekonomi sama sekali bergerak. Seperti memperbaiki jalan, ternyata yang dikerjakan hanya perbaikan jalan yang sudah ada. Sementara akses jalan baru yang dibutuhkan masyarakat, tidak ada. Sementara itu, terkait program kegiatan Pemko Padang pada 2014 agaknya masih difokuskan pada isuisu strategis, seperti peningkatan

kesehatan masyarakat dan kualitas pendidikan, pengembangan kawasan pusat pemerintahan, pengembangan Padang menuju Metropolitan dan penataan transportasi kota. Sebab, pelaksanaan program tersebut masih belum maksimal. Misalnya saja bidang kesehatan, masih ditemukan kasus campak dan Hepatitis A yang justru menjadi Kejadian Luar Biasa. Begitu pula mimpi menuju kota metropolitan, belum terlihat langkah menuju ke arah itu, padahal provinsi dan pusat sudah memberikan dukungan. Ketua DPRD Padang Zulherman dalam kesempatan itu juga mengatakan, kepemimpinan duet Fauzi Bahar dan Mahyeldi Ansharullah tinggal 1 tahun lagi. Keberhasilan mereka sangat tergantung dari kinerja seluruh SKPD. Masyarakat akan memberikan nilai rapor nanti diakhir masa jabatannya, apakah rapor merah atau biru. Soal anggaran juga jangan dijadikan alasan. Faktanya memang demikian, PAD Padang terbatas. Yang perlu itu adalah spirit dan tekad karena banyak orang yang sukses dengan memanfaatkan anggaran yang terbatas. “Keberhasilan kepempinan walikota/wakil walikota sangat tergantung dari kinerja seluruh SKPD. Karena itu seluruh SKPD harus bersinergi untuk untuk mensukseskan program Pemko Padang,” katanya. (h/vie)

“Masyarakat melalui Kelompok Siaga Bencana (KSB) yang ada di kelurahan, diimbau untuk selalu siaga, khususnya mereka yang bermukim di zona merah,” kata Walikota Padang, Fauzi Bahar saat menjadi keynote speaker pada International Seminar On Climate Change Adaptation And Mitigation, Senin (11/3), di Inna Muara Hotel Padang. Pada seminar yang diadakan Prodi Jurusan Geografi, STKIP PGRI Sumbar dan dihadiri ratusan mahasiswa, dosen, LSM dan dari lembaga instansi lainnya itu, Fauzi mengimbau 104 KSB di seluruh kelurahan dengan personil 2.080 orang, agar menyiapkan diri. Masyarakat juga harus waspada dalam menjaga rumahnya. Matikan kompor dan pastikan peralatan elektronik di rumah sudah mati saat meninggalkan rumah. Hal ini dikarenakan saat ini adalah musim kering. Masyarakat juga harus hati-hati melakukan pembakaran karena dapat menimbulkan bencana kebakaran. “Tidak hanya kebakaran yang bisa terjadi saat musim kering ini, tetapi juga bencana gempa, longsor, galodo, tsunami juga sangat berpotensi terjadi saat ini, karena perubahan iklim sudah mencapai 34

derajat celicius,” ungkap Fauzi. Sementara itu, Dr. Yetti Rusli, Senior Advisor to Climate Change, Kementerian Kehutanan RI didampingi Paul Burgers dari Utrecht University, Netherlands sebagai pembicara pada seminar menyatakan, perubahan iklim merupakan salah satu isu lingkungan terbesar abad ini. “Karena perubahan iklim yang ekstrim ini, menjadi salah satu faktor timbulnya potensi bencana. Untuk itu, perlu kerja sama dan sinergitas untuk terus melindungi alam dari berbagai kerusakan. Apalagi kerusakan yang dapat menimbulkan bencana,” katanya. Pemateri lainnya, Prof. Dr.Rizaldi Boer dari IPB didampingi Charles Dugan dari Bagong Pagasa Filipina menyebutkan, Indonesia sebagai negara maritim dan negara kepulauan yang sangat rentan dengan pemanasan global dan perubahan iklim. Langkah untuk menghadapinya adalah mitigasi dan adaptasi. “ Perlu kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi menjaga alam dari berbagai kerusakan akibat bencana. Sehingga bencana-bencana dapat dikurangi melalui mitigasi, “ jelas Rizaldi. (h/cw-lex)

Polresta Tanam SKPD Harus Juluak Anggaran Pusat 10 Ribu Pohon Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah memacu seluruh pimpinan SKPD agar mampu melakukan terobosan dan lompatan bagi percepatan pembangunan dalam pertemuan Forum SKPD, Senin (11/3). HUMAS PADANG, HALUAN—Jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Padang diminta untuk bekerja lebih giat lagi, dengan melakukan berbagai terobosan dan lompatan demi percepatan pembangunan. Terutama untuk mendapatkan anggaran dari pusat. Sebab anggaran daerah sangat terbatas, tidak mampu menampung seluruh usulan kegiatan pembangunan. Tetapi dana di pusat sangat banyak. Tinggal lagi kegesitan SKPD melakukan pendekatan ke kementerian dan lembaga yang terkait untuk menjuluak dana pusat itu. Begitu pula dalam menjalankan program pembangunan, SKPD juga harus gesit jangan sampai pelaksanaan program terkendala hanya karena anggaran. “Hendaknya pimpinan SKPD dapat melakukan berbagai terobosan dalam melaksanakan program pembangunan. Jangan lakukan

PADANG, HALUAN—Polisi tidak saja melindungi dan mengayomi masyarakat, tapi juga ikut serta melestarikan alam. Salah satunya dengan ikut menanam pohon. Ada 10 ribu bibit pohon yang akan ditanam Polresta Padang di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Padang, Senin (11/3). Program ini diprakarsai oleh Donna Seno Putro, selaku Ketua Bhayangkari Polresta Padang, serta dalam rangka mendukung komitmen Bhayangkari Sumbar yang sedang gencar-gencarnya melaksanakan penanaman pohon. Menurut Kapolresta Padang Kombes Moch Seno Putro, kegiatan penanaman pohon ini sebagai bentuk sumbangsih Polresta Padang dalam melestarikan alam. Melakukan penanaman ini bertujuan untuk ikut peduli dengan keindahan Kota Padang dan peduli terhadap lingkungan agar tetap terjaga keasriannya, sejuk, dan rindang dimana-mana. Selain itu, membantu anak cucu untuk memperoleh udara segar dimana dan kapan saja yang dikeluarkan oleh pohon itu nantinya. “Pohon berperan penting dalam penyediaan oksigen bagi manusia, untuk itu perlu ditanam sebanyak mungkin. Pohon yang kita tanam saat ini, akan dinikmati oleh anak cucu kita nantinya,” kata Seno disela-sela penanaman pohon di kawasan Nanggalo, Senin (11/3). Dijelaskannya, penanaman pohon dilakukan dalam 3 tahap. Tahap pertama dilaksanakan Sabtu (9/3), berpusat di kawasan Bungus, Lubeg dan Padang Selatan. Sedangkan untuk tahap kedua, Senin (11/3) dilakukan di Padang Utara, Nanggalo, Padang Barat, dan Koto Tangah. Kemudian untuk tahapan ketiga akan dilakukan hari ini, Rabu (13/3) di daerah Luki, Pauh, Padang Timur, dan Kuranji. Dalam penanaman pohon tidak saja dilakukan oleh Bhayangkari, tapi juga melibatkan seluruh personel di Polresta Padang, tokoh masyarakat, dan mahasiswa. Sedangkan untuk bibit dibantu oleh Dinas Pertanian Kota Padang dan pihak lainnya. (h/nas)

Andre Rosiade Dilirik Partai Nonparlemen PADANG, HALUAN—Dukungan terus mengalir untuk Andre Rosiade. Meski telah mendaftar ke Partai Demokrat, kandidat Walikota Padang 2013-2018 ini, juga didekati partai politik (parpol) lain. Teranyar, Andre Rosiade membangun silaturahmi dengan parpol nonparlemen, atau yang tidak memiliki kursi di DPRD Padang. Dalam pertemuan penuh keakraban dan kekeluargaan di sebuah rumah makan di Kawasan GOR H Agus Salim, Andre Rosiade terlihat membaur dengan puluhan pengurus parpol yang tergabung dalam Koalisi Partai Maju Bersama (KPMB) ini. Andre akan diusung partai koalisi yang sukses mengantarkan Ediwarman dan Husni Hadi menjadi peserta

pemilihan gubernur (Pilgub) Sumbar 2010 lalu. Ketua KPMB Jasmar menyebutkan, koalisi ini telah dibangun sejak 2009 lalu, dan beranggotakan 22 parpol. Soal dukungan, dia meyakinkan, sangat solid, dan mampu mengusung pasangan calon, karena memiliki suara sah Pemilu 2009 melebihi 15 persen sebagai syarat dukungan minimal, selain 7 dari 45 kursi DPRD Padang. “Parpol-parpol ini, terus menjalin silaturahim, dan nantinya akan tertuang dalam sebuah koalisi. Kami berharap, KPMB Padang nantinya bisa menjadi kendaraan Andre Rosiade dalam Pilkada Padang. Karena itu, KPMB Padang akan bermusyawarah untuk mengusung Andre Ro-

siade,” katanya. Jasmar dari Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (P3I) ini menyebutkan, para anggota KPMB memandang Andre merupakan generasi muda yang energik dan potensial. Sehingga, mereka menilai, sangat cocok diajukan sebagai calon walikota. “Setelah bertemu, pastinya kita akan melakukan komunikasi yang lebih intensif,” katanya. Tokoh politik lainnya, Farizal dari Partai Pelopor mengharapkan, Andre terus meningkatkan kerjasama dengan semua golongan, agar tidak sulit nantinya, jika terpilih menjadi walikota. Dia melihat, tren positif Andre akan terus bergerak maju, jelang Pilkada. Karena itu, dia

mengharapkan, Andre membuktikan janjinya, untuk memudahkan pengurusan izin usaha di Kota Padang. Tidak hanya para petinggi parpol saja, mahasiswa juga terus memberikan dukungan kepada Andre Rosiade. Satrio, mahasiswa perguruan tinggi Islam di Padang mengaku, siap menjadi relawan Andre Rosiade, untuk menang dalam Pilkada mendatang. Dukungan lain dari Hartini (45), warga Kuranji yang mengaku yakin dengan sosok seperti Andre. Apalagi, Andre bertekad untuk memperbaiki kondisi Pasar Raya Padang, dan membangun terminal angkutan kota (angkot) dalam program 100 hari kerja pertama setelah dilantik. Sementara itu, Andre

Rosiade meyakinkan, bahwa saat ini, gema perubahan yang dibawanya, mendapat sambutan hangat di tengah-tengah

warga kota. Hal itu juga dibuktikan dari serangkaian hasil survei yang dilakukan, dan menempatkan Andre pada

jajaran elit, bahkan berada di puncak kandidat yang memiliki elektabilitas (keterpilihan) tertinggi. (h/atv)

Andre Rosiade bertemu dengan partai politik non parlemen. IST >> Editor :Devi Diani

>> Penata Halaman: Syahrizal


NAGARI KA NAGARI 11

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

Bupati Pasbar Serahkan Beasiswa PASBAR, HALUAN— Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin R kembali menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa asal Pasbar yang kuliah di Kota Padang. Jumlahnya 20 orang lagi, masing-masing menerima Rp 6 juta. Sabtu lalu, beasiswa itu diberikan Baharuddin langsung kepada mahasiswa yang bersangkutan di Stikes Amanah Padang sebagi lokasi acara. Selain acara penyerahan beasiswa, saat itu Bupati Pasbar juga melantik pengurus Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Talamau (IMAPTAL). Hadiri pada saat itu Staf Ahli Bupati, H. Nahruddin Lubis, Kadis Pendidikan Pasbar Pramana Yose, Kabag Kesra Setda Pasbar H. Geri Ardenis dan anggota DPRD Kota Padang, H. Maidestal Harimahesa. Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan, penerima beasiswa sebanyak 20 orang itu dananya berasal dari bantuan pendidikan untuk mahasiswa pada APBD Pasbar. Kendati diadakan di Stikes Amanah, tapi penerima beasiswa bukan hanya dari Stikes Amanah saja, melainkan dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Padang. Asalkan mahasiswanya berasal dari Pasbar serta berprestasi pula. “InsyaAllah saya akan terus memberikan perhatian serius kepada para mahasiswa, karena elemen ini sangat penting untuk kemajuan dan pembangunan Pasbar kedepan. Ilmu yang diperoleh saat kuliah sekarang, akan sangat bermanfaat nanti dalam pembangunan daerah,” katanya. Selain berupaya keras untuk menuntut ilmu di wilayah Kota Padang. seluruh mahasiswa dan juga warga Pasbar yang ada di Ibukota Provinsi Sumbar tersebut, juga membutuhkan satu wadah organisasi yang kental kedepan. Menurutnya, banyak hal yang bisa digunakan dari upaya peningkatan semangat berorganisasi. Termasuk bagi warga Pasbar yang ada di Kota Padang, seperti yang tergabung dalam IMAPTAL. Dengan adanya satu wadah organisasi, satu sama lain warga Pasbar di Kota Padang bakal mudah saling berkomunikasi, dan saling kenal mengenal lebih kental kedepan. Supaya IMAPTAL kedepan lebih kuat dan lebih terarah dalam membuat program kerja, lanjutnya, dibutuhkan satu kantor untuk tempat berkumpul para warganya itu. IMAPTAL dan para mahasiswa yang tergabung di dalamnya, bakal menghimpun seluruh masyarakat Pasbar yang ada di Kota Padang. Ini harus dijalankan kedepan sehingga seluruh masyarakat kita yang ada di Kota Padang, bisa saling mengenal menuju persatuan dan kesatuan kedepan”, sebutnya.(h/dka)

PEMKAB BERLARI CEPAT

Pasbar Siap Tabuh MTQ Nasional Tingkat Sumbar PASBAR, HALUAN—Tak berapa lama lagi gendang MTQ Nasional ke-XXXV Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kabupaten Pasaman Barat akan ditabuh, yakni dalam tahun 2013 ini juga. Pemerintah Daerah Pasaman Barat mengaku sudah siap menjadi tuan rumah yang baik dan menggelar acara spektakuler. Bupati Pasbar, H. Baharuddin R menghimbau agar seluruh elemen yang ada di Pasbar merapatkan barisan, seayun selangkah untuk bersama-sama menyambut dan memeriahkan perhelatan MTQ itu. Mulai dari sekarang, hawa MTQ itu hendaknya sudah mulai terasa.”Seperti terus meramaikan masjid, menggelar pengajian, wirid yasin serta kegiatan keagamaan, karena disamping itu visi kita memang menuntut demikian,” katanya. Pemerintah daerah katanya, saat tengah berlari cepat untuk menyelesaikan persiapan menyambut MTQ tersebut. Berbagai fasilitas yang dibutuhkan nanti dipacu pembangunannya. Seluruh SKPD sudah ditegaskan, untuk tidak lagi mainmain, tapi harus bekerja cepat dan tepat. “Tidak ada waktu lagi bagi kita, maka semua harus tuntas, dan MTQ mesti terlaksana dengan sanga baik, bahkan menjadi yang terbaik,” tukasnya. Salah satu elemen penting fasilitas MTQ tersebut nantinya adalah Majid Agung Pasbar. Kata Bupati saat ini pengerjaan rehabilitasi pembangunan masjid itu tengah berlangsung. Beberapa bagian sudah ada yang selesai dan masih ada yang dikerjakan. Sebelum perhelatan MTQ itu, pembangunan Masjid Agung sudah selesai. Tak hanya demikian, sebagai tuan rumah yang baru pertama kali akan melaksanakan MTQ sekelas

tingkat Provinsi. Pasbar tidak mau kecolongan, target terbaik harus dikantongi. Untuk itu beberapa waktu lalu, Pemda Pasbar dikomandoi Asisten II Setdakab. Pasbar, Fadlusabi didampingi Staf Ahli Bidang Agama, Nahruddin Lubis dan pejabat lainnya melakukan tudi banding (stuban) ke Bengkalis. Kunjungan itu untuk menggali pengalaman dari Bengkalis yang sukses menyelenggarakan tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi. “Kita sengaja melakukan studi banding ke Bengkalis untuk mendapatkan pengalaman dari Pemkab Bengkalis yang sukses menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi,” kata Fadlus kepada Haluan. Diambilnya Bengkalis sebagai daerah percontohan tuan rumah MTQ kata Fadlus hal tersebut berdasarkan saran dari pemerintah pusat. Sebab, selain Bengkalis baru saja melaksanakan MTQ juga acaranya sukses. “Atas saran itu makanya kita pilih Bengkalis,” tukasnya. Adapun sesuai kunjungan tersebut banyak hal yang didapat Pemda Pasbar untuk persiapan MTQ nanti. Seperti, tentang kesiapan penyelenggaraan MTQ, termasuk pembangunan astaka, lokasi pertandingan, pemondokan kafilah, pendanaan serta tata kelola keuangan penyelenggaraan MTQ.(h/dka)

STUDI BANDING — Asisten II Setdakab Pasbar, Fadlus Sabi didampingi Sekda Bengkalis saat melakukan studi banding MTQ Nasional Tingkat Provinsi beberapa waktu lalu. Pasbar bertekad menjadi tuan rumah MTQ yang terbaik. ANDIKA

Berantas Diskriminasi, Disdik Hapus Kelas Unggul PASBAR, HALUAN— Bagi daerah lain, Pasaman Barat pantas jadi contoh dalam menghapus jurang dan diskrimasi yang menjadi noda hitam dunia pendidikan selama ini. Mulai tahun ajaran baru nanti, kelas unggul di tingkat SMP di seluruh Pasbar dihapuskan. Kepala Dinas Pendidikan Pasbar, Pramana Yose kepada Haluan di kantornya menegaskan, penghapusan program Kelas Unggul itu merupakan terobosan Pemda Pasbar agar tidak ada lagi diskriminasi pendidikan atau pembedaan siswa di sekolah. Sehingga semua siswa mendapat pelajaran dan kualitas ajar yang sama. Punya daya saing yang sama diantara mereka, serta menghindari pungutanpungutan yang tidak jelas di sekolah. Dalam rangka memacu prestasi siswa di sekolah,

pemerintah daerah sangat berharapa atas peranan para guru dalam mengajar dan mendidik di sekolah. Diharapkan pula, guru yang sudah berseritifikasi untuk lebih meningkatkan kinerja dalam mengajar. Kepala Dinas Pendidikan Pasbar, Pramana Yose mengatakan, keberhasilan seorang murid ditentukan dari seorang guru yang mengajarnya. Jika guru sungguh-sungguh dan ada niat dalam memberikan pelajaran, anak juga akan menurut dan menjadi berhasil. “Guru yang bersertifikasi mesti memiliki keunggulan dari guru non sertifikasi. Tanggung jawab serat beban moral mereka harus lebih tinggi, sebab diberikannya sertifikasi itu sebagai bukti meraka mampu menjalankan tugas itu,” katanya. Lebih lanjuta ia katakan, kondisi pendidikan di Pasbar

saat ini memang belum seperti harapan. Masih dibutuhkan kerjakeras untuk membina dan membentuk semua komponen pendidikan di Pasbar. Tidak hanya masalah kulitas lulusan juga keberadaan sekolah dan fasilitas yang ada. “Kuncinya pada manajemen pendidikan, itulah yang saat kita coba bentuk, sehingga out putnya menghasilkan kinerja yang bagus bagi dunia pendidikan di Pasbar,” imbuhnya. Sedangkan dalam bidang pembangunan infrastruktur pihak terus berupaya maksimal melakukan pembangunan. Tahun 2012 lalu dibangun 67 unit Sekolah Dasar (SD) dengan dana sekitar Rp 22,4 miliar yang berasal dari APBN. Tahun ini juga akan dilakukan berbagai pembangunan fasilitas pendidikan, baik dana pusat maupun dana daerah. (h/dka)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Jefli


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA BOTIAH KSU Al-Ikhlas Koperasi Sehat PAYAKUMBUH, HALUAN— Masih banyak koperasi yang terbilang sehat di Kota Payakumbuh. Diantaranya Koperasi Serba Usaha (KSU) Al-Ikhlas Perumahan Bonai Indah, Kelurahan Koto Tangah, Kecamatan Payakumbuh Barat. Koperasi itu dinilai Dinas Koperasi, UKM dan Indag Payakumbuh, termasuk salah satu KSU sehat di kota ini. “KSU milik 76 anggota itu, dari tahun ke tahun mengalami peningkatan permodalam dan sisa hasil usaha yang cukup signifikan. Sebagai pembina koperasi Ia bangga dengan sukses yang diukir KSU Al-Ikhlas Bonai Indah. Koperasi ini pantas menjadi percontohan oleh koperasi lainnya di Payakumbuh, “ujar Kadis Koperasi,UKM dan Indag setempat, Indra Sofyan dalam keterangannya di Payakumbuh, Selasa kemarin.. Menurut dia, dalam laporan rapat anggota tahunan (RAT) tahun buku 2012 yang berlangsung, Minggu (10/3), tampak jelas kalau volume usahanya berjalan sangat lancar. Sebuah cerminan pengurus bersama anggotanya yang mempunyai komitmen tinggi dalam mengembangkan koperasi. Ketua KSU Al-Ikhlas Bonai Indah, Reflida Haswita, ketika dihubungi sebelumnya, menginformasikan, selama tahun buku 2012, koperasi yang dipimpinnya memiliki volume usaha sebesar Rp652.401.432. Dari usaha simpan pinjam yang dilakukan, berhasil mencatat SHU (sisa hasil usaha) sebesar Rp 34.130.427. Dikatakan, kemampuan koperasi yang berdiri sejak 13 tahun ini dalam memberikan pinjaman kepada anggotanya, sudah mencapai Rp15 juta per anggota, dengan bunga 1persen per bulan, hanya lebih sedikit dari bunga pinjaman Bank Nagari. Tahun buku 2013 ini, KSU AlIkhlas merencanakan pendapatan sebesar Rp68 juta, dengan pengeluaran sekitar Rp27.250.000, SHU diprediksi sebesar Rp40.750.000. (h/zkf)

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

SETELAH BANJIR KRITIK

Pusat Pertokoan Direnovasi PAYAKUMBUH, HALUAN- Setelah mendapat sorotan dan masukan dari berbagai elemen masyarakat Kota Payakumbuh, akhirnya Pemko setempat, merencanakan renovasi pertokoan, utamanya di pusat pertokoan lantai II blok Barat maupun berlokasi di Blok Timur yang sudah banyak mengalami kerusakan parah.

