Page 1

JUMAT, 11 OKTOBER 2013

Harian Umum

6 DZULHIJJAH 1434 H

MEDIA GROUP

EDISI 11, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082388441221

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

HARGA MELAMBUNG SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.47 12.08 15.18 18.12 19.21

Dinas Peternakan Sediakan 35.000 Sapi Kurban

WIB WIB WIB WIB WIB

Sesungguhnya syetan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh (mu), karena sesungguhnya syetan-syetan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.

(QS Fatir ayat 6) Sumber: www.pkpu.or.id

Periuk Balango Khas Galogandang

G

ALOGANDANG identik dengan periuk belanga atau periuk tanah. Barang-barang kerajinan dari tanah liat itu memang dihasilkan dari Galogandang. Uniknya, terdapat dua nama jorong di Sumatera Barat yang sama-sama bernama Galogandang. Ada Galogandang di Tanah Datar dan ada pula ada nama Jorong Galogandang di Nagari Andaleh Kecamatan Luhak Kabupaten Limapuluh Kota. Warga kedua jorong ini memang sama-sama banyak yang menjadi perajin periuk belanga.

>> PERIUK BALANGO hal 7

HASWANDI

MOBIL CURIAN — Tujuh mobil hasil curian diamankan di Mapolresta Bukittinggi. Lima di antara mobil ini ditemukan oleh petugas di rumah warga yang diduga penadah di kawasan Kota Padang pada Rabu (9/10) malam, hingga Kamis (10/10) dinihari.

Polisi Temukan Lima Unit Mobil Curian BUKITTINGGI, HALUAN — Polresta Bukittinggi bersama sejumlah lintas Polres wilayah dan samping, kembali mengungkap dan mengamankan lima mobil hasil curian

yang telah dibeli oleh penadah di kawasan Kota Padang, Kamis (10/10). Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang

melibatkan sindikat curanmor antarprovinsi. Kelima mobil tersebut kini telah diamankan di Mapolresta Bukittinggi untuk sebagai barang bukti, diantaranya mobil

Kijang Crystal warna silver dengan nomor polisi (nopol) B 8322 RL, serta empat mobil pick up L-300 warna hitam dengan nopol BA

>> POLISI hal 7

PADANG, HALUAN — Jelang Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriah, harga hewan kurban melambung. Satu ekor sapi layak kurban harganya berkisar Rp10 juta sampai Rp12 juta. Untuk memenuhi ketersediaan sapi kurban ini, Dinas Peternakan Sumbar menyediakan sebanyak 35.000 ekor sapi. Tahun 2012 lalu, Dinas Peternakan hanya menyediakan stok sapi kurban sebanyak 30 ribu ekor. Ada penambahan stok 5.000 ekor. “Permintaan sapi kurban cenderung mengalami peningkatan setiap tahun. Hal itu juga yang membuat kami untuk menambah sapi kurban pada tahun ini,” ujar Kepala Dinas Peternakan Sumbar Erinaldi, Kamis (10/10). Lanjutnya lagi, dari jumlah sapi kurban itu didatangkan dari berbagai kabupaten/kota di Sumbar, yakni mulai dari Pesisir Selatan, Dharmasraya, dan Solok Selatan. “Pada tahun ini, kami mendatangkan sapi kurban sekitar 17 ribu dari Pesisir Selatan. Untuk daerah Dharmasraya, dan Solok Selatan kami hanya mendatangkan sapi bali saja. Selain itu, kami juga menyediakan sapi besar sebesar 10 persen dari 35.000 ekor sapi. Namun, sapi besar ini, hanya untuk para kepala daerah saja,” ungkapnya lagi. Dikatakan, sebelum menyalurkan sapi kurban kepada masyarakat, para suplayer diharapakan melakukan pengecekan kesehatan kurban kepada pihak terkait untuk mendapatkan sertifikat.

>> DINAS PETERNAKAN hal 7

Hibah dan Bansos Untungkan Incumbent PILKADA KOTA PADANG CALON incumbent dalam Pilkada memang banyak diuntungkan. Adanya hibah dan bansos jelas menguntungkan incumbent. Tapi tidak ada juga jaminan bahwa calon incumbent akan selalu menang. Dalam beberapa Pilkada di Sumbar, calon incumbent justeru kalah. CALON INCUMBENT YANG KALAH DI SUMBAR 5 TAHUN TERAKHIR 1. Pilkada Sumbar Tahun 2010 2. Pilkada Dharmasraya Tahun 2010 3. Pilkada Solok Selatan Tahun 2010 4. Pilkada Kab. Solok Tahun 2010 5. Pilkada Limapuluh Kota 2010 6. Pilkada Pasaman Tahun 2010 7. Pilkada Pasbar Tahun 2010 8. Pilkada Payakumbuh Tahun 2012 9. Pilkada Padang Panjang 2013

PADANG, HALUAN — Pengamat Politik Universitas Andalas, Asrinaldi, menilai, peluang calon incumbent cukup besar dalam Pilkada Padang 2013 ini. Kekuasaan yang dimiliki incumbent membuat dirinya diuntungkan. Pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Padang, incumbent adalah Mahyeldi yang saat ini Wakil Walikota Padang. Menurut Asrinaldi, disebut diuntungkan, karena calon ini memiliki sejumlah program yang bersentuhan dengan masyarakat yang bisa digunakan. Kemudian, adanya hibah dan bansos juga menguntungkan calon di sisi lainnya. Sudah jelas, peluangnya memang besar. “Kemudian, adanya sikap mobilisasi pemilih yang berpotensi dilakukan oleh incumbent, jelas harus diwaspadai. Ini bisa menjadi sengketa pemilu nantinya,” terang dosen FISIP ini kepada Haluan, Kamis (10/10). Sebagai incumbent di Padang ini, menjelang Pilkada ini cukup banyak program yang bersentuhan dengan pemilih. Misalnya saja yang sudah sering disosialisasikan

incumbent adalah adanya program DAK bagi sekolah tingkat SMA dan DAK. Kemudian pada bulan ini, tunjangan profesi guru atau yang dikenal dengan tunjangan sertifikasi guru juga dicairkan

pada bulan November ini. Sebelumnya, juga sudah direalisasikan bantuan raskin, BLSM, BSM ke tengah masyarakat. Secara tidak langsung, bagi masyarakat menengah ke bawah. Hal ini diang-

gap sebagai upaya pejabat pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan mereka, sehingga pilihan pun bisa jatuh ke incumbent.

>> HIBAH DAN hal 7

MENANG ATAS FILIPINA BELUM JAMINAN LOLOS

PEMINDAHAN JALAN BAGINDO AZIZ CHAN

Pemko Padang Tergesa-gesa

JAKARTA, HALUAN — Evan Dimas dkk kembali merebut tiga poin pada laga kedua Grup G Kualifikasi Piala AFC U19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (10/10/13) malam WIB, lawan Filipina. Dengan hasil ini, Indonesia berada di peringkat kedua dengan enam poin dari dua laga, kalah selisih gol (-2) dari Korea Selatan, yang sore tadi mengalahkan Laos 5-1. Pada laga pertamanya, Korsel mengalahkan Filipina dengan skor 4-0. Indonesia wajib mengalahkan Korsel pada laga terakhir, Sabtu (12/10/13), untuk merebut gelar juara grup, sekaligus lolos ke putaran final AFC U-19 2014 di Myanmar. Posisi runner up tidak menjamin Skuad Garuda lolos, karena hanya diambil enam runner

PADANG, HALUAN — Pemindahan nama jalan Bagindo Aziz Chan, Kota Padang ke jalur baypass mulai dari Simpang Lubuk Begalung sampai Simpang Lubuk Minturun terhitung 30 September lalu, mengundang reaksi dari berbagai kalangan. Pemko Padang dinilai bertindak tergesa-gesa, karena memindahkan nama jalan tanpa disertai dengan peraturan daerah (Perda). Banyak masyarakat yang belum tahu tentang perubahan nama jalan tersebut, terutama masyarakat yang punya bangunan di Jalan Bagindo Aziz Chan yang lama yang kini bernama Jalan Sudirman. Masih banyak lagi masalah yang ditimbulkan oleh pemindahan nama jalan tersebut, seperti persoalan kirim mengirim surat, surat tanah sampai alamat di e-KTP. Wakil Ketua DPRD Padang Budiman saat dihubungi Haluan, Kamis (10/10) mengatakan. pemindahan nama jalan tersebut harus ada Perdanya. Pihaknya juga belum menerima Perwako pemindahan

>> SAATNYA KALAHKAN hal 7

>> PEMKO PADANG hal 7

Saatnya Kalahkan Korea Selatan

ANDY F. NOYA

Kunci Sukses, Tekun PADANG, HALUAN — Kesuksesan berasal dari langkah yang dimulai dari usaha kecil. Langkah ini tak selalu mulus, terkadang

harus mengalami kegagalankegagalan. Jika usaha kecil ini ditekuni, kesuksesan

>> KUNCI SUKSES hal 7

Andy F. Noya memberikan gambaran kesuksesan dari setiap narasumbernarasumbernya yang inspiratif pada program Kick Andy di Metro TV. ALEX

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I SUMBAR HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I PENDIDIKAN HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

HARI INI TERBIT

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

PRODI TAK TERAKREDITASI

Segerakan Pembangunan Jalur Dua Bypass PADANG, HALUAN — DPRD Kota Padang mendesak pembangunan pelebaran jalur II Baypass, terutama untuk kawasan pusat pemerintahan, agar disegerakan. Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Budiman, Rabu (9/10), Pemko Padang sebagai eksekutor harus melakukan percepatan dalam pelaksanaan pembangunan tersebut. Dan hal-hal yang belum dapat diselesaikan untuk pengerjaan jalur itu harus segera disikapi. “Kami melihat, pembanguan tersebut sangat penting dalam perkembangan kota ini. Apalagi di kawasan itu merupakan pusat pemerintahan daerah ini, dimana saat ini untuk pelaksanaan pengerjaannya masih terkendala oleh pembebasan lahan. Inilah yang harus segera diselesaikan Pemko Padang,” katanya. DPRD, untuk pelaksanaannya tentu mendukung agar itu cepat terealisasi. Pembangunan jalur II Baypass ditujukan agar jalan 18 kilometer dari kawasan Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang, kemudian Bukit Putus, Koto Tangah, dan lima kilometer untuk wilayah Padang Pariaman, dengan lebar 40 meter, agar bisa menjadi dua arah, dan lebih lebar, demi perkembangan kota itu pada tahuntahun mendatang. Saat ini untuk pengerjaan tersebut, Pemko Padang masih menghadapi kendala, adanya beberapa titik tanah yang harus dibebaskan terlebih dahulu. Sedangkan Pemprov Sumbar sendiri, juga meminta sesegera mungkin menyelesaikan permasalahan tersebut. Pembangunan jalur tersebut, menurut pihak terkait selain untuk perkembangan kota ke depan, juga akan mengurangi beban lalu lintas, dan mengurangi tingkat kecelakaan di sepanjang ruas jalan tersebut. “Kami berharap pembangunannya tepat waktu. Kendala yang ada harus segera diselesaikan Pemko Padang. Kalau tidak, kapan lagi akan dibangun? Jika hanya mengandalkan APBD Kota Padang, tentu tidak akan cukup. Selagi ada pihak-pihak lain yang membantu, tentu akan lebih baik,” ujarnya. Ia menambahkan, agar masyarakat mau membebaskan lahanya Pemko Padang harus transparan dalam melakukan sosialisai dan penyelesaiannya, harus ada hitam putihnya diatas kertas. Sementara itu Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang Muharlion mengatakan, Pemko Padang harus segera menyelesaikan titik-titik yang masih bermasalah, dan segera mencarikan alternatif solusi agar persoalan jalur II Bypass ini bisa segera tuntas. “DPRD mengharapkan pemerintah, dapat menyegerakan dan jangan terbengkalai dan harus ada target penyelesaian,” katanya. (h/ade)

Kopertis Tak Akan Hadiri Wisuda PADANG, HALUAN — Ketua Kopertis Wilayah X, Damsar, mengatakan pihaknya tidak akan menghadiri kegiatan wisuda yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi swasta yang yang tergabung dalam Kopertis Wilayah X, jika wisudawan yang diwisuda berasal dari program studi yang belum terakreditasi.

Pihak Kopertis juga akan mengecek apakah nama wisudawan sudah masuk dalam database DIKTI. “Hal ini kita lakukan untuk memastikan bahwa tidak ada penyimpangan yang dilakukan oleh mahasiswa maupun kampus sendiri,” ujar Damsar, Rabu (9/10). Di lingkungan Kopertis Wilayah X ini, kata Damsar, sejauh ini

belum ditemukan ada perguruan tinggi yang berani melakukan penyimpangan seperti ini. Tapi, kasus yang sudah ditemukan adalah pada perguruan tinggi di luar wilayah Kopertis Wilayah X yang membuka kelas jauh, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Malang di Sumatera Barat. Hal ini diketahui, ketika ada salah

seorang guru yang mengambil penyetaraan untuk S1. “Melihat kasus seperti ini, kita sudah hubungi pihak Kopertis Wilayah VII, untuk menindaklanjuti permasalahan ini. Kepada masyarakat dan kepala daerah juga sudah kita sampaikan hal ini. Kelas jauh ini kan dilarang. Jadi kita beritahukan kepada masyarakat

supaya paham,” terang Damsar. Saat ini, tambahnya, masyarakat yang melanjutkan studi di perguruan tinggi tersebut sudah mulai berkurang. Kelas jauh ini dilarang karena tidak memungkinkan sebuah pembelajaran dilakukan. Kelas jauh ini pun rawan dengan penipuan, karena itu perlu diwaspadai. (h/eni)

Ombak Besar Terjang Pantai Pariaman Mapala Unand Bakal Tuntut Penyebar Video Bohong OMBAK BESAR — Tim BPBD Kota Pariaman memantau kondisi pantai di Desa Balai Naras, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, Kamis (10/10). Sebelumnya, pasang naik dan ombak besar menghantam kawasan pantai Pariaman. Akibatnya 1 rumah rusak sedang, 20 terendam air dan pasir. RIVO SEPTI ANDRIES

PADANG, HALUAN—Ratusan warga panik, dan memadati pinggiran pantai Pariaman. Mereka mengamati fenomena alam pasang naik serta ombak besar yang menghantam puluhan rumah warga di Pauh, Kecamatan Pariaman Tengah dan Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, pukul 18.00 hingga 24.00 WIB, Rabu (9/10) malam. Dalam kejadian tersebut, sedikitnya 20 rumah terendam air serta pasir, 1 rusak sedang, dan 100 rumah lainnya terancam diterjang ombak. “Ombak besar yang terjadi saat ini merupakan kejadian yang cukup besar dari yang pernah ada sebelumnya. Kami belum tahu apakah ada hubungannya dengan pembangunan batu grip yang ada dibagian selatan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Pariaman Ir Azrizal, Kamis (10/10). Sebelum adanya pembangunan

batu grip, ombak besar belum pernah merusak rumah warga, khususnya di bagian Desa Balai Naras, Kecamatan Pariaman Utara. Mungkin karena arus laut terpecah oleh batu grip dan beralih ke arah pantai yang belum diberi batu grip. “Kita sudah kordinasi dengan pihak PU tentang pembangunan batu grip tersebut. Rencananya kita akan mengajukan proposal pembangunan batu grip terutama di Kecamatan Pariaman Utara,” terangnya. Yun

(35), warga Balai Naras yang rumahnya rusak sedang akibat dihantam ombak mengatakan, kejadian tersebut membuat panik keluarganya, dan merusak sejumlah peralatan rumah. Sepanjang Kamis (10/10) pagi, ombak masih terlihat besar. Sesekali ombak tersebut mencapai bibir pantai namun tidak memasuki pemukiman warga. Tim BPBD kota Pariaman bersama masyarakat ikut membantu membersihkan rumah warga dari timbunan pasir. Pantaun Haluan, beberapa perahu nelayan yang bersandar di pinggir pantai terlihat rusak. Sebagian dari nelayan ada yang memperbaiki perahunya, dan sebagiannya lagi hanya melihat kondisi perahunya. Mereka tidak berani pergi berlayar karena ombak masih besar dan berisiko tinggi. (h/rvo)

PARIPURNA RANPERDA PERTANGGUNGJAWABAN APBD 2012

Baleg DPRD Solsel Telurkan 11 Rekomendasi SOLSEL, HALUAN — Badan Legislasi (Baleg) merekomendasikan 11 item terhadap Rancangan Peraturan Daerah Pertanggung Jawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Solok Selatan 2012. Rekomendasi tersebut dibacakan oleh Sidik Ilyas, Anggota Badan Legislasi (Baleg) dalam paripurna terhadap Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2012 di ruang sidang DPRD Solsel, Kamis (10/10). “Berdasarkan Surat Keputusan Badan Musyawarah DPRD Nomor 10/BANMUS/DPRD-2013 tertanggal 8 Oktober 2013, Rapat Badan Legislasi tentang Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD 2012 dihadiri 35 orang, 7 orang dari DPRD, 6 orang dari Sekretariat DPRD, dan 22 orang dari SKPD,” ujar Sidik Ilyas. Adapun rekomendasi pertama adalah agar pemerintah daerah pada saat mengajukan Ranperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran berikutnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya berharap agar pemda serius menindaklanjuti temuan-temuan yang ada sehingga temuan yang sudah ditindaklanjuti tidak menjadi temuan lagi pada tahun-tahun berikutnya. Pemerintah daerah melalui Bagian Hukum juga diminta dalam menerbitkan produk-produk hukum lebih memperhatikan dan mengacu pada ketentuan-ketentuan yang lebih tinggi. Karena, banyak keputusan-keputusan kepala daerah yang bertentangan dengan ketentuan yang lebih tinggi. Untuk persoalan aset di Kabupaten Solok Selatan, bidang aset agar lebih aktif berkoordinasi dengan SKPD sehingga tidak ditemukan lagi aset yang tidak tercatat. Rekomendasi lainnya adalah agar DPPKAD (Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) menindaklanjuti adanya 56 rekening liar, sehingga pada pembahasan KUA-PPAS 2014, saldo pada rekeningrekening liar tersebut sudah berada ke rekening resmi pemda. Temuan lain, Baleg merekomendasikan agar rekening yang dibuka oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah mengenai bantuan bencana di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh diaudit. Rekoemndasi selanjutnya, kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di SKPD harus sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran (RKA) dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA), sehingga tidak ditemukan lagi dalam temuan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) yang tidak sesuai dengan nomenklatur. Rekomendasi terakhir, meminta Inspektorat untuk mengecek penagihan dana bergulir pokok dan bunganya pada kegiatan di Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM). Baleg juga meminta kepala daerah untuk mengintruksikan Direktur PDAM agar menandatangani berita acara serah terima pekerjaan yang telah dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum yang menjadi aset PDAM dan mengaudit PDAM melalui auditor independen. (h/col)

PADANG, HALUAN - Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Andalas, akan melakukan tindakan hukum kepada beberapa orang, terkait dengan beredarnya secara luas di media sosial (facebook, BBM dan twitter) video tentang musibah air bah. Karena, seolah-olah video tersebut merupakan rekaman peristiwa yang menimpa 6 orang anggota Mapala Unand, pada tanggal 28 September 2013 lalu. Menurut anggota Mapala Unand, Aldian, yang juga merupakan seorang jurnalis televisi swasta nasional, jika merujuk pada lokasi dan waktu peristiwa tersebut terjadi, mustahil ada yang bisa merekam peristiwa itu. Selain karena cuaca sudah agak gelap, peristiwa tersebut terjadi lewat dari jam 6 sore serta lokasi kejadian di sungai Padang Janiah yang masih berhutan lebat. Sehingga dipastikan tak cukup pencahayaan untuk pengambilan gambar. “Kalaupun ada yang shooting atau merekam dengan HP, maka dibutuhkan pencahayaan dengan intensitas yang tinggi. Tak hanya itu, pada saat kejadian, tak ada warga lain di lokasi itu selain anggota Mapala Unand. Dan dari tempat kejadian perkara (TKP) hingga satu kilometer ke bawahnya, hanya terdapat 4 buah rumah penduduk yang jaraknya lebih dari 30 meter dari pinggir sungai. Sehingga mustahil hal itu dilakukan,” terang Aldian yang juga mantan ketua Mapala Unand. Sejauh ini video itu dipastikan bohong alias hoax. Senada dengan Aldian, Ketua Mapala Unand, Yulyandra Murshal menegaskan, bahwa dalam rombongan anggota Mapala Unand yang tertimpa musibah itu, tak satupun dari mereka yang mempunyai kamera di handphonenya. Dan kebiasaan di Mapala Unand, handphone hanya digunakan saat mereka istirahat malam. Selebihnya alat komunikasi itu disimpan dalam daypack dan dibungkus dengan plastic packing. Video air bah itu sudah mulai beredar di dunia maya pada tanggal 1 Oktober 2013. Namun staf SMIO (search mission information officer/ humas SAR) pada operasi SAR di posko SAR Mapala Unand di Limau Manis, telah melakukan klarifikasi. Yang bersangkutan sudah meminta maaf dan berjanji akan datang ke kantor Mapala Unand untuk meluruskan informasi yang beredar. Namun hingga operasi SAR berakhir, yang bersangkutan tak kunjung datang. Bahkan pesawat telepon seluler miliknyapun tak lagi aktif. Selang beberapa hari kemudian, video tersebut kembali beredar secara luas. SMIO yang bertugas, kewalahan untuk mengklarifikasinya. Namun demikian, terlacak ada 2 orang yang memulainya, satu orang berasal dari Kota Padang yang bernama NP dan satu lagi dari Jogjakarta dengan inisial YS. Menurut Yulyandra, saat sekarang pihaknya sedang menyusun bahan dan mengumpulkan bukti lain. Jika hal itu tuntas, pihaknya akan melaporkan 3 orang oknum itu kepada pihak yang berwajib, karena melanggar Undangundang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Yang bersangkutan diduga melanggar pasal 28 ayat 1 dan ayat 2, yakni dengan sengaja menyebarkan berita bohong dan merugikan orang lain, yang ancaman 12 tahun penjara dan denda dua miliar rupiah. Di tempat terpisah, Rektor Universitas Andalas, Werry Darta Taifur, mendukung langkah hukum yang ditempuh oleh Mapala Unand. Bahkan pihaknya akan menyiapkan tim penasehat hukum, jika Mapala Unand membutuhkannya. “Unand kan gudangnya pakar hukum, jadi dengan mudah kita bisa membentuknya,” ujar Werry. Namun, rektor juga menyayangkan sikap sebagian besar masyarakat, yang menelan mentah-mentah setiap informasi yang beredar. Harusnya dengan kecanggihan teknologi yang ada sekarang, masyarakat harus lebih cerdas menyikapi setiap informasi yang berkembang, bukan langsung mempercayainya dan menyebarkan informasi sesat itu. Werry juga prihatin dengan sikap oknum yang tega melakukan fitnah tersebut. Pasalnya, seluruh anggota Mapala Unand saat ini sedang berduka, karena kehilangan 6 orang anggota terbaiknya. (h/rel/rud)

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Irvand


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

3

DUA BULAN BURON

Kebakaran, HanguskanDapur BATUSANGKAR, HALUAN — Kawasan padat penduduk di Jorong Kubu Rajo Kecamatan Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Kamis senja (10/10 nyaris ludes jadi abu. Beruntung dua unit mobil pemadam kebakaran cepat sampai di lokasi kejadian dan segera memadamkan api. Sehingga kobaran api yang mulai menjilat bagian dapur kediaman Vita, yang berdampingan dengan Kantor Polsek Lima Kaum itu, secara cepat dapat dijinakkan. Sehingga api tidak merembet ke bangunan lain yang ada di sekitar lokasi kejadian. “Kami bersyukur, tim pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Tanah Datar segera tiba di lokasi. Bila tidak, entah berapa kerugian yang kami alami,” Vita, sang pemilik rumah. Dari informasi yang didapat Halauan menyebutkan, bahwa asap kelihatan mengepul dari dinding bagian belakang bangunan semi permanen yang dihuni Vita dan keluarganya. Sumber api diduga berasal dari kompor minyak tanah yang dihidupkan oleh putra dan putri di dapur. Mungkin saja mereka lupa memadamkan habis memasak. Anggota Polsek Lima Kaum melihat api sudah menjalar pada bagian belakang bangunan rumah, segera melaporkannya ke UPT Damkar BPBD Tanah Datar. Sebanyak dua unit mobil damkar langsung meluncur ke lokasi kejadian. (h/emz)

Tersangka Ranmor Dicokok Polisi PADANG, HALUAN — Jajaran Reskrim Polresta Padang terus menangkap para pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di wilayah Kota Padang. Kali ini seorang pemuda berinisial AB (24) dicokok di rumahnya, kawasan Wisma Utama, Parak Laweh, Kecamatan Lubeg, Kota Padang, Rabu (9/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Diduga tersangka ini melakukan aksinya di kawasan Parak Buluah, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubeg, Selasa (8/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat ini, tersangka bersama barang bukti berupa satu unit sepeda motor telah diamankan di Mapolresta Padang, guna pengusutan lebih lanjut. Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan dari korban di Mapolresta Padang, maka Tim Reskrim Polresta Padang melakukan penyelidikan dan pengembangan. Alhasil, tersangka pun diketahui keberadaannya di rumahnya. Maka dari itu, beberapa petugas berpakaian preman langsung menuju ke rumahnya. Di sana, Tim Reskrim Polresta Padang pun mengepung rumah tersangka. (h/nas)

Atribut Kampanye Masih Bertebaran SAWAHLUNTO, HALUAN — Beberapa atribut peraga kampanye para calon wakil rakyat, masih bertebaran di titik terlarang. Tidak semua partai politik menggubris ‘deadline’ batas waktu penertiban atribut kampanye, yang dilayangkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sawahlunto. “Sebagian sudah ada yang membuka alat peraganya. Namun, ada juga calon wakil rakyat maupun partai politik yang melakukan pemasangan baru,” ujar Desy Fardila, anggota KPU Sawahlunto, kepada Haluan, Kamis (10/10). Desy yang melakukan monitoring di Kecamatan Barangin dan Talawi mengatakan, sesuai dengan data yang direkomendasikan panitia pengawas pemilu, masih terdapat beberapa alat peraga di kawasan terlarang. Meski demikian, terjadi perubahan yang terbilang drastis. Jika dibandingkan sebelum KPU melayangkan surat penertiban kepada seluruh partai politik, kini beberapa kawasan sudah mulai steril. Senada dengan Desy Fardila, Koordinator Divisi Sosialisasi dan Humas KPU Sawahlunto, Indra Yosef Datmy, yang melakukan pantauan di Kecamatan Lembah Segar dan Silungkang juga menemukan perubahan drastis terhadap pemasangan atribut kampanye. Sementara itu, Panitia Pengawas Pemilu Sawahlunto menerjunkan jajarannya untuk menginventarisasi atribut kampanye masih terpasang di kawasan terlarang. Setidaknya terdapat 56 pengawas lapangan, dan 12 pengawas kecamatan. Seluruh temuan Panwas Pemilu, akan direkomendasikan kepada pemerintah daerah, untuk dilakukan penertiban. Sesuai dengan Peraturan KPU nomor 15 tahun 2013, pasal 17, pelanggaran akan direkomendasikan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti. (h/dil)

Tersangka Penusuk Sopir Angkot Diciduk

HAMPIR RAMPUNG — Pembangunan jembatan di atas sungai Palangki Nagari Batu Bajanjang Kec. Tigo Lurah hampir rampung, hal ini terlihat saat ditinjau Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. Rerizaldi, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Dedi Permana, Kasatpol PP Efriadi dan Sekretaris PU Deni Prihatni, Rabu (11/10). YUTIS WANDI.

