Issuu on Google+

Harian Umum

MEDIA GROUP

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA IKLAN 0751 4488700 SIRKULASI 082388441221 REDAKSI 082390765000

KAMIS

12 SEPTEMBER 2013 M / 6 DZULQAEDAH 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". (QS An Nuur Ayat 30 )

04.59

12.19

15.29

TERBIT 24 HALAMAN EDISI 296, TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

18.22

Kasus RS Siloam Jadi Atensi Polda Sumbar PADANG, HALUAN — Gonjang ganjing dan pro-kontra rencana pembangunan Rumah Sakit (RS) Siloam di Jalan Khatib Sulaiman Kota Padang mendapat

perhatian yang cukup serius dari Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar). Pada Rabu (11/9) pukul 09.30 sampai dengan 12.30 WIB Kapolda Sum-

bar Brigjen Nur Ali mengundang sejumlah pihak yang terkait dengan persoalan RS Siloam. Informasi yang dihimpun Haluan, pertemuan yang bersifat

tertutup itu dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, pejabat dari Lantamal II Padang, Kepala Staf Korem 032/ Wbr Letkol Arm Surya Darma

Damanik, Walikota Padang Fauzi Bahar beserta jajarannya, Ketua MUI Sumbar Prof Dr H Syamsul

>> KASUS RS hal 07

19.31

WALIKOTA BATAL DILANTIK

Hendri Arnis Redam Rencana Aksi Demo PADANG PANJANG, HALUAN — Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang terpilih batal dilantik kemarin. Hal ini membuat massa pendukung Hendri Arnis dan Mawardi Samah yang memenangkan Pilwako Padang Panjang periode 2013-2018 tersulut amarah dan berencana berdemo ke DPRD Tanah Datar. Batalnya pelantikan itu disebabkan Surat Keputusan (SK) pelantikan walikota dan wakil walikota tersebut belum ditandatangani Menteri Dalam Negeri, karena pengunduran diri Hendri Arnis sebagai Wakil Bupati Tanah Datar belum disetujui DPRD Tanah Datar.

>> HENDRI ARNIS hal 07

Indikasi Korupsi di Dharmasraya DHARMASRAYA, HALUAN— Beberapa pejabat dan mantan pejabat Pemkab Dharmasraya diperiksa oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Punjung, semenjak Selasa (10/9). Mareka dimintai keterangan seputar beberapa kasus dugaan korupsi di Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Menurut informasi yang dirangkum Haluan, beberapa pejabat Dharmasraya di antaranya, Drs.Sutadi, Roni Puska, Bambang Hermanto dan mantan pejabat Drs.H.Rusdy Abbasdan Busra, diperiksa seputar dugaan korupsi pembangunan Sport Centre, pengadaan tanah lokasi pembangunan DPRD, keuangan MTQ dan pengadaan sepeda motor.

>> INDIKASI KORUPSI hal 07

BERSIHKAN BANGKAI KAPAL — Alat berat (Crane) membantu membersihkan bangkai kapal tongkang yang terdampar di Pantai Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (10/9). Kapal yang terdampar sejak Juni 2012 lalu sengaja dibersihkan untuk kelancaran pembangunan pelabuhan Tiram. RIVO SEPTI ANDRIES

HARI INI, PENERIMAAN CPNS DIUMUMKAN

Formasi CPNS Solsel Menyusul PEMPROV bersama tiga daerah di Sumbar hari ini mengumumkan penerimaan CPNS 2013. Sementara Pemkab Solok Selatan yang mendapat kuota 100 orang masih menunggu rincian formasi dari Kemenpan dan RB.

PADANG, HALUAN — Penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemprov Sumbar, Pemko Sawahlunto, Pemko Padang Panjang dan Pemkab Dharmasraya diumumkan hari ini. Sementara untuk Kabupaten Solok Selatan, penerimaan CPNS masih menunggu keputusan dari pusat. Bagi calon pelamar yang ingin mengikuti tes CPNS di lingkungan Pemprov Sumbar, sudah bisa mendaftar secara online mulai tanggal 14 September sampai 26 September, melalui webside www.sscn.bkn.go.id. Seperti dikemukakan Kepala

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar Jayadisman, Kementerian PAN dan RB memberikan formasi sebanyak 193 orang untuk perekrutan CPNS di lingkungan Pemprov Sumbar. Dimana, 72 orang untuk tenaga pendidik ono-disabilitas, 2 orang untuk tenaga pendidik disabilitas.

Kemudian, 80 orang untuk tenaga kesehatan, 37 orang tenaga teknis non-disabilitas, 1 orang untuk tenaga teknis disabilitas, dan terakhir 1 orang untuk tenaga teknis pelatih renang. Kota Sawahlunto dalam penerimaan CPNS tahun ini mendapatkan 50 formasi calon guru, yang didominasi formasi guru kelas sekolah dasar dan guru mata pelajaran produktif sekolah kejuruan. Sedangkan untuk formasi teknis, untuk tahun 2013, Sawahlunto tidak keciprat satu kuota pun. Adapun alokasi formasi yang

akan diterima yakni, 37 orang guru kelas dengan kualifikasi pendidikan guru sekolah dasar, 11 formasi guru pendidikan luar biasa, dengan kualifikasi pendidikan luar biasa yang dibarengi akta IV. Dua formasi lainnya masingmasing guru teknik komputer jaringan dan guru geologi pertambangan, yang juga harus memiliki akta IV. Calon pelamar melakukan pendaftaran melalui online internet dan mengantarkan lamaran langsung ke Panitia Pengadaan CPNSD Sawahlunto

>> FORMASI CPNS hal 07

Advertorial Wako dan Wawako Sawahlunto, Ali Yusuf – Ismed bersama rombongan menemui Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim. FADILLA JUSMAN

GENJOT PEMBANGUNAN

Pemko Sawahlunto ‘Buru’ APBD Sumbar SAWAHLUNTO, HALUAN — Terbatasnya anggaran daerah, membuat Pemerintah Kota Sawahlunto harus berburu anggaran pembangunan ke tingkat provinsi dan nasional. Tidak hanya ke level pimpinan, Pemerintah ‘Kota Arang’ men-

jajal komunikasi hingga ke tingkat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Provinsi Sumbar. Tampuk pimpinan yang kini dipegang pasangan Walikota dan Wakil Walikota, Ali Yusuf

>> PEMKO hal 07

KETUA DPRD SOLSEL

KECAM SIKAP DPRD TANAH DATAR

Sumbangan Pemikiran Hasmarman Dinanti Rakyat

Batipuah, X Koto Siap Lepaskan Diri

SOLSEL, HALUAN — Pelaksanaan rapat paripurna istimewa pelantikan sekaligus pengucapan sumpah jabatan terhadap Hasmarman sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabu-

PADANG PANJANG, HALUAN — Masyarakat dan segenap lembaga unsur di Kenagarian Paninjauan Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, yang terdiri dari perangkat KAN, BPRN, Bundo Kanduang, pemuda dan perantau Nagari Paninjauan, mengaku kecewa dan mengecam keras sikap arogan yang ditunjukkan DPRD Tanah Datar. Pernyataan tersebut mencuat karena dipicu lambannya pembahasan permohonan pengunduran H Hendri Arnis, BSBA sebagai Wakil Bupati Tanah Datar oleh para wakil rakyat di Luhak Nan Tuo itu. “Dampak dari arogansi

paten Solok Selatan telah dilaksanakan di ruang sidang DPRD, selasa (10/9). Hasmarman dilantik menggantikan

>> SUMBANGAN hal 07

Ketua DPRD Solok Selatan H Khairunas SIP saat melantik anggota DPRD Solok Selatan Hasmarman dalam sidang paripurna Istimewa DPRD, Rabu (11/9).

dan keegoisan sikap DPRD Tanah Datar itu sudah samasama kita lihat sekarang. Agenda penting dan sangat bersejarah, yakni pelantikan Hendri Arnis dan dr Mawardi sebagai Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang, yang seharusnya dilaksanakan pada 11 September, menjadi batal,” kata Ketua BPRN Nagari Paninjauan, Masril Katik Sati didampingi Wali Nagari Paninjauan, IC Dt Bandaro Nan Kuniang kepada Haluan kemarin. Kekecewaan segenap elemen masyarakat Nagari Paninjauan kata Masril

>> BATIPUAH, X hal 07

Ketua KAN Paninjauan, GJ Dt Sinaro Panjang (baju putih) dan Ketua BPRN Paninjauan Masril Katik Sati.

Bus Transport Ekspres Terbakar...................... >> 04 Dua Pejabat Pemko Divonis Bersalah....................>> 09 Mahasiswa UBH Demo Rektor................................>> 10 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA KILAS Bandar Sabu Dicokok Polisi PADANG, HALUAN — Direktorat Resnarkoba Polda Sumbar mencokok seorang bandar narkoba jenis sabu yakni M. Taufik (33) di rumahnya belakang SMP 24 Padang, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Rabu (11/9) sekitar pukul 15.00 WIB. Dari tangan tersangka tersebut petugas mengamankan 2,5 gram sabu. Saat ini pria tersebut telah diamankan di Mapolda Sumbar untuk pengusutan lebih lanjut. Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Syamsi mengatakan, saat penangkapan, tersangka berusaha kabur, namun berhasil ditangkap dan diamankan di Mapolda. (h/nas)

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

TERKAIT PENEMBAKAN POLISI

Irman: Kapolri dan Kapolda Tak Salah JAKARTA, HALUAN — Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman, melayat ke rumah duka, Bripka Sukardi, polisi yang tewas ditembak di depan Gedung KPK, Selasa (10/9) malam.

Budi Hariyanto Plt Wako Pd.Panjang PADANG PANJANG, HALUAN — Tertundanya pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang terpilih periode 2013-2018, Hendri Arnis dan dr Mawardi Samah, setidaknya juga mengganggu stabilitas dan struktur di tingkat pimpinan daerah. Resepsi pelantikan yang sudah diagendakan pada Rabu (11/9), akhirnya berubah menjadi serah terima jabatan Walikota Padang Panjang dari Ir Edwin kepada Budi Haryanto, yang selanjutnya menjabat sebagai Plt Wako Padang Panjang. Serah terima jabatan yang digelar di hall Balaikota itu, dihadiri dan dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi (Setdaprov) Sumatera Barat Ali Asmar. Selain dihadiri ratusan undangan, acara tersebut juga tampak dihadiri tokoh adat, niniak mamak dan pemuka masyarakat Kota Padang Panjang. (yan)

TAKZIAH — Ketua DPD RI , Irman Gusman didampingi Kepala Pusat data dan Informasi DPD RI Zul Evi Astar serta istri dan anak almarhum Bripka Sukardi saat Irman bertakziah ke rumah duka, Selasa (10/9). IST

Penerbangan Kloter 2 Dipercepat

Laga Tiga, Satu Penumpang Pingsan

PADANG, HALUAN — Hari ini Kamis (12/9), Jemaah Calon Haji (JCH) yang tergabung dalam Kloter 3 akan bertolak ke Jeddah. Kloter 3 seluruhnya merupakan JCH asal Kota Padang, berjumlah 369 dan 5 orang di antaranya petugas haji. Rencananya keberangkatan Kloter 3 akan dilepas Ketua DPRD Sumbar, Yulteknil. Sekretaris Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH dan P3IH) Embarkasi Padang, Syamsuir kepada Haluan Selasa (10/9), seluruh jemaah Kloter 3 sudah masuk asrama Rabu (11/9). Mereka akan terbang dengan pesawat GA 3303 pukul 12.50 WIB. Dan diharapkan tidak ada perubahan jadwal penerbangan seperti keberangkatan Kloter 2 sebelumnya. “Kloter 2 yang terdiri dari 252 JCH asal Bukittinggi, 113 asal Kabupaten Solok dan 4 jemaah asal Padang, serta 5 orang petugas, berangkat dari BIM menuju Jeddah-Arab Saudi sekitar pukul 06.27 WIB, lebih cepat dari jadwal pukul 06.50 WIB,” katanya. (h/vie)

PADANG, HALUAN — Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan Jalan Hamka, persisnya di depan mini market Yosi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Rabu (11/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Salah satu penumpang angkot pingsan karena mengalami luka, dan dibawa ke Puskesmas. Kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut yakni Bus Kota jurusan Pasar Raya-Lubuk Buaya BA 3804 J, angkutan kota (Angkot) jurusan jurusan Pasar Raya-Lubuk Buaya BA 2953 JR, dan mobil pribadi jenis Honda CRV BA 3288 JY. Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, kejadian tersebut diduga akibat putusnya tali gas bus kota, dan menghantam angkot yang berada di depannya.

Angkot juga menabrak mobil pribadi. Ketiga mobil itu telah diamankan di Kantor Unit Laka Lantas Polresta Padang. Tapi sopir bus kota, Antoni (32) melarikan diri. Menurut keterangan sopir angkot Roni Mardona (29) di Unit Laka Polresta Padang, angkotnya dari Pasar Raya Padang menuju Tabing. Sesampai di lokasi kejadian, tibatiba dihantam bus kota dari belakang. Angkotnya pun menabrak bagian belakang mobil CRV yang ada di depannya. “Saat itu penumpang dalam angkot sedang penuh. Akibat tabrakan semua penumpang di dalam angkot pun bergeser ke depan, dan panik,” kata Roni, yang

mengaku sempat terjepit di dalam angkot dan kesulitan untuk keluar. Dikatakannya, akibat tabrakan angkotnya yang posisinya berada di tengah mengalami rusak parah, yakni di bagian depan dan belakang. Sementara bus kota hanya mengalami kerusakan di bagian depannya, dan CRV mengalami rusak di bagian belakang. Sementara itu, dari keterangan sopir satu bus kota, Heru (26) mengatakan, saat kejadian bukan dia yang membawa bus kota ini, tapi Antoni. “Kalau pagi memang saya yang membawa mobil bus kota ini. Namun siangnya dibawa oleh Antoni, karena selama ini Antoni tidak memiliki pekerjaan,” jelasnya. (h/nas)

Istri korban berasal dari Sumatera Barat. Usai melayat, pria yang ikut dalam konvensi capres Partai Demokrat ini ikut angkat bicara soal serentetan penembakan yang terjadi pada polisi. Irman membela Kapolri Jenderal Timur Pradopo dan Kapolda Metro Jaya, Irjen Putut Eko Bayuseno. Menurutnya, meski sudah empat polisi tewas ditembak orang tak dikenal, kedua orang itu tak bisa langsung dinyatakan bersalah. “Bukan salah Kapolda atau Kapolri, ini sinyal merah. Kita tidak bisa saling menyalahkan siapa. Ini tanggung jawab bersama, masyarakat juga dilibatkan” kata Irman usai melayat jenazah Bripka Sukardi di Asrama Mabes Polri Cipinang, Jalan Cipinang Baru Raya, Jakarta, Rabu (11/9). Irman menduga, kasus ini terjadi karena minimnya sumber daya manusia di kepolisian, khususnya untuk menjaga keamanan di masya-

rakat. Meski tak salah, dia tetap menagih tanggung jawab Kapolri sebagai orang tertinggi di Korps Bhayangkara untuk memburu pelaku. “Anggota Polri itu rasionya kurang. Masyarakat ikut berperan aktif, jumlah Polri rasionya masih rendah, teknologi juga harus dilibatkan. Jelas pimpinan Polri bertanggung jawab. Pertanggungjawaban ini pastinya berjenjang,” terangnya. Ditemui terpisah, anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Edi Hasibuan menegaskan, maraknya penembakan anggota kepolisian harus jadi pertimbangan khusus jika hendak mempromosikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno jadi Kapolri. “Tentunya kami sudah memberikan pertimbanganpertimbangan kepada Presiden SBY dan DPR. Tentunya keputusan ada di tangan Presiden,” katanya menandaskan. (h/mc)

ANGKOT JURUSAN Pasar Raya-Lubuk Buaya BA 2953 JR, yang terlibat kecelakaan di Jalan DR. Hamka, Rab (11/9) sekitar pukul 16.00 WIB didorong oleh beberapa orang di Unit Laka Lantas Polresta Padang. NASRIZAL

>> Editor : Ismet Fanany MD

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

3

Sumber Daya Air Belum Tergarap LINGKAR

Curanmor ‘Dihadiahi’ Pelor SOLSEL, HALUAN— Komplotan spesialis pencurian sepeda bermotor antar kabupaten berhasil dilumpuhkan aparat kepolisian di Sungai Rambutan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan, Selasa (10/9) sekitar pukul 18.00 WIB. Karena ketahuan memaling sepeda motor Mio Soul BA 3273 YH milik korban Rido warga Jorong Kapalo Bukik Kenagarian Pulakek Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu yang parkir di Balun, empat orang komplotan pelaku pencurian sepedar motor itu menjadi target pengejaran kepolisian. Satu orang pelaku bernama Anton (20) warga Solok Kota berhasil dilumpuhkan sedangkan tiga orang pelaku lainnya masih dalam penyelidikan. Anton yang mengendarai sepeda motor Mio Soul BA 3273 YH yang mereka curi di wilayah Hukum Polres Solsel saat penangkapan melakukan perlawanan sehingga polisi melepaskan satu tembakan mengenai betis sebelah kanan pelaku. Akibat ulahnya itu, Anton mendekam di tahanan Mapolres Solok Selatan bersama sebuah motor Mio Soul BA 3273 YH sebagai alat bukti. Kapolres Solok Selatan AKBP Nanang Putu Wardianto melalui Kasat Reskrim AKP Rico Fernanda menjelaskan kronologis kejadian berawal ketika motor Mio Soul BA 3273 YH milik korban parkir di tempat yang sepi di balun. Ketika itu, pemilik motor sedang asyik berduaan dengan teman wanitanya. “Ketika pelaku mengambil motor korban dengan menggunakan kunci T, pemilik motor sedang berpacaran. Namun, korban segera mengetahui bahwa motornya dibawa kabur orang tak dikenal,” jelasnya. Atas kehilangan tersebut, korban Rido melapor ke Mapolsek Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh (KPGD). “Koordinasi segera dilakukan, informasi dari Polsek KPGD sampai ke Mapolsek Sangir dan Polres Solsel. Akhirnya, pelaku berhasil dibekuk di Sungai Rambutan Kecamatan Sangir,” terangnya. Aparat kepolisian terus melakukan penyelidikan dan pengembangan. Dari pengakuan pelaku Anton, ia tidak sendirian melakukan aksinya. Masih ada tiga orang temannya lagi yang kabur. “Kami ada empat orang. Waktu itu, kami lewat di balun melihat ada Mio Soul BA 3273 YH yang sedang parkir. Karena tidak ada orangnya maka kami juga mengambilnya dengan menggunakan kunci T,” katanya. Anton membeberkan bahwa ia mengaku sebagai pelajar di salah satu SMK Negeri di Kota Solok. Ia melarikan diri ke Solok Selatan karena ada salah satu dari temannya asal Solok Selatan. “Ada teman saya orang sini dengan inisial DM. Tapi saya tidak tahu dimana rumahnya,” jelasnya. Ia juga mengaku usai melakukan aksi maling motor di Kota Solok dengan merek Yamaha Jupiter dan Honda Revo. Meski sudah terbilang sering melakukan pencurian motor, namun untuk curanmor di Solsel, Anton mengaku baru sekali. “Saya hanya eksekutor, sedangkan yang melakukan penjualan adalah teman-teman saya,” ucapnya. Pelaku Anton menyebutkan, komplotannya sudah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 10 kali dengan lokasi di Kota Solok, Sijunjung, Dharmasraya dan Solok Selatan. (h/col).

PADANG, HALUAN — Potensi air dari 254 sungai dan lima danau di Sumatera Barat belum termanfaatkan dan terkelola dengan baik.

Hal ini dibuktikan dengan masih ditemukannya area sawah yang tidak terairi irigasi. Ditambah masalah banjir yang selalu terjadi ketika musim hujan datang. Sumber daya air yang cukup besar inipun ternyata belum bisa dimanfaatkan untuk ke-

pentingan perekonomian masyarakat Sumbar. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, menilai, ada sembilan persoalan yang terjadi pada pengelolaan sumber daya air di Sumbar. Diantaranya, peningkatan alih fungsi lahan, kerusakan daerah aliran sungai,

PUPUK KOMPOS -- Siswa memperlihatkan pupuk kompos hasil karya siswa dari Disdikpora Painan di salah satu Stand di Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Padang, Rabu (11/9). Pembuatan pupuk kompos dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi. RIVO SEPTI ANDRIES

konflik dalam penggunaan air, dan lainnya. “Berdasarkan data BPS, terjadi penurunan luas lahan sawah yang memiliki irigasi teknis. Pada tahun 2005 terdapat sekitar 33, 383 Ha atau 13,03 persen lahan dari luas lahan keseluruhan. Kemudian di tahun 2005 mengalami penurunan menjadi 29,526 Ha atau 12,5 persen dari luas lahan keseluruhan. Penurunan ini disebabkan alih fungsi lahan ke pemukiman,” kata Irwan, Selasa (10/9) saat rapat paripurna penyampaian nota pengantar penjelasan terhadap Ranperda Pengelolaan Sumber Daya Air, Ranperda SOTK Lembaga Lain (Korpri, Bakorluh, dan KPID), dan Ranperda Perlindungan Perempuan dan Anak. Untuk menyelesaikan masalah perairan ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemprov Sumbar sedang menyusun Ranperda Tentang Pengelolaan Sumber Daya Air. Ranperda ini akan mengatur semua hal terkait air dan perairan di Sumbar. Pada Ranperda itu, kata Irwan, nantinya akan mengatur tentang pola pengelolaan sumber daya air (SDA), p erenc anaan penyusunan potensi SDA, perizinan dalam pengelolaan SDA,

pengawasan pelaksa naan pengelolaan SDA, penyelesaian sengketa pengelolaan SDA dan beberapa pengaturan lainnya. Selain itu, ada dua Ranperda lainnya yang juga saat ini mulai dibahas Pemprov bersama DPRD Sumbar. Yakni Ranperda tentang SOTK lembaga lain (Kopri, Bakorluh, KPID) dan Ranperda tentang perlindungan perempuan dan anak. Ranperda tentang SOTK lembaga lain ini akan mengatur tentang pembentukan sekretariat dewan pengurus Kopri Provinsi Sumbar, sekretariat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) dan badan koordinasi penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan. Sementara itu, Ranperda tentang perlindungan perempuan dan anak akan mengatur semua hal terkait perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak. Mulai dari bagaimana kriteria dan hal-hal yang harus dimiliki Pemerintah Daerah untuk mewujudkan kota layak anak. Selain itu juga mengatur tentang kewajiban pemerintah daerah untuk memenuhi hak dan perlindungan bagi perempuan dan anak.(h/eni)

populasi ternak di Kabupaten Pesisir Selatan mengalami peningkatan dari tahun ketahun bahkan mengalami surplus. “Pertumbuhan ternak terbesar terjadi pada ternak kambing, sapi, unggas terutama ayam pedaging. Ternak ayam buras pada tahun 2009 tercatat 793.529 ekor menjadi 803.759 pada tahun 2010. demikian juga terjadi peningkatan pada ayam dan itik petelur meningkat sebesar 4,06% dan 5,73%,” katanya. Dijelaskannya, peningkatan produktivitas ternak tersebut seiring dengan tingkat komsumsi daging yang juga naik.

Komsumsi daging kambing meningkat 9.81%, komsumsi daging kerbau dan sapi 0.03% dan 0,57%. Meski pengangkutan sapi asal Pessel tergolong tinggi, dinas terkait ingatkan para pedagang untuk tidak memobilisasi sapi betina keluar daerah. “Petugas kami memantau lalulintas perdagangan sapi di perbatasan. Kepada masyarkat dilarang menyemblih sapi betina. Pedagang jangan menagguk di air keruh. Kebijakan ini kami berlakukan untuk menjaga populasi sapi sapi di Pessel,” kata Marzuki. (h/har)

BETINA DILARANG DISEMBELIH

Populasi Jawi Pasisia Meningkat PAINAN, HALUAN— Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan dan Perkebunan (Dispertahornakbun) Pessel ingatkan para pemilik sapi dan tauke, untuk tidak memperjual belikan sapi bunting untuk keperluan sembelih. Peringatan itu disampaikan agar jetersediaan sapi induk tidak menyusut menghadapi kebutuhan hewan kurban. Kepala Dispertahornakbun Pessel Afrizon Nazar menyebutkan, sapi asal Pessel setiap Idul Adha selalu diburu warga luar daerah. Namun daerah ini perlu hati-hati oleh pihak yang

ingin menangguk di air keruh. Sementara itu Kepala Bidang Peternakan Dispertahornakbun Pessel, Marzuki, Rabu (11/9) menyebutkan, berdasarkan catatan petugas peternakan di perbatasan, aktifitas pengangkutan ternak sapi asal Pessel meningkat empat hingga lima kali lipat dari hari biasanya. “Tidak kurang sekitar 50 ekor sapi jantan layak semblih di angkut keluar Pessel untuk kebutuhan qurban tahun ini,” katanya. Dikatakannya, meski mobilisasi sapi terbilang besar menjelang Idul Adha tidak akan mengganggu persentase

populasi sapi di Pesisir Selatan. “Populasi yang ada cukup untuk memenuhi kebutuhan hewan qurban dalam daerah, dan untuk memenuhi kebutuhan pasar diberbagai daerah di Sumatera Barat,” katanya. Lebih jauh dipaparkannya, bahwa karakteristik masyarakat Pessel yang terbiasa memelihara sapi, kerbau dan kambing serta kesediaan lahan yang memadai, bahkan untuk padang rumput masih tersedia dan tersebar di beberapa kecamatan. Dikatakannya, sebagai daerah penghasil daging yang terkenal dengan ‘jawi pasisie’

>> Editor : Rudi Antono

>> Editor : Jefli


4 SUMBAR

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

LINGKAR Mahasiswi UPI Jatuh Dijambret PADANG, HALUAN — Mahasiswi Universitas Putra Indonesia (UPI) bernama Elfira Widiyartuti (21), mengalami menjadi dijambret oleh dua orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Lubuk Begalung (Lubeg), Rabu (11/9) sekitar pukul 08.00 WIB. Selain barang berharga miliknya raib, korban warga Cengkeh Blok C, Kecamatan Lubeg ini juga mengalami luka-luka akibat terjatuh dari sepeda motornya. Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp500 ribu. Dalam keadaan terluka, korban memberikan keterangan di SPKT Polresta Padang mengatakan, kejadian tersebut ketika dia melintasi di lokasi kejadian dengan menggunakan sepeda motor miliknya menuju ke tempat kampusnya. Tanpa diduga, datang dua pelaku dari arah belakang dan langsung memepetmya, serta merampas tas miliknya yang diletakkan di dekat dasbor motornya. Kemudian pelaku ini berhasil membawa kabur, sementara dia terjatuh dari motor dan mengalami luka-luka. “Setelah terjatuh, saya berusaha berteriak untuk minta tolong. Namun, pelaku ini sudah menghilang dari lokasi pak,” kata Elfira, kemarin (11/9). Merasa tidak senang atas kejadian yang menimpannya, maka dia langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Padang dengan harapan pelakunya dapat tertangkap. Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Masriwan menyebutkan, pihaknya telah menerima laporan dari korban dan kini masih dalam penyelidikan petugas. “Kami telah menyerahkan kasus tersebut ke bagian Unit Reskrim Polresta Padang untuk ditindaklanjutinya,” ungkapnya. (h/nas)

PELUANG KERJA — Sejumlah warga melihat brosur lowongan kerja di PT Pos Indonesia, Jalan Bagindo Aziz Chan, Padang, Rabu (11/9). Saat ini Pemrov Sumbar menerima pendaftar CPNS sebanyak 8 ribu orang. RIVO SEPTI ANDRIES

Bus Transport Ekspres Terbakar Siswa SMP 5 Padang Ditusuk PADANG, HALUAN — Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Padang ditusuk oleh orang tidak dikenal dekat rumahnya di Jalan Putri Bungsu, Kelurahan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Rabu (11/9) sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat peristiwa tersebut, korban bernama Kolit (15) langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, karena korban mengalami luka dibagian rusuk sebelah

kanan. Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, sebelum peristiwa tersebut terjadi korban pulang dari sekolahnya menuju ke rumahnya. Kemudian hampir sampai dekat rumahnya, datang pelaku dengan menggunakan sepeda motor dari belakang. Kemudian pelaku tersebut langsung menusukan senjata tajam jenis pisau ke arah rusuk korban sebelah kanan, sehingga korban pun terjatuh dari m o t o r n y a . Sedangkan pelaku, langsung melarikan diri dari lokasi kejadian setelah m e n i k a m korbannya. Kolit kelas I jurusan mesin ini langsung dilarikan ke rumah sakit oleh

masyarakat sekitar, dan salah satu warga pun menghubungi pihak kepolisian. Di rumah sakit tersebut korban ditemani oleh mamaknya bernama Syamsir (53). Kanit III SPKT Polresta Padang Ipda Masriwan mengatakan, dengan adanya laporan dari warga pihaknya langsung menuju ke rumah sakit untuk memintai keterangan terhadap korban dan keluarga. “Saat ini korban tengah menjalani operasi di RSUP M. Djamil Padang,” kata Masriwan. Dikatakannya, diduga kejadian penusukan tersebut akibat dendam lama, dan untuk memastikannya maka pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Dugaan sementara motif pelaku melakukan penusukan karena dendam lama, untuk memastikannya penyidik akan memintai keterangan kepada korban. Namun, untuk saat ini korban belum bisa dimintai keterangan,” ungkapnya. (h/nas)

Walnag Syamsul Azwar Dilantik SOLOK, HALUAN — Syamsul Azwar dilantik menjadi Wali Nagari Batang Barus Kecamatan Gunung Talang Kabupaten Solok periode 2013-2019. Redaktur tabloid mingguan Publik itu, diantik oleh Camat Gunung Talang Syahrial disaksikan Sekda M Saleh dan ratusan tamu undangan lainya, di BLK

Lubuk Selasih, Selasa (11/09). “Insya allah saya akan mengemban amanah yang dpercayakan masyarakat dengan sebaik mungkin,” tutur Syamsul Azwar. Didampingi isteri dan 4 orang putra putrinya, Syamsul bertekad membangun Nagari Batang Barus ke depan, dengan

semangat kebersamaan seluruh masyarakat. Menurut dia, Nagari Batang Barus merupakan daerah segi tiga emas, yang memiliki begitu banyak potensi sumber daya alam. Di antaranya sektor pertambangan, pertanian, perkebunan dan lain sebagainya. (h/ris)

