Issuu on Google+

EDISI : 181 TAHUN LXIII

JUMAT 11 NOVEMBER 2011 M / 15 DZULHIJAH 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI

KERUGIAN MENCAPAI RP5,6 MILIAR

Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakantindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar. (Annisa-2)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISHA

04.39 12.02 15.24 18.04 19.16

Pasar Talu Ludes Terbakar

WIB WIB WIB WIB WIB

BELUM selesai masalah Maligi, kini Pasaman Barat dirundung duka lagi. Pasar Talu, yang merupakan pusat bisnis masyarakat, ludes terbakar. Kerugian Rp5,6 miliar.

http://www.pkpu.or.id

PASBAR, HALUAN — Rang Talu berduka. Kebakaran hebat meludeskan pusat Pasar Talu dan sejumlah perkantoran penting. Kebakaran hebat yang terjadi dinihari pukul 01.30 WIB Kamis (10/11) itu, memamah pasar dan sejumlah sarana perkantoran vital. Kini tinggal puingpuing sisa kebakaran. Langit merah tengah malam. Api berkobar cepat, di tengah lelapan orang tidur. Suasana berubah menjadi tangis dan pekikan. Masyarakat yang berada di rumah, dan sekitarnya melihat api cepat menyebar. Kesunyian malam nan dingin di Talu berubah jadi bara. Malam jadi panas. Kecepatan kobaran api, mengalahkan kecepatan petugas.

REFLEKSI

Korupsi dan Iman di Hati OLEH: RINI EKA PUTRA MUNCULNYA era reformasi yang menjanjikan perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, ternyata tidak mewujudkan keadaan yang lebih baik dari sebelumnya. Terutama dalam hal penyakit kronis yang dihadapi oleh bangsa ini, yakni perbuatan korupsi. Hal ini tampak dari rentetan kasus korupsi yang silih berganti terkuak ke permukaan. Belum selesai satu kasus, muncul lagi kasus yang lain, seolah tak ada habisnya. Tak ubahnya sebuah penyakit menular, perbuatan korupsi menjangkiti tubuh bangsa ini diberbagai lapisan sosial. Mulai dari pejabat tinggi di institusi-institusi negara, pengusaha dalam gerak bisnisnya, hingga rakyat kecil pada kehidupan sehari-hari. Para pejabat negara yang seharusnya melindungi rakyat, silih berganti ditetapkan sebagai tersangka korupsi. Mereka mencuri uang rakyat dengan cara menyelewengkan aturan dan jabatan yang dimiliki.

„ Bersambung ke Halaman 07

„ Bersambung ke Halaman 07 LUDES TERBAKAR — Pasar Talu, Pasaman Barat, yang merupakan pusat perdagangan masyakarat, ludes menjadi abu setelah api memamah petak toko dan bangunan perkantoran, Kamis (10/11). JUNIR

PENGHULU KERJA BERAT

331 Pasangan Menikah pada 11-11-11

PADANG, HALUAN — Pada 11-1111 atau 11 November 2011 yang jatuh pada hari ini dijadikan momentum yang spesial dalam hidup banyak orang di muka Bumi ini, termasuk di Sumatera Barat tentunya. Tanggal 11-11-11—entah apa bedanya dengan hari lainnya—sudah jauh-jauh hari ditetapkan sebagai hari pernikahannya. Dijumpai juga, sepasang calon pengantin, meminta dinikahkan pada pukul 00.00 WIB, tapi permintaan agak nyentrik ini ditolak KUA. Ada juga maskawin dengan jumlah Rp Rp1.111.111. Setidaknya, dari reportase yang dilakukan Haluan, ratusan pasangan calon pengantin akan mengucapkan ijab kabul pada hari ini. Untuk Provinsi Sumatera Barat, diperkirakan mencapai ratusan pasangan calon pengantin yang melangsungkan pernikahan hari ini. Sawahlunto 27 Pasang Dari Kota Sawahlunto, setidaknya 27 pasangan pengantin yang akan melangsungkan akad nikah pada tanggal ini.

MASYARAKAT DIMINTA BERSABAR

Sengketa Lahan Maligi Masih di MA

PASBAR, HALUAN — Status lahan yang disengketakan antara masyarakat Maligi, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Pasaman Barat dengan PT Permata Hijau Pasaman (PHP) II masih dalam proses hukum di Mahkamah Agung (MA). “Saat ini status lahannya pun dinya-

takan status quo. Sedangkan pengelolaannya masih di PT Gersindo Minang Plantation (GMP), (pengelolaan PT PHP telah berpindah tangan ke PT GMP-red),” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Pemkab Pasbar, Sukarni, Kamis (10/9) di Simpang Ampek.

Ada “Nuansa Kasmaran” di Situs Dishut ENTAH ada kaitannya atau tidak dengan musibah banjir bandang yang melanda sebagian daerah di Provinsi Sumatera Barat, dengan instansi pemerintah yang berhubungan dengan kehutanan ini, situs situs resmi Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat dengan alamat http://www.dishut.sumbarprov.go.id diretas hacker? Akibatnya, situs yang biasanya menginformasikan kondisi hutan Sumatera Barat dan kegiatan dinas ini, dua hari terakhir tak bisa lagi diakses. Kata-kata bernuansa kasmaran dan romantik menghiasi situs yang selama ini sarat dengan informasi hutan. Tidak diketahui kapan situs ini dibobol. Tapi pembobolan itu baru diketahui pada Rabu (9/11) malam dan hingga kini belum diperbaiki adminnya.

„ Bersambung ke Halaman 07

„ Bersambung ke Halaman 04

Sore Ini Padang Fair Dibuka

TEDDY

„ Bersambung ke Halaman 07

Disebutkan, setelah dilakukan cek dan pengukuran bersama BPN, lahan tersebut berada di luar HGU PT GMP seluas 665 hektare. Lahan tersebut dikelola bersama Kelompok Mertua Sitorus.

CHAIRUL Umaya bersama Fauzi Bahar memberikan keterangan seputar pelaksanaan Padang Fair 2011 yang akan ditabuh Jumat (11/11) sore ini di GOR H Agus Salim Padang.

PADANG, HALUAN — Presiden Direktur PT Solindo Duta Convex, Chairul Umaya dalam keterangan resminya bersama Walikota Padang, Fauzi Bahar dan Kadis Perindagtamben, Zabendri memastikan Padang Fair 2011 di komplek GOR H Agus Salim, sore ini resmi ditabuh. Dari kegiatan yang berlangsung sembilan hari itu, diharapkan perputaran uang mencapai Rp5 miliar dengan pengunjung setidaknya 100.000 orang. “Insya Allah kami selaku panitia pelaksana telah siap 100 persen dalam penyelenggaraan. Dan kami berharap, Padang Fair yang kami canangkan sebagai kegiatan berskala internasional bisa berjalan sukses,” kata Chairul Umaya. Chairul Umaya menjelaskan, Padang Fair diikuti sekitar 200 stand yang terdiri dari 60 stand besar, 30 stand kerucut, 30 stand UMKM, 50 stand kecil dan 30 stand lainnya yang tersebar di seluruh pojok arena kegiatan. „ Bersambung ke Halaman 04

MUSIBAH PESISIR SELATAN

Jalan Usaha Tani Selamatkan Korban Banjir Laporan: Haridman Kambang, Devie Diani

M

ESKI banyak yang menggerutu, memaki, marabo, benci, tidak sabaran dan dongkol saat melewati jalan selebar lima meter di Padang Rubia, namun tanpa disadari, lewat jalan sempit inilah 250 ribu orang masyarakat Pesisir Selatan terselamatkan dari bencana kelaparan pascabanjir menghantam.

Bencana banjir bandang pada 3 November 2011 lalu, telah menyebabkan Jalan Lintas Barat Sumatera terputus di kawasa Pasir Putih Kambang, maka

satu satunya alternatif agar kendaraan pemasok bahan makanan bisa lewat adalah lewat jalan yang membentang dari Lakuak ke Padang Rubia. Itupun

baru bisa berfungsi baik empat hari pascabencana. Sebenarnya, pengguna jalan tidak perlu menggerutu, benci, marah atau „ Bersambung ke Halaman 07

JALAN Usaha Tani Lakuak-Padang Rubiah dijadikan sebagai jalan alternatif pascabanjir yang memutuskan Jalinbarsum di Pasir Putih, Kambang. Jalan tersebut setiap hari selalu macet. Kini dilakukan perbaikan, dan rencananya, jalan ini akan dijadikan permanen Lintas Barat. Jalan ini penyelamat keterisolasian. HARIDMAN

Peringatan Hari Pahlawan Minim Veteran

PADANG, HALUAN — Ada pemandangan miris pada Peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (10/11). Kursikursi yang disediakan untuk para pejuang atau pelaku sejarah maupun generasi penerusnya terlihat banyak yang kosong. Mereka yang hadir tak lebih dari 5 orang. Tapi untuk Angkatan 66, cukup banyak hadir. Saat dikonfirmasi kepada pihak-pihak terkait di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, tidak ada yang dapat memberikan jawaban yang memuas-

kan. Dinas Sosial menyebutkan hanya memegang acara di Taman Makam Pahlawan. Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar menyebutkan soal distribusi undangan dilakukan oleh Biro Umum. Namun Biro Umum tak bisa dikonfirmasi. Wakil Ketua DHD 45 Sumbar, Zulwadi Dt Bagindo K yang dihubungi Haluan usai acara menyebutkan, para pelaku sejarah perjuangan bangsa itu memang sudah tua usianya, ratarata umurnya lebih dari 80 tahun.

„ Bersambung ke Halaman 04


2 UTAMA

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

RENCANA DEBIROKRATISASI

LINGKAR

Pegawai PLN Unjuk Rasa

Hanya 60 Persen Laporan Ditindaklanjuti KY PADANG, HALUAN — Selama 2011, Komisi Yudisial (KY) telah menerima 1.600 pengaduan. Dari seluruh pengaduan itu, hanya 60 persen atau sekitar 700 kasus yang ditindaklanjuti oleh KY. Kasus yang tidak ditindaklanjuti ditengarai tidak bisa melampirkan bukti yang menguatkan penyimpangan yang dilakukan hakim. Untuk itu perlu peran aktif elemen masyarakat dalam mengawasi peradilan di daerah untuk mewujudkan peradilan yang bersih. “Dari 700 laporan yang masuk hanya 51 hakim yang diminta keterangan. Dari 51 hakim tersebut, 13 diantaranya telah direkomendasikan oleh KY kepada Mahkamah Agung untuk ditindaklanjuti. Tujuh orang hakim mendapat teguran tertulis, lima orang direkomendasikan untuk berhenti sementara dan satu orang diberhentikan tetap,” jelas Juru Bicara dan Staf Ahli KY, Asep Rahmat Fajar dalam Pelatihan Jurnalisme Peradilan Bersih yang dilaksanakan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang bersama KY, Rabu (11/9) di Hotel Mercure Padang. Beberapa hal yang menyebabkan laporan masyarakat tidak ditindaklanjuti menurut Asep karena laporan yang diberikan masyarakat tidak sesuai dengan kewenangan KY. “Misalnya pelapor meminta KY memberhentikan sidang, atau mengganti hakim. Ini bukan kewenangan KY tapi pengadilan negeri,” tambahnya. Selain itu ditambahkan Sekretaris Jenderal Komisi Yudisial Muzaiyin Mahbu, sebagian besar pelapor tidak bisa membuktikan pengaduan yang diberikan. “Belum semua elemen masyarakat peduli dan memahami pentingnya pemberantasan mafia peradilan. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi KY. Untuk itu butuh peran aktif elemen masyarakat untuk ikut mengawasi system peradilan, terutama terkait perilaku hakim, agar terwujud peradilan yang bersih,” jelas Muzaiyin. Menurutnya, KY sebagai lembaga pengusul dan pengawas hakim selain bertugas mengusulkan nama-nama calon hakim juga bertugas menjaga wibawa, integritas dan perilaku hakim sesuai dengan kode etik. “Kedua fungsi ini menjadikan KY sangat strategis untuk menciptakan peradilan bersih di Indonesia. Sebelum adanya KY hakim hanya diusulkan oleh pemerintah kepada DPR, yang tidak memahami mekanisme pemilihan, sehingga dimungkinkan terjadi subjektifitas dalam pengusulan hakim. Dengan adanya KY proses seleksi untuk 26 calon Hakim Agung berjalan dengan baik,” tambahnya. Namun menurut Muzaiyin, belum semua elemen masyarakat peduli dengan pemberantasan mafia peradilan. “Berbeda dengan pemberantasan korupsi, yang peduli dengan pemberantasan mafia peradilan hanya elemen tertentu saja, terutama korban peradilan. Padahal bahaya mafia peradilan tidak kalah berbahaya dengan korupsi, karena bisa merusak tatanan hidup bernegara. Sementara KY dengan berpusat di ibukota Negara tidak bisa langsung memantau semua proses peradilan dan memastikan proses di pengadilan bebas dari praktek menyimpang para hakim. Untuk itu perlu KY meminta peran aktif elemen masyarakat seperti LSM, Ormas, dan pers untuk ikut memantau dan bisa melaporkan berbagai perilaku hakim yang menyimpang,” katanya. (h/dla)

Pegawai PLN Cabang Padang unjuk rasa menolak rencana perampingan struktural PLN Cabang Padang, karena dinilai mengabaikan nasib dan kesejahteraan pegawai. PADANG, HALUAN — Ratusan pegawai yang tergabung dalam Serikat Pekerja PLN DPC Cabang Padang menggelar unjuk rasa di pelataran parkir Kantor PLN Wilayah Sumatera Barat, Kamis (10/11). Mereka yang umumnya pegawai PLN Cabang Padang menolak rencana PLN Wilayah Sumbar yang akan mendebirokratisasi PLN cabang tersebut. “Kami tak main-main. Penolakan ini sudah kami sampaikan ke manajemen wilayah, begitu kami tahu rencana debirokratisasi ini beberapa waktu lalu, dimana Cabang Padang sebagai percontohan nasional. Karena wilayah tetap bersikukuh melaksanakan debirokratisasi ini, makanya kami menggelar aksi ini,” kata Bajora Matondang, Ketua DPP Serikat Pekerja PLN Sumbar, didampingi Ketua DPC Padang, H Adri dan Sekretaris DPC SP-PLN Padang, Azwardi Arif kepada wartawan di sela-sela aksi demo tersebut. Pada aksi demo yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu, SPPLN menyampaikan empat tuntutan kepada manajemen perusahaan listrik negara tersebut. Tuntutan itu adalah menolak dengan tegas program Debirokratisasi PLN Cabang Padang. Kemudian menolak Sistem Ujian Online (SI UJO), menolak union busting (pemberangusan) terhadap Serikat Pekerja dan persoalan Bipartit. Namun setelah lebih dari 3 jam berorasi, tuntutan yang mereka sampaikan ‘bertepuk sebelah tangan’, karena mereka tak berhasil menemui manajemen PLN Wilayah Sumbar. “Hari ini kami tak bertemu

dengan Bapak GM Wilayah, atau manajemen yang mewakili. Tapi aksi kami akan terus berlanjut. Besok (hari ini-red), kami akan berorasi lagi ke Kantor Dinas Tenaga Kerja provinsi dan kantor gubernur,” katanya. Menurut Bajora, munculnya aksi demo tersebut, karena aspirasi pekerja tidak lagi direspon oleh manajemen perusahaan. Apalagi tuntutan yang disampaikan itu menolak program-program yang tidak sesuai dengan upaya kemajuan perusahaan serta mengabaikan nasib dan kesejahteraan pegawai. Seperti program debirokratisasi misalnya lanjut Bajora, itu tak lebih dari upaya manajemen untuk memecah belah tubuh PLN sebagai langkah awal melakukan Pemdanisasi dan swastanisasi PLN di daerah. “Debirokratisasi yang kata manajemen sekarang sebagai upaya meningkatkan pelayanan dengan merampingkan struktur organisasi yang dinilai gemuk selama ini, itu sama sekali tak benar. Debirokratisasi itu tak lebih dari upaya memecah belah dan mengacaukan struktur yang telah berjalan selama ini. Kenapa saya katakana demikian, karena enam kabupaten/kota yang selama ini di bawah PLN Cabang Padang nantinya dipisahkan. Padang berdiri sendiri, kemudian Mentawai ataupun Sungai Penuh, Kerinci juga berdiri sendiri. Apa yang akan terjadi, Kota Padang dengan pendapatan besar tentu lancar operasionalnya. Nah, bagaimana dengan Mentawai dan daerah lainnya? Nah, inilah yang kami nilai upaya Pemdanisasi

HASWANDI

UNJUKRASA—Serikat Pekerja PLN DPC Cabang Padang berunjuk rasa di pelataran parkir Kantor PLN Wilayah Sumatera Barat, Kamis (10/11). Mereka menolak rencana PLN Wilayah Sumbar yang akan mendebirokratisasi PLN cabang tersebut.

dan swastanisasi ini. Karena tidak menutup kemungkinan setelah dipisah, kedepannya diserahkan pengelolaan listrik ini ke daerah atau swasta,” jelasnya. Jika manajemen ingin memangkas prosedur untuk meningkatkan pelayanan, tambah Bajora, tidak perlu melakukan pemisahan cabang ini. “Berikan saja otonomi yang lebih luas kepada rayon dan ranting, itu sudah lebih dari cukup untuk memangkas prosedur pelayanan ini. Logikanya kan demikian, jika otonomi diberikan lebih besar dengan memberikan delegasi urusan-urusan yang selama ini harus sampai ke cabang, berikan saja ke rayon, selesai. Kenapa harus struktur cabang yang dipisahkan,” katanya lagi. Sebelumnya Kamis (8/9), rencana melakukan mogok pegawai PLN menolak debirokratisasi tersebut juga disampaikan Ketua

Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Strategis dan Ketua Dewan Pembina Serikat Pekerja PLN Daryoko. Menurut Daryoko, sejak lama Serikat Pekerja menolak hal itu. Dan dia menilai ini adalah bentuk lain dari program unbundling yang juga pernah ditolak dengan keras oleh Serikat Pekerja PLN saat UU Kelistrikan akan dite-rapkan tujuh tahun silam. Sementara itu, General Manager PLN Wilayah Sumatera Barat (WSB) Judi Winardi Widjaja saat ditemui Haluan terkait program debirokratisasi PLN Cabang Padang beberapa hari lalu mengatakan, program itu merupakan upaya PLN meningkatkan percepatan pelayanan kepada masyarakat. Inti dari debi-rokratisasi itu adalah memutus mata rantai pelayanan yang selama ini terlalu panjang prosedurnya.Selama ini misalnya layanan kantor ranting,

Mencuri, Suami-Istri Diciduk

PADANG, HALUAN — Pasangan suami-istri David (32) dan istrinya Mike (28) ditangkap polisi di rumahnya di Jalan Andalas, Padang Timur, Kota Padang, Rabu (9/11), karena diduga telah mencuri enam kartu kredit, dan menggunakan untuk belanja berbagai keperluan. Tak tanggung-tanggung, pasangan muda ini mengaku telah menggunakan Rp62 juta dari kartu kredit itu untuk membeli perhiasan emas. Kapolsek Kuranji Kompol Winarno didampingi Kanit Reskrim AKP Ferri Effendi mengatakan, David dan Mike ditangkap berdasarkan laporan yang diterima dari

korbannya Gusnelita. Kepada polisi ia mengaku kehilangan enam kartu krdit BCA, BNI, Danamon, Mandiri, dan BII di Kinan Butik, Balai Baru, Kecamatan Kuranji 24 Oktober lalu. “Laporan ini kita selidiki, dan kita kembangkan sehingga mengarah kepada tersangka yang ditangkap,” lanjutnya. Awalnya korban dan tersangka sama-sama berbelanja ke butik tersebut. Di kamar ganti Mike melihat sebuah tas yang tanpa disadari tertinggal oleh korban. Ta situ langsung dibawa kabur. Korban yang mengetahui tasnya tertinggal,

bergegas ke kamar ganti tersebut. Ia pun sempat berpapasan dengan pelaku. Tak ayal, tas yang berisikan enam kartu kredit dan barangbarang berharga lainnya sudah tak ditemukan, sehingga dilaporkan ke polisi Berdasarkan ciri-ciri pelaku yang disampaikan korban itulah polisi mengendus keberadaannya, sehingga akhirnya dapat ditangkap. Kepada petugas, tersangka mengaku telah menggunakan credit card itu untuk membeli emas bersama suaminya di Toko Emas Wahyu, Murni, Sinar Jaya, dan Mini Soft senilai Rp32 juta. (h/nas)

PENGHARGAAN UPAKARTI NASIONAL

Wako Padang Panjang Masuk Nominasi

SUIR SYAM

PADANG PANJANG, HALUAN — Walikota Padang Panjang Suir Syam masuk nominasi Upakarti Nasional, 20 daerah terbaik dalam pembinaan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia Suir Syam dalam penilaian

Upakarti di Departemen Perindustrian pusat beberapa hari yang lalu dicecar dengan beberapa pertanyaan, terkait ide dan gagasan itu benar datang dari kepala daerah, dan sejauh mana pembinaan terhadap usaha kecil di daerah masing masing. “Pertanyaan itu seolah saya mempertahankan tesis. Alhamdulillah pertanyaan itu bisa dijawab karena memang menguasai masalah UKM serta sesuai pula dengan misi dan visi Kota Padang Panjang dalam mewujudkan kesejahteran usaha kecil di Padang Panjang “ kata Suir Syam menjawab Haluan di ruang

kerjanya. Kepedulian pemerintah daerah terhadap usaha kecil selama ini menjadi prioritas utama. Buktinya banyak usaha kecil seperti makanan ringan, kerajinan kulit, kapur dan usaha kecil lainnya tumbuh dengan pesatnya. Bahkan banyak usaha kecil daerah tetangga pindah alamat untuk mendapat bimbingan dan bantuan. Kepedulian pemerintah daerah bersama dengan DPRD bukan sekadar itu saja. Usaha kecil menerima bantuan modal, peralatan dan bimbingan teknis. Dan juga dibantu dalam pemasarannya. Dengan sendirinya angka pengangguran di Kota Padang

Panjang boleh dikatakan nol persen. “Namun jika masih ada yang menganggur itu mungkin orangnya gila, sebab banyak usaha kecil yang bisa mempekerjakan mereka, sebodoh bodohnya membuat ikat pinggang kulit. Usaha kerajinan kulit sedang di galakkan di Padang Panjang “ sebutnya lagi Pemerintah Kota Padang Panjang saat ini sudah memesan 3000 an sepatu kulit. Seluruh PNS diwajibkan memakai sepatu kulit. Setiap PNS disediakan sepatu kulit yang dianggarkan melalui APBD tahun 2011 ini. Pembuatannya, kata Suir Syam didampingi Kabag Humas Pemda Padang

Panjang Ampera Salim diserahkan seluruhnya kepada para pengrajin kulit yang sudah tumbuh saat ini. Sepatu itu sudah dibagi bagikan kepada PNS. Tak hanya kerajinan kulit, usaha makanan ringan seperti kerupuk talas, jagung goreng, dan kacang telur, kini juga tumbuh dengan baik. Kepada usaha kecil ini selain mendapat bimbingan dari Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM. Mereka juga menerima bantuan peralatan, termasuk kemasan makanan dibuatkan oleh Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM. “Belum lagi pemasarannya. (h/one)

jika tak bisa diekse-kusi oleh mereka, akan dilanjutkan ke cabang, lalu terus ke wilayah. “Nah, ini yang dipangkas dengan mem-berikan pendelegasian kepada rayon tersebut. Sedangkan wilayah hanya izin-izin tertentu. Di wilayah pun memberikan kewenangan kepada cabang dengan memberikan angga-ran, jadi wilayah tak lagi pegang anggaran,” kata Judi pula. Begitu juga dengan sumber daya material. Nantinya wilayah tak lagi pegang material tersebut dan langsung dipegang oleh Belanti, Tabing, Kuranji atau Indarung. ”Dengan demikian, urusan intern yang selama ini dijalankan pejabat struktural sebagai penanggung jawab terlalu panjang dengan banyak tingkatan, nantinya tidak lagi. Misal-nya, unit terdepan tidak tembus, nanti langsung GM yang bertanggung jawab di wilayah,” jelasnya. (h/vid)

PELATIHAN TEKNIS DRAF ATURAN

Perda Jangan Multitafsir

PADANG, HALUAN—Produk hukum daerah hendaknya dapat mengakomodir kebutuhan dearah, tidak saja untuk masa sekarang tetapi juga untuk masa depan. Selain itu, bahasa yang digunakan hendaknya efektif dan tidak menimbulkan multi tafsir yang bakal menimbulkan penafsiran berbeda. “Hal ini erat kaitannya dengan berita yang kini lagi hangatnya tentang pendelegasian tugas dan kewenangan gubernur kepada wakil gubernur yang tercantum dalam Pergub No.64 tahun 2005,” kata Sekdaprov Sumbar Ali Asmar saat membuka Pelatihan Teknis Legal Drafting bagi Aparatur Pemprov Sumbar Rabu (9/11), di Padang. Sampai saat ini, Pergub No.64 tahun 2005 tentang Pembidangan Tugas dan Kewenangan Wakil Gubernur belum dicabut, artinya produk hukum yang berlaku internal Pemprov Sumbar ini masih berlaku. Dasar itu pula yang digunakan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam mengeluarkan SK Pelimpahan Wewenang kepada Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim. Namun pembatasan wewenang yang diberikan itu menimbulkan banyak penafsiran, sebab ada pendapat menyebutkan bahwa wakil gubernur tidak bisa memberikan persetujuan pengesahan KUA PPAS karena tidak diberi

wewenang untuk menandatangani Perda dan APBD. Tetapi secara tersirat aturan itu juga mengandung arti, wakil gubernur maupun Sekdaprov bisa memberikan paraf pada rancangan keputusan sebelum gubernur membubuhkan tanda tangan. Multi tafsir dari peraturan ini menyebabkan pengesahan KUA PPAS ditunda hingga Gubernur Sumbar kembali. Pelatihan yang berlangsung sehari itu, menurut Ketua Panitia Pelaksana, Enifita Djinis, diikuti 45 orang peserta dari seluruh SKPD di lingkungan Pemprov Sumbar. Desmaniar dari Kanwil Hukum dan HAM menyebutkan, berdasarkan pengkajian dan penelitian Direktorat Otonomi Daerah kemendagri direlis bahwa sampai 2011 Perda yang bermasalah mencapai 1.700 Perda. Salah satu penyebab adalah tidak adanya pola yang jelas dalam pembuatan perundangundangan khususnya Perda. “Perda bermasalah ini umumnya disebabkan karena bertentangan dengan peraturan lebih tinggi, melanggar kepentingan umum, bertentangan dengan nilai-nilai HAM, melanggar aspirasi masyarakat serta dibatalkan oleh MA karena digugat oleh masyarakat atau badan hukum melalui Judicial Review,” katanya. (h/vie)


3

Nikica Jelavic

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

TURKI VS KROASIA

ADA DENDAM DI ISTANBUL ISTANBUL, HALUAN — PARTAI playoff Euro 2012 tak hanya menghadirkan duel panas antara Portugal kontra Bosnia-Herzegovina. Bara permusuhan juga mengiringi pertarungan antara Turki versus Krosia.

Turki akan lebih dulu menjamu Kroasia di Stadion Olimpic Ataturk, Istanbul, Jumat (11/11/2011) besok. Empat hari berikutnya giliran Kroasia menerima kunjungan Turki di Stadion Maksimir, Zagreb. Ay Yildizlilar julukan Timnas Turki memiliki memori manis saat bertemu Kroasia pada babak perempatfinal Euro 2008. Turki mengalahkan Kroasia 3-1 lewat drama adu penalti setelah bermain 1-1 hingga extra time. Kini kubu Turki berharap bisa kembali menyingkirkan Kroasia dalam dua laga playoff. Keberhasilan lolos ke putaran final Euro 2012

setidaknya bisa menjadi obat penghibur bagi Turki yang belum lama ini diguncang gempa berkekuatan 7,2 SR dan menewaskan 600 orang. Untuk memuluskan misi mulia tersebut, skuad Turki akan berusaha mengamankan tiga angka pada laga pertama di kandang. "Kami akan melawan tim yang gaya permainannya mirip dengan kami dan mereka memiliki reputasi yang baik di Eropa. Hasil pertandingan pertama akan sangat menentukan. Jadi kami harus mengembangkan permainan sesuai rencana kami," kata Asisten Pelatih Turki, Oguz Cetin, dikutip UEFA.com.

Pelatih Turki Guus Hiddink akan mengandalkan duo kembar, Hamit Altintop dan Halil Altintop. Halil kembali membela Timnas Turki setelah absen setahun, usai tampil di putaran final Euro 2008. Hiddink memanggil kembali Halil setelah performanya mengalami peningkatan bersama Tranzonspor, klub yang mengalahkan Inter Milan di Liga Champions musim ini. Sementara Hamit kini bermain di klub raksasa Spanyol Real Madrid. Selain Halil, Hiddink juga memasukkan beberapa nama baru yakni bek tengah Giray Kacar, gelandang Caner Erkin, serta pemain lini tengah Ozan Ipek. Namun Meneer tak membawa gelandang Real Madrid Nuri Sahin. Bintang muda Turki ini baru sembuh dari cedera

panjang. Ia hanya tampil 23 menit saat melakoni debut bersama Madrid melawan Osasuna, akhir pekan lalu. Sementara Kroasia kehilangan gelandang Tottenham Hotspur, Niko Kranjcar, dan striker Hamburg, Mladen Petric, dan bek Lyon, Dejan Lovren, karena cedera. Dua pemain Spurs lainnya, Luka Modric dan Vedran Corluka, serta dua pemain Bayern Muenchen, Ivica Olic dan Danijel Pranjic, menjadi tumpuan tim Balkan. Pelatih Kroasia, Slaven Bilic, menaruh hormat pada Hiddink yang disebutnya sebagai "salah satu pelatih terbaik di dunia". Namun Bilic sangat percaya diri timnya mampu melewati pasukan Hiddink. Bilic yakin Luka Modric dkk kali ini mampu membalas kekalahan menyakitkan dari Turki di perempatfinal Euro 2008. "Kami telah menunggu, bermimpi untuk

membalaskan dendam kami pada pertandingan itu (Piala Eropa 2008). Sekarang kami punya tim dengan kualitas lebih baik dan

saya yakin kami mampu melaju jauh," ujar Bilic, pelatih yang juga memiliki grup band rock di negaranya.(net)

Richard Dunne Ireland

ESTONIA VS IRLANDIA

Irlandia tak Ingin Anggap Remeh Estonia

CEKO VS MONTENEGRO

PRAHA, HALUAN — Pelatih Montenegro, Branko Brnovic mengaku timnya punya peluang yang sama dengan Republik Ceko untuk lolos ke putaran final Piala Eropa 2012. Berdasarkan hasil undian, kedua tim akan bersua di babak play-off Piala Eropa 2012. Di leg pertama, Rep Ceko akan lebih dulu menjamu Montenegro. "Sebelum undian, saya berkata kepada diri saya sendiri, mari berharap kami bisa menghindari Portugal. Jadi,

saya beruntung (dengan hasil undian ini). Republik Ceko sangat hebat. Tetapi, saya akan berkata bahwa peluang untuk lolos adalah 50:50 dan jangan berpikir saya terlalu percaya diri," ujar Brnovic seperti dilansir situs resmi UEFA. "Kami akan menghadapi tim yang tangguh, tapi kami telah tumbuh pesat belakangan ini. Pertandingan melawan Inggris (di kualifikasi) berarti banyak untuk kami. Pemain saya tampil sangat

baik dan percaya diri dalam laga tersebut. Kami ingin menggunakan pengalaman itu dalam laga nanti," sambungnya. Sikap optimistis dari Brnovic ini tak lepas dari kekuatan skuad yang ia miliki. Pemain seperti Mirko Vucinic dan Stevan Jovetic akan menjadi andalannya untuk menyingkirkan Rep Ceko. "Kami punya pemain berkualitas dan juga berpengalaman. Itu kenapa kami disebut tim yang kuat," tuturnya.(*)

Branko Brnovic

BRNOVIC MERASA BERUNTUNG

DUBLIN, HALUAN — Winger timnas Republik Irlandia, Stephen Ward, mengaku siap menghadapi dua laga playoff kualifikasi Piala Eropa 2012 lawan Estonia. Menurut pemain yang merumput bersama Wolverhampton tersebut, laga kontra Estonia merupakan pertandingan terbesar dalam hidupnya karena akan menjadi penentu lolos tidaknya The Republic ke putaran final Piala Eropa 2012. Meski Estonia disebut-sebut sebagai tim terlemah dari delapan kontestan playoff, namun Ward tetap mewaspadai kekuatan lawan, apalagi pada leg pertama Irlandia

bermain di Tallinn. "Anda akan menganggap ini adalah laga terbesar yang pernah anda mainkan sepanjang karir," kata Ward seperti dilansir Sportinglife. "Dengan manajer yang kami miliki, kami tak boleh menganggap remeh Estonia. Mereka lolos ke babak playoff dari grup yang sulit, jadi mereka tetap menjadi tim yang wajib diwaspadai dan dihormati," "Kami memiliki peluang besar meraih sesuatu dengan pemain-pemain hebat yang ada di skuad ini, jadi kami harus tampil menyerang dan menunjukkan kemampuan terbaik yang kami miliki,"(net)


4 OLAHRAGA

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

Dishub Juara Gerak Jalan Hari Pahlawan PADANG, HALUAN — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang menjadi juara pada Lomba Gerak Jalan Tepat Waktu antar dinas/instansi dan sekolah se Kota Padang Kamis (10/11) di Lapangan Imam Bonjol Padang. Kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir lomba yang sudah digelar sejak 4 November lalu, dalam rangka memperingati hari pahlawan 10 November. Tim Lomba Gerak Jalan Dinas Perhubungan Kota Padang menerima hadiah juara I dari Walikota Padang, Fauzi Bahar yang diwakili Dandim Padang 0312, Letnan Kolonel Kavaleri Asep Ridwan usai upacara peringatan Hari Pahlawan di Lapangan Imam Bonjol, kemarin. Sementara yang berada di posisi dua dan tiga untuk kategori UPTD masing-masing yakni Dinas Pendidikan Padang Utara dan Majelis Guru Yayasan Pertiwi Padang. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Padang, Firdaus Ilyas kepada Haluan di hari yang sama mengatakan keberhasilan Dishub Padang meraih juara membuktikan perilaku positif staf Dishub yang mampu meningkatkan persaudaraan diantara sesama dan saling bekerjasama, disamping kedisiplinan telah menjadi kebiasaan juga. “Penanaman disiplin terus digenjot setiap hari bagi staf Dishub, kemenangan atau juara bukanlah yang diutamakan, tetapi adanya interaksi antara staf dengan instansi maupun masyarakat itu yang lebih penting,” terangnya. (h/rio)

PASI Sumbar Siapkan Atlet ke Bengkulu PADANG, HALUAN — Sebanyak 15 atlet dipersiapkan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumbar jelang mengikuti lomba lari 10 K memperingati HUT Provinsi Bengkulu ke 43 yang digelar Sabtu (19/11) mendatang. Kegiatan tersebut rencananya akan dibuka oleh Gubernur Bengkulu Agusrin Maryono Najamuddin dan diikuti oleh utusan Pengprov PASI se Indonesia dan juga masyarakat umum. Kejuaraan yang akan memperebutkan total hadiah Rp215 juta tersebut, akan dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori umum dan pelajar. Ketua umum Pengprov PASI Sumbar Sengaja Budi Syukur kepada Haluan Kamis (10/11), menjelaskan Lomba lari 10 K yang diadakan di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu ini, sekaligus sebagai ajang try out untuk atlet PASI Sumbar yang telah mendapatkan tiket ke Pekan Oaharaga Nasional (PON) XVII-2012 Riau melalui Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) yang diadakan medio Juni yang lalu di Batam Kepulauan Riau (Kepri). Menurut Budi Syukur, kegiatan ini juga sebagai ajang untuk menambah jam terbang atlet Sumbar yang tidak bertanding pada PON. “Pada PON nanti kita tidak bisa menargetkan medali pada nomor 10 K. Karena pada nomor ini lawan Sumbar sangat berat. Sebut saja Agus Prayogo (PASI Jawa Tengah), Jauhari Johan (PASI Sumatera Selatan), serta I Gusti Gede Karang Asem (Jawa Barat),” jelasnya. (h/rio)

CERIA KEMENANGAN — Pesepakbola Indonesia Patrich Wanggai (kedua kanan) merayakan gol bersama rekan pada pertandingan babak penyisihan Grup A SEA Games XXVI melawan Kamboja di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, Senin (7/11). Siang ini, anak tim Garuda Muda kembali berlaga. Akankah ada ceria kemenangan itu kembali? Kita tunggu.

INDONESIA VS SINGAPURA

antara

RD Utak-atik Penyerang? JAKARTA, HALUAN — Pelatih kepala Timnas U-23 Rahmad Darmawan(RD) masih belum membeberkan siapa nama penyerang yang akan ditampilkan untuk menggedor jala lawan, kala Garuda Muda menjamu Singapura dalam lanjutan penyisihan grup A Sea Games XXVI di Stadion Gelora Bung Karno Senayan Jakarta Jumat (11/11) siang ini pukul 14.00 WIB.

Sebelumnya di laga perdana menghadapi Timnas Kamboja, duet maut lini depan timnas U-23, Patrich Wanggai dan Titus Bonai menunjukkan permainan impresif serta spartan kala melumat Kamboja dengan skor telak 6-0 di Senayan. Bahkan Tibo – sapaan akrab

Titus Bonai – sukses menjadi pemain pertama yang berhasil menjebol Gawang Kamboja Sou Yati. Sedangkan Wanggai sukses membukukan dua gol. Namun pemain tersebut belum tentu bisa ditampilkan saat Merah Putih bertemu Singapura. Apakah duo penyerang tersebut

juga akan diturunkan sebagai starter atau tidak, sampai saat ini masih belum diketahui. “Saya akan melihat sampai besok pagi,” ujar RD di lapangan C, Senayan, Jakarta, Kamis (10/11/2011). Kebijakan RD tersebut sangat wajar. Pasalnya, timnas U-23 diisi oleh tiga striker yang memiliki perbedaan sangat tipis. Selain Tibo dan Wanggai masih terdapat nama Yongki Aribowo yang merupakan skuad timnas dalam SEA Games XXV di Laos, dua tahun lalu. Menurut RD ketiganya memiliki kans yang sama untuk menjadi starter. “Saya turunkan pemain dengan kondisi yang paling fit,” terangnya.(ant)

Jadwal Sepakbola SEA Games XXVI: JADWAL Grup A Jumat (11/11/2011): Singapura vs Indonesia (14:00) Thailand Kamboja (17:00) Minggu (13/11/2011) : Malaysia vs Kamboja (16:00) Indonesia vs Thailand (19:00) Kamis (17/11/2011) : Thailand vs Singapura (16:00) Indonesia vs Malaysia (19:00) Klasemen Grup A 1. Malaysia 2 2. Singapura 2 3. Indonesia 1 4. Thailand 1 5. Kamboja 2

1 1 1 0 0

1 1 0 0 0

0 0 0 1 2

(2-1) (2-1) (6-0) (1-2) (1-8)

4 4 3 0 0

0 0 1 1 2 2

(7-2) (5-1) (4-2) (4-5) (3-8) (2-5)

7 7 6 1 1 0

Hasil Pertandingan Rabu (9/11) Singapura Vs Kamboja 2-1 Malaysia Vs Thailand 2-1

Klasemen Grup B 1. Myanmar 3 2. Vietnam 3 3. Timor Leste 3 4. Laos 2 5. Brunei 3 6. Filipina 2

2 2 2 0 0 0

1 1 0 1 1 0

Hasil Pertandingan Rabu (9/11) Myanmar Vs Brunei Darussalam 4 - 0 Vietnam Vs Timor Leste 2 - 0

23 Atlet Wakili Sumbar ke Ajang SOIna

PADANG, HALUAN — Sebanyak 23 atlet ditambah satu tim dipastikan akan membela kontingen Sumatera Barat pada gelaran Special Olympic Indonesia (SOIna) tingkat Nasional yang akan dihelat di Jakarta pada 2014 mendatang. Atlet dan tim yang merupakan peraih medali emas pada SOIna tingkat Sumbar yang dihelat di dua tempat PPLP Sungai Sapiah, dan GOR Haji Agus Salim Padang 8-9 November tersebut yakni, pada cabang Atletik, enam atlet putra,

Ade Rahmat dari Bukittinggi (meraih dua emas), masing masing satu emas Yoga (Pasaman), Gencang, Teguh Iman (Sijunjung), serta Erlan Perdana dan Robert Ardianto (Padang). Tujuh atlet putri Yuni Fajria dari Pasaman, Devi Nanda, Winda Andreyani, Nelya Putri, Rita Anggraini (Padang), Melsa Putri (Sijunjung), serta Sinta Ayu (50 Kota). Cabang Renang, tiga atlet putra, Haris Yulianto dari Sijunjung (meraih dua emas), Rizki Zayudi Putra (Padang Pariaman),

serta Refel Andre (50 Kota), dan satu atlet putri yang meraih tiga medali emas yakni Meliana Ratih dari Sijunjung. Cabang Bocce (Bola Lempar), putra, Arfan Basmi (50 Kota), dan putri Nurwahyu Ramadani (Kabupaten Agam). cabang Bulutangkis putra Rahmad Hidayat (Bukittinggi), serta putri, Fitri Wahyuni dari Padang, serta cabang Tenis Meja putra Riki Firdaus dari Agam, dan putri Metri dari Sijunjung. Sementara untuk tim yang meraih emas di cabang

Basket dan Sepakbola adalah tim dari Kabupaten 50 Kota. SOIna tingkat Sumbar telah secara resmi ditutup oleh ketua panitia pelaksana Edi Muis di Kolam Renang Teratai GOR Haji Agus Salim. Edi Muis yang juga menjabat sebagai Seksi Olahraga Masyarakat di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sumbar ini mengharapkan agar pembinaan daerah tetap berlanjut, untuk terus meningkatkan prestasi Sumbar. “Sayangnya tiga Kabupaten

tidak bisa ikut serta pada gelaran ini yakni, Dharmasraya, Padang Panjang, serta Kepulauan Mentawai. Namun disamping itu melihat antusias para atlet yang mengikuti SOIna ini sangat bagus, inilah yang harus terus kita pertahankan,” terangnya kepada Haluan Rabu (9/11). Selain peraih emas, kemungkinan peraih medali perak dan perunggu juga akan dipantau untuk dimasukkan kedalam kontingen Sumbar di ajang nasional. (h/rio)

Sore Ini Padang...........................................Sambungan dari Hal.1 Sengketa Lahan..............Sambungan dari Hal.1 Kegiatan yang telah berlangsung untuk keenam kalinya itu, diharapkan Chairul bisa menggairahkan perekonomian masyarakat Sumbar. Baik mereka yang masuk kelompok pengusaha besar, menengah maupun kecil. “Peserta berasal dari seluruh kabupaten/kota di Sumbar, DPD-RI, Kementerian Perdagangan, DKI Jakarta, Yogyakarta, Bengkulu, Lampung,

Jawa Tengah dan sebagainya. Saat ini, seluruh peserta telah mulai berdatangan ke Kota Padang,” kata Chairul merinci. Fauzi Bahar merespons positif kegiatan yang dihelat PT Solindo Multi Convex. Karena apa yang dilakukan telah mengangkat nama Kota Padang ke permukaan. Dan bagi daerah, kegiatan itu adalah sebagai bentuk hiburan segar yang bisa meringankan beban masyarakat

pascagempa 2009 silam. “Kunjungilah Padang Fair 2011, semuanya dijamin murah, semuanya dijamin berkualitas. Inilah pesta rakyat terbesar bagi warga Kota Padang dan juga Sumatera Barat,” imbaunya. Pemerintah Kota Padang sendiri kata Fauzi akan memberikan kesempatan bagi seluruh usaha atau home industri yang ada di Kota Padang untuk hadir di arena Padang Fair.

