Page 1

EDISI : 182 TAHUN LXIII

SABTU 12 NOVEMBER 2011 M / 16 DZULHIJAH 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI

PEMBUKAAN SEA GAMES

Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Al Baqarah 2:218)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISHA

04.39 12.02 15.24 18.04 19.16

Karya Koreografer Minang Memukau

WIB WIB WIB WIB WIB

PALEMBANG, HALUAN — Perhelatan akbar SEA Games XXVI secara resmi dibuka di Palembang pada Jumat (11/11) malam oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Meski diwarnai hujan, upacara pembukaan berlangsung meriah dan spektakuler. Opening Ceremony SEA Games ini dimeriahkan dengan tarian atau koreografi yang mengisahkan kerajaan Sriwijaya di Asia Tenggara pada abad ke-7 yang melibatkan sekitar 4.500 penari. Tari dikombinasikan tata suara dan cahaya yang apik, serta teknologi multimedia, para penari pun memukau ribuan hadirin di stadion dan juga penonton di televisi.

http://www.pkpu.or.id

„ Bersambung ke Halaman 07

PEROLEHAN MEDALI

REFLEKSI

HKN dan Antisipasi ‘Bom’ HIV/AIDS OLEH: HENDRIZAL SIP MPD DALAM momen Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November 2011 yang jatuh pada hari ini, ada baiknya kita mendiskusikan tentang penyakit HIV/AIDS. Sungguh mengerikan jika mengingat makin banyaknya pengidap HIV/AIDS di Indonesia. Penyakit itu menjadi ancaman serius bagi bangsa kita. Laporan UNAIDS terakhir yang berjudul ‘AIDS Epidemic Update’ menyebutkan, penderita penyakit berbahaya itu di negeri kita mencapai 93.000 sampai 130.000 penderita. Departemen Kesehatan RI juga pernah mengeluarkan laporan resmi yang mengerikan. Disebutkan, pada Maret 2005 tercatat jumlah pengidap penyakit itu di Indonesia sebanyak 6.789 orang.

„ Bersambung ke Halaman 07

ANTARA

PEMBUKAAN SEA GAMES — Ratusan penari mementaskan tarian kolosal saat pembukaan Sea Games XXVI di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (11/11). Salah seorang koreografer dari rangkaian tari yang mengisahkan sejarah Sungai Musi dan Kerajaan Sriwijaya adalah Hartati, asal Muaro Labuah, Solok Selatan.

Tak Mungkin Warga Anarkis

JUNIR

Jorong Maligi Seperti Kampung “Mati”

TERKAIT masalah ini, warga berharap Bupati Pasaman Barat turun tangan memediasi warga Maligi dengan pihak perusahaan dan polisi agar persoalan selesai. Tak ada lagi ketakutan dan masyarakat bisa berativitas kembali. Terkait dengan keluarga mereka yang menghilang dan bersembunyi ke hutan agar bisa kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya. Kapan Bupati Pasbar akan turun ke Jorong Maligi? Bupati Pasaman Barat Baharuddin R, ia mengecam perusahaan perkebunan kelapa sawit yang mengambil keuntungan di tanah mekar Pasaman Barat. “Jika tidak peduli dengan nasip masyarakat sekitar, bubarkan perusahaan itu. Pemda bersama masyarakat tidak setuju kalau lahan di daerahnya dimanfaatkan secara sepihak,” kata Bupati dengan nada agak tinggi. Penegasan ini disampaikan Bupati Pasaman Barat di ruang kerjanya, di Jalan Soekarno-Hatta Simpang Ampek, Jumat. Bupati menilai, kalau dicermati secara saksama, tak mungkin masyarakat (warga Maligi) melakukan pengrusakan terhadap beberapa bangunan milik PT PHP II tanpa ada alasan.

PASBAR, HALUAN — Suasana Jorong Maligi, Kecamatan Sasak, Pasaman Barat, pascakerusuhan antara warga

„ Bersambung ke Halaman 07

„ Bersambung ke Halaman 07

Solidaritas yang Masih Mengental MUSIBAH bencana alam yang melanda Sumatera Barat dimaknai dengan makin mengentalnya solodaritas dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Empati itu tak perlu lagi dijelaskan. Bantuan mengalir bak air. Kalau pun ditemukan ketidakmerataan pembagian bantuan, barangkali bukan karena kurangnya bantuan, tetapi soal tenaga di lapangan. Empati dan kebersamaan itu adalah modal sosial yang sangat besar artinya. Banjir yang melanda Pasaman Barat dan merendam 1.000 lebih rumah warga adalah contoh bagaimana respons dan tanggapan darurat masyarakat yang demikian cepat. Bantuan pun mengalir.

„ Bersambung ke Halaman 04

PADANG, HALUAN — Pembukaan Padang Fair 2011 di Pelataran Parkir Komplek GOR Agus Salim Padang, Jumat (11/11) tidak begitu meriah dibanding kegiatan yang sama pada tahun lalu. Selain minim atraksi,

JORONG Maligi masih mencekam setelah polisi melakukan kekerasan terhadap warga. Warga takut keluar rumah. Ibuibu menangis karena suami dan anaknya belum pulang. Lelaki kampung masih bersembunyi di hutan. Maligi seperti kampung mati.

JUNIR

IBU-IBU warga Jorong Maligi berkumpul bersama saat rombongan wartawan mendatangi kampung ini, Jumat (11/11). Sebelumnya mereka tak mau keluar rumah karena takut. Ibu-ibu berharap Bupati turun tangan menyelesaikan masalah ini. Sebagian besar suami-suami mereka dan anak lelaki kini masih bersembunyi di hutan.

pembukaan Padang Fair kali ini juga minim pengunjung dan pejabat. Meski Padang Fair merupakan alek Kota Padang yang digelar tiap tahunnya, tapi orang nomor satu di Kota Padang atau Walikota Padang Fauzi Bahar tidak

PASCAKEBAKARAN PASAR TALU

Warga Butuh Sembako

menghadiri acara pembukaan. Wakil Walikota Padang Mahyeldi juga tidak hadir. Hanya ada Sekda Kota Padang Emzalmi yang mewakili.

PASBAR, HALUAN — Pascakebakaran yang melanda pusat pertokoan Pasar Talu Kecamatan Talamau, Kamis (10/11) lalu, warga korban bencana mulai membersihkan puing-puing bekas kebakaran. Korban kebakaran sangat membutuhkan beras dan bahan dapur lainnya. Pantauan Haluan Jumat (11/11) pagi, di lapangan, tampak warga secara bergotongroyong membersihkan sisa-sisa kebakaran. Dari wajah mereka terlihat kesedihan. Menurut Sunuruik Masripelli, Walinagari Talu, setidaknya ada sekitar 24 kepala keluarga (KK) meminta tinggal dan tidur di los, bekas kebakaran dengan kondisi seadanya. Karena korban mengaku akan berdagang kembali. “Mereka tak mau berlarut-larut dalam duka. Kami mau berjualan meneruskan hidup,” kata Sunuruik Masripelli menirukan alasan pedagang yang ingin menempati bekas kebakaran itu.

„ Bersambung ke Halaman 07

KORBAN BANJIR PESSEL

PT Incasi Raya Bantu Rp250 Juta

PAINAN, HALUAN — PT Incasi Raya menyerahkan bantuan kepedulian bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan sebesar Rp250 juta. Dana tersebut diserahkan Sumadi, Direktur Utama kepada Bupati H Nasrul Abit, Jumat (11/11) di Painan. Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut juga dihadiri sejumlah kepala SKPD antara lain, Kepala BPBD Pessel, Nashariyadi B dan kepala Dinas

Negara Emas Perak Perunggu Total THAILAND 3 0 1 4 INDONESIA 2 2 1 5 MYANMAR 0 2 0 2 SINGAPURA 0 1 2 3 VIETNAM 0 0 1 1

PASCABENTROK WARGA DENGAN POLISI

Pembukaan Padang Fair Sepi

KEPALA DKP Sumbar Yosmeri bersama Eni Kamal, dosen UBH menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Kepala BPBD Pasbar Asgiarman didamping Kadis DKP Pasbar Syafrialis di Gedung Koperindag Jalan KKN Simpang Ampek Pasbar.

No 1 2 3 4 5

Pekerjaaan Umum, H Ichsanusataruddin, Kepala Bappeda Pessel, Erizon dan sejumlah para wartawan Sumbar yang bertugas di Pessel. „ Bersambung ke Halaman 07 DIREKTUR Utama PT Incasi Raya Sumadi menyerahkan bantuan dana sebesar Rp250 juta untuk korban bencana banjir bandang yang terjadi di Pessel diterima oleh Bupati H Nasrul Abit, Jumat (11/11).

„ Bersambung ke Halaman 07 M JONI

BAYI pasangan Dewi Ismanti (25) dan Mardenti (33) yang lahir di tanggal cantik 1111-11 (11 November 2011) sekitar pukul 07.30 WIB di ruangan bersalin RSUP M Djamil Padang..

Tangis Bayi pada 11-11-11

PADANG, HALUAN — Suara hening di ruang bersalin lantai dua RSUP M Djamil Padang pecah ketika sosok bayi yang masih merah menangis tanpa henti. Namun entah kenapa, lima bayi lainnya yang berada

HASWANDI

di ruangan itu sama sekali tidak merasa terganggu. Bahkan tak ikut menangis, meski di antaranya ada yang membuka mata.

„ Bersambung ke Halaman 07


2 UTAMA LINGKAR Pekerja Diserang Malaria

PASBAR, HALUAN — Sejumlah karyawan yang mengerjakan proyek Pelabuhan Teluk Tapang Aia Bangis Pasaman Barat diserang penyakit malaria. Kejadian itu mulai sejak Lebaran Idul Adha lalu. Sekarang ini masih ada dua orang karyawan yang masih dalam perawatan dan istirahat total. Sebelumnya dari 35 pekerja Pelabuhan Teluk sebagian besar diserang malaria. Terkait dengan hal itu Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kesehatan beberapa waktu lalu sudah melakukan fogging ke lokasi Pelabuhan Teluk Tapang. Jumar (11/11) Mardani, S.Sos, MM., Kepala Dinas Perhubungan Pasbar mengantarkan obat-obatan ke lokasi tersebut. “Ini sebagai bentuk perhatian kita kepada pekerja Pelabuhan Teluk Tapang. Kita berikan kepada mereka obat-obatan dan vitamin, sehubungan malaria yang menyerang beberapa karyawannya,” ujar Mardani saat mengantarkan obat-obatan tersebut. Pembangunan Teluk Tapang Konsultan pengawas pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang, Iwan Suhardi mengatakan, pengerjaan pelabuhan untuk tahun 2011 sudah rampung 90 persen. Pembangunannya untuk tahun ini sampai pengecoran aper struktur dermaga sebagian. Sedangkan untuk pemancangan tuntas hingga letter T. “Tahun 2012 pembangunan dermaga dijadwalkan sudah tuntas,mulai dari cause way dan trestel,” katanya. Kendalanya, pemasokan bahan baku sering terhambat karena belum adanya jalur transportasi darat yang memadai menuju lokasi pelabuhan.Sehingga suplai pasokan hanya melalui jalur laut. “Baik pengerjaan maupun suplai bahan baku tergangtung cuaca karena semuanya kita tergantung dari laut,” imbuhnya. (h/nir)

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

KPK SIAP SADAP HAKIM TIPIKOR DAERAH

Belum ada Vonis Bebas di Pengadilan Tipikor Padang

TAK perlu emosional. Tak semua perkara korupsi harus diputus bersalah. Dakwaan jaksa dan fakta di persidangan sangat menentukan. Pembubaran Pengadilan Tipikor Daerah terlalu terburu-buru PADANG, HALUAN — Wacana pembubaran Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di daerah banyak mendapat bantahan dari berbagai pihak, baik oleh pejabat di lembaga hukum di pusat, pengamat hukum, dan advokat. Salah satunya Ketua Pengadilan Tipikor Kota Padang, Asmuddin. “Kenapa Pengadilan Tipikor harus dibubarkan,” kata Asmuddin ketika dimintai tanggapannya, Kamis (10/11), tentang wacana pembubaran Pengadilan Tipikor yang dilontarkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD di Jakarta 5 November lalu. Dikatakannya, banyak vonis bebas terhadap terdakwa korupsi tidak bisa dijadikan alasan Pengadilan Tipikor dibubarkan. Vonis bebas belum tentu merupakan salah dari hakim. Namun mungkin saja vonis bebas disebabkan

lemahnya dakwaan, dan pembuktian suatu kasus yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Jika di Pengadilan Tipikor daerah, terdakwa koruptor mendapat vonis bebas, maka JPU masih bisa melakukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT), dan Mahkamah Agung (MA). “Maka tidak pas sekali, alasan vonis bebas koruptor dijadikan alasan pembubaran pengadilan Tipikor daerah,” katanya. Ditambahkan Asmuddin, sejak dibentuknya Pengadilan Tipikor di Kota Padang, pada awal tahun 2011 lalu, hingga belum ada terdakwa korupsi yang divonis bebas. Empat kasus korupsi yang telah diputuskan di Pengadilan Tipikor Padang belum ada yang divonis bebas. Kasus tersebut, yakni korupsi dana pengadaan mobil Damkar di Kabupaten Dharmasraya 2010, dengan pagu dana sekitar Rp600 juta.

Terdakwa utama perkara ini Rudi Hartono, selaku pelaksana pengadaan (kontraktor / rekanan) yang divonis hakim selama empat tahun penjara. Sedangkan empat terdakwa lainnya Bambang Hermanto selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), terdakwa II Afrizal selaku Pengguna Anggaran (PA), terdakwa III Darwis selaku Pejabat Penanggung Jawab Teknis Kegiatan (PPTK), terdakwa IV Edward Marton selaku bendahara PA, divonis masing-masing 2,5 tahun penjara. Kasus dugaan korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Jorong Koto Tangah, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Bukit Barisan, terkait proyek pembangunan jembatan dan rabat beton yang merugikan negara sekitar Rp105 juta. Terdakwa dalam kasus ini adalah Dedi Eka Siswanto selaku Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) divonis selama empat tahun penjara. Kemudian kasus korupsi dana pemeliharaan jalan di Kabupaten Agam tahun 2008, dengan kerugian negara Rp347 juta. Terdakwa

Kloter Pertama Mendarat PADANG, HALUAN — Jemaah haji yang bergabung pada kelompok terbang (kolter) pertama Embarkasi Haji Padang dijadwalkan akan sampai ke tanah air, Sabtu (12/ 11) dini hari. Jemaah yang berjumlah 359 orang tersebut diperkirakan tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada pukul 03.45 WIB dan disambut langsung oleh pejabat serta muspida Sumbar, seperti Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim. Jemaah tersebut berasal dari Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Kota Solok serta Kota Padang. Namun, menurut Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Padang, H. Japeri, diprediksi terjadi delay (penundaan) di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. “Pada pukul 15.00 WIB saat ini (Jumatred), para jemaah haji kita telah berkumpul di Bandara King Abdul Aziz untuk siap dipulangkan. Namun, info yang saya terima dari pihak sana, bahwa akan terjadi delay,” ujar Japeri kepada Haluan, Jumat (11/11). Salah satu alasan terjadi penundaan, dikarenakan padatnya aktifitas di bandara Jeddah untuk melakukan pemulangan haji sedunia, apalagi pemulangan awal. “Diprediksi, hingga kloter 10 nanti, kita akan tetap mengalami keterlambatan seperti ini,” paparnya. Mayoritas, negara-negara yang ada di dunia, hanya menyediakan 10 kloter, semua aktifitas pemulangan se dunia bergerak di bandara tersebut. Lalu, selanjutnya hanya tersisa jemaah-jemaah yang berasal dari Asia. Ia juga mengatakan, jemaah yang tiba di BIM, akan langsung menaiki bus untuk menuju asrama. “Penyambutan keluarga hanya boleh di asrama, bukan di BIM. Setiba di asrama nanti, mereka bisa istirahat sejenak, atau langsung pulang bagi keluarganya yang telah datang,” ulasnya lagi. Dalam pemulangan pertama ini, juga diisi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Ny. Nevi. Dalam data keberangkatan, mereka merupakan kloter pertama Embarkasi Haji Padang. Namun pada kenyataannya, mereka justru berangkat melalui Embarakasi Jakarta kloter terakhir pada akhir bulan lalu, dengan tujuan agar cepat bertugas kembali di Sumbar. Ia juga mengatakan, berdasarkan info yang diterima dari pihak pembimbing haji di Jeddah, semua jemaah dalam keadaan sehat, dan satu jemaah asal kloter I meninggal setelah menunaikan ibadah haji. Hingga saat ini, jemaah embarkasi yang meninggal berjumlah 8 orang. Diantaranya, 3 jemaah di Indonesia (2 orang di dalam asrama, satu orang lagi sebelum masuk asrama). Sedangkan sisanya sebanyak 5 jemaah di Arab Saudi. Data terakhir yang dihimpun pihak PPIH Embarkasi Haji Padang, jemaah yang meninggal atas nama Abdulla Yauna (70), warga Kabupaten Solok yang bergabung pada kloter I yang mestinya pulang hari ini. (h/mce)

Umar (Wakil Bupati Agam), yang terkait kasus itu divonis hakim satu tahun lima bulan penjara. Keempat, kasus karupsi dana retribusi daerah di Kabupaten Solok tahun 2009, dengan terdakwa mantan Kepala Dinas Pertambangan Kabupaten Solok, Bustanul Arifin, divonis hakim 18 bulan penjara. Sadap Hakim Komisi Yudisial sudah berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi mengenai kewenangan penyadapan komunikasi hakim pengadilan tindak pidana korupsi yang terindikasi menyalahgunakan wewenang atau korupsi. Hal itu seperti diatur dalam Undang-Undang KY baru Nomor 18 Tahun 2011. “Kami sudah menjajaki itu,” kata Taufiqqurrohman Syahuri, salah satu anggota KY di kompleks DPD, Jumat (11/11/2011). Taufiqqurrohman mengatakan, koordinasi itu dilakukan lantaran KY belum memiliki alat sadap. Jika ada indikasi penyelewengan dari temuan KY, laporan masyarakat atau LSM, maupun pers, katanya, pihaknya akan meneruskan ke KPK. KPK menyatakan belum pernah melakukan koordinasi dengan Komisi Yudisial (KY) terkait dengan rencana penyadapan hakim daerah. Namun KPK menyambut baik wacana tersebut. “Belum, belum ada koordinasi soal itu (penyadapan), kalau sudah ada permintaan tentu akan kami tindaklanjuti,” tegasnya, ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP

Johan mengakui, koordinasi KPK dengan KY memang kerap dilakukan, namun koordinasi berkenaan dengan masalah-masalah lain. Sedangkan soal penyadapan, belum pernah dilakukan. Meski begitu, pihaknya siap menindaklanjuti hal tersebut apabila KY memintanya. Jangan Emosional Sementara Praktisi Hukum Rusdi Zen menilai wacana pembubaran dan penyadapan hakim Pengadilan Tipikor Daerah sebagai hal yang emosional. “Yang pelu dilakukan adalah dengan memperkuat pengadilan tipikor daerah, bukan ditanggapi emosional begitu,” katanya. Menurutnya, kuatnya pengadilan tipikor di pusat karena digandengkan dengan KPK. “Tidak ada salahnya jika didirikan juga perwakilan KPK di daerah. Sebab, saat ini yang ada baru pengadilan Tipikornya. Sementara jaksanya masih yang lama,” lanjutnya. Pasalnya vonis hakim sangat tergantung pada dakwaan jaksa, dan faktaa-fakta yang terungkap di pengadilan. “Kita khawatir, karena memburu target, perkara yang kurang cukup bukti dipaksakan ke pengadilan. Wajar saja ada yang berakibat vonis bebas. Hakim pun tak bisa disalahkan,” katanya. Hal yang sama juga ditegaskan praktisi hukum lainnya, Khairus. Ia mengingatkan fungsi KY hanya sebagai pengawas etika hakim. “Soal materi perkara di luar kewenangan KY,” katanya. (h/dfl/aci)

PERINGATAN HKN 2011

Sumbar Prioritaskan Jamban Sehat

NASRIZAL

PASANGKAN — Komandan Korem 032 Wirabraja Kolonel Inf M Bambang Taufik memasang pangkat terhadap ke dua Dandim yang baru di Gedung Sapta Marga, Jumat (11/11).

Dua Dandim Diserahterimakan

PADANG, HALUAN — Jabatan Dandim 0308 Pariaman dan Dandom 0311 Pesisir Selatan diserahterimakan di Gedung Sapta Marga, Makorem 032 Wirabraja, Jalan Sudirman, Padang Jumat (11/11). Dandim Pariaman diserahkan dari pejabat lama Letkol Inf Tatan Ardianto kepada Letkol Arm Nursamsudin. Sementara Dandim Pessel dari Letkol Inf Setia Jiwa kepada Letkol Arh Imanuel Pasaribu. Hadir pada acara tersbut para Dandim, Danyonif, Danden, Kepala Dinas dan Jawatan sejajaran Korem 032 Wirabraj, para Perwira Kodim 0308 dan Perwira 0311 serta Ketua Persit KCK Koorcabrem 032, dan para pengurus Persit KCK. Komandan Korem 032/ Wirabraja Kolonel Inf. M. Bambang Taufik yang memimpin upacara serah terima jabatan itu mengingatkan, dalam pelaksanaan tugas pokok Kodim Pessel dan Pariaman harus disesuaikan dengan wilayah tanggung jawabnya, serta berorientasi terhadap geografi, demografi dan

kondisi sosial. Sebab menurutnya, geografi Kabupaten Pesisir Selatan, Padang Pariaman terletak di sepanjang pesisir pantai barat Pulau Sumatera, dengan kondisi alam yang rentan terhadap berbagai kemungkinan bencana alam, seperti gempa, tsunami, banjir bandang, longsor, abrasi pantai dan sebagainya. Kondisi tersebut mengharuskan antisipasi yang dapat diterjemahkan sebagai langkah tindakan dan kesiagaan cepat serta keputusan yang tepat. Untuk itu Kodim Pesisir Selatan dan Pariaman harus terus menerus melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah, dan semua unsur yang terkait bahkan dengan segenap komponen masyarakat, agar dapat mengantisipasi berbagai kemungkinan bencana alam yang terjadi, sehingga pada saat diperlukan masing-masing bagian mampu berbuat dengan teliti, benar dan tepat. kepada seluruh prajurit dan PNS Kodim, diminta harus tanggap dan peduli mewaspadai

terhadap situasi yang terjadi, pegang teguh serta laksanakan protap-protap pengamanan yang ada di satuan untuk menghindari terjadinya kerugian materil, dan personel dalam melaksanakan tugas di lapangan. Menurut Kapenrem 032 Wirabraja Mayor Inf Defi Deflijun, pergantian jabatan dua Kodim sekaligus hal yang biasa di lingkungan Kodam I Bukit Barisan yang merupakan realisasi, dan kebijakan pimpinan TNI AD, dalam menyusun dan menata regenerasi serta aplikasi kebutuhan organisasi yang dapat mengoptimalkan kemampuan dalam rangka mendukung tugas pokok Kodam. “Kodim selaku Komando Kewilayahan harus selalu bersinergi dengan seluruh komponen, dan potensi yang ada di wilayahnya, untuk menjaga stabilitas wilayah agar tetap kondusif. Selain itu juga prajurit dan PNS Kodim agar meningkatkan kepekaan terhadap situasi yang berkembang guna menyongsong pelaksanaan tugas,” tambahnya. (h/nas)

PADANG, HALUAN — Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumbar memprioritaskan program sanitasi dasar atau jamban sehat dan air layak minum pada tahun 2012 mendatang. Untuk itu, pihaknya akan memfokuskan sosialisasi terpadu kepada masyarakat. Saat ini angka pencapaian air layak minum di tengah rumah tangga masyarakat Sumbar tercatat 71 persen dari total sekitar 750 ribu rumah tangga. Sementara untuk angka pencapaian sanitasi dasar sehat tercatat 67 persen. “Ada dua program utama Dinas Kesehatan Sumbar pada 2012 mendatang yaitu peningkatan angka air layak minum, dan sanitasi dasar sehat di tengah masyarakat. Untuk pencapaian air layak minum sudah melampaui target nasional. Sementara untuk sanitasi dasar sehat masih perlu digenjot lagi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, dr. Hj. Rosnini Savitri, M.Kes kepada wartawan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke47, di Padang, Jumat (11/11). Rosnini menyebutkan untuk angka air layak minum yang ditargetkan nasional adalah 70 persen begitu juga dengan angka sanitasi dasar sehat. Untuk Sumbar, katanya, persoalan mendasar masih terletak kepada sanitasi dasar sehat atau jamban. Masyarakat masih memilih sungai atau kali sebagai tempat jamban daripada membuat jamban sendiri. “Kami akan gencarkan sosialisasi tentang jamban sehat itu. Jamban sehat merupakan salah satu

kriteria pencapaian Millenium Development Goals (MDGs) atau indeks pembangunan manusia di bidang kesehatan,” ujarnya. Ia mengatakan untuk mencapai hal itu dibutuhkan kerjasama yang sinergis dengan seluruh komponen bangsa Indonesia dengan melakukan gerakan nyata dalam meningkatkan perilaku sehat masyarakat, menjaga lingkungan sehat dan mengupayakan rakyat mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas adil dan merata. Pada kesempatan itu, Rosnini menyebutkan bahwa HKN 2011 ini memiliki tema Indonesia Cinta Sehat. Secara nasional bertujuan untuk meningkatkan peran aktif dan aksi nyata sektor swasta dalam pemberdayaan masyarakat dan penyelenggaraan program kesehatan. “Selain itu juga dibutuhkan peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia Sehat,” katanya. Terakhir yaitu bertujuan untuk meningkatkan peran pemerintah daerah melaksanakan kebijakan publik terpadu yang membawa dampak positif bagi Indonesia. Peringatakan HKN di Sumbar akan dipusatkan di lapangan Imam Bonjol Padang pada 12 November dengan diawali upacara bendera yang dipimpin oleh Gubernur Sumbar. Kemudian dilaksanakan acara gerak jalan santai, senam pagi bersama, donor darah, pameran pembangunan di Padang Fair, operasi katarak, demo cuci tangan pakai sabun dan acara hiburan. (h/aci/rel)


SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

3

COPA DEL REY

Barca ke Perempat Final

HOSPITALET — Barcelona meraih kemenangan dalam laga leg I babak 32 besar Copa del Rey. Melawan tuan rumah Hospitalet, gol tunggal Andres Iniesta menjadi pembeda dalam laga itu. Dalam laga yang dihelat di Nou Municipal, Kamis (10/11/2011) dinihari WIB, Iniesta mencetak golnya di menit 42. Gol tersebut bertahan hingga laga usai dan Barca gantian jadi tuan rumah pada 21 Desember. Sejatinya babak 32

besar baru dimulai bulan depan, namun karena Barca akan bermain di Piala Dunia Antarklub, mereka pun harus

melakoni leg I lebih dulu. Delapan menit laga berjalan Barca sudah mengancam gawang tuan rumah lewat David Villa. Sayang sepakannya masih bisa ditepis Moragon. Hospitalet gantian menyerang dan Lucas Viale di menit 17 memaksa kiper Barca, Pinto, melakukan penyelamatan atas gawangnya. Cesc Fabregas menerima umpan dari Tello di menit 26 dan melepaskan tendangan yang bolanya masih mengarah tepa ke pelukan Moragon. Iniesta! Tiga menit

sebelum turun minum gelandang lincah itu membawa Barca unggul. Dari luar kotak penalti, Iniesta melepaskan sepakan terukur yang tak bisa dicegah Moragon. Pada menit 50 kerjasama segitiga antara Xavi Hernandez, Fabregas dan Villa memecah pertahanan lawan. Villa kemudian mengakhiri dengan tendangan kaki kanannya, namun masih belum menemui sasaran. Villa kembali membuang peluang di menit 75 saat eksekusi tendangan bebasnya ber-

hasil dimentahkan Moragon. Hospitalet yang didominasi Barca sepanjang laga bisa mencuri lagi peluang di menit 81 lewat sebuah counter attack. Aday melepaskan tembakan keras dan Pinto masih bisa menghadangnya. Moragon benar-benar jadi tembok kokoh untuk Villa ketika di menit 87, ia berhasil memblok sepakan striker 30 tahun itu. Skor 1-0 pun bertahan hingga akhir laga.(dtc)

Cristian Chivu

Andrei Arshavin

Tinggalkan Arsenal?

De Gea: MU Masih Bisa Juara MACHESTER, HALUAN — Ketinggalan dari Manchester City saat ini bukanlah sebuah akhir, demikian diucapkan oleh David De Gea. Ia yakin Manchester United bisa bangkit dan mengejar. Faktanya Liga Inggris memang belum selesai. Meski, pada kenyataannya juga, MU kini tertinggal lima angka di belakang City dan pernah dipukul telak oleh sang rival 1-6 di kandang sendiri. Tapi, ketertinggalan dan kekalahan pahit itu bukan halangan besar bagi MU. Dari sisi pribadi, De Gea optimistis bahwa pada akhirnya 'Setan Merah' bisa mengejar City dan menjadi juara. "United masih bisa menjadi juara. Masih belum ditentukan bahwa City akan finis di peringkat pertama," ujarnya seperti dilansir ESPN Star. De Gea sendiri merasa banyak belajar setelah pindah ke MU dan bermain di Premier League. Ia juga mengakui perkembangannya di bawah arahan Sir Alex Ferguson. "Apa yang sudah saya pelajari di Inggris sejak musim panas, sudah lebih banyak dari yang saya pelajari selama karier profesional saya di Spanyol. Ini adalah sebuah dunia baru." "Saya memang tidak bermain akhir pekan lalu. Tapi, Ferguson memberitahu saya bahwa itu dilakukan supaya bisa beristirahat. Dia adalah pelatih yang hebat dan tak diragukan lagi adalah yang terbaik di dunia," tandasnya.(dtc)

LONDON, HALUAN — Andrei Arshavin mengisyaratkan tak lagi betah berada di Arsenal. Selain merasa jengah karena terusterusan di bangkucadangkan, pesepakbola Rusia itu turut mengkritik Arsene Wenger. Arshavin digadang-gadang akan bersinar bersama Arsenal. Namun fakta berbicara lain. Pesepakbola berusia 30 tahun ini justru tampil tak istimewa dan kini kalah bersaing dengan Gervinho dan Theo Walcott. Dalam 10 kali penampilannya di Liga Inggris, Arshavin baru mencetak satu gol yang dibuatnya ke gawang Swansea City (10/9). Gol itu merupakan yang pertama sejak Maret lalu ketika Arsenal bermain imbang 2-2 melawan West Bromwich. Arshavin mengaku belum berpikir untuk hengkang. Akan tetapi dia akan mempertimbangkan masa depannya di Emirates jika tidak ada jaminan bermain secara reguler. "Saat ini aku tak berpikir untuk berganti klub. Jika aku akan dibangku cadangkan maka isu seperti itu mungkin relevan," ungkap Arshavin kepada harian Sport Express seperti dikutip The Independent. "Aku masih ingin bermain selama 90 menit, tapi sekarang aku menempel di bangku ca-

dangan." Arshavin kemudian mengkritik taktik yang diusung oleh Wenger. Bahkan menurut dia, manajer asal Prancis itu kurang menghargai kerja kerasnya. "Saat ini dia lebih percaya dengan Walcott dan Gervinho, dan dengan situasi semacam ini, aku bertaruh tidak akan ada kesempatan (bermain di tengah). Para gelandang kami sekarang bermain mendalam," sambung Arshavin. "Dia punya filosofi sendiri, tampilan istimewa Wenger. Dia tak se-keras kepala (eks pelatih Rusia dan Zenit St Petersburg) Dick Advocaat, tapi dia lebih kejam. Ketika kesulitan datang, tidak ada orang di Arsenal yang menyalahkan dia terkait sepakbola untuk mencoba mengubah sesuatu, semua tahu seperti apa jawabannya." "Memang benar demikian. Terkadang Anda bisa melihat itu di atas lapangan: tak peduli betapa bagusnya Anda bermain, Anda akan tetap diganti di menit 70. Dan terkadang Anda duduk di bangku cadangan dengan penuh percaya diri kalau Anda akan bermain di menit 65," sungut dia.(dtc)

Ajax Sudah Buka Pintu untuk Chivu AMSTERDAM, HALUAN — Kontrak Cristian Chivu bersama Inter Milan akan berakhir musim panas tahun depan. Belum ada tanda diperpanjang, Ajax Amsterdam siap menggaet lagi pemain yang pernah dibesarkannya itu. Chivu yang bergabung dari AS Roma sejak 2007 itu memang adalah andalan Inter di lini belakang. Peran vitalnya terasa saat Nerazzurri merebut tiga gelar musim 2009/2010. Namun cedera dan mulai menua usianya membuat penampilan Chivu bersama Inter naik-turun. Hal ini kemudian yang jadi pemikiran manajemen klub untuk memperpanjang kontrak pesepakbola asal Rumania itu, yang habis Juli 2012. Chivu sendiri sempat mengeluhkan perpindahan posisinya sebagai bek kiri dalam 2-3 musim terakhir, di mana ia lebih suka ditempatkan sebagai bek tengah. Jika memang Inter tak lagi meneruskan kerjasamanya dengan Chivu, dilansir Football Italia, Ajax siap membuka pintu lebar-lebar untuk bek berusia 31 tahun itu. Juara bertahan Liga Belanda itu rencananya akan memboyong Chivu musim panas besok. Bersama Ajax lah, Chivu mengangkat namanya sebagai salah satu bek top Eropa. Dari musim 1999 hingga hijrah tahun 2003, Chivu tampil 137 kali dan menyumbang 13 gol. Satu gelar Eredivisie musim 2001/2022 jadi persembahan terbaiknya untuk Ajacied. (dtc)


4 OLAHRAGA

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

Garuda Muda Lolos Ujian Kedua

Jadwal Sepakbola SEA Games XXVI: JADWAL Grup A Minggu (13/11/2011) Malaysia vs Kamboja (16:00) Indonesia vs Thailand (19:00)

JAKARTA, HALUAN — Tim Garuda Muda lolos ujian kedua pada pertandingan Grup A SEA Games 2011 setelah mampu mengalahkan Singapura 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat.

:

Kamis (17/11/2011) : Thailand vs Singapura (16:00) Indonesia vs Malaysia (19:00) Klasemen Grup A 1.Indonesia 2 2.Malaysia 2 3. Singapura 3 4. Thailand 2 5. Kamboja 3

2 1 1 1 0

0 1 1 0 0

0 0 1 1 3

Hasil Pertandingan Rabu (9/11) Singapura Vs Indonesia Thailand Vs Kamboja

0-2 4-0

Klasemen Grup B 1. Myanmar 3 2. Vietnam 3 3. Timor Leste 3 4. Filipina 3 5. Laos 3 6. Brunei 3

0 0 1 2 2 2

2 2 2 1 0 0

1 1 0 0 1 1

Hasil Pertandingan Jumat (11/11) Filipina Vs Laos

(8-0) (2-1) (2-3) (5-2) (1-12)

6 4 4 3 0

(7-2) (5-1) (4-2) (5-7) (6-8) (3-8)

7 7 6 3 1 1

3-2

ANTARA

GOL KETIGA — Pesepakbola Indonesia Titus Bonai (kanan) diangkat rekan satu tim Patrich Wanggai (kiri) usai mencetak Gol ke gawang Singapura babak kualifikasi SEA Games XXVI di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (11/11). Titus Bonai dan Patrich telah mengumpulkan tiga gol dari dua pertandingan sepakbola SEA Games XXVI.

Dengan hasil ini tim Garuda Muda mengemas enam poin dari dua pertandingan. Pada pertandingan pertama, Senin (7/11), Egi Melgiansyah dan kawankawan unggul 6-0 atas Kamboja. Pada pertandingan kedua ini, pelatih Rahmad Darmawan mengaku beruntung karena mampu memenangkan pertandingan apalagi harus bermain di cuaca yang panas dan mampu mencuri gol pada menit pertama. "Cuaca cukup panas. Meski recovery cukup, ternyata anakanak tetap kelelahan dan kepanasan. Tapi secara umum hasilnya cukup maksimal," kata Rahmad Darmawan usai pertandingan. Menurut dia, setelah unggul cepat lewat kaki Patrick Wanggai di menit pertama dan gol Titus Bonai pada menit 37, anak asuhnya terlihat kurang percaya diri untuk membangun serangan

Spartacks Dukung Timnas di Jakarta

PADANG, HALUAN — Kelompok suporter pendukung Semen Padang, Spartacks hadir di Gelora Bung Karno saat Titus Bonai dan kawan-kawan menghempas Singapura, 2-0 (20), Jumat (11/11). Kelompok Suporter yang setia mendukung Kabau Sirah ini berasal dari perwakilan mereka yang ada di sekitar Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). “Mereka dari Jorong Jabodetabek. Saat mendukung merah putih, mereka ber-

gabung dengan suporter pendukung klub lain yang juga hadir di Jakarta, termasuk kelompok suporter Persija, The Jack. Sambil tetap membawa embel-embles Spartak, kita tetap menyiapkan atribut pendukung merah putih, seperti syal misalnya,” kata Wakil Ketua Spartak, Antoni Rizal kepada Haluan, Jumat, sore. Hal ini sudah kesekian kalinya Spartacks hadir di tengah pendukung merah putih sudah berlaga di Gelora Bung Karno. Kesetiaan ini bentuk

loyalitas Spartacks terhadap Indonesia umumnya dan Semen Padang FC yang merupakan bagian dari sepak bola Indonesia itu. “Lagian, dua pemain Semen Padang kan membela merah putih,”kata Antoni lagi. Di Padang sendiri, kata Antoni, sebagian anak-anak Spartacks menonton bareng di sekretariat. “Heboh dan penuh debar saat menonton bang.. apalagi kalau hadir di stadion, pasti suasananya berbeda dan lebih gempita,” katanya. (h/mat)

Anggota Spartacks Jorong Jabodetabek berfoto di depan stadion

Indonesia Tersingkir Dipukul Qatar DOHA, HALUAN — Indonesia menuai kekalahan 0-4 di markas Qatar. Hal ini membuat langkah Skuad Garuda dipastikan terhenti di fase ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. Melawat ke Stadion al-Sadd yang juga dikenal sebagai Stadion Jassim Bin Hamad, Sabtu (12/11/ 2011) dinihari WIB, tim besutan Wim Rijsbergen harus menerima kekalahan keempatnya di fase ini. Qatar mulai memimpin lewat Mohammed Razak pada menit 30. Tiga menit berselang, Ibrahim Khalfan memperbesar keunggulan tuan rumah dari titik putih. Khalfan kemudian membuat Hendro Kartiko

harus memungut bola lagi dalam gawangnya untuk kali kedua pada menit 64, sebelum kemudian Sebastián Soria Quintana menutup pesta gol tuan rumah. Dengan hasil itu, Indonesia sama sekali belum mengais satu angka pun dari empat pertandingannya. Dengan menyisakan dua partai lagi, kans Indonesia dipastikan habis. Indonesia kini menghuni posisi juru kunci Grup E dengan poin nol. Bahrain menempati posisi tiga dengan poin lima setelah bermain imbang dengan Iran 1-1 pada saat bersamaan. Bahrain menguntit Qatar dan Iran yang sama-sama mengoleksi angka

Christian Gonzales tertunduk layu setelah Timnas dikalahkan Qatar 4-0

LOWONGAN GELOMBANG KE DUA Perusahaan Perkebunan yang terbesar di Daerah PekanBaru, Jambi serta Palembang , membutuhkan tenaga survey pemetaan untuk ditempatkan Di Wilayah Kepulauan Riau , Jambi, Sumatera selatan , melalui TOPOGRAPHY TRAINING CENTRE BUKITTINGGI, jika anda yang kami cari, memiliki kepribadian yang menarik, ramah, energik, berkomitmen serta semangat kerja yang tinggi.Mari bergabung untuk posisi:

1.PLANNING SURVEY 2.WATER MANAJEMENT Persyaratan Umum: 1. Melampirkan copy Ijazah terakhir 1 lembar 2.Wanita / Pria umur 18 ~ 27 Tahun 3. Pendidikan Min SLTA sederajat 4.Pengalaman Tidak diperlukan 5.Bagi yang lulus seleksi akan diadakan pelatihan selama 2 bulan di Topography Training Centre Bukittinggi 6.Diutamakan bagi warga yang kurang mampu dibuktikan dengan surat keterangan 7.Pas foto warna 3 x 4 sebanyak 4 lembar 8.Foto copy KTP 9.Foto copy KartuKeluarga

Lamaran diantar langsung pada hari kerja dari tanggal 24 Oktober 2011 ke Topography Training Centre Jalan Veteran No.202 Jirek, Bukittinggi Telp. ( 0752.33891 ) Layanan SMS ( 0813 6311 6527 )

delapan. Qatar sudah membahayakan gawang Indonesia pada menit tujuh. Ibrahim Khalfan melepaskan tendangan tepat ke arah gawang Indonesia. Namun, Hendro Kartiko masih berhasil menjinakkan bola. Dua menit kemudian, Khalfan dijatuhkan di tepi kotak penalti, berbuah tendangan bebas untuk Qatar. Dari tendangan bebas, bola diarahkan ke Khalfan yang berada di muka gawang Indonesia. Kali ini bola hasil sepakannya melebar dari sasaran. Pada menit 12, Qatar lagilagi menekan lewat Khalfan. Dari serangan balik, ia menggiring bola di kanan sebelum kemudian melepaskan tembakan keras ke arah gawang Indonesia. Dengan sigap, Hendro menghadang bola. Indonesia coba mencuri peluang pada menit 17. Boas menerima bola di kotak penalti Qatar, tetapi ia sudah dihadang dua pemain lawan. Upanya melayangkan umpan lambung pun dengan kandas. Gawang Indonesia kembali ditekan Qatar pada menit 22. Dari sepak pojok, bola dilayangkan ke muka gawang dengan Bilal Rajab berhasil menyambut dengan tandukan. Tetapi bola hanya menghantam sisi luar gawang Indonesia. Peluang untuk Indonesia akhirnya hadir pada menit 27.