BATU BAJANJANG LEPASKAN DIRI DARI KETERISOLIRAN

Pembangunan Jembatan Hampir Rampung SOLOK, HALUAN — Upaya untuk peningkatan pembangunan nagari tertinggal di kawasan Kecamatan Tigo Lurah, terus berlangsung. Salah satunya pembangunan jembatan permanen yang membentang sepanjang 24 meter di atas Sungai Palangki, Nagari Batu Bajanjang. Jembatan ini adalah salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Solok untuk memutus nagari itu dari belenggu keterisoliran. Pembangunan jembatan beton senilai Rp 800 juta ini, progres pengerjaaannya yang dilakukan oleh rekanan telah mencapai 80 persen. Hal ini terlihat saat peninjauan lapangan oleh Pemkab Solok, yang terdiri dari Asisten I Bidang Pemerintahan Drs. Rerizaldi, Kepala Dinas Perhubungan Dedi Permana, Kasatpol PP Efriadi dan Sekretaris PU Deni Prihatni, Rabu (11/10). Keberadaan jembatan itu pun mendapat sambutan positif dari warga setempat. Karena mereka sudah lama mendambakan adanya jembatan

permanen yang menghubungkan mereka dengan dengan dunia luar. Lewat jembatan itu akan diangkut hasil pertanian ke pasar. “Warga Batu Bajanjang menyambut gembira bangunan jemabatan ini guna menukar jembatan lama yang telah lapuk,” kata Dahrul, salah seorang warga setempat. Deni Prihatni, dalam kapasitasnya sebagai tim teknis, menceritakan tentang kemajuan nagari Batu Bajanjang ketika jembatan ini telah dipakai sebagai prasarana perhubungan. Kemajuan perekonomian daerah ini diyakini akan menggeliat ketika infrastruktur Nagari Batu Bajanjang secara bertahap dilengkapi. “Mobilitas masyarakat akan semakin tinggi dan kondisi tersebut menjadi semakin dinamis bagi sebuah pertumbuhan,” ujarnya. Senada dengan itu, Kadisahub Kominfo Dedi Permana malah menghubungkan masa depan Batu Bajanjang dengan fenomena transportasi yang terus bertambah. “Jembatan ini benar-benar menjadi urat nadi perekonomian bagi warga Tigo Lurah,” kata Dedi.

Kecamatan Tigo Lurah, atau nagari-nagari yang berada di kawasan itu, seperti Rangkiang Luluih, Simanau, Simiso dan Batu Bajanjang, memang belum pernah lepas dari persoalan sarana dan prasarana. Apalagi ketika harus menyebut nagari Garabak Data, infrastruktur jalan, jembatan dan listrik kemudian menjadi kebutuhan mendasar untuk menggerakkan sektor lain. Pemerintah daerah dengan program pembebasan nagari tertinggal, memang terus berjuang. Berbagai usaha dengan segala dinamikanya terus dilakukan, tetapi karena parsial akibat keterbatasan dana, membuat penanganannya seperti tambal sulam. Dari sisi komitmen pemerintah, masyarakat Kecamatan Tigo Lurah perlu menyampaikan rasa syukur. Setahap demi setahap dilakukan pembenahan, karena biaya untuk melepaskan dari ketertinggalan terbilang sangat tinggi. “Potensi ekonomi nagari-nagari di Tigo Lurah ini cukup tinggi, karena itu pemerintah akan terus melakukan peningkatan infrastruktur, “ tambah Deni Prihatni menyudahi. (h/cw-ndi)

SUNGAI TUIK TELAN KORBAN

Pelajar SMA Tewas Terseret Air Bah PAINAN, HALUAN — Wisdo Renaldo Adha (16), warga Koto Gunung Kecamatan Batang Kapas, Pessel ditemukan tewas setelah diseret air bah di Sungai Tuik. Sedangkan 4 orang temannya berhasil selamat dalam peristiwa tersebut. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, Rabu( 9/10). Informasi dari keterangan masyarakat di lokasi kejadian menyebutkan, korban merupakan siswa SMA 1 Batang Kapas. Bersama teman-temannya, mereka pergi mandimandi di dekat bendungan irigasi dwi kora Tuik. Namun naas tak dapat dielakkan, tanpa diduga air

bah tiba-tiba muncul. Korban langsung terbawa arus air sungai yang deras. Sedangkan temannya berhasil selamat setelah berusaha ke tepi sungai Keempat orang temannya yang selamat yaitu, Ari (16), Soni (17), Af (16), Pen (17). Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian masyarakat. Dalam waktu relatif singkat, TKP sudah dibanjiri oleh masyarakat yang datang dari berbagai pelosok kampung. Bahkan sebagian mereka ikut membantu melakukan pencaharian terhadap korban. Berkat kerja keras semua pihak, akhirnya korban berhasil ditemukan oleh warga sekitar 1 km dari TKP

dekat jembatan gantung sekitar jam 18.15 wib. Masyarakat pun berdatangan ke rumah duka untuk membezuk, diantaranya terlihat Kapolsek Batang Kapas Basrah, Camat Batang Kapas Briskhan, Sekcam Batang Kapas Afrijon dan Walinagari Tuik Sumardi. Orangtua korban, Zainal Asman (52), terlihat sangat terpukul melihat anaknya sudah tidak bernyawa ditemukan oleh warga di Sungai Tuik. Korban langsung dibawa ke diamannya di Koto Gunung Batang Kapas. Jenazah korban dimakamkan dipandam perkuburan kaumnya, Kamis (10/10). (mjn)

KENDALIKAN HAMA TUPAI

Disbun Sumbar Sediakan Insentif Rp5.000/Ekor PADANG, HALUAN — Dinas Perkebunan Sumbar akan memberikan insentif kepada masyarakat yang berhasil membunuh tupai. Setiap satu ekor tupai, akan diberikan insentif sebesar Rp5.000 per ekor. Hal ini dilakukan sebagai salah satu program Dinas Perkebunan dalam mengendalikan pemberantasan hama tupai yang menyerang hasil perkebunan masyarakat. “Pemberian insentif ini hanya berlaku pada beberapa daerah saja, yakni Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Agam, dan 50 Kota. Karena, daerah merupakan sasaran program pengendalian hama tupai yang di buat oleh Dinas Perkebunan Sumbar,” ujar Kepala Dinas Perkebunan Sumbar Fajaruddin, Kamis (10/10). Lanjutnya, lagi tingginya serangan hama tupai kepada hasil perkebunan masyarakat, khususnya Kakao, dan Kelapa, menyebabkan terjadi penurunan hasil petani mencapai 30 sampai 40 persen setiap kali panennya.

“Kalau hama tupai ini terus dibiarkan, tentunya akan merugikan petani. Jadi, untuk pengendalikannya, kita perlu memberikan insentif kepada para pemburu tupai. Tapi perlu diketahui, kami juga tidak ingin memberantas hama tupai secara berlebihan, karena hal itu bisa membuat mata rantai predator menjadi terputus,” ungkapnya lagi. Dikatakan, selain memberikan insentif kepada masyarakat yang memburu tupai, Dinas Perkebunan juga terus melakukan pengendalian hama tupai mencapai 3 kali dalam satu tahun. Caranya, Dinas Perkebunan bekerja sama dengan Perbakin, dan Persatuan Penembak Senapan Angin melakukan perburuan tupai. “Ya, untuk pengendalian hama tupai ini, kami telah menyediakan anggaran sebesar Rp400 juta setiap tahun. Selain itu, untuk meningkatkan pengendaliannya lagi, pada tahun 2014 nanti, kami akan menambah anggaran menjadi Rp500 juta,” terangnya. (h/wis)

PADANG, HALUAN — Pelarian Febriadi berakhir sudah. Tersangka penusukan sopir angkutan kota (Angkot) di depan Masjid Taqwa, Pasar Raya Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Minggu (11/8), akhirnya diciduk polisi. Febriadi alias Adi Jangguik (21) warga Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang ini, saat ini ditahandi Mapolresta Padang, dan masih diperiksa oleh penyidik untuk proses lebih lanjut. Perisitwa penangkapan tersebut sekitar pukul 19.00 WIB, Rabu (9/10), ketika petugas mengetahui bahwa tersangka sudah berada di Kota Padang. Dari informasi itu, petugas pun mencari keberadaannya di sekitar kawasan Pasar Raya Padang. Kemudian diketahui tersangka berada di Jalan M. Yamin. Saat dilakukan penangkapan, tersangka berusaha kabur dan lari ke dalam gang yang ada di lokasi penangkapan. Maka kejar-kejaran antara tersangka dan petugas pun terjadi. Dan akhirnya, petugas pun terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan sebanyak dua kali, karena dikhawatirkan tersangka akan menghilang dari petugas. Karena mendengar tembakan tersebut, tersangka pun berhenti dan menyerahkan diri kepada petugas. Setelah itu, tersangka langsung digiring ke Mapolresta Padang guna pengusutan lebih lanjut. Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan, setelah melakukan penusukan 2 bulan lalu, tersangka langsung kabur dan meninggalkan Kota Padang. Petugas berusaha melakukan penyelidikan dan pengembangan di lapangan. Alhasil, diketahui pelaku kembali berada di Padang. “Kami berhasil menangkap tersangka. Sebelumnya tersangka ini berusaha kabur dari kepungan anggota Reskrim,” kata Iwan kepada Haluan, kemarin (10/10). Iwan mengatakan, senjata tajam yang digunakan tersangka saat menusuk korbannya, selalu dibawanya. “Tersangka selalu membawa sajam tersebut. Selain itu, tersangka merupakan resedivis dalam kasus penganiayaan dua tahun lalu. Akibat perbuatan tersangka ini, maka dijerat dengan pasal 351 ayat 2 jo 368 KHUP,” ujarnya. Sementara itu, penuturan tersangka di ruang penyidik mengatakan, setelah melakukan penusukan tersebut, tersangka langsung kabur ke rumah untuk berkemas-kemas, dan pergi ke kampung halamannya di Maninjau, Kabupaten Agam. Diceritakannya, sebelum penusukan tersebut tersangka meminta uang kepada korban, dan korban menjawab dengan nada kasar. Merasa tersinggung, maka tersangka langsung mengeluarkan sajamnya dan menusukan kepada korban. “Setelah menusuk korban, saya langsung kabur meninggalkan Kota Padang untuk bersembunyi. Saya meminta uang tersebut, karena desakan ekonomi. Sebab, saya belum mempunyai pekerjaan,” jelasnya. Merasa telah aman, maka dia kembali ke Kota Padang untuk bertemu dengan istri dan anaknya, yang telah dua bulan ditinggalkan. Seperti berita sebelumnya, dua sopir angkot ditusuk oleh kawanan preman tak dikenal di depan Masjid Taqwa, Pasar Raya Padang, Kecamatan Padang Barat, Minggu (11/8) sekitar pukul 21.00 WIB. Kedua korban yakni Adang (40), sopir angkot jurusan Siteba-Pasar Raya yang diketahui juga sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) angkot Siteba, dan Andika (23) sopir angkot jurusan Lubuk Buaya-Pasar Raya. Kedua kasus tersebut terjadi pada waktu berbeda. Kejadian pertama dialami oleh Adang, dan berselang 15 menit kemudian kembali terjadi terhadap Andika. Dari beberapa pelaku penusukan itu, petugas mengamankan salah satu dari mereka yakni Raji (17). (h/nas)

Masrizal Munaf, Khatib Idul Adha di Payakumbuh PAYAKUMBUH, HALUAN — Direktur Yayasan Bina Insan Mulia Jakarta, H. Masrizal Munaf, ST, MM, bakal menjadi khatib pada Hari Raya Idul Adha 1434 Hijriyah di Payakumbuh. Sesuai hilal, shalat Idul Adha akan berlangsung, Selasa (15/10) di kawasan Tugu Adipura, Jalan Sukarno-Hatta dan Jalan Sudirman Payakumbuh, di depan eks Kantor Bupati Limapuluh Kota. Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh H. Benni Warlis, didampingi Kabag Kesra Setdako Yonrefli, S.Sos, MAP, di Payakumbuh, kemarin mengungkapkan, jika hujan turun menjelang shalat Idul Adha, maka kegiatan shalat dialihkan ke Masjid Taqwa dan masjid-masjid diseputar pusat kota. Bertindak sebagai imam pada shalat Idul Adha itu Drs. H. Hadi Zamli, Kasi Urusan Haji Kementerian Agama Kota Payakumbuh. Kegiatan Shalat Idul Adha yang menjadi tanggung jawab PHBI itu, akan diikuti Walikota Payakumbuh

Riza Falepi dan Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, pimpinan dan anggota DPRD, pimpinan SKPD, Ketua MUI, Ketua LKAAM, Bundo Kanduang, Ketua TP-PKK Payakumbuh dan ribuan kaum muslim. Masrizal Munaf, selain Direktur Yayasan Bina Insan Mulia, juga tercatat sebagai Dosen Institut Sains dan Tekhnologi Nasional Jakarta. Kehadiran Masrizal diyakini akan menambah wawasan warga kota tentang pemahaman Qurban secara ilmiah dan akademis, dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga kota kepada Allah SWT. Sekdako Benni Warlis mengajak warga kota, untuk beramai-ramai melaksanakan shalat Idul Adha di pusat kota ini. Kepada pengurus masjid dan mushalla diseluruh kelurahan, diajak menyemarakkan hari raya qurban ini, dengan melakukan takbiran disetiap masjid dan mushalla. (smt)

>> Editor : Devy Diani

>> Penata Halaman : Rahmi


4

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

Diskriminatif, Pembedaan Pakaian Dinas Ditolak IRT Laporkan Tetangga ke Polisi PADANG, HALUAN — Diduga pagar batas tanahnya di bongkar paksa, seorang ibu rumah tangga (IRT), bernama Rukmini (59) melaporkan pria berinisial I ke Mapolsek Nanggalo. Rukmini berharap, aparat kepolisian dapat mengusut kasusnya. Laporan IRT tersebut dengan nomor LP/425/K/X/2013 tentang pengrusakan, Minggu (6/10). Kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan pengembangan Tim Reskrim Polsek Nanggalo. Warga Komplek PGRI, Jalan Ujung Gurun Panjang, Kelurahan Kampung Olo, Kecamatan Nanggalo, melapor ke Polsek Nanggalo dengan harapan pihak kepolisian bisa mengusut kasus pengerusakan tersebut. Menurut Rukmini kepada wartawan, kejadian pengrusakan pagar tanahnya tersebut ketika terlapor datang ke lokasi kejadian bersama keluarganya Tanpa sepengetahuannya (korban,red) langsung merusak pagar batas tanahnya. Selain itu, setelah merusak terlapor pun mendatangi rumahnya dengan marah-marah. “Karena saya takut, makanya langsung membuat laporan ke polisi terkait peristiwa yang saya alami itu,” kata Rukmini. Dikatakannya, padahal tanah yang dipagar itu sebenarnya adalah tanahnya, dan memiliki sertifikat induk atas tanah tersebut. Akan tetapi, terlapor merobohkan pagar batas yang telah ditancapkan. Setelah melaporkan kejadian tersebut, kata Rukmini, beberapa petugas dari Polsek Nanggalo yang menerima laporan korban langsung melakukan olah tempat kejadian peristiwa (TKP) di lokasi kejadian. Sementara itu, Kapolsek Nanggalo AKP Zulfatmi mengatakan, pihaknya memang telah menerima laporan dari korban, dan kini kasusnya masih dalam penyelidikan oleh penyidik Polsek Nanggalo. Menurutnya, untuk mengusut tuntas kasus ini, maka pihaknya akan mulai melakukan pemanggilan terhadap saksi. “Kemungkinan pemanggilan akan dilayangkan dalam minggu ini,” jelasnya kepada wartawan, kemarin (10/10).(h/nas)

Pengelolaan Aset Daerah Harus Jelas PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta pengelolaan asset di Sumbar, harus dilakukan dengan serius. Selain itu, gubernur juga meminta seluruh SKPD, memiliki pengetahuan tentang pengelolaan asset tanpa terkecuali. “Asset yang rusak tapi belum dihapus itu suatu kelalaian, kalau dihapus tentu harus melalui proses administrasi yang benar sesuai aturan. Sehingga asset tersebut tidak lagi menjadi beban APBD,” ujar Irwan Prayitno usai melakukan rapat koordinasi pengelolaan barang milik daerah SKPD Provinsi, dan Kabupaten/Kota se-Sumbar di gedung Triarga Bung Hatta, Kamis (10/10). Dikatakan, pengelolaan kekayaan daerah harus jelas, professional, dan dipertanggungjawabkan, mulai dari aset yang terkecil sampai yang paling besar. “Untuk memberikan penjelasan dan pengetahuan tentang aset, kami terus memberikan sosialisasi dan pelatihan. Sehingga pihak pengelola bisa lebih paham dalam menyelesaiakan berbagai permasalahan asset,” ungkapnya lagi. Sementara itu, Kepala Biro Aset SetdaProv Sumbar Sayafruddin mengatakan, pihaknya terus mengupayakan berbagai permasalahan aset yang ada di Sumbar. Hal itu dilakukan guna mengembalikan kekayaan daerah yang tidak bisa di kelola oleh daerah, karena masih di miliki pihak ketiga. “Kami akan mengupayakan penyelesaian asset yang terbengkalai selama ini. Sehingga, seluruh milik pemerintah bisa dikembalikan. Selain itu, hal ini juga sebagai upaya kami untuk meraih WTP yang kedua kalinya pada tahun yang akan datang,” katanya. (h/wis)

SOLOK, HALUAN— Adanya wacana penerapan pembedaan pakaian dinas antara Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan non PNS di lingkungan Pemkab Solok, menuai kritikan dari banyak kalangan. Terutama sejumlah staf dilingkungan Pemkab Solok sendiri, yang menyebut kebijakan membedakan pakaian dinas antara PNS dengan pegawai honor tidak populis dan terkesan diskriminatif. Penolakan itu muncul ketika jajaran Sekretariat Daerah melakukan rapat staf yang dipimpin oleh Asisten Bidang Asdminstrasi dan Umum, Ir. Darman yang didampingi Kabag Organisasi Dra. Aspiorita,MM

berikut sejumlah Kabag Setda Kab. Solok, Selasa (8/10) di ruang Pelangi Arosuka. Munculnya ide membedakan pakaian dinas, menurut Darman, berawal dari fenomena lemahnya kedisiplinan pegawai di lingkup Pemkab Solok. Kedisiplinan yang diukur dari tingkat kehadiran, terlihat sangat rendah. Tetapi keadaan itu tidak terlihat lantaran tertutupi oleh kehadiran para pegawai honor atau THL (Tenaga Harian lepas). “Jadi kesannya, PNS yang tidak disiplin terselamatkan oleh kehadiran pegawai honor atau THL ini,” kata Darman. Untuk membedakan kedisiplinan itulah, pihaknya kemudian menawarkan solusi agar semua pegawai honor dan THL dibedakan pakaiannya. “Sebagai insentif, bagi THL di lingkungan sekretariat akan dinaikkan honorariumnya sebanyak Rp100.000 perbulan

sehingga menjadi Rp700.000. Kemudian pada saat ulang tahun, THL ini diberi pula hadiah,” papar Asisten III itu. Rapat yang awalnya berlangsung tenang dan khidmad itu, mendadak buncah. Kebijakan itu mendapat penolakan dari Staf Protokoler Bagian Humas, Fitri Yandra. Menurut pegawai yang mengaku pernah 15 tahun menjadi pegawai honorer itu, kebijakan untuk membedakan pakaian dinas itu, adalah diskriminatif. “Saya kira kebijakan ini keliru. Jangan karena menegakkan disiplin, lantas pegawai honor atau THL yang dikorbankan, “ kata Fitri Yandra yang memahami benar suasana bathin para honorer ketika diperlakukan demikian. Walau bagaimanapun, kedisiplinan lebih tergantung kepada pimpinan. Pimpinan yang seharusnya lebih dulu memperlihatkan perilaku baik untuk kemudian para staf digenjot

but diberlakukan. Patris Chan, anggora DPRD dari Fraksi PPP itu mengaku tidak sependapat dengan perbedaan pakaian pegawai. “Itu nanti akan mempengaruhi kinerja. Secara psikologius akan menganggu dan itu jelas perlakuan yang tidak baik,” ucapnya. Senada dengan itu, anggota DPRD dari Fraksi PKS, Nosa Eka Nanda menambahkan kedisipilinan pegawai memang harus menjadi prioritas utama. Tetapi jangan dengan cara mengorbankan pihak lain. Peraturan demikian jelas akan menimbulkan perpecahan di kalangan pegawai. “Kebijakan ini akan mempengaruhi kekompakan pada sebuah SKPD, karena dampak yang ditimbulkannya justru nanti malah sebaliknya,” kata Nosa seraya membentangkan dampak psikologis terhadap pegawai THL tersebut. (h/cw-ndi)

agar mematuhi peraturan yang berlaku. Fitri Yandra menambahkan, untuk memetakan kedisiplinan PNS dan Non PNS yang dilihat ketika apel pagi, solusinya tidak lantas membedakan pakaian. “Kan bisa saja dengan metoda lain, seperti membedakan barisan. Itu barangkali akan lebih bisa diterima,” ucapnya. Ternyata tidak hanya Fitri Yandra yang menolak. Sejumlah PNS lain juga mempunyai pandangan yang sama. Kalau membedakan pakaian dinas PNS dengan non PNS, lebih baik sejak awal tidak diterima saja pegawai honor ini. “Ini seperti pimpinan hilang akal saja kalau peraturan ini diterapkan,” kata salah seorang staf yang tidak bersedia disebutkan namanya. Terkait hal itu secara terpisah, wakil rakyat dari Komisi A menyebutkan keherananannya bila kebijakan terse-

KONGRES PERHIMPUNAN FITOPATOLOGI INDONESIA XXII

Kendalikan Penyakit Tanaman Berbasis Lingkungan

PANEN JAGUNG — Petani memanen jagung di Korong Kampung Jambak, Nagari Sunur, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (10/10). Harga jagung saat ini turun dari Rp3.500 menjadi Rp2.700 per kilo. Hal tersebut karena masuknya jagung dari wilayah lain ke Sumatera Barat. RIVO SEPTI ANDRIES