RENGKAH— Kerusakan jalan alernatif Ketinggian-Boncah Batu Balang, Kecamatan Harau, semakin parah, lobang jalan bertambah lebar, sebagian badan jalan amblas. ZULKIFLI

Jalan Alternatif Tambah Parah LIMAPULUH KOTA, HALUAN— Kerusakan ruas jalan alternatif KetinggianBatu Balang, Kecamatan Harau, yang terjadi beberapa bulan lalu akibat badan jalan rengkah sepanjang hampir 100 meter, sekarang ini kondisinya semakin parah. Lobang jalan bertambah lebar dan memanjang. Sejauh ini belum terlihat penanggulangannya, sehingga dikhawatirkan separo badan jalan di lokasi itu akan runtuh masuk sawah penduduk setempat. Proyek pembangunan jalan alternatif yang dimulai awal tahun 2011 lam-

pau pekerjaannya belum rampung sepenuhnya, baru selesai tahap I sepanjang 5 km. Namun kondisi jalan sepanjang hampir 100 meter di jorong Boncah, mengalami rengkah sejak beberapa bulan lampau. Namun kerena dibiarkan maka rengkahan jalan semakin lebar saja. Diduga air hujan yang masuk kerengkahan jalan salah satu penyebab bertambah parahnya kerusakan jalan tersebut. Pantauan Haluan ke lokasi jalan rusak, Selasa siang kemarin, melihat sebagian badan jalan menjadi amblas menunggu runtuh yang akan

menimbun sawah masyarakat. Apalagi dam pengaman tanah tebing di pinggiran sawah masyarakat itu, tidak mampu lagi menahan tanah badan jalan yang sudah dimasuki air hujan, sehingga keberadaan jalan mulai miring ke arah sawah penduduk setempat. Pemuka masyarakat Nagari Batu Balang, Nasrul Rasyid yang ditemui sebelumnya sangat berharap, agar Pemkab Limapuluh Kota jangan sampai cuek terhadap kerusakan jalan beraspal hotmix itu. Jalan yang dibangun dengan uang rakyat senilai miliaran rupiah jan-

gan sampai menjadi sia sia, belum dimanfaatkan dan Walinagari Batu Balang, Yondri YS, sebelumnya mengakui kerusakan badan jalan di Boncah sudah berlangsung beberapa bulan lalu. Semula badan jalan hanya retak memanjang, namun tidak diperbaiki sehingga kerusakan bertambah parah, badan jalan menjadi rengkah, akan memakan banyak dana untuk memperbaikinya kembali, jalan tampak menyempit akibat bahu jalan sudah ditumbuhi semak belukar berduri yang tinggi .(h/zkf)

Tim Penilai Adipura ke Payakumbuh PAYAKUMBUH,HALUAN— Tim penilai Adipura pusat melakukan penilaian ke Kota Payakumbuh tahap ke dua (P2), mulai Rabu (13/3) hingga dua hari kedepan setelah lolos penilaian tahap pertama (P1). Harapam warga kota bersama Pemko, kota ini kembali mengukir prestasi terbaik dalam lomba Adipura 2013 ini, kedelapan kalinya.

Plt. Sekdako H. Benni Warlis, dalam keterangannya Haluan di Payakumbuh, Selasa (13/3), nilai yang diperoleh Payakumbuh pada P1, cukup melegakan, 74,47. Nilai tersebut di atas passing grade (P1) yang ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup RI, yang hanya 73. Walau begitu, ulasnya, untuk mendapatkan gelar Adipura,

Payakumbuh harus mampu memperoleh nilai 75. Payakumbuh tinggal lagi memacu perolehan pada P2 ini 0,53. Walau relatif kecil, tapi angka tersebut sangat menentukan, karena yang menjadi objek sasaran penilaian cukup menentukan. Di antara titik pantau yang sangat menentukan dalam P2 ini, kawasan pusat perniagaan di Pasar Tradisional Ibuah, pusat pertokoan bertingkat, kawasan

rumah penduduk, terminal angkot dan terminal bus, sekolah, serta rumah sakit dan puskesmas. Selain sejumlah titik pantau lainnya, seperti perkantoran pemerintah dan TPA (tempat pemrosesan akhir sampah) di Kelurahan kapalo Koto, Kecamatan Payakumbuh Selatan. Dalam rapat evaluasi penilaian P1 Wilayah Sumatera yang dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup RI di sebuah

hotel berbintang di Medan, 1113 Februari 2013, diumumkan tim penilai, dari 27 kota/kabupaten peserta, hanya 14 kota/ kabupaten yang lolos P1. Kota Payakumbuh, sebut Sekdako, untuk sementara berada di peringkat ketiga, di bawah Kota Banda Aceh dengan nilai 76,79 dan Kota Lahat dengan nilai 75,54 yang menempati peringkat I dan II. Tapi, untuk kategori penilaian TPA (Tempat Pemprosesan Akhir) sampah, nilai TPA Payakumbuh paling tinggi dari 14 kota/kabupaten yang lolos P1, yaitu mencatat 80,59. TPA Payakumbuh yang punya system sanitary landfill, menjadi contoh nasional karena telah melakukan pemprosesan yang tepat. Untuk mensosialisasikan ke masyarakat termasuk pedagang, Senin (12/3) petugas terkait mendatangi pasar tradisonal Ibuh dan meminta kepada pedagang agar memiliki tempat sampah disetiap tempat dagangan mereka, agar sampah tidak berserakan dan kebersihan pasar terjaga serta jauh dari kesemrautan. (h/ zkf)

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Indag, Indra Sofyan dalam keterangannya Selasa kemarin, di Payakumbuh mengatakan, sebelum dilaksanakan renovasi pertokoan tersebut, terlebih dahulu akan dilakukan kajian mendalam, agar nanti tidak terjadi permasalahan antar pemilik lama dan Pemko. “Kita akan melakukan kajian terlebih dahulu terhadap pertokoan yang ada, baik di lokasi blok Barat maupun di blok Timur. Kajian tersebut penting dilakukan sebelum pekerjaan renovasi dilaksanakan, supaya tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari, “ulas Indra Sofyan. Selain itu lanjutnya, tahun 2013 ini juga Pemko akan membangun gerbang Pasar tradisional Ibuh. Sehingga keberadaan satu satunya pasar tradisional di kota ini semakin tercelak, apalagi Pasar Ibuh mampu meraih penghargaan IMP, sudah sepantasnya dibenahi lagi. Dikatakan, bersamaan dengan itu akan dibangun pagar keliling pasar, untuk antisipasi keamanan barang barang milik pedagang yang ada di pasar tersebut. Selama ini keamanan di pasar itu sudah terjamin baik siang maupun malam hari. Namun pembangunan pagar juga dalam rangka peningkatan pengamanan itu, ujarnya. (h/zkf)

CFD Agar Kembali Digalakkan PAYAKUMBUH, HALUAN— Car Free Day (CFD) yang digalakkan Pemko Payakumbuh sejak 2011, enam bulan terakhir hilang diperedaran. Pasangan Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi dan Wawako H. Suwandel Muchtar, minta dinas terkait untuk kembali menggalakkan CFD. Sebagai Kota Sehat, Payakumbuh harus punya ruang terbuka untuk kegiatan olahraga massal. Karena itu, sejumlah ruas jalan utama dalam kota harus bebas dari asap knalpot kendaraan bermotor, setiap hari Minggu pagi. Menjawab tantangan pasangan kepala daerah itu, Plt. Sekdako Payakumbuh Ir. H. Benni Warlis, MM, yang memimpin rapat persiapan CFD di Balaikota Bukik Sibaluik, kemarin, mengajak seluruh pimpinan SKPD terkait, untuk menggalakkan kembali CFD. Bak gayuang basambuik, pihak Polresta yang diwakili Apriman Sural dan Dishubkom diwakili Dahler, SH, menyambut baik keinginan pemko menggelar CFD. “Kami dari kepolisian dan Dishubkom siap mengamankan kegiatan CFD, agar tidak menganggu kelancarakan lalulintas,” ungkap Apriman Sural dan Dahler. Menurut rencana kegiatan CFD berlokasi di Jalan Sukarno-Hatta, dari pertigaan Kejaksaan Negeri sampai ke pertigaan DPRD Kota Payakumbuh. Kadiskes Payakumbuh dr. Hj. Merri Yuliesday, MARS, mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan kesehatan atau tensi masyarakat yang terlibat mengikuti CFD. Sejumlah tenaga medis dan non medis dari jajaran Dinkes akan dikerahkan dalam kegiatan itu, sebutnya. Plt. Sekdako Payakumbuh Benni Warlis, mengajak seluruh warga kota dan ormas, organisasi kepemudaan, PNS dan pelajar untuk aktif mengikuti CFD. Berolahraga massal, seperti senam aerobics, main bola gawang kecil atau futsal, atau main bulutangkis di sepanjang jalan yang ditetapkan buat lokasi CDF, akan mampu meningkatkan kesehatan dan kebugaran fisik masyarakat. Menurut rencana, kegiatan CFD.(h/smt)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Jefli


AGAM 13

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

SANJAI Hari Ini, RSUD Lubuk Basung HUT AGAM, HALUAN — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung, hari ini Rabu (13/3) menggelar serangkaian kegiatan, dan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 27. Kepala RSUD Lubuk Basung Dr. H. Hendri, M.Kes kepada Haluan Selasa (12/3) di Lubuk Basung mengatakan, RSUD akan mengelar berbagai kegiatan antara lain, kegiatan ilmiah (pelatihan PPGD) bagi petugas rumah sakit dan Puskesmas, pengabdian melalui mengunjungi pondok pesantren (ponpes) untuk beri bantuan, dan memberikan penyuluhan. “Rangkaian kegiatan seperti ini dalam rangka menyambut HUT RSUD ke-27, hal ini baru pertama kali dilakukan di RSUD Lubuk Basung, mudah-mudahan ke depan, kita bisa melakukan setiap tahunnya,” katanya. Dia menjelaskan, Selain mengadakan lomba bagi petugas rumah sakit, kami juga mengikut sertakan bagi para jajaran SKPD dan perusahaan yang ada di Kabupaten Agam. Misalnya, perlombaan olahraga futsal antar SKPD dan Perusahaan se kabupaten Agam, lomba antar ruangan rumah sakit berupa tarik tambang, pacu karung dan pacu tangkelek “Pada acara Pucak kegiatan HUT, kita juga mengadakan penilaian dan pemilihan paramedis berprestasi, kesenian, nyanyi dan kreasi seni antar ruangan,” imbuhnya Menurutnya, peringatan HUT RSUD ini sebagai momentum untuk menjalin silaturrahmi dan komunikasi antar petugas agar bekerja lebih baik. Kedepan kegiatan ini, diharapkan dapat memberi motivasi dan bekerjasama antar petugas dapat terjalin dengan baik lagi serta meningkatkan pelayanan dalam berbagai kegiatan yang lebih menyentuh masyarakat “Peringatan HUT RSUD yang ke 27 ini, kami segenap petugas RSUD siap memberikan pelayanan yang terbaik dan meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat Agam,” jelasn y a . (h/yat)

Beri Peluang Kader Muda di Pileg AGAM, HALUAN— Kader partai dan masyarakat Agam menginginkan agar anggota dewan dua periode di legislatif kabupaten mencalon ke legislatif tingkat provinsi atau pusat untuk memberi peluang kepada politisi baru. Seperti dikatakan Arif Budiman salah seorang kader partai di Kecamatan Palembayan, setiap partai memiliki kader baru berasal dari generasi muda potensial, untuk mengembangkan kiprah politik mereka, mereka harus diberi peluang untuk mencalon dalam pemilu legislatif 2014 mendatang. ”Untuk itu kader partai yang telah duduk 2 kali di lembaga legislatif kabupaten sabaiknya mencalon pada level yang lebih tinggi, hal itu demi kesinambungan partai dan peningkatan jenjang karir bagi politisi itu sendiri, “kata Arif Budiman kader PAN yang telah mendaftar ikut “nyaleg” untuk legislatif Agam. Di legislatif Agam saat ini memang terdapat 25 persen lebih anggotanya yang telah duduk 2 periode atau 3 priode, yang duduk dua periode diantaranya Syafrizal Erman (Golkar), Fitriwati (PBB), Z.A. Dt Parpatih (PBB), Syafruddin (PKS), Abrar (PKS), Zulfardi (PAN) yang duduk 3 priode antara lain, Yandril (PKS), Yosiano Mukhtar (PPP), Fauzan (PPP). Beberapa orang diantaranya telah menyatakan dengan tegas akan “nyaleg” di tingkat provinsi, seperti Lazuardi Erman, dan Yandril. Sementara Syafruddin(PKS) yang telah dua kali duduk di dewan Agam kepada Haluan Senin, (11/3) menyatakan masih mencalon di Agam, sedangkan Arman J Piliang mengatakan sedang menimbang-nimbang apakah akan maju di kabupaten atau provinsi. Diperoleh informasi dari sejumlah politisi, untuk menentukan sikap banyak anggota dewan Agam masih menunggu keputusan mantan bupati Agam Aristo Munandar, apakah dia “nyaleg” di provinsi atau pusat. Kalau Aristo “Nyaleg” di provinsi anggota dewan tersebut kebanyakan akan mencalon di kabupaten saja karena takut suaranya akan diraup mantan bupati yang cukup terkenal itu. (h/ks)

TEBAR IKAN— Bupati Agam Indra Catri melepas bibit ikan ke sungai di Nagari Garagahan Lubuk Basung, Senin (11/3) lalu.KASRA SCORPI

10 Ribu Bibit Ikan Ditebar AGAM, HALUAN— Bupati Agam Indra Catri kembali menebar 10 ribu bibit ikan pada sungai di Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung Senin, (11/3) lalu. Penebaran bibit ikan itu merupakan upaya untuk

melestarikan ekosistem dan menambah pendapatan

masyarakat, dimana ikan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan warga sekitarnya. Sebelumnya bupati juga telah menebar bibit ikan di banyak tempat dalam Kabupaten Agam yakni pada sungai yang dilarangkan, danau Maninjau dan

pada kolam-kolam rakyat, hingga saat ini telah hampir sejuta bibit ikan yang telah ditebar, sementara program ini terus berlanjut. Kata bupati dengan adanya pelepasan bibit ikan pada sungaisungai diharapkan masyarakat juga akan memelihara kondisi

lingkungan pada kawasan sungai, karena tanpa pemeliharaan bibit ikan yang dilepas tidak akan berkembang. Pada penebaran bibit ikan di Garagahan itu hadir Kepala DKP Agam Ermanto dan camat Lubuk Basung Helton. (h/ks)

Koleksi Buku Pustaka Ditambah 500 Eksemplar AGAM, HALUAN — Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Agam, targetkan penambahan koleksi buku pustaka daerah sebanyak 500 eksemplar pada 2013. Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Agam, Danil Defo pada kepada Haluan, Senin (11/3) di Lubuk Basung mengatakan, pada tahun ini kita menargetkan penambahan koleksi buku sebanyak 500 eksemplar, hal ini bertujuan untuk dalam meningkatkan pelayanan. Tahun 2012, pihaknya telah menargetkan menambahan koleksi buku sebanyak 530 eksemplar, dan tercapai sebanyak 570 eksemplar, saat ini koleksi buku di perpustakaan kabupaten telah mencapai 14.372 exsemplar dengan jumlah 1.758 judul buku. Menurutnya, saat ini sudah ada

KANTOR Camat Palupuh ini terletak terpencil di pinggir hutan,namun berudara sejuk dan nyaman sebagai tempat bekerja.KASRA SCORPI

sebanyak 56 unit perpustakaan nagari. Pihaknya juga sudah meminta jajaran pemerintah kecamatan dan wali nagari sudah memiliki perpustakaan bisa menfasilitasi keberadaan perpustakaan untuk meningkatkan sumber daya manusia setempat. Dikatakan Danil, Agar timbulnya minat membaca tahun ini, Arpus akan menggalakan Aksi Agam Membaca (Ragam) yang akan kita gelar di pasar-pasar tradisional, sekolah setempat yang diperuntukan bagi masyarakat Agam. “Kita berharap perpustakaan nagari yang telah ada bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebaik mungkin untuk meningkatkan pengetahuan sehingga anggaran yang dialokasikan tidak sia-sia,” katanya. (h/yat)

BUPATI Agam Indra Catri menyerahkan bantuan kepada Iyen korban kebakaran rumah di Kampung Pinang Lubuk Basung. KASRA SCORPI

Korban Kebakaran Dibantu Rp12,5 Juta AGAM, HALUAN— Bupati Agam Indra Dt. Malako Nan Putiah mengunjungi keluarga Iyen(48) korban kebakaran rumah di Nagari Kampung Pinang Kecamatan Lubuk Basung, Senin(11/3). Kepada keluarga Iyen yang rumahnya ludes terbakar pada Minggu malam, (10/3) bupati menyerahkan bantuan uang sebanyak Rp12,5 juta dan kebutuhan pokok sehari-hari. Pada kunjungan itu bupati

didampingi Camat Lubuk Basung Helton,SH dan sejumlah personil dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam. Bupati meminta kepada keluarga Iyen agar tetap sabar dan tawakal dalam menghadapi musibah ini dan tetap bersemangat menghadapi kehidupan dimasa depan. Sementara itu Iyen mengatakan sangat berterima kasih dan akan menggunakan uang bantuan tersebut akan untuk

membangun rumahnya kembali. Kepala BPBD Agam Bam bang Warsito dalam keterangan terpisah kepada Haluan mengatakan, kebakaran merupakan bencana yang cukup marak terjadi di Agam setelah longsor dan banjir, penyebabnya antara lain arus pendek listrik dan api dapur untuk memasak, oleh karena itu masyarakat harus berhati-hati menggunakan listrik maupun api untuk memasak. (h/ks)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Rahmi


14

SIJUNJUNG Lansek Manih

Walinagari Harus Punya Kompetensi SIJUNJUNG, HALUAN — Wali nagari sebagai kepala pemerintahan terendah memiliki peran dan fungsi yang harus dimodali dengan dasar kepemimpinan, manajerial dan birokrasi. Hal tersebut tertuang jelas di Peraturan Bupati No. 16 Tahun 2007. Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Sekdakab Sijunjung Henry Chaniago, S.Sos, mengapresiasi dan berharap sistem pemerintahan di nagari berjalan sebagaimana mestinya dan berpedoman kepada kepentingn masyarakat. Betapa tidak, Wali Nagari sebagai kepala pemerintahan terendah mengayomi dan mengatas namakan kepentingan masyarakat. Ia selaku fasilitator,administrator dan leadernya masyarakat secara langsung. “Karena itu wali nagari harus memiliki kompetensi yang baik,” katanya, (12/3). Henryy Chaniago yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Kupitan dan diangkat sebagai Kabag Tapem pada Jum’at,(10/3) langsung mendapat tugas baru. Dimana, selain tugas penting lainnya ia juga akui harus menggiring dan mengarahkan tugas 60 Wali Nagari dan 1 Kepala Desa yang ada di Kabupaten Sijunjung. ”Disamping tugas secara administrasi, kegiatan lain secara informalnya, selaku Kabag Adpem kita memiliki tanggung jawab moril untuk mengarahkan dan memotivasi wali nagari dan kepala desa yang ada. Dengan tujuan bersama-sama menjalankan pemerintahan yang stabil,” papar Kabag Adpem. Disebut-sebut, salah satu konsep motivasi yang diutarakan Henry Chaniago salah satunya yaitu Penilaian Kompetensi Wali Nagari Tingkat Kabupaten yang setiap tahun diadakan. Tahun ini, kegiatan tersebut dilaksanakan secara estafet kepanitian dalam penilaian dan berakhir pada 8 Maret 2013 lalu. Terpilih sebagai Wali Nagari terbaik tahun 2013 yaitu Buyung Chandra. Wali Nagari Tanjung Bonai Aur (TBA) tersebut mengumpulkan nilai maksimal 98.90. Dengan 5 kriteria penilaian diantaranya, Kompetensi Penyelenggaraan Pemerintahan 23,13 poin, Kompetensi Pengembangan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan 22,37 poin, Kompetensi Pengembangan dan Pelestarian Nilai-nilai adat, budaya dan agama 22,38 poin, Kompetensi Aspek Pemberdayaan Masyarakat 22,26 dan penilaian tambahan 8,76 point. Menyusul Wali Nagari Paru, Capris dengan perolehan total poin 91,49. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Sahid Bukik Gadang, Muaro Sijunjung dengan dinilai oleh Pamong Senior, Febrizal Anshori, SH, M.Si, Irwandi, S.Ip, M.Si, MUI Kabupaten Sijunjung, Darmawan, SH, LKAAM oleh H. Epi Radisman, Dt. Paduko Alam, SH serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) oleh N. Riyaldi, SH dan Ketua Persatuan wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sijunjung, Syaiful Husein, S.Pd. Kembali, Henry Chaniago mengharapkan agar konsep motivasi yang dilaksanakan dalam kompetensi tersebut agar dijadikan motivasi bagi Wali Nagari lainnya agar lebih memaksimalkan potensi yang dimiliki. “ Kompetensi tersebut agar menjadi motivasi tersendiri bagi Wali Nagari dan atau Kepala Desa yang ada. Untuk memaksimalkan potensi dari masing-masing kepala pemerintahan terendah, Wali Nagari,” tutup Kabag Adpem tersebut. (h/cw-eep)