Dari jarak jauh, Firman Utina melepaskan tembakan meski bola masih melayang tipis di atas gawang Qatar. Gawang Indonesia bobol pada menit 30. Kesalahan mengumpan dari Boas Salossa membuat bola dicuri pemain Qatar. Si kulit bundar lantas sampai ke kaki Mohammed Razak yang bisa menjebol gawang Hendro. Pada menit 31, wasit menunjuk titik putih usai Hamka Hamzah dinilai melanggar Hussain Ali di kotak penalti. Khalfan maju jadi algojo dan membuat skor jadi 2-0 untuk Qatar. Indonesia memiliki peluang emas untuk memperkecil ketinggalan pada menit 37. Namun, bola masih dapat disapu pemain Qatar tepat dari garis gawangnya. Semenit kemudian, sepakan M. Ridwan di kiri juga masih melebar. Tiga menit sebelum jeda, Indonesia menekan lagi. Boas menguasai bola di sisi kiri dan melepaskan sepakan keras yang cuma menghantam sudut gawang dan keluar lapangan. Qatar menambah keunggulan pada menit 64. Sebastian Soria melepaskan umpan terobosan apik yang dituntaskan dengan baik oleh Khalfan. Gol keempat Qatar lantas dicetak oleh Soria Quintana pada menit injury time setelah memanfaatkan kurang solidnya pertahanan Indonesia.(h/mat/net)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300

Solidaritas yang..............Sambungan dari Hal.1 Terakhir Jumat sore (11/11) bantuan datang dari Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Provinsi Sumatera Barat yang diantar langsung oleh Kepala Dinas DKP Pemprov Sumbar Ir. Yosmeri bersama Dr. Eni Kamal, dosen UBH, yang merupakan putra Pasaman Barat. Bantuan yang diterima Kepala BPBD Pasbar Asgiarman SH, M.Si bersama Kadis DKP Pasbar Ir Syafrialis, M.Si., di Posko Bencana Pasbar Gedung Koperindag Jalan KKN Simpang Ampek Pasaman Barat. Yosmeri menyebutkan, bantuan berupa makanan ringan mi, roti, minuman kaleng yang praktis dibutuhkan oleh keluarga korban banjir yang merendam hampir seribu KK di Kecamatan Sasak dan Kinali. Bantuan itu, sebut Yosmeri sebagai kepedulian dan solidaritas DKP Pemprov Sumbar terhadap masyarakat yang menjadi korban banjir di Pasaman Barat akibat tingginya curah hujan di Pasaman Barat, yang menyebabkan meluapnya sejumlah muaro dan sungai di Pasbar. Asgiarman menyebutkan hingga kemarin malam, bantuan beras yang mengalir untuk korban banjir Pasbar sudah mencapai 17,8 ton, dan sekitar 3 ton sudah didistribusikan ke

daerah bencana. Begitu juga dengan makanan ringan, kue, juga telah distribusikan ke daerah korban bencana. “Bantuan akan disalurkan kepada warga kita yang kena musibah banjir, terutama di beberapa jorong di Kecamatan Sasak, dan Kinali sebagai daerah terparah direndam banjir,” ujar Asgiarman. Seperti diberitakan sebelumnya sejak Pasbar dilanda banjir, Senin kemarin PT Incasi Raya juga memberikan bantuan perdana sebanyak 10 ton beras dan 1000 kardus mie instan, disusul Dinas Sosnaker Pemprov Sumbar 1, 500 Kg dan bantuan Biskuit, MP Asi dari Dinas Dinkes Pemprov Sumbar. Selain pangan korban banjir juga membutuhkan obat-obatan, karena sebagian korban banjir sudah terserang penyakit diare, batuk, dan saluran pernafasan

KUALITAS MEGA EKSPOR KAPASITAS MEGA ANGKUT MESIN IRIT BAHAN BAKAR MEGA RESPONSIF SUKU CADANG MEGA EKONOMIS INVESTASI MEGA UNTUNG

jt-an 5 , 2 DP

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

di pengungsian. Sore Jumat kemarin Pemkab Pasaman sebagai kabupaten tetangga juga memberikan bantuan 1,5 ton beras, ditambah 200 kardus mi, serta 100 kg gula. Bantuan itu diantar langsung oleh Kepala BPBD Pasaman M Nasir, SH. “Sekali lagi sebagai daerah yang ditimpa musibah kita menyampaikan terima kasih banyak kepada kabupaten/kota di Sumbar yang telah memberikan bantuan bagi masyarakat kita,” ujar Asgiarman. Bagi donatur yang akan berdonasi untuk korban banjir yang masih berada di tenda pengungsian, bisa menyalurkan bantuan melalui Bank BRI pada Rekening Bencana Alam Kabupaten Pasaman Barat No. 615-01000258-30-9. (h/nir)

Way of Life!

0jt, t s/d 3 n u o c Dis ,99% nga 3 u /b n ga DP rin

CANON IR 8500 = Rp.

seperti awal-awal babak pertama. Meski demikian, kata dia, Egi Melgiansyah dan kawan-kawan mampu mengatasi kondisi itu hingga mampu mempertahankan kemenangan meski lawan hanya bermain dengan sepuluh orang. "Hanya emosi yang terlihat naik. Tapi kami terus memberikan pengertian agar pemain tetap tenang," kata mantan pelatih Persija Jakarta itu. Ia mengaku pada pertandingan ini banyak melakukan rotasi dibandingkan pertandingan pertama. Ada tiga pemain yang diganti yaitu Stevie Bosapia diganti Hasim Kipuw, Gunawan Dwi Cahyo diganti Seftia Hadi dan Hendro Siswanto diganti Mahardiga Lasut. "Kami melihat Singapura sering melakukan umpan jarak jauh. Makanya kami menempatkan Seftia Hadi. Hasilnyapun cukup efektif," kata mantan pelatih Sriwijaya FC itu. Sementara itu pelatih Singapura, Slobodan Pavkovic mengaku gol cepat yang diraih Indonesia serta kartu merah bagi Navin Neil Vanu membuat permainan anak asuhnya berubah dari strategi yang diterapkan. Kondisi itu terjadi pada babak pertama. Namun, kata dia, pada babak kedua anak asuhnya mulai memberikan tekanan kepada tuan rumah. Hanya saja upaya yang dilakukan tidak menghasilkan gol. "Pemain punya mental dan semangat bertanding yang tinggi. Hanya saja mereka belum mampu ciptakan gol," katanya usai pertandingan. Meski kalah, pelatih asal Serbia itu mengaku bangga dengan perjuangan anak asuhnya.

Dengan hasil ini, pihaknya akan secepatnya konsentrasi pada pertandingan terakhir melawan Thailand, Kamis (17/11). Saat ini Singapura telah mengumpulkan empat poin. Dipertandingan kedua, Thailand melumpuhkan Kamboja, 4-0. Gol Thailand diciptakan oleh Natarid Thammroddodpon menit ke-19, Attapong Nooprom (75, 86) dan Kroekrit Thawikan (78). Dengan demikian, anak asuh Prapol Pongpanich mengumpulkan tiga poin dari dua pertandingan. Thailand yang menargetkan menang pada pertandingan kedua ini langsung menekan pertahanan Kamboja. Serangan dari semua sisi terus dilakukan hingga beberapa peluang tercipta. Dramatis Di grup B, Filipina membuka peluang setelah mengalahkan Laos 3-2 secara dramatis. Filipina memang unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak Manuel Ott pada menit ketujuh. Namun skor berubah, Laos mampu menyamakan kedudukan pada babak pertama. Lamnao Singto mencetak gol pada menit 38. Kedudukan imbang 1-1 hingga babak pertama berakhir. Selanjutnya, Laos unggul 21. Kembali Lamnao yang mencetak gol pada menit ke-47. Filipina yang berusaha menyamakan kedudukan malah mendapat kartu merah untuk pemainnya Patrick Hinrichsen karena akumulasi kartu kuning dari wasit Suhaizi Bin Sukri dari Malaysia pada menit ke-61. Pantang menyerah para pemain Filpina berusaha mengimbangi permainan setelah dua pemain pengganti masuk, yakni Joshua Belova dan Mark Andrew Hartmann. Akhirnya, dua gol kemenangan Filipina berhasil dibuat oleh pemain pengganti Joshua Belova. Joshua mencetak dua gol itu pada menit-menit akhir pertandingan. Gol itu dicetak pada menit 90 dan menit 90+3.(ant)

PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423 Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Telp. (0754) 71245 HARI MINGGU / LIBUR SHOWROOM TETAP BUKA

TERUJI LINTAS

BENUA


OLAHRAGA 5

SABTU, 13 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

Hari ini, 43 Emas Diperebutkan

POJOK JAKABARING Tukul Macetkan Jembatan Ampera PALEMBANG, HALUAN — Artis asal ibu kota, Tukul Arwana, melakukan pengambilan gambar di Jembatan Ampera, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat siang, sehingga memacetkan arus lalu lintas di kawasan itu selama beberapa saat. Jembatan yang merupakan satu-satunya akses menuju Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring sebagai tempat pembukaan SEA Games XXVI, 11-22 November, terlihat padat merayap siang tadi. Tukul beserta rombongannya menarik perhatian pengguna kendaraan yang melintasi jembatan itu serta masyarakat di sekitarnya. Kondisi itu sempat membuat lalu lintas di atas Jembatan Ampera menjadi macet, karena para pengguna kendaraan memperlambat kecepatannya. Para pengguna kendaraan yang berupaya menuju Jembatan Ampera menduga jalan menjadi macet, karena persiapan acara pembukaan SEA Games yang berlangsung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan sejumlah menteri, beserta pimpinan delegasi 11 negara peserta SEA Games kini berada di Palembang, untuk menghadiri pembukaan, Jumat malam. Palembang dipercaya menjadi tempat pembukaan dan penutupan SEA Games, serta pelaksana pertandingan cabang olahraga bersama Jakarta. (ant)

ANTARA/Sigid Kurniawan/Koz/mes/11.

EMAS PERTAMA INDONESIA—Sejumlah pedayung mengikuti final Kano 1000 meter Putra di Arena Dayung SEA Games XXVI di Cipule, Karawang, Jawa Barat, Jumat (11/11). Atlet dayung Indonesia, Eka Octarorianus berhasil meraih emas pertama untuk Indonesia pada nomor tersebut.

Besok, Dua Atlet Sumbar Bertarung

Tukang Becak Berseragam SEA Games PALEMBANG, HALUAN — Puluhan tukang becak berseragam kaus SEA Games mangkal di dekat gedung Main Press Centre (MPC) di Jakabaring, Palembang, menjelang pembukaan pesta olahaga se Asia Tenggara di Gelora Sriwijaya, komplek olahraga Jakabaring, Jumat. Becak-becak tersebut mengantri rapi untuk mendapatkan penumpang yang akan menuju Gelora Sriwijaya untuk menyaksikan acara pembukaan SEA Games. Aksi para tukang becak itu cukup membuat mereka panen rezeki dengan banyaknya penumpang, dimana tukang becak minimal menarik tarif Rp10 ribu untuk sekali jalan dalam jarak dekat. "Ya ini untuk nafkah keluarga pak, kami sudah lama menarik becak," kata Edi tukang becak yang mengaku datang dari Plaju, Sumsel. Panitia SEA Games 2011 telah menyediakan puluhan becak serta pengemudinya di dalam komplek olahraga Jakabaring yang bisa digunakan para pengunjung termasuk wartawan yang ingin bepergian dari satu arena ke arena yang lain, dan fasilitas ini disediakan secara gratis. Namun dalam kenyataan beberapa jam menjelang pembukaan SEA Games itu, sejumlah becak beredar di luaran komplek olahraga Jakabaring.(ant)

MARTINEL

YOSHITA

PADANG, HALUAN –— Dua atlet andalan Sumbar akan bertarung di babak penyisihan besok Minggu (13/ 11) di Jakarta dan Palembang dalam ajang Sea Games XXVI-2011 Jakarta dan Palembang. Kedua atlet tersebut yakni Patricia Yoshita Hapsari di Cabang Olahraga (Cabor) renang, serta Martinel Prihastuti pada Cabor Karate. Yoshita akan bertanding pada nomor 50 meter, 100 meter, 200 meter gaya bebas putri dan estafet di Aquatic Centre Komplek Jakabaring Sport

City Palembang. Sementara peraih medali perak Sea Games XXV-2009 Laos Martinel Prihastuti akan berlaga pada nomor 53 kg di Stadion Tennis Indoor Senayan Jakarta. Cabang renang dilangsungkan hingga partai final pada hari yang sama. Sedangkan cabang karate Senin (14/11) baru akan melangsungkan laga final. Tim renang Indonesia sendiri hanya menargetkan enam medali emas dari 38 emas yang diperebutkan pada SEA Games XXVI/2011. Tim Manajer renang Indonesia, Bambang, Jumat, mengatakan, pada SEA Games tahun ini cabang renang hanya menargetkan enam medali emas dari perenang mudanya yang telah berlatih di luar negeri sejak beberapa bulan lalu. Keenam medali emas Indonesia dari cabang renang diharapkan dari perenang muda Glend Victor di nomor renang jarak pendek 50 meter

dan 100 meter gaya kupu-kupu putra. Kemudian dua medali emas lainnya ditargetkan dari Siman Sudarwata pada gaya punggung putra jarak 50M dan 100M sedangkan dua medali emas lainnya pada estafet putra 100M dan 400 meter gaya ganti. Keempat perenang yang akan diturunkan pada nomor estafet putra tersebut adalah Glend, Siman, Indra Gunawan dan Triaji serta Guntur. Dari keempat perenang muda tersebut diharapkan target bisa tercapai di cabang renang karena mereka telah berlatih beberapa bulan di luar negeri untuk mencapai target meraih medali emas Indonesia. Cabang renang Indonesia pada SEA Games 2009 di Laos hanya mempersembahkan dua medali emas, tiga perak dan dua perunggu. Sedangkan pada SEA Games 2011 target renang diharapkan bisa terlampaui. (h/rio/ant) SEJUMLAH atlet bulutangkis Singapura melakukan latihan di Lapangan Istora Senayan Jakarta, Kamis (10/11). Pertandingan bulutangkis pada Sea Games ke-26 201 tersebut akan memperebutkan tujuh medali emas dan Indonesia menargetkan menyapu bersih semua emas pada ajang tersebut.

Pertanyaan 1 Bagaimana cara olahraga ideal yang baik untuk membentuk tubuh yang ideal? Dan bagaimanakah cara olahraga yang teratur itu? Terima kasih Indah – Padang 0819 4754 XXXX Jawaban 1 Untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal, rutin berolahraga penting untuk dilakukan. Jenis olahraga yang tepat untuk membakar kalori dan lemak adalah latihan aerobik atau kardio. Selain membantu efektivitas program diet Anda, latihan kardio juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Dalam hal ini kami akan membahas lebih lanjut tentang latihan kardio, serta tips-tipsnya agar hasil latihan lebih optimal. Apa itu latihan kardio? Latihan kardio atau aerobik merupakan aktivitas fisik yang dilakukan dengan intensitas sedang dalam jangka waktu yang lama. Jika dilakukan dengan intensitas yang tepat dan secara rutin, latihan kardio efektif membantu menjaga kesehatan jantung dan membakar lemak tubuh. Berapa frekuensi yang tepat atau ideal? Bagi para pemula, frekuensi olahraga yang terbaik di tahap awal adalah 3 kali dalam seminggu. Setelah itu, tingkatkan frekuensi latihan secara bertahap hingga mencapai 5-6 kali dalam seminggu. Berapa lama untuk proses pembakaran lemak? Lakukan latihan kardio lebih dari 20 menit untuk membakar lemak karena setelah 20 menit berolahraga, lemak baru akan digunakan. Di awal latihan, lemak belum digunakan sebagai sumber energi. Tubuh akan menggunakan sumber cadangan energi lain, yaitu glikogen di otot, terlebih dahulu. Apabila kondisi badan sudah terbiasa dengan beban latihan maka mulailah dengan menetapkan target 30 menit setiap latihan, dan tingkatkan secara bertahap hingga 1 jam setiap latihan. Bagaimana agar pembakaran lemak dapat optimal? Agar lemak dapat terbakar, lakukan latihan kardio pada fat burning zone. Indikasi fat burning zone adalah jika detak jantung mencapai 60-80% MHR (MHR = Maximum Heart Rate = 220 – usia). Ini bisa Anda cek pada layar treadmill di GSC. Atau untuk memudahkannya, indikasi bahwa Anda sudah mencapai zona ini adalah kalau Anda masih dapat berbicara namun sudah tidak dapat bernyanyi saat melakukan olahraga tersebut. Kapan sebaiknya berolahraga? Anda dapat melakukan latihan sesuai jadwal yang diinginkan, baik pagi ataupun sore. Yang terpenting adalah memilih waktu yang cocok untuk Anda sehingga bisa dilakukan secara rutin. Gym G Sport Center (GSC) dengan luas hampir 400 m² dan dilengkapi dengan Full Range Equipment dari merek terkemuka seperti Cybex, Fit Plus dan Body Solid, sehingga dapat mendukung program pembentukan otot dan pelangsingan badan yang diinginkan. Untuk kenyamanan pengguna fasilitas GSC, kami juga melengkapinya dengan full audio system dan LCD TV di beberapa tempat. Selain itu pula kami menawarkan Personal Trainer yang telah bersertifikat sebagai pendamping latihan anda secara pribadi dan langsung dengan pengarahan latihan gerakan, pengaturan pola makan sehat dan penjadwalan latihan yang proporsional berimbang. Selain itu pula kami juga memiliki instruktur aerobic dan olahraga lainnya yang telah dilatih secara profesional oleh para instruktur dari institusi ternama. Jam operasional gym di GSC mulai dari pukul 8.00 WIB – 21.00 WIB dan GSC menyediakan pula swimpool+whirlpool sebagai tempat relaksasi otot setelah melakukan workout/ latihan di gym dengan jam operasional yang sama.

ANTARA

PADANG, HALUAN — Hari ini, 43 keping medali emas akan diperebutkan dari 10 cabang olahraga yang akan dipertandingkan hari ini, Sabtu (12/11) baik di Jakarta maupun di Palembang. Dari cabang atletik, Indonesia mengharapkan medali emas dari pelari jarak jauh Triyaningsih, sementara taekwondo yang digelar di Stadion POPKI Cibubur Jakarta Timur, optimistis bisa meraih dua emas pada pertandingan hari pertama tersebut. "Kami berharap meraih medali emas dari Triyaningsih pada nomor lari 10.000 meter putri," ujar manajer tim atletik Indonesia Johanis Paulus Lay. Pada SEA Games Laos dua tahun lalu, Triyaningsih meraih dua medali emas melalui nomor lari 5.000 meter dan 10.000 meter. Atletik memperebutkan 11 medali emas pada hari pertama lomba, Sabtu, di antaranya nomor jalan cepat 20 km, lompat jauh, lempar cakram, lompat galah, dan tolak peluru. Pada nomor lempar cakram putra, Indonesia mengandalkan Hermanto, pemecah rekor nasional pada Kejuaraan Nasional 2011 di Stadion Madya, Juli lalu. Saat itu ia menghasilkan lemparan sejauh 52,95 meter. Menurut Paulus, pada nomor 3.000 meter steeplechase putri, peluang atlet Indonesia Rini Budiarti adalah 50:50 persen. Sementara itu manajer tim taekwondo Yosep Hungan mengatakan bahwa kontingen olahraga bela diri asal Korea tersebut diperkirakan akan menyumbang dua emas pada pertandingan hari pertama.(ant)

PEMBUKAAN SEA GAMES

Warga Nonton di Monas JAKARTA, HALUAN — Ribuan warga Jakarta hadir dan rela lesehan di sekitar monumen nasional (Monas) untuk menyaksikan acara pembukaan SEA Games XXVI/2011 melalui layar lebar, Jumat malam. Empat unit layar lebar ditempatkan di sisi selatan kompleks Monas menayangkan siaran langsung pembukaan ajang olahraga tingkat Asia Tenggara itu yang dibuka oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Selain para pejabat di DKI Jakarta, acara yang digelar di jantung ibu kota itu juga dihadiri oleh jajaran TNI, Polri, pelajar dan organisasi masyarakat (ormas) Jakarta. Cuaca cerah yang dipayungi cahaya bulan yang benderang di langit ibu kota memberikan kenyamanan bagi warga yang mengikuti acara demi acara pembukaan yang digelar di Stadion Jakabaring Kota Palembang, Sumatera Selatan itu. Dengan tertib, warga mendengarkan pidato Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono yang disiarkan langsung dari ketiga layar lebar di sana. Meski dibatasi pagar besi yang melingkari tenda undangan, namun warga setia mengikuti acara sampai tuntas. Prosesi acara pembukaan SEA Games 2011 di kawasan Monas ditutup dengan pesta kembang api yang berlangsung selama lima menit mulai pukul 21.25 WIB.(ant)

Tim Bulutangkis Indonesia Hadapi Laos di Laga Awal

JAKARTA, HALUAN — Tim putra Indonesia mendapatkan lawan mudah dengan bertemu Laos pada pertandingan pertama cabang olahraga bulu tangkis nomor beregu SEA Games 2011 di Istora Senayan, Jakarta, 12-15 November. Pada pertemuan manajer tim dan undian di Hotel Century Jakarta, Jumat, tim putra Indonesia ditempatkan sebagai unggulan pertama, sedangkan Malaysia menjadi unggulan kedua, disusul Singapura dan Thailand. Indonesia kemungkinan besar akan bertemu Thailand yang diperkirakan bisa mengatasi tim lemah Kamboja, kendati "Negeri Gajah Putih" itu tidak diperkuat tunggal terbaiknya Boonsak Ponsana. "Kami tidak mau meremehkan lawan, meskipun materi pemain

kita lebih baik. Tidak hadirnya beberapa pemain top dari negara pesaing, lebih memuluskan langkah kita merebut emas," kata Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto. Sebagai juara bertahan, Yacob mengatakan nomor beregu putra memang menjadi salah satu andalan untuk merealisasikan target empat medali emas pada SEA Games kali ini. Menghadapi tim lemah Laos, tim Indonesia belum memutuskan materi pebulu tangkis yang rencananya dimainkan. Untuk tunggal, ada Taufik Hidayat, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, dan Tommy Sugiarto. Selain itu, Hendra Setiawan-Markis Kido dan Bona Septano-M. Ahsan di ganda. Tim putra Malaysia di grup bawah akan ditantang Vietnam

pada laga pertamanya, sedangkan Singapura masih menunggu pemenang laga antara Myanmar melawan Filipina. Pelatih tunggal Malaysia Hendrawan mengatakan, sebagian besar pebulu tangkis yang dibawa ke SEA Games kali ini adalah pemain pelapis, sehingga tidak dibebani target terlalu tinggi untuk merebut medali emas. "Beberapa pemain senior difokuskan mengejar poin Olimpiade, seperti Chong Wei. Kami ingin memberi pengalaman tanding kepada pemainpemain muda, sekaligus persiapan menghadapi Piala Thomas tahun depan," ujarnya. Undian Putri Pada undian beregu putri, tuan rumah Indonesia yang menjadi unggulan kedua akan bertemu Vietnam di pertandingan per-

tama, Sabtu (12/11), sedangkan unggulan teratas Thailand mendapatkan keuntungan "bye". Manajer Tim Vietnam H Ngoc Lien mengakui bahwa Indonesia merupakan lawan berat karena didukung materi pebulu tangkis yang berkualitas. "Sangat berat, tapi kami akan berusaha memberikan perlawanan. Indonesia punya pemain bagus di tunggal dan ganda, kami ingin ambil poin juga," katanya. Tim putri Indonesia diperkuat antara lain Ardiyanti Firdasari, Maria Febe Kusumastuti, Lindaweni Fanetri, Vita Marissa-Nadya Melati. Ketua Panitia Pertandingan Bulu Tangkis SEA Games Mimi Irawan menjelaskan, pertandingan nomor beregu putra diikuti sembilan negara dan putri sebanyak tujuh negara.

Peserta beregu putra adalah tuan rumah Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, Filipina, Myanmar, Laos, dan Laos, sedangkan putri terdapat Thailand, Indonesia, Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan Myanmar. "Dari 11 negara peserta SEA Games, hanya Brunei Darussalam yang tidak mengirimkan atlet untuk bulu tangkis, kemudian Timor Leste ikut hanya turun di perorangan," katanya.(ant) Jadwal Pertandingan Hari ini Sabtu, 12 November 2011 Atletik (11 medali emas) Dayung (3 medali emas) Senam (1 medali emas) Karate (7 medali emas) Sepatu Roda (4 medali emas) Menembak (3 medali emas) Renang (6 medali emas) Taekwondo (7 medali emas) Polo Air (1 medali emas)


6

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

AMUK TUBO BELERANG MANINJAU

Ratusan Ton Ikan Keramba Mati

AGAM, HALUAN — Apa yang dikhawatirkan itu, terjadi jua. Setelah diguyur hujan deras selama sepekan, kotoran dari dasar danau yang diduga tubo belerang kembali naik ke permukaan Danau Maninjau.

CEGAH BENCANA

Ribuan Pohon Ditanam PADANG, HALUAN — Sedikitnya 10 ribu bibit pohon dari berbagai jenis akan ditanam di Nagari Paninjauan Kabupaten Solok, Sumatera Barat Kamis (1/ 12) untuk menyukseskan program pemerintah dalam melestarikan dan penghijauan hutan. “Kita laksanakan Program Indonesia Menanam di Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok. Program ini memberikan 10 ribu bibit berbagai jenis tanaman seperti mahoni, durian, surian, dan sebaginya,” kata Wali Nagari (kepala desa adat) Paninjauan, Buswanel. Dikatakannya, sebagai derah yang ditunjuk menjadi percontohan penanaman pohon di kabupaten ini, pihaknya bersama masyarakat sudah sepakat untuk menyukseskan program tersebut. “Masyarakat sangat antusias sekali, dan kita sudah sepakat untuk melaksanakan program ini secara bersama,” katanya. Menurut dia, untuk menyukseskan program tersebut pihaknya bersama masyarakat setempat telah menyediakan lahan seluas 25 hektare. “Diatas lahan tersebut itu nanti kita akan menanam bibit yang diberikan,” katanya. Dijelaskannya, Nagari Paninjauan ditunjuk untuk sebagai percontohan program “Indonesia Menanam” karena berada di daerah ketinggian. Penduduknya sebagian besar mengandalkan mata pencaharian sebagai petani. Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kabupaten Solok, Rerizaldi, mengatakan dengan penanaman pohon tersebut berarti secara tidak langsung sudah terlihat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan pelestarian hutan karet hutan merupakan aset masa depan. Dia juga mengimbau kepada seluruh warga setempat agar terus menjaga lingkungan dengan menjaga kebersihan, dan membudayakan penanaman pohon di tingkat keluarga. Anggota DPRD Kabupaten Solok, Patris Chan SH, menyambut baik program ini. Sudah saatnya penghijauan hutan digalakkan untuk menyelamatkan bumi dari ancaman bencana alam, terutama banjir, longsor, dan kekeringan. (ant)

Bau Bangkai Menyengat di Bekas Banjir Pessel

PADANG, HALUAN — Ratusan bangkai ternak yang mengapung di Sungai Liku di Kecamatan Ranahpesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat usai banjir besar yang terjadi pada Kamis hingga Jumat, mulai meresahkan masyarakat. “Bau menyengat bangkai-bangkai ternak itu mulai mengganggu kami di kampung ini. Bau busuk mulai tercium sejak tiga hari terakhir, dimana jumlah bangkai yang mengapung semakin banyak di sungai ini,” kata warga Sungai Liku, Isel (40). Menurut dia, bangkai-bangkai tersebut berasal dari ternak masyarakat yang mati terbawa air di sekitar aliran sungai. Jumlahnya juga cukup banyak dengan berbagai ukuran. Bau bangkai ternak tidak saja tercium warga di sekitar aliran Sungai Liku, tetapi juga masyarakat yang tinggal dalam radius satu kilometer dari aliran sungai. “Kami takutnya bau bangkai ini akan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, seperti penyakit tenggorokan, gangguan saluran pernapasan dan lainnya. Kini anak-anak yang tinggal di sekitar sini sudah mulai diserang penyakit. Suara mereka sudah tidak seperti biasa lagi, agak serak, khawatirnya akibat dari bau dan kuman dari bangkai itu,” ujar Isel. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesisir Selatan Marzukri membenarkan banyaknya ternak masyarakat yang mati akibat banjir di

Kecamatan Ranahpesisir. Di kecamatan itu terdata sapi yang mati sebanyak 233 ekor, kerbau delapan ekor, kambing 290 ekor dan ayam 5.030 ekor. Hampir semua bangkai ternak itu mengapung di sepanjang aliran sungai. Bangkai-bangkai ternak itu ada yang sengaja dibuang masyarakat di sepanjang aliran sungai, ada juga yang hanyut sendiri karena terbawa arus. Tidak saja di kecamatan itu, ternak masyarakat yang mati akibat bencana banjir juga tersebar di sepuluh kecamatan. Di Kecamatan Lengayang, sapi mati mati tercatat 111 ekor, kambing 89 ekor, kerbau delapan ekor dan ayam 26.385 ekor. Di Kecaamatan Linggo Sari Baganti sapi 67 ekor, kambing 47 ekor, dan ayam 5.350 ekor. Sementara di Kecamatan Pancung Soal sapi 21 ekor, kerbau lima ekor, kambing 230 ekor dan ayam 3.223 ekor. Di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan tidak ditemukan kerbau mati, namun sapi mati tercatat enam ekor, kambing 14 ekor dan ayam 1.088 ekor. Di Batangkapas sapi mati akibat banjir lima ekor dan ayam 650 ekor. Di IV Jurai sapi mati satu ekor dan ayam 152 ekor, sedangkan di Bayang dan Lunang Silaut hewan ternak masyarakat mati yang ditemukan hanya kambing dan ayam. Total kerugian masyarakat akibat matinya ternak mereka diperkirakan mencapai Rp5,2 miliar. (ant/mjn)

BPBD: Jauhi yang Rawan Longsor PARIAMAN, HALUAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padangpariaman mengimbau warga agar menghindari daerah-daerah rawan longsor menyusul tingginya curah hujan dalam tiga hari terakhir. “Masyarakat diharapkan waspada khususnya yang tinggal di lereng-lereng bukit, karena longsor biasanya terjadi akibat curah hujan yang lebih tinggi akhir-akhir ini,” kata Sekretaris BPBD Padangpariaman Ali Mustofa di Padangpariaman, Kamis. Ia menyarankan, jika perlu untuk sementara warga mengungsi ke rumah saudara yang lebih aman, sehinga benar-benar terhindar dari ancaman longsor yang mengintai.” Alhamudulillah sampai sekarang belum ada laporan masyarakat mengenai korban banjir dan longsor,” katanya. Ali menjelaskan, daerah rawan longsor di Padangpariaman antara lain di Kecamatan Kayutanam, Tandikek, Padang Sago, V Koto Timur, Kampung Dalam, Batang Gasan, Sungai Geringging, dan Kecamatan Aur Malintang. Sementara untuk titik rawan banjir di

antaranya di Kecamatan Batang Anai, Ulakan, Sintoga, Nan Sabaris, Batang Gasan, Kampung Dalam, dan kecamatan Kayutanam. Meski demikian, hingga kini pihaknya belum menerima adanya laporan banjir, kecuali hanya air tergenang saja. Ia mengakui adanya daerah langganan banjir di Kecamatan Batang Anai, yakni di perumahan Bumi Kasai Permai yang banjirnya dapat mencapai dada orang dewasa. Tapi kini di daerah itu tidak terjadi banjir karena berdasarkan info yang ia terima drainase yang bermasalah telah diperbaiki warga usai dikunjungi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat banjir terakhir setahun lalu. Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Pariaman Kardinal yang daerahnya berbatasan langsung dengan Padangpariaman menyebutkan juga tidak terdapat kejadian banjir kecuali hanya genangan air. Kardinal mengatakan, daerah rawan banjir seperti di Sampan dan Marunggi kini situasinya kondusif, menyusul sudah diperbaiki sejumlah tempat pembuangan air seperti sungai dan drainase. (ant)

Maninjau yang juga anggota DPRD Agam, Asrinaldi, naiknya tubo belerang ke permukaan air danau sudah merupakan kejadian rutin setiap kali musim hujan panjang, sebenarnya masyarakat sudah mengetahui kondisi tersebut, tetapi masih banyak juga yang kurang waspada sehingga kerugian besar tidak terelakkan. “Dalam sepuluh tahun terakhir musibah seperti itu telah berkali-kali datang dan merugikan petani ikan, namun sampai kini belum ditemukan teknik antisipasi dini untuk menghadapinya” kata Asrinaldi. Salah seorang petani keramba jala apung di Batu Nanggai nagari Tanjung Sani Yusri Malik mengatakan, penyebab kematian ikan karena kekurangan opksigen akibat naiknya tubo belarang dari dasar danau. Ikan yang mati banyak yang dalam kondisi siap panen, sehingga petani ikan mengalami kerugian besar.Untuk menggusur ikan

Waspadai Marapi, Siswa Dilatih Simulasi

BATUSANGKAR, HALUAN — Badan Penanggulangan Bencana ( BPBD ) Kabupaten Tanah Datar, selenggarakan simulasi penanggulangan bencana di hadapan para siswa dan majelis guru SMU 1 Pariangan di Simabur Sabtu. “Anak-anak berupaya menyelamatkan diri masing-masing, melindungi kepala dengan tas, agar tidak terkena reruntuhan”, tutur Kepala BPBD Tanah Altri Suandi saat memberikan arahan tentang upaya penyelamatan diri saat terjadi bencana gempa. Setelah gempa mulai mereda, para siswa secara teratur bergerak menuju ruangan terbuka di halaman depan sekolah, sambil melindungi kepala dengan tas, agar terhindar dari kemungkinan adanya benda yang jatuh menimpa. Dibawah bimbingan petugas dari Badan BPBD Kabupaten Tanah Datar, semua

warga sekolah agar tidak menjadi panik, justru dengan kecemasan yang berlebihan, akan mendatangkan malapetaka yang lebih besar, seperti berbenturan dengan meja dan pintu saat berebutan keluar kelas. “Bila terjadi musibah bencana seperti gempa bumi ataupun kebakaran di lokasi pemukiman, harus disikapi dengan tenang, bila panik akan memunculkan masalah lain yang mungkin saja akibatnya menjadi lebih fatal”,tutur Kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi saat berlangsungnya simulasi bencana di koplek SMU 1 Pariangan. Menurut Altri Suandi, sebagai warga yang bermukim di kawasan lereng gunung api Marapi, diharapkan untuk selalu waspada terhadap berbagai kemungkinan yang bakal terjadi. Saat ini gunung Marapi

masih berada pada Waspada level II, setiap hari secara ratarata gunung yang memiliki ketinggian 2792 meter lebih dari permukaan laut ini ,masih menyemburkan abu vulkanik sebanyak dua kali dalam sehari. Selain simulasi menghadapi musibah gempa bumi, para siswa juga diberikan berbagai keterampilan dalam memadamkan api bila terjadi peristiwa kebakaran ditingkat rumahtangga. Bila terjadi musibah kebakaran kecil, seperti kompor meledak, kepada para siswa diberikan pengetahuan sekitar upaya memadamkan api secara manual, dengan menggunakan goni basah. Secara bergantian para siswa mencobakan upaya yang bisa dilakukan untuk proses pemadaman api secara dini dan bisa dilakukan oleh semua anggota keluarga. (h/emz) EMRIZAL

DODI NURJA

KERAMBA — Danau Maninjau selama ini dimanfaatkan untuk budidaya ikan dengan keramba jala apung. Namun jumlah keramba sudah terlalu banyak, bahkan pertumbuhanya cenderung tidak terkendali lagi.

Akibatnya 180 ton lebih ikan milik petani keramba jala apung mati, kerugian akibat musibah itu menurut hitungan sementara hampir mencapai Rp 3 miliar. Kematian ikan berlangsung sejak 4 hari lalu, sampai kemarin kematian masih berlangsung di berbagai tempat dan kondisi air danau belum kondusif, sehingga masyarakat khawatir dengan akan meluasnya penyebaran tubo belerang itu. Menurut camat Tanjung Raya Syatria kepada Haluan Jumat kemarin, kawasan paling parah diterpa tubo belerang itu adalah pantai sekitar nagari Tanjung Sani dengan kerugian 125 ton,Koto Malintang dengan kerugian petani keramba jala apung 50 ton, Sungai Batang 5 ton dan nagari Maninjau 3 ton, sampai kemarin masih banyak yang belum terdata, sehingga jumlah ikan yang mati akan bertambah. Sementara menurut salah seorang tokoh masyarakat

yang mati masyarakat bekerja sama dengan Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Agam telah turun ke lapangan membersihkan danau dari bangkai ikan dan kemudian melakukan penguburan secara masal agar tidak menimbulkan bau busuk dan penyebaran kuman penyakit. Kepala Badan Penanggulan Bencana Agam Martias Wanto mengingatkan masyarakat pemilik keramba jala apung waspada menghadapi cuaca ekstrem yang sedang berlangsung, juga diharapkan supaya menyingkirkan ikan yang mati dalam keramba masing-masing, jangan sampai dibiarkan ikan itu mengapung di permukaan danau. Sementara itu kajian dan penelitian dari berbagai lembaga ilmiah termasuk LIPPI telah memeringatkan bahwa jumlah keramba jala apung di danau Maninjau dibatasi dan dilakukan zonasi karena dengan kondisi sarat seperti sekarang rentan terhadap pencemaran air yang pada gilirannya akan menyebabkan kepada kematian ikan. Jumlah keramba jala apung di Danau Maninjau dewasa ini belasan ribu unit, itupun terus mengalami pertambahan. (h/ks)

KEPALA SMU Pariangan,Lisda Misfar tengah mendemostrasikan upaya pemadaman api di hadapan para siswanya.


7

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

Pembukaan Padang ...................Sambungan dari Hal.1 PT Incasi Raya ...........................Sambungan dari Hal.1 “Saya menyampaikan permohonan maaf dari Pak Wali yang tidak bisa hadir, karena beliau sedang ada kegiatan penting di Pekanbaru yang tidak bisa ditinggalkan. Pak Wawako Mahyeldi juga tidak bisa hadir, karena ada kegiatan di Jakarta,” ujar Emzalmi menjelaskan saat pembukaan kegiatan tersebut, Jumat sore. Di tingkat provinsi, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Muslim Kasim juga tidak hadir. Padahal gubernur atau wakil gubernur sebelumnya selalu hadir di saat pembukaan Padang Fair.