PADANG PANJANG, HALUAN — Bus Transport EkSpres jurusan Pariaman-Jakarta dengan nomor polisi BA 7522 BU, terbakar di kawasan Singgalang Kariang, Lembah Anai, Rabu (11/9), sekitar pukul 11.15 WIB. Beruntung, kejadian yang cepat diketahui dan direspon Pemadam Kebakaran Kota Padang Panjang tersebut, tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Informasi yang berhasil dihimpun Haluan menyebutkan, percikan api yang berasal dari bagian mesin itu, pertama kali diketahui oleh penumpang yang duduk di kursi paling belakang. Mengetahui kondisi itu, seluruh penumpang yang berjumlah sekitar 30 orang itu, sontak mengalami kepanikan. Dengan berbagai cara, para penumpang langsung mencari jalan keluar dan berhamburan dari dalam bus untuk menyelamatkan diri. Zul (37), salah seorang penumpang bus naas tersebut ketika ditemui di lokasi kejadian menyampaikan, dirinya sempat kaget waktu mendengar teriakan penumpang dari bagian belakang yang melihat adanya percikan api dan banyaknya asap yang keluar dari bagian belakang

bus. “Begitu mendengar teriakan kebakaran dari penumpang yang berada di belakang, kami semua mulai panik dan sopir langsung menghentikan kendaraan. Tanpa pikir panjang, kami langsung berham-

buran keluar dari bus untuk menyelamatkan diri,” kata Zul. Kasatlantas Polres Padang Panjang AKP. Sodikin Fachrozinur didampingi Kani Lakalantas Ipda Yadi Purnama mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengatahui penyebab kebakaran yang dialami bus naas tersebut. Untuk proses evakuasi penumpang sendiri lanjutnya, pihak pemilik bus telah menyiapkan bus pengganti untuk melanjutkan perjalanan penumpang. Sementara untuk bus naas itu akan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman, karena bisa mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut. (h/yan)

Terdakwa Pembunuhan, Akui Perbuatannya PADANG, HALUAN — Sidang pembunuhan guru honor asal Kabupaten Sijunjung Novi Armen yang ditemukan tewas di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Imam bojol tanggal 21 April 2013 lalu dengan terdakwa Roni Fernandes (23) kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri (PN) Padang, Rabu (11/9), dengan agenda keterangan dari terdakwa. Di hadapan majelis hakim yang diketuai S. Radiantoro, terdakwa mengakui perbuatannya terhadap korban yakni melakukan pemukulan dengan

menggunakan pafin block ke bagian pelipis korban sebanyak dua kali. “Saya pukul korban, karena korban melihat wajah saya pak hakim,” kata terdakwa. Pernyataan terdakwa ini membuat hakim Fitrizal Yanto menjadi marah. “Kenapa hanya gara-gara korban lihat wajah saudara malah saudara pukul, memangnya korban pernah buat salah pada saudara,” kata hakim ini dengan nada tinggi. Terdakwa hanya bisa menundukkan kepalanya saat

hakim memberondongnya dengan pertanyaan ini. dengan suara serak terdakwa kembali mengulangi jawaban yang sama kepada hakim. “Nyo caliak muko wak pak hakim (dia lihat wajah saya pak hakim),” ucap terdakwa lagi. Pernyataan terdakwa ini ternyata mempunyai alasan tersendiri. Setelah dicecar dengan pertanyaan yang sama berulang kali, akhirnya terdakwa mengakui kalau ia takut terdakwa melaporkannya ke polisi. Karena telah mengetahui wajahnya. Sidang semakin panas

ketika terdakwa mulai menceritakan kembali secara detail peristiwa yang mengakibatkan tewasnya guru honor di Kabupaten Sijunjung ini. “Awalnya saya ditelpon oleh Arif (DPO) dan disuruh datang ke TKP. Sesampainya di TKP, saya dikenalkan Arif (DPO) pada korban Novi Armen. Tak lama kemudian, Arif menyuruh korban untuk melakukan oral sek kepada saya. Namun begitu korban akan berdiri, Arif langsung memukul kepala bagian belakang korban dengan pafin

block trotoar,” jelasnya. Pernyataan terdakwa ini rupanya memancing amarah salah seorang kakak perempuan korban yang duduk dibagian belakang ruang sidang. “Adiak den tu berpendidikan mah dek waang, dak mungkin adiak den bantuak itu doh, adiak den normal,” teriaknya dari kursi pengunjung sidang. Celetukan kakak korban ini kemudian diredam oleh majelis hakim dengan mengatakan bahwa penonton sidang tidak boleh berkomentar diruang sidang. (h/hel)

Pembobol Brankas Belum Diketahui PADANG, HALUAN — Pembobol brankas Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri, Jalan Gajah Mada, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Rabu (4/9) lalu, hingga saat ini Tim Reskrim Polresta Padang belum berhasil mengungkap. “Kami mengakui sampai sekarang belum mengetahui kawanan pencurian brankas bank tersebut,” kata Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi kepada Haluan, kemarin (11/9). Iwan menjelaskan, pihaknya telah berusaha mencari saksi yang mengetahui peris-

tiwa tersebut, akan tetapi tidak adaya mengetahuinya. Selain itu, rekaman CCTV milik KCP Bank Mandiri pun dibawa kabur oleh kawanan pencurian. Maka dari itu, aparat kepolisian belum bisa mengeindentifikasi siapa saja pelakunya. Walaupun demikian, lanjut Iwan, Satuan Reskrim Polresta Padang berusaha semaksimal mungkin untuk berupaya mengungkap kasus pembobolan brankas KCP Bank Mandiri. Selain itu, Iwan berharap kepada masyarakat agar membantu kinerja kepolisian dengan cara memberikan

informasi sekecil apapun untuk mengungkap kasus ini. “Kami tidak bisa bekerja sendirian untuk mengungkap kasus, tanpa bantuan dari masyarakat tidak akan berhasil menangkap pelakunya,” ungkapnya.. Seperti sebelumnya, sedikitnya Rp300 juta yang berada di brankas KCP Bank Mandiri, Jalan Gajah Mada, Siteba, Kecamatan Nanggalo, dibobol oleh orang tidak dikenal (OTK), Rabu (4/9) pagi. Selain uang tunai dibawa kabur, para pelaku pencurian ini meninggalkan ceceran kotoran manusia di dalam

kantor berlantai II ini di lantai I dan WC. Tidak itu, saja pelaku pun mematikan listrik, alarm, dan rekaman CCTV dibawa lari. Aksi ini pertama kali diketahui oleh Kepala KCP Bank Mandiri, Yulia Fitri sekitar pukul 07.20 WIB. Saat itu dia hendak masuk ke kantor, namun baru saja sampai di pelataran kantor, pandangannya tertuju pada rolling door (pintu yang bisa digulung) sudah dalam keadaan rusak. Diduga pelaku membuka paksa pintu tersebut dengan menggunakan alat seperti

linggih. Merasa curiga, Yulia masuk ke dalam kantor. Ternyata barang-barang peralatan kantor di lantai I sudah dalam keadaan berantakan. Tidak hanya itu, di dalam ruangan ditemukan kotoran manusia berceceran di dekat dinding, dan di dalam WC. Entah apa tujuan pelaku meninggalkan kotoran tersebut. Kemudian langsung memeriksa brankas penyimpanan uang yang ada di lantai I. Ternyata, kondisinya pun sudah terbuka. Sepertinya, sengaja dibelah dengan menggunakan las karbit. (h/nas)

BUS Transport EkSpres jurusan Pariaman-Jakarta dengan nomor polisi BA 7522 BU, terbakar di kawasan Singgalang Kariang, Lembah Anai, Rabu (11/9), sekitar pukul 11.15 WIB. RYAN

Dua Jambret Nyaris Tewas PADANG PARIAMAN, HALUAN — Dua penjambret dengan kendaraan bermotor nyaris tewas diamuk masa, di Ampalu Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Selasa (10/9) malam. Beruntung polisi cepat datang, sehingga nyawa penjambret dapat diselamatkan. Kedua jambret itu diamankan di Mapolres Padang Pariaman. Keduanya yakni Eka Surya (31), alamat perumahan Mega Permai Padang, dan Gusti Agung (21) Lubuk Buaya Padang. Korban Mirin (55). warga Ambuang Kapur Kecamatan VII Koto Sungai Sariak Padang Pariaman, mengaku pada petugas tasnya dijambret oleh tersangka berisikan uang sebesar Rp1.000.000,- dan keberadaan tas tersebut hingga kini belum ditemukan. “Keterangan korban hingga kini belum kami minta secara rinci, karena kami fokus mengembangkan kasus terhadap tersangka,” ujar Kasat Reskrim AKP. Amral yang didampingi, Rabu (11/9) di Mapolres Padang Pariaman. (h/ded)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : JEfli


OPINI 5

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

Penembakan Polisi Teror untuk Siapa? alam dua bulan belakangan, 17 Juli – 11 September 2013 sudah lima polisi tewas ditembak oleh orang tak dikenal. Hingga kini belum ada pelaku yang tertangkap. Begitu juga dengan motifnya belum ada yang terungkap. Yang teranyar teror penembakan terjadi Selasa (10/9) pukul 22.25 WIB malam di Jakarta. Anggota Provost Mabes Polri Bripka Sukardi tewas ditembak orang tak dikenal di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan. Pihak kepolisian menduga, pelaku menggunakan pistol jenis revolver. Pelaku menembak korban sebanyak empat kali. Begitu ditembak, Bripka Sukardi langsung jatuh terkapar dan dihimpit sepeda motor Honda Revo bernomor polisi B 6671 TXL yang dikendarai korban. Pada hari Sabtu 27 Juli 2013, anggota Satlantas Polres Jakarta Pusat Aipda Fatah Saktiyono tewas ditembak di Ciputat, Tengerang Selatan, Provinsi Banten. Berikutnya pada hari Rabu tanggal 7 Agustus 2013, giliran anggota Polsek Cilandak Aiptu Dwiyatno yang meninggal dunia setelah ditembak di kawasan yang sama, yakni di Ciputat, Tengerang Selatan, Provinsi Banten. Lalu, pada Hari Jumat tanggal 16 Agustus 2013, dua anggota Polsek Pondok Aren tewas ditembak di kawasan Pondok Aren Tengerang Selatan, Provinsi Banten. Mereka adalah Aiptu Koeshendratna dan Bripka Ahmad Maulana. Kasus ini adalah teror yang amat hebat bagi kepolisian dan juga bagi seluruh elemen yang ada di negeri ini. Korps baju coklat mesti bekerja ekstra keras dan secepatnya mengungkap empat kasus penembakan yang telah menewaskan lima anggota polisi tersebut. Jangan tunggu berjatuhan lagi anggota-anggota polisi lainnya. Masyarakat juga dibikin resah atas persoalan ini. Kesimpulan bagi masyarakat, sedangkan polisi saja yang dilengkapi senjata dan anggotanya lumayan banyak, masih saja menjadi korban penembakan oleh orang yang tidak dikenal tersebut. Apalah lagi masyarakat yang tidak dilengkapi senjata api dan sejenisnya, tentu akan sangat mudah menjadi korban dari para penembak misterius tersebut. Persoalan ini mesti mendapat atensi khusus dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Tewasnya lima polisi karena ditembak, bukan hanya menjadi teror bagi polisi dan keluarganya, serta masyarakat pada umumnya, tapi juga teror bagi kewibawaan NKRI di mata internasional. Kepercayaan negara-negara asing terhadap keamanan di Indonesia akan jatuh merosot dan itu akan sangat merugikan Indonesia. Karena itu, polisi juga mesti bekerja sama dengan TNI dan berbagai pihak lainnya dalam pengungkap kasus ini sesegera mungkin. Keresahan masyarakat dan ketidakpercayaan pejabat atau pengusaha dari negara lain terhadap Indonesia akan menambah krisis bagi bangsa ini. Nilai rupiah akan semakin anjlok, harga-harga barang akan naik drastis. Semuanya itu akan menambah penderitaan masyarakat. Berbagai kemungkinan motif memang bisa saja terjadi. Tidak terkecuali salah satunya terkait dengan agenda pergantian Kapolri. Di mana akhir tahun 2013 ini juga Kapolri Jendral Timur Pradopo mesti meletakkan jabatannya dan akan dilantik penggantinya oleh Presiden RI. Sebagaimana diketahui ada beberapa nama calon Kapolri yang menguat dalam beberapapekan terakhir. Dan tentunya kita sangat tidak berharap, kasus penembakan lima anggota polisi itu terkait dengan persaingan calon Kapolri. Selain mencari dan menangkap pelaku serta mengungkap motif teror yang ditebar oleh para pelaku, polisi dan jajaran pemerintah juga mesti melakukan instropeksi mendalam. Karena apa polisi menjadi sasaran penembakan. Di mana dalam waktu yang relatif singkat sudah lima nyawa polisi yang melayang karena ditembak orang yang tidak dikenal. Apakah kasus rekening gendut polisi yang menimbulkan kemarahan atau juga penanganan berbagai kasus yang dinilai tidak adil dan sebagainya yang menyebabkan pelaku nekad menembak dan membunuh polisi. Hal-hal seperti itu mesti diungkap oleh jajaran kepolisian yang juga dibantu oleh jajaran lainnya. Jika terbukti demikian, maka polisi harus melakukan evaluasi dan perbaikan internal. Terlepas dari apa pun motif pelaku penembakan, yang pasti reformasi di tubuh kepolisian memang menjadi sebuah keharusan. Karena reformasi internal kepolisian selama ini baru hanya basa-basi saja. Belum subtansial. **

D

Krisis Bisa Berdampak PHK OLEH: EDY PURWO SAPUTRO Penulis Dosen FEB Univ Muh Solo

undamental yang kuat sangat penting dalam menghadapi ekonomi global agar mampu bertahan saat diterjang fluktuasi dan gejolak nilai tukar mata uang. Di samping itu, daya beli masyarakat harus diperkuat. Sayangnya, justru daya saing Indonesia cenderung lemah. Salah satunya karena kebergantungan pada impor bahan baku. Bahkan, ironisnya, sejumlah komoditias pangan juga bergantung pada impor, seperti kedelai. Ini membuat fluktuasi nilai tukar berpengaruh pada harga beli kedelai dan nilai jual produk olahan berbahan baku kedelai. Perkembangan fluktuasi nilai tukar rupiah sampai kini kian mencemaskan. Pemerintah harus segera membuat langkah-langkah mendasar untuk mengatasinya. Krisis bisa seperti tahun 1998 bila dikaitkan dengan dampak simultan krisis di semester kedua tahun 2013. Di samping itu, ada fakta bahwa sektor riil telah terjerat dampak krisis. Maka, sangat beralasan jika kemudian pemerintah mengeluarkan empat paket kebijakan untuk meminimalisasi dampak simultan. Di sisi lain, pemerintah juga meyakinkan masyarakat bahwa fundamental ekonomi cukup kokoh meskipun berbagai indikator makroekonomi justru menun-

F

eberapa tahun belakangan, Kota Padang selalu tak bisa meraih penghargaan Adipura, penghargaan atas kebersihan setiap kota. Padahal, dulu, Padang menjadi langganan Adipura, bahkan berhasil meraih Adipura Kencana, karena berhasil mempertahankan penghargaan tersebut lima kali berturut-turut. Tapi kini, penghargaan sebagai kota terbersih itu, hanya sebatas harapan. Jangankan untuk meraih penghargaan kota bersih, untuk menjaga kebersihannya saja, Padang seolah tak mampu. Sampah berserakan di mana-mana. Limbah dari beberapa perusahaan maupun lembaga pemerintahan, tak terkontrol. Pencemaran udara (polusi) akibat aktivitas pabrik semen sudah sedemikian parah, sehingga banyak warga di sekitar pabrik yang menderita

B

saksi bursa dan tak memunyai dana di perbankan juga harus ikut menelan pil pahit krisis. Bahkan, kini suku bunga perbankan naik dan bisa berdampak serius bagi sektor riil. Apalagi, ditambah dengan kurs rupiah yang pernah menembus 12.000 per dollar AS, dampak terhadap sektor riil tak bisa dihindari. Maka, pemerintah perlu menjamin berlapis bagi penyelamatan sektor moneter dan perbankan agar krisis 1998 tidak terulang. Secara teoritis, globalisasi memang menegaskan bahwa tidak ada satu pun negara yang terjamin dari dampak simultan gejolak, termasuk negara maju, apalagi negara berkembang. Memang, ketika terjadi krisis di negara maju, “demam flu” justru dirasakan banyak negara. Tentu kasusnya akan lain jika yang mengalami krisis bukan negara industri. Ironisnya, AS sebagai dominator dalam perekonomian global membawa dampak simultan dari krisis yang ditimbulkannya sehingga tidak ada lagi obat generik yang mampu menyembuhkan. Di balik ancaman krisis, secara umum, bayangan PHK karena kenaikan ongkos produksi secara drastis. Masyarakat hanya harus tetap waspada dan memacu sentimen positif dengan semangat optimisme, termasuk di lantai bursa. Meski demikian, keyakinan terhadap kekuatan ekonomi domestik tetap ada batas. Jika batas terlampaui, kondisi yang lebih parah semakin terbuka. **

penyakit ISPA. Setiap kali melewati ruasruas jalan di Kota Padang, tumpukan sampah terlihat dimana-mana. Meskipun ada bak penampungan sampah, tapi kenyataannya sampah yang berserakan di luar bak juga lebih banyak. Baunya pun sangat menyengat. Di sungai-sungai ataupun selokan, juga banyak terlihat tumpukan sampah yang dibuang oleh tangan-tangan tak bertanggungjawab. Budaya bersih seolah tinggal slogan saja bagi warga kota. Mereka dengan seenaknya membuang sampah di sembarang tempat. Termasuk membuang sampah dari mobil yang mereka kendarai atau tumpangi ke jalan! Kondisi ini sangat jauh berbeda dengan saat Syahrul Udjud menjadi Walikota Padang dahulu. Saat itu, di tahun 80an, Kota Padang sangat bersih.

Peraturan daerah yang dibuat pemerintah, tentang larangan membuang sampah sembarangan berikut sanksinya, benarbenar dipatuhi warga. Tentunya, itu semua tak terlepas dari contoh yang diberikan pemimpinnya. Kala itu, Syahrul Udjud dalam berbagai kesempatan saat tinjauan ke lapangan, selalu memungut sampah yang ada di sekitarnya. Ia tak segansegan mengambil sampah itu kemudian membuangnya ke tempat sampah terdekat. Sungguh, seorang pemimpin yang benar-benar melaksanakan aturan yang dibuat pemerintah. Sanksi tegas berupa denda, juga tak pernah terdengar dijatuhkan bagi warga. Karena semua warga mencontoh apa yang dilakukan pemimpinnya. Sampah dibuang pada tempatnya. Dulu, setiap siswa, sebelum masuk kelas pagi-pagi, diwajib-

kan memungut sampah yang ada di sekitar mereka sambil menuju kelasnya. Sampah itu dibuang pada tong sampah di samping pintu kelas. Begitupun kalau mereka jajan, sampah makanan harus dibuag pada tempatnya. Tak ada sisa makanan ataupun bungkus makanan yang berserakan. Tak hanya siswa, guru-guru nya pun juga melakukan hal tersebut. Dengan demikian, lingkungan di sekitar sekolah menjadi bersih. Kebiasaan ini juga akan terbawa oleh sang siswa sampai ke rumah dan di manapun ia berada, sehingga terciptalah budaya bersih dengan sendirinya. Sangat berbeda dengan apa yang terjadi sekarang. Sampah dibuang seenaknya, sehingga terlihat ada sampah di manamana. Peraturan sepertinya hanya tinggal peraturan, karena sang pemimpin juga tak memberikan contoh seperti yang

Oleh:

ATVIARNI seharusnya. Entah kapan budaya bersih seperti dulu akan kembali terwujud. Paling tidak, walaupun penghargaan Adipura tak bisa diraih, warga kota tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya. Semua tergantung kita. Memulainya dari diri sendiri. Dan tentunya, contoh yang baik dari pemimpin kita!!!

082390765000

Bapak Gubernur Sumbar Yth DI lingkungan Pemko Payakumbuh mobil dinas mantan pejabat ditarik atau diambil oleh jajaran Pemko Payakumbuh. Namun berikutnya, mobil itu dipakai oleh mantan tim sukses wako/wawako seenaknya. Apakah itu tidak tergolong KKN. Kalau boleh tahu sanksinya apa ya? Pengirim: 085364072***

„ Semoga tak lama „ Kejagung Bongkar Indikasi Korupsi di Dharmasraya „ Bongkar saja ke akar-akarnya

BPK RI Dapat Fasilitas di Pyk

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

SEBELUM lebaran BPK RI wilayah Sumbar melakukan pemeriksaan ke daerah, hasilnya telah diserahkan dan diekspose Koran. Anehnya di Payakumbuh selama tim BPK RI bertugas diberi fasilitas mobil, sopir, akomodasi, dll. Dalam UU Tipikor masuk grafitasi atau menerima hadiah, berarti Bapak/ Ibu sama dengan maling teriak maling. Pengirim: 085364072***

Pemimpin Umum

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab Pemimpin Redaksi

: Zul Effendi, : Yon Erizon

Pemimpin Perusahaan

: Indra Helmi

Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

riil yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Kekhawatiran atas dampak sektor riil bukan tidak beralasan sebab ketika rupiah semakin terpuruk, inflasi melambung, bursa tidak prospektif, dan terjadi pelarian modal asing, kinerja perekonomian dalam negeri bisa semakin runyam. Jika ini terus berlanjut, ancaman terjadinya pemberhentian pegawai (PHK) tentu tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, pemerintah, pengusaha, dan serikat buruh perlu sepakat agar dampak krisis tidak memicu PHK massal. Terkait ini, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap agar pemerintah dapat menjaga iklim investasi dan pasar dalam negeri. PHK massal karena pengusaha tak lagi mampu membayar upah. Padahal, dari kenaikan UMP per 2013 kemarin saja, masih ada sejumlah perusahaan yang keberatan. Artinya, ketika harga bahan baku naik, daya beli rendah, dan belit inflasi makin tidak terkontrol, produktivitas dunia usaha anjlok. Jika ini terus terjadi, konsekuensi PHK massal sulit dihindari. Pertanyaannya, apakah semua itu bisa dijaga karena pemerintah saat ini masih terfokus pada sektor perbankan dan moneter. Setidaknya, ini terlihat dari berbagai bentuk program pengamanan. Di balik itu semua, tentu sangatlah dimaklumi jika masyarakat, terutama the haves, panik. Sayang, masyarakat dari lapis bawah yang tak pernah tran-

Budaya Bersih di Sekitar Kita

„ Formasi CPNS Solsel Menyusul

Terbit Sejak 1948

jukkan sebaliknya. Masyarakat tidak lagi mudah dibodohi berbagai pernyataan pemanis. Fakta lain yang tidak bisa disangkal adalah pelemahan indeks harga saham gabungan (IHSG). Kasus seperti ini pernah terjadi pada Oktober 2008 lalu melalui penutupan sementara bursa sejak Rabu, 8 Oktober, yang seolah menjadi pembenar bahwa pemerintah tidak percaya diri menghadapi dampak simultan krisis di Amerika pada akhir 2008. Bahkan, tindakan suspen dikritik Asosiasi Emiten Indonesia karena pada dasarnya tidak ada alasan kuat bagi pemerintah untuk menyuspen sampai Jumat, 10 Oktober 2008 (waktu itu). Di sisi lain, tindakan suspen justru menunjukkan ketidaktegasan pemerintah dalam menghadapi situasi yang sedang gawat. Meski demikian, pemerintah dan otoritas bursa berdalih bahwa suspen untuk menyelamatkan bursa. Jika krisis yang terjadi di semester kedua tahun 2013 sama seperti pada Oktober 2008 lalu, bukan tidak mungkin juga akan ada suspen. Pertanyaannya, benarkah semua investor panik? Jawabnya bisa ya dan tidak. Tetapi dari perkembangan, mayoritas investor tetap bersikap wait and see sehingga kemungkinan jika bursa terus berjalan, akan terjadi aksi jual. Jika ini

dibiarkan, IHSG akan kembali anjlok. Di sisi lain, semua emiten harus juga transparan menyampaikan informasi agar tidak menambah kecemasan pelaku pasar. Harapan ini terutama untuk bisa mengantisipasi anjloknya saham-saham unggulan yang menjadi incaran investor. Dengan kata lain, kewaspadaan terhadap situasi tersebut pada 3 bulan ke depan sangat penting. Perlu diingat, bursa merupakan salah satu aspek yang menunjukkan kondisi makroekonomi. Saat bursa melemah, bisa mengindikasikan terjadi gejolak ekonomi. Untuk itu, perilaku investor di bursa juga bisa menjadi acuan kondisi perekonomian. Kekhawatiran atas merosotnya bursa tentu dipicu anjloknya indeks di sejumlah lantai bursa dunia. Bahkan, ketika Kongres AS menyetujui penyelamatan melalui bail out senilai 700 miliar dollar AS, ternyata nilai indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di bursa New York tetap anjlok (kasus pada Oktober 2008). Dalam kondisi yang demikian, beralasan jika investor panik dan tentu tidak ada sentimen positif terhadap saham-saham di lapis kedua atau non-unggulan. Ibaratnya, andai saham-saham besar saja nilainya terus merosot, nonunggulan yang di mata investor dianaktirikan. Dari fakta ini, pemerintah memang perlu memberi jaring pengaman agar kondisinya tidak semakin menjerat, terutama di sektor

: Eko Yanche E

Koordinator Liputan

: Rudi Antono

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


6

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

LINGKAR

SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) DPP PPP, M. Romahurmuziy (KAKI).

PPP Belum Pede Umumkan Capresnya JAKARTA, HALUAN — Di saat partai politik lain disibukan mempersiapkan tokoh yang akan diusung sebagai calon presiden, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) justru terlihat santai. Partai berlambang Ka’bah ini fokus menghadapi Pemilu 2014. Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP, M. Romahurmuziy mengatakan, sampai saat ini PPP masih belum berniat mengumumkan nama calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Namun rencananya pengumuman itu akan dilakukan usai pemilu legislatif mendatang. “Rencananya nama capres dan cawapres baru akan diumumkan usai pemilu legislatif. Pemilu 2014 nanti PPP menargetkan tiga besar dan mendapatkan 67 kursi,” ujarnya, Rabu (11/9). Sementara Wasekjen DPP PPP Bidang Informasi Teknologi, Sigit Hariyanto menjelaskan nantinya capres dan cawapres besutan PPP akan dimuat di website milik PPP. Tujuannya agar semua masyarakat dapat mengetahui siapa calon yang dikeluarkan dari PPP. “Sebenarnya PPP sudah memiliki website cukup lama, namun baru saat ini lebih diseriusi sebagai website interaktif,” tukasnya. Sigit yang juga Ketua IT Website PPP itu menambahkan, website PPP merupakan media interaktif dengan konstituen di berbagai wilayah khususnya para pengurus PPP yang ada di pelosok daerah agar mudah berkomunikasi dengan DPP. Dan terkait kejahatan IT seperti halnya hacker, pihaknya mengaku telah mengantisipasi pengamanannya. “Pihak IT sudah mempersiapkan pengamanan sejak dini agar tidak mudah diserang hacker,” tambahnya. (h/inc)

TERLANJUR PULANG KAMPUNG

Perantau Kecewa HAMAS Urung Dilantik PADANG PANJANG, HALUAN — Sejumlah perantau yang tergabung dalam wadah Ikapabasko Jakarta kecewa lantaran batalnya pelantikan Hendri Arnis dan Mawardi Samah sebagai Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang terpilih yang sudah dijadwalkan, Rabu (11/9) kemarin. Puluhan orang perantau Ikapabasko terpaksa membatalkan tiket pesawat yang sudah dipesan sebelumnya setelah menerima kabar pembatalan itu. Sementara Ketua Umum Ikapabasko H Faisal Jamal dan sekretaris Jenderalnya Azhari St Malano sudah terlanjur pulang ke Padang Panjang sesaat setelah menerima undangan lewat email, Selasa (10/9) siang. Selain itu, H Zulfahmi Katik Panduko Sinaro perantau Ikappabasko dari Kuala Lumpur Malaysia juga sudah berada di Padang Panjang sejak Senin lalu. Pemilik rumah makan Garuda Baru di kawasan Raja Alang Kuala Lumpur dan rumah makan Pondok Indah di kawasan Puncak Bogor ini juga sudah memesan kembang papan sebagai ungkapan selamat atas pelantikan H Hendri Arnis dan H Mawardi Samah sebagai walikota dan wakil walikota terpilih untuk priode 2013-2018. “Saya jadinya turut kecewa atas sikap DPRD Tanah Datar yang belum menyelesaikan tugasnya memproses pengunduran diri Hendri Arnis sebagai wakil bupati Tanah Datar. Ini sesungguhnya bukan kerja main-main “ ujar H Sun panggilan Zulfahmi Katik Panduko Sinaro menyampaikan. Wakil Ketua Umum Ikapabasko Jakarta, H Amri Aziz menjawab Haluan

via telepon selularnya dari Jakarta kemarin membenarkan pembatalan tiket 11 orang perantau Ikapabasko yang bersiap siap pulang ke Padang Panjang. Mereka sudah memesan tiket untuk pulang menghadiri acara pelantikan walikota dan wakil walikota Padang Panjang H Hendri Arnis dan H Mawardi Samah. Namun karena sudah menerima kabar pembatalan pelantikan gara gara prosesnya terkendala di DPRD Tanah Datar maka tiket pulang dibatalkan, kata Amri Azis. Amri mempertanyakan sikap DPRD Tanah Datar. Ia tidak yakin akan kabar tak sedap yang diterimanya. Belum tuntasnya proses di lembaga legisltif Tanah Datar lantaran belum adanya hitung hitungan antara kedua belah pihak. Apalagi kesempatan ini merupakan “sabuang salampeh hari patang”. Artinya kesempatan terakhir “Saya menerima kabar sabuang salapeh hari patang, dan istilah kapa gulo. Jadi kalau saya maknai itu artinya kesempatan terakhir karena Hendri Arnis adalah kapa gulo artinya orang kaya raya,” sebut Am memprediksi makna istilah itu. Sekretaris Ikapabasko Jakarta Azhari St Malano juga ikut kecewa lantaran sudah capek capek pulang ternyata sampai di kampung acara yang dituju batal dilaksanakan. Kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi. “Kita tidak berharap kasus ini menjadi alasan bagi masyarakat Batipuh X Koto untuk hengkang dari Tanah Datar. Apalagi masalah ini sudah lama menjadi pembicaraan,” kata Azhari. (h/tim)

URUNG DILANTIK — Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang terpilih, H Hendri Arnis dan dr H Mawardi, MKM urung dilantik lantaran pengunduran dirinya sebagai Wakil Bupati Tanah Datar belum dikeluarkan DPRD setempat.