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

Masa Kerja Pegawai Kontrak Diperpanjang PKBM Mandiri Tadhisarani Dapat Apresiasi SIJUNJUNG, HALUAN — Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung sangat menghargai inovasi yang dilakukan Sulaiman Piliang, Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mandiri Tadhisarani Kecamatan Kamang Baru. Sulaiman, dengan berbagai macam kegiatannya melibatkan masyarakat untuk proses kegiatan pendidikan non formal. Hal tersebut dikatakannya saat mendengar bahwa PKBM tersebut telah lakukan kegiatan Pelatihan Kewirausahawan Mandiri pada 3 Maret 2013 lalu. “ Kita apresiasi, hal tersebut perlu dukungan dan pengembangan agar proses pendidikan berkelanjutan,” katanya, (12/3). PKBM Mandiri Tadhisarani telah melakukan kegiatankegiatan pendidikan non formal keaksaraan fungsional (KF), yang bertujuan memberikan dasar dan atau menyambung pendidikan yang terhenti bagi masyarakat, dengan tujuan memberikan pembekalan dan kecakapan hidup. Sesuai dengan tujuan didirikannya PKBM. “ Fokus PKBM Mandiri Tadhisarani didirikan adalah memberikan bekal kepada warga belajar yang pernah mengikuti pendidikan

formal namun terputus karena berbagai alasan, dengan pendidikan keaksaraan fungsional terutama,” ujar Ketua PKBM Mandiri Tadhisarani kepada Haluan, (12/3). Disamping itu, menurut Sulaiman Piliang, PKBM secara umum memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. “ Dampak ekonomi masyarakat juga bisa dirasakan bagi warga belajar. Disaat ilmu dan keterampilan yang diperoleh dari mengikuti kegiatan-kegiatan PKBM maka aplikasinya bisa menjadi nilai jual,” tambah Sulaiman Piliang. Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Non formal Non Informal (PAUDNI) Dinas Pendidikan Kabupaten Sijunjung, Drs. Syamsul Bahri, S.Pd, MM mendukung keberadaan PKBM dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan didalamnya. “ Kita berikan dukungan seluas-luasnya bagi PKBM yang ada. Sekalipun bagi masyarakat yang ingin mendirikan lembaga tersebut. Seperti PKBM Mandiri Tadhisarani yang izin operasionalnya dikeluarkan pada Maret 2011. PKBM tersebut terus kita motivasi dan berikan bantuan moril serta fasilitas untuk melakukan kegiatan sejauh

tertera dalam aturan pendirian PKBM itu sendiri,” ujarnya. Kegiatan yang baru saja dilakukan PKBM tersebut yaitu Pelatihan Kewirausahawan Mandiri dengan mengajak dan memberdayakan kelompokkelompok produktif masyarakat yang ada seperti kelompok yasinan, kelompok PKK dan Kopersi Wanita Tani. Dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan Asri Astianingsih, SH, Ketua PKBM Karang Putih, Indarung-Padang peraih peringkat terbaik nasional 2012 dan Noviardi, Tutor KF terbaik Nasional bidang Inovasi. Dalam kegiatannya, mereka memberikan arahan akan pemanfaatan limbah sampah plastik menjadi nilai ekonomi dengan memperlihatkan beberapa contoh hasil kreatifitas warga belajar. Kegiatan tersebut mendapat antusias dari masyarakat setempat dan motivasi tersendiri bagi ketua PKBM. “ Kegiatan ini tentu sangat bermanfaat sekali, dengan penjelasan dari yang berkompeten. Kita juga termotivasi untuk terus mengembangkan kegiatan,” ujar Sulaiman Piliang yang juga merupakan Ketua DPC PAN Kecamatan Kamang Baru. (h/cw-eep)

Sijunjung Kembangkan Program PAUD SIJUNJUNG, HALUAN — Untuk mengembangkan program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Dinas Pendidikan melalui Bidang PAUDNI (Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal) terus melakukan upaya representatif terhadap semua pihak terkait. Di samping itu, program PAUD di Kabupaten Sijunjung juga tak terlepas daridukungan lembaga atau Forum PAUD Kabupaten Sijunjung dan intansi serta layanan PAUD itu sendiri. “Kita harus berikan informasi terbuka dan update terkait program PAUD secara kontiniu. Agar semua pihak memiliki pemahaman yang sama agar tujuan pelaksanaan program tercapai sempurna. Ini terus kita upayakan,” tutur Ketua Forum PAUD, Ny. En Yuswir Arifin bersama Kabid PAUDNI Dinas

Pendidikan Kabupaten Sijunjung, Syamsul Bahri, S.Pd, MM (11/3). Selain itu, di antara kegiatan yang dilaksanakan antara lain pertemuan dan rapat koordinasi yang dilakukan di Dinas Pendidikan atau instansi layanan PAUD lainnya, disamping kunjungan dan monitoring evaluasi yang dilakukan ke beberapa layanan PAUD. “Kita selalu motivasi dan lekukan inovasi untuk keberlangsungan program PAUD, kepada setiap lembaga dan layanan PAUD. Disamping itu informasi-informasi terbaru juga diberikan,” ujar Syamsul Bahri. Informasi yang diberikan kepada pengelola PAUD yang ada diantaranya penyampaian program kerja tahunan sekaligus petunjuk teknis pemberian bantuan terhadap

masing-masing layanan PAUD. Untuk tahun 2013, dari informasi yang diberikan terdapat 437 tenaga pendidik PAUD yang memperoleh insentif sebesar Rp200 ribu setiap bulannya yang berasal dari dana APBD 2013 Kabupaten Sijunjung, bantuan Pemberian Makan Tambahan (PMT)disediakan bagi 185 lembaga PAUD yang ada. Juga pemberian bantuan Alat Permainan Edukatif (APE). Di samping informasi bantuan, informasi terkait petunjuk teknis pendirian sebuah lembaga PAUD baru dengn berbagai layanan yang dilakukan seperti Kelompok Belajar (Kober), Tempat Penitipan Anak (TPA), Taman Kanak-kanak (TK) dan Satuan PAUD Sejenisnya (SPS) turut diberikan terhadap pihak yang membutuhkan. (h/cw-eep)

SIJUNJUNG, HALUAN — Pegawai kontrak di pemerintahan Kabupaten Sijunjung sedikit merasa tenang, pasalnya perjuangan hak atas kerja tahun 2013 segera mendapat titik temu. Setidaknya, para pejabat Pemdakab Sijunjung telah merapatkanbarisan untuk bersama memikirkan status kerja 700 lebih pegawai kontrak di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Sijunjung. “Kita telah rapat dan buat permintaan kepada Bupati, untuk penandatanganan perpanjangan masa kerja tenaga kontrak kita yang nomenklaturnya kita ganti dengan Tenaga Non PNS,” ujar Febrizal Anshori, SH, M.Si, (11/ 3). Mantan Asisten I Sekdakab Sijunjung. Febrizal Anshori mengatakan bahwa surat tersebut belum ditanda tangani, karena kesibukan bupati dalam rangka HJK dan urusan pemerintahan lainnya. “ Surat tersebut belum ditanda tangani pak Bupati, barangkali karena beliau sibuk dan kemungkinan minggu besok ada kejelasan. Udah-mudahan,” tambahnya Hal tersebut memberikan sedikit angin segar terhadap sejumlah tenaga kontrak yang ada. Diantaranya jumlah terbanyak yaitu dari Dinas Pendidikan, dimana terdapat 400 lebih tenaga kontrak yang didalamnya termasuk guru dan pegawai kantor. Menyusul dinas Kesehatan yang kebanyakan adalah tenaga medis di pusat pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Sijunjung ditambah tenaga administrasi kantor. Dan tenaga kontrak daerah lainnya yang tersebar di instansi-instansi pemerintahan dan SKPD. Dengan dilematisasi yang ada. Dimana, Pemerintahan Daerah, Provinsi sekalipun tidak boleh mengangkat tenaga pegawai kontrak, PTT, Honor Daerah dan sebagainya, terkait peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara (MenPAN) dan Peraturan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Oleh karena itu menurut Febrizal Anshori bahwa pemerintah mengambil kebijakan semua pegawai yang ada tersebut digantikan dengan nama yang sama yaitu Pegawai

Non PNS, dengan kapasitas kerja yang dibalance dengan kualitas kinerja. “ Karena pengangkatan tenaga kontrak, PTT dan sebagainya itu tidak diperbolehkan, kita menggantinya dengan Pegawai Non PNS. Gajinya sesuai dengan kinerja dan kualitas kehadiran,” tutur Febrizal Anshori. Kembali menegaskan bahwa tidak akan ada kata Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), Febrizal Anshori berpendapat kedepan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing SKPD. “ Artinya tidak akan ada PHK, hanya saja mengenai gaji dan kebutuhan itu kita sesuaikan kepada masing-masing SKPD, berapa kebutuhan pegawai kan yang tau itu SKPD bersangkutan,” jelasnya. Lain halnya bagi beberapa SKPD yang ada, salah satunya Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DISDUKCAPIL) Kabupaten Sijunjung yang dikepalai Yenuarita, SH, M.Hum. Dengan didasari kebutuhan akan pegawai kontrak yang ada, serta merta telah memberikan hak pegawai tersebut. “ Saya mendasarkan atas kebutuhan kerja di DISDUKCAPIl dan kebutuhan masing-masing pegawai, dalam hal ini hak kerjanya. Gaji mereka lancar, hingga saat ini,” tuturnya pada satu kesempatan. Menanggapi hal tersebut, Febrizal Anshori menekankan bahwa sesunggunya pegawai dan pejabat di Pemerintahan Kabupaten Sijunjung harus mengikuti prosedur dan aturan yang ada, sekalipun atas penggajian pegawai. “ Kita, dalam hal ini pegawai pemerintahan. Termasuk pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabuapten Sijunjung tentu berbuat sesuai aturan dan mekanisme. Namun, apa yang dilakukan tersebut tentu ada dasar tersendiri dari yang bersangkutan, bisa saja pada akhirnya nanti pos dana dari gaji tersebut disesuaikan dengan aturan baru yang akan lahir sebentar lagi,” tutup pejabat yang hari ini menjabat sebagai kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sijunjung atas dasar Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan Dari Jabatan Struktural tanggal 04 Maret 2013 dengan Lampiran Keputusan Bupati Sijunjung Nomor 821.22/ 12/BKD-2013. Sementara Asisten Pemerintahan, Politik dan Keamanan saat ini dijabat oleh Jaheri, S.Sos, M.Si. (h/cw-eep)

KEHILANGAN STNK R4 MITSUBISHI COLT MINI CAB WARNA HIJAU BA 2073 JG, KARTU ASKES, SIM A, KTP A/ N ARMAN SIDIK. HILANG DISEKITAR KOTA PADANG. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP LAPOR KE POS POLISI TERDEKAT = TOYOTA

DIJUAL KIJANG KAPSUL TAHUN 1997 LSXPLAT 15 INCHI, COMOTAN KRISTA 2006 TANPA PERANTARA. BAGI YANG MINAT SILAHKAN HUBUNGI 08197500872. >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman:Rahmi


EKONOMI BISNIS 15

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

LINGKAR

Harga Jagung Diperkirakan Jatuh JAKAR TA, HALUAN— Harga biji-bijian turun signifikan akibat kekeringan pada musim panas 2012. Namun koreksi harga masih akan berlanjut tahun ini, akibat kekhawatiran pasokan. Harga jagung, khususnya, mungkin akan turun ke sekitar US$ 5per bushel pada akhir 2013, dari level saat ini sekitar US$ 7,22. Ini adalah penurunan sekitar 31 %. Tom Pugh, ekonom komoditas di Capital Economics, dalam catatan penelitian mengatakan, harga yang tinggi tahun lalu, telah mendorong petani untuk menanam biji-bijian lebih banyak secara signifikan. “Demi membatasi dampak cuaca buruk lebih lanjut, langkah ini akan mengarah pada peningkatan besar dalam pasokan global untuk tahun panen 2013/2014,”ujarnya. Pugh menunjukkan bahwa data awal Kementerian Pertanian AS memprediksi bahwa produksi AS tahun depan untuk jagung, gandum dan kedelai, akan meningkat dibandingkan sebelum masa kekeringan, dengan pasokan jagung berpotensi naik 17%. Pada akhir 2013, Pugh memperkirakan harga gandum jatuh ke level US$ 6 per gantang (bushel) dari sekitar US$ 7,23per bushel, dan harga kedelai jatuh ke US$ 11per bushel dari sekitar US$14,86. Perkiraan harga untuk jagung, gandum dan kedelai, bagaimanapun, menyiratkan bahwa rentang pergerakan harga gandum-jagung akan mencapai sekitar US$1, dengan turunnya harga jagung lebih besar daripada gandum. Sementara kontrak berjangka paling aktifdi Chicago Board of Trade untuk jagung Mei naik 9 sen menjadi US$ 7,13per bushel. Harga diperdagangkan di level tertinggi di atas US$ 8 musim panas tahun lalu. Gandum Mei diperdagangkan pada US$ 7,03per bushel, naik 6 sen, setelah berada di atas US$ 9 musim panas tahun lalu. Kedelai Mei naik 4 sen menjadi US$ 14,75per bushel setelah naik ke US$ 18 musim panas 2012. (h/inl)

Kuwait Butuh 2.000 TKI JAKARTA, HALUAN — Kesempatan kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di sektor formal dan profesional di negara Kuwait masih terbuka lebar. Sedikitnya 2.000 TKI formal di berbagai bidang pekerjaan tersedia di Kuwait tahun ini.

TELUR PENYU— Meski termasuk kategori binatang langka dan di lindungi, telur penyu masih dijual bebas di sejumlah kedai di Jalan Muara, Berok Nipah, Kota Padang. AMIR

Ekspor Furnitur 2012 Membaik JAKARTA, HALUAN— Nilai ekspor furnitur Indonesia pada 2012 lalu, membaik jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Seiring membaiknya pasar, ekspor tahun lalu mencapai 1,41 miliar dollar AS. Demikian dikemukakan Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat di Jakarta, Senin (11/3/2013). “Pada tahun 2012 pasar sudah mulai membaik, mencapai 1,41 miliar dollar AS,” ujar Hidayat. Ia menyampaikan itu, saat memberi sambutan pada pembukaan International Furniture and Craft Fair Indonesia atau IFFINA di Jakarta

International Expo Kemayoran, Jakarta. “Negara tujuan utama ekspor furnitur Indonesia adalah AS, Perancis, Jepang, Inggris, dan Belanda,” tambah Hidayat. Pada kesempatan tersebut, Hidayat memaparkan fluktuatifnya data ekspor furnitur. Nilai ekspor furnitur pada tahun 2008 tercatat 2,25 miliar dollar AS, dan turun menjadi 1,37 miliar dollar AS di tahun 2009. “Ini disebabkan pada bulan September 2008 terjadi krisis keuangan global, sehingga kita selama setahun berikutnya berta-

han agar tidak terseret dalam krisis tersebut,” ujar Hidayat. Nilai ekspor furnitur di tahun 2010 naik menjadi 1,61 miliar dollar AS, dan turun lagi menjadi 1,34 miliar dollar AS pada tahun 2011. Kondisi ini akibat perekonomian di Eropa dan Amerika, yang merupakan pasar utama furnitur, sedang tidak bagus. Menurunnya daya beli di negaranegara itu berdampak pula terhadap kinerja ekspor furnitur Indonesia. Bahan baku ekspor furnitur Indonesia selama ini masih didominasi kayu, diikuti metal, rotan, plastik, bambu, dan bahan lainnya. (h/ita)

Kebutuhan TKI formal ini seiring dengan visi Amir Kuwait untuk menjadikan Kuwait sebagai pusat keuangan dan perdagangan dunia di kawasan Teluk pada tahun 2025 dan keinginan Kuwait untuk meningkatkan pembangunan ekonominya serta melakukan diversifikasi ekonomi mulai tahun ini. Oleh karena itu, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengintruksikan kepada Atase Tenaga Kerja (Atnaker) agar membuka informasi perluasan kesempatan kerja di luar negeri dengan menjalankan “market intelligence” sehingga tersedia peluang kerja baru terutama bagi penempatan TKI formal di Kuwait. “Selain mengoptimalkan aspek perlindungan dan pelayanan bagi TKI, para atnaker juga bertugas membuka pelu-

ang dan pasar kerja di negaranegara penempatan, terutama sektor formal dan profesional yang masih terbuka luas,” pria yang biasa disapa Cak Imin itu usai mengadakan pertemuan dan dialog dengan perwakilan TKI formal di Kuwait City, Kuwait pada Minggu malam (10/3) waktu setempat seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (12/3). Pertemuan dan dialog dengan perwakilan TKI formal dan masyarakat Indonesia di Kuwait ini digagas Kemnakertrans bekerja sama dengan KBRI Kuwait. Hadir dalam pertemuan ini Duta Besar RI untuk Kuwait, Ferry Adamhar dan Dirjen Binapenta Kemnakertrans Reyna Usman. Muhaimin berharap hubungan ketenagakerjaan Indonesia–Kuwait dapat diperluas untuk penempatan sektor formal dan profesional di berbagai bidang pekerjaan karena penempatan TKI domestik worker masih di Kuwait masih terkena moratorium sejak 1 September 2009. “Kita terus mendorong penempatan TKI formal di Kuwait sebanyak-banyaknya. Apalagi kualitas TKI formal Indonesia sudah diakui kualitasnya oleh para user atau perusahaan-perusahaan Kuwait,” katanya. Selama ini TKI sektor formal yang bekerja di Kuwait meliputi bidang pekerjaan sektor minyak dan gas, perhotelan, restoran rumah sakit dan furnitur.(h/dtk)

sepeda, pemanjat tebing untuk perlengkapannya di lapangan”. ungkapnya Sementara itu, Edo (21 th) karyawan outdoor REI Petualang, menyatakan belanja di outdoor biasanya dari mulut ke mulut. Karena barangnya adalah barang berkualitas yang berasal dari dalam negeri dan luar negeri. Perlengkapan dan barang-barang outdoor biasanya telah teruji bagi pecinta lapangan, alam dan clubber. Ia menyatakan, untuk promosi outdoor didukung dengan periklanan online. Belanja di outdoor merupakan belanja selera. Tak hanya cowok yang memburu, namun

juga cewek. Sebenarnya outdoor merupakan produk satu merek, namun disini dilengkapi dan dicampur dengan barang-barang berkualitas lainnya. pembeli biasanya didominai oleh kalangan muda. Namun kalau dari kalangan tua, biasanya mereka membeli perlengkapan sepeda untuk berolahraga Rizal, seorang atlet panjat tebing yang berbelanja di outdoor REI menyatakan, perlengkapan lapangan memang harus dibeli ditoko seperti outdoor REI karena perlengkapannya memang sangat dicari, untuk menyalurkan hobi-hobi setiap individu. (h/cw-lex)

OUTDOOR REI

Surga Belanja Pencinta Alam

RIZAL (pembeli) sedang mencari kebutuhan panjat tebingnya di outdoor REI di Petualang, Gunung Pangilun. ALEX

PADANG, HALUAN—Berbisnis perlengkapan outdoor (lapangan) memberi kesan tersendiri bagi penjual. Memang harga lebih berkelas daripada barang pasaran, namun kualitas berbanding jauh sekali dari barang pasaran. Karena barang-barangnya tidak bisa didapatkan disembarang tempat oleh pelanggan barang outdoor. Biasanya outdoor berbentuk toko khusus yang menjual perlengkapan outdoor seperti barang-barang outdoor REI dari suatu pabrik. REI merupakan pabrik yang menjawab kebutuhan perlengkapan lapangan diantaranya untuk mendaki gunung, me-

manjat tebing, balap sepeda dan lain sebagainya. Bambang, Owner bisnis perlengkapan outdoor REI menyatakan, pembeli barang outdoor biasanya dari kalangan-kalangan pecinta lapangan untuk berekspresi. Untuk bisnisnya yang dirintisnya, Outdoor REI berkantor pusat di Petualang Outdoor and Lifestyle di Jalan Gajah Mada No 39. selain itu, untuk cabang-cabangnya yaitu Central Adventure di Jalan Sutomo, Marapalam, Basecamp di jalan Dr. Moh Hatta, X-Pedition di jalan S. Parman no 190 D. Pihaknya menyatakan, di outdoor REI, pecinta lapangan

dan penikmat alam serta para clubber dapat membeli tas, sarung kamera, celana lapangan, jecket lapangan, sangkur, pisau-pisau, teropong, tenda dan produk lapangan lainnya. Dalam bisnis outdoor, biasanya pembeli memburu barang-barang perlengkapan outdoor. Karena kalau dipasaran barang-barang outdoor tidak ditemukan. “Tak ada musim-musiman dalam penjualan outdoor. Biasanya tergolong stabil dan tidak dipengaruhi oleh bulan ramadan, tahun baru dan lain sebagainya. Pada prinsipnya perlengkapan outdoor biasanya terus dicari oleh pecinta pendaki gunung, pembalap

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Rahmi


16

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

SBY BATAL DATANG

Hari Ini, Peresmian 100 Ribu RST PADANG, HALUAN— Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) batal meresmikan 100.000 unit rumah Rumah Sejahtera Tapak (RST) dalam rangka HUT REI ke-41 yang dipusatkan pada 13-15 Maret di Arosuka. “Presiden SBY memang tidak jadi datang ke Kota Padang, untuk meresmikan 100.000 unit RST dan memperingati HUT REI ke 41. Tapi, bukan berarti tidak akan datang namun hanya tertunda karena akan masih ada kegiatan REI yang lainnya yang akan menghadirkan Presiden SBY,” kata Ketua REI Sumbar Alkudri kepada Haluan, Senin (11/3). Kebatalan Presiden SBY ke kota bingkuang ini, karena ada kegiatan lainnya yang harus dihadiri. Namun, meskipun begitu akan digantikan oleh Ketua DPD RI Irman Gusman. “Walau Presiden SBY tertunda kedatangannya ke Kota Padang, tapi kami mematangkan persiapan acara di lokasi peresmian 100.000 unit rumah RST ini,” katanya. Diharapkan, dukungan masyarakat dan semua pihak untuk menyukseskan kedatangan Irman Gusman dan HUT REI yang tahun ini dipercaya di Kota Padang sebagai tuan rumah.