CEGAH TERKIKISNYA NILAI ISLAMI

Berdayakan Majelis Taklim AGAM, HALUAN—Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar), Leonardy Harmainy menilai, majelis taklim merupakan cara yang paling efektif untuk menangkal adnaya pengaruh buruk yang bisa timbul di tengah masyarakat. “Majelis taklim adalah tempat bagi kita untuk belajar dan berbagi ilmu, tentunya bertanya kepada yang berilmu, dan bagi yang berilmu, bagibagilah ilmu tersebut. Karena itu majelis taklim berperan dalam mencegah terkikisnya nilai-nilai agama di masyarakat kita,” jelas Leonardy sewaktu mengikuti kegiatan Tablig Akbar yang diadakan Badan Koordinasi Majelis Taklim (BKMT) Kabutapen Agam, di Masjid Nurul Iman Tapi Koto Gadang, Nagari Koto Gadang, Kematan Ampek Koto, Kabupaten Agam, Kamis (10/10). DPRD Sumbar, kata Leonardy, telah melakukan berbagai upaya untuk membangun masyarakat Sumbar yang religius. Seperti dalam hal mendalami agama Islam, DPRD sudah mendorong generasi muda Sumbar untuk belajar agama sampai ke Timur Tengah. Hal ini ditujukan untuk melahirkan ulama yang nantinya akan mengabdi di kampung

halaman. “Bahkan kita sudah sediakan asrama sekelas hotel bagi para pelajar kita di Kairo Mesir demi menunjang pendidikan mereka. Tentunya itu mendorong lahirnya ulama-ulama yang betul-betul secara ilmiahnya memahami agama sesuai Alquran dan sunnah,” kata Leonardy. Sementara itu Ustadz Gusrizal Gazahar, yang memberikan ceramah pada Tablig Akbar tersebut mengatakan, banyaknya kegiatan yang dilakukan oleh majelis taklim juga harus dibarengi dengan peningkatan kualitas pengetahuan agama Islam. “Berbagai kelompok di Sumbar menghimpun jemaahnya dalam jumlah besar dalam berbagai bentuk organisasi. Tentunya hal ini akan mendorong meningkatkan pemahaman agama Islam. Namun berbagai pertemuan tersebut harus mampu meningkatkan kualitas, karena umat Islam harus mempunyai wawasan Islam yang mendalam, untuk menangkis ancaman pengrusakan akidah dan penyesatan. Bersatu merupakan modal untuk membangun jati diri umat,” ujar pria yang juga menjabat Ketua Bidang Fatwa MUI Sumbar ini. Gusrizal juga sedikit prihatin

dengan kondisi dakwah yang saat ini. Seperti berkurangnya ulama yang memiliki surau. “Sekarang kalau kita tanya, saat ini mana ulama kita yang basurau. Dahulu masyarakat Minangkabau bisa berpagar dengan adat dan agama, karena setiap ulamanya mempunyai surau. Kemudian secara terukur ada jamaah yang dibina. Nah hari ini tidak, ulamanya jalan sendiri-sendiri bahkan ada ulama itu yang di blacklis oleh pengurus mesjid,” papar Gusrizal. Penyelesaian persoalan tersebut, lanjut Gusrizal, tentu butuh dukungan semua pihak untuk memperbaikinya. Beberapa tahun yang lalu, dirinya telah mengajukan semacam data-data dan semacam metode kepada Dewan Riset di Majelis Ulama Daerah. Menurutnya banyak gebrakan yang harus dilakukan untuk menyatukan tekad dakwah yang lebih baik “Kita itu berdakwah bukan sporadis, dakwah itu harus didasarkan data dan fakta. Misalnya di satu daerah harus dipetakan terlebih dahulu berapa jumlah mesjid, mushala, dai dan ulama, serta bagaimana kualitas keilmuan umat di daerah tersebut. Mestinya, sebelum dai terjun kesatu daerah, dia harus tahu dulu potensinya dimana, titik lemahnya dimana,” tutupnya. (h/eni)

PADANG, HALUAN—Penyebab berkurangnya hasil produksi usaha tani adalah penyakit tanaman. Usaha untuk memberantas penyakit tanaman tersebut cenderung memakai bahan kimia seperti pestisida. Bila pemakaian pestisida berlebihan, beberapa dampak buruknya adalah keracunan ternak dan manusia, residu bahan kimia dalam tanah, kerusakan tanaman dan sebagainya. Oleh karena itu, harus dicarikan solusinya agar pengendalian penyakit tanaman ramah terhadap lingkungan. “Kita tidak anti dengan pestisida, kita tetap menggunakan pestisida untuk mengendalikan penyakit tanaman, namun pestisida yang hendaknya digunakan adalah yang aman lingkungan. Sekarang ada beberapa program pengendalian hayati, Unand sudah melakukannya dan maju di bidang itu,” ujar Nasril Nasir, panitia Kongres Perhimpunan Fitapologi Indonesia (PFI) pada Seminar Nasional PFI ke-XXII, di Pangeran Beach Hotel, Selasa (8/10). Pada kongres kali ini, Universitas Andalas mendapat kehormatan menjadi tuan rumah. Kongres FPI sempat absen beberapa tahun. Terakhir kali diadakan pada Desember 2005 di Malang. Nasril mencontohkan, penyakit tanaman yang menghambat hasil produksi tani, yakni penyakit daun keriting pada cabe yang diakibatkan oleh jamur, yang mengakibatkan cabe tak berbuah karena daun adalah dapur memasak bagi tumbuhan. Namun, untuk mengatasi penyakit demikian, perlu pengendalian yang ramah lingkungan. Dan cara-cara untuk mengatasi hal tersebut, dibicarakan oleh 239 ahli dari provinsi seluruh Indonesia, yang menghadiri kongres tersebut. Kongres tersebut diadakan 3 hari, mulai 8 sampai 10 Oktober 2013. Dengan diadakannya kongres PFI di Sumatera Barat, Rektor Unand, Werry Darta Taifur, berharap agar kongres tersebut mampu mengatasi berbagai penyakit tanaman di Sumbar mau pun di Indonesia, sebab peserta yang hadir adalah ahli penyakit tanaman dari tiap provinsi di Indonesia yang menampilkan masing-masing makalah yang mempresentasikan penyakit tanaman di provinsi mereka yang telah mereka teliti dan siapkan jalan keluarnya. “Untuk bidang akademi, kongres ini juga bisa memunculkan ide baru dalam penelitian karena menampilkan 164 makalah yang menyampaikan berbagai pandangan, temuan tentang Fitopatologi,” ujar Werry. Sebagai organisasi profesi, Werry berharap PFI menjadi organisasi profesi yang setara dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PII (Persatuan Insinyur Indonesia) dan lainnya. Kongres PFI kali ini bertema “Fitopatologi untuk Mendukung Kemandirian Pangan dan Ekonomi Berbasis IPTEK Ramah Lingkungan”. (h/mg-dib)

BERDASARKAN SK MENDIKBUD RI

Unand Lantik 3 Pejabat Struktural PADANG, HALUAN—Rabu (9/ 10), Universitas Andalas melantik 3 pejabat struktural. Pelantikan pejabat struktural kali ini berbeda dengan pelantikan sebelumnya. Kali ini, pelantikan berdasarkan SK Menteri Pendidikan dna Kebudayaan, padahal sebelumnya berdasarkan keputusan rektor saja. “Kali ini, untuk pertama kalinya Unand melantik pejabat struktural menggunakan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Unand termasuk perguruan tinggi pertama di Indonesia yang melakukan pelantikan pejabat struktural dengan menggunakan SK menteri, karena SK tersebut baru berusia seminggu,” ujar Rektor Unand, Werry Darta Taifur. Ia menjelaskan, peraturan

tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah yang menyatakan, pelantikan pejabat Departeman Teknis Eselon II, harus oleh menteri. Namun, menurutnya, hampir semua rektor di Indonesia mengatakan bahwa peraturan itu tidak baik. “Kenapa tidak baik? Misalnya, seperti yang terjadi di Unand, di mana masa jabatan Kepala Biro yang lama sudah habis sejak Februari lalu, namun baru Oktober ini dilantik. Akibatnya, terjadi kekosongan jabatan yang cukup lama yang mempengaruhi kinerja,” tuturnya. Ia mengaku tidak tahu kenapa pelantikan tersebut memakan waktu yang lama, entah karena peraturannya baru atau bagaimana. Namun demi-

kian, pengangkatan pejabat struktural itu berdasarkan rekomendasi rektor. Ia juga mengaku tidak tahu keunggulan pelantikan pejabat struktural di perguruan tinggi yang menggunakan SK menteri yang peraturannya dibuat pemerintah. “Walau begiu, sebagai rektor, saya harus melaksanakan peraturan pemerintah itu. Saya yakin peraturan itu kelak akan dievaluasi karena hampir semua rektor menyatakan peraturan itu akan menimbulkan masalah,” ungkapnya. Tiga pejabat struktural Unand yang diangkat pada kesempatan tersebut adalah Syafwardi, SE, MPd yang sebelumnya merupakan Kabag TU Fakultas Kesehatan Masyarakat, yang diangkat menjadi Kepala Biro Akademik

dan Kemahasiswaan. Kemudian, Yurnalis, SH, Mhum yang sebelumnya menjabat Kasubag Umum Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), kini menjabat Kabag TU Fakultas Kesehatan Masyarakat. Dan, Reno Revo Indra SH yang sebelumnya adalah Sekretaris Wakil Rektor I, kemudian diangkat menjadi Kasubag Umum LPPM. Kepada 3 pejabat yang dilantik tersebut Rektor Unand berharap, agar mereka bekerja keras memperbaiki kemampuan untuk memimpin karena tantangan ke depan berat dan tuntutan semakin banyak. Syafwardi, yang baru dilantik sebagai Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan mengatakan,

REKTOR Unand lantik 3 pejabat struktural di Fakultas Kedokteran Unand, Rabu (9/10). Untuk pertama kalinya, pejabat struktural di Unand dilantik dengan SK Mendikbud. HUMAS UNAND.

ia berusaha melanjutkan dan memperbaiki apa yang belum dicapai oleh biro sebelumnya. Ia

juga akan mempercepat penyelesaian tugas-tugas yang diberikan kepadanya. (h/mg-dib)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Jefli


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

Saatnya Menyigi Para Calon EMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang memasuki tahapan hingar-bingar. Hal itu ditandai dengan akan dimulainya kampanye oleh 10 pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, hari Minggu (13/10). Sehari menjelang kampanye, yakni Sabtu (12/10) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang menggagas Deklarasi Pilkada Damai yang juga ditandai dengan pawai yang diikuti 10 pasangan calon. 10 pasangan calon akan diarak berkeliling Kota Padang dan diiringi oleh tim pemenangan masingmasing. Pawai dimaksudkan, agar warga kota bengkuang ini mengetahui siapa pasangan calon kepala/wakil kepala daerah yang ikut bertanding di Pilkada Kota Padang yang insyallah akan dilaksanakan, Rabu 30 Oktober 2013. Deklarasi dan pawai juga dimaksudkan sebagai bagian dari komitmen dari seluruh pasangan calon bersama tim pemenangannya untuk bersama-sama melaksanakan Pilkada Damai atau yang disebut juga dengan Pilkada Badunsanak. Melalui deklarasi dan pawai Pilkada Damai tersebut diharapkan masyarakat juga turut berpartisipasi dalam mewujudkan Pilkada damai. Deklarasi Pilkada Damai ini akan dipusatkan di kawasan GOR Agus Salim. Karena deklarasi dan pawai ini bertujuan untuk terwujudnya Pilkada Damai, maka dalam jumlah pesertanya pun dibatasi. Jumlah mobil pengiring, masing-masing calon maksimal lima unit. Sedangkan sepeda motor pengiring, masing-masing calon 10 unit sepeda motor. Namun demikian, para calon dipersilakan tampil dengan kreatifitas masing-masing sehingga menarik bagi warga kota menyaksikannya. Sehubungan hari Minggu (13/10) masuk masa kampanye, maka dengan itu tiba pula saatnya masyarakat mempelototi tiap-tiap pasangan calon. Track record, plus-minus, visi dan misi, kredibilitas, integritas dan kapabelitas masing-masing calon perlu untuk diketahui, sehingga dapat menjadi panduan di kala memberikan hak suara pada hari pemilihan nanti. Sebagaimana diketahui Pilkada Kota Padang diikuti oleh 10 pasangan calon. Tiga pasangan calon yang diusung oleh partai politik dan tujuh pasangan calon independen. Pasangan Emma Yohanna-Wahyu Iramana Putra yang diusung Partai Golkar dan PBB memperoleh nomor urut satu. Pasangan M Ichlas El Qudsi-Januardi Sumka diusung Partai Demokrat, PAN dan sejumlah koalisi partai non parlemen memperoleh nomor urut dua. Pasangan Desri Ayunda-James Helyward dari jalur perseorangan memperoleh nomor urut tiga, pasangan Asnawi Bahar-Surya Budhi dari jalur perseorangan mendapat nomor urut empat dan pasangan jalur perseorangan atas nama Ibrahim-Nardi Gusman mendapatkan nomor urut lima. Kemudian, pasangan Kandris Asrin-Indra Dwipa dari jalur perseorangan memperoleh nomor urut enam, pasangan Maigus Nasir-Armalis dari jalur perseorangan mendapat nomor urut tujuh, dan pasangan Indra JayaYefri Hendri Darmi dari jalur perseorangan nomor urut delapan. Pasangan Syamsuar Syam-Mawardi Nur dari jalur perseorangan nomor urut sembilan serta pasangan Mahyeldi-Emzalmi diusung PKS dan PPP mendapatkan nomor urut 10. Agar tidak terbeli kucing dalam karung, warga Kota Padang memang perlu menelisik lebih dalam tentang diri dan kemampauan para pasangan calon. Tak cermat menjatuhkan pilihan, resikonya Kota Padang tidak berkembang sebagaimana yang dicita-citakan. Ibukota Sumatera Barat ini akan semakin jauh tertinggal oleh ibukota provinsi tetangga yang ada, seperti Kota Pekanbaru, Kota Palembang dan kota-kota lainnya di wilayah Sumatera dan Indonesia pada umumnya. Melihat buruknya wajah Kota Padang hari ini, masyarakat tentu ingin perubahan yang terukur. Wajah Kota Padang ini akan berubah menjadi lebih baik, maju dan berkembang, ketika orang yang memimpin kota ini mulai tahun besok adalah sosok perindu perubahan. Orang yang memiliki visi dan misi perubahanlah yang mungkin melaksanakan perubahan itu sendiri. Mustahil Kota Padang akan berubah, jika kota ini dipimpin oleh orang yang tidak memiliki visi dan misi perubahan. Kota Padang memutuhkan pemimpin yang tegas, bukan pemimpin yang keras atau suka marah-marah atau juga yang lemah lembut. **

Menyelamatkan MK

P

„ Hibah dan Bansos untungkan Incumbent

5

OLEH: WIWIN SUWANDI Pengamat Hukum Tata Negara Universitas Hasanuddin, Makassar Peneliti pada Pusat Kajian Konstitusi UNHAS

M, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan pada Rabu, 2 Oktober 2013. Ibarat petir di siang bolong, kabar itu jelas mengagetkan bagi rakyat Indonesia yang selama ini menganggap MK sebagai lembaga kredibel dan relatif bersih. Penangkapan AM menjadi “tsunami peradilan” bagi upaya mewujudkan penegakan hukum yang berkeadilan di negara ini. Benteng konstitusi jebol. Kesucian jubah merah ternoda. Dinodai “pemainnya” sendiri. Penangkapan AM oleh KPK seolah membalikkan jarum jam. Sejarah mengajak kita melihat rangkaian kejadian yang serupa. Sinyal tentang dugaan korupsi melalui modus penyuapan kepada hakim MK dalam sejumlah perkara sengketa pilkada pernah terjadi pada beberapa kasus. Namun, seperti yang sudah-sudah, MK selalu membantah, sebelum AM menampar muka MK saat ini. Pada Oktober 2010, di sebuah koran nasional, Refly Harun menulis tentang indikasi suap yang melibatkan hakim konstitusi dalam sengketa perselisihan pilkada salah satu daerah di Papua, yang saat itu sementara bergulir di Mahkamah Konstitusi. Ketua MK saat itu, Mahfud MD, langsung bereaksi dan menantang Refly untuk membuktikan sendiri ucapannya. “Siapa saja yang mengaku pernah memberikan uang kepada hakim MK, silakan langsung

A

melapor, akan kami fasilitasi.” Kurang-lebih begitulah kata-kata Mahfud saat itu. Entah apa tanggapan Mahfud saat ini ketika mengingat hal tersebut. Tim investigasi pun dibentuk. Refly didaulat sebagai ketua tim, yang beranggotakan empat orang (Saldi Isra, Bambang Widjojanto, Adnan Buyung Nasution, dan Bambang Harymurti). Tim diberi waktu selama sebulan untuk membuktikan dugaan itu. Refly bekerja di bawah bayangbayang tuduhan pencemaran nama baik jika tak mampu membuktikan dugaannya. Pada 9 Desember 2012, hasil investigasi diumumkan. Hasilnya, dugaan suap di MK nihil. Refly terancam dilaporkan karena dianggap telah mencemarkan nama baik MK. Isu suap pun menguap. Tidak begitu lama, selang dua bulan kemudian, pada Desember 2010, isu suap kembali menerpa MK. Kali ini isu itu menghantam salah satu hakim MK, Arsyad Sanusi. Arsyad dikaitkan dengan dugaan suap yang melibatkan putrinya, Nesyawati Arsyad, dalam perkara pilkada Kabupaten Bengkulu Selatan. Arsyad membela diri dengan mengatakan tidak terlibat. Merasa nama baiknya tercemar, ia pun mengundurkan diri. Setahun kemudian, pada 2011, isu suap di MK kembali muncul. Isu ini dilemparkan Dewie Yasin Limpo, calon legislator di daerah Sulawesi Selatan, yang mempermasalahkan surat MK soal perolehan suara dalam Pemilu Legis-

latif 2009. Gara-gara surat itu, Dewie gagal duduk di kursi DPR RI. Tidak puas, ia pun menuding ada pihakpihak yang sengaja menjegalnya agar tidak lolos menuju Senayan. Berbagai kasus tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan dipicu oleh satu persoalan pokok. Hakim MK bukan obyek pengawasan Komisi Yudisial (KY). Diawali oleh sebuah permohonan pengujian Undang-undang Nomor 22 Tahun 2004 tentang Komisi Yudisial (KY) yang dilayangkan sejumlah hakim agung pada 2006 ke MK, MK pun mengabulkan sebagian permohonan tersebut dengan memangkas sejumlah kewenangan “pamungkas” KY terkait dengan pengawasan KY terhadap hakim. MK memutuskan bahwa hakim agung dan hakim konstitusi tidak termasuk obyek pengawasan KY. Putusan itu terkesan arogan, tidak demokratis. MK dan MA memposisikan diri mereka sangat superior, sedangkan KY inferior. Mereka seakan sebagai “Tuhan”, yang tidak bisa diawasi KY. Prinsip check and balances dalam kekuasaan kehakiman tidak berjalan karena MK mengamputasi sejumlah kewenangan KY. Padahal seyogianya, MK dan MA ditempatkan dalam posisi yang sama, sebagai sesama pelaku kekuasaan kehakiman (judicial power). Tafsir UU Kekuasaan Kehakiman harus dipahami sebagai satu kesatuan. Putusan itu membuat KY mengelus dada. Tidak ada ruang untuk menggugat, karena putusan MK bersifat final dan mengikat (final and binding). Korupsi di lingkungan peradilan (judicial corruption) semakin masif, terutama yang menyentuh

puncak kekuasaan kehakiman: MK dan MA. Pincangnya kewenangan KY ini menjadi peluang bagi para mafia kasus untuk bermain. Terbuka ruang untuk memainkan perkara yang sampai ke MA atau MK. Karena sadar tidak diawasi, sejumlah hakim pun dengan leluasa membuka ruang komunikasi dengan sejumlah pihak yang beperkara. Lobi-lobi yang menjurus pada praktek suap pun leluasa dilakukan. Kode etik dan sumpah jabatan secara sadar dilanggar. Kondisi ini diperparah oleh lemahnya pengawasan yang dilakukan badan pengawasan internal di kedua lembaga tersebut. Akibatnya, pengawasan lebih aktif dilakukan kalangan masyarakat sipil, seperti Indonesia Corruption Watch, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, dan sejumlah komponen masyarakat sipil lainnya. Bersama-sama, mereka aktif mengawasi dan melaporkan dugaan suap yang melibatkan hakim di kedua badan peradilan tersebut. Beberapa kasus pernah disorot media tapi, akibat terbatasnya akses informasi serta lemahnya kewenangan KY untuk menyelidiki, isu ini pun akhirnya menguap begitu saja meskipun, pada prakteknya, nyata terjadi. Evaluasi MK Perlu waktu lama untuk membangun kredibilitas MK kembali, entah itu kapan. Namun berlama-lama dalam kesedihan juga tidak baik. MK masih dan sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk menjamin tegaknya demokrasi konstitusional di negara ini, tapi juga untuk menjamin terpenuhinya hak-hak konstitusional warga negara. Evaluasi atas masalah ini bisa dikaji pada tiga

aspek. Pertama, pengetatan syarat bagi masuknya hakim konstitusi dari unsur partai politik. UUD 1945 dan UU MK mengatur syarat pengajuan hakim konstitusi dari tiga lembaga negara-eksekutif, legislatif, dan yudikatif-yang masingmasing berwenang mengajukan tiga hakim konstitusi. Ini merupakan pelaksanaan prinsip pembagian kekuasaan (distribution of power) serta check and balances di antara tiga lembaga negara tersebut. Hakim dari unsur partai politik yang diajukan legislatif (DPR) perlu diperhatikan secara khusus, mengingat besarnya potensi konflik kepentingan yang diwakilinya. Kedua, evaluasi kewenangan penyelesaian sengketa pilkada di MK. Kewenangan yang awalnya berada di tangan MA kemudian didelegasikan kepada MK melalui UU Nomor 12 Tahun 2008 tentang Pemerintah Daerah ini membuka potensi korupsi yang luar biasa. Konflik perebutan jabatan yang bersumber dari hasrat kekuasaan yang sangat besar antar-elite lokal ini menggiring MK keluar dari hakikat MK sebagai peradilan konstitusional. Dalam konteks tersebut, isu tentang perlunya lembaga peradilan pemilu perlu digulirkan kembali. Ketiga, pelaksanaan kewenangan pengawasan hakim secara utuh yang dilakukan oleh KY tidak hanya terbatas pada hakim di tingkatan yang lebih rendah, tapi juga termasuk hakim agung dan hakim konstitusi. Hal ini penting untuk menjamin independensi kekuasaan kehakiman, serta sebagai perwujudan prinsip check and balances di antara cabang kekuasaan kehakiman. ***

Hukum Berlaku Hanya untuk Rakyat Kecil? UNGGUH kecewa ketika kita mendengar sebuah peraturan ternyata dilanggar oleh si pembuat aturan itu sendiri. Lembaga peradilan yang dibentuk untuk membuat pelaku pelanggaran hukum sadar dan tidak lagi melakukan perbuatan yang sama, ternyata harus tercabikcabik oleh segelintir oknum yang mempunyai kekuasaan yang berlebih. “Pangkat”!!, sepertinya menjadi momok bagi mereka yang tidak siap “mental” untuk menjadi seorang pengabdi dan pengayom dikehidupan bermasyarakat. Orang yang mempunyai kekuasaan sering kali dengan seenak hatinya menambah penderitaan orang-orang yang tidak berdaya dengan adanya ketimpangan hukum ini. Lembaga peradilan di

S

Indonesia seperti kekurangan orang-orang bersih yang tidak tergiur akan harta dan “pangkat”. Mereka tidak memikirkan perasaan orangorang kecil yang diinjak-injak oleh orang-orang besar dan hebat. Dalam pasal 27 UUD 1945 secara jelas dinyatakan bahwa, “Semua warga Negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintah, dan wajib menjunjung hukum dan pemerintah itu dengan tidak ada kecualinya”. Namun bagaimana aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari?. Tekanan (pressure) dalam mengungkap suatu fakta kebenaran menjadi salah satu faktor diskriminasi terhadap masyarakat kecil. Sebut saja ketika seorang pejabat sedang berhadapan kasus hukum dengan “rakyat kecil”, yang menjadi korban ketetapan “hukum” tetaplah rakyat kecil. Salah satu kasus hukum

yang saat ini tengah diperiksa penyidik Polres Polres Padang Pariaman, menjadi salah satu contoh kongkrit betapa hukum di negeri Indonesia yang kita cintai ini, sudah tidak lagi berpihak kepada rakyat kecil. Bagi saya, kasus ini cukup menggelitik. Betapa tidak, kasus yang berawal dari laporan seorang polisi berpangkat Kompol dan saat ini bertugas di Polda Sumbar terhadap adik kandung serta dua keponakannya sendiri dengan pasal pengrusakan “kandang itik” yang di klaim sebagai kepunyaannya. Padahal. keberadaan kandang itik tersebut berada di atas tanah pusako yang sama sekali bukan hak miliknya. Hebatnya lagi, cuma dengan bermodalkan laporan dari perwira polisi tersebut, tim penyidik Polres Padang Pariaman langsung saja

menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus yang dilaporkan ini tanpa melalui pemeriksaan saksi terlapor terlebih dahulu. Kalau cara penetapan seperti ini, mungkin semua orang bisa saja melaporkan orang yang dibencinya ke polisi. Dan mungkin saja akan banyak tersangkatersangka lainnya di Republik Indonesia ini. Ini juga dibuktikan dengan surat pemanggilan terhadap 3 terlapor untuk memberikan keterangan kepada pihak penyidik Polres Padang Pariaman. Dalam surat panggilan tersebut, terlapor langsung dipanggil sebagai “TERSANGKA”. Luar biasa sekali. Sepertinya hukum hanya berlaku untuk rakyat kecil, penegakan hukum yang seharusnya berada ditangan penyidik berubah ajang untuk bulan-bulanan bagi

OLEH: Heldi Satria rakyat kecil. Pangkat dan kekuasaan seperti tidak berlaku segelintir orang yang berpangkat dan mempunyai jabatan. Yah, seperti kasus ini contohnya. Lalu apa gunanya pasal pasal 27 UUD 1945 kalau penegak hukum sendiri yang melanggarnya? Atau memang hukum itu hanya berlaku untuk rakyat kecil saja?