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman: Jefli


SAMBUNGAN 7

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

Indikasi Korupsi .............. Dari Halaman. 1 Sumbangan Pemikiran ....... Dari Halaman. 1 Sebelum hari pemeriksaan tersebut memang beredar sms yang mengaku dari rakyat butuh keadilan, agar seluruh elemen dapat mengawal kasus tersebut dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kejagung. Informasi lain yang didapat Haluan menyebutkan bahwa pemeriksaan langsung dilakukan oleh pihak Kejagung karena ada surat kaleng yang disampaikan kepada pihak Kejagung karena ketidakpercayaannya terhadap instansi di bawahnya. Kemudian sms kembali beredar dari nomor yang sama yang mana ia yang menamakan dirinya sebagai

rakyat butuh keadilan, memberikan apresiasi kepada Kejagung dan Kejari Pulau Punjung yang sudah berani mengungkap kasus dugaan korupsi di Kabupaten Dharmasraya. Kejari Pulau Punjung melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus, Budi Sastra,SH yang dikonfirmasi Haluan lewat telpon selulernya, mengatakan, bahwa memang ada pemanggilan beberapa pejabat Dharmasraya, tapi hal itu hanya sebatas meminta keterangan, namun ia tidak menyebut siapa-siapa yang dimintai keterangan tersebut. Karena katanya, hal tersebut dilakukan dengan adanya informasi dari

masyarakat bahwa ada dugaan penyelewengan keuangan negara, tetapi belum ada yang namanya penyelidikan ataupun penyidikan, karena yang dipanggil belum ada status. Beberapa pejabat tersebut akan dimintai keterangan sampai besok (hari ini-red), apakah pemanggilan akan diulang lagi ia tidak tahu. Memang nada miring sudah sangat banyak yang beredar ditengah-tengah masyarakat Dharmasraya khususnya masalah laporan pertanggung jawaban dana MTQ yang belum ada disampaikan kepada masyarakat sampai saat ini. (h/tim)

Pemko Sawahlunto............ Dari Halaman. 1 – Ismed tersebut, melihat potensi APBD Provinsi Sumbar memungkinkan untuk mendukung pengembangan program pembangunan Sawahlunto ke depan. “Pembangunan tidak bisa dilaksanakan sendiri. Mesti bersama, dengan memanfaatkan semua potensi yang ada,” ujar Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf kepada Haluan, usai bertemu Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim, Rabu (11/9). Untuk menggaet potensi yang ada, lanjut Ali Yusuf didampingi Wakil Walikota Ismed, perlu komunikasi dan koordinasi dengan komponen yang ada. Ali Yusuf mengatakan, saat ini daerah yang dipimpinnya sangat membutuhkan dukungan dalam pembangunan infrastruktur pendukung, terutama dalam pengembangan sektor pariwisata. Pria kelahiran 11 Mei 1970 itu menyatakan, pariwisata Sawahlunto tidak lagi sebagai persinggahan. Namun, pariwisata Sawahlunto telah mengacu kepada wisatawan yang menginap dan bertahan beberapa hari, di kota yang mengusung visi menjadi Kota Wisata Tambang Berbudaya. Jadi, wisatawan tidak lagi hanya sekedar berwisata dalam beberapa jam saja, namun sudah stay (tinggal) dalam beberapa hari. Untuk mendukung, Sawahlunto membutuhkan infrastruktur yang lebih baik, terutama yang terkait dengan jalan,” ungkap Ali. Ali Yusuf meyakini, dengan bantuan pembangunan infrakstruk-

tur dari tingkat provinsi dan nasional, misi untuk menjadikan Sawahlunto sebagai daerah tujuan pariwisata terdepan di Sumatera Barat, akan mudah untuk diwujudkan. Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim yang menyambut langsung kedatangan pasangan kepala daerah yang dilantik 25 Juni 2013 lalu itu, mengatakan provinsi harus mendukung secara mutlak. Dukungan tersebut, terang Muslim Kasim, tentu sesuai dengan peruntukannya. Jika infrastruktur yang dimaksud tanggung jawab provinsi, tentu akan didukung secara mutlak. Sawahlunto dinilai telah mampu mengembangan sektor pariwisata, dengan memanfaatkan potensi sejarah yang dimiliki. Muslim Kasim melihat, peranan pelayanan sektor pariwisata dan jasa, terbilang sangat berperan dalam mendukung perekonomian masyarakat. Apalagi, Sawahlunto yang saat ini sudah tidak bisa lagi mengandalkan tambang batu bara. “Pemerintah Provinsi Sumbar memiliki komitmen untuk pengembangan pariwisata dan pelayanan jasa. Namun demikian, tentunya Sawahlunto juga tidak bisa mengabaikan sektor lainnya, baik pertanian, perkebunan dan peternakan yang juga memiliki potensi ekonomi yang tidak kalah bagusnya,” tambahnya. Muslim Kasim mengatakan, kerja keras pemerintah Sawahlunto dalam membangun pariwisata patut diacungi jempol. Sawahlunto juga dinilai mampu mengubah pandangan masyarakat,

akan pariwisata yang selalu diidentikan dengan nilai negatif seksual. Sawahlunto mampu bangkit dari keterpurukannya dengan membangun pariwisata melalui pemanfaatan nilai sejarah serta pengembangan pariwisata berbasis teknologi. Kepala Bappeda Sumbar, Rahmat Sani, yang hadir dalam pertemuan tersebut mengatakan, Sawahlunto dapat mengajukan program pembangunan yang akan dilakukan kepada pemerintah provinsi. Terkait pariwisata, Rahmat Sani mengatakan, pemerintah Provinsi Sumbar menempatkan sektor tersebut di posisi ketujuh dalam rencana pembangunan jangka menengah. Sebagai daerah yang mengembangkan program pariwisata, Sawahlunto dapat memasukkan program yang akan diusung di tahun mendatang. Usai melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Muslim Kasim, Ali Yusuf – Ismed yang didampingi Asisten I Efriyanto, Asisten II Mukhsis, Kepala Bappeda Jasmin Chalid, Kepala DPPKAD Buyung Lapau, Kepala Dinas PU Radam, Kepala Dinas Pariwisata Medi Iswandi, dan Kabag Humas Irzam K, bertolak ke DPRD Sumbar. Usai melangsungkan pertemuan dengan Ketua DPRD Sumbar, Yultehnil dan beberapa pimpinan komisi serta anggota dewan itu, rombongan melanjutkan perjalanan ke Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim serta Dinas Pariwisata Sumbar. (h/dil)

Kasus RS ...................... Dari Halaman. 1 Bahri Khatib, Ketua Bidang Fatwa MUI Sumbar Gusrizal Gazahar, Ketua LKAAM Sumbar M Sayuti Dt Rajo Pangulu, Bundo Kanduang Sumbar, sejumlah pimpinan Ormas Islam, mantan Kapolda Sumbar Dasrul Lamsudindan tokoh masyarakat lainnya. Kapolda Sumbar Nur Ali mengundang pihak-pihak yang terkait dengan rencana pembangunan RS Siloam milik Lippo Group, karena sudah cukup lama terjadi gonjangganjing dan pro-kontra terhadap mega proyek tersebut. Di satu sisi puluhan Ormas Islam yang tergabung bersama MUI Sumbar menolak tegas rencana investasi milik pengusaha James Riady itu karena disinyalir ada misi kritinisasi di balik mega proyek tersebut. Apalagi James Riady dikenal luas sebagai seorang misionaris. Sementara di sisi lain Pemko Padang dengan beberapa organisasi kepemudaan (OKP) dan Ormas binaannya terus bersikukuh mempertahankan rencana investasi tersebut. Pemko Padang sangat yakin, bahwa RS Siloam murni sebagai investasi, bukan untuk tujuan program misionaris dan kritenisasi. Bahkan Walikota Padang Fauzi Bahar yang masa kepemimpinannya segera berakhir Februari 2014, siap berdiri pada barisan terdepan untuk menghadapi pihak RS Siloam jika memang terbukti di kemudian hari terdapat misi kristenisasi di balik investasi RS Siloam. Dari sumber yang dihimpun Haluan, diperoleh informasi bahwa di dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat Polda Sumbar tersebut MUI bersama-sama Ormas Islam tetap teguh dengan pendirian, menolak rencana investasi RS Siloam di Kota Padang yang sudah dilakukan peletakan batu pertamanya, Jumat 10 Mei 2013 lalu. Karena dari berbagai dimensi pandang, lebih banyak mudharat ketimbang manfaat investasi tersebut bagi masyarakat Sumatera Barat yang mayoritas beragama Islam. “MUI bersama Ormas Islam tetap kukuh menolak rencana investasi RS Siloam oleh Lippo Group. Bagi MUI dan Ormas Islam tidak ada keraguan lagi bahwa di balik itu memang ada misi misionaris,” kata Sumber Haluan tersebut. Sementara jajaran Pemko Padang di bawah kepemimpinan Walikota Padang Fauzi tetap pula kukuh mempertahankan rencana investasi RS Siloam yang juga satu paket dengan pembengunan mal, hotel dan sekolah. Nilai investasinya lebih dari satu triliun rupiah. Selain itu Lippo Grup menurut Fauzi Bahar juga tertarik berin-

vestasi di kawasan Pantai Muaro Kota Padang. Pantai Padang sepanjang lebih kurang 6 kilo meter, mulai dari Muoro sampai ke Ulak Karang akan dibangun pulau buatan hasil reklamasi. Di pulau itu akan dibangun perhotelan, sarana pariwisata hingga lintasan Formula 1 yang bertaraf internasional. Total nilai investasinya mencapai Rp7 triliun. “Jadi Pak Fauzi Bahar sangat berambisi dengan proyek ini,” kata sumber tersebut. Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Syamsi kepada Haluan menyebutkan pertemuan kemarin adalah pertemuan pertama. Pertemuan itu dimaksudkan untuk mendengar keluhan atau permasalahan terkait pembangunan RS Siloam tersebut. “Pembangunan RS Siloam menuai permasalahan dan opini di kalangan masyarakat yang menolak pembangunan tersebut. Dalam hal ini, Kapolda Sumbar sendiri mencoba untuk memfasilitasinya agar permasalahan ini bisa teratasi,” kata Syamsi. Dikatakannya, pertemuan sekitar tiga jam lebih ini belum ditemukan hasilnya, dan rencananya akan ada pertemuan kembali mengenai permasalahan tersebut. “Untuk pertemuan selanjutnya, kami belum mengetahui kapan dilaksanakan. Yang jelas, pertemuan hari ini (kemarin,red) mendengar permasalahan saja,” ungkapnya. Seperti berita sebelumnya, sejumlah tokoh yang tergabung dalam Forum Ormas Sumatera Barat menolak pembangunan RS Siloam di Padang. Karena diyakini akan merusak nilai adat dan agama masyarakat Minang-kabau yang mayoritas Islam. Hal Ini terungkap dalam hasil Rapat LKAAM Sumbar bersama 21 Ormas Sumatera Barat, pada Sabtu (18/5) lalu di kantor LKAAM Sumbar. Mahasiswa Tetap Menolak Sementara itu penolakan mahasiswa terhadap Super Blok Lippo Group di Kota Padang semakin meluas. Pada Rabu, (11/9) kemarin Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumbar dan Pelajar Islam Indonesia (PII) Sumbar mengadakan Diskusi Terbatas yang bertema “Mengurai Benang Merah Polemik Pembangunan Super Blok Lippo Group Di Kota Padang”. Kegiatan itu dilaksanakan di Lt. 2 Masjid Nurul Iman Padang. Dalam diskusi terbatas ini, turut diundang Buya Gusrizal Gazahar (Ketua Bidang Fatwa MUI Sumbar dan Buya Ibnu Aqil D. Ghani (Ketua Paga Nagari Sumbar) untuk memberikan informasi terkini tentang terkait dengan tema yang dibahas.

Tokoh-tokoh mahasiswa yang hadir diantaranya : Mursyidah Sholihati (Ketum PW PII Sumbar), Adnan Arafani (Ketua Umum BEM UNP), Rahmat (Gubernur BEM KM Faperta Unand), Dedi Umbara (Waketum KAMMI IAIN “IB”), Gusri Wandi (Ket. Dept. Litbang DEMA IAIN “IB”), Dani Putra Amerta (Ketum BEM KM FK Unand), Gian Satria Filza dan Muhammad Havist (BEM FE UBH), Primananda Aditya Ikhsan (Ketua FSKI BEM KM FK Unand), Hildayatul Ramadanis (MPM UNP), Azizah (UKK UNP), Budi Pratama (KBMM), Azmi Uzandi (Tokoh mahasiswa Unand), Rudi Islami (AKBP-STIE “KBP”), Jimmi Syah Putra Ginting (Ketum KAMMI Sumbar). Beberapa diantara Pimpinan Organisasi Mahasiswa juga mengajak staff dari Organisasi masing-masing. Diskusi yang mulai pukul 14.30 WIB dipimpin oleh Jimmi Syah Putra Ginting. Diskusi dimulai dengan pemaparan tentang Siloam oleh Buya Gusrizal Gazahar. Buya mengutarakan bahwa negeri kita butuh investasi, tetapi tidak dengan menabrak prinsip-prinsip di Ranah Minang. Beliau menegaskan bahwa MUI, Bundo Kanduang, LKAAM, bersama Ormas Islam tidak akan diam dalam membela Aqidah Islam. Terkait dengan Proyek Lippo Group di Jln. Khatib Sulaiman Padang, ini di luar dugaan Ulama. Tanpa sosialisasi mendadak dilaksanakan peletakan batu pertama. Ketika masalah ini muncul, ulama meninjau dari berbagai sisi. Dari aspek Aqidah, James Riadi adalah penginjil Evangelis. Dari kajian ekonomi untuk rumah sakit, tingkat keterhunian rumah sakit di Padang saat ini tidak mencapai 50 perseb. Untuk apa lagi ada rumah sakit yang notabene terindikasi membawa misi Sementara jumlah sekolah kristen yang ada untuk umat kristen di Kota Padang sudah lebih dari cukup. Untuk apa lagi mendirikan sekolah kristen ? Dari sisi hukum, proyek tersebut melanggar Perda RTRW. “Dari sisi sosial budaya, FKUB Sumbar yang di dalamnya menghimpun semua agama, juga menolak kehadiran Super Blok Siloam karena menimbulkan keresahan,” kata Buya Gusrizal. Budi Pratama dari KBMM meminta supaya kasus Siloam dikawal sampai tuntas. “Kita punya tanggung jawab ini selama berada di Ranah Minang. “Kita sedang dihadapkan dengan simbolisasi penjajahan di Ranah Minang dan harus kita hadapi,”katanya. (h/ye/ nas/rel)

anggota DPRD Solsel atas nama Mursiwal Bagindo Kayo dari partai dan fraksi Gerindra. Ketua DPRD Solsel H Khairunas mengatakan bahwa PAW diharapkan bukan hanya untuk melengkapi anggota legislatif semata, tapi bagaimana agar keseimbangan fungsi legislative berjalan sebagaimana yang diatur undang-undang. Hadir dalam paripurna istimewa itu sebanyak 17 anggota DPRD Solsel dengan dua orang pimpinan DPRD yaitu Khairunas selaku Ketua DPRD dan Wakil Ketua Suhaimi. Pihak eksekutif, juga hadir Bupati Solok Selatan H Muzni Zakaria, Sekdakab Solsel H Fachrul Rasyid, Kajari Padang Aro E.

Nurhidayat, dan sejumlah SKPD. Hasmarman menggantikan Mursiwal Bagindo Kayo yang keluar dari Partai Gerindra. Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, saat mendaftar sebagai calon legislatif Solsel untuk periode 2014-2019, Mursiwal tidak lagi berstatus kader Gerindra. Ia maju dengan menggunakan partai NasDem. Sesuai aturan yang ada, Gerindra mengajukan PAW untuk menggantikan Mursiwal. Paripurna pelantikan dan pengucapan sumpah terhadap Hasmarman, dihadiri oleh Mursiwal Bagindo Kayo. Inilah sportivitas anggota dewan yang diperlihatkan oleh kader kuat partai NasDem

Kabupaten Solok Selatan. Mursiwal diusulkan untuk PAW oleh partainya karena sudah pindah partai ke Partai NasDem. DPC Gerindra Solsel mengusulkan Hasmarman sebagai pengganti. Hasmarwan adalah pemilik suara terbanyak kedua dari partai Gerindra Dapil I Kecamatan Sangir. Hasmarman pada pemilu 2009 lalu, menempati nomor urut kedua dan meraih suara terbanyak kedua. “Insya Allah, saya siap menjalankan amanah menggantikan posisi saudara saya. Saya sangat mengharapkan dukungan masyarakat untuk berbuat memperjuangkan aspirasi masyarakat,” kata Hasmarman. (adv)

Hendri Arnis .................. Dari Halaman. 1 Rencana aksi demonstrasi yang akan digelar ratusan masyarakat Padang Panjang dan gabungan anak nagari Batipuah X Koto Tanah Datar ke kantor DPRD Tanah Datar, Rabu (11/9) kemarin, berhasil diredam dan digagalkan Walikota Padang Panjang terpilih H Hendri Arnis. Ratusan massa yang sudah terkonsentrasi di halaman DPRD Kota Padang Panjang dan siap melakukan pergerakan menuju Tanah Datar itu, akhirnya sepakat untuk membatalkan aksi, setelah mendengar pencerahan dan arahan yang diberikan Hendri Arnis begitu menemui langsung masyarakat dan simpatisan pendukungnya itu. “Saya berharap masyarakat tidak terpancing emosi dan bahkan sampai

melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Percaya dan yakinlah, ini adalah skenario yang sudah diatur oleh Allah SWT,” kata Hendri Arnis yang terlihat berkaca-kaca saat berdialog dengan ratusan massa. Koordinator aksi dari perwakilan Forum Anak Nagari Peduli Batipuah X Koto, Mukhtar Effendi didampingi tokoh masyarakat Bernes Dt Pisang mengatakan, rencana aksi demonstrasi ke kantor DPRD Tanah Datar tersebut, pada awalnya direncanakan akan diikuti sekitar 300-an lebih massa. Namun hingga pukul 11.00 WIB siang, konsentrasi massa yang berkumpul di halaman DPRD Kota Padang Panjang sebelum rencana keberangkatan, mencapai jumlah 800an massa. “Kita sepakat membatalkan

aksi demo, walau sejak malam sebelumnya, kami telah memasukkan surat izin ke pihak kepolisian,” kata Mukhtar. Di tempat terpisah, sejumlah tokoh masyarakat Padang Panjang, Batipuah X Koto, juga sangat memuji sikap yang ditunjukkan Hendri Arnis saat menghadapi ratusan masyarakat dan simpatisan pendukungnya. Menurut Masril Katik Sati, Hendri Arnis telah menunjukkan sikapnya sebagai seorang negarawan sejati. Ditambahkan GJ Dt Sinaro Panjang dan IC Dt Bandaro Nan Kuniang, batalnya aksi demo ini bukti nyata dari kecintaan Hendri Arnis terhadap Padang Panjang dan Tanah Datar. (h/yan)

Formasi CPNS ................ Dari Halaman. 1 “Mulai 12 September pendaftaran bagi pelamar umum untuk CPNSD Sawahlunto sudah dibuka,” ujar Kepala Kantor Kepegawaian Daerah Sawahlunto, Andy Rastika kepada Haluan, Rabu (11/9). Pendaftaran online, lanjut mantan Kepala Bagian Humas Setdako Sawahlunto itu, akan berlangsung dari 12 hingga 17 September 2013. Sedangkan untuk penerimaan lamaran dan verifikasi dokumen akan berlangsung dari 14 hingga 26 bulan ini. Seluruh peserta tes, terangnya, harus melakukan pendaftaran online melalui portal system seleksi CPNS nasional pada website http:/ /sscn.bkn.go.id. Pelaksanaan ujian akan dilakukan sebanyak dua kali. Tes awal akan dilakukan, dengan materi tes kompetensi dasar, yang menggunakan system computer assistedtest (CAT). Peserta yang lolos dari tes kompetensi dasar, akan mengikuti tes wawancara dan tes keterampilan, yang dilakukan tim independen. Sebelumnya, menurut Andy Rastika, pihaknya juga mengusulkan beberapa formasi untuk tenaga teknis dan bidang kesehatan, yakni dokter dan anastesis, yang juga sangat dibutuhkan untuk mendukung program pelayanan kesehatan masyarakat. Andy Rastika mengatakan, 50 kuota pelamar umum tersebut, di luar usulan CPNS dari tenaga honorer ‘Kota Arang’ kategori II, yang jumlahnya mencapai 142 orang. “Saat ini, kita juga masih menunggu persetujuan atas jumlah

CPNS yang akan direkrut dari pelamar honorer kategori II, yang telah diusulkan. Secara persyaratan, semua kategori II sudah dilengkapi, tinggal menunggu persetujuan pemerintah pusat,” ujar Andy Rastika. Kota Padang Panjang memperoleh kuota penerimaan CPNS sebanyak 50 orang, 26 orang di antaranya untuk tenaga kesehatan, guru 5 orang dan tenaga teknis 19 orang. Sedangkan Pemkab Dharmasraya memperoleh kuota untuk 50 orang, seluruhnya untuk guru dan 35 orang di antaranya adalah guru SD. Pendaftaran CPNS untuk Pemkab Mentawai juga dimulai hari ini. Mentawai mendapat kuota 141 CPNS terdiri dari formasi tenaga guru 56 orang, tenaga kesehatan 51 orang dan tenaga teknis 34 orang. Solsel Tunggu Pusat Pengumuman tes CPNS untuk Kabupaten Solok Selatan masih menunggu keputusan dari pusat. Alasannya, belum keluarnya rincian formasi dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. “Pengumuman tes CPNS Kabupaten Solok Selatan ditunda karena belum keluar rincian formasi dari Kemen PAN dan RB,” ujar Kepala BKD Solsel Ismael, Rabu (11/9). Walaupun belum keluar pengumuman pada 12 September 2013, namun pihak BKD Solsel sudah pasti dapat formasi untuk 100 orang. Ia menyebutkan, pada Rabu kemarin Bupati Solok Selatan H Muzni Zakaria bersama Kepala

BKD Solsel Ismael mengunjungi Kemenpan dan RB untuk menanyakan kepastian rincian formasi CPNS 2013 untuk Solok Selatan. “Nanti kalau sudah ada kepastian formasi kami akan mengunmumkannya melalui Website Pemerintah Daerah Solok Selatan dan media masa,” terangnya. Bagi peminat CPNS untuk daerah tujuan Kabupaten Solok Selatan dapat mengakses situs www.solselkab.go.id/. Atau, menunggu iklannya di media masa yang terbit di Sumatera Barat. Lebih lanjut Ismael menjelaskan, karena sistem ujian yang digunakan di Kabupaten Solok Selatan adalah Lembar Kerja Komputer (LJK) maka pemda setempat sudah menyediakan anggaran untuk memperbanyak (copy) soal. “Kita sudah sediakan anggaran sebanyak Rp130 juta untuk memperbanyak soal CPNS. Tentu saja dengan anggaran tersebut tidak mencukupi soal-soal untuk semua pelamar yang ditaksir mencapai puluhan ribu orang. Maka, kita juga membatasi daya tampung dan pelayanan soal hanya mencapai 10.000 pelamar,” ungkapnya. Untuk syarat-syarat umum dan khusus CPNS sesuai kategori yang dilamar, tenaga teknis atau profesional. Dengan penerimaan CPNS ini, kantor kepolisian dan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi penuh sesak untuk mengurus SKCK dan kartu Disnaker. (h/dil/col/met)

Batipuah, X .................... Dari Halaman. 1 Katik Sati, tidak hanya dialamatkan kepada DPRD Tanah Datar secara umum dan kelembagaan. Lebih spesifik lagi, para pemangku adat, niniak mamak, bundo kanduang dan pemuda Nagari Paninjauan, juga sangat menyesalkan sikap tidak responsif yang ditunjukkan anggota DPRD Tanah Datar, khususnya yang mewakili masyarakat dari Dapil I (Batipuah, X Koto dan Pariangan). “Jujur, kami kecewa dan sangat menyesalkan sikap mereka (wakil dari Dapil I, red). Seharusnya mereka yang getol memperjuangkan ini. Tapi dari informasi yang kami dapat, justru mereka pula yang gigih untuk menunda-nunda pembahasan itu, tandas Masril Katik Sati. Ketua KAN Nagari Paninjauan Drs H Gustiar Jamal, M.Pd Dt Sinaro Panjang mengatakan, adanya indikasi kesengajaan yang dilakukan DPRD Tanah Datar untuk menunda dan mengulur-ulur proses pembahasan pengunduran diri Hendri Arnis sebagai Wakil Bupati Tanahdata, yang berakibat tertundanya agenda pelantikan HAMAS, Rabu (11/9) kemarin, merupakan cerminan dari sikap wakil rakyat yang tidak peduli dengan kepentingan rakyat. “Apalagi Padang Panjang dan Tanah Datar itu adalah satu kesatuan dan tidak bisa terpisahkan satu dengan yang lainnya. Terpilihnya Hendri Arnis (anak nagari Batipuah X Koto) sebagai Walikota Padang Panjang, seharusnya menjadi kebanggaan bagi Tanah Datar. Bukan justru diperlakukan dan

dipermalukan dengan sikap dewan yang seperti ini,” ujar GJ Dt Sinaro Panjang. Dengan terpilihnya Hendri Arnis yang putra asli Tanah Datar sebagai Walikota Padang Panjang 2013-2018 imbuh Dt Sinaro Panjang, tentu akan menjadi sebuah kekuatan besar yang diharapkan akan semakin meningkatkan harmonisasi hubungan kedua daerah. Sehingga, dari hal itu diharapkan pula akan saling menguntungkan dalam peningkatan akselerasi dalam upaya percepatan pembangunan di kedua daerah. Siap Melebur ke Padang Panjang Secara serempak, para pemangku adat, niniak mamak, bundo kanduang dan masyarakat yang tergabung dalam segenap lembaga unsur Nagari Paninjauan Kec. X Koto Kab Tanahdatar, dengan tegas menyatakan siap untuk memisahkan diri dari Tanah Datar, untuk selanjutnya melebur menjadi bagian dari Kota Padang Panjang. Hal ini ujar Dt Sinaro Panjang, juga telah diapungkan saat audiensi bersama DPRD Padang Panjang, Rabu (11/ 9) kemarin, yang dihadiri para pemangku adat dan niniak mamak se Batipuah, X Koto. “Dalam waktu dekat, kami akan menggelar rapat dengan “urang nan salapan puluah” dan segera melayangkan surat ke Pemkab dan DPRD Tanah Datar. Keinginan kami untuk memisahkan diri dari Tanahdatar ini, adalah adalah puncak dari kekecewaan kami terhadap para petinggi di

Tanah Datar, khususnya di lembaga legislatif,” tukuk Dt Sinaro Panjang. Ditambahkan Masril Katik Sati, kekecewaan terhadap DPRD Tanahdatar yang dirasakan masyarakat Nagari Paninjauan khususnya dan Batipuah X Koto pada umumnya, merupakan wujud dari kecintaan dan kepedulian anak nagari terhadap kampung halaman dan kepentingan masyarakat banyak, tak terkecuali kepentingan masyarakat Kota Padang Panjang sendiri. “Sikap yang ditunjukkan DPRD Tanahdatar itu, merupakan yang kesekian kalinya melukai hati dan perasaan rakyat. Puncaknya adalah ketika kami merasa dilecehkan, begitu anak Nagari Paninjauan yang juga putra terbaik Tanah Datar, seolah dipersulit untuk proses pelantikan sebagai walikota pilihan masyarakat Padang Panjang,” kata Masril Katik Sati. Sebelumnya, puluhan pemuda Batipuah X Koto yang tergabung dalam Forum Anak Nagari Peduli (FANP) Batipuah X Koto, juga mengecam keras sikap DPRD Tanah Datar yang dianggap telah melukai hati masyarakat Padang Panjang, Batipuah, X Koto. Koordinator FANP Batipuah X Koto, Mukhtar Effendi didampingi tokoh masyarakat Bernes Dt Pisang mengatakan, pihaknya akan mendesak para pemangku adat, ninik mamak dan segenap unsur yang ada di seluruh nagari se Batipuah X Koto, untuk segera melayangkan surat sebagai mosi tidak percaya dan kekecewaan terhadap DPRD setempat. (h/yan)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

9

DIHUKUM 6 BULAN PENJARA, MASA PERCOBAAN 1 TAHUN

Budhi dan Firdaus Divonis Bersalah LINGKAR

PADANG, HALUAN—Dua pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Padang, masing-masing Firdaus Ilyas dan Budhi Erwanto divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Padang, Rabu (11/9). Keduanya dihukum 6 bulan penjara dengan masa percobaan selama 1 tahun oleh majelis hakim yang diketuai Asmar.

Ikasmantri Angkatan 83 Berbakti untuk Almamater PADANG, HALUAN — Tiga puluh tahun sudah alumni SMAN 3 Padang Angkatan 83 terbentuk. Alumni ini lazim disebut dengan Ikasmantri Angkatan 83. Sebagai wujud pengabdian terhadap almamater tercinta, alumni ini bersepakat untuk memperbaiki mutu, sarana dan prasarana yang ada di SMAN 3 Padang. Salah satunya adalah pembangunan pagar sekolah sepanjang sekitar 38 meter di halaman depan. “Ini merupakan salah satu bentuk bakti kami kepada almamater. Ke depannya, kami berharap bisa tetap membantu Smantri ini,” kata Koordinator Ikasmantri Angkatan 83 di Padang, Ramlis, Selasa (10/9). Selain berbentuk fisik, Ikasmantri Angkatan 83 yang seusai lebaran lalu menggelar halalbihalal, juga turut membantu kelancaran pendidikan di sekolah ini. Dikatakan Ramlis, salah seorang alumni angkatan 83, ada yang bekerja di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang bisa menjadi tempat bertanya bagi sekolah yang ingin membutuhkan informasi. Jika ada pihak sekolah ke Jakarta dapat difasilitasi oleh yang bersangkutan.(h/eni)

SEJUMLAH anggota Ikasmantri Angkatan 83 Padang berfoto bersama saat halalbihalal beberapa waktu lalu, yang dihadiri Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. IST

BERLOBANG — Jalan Jhoni Anwar, Lapai, Padang berlubang, Rabu (11/9). Pengendara harus berhati-hati melewatinya. Sebagai peringatan bagi pengguna jalan, masyarakat meletakkan ban bekas dan beberapa tumpukan kayu. Masyarakat diharapkan agar segera diperbaiki oleh dinas terkait. AMIR

Buku Berisi Kata Kasar Akan Direvisi PADANG, HALUAN—Pemerintah pusat akan merevisi buku mata pelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013 Kelas VII yang memuat kata-kata kasar. Hal ini pun sudah disampaikan kepada guru, agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan siswa. “Buku ini akan direvisi. Kapan direvisinya, kita tunggu saja. Yang berhak melakukan revisi adalah pusat. Kita cuma mengkoordinasikan dengan pihak sekolah,” kata Kepala Bidang Penddidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Padang, Jelta Masril.