Menurutnya, HUT REI yang akan dihadiri Irman Gusman tersebut bukan sebatas acara seremoni saja, namun juga memberikan multiplier effect terhadap Kota Padang dan Sumbar umumnya. Sebab, rangkaian HUT REI nanti juga dilangsungkan penandatanganan MoU Kota Baru Mandiri oleh Gubernur, menteri Perumahan Rakyat dan REI. “Saatnya kami promosikan Kota Padang dihadapan ribuan pengusaha nasional ini. Mari bangun Kota Padang, dengan mengajak peran serta pengusaha dan memaksimalkan APBN melalui program Kota Baru Mandiri ini,” ujarnya. Dia menambahkan, acara yang diperkirakan Maret ini, tidak saja meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Miliaran rupiah, akan berputar dalam rentang waktu yang singkat.Untuk itu, ia meminta Pemda dan seluruh stakeholder membantu pelaksanaan event ini.

2014, VW Investasi di Indonesia JAKARTA, HALUAN—Produsen mobil asal Jerman Volkswagen (VW) akan berinvestasi di Indonesia awal tahun depan. Menteri Perindustrian MS Hidayat menyampaikan sejumlah syarat kepada perusahaan itu sebelum berinvestasi di negeri ini. “Saya bilang sepanjang mau menuruti aturan, mau menggandeng partner lokal, komponen industrinya dari dalam negeri, saya akan beri lampu hijau untuk VW investasi di Indonesia,” kata Hidayat selepas membuka “International Furniture and Craft Fair Indonesia 2013” di Pekan Raya Jakarta, Senin (11/3). Dari hasil pertemuannya di Jerman akhir pekan lalu, pihak VW menyatakan sanggup memenuhi syarat-syarat tersebut. Menurut Hidayat, VW ingin menjadikan Indonesia sebagai negara basis produksi. Selain Indonesia, negara lain yang dilirik adalah Malaysia. Indonesia saat ini memang sedang didukung oleh pertumbuhan kelas menengah yang jumlahnya mencapai 50 juta orang dengan pendapatan perkapita di atas 4.000 dollar AS. Bahkan pendapatan per kapita ini jauh di atas Malaysia secara keseluruhan. “Saat ini, produksi manufaktur VW di China memiliki volume produksi yang melampaui produksi mobil-mobil Jepang di China. Sehingga, harapannya bila bisa berinvestasi di Indonesia maka bisa menularkannya di Indonesia,” tambahnya. Rencananya, VW akan berinvestasi sebesar 140 juta dollar AS di Indonesia. Namun dalam pertemuan di Jerman akhir pekan lalu, VW belum menyatakan jumlahnya lagi. (h/kcm)

Karena untuk mendapatkan amanah pelaksanaan event ini sangatlah sulit, tidak semua daerah mendapat kepercayaan seperti Sumbar. Sementara itu Joko Ketua Penyelenggara HUT REI ke 41 mengatakan, peresmian 100.000 unit di Sumbar ini rencananya akan diresmikan di Arosuka Solok. “Presmian seperti ini, sudah tiga kali kami lakukan tapi dulu namanya Rumah Sederhana Sehat (RSS) kalau sekarang namanya Rumah Sejahtera Tapak (RST),” katanya. “Dengan diadakannya di Kota Padang ini, diharapkan akan terkumpul pengusahapengusaha di Indonesia untuk menikmati keindahan Sumbar dan menumbuhkan potensipotensi alam,” katanya. “Saya harapkan HUT REI ke 41 ini memberikan yang terbaik untuk masyarakat, dan tidak hanya gebyar-gebyar saja tapi juga merakyat,” katanya. Tema yang diambil dalam HUT REI ke 41 yaitu, : “Berkarya Membangun Negeri” artinya ingin berkontribusi secara nyata kepada masyarakat dan pemerintah. Bukan hanya membangun yang fenomenal, tapi mampu meningkatkan daya beli dan menggerakkan perekonomian.(h/ade)

ERTIGA— PT Elang Perkasa Motor ciptakan Sensasi dingin dalam kegiatan Suzuki Ertiga Cool Town yang digelar Plaza Andalas, Kota Padang. Senin (11/3). AMIR

Bebek Injeksi Suzuki Diluncurkan April Toyota Luncurkan Etios J A K A R T A , H A L U A N —Ketika Honda dan Yamaha bersaing ketat di segmen skutik dan sport, Suzuki justru menguatkan pasar bebek. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2-Wheels bersiap merilis bebek baru 110 cc dengan teknologi injeksi. Varian ini akan diposisikan sebagai pilihan baru, tidak menggantikan Smash Titan atau Shogun Axelo. Tampangnya pun sudah diunggah di TMCBlog.com. Beberapa foto nongol mulai dari depan, samping, dan model belakang. Dari blog asuhan Taufik Hidayat ini pula disebutkan

bahwa SIS sudah mendaftarkan varian yang kemudian disebut “Shooter” untuk ikut uji tipe alias TPT. Di situs TPT Online Kemenperin dicantumkan tipe ini dengan tiga varian berkode FV 110 LE, LB, dan LAZ. Jika memang ini benar, maka SIS akan menjadi produsen sepeda motor pertama di Indonesia yang meluncurkan bebek entry level injeksi. Kelas 110-115 cc saat ini dihuni Suzuki Smash Titan 115, Yamaha Vega ZR 110, Honda Absolute Revo 110, juga Kawasaki Edge 110. Semuanya masih berteknologi pengabutan bahan bakar karburator.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Yohan Yahya, Marketing GM and Bussines Development SIS tidak menampik kehadiran Suzuki Shooter dalam waktu dekat. “Yang jelas (Shooter) akan masuk di bulan pertama triwulan kedua. Tebak deh,” ujarnya, Selasa (11/3). Apa yang dikatakan Yohan bisa diartikan bahwa Shooter akan hadir April ini. Soal bocoran spesifikasi, harga, dan strategi pasarnya, dia belum mau mengungkapkannya. Kemungkinan bebek ini dibanderol tak jauh dari harga Rp 13 juta-Rp 15 juta. (h/kcm)

Kredit Personal Loan CIMB Niaga Rp942 M JAKARTA, HALUAN—PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatatkan kredit personal loan mencapai Rp942 miliar atau naik 135% per 31 Desember 2012 dari periode sama tahun sebelumnya senilai Rp401 miliar. Tony Tardjo, Head of Consumer Lending CIMB Niaga mengatakan, angka pertumbuhan itu merupakan salah satu tertinggi di antara pertumbuhan bisnis CIMB Niaga selama 2012. Selain penetrasi pemasaran ke kota-kota besar di Indonesia, personal loan CIMB Niaga juga dipasarkan melalui jaringan kantor CIMB Niaga yang tersebar luas di berbagai lokasi

di Indonesia. “Kami juga fokus pada nasabah existing kami. Pertimbangannya, mereka sudah memahami produk dan layanan yang kami berikan, sehingga relatif lebih mudah untuk memasarkan produk personal loan kepada mereka,” ujar Tony, seperti dikutip dalam siaran pers, Senin (11/3). Tony menambahkan, menyasar pekerja kantor yang baru memulai karirnya hingga yang sudah mencapainya di level menengah, maupun masyaralat dengan penggunaan internet rata-rata 45-60 jam per bulannya. Personal loan CIMB Niaga menyediakan plafon hingga maksimal Rp200 juta dan jangka waktu 36 bulan.

Menurut Tony, dari total kredit personal loan CIMB Niaga per akhir 2012, area Jabodetabek masih memberikan kontribusi terbesar sebanyak 60%. Adapun dari sisi non performing loan/NPL, CIMB Niaga dapat menjaganya di level yang relatif baik. “Ke depan, kami melihat bisnis personal loan masih mempunyai ruang untuk terus tumbuh. Hal ini sejalan dengan strategi CIMB Niaga yang fokus pada bisnis bermargin tinggi, salah satunya adalah personal loan. Untuk itu, kami akan terus berekspansi ke area-area lain di Indonesia yang masih memiliki potensi untuk terus tumbuh, khususnya di kota-kota besar di Indonesia,” ujar Tony.(h/inl)

JAKARTA, HALUAN— Tak ingin menunggu lama keluarnya kebijakan pemerintah tentang Low Cost Green Car(LCGC), Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan city car terbarunya, Etios Valco, di Tanah Air. Mengisi segmen hatchback Toyota yang masih kosong di antara Yaris dan Agya (meskipun model ini belum diluncurkan karena masih menunggu kebijakan pemerintah tentang LCGC) PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan produk terbarunya yakni Etios Valco yang merupakan produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Mobil ini menggunakan mesin 4-silinder berkode 3NR-FE, 16 Valve DOHC dengan kapasitas 1.197 cc. Produksi tenaganya 80 PS pada 5.600 rpm dan torsi 103,9 Nm pada 3.100 rpm. Mesin ini dipasangkan dengan transmisi manual 5-percepatan. Presiden Direktur PT TAM Johnny Darmawan mengatakan bahwa meskipun memiliki basis yang sama dengan Etios yang diluncurkan di India, Etios Valco yang hadir di Tanah Air ini telah dikembangkan untuk menyesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan karakter konsumen di Indonesia. “Sesuai janji kami untuk menyediakan line-up lengkap di semua segmen Toyota, Etios Valco mengisi kekosongan di antara Agya dan Yaris di segmen hatchback,” ujar Johnny Darmawan di acara peluncuran Etios Valco di Senayan City, Jakarta, Senin (11/3). Menurut Johnny, alasan TAM meluncurkan Etios Valco karena melihat pertumbuhan kendaraan di segmen hatchback di Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat luar biasa. City car yang akan langsung berhadapan dengan Honda Brio ini hadir dalam tiga varian, yakni G, E dan J, yang kesemuanya bertransmisi manual. (h/inl)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Jefli


RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

17

Donetsk Minati Pelatih AC Milan MILAN, HALUAN — Musim ini, AC Milan bisa dibilang menjalani awalan kurang sempurna baik di Serie A pun Liga Champions. Meski mampu bangkit, banyak yang mulai menyangsikan kiprah pelatih Massimiliano Allegri di San Siro. Akan tetapi, eks allenatore Cagliari itu rupanya tengah dibidik oleh klub top Ukraina, Shakhtar Donetsk. Sebagai catatan, Allegri dikontrak oleh Milan hanya sampai Juni 2014. Kendati demikian, pihak klub menegaskan dia akan tetap bertahan di San Siro. Seperti dilansir Corriere Dello Sport , Shakhtar sudah menyiapkan mahar sebesar 6 juta euro (setara Rp75,6 miliar) bagi juru taktik yang sukses membawa Milan meraih gelar Scudetto di musim pertamanya itu. Saat ini, I Rossoneri tengah berada di peringkat ketiga klasemen sementara Serie A. Sementara di Eropa, mereka berpeluang lolos ke perempat final Liga Champions usai unggul dua gol pada leg pertama dari Barcelona.(h/net)

BUAT SEJARAH — Martín Demichelis (Málaga CF)—kiri— memastikan akan membuat sejarah dengan menyingkirkan FC Porto di leg II babak 16 besar Liga Champions 2013

Hadapi Porto, Malaga Harus Bermain Cerdas ALLEGRI

MALAGA, HALUAN — Sebagai tim debutan Liga Champions, prestasi yang diraih Malaga mencapai babak 16 besar sudah sangat luar biasa. Namun klub asal Spanyol ini ingin membuat prestasi yang lebih hebat lagi, Malaga berambisi mencetak sejarah masuk ke babak perempat final Liga Champions dengan menyingkirkan Porto di babak 16 besar. Pada pertandingan leg pertama, Malaga terpaksa kalah 0-1 dari Porto karena gol kontroversial Joao Moutinho yang berbau offside. Di pertandingan leg kedua ini, Malaga minimal bisa menang 1-0 untuk bisa memaksakan babak perpanjangan waktu

dengan Porto, ataupun menang dengan selisih keunggulan dua gol untuk bisa memastikan lolos ke babak perempat final. Namun bukan hal mudah bagi Malaga untuk menjebol gawang Porto, sepanjang Liga Champions musim ini, Porto sudah membuat lima kali clean sheet dari tujuh pertandingan yang telah mereka mainkan. Berstatus sebagai tuan rumah di pertandingan leg kedua nanti, Malaga berharap bisa memenangi laga melawan Porto untuk melangkah

ke babak selanjutnya. Malaga bermimpi bisa menyamai prestasi yang pernah ditorehkan oleh klub asal Spanyol lainnya, Villareal di Liga Champions 2005/2006. Pada musim 2005/2006 itu Villareal yang berstatus sebagai tim debutan Liga Champions, secara ajaib bisa mencapai babak semifinal. Kebetulan pula pelatih Malaga saat ini, Manuel Pellegrini merupakan pelatih Villareal di Liga Champions musim 2005/2006. Jadi Malaga bakal beraharap banyak dengan Manuel Pellegrini bisa kembali meracik strategi terbaiknya dan membawa keajaiban bagi Malaga di Liga Champions musim ini. Bek Malaga, Weligton Robson Pena de Oliveira atau yang biasa disapa Weligton optimistis timnya dapat lolos

ke babak perempat final Liga Champions musim ini. Bermain di Stadion La Rosaleda, Rabu (13/3/13) waktu setempat atau Kamis (14/3/13) WIB, Weligton yakin timnya bisa memulangkan lawannya, FC Porto dari kompetisi nomor satu di benua Eropa tersebut. Pada pertemuan pertama, Rabu (20/2/13) lalu, Malaga memang dikandaskan Porto dengan skor tipis 0-1. Namun Weligton tidak ingin pesimistis melihat hasil tersebut. Menurutnya jika ingin menang, Malaga harus giat bermain menyerang dan lebih gigih dalam mengawal lini pertahannya sebaik mungkin. "Kami harus bermain cerdas karena lawan yang akan dihadapi adalah tim sebesar Porto. Memang kami telah banyak kebobolan, oleh karena

>> Editor : Rakhmatul Akbar

itu di laga melawan Porto kami tidak boleh kemasukan lagi. Karena bila itu sampai terjadi, kami akan mendapatkan hal-hal yang jauh lebih sulit," ucapnya yang dimuat situs resmi klub. "Kami perlu fokus mencetak gol. Kami akan melakukan itu sejak awal permainan. Kami harus melakukan itu agar bisa lolos ke perempat final," tambahnya. Sejauh ini Weligton kerap dipercaya untuk mengisi lini pertahanan timnya. Hingga berita ini diturunkan, Weligton sudah mencatatkan 37 penampilan di semua ajang. Dari catatan itu, pemain kebangsaan Brazil ini kemungkinan besar bakal diturunkan sejak menit pertama saat Los Boquerones menjamu Porto. (h/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA Rektor UNP Apresiasi Syahrial PADANG, HALUAN — Universitas Negeri Padang yang salah satunya memiliki Fakultas Ilmu Keolahragaan, benar-benar bangga dengan Dr H Syahrial Baktiar yang terpilih kembali memimpin KONI Sumbar masa bakti 20132017 pada Musorprov (Musyawarah Olahraga Provinsi) KONI Sumbar yang berlangsung di Balai Sidang Bung Hatta, 6-7 Maret 2013 lalu. Prof Dr H Phill Yanuar Kiram selaku Rektor usai acara Wisuda UNP, Sabtu (9/3) menyebutkan, memang sangat tepat sekali apabila Pengprov Cabor, Badang Fungsional Olahraga dan KONI Kabupaten dan kota sebagai anggota KONI Sumbar memberikan amanah kepada Syahrial Baktiar untuk memimpin KONI Sumbar kedua kali. Hasil Musorprov KONI Sumbar membuktikan nila-nilai persahabatan yang menjadi nilai utama dalam olahraga masih dipegang teguh oleh insan olahraga Sumbar, sehingga para peserta Musorprov memilih pemimpin sesuai dengan hati nurani dan ikhlas. Di UNP, sarana dan prasarana yang ada dapat dimanfaatkan KONI Sumbar untuk dimanfaatkan sepenuhnya dalam rangka meningkatkan pembinaan kepada atlet berprestasi. Untuk itu, Yanuar Kiram akan meningkatkan dukungan untuk mengembalikan kejayaan olahraga Sumbar di multiiven nasional. Pihaknya mengucapkan terimakasih sedalam-dalamnya dan selamat bertugas kepada anggota KONI Sumbar. Pada kesempatan itu, Yanuar Kiram juga mengapresiasi langkah Syahrial Baktiar yang berhasil membangun kebersamaan dengan KONI Kabupaten dan Kota seluruh Sumbar. Salah satu kebersamaan itu adalah kembali konsisten melaksanakan Porprov Sumbar sebagai multiiven olahraga provinsi dua tahunan. (h/mat)

Syahrial Bakhtiar (kiri) bersama Rektor UNP Yanuar Kiram. IST

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

Semen Padang Curi Poin PADANG, HALUAN — Kendati tak diperkuat legiun asingnya, juara Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012, Semen Padang berhasil mencuri poin dalam lawatannya ke India pada matchday kedua Grup E, AFC Cup 2013.

ANDALAN — Taekwondo putri Sumbar, Fitri Handayani (menghadap kamera) saat bertarung di semifinal PON XVIII Riau, 2012. Menghadapi PON XIX mendatang di Jawa Barat, TI Sumbar sudah mempersiapkan atletnya sejak dini untuk mengejar mimpi emas PON pertama kalinya. DOKUMEN

HADAPI PON XIX

Pengprov TI Mulai Siapkan Atlet PADANG, HALUAN — Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Barat, targetkan menyumbang medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX-2016 yang akan dihelat di Jawa Barat. Untuk memenuhi target tersebut, sebanyak 66 taekwondoin tengah dipersiapkan pada Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) yang digelar Pengprov TI Sumbar, Selasa (12/3) di Gedung Beladiri

KONI Sumbar. Kegiatan tersebut merupakan program kerja TI Sumbar tahun 2013 melalui program peningkatan prestasi taekwondo Sumatera Barat. Termasuk agenda Kejuaraan Nasional (Kejurnas) taekwondo tahun 2013. Ketua Umum Taekwondo Indonesia (TI) Sumbar, Handrianto kepada wartawan sangat menginginkan para atletnya mampu menyumbang setidaknya satu medali emas pada PON mendatang. “Hingga saat ini, belum satupun atlet taekwondo Sumbar mampu menyumbangkan medali untuk Sumbar pada ajang multi iven empat tahunan tersebut. Mudah-mudahan dengan materi yang kami persiapkan kali ini, mampu menyumbang medali bergengsi tersebut,” harapnya. Atlet-atlet yang dipersiapkan tersebut, akan

ditantang untuk mewujudkan keinginan tersebut. Jika nantinya gagal meraih emas PON Jabar, cabang taekwondo bisa terancam untuk masuk menjadi cabang andalan di KONI Sumatera Barat. “Nantinya seluruh atlet yang mengikuti Pelatda tersebut akan mengikuti tes awal pada 23 dan 24 Maret, selanjutnya pada 21 April akan digelar ujicoba bertarung sesama atlet, serta pada 8 dan 9 Juni akan digelar tes kondisi fisik,” Handrianto melanjutkan. Disamping itu pada 2014 mendatang, banyak agenda yang akan diikuti oleh para taekwondoin tersebut, diantaranya Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda), Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda), Kejurda, Kejurwil, Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas), Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pomnas), serta akan menjadi tuan rumah pada Kejurnas antar Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP).(h/rio)

PERSENA CUP EPIYARDI ASDA

Rambatan Kalahkan Vampeta SOLOK, HALUAN — Rambatan FC dari Tanah Datar menundukan mimpi anak-anak Varia Ambisi Pemuda Nagari Talang (VAMPETA) FC Kabupaten Solok 4-2 (1-2) pada laga perdana turnamen sepak bola Persena Cup Epiyardi Asda di lapangan raya Bungo Data Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak, Minggu (10/03) petang. Sempat memimpin 1-0 di menit-menit awal babak pertama, anak-anak VAMPETA yang ditangani pelatih Son Barnes dengan Manager Aria Triawardana dan Ketua Umum Vampeta Riswan Jaya, SH itu, akhirnya takluk dengan skor menyesakan 4-2. Dua gol VAMPETA ke gawang Rambatan Fc dicetak oleh Hengki dimenit ke 15 dan Fajar dimenit ke 60. Sedang empat gol kemenangan anak-anak Rambatan ke gawang Vampeta yang dikawal kiper Riri Gabot masing-

masing 2 gol dicetak strikernya Budi dimenit ke 40 dan 55 dan dua pemain gelandang lainya. Anggota DPR RI asal Singkarak yang juga Ketua DPP PPP H Epiyardi Asda yang membuka secara resmi turnamen itu, memberi apresiasi yang tinggi kepada kedua kesebelasan. Yang tampil ngotot untuk memenangkan pertandingan namun dengan tetap menjunjung tinggi nilainilai sportififitas dibawah kepemimpinan wasit Kefin dibantu asisten wasit I Faisal dan asisten wasit II Edo. Pada pertandingan itu, wasit mengeluarkan satu kartu merah kepada kapten Vampeta Imet Metro yang harus keluar dari lapangan pertandingan dimenit ke 50 setelah menjegal striker haus gol Rambatan Budi didalam kotak terlarang yang menyebabkan hadiah pinalti bagi Rambatan Fc. (h/ris)

