Issuu on Google+

RABU, 11 DESEMBER 2013

Harian Umum

8 SAFAR 1435 H

MEDIA GROUP

EDISI 67, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082385321222

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.44 12.12 15.38 18.18 19.32

WIB WIB WIB WIB WIB

Mengapa kamu kafir kepada Allah, padahal kamu tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kamu, kemudian kamu dimatikan dan dihidupkan-Nya kembali, kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan?

(QS Al Baqarah 2:28) Sumber: www.pkpu.or.id

Masyarakat Bungus Demo di DPRD Sumbar PADANG, HALUAN — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk HAM (AMUaH) Sumbar, dan masyarakat Kecamatan Bugus Taluk Kabung, Kelurahan Bungus Timur, melakukan demo di depan Gedung DPRD DEMO HAM — Puluhan mahasiswa dan masyarakat melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Sumbar, Selasa (10/12). Mereka menuntut pengusutan pelanggaran HAM di Sumbar, khususnya di Kota Padang. PARWIS

Provinsi Sumbar, Selasa (10/12). Mereka mendesak DPRD untuk memanggil Walikota Padang Fauzi Bahar, terkait perampasan hak-hak mereka oleh Walikota Padang, atas program TMMD yang dilaksanakan di daerah mereka pada tahun 2012 lalu. Selain itu, mereka menuntut polisi segera memanggil Walikota Padang untuk mempertanggungjawakan perbuatannya.

“Kami ini rakyat miskin pak, sudah banyak usaha kami yang hancur akibat TMMD yang dibuka pada tahun 2012 lalu, katanya mau diganti sesuai yang telah ditetapkan, tapi apa buktinya sampai saat ini kami tidak menerima satu persenpun dari ganti rugi lahan tersebut,” kata Amzai (45) mewakili masyarakat Bungus.

>> MASYARAKAT hal 7

Indonesia Disalip Thailand NAY PYI TAW, HALUAN — Tambahan sekeping medali emas bagi kontingen Indonesia tampaknya tak cukup untuk mengamankan posisi di peringkat 3 klasemen sementara SEA Games XXVII Myanmar 2013. Sehari jelang upacara pembukaan, Thailand berhasil menyamai perolehan medali emas Indonesia,

BERMAKSUD pergi mandi, namun petaka yang datang. Bus yang ditumpangi 20 warga Batipuh Tanah Datar terbalik di Solok.

PEROLEHAN MEDALI Myanmar Vietnam Thailand Indonesia Malaysia Filipina Kamboja Singapura Laos Brunei

Emas 18 9 5 5 3 3 2 2 1 1

Perak

Perunggu

7 4 9 8 5 5 4 2 5 0

9 7 4 8 12 3 7 4 8 1

Bus Silvia Indah Terbalik

1 TEWAS, 2 KRITIS

>> INDONESIA hal 7

Negara

Bus Silvia Indah Senin (9/12) malam sekitar pukul 23.40 terbalik ke pinggir Sungai batang Lembang depan kantor Balaikota Solok, kecelakaan itu merenggut 1 nyawa penumpangnya, 2 kritis dan selebihnya luka ringan. ALFIAN

500 paket dari data permintaan kelurahan sebanyak 699 pada Minggu (8/12). Pembagian yang dimulai

SOLOK, HALUAN — Bus umum Silvia Indah terbalik di jalan umum Lubuk Sikarah depan kantor Balaikota Solok Senin (9/12) malam sekitar pukul 23.40 WIB. Akibatnya, seorang penumpang bernama Eva Nuraida tewas, 2 orang kritis yakni Yanti dan Ida dan yang lainnya mengalami luka ringan.

>> WARGA hal 7

>> BUS SILVIA hal 7

Warga Kembalikan Paket Konversi Gas Rusak Nan XX , Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, Selasa (10/12). Kompor gas pembagian dari program konversi minyak tanah ke gas tersebut didapati banyak

PADANG, HALUAN — Puluhan paket kompor gas berisi tabung, kompor, serta regulator gas rusak, dikembalikan warga di kantor Kelurahan Kampung Jua

yang rusak sehingga warga khawatir untuk menggunakannnya. Sebelumnya paket kompor gas di kelurahan tersebut, dibagikan sebanyak

Advertorial Ketua DPRD Sumbar Yultekhnil saat melakukan konferensi pers dengan wartawan.

Sumbar Terima DIPA 2014 Rp 9,1 Triliun PADANG, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran ( DIPA) untuk tahun 2014 sebesar Rp 9,12 triliun. Jumlah dana yang diterima meningkat dari tahun sebelumnya, yang hanya mencapai Rp8, 6 triliun. Penyerahkan DIPA tahun 2014 ini langsung diberikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada gubernur Irwan Prayitno di

PARWIS

ASAL TAPD SESUAI ATURAN

DPRD Optimis Tetapkan APBD 2014 PADANG, HALUAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, masih optimis bisa menyelesaikan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 Sumbar, sampai bulan Desember

2013 ini. Asalkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), bisa memberikan dokumen pendukung, rincian, dan bisa melakukan verifikasi penerima hibah dan bantuan sosial (bansos) 2014 oleh masing-masing SKPD.

>> DPRD OPTIMIS hal 7

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Terima DIPA 2014 dari Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. HUMAS

DOA UNTUK BAPAK MOCHTAR NAIM (Tanggapan atas surat terbuka Bp.Mochtar Naim)

Oleh Fauzi Bahar, Walikota Padang Dengan cermat saya membaca surat-surat terbuka Bapak Mochtar Naim yang dimuat di sebuah surat kabar lokal. Surat terbuka itu ditujukan kepada saya, Fauzi Bahar, Walikota Padang. Dari awal saya sudah mema-

>> DOA UNTUK hal 7

>> SUMBAR TERIMA hal 7

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I SUMBAR HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I PENDIDIKAN HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

HARI INI TERBIT

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Ketua Komisi C DPRD Sawahlunto Tutup Usia SAWAHLUNTO, HALUAN — DPRD Sawahlunto dirundung duka. Dalam suasana rapat paripurna pembahasan rancangan peraturan daerah, Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD ‘Kota Arang’ Yuswir. BE tutup usia, Selasa (10/12) sekitar pukul 10.45 WIB. Di penghujung hayatnya, putra Nagari Kubang kelahiran 23 Maret 1954 itu, masih sempat mengikuti paripurna, mendengar dan membaca setiap lembar pandangan fraksi, yang disampaikan tiga fraksi di gedung dewan. “Beliau sahabat sekaligus orang tua bagi kami di gedung dewan,” ujar Ketua DPRD Sawahlunto, Hasjonni, SY, SE, MM, dalam upacara penyerahan jasad Yuswir kepada keluarganya, di gedung dewan. Hasjonni didampingi dua pimpinan lainnya Emeldi dan Adrizal mengungkapkan, Yuswir telah memberikan pengabdian untuk pembangunan Sawahlunto dalam beberapa tahun terakhir sebagai anggota dewan. Sumbang saran dan fikirannya, antara lain dalam berbagai penetapan peraturan daerah, yang bermuara pada kebijakan pemerintah. Wakil rakyat asal Partai Karya Peduli Bangsa tersebut, terbilang mampu bersosialisasi dengan seluruh lapisan masyarakat. Tidak hanya pemerintahan, Yuswir juga mampu menerobos hingga ke masyarakat paling bawah, atau akar rumput. Di tengah semangatnya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, ternyata Allah SWT memberikan jalan lain. Ayah tiga anak itu dipanggil untuk selamanya. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Yuswir yang diduga terkena serangan jantung itu, tetap mengikuti sidang paripurna. Sebelum sidang berakhir, beliau meminta izin keluar ruangan, dengan mengangkat tangannya. Sambil memegang perut yang terasa sakit, suami Darnis tersebut berlalu menuju ke RSUD Kota Sawahlunto. Bersama Nop, salah seorang pegawai sekretariat dewan, Yuswir berusaha mendapatkan pertolongan dari tim medis RSUD ‘Kota Arang’. Begitu sampai di UGD RSUD Sawahlunto, tim medis langsung memberikan pertolongan terhadap pria yang kembali mencalonkan diri sebagai caleg Partai Demokrat tersebut. Mulai dari bantuan oksigen, hingga bantuan alat pacu jantung. Namun Allah SWT berkehendak lain terhadap mantan Manajer Sarana Keteknikan PT. Bukit Asam Unit Penambangan Ombilin, yang pensiun di tahun 2002 itu. Usaha maksimal tim medis tidak bisa menyelamatkan nyawanya. Yuswir pun dijemput untuk selama-lamanya. Wakil Walikota Sawahlunto, Ismed yang hadir dalam upacara penyerahan jasad Yuswir dari negara kepada keluarga mengatakan, Sawahlunto kehilangan tokoh panutan, yang telah berkontribusi dalam membangun kota. Kepada Haluan, Ismed mengatakan, Yuswir merupakan sosok yang demokratis. Dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, dirinya tidak memandang kepentingan partai maupun golongan. “Yang lebih penting lagi, kehadiran Yuswir di tengah-tengah para wakil rakyat ini, bisa memberikan sitawa sidingin. Apabila suasana rapat memanas, Yuswir hadir sebagai penenang. Namun kini beliau telah tiada,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Sawahlunto tersebut. Ketua Partai Demokrat Sawahlunto, H.Asrijal. SE dan Ketua DPD PAN Sawahlunto, Deri Asta, SH mengungkapkan, Yuswir merupakan sosok yang bisa membaur dengan siapa saja. (h/dil)

MUI Agam Tolak RS Siloam AGAM, HALUAN — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Agam mendukung aksi yang menentang pembangunan Rumah Sakit (RS) Siloam di Kota Padang. Rencana pembangunan rumah sakit megah oleh Lippo Grup tersebut tidak hanya membahayakan akidah masyarakat Kota Padang namun Sumbar secara keseluruhan.

DISKUSI — WPU Haluan Zul Effendi (tengah) didampingi Manajer Pemasaran David Ramadian, berdiskusi dengan Kadis Sosnaketrans Sumbar, Syofyan, di kantor Dinas Sosnakertrans Sumbar, Senin (10/12). ENI

Transmigrasi Gerakkan Perekonomian Masyarakat PADANG, HALUAN — Sejumlah program transmigrasi yang berada di Sumatera Barat dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar. Secara perlahan namun pasti, wilayah transmigrasi ini akan ramai dikunjungi pedagang. Dampak lainnya adalah terbukanya lapangan pekerjaan di sejumlah bidang. Hal ini bisa dilihat dari program transmigrasi yang dilaksanakan di Dharmasraya dan Pesisir Selatan yang dikenal dengan Kota Terpadu Mandirinya. “Banyak yang beranggapan tranmigrasi ini hanya sekedar memindahkan penduduk dari kawasan padat ke kawan lengang. Itu hanya merupakan salah satu tujuan dari transmigrasi. Yang lebih penting adalah mengangkat perekonomian masyarakat dan juga daerah sekitarnya. Coba lihat mana ada masayarakat di Sitiung yang miskin? Kalaupun ada, itu warga asli daerah tersebut,” terang Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumbar, Syofyan sewaktu menerima kunjungan Haluan, Selasa (10/12). Kunjungan tersebut diikuti

Wakil Pemimpin Umum (WPU) Haluan, Zul Effendi, Manajer Pemasaran David Ramadian dan Koordinator Liputan, Devi Diany. Syofyan mengatakan, program transmigrasi yang memakan anggaran yang cukup besar ini memang dibuat untuk meningkatkan perekonomian. Untuk satu orang yang akan ditransmigrasikan, dibutuhkan sebanyak Rp 90 juta. Penduduk yang ditransmigrasikan akan mendapatkan tanah seluas 2 ha, tanah pekarangan dan pembinaan berkelanjutan. Jalan menuju kawasan pertanian pun sudah disiapkan pemerintah. “Perlahan namun pasti, dengan transmigrasi perekonomian akan terangkat,” kata Syofyan. Untuk transmigrasi 2013 ini, pelaksanaan program transmigrasi di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Sijunjung maih dalam proses. Pelaksanaan transmigrasi kali ini ditujukan bagi 25 persen warga lokal. Sebelumnya, Sumbar sudah sukses menggelar transmigrasi seperti di Dharmasraya, Solok Selatan, Kepulauan Mentawai, dan Pasaman Barat.

Menanggapi hal ini, Zul Effendi pun mengatakan hal ini merupakan suatu hal yang positif. Dengan masuknya penduduk lokal, dirinya berharap, sejumlah anak jalanan dan pengemis di Kota Padang bisa ditampung dalam program ini. “Kita lihat program transmigrasi bisa menampung permasalahan ini. Jika hal ini dilakukan, tentu Kota Padang dan daerah lainnya bisa bebas dari anak jalanan dan pengemis,” terang Zul. Syofyan pun mengatakan, program transmigrasi memang mengusung local wisdom. Ini untuk mengindari adanya kasus dimana masyarakat setempat tidak bisa menerima kehadiran warga baru yang dirasa tidak satu pemikiran. Akhirnya muncul local wisdom, dimana bisa dilakukan penyeleksian terhadap calon anggota transmigrasi. Untuk masyarakat yang berada di kawasan rawan bencana pun sudah disiapkan program transmigrasi. Seperti untuk daerah yang dilalui Patahan Semangka, seperti Padang Pariaman, Pasaman Barat, Agam, dan Padang. (h/eni)

“Dampak yang ditimbulkan dari pembangunan RS Siloam sangat besar. Walaupun pembangunannya di Kota Padang, tetapi pada prinsipnya keberadaan rumah sakit tersebut adalah pintu gerbang masuknya misionaris dalam skala internasional ke Ranah Minang,” kata Sekretaris Majelis Ulama Kabupaten Agam, Tamrin kepada Haluan, Selasa (10/12) di Lubuk Basung. Menurutnya, sikap MUI Kabupaten Agam tetap mengacu kepada kepengurusan provinsi. Tidak ada tawarmenawar dalam urusan agama. Akidah generasi muda harus diselamatkan. Beberapa tahun lalu penduduk Indonesia hampir 90 persen beragama Islam. Namun jumlah tersebut terus menyusut. Secara tidak langsung misi kristenisasi terus berjalan. “Menolak pembangunan RS Siloam adalah bagian dari menjaga akidah generasi selanjutnya. MUI Kabupaten Agam sangat komit melakukan penjagaan akidah bagi generasi muda. Selain itu kita juga terus melakukan pembinaan moral masyarakat,” katanya. Dikatakan Thamrin, pihaknya sampai saat ini terus memantau perkembangan pembangunan RS Siloam. Menurutnya, Pemerintah Kota Padang seharusnya bersikap arif. Pasalnya yang menolak pembangunan RS Siloam bukan segelintir orang, tetapi sebagian besar umat Islam Sumbar. “Invetasi juga harus memperhatikan kearifan lokal. Penolakan pembangunan RS Siloam bukan datang dari orang bodoh. Mereka adalah ulama kita, ninik mamak, bundo kanduang limpapeh rumah nan gadang. Jadi, tidak ada alasan untuk terus melanjutkan pembangun tersebut. Apabila dipaksasakan, mudaratnya akan jauh lebih besar daripada manfaat yang diharapkan,” jelasnya. (h/yat)

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Peran PPNS Harus Sejalan dengan Peningkatan SDM SIJUNJUNG, HALUAN — Keberadaan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) memiliki peran sangat penting dalam mengawasi penyelenggaraan kebijakan pemerintahan dan penegakan supremasi hukum, peraturan daerah (perda), peraturan kepala daerah dan peraturan perundang-undangan lain. Dengan demikian, lanjutnya, keberadaan PPNS tidak lagi dipandang sebelah mata, dan mampu bertindak tepat dalam melakukan penyedikan terhadap pelanggaran perda, peraturan kepala daerah dan perundang-undangan lain. “Profesional sangat dibutuhkan, agar keberadaan PPNS tidak dipandang sebelah mata,” ujar bupati. Selain garda terdepan, PPNS dan Satpol PP dipercaya menyelenggarakan ketentraman dan ketertiban umum, serta penegak peraturan daerah dan peraturan kepala daerah dan peraturan perundang-undangan. Ketua panitia pelaksana, Jhon Iswar, SH menjelaskan, sosialiasi dan sinergisitas PPNS adalah untuk memberikan pencerahan serta menambah wawasan penyidikan dan pemberkasan kepada PPNS dalam mengemban tugasnya. Kemudian, meningkatkan kompetensi PPNS untuk melakukan penyidikan terhadap pelanggaran peraturan daerah.Sedangkan tujuannya, mendorong PPNS agar melakukan penyidikan serta pemberkasan terhadap pelanggaran peraturan daerah, peraturan kepala daerah dan peraturan perundang-undangan. Sosialisasi dan sinergisitas PPNS ini diikuti 36 peserta terdiri dari, anggota PPNS, Sekretariat bersama PPNS, serta instansi terkait yang mengelola Peraturan Daerah. Di Kabupaten Sijunjung, jumlah PPNS yang terdata saat ini baru sebanyak 12 orang. Dari 12 orang itu, yang memiliki SKEP hanya 6 orang, sedangkan sisanya belum memiliki SKEP. (h/azn)

Tapal Batas Tidak Menghapus Tanah Ulayat PADANG, HALUAN — Penetapan tapal batas di Sumatera Barat di tahun 2013, belum mencapai titik temu. Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sumbar, Syafrizal, pun meminta perlunya sosialisasi dari aparat pemerintah kepada masyarakat, bahwa kegiatan penegasan batas daerah tidak akan menghapus hak atas tanah, hak ulayat, dan hak adat pada masyarakat. Karena dalam beberapa kegiatan penetapan batas, hal ini bisa memperlambat penetapan tapal batas ini. ”Ini amanat Permendagri Nomor 76 Tahun 2012, pasal 2 ayat 2 Tentang Pedoman Penegasan Batas Daerah. Hal ini sangat perlu kita lakukan, karena sampai saat ini masih banyak kita temukan perbedaan persepsi dan pemahaman tentang penegasan batas daerah di tengah masyarakat,” terangnya, Selasa (10/12) sewaktu membuka kegiatan Rakor Monev Kegiatan Penegasan Batas Daerah Kabupaten/Kota di Sumatera Barat di Hotel Rocky, Padang. Selain perbedaan persepsi, kata Syafrizal, permasalahan belum adanya kesepakatan tapal batas di enam segmen di Sumbar, dikarenakan kegiatan penegasan batas yang telah dikerjakan oleh Tim Konsultan dari Kementerian Dalam Negeri, masih belum diakui oleh pemerintah daerah kabupaten dan kota yang berbatasan. Hal ini disebabkan karena tidak adanya koordinasi antara Tim Konsultan dengan tim pembebasan batas daerah (PBD) kabupaten dan kota ketika melakukan kegiatan penegasan batas dimaksud, sehingga persetujuan mengenai batas daerah belum bisa disepakati. (h/eni)

Kejari Sijunjung Dalami Kasus Pungli di SMAN 12 SIJUNJUNG, HALUAN — Pungutan yang dilakukan pihak SMAN 12 Lubuk Tarok kepada siswanya, kini menjadi topik hangat yang banyak dibicarakan masyarakat di Kabupaten Sijunjung. Kasus pungutan yang dilakukan pihak sekolah tersebut, kini sudah ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri Sijunjung. Saat ini pihak penyidik masih mendalami dan mempelajari kasus tersebut.

TERGULING — Sebuah truk pengangkut aspal panas terguling di jalan Perintis Kemerdekaan , Selasa (10/12). Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. HOLY ADIB

Truk Bermuatan Aspal Panas Terguling PADANG, HALUAN — Sebuah truk pengangkut aspal panas, terguling di jalan Perintis Kemerdekaan, Jati, Kota Padang, Selasa (10/12) sekitar pukul 14.00 WIB. Truk tersebut terguling karena terperosok ke dalam lubang, saat mencoba parkir di jalan kecil di tepi Banda Jati. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sebagian aspal yang diangkut, tumpah ke dalam Banda Jati. Agus (48), supir truk itu menceritakan, ia sedang menunggu antrean untuk mengantarkan aspal ke jalan Minahasa yang tidak jauh dari jalan Perintis Kemerdekaan. Saat

ia sedang mencoba mundur untuk memarkir kendaraannya, tiba-tiba roda belakang sebelah kanan truknya, terperosok ke dalam lubang. Ia mengangkut aspal dari Aia Pacah menuju jalan Minahasa. Aspal tersebut akan digunakan untuk mengaspal jalan Minahasa yang pengerjaannya dimulai hari itu. Untuk sementara, aspal dipindahkan ke truk yang lain, untuk diangkut ke jalan Minahasa. Andi (32) warga setempat yang melihat kejadian itu mengatakan, lubang itu awalnya tidak ada. Lubang tercipta karena di bawah jalan tersebut

ada saluran air. Karena tidak kuat menahan beban, badan jalan tersebut akhirnya berlubang sehingga mengakibatkan truk terperosok ke dalam lubang. “Jalan ini sebenarnya tidak layak dilalui truk bermuatan seperti itu. Jalan ini bukan jalan raya, melainkan hanya ruas jalan alternatif. Namun, untuk menuju jalan Minahasa, harus melalui jalan ini. Kami berharap kepada Dinas PU untuk memperbaiki jalan yang berlubang ini. Kalau tidak, ke depan akan ada lagi korban yang jatuh ke lubang. Terlebih pada malam hari,” ujarnya. (h/mg-dib)

Community Mahasiswa Solok STAIN Bukittinggi Dikukuhkan SOLOK, HALUAN — Pengurus Community Mahasiswa Solok (COMMS) Bukit Tinggi periode 2013-2014 dikukuhkan di kampus I STAIN Bukittinggi di Kubang Putiah I, Minggu, (8/12). Kehadiran COMMS yang terdiri dari para tokoh mahasiswa dan tokoh pemuda Solok Saiyo Sakato atau S3 itu, berasal dari Kabupaten Solok, Kota Solok dan Solok Selatan. Tokoh pemuda Kabupaten Solok yang juga anggota DPRD daerah penghasil bareh tanamo Rusli Intan sati, didaulat mengukuhkan jajaran pengurus COMMS 2013-2014 tersebut yang diketuai Randi Adrial Putra dengan Wakil Ketua Amiril Mukminin, Sekertaris Ultari dan Bendahara Sari Amelia. Kepengurusan COMMS 2013-2014 itu juga dilengkapi sejumlah Bidangbidang yang akan mengakomodir berbagai program kerja pengurus kedepan. Pengukuhan jajaran pengurus dan anggota COMMS di STAIN Bukittinggi tersebut disaksikan Pembina COMMS DR. H. Darul Ilmi dan H. Yan Hiksas. Rusli Intan Sati yang juga Pimpinan Wilayah GP ANSOR Sumbar itu dalam sambutanya antara lain mengatakan, kehadiran COMMS hendaknya akan kian meningkatkan

RUSLI Intan Sati (kanan) mengukuhkan pengurus COMMS di Kampus II STAIN Bukittinggi di Kubang Putiah, Minggu (8/12). RISWAN JAYA

jalinan silaturrahmi antar sesama mahasiswa asal Solok Saiyo Sakto khusunya yang sedang menimba ilmu di kota wista Bukittinggi. Selain itu, ujar Rusli Intan Sati yang juga maju sebagai Caleg DPRD Propinsi Sumatera Barat 2014-2019 dari partai Golkar itu, COMMS kedepan juga bisa ikut berkontribusi mensukseskan berbagai program pembangunan didaerah Solok Saiyo Sakato atau S3. Dengan cara ikut memberi masukan-masukan berupa input atau bahkan kritikan yang bersifat membangun kepada pemerintah daerah Solok Saiyo Sakato, dalam rangka suksesnya pelaksanaan program pembangunan diwilayah

setempat. “Kontribusi pemikiran atau gagasan-gagasan cerdas jajaran pengurus dan anggota COMMs kepada pemerintah daerah juga bisa menjadi bahan evaluasi dan interospeksi pelaksanan berbagai program pembangunan diwilayah Solok Saiyo Sakato,” tutur Rusli Intan Sati. Terpisah Panitia kegiatan acara itu Aimiril Mukmini dan jajaran panitia lainnya mengatakan, pada saat itu juga digelar serangkaian kegiatan lainnya, seperti seminar pendidikan politik yang menampilkan sejumlah narasumber seperti DR. H. Darul Ilmi, H Yan Hikasa dan Rusli Intan Sati sendiri. (h/ris)

DIDAKWA LAKUKAN PENIPUAN

Paulus Jalani Sidang Perdana

PADANG, HALUAN — Melalui Penasihat Hukum (PH) Septi Ernita dan Star Sari Mulya dan Amir, Terdakwa Paulus Laksana Kesuma (53), yang terjerat kasus dugaan penggelapan uang Rp110.6 juta milik PT Indonesia Biomas

3

Resource (IBR) meminta majelis hakim agar menolak Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap diri terdakwa. Hal ini disampaikan PH terdakwa dalam nota eksepsi atau tanggapan PH terhadap dakwaan JPU yang dibacakan

di Pengadilan Negeri Padang, Selasa (10/12). “Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak cermat dan prematur atas kasus yang menjerat terdakwa. Untuk itu kami meminta agar majelis hakim membebaskan terdakwa dan menolak seluruh dakwaan JPU,” kata Septi di depan majelis hakim yang dipimpin Yus Enidar beranggotakan hakim M. Giri Basuki dan Dina Hayati Sofyan. Lebih lanjut PH menilai kasus yang menjerat terdakwa ini juga tidak pantas diadili dalam perkara pidana, dan seharusnya dalam kasus perdata. Menurut PH terdakwa, hal ini dikarenakan dugaan uang RP110.6 juta yang digelapkan terdakwa memang hak terdakwa karena terdakwa masih sebagai direktur di PT. IBR. “Sewaktu terjadinya rapat umum pemegang saham luar bias (RUPS LB) terdakwa tidak

mengetahuinya karena digelar secara sepihak. Sewaktu hasil RUPS LB keluar yang menyatakan terdakwa diberhentikan sebagai Direktur PT IBR juga belum terdakwa terima baik dari pemegang saham maupun dari pengurus baru,” tegas Septi kemarin. Di sisi lain tidak pantasnya kasus ini diadili secara pidana juga dikarenakan PH terdakwa telah mendaftarkan gugatan secara perdata ke PN Jakarta Selatan atas kasus yang menjerat terdakwa ini. Di sisi lain JPU dalam dakwaannya menegaskan, kasus yang menjerat terdakwa ini terjadi pada penangkapan terdakwa pada 30 Oktober lalu di sekitar kawasan Padang. Penangkapan ini dikarenakan pada 4 Juni 2012 yang merupakan Direktur PT. IBR yang bergerak dalam jual beli cangkang kelapa sawit menerima uang pengembalian sisa pembelian cangkang Rp60 juta.

“Lebih lanjut pada 10 Oktober 2012 terdakwa diberhentikan dari jabatannya sebagai direktur, Pada 30 Oktober 2012 terdakwa kembali menerima uang sisa pembelian cangkang sawit Rp25.5 juta dan tanggal 6 Des 2012 terdakwa menerima uang kas perusahaan yang diterima dari mantan karyawan PT IBR sebesar Rp24.6 juta,” tegas JPU Amrizal Tahar dan Ira Yolanda kemarin. Kemudian uang yang terdakwa terima dengan jumlah Rp110.6 juta tersebut hingga kini tidak diserahkan oleh terdakwa ke perusahaan PT. IBR. “Perbuatan terdakwa ini melanggar pidana pasal 372 KUHP jo pasal 64 ayat 1 KUHP,” tegas JPU kemarin. Usai pembacaan dakwaan dan Eksepsi kemarin, majelis hakim mengundur sidang hingga Kamis (12/12) depan dengan agenda tanggapan JPU atas eksepsi yang disampaikan PH kemarin. (h/hel)

Kepala Kejari Sijunjung, Pipuk Firman Priyadi, SH yang ditemui Haluan, Selasa (10/12) di ruangannya mengatakan bahwa kasus pungutan terhadap siswa di SMAN 12 Lubuk Tarok ini masih terus didalami dan dipelajari oleh pihak kejaksaan, karena ini menyangkut banyak orang yang telah menggunakan uang tersebut secara pribadi. “Dari hasil pemeriksaan penyidik Kejaksaan terhadap bukti data yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan ketua Komite SMA Negeri 12 Lubuk Tarok, memang ditemukan indikasi adanya sejumlah uang yang telah digunakan untuk kepala sekolah, wakil kepala sekolah, TU, serta anggota Komite dan beberapa guru PNS lainnya,” ujar Pipuk. Menurutnya, kasus pungutan serta penggunaan uang yang tidak terarah tersebut adalah akibat dari kepala sekolah yang tidak tahu atau yang tidak mau tau dengan aturan yang ada. Bahkan dari pengakuan kepala sekolah kepada penyidik, umumnya kepala sekolah yang ada di Sijunjung tidak tahu sama sekali dengan adanya peraturan pemerintah (PP) tentang pendanaan pendidikan serta aturan dalam penggunaannya, ibarat main bola tentu harus tau kapan bola tersebut offside atau out bukan hanya sekedar main saja. “Pemerintah juga harus jeli dengan segala aturan hukum yang dikeluarkan pemerintah dan pemerintah memiliki kewajiban menyelamatkan masyarakatnya dengan melakukan penerangan dan pembinaan hukum kepada bawahannya mengenai aturan mainnya, apalagi menyangkut penggunaan uang pungutan di sekolah yang jelas sudah ada aturannya melalui Peraturan Pemerintah (PP) dimana salah satunya PP nomor 48 tahun 2008” tegas Pipuk. Pipuk Firman Priyadi menambahkan, setelah dilakukan pemanggilan terhadap kepala sekolah SMAN 12 Lubuk Tarok, pihak sekolah menunjukkan bukti baru bahwa semua uang yang diperoleh dari siswa dipergunakan untuk biaya operasional siswa. Dimana pada pemanggilan kedua Harneti, kepala sekolah SMAN 12 kepada penyidik Kejaksaan, mengaku telah mengembalikan sejumlah uang yang telah dipergunakan untuk insentif kepala sekolah, wakil kepala sekolah, TU dan anggota Komite dibarengi dengan bukti kwitansi mengembalian. Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan kabupaten Sijunjung, Epigon menyatakan, bahwa dengan telah adanya peruntukan dana BOS untuk SLTA, ditambah anggaran dari pemerintah daerah, maka untuk tahun 2014 mendatang tidak ada lagi istilah pungutan seperti yang dilakukan sebelumnya di SLTA. Hal tersebut dijelaskan Epigon kepada seluruh kepala sekolah SLTA dan MAN yang ada di Sijunjung dalam rapat dinas Pendidikan dan para kepala sekolah beberapa waktu lalu. “Kita tegaskan kepada para kepala sekolah SLTA dan MAN yang ada di kabupaten Sijunjung, bahwa untuk tahun 2014 mendatang tidak ada lagi istilah pungutan yang dilakukan di tingkat pendidikan SLTA maupun MAN, karena telah adanya peruntukan dana BOS dan biaya operasional dari pemerintah daerah untuk SLTA dan MAN, dan mengenai hal itu sudah kita sampaikan kepada seluruh kepala sekolah SLTA dan MAN yang ada,” tegas Epigon. Namun mengenai sumbangan, Epigon tak menampik bahwa pihak sekolah dalam menerima sumbangan diperbolehkan, karena tidak ada aturan yang melarang. “Yang tidak diperbolehkan itu adalah pungutan, namun untuk sumbangan, siapapun bisa membantu sekolah, sekalipun orang tua siswa, atupun pihak ketiga,” sebut Epigon. Seperti diberitakan Haluan sebelumnya, dunia pendidikan Kabupaten Sijunjung mendapat perhatian serius dari Kejaksaan Negeri Sijunjung, DPRD Sijunjung akibat pungutan yang dilakukan beberapa sekolah setingkat SLTA di kabupaten Sijunjung, salah satunya SMAN 12 Lubuk Tarok. (h/mg-ogi) >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


4

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

IRONI GERAKAN MENANAM POHON Mobil Wartawan Digerayangi Maling SOLOK, HALUAN — Nasib sial rupanya tengah menggelayuti seorang rekan wartawan Tri Arga TV, selasa siang (10/12). Mobil kijang BM 1833 TS warna coklat milik korban Budi Tri Putra (38) yang tengah di parkir di komplek perkantoran Bupati Solok di Arosuka, digerayangi maling. Akibatnya, sebuah Kamera MD 1000 Panasonic kesayanganya, raib digasak si tangan pajang. Barang elektronik seharga 10 juta itu diembat pencuri yang membuka secara paksa salah satu jendela mobil milik korban yang diparkirnya sejak jam 10 pagi dilokasi perkantoran pemkab Solok tersebut. Aksi pencurian itu baru diketahui korban ketika korban beberapa jam kemudian membuka pintu mobilnya untuk kembali melanjutkan perjalanan, usai sebuah keperluan dibagian Sekertariat pemkab solok. Korban sontak terperanjat begitu mengetahui Kamera MD 1000 kesayanganya yang semula tersimpan didalam mobil, sudah raib dari tempatnya semula. “Aduh, mobil digerayangi maling kamera dicuri,” begitu kata korban yang sontak panik mengetahui Kamera kerja kesayanganya hilang digasak maling. Korban yang sempat panik didampingi rekannya Nofri Guntala wartawan media online lalu memeriksa dengan pasti keadaan dalam mobilnya. Korban memang tak sempat membawa barang elektronik kesayanganya itu dari dalam mobil, karena merasa komplek perkantoran Bupati Solok aman aman saja dari tangan tangan jahil atau pencuri. Namun rupanya, selasa yang naas itu, pencuri malah beraksi dan mengincar barang elektronik berharga 10 juta milik korban yang terletak didalam mobil. Dengan langkah gontai dan beribu perasaan kesal bercampur emosi yang coba dipendamnya didalam hati, korban yang sangat yakin mobilnya jadi sasaran aksi pencurian penjahat lalu menghubungi petugas Polres Solok. Sejurus kemudian petugas sudah tiba di tempat kejadian perkara dan langsung melakukan olah TKP disaksikan korban dan sejumlah rekan wartawan lainya yang bersimpati dengan kejadian itu. (h/ris)

OKNUM POLISI TERLIBAT NARKOBA

Berkas Kembali Diserahkan ke Jaksa PADANG, HALUAN — Berkas oknum Polres Pesisir Selatan Brigadir “NA”, yang terlibat dalam kasus narkoba, penyidik Direktorat Resnarkoba Polda Sumbar kembali menyerahkan berkas tersebut ke jaksa, Selasa (10/12). “Berkas oknum polisi ini telah dilengkapi kembali sesuai dengan petunjuk jaksa, dan hari ini (kemarin) diserahkan ke jaksa,” kata Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Syamsi kepada Haluan, kemarin (12/10). Syamsi mengatakan, beberapa hari lalu bahwa berkas tersebut telah dikirim ke jaksa, akan tetapi setelah diteliti oleh jaksa, ternyata berkas oknum polisi ini masih ada kekurangan. Sehingga, berkas itu dikembalikan lagi kepada penyidik Dit. Resnarkoba Polda Sumbar. Sesuai dengan petunjuk jaksa, lanjut Syamsi, penyidik langsung melengkapi petunjuk dari jaksa tersebut. Setelah dilengkapi, maka penyidik kembali menyerahkan ke jaksa. Kemudian, jaksa akan kembali mempelajari berkas tersebut. “Mudah-mudahan berkas oknum polisi terlibat narkoba ini dinyatakan lengkap oleh jaksa, sehingga penyidik akan secepatnya menyerahkan tersangka dan barang buktinya kepada jaksa,” ujarnya. Seperti berita sebelumnya, ditangkapnya bandar narkoba lintas Sumbar dengan tersangka Bagong oleh petugas Direktorat Resnarkoba Polda Sumbar pada tanggal 6 September 2013 lalu, di Jalan Bahari, Kelurahan Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Ternyata melibatkan oknum polisi untuk memuluskan mengedarkan narkoba di Sumbar khususnya Kota Padang. Buktinya, setelah ditangkap tersangka warga Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang ini akhirnya oknum polisi Brigadir “NA” yang dinas di Unit Sabhara Polres Pesisir Selatan (Pessel) ditangkap oleh Provost Polres Pessel, Senin (9/9) ditempat dinasnya. Tersangka Bagong ini sudah lama menjadi target operasi (TO) aparat Kepolisian. Sebab, tersangka ini terkenal licin dan untuk memuluskan mengedar narkoba memakai oknum polisi. Sebelum penangkapan terhadap tersangka ini, bahwa Bagong menyuruh oknum polisi ini membeli narkoba di daerah Pekanbaru pada bulan Maret lalu. Alhasil, oknum polisi tersebut membawa setengah kilogram sabu dan dua ribu butir ekstasi, yang dibawa dengan menggunakan satu unit mobil jenis Toyota Avanza. Barang bukti dua ribu butir ekstasi tersebut berhasil terjual habis di wilayah Sumbar, sementara setengah kilogram sabu tersebut hanya tinggal satu paket sedang, yang telah berhasil diamankan polisi pada saat penangkapan. (h/nas)

Hutan Luas, Illegal Logging Marak SOLSEL, HALUAN — Ironi gerakan menanam pohon di Kabupaten Solok Selatan. Kabupaten yang masih ditutupi kawasan hutan dibarengi maraknya aksi illegal logging.