Menurut Jelta, kata-kata yang dianggap kasar dalam buku tersebut bukanlah secara sengaja digunakan oleh penulis. Menurutnya, kata-kata kasar yang terdapat dalam bacaan tersebut adalah sebuah contoh kata-kata kasar, yang tidak boleh ditiru oleh siswa. Sebelumnya, kata-kata kasar dalam buku mata pelajaran Bahasa Indonesia ini juga ditemukan di sejumlah SMP di Kota Padang. Wismi Lusita, guru Bahasa Indonesia SMPN 1 Padang menilai, kata-kata kasar yang terdapat dalam cerpen tersebut, memang

tidak pantas dibaca oleh siswa SMP kelas VII. Dikhawatirkan ungkapan marah dengan perkataan kasar tersebut, akan ditiru siswa dalam pergaulannya sehari-hari. Kata-kata kasar yang dimaksud dalam buku mata pelajaran Bahasa Indonesia ini adalah, ungkapan marah yang terdapat dalam cerpen berjudul Gerhana karya Muhammad Ali. Cerpen ini sendiri diambil dari buku kumpulan cerpen karya Muhammad Ali terbitan Pustaka Utama Grafiti. Kata-kata kasar ini sendiri terdapat pada hal 225. (h/eni)

BERHARAP KESEMRAWUTAN PASAR RAYA DIURAI

300 Pedagang Curhat ke DeJe PADANG, HALUAN—Sebanyak 300 orang pedagang dan pekerja yang tergabung dalam Pasra (Pasar Raya) mendatangi Posko Rumah Pemenangan Desri Ayunda-James Hellyward (DeJe). Mereka berdiskusi hangat dengan pasangan calon walikota dan wakil walikota Padang. Kemudian dilanjutkan dengan curah pendapat (curhat) anggota Pasra tentang kondisi perdagangan di Pasar Raya Padang, Selasa (10/9) malam di Jalan Sudirman. Kedatangan para pekerja toko dan pedagang kecil di Pasar Raya yang jumlahnya sangat banyak ini, membuat kaget Desri dan James. “Sangat luar biasa. Kami jadi terharu. Ruang ini tak cukup menampung saudarasaudara kami itu,” kata Desri dan James. Dalam diskusinya, para pedagang dan pekerja pasar berharap pasangan DeJe bisa menyelesaikan krumuk-kru-

muk yang terjadi di Pasar Raya. Beberapa hal yang disampaikan adalah soal ketiadaan terminal, kesemrawutan serta keamanan dan kenyamanan. Junaidi, seorang pedagang berharap, pasangan DeJe bisa mengembalikan suasana pasar yang kondusif seperti dulu. “Tak usah seperti Jokowi betul. Seperti Syahrul Ujud saja sudah cukup bagi kami,” katanya. Syofyan Ali, pedagang lainnya menambahkan, era Walikota Padang Syahrul Ujud, Pasar Raya adalah nadi ekonomi Kota Padang. “Saya tahu betul, Pak Syahrul tiap Sabtu turun melihat situasi pasar. Jalan kaki dari rumah dinas di Jalan A.Yani. Keluh kesah kami didengarkan. Bahkan ketika pasar terbakar menjelang Idul Fitri dulu, dalam sekejap dibangun dan digratiskan sewa satu tahun,” ujarnya. Nila seorang pekerja toko

justru mengatakan, pasar raya sudah mati. Kalau tidak terpaksa benar maka orang tak akan mau ke pasar. Keluhan para pedagang kepada pasangan DeJe itu, ditanggapi satu per satu. “Ambo urang pasa juo. Ayah ambo dulu bakadai di

sabalah toko Kubu Alam. Jadi denyut pasa ko ambo tahu bana,” kata Desri Ayunda. Hal yang sama juga disampaikan James Hellyward. “Ayah ambo juo urang pasa. Pasa Goan Hoat, Los Baro tampek main ambo ketekketek. Jadi denyut kehidupan

pasa ko tahu persis ambo,” kata James. (h/ade)

Hukuman ini sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ira Yolanda terhadap kedua terdakwa pada sidang sebelumnya. Yakni, mereka dinyatakan bersalah telah melakukan tindak pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 170 ayat 1 KUH Pidana yakni hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 1 tahun. Tidak terima dengan putusan yang telah dijatuhkan oleh hakim ini, puluhan pedagang Pasar Raya yang didominasi kalangan ibu-ibu, spontan meneriaki kedua terdakwa. Korban juga sempat mengejar terdakwa ketika hendak keluar dari ruang sidang. Tak hanya sampai disitu, massa ini juga menilai hakim tidak adil dalam menjatuhkan hukuman terhadap dua pejabat Pemko Padang ini. “Hukum apa ini, kami yakin ada permainan dibalik semua ini,” kata salah seorang korban usai sidang. Buntut kekecewaan ibu-ibu korban kekerasan dua pejabat Pemko Padang tersebut kian memuncak. Bahkan salah seorang korban jatuh pingsan di halaman parkir Pengadilan Negeri Padang, akibat tak kuasa menahan rasa kecewa yang begitu mendalam. Pantauan Haluan, sama seperti sidang sebelumnya, sidang pembacaan putusan terhadap kedua pejabat Pemko ini tetap dihadiri puluhan PNS Pemko. Selain itu, satu unit mobil water canon juga

terlihat parkir di halaman Pengadilan Negeri Padang. Tidak hanya dari petugas Damkar, puluhan PNS lainnya seperti dari Dinas Perhubungan Kota Padang dan anggota Satpol PP Padang juga terlihat memadati PN Padang. Seperti diketahui, Firdaus Ilyas dan Budhi Erwanto terjerat kasus dugaan penganiayaan terhadap pedagang pada 31 Agustus tahun 2011 lalu. Terdakwa dituduh memukuli tiga pedagang yang menghalangi pemagaran dengan kayu. Ketiga pedagang itu Cici Azizah, Ermi Yanti, dan Yenis Marwanti. Saat itu, terdakwa Firdaus Ilyas masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo (Dishubkominfo) Padang. Sedangkan terdakwa Budhi Erwanto, hingga saat ini masih menjabat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadaman Kebakaran Daerah (BPBPKD) kota Padang. Menurut keterangan saksisaksi pada sidang sebelumnya, aksi tersebut dilakukan oleh kedua terdakwa terhadap korban dengan cara menendang korban. Sementara, dalam pembelaannya, kedua terdakwa sempat menyangkal kalau mereka telah melakukan penendangan terhadap korban. Bahkan terdakwa juga sempat mengakui kalau yang mereka lakukan hanyalah mendorong korban untuk ke pinggir agar proses eksekusi bisa dilakukan. (h/hel)

>> Editor : Devi Diany

Penata Halaman: Syahrizal

CALON Walikota Padang Desri Ayunda saat berdiskusi dengan para pedagang Pasar Raya. ADE


10 PA D A N G LINGKAR

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

TERANCAM TAK BISA WISUDA

Mahasiswa UBH Demo Rektor

RRI Rayakan HUT ke-68 PADANG, HALUAN — Radio Republik Indonesia (RRI) merayakan hari jadinya ke-68 secara serempak di seluruh kantor RRI di Indonesia. Di Kota Padang, perayaan hari jadi RRI dengan tema “Bersama Menjadi Perekat Bangsa” digelar di Kantor RRI Jalan Sudirman 12 Padang, Rabu (11/9). Kepala RRI Padang, Edi Supakat dalam sambutannya berharap, pada usianya yang ke68, RRI semakin jaya di udara. Sesuai dengan jargon RRI “Sekali di Udara Tetap di Udara”. Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyalaan obor serentak. Mulai dari RRI pusat di Jakarta dan seluruh cabang RRI di Indonesia. Penyulutan obor Tri Prasetya dilakukan tepat pukul 11.00 Wib, menandakan RRI genap berumur 68 tahun. “Tri Prasetya adalah tiga tekad yang melandasi seluruh jiwa Angkasawan RRI,” tandas Edi Supakat. Ketiga tekad itu adalah menyelamatkan siaran radio dari siapapun yang hendak menggunakan alat tersebut untuk mengancurkan NKRI. Tekad kedua, yakni mempertahankan siaran RRI sebagai alat perjuangan dan alat revolusi seluruh bangsa Indonesia dengan jiwa kebangsaan yang murni, hati yang bersih, dan jujur serta budi yang penuh kecintaan kepada tanah air dan bangsa. Tekad ketiga, yakni angkasawan RRI harus berdiri diatas segala aliran dan keyakinan partai atau golongan dengan mengutamakan persatuan bangsa dan keselamatan negara serta berpegang kepada jiwa proklamasi 1945. “Sejak itu RRI dan para angkasawan melintasi perjalanan panjang seiring perjalanan sejarah sepublik Indonesia, serta bertekad untuk mempertahankan Indenpendensi RRI” ujar Edi Supakat. Dalam HUT RRI yang ke-68 tersebut juga hadir Wakil Walikota Padang, Mahyeldi Ansyarullah. Kedua DPRD Sumbar, Yulhteknil serta pensiunan RRI yang ada di Kota Padang. (h/cw-oos)

PADANG, HALUAN—Lebih dari seratus mahasiswa Universitas Bung Hatta (UBH) menggelar aksi demonstrasi di Gedung Rektorat UBH, Rabu (11/9). Demo tersebut adalah buntut dikeluarkannya Surat Edaran Rektor No.4811 tahun 2013. Karena mahasiswa bisa melaksanakan ujian skripsi, apabila telah lulus TOEFL dengan skor 400.

UNJUK RASA—Ratusan mahasiswa Universitas Bung Hatta (UBH) memasuki Gedung Rektorat UBH, Ulak Karang, Padang, Rabu (11/9). Mahasiswa merasa dipersulit oleh pihak kampus dengan keluarnya Surat Edaraan Tektor tentang Skor TOEFL di atas 400. AMIR

LIMBAH PTSP DIDUGA CEMARI SAWAH

Petani Lubeg Kembali Tuntut Ganti Rugi PADANG, HALUAN — Petani Kelurahan Kampung Jua, Kelurahan Batuang Taba dan Kelurahan Pengambiran Ampalu, Kecamatan Lubuak Bagalung (Lubeg), merasa diabaikan oleh PT Semen Padang. Pasalnya, tuntutan mereka sejak beberapa tahun lalu untuk pembayaran ganti rugi akibat limbah pabrik semen tak juga terkabulkan. Padahal, petani di Kecamatan Lubuk Kilangan yang merupakan tetangganya karena hanya berbatas pematang sawah, sudah mendapatkan ganti rugi. “Sawah kami hanya berbatas pematang saja. Air yang kami pakai masih sama. Tapi mengapa mereka dapat

kompensasi, sementara kami tidak,” kata Marjuas, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kelurahan Kampung Jua, Rabu (11/9). Selain mempertanyakan kompensasi, mereka juga mempertanyakan lambatnya hasil kajian Tim Independent atas dugaan pencemaran limbah PTSP. Padahal tim itu sudah dibentuk lebih dari dua tahun lalu. Menurut Marjuas, sejak limbah masuk ke Kelurahan Kampung Jua, hasil panen petani di tiga kelurahan ini mengalami penurunan. Hal ini disebabkan, ketika hari hujan air limbah PTSP masuk ke sawah, sehingga terjadi penumpukan sedimen. Sejak itu hasil

panen menurun, hanya 2/3 dari luas lahan yang ditanam. “Pada tahun 2000, petani Lubuk Kilangan, Tarantang yang berbatasan dengan pematang, dengan pengairan yang sama, mendapat ganti rugi dari PTSP. Sementara kami di balik pematang tapi beda kelurahan, tidak mendapat ganti rugi,” katanya. Lalu pada 2003, petani memasukkan surat ke PTSP. Tapi tidak ada tanggapan. Karena itu, pada tahun 2006, petani mencoba melalui LSM yakni Yayasan Padi Sarumpun untuk membantu perjuangan mereka. Saat itu juga dibentuk Tim Independen yang terdiri dari perguruan tinggi. Tim ini sudah bekerja di lapangan untuk

melakukan pengujian. Namun masyarakat menilai ada kejanggalan saat pengujian. “Namun kami tidak bisa bicara banyak. Yang pertama adalah Tim Independen dari LIPI. Mereka mengambil sampel air bersih ketika tidak hujan, maka tidak ditemui kandungan limbah. Akan tetapi ketika hari hujan airnya kuning, kalau mereka menggunakan sampel tersebut pasti akan ditemui limbah,” katanya. Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Afrizal mengatakan, DPRD akan memanggil pihak PTSP, Bapedalda, Gapoktan dan Dinas Pertanian pada Selasa atau Rabu pekan depan. “Kami, akan minta kejelasan dari pihak-pihak tersebut

apa persoalannya lagi sehingga tuntutan masyarakat belum juga dikabulkan,” katanya. Anggota Komisi III DPRD Kota Padang, Yendril mengatakan , para petani dari tiga kelurahan ini menuntut agar PT Semen Padang memberikan kompensasi kekurangan hasil pertanian mereka yang disebabkan oleh limbah dari tahun 1985 hingga saat ini. Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Padang M. Dinul Akbar mengatakan, PT. Semen Padang harus segera memberikan hasil penelitian itu kepada yayasan. Kalau tidak diberikan, masyarakat akan mengganggap yayasan telah berselingkuh dengan PT. Semen Padang. (h/ade)

Khatib Sulaiman Hingga Batas Kota Dibersihkan

SEKITAR 150 personil Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) membersihkan trotoar, drainase dan taman di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman, Rabu (11/9). Aksi bersih-bersih ini dilakukan untuk menyambut para tamu dari seluruh provinsi di tanah air pada ajang Lomba TTG dan puncak Hari Pangan se-Dunia yang dipusatkan di Padang. DEVIE

PADANG, HALUAN—Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Padang mengerahkan sekitar 150 personilnya untuk gotong royong membersihkan trotoar, drainase dan taman, Rabu (11/9). Program gotong royong ini akan berlangsung hingga pekan, dimulai dari Jalan Khatib Sulaiman depan Bappeda Sumbar hingga batas Kota Padang. Sejumlah personil, baik PNS maupun petugas kebersihan lapangan terlihat sibuk bekerja dengan berbagai peralatan di tangan, seperti sapu, cangkul, parang, mesin pemotong rumput dan beberapa peralatan lainnya. Sebuah topi menutupi kepala

mereka untuk menahan sengatan panas matahari. Mereka memotong rumput yang mulai tinggi dan menata taman di median jalan. Sebagian lainnya membersihkan dirainase dari sampah dan sedimen. Begitu pula saluran air ke drainase yang tersumbat sampah dan pasir dibersihkan. Saat hujan lebat, pada beberapa titik ruas Jalan Khatib Sulaiman ini juga rentan genangan air. Menurut Kepala DKP Padang, Edwar Imusman, aksi bersih-bersih digelar untuk menyambut para tamu dari seluruh provinsi di tanah air yang berkunjung ke Padang. Mereka akan menghadiri Lomba

Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Nasional dan Hari Pangan se-Dunia yang dipusatkan di Padang. “Mulai Rabu (11/9) hingga Sabtu (21/9) pekan depan, kita akan bergotong royong membersihkan jalan dan drainase. Kita tidak ingin mendapat malu dari para tamu yang datang dari seluruh provinsi pada Lomba TTG dan Hari Pangan se-Dunia,” katanya. Selain untuk menyambut tamu, aksi bersih itu juga merupakan kegiatan rutin setiap Rabu pagi. Namun kegiatan rutin Pemko Padang berolahraga di Rabu pagi, diganti DKP dengan bergotong royong. (h/vie)

Selain itu, ada lagi Surat Edaran Rektor No.4938 tahun 2013 yang menyatakan, syarat mahasiswa wisuda adalah menyerahkan foto copy sertifikat lulus TOEFL dengan skor 400 dari PPBA UBH. Menurut mahasiswa, dua surat edaran tersebut menyulitkan mahasiswa yang ingin wisuda, terutama mahasiswa yang akan wisuda bulan Oktober 2013 mendatang. “Kami sebagai mahasiswa kecewa. Transisi kepemimpinan harusnya tidak mempersulit mahasiswa. Selain itu, tak ada sosialisasi dari pihak kampus tentang dua surat edaran itu, sehingga mahasiswa yang akan wisuda pada Oktober nanti, meski telah lulus ujian kompre, tak bisa wisuda jika skor TOEFL tidak cukup 400,” ujar Oscar Sepriadi, salah seorang peserta unjuk rasa. Menurutnya, dia dan teman-temannya tidak mau jika wisuda mereka ditunda sampai bulan April 2014, karena akan menambah biaya dan akan menunggu lama. Ketika mahasiswa memaksa masuk ke ruang rektor, Hendra, Kepala BAK UBH menenangkan mereka dengan mengatakan, rektor dan jajaran dekan sedang rapat membahas permasalahan yang dihadapi mahasiswa. Namun, setelah mahasiswa menunggu hampir setengah jam, belum juga ada keputusan dari rektor. Mahasiswa akhirnya gusar dan menerobos blokade Satpam. Maka, aksi dorong-dorongan antara mahasiswa dengan Satpam tak terhindarkan. Mahasiswa akhirnya berhasil menembus blokade itu dan memaksa masuk ke ruang rektor. Ketika sampai di pintu ruang rektor, mahasiswa diberi pemahaman oleh jajaran dekan dan petinggi kampus, bahwa keputusan masalah mereka adalah, mahasiswa yang terancam tidak bisa diwisuda pada Oktober mendatang, mendapatkan kesempatan wisuda bulan November. “Dimulai dari September ini, mereka yang tidak bisa wisuda pada bulan Oktober karena skor TOEFL kurang dari 400, diberi kesempatan untuk belajar dan mencukupkan skor TOEFL sampai bulan November. Apabila skor TOEFL telah cukup, mereka akan diwisuda bulan November. Yang skor TOEFL kurang, tetap tak bisa wisuda,” ujar Yempita Efendi, Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UBH, yang menjelaskan keputusan rektor hasil rapat bersama jajaran dekan. Yempita menjelaskan, berdasarkan peraturan akademik tahun 2004, mahasiswa belum dibolehkan ujian kompre sebelum skor TOEFL mencapai 400. Artinya, mahasiswa tak bisa wisuda jika skor TOEFL belum cukup 400. Selama ini peraturan tersebut belum dijalankan sebagaimana seharusnya. Namun, pada kepemimpinan Rektor UBH sekarang, yakni Niki Lukviarman, peraturan tersebut diperketat untuk meningkatkan kualitas UBH karena UBH ingin mencapai universitas bertaraf internasional. Yempita mengakui kesalahan yang dilakukan beberapa program studi UBH beberapa tahun belakang, yang membolehkan mahasiswa ujian kompre sebelum lulus TOEFL. Ke depannya, kesalahan tersebut dijamin tak ada lagi. Selain itu, menurut Yempita, ditegakkannya aturan yang mengharuskan skor TOEFL 400 sebagai syarat wisuda, karena setahun lalu ada mahasiswa yang menyerahkan sertifikat TOEFL yang bukan dari PPBH UBH. Sertifikat yang diserahkankan mahasiswa itu tak jelas asal usulnya alias sertifikat palsu. Untuk mencegah kecurangan semacam itu, UBH mengharuskan mahasiswa yang akan wisuda untuk menyerahkan sertifikat TOEFL dari PPBH UBH dengan skor 400. (h/mg-dib/hel)

>> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal


11

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

52 Jorong Dapat Bantuan PPIP RAT Koperasi di Pasbar Nomor Satu di Sumbar PASBAR, HALUAN — Berbagai lembaga dan program peningkatan ekonomi rakyat di Kabupaten Pasaman Barat dimasa kepemimpinan Bupati H. Baharuddin R membuahkan hasil yang memuaskan. Tidak hanya berhasil meningkatkan kesejahteraan, juga berhasil meraih prestasi gemilang, baik itu ditingkat provinsi ataupun pusat. Salah satu lembaga yang banyak menyumbangkan peningkatan ekonomi adalah koperasi. Koperasi terbukti mampu mensejahterakan anggotanya, terlebih di Pasbar. Sebab, pemerintah daerah terus memberikan dukungan kepada koperasi-koperasi yang ada. Dengan hasil itu, prestasi koperasipun didapat. Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasian dan Usaha Kecil Menengah Pasbar, Wafirmas, M kepada Haluan kemarin di Simpang Ampek mengatakan, prestasi itu dapat diraih berkat kerjakeras masing-masing pengurus pengurus dan anggotanya, dalam menjalankan berbagai program kerja masing-masing koperasi itu. Dan disisi lain, keberhasilan tersebut juga sebagai bukti jalannya kerjasama pemerintah daerah dan pengurus serta anggota koperasi itu. Bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat nagari di Pasbar. Keberhasilan itu juga buah manis jerih payah para tenaga penyuluh lapangan yang komit membina, membimbing hingga koperasi-koperasi yang ada di kabupaten setempat, mendapatkan prestasi hingga ke Istana Jakarta. “Tahun ini, pemerintah kita kembali torehkan penghargaan untuk Pasbar. Yakni melalui prestasi KSGS Kinali, LKMA Albasiko Kinali, Tenaga Penyuluh Swadaya Personal di Tingkat Nasional, dan KSU Hidup Bersama Lunak Nan Duo di tingkat Provinsi. Hal yang menggembirakan lainnya, Pasbar saat ini mendapat pengakuan nomor satu untuk pelaksanaan Rapat Akhir Tahun (RAT) dari Dinas Koperasi Tingkat Provinsi Sumbar, dari seluruh kabupaten/kota di Sumbar,”tuturnya. Prestasi tersebut sebutnya, hasil nyata dari visi dan misi pemerintah yang terbukti torehkan tinta emas bagi masadepan Pasbar. Artinya, dengan pencapaian prestasi-prestasi tersebut, dipastikan telah seiring dengan perkembangan perekonomian masyarakat Pasbar. “Koperasi yang berprestasi itu adalah, koperasi yang mampu meningkatkan kesejahterakan ekonomi anggotanya. Hal tersebut juga seiring dengan kinerja pemerintah melalui dinas terkait,” ujar Wafirman. Ia membeberkan. Kata kuncinya, mustahil sebuah koperasi atau lembaga lainnya dibilang maju, dan berprestasi kalau jiwa yang ada di dalamnya tidak baik. Sebab lembaga merupakan wadah yang amat sulit di bangun, ketimbang pembangunan fisik yang tampak jelas, dimana salah dan kekurangannya. Di Pasbar hal itu dapat diatasi, karena pemerintah Pasbar membangun pondasi Sumber Daya Manusia-nya (SDM), di atas tadah agama. Pihaknya menghimbau, agar 245 koperasi yang ada di Pasbar, dapat lebih membuktikan karyanya melalui torehan prestasi dan kemaslahatan lainnya kedepan. Seiring dengan dengan komitmen jajarannya untuk memberikan pelayanan yang terbaik. (h/dka)

LINTAS NAGARI

PASBAR, HALUAN — Sebanyak 52 jorong di Kabupaten Pasaman Barat mendapat bantuan Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) dari Kementerian Pekerjaan Umum RI dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun 2013 ini. Sebelumnya, di anggaran APBN tahun ini juga Pasbar menerima bantuan yang sama di 35 lokasi. Untuk jumlah anggaran PPIP, masing-masing jorong lokasi memperoleh Rp 250 juta. Sehingga jika di total sekitar Rp 13 miliar untuk anggaran APBN P dan dari APBN 8,75 miliar. Artinya, tahun ini Pasbar menerima bantuan PPIP kementerian PU sekitar Rp 21,75 miliar. Angka yang cukup besar, sangat dirasakan masyarakat manfaat dan dampak pembangunan di kejorongan. Guna pelakasanaan PPIP berjalan dengan lancar, sesuai dengan aturan dan tujuan digulirkannya dana tersebut, kemarin (11/9) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pasaman Barat, menggelar sosialisasi PPIP tingkat kabupaten di aula kantor bupati setempat. Hadir sebagai peserta, camat, walinagari dan kepala jorong penerima PPIP APBN P itu. Dalam paparannya, tenaga ahli manajemen dari Satker PPIP Provinsi Sumatera Barat, Ir. Suhariyanto yang menjadi narasumber dalam sosialisasi itu mengatakan, PPIP adalah bagian dari PNPM Mandiri. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh Organisasi Masyarakat (OMS) yang sudah terbentuk sebelumnya. OMS bertanggung jawab penuh terhadap anggaran PPIP yang dikelola. Pertanggung jawaban anggaran langsung ke Kementerian PU RI. “Penyelenggaraan PPIP dilaksanakan sesuai tahapan-tahapan pelaksana,” katanya. Adapun tahapan tersebut seperti penyiapan dan mobilitas masyarakat. Yang mana dida-

lamnya terdapat kegiatan seperti, sosialisasi jorong lokasi PPIP, pembentukn OMS, KPP serta pemilihan KD dan juga penanda tangan fakta integritas. Kemudian perencanaan partisipatif seperti, survei kampung, pemetaan kemiskinan, rapat jorong, penyusunan RKM, verifiksi dan final RKM serta RABnya. Kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan fisik dan kemudian pasca pelaksanaan fisik hingga serah terima pekerjaan dan pemiliharaan yang dibangun itu. “Banyak, kegiatan yang dilakukan, namun ini merupakan tujuan mulia, adalah program untuk mengentaskan kemiskinan. Jadi dana PPIP tidak boleh dipotong untuk siapapun,” tegasnya. Terpisah Kepala Dinas PU Pasbar, Reflin mengatakan, program PPIP yang digulirkan pemerintah pusat melalui Kementerian PU sangat dirasakan masyarakat Pasbar manfaatnya. PPIP terbukti mampu secara berlahan mengentaskan kemiskinan. Sebab, kegiatan yang dilakukan berdasarkan usulan rakyat, dikerjakan oleh masyarakat pula. “Kita berharap kepada Kementerian PU, untuk dapat meningkatkan terus anggaran PPIP untuk Pasbar ditahuntahun mendatang. Masih banyak daerah kita yang butuh bantuan program tersebut. Hal ini demi percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat kita,” ujarnya. Disamping itu, kepada pelaksana PPIP atau OMS pelaksana

KUNJUNGAN — Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin R rutin melakukan kunjungan ke kantor-kantor SKPD di Pasbar, salah satunya ke kantor Sat Pol PP. Saat kunjungan beberapa waktu lalu, Bupati disambut langusng oleh Kasat Pol PP, Abdi Surya. Kunjungan orang nomor satu di Pasbar ke SKPD itu, untuk menjalin silaturahmi dengan para pegawai di lingkungan Pemda Pasbar. Sehingga Bupati dengan pegawai tidak ada jarak, seayun selangkah dalam membangun Pasbar diatas tadah agama. ANDIKA untuk bisa melakukan pekerjaan tersebut dengan sebaik-baiknya. Jangan ada niat sedikitpun bagi OMS untuk melakukan tindakan curang dalam mengelolao PPIP tersebut. Sebab, selain akan merugikan masyarakat sendiri, juga pertanggung jawaban penuh itu ada di OMS pelaksana. Pertanggung jawabannya langsung ke pusat. “Jadi sangat besar resikonya,” timpalnya. Begitu juga dengan camat, walinagari dan kepala jorong untuk bisa terus mengawasi pelaksanaan PPIP itu. Sehingga semua saling memantau termasuk dari tingkat kabupaten dan provinsi. Sehingga dengan demikian, diharapkan pelaksanaan PPIP di Pasbar menjadi yang terbaik. Pelaksanaannya harus dijalankan sesuai aturan, sejalan dengan program pemerintah daerah menuju pengentasan kemiskinan, menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PESERTA sosialisasi Program PPIP tingkat Kabupaten Pasaman Barat serius menyimak paparan narasumber yang didatangkan Dinas PU Pasbar dari provinsi, Rabu (11/9) di aula kantor bupati. ANDIKA

dana yang tinggi untuk membawa hasil taninya. Hal itu tentu akan sangat membuat masyarakat tertolong dalam menggapai kehidupan yang lebih layak kedepan. Nilai hasil tani warga akan dapat dijual dengan keuntungan yang membanggakan. “Komitmen inilah yang harus dipegang oleh seluruh Satuan Kerja (Satker) PPIP di kabupaten kita ini, terutama Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) yang menjadi motor penggerak PPIP di lapangan”, sebutnya. Ia berharap melalui sosialisasi yang dilakukan, semua satker dan OMS yang akan menggunakan dana PPIP tersebut sesuai dengan aturan dan tepat sasaran. Mulai dari awal pelaksanan hingga ketahapan terakhir. Ketulusan hati pihak pemerintah daerah kabupaten, provinsi dan pusat dalam mengalokasikan program PPIP di kabupaten setempat, hendaknya nyata hasilnya dalam mensejahterakan masyarakat. Seiring dengan visi misi kepala daerah membangun Pasbar di atas tadah agama untuk kemaslahatan umat dunia dan akhirat. (h/dka)

SUARA JORONG BLSM SALAH SASARAN

RUAS jalan di Pasbar terus dipermolek dan dipoles oleh dinas PU Pasbar. Hal ini bertujuan untuk memperlancar peningkatan perekonomian dan bukti nyata pembangunan yang dilakukan pemerintah di era Bupati Baharuddin R. Saat ini, intesitas pembangunan daerah terus dipacu, hal ini berkaitan pula dengan pelaksanaan MTQ provinsi yang akan dihelat di Pasbar sekitar November mendatang. ANDIKA

Dai Nagari Kapa Gencar Laksanakan Terobosan PASBAR, HALUAN — Ali Umar, Ketua Forum Da’i Kapa, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Mengaku punya terobosan program ajar TPQ, TPSA dan MDA di wilayah kerjanya. Kreatifitas itu muncul, disamping mengharap ridho Allah, ia juga mengaku termotifasi pada sejumlah sosok tokoh pemimpin besar yang membawa perubahan besar,