Walikota berharap, pelaku usaha bisa menjadikan Padang Fair sebagai ajang pertemuan antara produsen dan konsumen yang bisa menggerakkan perekonomian daerah. “Selama ini industri rumahan kerap bermasalah dengan pasarnya. Nah melalui iven Padang Fair kami harapkan persoalan yang dihadapi bisa diselesaikan,” katanya mengakhiri. (h/ted)

Peringatan Hari..........................................Sambungan dari Hal.1 Mereka tidak bisa hadir sendiri ke lokasi kegiatan. Sehari sebelumnya Rabu (9/11), sekitar 5-6 orang pelaku sejarah itu bertandang ke Kantor DHD 45 Sumbar diantar kerabatnya. Mereka memang menanyakan undangan untuk menghadiri peringatan Hari Pahlawan di Kantor Gubernur Sumbar. Namun hingga siang, saat mereka kembali ke rumahnya, undangan belum tiba juga. Menjelang sore undangan yang ditunggu baru tiba. Petugas Sekretariat DHD 45 segera mengantarkan undangan tersebut ke rumah para mantan pejuang ini. Namun apakah undangan tersebut sudah me-

reka terima atau belum, tidak pula diketahuinya. “Undangan menghadiri upacara baru kita terima Rabu sore. Petugas segera kita minta untuk mengantarkan undangan tersebut ke rumah masing-masing pelaku sejarah ini. Tetapi kita juga tidak tahu pasti, apakah undangan itu langsung ke tangannya atau tidak,” jelas Zulwadi. Dalam beberapa kali diskusi dengan pihak-pihak terkait pernah disepakati bahwa para pelaku sejarah yang sudah tua ini hendaknya dijemput untuk hadir dan kemudian diantar kembali usai acara. Duduk mereka juga diapit di antara generasi muda. Namun hal ini sepertinya belum terjabarkan

LOWONGAN GELOMBANG KE DUA Perusahaan Perkebunan yang terbesar di Daerah PekanBaru, Jambi serta Palembang , membutuhkan tenaga survey pemetaan untuk ditempatkan Di Wilayah Kepulauan Riau , Jambi, Sumatera selatan , melalui TOPOGRAPHY TRAINING CENTRE BUKITTINGGI, jika anda yang kami cari, memiliki kepribadian yang menarik, ramah, energik, berkomitmen serta semangat kerja yang tinggi.Mari bergabung untuk posisi:

1.PLANNING SURVEY 2.WATER MANAJEMENT Persyaratan Umum: 1. Melampirkan copy Ijazah terakhir 1 lembar 2.Wanita / Pria umur 18 ~ 27 Tahun 3. Pendidikan Min SLTA sederajat 4.Pengalaman Tidak diperlukan 5.Bagi yang lulus seleksi akan diadakan pelatihan selama 2 bulan di Topography Training Centre Bukittinggi 6.Diutamakan bagi warga yang kurang mampu dibuktikan dengan surat keterangan 7.Pas foto warna 3 x 4 sebanyak 4 lembar 8.Foto copy KTP 9.Foto copy KartuKeluarga

Lamaran diantar langsung pada hari kerja dari tanggal 24 Oktober 2011 ke Topography Training Centre Jalan Veteran No.202 Jirek, Bukittinggi Telp. ( 0752.33891 ) Layanan SMS ( 0813 6311 6527 )

oleh pelaksana kegiatan. Satu Disetujui Peringatan Hari Pahlawan kali ini cukup membahagiakan karena Buya Hamka resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Gelar Pahlawan Nasional bagi Buya Hamka telah lama diupayakan, tetapi selalu terkendala dengan berkas yang belum lengkap seperti daftar riwayat hidup dan riwayat perjuangannya. Pada tahun ini, Pemprov Sumbar mengusulkan 4 nama untuk meraih gelar pahlawan nasional, masing-masing Buya Hamka, Rahmah El Yunusiah, Mr.Assaat dan Tuanku Rao. Wakil Gubernur Sumbar usai upacara kepada wartawan menjelaskan, semangat juang dan

rela berkorban para pahlawan harus terus digelorakan di tengah masyarakat. Berjuang di era sekarang memang tidak lagi memanggul senjata, tetapi banyak cara yang dapat dilakukan dalam perjuangan meningkatkan kesejahteraan seperti belajar dengan rajin dan bekerja dengan tekun dan giat. Soal usulan Pahlawan Nasional dari Sumbar, menurutnya, akan terus diupayakan sejumlah nama lainnya yang patut menyandang gelar tersebut, diantaranya Siti Manggopoh, Syech Burhanuddin dan nama-nama yang sudah diusulkan tetapi belum disetujui akan diusulkan kembali seperti Tuanku Rao, Rahmah El Yunusiah serta Mr.Assaat. (h/vie)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300 CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495

Kemudian timbulah tuntutan dari kelompok Tanjung Pangkal yang mengklaim lahan 400 hektare itu milik mereka, dan mempertanyakan mengapa lahan seluas 400 hektare itu dikelola Kelompok Mertua Sitorus. Kemudian, kelompok Tanjung Pangkal menuntut Mertua Sitorus ke pengadilan. Akhirnya Mertua Sitorus menyerahkan lahan seluas 200 hektare kepada Kelompok Tanjung Pangkal dan mengelola lahan tersebut. “Jadi sisanya seluas 200 hektare inilah yang menjadi persoalaan saat ini,” lanjut Sukarni. Namun, kelompok Tanjung Pangkal tidak puas dan tetap menuntut sisa lahan 200 hektare lagi. Mereka tetap bersikukuh mengklaim bahwa lahan itu milik masyarakat Tanjung Pangkal. Akan tetapi, kelompok Mertua Sitorus mengatakan sisa lahan itu diganti dengan pembayaran kompensasi uang. Meski begitu, namun kelompok Tanjung Pangkal tetap tidak mau dan kemudian membuat kesepakatan jika dalam jangka waktu 1 bulan tidak direalisasikan maka lahan itu milik kelompok Tanjung Pangkal. Tidak mencapai titik temu, maka masuklah gugatan ke pengadilan. Ketika lahan itu dalam proses di pengadilan, masuklah

masyarakat Maligi yang menyatakan lahan itu milik mereka. “Proses hukum di pengadilan akhirnya memenangkan kelompok Tanjung Pangkal,” jelas Sukarni. Tak puas dengan putusan pengadilan, akhirnya kelompok Mertua Sitorus dan PT GMP melakukan upaya banding ke MA. Kini kasus tersebut masih dalam proses hukum di MA. “Untuk itu, saya mengimbau kepada pihak-pihak yang terlibat di dalam masalah ini agar dapat bersabar sampai menunggu keluarnya putusan dari MA. Dengan keluarnya putusan itu maka jelas, siapa yang berhak atas lahan tersebut,” imbau Sukarni. Seperti diberitakan ratusan masyarakat Jorong Maligi Nagari Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie menuntut PT GMP agar mengembalikan lahan ulayat mereka seluas 625

hektare yang telah diolah perusahaan tersebut. Silang sengketa itu akhirnya berujung pada pembakaran kantor perusahaan perkebunan sawit milik PT Permata Hijau Pasaman (PHP) II, (saat ini PT GMP-red ) Selasa pukul 17.00 WIB lalu. Selain membakar kantor, massa juga membakar bengkel, 3 unit pos penjagaan, 5 unit kendaraan roda dua, dan 1 unit mobil.Imbas itu terjadilah bentrok anggota kepolisian dengan warga yang mengakibatkan jatuhnya korban, di pihak masyarakat. Dilaporkan akibat kekerasan itu, sekitar 18 orang kaum ibu mengalami luka memar, patah tulang, dan patah gigi. Saat ini, pihak kepolisian dari Polres Pasbar dan Brimob Polda Sumbar masih berjagajaga di lokasi. (h/nir)


OLAHRAGA 5

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

POJOK JAKABARING Media Center Tak Dilengkapi Komputer PALEMBANG, HALUAN — Media center SEA Games XXVI untuk pengiriman hasil pertandingan sejumlah cabang olahraga pesta olahraga se-Asia Tenggara itu, ternyata tidak dilengkapi fasilitas pendukung seperti komputer dan komputer jinjing (laptop). Pantauan di media center Gedung Bank Sumselbabel Jakabaring Palembang, Kamis, di tempat para wartawan bertugas mengolah berita itu hanya tersedia sejumlah meja yang masingmasing dilengkapi satu unit televisi. Setiap meja dilengkapi TV serta peralatan tempat komputer jinjing. Beberapa meja memang sudah ditempati wartawan dengan membawa komputer jinjing masing-masing. Media center yang terletak di lantai V Gedung Bank Sumselbabel itu memang luas, sehingga para wartawan lebih leluasa. Menurut salah seorang wartawan, sekarang ini para jurnalis sebagian besar sudah memiliki komputer jinjing, sehingga wajar bila panitia hanya menyediakan jaringan dan tempat saja. Jadi hal itu tidak terlalu dipermasalahkan, karena peralatan pengiriman sudah dimiliki sebagian besar wartawan, kata dia. Gubernur Sumsel H Alex Noerdin sebelumnya mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sarana untuk media center. (ant)

Presiden akan Resmikan Komplek Olahraga Jakabaring

JAKARTA, HALUAN — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertolak menuju Palembang, Sumatera Selatan, untuk meresmikan Kompleks Olahraga Jakabaring dan membuka SEA Games XXVI pada Jumat malam, 11 November 2011.

ANTARA

Biro Perjalanan Kewalahan

AMPERA SAAT PETANG — Sejumlah perahu berhiaskan bendera 11 negara peserta SEA Games XXVI, berada di Sungai Musi, tak jauh dari jembatan Ampera, Palembang Sumsel, Kamis (10/11). Jembatan yang dibangun pada 1962 menghubungkan Seberang Ulu dan Seberang Ilir tersebut, merupakan ikon wisata Kota Palembang.

PALEMBANG, HALUAN — Biro perjalanan yang beroperasi di Kota Palembang, Sumatera Selatan, kewalahan melayani permintaan konsumen, menyusul terjadi peningkatan permintaan konsumen sampai enam kali lipat dibandingkan dengan bulan lalu. Manager Operasional Family Tour dan Travel Palembang, Bambang Darsono, di Palembang, Kamis, mengatakan tiga hari lalu menjadi puncak permintaan layanan sarana transportasi itu, untuk digunakan tamu selama SEA Games XXVI, 11-22 November 2011. "Tamu yang kami layani sebagian besar adalah VVIP, sehingga kendaraan jenis Alpard dan Camry yang paling banyak dicari selain mercy dan bus eksekutif," kata dia. Dia menjelaskan, selain kendaraan mereka juga menyediakan paket wisata dan akomodasi yang juga mengalami peningkatan sampai tiga kali lebih banyak. Tamu-tamu tersebut bukan hanya datang hendak menyaksikan acara pembukaan, tetapi juga tinggal sampai beberapa hari di Palembang selama SEA Games XXVI, ujar dia lagi. Menurut Bambang, mereka menawarkan dua macam paket perjalanan kepada tamu yaitu perjalanan dan akomodasi. Sampai kini mereka cenderung masih kewalahan melayani permintaan tamu karena masih banyak yang meminta jasa pelayanan travel, kata dia. (ant)

Ofisial Malaysia Meninggal di Bandara Palembang

PALEMBANG, HALUAN — Jenazah salah seorang ofisial Kontingen SEA Games Malaysia, Harun bin Oesman (51) yang meninggal dunia sesaat setelah tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Rabu (9/ 11), telah dibawa pulang ke negaranya untuk dimakamkan. Almarhum Harun yang sempat disemayamkan di kamar mayat RSUP Mohammad Hoesin Palembang itu, telah diberangkatkan ke Penang, Malaysia, Kamis, pada pukul 03.00 WIB dinihari. Harun diduga terkena serangan jantung saat berada di Bandara SMB II Palembang, Rabu petang, sekitar pkl. 17.00 WIB, saat menjemput atlet dan pelatih dari negaranya yang baru tiba di Palembang

untuk mengikuti SEA Games ke26 di daerah ini. Ofisial Malaysia itu terjatuh sesaat setelah tiba di Bandara SMB II, untuk mengurus registrasi atlet rombongan dari negaranya. Kemudian, tim medis langsung membawanya ke rumah sakit terdekat, IGD RS Myria, setelah terlebih dahulu mendapatkan penanganan Tim KKP Kesehatan Pelabuhan Bandara SMB II. Setelah 15 menit mendapatkan penanganan, kemudian Harun dipastikan meninggal, dan mayatnya dibawa ke RSUP Mohammad Hoesin Palembang untuk diotopsi sekitar pukul 19.15 WIB. Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, menyempatkan diri mendatangi IGD RS Myria sesaat setelah

mendapatkan kabar seorang ofisial dari Malaysia itu meninggal dunia. Warga Jalan Maju, Taman Kemajuan Nomor 01000, Kangar, Perlis, Malaysia itu, dilaporkan telah tiba di Palembang sejak Senin (7/11) dan menginap di Hotel Aston. Rencananya jenazah akan dikebumikan di Keddah, Malaysia, atas permintaan keluarganya. Ketua Indonesia SEA Games XXVI Organizing Committee (InaSOC) Sumsel, H Muddai Madang, menyatakan turut berduka cita atas kejadian yang menimpa anggota kontingen Malaysia itu. "Segenap panitia pelaksana dan masyarakat Sumsel selaku tuan rumah, turut berduka cita atas meninggalnya ofisial Malaysia ini," ujar Muddai.(ant)

Inasoc DKI Siapkan Dua Helikopter

JAKARTA, HALUAN — Panitia SEA Games 2011 atau Inasoc DKI Jakarta menyiapkan dua helikopter untuk menunjang jalannya pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara, 11-22 November. Ketua Inasoc DKI Jakarta Fadjar Panjaitan di Jakarta, Kamis mengatakan, dua helikopter itu akan digunakan saat keadaan darurat yang salah

satunya untuk mengangkut atlet yang mengalami cedera saat perlombaan. "Wilayah Inasoc DKI Jakarta luas. Jadi diperlukan transportasi yang memadai. Banyak pula lokasi pertandingan yang sulit di jangkau," katanya. Menurut dia, beberapa arena pertandingan yang menjadi fokus untuk penanganan kesehatan melalui udara adalah

Gunung Pancar, Kabupaten Bogor dan arena balap sepeda "road race" yang akan finis di pintu gerbang Tangkuban Perahu. Dengan menggunakan transportasi udara, kata dia, jika atlet yang cedera akibat kejuaraan akan mudah dievakuasi ke rumah sakit yang telah menjadi rujukan selama SEA Games 2011 berlangsung. "Ada 34 rumah sakit rujukan yang dipersiapkan. 28 berada di Jakarta dan enam di Jawa Barat. Semua telah siap," katanya menambahkan. Selain menyiapkan rumah

sakit, Inasoc juga menyiapkan pendukung bagi atlet maupun ofisial di antaranya 32 hotel termasuk di Jawa Barat, personel pendukung serta personel keamanan. Personel pendukung terdiri atas 665 license officer (LO), 2.193 "volunteer", 1.025 "workforce" dan 117 anggota TNI yang juga berfungsi sebagai LO. Untuk personel keamanan terdiri 10 ribu personel Polda Metro Jaya dan 1596 personel Polda Jawa Barat. Sedangkan untuk transportasi pendukung terdiri atas 746 kendaraan dan tujuh kapal.

Selain itu juga disiapkan 45 unit "shuttle bus" pada 13 rute perjalanan yang menghubungkan antartempat pertandingan. SEA Games 2011 khusus di DKI Jakarta akan pertandingkan 22 cabang olahraga dengan 27 disiplin. Adapun total cabang yang dipertandingkan termasuk di Palembang ada 42 cabang. Adapun jumlah atlet yang bertandingan di Jakarta sebanyak 3766 orang, ditambah dengan 1.877 ofisial dan 1135 wasit pertandingan. (ant)

Atlet Gulat Mulai Uji Coba Lapangan

PALEMBANG, HALUAN — Para atlet cabang olahraga gulat SEA Games ke-26 mulai melakukan uji coba lapangan pertandingan di Gedung Seba Guna Jakabaring Palembang, Sumatera Selatan. Hasil pantauan langsung di arena pertandingan gulat Palembang, Kamis, arena pesta olahraga se-Asia Tenggara itu sudah diujicoba oleh beberapa atlet. Mereka berlatih sekaligus melaksanakan uji coba tempat pertandingan tersebut. Wakil Ketua Bidang Pertandingan SEA Games XXVI 2011, Djumadin Syafril menga-

nggak sempat baca

takan, untuk cabang olahraga gulat akan mulai melaksanakan pertandingan Senin (14/11) hingga Kamis (17/11). "Jadi wajar bila atlet sudah berlatih sekaligus melihat arena tersebut," katanya. Menurut dia lagi, hari pertama akan mempertandingkan di antaranya kelas grego 50 Kg, 55 Kg, 60 Kg, 66 Kg, dan 74 Kg putra. Kemudian hari Selasa (15/11) akan mempertandingkan kelas grego 84 Kg dan 120 Kg putra, serta gaya bebas 55 Kg dan 59 Kg putri. Begitu juga hari ketiga cabang olahraga itu akan

mempertandingkan gaya bebas putra di antaranya kelas 50 Kg dan 66 Kg. Pertandingan cabang olahraga gulat tersebut setiap hari ada final sehingga bertandingannya hanya dijadwlkan empat hari dari 17 kelas yang dipertandingkan. Ketika ditanya mengenai jadwal pertandingan atlet gulat dari setiap negara, Djumadin Syafril mengatakan hal itu akan ditentukan saat pelaksanaan rapat menghadapi pertandingan. "Biasanya sehari sebelum bertanding sudah ditentukan lawan yang akan turun termasuk negara yang dihadapi," katanya. (ant)

. . AAM ALZUNAZ ANUGRAH MANDIRI

Menurut informasi dari Biro Pers dan Media Rumah Tangga Kepresidenan, Kepala Negara setibanya di Palembang pada pukul 15.05 WIB langsung menuju Jakabaring Sport City untuk meresmikan kompleks olahraga terbesar di Asia Tenggara seluas 325 hektare itu. Peresmian itu digelar di arena lapangan tembak Jakabaring Sport City yang ditandai dengan penekanan tombol sirene dan penandatangangan prasasti oleh Presiden Yudhoyono. Acara peresmian akan dilanjutkan dengan penanaman Pohon Trembesi oleh Presiden dan Ibu Ani Yudhoyono di

kompleks olahraga yang menyediakan 13 arena untuk 19 cabang kegiatan olahraga yang diperlombakan pada SEA Games ke-26. Setelah itu, Kepala Negara juga dijadwalkan meninjau berbagai fasilitas di kompleks olahraga yang khusus dibangun untuk menggelar SEA Games ke-26 yang diikuti sepuluh negara Asia Tenggara dan Timor Leste itu. Presiden Yudhoyono dijadwalkan berada di Palembang hingga Sabtu pagi 12 November 2011 untuk membuka SEA Games ke-26 di Gelora Utama Sriwijaya pada Jumat malam 11 November 2011.(ant)

Replika Candi Borobudur dan Komodo Tampil Saat Pembukaan PALEMBANG, HALUAN — Indonesia sebagai tuan rumah SEA Games XXVI, 11-22 November 2011, akan menampilkan miniatur Candi Borobudur dan komodo pada parade upacara pembukaan di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (11/11). Kesiapan kontingen Indonesia selaku tuan rumah untuk menggelar acara pembukaan pesta olah raga dua tahunan diikuti 11 negara di Asia Tenggara ini, dipastikan melalui gladi resik yang akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis petang. Gladi resik ini juga dirangkaikan dengan peresmian komplek olah raga Jakabaring (Jakabaring Sport City) yang menjadi lokasi utama terpadu pelaksanaan SEA Games ke-26. Pengarah acara upacara pembukaan dan penutupan SEA Games (SEAG), Helmi Yahya menegaskan bahwa panitia menyiapkan sejumlah kejutan pada acara pembukaan nanti. Pada latihan persiapan pembukaan SEAG itu sebelumnya, antara lain terlihat penampilan sebuah mobil hias berisikan miniatur Candi Borobudur dan komodo yang tampak bergerak mengikuti acara gladi parade atlet dan ofisial asal Indonesia. Tak hanya Indonesia, mobil hias dari sepuluh negara peserta lainnya juga turut mengikuti latihan defile itu, seperti Malaysia yang menampilkan miniatur Menara Kembar (Twin Tower), Vietnam dengan pagodanya, dan Singapura dengan miniatur patung Singa. "Mobil-mobil hias itu didesain khusus oleh puluhan seniman di Sukabumi, Jawa Barat. Jadi memang bukan pekerjaan mudah untuk membuatnya," kata Helmi pula. Menurut dia, akan banyak kejutan dalam upacara pembukaan SEA Games nanti. "Makanya jangan diekspose dulu, nanti jika sudah tahu semua, tidak akan mejadi kejutan lagi," ujar dia. Dia menambahkan, telah dilakukan gladi bagi seluruh pengisi acara, seperti pengisi tarian, paduan suara, pembawa bendera, dan paskibraka. "Seluruh tarian telah dilatihkan pelaksanaannya, seperti Tarian Musi-The Heart of The City arahan Hartati Dancer, lalu Sriwijaya The Golden Peninsula pimpinan Alex Hassim Dancer, Merajut Nuantara milik Dedi Puja Dancer, dan terakhir Meraih Impian juga asuhan Hartati Dancer," ujar dia. Helmi menambahkan, pada Tarian Merajut Nusantara, akan disuguhkan beberapa tarian khas Melayu, Kalimantan, Jawa dan Papua. "Kalau kemarin mencoba kanvas eletronik, sekarang giliran mencoba semuanya. Tapi untuk gladi resik akhir akan dilakukan di depan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kamis sore ini," ujar dia. Joy Nyanyikan "United and Rising" Penyanyi jebolan ajang pencari bakat "Indonesia Idol" Joy Tobing, juga akan menyanyikan lagu "United And Rising" ciptaan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, pada acara pembukaan SEAG, Jumat (11/11) nanti. Helmi Yahya mengatakan, Joy dipilih karena memiliki karakter suara yang cocok dengan lagu itu. "Suara Joy memang masuk sekali dengan Lagu United And Rising. Lagi pula, Joy memang sering menyanyi pada beberapa acara kenegaraan," ujar Helmi. Dia melanjutkan, selain Joy, sejumlah penyanyi kenamaan Indonesia juga akan tampil pada acara pembukaan itu, seperti Agnes Monica, KC Konception asal Filipina, dan Jaklyn Victor asal Malaysia. "Agnes rencananya akan melakukan gladi resik bersama dengan penyanyi lainnya, Kamis ini. Agnes akan menyanyikan lagu theme song SEA Games berkolaborasi dengan KC Konception dan Jaklyn Victor," kata dia pula. Kata "United And Rising" kian akrab bagi pengunjung Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, karena tertulis pada spanduk SEAG ini. Semboyan "Bersatu dan Bangkit" itu didengungkan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, untuk memacu semangat para atlet Indonesia dalam berjuang meraih kembali kejayaan di bidang olah raga. (ant)

PT. ALZUNAZ ANUGRAH MANDIRI Jl. Veteran No. 98 Padang 25115 Telp. 0751 - 811 687 Fax. 0751 - 241 52 e-mail : alzunaz_anugrahmandiri@yahoo.co.id

E .W EAST WEST

COLLEGE

NGGAK LULUS UMPTN !? ANDA NGGAK PERLU PUTUS ASA.. SIAPAPUN ANDA... BELUM BEKERJA...

klik kami di www.harianhaluan.com

LET'S GO !!! BERGABUNG DENGAN EWC (East West College) Lembaga Pendidikan Perhotelan di Negeri 9 Malaysia LANGSUNG BEKERJA DI HOTEL BINTANG 5 MALAYSIA

PROGRAM SINGKAT 1-3 bulan tamat langsung bekerja di Hotel Bintang 5 di Malaysia dengan gaji standar Luar Negeri.

Uang kuliah bisa dicicil setelah bekerja. Tunggu apa lagi...

RA !!! DAFTAR SEGE

EAST WEST COLLEGE

Contact Person :

Pak Cik : 0812 675 9909 Pak Zul : 0813 7494 5555


6

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

Agam Rawan Ancaman Longsor PADANG, HALUAN — Curah hujan masih tinggi, bencana tanah longsor dan banjir masih mengancam Kabupaten Agam, Sumatera Barat, apalagi sekarang ini kondisi tanah masih labil, kata Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP.A.B Kawedar. “Curah hujan masih tinggi, beberapa perbukitan di kawasan rawan terjadinya bencana tanah longsor serta banjir,” katanya di Padang, Kamis. Menurutnya, penyebab utama terjadinya longsor di kawasan Kabupaten Agam, selain curah hujan yang cukup tinggi juga kemiringan tanah yang cukup tajam. “Sehingga jika terjadi hujan, sangat mudah terjadi pergerakan tanah ke daerah yang lebih rendah,”katanya. Dia menambahkan, setidaknya ada 20 titik rawan longsor yang ada di 6 dari 16 kecamatan yang ada di kabupaten ini. “Sebagian besar titik tersebut memiliki kemungkinan yang besar untuk menjatuhkan material, seperti tanah dan bebatuan, karena kondisi hujan yang terus-menerus di wilayah Agam,”katanya. Enam kecamatan di kabupaten yang rawan longsor di wilayah ini, antara lain Kecamatan Tanjung Raya dan Kecamatan Malalak. “Selanjutnya Kecamatan Palupuh, Kecamatan Lubuk Basung, dan Kecamatan Palembayan,” kata A.B Kawedar. Dia mengatakan, beberapa waktu lalu, empat kecamatan di Kabupaten Agam, Kecamatan Tanjung Mutiara, Malalak, Palembayan dan Palupuh mengalami banjir dan longsor setelah hujan deras mengguyur daerah itu. “Akibat longsor tersebut, satu orang meninggal dunia tertimbun material longsor, atas nama Syaiful (10) warga Jorong Bukik Balintang Kenagarian Tiku Utara,”katanya. Dia menambahkan, selain di Kecamatan Tanjung Mutiara, hujan lebat juga mengakibatkan longsor di beberapa titik, yakni masing-masing satu titik di Batu Apik Kenagarian Malalak Kecamatan Malalak, Lubuk Gadang Kecamatan Palembayan dan Sipisang Kecamatan Palupuh, namun tidak menyebabkan korban jiwa. “Dinas Pekerjaan Umum setempat telah mengangkat material longsor, sekarang ini ruas jalan telah bisa dilalui kendaraan,” katanya. Dia menghimbau, para pengendara, jika hujan turun sebaiknya menunda perjalanan sewaktuwaktu materil longsor turun sangat membahayakan keselamatan jiwa.(h/ant)

DI LOKASI BENCANA PESISIR SELATAN

PT Semen Padang Bangun Rumah Sakit Darurat

PADANG, HALUAN — PT Semen Padang membuka Rumah Sakit Darurat di lokasi bencana banjir di Air Haji, Kabupaten Pesisir Selatan. RS Darurat ini melayani masyarakat, terutama korban yang terserang penyakit pascabanjir bandang yang melanda daerah itu, Kamis (3/11) lalu.

“Ini wujud komitmen Semen Padang bergerak cepat membantu korban bencana alam di Sumbar. RS Darurat ini kami dirikan bersamaan mengirimkan Tim Relawan Semen Padang Peduli II ini,” kata Direktur Produksi PT Semen Padang, Toto Sudibyo

usai melepas Tim Semen Padang Peduli II di Plaza Kantor Pusat PTSP, Indarung Padang, Kamis (10/11). Tim Semen Padang Peduli II tersebut dikirim menggantikan tugas Tim Relawan Semen Padang Peduli I yang telah berakhir

TOTO SUDIBYO

SEMEN PADANG PEDULI—Sejumlah anak-anak korban banjir bandang di Pessel antrian untuk mendapatkan bantuan air bersih dari Tim Relawan Semen Padang Peduli. Mulai hari ini, relawan Semen Padang juga membuka Rumah Sakit Darurat di Air Haji untuk membantu korban yang terserang penyakit pascabanjir. DAVID

Bantuan Untuk Pasaman Barat Terus Mengalir

SIMPANG AMPEK, HALUAN — Bantuan untuk 5.388 jiwa korban banjir di Pasaman Barat, terus mengalir dan sampai sekarang sudah terkumpul 16,3 ton beras. “Selain beras, kami juga menerima bantuan mi instan, gula pasir, obat-obatan serta perahu karet dari Pemerintah

Provinsi Sumatera Barat,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Asgiarman di Simpang Ampek, Kamis (10/11). Ia menambahkan, selain dari pemerintah, bantuan juga diberikan oleh pihak swasta. Pihak swasta yang

JASAD INDRA FAUZAN DITEMUKAN

Solsel Waspadai Bencana Banjir

SOLSEL, HALUAN — Jasad Indra Fauzan yang hilang sejak Selasa (1/ 11) pekan lalu telah ditemukan. Indra (18) warga Tanjung Harapan Kecamatan Sangir yang hanyut saat mamancing di Batang Bangko dekat lokasi PT AMT ditemukan Rabu (9/11) di Jorong Sei Penuh Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan Kecamatan Batanghari. Menurut BPBD Solsel diwakili Kabid Kedaruratan dan Logistik Mukhnizen, pihaknya sudah melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai, namun belum berhasil, tapi daerah yang dilalaluinya sudah diminta kerja sama melaporkan bila melihat dan menemukan mayat yang hanyut di aliran sungai. Walau prosedurnya pencarian dihentikan setelah terhitung tiga hari setelah dinyatakan hilang, BPBD Solsel tetap stanby memantau daerah yang diduga kuat tersangkut korban hanyut. Barulah Rabu menjelang senja, warga sei panuh melaporkan bahwa ada warga menemukan mayat. Sesuai dengan pesan, mayat diamankan warga menjelang keluarga dan tim sampai di lokasi penemuan. Jasad Indra

dibawa ke rumah duka di kecamatan Sangir. Saat ditemukan, posisi tubuh korban sudah membungkuk, mengenbung dan dipenuhi air. Waspada Dua pekan belakangan, cuaca ekstrem terjadi di berbagai daerah di Solok Selatan. Karenanya perlu mewaspadai bencana kebanjiran. Selama November ini sudah dua kali Selasa untuk dua korban meninggal karena hanyut terseret aliran sungai. Sebelum Indra ditemukan, Selasa (8/11) juga terjadi korban hanyut di Bendungan Padang Sawah bernama Mardianto (18). Korban hanyut karena terpeleset saat mandi bersama teman-temannya. Mereka mencoba membantu, namun aliran air yang deras dan dalam. Wakil Bupati Abdul Rahman didampingi Kadis Pendidikan Hamudis saat berkunjung ke rumah duka Mardianto mengatakan bahwa perlunya masyarakat lebih waspada, Rabu (9/11). “Waspadai tempat rawan bencana, angin kencang, kalau dapat memasang papan peringatan di daerah rawan agar warga dapat menjauhinya,” ujar Wabup. (h/col)

pertama kali menyalurkan bantuan adalah PT Incasi Raya pada Senin (7/11) berupa 10 ton beras dan 1000 kardus mi instan. “Kita berterima kasih atas partisipasi semua pihak. Bantuan itu secepatnya bantuan akan kita salurkan kepada warga yang terkena musibah banjir, terutama di beberapa jorong di Kecamatan Sasak, dan Kinali sebagai daerah terparah direndam banjir,” katanya. Bantuan itu saat ini ditampung di gudang Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan jalan KKN Simpang Ampek. Bagi donatur yang ingin menyalurkan bantuan bisa melalui Bank BRI pada rekening Bencana Alam Kabupaten Pasaman Barat No. 615-01-000258-30-9. Terkait kondisi daerah yang

dilanda banjir, ia menyebutkan air di Sasak dan Kinali sudah menyusut meskipun belum seluruh daerah karena curah hujan masih tetap tinggi. Masyarakat masih kesulitan untuk mendapatkan pasokan pangan dan obat-obatan. Banjir yang terjadi Jumat (4/11) merendam 1.347 rumah yang tersebar di lima kecamatan, yakni Kecamatan Sasak Ranah Pasisia sebanyak 1037 rumah dengan jumlah jiwa 4.148 orang. Di Kecamatan Koto Balingka sebanyak 100 rumah dengan jumlah jiwa 400 orang. Kecamatan Lembah Melintang 150 rumah terendam dengan 600 jiwa dan di Kecamatan Kinali 60 rumah dengan jumlah jiwa sebanyak 240 orang. Selain banjir, juga terjadi jalan

amblas sepanjang 20 meter di Sawah Mudik Kecamatan Ranah Batahan, jalan tertimbun longsor sepanjang 25 meter di Aek Nabirong, Kecamatan Ranah Batahan dan goronggorong tersumbat 10 meter di Bateh Tarok Kecamatan Koto Balingka. Banjir juga merusak 649,5 hektare lahan pertanian, yang terdiri tanaman jagung seluas 137 hektare dengan rincian 125 hektare di Kecamatan Pasaman dan 12 hektare di Kecamatan Kinali. Tanaman padi seluas 60 hektare yang berada di Kecamatan Pasaman 50 hektare dan 10 hektare lainnya di Kecamatan Kinali. Tanaman kedele yang rusak berat seluas 2,5 hektare, masing-masing dua hektare di Kecamatan Pasaman dan 0,5 hektare di Kecamatan Kinali. (h/ant)

Sikapi Bencana, Pemda Lakukan Rakor PASBAR, HALUAN — Menyikapi bencana banjir di Pasaman Barat sejak beberapa hari terakhir, Rabu (9/11) kemarin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaksanakan rapat koordinasi dengan lembaga terkait. Rakor yang dihadiri camat dan walinagari dilaksanakan di aula kantor bupati, jalan Sokerno-Hatta Simpang Ampek. Kepala BPBD Pasaman Barat, Asgiarman dan Sekretaris, Yunadi kepada wartawan usai Rakor menyampaikan, dilaksanakannya rapat koordinasi dengan melibatkan pihak terakait se Pasaman Barat bukan semaata tindaklanjut dari musibah banjir yang melanda beberapa lokasi di Pasaman Barat, tapi evaluasi dan tindaklanjut program. Banjir yang melanda beberapa lokasi se Pasaman Barat dan dikha-

watirkan akan terjadi longsor di beberapa kawasan perbukitan di daerah ini tidak bisa dianggap sepele, tapi harus disikapi. Jika perlu Pemda Pasaman Barat dengan lembaga terkait mencarikan solusi, agar daerah rawan bencana bisa terbentengi. Camat Sasak Ranah Pesisir, Yanuardi menyampaikan, karena kecamatannya adalah satu dari beberapa kecamatan rawan bencana dan letaknya berada di kawasan pesisir pantai barat sumatera, pihaknya minta agar Pemda Pasaman Barat dan lembaga terkaitr tingkat kabupaten, provinsi dan nasional peduli dengan masyarakat Sasak. Di kecamatannya, ulas Yanuardi, pada peristiwa banjir saat ini ada lima jorong tergenang banjir, yaitu Jorong Pasa Lamo, Kampung Pondok, Maligi, Pisang Utan, dan kawasan perumahan nelayan. Kendati

demikian, pada peristiwa banjir dan mengancam rumah warga, tidak menimbulkan korban jiwa. Camat Gunung Tuleh, Yulifri menyampaikan, walau wilayah kecamatannya jauh dari permukaan laut, tapi sebagian kejorongan di antaranya berada di kawasan perbukitan, pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak terkait di kecamatan dan mengajak masyarakat setempat untuk tetap berhati-hati. Yang jelas, ulas Asgiarman, pada kesempatan ini (Rakor kemarinred) pihaknya menerima laporan bencana dari setiap kecamatan, termasuk masukan, saran dan usul dari semua pihak untuk menanggulagi bencana. “Kita tidak bisa mengetahui musibah akan datang, tapi kepada kita diajak agar selalu berhati-hati menghadapi ujian dari Allah itu,” katanya. (h/gmz)

kemarin. Tim II itu akan melanjutkan tugas membantu korban sesuai hasil survey yang dibutuhkan korban saat ini. “Jadi, bentuk kepedulian kita membantu korban bencana ini sudah terprogram oleh Tim Semen Padang Peduli ini. Makanya, tim turun secara bergantian, jika pertolongan masih dibutuhkan di lokasi bencana. Seperti pendirian Rumah Sakit Darurat ini untuk membantu korban yang banyak terserang penyakit pascabanjir yang terjadi sepekan lalu ini,” katanya. RS Darurat Semen Padang Peduli itu didirikan di Kecamatan Linggo Sari BAganti, Air Haji. Di rumah sakit, PTSP juga menyalurkan bantuan logistic untuk membantu kebutuhan pokok serta bimbingan rohani di lokasi bencana. Tim Semen Padang Peduli II tersebut beranggotakan 17 relawan, dimana 4 diantaranya dokter dan tenaga medis yang bertugas di RS Darurat. Sedangkan lebihnya berasal dari berbagai unsure seperti yakni Lembaga Amil Zakat (LAZ), Rumah Sakit Semen Padang, Forum Komunikasi Istri Karyawan (FKIK), serikat pekerja, dan Semen Padang Group. Bantuan yang mereka bawa antara lain, sebanyak 10 dus pakaian layak pakai, 500 lembar selimut, 1000 lembar kain sarung, kompor minyak tana besar 4 buah, kompor minyak tanah kecil 47 buah, beras 500 gantang, minyak tanah 300 liter, jerigen 5 liter 60 buah, dandang besar 4 buah, kuali 4 buah, mukena 100 set, 100 paket obat-obatan, dan pakaian dalam wanita. Kepada relawan gelombang kedua yang diberangkatkan itu, Toto Sudibyo menyampaikan selamat bertugas di lapangan. “Saudara-saudara kita di Pesisir Selatan sangat mengharapkan dukungan kita bersama, baik disisi logistik, bimbingan mental, dan bantuan kesehatan,” katanya lagi. Berbeda dengan misi tim pertama yang melakukan pembersihan terhadap sarana ibadah, dan infrastruktur pendidikan, tim kedua ini memiliki misi membagikan bahan makanan (logistik) kepada masyarakat yang membutuhkan, memberikan bimbingan rohani/mental pasca ditimpa bencana, dan memberikan bantuan medis bagi mereka yang memerlukan. Sementara itu, Tim Semen Padang Peduli I yang bertugas membantu pembersihan sekolah dan rumah ibadah sudah pulang dari lokasi bencana, Rabu (9/11) sore. Relawan pertama Semen Padang Peduli pulang dari Pesisir Selatan, Rabu sore pukul 17.00. Mereka bertugas di Pessel sejak Senin (7/11). “Alhamdulillah kami bisa merampungkan tugas selama dua hari Pessel,” kata Busnar, ketua tim relawan, ketika sampai di Kantor Pusat Semen Padang. Ketika sampai, tim relawan pertama itu disambut Kepala Departemen SDM Oktoweri, Sekum Serikat Pekerja Semen Padang Iskandar Z Lubis, dan para staf. Relawan yang berjumlah 13 orang tim melakukan aktivitas pembersihan rumah ibadah. dan gedung-gedung sekolah yang ditimbun lumpur. (h/vid)