SERAHKAN BIBIT — Ketua TP PKK Provinsi Ny. Nelvi Irwan Prayitno menyerahkan bibit pohon kepada Ketua TP-PKK Kabupaten Ny. Suriati Muzni Zakaria disaksikan Bupati Solsel H Muzni Zakaria, Muspida, dan para undangan di depan kantor Bupati Solsel di Padang Aro, Selasa (10/12) dalam acara Gerakan Perempuan Menanam Pohon.

oleh aparat kepolisian masih banyak yang tidak tuntas pengusutannya. Seperti temuan ilegal logging di Padang Air Dingin, yang mana pelaku sudah membuka jalan di kawasan hutan lindung sepanjang 4,5 km dan menebang kayu-kayu besar yang bernilai ekonomis. Kemudian, adanya kegiatan pengangkutan kayu olahan berupa balok yang diangkut tengah malam. “Kita komitmen memberantas ilegal logging, yang kita ketahui, setiap ada laporan masyarakat soal truk pengangkut kayu diduga ilegal, selalu kita sikat,” terangnya.Pemberantasan ilegal logging, pembalakan hutan, pengrusakan, dan mengambil keuntungan dari hutan yang dilindungi, kata Kapolres Solsel AKBP Nanang PW, tidak bisa ditangani sendirian oleh polisi. “Perlu kerja sama masyarakat, masyarakat harus berani melaporkan ke kepolisian jika ada aktivitas mencurigakan ilegal logging. Demikian juga dengan instansi terkait, kalau Dishutbun kan ada polisi hutannya dan ada petugas Pengawasan Hutan Berbasis Nagari (PHBN),” terangnya. Adapun kawasan yang rawan perambahan hampir merata di semua kawasan hutan di Kabupaten Solsel. Terutama, Pekonina, Sungai Siriah Pauh Duo, Pakan Rabaa, Log Batu Sandi, Lubuk Ulang Aling, dan Lubuk Gadang Sangir dan Padang Air Dingin Sangir Jujuan. (h/col)

Pada Selasa (10/12), telah berlangsung kegiatan Gerakan Perempuan Menanam Pohon di depan kantor bupati. Rencananya, segera ditanam 1300 bibit dari Dinas Perkebunan Provinsi, 1300 batang Dinas Kehutanan, dan 850 batang dari Dinas Pertanian Provinsi. Sedangkan sekitar 2,5 juta pohon ditanam oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan Solsel pada 2013. Bupati Solok Selatan H Muzni Zakaria mengatakan, memang Kabupaten Solsel sekitar 64 persen adalah tutupan hutan yang masih murni. Bahkan, banyak ladang masyarakat yang diklaim sudah masuk kawasan hutan lindung dan TNKS. Namun, program menanam pohon juga penting dilakukan. “Penanaman pohon ini kan terkait dengan menjaga tutupan hutan di daerah kita, agar serapan air memadai dan tidak menimbulkan erosi, longsor, atau bencana alam lainnya,” ujar Bupati Muzni. Bupati mengakui, rusaknya tutupan hutan, baik kawasan hutan lindung maupun TNKS, dipicu karena tindakan tidak bertanggungjjawab dari oknum tertentu. Kemudian, pembalakan hutan di sepanjang aliran sungai yang memiliki potensi emas, juga menjadi sasaran pengrusakan hutan. “Kita akan tetap memberantas ilegal logging dan kegiatan ilegal mining yang juga merusak kawasan hutan,” pungkasnya. Maraknya ilegal loging, yang

Kajari Simpang Ampek Dapat Penghargaan dari Kejagung PASBAR, HALUAN — Kejaksaan Negeri Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman Barat, mendapatkan penghargaan dari Jaksa Agung Republik Indonesia atas prestasinya alam penanganan kasus korupsi selama 2013. Berkat dukungan semua pihak kita mamperoleh peringkat dua se-Indonesia dalam penanganan kasus korupsi pada kejaksaan negeri tipe B,” kata Kepala Kejaksaan negeri Simpang Ampek, Idianto, Selasa

kemarin. Kajari mengatakan, penghargaan itu langsung diberikan oleh Kepala Jaksa Agung RI, Basrief Arief beberapa waktu lalu di Jakarta. Penghargaan itu merupakan prestasi dalam mewujudkan optimalisasi dan kualitas penanganan perkara tindak pidana korupsi. “Penghargaan ini merupakan pelecut semangat saya bersama anggota untuk terus berupaya melakukan pena-

nganan kasus korupsi di Pasaman Barat,” ujar dia. Menurutnya, dalam penghargaan itu, peringkat pertama diberikan kepada Kejaksaan Negeri Waikambuba NTT. Sedangkan peringkat tiga diberikan kepada Kejaksaan Negeri Cimahi. Dia menjelaskan penghargaan ini merupakan salah satu pendorong semangat kerja dalam upaya melakukan penanganan kasus korupsi. “Saat ini kita menangani

sekitar 12 kasus korupsi di lingkungan Pemkab Pasaman Barat. Beberapa orang tersangka telah kita lakukan penahanan dan yang lainnya segera menyusul,” tegas dia. L e b i h j a u h d i a m engatakan pihaknya juga terus memberikan pe nyu luhan hukum kepada aparatur pemerintah dan generasi muda didaerah itu. “Sebagai upaya prefentif, kita selalu memberikan penyuluhan hukum sehingga dapat

memberikan wawasan kepada semua pihak agar tidak melanggar hukum,” kata dia. Dia menambahkan penyuluhan hukum kepada generasi aparatur dan generasi muda sangat penting dilakukan karena merekalah yang melaksanakan pembangunan di daerah. “Penyuluhan itu diharapkan dapat menambah wawasan masyarakat sehingga tidak melanggar aturan setiap melakukan kegiatan,” kata dia. (h/nir)

PERINGATI HAK PASBAR

Kajari Bagikan Ratusan Stiker pada Pengendara PASBAR, HALUAN — Memperingati Hari Anti Korupsi sedunia tahun 2013, Kejaksaan Negeri Simpang Ampek, Kabupaten Pasaman Barat, membagikan ratusan stiker anti korupsi kepada pengendara yang ada di sekitar Simpang Ampek Senin (9/12) kemarin. “Kegiatan ini merupakan salah satu agenda dalam memperingati hari anti korupsi sedunia. Mudah-mudahan kegiatan ini sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membiasakan hidup korupsi,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Simpang Ampek,

Idianto, Senin kepada wartawan. Dikatakan, kegiatan pembagian stiker anti korupsi ini melibatkan puluhan pelajar sehingga sejak dini para pelajar mengetahui bahaya korupsi. Menurutnya pembagian stiker yang bertuliskan “say no to korupsi” diharapkan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindak pidana korupsi. “Stiker ini ditempelkan dikendaraan masyarakat dan dibagi-bagikan secara gratis kepada masyarakat. Dengan melihat stiker diharapkan akan

muncul kesadaran untuk menghindari korupsi,” harap dia. Dalam rangka hari anti korupsi ini, kata Idianto, masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi memberantas tindak pidana korupsi. Bentuk partisipasi yang bisa dilakukan salah satunya dengan memberikan informasi, data dan fakta tindakan yang terindikasi korupsi. Selain itu, sebut Kajari, juga bisa melaporkan jika ada oknum yang memiliki kekayaan berlebihan, memiliki asset dan uang yang berlebihan sehingga bisa dikenakan pasal pencucian uang.

“Sekecil apapun laporan dan masukan akan kita tindaklanjuti. Bantun dan masukan dari masyarakat sangat diharapkan dalam rangka memberantas tindak pidana korupsi,” ujarnya. Dia menilai di Kabupaten Pasaman Barat sangat rawan terjadinya tindak pidana korupsi terutama dikalangan pegawai negeri sipil (PNS). Bukan karena ketidaktahuan tetapi adanya pola pikir yang salah dalam bekerja. “Kalau dari segi pengetahuan kita menilai para PNS sudah berpendidikan dan sudah dibekali pengetahuan hukum.

Apalagi penyuluhan hukum terus kita lakukan,” ujar dia. Untuk itu, harap dia, para PNS atau kontraktor yang terkait dengan keuangan negara harus merubah pola pikir, budaya kerja dan prilaku dalam bertindak. “Kalau di luar batas kemampuan jangan melanggar aturan. Bekerjalah sesuai aturan dan hukum yang berlaku,” tegas dia. Dia menambahkan saat ini Kejaksaan Negeri Simpang Ampek telah menangani sekitar 12 kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Pasaman Barat. (h/nir)

Tersangka Jambret Nyaris Tewas Dihajar Warga PADANG, HALUAN — Seorang pemuda babak belur dihajar masyarakat di kawasan Jalan Patimura, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Selasa (10/12) sekitar pukul 15.00 WIB. Diduga, pria tersebut menjabret dompet milik korban bernama Meta (24). Dari tangan tersangka bernama Andre (25) ini petugas mengamankan barang bukti berupa dompet yang berisi surat-surat, kartu ATM, uang tunai sekitar Rp1 juta. Kini tersangka telah mendekam di sel tahanan Mapolresta Padang untuk proses lebih lanjut. Sedangkan rekan tersangka ini berhasil melarikan diri dari kejaran masyarakat dan petugas Kepolisian di lokasi kejadian. Walaupun demikian, petugas masih berada di lapangan untuk mengejarnya. Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, peristiwa tersebut berawal ketika korban dari Toko Bias Ponsel di lokasi kejadian. Setelah keluar dari toko itu, korban hendak pulang ke rumahnya dengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario. Namun, belum

beberapa jauh dari toko tersebut, dia (korban) di pepet oleh dua pria dari belakang menggunakan motor merek Honda Beat dengan nomor polisi BA 6713 BK warna putih. Kemudian dua pelaku ini langsung merampas dompet korban yang berada di dalam dasbor motor. Setelah berhasil, pelaku ini langsung melarikan diri dengan cara meninggalkan korban. Beruntung, salah satu petugas Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang Bripka Ronald tengah melintasi lokasi kejadian. Mendengar teriakan korban, maka Ronal langsung memutarkan motornya untuk mengejar tersangka. Selain petugas yang mengejar, beberapa belasan masyarakat pun ikut membantu mengejar kedua pelaku tersebut. Nasib naas kedua pelaku ini, terjatuh saat berbelok ke arah Jalan A. Yani, persisnya dekat Mcdonald. Namun, kedua pelaku tersebut masih bisa berdiri dan menyelamatkan dirinya dengan cara berlari, dan meninggalkan motornya. Beberapa menit kejar-kejaran

itu, salah satu pelaku berhasil ditangkap oleh masyarakat dan petugas SPKT Polresta Padang. Akibat aksi pelaku itu belasan warga geram, sehingga beberapa pukulan pun mendarat ke tubuhnya. Sedangkan rekannya berhasil melarikan diri dari kejaran tersebut. Petugas yang berada di lokasi kejadian langsung memberitahukan kepada petugas lain agar cepat tiba di lokasi kejadian untuk mengamankan tersangka. Sebab, ditakutkan Andre mati ditangan warga tersebut. Tak lama kemudian, beberapa petugas pun tiba di lokasi dan langsung mengamankan tersangka. Kemudian tersangka digelandang ke Mapolresta Padang untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Keterangan Meta warga Jati, Kecamatan Padang Timur ini kepada wartawan di Mapolresta Padang menyebutkan, setelah kejadian tersebut dia berteriak untuk meminta tolong agar pelaku tersebut ditangkap. Sebab, telah mencuri dompet miliknya secara paksa. “Saya sangat berterima

kasih kepada masyarakat dan polisi yang sudah berusaha menangkap pelakunya,” jelas korban karyawan Oppo Smartphone. Sementara itu, Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan, kini kasus tersebut masih dikembangkan

untuk mengetahui identitas rekan tersangka ini. “Tersangka ini saat beraksi bersama rekannya, dan kini masih kita buru. Selain itu, kami memeriksa tersangka juga untuk mengetahui berapa kali tersangka ini beraksi di wilayah hukum Polresta Padang,” ungkapnya. (h/nas)

TERSANGKA Jambret Andre (25) asli Batusangkar yang beralamat di Purus, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang ini digelandang oleh petugas Kepolisian ke Mapolresta Padang usai menjabret dompet korban di kawasan Jalan Patimura, Kecamatan Padang Barat, Selasa (10/12). NASRIZAL >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman :Habli


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Lanjutkan Proyek Pengendalian Banjir ULUKAN sebagai Kota ‘banjir’ sepertinya sudah makin melekat dengan Kota Padang. Apalagi diujung bulan “ber” (September, Oktober, November dan Desember) ini, warga ibu kota Provinsi Sumatera Barat ini pun makin paham akan ancaman banjir. Bahkan di Kota Padang, pengertian musim hujan datang sudah dipelesetkan warga menjadi ‘musim banjir sudah datang’. Ini lantaran hujan dan banjir memang sesuatu yang sudah semakin berkelanjutan di Kota Padang. Mengenang musibah tahun lalu, banjir yang biasanya mengancam kawasan yang terletak di daerah rendah, justru terjadi di ketinggian, tepatnya di daerah Limau Manis, Kecamatan Pauh. Banjir bandang atau yang sering juga disebut sebagian masyarakat dengan istiulah galodo, melanda daerah itu. Akibatnya ada rumah warga yang hanyut, dan ratusan rumah warga lainnya terendam. Bahkan, jumlah pengungsi sata itu mencapai 1.200 jiwa. Peneliti UGM dan Unand yang dipimpin Salahuddin Husein pada Agustus tahun silam memaparkan bahwa peristiwa unik yang terjadi pada banjir bandang itu adalah dari keempat sungai yang diduga menyebabkan banjir. Mereka menyimpulkan penyebab banjir bandang terjadi akibat bendung alam di anak sungai Limau Manis, yang berada di kawasan Bukit Barisan, jebol dimana penyebabnya juga karena proses alam. Karena banjir tak lagi di dataran rendah serta akibat drainase yang tersumbat, sudah saatnya perlu usaha mitigasi untuk mengurangi risiko bencana banjir ini. Ada beberapa usaha mitigasi untuk mengurangi risiko bencana yang bisa dilaksanakan. Antara lain dengan penataan alur sungai, penataan daerah hulu, dan penerapan sistem peringatan dini. Penataan alur sungai dilakukan dengan mempertahankan sepadan sungai dan fungsi badan sungai. Mengamankan tebing sungai dari bahaya longsor serta pembuatan tanggul atau bangunan lain sebagai perlindungan terhadap elevasi muka air tinggi. Sedangkan untuk penataan daerah hulu bias dilakukan melalui pengawasan ketat terhadap kegiatan penebangan (logging) di sekitar daerah tangkapan serta realisasi dari wacana pembangunan waduk pengendali banjir di daerah hulu sungai. Penerapan sistem peringatan dini banjir bandang dapat dilakukan dengan menempatkan alat pemantau di bagian hulu dan instrumen peringatan dini kepada warga masyarakat di bagian hilir sungai. Dengan kemajuan teknologi, alat pemantau banjir ini bisa menggunakan Automatic Rainfall Recorder (ARR) dan Automatic Water Level Recorder (AWLR). Alat berupa ultrasonic sensor dan sistem pendulum yang ditempatkan di daerah hulu. Kita sadari sampai saat ini Padang memang belum bisa seratus persen mengatasi banjir. Dari dulu di kota yang terletak di bibir pantai ini, banjir masih menjadi momok apabila hujan turun terus menerus. Namun bukan tidak mungkin ancaman banjir bisa dikurangi. Pada kurun lima belas tahun terakhir, proyek pengendalian banjir sudah dimodernisasi. Artinya banjir kanal yang dibuat oleh Belanda dilanjutkan dengan bangunan dan konstruksi yang lebih modern. Upaya ini mestinya tidak program di atas kertas saja di era sekarang, namun perlu konsistensi melaksanakannya. Karena itu dari waktu ke waktu proyek pengendalian banjir mesti diupayakan. Tahun 2011 lalu misalnya, Pemprov Sumbar melanjutkan pembangunan proyek pengendalian banjir di Kota Padang yang memasuki tahap III masing-masing pengendalian banjir di Batang Anai, Batang Kandis dan Batang Kasang. Ini merupakan lanjutan dari proyek Banjir Kanal, Batang Kuranji dan Air Dingin. Anggarannya bersumber dari pinjaman Jepang sebesar Rp200 miliar. Tapi setelah proyek itu selesai, banjir belum selesai mengancam Kota Padang. Artinya masih perlu penanganan lebih lama untuk menghindarkan warga dari banjir dengan tetap melaksanakan proyek pengendalian banjir tiap tahun.***

J

„ Reformasi Bawa Bencana Demokrasi

5

Pemilih Pemula Pemilu 2014 OLEH : HARLAN SETIA RAHENDRA Mahasiswa Jurusan Ekonomi Pembangunan Universitas Andalas EBERAPA bulan lagi Negara kita akan melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) yang rencananya akan diadakan dalam dua kali iven besar yaitu Pemilu Legislatif pada tanggal 9 April 2014 untuk memilih para anggota legislatif (DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi, DPR-RI, dan DPD) dan Pemilu Presiden pada tanggal 9 Juli 2014 yang akan memilih Presiden dan Wakil Presiden untuk periode 2014 sampai 2019. Tentunya hal ini adalah momen penting sebagai wadah media demokrasi yang digunakan untuk mewujudkan partisipasi rakyat, karena pemilihan umum sudah menjadi bagian mekanisme penyelenggaraan negara yang tak terpisahkan dari suatu negara yang menganut paham demokrasi. Dalam teori demokrasi menurut David Beetam & Kevin Boyle disebutkan bahwa ada 4 komponen atau pilar utama dari demokrasi yang sedang berjalan di negara-negara yang menganut paham demokrasi, yaitu 1. Pemilihan Umum yang bebas dan adil, 2. Pemerintahan yang terbuka dan bertanggungjawab, 3. Pengakuan hak-hak politik dan hak-hak sipil, 4. Mayarakat yang demokratis (madani). Sebagai acuan regulasi untuk melaksanakan pemilu yang demokratis di Indonesia, telah dikeluarkan beberapa undang-undang

B

yang berlaku saat ini antara lain UU Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD, dan DPRD, dan UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden yang disertai aturan derivatifnya. Menurut undang-undang tersebut, pemilu di adakan sekali dalam 5 tahun, dan orang yang berhak memilih adalah Warga Negara Indonesia yang pada hari pemungutan suara telah genap berumur 17 (tujuh belas) tahun atau lebih atau sudah / pernah kawin mempunyai hak memilih. Dalam batasan usia tersebut tentunya menimbulkan adanya pemilih pemula untuk pemilu 2014 mendatang. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, pemula artinya adalah orang yg mulai atau mula-mula melakukan sesuatu. Maka pemilih pemula adalah orang yang mula-mula melakukan pemilihan umum (pemilu). Atau pemilih yang punya kesempatan secara hak sesuai ketentuan untuk memilih pertama kalinya. Pemilu 2014 adalah peluang bagi rakyat Indonesia untuk menentukan arah masa depan Indonesia. Pemilihan umum akan dilaksanakan dimulai dengan pemilihan anggota legislatif dan berujung pada pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019. Sayangnya menurut Sosiolog Fritz E. Simandjuntak partisipasi masya-

rakat dalam mengikuti pemilihan umum semakin turun. Pada tahun 1999 partisipasinya sebesar 92,7 persen; tahun 2004 sebesar 84,07 persen; dan tahun 2009 sebesar 71 persen. Sementara untuk Pilkada tingkat partisipasi antara 50-70 persen saja. Penyebab menurunnya partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum dan pilkada tentu bermacam-macam. Tapi yang paling utama adalah tidak adanya perubahan yang relatif lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat. Masyarakat cenderung menganggap pemilu dan pilkada sebuah acara dari, oleh dan untuk keuntungan partai politik. Sedangkan sebagian besar masyarakat pemilih bukan anggota partai politik. Pemilih pemula adalah orang yang saat pemungutan suara berlansung nanti berusia 17 sampai 22 tahun. Sebagian besar mereka adalah para siswa SMA / SMK, dan mahasiswa. Sesungguhnya mereka adalah pemilih potensial baik dari segi politik praktis maupun dari segi politik kepentingan masa depan bangsa ke depan. Sebagai pemilih pemula tentunya generasi muda tersebut perlu dibekali tentang arti pentingnya pemilu buat mereka, kita, dan masa depan bangsa dan keluarga besar (negara) yang bernama Indonesia ini. Mereka tentunya tidak mesti menerima “pesta demokrasi” itu sebagai suatu kepasrahan, apatis, dan tidak peduli. Apabila sikap apatis dan sejenisnya dimiliki oleh

generasi muda yang tergabung dalam pemilih pemula, maka sistem politik dan “corak politik” masa depan akan dipengaruhi secara signifikan, karena dari data yang dishare ke publik oleh berbagai sumber, jumlahnya cukup besar. Untuk pemilu 2014 yang akan datang tercatat kirakira 20% adalah pemilih pemula, (bahkan dalam sebuah acara di UI Depok bersama Center for Election and Political Party (Pusat Pemilu dan Partai Politik), Wakil Ketua DPR-RI Pramono Anung menyebutkan angka yang lebih besar lagi yakni 30 %). Sedangkan jumlah pemilih tetap adalah sebanyak 173-186 juta jiwa. Artinya kira-kira sebanyak 34-37 juta jiwa adalah pemilih pemula. Jumlah ini sangat banyak bahkan dapat memenangkan sebuah partai politik secara total pada partai yang yang mampu menggaet mereka dari target pendulangan suara. Sikap apatis terhadap pemilu oleh sebagian besar masyarakat (termasuk pemilih pemula) berdasarkan kesimpulan lembaga-lembaga penelitian dan survei akhirakhir ini disebabkan berbagai hal. Antara lain, karena masyarakat merasa tidak ada manfaat yang nyata meski pemilu itu telah diadakan berkali-kali. Sikapsikap parlemen yang cenderung diberitakan sebagai lembaga yang belum berpihak pada rakyat, terbongkarnya praktik-praktik kecurangan (fraud) dan sikap koruptis di manamana, hal itu mempengaruhi sikap calon pemilih

tidak terlembaga. Lalu kemana lagi rakyat badarai ini mesti mengadu? Ketika penegak hukum berselingkuh dengan pemilik modal, ketika pejabat berkulindan dengan penawar bejat. Ketika individu menjadi sekumpulan penindas yang berwatak culas. Kebaikan. Kata kebaikan itu pasti ada yang menyimpan. Mereka tidak hanya ada di aliansi masyarakat yang peduli HAM. Tapi mereka juga ada di tubuh TNI, Polri, pemerintah, perusahaan,dan individu di tengah-tengah masyarakat. Hanya saja mereka masih menyimpan di atas logika yang sudah terkonstruksikan. Termakan oleh perang pemikiran. Jika tidak cepat

lepas, yakinlah masa akan balik menindas kaum penggilas. Karena ti dak ada sesuatu yang tak berbalas. Pemerintah tak bisa lepas tangan, untuk memenuhi hak azasi rakyat tadi, yang mencakup semua aspek, pendidikan, kesehatan, keamanan dan kenyamanan, ekonomi, hukum, sosial, politik, dan hak untuk menguasai beberapa jengkal tanah untuk hidup. Jika semua itu belum layak dalam kehidupan seseorang, maka hak azasi manusia seutuhnya itu masih perlu jadi perhatian. Mengutip

tahun 2014. Partai politik yang mempunyai tugas sebagai pencerahan terhadap masyarakat dengan fungsinya sebagai motor pendidikan politik, komunikasi politik, agregasi kepentingan, dan artikulasi kepentingan belum berjalan sebagaimana seharusnya. Rekrutmen politik belum berjalan normal, dimana masih banyak orang-orang yang “mendadak politikus”, politikus yang loncat pagar setiap periode pemilu, atau trend kalau kalah dalam ajang pencarian pengurus partai, mendirikan partai baru. Karena rekrutmen anggota partai yang tidak berjalan alamiah tersebut, maka banyak sekali pemilih (termasuk pemula) tidak mengenal calon-calon yang akan dipilihnya nanti. Ketidaktahuan itu kadang dimanfaatkan untuk memilih calon-calon yang mampu melakukan pencitraan, bersosialisasi diri melalui gambar dan visualisasi di jejaring sosial. Padahal mereka belum tentu mempunyai kapabilitas sebagai seorang politikus yang akan mengemban amanat rakyat. Para caleg tersebut menampilkan pencitraan yang baik di kalangan anak muda, karena dengan jumlah pemilih pemula yang banyak dapat membuat mereka memenangkan pemilihan umum (pemilu). Sedangkan di sisi lain pemilih pemula belum mengenal betul siapa yang akan mereka pilih, hal ini menyebabkan terpilihnya caleg-caleg yang kurang berkualitas. (bersambung)

Meraih Asa Azasi Manusia ARI Hak Azasi Manusia (HAM) kembali diperingati. Setiap tahun, mereka yang peduli tidak berhenti berorasi. Berteriak, menyuarakan perjuangan hakiki. Hak yang menjadi kebutuhan para insani. Tahun ini, peringatan itu pun dilakukan di ibukota Provinsi Sumbar ini. Tepatnya di depan gedung dewan pembuat regulasi. Sebuah catatan dikeluarkan oleh LBH dan PBHI. Catatan pelanggaran HAM dengan berbagai kasus. Setidaknya selama tahun 2013 ini, tercatat telah terjadi masalah pelanggaran HAM setidaknya sebanyak 56 kasus. Kategorinya, kekerasan oleh aparat (TNI,

H

Polisi, Satpol PP, dan petugas Lapas) 42 kasus, pelanggaran hak buruh lima kasus, pelanggaran hak anak tiga kasus, pelanggaran atas tanah masyarakat tiga kasus, dan malpraktik tiga kasus. Data dari LBH dan PBHI ini jelas terasa sangat memiriskan. Kenapa? Karena kasus pelanggaran HAM ini terjadi di ranah yang sangat menghargai keselarasan. Merisaukannya lagi, dominasi pelanggaran justru dilakukan oleh TNI dan Polri. Baru selanjutnya disusul oleh pemerintah daerah, perusahaan dan individu. Artinya, lengkap sudah pelaku pelanggar HAM itu. Mulai dari yang terlembaga, sampai yang

Oleh:

RUDI ANTONO Dan Brawn, “penghuni neraka paling gelap adalah mereka yang membiarkan kerusakan moral”. ***

z Siapa yang salah …? „ Di Solsel, Hutan Luas, Illegal Logging Marak z Mumpung areal hutannya masih luas …

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Gubernur Sumbar Agar Mencontoh Jokowi BAPAK Gubernur Yth. Mohon kesediaan bapak untuk meninjau lokasilokasi rawan banjir. Mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu? Kali, selokan, pengerukan sampah, perlu bapak tinjau. Turunlah ke lapangan. Ambil contoh seperti Jokowi, yang mau mendengar suara rakyatnya. Jangan Bapak sibuk berpergian saja. Tks. +6281363031***

Kapan Gedung PAUD di Kelurahan Lubuk Begalung Beroperasi? KEPADA Yth Bapak Camat Lubuk Begalung. Kapan gedung PAUD bantuan PNPM di Kelurahan Lubuk Begalung akan dioperasikan? Istri dan tetangga saya sudah lama menunggu agar anakanak mereka bias sekolah di sana. Apakah Kecamatan Lubuk Begalung khususnya Kelurahan Lubeg tidak peduli pada pendidikan anak usia dini sehingga sudah 2 tahun gedung baru itu terlantar. Harus ,menunggu berapa lama lagi? Mohon perhatian dan tindakan Bapak Camat. Makasih. +6283182654***

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Rakhmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, Syahrizal, Habli Hikman, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Habli


6

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Jokowi Masuk dalam Tiga Skenario Capres PDIP

REBUTAN — Jelang Pemilu 2014, PDIP jadi rebutan. IST

Reformasi Bawa Bencana Demokrasi JAKARTA, HALUAN — Guru Besar Universitas Parahyangan Bandung, Asep Warlan Yusuf menilai hasil reformasi yang digelorakan sejak 1989 di bidang kehidupan demokrasi masih jauh dari harapan dan bahkan berindikasi telah terjadi atau membawa bencana demokrasi.

HAJRIYANTO Y THOHARI

Pemilu 2014 Ujian Transisi Demokrasi MALANG, HALUAN — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Hajriyanto Y Thohari menilai pemilihan umum (Pemilu) 2014 mendatang merupakan ujian transisi demokrasi. “Jika sukses melahirkan pemimpin harapan rakyat, maka usailah transisi, dan demokrasi sudah benar-benar dimulai. Jika tidak, maka kita harus menunggu lebih lama lagi untuk melewati transisi ini,” katanya saat di diskusi Refleksi Akhir Tahun Bidang Politik dan Pemerintahan yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Malang, Jawa Timur (Jatim), Selasa (10/12). Salah satu hal yang bisa menjamin terwujudnya hal itu, kata Hajriyanto, adalah tampilnya para pemimpin bersih yang membersihkan. Dia menilai, di tingkat elite ada pemimpin yang bersih dan ada yang kotor. Namun sayangnya kebanyakan pemimpin yang bersih adalah yang tidak berani membersihkan. Problem lainnya adalah semakin banyak undang-undang (UU) antikorupsi, maka semakin banyak pula koruptornya. Sementara itu pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro memandang rendahnya kualitas para pemimpin bangsa merupakan tanggung jawab partai politik parpol) yang dinilai terlampau sibuk mengurus dirinya sendiri dan lupa akan misi kebangsaan. “Peran parpol amat krusial karena di situlah rumah demokrasi di mana para pemimpin lahir,” ujarnya. Akibat rendahnya kualitas pemimpin, publik lantas memiliki pola pikir negatif terhadap terhadap bangsa Indonesia. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu lama alergi dengan Parpol. “Kalau kita alergi dengan Parpol, lantas mau diserahkan pada siapa tanggung jawab ini,” kata anggota Komisi I DPR RI ini. (h/rol)

Hal tersebut disampaikan ketika memberi masukan kepada Tim Kajian Sistem Ketatanegaraan MPR dalam Focus Group Discussion Penguatan Lembaga Negera dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia, di gedung MPR, Selasa (10/12). Dikatakan, hasil dari reformasi di bidang demokrasi mestinya melahirkan pemimpin yang amanah, tegas, jujur, adil dan berani, tumbuhnya parpol yang beradab, elit partai yang tidak menghalalkan segala cara dan kehidupan masyarakat yang berke-

adaban masih dari kenyataan. Tetapi dia malah melihat, adanya indikasi telah terjadi bencana demokrasi. “Ini bisa dilihat dari ajang pemilihan presiden, legislatif hingga Pilkada. Ternyata sungguh menjengkelkan, prosedurnya memusingkan, uang dihambur-hamburkan, konflik berdarah-darah kian menggenaskan, tapi hasilnya tidak memuaskan,” kata Asep. Indikasi lainnya disebutkan Asep, sebagai pertanda adanya bencana demokrasi adalah nyaris

setiap pemilu legislatif, terutama Pilkada selalu ditandai adanya prilaku politik uang, konflik horizontal, kecurangan, penyalahgunaan fasilitas negara, parpol digadaikan atau direntalkan untuk kendaraan calon yang punya uang, PNS yang t i d a k n e t r a l d a n k eberpihakan penyelenggara pemilu kepada salah satu calon. Melihat kehidupan demokrasi yang terjadi di Indonesia saat ini, ia membenarkan pernyataan Plato yang mengecam demokasi dengan tidak alasan. Pertama; karena demokrasi mengarah pada “aturan gerombolan” yang dengan kekuasaannya menjadi kaki tangan pencari kenikmatan yang tujuan utamanya kepuasan dari hasrat sesaat. Kedua; demokrasi mengarah pada aturan yang dikendalikan kaum pandir

yang memiliki keterampilan retorika namun tidak memiliki pengetahuan yang benar dan ketiga; demokrasi mengarah pada ketidaksepakatan dan pertikaian yang secara intrinsik buruk dan harus dihindari. “Sistem perwakilan yang didominasi partai politik amat rentan melahirkan kekuasaan kaum gerombolan,” kata Asep dalam diskusi yang dibuka Ketua Tim Kajian Sistem Ketatanegaraan MPR Jafar Hafsyah. Meski demikian, sambung Asep, demokrasi yang dikecam Plato bukan harus meninggalkan nilai-nilai baik dari demokrasi tersebut tapi harus disesuaikan dengan demokrasi “rasa” Indonesia yang dilandasi nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan. (h/sam)

JELANG SBY LENGSER

CIDES: Tak Banyak Perubahan JAKARTA, HALUAN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak lama lagi akan segera lengser sebagai pemimpin negara. Dalam waktu tersisa, peneliti Center for Information and Development Studies (CIDES) menilai, sulit mengharapkan SBY dapat melakukan perubahan. “Presiden orang yang ingin aman. Tidak terlalu suka membuat gebrakan,��� kata peneliti CIDES Indria Samego, di Jakarta, Selasa (10/12). Penilaian itu berdasar pada dua periode pemerintahan SBY. Karena itu, dalam waktu kurang

lebih dari setahun, ia menilai SBY tidak dapat banyak melakukan perubahan. Memang, Indria mengatakan, selama pemerintahan SBY terjadi kemajuan di bidang ekonomi. Ia mengatakan, laju inflasi dapat terkendali. Akan tetapi, menurutnya, hal itu terjadi bukan karena kebijakan pemerintahan. “Karena imbas yang terjadi di luar Indonesia, bukan karena kebijakan,” kata dia. Konsentrasi SBY pun, lanjutnya, mulai terpecah jelang akhir masa pemerintahannya. Apalagi mengha-

dapi Pemilihan Umum 2014. Menurut dia, sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, SBY juga pasti memikirkan nasib partainya. “Bagaimana dia turun dengan baik dari kekuasaan. Dihadapan lain dia juga menghadapi tantangan,” ujar dia. Menurut Indria, SBY bersama pemerintahannya dan jajaran terkait kini hanya bisa membantu mematangkan dan menyukseskan jalannya demokrasi dalam Pemilu mendatang. Sehingga, Pemilu berjalan tanpa adanya rekayasa dan campur tangan politik dan uang.