Dengan demikian pemanfaatan PPIP sudah harga mati untuk mensejahterakan masyarakat. dari berbagai upaya pembangunan yang dilakukan di tengah masyarakat kabupaten setempat, baik dari sisi pembangnan infrastruktur jalan yang menyangkut dengan kebutuhan pertanian dan perkebunan. Sementara itu, Kepala Satker PPIP Kabupaten Pasbar, Henny Ferniza, ST yang juga Kabid. Cipta Karya Dinas PU Pasbar menambahkan, kejorongan lokasi PPIP merupakan keputasan Menteri Pekerjaan Umum RI nomor: 314/KPTS/M/ 2013 tentang penetapan desa/ kelurahan sasaran P4IP tahun anggaran 2013. Dia katakan, anggaran PPIP bisa dilaksanakan pembangunan seperti, jalan desa, irigasi desa, tambatan perahu dan jembatan desa. Dia akui, PPIP sangat besar menfaatnya bagi kemajuan ekonomi masyarakat Pasbar. Sebelum pembangunan infrastruktur dilakukan, petani harus menambah onkos angkutan hasil tani dengan nilai yang cukup tinggi melalui jalan yang tidak layak. Tapi setelah dibangun dengan program PPIP petani tidak lagi mengeluarkan

dengan modal tekat, kebersamaan, terutama kebijakan. Kepada Haluan ia katakan, tokoh yang mampu mengetuk hatinya iyalah, pemimpin tampuk pemerintahan Pabar, H. Baharuddin,R. Dinilainya, visi misi membangun Pasbar di atas tadah agama sangat luar biasa.Berdasarkan bukti nyata aplikasi kemaslahatn yang telah di lihat, dinikmati, baik itu fisik, sosial,

budaya terutama agama. “Membangu daerah dengan agama, merupakan terobosan yang sangat bermanfaat dunia dan akhirat. Sebab, dengan agama dunia akan sejuk, dengan agama hidup akan berkah, dengan agama hidup akan selamat dunia dan akhirat,” ujar Ali Umar. Disampaikan. Adapun terobosan program ajar TPQ, TPSA dan MDA dimaksud iyalah, akan melakukan

penyeragaman tata tertib didikan subuh, menambah mata pelajaran siswa/i TPQ, TPSA dan MDA, diantaranya mata pelajaran Kaidah Akhlak, Keimanan, Akhlak Perpaduan, dan lainnya. “Mata pelajaran itu akan kita seragamkan pada ratusan siswa/i kita di Nagari Kapa ini. Berharap, pola itu dapat memberikan peningkatan pesat terhadap ilmu pengetahuan agama para generasi kita, dan meningkatkan kecintaanya terhadap Islam, sesuai harapan pemerintah kita untuk membangun Pasbar di atas tadah agama,” sebut Ali Umar. Disamping itu sebut Ali Umar. Selain dirinya sebagai Ketua Forum Da’i Nagari Kapa, ia juga menjabat sebagai Kepala Pesantren Darul Mursyidin, terletak di Jorong Lubuak Pudiang, nagari setempat berharap. Menyusul rampungnya pembangunan asrama putra di pesantrean yang di kepalainya itu, sebagai bentuk penghargaanya terhadap Bupati Pasbar, H. Baharuddin,R, yang akan menandatagani prasastinya asrama putra itu. Sekaligus, agar pemerintah tahu bahwa aplikasi membangun Pasbar di atas tadah agama di Nagari Kapa khususnya, dan nagari-nagari lainnya yang ada di Pasbar telah sampai, tepat sasaran, dan telah dirasaka warga Pasbar. (h/dka)

Jorong Tidak Disertakan Mendata PASBAR, HALUAN — Bantuan Langsung Masyarakat (BLSM) di Jorong Pasia Bintungan, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), banyak yang tidak tepat sasaran. Pasalnya masih banyak keluarga yang dinilai layak menerima, hingga sekarang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan itu. Salah satunya Nursyiah (79), warga Jorong Pasia Bintungan, dilihat dari ekonomi dan kondisi rumahnya ia layak mendapatkan bantuan BLSM, tapi nyatanya ia tidak masuk dalam daftar sebagai penerima BLSM itu.”Saya sangat heran kenapa bantuan pemerintah itu tidak diberikan utuk saya sementara kondisi saya layak mendapatkanya. Semua orang pasti sudah tahun dengan kondisi saya”, ujarnya. Dikatakannya, di usianya yang setua itu, ditambah penghasilan yang jauh dari layak, seharusnya masuk dalam penerima bantuan tersebut. Iapun mengaku berharap akan menikmati bantuan dari pemerintah, namun apa hendak di kata bantuan itu belum untuknya. Melihat orang-orang yang menerima bantuan itu, justru dirinya menilai bantuan BLSM salah kalau dikatakan untuk warga miskin dan kurang mampu. Karena masih banyak warga yang jauh lebih layak hidupnya dari dirinya, yang mendapatkan bantuan tersebut.sebut saja sehat, kuat dan kaya. “Saya sudah tua, untuk kehidupan sehariharinya saya harus mengadukan nasip anak-anak saya, namun merekapun tergolong orang yang kurang mampu, apa tidak layak mendapatkan bantuan BLSM itu”, tanyanya. Kondisi nenek itu memang sudah tidak sanggup lagi untuk berusaha demi memenuhi lebutuhannya, karena sudah dimakan usia. Kediamannya, sebagian besar bangunan rumahnya sudah lapuk. Jorong setempat, Muskar, saat di konformasi mengatakan, yang mendata bantuan BLSM itu bukan pihaknya. Iapun terkejut melihat kondisi penerima BLSM di kejorongannya. “Kita juga heran dari mana pemerintah mendapatkan data penerima BLSM itu. Seharusnya pihak pemerintah pusat betul-betul menempatkan orang yang benar dan yang bertanggungjawab melakukan pendataan tersebut, tegas Muskar. (h/dka) >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syahrizal


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

Ratusan Pedagang Ditertibkan BOTIAH

PAYAKUMBUH, HALUAN — Dinas Koperasi, UMKM dan Indag Kota Payakumbuh, bersama staf dan trantib pasar, turun lagi guna menata para pedagang yang cendrung berjualan tidak mematuhi peraturan yang berlaku, sehingga menghambat konsumen berlalulintas untuk mencari kebutuhan mereka.

Rp 7 Miliar Untuk Pembebasan Lahan Pelebaran Jalan PAYAKUMBUH, HALUAN — Pembebasan lahan untuk pelebaran jalan Sudirman Kota Payakumbuh, akan menyerap dana APBD kota ini cukup besar. Untuk pembebasan lahan termasuk bangunan dan tanaman diatasnya diperkirakan mencapai Rp7 miliar lebih. Dana tersebut diambilkan dari APBD 2013 sebesar Rp6,7 miliar lebih ditambah dengan APBD-P sebesar Rp1 miliar lagi. Untuk merealisasikan kegiatan itu didahului perencanaan pengadaan tanah oleh Tim Perencanaan Pengadaan Tanah melalui keputusan walikota. Tahap persiapan tersebut sudah rampung serta dikeluarkannya Keputusan Gubernur Sumbar nomor 140572-2013 tanggal 3 Juli 2013 tentang penetapan lokasi pengadaan tanah pelebaran jalan Sudirman. Sedangkan proses pengukuran oleh Kantor Pertanahan Payakumbuh, sedang berlangsung. Setelah itu menyusul penilaian ganti kerugian yang akan dilakukan konsultan jasa publik (KJPP). Sehingga tahapan tahapan yang dilalui dalam proses pengadaan tanah atau pembebasan lahan masyarakat, benar benar terukur. Kemudian proses berikutnya, baru akan dibayarkan kepada pemilik tanah yang terkena pembangunan pelebaran jalan tersebut, ujar Walikota Riza Falepi, dalam rapat Paripurana DPRD Payakumbuh, Rabu kemarin. Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD setempat, Sudirman Rusma. Menurut dia, jumlah persil tanah yang akan dibebaskan tersebut terdapat sebanyak 242 persil, namun yang terealisasi melalui dana dalam APBD dan APBD-P yang Rp7 miliar lebih itu, tidak akan mempu membebaskan seluruh persil tanah yang dibutuhkan. Diperkirakan hanya 136 persil saja tanah masyarakat yang dapat dibebaskan tahun ini. Sedangkan sisanya dianggarkan lagi tahun 2014 mendatang. (h/zkf)

PENERTIBAN — Pedagang pusat pasar bolok Barat dan Timur ditata, sehingga mereka tidak menggelar dagangan diluar lapaknya. Kadis Koperasi,UKM dan Indag memimpin penertiban tersebut. ZULKIFLI

Sicincin Hilia Harapkan Perbaikan Jalan PAYAKUMBUH, HALUAN — Warga Sicincin Hilia, kecamatan Payakumbuh Timur berharap Pemko Payakumbuh khususnya Dinas PU, bisa meningkatkan jalan yang sering menjadi alternatif kenderaan dari Lintau, Gadut, menuju pasar Payakumbuh terutama sewaktu terjadi banjir diruas jalan utama Payakumbuh – Lintau. Jalan sepanjang 215 meter itu kerusakannya dan prospeknya sudah sering disampaikan masya-

rakat, begitu juga oleh Ketua RT I Sicincin Gilia Amiruddin dan kepala kelurahan Yosrizal, namun belum ada tindak lanjut dari Dinas PU Kota Payakumbuh ataupun Pemda. Bagi warga Sicincin, Aur Kuning, dan Limbukan Payakumbuh Timur, jalan tersebut juga dimamfaatkan bagi siswa yang mau menuju SMP 3 dan SMA 2 Payakumbuh di Bukit Sitabur. Janji – janji politik juga pernah ada, salahsatu parpol mau mem-

bantu memperjuangkan ruas jalan tersebut, bahkan saking bersemangatnya masyarakat sudah bersedia membongkar gerbang masjid Darul Hikmah Sicincin agar jalan bisa diperlebar. Sampai saat ini gerbang masjid sudah dibongkar, namun ruas jalan Sicincin Hilir menuju SMP dan SMA tersebut, belum ada tindak lanjut, dan mohon perhatian walikota Riza Falepi, kata tokoh masyarakat di Sicincin Hilia, kemaren. (h/snt/li)

LEBIH DEKAT DENGAN KAPOLSEK AKABILURU

Masri Moneng: Tugas Adalah Amanah IPTU Masri Moneng sudah 8 bulan bertugas sebagai Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Akabiluru, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota. Sebelumnya, pria kelahiran Payakumbuh 22 November 1957 tersebut bertugas di Polres Kota Payakumbuh. Moneng, demikian dia biasa disapa sudah berdinas dikepolisian sejak tahun 1979. Mengawali karirnya sebagai polisi, Moneng bertugas selaku Pembantu Instruktur di Padang Besi dari tahun 1979 hingga tahun 1987. Periode 1987-1988, Moneng bertugas di Polres Bukittinggi, selanjutnya 1988-1990 Moneng bertugas di Polda, dari tahun 1990 yang bersangkutan bertugas di Polresta Payakumbuh hingga akhirnya dipercara

sebagai Kapolsek Akabiluru karena usia sejak beberapa yang masuk wilayah hukum tahun yang lalu, Moneng tidak Polresta Payakumbuh. Mes- aktif lagi sebagai pemain bola, kipun Kecamatan Akabiluru yang bersangkutan aktif berberada di Kabumain tennis. paten Limapuluh Ketika menerima Kota, namun wiHaluan di kantornya, layah hukumnya Polsek Akabiluru, masuk Polresta PaMoneng yang terkesan yakumbuh. ramah dan rendah Moneng adalah hati, mengungkapkan, seorang olahragamenjadi polisi meruwan, dia menonjol pakan cita-citanya sebagai pemain bosejak kecil. Dari mala kaki. Moneng IPTU. Masri Moneng sa anak-anaknya, tergabung sebagai Moneng sudah teratlet bola Persatuan Olah tarik menjadi polisi. Mungkin Raga Polisi (POP) yang ber- karena menjadi polisi adalah markas di Padang Besi. Se- dambaannya sejak kecil, Molama Moneng memperkuat neng tidak begitu kesulitan tim POP kesebelasan yang dalam menjalankan tugasdiperkuatnya 2 kali juara tugas yang terbeban di pundakIndonesia dalam rangka Pe- nya. “Tugas adalah amanah,” kan Olah Raga Polri (POL tutur Moneng. POLRI) di Jakarta. Namun Berbicara tentang kasus-

kasus yang terjadi di wilayah tugasnya, Moneng mengungkapkan, kasus yang sering terjadi selama yang bersagkutan menjabat sebagai Kapolsek adalah, perkelahian, pencurian, dan masalahmasalah tanah. Sejumlah kasus perkelahian dan pencurian ada yang sampai ke pengadilan, lantaran korban tidak mau damai. Ada 5 kasus yang sampai ke Pengadilan Negeri Payakumbuh, ungkap Moneng. Ditanya soal kendala apa yang dia temui dalam menjalankan tugas selaku Kapolsek? Moneng menjawab, sejauh ini dia tidak menemukan kesulitan yang berarti. “Semuanya lancar-lancar saja,” aku Moneng yang membawahi 23 anggota di Polsek Akabiluru, yang wilayah hu-

kumnya terdiri atas 7 nagari, masing-masingnya, Nagari Koto Tangah Batu Hampa, Batu Hampa, Suayan, Sariak Laweh, Durian Gadang, Sungai Balantiak, dan Nagari Pauh Sangik. Moneng, yang sempat menikah dua kali, karena isterinya, Eriati, meninggal tahun 2003, lalu dia menikah lagi tahun 2008 dengan Sri Mulyati, menghimbau segenap lapisan masyarakat Akabiluru, agar bersamasama menjaga keamanan dan kertertiban. Menjaga keamanan dan ketertiban bukan semata tugas polisi, masyarakat juga bertanggungjawab untuk menjaga keamaman dan ketertiban dalam klehidupan bermasyarakat, kata ayah dari dua puteri ini.(Sri Mulayati)

Di pusat pasar Payakumbuh di blok Barat dan maupun blok Timur, misalnya cendrung dipenuhi pedagang, sehingga jalan untuk masuk ke lokasi pertokoan, los lainnya menjadi sempit. Dampaknya para pengunjung pasar merasa kurang nyaman bila berbelanja kebutuhan mereka. Kadis Koperasi,UKM dan Indag Indra Syofyan dalam keterangannya, Rabu kemarin menuturkan, Tim Penertiban yang dipimpinnya turun ke sejumlah lokasi di pusat pasar dan pasar Ibuh, didampingi Kabid Pasar, Rusdi sejumlah anggota Trantib dan Humasnya Antonio Menurut dia, pedagang yang menggelar dagangannya terlalu jauh menjorok dari lapak, kios dan toka milik mereka ditata. Bagi mereka yang kedapatan berjualan terlalu kedepan dari semestinya mengembalikan barang

dagangannya ke lokasi yang sudah disepakati, sehingga pasar tampak tertib dan bersih. Dipasar Ibuh Timur dan Barat, Tim melakukan penertiban di lokasi los, lapak pedagang bagi ereka yang membawa kendaraan sepeda motor yang diparkir di jalan masuk los, sehingga jalan menjadi sempit. “Dinas terkait sedang memikirkan untuk membangun pembatas, sehingga sepeda motor milik pedagang tidak masuk lagi sampai ke lapak mereka, ”ujarnya. Sementara itu, selama dua hari, Sabtu dan Minggu Wakil Walikota Suwandel Mukhtar juga menjambangi pasar Ibuh, untuk melihat dari dekat kondisi pasar sehat tersebut. Pasar Tradisional Ibuah, Kota Payakumbuh, penyandang pasar sehat terbaik nasional. (h/zkf)

AKP ANITA INDAH SETYANINGRUM SH

Masyarakat Agar Tingkatkan Kewaspadaan LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Dalam rangka mewaspadai terjadinya tindak pidana, masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati. Para wanita diharapkan tidak memakai perhiasan yang berlebihan, untuk menghindari jambret. Himbauan tersebut disampaikan Kapolsek Harau, AKP. Anita Indah Setyaningrum, SH. “Tindak pidana seperti penjambretan terjadi bukan saja karena adanya niat, akan tetapi juga karena adanya kesempatan. Dari itu dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu berhati-hati,” pesan Anita, ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Selain pesan yang ditujukan kepada para wanita agar tidak pamer perhiasan, Anita juga menghimbau segenap lapisan masyarakat pemilik kendaraan untuk saelalu menjaga kendaraan milik mereka. Kalau mau parkir, parkirlah di tempat yang aman, lalu pasang kunci stang, kalau perlu diberi kunci ganda. Sementara pemilik hewan piaraan, kata Anita agar menempatkan hewan mereka pada tempat yang aman, dalam kandang, lalu diikat, jangan dilepas saja. Kalau hewan dilepas bebas, berpotensi dicuri maling. Maraknya masalah lalu-lintas, kata Anita, diharapkan kepada masyarakat tidak memberi izin anak-anak mereka yang belum berusia 17 tahun untuk mengendara, baik roda dua maupun roda empat. Pasalnya sebelum berusia 17 tahun, anak belum memiliki SIM. Bagi masyarakat yang akan mengendara, diharapkan melengkapi surat-surat kendraan, seperti, SIM, STNK, selalu gunakan helem, dan sabuk pengaman bagi pengendara roda empat. Terkait dengan listerik yang sering mati, Anita berpesan kepada masyarakat yang menggunakan lilin atau lampu minyak tanah, agar selalu waspada. Periksa lilin atau lampu minyak sebelum tidur, untuk meminimalkan resiko kebakaran. Selain itu kepada perokok dihimbau agar tidak membuang puntung rokok secara sembarangan, karena berpotensi menimbulkan kebakaran. Kita, kata Anita sering mendengar terbakarnya rumah, ataupun hutan sampai berhektar-hektar hanya berawal dari api rokok. Dari itu diharapkan sangat kepada para perokok untuk tidak membuang puntung rokok mereka disembarang tempat. Kalau ada kasus-kasus atau kejadian, dan tindak pidana, kata Indah, diharapkan masyarakat segera melaporkan ke Polsek terdekat atau ke Polres. Laporan dari masyarakat tersebut sangat diharapkan. Masyarakat merupakan patner polisi, polisi adalah sahabat masyarakat, dari itu jangan ragu dan takut, laporkan segala bentuk tindak pidana yang ditemukan masuarakat kepada polisi.(smt)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor: Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

Saayun Salangkah

BUKITTINGGI

JCC Bukittinggi Sorot Sampah KILAS Siswi SMP 2 Borong Medali BUKITTINGGI, HALUAN— Fauzi Fannyla, salah seorang pelajar kelas tujuh dari SMP Negeri 2 Kota Bukittinggi sukses memboyong 10 medali pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Renang tingkat Provinsi Sumbar, yang digelar di kolam Rerang Taratai Komplek GOR Haji Agus Salim Padang telah berlangsung pada 28 Agustus hingga 9 September 2013. Sepuluh medali yang diraih itu diantaranya medali emas untuk masing-masing gaya bebas 200 M, gaya dada 200 M dan gaya kupu-kupu 100 M. Fauzi Fannyla juga meraih medali perak untuk gaya bebas 50 M, gaya dada 100 M dan gaya berganti. Tak hanya itu, Ia juga memboyong medali perunggu untuk gaya bebas 100 M, gaya punggung 50 M, gaya dada 50 M dan gaya kupu-kupu 50 M. Ini bukan kali pertama siswa SMP Negeri 2 Bukittinggi mengharumkan nama sekolah dan Kota Bukittinggi. Sebelumnya, Shelin Angelina, yang masih berstatus siswi SMP Negeri 2 Bukittinggi mampu memboyong medali emas pada Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) Sumatra, yang digelar tanggal 19 hingga 24 November 2012 di Medan. Dari 7 atlet asal Bukittinggi yang dikirim provinsi Sumbar, Shelin yang masih berusia 14 tahun itu merupakan satu-satunya atlet yang berada di podium puncak dari cabang olahraga tenis meja tunggal putri. Popwil itu sendiri diikuti oleh 1.052 peserta dari tujuh provinsi, yakni Aceh 100 atlet dan 30 pelatih dan official, Bangka Belitung 118 atlet, 22 pelatih dan official, Jambi 88 atlet dan 39 pelatih dan official, Kepulauan Riau 126 atlet, 34 pelatih dan official, Riau 122 atlet, 30 pelatih dan official, Sumatera Barat 123 atlet, 34 pelatih dan official serta Sumatera Utara 130 atlet, 34 pelatih dan official. Pada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SLTP se-Sumbar yang digelar Juni 2011 lalu, Shelin Angelina ini juga sukses menyabet medali emas. Untuk tingkat nasional, Shelin berada di urutan 6 saat O2SN tanggal 10-12 Mei 2011 lalu di Surabaya. Shelin juga menjuarai beberapa pertandingan lainnya, baik tingkat kota, tingkat provinsi hingga tingkat Sumatra. Saking banyaknya menjuarai pertandingan tenis meja, Shelin mengaku lupa alias tidak mengingat semua pertandingan yang dilakoninya. Shelin mengaku, Ia telah menyukai olahraga tenis meja semenjak SD. Saat ini, minimal Ia mengikuti latihan tenis meja sebanyak tiga kali dalam seminggu. Bakat tenis meja ini bisa saja berasal dari orangtuanya, karena selain bertugas sebagai seorang polisi, ayah Shelin juga sering mengisi waktu luang dengan bermain tenis meja. (h/wan)

BUKITTINGGI, HALUAN — Jurnalist Community Care (JCC) Kota Bukittinggi sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang lingkungan hidup terus menjalankan perannya dalam kontrol sosial, terutama terkait dengan pengelolaan sampah yang merupakan salah satu masalah urgen di kota ini dan butuh penanganan secara berkelanjutan. Demikian disampaikan Koordinator JCC Kota Bukittinggi Jontra Manvi Bakhra kepada Haluan, Rabu (11/9). Ia mengatakan, sebelumnya Pemerintah

Kota Bukittinggi masih mempergunakan sistem open dumping atau membuang sampah pada lahan terbuka seperti di ngarai panorama baru.

“Seiring keluarnya UndangUndang nomor 18 tahun 2008 tentang larangan membuang sampah ke alam terbuka, Pemerintah Kota Bukittinggi mulai memikirkan upaya apa yang dapat mengantisipasi masalah pencemaran lingkungan akibat sampah, dan terhitung sejak bulan agustus 2013 lalu seiring berjalannya kerjasama pemanfaatan tempat pembuangan akhir sampah di Payakumbuh, sedikit demi sedikit permasalahan persampahan dapat diatasi,” terangnya. Menurut Jontra Manvi Bakhra, dalam hal ini JCC Bukittinggi

juga turut serta mengatasi masalah persampahan, termasuk dengan memprakarsai kerjasama dengan pakar dari Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, yang telah mengunjungi Kota Bukittinggi beberapa waktu lalu, mereka turun langsung ke lapangan mensosialisasikan gerakan pengolahan sampah menjadi barang bermanfaat, yang pada waktu itu kegiatannya dioptimalkan di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh. Berkaitan dengan masalah pengelolaan sampah, Yudi, salah seorang warga mengatakan, untuk

13

mengatasi masalah pengelolaan sampah tidak terlepas dari keseriusan Pemerintah Kota Bukittinggi. Hal itu menurutnya tidak hanya bersifat musiman terkait iven tertentu saja tapi dilakukan secara kontinyu, karena setiap hari produksi sampah masyarakat terus meningkat. Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bukittinggi hendaknya juga menjalin kerjasama dengan pihak swasta dalam mengatasi masalah persampahan, dan diharapkan upaya itu dapat terealisasi karena sudah selayaknya Bukittinggi terbebas dari masalah sampah. (h/wan)

SULUT OBOR — Kepala Stasiun RRI Bukittinggi Fitra Widjaja, menyulut obor Tri Prasetya saat peringatan Hari Radio yang ke-68 di Auditorium RRI Bukittinggi, Rabu (11/9). Penyulutan obor ini secara serentak dilakukan seluruh stasiun RRI se-Indonesia. HASWANDI

Peringati Hari Radio, RRI Sulut Obor BUKITTINGGI, HALUAN — Tepat pukul 11.00 WIB, sebanyak 81 Stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) di Indonesia secara serempak menyulut obor Tri Prasetya untuk memperingati Hari Radio yang ke-68, Rabu (11/ 9). Untuk RRI Bukittinggi, penyulutan obor dilakukan oleh Kepala Stasiun RRI Bukittinggi Fitra Widjaja, disaksikan pegawai, sesepuh dan pensiunan RRI Bukittinggi. Pada peringatan Hari Radio ke-68 ini, RRI Bukittinggi mendapat kado spesial yakni pengukuhan RRI Bukittinggi sebagai

Radio Bela Negara, yang dikukuhkan Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI R.Niken Widiastuti, bersama Walikota Bukittinggi Ismet Amzis dan Bupati 50 Kota Alis Marajo dalam seminar nasional mengenang perjuangan RRI Bukittinggi dalam pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), yang digelar di Istana Bung Hatta Kota Bukittinggi, Sabtu (7/9) lalu. “Ini merupakan langkah awal dan momentum RRI Bukittinggi untuk mengajak seluruh elemen masyarakat dalam memanfatkan RRI Bukittinggi memahami nilai

perjuangan, serta memanfatkan kegiatan siaran untuk kepentingan masyarakat umum,” ujar Fitra Widjaja disela-sela peringatan Hari Radio tersebut. Ia mengatakan, RRI Bukittinggi juga membuat program siaran yang dulunya sempat diminati berbagai kalangan masyarakat, seperti program TNI dan Polri untuk masyarakat, yang telah dimulai beberapa bulan lalu. Untuk kerjasama dengan Polri, petugas kepolisian di lapangan langsung melaporkan situasi lalu lintas di beberapa titik Kota Bukittinggi, yang juga

langsung disiarkan melalui RRI Bukittinggi Pro 1 dengan frekwensi 94,8 Mhz setiap hari pukul 07.30 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Siaran ini memungkinkan masyarakat untuk mengetahui arus lalu lintas setiap paginya sebelum melakukan perjalanan. Selain itu juga diprogramkan dialog interaktif kepolisian setiap Selasa pagi di studio RRI, serta kerjasama lainnya dibidang informasi dan sosialisasi aktivitas pihak kepolisian yang berkaitan dengan lalu lintas dan kamtibmas. Sedangkan untuk kerjasama

dengan TNI, RRI Bukittinggi memberikan space satu jam setiap hari Minggu mulai pukul 17.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB dengan materi tentang tugas pokok dan fungsi TNI serta kegiatan lain yang berhubungan dengan pemerintah daerah maupun memberikan perlindungan pada masyarakat. Dengan adanya acara khusus yang diisi oleh prajurit TNI Angkatan Darat di LPP RRI Bukittinggi tersebut diharapkan terjadi sinergi yang positif antara TNI, RRI dan masyarakat banyak. (h/wan)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

Memahami Investasi

MENU

AKTIVITAS investasi adalah istilah untuk kelompok luas dari kegiatan yang mencakup setiap uang yang dihabiskan untuk sesuatu yang mungkin untuk meningkatkan nilai.

Telur Kecap Bahan : 8 butir telur ayam, rebus, kupas 150 ml air 2 sdm kecap manis 5 buah cabe rawit merah utuh 1 sdm minyak goreng Bumbu Halus : 1 ruas jari kunyit 3 butir bawang merah 2 siung bawang putih ½ ruas jari kencur garam secukupnya kaldu bubuk, optional Cara Membuat: 1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Beri air lalu masukkan telur, cabe rawit merah utuh dan kecap manis, aduk rata. 2. Masak sambil diaduk sesekali hingga mendidih dan matang, angkat dan sajikan. 3. Selain dihidangkan utuh, telur rebus juga dapat dibelah dua agar bumbu meresap ke dalam. ***

Paling umum, kegiatan investasi melibatkan pembelian saham, obligasi, sertifikat deposito, reksa dana, atau real estat. Kegiatan investasi juga dapat mencakup memasukkan uang ke dalam rekening tabungan, atau bahkan berinvestasi dalam seni atau barang berwujud lainnya bahwa individu percaya kemungkinan akan meningkat nilainya. Bila uang yang dihabiskan, dapat dihabiskan untuk aktiva atau kewajiban. Liabilitas adalah sesuatu yang tidak meningkatkan nilai. Sebagai contoh, uang yang dikeluarkan untuk membeli pizza, meja kopi, atau mobil baru, umumnya tidak dianggap sebagai investasi atau kegiatan investasi. Uang yang diinvestasikan dalam item ini dihabiskan, dan item tersebut tidak akan meningkatkan nilai atau memberikan pengembalian pengeluaran awal Anda. Beberapa pembelian, bagaimanapun, dirancang untuk menyediakan Anda dengan laba

atas investasi Anda. Sebuah pengembalian investasi Anda berarti bahwa investasi awal idealnya akan tumbuh atau untuk memberikan kembali lebih dari yang Anda masukkan ke dalamnya. Peningkatan uang, atau laba atas investasi, dapat berasal dari bunga yang dibayarkan, dari kenaikan harga saham atau dana bersama, dari dividen yang dibayarkan oleh perusahaan, atau dari nilai aktual dari aset itu sendiri meningkat. Sebagai contoh,

jika sebuah saham diberikan dibeli sebesar Rp10 perak per saham dan kemudian naik harga menjadi Rp 11 perak per saham, individu mengalami kembali Rp 1 pada investasinya, atau kembali 10 persen atas investasi itu. Jika sebuah real estat yang dibeli sebesar Rp 100.000 rupiah dan nilai di pasar naik menjadi Rp150.000 rupiah, individu menerima pengembalian Rp. 50.000 pada investasinya, atau kembali 50 persen.

Aktivitas investasi adalah bagian penting dari perencanaan keuangan. Kegiatan seseorang dalam investasi idealnya harus menghasilkan pendapatan yang cukup bagi individu yang hidup dari pensiun di saat ia tidak lagi mendapatkan gaji. Sebagai contoh, jika seseorang ingin bisa hidup pada Rp 50.000 per tahun, maka kebanyakan ahli merekomendasikan dia menyimpan cukup bahwa laba atas investasi - dalam bentuk bunga

atau pendapatan lain yang dibayarkan - cukup untuk menghasilkan bahwa 50.000 rupiah sehingga ia tidak perlu menyentuh pokok investasinya. Dengan demikian, ketika terlibat dalam kegiatan investasi, penting baik untuk mengabdikan sejumlah cukup uang untuk mencapai tujuan investasi dan investasi untuk penelitian hatihati untuk memastikan mereka adalah kendaraan investasi yang bijaksana. (h/ahr)

Tips Dalam Memilih Investasi untuk Masa Depan PADA prinsipnya investasi adalah suatu kegiatan menanam aset dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan. Dan kadang investasi disebut juga penanaman modal. Memiliki deposito dibank, memiliki saham atau obligasi ataupun memiliki tanah atau rumah adalah bentuk-bentuk investasi. Namun banyak orang yang melupakan investasi terbaik

dalam hidupnya. Investasi terbaik dan tidak ternilai adalah diri sendiri dengan skill dan pengetahuan yang melekat dalam diri orang tersebut. Jadi, investasi terbaik adalah investasi untuk meningkatkan kualitas diri anda sendiri. Karena investasi diri anda sendiri akan bermanfaat bagi anda seumur hidup anda. Dan investasi diri sendiri juga merupakan bentuk kecintaan terhadap diri sendiri.