„ Tapi banyak Incumbent kalah di Padang „ Pemko Padang Tergesa-gesa „ Tak ubahnya seperti ilmu katak

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Nomor Telepon Gangguan PLN Tersambung ke Jakarta KEPADA Bapak GM PLN Sumbar. Kalau mau menanyakan tentang gangguan listrik mati atau informasi lainnya di Kota Padang dengan menelpon ke nomor telepon 480027 selalu tersambung dengan no. 123 di Jakarta. Operatornya ternyata kurang menguasai masalah gangguan di Padang. Jadi jawabnya kurang memuaskan pelanggan. Bagaimana kalau dikembalikan seperti semula saja ke lokal masing-masing agar jawabannya realistis tidak ngawur? Terima kasih atas perhatiannya.

Pilkada 30 Oktober 2013 Hari Libur? Yth Walikota Padang dan KPU Kota Padang. Apakah pada tanggal 30 Oktober 2013 merupakan hari libur? Kalau iya, mohon segera diterbitkan SK nya sehingga kami bisa mengatur hari kerja.

+628126736***

+62812668440***

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Pemimpin Perusahaan

: Indra Helmi

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Rahmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


6

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

POLRESTA GELAR SISPAM

Dana Pengamanan Pilkada Belum Cair PADANG, HALUAN — Seluruh jajaran aparat penegak hukum dan instansi terkait siap untuk melakukan pengamanan Pilkada Padang 2013.

Caleg PKB Harus Kembalikan Kepercayaan Masyarakat LUBUKBASUNG, HALUAN — Fenomena banyaknya wali nagari (kepala desa-red) yang mengundurkan diri, demi jadi calon anggota legislatif (caleg) berbagai partai politik (parpol) di pemilu 2014 nanti, harus jadi perhatian semua elemen. Ada potensi, pengganti wali nagari yang mundur itu, titipan dari parpol tertentu. Tujuannya, demi mendulang suara sebanyak mungkin pada pemilu yang akan digelar 9 April 2014 nanti. “Pemilihan wali nagari karena kekosongan pejabatnya, harus dapat pengawasan serius. Jangan sampai, calon wali nagari tersebut titipan partai atau dibiayai partai politik tertentu,” ungkap Ketua DPW PKB Sumbar, Febby Dt Bangso nan Putiah, saat pembekalan caleg DPRD Bukittinggi dan Agam dari partai nomor urut 2 itu di Lubukbasung, Kamis (10/10). Febby yang juga caleg nomor urut 2 untuk DPR RI di Dapil II Sumbar ini menyebut, wali nagari yang berkomitmen kuat untuk menuntaskan masa jabatannya hingga akhir, jadi dambaan setiap setiap elemen. Terlebih, wali nagari itu juga dipilih melalui pemilihan langsung pula. “Wali nagari yang memilih menyudahi masa jabatannya sebelum periodenya berakhir, akan menggerus kepercayaan masyarakat. Jika ini tidak diselesaikan secara elegan, nantinya akan berpengaruh pada kualitas pemilu 2014, terutama pada tingkat partisipasi masyarakat,” tegas Febby. Menurut politisi muda ini, indikasi menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat pada parpol, terlihat jelas di pemilu kepala daerah Kota Padang, yang ditabuh 30 Oktober nanti. Dari 10 pasangan calon, terdapat tujuh pasangan calon dari jalur perseorangan. Sementara, potensi lima pasangan calon dari jalur partai politik yang memiliki kursi di DPRD Padang, hanya terwujud tiga pasangan calon. “Caleg harus mengembalikan tingkat kepercayaan masyarakat pada parpol. Salah satu caranya, yakni mengawal pemilihan wali nagari yang bebas dari intervensi parpol tertentu,” terangnya. Selain itu, Febby mengimbau calegnya, untuk memedomani PKPU No 15 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Kampanye. “Patarang se lampu awak. Jangan membodohi masyarakat dengan klaim yang menyesatkan,” terang pria yang juga ketua Lazis NU Sumbar itu. (h/rel/rud)

STIKER DPT — Striker daftar pemilih tetap (DPT) KPU telah menyebar, seperti di Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Kamis (10/10). Stiker tersebut merupakan verifikasi terhadap pemilih tetap pada pemilihan Calon Walikota Padang pada 30 Oktober mendatang. AMIR

Hari Ini, Surat Suara Sampai di KPU Padang PADANG, HALUAN — Berkemungkinan surat suara yang datang ke KPU Padang hari ini (11/ 10) hanya sebagain saja. Sisanya lagi, akan diserahkan ke KPU Padang hingga Minggu (13/10) mendatang. Dikatakan Koordinator Divisi Keuangan, Logistik, Umum dan Rumah Tangga KPU Padang, Frista, informasi ini didapat setelah berkoordinasi dengan pihak percetakan di Pekanbaru, Provinsi Riau. “Berapa lama surat suara ini dilipat dan hal teknis lainnya, belum bisa kita pastikan, karena ada perubahan jadwal seperti ini,” jelasnya, Kamis (10/10) sewaktu dihubungi via telepon. Selanjutnya, surat suara yang

datang tersebut akan diperiksa satu per satu. Jika terjadi kerusakan atau ada kekurangan, diminta pihak percetakan bisa memenuhi kembali. “Berapa banyak yang rusak dan kurang harus diganti dengan jumlah yang sama oleh percetakan. Sekarang pun belum bisa kita putuskan, harus dilihat dulu surat suara yang sampai ke KPU ini,” jelas Frista. Sejumlah logistik yang harus dipersiapkan oleh KPU Padang adalah, surat suara dan kartu pemilih. Sementara untuk kotak suara masih menggunakan kotak suara yang lama. Jumlah surat suara ini adalah sebanyak daftar pemilih tetap (DPT) ditambah 2,5 persen dari jumlah DPT.

DPT untuk pilkada Padang berjumlah 560.732 pemilih. Tetapkan 13 Lokasi Kampanye Badan Kesatuan Bangsa Politik Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol Linmas) Padang, sudah memberikan 13 rekomendasi pelaksanaan lokasi kampanye bagi 10 orang pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Padang. 13 lokasi ini berada di 11 kecamatan. Khusus untuk Kecamatan Koto Tangah dan Padang Barat terdapat dua lokasi yang digunakan untuk kampanye. “Kepastian lokasi kampanye ini digunakan menunggu keputusan dari KPU,” kata Kesbangpol Linmas Padang, Eri Sanjaya. (h/eni)

DEKLRASI KAMPANYE DAMAI BESOK

10 Cawako Diarak Keliling Kota PADANG, HALUAN — Pelaksanaan kampanye Pilkada Kota Padang, dimulai Minggu (13/10). Sehari sebelumnya, KPU menggagas agenda Pilkada damai yang ditandai dengan pawai 10 pasangan calon kepala daerah ke tengah masyarakat. Sepuluh pasangan calon ini, akan diarak di pusat kota dan diiringi oleh sejumlah tim pemenangan. Menurut Ketua KPU Kota Padang Alison, Kamis (10/10), arak-arakan ini akan dilakukan pada Sabtu (12/10). Kegiatan ini dimaksudkan, agar masyarakat tahu siapa pasangan calon kepala daerah Kota Padang, dan menandakan komitmennya seluruh pasangan calon bersama tim melakukan Pilkada damai. Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, muncul komitmen yang kuat untuk mengusung konsep Pilkada damai ini oleh seluruh pasangan dan

masyarakat. Dalam perencanaannya, launching Pilkada damai ini akan dipusatkan di kawasan GOR AGus Salim. Rapat koordinasi yang dilakukan KPU Kota Padang bersama DPRD, SKPD terkait dan kepolisian, akan ada pembatasan massa (partisipan) dalam pelaksanaan kegiatan ini. Setiap pasangan calon, hanya diperbolehkan membawa 5 unit kendaraan roda empat dalam arak-arakan ini. Ditambah lagi, jumlah kendaraan roda dua yang diperbolehkan maksimal 10 kendaraan. Artinya, ada pembatasan massa yang dibawa oleh pasangan calon. Sebab, ini belum masuk dalam tahapan kampanye. Pasangan calon ini, bebas berkreasi disaat melakukan arak-arakan tersebut. Misalnya, kendaraan roda empat dihiasi atau dimeriahkan oleh musik dan lain

sebagainya. Rute yang akan dilewati adalah Gor Agus Salim, Khatib Sulaiman, Simpang DPRD Sumbar, S Parman (Ulangkarang), Veteran, Pemuda, Diponegoro, Pondok, Nurul Iman, Bagindon Aziz Chan, Sudirman, dan kembali ke Gor Agus Salim. Pada kesempatan tersebut, direncanakan akan dihadiri oleh Mendagri Gamawan Fauzi. Ia mengatakan, hal ini telah dikoordinasikan pada sejumlah SKPD seperti Dishubkominfo, Kesbagpol, dan kepolisian. Selain itu, pada 13 Oktober, kampanye Pilkada Padang ditandai dengan penyampaian visi misi pasangan calon ke DPRD Kota Padang. Ini dilakukan pada pukul 14.00 WIB, dan pasangan calon ini diundang dan boleh didampingi oleh lima orang pendukung. (h/ade)

PESAN UNTUK CALON WALIKOTA

Perbaiki Pasar, Berantas Judi

BAHAR bersama peembeli.

PADANG, HALUAN — Dengan usia yang sudah tidak muda lagi, Bahar (80 tahun) masih memberanikan diri untuk berjualan baju bekas di Gedung Padang Teater lantai dua Pasar Raya. Ia berharap, pemerintah secepatnya memperbaiki gedung tempatnya berjualan ini, karena kondisi gedung yang bisa dikatakan tidak layak untuk ditempati. Kamis (10/10) Tingginya tuntutan ekonomi yang harus dipenuhi setiap harinya, ditambah lagi kondisi istri yang sakit-sakitan, dan harus berobat setiap minggunya, Bahar mencoba bertahan

mencari nafkah dengan berjualan di gedung yang tidak layak untuk ditempati ini. “Sebenarnya saya tidak nyaman berjualan di sini, karena kalau hari hujan, air merembes dari genteng yang bocor, sehingga air tergenang di lantai, dan itu membuat nyamuk bersarang di mana-mana, hal seperti itu tidak bagus untuk kesehatan,” ujarnya. Ia berharap, pemimpin ataupun calon pemimpin untuk lebih memperhatikan keselamatan masyarakat, khususnya yang berjualan di gedung Padang Teater Sementara, harapan yang

sama disampaikan Hatmel (55). “Saya berharap, agar pemimpin ke depannya bisa membina masyarakat, mengubah pola pikirnya,” ujan Hatmel, warga Anduring Timur, Padang. Ia juga minta, agar perjudian yang terjadi, dapat diatasi atau diberantas. Karena penyakit masyarakat itu, punya dampak negatif yang luas. Apalagi dampak negatif untuk keluarga dan lingkungan. Ia berpendapat, jika walikota dan wakil walikota yang terpilih itu baik, maka masyarakat yang dipimpin akan bisa menjadi baik. (h/mg-rin/awa)

Hal ini terlihat dari simulasi pengamanan (Sispam) Pilkada Padang, yang digelar di depan Mapolresta Padang sejak Rabu (9/10) dan kemarin (10/9). Dalam pelatihan tersebut dilibatkan seluruh instansi terkait. Selain itu, juga hadir dalam acara sispam pilkada yakni lima pasang calon Walikota dan Wakil Walikota Padang, di antaranya pasangan Emma Yohana dan Wahyu Iramana Putra, Indra Jaya dan Jefri, Syamsuar Syam dan Mawardi Nur, serta Indra Dwipa, dan Surya Budhi. Namun, lima pasangan lagi tidak terlihat dalam acara tersebut. Selain dari pihak kepolisian, juga dihadiri dari muspida, TNI, Dishub Padang, pemadam kebakaran (Damkar) Kota Padang, KPU Padang. Kapolda Sumbar Brigjend Pol. Nur Ali dalam kesempatan tersebut mengatakan, dengan dilaksanakan sispam pilkada ini di Mapolresta Padang, membuktikan bahwa seluruh penegak hukum dan instansi lainnya telah siap untuk melakukan pengamanan Pilkada Kota Padang. “Kita sudah lihat sendiri kesiapan personil penegak hukum, untuk melaksanakan pengamanan Pilkada Kota Padang. Tahun ini saja sudah tiga kali pemilihan kepala daerah yakni Sawahlunto, Padang Panjang. dan Padang Pariaman. Dalam pemilihan tersebut berjalan aman,” kata Nur Ali kepada wartawan usai Sispam Kota Padang, kemarin (10/ 9). Dikatakannya, pihaknya meminta kepada pasangan calon walikota dan wakil walikota, agar ikut melakukan pengamanan ini untuk mensukseskan pilkada. “Kami berharap seluruh elemen masyarakat juga ikut membantu untuk mensukseskan pesta demokrasi ini,” ungkapnya. Untuk dana pilkada, kata Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana, bahwa pihaknya telah mengajukan anggaran sebesar Rp1,4 miliar untuk dua putaran Pilkada Padang. Namun, hingga saat ini belum cair dana tersebut dari Kesbangpol Linmas Padang. “Sudah jauh hari kami telah mengajukan dana pilkada tersebut, namun sampai sekarang anggaran itu belum cair dari kesbangpol linmas,” kata Wisnu kepada Haluan, kemarin (10/10). Dikatakannya, dana tersebut akan cair apabila sudah adanya pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dari Gubernur Sumbar. “Dana tersebut diperuntukan bagi personil yang ikut dalam pengamanan pilkada ini,” ujarnya. Dia mengharapkan, dana pengamanan yang telah diajukan tersebut, cepat terealisasi dan segera dibagikan kepada personel yang terlibat dalam pengamanan pilkada Padang. “Saat ini kami masih menunggu kepastian dari KPU Padang terkait dana yang diajukan tersebut,” kata dia. Selain itu, beberapa titik yang dianggap rawan akan ditempati sejumlah personel yang telah disiagakan. “Kami akan mengamankan jalannya pesta demokrasi di Padang, dan berusaha menimalisir adanya gejolak yang bakal terjadi,” katanya. Untuk pengamanan pilkada mendatang, lanjut Wisnu, sebanyak 793 personel dilibatkan dalam pengamanan itu. “Dua pertiga jumlah personel jajaran Polresta Padang, dikerahkan untuk pengamanan ini,” ujar Wisnu. (h/nas)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Rahmi


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

7

Periuk Balango ...............Dari Halaman. 1 Kunci Sukses, .................Dari Halaman. 1 Tanah liat yang bisa dijadikan pembuatan periuk belanga, piring, mangkuk atau gelas, bahkan saat ini dikembangkan menjadi hiasan rumah pot bunga,mangkuk air besar, baskom,serta barang keramik lainya ada di Jorong Galogandang. Tanah liat diambil dipinggiran batang air (sungai) Batang Sinamar seperlunya, dan sesampai di lokasi kerja yang umumnya rumah penduduk diaduk dengan cara ditumbuk menggunakan “alu“ sebatang kayu yang pangkalnya dibulatkan. Tanah liat seusai ditumbuk lalu diinjak–injak hingga menjadi siap dibentuk bagai adonan kue. Kalau sudah menjadi adonan, sudah bisa dibentuk mau dibikin menjadi periuk belanga, celengan, alat pembakar dan memadu emas, dupa, kendi dan lain sebagainya. Tanah liat yang sudah terben-

tuk sesuai apa yang dikendaki, langsung dibakar pada temperatur ratusan derjat celsius. “Sewaktu dilakukan pembakaran periuk, kendi, dupa, mangkuk, kecio atau celengan dan lain itu, untuk tidak pecah bahan dari tanah liat itu sewaktu proses pembakaran, juga biasa dicampur dengan pasir,” kata Ella Gerwanti (48 tahun) kepada Haluan Kamis (10/10). Pernyataan yang sama juga dikemukakan Marsus (50 tahun) dan Adria (50 tahun). Wali Nagari Andaleh didampingi sekretarisnya, Harmen Sastera dan Dedi Sunadi menyebut usaha turun–temurun sejak nenek moyang ini, dikhawatirkan bisa terputus generasinya. Untuk itu berharap perhatian pemerintah terutama dinas terkait seperti Koperasi, Perdagangan , dan Perindustrian. Dengan ada pembinaan, apa lagi mencarikan terobosan

pemasaran, usaha berbagai kerajinan yang masih laku di Sumatera Barat, Sumatera Utara, serta Riau ini akan bisa tumbuh minat generasi muda mencintai dan melanjutkan usaha ini. Saat ini kata Harman, Wali Nagari Andaleh Kecamatan Luhak Limapuluh Kota, generasi pelanjut usaha kerajinan macam – macam tanah liat ini, nyaris punah, sebab yang bergerak dalam usaha ini tinggal bilangan jari. Adria, guru INS Kayutanam, pernah dosen ASKI Padang Panjang, jeblosan Bandung yang pernah belajar ke China tentang keramik ini, juga sudah banyak membuat macam–macam kerajinan tanah liat. Bahkan lebih termotivasi, sebab para ahli menyebut tanah liat dari Galogandang kanagarian Andaleh ini, terbaik di seluruh Indonesia. (Syafril Nita)

akan menunggu. Bahkan, orang cacat sekalipun bisa sukses. Hal itu dikatakan oleh Andy F. Noya kepada Haluan saat menjadi host Temu Responden 2013 Bank Indonesia di hadapan ratusan peserta yang hadir di Aula Anggun Nan Tongga Kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VIII, Kamis (10/10). Dia menyatakan, kebanyakan bisnis dimulai dari kegagalan. Hal itu terlihat dari narasumbernya yaitu Yusmail. Ia berhasil membangun brand image lokal sepatu Yoesani dan Honesty. Padahal selama ini, masyarakat umum menganggap, pabrik sepatu selama ini ada di Cibaduyut, Bandung. Namun saat ini ada di Sintoga, Kabupaten Padang Pariaman. Yusmail yang mengalami kegagalan-kegagalan, akhirnya mampu mengekspor produknya

ke luar negeri. Hingga saat ini Yusmail telah mempunyai 10 outlet dengan mempekerjakan 50 karyawan. Berkat kegigihan Yusmail, pabrik sepatu yang dimulai pada tahun 2003 lalu, terus bertahan sampai saat ini. Bahkan, mantan presiden RI HM Jusuf Kalla jatuh hati pada sepatu buatannya. “Mempertahankan kualitas dengan giat adalah kunci sukses keberhasilan produk sepatunya, bukan sekedar meningkatkan kuantitas produksi,” ujar Yusmail. Selain itu, Mantan Walikota Sawahlunto, Amran Nur dari pengusaha Jakarta menjadi Walikota Sawahlunto selama dua periode. Amran Nur sangat inspiratif, karena mampu menyulap kota mati, bekas tambang menjadi kota wisata yang hidup. Disamping itu juga ada, Masril Kota Pendiri Bank Tani,

pengelola Lembaga Keuangan Mikro Agro (LKMA) Agam. Masril berhasil mengembangkan lembaga keuangan layaknya lembaga perbankan non koperasi untuk pengembangan usaha industri pertanian. LKMA Agam yang dirintis oleh Masril Koto hingga saat ini telah mencapai Rp300 miliar lebih. Sementara itu, M. Emil Akbar, Direktur Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah XIII menyatakan pihaknya apresiasi terhadap kegiatan temu responden Bank Indonesia yang menghadirkan Andy F. Noya dengan narasumber yang memberikan inspirasi dan motivasi. “Semoga dengan kisah-kisah dari narasumber dapat menyebarkan virus-virus entrepreneurship. Karena angka pengusaha di Indonesia masih rendah” ungkapnya. (h/cw-lex)

Pemko Padang ...............Dari Halaman. 1 Hibah dan Bansos............Dari Halaman. 1 nama jalan itu dari Pemko Padang. Ia memang pernah menerima surat tentang wacana pemindahan nama jalan itu dari Pemko Padang, namun baru sebatas wacana, belum disampaikan ke DPRD. Ia berharap pemindahan nama jalan itu ada perdanya dalam waktu dekat. “DPRD Padang akan membahas persoalan itu dengan memanggil pihak terkait seperti Badan Pertanahan, Disdukcapil dan pihak terkait lainnya. Pihak perguruan tinggi juga akan diikutkan dalam pembahasan tersebut karena perguruan tinggi punya kajian mendalam tentang perubahan nama jalan dan masukannya akan dipertimbangkan DPRD. Pembahasan nama jalan akan dilakukan setelah Pilkada karena permasalahan tersebut belum terlalu mendesak,” ujar Budiman. Selanjutnya ia mengatakan, bukan hanya pemindahan jalan Bagindo Aziz Chan yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut, namun juga dibahas jalan lain. Sebab sampai saat ini ada jalan yang belum bernama seperti jalan

Alai menuju Bypass. Kemudian, ada juga jalan yang namanya sama sehingga dikhawatirkan bermasalah dalam kirim mengirim surat. Salah satu nama jalan yang sama adalah jalan Jakarta. Nama jalan Jakarta ada di Nanggalo dan ada Padang Utara. “Terkait diikutsertakannya Badan Pertanahan, karena dikhawatirkan perubahan nama jalan itu menimbulkan masalah dalam sertifikat tanah milik masyarakat. Sedangkan Disdukcapil diikutsertakan karena berhubungan dengan alamat masyarakat di e-KTP,” ungkapnya. Ia menambahkan, jika pemindahan nama jalan Bagindo Aziz Chan tersebut hanya ada Perwako, maka peraturan tersebut tak kuat, sebab, bisa saja Perwako itu berubah jika walikota berbeda. Kalau ada Perda, maka perubahan nama jalan tersebut akan kuat, karena Perda adalah peraturan perundang-undangan terendah. “Selain itu, perubahan nama jalan tersebut harus disosialisasikan dengan gencar, sebab akan membingungkan masyarakat,” tegas Budiman. Butuhnya sosialisasi pemindahan nama jalan yang dikatakan

Budiman tersebut terbukti dengan banyaknya warga yang tak tahu bahwa jalan Bagindo Aziz Chan sudah pindah. Kepala Unit Operasi Kantor Pos Padang Harun Syofyan mengaku belum tahu bahwa kantornya yang dulu beralamat di Jalan Bagindo Aziz Chan, telah berganti menjadi Jalan Sudirman. Sampai saat ini pihaknya belum mengganti alamat jalan yang terpampang di plang depan kantornya. “Sampai saat ini, kalau mengirim surat, kami masih pakai alamat yang lama, Begitu juga dengan mengirim surat dengan alamat rumah di sepanjang bypass,” ujarnya. Hal yang sama juga diungkapkan Anto, Receptionis Hotel Femina yang beralamat di Jalan Bagindo Aziz Chan yang lama. Sementara itu, Sekdako Padang, Syafril Basir mengatakan, sosialisasi pemindahan nama jalan tersebut memang dibutuhkan. Pemko Padang akan melakukan sosialisasi tersebut sampai tahun 2014 nanti. Mengenai Perda, Pemko akan segera membahasnya. (h/mg-dib)

Dinas Peternakan............. Dari Halaman. 1 Masyarakat yang membeli sapi kurban, agar membeli sapi yang memiliki sertifikat kesehatan. “Jika panitia kurban mendapatkan sapi yang tidak sehat sebelum di sembelih, maka sapi tersebut harus dikembalikan kepada suplayer. Karena, sapi yang di potong, harus benar-benar sapi yang sehat,” terangnya. Untuk nominal harga sapi kurban, ia mengatakan sampai saat ini pihaknya belum bisa menetapkan harga nominal sapi qurban. Namun, perlu diketahui, harga satu kilogram daging sapi hidup hanya sekitar Rp35 ribu saja. “Kalau harganya, suplayer lah yang menentukan, kami hanya menyediakan sapinya saja,” tukasnya. Tanah Datar Harga sapi kurban di pasar ternak Batusangkar meningkat tajam. Untuk seekor ternak yang memenuhi syarat untuk disembelih pada hari raya Idul Adha 1424 H nantinya mencapai harga Rp10 hingga Rp12 juta. Herman Sutan, salah seorang toke ternak di pasar ternak Supanjang Batusangkar kepada Haluan, Kamis (10/10) sore menyebutkan, stok sapi untuk dipasarkan memang semakin berkurang, sementara peminat yang akan membeli sapi kurban cukup tinggi. “Menjelang Idul Adha Kamis ini merupakan hari pasar ternak terakhir untuk waraga Kabupaten Tanah Datar. Peminatnya cukup banyak, sementara stok sapi semakin berkurang dan harganya melambung”, tuturnya. Dharmasraya Kabid Bina Usaha Dinas Peternakan dan Perikanan Dharmasraya, Budi Waluyo kepada Haluan, Kamis (10/10) mengatakan, pada penyelenggaraan kurban tahun ini diperkirakan di Dharmasraya akan mencapai seribu hewan. Tahun lalu 700 ekor sapi, sedangkan kamping jumlahnya tidak begitu banyak. “Itu terlihat dengan tingginya angka jual beli di Pasar ternak yang ada di Gunung Medan yang saat ini selalu ramai setiap hari. Belum lagi toke-toke yang tidak terpantau di masyarakat yang jumlahnya penjualannya cukup besar,” ungkap Budi Waluyo Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Dharmasraya mengimbau penyelenggara kurban untuk berkonsultasi dengan dokter hewan dan petugas yang ada di tiap kecamatan. Itu untuk memastikan hewan yang akan

digunakan untuk ibadah kurban tidak terdapatnya penyakit yang akan membahayakan terhadap manusia. Di Dharmasraya akhir-akhir ini memang tidak ada penyakit hewan yang membahayakan, terutama penyakit cacing hati. Limapuluh Kota Jumlah pemotongan hewan kurban di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, diperkirakan meningkat bila dibanding tahun 2012 lampau. Pasalnya, pada setiap masjid yang memotong hewan kurban rata-rata mengalami peningkatan. Seperti di Masjid Raya Jorong Ampanggadang, Nagari Tujuh Koto Talago jumlah hewan kurban yang dipotong tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 20 ekor lebih banyak 2 ekor bila dibanding dengan tahun sebelumnya. Hal itu dimungkinkan dengan meningkatnya ekonomi dan kesadaran masyarakat yang melakukan ibadah sosial. “Secara keseluruhan jumlah hewan kurban yang akan dipotong di Luak nan Bungsu ini tahun 2013, diperkirakan mencapai 3.200 ekor. Sementara tahun lalu mencapai 3.000-an ekor,” ungkap Kepala Dinas Peternakan Limapuluh Kota, Ir.Priyadi Budiman kepada Haluan, Kamis kemarin. Dikatakan, ketersediaan hewan kurban seperti sapi dan kambing tidak menjadi kendala. Para pedagang ternak sebelumnya sudah mempersiapkan ternak untuk kurban. Di Nagari Batu Balang, Kecamatan Harau, tahun ini terjadi peningkatan kurban. Pemuka masyarakat setempat, Nasrul Rasyid menyebutkan, tahun ini hewan kurban yang akan dipotong diperkirakan mencapai 25 ekor, 1 ekor lebih banyak dari tahun lalu. Pasbar Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hotikultura dan Peternakan (Distanhornak) Kabupaten Pasaman Barat, Mukhlis menyampaikan, warga dari 11 kecamatan atau 19 kenagarian di daerah ini akan menyembelih sebanyak 1.000 hewan kurban. “Menjelang hari Raya Idul Adha tahun ini, Dintanhornak menurunkan tim khusus dari UPT di setiap kecamatan atau kenagarian se Pasaman Barat. Selain memeriksa kondisi kesehatan hewan, mereka juga mengecek layak atau tidaknya hewan kurban disembelih,” ujar