Menghadapi tuan rumah menggiring bola hingga kotak Churcill Brothers, Titus Bonai penalti, Bayauw kemudian Cs bermain imbang 2-2, menaklukkan Sandip Nandy. Menjelang babak pertama setelah sempat unggul 2-1 di babak pertama pada pertan- berakhir, Semen Padang berdingan yang berlangsung di balik unggul. Kecerobohan Stadion Shree Shiv Chha- Nandy harus dibayar mahal. trapati Sports Complex, Pune, Nandy yang berusaha melempar bola ke tengah justru jatuh Maharastra, Selasa (12/3). Hasil ini mengantarkan ke kaki M Rizal. Tanpa amanak asuh Jafri Sastra ini pun gelandang Semen Padang bertahan di posisi kedua, di ini menjebol gawangnya. Churbawah Kitchee Hongkong yang chill yang merasa kecolongan sukses mengalahkan tuan rumah meningkatkan permainan Warriors FC, Singapura 4-2, mereka di babak kedua. Napada hari yang sama. Laskar mun tuan rumah terpaksa Bukik Indaruang ini mengantongi nilai AFC CUP empat, hasil dari sekali menang dan Klasemen Grup E sekali imbang. 1. Kitchee SC 2 2 0 0 (7-2) 6 Sementara Kitche, 2. Semen Padang 2 1 1 0 (5-3) 4 kokoh bertengger di 3. Cr.Brothers 2 0 1 1 (2-5) 1 puncak dengan nilai 4. Warriors FC 2 0 0 2 (3-7) 0 enam, setelah meraih dua kemenangan Di laga ini, Churchill harus berhati-hati, karena menempatkan Sunil Chhetri serangan balik tim Kabau Sirah sebagai striker tunggal. Demi- kerap memberikan ancaman. Pendukung tuan rumah kian juga dengan Semen Padang yang menjadikan M akhirnya bersorak kegirangan Nur Iskandar sebagai target- setelah Bikramjit Singh meman tunggal. Tampil di kan- nyamakan kedudukan pada dang, Churchill mengambil menit ke-57. Tendangan drive inisiatif menyerang lebih dulu Bikramjit dari luar kotak melalui pergerakan Steven penalti tidak bisa ditangkap Dias di sektor sayap kanan. dengan sempurna oleh Jandia, Namun umpan-umpan silang sehingga bola bergulir masuk Dias tidak disambut rekan- ke dalam gawang. Semen Padang nyaris rekannya di areal pertahanan kembali unggul beberapa saat Semen Padang. Beberapa saat kemudian, kemudian. Usai menerima kiper Jandia Eka Putra harus umpan terobosan dari Vendry jatuh bangun untuk mengaman- Mofu, Bayauw melepaskan kan gawangnya dari kebobolan tendangan. Kendati Nandy akibat ancaman dari Chhetri sudah salah posisi, tendangan dan Beto. Kedua pemain Chur- Bayauw justru melebar. Nachill ini memaksa Jandia mun Semen Padang harus menepis bola yang mengarah kehilangan Jandia setelah ia ke gawangnya. Namun Jandia mengalami cedera akibat terpaksa memungut bola dari bertabrakan dengan Beto jalanya pada menit ke-26. selepas laga berjalan satu Sundulan Chhetri usai mene- jam, dan terpaksa dilarikan rima umpan silang dari Denzil ke rumah sakit. Posisi Jandia Franco tak bisa dihalau Jendri, digantikan Fakhrurrazi. Menjelang pertandingan sehingga mengubah papan skor berakhir, Fakhrurrazi melamenjadi 1-0. Tertinggal satu gol, Semen kukan penyelamatan gemilang Padang akhirnya keluar me- ketika ia menepis tendangan nyerang. Kecepatan dan kege- Beto dari luar kotak penalti. sitan M Nur Iskandar di area Skor 2-2 ini bertahan hingga pertahanan Churchill mem- pluit panjang ditiupkan wasit. Kondisi Jandia sudah buat barisan belakang tuan rumah kerja keras. Semen membaik. Kami bersama-sama Padang mampu menyamakan besok pagi akan kembali ke kedudukan pada menit ke-36. Padang melalui Chenai-Kuala Aksi individu Hendra Bayauw lumpur-Padang,” sebut Media tak bisa dihentikan barisan Officer Semen Padang, Ronny pertahanan lawan. Usai J Suhatril.(h/mat)

ALL ENGLAND

Indonesia Raih Satu Gelar BIRMINGHAM, HALUAN — Indonesia berhasil menyabet gelar juara di nomor ganda campuran melalui Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Sedangkan di empat nomor lainnya, tiga di antaranya berhasil direbut oleh wakil-wakil China. Dalam pertandingan final di National Indoor Arena, Minggu (13/3/2013) malam WIB, gelar pertama China dipersembahkan oleh ganda putri Wang Xiaoli/Yu Yang yang mengalahkan kompatriotnya Cheng Su/Zhao Yunlei 2118, 21-10. Nomor ganda putra juga menjadi milik China. Pasangan non unggulan Liu Xiaolong/ Qiu Zihan berhasil menundukkan unggulan keempat asal Jepang Endo Hiroyuki/Hayakawa Kenichi straight set 21-11, 21-9. Ganda putri jadi satu-satunya nomor di mana China tidak memiliki wakil di partai puncak.

>> Editor : Rahmatul Akbar

Adalah pebulutangkis Denmark Tine Baun yang keluar sebagai kampiun setelah bekerja keras mengalahkan Ratchanok Intanon (Thailand) dengan tiga set, 2114 16-21 dan 21-10. Bagi Baun, itu adalah gelar ketiganya di All England setelah meraihnya pada 2008 dan 2010. Di sisi lain, Intanon jadi wakil Thailand pertama yang sukses menembus babak final. Nomor tunggal putra menjadi gelar terakhir China di turnamen ini. Di babak final, unggulan kedua Chen Long menundukkan unggulan pertama Lee Chong Wei, straight set 21-17 dan 21-18 dalam waktu 62 menit. Satu gelar terakhir di nomor ganda campuran jadi milik Indonesia. Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir membungkam Zhang Nan/Zhao Yunlei 21-13, 2117.(h/net)

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

19

Wisuda S2 FT UNP F

akultas Teknik (FT) Universitas Negeri Padang (UNP) mewisuda sebanyak 15 mahasiswa pasca sarjana / strata dua (S2), Sabtu (9/2). Bersamaan dengan itu juga diwisuda 239 mahasiswa strata satu (S1). Secara keseluruhan jumlah mahasiswa UNP yang diwisuda pada hari tersebut sebanyak 3.059 orang. Dekan FT UNP Drs H Ganefri MPd PhD kembali menegaskan visi dan misi FT UNP menjadi fakultas yang unggul dalam menghasilkan tenaga pendidik, dan kependidikan, serta tenaga vokasi dalam bidang teknologi, dan kejuruan yang berjiwa kebangsaan, dan berwawasan global, serta berlandaskan pilarpilar ilmiah, dan profesionalisme.

FT UNP, terus melakukan berbagai peningkatan dan pengembangan, baik kualitas, maupun progam studinya. FT UNP juga berupaya meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa, untuk seluruh Program Studi di FT UNP. Peningkatan kualitas dan akreditasi juga menjadi perhatian penting bagi jajaran FT UNP. Atas tuntutan profesi, FT UNP telah membuka program pascasarjana yang terdiri dari program S2 dan S3 PTK. Izin prodi S3 PTK baru saja diperoleh 15 Januari 2013 dengan SK Mendikbud nomor 16/E/O/2013. Pada semester Januari-Juni 2013 ini, FT UNP telah merima mahasiswa S2 PTK sebanyak 32 orang, dan mahasiswa S3 PTK sebanyak 18 orang. ***

DRS Ganefri MPd PhD memindahkan jambul wisudawan.

DEKAN Drs Ganefri MPd PhD, PD I Drs Syahril ST MScE PhD bersama wisudawan

Noval Jeri, MPd T

Hidayat, MPd T

Linda Zulfita, MPd T

Rusman Iskandar, MPd T

Yusniwar, MPd T

Resmita, MPd T

Muzia Afriani, MPd T

Eliawidayati, MPd T

Indra Nanda, MPd T

Murti Astuti, MPd

Mitra Lusiana, MPd T

Eldi, MPd T

Gusmira Marwan, MPd T

Rahmad Hidayat, MPd T

Edi Supandri MPd T

DEKAN FT UNP, Drs Ganefri M Pd Ph D.

DEKAN bersama staf

DARI HALUAN DAN BASKO HOTEL

Surprise 51 Tahun Bank Nagari M

PIMPINAN Basko Hotel dan Harian Haluan beramah tamah dengan jajaran Direksi Bank Nagari.

WPU Haluan Zul Effendi memberikan sambutan didampingi Rice Basko, pimpinan Haluan dan unsur pimpinan Bank Nagari.

RICE Luxiana Basko menyerahkan kue ulang tahun dari Basko Hotel dan Haluan kepada Dirut Bank Nagari.

RICE berbincang dengan Dirut Bank Nagari SuryadiAzmi dan Direktur Pemasaran Bank Nagari Indra Wediana.

RICE Basko ikut bernyanyi

WPU, Pemred dan Pemimpin Perusahaan Haluan ikut menyumbangkan suara.

enyambut Jadi Bank Nagari ke-51 (12 Maret 1962 – 12 Maret 2013), Harian Haluan dan Basko Hotel yang tergabung dalam perusahaan Basko Group memberikan surprise berupa kue ulang tahun. Kue tersebut diantar, Senin (11/3) pukul 11.00 WIB ke Bank Nagari oleh manajemen Harian Haluan dan Basko Hotel, yakni EAM Basko Hotel Rice Luxiana Basko, salah seorang Manager Basko Hotel Yohanes, WPU Harian Haluan Zul Effendi, Pemimpin Redaksi Haluan Yon Erizon, Pimpinan Perusaan Haluan Indra Helmi dan redaktur Haluan Atviarni, Afrianita serta reporter Haluan Parwis Nasution. Kunjungan surprise Haluan dan Basko Hotel tersebut disambut oleh Dirut Bank Nagari H Suryadi Azmi SE MM, Direktur Pemasaran dan Syariah H Indra Wediana SH, Direktur Umum H Amrel Amir SE MM, Direktur Kepatuhan H Yohannes SE Akt MM, Sekretaris Perusahaan Mardiah SH M Hum, jajaran pimpinan Bank Nagari pusat dan seluruh pimpinan cabang

Bank Nagari. Berbetulan saat itu juga tengah diselenggarakan acara silaturahmi seluruh unsur pimpinan Bank Nagari di lantai lima Gedung Utama Bank Nagari, Jalan Pemuda Padang. EAM Basko Hotel Rice Luxiana Basko mengatakan Basko Hotel dan Harian Haluan sengaja memberikan surprise kepada jajaran pimpinan Bank Nagari. Rice memuji kiprah Bank Nagari yang telah berhasil mencatatkan banyak prestasi gemilang. Harapannya, setelah menginjak usia ke-51 tahun, ke depan Bank Nagari akan lebih maju lagi dan memberikan lebih banyak manfaat bagi kemajuan perekonomian masyarakat Sumatera Barat. “Selamat untuk Bank Nagari, semoga lebih maju lagi,” kata Rice. WPU Haluan Zul Effendi mengatakan surprise di hari jadi Bank Nagari yang diberikan Haluan dan Basko Hotel sebagai perlambang baiknya hubungan antara Bank Nagari dengan Haluan dan Basko Hotel atau Basko Group. Zul juga menyampaikan selamat

kepada jajaran Direksi Bank Nagari dan karyawannya atas berbagai capaian kesuksesan dan prestasi yang dicatatkan bank kebanggan masyarakat Sumatera Barat tersebut. “Prestasi-prestasi yang diraih Bank Nagari sangat membanggakan kita semua,” sebut Zul. Sementara itu, Dirut Bank Nagari Suryadi Azmi mengaku sangat kagum, dan terkesima, serta bahagia atas surprise yang yang dipersembahkan Basko Hotel dan Haluan. Ia tidak menyangka, di hari jadi Bank Nagari yang ke-51, bakal mendapat kejutan-kejutan yang membuat dirinya dan seluruh pimpinan lain merasa bangga terhadap rekan-rekan kerja BANK Nagari seperti Haluan dan Basko Hotel. “Saya kagum dengan Haluan, dan Basko Hotel. Ini adalah surprise pertama yang kami terima dari rekan kerja kami. Mudah-mudahan, ini adalah suatu pertanda untuk peningkatan kerja sama antara Bank Nagari dengan Haluan, dan Basko Hotel ke depan. Saya sangat yakin dengan hal itu,” katanya. (***)

RICE Basko bersama para pemimpin cabang dan kepala divisi Bank Nagari. >> Editor : Yon Erizon

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


20

PESISIR SELATAN

LINGKAR Dharmawanita Berperan Sosialisasikan Gender PAINAN, HALUAN — Dharmawanita berperan besar dalam mensosialisasikan kesetaraan gender di masyarakat, terutama bagi kaum ibu. Terkait dengan diperingatinya hari Kartini pada 21 April, Dharmawanita hendaknya sudah menguasai pokok-pokok kesetaraan gender. “Selama ini, wanita di Pesisir Selatan masih saja belum mendapatkan kesetaraan kgender seperti yang dirapkan. Salah satu bukti, masih jarang perempuan Pessel yang berkecimpung disektor publik, apalagi di dunia politik,” kata Wakil Bupati Pesisir Selatan, Editiawarman. Menurutnya, sebagai bukti bahwa perempuan belum maksimal tampil di jabatan jabatan politis bisa saksikan di parlemen. Di DPRD Pessel, periode sekarang tidak satupun wakil perempuan yang duduk. “Itu menandakan bahwa kesetaraan gender belum tersosialisasi secara baik, idealnya jika kesetaraan gender telah tersosialisasi dengan baik maka masyarakat tidak akan memandang sebelah mata kemampuan perempuan,” kata Editiawarman. Untuk itu menurutnya, selain mengandalkan peran pemerintah dan lembaga lembaga lainnya, maka peran Dharmawanita sangat menentukan untuk mensosialisasikan kesetaraan gender. “Salah satu yang diperjuangkan RA Kartini adalah, bagaimana perempuan sejajar dengan laki laki. Tidak ada pembedaan dalam lapangan sosial maupun dalam tataran kebijakan,” kata Edi lagi. Bila, konsep dan informasi kesetaraan gender tersosialisasi secara baik menurut Editiawarman, ia yakin wanita Pesisir Selatan akan bisa memankan perannya disegala sektor. “Apakah di ranah politik, pemerintah, maupun lapangan sosial kemasyarakatan,” kata Editiawarman lagi. (h/har)

PPK dan PPS akan Ikuti Bimtek PAINAN, HALUAN — Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) segera mendapatkan bimbingan teknis (Bimtek) dan pelatihan terkait tahapan dan pelaksanaan pemilihan umum 2014. Petugas akan diberikan keterampilan dan pengetahuan mengenai tata cara dan pelaksanaan Pemilu. Ketua KPUD Pessel Toni Marsi menyebutkan, pembekalan itu akan diberikan oleh KPUD Pessel. “KPUD saat ini telah menusun rencana kerja dan tahapan pelatihan bagi petugas Pemilu, namun pelatihan itu baru terlaksana setelah perangkat Pemilu terbentuk disemua jenjang,” katanya menjelaskan. Disebutkannya, sebagai penyelenggara Pemilu seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan harus bersikap netral dan frofesional dan bertugas sesuai dengan kewenangan tanpa dipengaruhi oleh siapapun. Toni Marsi menyebutkan untuk penyelenggara ditingkat kecamatan telah selesai melantik 75 orang anggota PPK se Kabupaten Pessel Jumat (8/3) lalu. “Dengan kekuatan 75 orang PPK mereka mampu bekerja dengan baik, dan itu bisa terwujud bila penyelenggara memiliki kemampuan yang cukup” ujarnya Dikatakannya, dalam menjalankan tugas, PPK selalu melakukan koordinasi dengan camat dan walinagari. “Sebagai penyelengara hendaknya selalu melakukan koordinasi dengan kecamatan dan kenagarian terjadi komunikasi yang baik,terutama dalam menetapkan daftar pemilih,” ujarnya Selanjutnya Pessel juga sedang melakukan seleksi terhadap Calon Panitia Pemungutan Suara (PPS). Dari 182 PPS yang ada di Pessel nantinya akan diisi 3 orang per PPS yang lolos seleksi. “PPS beranggotakan 3 orang . Setiap kenagarian menyerahkan 6 nama maka dilakukan tes tertulis kepada mereka. Kemungkinan dalam minggu ini nama nama PPS disetiap kenagarian sudah didapatkan dan segera dilakukan pelantikan kepada mereka,” ujarnya Jumlah PPS di Pessel sebanyak 546 orang untuk 15 kecamatan. Nantinya tugas PPS dibantu oleh sekretariat PPS yang keanggotanya akan dikonsultasikan oleh PPS terbentuk dengan Walinagari.(h/har)

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

Banda Sapuluah

Muara Sungai Rawan Pendangkalan PAINAN, HALUAN — Muara sungai di sejumlah tempat di Pesisir Selatan (Pessel) rawan mengalami pendangkalan, yang bisa menyebabkan kapal nelayan terhalang masuk muara untuk berlabuh. Pendangkalan muara sungai bakal terjadi bila penumpukan atau penebalan endapan lumpur dan material lainnya yang terbawa air sungai dari hulu ke muara bahkan hingga pintu muara. Selain itu, pendangkalan juga disebabkan terjadinya perobahan arus laut. Kondisi seperti ini, telah terjadi bertahun tahun dan merugikan nelayan. Kepala Dinas PSDA Pessel Yusdi menyebutkan, muara sungai yang dijadikan sebagai tempat berlabuh kapal nelayan sangat berpotensi mengalami pendangkalan. Ia mencontohkan Muara Batang Painan, Kecamatan IV Jurai, disini pintu muara sebagian mulai tampak menyempit, sementara dibagian lain masih bertahan karena ada tebing pengaman. Muara lain yang rawan mengalami pendangkalan adalah, Muara Batang Surantiah di Kecamatan Sutera, Muara Batang Kambang di Lengayang dan muara Batang Kapas. Selanjutnya Muis (40) Nelayan Sutera menyebutkan, ia pernah menemukan muara mendangkal. “Pada beberapa waktu, saya harus menunggu pasang membesar untuk masuk

UPACARA BENDERA — Siswa SMP di nagari tertinggal Gamus sedang mengikuti upacara bendera. muara atau keluar dari muara. Jika tidak lambung kapal bisa kandas ke dasar muara, dan bila dipaksakan lambung kapal bisa pecah,” ujarnya. Menurutnya, tidak jarang, kapalnya mengambang berhari hari di lautan akibat tak dapat masuk muara. Bila dalam

keadaan membawa ikan menurut Muis, ia terpaksa harus mencari dermaga lain untuk berlabuh. Bahkan, ia pernah membawa ikan ke Bungus, Padang., karena untuk bisa menunggu masuk muara menunggu waktu cukup lama. “Muara di Surantih sudah

Pembinaan Nelayan Melalui PUMP PAINAN, HALUAN — Kabupaten Pesisir Selatan terus membina nelayan melalui Program Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP). Kepala Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Pesisir Selatan Edwil, menjelaskan lewat program tersebut terjadi penguatan ekonomi masyarakat nelayan yang bisa dimanfaatkan oleh nelayan skala kecil antara lain untuk perbaikan alat tangkap. “Tahun lalu diberikan berupa bantuan untuk bibit dan pe ngelolaan ikan air tawar. Bantuan ini dimanfaatkan dengan memakai sistem gulir antar anggota Kelompok Usaha Bersama (KUB) untuk penyempurnaan alat tangkap seperti rehab perahu atau pembelian mesin,” jelasnya. Ditandaskan, dana tersebut bukanlah bantuan langsung habis namun ada kewajiban pengembalian oleh nelayan penerima manfaat kepada kelompoknya masing-masing. Setelah itu akan digulirkan kembali kepada anggota lainnya. Dalam penggunaan dana, akan diawasi oleh Tim Pendamping yang ditunjuk dari DKP. Selain itu Edwil menyebutkan, Pessel menjelang 2014 targetkan 530 keramba jaring apung untuk

meningkatkan produksi ikan kerapu. Budidaya ikan kerapu telah dimulai sejak lima tahun terakhir di kabupaten ini merupakan salahsatu sektor ekonomi yang sangat potensial untuk dikembangkan pembudidayaannya. “Dengan penambahan ini maka pembudidayaaan kerapu berjumlah 238 KJA dimana 90 KJA dilakukan DKP Pessel dan sebanyak 48 KJA oleh PT Bimantara Citra Jakarta bersama kelompok pembudidayaan ikan kerapu Jala Sena Mandeh, katanya menambahkan. Menurutnya, dengan penambahan KJA maka peningkatan produksi Ikan Kerapu bisa mencapai 5 ton per kali panen sehingga bisa memenuhi permintaan ekspor. Sementara, pembudidayaan ikan kerapu di kawasan mandeh sangat cocok dan bebas dari bahan pencemaran 55 hektar. Laut Mandeh dikenal memiliki arus yang tenang dan cocok bagi usaha budidaya berupa jaring apung. Selain itu daerah lokasi pengembangan budidaya kerapu lainnya berada di Teluk Sungai Bungin 18 hektar dan sungai Nipah 16 ha.(h/har)

sangat dangkal, sebagusnya ada upaya pengerukkan muara, biar jalannya kapal keluar masuk muara tidak terkendala,” ujar Muis. Sementara, Rusdi (35) warga Pasar Gompong Kambang mengatakan, di kawasan Pasar Gompong kondisi muara sebelum

dibuat muara baru kondisinya lebih parah lagi. Selain muara dangkal, pintu muara sering begeser akibat cuaca dan desakan arus laut. “Ini juga menyebabkan sulitnya kapal berlabuh di TPI Kambang. Tapi kini sudah membaik,” kata Rusdi.(h/har)

Pengembangan Pertanian Terus Digenjot PAINAN, HALUAN — Sektor pertanian masih menjadi andalan pendapatan masyarakat. Bahkan secara teori, sektor ini juga menjadi penyumbang terbesar Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dengan kontribusi sebesar 34,98 persen. Selain pertanian, sektor lainnya yang ikut memberikan kontribusi terhadap perkembangan perekonomian di daerah ini antara lain sektor perdagangan dan jasa serta industri pengolahan yang dalam prakteknya masih merupakan dampak turunan dari sektor pertanian. “Perkembangan ini mengisyaratkan masih pentingnya peran sektor pertanian dalam perekonomian masyarakat di Pesisir Selatan,” ungkap Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit. Menurutnya, kontribusi sektor perdagangan dan jasa terhadap perkembangan perekonomian daerah tahun 2012 ini menunjukkan angka 20, 84 persen sementara di sektor industri pengolahan berkontribusi sebesar 12, 97 persen. Nasrul Abit menyebutkan,

perkembangan PDRB daerah itu dengan mengarahkan kebijakan pelaksanaan APBD untuk terus menggenjot perkembangan usaha pertanian masyarakat melalui peningkatan infrastruktur penunjang seperti peningkatan jaringan irigasi, pengadaan cetak sawah baru dan beberapa program peningkatan mutu bibit dan benih pertanian. “ Itu baru pada sektor padi sawah dan palawija sementara untuk produksi pertanian lainnya juga akan terus diting-

katkan termasuk peningkatan infrastruktur jalan usaha tani untuk mempermudah transportasi hasil pertanian,” lanjutnya. Nasrul berharap rencana program pembangunan yang telah dituangkan dalam Rencana Kebijakan Umum Anggaran (RKUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD tahun 2013 dengan seksama untuk mendapatkan prioritas pembangunan yang menyentuh langsung kepada sasaran. (h/har)

KAWASAN Muara Pasar Gompong Lengayang beberpa bulan terakhir berkembang menjadi objek wisata pantai.