Namun, Anda harus menginvestasikan diri anda terlebih dahulu yaitu dengan mau menginvestasikan pikiran, usaha, tenaga bahkan biaya untuk peningkatan kualitas diri anda. Misalkan, jika anda ingin mahir dalam berbahasa inggris. Anda harus mau menginvestasikan diri anda untuk menguasai bahasa inggris dalam jangka waktu tertentu misalkan satu tahun.

Dengan investasi dalam jangka waktu satu tahun tersebut, maka seumur hidup bahasa inggris bukanlah kendala bagi anda. Maka dari itu skill dan pengetahuan yang anda miliki adalah aset anda yang tidak bisa ditebus dengan apapun juga dan bernilai seumur hidup anda. Akan tetapi, Anda harus pandai-pandai memilih aset mana yang terbaik yang ha-

rus anda miliki untuk diri anda kelak. Dan jika anda menginginkan banyak aset maka anda harus pandai memilih prioritas mana yang harus anda dahului. Karena banyak orang yang menginginkan banyak hal namun ditengah jalan justru mereka terhenti. Ini dikarenakan mereka tidak fokus dan terlalu ngotot ingin memiliki banyak skill dalam sekejap, yang menye-

babkan mereka lelah dan pada akhirnya malah tidak mendapatkan hasil apapun. Dan satu hal lagi yang perlu anda perhatikan bahwa dalam berinvestasi selalu ada resiko. Namun anda tidak perlu khawatir untuk takut mengambil resiko. Beranilah mengambil keputusan dalam menentukan investasi terbaik anda. Dan mentalitas baja – yaitu mentalitas yang mau

>> Editor : Atviarni

mengorbankan waktu, tenaga, pikiran ataupun biaya – adalah mentalitas orang yang berani mengambil resiko. Selama anda ingin, anda mampu dan make sense buat anda. Hajar saja!! Oleh karena itu, sekarang saatnyalah anda menginvestasikan diri anda demi kemajuan anda sendiri, agar anda menjadi service engineer yang handal dan berkualitas. (h/se)

>> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI DAN BISNIS 15

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

PASAR RAYA PADANG

Harga Telur Ayam Ras Naik PADANG, HALUAN — Harga telur ayam ras di Pasar Raya Padang mulai ada lonjakan walaupun tidak tidak terlalu tinggi. Telur yang biasanya satu papan Rp27.000 hingga Rp28.000 sekarang sudah naik menjadi Rp30.000 per papan. Jika dibeli perbutir para pedagang menaikan harga telur ayam ras dari Rp1.200 menjadi Rp1.300/

butir. Erna (40), pedagang telur ayam ras di Pasar Raya Padang menga-

takan, harga telur ayam sudah naik sejak hari Minggu malam di tingkat distributor dari Rp25.000 menjadi Rp27.000 per papan (30 butir). “Harga ini akan berubah naik lagi. Sebab informasi yang beredar di tingkat distributor telur sebentar juga akan masuk lagi dari Payakumbuh dengan harga yang bertvariasi tergantung ukurannya,” ujar Erna.

Dia menambahkan, kalau memang harga bervariasi tergantung ukuran maka turut mempengaruhi harga eceran di pasar nantinya. Walaupun stok telur ayam cukup banyak saat ini di pasar raya padang, tetapi harga terus melonjak naik. Hal ini dipengaruhi oleh naiknya harga ikan di pasaran. “Hal ini sudah menjadi kebiasaan, sebab kalau ikan mahal dan

masyarakat tidak membeli maka sudah pasti akan membeli telur sebagai pengganti ikan, dan itu yang mendorong naiknya harga telur,” tambah Erna. Sedangkan telur ayam kampung masih tetap bertahan dengan harga Rp2.000 hingga Rp3.000/butir. Selain itu, hasil pantauan Haluan harga ikan terlihat para pedagang menawarkan ikan caka-

lang beku dengan harga Rp80.000/ ekor atau naik dari sebelumnya Rp50.000/ekor. Jenis ikan layang seperti momar yang biasanya dijual dengan harga Rp10.000/tumpuk (lima ekor) kini naik menjadi Rp20.000/tumpuk (empat ekor). Berbagai jenis ikan asin seperti ikan bubara, batang pisang dan ikan cakalang asin dijual dengan harga Rp25.000/kg. (h/cw-oos)

KILAS EKONOMI Harga Minyak Dunia Turun Tajam JAKARTA, HALUAN — Harga minyak dunia turun tajam untuk hari kedua berturutturut pada Selasa (10/9) waktu setempat, (Rabu pagi WIB), karena kekhawatiran kemungkinan serangan militer Amerika Serikat terhadap Suriah berkurang. Patokan AS minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober, turun 2,13 dollar AS menjadi ditutup pada 107,39 dollar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Patokan Eropa minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober merosot 2,47 dollar AS menjadi menetap pada 111,25 dollar AS per barel di perdagangan London. Suasana di pasar telah bergeser, sejak Rusia pada Senin mengusulkan bahwa seluruh persediaan senjata kimia Suriah bisa dibawa di bawah pengawasan internasional dalam upaya untuk mencegah ancaman serangan militer AS. Pasar saham AS naik pada Senin dan reli pada Selasa, sementara harga minyak telah jatuh karena prospek aksi militer AS telah menurun. “Secara jelas berita tentang Suriah mengendalikan harga,” kata James Williams dari WTRG Economics. “Kami telah kehilangan sebagian dari premi risiko Suriah.” “Semua akan bersatu untuk menghindari serangan militer, yang merupakan bagian besar dari alasan kenaikan WTI,” kata John Kilduff, seorang pedagang di Again Capital. Acuan kontrak New York pada pekan lalu melesat hingga mencapai 110,53 dollar AS per barel akibat ketegangan Suriah, tingkat tertinggi sejak Mei 2011. Para analis mencatat bahwa penurunan harga minyak terjadi pada Selasa meski laporan ekonomi bullish (tren menguat) datang dari China, pasar penting untuk pertumbuhan konsumsi minyak. Produksi industri China naik pada laju tercepat dalam 17 bulan pada Agustus, pihak berwenang mengatakan Selasa, serangkaian indikator ekonomi terbaru lebih baik dari perkiraan menunjukkan sebuah kenaikan di ekonomi terbesar kedua dunia itu. (h/kcm)

PANEN — Petani perkebunan jagung di Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung melakukan panen. Petani mengeluhkan harga jual gabah kering giling dari hasil panen yang tidak stabil. Banyak petani yang mengalami kerugian.RAHMAT HIDAYAT

HARGA GABAH KERING TAK STABIL

Petani Jagung di Agam Merugi AGAM, HALUAN — Petani perkebunan jagung di Nagari Garagahan Kecamatan Lubuk Basung mengeluhkan harga jual gabah kering giling dari hasil panen yang tidak stabil. Banyak petani yang mengalami kerugian. Salah seorang petani di Nagari Garagahan Kecematan Lubuk Basung, Risman (50) kepada Haluan, Rabu (11/9) mengatakan, harga jual hasil panen dari petani jangung tidak

stabil. Beberapa waktu lalu harga gabah kering giling jagung untuk setiap kilonya dihargai Rp3.800. Sementara saat ini harga jualnya turun menjadi Rp3 .100 per kilogram. “Saat ini para petani tengah memanen hasil jangung mereka. Saya memiliki satu hektar kebun jagung. Gabah kering giling tersebut dijual kepada toke yang ada di Lubuk Basung. Saat ini harga masih lumayan bagus. Tetapi

tidak menutup kemungkinan bisa mencapai harga terendah Rp2.700 untuk setiap kilonya,” katanya. Menurutnya, satu hektar areal kebun jangung bisa menghasilkan 9 ton gabah kering dalam sekali panen dalam waktu empat bulan. Penghasilan yang didapat dari hasil panen tersebut didapat sekitar Rp27 juta. Untuk operasional menaman hingga memanen dibutuhkan dana sebesar Rp14 juta. Dari hasil tersebut kemudian baru dikeluarkan modal

untuk kembali bertanam. “Jika harga jual terlalu rendah petani bakal sulit. Kami juga berharap kepada pemerintah bisa memberikan bantuan untuk meringankan petani,” kata Risman. Dia menambahkan, harga jual gabah petani tersebut dipengaruhi oleh permintaan dan toke yang menampung gabah. Jika permintaan banyak harga akan turun. Sementara itu hasil panen berkurang maka harga

>> Editor : Afrianita

bakal naik. hal ini cenderung membuat petani sulit untuk berkembang. Selain harga yang tidak stabil petani juga sering dihantui oleh cuaca buruk, dan hama yang datang tidak menentu. Hal ini bisa berakibathasil perkebunan jagung petani menjadi rusak. “Cuaca buruk, dan hama akan merusak tanaman jagung. Selain itu, hal ini juga akan menambah modal dari petani,” katanya. (h/ yat)

>> Penata Halaman : JEfli


16

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

KILAS Internetan AXIS untuk Jemaah Haji JAKARTA, HALUAN — Memahami pentingnya ibadah haji bagi seluruh umat muslim, AXIS sebagai operator online terkemuka di Indonesia menghadirkan kemudahan layanan komunikasi melalui paket layanan internet dan layanan BlackBerry. Harga untuk jemaah haji ini sangat terjangkau, sehingga membantu jamaah haji untuk terus terhubung dengan keluarga dan kerabat di tanah air. Untuk kenyamanan lebih, pelanggan AXIS dapat mengisi ulang nomor AXIS mereka menggunakan voucher Saudi Telecom Company (STC) di Arab Saudi. Chief Marketing Officer AXIS, Daniel Horan mengatakan, menggunakan BlackBerry dan layanan messaging lainnya serta layanan VoIP seperti Viber dan Facebook telah menjadi cara yang popular untuk berkomunikasi secara hemat dan efektif. Bagi para jamaah Haji di Tanah Suci, paket layanan bernilai lebih ini berarti mereka tidak perlu khawatir akan tingginya biaya agar dapat terus berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat. Hanya dengan Rp99.900 untuk 9 hari, pelanggan dapat memilih layanan BlackBerry Unlimited atau Paket Internet Unlimited, sehingga pelanggan tidak perlu mengganti kartu AXIS mereka dengan kartu lokal. Daniel menambahkan, menggunakan jaringan terluas dan nomor 1 di Arab Saudi, STC atau lebih dikenal dengan produknya Al-Jawal dari Saudi Telecom Company, pelanggan AXIS dapat menikmati semua penawaran terbaik AXIS selama melaksanakan ibadah Haji di Tanah Suci. Untuk berlangganan paket, pelanggan cukup mengakses *123*9# dan memilih menu yang sesuai dengan kebutuhan. Paket akan diperpanjang secara otomatis sampai pelanggan berhenti berlangganan. Lebih lanjut, untuk berlangganan Layanan BlackBerry Unlimited Roaming selama berada di luar negeri, pelanggan juga perlu memastikan bahwa layanan BlackBerry mereka telah aktif sejak berada di Indonesia.Penawaran ini hanya berlaku di jaringan STC. (h/vid*)

BERSELANG dua hari setelah peluncuran si kembar ‘Ayla – Agya’, Honda Prospect Motor (HPM) meluncurkan Brio Satya. Produk mobil murah Honda ini bakal menjadi pesaing berat si kembar produk kolaborasi Daihatsu dan Toyota tersebut.

Emas Mulai Turun

PADANG, HALUAN — Setelah sempat melambung tinggi di angka Rp1.290.000 per emas, kini harga emas melambat turun di posisi Rp1.250.000. Pantauan Haluan di beberapa toko emas di Pasar Raya Padang terlihat harga emas sudah mulai merambat turun semenjak dua hari terakhir. Hal ini terjadi karena pengaruh harga emas dunia, serta harga emas yang dikeluarkan oleh Logam Mulia milik PT Aneka Tambang tbk (Antam). Toko Emas Murni yang merupakan Toko Emas terbesar di Pasar Raya Padang menjual emas Rp1.250.000. Sedangkan sebelumnya Rp1.290.000. Menurut pengelola Toko Emas Murni, Afdal kepada Haluan menuturkan turunnya harga emas dipengaruhi oleh harga emas dunia. “Baru turun kemarin. Tapi tidak banyak, hanya Rp40.000 per emasnya,”papar Afdal. Afdal menambahkan, walaupun harga emas mengalami penurunan minat masyarakat untuk membeli emas cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan pengunjung per hari selalu mengalami peningkatan. “Walaupun harga emas turun, masyarakat masih banyak yang membeli,”terang Afdal. Sementara itu, Toko Emas Budi Mulia menjual emas dengan harga Rp1.280.000 harga kemarin, dan hari ini turun ke harga Rp1.240.000. menurut Danang, pengelola Toko Emas Budi Mulia mengatakan naik turunnya harga emas tidak terlalu berpengaruh kepada masyarakat banyak. Sebab, yang membeli emas lebih banyak masyarakat yang perekonomian menengah ke atas. “Emas mengalami penurunan kira-kira Rp40.000, atau menduduki posisi Rp1.240.000 per emas, kemarin masih di posisi Rp1.280.000. Menurut saya, naik turunnya harga emas tidak terlalu berpengaruh bagi masyarakat kita karena yang membeli emas hanya masyarakat yang perekonomiannya menengah ke atas,”terang Danang. Adek, pengunjung toko emas Budi Mulia yang ingin membeli emas kepada Haluan menuturkan, bahwa dia membeli emas untuk menabung sedikit demi sedikit. “Saya tidak ingin hasil kerja saya habis begitu saja, makanya saya ingin membeli cincin untuk berhiasan sambil menabung,”tutup Adek. (h/cw-oos)

JAKARTA, HALUAN — Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah, HPM siap memberikan layanan dengan produk Brio Satya di segmen mobil murah ramah lingkungan

atau Low Cost and Green Car. Mobil 1.200cc yang dibanderol mulai Rp106-117 juta ini resmi diluncurkan HPM di Djakarta Theatre, Rabu (11/9). City car dengan kandungan lokal 85 persen, sedangkan sisanya masih diimpor. “Dengan

tingginya kandungan lokal pada Brio Satya, jumlah supplier lokal yang terlibat juga ikut meningkat. Sementara aktivitas produksi juga akan menggerakan perekenomian serta membuat lapangan kerja baru,” ujar Presiden Direktur Honda Prospect Motor, Tomoki Uchida saat peluncuran Satya di Jakarta, kemarin. Brio Satya, kata dia, merupakan model dengan harga terendah yang pernah dijual Honda di Indonesia. “Brio Satya memberikan kesempatan bagi lebih banyak konsumen untuk menikmati standar kualitas Honda dengan harga terjangkau,”

tambahnya. Satya yang berasal dari bahasa sansekerta yang berarti “tulus” atau “setia” terdiri dari tiga tipe E,S, dan A. Ketiga varian ini menggunakan platform dan basis model yang sama dengan Brio. Untuk mesin menggunakan i-VTEC 1.2 liter 4 silinder yang mampu menghasilkan tenaga 88 PS dan Torsi 11,1 Kg.M pada putaran mesin 4.500—terbesar di kelasnya. Mesin itu dikawinkan dengan transmisi 5 percepatan manual untuk semua tipe. Honda menawarkan enam pilihan warna Satya; Taffeta White, Alabaster Silver Metallic,

Crystal Black Pearl, Rallye Red, Sunset Orange II, dan Polished Metal Metallic. Soal harga untuk tipe A (terendah) Rp106 juta, tipe S (menengah) Rp111 juta, dan ti pe E dilepas Rp117 juta. Semuanya berstatus On the Road Jakarta. Dengan harga yang jauh lebih murah dibanding Toyota Agya Rp99,9-120,7 juta, Brio Satya punya fitur keselamatan lebih lengkap rangka bodi G-Con, Dual SRS Airbag, Pretensione Sealbelt with Load Limiter, dan Immobilizer. Dari kapasitas mesin juga lebih besar, di mana Agya-Ayla cuma 1.000cc. Itu artinya tenaga Satya lebih besar. (h/vvn)

ASRAMA HAJI TABING

Penukaran Riyal Rp51 Juta Sehari

Salah satu calon jemaah haji melakukan transaksi tukar mata uang rupiah ke mata uang riyal di Embakarsi Asrama Haji Tabing. ALEX PADANG, HALUAN — Jelang keberangkatan calon jemaah haji, permintaan terhadap mata uang riyal meningkat drastis. Peningkatan itu men-

capai 15.000 riyal perharinya, atau setara dengan 51 juta perharinya. Hal itu dikatakan oleh Lia Anggresani, Komisaris PT

Equator Valutamas, pedagang valuta asing saat ditemui di Asrama Haji Tabing. Pantauan Haluan terlihat calon Jemaah haji ramai melakukan transaksi penukaran mata uang rupiah ke mata uang riyal (Arab Saudi) untuk keperluannya di tanah suci. penukaran rupiah telah dimulai sejak Senin 8 September hingga 5 Oktober nanti saat berakhirnya seluruh kloter jemaah haji. Lia menyatakan, Jenis mata uang riyal yang paling banyak diminati adalah 1 riyal yang setara dengan Rp3.400, 5 riyal Rp17.000 dan 10 riyal Rp34.000. “Jemaah haji sangat doyan dengan mata uang rendah. Karena biasanya mereka membagi-bagikan untuk infak shadaqah di tanah suci. Selain itu, untuk belanja, konsumsi dan oleh-oleh karena mem-

butuhkan mata uang bernilai rendah, “ jelas pedagang yang berkantor di BIM ini. Hal senada juga dikatakan oleh Andre Martin, Pedagang valuta asing Dr. KH, Hasan Basri menyatakan, permintaan jemaah haji terhadap riyal meningkat hingga 200 persen dari sebelumnya. Pihaknya juga menjual perpaket yang dicampur berbagai nilai dalam sebuah amplop. Calon jemaah haji dapat menukarkan Rp 500 ribu uangnya yang ditukar dalam bentuk pecahan senilai 147 riyal dan 1 juta yang ditukar dengan pecahan senilai 249 riyal. Yang nilai uangnya dicampur dengan berbagai pecahan 1, 5, 10, 20, 50 hingga 100 riyal. “Kami melihat uang 1 riyal sangat dicari oleh calon jemaah haji. Karena kalau dibank harus mengantri hingga 4 jam.

>> Editor : Afrianita

Sedangkan kami mengambil di bank seharga 1 riyal yang dibeli seharga 3.300. Kemudian di jual Rp3.400” terangnya Sementara itu Aminah salah satu calon jemaah haji menyatakan, penukaran uang jelang keberangkatan sangat bermanfaat untuk transaksi di Arab Saudi nanti. Walaupun sempat diberikan saat ditempat manasik haji sebanyak 1. 500 riyal yang setara dengan 4,5 juta sebagai biaya hidup (living cost) selama di Arab Saudi. Namun kebutuhan akan uang nilai rendah sangat dibutuhkan. “Kami sengaja menukarkan rupiah untuk belanja yang tidak harus memerlukan uang kembali. Karena akan merepotkan nanti saat di tanah suci. Karena kita harus fokus dengan ibadah yang ditunaikan. Bukan malah direpotkan untuk belanja, “ ungkapnya (h/cw-lex)

>> Penata Halaman: David Fernanda


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

17

Hodgson Puas Inggris Imbang KIEV, HALUAN — Performa timnas Inggris saat menghadapi Ukraina di kulifikasi Piala Dunia mendapatkan kritikan. Manajer The Three Lions Roy Hodgson menyatakan bahwa hasil seri merupakan raihan yang bagus. Inggris bermain imbang 0-0 saat melawat ke kandang Ukraina. Dalam laga yang berlangsung di Lobanovsky Dynamo Stadium, Kiev, Rabu (11/9/2013) malam WIB, tim 'Tiga Singa' kalah dalam penguasaan bola. Soccernet mencatat bahwa Inggris melakukan penguasaan bola sebesar 47 persen. Dengan catatan ball possession itu, mereka mampu melakukan delapan kali percobaan tapi cuma dua tepat sasaran. Penampilan Inggris itu lalu mendapatkan kritikan dari mantan pemain timnas Inggris Gary Lineker. "Kami melihat banyak permainan sepakbola satu sentuhan. Inggris melakukan sentuhan, Ukraina melakukan sentuhan, Inggris melakukan sentuhan," tulis Lineker di akun Twitter pribadinya. "Kami dalam keadaan bahaya di situasi seerti ini. Keep The Ball," terusnya. Ketika diberitahu mengenai kritikan itu, Hodgson pun lantas memberikan tanggapan.(h/net)

Ballo Antarkan Italia ke Brasil TURIN, HALUAN — Italia memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2014 setelah menaklukkan Republik Ceko 2-1. Mario Balotelli menjadi penentu kemenangan Italia lewat eksekusi penaltinya. Di Juventus Stadium, Rabu (11/9/2013) dinihari tadi, Italia tertinggal lebih dulu lewat sontekan Libor Kozak. Italia baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua lewat Giorgio Chiellini. Tak berselang lama, giliran Balotelli menaklukkan Petr Cech lewat titik putih. Hasil ini membawa Italia dipastikan memuncaki klasemen grup B kualifikasi Piala Dunia dengan nilai 20. Dengan sisa dua pertandingan, perolehan poin Balotelli dkk tak terkejar oleh Bulgaria yang menjadi pesaing terd e k a t dengan poin 13. Posisi dua atau t i k e t playoff m a s i h akan diperebutkan oleh empat tim yakni Bulgaria, Denmark, Ceko, dan Armenia.(h/ net)

Balloteli

TELAK — Para pemain Argentina bersuka cita setelah memastikan diri lolos ke Final Piala Dunia, usai mengalahkan Paraguay dengan skor telak 5-2. FIFA

Tango Lolos ke Brasil ASUNCION, HALUAN — Argentina memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2014. Menyusul kemenangan yang diperoleh atas tuan rumah Paraguay dengan skor meyakinkan 5-2. Di Estadio Defensores del Chacho, Rabu (11/9/2013) pagi WIB, Argentina langsung membuka skor saat pertandingan masih berusia 12 menit, setelah Aguero dilanggar di kotak penalti oleh kiper Paraguay Roberto Fernandez saat melakukan serangan balik. Messi yang maju sebagai algojo mengecoh Fernandez dan sukses membawa Argentina unggul 1-0. Namun demikian,

keunggulan Argentina cuma bertahan sekitar lima menit saja, menyusul kesalahan dari kiper Sergio Romero. Dari umpan silang Miguel Samudio di depan gawang, Romero seharusnya bisa menangkapnya dengan mudah. Namun, bola memantul melewati Romero sebelum disontek oleh Nunez. Paraguay menyamakan skor 1-1. Rodrigo Palacio melewatkan peluang untuk membawa Argentina kembali unggul pada tiga menit berselang. Sayang sekali, tandukannya justru melebar. Serangan Paraguay hampir membobol Argentina. Sundulan Santa

Cruz di menit ke-30 berhasil ditepis ke atas gawang oleh Romero. Argentina akhirnya mampu menggandakan keunggulannya dua menit kemudian. Dari kerjasamanya dengan Messi, Aguero melepaskan sepakan yang bersarang di gawang Paraguay. Skor kini 2-1 untuk keunggulan Argentina. Memasuki babak kedua, Argentina tidak butuh waktu lama untuk memperbesar skor menjadi 3-1. Di menit ke-50, Di Maria menaklukkan Fernandez dalam duel one on one setelah menerima umpan matang dari Fernando Gago.

Argentina semakin jauh meninggalkan Paraguay. Messi kembali membuat gol lewat titik putih di menit ke-52 setelah dilanggar Salustiano Candia. Argentina 4, Paraguay 1. Di Maria nyaris mencetak gol keduanya di menit ke-60. Sayangnya, tembakan winger Real Madrid itu mampu disapu Oscar Romero tepat di garis gawang. Di menit ke-86, Santa Cruz mencetak gol hiburan di menit ke-86 usai menyelesaikan umpan Samudio. Maxi Rodriguez, melengkapi kemenangan Argentina 5-2 setelah mencetak gol di menit ke-90.(h/net)

Tuan Rumah Piala Dunia Tundukkan Portugal 3-1 FOXBOROUGH, HALUAN — Timnas Brasil berhasil menuai hasil positif saat berhadapan dengan Portugal dalam laga persahabatan. A Selecao berhasil memetik kemenangan dengan skor akhir 3-1. Brasil unggul 2-1 saat babak pertama laga yang berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Rabu (11/9/2013) pagi WIB. Portugal bisa unggul lebih dulu berkat gol yang diciptakan Raul Meireles pada menit ke-18. Maicon terlalu lemah memberikan umpan

back pass kepada Julio Cesar, yang bisa di sambar oleh Miereles. Lima menit berselang, Brasil mampu menyamakan kedudukan. Thiago Silva yang mencetak gol penyeimbang. Berawal dari tendangan sudut, dia mampu mengirim bola masuk ke gawang yang dikawal Rui Patricio. Neymar membawa Brasil unggul dengan golnya di menit 34. Dia melakukan penetrasi menusuk ke kotak penalti Portugal, sempat mengecoh beberapa lini belakang tim besutan Paulo Bento, dia lantas

melakukan tendangan keras. Brasil memperlebar keunggulan di menit 49. Gol itu tercatat atas nama Jo. Neymar mengirimkan umpan untuk Maxwell di sisi sayap kiri. Maxwell lalu bisa mengirim umpan silang yang bisa di sambar Jo masuk ke dalam gawang. Hernanes melakukan satu percobaan di menit 71. Tapi, sepakannya dari luar kotak penalti masih melebar. Nani melepaskan sepakan jarak jauh di menit 74. Masih belum optimal, bolanya masih melesat jauh

di atas gawang. Tiga menit menjelang waktu normal habis Brasil mendapatkan kans untuk memperlebar keunggulan usai Neymar dilanggar Ruben Amorim di sisi kanan pertahanan Portugal. Neymar yang mengambil sendiri sepakan bebas memberikan umpan terukur untuk David Luiz. Tak beruntung, sepakan David Luiz malah mengenai pemain Brasil lainnya. Di sisa pertandingan tak ada lagi gol tambahan. Brasil menang dengan skor akhir 3-1. (h/net)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Jefli


18 OLAHRAGA

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

Supersub Selamatkan Kabau Sirah PADANG, HALUAN — Semen Padang gagal mengamankan tiga poin kala ditantang Persijap Jepara di Stadion H Agus Salim, Padang, Rabu (11/9). Di luar dugaan, tuan rumah yang bersiap melakoni babak delapan besar AFC Cup 2013 tertinggal 2-0 lebih dulu. Untungnya, Semen Padang diselamatkan dua gol terakhir yang dilesakkan Edu dan Nur Iskandar, sang supersub Pada babak pertama, Persijap sudah memimpin 2-0, dalam 25 menit pertama. Pemain Persijap, Khanif Muhajirin, mencetak gol pertama pada menit ke-13. Memanfaatkan serangan balik, gelandang ini berhasil lepas dari kawalan bek Semen Padang, Hengki Ardiles, sebelum memperdaya kiper Jandia Eka Putra. Empat menit kemudian, Persijap menggandakan keunggulan melalui tendangan lambung Dedi Djunaedi dari luar kotak penalti. Penyerang ini mengecoh Jandia yang berada beberapa langkah di depan gawang. Pada menit ke-21, petaka datang untuk tim tamu. Wasit Nopendri menunjuk titik putih setelah bek Evaldo Silva menyentuh bola dengan tangan dalam kotak penalti. Edward Wilson Junior mengeksekusinya dengan baik, sehingga membawa Semen Padang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Tuan rumah meningkatkan serangan. Tendangan keras Vendri Mofu dari luar kotak penalti berhasil ditepis kiper Persijap, Joko. Bola yang muntah tak berhasil dimanfaatkan oleh Edward Wilson. Sampai babak pertama usai, skor tetap 2-1 untuk keunggulan Persijap. Pada babak kedua, Semen Padang makin agresif. Tapi, dari sejumlah peluang yang mereka dapatkan, tak satu pun berbuah gol. Pergantian pemain pun dilakukan. Hengki Ardiles ditarik keluar dan digantikan oleh Ricky Ohorelaa. Kapten Semen Padang, Elie Aiboy, digantikan Nur Iskandar. Pada menit ke-58, gelandang

Persijap, Fauzan Jamal, harus keluar lapangan setelah menjegal Nur Iskandar. Wasit Nopendri memberi kartu kuning kedua untuk Fauzan. Bermain dengan 10 pemain, Persijap kewalahan. Pada menitke83, Semen Padang berhasil menyamakan kedudukan melalui tendangan lambung Nur Iskandar dari sisi kiri pertahanan Persiap. Kedudukan imbang ini bertahan hingga wasit Nopendri menuip peluit panjang tanda babak kedua usai. Pelatih Persiap, Raja Isa, puas meraih satu poin di kandang Semen Padang. "Bahagia bisa maraup satu poin melawan tim tangguh," ujarnya. Raja mengaku memanfaatkan kerapuhan lini belakang Semen Padang. Serangkan balik mereka berhasil menaklukkan pemuncak klasemen sementara LPI itu pada babak pertama. Menurutnya, timnya diuntungkan juga dengan tidak maksimalnya dua penyerang Semen Padang. "Edward dan Tibo (Titus Bonai) terburu-buru," ujarnya. Selain itu, Raja mengatakan pemainnya pemain mampu membaca kelemahan kiper Semen Padang yang selalu berdiri tiga langkah di depan gawang. "Makanya, tadi ada gol dengan tendangan lambung dari jarak 20 meter." Menurut Raja, Semen Padang tidak mampu meramu strategi baru. "Tadi kami tutup Mofu dan Yu Hyunko. Sebab dua pemain itu kuncinya," ujarnya. Pelatih Semen Padang Jafri Sastra mengaku pemainnya tidak bermain maksimal. "Makanya, hasil juga tidak maksimal," ujarnya. Pada babak pertama, kata Jafri, Semen Padang mengikuti irama permainan tim tamu. "Dua gol tim tamu itu karena kelalaian pemain kita," ujarnya.(h/mat)

IMBANG — Nur Iskandar (kiri) mencoba melewati pemain Persijap pada laga perdana putaran Kedua IPL bagi tim Semen Padang. Hasilnya, kedua tim bermain imbang 2-2. RIVO SEPTI

Fauzan Haviz Pimpin KONI Bukittinggi Lagi BUKITTINGGI, HALUAN — Fauzan Haviz kembali dipercaya menjadi Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bukittinggi periode 2013-2017. Fauzan terpilih setelah memperoleh suara terbanyak dalam Musyawarah Olah Raga Kota (Musorkot) yang digelar di Gedung Tri Arga Bukittinggi, Selasa (10/9). Fauzan Haviz yang merupakan calon incumbent berhasil memperoleh dukungan mutlak dari peserta Musorkot, dengan memperoleh 22 suara dari 32 suara yang diperebutkan. Sementara saingannya Edy Mulyono hanya

memperoleh 7 suara dan Dhipa Arkendi 3 suara. Sebelumnya Eriswan yang dicalonkan menjadi kandidat memilih mengundurkan diri, sehingga hanya ada tiga calon pilihan. Ketua Pelaksana Musorkot Bukittinggi Supadria kepada Haluan Rabu (11/9) mengatakan, Pelaksanaan Musorkot ini berjalan tertib, aman dan lancar dari awal hingga ke proses penjaringan Ketua Umum yang baru Periode 20132017. “Prosesi pemilihan berjalan dengan lancar dengan mengedepankan nilai nilai demokratis.