Mukhlis kepada Haluan di Simpang Ampek, Kamis (10/10) kemarin. Dijelaskannya, kebutuhan hewan kurban untuk Pasaman Barat biasanya terpenuhi, didatangkan dari luar daerah. Setiap hewan ternak dari luar tersebut dicek data dan kelengkapan administrasinya, seperti SKKH (surat keterangan kesehatan hewan) yang ditandatangani oleh pejabat terkait dari asal hewan ternak itu didatangkan. Selama ini, jelasnya, dari sekian jumlah hewan ternak dimaksud, ternyata ada di antaranya mengindap penyakit, seperti cacing hati, anthrax dan toksoplasma. Apabila ditemukan cacing hati maka bagian hati harus dimusnahkan. Untuk mengantisipasi anthrax, jika ditemukan sapi terkena anthrax maka sapi tidak boleh dipotong karena spora akan menyebar dan dapat bertahan di tanah hingga puluhan tahun. Menyikapi kondisi itu, tegas Mukhlis, Bupati Pasaman Barat mengeluarkan surat edaran terkait kehati-hatian warga menerima hewan kurban, yang akan disembelih pada suasana hariraya idul adha, pada beberapa hari ke depan. Surat edaran dari bupati itu disebar ke seluruh walinagari, camat dan UPT dinas dan pengurus organisasi keagamaan dan kemasyarakatan yang ada di daerah ini. Selain itu, tambah Mukhlis, hal lain yang menjadi perhatian adalah adanya ternak besar maupun kecil dalam kondisi belum cukup umur, tapi telah diperjualbelikan. Padahal, setiap hewan kurban itu yang akan disembelih dalam suasana hari raya idul adha nantinya ada ketentuannya. Selain jelas kondisi sehat, hewan kurban itu tidak cacat, dan sudah cukup umur atau nisab. Gubernur 10 Ekor Sapi Gubernur Sumbar Irwan Prayitno akan mengurbankan 10 ekor sapi. 2 ekor sapi di Sudirman, 5 ekor sapi di Kuranji, dan 3 ekor sapi lagi di beberapa wilayah Kota Padang. Sementara pada kantor SKPD di Tanah Datar juga banyak yang menyelenggarakan kurban, di kantor Kemenag Tanah Datar pada Idul Adha kali ini menyembelih sebanyak 11 ekor sapi. “Sapi yang akan disembelih itu berasal dari kurban para karyawan Kemenag Tanah Datar,” tutur Kasi Pais M. Algafari. (wis/zkl/emz/ fma/gmz)

Sementara Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Barat, Reno Fernandes menilai, peluang besar tidak hanya dimiliki incumbent yang merupakan wakil wali kota tetapi juga calon yang memang mempunyai pemilih di Padang. Seperti anggota DPD RI, Emma Yohanna dan DPR RI, Muhamad Ichlas El Qudsi. HMI pun kata Reno, melihat akan terjadi persaingan ketat bagi empat pasangan calon menuju kursi kemenangan. Sementara bagi calon lainnya, peluang akan berkurang dibanding incumbent yang sudah memiliki pemilih di Kota Padang. “Meskipun incumbent ini berpeluang, tetapi semuanya masih tetap ditentukan oleh

kinerja selama berada di masyarakat selama ini,” terang Reno. Selanjutnya, jelas Reno, para incumbent ini akan diuntungkan jika jumlah partisipasi pemilih banyak. Jika partisipasi pemilih sedikit, maka suara akan terpecah ke beberapa calon. Jumlah pasangam calon wali kota Padang dan wakil wali kota Padang yang banyak pun menyulitlan pemilih. “Hal ini berbeda jika partisipasi pemilih banyak. Akan terjadi kantong-kantong suara bagi setiap pasangan calon,” jelas Reno. Tetapi, keberadaan incumbent tidak selalu menguntungkan. Ini terlihat pada beberapa pilkada yang sudah terjadi di Sumatera Barat, dimana incumbent tidak selalu menjadi jawara.

Sementara itu Ketua DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumbar, Nofil Asriyanto, mengatakan sesuai dengan prediksi, seperti biasanya incumbent, diprediksi memiliki kekuatan lebih daripada non incumbent. Karena, lebih sering terjun ke masyarakat. Namun, peluang bagi non incumbent tetap terbuka. “Jika menyentuh dengan program dan visi misinya yang apiratif tentu saja bisa menumbangkan incumbent. Seperti yang terjadi pada pemilihan Wali Kota Sawahlunto,” terangnya. Contoh lainnya incumbent yang kalah dalam Pilkada di Sumbar di antaranya Pilkada Kota Padang Panjang, Kabupaten Solok, Limapuluh Kota, Dharmasraya dan bahkan Pilkada Provinsi Sumbar. (h/eni/lex)

Polisi Temukan ...............Dari Halaman. 1 8280 AE, BA 8567 RN, BM 9066 BA, dan BA 9014 MD. Ditemukan lima mobil itu, berarti sekarang telah ada tujuh mobil hasil curian yang telah diamankan di Mapolresta Bukittinggi. Sebelumnya, mobil Avanza hitam nomor polisi (nopol) BM 174 RE dan mobil Kijang pick up warna biru dengan nopol B 9217 TD sudah duluan diamankan polisi. “Semua nopol yang terpasang itu adalah palsu karena telah diganti oleh para komplotan pencuri. Sementara untuk warna mobil, sebagian masih asli dan sebagian lagi telah diubah oleh pencuri. Mereka melakukannya untuk menghilangkan semua identitas mobil yang asli,” ujar Kapolresta Bukittinggi AKBP Amirjan kepada Haluan, Kamis (10/10). Menurut Kapolres, tim dari Polresta Bukittinggi bekerjasama dengan Polresta Padangpanjang, Pariaman dan Kota Payakumbuh bergerak menuju Padang pada Rabu (9/10) malam. Tim itu mulai mengungkap keberadaan mobil hasil curian di beberapa lokasi di Kota Padang, yang dimulai pukul 22.00 WIB hingga Kamis dinihari. Dari hasil tersebut, lima mobil ditemukan di rumah warga yang diduga sebagai penadah. Dalam kasus ini, dua terduga penadah

ke beberapa daerah di Sumbar, baik berupa mobil yang masih utuh, maupun komponen mobil yang telah dibongkar dan dijual secara eceran. Hasilnya, tiga tersangka lagi dibekuk, diantaranya tersangka berinisial GP dan OK yang saat ini telah diamankan di Mapolresta Padangpanjang, serta tersangka berinisial CN yang diamankan di Mapolresta Bukittinggi. Dalam kasus ini polisi juga telah menetapkan tiga Daftar Pencarian Orang (DPO), yang masih merupakan anggota komplotan tersebut. Dalam melakukan aksinya, para tersangka terindikasi menggunakan senjata rakitan berlaras pendek. Modus pencurian yang dilakukan tersangka juga bervariasi, mulai dari memecah kaca depan mobil hingga penggunaan alat khusus. Dalam memilih target, tersangka cenderung beraksi di tempat yang sunyi, baik di lokasi parkir, di depan rumah dan dimana saja yang mereka anggap aman. Dalam melakukan aksinya, sindikat curanmor ini tidak segansegan melukai korbannya. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 363KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman lima tahun penjara. (h/wan)

telah diamankan untuk dimintai keterangan. Jika terbukti sebagai penadah, tidak tertutup kemungkinan mereka juga akan ditetapkan sebagai tersangka. “Sindikat curanmor spesialis mobil itu beraksi di kawasan Sumbar, Riau dan Jambi. Sementara ini belum ada tersangka baru, dan kami akan terus memburu pelaku, baik pemetik ataupun penampung,” tegas Kapolres. Sebelumnya, Polresta Bukittinggi bersama Polresta Padangpanjang serta dua Polsek di kawasan hukum Polresta Pekanbaru Riau membekuk empat anggota sindikat curanmor yang beroperasi di kawasan Sumbar, Riau dan Jambi pada Sabtu (5/ 10) lalu. Dari pengakuan para tersangka, mereka telah mencuri 180 unit mobil. Pengungkapan kasus ini berawal ditangkapnya tersangka berinisal IB oleh Polsek Baso, yang masih di kawasan hukum Polresta Bukittinggi pada Agustus 2013 lalu. Dari hasil pengembangan penangkapan itu, ternyata tersangka IB merupakan sindikat curanmor antar provinsi. Tujuh Polres di Sumbar kemudian melakukan pelacakan barang bukti (bb), karena menurut pengakuan tersangka IB, hasil curian tersebut disebar

Saatnya Kalahkan ............Dari Halaman. 1 up terbaik dari sembilan grup yang ada. Indonesia mutlak menguasai jalannya pertandingan dengan perbandingan 70:30. Indonesia juga melepaskan total 24 tembakan, setengahnya mengarah tepat ke gawang. Filipina hanya bisa empat tembakan dan ada dua yang mengarah ke gawang. Pelatih Indra Sjafri hanya melakukan satu pergantian pemain dari susunan awal saat mengalahkan Laos 4-0. Maldini diistirahatkan, Dinan Yahdian mendapat kesempatan menjadi starter di posisi penyerang sayap kanan. Di kubu Filipina, pelatih Marlon Manos Maro memainkan formasi 4-5-1 dengan memasang Jimson Crestal di lini depan. Seperti yang dijanjikan pelatih Indra Sjafri, pemain tampil menyerang sejak awal laga. Meski penguasaan bola lebih banyak berada di kaki para pemain Indonesia, Ilham Udin cs tak bisa menciptakan peluang dari dalam kotak penalti. Filipina, seperti diprediksi Indra, menempatkan delapan hingga sembilan pemain di daerah pertahanan lawan. Selama 13 menit pertama, Indonesia hanya mampu mengancam lewat tiga tendangan jarak jauh, masing-masing dari Evan Dimas, Dinan Yahdian dan Ilham Udin. Tak satupun yang mengarah ke gawang. Pada laga kali ini, Indonesia mengurangi umpan-umpan

lambung ke daerah pertahanan lawan. Skuad Garuda Muda dengan disiplin menerapkan permainan umpan-umpan pendek cepat, dikombinasikan dengan terobosan datar. Peluang yang benar-benar matang baru tercipta pada menit ke-20. Dari sepak pojok di sisi kanan pertahanan lawan, Evan Dimas mengarahkan bola ke tiang jauh. Bola kemudian disambar tandukan Dinan Yahdian, namun bisa ditepis kiper Ronillo Bayan. Dari jarak dekat, Dinan menyambar bola muntah namun arah bola melambung melewati mistar gawang. Gol akhirnya tercipta pada menit ke-28, lewat tendangan bebas dari jarak sekitar 32 meter di depan gawang lawan. Tendangan bebas kali ini dieksekusi oleh Hargianto. Bola melambung melewati pagar betis, menukik tajam dan berbelok sedikit ke kiri hanya beberapa meter di depan gawang lawan, membuat kiper Ronillo terkecoh. Bola tak mampu ditinjunya dengan sempurna. Si kulit bundar pun bersarang di gawang. Indonesia unggul 1-0. Indonesia masih kesulitan menusuk ke kotak penalti lawan. Sebagai gantinya, mereka membombardir gawang Filipina dengan tendangan dari luar kotak penalti. Menit ke-36, tendangan Dhinan dari sudut kiri luar depan kotak penalti melebar tipis di samping

tiang jauh. Kedudukan 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga babak pertama usai. Dua menit babak kedua bergulir, Indonesia mendapat peluang matang di kotak penalti. Umpan-umpan pendek di sayap kanan diteruskan Dinan menjadi umpan silang datar ke kotak penalti. Bola disambar tendangan Dimas ke sudut kiri bawah gawang, namun masih bisa ditepis kiper lawan. Menit ke-73, Yabes Roni, yang masuk menggantikan Dinan Yahdian melepaskan umpan silang datar dari sayap kanan. Bola disontek Paulo dari tengah kotak penalti namun lagi-lagi laju bola dihentikan kiper lawan. Indonesia akhirnya menambah keunggulan pada menit ke-85 lewat Yabes Roni. Gol diawali terobosan Sitanggang ke sayap kanan. Bola didorong Yabes ke dalam kotak penalti dan diakhiri dengan tendangan keras ke sudut sempit. Kali ini, Ronillo Bayant ak sanggup menepisnya. Nyaris tak ada serangan dari kubu Filipina. Pada menit ke90, The Azkals Junior melakukan serangan balik yang diakhiri dengan tendangan mendatar Valentino Calvo. Namun bola masih lemah dan mudah digagalkan Ravi Murdianto. Kedudukan 2-0 untuk Indonesia bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. (h/net/mat)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

Maskot dan Jingle Pemilu 2014 Dilaunching JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) melaunching maskot dan jingle Pemilu 2014, Rabu (10/10) di halaman Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol Nomor 29 Jakarta Pusat.

IR TUGIMIN

Ingin Berbuat Lebih Luas DHARMASRAYA, HALUAN — Mantan Wakil Bupati Dharmasraya periode 2005-2010 Ir. Tugimin, MM yang dulu berpasangan dengan Drs Marlon Martua, Kini diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) untuk mewakili rakyat Sumbar di DPR-RI Dapil Sumbar I. Tugimin yang juga berlatar belakang pekebun Sawit tersebut, di kediamannya kemarin menuturkan, kesempatan dirinya untuk turut dicalonkan menuju kursi di Senayan melalui PDI-P nomor urut tujuh. Melalui kesempatan yang ada itu, tokoh Dharmasraya yang sudah sangat dikenal dan memiliki segudang pengalaman itu berkeinginan untuk berbuat bagi banyak orang, Khususnya untuk Dharmasraya dan untuk Sumbar Dapil Satu. “Jika berfikir hanya untuk diri sendiri, saya tentu tidak akan mau maju sebagai caleg di tingkat pusat ini. Keinginan itu semata-mata untuk selalu berbuat kepada Negeri. Jika saya diberikan amanah oleh masyarakat, Insya Allah amanah itu akan diemban dan dipelihara sebaik mungkin, demi tercapainya kesejahteraan dan percepatan pembangunan daerah,” sebut Tugimin yang merupakan warga transmigrasi Blok D Sitiung 2 itu. Tokoh yang mengaku saat ini berprofesi petani itu, dulu pernah mengabdi selama 15 tahun (1995- 2005) di perusahaan perkebunan kelapa sawit, ia berawal sebagai bidang Administrasi di PT Sumbar Andalas Kencana (PT SAK) Muaro Timpeh, kemudian diamanahkan jabatan Assisten Perusahaan membawahi areal lima ribu hektar. Kemudian terakhir di perkebunan Tugimin dipercaya menjabat Pemimpin perusahaan di dua perusahaan sekaligus, di antaranya PT Arpena Sepakat dan PT Sumatra Makmur Lestari di Provinsi Riau. (h/fma)

PASANG BALIHO — Sejumlah tim sukses memasaang baliho calon walikota pasangan Ibrahim-Nardi di Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang, Timur, Kota Padang, Kamis (10/10). AMIR

KPU Dianggap Langgar Hak Caleg PADANG, HALUAN — Calon anggota legislatif dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem) untuk DPRD Sumbar, Emdarmy, siap melaksanakan peraturan KPU No 15 tahun 2013 terkait alat peraga kampanye. Karena, ini sudah menjadi keputusan yang harus diterapkan. Sejatinya, Emdarmi sendiri menilai, peraturan tentang pengaturan alat kampanye ini melanggar hak para caleg. Yaitu hak untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. “KPU cari pekerjaan saja. Kita sebagai caleg punya hak untuk mempertanyakan hal ini. Apakah memang harus sampai segitunya pembatasan alat peraga ini. Masa di rumah kita sendiri dan keluarga tidak boleh pasang baliho,” kata Emdarmy, Selasa

(8/10). Emdarmy sendiri mengaku, sejumlah spanduk dan baliho sudah banyak dipasangnya di sejumlah tempat sebelum PKPU No 15 tahun 2013 ini keluar. Alat peraga tersebut sudah dipasangnya di tempat keluarga, teman, dan di halaman sejumlah masyarakat yang sudah dimintai izin. “Spanduk ini dibeli kan pakai uang sendiri, KPU jangan melanggar hak caleg,” kata bendahara umum Partai Nasdem Sumbar ini. Sementara itu, caleg dari Partai Gerindra, Israr Jalinus mengatakan, aturan KPU tentang pembatasan alat peraga ini dinilai diterbitkan secara mendadak. Menurutnya, sejumlah pihak sudah membuat

perencanaan jauh-jauh hari ketika ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) dan ada yang sudah kontrak sampai 3 hari sebelum pemilu digelar 9 April 2014 mendatang. “Selain aturan yang keluar secara mendadak ini, banyak daerah yang belum menyiapkan aturan zonasi ini. Saya sendiri belum mengetahui lokasi yang boleh dipasangi spanduk dimana saja,” terangnya. Israr sendiri mengakui, dirinya juga mengalami kerugian materil terhadap pembatasan alat peraga ini sama dengan caleg lainnya. “Jumlahnya tidak usah disebutlah. Namun yang jelas karena aturannya mendadak, banyak caleg yang merasa rugi,” jelas Israr. (h/eni)

Model maskot yang dilaunching berbentuk kotak suara. Di bagian belakang kepala maskot, tepatnya di sebelah kiri, tertulis ayo memilih sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat yang berhak memilih, untuk menggunakan hak pilihnya. Tangan sebelah kanan dari maskot memperlihatkan surat suara yang akan dicoblos di bilik suara. Sementara jari kelingking sebelah kiri dari maskot, berwana hitam, karena sudah ditandai dengan tinta. Hal ini menunjukkan seseorang yang telah melakukan pemberian hak suara. Maskot yang keluar sebagai pemenang tersebut merupakan karya Lilyk Sugiarti dengan judul Ayo Memilih. Sementara untuk jingle dimenangi Enrico Michael Wuri dengan judul Memilih Untuk Indonesia. Para pemenang berhak mendapatkan hadiah berupa tropi dan uang tunai Rp30 juta. Maskot karya Lilyk Sugiarti ini menjadi pemenang, setelah menyisihkan 204 karya lainnya. Begitu juga Enrico Michael Wuri menyisihkan 101 jingle lain yang masuk ke panitia. Maskot dan jingle tersebut merupakan hasil karya anak bangsa yang dipilih oleh dewan juri. Sebelum pengumuman pemenang, 10 nominator jingle juga didaulat panitia untuk menyanyikan jingle ciptaannya. Setelah itu,

>> Editor : Rudi Antono

musisi Indonesia Judika didaulat untuk menyanyikan jingle Pemilu 2014 tersebut. Acara launching maskot dan jingle Pemilu 2014 dihadiri semua komisioner KPU RI, ketua, anggota dan sekretaris KPU Provinsi, ketua Bawaslu Muhammad, Ketua dan Anggota DKPP, Jimmly Asshiddiqie dan Nur Hidayat Sardini, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Farhan Hamid, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan para pimpinan partai politik peserta Pemilu 2014. Ketua KPU RI Husni Kamil Manik dalam sambutannya mengatakan, maskot dan jingle Pemilu 2014 tersebut merupakan karya anak bangsa. Maskot dan jingle itu ditujukan untuk membantu tersosialisasinya Pemilu 2014. “Maskot dan jingle ini murni karya anak bangsa, rasa dalam negeri, tidak ada impor. Dengan adanya maskot dan jingle, harapannya Pemilu 2014 diketahui publik secara luas,” ujar Husni. Husni mengatakan, dalam lomba maskot dan jingle pasti ada yang menang dan kalah, sama halnya dalam pelaksanaan Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD 9 April 2014 mendatang. “Yang penting semua kita memiliki komitmen untuk menyukseskan Pemilu 2014 yang LUBER dan JURDIL,” ujarnya. (h/rel)

>> Penata Halaman : Rahmi


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

9

PERUBAHAN NAMA JALAN

DPRD : Jangan Hanya Kemauan Walikota SELINGKAR KOTA Pantai Air Manis Butuh Tong Sampah PADANG, HALUAN — Pantai Air Manis dengan legenda Malin Kundangnya memang menjadi salah satu andalan pariwisata di Padang. Keindahannya kini kian memudar, sampah bertebaran sangat menganggu pengunjung. Hal itu dikarenakan tidak adanya tong sampah di sekitar pantai. “Di sini belum ada tong sampah jadi pengunjung buang sampah sembarangan. Memang sampah itu sangat menganggu tapi mau bagaimana lagi. Petugas kebersihan pun disini juga kurang hanya ada 4 orang, seharinya mereka hanya bekerja 1 jam saja” ungkap pengelola pantai Anton (40). Pantai Air Manis menjadi favorit untuk dikunjungi wisatawan lokal dan asing. Legenda Malin Kundanglah yang membuatnya mempunyai nilai tambah dari pantai lain. Inda (27) salah seorang pengunjung berasal dari Lampung mengaku tertarik berkunjung ke pantai Air Manis namun dia merasa kecewa dengan kebersihan di pantai. “Saya penasaran dengan legenda Malin Kundang, kebetulan saya dapat juti makanya berkunjung ke sini. Pantainya bagus, tapi sayang sarana dan prasarananya masih kurang. Padahal pantai Air Manis punya banyak potensi alam. Harapan saya semoga kedepannya pemerintah lebih memperhatikan lagi pantai Air Manis.” Hal serupa juga di ungkapkan pengunjung lain. Kiki (25) merasa sangat terganggu dengan keberadaan sampah yang bertebaran ditambah lagi belum adanya tong sampah sehingga dia kebingungan mau buang sampah dimana. (h/mg/ima)

SAPI KURBAN — Direktur Umum Bank Nagari Amrel Amir menyerahkan dua sapi kurban dari Bank Nagari kepada pengurus Masjid Nurul Wasilah, Jl. Koto Marapak dan Masjid Al Muqamah, Jl. Ujung Pandan. IST

Bank Nagari Berkurban Dua Sapi PADANG, HALUAN — Idul Adha tahun ini, Bank Nagari kembali menyerahkan dua ekor sapi kurban untuk dua masjid di lingkungan Kantor Pusat Bank Nagari, Jl. Pemuda Padang, Kamis (10/10). Kedua masjid yang mendapat bantuan sapi kurban tersebut adalah Masjid Nurul Wasilah di Jl. Koto Marapak dan Masjid Al Muqamah di Jl. Ujung Pandan. Direktur Umum Bank Nagari Amrel Amir menyerahkan sapi kurban kepada pengurus masjid, Kamis (25/10). “Seperti tahun sebelumnya, Idul Adha tahun ini kita kembali berkurban dua sapi. Tahun depan

Insya Allah jumlahnya akan kita tingkatkan agar lebih banyak masyarakat yang dapat,” ujar Amrel. Dari Masjid Nurul Wasilah sapi kurban diterima oleh Yanuar sedangkan dari Mesjid Al Muqomah diterima oleh pengurus masjid Andre. Menurut Amrel, penyerahan sapi kurban merupakan bagian dari pogram Corporate Social Responsibility (CSR) atau program bina lingkungan Bank Nagari. “Dengan harapan, keberadaan Bank Nagari dan programprogramnya bisa semakin dirasakan manfaatnya baik itu oleh masyarakat banyak pada umum-

nya dan masyarakat sekitar khususnya,” katanya. Ditambahkan Amrel lagi, jenis sapi kurban Bank Nagari kali ini adalah sapi bali dan sapi lokal dengan berat lebih dari 120 kg per ekor. “Setiap tahun Bank Nagari selalu memberikan bantuan sapi kurban untuk masjid kami. Kami sangat berterimakasih dan bersyukur, atas kepedulian bank kita ini. Mudah-mudahan Bank Nagari semakin besar dan semakin tinggi pula perhatiannya pada masyarakat lingkungannya,” kata Yanuar senada halnya dengan Andre. (h/ita)