7

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

331 Pasangan .............................Sambungan dari Hal.1 Ada “Nuansa ..............................Sambungan dari Hal.1 Data yang dihimpun Kementerian Agama Kota Sawahlunto, dari empat Kantor Urusan Agama (KUA) tingkat kecamatan, terdapat 27 pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. “Dua puluh tujuh pasangan calon yang akan menikah, Jumat besok (hari ini-red). Angka ini jumlah agak meningkat dari hari-hari biasanya,” ujar Darmuis, Kepala Kementerian Agama Kota Sawahlunto ketika ditemui Haluan, Kamis (10/11). Darmuis mengatakan, lonjakan jumlah calon pengantin pada tanggal 11 Novemver 2011 itu, dimungkinkan karena pemilihan waktu yang dikira terbaik, atau memang sudah direncanakan jauh-jauh hari oleh pasangan pengantin yang bersangkutan. “Kami tidak tahu, apakah memang direncanakan jauh-jauh hari, atau memang tanggal tersebut dinilai cantik, atau hanya sekadar kebetulan saja. Yang jelas, pihak KUA tentu harus menjalankan tugasnya untuk membantu kelangsungan dari proses pernikahan tersebut,” tambahnya. Randi salah seorang pengantin yang akan melangsungkan prosesi akad nikah, mengatakan memang telah merencanakan pernikahannya di tanggal dinilai memiliki angka cantik tersebut. “Ya, bisa dibilang sangat mudah mengingat tanggal pernikahan saya nantinya. Selain itu mudah-mudahan pernikahan ini juga bisa awet dan dapat membentuk keluarga yang sakinah,” ujar Randi. Dua puluh tujuh pasangan calon pengantin yang akan menikah tersebut, tersebar di empat kecamatan, yakni 12 pasangan pengantin di Kecamatan Lembah Segar, 5 pasangan di Barangin, 6 pasangan di Talawi, dan sisanya empat pasagan di Silungkang. Pasaman 33 Pasang Dari Kabupaten Pasaman sebanyak 33 pasang calon pengantin akan melangsungkan pernikahan tepat pada hari ini. Tiga puluh tiga pasang yang akan melangsungkan pernikahan itu sebagian terdapat di tiga kecamatan, di antaranya Kecamatan Lubuk Sikaping 1 pasang, 3 pasang di Padang Gelugur, 3 pasang di Kecamatan Rao. Menurut Yulius Tabri, Kepala Balai Nikah Kecamatan Rao, 4 pasang

dari Rao yang akan melangsungkan pernikahan, telah memenuhi persyaratan, dan secara agama dan negara telah syah untuk dinikahkan. Ibnu Amin, Kepala Balai Nikah Lubuk Sikaping menyebutkan, ada 15 calon yang telah mendaftar menikah. Limapuluh Kota 142 Pasang Sementara dari Kabupaten Limapuluh Kota, dilaporkan sebanyak 142 pasangan akan menikah pada hari ini. Jumlah yang cukup banyak ini, menurut Drs H Gusman Piliang, MM, Kepala Kantor Kemenag Limapuluh Kota, terkait dengan tanggal hari ini 11 bulan 11 tahun 2011. “Soal penanggalan yang dipilih calon pengantin dan keluarganya, tentu kita serahkan kepada mereka. Namun, kalau jumlahnya, untuk Jumat tanggal 11 memang membludak, terutama di Kecamatan Guguak yang menggelar pernikahan untuk 25 calon,” ujar Gusman Piliang kepada Haluan. Soal tenaga wali hakim, Gusman Piliang mengaku tidak kekurangan. Sebab, di masing-masing KUA telah berkoordinasi dengan Kemenag Limapuluh Kota. Gusman Piliang sendiri hari ini akan berkeliling Limapuluh Kota menyaksikan perhelatan pernikahan di berbagai lokasi. Mulai dari pra nikah di Kamis (10/11) kemarin di Guguak, dilanjutkannya ke 23 pasangan di 13 kecamatan di Limapuluh Kota. Kabupaten Solok 30 Pasang Dari Kabupaten Solok 30 pasang juga akan menikah pada hari ini di dua KUA, Kecamatan Kubung dan Gunung Talang. “Ada 16 pasangan penganten yang bakal menikah di hadapan petugas kami,” tutur H Rivai Sag, Kepala KUA Kubung kepada Haluan di Koto Baru. Dari ke 16 pasang calon penganten tersebut, mereka semuanya adalah pasangan perjaka dan perawan, tak ada yang dari status duda dan janda. Tosrinaldi S.Ag, Kepala KUA Gunung Talang mengatakan, di wilayahnya pasangan penganten yang bakal menikah tercatat sebanyak 14 pasangan pernikahan. “Tiga belas pasangan berstatus perjaka dan perawan sedang satu pasangan lainya berstatus duda dan janda,” papar Tosrinaldi. H Jamilus, Kepala Seksi Urusan

Agama Islam Kamenag Kabupaten Solok menjelaskan, tak tertutup kemungkinan masih ada pasangan penganen lain di wilayah setempat, yang juga melaksanakan pernikahan mereka di hadapan petugas KUA di kecamatan lain. Sementara itu pasangan penganten Yulia Pastini S.Si dan Angga Pradan S.Pd yang bakal menikah di KUA Kecamatan Kubung dan tinggal di Nagari Koto Baru itu mengatakan, mereka memlih tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 tersebut karena memang sudah kesepakatan mereka berdua dan seluruh anggota keluarga masing-masing. “Tanggal 11 -11-11 kan tanggal pernikahan yang cukup unik, menarik dan sangat mudah diingat oleh siapapun selain tentunya kelak membawa keberkahan bagi kami berdua,” papar Yulia Pastini yang juga Guru SMP 2 Junjung Sirih itu. Padang 99 Pasang Dari Kota Padang diperoleh informasi pasangan yang akan melangsungkan pernikahannya sebanyak 99 pasang terdata pada dua KUA, yaitu di Kecamatan Padang dan Koto Tangah. Padang Timur tercatat 32 pasang calon pengantin yang akan menikah. Selain memilih tanggal “istimewa” itu, ada pula yang meminta dinikahkan tepat pukul 00:00 WIB memasuki tanggal 11-11-2011 yang akan dilangsungkan di Padang Timur, tapi saying, permintaan tersebut ditolak oleh kepala KUA yang bersangkutan. “Tidak mungkin permintaan dikabulkan,” tutur Ros, staf Kantor KUA Kecamatan Padang Timur tanpa merinci alasannya. Disamping itu, Ros menceritakan, juga ditemui pasangan calon pengantin yang mangaitkan tanggal tersebut dengan maskawin mereka. Satu pasang pengantin menjadikan maskawin mereka Rp1.111.111, dan ada yang manjadikan 11 gram emas sebagai maskawin mereka. Sementara itu, dalam pantauan Haluan, dari beberapa Kecamatan yang ada di Kota Padang, Kecamatan Koto Tangah merupakan Kecamatan yang paling banyak menyedot perhatian. Karena, pada KUA terdaftar 66 calon pasangan pengantin yang menunggu terdaftar untuk dinikahkan. (h/dil/tos/ris/yat)

Korupsi dan ................................Sambungan dari Hal.1 Satu persatu dari mereka akhirnya ditangkap. Banyak yang berhasil dijebloskan ke dalam penjara, meski tak sedikit pula yang kasusnya menghilang begitu saja. Disisi lain, banyak pengusaha yang memberi suap kepada pejabat tertentu guna mendapatkan proyek yang ditenderkan. Tak kalah memiriskan, dalam dunia pendidikan, calon-calon penerus bangsa terus berkubang dalam korupsi kecilkecilan yakni dalam bentuk perbuatan mencontek dan plagiat. Bisa dibayangkan, generasi seperti apa yang akan dihasilkan dengan cara demikian. Di pasar-pasar pun tak luput dari aroma korupsi. Para pedagang berusaha dengan berbagai cara mengurangi timbangan, bahkan memalsukan barang dagangan, demi mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Semuanya menginginkan jalan pintas untuk merengkuh tujuan, tanpa peduli akan dosa dari perbuatan bohong yang dilakukan. Lalu, kenapa kasus korupsi masih merajalela? Padahal, bangsa ini dikenal sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia? Jawabannya, karena tidak adanya penerapan nilai-nilai iman dalam kehidupan. Salat, zakat, puasa, dan haji yang dikerjakan sebatas ibadah semata, tanpa diimbangi dengan perbuatan nyata. Artinya, ibadah-ibadah tersebut tidak mampu menghindarkan pelakunya dari perbuatan dosa. Di samping itu, tingkat korupsi yang kian lama kian parah menunjukkan bahwa hati nurani anak bangsa ini telah mati. Semuanya ingin cepat memperoleh kekayaan dengan menghalalkan semua cara. Hanya demi kesenangan yang sifatnya sementara, beragam jalan pintas rela dilakukan. Hawa nafsu dijadikan sebagai Tuhan, hingga hukum halal dan haram tak lagi dipedulikan. Apabila cahaya iman dalam hati seseorang telah mati, maka orang tersebut tidak akan lagi mampu menerima kebenaran. Hatinya tidak bisa diajak berdialog untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, hingga ia mengambil keputusan berdasarkan kehendak hawa nafsunya semata. Hingga beragam nasehat yang diberikan kepadanya tak lagi mempan. Karena hatinya telah terkunci mati dan diselimuti oleh awan kegelapan. Sebagaimana firman Allah SWT, “Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman. Allah telah mengunci mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup dan bagi mereka siksa yang amat berat. (Q.S. Al-Baqarah: 6-7). Bisa dibayangkan,

sesuatu yang telah dikunci mati oleh manusia saja demikian susah untuk dibuka, apalagi yang mengunci mati adalah Allah SWT. Matinya hati disebabkan oleh dosa demi dosa yang diperbuat dari hari ke hari. Bertumpuknya dosadosa tersebut mengakibatkan keingkaran terasa semakin nikmat. Akhirnya, perasaan terhadap dosa telah mati, bahkan terhadap dosa besar sekalipun. Jika sudah tidak peduli dengan dosa, itulah hati yang telah tertutup mati dan berkarat. Akibatnya, hati tersebut tidak lagi mempunyai nurani dan perasaannya telah mati, hingga tidak dapat merasakan bahwa dirinya telah melakukan sebuah dosa. Halal dan haram baginya sama saja, karena yang terpenting ia dapat memperoleh kenikmatan dunia sebanyak-banyaknya. Jika seseorang tidak lagi mampu melihat nilai-nilai kebenaran, segala seuatu akan diukur dari kacamata dunia semata. Untung rugi dunia selalu jadi bahan pertimbangan. Sedangkan dosa dan pahala tak lagi dipedulikan. Akibatnya, tindakan korupsi yang jelas-jelas adalah sebuah perbuatan dosa, terasa lezat untuk diperbuat. Itulah manusia yang merugi hingga akhir hayatnya, sehinggga layak mendapatkan azab neraka yang kekal selamanya. Sesungguhnya, hati yang terkunci ibarat kapas yang akan terbang seiring dengan hembusan angin. Seperti perahu kecil yang dihempas gelombang dilautan, ia akan mudah terombang-ambing kesana kemari, hingga akhirnya tak tahu lagi kemana arah dan tujuan. Ia senantiasa akan mudah tergoda oleh bujuk rayuan, lalu tenggelam dalam kubangan dosa dan terbenam di dasar kesesatan. Hanya hidayah Allah SWT yang akan mampu membuatnya kembali pada jalan kebenaran. Sebaliknya, orang yang tingkat spiritualitas keagamaannya baik, tentu tidak akan tergoda untuk melakukan korupsi yang dilarang oleh agama. Semua ibadah yang ia lakukan memberikan imbas positif terhadap kehidupannya sehari-hari. Dengan iman dalam dada, segala bujuk rayu untuk berbuat korupsi akan mampu ia tepis. Karena ia meyakini dengan sepenuh hati bahwa dunia ini hanya tempat yang fana dan akhirat adalah kampung halaman yang kekal abadi. Ia pun senantiasa ingat akan kematian yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Sebagaimana firman Allah SWT, “Dan tiada yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Luqman: 34). Dan sebanyak

apapun harta yang dimiliki, setinggi apapun jabatan yang diemban atau setampan apapun wajah yang dipunyai, kelak kematian pasti akan tetap tiba menghampiri. Berapa pun panjangnya usia yang diberikan, kelak jika telah tiba masanya akan berakhir dengan dicabutnya nyawa dari badan. Memang, di atas dunia ini seseorang bisa saja bersilat lidah dan melakukan berbagai cara untuk menutupi perbuatan korupsi yang telah dilakukan. Namun, itu hanya mampu diperbuat dihadapan manusia lain. Kelak, di akhirat sana, semua manusia akan bertemu dengan Allah SWT. Berhadapan dengan-Nya tanpa perantara. Berdiri di hadapan-Nya dengan kedua tangan, kaki, dan semua tubuh berbicara tentang apa yang telah dilakukan selama hidup diatas dunia. Tak dapat lagi dilakukan suap menyuap, baik dengan cara sembunyi-sembunyi atau pun terangterangan. Berusaha mendekati manusia berpangkat guna mengharapkan pertolongannya, juga sama sekali tak akan bermanfaat. Disamping itu, tumpukan harta yang didapatkan dengan cara korupsi, jelas-jelas tidak akan ada gunanya lagi. Di hadapan Allah SWT, mulut yang penuh dusta ini tak akan bisa lagi berbicara dan membela diri, seperti layaknya mengelabui manusia lainnya. Segalanya akan terbuka dan dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya. Hanya jumlah amal ibadah yang akan menentukan apakah seseorang menjadi penghuni surga atau neraka. Oleh sebab itu, perbuatan korupsi tidak akan pernah hilang ataupun berkurang dari negeri ini, jika orangorang yang diberi amanah untuk menduduki berbagai jabatan adalah manusia yang hatinya tak lagi memiliki keimanan, hingga senantiasa terlupa akan tujuan hidupnya diatas dunia. Mereka selalu terpesona dengan dunia. Dunia fana ini dijadikan tujuan hidupnya, seolah terlupa bahwa ada kehidupan berikut yang kekal selamanya. Hingga jatah usia yang diberikan oleh Allah SWT dihabiskan untuk mendapatkan kenikmatan semu yang sifatnya hanya sementara. Mereka tidak pernah peduli dengan penderitaan rakyat yang terzalimi. Sebaliknya, yang ada dalam pikiran hanyalah bagaimana mendapatkan harta sebanyakbanyaknya, sebelum jabatan yang diembankan dipundaknya tak ada lagi. Mereka seolah terlupa bahwa dunia ini fana belaka dan segala perbuatan jahatnya akan diberi balasan yang setimpal di akhirat nanti. „ Penulis bekerja di Al Firdausi/ Diniyyah Research Centre Padang Panjang)

Tampak pada tampilan situs ini sepasang gambar remaja cewek dan cowaok saling merangkul dengan tangannya menunjukkan simbol “V” dalam bahasa gaul dimaknai “damai” (peace). Cewek mengenakan kaca mata agak besar dengan baju kaos tak berlengan tas warna merah disandang di sebelah kiri. Pembobol situs itu, mengatasnamakan dirinya “z0mb13”. Di bawah sepasang remaja yang bergaya narsis yang itu ada tulisan berjudul “this love to both of us (=~_~=)”. Di bawahnya ada beberapa pesan yang ditinggalkan, seolah-olah ingin mengingatkan pengguna situs itu untuk meningkatkan jaringan keamanan situs. Inilah sepenggal pesan hacker itu : “Seandainya hatimu adalah sebuah sistem, saat semua requestku diterima aku akan nogkrong terus di bugtraq untuk mengetahui bug terbarumu maka aku akan patch n pacth terus,aku akan jaga servicemu jangan sampai crash n aku akan menjadi firewallmu aku akan pasang portsentry, dan menyeting error pagemu â• • The page cannot be found Coz Has Been Owned by Someone get out!â• • aku janji gak

bakalan ada macelinious program atau service yang hidden, karena aku sangat sayang dan mencintaimu. seperti ini”. Kalimat-kalimat berbau pesan itu berotasi dan berbeda kemunculannya. Hacker itu juga sengaja meninggalkan jejak dengan mencantumkan alamat yang telah kedaluwarsa www.z0mb13.web.id. Alamat ini telah mati saat ditelusuri. Diduga hacker ini berasal dari Yogyakarta, karena i8a juga mencantumkan alamat www.yogyacarderlink.web.id sebagai tempat forum diskusi para hacker dan tamunya. Ketika membuka situs ini, hacker juga menyajikan beberapa lagu lokal dan mancanegara. Namun lagu tersebut ditayangkan secara bersamaan, sehingga para pengunjung akan mendengar dua lagu yang diputar secara bersamaan. Pemerhati IT Padang Defriansyah menguatkan, situs tersebut memang telah di hack oleh seorang hacker. Namun ia juga belum bisa memastikan kapan situs ini dibobol oleh orang yang tak bertanggungjawab. “Butuh waktu untuk mengetahui dan melacak kapan situs itu dibobol. Apalagi untuk sementara ini belum

ada yang tahu kapan situs tersebut terakhir diakses pengunjung. Tapi dari beberapa petunjuk awal, memang pembobolan itu belum lama terjadi,” ujar Defriansyah. Pengamat IT lainnya Gufron, menilai, peretasan situs Dinas Kehutanan oleh hacker karena lemahya sistem pengamanan situs itu. “Bisa juga program dan konstruksi yang digunakan untuk membuat situs itu, kurang memerhatikan keamanan data sehingga rentan dibobol hacker. Hal seperti ini banyak terjadi ketika membangun situs lebih banyak memanfaatkan program free yang ditawarkan di internet. Seperti joombla dan lainnya,” kata Gufron, yang juga bergerak dalam jasa pembangunan website. Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Hendri Octavia ketika dikonfirmasi Haluan tadi malam belum mau memberikan keterangan sedikitpun terkai dengan pembobolan situs kantor yang ia pimpin itu. “Kalaupun nanti kamu tidak mencintaiku lagi, mungkin aku hanya bisa tersenyum dan meneteskan air mata.” Begitu salah satu kalimat terbaca dalam situs itu. Romantik juga. (h/wan)

Jalan Usaha Tani .......................Sambungan dari Hal.1 sikap apapun saat melewati jalan alternatif tersebut. Tahukah Anda, bahwa jalan alternatif itu adalah Jalan Usaha Tani . Sebagian dari ruas Jalan Usaha Tani tersebut masih sangat orisinil, yakni hanya ditaburi material sirtu (pasir dan batu). Tahukah Anda, bahwa Jalan Usaha Tani itu pada awalnya hanya jalan setapak dan pematang panjang yang dijadikan tempat lalu orang sekitar untuk ke ladang dan ke sawah. Lima belas tahun lalu orang terbungkuk-bungkuk memikul beban hasil pertanian dan perkebunan di atas pematang gambut itu. Maka pada tahun 1998, masyarakat mengusulkan dibangun prasarana dengan nama Jalan Usaha Tani menggunakan dana PPK (Program Pengembangan Kecamatan) yang saat ini disebut PNPM - MP (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan). Pada saat perengkingan, usulan itu dinyatakan layak untuk didanai, karena usulan menyangkut kepentingan ekonomi masyarakat miskin. Anggaran untuk pembangunan jalan tersebut maksimal Rp350 juta, untuk 1,5 km. Jalan dibuka dengan lebar maksimal enam meter sudah termasuk bahu jalan dan parit dengan pengerasan sirtu. Itu saja, bagi masyarakat setempat dianggap sudah lebih dari cukup, karena mereka sudah bisa mengangkut padi dengan sepeda, gerobak, pedati atau alat angkut lainnya. Beberpa tahun kemudian, jalan itu disambungkan ke Dusun Lakuak, dimana sambungan itu beraspal kasar. Pada akhirnya Jalan Usaha Tani itu telah menyatukan dua Dusun yang berbeda. Lantas kini, jalan para petani dan peladang itu mendadak “naik pangkat”, yakni menjadi Jalan Lintas

Barat Sumatera Alternatif. Luar biasa! Tidak ada tahapan yang dilaluinya menuju kelas setinggi itu. Semuanya dikarenakan putusnya jalan di Pasir Putih Kambang. Dilihat dari asas manfaat, maka dari seluruh Jalan Usaha Tani yang ada di Pesisir Selatan, maka jalan tersebut telah memberikan manfaat sangat besar bagi Pesisir Selatan, bagi Sumatera Barat dan bahkan bagi Sumatera di pesisir barat. Khusus Pesisir Selatan bagian selatan, maka jalan itu kini telah menyelamatkan warga dari kelaparan. 6.000 kendaraan roda empat dan sekitar 30.000 roda dua melindas jalan orang miskin tersebut, baik mengangkut orang maupun barang. Kira kira, penyakit apa yang tidak akan kambuh pada jalan sederhana itu? Berlumpur, berlobang sebesar kubangan, jembatan retak, badan jalan hancur, macet. Karena ia bukan didesain untuk menampung kedaraan sebanyak dan sebesar itu. Dia hanya didesain untuk pengangkutan sederhana dan ringan, ya kira kira sekelas pedati, gerobak, atau carry. Maka, tidaklah pantas kiranya, jika pengguna jalur alternatif bercarut-marut melewatinya karena macet dan jalan buruk. “Mari tunggu usaha pemerintah melakukan perbaikan, pelebaran terhadap jalan tersebut. Sehingga ia benar benar layak menjadi jalan Lintas Barat Sumatera,” kata Rizal Mala, Ketua LSM Swara Pesisir. Kembali Seperti Semula Sementara itu, Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar, Suprapto Kamis (10/11), usai upacara Peringatan Hari Pahlawan menyebutkan, sejak tadi malam ruas jalan Painan-Bengkulu sudah dapat dilewati kendaraan besar (truk pengang-

kut barang). “Walau sudah diperbolehkan melintas, kendaraan berat ini kita minta tetap mengutamakan kehatihatiannya karena jalan kabupaten tersebut masih sempit dan masih harus ditimbun untuk perkerasan,” katanya. Kendaraan barang yang selama ini tidak diperkenankan melintas di ruas jalan darurat Painan-Bengkulu usai terputus dilanda akibat banjir bandang, diperbolehkan melewatinya sejak pukul 24.00 hingga 05.00. Pada masa tanggap darurat bencana banjir bandang di Pesisir Selatan ini, jalan darurat yang merupakan jalan kabupaten ini terus dibenahi dengan penimbunan dan perkerasan dengan alokasi dana sekitar Rp5 miliar. Sedangkan peningkatan status jalan kabupaten menjadi jalan negara akan dimulai pada 2012. Pada kesempatan itu, Suprapto mengungkap suatu hal yang mungkin tak banyak diketahui masyarakat luas, yaitu lokasi putusnya jalan tersebut dulunya memang sebuah aliran sungai. Lokasi sekitar itu ditimbun dan dikeraskan kemudian dibangun perumahan dan jalan. Dan hal ini adalah pelajaran berharga buat seluruh pihak, termasuk Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar, untuk memperhatikan betul kondisi alam di sekitarnya. Sesuai hukum alam, ketika terjadi bencana banjir maka lokasi itu kembali seperti sedia kala, sebagai daerah aliran sungai. “Peristiwa banjir bandang di Pessel ini jadi pelajaran berharga buat kita semua. Karena di lokasi jalan yang putus itu dulunya memang daerah aliran sungai yang ditimbun dan dikeraskan. Dan kini semua kembali seperti aslinya,” katanya. „

Pasar Talu ...................................Sambungan dari Hal.1 Pusat pertokoan dan Pasar Talu ludes tak bersisa. Kerugian terdata sekitar Rp5,6 miliar. Setidaknya 59 petak toko, kantor Cabang Kejaksaan Talu, dan Kantor Koramil hanya tingga arang akibat dimamah si jago merah. Satu orang warga mengalami patah tulang. Bupati Pasaman Barat, H Baharuddin R bersama Kapolres AKBP Prabowo Santoso, SIk dan pejabat lainya langsung turun ke lokasi kebakaran malam itu juga. Bupati juga ikut berduka dengan kebakaran itu. Ia langsung memberi komando petugas untuk memberikan pertolongan dan penyelamatan terhadap warga malam itu juga dengan sigap dan cepat. Bupati meminta masyarakat agar sabar dan tabah menerima cobaan dari Allah ini. “Pemerintah daerah akan berupaya meringankan beban korban kebakaran,” katanya. Dua mobil pemadam kebakaran Pasaman Barat ditambah satu unit mobil pemadam kebakaran yang didatangkan dari Lubuk Sikaping, Pasaman turun ke lokasi memadamkan api, tapi dengan kencang, api terus memamah rumah warga, pasar dan sarana perkantoran. Seorang ibu bernama Syahmainar (52) janda beranak tiga kini dirawat di rumah sakit Islam Ibnu Sina Simpang Empat, karena mengalami patah tangan. Korban bersama dua orang anaknya selamat. Ketika api sedang berkobar Syahmainar melompat dari rumahnya yang bertingkat dua. Korban Syahmainar hanya bisa menyelamatkan dirinya, sementara toko, dan satu unit sepeda motor berserta isinya habis dilahap si gulambai. “Hanya baju dibadanlah inilah yang bisa kami bawa,” kata Syahmainar dengan mata lembab menahan sedih. Baharuddin R menyebutkan kebakaran hebat terjadi diduga karena konsleting arus pendek listrik sehingga memakan seluruh toko

warga dan kantor. Mayoritas isi rumah warga tidak bisa diselamatkan dari kobaran api, suasana memang betul-betul panik. Malam itu tampak Bupati bersama warganya sembari menenangkan menenangkan ratusan warga yang tidak punya rumah lagi. Hiruk pikuk bunyi serine memekakkan telinga dini hari itu seperti menyayat duka lebih dalam lagi. Gedungt Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Talu yang tersisa hanya kendaraan dinas bersama orner karyawan. Sedangkan berkas perkara, komputer dan isi kantor itu ludes. Bahkan mobil tahanan Kijang plat merah Nopol BA 2714 D yang tidak dipakai lagi, juga ikut terbakar bagian depannya dan pintu. Selain itu juga truk barang bukti dengan nomor polisi BG 4856 AE juga dijilat sijago merah. Kepala Kejaksaan Negeri Simpang Empat, Herry kepada Haluan membenarkan kantornya terbakar. Ia meminta kepada pegawai kejaksaan untuk menyisir yang tersisa. “Untuk sementara pegawai berkantor dulu di Kejaksaan Negeri Simpang Empat,” kata Herry. Sama dengan Kantor Koramil Talu yang juga ikut dimamah si jago merah. Kini kantor tersebut tidak bisa dipakai lagi. Menurut informasi, isi kantor dan dokumen-dokumen banyak yang bisa diselamatnya. Hanya kantor saja yang dimamah sijago merah, Dandim 0305 Pasaman malam itu tampak turun meninjau kantor tersebut. Kepala Dinas PU Pasaman Barat Ir Sumpeno dan Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD), Asgiarman, SH, M.Si., kepada Haluan mengatakan, kerugian sementara diperkirakan sementara sekitar Rp5,6 miliar. Kerugian ini dihitung baru dari segi fisik toko dan kantor yang terbakar, belum lagi isinya. “Kita segera dalam waktu dekat kita akan menghitung secara rinci berapa kerugian warga akibat dari

kebakaran hebat ini,” kata Asgiarman. Bantuan Darurat Baharuddin R sejak dini hari sampai pagi kemarin terus menenangkan warga korban kebakaran. Bupati menaiki mobil penerangan Humas Setda Pasbar dan berkeliling di sekitar lokasi kebakaran dan menghimbau warga dengan pengeras suara agar tenang dan berkumpul di gedung. Korban dikumpulkan di salah satu gedung yang berada di depan Mapolsek Talu. Bupati lansung menurunkan bantuan berupa beras 1 ton, ditambah supermi 200 kardus. Kemudian warga mendirikan sejumlah tenda dan dapur umum tempat memasak dan menampung para korban kebakaran. Dari 59 petak toko itu dihuni sedikitnya 200 jiwa. Korban betul-betul mengalami trauma, dan panik karena musibah kebakaran tersebut. “Kami minta kepada korban agar bersabar dan tabah dalam menghadapi cobaan ini. Dan mari kita mendekatkan diri kepada Allah SWT, pemerintah daerah Pasbar akan berusaha semaksimal mungkin untuk meringankan beban para korban kebakaran,” ajak Bupati. Talu yang Terkenal Dari data sejarah, Talu adalah negeri terkenal ke seantero Nusantara. Orang Talu banyak yang sukses di luar. Masyarakatnya perantau, bahkan sempai ke Negeri Sembilan Malaysia. Talu negeri legendaris yang indah dan unik, alamnya. Bahkan era pemerintahan sebelum kemerdekaan dan pascakemerdekaan, pernah menjadi pusat pemerintah ibukota Kabupaten Pasaman sebelum pindah ke Lubuk Sikaping. Hawa sejuk nan dingin menjadikan warga Talu terkenal dengan orang pekerja keras dan ulet, sehingga banyak dikenal berhasil di dunia luar. Rang Talu terkenal dengan lantunan lagu musisi legendaris Minangkabau Elly Kasim. (h/nir)


JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

8

MOZAIK

NARASI: HASWANDI

JALUR perlintasan Kereta Api (KA) kini menjadi momok yang mengerikan. Banyaknya ketiadaan plang pintu perlintasan KA membuat banyak nyawa melayang sia-sia. Bahkan setiap tahun, rutin terjadi kecelakaan KA di Sumbar, terutama di Kota Padang. Untuk tahun 2011 ini saja, telah terjadi lima kecelakaan

MUHAMMAD Syahril (37), mengalami pecah bagian kepala setelah kereta api reguler arah Pariaman-Padang menghantam mobil travel yang ditumpanginya sekitar pukul 17.55 WIB di Jalan Adinegoro Lubuk Buaya Padang, Selasa 3 Juni 2008 lalu.

KA. Kecelakaan yang merenggut nyawa yang baru saja

SEPEDA motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi BA 5337 SE, diangkut polisi setelah tersenggol Kereta Api di kawasan Simpang Haru Padang sekitar pukul 10.00 WIB, yang membuat pengendara sepeda motor Sawirman (51) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit M Djamil Padang, Jumat 6 Oktober 2010 lalu. MOBIL Mazda dengan nomor polisi S 99 HW rusak berat pada bagian samping kiri setelah ditabrak Kereta Api wisata dari arah Kota Padang menuju Pariaman di jalan masuk ke SMA 7 Lubuk Buaya Padang, Selasa 21 Juli 2009 lalu.

KELUARGA korban tak kuasa menahan tangisnya tatkala Imam Saleh menghembuskan nafas terakhirnya di RSUP M Djamil Padang sekitar pukul 19.15 WIB, akibat luka parah pada bagian kepala setelah dihantam Kereta Api pariwisata dari arah Pariaman-Padang di kawasan Tunggul Hitam Padang pada Senin 25 April 2011 lalu.

INILAH salahsatu perlintasan Kereta Api di Kota Padang, yang tidak memiliki plang pintu.

MOBIL Kijang Innova dengan nomor polisi BA 2210 ZG yang dikendarai Samsuardi, remuk setelah ditabrak Kereta Api pengangkut semen arah Indarung menuju Teluk Bayur Padang, Jumat 25 September 2009 lalu. Delapan orang penumpang mengalami luka serius akibat kecelakaan ini.

terjadi pada Rabu (9/11) di Alai yang mengantarkan seorang mahasiswa UNP ke liang lahat. Namun anehnya PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumbar yang harusnya bertanggungjawab atas kecelakaan itu seolah-olah tutup mata. Mungkin karena KA tidak memiliki kaca “spion�, sehingga manajemen PT KAI Sumbar tidak bisa berkaca dan melihat kebelakang atas kejadian masa lampau. PT KAI bisa saja berkilah jika yang tidak dipasang plang pintu tersebut merupakan perlintasan liar. PT KAI mengklaim, ada sekitar 350 lebih perlintasan liar di sepanjang Kota Pariaman menuju Kota Padang. Artinya, perlintasan kereta api di sekitar pemukiman warga dinyatakan illegal oleh PT KAI Sumbar. Namun PT KAI juga harus berpikir bijak di setiap perlintasan kereta api di sebuah gang atau jalan sempit, karena kawasan itu merupakan akses jalan bagi masyarakat banyak, yang perlu jadi perhatian serius. Saat ini, PT KAI berpijak pada amanat Undang-Undang No 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian, yang mana sarana dan prasarana perkeretaapian adalah milik Pemda, dan kewenangan untuk membuat rambu-rambu merupakan wewenang Pemda setempat. Tapi pada giliran memungut sewa lahan yang dipakai warga, PT KAI selalu di depan. Bahkan pada tahun 2012 mendatang, PT KAI menetapkan tarif Rp1.9 juta per tahun bagi warga yang memakai lahan PT KAI. Puluhan warga di kawasan Padang Pariaman yang bermukim di kawasan rel ketika ditemui Haluan merasa keberatan dengan tarif tersebut. Jika PT KAI sanggup meminta uang sewa kepada masyarakat, kenapa PT KAI tidak sanggup menolong menyelamatkan masyarakat di perlintasan KA? Ataukah PT KAI hanya mau mengurus yang senang-senang dan yang enakenak saja?


9

JUMAT , 11 NOVEMBER 2011 M / 15 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Polisi Kesulitan Cari Penikmat Striptis PADANG, HALUAN — Hampir satu bulan setelah penangkapan, berkas kasus wanita diduga melakukan pornoaksi masih dilengkapi oleh penyidik Polresta Padang. Berkas tersebut akan diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) apabila berkas tersebut lengkap. “Hingga saat ini berkas kasus dua penari telanjang tersebut masih dilengkapi oleh penyidik,” kata Kabag Ops Polresta Padang Kompol Ari Yuswan Triono diruangannya, Kamis (10/11). Diakui Ari, masa tahanan terhadap tersangka dua wanita yakni SS (21) warga Tanah Baroyak, Padang dan NA (21) warga belakang pool ALS, Kecamatan Lubeg, Kota Padang ini masih ada sekitar satu bulan lagi. Namun, sebelum tahanan bagi wanita itu habis, maka penyidik terus melengkapi berkasnya. Saat ditanyakan kepada Ari, apabila masa tahanan tersebut habis dan berkas belum juga lengkap, sehingga apa yang akan dilakukan oleh penyidik, kata Ari, maka pihaknya akan melepaskan kedua wanita tersebut. “Apabila salah satu kasus berkas tidak lengkap dan masa tahanan sudah habis, maka kami akan membebaskannya dan ketentuannya memang sudah sesuai dengan prosedur,” ujarnya. Ditambahkannya, pihaknya memang kesulitan dalam melakukan penangkapan terhadap penikmat dan pemesan wanita itu, karena dari beberapa saksi tidak mengetahui identitasnya dan salah satu foto diduga penikmat tidak jelas. Polisi akan secepatnya melengkapi berkas tersebut untuk dikirim ke Jaksa Penutut Umum (JPU). Namun, hingga kini penyidik masih memintai keterangan saksi-saksi untuk mengejar tiga pria penikmat penari telanjang dan melengkapi berkas kedua wanita penari. Penyidik Reskrim Polresta Padang telah mengetahui ciri-ciri identitas tiga pelaku penikmat penari telanjang dan dari ketiga pria tersebut diantaranya satu pria terlihat di dalam foto. Penyidik telah memeriksa sedikitnya 14 orang saksi. Seluruh saksi yang dipanggil itu berasal dari Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Padang delapan orang, dari KP2T dua orang, pemilik kafe dua orang, dan anggota Dinas Pariwisata dua orang. Dari saksi tersebut tidak tertutup kemungkinan, saksi yang telah diperiksa akan ditetapkan sebagai tersangka kalau saat memberikan keterangan saksi melakukannya dengan berbelit-belit, atau berusaha menutupi sesuatu. Untuk tiga orang, yang diketahui menjadi penikmat aksi dua orang gadis itu, dipastikan akan ditetapkan sebagai tersangka, terkait siapa tiga orang itu, saat ini identitasnya telah kami ketahui. (h/nas)

BUNTUT PENANGKAPAN PEDAGANG

Pian Rambo Minta Ganti Rugi Rp12 Miliar

DEFIL

Praperadilan - Sidang perdana praperadilan Pian Rambo sebagai pemohon dan Polresta Padang sebagai termohon di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (10/11), dihadiri oleh ratusan pedagang Pasar Inpres Pasar Raya Padang.

PADANG, HALUAN – Sofyan alias Pian Rambo, salah seorang pedagang Pasar Raya Kota Padang meminta ganti rugi materil dan non materil, kepada polisi sebesar Rp12 miliar. Karena pe nangkapan terhadapnya dianggap telah melanggar hak-haknya sebagai manusia. Demikian disampaikan 20 kuasa Penasehat Hukum tersangka Pian Rambo, yang tergabung dalam Tim Penasehat Hukum Pedagang Pasar Raya Padang, di Pengadilan Negeri (PN) Padang, Kamis (10/11). Hal tersebut disampaikannya

dalam sidang perdana praperadilan. Yang mana Pian Rambo disini selaku pemohon praperadilan. Sementara Negara Repoblik Indonesia, Cq. Presiden Repoblik Indonesia, Cq, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Cq. Kepala Kepolisian Daerah

Sumatera Barat, Cq. Kepala Kepolisian Resor Kota Padang adalah sebagai termohon. Pian Rambo mengatakan, penangkapan yang dilakukan anggota Polresta Padang terhadap dirinya, tidak memenuhi syarat formil dan materil sebagaimana yang diatur dalam Pasal 16, Pasal 17, Pasal 18, Pasal 19, Pasal 20, Pasal 21 Kitap Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), tentang penangkapan dan penahanan. “Pasal tersebut telah diterapkan kepolisian sebagai dasar penangkapan, namun penerapannya dinilai tidak memenuhi

syarat,” kata PH Sofyan yang membacakan berkas praperadilan secara bergantian. Penasehat Hukum yang mewakili Sofyan dalam praperadilan itu adalah Samaratul Fuad, Miko Kamal, Sahnan Sahuri, Vino Oktavia, Refdi Yandri, Zulkifli, Asnil Abdillah, Kausar, Ardisal, Newton Nusantara, Sutomo, Roni Saputra, Riefia Nandra, Rifka Zuanda, Naldi Gantika, Desmi Delda, Poniman, Muhammad Fauzan Azim, Nurul Firmansyah, dan Dedi Alparesi. Ditambahkan juga, dengan adanya penangkapan ini, menyebabkan tercemarnya nama baik pemohon, hilangnya kebebasan, menimbulkan dampak psikologis terhadap pemohon dan keluarga pemohon. Hakim Fitrizal Yanto, menunda sidang ini hingga hari ini (Jum’at, 11 November- Red) dengan agenda, jawaban dari kuasa dari termohon yakni, AKP Syafil dan IPDA Hafrizal. Sidang direncanakan sekitar pukul 09.00 WIB. Kronologis Kasus Kasus tersebut berawal ketika adanya rencana Pemerintah Kota Padang ingin merekonstruksi (membongkar dan dibangun kembali) Pasar Inpres II, III, dan IV, dengan alasan pasar tersebut sudah tidak layak lagi digunakan karena sudah rusak akibat gempa 30 September 2009. Pemerintah ingin membongkarnya karena ada anggaran sekitar 60 miliar yang diberikan pemerintah pusat untuk mengerjakannya.