Sehingga Pemilu nanti menghasilkan pemimpin baru yang mendapat kepercayaan. “Lahir karena ada trust dari semua,” katanya. Ke depan, Indria berha rap adanya konsensus di antara para elite untuk membangun demokrasi Indonesia. Ia mengatakan, saat ini Indonesia masih berada dalam transisi demokrasi. Sehingga, ia mengatakan, membuka jalan untuk konsolidasi demokrasi. “Semua keputusan itu harus berdasar proses demokratis. Pertimbangkan kepentingan rakyat banyak,” ujarnya. (h/rol)

Jadi Rebutan, PDIP Merasa Dikerubuti Kumbang JAKARTA, HALUAN— Sejumlah pihak sudah menyatakan ketertarikannya untuk berkoalisi dengan PDI Perjuangan di Pilpres 2014. Namun sejauh ini belum ada kesepakatan untuk langsung berkoalisi. Termasuk dengan Ketua Majelis Syuro DPP Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra. “Ya alhamdulillahlah

(jadi incaran koalisi, red). Berarti PDIP sudah jadi putri cantik diantara kumbang-kumbang,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan Puan Maharani, di acara “Kongres Kebangsaan” Forum Pemred di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (10/12). Kondisi ini menjadi keuntungan tersendiri bagi PDI Perjuangan yang menargetkan kemenangan

di Pemilu 2014. Menanggapi ketertarikan Yusril yang menginginkan Puan menjadi Cawapresnya di 2014, putri Megawati ini mengaku belum bisa memastikan. “Terus terang saya belum ada komunikasi dengan Yusril. Tapi kan kalau kita lihat UU nya, PT itu harus 20 persen kursi DPR. Pilegnya saja

belum komunikasinya juga belum,” imbuhnya. Puan mengatakan, saat ini PDI Perjuangan masih berkonsentrasi untuk memenangkan Pileg 2014. Setelah hal itu dilewati, PDI Perjuangan baru akan membahas soal Pilpres. “Bagi kami konsolidasi partai dahulu, keputusannya itu wewenang Ketum,” tandasnya. (h/inl)

Disindir Dipo, Hanura Tak Masalah JAKARTA, HALUAN — Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam menyindir beberapa pemilik stasiun televisi (TV) yang terjun ke dalam dunia politik menjelang Pemilu 2014. Termasuk Hanura yang menggunakan salah satu stasiun TV dalam mengkampanyekan capres dan cawapres, serta para caleg dari Hanura. Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin mengatakan, partainya tidak mempersoalkan pernyataan Dipo itu. Menurutnya, setiap partai politik (parpol) peserta Pemilu memiliki hak yang sama dihadapan media. “Hanura engga masalah, saya kira masih wajar di dalam koridor. Berita-berita kan itu memang berimbang. Untuk iklan semua partai memiliki hak yang sama, bisa beriklan lewat TV, ada door to door, tempat ibadah, ada cara memasang bendera, pilihan partai jalur sama,” kata Saleh, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/12). Menurutnya, pemilik media baik TV maupun cetak dan online yang bakal maju sebagai capres diyakini memiliki aturan yang sama. “Mana yang masih dibolehkan pasti dipahami oleh pemilik TV yang ingin maju sebagai kandidat capres dan ketum, yang dituju Dipo,” tegas Saleh. Seskab Dipo Alam menyindir beberapa pemilik stasiun televisi (TV) yang terjun ke dalam dunia politik menjelang Pemilu 2014. “Elektabiltas partai dan pencapresannya kecil, tapi karena punya TV, gaung politiknya bak kodok bangkong gelembungkan tenggorokannya,” ujar Dipo dalam akun twitternya, kemarin. Dipo menduga parpol dan capres yang elektabilitasnya rendah itu membuat taktik asal kritik pemerintah di TV-nya. “Dengan beranggapan menjadi pesaing pemerintah yang punya kinerja. Parpol dan capres elektabilitas rendah tentu ingin besar diri di TV-nya sendiri,” tulisnya. Dipo tidak menyebut nama pemilik stasiun televisi yang dimaksud. Namun jika dilihat kondisi saat ini, ada tiga media yang pemiliknya terjun ke dalam dunia politik, yakni Surya Paloh (Media Group) Aburizal Bakrie (Viva Group) dan Hary Tanoesoedibjo (MNC Group). Paloh adalah Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem). Bakrie menjadi calon presiden Partai Golongan Karya (Golkar). Sedangkan Hary Tanoe sebagai calon wakil presiden Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). (h/inl)

>> Editor : Heni Ramadani

DIPO ALAM

JAKARTA, HALUAN — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) telah menyiapkan tiga skenario dalam Pilpres 2014 mendatang. Dalam skenario itu, nama Jokowi masuk sebagai kandidat calon presiden (capres) yang akan diusung PDI Perjuangan. “Ada tiga skenario. Pertama MegaJokowi, Jokowi-kader PDIP, Jokowi dengan tokoh partai lain,” ujar Ketua DPD Jawa Barat PDI Perjuangan, Tubagus Hasanuddin di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Senin (9/12). Menurutnya, berdasarkan aspirasi dari akar rumput PDI Perjuangan menginginkan Jokowi maju sebagai Capres di 2014. Aspirasi itu sudah diterima oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. “Arus bawah pengennya Jokowi, tapi bu Mega belum memutuskan,” imbuhnya. Untuk itu, Tubagus memastikan tahun 2014 nanti PDI Perjuangan akan memutuskan mengenai siapa yang akan dimajukan sebagai Capres 2014. Keputusan itu akan diambil pada Februari 2014. “Saya rasa Februari sudah harus tentukan sikap, kalau tidak habislah kita,” tandasnya. (h/inl)

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

7

Masyarakat Bungus........... Dari Halaman. 1 Warga Kembalikan ........... Dari Halaman. 1 Lanjutnya lagi, pada dasarnya masyarakat setuju dengan program TMMD yang dirancang pemerintah tersebut. Namun, pemerintah tidak boleh semena-mena, dan harus memperhitungkan nasib rakyat. “Mau makan apalagi kami ini pak, lahan dan tanaman kami telah kami serahkan. Namun, apa kontribusinya untuk kami, sudah satu tahun ini kami tidak mendapatkan ganti rugi yang jelas. Padahal walikota berjanji akan memberikan ganti rugi tanaman seratus persen, dan lahan hanya 50 persen. Semuanya omong kosong saja,” kanya kesal. Sementara itu, koordinator Lapangan Tarapul Sitinjak

menilai, bahwa setiap masyarakat memiliki hak yang tidak boleh dirampas serta ditindas oleh oknum-oknum yang untuk kepentingan pribadi dan golongan. “Hendaknya pemerintah lebih mendahulukan nasib rakyat dari pada program-program. Jika program dilakasanakan maka nasib rakyat juga harus diperhitungkan,” pungkasnya. Ia juga menyebutkan, bahwa antek-antek koruptor di bumi harus dibumi hanguskan. Masyarakat harus bersatu dalam melawan prilaku ketidak manusiaan yang meminum darah rakyat. “Lawan antek-atek koruptor, lawan penjilat-penjilat negara,

singkirkan aparatur negara yang memperkaya diri sendiri, jangan biarkan oknum penjabat menjilat tanah masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu Ketua DPRD Sumbar Yultehknil berjanji, akan segera menjembatani masalah tersebut. Sebab DPRD sesuai dengan fungsinya adalah menerima dan menjembatani aspirasi masyarakat, bukan memvonis suatu perkara. “DPRD mengapresiasi hal yang dilakukan masyarakat dan mahasiswa dalam memperjuangkan HAM, kami akan mencoba menjembatani hal ini. Mudah-mudahan, apa yang diinginkan masyarakat, bisa terpenuhi,” katanya. (h/wis)

Bus Silvia ...................... Dari Halaman. 1 Korban Yanti, setelah dibawa ke RSUD Kota Solok, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, sedangkan Ida masih dirawat intensif di RSUD Kota Solok. Bus tersebut membawa 20 orang penumpang dari Batipuh Kabupaten Tanah Datar bermaksud pergi mandi-mandi ke Air Panas Bukitkili Koto baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok. Keterangan yang dihimpun Haluan di lokasi kejadian menyebutkan, persitiwa nahas yang menimpa bus Silvi Indah itu memang di luar dugaan karena bus yang disopiri Asril (22) itu dari Batipuh melaju dengan kecepatan sedang, pasalnya cuaca malam itu diguyur hujan lebat. Bus umum yang dicarter masyarakat Batipuh itu tujuan ke pemandian Air Panas. Otomatis sopir tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, jalan bus hanya biasa-biasa saja karena

tidak ada saingan mencari calon penumpang. Namun sesampai di lokasi kejadian, tepatnya di tikungan Masjid Lubuk Sikarah, sopir Asril melihat ada yang melintas, lalu mereka terkejut, dengan gerakan reflek, Asril membanting strir ke kiri, namun malang, mobil warna cat biru malam itu memanjat trotoar, kemudian menghantam pagar besi dan terbalik ke pinggir sungai Batang Lembang. Menyadari mobil terbalik, penumpang yang ada di dalam bus berpekikan minta tolong. Masyarakat yang mengetahui ada kecelakaan keluar rumah. Begitu juga kendaraan yang lewat berhenti dan memberikan pertolongan. Satu persatu calon penumpang dievakuasi ke luar. Kasatlantas Polres Solok Kota Iptu Adi S Utomo berserta anggotanya Brigadir Dodi Astan yang mendapat laporan ada kecelakaan lalu lintas meluncur

ke lokasi, penumpang yang kritis dan luka-luka dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. “Ya benar, 1 orang meninggal dan 2 kritis, selebihnya lukaluka dan dirawat di rumah sakit di Solok. Kecelakaan malam itu murni musibah karena tidak ada faktor oleh kendaraan lain, apalagi dikaitkan dengan sopir mengantuk,” jelas Kasat lantas Polres Solok Kota Iptu Adi S Utomo kepada Haluan di Mapolres Solok Selasa, (10/12). Kasus kecelakaan lalu lintas itu sampai Selasa siangnya mendapat perhatian dari masyarakat, bangkai bus Silvia Indah yang bagian atasnya sudah ringsek dan peot menjadi tontonan. Jalan utama Solok-Bukittinggi km 1 itu macet karena banyaknya pengendara dan pengemudi yang berhenti menyaksikan bus yang biasa melayani trayek BukittinggiSawahlunto terbalik. (h/alf)

Sumbar Terima ............... Dari Halaman. 1 Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (10/12). Hadir dalam acara penyerahan DIPA 2014 ini, gubernur dari seluruh di Indonesia. Adapun penyerapan DIPA kepada gubernur diwakilkan kepada 5 gubernur antara lain Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Gubernur Yogyakarta Sultan Hamengkubuwono X dan Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang. Turut hadir pula Menteri Kabinet Indonesia Bersatu seperti Menteri Keuangan (Menkeu) M Chatib Basri, Menteri Perindustrian (Menperin), Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan dan lainnya. Presiden dalam kesempatan itu menginstruksikan ke seluruh pimpinan, setelah menerima DIPA 2014 ini, untuk segera ditindaklanjuti dan harapan bisa diimplementasikan dengan tepat waktu dan tepat sasaran dan tidak terjadi kemandekan. Presiden pun meminta para kepala daerah memakai DIPA 2014 dengan sebaik-baiknya untuk mendorong perekonomian nasional. “Sebab kemandekan dinilai akan mempengaruhi hasil akhir pembangunan. Anggaran ini harus digunakan secara tertib, transparan dan jangan sampai terjadi penyimpangan. Ingat beberapa komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi apalagi

ketika perekonomian global mengalami persoalan di mana ekspor tertekan, investasi yang tertekan maka komponen faktor penting untuk jaga pertumbuhan andalan kita adalah pada belanja negara,” tegasnya. Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwn Prayitno melalui Biro Administrasi Pembangunan dan Kerjasama Rantau Muhammad Yani mengatakan, anggaran DIPA di tahun 2014 ini meningkat, karena di tahun ini ada pelaksanaan pemilu legislatif dan pemilu presiden yang akan dilaksanakan. Anggaran sebesar Rp 9.127. 196.774.000 yang diterima Sumbar ini terdiri dari Dana Kantor Pusat (instansi vertikal) Rp 2.268.871.241.000, Dana Kantor Daerah Rp 6.028.368. 399.000, Dana Dekon Rp 207.217.148.000, Dana Tugas Pembantuan Rp 289.266.667.000, dan Dana Urusan Bersama Rp 333.373.269.000. Muhammad Yani mengatakan, sementara besarnya dana transfer yang diperoleh Sumbar mencapai Rp16,043 triliun dengan besaran untuk Pemprov Sumbar sekitar Rp1,883 triliun. Dana transfer ini sendiri terdiri dari bagi hasil pajak, daftar alokasi umum (DAU), daftar alokasi khusus (DAK), dan penyesuaian dan lainnya yang juga mencakup untuk kebutuhan kabupaten dan kota.

Dengan diterimanya DIPA 2014 ini, diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Termasuk juga menurunkan angka kemiskinan. “Sesuai arahan gubernur ada tiga yang menjadi fokus kita dalam pengunaan anggaran ini. Pertama adalah berkualitas, transparan, dan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan secara kongkret,” terang Muhammad Yani. Dengan ikut sertanya masyarakat dalam pengawasan, berarti sudah turut serta menciptakan pembangunan yang berkualitas. Ini merupakan langkah nyata Pemprov Sumbar dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan di daerahnya. Dengan besarnya anggaran yang diberikan ini, diharapkan juga realisasinya bisa tepat waktu. Sehingga peningkatan perekonomian masyarakat bisa dilaksanakan secepat mungkin. Namun jika masih berlama-lama dalam pengunaan anggaran ini, rakyatlah yang akan menanggung akibatnya. Sebagai langkah mendorong percepatan anggaran, saat ini sudah dilakukan peningkatan kapasitas para pengelola keuangan satuan kerja (satker), menyempurnakan regulasi, dan meningkatkan peranan aparat pengawas internal kementerian atau lembaga. (h/adv)

DPRD Optimis ................ Dari Halaman. 1 “Kami masih optimis bisa menyelesaikan APBD 2014 ini sampai akhir Desember nanti. Asal, Pemprov Sumbar bisa menyelesaikan verifikasi penerima dana hibah bansos yang telah di usulkan ke DPRD Sumbar,” ujar Ketua DPRD Sumbar Ir H Yultekhnil, saat konferensi pers, Selasa (10/12). Lanjutnya lagi, dana hibah bansos sebanyak Rp108 miliar yang diajukan oleh TAPD, sampai saat ini tidak sesuai dengan peraturan yang telah dibuat. Di mana, dalam Permendagri nomor 32 tahun 2011 dan Permendagri nomor 39 tahun 2012, penerima dana bansos harus jelas objek penerima by name by address. “Peraturan itu yang kami jalankan. Lalu, kalau penerima dana hibah bansos yang diajukan oleh TAPD tidak jelas, alias gelondongan, apakah kami langsung stempel begitu saja? Tidak kan?! Jangan-jangan dana tersebut, akan dimanfaatkan oleh golongan-golongan tertentu, dan kami tidak mau kecolongan kedua kalinya. Lagi pula, DPRD tidak bertugas sebagai tukang stempel belaka. Hak pengesahan, hak bajet DPRD di mana?,” tanyanya lagi. Dikatakan, DPRD tidak akan membahas KUA- PPAS APBD 2014, sebelum TAPD melengkapi dokumen yang sesuai dengan Permendagri tersebut. Namun, bila TAPD bisa melengkapinya, maka

DPRD membahas KUA- PPAS APBD 2014 secara langsung. Namun, bila TAPD menyerahkan dokumen-dokumen tersebut, paling lambat dalam minggu ini, maka DPRD optimis bisa menyelesaikannya sampai akhir Desember nanti. Karena, pada prinsipnya, DPRD sudah membahas sudah alot dan detail, tinggal penetapan, dan pengesahannya saja. “Kalau diserahkan hari ini, kami bahas hari ini. Kalau diserahkan besok, kami bahas besok. Kemudian, kalau diserahkan bulan depan, maka kami bahas juga bulan depan. Namun, kalau TAPD menyerahkan seluruh dokumen paling lambat dalam minggu ini, maka kami optimis bisa menyelesaikannya dalam waktu 15 hari. Semua tergantung itikat baik dari Pemprov Sumbar,” imbuhnya. Lanjut Yul, bila TAPD tidak bisa memberikan dokumendokumen yang sesuai dengan peraturan Permendagri tersebut, maka ia menyarankan dana hibah bansos 2014, dihapuskan saja. “Kalau tidak ada kata kesepakatan, lebih baik hapus hibah bansos 2014 ini. Agar masyarakat tahu, siapa yang mempersulit penetapan APBD 2014 ini,” katanya dengan nada kesal. Saat dikonfirmasi, Ketua TAPD Ali Asmar mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum bisa melampirkan penerima hibah dan

bansos 2014, karena sejumlah proposal yang diusulkan masyarakat melalui DPRD belum masuk. “Proposal yang masuk melalui gubernur dan wakil gubernur sudah masuk dan sedang diverifikasi. Sementara untuk memverifikasi proposal dari DPRD belum bisa dilaksanakan, karena belum ada proposal yang mauk. Kalau begini bagaimana mau memprosesnya,” tegasnya. Ali Asmar juga mengatakan, kehati-hatian TAPD dalam menyusun APBD 2014 juga dilatarbelakangi adanya kesepakatan pada sekda, gubernur, DPRD dan pemangku jabatan lainnya di Indonesia, agar APBD 2014 bebas dari kepentingan politik. “Isinya jangan jadikan APBD di daerah bapak-bapak, alat untuk alat untuk mensukseskan pemilu, apakah legislatif, presiden dan wapres. Kalau anda lakukan, resiko di tangan anda. Ini pesan yang didapat dari pertemuan bersama Mendagri tersebut. Celahcelah seperti inilah yang kita tutupi. Karena itu, pembahasan jadi terlambat,” terangnya. Mestinya, terang Ali, proposal ini sudah diterima di bulan April lalu sehingga menyisakan waktu yang panjang untuk verifikasi administrasi dan faktual. Verifikasi faktual ini dibutuhkan untuk memastikan kebenaran dan keamanan hibah dan bansos tidak disalahgunakan. (adv)

pada siang hari itu, disambut antusias warga sekitar, namun pada malam harinya warga kembali mendatangi kelurahan untuk mengembalikan paket karena rusak dan warga pun takut untuk menggunakannya. “Saat pembagian paket tidak ada masalah, namun saat malam hari setelah pembagian beberapa warga mendatangi kantor sambil membawa paket yang rusak ini,” ujar Lurah Kampung Jua, Syafnil H. Dia menambahkan, dari paket yang rusak tersebut kebanyakan mengalami patah di bagian alat regulator, tombol pengatur api yang macet, dan beberapa tabung gas yang bocor. Saat ini pengembalian paket konversi gas dari masyarakat ke kantor lurah dihentikan sementara. “Kita meminta warga tidak mengembalikan paket ini dulu, dan mohon untuk bersabar karena saat ini pihaknya akan kordinasikan dulu dengan konsultan program konversi ini. Sampai sekarang sudah 30 paket yang dikembalikan,” terangnya Syafril kepada Haluan. Puluhan peket kompor gas yang rusak tersebut, terlihat menumpuk di ruang belakang kantor lurah. Di antaranya terlihat ada yang sudah berkarat dan berserakan karena tidak berfungsi. Masih Ada Pembagian Paket Dikelurahan Batung Taba Nan XX, yang berjarak tidak

jauh dari kantor Kelurahan Kampung Jua, juga diadakan pembagian paket kompor gas sebanyak 1.088 paket. Puluhan warga mengantre mengambil paket konversi yang diklaim pemerintah dapat menghemat uang negara tersebut. Saat pembagian tabung gas, pihak panitia berinisiatif mengecek tabung gas yang bocor mengunakan air sabun. Hal itu dilakukan untuk melihat secara langsung apakah tabung itu layak dipakai atau bocor. Emi (30), seorang warga penerima paket kompor gas mengatakan, belum tahu mengenai kondisi paket yang dia terima, kecuali tabung gas yang sudah diperiksa oleh panitia. “Kalau tabung gas ini tadi sudah diperiksa oleh petugas, tapi untuk kondisi kompor dan regulator saya belum tahu, nanti saja dicek di rumah,” terangnya. Pertamina Akan Mengganti Menanggapi permasalah tersebut, pihak Pertamina melalui Sales Representative Gas Pertamina Sumbar Sulistya Adhi, saat dihubungi melalui telefon mengatakan, akan menjamin pengantian paket yang rusak, untuk itu dia meminta agar masyarakat yang mendapat paket rusak agar mengembalikan kepada Pertamina melalui kelurahan. “Kalau rusak kita ganti dengan yang bagus. Masyarakat

tinggal mengembalikan kepada kelurahan maka pihak Pertamina akan menggantinya dengan yang baru,” papar Sulistya Adhi. Dia juga menambahkan, dari 200 ribu paket kompor gas dengan berat 3 kg yang disebar di Sumbar, Padang mendapat jatah sebanyak 155 ribu dan sudah tersebar 60 persen. Paket itu belum termasuk yang rusak ditemui masyarakat. Konversi minyak tanah ke gas dilakukan pemerintah sejak tahun 2007, hal itu bertujuan untuk menekan besaran subsidi minyak tanah. Sejak bergulirnya program tersebut, pemerintah mengklaim sudah berhasil menghemat uang negara sekitar Rp 70 triliun. Untuk penugasan pendistribusian pemerintah melalui Keputusan Menteri ESDM NO 1732 K/10/MEM/2013 tentang penugasan PT Pertamina (Persero) dalam Penyediaan dan Pendistribusian Paket Perdana LPG Tabung 3 kg. Pertamina mendapat penugasan membagikan paket LPG tabung 3 kg sebanyak 1,732 juta paket untuk rumah tangga dan usaha mikro. Pada tahun 2013, terdapat 10 provinsi seperti Aceh, Sumatera Barat, Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara. (h/rvo/oos)

Doa untuk Bapak ............. Dari Halaman. 1 hami latar belakang, maksud dan tujuan surat terbuka yang tendensius dan insinuasif itu. Siapapun yang membacanya akan langsung bergidik oleh kentalnya aroma tendensius dan insinuasif tersebut. Karenanya saya sungguh tak berselera membahasnya, termasuk suratsurat terbuka setelah ini, dari siapapun. Apalagi Bapak Mochtar Naim adalah sosok cendekia dan orang tua yang cukup saya hormati. Semoga begitu seterusnya, kepada seluruh warga kota Padang mari kita menoleh empat tahun kebelakang, ketika gempa terjadi Rabu 30 September 2009 lalu, tiga hari tiga malam mata ini tak mau dipejamkan, mata ini tak mau tertidur. Ketika saya coba merebahkan badan yang letih dan lelah ini ditempat pembaringan, namun tak jua tertidur. Karena disaat itu, banyak warga yang menjerit kesakitan, menangis dan mayat bergelimpangan di bawah reruntuhan puing-puing bangunan. Lalu saya kendalikan kota ini melalui corong RRI selama 8 jam, semua warga kota tercinta ini mendengarkan serta mengikuti ucapan dan kalimat saya yang tujuannya untuk mengamankan mereka yang sedang kesulitan, susah dan gelisah. Setelah gempa berlalu, saya berfikir untuk membangun kembali kota yang telah luluh lantak ini. Saya datangi orang kaya yang ada di Jakarta untuk

mengajak membangun kota ini, namun semua mereka menanyakan fasilitas tanah serta kemudahan lain yang bisa mereka dapatkan dan lain sebagainya. Dan akhirnya, kami dengan DPRD Kota Padang melahirkan landasan hukum baru, Perda Nomor 9 tahun 2012, pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal bagi investor. Untuk orang berinvestasi di Kota Padang mulai dari satu triliun dan selanjutnya maka akan dibebaskan dari pajak dan retribusi (zero cost). Aplikasi dari itu semua, muncullah Lippo Group yang didalamnya ada putra Bapak Hasyimning (Ismail Hasyimning). Mereka mau berinvestasi di Kota Padang, dibelinya tanah, diurus persyaratan untuk berinvestasi. Ketika itu diwujudkan muncul pula orang menfitnah, menghasut dengan menggembar-gemborkan ada misi kristenisasi, melanggar RTRW, pemberian grafitikasi dan lain sebagainya. Nauzubillah, semoga Allah mengampuni mereka semua, amin. Saya justru merasa sedih, karena sebagai seorang muslim yang kebetulan diberi amanah menjadi walikota, disaat saya berupaya mencarikan jalan membuka ribuan lapangan kerja yang muaranya (Insya Allah) bahagian dari pemenuhan upaya mencapai kesejahteraan bagi warga Kota Padang, ternyata masih saja ada “orang-orang” yang selalu

menghasut, memfitnah dan hariharinya senantiasa dia isi dengan menebar kebencian di delapan penjuru angin. Selain sedih, saya sadar orangorang itu berperilaku demikin karena ada yang salah dalam dirinya. Mungkin karena jantung, hati, fikiran dan hidupnya terbalut oleh kabut dengki, iri dan syirik. Sehingga hari-harinya dia habiskan dengan memelihara kebencian, terus menenerus. Padahal, kata mereka, mereka adalah orang-orang yang beriman. Nauzubillah! Karenanya, dalam tundukku setiap usai solat, dari lubuk hati yang paling dalam selalu kupanjatkan doa: “Ya Allah Yang Maha Mengetahaui lagi Maha Pengampun, janganlah aku Kau jadikan sebagai orang yang membalas fitnah dengan fitnah dan membalas kebencian dengan kebencian.” “Ya Allah, ampunilah umatMu yang hidupnya selalu menghasut, memfitnah dan berlumur prasangka buruk. Ya Khalik Yang Maha Menghukum lagi Maha Penyayang, ampuni jualah hamba-MU yang hari-harinya dia habiskan hanya untuk menebar kebencian. Tunjukilah mereka jalan yang lurus dan benar, jalan yang Engkau Ridhoi. Ya Allah ya Khalik, Engkau berilah warga Kota Padang hidup dalam rasa persaudaraan yang penuh kedamaian lagi sejahtera, Amiin.” Padang, 10 Desember 2013

Indonesia Disalip ............. Dari Halaman. 1 yakni lima keping namun mereka unggul dalam perolehan perak, yakni 9 perak dan Indonesia hanya 8 medali perak. Hasil ini menempatkan Thailand di posisi tiga dan Indonesia di posisi keempat. Perolehan emas Indonesia bertambah pada Selasa (10/12) itu melalui pegulat Kusno Hadi Saputra, sementara tim polo air merebut perak. Dalam final nomor greco pria kelas 74 Kg, Kusno Hadi merebut emas setelah mengalahkan atlet Thailand Sirithahan Atthaphol. Sementara mendali perunggu menjadi milik atlet Vietnam, Khong Van Khoa. Prestasi ini menjadi peningkatan buat Kusno. Dua tahun lalu, saat SEA Games digelar di Palembang, dia meraih perunggu di kelas Greco 74 Kg. Keika itu dia kalah atas pegulat Vietnam dan Filipina yang berhak atas emas dan perak. Satu medali lain yang dikumpulkan kontingen Indonesia adalah dari cabang polo air pria. Masuk ke final usai mengalahkan Thailand, tim Indonesia akhirnya harus mengakui keunggulan Singapura di partai puncak. Tuan rumah Myanmar sendiri, masih kokoh di puncak perburuan medali emas. Hingga kemarin, Myanmar sudah mengantongi 18 medali emas dan disusul Vietnam dengan 13 medali emas. Di bawah Indonesia, mengintai Malaysia dengan raihan tiga medali emas (berita terkait baca halaman 18).

Sementara itu, lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan tak membuang-buang waktu setibanya di Myanmar. Dia langsung mengintensifkan latihan, demi memenuhi target emas yang diberikan padanya. Kontingen angkat besi Indonesia bertolak dari Jakarta pada Senin (9/12/2013) kemarin. Sempat transit di Singapura, para lifter tiba di Myanmar sore harinya. Rangkaian kegiatan tim angkat besi pun dimulai hari ini. Agenda padat langsung menanti karena Eko Yuli masih akan mengintensifkan latihan jelang hari pertandingan. Menu latihan hari ini adalah pengembalian kondisi fisik usai melakoni perjalanan jauh. “Tiba di Myanmar kemarin sore. Langsung Istirahat di hotel, karena sudah capek di perjalanan. Nanti sore baru mulai aktifitas lagi latihan pukul 16.00, sore,” kata Eko lewat pesan elektronik kepada detiksport, Selasa (10/ 12/2013) waktu setempat. Eko menjelaskan latihan hari ini lebih difokuskan kepada persiapan jelang pertandingan. Para lifter dijadwalkan akan mulai bertanding tanggal 13 Desember 2013. ”Intinya waktu yang tersisa tiga hari ini ya buat pematangan tehknik saja, soalnya ‘kan simulasi angkatan di pertandingan sudah dua minggu yang lalu dilakukan,” tambahnya. SEA Games tahun ini bukan yang pertama buat Eko. Pada tahun 2007 dia tampil di nomor

angkatan 56 kilogram dan berhasil menyumbang emas untuk Indonesia. Dua tahun berselang, peraih emas dan juara dunia dalam Kejuaraan Angkat Besi Yunior kelas 62 kilogram tahun 2009 ini, juga memperoleh hasil yang sama di Laos. Pada SEA Games 2011, salah satu andalan angkat besi Indonesia ini kembali mencatatkan diri sebagai atlet yang tak terkalahkan khususnya di kelas 62 kilogram. Ia kembali mempertahankan medali emas. “Ya lihat hasil nanti di pertandingan saja. Saya belum ingin membicarakan soal kemenangan dulu. Nanti setelah pertandingan, baru,” katanya menolak sesumbar. Senada dengan Eko, Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binara Seluruh Indonesia (PB PABBSI) juga mengharapkan yang sama. Mereka menargetkan para lifternya bisa merebut empat medali emas dari 11 kelas yang dipertandingkan. Salah satu emas ini diharapkan bisa lahir dari nomor yang diikuti Eko Yuli Irawan, yakni 62 kilogram. Selain itu peluang emas lainnya juga diharapkan datang dari kelas 48 kilogram putri, melalui Sri Wahyuni, dan 53 kilogram putri melalui Citra Febriyanti. Satu lagi kelas yang menjadi andalan adalah kelas 69 kilogram, yang juga diprediksi menghasilkan emas lewat I Ketut Ariyane dan Deni. (h/mat/net)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

KAWAL PILKADA PADANG HINGGA TUNTAS

Jabatan Komisioner KPU Diperpanjang PADANG, HALUAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat akan menggelar rapat pleno terkait jabatan Komisioner KPU Padang. Hal ini sehubungan dengan akan berakhirnya masa jabatan anggota KPU Padang pada 18 Desember dan akan dilaksanakannya Pilkada Padang putaran kedua di waktu yang bersamaan. “Rapat ini juga akan membahas tentang imbauan Mendagri agar pelaksanaan Pilkada tidak dilaksanakan di 2014,” kata Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, Senin (10/12). Saat ini, sedang berlangsung proses seleksi anggota KPU Padang untuk periode 5 tahun mendatang. Timsel Anggota KPU Padang sudah menyerahkan 10 nama ke KPU Sumbar untuk dilaksanakan fit and proper test. Nama Ketua KPU Padang, Alison pun turut serta dalam jajaran 10 nama calon tersebut. “Kita memang saat ini menunggu hasil gugatan Michel-Jadi di MK. Jika nantinya, hasil putusan MK keluar setelah habis masa masa jabatan, akan kita

perpanjang masa jabatan anggota KPU lama hingga masa pelantikan walikota dan wakil walikota Padang,” terang Amnasmen. Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sumbar, Syafrizal Ucok menyatakan, jika hingga akhir Desember ini pilkada putaran kedua tidak terlaksana hingga akhir Desember 2013, maka Pemprov Sumbar pun bersiap-siap untuk menunjuk penjabat walikota hingga terpilihnya Walikota Padang berikutnya. “Kita tahu masa jabatan walikota ini akan berakhir pada 18 Januari. Dan saat ini sudah keluar surat dari Kemendagri, untuk tidak melaksanakan pilkada di 2014,” kata Syafrizal.

Pelaksanaan Pilkada Padang putaran kedua memang masih belum jelas. Semua masih bergantung pada gugatan Michel-Jadi. Selain hasil gugatan yang membayang-bayangi ditundanya pelaksanaan Pilkada putaran kedua, batas waktu pencairan anggaran juga ikut menjadi rujukan dalam pelaksanaan Pilkada. Termasuk juga akan berakhirnya masa jabatan anggota KPU Padang yang sebelumnya sudah sempat diperpanjang. “Apakah Pilkada putaran kedua ini dilaksanakan oleh komisioner baru di tahun mendatang, kita akan konsultasikan dulu dengan pihak Mendagri,” pungkas Syafrizal. (h/eni)

WERMAN SAPUTRA

Memahami Kebutuhan Masyarakat

BALIHO — Salah satu baliho dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), memuat sejumlah calon legislatif dari partai itu untuk DPR RI, DPRD Sumbar, dan DPRD Kota Padang. Baliho ini terpampang di Koto Panjang Ikua Koto, Kota Padang, Senin (9/10). AMIR

PADANG, HALUAN—‘Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi. Itulah motto yang selalu diusung kader muda dari Partai Gerindra ini. Namanya Werman Saputra. Dia maju sebagai salah seorang Calon Legislatif untuk DPRD Pasaman dari Dapil 1 Kecamatan Tigo Nagari, Simpati dan Bonjol. Werman Saputra lahir di Ladang Panjang, 28 Juni 1988. Anak muda yang energik dan tahu tahu betul apa permaWERMAN SAPUTRA salahan yang sedang di hadapi oleh masyarakat setempat. Apalagi daerah yang diwakilinya masih terpinggirkan dan belum tersentuh listrik. “Melihat potret nyata masyarakat, maka saya berani mengambil keputusan yang cukup, mengingat umur saya dan pengalaman politik saya masih minim. Dengan tekad yang kuat, serta mengetahui langsung apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, maka saya bergabung dengan Gerindra dan ingin mengabdi untuk masyarakat. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” urai Werman Saputra. Walaupun pengalaman politiknya dinilai minim oleh sebagian orang, tetapi atas dorongan masyarakat Pasaman maka dia berani melangkah. Apalagi pengalamnnya aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan, baik yang ada di kampusnya dahulu Universitas Negeri Padang (UNP) maupun di Forum Mahasiswa Tigo (Formatig), juga menjadi bekal baginya untuk mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Pasaman. “Politik adalah salah satu jalan untuk mengabdi kepada kampung halaman. Oleh sebab itu, saya tidak takut memilihnya,” kata Werman Saputra. Hal itu pula yang selalu disampaikannya ketika masyarakat bertanya kepadanya, terkait dengan pencalonan dirinya menjadi salah satu wakil rakyat Pasaman.(h/cw-ows)

MTQ XXXV SUMBAR DI PASBAR

Perbaiki Prestasi, Bukittinggi Peringkat Delapan Komitmen Kota Bukittinggi untuk memperbaiki prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXV Tingkat Propinsi Sumbar, di Kabupaten Pasaman Barat, terwujud sudah. Kafilah Bukittinggi berhasil mencapai target 10 besar dengan menempati peringkat/rangking 8.

ISMET AMZIZ Prestasi yang diraih kafilah Bukittinggi ini merupakan suatu prestasi yang gemilang dan membanggakan. Meski hanya bertengger di posisi 8, setidaknya prestasi ini telah mampu memperbaiki posisi Bukittinggi dari MTQ ke-34 tahun 2011 di Dharmasraya, yang kalai itu menempati juru kunci (paling buncit). “Alhamdulillah, pada ajang MTQ ke-35 kali ini, Bukittinggi berhasil menempati peringkat 8 dari 19 kabupaten/Kota. Dengan memanfaatkan asset kita sendiri, kafilah Bukittinggi mampu mengangkat prestasi Bukittinggi dari posisi juru kunci pada MTQ ke 34 di Dharmasraya menjadi peringkat 8 pada MTQ ke 35 di Kabupaten Pasbar ini. Pemko Bukittinggi merasa bersyukur dan berterima kasih atas prestasi ini,” ungkap Walikota Bukittinggi Ismet Amziz dengan wajah ceria, saat ditemui Haluan

di ruang kerjanya. Dikatakannya, prestasi yang dicapai ini merupakan hasil dari kerja keras para qari dan qariah, pelatih dan official selama satu minggu dipemondokan dalam mempersiapkan segala sesuatunya untuk meraih prestasi. Begitu juga dengan dukungan moril maupun materil dari aparatur Pemko Bukittinggi, yang secara bergantian datang memberikan motivasi kepemondokan kafilah maupun kearena lomba. Tentunya tidak terlepas pula dukungan semua pihak dan stakeholder terkait lainnya. Termasuk persiapan kafilah sendiri yang jauhjauh hari sudah dipersiapkan sebaik mungkin dengan melakukan berbagai tahapan penyeleksian, pemantapan dan persiapan akhir. Para Qori dan Qoriah kota wisata yang mengikuti MTQ tersebut merupakan asset LPTQ Bukittinggi yang telah mengikuti berbagai persiapan dari tari tahun 2012 lalu. Mereka direkrut dari seleksi melalui MTQ tingkat kecamatan dan kota ditambah dengan optimalnya pelaksanaan Training Center (TC) yang dilakukan secara bertahap yang diseleksi oleh tim pelatih dari Sumbar. Dikatakan, kegagalan Bukittinggi dalam meraih prestasi pada MTQ sebelumnya di Dharmasraya, merupakan cambuk bagi seluruh panitia, pelatih dan official untuk mengevaluasi kegagalan tersebut dalam meraih prestasi. Berkat perjuangan, kerja keras dan doa kita bersama dalam memper-

siapkan, melaksanakan serta mengawasi berbagai tahapan yang dilakukan, Alhamdulillah, Bukittinggi mampu bangkit dari kegagalan tersebut dengan memberikan prestasi yang terbaik pada MTQ Nasional ke 35 Tingkat Propinsi Sumbar ini. Atas prestasi yang diraih itu, Pemko Bukittinggi dalam waktu dekat akan memberikan reward/ bonus untuk para kafilah yang telah mengukir prestasi. Riciannya, Juara I Rp 20 Juta, Juara II Rp 15 Juta, Juara III Rp 10 juta. Untuk peraih Harapan I Rp 3,5 Juta, Harapan II Rp 3 Juta, Harapan III Rp 2,5 Juta. Selain itu, Pemko Bukittinggi juga memberikan bonus terhadap kafilah MTQ yang tidak mendapat juara, masing masing kafilah akan mendapatkan sebesar Rp 1.250.000. Kemudian Pelatih Rp 1,5 Juta dan Official Rp1 Juta. Ismet berharap kepada Qari dan Qariah Bukittingi, agar momentum pelaksanaan MTQ ini bukan hanya sekedar mengejar prestise, namun jadikanlah MTQ ini untuk mempelajari, memperdalam dan mengamalkan kandungan isi Alquran. Dan jadikanlah Alquran sebagai landasan dalam segala aspek kehi-

dupan sehingga terwujud generasi yang berakhlak mulia. “Kedepan tentu kita harapkan prestasi yang telah dicapai sekarang ini akan diraih lebih bagus lagi. Sebab dengan prestasi yang diraih sekarang merupakan spirit bagi Bukittinggi untuk meraih prestasi pada MTQ berikutnya. Selain itu kita juga akan melakukan pembinaan kepada qari dan qariah kita melalui lembaga Alquran Centre,” harap Ismet. Ketua Pelaksana MTQ Bukittinggi Drs Iskandar, M.Pd menyebutkan, pada MTQ ke-35 ini, kafilah Bukittinggi sebanyak 48 orang. Dari 48 orang tersebut, 20 orang diantaranya meraih prestasi, diantaranya 3 orang untuk juara I dari cabang Tilawah Putri, Tahfidz 20 juz Putra dan Khat Dekorasi Putra. 2 orang untuk juara II dari Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Putri serta Tahfidz 5 Juz dan Tilawah putra. 4 orang untuk juara III dari Tilawah TK Putri, Tahfidz 1 Juz dan Tilawah Putra, Tahfidz 10 Juz Putra. Untuk harapan I sebanyak 3 orang yakni dari Tilawah TK Putra, Tartil Dasar Putra, dan Tahfidz 1 Juz Non Tilawah Putra. Untuk harapan II 5 orang yakni dari Tartil

menengah Putra, Tahfidz 5 Juz non Tilawah Putra, Tahfidz 20 juz putrid, Khat Dekorasi Putri, Khat Standar Putra. Dan untuk harapan

III 3 orang yakni dari Tilawah Dewasa Putri, Tafsir Bahasa Indonesia Putra dan Tafsir Bahasa Indonesia Putri. (***) WAKO Ismet Amziz bersama Pimpinan Kafilah dan Panitia Pelaksana MTQ Bukittinggi.