PADANG, HALUAN — DPRD Kota Padang meminta, Pemerintah Kota (Pemko) Padang melakukan sosialisasi atas rencana perubahan nama jalan Bypass menjadi Bagindo Azizchan. Wakil Ketua DPRD Kota Padang Budiman kepada Haluan, Rabu (9/10), menanggapi positif adanya perubahan nama jalan Bypass menjadi bagindo Azizchan. “Perubahana nama jalan dilakukan Pemerintah Kota Padang dibolehkan, namun harus melalui mekanisme yang ada,”ujarnya. Idealnya, Walikota Padang Fauzi Bahar harus mengajukan perubahan jalan untuk diteruskan ke DPRD guna dilakukan pembahasan. “DPRD nantinya, nama jalan yang diusulkan itu dikaji secara mendalam berdasarkan latar belakang sejarah yang dikenal masyarakat,” ujarnya. Namun demikian, DPRD Kota Padang akan segera mengadendakan pertemuan untuk membahas rencana perubahan nama tersebut. “Perubahan nama jalan tersebut, nantinya akan dibahas bersama komisi serta fraksi yang ada di DPRD. Kami juga menerima masukan dari masyarakat atas rencana Pemko Padang merubah nama jalan tersebut,”kata Mantan Ketua DPD PKS Kota Padang. Jadi, perubahan nama jalan itu kesannya jangan hanya kemauan walikota saja, tapi sudah melalui rumusan dan kajian secara matang. “Perlu sebuah Perda yang mengatur itu, agar perubahan nama jalan tidak sembarangan dan terkesan sesuka hati,”ujarnya. Sementara itu Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Erison mengatakan, agar perubahan nama jalan ini bicarakan di DPRD untuk dibahas lebih mendalam. “Sebab, untuk merubahan nama jalan itu harus melalui Perda dan Undang-undang yang berlaku. Jadi, tidak bisa sembarangan,” tegas kader demokrat ini. Ia juga mengatakan, DPRD akan memanggil Pemko Padang dan tokoh masyarakat untuk membicarakan perubahan nama jalan ini. Serta, diparipurnakan untuk mensahkan secara hukum.(h/ade)

FEATURE

Ema, Tukang Ojek Wanita di UNP PADANG, HALUAN — Kehidupan bagaikan panggung sandiwara, manusia yang berada di dalamnya hanya dapat menjalankan apa yang telah digariskan Tuhan. Apapun bentuknya, kita tidak dapat lari dari kenyataan hidup. Itulah yang dirasakan

oleh Ema (49). Wanita paruh baya ini rela bekerja sebagai tukang ojek untuk menafkahi putri tunggalnya. Ema menjalani pekerjaan ini sejak suaminya meninggal dunia. Kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek di kampus UNP. Ia tidak kenal malu dengan pekerjaan yang sedang digelutinya itu. “Sekarang ini tukang ojeklah satusatunya pekerjaan yang bisa saya jalani”, ujarnya. Pekerjaan menjadi tukang ojek sudah lama digelutinya. Pendapatannya berkisar

EMA (49). Wanita paruh baya ini rela bekerja sebagai tukang ojek untuk menafkahi putri tunggalnya. Ema menjalani pekerjaan ini sejak suaminya meninggal dunia. Kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek di kampus UNP. Ia tidak kenal malu dengan pekerjaan yang sedang digelutinya itu.

antara Rp50.000 sampai Rp60.000 dalam satu hari. “Rata-rata sehari itu saya mendapatkan penghasilan Rp50.000 sampai dengan Rp60.000 satu harinya,” tambahnya. Ema menambahkan, peng-

hasilannya akan digunakan untuk membayar kontrakan, biaya untuk makan, uang sekolah anaknya dan disisakan sedikit untuk tabungan. Ema tinggal di sebuah kontrakan dengan seorang putri yang masih duduk di

>> Editor :Afrianita

kelas 3 SMA. Sekarang anaknya sekolah di SMA terfavorit di Kota Padang. Itulah yang membuat ia merasa senang. Selain sekolah di SMA favorit, anaknya juga mendapatkan beasiswa. Ema memang wanita yang sabar dalam menjalani kehidupan. Ia tidak pernah mengeluh akan kehidupan. Yang penting bagi Ema, anaknya dapat makan dan bersekolah. Ema adalah wanita yang tidak mudah putus asa dan pekerja keras. “Kita harus bangkit walaupun dengan susah payah harus dimulai, yang penting berusaha semampu kita,” pungkasnya. Kalau dilihat sekarang ini, jarang ditemukan wanita seperti Ema. Kebanyakan yang menjadi tulang punggung itu adalah lakilaki. Tapi tidak bagi Ema. Ema menambahkan bahwa ia berharap dengan pekerjaannya ini, ia bisa membiayai pendidikan anaknya sampai di perguruan tinggi nantinya. Karena ia tidak ingin anaknya mengikuti jejaknya sebagai tukang ojek. (h/mg-awa)

>> Penata Halaman : Jefli


10

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

Pedagang Menumpuk di Depan Bioskop Raya PADANG, HALUAN — Semua menyatu menjadi satu. Sampah berserakan di mana-mana, pedagang sayur yang terdiri dari kaum ibu-ibu menggelar dagangannya, pedagang ikan tidak mau ketinggalan, begitu juga angkot membunyikan klaksonnya keras-keras. Itulah gambaran keadaan Pasar Raya Padang di depan Bioskop Raya Padang. Semua menyatu menjadi satu dan saling berkejaran sesuai dengan apa yang ada di dalam pikiran masingmasing. Sopir angkot ingin cepat keluar dari kawasan pengap tersebut. Ibu-ibu yang belanja ingin cepat keluar karena bau sampah yang menumpuk. begitu juga dengan pejalan kaki, berlarilari kecil karena hak pejalan kaki sudah tidak ada lagi di kawasan tersebut yang bersaing dengan PKL dan angkot. Karena trotoar sudah dijadikan tempat berdagang oleh Pedagang Kaki Lima (PKL). Mandah, pedagang sayuran kepada Haluan bertutur bahwa fenomena yang demikian sudah dialaminya bertahuntahun. Sehingga dia tidak merasa asing lagi mencium bau sampah, bau asap knalpot angkot yang lalu lalang di depan dia berdagang. Gambaran pasar di sepanjang ruas jalan pasar baru tersebut memang menyedihkan. Selain, sampah yang menumpuk, pedagang juga tidak tertata dengan baik. Sebelum gempa, di depan biskop Raya Padang cukup rapi. Ada toko yang berjejer di depannya, setelah gempa melanda 2009 semuanya menjadi kacau seperti sekarang ini. Dinas terkait, seperti Dinas Pasar tidak mampu lagi membenahi kawasan itu. Dinas pasar bersama petugas kebersihan hanya mampu melakukan tugas seperti biasanya. “Kalau untuk membangun seperti dahulu kita butuh dana yang cukup besar. Sementara dana belum ada. Kita hanya bisa membersihkan kawasan tersebut, dan berusaha membuat pedagang nyaman berada di sana,”jelas Hendrizal Azhar, Kepala Dinas Pedagang Pasar. (h/cw-oos)

Los Daging Belum Higienis PADANG, HALUAN — Los daging di pasar Kota Padang masih belum higienis. Hal itu karena los daging bercampur dengan los dagangan lain sehingga daging rentan terkontaminasi bakteri.

MENUMPUK — Gambaran keadaan Pasar Raya Padang di depan Bioskop Raya Padang. Selain, sampah yang menumpuk, pedagang juga tidak tertata dengan baik. OSNIWATI

KELURAHAN PISANG

Wakili Pauh dalam Penilaian GSI PADANG, HALUAN — Rabu (09/10) Kelurahan Pisang sedang dalam persiapan menyambut tim Kesehatan dan PKK guna memberikan penilaian untuk program Gerakan Sayang Ibu (GSI). GSI bertujuan untuk mengurangi angka kelahiran, mengembangkan tingkat kesadaran para ibu, dan perkembangan mengurangi berat badan anak. GSI merupakan program PKK di bidang kegiatan kesehatan seperti posyandu, KB, dan KIA. Kegiatan kesehatan ini adalah program Pemerintah yang diserahkan penanggungjawabannya oleh Kelurahan setempat. Untuk Kecamatan Pauh Kelurahan Pisang mewakili

karena jumlah penduduk yang tinggi terdiri dari 7.727 jumlah penduduk, 1.804 kepala keluarga, tujuh RW, dan 23 RT. Seperti penuturan Kepala Lurah Pisang M.Latif,S.SoS saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan karena tingkat kerawanan kelahiran bayi tinggi maka perlu diadakan GSI yang juga program kesehatan dibawah naungan kader-kader posyandu. “Ini bertujuan agar penduduk berkurang dan kesadaran ibu bersalin lebih tinggi. Program ini juga tidak terlepas dari partisipasi masyarakat, “ujarnya.

Target yang ingin di capai adalah partisipasi masyarakat dalam Tabungan Ibu Bersalin (Tabulin), pengkaderan, ambulan desa, dan juga sekarang telah diresmikan Puskesmas Pembantu (pustu) yang telah dikelola di RW 6. “Jadi untuk mencapai semua itu dibutuhkan semua elemen seperti; LPM, Pemerintah, dan tokoh masyarakat yang ikut mendukung GSI. Kelurahan ini juga berharap GSI bisa tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat,” katanya. (h/mg-win)

KANTOR Kelurahan Pisang

“Los pasar daging kita memang belum ada yang representatif. Los pasar daging yang higienis harusnya berada di sebuah ruangan yang hanya ada satu pintu masuk dan satu pintu keluar agar daging yang dijual tidak terkontaminasi dengan lingkungan pasar lainnya. Kemudian, daging yang dijual di pasar harusnya dialas dengan plastik atau terpal yang bersih karena jika diletakkan di los semen, daging rentan terkena virus. Kalau ingin lebih higienis lagi, daging yang sedang dan sudah dikuliti hendaknya digantung. Dan hendaknya los daging pakai kaca agar daging tak kena angin, sebab virus bisa menular lewat angin,” tutur Epison, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispernakhutbun Kota Padang, Kamis (10/10). Ia menegaskan, daging yang digelar di los, tak boleh dicampur dengan jeroan karena jeroan mengandung bakteri karena merupakan tempat menampung makanan dan sisa makanan hasil metabolism. Jeroan terbagi dua, yakni jeroan merah dan hijau. Jeroan merah berisi hati, jantung dan limfa. Sementara jeroan hijau berisi babek, isi perut dan usus. Dua jeroan tersebut tak boleh dicampur. Selain tidak adanya los pasar yang representatif, pasar-pasar yang ada di Kota Padang minim RPUSK (Rumah Potong Unggas Skala Kecil). Hanya ada 3 RPUSK di Kota Padang, yakni di RPUSK Berkah Ilahi di By

Pass, RPUSK Budi Mulia di Kuranji, dan RPUSK Cahaya Emas di Tunggul Itam. “Harusnya tiap kecamatan punya 1 RPUSK, agar tak ada lagi ayam hidup di pasar. Ayam yang sudah dipotong tak boleh berada dekat ayam yang masih hidup, sebab jika ayam yang hidup tersebut berpenyakit, maka virusnya bisa menular melalui angin. Terlebih jika penyakit ayam tersebut tergolong zoonosis seperti flu burung, maka bukan hanya kea yam saja pindah, namun juga bisa menular ke manusia. Oleh karena itu, ayam hidup tidak seharusnya berada di pasar,” ujar Muthia Hanum, dokter hewan yang juga Kasi Kesmevet Disepernakhutbund Padang didampingi Epison. Menurut Muthia, pihaknya belum bisa menegaskan kepada pedagang unggas, agar tidak membawa unggas hidup ke pasar, sebab sarana dan prasarana belum lengkap. Pihaknya terus berupaya untuk menghadirkan RPUSK untuk kecamatan di Kota Padang dengan mengusulkan ke pemerintah. Ia menginformasikan, di pasar, unggas yang kulitnya belum dikelupas lebih higienis dibanding dengan yang telah dikelupas sebab kulit bisa melindungi daging dari virus yang datang dari luar melalui angin. Ia kembali menjelaskan, daging sapi atau unggas yang terkontaminasi bakteri, bila dimakan bisa menyebabkan diare, salmonelosis dan sebagainya. (h/mg-dib)

Feature

Saipul, Mengangkut Sampah Tiada Lelah PADANG, HALUAN — Saipul (40) mendorong gerobak merahnya yang berisi karung sampah, di Gang Mela, Gunung Pangilun, Kota Padang, Selasa (8/10). Ia berhenti di setiap rumah dan memasukkan sampah yang menumpuk di depan rumah itu, ke dalam karung di atas gerobaknya. Sampah itu kemudian ia antarkan dengan berjalan kaki, ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS), di depan Kantor BPOM Sumatera Barat di Jalan Gajah Mada. Dalam sehari, 4 kali ia bolakbalik mengantarkan sampah dari Gang Mela ke Jalan Gajah Mada yang berjarak sekitar 600 meter. Tak ada yang menyuruhnya melakukan pekerjaan itu. Kadang ia dibayar oleh warga sekitar dengan upah sekadarnya, kadang hanya dibayar dengan senyuman dan ucapan terimakasih. Tapi, bukan upah itu yang ia harapkan sebenarnya, melainkan terciptanya kebersihan dan keindahan lingkungan di tempat tinggalnya. “Saya melakukan pekerjaan ini, karena tak senang melihat sampah berserakan sampai ke jalan dan masuk ke saluran pembuangan. Saya tahu bahwa sampah bisa menim-

bulkan penyakit dan menimbulkan bau busuk jika tak dibersihkan,” ujar Saipul. Telah 7 tahun Saipul melakoni pekerjaan tersebut. Ia terinspirasi melakukan itu karena air sering tergenang di rumahnya bila hujan turun. Tergenangnya air itu disebabkan oleh bandar atau saluran pembuangan yang dipenuhi sampah. Sampah itu kemudian menimbulkan bau busuk yang membuat setiap orang yang melintas di sana menutup hidung. Mengetahui keadaan tersebut, ia mulai mengambil gerobaknya dan memasukkan sampah tersebut ke dalam sarung, lalu membuangnya ke TPS terdekat. Pekerjaan Saipul sebenarnya bukanlah pengangkut sampah. Ia adalah pembantu koki di Pangeran Beach Hotel. Telah 25 tahun ia bekerja di sana. 8 jam sehari ia berkerja sebagai koki. Setelah bekerja ia memanfaatkan waktu untuk membersihkan lingkungan di tempatnya tinggal. Ia melakukan itu tanpa lelah. “Kalau penat, berhenti sekitar 15 menit, lalu lanjut mengangkut sampah lagi,” tuturnya. Ada sekitar 30 rumah yang sampahnya diangkut oleh Saipul. Bayaran yang diperolehnya di

SAIPUL, tengah mengangkut sampah di depan rumah seorang warga di Gang Mela, Gunung Pangilun, Padang, Selasa (8/10). Saipul adalah satu dari sedikit warga Kota Padang yang peduli akan kebersihan lingkungan. HOLY ADIB

tiap rumah bervariasi. Mulai dari Rp 1.000 sampai Rp10.000, tapi ia juga sering dibayar dengan senyuman atau ucapan terimakasih. Tokoh masyarakat Gang Mela, Tagor, bersyukur ada warganya yang peduli kebersihan lingkungan seperti Saipul. Ia berharap warga lain meneladani kepedulian Saipul. Orang-orang pintar barangkali akan menyebut Saipul sebagai pahlawan tanpa tanda jasa atau pahlawan kebersihan lingkungan atau gelar-gelar sejenis yang terdengar klise. Namun Saipul sama sekali tak mengharap gelar atau penghargaan dari siapa pun, termasuk dari Pemerintah

>> Editor : Afrianita

Kota Padang yang pada tahun ini bertekad meraih Adipura, namun gagal. Ia hanya berharap agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Ya, sesederhana itu harapannya. Saipul mengaku akan terus melakukan pekerjaan itu sampai mati. “Selama saya masih sehat dan kuat mendorong gerobak, saya akan terus membersihkan sampah di lingungan saya,” tekadnya. Hanya satu yang dikeluhkan Saipul dari pekerjaan yang ia lakukan itu. Ia sering dimintai pungutan oleh supir truk angkutan sampah, yang mengangkut sampah di TPS depan BPOM Sumatera Barat. (h/mg-dit)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


11 JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

Truk CPO Terbalik di Kinali PASBAR, HALUAN — Diduga bolabola stri lepas, satu unit mobil truk CPO dengan nomor polisi BA 8856.QU terbalik didepan rumah salah seorang warga di daerah Jorong Langgam, Kinali, Rabu (9/10) lalu sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan truk yang terbalik itu masih dilokasi kejadian, belum ditarik pemiliknya. Informasi yang dihimpun Haluan di lokasi kejadian, truk CPO itu dikemudikan oleh Ali (60). Ia membawa truk berisi CPO itu dari PT Bakri. Dari Pabrik kondisi mobil dalam keadaan baik. Namun tiba-tiba sampai di Jorong Langgam, stri truk tiba-tiba blong dan tidak bisa dikendalikan, hingga terbalik. Sementara itu, pengawas truk CPO PT Bakri, Afrizal mengatakan, kejadian yang sama, sudah pernah terjadi juga pada truk yang sama sekitar satu bulan yang lalu di Batang Saman. Truk bernopol BA 8856 QU itu terbalik akibat lepas bola-bola stri juga. Saat itu truk langsung dibawa ke bengkel untuk diperbaiki. “Ini baru trip yang pertama truk ini berangkat setelh diservis di bengkel, ternyata sudah terbalik kembali dengan penyebab yang sama,” tukasnya. Ia mengaku tidak habis pikir juga. Truk yang baru selesai di servis, dan baru pertama kali pula di operasionalkan sejak kejadian sebelumnya, sudah mengalami hal yang sama. “Ini musibah bagi kita,” ujarnya. Kasat Lantas Polres Pasbar, Rio Sigal membenarkan kejadian itu. Anggota lantas Pasbar juga sudah turun ke Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). “Pasca kejadian itu, saya sudah langsung ke TKP, tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil,” sebutnya. Dia katakan, malam hari setelah kejadian itu, sudah datang truk lain untuk menyedot CPO yang berada di tanki truk terbalik itu. Namun untuk truknya, masih berada di lokasi kejadian. “Kita sudah bantu, anggota juga sudah ke TKP untuk membantu mengatur lalulintas agar tidak macet,” lanjutnya. Sementara, sopir truk pembawa CPO itu juga sudah diminta keterangannya oleh polisi. (h/dka)

Pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang Selesai Tahun Depan PASBAR, HALUAN — Terget Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, pembangunan Pelabuhan Regional Teluk Tapang selesai tahun depan optimis tercapai. Pasalnya, selain pembangunan dermaga yang saat sudah selesai 100 persen, areal lahan sekitar dermaga yang semula berstatus hutan lindung akan beralih status jadi hutan produksi. Artinya, fasilitas pelabuhan yang direncanakan dibangun diareal tersebut tidak akan menuai kendala. Sejak dua hari terakhir tim terpadu pusat juga bersama Kementerian Kehutanan, Lingkungan Hidup, LIPI dan IPB telah melakukan survei ke lokasi terhadap permohonan perubahan status hutan lindung itu menjadi hutan produksi. Hasilnya, sebagaimana yang mereka paparkan di Auditorium kantor Bupati Pasbar kemarin (10/10) yang juga dihadiri Wakil Bupati Pasbar, Syahrul Dt. Marajo hasil survei yang mereka lakukan, akan direkomendasikan kepada Kementerian Kehutanan RI, areal hutan lindung di Teluk Tapang bisa menjadi hutan Produksi. Survei sudah dilakukan, dan sangat memungkinkan dari seluruh aspek hutan lindung itu akan berubah status jadi hutan produksi. Wabup, Syahrul Dt. Marajo menyambut gembira hasil survei tersebut dan rekomendasi yang akan tim layangkan ke Kementerian Kehutanan itu. Menurut Wabup, semakin cepat pelabuhan Teluk Tapang beroperasional adalah hal yang amat ditunggutunggu masyarakat Pasbar. “Kita ucapkan terimakasih kepada tim yang sudah datang jauh-jauh ke Pasbar ini, untuk melakukan survei ke Teluk Tapang, alhamdulillah hasilnya pun seperti yang kami harapkan disini. Mudah-mudahan di kementerian nantinya bisa cepat disetujui,” kata wabup. Terpisah Kepala Dinas Kehutanan Pasbar, Jhoniwar mengatakan, jika tidak ada kendala akhir tahun ini paling lambat keputusan dari Kementerian Kehutan tentang perubahan status hutan tersebut akan keluar. Dan memang, paling lambat Desember keputusan tersebut harus keluar. Sebab anggaran tahun 2014 untuk pembangunan lanjutan Teluk Tapang dimulai. Katanyanya, dilokasi hutan lindung yang dibebaskan itulah nanti akan dibangun berbagai fasilitas pelabuhan. Seperti komplek perkantoran, lokasi parkir, bongkar muat barang dan lainlainnya. “Kita optimis perubahan status hutan ini akan cepat selesai,” ujarnya. (h/dka)

TEMU PENGUSAHA — Pengusah.jpg: Bupati Pasbar, H. Baharuddin R, didampingi Asisten Bidang Pemerintahan, Sukarni AP, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Fadlus Sabi dan Asisten Bidang Administrasi, Aliman Afni memimpin pertemuan pengusaha di Pasbar. Sekitar 128 pengusaha Pasbar menyatukan tekad, siap membantu pelaksanaan MTQ Nasional tingkat sumbar di Pasbar. ANDIKA

PEMPROV DAN PEMERINTAH PUSAT HARUS PEDULI

Sasak Hampir Musnah Didera Bencana Bupati Terharu, Banyak Pihak Janji Bantu MTQ PASBAR, HALUAN — Dalam mensukseskan MTQ Ke-35, seluruh unsur lapisan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat memberikan dukungan penuh.Termasuk Pengusaha, perusahaan, BUMN, BUMD serta perbankan. Antusiasme itu ditunjukkan dengan kerelaan masyarakat mengorbankan waktu, tenaga termasuk materi dalam mempersiapkan pelaksanaan MTQ itu, mulai dari lingkungan masingmasing, lokasi pelaksanaan MTQ di kejorongan masing-masing. Kemarin, Pengusaha, perusahaan, BUMN, BUMD serta perbankan yang ada di Pasbar berkumpul pula di rumah dinas Bupati Pasbar. Mereka sepakat dan menyatakan sikap, siap membantu untuk suksesnya pelaksanaan MTQ itu. Dengan, tekad bulat yang berkumpul kemarin seperti dari perusahaan, pabrik, lasing, perkebunan, pengusaha kelapa sawit,developer, kontraktor, pengusaha tambang, kehutanan, pengusaha

perikanan, SPBU dan lain-lain sepakat ikut memberikan bantuan, untuk ikut berpartisipasi dalam helat besar itu. Bupati Pasbar, H. Baharuddin R, didampingi Asisten Bidang Pemerintahan, Sukarni AP, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Fadlus Sabi dan Asisten Bidang Administrasi, Aliman Afni memimpin pertemuan itu, mengungkapkan rasa haru dan bangga serta terima kasihnya. Atas kekompakan warga Pasbar yang bergerak di semua bidang usaha, mau berpartisipasi membantu pemerintah daerah dalam mencari dana menutupi kekurangan dan pelaksanaan MTQ. “Kekompakan seperti ini yang luar biasa di Pasbar ini, saya terharu dan salut serta terima kasih kepada semua kita yang hadir disini, atas bantuan dan dukungan moril” ungkapnya. Katanya, yang hadir itu merupakan keluarga besar Pasbar. Dimana didalamnya berprofesi di bidangnya masing masing.