Dalam rencana ini, pedagang yang ada di Pasar Inpres II, III, dan IV, menolak pembongkaran pembongkaran karena menilai pasar tersebut masih layak dipergunakan. Dalam hal ini, awalnya pedagang didukung Forum Warga Kota (FWK) Padang. Awalnya FWK juga mati-matian mempertahankan supaya pasar tersebut tidak Direkon. Beberapa waktu setelah itu, sekitar awal Oktober lalu, FWK malah berubah fikiran. Tidak tau sebabnya, ternyata FWK menyepakati pernyataan Walikota Padang bahwa pasar tersebut memang tidak layak lagi. Hal tersebut pun diketahui para pedagang. Pedagang-pedagang yang bergabung dalam kepengurusan FWK serentak mengundurkan diri dari organisasi tersebut karena telah merasa dikhianati oleh organisasi itu. Bahkan pemberontakan pedagang terhadap FWK sampai aksi bakarmembakar. Bendera dan atribut FWK lainnya dibakar pedagang. Aksi ini dianggap pelecehan organisasi FWK dan dilaporkan oleh pengurusnya ke Polresta Padang. Beberapa hari setelah itu, tepatnya, 11 Oktober Pian Rambo ditangkap petugas Polresta Padang karena orang yang dilaporkan pengurus DWK adalah dia (Pian Rambo-red). Penangkapan dianggap tidak memenuhi unsur formil dan materil atau tidak cukup bukti. Maka dari itu penangkapan tersebut dipraperadilankan Pian Rambo di PN Padang.(h/dfl)


10 PADANG

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

WARGA BANYAK PROTES

Polresta

0751-22317

Damkar

0751-92113

DPRD

0751-690960

BPBD

0751-91547

Walikota

0751-92202

RSUD

0751-93550

Pencairan Bantuan Tahap III Tertunda TERTUNDA - Inilah salahsatu rumah warga yang rusak berat akibat gempa 30 September 2009 lalu. Penanggung Jawab Operasional Kota (PJOK) Padang mengklaim, tertundanya penyaluran dana bantuan gempa tahap III, disebabkan banyaknya protes dari masyarakat. Ini membuktikan kinerja PJOK pantas dipertanyakan sejumlah kalangan.

Daerah Resapan Air Beralih Fungsi PADANG, HALUAN — Ketua Komisi III DPRD Sumbar HM Nurnas mengatakan, potensi terjadinya banjir besar di Kota Padang cukup besar, jika masalah riol, drainase dan daerah resapan air tidak dibenahi. Ketiganya bisa menjadi faktor terjadinya banjir, disamping perilaku masyarakat terhadap lingkungan yang negatif, seperti buang sampah sembarangan, ataupun terjadinya penebangan kayu di hutan. “Beberapa daerah resapan air, seperti Batang Maransi dan Malvinas, boleh dikatakan sudah beralih fungsi. Karena sudah banyak perumahan di daerah itu berdiri,” katanya, Rabu (9/11) Ia membenarkan, bahwa ada permintaan anggaran untuk pembangunan riol di Kota Padang. Permintaan pembangunan riol tersebut sepanjang 10 km, untuk beberapa lokasi, seperti jalan S. Parman, Raden Saleh, dan beberapa titik lainnya. “Namun penganggarannya tentu tidak semudah yang dibayangkan, karena harus ada perencanaannya. Kami melihat perencanaan itu belum dilakukan oleh dinas terkait di Padang,” katanya. Ia juga menyampaikan kekhawatirannya, terhadap masalah riol dan drainase, termasuk daerah resapan air di ibukota provinsi ini. Beberapa daerah resapan air katanya, sudah berubah fungsin menjadi pemukiman. Akibatnya, ketika terjadi penambahan debit air, daerah yang menyerap air itu tidak ada. “Potensi Padang mengalami banjir sangat besar. Apalagi riol, drainase, dan bandar kanal jarang dikorek tanahnya. Ini harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk masyarakat dalam bentuk perilaku membuang sampah sembarangan,” ujarnya. (H/rud)

HASWANDI

Lansia Tidak Perlu Antre Naik Haji PADANG, HALUAN – Calon jemaah haji yang telah memsuki lanjut usia (Lansia), tidak perlu cemas lagi jika akan memenuhi panggilan Allah melaksanakan ibadah haji ke Mekkah. Karena sekarang Biro Perjalanan Haji dan Umrah Nabawi Syari’ah Padang, telah membuka program haji khusus untuk mempercepat keberangkatan calon jema’ah yang telah Lansia. Direktur Travel Nabawi Syari’ah, Irfinda Abidin, Rabu (9/11), mengatakan, calon jema’ah haji yang telah memasuki usial lanjut, tidak perlu lagi harus mengantri di daftar tunggu Depertemen Agama (Depag). Mereka bisa melakukan pendaftaran ke Kantor Travel Nabawi yang berada di Jalan Veteran Nomor 51 Padang. Pendaftaran bagi calon jema’ah haji Lansia ini di buka hingga akhir Desember 2011 ini. Jumlah pendaftar tidak dibatasi. Pendaftaran

dibuka dari sekarang hingga akhir Desember 2011. Yang mendaftar periode pertama ini, akan diberangkatkan pada 2012 nanti. Keberangkatan bersamaan dengan calon jema’ah regular atau yang mendaftar melalui kantor Depag. Calon jema’ah haji yang telah mengantri di daftar tunggu di Depag pun boleh mendaftar ke Travel Nabawi. “Karena untuk program ini kami juga berkoordinasi dengan Depag Sumbar,” kata Irfiada. Bagi calon jema’ah haji yang telah mendaftar ke Depag, juga tidak perlu mengeluarkan diri dari daftar tunggu di Depag. Pihak Travel Umrah dan Haji Nabawi akan membantu untuk menyelesaikan proses administrasinya. Maksudnya, calon jemaah yang telah mendaftar di Depag dan telah membayar biaya keberangkatan sebagian di sana. Maka calon jema’ah harus melunasinya dulu. Proses

pelunasan bisa dilakukan langsung, namun juga bisa dilakukan melalui travel Nabawi.Contoh, calon jema’ah yang telah membayar biaya keberangkatan sebesar Rp25 juta, sementara biaya keberangkatan di Depag Rp31 juta. Calon jema’ah harus menambah ke Depag dulu sebesar Rp6 juta lagi. Jadi dari Depag, calon Haji ini termasuk calon yang legal karena telah memenuhi syarat. Setelah itu, calon jema’ah juga harus menyetor tambahan biaya keberangkatan ke Travel Nabawi sebanyak Rp18 juta lagi. “Total biaya keberangkatan haji khusus ini adalah Rp49 juta,” tutur Irfianda. Disambungnya, syarat lain yang harus dipenuhi calon jema’ah haji khusus adalah usia harus diatas 70 tahun. Masih sehat, kuat dan lulus dari cek-up kesehatan, sepeti yang dilalui calon jema’ah regular dari Depag. (h/dfl)

SMA 3 Berikan Beasiswa Kurang Mampu

PADANG, HALUAN — SMA 3 Padang memberikan beasiswa kepada siswa kurang mampu berprestasi di sekolah tersebut, Rabu (9/11). Beasiswa diberikan kepada 30 siswa dengan total nilai Rp60 juta. “Ini bagian dari komitmen penggunaan dana pembinaan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), bahwa dari total dana yang diterima dari pusat tersebut, 20% diantaranya wajib dipergunakan untuk beasiswa bagi siswa kurang mampu,” kata Kepala SMA RSBI 3 Padang, Dra. Monalisa, MPd kepada Haluan, usai penyerahan beasiswa yang disaksikan langsung masingmasing orang tua siswa pe-

nerima beasiswa tersebut. Dia mengatakan, tahun ini SMA 3 menerima dana pembinaan RSBI dari pusat sekitar Rp200 juta, atau berkurang 50% dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp400 juta. Dari jumlah tersebut, 30% wajib dimanfaatkan untuk membantu pembiayaan pendidikan bagi siswa kurang mampu. “Makanya, melalui penyerahan beasiswa kurang mampu ini kami tegaskan, tidak benar anggapan yang muncul di tengah-tengah masyarakat, bahwa RSBI itu bukan untuk siswa kurang mampu. Itu sama sekali tak benar, karena sekolah ini terbuka bagi siapa saja,”

S eru nya p a ke

katanya. Menurut Mona, RSBI sebagai sekolah unggulan memang membutuhkan biaya besar dalam penyelenggaraan proses pembelajaran. Sebab, untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas untuk mencapai hasil yang maksimal memang membutuhkan biaya. Namun demikian, biaya besar yang dibutuhkan itu dicarikan solusi bersama melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, komite dan orang tua siswa. “Jika ada biaya yang melibatkan orang tua siswa, itu bias saja terjadi, karena dalam salah satu poin penyelenggaraan pendidikan di RSBI membolehkan minta partisipasi dari

mobil b a ru

un ag temt enh-taemveenfkamu! u b b a r en

orang tua. Tapi yang harus digaris bawahi, partisipasi orang tua siswa ini tidak berlaku bagi orang tua yang kurang mampu. Justru sebaliknya yang kami lakukan dengan membantu siswa kurang mampu melalui subsidi silang. Salah satunya dengan memberikan beasiswa berprestasi kurang mampu ini,” katanya lagi. Dia menambahkan, tahun ini ada sekitar 145 siswa kurang mampu di SMA RSBI 3 Padang yang menerima beasiswa. Jumlah itu terdiri dari 30 siswa menerima dari dana 30% pembinaan RSBI bersumber dari APBN. Kemudian 29 siswa menerima beasiswa dari Badan Amil Zakat Daerah

PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423 Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Jl. St. Usman No.14, Kampung Cina Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Jl. Lintas Sumatera Koto Baru KM.218 Dharmasraya Telp. (0754) 71245

dimasukkan dalam data penerima bantuan gempa tahap III. Walau demikian, tambah Asnul, proses pencairan dana bantuan gempa tahap III terus berlanjut. Data yang dimasukkan Faskel masing-masing kelurahan terus diterima PJOK untuk ditindaklanjuti. Hingga kini, PJOK telah menerima data dari Faskel di seluruh kelurahan sebanyak 577 Kelompok Masyarakat (Pokmas), yang tersebar di 83 kelurahan di Kota Padang. Sementara kelurahan yang akan dibantu di Kota Padang adalah sebanyak 91 kelurahan. Dari angka tersebut, data yang telah diperiksa PJOK adalah 54 kelurahan, atau 371 Pokmas. Kemudian yang telah dilakukan sidang pleno di tingkat kelurahan sebanyak 40 Kelurahan, atau 221 Pokmas. Atau dengan total 4.398 KK, yang terdiri dari 348 rusak berat, dan 4.050 ramah korban rusak sedang. Dari jumlah data yang telah diplenokan itu, data yang telah menjalani proses SK walikota sebanyak 26 kelurahan, atau 120 Pokmas, atau 2.359 KK yang terdiri dari 137 rusak berat, dan 2.222 rusak sedang. Kemudia, setelah proses pengeluaran SK Walikota Padang tahap pertama, ada namanya proses SK Walikota tahap ke dua yang merupakan SK untuk mengajukan pencairan dana bantuan tahap tiga ke BPBD. Proses tersebut merupakan proses terakhir sebelum ditransfer dana bantuan gempa ke rekening masing-masing Pokmas . Dari angka di atas yang telah masuk proses SK Walikota tahap ke dua adalah 2.039 KK yang terdiri dari 211 rusak berat dan 1.829 rusak sedang. (h/dfl)

Konveksi Menerima Pesanan Partai Besar & Kecil Tas Seminar Tas Diklat Tas Kongres

Tas Penataran Tas Sekolah Pasang Roda Tas Jemaah Haji

AKHIRUDDIN HP. 081363433198

ATAKA Express

30jt, t s/d n u o ,99% Disc nga 3 u b / n inga DP r

6jt-an

Masyarakat banyak melakukan protes, karena tidak masuknya nama mereka ke dalam data penerima bantuan gempa tahap III itu. Ketua PJOK Kota Padang, Asnul, mengatakan, protes tersebut hampir datang dari masyarakat yang ada di seluruh kelurahan di Kota Padang. Pada tahap III ini ada 94 Kelurahan di Kota Padang yang akan disalurkan bantuan gempa. Karena adanya protes-protes tersebut, Ia tidak berani mempercepat proses pencairan dana bantuan gempa. Karena PJOK takut nantinya pihak-pihak yang memprotes tersebut akan mengamuk dan berbuat anarki. Maka dari itu, PJOK terpaksa menyelesaikan satupersatu persoalan yang timbul dari proses pencairan dana bantuan gempa ini. Kelompokkelompok warga yang datang dari kelurahan-kelurahan yang melakukan protes, terpaksa dihadapi PJOK dan diberikan penjelasan. “Masyarakat melakukan protes, mungkin karena mereka tidak mengetahui atau tidak memahami tentang sistim pencairan dana bantuan ini,” katanya. Hal yang tidak diketahui masyarakat tersebut adalah, persoalan kuota yang ditetapkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk masing-masing daerah. Karena adanya pembatasan kuota itu, tidak keseluruhannya korban gempa yang belum mendapat bantuan, akan terbantu pada tahap III ini. Dari pertemuan yang dilakukan dengan beberapa masyarakat yang melakukan protes tersebut, ada yang dapat memahami, dan ada yang tidak mau mengerti. Mereka masih ada yang ngotot supaya nama mereka

Way of Life!

Jln Gajah Mada No. 1 Simpang Olo, Nanggalo Gunung Pangilun - Padang

DP

(Bazda), serta 86 siswa menerima beasiswa dari APBD provinsi dan APBD Kota Padang melalui program Bantuan Khusus Murid (BKM). “Siswa kurang mampu yang menerima beasiswa ini kita survey. Persyaratan utama tentunya berdasarkan prestasi mereka melalui nilai rapor semester dan Surat Keterangan Kurang Mampu yang dikeluarkan lurah setempat. Kemudian untuk memastikan kondisi ekonomi siswa, tim SMA 3 langsung turun ke lapangan membuktikan surat keterangan tidak mampu tersebut dan menghimpun informasi dari para tetangga siswa,” tambahnya. (h/vid)

PADANG, HALUAN – Tertundanya penyaluran dana bantuan gempa tahap III, disebabkan banyaknya protes dari masyarakat pada Penanggung Jawab Operasional (PJOK) Kota Padang.

COURIER & CARGO SERVICE

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

* Syarat dan ketentuan berlaku

HARI MINGGU / LIBUR SHOWROOM TETAP BUKA

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda

menambah ukuran permanen


11

JUMAT , 11 NOVEMBER 2011 M / 15 DZULHIJAH 1432 H

Nilai Kepahlawanan Harus Ditumbuhkan

PADANG, HALUAN — Sikap dan perilaku para pahlawan yang rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri, tanpa pamrih, dengan dilandasi kesetiakawanan sosial, harus terus ditumbuhkan pada generasi muda. Karena pada dasarnya, nilai juang itu merupakan nilai budaya untuk membangun karakter bangsa berdasarkan Pancasila, dalam bingkai Negara Kesatuan RI Hal itu diungkapkan Walikota Padang. Fauzi Bahar, saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November, di RTH. Imam Bonjol, Kamis (10/11). "Masyarakat harus menumbuh kembangkan nilai kepahlawanan

sebagai modal sosial, untuk kemudian mengimplementasikan dan mendayagunakannya dalam mengatasi berbagai masalah bangsa, seperti; kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan masalahmasalah sosial lainnya," katanya.. Pada kesempatan tersebut, Pemko Padang bersama Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LK2S) Kota Padang menyerahkan bantuan susu, kacang hijau, gula, dan teh kepada 80

orang janda perintis Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Padang Fauzi Bahar , secara simbolis kepada dua orang janda perintis Hj. Rosna (85 th), Dawiyah (80 th) setelah pelaksanaan upara peringatan Hari Pahlawan. Disamping itu, janda perintis tersebut juga menerima bantuan dana peningkatan kesehatan sebesar Rp. 1,5 juta. melalui dana Kementrian Sosial RI yang diambil di PT. Pos Indonesia. Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan, juga diisi dengan ziarah kubur di TMP Kuranji dan TMP Kapalo Koto Kec. Pauh yang diikuti Muspida Kota Padang, Kepala SKPD Pemko Padang, Muspika Kecamatan, PNS Kota Padang, LSM dan masyarakat. (h/ade)

PP Lalu Lintas Disosialisasikan

TEDDY

TANDA PESERTA — Kasdim 0312 Padang, Mayor (Inf) Edward memasangkan tanda peserta pada perwakilan peserta pelatihan dasar kepemimpinan pengurus OSIS tingkat SMA, SMK se-Kota Padang.

PADANG, HALUAN — Maraknya tawuran pelajar akhir-akhir ini di Kota Padang membuat dunia pendidikan semakin muram. Untuk mengantisipasinya, Dinas Pendidikan melalui Bidang PLS dan Intra sekolah menyelenggarakan pelatihan dasar kepemimpinan pengurus OSIS tingkat SMA, SMK se-Kota Padang di aula Makodim 0312 Padang. "Pengurus OSIS nantinya akan menjadi sebuah simpul, yang bisa digerakkan dalam mengantisipasi ataupun menghentikan kasus tawuran antar pelajar," kata Kasi Kesiswaan pada Bidang PLS dan Intrasekolah, Dinas Pendidikan Kota Padang, Chandra Amel pada Haluan, kemarin. Kegiatan diikuti 60 pelajar dari 30 SMA, SMK. Diharapkan, dengan pelatihan mampu melahirkan pelajar yang berkarakter, berkualitas, serta bisa menjadi pemimpin di masa depan. "Ada enam item yang akan diberikan kepada peserta, mulai dari kepemimpinan, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, ekstra kurikuler, agama hingga pendidikan berkarakter," imbuhnya. Habibul Fuadi selaku Kabid PLS dan intrasekolah menambahkan, persoalan tawuran pelajar menjadi sebuah persoalan krusial, yang harus dituntaskan. Karenanya, melalui pelatihan dasar kepemimpinan, diharapkan kegiatan tersebut bisa hilang dan tidak terus menjadi kebiasaan. Mayor (Inf) Edward selaku tuan rumah kepada seluruh peserta meminta untuk mengikuti seluruh kegiatan yang disusun panitia pelaksana. Hal itu kata Kasdim 0312 ini sangat bermanfaat dalam rangka membentuk karakter, yang baik di kalangan pelajar. "Kualitas dimulai dari sebuah karakter, karenanya saya berharap semua peserta mengikutinya. Kegiatan ini akan menjadi sebuah titik awal menjadikan pelajar Kota Padang menjadi manusia berkualitas, berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan," ucapnya. (h/ade)

PADANG, HALUAN — Dalam memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember ke 66, Lantamal II Padang melaksanakan Upacara Tabur Bunga di Dermaga Pelabuhan Teluk Bayur Padang, Kamis (10/11). Wadanlantamal II Kolonel Marinir D.P. Rompas kali ini bertindak sebagai Inspektur Upacara. Upacara Tabur Bunga ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Komandan Korem 032 Wirabraja, Wakapolda Sumbar, Danlanud Padang dan para pejabat Muspida lainnya serta para Asisten Danlantamal II Padang. Peserta upacara terdiri dari pasukan TNI AD, TNI AL, TNI AU serta serta perwakilan dari instansi unsur maritim serta Pramuka Saka Bahari. Lantamal II juga melaksanakan

upacara peringatan Hari Pahlawan di Mako Lantamal II di Bukit Peti-Peti. Selaku Irup Kadispotmar Lantamal II Letnan Kolonel Laut (P) Roni Ch. Sitompul, diikuti oleh segenap personel Lantamal II terdiri dari Kadis Lantamal II, Perwira, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lantamal II. Dalam upacara tersebut Irup membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, bahwa peringatan Hari Pahlawan disamping untuk mengenang dan menghargai jasa dan pengorbanan para Pahlawan/Pejuang yang telah mendahului kita, juga dilaksanakan untuk menumbuh kembangkan nilai kepahlawanan sebagai modal sosial untuk mengimplementasikan dan mendayagunakannya mengatasi berbagai masalah

PADANG, HALUAN — Badan Amil Zakat (BAZ) Sumbar terus mensosialisasikan program pengumpulan Zakat. Mengingat potensi zakat tersebut masih sangat besar dan belum tergarap secara maksimal. Begitu disampaikan Ketua BAZ Sumbar Syamsul Bahri Khatib, dalam acara pembukaan kegiatan Rapat Kordinasi Daerah Badan

Syamsusulin dan M.Fauzi. "Memang benar sebanyak 31 orang anggota dewan pergi peningkatan SDM keluar kota, sedangkan sisanya kemungkinan mereka ada agenda lain dengan partai atau konstituennya," kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang Budiman kepada Haluan, Kamis (10/11) yang selalu tampil sebagai 'penjaga gawang' kalau anggota dewan pergi keluar kota. Menurutnya, kepergian anggota dewan dalam peningkatan SDM ini sudah berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah (Banmus).

bangsa. Lebih lanjut setiap peringatan hari bersejarah khususnya Hari Pahlawan senantiasa dijadikan sebagai momentum untuk melakukan instropeksi, apakah perjuangan bangsa ini masih segaris dengan perjuangan para pahlawannya. Peringatan Hari Pahlwan tahun 2011 ini mempunyai tema, yaitu “Dengan Semangat Kepahlawanan Kita Bangun Karakter Bangsa”. Hendaknya dapat menjadi momentum untuk terus melestarikan dan mendayagunakan sikap dan perilaku para pahlawan kusuma bangsa seperti rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri, tanpa pamrih dengan dilandasi kesetiakawanan sosial yang tinggi. (h/nas)

Pengelolaan Zakat Kota Padang Terbaik Amil Zakat se Sumatera Barat. Sebahagian besar zakat berasal dari pemotongan gaji PNS. Semetara, Zakat yang masuk dari pihak swasta, atau non PNS hanya sebahagian kecil. Dari pengumpulan Zakat yang berasal dari PNS saja, jika ditotal sudah cukup banyak. Contohnya, pada 2011 Bazda kota Padang mampu mengumpulkan Rp10 miliar,

Anggota Dewan Pergi Workshop

PADANG, HALUAN — Gedung DPRD Kota Padang pada Kamis (10/ 11) kemarin sepi. Pasalnya sebanyak 31 orang anggota dewan melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) ke luar kota. Namun, walaupun anggota dewan yang pergi peningkatan SDM itu hanya 31 orang tapi sisanya ikut-ikutan tidak hadir di gedung wakil rakyat itu, dengan alasan tidak jelas. Berdasarkan pantauan Haluan dari pagi hingga pukul 13.00 anggota dewan yang nampak hanya Djafri,

undang-undang Nomor 22 tahun 2009. Dengan adanya peraturan pemerintah, maka tidak ada lagi keraguan dalam pelaksanaan di lapangan oleh para penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan. “Untuk memberikan materi dalam sosialisasi ini, narasumbernya dari tim terpadu tingkat pusat,” kata Ery. Keluarnya Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009, masih menimbulkan keraguan dalam implementasinya, khususnya oleh instansi pembina fungsi lalu lintas dan angkutan jalan. Agar tidak ada keraguan, maka perlu dukungan atau dilengkapi oleh peraturan pemerintah (PP)

sebagai aturan mendukung yang lebih teknis. Instansi pembina fungsi lalu lintas dan angkutan jalan, kedepan hendaknya mampu melaksanakan tugas sesuai dengan norma, standar, pedoman, kriteria dan prosedur. Tentunya dalam penyelenggaraan lalu lintas dan angkutan jalan yang diamanatkan oleh PP nomor 32 dan 37. “Dengan terbitnya PP Nomor 32 dan 37 tahun 2011, hendaknya dijadikan sebagai pedoman maupun pegangan bagi instansi pembina fungsi lalu lintas dan angkutan jalan dalam pelaksanaannya di lapangan,” katanya. (h/nas)

Lantamal Tabur Bunga

LINGKAR OSIS Diberi Dasar Kepemimpinan

PADANG, HALUAN — Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar melakukan sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 tahun 2011 dan Nomor 37 tahun 2011, tentang forum lalu lintas dan angkutan jalan. Dalam sosialisasi tersebut dihadiri oleh Dishub Sumbar, pemerintah kabupaten/kota, jajaran Lantas se Sumbar, dan kalangan mahasiswa, serta tokoh masyarakat. Dalam acara tersebut dibuka oleh Wakapolda Sumbar Kombes Pol. Ery Subagyo. Dikatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk menciptakan kejelasan dan kesamaan persepsi, dalam mengimplementasikan

"Meskipun, anggota dewan pergi peningkatan SDM, tapi tidak menghambat penetapan APBD tahun 2012 yang ditargetkan tanggal 30 November 2012 ini," katanya. Setelah anggota dewan pulang, maka pembahasan akan dilakukan. "Kalau penetapan APBD tahun 2012 ini, tepat waktu tanggal 30 November maka Kota Padang akan mendapatkan bonus. Seperti yang terjadi tahun lalu Kota Padang mendapatkan bonus uang pembangunan sebesar Rp18 miliar dan jika tidak

tepat waktu akan kena sanksi berupa denda atau pemotongan anggaran," tegasnya. Sementara itu Sekwan DPRD Kota Padang Sastri Y Bakri membenarkan, bahwa sebanyak 31 orang anggota dewan pergi keluar kota dalam rangka peningkatan SDM "Sedangkan, sisanya saya tidak tahu mungkin ada agenda lainnya," katanya. Perjalanan anggota dewan keluar kota itu dilakukan selama tiga hari, dan Senin depan sudah bertugas kembali. (h/ade)

Kabubaten Tanah Datar Rp5 Miliar, dan Kabupaten Dharmasraya Rp2 Miliar. “Salah satu permasalahan kami adalah, kecenderungan masyarakat, yang menyerahkan langsung zakatnya kepada orang yang dianggab berhak. Hal yang demikian bisa saja kami terima. Tetapi, akan lebih baik jika diserahkan kepada amil zakat resmi. Tentunya semua butuh proses, dan proses tersebut terus kita jalani,”kata Syamsul Bahri. Sementara Sekdaprov Sumbar Ali Asmar mengatakan, untuk mendorong kesadaran masyarakat dalam berzakat dibutuhkan pendidikan. Terutama dalam memberikan pemahaman bagi masyarakat, akan pentingnya berzakat lewat lembaga yang ada. “Semuanya tentu butuh dukungan semua pihak, menurut saya ada dua hal yang paling penting diperhatikan oleh badan amil zakat, yakni pengumpulan dan distribusi zakat. Pengumpulannya harus maksimal, distribusinya harus tepat sasaran," ujarnya. Semetara itu, Kota Padang mendapat kehormapan terpilih sebagai BAZ terbaik dalam katogori pengelolaan zakat. DIsusul oleh Tanah Datar, Dharmasraya, dan Pasaman Barat, dalam katagori pengelolaan zakat terbaik. (h/yat)

DAVID

ANGGOTA Komisi III DPR-RI, Nudirman Munir bersama Dirut PDAM Padang, Azhar LAtif saat Pencerahan Hukum bagi karyawan PDAM di Kantor Perwakilan Utara, Tabing Padang.

Perusda Rentan Berbenturan dengan Hukum

PADANG, HALUAN — Kinerja perusahaan daerah rentan berbenturan dengan persoalan hukum, terutama masalah penggunaan anggaran keuangan. Makanya jajaran perusahaan daerah, penting memahami peraturan perundang-undangan. Agar dalam melaksanakan tugas tidak menyalahi aturan. “Masalah hukum dan perundang-undangan harus dipahami karyawan. Sebab, jika tak paham, nanti bisa terjerat persoalan hukum. Walau karyawan sama sekali tak bermaksud dan tak ada niat melanggar hukum. Makanya, kami sengaja mendatangkan Bapak Nudirman Munir yang berlatarbelakang hukum, untuk memberikan pencerahan kepada karyawan,” kata Direktur Utama PDAM Padang, Azhar Latif kepada Haluan usai acara penyuluhan hukum bagi jajaran PDAM di Kantor Perwakilan Wilayah Utara. Menurutnya, berbenturan dengan hukum tidak hanya berisiko menjalani proses dan menerima vonis dari pengadilan jika terbukti bersalah, namun juga berdampak buruk terhadap nama baik yang menjalaninya. “Pengalaman saya beberapa waktu lalu, hamper 5 tahun saya menjalani proses hukum ini. Beban yang harus saya pikul tidak hanya nama baik saya saja, namun

juga beban psikologis yang ditanggung keluarga saya. Makanya, tentang hukum ini sangat penting dipahami,” katanya. Sementara itu, Nudirman Munir mengatakan, pemahaman tentang hukum tidak saja penting bagi masyarakat, namun juga sangat penting pihakpihak penegak hukum itu sendiri. Sebab, persoalan yang muncul dalam penegakan hukum yaitu hukum itu tidak dijalankan sesuai porsinya. “Terkadang ada yang salah bisa menjadi benar, yang benar menjadi salah. Ini disebabkan hukum belum berjalan sesuai porsinya. Padahal, manusia itu sama di mata hukum dan tidak memandang kekuasaan,” katanya. Azhar Latif yang baru saja terkena menjalani proses hukum beberapa waktu lalu itu juga mengakui hukum belum berjalan sesuai porsinya. “Misalnya, pada KUHP nomor 224 yang mengatakan kalau sudah dinyatakan bebas murni, tidak ada lagi kasasi. Tapi kenyataannya, setelah dinyatakan bebas murni ada lagi muncul kasasi. Nah, inilah salah satu yang menggambarkan hukum kekuasaan, bukan keadilan,” katanya. Menurutnya, tidak semua dinayatakan salah itu belum tentu dihukum. Sebab, bisa jadi mereka yang divonis bersalah itu dizalimi. (h/vid)


12 OPINI

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

Haluan Kita Sensitivitas dan Kepekaan Terhadap Kebencanaan BANJIR bandang yang melanda Sumatera Barat pada pekan lalu, memang menyentakkan nurani kita. Air bah yang datang beberapa hari jelang Idul Adha itu, meluluhkan sebagian rumah warga, dan merendam ribuan rumah penduduk, baik di Pesisir Selatan maupun di Pasaman Barat. Sarana publik pun rontok. Akses terputus. Ribuan ternak tewas tenggelam. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan miliar kendati angka pasti belum jelas. Ajar mengajar dan dunia pendidikan pun terganggu. Wabah diere dan penyakit susulan pascabanjir pun mengancam. Kita tak bisa membantah, selain bencana alam berupa gempa bumi dan ikutan dampaknya tsunami—yang memang posisi Sumatera Barat berada jalur gempa—ancaman bencana banjir dan longsor juga menjadi hal yang perlu kita pikirkan bersama. Kebencanaan butuh penanganan khusus dan profesional. Kita tak mau mengatakan, bencana alam harus datang, tetapi, yang dimaksudkan adalah terminimalisasikan dengan pola pengelolaan bencana secara jelas dan tak tumpang tindih. Berkaca pada bencana banjir bandang yang dialami dunsanak kita di Pesisir Selatan, untuk menyebut salah satu contoh bagaimana penanganan bencana yang demikian buruk sekali. Seperti diberitakan Haluan, Senin (7/11) lalu, masyarakat yang ditimpa musibah di Pasir Putih, Kambang Barat, Lengayang, kecewa berat karena pihak terkait—yang justru akan memberikan pertolongan—ternyata di lokasi musibah, terlihat tak berkerja, malas-malasan. Padahal saat itu, masyarakat sangat membutuhkan fasilitas yang dimiliki lembaga itu berupa senso, kapal mesin, dan tenda. Namun, saat itu pula tak ada niat sedikitpun berinisiatif meminjamkan kepada masyarakat dengan berbagai alasan. Akhirnya, masyarakat Pasir Putih dengan segala keterbatasan berupaya mencari sendiri saudara mereka yang hilang saat banjir menghantam kampungnya dengan alat seadanya. Kita tak mengatakan, lembaga-lembaga yang katanya datang untuk membantu masyarakat yang terkena musibah bencana, tidak berempati. Tetapi, memasuki dua hari setelah banjir bandang menghondok Parir Putih, masyarakat tak melihat dan merasakan manfaat kehadiran tim-tim atau badan-badan itu. Maka, Sabtu (5/11) masyarakat Pasir Putih pun menyuruh pergi dari kampungnya. Selain itu pula, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan juga tampaknya tergagap-gagap menangani, atau paling tidak untuk tanggap darurat bencana. Komunikasi antarpemangku kepentingan tak berjalan baik. Posko saja—yang merupakan hal paling wajib dihadirkan setiap bencana terjadi—setelah dua hari musibah, tak terlihat—di lokasi musibah. Kita memahami, keberadaan posko menjadi sangat vital karena di sinilah semua langkah dan tindakan diambil serta menginformasikan data-data yang terkait dengan korban, juga penyaluran bantuan. Namun, itu tak terlihat. Hal ini bisa dikatakan, pemkab gagal memberikan pelayanan yang terbaik bagi warganya yang terkena musibah. Kasus manggoknya Satpol PP Pesisir Selatan karena komunikasi yang tersendat dengan BPBD Pesisir Selatan, bukti buntunya komunikasi yang berakibat, semua personil Satpol PP menarik diri dari lapangan. Dan kita sendiri membaca masalah ini, karena koordinasi yang tak berjalan baik. Dampaknya, masyarakat juga yang terabaikan. Manajemen bencana yang demikian jelek, ditambah dengan perilaku menunggu perintah atasan baru melakukan kegiatan, tentu bukan hal yang bagus untuk kita pupuk. Seperti dikatakan di atas, Sumatera Barat berada pada titik wilayah yang sangat rawan terhadap musibah bencana alam, jelas pemerintah harus memiliki kepekaan dan sensitivitas, serta program tanggap darurat yang terukur dan sistematis (bukan diartikan birokratif), terhadap kebencanaan. Sebenarnya pula, masyarakat sendiri juga telah punya kekuatan dan kearifan terkait tanggap bencana itu. Dan jiwa kebersamaan yang masih kental tertanam merupakan modal kuat untuk cepat keluar dari musibah serta pintar dalam mencari solusi. Masyarakat Pasir Putih masih trauma terhadap banjir bandang yang membelah kampung mereka. Sementara hidup terus dilanjutkan. Kehidupan tak berhenti. Konsekuensinya, aktivitas ekonomi segera harus dipulihkan agar masyarakat bisa leluasa bergerak memenuhi kebutuhan hidupnya. Seperti biasanya, pascabanjir yang perlu diwaspadai adalah penyakit, yang biasanya pula muncul gatal-gatal dan diare. Keterbatasan air bersih bisa jadi pemicunya. Maka, pemerintah harus menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Fasilitas dan sarana pendidikan, termasuk seragam sekolah dan buku-buku bagi anak didik, diharapkan juga menjadi perhatian pemerintah. Tentu kita tak boleh membiarkan, dengan alasan apapun, menelantarkan pendidikan anak-anak. Semua tak akan berat jika dilakukan dengan tulus.

Hari ini, 11-11-11 orang membuat momen penting dalam hidupnya

Jika tak sempat hari ini, tunggu tahun depan: 12-1212

Bahasa Arab dan Pertelevisian Kita

OLEH : WAHID MUNFARID

BULAN Dzulhijjah yang sering dikatakan sebagai bulan haji telah memberikan nuansa tersendiri dalam dunia pemberitaan kita. Setiap hari selalu saja ada laporan dan liputan terbaru mengenai pelaksanaan rukun Islam kelima ini. Mulai dari persiapan para calon jamaah di tanah air, ritus haji langsung dari tanah suci Makkah, hingga pemulangan hujaj kembali ke tanah air. Paling tidak dua bulan penuh pemberitaan akan selalu menyajikan informasi khusus mengenai haji. Semestinya, fenomena haji yang mendunia dari tahun ke tahun ini menjadi liputan khusus untuk seluruh insan media tanah air—khususnya media elektronik seperti televisi dengan menurunkan pekerjapekerja profesional media yang sering muncul membawakan berita di layar kaca, bukan oleh pekerja amatiran tak terkenal. Sehingga akan selalu ada sesuatu yang menarik untuk disajikan, tidak hanya informasi itu ke itu yang diekspos setiap tahun. Parahnya lagi, tak jarang stasiun televisi kita menggunakan jasa penerjemah dalam program berita utama mereka bila berhubungan dengan rantau Arab dan sekitarnya. Seperti laporan haji secara langsung melalui salah stasiun televisi Keajaan Arab Saudi. Begitu pula dengan kisruh politik internal yang berlangsung di Mesir awal tahun lalu yang benar-benar menyedot perhatian dunia. Tak terkecuali Indonesia. Tindakan evakuasi terhadap warga negara Indonesia pun telah dan sedang dilakukan pemerintah dengan segera untuk menghindari kemungkinan terburuk mengingat perkembangan kondisi konflik Mesir sangat mengkhawatirkan waktu itu. Salah satu stasiun televisi lokal yang mengklaim diri sebagai news channel television begitu getol menyajikan perkembangan terbaru tentang pergolakan Mesir. Berbagai ulasan terkait krisis Mesir berhamburan. Mulai dari pejabat negara, pengamat politik, bahkan hingga masyarakat biasa yang kebetulan mempunyai kerabat di Mesir dapat disimak dengan mudah. Namun ada hal kecil yang cukup menarik untuk dicermati. Tidak saja tentang ritus haji, kisruh Mesir yang membuahkan revolusi, tapi bisa pula ditinjau beberapa waktu ke belakang, seperti pergolakan di Libya, pencegatan kapal bantuan kemanusiaan Turki, atau penyerangan brutal Zionis Israel ke Gaza di penghujung 2008 hingga awal 2009 lalu. Pun terhadap hal-hal yang berhubungan dengan kondisi geopolitik di Jazirah Arab sekarang lebih dikenal dengan sebutan Timur Tengah. Hal kecil itu adalah, bahwa penerjemah menjadi juru kunci pemberitaan, melebihi posisi

Pasar Talu terbakar kerugian mencapai Rp5,6 miliar

OLEH : H. ZULKIFLI IMAM SAID

Haluan Aspirasi

082170625544/ 08163253248

ULP Pindahkan ke Hotel Bintang UNIT Layanan Pengadaan Kabupaten Solok jadi perhatian akibat beredarnya rekaman bagi-bagi uang cindua (rupanya Pakta Intgeritas, paralu penambahan dilarang melakukan perekaman dalam kegiatan pemerintahan. Bila terbukti kegiatan akan segera dipindahkan ke hotel bintang. +6281374899***

Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

New York, Amerika Serikat sepuluh tahunsilam. Tapi siapakah yang sadar kalau dalam sistem ejaan Indonesia, penulisan nama Osama bin Laden itu tidak sesuai kaidah. Padahal yang benar adalah Usmah bin Ladin. Jangan heran, karena demikianlah penulisan nama Osama bin Laden dalam ejaan Barat dalam hal ini bahasa Inggris. Intinya, kebanyakan pemberitaan yang disampaikan itu bukan lagi berita yang utuh, tetapi hanya mengutip dari media lain—karya terjemahan. Masalah ini tak bisa dianggap remeh, walaupun terkesan sepele. Sedangkan, suatu pemberitaan diharapkan sangat menjaga kesahihan berita, kevalidan informasi, dan keorisinilan sudut pandang. Ketiga poin ini mustahil jika perusahaan penyaji berita tidak menggali dari pihak pertama atau terjun langsung ke lapangan. Kalaupun terjun kelapangan, menjadi keharusan bagi pencari berita untuk mengenal medan. Bahasa menjadi unsur maha penting. Jika masih akan menggunakan jasa penerjemah, lagi-lagi kedalaman ulasan atas peristiwa terkait patut dipertanyakan. Berbagai hambatan dalam peliputan berita tidak dapat dihindarkan. Namun selama ini penguasaan bahasa Inggris seakan menjadi jurus pamunkas buat para awak media. Tak peduli negara mana yang akan diilput, bahasa Inggris benar-benar telah

menjadi ‘kunci inggris’ dalam berkomunikasi. Lihat saja para host dengan santainya mewawancarai narasumber seperti duta besar salah satu negara Arab atau pejabat tinggi lain nya dengan mengandalkan kemampuan bahasa Inggris saja. Masih segar dalam ingatan tentang penyekapan dua orang awak media televisi salah satu news channel Indonesia oleh suatu kelompok pejuang Islam di Irak pada 2005 lalu. Hapalan beberapa surat pendek dan mushaf Alquran dalam ukuran mini tentunya dalam bahasa Arab milik sang juru kamera cukup menyelamatkan mereka dari kemungkinan tindakan semena-mena dari kelompok penyekap. Kedua awak media ini sama sekali tidak bisa berbahasa Arab. Hanya saja salah seorang awak media tersebut fasih berbahasa Inggris karena lulusan salah satu universitas di Australia. Keorisinilan sudut pandang perusahaan media adalah mimpi belaka jika hampir setiap informasi yang diberitakan hanyalah hasil jerih payah media lain. Penikmat news channel akan kehilangan selera terhadap sajian berita dari stasiun televisi alih bahasa ini. Tidak mengapa kiranya untuk pemberitaan biasa, namun akan sangat berbeda jika hal ini menyangkut isu sensitif suatu negara seperti revolusi Mesir dan pergolakan di Libya baru-baru ini. Apalagi, sebagaimana ban-

Seruan Azan, Seruan Allah

Turut berduka cita...