Kontingen Kota Bukittinggi di Pasbar.

WAKO Ismet Amziz didampingi Ketua DPRD Kota Bukittingi Rahmad Aris di sambut oleh Bupati Pasaman Barat Baharuddin R.

FOTO BERSAMA — Wako Ismet Amziz foto bersama dengan Kafilah, Pimpinan Kafilah , Ketua Pelaksana, Pelatih dan Official di ajang MTQ Nasional ke-35 tingkat sumbar di Pasbar. >> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

9

PEDAGANG IWAPI MENOLAK

Terminal Dialihkan ke Balaikota Lama PADANG, HALUAN — Pemko Padang berencana membuat terminal angkot di eks. Gedung Balaikota lama, di samping Balaikota yang masih berdiri saat ini di Jalan M. Yamin Padang. Sebelumnya terminal direncanakan di gedung Iwapi. Namun pedagang setempat yang terdiri dari Blok A, B, C dan D tidak setuju.

Sisa Kebakaran Masih Berserakan PADANG, HALUAN — Kawasan Atom Centre pascakebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu, hingga hari ini belum seluruhnya bisa ditempati oleh pedagang. Hanya pedagang minuman dan makanan yang sudah beroperasi kembali. Di Atom Centre yang juga Kantor Dinas Pasar ikut terbakar belum bisa ditempati karena masih belum selesai dibersihkan oleh petugas kebersihan. Sedangkan sisa-sisa kebakaran seperti seng, dan papan sudah dibersihkan oleh petugas kebersihan dari dinas pasar. Menurut beberapa pemilik toko yang belum bisa menempati tokonya, Izal, Atom Centre belum bisa ditempati bagian atasnya atau lantai dua yang juga Kantor Dinas Pasar. Sedangkan di bagian dasar sudah bisa ditempati oleh pedagang minuman dan toko-toko yang tidak habis terbakar. “Kalau di lantai dasar tidak terlalu parah, masih bisa ditempati pedagang minuman karena lantai dasar tidak separah lantai 2. Bagian depan lantai dasar tidak terlalu parah, hanya kios bagian belakang di bawah tangga kantor Dinas Pasar saja yang ludes terbakar,” kata Izal. Dia tidak masalah kalau Atom Centre tidak cepat di perbaiki. Sebab, di Atom Centre banyak hal-hal negatif yang menyisakan kerugian bagi pedagang. Seperti pemilik salon yang saat ini pindah padang teather. “Kalau bagi kami biarlah seperti ini, kalau cepat di perbaiki nanti salon-salon itu pindah lagi ke Atom Centre. Biarlah mereka untuk sementara di Padang Teather dulu menunggu diperbaiki oleh Pemko Padang,”ulas Izal. Sementara itu, Kepala Dinas Pasar Hendrizal Azhar mengatakan belum ada anggaran untuk memperbaiki Atom Centre yang terbakar. Sehingga, dinas pasar, pemilik salon dan kios-kios yang ikut terbakar belum bisa kembali ke sana. “Untuk memperbaiki perlu anggaran, kita menunggu anggaran 2014 mendatang. Semua yang ikut terbakar saat ini masih mengungsi, seperti Kantor Dinas Pasar di Pasar Inpres I, pemilik salon di Padang Teather. Sedangkan sebagian pedagang sudah menempati kiosnya dengan seadanya saja,”papar Hendrizal Azhar. (h/cw-ows)

JALAN SESAK — Kondisi Jalan Adi Negoro tampak sesak karena banyaknya bus yang menjadikan kawasan Stasiun Kereta Api Tabing menjadi terminal bayangan, Selasa (10/12). AMIR

PENGEMIS TERUS BERTAMBAH

Padang Bisa Dapat Nilai Buruk PADANG, HALUAN — Pengemis di Kota Padang, semakin marak dari waktu ke waktu. Bahkan, mereka tidak hanya mangkal di seputar trotoar, tapi juga menyodorkan proposal atau kotak sedekah dari pintu ke pintu. “Pihak terkait, nampaknya belum bisa berbuat banyak untuk mengatasi masalah sosial ini. Dinas Sosial Tenaga Kerja Kota Padang, nampaknya kewalahan,” kata Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Erison kepada Haluan, Selasa (10/12).

PENGEMIS di Kota Padang

Antisipasi yang dilakukan hanya berupa penertiban, pembinaan dan mengembalikan ke tempat asalnya. Tapi setelah itu, mereka kembali lagi ke Kota Padang. Sehingga, persoalan ini tetap saja berlangsung hingga saat ini. “Kami berharap Dinas Sosial Tenaga Kerja, melakukan koordinasi dengan daerah lain. Sehingga, masing-masing daerah bisa mencarikan solusi untuk membatasi warganya mengemis ke daerah lain,” katanya. Menurutnya, daerah harus men-

yiapkan aturan dan melakukan pembinaan secara berkesinambungan dan terarah, hingga bisa mengarahkan pengemis untuk beralih profesi. “Dengan demikian, tidak ditemui lagi pengemis,” ujarnya. Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Kota Padang Jawardi mengatakan, penertiban dan pembinaan harus sering dilakukan, bahkan pengemis yang telah dibina dan ditertibkan hendaknya jangan kembali lagi ke Kota Padang. “Setiap dilakukan pengembalian pengemis ke daerah asal, Dinas Sosial tidak bisa menjamin pengemis tak kembali lagi ke Kota Padang,” tambahnya. Persoalan ini harus ditangani secara intensif, dengan koordinasi yang tertata baik. Namun, jika dilakukan penekanan terhadap daerah lain bakal sulit, namun tidak tertutup kemungkinan disarankan pada masing-masing daerah untuk melakukan pembinaan. “Kota Padang, akan memperoleh penilaian buruk, karena terkesan tidak bisa mengentaskan kemiskinan dengan banyaknya pengemis berkeliaran. Padahal, tidak semuanya pengemis berasal dari Kota Padang,” katanya.(h/ade)

Di samping kantor Balaikota Lama itu, saat ini berjejer kios-kios darurat yang berasal dari pedagang Inpres II. Terdiri dari pedagang minuman ringan, pedagang sembako, serta pedagang sayuran. Menurut Kepala Dinas Pasar, Hendrizal Azhar, diambilnya alternatif tersebut oleh Pemko setelah mempertimbangkan keberatan yang diajukan oleh Iwapi. Sehingga, wacana untuk membuat terminal angkot di kantor Balaikota lama menjadi salah satu alternatif. “Jika tidak ada juga toleransi dari pedagang Iwapi, kita akan cari solusi lainnya. Sebab, pedagang Iwapi hingga hari ini selalu beralasan dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal. Hingga alasan ganti rugi yang tidak sebanding, maka Pemko mencari solusi lainnya. Salah satunya di samping kantor Balaikota lama, walaupun itu belum kita sosialisasikan,” urai Hendrizal Azhar. Dia mengakui, memang pembebasan lahan Iwapi hingga hari ini tidak berhasil dilakukan oleh Pemko Padang. Walaupun sudah di desak oleh DPRD dan masyarakat yang menginginkan di Pasar Raya Padang dibangun terminal. Sedangkan pedagang Iwapi, walaupun di ganti seberapa besarpun tidak menerimanya dengan pertimbangan tidak tahu harus pindah ke mana, dan ganti rugi tidak sebanding dengan nilai toko. Sehingga, pedagang Iwapi mempertahankan kawasan tersebut hingga hari ini. Sementara itu, pedagang sembako di samping kantor balaikota lama, yang diwakilkan oleh Tono. Ia mengatakan jika memang sudah ketentuan dari Pemko Padang, maka pedagang ikut saja. Karena, menurut Tono dengan adanya terminal di kawasan tersebut pedagang Pasar Raya bisa untung karena banyaknya pembeli yang akan datang jika sudah ada terminal. “Jika memang sudah demikian adanya, maka kita tidak akan menolak. Sebab, kita sebagai pedagang sudah lama menginginkan terminal di pasar terbesar di Kota Padang,” ulas Tono. Tono juga mengajukan persyaratan jika memang di kawasan tersebut di bangun terminal. Pedagang yang ada di kios darurat itu harus dicarikan oleh Pemko tempat untuk berdagang. Sehingga, pedagang tidak mati mata pencahariannya. “Cuma kami juga meminta ke Pemko untuk dicarikan tempat berdagang, atau pasar Inpres II sudah bisa ditempati lagi. Sehingga, mata pencaharian kami tidak mati,”tutup Tono. (h/cw-ows)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


10

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Bersihkan Sampah Pantai Padang PADANG, HALUAN — Kalangan anggota DPRD Kota Padang mengharapkan, sampah di sepanjang pantai Padang yang masih banyak berserakkan hendaknya rutin dibersihkan. “Sampah-sampah tersebut menumpuk, hingga menimbulkan bau yang tidak sedap,” kata Anggota Komisi II DPRD Kota Padang Raflis Agus kepada Haluan, Selasa (10/12). .Biasanya petugas selalu membersihkan tumpukan sampah yang ada di sepanjang Pantai Padang, namun sekarang ini dibiarkan berserakkan di bibir pantai. Menurutnya, hampir setiap sore sampah menumpuk di objek wisata Pantai Padang, hal ini membuat kotornya objek wisata tersebut. “Sampah ini menimbulkan bau dan tidak enak dipandang mata, karena berserakkan. Jika sampah itu dibiarkan lama menumpuk di bibir pantai, hal ini akan berdampak kurangnya pengunjung ke pantai Padang,”ujarnya. Bak sampah yang ada di Pantai Padang dinilai sangat kurang, ditambah kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Sementara itu Anggota Komisi II DPRD Kota Padang Idra mengatakan, sampah sudah menumpuk tidak ada satupun petugas yang mengambil di komplek perumahan. (h/ade)

1.820 KK Korban Banjir Belum Terima Bantuan PADANG, HALUAN — Berdasarkan laporan yang dikirim oleh lurah dari 7 kecamatan di Kota Padang ke Dinas Sosial Padang, jumlah korban banjir pada 2 Desember 2013 yang lalu tercatat sebanyak 3.820 KK.

PERBAIKAN REL— Tanpak sejumlah pekerja melakukan perbaikan Rel Kereta Api Simpang Haru, Padang, Selasa (11/12). Rel Kereta Api Simpang Haru yang sudah lama tak berfungsi diperbaiki kembali oleh petugas Kereta Api. BINTANG SEMBRANI

Zulherman: Guru Bisa Budayakan Pola Hidup Bersih pada Anak Didik

KETUA Forum Masyarakat Peduli Kebersihan Keindahan dan Ketertiban (FMP K3 Kota) Padang, Zulherman berbincang dengan guru di Kota Padang usai sosialisasi hidup bersih yang digagas FMP K3 Kota di aula RRI, Selasa (10/12). IST

PADANG, HALUAN — Sebanyak 300 orang guru di Kota Padang, diajak membudayakan pola hidup bersih kepada anak didiknya, oleh Ketua Forum Masyarakat Peduli Kebersihan Keindahan dan Ketertiban (FMP K3 Kota) Padang, Zulherman. Menurutnya, apa yang akan dilakukan pahlawan

tanpa tanda jasa itu saat kini, manfaatnya baru akan dirasakan di masa depan nanti. “Peran guru membudayakan kembali nilai-nilai hidup bersih, sangat bernilai strategis di masa depan nanti. Apa yang dilakukan guru ini (membudayakan hidup bersih-red), saya yakini akan membawa kemaslahatan bagi

peradaban ummat manusia,” ungkap Zulherman dalam sosialisasi hidup bersih yang digagas FMP K3 Kota di aula RRI, Selasa (10/12). Dalam sosialisasi ketiga ini, guru-guru dari berbagai sekolah itu, berkomitmen untuk meneguhkan kembali budaya hidup bersih di sekolah, tempat mereka mengajar. Sebagian di antaranya, ikut membubuhkan tanda tangan di sebuah spanduk sepanjang 6 meter, sebagai bukti komitmen tersebut. Sosialisasi ini, sebelumnya juga dilakukan FMP K3 Kota Padang pada pedagang serta pelaku usaha lainnya. Kemudian, kepada staf kelurahan dan kecamatan se-Kota Padang. Selain Zulherman, juga tampil pembicara dari pihak terkait di SKPD Pemko Padang dalam acara yang dimulai sejak 810 Desember itu. Di mata ketua alumni Fakultas Ekonomi UNP itu,

guru tidak hanya lokomotif di ruang kelas, tempat aktivitas mengajar. Akan tetapi, dalam kesehariannya, guru juga jadi panutan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya. Guru sebagai tempat bertanya dan digugu (dipercayai-red). “Guru jadi skala prioritas FMP K3 Kota Padang, dalam sosialisasi hidup bersih ini tanpa bermaksud mengecilkan peran serta elemen masyarakat lainnya. Peran guru ini tak terbantahkan,” tegas putra Koto Anau, Solok itu. Karena perannya yang begitu besar, harap Zulherman yang juga ketua DPRD Padang, sosialisasi hidup bersih bisa menular ke tengah tengah masyarakat secara lebih massif. “Ini sebuah keniscayaan,” tegasnya. Walau tengah menyosialisasikan budaya hidup bersih, Zulherman tetap menampung aspirasi para guru tentang berbagai hal. Salah satunya,

aspirasi seorang guru yang khawatir rumahnya di pinggir Batang Sinamar yang membelah kawasan Padangbesi, Luki. Keresahan guru ini, kjarena pada banjir banding Ramadhan tahun lalu, kawasan itu mengalami terban di berbagai sisi. Bahkan, menghanyutkan sejumlah rumah warga. Walau kini telah dipasangi batu beronjong, guru tersebut melaporkan, ternyata pusaran air telah menggerus bagian pondasinya. Ini lah yang membuat warga sepanjang bantaran Batang Sinamar khawatir dan resah, setiap kali hujan lebat di bagian hulu. “Untuk mendapat bantuan pemerintah, mekanismenya tentu harus melalui proposal. Silahkan ibu buatkan suratnya, lalu lampirkan foto kondisi pondasi batu beronjong yang telah bolong itu. Lalu sampaikan ke pemko dengan tembusan ke DPRD. (h/rud)

Dari jumlah tersebut, Dinsos Padang baru menyerahkan bantuan sebanyak 2.000 paket bantuan logistik kepada korban. Saat ini Dinsos Padang sedang menunggu bantuan dari Dinsos Sumatera Barat untuk diberikan kepada korban yang belum mendapat bantuan. “Dinsos Padang bekerjasama dengan Dinsos Sumbar, memberikan bantuan paket logistik berupa beras, sarden, minyak goreng, kecap, saus, dan lauk pauk lainnya, kepada korban banjir. Bantuan diserahkan mulai tanggal 3 sampai 6 Desember. Memang belum seluruh korban yang mendapat bantuan. Untuk itu kami meminta kepada Dinsos Sumbar, untuk menambah lagi paket bantuan,” tutur Afriadi, PLT Dinsos Padang kepada Haluan, Selasa (10/12). Ia menjelaskan, 1 paket logistik yang diberikan berharga Rp50 ribu, jadi total untuk 2.000 paket bantuan yang diserahkan berjumlah Rp100 juta. Dana tersebut berasal dari Dinsos Sumbar. Pihaknya hanya menyalurkan saja. Sementara itu, Ni Upiak (35) warga Maransi, salah satu korban banjir pekan lalu yang rumahnya dilumat air setinggi pintu, sampai saat ini menunggu bantuan dari pemerintah kota Padang. “Tetangga saya mendapat bantuan, sementara saya tidak. Kalau bisa bantuannya merata, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial antara sesama korban banjir,” pintanya. Berdasarkan laporan yang masuk ke Dinsos Padang, korban banjir tersebar di beberapa lokasi seperti, Kelurahan Tanjung Saba sebanyak 5 KK, Kelurahan Dadok Tunggul Itam sebanyak 1.880 KK, Kelurahan Bungus Barat dan Timur sebanyak 300 KK. Lalu Kelurahan Mutiara Putih sebanyak 30 KK, Kelurahan Sungai Sapih sebanyak 120 KK, Kelurahan Aia Pacah 762 KK, Kelurahan Lapai sebanyak 289 KK, Kelurahan Seberang Padang sebanyak 113 KK, Maransi Kelurahan Dadok Tunggul Itam sebanyak 80 KK, Kelurahan Palinggam Pemancungan sebanyak 69 KK, Kelurahan Tabing Banda Gadang sebanyak 37 KK, dan Kelurahan Kurao Pagang sebanyak 135 KK. (h/mg-dib)

Kelurahan GUNUNG PANGILUN

Kantor Lurah Perlu Direhab PADANG, HALUAN — Kelurahan Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara masih terkendala halaman kantor yang sama tinggi dengan ruangan kantor kelurahan. Terkihat becek di ruangan kantor apabila hujan turun akibat halaman yang juga masih timbunan tanah. Yulidar selaku Kasi Kesos di Kelurahan Gunung Pangilun mengatakan pengerjaan rehab bangunan masih terhenti. Sudah lebih satu bulan penimbunan halaman kantor ini ditimbun. Namun harus ditunggu dulu keras baru bisa dilanjutkan. Akibatnya kalau sudah hujan kantor ikut becek. Dikatakannya, sementara ini pengrehapan kantor pelayanan ini bantuan dari

warga di Kelurahan Gunung Pangilun. Dari kerjasama dan kebijakan RT dan RW agar kantor pelayanan ini bisa ditempati dengan layak maka warga pun ikut membantu baik berupa materi maupun goro bersama. Kelurahan yang berjumlah penduduk sebanyak 11.324 jiwa ini tidak sepenuhnya tergolong mampu. Naumun dengan k e b i j a k a n d a n k ekom pakan warga bersama perangkat mampu menanggulangi tempat pelayanan ini semampunya. Seperti goro bersama memperlebar dengan memberi atap dan memperluas kantor karena masih ada tanah yang kosong di belakang kantor. Yulidar juga menambahkan pernah ada

peristiwa kantor lurah dimasuki maling. Karena di belakang kantor masih terbengkalai dan hanya ditutupi seng pada malam hari. Memang tidak ada yang diambil saat itu namun untuk waspada warga bersama goro agar bangunan sudah bisa ditutup sampai ke belakang. “Kami dari pihak kelurahan sudah mengajukan permohonan ke Pemerintah Kota untuk bangunan yang masih terbengkalai ini agar diselesaikan. Mengingat kantor adalah pelayanan bagi masyarakat dan sangat dibutuhkan kenya manan bagi pegawai dan warga yang datang ke kantor,” tutupnya. (h/mg-win)

KELURAHAN Gunung Pangilun Kecamatan Padang Utara. WINDA

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


11 RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Masjid Terancam Ambruk ke Sungai BATAHAN, HALUAN — Masjid Al Abrar, Jorong Lubuk Gobing, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) terancam ambruk, akibat terkikis oleh derasnya Sungai Batang Batahan yang berada di daerah setempat. Begitu juga halnya dengan nasip satu unitirigasi yang ada di jorong mereka. Pengikisan tapak masjid tersebut sudah terlaksana sejak Bulan Agustus 2013 lalu. Setiap kali hujan mengguyur daerah itu, atau bagian hulu Sungai Batang Batahan. Setiap kali itu pula pengikisan bibir tapak masjid terjadi. Begitu dikatakan kepala Jorong Lubuk Gobing, Aman Matondang, Da”i nagari jorong setempat Hanrizal dan salah seorang tokoh masyarakat di daerah itu Hamka, kepada Haluan kemarin. Dikatakan, keutuhan masjid mereka itu memang harus di pertahankan keselamatannya, karena itulah satusatnya tempat wara melakuan kegiatan yang bersifat di masjid. Warga khawatir kalau solusinya tidak secepat mungkin dicarikan, maka masjid mereka akan hanyut dibawa Sungai Batang Batahan. Selain itu, sebut mereka, satu unit irigasi yang diharapkan warga untuk mengairi sawah juga dalam kondisi terancam jebol saat sekarang. Kalau seandainya irigasi itu tidak diselamatkan maka warga akan gagal bertani di jorong setempat. “Irigasi ini sangat kita harapkan untuk mengairi sawah warga yang jumlahnya ratusan hektar di Lubuk Gobing ini. Kalau saja irigasi tersebut tidak berfungsi lagi, maka petani akan susah. Apalagi daerah itu termasuk lumbung padi buat Pasbar selain daerah Nagari desa Baru’, kata mereka. Lebih jauh tokoh masyarakat itu mengatakan, melihat perkembangan keganasan Sungai Batang Batahan akhir-akhir ini. Kalau masjid mereka sudah terkikis, maka kampung mereka juga akan terancam hanyut. Pasalnya jarak masjid dengan pemukiman warga sangat dekat. Solusinya, penahan tebing harus di buat di sekitar masjid itu secepatnya, dan irigasi yang hampir jebol tersebut mesti diperbaiki. Dengan demikian keselamatan masjid dan irigasi tersebut dapat dipertahankan kedepan. Kalau tidak dalam waktu dekat kekhawatiran warga akan terjadi. Yang paling diharapkan warga, tutur Aman Matondang dan Hamka, aksi penambangan pasir yang masih terlaksana di beberapa titik Sungai Batang Batahan, sesegera mungkin ditutup oleh pihak yang berwenang. Karena hal itu diduga salah satu penyebab terjadinya pengikisan terhadap bibir sungai di sepanjang Batang Batahan. (h/dka)

KRITIS — Kondisi Masjid Masjid Al Abrar, Jorong Lubuk Gobing, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan bersama bangunan rumah dan lahan masyarakat lainnya kini hampir terban ke dalam sungai, pondasi masjid bahkan mulai dikikis air sungai. Pemprov Sumbar dan pihak terkait diharapkan segera turun tangan untuk segera menormalisasi aliran sungai ini. ANDIKA

RATUSAN NELAYAN TIDAK MELAUT

Sasak Diterjang Badai dan Hujan Lebat SASAK, HALUAN — Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi sejak beberapa hari terakhir berakibat fatal bagi nelayan di Sasak, Pasaman Barat. Sejak dua hari terakhir mereka enggan pergi melaut, karena takut dan terlalu tinggi resikonya. Araman, salah seoarang nelayan Sasak kepada Haluan kemarin mengatakan, rata-rata nelayan Sasak saat ini tidak pergi melaut. Mereka takut jika di tengah laut terjadi gelombang besar. Pasalnya hujan dan angin bertiup kencang. “Sekarang cuaca buruk, apalagi hujan badai terus terjadi, kita memutuskan untuk tidak melaut,” katanya. Menurut dia, hujan badai sudah terjadi sejak

tiga hari terakhir sehingga aktifitas nelayan sedikit mengganggu. Para nelayan takut terulangnya kejadian adanya seorang pembeli ikan yang diseret ombak pada Selasa (3/12)lalu. Hal yang sama juga dikatakan nelayan Aia Bangih, Wan (36). Sebagian nelayan memilih istirahat sebelum cuaca baik. Ia mengatakan, hasil tangkapan nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) yang biasanya rata-rata mencapai

sembilan ton setiap harinya berkurang menjadi tiga atau empat ton setiap hari. Terjadi penurunan sekitar 60 persen. Sejak Jumat (6/12) sebagian kapal nelayan banyak yang parkir akibat takut pergi melaut. Sebenarnya jika dipaksakan nelayan bisa pergi melaut namun resikonya sangat besar dan hasil yang didapat tidak maksimal. Menurut dia, jika nelayan memaksakan diri pergi melaut maka dikhawatirkan bisa dihantam badai karena ombak begitu besar yang disertai dengan angin yang kuat. Jika dalam keadaan normal satu bagan nelayan bisa membawa ikan dua sampai tiga ton ikan namun jika cuaca tidak

bersahabat maka paling banyak hanya satu ton. “Para nelayan tidak mau mengambil resiko untuk pergi melaut dan jika dipaksakan juga maka hasil yang diperoleh tidak akan maksimal.” katanya. Kepala Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar, Asgiarman mengingatkan, agar nelayan tetap waspada karena cuaca tiga hari belakangan sangat buruk. Hujan disertai badai sering terjadi sehingga diperlukan kewaspadaan bagi para nelayan. “Mudahmudahan cuaca kembali normal sehingga pendapatan nelayan tidak terganggu. Kami akan siap sedia memberikan pertolongan jika ada musibah bencana terjadi,” tambahnya. (h/dka)

Banjir, Ujian Semester Anak Sekolah di Hari Pertama Batal SASAK, HALUAN — Hari pertama ujian semester di SDN

08 Sasak, Senin (9/12) lalu tepaksa dibatalkan. Pasalnya,

SEPERTI inilah murid SDN 08 Sasak menuju sekolah mereka untuk melaksanakan ujian semester. Sekitar setengah meter banjir menggenangi jalan menuju sekolah, tapi apa boleh buat, demi cita-cita rintangan itu terpaksa dilalui. ANDIKA

jalan menuju sekolah terendam banjir hingga setengah meter. Hal tersebut akibat hujan lebat yang terus mengguyur Sasak sejak malam. Kemarin, hari kedua ujian sudah bisa dilaksanakan, kendati murid-murid sekolah itu harus bertarung terlebih dahulu dengan banjir yang masih menggenangi jalan menuju sekolah itu. Tapi tidak sedalam pada hari Senin itu. “Demi mempertimbangkan keselamatan anak-anak saat pergi dan pulang sekolah, kita dari SDN 08 Sasak, lebih baik sekolah kita tutup hari pertama ujian, sekaligus menunda pelaksanaan ujian semester siswa/i yang dilakukan hari itu”, tutur, Kepala SDN 08 Sasak, Atiah kemarin. Dia katakan, jalan menuju sekolah setempat pada hari itu banjir hingga 0,5 meter di atas

badan jalan, termasuk di beberapa jembatan yang ada di jalan menuju sekolah setempat. Melihat kondisi jalan tersebut, pihak wali murid berharap agar sekolah diliburkan hari itu, termasuk usulan dari sejumlah guru serta tokoh masyarakat setempat. Alhasil setelah pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Pasbar, harapan untuk menunda ujian semester itu dikabulkan. Salah seorang tokoh masyarakat setempat Zaini, menyampaikan. Banjir yang terjadi di jalan Rantau Panjang, terlebih pada posisi jembatan memasuki Rantau Panjang tersebut, biasanya selalu terjadi minimal 3 kali dalam setahun. Banjir terjadi akibat luapan Sungai Batang Pasaman, yang berada di hulu kejorongan setempat. Agar banjir tidak

selalu mengganggu aktifitas warga, termasuk proses ajar mengajar di salah satu sekolah SDN itu. Jembatan yang menuju jorong setempat harus di tinggikan dari kondisi sekarang. Ia juga heran, kenapa jembatan yang satu itu kondisinya sangat rendah di bangun oleh pihak pelaksana Program Nasional Pembangunan Masyarakat (PNPM) tahun 2011 lalu. Padahal sungai yang satu itu langganan banjir. Akibatnya kalau saja hujan datang saat sekarang. Jembatan tersebut sudah hilang ditimbun arus air, hingga menjalan ke lokasi jalan. Kalau dipaksakan melewatinya dikhawatirkan akan makan korban, apalagi untuk anak-anak. Wajar saja kalau seandainya banjir datang, sekolah setempat diliburkan. (h/dka)

Pemkab Ajak Pengusaha Kembangkan Pariwisata Pasbar PASBAR, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mengajak kalangan pengusaha dan semua pihak berpartisipasi dalam pengelolaan dan pengembangan pariwisata yang ada di daerah itu. “Semua unsur harus ikut dalam upaya memajukan pariwisata yang ada. Pasaman Barat merupakan daerah yang memiliki alam dan potensi pada dunia pariwisata,”kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Afrizal Azhar di Simpang Ampek. Menurutnya Kabupaten Pasaman Barat tidak ubahnya wilayah tanah sejuta pesona dengan pemandangan alam yang mengagumkan, indah dan menarik. Selain itu, juga memiliki lautan luas bertaburan kekayaan sumber daya dan memiliki pulu-pulau kecil yang indah. “Namun keterbatasan sarasa prasarana dan transportasi yang belum memadai menjadi kendala

dalam pengembangan semua potensi itu,”katanya. Dia mengatakan diantara potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Pasaman Barat tersebut adalah, Pulau Panjang yang terletak di Kecamatan Sungai Beremas. Dikawasan ini terdapat delapan pulau kecil dengan pasir putih. Hamparan pohon kelapa dengan airnya yang tenang bisa untuk wisata memancing dan menyelam. Selain itu ada Pantai Sasak yang terletak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisia atau sekitar 18 KM dari Simpang Ampek, Ibu Kota Kabupaten Pasaman Barat. Kondisi pantainya juga indah dan bisa dijadikan wisata bahari. “Pantai Muaro Binguang yang berada di Kecamatan Kinali atau sekitar 28 KM dari Ibu Kota Pasaman Barat. Disini terdapat perahu-parahu sewaan yang bisa membawa pengunjung ke daratan seberang. Jika pasang

surut pengunjung dapat berjalan kaki ke tengah pantai,”jelasnya. Sedangkan untuk wisata gunung, Pasaman Barat memiliki Gunung Talamau dengan ketinggian 2.974 Mdpl dari permukaan laut. Merupakan gunung tertinggi di Sumatera Barat. Gunung tersebut. Menjadi tujuan para pendaki gunung dari dalam dan luar negeri. Keaslian hutannya merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan dengan memiliki 13 telaga nan indah. Lebih jauh dia katakan, Pasaman Barat juga memiliki potensi wisata yang religius, seperti objek wisata Ikan Larangan Lubuak Landua Kecamatan Pasaman. Ikan Larangan ini dibuat oleh tokoh agama Islam yaitu Syeh Muhammad Basir Lubuak Landua. Ikan dalam kolam ini, dipercaya masyarakat tak boleh ditangkap dan

dikosumsi.”Dari sekian banyaknya objek wisata yang ada maka diperlukan komitmen dan kerja sama semua pihak

untuk memajukannya. Tidak hanya dari pemerintah daerah saja tetapi semua pihak harus terlibat,”katanya. (h/dka)

DANAU Laut Tinggal salah satu objek wisata di Pasbar yang masih perawan. Objek wisata menakjubkan tersebut, hingga sekarang masih alami, belum terjamah. Ini salah satu kekayaan alam yang dimiliki Pasbar. ANDIKA

Bakaruddin Siap Jadi Kandidat Calwana KINALI, HALUAN — Bakaruddin mengundurkan diri sebagai Pj. Walinagari Kinali karena ia masuk sebagai salah seorang kandidat calon walinagari itu (calwana). Bakaruddin digantikan, Jon Helmat Joni yang menjabat sekretaris nagari itu. Camat Kinali, Syafruddin atas nama Bupati Pasaman Barat melantik pengganti Bakaruddin dalam sidang paripurna pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) PJ. Wali Nagari Kinali beberapa waktu lalu. hadir dalam acara tersebut, jajaran Muspika Kinali, Pemerintahan Nagari Kinali, Pihak Bamus Kinali, KAN KInali, LPMN, jajaran ninik mamak, bundo kanduang, seluruh kepala jorong senagari setempat, alim ulama dan toko masyarakat Kinali, berlangsung khidmat. Pada kata sambutannya Camat Syafruddin menyampaikan, secara pemerintahan ia sangat berterimakasih atas kinerja PJ. wali nagari Bakaruddin pada pemerintahan nagari setempat. Pihaknya menilai, pengabdian yang telah di lakukan Bakaruddin Dt. Itam Putiah selama masa jabatan kurang lebih 6 bulan terakhir, sudah berjalan baik. Sementara itu, pada PJ. wali nagari yang baru Jon Helmat Joni, pihaknya berharap. Agar bisa melanjutkan roda pemerintahan sebagai mana mestinya tugas pokok dan fungsi (tupoksi) seorang wali nagari. “Untuk PJ. Wali Nagari Kinali yang baru, kita sangat berharap agar tidak terlalu lama beradap tasi dengan mengenai tupoksi sebagai seorang wali nagari. Hal itu kita harapkan, demi tetap terjaganya pelayanan maksimal terhadap warga nagari ini. Kita yakin, ditangan PJ. wali nagari yang baru ini, harapan itu bisa dilaksankaan sebagai mana mestinya,” harapnya. Sementara itu, Bakaruddin Dt. Itam Putiah menyampaikan. Kendati masih memasuki 6 bulan masa jabatannya sebagai PJ. Wali Nagari Kinali, ia merasa masih banyak kekurangan dan ingin berbuat lebih banyak lagi untuk nagari, khususnya untuk kemajuan pembangunan nagari itu. Maka dari itulah ia memilih untuk maju pada Pilwana Kinali. Terpisah, Jon Helmat Joni menyampaikan. Secara prinsip ia komit untuk melanjutkan roda pemerintahan sesuai program kerja yang ada. Hal itu ia harapkan, dilakukan bersama-sama, dan berharap ada masukan dan dukungan dari semua unsur demi lebih baiknya masa roda Pemerintahan Nagari Kinali yang ia pimpin saat ini. “Semaksimal mungkin roda pemerintahan nagari ini lebih kita majukan, hal itu berdasarkan program kerja yang ada. Hal itu kita harapkan denga kerjasama antar semua pihak, dan komit saling mengisi pada setiap titik kelemahan. Sebab, dengan kebersamaanlah nagari bisa kita bangun sesuai harapan bersama. Sebab banyak hal yang mesti di benahi, “ tungkasnya. Pelantikan dan serah terima jabatan PJ. wali nagari yang lama, Bakaruddin Dt. Itam Putiah kepada PJ. wali nagari yang baru, Jon Helmat Joni. Juga di iringi denga pelantikan dan sertijab PJ. ketua TP-PKK Nagari Kinali yang lama, Ny. Mistri Bakaruddin kepada PJ. ketua TPPKK Nagari yang baru, Ny. Rahmania Usman Jon. (h/dka)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


12

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Payakumbuh Terima BHA

Perencanaan Harus Aplikatif LIMAPULUH KOTA,HALUAN — Permasalahan di bidang perencanaan dirasakan semakin kompleks, tantangan strategis yang semakin berat dan perlu disikapi secara bersamasama. Lagipula, harapan masyarakat terhadap kinerja pembangunan daerah semakin tinggi. Demikian disampaikan Wabup Limapuluh Kota, H.Asyirwan Yunus, dalam acara bimbingan teknis tentang perencanaan pembangunan daerah di aula Wisma Kolivera Payakumbuh, Senin (9/12). Wabup didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. Amran. Dikatakan, peningkatan sumber daya aparatur perencanaan pembangunan daerah harus dilakukan untuk mewujudkan dokumen perencanaan yang aplikatif. Sebab hasil yang baik diawali dengan suatu perencanaan yang baik. Selama 5 tahun telah ditetapkan prioritas pembangunan daerah. Sekretaris Bapedda setempat, Khairunas dalam laporannya mengatakan, melalui bimbingan teknis supaya terwujudnya perencanaan pembangunan daerah khususnya di Limapuluh Kota yang dinamis dan meningkatkan kapasitas aparatur perencanaan yang aplikatif. Kegiatan ini diikuti 30 peserta dan berlangsung 2 hari. (h/zkf)

Pengurus MTI Dikukuhkan PAYAKUMBUH, HALUAN— Kepengurusan MTI Kota Payakumbuh periode 2013 -2017 dikukuhkan oleh Wakil Walikota Payakumbuh, Suwandel Muchtar di GOR Serbaguna M Yamin Kubu Gadang, Selasa (10/12). MTI Payakumbuh ini akan dinakhodai oleh Drs. Hj. Enwida. Prosesi pengukuhan MTI tersebut dihadiri ratusan anggota majlis ta'lim dari Kota Payakumbuh, Kota Padang dan Kabupaten Agam dan beberapa pejabat terkait. Wakil Gubernur Propinsi Sumatera Barat, diwakili Asisten III mengungkapkan, dengan dikukuhkannya kepengurusan MTI Kota Payakumbuh periode 2013/2017, diharapkan dapat bersinergi dengan Pemko setempat, serta organisasi lain agar dapat membangun karakter masyarakat Kota Payakumbuh yang kuat dan religius. Sementara itu, Wawako Suwandel Muchtar, dalam kesempatan itu, menyebut, peran wanita muslimah sangatlah berarti dalam keluarga dan masyarakat. Suwandel Muchtar berharap MTI Payakumbuh bisa memberikan kontribusi positif (h/zkf)

PAYAKUMBUH, HALUAN — Kota Payakumbuh dalam HUTnya ke 43 menerima kado istimewa. Pasalnya daerah biru ini mendapatkan penghargaan Bung Hatta Award di Indonesia. Bung Hatta Award (BHA) 2013

PENGHARGAAN — Menteri Hukum dan HAM didamoingi isteri, berfoto dengan Walikota Riza Falepi, penerima Bung Hatta Award, kota peduli hak azazi manusia di Indomesia.