MENENGOK AKTIVITAS BELAJAR DI NAGARI GAMUS

Menggembleng Generasi Muda dengan MABIT Laporan Haridman Kambang NAGARI Gamus (Gantiang Mudiak Utara Surantiah), Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan merupakan daerah terisolir. Berjarak sekitar 30 Km dari pusat kecamatan dan sekitar 70 Km dari pusat kabupaten. Gamus terdiri dari beberapa kampung yakni Langgai dan Batu Bala. Namun yang paling sulit dijangkau adalah Kampung Langgai yang dipimpin Rel Wahyudi. Meski terisolasi beberapa tahun terakhir disana telah berdiri sekolah SLTP 6 Satu Atatp Sutera. Keberadaan sekolah tersebut telah membantu masyarakat untuk mendapatkan pendidikan

tingkat SLTP. Meski masih memilki banyak kekurangan, sekolah tersebut telah menelorkan lulusan dengan berbagai keterampilan yang dibawanya dari sekolah itu. Meski serba kekurangan tenaga pengajar disana tidak kekhilangan akal untuk menumbuhkan kreatifitas siswa dan memberikan gemblengan. “Meski sekolah ini berada di kawasan terpencil dengan kondisi jalan yang sangat menantang terutama ketika hujan, para guru disini kami lihat kaya dengan kreatifitas. Rasanya, apapun kegiatan yang ada di sekolah lain maka SMP ini juga tidak ketinggalan. Bahkan mungkin

ada kegiatan disekolah ini namun tidak dimiliki sekolah lain,” kata Katik Kasir (50) tokoh masyarakat setempat. Terkait dengan kreatifitas dan upaya peningkatan keterampilan siswa disana, salah seorang guru kepada penulis menceriterakan, bahwa pembinaan dimulai dengan penataan organisasi kesiswaan. Di bidang organisasi intra sekolah, sekolah ini telah membentuk Organisasi Intra Sekolah (OSIS) semenjak berdiri sekolah itu pada tahun 2007 lalu. Dan OSIS semenjak berdiri memiliki peran sangat penting dalam menunjang efektifitas belajar di sekolah. Diantara kegiatan OSIS adalah pelaksanaan upacara bendera setiap hari Senin, baca Al Quran sebelum bela-

jar, pelaksanaan muhadarah setiap hari Jumat, pelaksanaan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) minimal satu kali setiap bulannya atau tergantung keadaan. “MABIT juga telah terlaksana semenjak sekolah ini berdiri. Adapun kegiatan ini dilaksanakan semalam suntuk semenjak Pukul 17.00 WIB sampai Pukul 06.00 WIB,” kata salah seorang guru. Disebutkannya, agenda yang dilaksanakan dalam MABIT ini adalah dimulai dengan kerja bakti membersihkan Masjid pada sore hari. Kemudian dilanjutkan dengan shalat magrib berjamaah, setelah itu para siswa akan mengikuti belajar seni baca Al-Quran dan bacaan shalat. Shalat Isa juga dilak-

sanakan berjamaah berjamaah lalu berlanjut dengan makan bersama. “Dalam kegiatan MABIT ini, siswa juga mengikuti cerdas cermat PAI (Pendidikan Agama Islam), nonton film bernuasa Islam dan istirahat setelahnya. Pada Pukul 03.00 WIB bangun dan dilanjutkan dengan Tahjud, salat Hajat. Selapas itu diadakan renungan suci menjelang Subuh. Setelah shalat Subuh kuliah tujuh menit dan ditutup senam pagi. “Kegiatan ini mendapat dukungan dari para orang tua dan masyarakat. Kemudian kami melihat semangant anak anak untuk belajar belum terkontaminasi budaya luar. Dalam catatan kami, belum ada siswa yang cabut

tanpa harus membuat aturan yang berat,” katanya. Artinya, sekolah tersebut menanamkan kesadaran. Disamping itu OSIS dengan dibina oleh pembinanya melalui kontrol Kepala Sekolah juga dapat melaksanakan kegiatan tahunan misalnya perpisahan siswa kelas III. Begitu pula kegiatan MOS saat penerimaan siswa baru. “Alhamdulillah output dari kegiatan tersebut sangat banyak diantaranya semua siswa bisa membaca Al Quran, pidato dan bagi laki laki ada yang mampu menjadi khatib Jumat. Dan yang terpenting adalah adanya kesadaran berlajar yang tinggi dan memnekan kenakalan,” katanya. Fasilitas sekolah tersebut >> Editor : Atviarni

sangat sederhana. Tiga ruangan belajar dan dua kakus (Water Closed-red). Jumlah siswa 116 orang yang terdiri dari 47 orang kelas I, 34 orang kelas II dan 35 orang kelas III. Maka pada tiga ruang belajar dan dua kakus itulah proses belajar mengajar dilakukan guru dan siswa. Meski jauh dari pusat kecamatan proses belajar mengajar berlangsung normal dari pukul 07.30 WIB dan selesai pukul 13.00 WIB (bukan 09.30 WIB). Sekolah tersebut terus bertekad untuk meningkatkan mutu lulusan dengan segala keterbatasannya. Minimal, masyarakat disekitar Gamus mempercayakan anaknya untuk menimba ilmu di sekolah tersebut. *** >> Penata Halaman: Rahmi


RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

LINGKAR WTP Pariaman Masih Uji Coba PARIAMAN, HALUAN — Hingga kini WTP Kota Pariaman yang berlokasi di Cubadak Mentawai, masih dalam kondisi uji coba. Air tiap hari mengalir ke pipa-pipa yang ada dan tersambung ke WTP. Uji coba yang dilakukan sekarang bermanfaat untuk menguji sambungan pipa, karena dari sini akan diketahui pipa yang bocor dan tersumbat, untuk segera dilakukan perbaikan, sehingga ketika beroperasi penuh nantinya berjalan sesuai harapan. “Kita masih menunggu Perda,” kata Subali, Ka.UPTD Air Bersih Kota Pariaman, kepada Haluan, Senin (11/3). Dan pentingnya Perda tersebut, karena di sini diatur tentang besaran retribusi yang harus dikenakan kepada masyarakat dan kewajiban UPTD terhadap pelanggannya. Tahun 2013 ini, Pemko menganggarkan 500 sambungan rumah, kegiatan inipun bisa dilakukan setelah adanya perda nantinya. Dan kinipun telaahan staf untuk MoU dengan Kabupaten sedang diajukan. “Kita tunggulah,” kata Subali. Kini air bersih yang sudah ada di Kota Pariaman, masih dikelola oleh PDAM Kabupaten Padang Pariaman, namun itu tidak termasuk Pamsimas.(h/tri)

Taekwondo Raih 5 Medali di Riau PARIAMAN, HALUAN — Atlet taekwondo Kota Pariaman, meraih 5 medali, yakni, 3 perak 2 perunggu di Open Turnamen Taekwondo Piala Gubernur Riau, di GOR Tribuana Pekan Baru pada tanggal 9 s/d 10 Maret 2013. Perolehan medali itu oleh atlit Irza Putri (perunggu) di kelas under 55kg (putri), kemudian disusul Mardayanti (perunggu) di kelas under 52 kg (putri). Sementara peraih medali perak diraih oleh atlit Dwi Randi Suanda, di kelas under 45 (putra). Hendro Muhamad di kelas 55 kg (putra) dan Roki Daizan Mukarim yang turun di kelas under 36 kg putera. Menurut Manejer, Roni Kardinal didampingi Offisial, Beni Aulia Rahman, Selasa (12/ 3) kepada Haluan, Atlet Taekwondo Kota Pariaman itu, berangkat dengan 7 atlet, 4 putra dan 3 putri dengan masa persiapan selama 3 bulan. “Kita bersyukur dengan hasil yang dicapai sekarang ini, biarpun tersandung untuk meraih medali emas, tetapi banyak hal yang dapat dipetik dari open turnamen itu, khususnya untuk memacu prestasi atlet ke depan,” kata Roni. Jumlah peserta di pertandingan terbuka itu cukup banyak, tidak kurang dari 400 atlit, atau 37 tim. dan Kota Pariaman berada pada peringkat 15 dengan perolehan 3 medali perak, 2 perunggu. (h/tri)

Peserta UN Diharap Tekun Belajar PARIAMAN, HALUAN — Sebanyak 6.512 siswa dari SD,SLTP dan SLTA yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) pada April 2013 di Kota Pariaman. Untuk mencapai hasil yang baik, diharapkan semua pihak, terutama siswa untuk lebih tekun belajar, sehingga hasilnya tidak mengecewakan. Jumlah tersebut terinci, peserta UN dari tingkat SD 1.875 murid, SLTP 2.049 dan peserta UN dari tingkat SLTA sebanyak 2.588 siswa. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi kepada Haluan, Kamis (7/3) mengatakan, tidak ada lagi masanya bagi siswa yang akan mengkuti ujian UN bersantai-santai dalam belajar, manfaatkan waktu secara maksimal untuk mencapai hasil terbaik. Bagi guru di sekolah, hendaknya lebih pertajam materi ajar kepada siswa, terutama bidang mata pelajaran yang di UN kan itu. Begitupun dengan orang tua di rumah agar terus membimbing anak untuk belajar denganpenuh perhatian. Menurut Kanderi, jika semua itu teraplikasi secara baik dan terpadu, prestasi gemilang tentu dapat dicapai. “Tahun ini kita punya target lulus tetap 100 parsen dan diharapkan seluruh siswa yang menamatkan pendidikan, sampai ke tujuan yang dicita-citakan melanjutkan ke SLTP, SLTA, karena di Kota Pariaman sudah mencanangkan wajib belajar dua belas tahun. Dan bagi yang tamat SLTA, terus melaju ke Perguruan tinggi pilihan atau terjun langsung untuk bekerja,” tambah Kanderi. Ujian nasional untuk siswa SMA/MA, dilaksanakan pada tanggal 15,16,17 April 2013, dan ujian susulan pada 22,23,24, 25 April 2013.Untuk SMK pada 15,16, 17 April, susulan 22,23, dan 24 April. “Adapun pelaksanaan ujian nasional untuk siswa SD/MI, akan dilaksanakan tanggal 6,7,8 Mei 2013, susulan tanggal 13 - 15 Mei, untuk siswa SMP/Mts akan dilaksanakan 22 - 25 Mei, dan susulan tanggal 29 dan 30 Mei dan 1-2 Juni 2013,” kata Kanderi. Terkait soal pengawasan pelaksanaan UN di Kota Pariaman dilakukan dengan sistem silang. Artinya ruangan kelas yang digunakan untuk pelaksanaan UN diawasi dua guru yang berasal dari sekolah lain. Menghadapi UN tahun 2013, Dinas Pendidikan bersama sekolah sudah melakukan berbagai persiapan terutama dalam hal meningkatkan kemampuan anak didik. Bentuk persiapan itu, antara lain menggelar uji coba atau “try out” peserta UN dan program belajar tambahan untuk peserta ujian untuk meningkatkan kemampuan anak didik terhadap mata pelajaran yang diuji pada ujian tersebut.(h/ tri).

Sabiduak Sadayuang

21

K O TA PA R I A M A N

Pengawasan IMB Terus Ditingkatkan PARIAMAN, HALUAN — Peningkatan pengawasan izin mendirikan bangunan atau yang lebih dikenal dengan IMB, terus dilakukan oleh pemerintah Kota Pariaman. Tujuannya, agar pembangunan yang dilakukan masyarakat lebih tertata, sesuai dengan tata ruang kota ke depan. “Kini memang kesadaran masyarakat untuk mengurus IMB terus membaik, tetapi banyak juga pengurusan itu dilakukan masyarakat ketika akan berurusan dengan bank”, kata Kepala Kantor Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Pariaman, Alfian, Kepada Haluan, Senin (11/3). Peningkatan pengawasan tersebut dalam bentuk tim, dengan cara terjun langsung ke lapangan, kegiatan sekaligus juga sebagai sosialisasi, terkait pentingnya IMB terhadap suatu bangunan yang didirikan. Diakui, dari hasil evaluasi yang dilakukan, banyak juga masyarakat yang membangun, bangun dulu baru IMB kemudian, tetapi ada juga sebaliknya, termasuk ketika akan melakukan sesuatu keperluan dengan Bank, barulah mereka mengurus IMB. Semuanya baik, tetapi yang lebih baik itu adalah mengurus IMB dulu baru membangun. Kadangkala dalam penerbitan izin juga ditemui kesulitan terhadap kegiatan pembangunan yang dilakukan sebelum memiliki IMB. Contoh diatas bangunan rumah baru yang sudah dibangun masyarakat ternyata disana ada rencana pembangunan infrastruktur jalan oleh pemerintah. Persoalan yang begini tentu rumit, itulah perlunya kantongi dulu IMB, baru bangun,” jelas Alfian. Untuk mengeluarkan IMB, semua harus berkaca kepada tata ruang kota, sehingga antara pembangunan yang dilakukan masyarakat dengan rencana pemerintah selalu sejalan, tidak berbenturan, inilah salah satu tujuan mengapa pentingnya IMB itu untuk pembangunan. Dia juga menjelaskan, pengurusan IMB, tidak sulit. “Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, kita berikan dengan sebaikbaiknya dan sejelas-jelasnya, ongkosnyapun tidak mahal. Semua ada hitung-hitungnya, karena telah diatur dengan peraturan,” katanya. Berdasarkan hasil rapat evaluasi tentang IMB dengan sejumlah dinas instansi terkait, termasuk PU, Lingkungan Hidup, dan unsure Kecamatan, sepakat untuk melakukan pengawasan IMB ke lapangan terutama terhadap bangunan yang baru di bangun, seperti, rumah, ruko, kedai, di empat wilayah kecamatan Kota Pariaman. Kegiatan itu dimulai tanggal 13 Maret 2013. “Tim dalam melakukan kegiatanya, tetap berkoordinasi dengan kecamatan dan Kepala Desa. Kita sudah punya beberapa aturan diantaranya perda tata ruang dan perda bangunan gedung. Jumlah IMB yang sudah diterbitkan dari Januari sampai 11 Maret 2013, sudah 61 buah IMB,” tutupnya. (h/tri).

WALIKOTA Pariaman Mukhlis. R menyerahkan secara simbolis peralatan kerja kepada pekerja pembangunan irigasi, di Desa Pauh Timur pada kegiatan padat karya, Selasa lalu. HUMAS

MOBIL OPERASIONAL — Mobil Operasional KP2 TPM yang akan dimanfaatkan dalam peningkatan pelayanan dan pengawasan bangunan di Kota Pariaman. TRISNALDI

Operasional Workshop DKP Terkendala PARIAMAN, HALUAN — Operasional work shop Dinas Kelautan Perikanan (DKP) masih menemui masalah. Mereka terkendala tenaga ahli khusus bidang permesinan dan biaya operasional, dan hingga kini operasionalnya masih bersifat internal. “Kita butuh tenaga-tenaga yang berlatar belakang pendidikan permesinan, agar perbengkelan itu bisa berjalan maksimal”, jelas Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kota Paiaman, Yanrileza, kepada Haluan, Senin (11/ 3). Peralatan yang ada, itu hampir lengkap, terutama untuk perbaikan mesin tempel nelayan, atau kapal-kapal bermesin di bawah 10 GT, sudah bisa diperbaiki di sini dengan peralatan yang ada, walau masih perlu penambahan sejumlah alat.

Work shop, kini hanya baru sebatas untuk pekerjaan internal, seperti membuat sarana pengumuman dari besi, sementara untuk perbaikan mesin kapal nelayan belum bisa, karena kekurangan tenaga yang berkaitan dengan permesinan. “Memang ada rencana untuk merekrut tenaga permesinan, tetapi itu sekarang belum ada penerimaan PNS, mungkin nanti dicoba mensiasatinya dengan mencari tenaga-tenaga yang terampil yang bersifat honorer,” kata Yanrileza. Work shop itu dibangun tahun 2009, memanfaatkan DAK. Sedang untuk menambah peralatan yang kurang, diupayakan melalui usulan ke Menteri Kelautan Bidang Sarana dan Prasarana. Workshop itu kini berada di bawah

naungan UPTD TPI dan PPI, yang diresmikan pada bulan Februari tahun 2013, dan sejak sudah diresmikan itu mulai beroperasi. Sekaligus berfungsi sebagai kantor UPTD sifatnya ini hanya sementara. Untuk pengembangan lebih lanjut kepala UPTD, sudah melakukan kunjungan ke beberapa daerah di Sumbar untuk melihat secara langsung perkembangan UPTD PPI dan TPI yang ada. ini penting kata Yanri, untuk melangkah lebih maju ke depan. Bahkan dalam Maret ini diupayakan untuk berangkat ke Semarang untuk melihat sekaligus belajar terhadap TPI dan PPI yang ada di sana. Jumlah personil yang ada di UPTD TPI dan PPI, sebanyak 4 orang, inilah yang dimaksimalkan. (h/tri)

Alfian Harun, Camat Terbaik 2013 PARIAMAN, HALUAN — Alfian Harun, Camat Kecamatan Pariaman Timur, menjadi yang terbaik pada penilaian camat tahun 2013 ini yang dilaksanakan Pemko Pariaman. Sementara di tempat ke dua susul Kecamatan Pariaman Utara, Camatnya Dasril , dan posisi ke tiga ditempati Camat Yota Balad, Kecamatan Pariaman Tengah. Kepala BagianPemerintahan Kota Pariaman, Mayfaldi, Haluan Jumat (8/ 3), SK juara itu dikirim ke Provinsi Sumatera Barat, dan yang akan dinilai oleh provinsi itu adalah para juara I dari masing-masing daerah 19 kabupaten/kota yang ada di Sumbar. Unggulan tingkat provinsi inilah

nantinya akan dikirim sebagai peserta upacara 17 Agustus di Istana Negara. Menurut Mayfaldi, soal pelayanan di Kantor kecamatan, aturan juklak dan juknisnya sudah ada, diharapkan ditingkat pelayanan camat kecamatan itu adalah pelayanan prima, artinya sesuai dengan SOP yang ada dan itu betul-betukl terpenuhi dan masyarakatpun merasa terpuaskan dalam pelayanan. Tapi kalu memang kalau dalam SOPnya tidak terpenuhi, pelayanan yang diberikan tentu tidak prima. Contoh, kita dalam pengurusan KTP dalam rekomendasi lamanya dua hari, kalau bisa satu hari tentu menjadi lebih baik. Namun jangan sampai lewat dua

hari.dampaknya tentu masyarakat bisa jenuh dalam berurusan. Pelayanan Camat, itu termasuk salah satu dalam bentuk penilaian tim penilai ketika dilakukan penilaian. Penilaian itu bukan hanya sekedar pelayanan saja, tetapi juga termasuk pembinaan, koordinasi, termasuk pelaksanaan monitoring pemerintahan di lapangan, kepala desa atau lurah yang ada di wilayahnya. Penilaian yang dilakukan itu membawa juri indenpenden, dimana masing-masing juri itu menilai kemampuan camat dalam mengayomi tugas-tugasnya. Juara tahun lalu, itu camat dari kecamatan Pariaman Tengah.(h/tri).