Terbit Sejak 1948

penyaji berita news presenter itu sendiri. Terlepas dari apa yang terjadi dibalik bilik pemberitaan, yang tampak jelas dilayar kaca adalah para penyaji berita populer dengan sebutan host atau pembawa acara suatu televisi dengan topik tertentu hanya menjadi tukang ringkas apa yang diucapkan oleh si penerjemah. Sembari mengangguk-angguk lugu tanda mengerti sembari menyimak uraian sang penerjemah. Padahal mereka sama-sama menyaksikan tayangan live streaming dari suatu stasiun televisi asing berbahasa Arab. Bisa dimaklumi jika hal itu merupakan pengalaman kali pertama dalam pemberitaan tentang Jazirah Arab. Akan tetapi jika setiap pemberitaan live event tentang negaranegara Arab seperti haji yang berulang setiap tahun selalu memakai jasa penerjemah, apalagi terhadap isu-isu sensitif dan sangat penting seperti konflik dalam negeri suatu negara, di sinilah masalahnya. Sangat tidak profesional. Terlebih untuk sebuah perusahaan media berskala nasional yang cukup berpengaruh. Sangat ironi jika dibandingkan dengan penguasaan bahasa Inggris insan pertelevisian Indonesia. Walaupun tidak semua dapat berbicara dengan fasih, paling tidak mereka mengerti bahasa Inggris dengan baik, meskipun secara pasif. Bahkan hal ini penguasaan bahasa Inggris secara aktif dan ataupun pasif menjadi poin penting untuk kebanyakan posisi pekerjaan di stasiun televisi, terutama selaku host atau news presenter. Mungkin bisa juga dikatakan bahwa belum ada peliput berita reporter televisi Indonesia yang mumpuni dalam bahasa Arab. Padahal para peliput berita inilah yang akan menelisik kejadian-kejadian faktual dan hangat langsung kelapangan di tempat kejadian persitiwa. Alhasil, informasi yang disajikan tidak lagi orisinil, karena telah melewati berbagai sudut pandang berbagai pihak penerjemah yang mengurangi validitas suatu pemberitaan. Tak jarang pula pemberitaan itu bias. Tidak percaya? Boleh saja. Tapi coba ingat-ingat lagi bagaimana mengekornya media tanah air pada stigmanisasi Barat terhadap dunia Islam pascaperistiwa 11 September, hingga sekarang. Bahkan untuk menulis sebuah nama berbau Arab saja, kita disodorkan dengan ejaan versi Barat. Contoh, Osama bin Laden adalah nama paling masyhur setelah pengeboman penuh keganjilan di gedung World Trade Center di jantung kota

Tatkala muazin mengumandangkan azan berarti muazin telah menyeru manusia dengan seruan Allah. Sebelum muazin mengumandangkan seruan mulia ini, hendaknya muazin telah dalam keadaan suci, berpakaian rapi dan dengan tulus menyuarakan suara mulia itu. Mengajak manusia untuk mencapai sukses luar biasa. Seruan mulia ini tidak pernah berhenti di bumi Allah ini,

misalnya saat ini di Kota Padang pukul 4.30 berkumandang azan Subuh di tempat lain mungkin ada yang pukul 4.31 selanjutnya dan selanjutnya hingga masuk waktu Zuhur demikian pula antara Zuhur dan Ashar, Maghrib dan Isya pasti ada suara itu dikumandangkan sampai Subuh kembali. Bila kita renungkan lebih dalam lagi, doa sesudah azan pujian kepada Allah yang punya seruan ini.

Sebuah seruan yang sangat sempurna tiada seruan apapun di dunia ini yang melebihi kemulian suara azan karena itu kita orang beriman, bila kita telah mendengar seruan ini tinggalkan segala aktivitas bersegeralah untuk rukuk dan sujud kepada Allah. Seruan menyuruh untuk menegakkan salat yang telah diwahyukan kepada manusia maha mulia yakninya nabi besar Muhammad SAW. Dengan salat yang baik kita berhubungan dengan Allah sang pemilik segalanya, tak satupun kekuatan/ kekuasaan

yang melebihi kekuatan dan kekuasaan Nya. Kemuliaan lah bagi orang yang menyempurnakan ibadah ini, dan derjat serta kemuliaan dari segala pandangan mata yang bersih hatinya. Pendek kata semua kemuliaan ada dalan seruan azan yang mulia. Tak mampu lidah dan pena penulis menggambarkan kehebatan suara azan dan salat ini. Dengan salat yang sempurnalah kita bisa mengawal jahatnya nafsu yang ada pada diri kita, tanpa salat yang sempurna manusia bukanlah dirinya lagi tapi telah

yak diperkirakan bahwa revolusi Mesir akan berimbas pada negara-negara Arab dan sekitarnya. Benar saja, Libya telah menjadi bukti berikutnya. Suriah, Yaman, Yordania, dan lain-lain sepertinya pun akan menyusul. Jelas ini peluang sangat menggiurkan dan tepat sasaran untuk menaikkan prestise suatu stasiun televisi yang mengaku sebagai news channel television. Di luar itu semua, selaku sebagai muslim, yang jelas penguasaan bahasa Arab tidak dapat ditawar-tawar. Bagaimana tidak? Bukankah Alquran sebagai panduan hidup abadi kita termaktub dalam bahasa Arab? Pun sunah Rasul-Nya yang terpercaya dan terekam dalam literatur-literatur berbahasa asli Arab? Logis sekali jika bahasa Arab menjadi salah satu dari tujuh dasar keilmuan Islam yang mesti dikuasi setiap orang yang mengaku muslim. Allah berfirman di banyak tempat dalam Alquran tentang hal ini, di antaranya; “Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa bacaan berbahasa Arab, agar kamu mengerti.” (Q.S 12: 2) Umar bin Khaththab berkata, “Pelajarilah bahasa Arab karena ia bagian dari agama.” Dalam salah satu suratnya kepada Abu Musa AlAsy’ari, ia bahkan pernah menulis, “‘Amma ba’du, pelajarilah sunah dan pelajarilah bahasa Arab, serta ikrablah Alquran, karena ia turun dalam bahasa Arab.”

dikuasai oleh jahatnya nafsu. Bila nafsu yang menguasai manusia, lebih berbahaya dari kendaraan yang putus rem, lebih ngeri dari pesawat terbang yang tak terkendalikan. Allah ingatkan kita bila manusia ada’usshalah (menyiakan salat) pasti mereka jadi budak nafsunya. Alangkah menakutkan dan mengerikan sekali kita serumah, sekampung, seperjalanan dengan budak nafsu ini. Mudah- mudahan Allah izinkan kita benarbenar budak Allah. Amin ya Rabbal a’lamin.

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan: Irfan Jasri, Wakil Pemimpin Redaksi: Eko Yanche Edrie, Dewan Redaksi : H. Hasril Chaniago (Ketua), Zul Effendi, Eko Yance Edrie, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Koordinator Liputan: Aci Indrawadi, Koordinator Liputan Daerah: Syamsu Rizal, Asisten Koordinator Liputan: Rudi Antono, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Reporter Padang: Gusni Yenti Putri, David Ramadian, Gustedria, Haswandi, Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Devi Diani, Defil, Nasrizal Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim, Trisnaldi (Pariaman/Padang Pariaman), Ilham Yusardi, Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert (Payakumbuh/Limapuluh Kota), Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina (Pasaman), Miazuddin, Kasra Scorpi (Agam), Iwan DN, Darwin Danin, Maison (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal, Aldoys (Tanah Datar), M. Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman (Pesisir Selatan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago (Kabupaten Solok/Kota Solok), Icol Dianto (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Ferry Maulana (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Isbadri Bakri (Koordinator Sirkulasi), Nofriza Zaniyar, Alfarino Ikhsan (Koordinator Promosi), koordinator Iklan : Yunasbi, Tata Letak/Desain: Andri Idra (Koordinator), Syafrizal, Nurfandri, Rahmad Doni, Rahmi, David Fernanda, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi Jamal, Keuangan : Bedhendri, Kasir : Desy, TI : Teguh, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Syamsul Hidayat, Cetak : Mardianto (Koordinator), Elvin Devino, Afandi, Rudi Kurniawan, Prasetyo, Jecky Jekcson. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: FC: Rp25.000/mm kolom, Produk BW: Rp 10.000/mmkolom, Spot Colour: Rp20.000/mmkolom, Display: Rp 10.000/mmkolom, Sosial BW: Rp 8.000/mmkolom, Sosial FC: Rp 15.000/mmkolom, Iklan Mini(Max 1kolom X50mm) Rp 100.000/1 kali muat, Iklan Baris: Rp 10.000/baris Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


R I A U D A N K E P R I 13

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR

PEMBANGUNAN COUNTDOWN

Stok Beras Riau Aman PEKANBARU, HALUAN-Berdasarkan data dari Badan Urusan Logistik (bulog) Divre Riau jalan Cut Nyak Dien, Pekanbaru stock hingga 10 November 2011 adalah 26.750 kilogram. Stock ini aman untuk Riau selama empat bulan kedepan. Seperti yang diungkapkan oleh Humas Bulog Divre Riau, Robinson Sitompul ketika ditemui Haluan Riau, Kamis (10/11) siang. Robinson mengatakan dengan jumlah stock yang ada, dapat dipastikan beras Riau selama empat bulan kedepan aman. “Kemarin kita mendapat pasokan beras dari Vietnam sebanyak 7.550 kilogram, sehingga dipastikan empat bulan kedepan beras kita aman,” ungkapnya menjawab Haluan Riau. Meski stock beras bulog banyak, namun untuk penyaluran masih ada dua kelurahan yang belum mengambil jatah raskin pada bulan Oktober 2011. Kedua kelurahan itu adalah kelurahan Wonorejo kecamatan Marpoyan Damai dan kelurahan Tebing Tinggi Okura kecamatan Rumbai Pesisir. Menurut Edison, tim penyaluran kota Pekanbaru, ia tidak mengetahui pasti penyebab kedua kelurahan itu belum mengambil jatah raskin. Namun ada informasi yang berhembus dikatakan, bahwa di kelurahan Wonorejo sedang ada perbaikan bangunan fisik, sehingga tidak ada tempat untuk menampung jatah beras yang hanya 3.285 kilogram perbulannya. Sedangkan untuk kelurahan Tebing Tinggi Okura memang ada kebijakan tersendiri, yaitu mereka mengambil setiap tiga bulan sekali. “Sampai saat ini kedua kelurahan itu belum mengambil jatah raskin. Kita tidak tahu pasti penyebabnya, namun ada info bahwa di Wonorejo sedang ada perbaikan fisik sehingga tidak ada tempat menyimpan beras raskin, sedangkan di Tebing Tinggi Okura mereka mengambil ada kebijakan tersendiri,” ungkap Edison. Edison menambahkan, untuk jatah Bulan Desember 2011 ada percepatan penyaluran. Yaitu, akan disalurkan pada bulan November ini. Namun sampai hari ini, Kamis (10/11) pihaknya belum menerima Surat Penyaluran Alokasi (SPA). “Rencananya untuk bulan Desember akan disalurkan pada bulan November ini. Mereka yang belum mengambil dibulan Oktober akan dapat banyak pada bulan ini,” beber Edison.(hr/mg5)

Diduga Gunakan ‘Dana Siluman’

PEKANBARU, HALUAN- APBD Riau tahun 2011 sebesar Rp1,3 miliar yang dipergunakan untuk membangun Tugu Countdown, tanpa persetujuan dari DPRD Riau dan diduga menyalahi aturan. Pembangunan tugu tersebut diduga menggunakan ‘dana siluman’ yang muncul secara tiba-tiba. Direktur Lembaga Advokasi dan Bantuan Hukum (LABH) Riau, Sugiarto SH mengatakan bahwa, seharusnya anggota DPRD Riau mempertanyakan keberadaan ‘dana siluman’ yang lolos tanpa persetujuan DPRD Riau tersebut kepada Pengurus Besar (PB PON) Riau. “Anggota DPRD RIau seharusnya peka, PB PON harus dipanggil untuk mempertanyakan keberadaan dana untuk membangun tugu Countdown tersebut. Sebab penggunaan dana itu harus ada persetujuan dari DPRD Riau, tanpa itu jelas terjadi pelanggaran,” kata Sugiarto SH ketika dikonfirmasi Haluan Riau, Kamis (10/11). LBH Riau meminta agar DPRD Riau bertanggungjawab, sebab anggaran yang dipergunakan untuk membangun tugu Countdown merupakan anggaran yang bersumber dari ‘uang yang diperas dari keringat rakyat’. “Jangan karena anggaran yang dipergunakan kecil, lalu DPRD Riau mengabaikannya. Kita meminta kepada anggota Dewan yang terhormat untuk mempertanyakan dan menegakkan aturan yang dilanggar,” ujar Sugiarto. Anggota DPRD Riau, kata Direktur LBH Riau, bisa saja meminta kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Riau agar segera melakukan audit terhadap pembangunan tugu Countdown tersebut. Hasil audit dari BPK, kemudian diserahkan kembali ke DPRD Riau untuk ditindaklanjuti. Apabila ada pelanggaran, ucap Sugiarto SH, Kejaksaan dan Polda Riau dapat melakukan penyelidikan terhadap perkara tersebut. “Jika memang ada masalah, maka Kejaksaan dan Polda harus segera bertindak,” kata Sugiarto SH. (hr/war)

SUTANA

PEMBANGUNAN — Kota Tanjungpinang yang dilihat dari atas bekit begitu pesat pembangunannya, Rabu (9/11). Namun pembangunannya tidak dibarengi dengan infrastruktur penunjang lainnya seperti jalan raya yang sudah sempit dan tata kota yang smerawut.

Demo Warnai Hari Pahlawan

BATAM CENTRE, HALUANMemperingati hari Pahlawan secara nasional yang jatuh pada tanggak 10 November 2011, diwarnai aksi demontrasi oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Batam. Aksi Mahasiswa PMII itu, sempat terjadi dorong mendorong dengan aparat kepolisian di depan lobi gedung dewan, Kamis (10/11). Mahasiswa PMII yang berjumlah 11 orang itu membawa sejumlah poster dengan bertuliskan “Segera selesaikan masalah sampah”. Mahasiswa

juga mengecam sikap anggota dewan yang dinilai tidak pernah memperjuangkan kepentingan rakyat. Tapi para anggota dewan justru sibuk mengurus urusan bersifat pribadi, golongan maupun kelompok. “Anggota dewan hanya mementingkan dirinya sendiri serta mementingkan kepentingan partai politiknya. Sementara masyarakat yang sedang kesusahan, justu mereka asyik melakukan kunker yang tidak jelas. Mereka (dewan) hanya menghabiskan uang rakyat dengan dalih tugas dinas,” teriak

orator aksi, Bosar Hasibuan. Polisi yang berjaga-jaga di depan pintu masuk ruang lobi gedung dewan, sempat emosi dan mendorong para Mahasiswa yang berusaha masuk. Bahkan seorang oknum polisi meminta agar Mahasiswa menyampaikan orasinya dengan cara-cara sopan, tidak menunjukkan sikap premanisme. Anggota polisi lainnya, Brigadir H. Harahap sempat emosi dan menunjuknunjuk ke arah para Mahasiswa. “Siapa yang preman. Kami ini Mahasiswa yang mau menyampaikan aspirasi pemuda

kepada anggota dewan. Dan silahkan tangkap kami, bila kami melakukan anarkis di tempat ini,” teriak salah seorang Mahasiswi ke arah polisi. Kendati demikian, aksi Mahasiswa ini tidak mendapatkan tanggapan dari anggota dewan. Tidak ada satu pun anggota dewan yang mau menemui para Mahasiswa. Mahasiswa kemudian meninggalkan gedung dewan, dan menuju ke kantor Walikota. Di sana, mereka menyampaikan orasi hingga membubarkan diri dengan tertib. (hk/lim)

INTERPELASI KANDAS

BAYU

Walikota Tanjungpiang Suryatati A Manan meninjau Tanah Longsor di SDN 13 Tanjungpinang Barat, Rabu (9/11).

Komitmen Dewan Rendah

kembali atas pengajuan usul hak interpelasi. “Saya melihat temanteman yang duduk di dewan saat ini, tidak mempunyai komitmen yang kuat dan bisa diukur oleh Pemerintah Kota Batam. Buktinya, sudah sepakat untuk mendukung hak interpelasi, tapi justu menarik kembali dukungannya. Jadi wajar saja apa yang dikatakan oleh masyarakat selama ini, apabila anggota dewan tidak mempunyai komitmen yang pro dengan rakyat,” kata Ricky, koordinator pengusul hak interpelasi, Kamis (10/11). Kendati demikian, kata dia, ada peluang lagi yang akan segera ditempuhnya. Yakni melalui jalur hukum, dengan mem PTUN kan

BATAM CENTRE, HALUANRendahnya komitmen anggota DPRD Kota Batam dalam menyikapi sebuah persoalan yang menyangkut kebijakan pemerintah, diakui Ricky Syolihin, anggota DPRD dari fraksi PKB. Buktinya, kata Ricky, ketika diajukan usul hak interpelasi kepada Walikota Batam terkait kebijakan yang bertentangan dengan Perda tempat hiburan, justru satu persatu anggota dewan m e n c a b u t

Pemko Batam, dalam hal ini Walikota Batam selaku pemegang kebijakan. “Masih ada cela dan jalan lain untuk melakukan hal ini. Kita akan perjuangkan hingga setuntas-tuntasnya. Selain perda tempat hiburan, kita juga akan mem PTUN kan maslah pulau Janda Berhias. Kita tak mau diukur oleh Pemko dalam upaya apapun,” tegas Ricky Syolihin. Terkait pencabutan sejumlah pengusul untuk mengajukan hak interpelasi tersebut, beredar isu adanya pengkondisian yang dilakukan oleh Pemko Batam terhadap oknmu anggota dewan yang mau mencabut hak interpelasi tersebut. “Dulu hak interpelasi tentang pulau Janda Berhias gagal dan

diam hari ini, lantaran oknum anggota dewan yang mundur itu sudah mendapatkan dana dari OB sebesar Rp50 juta perorang. Lalu hak interpelasi tentang Perda tempat hiburan ini pun demikian. Mereka sudah mendapatkan upeti sebesar Rp50 juta dari Pemko,” ujar salah satu sumber terpercaya di lingkungan pemerintahan Kota Batam sembari meminta identitasnya untuk tidak dikorankan. Diketahui, dari 9 orang angggota dewan yang sudah menandatangan, 3 orang diantaranya mencabut tandatangan sebagai pengusul. Pencabutan dukungan pertama kali dilakukan oleh Mhd. Jeffry Simanjuntak. Lalu pada sidang paripurna, Rabu (9/11) lalu, dua orang anggota

dewan lainnya, Tuahman Purba, anggota fraksi PKN dan H. Djoko Martono dari fraksi PPP Indonesia Raya ikut mencabut tandatangan sebagai dukungan usul hak interpelasi. Surat pencabutan dukungan itu, dibacakan Wakil ketua I DPRD, Ruslan, SH. Ketua DPRD, H. Surya Sardi diakhir sidang mengatakan, berdasarkan tata tertib bahwa, pengajuan hak interpelasi dapat dilanjutkan apabila didukung oleh anggota dewan paling kurang 7 orang, dan satu fraksi. Namun saat ini tinggal 6 orang anggota dewan sebagai pengusul, setelah 3 orang menyatakan mencabut dukungannya, maka pembahasan hak interpelasi tidak dapat dilanjutkan lagi. (hk/lim)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

Iklan Baris

Otomotif

Smart

Rp. 20.000,- / terbit

ANDA BUTUH DANA CEPAT Jaminan BPKB Motor, Mobil & Truck, Proses 1 hari cair, aturan ringa, bunga rendah Hub : HERIANTO, 085278614040 =

Elang Perkasa Motor Discount s/d 30jt, DP ringan/bunga 3,99% Pick Up Karimun Splash APV

DP 2,5jt-an DP 6jt-an DP 6jt-an DP 7jt-an

Swift SX4 Vitara

DP 8jt-an DP 9jt-an DP 18jt-an

Proses cepat, data bisa dijemput menerima tukar tambah

RIZALUL FIQRI,S.Psi

081363001111

ASTRA INTERNASIONAL-DAIHATSU

"OKTOBER CERIA" MILIKI Xenia DP 9jt-an, SEGERA Angsuran 3Jt-an MOBIL sudah termasuk angsuran 1, all risk, subsidi rate 2,15jt DAIHATSU Asuransi Bonus Kaca Film, Console Box dan aksesories lainnya ANDA Hub :

FERRY - ASTRA

PIN BB : 32E4252D

082173140240 / 0751 - 9846138

PAKET TOYOTA AVANZA E AVANZA G AVANZA S INOVA YARIS HILUX PU

DP. 18.793.000 DP. 20.816.000 DP. 22.308.000 DP. 29.462.000 DP. 23.187.000 DP. 17.800.000

ALJUFRI

081374991979 / 0751 7855179

HONDA

Dijual : Mobil Honda CRV Th.2005, Hitam, Sangat Mulus, BA (Plat 2 Angka), Ban Baru, Pemakai Wanita. Hub : EDO 07517898562

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

Padang

ANGS 3.733.000 ANGS 4.146.000 ANGS 4.458.000 ANGS 5.907.000 ANGS 4.642.000 ANGS 4.600.000

BONUS KARPET DASAR & SARUNG JOK

Hubungi

Pasang Iklan Anda disini ...

Star

Dent

Removal

Mengembalikan Penyok (Pentok) Tanpa Proses Pengecatan dlm Waktu Singkat Mobil Anda Akan Kembali Mulus HANYA

15 MENIT SAJA

Joko (Jo) 0821 7457 1144 Jl. Ujung GurunNo. 147 Padang

Menerima : Salon Mobil Interior Eksterior Menghilangkan Baret Baret Halus CP : Remon : 081374962345, (0751) 9815553 Jl. Ujung Gurun No. 147

PASANG IKLAN ANDA DISINI .....

www.harianhaluan.com

ATAU HUB : KOMP. BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG. TELP. (0751) 4488700, 4488701, 4488702, 4488703 FAX. (0751) 4488704 email : haluan_iklan@yahoo.com


14 NASIONAL LINGKAR Penipuan Beasiswa Marak di UGM YOGYAKARTA, HALUAN — Kawanan penipu sudah merambah kampus. Modusnya, mereka mengatasnamakan pimpinan universitas atau bank untuk menawarkan beasiswa melalui pesan singkat (SMS) atau telepon. Mereka diminta untuk menyetorkan sejumlah uang untuk mendapatkan beasiswa itu. Tak kurang, tiga mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta termakan tipu muslihat ini. Mereka kehilangan uang hingga puluhan juta rupiah. “Kami telah mendapat laporan ada tiga mahasiswa yang telah menjadi korban dari modus penipuan melalui SMS maupun telepon ini. Masing-masing korban telah mentransfer uangnya ke nomor rekening yang diminta, ada yang Rp2 juta, Rp7 juta, bahkan Rp40 juta,” kata Direktur Kemahasiswaan UGM, Haryanto di Yogyakarta, Kamis (10/11). Tak hanya bermodus penawaran beasiswa, para penipu juga menggunakan cara mengundang para mahasiswa ke acara seminar. Mereka bahkan sempat mencoba memperdaya salah satu dosen UGM, Arie Sudjito, yang juga dikenal sebagai pengamat sosial yang cukup ternama di Yogyakarta. “Pak Arie mengaku juga mendapatkan SMS penipuan dengan modus undangan seminar,” ujar Haryanto. Para penipu juga bergentayangan di dunia maya. Mereka mencari korban melalui e-mail. “Pihak yang melakukan penipuan ini memang sangat piawai karena mengatasnamakan menteri, dirjen, rektor maupun Direktur Kemahasiswaan,” kata dia. “SMS yang dikirimkan pun sesuai identitas lengkap mahasiswa. Cara ini memang cukup meyakinkan, ditambah lagi dengan pemilihan kata yang sopan dan tertata.” Pada kasus ini, lanjut Haryanto, mahasiswa atau dosen yang menanggapi tawaran tersebut biasanya dipandu untuk mengirimkan atau mentransfer uang ke rekening pelaku. “Para korban menuruti apa yang diperintahkan pelaku. Mereka baru sadar tertipu setelah mentransfer uang ke bank. Sepertinya ada unsur hipnotis dalam tindakan ini,” paparnya.(h/vvn)

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

Jamaah Haji Merasa Dibohongi

JAKARTA, HALUAN — Keluhan masyarakat dalam penyelenggaraan ibadah haji akan ditindaklanjuti DPR dengan merevisi UU 13/2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, terutama berkaitan dengan pembentukan satu badan haji yang tidak menggunakan dana APBN. Keluhan jemaah, menurut Marzuki Alie, Ketua DPR, akan ditindaklanjuti agar tidak lagi terjadi pada penyelenggaraan haji pada masa mendatang. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pada 7 November lalu, Marzuki kaget mendapatkan keluhan-keluhan yang beragam

dari jemaah. “Saya temukan dalam sidak di Maktab 26 Kloter 62 (Madiun), para anggota jamaah mengeluhkan pelayanan haji tahun ini tidak baik. Sebagai contoh di Muzdalifah tidak ada petugas dari Indonesia yang mengatur atau mengawasi jamaah

yang datang dari cukup bagus penyeArafah. Ini memlenggaraan hajinya, beri kesan penewalaupun kita tahu lantaran,” ujar Marbahwa jumlah jamaah zuki. kita terbesar dari Masalah kebeseluruh negara. Korsihan juga banyak misi VIII mulai berdikeluhkan. Tidak pikir apakah tidak sebaiknya dibuat seada petugas kebersihan/sampah maperti Malaysia, dikanan sampai dua bentuk badan haji hari sehingga meyang tidak perlu dibiayai APBN dan ini nimbulkan bau tiMARZUKI ALIE sangat adil sebagai dak sedap dan mengundang lalat pasuatu negara Panda siang hari dan nyamuk un- casila,” kata Marzuki melalui tuk datang ke tenda jamaah. BBM kepada wartawan dari “Kita mencoba belajar pada Arab Saudi, Kamis (10/11). beberapa negara yang kita anggap Pengelolaan haji menurut

Wamendikbud Kutuk Aksi Pelemparan Tinja oleh Mahasiwa JAKARTA, HALUAN — Demonstrasi mahasiswa di depan Kampus UKI, Jakarta Timur Rabu (9/ 10) sore, bikin heboh karena diwarnai aksi pelemparan tinja dan pemalakan terhadap supir angkot. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim mengutuk keras aksi tidak terpuji ini. “Kita mengutuklah. Mahasiswa itu terpelajar, membangun peradaban bangsa ini. Seharusnya hal semacam itu dapat dicegah,” tutur Musliar, Kamis (10/10). Musliar juga mempertanyakan apa tujuan sejumlah mahasiswa tersebut melemparkan tinja kepada anggota kepolisian. Jika sampai ditemukan adanya unsur pidana, lanjutnya, Kemendiknas meminta kepada kepolisian untuk tak ragu menindak. “Tindak saja, kalau memang ada pelanggaran. Kami tidak akan menghalangi,” terang Musliar. Berita sebelumnya, sekitar 20 mahasiswa dari Universitas Mpu Tantular dan UKI saat berdemonstrasi di depan Kampus UKI, Jakarta Timur. Usai melakukan kericuhan, mahasiswa melempar beberapa bungkus plastik air seni dan tinja ke polisi. Kejadian ini berlangsung saat mahasiswa Mpu Tantular dan UKI memasuki Kampus UKI, di Cawang, Jakarta Timur, Rabu (9/11). Mahasiswa tiba-tiba saja melempar beberapa bungkus plastik air seni dan tinja ke polisi yang berada di luar kampus. Untung saja polisi tidak terkena umpan yang dilemparkan mahasiswa. Namun tetap saja polisi mencium bau menyengat dari isi plastik tersebut. Hingga pukul 16.50 WIB, kotoran di depan Kampus UKI tersebut masih belum dibersihkan. Bau menyengat masih tercium oleh pengendara kendaraan yang lewat.(h/dtc)

ANTARA

KEMBALI DIPANGGIL - Tersangka dugaan suap Wisma Atlet Muhammad Nazaruddin tiba di gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/11). Kedatangan mantan bendahara Partai Demokrat itu untuk penandatanganan kelengkapan berkas perkara penyidikan dan penyerahan berkas pemeriksaan dari penyidik ke jaksa untuk kemudian disidangkan.

Nazaruddin Dipindah ke Rutan Cipinang JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memindahkan tersangka kasus dugaan suap wisma atlet Muhammad Nazaruddin ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, mulai Kamis (10/11). Sebelumnya, Nazaruddin ditahan di Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, pemindahan tersebut demi memperlancar persidangan Nazaruddin yang sebentar lagi akan digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan. “Untuk mempercepat proses persidangan. Tidak jauh ya, dari Cipinang ke Tipikor,” kata Johan di Jakarta, kemarin. Dalam dua pekan ke depan,

Nazaruddin kemungkinan akan menjalani sidang perdananya setelah berkas penyidikan atas dirinya dinyatakan lengkap atau P21 kemarin. Johan juga mengatakan, pihaknya akan menambah pengamanan di sel Nazaruddin di Rutan Cipinang seperti saat mengamankan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu di Mako Brimob. “Ada pengetatan pengamanan selain pengamanan reguler,” ujarnya. Menanggapi pemindahan tersebut, kuasa hukum Nazaruddin, Elza Syarief mengaku tidak keberatan. “Kalau di Mako Brimob itu terlalu jauh untuk disidangkan di Kuningan, ya masuk akal saja lah,” ujar Elza. Sebelumnya, tidak lama setelah tertangkap di Cartragena,

Kolombia kemudian mendekam di Rutan Mako Brimob, Nazaruddin sempat meminta dipindahkan oleh KPK ke rutan lain seperti Cipinang atau Tangerang. Alasannya, mantan anggota DPR itu mencari tempat yang lebih nyaman. Permintaan pindah rutan tersebut bahkan dituangkan dalam surat resmi yang menurut kuasa hukumnya, OC Kaligis telah dikirimkan berulang kali ke KPK. Anas Layak Tersangka Sementara itu, saat menjalani pemeriksaan di KPK, Nazaruddin kembali menyinggung-nyinggung nama Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum. “Memang dia (Anas) otak semuanya,” ujar Nazaruddin.

Kemarin, Nazaruddin menandatangani berkas pelimpahan dirinya dari penyidikan ke penuntutan. Nazaruddin sendiri tak berkomentar banyak soal pelimpahan berkasnya itu. Namun ketika ditanya perihal siapa politisi yang menurutnya bakal jadi tersangka selanjutnya dalam kasus suap Wisma Atlet SEA Games, ia langsung menyebut nama Anas. “Anas otak semuanya,” kata Nazaruddin. Sebelumnya, KPK mengungkapkan kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus Nazaruddin. “Kemungkinan ada tersangka. Orang parpol. Adalah yang akan dijerat, tunggu saja,” kata Ketua KPK Busyro Muqoddis beberapa waktu lalu.(h/vvn/kcm)

Marzuki bukan persoalan peribadatan, tapi lebih banyak pada masalah pengelolaan. Masalah peribadatan rata-rata jamaah haji Indonesia menurutnya sudah sangat memadai dengan banyaknya KBIH-KBIH yang memberikan pelatihan manasik haji. “Pengelolaan haji ini persoalan manajemen. Kalau saya lihat seperti manajemen perang, ada proses pemindahan jamaah atau pasukan, ada manajemen logistiknya dan ada manajemen transportasinya. Jadi kalau setiap tahun kita melakukan itu selama puluhan tahun, seharusnya kita sudah menguasainya dengan benar. Saya pikir, seorang jenderal yang biasa mengorganisir pasukan, insya Allah akan lebih sukses dalam mengurus haji ini,” kata Marzuki. Marzuki tidak mau menyinggung dugaan korupsi dana pelaksanaan haji, tetapi yang lebih utama menurutnya adalah bagaimana keluhan-keluhan yang setiap tahun terjadi bisa direspon dengan baik. Kritikan yang disampaikannya terhadap pelaksaaan haji bukan ditujukan untuk mengecilkan keinginan Kementerian Agama untuk berbuat sebaik baiknya. “Saya tidak menafikan bahwa ada perbaikan yang dilakukan, tapi faktanya kalau saya datangi semua maktab, tidak ada yang menyatakan puas atas pengelolaan haji ini. Justru Gus Din (KH.Zainuddin) dari pondok Ploso Kediri, yang secara emotional dekat dengan Menag, karena setiap tahun KBIHnya selalu ditempatkan pada posisi yang baik, juga menyatakan bahwa sistem catering seperti di Lapas,” tegasnya. Jamaah pun mengaku kepadanya merasa dibohongi oleh Kementerian Agama, karena banyak janji dan kewajiban Kementerian Agama kepada jamaah tidak dipenuhi. Dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia yang biaya ONH nya jauh lebih murah, pelayanan haji Indonesia jauh dibawah standar mereka. Marzuki pun heran mengapa Malaysia bisa melakukan itu, sementara Indonesia tidak. Namun Marzuki tidak menjawab ketika ditanyakan apakah lebih baik kuota haji Indonesia diserahkan saja sepenuhnya kepada Malaysia dan jamaah Indonesia berangkat dari Malaysia semuanya. “Jamaah Malaysia saja contohnya mendapatkan pelayanan yang jauh lebih baik dibandingkan jamaah Indonesia. Padahal ONH kita lebih mahal dari mereka. Kasihan jamaah kita banyak yang dibohongi dijanjikan pondokannya masuk ring 1, tidak tahunya ditempatkan yang jauh dari ring 1,” tegasnya. (h/sam/ant)

Karyawan Telkomsel Usung Tiga Tuntutan JAKARTA, HALUAN — Ratusan karyawan Telkomsel yang berunjuk rasa di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, mengusung tiga tuntutan utama yang harus dipenuhi pihak perusahaan, tempat mereka bekerja. Intinya, mereka kecewa karena pihak perusahaan tidak menepati perjanjian bersama soal kesejahteraan karyawan. “Satu, agar penerapan good governance secara murni dan konsisten. Kedua, menempatkan aspirasi karyawan sebagai bagian dari penentu kebijakan strategis perusahaan. Ketiga, pengelolaan Telkomsel dilakukan secara profesional independen dan memperhatikan nilai-nilai integritas dan moralitas,” ujar Ketua Umum Serikat Pekerja Telkomsel seluruh Indonesia, Achsinanto Risantosa. Tiga tuntutan tersebut disampaikan dia kepada wartawan di depan kantor Telkomsel Indonesia, Graha Citra Caraka, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (10/11). Achsinanto menuturkan, pihak perusahaan telah mengingkari Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang dicetuskan lima tahun lalu. Hingga saat ini, tidak ada bukti nyata dari komitmen perusahaan untuk memberikan kesejahteraan karyawannya. “Kami berharap adanya perbaikan dari berbagai aspek, khususnya kesejahteran karyawan. Kami ingin agar perjanjian yang dilakukan antara karyawan dan perusahaan dilaksanakan dengan baik,” terangnya. Dikatakan Achsinanto, unjuk rasa ini sebenarnya dilakukan oleh sekitar

1.500 karyawan Telkomsel di seluruh Indonesia. Namun yang bisa ikut dalam demo di Jakarta hanya karyawan dari wilayah Jawa saja. Dalam aksinya, para pendemo meneriakkan sejumlah tuntutan mereka. “Kami minta agar karyawan dijadikan aset, bukan budak. Kami sudah 16 tahun jadi karyawan Telkosmel, dari Telkomsel nothing menjadi something. Kami menyumbang 70 persen pendapatan Telkomsel,” teriak salah satu orator. “Kami tidak akan selesai demo sampai Komisaris Telkomsel bersedia datang menemui kami,” imbuh orator lainnya. Tidak hanya itu, para karyawan Telkomsel yang berseragam merah ini juga membawa papan-papan yang bertuliskan tuntutan mereka. Salah satu papan tersebut bertuliskan

“Jangan Politisasi Telkomsel!”. Selain itu, mereka juga mengenakan ikat kepala merah yang bertuliskan “Jalankan PKB!” dan “Jadikan Karyawan Sebagai Aset Perusahaan!” Tidak ketinggalan sebuah spanduk merah bertuliskan “Selamatkan Telkomsel” dibentangkan oleh para karyawan yang mengaku terus bertahan hingga ada pihak komisaris perusahaan yang menemui mereka. Hingga pukul 11.45 WIB, aksi unjuk rasa ini masih berlangsung. Para pendemo bertahan di depan gerbang Gedung Telkomsel yang dijaga oleh kawat duri dan puluhan polisi. Aksi ini memakan dua lajur jalan Jl Gatot Subroto. Akibatnya, jalur bus TransJakarta pun terpaksa digunakan oleh kendaraan umum, karena hanya satu lajur jalan umum yang tersisa. Macet pun tak ter-

hindarkan. Seribuan lebih karyawan yang berdemo akhirnya membubarkan diri, setelah lima perwakilannya diterima Direksi Telkomsel. 1.500an karyawan Telkomsel membubarkan diri sekitar pukul 12.00 WIB. 30 Menit sebelumnya, lima perwakilan dari pendemo diterima. Pendemo menilai lima perwakilan akan menyuarakan aspirasi mereka kepada direksi. Sebelum membubarkan diri, pendemo berdoa bersama. Setelah itu mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya. Mereka pun long march menuju Wisma Mulia. Setelah sampai di Wisma Mulia, karyawan Telkomsel ini menggelar makan siang bersama dan baru kembali ke rumah masingmasing.(h/dtc)

ANTARA

KARYAWAN PT Telkomsel menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Telkom di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (10/11). Aksi menuntut perusahaan untuk menjalakan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

80 Pengharapan yang Putus PEREMPUAN itu masuk dan bertanya,”Mengapa engkau termenung saja anakku? Apa kabar di dalam perjalan sudah lebih sepuluh hari meninggalkan rumah, indahkah negeri yang engkau lihat? Adakah puas mata memandang?” “Semua indah, Mak, memang negerinegeri Minangkabu ini cantik dan menghidupkan semangat semua.” “Mengapa wajahmu agak berlain mak lihat? Kurang sehatkah?” “Tidak Mak...” ujar Zainuddin sambil berusaha sedapat-dapatnya hendak menyembunyikan kesedihan hatinya. “Terangkanlah mengapa? Tempo hari surat mati yang engkau terima dari

kampung. Sebelum berangkat berjalan baru-baru ini nampak pula berubah mukamu menerima surat, sekarang datang pula surat yang lain, mukamu bertambah pucat juga. Selama ini mamak tiada peduli, engkau tak mengatakan, sebab engkau barangkali belum percaya kepada mamak. Kalau ada yang menyusahkan hatimu dan pikiranmu tertumbuk, katakanlah, mamak dapat menunjuk jalan sekedar yang dapat oleh mamak. Agaknya anak muda itu, si Muluk, bisa menolongmu karena dia banyak pergaulan. Dia pandai berdukun, pandai kepandaian-kepandaian batin. Pergaulan dalam kalangan orang dukun, ahli silat

dan dalam kalangan orang-orang beradat, pun banyak pula. Pulangnya ke rumah hanya sekali-sekali saja, untuk melihat ibu dan memberi uang. Dia tidak mau mengganggu kesenangan ibu. Dahulu digajinya seorang dari Singgalang untuk teman ibu mendiami rumah ini. Tetapi sejak anak tinggal di sini hatinya bukan main suka citanya, cuma dia malu kepada engkau sebab engkau orang siak, sedang dia orang parewa*. Tetapi hatinya baik, barangkali dia bisa menolong memberimu bicara, kalau pikiranmu tertumbuk.” Mendengar segala cerita yang keluar dari mulut orang tua itu, mata Zainuddin kembali terbuka, lebih-lebih mendengar

perempuan itu menceritakan kebaikan hati Muluk yang selama ini hanya berkenalan dari jauh saja dengan dia. “Saya hendak meminta tolong, Mamak,” jawab Zainuddin. “Yaitu mamak panggil Abang Muluk segera pulang, cari dia sampai dapat!” “Itu mudah saja, sekarang agaknya ada dia di Pasar Baru!” “Carilah dia sampai dapat, suruh pulang. Rasanya akan terobatlah kesusahan saya sebagai besar kalau dia dapat menolong.” Sedang dia berbicara-bicara demikian, tiba-tiba perempuan tua itu bangkit dari tempat duduknya dengan muka girang

ILUSTRASI MARWAN

seraya berkata,”Aa, itu dia si Muluk sudah pulang kebetulan!” Muluk sedang berdiri di halaman, dia suruh naik. Biasanya dia hanya terus saja ke dapur sebab malu kepada Zainuddin.