Para peserta dari Pengurus Cabang (Pengcab) olahraga Bukittinggi telah menentukan siapa yang terbaik untuk memimpin KONI untuk 4 tahun kedepan. Kita berharap kepada pengurus yang baru dapat membawa KONI sebagai induk organisasi untuk peningkatan pembinaan dan pengembangan oleh raga di Bukittinggi,” harap Supadria. Pelaksanaan Musorkot yang merupakan helatan tertinggi insan olah raga se Kota Bukittinggi ini, dibuka secara resmi oleh Walikota Bukittinggi Ismet Amziz yang dihadiri Wakil Ketua Umum KONI

Sumbar Syaiful, Ketua Umum KONI Bukittinggi Fauzan Haviz, serta pengurus Koni dan Pengurus Cabang olah raga se-Kota Bukittinggi. Sebelumnya Ketua Umum KONI Bukittinggi Fauzan Haviz juga mengatakan, Musorkot yang diselenggarakan ini merupakan forum tertinggi olahraga dalam menentukan kepengurusan KONI selanjutnya. Diharapkan Musorkot ini mampu menghasilkan keputusan strategis dan berguna bagi kepentingan olahraga di Kota Bukittinggi empat tahun mendatang.(h/cw-tot)

>> Editor : Rahmathul Akbar

>> Penata Halaman: Syamsul HIdayat


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

19

KEINDAHAN flay over Kelok Sembilan yang menakjubkan

IKON WISATA LIMAPULUH KOTA BERTAMBAH

Kelok Sembilan yang Menakjubkan MENJELANG diresmikan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang direncanakan dalam tahun 2013 ini , jembatan layang Kelok Sembilan atau flay over yang terletak dalam wilayah Kabupaten Limapuluhkota pada ruas jalan Payakumbuh Sumatera Barat– Pekanbaru Riau, kini terus dibenahi. Tidak kurang tiga kali uji coba sudah dilakukan, masingmasing saat saat memasuki tahun baru 2013, sewaktu tour de Singkarak, dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 H, sebelum dan sesudah lebaran selama 14 hari. Pemilik kenderaam pribadi, sepeda motor dan penumpang bus umum yang melintasi jalan Sumatera Barat – Propinsi Riau, sudah merasakan betapa nikmatnya melewati jembatan Layang Kelok Sembilan yang menakjubkan itu. Kini, pengguna jalan di Sumatera Barat dan Riau, termasuk wisatawan

dari Malaysia, Singapura, Thailand dan negara tetangga lainnya, kalau mau datang ke Ranah Minang Sumatera Barat atau sebaliknya, tidak perlu ragu lagi menggunakan bus parawisata . Mereka kini tidak akan terperangkap “ kemacetan “ di Kelok Sembilan. Kemacetan itu memang menyebalkan, membuat risih serta mengganggu jadwal p e r j a l a n rombongan wisatawan domestik ataupun wisatawan dari manca negara. Tapi kini dengan selesainya jembatan

RINA KUMALA SARI ST MT

Layang Kelok Sembilan yang popular disebut Play Over, perjalan akan semakin lancar dan mulus. Begitu juga daerah tetangga Riau mulai dari daerah Bangkinang kabupaten Kampar sampai kejantung Kota Pekanbaru, ruas jalan utama itu sudah diperlebar. Sebaliknya didaerah Sumatera Barat sendiri dari Padang ibu kota propinsi, juga sudah mulai melakukan pelebaran jalan, sebagai menyambut kelancaran transportasi kedua daerah. Bagi kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat, difungsikan secara maksimal play over Kelok Sembilan berarti menambah objek – objek wisata besar seperti Lembah Harau yang dipagari bukit – bukit terjal bagai penjara raksasa, pemandian Batang Tabit serta kolam renang Nagau dan Ngalau Indah Payakumbuh. Tumbuh subur objek wisata kaliber Nasional dan Internasional di Ranah Minang ini, juga bakal berdampak pada maju dan berkembangnya objek – objek kecil dan menengah di Sumatera Barat. Seperti disampaikan Menteri PU Joko Kirmanto, bersama anggota DPR RI Mul-

yadi I dan rombongan saat berkunjung ke Kelok Sembilan, dengan difungsikan Kelok Sembilan baru, maka jalan yang dibangun sejak penjajahan Belanda tempo dulu itu perlu terus dipelihara. Sementara itu dengan berfungsinya Jalan Layang Kelok Sembilan maka khususnya Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Luak Limopuluah ini, sudah bisa pula menangkap perkembangan dunia pariwisata. Rencana Tata Ruang umum dan Rencana Tata Ruang Khusus (detail ) Pariwisata Limapuluhkota kini sudah dipersiapkan. Kini sudah ada titik- titik kawasan tertentu untuk dibangun jika ada investor yang berminat membangun hotel berbintang lengkap dengan kopel-kopelnya di daerah Kelok Sembilan, kawasan Hulu Air. Lokasinya tak jauh dari lokasi Bandara yang akan dibangun di kawasan Kubang Balambak, Kecamatan Harau kabupaten Limapuluh Kota. Dengan adanya peningkatan sarana, praserana wisata di daerah cagar alam dan sejenisnya oleh Menteri Kehutanan yang ujung tombaknya didaerah ini adalah Dinas

Kehutanan Sumatera Barat dan Dinas Kehutanan serta Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota, maka kemudahan telah diberikan dan tidak menimbulkan kesulitan bagi Investor yang berminat. Ke depan, dolar ataupun rupiah akan semakin banyak masuk ke dalam pundi- pundi dan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah kabupaten Limapuluh Kota dan Sumatera Barat dengan dibangnya Jembatan Layang Kelok Sembilan ini. Namun Satker Wilayah I Ir.H. Dahler,M.Sc disertai Rina PPK pembangunan Jembatan Kelok Sembilan dan H. Isman dari PPK 07 yang bermarkas di Payakumbuh, berharap bangunan di sekitar Jembatan harus dipelihara bersama . J angan sampai banyak pula corat- coret, yang tentu bisa merusak keindahan. “Mari kita pelihara bersama-sama aset yang dibangun dengan dana ratusan miliar rupiah ini,” himbaunya. (Syafril Nita )

KUNJUNGAN Menteri PU ke Proyek Jembatan Kelok Sembilan

KUNJUNGAN Wamen Peker Jaan Umum ke Kelok Sembilan

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


20

TANAH DATAR

LINGKAR 6 Siswa Tanah Datar Jadi Finalis SSO BATUSANGKAR, HALUAN — Sebanyak 6 pelajar SMPN 5 program Unggulan Kabupaten Tanah Datar lolos sebagai finalis lomba Sainc Socs Olympiade (SSO) di Kota Jombang, Jawa Timur. Keenam pelajar SMPN 5 Batusangkar yang lolos ke final SSO tersebut terbagi dua group dengan jenis lomba yang berbeda, yaitu group lomba bidang Sosial yang berjumlah 3 orang dan group bidang lomba Sains 3 orang. Kepala SMAN 5 Batusangkar, Asrul, Selasa (10/9) di Batusangkar membenarkan kalau 6 siswanya telah siap berangkat Rabu (11/9) akan bertolak ke Jombang mengikuti Lomba SSO . Menurut penjelasan Asrul, sebelumnya 4 group dari SMPN 5 Batusangkar mengikuti seleksi awal dengan system online dan terbuka bagi seluruh sekolah di Indonesia, Alhamdulillah dua grop dari SMPN 5 Batusangkar lolos untuk mengikuti Grand Final. Dari 6 pelajar yang akan mengikuti lomba SSO tersebut adalah Dimas Putra, Taufik Akbar dan Putri Khairani yang akan mengikuti lomba bidang Sosial, sedangkan di bidang Sains adalah Eralesa, Arief Andika Putra dan Atiqah Khairidhah. “Pihak sekolah mengharapkan dukungan dan doa semua pihak karena kedua group yang akan berlaga dan berhasil meraih yang terbasik dapat mengangkat nama Kabupaten Tanah Datar di mata peserta tingkat nasional,” ungkap Asrul (h/ydv)

Syafrinal, Pustawan Berprestasi Sumbar TANAH DATAR, HALUAN — Kepala Perpustakaan STAIN Batusangkar, Syafrinal S, S.Ag.,SS.,M.Kom, mewakili Kabupaten Tanah Datar Berhasil keluar sebagai pustakawan berprestasi “Terbaik Pertama” Provinsi Sumatera Barat. Syafrinal berhak mewakili Provinsi Sumbar ke Tingkat Nasional serta berkesempatan mengikuti beberapa rangkaian kegiatan Perpustakaan Nasional di Jakarta, termasuk Upacara HUT RI di Istana Negara, serta diundang pada malam silaturrahmi dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono, Wapres dan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu belum lama ini. Ketua STAIN Batusangkar Prof. DR. H. Hasan Zaini, MA , senin kemaren kepada Haluan membenarkan kalau Syafrinal berhasil meraih prestasi di bidang Perpustakaan yang dikelola di STAIN Batusangkar. Dia merasa bangga dan bersyukur serta memberikan apresiasi yang tinggi kepada pegawainya yang berhasil meraih prestasi luar biasa tersebut, tidak hanya di tingkat provinsi tetapi bahkan berhasil meraih juara di tingkat nasional. “Tentu saja ini merupakan kebanggan dan prestasi kita bersama, atas nama pribadi dan seluruh civitas akademika STAIN Batusangkar” saya mengucapkan selamat dan memberikan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Syafrinal,” ujar Hasan Zaini, di hadapan wartawan media ini. Sebelum melaju ke Tingkat Nasional, alumnus Ilmu Komputer Pascasarjana UGM itu, terlebih dahulu harus bersaing di tingkat Provinsi Sumbar dengan seluruh peserta utusan Perpustakaan Kabupaten/Kota, Perpustakaan Sekolah dan utusan Perguruan Tinggi, dan setelah melalui beberapa tahapan seleksi, akhirnya menetapkan Syafrinal, Kepala Perpustakaan STAIN Batusangkar sebagai Pemenang I. Hadiahnya langsung diserahkan oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Sri Sularsih, disaksikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Ketua STAIN Batusangkar, Hasan Zaini dan Kepala Badan Perpustakaan dan Kearsipan Sumbar, Alwis, turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia, Dedi Junaidi dan Budayawan Nasional, Taufik Ismail di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis, (22/08) lalu. (h/ydv)

Kwarcab 0307 Gelar Pelatihan Jurnalistik BATUSANGKAR, HALUAN — Kwartir Cabang 0307 Gerakan Pramuka Tanah Datar melaksakan pelatihan Jurnalistik bagi utusan Kwaran dan Dewan Kerja Cabang se- Tanah Datar, Senin (9/9) di Aula Kantor Budparpora Tanah Datar. Dibuka secara resmi, Kakwarcab yang diwakili Katua Bidang Humas Abdimas dan Hublu Kwarcab Tanah Datar, Sri Lestari sekaligus mengalungkan kartu tanda pengenal kepada perwakilan peserta, bertanda dimimulainya pelaksanaan pelatihan. Ketua pelaksana Pelatihan Jurnalistik Kwarcab 0304 Tanah Datar tahun 2013, Yuldaveri pada acara tersebut dalam laporannya menjelaskab bahwa pelaksanaan pelatihan Jurnalistik ini merupakan program Kwarcab 0304 Tanah Datar 2013. Diikuti oleh utusan Kwaran se Tanah Datar, masing-masing mengutus 2 orang, ditambah pesertanya dari DKC, mengikuti kegiatan pelatihan yang dipaparkan oleh 4 penyaji, yaitu Sri Lestari dari Bidang Humas Kwarcab, Alfian Jamrah, Musriadi Mursanif dari Singgalang dan Yuldaveri dari Bagian Humas Kantor Bupati. Kakawarcab, yang diwakili Sri Lestari dalam sambutannya pada acara tersebut mengharapkan, peserta dapat menyerap ilmu yang disampaikan nara sumber sebagai pengetahun dan bisa pula dipraktekkan, terutama untuk bisa mengisi tabloid “Serumpun” milik Kwarcab 0304 Tanah Datar, sesuai dengan tujuan dari pelatihan ini, ungkapnya. Dalam kegiatan tersebut kepada peserta diberikan tugas membuat tulisan berbentuk berita Serimonial untuk melihat sejauh mana kemampuan peserta menyerap pengetahuan yang disampaikan penyaji, untuk dievaluasi dan dinilai. Dari hasil tugas penulisan berita yang dikerjakan peserta, pada prinsipnya semua peserta mampu menulis dengan baik, namun dari penilaian panitia tiga besar terbaik adalah, Miswardi dari Kwaran Lintau Buo Utara, Yoan Putra dari Salimpaung dan Eric Yolanda dari Kwaran Pariangan. (h/ydv)

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

Luhak nan Tuo

Bupati Tanah Datar Lepas 200 Jemaah Calon Haji TANAH DATAR, HALUAN — Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Muzwar.M melepas secara resmi Calon Jamaah Haji Kabupaten Tanah Datar di Gedung Indo Jolito Batusangkar. Minggu (8/9). Juga ikut melepas anggota Muspida, Ketua Tim Penggerak PKK Ny.Betty M.Shadiq, Anggota DPRD Propinsi Sumbar Rizanto Algamar, Ketua MUI Emrizal Dt.Hyang Basa dan Kepala SKPD se Tanah Datar. “Calon Jemaah haji Tanah Datar tahun ini berkurang jumlahnya dibandingkan dengan tahun 2012 yaitu sebanyak 193 orang, hal ini disebabkan pengurangan kuota oleh Pemerintah Arab Saudi, maka juga berkurangnya kuota calon Jemaah haji sampai ke tingkat daerah,” jelas Muzwar,M. Sekda Muzwar,M mengingatkan kepada seluruh calon Jemaah haji agar dalam melaksanakan ibadah nantinya laksanakanlah dengan penuh kesabaran dan ikhlaskan hati sehingga semua rukun dan syarat haji itu dapat dilaksanakan dengan sempurna, sehingga pada akhirnya mudah-mudahan mendapatkan haji yang mabrur. Yang lebih penting pula menurut Muzwar.M agar seluruh calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan dan jangan memilih-milih makanan, yang penting halal dan niatkan makanan itu adalah ibadah, sehingga semua yang dimakan itu akan terasa enak dan kesehatanpun dapat terjaga. Muzwar.M juga mengingatkan di tanah arab nanti jangan sekali-kali takabur dan selalu disiplin, jangan berjalan sendirian dan diharapkan berkelompok agar jangan tersesat. “Disamping itu yang lebih penting juga untuk selalu menjaga nama baik daerah dan negara kita, perlihatkanlah bahwa kita berasal dari daerah yang beradab yang tau sopan dan santun, sebesar apapun kesalahan orang lain kepada kita jangan dipermasalahkan dan maafkan sajalah agar ibadah kita berjalan dengan lancar,” ulas Muzwar. Kepada calon jemaah haji juga dihimbau untuk meyakini diri menemui Allah, disana jemaah akan merasakan bagaimana diri kita masingmasing dalam memunajatkan diri kepada Allah, beribadahlah dan berdoa sebanyak mungkin dan jangan banyak membuang waktu untuk kegiatan yang tidak bermanfaat. Sementara itu panitia pelaksana sekaligus atas nama Kepala Staf urusan haji Tanah Datar Maliki.A melaporkan, dari 200 calon jemaah haji Tanah Datar tahun ini terdiri dari 72 orang lakilaki dan 128 orang perempuan. Dari jumlah ini berasal dari kecamatan Lima Kaum 48 orang, Rambatan 30 orang, Salimpaung 28 orang, Sungayang 10 orang, Lintau Buo 9 orang, Sungai Tarab 28 orang, Pariangan 14 orang, Tanjung Emas 19 orang, Lintau Buo Utara 7 orang, Tanjung Baru 3 orang, dan Padang Ganting 5 orang. Sedang jemaah haji dari Batipuh, X Koto dan Batipuh Selatan masuk rombongan Kota Padang Panjang sebanyak 78 orang. Dari 200 orang calon jemaah haji Tanah Datar ini satu orang berasal dari Panti Jumpo Werda Kasih Sayang Ibu Cubadak bernama Sulaini Mukhtar (81tahun) asal Sawah Tangah Pariangan, Sulaini Mukhtar dibiayai oleh anak kandungnya yang berusaha di Malaysia. Rombongan calon jemaah haji Tanah Datar yang masuk kloter I bersama Kota Padang Panjang dan Kota Padang akan bertolak menuju Jeddah pada hari selasa pukul 07.00 wib, dan akan pulang pada tanggal 20 Oktober 2013. Meningkatnya jumlah masyarakat setiap tahunnya yang mendaftar untuk menunaikan ibadah haji menandakan ekonomi masyarakat sudah semakin membaik, sehingga taftar tunggu sampai 10 tahun mendatang bagi yang baru mendaftar, sebab yang sudah mendaftar tercatat sebanyak 2.012 orang, jelas Maliki.A. (h/emz)

LEPAS CALON JAMAAH HAJI — Bupati Tanah Datar diwakili Sekda Muzwar.M melepas secara resmi Calon Jamaah Haji Kabupaten Tanah Datar di Gedung Indo Jolito Batusangkar. Minggu (8/9).

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Kunjungi SLB Lintau TANAH DATAR, HALUAN — Ketua Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bayangkari diwakili Ny.Irwasum Polri Tuti Imam Sudjarwo kunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Lubuk Jantan Lintau Tanah Datar, Ny.Tuti Imam Sudjarwo yang didampingi Ketua Bayangkari Sumbar dan Ketua Bayangkari Kabupaten/Kota se Sumbar beserta rombongan disambut Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe bersama Muspida, Ketua TP-PKK Ny.Betty M.Shadiq dan jajaran Polres Tanah Datar di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Selasa (10/9). Ketua Bayangkari Pusat beserta rombongan sampai di Gedung Indo Jolito Batusangkar disambut dengan tari gelombang serta disuguhi siriah dicarano dan dijamu makan siang bersama, sekaligus melakukan temu ramah dengan Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe dan jajaran Polres Tanah Datar. Bupati M.Shadiq menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan atas kunjungannya ke Luhak Nan Tuo, kami merasa tersanjung atas kunjungan Ibu Ketua Kemala Bayangkari pusat, mudahmudahan selama di Tanah Datar mendapat kesan yang baik dan diharapkan juga dapat mengunjungi kembali Tanah Datar untuk masa yang akan datang. Begitu juga Ibu Tuti Imam Sudjarwo merasa sangat berkesan berkunjung ke Tanah Datar, kunjungan yang pertama kali ini mendapat kesan yang baik, apalagi langsung disambut Bupati M.Shadiq bersama Ibu dan anggota Muspida, ini sambutan yang luar biasa, ulasnya. Menurut Ny.Tuti Imam Sudjarwo,

tujuannya ke Tanah Datar disamping mengunjungi objek Wisata Istano Pagaruyung yang sangat terkenal ini juga mengunjungi SLB Lubuk Jantan Lintau, dimana SLB binaan Yayasan Kemala Bayangkari ini hanya ada dua di Indonesia, disamping di Lintau juga ada di Bali, dan SLB ini untuk masa mendatang tetap menjadi perhatian khusus dari Yayasan kemala Bayangkari pusat, ujarnya. Usai pertemuan dengan Muspida dan keluarga besar Polres Tanah Datar, rombongan ini langsung menuju SLB Lintau, sampai di sekolah luar biasa ini rombongan juga disambut dengan tari gelombang dan disuguhi siriah dicarano oleh siswa SLB tersebut. Penampilan para siswa SLB ini juga tidak kalah dari siswa sekolah lain yang normal. Penyambutan yang luar biasa ini juga mendapat pujian dari Ibu Tuti Imam Sudjarwo. Di SLB lintau ini Ny.Tuti meninjau seluruh ruangan belajar, ruangan pustaka dan ruangan keterampilan,

disana juga dipamerkan berbagai jenis hasil keterampilan dari anak SLB ini, dan hasilnya juga sangat bagus. SLB Lintau yang mempunyai siswa sebanyak 62 orang ini terdiri dari tingkat SD 41 orang, tingkat SLTP 14 orang dan tingkat SLTA 7 orang. Sedangkan siswa penyandang cacat di SLB ini terdiri dari Tuna Graita 50 orang, Tuna Rungu 8 orang, Tuna Daksa 2 orang dan Tuna Autis 2 orang. Ny.Tuti Imam Sudjarwo pada kesempatan itu juga memberikan bingkisan kepada majelis guru SLB dan siswa yang berprestasi, mereka yang berprestasi yang diberi bingkisan adalah M.Iqbal Juara III lomba marathon tingkat nasional, Delfia juara I Jambora tingkat nasional dan Ririn juara I lomba Mick Up tingkat Sumbar. Usai mengunjungi SLB Lintau Ny.Tuti Imam Sudjarwo beserta rombongan mengunjungi objek wisata Istano Pagaruyung, Bupati M.Shadiq Pasadigoe tetap mendampingi rombongan sampai selesai. (h/hms)

KETUA Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bayangkari diwakili Ny.Irwasum Polri Tuti Imam Sudjarwo berfoto bersama siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Lubuk Jantan Lintau Tanah Datar, Bupati Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe bersama Muspida, Ketua TP-PKK Ny.Betty M.Shadiq dan jajaran Polres Tanah Datar di Gedung Indo Jolito Batusangkar, Selasa (10/9)

BUPATI GELAR PERTEMUAN DENGAN LKAAM

Oktober Istano Pagaruyung Diresmikan Presiden

BUPATI Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe Tuanku Tumanggung Dirajo ketika pertemuan dengan jajaran LKAAM dan Bundo Kanduang Sumbar dan LKAAM dan Bundo Kanduang kabupaten/kota se-Sumbar di Pendopo Gedung Indo Jolito Batusangkar, Kamis (5/9). TANAH DATAR, HALUAN — Untuk mempersiapkan peresmian Istano Basa Pagaruyung perlu diberitahukan kepada seluruh ninik mamak se-Sumatera Barat, karena masyarakat Tanah Datar menyadari bahwa Istano Basa Pagaruyung merupakan milik masyarakat Minangkabau, hannya saja letaknya di kabupaten Tanah Datar. Hal ini dijelaskan Bupati

Tanah Datar M.Shadiq Pasadigoe Tuanku Tumanggung Dirajo ketika pertemuan dengan jajaran LKAAM dan Bundo Kanduang Sumbar dan LKAAM dan Bundo Kanduang kabupaten/kota seSumbar di Pendopo Gedung Indo Jolito Batusangkar, Kamis (5/ 9). Hadir juga Ketua LKAAM Sumbar diwakili Martius Dt.Pandito Marajo beerta pengurus, Ketua LKAAM Tanah Datar

Irsal Veri Idrus Dt.Lelo Sampono. Rencana Istano Pagaruyung akan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudoyono bulan Oktober mendatang bersamaan dengan peresmian jalan layang kelok sembilan , untuk mempersiapkan peresmian Istano kebanggaan masyarakat Minangkabau ini, Pemda Tanah Datar telah melakukan pertemuan dengan jajaran ninik mamak se-Sumatera Barat. Pertemuan dimulai dari tingkat Nagari Pagaruyung, pertemuan dengan pewaris kerajaan Pagaruyung, pertemuan dengan LKAAM, KAN dan Bundo Kanduang se kabupaten Tanah Datar dan pertemuan LKAAM Sumbar serta LKAAM kabupaten/ kota se Sumbar, yang berlangsung, Kamis (5/9) di Pandopo Indo Jolito Batusangkar. Menurut Bupati M.Shadiq, sebelum peresmian Istano Pagaruyung sepatutnya Pemda Tanah Datar memberitahukan kepada dunsanak masyarakat Minangkabau se-Sumatera Barat karena Istano Pagaruyung adalah milik dan kebanggaan masyarakat Minangkabau. Dengan telah

selesainya pembangunan fisik Istano Pagaruyung yang diiringi dengan penyerahan aset oleh Gubernur Sumbar kepada Bupati Tanah Datar tanggal 2 Agustus 2013 yang lalu dan telah ditindak lanjuti dengan pertemuan dengan ninik mamak se-Sumbar, maka Pemda Tanah Datar sebagai tuan rumah telah siap untuk melaksanakan peresmiannya apabila ada waktu mendadak dari Presiden. Istano Pagaruyung sebagai jati diri orang minangkabau direncanakanpembangunannya oleh Harun Zein waktu itu Gubernur Sumbar pada tahun 1973 dan dimulai pembangunannya tahun 1975,dimana sebelumnya sudah dua kali terbakar. Pada bulan Pebruari 1997 Istano Pagaruyung ini terbakar lagi. Pada waktu itu masyarakat Minangkabau termasuk para perantau mulai tersentak dan merasa kehilangan jati diri sebagai orang Minangkabau. Maka dengan kebulatan tekat masyarakat Minangkabau dan para perantau sepakat membangun kembali, termasuk pertemuan yang >> Editor : Atviarni

dilangsungkan di kediaman Bapak Jusuf Kalla waktu itu Wapres RI. Alhamdulillah dengan kebersamaan Istano Pagaruyung berhasil dibangun kembali yang menelan biaya sekitar Rp16 miliar. Khusus untuk Rangkiang Patah 9 dibantu sepenuhnya oleh Tuanku Jakfar (alm) Raja Negeri Sembilan Malaysia. Dijelaskan Bupati Shadiq, peletakan batu pertama pembangunan kembali Istano Pagaruyung oleh Wapres Jusuf Kalla, dan masyarakat Sumatera Barat sangat menginginkan untuk diresmikan oleh Presiden RI, insha Allah pada bulan Oktober 2013 nanti akan diresmikan Presiden SBY. Berhasilnya pembangunan kembali Istano Pagaruyung yang terbakar tahun 1997 itu berkat bantuan dari semua pihak, maka kepada yang telah memberikan bantuan saya mengucapkan terima kasih, ujar Bupati Shadiq. Pada peresmian nanti diharapkan seluruh yang telah ikut berpartisipasi dalam pembangunan ini diharapkan hadir dan undangan akan diantarkan langsung nantinya.(h/hms) >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

Kesal, Ahmad Dhani Blacklist Salah Satu Media TV MELALUI akun Twitter resminya, Ahmad Dhani meminta agar kru salah satu media TV menjauh dan tidak meliputnya. Ayah dari Abdul Qodir Jaelani atau lebih akrab disapa Dul ini dengan tegas menyatakan telah mem-blacklist media tersebut. "Saya perintahkan supaya crew @tv*neNews tidak meliput saya. Saya mem Blacklist @tv*neNews. Jadi tahu diri saja untuk menjauh dari saya," kicau Ahmad Dhani di akun twitter miliknya. Sebelumnya Ahmad Dhani juga sempat diwawancara via telefon oleh Tv*ne dalam acara Apa Kabar Indonesia Malam. Dalam wawancara tersebut, Dhani terlihat kurang menyukai pertanyaan yang dilontarkan oleh pembawa acara. Bahkan ketika ditanya seberapa panik dirinya ketika mengetahui Dul kecelakaan, Ahmad Dhani

menjawabnya dengan ketus. “Ya orang tua mana sih yang nggak panik, bagaimana sih” jawab Dhani dengan nada tinggi. Presenter media tersebut yang mengajukan pertanyaan pun tak luput dari kekesalan Dhani, karena terus dicecar dengan pertanyaan bernada interograsi, Dhani akhirnya meluapkan kekesalannya pada sang presenter. “Anda itu presenter atau penyidik? Kok nanyanya kaya sedang menginterograsi saya. Klarifikasi kok pakai gaya bahasa penyidik” ketus Dhani. Saat ditelfon, Ahmad Dhani sendiri sedang didampingi oleh Kak Seto di rumah sakit untuk menjenguk keluarga korban kecelakan. Dhani sendiri mengaku bersedia di telfon lantaran ada Kak Seto. “Ini juga mau ngangkat soalnya ada beliau (Kak Seto)” Pungkasnya. (h/prc)

Mey Chan Bantah Hubungannya Dengan Maia Retak KEPUTUSAN Mey Chan dengan merilis album solo berjudul MEICHAN & HER PALS sempat memunculkan gosip bahwa Duo Maia bubar. Namun saat dikonfirmasi oleh awak media, Meichan membantah hal tersebut. "Banyak yang pikir Duo Maia bubar kalau aku nyanyi solo, sendiri. Sebenarnya Duo Maia sedang mastering buat single terbaru dan Bunda Maia juga ngeluarin single sendiri. Ibaratnya sekarang intermezzo," papar Meichan saat ditemui Kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (11/ 9). Bahkan sempat berhembus kabar bila Editor : Nova Anggraini

hubungan Mey Chan dan Maia Estianty tengah retak. Itulah yang menyebabkan Mey chan memutuskan untuk bersolo karir. Namun kabar tersebut ditampik dengan keberadaan Mey Chan di Rumah Sakit Pondok Indah untuk menemani anak teman duetnya yang sedang ditimpa musibah. Terbiasa nyanyi berdua dengan Maia, Meichan pun merasa ada yang beda saat harus tampil sendiri di atas panggung. "Tantangannya, nyanyinyanyi juga enggak ada bedanya. Kalau sama bunda lebih seru kalau keluar kota," pungkasnya. (h/kpl) Penata Halaman : Rahmi


22

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

TIDAK DIPUNGUT BIAYA

Jemaah KBIH Masjid Mutatahhirin Berangkat ke Tanah Suci Rabu (11/9), Jemaah Calon Haji (JCH) KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) Mutatahhirin berangkat ke tanah suci bersama dengan KBIH lainnya. Sebelum berangkat haji, mereka manasik di Masjid Mutatahhirin Kota Padang yang beralamat di Jalan Rawang. Hebatnya, manasik haji di KBIH Masjid Mutatahhirin tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis. Drs. H. Baharuddin R, Panitia KBIH Masjid Mutatahhirin yang juga menjabat sebagai Bupati Pasaman Barat mengatakan, Mutatahhirin adalah satu-satunya KBIH di Sumatera Barat (Sumbar) yang tidak meminta pembayaran pada manasik haji. Tidak dipungutnya biaya pada manasik haji di KBIH Masjid Mutatahhirin, menurut Drs. H. Baharuddin R, karena haji merupakan ibadah. Orang yang hendak berangkat menunaikan ibadah selayaknya diringankan bebannya, salah satunya dengan tidak membebankan biaya manasik kepada mereka. Ia menjadi Ketua KBIH Mutatahhirin sejak tahun 1990. Mulai tahun pencanangan KBIH Mutatahhirin. Dalam hal ini prinsipnya adalah seluruh Jemaah KBIH Mutatahhirin tidak membayar. Jumlah CJH di KBIH Mutatahhirin yang berangkat tahun ini sebanyak 78 orang. Jumlah tersebut berkurang dari jumlah CJH yang manasik di KBIH Mutatahhirin, yakni sebanyak 250 orang. Hal tersebut

dikarenakan pengurangan kuota pemberangkatan Jemaah, yakni 20 persen. Di awal-awal berdiri, KBIH Mutatahhirin

memberangkatkan satu kloter penuh. Hal tersebut berlaku sampai sembilan tahun. Setelah KBIH banyak tumbuh, jumlah tersebut berkurang. Meski begitu, pengurangan CJH di KBIH Mutatahhirin tidak drastis. Kedepannya, KBIH Mutatahhirin akan meningkatkan kualitas ilmu para pengajar di manasik, agar pelayanan kepada CJH yang manasik di Mutatahirin semakin bagus, walau selama ini sudah bagus, terbukti dengan gratisnya manasik haji di Mutatahhirin. Menurut Drs. H. Baharuddin R, pelayanan pertama dan prima untuk CJH adalah tidak memberikan beban, seperti beban biaya manasik. Untuk itu, ia memberitahukan kepada masyarakat Kota Padang khususnya dan Sumatera Barat umumnya, bahwa KBIH Mutatahhirin adalah satu-satunya KBIH di Sumatera Barat yang tidak memungut biaya kepada CJH ketika manasik. Selama ini, KBIH Mutatahhirin dipercaya oleh CJH yang berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat, terutama Kota Padang. Guru-guru manasik di KBIH Mutatahhirin adalah guru-guru senior seperti Manaon Lubis, Naharudin Lubis dan sebagainya, termasuk juga Drs. H. Baharuddin R. Guru-guru juga terdiri dari Kakandepag, Kakanmenag, dan lainlain. (h/mg-dib)

DRS H BAHARUDDIN R MM Ketua KBIH di dampingi Drs H Edi Iswandi MA Kasi Haji pada saat berdoa pada pelepasan calon jemaah haji KBIH Masjid Mutathahirin .