Namun pembukaan Padang Fair 2011 ini hanya diwakili oleh Syafrial, Asisten II Pemprov Sumbar. Padang Fair 2011 ini dibuka secara resmi oleh Syafrial bersama Hari Prawoko, Kepala Balai Besar Ekspor dari Kementerian Perdagangan, yang ditandai dengan pemukulan bedug secara bersama-sama. Presiden Direktur PT Solindo Duta Convex, Chairul Umaya mengatakan, Padang Fair 2011 ini tidak hanya diikuti oleh Usaha Kecil Menengah (UKM) dari Sumbar, tapi juga diikuti beberapa UKM dari

provinsi lain, seperti dari Surabaya, Yogyakarta, DKI Jakarta, Lampung dan yang lainnya. “Selain itu, juga ada stand dari Kementerian Perdagangan dan dari Dewan Perwakilan Daerah atau DPD. Dalam kegiatan ini, kami menargetkan lima miliar transaksi, sesuai yang diinginkan Disperindagtamben Kota Padang,” ujar Chairul Umaya. Kegiatan Padang Fair 2011 ini diikuti sekitar 200 stand, yang terdiri dari 60 stand besar, 30 stand kerucut, 30 stand UMKM, 50 stand kecil dan 30 stand lainnya. (h/wan)

Tak Mungkin ..............................Sambungan dari Hal.1 PT PHP sebagai perusahaan pengelola perkebunan kelapa sawit seharusnya arif dan bijak terhadap lahan yang dikelola. “Jangan mentang-mentang telah diberikan lahan perkebunan oleh pemerintah di Pasaman Barat, lalu dengan semena-mena memanfaatkan lahan (areal) perkebunan sesukanya. Warga Maligi seharusnya mendapat perhatian dan pembinaan dari perusahaan, diabaikan begitu saja,” katanya. Kapolda Harus Bertanggungjawab Secara terpisah tokoh masyarakat Maligi yang juga anggota DPRD Sumatera Barat, Zulkenedi Said minta agar Kapolda dan jajarannya ikut bertanggungjawab atas kasus bentrok antara aparat kepolisian dengan warga Maligi. “Siapaun dalang di balik peristiwa memilukan dan mencederai masyarakat (warga

Maligi-red) harus ditindak, sesuai aturan hukum,” kata Zulkenedi Said. “Sepanjang Kapolda Sumatera Barat tidak tanggap dan menganggap tidak ada masalah dari kasus kerusuhan antara masyarakat dengan aparat kepolisian di sekitar PT PHP. Dirinya khawatir akan terjadi tindakan lain. Malah kasus yang sama akan merambat ke kabupaten/kota lain di provinsi ini,” kata Zulkenedi Said yang juga Sekretris DPD Partai Golkar Sumatera Barat ini. Seperti diberitakan harian ini beberapa waktu lalu akibat bentrok warga dengan aparat itu, 18 warga Maligi yang menjadi korban bentrok dengan polisi masih mengungsi di Simpang Ampek. Dari jumlah 18 warga itu rata-rata mengalamai luka berat dan patah tulang. Empat orang diantaranya di rawat di Puskesmas Sasak atas nama

Yunisma (52), Mera (41), kena benda tumpul, Erna, Masrida (41), umumnya memar kena benda tumpul. Wakapolres Kompol Adi Savart, S.IK masih berada di lokasi kerusuhan bersama anggotanya. Keterangan polisi dengan kejadian di lapangan sungguh berbeda. Polisi terkesan tertutup dan membela diri. Sebelummnya Kabag Ops Polres Pasbar, Kompol Erdiman ketika dihubung menyebutkan, situasi terkini di lokasi kejadian sudah mulai pulih. Aksi massa tersebut merupakan tuntukan lahan fase empat seluas 650 hektare yang merupakan lahan ulayat Maligi yang digarap tanpa ada kesepakatan masyarakat Maligi (lahan tanpa ada HGU-red). Sementara pihak perusahaan tidak menanggapi. Sampai saat ini lahan yang dikelola PHP II belum memenuhi standar perjanjian awal yang disepakati. (h/nir/gmz)

Karya Koreografer .......................Sambungan dari Hal.1 Namun demikian, di balik kemeriahan dan pencahayaan yang spetakuler itu, siapa nyana, salah seorang dari lima koreografer atau penata tari untuk opening ceremony adalah orang awak. Koreografer itu adalah Hartati, perempuan, yang dilahirkan di Jakarta tetapi dibesarkan di tanah asalnya Muaro Labuah, Solok Selatan, Sumatra Barat. Saat ini Hartati mengajar koreografi di Jurusan Tari IKJ. Sejak kecilnya ia telah masuk sanggar tari. Lulus SMP Hartati masuk SMKI Padang mengambil Jurusan Tari dan memperdalam teknik tari Minang. Tahun 1986 ia melanjutkan studi di Jurusan Tari Institut Kesenian Jakarta mempelajari tari-tarian daerah lain: Jawa, Bali, Sunda, Melayu, dan Aceh. Di IKJ ia berguru pada Retno Maruti, Wiwiek Sipala, dan Sentot Sudiharto dan menjadi asisten tari Minangkabau bagi Tom Ibnur dan Deddy Luthan. Di IKJ pula ia belajar koreografi dari Sardono W. Kusumo, Farida Oetoyo, Yulianti Parani dan generasi koreografer yang lebih muda seperti Boi G. Sakti dan Sukarji Sriman. Tahun 1987 Hartati bergabung dengan kelompok Gumarang Sakti pimpinan (alm) Gusmiati Suid sebagai penari. Hartati, satu dari lima koreografer yang digandeng panitia SEA Games, mendapatkan dua bagian penampilan karya koreografi itu. Sementara total penari yang dilibatkan dalam opening dan closing

ceremony SEA Games dari kelima koreografer sekitar 10 ribu orang. Untuk properti tari, ada 12 item yang dikerjakan dengan total 11 ribu space. Hartati sendiri dalam koreografi bagian pertama menceritakan sejarah Sungai Musi sejak awal kedatangan orang, lalu masa bercocok tanam, hingga seperti sekarang. Sedangkan tarian kedua, konsepnya lebih modern dan multimedia. Sehingga lebih minim menggunakan properti, tapi lebih kepada permainan peralatan pendukung yang canggih, termasuk lighting. Ditutup degan Lagu SBY ‘Bersatu dan Maju’, lagu ciptaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bergema di acara pembukaan di Stadion Gelora Sriwijaya. Lagu itu menjadi penutup acara pembukaan SEA Games. Lagu yang muncul dalam album bertajuk “Harmoni” tersebut dinyanyikan oleh bintang Indonesian Idol Joy Tobing. Di podium VVIP, SBY tampak asyik menyimak suguhan penampilan Joy. Sementara, Ibu Negara Ani Yudhoyono sibuk memotret dengan kameranya. Acara pembukaan diawali dengan parade atlet mengelilingi stadion, acara kemudian berlanjut dengan pertunjukkan seni musik dan tari khas Sumatera Selatan dan Betawi. Setelah disuguhi tarian, para atlet dan ofisial peserta SEA Games pun menyimak pidato dari Ketua Umum KONI Pusat sekaligus ketua panitia SEA Games Rita Subowo. Menpora Andi Mallarangeng dan Presiden SBY juga ikut menyam-

paikan sambutan. Acara dilanjutkan dengan serangkaian pertunjukan tari kolosal yang melibatkan sekitar 4.500 penari. Mengusung tema sejarah Kerajaan Sriwijaya dan terbentuknya nusantara, pertunjukan selama satu jam ini sukses memukau ribuan penonton yang hadir. Saat parade kontingen peserta SEA Games hendak dimulai, hujan gerimis mulai mengguyur Gelora Sriwijaya. Meski begitu, acara pembukaan tetap berlanjut. Parade kontingen peserta SEA Games mendapat sambutan sangat meriah dari penonton. Puncaknya adalah saat kontingen Indonesia muncul di penghujung parade. Seisi stadion bersorak dan mengelu-elukan rombongan atlet dan ofisial ‘Merah Putih’. Dalam sambutannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap ajang SEA Games ini bisa mengangkat harkat dan martabat bangsa-bangsa Asia Tenggara di mata dunia internasional. Selanjutnya, acara yang paling dinanti pun tiba, yakni penyalaan api kaldron. Yang membuat prosesi ini makin menawan adalah cara penyalaannya oleh mantan ratu bulutangkis Indonesia, Susi Susanti. Dari tengah lapangan, Susi memanjat kapal Sriwijaya, lalu dia terbang menuju kaldron sambil membawa tombak yang di ujungnya menyala api SEA Games. Di bagian akhir, peraih medali emas Olimpiade 1992 ini melemparkan tombaknya dan menyalalah api di kaldron. (h/sal/ant)

Jorong Maligi ..............................Sambungan dari Hal.1 dengan aparat polisi hingga Jumat (11/11) suasananya benar-benar mencekam. Kondisi belum normal. Ketakutan dan trauma masih mewarnai dan juga rasa waswas. Tampak, kampung nelayan itu lengang bak kampung mati. Warga lelaki tak terlihat. Sebagian besar, katanya, lari bersembunyi ke hutan. Umumnya, warga di sini berprofesi nelayan selain berkebun. Ibu-ibu berkurung saja di rumah. Takut bertemu dengan orang yang tak dikenal, apa lagi dengan aparat kepolisian. Sikap oknum aparat polisi boleh dibilang keterlaluan dalam menangani unjuk rasa yang terjadi Selasa (8/11) lalu, benar-benar membuat warga ketakutan dan merinding. Kini aktivitas warga di luar rumah sangat mereka batasi. Warga mengaku tak tahu apa yang akan mereka masak lagi untuk makan. Kondisi sudah parah benar. Dua hari ke depan mereka ungkin makan singkong untuk bisa bertahan hidup. Itupun kalau masih ada tersedia. Lelaki, suami-suami para ibu-ibu kabur ke hutan. Mereka takut dengan sikap oknum aparat yang beringas. Saat Haluan mendatangi Jorong Maligi, Jumat (11/11), ibu-ibu terisakisak menangis. Wajah mereka tampak lelah. Letih tergambar dari matanya. “Tolonglah Pak Bupati turun tangan menyelesaikan masalah ini. Kami tak bisa manga-manga do Pak. Baa caro iduik kami lai ko. Bareh alah indak ado lai do. Apo nan ka dimakan lai,” kata seorang ibu terisak, sembari memegang tangan wartawan Haluan, Jumat. Kondisi kampung itu benar-benar lengang. Sulit menemui warga yang berusia muda. Kampung hanya dihuni warga berusia lanjut. Ibu-ibu

pun masih trauma dengan bunyi letusan senjata dan tembakan aparat polisi beberapa hari lalu. Pasukan Brimob dan Polres di kampung itu, memang tak ada lagi terlihat. Tetap, aparat berkonsetrasi dan bersiaga di perusahaan perkebunan PT PHP, di lokasi ke rusuhan yang berjarak sekitar 5 km dari Jorong Maligi. “Hawa polisinya pasih terasa walau jarak dari kampung lima kilo meter,” kata seorang ibu. Tak Tahu Kemana Anak-Suami Seorang ibu menceritakan, semenjak bentrokan dengan aparat polisi, ia tak tahu lagi nasib anak dan suaminya. “Sejak kerusuhan terjadi, saya tak tahu nasib anak laki-laki saya, suami, dan ayahnya, mungkin keluarga saya lari ke hutan,” kata ibu yang mengaku bernama Elis, berusia 40 tahun, dengan suara lirih kepada Haluan. Menurut Elis, alasan keluarganya kabur, karena ada informasi yang beredar tentang sebanyak ada 46 warga Jorong Maligi yang masuh daftar pencarian orang (DPO) oleh polisi. Kabar yang menakutkan itu tersebar dari mulut ke mulut. “Begitu kabar yang beredar. Sejak itu saya tak bisa melihat anak dan suami saya. Saya tak tahu lari kemana mereka,” kata Elis. Selain karena info yang beredar itu, ujar sejumlah warga, ketakutan warga karena adanya penangkapan oleh polisi dan diiringi dengan bunyi tembakan yang jumlahnya ratusan kali ke udara. “Daerah kami ini seperti daerah perang,” terang Elis. Kini, empat hari setelah bentrokan yang berujung kerusuhan itu, ekonomi masyarakat Maligi macet total. “Kini untuk makan payah

sekali Pak, karena nelayan tak melaut, untuk keluar pergi belanja kebutuhan harian takut, suami tak di rumah, lari entah kemana,” ujar Diki salah seorang warga. “Tolong lah kami Nak, ka siapa kami akan mengadu lai, kami dirundung ketakutan,” ujar salah seorang ibu yang takut disebut namanya. Kedatangan wartawan ke lokasi itu disambut gembira sekaligus ada juga yang menangis dan berpekikan mengadukan nasibnya kepada wartawan. Wartawan dijamu makan di lantai rumah. Warga meminta kasus main daram aparat polisi dilaporkan ke Komnas HAM agar semuanya jelas, dan yang bersalah dihukum saja. Pada awalnya, warga ketakutan keluar rumah saat wartawan berkunjung. Mereka mengira yang datang polisi, tetapi ketika diberitahu yang datang wartawan, warga baru keluar dan mau bercerita. Saat berada di Jorong Maligi, dari empat masjid yang ada di kampun itu, saat ibadah salat Jumat, tampak sepi. “Biasanya masjid di sini ibadah Jumatan selalu penuh, tetapi sekarang bisa bapak lihat hanya dua syaaf saja,” ujar Diki kepada Haluan. Seorang Ibu Keguguran Dampak dari kerusahan dan ditangkapnya dua warga, dan satu ibu-ibu yang masih menyusui anaknya menimbulkan trauma yang luar biasa bagi masyarakat Maligi. Dua orang ibu-ibu yang sedang hamil mengalami keguguran akibat benturan benda keras, dan tekanan psikis. Aparat polisi, saat melakukan penangkapan, tutur warga, mereka diangkut ke atas mobil polisi seperti melempar barang ke atas mobil tanpa memperhatikan kemanusiaan. (h/nir)

Menurut Sumadi, bantuan yang diserahkan tersebut diharapkan akan dapat membantu meringankan beban penderitaan para korban yang terkena musibah. “Meskipun jumlahnya bantuan yang tidak terlalu besar, namun akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terutama bagi para

korban yang terkena bencana,” kata Sumadi. Nasrul Abit menilai, musibah banjir bandang yang melanda Pessel merupakan salah satu bencana alam terbesar di Nuasantara sepanjang 2011 ini. Selain menelan korban jiwa, musibah banjir bandang ini merusak dan merendam ribuah

rumah. “Kerugian ratusan milar rupiah. Yang terparah di Pasir Putih, Kambang Barat, Lengayang,” kata Nasrul Abit. Selain itu pula, banjir juga merusak jalan nasional PadangBengkulu yang terputus sepanjang 700 meter. (h/mjn)

Tangis Bayi ..................................Sambungan dari Hal.1 Mungkin lima bayi lainnya menghormati bayi yang satu ini, karena bayi berjenis kelamin perempuan itu merupakan bayi termuda dan lahir di nomor cantik 11-1111 (11 November 2011). Memang, di antara enam bayi yang ada di ruangan itu, hanya ada satu bayi yang lahir di nomor cantik. Bayi yang belum diberi nama itu adalah buah hati pasangan Dewi Ismanti (25) dan Mardenti (33), warga Simpang Tiga Korong Gadang Kuranji Padang. Bayi itu lahir pada Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WIB, dengan bobot 3,3 kilogram dan panjang 47 sentimeter. “Saya tak menduga cucu saya ini lahir di nomor cantik. Yang jelas,

kami akan mudah mengingat tanggal kelahirannya. Mudah-mudahan tidak hanya lahir di nomor cantik, tapi wajahnya juga ikut cantik,” ujar Suhaini (60), nenek dari bayi merah tersebut kepada wartawan di RSUP M Djamil Padang, Jumat (11/11). Nenek ini terpaksa menemani cucunya, karena kedua orangtua bayi itu belum bisa menemui bayinya. Sang Ibu bayi masih membutuhkan perawatan setelah melahirkan melalui operasi caesar, sementara sang bapak bayi yang berprofesi sebagai sopir truk masih dalam perjalanan pulang dari Jakarta menuju Padang. Nenek Suhaini mengatakan, Mardenti telah berada di Jawa selama empat hari ke belakang untuk

mengantar barang. Namun ketika mendapat kabar baik kelahiran bayinya, Mardenti memutuskan pulang ke Padang pada Jumat pagi kemarin. Namun karena Mardenti ke Padang menggunakan jalur darat dan membawa truk, diperkirakan ia akan sampai ke Padang beberapa hari ke depan. Meski Haluan tak sempat melihat kebahagiaan kedua keorangtua bayi itu, tapi keceriaan wajah sang nenek cukup mewakili kebahagiaan seluruh keluarga bayi. “Ini anak pertama mereka. Jadi saya sangat yakin mereka akan bahagia. Untuk masalah nama bayi, masih menunggu kelaurga berkumpul semua, baru dikasih nama,” tambah nenek Suhaini. (h/wan)

Warga Butuh...............................Sambungan dari Hal.1 Dilaporkan, hingga Jumat, (11/ 11) di Posko Kecamatan Bencana Talu, bantuan terkumpul Rp9 juta, dan Posko Anak Rang Talu Rp4 juta. Jadi totalnya bantuan Rp13 juta. Warga butuh beras, minyak makan, pakaian mi, dan alat-alat rumah tangga lainnya. Kamis kemarin, Dinas Sosnaker Pasbar memberikan bantuan 1 ton beras sudah dikirim ke Talu. “Saya berharap kejadian cepat ditanggapi pemerintah kabupaten,” ujar Camat Talamau Syafruddin kepada Haluan, Jumat (11/10). Sementara itu, warga terus membersihkan puing-puing kebakaran. “Saya bersama warga lain mulai membersihkan puing-puing bekas kebakaran. Untung-untung masih ada yang bisa dipakai. Gotongroyong ini juga dibantu oleh Polsek Talamau, pihak kecamatan dan Koramil,” kata Sampono (70), salah seorang korban kebakaran. “Kami membersihkan bekas rumah yang hancur untung-untung ada yang bisa diambil dan diman-

faatkan kembali. Untuk sementara saya dan keluarga menumpang menginap di rumah sanak famili yang tidak terkena kebakaran,” kata korban lainnya, Imam (35). Secara terpisah, Kapolsek Talamau, Iptu Muzhendra menyatakan pihaknya bersama anggota Koramil dan pihak kecamatan membantu warga membersihkan rumah yang hangus terbakar. Gotongroyong yang dilakukan merupakan salah satu bentuk solidaritas terhadap korban bencana yang melanda warga Talu. “Untuk sementara, bagi warga yang tidak memiliki rumah, maka kita bersama pihak kecamatan menyediakan tempat penampungan di gedung pertemuan dan Kantor Camat,” ujar Kapolsek. Sementara itu, Camat Talamau melalui Sekretaris Camat, Edwar menyatakan pihaknya memberi bantuan bagi korban kebakaran di antaranya, beras sebanyak 2 ton, supermi 300 dus dan memberikan bantuan tenda penampungan bagi

korban kebakaran. Selain itu, pihaknya juga menyediakan gedung pertemuan dan kantor camat jika ada warga yang tidak memiliki rumah menginap sementara. Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hebat terjadi di Pasar Talu, Kamis (10/11) sekitar pukul 00.20 Wib. Api berkobar, tangisan dan raungan warga Talu memecahkan kesunyian yang menyelimuti dinginnya kampung itu. Sedikitnya 59 petak toko, kantor cabang kejaksaan Talu, dan kantor koramil ludes dimamah si jago merah. Satu orang warga mengalami patah tulang, sedikitnya Rp5,6 miliar warga mengalami kerugian. Sementara satu korban, yang trauma masih di rawat di Puskesmas Talu, dan yang patah tulang di Yarsi Simpang Ampek Menurut Camat Talamau Syafruddin, bagi yang akan berdonasi bisa menyalurkan bantuan ke rekening BRI Unit Talu 5455-01004441-53-1 atas nama bantuan bencana Kecamatan Talamau. (h/nir)

HKN dan Antisipasi ...................Sambungan dari Hal.1 Terdiri dari 3.668 HIV positif dan 3.121 orang AIDS. Tapi pada Juni 2005, jumlah pengidap HIV/AIDS mencapai 7.082 orang. Jumlah ini terlihat pertambahan sebanyak 293 orang dalam kurun waktu 3 bulan. Sebuah LSM Peduli AIDS di Serang (Banten) juga mengungkapkan, Indonesia bersama China dan India termasuk negara berpenduduk besar yang menyimpan ‘bom’ AIDS, karena terjadi pertumbuhan jumlah penderita penyakit itu yang luar biasa, yang diperkira-kan sudah berjumlah 80.000 sampai 100.000 kasus. Percepatan yang seperti deret ukur ini karena akumulasi banyak faktor seperti kasus narkoba meningkat 10 kali lipat. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) memang bukan malaikat pencabut nyawa. Tapi terkena AIDS berarti kematian, sebab hingga sekarang belum ada satu pun formula yang paling ampuh untuk mengatasinya. Penyakit yang dipicu oleh human immunodeficiency virus (HIV) alias penggerogot kekebalan tubuh tersebut menjadi malapetaka di mana-mana. Sampai sekarang AIDS menduduki peringkat keempat penyebab kematian terbesar di dunia. Mengingat hal itu, Indonesia tentu penting waspada dan siaga penuh terhadap penyakit tersebut. Bagaimana tidak? Catatan resmi Departemen Kesehatan RI dan prediksi UNAIDS tadi jelas menunjukkan angka yang mengerikan. Padahal pada 1985-an angkanya masih nol. Data Departemen Kesehatan tadi merupakan data resmi catatan pemerintah. Artinya, tidak menutup kemungkinan masih ada penderita yang belum terdata alias terlewatkan. Diakui atau tidak, cepat atau lambat, wabah ini akan segera menjalar. Jika ini dibiarkan, ibarat api dalam sekam, ia dapat meledak sewaktu-waktu dan meluluhlantakkan segala yang ada. Tapi di balik ancaman itu, sangat penting pula bagi kita untuk menelusuri kembali, memahami, dan mengerti persoalan-persoalan di seputar ‘sindrom’ yang sampai sekarang masih menjadi momok yang amat menakutkan bagi masyarakat awam tersebut. Di sini dibutuhkan semakin banyak diskusi, seminar ataupun penyuluhan yang bisa memberi sumbangsih yang amat berharga dan berguna dalam memberikan gambaran seputar AIDS/HIV di Indonesia. Urgennya hal itu juga karena selama ini masyarakat kita sudah terlanjur mendapat kesan buruk

tentang AIDS/HIV. Kebanyakan masyarakat masih menilai virus HIV/ AIDS sebagai penyakit yang memalukan, kutukan, keturunan, dan seterusnya sehingga sangat takut kepada penderita. Penyakit tersebut senantiasa dikaitkan dengan ‘moral bejat’ karena para korban kebanyakan kaum homoseksual, penyalah guna obat suntikan, pekerja seks komersial (PSK) dan langganannya. Padahal, AIDS/HIV juga dapat menjangkiti siapa saja, termasuk ibu-ibu yang setia dan anak-anak yang tidak berdosa. Sebagian tenaga medis bahkan masih menganggap para penderita AIDS/HIV tersebut sebagai ‘sampah’. Artinya, tidak ada gunanya lagi merawat mereka karena akan mengeluarkan biaya besar, sementara penderita perlahan-lahan tapi pasti akan segera dijemput maut. Mitos, stigmatisasi, dan perlakuan buruk/diskriminasi itu kian menempatkan penderita AIDS/HIV dalam kondisi yang amat sulit dan tidak manusiawi. Padahal, para penderita itu juga manusia yang mesti pula diperlakukan secara manusiawi, ‘dimanusiakan’. Mereka amat membutuhkan perhatian, bukannya dikucilkan. Itu penting kita sadari mulai sekarang agar tak semakin banyak penderita AIDS/HIV yang diperlakukan secara tidak manusiawi. AIDS/HIV bisa menulari siapa saja, tanpa terkecuali. Mediumnya pun berbagai macam. Sebagian besar epidemi penyakit itu menular melalui hubungan seks bebas dan akibat penyalahgunaan obat suntikan, khususnya narkotika. Sebagian lagi tertular akibat transfusi darah, akibat tindakan medik yang keliru, istri yang ditulari suaminya, bayi yang ditulari ibu kandungnya, dan sebagainya. Secara kasat mata, gejalanya antara lain tubuh kurus kering dan sebaran kanker kulit sarkoma kaposi. Itu penting dicatat dan disadari agar masyarakat tak terlena atas datangnya penyakit tersebut. Terlebih minimnya contoh konkrit penderita AIDS/HIV di Indo-nesia, membuat masyarakat sering terlena sehingga menganggap remeh penyakit itu. Pemahaman yang benar seputar sindrom ini amat penting agar masyarakat senantiasa waspada. Begitu juga dalam memperlakukan para penderita AIDS/HIV. Dalam konteks ini, media massa, khususnya para jurnalis, memiliki peran penting dalam upaya menjelaskan duduk persoalannya secara tepat dan benar. Menghadapi sindrom itu, jurnalis-

me HIV/AIDS atau jurnalisme empati menjadi salah satu sarana efektif untuk membendungnya. Media massa akan bisa mencegah secara dini epidemi HIV/AIDS lewat pembangunan opini publik, yaitu menyampaikan informasi secara benar dan secara persuasif mengajak semua warga masyarakat supaya mewaspadai penyakit tersebut, termasuk membangkitkan kepedulian terhadap penyakit yang amat fatal itu. Jurnalisme AIDS/HIV atau jurnalisme empati pada hakikatnya adalah jurnalisme yang bertolak dari sikap empati. Dalam konteks ini, empati menjadi amat penting dan vital terutama dalam menghadapi kondisi ketidakseimbangan yang mengakibatkan terjadinya penderitaan terhadap seseorang dalam kehidupan sosial masyarakat. Dengan jurnalisme empati, mengutip Ashadi Siregar, diharapkan bisa menumbuhkan suatu epistemologi dalam menghadapi kenyataan. Di sini perlu adanya perspektif kritis dalam melihat ketidakseimbangan sosial, serta landasan humanitarian, yaitu penghargaan terhadap makna kemanusiaan setiap orang. Dengan jurnalisme empati, media massa diharapkan bukan lagi terjebak dalam sensasi dan stigmatisasi semata dalam pemberitaan soal HIV/AIDS, tapi menyajikannya dengan kepedulian dan keprihatinan. Lewat empati dan compassion, masyarakat akan mampu memandang, memahami dan menghayati HIV/AIDS sebagai problem bersama umat manusia, sebagai masalah kemanusiaan, bukan penyakit keturunan ataupun kutukan. Itu semua demi menghadapi ancaman epidemi HIV/AIDS di masyarakat kita yang memang sangatlah besar. Beberapa indikator di antaranya pengguna narkotika yang terus meningkat dari tahun ke tahun, tambah berjibunnya pekerja seks komersial (PSK), merebaknya pelacuran anak-anak, dan masih banyak lainnya, yang jika tidak dicegah sedini mungkin, akibat yang ditimbulkan sungguh tak terbayangkan. Melalui tulisan ini saya ingin menggugah para jurnalis dan pengamat kesehatan serta siapa saja yang peduli persoalan kemanusiaan, untuk menyadari problem besar di seputar AIDS/HIV itu. Sadarilah, HIV/AIDS tidak hanya tanggung jawab orang per orang, tapi juga tanggung jawab kita bersama sebagai umat manusia di dunia ini. Percayalah!n Penulis adalah Dosen/Sekretaris Jurusan PGSD FKIP Universitas Bung Hatta, Padang.*


SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

8

MOZAIK

EUFORIA 11-11-11

Pasangan Pengantin Membludak, Penghulu Kaya Mendadak

H

ARI Jumat 11 November 2011 (11-11-11), bagi banyak kalangan merupakan hari yang spesial. Banyak masyarakat diberbagai belahan dunia menyambut serta merayakannya dengan sesuatu yang kesannya fenomenal. Tidak hanya memiliki nomor cantik, tapi tak sedikit yang memercayai bahwa angka 11 melalui 11-11-11 merupakan angka keramat.Fenomena 11.11 dilaporkan secara luas di kehidupan nyata dan seluruh forum diskusi online mendedikasikan diri untuk mencari tahu apa arti angka itu. Banyak yang mengaku merasa dihantui 11 yang tampak menakutkan. Bagi mereka, tanggal ini hanya tampaknya saja menyenangkan. Di sisi lain, beberapa ahli numerologi modern menganggap 11-11-11 menguntungkan. Menurut sumber berita lokal di banyak tempat, jumlah pasangan yang merencanakan menikah hari ini tak biasa alias superbanyak. Menurut profesor studi religi University of Pacific

seperti yang dilansir situs teknologi.inilah.com, tak ada hal khusus pada tanggal ini. Terkait fenomena 11.11, ini bukanlah tanda peringatan supranatural. Psikolog mengatakan, ini kasus klasik ‘apophenia’ atau kecenderungan manusia menemukan makna atau pola dalam data yang terjadi secara acak. Kondisi ini seperti memberi makan dirinya sendiri di saat manusia makin sadar pada sesuatu, seperti pengulangan angka 11. Alhasil, mereka makin sering melihatnya di dunia di sekitar mereka. Demikian, mereka makin yakin pola tersebut adalah nyata. Dalam forum online fenomena 11.11, banyak orang mengaku tak menyadari berapa banyak 11 hingga akhirnya

mereka mendengar mengenai fenomena ini dari orang lain. Ini merupakan tanda kirimkisah apophenia. Saat orang mengetahui fenomena tersebut, mereka sadar mulai melacak segala hal mengenai 11 dengan tiap pengamatan baru. Sama seperti tak ada yang perlu ditakutkan mengenai 11-11-11, tak ada alasan bersikap optimis pada tanggal ini pula. Perpaduan tanggal ini memang menarik. Namun Profesor Fisika Eric Carlson dari Wake Forest University bersama skeptis numerologi mengakui memiliki beberapa alasan mengapa 11-11-11 bukanlah tanggal khusus selain tampak rapi saja. “Tak ada hal sakral pada tanggal ini. Otak manusia hanya terpola pada mesin pencocok sehingga ada kecenderungan tertarik pada pola semacam ini. Namun, sama sekali tak ada mistik signifikan pada tanggal ini,” katanya seperti dikutip Huffpost. Meski begitu, Carlson tetap mengakui terdapat dua aspek signifikan pada 11-11-11 yang bisa ditafsirkan beruntung

bahkan bagi orang tak meyakini numerologi ini. Bagimana dengan fenomena 11-11-11 di Sumbar? Sebagian besar pasangan yang menikah pada tanggal ini mengaku hanya menginginkan momen hari bersejarahnya pada tanggal yang menarik, seperti 11-11-11. Selain dinilai cantik, nomor ini juga gampang diingat, dan tidak banyak orang yang memiliki kesempatan baik untuk memilih nomor cantik tersebut. Sekedar diketahui, ada ratusan pasangan di Sumbar yang menikah pada tanggal 1111-11. Waktunyapun bervariasi, mulai dari pukul 00.00 WIB seperti yang dilakukan Ridoni dan Yulia di Baru Surantih Kecamatan Sutra Kabupaten Pesisir Selatan, hingga memilih pukul 11.11 WIB, seperti yang dilakukan pasangan Foni Zulheri dan Fitra Gusnita, untuk melangsungkan pernikahannya di Masjid Baiturrahim Nagari Batubasa Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Bahkan sejumlah anggota SAR Tanah Datar yang masih lajang, juga banyak yang akan memilih sebuah penanggalan

yang memiliki ciri khas dan mudah diingat, bahkan ada yang berencana akan mengakhiri masa lajangnya tepat pada tanggal 12-12-12 ( 12 Desember 2012 ) mendatang. Untuk di Kantor KUA Kecamatan Batipuh Tanah Datar, sebanyak 29 pasangan tercatat melaksanakan pernikahan Tanggal 11-11-2011, kemarin. Jumlah penyelenggaraan Nikah di Kantor KUA. Batipuh kemarin merupakan jumlah terbanyak yang pernah dilaksanakan sebelumnnya yang hanya berkisar antara satu hingga tiga orang setiap hari. Tak heran jika suasana pernikahan di kantor KUA Batipuh di Balai Gadang Batipuh Baruh menjadi padat dan harus rela bergantian lantaran banyaknya yang melaksanakan pernikahan. Untuk di Kota Padang sendiri, ratusan pasangan menikah pada tanggal 11-112011 kemarin. Dalam pantauan Haluan, dari beberapa kecamatan, banyaknya calon pasang pengantin yang menikah pada Jum’at (11/11) tersebut, ternyata tidak mempengaruhi jalannya proses pernikahan. Tidak seperti yang diperkirakan sebelumnya, ternyata para penghulu sanggub menjalankan tugasnya dengan baik. Menurut pengakuan H M Nur, salah seorang penghulu yang bertugas di Kecamatan Padang Timur, khusus pelaksanaan akad nikah yang berada pada wilayahnya berjalan lancar. Jadwal berjalan sesuai rencana, tidak ada terjadi pembatalan dari pihak pasangan yang akan menikah. Untuk Kecamatan Padang Timur, tercatat ada 33 pasang calon pempelai, yang dinikahkan oleh M. Nur dan rekannya.

Daerah Kecamatan Padang Timur sendiri, terdapat tiga orang penghulu yang berkewajiban menikahkan para calon mempelai, termasuk di dalamya kepala kantor KUA. H M NUR tidak memungkiri, banyaknya calon pasang pengantin yang menikah, berdampak kepada penghasilannya. Disamping mereka sudah mendapatkan gaji bulanan sebagai pegawai negeri, biasanya, tiap-tiap rumah memberikan uang ucapan terima kasih. Menurutnya, masing tempat memberikan uang ucapan terima kasih dengan besaran yang beragam. Pihak yang mengadakan acara sebenarnya memang tidak dibebankan untuk memberikan uang diluar biaya baiaya admnistrasi. “Pemberian tersebut merupakan inisiatif tuan rumah yang mengadakan acara akad nikah. Kami tidak pernah meminta uang panggilan, tetapi kalau ada kami terima. Besarannya beragam, dari Rp100 ribu hinga Rp200 ribu, tergantung tingkat perekonomian tuan rumah,” ujarnya. M Nur menjelaskan, banyak fenomena menarik yang terjadi pada hari tersebut. Salah satunya, rata-rata tiap acara akad nikah selalu berjalan tepat waktu. Padahal, pada hari-hari biasa, biasanya acara akad nikah berjalan molor. Contohnya,

acara yang dijadwalkan pada Pukul 14.00 WIB, bisa saja baru dimulai Pukul 14.45 WIB, karena keterlambatan salah satu dari pihak calon mempelai. “Bahkan, saking disiplinnya, saya sudah ditelepon Pukul 14.00 WIB. Padahal, jadwal saya untuk menikahkan calon pengantin ditempat tersebut baru Pukul 15.00 WIB. Pada hari ini saya harus bekerja hingga pukul sepuluh malam, karena banyakknya yang akan dinikahkan,” katanya. Sementara itu, 66 pengatin yang terdaftar di Kantor Urusan Agama Kecamatan Koto Tangah, pada hari tersebut dinikahkan oleh lima orang penghulu, yang bertugas secara serentak pada lokasi yang berbeda. Namun tidak semua orang bernasib baik. Seperti yang dialami Rosse, salah satu staf Kantor Urusan Agama Kecamatan Padang Timur, harus rela mengundur hari pernikahannya demi melayani publik. Rosse yang sebenarnya juga berkeinginan untuk menikah pada hari tersebut, mengundurkan acara akad nikahnya hingga Jum’at 18 November 2011. Kesempatan menikah pada tanggal yang unik tersebut harus ia hilangkan dari benaknya. Hal tersebut harus dilakukan karena banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan. (h/wan/one/yat/emz)

LIPUTAN KHUSUS HERMANTO TANJUNG

J

Cepat Tanggap Bantu Korban Banjir di Pessel

ADWAL reses masa sidang kali ini benarbenar dimanfaatkan H.Sidi Hermanto Tanjung, SE, MM untuk berkeliling Sumbar, mendengar aspirasi warga. Anggota DPR RI ini bahkan menyempatkan diri untuk melihat lokasi bencana alam yang menimpa warga Pesisir Selatan, Sabtu(5/11) lalu. Padahal, agendanya padat. Di lokasi bencana ini, pria asal

Padangpariaman ini berbaur bersama warga dan kader PKS setempat. Ia membantu korban dan diserahkan ke Pemkab Pessel. “Sedih kita menyaksikan saudara-saudara kita ditimpa musibah. Semoga bantuan yang disampaikan dapat meringankan. Selain itu, bersama DPW PKS, kami juga menyerahkan daging hewan korban yang sudah dikemas menjadi rendang,”kata Hermanto kepada Haluan dalam sebuah perbincangan. Usai berbagi duka dengan warga Pessel yang ditimpa bencana banjir ini, Hermanto melanjutkan perjalanannya ke

Dharmasraya. Di kabupaten paling Timur Sumbar ini ia ditunggu warga setempat untuk menjadi khatib Salat Idul Adha di Masjid Baitul Makmur, Tabek, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya. “Ustad (Hermanto,red) juga dijadwalkan hadir di beberapa tempat lainnya, seperti pertemuan dengan warga PKDP di Padangpanjang, Imam dan Khatib Salat Jumat di Masjid Nurul Falah, Limo Kaum, Tanah Datar dan member tausiah kepada kader di Koto Solok , Ustad juga dijadwalkan bertemu kader di Sijunjung,” kata Ilhamsyah, staf ahli Hermanto. (adv)

HERMANTO begitu dekat dengan masyarakat saat berada di Timpeh, Dharmasraya

H.HERMANTO bersama Bupati Dharmasraya, Adi Gunawan

ANGGOTA DPR RI, H Hermanto (berkopiah putih) Menyaksikan pemotongan hewan korban di Timpeh

MENYAKSIKAN pemotongan hewan kurban di Sekretariat DPW PKS Sumbar

DIANTARA warga di lokasi bencana banjir Pesisir Selatan

HERMANTO (tengah) menuju lokasi bencana


9

SABTU , 12 NOVEMBER 2011 M / 16 DZULHIJAH 1432 H

PENANGKAPAN SESUAI PROSEDUR

Tuntutan Pian Mambo Minta Dikesampingkan

PADANG, HALUAN – Hakim Tunggal Fitrizal Yanto, yang memimpin sidang praperadilan kasus penangkapan Sofyan alias Pian Rambo, terpaksa menunda sidang selama 15 menit. Karena ada pengunjung yang diketahui membawa senjata tajam (sajam) jenis sangkur.

LINGKAR

Warga Luki Temukan Mayat PADANG, HALUAN — Warga Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat pria paruh baya yakni Zainal (39). Mayat itu ditemukan di tepi parit Jalan Tarantang, Jumat (11/11) sekitar pukul 13.00 WIB. Jasad korban ditemukan oleh warga, sudah dalam keadaan busuk, wajah dan badan dimakan ulat. Sehingga agak sulit dikenali. Salah seorang saksi dalam kejadian tersebut yakni Safar mengatakan, sebelum penemuan tersebut dia sedang berjalan di sekitar parit. Kemudian dia mencium bau busuk yang menyengat. “Setelah ditelusuri, ternyata ditemukan korban warga Gadut ini dalam kondisi tertelungkup dan beberapa lalat mengerumuni jasad tersebut,” kata Safar. Lanjut Safar, dia pun memberitahukan kepada warga sekitar atas penemuan jasad itu dan menghubungi pihak kepolisian. Berselang dari informasi itu, beberapa petugas dari Polsek Luki dan SPKT Polresta Padang tiba dilokasi kejadian dan langsung melakukan identifikasi. Kanit II SPKT Polresta Padang Ipda Citra Perwitasari mengungkapkan, dari hasil identifikasi sementara jasad korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan penganiayaan dan dibawa ke Rumah Sakit M Djamil Padang untuk dilakukan Visum. Kemudian dari keterangan orang tua korban yakni Syamsinar (80) memberitahukan bahwa korban ini sudah tidak berada di rumah sejak Selasa (8/11) lalu. Sejak itu, pihak keluarga telah berusaha mencari korban tapi tidak berhasil ditemukan. (h/nas)

Sidang Jum’at (11/11) itu dihentikan, karena aturannya di pengadilan atau dalam persidangan, pengunjung atau siapapun tidak dibenarkan membawa Sajam ke ke ruang sidang. Karena dikahawatirkan Sajam tersebut, dipergunakan seandainya terjadi keributan ketika sidang berlangsung. Pengunjung yang membawa sangkur tersebut adalah oknum

anggota polisi, yang hendak menyaksikan sidang praperadilan. Meskipun dibekali institusinya dalam bertugas, namun tetap saja membawa Sajam ke dalam ruangan persidangan tidak dibenarkan. Apalagi dalam Praperadilan tersebut, institusi kepolisian merupakan pihak termohon. Pengunjung membawa sangkur itu, awalnya diketahui Penasehat

Hukum Pian Rambo. PH yang mengetahui oknum polisi membawa sajam, langsung melaporkannya kepada Hakim Tunggal Fetrizal Yanto. Hakim langsung merespon dan menskor sidang hingga 15 menit, sambil menunggu ruang sidang menjadi steril lagi. Sidang baru dilanjutkan, setelah suasana keributan suara pengujung, dari ratusan pihak

pedagang bisa diredam. Sidang praperadilan kali ini merupakan sidang kedua kainya. Sidang perdana digelar Kamis (10/11). Pada sidang kedua ini hakim mengagendakan dengan pembacaan jawaban dari Penasehat Hukum Polresta Padang atas gugatan praperadilan yang diajukan Penasehat Hukum pemohon (Pian Rambo-red).

Masyarakat Rimbo Tarok Minta Perbaikan Jalan

JALAN yang rusak membuat pegendara harus berhati-hati melewati jalanan itu. PADANG, HALUAN – Jalan Rimbo Tarok, RT 01/RW 12, kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang akan diperbaiki tahun 2012. Menurut Lurah Gunung Sarik Amrizal, pihak Kelurahan telah mengirim surat ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang, supaya ada anggaran perbaikan jalan Rimbo Tarok di tahun 2012.

Mengingat kerusakan jalan itu sudah cukup berat. Sementara kendaraan yang berlalu lalang cukup ramai. Baik dari Perumnas Belimbing, maupun Taruko dan sekitarnya. "Saat ini kami masih menunggu, tapi kami berharap apa usulan perbaikan jalan Rimbo Tarok dikabulkan. Agar akses jalan menjadi lebih baik," katanya.

vino

Sementara salah seorang warga Rimbo Tarok Marnis (52) mengungkapkan, jika hujan turun, di salah satu titik tikungan jalan itu air sering merembes hingga ke depan warungnya. “Kalau hari hujan, kendaraan yang berlalu lalang kadang mati mendadak. Selain itu, aktifitas saya sebagai pedagang pun ikut terganggu.