LUAR NEGERI 15

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

GEMPA KEMBALI GUNCANG TURKI

LINGKAR

100 Orang Belum Ditemukan

Selir Kaisar Cina 3.000 Orang BEIJING, HALUAN — Sudah banyak yang tahulah bila raja atau kaisar memiliki banyak selir. Maklum, selir menjadi bagian dari kehidupan lingkungan istana raja. Di Cina, di masa lalu, jumlah selir kaisar sangat banyak. Bahkan ada kaisar yang punya selir hingga 3.000 orang. Kaisar yang paling banyak memiliki selir sebanyak itu adalah Kaisar Kanxi (1654-1722) dari Dinasti Qing. "Kaisar kan hobinya beda-beda, ada yang suka berkuda, ada yang punya hobi lainnya," kata Wang, yang memandu saat mengunjungi Forbidden City di pusat Kota Beijing, Kamis (10/11). Lalu bisakah kaisar bertemu atau berhubungan dengan semua selir? "Sepertinya juga tidak. Kaisar pilih mana yang dia suka," katanya. Andaikan saja, setiap hari kaisar bertemu satu orang selir saja, maka butuh sekitar delapan tahun tiga bulan baru bisa ketemu kembali selir yang sama. Tetapi kaisar ini termasuk pemimpin yang memajukan Cina. Di bawah kepemimpinannya, diperoleh kemajuan di berbagai bidang, termasuk kesejahteraan dan keamanan. Di bagian belakang Forbidden City, persis di belakang tempat tinggal kaisar, terdapat taman yang dipenuhi pepohonan pinus dan bebatuan yang terpahat secara alami. Di taman itulah, kaisar bersama keluarganya bersantai, tentu juga tempat bermain anak-anak kaisar. (h/kcm)

Ankara,Haluan — Korban jiwa terus bertambah akibat gempa yang kembali mengguncang Turki pada Rabu (9/11). Sementara sekitar 100 orang masih tertimpa reruntuhan bangunan menyusul gempa berkekuatan 5,7 Skala Richter (SR) yang menggoyang wilayah Turki timur.

ANTARA

ambruk diguncang gempa. Upaya penyelamatan korban saat ini terus dilakukan untuk menemukan korban yang tertimpa reruntuhan bangunan. Menurut badan Survei Geologi AS, gempa tersebut mengguncang pada Rabu pukul 21.23 waktu setempat dengan pusat gempa di Distrik Edremit, sekitar 16 kilometer sebelah selatan Kota Van. Gempa ini terjadi kurang dari tiga pekan setelah gempa berkekuatan 7,6 SR yang menerjang wilayah timur laut Van pada 23 Oktober lalu. (h/oke/dtc)

CARI KORBAN — Petugas penyelamat mencari korban selamat dari reruntuhan gedung di Van, Tuki bagian timur, Rabu (9/11).

Kasus Perkosaan, Mantan Presiden Israel Dibui

OKEZONE

Mantan Presiden Israel, Moshe Katsav dibui 7 tahun.

YERUSALEM, HALUAN Mahkamah Agung Israel menolak banding yang diajukan oleh mantan Presiden Israel Moshe Katsav atas kasus pemerkosaan yang dituduhkan

Menurut paramedis Turki, seperti diberitakan Reuters, Kamis (10/11), sejauh ini 7 orang dilaporkan tewas. Sebanyak 23 orang berhasil diselamatkan dari puing-puing gedung, namun sekitar 100 orang lainnya belum ditemukan. Mereka diyakini tertimpa reruntuhan gedung. Gempa ini menyebabkan 25 gedung hancur, termasuk sebuah hotel berlantai enam di Kota Van. Para pekerja kemanusiaan serta para jurnalis yang meliput kondisi Turki pasca gempa tiga pekan lalu menginap di hotel tersebut. Satu hotel lainnya di Van juga

kepadanya. Katsav pun divonis tujuh tahun penjara. Politisi berusia 65 tahun ini, didakwa kasus pemerkosaan pada Desember lalu. Saat itu, seorang mantan karyawannya mengaku

diperkosa Katsav. Kasus pemerkosaan pada saat Katsav masih masuk dalam menteri kabinet Israel. Demikian diberitakan Associated Press, Kamis (10/11). Tuduhan lain yang turut memberatkan Katsav adalah tuduhan pelecehan seksual yang dialami dua orang perempuan lain, ketika Katsav masih menjabat sebagai Presiden Israel sejak 2000 hingga 2007. Sebenarnya, vonis hukuman penjara tujuh tahun sudah dijatuhkan pada Maret lalu. Tetapi mengingat Katsav mengajukan banding, maka dirinya diperbolehkan untuk menghirup nafas segar untuk sementara. Pihak pengadilan pada awalnya diperkirakan akan menerima banding dari politisi ternama Israel itu. Tetapi hakim menilai, pengakuan

Katsav di muka pengadilan dianggap tidak kredibel dan menuduhnya telah mengeksploitasi statusnya sebagai pejabat tinggi publik. Selama pembacaan vonis, Katsav yang bersikeras tidak bersalah atas segala tuduhan yang diarahkan kepadanya hanya bisa tertunduk di depan pengadilan. Usai vonis dibacakan, dirinya meninggalkan ruangan pengadilan dan dikelilingi oleh para pendukungnya. Vonis terhadap Katsav ini disambut baik oleh para aktivis perempuan Israel. Mereka menilai hukum di Israel mampu memberikan keadilan kepada kaum perempuan. Vonis ini pula mengakhiri drama politik yang menyertai kasus ini selama hampir lima tahun. Katsav sendiri menjadi

satu-satunya pejabat tertinggi di Israel yang dijatuhi hukuman penjara. Dirinya akan masuk bui pada 7 Desember mendatang, yang merupakan pertama kalinya mantan presiden Israel masuk penjara. Katsav mengundurkan diri dari jabatan presiden Israel (merupakan jabatan seremonial) pada tahun 2007, dua minggu sebelum masa jabatannya berakhir. Kasus ini muncul pada tahun 2006 ketika dia melapor kepada polisi bahwa salah seorang korbannya berupaya untuk memerasnya, dan warga Israel terkejut karena citra Katsav sebagai politisi yang bersih namun ternyata menggunakan kekuasaan untuk mengeksploitasi bawahannya secara seksual.(h/oke/bbc)

20 Pekerja Tambang Cina Tewas

BEIJING, HALUAN — Pihak berwenang Cina memastikan 20 orang pekerja tambang tewas. Mereka termasuk dalam 43 pekerja tambang lainnya yang terperangkap saat terjadi ledakan gas di dalam tambang. Berdasarkan keterangan pihak berwenang setempat, tambang yang berada di Provinsi Shizuang tersebut dilanda ledakan gas yang disebabkan oleh pergesekan dengan batu bara. Dipastikan 20 orang pekerja tambang tewas dalam kejadian ini. Sementara upaya penyelamatan terhadap 23 pekerja tambang tersebut tergganggu dengan bocornya gas beracun di dalam tambang. "Saat ini 18 anggota regu penyelamat masih berada di dalam tambang untuk melakukan evakuasi. Tetapi kan-

dungan gas beracun yang amat tinggi, membuat proses evakuasi terhalang," ungkap Kepala Pemadam Kebakaran Shizuang Tan Xiaopeng seperti dikutip Xinhua, Kamis (10/11). Tambang nahas tersebut, dimiliki oleh sebuah perusahaan tambang swastwa Sizhuang. Pihak perusahaan masih mengupayakan agar para pekerja tambang mereka selamat. Kecelakaan tambang di Cina memang kerap kali terjadi. Pekan lalu, 52 pekerja tambang berhasil diselamatkan setelah terjebak dalam tambang serupa di Provinsi Henan. Sebelumnya pada bulan lalu, sebuah tambang di Kota Lihua dikabarkan meledak dan menyebabkan 17 orang pekerja tambang dilaporkan tewas. (h/oke)

PEMBERITAHUAN DIBERITAHUKAN KEPADA MASYARAKAT PENGGUNA JALAN

PADANG - BENGKULU BAHWA SABTU TANGGAL 12 NOVEMBER 2011 DARI JAM 07.00 s/d 18.00 WIB JALAN SIMPANG LAKUK PLN s/d SIMPANG PASAR GOMPONG KAMBANG, JALAN ALTERNATIF DITUTUP SEMENTARA KARENA ADA PERBAIKAN JALAN. Tertanda, ICHSANATARUDDIN Kepala Dinas PU Pesisir Selatan


16

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

GRACIA INDRI

NOFI SASTERA

Main Film G

AYANYA masih saja bersahaja untuk ukuran seorang wartawan, namun siapa sangka Nofi Sastera ternyata juga mampu memainkan peran sentral dalam sebuah film. Nofi memang bukan artis kelas atas, akan tetapi pria yang telah mendedikasikan hidupnya di dunia pers hampir 30 tahun ini cukup cakap berperan sebagai Angku Dulah dalam film terbaru garapan sutradara Deddi Mizwar. “Sebenarnya ini bukan yang pertama, tapi sudah yang ketiga. Sebagai wartawan, tentu cukup mencengangkan saat saya dipilih menjadi pemain oleh Bang Deddi,” kata Nofi Sastera pada Haluan, Kamis (10/11). Nofi yang saat ini tercatat sebagai koresponden Tabloid Olahraga Bola untuk Sumatera Barat memang sangat menyukai dunia seni peran. Secara gamblang, pria kelahiran 2 November ini menyebutkan dia pernah terlibat dalam film Kembalinya Harimau Lembah Anai yang diproduksi TPI tahun 2009. Selanjutnya film Ayo Bangkit garapan tiga stasiun lokal Sumatera Barat dan saat ini di film terbaru yang tengah shooting, Anak Kaki Gunung. Berbeda dengan dua film sebelumnya yang hanya menjadi figuran, kali ini Nofi yang lama berkiprah di Harian Semangat dan Harian Haluan ini justru menjadi pemeran utama dengan peran sebagai seorang walinagari. “Saya oleh Bang Deddi memang diplot sebagai walinagari. Dan ternyata, banyak hal baru yang saya dapatkan dari peran tersebut,” imbuhnya. Sejak aktif sebag a i wartawan pada 19 82 silam, Nofi me-

Tak Sabar Nonton 2PM mang banyak bergaul dengan segala lapisan masyarakat. Bahkan, seniman dan artis Sumatera Barat pernah memberinya amanah sebagai ketua PARFI Sumatera Barat. Dan ternyata, meski dunia baru, Nofi tetap bisa menjalankannya dengan baik. Semua itu kata dia tak lepas dari bantuan semua pihak dan semangatnya untuk terus belajar dari pengalaman yang dimilikinya serta kepada pihak lain. “Setelah melakukannya, maka saya pastikan tak akan ada yang tidak mungkin dilakukan asal kita serius dan mau terus belajar,” tuturnya. Terkait peran barunya itu, Nofi Sastera memastikan tak akan mengubah gaya hidupnya ataupun profesi yang akan digelutinya. Baginya, wartawan adalah jalan hidup yang akan terus dilakoninya sampai media tempatnya mendedikasikan kemampuan tak lagi menggunakan jasanya sebagai koresponden. “Main film adalah peran baru yang saya jalani, namun saya pastikan dunia kewartawanan tak akan pernah saya tinggalkan,” katanya memastikan. (h/ted)

P

ARA Hottest tanah air sudah tak sabar untuk menanti kedatangan 2PM. Boyband asal Korea ini akan menggelar konser mereka di JITEC Mangga 2 besok Jumat, 12 November.

Tak ketinggalan pula Gracia Indri yang larut dalam euforia ini. Dia mengaku sudah tak sabar untuk berada di depan barisan menyaksikan aksi 2PM. “Aku besok nonton, di depan dong. Apalagi kan lagu Hands Up lagi keren banget, lagi booming sekarang. Semoga konser besok berjalan sukses,” ujarnya. Sebagai fans 2PM, Gracia tak ingin ketinggalan untuk menonton. Dia sangat senang dengan musik 2PM yang menurutnya sangat bagus dan enak di dengar. “Aku sangat menyukai bahasa mereka, enak aja didengernya. Kalau nonton film atau melihat mereka nyanyi itu asyik aja ngelihat,” paparnya saat dijumpai di Ruang Swargaloka 2, Lantai 8, JITEC Mangga Dua Square, Jakut (10/11). Selain penampilan dan lagu yang bagus, dari segi pakaian menurut Gracia juga bagus. Dia salut dengan totalitas yang diberikan oleh 2PM. “Kalau yang aku bilang sih, mereka Totalitasnya sangat bagus, baik dari tutur kata ataupun pakaian yang dikenakan,” tukasnya. (kpl)

NELSON

Seimbang Jasmani dan Rohani

M

ESKIPUN sehari-hari bergelut dengan masalah agama, namun Nelson,M.Ag yang saat ini menjadi Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Koto Baru Kabupaten Dharmasraya, juga aktif di organisasi bidang olahraga

khususnya sepak takraw serta organisasi social lainnya. Pasalnya ia adalah Ketua Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Dharmasraya dan Ketua Bidang Balitbang KONIDA Dharmasraya, jadi keseimbangan antara jasmani dan

rohaninya terus terjaga. Putra kelahiran Belimbing Padang Agustus 1970 ini dari awal tidak mengenyam pendidikan di sekolah agama melainkan sekolah umum yaitu SD dan SMP, namun setelah itu ia melanjutkan sekolah ke MAN Padang Sibusuk Kabupaten Sijunjung, waktu sekolah ia juga sudah aktif di organisasi sekolah. Hal itulah yang mendorong sampai saat ini ia masih aktif diorganisasi sosial kemasyarakatan di Kabupaten Dharmasraya tempat ia mengabdi salah satunya di organisasi sepak takraw dan LPTQ Kabupaten Dharmasraya. Terinpirasi dari keseimbangan antara rohani dan jasmani, maka ia aktif di organisasi olah raga, dan setiap harinya jelas ia bergelut dengan masalah

agama karena ia berada ditengah-tengah sekolah agama. Memang awalnya ia tidak ada niatan jadi guru apalagi di bidang agama, tapi karena perubahan dan perkembangan kehidupan, ia sekolah di sekolah agama yang cukup ternama di Sawahlunto Sijunjung pada waktu itu. Tamat dari MAN ia melanjutkan pendidikan ke IAIN Imam Bonjol mengambil S1, setamatnya mengambil S1, maka ia mengabdi ditempat ia menimba ilmu agama yaitunya di MAN dan MTsN Padang Sibusuk sampai diangkat sebagai guru PNS, begitu pula sesuai dengan perkembangan zaman. Terjadilah pemekaran Kabupaten Sawahlunto Sijunjung melahirkan Kabupaten Dharmasraya. Ia pun bergerak pindah

mengajar di sekolah-sekolah agama di Dharmasraya yaitu MAN Koto Baru dan Pontren Nurul Huda serta sekolah agama lainnya, sejurus dengan itu ia pun menambah jenjang ilmu mengambil S2 tahun 2002 kemudian mengambil S3 juga di IAIN IB Padang. Begitu pula dijenjang karir, dari guru biasa kemudian ia menjadi wakil kepala sekolah dan sampai saat ini menjadi Kepala MAN Koto Baru disamping mengajar sebagai dosen di STIKES Dharmasraya. Dengan adanya keseimbangan tersebut kata isteri Elfi Yusni yang sudah dikarunia anak 3 orang M.Teja Akbar, Azharia Sebrina dan M.Zaim Mubarak tersebut, dengan umur yang sudah mencapai 41 tahun ini, ia belum merasakan sudah tua. (**)


EKONOMI DAN BISNIS 17

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

USAHA BATIAH DAN GELAMAI ERINA

Makin Diminati dan Berkembang PAYAKUMBUH, HALUAN — Setiap kali mengunjungi Kota Payakumbuh, para wisatawan umumnya tak pernah lupa untuk membawa oleh-oleh beras rendang (boreh randang), batiah (botiah) ataupun gelamai. Salah satu merek dagang yang paling banyak dicari wisatawan untuk produk ini, adalah Erina.

SYAFRIL NITA

INILAH sebagian hasil produksi beras rendang, gelamai dan batiah Erina, yang dipajang di tempat prduksi sekaligus rumah Hj. Okraina, di kelurahan Parit Rantang No 253 Koto Nan Ampek Payakumbuh Barat.

Merek Erina merupakan satu dari tujuh usaha serupa yang besar di kota Payakumbuh. Nama Erina merupakan nama anak kedua dari 8 bersaudara, buah hati pasangan Hj.Okraini dan Zainal, yang terbilang ulet dan gigih. Secara organisasi, usaha yang menyediakan makanan sfesifik Minang ini, dipimpin langsung Hj. Okraini di daerah kelurahan Parit Rantang No 253 Koto Nan Ampek Payakumbuh Barat. Kepada Haluan, Hj. Okraini yang jebolan Mahad Islamy Koto Nan Ampek

Payakumbuh ini mengatakan, usaha batiah dan gelamai yang digelutinya sejak menikah ini, dibina oleh mertuanya dengan berjualan botiah dan gelamai di Pasar Minggu Payakumbuh. “Usaha yang kami geluti secara serius sejak tahun 1980 saat ini makin berkembang,” katanya. Usaha batiah dan gelamai Erina, kini sudah memiliki dua cabang di Bonai Koto Kelurahan Payolansek dan Ngalau Kelurahan Balai Panjang, tak jauh stasiun BBM Ngalau Koto Nan Ampek batas kota Payakumbuh dengan Kabupaten

HJ. OKRAINI

Limapuluh Kota. Ibu pimpinan usaha Erina yang yang sudah pameran dan mengirim batiah serta gelamai ke Jakarta, Bandung, Batam, dan Denpasar Bali, juga sudah melanglangbuana ke Kualalumpur Malaysia. “Kini usaha Erina dikembangkan lagi dengan memproduksi keripik balado. Jumlah karyawan kami sudah mencapai 20 orang. Untuk bagian dapur 5 orang, membuat batiah 3 orang, serta tenaga pembungkus sebanyak 12 orang, dan itu diluar tenaga yang ada dicabang Bonai dan Ngalau,” tambah ibu hajjah ini polos. Saat ini produksi Erina terbilang cukup besar. Dalam sebulan mereka mampu memproduksi batiah sekitar 4.000 bungkus, gelamai bulat dan petak sekitar 10.000 bungkus seminggu atau 40.000 per bulan, bareh randang kecil

sekitar 27.000 bungkus, serta produksi lainnya. “Dari penjualan itu kami bisa jual beli Rp200 juta per bulan. Dan kalau Idul Fitri, Idul Adha, serta hari libur dalam sebulannya bisa naik dua kali lipat,” paparnya. “Bicara tentang gaji karyawan dan karyawati berbagai tugas tadi, minimal mereka bisa membawa pulang Rp40.000 per hari, bahkan ada yang bergaji Rp75.000 sampai Rp100.000 sesuai dengan tugas yang dikerjakan,” tambah ibu anak ketiga dari 8 bersaudara dari pasangan H.ABS.Dandy dan Yunidar ini di ruang pajangan yang merangkap rumah tinggalnya, di Parit Rantang pada Haluan Selasa (9/11). “Besar dan berkembangnya usaha botiah, gelamai Erina kata ibu hajjah ini, pada awalnya sering dapat binaan dari pemerintah kota baik Dinas Perindustrian, Kesehatan ataupun Koperasi. Namun akhir – akhir ini binaan dari dinas terkait tidak begitu banyak lagi, mungkin kami dianggap sudah bisa mandiri,” tambahnya. Menjawab Haluan tentang harga produk di dapur, botiah Rp7.000 per bungkus, gelamai Rp 10.000 per 3 bungkus, bareh randang dan lain Rp10.000. Sementara kripik balado sesuai dengan porsi bungkus itu bervariasi. (h/Syafril Nita )

Sriwijaya Air Peringati HUT ke-8

PADANG, HALUAN — Sriwijaya di tahun 2012 akan melaunching bisnis class pada semua armadanya. Hal ini diungkapkan District Manager Sriwijaya Padang Yudo pada Haluan saat perayaan hari jadi maskapai ini yang ke delapan Kamis (10/11). Yudo menjelaskan Sriwijaya Air awalnya dari berdirinya tanggal 10 November 2003. Sampai saat ini sudah memiliki 30 pesawat dengan type Boeing 737 series 300 dan 400 dan sampai akhir tahun 2011. Dalam bulan April 2012 Sriwijaya akan mencanangkan bisnis class pada tiap-tiap penerbangan. “Kami dan ini tetap menjadi komitmen kami dimana kami merupakan perusahaan full service carrier sehingga produk yang kami buat akan memberikan nuansa pelayanan yang berbeda dengan competitor lainnya,” jelas Yudo lagi. “Dalam perayaan HUT Sriwijaya Air ke 8 ini kami juga mengirim anak-anak yatim piatu dan dhuafa sebanyak 6 orang ke Jakarta dari anak yatim piatu bandar Purus Padang untuk berbagi dalam keceriaan perayaan HUT Sriwijaya Air tepat pada tanggal 10 november dan berkumpul dengan anak-anak yatim piatu seluruh Indonesia dari seluruh perwakilan Sriwijaya

air di tanah air dengan jumlah lebih dari 500 anak yatim/piatu dan duafa. Pengiriman khusus anak yatim piatu dan dhuafa ini setiap tahun dilaksanakan oleh sriwijaya air dan sudah menjadi program rutin setiap tahun dari HUT 1 sampai ke 8 dan insya Allah akan terus dijalankan,” ujarnya lagi. Di kota Padang sendiri diadakan pemotongan tumpeng dan doa bersama seluruh karyawan Sriwijaya Air dan tepat pada tanggal 10 November 2011 dan selanjutnya pada tanggal 20 November 2011 akan diadakan lomba jalan santai dan donor darah di kantor District Sriwijaya Air jl.Ir.H. Juanda no 24. Kegiatan yang baru pertama sekali diadakan di District Padang diharapkan dapat menjalin kerjasama sekaligus promosi bahwa Sriwijaya Air Padang tetap setia melayani para pelanggan dan para mitra se Sumatera Barat. “Kami juga menyelenggarakan undian door prize diatas pesawat tepat pada tanggal 10 November 2011 bagi yang terbang seluruh rute Sriwijaya Air di seluruh Indonesia dan interntional dan akan mendapatkan 1 tiket FOC PP bagi yang beruntung di undi oleh pramugari-pramugari cantik Sriwijaya Air. (h/win)

WINDA

FOTO BERSAMA — District Manager Sriwijaya Padang Yudo, berfoto bersama semua karyawan cabang Padang, usai peringatan HUT ke-8 Sriwijaya Air.


18 EKONOMI DAN BISNIS

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

PADANG FAIR

LINGKAR

Produksi Telur Itik di Pessel Berkurang PAINAN, HALUAN — Petani peternak itik dengan sistim berpindah-pindah dari suatu tempat ke tempat yang lain merasa risih, pasalnya sulitnya mendapatkan lapangan tempat mengembala ternak itik. Kondisi ini mengakibatkan hasil produksi telur berkurang dan ekonomi mereka semakin terpuruk, apalagi harga telur itik turun di pasaran Rp1500 per butir dari harga sebelumnya Rp2000 per butir. Masyarakat petani ternak itik sistim berpindah-pindah ini harus mendatangi daerah yang mengalami panen padi dengan membawa ternak peliharaannya, agar itik peliharaannya mendapatkan makanan yang cukup dari sisa padi yang sudah dipanen. Sebab mereka hanya akan menyediakan pakan itik ketika tidak ada penen padi berlangsung dan itik dikandangkan Pemeliharaan itik dengan sistem ini cukup meringankan biaya pengeluaran bagi petani peternak itik, karena biaya yang dikeluarkan hanya berupa tenaga dalam pemeliharannya, maka untuk mendapatkan telur itik yang banyak mereka terpaksa bekerja keras mengembala itik di daerah masyarakatnya mengalami panen padi. Usaha beternak itik merupakan usaha keluarga sebagai mata rantai kehidupan sebagian masyarakat Pessel terutama bagi petani di kecamatan Bayang Pessel dan kecamatan IV Jurai. Namun, dengan mahalnya biaya pakan ternak saat ini di pasaran maka petani peternak memilih melakukan pemeliharaan itu tidak lagi dikandangkan, melainkan digembalakan dengan sistim berpindah dari satu daerah ke daerah yang lain. Salah seorang peternak itik warga Laban Salido kecamatan IV Jurai Roslan mengatakan, untuk kebutuhan ekonomi keluarga setiap harinya selalu bergelut dengan hewan peliharaannya mengembala itik dibawah teriknya matahari. Pasalnya itik tidak bisa dilepas begitu saja dan harus mendapat pengawasan yang cukup agar tidak mengganggu tanaman milik masyarakat lainnya. (h/mjn)

Targetkan Raup Rp5 Miliar PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang menargetkan meraup uang Rp5 miliar dari Padang Fair 2011 nanti. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pertambangan Energi Padang, Zabendri pada Haluan Selasa (8/11).

M. JONI

JAGUNG — Harga komoditas jagung di Pesisir Selatan terus menurun dari Rp3.000 menjadi Rp2.300 per kilogram nya. Hal ini membuat banyak petani mengalami penurunan pendapatan yang sangat drastis.

Axis Pro untuk Paket Data Unlimited

JAKARTA, HALUAN — Operator selular Axis, terus menghadirkan layanan dan inovasi baru bagi seluruh masyarakat Indonesia. Memperkuat komitmennya untuk menghadirkan “Internet untuk Rakyat”, Kamis (10/11) Axis mengumumkan Paket Data Unlimited Hemat dan Fleksibel “Axis Pro”. Paket ini menghadirkan pilihan paket data unlimited yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Axis akan layanan internet dengan mekanisme aktivasi yang sederhana dan mudah. “Axis Pro” dapat digunakan di berbagai perangkat mobile broadband, termasuk smpartphone terkini, modem, dan tablet. “Axis berkomitmen menghadirkan

koneksi internet yang hemat dan berkualitas bagi masyarakat dan menjadikan manfaat smartphone dan tablet lebih mudah diakses dari manapun dan lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia,” kata Daniel Horan, Chief Marketing Officer Axis. “Pelanggan ingin menikmati semua hal dengan mengakses internet, tapi mereka tidak ingin membayar lebih dari yang mereka butuhkan atau khawatir akan tagihan yang melonjak. “Axis Pro” hadir sebagai kombinasi dari Hemat, Flexibe dan paket data unlimited yang menawarkan pelanggan Axis kecepatan tanpa batas selama dalam ambang batas wajar (FUP) dengan kecepatan hingga 14.4 Mbps,

tergantung pada perangkat yang digunakan dan kecepatan jaringan. Hal ini akan membuat layanan data lebih terjangkau dari sebelumnya pada jaringan Axis di Indonesia.” “Axis Pro” memperkuat komitmen Axis dalam menawarkan layanan data yang terjangkau, fleksibel, simpel, dan mudah dengan perkembangan kebutuhan dari akses internet. Tersedia dalam empat pilihan layanan data unlimited yang fleksibel mulai dari 250 MB per minggu atau paket bulanan dengan 500 MB (Basic), 1 GB (Premium) atau 2 GB (Ultimate) layanan data berkecepatan tinggi, pelanggan Axis dapat memilih paket yang sesuai dengan kebutuhan akses

internet mereka, mulai dari email, browsing, hingga video streaming, kami punya semuanya.” Kartu perdana khusus “Axis Pro” juga akan tersedia di pasar dengan harga Rp49.000 termasuk akses internet 500MB untuk 1 bulan. Pelanggan lama Axis juga dapat menikmati manfaat “Axis Pro” data unlimited melalui *123# dan memilih paket yang diinginkan. Lebih lanjut, untuk memastikan pengalaman jelajah internet terbaik bagi pelanggan, “Axis Pro” dirancang untuk aktivasi yang simpel dan mudah serta dilengkapi dengan speed booster yang memungkinkan pelanggan mendapatkan kembali kecepatan terbaik. (h/atv)

“Tahun ini Padang Fair 2011 lebih meriah, dengan banyaknya dari provinsi lain seperti Jatim, Yogya, dan Sumsel. Jumlah peserta kali ini kurang lebih 300 stan telah terisi. Konsepnyapun lebih meriah dan banyak hiburannya dibanding tahun sebelumnya. Diharapkan perputaran uang untuk Padang Fair 2011 ini mencapai Rp5 miliar,” ujarnya. Padang Fair 2011 yang akan berlangsung Padang, pada 11-20 November 2011 di kawasan GOR H Agus Salim, diperkirakan akan jauh lebih meriah dibandingkan Padang Fair 2010 lalu. Padang Fair 2011 ini merupakan acara rutin tahunan yang keenam kalinya digelar oleh Pemko Padang. Seperti tahun sebelumnya, Padang Fair 2011 kali ini juga akan menampilkan pameran produk unggulan, hasil industri, produk koperasi dan UKM, peluang investasi dan pariwisata, pembangunan, buku dan pendidikan, aneka produk, serta menampilkan potensi yang dimiliki oleh peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Padang Fair 2011 akan disemarakkan dengan aneka hiburan berupa penampilan artis ibukota dan Minang, acara seni dan budaya, arena permainan anak-anak, serta beragam lomba. Acara ini diharapkan dapat diikuti oleh berbagai pihak sehingga mampu memberikan dampak positif dalam menggerakan roda perekonomian Padang. “Kita harapkan, dengan adanya Padang Fair ini, tentu dapat membangkitkan roda

ZABENDRI

perekonomian warga dan masyarakat yang sempat jatuh pascagempa,” katanya lagi. Stand khusus UMKM dan pedagang kecil telah dibuka pendaftarannya. Harga stand UMKM atau pedagang kecil, tenda biasa ukuran 4 meter X 6 meter Rp3.000.000,- tempat ini bisa dibagi dua. Sedangkan untuk lahan berukuran 3 meter X 4 meter seharga Rp1.000.000,. Peserta stand dikenai biaya tambahan untuk listrik dan tambahan lampu TL 40 watt. “Pameran ini sekaligus ajang promosi semua potensi yang dimili Kota Padang. Kita harapkan melalui Padang Fair ini, hasil produksi dan kerajinan daerah yang ada di Padang/ Sumatera Barat dan juga memperagakan bermacam keterampilan dapat bernilai jual yang lebih tinggi. Utamanya, setelah pameran ini Padang dan potensi yang dimiliki Kota Padang semakin dikenal masyarakat, baik nasional maupun internasional,” katanya. (h/win)


PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 14 DZULHIJAH 1432 H

Payakumbuh Raih Gelar Kota Sehat Pengembangan

LINGKAR

Wabup Buka KMD Kwarcab Limapuluh Kota LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) Pembina Pramuka Kwarcab Kabupaten Limapuluh Kota, merupakan upaya yang efektif untuk meningkatkan pembangunan karakter pramuka. Sehingga mampu direalisasikan dalam kehidupan sehari hari. Hal ini diungkapkan Wabup Asyirwan Yunus, ketika membuka KMD yang diselenggarakan di komplek SMKN 1 Kecamatan Pangkalan Koto Baru, sekitar 50 km dari Kota Payakumbuh, Rabu (9/11-14/11) 2011. Kegiatan KMD diikuti 70 orang peserta terdiri dari pembina pramuka tingkat SD hingga SMA/SMK. Menurut dia, nilai yang terkandung dalam kegiatan kepramukaan bisa menjadi modal untuk mencapai visi terwujudnya kebersamaan, kemakmuran, dan kesejahteraan yang bernuansa adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah dalam NKRI. Untuk itu, Ia mengajak setiap peserta dan pelatih untuk bersungguhsungguh dalam mengikuti KMD ini. Ketua panitia pelaksanaan KMD, Ronny M.Nur, menyebut kegiatan ini untuk pengenalan dasar kepramukaan bagi pembina dan calon pembina. Selain itu, KMD juga ditujukan sebagai wadah untuk meningkatkan kemampuan dasar bagi pembina dalam kegiatan kepramukaan. Dikatakan, penyelenggaraan KMD ini mendapatkan dukungan dana dari Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga melalui Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat. KMD Kwarcab Limapuluh Kota 2011, mengusung tema “Satya Ku Dharmakan, Dharmaku Ku Baktikan, Satu Pramuka untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia,” ulasnya. (h/zkf)

Honor Pegawai Mitra RSUD Suliki Terhenti

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Honor pegawai mitra yang rutin menerima honor dari RSUD Suliki dan Pemkab Limapuluh Kota, kini terhenti. Karena Pemkab setempat tidak lagi mengeluarkan honor terhadap pegawai mitra tersebut, walau mereka telah mengabdi dalam bidang kesehatan masyarakat. Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Limapuluh Kota, Sastri Andiko Dt.Putiah, dalam keterangannya di gedung dewan setempat, kemarin. Hal itu telah disampaikannya pada pandangan umum ranperda APBD perubahan 2011 sehari sebelumnya. Menurut dia, Fraksi Demokrat sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Kejadian itu akan berdampak negatif terhadap pelayanan kepada pasien yang ada di RSUD Suliki. Jangan terjadi nanti omelan masyarakat, bupati seorang dokter, namun pelayanan kesehatan tidak bagus. Karena itu F.Demokrat meminta kepada Pemkab Limapuluh Kota, agar mencarikan solusinya yang tepat dan kongrit dalam menghadapi persoalan ini, supaya putra putri Limapuluh Kota yang mengabdi pada Dinas Kesehatan diberikan haknya sesuai dengan beban kerja masing masing pegawai. Menurut sastri Andiko Dt.Putiah, hak itu semisal penghargaan berupa honor dari Pemkab Limapuluh Kota yang dinilai akan berdampak positif dan memotivasi pegawai RSUD Suliki dalam menjalankan tugasnya sejhari hari dalam melayani pasien yang datang berobat. Kendala lain yang diungkapkan F.Demokrat adalah pendidikan di tingkat SD, pasalnya terjadi permasalahan diluar sekolah terbawa oleh guru ke sekolah, imbasnya anak didik menjadi sasaran amarah guru. Ironisnya banyak anak didik di pelosok Limapuluh Kota, tidak mau datang sekolah, tanpa menyebutkan nama guru dan sekolah tersebut. Fraksi Demokrat berharap kepada bupati untuk melakukan rolling atau mutasi antar guru guru SD, guru disatu nagari tidak mengajar dinagarinya sendiri. Upaya itu diyakini sebagai antisipasi anak supaya mau masuk sekolah tanpa dihantui ketakutan ketika sang guru marah marah, ulasnya. (h/zkf)

PAYAKUMBUH, HALUAN — Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-47 tahun ini, sangat bermakna sekali bagi Payakumbuh.

Kota berpenduduk sekitar 130 ribu jiwa itu, ditetapkan Kementerian Kesehatan RI menerima penghargaan Kota Sehat Swastisaba Wistara (Tingkat Pengembangan). Sesuai jadwal, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, akan menyerahkan penghargaan tersebut kepada Walikota H. Josrizal Zain, dalam acara puncak peringatan HKN di Kementerian Kesehatan Kuningan, Jakarta, Senin (14/11). Penghargaan Kota Sehat itu, merupakan gelar kelima bagi Kota Payakumbuh. Mulai dari penghargaan Kota Sehat tahap pemantapan (2004), kemudian tingkat pembinaan (2 kali, 2005 dan 2007) dan tingkat pengembangan (2 kali, 2009 dan 2011). “Sebuah catatat prestasi yang membanggakan warga kota Payakumbuh,” ucap Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri didampingi Kadis Kesehatan dr. Hj. Merry Yuliesday, MARS, di Balaikota, Kamis (10/11). Program Kota Sehat, dikatakan, sebuah tindakan koordinasi oleh beberapa SOPD terkait, untuk merubah prilaku masyarakat dalam menuju hidup sehat secara fisik dan batiniah. Makanya, visi kota ini, adalah Mewujudkan Kota Sehat dan Mandiri, Didukung SDM Berkualitas, Beriman dan Bertaqwa. Visi tersebut, ditargetkan terpenuhi pada tahun 2012, tegas wawako. Di Payakumbuh, dikatakan, sejak 2006, pemko telah menganggarkan dana Rp3,5 Miliyar untuk pelayanan dasar kesehatan masyarakat. Warga kota yang berobat jalan sampai rawat inap kelas III (pelayanan kesehatan dasar), tidak harus merogoh kocek buat biaya kesehatan, mulai dari puskesmas sampai ke RSU dr. Adnaan WD. Sementara itu, warga miskin yang memiliki kartu Jamkesmas, juga sudah menerima jaminan kesehatan, sama halnya PNS/TNI/Polri dan pension pemegang kartu PT. Askes. Dana pelayanan kesehatan yang dialokasikan dalam APBD itu, menurut Merry, tidah habis. Tiap tahun, paling tinggi habis Rp2,4 M. Cerminan derajat kesehatan warga kota, sudah lebih baik. Harapan hidup masyarakat semakin tinggi. Selain kesehatan perorangan yang baik, lingkungan pemukiman, lingkungan industri, lingkungan sekolah, perkantoran, terminal, pusat pertokoan, pasar tradisional, dikatakan, sudah sehat dan tipis dari pencemaran udara. Di Payakumbuh, sudah berlaku Perda KTR (Kawasan Tanpa Rokok). Jajaran Dinkes kota ini, akan terus memberikan sosialisasi, mengajak warga kota, tidak merokok disembarang tempat. Para orang tua diingatkan, tidak merokok dalam rumahnya sendiri. Merokok dalam rumah, sama halnya meracuni isteri, anak dan keluarga, tambah wawako. (h/smt)

Hari Pahlawan, Khidmat dengan Prestasi Nasional PAYAKUMBUH, HALUAN — Peringatan Hari Pahlawan di Kota Payakumbuh, berlangsung di halaman Balaikota Bukik Sibaluik, Kamis (10/11) dengan Irup Wakil Walikota H. Syamsul Bahri. Upacara berlangsung tertib,khitmat dan lancar, ditandai dengan penaikan bendera merah putih dan dihadiri anggota Muspida, Ketua PN dan Ketua Pengadilan Agama, mantan pejuang, TNI/Polri, Korpri dan perwakilan pelajar serta elemen masyarakat. Usai upacara, Wakil Walikota Syamsul Bahri bersama Kapolres AKBP S. Erlangga, Kajari Try Karyono, SH, MH, Kasdim 0306/50 Kota, Mayor Inf. M. Tampubolon, Ketua PN Joni, SH, MH, didaulat menyerahkan penghargaan kepada sejumlah elemen masyarakat yang mengukir prestasi di tingkat nasional, dalam rangkaian beberapa lomba yang digelar Kementerian Sosial dan Pemprop Sumatera Barat, sepanjang 2011. Prestasi yang diraih Payakumbuh itu, juara pertama Pendamping Kelom-

pok Usaha Bersama (Kube) Tingkat Nasional, atas nama Busra Algeri. Lelaki berusia 27 tahun itu, juga sukses mengantar Kube Mawar 1 Kelurahan Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan, masuk 4 besar nasional. Prestasi lainnya di tingkat provinsi, Karang Taruna Terbaik, milik Karang Taruna Sagalo Kelurahan Daya Bangun, Payakumbuh Barat, PSM (Pekerja Sosial Masyarakat) milik Wildawati dan Kube terbaik, yang direbut Kube Mawar 1 Padang Karambia. Wawako Syamsul Bahri, pada upacara tersebut, mengingatkan, agar seluruh aparatur pemerintah tak pernah berhenti menggelorakan semangat perjuangan di tengah masyarakat. Semangat kepahlawanan yang telah ditunjukkan para pahlawan/pejuang dalam pertempuran 10 November, hendaknya dapat kita hayati dan menjadi inspirasi serta sumber motivasi dalam mengisi kemerdekaan, dengan berbagai program pembangunan untuk mewujud-

Bupati Alis Marajo Pimpin Upacara Hari Pahlawan LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo memimpin upacara Hari Pahlawan di Lapangan Politani Unand Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Kamis (10/ 11). Komandan Upacara Iptu Riki Pranata (Kaur Bidang Operasional Lantas Polres Lima Puluh Kota), Kris La Deva, S.STP (Kasi Operasional Satpol PP) pembaca UUD 1945, Kapten (Inf) Hariadi (Komandan Rayon Militer 05 Harau dan Melia Rahmi (Staf Bagian PUM Sekretariat Daerah) menjadi pembaca pesan pahlawan. Bupati Alis Marajo ketika membacakan amanat tertulis Menteri Sosial RI mengatakan, semangat kepahlawanan yang telah ditunjukkan para pahlawan dan pejuang dalam Pertempuran 10 November, hendaknya dapat dihayati dan menjadi inspirasi serta sumber motivasi dalam mengisi kemerdekaan dengan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan citacita kemerdekaan. Menurutnya, peringatan Hari Pahlawan merupakan salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan

para pahlawan/pejuang. Utamanya pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang merupakan rangkaian perjuangan panjang, peristiwa heroik karena memerlukan pengorbanan luar biasa dari para pendahulu negara baik jiwa, raga, mau pun harta benda dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Peristiwa inilah yang kemudian diperingati sebagai Hari Pahlawan, untuk menumbuhkan nilai kepahlawanan sebagai modal sosial untuk kemudian mengimplementasikan dan mendayagunakannya dalam mengatasi berbagai masalah bangsa, seperti kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana, dan masalah-masalah sosial lainnya. Dikatakan, peringatan Hari Pahlawan pada tahun 2011 mengangkat tema “Dengan Semangat Kepahlawanan, Kita Bangun Karakter Bangsa”. Diharapkan momentum itu dapat membangun karakter bangsa yang kuat dan kokoh untuk dapat dijadikan sebagai energi penggerak kemajuan bangsa, sehingga bangsa Indonesia tidak akan terombang-ambing dan kehi-

ZULKIFLI

USAI upacara hari Pahlawan Wakil Walikota H. Syamsul Bahri lakukan ziarah tabur bunga di TMP Kusuma Bangsa.

langan arah di tengah derasnya arus globalisasi, serta dapat menghadapi segala tantangan, baik yang berasal dari dalam mau pun dari luar. Untuk itu, seluruh masyarakat Indonesia menggelorakan semangat kepahlawanan dengan dilandasi nilainilai Kesetiaan Sosial yang tinggi, merapatkan barisan untuk membangun negeri dan mewujudkan kesejahteraan rakyat. Sehingga Indonesia menjadi bangsa yang bermartabat, berdiri sejajar dengan negara lain, serta terus menjaga keutuhan NKRI.