KELUARGA jemaah calon haji yang ikut mengantarkan keberangkatan jemaah calon haji KBIH Masjid Mutathahirin Rawang Padang.

DRS H BAHARUDDIN R MM

H. ARMI memimpin doa pada pemberangkatan jemaah calon haji KBIH Masjid Mutathahirin Rawang Padang

Ketua KBIH dan juga Bupati Pasaman Barat

PULUHAN jemaah calon haji KBIH Masjid Mutathahirin saat akan memasuki mobil keberangkatan ke Asrama Haji Padang.

PULUHAN jemaah calon haji KBIH Masjid Mutathahirin Rawang Padang.

PULUHAN jemaah calon haji KBIH Masjid Mutathahirin saat di dalam mobil keberangkatan ke Asrama Haji Padang.

DRS H BAHARUDDIN R MM Ketua KBIH di dampingi Drs H Edi Iswandi MA Kasi Haji, H Armi Guru KBIH dan Ronal Pengurus KBIH.

DRS H BAHARUDDIN R MM Ketua KBIH memberikan pengarahan sekaligus melepas jemaah calon haji KBIH Masjid Mutathahirin Rawang Padang. >> Editor: Nasrizal

>> Penata Halaman: Syahrizal


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

LINGKAR HUT PWRI ke-51 Diperingati PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni mengungkapkan, mengabdi pada masyarakat, bangsa dan negara tidak memiliki batas umur dan waktu. Walaupun telah pensiun kita dapat melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi orang banyak. Hal tersebut diungkapkan Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni para pengurus dan anggota Persatuan Wredatama Repoblik Indonesia ( PWRI) Padang Pariaman pada cara HUT PWRI ke-51 di gedung KPNG Lubuk Alung. Hadir dalam acara itu Ketua PWRI Provinsi Sumbar Rusdi Lubis beserta pengurus daerah, Kepala BKDD Muhadek Salman, Kabag Humas, Ketua PWRI Padang Pariaman Amiruddin, Camat Lubuk Alung, Kacab PT.Askes Padang dan Kacab Bank Nagari Lubuk Alung. Diakui Bupati, banyaknya kegiatan yang sudah dilakukan PWRI. Beliau mengungkapkan bahwa “Dengan banyaknya aktifitas yang dilakukan oleh PWRI, maka sudah sepatutnya organisasi ini mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah”. “Untuk itu, sesuai dengan aturan maka Pemda pada tahun 2014 akan berusaha meningkatkan bantuan dana hibah pada PWRI agar aktifitasnya lebih giat lagi,” tukuk Ali Mukhni. Bupati juga mengajak para anggota PWRI, untuk selalu mendukung pelaksanaan program pemerintah. Walaupun tidak bisa lagi ikut lansung dalam pelaksanaan program Pemda, namun anggota PWRI yang merupakan pensiunan PNS masih dapat berbuat untuk pembangunan melalui aktifitas ditengah masyarakat. Termasuk juga mensosialisasikan program-program pemerintah baik mega proyek nasional maupun program strategis daerah yang sangat banyak saat ini. “Sudah merupakan tugas anggota PWRI mengajak masyarakat dilingkungannya untuk membantu program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah,” ajak Bupati. (h/ded)

Korban Kebakaran Kecewa pada PLN PADANG PARIAMAN, HALUAN — Korban rumah terbakar kena sambaran petir besar Senin (19/8) dini hari beberapa hari yang lalu, merasa kecewa dengan tindakan oknum pegawai PLN, dan telah mendapat musibah kebakaran untuk memasukan api harus membayar pula. Hal itu dikatakan oleh Bastian anak Hj Bainar, setelah rumah habis dilalap sijago merah, dan oknum PLN meminta uang pula untuk memasuk api ke Pondok yang sudah ada dekat rumah yang hangus itu. “Rumah orang tua sudah habis, dan sekarang saya bersama keluarga tinggal di pondok, saya bersama kakak sudah mendatangi PLN untuk menyambung api kepondok tersebut, tapi kok kita disuruh membayar pula,” jelas Bastian kepada Haluan Rabu. Untuk itu katanya, apakah setiap rumah yang terbakar itu ketika meminta penyambungan ke pondok yang telah disediakan membayar pula. “Kebakaran itu bukan disengaja, dan murni musibah. Untuk itu, saya berharap penjelasan dan bantuan kepada Pemkab Padang Pariaman dan PLN, sampai saat ini pondok tersebut hanya diterangi oleh dama togok,” ulasnya. Rumah milik Hj Bainar (65) ini disambar petir Senin (19/8) Sekitar pukul 02.00 Wib dinihari. Musibah demikian menghanguskan semua rumah beserta isinya. Mujurnya, Hj Bainar dan anakanaknya sedang tidak berada dalam rumah itu dan ia pergi bersama anak-anaknya ke Sarolangun, sehingga tidak ada korban jiwa. (h/cw-bus)

SMAN 1 Lubuk Alung Juara I Lomba Upacara Bendera PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sekolah menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lubuk Alung menjadi juara I Lomba Upacara Bendera Tingkat SLTA se-Kabupaten Padang Pariaman, yang diadakan oleh Badan Kesbangpol Linmas bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kodim 0308 Padang Pariaman, Sabtu (7/9) di lapangan Kantor Bupati di Parit Malintang. Lomba ini dilaksanakan untuk memperkuat rasa kebangsaan dan nasionalisme di kalangan pelajar. Bupati Padang Pariaman, diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Jonpriadi mengatakan bahwa saat ini terlihat adanya indikasi melemahnya rasa kesadaran berbangsa dan bernegara. “ Kita bisa melihat saat ini banyak timbul pergerakan-pergerakan separatis seperti Organisasi Papua Merdeka ataupun Gerakan Aceh Merdeka, sampai dengan pergerakan di Maluku yang kesemuanya menuntut untuk merdeka dan melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, untuk mewujudkan kokohnya persatuan dan kesatuan bangsa, diperlukan adanya upaya-upaya untuk memupuk dan menumbuhkan rasa kebangsaan kepada seluruh komponen bangsa terutama generasi muda,” paparnya. “Pemantapan Ketahanan Bangsa dalam rangka meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara ini di Kabupaten Padang Pariaman kita wujudkan dalam bentuk perlombaan Upacara Bendera Tingkat SLTA. Semoga kegiatan yang meski berskala kecil ini akan semakin menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan generasi muda kita,” ujar Sekda. Jonpriadi mengucapkan terima kasih tidak terhingga kepada seluruh pelatih dari Kodim 0308 yang sudah bersusah payah melatih para peserta dari 26 sekolah se-Kabupaten Padang Pariaman, sehingga dalam waktu singkat para peserta bisa memberikan performa terbaik mereka dalam perlombaan ini. Dandim O308 Padang Pariaman, Letkol ARM Nursyamsudin menyatakan, “Lomba upacara bendera ini sangat diperlukan antara lain untuk: Menyamakan persepsi kita tentang keseragaman tata upacara bendera, meningkatkan disiplin, jiwa korsa (kebersamaan) dan rasa kebangsaan di kalangan pelajar, menumbuhkembangkan semangat kompetitif antar sekolah, serta sebagai wahana silaturahim pelajar se-Kabupaten Padang Pariaman sehingga terwujud rasa kebersamaan, saling asih, asah dan asuh di kalangan pelajar”. (h/ded)

PADANG PARIAMAN

Saiyo Sakato

23

Pengetahuan Petani Tentang Kakao Masih Rendah PADANG PARIAMAN,HALUAN — Pengalaman dan ilmu pengetahuan masyarakat Padang Pariaman tentang pengembangan tanaman kakao (coklat) masih rendah, sementara tenaga penyuluh jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah petani dan areal kakao yang ada.

GUNTING PITA — Wakil Menteri Pendidikan Musliar Kasim didampingi Ali Mukhni menggunting pita pembukaan Kampus Akademi Komunitas Negeri Padang Pariaman di TK SD Model Limpato Minggu (8/9) kemarin. BUSTANUL ARIFIN

Wamendikbud Resmikan AKN Padang Pariaman PADANG PARIAMAN, HALUAN — Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim meresmikan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Padang Pariaman, pada hari Minggu (8/9) di Kampus Sementara, TK-SD Model Limpato. Peresmian Akademi Komunitas ini ditandai dengan pemberian kuliah perdana oleh Wamendikbud pada 160 orang mahasiswa. Kehadiran Wamendikbud dipagi hari tersebut disambut lansung oleh Bupati Padang Pariaman bersama Dandim 0308 Pariaman Letkol. Inf.Nursyamsudin, anggota DPRD Fuadi, Sekdakab Jon Priadi, Kadis Pendidikan Mulyadi, beberapa Kepala SKPD dan para dosen serta mahasiswa Akademi Komunitas. Bupati Padang Pariaman dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih pada Wamendikbud yang telah memilih Padang Pariaman sebagai salah satu dari 4 Kabupaten/ Kota untuk pendirian Akademi Komunitas pada tahun 2013. Kehadiran Akademi Komunitas ini, tidak saja menjadi impian dirinya pribadi, tapi juga merupakan harapan dari masyarakat. Sebagai bentuk kesiapan dan keseriusan Kabupaten Padang Pariaman dalam pendirian Akademi Komunitas ini, adalah dengan menyedialan anggaran pada APBD 2013 sebesar Rp580 juta.

“Di samping itu, Pemerintah Daerah juga telah menyiapkan tanah seluas 5 hektar tempat pembangunan Akademi Komunitas di Kecamatan Sungai Limau”, ungkap Bupati. “Lahan ini diberikan oleh masyarakat dengan sukarela tanpa ganti rugi,” kata Bupati. Sebelum kampusnya selesai dibangun, untuk sementara aktivitas perkuliahan Akademi Komunitas Padang Pariaman dilaksanakan di Gedung TK-SD Model, Limpato, Nagari Sungai Sariak. Wamendibud Musliar Kasim dalam sambutannya menyatakan bahwa Propinsi Sumatera Barat merupakan Pilot Projec pendirian Akademi Komunitas untuk Tahun 2013. Salah satu dari 4 yang didirikan tersebut di Sumatera Barat, berada di Kabupaten Padang Pariaman. Menurut Wamendikbud Musliar Kasim, Akademi Komunitas ini merupakan perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan vokasi setingkat D-1 dan D-2 cabang Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi yang berbasiskan keunggulan lokal. Jadi, Akademi ini bertujuan untuk mencetak dan pengembangan SDM yang ada didaerah agar memiliki keterampilan dan profesional, tegas mantan Rektor Unand ini. Pemerintah berharap, seluruh daerah Kabupaten/Kota di Indonesia memiliki satu Akademi Komunitas. Program

Studi (Prodi) yang dikembangkan dimasing-masing akademi komunitas, disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Seperti di Padang Pariaman misalnya, sekarang baru dibuka untuk Prodi Pariwisata dan Perhotel, dan Rekayasa Perangkat Lunak. Ke depan bisa dikembangkan lagi dengan Prodi-prodi yang lain. Di hadapan para dosen dan mahasiswa Akademi Komunitas, Wamendikbud Musliar Kasim menyampaikan apresiasi terhadap Bupati Ali Mukhni. Bupati Padang Pariaman ini telah berfikir maju dan jauh memandang ke depan. Pendirian Akademi Komunitas dengan memilih Prodi Pariwisata, merupakan sebuah pilihan yang tepat. Karena pada saat sekarang belum ada tenaga kerja dibidang pariwisata diranah ini yang profesional. Jadi dengan pendidikan akademi komunitas ini maka diharapkan mahasiswa dapat membuka lapangan kerja baru atau bekerja lebih profesional dibidang Pariwsata. Musliar Kasim juga melihat, masih banyak pemerintah kabupaten/kota yang belum mengerti dan tidak mau mengerti tentang pentingnya kehadiran sebuah akademi komunitas di daerahnya. Pada hal pemerintah pusat telah membuka kesempatan emas bagi masing-masing daerah untuk mendirikan lembaga pendidikan tersebut. (h/ded)

Bupati Hadiri Halalbihalal PKDPP Muaro Bungo PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni yang didampingi isteri menghadiri undangan Halalbihalal PKDPP Muaro Bungo Sabtu (7/ 9). Hadir bersama Bupati, Kadis DPPKA Hanibal, Kadis DKP Usman Labay, Staf Ahli Raflen dan Yuniswan, Kabag Umum Armeyn Rangkuti, Kabag PDE Rudi Rillis, Kabag Humas Zahirman, beberapa Pengurus dan anggota PORBI Padang Pariaman. Pada acara tersebut juga dihadiri oleh H. Zulfikar Ahmad (mantan Bupati Bungo yang menjabat dua periode). Halalbihalal tersebut bertempat di Surau Istiqomah (yang lebih dikenal dengan Masjid Pariaman) acara terlihat meriah dan khidmat. Masjid yang sanggup menampung 100 jemaah ini dipenuhi oleh anggota dan keluarga PKDP sampai ke halaman. Ketua Panitia, Ali Amran menyebutkan, bahwa HBH ini sengaja dilaksanakan jauh hari, karena setelah Lebaran banyak anggota yang tidak punya waktu dan kesempatan, saling bersilaturahim antara anggota, tetangga terutama dengan mantan Bupati Bungo. H. Afrizal St. Rajo Lelo, Ketum PKDPP Muaro Bungo, dalam sambutannya berharap semoga

dengan acara HBH bisa mempererat silaturahim dan memajukan organisasi PKDPP di Muaro Bungo ini. Bupati Ali Mukhni menyatakan kekaguman dan kebanggaan terhadap organisasi perantau dari Padang Pariaman yang selalu aktif melakukan kegiatan yang berguna untuk anggotanya. “Silaturahim itu penting untuk menyambung tali persaudaraan, memanjangkan umur dan memudahkan rezeki, untuk itulah saya selalu menyempatkan diri untuk hadir pada setiap undangan perantau di mana saja berada, seperti undangan dari perantau yang tergabung dalam organisasi seperti PKDP, IK-LIMKOS, IKTK, IKSG, dan lainnya,” jelas Ali Mukhni. Bupati Ali Mukhni dan Wabup Damsuar di sela-sela kesibukannya mengurus Kabupaten Padang Pariaman selalu berusaha datang menghadiri setiap undangan organisasi perantau Padang Pariaman. Mereka berdua meyakini dengan menjalin tali silaturahim dengan perantau akan bermanfaat bagi kedua belah pihak. Salah satunya terbukti sewaktu kejadian gempa 2009, saat kejadian gempa tersebut, perantau Muaro Bungo turut membantu meringankan beban Pemkab dan masyarakat Padang Pariaman. Bahkan Bupati Bungo

yang waktu itu dijabat Zulfikar Ahmad datang membantu alat berat, excavator, dump truck, dan lainnya. “Atas bantuan yang tidak terhingga tersebut, kami atas nama Pemkab Padang Pariaman mengucapkan terima kasih yang tak berhingga kepada Bang Zulfikar Ahmad, Pemkab Bungo dan perantau PKDPP Muaro Bungo,” kata Ali Mukhni dengan mata berkaca kaca. Zulfikar Ahmad dalam sambutannya berharap perantau dapat bergiat di dalam setiap kegiatan organisasi. Dengan tergabung dalam sebuah organisasi, minimal silaturahim tetap terjaga. Bisa saling membantu antar anggota jika mendapat kemalangan. Bisa saling berbagi saat kebahagiaan. Pada acara HBH juga diadakan tausyiah dari seorang ustad, setelah tausyiah, acara dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Bupati Ali Mukhni kepada Zulfikar Ahmad dan Pengurus PKDPP. Acara HBH pun ditutup dengan badoncek. Bupati dan rombongan menyumbang sebesar Rp5 juta. Sebelum acara HBH dimulai, rombongan Bupati Padang Pariaman, pagi menjelang siang telah melakukan kegiatan buru babi di Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas. (h/cw-bus)

Hal tersebut diungkapkan, Bupati Padang Pariaman H. Ali Mukhni saat menutup pelatihan sekolah lapangan kakao (fielday cacao) yang dilaksanakan oleh NGO Swiss Contack, Selasa (10/9) di Sikabu Lubuk Alung. Sekolah ini telah dilaksanakan lk.10 minggu. Tampak hadir pada acara tersebut Kadis Perkebunan Provinsi Sumbar, Asisten I Anwar, Kepala BP3KP Yusri, Kadisperindag Netti Warni, Kabag Humas Zahirman, Camat Lubuk Alung Azminur,dan Regional Program Swiss Contack, Giri beserta jajarannya. Pada kesempatan itu Bupati Ali Mukhni mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi pada NGO Swiss Contack yg telah peduli terhadap petani, yaitu mengadakan Sekolah Lapangan Coklat . Apa yang dilakukan Swiss Contack ini, sudah sangat tepat, karena kita menyadari bahwa pengetahuan masyarakat terhadap pemeliharaan tanaman coklat masih sangat kurang. Sementara, tenaga penyuluh yang diharapkan untuk membina petani, tidak sebanding jumlahnya dengan luas lahan dan banyaknya kelompok tani, jelas Bupati. “Untuk itu, upaya yang dilakukan oleh Swiss Contak ini, patut kita apresiasi”, tukuk Ali Mukhni. Kepada petani, Bupati juga mengajak agar menerapkan ilmu dan pengetahuan yang sudah dipelajar i pada sekolah lapangan. Rawat dan peliharalah tanaman coklat dengan baik sehingga produksinya menjadi lebih baik. Tanpa perawatan yang baik dan benar, maka hasil produksi coklat tidak akan maksimal. “Sebenarnya, bertanam coklat dapat meningkatan pendapatan petani. Karena pada saat sekarang harga coklat cukup kompetitif yaitu Rp20.000/Kg. Sementara produksi kakao per hektar adalah 1 ton/ tahun. Dengan demikian,

setiap 1 hektar kakao dapat menghasilkan uang sebanyak : 1000 kg x Rp20.000 = Rp20 juta,” hitung cepat Ali Mukhni. Menurut data yang ada, pada saat sekarang rata-rata petani sudah memiliki tanaman kakao minimal 2 hektar/kk. Tentu dengan penghasilan 40 juta/tahun, para petani kakao tersebut sudah dapat hidup dengan sejahtera, terang Bupati dengan optimis. Kalau semua kita telah berusaha dengan sungguhsungguh dalam mengolah lahan pertanian maka tidak akan ada lagi keluarga miskin didaerah ini”. Beberapa lahan kita sangat produktif untuk program pertanian, seperti tanaman coklat, jagung, padi dan beberapa komoditi lainnya. Tentu dengan penerapan program sekolah lapangan seperti ini maka hasil produksi pertanian terus meningkat. Kalau hasil produksi pertanian meningkat maka pendapatan petani akan bertambah juga dan tentu dapat mensejahterakan para petani. Penutupan sekolah lapangan ini bukan berarti selesai tugas kita, namun ini merupakan awal dari aktifitas kita dalam mempraktekan ilmu dan pengetahuan yang didapat pada sekolah tersebut. Untuk itu, saya mengharapkan pada petani agar lebih tekun lagi dalam berusaha dan mengolah lahan pertanian, tegas Ali Mukhni, mengakhiri sambutannya. Sementara itu Ketua Panitia Sekolah Lapangan, A.Labai Piliang dalam laporannya menyampaikan bahwa Sekolah Lapangan Coklat (Fielday Cacao) ini diikuti oleh 6 kelompok tani yang masing-masing beranggotakan 6 orang. Pelajaran yang diberikan dalam Sekolah Lapangan adalah pengetahuan dan ilmu tentang mengelola tanaman coklat yaitu cara memangkas, memupuk, sanitasi dan cara pembibitan, terang Labai yang juga adalah Ketua Poktan Mekar Sari III. (h/ded).

Ketua Panwaslu Lantik 12 PPL PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sebanyak 12 orang anggota Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) se Kecamatan Patamuan, resmi dilantik oleh Ketua Panwaslu Kecamatan Patamuan Darwisman. Pelantikan tersebut berlangsung di aula Kantor Camat Patamuan Selasa (10/9). Pelantikan ini juga dihadiri Kepala Sekretariat Panwaslu Kabupaten Padang Pariaman Sadril.S.Sos, MM, dan Camat Patamuan yang diwakili Sekcam Nazwir, SH, unsur Muspika serta Walinagari se Kecamatan Patamuan. Ketua Panwaslu Kecamatan Patamuan Darwisman, meminta kepada anggota PPL yang sudah dilantik untuk bekerja profesional sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. “ Anggota Pengawas Pemilu Lapangan harus netral, perlakukan semua caleg sama, jangan sampai PPL itu berat sebelah. Karena pengawas pemilu itu adalah. wasit pemilu,” kata Darwisman. Sementara itu Camat Patamuan yang diwakili oleh Sekcam Nazwir, SH menga>> Editor : Atviarni

takan, sukses tidaknya pemilu tahun 2014 tergantung dari penyelenggara pemilu itu sendiri. “Makanya penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan baik itu PPK dan Panwaslu untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Saya yakin, kalau PPK sudah bekerja di bidangnya begitu Panwaslu sudah bekerja di bidangnya Insya Allah pemilu akan dapat berjalan dengan aman dan lancar,” katanya Usai pelantikan, sebanyak 12 Orang Pengawas Pemilu Lapangan langsung mendapat pembekalan dari Panwaslu Kecamatan Patamuan dan Panwaslu Kabupaten Padang Pariaman. Sesuai dengan peraturan dan perundangundangan yang berlaku anggota PPL mempunyai tugas dan wewenang mengawasi tahapan pemilihan umum di tingkat nagari mulai pemutakhiran data kependudukan, kampanye, logistik pemilu dan pendistribusianya, pelaksanaan pemungutan suara dan proses penghitungan suara di setiap TPS. (h/cw-bus) >> Penata Halaman : Rahmi


24

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2013 6 DZULQAEDAH 1434 H

Generasi Muda Tinggalkan Bahasa Indonesia PADANG, HALUAN — Saat ini banyak generasi muda yang tidak bangga untuk menggunakan bahasa Indonesia. Generasi muda lebih suka menggunakan bahasa asing dari pada bahasa Indonesia. Alasannya, bahasa asing lebih bersifat maju dan memiliki gengsi sosial yang lebih tinggi. Dengan fenomena itu, dikhawatirkan bahasa Indonesia lambat laun bisa hilang dari bumi pertiwi. Demikian dikatakan, Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas, Prof Dr Phil Gusti Asnan, bersama Ketua Masyarakat Linguistik Indonesia, Gusdi Sastra, dan Dr Ikke Refita, saat pembukaan Seminar Internasional Linguistik, di Gubernuran, Selasa (10/9) malam. “Berangkat dari fenomena itu, kami tergerak untuk melakukan seminar Internasional Linguistik ini. Dimana, dalam seminar ini, kami membuat penekanan bahwa bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter bangsa,” ujar Dr Ikke Refita. Lanjutnya, salah satu peranan bahasa dalam pembentukan karakter bangsa bisa dilihat dari fungsi bahasa itu sendiri. Dimana, suatu bahasa mengandung nilai atau aspek literer estetis (alam seni dan sastra), humanistis, etis dan moral, dan religius. “Dengan demikian, FIB Unand, sebagai salah satu cabang keilmuan, harus bisa mengaplikasikannya dan memberikan pemahaman kepada masyarakat nantinya. Namun, sebelum pengaplikasian, mahasiswa harus tahu dulu, hakikat, fungsi, nilai bahasa itu sendiri. Dimana, salah satunya dengan seminar internasional ini,” ungkapnya lagi. Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, yang membuka seminar tersebut, tidak menampik fenomena degradasi Bahasa Indonesia yang terjadi saat ini. Dengan fenomena itu, ia memberikan apresiasi tinggi kepada FIB Unand yang membuat gagasan seminar internasional linguistik tersebut. (h/wis)

Gubernur Dukung STAIN Batusangkar Menjadi IAIN PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, memberikan dukungan kepada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Batusangkar, menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Dukungan itu disampaikannya pada saat melakukan orasi ilmiah di Kampus STAIN Batusangkar, Rabu (11/9). Menurutnya, dengan perubahan STAIN ke IAIN, maka sebuah perguruan tinggi yang bersangkutan, akan semakin mudah mengembangkan berbagai aspek disiplin ilmu, khususnya tentang agama Islam. Hal itupun tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999 tentang Perguruan Tinggi. Disebutkan, sekolah tinggi hanya menyelenggarakan program pendidikan akademik atau profesional dalam lingkup satu disiplin ilmu tertentu saja.

Sedangkan institut, bisa menyelenggarakan program pendidikan akademik atau profesional, dalam sekelompok disiplin ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian yang sejenis. “Pemprov Sumbar dan Pemda setempat pun akan memberikan dukungan terhadap rencana perubahan STAIN ke IAIN ini. Selain itu, pembinaan dan pengembangan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAIN) di Sumbar juga menjadi salah

satu kebijakan yang harus dibuat oleh Pemprov Sumbar,” ujar Irwan. Bapati Tanah Datar, Sadiq Pasadigoe, mengatakan, keberadaan STAIN Batusangakar adalah suatu kebanggaan buat Pemda Tanah Datar. Sehingga, dengan keberadaannya itu, Tanah Datar menjadi salah satu pusat pendidikan Islam di Sumbar. “Pemda pastinya akan membantu pengembangan Pendi-

dikan Agama Islam ini. Karena, dengan adanya wadah pendidikan agama Islam, maka akan berdampak kepada perbaikan akhlak, moral masyarakat,” ungkap Sadiq. Sementara itu, Ketua STAIN Batusangkar, Prof DR H Hasan Zaini MA, mengatakan, saat ini proses peralihan nama STAIN menjadi IAIN sudah hampir rampung. Saat ini permasalahan yang harus diselesaikan adalah

kekurangan dosen. “Bahkan, bahkan dalam waktu dekat, STAIN akan mempersentasikan peralihan nama STAIN tersebut, kepada Menag dan Mendikbud. Rencananya, pada tanggal 27 September 2013 nanti, kami akan mempersentasikan peralihan nama ini kepada Menag dan Mendikbud. Mudah-mudahan, setelah dipersentasikan, mereka memberikan izin persetujuan,” tuturnya. (h/wis)

KULIAH UMUM — Totok Haryanto sedang memberikan Kuliah Umum Computational Linguistics di STMIK Indonesia. AMIR

Mahasiswa STMIK Indonesia Belajar Ubah Sinyal Suara ke Bentuk Tulisan PADANG, HALUAN — Meningkatkan ilmu pengetahuan dalam bidang teknologi informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) Indonesia menggelar kuliah umum tentang Computational Linguistics. Atau lebih dikenal dengan sistem

aplikasi yang mengubah sinyal suara kedalam bentuk tulisan dan disebut juga dengan penerjemah suara ke dalam bentuk teks. Aplikasinya disebut Automatic Speech Recognition (ASR). Computational Linguistics merupakan ilmu

yang berupaya untuk memodelkan bahasa manusia di dalam representasi aturan yang formal, atau grammar formalism. Representasi ini bisa dipecah menjadi tingkat fonetik, morfologis, sintaksis, semantik, dan wacana. Model-model ini lalu diimplementasikan sebagai software yang dapat memroses artefak bahasa, baik itu ucapan, kalimat, naskah dokumen, dan lain lain. “ASR atau pencari suara otomatis merupakan aplikasi yang akan berperan penting dan menjadi perhatian dunia dalam kemajuan teknologi dalam kurun waktu beberapa tahun kedepan. Aplikasi ASR tersebut juga akan mempermudah interaksi komputer dengan penggunanya,” kata Totok Haryanto, Dosen ilmu

>> Editor: Eni Rahmadani

bahasa (linguistik) Universitas Indonesia dan juga Alumni S3 dari Universitas Keiko Jepang, Rabu (11/9) di Aula STMIK Indonesia. Dipaparkanya, aplikasi ASR tersebut sudah mulai digunakan beberapa perusahaan IT terkemuka di dunia seperti Google, Smart Phone, dan beberapa perusahaan otomotif dunia. ASR merupakan aplikasi bahasa yang dipahami oleh komputer, dimana aplikasi tersebut mampu mentranskrip suara kedalam bentuk tulisan. Hal ini berbeda dengan Voice Search yang bekerja dengan perintah suara. “Pemodelan bahasa ini tujuannya banyak. Dari sisi linguistik, kita dapat memperjelas pengertian terhadap proses dan artefak bahasa. Dari sisi ilmu komputer, kita dapat memanfaatkan model ini untuk berbagai aplikasi, salah satunya adalah Information Retrieval,” kata Totok yang merupakan konsultan bahasa komputer Google ini. (h/ amr)

>> Penata Halaman: Jefli


Haluan 12 Sepember 2013