Kalaupun tidak hujan, jalanan itu tetap menjadi kendala, karena banyaknya lubang-lubang,” ujar Marnis di warungnya. Dia mengatakan, jalanan itu ramai dikunjungi ketika pagi, siang, dan sore hari. “Anak-anak yang bersekolah, seperti di SMP 18, SMP 28, dan SMA 5 sering melalui jalan ini, karena jarak tempuhnya dari Belimbing cukup dekat. Selain untuk anakanak sekolah, jalanan ini juga menjadi akses bagi kami untuk berbelanja ke Pasar Belimbing,” ulasnya. Sudirman selaku RT wilayah itu mengatakan, jalan itu terakhir diperbaiki warga 2009 yang lalu. “Hanya dengan pasir dan batu. Dananya kami dapatkan dari pertunjukan kesenian randai di sawah Kaidim, yang terkumpul sebesar Rp1,5 juta," sebutnya. Ia yang mewakili warga sekitar 500 orang yang berada di RT 01/RW 12 berharap, pemerintah memperbaiki jalan itu. Agar akses bagi warga menjadi bagus. "Dan diharapkan nantinya aspal yang diberikan merupakan aspal dengan kualitas nomor 1, agar lama tahannya," katanya. (h/vin)

Dalam jawabannya, PH Polresta Padang, AKP Syahril dan Ipda Hafnizal, membantah kalau penangkapan dan penahanan yang dilakukan pihak Polresta Padang, terhadap Pian Rambo yang dilakukan 22 Oktober lalu itu, tidak memenuhi syarat formil. Menurutnya, apa yang tertuang dalam pasal18 ayat (1) dan Pasal 18 (2), Undang-Undang Nomor 8 tahun 1981 KUHAP, telah dipenuhi. Karena saat penangkapan dilakukan, kepada tersangka telah diperlihatkan surat perintah tugas No: Spingas/735/X /2011/ Resta tanggal 22 Oktober. Menyangkut identitas tersangka Pian Rambo, uraian singkat perkara kejadian, dan alasan penangkapan, serta tempat Ia diperiksa cukup jelas dicantumkan dalam surat perintah penangkapan. Mengenai adanya tercantum nama Aiptu Nasri sebagai anggota yang menyerahkan surat perintah penangkapan, tidaklah menyebabkan tidak sahnya penangkapan. Karena Aiptu Nasri adalah salah seorang penyidik, yang diperintahkan pihak kepolisian. Terkait permintaan ganti rugi Rp12 Miliar atas yang diajukan PH Sofyan pada sidang sebelumnya, dianggap PH termohon sebagai perbuatan yang mengada-ada. Permohonan ganti rugi itu dianggap tidak berdasarkan hukum yang berlaku. Karena menurut aturan pasal 9 ayat (1) PP Nomor 27 tahun 1983 tentang pelaksanaan KUHAP, berbunnyi “ganti kerugian berdasarkan alasan sebagaimana dimaksud adalah berupa imbalan serendahrendahnya Rp5.000 dan setinggitingginya Rp1 juta. PH termohon meminta kepada hakim, permohonan ganti rugi yang disampaikan pemohon, dikesampingkan saja. (h/dfl)


10 PADANG Polresta

0751-22317

Damkar

0751-92113

DPRD

0751-690960

BPBD

0751-91547

Walikota

0751-92202

RSUD

0751-93550

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

Mantan Komisaris Utama Larikan Mobil Perusahaan

PADANG, HALUAN — Dua warga asing yakni BR dan WY dilaporkan ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumbar, Jumat (11/11) sekitar pukul 11.00 WIB

SMA 2 Mengadakan Lomba LTUB PADANG, HALUAN — Guna melatih pelajar mengimplementasikan pelaksanaan tata upacara yang baik dan benar, siswa SMA Negeri 2 Padang, melaksanakan Lomba Tata Upacara Bendera (LTUB) tingkat SLTA sederajat seSumatera Barat. Lomba tersebut akan diselenggarakan di Lapanagan Terminal Aie Pacah Padang, 10-13 November. Ketua penitia lomba, Ridwan Syarif, ketika ekspos kesiapan panitia, mengatakan, peserta yang telah mendaftar kepada panitia hingga 28 Oktober kemairn, berjumlah 24 kontingen. Mereka berasal dari empat daerah di Sumatera Barat yakni Kota padang, Kota Payakumbuh, Solok, dan Kabupaten Agam. SMA sederajat di seluruh daerah sebenanrnya diundang panitia. Namun mungkin karena ada halangan yang cukup berarti, mereka tidak ikut ambil bagian. Apalagi sekarang di daerahdaerah lain banyak terjadi bencana banjir dan longsor karena cuaca buruk beberapa waktu belakangan ini. Masing-masing kontingen hanya membayar uang pendaftaran sebesar Rp50 ribu. Bagi pemenang nantinya akan diberikan hadiah berupa uang tunai dan tropi lepas serta tropi bergilir. Selain itu, bagi pemenang juara satu, dua , dan tiga akan diberikan piagam. Bagi mereka panitia menyediakan piagam sebanyak 90 helai. “Bagi panitia juga diberikan piagam. Dan juga untuk masing-masing sekolah yang ikut dalam perlombaan,” kata Ridwan. Sedangkan juri nantinya akan didatangkan dari Kodim 0312 sebanyak dua orang, dari Purna Paski satu orang, dan dari Dinas Pendidikan Kota Padang satu orang. . (h/dfl)

TEDDY

TANDA PESERTA - Irwasda Polda Sumbar, Kombes Wahyudin memasangkan tanda peserta kepada perwakilan peserta pelatihan satpam gada pratama di SPN Padang Besi, Kamis (10/11).

Kepala KUA Tak ke Masjid Diberhentikan

PADANG, HALUAN — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Ismail Usman menyatakan, akan memberhentikan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), jika tidak pergi ke masjid. Apalagi tidak pergi ke masjid tempat tinggalnya. Sikap tegas itu katanya perlu diterapkan. Sebagai bagian dari mensukseskan program gerakan masyarakat ke masjid yang baru saja dilaunching.

"Siapapun aparatur di jajaran Kemenag, wajib hukumnya untuk melaksanakan ibadah salat di masjid yang berada di lingkungan tempat tinggalnya. Jika tidak dilakukan saya siap memberhentikannya," katanya.. Pimpinan KUA di kecamatan, menurutnya adalah pimpinan Kementerian Agama di kecamatan, karenanya selaku pimpinan wajib mensukseskan setiap kebijakan dan program yang

telah dibuat sebelumnya. Hal itu dikatakan Ismail Usman saat bersilaturahmi dengan pimpinan KUA seSumbar yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Sumbar. Sebanyak 160 pimpinan KUA yang telah definitif, diminta bisa mensinergikan program Kemenag di daerah masingmasing. Pimpinan KUA, katanya tak hanya dituntut melaksanakan tugas pokoknya untuk menikahkan orang dengan

baik. Namun juga harus bisa melanjutkan program Kemenag seperti zakat, haji, pendidikan, pondok pesantren, program gemmar mengaji dan gemmar ke masjid serta KUB, tapi juga harus mampu menjalankan fungsi sebagai aparat Kemenag dengan baik. "Pimpinan KUA adalah koordinator bidang keagamaan di kecamatan yang mencakup seluruh tupoksi Kemenag. Karena itu, pimpinan KUA harus mampu

ATAKA Express

COURIER & CARGO SERVICE

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda

menambah ukuran permanen

mensukseskannya. Karena sukses tidaknya program Kemenag di kecamatan berkait langsung dengan kiprah dan kinerja pimpinan KUA," imbuhnya. Ia juga mengatakan, kalau pimpinan KUA harus bisa menuntaskan persoalan dengan cepat, harus bisa menjadi teladan bagi masyarakat, serta bisa menunjukkan jati diri sebagai manusia yang benar-benar berguna untuk sesama. Dengan usia pimpinan KUA yang 80 persen adalah generasi muda, Ismail Usman berharap persoalan ini menjadi pokok perhatian. Karena usia muda relatif rentan dengan berbagai permasalahan. "Meski usia muda rentan dengan permasalahan, namun kami optimis seluruh pimpinan KUA di Sumbar bisa menjalankan tupoksinya dengan baik," katanya. (h/ted)

Keduanya oleh PT Minang Clean Pasifik, terkait dugaan penggelapan dan perampasaan sebuah mobil Mitshubisi Pajero Sport. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/199/XI/ 2011-SPKT Sbr. Selain keduanya ikut dilaporkan seorang warga Sumbar yakni berisial TA. Menurut Maneger Operasional PT. Minang Clean Pasifik Willey Halomoan di SPKT Polda, peristiwa ini terjadi ketika pada tanggal 1 Oktober 2011, datang beberapa pelaku termasuk tiga orang yang dilaporkan ke perusahaan yang bergerak di pertambangan biji besi. Kemudian BR langsung merampas kunci mobil Pajero Sport, dengan nomor polisi BA 1526 BF dan membawanya keluar dari perusahaan tanpa sepengetahuan Direktur PT Minang Clean Pasifik. Dan hingga kini, mobil milik perusahaan tersebut tidak tahu dimana keberadaannya. Dijelaskannya, BR ini telah diberhentikan dari jabatannya sebagai komisaris utama perseroan, dengan

memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya atas kepengawasannya, serta mengangkat Bai Shilet sebagai penggantinya. “Tanggal 1 Desember tahun 2010, perusahaan mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), BR tidak menjabat sebagai Komisaris Utama di PT Minang Clean Pasifik, sehingga dia tidak berhak membawa mobil milik perusahaan,” kata Willey. Selain itu, kata Willey, saham milik BR ini juga dijual keseluruhannya kepada Wuan Shengbolong Trade Co. LTD. Maka, susunan pemegang saham pun otomatis berubah sejak RUPS ditutup. Kepala SPKT Polda Sumbar AKBP Mulyadi menyebutkan, pihaknya telah menerima laporan tindak pidana penggelepan dan perampasan yang diduga dilakukan oleh tiga terlapor dan hingga kini masih dalam penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. “Kami akan menyerahkan kasus tersebut ke bagian Unit Reskrim Polda Sumbar untuk diproses lebih lanjut,” ungkapnya. (h/nas)

Pakai Satpam Terlatih

PADANG, HALUAN — Irwasda Polda Sumbar, Kombes Wahyudin meminta kepada perusahaan pengguna tenaga keamanan atau security, untuk menggunakan tenaga terlatih dan telah melalui pelatihan dasar satpam. Jika tidak, perusahaan yang akan mengalami kerugian. Sebab, satpam yang tidak terlatih dan tidak lulus dari pendidikan dasar, tentu keterampilan dan kemampuannya terbatas. "Pekerjakanlah satpam yang terlatih dan telah melalui pendidikan," katanya. Satpam tidak terlatih dan tidak profesional, rasa aman dan nyaman yang diinginkan tak akan tercipta di perusahaan yang mempekerjakannya. Hal ini pastinya akan berdampak pada produktifitas perusahaan. Dalam dunia pelatihan bagi tenaga pengamanan atau satpam, kata Wahyudin ada tiga klasifikasi pelatihan yang

harus dilaksanakan. Tahap pertama adalah pelatihan satpam gada pratama. selanjutnya pelatihan satpam gada madya dan terakhir pelatihan satpam gada utama yang diproyeksikan untuk manajer satpam. Tafyani Kasim selaku ketua DPD Asosiasi Manejer Satpam Indonesia (AMSI) Sumbar yang juga direktur utama PT Andalan Mitra Prestasi menyebutkan, pelatihan dasar satpam yang dilakukannya telah mendapatkan restu dari kepolisian melalui surat nomor : SI/ 4933/IX/2011. "Kepercayaan itu kami tindak lanjuti dengan melakukan rekruitmen terhadap calon tenaga pengamanan dan hasilnya, untuk tahap pertama terjaring sebanyak 384 siswa yang berasal dari seluruh daerah di Sumbar, Jambi dan Riau," katanya merinci. (h/ted)


11

SABTU , 12 NOVEMBER 2011 M / 16 DZULHIJAH 1432 H

DONGKRAK PENDAPATAN

Pemko Rencanakan Perbanyak BUMD HASWANDI

PADANGA, HALUAN—Peningkatan pendapatan daerah terus dilakukan pemerintah daerah dari tahun ke tahun. Berbagai upaya dan terobosan selalu dimunculkan, agar pendapatan daerah bisa meningkat. Mulai dari revisi retribusi, menaikkan pajak dan sebagainya.

BECAK – Meski berada di zaman teknologi, namun jasa becak sebagai transportasi tardisional, masih banyak dibutuhkan masyarakat, seperti yang tampak di kawasan Perumnas Air Tawar Padang.

LINGKAR

2 DESEMBER 2011

Peletakan Batu Pertama PADANG, HALUAN—Peletakan batu pertama pembangunan pusat pemerintahan Kota Padang dilaksanakan tanggal 2 Desember 2011. “Mudah-mudahan peletakan tersebut, menjadi momentum kebangkitan daerah, sekaligus tumbuhnya kawasan pinggiran kota sebagai kota baru,” kata Fauzi Bahar. Peletakan batu pertama dilakukan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi. Setelah itu juga dilakukan launching program KTP elektronik (e-KTP) yang sudah berjalan. Termasuk meninjau pelaksanaan perekaman data di sejumlah kelurahan di Kecamatan Koto Tangah. “Momen peletakan batu pertama akan kami manfaatkan secara maksimal. Kegiatan yang dilakukan Mendagri memiliki banyak arti bagi Kota Padang ke depan. Baik dalam hal pemerintahan, maupun dalam hal pemerataan pembangunan atau pertumbuhan kota,” ujarnya. Disepakatinya waktu pelaksanaan peletakan batu pertama itu, masyarakat tidak perlu lagi bertanya-tanya kapan pembangunannya dimulai. Karena sebenarnya, kegiatan itu telah dirancang cukup lama, namun selalu tertunda karena belum adanya jadwal yang pas untuk menghadirkan Menteri Dalam Negeri. “Dari awal Pemko Padang telah sepakat peletakan batu pertama dilakukan Menteri Dalam Negeri. Nah inilah yang selalu menjadi persoalan, karena jadwal beliau sangat padat. Sekarang masalah itu sudah diselesaikan,” katanya. (h/ted)

Asuransi Kesehatan Kurang Direspons PADANG, HALUAN—Keinginan Walikota Padang Fauzi Bahar untuk mengelola sendiri asuransi kesehatan, kurang mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPRD Padang Budiman. Pasalnya, persoalan asuransi ini cukup rumit, dan diperlukan kajian mendalam. Selain itu, perlu dirujuk Undangundang yang harus dipenuhi dalam mengelola asuransi. “Secara prinsip, kami mendukung wacana tersebut, demi efisiensi anggaran yang memang terbatas. Namun, apakah sudah dikaji secara mendalam wacana tersebut. Sebab persoalan asuransi ini, cukup rumit. Iya kalau klaim sedikit, mereka untung, tapi kalau klaim banyak, mereka bisa-bisa malah nombok,” katanya. Dikatakannya, kajian asuransi itu tidak sesederhana seperti yang disampaikan walikota. Biasanya, yang menangani asuransi kesehatan itu berupa konsorsium besar. Sehingga, ketika terjadi klaim banyak, mereka bersatu untuk membayar klaim. Soal asuransi kebakaran rumah penduduk, Ia malah mendukung penuh. Menurutnya, hal itu harus segera diwujudkan dan bila perlu segera bikin peraturan daerah, tentang asuransi kebakaran rumah penduduk. “Kalau asuransi ini, kami sangat mendukung. Tapi apakah sudah ada produk asuransi ini, di perusahaan asuransi yang ada sekarang,” katanya.(h/ade)

Dana Bantuan Group Teater Belum Cair PADANG, HALUAN—Grup teater Imaji yang diundang dalam 35 Tahun Bumi, merasa kecewa, karena belum cairnya dana bantuan produksi. Terlambatnya dana yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu, menghambat perencanaan yang telah dirancang. Menurut Ketua Grup Teater Imaji Ibarahim Ilyas, beberapa proses latihan terganggu, terutama dalam penggunaan kostum. “Kami belum sewa kostum, padahal itu sudah harus dilaksanakan lima hari sebelum penampilan,” katanya. Penampilan 10 grup teater

itu dimulai 12 November. Persiapan itu, katanya, tidak hanya soal kostum. Juga persiapan panggung, properti, artistik, dan biaya latihan sehari-hari. Selama ini, sambungnya, grup terpaksa ‘berpandai-pandai’ untuk melancarkan latihan. Padahal katanya dana bantuan produksi itu sudah dijanjikan sebelumnya. “Tapi tak ada kejelasannya hingga kini,” ujarnya. Andai tidak dijanjikan, juga tidak masalah. Selama ini seniman sudah terbiasa berproses tanpa dibantu. Sementara, rekening yang diminta oleh pihak dinas telah diberikan.

Kasi Produksi dan Kreasi Taman Budaya Sumbar Aprimas mengakui, bahwa dana bantuan produksi untuk grup teater tersebut, belum lagi cair. “Ini hanya masalah administrasi,” ujarnya. Prosesnya, katanya, dibuat SK terlebih dahulu, lalu diajukan ke dinas. Sampai tahap itu, ujarnya, telah selesai. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumbar Burhasman Bur mengharapkan seniman bersabar karena proses administrasi harus sesuai dengan prosedur. Hingga kini, katanya, prosesnya telah sampai ke KPN. (h/adk)

Realisasi Pendapatan Sudah 77,03 Persen PADANG, HALUAN—Tahun anggaran 2011 yang sudah diujung jalan, ternyata belum berdampak signifikan dalam penerimaan daerah. Buktinya, dari data terakhir Dinas Pengelola Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Padang baru merealisasikan target sebesar Rp986,15 miliar atau 77,03 persen. Sedangkan targetnya tahun ini sebesar Rp1,28 triliun. Target penerimaan sebesar sebenarnya diharapkan masuk dari 32 instansi. Namun separuh atau 16 instansi diantaranya belum melaporkan jumlah penerimaan mereka sama sekali. “Penerimaan daerah hingga saat ini baru mencapai Rp986,15 miliar. Karena tahun anggaran masih terus berjalan, kami optimis target yang diusung akan tercapai,” kata Kadis Pengelola Keuangan dan Aset Kota Padang, Syahrul pada Haluan, Jumat (11/11). Ia berharap, instansi lainnya secepatnya menyerahkan laporan. Hal itu kata dia sangat diperlukan untuk memberikan laporan rinci kepada

walikota, sekaligus memudahkan penyusunan RAPBD 2012 mendatang. Dari laporan yang telah diterima DPKA, dari 32 instansi di jajaran Pemko Padang baru Disperindagtamben yang telah berhasil melampaui target penerimaan mereka. Namun berlebihnya target, hanya dari sisi persentase, sedangkan nominal masih rendah dibandingkan instansi lain. Dari target sebesar Rp22,02 juta, instansi tersebut berhasil memasukkan sebesar Rp22,3 juta ke kas daerah atau 101,63 persen. Sementara itu, Dinas Kelautan dan Perikanan dengan capaian sebesar Rp30,23 juta atau 20,71 persen, Sekretariat Daerah dengan Rp418,92 juta atau 27,03 %, dan Dinas Pasar baru memasukkan sebesar Rp2,05 miliar atau 29,64 persen, menempati tiga posisi terbawah. “Mudah-mudahan dalam waktu tersisa, instansi yang belum melaporkan penerimaan segera memberikan laporan. Dan instansi yang realisasi

HASWANDI

SEORANG anak tampak cemas saat mendekati harimau buatan yang ada di salahsatu stand arena Padang Fair 2011, di pelataran parkir GOR Agus Salim Padang, Jumat (11/11).

penerimaannya belum sesuai dengan target diharapkan bekerja lebih optimal,” katanya mengakhiri.(h/ted)

Termasuk menjadikan sejumlah institusi daerah sebagai perusahaan daerah (Perusda) atau dikenal juga dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). "Diantara institusi yang bisa dijadikan perusahaan daerah tersebut adalah pasar, kebersihan, pertamanan, pengelolaan objek wisata, RSUD dan sebagainya. Semuanya memiliki peluang dan potensi untuk mendongkrak PAD," kata kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Padang, Syahrul pada Haluan, Jumat (11/11). Peluang menjadikan institusi sebagai perusda, katanya cukup besar. Apalagi sejumlah daerah telah melakukannya dan terbukti mampu mendongkrak penerimaan daerah. Agar proses pembentukan perusda tidak sulit, maka institusi tersebut dilebur menjadi satu dalam bentuk holding company. Dimana nantinya, akan ada sub sektor atau divisi sesuai dengan tugas yang diurusinya. "Bisa saja nantinya berupa Perusda Kota Padang divisi pasar, divisi kebersihan, pertamanan, air bersih, pariwisata dan sebagainya. Kalau ini dibentuk, maka pengelolaannya tidak akan sulit," imbuhnya. Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Surya Djufri Bitel yang dihubungi terpisah, mendukung wacana tersebut. Ia berpendapat, dengan menjadikan sejumlah institusi pemerintah daerah sebagai Perusda, tentu akan berdampak pada pendapatan daerah. "Saya sangat setuju dengan wacana tersebut, akan tetapi semuanya harus dikelola secara profesional. Jika pengelolaannya masih seperti sekarang, maka Perusda belum layak dihadirkan," katanya mengomentari. Selain pengelolaan yang lebih profesional, perusda katanya jangan sampai dijadikan sapi perahan pihak tertentu, untuk kepentingan mereka. Karena, hal itu tak sesuai dengan semangat demokrasi dan juga akan membuat pergerakan perusda bersangkutan akan tertahan. Walikota Padang, Fauzi Bahar menambahkan, menjadikan sejumlah institusi daerah sebagai perusahaan daerah sudah mendesak. Sebab, hal itu menurutnya telah dilakukan banyak daerah. Dan dalam hal ini, Padang termasuk tertinggal. "Diserahkannya pengelolaan kepada pihak ketiga, jelas berdampak pada kinerja dan profesionalisme, ketimbang masih berada di bawah ketiak pemerintah daerah. Seharusnya, pembentukan perusda sudah berlangsung di Kota Padang," tuturnya. Ia sepakat, bahwasanya perusahaan daerah akan berdampak signifikan dalam penerimaan daerah. Karenanya, wacana tersebut harus dipacu dan diupayakan percepatan kehadirannya. (h/ted)


12 OPINI

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

Haluan Kita Gempita 11-11-11 dan Makna Pragmatisme TANGGAL 11 bulan 11 dan tahun 2011 atau ditulis 11-11-11, dianggap sebagian orang sebagai tanggal cantik dan istimewa. Maka, beragam momentum penting dilakukan pada saat itu. Sebagian besar, tanggal tersebut dimanfaatkan untuk melangsungkan pernikahan. Ada apa dengan tanggal itu? Apa bedanya dengan yang lainnya? Memang, banyak orang yang memanfaatkan tanggal tersebut. Menurut pihak terkait yang berhubungan dengan pernikahan manusia, jumlahnya melonjak tajam dibandingkan dengan hari lainnya. Dari reportase Haluan kemarin, paling tidak sebanyak 331 pasang insan manusia di Sumatera Barat memanfaatkan sebaik mungkin momen ini untuk menikah. Alasan sebagian besar, karena 11-11-11 mudah diingat. Ada juga beberapa orangtua menyambut kelahiran bayinya dengan suka cita. SEA Games yang dilangsungkan di Palembang dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin, rencananya akan memanfaatkan momen tersebut. Dibuka resmi pukul 11, tanggal 11, bulan 11, tahun 2011 dan diikuti 11 negara. Namun rencana batal karena kesibukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Terkait dengan kelahiran bayi pada tanggal cantik itu. Ada yang dilakukan dengan operasi caesar, ada juga yang sangat beruntung lahir secara normal. Yang caesar tak semuanya atas kemauan sendiri, ada juga yang hanya karena “terpaksa”. Di luar negeri, misalnya salah seorang dokter kandungan dari Iowa, Amerika Serikat, Ross Valone menawarkan promo unik menyambut tanggal cantik 11-11-11. Ibu-ibu yang melahirkan pada tanggal tersebut akan mendapatkan pengembalian ongkos persalinan secara utuh, senilai kurang lebih US$ 900-2.000 atau sekitar Rp 8-18 juta. Uang itu tidak akan dikembalikan secara tunai, melainkan ditransfer di bank sebagai tabungan hari depan untuk si bayi. Oleh karena itu, hadiah tersebut belum boleh dicairkan sebelum anak yang lahir di tanggal cantik itu berusia 21 tahun. Di India permintaan untuk melahirkan pada tanggal 1111-11 meningkat tajam, karena angka ini dianggap membawa keberuntungan dan kesejahteraan dalam tradisi agama Hindu. Jika kita berkaca pada pengalaman yang sudah, sebelumnya juga ada tanggal cantik yang juga dijadikan “hari spesial” seperti tanggal 10 bulan 10 tahun 2010. Tanggal 9 bulan 9 tahun 2009, tanggal 8 bulan 8 tahun 2008, dan selanjutnya. Untuk ke depannya tinggal satu lagi tanggal cantik yang mungkin juga ditunggu, yaitu tanggal 12 bulan 12 tahun 2012 atau 12-12-12. Bagi orang yang meyakini feng shui, angka itu punya arti dan symbol tersendiri. Angka 1 atau disebut bintang uang adalah angka yang selalu menguntungkan. 1 juga adalah angka air yang diartikan sebagai uang dalam dunia feng shui. Di bawah bintang terbang ini bisa menguntungkan kalau bergerak ke tenggara. Namun berbahaya kalau bergerak ke selatan bisa mengindikasikan kematian muda kalau terjadi kesalahan pengobatan feng shui. Kita di sini tak mengaitkan angka cantik itu dengan halhal yang kita nilai irrasional. Namun, kita melihatnya dari kaca mata posisi media massa sebagai alat penyebar informasi, mengemas momentum ini menjadi “sangat penting” dan penuh nuansa kapitalisme. Pembesaran yang dilakukan media, terutama media elektronik dan televisi, tanggal itu menjadi bertambah penting. Budaya massa dan pemaknaan dengan pendekatan popular dan hedonistik, yang merupakan ciri khas kapitalisme, tanggal itu mampu menyedot perhatian masyarakat. Pukauan televisi dan tafsir terhadap sebuah tanggal dalam kaca mata cultural studies, memang membawa publik pada pemaknaan baru. “Kalimat tanggal itu cantik dan mudah diingat,” misalnya, membuka referensial pada perilaku dan laku pragmatisme, serta cenderung bersifat instantif. Ribuan pasangan, bayi yang lahir, dan peristiwa lainnya, kerap memberi alasan karena mudah tanggal itu sangat mudah diingat. Dengan alasan seperti itu, memang sangat mengesankan dan merepresentasikan kecenderungan bahwa sangat tak mudah memikirkan yang sulit diingat. Mudah diingat tentu lawannya sulit diingat. Beban sosial masyarakat yang berat pada saat sekarang, bisa pula menjadi alasan munculnya sikap mudah diingat tadi. Tanggal cantik memang selalu ditunggu. Nomor cantik juga punya makna. Tak sedikit pula masyarakat yang mau membeli mahal nomor cantik dan nomor keberuntungan, jika itu diyakini sangat bermakna dan member manfaat bagi dirinya. Dalam batas tertentu, kita mendukung pula, jika gegap gempita tanggal cantik itu memberi dan membuka optimistik bagi masyarakat. Nilai optimistik sangat penting menyangga harapan-harapan bangsa ini. Pragmatisme jika dibarengi dengan semangat di atas, tentu akan jadi baik dan bagus, tapi jika sebaliknya, ia menjadikan kita merugi.

„ Anggota DPRD Padang minta diawasi pelaksanaan UMR „ Gaji anggota dewan juga perlu diawasi toh „ Dinas Kesehatan Sumbar prioritaskan bangun jamban sehat „ Empat sehat, lima jamban

Haluan Aspirasi

082170625544/ 08163253248

Polantas Juga Langgar Lalu Lintas SAYA salah seorang warga Kota Padang yang selalu patuh dengan misalnya berlalu lintas di jalan raya. Namun, ketika salah seorang anggota polisi lalu lintas mengejar seseorang pengedara yang melanggar lalu lintas, malah polisi yang mengejar pengendara itu juga menerobos lampu pengatur lalu lintas. Hal ini bukan pertama kali saya lihat. Malah sangat sering dan nyaris setiap hari terjadi. Saya kira polisi lalu lintas semestinya memperlihatkan kepatuhan hokum, kendati saat bersamaan harus menegakkan hukum. +6285669150***

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

SUDAH MENDESAK

PP tentang Pengelolaan DAS Terpadu OLEH : ISRIL BERD

Kepala Pusat Kajian Pengembangan Lahan, Pengelolaan DAS dan Pemukiman Unand

NAN KODO BASA

Pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) sebagai bagian dari pembangunan wilayah sampai saat ini masih menghadapi berbagai masalah yang kompleks dan saling terkait. Ini ditandai dengan belum adanya keterpaduan antarsektor dalam mengkaji karakterikstik DAS. Sedangkan hamparan wilayah DAS bisa saja merupakan lintas kecamatan, kabupaten, provinsi dan bahkan lintas negara. Di sampaing itu, partisipasi antarpihak dan masyarakat yang belum optimal dalam pengelolaan DAS yang berujung pada kerusakan DAS yang semakin mengkhawatirkan. Fenomena bencana alam yang tidak kunjung reda yang berdampak pada kerusakan lingkungan menjadi keprihatinan banyak pihak, baik di dalam negeri maupun dunia internasional. Hal ini ditandai dengan meningkatnya bencana alam yang dirasakan, seperti bencana banjir, tanah longsor dan kekeringan yang semakin meningkat. Rendahnya daya dukung DAS sebagai suatu ekosistem diduga merupakan salah satu penyebab utama terjadinya bencana alam yang terkait dengan air (water related disaster) tersebut. Kerusakan DAS dipercepat oleh peningkatan pemanfaatan sumber daya alam sebagai akibat dari pertambahan penduduk dan perkembangan ekonomi, konflik kepentingan dan kurang keterpaduan antarsektor, antarwilayah hulutengah-hilir, terutama pada era otonomi daerah yang pengelolaan sumber daya alam pada DAS lebih diorientasikan pada peran economic developmet dan mengabaikan wawasan lingkungan, sumber daya alam ditempatkan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD). DAS adalah suatu wilayah daratan yang merupakan kesatuan ekosistem dengan sungai dan anak-anak sungainya yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau laut secara alami, yang batas di darat merupakan pemisah topografis dan batas di laut sampai dengan daerah pengairan yang masih terpengaruh aktivitas daratan (UU No 7/2004 Pasal 1). Pengelolaan DAS adalah upaya manusia dalam mengendalikan hubungan timbal balik antara sumberdaya alam dengan manusia di dalam DAS dan segala aktifitasnya untuk mewujudkan kemanfaatan sumberdaya alam bagi kepentingan pembangunan dan kelestarian DAS serta kesejahteraan masyarakat. ( PP 76/ 2008 Pasas 1 ) Pendekatan DAS tidak bisa dilakukan hanya oleh satu sektor atau satu disiplin ilmu saja melainkan harus multipihak yang bersifat interdisipliner. Koordinasi penanganan DAS oleh para pihak selama ini belum terbangun secara optimal sebagai akibat belum samanya persepsi mengenai interdependensi seluruh komponen dalam DAS sehingga perlu ada penyamaan persepsi di antara para pihak tentang pengertian, permasalahan dan konsep pengelolaan DAS sebagai suatu kesatuan ekosistem yang utuh, untuk itu segera diterbitkan PP tentang Pengelolaan DAS Terpadu, terungkap dalam diskusi Pertemuan Forum DAS dan Pakar Tingkat Nasional tanggal 19 – 20 Oktober 2010 yang lalu. Pertemuan forum DAS dan pakar dibuka oleh Menteri Kehutanan dan pembicara utama oleh Prof

Emil Salim. Ketua Forum DAS Nasional. yang telah merumuskan beberapa persoalan pokok yaitu; belum adanya koordinasi di antara para stakeholder dalam melaksanakan perencanaan dan penanganan permasalahan dan pemanfaatan SDA; semakin meningkatnya perubahan tata ruang dan pemberian hak-hak pemanfaatan/kuasa-kuasa pertambangan; belum berjalannya efektifnya peranan Forum DAS dalam memberikan masukan bagi penataan ruang dan pembangunan di daerah; pemahaman yang harus disepakati bahwa semua kehidupan kita berada dalam suatu wilayah DAS; dan perlu mengapresiasi berbagai kegiatan dan kemampuan masyarakat sehingga dapat meningkatkan pendapatannya. Kemudian dilanjutkan dengan pertemuan Forum DAS Nasional di Mataram Juni 2011, dan berikutnya diikuti dengan pertemuan Konsultasi Publik Rancangan Peraturan (RPP) tentang Pengelolaan DAS di Batam tanggal 15 September 2011 yang lalu. Melihat begitu gencarnya pertemuan pertemuan pakar DAS dan Forum DAS (segencar hebatnya banjir, longsor berkepanjangan melanda wilayah wilayah DAS akhir akhir ini), untuk mendesak supaya RPP DAS yang sudah diajukan beberapa tahun yang lalu tersebut masih belum juga terwujud jadi PP DAS Terpadu. Rancangan Peraturan Pemerintah (PP) RI tentang pengelolaan DAS Terpadu yang disusun oleh Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial (RLPS) sebenarnya lima tahun yang lalu tanggal 21 November 2006 di Hotel Inna Muara Padang telah dilakukan suatu kegiatan konsultasi publik RPP tentang pengelolaan DAS Terpadu. Mendesak Rancangan PP tentang pengelolaan DAS Terpadu, saat ini sudah sangat mendesak untuk segera diterbitkan dan diberlakukan ketat dan intensif mengingat akhir tahun ini dan selanjutnya akan terjadi peningkatan frekwensi dan intensitas hujan yang tinggi akibat perubahan iklim global dan sudah seringkali bencana alam yang telah terjadi diberbagai tempat seperti Jakarta, Semarang, Kapuas Hulu, Wasior Papua Barat, Pesisir Selatan, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Padang dan berbagai tempat di negeri kita ini yang telah banyak menelan korban jiwa dan harta yang diakibatkan telah banyak tedapat DAS yang tidak berfungsi sesuai dengan kaedah hidrologisnya dan telah mengalami degradasi lingkungan. Ada beberapa alasan kuat untuk mendukung PP Tentang Pengelolaan DAS terpadu ini yaitu antara lain; DAS sebagai kesatuan ekosistem yang utuh dari hulu sampai dengan hilir terdiri dari unsur-unsur utama tanah, vegetasi, air dan udara, memiliki fungsi penting dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Kerusakan DAS di Indonesia dewasa ini semakin memprihatinkan, ditandai dengan banyaknya bencana alam banjir, tanah longsor dan kekeringan yang mengakibatkan terganggungnya perekonomian dan tata kehidupan masyarakat

Kegiatan pengeloaan DAS yang melibatkan berbagai para pihak dewasa ini menghadapi berbagai permasalahan yang kompleks, belum terkoordinasi dan belum mempunyai landasan hukum. Sehubungan dengan hal tersebut, maka dipandang perlu menetapkan PP tentang pengelolaan DAS Terpadu Keberadaan pengelolaan DAS sebagai bagian dari pembangunan wilayah sampai saat ini masih menghadapi berbagai masalah yang komplek dan saling terkait. Permasalahan tersebut antara lain terjadinya erosi, banjir, kekeringan, masih belum adanya keterpaduan antar sektor, antar instansi dan kesadaran masyarakat yang rendah tidak terkendali tentang pelestarian manfaat sumber daya alam. Gambaran realistis yang muncul dewasa ini menunjukkan adanya pergeseran pradigma dibidang sumber daya air, yang antara lain berupa perubahan cara pandang terhadap fungsi air dari yang semula benda sosial menjadi benda ekonomi yang memliki fungsi sosial, peran pemerintah dari provider menjadi enabler, tata pemerintahan dari sentralisasi menjadi desentralistis, tata pemerintahan dari sentralistis menjadi desentralistis, sistem pembangunan dan pengelolaan dari government centris menjadi publicprivate-community participation, pelayanan dari birokratisnormatif menjadi profesionalresponsif-fleksibel-netral, penentuan kebijakan dari top-down menjadi bottom-up. Pandangan dan pemikiran untuk mewujudkan rencana pengelolaan DAS Terpadu merupakan konsep pembangunan yang mengakomodasikan berbagai peraturan perundangundangan yang berlaku dan dijabarkan secara menyeluruh dan terpadu dalam suatu rencana berjangka pendek, menengah maupun panjang yang memuat perumusan masalah spesifik di dalam DAS, sasaran dan tujuan pengelolaan, arahan kegiatan dalam pemanfaatan, peningkatan dan pelestarian sumber daya alam, air, tanah dan vegetasi, pengembangan sumber daya manusia, arahan model pengelolaan DAS, serta sistem monitoring dan evaluasi kegiatan pengelolaan DAS. Formulasi Pengelolaan DAS terpadu adalah proses formulasi dan implementasi suatu kegiatan yang menyangkut pengelolaan sumber daya alam dan manusia dalam suatu DAS dengan mempertimbangkan aspek sosial, ekonomi dan kelembagaan di dalam dan sekitar DAS termasuk untuk mencapai tujuan sosial tertentu. Oleh karena itu perumusan program dan kegiatan di sam-

ping harus berorientasi pada pencapaian tujuan dan sasaran, juga harus disesuaikan dengan permasalahan yang dihadapi dengan mempertimbangkan pergeseran paradigma, karakteristik DAS, peraturan/perundangan yang berlaku dan prinsip-prinsip dasar pengelolaan DAS. Pandangan, kajian tentang pengelolaan DAS terpadu di samping telah adanya pedoman penyelenggaraan pengelolaan DAS yang dikeluarkan oleh Departemen Kehutanan RI melalui Keputusan Menteri Kehutanan No. 52/Kep-II/ 2001, maka saat ini diperlukan pula suatu kekuatan yang berbentuk peraturan Pemerintah RI tentang pengelolaan DAS Terpadu. Di dalam penjelasan Draft RPP pengelolaan DAS terpadu ada beberapa hal yang dikedepankan yaitu antara lain, bahwa; DAS yang tersebar di seluruh Indonesia, merupakan kesatuan ekosistem alami yang utuh dari hulu hingga hilir beserta kekayaan sumber daya alam merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia. Pengelolaan DAS terpadu bertujuan untuk mewujudkan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi berbagai sektor/instansi/lembaga yang terkait dalam mengelola sumber daya alam dan lingkungan didalam DAS agar dapat dicapai kondisi tata air DAS yang optimal, kondisi lahan yang produktif sesuai dengan daya dukung wilayah dan daya tampung lingkungan serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Guna mewujudkan daya guna dan hasil guna yang tinggi, kontekstual pengelolaan DAS terpadu perlu dipahami meliputi beberapa dimensi yaitu pendekatan sistem yang terencana., proses manajemen dan keterkaitan aktivitas multipihak. Pengelolaan DAS terpadu menjadi hal yang sangat penting terutama bila dilihat kenyataan bahwa terjadi penurunan kualitas lingkungan DAS akibat pola pengelolaan penurunan sumber daya yang tidak ramah lingkungan dan meningkatnya potensi konflik kepentingan para pihak yang terkait (stakeholders). Dengan keragamannya sumber daya alam saling keterkaitan pada satuan wilayah pengelolaan DAS maka pengelolaan DAS harus terpadu melalui pola “Satu DAS satu rencana dan satu pengelolaan terpadu”. Pengelolaan DAS (watershed management), bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan berkelanjutan ekosistem DAS (watershed ecosystem sustainability). Pengelolaan DAS bersifat lintas sektor dan lintas

wilayah administratif/geografis (hulu, tengah dan hilir DAS) harus dilakukan secara terpadu, antara lain dalam identifikasi dan pemecahan masalah, menetapkan sasaran dan tujuan, merencanakan dan melaksanakan kegiatan serta pemantauan dan evaluasi hasil kegiatan. Pengelolaan DAS terpadu seharusnya juga memperhitungkan faktor lainnya terutama yang berkaitan dengan aspek ekonomi, aspek regulasi dan aspek pengaturan kelembagaan karena melibatkan lebih dari satu lembaga pelaksanaan program pengelolaan sumbar daya alam. Dengan konsep pengelolaan sumber daya berbasis ekosistem DAS memungkinkan dilakukannya kajian keterkaitan antar kegiatan pengelolaan sumber daya serta dampak biofisik dan sosial-ekonomi yang ditimbulkannya untuk mengukur keberlanjutan pengelolaan sumber daya yang dilakukan. Hal ini yang melandasi digunakannya ekosistem DAS sebagai satuan terbaik dalam pengelolaan sumber daya berbasis ekosistem. Dalam pengelolaan DAS terpadu tersebut, perencanaan merupakan hal yang sangat penting karena pada tahap ini dilakukan perumusan tujuan, sinkronisasi program dan sistem monitoring dan evaluasi program dalam satuan wilayah pengelolaan DAS yang dilakukan secara partisipatif dan melibatkan para pihak lintas sektor dan lintas wilayah administrasi dari hulu sampai hilir serta didasarkan pada kajian kondisi biofisik, sosial, ekonomi, politik, kelembagaan dan peraturan perundangan. Prinsip yang berlaku umum mempersyaratkan bahwa perencanaan yang disiapkan secara sistematis, logis, dan rasional seharusnya mengarah pada bentuk pengelolaan yang bijaksana dan implementasi yang efektif. Pengalaman empiris menunjukkan bahwa proses perencanaan dan implementasi program akan berlangsung dengan efektif apabila disertai pedoman kerja yang berisi prinsip – prinsip perencanaan. Pelaksanaan rencana pengelolaan DAS dilakukan dalam bentuk penjabaran rencana pengelolaan DAS terpadu pada rencana operasional sektoral di nasional, provinsi dan kabupaten/ kota terkait dengan DAS. Rencana operasional pelaksanaan pembinaan dan pembangunan pengelolaan DAS yang menyangkut pengelolaan hutan, tanah dan air dilaksanakan oleh masingmasing sektor sesuai kewenangannya, dan takkalah pentingnya peranan dan aktifitas Forum DAS yang ada di masing-masing daerah. „

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan: Irfan Jasri, Wakil Pemimpin Redaksi: Eko Yanche Edrie, Dewan Redaksi : H. Hasril Chaniago (Ketua), Zul Effendi, Eko Yance Edrie, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Aci Indrawadi, Koordinator Liputan Daerah: Syamsu Rizal, Asisten Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Reporter Padang: Gusni Yenti Putri, David Ramadian, Gustedria, Haswandi, Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Devi Diani, Defil, Nasrizal Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim, Trisnaldi (Pariaman/Padang Pariaman), Ilham Yusardi, Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert (Payakumbuh/Limapuluh Kota), Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina (Pasaman), Miazuddin, Kasra Scorpi (Agam), Iwan DN, Darwin Danin, Maison (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal, Aldoys (Tanah Datar), M. Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman (Pesisir Selatan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago (Kabupaten Solok/Kota Solok), Icol Dianto (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Ferry Maulana (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Isbadri Bakri (Koordinator Sirkulasi), Nofriza Zaniyar, Alfarino Ikhsan (Koordinator Promosi), koordinator Iklan : Yunasbi, Tata Letak/Desain: Andri Idra (Koordinator), Syafrizal, Nurfandri, Rahmad Doni, Rahmi, David Fernanda, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi Jamal, Keuangan : Bedhendri, Kasir : Desy, TI : Teguh, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Syamsul Hidayat, Cetak : Mardianto (Koordinator), Elvin Devino, Afandi, Rudi Kurniawan, Prasetyo, Jecky Jekcson. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: FC: Rp25.000/mm kolom, Produk BW: Rp 10.000/mmkolom, Spot Colour: Rp20.000/mmkolom, Display: Rp 10.000/mmkolom, Sosial BW: Rp 8.000/mmkolom, Sosial FC: Rp 15.000/mmkolom, Iklan Mini(Max 1kolom X50mm) Rp 100.000/1 kali muat, Iklan Baris: Rp 10.000/baris Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


R I A U D A N K E P R I 13

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

HARUS DITINDAK TEGAS

LINGKAR

VCD/DVD Porno Beredar Luas di Pekanbaru

Jalan Lintas Rusak Parah BENGKALIS, HAUAN — DPRD Kabupaten Bengkalis mendesak Pemerintah Provinsi Riau segera memperbaiki jalan lintas Pakning-Dumai yang sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak, tepatnya di daerah Pelintung atau sebelum memasuki Kota Dumai. “Jalan ini sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak. Base yang dibangun Pemprov sekarang hanya tinggal lubang-lubang dalam yang mengangga. Untuk itu kita mintalah kepada Pemprov untuk segera memperbaikinya karena jalan tersebut merupakan tanggung jawab mereka, bukan tanggung jawab kabupaten,” papar anggota DPRD Bengkalis dari Partai Persatuan Pembangunan, Muhammad Tarmizi, Kamis. Dipaparkan Tarmizi, ruas jalan yang rusak parah itu berada di daerah Pelintung, Dumai. Panjangnya sekitar 10 kilometer. Tak jarang kendaraan yang melintas terpuruk, bahkan beberapa waktu lalu sempat tidak bisa dilewati akibat terputus. “Kalau jalan tersebut bagus, PakningDumai bisa ditempuh sekitar 1 jam lebih dikit. Tapi gara yang 10 kilometer itu rusak parah, perjalan bisa mencapai 2 jam,” papar Wakil Ketua Komisi II DPRD Bengkalis ini. (h/man)

PEKANBARU, HALUAN— Peredaran VCD/ DVD porno dan bajakan yang kian luas di kota Pekanbaru, harus ditindak tegas. Petugas dituntut wajib menegakan aturan dan tidak boleh pandang bulu.