Seusai upacara, Bupati beserta Ketua DPRD, Forkominda, para veteran, kepala SKPD, dan undangan melakukan ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan Lurah Kincia Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Lurah Kincia merupakan saksi bisu dilaksanakannya rapat penting MPRS Sumatera Tengah, dan sembilan syuhada tewas saat menghadapi serangan tentara Belanda yang dikenang sebagai peristiwa Situjuah yang diperingati setiap 15 Januari. (h/zkf)

BUPATI Limapuluh Kota, Alis Marajo berserta rombongan melakukan tabur bunga di Makam Pahlawan Lurah Kincia, Situjuh Batur, dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November 2011.

kan cita-cita kemerdekaan RI. Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2011 mengangkat thema “Dengan Semangat Kepahlawanan, Kita Bangun Karakter Bangsa”. Thema itu, kiranya juga dapat menjadi momentum untuk terus melestarikan dan mendayagunakan sikap dan prilaku para Pahlawan Kusuma Bangsa seperti rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri, tanpa pamrih. Kemudian dilandasi kesetiakawanan sosial yang tinggi, pada dasarnya merupakan nilai budaya bangsa untuk membangun karakter bangsa berdasarkan Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Usai upacara, Wawako Syamsul Bahri bersama anggota Muspida dan pimpinan SOPD, ziarah ke TMP Kusuma Bangsa jalan Pahlawan, kemudian tabur bunga di Jembatan Ratapan Ibu di Jalan A. Yani, serta ziarah ke Taman Makam Pejuang 45 di Koto nan Gadang, Payakumbuh Utara. (h/zkf)

Gapeksindo Pesta Demokrasi Pilih Ketua

PAYAKUMBUH, HALUAN — Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Kota Payakumbuh dan Limapuluh Kota, bakal menggelar Musda II Gapeksindo, di sebuah hotel melati di Payakumbuh, Rabu (16/11). Gelar acara ini, akan dibuka Walikota Payakumbuh atau Bupati Limapuluh Kota, serta dihadiri Ketua Gapeksindo Sumatera Barat. Ketua Panpel Musda Gapeksindo, Ir. Asnir Rinan, M.BA, menginformasikan di Balaikota Payakumbuh, Kamis (10/11), pesta demokrasi milik pengusaha jasa konstruksi itu, untuk memilih ketua DPC Gapeksindo periode 20112016. Sejumlah calon, untuk maju ke pemilihan ketua, dikatakan sudah mencuat. Tapi, Asnir enggan berkomentar, siapa nama-nama calon yang

muncul itu. ” Tak etis, kalau saya yang menyebutnya. Terpenting, bagi saya bagaimana mengantarkan jalannnya musda dengan baik, tertib aman dan lancar. Soal siapa yang terpilih, kita serahkan ke forum musda,” ungkap Asnir. Suara-suara terpantau, tercatat nama Asnir Rinan, Edlen Syarawi, Havis dan Bujang Niar, yang terus berkibar untuk berebut kursi ketua. Mereka, dinilai rekanan pemborong itu, akan mampu memimpin Gapeksindo kedua daerah ini ke depan. Walau begitu, para rekanan pemilik suara, berharap, kepengurusan Gapeksindo terpilih, diharapkan, mampu menjalin kerjasama dengan semua pihak, untuk peningkatan eksistensi organisasi dan kesejahteraan anggota ke depan. (h/smt)

Jamur Tiram Parambahan Masuk Plaza

WAKIL Walikota H. Syamsul Bahri serahkan piagam penghargaan Walikota kepada Busra Algeri yang berhasil menjadi juara nasional.

PAYAKUMBUH, HALUAN — Produksi jamur tiram milik kaum ibu Kelurahan Perambahan, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), belum mampu memenuhi permintaan pasar lokal di Sumatera Barat. Walau produksi jamur sudah merambah ke sejumlah plaza di Padang dan Payakumbuh. Pasalnya, kemampuan produksi jamur tiram setempat baru mencapai 75 kg per hari, sehingga belum mampu me-

menuhi permintaan pasar daerah ini yang mencapai 500 kg perhari. Semangat kaum hawa untuk membudidayakan jamur tiram, memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan ekonomi keluarga sejumlah warga setempat. Ketua P2WKSS Parambahan, Fitrianis, yang dihubungi kemarin mengungkapkan, seluruh kegiatan yang dilakukan kaum ibu bersama warga setempat dalam menyukseskan

kegiatan P2WKSS. Sukses itu, membawa kaum ibu Kelurahan Parambahan juara pertama tingkat kota dalam Lomba P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Keluarga Sehat Sejahtera) 2011. Dinilai ke lomba yang sama tingkat Sumatera Barat, oleh Tim penilai provinsi, berjumlah 6 orang, dipimpin Fatmawati, SH, Rabu (9/11) sore. Menurut dia, kegiatan P2WKSS di Parambahan,

terbilang cukup menonjol, di bawah binaan TP-PKK dan BPMP-KB Payakumbuh. Selain itu, mereka juga mengembangkan usaha ekonomi produktif lainnya, bidang pertanian, perikanan dan home industry. Saat ini, di kelurahan setempat tercatat 50 kaum ibu yang membuka usaha pembuatan aneka ragam makanan dari jamur tiram. Wakil Walikota Payakumbuh H. Syamsul Bahri, Kepala

BPMP-KB Yoherman, SH, S.Sos, Wakil Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Yusnani Syamsul, Camat Latina Mardius dan jajaran kelurahan dan LPM serta ratusan warga, menyambut kedatangan tim penilai. Ketua Tim Fatmawati, menilai, program P2WKSS di Parambahan sudah berjalan sebagaimana mestinya, terutama dalam mengantarkan keluarga sehat sejahtera. (h/zkf)


20

PASAMAN

Ranah Saiyo

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Keluarga Besar SMKN I Rao Selatan Berkurban PASAMAN, HALUAN — Keluarga besar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri I Rao Selatan menyembelih satu ekor sapi hewan kurban, Senin (7/11). Kepala SMK N I Rao Selatan Parluhutan, Kamis (10/11), menjelaskan, hewan kurban ini adalah kurban kepala sekolah dan para staf pimpinan di sekolah tersebut. Parluhutan juga menambahkan bahwa penyembelihan hewan kurban ini adalah salah satu wujud keikhlasan keluarga besar SMK N I Rao Selatan untuk senantiasa mengabdi baik sebagai abdi negara maupun sebagai hamba Allah. Daging kurban, kata Parluhutan, dibagikan kepada masyarakat sekitarnya. (h/ndi)

Hari Pahlawan Diperingati LB SIKAPING, HALUAN — Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November di halaman Kantor Bupati Pasaman, Kamis (10/ 11), berlangsung sukses dan lancar. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Sikaping Riyadi Sudaryanto. Riyadi Sudaryanto saat membacakan sambutan Menteri Sosial RI, menyebutkan, melalui peringatan Hari Pahlawan diharapkan terbangun karakter bangsa yang kuat dan kokoh, untuk dijadikan sebagai energi penggerak kemajuan bangsa. Diharapkan bangsa Indonesia tidak akan terombang ambing dan kehilangan arah di tengah derasnya arus globalisasi serta dapat menghadapi segala tantangan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar. Dikatakan, Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November, di samping untuk mengenang dan menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan juga dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan nilai kepahlawanan sebagai modal sosial, untuk kemudian diimplementasikan dan didayagunakan mengatasi berbagai masalah bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan lainnya. Lebih lanjut dikatakan, semangat kepahlawanan yang telah ditunjukkan para pahlawan hendaknya dapat dihayati dana menjadi inspirasi serta sumber motivasi dalam mengisi kemerdekaan dengan berbagai program pembangunan untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan RI. Peringatan Hari Pahlawan tahun 2011 mengambil tema “Dengan semangat kepahlawanan, kita bangun karakter bangsa”. Usai upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November 2011 di Lubuk Sikaping, acara dilanjutkan dengan ziarah dan tabur bunga ke makam pahlawan Husada Bakti Lubuk Sikaping. Tabur bunga dilakukan Bupati Pasaman Benny Utama, Muspida Kab Pasaman, Ketua TP PKK Pasaman Hesti Benny Utama dan undangan lainnya. (h/wel/tos)

Warga Mengeluh Listrik Sering Mati PASAMAN, HALUAN — Meskipun pihak PT PLN (Persero) sering menyatakan pasokan arus listrik saat ini sudah mencukupi dan aman, namun pemadaman secara mendadak tanpa pemberitahuan masih sering terjadi, khususnya di wilayah utara Kabupaten Pasaman. “Kami sangat menyesalkan sikap PT PLN yang kembali memadamkan listrik secara mendadak, dan ini tidak hanya sekali dua kali bahkan hingga berhari-hari malah. Banyak aktivitas kami yang tidak bisa dilakukan, termasuk takbiran karena tak satupun takbir dari masjid yang berkumandang,” ujar Azhari, bersama warga lainnya di Padang Gelugur, kepada sejumlah wartawan. Dikatakan warga, listrik berulah tidak hanya sekali dua kali dan saat ini saja tapi sudah berkali-kali, dan beruntung saja warga Pantura (Panti Tapus Rao) termasuk warga yang penyabar. Tidak seperti di daerah lain, akan berbondong-bondong menyerbu Kantor PLN jika listriknya berulah seperti ini. Sementara itu, Kepala PT PLN Cabang Lubuk Sikaping, Syamsir Yahya ketika dikonfirmasi terkait pemadaman listrik tersebut menyatakan, hal itu terjadi karena adanya sejumlah gangguan disebabkan faktor alam, seperti terkena longsor dan ditimpa kayu tumbang. Ia menghimbau agar masyarakat sedikit bersabar terkait pelayanan PLN yang belum memuaskan di hati masyarakat, khususnya seluruh pelanggan PLN di daerah tersebut. “PLN terus selalu memperbaiki diri, untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat seluruhnya. Kami juga tak ingin pemadaman ini terjadi dan menimpa masyarakat,” imbuh Syamsir. (h/tos)

Empat Sekolah Ikut LSS Tingkat Provinsi

LB SIKAPING, HALUAN — Empat sekolah di Kabupaten Pasaman berhasil mewakili daerah itu ke tingkat Sumbar dalam ajang lomba Sekolah Sehat (LSS) tahun 2011. Keempat sekolah itu adalah, TK Kesejahteraan Anak (KA) Lubuk Sikaping, SDN 17 Sungai Pandahan Lubuk Sikaping, SMPN 01 Panti Kecamatan Panti dan SMAN 1 Bonjol Kecamatan Bonjol. Tim penilaian tingkat provinsi telah melakukan penilaian Lomba Sekolah Sehat (LSS) di sejumlah sekolah tersebut, Senin (7/11). Penilaian tersebut dilakukan setelah sejumlah sekolah di berbagai tingkatan itu keluar sebagai pemenang dalam lomba yang sama di tingkat Kabupaten Pasaman. Tim penilai diketuai oleh Syamsiar didampingi Amril Syah, Nunung dan Rosmiar. Saat penilaian, tim didampingi langsung oleh tim Pembina UKS Kab Pasaman, Dewan Pendidikan Kabupaten Pasaman, Ketua dan anggota TP PKK Kabupaten Pasaman. (h/tos/wel)

TABUR BUNGA — Bupati Pasaman Benny Utama melakukan tabur bunga di makam pahlawan Husada Lubuk Sikaping usai mengikuti upacara Hari Pahlawan, Kamis (10/11), di Lubuk Sikaping. ATOS INDRIA

Tingkatkan Pertanian, Penyuluh Dikerahkan

PASAMAN, HALUAN — Pemkab Pasaman berupaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis pengelolaan pertanian melalui tenaga penyuluh andal guna menggenjot pendapatan perkapita masyarakat Pasaman yang lebih dari 70 persen berprofesi sebagai petani. Di hadapan sekitar 110 orang tenaga teknis penyuluh yang tersebar di berbagai unit pengelolan teknis di Kabupaten Pa-

saman, bupati meminta jajaran penyuluh untuk bekerja secara profesional yang dilandasi keikhlasan untuk mengabdi bagi kema-

juan daerah itu kelak. Menurut Bupati Benny Utama, penyuluh merupakan ujung tombak pemerintahan dalam melakukan pendidikan dan pembinaan petani serta sebagai pengawas langsung terhadap produk komoditi yang berkontribusi terbesar terhadap pendapatan daerah. “Sekitar 53,68 persen pendapatan domestic regional bruto (PDRB) Pasaman berasal dari

Pembuatan KTP Elektronik Dikebut PASAMAN, HALUAN — Pelaksanaan pembuatan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik di Kabupaten Pasaman terus dilakukan secara maksimal di semua kecamatan. Upaya ini bertujuan agar target yang diharapkan bisa tercapai hingga akhir Desember 2011. Pelayanan pembuatan KTP elektronik ini dilakukan di 12 kecamatan dengan jumlah tenaga operator 31 orang. Mereka ini akan melayani 188.656 orang penduduk yang tercatat sebagai peserta wajib KTP elektronik di Kabupaten Pasaman. Pelaksanaan pembuatan Kartu Tanda Penduduk dengan sistem elektronik yang telah diberlakukan secara nasional, Selasa (8/11), ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Pasaman Daniel ke Kantor Camat Panti dan Duo Koto. Didampingi dua Staf Ahli yakni Asmadi, Yosvarman, Kadis Kominfo Hendri dan Kadis Dukcapil Pasaman M Fauzi. “Saya berharap dengan sudah sudah difungsikannnya pembuatan KTP elektronik di setiap kantor camat, diharapkan masyarakat dapat pro aktif dalam pembuatan KTP elektronik. Masyarakat saya minta mendatangi kantor kecamatan masing-masing dengan membawa kartu undangan. Untuk mobilisasi warga, disediakan satu unit kendaraan stand by di kantor camat tersebut,” kata Daniel. Menurut dia, proses pembuatan KTP elektronik di setiap kecamatan ditargetkan mampu melayani warga sekitar 100-200 orang perhari. Bahkan untuk mencapai target yang ditentukan pelayanan juga dilakukan hingga malam dan hari libur.

DANIEL

“Walaupun beberapa peralatan banyak yang rusak dan kurang, diharapkan jangan menjadi kendala penghalang dalam menyukseskan program nasional ini. Bagaimanapun juga harus rampung sesuai target sebelum 31 Desember 2011 ini,” ungkapnya. Dijelaskan Daniel, proses pembuatan KTP elektronik belum langsung jadi di kecamatan saat itu juga, karena harus melalui verifikasi data terlebih dulu ke jaringan nasional di pusat. Untuk melayani masyarakat yang akan mengurus KTP elektronik, agar tidak terjadi antrean berdesakan, diharapkan pihak kecamatan dapat mengatur penjadwalan pembuatan KTP elektronik tersebut. “Camat diharapkan dapat menyosialisasikan kepada warga, sehingga program KTP elektronik tidak membebani masyarakat,” ujarnya. Sementara itu saat ditanyai tentang keterlambatan dari program e-KTP yang direncanakan berjalan sejak bulan Agustus 2011 lalu, menurutnya semata disebabkan keter-

lambatan kedatangan peralatan dari pemerintah pusat. Sedangkan sarana dan prasarana yang menjadi kewajiban Pemkab Pasaman untuk memfasilitasinya, sudah lama tersedia. “Terlambatnya dari jadwal yang telah kita tentukan bukan disengaja atau keteledoran, semuanya itu dikarenakan peralatan didatangkan dari pusat mengalami keterlambatan. Termasuk Kecamatan Duo Koto, baru 9 hari dengan ini dimulai karena ada alat yang rusak,” terang Daniel. Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pasaman M Fauzi, mengatakan, pelayanan pembuatan KTP elektronik di semua kecamatan itu bukan saja dilakukan pada hari kerja, tapi juga pada Sabtu dan Minggu. Setiap harinya hingga pukul 21.00 WIB, tak jarang sampai pukul 22.00 WIB. “Rata-rata, jumlah masyarakat yang terlayani mencapai 150 orang dalam sehari di masing-masing kecamatan. Padahal, komputer yang melayani hanya satu unit. Hingga hari ini (kemarin, red) sedikitnya sudah 35.000 warga yang tercatat dari target 188.656 warga wajib KTP elektronik,” terangnya. Diterangkanya, dari 12 kecamatan yang ada di Pasaman, jumlah wajib KTP elektronik terbanyak terdapat di Kecamatan Bonjol, disusul Lubuk Sikaping. Terkait kerusakan alat perekaman data di kecamatan Duo Koto beberapa waktu lalu, dikatakannya, saat ini sudah dilakukan perbaikan. “Seminggu ini sebanyak 1.172 warga telah direkam datanya,” jelas M Fauzi. (h/tos/wel)

kontribusi produk pertanian. Karena itu pertanian harus dikawal dan dibina sebaik mungkin agar prospek pertanian semakin maju dan mensejahterakan petani,” ujar Benny, kemarin, di Lubuk Sikaping. Suatu yang menggembirakan, Benny Utama berhasil meyakinkan Menteri PU untuk pembangunan jaringan tersier irigasi Panti - Rao yang dibangun melalui dana alokasi multi year (tahun

jamak). Dari kebutuhan dana sebesar Rp30 miliar, dialokasikan pada tahun 2012 sebesar Rp11,5 miliar. Ke depan, Benny Utama menawarkan konsep Pemkab Pasaman untuk menetapkan harga dasar gabah (HDG) lokal yang dapat ditalangi dengan dana Pemkab Pasaman. Hal itu untuk mengantisipasi aksi tengkulak dalam menekan petani. (h/tos/wel)

Pasaman Bantu Pasaman Barat LB SIKAPING, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman menyerahkan bantuan bagi korban bencana banjir yang melanda beberapa kawasan di Kabupaten Pasaman Barat pekan lalu. Bantuan tersebut telah diserahkan, Rabu (9/11), oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman M Nasir dan diterima oleh Kepala BPBD Pasaman Barat Asgiarman di gedung Koperindag Simpang Empat Pasaman Barat. Bantuan tersebut berupa beras 1,5 ton, mi instan 200 dus dan gula 100 kg. Saat penyerahan bantuan Kepala BPBD Pasaman yang mewakili Bupati Pasaman, juga didam-

pingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasaman Hendri, Kepala Bagian Kesra Pasaman. Saat penyerahan bantuan M Nasir menyampaikan pesan Bupati Pasaman Benny Utama yang menyatakan agar masyarakat Pasbar tabah menghadapi musibah tersebut, semoga cepat berlalu dan masyarakat kembai beraktivitas seperti biasanya. Bantuan yang diserahkan dimaksudkan untuk meringankan sebagian beban korban musibah banjir, terutama untuk kebutuhan pangannya. Bencana banjir yang melanda Kabupaten Pasaman Barat terjadi di Kecamatan Sasak, Kecamatan Kinali dan Kecamatan Pasaman. (h/tos/wel)

Pengurus Kwaran MTs Dilantik

PASAMAN, HALUAN — Pengurus Kwaran Kecamatan Mapat Tunggul Selatan dijadwalkan dilantik pada acara perkemahan yang diselenggarakan pada Jumat, Sabtu dan Minggu (11,12,13/11). Hal itu disampaikan oleh panitia pelaksana pelantikan tersebut, Mardanis Darasan yang juga Kepala SMPN 1 Mapat Tunggul Selatan kepada Haluan, Kamis (10/11). Pelantikan yang dikemas dalam Perjusami (perkemahan Jumat Sabtu dan Minggu) itu akan diikuti oleh 15 gugus yang masing-masing empat gugus

dari SMPN dan sebelas gugus dari SD. Mardanis Darasan dan pengurus kwaran yang lainnya sangat bahagia saat rapat tersebut dihadiri oleh Muzli M N u r a nggo ta DPR D Sumbar yang berasal dari Pasaman itu. Sementara itu, camat, UPT Pendidikan dan para kepala sekolah sudah sama-sama punya komitmen untuk memajukan kegiatan kepramukaan di kecamatan tersebut. Suatu bukti acara pelantikan tersebut akan terselenggara dengan baik. (h/ndi)

Intensitas Hujan Tinggi, Warga Diminta Waspada Banjir PASAMAN, HALUAN — Menyikapi tingginya intensitas hujan yang terus menerus terjadi akhirakhir ini, masyarakat diminta waspada. Terlebih yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti tanah longsor dan banjir. “Kita harapkan agar masyarakat ekstra hati-hati terutama bagi pengendara yang melintas jalur jalan raya di daerah longsor, seperti di Rimbo Panti, Lurah Barangin Bonjol, Jalan Panti-Duakoto,

Kumpulan-Tigo Nagari dan daerah rawan bencana lainnya,” ujar Bupati Pasaman Benny Utama. Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) Pasaman M Nasir juga mengimbau, kalau ada bencana silahkan hubungi 075320113. Pada pengendara baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat juga di minta berhati-hati ketika melintasi jalur PantiCubadak, Kecamatan Duo Koto

Pasaman. Pasalnya, jalur tersebut merupakan daerah perbukitan serta jurang terjal yang rawan terjadinya bahaya tanah longsor. Menurut Nasir, tingginya curah hujan harus diantisipasi warga masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana, dan mengimbau warga untuk mewaspadai bencana tanah longsor dan banjir karena curah hujan yang tinggi mengguyur hampir merata di seluruh wilayah daerah itu.

Pihaknya juga sudah siap mengantisipasi berbagai kemungkinan jika musibah bencana itu datang dengan melakukan pemantauan di lokasi rawan bencana. “Daerah rentan terjadinya bencana seperti longsor dan banjir sudah dilakukan pemetaan. Untuk itu, kami mengimbau kepada warga yang ada di lokasi rawan bencana untuk tetap waspada dan peka terhadap kondisi perubahan alam,” papar Nasir.

Mengingat tingginya curah hujan yang terjadi saat ini, potensi longsor kemungkinan sewaktuwaktu bisa terjadi lagi. Terutama pada jalur Rimbo Panti menuju Cubadak Kecamatan Duo Koto. Seterusnya di jalur Malampah, Kecamatan Tigo Nagari. Oleh sebab itu, tidak ada jalan lain selain meningkatkan kewaspadaan jika melintasi daerah tersebut. Kedua kawasan ini rawan longsor, karena merupakan daerah perbukitan. (h/ndi)


PENDIDIKAN 21

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

1.385 Siswa Miskin di Agam Dapat Beasiswa

LINGKAR Politeknik Bangun Gedung Baru PADANG, HALUAN — Politeknik Negeri Padang bangun gedung kuliah bersama yang baru. Untuk pembangunan tahap 1 ini dananya diambil dari dana DIPA Politeknik, lebih kurang besarannya ialah Rp4 miliar itu, direncakanan selesai akhir Desember nanti. “Sedangkan pengerjaan tahap 2, akan dimulai tahun 2012 nanti. Namun, besaran dananya belum diketahui. Gedung itu kami bangun di dekat Mesjid yang berada di Politeknik,” ungkap Emrizal, SE, MM Pembantu Direktur II Politeknik Negeri Padang kepada Haluan, Kamis (10/11) Gedung baru dibangun karena fasilitas penunjang proses belajar mengajar yang masih kurang. “Kami menganggap, tempat perkuliahan untuk mahasiswa Politeknik Negeri Padang itu masih terbatas, oleh sebab itu kami membangun gedung baru itu,” ulasnya. Dengan adanya bangunan baru ini, diharapkan fasilitas yang diberikan dapat membuat proses belajar mengajar menjadi nyamansehingga mampu meningkatkan prestasi mahasiswa .(h/vin)

Masjid Jamik Banuhampu Khatam Quran

KASRA SCORPI

KHATAM Quran AGAM, HALUAN — Taman Pendidikan Alquran Masjid Jamik Padang Lua Kecamatan Banuhampu menggelar Khatam Quran diikuti 150 santrinya, Senin (7/11) lalu. Pada Khatam Quran itu dipilih pembaca tartil dan irama terbaik. Keluar sebagai pemenang I Vira Paratami Wirsyam, juara II Muhammad Ilham dan juara III Muhammad Farhan Syafdeni. Sedangkan untuk juara I tartil Reza Septiawan, Juara II Gio Andrian dan Juara III Lizel Nandra. Bupati Agam Indra Catri yang hadir dalam kegiatan penutupan khatam menyambut gembira kegiatan yang merupakan pendidikan kepada generasi untuk pandai dan gemar membaca Alquran. Pentingnya generasi muda pandai membaca Alquran Indra Catri mengutip pesankan Saidina Ali beberapa abad yang lalu bahwa jangan meninggalkan generasi yang lemah karena tidak bisa tulis baca al Qur’an. “Justru itu mari kita didik generasi muda pandai dan gemar membaca Alquran secara rutin” ajak Catri. (h/ks)

AGAM, HALUAN — 1.385 siswa tingkat SLTA (Sekolah Lanjutan Tingkat Atas) di Kabupaten Agam, mendapatkan kucuran beasiswa pelajar miskin sebesar Rp475.3 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Provinsi Sumbar tahun 2011. “Dari anggaran sebesar itu, masing masing pelajar miskin memperoleh beasiswa sebesar Rp350 ribu per orang setiap bulannya selama setahun,”ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda

dan Olahraga Kabupaten Agam Erwin Umar pada Haluan Kamis (10/11). Pemberian beasiswa itu menurut Erwin Umar berdasarkan surat dari Dinas Pendidikan Pemuda

dikelola oleh sekolah bersangkutan. Sedangkan beasiswa miskin ini langsung diberikan kepada siswa yang layak menerimanya dengan tanda bukti yang telah mereka kantongi. Mekanisme penyaluran bantuan beasiswa pelajar miskin ini jelasnya, dilakukan melalui PT Pos Indonesia. Setiap siswa akan menerima secara langsung dana tersebut melalui wesel di kantor pos terdekat dengan membawa bukti. Total beasiswa yang akan cair untuk Kabupaten Agam sebanyak

Rp475.3 juta untuk 1.385 pelajar dari keluarga miskin dengan tujuan membantu para siswa untuk memenuhi kebutuhan mereka agar bisa melanjutkan sekolah. “Dengan diberikan beasiswa miskin ini, tidak ada lagi siswa yang putus sekolah dengan alasan tidak ada biaya. Selain itu, beasiswa yang diberikan tersebut untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mengurangi siswa yang akan putus sekolah karena faktor ekonomi,” tambahnya. (h/rdw)

Balai Bahasa Padang Budayakan Gemarame PADANG, HALUAN — Balai Bahasa Padang berupaya membudayakan gemar membaca dan menulis bagi para generasi muda melalui kegiatan Gemar Membaca Rajin Menulis (Gemarame). Ketua Pelaksana Kegiatan Gemarame, Joni Syahputra mengatakan kegiatan ini diperuntukkan kepada para siswa SMP dan SMA se-Kota Padang. Untuk tingkat SMA pelaksanaan di Hotel Basko, Selasa (8/11) lalu. Dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang. Setiap sekolah mengirim 10 orang siswanya sebagai utusannya ditambah guru pembimbing dan pendamping. Peserta yang datang itu diantaranya SMA 1, 2, 3, 5 dan Don Bosco. Dalam kegiatan Gemarame tingkat SMA tersebut, para siswa SMA diajak untuk gemar membaca dan rajin menulis. Untuk mempratekannya para siswa tersebut diminta untuk membuat sebuah artikel tentang kebudayaan Minangkabau. Nah, artikel tersebut nantinya bakal dipilih sebagai terbaik pertama, kedua dan ketiga oleh dewan juri terdiri dari Haris Effendi Tahar, Darman Moenir dan Gus tf Sakai. Begitupula dengan peserta tingkat SMP. Kegiatannya dilaksanakan di Museum Adityawarman, Kota Padang, Rabu (9/11). Para pesertanya terdiri dari 100 orang utusan dari masing-masing sekolah menengah pertama seKota Padang. Perbedaannya, mereka diminta untuk mengulas, menulis dan mengembangkan kembali cerita rakyat dari Solok tentang Bujang Paman. Tujuannya agar para peserta dapat mengembangkan tingkat nalarnya. Dewan juri terdiri dari Abdullah Kusairi, Muhammad Ibrahim Illyas, dan Rusli Marzuki akan memilih tiga ulasan terbaik untuk menjadi pemenangnya. “Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada setiap para siswa dalam membangun kesadaran membaca dan menulis sejak usia dini,” jelasnya. (h/win)

TPA Membentuk Pribadi Cerdas dan Beriman BATIPUH , HALUAN — Taman Pendidikan Alquran (TPA) bukan sekadar tempat belajar anak pandai membaca Alquran semata, namun akan dapat membentuk pribadi cerdas dan beriman. Demikian disampaikan Bupati Tanah Datar diwakili staf Ahlinya Ferry Dt Lelo Sampono dalam acara

dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat Nomor 421.4/2043/ SMP.A.K/2011 tanggal 12 September 2011, tentang penetapan nama siswa penerima beasiswa miskin tingkat SLTA dan kuota siswa penerima beasiswa miskin tingkat SLTP (SMP/MTs) per kabupaten/ Kota se-Sumatera Barat. Bantuan beasiswa miskin yang diberikan saat ini lanjutnya, berbeda dengan Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dana BOS diberikan untuk menanggulangi kebutuhan sekolah yang langsung

peletakkan batu pertama pembangunan TPA Nurul Iman Gunung Rajo, Kamis (10/11). Bupati juga meminta agar masyarakat membudayakan program Nasional “ Magrib mengaji “ disetiap keluarga di rumah masing masing. “Magrib mengaji yang telah di lounching di Tanah Datar tujuannya mengajak anak anak

IWAN DN

BUPATI Tanah Datar diwakili Staf Ahlinya Fery Dt lelo Sampono saat meletakkan batu pertama pembangunan TPA Nurul Iman Gunung Rajo Batipuh, kemarin.

disiplin dan selalu membaca Alquran. Ibarat memandikan kuda, kita yang dulu masuk air” artinya selama kegiatan Magrib mengaji semua keluarga ikut mengaji, dan TV dimatikan dulu agar anak anak dan kita bersama keluarga lebih fokus menyhayati inti dari isi yang terkandung dalam kitab Suci tersebut,” ujar Fery. TPA Nurul Iman Gunung Rajo dikerjakan sejalan dengan pembangunan tempat berudhuk masjid Ikhwah Gunung Rajo Utara secara swadaya masyarakat melalui dana celengan infak dan wakaf yang dikumpulkan dari jamaah Masjid Ikhwah Gunungrajo Utara. “Kami hanya mengerjakan TPA ini dengan dana jamaah saja, sebab belum ada bantuan Pemda Tanahdatar,” kata HN Dt Simarajo ketua Pembangunan TPA Nurul Iman Gunung Rajo Nagari Gunung Rajo salah satu dari 8 Nagari di Kecamatan Batipuh sebenarnya adalah “ gudang Qari/Qariah “ di Tanah Datar bahkan banyak yang berkiprah di tingkat Sumbar. “Namun mereka itu selama ini justru memperkuat kontingen MTQ dari daerah lain. Ibarat pepatah, cadiak mambuang lamak, mamaga karambia condong “ kata mantan anggota DPRD Tanahdatar ini menambahkan Terkait pendanaan yang dibutuhkan untuk pendidikan termasuk pendidikan agama ini, kata Fery Dt Lelo Sampono pakar Adat sekaligus ketua LKAAM Luhak Nan Tuo ini, memang sudah menjadi program utama Tanah Datar, namun mengingat anggaran yang terbatas ibarat pepatah “ itiak banyak paraku sampik “, maka tentunya kita semua harus bisa memahaminya (h/one)

ISTIMEWA

PEGANG CENDERAMATA — Pembicara utama Seminar Nasional Menumbuhkembangkan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Bahasa dan dan Budaya Prof. Dr. H. Yoyo Mulyana M.Ed., memegang cenderamata dari UBH, berfoto bersama Rektor UBH Prof. Dr. Hafrijal Syandri, MS., (kanan) dan Owner Arbes FM Armeyn Khaidir (kiri), usai pembukaan seminar tersebut di UBH, Kamis (10/11).

SEMINAR NASIONAL DI UBH

Pendidikan Berkarakter Dimulai dari Keluarga PADANG, HALUAN — Membicarakan pembangunan dan masa depan bangsa, tak akan pernah lepas dari manusiamanusia yang ada di dalamnya. Untuk membangun bangsa yang berkualitas, diperlukan pula manusia-manusia yang berkualitas dan punya karakter. Hal ini ditegaskan Prof. Dr. H. Yoyo Mulyana M.Ed., di sela-sela Seminar Nasional Menumbuhkembangkan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Bahasa dan dan Budaya, yang digelar atas kerjasama FKIP Universitas Bung Hatta (UBH) Padang dengan Radio Arbes FM di Gedung B UBH, Kamis (10/11). “Setidaknya ada lima hal yang sangat diperlukan dalam konsep membangun karakter (character building). Kelima hal tersebut adalah konsep, komitmen, konsistensi, kompetensi dan konektivitas,” terangnya. Menurut Yoyo, yang menjadi pembicara utama pada seminar tersebut, pendidkan karakter telah menjadi misi dan hal yang sangat penting dalam pengembangan moral dan intelektual peserta didik. “Jika kita ingin bangsa kita menjadi bangsa yang baik, jujur, disiplin, berkualitas dan jauh dari perilaku negatif, maka, sudah saatnya kita

mengubah sistem pendidikan yang berbasis kompetensi, menjadi pendidikan yang berkarakter. Jika tidak, negara kita yang sekarang sudah berada di ujung tanduk, kelak akan menjadi manusia kuli, yang hanya bisa menjadi pekerja dan tidak berkarakter,” tegas Yoyo yang memandang pentingnya character building yang dulu dipopulerkan Presiden RI Soekarno tersebut. Pendidikan karakter, menurut Yoyo, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Keluarga sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter seseorang. Hal tersebut juga senada dengan paparan Rektor Universitas Bung Hatta Prof. Dr. Hafrijal Syandri, MS., yang membuka kegiatan ini. Menurut Hafrijal, membicarakan pendidikan berkarakter sama halnya membicarakan akhlak dan etika. “Lingkungan sangat mendukung pembentukan karakter seseorang, mulai dari keluarga, pendidikan usia dini dan seterusnya. Dan pendidikan karakter ini, juga bisa dilakukan secara formal maupun informal,” kata Hafrijal. Lebih jauh Yusrita Yanti SS., M.Hum., membahas tentang Potret Retorika Bangsa dalam Retorika Politik Indonesia menyebutkan, betapa saat

ini bangsa Indonesia terlihat sudah sangat berkurang karakter positifnya. Hal yang sangat jelas terlihat dalam berbagai bahasa ucapan yang dilontarkan pejabat atau petinggi negeri ini, yang tidak lagi mencerminkan karakter yang positif. Karena itulah, menurut Rita, character building menjadi sangat penting artinya, pada saat seperti ini. Sementara Ketua Panitia Pelaksana Dra. Yetty Morelent M.Hum., menyebutkan, seminar nasional yang semula ditargetkan diikuti 300 peserta, ternyata membludak menjadi 375 peserta dari umum dan mahasiswa. Tampak hadir pada kesempatan itu Owner Arbes FM Armeyn Khaidir, Pimpinan Arbes FM Mita Khaidir, Dekan FKIP UBH Dr. Marsis, M.Pd., serta para unsure pimpinan di UBH. Sedangkan pembicara lain yang juga tampil pada seminar tersebut adalah Yusrita Yanti SS., M.Hum., Drs. Agus Mulyanto MPd., Dr. Marsis MPd., Dra. Yetty Morelent MHum., Dra. Titin Setiartin MPd., Dr. Ngusman Abd. Manaf MHum., Prof, Dr. Agustina M.Hum., Drs. Saparman Nur MPd., Dra. Diana Silaswati MPd., Prof. Dr. Syahrul R. MPd., Adzanil Prima Septy MPd., Ph.D., Dr. Abdurrahman MPd., Endut Ahadiat SS. MHum. (h/atv)

21 Siswa Magang SPAN Padang Dilepas PADANG, HALUAN -— Sekolah Penerbangan Angkasa Nasional (SPAN) Padang melepas 21 orang siswanya untuk mengikuti magang di Skadron teknis 021 Halim Perdana Kusuma Jakarta. Siswa dilepas oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Dian Wijaya disaksikan oleh ketua Yayasan YPPN Sumbar Lamizar Yoena berserta unsur pendidik SPAN Padang Rabu (9/11). Dian Wijaya mengatakan siswa magang SPAN Padang bukan saja perwakilan SPAN Padang semata, namun lebih dari itu, siswa juga merupakan wakil kota Padang. Diharapkan siswa bisa membawa nama baik kota Padang dan tentu saja SPAN Kota Padang. “Siswa akan mengikuti magang dari tanggal 15 November-15 Januari nanti, magang ini terlaksana berkat kerjasama yang baik SPAN Padang dengan Angkatan Udara RI . Pengiriman siswa magang ini adalah pengiriman kesekian kalinya dilaksanakan oleh SPAN Padang. Sebelumnya siswa SPAN Padang melaksanakan magang di Pusdik, Dirgantara Indonesia, PT Airud Nusanta, penerbangan Semarang, Garuda dan

lainya. “ Kami cukup mendapat kepercayaan dari mereka. “ ujar Asmarita Ketua SPAN Padang, Rabu (9/11). Ditambahkanya, siswa yang magang adalah siswa jurusan Air Frame and Power

Plant Maintenance ( motor dan rangka mesin pesawat udara) untuk menambah pengalaman dan bisa mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat untuk perkembangan industri pesawat terbang. (h/lex)

KEPALA Dinas Pendidikan Kota Padang Dian Wijaya menyalami siswa magang SPAN yang akan mengikuti maganh


22 BUKITTINGGI DAN AGAM

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 14 DZULHIJAH 1432 H

JALAN BURUK

LINGKAR

Warga Padang Tongga Dambakan Perbaikan

Hari Pahlawan Diperingati di Agam AGAM, HALUAN — Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional ke-47 diperingati dengan upacara bendera di halaman kantor Bupati Agam Kamis (10/10 kemarin. Tampil sebagai inspektur upacara Bupati Agam Indra Catri. Pada upacara yang dihadiri pelajar, PNS dan veteran, Indra Catri membacakan amanat Menteri Sosial yang mengatakan, upacara ini merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap para pahlawan/pejuang terdahulu dan menumbuhkembangkan nilai-nilai kepahlawanan sebagai modal sosial untuk mengatasi berbagai masalah bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, keterlantaran,ketunaan sosial, korban bencana dan masalah lain. Disebutkan bupati, peringatan hari pahlawan kali ini mengangkat tema “ Dengan Semangat Kepahlawanan Kita Bangun Karakter Bangsa”, dengan harapan tema itu akan membias menjadi pendayagunaan sikap dan prilaku untuk meneruskan semangat kepahlawan seperti rela berkorban tanpa pamrih, pantang menyerah dan percaya kepada kemampuan diri sendiri. “Bagi Agam peringatan hari pahlawan kali ini memiliki arti tersendiri karena salah seorang tokoh asal Sungai Batang Maninjau Buya Hamka dianugrahi gelar pahlawan nasional oleh negara. Buya Hamka yang menyandang seabrek julukan, ya sastrawan, agamawan, wartawan, cendikiawan dan juga negarawan lahir di Kampuang Molek Maninjau 16 Februari 1908, sejak muda dia aktif menuntut ilmu dan melibatkan diri dalam perjuangan bangsa,” ujarnya. Selain amanat Mensos, Indra Catri juga membacakan amanat menteri kesehatan RI yang intinya mengajak masyarakat membiasakan diri hidup bersih untuk menciptakan kesehatan. Sementara itu Kepala Dinas Sosial Agam M.Khudri seusai upacara mengatakan, masih banyak tokoh pejuang agam yang akan diusulkan sebagai pahlawan nasional seperti Mr. Asaat, Siti Manggopoh maupun Abdul Manan. (h/ks)

LUBUK BASUNG, HALUAN — Warga Padang Tongga, Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung Agam, sudah lama mendambakan jalan aspal. Jalan menuju pemukiman penduduk mayoritas saat ini masih jalan tanah, yang pada beberapa bagian diberi kerekel. “Bila hujan turun, jalan dimaksud becek, dan danau mini menghiasi badan jalan,” ujar pemuka setempat, Sidi Sudirman (60), pada Haluan, Kamis (10/11). Padang Tongga merupakan penghasil kelapa, dan cokelat. Di samping itu, di sana juga dihasilkan lebah madu, melalui usaha budi daya. Buruknya jalan menyebabkan warga kesulitan mengangkut hasil panen mereka ke pasar. “Padang Tongga dulu merupakan desa tertinggal. Melalui Program Inpres Desa Tertinggal pemerintah telah berupaya membantu peningkatan ekonomi warga,” ujar Sidi Sudirman. Namun yang menjadi kendala utama upaya peningkatan ekonomi warga adalah buruknya jalan. Makanya warga berharap Pemkab Agam memperbaiki jalan. Kondisi jalan kini lebih buruk dari zaman rezim orde baru berkuasa. Keinginan warga untuk perbaikan

Sudah Tebar 2 Juta Bibit Ikan

AGAM, HALUAN — Komitmen Pemerintah daerah Kabupaten Agam untuk membangkitkan dunia perikanan bukan hanya isapan jempol semata, namun benar-benar teraplikasi dalam tindakan nyata. Kondisi itu terbukti, setelah satu tahun kepemimpinan Indra Catri sebagai bupati Agam, sudah dilakukan penyebaran benih bibit ikan lebih kurang dua juta bibit Menggeliatnya kebangkitan sektor perikanan masyarakat Kabupaten Agam itu tercipta setelah adanya program Agam menyemai yang sengaja digagas oleh Indra Catri. Dalam percakapannya dengan wartawan usai melihat pesta “bacarotai bagilo bungin” di Nagari Sungai

Tanang Kecamatan Banuhampu, Kamis (10/11) mengatakan, masyarakat Kabupaten Agam sangat mewah dengan tanah dan kolam, namun selama ini belum begitu termanfaatkan. “Kita sangat berkeinginan setiap kolam masyarakat yang belum termanfaatkan, agar segera direklamasi dan dibersihkan, karena hasilnya nanti mampu menambah tingkat pendapatan keluarga masyarakat. Bagi masyarakat yang mau membersihkan kolamnya, kita akan fasilitasi dalam bentuk bibit ikan. Sia nan namuah mambarasiahkan tabek dan mangaluakan lunau, bibit ikan akan dapek,” ujarnya. (h/jon)

M. SAYUTI

pemilihan KAN Terbaik Sumbar 2011 oleh tim penilai provinsi setelah berhasil terjaring sebagai KAN terbaik tingkat kota dan kabupaten Oktober 2011 lalu. Kesembilan KAN yang terjaring untuk mengikuti pemilihan KAN Terbaik Sumbar itu di ungkap pucuk pimpinan ketua umum LKAAM (lembaga Kerapatan Adat Alam

BUKITTINGGI, HALUAN — Warga Kelurahan Pakan Kurai Kecamatan Guguk Panjang dan Birugo Puhun mengeluhkan langkanya pasokan minyak tanah (mitan). Akibatnya, banyak warga yang mampu beralih memasak ke kompor gas dan yang kurang mampu beralih ke kayu bakar. Meskipun ada alat alternatif, baik kompor gas maupun kayu bakar, tidak disukai warga karena untuk mendapatkanya juga sulit. Ketua RW 5 Pakan Kurai Indra mengeluhkan sulitnya warga Pakan Kurai mendapatkan minyak tanah. Padahal warga melihat tangki pengangkut minyak tanah selalu datang ke pangkalan yang ada di wilayah itu. “Tapi ketika warga akan

membeli, minyak tanah sudah keburu habis. Kemana hilangnya?,” tanya Indra . Anggota Dewan yang hadir reses di Pakan Kurai itu, Dewi Anggraini, berjanji dalam waktu dekat akan melakukan kordinasi dengan Deperindagkop dan memanggil seluruh agen di wilayah itu, untuk mencari dimana langkanya minyak tanah tersebut. “Semua aspirasi bapak – ibuk, sama dengan aspirasi saya. Saya sendiripun sangat sulit mendapatkasn minyak tanah,” kata Dewi Anggraini politisi Partai PPP itu. Keluhan yang sama juga disampaikan warga Birugo Puhun kepada anggota dewan Haji Anggun. Selain itu, kerusakan riol dan banjir kiriman dari Agam juga menjadi keluhan

utama masyarakat setempat. “Tolong bapak dewan yang terhormat membicarakan dengan walikota dan Bupati Agam untuk mengatasi banjir kiriman dari Agam Timur seperti Jambu Air ke wilayah Birugo ini. Misalnya memperbesar riol dan drainase yang ada agar jangan terjadi banjir kiriman ke sini,” kata warga Birugo Pangulu dalam Musala Birugo Bungo sebagai tempat pertemuan. H Anggun politisi PKS itu mengatakan berusaha akan menuntaskan seluruh keluhan masyarakatnya, dengan cara mengkordinasikanya dengan Pemko Bukittinggi. “Semua keluhan ini akan kami sampaikan ke walikota untuk ditindak lanjuti,” kata H Anggun (h/jon)

JABATAN WABUP AGAM LOWONG

Penggantinya Harus Lebih Baik

JON INDRA

BUPATI AGAM Indra Catri menyaksikan pesta “bacarotai bagilo bungin” di Nagari Sungai Tanang Kecamatan Banuhampu, Kamis (10/11).