Warga Korban Longsor Terima Bantuan LIMAPULUH KOTA, HALUAN,— Masyarakat yang terkena bencana alam longsor di Jorong Ulu Aie, Kecamatan Harau, menerima bantuan dari Pemkab Limapuluh Kota. Bantuan tersebut, diserahkan Wakil Bupati Limapuluh Kota, H.Asyirwan Yunus, kepada tiga keluarga korban longsor, Senin (9/12) siang di Jorong Ulu Aie Nagari Harau. “Kabupaten Limapuluh Kota, merupakan daerah rawan bencana, setiap tahun ada saja bencana yang terjadi, seperti longsor,

banjir, angina puting beliung dan kebakaran. Karena itu, diharapkan kepada masyrakat berhati-hati terhadap bencana, “ujar Asyirwan Yunus yang di dampingi Camat Harau, Deki Yusman dan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD setempat, Firmansyah. Dikatakan, bantuan yang diserahkan ini jangan diangap sebagai ganti rugi, melainkan berupa bantuan sosial untuk meringankan beban korban longsor.“Secara teknis pemerintah daerah akan melakukan tindakan

pencegahan melalui dinas terkait, antisipasi dapat kita lakukan lebih awal, “tegas Asyirwan Yunus. Bantuan yang diserahkan berupa, atap seng, papan dan paku, yang diterima langsung oleh korban longsor. Dari 15 rumah yang tertimpa longsor, yang terjadi beberapa waktu lalu. Setelah melalui verifikasi dan cek langsung kelokasi kejadian oleh tim, didapati 3 rumah yang layak memperoleh bantuan, karena mengalami rusak berat, sebut Firmansyah menambahkan. (h/zkf)

Penghargaan ini dibe- di jajaran Kemenkum dan rikan Presiden Susilo Bam- HAM serta dua besar Negabang Yudhoyono lewat ra sahabat dan Ny. Dr. Menteri Hukum dan HAM, Mutia Hatta. “Penghargaan Amir Syamsudin kepada itu sebuah kado istimewa Walikota Riza Falepi, dalam yang diberikan pemerintah acara di Graha Pengayoman pusat kepada kota yang akan merayakan Kementerian H u k u m “Penghargaan itu sebuah kado HUT ke-43, istimewa yang diberikan 17 Desember HAM di Kuningan Ja- pemerintah pusat kepada kota mendatang. karta, Selasa yang akan merayakan HUT ke- Hitung-hi43, 17 Desember mendatang. tung sebuah (10/12). kado istimeK o t a Hitung-hitung sebuah kado wa dari peyang dipimistimewa dari merintah pupin pasanpemerintah pusat,” sat,” ungkap gan Walikota Riza Falepi dan H. Walikota Riza. Usai menerima pengSuwandel Muchtar ini, dinilai punya kepedulian hargaan Bung Hatta Award, tinggi terhadap hak azazi Walikota Riza Falepi bersamanusia. Terutama, dalam ma dua pejabat Bagian Huperlindungan hak kesehatan kum Setdako Payakumbuh, dan pendidikan warga kota. Bode Arman, SH dan Wengki, Penghargaan BHA 2013, SH, M.Hum, diminta Kepala diberikan Kemenkum dan Balitbang HAM Kementerian HAM dalam rangkaian Hukum dan HAM, Dr. Muamemperingtati Hari Hak limin, SH, MH, untuk Azazi Manusia Se-Dunia ke- menyampaikan sekilas program 65/2013 Tingkat Nasional. yang menyangkut dengan hakAcara penyerahan BHA hak azazi manusia di Payaini, dihadiri seluruh pejabat kumbuh,ulasnya.(h/zkf)

Ibuh Barat Perlu Disemarakkan dengan Kuliner PAYAKUMBUH, HALUAN— Pemuka masyarakat Kota Payakumbuh, IR Bainal masih melihat, lahan yang biasanya ditempati penjual benih ikan yang beraktivitas sekali dalam seminggu di Pasar Ibuh Barat, perlu lagi dipikirkan penggunaannya. Sebab lokasi disamping batang Agam tersebut, belum dimanfaatkan maksimal setiap hari untuk pedagang. Di lokasi tersebut, terlihat saat ini hanya berfungsi sebagai tempat onggokan meja

dan lapak pedagang sore. Padahal lahan di areal pasar benih ikan sangat potensial dibuat lantai beton. Misalnya sebelah atas bisa dijadikan tempat parkir mobil, sepeda motor maupun terminal angpedes jurusan Gadut. Sedangkan dibagian bawah bagunan, digunakan untuk pedagang kuliner malam, serta bagi pedagang panampungan yang berjualan disiang hari. Sehingga tidak menumpuk pada jalan utama dalam kota,

seperti di pinggiran jalan Sudirman, Sukarno-Hatta, maupun jalan A.Yani. Sehingga keramaian malam hari merambah ke Ibuh Barat. “Pedagang kuliner malam semakin bergairah dan menyebar ke segala penjuru, sehingga pengunjung pasar yang berasal dari Kecamatan Luak dan Lareh Sago Halaban tidak kesulitan mendapatkan menu makanan yang sesuai selera mereka, namun pembangunannya lebih representatif dan

higienis,”ungkap IR Bainal dalam percakapan dengan Haluan di Payakumbuh, Selasa kemarin. Menurut dia, pasar kuliner tetap diprioritaskan untuk pedagang yang menjual makanan dan minuman tradisional dan menu lainnya. Selain menjual makanan yang siap saji, juga menjajakan makanan yang bisa menjadi oleh-oleh bagi perantau yang pulang kampung, ujar mantan Ketua Pembina KONI Payakumbuh itu.

Nada yang sama juga disampaikan pemuka masyarakat Koto nan Ompek, Asmadi Taher. Ia menilai, pengembangan pasar kuliner dan lokasi parkir yang lebih persentatif akan menjadikan pasar Ibuh semakin tercelak “Kita berharap dengan pasar kuliner pada lokasi yang baru nanti akan meramaikan pasar Ibuh barat dimalam hari, sehingga pengunjung lebih mudah mendapatkan aneka makanan dan minuman yang lebih igienis,”sebutnya. (h/zkf)

CATATAN KUNKER BERSAMA KOMISI B DPRD PAYAKUMBUH KE BANDUNG (2/HABIS)

Dari Pariwisata, Pertanian, Pelayanan dan Investor LAPORAN :

SYAFRIL NITA DI Kabupaten Bandung ini rombongan Komsi B diketuai Tri Venindra,SE didampingi langsung wakil ketua DPRD Kota Payakumbuh H.Sudirman Rusma juga mempelajari masalah Parawisata, Pelayanan dan menarik investor serta masa Pertanian sehubungan 3 pokok permasalahan tersebut relevan dengan Kota Payakumbuh yang memang mengandalkan Parawisata dengan kuliner andalan, Pelayanan 1 Pintu serta penanaman Modal Daerah, serta Pertanian. Kunjungan marathon di kabupaten Bandung diawali informasi pengembangan parawisata, yang masih diarahkan kepada pemanfaatan potensi sumber daya alam. Ada 45 buah objek daya tarik wisata, empat usaha jasa perjalanan wisata, 470 usaha jasa makanan dan minuman, 44 unit penyediaan akomodasi,

hingga kunjungan wisatawan kekabupaten Bandung tahun lalu tercatat 5.645.569 orang pada 2012 lalu. Untuk menunjang kemajuan dunia keparawisataanb didaerah ini juga mendirikan lembaga pendidikan parawisata sebanyak 3 buah, dan juga memiliki 5 buah asosiasi parawisata. Dengan memanfaatkan

potensi tersebut PAD ( Pendapatan Asli Daerah ) dari sektor parawisata meningkat dan menjadi penyumbang terbesar mulai dari perhotelan,pajak restoran dan rumah makan, serta pajak hiburan. Langkah lain dari Pemkab Bandung juga untuk pengembangan sektor parawisata di antaranya mem-

WAWAKO Payakumbuh Drs.H. Suwandel Muchtar, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh H.Sudirman Rusma, bersama anggota Komisi B DPRD dijepret pada salah satu hotel di Kota Bandung jelang turun ke lapangan.

bentuk Kawasan Strategi Pariwisata (KSP) di beberapa titik, seperti Kawah Putih,Panas Bumi, perkebunan teh dan lainnya. Kabupaten Bandung juga memamfaatkan potensi pertanian seperti produksi perikanan dan peternakan,Seperti produksi perikanan sejak 2011 dari sektor pembenihan mencapai 1.203.222.834 ekor, hingga melebihi target. Tahun 2015 mendatang Bandung mentargetkan produksi pembenihan ikan sebanyak 1.633.952.250 ekor. Pada bidang pelayanan serta menggaet investor juga tak tanggung–tanggung, hingga unvestor merasakan peran pemerintah, serta investoor sendiri merasa terlayani. Kemudahan – kemudahan diberikan kepada para investor, yang perlu ditiru Pemko Payakumbuh dengan SKPD bersama DPRD. Dari kunjungan ke kabupaten Bandung dan Kota Bogor Jawa Barat ini, baik DPRD ataupun Pemda Kota Payakumbuh mengaplikasikan apa yang sudah dilihat di daerah lain.(*)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Harus Ada Sanksi Tegas Bagi Perokok PADANG PANJANG, HALUAN — Sesuai dengan substansi dibuatnya Peraturan Daerah (Perda) Kota Padang Panjang nomor 8 tahun 2009 tentang kawasan tertib rokok dan kawasan tanpa asap rokok, pemerintah daerah diharapkan mampu melahirkan regulasi yang tepat, terkait aturan dan sanksi tegas yang akan dijatuhkan bagi para pelanggar. “Substansinya jelas, bahwa lahirnya perda tersebut (nomor 8 tahun 2009, red) adalah untuk melindungi hak azasi manusia untuk hidup sehat, bebas dari asap rokok, melindungi kesehatan masyarakat akibat merokok, membudayakan hidup sehat, serta menekan angka pertumbuhan perokok pemula. Jadi, harus ada sanksi yang tegas untuk pelanggar,” kata Arlis, salah seorang tokoh muda Kota Padang Panjang. Sejauh ini, imbuh Arlis, implementasi dari penerapan Perda Kota Padang Panjang nomor 8 tahun 2009, masih terbilang lemah. Selain kurangnya sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat, sanski yang diterapkan bagi pelanggar perda juga dinilai tidak tegas. Sehingga perokok di Padang Panjang, terkesan seperti mengabaikan keberadaan perda itu sendiri. “Saya sendiri perokok. Tapi kalau memang ada aturan yang jelas dan pemberian sanski yang tegas. Saya juga siap untuk mematuhi aturan itu. Jadi, tegaknya perda itu, tak cukup hanya dengan sosialisasi,” pungkas Arlis. Terpisah, Wakil Walikota Padang Panjang, Mawardi kepada Haluan mengatakan, kawasan tanpa asap rokok sebagaimana yang dimaksudkan dalam perda itu antara lain tempattempat pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat ibadah, tempat kegiatan anak-anak, serta angkutan umum. Sedangkan kawasan tertib rokok diantaranya tempat-tempat umum seperti kawasan wisata, hotel, restoran dan rumah makan, pasar, terminal, serta tempat kerja khususnya di kantor pemerintah, swasta, pabrik dan industri lainnya. “Kampanye perang melawan rokok, khususnya dalam upaya penegakan Perda Kota Padang Panjang nomor 8 tahun 2009, terus kita galakkan. Baik imbauan secara lisan, stiker, maupun spanduk, dan papan-papan reklame. Hanya saja, pemberian sanski memang diakui masih lemah. Kedepan, kita akan coba lahirkan regulasi yang pas, agar tidak ada yang dirugikan,” tandas Mawardi. Namun demikian, Mawardi tetap mengaku optimis jika hadirnya perda yang mengatur pembatasan tentang rokok tersebut, bisa mengurangi perokok di Kota Padang Panjang. Setidaknya, hal ini terbukti dari makin tingginya grafik keluarga bebas rokok, yang setiap tahunnya diapresiasi pemerintah daerah melalui pemberian reward. “Apalagi, kita juga sudah mempunyai klinik khusus untuk mengurangi bahaya kecanduan rokok, yang secara otomatis akan ikut mengurangi jumlah perokok aktif,” tandas Mawardi. (h/yan)

13

DPRD Desak PT AMP Realisasikan Plasma Masyarakat AGAM, HALUAN — Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Agam Zulpardi mendesak PT Agro Masang Perkasa (AMP) untuk segera merealisasikan hak plasma masyarakat Bawan, Kecamatan Ampek Nagari dan Tiku Limo Jorong.

PEMUSNAHAN — Ketua BNK Padang Panjang, Mawardi tengah memusnahkan barang bukti narkoba jenis ganja pada apel peringatan HANI tingkat Kota Padang Panjang. RYAN SYAIR

Kasus Narkoba Didominasi Pemakai PADANG PANJANG, HALUAN - Dari sejumlah kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap jajaran Polres Kota Padang Panjang sepanjang 2013, hampir sebagian besar didominasi para pelaku yang berstatus pemakai. Sementara pengedar barang haram tersebut, merupakan para pemain yang sengaja berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lainnya. “Padang Panjang merupakan daerah perlintasan yang sangat efektif untuk peredaran, dan transaksi dari berbagai jenis narkoba. Peluang ini, sengaja dimanfaatkan para pengedar untuk mengedarkan barang haram tersebut,” kata Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Padang Panjang, Mawardi. Selain mengintensifkan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat, sekolah, swasta, dan perkantoran pemerintahan, BNK Kota Padang Panjang, sebut Mawardi, juga terus meningkatkan intensitas dari pelaksanaan kegiatan tes

urine yang melibatkan aparat kepolisian, Brimob, PNS dan pelajar. Kedepan, kata Mawardi, pihaknya juga akan menggelar seminar-seminar tentang bahaya narkoba, yang dilakukan secara berkelanjutan. “Ini merupakan salah satu upaya bersama untuk mencegah maraknya peredaran narkoba, sekaligus menekan jumlah korban dan pemakai narkoba di Kota Padang Panjang,” pungkas Mawardi. Kapolres Kota Padang Panjang, AKBP Djoni Hendra menyebutkan, Kota Padang Panjang yang terletak diposisi strategis, merupakan salah satu peluang yang memang dimanfaatkan para pengedar narkoba untuk mengedarkan dan melakukan transaksi jual beli barangbarang haram tersebut. “Sejauh pantauan kami dari pengembangan sejumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap sejak beberapa waktu terakhir, Kota Padang Panjang hanya dijadikan sebagai daerah

transit untuk peredaran narkoba. Keberadaan pengedar yang berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain, memang agak sedikit menyulitkan kita untuk membongkar sindikat itu,” tandas Djoni. Namun demikian, sebut kapolres, pihaknya tetap akan meningkatkan pengawasan terhadap peredaran dan pemakaian narkoba, khususnya di wilayah hukum Polres Kota Padang Panjang. Setidaknya, empat dari sederetan kasus narkoba yang berhasil diungkap sepanjang 2013 ini, sudah dilimpahkan kepada pihak kejaksaan untuk disidangkan. Secara serempak, Mawardi dan Djoni mengimbau seluruh masyarakat Kota Padang Panjang, untuk berperan aktif dalam upaya memerangi narkoba. Dengan menjadikan narkoba sebagai musuh bersama, diharapkan tingkat peredaran dan pemakaian barang haram itu, dapat ditekan dan di bumi hanguskan dari Bumi Serambi Mekkah. (h/yan)

Hingga saat ini komitmen PT AMP yang berjanji akan membayarkan hak plasma masyarakat tidak kunjung terealisasi. Padahal pihak PT AMP secara tertulis telah membuatnya surat pernyataan yang disaksikan Bupati Agam pada 21 Juli 1998 yang salah satu bunyinya menyatakan, PT AMP siap menyerahkan plasma apabila telah diukur BPN. “Hasil pengukuran BPN menunjukan areal yang dipergunakan oleh pihak PT AMP seluas 4.360 hektar melalui HGU nomor 11 tahun 2004. Masyarkat menuntut Rp300 miliar,” kata Zulpardi kepada Haluan di Lubuk Basung, Selasa (10/12). Zulpardi menjelaskan, ia sudah berulang kali memfasilitasi dan memanggil pihak PT AMP untuk diajak rapat. Namun, yang menghadiri adalah perwakilan yang tidak bisa mengambil kebijakan. Oleh sebab itu, tuntutan masyarakat hingga kini tidak kunjung tuntas. Penyerahan lahan masyarakat kepada pihak PT AMP sekitar

tahun 90-an. penggarapan lahan masyarakat mulai dilakukan sekitar tahun 1998. Pihak perusahaan sepakat untuk membayarkan hak masyarakat 70 banding 30 persen. Tetapi hingga saat ini persoalan ini masih berlarut-larut, pihak perusahaan seperti keberatan terkait nominal yang bakal dibayarkan. Menurutnya, persoalan ini bakal dituntaskan dalam dua bulan ini. Terlebih dahulu DPRD akan kembali memanggil pihak PT AMP untuk mencari jalan keluar. “Kita akan memanggil pihak PT AMP maksimal dua kali lagi. Tetapi apabila dalam jangka waktu tersebut tidak menemui jalan keluar, kami akan memanggil paksa direktur yang memiliki kewenangan untuk mengambil kebijakan,” katanya. Dikatakan Zulpardi, pada tanggal 11 November 1999 direktur PT AMP Goh Ing Sing telah menandatangani pernyataan masingmasing nagari bakal menerima plasma sesuai HGU yang telah ditetapkan BPN. (h/yat)

Disdukcapil Agam Lakukan Pelayanan Keliling AGAM, HALUAN - Untuk memudahkan masyarakat mengurus akte kelahiran, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam melakukan pelayanan keliling ke kecamatan yang memiliki banyak perkampungan terpencil. Dikatakan Kabid Pencatatan Sipil Disdukcapil Agam Syahrial, pusat pelayanan pembuatan akte kelahiran untuk Agam bagian barat di Lubuk Basung, dan Agam bagian timur di Belakang Balok. Namun banyak warga yang terlalu jauh ke tempat tersebut, sehingga perlu didatangi, diantaranya warga yang berada disejumlah tempat dalam Kecamatan Palupuh, Palembayan, dan Malalak. Pada Sabtu pekan lalu, petugas Disdukcapil memberikan pelayanan akte kelahiran di Kantor Camat Palupuh dan disambut hangat warga setempat. Sebanyak 150 warga setempat mengurus akte kelahirannya. “Kegiatan jemput bola ini telah beberapa kali dilakukan ke kecamatan-kecamatan, dan akan terus dilanjutkan” kata Syahrial. (h/ks)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Habli


14

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Gubernur Sumbar Kunker ke Sijunjung SIJUNJUNG, HALUAN — Rabu ini (11/ 12), Gubernur Sumatera Barat Prof Irwan Prayitno beserta sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemprov, datang ke Kabupaten Sijunjung. Kunjungan kerja Gubernur akan berlangsung selama satu hari. “Besok (hari ini), gubernur beserta kepala SKPD provinsi berkunjung ke Kabupaten Sijunjung,” kata Kasubag Protokol Bagian Humas dan Protokol Setdakab Sijunjung Rosman Effendi kepada Haluan di ruang kerjanya, Selasa (10/12). Menurut Rosman, kunjungan kerja gubernur di ranah lansek manih dijadwalkan akan melaksanakan berbagai agenda. Diantaranya, melihat perkampungan adat di Padang Ranah Nagari Sijunjung dan peletakan batu pertama pembangunan Perguruan Islam Al-Munawaroh. Gubernur dan rombongan, bertolak dari Padang, pukul 08.00 WIB dan tiba di Kabupaten Sijunjung sekitar pukul 11.00 WIB. Setelah istirahat di rumah dinas bupati, sambungnya, gubernur didampingi Bupati Yuswir Arifin dan kepala SKPD menuju perkampungan adat di Padang Ranah Nagari Sijunjung. Setelah istrihat, lanjutnya, gubernur didampingi Bupati Sijunjung dan rombongan menuju Muaro Batuak Jorong Sibisir Nagari T i m b u l u n Ke c a m a t a n T a n j u n g Gadang, untuk meletakan batu pertama pembangunan Perguruan Islam Al-Munawaroh.(h/azn)

Lokasi Transmigrasi Masih Tunggu Izin Menhut SIJUNJUNG, HALUAN — Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI meminta dukungan Komisi IX DPR RI untuk pelepasan kawasan hutan di Padang Tarok Kecamatan Kamang Baru Kabupaten Sijunjung untuk dijadikan lokasi transmigrasi.

LOMBA MENGGAMBAR — Bupati Sijunjung Yuswir Arifin didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Efigon kagum menyaksikan anak PAUD membuat gambar atau melukis dengan mengunakan jari dan tangan pada acara Gebyar PAUD. AZNELDI

Qari dan Qariah Sijunjung Akan Terima Bonus Rp 70 Juta SIJUNJUNG, HALUAN — Qari dan qariah peraih medali atau peraih juara di ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XXXV tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kabupaten Pasaman Barat patut berbahagia. Pasalnya, selain mengharumkan nama daerah, mereka juga akan mendapatkan bonus dari Pemerintah Kabupaten Sijunjung. Total bonus yang akan diberikan kepada qari dan qariah peraih medali sebesar Rp 70 juta. “Pemkab Sijunjung akan memberikan bonus kepada qari dan qariah peraih medali

atau peraih juara di ajang MTQ ke-XXXV beberapa waktu lalu,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Sijunjung, Amri Suza kepada Haluan di ruang kerjanya, Selasa (10/12). Menurut dia, usulan pemberian bonus kepada qari dan qariah peraih medali telah disetujui, dan diteken Bupati Sijunjung Yuswir Arifin. Bonus ini, katanya, sebagai bentuk penghargaan dari Pemkab Sijunjung dan sekaligus memacu semangat qari dan qariah untuk berprestasi di alek keagamaan. Ia mengatakan, total

bonus yang akan diberikan kepada qari dan qariah peraih medali sebesar Rp 70 juta. Untuk qari dan qariah peraih medali emas atau peraih juara I, akan mendapatkan bonus sebesar Rp 15 juta, perak atau juara II Rp 10 juta. Sedangkan, untuk qari dan qariah peraih juara haparan I, II dan III akan mendapatkan bonus masingmasing sebesar Rp 5 juta. “Khusus peraih juara harapan I, II dan III, besaran bonus kita samakan,” jelas Amri Suza. Pada MTQ ke-XXXV tingkat Provinsi Sumatera

Barat di Kabupaten Pasaman Barat, kontingen Sijunjung menurunkan 41 qari dan qariah terbaiknya. Kontingen yang dipimpin Kepala Bagian Kesra Setdakab,Amri Suza, mempersembahkan satu medali emas dan tiga perak serta satu juara harapan I, dua harapan II dan tiga juara harapan III, dan menempatkan Kabupaten Sijunjung pada posisi sembilan dari 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat. Medali emas diraih, Dasrizal di cabang Qiraat Sab’ah Putera, sedangkan medali perunggu diper-

oleh Rivaldi Amir di cabang Tartil Menengah Putra, Akmal di cabang Tilawah Canet Putra dan Elmira Apsuzar di cabang Kitab Standar Putri. Sementara itu, juara harapan I, diraih M Gilfon Sumbaru di cabang Tilawah Remaja Putra dan Riang F di cabang Tartil Dasar Putri.Juara harapan II diperoleh Sayyidatul Salima di cabang Tilawah Anakanak Putri dan juara harapan III diraih Arif Afilah di cabang Hafiz 30 Juz Putra dan Azizon Fitri di Cabang Tafsir Bahasa Inggris Putri..(h/azn)

Pasalnya, kawasan yang dicadangkan lebih kurang seluas 2.400 hektar untuk pembangunan kawasan transmigrasi, yang mendapat persetujuan dari Menteri Kehutanan baru seluas 749 hektar. Sementara sisanya, lebih kurang 1.600 hektar lagi masih terkendala izin dari Menteri Kehutanan. “Dari 2.400 hektar lahan yang dicadangkan Pemkab Sijunjung untuk pembangunan kawasan transmigrasi di Padang Tarok, yang disetujui Menteri Kehutanan baru seluas 749,” kata Direktur Perencanaan Teknis Pengembangan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI, Yuherman, di Padang Tarok, Minggu (8/12). Berbicara dalam acara sosialisasi program transmigrasi, dan sekaligus penyerahan bantuan kepada warga Padang Tarok, Yuherman mengatakan, Pemkab Sijunjung mencadangkan kawasan atau lahan lebih kurang seluas 2.400 hektar untuk pembangunan kawasan transmigrasi di Padang Tarok Kecamatan Kamang Baru. Namun, Menteri Kehutanan belum menyetujui seluruh kawasan yang diajukan Pemkab Sijunjung.Yang disetuji baru seluas 749 hektar. Meski terkendala, Yuherman berharap lahan yang dicadangkan Pemkab Sijunjung bisa

>> Editor : nova anggraini

terealisasi seluruhnya. “Kita berharap, kehadiran anggota Komisi IX DPRD, Pak Poempida Hidayatullah di sini bisa membantu proses pelepasan kawasan hutan untuk pembangunan sarana pemukiman (SP) 2 dan 3,” harapnya. Senada dengan Yuherman, Bupati Sijunjung Yuswir Arifin mengaku, pembangunan kawasan transmigrasi untuk SP 2 dan 3 di Padang Tarok masih terkendala izin pelepasan kawasan hutan dari Menteri Kehutanan. Ia mengatakan telah mengajukan kembali izin pelepasan kawasan hutan ke Menteri Kehutanan. “Untuk pembangunan SP 2 dan 3, kita sudah mengajukan kembali izin pelepasan kawasan hutan ke Menteri Kehutanan. Namun begitu, kita berharap bantuan dan dukungan Komisi IX DPR RI, Poempida Hidayatullah,” harap bupati. Ia mengatakan, perubahan status kawasan hutan memberikan dampak yang baik terhadap Nagari Padang Tarok. Apalagi, sambung Yuswir Arifin, pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Riau berencana akan membuka akses jalan di sekitar kawasan transmigrasi Padang Tarok. Permintaan yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat. (h/azn)

>> Penata Halaman : Rahmi


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Pertamina Akan Bangun Kilang Petrokimia JAKARTA, HALUAN — PT Pertamina (Persero) menjalin kerjasama dengan Grup PTT Global Chemical Company Limited (PTTGC), produsen utama petrokimia Thailand membangun kompleks kilang petrokimia raksasa. Perjanjian kerjasama tersebut ditandatangani Selasa (10/12) di Jakarta. Karen Agustiawan, Direktur Utama Pertamina mengatakan proyek ini merepresentasikan tonggak penting bagi strategi pengembangan bisnis hilir petrokimia Pertamina. Kilang petrokimia raksasa kelas dunia tesebut dijadwalkan akan berproduksi pada 2018. Kata dia, proyek tersebut dapat memberikan daya saing secara ekonomi melalui pengintegrasian dengan kilang, ketahanan pasokan, dan infrastruktur dasar yang mendukung. Perjanjian induk usaha patungan yang ditandatangani itu menjadi dasar pelaksanaan studi kelayakan sebagai kelanjutan dari studi awal sejak April yang lalu. Tahun depan akan kesepakatan prinsip dan ruang lingkup investasi akan segera diwujudkan. Dalam hal ini, Pertamina dan PTTGC telah mencapai kesepahaman, seperti tujuan dan sasaran proyek, model investasi, spesifikasi lapangan, dan kolaborasi agar produksi berdaya saing. Keputusan akhir investasi (final investment decision) ditargetkan untuk bisa ditetapkan pada 2015. Nilai pasar petrokimia Indonesia diperkirakan mencapai 30 miliar dolar AS pada 2018 dan perusahaan patungan ini menargetkan 30 persen pangsa pasar. Saat ini, produksi produk petrokimia di Indonesia masih belum dapat memenuhi kebutuhan industri hilirnya, sehingga menyebabkan terjadinya impor dengan perkiraan nilai 5 miliar dolar AS per tahun. (h/inl)

SEORANG petugas melintasi kawasan Kilang Minyak Pertamina.

15

Inalum Resmi Jadi BUMN

PENERBANGAN — Tarif penerbangan mahal hingga akhir tahun. Meski demikian, penumpang tetap penuh di hampir setiap penerbangan, karena mobilitas masyarakat yang tinggi. AMIR

ASURANSI PERLINDUNGAN KACAMATA

Optik Seis dan Avrist Jalin Kerjasama JAKARTA, HALUAN — Terobosan baru dilakukan oleh Optik Seis dan Avrist General Insurance yang memperkenalkan program pelayanan purna jual sebagai nilai lebih yang ditawarkan untuk para pembeli kacamata di Optik Seis. Kerjasama yang terwujud dalam program bertajuk “Asuransi Perlindungan Kacamata” ini memberikan perlindungan berupa jaminan penggantian kacamata yang dibeli dari Optik Seis apabila mengalami kerusakan seperti gagang patah atau lensa pecah selama 12 bulan. Konsep asuransi untuk kacamata ini adalah konsep unik yang pertama di

Indonesia. Sebagai nilai tambah yang diberikan Optik Seis kepada pelanggannya, layanan ini tidak memungut biaya apa pun alias GRATIS. Pelanggan cukup melakukan registrasi melalui SMS saat pembelian kacamata untuk memperoleh polis asuransi yang akan dikirimkan melalui email. Jika pelanggan akan mengajukan klaim, dengan prosedur yang sangat mudah dalam waktu maksimal dua minggu pelanggan sudah bisa mendapatkan penggantian berupa voucher untuk memperoleh kacamata baru. Direktur Optik Seis Rudhy Buntaram mengatakan, “Proses klaim yang mudah dan singkat serta penggantian berupa voucher, memberikan keleluasaan dan kebebasan bagi pelanggan Optik Seis untuk memilih kacamata model yang sama atau pun yang berbeda dari model sebelumnya.”

JAKARTA, HALUAN — PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) resmi menjadi milik Indonesia sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Penyerahan Inalum dilakukan dengan perjanjian pengakhiran master agreemen dan pengalihan seluruh saham yang dimiliki Nippon Asahan Aluminium kepada Indonesia. Dalam proses penandatanganan dihadiri oleh Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Keuangan Chatib Basri dan Menteri Koordinator Perekomian Hatta Rajasa. Sedangkan dari PT Inalum hadir Presiden Direktur Mikio Mizuguchi, dan para pejabatnya. “Dengan perpindahan saham, mudah-mudahan inalum bisa menjadi perusahaan multinasional yang baik,” ujar Ketua Konsorsium Nippon Asahan Aluminium Yoshiki Akamoto, Senin (9/ 12). Proyek Asahan (PT Inalum) merupakan proyek kerjasama persahabatan antara pihak Jepang dan Pemerintah Indonesia guna mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di kabupaten Toba Samosir dan Pabrik Peleburan Aluminium (PPA) di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. (h/trn)

Harga Ponsel Naik Rp 200 Ribu

Program Asuransi Perlindungan Kacamata ini berlaku serentak di seluruh cabang Optik Seis di Indonesia mulai hari Senin (9/12). “Dengan adanya program Asuransi Perlindungan Kacamata ini, kami mengharapkan para pembeli kacamata di Optik Seis mendapatkan manfaat berupa rasa aman, nyaman, dan terpercaya karena Avrist General Insurance memberikan proteksi untuk kacamata pelanggan Optik Seis selama 12 bulan,” demikian jelas Gunawan Chan, President Director Avrist General Insurance. Sinergi antara Optik Seis dengan Avrist General Insurance tentunya diharapkan akan memberikan manfaat tambahan kepada seluruh pelanggan Optik Seis dan masyarakat luas. Informasi lebih lanjut mengenai program ini bisa Anda dapatkan di www.optikseis.com/avrist. (h/rel)

JAKARTA, HALUAN — Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, baru saja mengeluarkan regulasi baru tentang pemungutan pajak penghasilan (PPh) impor Pasal 22. Dalam aturan yang dikeluarkan, Senin (9/12), disebutkan pemungutan tarif PPh naik dari 2,5 persen menjadi 7,5 persen. Ketua Asosiasi Importir Seluler Indonesia (AISI) Eko Nilam mengatakan, akibat kenaikan tarif pajak impor tersebut, harga ponsel naik di kisaran Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per unit. “Kita lihat sebagai importir dengan beban ini tidak berarti importir harus mengurangi keuntungannya. PPh ini juga akan dibebankan, diteruskan kepada konsumen,” ujar Eko saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/12/2013). Menurut Eko, kenaikan tarif pajak impor ini tak efektif untuk memperkecil neraca transaksi berjalan. Pasalnya, ponsel kini telah menjadi kebutuhan primer. Akhirnya, kata dia, pembelian ponsel tidak akan berkurang, dan hanya sedikit tertunda dengan adanya beleid ini. AISI pun tidak melihat akan adanya penurunan permintaan ponsel pada tahun mendatang. (h/trn)

Buah Musiman Banjir di Pasaran

BUAH musiman yang sedang membanjir di Pasar Raya Padang WINDA

PADANG, HALUAN — Buah musiman sedang banjir di Pasar Raya Padang beriring dengan banjirnya kota Padang akibat cuaca buruk. Hasil pantauan Haluan, Selasa (10/12) di Pasar Raya Padang buah duku dan mangga sedang merebak di pasaran. Salah seorang pedagang Duku Palembang Ani (45) yang sedang bersorak untuk menarik pengunjung agar singgah untuk membeli buah dagangannya. “Sudah hampir berjalan satu bulan buah duku Asli Palembang ini mulai musim di Padang ini. Namun pada sepekan ini sudah membanjir dan harganya juga sudah mulai

turun dari Rp15.000 per kg nya menjadi Rp12.000 per kg nya saat ini. Ditambah lagi saat ini musim hujan, jadi konsumen agak berkurang,” ungkapnya. Tak jauh berbeda dengan penuturan Neli (50) pedagang mangga yang juga ikut bersorak menarik konsumen agar tergiur membeli. “Musim hujan ini harga mangga harum manis juga turun. Mangga ini langsung diambil dari Jawa Timur. Untuk satu kg nya hanya Rp8.000 dan juga ditawarkan dengan membeli 4 buah dengan harga Rp10.000. Memang harus begitu untuk bisa menghabiskan dagangan ini akibat cuaca buruk saat ini,” imbuh Neli.

Buah-buahan yang saat ini musim memang sedang membanjir di Pasar Raya Padang. Para konsumen yang berbelanja di pasar tak ikut ketinggalan dengan cara pedagang yang bersorak sahut-sahutan membuat konsumen tergiur membeli. Nita (33) seorang pembeli yang kebetulan sedang membeli buah duku mengatakan suka dengan buah ini. “Selain saya suka, anggota keluarga dirumah juga banyak yang suka. Jadi sekalian ke pasar saya langsung singgah membeli buah yang disorakkan oleh pedagang,” katanya. (h/mg-win)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Rahmi


16

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

DANA KEMITRAAN TRIWULAN IV/2013

Telkom Sumbar Kucurkan Rp1,56 Miliar PADANG, HALUAN — PT Telkom Sumatera Barat kembali mengucurkan dana kemitraan (pinjaman lunak) sebesar Rp1,56 miliar kepada 64 mitra binaan baru untuk periode triwulan IV/2013.