Ketua PN Dimutasi BENGKALIS, HALUAN — Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis bersama tiga hakim lainnya dimutasi. Sementara penggantinya sejauh ini belum ada informasi. “Ada 4 hakim yang dipindahtugaskan. Ini hal biasa dalam rangka penyegaran hakim di PN Bengkalis. Untuk penggantinya kita belum memperoleh keterangan,” ujar Wakil Ketua PN Bengkalis Abdul Wahib ditemui, Rabu lalu. Ketua PN Bengkalis Lumban Gaol pindah tugas ke PN Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Sementara tiga hakim lainnya, Subronto, ke PN Blora, Jawa Tengah, Purwanta dimutasikan ke Ujungtanjung, Rokan Hilir, Riau dan Agus Triyanto dimutasikan ke PN Lamongan, Jawa Timur. Dengan pindah tugasnya empat hakim tersebut, sejumlah perkara yang sedang menjalani persidangan akan dilimpahkan kepada hakim yang masih bertugas di PN Bengkalis, sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku. (h/man)

SUTANA

BAU SAMPAH — Tiga anak sekolah yang hendak pulang sekolah menutup hidung dan mulut, saat melintasi tumpukan sampah yang mengeluarkan bau tidak sedap dan sampah juga menutupi parit di Jalan Puncak Kelurahan Kemboja Tanjungpiunang.

LOKASINYA SALAH

Rekanan Diminta Hentikan Pekerjaan

BENGKALIS, HALUAN — Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Jamal Abdillah, meminta kepada PT Binder Base Internasional untuk menghentikan pekerjaan pembangunan peningkatan jalan Teluk Pambang menuju Jembatan Kembung. Pasalnya, pekerjaan tersebut menyalahi ketentuan karena diker-

jakan di lokasi yang salah. “Kita minta rekanan untuk menghentikan pekerjaan di lokasi Teluk Pambang. Proyek peningkatan jalan tersebut jelas-jelas berada di Desa Kembung Luar, mengapa memaksakan diri mengerjakan di Teluk Pambang. Jelas pekerjaan ini menyalahi ketentuan,” tegas Jamal, Kamis.

Dana ‘Bagus’ Dikucurkan ke Sekolah

RANAI, HALUAN — Tahun ini pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pendidikan mengucurkan dana bantuan geratis untuk siswa (BAGUS) sebesar Rp.9,3 milyar. Dana tersebut diberikan kepada sekolah melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Natuna yang dimasukan ke rekening UPTD setiap Kecamatan. Dan yang sudah menerima dana tersebut baru lima kecamatan. “Benar,

dana itu sudah kita cairkan, tetapi sampai saat ini yang sudah menerima baru sekolah yang ada di lima kecamatan, seperti kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Timur Laut, Bunguran Selatan, Bunguran Tengah dan Bunguran Barat. Selebihnya tujuh kecamatan lagi tahap proses pencairan, diperkirakan minggu depan sudah selesai” Ujar Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna, Tukino kepada Haluan Kepri saat dihubungi via ponsel, Kamis. Dijelaskan, untuk satu siswa sekolah dasar (SD) akan menerima dana BAGUS sebesar Rp. 510 ribu. Untuk sis-

wa SLTP menerima Rp.515 ribu. Dan siswa SLTA menerima dana BAGUS sebesar Rp.650 ribu. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu siswa mendapatkan kebutuhan sekolahnya seperti kebutuhan buku penunjang belajar mengajar, membeli pakaian seragam, sepatu, buku tulis atau kelengkapan alat tulis dan kelengkapan penunjang belajar lainnya. Menurut Tukino yang baru saja menjabat sebagai Kepala Bidang Pendidikan Menengah di Dinas Pendidikan, mengatakan dana bantuan gratis untuk siswa (BAGUS) adalah hak siswa dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan siswa dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. “pihak sekolah bersama-sama dengan UPTD Dinas Pendidikan membagikan dana BAGUS kepada seluruh siswa, beserta rincian rencana pengeluaran dana tersebut. Selanjutnya mekanisme pemanfaatan dana ini diserahkan sepenuhnya kepada rapat komite sekolah” Katanya. (h/leh)

Sebelum terjadi konflik di tengah masyarakat, Jamal mendesak Kadis Binamarga dan Pengairan dan PPTK harus mengambil langkah tegas dengan menghentikan pekerjaan di lapangan. “Kan sudah ada surat perintah KPA, mengapa tetap mengerjakan di Pambang,” tandasny. Secara terpisah Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), M Indra Budiman, melalui via ponselnya, menegaskan proyek itu tidak ada masalahnya dan perusahaan sudah menemui kepala dinas meminta agar masalah ini diluruskan. Memang BMP sebelumnya membuat program pengerjaan dari Pambang dulu. “Jadi bahasa peralihan itu tidak benar, sekarang perusahaan meminta agar diberi kesempatan melaksanakan pekerjaannya terlebih dahulu hal ini sudah kita jelaskan ke kepala desa dan camat. Mereka juga sudah mendengar bersama-sama penjelasan bersama kepala desa dan proyek itu tetap dikerjakan dan penggalian sudah berlangsung tiga hari lalu,” kata M Indra Budiman. Sebelumnya Kuasa Pengguna Anggaran proyek tersebut, H Ngawidi, sudah melayangkan surat kepada rekanan agar mengerjakan proyek tersebut sesuai perencanaan awal. Surat tersebut bernomor 620/BMP/11/ 2011 tertanggal 7 November 2011. Namun surat itu nampaknya tidak diindahkan rekanan dengan mengalihkan lokasi pembangunan jalan tersebut dari perencanaan awal. (h/man)

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pekanbaru Sondia Warman mengimbau agar Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Disperindag dan Sat Pol PP untuk melakukan tindakan tegas terhadap aksi pengedaran VCD/DVD bajakan dan video tak senonoh di Kota Bertuah. Selain dinilai melanggar UU Hak Cipta, tindakan tersebut berpotensi merusak moral masyarakat. Mengenai maraknya temuan peredaran VCD/DVD illegal dan video disk porno di Pekanbaru, Sondia mengaku sangat prihatin. Ia menyayangkan ketiadaan kontrol pemerintah terhadap aksi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dalam mengedarkan media audio visual berbau pornografi itu ke masyarakat, termasuk pelajar. “Ini praktis akan membuat moral generasi muda kita rusak. Pemko harus bertindak cepat. Kelemahan dan tidak adanya pengawasan selama ini jangan terus dibiarkan,” kata Sondia, Kamis sore. Menurut Sondia, untuk mengungkap aksi pengedar bukanlah perkara sulit. Pelakunya beraksi di pusat-pusat keramaian dan terkesan berani memasarkan produk haram itu. “Sejauh ini aksi seperti itu tidak kita tertibkan. Akhirnya mereka semakin berani dan aksinya kian menjadi-jadi. Tak sulit menemukan mereka. Di manamana ada bisnis seperti ini. Tinggal keseriusan instansi terkait saja,” ungkapnya. Sementara itu, ia juga meminta instansi berwenang untuk mengevaluasi kebijakan kontrol terhadap peredaran VCD/DVD bajakan selama ini. Pelaku tentu hanya ingin mendapatkan keuntungan. Namun mereka melakukan cara-cara yang tidak baik dan dapat merusak generasi muda. “Inilah yang harus kita lihat lebih jauh. Apakah kontrol itu sudah kita jalankan, atau malah

belum sama sekali. Kasihan kita terhadap pihak yang telah berkarya jika Pemko tak mengambil tindakan terhadap aksi pembajakan hak cipta ini,” ujar Sondia. Sanksi Tegas Peredaran VCD/DVD bajakan dan video disk tak senonoh merupakan kasus kompleks yang sudah lama berlangsung. Bisnis ini tentu dijalankan oleh produsen dan didistribusikan pedagang di daerah. Menurut Sondia, baik produsen maupun pengedar harus ditindak tegas. “Kedua pihak itu harus diberikan sanksi tegas sesuai UU Hak Cipta, UU Penyiaran Publik, Perda, dan aturan lainnya. Ancaman pidana bisa saja dijatuhkan. Ini sudah menyentuh ranah hukum,” papar dia. Ia juga meminta agar penertiban yang dilakukan oleh Disperindag, Sat Pol PP serta Kepolisiaan tidak hanya berhenti di tingkat distributor saja. Namun di mana dan siapa yang memproduksi barang bajakan ini juga mesti ditelusuri. Kepala Disperindag Pekanbaru El Syabrina saat dihubungi Haluan Riau, Rabu sore mengaku kaget dengan temuan tersebut. Namun pihaknya berjanji akan segera melakukan pemantauan yang dilanjutkan dengan penertiban. “Setelah indikasinya ditemukan, maka Disperindag dan Sat Pol PP akan turun untuk menertibkan aksi tersebut. Bagi pelaku akan mendapatkan sanksi sesuai aturan hukum yang berlaku,” ungkap El. Dari sisi perdagangan, beredarnya VCD/DVD bajakan praktis merugikan daerah. Aksi ini akan menghambat pemasukan daerah yang bersumber dari perdagangan produk hiburan. “Yang namanya bajakan sudah pasti tidak akan memberikan apa-apa bagi PAD. Bisnis mereka tidak terkontrol dan melawan hukum. Ini sudah seharusnya kita tertibkan bersama-sama,” ungkap El. (h/ded)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

Iklan Baris

Otomotif

Smart

Rp. 20.000,- / terbit

ANDA BUTUH DANA CEPAT Jaminan BPKB Motor, Mobil & Truck, Proses 1 hari cair, aturan ringa, bunga rendah Hub : HERIANTO, 085278614040

Elang Perkasa Motor Discount s/d 30jt, DP ringan/bunga 3,99% Pick Up Karimun Splash APV

DP 2,5jt-an DP 6jt-an DP 6jt-an DP 7jt-an

Swift SX4 Vitara

DP 8jt-an DP 9jt-an DP 18jt-an

Proses cepat, data bisa dijemput menerima tukar tambah

RIZALUL FIQRI,S.Psi

081363001111

791

ASTRA INTERNASIONAL-DAIHATSU

"OKTOBER CERIA" MILIKI Xenia DP 9jt-an, SEGERA Angsuran 3Jt-an MOBIL sudah termasuk angsuran 1, all risk, subsidi rate 2,15jt DAIHATSU Asuransi Bonus Kaca Film, Console Box dan aksesories lainnya ANDA Hub :

FERRY - ASTRA

PIN BB : 32E4252D

082173140240 / 0751 - 9846138

PAKET TOYOTA AVANZA E AVANZA G AVANZA S INOVA YARIS HILUX PU

DP. 18.793.000 DP. 20.816.000 DP. 22.308.000 DP. 29.462.000 DP. 23.187.000 DP. 17.800.000

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

Padang

ANGS 3.733.000 ANGS 4.146.000 ANGS 4.458.000 ANGS 5.907.000 ANGS 4.642.000 ANGS 4.600.000

Star

Dent

Removal

Mengembalikan Penyok (Pentok) Tanpa Proses Pengecatan dlm Waktu Singkat Mobil Anda Akan Kembali Mulus HANYA

BONUS KARPET DASAR & SARUNG JOK

Hubungi

Pasang Iklan Anda disini ...

ALJUFRI

15 MENIT SAJA

081374991979 / 0751 7855179

HONDA

=

=

Dijual : Nissan Livina XR MT, Hitam Metalik, Thn.2008, Harga Rp.135jt. Hub : 081363460025, 085376740148, 0751497190

Dijual : Mobil Honda CRV Th.2005, Hitam, Sangat Mulus, BA (Plat 2 Angka), Ban Baru, Pemakai Wanita. Hub : EDO 07517898562

Joko (Jo) 0821 7457 1144 Jl. Ujung GurunNo. 147 Padang

Menerima : Salon Mobil Interior Eksterior Menghilangkan Baret Baret Halus CP : Remon : 081374962345, (0751) 9815553 Jl. Ujung Gurun No. 147


14 NASIONAL

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Waspadai Operasi Intelijen Asing JAKARTA, HALUAN — Ada operasi intelijen dari negara asing di sejumlah daerah di Indonesia. Tujuannya untuk memecah belah Indonesia. Tengarai itu meluncur dari bibir Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo. “Indonesia adalah negara kepulauan yang secara geopolitik cukup strategis. Banyak kepentingan terhadap Indonesia. Ini yang harus dicermati, untuk memecah belah Indonesia,” kata Tjahjo, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (11/11) Tjahjo enggan menyebutkan negara mana yang bertindak sebagai intelijen. Namun menurutnya, operasi intelijen tersebut sudah terencana dengan baik. “Saya kira operasi intelijen yang cukup terencana, sistematis dan berlanjut. Mulai dari Poso, Maluku, Papua, dan ini akan terus ada,” terangnya. Dalam kesempatan itu Tjahjo mendesak pemerintah segera membangun dialog dengan tokoh-tokoh Papua. Penyelesaian konflik dengan kekerasan yang berlebihan justru akan menambah masalah. “Kalau perlu setingkat Presiden hadir ke Papua untuk berdialog,” tutur anggota Komisi I DPR RI ini.(h/sal/vvn)

MULADI

Golkar Ancam Gugat Kemenkumham

Belanda Cari Awak Kapal Selam JAKARTA, HALUAN — Pemerintah Kerajaan Belanda mencari sanak keluarga enam warga negara Indonesia yang menjadi awak Kapal Selam K16 yang tenggelam di perairan Kalimantan, Desember 1941. Direktur Makam Kehormatan Belanda (Oorlogsgraven Stichting/OGS) Peter Steenmeijer yang ditemui di Jakarta, Jumat (11/11), menjelaskan, bangkai Kapal Selam K16 baru saja ditemukan Oktober lalu di lepas pantai Kuching, Sarawak. Para WNI tersebut (ketika itu disebut kawula Hindia-Belanda) adalah Enak (kopral juru mesin), Karta (stoker olieman/tamtama kamar mesin), AR Madjid (sersan juru telegraf), Marsidan (kopral juru masak), dan Tawi (jongen /pembantu). “Ada enam orang Indonesia yang menjadi awak Kapal Selam K16. Kita bermaksud mengundang keluarga mereka terkait rencana pemberian penghormatan terakhir dan hak-hak sebagai anggota Angkatan Laut Belanda,” kata Steenmeijer. Kapal Selam K16 merupakan bagian dari armada Angkatan Laut Belanda di HindiaBelanda pada saat Perang Dunia II. Kapal selam tersebut ditorpedo Kapal Selam Jepang I-66. Steenmeijer berharap, kerabat dari para awak kapal tersebut dapat menghubungi Kedutaan Besar Belanda atau perwakilan diplomatik terdekat seperti konsulat di Surabaya.

Partai Nasdem Lolos Verifikasi JAKARTA, HALUAN — Partai Nasional Demokrat (Nasdem) dinyatakan lolos verifikasi sebagai partai politik (parpol) oleh Kementeriam Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Partai Nasdem dinilai telah memenuhi syarat sebagai parpol yang berbadan hukum dan akan diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia. “Ya, nanti lengkapnya akan kami kirimkan partai-partai mana saja yang sudah lolos dan belum,” kata Menkumham Amir Syamsuddin dalam teleconference hasil verifikasi parpol dari Palembang, Jumat (11/11). Didampingi Wakil Menkumham Denny Indrayana dan Ditjen Administrasi Hukum Umum Aidir Amin Daud, Amir mengungkapkan bahwa verifikasi parpol sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008 jo UU Nomor 2 Tahun 2011 mengenai Partai Politik, dilaksanakan sebagai bentuk penegasan komitmen Kemenkumham atas hak-hak berpolitik setiap warga negara, khususnya dalam pembentukan parpol. “Proses pemeriksaan sudah kami lakukan dengan tetap mengedepankan asas transparansi dan keadilan, sehingga dapat dipertangungjawabkan hasilnya,” tegas Amir. Bagi mereka yang sudah dan atau belum lolos verifikasi, pihaknya meminta pimpinan parpol untuk datang ke Ditjen AHU guna kejelasan lebih lanjut. Dengan begitu kekurangan-kekurangan persyaratan bisa segera dilengkapi. Kemenkumham memberi tenggat waktu hingga 25 November 2011. (ic)

SBY Hadiri KTT APEC di Honolulu

ANTARA

SIMULASI — Sejumlah siswa dari berbagai sekolah mengikuti ujicoba Ujian Nasional (UN) secara online dalam Simulasi Ujian Nasional dengan program “E-Asesmen solusi Ujian Nasional dan Mutu Pendidikan” di Jakarta, Jumat (11/11). Sistem ini memungkinkan soal UN disebar ke sekolah-sekolah dalam waktu 15 menit sebelum ujian dimulai.

Polri Bersikukuh Tetap Terima Uang PT Freeport JAKARTA, HALUAN — Polri menggunakan dasar Keppres RI No 63 tahun 2004 tentang Pengama nan Obyek Vital Nasional dalam menerima uang keamanan dari PT Freeport.

Polri menilai selama Keppres tersebut belum diubah, maka uang dari PT Freeport tersebut akan terus diterima. “Selama tidak ada peraturan yang diubah akan kita laksanakan,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution, di kantornya, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (11/11). Mengenai akuntabilitas yang sering diucapkan oleh Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Saud

menjelaskan nantinya uang yang diterima Polri tersebut akan dilihat apakah dalam bentuk hibah atau bukan. “Kita akan lihat apakah ini namanya hibah atau bukan. Kalau hibah kan harus dilaporkan ke Kemenkeu. Kita akan lihat ada kebijakan lain, apakah ini masuk dalam hibah atau apa,” jelasnya. Apakah selama ini Polri menilai ada keteledoran karena tidak dilaporkan ke BPK atau

Kemenkeu, ia menjelaskan pihaknya tidak mengatakan ini keteledoran. Karena yang diatur kan ketentuannya seperti itu. Kalau misalnya ada yang kurang pas nanti akan disesuaikan lagi,” paparnya. Sementara KPK belum akan bergerak melakukan penyelidikan terkait setoran Freeport ke Polri. KPK bersikap pasif hanya menunggu perkembangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Polri. “Itu kan nunggu ini audit, yang aktif kan Polri dan BPK. Nanti kalau kedua lembaga ini atau salah satunya sudah menyampaikan ke KPK, baru KPK merespons,” jelas Ketua KPK

Busyro Muqoddas di sela-sela Ultah TIM di Cikini, Jakarta. Berdasarkan data laporan keuangan Freeport ada dana US$ 14 juta mengalir ke Polri. Bahkan data Indonesia Corruption Watch (ICW) mencapai angka puluhan juta dollar AS. Namun Busyro mengaku belum menerima data laporan yang katanya akan disampaikan ICW. “Kalau ke meja saya belum tahu saya. Laporannya kan ke Humas dulu,” terangnya. Polri sudah mengakui menerima dana itu. Uang dibagikan kepada prajurit di lapangan sebagai lauk pauk. Polri siap diaudit dan menyatakan dana itu sesuai aturan. (ic/ant/aci)

JAKARTA, HALUAN — Partai Golkar mendesak Kementerian Hukum dan HAM mengurungkan rencana pemberlakuan moratorium remisi, dan pembebasan bersyarat untuk terpidana korupsi. Jika tidak, mereka akan melayangkan gugatan perdata kepada Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin dan wakilnya Denny Indrayana. “Kita akan menempuh upaya hukum lain bisa perdata, kalau tidak diubah kebijakannya,” kata Ketua DPP Partai Golkar Muladi di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (11/11) Menurut Muladi kebijakan moratorium merupakan kebijakan emosional, harusnya kebijakan itu rasional. Ia mengatakan banyak undang-undang dan peraturan pemerintah yang dilanggar. “Karena tidak dilandasi dengan kekuatan hukum yang kuat,” ujarnya. Mantan gubernur Lemhannas itu mengaku kecewa, karena sebelumnya sudah mengirimkan surat protes kepada Menkumham sebanyak 3 lembar. Namun hanya dibalas singkat. “Kita tidak puas, dan DPP Golkar akan mengirim surat protes kedua, dalam surat itu akan ditembuskan Presiden, DPR dan Komnas HAM,” imbuhnya. Selain melanyakan gugatan perdata, kata dia, Golkar juga akan menemui Komnas HAM untuk menyampaikan protes atas pelanggaran HAM melalui moratorium remisi. “Ada teman-teman Golkar jadi korban ada Nurlif, Baharudin Aritonang, Pazkah dan Hafiz Zawawi tidak bisa keluar karena ada kebijakan baru yang terlalu gegabah dilakukan aparat, abuse of power,” tandasnya. Sebelumnya, Denny Indrayana mengatakan kontroversi wacana moratorium remisi ini muncul karena sebagian kalangan tidak memahaminya. Menurut dia, remisi dan pembebasan bersyarat untuk para koruptor itu tidak dihapus. (vvn/ant)

TKW YANG TERANCAM HUKUMAN PANCUNG

Berharap Maaf Kabilah Berpengaruh di Arab Saudi UTI Tursilawati makin dekat ke algojo pancung. Sebab, keluarga korban tak kunjung memberi maaf, dan menuntut ia segera dieksekusi setelah musim haji tahun ini berakhir. “Kedatangan menteri Arab Saudi tak memberikan harapan bagi pembebasan Tuti,” kata Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SMBI), Nisma Abdullah. Dia menambahkan, selama tak ada maaf keluarga dalam kasus Tuti, Raja Arab Saudi pun tak bisa berbuat apa-apa. Ini berbeda dengan sejumlah TKW lain yang terancam hukuman mati, pengampunan dari raja bisa menyelamatkan mereka. Kesulitan paling besar, keluarga korban berasal dari kabilah yang sangat berpengaruh di Arab Saudi. Harga diri mereka tinggi. “Kami sudah pasrah, namun tak pernah putus asa. Keyakinan kami, Tuti akan dieksekusi dalam waktu dekat,” kata Nisma. Dia menceritakan, keluarga pun terus menuntut agar Tuti dibebaskan. “Kalaupun putusannya seperti itu (Tuti tetap dieksekusi mati), mereka saat ini hanya ingin bertemu dengannya untuk terakhir kali. Agar peme-

T

JAKARTA, HALUAN – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono beserta delegasi, akan bertolak ke Amerika Serikat pada 12 November mendatang, untuk menghadiri KTT APEC ke 19 di Honolulu. APEC akan mengambil tema ”21 Economies for the 21st Century dengan 3 prioritas, Strengthening Regional Economic Integration (REI) and Expanding Trade, Promoting Green Growth, dan Advancing Regulatory Convergence and Cooperation. “Bagi Indonesia, KTT APEC di Honolulu ini menjadi penting untuk memastikan kemajuan dalam implementasi the Bogor Goals. Oleh karena itu, Indonesia akan mendorong disepakatinya the Bogor Goals Progress Report Guidelines guna memastikan ada kemajuan yang terukur bagi pencapaian the ETAPI dihalangi oleh ibunya, Bogor Goals di tahun 2020.” Kata Teuku disuruh duduk dahulu. “Eng Faizasyah, Staf Khusus Presiden Bidang ku muda ini hendak berbicara Hubungan Internasional. sedikit dengan engkau, Muluk!” kata Presiden juga telah dijadwalkan Maknya. untuk bersama-sama PM Jepang, PM Muluk dengan amat hormat Kanada dan PM Singapura melakukan duduk ke kursi, Zainuddin keluar dialog dengan para pengusaha terkedari kamarnya dan sesudah berjabat muka di Asia Pasifik di bawah koordinasi tangan dengan dia, Zainuddin ABAC (APEC Business Advisory Council). duduk ke dekatnya. Selain menghadiri pertemuan KTT “Apa kabar, Guru? Selamat dalam APEC, Presiden juga akan mengadakan perjalanan pulang balik?” pertemuan dalam bentuk breakfast “Selamat, tak kurang suatu apa. meeting dengan para pengusaha AS Sebetulnya saya sudah hampir dan Indonesia. Pertemuan ini merusetahun tinggal dalam rumah ini, pakan kesempatan bagi Indonesia tetapi kita belum juga berkenalan untuk mendorong para pelaku bisnis yang rapat. Sebab Bang MUluk dari kedua negara untuk meningkatrupanya agak segan bertemu dekan kerjasamanya. ( h/sal)

TUTI TURSILAWATI

rintah menfasilitasi,” kata Nisma. Kata menyerah belum terbesit dalam benak Warjuki, ayah tenaga kerja wanita, Tuti Tursilawati. Meski waktu eksekusi diperkirakan tak lama lagi, ia terus berupaya untuk membebaskan putri semata wayangnya dari algojo Arab Saudi. Pria lugu dari Desa Cikeusik, Majalengka, Jawa Barat itu bahkan bertekad pergi ke Arab Saudi. “Kami ingn melihat anak kami, keadaannya,” katanya, Jumat (11/11). Tak hanya itu misi yang ingin ia lakukan di negeri ‘petro dolar’ itu. “Kalau bisa bertemu pihak keluarga korban, untuk meminta maaf secara langsung demi kebebasan anak saya,” katanya. Seperti diketahui, nasib Tuti tergantung maaf keluarga korban.

Yang memberatkan, keluarga besar korban adalah kabilah yang berpengaruh di Arab Saudi. Warjuki menceritakan, hingga Kamis 10 November 2011 sore, belum ada kepastian soal nasib Tuti: apakah maaf telah diberikan, atau dia segera dieksekusi. “Jadi tolonglah, pemerintah, DPR bebaskan anak kami.” Warjuki mengaku akan terus berusaha. “Kalau saya, pasrah belum, inginnya putri kami diusahakan untuk selamat dan pulang ke rumah,” lanjutnya. Anggota DPR Rieke Dyah Pitaloka mempertanyakan, mengapa Tuti dihukum mati. Padahal, “(Sembilan) pemerkosanya hanya divonis sembilan bulan. Tuti dihukum mati kan karena juga melawan pemerkosaan. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menyatakan, belum ada kabar baik dari pemerintah Arab Saudi soal Tuti Tursilawati, TKI yang terancam pancung karena membunuh majikan yang telah memperkosanya. “Sangat tidak bisa diprediksi, karena sampai saat ini keluarga majikannya masih meminta untuk dilaksanakan eksekusi. Tapi kami berharap ada penundaan. Pemerintah terus melobi,” kata

Muhaimin usai pertemuan antara Menteri Perburuhan Saudi, Adel Muhammad Faqeh, dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana, Selasa 8 November 2011. Muhaimin sendiri ikut serta dalam pertemuan tersebut. Muhaimin mengungkapkan, keluarga korban sulit memberi maaf kepada Tuti karena telah mengambil uang milik korban setelah membunuhnya. “Karena dia mengambil uang korban juga. Kami betul berupaya agar keluarga korban memberikan maaf,” terangnya. Tuti memang sempat merampas uang majikannya sebelum kabur. Presiden SBY, menurut Muhaimin, telah meminta Raja Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdul Aziz al Saud untuk mengampuni atau menunda hukuman Tuti. “Tapi jawaban dari sana, sejauh kewenangan Raja, Raja akan menggunakan kewenangan itu.” “Pihak Saudi mengatakan, pengampunan bisa dilakukan kalau keluarga yang terbunuh memaafkan. Oleh karena itu, Indonesia dan Saudi sama-sama mendekati keluarga korban pembunuhan, sebab yang punya hak memaafkan adalah keluarga korban pembunuhan,” tegas

Muhaimin. Banyaknya TKI yang terkena kasus di Saudi itulah, kata Muhaimin, yang membuat pemerintah kedua negara sepakat bahwa moratorium (penghentian sementara) pengiriman TKI adalah jalan terbaik untuk memperbaiki dan menyempurnakan tata laksana penempatan Tki oleh swasta. “Moratorium ke Saudi tetap berlaku. Sektor penata laksana rumah tangga baru bisa dibuka kembali apabila beberapa hal telah disepakati,” tutur Muhaimin. Kedua negara, kata dia, akan memperbaiki dan menata agensiagensi penempatan TKI. “Termasuk kami membekukan agensi atau PJTKI yang tidak qualified,” imbuhnya. Untuk diketahui, Tuti membunuh majikannya pada Selasa 11 Mei 2010. Dengan kayu ia menghabisi pria yang kerap melecehkannya itu. Setelah memukul majikannya, Tuti lari, membawa uang gaji senilai 31.500 real Saudi, dan sebuah jam tangan dari rumah keluarga majikannya. Namun nahas, pria yang ia harapkan jadi penolong bahkan lebih bejat dan menjebaknya. Ia lalu diperkosa sembilan pria. (sj/vvn/ant)

81 Pengharapan yang Putus

T

ngan saya, seakan-akan saya dipandang orang lain!” “Bukan begitu, Guru,” jawab Muluk, “Guru maklum sendiri, saya ini orang yang banyak dosa, penyabung, pedadu, penjudi. Jadi tangan saya bernajis. Karena kami pemuda-pemuda Padang Panjang ini, meskipun negeri kami penuh dengan rumah-rumah sekolah agama, kami kebanyakan hanya bergurau, berburu, main kim dan lain-lain. Tapi sungguhpun seperti itu, saya merasa senang sekali Guru telah suka tinggal di rumah orang tua saya ini. Karena dia hanya sendiri saja menghuni rumah, saya tak bersaudara seorang juga. Bapa saya telah mati ditimpa batu ketika

gempa yang besar itu. Padahal saya sendiri pun seorang pejalan, maklumlah Guru!” Tiba-tiba Maknya menyelang, “Engku muda ini katanya hendak meminta tolong kepada engkau Muluk. Kalau dapat tolonglah!” “Mana yang dapat saya tolong, Insya Allah Guru!” “Tetapi cuma kita empat mata saja,” kata Zainuddin. “Baiklah,” jawab perempuan tua itu, “saya pun hendak ke belakang memasakan nasi dan kopi!” Setelah duduk berdua saja, mulailah Zainuddin berkata,” Meskipun Bang Muluk belum saya kenal benar, tetapi saya percaya Abang

dapat menolong saya, dan dapat pula menyimpan rahasia saya.” “Guru tak usah susah. Meskipun pekerjaan yang saya kerjakan amat buruk, penjudi, tetapi memegang amanat saya sanggup. Apalagi menurut adat istiadat kami, judi dan sabung ayam hanya pergurauan anak muda saja. Namun basa basi, kemi lebih teguh memegangnya daripada orang orang-orang yang berpangkat sekalipun. Bagi kami tidak boleh menohok kawan seiring, menggunting dalam lipatan, apalagi terhadap orang yang telah meminum air ayah bunda kita, dan kita pun begitu pula kepadanya.”

ILUSTRASI MARWAN


LUAR NEGERI 15

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

RENCANA TINDAKAN MILITER AS DAN ISRAEL

LINGKAR Rusia Kritik AS RUSIA, HALUAN-Melalui Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, Rusia mengkritik sikap Amerika Serikat (AS) soal tudingan nuklir Iran. Menurut Lavrof, sebagaimana warta IRNA-OANA pada Jumat (11/11), Washington tak punya sikap konstruktif terhadap Iran. Lavrov mengatakan, “Kerja sama adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan perbedaan soal program nuklir Iran.” Ia menambahkan, “Berpikir untuk menjatuhkan sanksi berikut mengisolasi Iran adalah langkah tak konstruktif AS.” Menyinggung rencana-rencana AS untuk menempatkan perisai rudal dekat perbatasan Rusia, dia menjelaskan bahwa Rusia bertentangan dengan AS selama berurusan dengan berbagai masalah dunia saat ini. Mengacu pada perisai pertahanan rudal AS sebagai titik perbedaan antara Moskwa dan Washington, Lavrov mencatat Rusia telah meminta AS untuk memberikan jaminan hukum untuk tidak menargetkan tempat-tempat rudal strategisnya oleh perisai pertahanan rudal AS.(kcm/ant)

Pasokan Gas ke Yordania Terhenti AMMAN, HALUAN — Satu serangan terhadap pipa gas di Mesir menyebabkan penghentian pasokan gas alam ke Yordania. “Kerajaan miskin energi, yang mengimpor sekitar 96 persen dari kebutuhan energi setiap tahunnya, akan menggunakan bahan bakar alternatif untuk menghasilkan listrik,” kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Abu Qutaibah Qura. Sabotase Selasa itu adalah yang ketujuh dari jenisnya sejak awal tahun ini. Pembangkit listrik Yordania akan beralih menggunakan bahan bakar alternatif untuk produksi berat. Dia menambahkan bahwa cadangan bahan bakar alternatif hanya cukup untuk 30 hari saja. Yordania sedang melakukan koordinasi dengan pemerintah Mesir untuk memastikan dimulainya kembali pasokan gas secepat mungkin, kata menteri. Biaya seharihari pembangkit listrik didasarkan pada bahan bakar berat dan diesel yang diperkirakan sekitar tiga juta dinar Yordania (sekitar 4,5 juta dolar AS). Selama tiga tahun terakhir, sekitar 80 persen dari daya yang dihasilkan di kerajaan itu mengandalkan gas Mesir. Pada tahun 2010, Yordania mengimpor sekitar 239 juta meter kubik gas dari Mesir. Laporan-laporan sebelumnya mengatakan, satu ledakan menghantam pipa gas antara Mesir, Israel dan Yordania pada Kamis pagi di Sinai Utara. Ini adalah ledakan pipa gas yang keenam kalinya dalam tahun ini dan yang pertama sejak pemompaan dilanjutkan pada 24 Oktober, kata seorang sumber keamanan kepada Reuters. Ledakan itu terjadi di dekat daerah Mazar, 60 kilometer (37 mil) di barat kota Al-Arish. “Indikasi awal adalah bahwa ini sabotase,” kata sumber itu. Pipa itu kini telah ditutup, katanya menambahkan. Warga di Al-Arish mengatakan kepada Reuters bahwa api bisa dilihat dari kota tersebut. (ant)

CHINA, HALUAN — Sepuluh tahun sudah China menjadi anggota Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Hasilnya, China menjadi perkasa di bidang ekonomi. Xinhua pada Jumat (11/ 11) mewartakan, sepuluh tahun silam resmi menjadi anggota ke-143 WTO. Kala itu, ada pertemuan tingkat menteri di Doha, Qatar. Kini, China menjadi negara perekonomian terbesar kedua di dunia. Sementara China adalah nomor satu di bidang ekspor. Selama sepuluh tahun ke belakang, nilai perdagangan internasional China menanjak di posisi 30 triliun dollar AS. Angka ini adalah pertumbuhan 140 persen ketimbang 2001. “Masuknya China ke WTO tak hanya membuat perubahan signifikan bagi negeri itu, tapi juga memberikan keuntungan bagi seluruh anggota WTO,” puji Direktur Jenderal WTO Pascal Lamy.

Iran Ingatkan Serangan Balasan

MOSKOW, HALUAN — Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan, suatu tindakan militer terhadap Republik Islam Iran akan menemui respon ganas. “Musuh kita, terutama rezim Zionis, Amerika dan sekutunya, harus tahu bahwa setiap jenis ancaman, dan serangan atau bahkan berpikir tentang tindakan apapun akan dijawab tegas,” kata Khamenei di televisi negara. Khamenei, tokoh paling berpengaruh di Iran, mengatakan negaranya akan membalas dengan tinju besi. Komentarnya itu disampaikan mengikuti spekulasi media barubaru ini bahwa Israel, dengan dukungan AS dan Inggris, sedang mempersiapkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran. Laporan terbaru tentang Program Nuklir Teheran oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyatakan bahwa Iran berusaha membangun senjata nuklir. Sementara itu, Deputi Sekretaris Tertinggi Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Bagheri, mengatakan pada konferensi pers di Moskow pada Kamis bahwa Israel terlalu lemah secara politik dan ekonomi untuk melancarkan serangan terhadap Iran. “Jika rezim Zionis itu berusaha melakukan ini, akan menempatkan keberadaan Israel, bukan

hanya legitimasinya saja yang dipertanyakan,” katanya. Bagheri mengecam laporan baru IAEA, yang menunjukkan bahwa Teheran telah melanjutkan pekerjaan rahasia mengenai pengembangan senjata nuklir sebagai ‘bermotif politik’ dan berdasarkan dokumen palsu yang dibuat oleh Washington. Bagheri berada di Moskow untuk mengadakan pembicaraan dengan para pejabat keamanan nasional Rusia. Ia diperkirakan akan bertemu dengan Kepala Dewan Keamanan Rusia Nikolai Patrushev dan menandatangani dokumen baru kerja sama bilateral. Para pejabat Iran sebelumnya memperingatkan bahwa setiap serangan militer terhadap negaranya oleh beberapa negara-negara Barat berkaitan dengan program nuklirnya yang sensitif akan dibalas. Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad mengatakan bahwa serangan militer AS terhadap negaranya akan membawa konsekuensi yang sangat disesalkan bagi para penyerang. Ahmadinejad mengatakan, jika Amerika Serikat bersikap melawan Republik Islam, tanggapan

PBB, HALUAN — Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon pada menyatakan keprihatinan mendalam atas kemungkinan dimensi militer dalam program nuklir Iran, dan menyerukan solusi diplomatik ketimbang tindakan militer untuk masalah nuklir dengan Iran. Juru bicara PBB, Martin Nesirky, mengatakan pada satu jumpa pers sehari setelah Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) menyiarkan sebuah laporan pada Selasa, yang menuduh Iran melakukan kegiatan bertujuan me-

ngembangkan senjata nuklir, sekjen mencatat dengan keprihatinan serius bahwa Iran mungkin telah melakukan kegiatan nuklir dengan tujuan militer. “Sekjen menegaskan kembali keyakinannya bahwa perundingan, bukan solusi militer, adalah satusatunya cara untuk mengatasi masalah ini,” kata juru bicara itu. Ban menekankan lagi bahwa “tanggung jawab berada pada Iran” untuk membuktikan sifat damai program nuklirnya, dan menegaskan kembali seruannya

ANTARA

ANCAMAN — Seorang perempuan Iran berjalan di tengah badai salju di Teheran, Iran. Negara ini tengah menghadapi ancaman serangan dari Militer AS dan Israel terkait tuduhan pengembangan senjata nuklir. Tetapi Negara Islam ini mengingatkan segarangan balasan terhadap kedua negara.

bangsa Iran akan membuat Amerika menyesali apa yang dia lakukan. Dia mengecam pemerintah AS karena membuat tuduhan terhadap Teheran atas program nuklirnya, dengan mengatakan bahwa “hari ini, pemerintah AS berani menuduh Iran mengembangkan

PBB Serukan Solusi Diplomatik untuk kepatuhan Iran terhadap semua resolusi yang relevan dari Dewan Keamanan PBB dan dewan gubernur IAEA. Direktur Jenderal IAEA, Yukiya Amano, telah mengedarkan laporan terbaru terhadap Iran untuk dipertimbangkan pada pertemuan dewan gubernur IAEA, dan salinan dari laporan ini juga telah diajukan ke Dewan Ke amanan dan Sekretaris Jenderal PBB, kata Nesirky. Dewan Keamanan PBB telah memberlakukan empat babak sanksi

Ibu dan Putrinya Tewas Ditembak di Afganistan

GHAZNI, HALUAN — Seorang ibu dan putrinya tewas di rumah mereka di Afghanistan timur, Jumat (11/11), ditembak oleh orang-orang bersenjata yang tampaknya menuduh mereka “Kedua penyerang menyerbu masuk ke rumah janda dan anak perempuannya itu di kota Ghazni pada sekitar pukul 04:00 waktu setempat dan menembak mati mereka,” kata Kepala polisi provinsi Ghazni, Zilawar Zahid. Pembunuhan itu adalah terbaru dalam menyoroti bahaya yang banyak mengincar wanita di Afganistan 10 tahun setelah invasi pimpinan AS menggulingkan rezim garis keras Taliban yang memberlakukan kebijakan represif terhadap perempuan. “Mereka dibunuh di dalam rumah mereka,” lanjut Zahid. “Satu penyelidikan kini sedang dilakukan untuk mencari tahu mengapa mereka dibunuh, dan polisi Afghanistan telah menangkap dua laki-laki sehubungan dengan kasus ini.” Dia

Proteksi Industri Brasil mendesak Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) untuk memperbolehkan anggotanya memproteksi industrinya dari ketidakseimbangan perdagangan akibat fluktuasi mata uang. Kementerian Luar Negeri Brasil menyebutkan, aturan dunia untuk melawan perdagangan yang tidak adil dibuat pada saat nilai tukar mata uang stabil. Mekanisme perdagangan seperti anti-dumping dan safeguard, termasuk juga hak membalas perlakuan yang tidak adil, perlu untuk diperbaharui seiring dengan fluktuasi nilai tukar tersebut. Permintaan Brasil ini dituangkan dalam bentuk proposal yang diberikan kepada WTO. Akan tetapi, proposal tersebut tidak memberikan keterangan detail negara mana saja yang berkeyakinan bahwa mata uang mereka nilai tukarnya rendah (undervalued).