Seleksi KAN Terbaik Sumbar Dimulai

BUKITTINGGI, HALUANSebanyak 9 Kerapatan Adat Nagari (KAN) akan menjalani seleksi

MIAZUDDIN

PARAH — Jalan Padang Tongga, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Agam, kini dalam kondisi parah seperti nampak dalam gambar.

Mita Langka di Pakan Kurai dan Birugo Puhun

PROGRAM AGAM MENYEMAI

Warga Keluhkan Langkanya Air Bersih BUKITTINGGI, HALUAN — Warga kelurahan Belakang Balok dan Bukik Cangang mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih dari PDAM Bukittinggi. Kalaupun ada, air PDAM sering mati. Hal itu diungkapkan masyarakat Belakang Balok dan Bukik Cangang kepada Fauzan Haviz, anggota DPRD yang melakukan reses ke daerah pemilihannya, Kamis (10/11) kemarin di kantor lurah setempat. Selain sulitnya mendapatkan air bersih PDAM, warga juga mengeluhkan buruknya pembangunan riol dan drainase di kawasan Belakang Balok, sehingga setiap kali hujan tiba dipastikan, kawasan ini akan digenangi banjir. “Kami warga masyarakat badarai ko, indak paralu pitih doh, tapi tolong cukuik kan aia minum kami. Kami baia. Tolong pelok-i jalan kami, jan taganang rumah kami pak,” kata pul Politisi partai PAN itu sebelum menjawab pertanyaan dan keluhan warga, dia menjelaskan tupoksi anggota DPRD saat ini. Pada intinya Fauzan Haviz dan kawan-kawannya di DPRD tidak bisa memutuskan, tetapi hanya bisa mengusulkan dan memberitahukan kepada eksekutif atau walikota. “Semua keluhan amai-amai, apak-apak dan saudara-saudara ku semua akan kita himpun dan kita bicarakan. Lalu, kita akan panggil dinas bersangkutan di Pemko Bukittinggi untuk ditindak lanjuti,” kata Fauzan Haviz ketua DPD PAN Bukittinggi ini. Keluhan serupa juga terjadi di kelurahan Bukik Cangang yang dikunjungi M Idris dari partai PAN. Warganya mengeluhkan sulitnya air bersih dan rendahnya honor dasawisama, honor kader posyandu serta bantuan majelis taklim serta tidak adanya lampu penerangan jalan. M Idris mendengarkan keluhan warganya, khusus untuk masalah air bersih PDAM M Idris tidak bisa memberikan jawaba, karena masalahnya sangat klasik dan sulit. Tetapi persoalan honor dan penerangan lampu jalan, M Idris langsung menelfon kepala Dinas PU untuk menerangi lampu jalan warga Bukik Cangang dan memastikan tahun depan honor daswisama, kader posyandu dan bantuan majelis taklim akan ditingkatkan tahun 2012 nanti (h/jon)

jalan tersebut sudah disampaikan secara langsung kepada Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, dalam kunjungan bupati dan rombongan ke sana, Rabu (9/11). Kala itu, dengan diplomatis bupati mengatakan, bila dana mencukupi untuk itu, jalan tersebut akan diperbaiki. Sayangnya, Agam selalu menderita defisit anggaran setiap tahun. Kini di Padang Tongga terdapat 13 ha kebun cokelat warga. Kebun tersebut dikelola petani yang terorganisir, di bawah kelompok tani. Sementara hasil kelapa cukup banyak. Setidaknya, setiap hari selalu saja ada truk pedagang mengangkut kelapa dari Padang Tongga. “Bila jalan kami sudah layak tempuh, rasanya upaya penangulangan kemiskinan bisa dilakukan dengan kemampuan warga sendiri. Setidaknya, upaya penanggulangan kemiskinan akan membuahkan hasil,” ujar Sidi pula. (msm)

Minangkabau) Sumatera Barat Drs. M. Sayuti Datuak Rajo Pangulu selaku tim penilai pada

YUL ARNIS

Haluan, Kamis (10/11). Atas nama kabupaten Agam (KAN Koto Rantang, Kecamatan Palupuh), Kota Bukittinggi (KAN Mandiangin Koto Selayan), Kota Payakumbuh (KAN Payobasung), Tanah Datar (KAN Saruaso), Kota Solok (KAN Gunung, ecamatan Gunung Talang), Solok Selatan (KAN Pauah II,

Kecamatan Pauah), Sijunjung (KAN Muaro), Dharmasraya (KAN Sitiung kecamatan Sitiung) dan Kota Padang (KAN Koto Tangah). “Kesembilan KAN itu berhasil mewakili kota dan kabupaten mereka, karena dari seleksi administrasi yang dilakukan tim penilai Oktober 2011 lalu memenuhi syarat sesuai kriteria penilaian,” ujar M. Sayuti didampingi seksi Biro Nagari LKAAM Sumbar Yul Arnis Datuak Maleka Nan Tinggi kepada Haluan di Bukittinggi Kamis (10/11) kemaren. Sementara untuk pemilihan KAN terbaik Sumbar 2011 (Terbaik 1,2 dan 3 ) yang akan dilaksanakan oleh tim penilai yang terdiri dari LKAAM, BINSOS, BPM (Badan Pemberdayaan Masyarakat) dan Disbudpar (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata) Sumbar, yang jadi indikator penilaian antara lain aspek penyelanggaraan adat yang dilaksanakan KAN, kompetensi ketua KAN,serta kerjasama KAN dengan lembaga lain. Penilaian itu digelar lanjut-

nya, selain didasarkan surat sekdaprov Sumbar nomor 443/ 114/binsos-2011 tertanggal 31 Oktober 2011 tentang penilaian KAN terbaik Sumbar 2011, juga merupakan kerjasama yang telah dilakukan LKAAM Sumbar dengan Binsos Kantor Gubernur Sumbar dalam kegiatan penilaian KAN terbaik Sumatera Barat. Kegiatan penilaian tersebut lanjutnya, merupakan terobosan perdana LKAAM dalam upaya meningkatkan peranan dan fungsi KAN sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan adat istiadat dalam kehidupan banagari di Sumatera Barat yang lebih dikenal dengan sebutan ranah minang. “ Dari hasil penilaian itu, nantinya akan diperdapat langkah-langkah tepat dalam pembinaan yang strategis guna penegakan fungsi KAN di Nagari-nagari di alam Minangkabau yang menganut falsafah Adat Basandi syarak, syarak basandi kitabullah (ABS-SBK). Syarak Mangato, adaik mamakai,”tambahnya.(h/rdw).

AGAM, HALUAN — Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra menegaskan bahwa dia tidak akan mencalonkan atau dicalonkan untuk menduduki jabatan Wakil Bupati Agam yang lowong akibat Wakil Bupati Umar dipidana melakukan tindak pidana korupsi. Marga Indra Putra menegaskan hal itu kepada Haluan dalam wawancara di ruang kerjanya Kamis(10/11)kemarin. Namun ketua dewan itu berharap calon yang diusulkan partai pengusung nantinya berasal dari anggota dewan dengan alasan anggota dewan merupakan orang yang banyak tahu dan berpengalaman mengenai persoalan Kabupaten Agam. “Tetapi walaupun saya mengusul calon wabub dari anggota dewan, yang bakal dimajukan hendaknya tokoh yang betul-betul memiliki kualitas lebih baik, baik dia dari Agam wilayah Timur maupun Barat, tidak perlu wakil bupati harus dari barat dengan alasan bupati sudah dari timur, siapa saja boleh dimajukan asal memenuhi standar kualitas”tegas Marga. Dengan Gamblang ketua dewan itu menyebut sejumlah nama untuk calon wabub Agam seperti wakil ketua DPRD Agam dari Partai Golkar Lazuardi Erman, anggota dewan dari PPP Asrinaldi , anggota dewan dari partai Demokrat Novi Endri, anggota dewan dari PPP Yosiano Mukhtar serta mantan Wabub Agam Syafruddin Arifin.

Ditanya soal belum adanya upaya dewan untuk memproses pemilihan Wakil Bupati Marga Indra mengatakan, sebabnya sampai saat ini belum ada surat pemberhentian Umar dari presiden walaupun keputusan hukumnya telah inkrakh atau tetap. Diaparkan Marga ,menurut PP No 6/2005, kepala daerah yang terlibat kasus korupsi atau makar diberhentikan oleh presiden, penggantinya diusulkan oleh partai pengusung sebanyak 2 orang, kemudian eksekutif membawanya ke Sidang Pripurna untuk dipilih. Partai pengusung Wabub Umar dulunya adalah PPP, Hanura dan PPRN kemudian bergabung partai Golkar.

Sementara itu anggota dewan PPP dari Agam wilayah timur Yosiano Mukhtar mengatakan sepakat dengan kriteria bahwa calon yang akan dimajukan harus orang yang mengerti dengan seluk beluk dan permasalahan di Agam. Tetapi dia mengusulkan agar calon memang harus dari Agam wilayah barat dengan alasan untuk menjaga keseimbangan. “Sebenarnya tidak ada aturan dari mana calon wakil bupati, tetapi secara strategi politik wilayah barat dan timur perlu keseimbangan kekuasaan, kalau sekarang bupati dari wilayah timur wabubnya kalau dapat dari wilayah baratlah” tukas Yosiano (h/ks)

KASRA SCORPI

RUMAH dinas wakil bupati Agam di samping Kantor Bupati Agam telah dikosongkan karena wabub Umar dipidana korupsi 15 bulan.


JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

Bareh Tanamo

23

KOTA SOLOK

LINGKAR Mita Langka, Ibu-ibu Menjerit SOLOK, HALUAN — Para ibu rumah tangga di Kota Solok kesulitan memperoleh minyak tanah (mita) karena tersendatnya pasokan minyak tanah dari distributor ke pangkalan. Kalaupun ada, minyak tanah jumlahnya sangat terbatas sekali. Saban hari, kalangan ibu rumah tangga selalu mengeluhkan menghilangnya minyak tanah di Kota Solok. Akibat langkanya minyak tanah tersebut, ibu rumah tangga terpaksa berbondong-bondong mencari kayu api sebagai ganti minyak tanah untuk memasak. “Kami tak habis pikir, kenapa minyak tanah langka di Kota Solok, padahal ada 2 pangkalan minyak tanah yang sudah ditunjuk pemerintah. Kalaupun minyak tanah dating, hanya satu kali sebulan. Kebutuhan minyak tanah bukan sekali sebulan melainkan tiap hari,” tutur Nurlela, salah seorang ibu rumah tangga di kelurahan VI Suku pada Haluan, Rabu (9/11). Kelangkaan minyak tanah diduga akibat diseludupkan ke luar daerah. Pemerintah Kota Solok diminta menelusuri ke distributor dan pangkalan yang ditunjuk agar diketahui ke mana mengirapnya minyak tanah bersubsidi tersebut. (h/alf)

KURBAN — Panitia kurban di salah satu musala di Kota Solok sedang menguliti kambing usai salat Idul Adha, Minggu (6/11). ALFIAN

ONGGOKAN batu gunung di Tanah Garam Kota Solok persis di jalan lingkar Utara siap dipasarkan ke konsumen, batu untuk bahan bangunan 1 truk colt disel dijual seharga Rp 400.000. isian 5 M3

Pita Kejut Dipasang di Sejumlah Jalan Utama SOLOK, HALUAN — Pembuatan pita kejut di jalan-jalan utama dalam Kota Solok mulai dilaksanakan Dinas Perhubungan dengan memanfaatkan dana APBD perubahan 2011 sebesar Rp95 juta. Pembuatan pita kejut itu merupakan harapan masyarakat, melalui anggota DPRD, saat tatap muka bulan Ramadan lalu. Pita kejut adalah semacam polisi tidur, namun dengan ketebalan yang tipis. Saat melewati pita kejut ini, kendaraan jadi bergetar. “Pada kunjungan tim Ramadan ke berbagai masjid masyarakat menyampaikan perlunya dibuat pita kejut di beberapa ruas jalan dalam Kota Solok untuk menekan kecepatan kendaraan. Karena belum dianggarkan di APBD sebelumnya, maka di APBD perubahan kami masukkan,” jelas anggota DPRD Kota Solok Herdiyuls, di Solok, Rabu (9/1). Dewasa ini, bukan hanya di Kota Solok, bahkan di daerah lain, volume kendaraan cukup banyak. Di sisi lain, lebar jalan yang ada tidak berubah. Kondisi demikian membuat arus lalu lintas semakin ruet. Meningkatnya arus lalu lintas juga mencemaskan pemakai jalan lainnya. “Untuk menekan aksi kebut-kebutan oleh pengendara roda dua, dibuat pita kejut. Terutama pada kawasan yang dianggap rawan kecelakaan, seperti pada tikungan, kawasan sekolah dan masjid,” jelas Herdiyulis. Namun demikian dalam pembutan pita kejut itu tetap berpedoman pada aturan karena standar untuk pita kejut di Indonesia sudah ada. Namun, beberapa kalangan masyarakat yang bermukim di kawasan jalan utama Solok – Singkarak meminta Dinas Perhubungan untuk tidak membuat pita kejut di jalan negara itu karena sangat mengganggu kenyamanan masyarakat di kala tidur. “Kami harap tidak terulang lagi seperti tahun sebelumnya, di mana jalan negara di sepanjang Jalan Hamka sampai Lubuk Sikarah dihiasi pita kejut. Saat kendaraan besar lewat, bunyi gemuruh memecahkan kesunyian dan menganggu masyarakat yang bermukim di pinggir jalan utama itu,” kata warga. Masyarakat berharap, Dinas Perhubungan Kota Solok cukup memasang rambu-rambu dalam wilayah jalan Kota Solok saja, sedangkan jalan nasional tak perlu diusik. (h/alf)

Biaya Pendidikan Anak Putus Sekolah Dijamin Pemerintah

SOLOK, HALUAN — Dinas Pendidikan Kota Solok tidak ingin mendengar adanya siswa putus sekolah gara-gara tidak ada uang untuk biaya sekolah, kalau ditemukan kasus langsung dicari alamat rumahnya dan dianjurkan masuk sekolah. “Kalau putus sekolah karena kekurangan biaya, Pemerintah Kota Solok siap menanggung dana yang dibutuhkan, kecuali si anak itu betul yang tidak berminat lagi melanjutkan sekolahnya, baru ada kesimpulan sementara,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Rafatli, di Solok, Rabu (9/

11). Adanya komitmen Dinas Pendidikan memperhatikan kelanjutan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sudah merupakan motto yang disejajarkan dengan visi misi Pemerintah Kota Solok. Makanya tiap tahun, Dinas Pendidikan selalu mengevaluasi jumlah ta-

Masyarakat Tolak Kehadiran Kafe

SOLOK, HALUAN — Kalangan pemuka agama dan ninik mamak di Kota Solok menolak keras kehadiran kafe di daerah mereka karena keberadaan kafe sudah banyak menyimpang dari fungsi yang sebenarnya. Hal itu terbukti dari jam operasional kafe yang buka sampai pagi. “Kami tidak menerima lagi kehadiran kafe di Kota Solok. Kami harap Pemerintah Kota Solok memahami dan menindaklanjuti keinginan kami ini,” jelas Ketua Lembaga Ketahanan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Saiful dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Solok M Rusli Khatib Sulaiaman, di Solok, beberapa hari lalu. Kedua tokoh itu memberikan pendapatnya saat peresmian DJ Resto di Jalan Hamka Lukah Pandan Kota Solok. Para ninik mamak dan pemuka agama itu merasa perlu memberikan ultimatum di hadapan Walikota Solok Irzal Ilyas, Ketua DPRD dan pimpinan SKPD yang hadir pada acara itu, lantaran banyak dampak negatif yang ditimbulkan kafe. Kata M Rusli, Kota Solok yang sebelumnya sebuah nagari, belum siap mengadakan transisi dari kehidupan nagari ke kehidupan kota lantaran

matan SD, SMP di Kota Solok. “Setiap tahun, jumlah siswa yang ikut ujian dan yang lulus didata, kemudian disinkronkan dengan daya tampung di tingkat SMP maupun SMA. Dari data tersebut dapat diketahui mana anak-anak yang tidak diterima, maupun tidak melanjutkan pendidikannya,” ujar Rafatli. Di samping berpedoman pada data, katanya, pihaknya juga menerima laporan dari masyarakat maupun lembaga sosial lainnya tentang anak-anak yang tidak melanjutkan tersebut. “Kalau ada kasus, langsung

masyarakatnya masih homogeny. “Kota Solok hanya sebuah kota kecil yang terletak di persimpangan jalan, yang belum bisa menerima kehadiran kafe,” katanya. Masalah kafe, katanya, masih tabu bagi masyarakat, karena adat dan agama masih tetap dijunjung tinggi di kota berpenduduk 57.000 jiwa itu. “Kami harap pemerintah daerah jangan tergesa-gesa memberi izin operasioanal kafe. Kalau kafe yang sebenarnya bukan seperti yang ada sekarang. Kafe itu merupakan tempat makan dan minum dan santai di kala sore. Di kafe itu ada bermacam jenis makanan, dan dengan ruangan terbuka. Tamu yang datang bisa perorangan, keluarga dan kawula muda, serta jam operasionalnya juga terbatas. Namun kafe yang ada sekarang bukan seperti itu,” katanya. Kafe yang tumbuh menjamur di Kota Solok, tambahnya, bukanya malam hari pukul 21.00 wib sampai subuh. Tidak ada makanan yang disediakan, kalau minuman hanya bir. Kafe juga menyediakan penyanyi dan pelayan yang menemani tamu lakilaki yang datang. “Kongkretnya, kafe sudah tempat hiburan malam alias night club karena diterangi lampu remang-remang,” katanya. (h/alf)

ditelusuri ke rumah orang tuanya. Apa penyebab anak tersebut tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” tukuk Rafatli. Jika memang terbentur masalah dana, katanya, Pemda Kota Solok melalui pos anggaran Dinas Pendidikan sudah mengalokasikan anggaran tiap tahun. “Anggaran itu selain untuk anak kurang mampu juga dalam bentuk beasiswa anak berprestasi dan anak kurang mampu,” tegas Rafatli. Tak hanya itu, tambahnya, jika tersendat dalam pembayaran uang komite juga ada penyelesaian, di mana uang komite bisa setengah

ditanggung pemerintah dan setengah ditanggung orang tua. “Bisa pula gratis sepanjang ada surat keterangan dari pihak terkait tentang status orang tua maupun si anak. Dengan demikian tidak ada anak-anak di Kota Solok yang terlantar pendidikannya ataupun tidak melanjutkan,” kata Rafatli. Untuk tahun anggaran 2011, lanjut Rafatli, Dinas Pendidikan mengalokasikan dana Rp130.800.000 untuk beasiswa anak kurang mampu dan anak berprestasi. Dana tersebut sudah dicairkan dan diterima anak-anak berprestasi dan kurang mampu. (h/alf)

Dewan Pendidikan Setuju Calon Mahasiswa Diberi Beasiswa

SOLOK, HALUAN — Ketua Dewan Pendidikan Kota Solok Afrizal Thaib sangat mendukung dan setuju sekali tentang pemberian bantuan bagi calon mahasiswa asal Kota Solok yang diterima tanpa tes di perguruan tinggi negeri di Indonesia. Hanya saja perlu mekanisme dan tata caranya. “Kami di Dewan Pendidikan sebenarnya sudah menyuarakan dari awal tentang perlunya Pemda Kota Solok peduli terhadap calon mahasiswa yang lulus tanpa tes di perguruan tinggi. Jika dihitung, jumlahnya tidaklah seberapa dan dana yang dialoasikan tidak sebesar untuk membeli sebuah kendaraan,” jelas Afrizal Thaib menjawab Haluan di kantornya, Selasa (8/11). Seperti diberitakan Haluan edisi Kota Solok, Jumat sebelumnya, anggota Komisi C DPRD Kota Solok Herdiyulis melontarkan wacana perlunya Pemda Kota Solok mencadangkan anggaran untuk biaya pendidikan bagi calon mahasiswa yang lulus tanpa tes di

perguruan tinggi di Indonesia. Bantuan itu bisa berlanjut jika mahasiswa itu setiap semester memperoleh Indeks Prestasi (IP) 3,0. “Wacana yang dilontarkan komisi bidang pendidikan itu sangat baik sekali dan kami di Dewan Pendidikan ikut mendorong pemerintah Kota Solok mempertimbangkan pemikiran tersebut, kapan perlu disusun strateginya untuk dianggarkan tahun 2012 depan,” kata Afrizal. Hal ini, tambahnya, memang sangat penting karena sesuai dengan UU Pendidikan di mana pemerintah wajib mengalokasikan dana untuk kelanjutan pendidikan. “Uang pendidikan itu merupakan suatu motivasi bagi mahasiswa agar lebih giat dan rajin belajar di bangku kuliah, karena pendidikan yang diterima itu nantinya juga untuk membangun bangsa dan negara apalagi jika ditugaskan di Kota Solok,” kata Afrizal. Tentang kriteria siapa yang

berhak menerima, menurut Afrizal Thaib, sebaiknya siapa saja yang lulus sebagai calon mahasiswa undangan dan IP 3,0. Boleh anak miskin, anak orang yang mampu ataupun anak pegawai, TNI/Polri karena sifatnya bantuan dan motivasi, tidak perlu dipilah-pilah. Sebab jika dipilahpilah bukan lagi uang motivasi namanya. Seperti atlet olahraga, siapa yang memperoleh medali diberi bonus. “Kalau anak pegawai maupun TNI/Polri dipisahkan, sebenarnya tidak etis juga sebab bantuan yang diterima melalui tunjangan anak/istri itu sangat kecil dan hanya nama saja yang besar. Khusus di Dewan Pendidikan memang sudah ada 4 orang yang dibantu sekolahnya di perguruan tinggi agama, bantuan itu diambilkan dari pos Lembaga Pendidikan Tillawatil Quran (LPTQ). “Kami mengajukan proposal tiap tahun untuk membantu kelangsungan pendidikan anak-anak,” ujar dai terkemuka itu. (h/alf)

Sekolah Favorit Diminati, Penyebaran Siswa Tak Merata

ALFIAN

PEMBUKAAN jalan lingkar utara Kota Solok dilanjutkan tahun anggaran 2011 ini. Jalan sepanjang 12 km itu sudah selesai 5 km dan diharapkan tahun 2012 sudah bisa dimanfaatkan.

SOLOK, HALUAN — Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok Rafatli mengakui penyebaran siswa di Kota Solok belumlah merata. Siswa masih bertumpuk di beberapa sekolah yang dianggap masyarakat sebagai sekolah favorit. “Untuk tingkat SLTP, SMP 1 dianggap sebagai sekolah favorit, dan SLTA favorit adalah SMA 1. Padahal kedua sekolah itu hanyalah sekolah tertua di Kota Solok, bukan satu-satunya sekolah yang berkualitas. Kualitas pendidikan sudah sama di seluruh sekolah,” jelas Rafatli menjawab Haluan di Kota Solok, Rabu (9/11).

Akibat pengkultusan sekolah sebagai sekolah favorit itu, banyak orangtua murid mengincar sekolah tersebut untuk memasukkan anaknya. Bahkan akibat keterbatasan ruangan belajar, banyak siswa ditolak oleh panitia penerima calon siswa. Namun dengan berbagai cara, orang tua tetap ngotot memasukkan anaknya ke sekolah favorit tersebut. Untuk mengatasi perilaku demikian, kata Rafatli, Dinas Pendidikan bersama komite sekolah selalu menyosialisasikan tentang kualitas pendidikan di seluruh SMP dan SMA.

“Tidak hanya satu sekolah di Kota Solok yang memiliki kualitas baik. Semua sekolah sama karena kurikulum sama, termasuk tenaga pendidikan juga berkualitas,” katanya. Sebenarnya, lanjut Rafatli, SMA 1 dan SMP 1 itu selain sekolah tertua juga berada di pusat Kota Solok dan berlokasi di jalan utama. “Kalau jalan utama dan pusat kota tentu digemari masyarakat karena fasilitas transportasi lancar. Sejalan dengan itu, anak-anak pejabat juga banyak sekolah di SMP 1 dan SMA 1,” katanya.

Dijelaskan Rafatli, masyarakat hanya termotivasi dengan orang sekitar saja, bukan lulusannya. Malahan tahun-tahun sebelumnya, lulusan terbaik justru dipegang sekolah lain, bukan sekolah favorit. Itu menandakan sudah terjadi penyebaran mutu pendidikan, oleh karenanya masyarakat perlu menghilangkan sifat pengkultusan sekolah. Ketika ditanya Haluan tentang daya tampung sekolah di Kota Solok, Rafatli mengatakan memang sudah melebihi kuota. Itu lantaran Kota Solok selalu diincar penduduk luar kota sebagai daerah

tujuan untuk bersekolah. Dinas Pendidikan Kota Solok memberikan peluang sebanyak 5 persen bagi masyarakat luar Kota Solok untuk memasukkan anaknya ke sekolah-sekolah di Kota Solok. “Perlunya pengalokasian itu karena pendidikan menrupakan tanggung jawab semua pihak, dan juga Kota Solok bukan hanya milik masyarakat daerah tapi juga luar daerah yang termasuk dalam negara kesatuan. Jangan sampai muncul dikotomi dalam daerah dan luar daerah, sehingga rasa kebersamaan dan kesatuan tetap kokoh,” katanya. (h/alf)


24 SUMATERA BARAT

JUMAT, 11 NOVEMBER 2011 M 15 DZULHIJAH 1432 H

LINGKAR Tiga Karyawan PTPN Terima Santunan PASBAR, HALUAN — Tiga orang karyawan PT Perkebunan Nusantara VI Unit Usaha Ophir Pasaman Barat, Kamis (10/11), menerima santunan dari PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Cabang Bukittinggi. Ketiga karyawan itu adalah, Sudarman karyawan Inti IV dengan jumlah santunannya sebesar Rp15,359 juta, yaitu Rp2,740 juta santunan cacat, Rp12 juta biaya pengobatan, dan biaya STMB sebesar Rp619.780. Sukriono, karyawan (pemanen tandan buah segar kelapa sawit) di blok 42, dana santunan yang dia terima sebesar Rp73,548 juta, dengan perincian Rp53,588 juta santunan cacat, Rp12 juta biaya pengobatan, Rp400 ribu biaya transportasi, Rp7,599 juta STMB, dan santunan berkala Rp200 ribu selama 24 bulan. Nama ketiga Nursyarifuddin, komandan pleton (Danton) Hansip dengan lokasi kerja blok AB, kepadanya diberikan santunan sebesar Rp1.419.257, dengan perincian Rp1.419.257 biaya pengobatan dan Rp209.399 STMB. “Total santunan yang diserahkan kepada tiga karyawan PT Perkebunan Nusantara VI Unit Usaha Ophir Pasaman Barat hari Kamis kemarin menjadi Rp90,3 juta,” kata Kepala Dinas Sosial Tenagakerja dan Transimigrasi (Dinsosnakertran) Pasaman Barat Nofdinal Yefri, usai penyerahan santunan klaim PT Jamsostek Cabang Bukittinggi. Pembayaran klaim PT Jamsostek Cabang Bukittinggi ini seiring peringatan Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan tingkat Pasaman Barat tahun 2011. (h/gmz)

Gapoktan Dipercaya Jual Pupuk PADANG, HALUAN— Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Sumbar yang jumlahnya mencapai 1.131 unit bakal mengembangkan sayap usahanya menjadi pengecer pupuk bersubsidi, yang selama ini ditangani para pengusaha. Sementara untuk distributornya rencananya akan digarap Asosiasi Gapoktan.

Hal ini bukan suatu yang baru, karena memang Gapoktan telah memiliki beberapa unit usaha, tetapi belum dikelola optimal. Dan unit usaha yang menonjol adalah sektor permodalan yang dikelola Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis (LKM-A). Bahkan unit permodalan ini menjadi mitra Bank Nagari dalam penyaluran kredit program. Sekretaris Badan Koordinator Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (Bakorluh) Sumbar, Syamsu-

DEVIE

GAPOKTAN Dharmastani menerima penghargaan sebagai Gapoktan Berprestasi tingkat Sumbar dan tingkat Nasional.

darman kepada wartawan Rabu (9/11), di Padang menjelaskan, upaya Gapoktan untuk menggeluti usaha sebagai pengecer pupuk sudah lama digagas. Apalagi sektor usaha ini berkaitan langsung dengan kebutuhan para anggotanya. “Rasanya sangat riskan bila pupuk itu harus dibeli ke pihak lain sementara Gapoktan punya kemampuan untuk mengelolanya. Gapoktan punya modal berasal dari dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) sebesar Rp100 juta. Modal ini telah

berkembang pesat dan dikelola oleh LKMA,” katanya. Hanya saja, izin menjadi pengecer diperoleh setelah mendapatkan rekomendasi dari Pemkab/Pemko masing-masing yang dikeluarkan Dinas Koperindag. Karena itu, perlu dipertanyakan komitmen para kepala daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani di daerahnya. Dikatakan, perkuatan lembaga kemasyarakatan ini perlu dilakukan karena lembaga ini menitikberatkan usahanya pada pemberdayaan masyarakat terutama petani. Dan untuk jangka panjang, mereka diproyeksikan dapat mengambilalih peran pemerintah khususnya distribusi kebutuhan pangan. “Target kita, pada 2012 mendatang Gapoktan sudah ambil bagian sebagai pengecer pupuk. Diharapkan persoalanpersoalan yang mencul terkait distribusi pupuk ini dapat

diminimalisir karena pengecernya adalah petani juga. Dan untuk menjadi distributor juga tengah diupayakan oleh Asosiasi Gapoktan,” katanya. Dalam waktu dekat, rapat bersama instansi terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Perkebunan, produsen pupuk Dinas Koperindag akan digelar untuk membahas penambahan jumlah pengecer ini. Untuk menghindari benturan kepentingan dengan distributor yang ada, maka tahap awal ini hanya sekitar 200 gapoktan yang akan terjun ke bisnis ini, terutama yang berada di kantong-kantong pertanian. Perkembangan Gapoktan Perkembangan Gapoktan ini memang tidak merata. Dari jumlah gapoktan 1.131 unit, sekitar 800 unit telah memiliki LKMA yang memfasilitasi masyarakat petani dalam men-

dapatkan modal usaha. Kini bahkan LKMA menjadi mitra Bank Nagari dalam penyaluran kredit programnya. Selain usaha permodalan, Gapoktan juga mengelola unit usaha penyediaan sarana produksi pertanian, seperti penjualan pupuk, bibit dan saprodi lainnya. Tapi unit ini belum berjalan maksimal, karena itu kini tengah diupayakan untuk menembus menjadi pengecer pupuk subsidi. Usaha lainnya adalah pemasaran hasil pertanian dengan target distribusi pangan mandiri. “Masih banyak tugas kita dalam meningkatkan kesejahteraan petani ini yang belum dapat direalisasikan. Unit usaha yang dikelola gapoktan saja belum semuanya dapat dikembangkan. Bila telah berkembang, tentunya tugas pemerintah daerah akan semakin berkurang,” kata Syamsudarman. (h/vie)

Tabrak Pohon, Pengendara RX King Tewas

EMRIZAL

Sepeda motor Yamaha RX King yang dikendarai korban Doni Chandra ringsek, dan kini diamankan di komplek Kantor Laka Lantas Batusangkar.

BATUSANGKAR,HALUAN – Kecelakaan maut merenggut nyawa Doni Chandra (46), pengendara sepeda motor, di ruas jalan raya Pincuran Tujuh Batusangkar, akibat Yamaha RX King BA 6389 FL yang dikendarainya menabrak pohon. Informasi dari masyarakat sekitar menyebutkan, korban Doni Chandra sekitar pukul 03.03 wib, Kamis (10/11) dinihari, melaju dengan kencangnya dari arah Limokaum menuju Pasar Batusangkar. Tepat di kawasan Pincuran Tujuh, kendaraan yang dikemudikannya menabrak sebatang pohon yang ada di pinggir jalan.

Korban diduga dalam keadaan kurang stabil, karena semalaman tidak tidur “begadang” menonton hiburan saluang pada suatu lokasi hiburan yang diselenggarakan oleh masyarakat setempat. Zal (40), yang berbonceng dengan korban mengalami patah tulang cukup serius. Kini dirawat secara intensif di RSUP M Djamil Padang. Kasat lantas Polres Tanah Datar AKP Dasveri sore kemarin menyebutkan, saat berkendara korban ternyata tidak memakai helm. Peristiwa kecelakaan maut tersebut, menurut dia, kini dalam penyelidikan pihak berwajib di Polres Tanah Datar. (h/emz)

Tujuh Wilayah di Tanah Datar Rawan Bencana

BATUSANGKAR,HALUAN – Dalam wilayah Kabupaten Tanah Datar Luhak nan Tuo, terdapat sebanyak tujuh titik rawan bencana, masyarakat yang bermukim di wilayah yang rentan terjadinya berbagai musibah, diharapkan untuk selalu waspada. Di hadapan sebanyak 90 orang peserta Sosialisasi Penguatan Kelembagaan Program Pemberdayaan Masyarakat dan Pengurangan Risiko Bencana di aula Kantor Bappeda Tanah Datar, Kamis (10/11), Bupati Tanah Datar diwakili Kepala BPBD Altri Suandi mengharapkan, agar semua komponen masyarakat secara proaktif waspada terhadap bencana yang bakal menimpa warga sewaktu-waktu. Kepada Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diharapkaan untuk selalu secara proaktif mengambil sikap dalam upaya penanggulangan bencana secara mandiri yang berbasis realita, baik yang dilakukan instansi pemerintah ataupun kelompok masyarakat yang peduli terhadap bencana. “Di tingkat nagari saat ini sudah ada Kelompok Siaga Bencana Nagari (KSBN), yang merupakan ujung tombak dalam penanggulangan bencana secara lebih awal, dan dilakukan dalam lingkungan pemukiman masingmasing,” tuturnya. Menurut bupati, wilayah Kabupaten Tanah Datar, lahannya berbukitbukit, relief tanahnya sangat dipengaruhi oleh pergerakan patahan geologis yang berbarengan

dengan aktifitas vulkanik, khususnya di sepanjang zona patahan Semangka yang membentuk rangkaian pergunungan Bukit Barisan. Aktivitas gunung api Marapi yang hingga saat ini masih menyemburkan abu vulkanik, didukung dengan curah hujan yang cukup tinggi, menjadikan wilayah Kabupaten Tanah Datar sebagai daerah yang cukup rawan terhadap terjadi berbagai bencana alam. Sebanyak tujuh titik rawan terhadap terjadinya bencana alam di kawasan Kabupaten Tanah Datar itu adalah wilayah Jorong Mudiak Aie Nagari Tambangan Kecamatan X.Koto yang dianggap rawan terhadap bencana banjir bandang dan longsor. Nagari Singgalang Kandang Malabuang, Pasie Laweh,Gunuang Rajo, Pabirahan Guguak Malalo, Bukik Sabalah Kecamatan Batipuh Selatan, merupakan daerah yang memiliki lahan yang cukup potensial terjadi berbagai macam bencana alam, terutama banjir bandang dan tanah longsor. Sementara wilayah Lubuak Hantu Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan, merupakan kawasan yang berada di pinggang gunung api Marapi, rawan terhadap musibah banjir bandang dan siraman abu vulkanik. Aliran Batang Tampo Nagari Tepi Selo Kecamatan Lintau Buo Utara, juga diketahui rawan terhadap bencana banjir bandang. (h/emz).


Haluan 11 November 2011