BBI Produksi Induk Lele Sangkuriang PARIAMAN, HALUAN — Balai Benih Ikan (BBI) Kota Pariaman, tahun 2013 ini kembali memproduksi calon induk lele Sangkuriang. Hal itu dilakukan untuk menampik permintaan pasar yang diperkirakan masih tinggi di tahun ini. Kepala BBI, Fajri kepada Haluan Jumat, (8/3), menyebutkan, mereka akan mulai lagi produksi calon induk ikan tersebut. Larva itu masuk ke BBI diperkirakan pada April mendatang, dengan target bulan September 2013, sudah mulai bisa di jual untuk memenuhi permintaan pasar. “Larva masih kita datangkan dari Sukabumi,” kata Fajri. Banyaknya sekitar 5 ribu larva yang diperkirakan 80 persen lebih bakal menjadi calon induk lele sangkuriang.

Sekarang sedang dilakukan persiapan untuk memulai kegiatan tersebut. Di antara melakukan pengapuran bak penampung dan memperbaiki sanitasi, dengan harapan larva calon induk ikan lele sangkuriang itu sehat, sesuai yang diharapkan. Waktu pengapuran dan sanitasi itu dilakukan sebulan sebelum larva dimasukkan ke kolam pembesaran. Pengapuran dilakukan selama satu minggu, kemudian dibersihkan lagi, diisi air. Dan minimal 15 hari sebelum larva dimasukkan ke kolam, air sudah tergenang di kolam yang disediakan untuk itu. Disisilain, menjaga bio securiti itu sangat penting, untuk menjaga higienis areal tempat pembibitan larva tersebut, sesuai yang dianjurkan tim ahlinya.

Soal pasar, menurut Fajri, sekarang ini masih menggairahkan, di samping dalam wilayah Sumatera Barat, “Sumatera Utarapun masih melirik ke kita,” katanya. “Jadi kalau soal pasar, tahun ini maih baiklah. Ratarata provinsi yang ada di Sumatera Sudah tahu bahwa BBI Kota Pariaman sudah memproduksi calon induk ikan lele Sangkuriang. Permintaan pasar dalam tahun 2012, dari BBI Kota Pariaman akan produksi calon induk lele sangkuriang banyak yang tak bisa terpenuhi, makanya kita optimis dengan pangsa pasar tahun ini. Untuk pasar lokal, UPR sudah banyak yang minta, tetapi belum bisa terpenuhi secara keseluruhannya. Kita harapkan tahun ini bisa terpenuhi di tahun ini.(h/tri)

INDUK lele sangkuriang. NET >> Editor : nova anggraini

>> Penata Halaman: Rahmi


22

RABU, 13 MARET 2013 M 1JUMADIL AWAL 1434 H

LAUNCHING ERTIGA AC DOUBLE BLOWER SEMARAK

ERTIGA ‘DB’ Makin Sejuk P

T Elang Perkasa Motor (EPM) meluncurkan varian terbaru mobil Suzuki yakni Ertiga Double Blower (DB) di Plaza Andalas Padang, Sabtu (9/3). Peluncuran berlangsung semarak dengan pameran musim salju serta berbagai lomba dan hiburan. Suzuki Ertiga yang hadir tahun lalu langsung menggeberak pasar otomotif di kelas low MPV, atau mobil keluarga kelas menengah. Desainnya elegan, fiturnya mewah serta teknologinya yang canggih langsung memikat hati keluarga Indonesia. Ini dibuktikan makin tingginya permintaan Ertiga di tanah air. “”AMIN”, aman, mewah, irit dan nyaman, inilah take line kami di produk Ertiga ini. Dan in terbukti bahwasnya Ertiga paling unggul di kelasnya, baik teknologi, fitur maupun peformanya. Sebab, meskipun fitur canggih serta AC lebih unggul, Ertiga tetap paling irit,” kata Wakil Pimpinan PT Elang Perkasa Motor (EPM), Roberto Gani didampingi, Branch Manager EPM, Liswendi Kamar, PR EPM, Fandi dan Taufani dari SIS saat peluncuran Ertiga Double Blower di Plaza Andalas Padang. Bertajuk Suzuki “Ertiga Cool Town”, pameran musim salju yang digelar Suzuki merupakan gambaran nyata dari keunggulan varian baru Ertiga doble blower tersebut. Suasana pameran itu membuktikan kecanggihan teknologi AC Double Blower yang terdapat pada varian terbaru Suzuki Ertiga. Konsep tersebut merepre-

sentasikan mobil Ertiga yang dilengkapi dengan AC DB yang kini sejuknya lebih cepat merata hingga baris ke tiga sehingga lebih nyaman bagi penumpang. Branch Manager PT EPM, Liswendi menambahkan, Ertiga memang memiliki keunggulan di tengah persaingan kelas MPV yang cukup ketat. Kalangan jurnalis pernah menjajal Ertiga dengan menjelajahi Danau Singkarak beberapa waktu lalu. Untuk diketahui, jalanan menuju Singkarak menyajikan tantangan yang cukup lengkap untuk test drive keunggulan teknologi sebuah mobil. Selain tikungan tajam dengan kondisi jalan berbelok-belok perbukitan, kami juga dihadapkan dengan tanjakan hebat di Sitinjau Luik. Ternyata benar, dibanding kendaraan sejenis, Ertiga memang sangat terasa keunggulannya, baik di tikungan, maupun di tanjakan. Suspensinya yang nyaman seperti sedan, getarannya yang lembut sehingga tidak membuat penumpang maupun pengemudi lelah serta sejumlah fitur keamanannya yang membuat pengendara tenang. Mulai dari dual SRS Airbag, Antilock Braking System, Side ImpactBeam dan Immobilizer key. Mesin 1,4 (1.400 cc), DOHC yang diusung Ertiga juga membuat kendaraan ini bertenaga, tetapi sangat irit dalam penggunaan bahan bakar. Dengan varian baru AC double blower ini, perf o r m a E r t i g a b o l e h dikatakan semakin sempurna. Apalagi harganya yang juga bersaing. (h/*)

Ertiga AC Double Blower Lebih Mengerti Keluarga SUZUKI Ertiga hadir untuk memenuhi keinginan keluarga memiliki mobil yang nyaman dan elegan. Fiturnya yang lengkap serta teknologinya canggih membuat mobil ini betul-betul kendaraan yang tepat untuk keluarga Indonesia. Taufani, dari PT Suzuki Indomobil Sales mengatakan, PT SIS sengaja menghadirkan Ertiga AC Double Blower demi memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia akan mobil keluarga yang aman, mewah, irit, dan nyaman (AMIN). “Sesuai dengan Brand Promise terbaru Ertiga yaitu lebih mengerti keluarga, inilah

saatnya keluarga Indonesia memiliki pengalaman istimewa bersama Suzuki Ertiga,” ujarnya. Dikatakannya lagi, dengan hadirnya Suzuki Ertiga AC Double Blower sebagai Inspirasi baru yang memberikan perhatian lebih bagi keluarga Indonesia agar perjalanan bersama orang yang disayangi dan dicintai makin menyenangkan. Inilah saatnya keluarga Indonesia memiliki pengalaman istimewa bersama Suzuki Ertiga. “Suzuki Ertiga hadir sebagai inspirasi baru yang memberikan perhatian

lebih bagi keluarga Indonesia untuk mobil keluarga yang aman, mewah, irit dan nyaman. AC double blowernya ini bertujuan agar perjalanan bersama keluarga makin menyenangkan,” ujarnya. Ertiga terbaru ini tampilannya sedikit berubah dari varian sebelumnya, yakni krom di sisi gril depan sehingga terlihat lebih modern. Begitu juga garnish di sisi pintu belakangnya. Suzuki Ertiga yang menggunakan AC double blower hadir untuk memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia akan mobil keluarga yang

aman, mewah, irit dan nyaman, sesuai dengan tagline terbaru Ertiga yaitu “Lebih Mengerti Keluarga”. Eksterior Ertiga AC double blower mengalami sedikit perubahan pada sisi Grill depan Krom (New Chrome Front Grille) yang terlihat lebih moderen (tipe GX, GL) dan bagian belakang pada sisi New Back Door Garnish (tipe GX). Dari sisi interior kendaraan Ertiga, telah dilengkapi AC double blower (tipe GX, GL) sementara untuk Ertiga tipe GA, tetap menggunakan AC single blower atau tidak ada perubahan.

Untuk performanya, Ertiga tetap mengusung mesin 1.400cc, DOHC, Variable Valve Timing (VVT), Multi Point Injection (MPI), sehingga mantap melesat di segala situasi namun tetap efisien dalam penggunaan bahan bakar. Untuk keselamatan dan keamanan, Suzuki Ertiga AC double blower tidak mengalami perubahan karena sudah disematkan fitur terbaik yakni Dual SRS Airbag (tipe GX), Anti Lock Braking System (tipe GX), Side Impact Beam, dan Immobilizer Key (tipe GL,GX). (h/*)

Fitur Ertiga Paling Mewah

FITUR Ertiga paling lengkap di kelasnya.

JUMPA PERS-Wakil Pimpinan PT Elang Perkasa Motor (EPM), Alberto Gani menjelaskan keunggulan varian terbaru Ertiga AC Double Blower kepada media. Turut mendampingi Branch Manager EPM, Liswendi Kamar, Taufani dari PT SIS dan PR EPM, Fandi.

INTERIOR Ertiga mewah dan elegan.

Cukup untuk menyejukan kabin bagi penumpang di baris ke-2 dan ke-3. AC dinyalakan di kecepatan paling rendah (low). Embusan udara lembut dan sejuk langsung terasa di baris ke-2. Pindah ke baris ke-3 pun masih terasa, cuma saja kondi-sinya baris ke-2 kosong. Bunyi yang dikeluarkan blower AC kedua ini pun sangat halus. Kalau mau lebih kencang lagi embusannya, tinggal putar kenop ke atas (medium atau high). Udara yang mengalir menjadi lebih cepat. Seiring dengan itu, suara blower-nya menjadi sedikit lebih keras. Namun, tidak mengganggu kenyamanan penumpang. (h/*)

SPESIFIKASI SUZUKI ERTIGA

PAMERAN Ertiga Cool Town serangkaian kegiatan launching Ertiga AC Double Blower di Plaza Andalas.

CALON konsumen melihat lebih dekat keunggulan dan kemewahan fitur Ertiga.

TEKNOLOGI AC Double Blower di varian terbaru menjadikan Ertiga paling unggul di kelasnya. Apalagi bagi konsumen segmen MPV di Indonesia, AC Double Blower dianggap sebagai fitur yang wajib dimiliki. Unit penyejuk udara ini di pasang di langit-langit Ertiga. Seluruh bodi AC Double Blower ditutup oleh plafon. Jadi yang terlihat hanya cover panel dan kisi-kisi saluran udara dengan kelir senada plafon. Untuk mengatur kecepatan embusan angin menggunakan kenop bundar. Ada 3 percepatan blower yang tersedia: low, medium dan high. Untuk kisi-kisi pengatur arah embusan AC ada 4 buah.

PAMERAN Ertiga Cool Town ramai pengunjung.

Suzuki Ertiga GX M/T Harga Rp 172,8 juta Mesin 1.373 cc 4-silinder Tenaga maksimum 95 dk/6.000 rpm Torsi maksimum 130 Nm/4.000 rpm Transmisi Manual 5-speed /FWD Panjang/wheelbase 4.265 x 1.695 x 1.685 mm Wheelbase 2.740 mm Kapasitas tangki/ban serep 45 liter/full size Ground clearance 185 mm Ukuran ban 185/65 R15 Bobot 1.180 kg PERFORMA 0-100 km/jam 10,62 detik 0-60 km/jam 4,79 detik 60-80 km/jam 3,40 detik 80-100 km/jam 4,46 detik 100-120 km/jam 8,76 detik RPM @ 100 km/jam 3.100 rpm Pengereman (100-0 km/jam) 47,2 meter GREEN TECH Konsumsi bbm Konsumsi bbm dalam kota/tol 14,5/18 km/l HC idle/4.000 rpm 8/6 ppmVol CO idle/4.000 rpm 0,01/0,01 %Vol Teknologi Katup variabel Electronic Power Steering Eco tire FITUR Airbag/ABS/EBD/BA 2/ada/ada/tidak Kontrol traksi/ESP Tidak/tidak AC climate control/dualzone/double blower Tidak/tidak/ada CD/MP3/DVD player/cup holder Ada/ada/tidak/ada Monitor/USB/Aux-In Tidak/ada/ada Tombol audio setir/cruise control Ada/tidak On-Board Computer/voice command Ada/tidak Jok elektrik/heater/ECO Mode Tidak/tidak/tidak Launch control/suspension control Tidak/tidak Keyless entry/alarm/smart key/immobilizer Ada/ada/tidak/ada Setir adjustable reach/rake Tidak/ada Headlamp projector/auto levelling/HID Tidak/tidak/tidak Spion elektrik/pelipat elektrik/foglamp Ada/tidak/ada Kamera parkir/sensor parkir/hujan/lampu Tidak/tidak/tidak/tidak Auto door-lock/sunroof/pelek Ada/tidak/alloy 15 inci >> Editor : David Ramadian >> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


LAPORAN KHUSUS 23

RABU, 13 MARET 2013 M 1 JUMADIL AWAL 1434 H

19 Kandidat Berebut Partai Demokrat DPC Partai Demokrat Kota Padang melalui Tim 5 telah menyelesaikan tugas tahap dua berupa penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota yang akan diusung partai tersebut. Dari penjaringan bakal calon itu, sebanyak 15 calon

walikota dan 5 calon wakil walikota telah mengembalikan formuliur penmdaftaranya. “Kami telah menyelesaikan proses penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota. Selanjutnya para

kandidat akan melanjutkan proses berikutnya berupa penyampaian visi dan misi,� kata Sekretaris Tim 5 Ysak David didampingi Bendahar Tim 5 Zulfahmi dan Ketua DPC Partai Demokrat Januardi Sumka.(h/ade)

FIRDAUS ILYAS

YULTEKHNIL

ANDRE ROSIADE

M ICHLAS EL QUDSI.

ALKUDRI.

FERRYANTO GANI

AZWIN

BUDI PRAKOSO

SYAMSUAR SYAM

ZULHERMAN

DESRI AYUNDA

EMMA YOHANA

PARIWARA KABUPATEN PASAMAN BARAT Tuah Basamo

Mematangkan Dua Ranperda, DPRD Pasaman Barat Bentuk Pansus SEIRING diajukannya dua Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) oleh Pemda Kabupaten Pasaman Barat,

Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat, Syamsul Bahri menyerahkan nota tanggapan tim Pansus di ruang sidang dewan kepada Waki

Dari kiri Ketua DPRD Pasaman Barat, Yulianto, tengah Dalius K, dan kanan Syamsul Bahri.

GEDUNG— Inilah salah satu sisi gedung baru DPRD Pasaman Barat di Padang Tujuah, Simpang Ampek

Matangkan Pembahasan Ranperda, Pansus DPRD Lakukan Kunker AGAR dua Ranperda yang dibahas, dikaji sekaligus dianalisa tim panitia khusus tidak mengambang begitu saja, malah akan menambah kematangan kedua tim melakukan kajian terhadap materi Ranperda yang mereka bahas, sehingga hasilnya juga akan maksimal, seperti diharapkan. Kedua Tim Pansus DPRD Kabupaten Pasaman Barat perkaya ilmu pengetahuan, wawasan, dan pengalaman masing-masing dengan cara melakukan olah pendapat sekaligus pengalaman dengan melakukan kunjungan kerja ke daerah yang telah menerapkan aturan daerah, seperti tentang Perizinan Perdagangan dan Perizinan Jasa Usaha konstruksi, dan tentang Pedoman Pengelolaan Kekayaan Nagari dan Ketahanan Pangan. Tim Pansus I, yang diperkuat dengan satu orang penanggungjawab bersama dua wakilnya dengan satu orang ketua, satu orang wakil ketua, satu orang sekretaris dan sebanyak i4 orang anggota melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Jakarta Barat. Kegiatan itu dilaksanakan antara tanggal 5 dan 6 Maret 20i3. Ketua Tim Pansus I DPRD Pasaman Barat, Jasman Tanjung, didampingi wakilnya Lili Syukri Dt. Majo Lelo bersama beberapa orang anggota tim Pansus I di gedung

DPRD Kabupaten Pasaman Barat menyampaikan, Pada pasal 5 ayat c dari Ranperda yang dibahas tersbut, dan agar tidak terjadi simpangsiur, salah tanggap dan salah penafsiran, maka pada pasal 5 huruf c dijelaskan, Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dilarang digunakan untuk kepentingan usaha perdagangan lain. Usaha perdagangan yang dimaksud telah diatur melalui peraturan dan perundang undangan tersendiri. Menurut ketentuan yang berlaku tersebut, maka SIUP dimaksud bukan untuk kepentingan usaha lain, tapi hanya pada perizinan perdagangan. Untuk izin usaha jasa konstruksi, telah diatur tersendiri secara khusus, dan tidak sesuai dengan peraturan atau perundang undangan tentang pemberian izin usaha perdagangan. Selain itu, perusahaan atau usaha perorangan yang telah memiliki izin usaha jasa konstruksi atau kartu tanda terdaftar dari instansi terkait, jika kepada perusahaannya atau secara perorangan diberikan kesempatan mengerjakan proyek tertentu. Perusahaan bersangkutan wajib memasang papan nama perusahaan bersangkutan di lokasi, dilaksanakannya kegiatan usaha (perusahaan) bersangkutan. Perusahaan tertentu dan tidak memiliki badan hukum atau bukan berbadan

hukum, maka perusahaan bersangkutan tidak perlu dijadikan objek usaha jasa konstruksi. Sikap sekaligus tindakan terebut secara otomatis mengundang, malah memberikan kepada masyarakat perusahaan atau badan usaha secara liar. Hal itu secara transparan dijelaskan papa pasal 2 ayat 2 dari Ranperda yang dibahas oleh Tim Pansus I DPRD Pasaman Barat. Selain Ketua DPRD Pasaman Barat, Yulianto yang bertindak sebagai penanggungjawab Pansus bersama dua orang wakilnya, yaitu Dalius K dengan Syamsul Bahri sebagai wakil penanggungjawab. Tim Pansus II diperkuat i6 orang, termasuk Sekretaris dewan, Hasril AS selaku sekretaris tim. Pada kesempatan yang sama, Tim Pansus II melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Jakarta Utara. Dari kunjungan kerja tersebut, catatan khusus sekaligus menjadi rumusan bagi tim pantia khusus II lembaga wakil rakyat itu adalah, setiap penjualan hasil tanaman pangan atau produksi pertanian, yang dikelola masyarakat harus diperjualbelkan sesuatu ketentuan dan aturan berlaku. Produksi pertanian masyarakat adalah hasil berbagai jenis tanaman pangan menjadi dambaan setiap warga. Jika memang, produksi pertanian masyarakat

memang akan diperjual-beli, sesuai banyak, kualitas dan harga penjualan. Setiap petani agar melakukan transaksi kepada pihak resmi, salahsatunya melalui lembaga koperasi. Sebaliknya, ingat Ketua Pansus II, Abu Saib, transaksi jual-beli hasil pertanian yang dilakukan petani kepada pihak tertentu, apalagi jika dilaksanakan dengan sistem ijon atau tengkulak, otomatis akan merugikan masyarakat. Sistem ijon bukanlah alternatif atau solusi melakukan transaksi jualbeli, tapi akan menambah penderitaan masyarakat. Pelaku transaksi jual-beli dengan sistem ijon, jelas Abu Saib, secara otomatis akan mengakibatkan (penyebab) kurang, malah makin menipisnya tersedianya pangan di tengah warga. Tindakan atau sikap transaksi seperti itu adalah salah satu jenis tindak kejahatan yang diatur dalam Kitab Undang undang Hukum Perdata (KUHP). Berkaitan dengan alihfungsi lahan pertanian, jelas Ketua Pansus II DPRD Pasaman Barat lagi, pengolah lahan seharusnya bisa menikmatinya dengan menanam tanaman muda, seperti sayuran, kacangan, dan sebagainya. Bukan tanaman tua, yang pad akhirnya menimbulkan konflik antara pemilik lahan dengan pengolah lahan bersangkutan. (h/gmz)

melalui Bupati Baharuddin ke pihak legislatif setempat pada beberapa waktu lalu. Agar pembahasan yang dijadikan acuan sekaligus pedoman di kalangan masyarakat bersama pihak terkait di Kabupaten Pasaman Barat. Kedua rencana peraturan daerah yang diajukan pihak eksekutif, dalam hal ini Pemda Pasaman Barat adalah, Pertama. Ranperda tentang Perizinan, Perdagangan dan Jasa Konstruksi di Kabupaten Pasaman Barat, dan Bagian Kedua tentang Pedoman Pengelolaan Kekayaan Nagari dan Ketahanan Pangan di Kabupaten Pasaman Barat. Seiring dengan diajukannya dua Ranperda dari pihak eksekutif pada beberapa hari lalu oleh pihak lembaga wakil rakyat alias jajaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat membentuk dua tim panitia khusus (Pansus). Keberadaan dua Pansus tersebut, bukan sekedar melengkapi beban tugas atau pekerjaan jajaran dewan, sebagai lembaga wakil rakyat. Dibentuknya panitia khusus oleh lembaga wakil rakyat itu hanya untuk meningkatkandan kehati-hatian setiap anggota dewan setempat melakukan pengkajian, analisa, pendalaman, dan kritisi terhadap dua rencana produk hukum tingkat daerah (Kabupaten Pasaman Barat), dengan harapan akan terdapat kesamaan visi dan persepsi dalam menetapkan dua macam Ranperda itu menjadi Perda, sekaligus akan diablikasikan di tengah masyarakat. Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Yulianto, usai memimpin sidang paripurna ke-9 pada masasidang I hari Kamis, 7 Maret 20i3 lalu di ruangkerjanya, Komplek Pertanian Padang Tujuan, Simpang Ampek, Jumat (8/ 2) menyampaikan, beberapa hari lalu Pemda Kabupaten Pasaman Barat, melalui Bupati, Baharuddin R, disaksikan unsur Muspida, Sekretaris Daerah, Yulrizal Baharin, kepala SDPD, dan undangan menyerahkan dua Ranperda kepada pihaknya. Agar dua rencana peraturan daerah yang diajukan pihak Pemda, melalui Bupati Pasaman Barat tidak ngambang begitu saja, malah akan jalan di tempat begitu saja, pihaknya dengan melibatkan seluruh anggota dewan bersama Sekretaris DPRD bersama jajarannya membantuk dua lembaga panitia khusus