senjata nuklir, pada hal negara itu sendiri memiliki 5.000 bom atom.” Anggaran tahunan Iran telah mengalokasikan untuk riset nuklir sekitar 250 juta dolar AS sedangkan “Presiden AS (Barack Obama) tahun ini mengalokasikan 81 miliar dolar AS untuk memodernisasi bom atom negara itu

membantah laporan-laporan media bahwa perempuan itun dirajam sampai mati. Seorang pria yang tinggal di dekat wanita itu, Mohammad Jan, mengatakan wanita tersebut telah “dituduh melakukan perzinahan dan kegiatan tidak bermoral.” Hak-hak perempuan telah meningkat di beberapa bagian Afghanistan sejak Taliban dipaksa keluar dari kekuasaan, tetapi masih menghadapi banyak kekerasan, terutama di daerah di mana para Islamis militan tetap kuat seperti Ghazni. Komisi HAM Independen Afghanistan mencatat 1.026 kasus kekerasan terhadap perempuan pada kuartal kedua tahun 2011, dibandingkan dengan 2.700 kasus selama 2010. Sekitar 87 persen wanita Afghanistan telah mengalami aniaya fisik, seksual atau kekerasan psikologis, atau kawin paksa, kata angka yang dikutip di satu laporan oleh badan amal Oxfam bulan lalu.(ant)

dengan “perang mata uang.” Mata uang Real pun anjlok ke posisi terendah dalam satu tahun, sehingga memastikan mata uangnya yang memiliki performa terburuk di antara mata uang utama bulan September ini. Real melemah 3,6 persen menjadi 1,7976 per dollar AS dari 1,7331 per dollar AS pada 16 September lalu. Nilai tukar terkuat real terjadi pada 26 Juli 2011, di posisi 1,5391 per dollar AS, yang merupakan posisi terkuat sejak Januari 1999. Sementara itu, impor Brasil terus meningkat sebesar 29 persen menjadi 147 miliar dollar AS dalam delapan bulan pertama tahun ini. Sedangkan, ekspor yang tertolong dengan tingginya harga komoditas, naik 36 persen menjadi 167 miliar dollar AS. Impor mobil, yang merupakan barang terbesar kedua dalam total impor Brasil, melonjak 45 persen ke angka 7,4 miliar dollar AS

buat kesan bahwa program nuklir Iran memiliki komponen militer,” kata pernyataan itu. Dia menambahkan bahwa pendekatan ini dapat “hampir tak bisa disebut kemajuan dan tidak bias,” serta melaporkan dapat mengakibatkan “konfrontasi yang berbahaya.” Teheran menekankan pada aspek “damai” dari program nuklirnya, namun Amerika Serikat dan sekutu Baratnya khawatir bahwa Iran akan menggunakan pengayaan uranium untuk membuat senjata nuklir.(ant)

IBU NGEBET BERTEMU IDOLA

Operasi Usus Buntu Anak Ditunda LOS ANGELES, HALUANOrang barangkali sudah pernah mendengar penggemar “tak gentar” melakukan apa pun agar bisa bertemu dengan selebritis. Tapi seorang penggemar Manny Pacquiao barangkali mengalahkan semua tindakan gila-gilaan itu. The Los Angeles Times, Kamis (10/11), melaporkan seorang ibu rela menunda operasi usus buntu putranya, agar dia bisa menghadiri penampilan media juara dunia tinju tersebut barubaru ini di sasana olah raga Hollywood. Emmanuel Dapidran Pacquiao, alias Manny Pacquiao yang dilahirkan di Kibawei,

Masuk WTO, China Perkasa

Sebenarnya, usulan ini merupakan inisiatif dari Presiden Brasil Dilma Rousseff. Ia sedang berupaya keras untuk memproteksi manufaktur lokal dari barang impor yang murah dari China, yang mana nilai tukarnya terikat kuat dengan dollar AS. Pemerintah Brasil pun telah menaikkan pajak atas mobil sebesar 30 persen poin dengan persentase yang juga besar atas bahan baku yang diimpor. Ini dilakukan setelah derasnya impor mobil buatan China. Secara keseluruhan, manufaktur di negara yang termasuk dalam BRIC (Brasil, Rusia, India, China) ini, turun 29 persen sejak akhir 2008. Dan, sejak Oktober 2010, pemerintah setempat juga meningkatkan pajak atas aliran dana masuk dan menaikkan pembelian dollar AS sebagai bentuk pertahanan. Menteri Keuangan Brasil, Guido Mantega menyebutnya

internasional terhadap Iran, meskipun Teheran berulangkali menegaskan sifat “damai” dari program nuklirnya. Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan pada Sabtu bahwa dokumen-dokumen IAE itu “tidak berdasar dan tanpa alasan.” Pada Rabu, kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam satu pernyataan, bahwa laporan terbaru IAEA adalah “mempolitisasi kompilasi fakta yang sudah diketahui dengan baik. “”Para penulis (laporan) itu menyulap fakta-fakta untuk mem-

sebagai tambahan anggaran nasional,” katanya menurut laporan tersebut Ahmadinejad juga mengatakan bahwa “bangsa Iran tidak perlu bom atom untuk memotong tangan Amerika Serikat,” katanya. Dia menyerukan Washington untuk meninggalkan kebijakan bermusuhan terhadap Teheran.(ant)

dalam periode yang sama. Secara keseluruhan, total impor dari China telah melonjak 35 persen tahun ini, yang sekarang bernilai 21 miliar dollar AS. Titik Terendah Sementara kepercayaan konsumen di Thailand melorot ke titik terendah dalam satu dekade ini terkait banjir. Hal ini termaktub dalam riset Universitas Kamar Dagang Komersial Thailand (UTCC) sebagaimana tulisan warta Bangkok Post dan Xinhua pada Jumat (11/11) Kepercayaan konsumen pada September lalu ada di posisi 72,2 persen. Tapi, sebulan kemudian, Oktober, kepercayaan itu merosot di posisi 62,8 persen. Kepercayaan konsumen pada September lalu ada di posisi 72,2 persen. Namun, sebulan kemudian, Oktober, kepercayaan itu merosot di posisi 62,8 persen. Sementara bank sentral Thailand dalam proyeksi

Filipina, 17 Desember 1978; umur 32 tahun, adalah juara dunia tinju profesional asal Filipina. Pacquiao adalah petinju pertama dari benua Asia yang berhasil meraih gelar juara tinju profesional di enam kelas berbeda, atau petinju kedua di dunia setelah Oscar de la Hoya. “Perempuan itu, yang kelihatannya berusia akhir 30an, menyebutkan namanya adalah “Amy” dan berkeras putranya, yang sedang sakit, “mendukung tindakannya”, kata Los Angeles Times. “Ia barangkali menderita sakit usus buntu, ia berada di rumah sakit, tapi ia tahu

ekonominya mengatakan, pertumbuhan ekonomi Tha iland sampai dengan akhir 2011 turun ke posisi 2,6 persen dari posisi 4,1 persen. Pemicunya adalah makin tingginya biaya hidup gara-gara banjir tak kunjung surut. Kemudian, indeks kepercayaan konsumen terkait lapangan kerja sampai dengan Oktober berada di angka 63,7 persen. Keyakinan akan per-

betapa berartinya Manny buat saya, jadi ia berkata, ‘Pergi lah, Bu!’” kata perempuan itu kepada Los Angeles Times. “Ia tak mau menahan saya!” Namun Ibu Bayi Kembar Delapan pun berpendapat tindakan perempuan tersebut bukan tindakan yang baik. Tapi penggemar Maany Pacquiao itu menghadapi pengeritiknya. “Saya bukan ibu yang buruk,” katanya. “Ia tidak menghadapi bahaya sangat besar. Ayahnya ada bersama dia.” Puluhan penggemar Paquiao baru-baru ini memenuhi Griffith Park, Los Angeles, di bawah udara dingin dengan harapan bisa melihat pujaan mereka.(ant)

tumbuhan pendapatan masih berada di posisi 90,9 persen. Namun, menurut UTCC, angka ini terhitung paling rendah ketimbang sepuluh tahun ke belakang. Pada bagian berikutnya, Direktur Pusat Ekonomi dan Prediksi Bisnis UTCC Thanawat Ponwichai mengatakan, dampak banjir membuat kerugian perekonomian domestik hingga 400 miliar baht.(kc/ant)

ANTARA

Para komuter mengenakan sepatu boot karet saat menggunakan layanan transportasi umum menerobos banjir di Bangkok, Thailand


16

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

DEDDY MIZWAR

Hadir di UNP PADANG, HALUAN—Aktor dan sutradara film Deddy Mizwar menyebutkan, negara abai dengan anak-anak jalanan dan orang-orang miskin. Pasal 34 UUD 1945 yang berbunyi, “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara,” dikritiknya dengan mengatakan, dipelihara sama artinya untuk dikembangbiakkan. Secara berseloroh ia mengatakan, negara semestinya bertanggungjawab, tidak hanya dipelihara. Deddy Mizwar hadir di Universitas Negeri Padang (UNP) untuk mempertontonkan filmnya, “Alangkah Lucunya Negeri Ini”, Kamis (10/11). Acara yang diprakasai Unit Kegiatan Film dan Fotografi (UKFF) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNP menghadirkan diskusi segar tentang bangsa lebih dari satu jam. “Alangkah Lucunya Negeri Ini” bercerita tentang pemuda Muluk yang dua tahun menganggur setelah menamatkan pendidikan strata satu. Pertemuannya dengan Komet tak disangka membuka peluangnya untuk bekerja. Komet adalah seorang pencopet. Oleh Komet ia dipertemukan dengan Jarot, ketua copet. Akal Muluk berputar dan melihat peluang yang ia tawarkan kepada Jarot. Ia meyakinkan Jarot bahwa ia dapat mengelola keuangan mereka, dan meminta imbalan 10 persen dari hasil mencopet, termasuk biaya mendidik mereka. Usahanya berhasil dengan mengajak pencopet menjadi pengasong. Meski tidak semua pencopet berhasil melewatinya, film itu mempertunjukkan sesuatu yang ironi, yang hampir terlihat di setiap adegan. Bahwa, yang dianggap buruk, justru muncul dengan wajah lain, yaitu kebaikan yang tersembunyi. Cerita berakhir dengan pilihan masing-masing. Ada yang tetap menjadi pencopet, ada yang berubah menjadi pengasong, ada yang abu-abu. “Kenapa cerita tidak saya akhiri happy ending? Misalkan, semua pencopet itu menjadi kaya raya karena usahanya?” pancing peraih Pemeran Pria Terbaik FFI dalam Naga Bonar Jadi 2 (2007) ini. Menurut Deddy, kenyataannya, anak-anak terlantar, pencopet, orang miskin, masih banyak di negara Indonesia. Ketua Badan Pertimbangan Perfilman Nasional periode 2006-2009 ini tahu betul dengan kondisi tersebut setelah menyelesaikan film. Menurutnya, 70 persen dari pameran pencopet yang ikut andil dalam film, direkrut langsung dari jalanan.(h/adk)

SUTAN SOFIAN IDRIS

Mengenang 10 November WALAUPUN sudah berusia cukup lanjut H Sutan Sofian Idris masih sangat mengingat peristiwa 10 November 1945. Baginya, peristiwa tersebut merupakan contoh bagi pemuda saat ini. Atas keberanian para pejuang, kemerdekaan yang sudah berada ditangan bangsa Indonesia dapat dipertahankan. Sebagai seorang pensiunan militer, dia sangat paham apa yang seharusnya dilakukan bangsa ini. Baginya, bangsa yang besar adalah, bangsa yang menghargai jasajasa para pahlawannya. Menurut Sofian, terpilihnya Syafruddin Prawira Negara, dan Buya Hamka sebagai pahlawan nasional, merupakan berita yang cukup baik. tapi dia menilai, masih bayak tokoh Sumbar yang lain yang juga patut untuk diperjuangkan menjadi pahlawan nasional. “Kita memang sudah mulai lupa dengan sejarah, ada bayak hal tidak diketahui masyarakat pada saat ini . Pertama dari sembilan orang yang merumuskan UUD Dasar 1945, tiga orang diantarnya adalah orang Minang. Antara lain, Muhammad Hatta, Muhammad Yamin, dan H Agus Salim. Artinya, 33 persen tokoh sumatera barat menyumbang peletakan dasar negara ini. Kedua, tiga orang penggagas Pancasila, Soharto, M Yamin, Supomo. Dari tiga orang tersebut, satu di ataranya adalah putera Minang. Ini artinya, 33 persen meletakkan dasar idiologi bangsa ini disumbangkan putera Minang. Ketiga. Coba anda katakan siapa pengagas utama teks proklamasi kemerdekaan Indonesia? “Soekarno dan Hatta”, ini artinya 50 persen dari lahirnaya teks proklamisi merupakan sumbangan pemuda Minang. Ketika itu jumlah penduduk Indonesia sekitar 10 juta, dan jumlah penduduk Sumbar kurang dari 1. Dapat disimpulkan, masyarakat Minang yang hanya berjumlah yang minim mampu berkontribusi besar bagi 10 juta penduduk Indonesia. “Harapan saya, bagi para pemuda, khusunya para pemuda Minang, mari kita kembali membalik-balik lagi buku sejarah. Dengan hal tersebut diharapkan mereka paham betapa strategisnya posisi pemuda minang pada zaman perjuangan bagi Indonesia. Saat ini, Sofian Idris menghabiskan hari tuanya sebagai pengawas di SPBU Suka Indonusa Jl Khatib Sulaiman Padang. (h/yat)

Resmi Menikah NINDY

PENYANYI Nindy resmi dipersunting oleh Askara Parasady Harsono. Keduanya menikah setelah berpacaran selama setahun, sampai akhirnya berikrar dalam upacara pernikahan pada Jumat, 11 November 2011. Prosesi akad nikah dengan mas kawin logam mulia 400 gram itu dilaksanakan di kediaman mempelai wanita di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Akad nikah dipimpin oleh Kepala KUA setempat, Drs. H. Hasrudin, sedangkan wali yang menikahkan adalah ayah Nindy sendiri, Fadli Yunis. Prosesi akad nikah menggunakan adat Betawi di mana ijab kabul hanya dilakukan oleh mempelai pria tanpa didampingi pasangannya. Mempelai perempuan menunggu di salah satu kamar hingga prosesi selesai, baru kemudian dijemput mempelai pria. Nuansa Betawi begitu terasa dengan kehadiran salah satu kesenian Betawi, Ondel-ondel. Nindy yang mengenakan kebaya modern dengan warna silver tampak gugup selama prosesi akad nikah yang dihadiri oleh keluarga dan kerabat dari kedua mempelai. (ccm)


EKONOMI DAN BISNIS 17

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

TIPS

Membeli Sepeda Motor Bekas PADANG, HALUAN — Sebelum memutuskan membeli motor, baiknya konsumen berhati-hati dan memahami motor tersebut. Ada beberapa hal perlu diperhatikan ketika membeli sepeda motor bekas karena tidak sedikit pembeli motor bekas yang kecewa karena kesalahan pembeli sendiri. Berikut adalah 10 tips yang bisa jadikan panduan ketika membeli motor bekas dari laris motor. Cek kondisi fisik motor dan pastikan semua bagian seperti body, spion, lampu, baut dll, apakah suku cadang yg asli. Jangan hidupkan motor dulu. Buka dan ukur oli yang ada di dalam mesin. Pastikan pas, jangan lebih. Oli yg ditaruh berlebihan akan berefek suara mesin lebih halus, sehingga menyembunyikan suara asli motor yg mungkin kasar. Lihat speedometer, pastikan tidak ada kecacatan baik retak atau bekas cungkilan karena dibongkar paksa, kemudian lihat jarak yg telah di tempuh motor tersebut. Jika angka menunjukan di atas 20.000km, bisa pastikan sudah pasti akan ada komponen mesin yang harus diganti. Cek kondisi roda. Bagaimana kelurusan roda depan dgn roda belakang. Hal ini untuk meyakinkan bahwa chasis atau rangka tidak membengkok karena motor pernah mengalami jatuh atau benturan keras. Mulai hidupkan mesin. Apakah bisa stasioner atau langsam. Mesin yang sehat akan bisa langsam pada putaran lebih urang 1500 rpm. Yakinkan juga tidak terdapat kejanggalan suara mesin. Jalankan motor tersebut dan perhatikan apakah ada kesulitan atau tidak dalam perpindahan gigi. Perhatikan jangan sampai terdapat oli bocor. Untuk menguji kondisi chasis, kendarai motor dgn kecepatan lebih dari 40km per jam kemudian tekan rem agak mendadak dan yakinkan motor tidak oleng. Cek juga kelistrikan dan lampulampu. Tekan rem belakang plus bunyikan klakson, atau stater motor memakai eketrik stater sambil menekan rem belakang, kalau berfungsi atau hidup berarti accu tidak ada masalah. Cek nomor rangka dan nomor mesin motor dgn BPKB dan STNK. Perhatikan dgn jelas apakah nomor rangka dan mesin motor adalah asli dan bukan ketokan kasar. Cek juga harga kendaraan di pasaran. Jangan takut kemahalan kalau motor anda yang beli benar-benar bagus kualitasnya. (h/win)

Meraup Untung dari Motor Bekas

PADANG,HALUAN — Pengguna kendaraan sepeda motor di Indonesia cukup merambah, selain alat transportasi yang cepat dan sederhana, harganya pun terbilang terjangkau bagi masyarakat. Tak heran, jika banyak dealer-dealer motor yang menyediakannya dalam jumlah banyak.

Bahkan, semakin tingginya nilai manfaat akan kendaraan tersebut, sejumlah masyarakat pun serta teknisi bengkel pun ikut-ikutan meraih keuntungan dengan menjual motor, walaupun motor bekas. Untuk berbisnis seperi ini, motor yang disediakan di toko-

WINDA

SEPEDA MOTOR BEKAS — Laris Motor di Jl. Gajah Mada Gunung Pangilun, menyediakan sepeda motor bekas berkualitas dengan harga murah.

SEPEDA MOTOR BEKAS

Dipilih Karena Lebih Murah PADANG, HALUAN — Peminat sepeda motor bekas kian hari kian bertambah. Tingginya minat pembeli sepeda motor bekas, disebabkan, jika pembeli jeli kualitas sepeda motor ini tidak jauh berbeda dengan sepeda motor baru. Selain itu nilainya yang jauh lebih murah dibandingkan membeli sepeda motor baru membuat peminatnya kian bertambah. Hal ini juga yang membuat Suherman memilih sepeda motor bekas dibanding sepeda motor baru. Lelaki ini mengaku pada Haluan Jumat (11/11) mengaku dirinya merasa puas membeli sepeda motor bekas karena harganya murah dan berkualitas. ”Saya percaya beli sepeda motor bekas juga bisa awet itu tergantung bagaimana si pembeli jeli melihatnya,” ujar laki-laki yang juga PNS di Pemprov Sumbar itu. Ia mengaku sudah dua kali membeli sepeda motor bekas sebelum kali ini. Dua sepeda motor

MOTOR bekas selalu banyak peminatnya

tersebut digunakannya sendiri dan satunya lagi untuk istrinya. Selama pemakaian tidak rewel bahkan bandelnya sama dengan sepeda motor baru. Ia juga mengatakan lebih telaten merawatnya, karena dengan begi mesin sepeda motor juga bisa terjaga dan tetap awet. Merawat mesin sepeda motor bekas diakuinya harus ekstra telaten, karena kadang si pembeli tidak mengetahui sejarah penggunaan sepeda motor sebelumnya. Hal yang sama juga diakui oleh Mita. Wanita ini memilih membeli motor bekas karena harganya jauh lebih murah. Selain itu ia juga mempercayakan pemilihan motor kepada saudaranya yang telah lama bekerja di bengkel sepeda motor untuk memilihkan motor bekes dengan kondisi yang bagus. “Kalau beli baru, tidak kurang dari Rp15 juta rupiah, kalau yang bekas dengan harga Rp6 sampai Rp10 juta sudah bisa dapat motor,” jelasnya Sebelumnya ia juga pernah membeli sepeda motor bekas milik temannya. Ia membeli sepeda motor tersebut dengan harga murah, karena temannya butuh dana segar segera. Karena tau bagaimana kondisi sepeda motor tersebut wanita ini membelinya. Saat ini ia kembali membeli sepeda motor bekas, untuk adiknya yang masih duduk di bangku sekolah menengah. Alasannya dengan menggunakan sepeda motor bisa lebih irit dibandingkan ongkos setiap harinya. Kembali dipilihnya sepeda motor bekas karena harganya yang jauh lebih murah tersebut. (h/win)

toko atau di bengkel merupakan motor yang dibeli dari pihak lain, lalu diperjualkan kembali. Dan ada pula, motor dari teman atau rekan yang sengaja dititipkan agar laris terjual, dengan syarat pemilik toko kecempretan untung dari hasil penjualkan itu. Namun, ada pula yang lain, untuk mendapatkan keuntungan dari bisnis motor seken ini, beberapa masyarakat justru menjalin kerjasama dengan pihakpihak leasing. Seperti Mulyawarman, pemilik bengkel Gindo Motor, Jalan Punggai No. 325 Siteba, Padang yang juga mendapatkan keuntungan dari penjualan motor second (dibaca seken). "Motor-motor yang ada disini, selain motor titapan teman untuk diperjualkan kembali juga motor tarikan dari leasing Federal Internasional Finance (FIF)," kata Mulyawarman kepada Haluan, Jumat (11/11). Motor tarikan yang ditanganinya, khusus merek Honda. "Jadi, motor yang telah diperbaiki itu ambil kembali oleh pihak FIF, dan dari situlah saya meraup keuntungan. Semakin banyak motor yang diperbaiki dan diperjual kembali, maka semakin banyak keuntungan yang akan

diterima," paparnya. Ia juga mengatakan, selain bekerjasama dengan leasing FIF, ada pula leasing Adira yang juga menawarkan kerjasama yang serupa. Hanya saja, keterbatasan waktu untuk memperbaiki serta penyediaan sparepart motor, terpaksa ia tolak. "Karena nantinya tak bisa memenuhi kebutuhan pihak Adira, maka saya tolak saja untuk memperbaiki serta memperjualnya," ulasnya. Mulyawarman juga mengatakan, jenis motor matik lebih cenderung disukai masyarakat. "Seperti varian Vario dan Beat," tuturnya. Harga yang ditawari cukup bervariasi, yakni tergantung tahun produksi serta keadaan mesin dan fisiknya. Seperti motor seken yang baru saja dipakai dan dijual kembali, harga tunainya tak jauh berbeda dengan harga tunai motor baru. "Hanya selisih ratusan ribu sampai satu jutaan, itu pun jika mesin dan keadaan fisiknya masih bagus dan terbilang baru," ucapnya. Motor seken juga bisa dibayar secara kredit, hanya saja besar bunga kreditnya tak sebesar bunga kedit motor baru. "Bagaimana prosedur pembayaran kreditnya nanti, itu tergantung pada kesepakatan pemilik motor dengan calon pembeli. (h/mce)

Sepeda Motor Bekas, Pasarnya tak Pernah Lesu

PADANG, HALUAN — Penjualan sepeda motor bekas di Kota Padang akhir-akhir ini cukup laris di masyarakat . Penjualannya diakui sejumlah pedagang sepeda motor bekas meningkat setiap bulannya. Sistem penjulan sepeda motor bekas ini tidak jauh berbeda dengan sepeda motor baru. Ada yang menjual dengan kredit ataupun tunai. Masing-masing penjual sepeda motor mempunyai trik untuk membuat dagangnnya laris manis di pasaran. Salah satunya adalah showroom “Vivi Motor”. Diamas, pihaknya selalu menjaga kepercayaan pelanggan dalam jual beli serta tukar tambah sepeda motor baru dan bekas, baik untuk pembelian kontan maupun kredit. “Kepercayaan pelanggan harus diutamakan, bahkan barang dan peralatan atau suku cadang motor bekas yang dijual digaransi selama sebulan. Banyak pembeli yang puas datang kembali ke sini,” ujarnya, pada Haluan Jumat (11/11) Minat masyarakat membeli sepeda motor bekas, menurut dia, cukup tinggi karena selain harganya lebih murah cicilannya juga rendah. Inilah salah satu yang menjadi pilihan dari konsumen. Dalam satu bulan penjualan motor bekasnya bisa mencapai 40 hingga 50 unit. Ia juga harus jeli mencari pasar penjual maupun pembeli. Keuntungan yang diambi-

nya diakuinya tidaklah tinggi. Harga jual motor belas ditambahkan dengan service yang diberikan pada motor yang akan dijual. Setelah itu ditotal dan baru diambil keuntungan sebesar 20 hingga 30 persen. “Misalkan kita beli harga sepeda motor dengan harga Rp6 juta. Ditambah biaya perawatan sepeda motor serta melengkapi alat-lata motor seperti mengganti lampu yang rusak, kaca spion dan lain-lain, sebanyak Rp1 juta. Maka jadinya biaya dasarnya menjadi Rp7 juta, dan dari harga tersebut diambil 20 hingga 30 persen keuntungan,” jelasnya lagi. Pasar motor bekas, memang tak pernah lesu. Hampir setiap hari, selalu ada permintaan dari masyarakat ujar Widianto, pemilik Laris Motor. Tingginya permintaan motor bekas, membuat Laris Motor yang melayani pembelian cash maupun kredit sejak tahun 2005, berupaya memanjakan para konsumennya. “Untuk konsumen yang pingin kredit, caranya gampang. Cukup bawa uang muka Rp1 juta, foto kopi KTP dan kartu keluarga. Motor langsung dibawa pulang,” ucapnya. Sementara itu PT Federal International Finance (FIF) menargetkan secara nasional dapat menyalurkan pembiayaan sepeda motor merek Honda pada 2011 ini sekitar 1.400 .000 ribu unit. Setiap bulan nya, pembiayaan yang dikelu-

arkan FIF mencapai Rp2 triliun. Hal ini diungkapkan Direktur Operasional PT FIF Rusdimin Adikarta di Jl. H. Agus Salim No.18 Sawahan Padang. Diakuinya kinerja FIF di Sumbar dinilai sangat bagus karena telah memberikan kontribusi sebesar 15 persen terhadap perusahaan tersebut. Ia menyatakan apresiasinya terhadap kinerja PT FIF di Sumbar. “Dari 13 wilayah di Indonesia, Sumbar telah berkontribusi sebesar 15 persen terhadap FIF. Kami berharap prestasi ini dapat ditingkat kan lagi ke depan,” harapnya. Rusdimin menjelaskan, pihaknya akan meng genjot pembiayaan sepeda motor bekas, terutama merek Honda, selain pembiyaan elektronika dari FIF Spektra, ada juga layanan syariah dari FIF Syariah. Di Sumbar sendiri terdapat empat kantor cabang, yaitu di Padang, Bukittinggi, Solok, serta Simpang Empat. “Kami akan terus tingkatkan pembiayaan sepeda motor, sepeda motor merek Honda saat ini yang telah menguasai 53 persen pasar sepeda motor .Kami juga optimis dapat lebih memberikan pembiayaan se peda motor baik baru mau pun second. pada 2011 ini kami menargetkan pembiayaan mencapai 2.000 unit sepeda motor baru,” ujarnya. (h/win)

Promo Diskon Produk Bermerek di Matahari PADANG, HALUAN — Matahari Department Store (MDS) yang berada di kawasan Basko Grand Mall Padang tengah mengadakan promo diskon produk dengan brand (merek) ternama hingga akhir bulan November 2011. Harga yang ditawarkan pun cukup terbilang terjangkau bagi masyrakat, jika dibandingkan dengan harga semula. Seperti pakaian merek Dust, untuk

bawahan celana saja dijual hingga Rp99 ribu per helainya, sedangkan atasan atau baju sekitar Rp69 ribu per helai. “Ini harga khusus selama bulan November, dan khusus pula denga merek Dust,” kata General Manager MDS Basko Grand Mall, Mentivia kepada Haluan, Jumat (11/11). Untuk memperoleh harga spesial tersebut, pihak MDS menyediakannya di lantai I

mall yang berdekatan dengan outlet sepatu, atau dekat eskalator mall bagian dalam. Model baju yang diberi harga khusus, diantaranya baju koko (pakaian muslim lakilaki), dan baju santai serta model yang lainnya. “Hampir setiap bulannya, kami menyediakan harga khusus kepada masyarakat dengan merek yang berbeda-beda,” katanya.

Selain itu, MDS juga mengadakan harga diskon sebesar 50 persen. Produk pakaian yang diberi separuh harga itu diletakkan di dalam keranjang besar dekat pintu masuk outlet MDS lantai I. Ada sekitar 3 atau 4 keranjang yag berisikan pakaian remaja dan dewasa untuk ukuran laki-laki dan perempuan. Merek pakaian tersebut diantaranya, Nevada, Detail, dan Connextion, dan

merek ternama lainnya. Harga yang terpajang di sela-sela pakaian tersebut belum termasuk hitungan diskon. Seperti baju yang harganya tertulis sekitar Rp29.900 per helai, maka pembeli cukup membayarnya Rp15 ribu. “Program diskon ini akan tetap berlangsung hingga stok habis terjual,” ulasnya lagi. (h/mce)

MICHE

PROMO diskon di Matahari, produk bermerek dengan harga murah bisa didapatkan di sini.


18 EKONOMI DAN BISNIS

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

Solindo Siap Jadikan Padang Fair Sebagai Ikon Daerah PADANG, HALUAN — PT Solindo Duta Convex selaku penyelenggara iven tahunan Pekan Raya Padang atau akrab disebut Padang Fair, bertekad menjadikan kegiatan pasar rakayt tersebut sebagai ikon Kota Padang.

Pengusaha Ikan Kering Pessel Terancam Bangkrut

PAINAN, HALUAN — Para pengusaha ikan balah kering di Pessel kini terancam bangkrut. Hal ini disebabkan kondisi cuaca yang buruk dan tingginya curah hujan membuat ikan yang sudah dibalah sulit untuk dikeringkan. Hal ini mengakibatkan kualitas hasil produksi kurang baik dan harganya murah di pasaran. Dalam kondisi cuaca ekstrim, para pengusaha ikan balah memanfaatkan bibir jalan nasional untuk menjemur ikan. Terutama di beberapa bagian sisi jalan nasional di kecamatan Bayang Pessel, yang rumah mereka dekat dengan bibir pantai karena sempitnya lahan tempat menjemur ikan. Salah seorang pengusaha ikan balah di Kampung Luhung Kecamatan Bayang Marlin mengatakan, meskipun ikan dibeli dengan harga murah karena banjirnya hasil IKAN KERING — Produksi tangkapan nelayan, namun untuk diolah hasil produksinya belum tentu memetik keuntungan yang besar, pasalnya untuk mencapai kualiatas ikan yang baik jelas sangat tergantung faktor pengeringan yang memadai. Kemudian masa pengeringannya membutuhkan proses waktu yang cukup lama. Yang menjadi permasalahan bagi masyarakat pengusaha ikan balah di Pessel, produksi ikan balah kering ini hanya dilakukan secara tradisional. Padahal, seharusnya masyarakat sudah dapat mengunakan alat pengeringan yang memadai. Jadi, kendatipun cuaca hujan ikan balah kering masih bisa diproduksi dengan mengunkan alat tersebut di daerah ini. Hal ini diharapkan menjadiperhatian pemerintah. Usaha industri ikan balah ini salah satu lapangan kerja yang dapat menjanjikan bagi masyarakat nelayan Pessel. Selama ini hasil produksi ikan balah Pessel cukup mendapat pasaran yang layak di luar daerah karena kualitasnya yang baik, apalagi ikan yang diolah merupakan ikan segar dan tentu kualitasnya sudah dikenal oleh masyarakat konsumen dengan harga yang bervariasi Rp 40 ribu sampai dengan Rp60 per kg. (h/mjn)

M JONI

ikan balah kering masyarakat Pessel tengah dikeringkan untuk di pasarkan.

USAHA ANDA

Diasuh Oleh:

Email: contact@asbconsulting.co.id

Pertanyaan : Yth Pak dedi ; Bagaimana memulai usaha di

Putra Saning Bakar Kabupaten Solok ini berharap, dengan menjadi ikon daerah, tentu peran serta semua elemen masyarakat diharapkan muncul untuk mensukseskannya. Tak hanya peran sebagai pengunjung, tapi juga peserta yang akan meramaikan iven tersebut. Terkait wacana tersebut, Chairul optimis bisa tercipta seiring dengan semakin mendapat tempatnya Padang Fair di hati masyarakat. Ini bisa dibuktikan dengan meningkatnya jumlah peserta dari waktu ke waktu. Serta meningkatnya perputaran uang selama penyelenggaraan Padang Fair. “Tahun ini kami menargetkan jumlah peserta mencapai lebih dari 100.000 orang dengan perputaran uang

Hati, Kejujuran dan Kerja Keras adalah Modal

bidang mebel, sebab saya mampu untuk mendapatkan konsumen , dan mampu untuk mencari produsen sesuai keinginan konsumen. Jadi posisi saya di tengah. Repotnya saya kurang tidak berpengalaman dan modal. Mohon saran-sarannya. Almar 081374123XXX Bukittinggi

Dedi Vitra Johor

Selain karena mengusung nama Kota Padang, para pelaku usaha yang hadir dan juga pengunjung sebagian besar memang berasal dari Kota Padang. Selaku pihak yang berada di belakang helat tersebut, Chairul Umaya juga bertekad untuk membenahi kualitas penyelenggaraan dan peserta yang mengikuti iven tersebut. Dan bahkan mulai tahun 2011 ini, PT Solindo Duta Convex mulai menghadirkan peserta dari luar negeri. “Kami bangga bisa menjadi penyelenggara Padang Fair. Dan setelah berhasil menyelenggarakannya selama enam tahun berturut-turut, kami bertekad untuk menjadikan kegiatan ini sebagai ikon daerah,” kata Chairul pada Haluan Jumat (11/11).

mencapai Rp5 miliar. Jumlah ini tentu sangat besar untuk ukuran Sumatera Barat, meski demikian kami optimis bisa mencapainya,” ucap Chairul. Selain bertekad menjadikan Padang Fair sebagai ikon daerah dengan standar internasional, pihaknya kata Chairul Umaya juga berupaya memperpanjang jadwal kegiatan. Jika selama ini pelaksanaannya hanya satu minggu sampai 10 hari, maka ke depan akan diupayakan lebih lama lagi agar pesta rakyat tersebut benar-benar bisa dinikamti seluruh lapisan masyarakat tak hanya Kota Padang, tapi juga seluruh masyarakat Ranahminang. “Insyaallah kami telah memikirkan untuk memperpanjang jadwal pelaksanaannya. Bisa saja dua minggu, tiga minggu atau satu bulan. Tapi semua itu tergantung pada kesiapan peserta serta antusiasme masyarakat untuk mendatanginya,” kata Chairul pula. (h/ted)

Jawaban : Salam mantap.. Wa’alaikum Salam, Wr. Wb, Banyak jalan untuk mencapai sukses diantaranya faktor adalah pengalaman. Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Sdr.

Almar kurang pengalaman yang anda maksud disini adalah pengalaman membuat mabel?. Jika anda serius di dalam menjalanakan bisnis berarti belajar adalah jawabanya, banyak pengusaha pemula ingin langusung besar, punya laba besar dan padahal pengorbanan kecil dan tidak mau belajar. Bila tersirat hal seperti ini sebaiknya jangan jadi wirusaha. Modal adalah penting didalam pengembangan usaha, namun modal tidak saja didalam bentuk uang, hati dan kejujuran serta kerja keras adalah modal yang memiliki kekautan jauh

lebih baik. Ini dibuktikan, lihat pengusaha sukses hari ini? Apa meraka punya modal yang besar ketika mereka memulai usaha waktu dulu? Atau punya mesin yang cangih. Saya pikir mungkin tidak, malahan mereka bermodalkan seadanya saja dan lebih tragis lagi modal mereka adalah keberanian. Wira usaha adalah orang yang mampu mengaji diri sendiri. Saya lihat itu sudah mulai anda lakukan Sebagai broker atau middle- man, sebenarnya usaha telah dilakukan dan bukan memulai lagi, saat ini bagiamana tinggal mengelola secara baik,

yaitu mempertajam konsep jasa yang anda jual, pertanyaannya apa yang sebenarnya yang anda jual? Dan siapa pembelinya? Dan tanya diri anda apa memang anda ingin menjadi wirausaha, jadikaln obsesi ini, dimana suatu hari anda adalah pengusaha mabel yang suskses. Di samping itu jasa tersebut bisa dikembangkan dan diperluas. Tidak saja berupa jasa brokerage, tapi juga jasa lain yang memberikan nilai tambah. Seperti jasa desain dan pengembangan produk. Demikian jawaban saya. Mudah-mudahan ada manfaatnya.


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Congkel Rumah, Gaek Digerebek Massa PAYAKUMBUH, HALUAN — Kembali, pelaku kejahatan orang tua. Hasan Basri (50) warga Lasi Bukittinggi ini rupanya sudah sangat nekat. Berbekal peralatan lengkap ia berniat hendak mencuri di Pakan Sinayan, Payakumbuh Barat. ”Tersangka ketahuan oleh pemilik rumah, Adi Suhendra. Ia berteriak. Masyarakat berdatangan. Lalu, tersangka diamuk massa. Kini ia dirawat di RSUD Adnaan WD serta dikawal petugas kepolisian,” ujar Kapolres Payakumbuh AKBP H S Erlangga, SIk kepada Haluan Jumat (11/11) siang. Tersangka memakai sebo, membawa obeng, kuku kambing, golok dan sepasang sarung tangan. Memang lengkap. Tengarai polisi, tersangka sudah merencanakannya jauh hari. ”Kita tunggu tersangka sembuh. Kita periksa lebih lanjut. Keterangan berikutnya menyusul,” ujar AKBP Erlangga yang telah disertijabkan di Polda Sumbar dengan AKBP Ano Munarto SIk dua hari sebelumnya. AKBP H Saptono Erlangga menempati posisi barunya di Wadir Sabhara Polda Kepri. Tanjung Pinang menjadi kantor barunya. Menunggu, serah terima langsung di Polres Payakumbuh, sementara ini Erlangga masih menjabat posisi Kapolres Payakumbuh.(h/dod)

Payakumbuh Dijadikan Kota Jasa PAYAKUMBUH, HALUAN — “Payakumbuh akan diangkat ikonnya menjadi kota jasa.” Ungkapan Wakil Walikota Payakumbuh H Syamsul Bahri Datuak Bandaro nan Putiah ini disampaikannya di hadapan para wartawan yang tengah berkumpul di Balai H SYAMSUL BAHRI Wartawan Luak Limopuluah, Jumat (11/11) kemarin. Kedatangan H Syamsul Bahri ini cukup melegakan wartawan yang tengah haus dengan informasi terbaru tentang Kota Payakumbuh. H Syamsul Bahri menegaskan bahwa dirinya memang berkeinginan untuk maju kembali di Pemilu Walikota 2012 mendatang. Saat ini, ia sedang melengkapi data dan formulir pendaftaran yang segera akan diserahkannya ke Partai Golkar. Mendaftar di partai lain. H Syamsul Bahri belum mau menjawab. “Sudahlah, santai saja. Saya ke sini sudah dijadwalkan jauh hari. Ingin bertemu dengan para wartawan yang mitra pemerintah kota.” Wakil Walikota yang datang sesudah gelaran sepeda santai dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ini, juga ditemani oleh Kabag Humas John Kennedy. Wartawan yang tengah haus informasi, mendera Penghulu di Koto nan Ampek ini dengan segudang pertanyaan. Masih dengan gayanya yang santai dan berwibawa, Syamsul Bahri menjawab tanya dengan jawaban yang diplomatis. Akunya, pilihan menjadi pendamping Josrizal Zain ternyata sangat benar. Latar belakang ilmu pamongnya, akhirnya diperoleh selama 4 tahun mendampingi Walikota. Ditilik dari popularitas H Syamsul Bahri yang kini tertinggi, seperti diungkapkan oleh Wartawan Mingguan Publik, Widiat B Artha, ditanggapinya dengan senyum dikulum saja. Bahkan, kini nama H Syamsul Bahri telah menjadi kerinduan banyak kalangan untuk bersilaturahmi. Hampir setiap malam, Syamsul Bahri kini disibukkan oleh undangan banyak kalangan publik untuk berdiskusi. Payakumbuh ke depan, menjadi kota jasa, jasa segala bentuk kemajuan. Diakuinya, bahwa momentum 11 bulan 11 tahun 2011 sebenarnya membawanya ke Balai Wartawan. Apalagi informasi, wartawan yang tengah berkumpul di Balai Wartawan menjadi daya tarik baginya yang meski disibukkan oleh banyak kegiatan. Bagi saya wartawan adalah mitra kerja pemerintah. Kalau ada yang berjanji membuatkan perumahan buat wartawan, saya malah berkeinginan lebih dari itu. Syamsul Bahri sekaligus menjawab pertanyaan dari Meddy Suheldi, wartawan Harian Rakyat Sumbar. Jumlah penduduk Kota Payakumbuh yang setahun ini bertambah 11 ribu, menjadi sumber daya yang harus dipergunakan. Artinya, Payakumbuh kini menjadi yang berjumlah penduduk di kisaran 128 ribu orang menjadi sasaran bagi penduduk kota dan kabupaten lain untuk berbisnis, bekerja dan berkehidupan.(h/dod/zkf)

Korban Kebakaran Terima Bantuan LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Korban kebakaran, Dian Utari terisak saat bercerita tentang ijazahnya yang hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran yang menghanguskan kediaman keluarganya di Jorong Pintu Kota, Nagari Bukik Limbuku Kecamatan Harau, yang terjadi dua hari yang lalu.