“ Absen yang hadir 128 lebih, ini yang hadir keluarga besar dan kelanjutan acara yang di Padang, kemudian pada hari ini yang hadir dari bank, perkebunan serta pertambangan. Mudah- mudahan pertemuan kita bisa mencarikan solusi untuk meringankan beban kita menjelang MTQ ini,” sebutnya. Pasalnya, Gubernur Sumbar, sudah mengamanahkan kepada Pasbar sebagai tuan rumah MTQ tahun ini. Tentu hal itu, sebuah kepercayaan yang luar biasa untuk kita jalankan amanah itu dengan sebaik-baiknya. Sementara itu, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Fadlus Sabi mengatakan, pelaksanaan MTQ tinggal sekitar 40 hari lagi. Sementara masih banyak yang mesti dipersiapkan, terutama dalam sarana dan prasarana. “Untuk itu, perlu kita mempercepat pembangunan sarana dan prasarana itu. Diharapkan dukungan serius bagi kita yang hadir ini,” tukasnya. (h/dka)

‘Angin Berembus’ Hadir di Jorong Simpang Ampek PASBAR, HALUAN — Cafe khas bercita rasa baru hadir di Simpang Ampek, Jorong Simpang Ampek,

Nagari Lingkung Aua, Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Namanya adalah ‘Pondok

KAFE Angin berhembus yang menyediakan kuliner dengan cita rasa tinggi. ANDIKA

Salero Angin Berembus Cabang Medan. Terletak di jalan lintas Simpang Ampek- Ujung Gading atau sekitar 500 meter dari bundaran Simpang Ampek arah ke Ujung Gading. Kuliner khas lidah Medan Sumut itu, menyediakan ayam penyet, ayam bakar, ikan bakar, mie tiwau, indomie goreng, nasi goreng, ayam bakar, mie aceh, serta aneka jus dari berbagai buah-buahan, dengan harga yang terjangkau. “Insya Allah kami akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk selera konsumen dengan cita rasa baru di Pasaman Barat, “ujar Edison Pemilik Café Angin Berhembus, dikatakannya, kemarin. Edison menyebutkan, bahwa dia dan keluarganya juga telah lama menggeluti kuliner di Kota Medan Sumut dengan nama Angin Berembus, namun kerena kecintaan kampung halaman dan ingin mengembangkan usaha di kampung halaman mereka pulang kampong dan membuka usaha yang sama di Simpang Ampek. Dia tertarik untuk berbisnis kuliner di Simpang Ampek, karena masyarakat Pasbar yang cinta akan masakan nusantara, dengan aneka cita rasa katanya. Sementara itu Budiawan selaku pelanggan ‘Pondok Salero Angin Berembus’, mengatakan sangat terkesan senang dengan layanan di Cafe Angin Berembus. (h/dka)

PASBAR, HALUAN — Kondisi Muaro Pantai Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat kian memprihatinkan. Gulungan ombak besar mengganas menghantam daratan Sasak. Sekarang, jalan menuju Muaro Sasak putus total. Air laut sudah bertemu dengan aliran muara, muaro Sasak hampir jadi pulau baru di Pasbar. Hal itu akibat abrasi pantai yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Aktifitas Muaro Sasak yang biasanya tujuan objek wisata dan lokasi mengais rezeki sebagain warga Sasak, kini lumpuh total. Jika tidak ada penanganan, objek wisata unggulan Pasbar itu akan tinggal kenangan. Kemarin, Kepala BPBD Pasbar, Asgiarman bersama Kadis. PU Pasbar, Reflin meninjau lokasi abrasi itu. Dia katakan, jika tidak ada penanganan dalam satu minggu ini, muaro sasak tidak akan terselamatkan lagi. Ombak besar yang terus menghantam daratan semakin menjadi-jadi. “Besok (hari ini -red) saya langsung berangkat ke Jakarta untuk melaporkan kejadian ini, sekaligus membawa proposal penanganan Pantai Sasak ini,” katanya. Disampaikan, kondisi yang memiriskan di Sasak saat ini tidak bisa ditunda lagi penangannya. Penanganan Pantai Sasak kalau bisa sebagai tahap awal menggunakan dana tanggap darurat. “Kejadian ini murni bencana alam, kalau tidak segera, tandeh semuanya di Sasak itu,” ungkapnya terharu. Solusi penanganan abrasi pantai Sasak ujarnya diperlukan batu grib sekitar 3 titik. Ditaksir akan menelan dana sekitar Rp 4 miliar. “Kita sangat berharap bantuan dari provinsi dan pusat. Dana APBD kita di Pasbar tidak akan pernah sanggup untuk membangun batu grib ini,” pintanya. Sementara jika dibiarkan begitu saja, derita warga Sasak akan kian parah. Kini Muaro Sasak yang telah jadi korban, dalam waktu dekat akan dirasakan pula oleh pemukiman padat penduduk. Sementara Kadis PU Pasbar, Reflin mengatakan hal yang sama. Abrasi Pantai Sasak butuh penanganan secepatnya. Jika tidak Sasak akan jadi lautan. Sekarang daratan Sasak semakin dikikis ombak besar. Semakin hari kikisannya semakin bertambah. “Ini murni bencana alam, yang tidak bisa dicegah tanpa penanganan dengan membangun batu grib di sepanjang pantai Sasak,” tukas Reflin. (h/dka)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


12

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

LANJUTAN PEMBANGUNAN KAMPUS II UNAND JKB Serahkan Bantuan untuk Pelajar Mualaf PAYAKUMBUH, HALUAN — Yayasan Jalinan Kasih Bunda (JKB) Kota Payakumbuh, memberikan bantuan kepada aeorang gadis mualaf, pelajar SMP Negeri 5 Payakumbuh, Krisyanti. Ketua JKB Hj. Rasyidah Suwandel Muchtar didampingi sejumlah pengurus, menyerahkan bantuan pendidikan kepada pelajar tersebut melalui Kepala SMPN 5, Dalius, S.Pd, dalam acara di sekolah setempat, kemarin. Bantuan yang diserahkan meski tidak besar, tapi cukup meringankan beban Krisyanti. Kepala SMPN 5 Dalius, memberikan apresiasi kepada pengurus Yayasan JKB yang peduli dengan dunia pendidikan. Pihak sekolah, kata Dalius, tidak memandang besarnya jumlah bantuan, tapi kepedulian Yayasan JKB dalam dunia pendidikan sungguh melegakan. Ketua Yayasan JKB Payakumbuh Ny. Rasyidah Suwandel, mengemukakan, bantuan yang diserahkan berasal dari dana yang dihimpun Yayasan JKB dari sejumlah donator. Kepedulian yayasan, tidak hanya dibidang pendidikan, tapi juga menyentuh masyarakat kalangan bawah, terutama bagi mereka yang membutuhkan pertolongan kesehatan kronis. Tidak hanya bantuan financial, tapi Yayasan JKB juga memfasilitasi keluarga bersangkutan untuk mendapatkan pertolongan medis SKPD terkait, katanya. Harapan kita, sebut Ny. Rasyidah Suwandel, bantuan yang diberikan mudah-mudahan bakal memotivasi Krisyanti, pelajar kelas III itu, menjalani pendidikannya hingga perguruan tinggi. Krisyanti, anak ketiga dari lima bersaudara, pasangan keluarga Fotuho dan Yustina, yang kini bermukim di Sibolga, Sumut. Keinginan Krisyanti pindah agama, dari Kristen Protestan ke Islam, didasari keinginan sendiri. Ia meyakini, ajaran Islam sangat berbeda dari agama yang dipeluk sebelumnya. Makanya, setiap belajar agama di SMPN 5, sejak kelas I dulu, Krisyanti, mengaku tak mau meninggalkan ruang kelas, meskipun guru agama sudah menyuruhnya untuk keluar kelas. Lafas syahadat diucapkan Krisyanti didepan Ketua MUI Payakumbuh H. Mismardi, BA, di Kantor Kementerian Agama Payakumbuh, lebih kurang setahun lalu. Sekarang, Krisyanti diasuh oleh seorang guru SMPN 5, bernama Buk Neng. (h/smt)

RATUSAN warga Jorong Guguak Nagari Guguak VIII Koto gotong royong membuka jalan baru di Luak Lareh.

Pemko Payakumbuh Bantu Rp2 M PAYAKUMBUH. HALUAN — Setelah mendapat kritikan sebagian masyarakat Kota Payakumbuh, sekaitan dengan kurang perhatian Pemko terhadap lanjutan pembangunan Kampus II Unand di Kubu Gadang Payakumbuh, mendapat tanggapan serius dari Wakil Walikota Payakumbuh, Suwandel Muchtar.

VCD BAJAKAN — Kapolres Limapuluh Kota AKBP CucukTrihono menunjukkan barang bukti VCD bajakan yang disita jajarannya. Terlihat Wakapolres Kompol Heru dan Kasat Reskrim AKP Russirwan ikut mendampingi Kapolres. DADANG

Polisi Sita Ribuan VCD Bajakan LIMAPULUHKOTA, HALUAN — Ribuan keping video compact disc (VCD) bajakan yang beredar di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Limapuluh Kota, disita Satuan Reskrim Polres Limapuluh Kota, Kamis (10/10) kemaren. Ribuan VCD bajakan tersebut, merupakan copyan dari salah satu rumah produksi perusahaan musik di Sumbar. "Sekitar belasan ribu keping VCD bajakan berhasil kita amankan. VCD bajakan tersebut, merupakan hasil sitaan dari pedagang yang berjualan di sejumlah pasar tradisional," ujar AKBP Cucuk Trihono Kapolres Limapuluh Kota didampingi Kasatreskrim AKP Russirwan di Mapolres Limapuluh Kota, Kamis (10/10) siang. Mantan Kapolres Kepulauan Mentawai itu menuturkan, belasan

ribu keping VCD bajakan tersebut terdiri dari kepingan VCD film serta kepingan VCD lagu minang yang disita dari pedagang yang berjualan di Pasar Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX. "VCD bajakan tersebut disita dari lapak pedagang yang menjual secara bebas di pasar setempat. Barang bukti berupa kepingan VCD bajakan serta pejual ikut diamankan petugas. Dalam waktu dekat, seluruh sindikat pembajak hasil karya orang lain dalam bentuk VCD ini, akan kita bongkar dengan merazia ke seluruh pasar di wilayah hukum Limapuluh Kota ," tambah AKBP Cucuk Trihono. Pembajakan VCD yang merupakan pelanggaran hak cipta dari hasil karya orang lain, ujar AKBP Cucuk Trihono bertentangan dengan UU Hak Cipta No 19 Tahun 2002. undang-

undang tersebut, merupakan penyempurnaan dari UU Nomor 12 tahun 1997 yang merupakan hak eksklusif bagi pencipta. Selain itu, dalam reka perkara VCD bajakan tersebut, juga dihadiri Agusli Taher Sekretaris Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (Asirindo) Sumbar. "Akibat kasus pembajakan musik minang , industri musik tanah air terancam gulung tikar. Kami berharap, seluruh unsur kepolisian mampu membongkar pembajakan VCD ini dan juga ketegasan dalam UU hak cipta ini mampu memberi efek jera terhadap pelaku pembajakan VCD ini," kata Agusli Taher. Hingga kini, penjual VCD bajakan tersebut, masih diperiksa di Mapolres Limapuluh Kota guna mengungkap asal serta peredaran VCD bajakan tersebut.(h/ddg)

Saat dijumpai di ruang kerjanya, Kantor Balaikota Bukik Sibaluik, Kamis kemarin, Wawako Suwandel Muchtar mengaku, sebagai orang Unand, pembangunan Kampus II Unand Payakumbuh, sudah menjadi tanggung jawabnya dan akan dilanjutkan tahun depan. Kerjasama Unand dan Pemko selama 4 tahun pertama berjalan dengan baik, namun tahun 2012 terjadi penggantian kepala daerah, dan akibat penggantian kepala daerah itu, tahun anggaran 2012 tidak ada dana diplot dalam APBD untuk bantuan lanjutan pembangunan kampus II Unand Payakumbuh tersebut. Namun demikian, ujar Suwandel, anggaran 2014 mendatang sudah dialokasikan dana bantuan sebanyak Rp2 miliar untuk penyempurnaan lantai II termasuk pengadaan air bersih dan listrik serta pembangunan lantai III. “Dengan anggaran 2 miliar ini, kita prediksi penyempurnaan pembangunan lantai II dan lanjutan pembangunan lantai III akan rampung,”terangnya. Dalam kesempatan itu, wawako Suwandel Muchtar mengakui, hadirnya Unand kembali di Payakumbuh, layaknya pinang pulang ke tampuknya. Sebab, sejarah Unand tidak bisa dilepaskan dari Kota Payakum-buh. Dan, ini adalah hasil kerja keras masyarakat Payakumbuh meyakinkan pimpinan Unand, Dikti dan Menteri Pendidikan, sehingga kampus Unand dapat dibangun di Kota Payakumbuh. “Kembalinya Unand ke Payakumbuh, akan memberikan dampak positif bagi Kota Payakumbuh, tidak hanya dalam sektor pendidikan, namun harus memberikan dampak positif multi sektor, termasuk

perekonomian. Dibutuhkan dana puluhan bahkan hingga ratusan miliar untuk membangun multi kampus Unand ini hingga selesai, ”sebutnya. Lebih jauh disebutkan Wawako, kampus Unand II Payakumbuh, pembangunannya yang dimulai tahun 2010 lampau itu, telah membuka Fakultas Ekonomi dengan jurusan Manajemen dan Ilmu Ekonomi serta Fakultas Peternakan. Kelas tersebut kini dilakukan di kampus Unand II yang sementara terletak di jalan Ade Irma Suryani Payakumbuh. Sementara itu, mantan Wakil ketua DPRD Payakumbuh, Asmadi Taher yang sempat menyatakan kegusaraannya dan kecewa, karena tidak adanya rencana lanjutan pembangunan Kampus II Unand di Payakumbuh, justru setelah diberikan informasi bahwa Pemko setempat, telah mengalokasikan dana 2014 sebanyak Rp2 miliar, untuk lanjutan kampus II Unand mengaku merasa lega. “Sebagai yang penya andil besar terhadap pembangunan kampus II Unand di payakumbuh, awalnya saya benar benar kecewa dengan sikap Pemko yang tidak mengucurkan dana untuk pembangunan lanjutan kampus II Unand, “ujar Asmadi Taher. Seperti pernah saya tekankan, ulas Asmadi, pembangunan kampus II Unand tersebut adalah harga mati, karena sudah ada kesepakatan yang dibuat antara Unand dengan Pemko. Dengan telah dikucurkannya dana tahun depan Rp2 miliar untuk lanjutan pembangunan Kampus II Unad, saya salud dan pantas memberikan acungan jempol kepada F-Wan sebutan walikota Riza dan wawako Suwandel Muchtar. (h/zkf)

PPIP Guguak Sudah Mulai Dilaksanakan Tipu Warga, Dokter Gadungan Diamankan Polisi LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pelaksanaan kegiatan pembuatan jalan baru Luak Lareh Jorong Guguak Nagari Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak cukup mendapat sambutan masyarakat jorong setempat. Hal itu terlihat dari kehadiran ratusan warga bergotong-royong membuka jalan setapak tersebut menjadi jalan yang akan bisa dilalui kendaraan roda empat, baru-baru ini. Ketua Pelaksana Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) Jorong Guguak Zulefdi AR didampingi Ketua Bagian Pemeliharaan dan Perawatan Nefri Hendri kepada Singgalang, kemaren mengatakan, pembangunan infrastruktur itu dibiayai dengan dana PPIP tahun 2013 sebesar Rp. 250 juta dengan pelaksanaan secara swakelola oleh masyarakat. “Sesuai standar SNI, dengan dana Rp250 juta tersebut bisa membuka jalan baru sepanjang 300 sampai 400 meter. Sedangkan target masyarakat Jorong Guguak akan terealisasi hingga sekitar 820 meter,” ungkap Zulefdi. Kendati dana yang akan membiayai kegiatan itu belum turun, namun pekerjaan fisik dan pengadaan bahan bangunan sudah di lakukan. Pada hari pertama gotong royong yang diikuti oleh sekitar 130 warga, setidaknya sudah terbuka badan jalan sepanjang lebih kurang 300 meter dengan nilai pekerjaan

sekitar Rp10 juta. “Hingga kini proses pencairan dananya masih dalam tahapan penandatanganan kontrak kerja. Namun, pekerjaan fisik sudah kami mulai dan sudah terealisasi berupa pembukaan badan jalan sekitar 300 meter. Selain itu material bangunan juga sudah kami tumpuk di lokasi antara lain berupa batu pondasi sebanyak 100 kubik, pasir 80 kubik dn semen sejumlah 200 sak dengan cara menghutang pada toko bangunan,” ujar Zulefdi. Bukan saja menghutang bahan bangunan, agar realisasi fisik segera dimulai para tukang bangunan juga sudah melaksanakan pekerjaannya dengan perjanjian pembayaran upah setelah dana keluar. Semua itu membuktikan antusiasnya mayarakat jorong ini dengan kehadiran jalan ke kawasan pertanian mereka. “Masyarakat sudah lama mendambakan jalan ke Luak Lareh itu karena selama ini ke kawasan itu baru ada jalan setapak yang sangat sulit dilalui. Apalagi di areal persawahan. Dengan kondisi tersebut masyarakat sangat kesulitan mengangkut sarana dan prasarana serta produksi pertaniannya,” terang Zulefdi. (h/zkf)

P A Y A K U M B U H , HALUAN — Jajaran Polres Payakumbuh amankan seorang pria, “ZA” yang dilaporkan telah berpraktik sebagai dokter. Usut punya usut, ternyata yang bersangkutan hanyalah berlebel sebagai dokter gadungan yang mengaku tamatan S3 di sebuah universitas di Jepang. Hal ini terungkap, setelah salah satu pasien mengadukannya ke Polisi karena obat yang diberi si dokter malah membuatnya makin sakit. Kapolres Payakumbuh AKBP RubintoroSuhada SIK dan Wakapolres Kompol Hadi Winarno didampingi Kabag Reskrim AKP.Jefrizal Jarun, Kabag Humas AKP. Asniwati, Iptu Ismet, dan Iptu Adrianto dari staf

Reskrim Polresta, mengakui kasus dokter gadungan dengan tersangka ZA itu terungkap melalui salah satu pasien, Yennibar. Guru SD 03 Subarang Parit Piladang itu merasa pusing setelah minum obat dari pria yang mengaku bernama dokter Arifin. “Ia berpraktik dengan penampilan yang meyakinkan. Pakai mobil Kijang Capsul, peralatan berbagai layaknya dokter, pengukur tensi, statistok, serta sejumlah obat – obatan , hingga sejumlah pasien termasuk guru – guru SD ( Sekolah Dasar ) tergiur dan percaya. Setelah diperiksa, diberi obat –obatan, dan memberi penjelasan kepada pasien tentang penyakitnya, para korban membayar Rp

BARANG bukti dokter gadungan “ZA” di Polres Payakumbuh. SNT

100.000,- sampai Rp 300.000,”kata Kapolres. Mendapat laporan dari korban, anggota Reskrim Polres Kota Payakumbuh langsung bergerak, dan berhasil menciduk dokter gadungan itu. Menurut Kapolres, perbuatan Arifin yang kelahiran Purwakarta melanggar UU Kesehatan no 36/ 2009, penipuan

>> Editor : Rakhmatul Akbar

terhadap pasien, praktek tanpa izin. Sementara terduga hanya jeblosan SMA. Dalam perakteknya, mengaku sebagai dokter jeblosan UI, dan S 3 didapat dari Jepang. Ulah perbuatan itu, laki – laki yang tinggal di rumah isterinya Padang Ganting Batusangkar, bisa diancam 15 tahun penjara.(h/snt)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

13

15 Ribu Penduduk Terancam Abrasi AGAM, HALUAN — Sekitar 15 ribu jiwa penduduk pada empat jorong di Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam terancam abrasi pantai. Pemasangan grip pemecah ombak diminta mendahulukan wilayah pemukiman masyarakat.

Masang, dan Subang-subang. Pada empat tempat ini terdapat ribuan penduduk. Apabila pasang naik masyarakat selalu dihantui rasa takut. Pasalnya, ketinggian ombak mencapai lebih dari empat meter dengan radius jangkauan pada wilayah daratan sejauh 60 meter. Akibat pasang naik yang terjadi pada Rabu (9/10) malam, sedikitnya telah merendam 22 rumah di Jorong Ujuang Labuang, Nagari Tiku Limo

Jorong. Air naik sejak pukul 20.00 WIB, sehingga sebanyak tujuh keluarga diungsikan. Wali Jorong Ujuang Labuang, Mainir mengatakan, di Ujuang Labuang terdapat 122 KK, yang terendam sebanyak 22 rumah. Sejak malam kemarin, ketinggian air laut sangat membahayakan masyarakat. Ia menjelaskan, peristiwa ini juga dipengaruhi oleh pembangunan grip pemecah ombak di Pasia Paneh Nagari Tiku Utara

melalui proyek nasional yang dikerjakan balai wilayah lima. Sejak itu, ombak di Ujuang Labuang semakin menjadi-jadi. Biasanya ombak mulai membesar pada sore hari. Sementara itu, Camat Tanjung Mutiara Zainal Muttaqin mengatakan, pembangunan grip pemecah ombak pada dasarnya sangat menguntungkan. Namun pada sisi lain akan mengakibatkan ombak semakin besar pada wilayah, yang belum

terpasang grip pemecah ombak. Ia meminta agar pemasangan pemecah ombak yang dikerjakan melalui proyek nasional tersebut tidak hanya sampai pada wilayah Pasia Paneh Tiku Utara saja. Tetapi juga dilanjutkan pada wilayah Nagari Tiku Lomo Jorong. Karena jumlah penduduk yang tinggal di daerah tersebut cukup padat. “Pembagunan grip pemecah ombak di Pasia Paneh sepanjang dua kilometer sudah memberikan

Adapun empat jorong yang berpotensi terancam, karena semakin naiknya permukaan air laut antara lain adalah, Jorong Muaro Putuih, Ujuang Labuang,

Peserta Kurban Meningkat AGAM, HALUAN - Jumlah peserta dan hewan kurban yang bakal di sembelih di Mesjid Agung Nurul Fallah Lubuk Basung meningkat pada hari raya kurban 1434 Hijriyah tahun 2013. Peserta kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini mencapai 56 orang. Jumlah ini meningkat dari pada tahun sebelumnya yang berjumlah 49 orang, dengan total kurban delapan ekor. Salah seorang pengurus serta panitia kurban Mesjid Agung Nurul Fallah Khairul Koto, Kamis (10/10) kepada Haluan di Lubuk Basung mengatakan, penyelenggaraan pemotongan hewan kurban pada pusat kegiatan ibadah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Agam di Mesjid Agung Nurul Fallah sudah dipersiapkan dengan maksimal. “Pemerintah Kabupaten Agam bakal menyelenggarakan salat Idul Adha 1434 hijriyah pada Selasa 15 Oktober 2013. Dalam kesempatan tersebut juga bakal disembelih sebanyak delapan hewan kurban, di Mesjid Agung Nurul Fallah,” katanya. Ia menjelaskan, penyembelihan hewan kurban direncanakan langsung disaksikan oleh Bupati Agam Indra Catri, usai melaksanakan salat Idul Adha di halaman kantor Bupati Agam Lubuk Basung. “Pada tahun yang lalu, Masjid Agung Nurul Falah menyembelih tujuh ekor sapi, sementara pada tahun ini sebanyak delapan ekor. Daging kurban akan dibagikan kepada masyarakat miskin, yang ada di Jorong, dan Kecamatan Lubuk Basung,” katanya. Dikatakannya, ibadah kurban bakal mendekatkan diri kepada Allah. Dengan ibadah ini juga diharapkan akan menghilangkan setiap sifat kebinatangan yang ada dalam setiap pribadi muslim. “Ibadah kurban wajib ditunaikan bagi masyarakat yang mampu, melalui ibadah kurban hendaknya juga semakin melapangkan rezeki kita,” ungkapnya. (h/yat)

PENINJAUAN — Wakil Bupati Agam Irwan Fikri meninjau lokasi jalur evakuasi masyarakat dari bahaya abrasi pantai di Ujuang Labuang, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara. RAHMAT HIDAYAT

Dishutbun Rehabilitasi Hutan Rusak AGAM, HALUAN — Untuk merehabilitasi hutan yang rusak, Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Agam pada tahun 2013 ini menanami kembali seluas 230 hektar hutan rakyat di lima lokasi dengan berbagai jenis pohon. Menurut Kepala Dishutbun Agam Yulnasri, lokasi hutan tersebut di Kecamatan Palem-

bayan, Tanjung Raya, Baso Kecamatan Kamang Magek, dan Tilatang Kamang. Secara keseluruhan luas hutan di Kabupaten Agam 104 ribu hektar lebih, yang mengalami kerusakan sekitar 10.600 hektare. Kerusakannya disebabkan oleh penerokaan lahan baru untuk perkebunan dan peneba-

ngan liar oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk keperluan perbaikan hutan Agam tahun ini memperoleh dana alokasi khusus Rp1,3 miliar, dan bantuan 53 unit kebun bibit rakyat dari Badan Pengelola Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Kuantan. “Hingga saat ini program perbaikan hutan tersebut telah

berjalan 84 persen dan Desember 2013 ini akan selesai seluruhnya,” kata Yulnasri, kemarin. Dikatakannya, pemanfaatan hutan untuk cagar alam 31.729 hektar, hutan lindung 31.560 hektar, hutan produksi 6.040 hektar, hutan produksi terbatas 20.650 hektar, dan hutan produksi konservasi seluas 14.130 hektar. (h/ks)

rasa aman bagi masyarakat setempat. Tetapi, kita harus memikirkan dampaknya pada wilayah lain,” ungkapnya. Dikatakan Zainal, pada beberapa wilayah di Tiku Limo Jorong sudah terjadi abrasi lebih kurang 1.500 meter. Sedikitnya belasan rumah, dan dua buah mesjid sudah rata oleh air laut. Untuk mengantisipasi bahaya air pasang pemerintah kabupaten sudah menyiapkan jalur evakuasi. Sementara itu, Wakil Bupati Agam Irwan Fikri saat meninjau lokasi rumah penduduk yang terandam air pasang di Ujuang Labuang mengatakan, pemkab akan berupa meminta balai wilayah lima untuk bisa melanjutkan pembangunan grip pemecah ombak sampai ke wilayah Tiku Limo Jorong. “Konsekuensi dari pembangunan grip pemecah ombak pada satu tempat tentu akan berdampak pada wilayah lain. Pemerintah tentu bakal mencarikan solusi bahaya abrasi bagi masyarakat yang tinggal dipinggir pantai,” katanya. Pembangunan grip merupakan proyek nasional. Pemerintah kabupaten hanya bisa mengupayakan agar pelaksanaan kegiatan tersebut bisa terus dilanjutkan sampai daerah pemukiman padat penduduk. “Abrasi tentu tidak hanya membayakan penduduk, tetapi juga aset pemerintah daerah, seperti sekolah, perkantoran,” ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Agam Irwan Fikri juga meminta pemerintah Kecamatan Tanjung Mutiara untuk menyiapkan jalur evakuasi yang layak bagi masyarakat Ujuang Labuang. Pasalnya, satu-satunya jalur evakuasi yang diadalkan masyarakat apabila air laut mulai naik sangat mengkhawatirkan. Jalur evakuasi berupa untuk menyeberang ke kampung sebelah sudah rusak parah. “Saya sudah minta camat untuk memasukakan proposal perbaikan jembatan tersebut secepatnya,” ungkap Irwan Fikri. (h/yat)

GKM-IKM Tingkatkan Mutu Produk BUKITTINGGI, HALUAN — Pogram Gugus Kendali MutuIndustri Kecil Menengah (GKMIKM) di Sumbar, merupakan salah satu pogram unggulan yang melibatkan kabupaten/kota dalam peningkatan mutu produksi IKM. Pogram GKM-IKM ini berjalan cukup maksimal dan terus akan dikembangkan secara berkelanjutan. Pelaksanaan GKM-IKM di Sumbar telah dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan, karena penerapan GKM selama ini, dinilai mampu meningkatkan produktivitas, dan efektivitas kinerja perusahaan Industri Kecil Menengah (IKM) di Sumbar. Selain itu, produk IKM tersebut mempunyai daya saing tinggi dan mampu bersaing dalam pasar global. “IKM merupakan basis kegiatan ekonomi kreatif masyarakat yang terus berkembang, dan memberikan kontribusi semakin besar bagi kesejahteraan masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan komitmen pengusaha, pekerja dan aparatur pemerintah pusat, provinsi dan daerah untuk

terus menerapkan GKM di perusahaan-perusahaan IKM,” ungkap Kabid Industri Agro Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumbar, Irsyad SE MM pada Sosialisasi Forum Komunikasi Kepala Dinas, Fasilitator Kabupaten/Kota GKMIKM Tingkat Provinsi Sumbar di Hotel Grand Malindo Bukittinggi, Kamis (10/10). Dikatakannya, GKM merupakan suatu sistim dalam manajemen usaha yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi produktifitas dan mutu produksi, dalam rangka meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan oleh IKM. Penerapan GKM ini tidak saja dilaksanakan di sektor industri melainkan bisa juga diterapkan pada lingkungan kantor pemerintah. Tujuan dari pogram GKMIKM ini adalah untuk membudayakan GKM dikalangan industri kecil menengah dalam rangka meningkatkan daya saing produktivitas pelaku IKM, serta menumbuhkan motivasi dalam lingkungan IKM dalam penerapan GKM tersebut.