Datsun Cari Pasar Baru JAKARTA, HALUAN — Nissan Motor Company (NMC) sedang memikirkan untuk mencari pasar baru buat Datsun. Setelah diperkenalkan di India dan Indonesia, menyusul Rusia dan Afrika Selatan, CEO NMC, Carlos Ghosn, mengatakan keinginannya agar Datsun merambah Amerika Latin. Meksiko digadang-gadang bakal jadi basis produksi. “Ini adalah pertanyaan lanjutan, apakah kami akan membangun Datsun di Meksiko. Kami sudah meresmikan di India dan Indonesia, kami yakin akan sangat sukses. Jadi kami pikir, kenapa tidak di Amerika Latin?” ucapnya di pabrik baru Nissan di Aguascalientes, Meksiko, seperti dilansir Autonews, Senin (9/12/2013). Di India, Datsun diproduksi secara lokal di Chennai. Sementara di Indonesia produksi Go dan Go+ dilakukan di Purwakarta. Diberitakan, saat ini Datsun masih memenfaatkan pabrik yang dimiliki Nissan untuk menjaga investasi. Seperti yang dilakukan di India, Indonesia dan Meksiko (meski masih dalam tahap perencanaan). Meksiko menjadi target besar untuk Nissan, dalam beberapa tahun ke depan, rencananya satu juta unit bisa diproduksi demi menopang permintaan di kawasan Amerika, kecuali Amerika Serikat. (h/kcm)

PENYERAHAN — General Telkom Sumbar Paryanto menyerahkan dana kemitraan tersebut secara simbolis, Selasa (10/12) di Gedung Telkom Sumbar, bersamaan dengan kegiatan pembekalan yang dihadiri seluruh mitra baru. ITA

KPPN PADANG BERI APRESIASI MITRA KERJA

Bank Nagari Cabang Pasar Raya Terbaik I

PEMIMPIN Cabang Bank Nagari Pasar Raya Syofian Sara (dua dari kanan )bersama utusan dari Bank Mestika dan Bank Man-diri Cabang Muara berfoto bersama Kepala KPPN Padang Subur Bahar-iyanto usai pemberian penghargaan oleh KPPN Padang. IST

PADANG, HALUAN — Bank Nagari Cabang Pasar Raya kembali mengukir prestasi. Selasa (10/12), bank tersebut meraih terbaik I dalam acara pem-

berian apresiasi kepada bank/Pos persepsi mitra kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Padang yang digelar KPPN Padang di Hotel

Axana Padang. Penghargaan itu diserahkan Kepala KPPN Padang, Subur Bahariyanto dan anugerah itu diterima Pemimpin Cabang Bank Nagari Pasar Raya, Syofian Sara, SH, MM., dalam penutupan acara sosialisasi langkah-langkah menghadapi akhir tahun anggaran 2013 yang digelar Kantor Pelayanan Perbandaharaan Negara (KPPN) Padang. Selain Bank Nagari, Bank Mestika dan Bank Mandiri Cabang Muara Padang, masing-masing mendapatkan penghargaan terbaik II dan III. Menurut Subur, pemberian apresiasi ini didasarkan pada tingkat kepatuhan dan volume kerja antara lain ketepatan waktu pelimpa-han, kecepatan penyampaian LHP,

keakuratan nilai nominal pelimpa-han, kelengkapan dokumen LHP. “Selain itu juga didasari jumlah transaksi, jumlah nominal,” jelasnya. Berdasarkan rekapitulasi penilaian bank/pos persepsi mitra kerja KPPN Padang terdapat 10 terbaik, dan tiga terbaik yakni Bank Nagari Cabang Pasar Raya (mendapatkan total skor 825), Bank Mestika dan Bank Mandiri Cabang Muara. Dalam kesempatan itu pihaknya mengucapkan selamat kepada bank-bank yang telah menunjukkan dedikasinya dengan baik dalam rangka menjalankan amanat tugas sebagaimana tertuang di dalam perjanjian kerjasama bank/pos persepsi,” katanya. “Mudah-mudahan apre-

siasi ini dapat memacu semangat untuk terus berkarya sesuai dengan formula-formula yang telah ditentukan. Kepada semua bank/pos mitra kerja KPPN Padang, kami ucapkan terima kasih telah bertugas dengan baik,” harap Subur. Sementara Syofian Sara yang didampingi Kepala Seksi Umum Syamsuardi kepada wartawan mengatakan, penghargaan yang diterima meru-pakan kerja keras seluruh unsur pimpinan dan karyawan yang mampu meningkatkan kinerjanya. “Dengan adanya penghargaan ini para karyawan Bank Nagari Cabang Pasar Raya bertekad untuk terus meningkatkan kinerja. Sehingga tercapai hasil yang lebih baik dari waktu ke waktu,” kata Syofian Sara. (h/atv)

General Telkom Sumbar Paryanto menyerahkan dana kemitraan tersebut secara simbolis, Selasa (10/12) di Gedung Telkom Sumbar, bersamaan dengan kegiatan pembekalan yang dihadiri seluruh mitra baru. Dengan demikian, sejak tahun 2002 hingga sekarang, Telkom Sumbar telah menyalurkan dana kemitraan sebesar Rp41,716 Miliar kepada 1.851 mitra binaan yang berhasil menciptakan sebanyak 7.964 tenaga kerja. Menurut Paryanto yang saat itu juga bersama Azwir, Kepala Bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Telkom Sumbar, sesuai dengan Permen BUMN no.08/2013 Tentang Program Kemitraan, maka BUMN yang ada termasuk sekitar 30 BUMN di Sumbar wajib melakukannya. Disebut pinjaman lunak, karena bunga pinjaman sangat rendah yakni hanya 6 persen per tahun yang berlaku untuk pinjaman mulai dari Rp1.000.000 hingga Rp50 Juta. Dengan jenis usaha ke yang dicilberi pinjaman meliputi indutri, perdagangan, peternakan, perikanan, jasa dan lainnya. “Harapan kita, semakin tinggi kesadaran dari mitra binaan untuk mengembalikan pinjaman,maka semakin banyak pula dana yang disalurkan kembali. Sehingga akan semakin bertambah pula kesempatan mitra binaan baru untuk memperoleh pinjaman. Sebab ini sifatnya bergulir,” ujar Paryanto. Dikataknnya,PT Telkom Sumbar memiliki komitmen untuk menjalankan peran Good Corporate Citizenship, melalui penyelenggaraan PKBL sebagai tanggung jawab moral/kepedulian. Program kemitraan dilakukan dengan maksud guna meningkatkan kemampuan usaha kecil agar tangguh dan mandiri. Sedangkan Program Bina

>> Editor : Atviarni

Lingkungan ditujukan untuk pemberdayaan kondisi sosial masyarakat. Bentuk program Bina Lingkungan, diantaranya untuk bantuan bencana alam, pendidikan, pelatihan, peningkatan kesehatan masyarakat, pengembangan prasarana umum dan sarana ibadah. “Untuk penyaluran dana bina lingkungan selama 2013 mencapai Rp471 juta. Sedangkan total penyaluran sejak 2004 hingga sekarang sudah Rp6,152 Miliar. Kegiatan itu merupakan upaya konkret Telkom Sumbar yang merupakan satu-satunya operator telekomunikasi merah putih, yang ingin maju bersama dengan masyarakat beserta lingkungannya di Sumbar,” tutupnya. Sementara itu Kepala Seksi Kemitraan Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar, Nur Ali yang juga hadir saat itu mengatakan, bahwa mengacu pada data sensus ekonomi oleh BPS tahun 2006, jumlah UMKM di Sumbar tercatat sekitar 502.000. “Sekarang tentu sudah bertambah. Namun demikian bisa juga berkurang karena UMKM itu sifatnya juga musiman, ada kala banyak ada kala surut. Karenanya mereka perlu diberikan bantuan termasuk permodalan dan pembekalan. Selain bantuan permodalan dari perbankan, maka dana kemitraan 30 BUMN termasuk Telkom Sumbar kita harapkan mampu menambah jumlah UMKM yang bisa mendapatkan bantuan permodalan apalagi jenisnya pinjaman lunak, tidak memberatkan,” tuturnya. (h/ita)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

17

Misi Berat Napoli NAPLES, HALUAN — Napoli punya misi berat untuk bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Il Partenopei harus bisa mengalahkan Arsenal dengan syarat minimal gol, tapi The Gunners tengah bagus-bagusnya di kompetisi ini. Berada di posisi ketiga dengan sembilan poin, Napoli masih punya peluang lolos tapi mereka harus bisa mengatasi Arsenal di laga terakhir di San Paolo, Kamis (12/12/2013) dinihari WIB, dengan marjin minimal tiga gol. Tapi itu juga belum cukup karena mereka masih menggantungkan nasib pada laga lain yakni Borussia Dortmund versus Marseille. Sementara Arsenal secara matematik cuma butuh hasil imbang guna mengunci posisi puncak Grup F dari kejaran Dortmund atau Napoli. Mereka pun tengah punya laju bagus musim ini khususnya di Liga Champions. Mengumpulkan 12 poin dan menjadi pemuncak Grup

F, tiket babak 16 besar belum digenggaman Arsenal. Arsene Wenger mengaku heran dengan kondisi yang tidak biasa tersebut. Sejak awal, Grup F memang dianggap sebagai grup paling panas. Kenyataannya perebutan tiket babak 16 besar sengit

hingga laga pemungkas. Arsenal yang sudah mengantongi nilai 12 dan berstatus pemuncak klasemen grup belum aman. Masih ada tiga tim yang berpeluang ke fase knockout. The Gunners tidak boleh kalah pada pertemuan dengan Napoli Kamis (12/12/ 2013) dinihari, meski Mesut Oezil dkk cuma buruh hasil imbang untuk lolos . Jika Arsenal kalah, Napoli yang ada di urutan ketiga dengan nilai 9 bisa menyamakan dengan 12 poin. Peringkat kedua Borussia Dortmund (9 poin) malah mempunyai peluang lebih

>> Editor : Rakhmatul Akbar

besar untuk mendapatkan nilai 12. Tim besutan Juergen Klopp itu hanya akan menghadapi klub Prancis Marseille, yang belum pernah menang sekalipun sepanjang fase grup. Kondisi berbeda dialami para pemuncak klasemen grup lain. Para pemuncak klasemen di grup lain memang sudah aman ke babak selanjutnya pada matchdaay kelima. Malah Grup D sudaah memastikan dua tim yang lolos ke babak 16 besar sejak matchday kelima. Rumitnya kelolosan hingga partai terakhir itu membuat Manajer Arsenal Arsene Wenger keheranan. (h/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Basuki Incar Emas Taekwondo JAKARTA, HALUAN — Langkah Basuki Nugroho menuju SEA Games 2013 kian mantap. Sudah punya banyak pengalaman di kejuaraan multi even tersebut, atlet taekwondo itu menargetkan meraih emas demi anak dan istri. SEA Games 2013 akan menjadi penampilan ketujuh Basuki Nugroho di pesta olahraga se-Asia Tenggara itu. Sebelumnya dia sudah meraih prestasi tinggi dengan merebut emas nomor under 87 Kg saat tampil di 2005 dan 2011. Emas menjadi target Basuki di Myanmar tahun ini. Menjaga motivasi dia untuk tampil dengan performa terbaik adalah anak dan istri yang menunggu di rumah. Menjadi juara adalah harga mutlak demi bisa membanggakan dua orang terdekatnya. "Mereka itu motivasi terbesar saya, makanya saya ingin sekali dapat emas, dan persembahkan untuk mereka," kata Basuki kepada detiksport, Selasa (10/12/2013).(h/ net)

Semen Padang Lolos Verifikasi JAKARTA, HALUAN — Arema Indonesia dan Sriwijaya FC terancam tidak bisa mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2014. Dua klub papan atas di kompetisi Liga Indonesia, termasuk dalam daftar sembilan dari 22 klub calon peserta kompetisi yang masih bermasalah dari segi keuangan. Selain kedua klub yang pernah meraih gelar juara ISL, klub-klub lain yang masih terkendala finansial adalah Persijap Jepara dan Persiba Bantul dari kompetisi IPL. Sedangkan dari kompetisi ISL ada Pelita Bandung Raya, Persela Lamongan, Persepam Madura United, Persik Kediri, dan Perseru Serui. “Catatan sementara di internal PSSI, ada dua klub di IPL dan tujuh di ISL yang bermasalah keuangan. Dua tim promosi, Persik Kediri dan Perseru Serui, malah belum memberikan laporan keungan dan proyeksi keuangan,” ungkap Sekjen PSSI Joko Driyono di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (10/12/2013). PSSI memberikan tenggat waktu selama seminggu (10-17 Desember), kepada sembilan klub yang masih terkendala aspek keuangan, untuk mengajukan banding. Joko menegaskan, pihaknya tidak mau menunda, sehingga klub-klub tadi terbebas dari tunggakan gaji. “Bagi yang tidak lulus, seperti tiga klub IPL, kemudian tidak lolos dari playoff IPL, dan tim ISL yang seminggu ke depan tidak menyelesaikan permasalahan, mereka akan berkompetisi di divisi utama, kecuali exco membuat keputusan lain,” tutur Joko. CEO Semen Padang FC yang dihubungi terpisah, Erizal Anwar mengaku pihaknya belum menerima informasi resmi dari PSSI. “Jika memang begitu adanya, kami tentunya bersyukur dan tentunya kami masih menunggu kepastian pada keputusan Exco 17 Desember nanti,”katanya. (h/mat/net)

Enam Wakil Indonesia Lolos NAY PYI TAW, HALUAN — Sebanyak enam wakil Indonesia di cabang bulutangkis, berhasil melewati babak pertama di ajang SEA Games Myanmar 2013.

MENANG TIPIS — Andik Vermansyah berupaya melewati tiga pemain Kamboja di laga perdana Timnas U23 di SEA Games Myanmar Di laga ini, Indonesia hanya bisa menang tipis atas Kamboja 1-0 dan akan berhadapan dengan tim tangguh Thailand besok. NET

RD Siapkan Timnas untuk Tampil Beda YANGOON, HALUAN — Tim nasional Indonesia U-23 sudah ditunggu Thailand dalam pertandingan lanjutan SEA Games 2013 di Myanmar, Kamis (12/12) Jika ingin lolos ke semifinal, skuat arahan Rahmad Darmawan tersebut wajib tampil habishabisan. Sebab, kini berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup B. Lebih tepatnya, ada bawah Myanmar dan Thailand. Thailand memang menjadi perlu diwaspadai. Sebab, meraih kemenangan dari Timor Leste dengan

skor 3-1 di pertandingan perdana. Sementara Indonesia, unggul tipis dari Kamboja dengan skor 1-0. "Untuk mengatasi Thailand, kami akan turunkan strategi yang beda. Apalagi, Thailand tim yang lebih bagus dan terorganisir. Ada sedikit masalah kontrol emosi dari pemain tapi saya yakin akan bisa lebih baik," ungkap Pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan. RD- begitu panggilan Rahmad Darmawan- mengaku masih belum bisa menurunkan pemain

utama seperti Fandi Eko Utomo, Dendi Santoso dan Ramdani Lestaluhu. Pasalnya, mereka masih mengalami kendala otot. RD menginginkan pasukannya tampil lepas dan tidak mengulangi kesalahan seperti ketika menghadapi Kamboja Senin (9/12). Selain itu, sempat mengalami masalah ketika Fandi Eko Utomo tiba-tiba mengalami sakit. Alhasil, RD harus melakukan perubahan komposisi pemain. Yakni, menurunkan Yandi Sofyan sebagai pengganti Eko (h/net)

Muskot KONI Sawahlunto Berjalan Alot SAWAHLUNTO, HALUAN— Hari pertama Musyawarah Kota (Muskot) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sawahlunto berjalan alot. Penjaringan bakal calon ketua yang awalnya telah ditutup 6 Desember lalu, akhirnya diperpanjang. Waktu penjaringan bakal calon pemimpin komite olahraga kota tersebut, akan berlangsung hingga Rabu (11/12), hari kedua Muskot KONI Sawahlunto dilaksanakan. Awalnya, Muskot yang berlangsung semenjak Selasa (10/ 12) itu, sempat terjadi berjalan dengan suasana tegang. Beberapa pengurus cabang olahraga menginginkan pelaksanaan yang telah berlangsung sejak November itu, ditutup sesuai dengan aturan yang telah dibuat. Namun sebagian pengurus cabang olahraga lainnya, juga meminta penjaringan dibuka hingga pelaksanaan pemilihan dilakukan. Meski berjalan tegang,

akhirnya tercapai kesepakatan pelaksanaan penjaringan ditutup Rabu (11/12). Dalam Muskot yang diikuti 24 pengurus cabang olahraga itu, mengapung beberapa nama, yakni Ganoffahlis, Boy Purbadi, Masdi, Indra, Gusrial, dan Mukhsis, serta Buyung Lapau. Wakil Ketua KONI Sumbar Handrianto, mengapresiasi KONI Sawahlunto. Kota kecil dengan 24 pengurus cabang aktif, dan ternyata mampu menunjukan prestasi, baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional. “Tidak mungkin suatu organisasi meraih prestasi tanpa kepengurusan yang baik. Ke depan, siapapun terpilih memimpin KONI Sawahlunto, harus mampu memajukan organisasi," tambah Handrianto, saat membuka Muskot, di Gedung Pusat Kebudayaan ‘Kota Arang’, Selasa (10/12). Sawahlunto, lanjutnya, mampu menempati peringkat sepuluh

besar, dalam pelaksanaan pekan olahraga provinsi akhir 2012 lalu. Hal ini merupakan suatu prestasi yang luar biasa, untuk sebuah kota kecil. Ke depannya, terang Handrianto, dalam mengatasi kecurangan iven Porprov Sumbar, KONI akan menerapkan dan memanfaatkan sistem KTP elektronik. Sehingga, perbuatan curang, dengan menggunakan atlet di luar daerah akan dapat teratasi. Sementara itu, Wakil Walikota Sawahlunto Ismed, SH, mengatakan ketua KONI terpilih harus terhindar dari kepentingan politik. Hal itu untuk menghindari kerusakan dalam pembinaan olahraga. Ketua KONI Sawahlunto Gannoffahlis, SH menyebutkan, selama empat tahun kepemimpinannya telah berupaya maksimal melakukan terobosan, dalam menciptakan prestasi olahraga yang diharapkan.(h/dil)

Pemko Anggarkan Rp 1,2 Miliar untuk Porprov PADANG PANJANG, HALUAN— Untuk memastikan keikutsertaan Kota Padang Panjang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar di Kabupaten Dharmasraya 2014 mendatang, Pemko Padang Panjang memberikan deadline hingga Kamis (12/12) ini kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat, untuk segera melaksanakan musyawarah. Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan

Pariwisata (Porbudpar) Kota Padang Panjang, Syaiful Bahri menyebutkan, pemerintah daerah melalui instansi terkait menegaskan jika kontingen kota berjuluk Serambi Mekkah tersebut harus tetap ikut andil di ajang olahraga tingkat provinsi itu. "Sebagai langkah awal antisipasi pemerintah dalam keikutsertaan kontingen Padang Panjang, telah dianggarkan sekitar Rp1,2 miliar. Anggaran tersebut untuk mengatasi kebutuhan

peralatan atlet masingmasing cabor," ujar Yonrizal kepada Syaiful Bahri. Namun demikian, Syaiful mengatakan berdasarkan hasil rapat bersama jajaran pengurus KONI, Selasa (3/ 12) lalu, KONI belum bisa memastikan keikutsertaan di ajang Porprov 2014 mendatang. KONI pada kesempatan itu, meminta diagendakan pertemuan kembali Rabu (5/12) untuk penjelasan tentang bonus. "Dari hasil pertemuan itu, dapat kesimpulan bahwa

KONI harus melakukan konsolidasi internal melalui musorkot, pleno atau sampai pada musyawarah luar biasa. Kepada KONI diberikan tenggat sampai Senin (9/12) kemarin," tutur Syaiful. Namun sampai jadwal tersebut, KONI belum bisa memastikan kapan akan dilaksanakannya agenda rapat pleno seperti yang disampaikan para jajaran pengurus. Menyikapi hal tersebut, Syaiful mengaku kembali menggelar perte-

muan dengan pengurus KONI, Selasa (10/12) kemarin pagi untuk diminta menyiapkan rekap RAB kebutuhan cabor. "KONI meminta waktu sampai Rabu besok (hari ini, red) dan kemudian diundur sampai Kamis (12/12) besok sebagai tenggat waktu terakhir. Menyikapi tak maksimalnya koordinasi internal KONI ini, kami akan melakukan pendampingan terkait tekhnis dalam berkoordinasi dengan cabor," pungkas Syaiful.(h/yan)

Empat wakil lainnya mendapat bye dan langsung berlaga di babak perempat final. Menurut manajer tim bulutangkis Indonesia, Ricky Subagja, hasil di babak pertama memang awal yang cukup baik bagi tim bulutangkis. Semua wakil lolos ke babak perempat final. “Pertandingan Bellaetrix juga hasilnya baik, namun ada catatan buat tunggal putri dan ganda putri yang menurut saya di babak pertama belum dapat menunjukkan penampilan maksimal,” jelas Ricky kepada Badmintonindonesia.org. Sementara di nomor tunggal putra dan ganda putra, kata ricky, lawanlawan memang kelasnya masih di bawah pemain Indonesia. Tim bulutangkis Indonesia akan kembali berlaga di Wunna Theikdi Indoor Stadium pada babak perempat final yang dilangsungkan Kamis (12/12) mendatang. Pada Rabu (11/12) tidak ada pertandingan yang dimainkan karena akan berlangsung upacara pembukaan SEA Games Myanmar 2013. Tunggal putri Indonesia Bellaetrix Manuputty melenggang ke babak perempatfinal pertandingan perseorangan bulutangkis SEA Games Myanmar 2013 usai menyingkirkan pemain andalan Singapura, Gu Juan. Bellaetrix yang saat ini bertengger di peringkat 35 dunia menang dua set langsung atas Gu Juan yang menduduki peringkat 20 dunia , 21-13, 21-17. “Saya senang dengan kemenangan hari ini atas Gu, karena hasil undian saya tidak bisa dibilang enteng juga. Tapi saya tak mau terlalu senang, biasa saja, pasti selanjutnya banyak lawan-lawan yang lebih berat,” ujar Belletrix seperti dikutip situs resmi

PP PBSI. Pertarungan antara Bellaetrix melawan Gu sempat diwarnai dengan insiden kartu kuning. Di game kedua pada kedudukan 18-16 untuk keunggulan Bellaetrix, pemain putri Indonesia ini diganjar kartu kuning. Pada babak perempatfinal, Bellaetrix akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Li Lian Yang. putra Indonesia,Dionysius Hayom Rumbaka dan Wisnu Yuli Prasetyo melalui pertandingan hari pertama mereka di ajang SEA Games Myanmar 2013 dengan kemenangan mudah. Hayom menghentikan perlawanan wakil dari Laos, Seng Chaleun Phaxay, 2110, 21-5. Sementara Wisnu menang telak atas pemain Kamboja, Phorrom Cheng, 21-5, 21-9. "Lawan memang kelasnya masih di bawah saya, pertandingan ini lebih saya manfaatkan untuk penjajakan lapangan. Kondisi lapangan cukup berangin, tapi tidak terlalu menjadi masalah," ujar Wisnu seperti dikutip situs resmi PP PBSI. Dalam sepuluh tahun terakhir, medali emas tunggal putra di ajang SEA Games tak pernah lepas dari genggaman Indonesia. Sejak SEA Games 2003 di Hanoi hingga SEA Games 2011 di Jakarta, medali emas tunggal putra selalu berhasil diamankan para pebulutangkis Indonesia. Namun di ajang SEA Games 2013 kali ini tunggal putra Indonesia hanya ditargetkan meraih perak. "Tentunya saya ingin sekali meneruskan tradisi medali emas tunggal putra di SEA Games. Meskipun ditargetkan medali perak, saya pribadi inginnya bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia," ujar Hayom yang ditemui di Wunna Theikdi Indoor Stadium.(h/net)

PASI Sumbar Jadi Pusat Talent Scouting Atletik PADANG, HALUAN — Pengurus Provinsi (pengprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumbar mendapat kepercayaan penuh dari Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB. PASI) sebagai pelaksanaan program kerja bidang pembinaan dalam misi mencari bibit-bibit atlet remaja dengan bentangam usia 12 hingga 15 tahun yang memiliki bakat olahraga khusunya atletik yang selanjutnya mendapat pembinaan khusus yang dirangkum dalam Pelatnas PB. PASI di Jakarta. Dalam seleksi awal nantinya, talent scouting yang diturunkan langsung oleh PB itu dilaksanakan pada Januari 2014 mendatang. Gelaran ini hanya digeber di dua daerah Kepulauan Serui dan Bukittinggi. Keputusan itu tertuang dari surat resmi PB. PASI melalui Wakil Sekum PB. PASI , Harstuti Merdiko

>> Editor : Rakhmatul Akbar

nomor surat 544/PB.PASI/ St. M/XII/2013. Dalam surat itu PASI Sumbar diminta menjadi pelaksana talent scouting dengan melakukan seleksi awal untuk melihat kemampuan dan koordinasi gerak lari yang meliputi lari 60 meter dan koordinasi ABC serta daya tahan melalui test squat trust. Sekum PASI Sumbar, Arfan Rosyda atas nama PASI Sumbar menyambut baik ditunjuknya ranah minang sebagai daerah pembinaan atlet muda. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan menghimpun seluruh atlet Sumbar berbakat untuk ikut ambil bagian dalam seleksi nanti. "Ini jelas merupakan prestasi tersendiri sekaligus kepercayaan PB terhadap Sumbar, hal itu membuktikan Sumbar menjelma menjadi daerah pengimbor atlet muda tingkat nasional," sebut Arfan kemarin.(h/mat)

>> Penata Halaman : JEfli


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

19

PERLU KANAL KHUSUS

Korupsi Politisi DPR Harus Diberantas Masyarakat Laporkan 4 Anggota DPR JAKARTA, HALUAN— Empat aduan masyarakat yang masuk ke DPR kan segera diperiksa oleh Badan Kehormatan. Empat kasus tersebut merupakan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Anggota DPR. Demikian disampaikan oleh Anggota Badan Kehormatan DPR, Ali Maschan Moesa usai rapat, Di Gedung DPR, Selasa (10/12). “Kita harapkan pihak terkait 4 kasus ini bisa dipanggil minggu depan,” ujarnya. Lebih lanjut, politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengungkapkan empat kasus tersebut, tiga sudah masuk pemeriksaan, diantaranya, pengaduan baru yaitu dugaan pernyataan bias gender dalam fit and proper test calon anggota KPI di Komisi I DPR, dugaan wan prestasi dalam hubungan binis yang dilakukan oleh Soekarnotomo yang merupakan Anggota Komisi VII dan dugaan pelecehan rasial oleh Anggota Komisi III DPR, Ruhut Sitompul seperti yang dilaporkan Boni Hargens. “Kita akan panggil dan meminta keterangan dari pendau dan teradu, Komnas perempuan terkait Komisi I DPR, Boni hargens dan Ruhut Sitompul, kemudia Sukaarnotomo. Harapannya dalam masa sidang ini ada laporan masyarakat yang bisa tuntas,” tandasnya. “Kita ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan pengaduan kepada BK, ini bentukkepercayaan publik kepada alat kelengkapan dewan ini,” pungkasnya. (h/snc)

DIJUAL RUMAH RUMAH TIPE 36 di Perumahan Graha Agung Perdana Blok F 33. Lokasi strategis, tepi Bypass Anak Aie Koto Tangah (dekat dari Pasar Lubuk Buaya). Fasilitas Listrik & Air PDAM. Hub: 082170819700 / 081363447705 CATERING SAHATI CATERING, sedia katering rantangan, nasi box, rasa enak harga terjangkau, bisa harian/bulanan untuk pelajar, mahasiswa, karyawan, pegawai, rumah tangga, hub 081266612808 / www.facebook.com/Sahati Catering KECANTIKAN DE SOLO SPA & GALLERY, Spa dengan Rempah Alami. Terapis ber pengalaman. Juga menyediakan Aneka pakaian Tradisional Modern. Jl. Sa wahan Dalam No. 11 Padang JASA FOTOGRAFER VIDEO SHOOTING, untuk pre wedding, wedding, video clip, iklan dll, Studio 58 mandiangin bukittinggi, hub Ricky : 081266209910. JASA PHOTOGRAFER, melayani foto untuk sekolah , Pas Foto Siswa, Foto Kegiatan dll, cepat dan mantab, segera hubungi 085365364860 JUAL OLAHAN IKAN TELAGA SAMUDERA, CENTER MARKETING FISHERY, menye diakan produk olahan ikan berupa bakso ikan, nugget, otak-otak. Juga jual ikan segar. Jalan Hamka No. 78 C Padang Hp: 08126749714 ARSITEK DESIGN RUMAH, mewujudkan Rumah idaman anda baik itu Rehap atau Baru, Dengan metoda 3 Dimensi, bisa lansung konsultasi,Hub. 082382299983 DIGITAL PRINTING CV. VERTICAL CIPTA RELASI, melayani digital printing untuk baliho, billboard, spanduk sticker, branding car, x banner dll. Cepat dan hemat. Jalan Jhoni Anwar No. 68 Lapai Padang MITRA STAMPS, m e l a y a n i Best Printing Solution : Stempel warna, stempel kristal, stempel cetakan sablon, undangan, ID card, nama craver, kartu nama, spanduk digital dll. Jln. Proklamasi No. 41, Telp : 0751-4419897, Padang. HP. 0813 6344 9806 / 0852 7443 7566 CV TRI PABARU, Kontraktor Digital Printing (Offset Advertising). Harga khusus akhir tahun untuk calek dan partai. Alamat : Jln. Khatib Sulaiman No. 5A Padang. Telp : 0751 - 9763312, HP. 0852 6388 8667. email : cvtripabaru@yahoo.com

JAKARTA, HALUAN— Banyak kalangan bahkan dunia internasional sudah mengkategorikan korupsi sama dengan kejahatan kemanusiaan, teroris, narkoba dan sebagainya, yang bisa menghancurkan suatu bangsa itu sendiri. Karena itu upaya pencegahan korupsi harus menjadi komitmen semua pihak, khususnya lembaga tinggi negara sebagai pengguna anggaran negara (APBN). Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun mengusulkan perlunya e-politics, bagi caleg maupun politisi DPR RI. “KPK menggagas e-Politics, semacam kanal khusus berisi data lengkap caleg dan anggota DPR, lengkap dengan penghasilan dan pendapatan gonogini lainnya. Seperti apa yang dilakukan pemerintah Surabaya dengan e-goverment, dan Gubernur DKI Jakarta. Maka, sebaiknya e-politics juga perlu diterapkan untuk para politisi baik caleg maupun anggota DPR di seluruh Indonesia,” tandas Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja pada wartawan seusai seminar nasional ‘Koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi’ di Jakarta, Selasa (10/ 12/2013). Menurut Adnan, e-politics, itu berbentuk semacam website yang bisa diakses seluruh rakyat Indonesia. “Sehingga setiap

ADVERTISING BERLIAN, menger jakan billboard, neon box, papan merek, promotion, percetakan, digital printing. Jl. Dobil No. 25 Padang. Telpn. 07517889392, HP. 081266502225. e-mail: berlianadvertising@yahoo.com DIRGA ANDESTAR, melayani cetak undangan, faktur, kop surat, kartunama, stiker, brosur, spanduk digital, stempel, neon box, plakat dll. Jln. Kampung Jawa Dalam II No. 32 (samping pos kamliang) HP, 082174905959 PEMBERSIH MOTOR LIC TRIPLE ACTION POLES, cara mudah dan aman buat member sihkan,mengkilap kan sekaligus melin dungi cat body motor anda, hub 085274301234, atau datang bandar belakang tangsi No 12 Padang

OBAT HERBAL PUSAT HERBAL INT, sedia berbagai produk herbal ,izin BPOM, MUI serta halal. InsaAllah dapat menyembuhkan ber bagai penyakit. Jln. Jihad V Kubu Dalam RT/RW 01 ( Perum Kharisma 3 ). Hp: 0813 6334 6099 OBAT HERBAL, menyembuhkan stroke, jantung, hepatitis, diabetes, impotensi, ingin punya keturunan dll. Standar internasional, hub 081363763333 TURUN BERAT BADAN, Ingin turun berat badan 4 kg per minggu. Tanpa repot dan tetap bisa makan sepuasnya. Metode diet terbaru ditambah makanan organik, hub 085272950619 RAMBUT ANDA BERMASALAH? seperti rontok, botak ringan bahkan botak Parah! Green Angelica Solusinya. Penumbuh rambut super cepat, alami tanpa efek samping. Hub Agen Resmi Green Angelica, 082172171823 TERAPI LINTAH & JUAL MINYAK LINTAH, bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti Stroke, Asam Urat, Kolesterol, Jantung Koroner, Ginjal dll. Jl. Khatib Sulaiman No. 08 A Padang (Belakang Indoria Pres Per Mobil).Hj. Nurhayati : 0813 6399 2959 / 0751 444448

anggota DPR diharuskan mengisi gaji dan pendapatan mereka. Dengan demikian ada fungsi kontrol langsung oleh rakyat terhadap wakilnya di DPR RI, dan DPRD. Kenapa harus seperti itu? Ini sebagai usaha dalam transparansi. Dimulai dari e-politics itulah nantinya akan jelas nama-nama anggota dewan, gajinya berapa, apa saja kegiatannya, dan janjijanjinya apa sudah dilaksanakan. Semuanya dimasukkan dalam bentuk data elektronik melalui internet,” tambah Adnan. Sebelumnya Ketua KPK Abraham Samad menegaskan jika KPK tak hanya rajin menangkap dan memenjarakan kouptor, tapi juga sudah tidak melakukan upaya pencegahan. “Kami aktif melakukan pendidikan, pencegahan, pendidikan korupsi dan upaya-upaya lainnya. Karena itu tidak benar, jika KPK dipersepsikan hanya menangkap koruptor,” ujarnya meyakinkan. Curigai Proses di DPR Masih terkait kasis korupsi para politisi, mantan Menteri Keuangan Agus Martowardojo meminta aparat penegak hukum untuk menelusuri proses pembahasan anggaran proyek hambalang saat di DPR. “Apa rapat kerjanya betul. Kemudian itu dibahas di Badan Anggaran (DPR) apakah prosesnya betul,” tegas Agus saat bersaksi untuk terdakwa dugaan korupsi proyek Hambalang Deddy Kusdinar di Pengadilan Tipikor, Selasa (10/12). Gubernur Bank Indonesia ini menjelaskan pembahasan

KEBUN SAWIT DIJUAL CEPAT SEBIDANG KEBUN SAWIT, luas 2.5 ha, Prospek untuk kebun,perumahan,Peternakan. Kec. Pancung soal Inderapura, Pesisir Selatan. Harga: 120.000.000 hub 0813 6373 3939 / 081374505201

LOWONGAN

DIBUTUHKAN , Teknisi Komputer dengan syarat : Pria (umur max 27 th), Bisa Teknisi Komputer, SMU/TKJ/sederajat, Pas photo 3x4 = 1 lmbr, CV, ijazah. Kirim ke Jln.Teuku Umar no. 33 ADepan Kantor Pos Pasar Alai. Telp. (0751) 445102, HP. 082387962828 LOWONGAN Karyawan Perempuan, Muslim Taat Beribadah, Lulusan SMK Tata Boga, suka berinovasi dan bereksperimen dlm memasak, luwes dan cekatan. Mau memberi pendapat dan menerima kritikan. Kirim surat lamaran lengkap via email: yahriza@gmail.com. Keterangan lanjut hubungi SAHATI CATERING DI 081266612808

TOUR/ TRAVEL BIRO DEBE TOUR, melayani penjualan tiket pesawat, Umrah dan Haji Plus, Online 24 Jam. Jalan dammar III No. 10 Padang, HP. 085364801230, 085271177977, 081374897200 PT. MINANG INDAH TOUR & TRAVEL, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga spesial dan bersahabat. Jalan Ujung Gurun No. 67 Padang, telp 0751 24053

OLIMPUS SERVICE KAMERA, terima service semua merek kamera dan jual beli. Video Syuting, Kamera digital dll. Jln. Jundul 5 No. 48 Tabing Padang. HP. 0813 6333 6822 (Al)

ELNOCHA BORDIR KOMPUTER, menerima bordir baju, topi dll. Siap terima dalam partai besar/ kecil, bisa ditunggu. Komplek Pertokoan Korem Petak 7-8, Samping Mesjid Nurul Iman Padang, Hp: 0821 7030 1164

CELLULER CEMARA CELL, isi pulsa ulang, Jln hamka no 19 parupuk tabing. hubungi : 08126792770, pak heddy. HARRY CELL, isi pulsa ulang, jual hp baru dan accecories hp. Jln hamka sebelah RM. Beringin, Hubungi : 085263843364

HENDRA CELLULAR, menjual hp baru,second,acc,service,isi ulang pulsa. Jln hamka no 14 parupuk tabing, Hubungi : 081277806303 (Bang jimi)

AKUARIUM

DIJUAL, ayam kate jantan seharga Rp. 100.000 bagi yg berminat dapat menghubungi 085263194936 (tidak melayani SMS)

AYAM KATE

SERVICE

ETALASE SERVICE HP, Terima servis hp, PC, laptop siap antar jemput untuk wilayah padang, kunjungi toko kami di jln Kampung Kalawi No. 26 Padang.