Mahasiswi semester tiga Akademi Kebidanan For de Kock Bukittinggi ini seharusnya kembali ke asramanya, namun sayang seluruh harta benda miliknya habis dilalap si jago merah. Tari dan keluarganya menerima bantuan dari Peme-

ZULKIFLI

BANTUAN — Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo bersama Ketua DPRD Darman Syahladi, Kadis Sosial dan kepala SKPD lain, memberikan bantuan untuk korban kebakaran di Bukik Limbuku, dua hari yang lalu.

rintah Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (10/11). Bantuan itu berupa bahan makanan dan peralatan untuk memasak, keluarga ini juga menerima bantuan berupa sejumlah uang. Bupati Alis Marajo yang menyerahkan bantuan itu, didampngi Ketua DPRD, Forkominda, sejumlah Kepala SKPD, Camat Harau, Wali Nagari Bukik Limbuku, dan Ketua TPP PKK Limapuluh Kota. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi, Rabu (9/10) pukul 20.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, seluruh keluarga berhasil menyelamatkan diri. “Tidak ada barang yang bisa kami selamatkan. Hanya pakaian yang melekat di badan”, kenang Epi, ibunda Tari di lokasi. Menurutnya, api diduga berasal dari sambungan listrik arus pendek di rumah gadang milik Rosma (78). Rumah gadang ini bersebelahan dengan rumah Epi. Tak hanya menghanguskan dua unit rumah tersebut, dapur rumah milik Kurniati pun ikut terbakar. Beruntung lima mobil pemadam kebakaran dan masyarakat sekitar bahu membahu membantu memadamkan api. Pada bagian lain juga dikatakan

Penerangan di Jembatan Lampasi Belum Ditanggapi

PAYAKUMBUH, HALUAN — permintaan masyarakat untuk menrangi jembatan Lampasi Kecamatan Latina, belum dapat tanggapan pihak instansi terkait. Pasalnya di lokasi jembatan itu dimalam hari masih bergelap gelap, sehingga rawan terjadi kecelakaan lalulintas. Masyarakat pengguna jalan jurusan mudiak sebelumnya mengeluhkan tidak tersedianya penerangan lampu jalan di Jembatan Lampasi yang berada di perbatasan PayakumbuhLimapuluh Kota itu, akibat malam hari selalu bergelap gelap, membuat masyarakat khawatir dengan kecelakaan. “J a n g a n s a m p a i t e r j a d i menimbulkan korban nyawa terlebih dahulu baru kemudian dipasang penerangan lampu jalan di lokasi tersebut,” ungkap

salah seorang pengguna jalan, Syawaluddin dalam percakapan dengan Haluan di Payakumbuh, kemarin. Jembatan Lampasi sangat strategis, untuk menghubungkan Kota Payakumbuh, dengan beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, yakni Kecamatan Mungka, Payakumbuh, Guguk, Suliki, Bukik Barisan dan Gunung Omeh (enam kecamatan) “Kecelakaan yang rawan terjadi dikawasan tersebut, utamanya di malam hari, sebab kendaraan mobil, truk, sepeda motor dan bus yang datang dari kecamatan Payakumbuh dan sekitarnya hendak masuk kota, berebutan dengan kendaraan yang datang dari Payakumbuh menuju Mungka dan Koto Baru. Sehingga dikawasan itu, sering

menimbulkan kemacetan lalulintas, sehingga sangat diperlukan lampu jalan “ujar Rodes Junaidi menambahkan. Menurut dia, untuk mencegah timbulnya kecelekaan terhadap pengguna jalan di jembatan itu, diharapkan kepada Pemko Payakumbuh, maupun Pemkab Limapuluh Kota untuk memasang lampu penerangan jalan. Pantauan Haluan ke lokasi Kamis malam (10/11), masih melihat kegelapan di jembatan tersebut dimalam hari. Selepas jembatan disambut dengan jalan dua jalur hubungan ke Simalanggang dan Mungka serta Koto Baru dan Dangung-dangung. Di daerah perbatasan itu malam hari baik dalam wilayah Payakumbuh, mapun wilayah Limapuluh Kota, masih terlihat gelap. (hzkf)

YUDILFAN HABIB :

Permasalahan dengan Suku Kampai Harus Diselesaikan

PAYAKUMBUH, HALUAN — Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh, sebaiknya menuntaskan segala permasalahan yang terjadi antara pemko dengan Ninik Mamak Suku Kampai Koto Nan Gadang, sekaitan dengan pembangunan balaikota di eks lapangan Poliko. Dengan niat yang baik dan ikhlas, tidak ada permasalahan yang tidak dapat secara tuntas. Penyelesaian permasalahan tersebut sangat penting, selain dapat mengantisipasi ketertiban antar warga, juga untuk menjaga tali silaturrahmi agar tidak terputus antara warga dengan pemimpinnya. Aktivis Forum Peduli Nagari, Yudilfan Habib, ketika ditemu di Payakumbuh, kemarin mengemukakan, jangan patah semangat untuk berembuk dengan masyarakat dengan pendekatan persuasif. Ibarat mangaruak sahabih gaung

dilaksanakan berkelanjutan agar semua pihak tidak merasa dilecehkan. “Sudah sepantasnya pemimpin daerah ini turun tangan menyelesaikan kendala yang masih ada dengan Ninik Mamak Suku Kampai, sambil memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, agar dikenang sebagai tauladan, sehingga akan menjadi sebutan dari anak cucu di kemudian hari, “ungkap Yudilfan Habib mengulas. Salah seorang Ninik mamak Suku kampai Koto nan gadang, MA.Dt.Bijo nan Hitam, dalam perkapan dengan Haluan di payakumbuh, kemarin menyebutkan, permasalahan ini berlanjut setelah Pengurus KAN Koto Nan Gadang, tidak berdaya lagi, karena dinilai mendapat keuntungan dari konpensasi yang dikabarkan sudah dijanjikan Pemko kepada pengurus KAN

Koto Nan Gadang. Walau berbagai pertemuan sudah dilakukan antara Ninik Mamak bersangkutan dengan Pemko, yang dimotori KAN, namun sejauh ini belum terlihat penyelesaiannya secar tuntas. Karena itu Walikota Payakumbuh dan PT. Waskita Karya sebagai pelaksana pembangunan sejokyanya menghentikan sementara pekerjaan pembangunan kantor balaikota di eks lapangan Poliko, ujarnya. Wakil Walikota Payakumbuh, H. Syamsul Bahri yang ditanya Haluan, sekaitan penyelesaian tanah eks lapangan Poliko dengan Suku Kampai Koto Nan Gadang, seusai pertemuan dengan anggota Balai Wartawan, kemarin menyebut, telah ada penyelesaian dengan mereka, untuk rincinya sebaiknya tanyakan saja ke Sekdako Payakumbuh, ulasnya sambil berlalu. (h/zkf)

Rosma, rumah yang terbakar adalah milik keluarga besarnya. Pada saat kebakaran, dirinya sedang menonton televisi di rumah Kurniati, anaknya. “Saya mendengar suara menderu seperti suara pesawat terbang. Saya melihat ke jendela dan menyaksikan rumah gadang kami terbakar”, ungkap Rosma, wanita paruh baya ini yang terlihat tegar, meskipun keluarganya menderita kerugian ditaksir hingga Rp500 juta. Bupati Alis Marajo dalam kesempatan itu, berharap kejadian serupa tidak terulang lagi. “Allah Maha berkehendak. Bukan saatnya menyesali kejadian yang berlalu. Tetapi yang terpenting korban harus bangkit kembali. Ibu bersama keluarga hendaknya diberikan ketabahan dan kesabaran oleh Allah SWT,”ulas Alis Marajo Bupati sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga Ibu Rosma, yang diterima oleh Epi. Bupati juga memerintahkan Dinas Sosial agar mencarikan solusi lain untuk membantu keluarga korban kebakaran ini, yang diamini Walinagari Bukik Limbuku, Burmadi Dt. Sindo Nan Bajangguik (h/zkf)

Bike to Work Payakumbuh Semarak

PAYAKUMBUH, HALUAN — Bike to work (BTW) dalam rangkaian Hari Kesehatan Nasional, berlangsung di Payakumbuh, Jum’at (11/11). Ratusan peserta, terdiri dari unsur PNS, pegawai perbankan, klub-klub sepeda sehat, pelajar dan mahasiswa, ambil bagian dalam BTW. Puluhan hadiah berupa door prize diperebutkan dalam iven bulanan tersebut. Seluruh peserta star di depan Pos Polisi Kota di Jalan Sudirman, dan finish di Medan nan Bapaneh Ngalau Indah Payakumbuh. Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri, bersama anggota Muspida, pimpinan SOPD, Wakil Ketua TP-PKK Ny. Yusnani Syamsul, pimpinan perbankan dan sejumlah kepsek, ikut bersimbah keringat mendayung pedal sepeda. Seluruh karyawan BNI di bawah pimpinan cabang Irwan Is, SE, membeli sepeda baru, berpartisipasi menyukseskan BTW yang dibidani Dinkes Payakumbuh.

”Kita senang dan bangga, partisipasi masyarakat dalam kegiatan BTW terus meningkat. Laporan Kepala Dinas Koperasi UKM Industri Perdagangan, Indra Syofyan, SE, M.Si, penjualan sepeda pada seluruh toko sepeda di kota ini, melonjak dari bulan ke bulan. Mudah-mudahan, seluruh SOPD saling berlomba memiliki sepeda,” ucap wawako. Kegiatan BTW, pada gilirannya, diharapkan wawako, menjadi budaya di tengah masyarakat. Dampaknya, bukan mengurangi polusi udara, tapi akan memberikan kebugaran fisik dan kesehatan yang baik bagi masyarakat, ucap wawako. Selain memberikan door prize buat peserta BTW, Wawako Syamsul Bahri, didampingi Kadiskes dr. Hj. Merry Yuliesday, MARS, bersama pimpinan SOPD dan pimcab perbankan, memasang stiker KTR (kawasan tanpa rokok) di sejumlah angkot Sago Trans Payakumbuh. (h/smt)

BIKE TO WORK — Wawako H. Syamsul Bahri lepas peserta iven Bike To Work dalam rangka Hari Kesehatan Nasional 2011

BALAIKOTA DIBANGUN

PAYAKUMBUH, HALUAN — Proses pekerjaan pembangunan kantor Balaikota di lapangan eks Poliko Kota Payakumbuh, sudah berlangsung. Namun Pemko Payakumbuh, terkesan belum menuntaskan penyelesaian masalah tanah yang diakui sebagai ulayat suku Kampai Koto Nan Gadang. Sejauh ini penyelesaian masalah tanah eks lapangan Poliko tersebut belum final, sehingga warga suku Kampai Koto nan Gadang merasa dilecehkan. Karena itu, Ninik Mamak kaampek suku Kampai menulis surat kepada Walikota Payakumbuh dan PT.Waskita Karya sebagai pelaksana proyek pembangunan balaikota terse-

but. Isi surat itu menyatakan Ninik Mamak Kaampek Suku belum setuju menyerahkan tanah eks Poliko kepada Pemko, karena belum ada penyelesaian secara tuntas, tulis ungkap. Surat tersebut ditandatangai atas nama ninik mamak pesukuan Kampai Nagari Koto nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara yang ditanda tangani H.Yuzaman Dt.Sinaro Nan Kayo dan M.A.Dt. Bijo Nan Hitam. Surat ditembuskan ke berbagai pihak berwenang, diantaranya Mendagri, BPN Pusat, Komsi III DPR RI, Gubernur Sumbar, DPD RI di Jakarta, DPRD Sumbar dan pihak pihak terkait lainnya.

Tuntutan Warga Tidak Diakomodir Menurut mereka, walikota masih menggunakan cara cara kekuasaan, tanpa mempedulikan aspirasi suku Kampai, hal itu dapat dibuktikan dengan dilakukannya pemancangan pembangunan balaikota yang baru di Poliko. Seharusnya selaku pemimpin memberikan contoh yang baik dan dikenang masyarakat Payakumbuh dan sebagian Koto nan Gadang, jangan sebaliknya yang akan membuatnya menjadi pudar dan tercela. Seharusnya pimpinan daerah meninjau ulang kembali, sejauh mana persoalan ini dapat diselesaikan Pengurus KAN Koto nan Gadang dengan suku Kampai dengan bukti yang jelas

dan pengakuan hak dan asal usul tanah yang sudah disertifikatkan dengan nomor 0002 tanggal 4 Septembar 2009 yangditanda tangani Kusuma dengan hak pakai. “Kami dari Ninik Mamak Suku kampai merasa sedih dan kecewa, karena terkesan masih menggunakan cara cara lama, melakukan tindakan dan pelecehan terhadap Ninik mamak Suku Kampai Koto nan Gadang yang dipercaya oleh anak kemenakan dan masyarakat nagari, “tulis Y.Dt.Sinaro Nan Kayo dan MA.Dt.Bijo Nan Hitam. Mereka menilai, oknum pengurus KAN Koto Nan Gadang, kelihatannya sudah

diatur dan disepakati dengan membentuk sebuah tim yang mempunyai kepentingan lain dan sarat dengan politik. Sehingga Ninik mamak Sukuk Kampai itu akan melanjutkan perkara ini dengan cara hokum dan gugatan malalui Pengadilan Negeri. Namun demikian kami masih punya hati nurani dan percaya pada hukum yang berlaku di Indonesia berpihak kepada masyarakat kecil yang dibodohi. “Apakah uang yang banyak menjadi jaminan untuk memenangkan perkara, dalam menempuh proses hukum yang akan kami lalui, tergantung bapak yang menilai kami. Sebagai pemegang amanah dan kepecayaan masyarakat, wali-

kota nantinya akan mempertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT,”ulasnya. Kami yang lemah ini selalu berdoa kepada Allah supaya diberikan petunjuk agar yang benar itu benar, yang salah itu salah dalam mengatasi persoalan penyelesaian lapangan eks Poliko yang terkesan sudah dipolitisasi. Dari awal gugatan tidak satupun yangdiakomodir dan ditanggapi keinginan masyarakat Suku Kampai Nagari Koto nan Gadang. Informasi yang diperoleh, hebohnya soal tanah eks lapangan Poliko termasuk alokasi anggaran, karena awalnya DPRD setempat hanya menyetujui dana pembangunan kantor

Balaikota itu sebanyak Rp 22 Milliar. Ternyata, setelah proyek tersebut memasuki proses tender, anggarannya membengkak menjadi Rp. 27,4 milliar, akhirnya terjadi voting dan disetujui anggota dewan 13 lawan 12. Selain itu, proyek pembangnan kantor Balaikota tersebut terkesan dipaksakan dengan sistim tahun jamak. Malah, kebijakan Pemko membangun kantor Balaikota itu dipertanyakan mayarakat, karena pekerjaannya berlangsung dipenghujung masa jabatan Walikota-Wakil Walikota Payakumbuh Josrizal ZeinSyamsul Bahri yang tinggal beberapa bulan lagi. (h/zkf)


20 SUMATERA LINGKAR Dibutuhkan, Petugas Pengamat Air BENGKULU, HALUAN — Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bengkulu Selatan memerlukan penambahan tenaga petugas pengamat air, agar seluruh jaringan irigasi di wilayah itu bisa terpantau. “Selama ini tenaga PPA hanya ada dua orang, sedangkan daerah irigasi yang diawasi jumlahnya 117 daerah irigasi (DI),” kata Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkulu Selatan Ramlan Saim, Jumat. Daerah irigasi itu tersebar pada 11 kecamatan yang jaraknya berjauhan, sehingga pada saat musim tanam, air di irigasi itu kurang terpantau, dan berdampak pada kelancaran air irigasi ke sawah petani. Ia mengatakan petugas PPA tersebut sampai saat ini hanya ada dua orang, sedangkan maksimum setiap petugas dapat mengawasi luas areal sawah 150-200 hektare, sedangkan dari 117 DI itu luasnya mencapai ribuan hektare. Akibat kekurangan tenaga PPA itu, banyak daerah irigasi tidak terpantau, demikian juga dengan pengamat teknis air, sedangkan sebelumnya ada delapan orang, namun setelah ada mutasi pegawai mereka terkena dan otomatis berkurang. “Idealnya petugas PPA itu sebanyak 50 orang, sehingga seluruh jaringan irigasi bisa terdetiksi sebelum petani turun ke sawah atau setelah musim penghujan tiba karena saat kemarau jaringan irigasi di wilayah setempat kekeringan,” katanya. Kepala Unit Pengawas Teknis (UPT) Pengairan Dinas PU Kabupaten Bengkulu Selatan Ahyar Zayadi mengatakan kekurangan tenaga teknis air itu sangat berdampak pada petani sawah daerah itu. Tidak hanya memerlukan tenaga teknis, tapi peralatan pendukung seperti alat ukur ( Curent) debit air sangat dibutuhkan, idealnya asetiap UPT memiliki alat itu untuk mengetahui pembagian dan kedalaman debiat air masuk ke sawah petani. Selama ini, pengukur debit air hanya menggunakan cara manual yaitu alat pelampung, disamping memakan waktu lama juga hasilnya tidak maksimal, sehingga membuat kesulitan petugas di lapangan. “Mengenai tenaga di lapangan itu, sebetulnya bisa saja memafaatkan tenaga PNS yang ada di daerah itu, namun mereka rata-rata tidak mau menjadi tenaga lapangan untuk memantau kondisi air tersebut,” ujarnya. (ant)

6.260 Guru Dapat Bantuan Rp2,2 Miliar LANGKAT, HALUAN — Sebanyak 6.260 guru mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, SMK, di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, akan menerima bantuan dari pemerintah daerah setempat sebesar Rp2,2 miliar. “Kami segera menyalurkan bantuan untuk para guru yang ada di Langkat ini, sesuai dengan dana yang baru kami terima dari pemerintah Sumatera Utara,” kata Pelaksana Tugas Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Syahrial di Stabat, Kamis. Disampaikannya bahwa bantuan untuk guru tersebut baru diterima, sekitar Senin, (31/10) sebesar Rp 2,2 miliar lebih. “Pencairan dana tersebut sedang kami proses,” katanya. “Dalam waktu dekat ini sudah dapat kami cairkan dan kami kirimkan ke rekening Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat untuk segera disalurkan kepada para guru yang berhak menerimanya,” katanya. Syahrizal menjelaskan pula bahwa keterlambatan penyaluran dana buat guru tersebut, bukan disengaja oleh pihaknya, namun proses bantuannya yang terlambat diterima dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. “Buktinya sekarang sudah kami proses, untuk segera kami salurkan,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat Syam Sumarno yang dihubungi secara terpisah menjelaskan bahwa dana bantuan buat para guru tersebut, akan disalurkan kepada 6.260 guru yang berhak menerimanya. “Nanti dana tersebut kami salurkan ke rekening para guru yang ada di berbagai bank,” katanya. Berdasarkan data yang ada, kata Syam Sumarno, guru yang menerima dana bantuan tersebut, terdiri atas guru taman Kanak-kanak (TK) sebanyak 104 orang, dan per orang rata-rata menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya Rp 37.440.000. Guru Sekolah Dasar (SD) yang menerima dana tersebut sebanyak 4.004 orang, per orangnya menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya Rp1.441.440.000. Untuk guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berhak menerima dana tersebut sebanyak 1.373 orang, dengan rincian per orangnya menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya Rp 494.280.000. Sementara, guru Sekolah Menengah Atas (SMA), yang berhak menerima sebanyak 512 orang, dan per orangnya menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya sebesar Rp184.320.000. Selanjutnya, guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 267 orang masingmasing menerima Rp60.000 per bulan, sehingga totalnya Rp96.120.000, katanya. (ant)

ANTARA

SEJUMLAH warga masyarakat kota Palembang berada di sekitar bundaran Jakabaring yang tak jauh dari Komplek Olah Raga Jakabaring, Palembang, Sumsel, Jumat (11/11).

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

Bantuan Perumahan untuk Masyarakat Disosialisasikan

LANGKAT, HALUAN — Pejabat Pemerintah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, melakukan sosialiasi bantuan perumahan kepada masyarakat di Kecamatan Salapian. “Kita sosialisasikan bantuan perumahan kepada masyarakat, yang menjadi sasaran penerima

Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya,” kata Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kabu-

paten Langkat, Basrah Pardomuan di Stabat, Kamis. Menurut dia, dana Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) berasal dari APBN-P 2011 dan harus benar-benar dimanfaatkan untuk masyarakat. Basrah Pardomuan juga menyampaikan harapan Bupati agar bantuan ini tepat sasaran dan

tepat waktu. Sebagaimana arahan Bupati Ngogesa, kata Basrah, BSPS harus memberikan peningkatan marwah masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh rumah layak huni. “Baik melalui Pembangunan Baru (PB) maupun Peningkatan Kualitas (PK) perumahan bagi masyarakat yang kurang mampu,”

ANTARA

BAYI LAHIR 11-11-11.— Seorang dokter memeriksa sejumlah bayi yang baru dilahirkan pada tanggal 11 bulan sebelas (November) tahun 2011 di ruang perawatan bayi Rumah Sakit Ibu dan Anak Rosiva Medan, Sumut, Jumat (11/11). Sedikitnya ada 25 bayi dan diantaranya sepasang bayi kembar lahir pada 11 November 2011 atau 11-11-11 bertepatan dengan tanggal unik dan sebagian besar lahir melalui operasi sesar.

katanya. Basrah Pardomuan juga menyampaikan bahwa sosialisasi ini akan dilakukan di Kecamatan Kuala, Kecamatan Stabat, Secanggang, Padang Tualang, Tanjung Pura, Besitang, Brandan Barat dan Selesai. Disampaikanya juga bahwa Langkat pada program ini mendapatkan bantuan lebih dari Rp4 miliar, bagi pembenahan 450 unit perumahan masyarakat berpenghasilan rendah, meliputi lantainisasi, atap dan dinding. Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkab Langkat, Syahrizal menyatakan, sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat mengetahui secara detil dan rinci terhadap kegiatan yang akan dilakukan. “Termasuk tanggung jawab dan komitmen bagi penerima bantuan untuk mampu mengikuti ketentuan yang telah dibakukan dari Kementerian Perumahan Rakyat,” katanya. “Tunjukan bahwa kita masyarakat Langkat, mampu mengemban amanah dan dapat memberhasilkan program yang dilakukan pemerintah pusat,” katanya. Ngadi, Kepala Wilayah Kecamatan Salapian dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih karena wilayahnya terpilih sebagai lokasi “pilot project” BSPS. Karena itu, dia meminta masyarakat mensyukuri dengan tidak menimbulkan permasalahan baru. Ngadi menjelaskan bahwa dalam mekanisme BSPS ini, masyarakat yang tergolong kepada PB mendapat bantuan Rp10 juta perkepala keluarga, sementara PK mendapat bantuan Rp5 juta perkepala keluarga. (ant)

Uang Makan dan Minum Harga BBM Rp20 Ribu Perliter PNS Ditiadakan

JAMBI, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Muarojambi Provinsi Jambi berencana menghapus uang makan minum bagi pegawai negeri sipil di daerah itu sebesar Rp10.000 per hari. “Penghapusan ini untuk mengurangi beban anggaran daerah, setiap tahun Pemkab Muarojambi mengeluarkan anggaran uang makan minum bagi pegawai mencapai Rp3,4 miliar,” ujar Bupati Muarojambi Burhanudin Mahir di Sengeti, ibu kota Kabupaten Muarojambi, Jumat. Menurut dia, rencana penghapusan uang makan dan minum bagi pegawai negeri sipil (PNS) itu akan dimulai pada 2012 mendatang. Tidak hanya bagi PNS umum yang bertugas di lingkup Kantor Pemkab Muarojambi, uang makan minum bagi PNS guru senilai kurang lebih Rp6,7 miliar per tahun juga akan ikut dihapuskan. “Penghapusan ini bukan kebijakan tanpa dasar, dengan berbagai tunjangan yang ada, pegawai masih ada tambahan dari gaji pokok. Sementara penghapusan uang makan minum ini akan dialihkan untuk pembangunan yang lebih prioritas seperti pembangunan rumah guru dan sarana infrastruktur di daerah terpencil,” jelas Bupati Burhanudin Mahir. Melalui pengalihan anggaran uang makan minum itu, Pemkab Muarojambi telah menyusun rencana program pembangunan diantaranya adalah pembangunan 90 unit rumah bagi guru di kawasan terpencil di daerah itu. Sebab, kata dia, sejumlah tenaga

guru di daerah terpencil saat ini mengalami nasib yang cukup memprihatinkan terkait kondisi tempat tinggal. “Sebagian besar banyak guru yang menumpang, ini menyebabkan terkadang jarang ada guru di daerah terpencil. Untuk itu, kami berencana membangun rumah permanen bagi mereka (guru, red),” jelasnya. Burhanudin berharap PNS umum maupun guru di Muarojambi tidak keberatan atas rencana tersebut. Sebab, pihaknya juga tengah menyusun program lain demi peningkatan kesejahteraan pegawai di daerah itu. “Terkadang untuk melaksanakan dan mewujudkan sesuatu ada pihak yang dikorbankan. Namun saya berharap seluruh pegawai di Muarojambi bisa menerima,” tambahnya. (ant)

JAMBI, HALUAN — Bahan bakar minyak di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh masih sulit didapatkan sehingga harga ecerannya mencapai Rp20.000/liter. Kabag Humas Kabupaten Kerinci, Azmal Padi, ketika dihubungi, Jumat, mengatakan sudah hampir sepekan bahan bakar minyak (BBM) di Kerinci sulit didapatkan. “Antrean panjang di dua SPBU hingga kini masih terjadi, dan khusus untuk pemilik kendaraan rtoda empat dijatah paling tinggi Rp100.000,” katanya. Panjang antrean warga dan pemilik kendaraan di dua SPBU itu mencapai ratusan meter sehingga membutuhkan waktu dua hingga tiga jam baru bisa mendapatkan BBM.

sor di jalur yang menghubungkan Kabupaten Kerinci dan Sumbar lewat Kabupaten Pesisir Selatan, keberadaan BBM terutama jenis premium mengalami kelangkaan. BBM yang dibutuhkan masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci di tiga SPBU tersebut dipasok dari Sumatera Barat. Belum lama ini jalan longsor telah melumpuhkan lalu lintas dari dan menuju Karinci melalui Sumbar, sehingga harus dialihkan lewat Kabupaten Solok Selatan. Keterlambatan pasokan BBM tersebut menyebabkan antrean panjang di dua SPBU yang menjual tiga jenis BBM, sementara harga eceran di luaran jenis premium mencapai Rp20.000/liter. (ant)

Ia menyebutkan, kelangkaan terjadi pada BBM jenis premium, karena sebagian kendaraan yang beroperasi atau milik warga meggunakan bahan bakar itu. Harga eceran di luar SPBU pun cukup tinggi, yakni mencapai Rp20.000/liter, dan ini cukup meresahkan warga. Ia menyebutkan, di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, wilayah paling barat Provinsi Jambi, terdapat tiga SPBU, dua di antaranya melayani BBM jenis, solar, premium dan pertamax, sementara satunya hanya melayani jenis solar. Tiga SPBU itu terpencar di tiga lokasi yang berjauhan, yakni di Dusun Labu, Desa Sungai Liuk dan Desa Pondok tinggi. Sudah sepekan pasca-long-

TAHUN 2012

REI akan Bangun 10.000 Unit Rumah Sejahtera

MEDAN, HALUAN — Real Estat Indonesia (REI) Sumatera Utara pada tahun 2012 menargetkan pembangunan 10.000 unit rumah sejahtera tapak atau naik 100 persen dari rata-rata realisasi di tahun-tahun sebelumnya. “Pada 2009-2010, realisasi pembangunan rumah sederhana hanya 10.371 unit atau kalau dirataratakan hanya 5ribuan unit per tahun. Tahun depan (2012) target

REI bisa membangun 10,000 unit,” kata Ketua REI Sumut, Tomi Wistan, di Medan, Jumat. Peningkatan target pembangunan rumah sejahtera tapak (tipe 36) itu mengacu pada melihat masih banyaknya kebutuhan rumah di daerah itu dan keinginan REI Sumut untuk bisa mengikuti jejak keberhaslan daerah di Jawa dan Riau yang sudah bisa membangun hingga 10.000 unit per tahun.

Musyawarah Daerah (Musda) REI Sumut ke-9 yang digelar di Medan, 14 November 2011. Pemerintah daerah (pemda) misalnya harus membantu menekan biaya izin mendirikan bangunan (IMB) atau bahkan perlu menghapuskannya, membangun jalan dan infrastruktur lainnya seperti air dan listrik di kawasan perumahan yang akan dibangan.(ant)

Kebutuhan rumah di Sumut diperkirakan sedikitnya 160.000 unit menyusul terus bertambahnya jumlah penduduk di daerah itu. “Untuk mencapai target itu, REI Sumut butuh dukungan pemerintah khususnya pemerintah daerah, dimana rumah itu akan dibangun,” kata Tomi yang menjadi kandidat kuat calon Ketua REI Sumut di

Warga Tolak Pembangunan Rusunawa MEDAN, HALUAN — Sejumlah warga yang selama ini mengaku sudah puluhan tahun tinggal di bantaran daerah aliran Sungai Deli Medan menolak rencana pembangunan rumah susun sederhana sewa di sekitar lokasi permukiman mereka. “Kami tidak setuju dengan rencana Pemerintah Kota Medan menggusur rumah warga di bantaran Sungai Deli dan menggantinya dengan Rusunawa (rumah susun sederhana sewa-red),” kata Sabaruddin, warga Kampung Aur, Kelurahan Maimon Medan, Jumat. Merelokasi warga di bantaran Sungai Deli ke Rusunawa, menurut dia, bukan solusi tepat mengatasi masalah kumuhnya kawasan bantaran sungai yang di kawasan inti Kota Medan itu. Bila pembangunan Rusunawa

kelak direalisasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Medan, pihaknya memastikan akan banyak warga yang merasa dirugikan dari sisi ekonomi maupun kenyamanan. Untuk menempati Rusunawa, kata dia, setiap kepala keluarga harus menambah pengeluaran rutin untuk sewa. Selain harus membayar sewa secara rutin, lanjut dia, suasana kehidupan di lingkungan Rusunawa juga dipastikan kurang nyaman karena luas bangunan yang mereka huni relatif sempit dan kecil kemungkinan bagi mereka untuk bisa memiliki hunian tersebut. Mayoritas warga di bantaran DAS Deli selama ini hanya mengandalkan penghasilan dari bekerja di sektor non formal, seperti pedagang kaki lima dan

buruh. Bagi kalangan penghuni lanjut usia, Rusunawa justru bukan tempat tinggal yang ideal karena bila hendak keluar maupun masuk ke rumahnya terlebih dulu diperkirakan harus naik dan turun tangga. Solusi tepat mengatasi kekumuhan bantaran Sungai Deli, menurut Sabaruddin, adalah dengan menata bangunan di kawasan padat penduduk itu tanpa harus ada rumah kepala keluarga yang digusur. Disebutkannya, sebagian besar kepala keluarga yang bermukim di bantaran DAS Deli umumnya telah puluhan tahun menempati lokasi itu. Aspirasi warga Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara Iman B Nasution, menya-

takan sependapat dengan sikap dan aspirasi warga di bantaran DAS Deli. “Bila seluruh rumah di bantaran Sungai Deli digusur dan para penghuninya direlokasi ke Rusunawa, justru hanya akan menambah beban kehidupan dan permasalahan baru bagi mereka,” katanya saat melakukan tatap muka dengan ratusan kepala keluarga Jalan Syahbandar Kampung Aur Medan, Kamis (10/11) malam. Iman meminta kepada Wali Kota Medan Rahudman Harahap agar menerapkan solusi dan alternatif kebijakan lain yang lebih berpihak kepada perbaikan kesejahteraan dan nasib warga di bantaran DAS Deli. Khusus mengenai banjir yang kerap merendam kawasan pemukiman di bantaran DAS Deli

selama ini, menurut dia, masalah itu bisa diatasi secara teknis dengan melakukan pengorekan dasar sungai dan membangun bronjong secara permanen di sepanjang DAS tersebut. Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumut itu mengakui bahwa rumah susun dibangun sebagai solusi untuk mengatasi kekurangan jumlah unit hunian, kekumuhan dan pemenuhan kebutuhan hunian dalam keterbatasan lahan di perkotaan. Namun banyak rumah susun yang telah dibangun dan dihuni tidak menunjukkan kinerja yang baik, khususnya dalam memenuhi kriteria kesehatan, kenyamanan dan keamanan. Padahal rumah dan lingkungannya memberi kontribusi besar dalam menjamin kualitas hidup sehat seseorang. (ant)


WANITA DAN KELUARGA 21

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

MENU

Bola Ubi Goreng Rasa Keju UBI manis adalah bahan makanan sering diolah dengan cara dikukus. Padahal dengan sedikit kreativitas, Anda bisa mengolah ubi manis menjadi camilan lezat yang mudah membuatnya. Bahan: 2 buah ubi manis, kupas, potong kecil 75 gram tepung terigu 2 batang daun bawang, iris halus 200 gram parutan keju cheddar 1/2 sdt garam 1/4 sdt merica bubuk 1 butir telur Minyak goreng secukupnya Cara Membuat: 1. Masukkan ubi yang telah di potong dalam blender, haluskan dengan hasil yang masih sedikit kasar. 2. Masukkan hasil ubi yang telah halus dalam mangkuk, campur dengan keju parut, daun bawang, garam, merica, telur dan tepung terigu. Aduk hingga tercampur rata. 3. Bentuk bulat dengan bantuan jari atau dengan bantuan dua buah sendok. 4. Goreng dalam minyak panas hingga warna berubah menjadi kuning keemasan. 5. Sajikan hangat bersama saus sambal atau mayonnaise. (kpl)

TIPS

Membersihkan Panci Gosong

Risiko Menikah pada Tanggal Cantik

BANYAK calon pengantin yang saat ini tidak lagi memilih tanggal perkawinan sesuai perhitungan “hari baik” seperti yang dipercaya para orangtua. Kaum muda meyakini bahwa semua hari adalah hari baik. Oleh karena itu, mereka bisa menentukan tanggal berapa pun untuk menikah dan melahirkan anak. Seperti memilih tanggal cantik 11-11-2011. Alasan memilih tanggaltanggal cantik ini sangat beragam. Ada yang sekadar menganggapnya “tanggal cantik”, ada yang memilihnya agar mudah diingat atau pun percaya bahwa kombinasi angka tersebut merupakan angka “hoki”. Namun jika kelak Anda berniat memilih tanggal-tanggal dengan kombinasi “cantik” seperti itu, sebaiknya Anda pikirkan kembali masak-masak. Berdasarkan pengalaman beberapa pasangan pengantin yang telah menikah di tanggal-tanggal cantik tersebut, justru mereka mengalami banyak hal yang kurang menguntungkan. Bahkan, para tamu pun akan terkena imbasnya. Beberapa hal berikut ini mungkin bisa Anda jadikan pertimbangan: 1. Sulit mencari lokasi perkawinan. Begitu banyaknya pasangan yang mengincar tanggal tersebut membuat gedung-gedung perkawinan sudah tersewa jauh-jauh hari. Banyak calon pengantin yang berani membayar lebih mahal daripada tarif normal, namun toh tak berhasil mendapatkannya. Akhirnya yang diperoleh hanyalah kekecewaan, karena terpaksa memilih tanggal lain. Kalau toh

berhasil mendapatkannya, Anda juga terpaksa menghabiskan lebih banyak biaya. 2. Kesulitan mencari gedung perkawinan juga diikuti dengan kesulitan mencari vendor pendukung lain yang masih dapat melayani pada tanggal tersebut, seperti katering, make up artist, penjahit kebaya, fotografer, dekorasi, mobil pengantin, percetakan untuk undangan, dan lain sebagainya. Akibatnya, Anda harus mencari vendor pengganti, yang pilihannya mungkin tidak terlalu memuaskan untuk Anda. 3. Selain gedung perkawinan, pihak lembaga agama yang akan menikahkan Anda juga akan sulit memberikan pelayanan jika jumlah calon pengantin terlalu banyak. Siap-siap saja ditolak jika Anda tidak memesan tempat sejak beberapa bulan sebelumnya. 4. Karena pesanan meningkat, penyedia jasa perkawinan umumnya juga menaikkan harga atau tarifnya. Beberapa unit yang cenderung menaikkan harga contohnya, florist, penjahit atau desainer, percetakan, fotografer, persewaan mobil, dan lain sebagainya. 5. Anda akan dibuat lebih

deg-degan karena penjahit kebaya atau percetakan tempat Anda mencetak undangan kebanjiran order, sehingga pesanan Anda pun terancam tidak akan selesai pada waktunya. Bayangkan apa yang Anda rasakan, jika penjahit kebaya menjanjikan kebaya baru akan selesai pada hari H! Justru karena Anda tidak turun tangan langsung mengurusi undangan, misalnya, Anda hanya dapat menunggu kabar, dan hal ini sama sekali tidak menyenangkan. 6. Teman-teman atau kerabat Anda umumnya juga kebanjiran undangan pada hari yang sama.

Sekalipun acara digelar pada jam yang berbeda, tamu tetap harus memilih undangan mana yang harus dihadiri. Bayangkan bila Anda menerima tujuh undangan dalam satu hari, dengan lokasi yang saling berjauhan. Menghadiri tiga undangan saja tentu sudah cukup melelahkan. 7. Macet! Sebagai tamu, Anda akan dibikin stres mengarungi jalanan kota Jakarta untuk menghadiri undangan di sana-sini. Jangan lupakan juga vendor yang melayani kebutuhan Anda, seperti pembuat janur atau katering. Seringkali kurirnya harus meng-

BERANDA IBU GUBERNUR KADANG, pada saat memasak, terjadi halhal yang tidak diinginkan. Salah satu hal paling sering menyebabkan kesal adalah makanan yang hangus saat dimasak sehingga menyebabkan bekas gosong pada panci atau wajan. Bau sangit khas masakan gosong dan bekas hitam yang sulit dihilangkan membuat Anda bingung apa yang harus dilakukan pada panci dan wajan tersebut. Dihilangkan sulit, dibuang sayang. Untuk menghilangkan kerak dan bekas hitam pada bagian dalam panci dan wajan yang baru saja menggosongkan makanan, ada cara mudah yang bisa Anda coba dengan bahan-bahan sederhana di dapur. Cuka dan Garam Masukkan air ke dalam panci dan wajan hingga menutupi bekas gosong dan kerak. Masukkan garam dan cuka, lalu rebus air hingga mendidih beberapa saat. Diamkan hingga air menjadi dingin dan cuci peralatan memasak Anda seperti biasa. Bekas gosong dan kerak akan mudah terangkat. Baking Soda Rebus air hingga mendidih, lalu masukkan ke dalam panci atau wajan. Tambahkan 1 sendok teh baking soda. Jika kerak bekas gosong sangat keras, diamkan larutan tersebut dalam waktu semalam. Buang airnya, lalu cuci seperti biasa. Niscaya kerak dan noda hitam akan hilang dari panci dan wajan Anda. Anda tidak perlu cemas lagi bila ada noda atau kerak bekas gosong yang menodai bagian dalam panci dan wajan Anda. Selamat mencoba. (kpl)

3 Saran Keliru Saat Hamil

Program Sosial Pertanyaan: Leni, Padang (081993463xxx) Assalamu’alaikum Wr.Wb.Ibu Nevi yang kami hormati,saya adalah mahasiswa PTN di Sumbar yang terenyuh dengan musibah di Pesisir Selatan,yaitu banjir bandang. Sementara kami sebagai mahasiswa sudah mencoba turun ke jalan menggalang dana bantuan buat saudara kami yang mendapat musibah di Pesisir tersebut. Setahu saya, Ibu adalah ketua Lembaga Kerjasama Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar, tentu punya program untuk membantu masyarakat seperti ini. Mohon penjelasan Ibu ya. Trims. Wassalam Jawaban Ibu Gubernur : Wa’alaikum Salam Wr.Wb. Leni yang baik, saya berterima kasih dan bangga dengan kepedulian saudari Sebagai Ketua LKKS, tentu kami memiliki beberapa program untuk membantu masyarakat secara sosial, khususnya bagi masyarakat miskin di Sumbar. Dalam rangka percepatan penanggulangan kemis-

kinan, sebagai akar dari timbulnya masalah-masalah kesejahteraan sosial, untuk itu kami menawarkan program aksi Adopsi Nagari Miskin (Anamis) kepada perusahaanperusahaan yang ada di Sumbar. Dan LKKS akan berperan sebagai fasilitator dan mediator. Program Anamis layaknya sistem bapak angkat. Adopsi nagari memungkinkan seseorang, lembaga, atau organisasi, mengangkat suatu nagari atau komunitas atas dasar kepedulian, dan tidak berciri komersial. Bantuan akan disalurkan Lembaga Kerjasama Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar bekerjasama dengan perusahaan besar yang beroperasi di Sumbar baik BUMN, BUMD maupun perusahaan swasta. Perusahaan plat merah, BUMD maupun swasta yang memiliki dana Corporate Social Responsibility (CSR), turut ambil bagian dalam upaya mengurangi angka kemiskinan ini. Di Sumbar, setidaknya terdapat 921 perusahaan, namun yang menye-

antarkan pesanan di beberapa tempat, dan ikut terkena macet. Lagi-lagi Anda akan dibuat waswas pesanan datang terlambat. 8. Karena tamu Anda harus menghadiri beberapa undangan sekaligus, sedangkan kondisi jalanan sangat tidak bersahabat, Anda juga khawatir banyak teman atau keluarga yang tidak dapat menghadiri pernikahan Anda. Akibatnya, resepsi perkawinan Anda sepi, dan hidangan yang melimpah ruah jadi sia-sia. 9. Banyak calon pengantin yang punya pikiran yang sama dengan Anda: memilih tanggal cantik. Akhirnya, tanggal tersebut tidak lagi eksklusif, atau tidak istimewa lagi, karena Anda bukan satu-satunya yang menikah pada tanggal tersebut. Nah, sekarang coba bandingkan hal-hal di atas dengan keuntungan yang Anda dapatkan dengan memilih tanggal “keramat”. Kemungkinan besar, Anda hanya akan menyimpan tanggal cantik yang mudah diingat oleh Anda sendiri. Selebihnya, hanya kerepotan yang Anda dapatkan. Karena itu, jika Anda berencana menikah pada 12 Desember 2012 nanti, ada baiknya Anda melakukan berbagai tindakan antisipasi untuk berbagai kerepotan yang mungkin akan terjadi. Jika Anda telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, bukan tak mungkin rencana pernikahan Anda pun akan sukses dan menjadi kenangan manis. Selamat merencanakan perkawinan! (kcm)

diakan CSR hanya sekitar 60 perusahaan saja.Itu adalah hak masyarakat sesuai dengan ketentuan Permen Negara BUMN tahun 2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Bina Lingkungan. Jadi harus disalurkan kepada yang berhak menerimanya. Pada proyek percontohan, rencananya sebanyak 568 KK pada 5 jorong di 5 Kabupaten,termasuk Pesisir Selatan itu berhak mendapatkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang jumlahnya Rp.3 juta/ KK, bantuan perbaikan rumah menjadi layak huni sebanyak 301 unit rumah, 42 km jalan, 14 unit sarana air bersih, 9 unit MCK, balai pertemuan 5 unit serta 290 KK membutuhkan penerangan listrik. Demikianlah salah satu program LKKS Sumatera Barat yang mungkin juga akan ditindaklanjuti oleh 19 LKKS Kabupaten/Kota seSumatera Barat.Semoga Allah SWT selalu meridhoi usaha kita untuk membantu sesama. Amin. Wassalamu’alaikum Wr.Wb. ***

KETIKA hamil, sepertinya bukan Anda saja yang merasa bahagia. Orang-orang di sekitar Anda juga ikut merasakannya. Salah satunya dengan memberikan berbagai saran baik supaya Anda tetap sehat dan bahagia selama kehamilan, serta bisa melahirkan bayi yang juga sehat pada akhirnya. Sayangnya, tidak semua saran itu sepenuhnya benar. Berikut beberapa contohnya: 1. Hamil = Makan untuk dua orang Memang benar, saat hamil Anda akan makan untuk diri sendiri dan juga bayi yang ada di kandungan. Namun, bukan berarti Anda lantas boleh makan banyak dengan porsi untuk dua orang, ya. Ada yang lebih penting daripada sekadar porsi makanan, yaitu pilihan makanan yang kaya nutrisi, sehingga semuanya akan bermanfaat bagi Anda dan bayi. Dengan pilihan makanan yang tepat, otomatis berat badan Anda selama hamil tidak akan melonjak secara gila-gilaan. Apalagi, para ahli sebenarnya “hanya” mengizinkan ken 2. Hamil = Harus banyak beristirahat Para dokter tetap menganjurkan Anda untuk banyak bergerak (namun tidak lewat olahraga berintensitas tinggi). Tujuannya agar bisa mencegah kenaikan berat badan berlebihan, membantu tidur lebih nyenyak, serta mengurangi masalah-masalah lain yang sering muncul selama kehamilan, seperti nyeri pinggang, bengkak, dan sembelit. 3. Hamil = Harus banyak minum susu Begitu hamil, kebutuhan kalsum kita juga ikut meningkat. Itu sebabnya, Anda mulai menambah asupannya dengan minum susu tinggi kalsium. namun sebenarnya ada cara lain yang bisa membantu kita untuk mencapainya. Yaitu dengan menyantap berbagai makanan alami yang juga kaya kalsium. Kita bisa mendapatkannya dari sayur-sayuran berwarna hijau tua, ikan, serta buah-buahan. Jadi, tidak hanya dengan susu, ya! (kcm)

NY. KAS ADI GUNAWAN

Tingkatkan Terus Posyandu

DHARMASRAYA, HALUAN — Fungsi Posyandu selain dapat memelihara kesehatan keluarga, kepada warga pun dapat diberikan penyuluhan dan pemahaman pentingnya mewujudkan kesehatan keluarga yang baik. “Sehingga timbul keinginan dan upaya mereka untuk terus mengembangkan hidup yang sehat dan dengan perencanaan kehidupannya yang lebih baik, “ujar Ketua TPPKK, Ny Kas Adi Gunawan, Jumat (11/11) Kas berharap agar para kader Posyandu terus bekerja keras, dalam keadaan sabar dan tabah dalam usahanya memberdayakan mayarakat nagari untuk meningkatkan kegiatan Posyandu yang memiliki prinsip dari masyarakat, oleh

Smart

Iklan Baris Rp. 20.000,- / terbit

CV. BUDDY SUMUR BOR

PUSAT GIPSUM

Sekarang paket air bersih ada pilihan

Produksi, Distributor, Papan Gipsum

Rp.13 Jt

Rp.9 Jt

Rp.6 Jt

Syarat ketentuan berlaku

AYO BURUAN!!!