(Pansus). S e s u a i pembahasan dari dua rencana produk

Sekretaris DPRD Pasaman Barat, Hasril AS ketika membacakan Ranperda di ruang sidang dewan. hukum tingkat daerah (Kabupaten Pasaman Barat) dimaksud, jelas Yulianto, dikuatkan dua orang Wakil Ketua, yaitu Dalius K dan Syamsul Bahri, oleh jajaran anggota dewan membentuk dua tim Pansus, dengan pembahasan atau tentang rencana peraturan daerah bersangkutan. Tim Pansus I, membahas Ranperda tentang Pedoman Pengelolaan Kekayaan Nagari dan Ketahanan Pangan dipimpin oleh Jasman Tanjung, wakil ketua Lili Syukri Dt. Majo Endah, Sekretaris Hasril AS, dengan anggota Suyono, Sukoco, Suhemdi, Meilizar Dt. Rajo Sampono, Yulra Hamdi, Meindra, Wismelni, Mei Irwan, Suhardi Hasibuan, Dasril, Ifdal, Sugianto, Adiatra, dan Fasrial Sutan Mudo. Selain itu, sebagai penanggungjawab dari Tim Pansus I yang membahas tentang Pedoman Pengelolaan Kekayaan Nagari dan Ketahanan Pangan adalah Yulianto (Ketua DPRD), dengan dua orang wakil ketua, masing-masing Dalius K dan Syamsul Bahri. Secara keseluruhan, jajaran dari Tim Pansus I berjumlah 20 orang. Seiring berlangsungnya kegiatan Tim Pansus I DPRD Kabupaten Pasaman Barat, sesuati tahapan, jadual dan mekanisme kerjanya, Tim Pansus II yang diamanhi sekaligus membahas tentang Pedoman Pengelolaan Kekayaan Nagari dan Katahanan Pangan di Kabupaten Pasaman Barat, sesuai jadual dan pelaksanaan kegiatannya, sehingga Ranperda yang mereka bahas juga selesai secara maksimal. (h/gmz)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Jefli


24

RABU, 13 MARET 2013 M 1JUMADIL AWAL 1434 H

LINGKAR SD 07 Koto Tinggi Giat Belajar Sore KOTO TINGGI, HALUAN — Sampai jam 16.00 wib, suasana ramai masih terlihat di SD 07 Koto Tinggi Kecamatan Gunung Omeh. Sejumlah murid kelas VI sedang sibuk belajar mengaji Alquran. Secara bergantian, sebanyak 17 murid kelas VI putra dan putri yang hadir sore itu, mengikuti pelajaran dengan semangat. Di sela istirahat, Haluan yang hadir dan juga membawa sejumlah Harian Haluan edisi perdana Varia Haluan, menjadi rebutan bagi murid dan guru. “Kami berharap Haluan dapat kami baca terus setiap hari,” kata Yetti Warni Sag, guru bidang studi agama. Menurut dia, besarnya minat baca anakanak ini perlu disalurkan. Di sekolah itu, ada 12 orang guru, termasuk guru honor. Sampai Maret 2013 ini, jumlah murid SD 07 Koto Tinggi Kecamatan Gunung Omeh, yang lokasinya tak jauh dari lokasi monumen PDRI, sebanyak 120 orang dengan 17 orang murid kelas VI. “Kami melakukan belajar sore secara bergantian bidang studi. Murid betul-betul giat belajar, apalagi sekolah kami berhadapan dengan Kantor UPT Pendidikan Gunung Omeh,” jelas Yetti Warni. (h/snt)

Kantor UPT Pendidikan Suliki Direhabilitasi Berat SULIKI, HALUAN — Bermodal semangat kebersamaan dank arena membutuhkan kantor yang nyaman, gedung tua bekas Kantor Dinas Pendidikan Kecamatan Suliki kini ‘disulap’ menjadi Kantor UPT Pendidikan Suliki, setelah dilakukan rehabilitasi berat. Menurut Kepala UPT Pendidikan Suliki Syukraldi Arlen SPd didampingi beberapa staf, rehabilitasi menelan biaya Rp150 juta lebih. Tahap I sudah menghabiskan sekitar Rp70 juta dengan sumber dana swadaya dari para staf UPT, kepala sekolah, guru, pegawai dan simpatisan pendidikan. Karena tukang sedang sibuk kerja, terlihat barang masih menumpuk di beberapa ruang. “Mudahan-mudahan ruang kantor yang sempit dan banyak tumpukan bahan-bahan bangunan dan dokumen kantor ini tidak berlama-lama. Walau dengan kondisi ini pelayanan terhadap guru, pegawai dan tamutamu lain tidak terganggu,” katanya. (h/snt)

TK Aisyiyah Penago Limbanang Juara Sumbar SULIKI, HALUAN — Sabtu 2 Maret 2013 atau dua pekan lalu, TK Aisyiyah Penago Limbanang Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota berhasil meraih sejumlah prestasi, yaitu juara I Lomba Busana Muslim, juara II Lomba Menari antar Guru TK, serta beberapa juara harapan I dan II dari TK Aisiyah Penago dan Suliki masih di Kabupaten Limapuluh Kota. Juara I diraih murid TK Aisyiyah Penago Limbanang melalui Zukrufa Mafaza dari Lomba Busana Muslim, juara II peringkat Sumatera Barat juga diraih ibu guru Siti Yasridwanun. Hasil lain dari lomba tingkat provinsi busana muslim, juara harapan I Rahma Dinda, juara harapan II membaca ayat diraih bahagian putra atas nama Fara Zandy. Demikian disampaikan Kepala TK Aisyiyah Penago Limbanang Purwoningsih SPd, di Limbanang, Senin (11/3 ). TK Aisyiyah Penago Limbanang sudah sering meraih prestasi, baik tingkat kabupaten maupun tingkat Sumatera Barat, namun tidak terekspos. “Tapi dengan adanya kerja sama Dinas Pendidikan dengan Haluan melalui penerbitan Varia Pendidikan Limapuluh Kota, kami bisa muncul di surat kabar Haluan,” tambah Purwoningsih didampingi Drs Taufik, Penilik PLS Kecamatan Suliki, yang juga mantan Pengurus Pusat Ikatan Penilik Indonesia, dan IPI Pusat Sekretaris Bidang PAUD ini. TK Aisyiyah Limbanang yang sudah unjuk gigi di tingkat Sumatera Barat ini memiliki 4 tenaga guru dan seorang kepala sekolah tamatan S1 PGPAUD serta 3 guru honor dengan latar belakang pendidikan 1 orang D2 PGTK, dan 2 orang jeblosan SLTA. Murid-murid TK tidak hanya berasal dari Limbanang, tapi juga dari Suliki, Tanjung Jati, Koto Kaciak Kecamatan Guguk, Ekor Parit, Kampuang Dalam, Sungai Sariak, Sungai Rimbang, Taratak, Kubang, bahkan ada yang datang dari Tabek Panjang Koto Baru Simalanggang Kecamatan Payakumbuh. Bicara tentang keberhasilan TK Aisyiyah Limbanang ini, kata Ketua Yayasan HjYuhasmi, wakil Agusneti, sekretaris Eni Gustia, serta bendahara Titin Erida, adalah berkat keberhasilan kerja sama dengan para guru, orangtua murid serta masyarakat sekitar. “Ketua Yayasan juga mau turun tangan dan berkorban, baik materil maupun moril. Jika tidak ada peralatan atau alat bermain, maka diupayakan oleh Ketua Yayasan,” jelas Purwoningsih bersemangat. (h/snt)

SMAN 2 Harau Akan Dijadikan Boarding School SARILAMAK, HALUAN — Di tahun 2013 ini, pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota melalui dinas pendidikan berencana membangun satu unit sekolah unggulan atau boarding school tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Pembangunan sekolah itu, merupakan program utama jangka menengah Dinas Pendidikan Limapuluh Kota, hingga tahun 2015 mendatang, yang nantinya dapat meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota. “Sudah selayaknya Kabupaten Limapuluh Kota memiliki satu sekolah unggulan dengan sistem boarding school yang nantinya bisa memperbaiki mutu pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota. Bahkan, dengan adanya sekolah unggulan itu, nantinya tercipta pemimpin andal dan disegani serta diharapkan dapat memajukan Kabupaten Limapuluh Kota. Semoga pembangunan sekolah unggulan SMAN 2 Harau mendapat dukungan dari masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota Desri. Katanya, boarding school saat ini telah menjadi bagian penting bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia pendidikan. Sebagai sekolah berasrama, dengan keunggulan proses pendidikan dan pengajaran, diharapkan SMAN 2 Harau dapat berperan serta dalam mencerdaskan bangsa dan membentuk pribadipribadi yang berakhlak. Pembangunan sekolah unggulan ini, termasuk 9 sekolah baru yang dirintis Dinas Pendidikan Limapuluh Kota hingga tahun 2015 mendatang. Untuk SMAN 2 Harau sendiri, pembangunannya juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti asrama penginapan bagi pelajar sekolah tersebut. “Pembangunan sekolah ini dilengkapi asrama penginapan, pustaka, mesjid, ruangan kelas serta berbagai fasilitas lainnya. Dengan demikian, sekolah unggul ini menerapkan sistem boarding school yang siswanya menginap di sekolah selama masih menjadi pelajar SMAN 2 Harau,” kata putra Nagari Kototinggi itu. Ditargetkan, nantinya sekolah yang dibangun atas tanah milik pemerintah daerah Limapuluh Kota dapat memasuki berbagai perguruan tinggi negeri yang berkualitas di tingkat nasional, seperti di Universitas Indonesia, ITB, serta berbagai perguruan tinggi yang lulusannya tidak diragukan lagi. Dengan demikian, lulusan dari universitas tersebut dan merupakan jebolan dari sekolah unggul

PRESTASI — Para siswa dan guru TK Aisyiyah Penago Limbanang Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota yang berhasil meraih sejumlah prestasi.

yang dirintis saat ini, dapat membawa dampak positif bagi Kabupaten Limapuluh Kota, terutama bagi masyarakat Limapuluh Kota. SMAN 2 Harau menerapkan program kurikulum nasional yang didesain bersama kurikulum internasional dengan pelajaran sains dan hitungan. Nantinya konsentrasi pembelajaran diarahkan kepada keberhasilan siswa secara inteligensi, emosional, dan spiritual. Untuk penerimaan di sekolah unggul atau SMAN 2 Harau, kata Desri, dilakukan melalui seleksi hasil ujian akhir nasional serta siswa yang berprestasi ketika masih duduk di bangku SMP. “Bagi siswa berprestasi dan hasil nilai UN nya berada di peringkat satu sampai tiga di tiap SMP yang tersebar di 13 kecamatan Kabupaten Limapuluh Kota, berhak diterima di sekolah unggul SMAN 2 Harau, tetapi itu melalui persetujuan orangtua untuk menitip anaknya di asrama sekolah,” imbuh kepala dinas yang dilantik setahun yang lalu itu. Pembangunan SMAN 2 Harau yang terletak di Jorong Tarantang, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, bersebelahan langsung dengan SMPN 3 Harau itu, telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat serta pemerintah daerah Limapuluh Kota. Buktinya, pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp 3 miliar untuk pembangunan SMAN 2 Harau di lahan seluas 1, 5 hektar. “Dari APBN telah diang-

garkan sebesar Rp1,6 miliar di tahun ini untuk pembangunan SMAN 2 Harau. Dan sisanya dari APBD Limapuluh Kota dengan total Rp3 miliar. Ditargetkan pada tahun ajaran tahun 2013/2014 mendatang, telah bisa dilakukan penerimaan siswa baru di SMAN 2 Harau,” ungkapnya. Dari anggaran sebesar itu, nantinya SMAN 2 Harau telah dilengkapi berbagai bangunan di tanah seluas 1,5 hektar itu, seperti ruangan belajar, tempat ibadah, kantor, asrama, perpustakaan, labor, toilet serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Di tahun ini, tiga ruangan belajar mengajar telah bisa ditempati siwa dengan kapasitas sebanyak 32 siswa untuk setiap kelasnya. “Rencana pembangunan 9 kelas dengan daya tampung sekitar 350 siswa berprestasi. Tetapi di tahun ajaran 2013/ 2014, hanya 3 ruangan kelas yang bisa dimanfaatkan dengan jumlah siswa di angkatan pertama ini sebanyak 96 siswa,” tuturnya. Untuk tenaga pengajarnya pun, Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota tidak sembarangan menempatkan guru sebagai tenaga pengajar di SMAN 2 Harau. Melalui seleksi guru, guru tamatan S-2 serta guru-guru inti yang ada Dinas Kabupaten Limapuluh Kota yang nantinya mentransfer ilmu kepada pelajar sekolah tersebut. Hal itu sengaja dilakukan agar tujuan dari sekolah unggul yang dirintis itu benar-benar dapat membawa kemajuan dunia pendidikan Kabupaten Lima-

puluh Kota yang saat ini berada di peringkat 10 besar dari 19 kota dan kabupaten Sumbar. Begitupun dengan lulusannya, dinas pendidikan mencatat dari ribuan lulusan SMA sederajat, hanya sekitar 430 orang yang melanjutkan ke perguruan tinggi negeri. Dengan tujuan lainnya, kata Desri, diharapkan sejumlah lulusan dari sekolah menengah pertama di Kabupaten Limapuluh Kota tidak perlu lagi keluar daerah untuk mencari sekolah lain demi pendidikan yang berkualitas. “Beberapa tahun belakangan ini, siswa berprestasi kita banyak yang keluar daerah untuk mencari pendidikan di tingkat SMA, itu juga memang kelemahan kita sebagai penanggung jawab pendidikan di kabupaten ini. Tetapi, dirintisnya sekolah unggulan ini, diharapkan di tahun yang akan datang seluruh siswa lulusan berprestasi yang berasal dari 48 SMP yang ada, tidak perlu lagi keluar daerah, cukup di Kabupaten Limapuluh Kota saja,” kata mantan pejabat Kabupaten Pesisir Selatan itu. Untuk pembiayaan di SMAN 2 Harau, dinas pendidikan hanya menerapkan subsidi silang dari pemerintah kepada orangtua siswa. Dengan artian, pembiayaan separuhnya sudah ditanggung pemerintah. “Bagi keluarga tidak mampu serta anaknya berprestasi, tidak dikenakan biaya apapun. Tetapi bagi mereka dari keluarga yang tergolong mampu, memang diterapkan subsidi silang. Sepa-

ruhnya sudah dibiayai pemerintah,” tutur Desri lagi. Dengan ditambahnya SMAN 2 Harau di tahun ini, menambah jumlah SMA yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota. Dari 9 SMA yang dimiliki saat ini menjadi 10 sekolah, yakni SMAN 1 Akabiluru, SMAN 1 Situjuah, SMAN 1 Harau, SMAN 1 Kecamatan Payakumbuh, SMAN 1 Lareh Sago Halaban, SMAN 1 Guguk, SMAN 1 Siliki, SMAN 1 Pangkalan, SMAN 1 Kapur IX dan SMAN 2 Harau. Mulai Dibangun SMAN 2 Harau yang merupakan salah satu sekolah unggulan rintisan Dinas Kabupaten Limapuluh Kota, sudah mulai dibangun dalam tahap pertama tahun ini. Sekolah yang berada di Nagari Tarantang, Kecamatan Harau itu sudah dipatok, Selasa (12/3) siang. “Pembangunan SMAN 2 Harau sudah dimulai. Ditargetkan, 3 bulan ke depan, SMAN2 Harau sudah dapat difungsikan,” ungkap Januar, Ketua Panitia Pembangunan SMAN 2 Harau. Januar sekaligus Kepala UPTP Harau itu mengatakan, dalam tahap pertama ini, ditargerkan 3 ruangan belajar serta ruangan kantor sudah bisa dimanfaatkan sebagai proses belajar mengajar. Hingga tahun 2014 nanti, pembangunan SMAN 2 yang dianggarkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah itu sudah selesai dari pengerjaannya. “Hingga akhir tahun 2014, dari 9 ruangan kelas yang direncanakan sudah bisa dimanfaatkan,” katanya. (h/ddg)

Seleksi O2SN di Kecamatan TK Aisyiyah Penago Dapat Bukit Barisan Digelar Suntikan Dana Rp350 Juta GUNTUANG, HALUAN — Untuk pembentukan kontingen O2SN (Olimpiade Olahraga Siswa Nasioanl) Kecamatan Bukit Barisan, Rabu (13/3), dilakukan acara seleksi di Kanagarian Mahek. Demikian disampaikan Kepala UPT Pendidikan Bukit Barisan Yonarizul SPd, Jumat (8/3 ). Dijelaskan, seleksi diikuti sekitar 100 atlet utusan berbagai sekolah di Kecamatan Bukit Barisan. Kontingen gugus digawangi oleh Novirman dan H Ratiusman SPd (ketua dan wakil). Susunan panitia kontingen lainnya, Riadi SPd, Risni SPd (sekretaris dan bendahara), serta dilengkapi beberapa seksi, seperti voli putri Sumarta Efendi SPd dan Anggga Kesuma Arif SPd. Untuk seksi tenis meja dipercayakan kepada Badris SPd, seksi catur Riadi SPd, sepak takraw dipegang Jon Efendi SPd dan Bobby

Rusnam SPd, Ahmad Yandi SPd (pelaksana bulutangkis), serta atletik diselenggarakan Derizal, SPd, Yasril, Asra Diroza SPd, serta Dewi Elona dan kawan-kawan. Kepala UPT, Pengawas TK/SD, dan PLS Kecamatan Bukit Barisan bertindak sebagai pelindung dan penasehat. Masuk 20 Besar Sumbar Terinindi Eriswan Fitri, murid SD 02 Sungai Naning Kecamatan Bukit Barisan, yang sudah berhasil masuk 20 besar seleksi tingkat Sumatera Barat, dalam seleksi ulang bertekad mencapai target 10 besar. Sebelum dapat 20 besar Sumbar, putri asal Sungai Naning ini, kata Elmiwarti, pendamping seleksi ke SMP 1 Padang bersama Yonarizul SPd (Kepala UPT Pendidikan Bukit Barisan), bertekad masuk 10 besar. “Kalau berhasil masuk 10 besar, bisa berangkat ke Turki, mohon doa restu bisa terwujud,” kata Elmiwarti penuh harap. (h/snt)

GURU dan siswa TK Aisyiyah Penago Limbanang foto bersama. SULIKI, HALUAN — TK Penago Limbanang yang sudah banyak mencatat prestasi berbagai lomba, memiliki kurikulum untuk 2012 – 2013, makin banyak juara tingkat kabupaten Limapuluh Kota serta Sumatera Barat ini, bergembira tahun 2013 ini dapat dana PMPN 2013 untuk rehabilitasi berat Rp350 juta. Dana sebesar itu, kata

Purwoningsih, selaku kepala sekolah, akan digunakan untuk bangunan sekolah, alat-alat bermain, dan mobile. Sedangkan dana untuk pagar merupakan swadaya pengurus yayasan nantinya. TK Aisyiyah Limbanang ini memang sudah sewajarnya mendapatkan rehabilitasi karena sudah tua, yaitu bekas rumah sakit Muhammadiyah, >> Editor : Nova Angraini

serta juga pernah menjadi Kantor BPR Bungsu Sinamar. “Adanya suntikan dana PNPM, betul-betul merupakan hal menggembirakan bagi yayasan dan para guru,” kata kepala sekolah terbilang aktif dan agresif ini. Hal yang menggembirakan lagi, katanya, Kepala Dinas Pendidikan Desri SPd MM sering berkunjung, disertai Hj Yana Warlis, Kasi PAUD Dinas Pendidikan, Syukraldi Arlen S SPd (Kepala UPT Pendidikan Kec. Suliki), Zamri (Pengawas TK/SD Kecamatan Suliki), H Masri (pemuka masyarakat) juga sering hadir di sekolah yang memiliki murid 35 orang. “Dengan berubah wajah sekolah dalam tahun ini, semangat belajar anak-anak makin besar dan makin bergairah, sehingga prestasi-prestasi sekolah akan semakin bertabur,” tutur Purwoningsih. (h/snt) >> Penata Halaman: Rahmi

Haluan 13 Maret 2013  

Haluan 13 Maret 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you