SURYA LISTRIK, memjual alat-alat listrik,elektronik dan service. Jln adinegoro simp perum. Gading permai3 lb buaya. Telp;08126751157 (pak datuak) AHKAM CELL, distributor pulsa elektrik,isi ulang,token pln,perlengkapan hp. Jln adinegoro no 89,simp. Perumahan monang. Telp;081275878896 (nofrianti) JASA PINDAH JASA PINDAH, Melayani jasa pindah rumah atau kost dan barang lainnya sekitar padang, bagi yang mau pindahan dapat menghubungi 085263194836

JASA BUSANA TERIMA JAHITAN, Siap menerima jahitan dengan model apa saja dalam jumlah banyak, busana, seragam kerja, sekolah, dll kualitas dan harga berani bersaing hub 08982681885/ 081267772422.

PT. BUNDA WISATA NUSANTARA, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga bersahabat. Jl. Raya Padang Indaruang (tanjuang saba No. 14) Telp. 0751-74274, 7809770, 7978580 padang PIJAT REFLEKSI KHUSUS PRIA, mengatasi keluhan pegal-pegal, ingin punya keturunan dll. Bisa dipanggil ke alamat. Hub Maman, 081363774570.

DIJUAL ETALASE BEKAS JUALAN, kondisi masih ok, tidak ada kaca yg retak, kondisi sekitar 85%, boleh cek dulu, alamat di jl. Parakpisang No.10 blkng RST Tentara ganting, harga buka 950 rb

MANDIRI SERVICE AC, melayani Service AC, Pasang Bongkar AC, Perbaikan AC, Tambah Freon, Perbaikan Elektronik lain kecuali TV, dalam & luar Kota Padang, hub 082174411830. JASA INSTAL LAPTOP, dengan berbagai windows seperti win xp,win 7dan win 8, harga terjangkau, jl Gelugur RT 001 RW 04, Kubu Dalam Padang Timur, Padang.

WECAN CELLULAR, menjual hp baru,second,acc hp,service dan isi ulang pulsa. Jln hamka no 22, parupuk tabing samping SMP 13, Hubungi :081266344116 (pak zaini)

JASA REFLEKSI

melakukan rapat kerja dengan Komisi X DPR pada tahun 2010. “Ada 9 hari rapat kerja di DPR. Di situ kelihatan kemudian ada dokumen menaikkan dari Rp150 miliar menjadi Rp275miliar terus kemudian untuk 2011 ada tambahan Rp400 miliar,”

jelasnya. Untuk anggaran proyek tahun 2012, Agus mengaku tidak begitu mencermatinya. “Tahun 2012 kami tidak melihat detilnya dalam laporan itu tapi juga dialokasikan Rp500 miliar,” ujarnya. (h/dn/snc)

OLAH TKP — Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Korlantas Mabes Polri melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di perlintasan kereta ulajami, Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa (10/12). ANT

ALFA RENTAL MOBIL, Antar Jemput Bandara, Rental Kendaraan Harian, Mingguan, Bulanan, Avanza, Xenia, Innova, APV, Fortuner, Harga relatif, Unit ready, Hub 751-9970033, 085263669669

OBAT EDI, mengatasi ejakulasi DINI, Lemah syahwat, cepat letih, pasutri tidak bergairah,kaki bermasalah, kutu air, keputihan, BAB bermasalah. Izin POM dan MUI. Hub: 085274557202, 082170085411

DI JUAL AKUARIUM ukuran 100x45x45 cm, beli lebih dari 5 buah akuarium diantar langsung kerumah, hube 08972664162, atau langsung datang ke jalan citarum no 42 padang baru timur

anggaran proyek Hambalang dimulai pada 2009 untuk tahun anggaran 2010. Mega proyek tersebut diurus ketika Andi Mallarangeng terpilih menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga. Untuk pembahasan persetujuan anggaran, pihak Kemenkeu

REZZIVA CELL, menjual hp baru,second acc hp,isi ulang pulsa. jln adinegoro, lb buaya, koto tangah . Hubungi : 082389236427 (pak eldus jhoni) LISA CELL, jual pulsa elektrik dan acc hp. Jln adinegoro no 69 lb buaya,koto tangah. Hubungi : 081363222661 (anne liza zuloktora) SINAR CELL, service hp,acc,jual hp baru,pulsa isi ulang. Jln adinegoro no 65 lb.buaya padang samp. Bank nagari Telp;08126769657, (m.joni warman) FAMILY BARU, service dan penjualan alat-alat listrik serta elektronik. Jln adinegoro no 14 cb,lb buaya padang. Telp;081374015093 (bang muslim) LUCI CELL, menjual acc hp,hp baru,token pln dan pulsa isi ulang. Jln adinegoro,simp brimob, Telp;081266574222 (bang rony) MM CELL, menjual hp baru dan second,tukar tambah,service,acc,pulsa isi ulang. Jln adinegoro no 22 lb buaya,padang. Telp;081266400736 (aldo)

DIJUAL MOBIL

VISTA MOBIL, MOBIL APV 2010, Kijang LGX 2003, 2004, Kijang Grand 1993, 1994, Toyota Vios 2008, Colt PU 2005, Panther PU 2002, Escudo Nomade 1997, Avanza 2008, Honda City 2000, CRV 2004, Panther LS 2005, Luxio 2010 Type X. Jl. Kapas Panji No. 47E Bukittinggi, Hp. 081363299602 FEROZA BM, Plat th 1994 warna biru malam. toko mas melati indah. HP. 0812 6608 374, Telp. 0751 - 29551 Pasar raya, bertingkat fase iii/8

AVANZA S, tahun 2011, warna silver pulang DP, Nego Angsuran 6,1 Juta. Sudah jalan 27 x sisa 21 x. hubungi: 08126773090 TANAH

DIJUAL TANAH, 291 m2. komp. parupuk sejahtera lestari. simp. gia (belakang komp. parupuk). hub : 081389135077 DIJUAL TANAH, luas tanah 250 m2 & 229 m2 (bersertifikat). Jln. Nurtanto Koto Tangah Parupuak Tabing Padang. Hub: 081267878966-085263459825

KOMPUTER

SOFTWARE SERVER PULSA MURAH, tapi bukan murahan sudah teruji kehandalannya, langsung diinstalkan dan tinggal pakai.Hub Wardoyo Jln. Tanjung Indah V Blok C/36 Lapai Padang, hub : 07517055027, 085263978000 LAMPU LED US, dengan Kipas, tinggal colok ke power bank atau laptop. Juga terima jasa instal laptop/komputer, game pc/android/ipad/iphone, hub 081261888142 (SMS only) ORIGINAL INK, pusat isi ulang tinta dan toner printer. Jl Jhoni Anwar No. 6 Lapai padang( Dpn Griya Mawar Sembada Indah) telp 0751 7804691, 081363593522 ALDHIYA COMPUTER, terima service antar jemput & service di tempat anda, private mengatasi masalah komputer anda khusus bagi mahasiswa, rumah tanggan. Hubungi 085274557202, 082170085411

HAMSTER CAMBLE HAMSTER CAMBLE, dijual hamster camble, sehat dan lincah, warna menarik dan indah, hub 085831140887, bisa antar ke alamat. JASA BANGUNAN SPESIALIS TUKANG BANGUNAN DAN RENOVASI RUMA di Padang lain wilayah Sumatera Barat. Jujur, Amanah dan Profesional. Tukang dan kuli bangunan yg kami miliki berpengalaman mengerjakan proyek, hub 081267772422/0751-9587995 TALANG AIR RUSH JUAL TALANG AIR RUSH BARU , Rp.150.000,-/set , bagus , murah , cuci gudang , datang aja langsung ke jl kalawi raya timur no 56 Padang DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN, Dikontrakan rumah 2 kamar, ada garasi mobil, tempat aman bebas banjir dan jauh dari tsunami. Komp Perum Kharisma Permai Kubu Dalam. Hp: 0813 6305 8450

JASA EKSTERIOR SEJAHTERA ALLUMINIUM, mene rima pesanan konsen alluminium, partisi alluminium, pintu swing alluminium, jendela kesmen dll. Jl. Simpang Garuda Tunggul hitam No.9 Padang, hp: 08126727396

PEMASANGAN GIPSUM & CAT RUMAH, bisa untuk kantor/ruko, harga pemasangannya bisa diatur, mau harian/mingguan silahkan hubungi via tlp/sms 085264797936 CV. DAUK SUKSES MANDIRI, menerima pemasangan rangka kudakuda baja ringan, beserta atap, pemasangan plafon, les, profil dan sentral panel, jalan raya indarung No 30, hub 081374390060. CV. BUSSINIS ALI KAMPOENK JATI, menjual aneka furniture, ukiran asli jepara. Jln. Kampung Kalawi Timur No. 35B Kec. Kuranji Padang. Hub : 082363199990, Telp (0751) 24183 TOKO CERMIN ALVA GLASS, menerima Etalase, Rak piring, Jemuran Kain, Kusen Aluminium. Jl. Kampung Kalawi No. 31 Padang. Hubungi 081363505233 JASA ACCESORIES MOBIL

TOKO ASTAGFIRULLAH, menjual sparkpart mobil, olie, service dll. Jln. Lubuk Lintah No. 22. HP. 0812 6614 9972

DICARI KOMPUTER MATI DICARI, komputer mati atau sudh tak terpakai lagi dg harga menarik, seperti komputer pentium 1,2,3,4. juga membeli : monitor/LCD, AC, CPU, Handphone, mesin cuci, kulkas hub 081267625647 DIJUAL TANAH Dijual Tanah dengan Luas 250 M2 & 229 Mw (Bersertifikat). Alamat Jln. Nurtanio Koto Tangah Parupuak Tabing Padang. Hubungi : 0812 6787 8966 - 0852 6345 9825 LAIN-LAIN THALITA MUSIK & MITA TENDA, menerima layanan Orgen tunggal & sound system, Tenda pesta, Pelaminan, Shooting Video & Photography, Qasidah Modern. Jrg. Jalikur Patanangan/Balai Panjang, Tilatang Kamang Bukittinggi. Hp. 081374637581, 081266701490 AGEN BUAH RAJU, menjual berma cam-macam buah-buahan. Pasar Lubuk Buaya (samping RM. Saiyo) Hubungi : ni Wit, 082381438094 SARASAH CENTER, bimbel, baca tulis, mewarnai (SD-SMA), cempoa, Bhs. Ingris digratiskan selama libur akhir tahun. Segera daftarkan diri anda di Jln. Jhoni Anwar A.5 Lapai. Hub: Buk Riza, 0812 6781 974 CUCI KARPET CUCI KARPET, murah dan bersih, siap antar jemput, hub IHSAN CARPET WASH, Jln. Raya Parak Laweh Pam pangan No. 15 C, Hub 0751-9593000, 087895583965

SALON

TINA SALON, melayani gunting rambut, creambath, rebonding, keriting, facial, pewarnaan rambut dll. Jln. Hamka no. 56 Tabing Padang. Hub, Ubi Tina ( 0822 8313 1601 ) MARIANIS SALON, menyewakan pelaminan lengkap, pakaian adat, make up penganten, artis, foto pengantin, dan bunga papan. Jln. Hamka No. 15, KM 10 Tabing Padang. Hub. 0751-443949, 082174087777 BENGKEL LAS BENGKEL LAS, menerima pesanan Kanopi, Polingget, Pagar, Tangga, Terali, Konstruksi baja tlp/sms Ari: 083182433906 Pin BB:264924bd KEHILANGAN

ARAW FILM, KACA FILM & CUTTING STIKER, melayani pen jualan dan pemasangan Kaca Film, aneka sticker samblas dan cutting stiker. Jl Veteran No. 91 Padang, Telp 085264697457

Kehilangan BPKB BA 6268 LH a/n Syafrial. Hilang disekitar Sanjai Bukittinggi. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat

Z & L RADIAL BAN, menjual ban dan velg (baru dan bekas) tambal tubeless, service AC mobil dll. Jalan Veteran No. 83 C Padang. Telp 081266024345

Kehilangan STNK BA 1175 BJ a/n Yosrizal, BA. Hilang sekirat Kamp. Kalawi Kec. Kuranji Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Jefli


20

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

78 Mahasiswa Berprestasi Terima Bantuan Baznas PAINAN, HALUAN — Sebanyak 78 orang mahasiswa berprestasi menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pesisir Selatan, masing-masing sebesar Rp 500 ribu. Bantuan diserahkan oleh Bupati Pessel H Nasrul Abit di ruang kantor bupati, Senin (9/12). Bantuan pendidikan tersebut merupakan zakat PNS di lingkungan Pemda Pessel yang dihimpun oleh Baznas Pessel. Baznas Pessel selain mendistribusikan bantuan untuk mahasiswa berprestasi juga melakukan bedah rumah yang tidak layak huni. Kegiatan bedah rumah sejak 3 tahun terakhirnya ini telah dilaksanakan sebanyak 320 unit tersebar di daerah ini, meskipun masih ada 580 unit rumah lagi yang antre menunggu kucuran dana Baznas Pessel. (h/mjn)

Pessel Masih Menghadapi Setumpuk Persoalan Ekonomi PAINAN, HALUAN — PDRB perkapita di Pessel masih pada kisaran Rp 8,10 juta. PDRB perkapita Pesisir Selatan saat ini masih merupakan yang terendah kedua di Sumbar. Pessel masih menghadapi setumpuk persoalan ekonomi.

Akses UKM pada Sumber Modal Akan Ditingkatkan PAINAN, HALUAN — Pesisir Selatan terus menggenjot sektor usaha mikro kecil dan menengah. Sektor ini diupayakan bergerak optimal di Pesisir Selatan pada 2014 mendatang. Misalnya subsektor pertanian, peternakan, perdagangan, perkebunan, industri rumah tangga dan jasa. Wakil Bupati Pessel Editiawarman menyebutkan, para pelaku usah kecil dan mikro masih sangat sedikit yang memiliki akses pada sumber permodalan, baik dari pihak ke- 2 dan ke- 3. Ke depan peluang itu diperbesar. Disebutkannya, kesulitan mendapatkan suntikan permodalan, disebabkan, untuk mendapatkan modal dari bank perlu ada jaminan (agunan) yang nilainya kadang melebihi jumlah pinjaman. Atau jumlahnya minimal sama dengan besaran dana yang akan dipinjam. “Hal inilah sebenarnya menjadi penghambat bagai kalangan masyarakat dengan ekonomi kurang mampu. Baik mereka yang bergerak pada usaha mikro maupun usaha kecil,” ujarnya. Di sisi lainnya, menurutnya, pertumbuhan lapangan usaha yang mendukung pembukaan lapangan kerja bagi masyarakat masih relatif berjalan lambat di Pesisir Selatan.(h/har)

Bupati Minta SKPD Bekerja Lebih Keras P A I N A N , HALUAN — Mengahdapi tan tangan keuangan daerah tahun 2014 mendatang, Bupati Pesisir Selatan H Nasrul Abit mengintruksikan NASRUL ABIT SKPD bekerja lebih keras lagi. Tantangan perolehan PAD yang menlonjak dari tahun sebelumnya merupakan kewajiban SKPD untuk merealisasikannya. Dikatakannya, masing-masing kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk menggenjot penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berkaca pada PAD 2013, hingga triwulan IV, realisasi penerimaan PAD Kabupaten Pesisir Selatan sudah membaik. “Hendaknya ini dipertahankan. Kemudian dengan adanya target naik sebesar 20 persen capaiannya sangat tergantung pada kinerja SKPD terkait,” katanya. Disebutkannya, Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan indikator bagi pelaksanaan kinerja kepala SKPD. Ukuran ini menjadi salah satu bahan evaluasi bagi kinerja para kepala SKPD. Bupati memberi penekanan agar para kepala SKPD dan jajaran unit kerja di masing-masing SKPD meningkatkan realisasi PAD sesuai dengan target yang diberikan. “Hingga saat ini realisasi Pendapatan Asli daerah memang masih sangat terbatas, oleh karena itu, dalam sisa waktu yang tertinggal ini, target yang disusun mesti direalisasikan dan itu perlu dilakukan usaha-usaha pencapaian target,” jelas bupati. Lebih jauh dijelaskan untuk menggenjot realisasi penerimaan PAD maka masing-masing SKPD untuk segera melaporkan realisasi PAD yang sudah dipungut dan sisa terget yang menjadi beban kerja hingga akhir triwulan IV optimis dicapai bahkan melebihi target. (h/har)

BANTUAN — Bupati Pessel H Nasrul Abit menyerahkan bantuan pendidikan dari Baznas Pessel kepada 3 orang mahasiswa.

M JONI

Musyawarah Pembangunan Tingkat Nagari Tuntas Dilaksanakan PAINAN, HALUAN — Sebanyak 182 nagari di Pesisir Selatan selesai menyelenggarakan Musyawarah Nagari Sosialisasi untuk Perencanaan Pembangunan Nagari awal Desember 2013. Kegiatan ini terus berlanjut pada musyawarah nagari perencanaan hingga berakhir di musyawarah perencanaan pembangunan tingkat kecamatan. Wakil Bupati Pessel Editiawarman menyebutkan, ditargetkan pada Januari hingga Februari 2014 mendatang, Musrenbang Kecamatan selesai. Sesuai skedul yang telah dibuat pemerintah, setelah menggelar Musrenbang di nagari akan dilanjutkan dengan Musrenbang di tingkat kecamatan. Sementara itu Sekretaris Daerah

Pessel Erizon menyebutkan, Musrenbang nagari harus rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Proses perencanaan pembangunan di Pesisir Selatan setiap tahun selalu dimulai dengan Musrenbang. Disebutkannya, pelaksanaan Musrenbang memang dilaksanakan lebih awal dan lebih cepat dari tahun sebelumnya. Tujuannya agar proses Musrenbang di kabupaten bisa dipercepat pula. Lagi pula Musrenbang kali ini lebih banyak memakan waktu karena proses dan alurnya agak panjang. “Musrenbang kali ini agak berbeda dari tahun tahun sebelumnya, pelaksanaannya tidak terbatas pada Musrenbang di nagari saja. Akan tetapi ada sejumlah proses yang harus

diikuti masyarakat di kampung dan nagari,” ujar Erizon. Musrenbang tahun ini menurut Erizon, adalah sebuah gerakan untuk mengoptimalkan peran masyarakat, peran lembaga lembaga yang ada dinagari misal Bamus, LPMN, PKK Pemuda, Kelompok Tani dan lainn lainnya untuk terlibat dalam pelaksanaan perencanaan di nagari. “Hasil Musrenbang yang telah terdokumentasi ke dalam RPJM adalah cikal bakal sebuah usulan bisa didanai dengan dana apapun. Baik APB Nagari, APBD, APBN dan bahkan termasuk dana pembangunan yang menggunakan dana pihak ketiga. RPJM ibarat tiket,” pungkas Erizon. (h/har)

Pengaman Pantai Selesai, Masyarakat Kampung Luhung Lega

PEMBANGUNAN pengaman bibir pantai mulai ranpung. Masyarakat Kampung Luhung Bayang Pessel merasa lega terhindar dari ancaman bencana gelombang laut dan abrasi pantai. M JONI

PAINAN, HALUAN — Masyarakat Kampung Luhung Kanagarian Pasar Baru Kecamatan Bayang yang selama ini terancam abrasi dan gelombang laut, kini mulai lega dengan adanya pembangunan pengamanan bibir pantai oleh pemerintah dan kini sudah bebas dari ancaman bencana yang meresahakan tersebut. Pembangunan pengamanan bibir pantai sepanjang 1,5 km dengan dana APBN sekitar Rp 74 miliar itu sangat memberikan dampak positif terhadap kelangsungan kehidupan masyarakat. Kondisi sekarang daerah Luhung sudah aman dari amukan gelombang besar. Meskipun terjadi gelombang besar air laut tidak lagi merambat ke pemukiman penduduk. Camat Bayang Alfis Basyir mengakui, warga kini mulai tenang, tidak lagi merasa kuatir akan ancaman gelombang laut dan abrasi pantai. (h/mjn)

Bupati Nasrul Abit menyebutkan, selain dihadapkan pada PDRB rendah, Pesisir Selatan tahun 2014 mendatang juga dihadapkan pada masih rendahnya pertumbuhan ekonomi. “Ini merupakan beberapa tantangan perekonomian yang bakal dihadapi Pessel pada tahun 2014 mendatang. Oleh sebab itu, tantangan itu harus dihadapi dengan baik,” katanya. Selanjutnya, menurut Nasrul Abit, KK miskin masih 10 persen daerah ini. “Persoalan keempat adalah rendahnya kualitas angkatan kerja, sebanyak 77,24 persen dari angkatan kerja daerah ini, hanya berpendidikan SD dan sebagian kecil SLTP,” ujar nasrul Abit lagi menjelaskan. Disebutkannya, persoalannya selanjutnya adalah tingginya angka kematian ibu per 100.000 penduduk. Berdasarkan data angka kematian ibu 151 orang. Termasuk pula yang keenam persoalan infrastruktur energi, air bersih dan jalan, kondisinya belum memuaskan. “Di sektor pertanian, produktivitasnya masih rendah dibandingkan sektor lain, yang hanya Rp 6,3 juta /th/orang. Lantas di Pesisir Selatan masih banyak kampung tertinggal,” kata Nasrul Abit lagi. Persoalan lainnya adalah, listrik sering mati dengan voltase turun naik. Sebanyak 66 kampung lainnya belum dapat penerangan. Demikian pula mutu pendidikan masih belum memuaskan. “Kurang dari 73 persen luas kabupaten tidak bisa dikelola oleh masyarakat karena kawasan hutan. Dan terakhir minimnya aksebilitas wilayah, pengangguran terbuka mencapai 28.630 jiwa. Ini yang masih menjadi persoalan bagi Pesisir Selatan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonominya,” pungkas Nasrul Abit. (h/har)

BPBD Dapat Alokasi Dana Rp 4,8 Miliar PAINAN, HALUAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 2014 mendapatkan alokasi dana sekitar Rp 4,8 miliar pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Dana ini untuk menjawab kebutuhan anggaran sarana dan prasarana kebencanaan. Kepala BPBD Pessel Doni Gusrizal mengungkapkan, anggaran yang diajukan itu bertolak dari seringnya terjadi bencana alam dan kebakaran, namun sarana dan prasarana untuk menanggulangainya tidak memadai, bahkan cenderung kurang. Sebagai contoh, mobil pemadam kebakaran Pessel hanya 3 unit untuk melayani daerah Pessel yang memanjang lebih kurang 240 km. Satu unit di Painan dan satu unit lagi di Balai Selasa. Dan mobil damkar yang baru untuk wilayah Tapan bagian paling selatan daerah Pessel. Dijelaskannya, dana Rp 4,8 miliar itu termasuk didalamnya pengadaan satu unit mobil damkar baru berkapasitas 3.000 liter dengan anggaran sekitar Rp 1,3 miliar, pelatihan para Kelompok Siaga Bencana yang ada di nagari, operasional mobil damkar, logistik serta penanggulangan bencana dan pembentukan nagari tangguh bencana. “Anggaran itu belum sepenuhnya menjawab kebutuhan kebencanaan daerah ini, karena dilihat dari pengalaman anggaran yang disediakan tidak mencukupi untuk menanggulangi bencana di Pessel,” ujarnya. (h/mjn)

2014, Target PAD Rp 50 Miliar PAINAN, HALUAN — Pesisir Selatan menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 50 miliar pada tahun 2014 mendatang. Dari sumber PAD yang ada selama ini, jumlah itu sangat mungkin dicapai mengingat beberapa tahun terakhir ada kecenderungan kenaikan PAD. Bupati Pessel Nasrul Abit mengatakan, upaya penaikan PAD tersebut terkait dengan makin tingginya pembiayaan dan pembelanjaan daerah. Oleh karenanya, perlu upaya peningkatan pendapatan sehingga keuangan daerah membaik. “Tahun 2013 target PAD

kita hanya Rp 40 miliar. Dan itu telah tercapai dengan baik. Maka dengan adanya kenaikan PAD sebesar Rp10 miliar tahun 2014 mendatang, diharapkan seluruh instansi terkait bekerja lebih keras,” tantangnya. Terkait realisasi PAD tahun 2013, Bupati Nasrul Abit mengungkapkan pada tahun 2013 PAD ditargetkan sebesar Rp 40 miliar yang bersumber dari pajak daerah sebesar Rp 9 miliar, retribusi daerah Rp 9,3 miliar. Hasil perusahaan daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 2,95 miliar dan PAD yang sah Rp 18,7 miliar.

Dijelaskan, kebijakan belanja langsung tahun 2013 ini diarahkan dalam melak sanakan 26 urusan wajib dan 8 urusan penting berdasarkan Permendagri No 13 tahun 2006 dan No 59 tahun 2007 tentang pengelolaan keuangan daerah. Untuk Kabupaten Pessel urusan ini dilaksanakan oleh 13 dinas, 6 badan, 4 kantor dan RSUD, Sekretaris Daerah, Inspektorat Daerah dan Sekretariat DPRD serta 15 kecamatan. Untuk melaksanakan kegiatan wajibnya dialokasikan anggaran sebesar Rp 281 miliar atau sekitar 89,94 % dari total belanja langsung

tahun 2013. Lebih rincinya, untuk Dinas Pendidikan dialokasikan belanja langsung sebesar Rp 56 miliar, kesehatan Rp 39 miliar, pekerjaan umum Rp 99 miliar. Perencanaan pembangunan Rp 3 miliar, perhubungan Rp 2 miliar. Kantor Lingkungan Hidup Rp 2,1 miliar, kependudukan dan catatan sipil Rp 2,1 miliar, sosial Rp 2,2 miliar. Koperasi dan UKM Rp 4,6 miliar. Penanaman modal Rp 667 juta. Kebudayaan Rp 2,5 miliar, Kesatuan Bangsa dan Politik dalam negeri Rp 6,1 miliar. Untuk otonomi daerah, pemerintahan umum, adminis>> Editor : Nova Anggraini

trasi, keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian Rp 53,5 miliar. Ketahanan pangan Rp 2 miliar, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rp 3,6 miliar. Kearsipan Rp 738 juta. Sedangkan untuk program prioritas yaitu pertanian Rp 16.635.226.438, Kehutanan Rp 2.173.973.221, Kelautan perikanan Rp 12.648,589.616. “Kita berharap pada pembahasan rancangan APBD tahun 2013 dapat mempertimbangkan prioritas yang sudah disampaikan guna tercapainya target pertumbuhan ekonomi, terlaksananya pendidikan yang yang berkualitas,” harapnya. (h/har) >> Penata Halaman : Rahmi


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

Asmirandah Diperiksa Sebagai Saksi

Mulan Tak Mau Komentar KONFLIK antara Ahmad Dhani dengan Farhat Abbassemakin memanas. Masing-masing saling melapor ke Polda Metro Jaya. Seolah tidak cukup, para mantan istri mereka pun terseretseret dalam kasus ini, yakni Maia Estianty dan Rita Tresnawati. Dhani pun sempat melayangkan somasi untuk Maia, terkait kalimat Farhat di Twitter yang mencatut nama ibu tiga anak tersebut. Dhani mendesak Maia untuk memberikan klarifikasi. Namun penyanyi Mulan Jameela, enggan memberikan tanggapan perihal perseteruan mereka. Dia seolah tidak mau teribat dalam konflik yang tengah dihadapi suami dan anakanaknya itu. “No comment,” ujar Mulan singkat usai menghadiri jumpa pers New Year Eve’s 2014 ‘INFERNO’ di Hotel Aston Marina, Jakarta Utara, Selasa (10/12). Meski terus dicecar pertanyaan, sambil berjalan keluar hotel, Mulan hanya melempar senyuman. Dia lebih memilih menjawab pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan acara yang akan diselenggarakan di penghujung 2013 itu. “Buat malam tahun baru nanti konsepnya ada kolaborasi aku Regina dan Cakra. Kita juga bawain lagu bule unsurnya party banget,” tutupnya. (h/kpl)

21

Donita-Adi Nugroho Bakal Menikah DONITA dan Adi Nugroho memang belum lama menjalin hubungan kekasih. Namun tampaknya mereka sudah merasa cocok dan nyaman satu sama lain. Apa mereka bakal naik pelaminan tahun 2014 mendatang? “Amin. Doain aja,” ujar Donita singkat dan mantap. “Ya. Tinggal setahun lagi kan ya,” imbuh Adi.

Keduanya pun mengaku serius dan ingin menjalani hubungan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Jika tahun depan memang adalah waktu yang tepat, Adi dan Donita pun merasa bersyukur. “Kalau saya serius-serius aja. Sersan, serius tapi santai,” ujar Adi. “Kalau nggak serius ya temenan aja,” canda Donita. Untuk memasuki jenjang

pernikahan, Adi sudah tak punya pertimbangan lagi. Ia tampaknya telah siap jika memang harus menikah dengan kekasihnya itu tahun depan. “Pertimbangannya, kayaknya kalau Donita nggak usah ditimbangtimbang ya,” ungkap Adi mantap. “Yang pasti doain aja. Kita nggak mau ngoyo. Kita ikutin jalan tuhan aja,” imbuh Donita. (h/kpl)

SELASA (10/12), artis Asmirandah mendatangi Polres Bogor, Jawa Barat, sebagai saksi kasus penistaan agama yang diduga dilakukan oleh suaminya, Jonas Rivanno beberapa waktu lalu. Sekitar pukul 12.15 WIB, Asmirandah tiba menumpang mobil Chevrolet Captiva berwarna abu-abu bernomor polisi B 16 GUY. Dia terlihat cantik dengan pakaian hitam dengan keindahan rambut panjangnya. Asmirandah didampingi pengacaranya, Afdhal Zikri, dan beberapa pria berbadan tegap. Sayang, Andah tidak banyak bicara. Ia langsung memasuki Unit III Krimsus Polres Bogor. Kasus ini berawal dari bantahan Jonas Rivanno yang tidak mengakui menjadi mualaf. Meski pada akhirnya mengakui telah berbohong. Dia mengaku pernah menjadi mualaf dan menikahi Asmirandah pada 17 Oktober. Pihak Front Pembela Islam (FPI) Depok menganggap tindakanVanno sebagai tindakan penistaan agama. FPI Depok melaporkanVanno ke polisi dan kini kasusnya sedang diproses. Tidak hanya Asmirandah yang datang ke Polres Bogor, Selasa (10/12), Jonas Rivanno selaku terlapor juga hadir menjalani pemeriksaan. Dia diperiksa kasus dugaan penistaan agama atas laporan Front Pembela Islam (FPI) Depok. Sekitar pukul 13.25 WIB, Jonas Rivanno tiba dengan mengenakan kemeja abu-abu dan celana hitam. Seperti Andah, Jonas tidak mengucapkan sepatah kata apapun saat dicecar pertanyaan wartawan, yang telah lama menunggu. (h/kpl)

>> Editor : Devi Diani

>> Penata Halaman : Rahmi


22

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

TBM Siti Baheram Digemari Anak-anak Sekolah PARIAMAN, HALUAN — Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Siti Baheram Desa Sungai Pasak Kecamatan Pariaman Timur (Partim), Kota Pariaman, ramai dikunjungi pembaca, terutama anak-anak sekolah. Hal itu diungkapkan pengelola TBM Siti Baheram Evi Rozi, ketika menerima kunjungan Camat Pariaman Timur Alfian Harun bersama penulis buku, Armaidi Tanjung ke TBM tersebut, Kamis (5/12). TBM kini memiliki 400 eksemplar buku dan lebih dari 200 eksemplar majalah. Dengan menempati ruangan 6 X 5 meter. Kesulitan yang dihadapi, belum tersedianya petugas yang benar-benar rutin untuk bisa melayani pengunjung pada hari kerja. Lokasi TBM yang bersebelahan dengan PAUD, terkadang orangtua anak PAUD, sambil menunggu anaknya pulang dari PAUD, mereka memanfaatkan TBM. Rozi, yang juga juara II Sekretaris Desa terbaik di Sumatera Barat ini menjelaskan, tersedianya layanan yang baik, dapat dipastikan mendorong minat baca masyarakat.(h/tri).

Pembangunan Pemecah Gelombang Pantai Nareh Disegerakan PARIAMAN, HALUAN — Pemerintah Kota Pariaman terus berupaya agar rencana pembangunan pemecah gelombang di pesisir Pantai Nareh bisa dipercepat dan ditargetkan bisa dimulai pada 2014 sebagai bentuk antisipasi perluasan dampak abrasi.