Kalau bisa pakai PVC, Ngapain pakai besi Atau Rp. 1,5 Jt per batang (Pipa Gyp)

Rangka Metal, Aksesoris, Lis Profil Gipsum Melayani Siap Pasang dalam dan luar kota Jl. Andalas No.7 ptk 1 Simp. Haru Padang Telp. (0751) 38573 / 38555 Jl. By Pass Baru Km.9,5 No.2 Padang Telp. (0751) 495411 / 495412 Jl. By Pass Baru Km.11 Balai Baru Padang Telp. (0751) 497403 / 497406

NUSANTARA AC

Hub : CV. BUDDY SUMUR BOR

Jl. Gajah Mada (Simp Tinju) Padang Telp. (0751) 7711802 Mengerjakan / Menjual :

Komp. Gando Permata Cendana Mata Air Blok F No. 04 Padang (Depan Lapangan Voly) Gando Permata Telp. (0751) 765601 HP. (0751) 8212111, HP. 081266015111

ADEK : 08126752801

- Isi Freon AC Mobil - Spare Part - Service Perbaikan - Pemasangan Bekas / Baru

= PROPERTI

ELOK Florist

= PAPAN BUNGA PERESMIAN = PAPAN BUNGA PERNIKAHAN = PAPAN BUNGA DUKA CITA = BUNGA KALUNG, DLL

Kantor : Jl. Bandar Purus No. 72 Padang Telp. (0751) 8210666,22272 Fax. (0751) 27389 HP. 081263307033, 081809907272

masyarakat dan untuk masyarakat. Sementara itu Syahril, Sekretaris Badan Pemberdayaan maasyarakat, Lembagalembaga Nagari,pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPML2NPPKB) memberikan motivasi kepada para kader Posyandu tersebut untuk memantapkan kegiatannya dimasa datang. Selain juga menyerahkan dana insentif kepada kader Posyandu untuk bulan September sampai November 2011 masing-masing Rp75 ribu perbulan, yang diawali dengan penyerahan secara simbolis dihadapan sekitar 200 kader posyandu oleh Ketua TP PKK dan Sekretaris =

= OTOMOTIF

=

ELEKTRONIK

= KEHILANGAN

1 (satu) lmbr Surat Jual Beli Tanah An. Penjual Yulismarti, kepada Alamsyah yg terletak di Jl. Kartama P. Marpoyan RT.III RK. IX Sidorejo. Hilang sewaktu pembeli meninggal dunia tgl 11 September 2010 dikarenakan sakit di Padang.

STNK BA. 5666 VZ dan BA. 3393 VM. An. Amris. Hilang sekitar Jati - Pasar Alai. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat

BPML2NPPKB kepada Kelompok Posyandu dari Keca-

KOMPUTER ALAT KOMUNIKASI = FASHION = BIRO JASA = RUPA RUPA = INFO BISNIS =

STNK BA. 2730 BQ. An. Manat Joni Hutagalung. Hilang sekitar Unand Limau Manis Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat

STNK BA. 8821 A. An. Rial Mufadi. STNK BA. 6105 AH An. Syamsuarni. STNK BA. 3107 JP. An. Drs. Syofian. Hilang sekitar kota Paadang. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat

matan Koto Baru dan Kecamatan Tiumang. (h/fma)

Pasang Iklan Anda disini ... KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com


22 BUKITTINGGI DAN AGAM LINGKAR Masyarakat Antusias Ikuti Reses BUKITTINGGI, HALUAN — Tingginya antusias masyarakat untuk mengikuti reses para angggota DPRD Bukittinggi menunjukkan bahwa masih sangat banyak aspirasi masyarakat yang belum dapat dipenuhi oleh Pemerintah. Sehingga tidak jarang dalam satu kali reses anggota dewan, jumlah masyarakat yang hadir sangat ramai bahkan banyak diantaranya yang terpaksa duduk di luar ruangan. Bagi anggota dewan yang ikut reses ke dapilnya pun terpaksa menambah anggaran pribadi diluar anggaran negara untuk transportasi warga, karena banyaknya warga yang datang. “Pemerintah seakan tidak berpikir berbagai program yang dibuatnya apakah betul-betul memberi mamfaat bagi masyarakat atau tidak, yang jelas bagaimana dana APBD habis,” ungkap tokoh muda Bukittinggi Beni Azis Jumat (11/11) menyikapi reses anggota dewan kali ini. Apalagi menurutnya, masyarakat setiap kali reses selalu mengeluhkan persoalan klasik yang itu ke itu saja, seperti ketersediaan air bersih, serta sarana dan prasarana yang hanya tinggal janji-janji Pemerintah saja. Sementara itu Rusli masyarakat di Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah mengatakan tiga tahun lalu dalam musrenbang direncanakan akan memperbaiki jalan didekat SMK, namun sudah tiga tahun dengan sekarang tidak juga diperbaiki. “Padahal sudah dimasukkan dalam musrenbang,” ungkapnya. Berbagai keluhan tidak saja sarana dan prasana tetapi juga soal dana bantuan untuk berbagai organisasi masyarakat seperti PKK, Pemuda, dan lainnya. Bahkan, ada masyarakat yang mengadu kepada anggota dewan soal batang kayu yang akan menimpa rumahnya. “Kayu itu sudah besar, dan ketika angin kencang kami merasa takut kalaukalau pohon itu tumbang, dan menimpa kami tetapi kami tidak bisa menebangnya begitu saja, karena milik Pemerintah,” ungkap ibu Yulidar. Menanggapi berbagai persoalan itu terutama soal ancaman bahaya yang sewaktu-waktu dapat menimpa masyarakat, M. Nur Idris anggota dewan, langsung menelpon kepala Dinas Kebersihan dan pertamanan (DKP) namun pihak DKP menjawab penebangan pohon harus ada izin dari Dinas Pertanian, serta Badan lingkungan hidup. “Ibuk-ibuk kan dengar untuk menebang satu batang pohon saja yang jelas-jelas akan dapat membawa mudarat bagi masyarakat membutuhkan tiga dinas dan surat menyurat yang cukup lama, namun bagaimanapun Pemerintah akan melihat apa yang menjadi keluhan masyarakat,” katanya menanggapi pertanyaan warga. (h/jon)

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

Banto Trade Center “Nunggak” PBB Rp477 Juta

BUKITTINGGI, HALUAN — Selama tiga tahun terakhir, terhitung dari 2009, 2010 dan 2011 tahun ini, pengelola Banto Trade Center (BTC) Kota Bukittinggi menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)sebesar Rp477 juta.

Rincianya, untuk jumlah tunggakan tahun 2009 sebesar Rp105 juta lebih, 2010 sebesar Rp277 juta dan 2011 sebanyak Rp84 juta lebih. Besarnya tunggakan BTC itu, terungkap dalam reses salah seorang anggota DPRD Bukittinggi M. Nur Idris ke daerah pemilihannya di ATTS (Aur Tajungkang Tangah Sawah, Jumat (11/11). ”Selama 3 tahun ini, BTC menunggak Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kita sebagai pemungut sudah mengirimkan surat kepada pengelola BTC, serta juga sudah menelpon namun sampai sekarang tidak ada tanggapan apa-apa dari pengelola. Surat dan telfon saya dianggap angin lalu. Iyo pak dewan nan maju lai. Beko ambo lo dicerca jika target tidak tercapai” ungkap Lurah Aur Tajungkang Tangah Sawah Abdurahman Jumat (11/11) saat reses kepada M Nur Idris. Dikatakannya, tidak saja telah mengirimkan surat serta menelpon pihak pengelola BTC, tetapi juga sudah disampaikan kepada walikota Bukittinggi, DPKAD, Kantor Pajak di Bukittinggi, dan camat terkait tunggakan PBB pengelola BTC tersebut. ”Kita sudah beritahu atasan, namun soal sanksi untuk wajib pajak kita tidak berwenang, kita hanya melakukan pungutan sesuai SPT masing-masing wajib pajak, dan tidak bisa memberikan sanksi apa-apa,” katanya. Sementara itu Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Bukittinggi Melfi Abra saat dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa soal PBB itu lansung ke pusat. “PBB tidak masuk ke kas daerah, itu langsung ke pusat. Jadi Lurah lah yang mengetahui nunggak atau tidaknya BTC itu, sebab di Lurah ada SPT pajaknya,” katanya. Namun, kalau soal uang retribusi dan IMB baru masuk dalam kas daerah. Retribusi dan IMB juga “nunggak”. Sampai kini pihak pengelola BTC belum melunasinya dengan jumlah yang sungguh juga lumayan besar. Sementara itu M. Idris mengatakan banyak keluhan diantaranya, masih minimnya dana APBD dinikmati hasilnya oleh masyarakat. Dari berbagai program Pemerintah terutama yang disampaikan saat musrenbang tidak selalu terealisasi, bahkan Pemerintah hanya berjanjijanji saja. “Kita berharap, apa yang diinginkan masyarakat bisa dicapai, dan kita juga minta agar masyarakat sadar pajak, terutama PBB. Jangan sampai ada yang nunggak seperti pengelola BTC, sebab akan memberatkan wajib pajak itu sendiri,” harap politisi PAN ini. (h/jon)

PENGUKUHAN — Ketua Umum BKMT Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri mengukuhkan kepengurusan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan IV Koto, Kamis (10/11) bertempat di Masjid Guguak Randah Nagari Tabek Sarojo.

Pengurus BKMT Kecamatan IV Koto Dikukuhkan ISTIMEWA

AGAM, HALUAN — Ketua Umum BKMT Kabupaten Agam Ny. Vita Indra Catri mengukuhkan kepengurusan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan IV Koto, Kamis (10/11) di Masjid Guguak Randah Nagari Tabek Sarojo. Dalam sambutannya, Ny. Vita Indra Catri mengucapkan selamat bekerja untuk para pengurus yang baru saja dilantik, semoga majelis taklim di Kecamatan IV Koto semakin maju

pada masa mendatang. Sementara itu, Bupati Agam Indra Catri yang sengaja hadir usai upacara bendera peringatan hari Pahlawan yang diselenggarakan di halaman kantor bupati Agam di Lubuk Basung, mengatakan dewasa ini anak kemenakan perlu mendapat perhatian khusus bagi kita selaku ninik mamak, bundo kanduang. “Melalui kondisi semua itu kita berharap tidak ada lagi anak ke-

menakan kita tidak shalat, tidak pandai mengaji, tidak ada lagi anak kemenakan yang tidak diasuransikan kesehatannya. Selain itu kita juga sangat berharap, untuk masa yang akan datang tidak ada lagi anak kemenakan kita yang tidak makan atau kekurangan gizi. Untuk itu sedini mungkin perlu disiasati melalui semangat menanam, baik tanaman sayuran maupun buahbuahan dipekarangan rumah kita masing,” ujar Indra Catri Selain itu, Indra juga berharap agar masyarakat meningkatkan ilmu dan pemahaman terhadap agama melalui kelompok majelis taklim, dan mari wujudkan BKMT bisa menjadi pelopor pembinaan mental dan etika ditengah-tengah keluarga dan masyarakat. (h/jon)

Kepala SMAN 1 Ampek Angkek Ikuti Workshop AGAM, HALUAN — Kepala SMA N 1 Ampek Angkek Dra. Silfa Dusun, M.Pd diundang oleh Dit.PSMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengikuti workshop Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah dan South East Asia School Principals Forum. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 77 orang Kepala SMA yang ada di Indonesia, kegiatan tersebut berlangsung di Jakarta dari tanggal 7 sampai 11 November 2011 tepatnya di Hotel Jayakarta Jakarta Barat. Untuk itu, sebagai sekolah pelaksana SKM-PSB-PBKL atau yang dikenal dengan nama sekolah model, pada tanggal 26 s/d 29 Oktober 2011, kita telah dikunjungi oleh 3 orang supervisor Dit. PSMA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Sebanyak 3 orang supervisor, M. Agusnurdin, S.Pd, M.Pd, Syafruddin, S.Pd. MM, Irwan Setiawan, S.Pd, telah selesai melakukan supervisi dan evaluasi pelaksanaan program sekolah model di SMA Negeri Ampek Angkek selama 4 hari dengan 490 indikator .ujarnya. Sedangkan, untuk supervisi dan evaluasi merupakan salah satu bentuk program pembinaan Dit. PSMA terhadap sekolah model yang merupakan binaan Dirjen Dit.PSMA. ujarnya.(h/*)


Menuju K ota W isata Utama Tambang berbudaya Kota Wisata

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Korban Banjir Pessel Dibantu 1 Ton Beras SAWAHLUNTO, HALUAN — Pemerintah Sawahlunto menyalurkan bantuan 1 ton beras dan 100 kilogram minyak goreng bagi saudara-saudara korban banjir bandang di Pesisir Selatan. Bantuan itu, merupakan awal dari bantuan yang direncanakan pemerintah ‘Kota Arang’. Bantuan yang dikirim Rabu (9/11) itu, disalurkan melalui Badan Kesbangpol dan BPBD Kota Sawahlunto, yang dipimpin Syahnan Simatupang, Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik. “Rencananya bantuan akan diserahkan ke posko penanggulangan bencana setempat. Tetapi melihat kondisi di lapangan nantinya. Sebab, jalan menuju Pesisir Selatan dikabarkan sedikit terhalang, karena putusnya jalur yang akan dilalui oleh banjir bandang yang melanda,” ujar Syahnan kepada Haluan. Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol dan BPBD Sawahlunto, Guspriadi mengatakan, saat ini Sawahlunto hanya menyalurkan bantuan dalam bentuk bantuan logistik. Sedangkan untuk bantuan tenaga medis maupun tim SAR, belum dibutuhkan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BPBD Sumbar dan Pesisir Selatan, mereka mengatakan belum butuh tim SAR. Jika suatu saat butuh, kami akan segera mengirimkannya,” kata Guspriadi. Mantan Kepala Bagian Umum Setdako Sawahlunto itu mengatakan, bantuan yang disalurkan saat ini bersumber dari pos bantuan DPKD, yang merupakan bantuan awal. “Jika memang masih membutuhkan, tidak tertutup kemungkinan bantuan selanjutnya juga akan diberikan,” ujarnya.(h/dil).

SAWAHLUNTO

UNTUK MASYARAKAT PRASEJAHTERA

Pembangunan Rusunawa Dimulai

SAWAHLUNTO, HALUAN — Pondasi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang dibangun khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah mulai digarap. Pertengahan 2012 mendatang, masyarakat yang membutuhkan rumah dengan sewa yang terbilang murah itu sudah dapat menikmatinya. Proses pembangunan rusunawa yang telah berjalan beberapa waktu

itu, Rabu (9/11) ditinjau langsung Deputi Perumahan Rakyat Ke-

menterian Pekerjaan Umum Dirjen Cipta Karya Riza Ekoyanto. Riza Ekoyanto yang didampingi Kasubag Tata Usaha Ambas Nur itu, kepada Wakil Walikota Sawahlunto Erizal Ridwan, di lokasi rusunawa mengatakan pemerintah pusat akan segera merealisasikan pembangunan rusunawa tersebut tepat waktu, yang tentunya terkait masalah

anggaran. Rusunawa dengan tipe 24 itu, akan berdiri dengan dua tower, dan akan dibangun di kawasan Sungai Durian Kelurahan Durian II Kecamatan Barangin Sawahlunto, dengan kapasitas 192 hunian ditambah 4 hunian khusus penyandang cacat, yang dibagi dalam dua bangunan, masing-masing berlantai lima.

KTP Elektronik Dimulai Tahun 2012 SAWAHLUNTO, HALUAN — Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Sawahlunto, mulai melakukan sosialisasi penerapan sistem KTP elektronik kepada masyarakat yang tersebar di empat kecamatan. Jika tidak ada hambatan, masyarakat ‘Kota Arang’ sudah memegang kartu tanda penduduk elektronik tersebut, sebelum tutup tahun 2012 mendatang. Untuk mendukung pelaksanaan KTP elektronik itu sendiri, Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Sawahlunto, mengajukan usulan anggaran sebesar Rp906 juta, dalam Rancangan APBD 2012, yang tengah dibahas di DPRD Sawahlunto saat ini. “Kami sudah mengajukan usulan anggaran untuk mendukung pelaksanaan KTP elektronik ini, nilainya Rp906 juta,” ujar Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Sawahlunto Alfansuri kepada Haluan, Kamis (10/11). Alfansuri yang didampingi Azwar Kasi Pengawasan dan Penyidikan mengatakan, dari data awal tercatat 49.632 jiwa wajib KTP. Meski demikian, lanjut pria yang sebelumnya dipercaya sebagai staf ahli kepala daerah itu, pihaknya akan menurunkan petugas untuk mendatangi para wajib KTP, guna pendataan yang lebih akurat. Dalam perencanaannya, Alfansuri mengatakan untuk rekam data sendiri membutuhkan waktu 120 hari kerja. Sedangkan, efektif waktu pelaksanaan KTP elektronik sendiri akan dilakukan April 2012 mendatang. “Insya Allah jika berjalan lancar, KTP elektronik di Sawahlunto akan rampung dalam tahun 2012. Harapan kami, tentu masyarakat ikut mendukung pelaksanaan program nasional tersebut, sehingga dapat terealisasi dengan mudah,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sawahlunto Emeldi sangat mendukung pelaksanaan KTP elektronik, baik dari segi program yang tentunya didukung dengan realisasi anggaran dalam APBD. “Pelaksanaan KTP elektronik harus didukung. Namun demikian, dewan juga meminta agar pelaksanaannya dilakukan dengan efektif dan efisien,” ujar Emeldi melalui telepon genggamnya.(h/dil)

Jelang Pilkada 2013, Masyarakat Masih Adem Ayem SAWAHLUNTO, HALUAN — Tidak banyak masyarakat Sawahlunto yang tahu, jika masa jabatan Walikota Sawahlunto Amran Nur, akan berakhir dalam kurun waktu sekitar delapan belas bulan lagi. Bahkan, banyak juga masyarakat yang tidak tahu kalau pelaksanaan pemilihan kepala daerah untuk Sawahlunto akan dilakukan satu setengah tahun ke depan. Alasannya, selain sibuk dengan pekerjaan dan profesi yang digeluti masyarakat juga mengaku tidak melihat adanya caloncalon kepala daerah yang muncul secara gamblang, dan belum ada yang menyatakan siap maju dan memimpin Sawahlunto untuk masa jabatan 2013 – 2018. “Kalau dilihat, memang belum ada yang melakukan pergerakan dan menyatakan sikap untuk maju menjadi calon kepala daerah menggantikan walikota saat ini,” ujar Pendi (33) salah seorang warga Kecamatan Barangin Sawahlunto, kepada Haluan , Kamis (10/11). Pendi mengungkapkan, suasana seperti ini jauh berbeda dengan suksesi untuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tahun 2008 lalu. Setidaknya kala itu, pada pertengahan tahun 2006, para bakal calon sudah mulai memperlihatkan siapa mereka, dan kemampuan yang dimiliki. Tidak berbeda jauh dengan Pendi, Bain (46) juga mengatakan hal yang sama ketika ditanya siapakah orang yang layak untuk melanjutkan kepemimpinan Walikota Amran Nur. Bain mengatakan, belum melihat adanya calon pengganti sosok Amran Nur.(h/dil)

23

FADILLA JUSMAN

WAKIL Walikota Sawahlunto, Erizal Ridwan ketika mendampingi Deputi Perumahan Rakyat, Riza Ekoyanto, meninjau Rusunawa, Rabu (9/11).

DPRD Khawatir Proyek Jalan Tak Rampung Tepat Waktu SAWAHLUNTO, HALUAN — Harapan akan selesainya pembangunan sarana fasilitas jalan di Kota Sawahlunto tepat waktu, kembali disuarakan wakil rakyat dari gedung dewan. Dewan mulai mengkhawatirkan rampungnya pelaksanaan pekerjaan jalan dengan nilai proyek Rp30 miliar lebih itu. Pihak DPRD melihat di lapangan, pelaksanaan pekerjaan dengan jumlah pekerja yang kurang, ditambah lagi dengan sarana dan alat pendukung dalam pelaksanaan pekerjaan, menjadikan kekhawatiran tidak rampungnya pelaksanaan perluasan jalan yang akan mendukung sarana dan prasarana sektor pariwisata itu. “DPRD sangat mengharapkan, agar pelaksana proyek melaksanakan pekerjaan pembangunan jalan sesuai dengan kontrak yang telah dilakukan. Sehingga jalan yang menjadi sarana utama dalam pengembangan kota dapat segera termanfaatkan,” ungkap Ketua DPRD Sawahlunto Ali Yusuf kepada Haluan, Kamis (10/11). Ali menuturkan, kehadiran jalan yang representatif akan menunjang mobilisasi masyarakat, serta kunjungan wisatawan yang masuk ke

POTRET

ALI YUSUF

Sawahlunto. sekaligus hal itu akan menjadi modal utama bagi Sawahlunto untuk menjual objek-objek wisata yang telah ada, baik itu wisata alam maupun wisata yang dibangun secara fisik. DPRD Sawahlunto, lanjutnya, kembali mengingatkan pelaksana untuk melaksanakan pekerjaan secara optimal. Sehingga pengorbanan masyarakat yang kini sedikit terganggu dengan pelaksanaan pekerjaan saat ini tidak sia-sia

Satu unit rusunawa akan dilengkapi dengan ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, toilet, dapur, dengan lantai keramik. Setiap unit rusunawa itu hanya bisa ditempati maksimal 4 penghuni. Rusunawa diutamakan untuk warga dari masyarakat berpenghasilan rendah. Kalaupun ada dari pegawai negeri sipil yang ingin tinggal di rusunawa, akan diutamakan dari golongan I dan II. Untuk pendaftarannya, warga yang ingin mesti membawa surat keterangan berpenghasilan rendah, serta surat keterangan belum memiliki rumah dari desa maupun lurah tempat tinggal saat ini. Terkait masalah sewa sendiri, mengatakan, pemerintah sudah merencanakan sewa yang akan dituangkan dalam bentuk peraturan walikota itu, berkisar antara Rp95 tibu hingga Rp175 ribu. Selain tempat tinggal, dalam bangunan rusunawa juga disediakan fasilitas umum berupa musala, tempat pertemuan, lapangan parkir, serta kios. Untuk kios sendiri, direncanakan disewakan dalam ukuran per meter bujur sangkar sekitar Rp15 ribu. Hunian yang terbilang sangat murah itu, berada di kawasan jalan utama kota, dengan dua jalur yang dimiliki. Tetapi, yang sangat jelas penghuni dari rusunawa ini dipastikan hanya warga Sawahlunto sendiri. Wakil Walikota Sawahlunto Erizal Ridwan mengatakan, pemerintah sangat antusias dengan program perumahan. Apalagi, Sawahlunto merupakan daerah yang masih harus dikembangkan. “Berdirinya satu pemukiman baru, akan membangun sebuah roda ekonomi baru. Dan itu akan menjadi cikal bakal dari roda perekonomian yang lebih besar. Perumahan merupakan modal awal untuk berputarnya sebuah roda perekonomian yang baru,” ujar Erizal.(h/dil)

WAWAKO SAWAHLUNTO ERIZAL RIDWAN

begitu saja. Politisi partai berlambang beringin yang baru saja menyelesaikan Diklat Lemhannas itu juga mengatakan, rampungnya perluasan jalan di beberapa ruas yang ada, telah masuk dalam perencanaan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata. Jika pelaksanaan jalan tidak rampung, tentunya akan mengganggu rencana pemerintah lainnya. Baik itu dari sisi program pembangunan, maupun dari sisi pendapatan yang akan diraih pemerintah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah di tahun selanjutnya. “Jelas sekali, sarana prasarana jalan menjadi modal dan memiliki pengaruh yang sangat besar, terutama terhadap daerah yang tengah mengembangkan sektor pariwisata,” tambah Ali. Namun demikian, Ali mengatakan dewan sangat optimis pelaksana proyek akan mampu menyelesaikan pekerjaan perluasan jalan yang terjadi di beberapa ruas jalan Kota Sawahlunto. Asalkan ada niat, tentu pelaksanaan akan dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai dengan mutu yang diinginkan.(h/dil)

Hari Pahlawan Tak Hanya Mengenang Jasa Pahlawan

SAWAHLUNTO, HALUAN — Peringatan Hari Pahlawan tidak hanya sekedar mengenang jasa para pahlawan. Namun juga mewujudkan cita-cita pahlawan dengan perbuatan, guna mengisi kemerdekaan yang telah direbut para pahlawan itu sendiri. Menimba ilmu untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi seorang pelajar, juga menjadi salah satu bentuk perbuatan dalam mengisi kemerdekaan. Sedangkan untuk seorang pegawai negeri, tentu dengan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. “Peringatan hari pahlawan tidak hanya sekedar mengenang jasa pahlawan. Tetapi, berupaya berbuat yang terbaik demi mengisi kemerdekaan juga menjadi bagian dari penting dalam peringatan hari pahlawan,” ujar Wakil Walikota Sawahlunto Erizal Ridwan, usai memimpin upacara bendera Peringatan Hari Pahlawan ke-66 di Lapangan Ombilin, Kamis (10/11). Erizal kepada Haluan

mengatakan, nilai-nilai kepahlawanan harus tertanam di setiap generasi penerus. Menjadi pelajar yang baik, menjadi pegawai yang baik, bahkan menjadi peneliti yang baik, tentu sudah memiliki nilai tersendiri bagi bangsa dan negara Indonesia ini. Erizal sangat yakin, proses pembangunan yang dilaksanakan saat ini akan mudah dicapai, jika setiap generasi penerus memiliki penanaman nilai-nilai kepahlawanan dalam dirinya. Tidak akan ada lagi, korupsi, kolusi, nepotisme, tidak ada lagi generasi yang terkena narkotika. Selain upacara pengibaran bendera, rangkaian peringatan Hari Pahlawan juga diisi dengan renungan suci di Makam Pahlawan Kota Sawahlunto, pada Rabu (9/11) malam. Doa dan tabur bunga dilaksanakan di 20 makam pahlawan yang terdiri dari, sebelas makam pahlawan dari tentara pejuang, dan sembilan lainnya dari pahlawan sipil.(h/dil)

KERJA SAMA PLTU – UNAND

Abu PLTU Bisa Diolah Menjadi Batako SAWAHLUNTO, HALUAN — Kerja sama PLTU Sektor Pembangkitan Ombilin dengan pihak Politeknik Universitas Andalas, dalam melaksanakan penelitian berbagai permasalahan di perusahaan pembangkit listrik itu mulai memberikan hasil. Terutama untuk masalah pemanfaatan limbah abu hasil pembakaran batu bara, yang kini menjadi masalah besar bagi PLTU Ombilin. Selain kesulitan mendapatkan tempat, limbah yang semestinya dapat dimanfaatkan itu, terbuang sia-sia. “Alhamdulillah, hasil penelitian pihak Politeknik Unand merekomendasikan abu hasil pembakaran PLTU aman dan dapat dimanfaatkan untuk bahan bangunan, berupa batako, paving block, eternit,” ujar Asisten Manajer Operasi PLTU Sektor Ombilin, Syaiful Ishak ketika

ditemui Haluan, Kamis (10/11). Syaiful mengatakan, kerja sama dengan Politeknik Unand diharapkan akan mampu mencarikan solusi terhadap semua masalah yang ditemui PLTU di lapangan. Terkait masalah abu, saat ini PLTU masih kesulitan untuk lokasi pembuangan. Abu bekas pembakaran PLTU Ombilin saat ini, rata-rata dengan pembakaran 3.000 ton batu bara, menghasilkan abu mencapai 480 ton setiap harinya. Dengan abu yang sebanyak itu, kini terpaksa PLTU menumpuk abunya di samping pembangkit yang masih berada di lingkungan PLTU sendiri. “Ya mau bagaimana, terpaksa di sini dulu, menjelang mendapatkan lokasi pembuangan yang baru. Kami juga sudah mengumumkan di media massa untuk mendapatkan lokasi pembuangan

yang baru. Namun belum ada yang menawarkan,” ujar Syaiful. Selain hasil penelitian akan rekomendasi tersebut, Syaiful juga mengaku pihaknya sudah mengantongi formula penggunaan abu untuk berbagai produk bahan bangunan. Baik itu batako, paving block, maupun eternit. Jadi untuk masyarakat yang ingin mengembangkan produk bangunan berbahan baku ataupun dengan campuran abu PLTU Ombilin, dapat meminta rekomendasi sekaligus formula untuk pembuatan bahan bangunan tersebut. “Kami melalui koperasi PLTU, sudah memiliki formula pembuatan bahan bangunan, layaknya seperti pemanfaatan abu bekas pembakaran batu bara di Suralaya. Silahkan datang dan hubungi pihak koperasi,” ujar Syaiful.

Sedangkan untuk masalah kebutuhan abu sendiri, Syaiful mengatakan, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkannya. Cukup permisi kepada pihak perusahaan, abu akan diberikan secara gratis. Hanya saja, lanjut Syaiful, pemanfaatan abu untuk kebutuhan bahan bangunan, juga belum akan memberikan solusi yang bagus bagi penyaluran abu sendiri. Sebab, dengan hasil pembakaran yang begitu besar, belum akan mampu diserap industri yang ada. Satu Unit Saat ini, perusahaan listrik berkekuatan 200 megawatt ini hanya beroperasi dengan satu unit. Sedangkan satu unitnya lagi harus istirahat karena over haul hingga 25 November mendatang. “Sebenarnya kondisi ini sangat mengganggu pasokan listrik. Namun, curah hujan yang cukup

besar di beberapa pembangkit listrik bertenaga air, mampu membantu pemenuhan kebutuhan listrik saat ini,” ujar Syaiful. Curah hujan yang begitu besar, menambah debit air, untuk memutar turbin pembangit di beberapa PLTA. Namun demikian, curah hujan yang besar, juga mempengaruhi pasokan batu bara ke PLTU. Sebab, kondisi jalan yang mesti dilalui kendaraan pengangkut batu bara semakin memburuk. Terkadang tidak dapat dilalui. “Ya, jika hujan dikatakan susah ya susah, karena sulit dapatkan batu bara. Tetapi dikatakan mudah ya mudah, karena PLTA dapat air untuk pembangkit bertenaga air,” kata pria yang telah di Sawahlunto semenjak PLTU berdiri itu.(h/ dil)


24 SUMATERA BARAT

SABTU, 12 NOVEMBER 2011 M 16 DZULHIJAH 1432 H

PASCABANJIR BANDANG

LINGKAR Mantan Kapolres Pasaman Dilepas ke Jambi PASAMAN, HALUAN — Ribuan masyarakat Lubuk Sikaping tumpah ruah saat melepas kepergian mantan Kapolres Pasaman Gatot Santoso untuk mengemban tugas baru sebagai Wadir Semapta Polda Jambi, Jumat (11/11). Barangkali, dari sekian banyak pergantian Kapolres yang terjadi di Kabupaten Pasaman, inilah kali pertama seorang mantan Kapolres Pasaman dilepas dengan suasana kental adat Minangkabau. Mulai dari pelepasan dengan atraksi silat tuo tradisional, hingga diantar dengan barisan bendi, komunitas motor sedan klasik PDC Pasaman, kumpulan vespa, komunitas sepeda Pasaman dan sebagainya. Semua urut andil mengantar kepergian Gatot Santoso yang terkenal dekat dengan berbagai kalangan bawah, termasuk insan pers Pasaman. Bupati Pasaman Benny Utama, beserta Muspida, turut serta dalam barisan pengantar kepergian Mantan Kapolres Pasaman beserta istri, yang diarak-arak mulai dari Mapolres Pasaman hingga Pasar Lubuk Sikaping. Bahkan Jumat pagi kemarin, sebagian masyarakat yang tidak tahu dengan acara perpisahan mantan Kapolres Pasaman itu, turut ikut serta melambaikan tangan. Gatot Santoso yang telah bertugas di Kabupaten Pasaman hampir 3 tahun digantikan oleh AKBP Joko Purnomo, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit BPKB Dirlantas Polda Sumbar. “Saya yakin, Pak Joko, pengganti saya akan mampu mengulang prestasi tinggi dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pasaman,” ujar Gatot. (h/tos/wel)

Rp75 Miliar Dianggarkan untuk Pemulihan Pessel

PAINAN, HALUAN — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) berhasil memperjuangkan alokasi bantuan Rp75 miliar untuk pemulihan bencana alam akibat banjir bandang yang terjadi di Pessel.

M JONI

Anggota DPR RI Epyardi Asda meninjau korban bencana alam Pessel, sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan, Kamis (10/11).

Bupati Besuk Bayi Penderita Gizi Buruk

DHARMASRAYA, HALUAN — Gilang yang masih berumur 5 bulan, warga Pisang Rebus Kecamatan Sitiung Kabupaten Dharmasraya, yang diduga mengalami gizi buruk, dibesuk Bupati

Dharmasraya Adi Gunawan, didampingi Kabag Humas Asril, Jumat (11/11), di RSUD Sungai Dareh. Putra dari pasangan Apriman dan Idelia Susanti ini sewaktu lahir dalam

IST

BUPATI Dharmasraya Adi Gunawan didampingi Kepala TU RSUD Sungai Dareh Yasril menggendong Gilang, pasien gizi buruk.

keadaan normal dan sehat, namun setelah berumur 2 bulan dia mulai sakit dan juga mengalami diare. Malangnya, Gilang tidak pernah diobati secara medis melainkan berobat dengan dukun kampung. Setelah sakit anaknya tidak ada hentinya dan badannya semakin lama semakin berkurang beratnya, Idel, ibu Gilang membawa anaknya ke Puskesmas Sitiung, yaitu sekitar tiga pekan lalu. Kini anaknya dirawat di RSUD Sungai Dareh. Setelah dirawat tiga pekan di RSUD Sungai Dareh, kini berat Gilang sudah mengalami kenaikan sebesar 0,6 kilogram, dan Gilang akan dirawat sampai kondisinya normal. Bupati Adi Gunawan yang sempat menggendong Gilang menegaskan segala biaya untuk Gilang digratiskan karena memang pasien dari keluarga tidak mampu. Dia juga mengajak pada ibuibu yang sedang menyusui agar memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayi. Menurut Adi, kasus yang terjadi pada Gilang karena pola makan yang tidak teratur dan gizi yang tidak berimbang, salah satunya akibat faktor ekonomi keluarga. (rel)

Bantuan yang cukup besar itu akan digunakan untuk perbaikan sarana dan prasarana perhubungan yang rusak, perbaikan bantaran sungai dan pembangunan infrastruktur lainnya untuk mengantisipasi abrasi pantai, terutama di daerah Pasir Putih Kambang Kecamatan Lengayang Pessel. Menurut anggota DPR RI Epyardi Asda, saat berkunjung ke Pessel, Kamis (10/11), pemulihan akibat kerusakan bencana alam tersebut perlu dilakukan secepatnya. “Pada awalnya DPR RI memperjuangkan bantuan sebesar Rp100 miliar untuk pemulihan akibat bencana di Pessel, mengingat besarnya kerusakan akibat bencana yang terjadi. Namun dari usulan sebesar Rp100 miliar itu ternyata disetujui sebesar Rp75 miliar,” kata Epyardi, yang juga

Ketua DPW PPP Sumbar. Dalam kunjungannya ke lokasi bencana di Kambang, Epyardi didampingi oleh Bupati Pessel Nasrul Abit. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga melakukan dialog dengan para korban bencana alam di Pasir Putih Kambang, kemudian menyerahkan bantuan pribadi berupa sembako senilai Rp40 juta, langsung dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, pada hari yang sama, anggota DPD RI Emma Yohanna juga menyerahkan bantuan sebesar Rp12 juta dan 1 ton beras serta bahan makanan lainnya untuk korban bencana alam di Pessel. Bantuan itu diserahkan kepada Bupati Pessel Nasrul Abit di rumah Dinas Bupati Pessel, Jalan Imam Bonjol Painan, Kamis (10/11). (h/mjn)

Persiapan MTQ Tingkat Sumbar Hampir Selesai DHARMASRAYA, HALUAN — Persiapan prasarana pendukung MTQ Nasional ke-34 Tingkat Sumatera Barat secara keseluruhan dievaluasi oleh Bupati Dharmasraya. Persiapan hampir selesai, yang tersisa hanya pemasangan aksesoris dan pengecatan. Mimbar utama, masjid-masjid tempat perlombaan dan pemondokan-pemondokan kafilah di Koto Baru telah siap menanti kafilah dari berbagai daerah se-Sumatera Barat pada tanggal 21 November mendatang. “Pada tanggal 20 November nanti semua pekerjaan akan siap, untuk mimbar utama tinggal pengecatan di bagian dalam ruangan dan pemasangan lampu aksesoris,” ujar Adi. Menurut dia, kesiapan Dharmasraya saat ini sudah sangat baik dengan berbagai sarana pendukung pelaksanaan MTQ nanti. “Jalan lintas Sumatera yang masih terdapat kerusakan, juga telah dilanjutkan perbaikannya. Berkoordinasi dengan pihak provinsi, mudahmudahan di hari pembukaan nanti telah siap dikerjakan. Untuk perbaikan Jalinsum tersebut anggarannya sudah ada sebesar Rp50 miliar,” terang Adi Gunawan. Dalam kesempatan itu juga bupati menyebutkan, Dharmasraya mendapatkan Dana Alokasi

Umum (DAU) dari Pusat sebesar Rp40 miliar untuk pembangunan jembatan Batu Rijal - Padang Lawas. “Pengerjaannya akan dimulai pada tahun 2012 dengan peruntukan pada tiga tahun anggaran, nanti pada 2015 akan siap pembangunannya. Kita harap jembatan tersebut bisa menopang perkembangan ekonomi di Dharmasraya yang memang sedang tumbuh ini. Masyarakat yang tidak mempersiapkan diri nanti, tentu akan ketinggalan dari aspek ekonomi. Kita harap warga Dharmasraya bekerja keras demi kehidupan yang lebih baik di esok harinya,” harap Adi Gunawan. (h/fma)

PEMBETULAN HARIAN Haluan Edisi Jumat (11/10), halaman 20 Pasaman, terdapat kesalahan penempatan foto. Foto yang seharusnya terpasang adalah foto Wakil Bupati Pasaman Daniel. Terima kasih.

Haluan 12 November 2011  

Haluan 12 November 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you