46 PNS Pemko Pariaman Pensiun Tahun Ini PARIAMAN, HALUAN — Di Pemerintah Kota Pariaman, setiap tahunnya ada pegawai yang pensiun. Tahun 2013, pegawai yang pensiun itu sebanyak 46 orang, sehingga akan terjadi kekurangan aparatur. Pegawai yang pensiun itu ada dari berbagai jabatan dan tenaga fungsional (guru),” kata Kepala Badan Kepegawaian Kota Pariaman Khaidir, menjawab Haluan, Jumat (6/12). Untuk mengatasi kekurangan pegawai tersebut, diharapkan pada tahun 2014, ada formasi untuk penambahan CPNS dari BKN. Untuk mengatasi beban kerja yang ada karena ditinggal pegawai yang pensiun, dilakukan dengan meningkatkan kualitas pegawai yang ada dengan cara memberikan pelatihan, termasuk melengkapi sarana dan prasarana. “Pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan kualitas aparatur, biasanya dilakukan oleh SKPD yang bersangkutan dan ke depan diharapkan kalau yang menyangkut dengan pelatihan atau bimtek pegawai, itu menjadi tugasnya BKD, karena di BKD ada namanya bidang diklat dengan tugas pokoknya meningkatkan sumberdaya aparatur,” kata Kanderi.(h/tri)

Dua Pemain LPI Pariaman Ikut Seleksi Nasional PARIAMAN, HALUAN — Dua pemain Liga Pelajar Indonesia (LPI) Kota Pariaman, berkesempatan ikut seleksi LPI tingkat Nasional untuk U16. Dua pemain itu masing-masing, Ridwan Sahid dan Difamilza. Mereka berangkat Minggu (8/12) menuju Bandung dan tempat seleksi itu di Lipio Camp dari tanggal 8 – 18 Desember 2013. Pelatih Edi Gusti, kepada Haluan di sela-sela kegiatan penutupan Kejuaraan LPI Tingkat Kota Pariaman, Sabtu (7/12), menyebutkan, surat panggilan untuk seleksi langsung diterima pada Sabtu (7/12). Kedua pemain yang dikirim untuk seleksi itu merupakan siswa SMA Negeri 4 Pariaman. Selama pelaksanaan kegiatan seleksi berlangsung sudah mendapat izin dari pihak sekolah melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Pariaman. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi membenarkan hal tersebut, bahwa pihaknya memberi izin untuk berangkat ke Bandung. (h/tri)

MENANG — Para pemain SMA Negeri 3 Kota Pariaman dengan senyum bangga memegang trofi kemenangan dan bintang emas, sebagai tanda juara I LPI Tingkat SLTA Kota Pariaman tahun 2013 yang berakhir Sabtu (7/12) sore di lapangan sepak bola Ujuang Batuang, Kecamatan Pariaman Tengah. TRISNALDI

SMA N 3 Juara LPI Pariaman Tahun 2013 PARIAMAN, HALUAN — SMA Negeri 3 sukses jadi juara Liga Pelajar Indonesia (LPI) Kota Pariaman tahun 2013, setelah menundukkan pemain SMA Negeri 2, 2-0, di lapangan sepak bola Ujuang Batuang, Kecamatan Pariaman Tengah, Sabtu (7/12) sore. Pertadingan final berlangsung seru, dipimpin wasit Erigusman. Kedua kesebelasan menyajikan pertandingan menarik dan memukau penonton yang menyaksikan pertandingan. Pemain-pemain SMA 3 dengan operan-operan bola pendek, sering mengecoh dan merepotkan pertahanan lawan namun serangan itu tak jarang menjadi serangan balik yang sangat berbahaya bagi pertahanan SMA 3. Pertandingan yang berlangsung 2 x 35 menit itu berjalan menarik. Setelah beberapa waktu berselang pertadingan berlangsung, barulah pada

menit ke 16, pemain SMA Negeri 3, Rahmad Hidayat berhasil merubah keududukan dengan membobol gawang SMA 2, melalui pemanfaatan bola liar dan skor menjadi 1-0. Ketinggalan 1-0, pemain SMA 2 tak kalah semangat, dengan sigap sedikit mempercepat tempo serangan. Serangan demi serangan berbahaya ke gawang SMA 3 dilakukan, tetapi tak membuahkan hasil. Bahkan pada menit ke 37, kesebelasan SMA 3 melalui pemain bernama Abdilah, berhasil menambah angka kemenangan menjadi 2-0. Dan angka ini bertahan hingga akhir pertandingan usai. Sementara di tingkat SLTP, juara LPI dipetik SMP Negeri 4, setelah di final mengalahkan MTsN Pungguang Ladiang, 3-1. Hasil lengkap pertandingan LPI Tingkat Kota Pariaman tahun 2013. Tingkat SLTA, juara I SMA Negeri 3, juara II SMA Negeri 2 dan juara

III SMA Negeri 4. Ditingkat SLTP, Juara I SMP N 4, juara II MTsN Pungguang Ladiang dan Juara III SMP 3. Sementara top skorer di pertadingan LPI tersebut, Diva Wilza, dengan mencetak 5 gol (SMA Neg.3) dan Pemain terbaik oleh Roli Ramanda (SMA Neg 3). Pada tingkat SLTP, Pemain Terbaik, Rina Sayuti dan Top Skorer, Firman Ilahi dengan 4 gol. Para juara di samping memperoleh piala, juga menerima bintang mas (mas murni) dengan berat beragam. Dan Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Kota Pariaman, menyerahkan trofi kepada juara umum, setelah menutup kegiatan LPI yang sudah berlangsung dari tanggal 27 November s/d 7 Desember 2013 ini. Kegiatan diikuti 29 tim sepak bola, masing-masingnya 16 tim dari SLTP dan 13 tim dari SLTA.(h/tri)

Pembangunan SMA N 6 Ditinjau Tenaga Ahli PARIAMAN, HALUAN jejak pekerjaannya, termasuk — Tenaga ahli bangunan betonnya, dindingnya, sedari Direktorat Pemmuanya tampak jelas. Dari binaan SMA dari pusat, sinilah ditarik kesimpulan Gunardi, memuji pelakyang menyatakan memenuhi sanaan pembangunan ketentuan teknis tersebut. Unit Sekolah Baru (USB) Diakui, dalam peninjauan, SMA Negeri 6 di Sungai pembangunan ada perubahan Rambai, Dusun Bukit dari seting pertama, yaitu lantai Lintang, Kota Pariaman, gedung bagian selatan sedianya Kamis (5/12). berkeramik, jadinya tidak. GUNARDI Gunadi, dengan sejumHal itu karena kondisi lah rekan lainnya, langsung datang lapangan, karena ada kemiringan tanah dari Jakarta untuk melakukan jelas membutuhkan pondasi lebih monitoring atau pengecekan terhadap sekaligus untuk penahan tanah, dan pembangunan unit sekolah baru hal tersebut suatu hal yang rasional. dengan dana pusat (APBN) di Sumbar. Direktorat memperbolehkan Di Kota Pariaman, pembangunan fisik melakukan perubahan, selama halgedung SMA Negeri 6. hal yang bukan prinsip atau pokok. Dia menyebutkan, pekerjaan USB Dan persoalan yang demikian itu SMA Negeri 6 Kota Pariaman yang nantinya jadi kewajiban pemerintah sedang dilaksanakan dinyatakan kota untuk menyelesaikanya, sesuai memenuhi persyaratan ketentuan dengan rencana awal. teknis bangunan publik. Hal itu Ke depan, perlu dibuat master dikatakan Gunardi, menjawab Haluan, plan untuk sekolah tersebut, karena usai peninjauan di lokasi pem- sekolah tersebut tentu berkembang. bangunan. Dengan master plan lanjutan, Dijelaskan, dari data-data lapangan, pembangunan dapat lebih terukur, sejak proses pembangunan pondasi tertata rapi dan memudahkan mencari sampai atap, masih terlihat jelas jejak- sumber dana baru.

Terkait pekerjaan yang swakelola, Gunardi menyebutkan sangat baik, karena cara demikian dapat lebih menimbulkan rasa memiliki dari masyarakat, terutama masyarakat yang berada di sekitar lingkungan sekolah. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Pariaman, Kanderi, menyebutkan, akan memanfaatkan unit sekolah baru pada bulan Desember 2013. “Pada awal Januari 2014, kegiatan PBM sudah berjalan, dan itu nantinya kita koordinasi dengan kepala sekolahnya,” kata Kanderi. Siswa SMA 6 itu kini memanfaatkan gedung SMA 2 Pariaman untuk kegiatan PBM. Jumlah muridnya 250 orang. Sementara pelaksana lapangan Mufti Suhenri yang dihubungi menyebutkan, kondisi pekerjaan sekarang sudah mencapai 75 persen selesai. Tenaga ahli bangunan dari Direktorat Pembinaan SMA dari pusat tersebut, dalam peninjauan didampingi oleh staf ahli dari Dinas Pendidikan Sumatera Barat dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pariaman.(h/tri).

“Harus segera, kalau tidak dampak kehancurannya akan terus meluas. Mudah-mudahan di 2014 bisa kita buat,” kata Wakil Wali Kota Pariaman Genius Umar di Pariaman, Senin (9/12). Dia menjelaskan, pihaknya terus melakukan pendekatan dengan sejumlah pihak agar rencana pembangunan pemecah gelombang di pesisir pantai sebelah barat kota itu bisa dipercepat. “Situasinya memang mengkhawatirkan. Beberapa waktu lalu saya juga sudah datang ke lokasi bersama rombongan Balai Pengairan Pusat dan salah seorang pimpinan Komisi V DPRRI yang mengurusi bidang Pekerjaan Umum,” katanya. Namun begitu, dia mengakui, hingga mendekati akhir 2013 ini pihaknya masih belum mendapatkan kabar kepastian rencana penyegeraan pembangunan pemecah gelombang tersebut. Untuk itu, dia meminta kepada warga yang bermukim di sepanjang pesisir Pantai Nareh tersebut agar bersabar sambil tetap meningkatkan kewaspadaaan akan ancaman abrasi susulan. “APBD kita masih belum cukup, kita masih sangat tergantung dengan anggaran pusat,” kata Genius. Sementara itu, berdasarkan data Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sedikitnya terdapat 50 rumah di pesisir pantai itu yang berada di kawasan rawan ancaman abrasi. Bahkan, menurut laporannya, pada Rabu (9/10) malam lalu sekitar 50 rumah tersebut sempat tergenang air pasang laut hingga selutut orang dewasa. Selanjutnya, Senin (9/12), rumah hunian terdekat dengan bibir pantai hanya berjarak sekitar 4 meter.(h/ans)

Tim Provinsi Evaluasi Gerakan PKK Sungai Rambai PARIAMAN, HALUAN — Tim penilai Provinsi Sumbar melakukan evaluasi, sekaligus pembinaan terhadap Desa Sungai Rambai, Kecamatan Pariaman Utara yang menjadi utusan Kota Pariaman ke Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tahun ini. Tim dengan lima anggota penilai itu diketuai M.Nasir, dengan penilaian meliputi 5 unsur yaitu yakni Pokja I, II, III, IV dan Sekretariat. Kegitan itu dilaksanakan pada Rabu (4/12). Selain itu, tim juga akan melihat peran masing-masing unsur dalam melaksanakan 10 program pokok PKK, termasuk dalam mengurangi kemiskinan di desa terkait. Penilaian dilakukan secara berkelompok, tanya jawab dengan masingmasing unsur, berlanjut dengan dengan observasi lapangan terhadap apa yang sudah dilaksanakan TP-PKK Desa Sungai Rambai. Asisten Tata Praja, Likman Syam, mewakili Walikota Pariaman menyebutkan, kedatangan tim memberikan arti yang besar bagi kemajuan PKK, sebab dengan evaluasi dan penilaian yang dilakukan akan jelas apa yang harus dibenahi dan sajauh mana tingkat keberhasilan yang sudah dicapai. Dan ini penting untuk kemajuan ke depan.(h/tri).

MURAL COMPETITION

Upaya Pelestarian Penyu Melalui Gambar Laporan: Trisnaldi

SALAH seorang peserta lomba melukis penyu di dinding di Pantai Gondariah .

DINDING tempat bermain anak di Pantai Gandoriah Kota Pariaman, Minggu (8/ 12), tampak dihiasi dengan kreasi gambar penyu. Tangan-tangan terampil dari kelompok-kelompok peserta seni dengan cekatan menghiasi dinding dengan gambar- yang mengundang kekaguman. “Ini lomba melukis dinding yang berkaitan dengan penyelamatan penyu,” sebut Kepala BKSDA Sumbar, Sahdin Zunaidi. Kegiatan yang bekerjasama dengan UPT Konservasi penyu DKP Kota Pariaman itu, mendapat perhatian ramai dari pengunjung pantai, Minggu pagi tersebut.

Peserta lomba beragam, ada dari perguruan tinggi, ada juga dari tingkat SLTA, jumlahnya 12 tim. Tujuan lomba berkaitan dengan pelestarian hewan laut tersebut. Seperti goresan cat yang dilakukan Erick, bersama dua rekannya, mahasiswa Seni Rupa ISI Padangpanjang, melukis dua tangan sedang menampung telur penyu. Cukup menarik paduan warna yang mereka torehkan, tampak alami. Lukisan tersebut mengandung pesan, bahwa manusia berperan untuk melestarikan penyu. Lain lagi lukisan dari mahasiswa UNP jurusan

Seni Rupa, Ade, bersama rekannya. Mereka membagi dua bentuk lukisan. Di separuh dinding, Ade membuat kerangka penyu yang hanya tinggal tulang belulang di laut yang berwarna keruh, separuh lainnya gambar penyu besar yang hidup ceria, damai dengan biota laut lainnya di laut biru. Lukisan itu menarik untuk disimak seakan mengandung pesan jika penyu sebagai hewan langka bisa dilestarikan, dan hewan yang ada di sekitarnya juga akan bertahan hidup. Lomba melukis dinding (Mural Competitions) yang dilaksanakan di Pantai

Gandoriah tersebut merupakan kerjasama antara Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar dengan UPT Konservasi Kawasan Perikanan DKP Kota Pariaman sebagai kegiatan‘Kampanye Penyelamatan Penyu’. Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, yang menyaksikan lomba mural tersebut, kagum dengan kreativitas generasi muda yang menuangkan ide pelestarian penyu ke dalam bentuk lukisan. “Kita sejak lima tahun terakhir memang konsen melestarikan penyu lewat penangkaran penyu,” sebut Genius. >> Editor : NOVA ANGGRAINI

Lomba yang digelar tentu diharapkan bisa berdampak positif terhadap pelestarian penyu ke depan, dan dengan seringnya beragam iven yang digelar di Pariaman, tentu akan makin ramai orang berkunjung ke Kota Pariaman. Sementara itu, Kepala BKSDA Sumbar Sahdin Zunaidi, mengatakan, Kota Pariaman terpilih menjadi tempat digelarnya iven ini, karena Pariaman konsen melestarikan penyu dan lingkungan hidup. Dan melalui kegiatan mural competitions ini masyarakat sadar bahwa pelestarian penyu itu sangat penting.*** >> Penata Halaman : Rahmi


RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

23

KORBAN BANJIR MERANTI PANDAK

Banyak Warga Tak Dapat Bantuan Sembako PEKANBARU, HALUAN — Warga korban banjir Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir mengeluhkan bantuan sembako dari Pemko Pekanbaru yang tidak merata. Pasalnya, sudah sepekan terjadi banjir masih banyak korban yang tidak mendapatkan bantuan sembako dari pemko.

Rutan Tanjungpinang Ajukan Remisi Natal TANJUNGPINANG, HALUAN - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 1 A Tanjungpinang, mengajukan empat orang Narapidana beragama Kristen yang menjalani pembinaan untuk mendapatkan remisi pada perayaan Natal 25 Desember 2013 mendatang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Rutan Tanjungpinang, Kunrat Kasmiri, Senin (9/12). “Sudah empat orang yang telah kita usulkan ke Kanwil Kemenkumham. Usulan ini untuk mereka yang telah memenuhi segala persyaratan administrasi untuk selanjutnya mendapat remisi Natal,” ujarnya. Kunrat juga menjelaskan, pengusulan remisi tersebut tentunya setelah dilakukan penyaringan terhadap para napi yang menjalani pembinaan selama berada di Rumah Tahanan Kota Tanjungpinang. “Salah satu penilaianya seperti, berkelakuan baik disamping ada penilaian lainnya,” ungkapnya. Kunrat juga menjelaskan, Rutan Tanjungpinang menilai keempat napi yang diusulkan tersebut layak diusulkan remisi ke Kanwil Kementerian Hukum dan Ham Kepri pada Natal mendatang. Karena selama ini para napi tersebut sangat disiplin dan tidak pernah melakukan tindakan onar, seperti yang dilakukan para napi di daerah lain. (h/cw77)

Program Tak Jalan, Kadishub Dumai Mesti Dievaluasi DUMAI, HALUAN — Program Dinas Perhubungan Kota Dumai banyak yang tidak jalan. Kondisi ini sangat disesalkan anggota Komisi III DPRD Dumai, Hasrizal, Selasa (10/12). Padahal sejumlah program Dinas Perhubungan sudah disosialisasikan kepada masyarakat. Akan tetapi, implementasi dari program itu tidak jelas. Seperti, program smart card yang ‘digadang-gadangkan’ Dishub Dumai. Nyatanya program itu hanya jalan ditempat. Dari 54 perusahaan jasa angkutan yang beroperasi di Kota Dumai, hanya tiga perusahaan saja yang mematuhinya. Ironisnya, belum ada tindakan tegas dari Dishub Dumai. Program lainnya, yakni pemasangan portal atau tiang gawang agar truk tidak masuk ke kota. “Saya sudah tanyakan kepada Dishub apa tujuan program itu, tapi Dishub tak bisa jawab,” kata Hasrizal. Politisi dari Partai Amanat Nasional juga mengkritisi peran pengawasan terhadap jalan yang menjadi tugas Dishub Dumai. Nyatanya, pengawasan Dishub dinilai lemah, sehingga jalan di Kota Dumai banyak yang rusak. Seperti, Jalan Merdeka Lama yang berlubang. Padahal jalan itu, setiap harinya dilintasi pelajar yang pergi ke sekolah. Diwaktu terpisah, Kepala Dishub Kota Dumai Taufik Ibrahim saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya, tidak menjawab. (h/war)

OPERASI PASAR — Pemerintah Kota Tanjungpinang menggelar operasi pasar sembako guna menekan harga dipasaran yang mulai merangkak naik menjelang Natal dan Tahun Baru, Senin (9/12). Operasi pasar sembako digelar di setiap kelurahan dan di beberapa gereja di Tanjungpinang. SUTANA

Pertengahan 2014, Urus Administrasi KTP Gratis PEKANBARU, HALUAN — Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Kamaruzaman meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil harus segera sosialisasikan kepada masyarakat program administrasi kependudukan, karena mulai pertengahan tahun 2014 nanti, pembuatan KTP, KK, akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian, akta perceraian, dan akta pengakuan anak gratis karena dibiayai APBN. “Disdukcapil Kota Pekanbaru, agar segera mensosialisasikan kebijakan Kementerian Dalam Negeri tersebut kepada masyarakat,” ungkap Kamaruzaman SH, saat dikonfirmasi, Selasa (10/12). Dikatakan Kamaruzaman, Disdukcapil sebagai satker yang bertugas mensukseskan program pemerintah secara nasional, diminta dapat bekerja sama dengan baik bersama camat, lurah, RW, dan RT dalam hal administrasi kependudukan tersebut. “Lakukan sosialisasi, karena ini adalah berita yang sangat menguntungkan bagi masyarakat. Libatkan camat,

lurah, RW dan RT dalam sosialisasinya,” tegas Kamaruzaman lagi. Politisi Partai Demokrat ini juga menegaskan, karena pemberlakuan administrasi kependudukan secara gratis setelah disahkannya APBN Perubahan tahun 2014, maka mulai sekarang sudah bisa diimbau kepada masyarakat segera melengkapi persyaratannya. “Ketika masa gratis itu nanti tiba, awasi terjadinya pungutan liar (Pungli), dengan berbagai dalih seperti denda dan sebagainya,” imbuhnya. Sebagai wakil rakyat, Kamaruzaman menilai kebijakan pemerintah dalam menggratiskan biaya administrasi kependudukan di Indonesia merupakan langkah proaktif pemerintah dalam menyelesaikan persoalan administrasi kependudukan tersebut. “Saya melihat ada proaktif dari pemerintah agar validasi data dapat efektif, untuk itu perlu kinerja dari bawah lagi seperti turun melalui camat dan lurah menginformasikan

kepada masyarakat yang belum memiliki e-KTP,” sebut Kamaruzaman. Larangan pemungutan biaya ini berlaku untuk semua dokumen kependudukan, KTP elektronik, KK, akta kelahiran, akta perkawinan, akta kematian, akta perceraian, dan akta pengakuan anak, sehingga bagi seluruh kabupaten/kota yang masih memungut biaya diminta segera menyesuaikan. Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Jakarta, untuk penerapan penggunaan anggaran negara dalam kegiatan administrasi kependudukan tersebut akan mulai berlaku saat APBNP 2014 disetujui oleh DPR dan dicairkan melalui Kementerian Keuangan. “Untuk sementara awal tahun 2014 sampai dengan disetujui dan dicarikan dana APBN-P tersebut, kegiatan dan program administrasi kependudukan masih dibebankan kepada APBD kabupaten/kota,” kata Gamawan Fauzi, seperti dikutip wartawan melalui salah satu media. (h/ben)

Hal itu disampaikan salah seorang korban banjir RT 01 RW 08 Kelurahan Meranti Pandak, Ijum (36). Ia mengatakan, warga RW 08 sama sekali tidak ada yang dapat bantuan padahal rumah warga di kawasan RW 08 juga banyak terkena banjir. “Yang mendapat bantuan hanya RW 09, itu pun tidak dapat semua warga. Bahkan warga RW 08 tidak ada yang mendapatkan,” kata Ijum mengesalkan sembari diamini warga lainnya. Ia mengatakan, jika persoalan banjir memang selalu terjadi setiap tahun dan banjir tahun 2013 ini parah merupakan banjir lima tahunan. “Memang, sekali lima tahun terjadi banjir besar, ini sudah biasa terjadi sekali lima sampai tujuh tahun,” terang Ijum yang sudah tinggal sejak lahir disana. Tak hanya tahun ini, Ijum juga mengaku, saat banjir tahun lalu, warga di kawasan RW 08 juga tidak mendapat bantuan Sembako. Padahal, Menurutnya, di RT wilayah mereka ada 86 kepala keluarga dan warga sangat mengharapkan bantuan sembako warga mengingat aktivitas seharihari terganggu karena terhalang banjir. “Kerja kita tentu terganggu untuk mencari kebutuhan hidup, karena rumah kami banjir dan jalanan juga banjir menghambat aktivitas kerja kami masyarakat ekonomi disini ratarata kurang mampu,” terangnya. Bantuan Medis Juga Dikeluhkan Ijum juga mengeluhkan tindakan medis untuk warga korban banjir di RW 08 itu. Pasalnya, bantuan medis melalui puskesmas keliling (Puskel) baru datang setelah lokasi banjir di Jalan Pesisir di hari yang saat Walikota meninjau lokasi itu. “Itupun puskel datang atas permintaan ketua RT kami. Padahal warga sudah terserang penyakit dan kebanyakan penyakit gatal-gatal,” bebernya. Hal senada juga disampaikan Warga RT 01 RW 8, Linda (38) menyebutkan, Walikota Firdaus baru pertama kali datang meninjau korban banjir setelah dua tahun lebih menjabat. “Kali pertama, dan bantuan yang diberikan pemerintah juga banyak warga yang dapat,” ujarnya. Terpisah, Kepala Bidang Bantuan Sosial Dinas Sosial Kota Pekanbaru menyebutkan, beras

yang disalurkan pemko untuk korban banjir di Kelurahan Meranti Pandak sebanyak 300 kilogram. Selain itu, ada juga ikan sarden, minyak goreng. Pemko juga menyalurkan 53 paket sembako. “Bantuan dengan jumlah yang sama juga diserahkan kepada korban banjir di Kecamatan Tenayan Raya,” ujarnya. Sementara, Walikota pekanbaru, Firdaus. yang berjalan kaki meninjau daerah banjir mengakui, masih ada sebagian korban banjir yang belum menerima bantuan. Karena itulah saat meninjau walikota memilih masuk ke wilayah yang paling dalam. “Selama ini peninjauan kan hanya sampai ke posko satu saja. Dengan meninjau langsung ke lokasi terdalam, kita bisa tahu bagaimana kondisi masyarakat disana,” terang Firdaus. Walikota berharap, bantuanbantuan yang ada di instansi pemerintahan, swasta maupun masyarakat disalurkan oleh camat dan lurah dan dibagikan merata. “Biar sedikit tapi harus dibagi merata,” ujarnya. Firdaus juga meminta camat dan lurah membuat posko tempat berkumpul warga. Sehingga ketika ada bantuan bisa tersalurkan segera. Walikota menyatakan, bencana banjir ini membuat beberapa daerah tertentu sudah bisa dikatakan status darurat. Karena di beberapa daerah ada sekolah yang terendam air dengan ketinggian capai satu meter. Lalu, kalau pun air sudah surut, infrastruktur yang sebelumnya terendam berpotensi cepat hancur. Artinya butuh penanganan pasca banjir. Dengan adanya pernyataan darurat dari walikota, maka penggunaan dana darurat sudah bisa dipakai oleh instansi terkait. “Nanti akan ada surat yang menerangkan kondisi darurat di beberapa kawasan. Surat itu perlu karena untuk mengeluarkan bantuan sosial harus ada keputusan tentang tingkatan kondisi bencana,” terang Firdaus. Pemko dan instansi terkait, seperti Komando Distrik Militer, Pemerintah Provinsi Riau, serta dinas sosial sudah berkoordinasi menyediakan tenda, posko kesehatan dan air bersih. Termasuk toilet darurat untuk korban banjir. (h/rud)

DKP Karimun Bantu 9 Kapal Nelayan KARIMUN, HALUAN — Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun menyalurkan bantuan sembilan unit kapal tangkap ikan dengan bobot enam gross tonage (GT) kepada sembilan kelompok nelayan di wilayah pesisir Pulau Karimun Besar, di pelantaran Pantai Pak Imam, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Senin (9/12). Kapal bantuan untuk alat tangkap nelayan tersebut bersumber dari anggaran pemerintah pusat berupa dana alokasi khusus (DAK) tahun 2013 sebesar Rp3,7 miliar, dan dana pendamping dari APBD Karimun tahun 2013. Pengerjaan kapal tersebut menggunakan sistem penunjukan langsung, karena satu unit kapal

hanya Rp160 juta. Penyerahan kapal bantuan tersebut dilakukan Bupati Karimun Nurdin Basirun didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karimun Hazmi Yuliansyah, serta salah seorang anggota DPRD Karimun Jhon Abrison. Bahkan, sebelum diserahkan Bupati Nurdin langsung melakukan uji coba kapal tersebut. Kepada nelayan penerima bantuan, Nurdin berpesan agar bantuan kapal tersebut dapat dijaga dengan baik. Pasalnya, tujuan pemerintah pusat ditambah dengan Pemkab Karimun memberikan bantuan kapal, dan alat navigasi laut tersebut agar nelayan di Karimun bisa lebih sejahtera dan

pendapatan juga meningkat. “Saya meminta kepada bapak-bapak agar dapat menjaga dan merawat kapal ini dengan baik. Dengan perawatan yang baik, maka tentu saja bisa meningkatkan pendapatan bagi bapak-bapak semua. Kalau cuaca lagi tidak bagus, maka jangan dipaksakan juga melaut, nanti yang rugikan bapak-bapak juga,” ungkap Nurdin. Hazmi Yuliansyah menambahkan, bantuan yang diberikan kepada kelompok nelayan saat ini hanya berupa kapal dan alat bantu navigasi saja. Sementara, bantuan jaring yang selama ini diberikan tidak ada lagi, mengingat jaring yang selama ini diberikan tidak

cocok dengan kebutuhan nelayan di Karimun. “Kapal ini ukurannya enam GT, jadi proses pengurusannya hanya cukup di Dinas Perhubungan Karimun saja. Kalau kapal diatas tujuh GT baru pengurusan izinnya dilakukan di Kantor Syahbandar. Untuk memudahkan nelayan, kami juga membantu pengurusan surat-suratnya ke Dinas Perhubungan Karimun,” terang Hazmi. Dikatakan Hazmi, untuk tahun 2013 ini Karimun mendapatkan kucuran DAK sebesar Rp3, 7 miliar. Sementara, dana pendamping dari Pemkab Karimun sebesar 15 persen dari total seluruh DAK yang dibantu pemerintah pusat tersebut. (h/ham)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman :Habli


24

RABU, 11 DESEMBER 2013 8 SAFAR 1435 H

SISWA BELAJAR DI RUMAH GURU

SDN 05 Pangkalan Butuh RKB PANGKALAN, HALUAN — Sekolah Dasar (SDN) 05 Kecamatan Pangkalan Koto Baru membutuhkan tambahan ruang kelas baru (RKB), sehingga proses belajar mengajar lebih nyaman di sekolah itu. Hingga kini, SDN 05 Pangkalan ini sudah memiliki 238 murid. Menurut Kepala SD N 05 Pangkalan yang dijumpai Haluan Sabtu di Pangkalan, murid sebanyak 238 orang didampingi 13 orang guru, serta 3 guru honor itu, belajar pada 6 ruang kelas lama. “Sebanyak 6 ruang kelas kekurangan kami memanfaatkan ruang PKG serta rumah guru yang tidak dihuni. Namun kalau ada tambahan RKB baru kami sangat berterimakasih dan bersykur,” kata Yunita, S.Pd kepala sekolah terbilang senior ini, menjawab Haluan tentang kondisi sekolahnya. Walau kekurangan ruang kelas dan memanfaatkan ruang lain, namun prestasi siswa tak ketinggalan di banding sekolah lain. Baik prtestasi siswa dalam bidang agama, mata pelajaran akademis dan non akademis seperti olahraga dan kesenian, cukup sering menjadi utusan Pangkalan Koto Baru ke tingkat kabupaten bahkan Sumatera Barat. “Murid yang giat belajar dan banyak kuat dalam matematik, sehubungan sekolah terletak di belakang pasar, jadi para murid kami sehari – hari dalam lingkungan berhitung,” tambah Yunita. Meski tambahan RKB belum ada, namun sekolah ini mencu-

kupi ruang kelas dengan memamfaatkan ruang PKG dan rumah guru. Semangat mengajar guru dan belajar siswa tetap tinggi. “Apalagi kami tahun 2013 kebahagian alat – alat peraga, alat kesenian, olahraga dari DAK ( Dana Alokasi Khusus ), semangat belajar mengajar itu betul – betul tumbuh,” ujarnya lagi. Mudah – mudahan tahun ajaran mendatang atau 2014/2015 SDN 05 Pangkalan kebahagian

RKB, dan pustaka. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, Desri, S.Pd, MM yang dihubungi di tempat terpisah membenarkan beberapa sekolah yang masih kekurangan ruang belajar dan memanfaatkan sarana bangunan yang ada. Namun dia tetap menampung keluhan sebagai masukan. Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota mulai tahun 2014 memang mengarah kepada peningkatan mutu serta kualitas siswa yang tentu diawali peningkatan mutu guru. Namun demikian sekolah yang butuh sarana, masih ditingkatkan sambil jalan meningkatkan mutu dan kualitas. (h/snt)

GURU Riza Marta,S.Pd, Suardi,S.Pd, Pjs. Kepala SD N 04 Koto Baru dan seorang tamu yang hadir di sela-sela suasana Ujian Semester yang dimulai, Senin.

HARAP TENANG — Suasana ujian semester di SDN 04 Guguak di Kabupaten Limapuluh Kota. Ujian semester berlangsung lancar.

RAIH SEGUDANG PRESTASI

PROFIL

SMP Negeri 2 Luak Lahirkan Siswa Berprestasi Luak pada Haluan, Selasa (10/12 ) kemarin. Pada tahun 2011 emas dan medali perak kembali diraih Aprilia pada nomor 200 meter dan 100 meter. Langkah Aprilia anak desa ini makin lancar, hingga meraih medali emas dan perak Porwil dalam nomor 1.500 meter dan estafet. Jelang ikut Kejuaraan pelajar Asean di China dan Thailand, Aprilia mengantongi emas lari 800 meter serta perak 1500 meter. Sehubungan Aprilia Kartina sudah melangkah di tangga Nasional dan juga menjadi siswa SMA Ragunan Jakarta, imbasnya juga memacu motivasi siswa lainnya. Jejak Aprilia yang menginjak tangga Nasional dan Asean, kini diikuti beberapa pelajar SMP Negeri 2 Luak. “Namun kami menjadi kewalahan juga pendanaan murid berbakat atletik di Sungai Beringin di bawah bimbingan Predi salahseorang pelatih atletik,” katanya. Setelah Aprilia Kartina, murid perdana lahir dari SMP Negeri 2 Luak Kabupaten Limapuluh Kota 2011/2012, sekolah ini juga ingin mencetak atlet dan pelajar bermutu lain dari berbagai mata pelajaran. Tahun pertama SMP Negeri 2 Luak dipimpin Amperawati, dan baru dilanjutkan Masri,S.Pdi kepala sekolah sekarang, dan juga berkembang siswa dengan 210 orang, serta gurtu 26 orang dengan 3 tenaga TU ( Tata Usaha ). Masri,S.Pdi, Kepala SMP 2 dibantu Yeti Marnis, Okta Rinaldi, Busmar, dan Rona Antiasyah sebagai wakil kepala sekolah sukses mendapatkan tambahan dua RKB ( Ruang Kelas Baru ) dari DAK Limapuluh Kota 2013 sebesar Rp204 Juta. Pengerjaan selama 60 hari secara swakelola dengan progress hampir rampung. “Kalau RKB selesai, kami dalam 2014 bisa dapat bangunan FOTO untuk memotivasi pelajar, tampak Aprlia Kartina didampingi Yeti Marnis, OKta laboratorium,” harap Masri Rizaldi, Busmar, Masri, dan Rona Antiasyah didinding kantor SMP Neg.2 Luak. Juga kepala sekolah bertangan dingin tampak foto bangunan sekolah yang pakai bendera merah putih ini optimis. (h/snt)

TANJUNG HARO, HALUAN – Melihat SMP Negeri 2 Kecamatan Luak di Nagari Tanjung Haru, Sikabu Kabu Padang Panjang Kabupaten Limapuluh Kota, bisa jadi sekolah ini cukup jauh dari pusat kota. Namun siapa sangka, sekolah ini melahirkan atlet Nasional pelajar ataupun Junior Indonesia. Bahkan, mendengar nama Aprilia Kartina para atlet, pelatih ataupun pengurus PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) tidak banyak yang tidak mengetahui, karena memang anak kelahiran Bukit Konduang Kecamatan Luak ini begitu melejit prestasinya di bidang atletik. Prestasi Aprilia Kartina diawali dari Kejurda 2010 langsung ikut Kejurda pertama dengan mengantongi medali perak dan perunggu lari 400 meter dan 800 meter. Buah pengalaman ikut digelanggang Kejurda, Aprilia mulai meningkat meraih medali perak untuk nomor lompat tinggi dan estafet 4 x 400 meter. “Prestasi Aprlia terus melonjak walau iven yang diikuti rendah tingkat Popda dengan mengantongi emas masing – masing pada nomor atletik 400 meter dan 800 meter,” kata Masri, S.Pdi, Kepala sekolah SMP Negeri 2

SMA 1 Guguk Optimis di 2014 GUGUK, HALUAN – SMA Negeri 1 Guguk optimis mampu meningkatkan prestasi pada semester II tahun pelajaran 2013/ 2014 serta tahun 2014/2015 nanti. Tahun ini, SMA ini mampu meraih prestasi juara dengan memboyong medali emas, baik tingkat regional Sumatera, maupun tingkat Sumbar. SMA Negeri 1 Guguk Kabupaten Limapuluh Kota yang kini dipimpin Drs. Indra Wirma dibantu 4 wakil kepala sekolah yakni waka Kesiswaan Hanafi,S.Pd, Waka Kurikulum Suzana Siregar, Waka Sarana Praserana Drs. Setia Budi serta Waka Bidang Humas Jofri,S.Pd serta dukungan majlis guru, TU, Komite Sekolah dan ratusan siswa pada tahun ajaran 2014/ 2015 mendatang bertekad makin giat mencetak prestasi. Kunci keberhasil, kata Indra Wirman dan Yulia Fatra salah seorang guru kesenian, memang perlu latihan, latihan, latihan. “Tanpa latihan tak mungkin bisa ada skil,” tambah Yulia Fatra di ruang tamu SMA Negeri 1 Guguk kepada Haluan, Senin ( 9/12 ). Diantara prestasi juara I dan II diraih siswa SMA Negeri 1 Guguk yang berlokasi di Nagari Dangung Dangung, Lomba cerdas cermat budaya di Kota Solok, LTC Lalulintas di Padang, lomba tari randai di Padang juara harapan I, serta juara lomba bercerita berbahasa Minang juara I di Padang. “Pertandingan silat di Padang, siswa SMA kita hanya juara III kata,” Drs. Indra Wirman, kepala sekolah bertangan dingin ini. Namun di tingkat Kabupaten Limapuluh Kota, siswanya berhasil juara I di cabang olahraga wushu, terbang layang, volley ball, menembak, silat dan sepakbola.

Pada pertandingan diselenggarakan Unand Payakumbuh, berhasil meraih 4 juara I, 2 juara II, dan 2 untuk peringkat III, pada nomor MTQ, tari, seni karya, serta teater. Kemudian juara II didapat lagi dari puisi dan disain poster. “Untuk olimpiade sains dilangsungkan di SMP dan SMA I Kecamatan Harau, kami dapat juara I fisi, serta juara II lomba astronomi dan TIK,” tambahnya. Hal menggembirakan, kata Indra Wirman, pada O2SN (Olimpiade Olahrag Siswa Nasional), SMA Negeri 1 Guguk merajaia pada cabang olahraga tenis meja, silat putri, karate, serta lompat tinggi. Sukses pada O2SN diiringi oleh sukses POPDA (Pekan Olahrag Pelajar Daerah), tiga medali emas diraih pada nomor atletik lompat tinggi, karate putera, dan karate komite bahagian puteri. “Dilengkapi hasil terpilih sebagai tim Paskibra Kabupaten Limapuluh Kota di lapangan Singa Harau, hingga para siswa bersorak gembira menerima keberhasilan tersebut,”

sela Yulia Fatra lagi. Sukses pada O2SN dan POP DA kabupaten Limapuluh Kota, berlanjut pada O2SN dan POPDA tingkat Sumatera Barat, seperti juara I karate nomor kumite, pencak silat dan MTQ. Di awal tahun ajaran 2013/2014, SMAN 1 Guguk Kabupaten Limapuluh Kota ini, juga berhasil juara I lomba hafiz, serta lomba cerdas budaya. “Untuk karate beregu, kategori perorangan, di Padang baru – baru ini, kita juga berhasil mengatongi medali emas dan perunggu,” katanya lagi. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, Desri, S.Pd, MM yang dihubungi ditempat terpisah mengatakan, keberhasilan SMA Negeri 1 Dangung juga harus dijadikan sebagai motivasi bagi sekolah lainnya, sehingga target peningkatan mutu dan kualitas mulai 2014 akan lebih berhasil lagi. Desri, Senin (9/12) juga hadir di SMA Negeri 1 Guguk sambil memantau kegiatan ujian semester diberbagai SD,SMP, dan SMA lainnya. (h/snt)

GROUP Korsik SMA Negeri 1 Guguk setelah tampil, foto bersama pembina serta Bupati Limapuluh Kota Dr.Alis Marajo Dt.Sori Marajo dan Kadis Pendidikan Desri,S.Pd,MM.

SEJUMLAH bangunan fisik SD,SMP, dan kegiatan SMA di Kabupaten Limapuluh Kota sudah menggembirakan, yang dapat memacu tingkatkan mutu dan kualitas siswa. >> Editor : David Rahmadian

>> Penata Halaman : Habli


Haluan 11 Desember 2013