“Untuk itu kita mengharapkan kepada dinas terkait dan fasilitator GKM-IKM di Kabupaten/Kota di Sumbar agar pelaksanaan pogram GKM ini dapat berjalan dengan lancar, sehingga IKM yang ada di daerah mempunyai mutu yang bagus, serta mempunyai kekuatan dan daya saing yang tinggi dalam pasar global,” harapnya. Kasubdin SDM Kementrian Perindustrian dan Perdagangan RI, Musa Tarigan menyebutkan, bahwa pogram GKM ini merupakan salah satu pogram Kementrian Perdagangan RI secara berkelanjutan guna meningkatkan GKM-IKM ke arah yang lebih baik. Dengan adanya pogram GKM ini dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan para pelaku IKM dalam meningkatkan usahanya yang berkaitan dengan pengendalian mutu secara berkesinambungan. Gelar Konvensi Kordinator Fasilitator GKMIKM Sumbar, Fahmi menyebutkan, Pemerintah Provinsi Sumbar tengah mempersiapkan

DISKOPERINDAG Sumbar menggelar konvensi dan sosialisasi forum komunikasi kepala dinas, fasilitator kabupaten/kota GKM-IKM tingkat Provinsi Sumbar, di Hotel Grand Malindo, Bukittinggi, Kamis (10/10). RUDI GATOT

kelompok GKM-IKM terbaik di Sumbar untuk mengikuti lomba Konvensi GKM-IKM tingkat Nasional yang dilaksanakan di Jogjakarta pada November nanti. Untuk mengetahui hasil dari kelompok GKM-IKM yang terbaik itu, Disperindag Sumbar menggelar konvensi yang diikuti pelaku GKM-IKM dari 16 kabupaten/kota di Sumbar. Konvensi tersebut dilakukan selama tiga hari yang dimulai Rabu (09/10) hingga Jumat (11/ 10) di Balairong Hotel Gran Malindo. Dalam konvensi ini, lanjut fahmi, akan diketahui

>> Editor : Nasrizal

GKM-IKM yang terbaik yang berhak mengikuti lomba ketingkat nasional tersebut. “Konvensi GKM tingkat Sumbar ini diselenggarakan untuk mendapatkan satu GKM utusan Sumbar yang akan mengikuti konvensi tingkat Nasional di Jogja. Untuk Tim penilai dalam Konvensi ini berasal dari Disperindag RI dan Disperindag Sumbar,” terangnya. Konvensi GKM tingkat Sumbar ini untuk mendapatkan satu GKM utusan Sumbar yang akan mengikuti konvensi Nasional tersebut. (h/cw-tot)

>> Penata Halaman : Jefli


14

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

PKK – Suasana saat pelantikan pengurus PKK Kota Pariaman

Sate Udang Istimewa BAHAN: 35 ekor udang besar, dicuci bersih, buang sungutnya 2 buah jeruk nipis, diambil airnya BUMBU: 25 buah bawang merah 5 siung bawang putih 11 buah cabai merah 2 ruas jahe 3 ruas kunyit 3 lembar daun salam 4 sendok makan saus tomat Garam secukupnya Gula merah secukupnya Tusuk sate secukupnya CARA MEMBUAT: 1. Lumuri udang dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan kira-kira 1 jam di dalam almari es. 2. Tusukkan udang-udang dengan tusuk sate. 3. Haluskan bumbu dan tumis hingga harum. 4. Sate udang dimasukkan ke dalam tumisan bumbu hingga berwarna kemerah-merahan. Angkat. 5. Panggang udang sambil tuangi sisa bumbunya sedikit demi sedikit di atas bara api hingga matang. ***

Panduan Perawatan Wajah PERAWATAN wajah dan rias, tidak harus mendatangkan ahli. Dalam kesempatan tertentu, kita bisa melakukannya sendiri. Beberapa teknik ini bisa menyelesaikan problem di wajah kamu. 1. Kulit wajah tampak bergaris halus. Lakukan make up beauty dengan cara membersihkan wajah. Kemudian gunakanlah pelembab semprot (facial spray) sebelum menggunakan pelembab biasa. 2. Wajah terlihat lelah. Lakukanlah pemijatan singkat untuk melancarkan peredaran darah. Lakukan beauty make up dengan membersihkan wajah kemudian gunakanlah pelembab yang sesuai degan jenis kulit kamu. Bubuhkan pelembab sambil melakukan pemijatan singkat pada wajah. Pijat wajah dengan arah melingkar. 3. Lingkaran mata menghitam. Untuk mengatasinya gunakan foundation serta concealer. Setelah itu, gunakan highlighter, kemudian bubuhkan bedak. Highlighter ini berfungsi mencerahkan serta memantulkan kembali sinar. Sehingga lingkaran gelap tadi tampak samar. 4. Kulit tampak kusam. Gunakan scrub ketika membersihkan wajah. Kemudian gunakanlah pelembab yang mengandung butiran pemantul cahaya. Jika ingin merias wajah, pilihlah riasan wajah yang segar. Misalnya dengan menggunakan pastel dan nuansa pink untuk kulit terang serta rias beauty make up sederhana dengan nuansa krem serta orange untuk kulit sawo matang. 5. Mata terlihat lelah. Gunakan obat tetes mata agar kemerahan pada mata hilang. Kemudian, lentikkan bulu mata dan gunakan maskara agar mata terlihat lebih terbuka. Langkah selanjutnya adalah menggunakan pensil mata warna putih di bagian dalam kelopak mata bagian bawah, sehingga mata pun akan tampak lebih segar. (h/ijt)

Istri Tak Lebih Rendah atau Tinggi dari Suami Kebanyakan perempuan menjalani multiperan. Perempuan Indonesia juga menjalani peran sebagai istri, ibu juga profesional di bidangnya. Tak sedikit perempuan yang berjuang dengan multiperan dan berhadapan dengan masalah klasik. Yakni, ketika istri sukses di karier, berpenghasilan lebih tinggi, dibandingkan suami. Bagi sebagian perempuan, kondisi ini menyulitkan. Di satu sisi, perempuan ingin mengaktualisasi potensi diri, namun di sisi lain, khawatir kesenjangan status dengan pasangan mengancam keharmonisan hubungan. Agar perempuan bisa menggali potensi diri, berkarier dengan sempurna, diperlukan komunikasi dan negosiasi bersama pasangan. Saat istri berkarier lebih tinggi, perilaku tetap harus dijaga. Saat ego seseorang tersentil, masalah mulai bermunculan, termasuk dalam relasi suami-istri.

Suami juga perlu mendukung potensi istri dan rela jika berpenghasilan lebih rendah darinya. Dr BRA Mooryati Soedibyo, pengusaha kecantikan, berbagi pengalamannya. Mooryati berhasil mendobrak pemahaman masyarakat awam yang kerapkali menghambat perempuan untuk maju. Ada anggapan istri jangan mencari uang karena nanti akan mengurangi suami. Anggapan inilah yang didobrak Mooryati. Mooryati berdiskusi bersama suami mengenai keinginannya berwirausaha pada usia 40. “Aku adalah saksi hidup atas keberhasilan kamu nanti,” tutur Moor mengutip pernyataan suami yang mendukung niatannya. Dukungan dari suami salah satunya adalah rela berpenghasilan lebih kecil dari istri. Benar saja, Moor berhasil membangun bisnis kecantikan menjadi perusahaan besar dengan ribuan karyawan. Pakar pendidikan kepribadian, Mien R Uno, mengatakan manusia harus bisa bersosialisasi dan bernegosiasi, termasuk dalam hubungan pasangan suami-istri. “Jangan memilih

salah satu antara kerja dan keluarga. Kita perlu melakukan negosiasi. Pasangan harus saling menyenangkan satu sama lain,” jelasnya pada acara yang sama. Mien menjelaskan, perempuan perlu memegang prinsip dalam hidupnya. Pertama, lanjutnya, perempuan hidup mandiri, berdampingan dengan laki-laki dan segala perbedaannya. “Perempuan juga bisa hidup mandiri, sendiri, berdampingan dan bersaing dengan laki-laki,” jelasnya. Mien mendorong perempuan untuk berdikari, menjalani apapun profesi yang dikuasai dan memiliki kemandirian finansial. Kemandirian perempuan ini bisa dijalankan sendiri, bagi perempuan yang memilih tidak berpasangan. Selain juga dijalankan perempuan bersama suaminya. Prinsip hidup perempuan yang kedua, kata Mien, adalah perempuan bukan menjadi lebih dari pria. Namun perempuan juga tidak kalah dengan pria. Artinya, perempuan perlu memposisikan dirinya setara dengan laki-laki, tidak perlu merasa harus di atas namun juga tak melulu berada subordinan, di bawah kaum adam. (h/kcm)

Menyempurnakan Riasan dengan Bedak BEDAK dalam dunia kosmetik diibaratkan dengan dua sisi mata uang. Bila kita menggunakannya dengan tepat, bedak dapat menyerap minyak sehingga wajah kita tidak mengkilap, plus menjadi “kanvas” halus sebelum menggunakan blush. Tapi jika kita kurang tepat mengaplikasikannya, garis-garis halus pada wajah akan semakin jelas terlihat. Itu mengapa Bobbi Brown, makeup artist yang juga memiliki Bobbi Brown Cosmetics, dengan tangan terbuka memberikan kita cara mengaplikasikan bedak. Sangat praktis, sebab kita hanya perlu mengikuti empat langkah berikut ini: Langkah 1: Awali dengan moisturizer Pilih pelembab atau moisturizer yang mengandung hyaluronic acid atau glycerin untuk mengenyalkan permukaan kulit. Sehingga ketika kita mengaplikasikan bedak, garisgaris halus atau keriput yang mulai muncul pada wajah dapat ditutup dengan sempurna. Sebaiknya tunggu 2 menit agar pelembab benar-benar menyerap ke dalam kulit. Setelah itu gunakan concealer, foundation, baru bedak. Langkah 2: Pilih bedak dengan formulasi ringan Contoh bedak dengan formulasi ringan adalah bedak tabur atau bedak padat. Jika kita biasa memakai bedak

tabur, pilihlah yang sewarna dengan tone kulit. Tapi jika kita biasa

memakai bedak padat, cari yang dalam label dituliskan sheer. Ini menandakan bedak padat yang kita gunakan teksturnya sangat ringan. Sebaiknya hindari bedak jenis matte karena teksturnya lebih padat sehingga akan semakin menegaskan garis-garis halus yang ada pada wajah. Coba: Body Shop Loose Face Powder, Bobbi Brown Sheer Finish Loose Powder. Langkah 3: Gunakan kuas wajah yang lembut untuk meratakan bedak Kuas lembut ini akan meratakan bedak yang kita gunakan dengan sempurna. Caranya, sapukan bedak dengan kuas yang kita pilih, lalu kibaskan pada telapak tangan untuk menghilangkan gumpalan bedak. Setelah itu, sapukan kuas pada seluruh wajah, khususnya di area wajah yang lebih berminyak. Biasanya kening, hidung, dan dagu atau biasa disebut daerah T, adalah area wajah yang sangat berminyak. Baru sapukan kuas pada pipi dan di bawah mata. Ulangi sekali lagi pada seluruh area wajah agar kulit semakin bercahaya. Langkah 4: Sempurnakan dengan kertas minyak Agar wajah tidak berkilap, tepuktepuk kertas minyak pada wajah. Ini akan menyerap minyak tanpa menghapus beda yang sudah sempurna menempel di wajah kita. (h/kcm)

KALOKA RUMAH BATIK

Percantik Wanita dengan Batik

Jejeran batik di Kaloka Rumah Batik

PADANG, HALUAN— Busana batik sudah menjadi kewajiban berpakaian masyarakat akhir-akhir ini. Mau mahasiswa, mau PNS, karyawan swasta dan masyarakat banyakpun sudah akrab dengan batik. Busana batik juga tidak ketinggalan dalam situasi apapun termasuk situasi formal saat ini sudah menjadikan batik sebagai busana wajib. Apalagi, sudah ada hari batik secara nasional.

Untuk itu, butik serta toko batik menjamur di Kota Padang. Akan tetapi, batik yang berani tampil dengan aneka warna serta menantang keberanian untuk penggunanya adalah batik yang berasal dari Pekalongan. Satu-satunya batik pekalongan di Kota Padang hanya ada di jalan Dr. Sutomo no 48 A8 Kaloka Rumah Batik dibawah naungan Ruri. Menurut Ruri, Kaloka Rumah batik pekalongan

merupakan salah satu batik yang tampil beda dan berani memodifikasikan warna. Sehingga, batik yang identik dengan warna yang tua-tua, di Rumah Batik pekalongan semua warna batik hidup. Peminatnyapun menurut Ruri tidak hanya orang tua-tua saja, mahasiswa dan pelajarpun suka sekali dengan batik pekalongan tersebut. “Satu kelebihan batik pekalongan ini berani menampilkan warna yang beraneka ragam, unik dan menarik. Hal ini juga menampilkan efek bagi si pemakai kesan berani,”papar Ruri. Hadir di Kota Padang pada tahun 2012 silam, akan tetapi pemintanya tidak bisa dianggab

remah. Menurut Ruri, kehadiran Kaloka Rumah Batik menjawab tantangan pengguna batik yang mencari batik pekalongan selama ini. Baru satu tahun berdiri di Kota Padang Kaloka Rumah Batik sudah mengalami perkembangan sekitar 30 persen. “Semenjak harir di kota Padang pada tahun 2012 silam, Kaloka Rumah Batik ini mengalami kemajuan yang cukup tinggi, mencapai 30 persen. Ini menandakan bahwa batik pekalongan di kota padang cukup menarik,”tutur Ruri lagi. Kalok Rumah Batik menerima pesanana busana batik mulai dari partai besar dan kecil dari busana batik pria

dan wanita. Selain itu, Kaloka Rumah Batik juga menyediakan aksesoris jilbab dan kalung serta shall dari batik dan kalung yang berasal dari bahan barang bekas seperti tempurung. Kaloka Rumah Batik mulai buka dari jam 8 pari hingga jam 10 malam. Ruri sedikit membeberkan rahasia terkait tentang merawat batik pekalongan, karena warna yang ditampilkan oleh batik pekalongan cukup beragam. Menurut Ruri, batik pekalongan jangan direndam terlalu lama. Walapun busana batik Kaloka Rumah Batik Ruri tidak luntur, tetapi Ruri tetap memperhatikan cara merawat batik itu harus teliti. (h/cw-oos)

Percantik Mata dengan Eyeliner Berwarna MENURUT penata rias kenamaan, Gusnaldi, riasan mata memegang penampilan total seseorang sebanyak 25 persen. Karena riasan mata merupakan salah satu titik utama riasan selain riasan bibir, tak heran bila banyak orang menghabiskan waktu cukup lama untuk merias mata. Mengaplikasikan eyeshadow bukan hal mudah, saat dipulaskan, belum pula meratakan warna yang ada lebih dari 2. Tak mau repot lagi dengan riasan mata? Coba tren baru yang ditawarkan Make Up For Ever, eyeliner berwarna. “Kami mengeluarkan rangkaian eyeliner berwarna yang disebut Aqua Liner. Terdiri dari 15 warna yang menyala dan vibrant, Aqua Liner memberikan pilihan untuk bermain dengan warna, karena bagi kami, make up should be fun. Warna bisa menjadi cara untuk mengekspresikan diri,” jelas Adinda Tjokrowardoyo, Public Relations Make Up For Ever (MUFE) baru-baru ini. Bagi Andi Natalia, Make Up Instructor MUFE, eyeliner berwarna cocok untuk mereka yang punya gaya hidup serbacepat, “Untuk orang yang sering terburu-buru, ingin simpel, tetapi ingin riasannya terlihat bagus, produk ini juga tepat. Karena kalau malas pakai eyeshadow, yang ribet pemilihan warna, belum lagi ribet blending-nya, produk ini cocok sekali. Ada warna-warni yang bisa disesuaikan dengan busana atau riasan yang sedang dikenakan,” ujarnya kepada Kompas Female. Umumnya, warna eyeliner adalah hitam, dan ini digunakan untuk banyak acara dan kesempatan, apakah Indonesia sudah siap dengan eyeliner berwarna-warni untuk keseharian? Natalia menjawab, “Selama bekerja di MUFE, saya banyak kali bertemu dengan ibu-ibu yang masih malu-malu bermain dengan warna. Tetapi menurut saya, ini harus dicoba, warnanya seru, kalau ribet dengan eyeshadow, eyeliner berwarna bisa membantu dan simpel, khusus untuk produk kami, setelah dipulaskan akan menetap hingga lama. Warnawarnanya yang bisa dipadupadankan juga bisa menjadi cara baru untuk mengekspresikan diri, dan cocok dengan siapa pun.” Menurut Natalia, eyeliner hitam sudah menjadi hal yang standar dan biasa, warna-warna yang ditawarkan Aqua Liner, yang juga memiliki warna hitam, mudah untuk diaplikasikan pada jenis kulit apa pun dan untuk kesempatan berbeda. “Untuk saya, make up artist, akan melihat busana yang akan dikenakan. Jika ada warna biru muda di busananya, saya mungkin akan kenakan Aqua Liner warna turqoise atau pink. Untuk sehari-hari, kenakan eyeliner dengan garis tipis, jangan terlalu tebal. Warnawarni cerah bisa dikenakan sehari-hari juga, asal tipis-tipis, ujungnya patah atau tarik ke atas, bisa macammacam,” jelas Natalia. Tambahan tips dari Natalia, “Untuk yang berkulit putih, cenderung kaukasia, bisa gunakan Aqua Liner warna turqoise atau hijau muda di bagian bawah kelopak mata, dan eyeshadow pink di atas kelopak mata. Untuk kulit Asia, pilihan warna eyeshadow peach, champagne, cokelat muda, yang dipadukan eyeliner ungu atau cokelat tua bisa tampak menarik. Kalau berani, warna kulit Asia juga bisa pakai warna turqoise, tergantung tingkat kepercayaan diri seseorang.” Diceritakan oleh Adinda, ide membuat eyeliner ini awalnya merupakan permintaan grup sirkus kenamaan asal Perancis, Cirque du Soleil. “Mereka minta dibuatkan riasan yang pekat, tahan lama, dan tahan air. Pemain sirkus butuh riasan yang berwarna-warni pekat dan terang, namun karena banyak bergerak, mereka butuh riasan yang tahan air (keringat), tahan lama, dan tak mudah hilang. Make Up For Ever membuatkan riasan ini sesuai permintaan mereka, dan dengan formula yang disempurnakan, membuatnya jadi bisa diaplikasikan untuk daerah mata.” (h/kcm)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

Paket Ekonomi Akan Dikeluarkan Lagi JAKARTA, HALUAN — Pemerintah akan mengeluarkan paket kebijakan tambahan baru guna mendukung stabilisasi gejolak ekonomi. Pada Agustus lalu pemerintah sudah mengeluarkan empat kebijakan. Wakil Menteri Keuangan, Bambang Brojonegoro mengatakan kebijakan penambahan paket ekonomi akan dikeluarkan pada Oktober ini. “Paket akan dikeluarkan dan masih dalam persiapan, untuk memenuhi kebutuhan stabilisasi mudah-mudahan bulan ini akan keluar terkait fiskal,” ujar Bambang di Jakarta, Kamis (10/10). Bambang menjelaskan stabilisasi ini mekanisme sudah ada. Selain menstabilkan gejolak ekonomi paket untuk memperkuat cadangan devisa. “Mengenai stabilisasi itu sudah ada mekanismenya, baik framwork atau terkait memperkuat cadangan devisa,” ucap Bambang. Bambang menambahkan nantinya paket kebijakan tambahan ini dapat mencegah defisit transkasi berjalan. “Sangat efektif paket kebijakan fokus untuk kurangi defisit Current Account (CA) untuk jaga agar pertumbuhan ekonomi tidak melambat,” katanya. Gejolak ekonomi membuat Indonesia membenahi impor agar tidak mengganggu stabilitas perekonomian Indonesia. Meskipun kebijakan yang sudah ada harus mengerem pertumbuhan namun itu untuk keseimbangan perekonomian ke depan. (h/inl)

AABI Minta Pemerintah Lakukan Penyesuaian Harga PADANG, HALUAN — Asosiasi Pengusaha Aspal Beton Indonesia (AABI) meminta pemerintah melakukan penyesuaian harga terhadap kontrak yang dikerjakan anggotanya. Baik itu kontrak tahun jamak (multi years), maupun kontrak tahun tunggal (single year). Karena AABI sudah mengalami kerugian mencapai 18-21 persen. Hartono, Ketua Bidang Organisasi DPP AABI yang didampingi oleh Erick Hariyona Ketua OC Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang akan diselenggarakan besok di Kota Padang. Ia mengatakan, perlunya penyesuaian harga terhadap kontrak tersebut. Hal ini disebabkan oleh naiknya harga bahan material kontruksi, menyusul menguatnya dolar terhadap rupiah sejak dua tahun terakhir. “Menguatnya dolar, menyebabkan rata-rata kerugian kami mencapai sekitar 18-21 persen, akibat seluruh bahan material kontruksi naik,”katanya di Hotel Mercure, Kamis (10/10). Dia menambahkan, pelaku usaha sudah mendapat tiga kali pukulan tahun ini, yakni setelah kenaikan Upah Maksimum Provinsi (UMP). Lalu kenaikan BBM ditambah lagi dengan melonjaknya harga

material akibat penguatan dolar. “Seluruh barang material naik, terutama bahan material yang impor,”paparnya lagi. Apalagi saat ini, sebagian besar kebutuhan aspal dalam negeri dipenuhi melalui impor. Secara nasioanl katanya, kebutuhan aspal mencapai 1,6 juta ton/tahun. Sementara kapasitas produksi pertamina hanya 600.000 ton/tahun. “Sisanya yang 1juta ton itu diimpor. Karena dolar naik, harga produknya pun jadi mahal,”katanya lagi. Bahkan parahnya, kata Hartono banyak penyalur material terutama aspal tidak mau menjual barangnya, karena khawatir kembali terjadi lonjakan harga. Sehingga berpotensi menyebakan pengerjaan proyek terhambat. Hingga September 2013, harga sebagian besar material

PENGURUS Asosiasi Pengusaha Aspal Beton Indonesia (AABI) saat jumpa pers di Hotel Mercure.

utama kontruksi meningkat drastis. Solar industri misalnya naik 10-15%, aspal naik 1520%, besi beton naik 10-15%, dan beton readymix naik 1217%. Secara rata-rata kenaikan harga material mencapai 20%. Dia menyebutkan kenaikan itu berpengaruh terhadap kinerja perusahaan di lapangan

karena mahalnya material dan terbatasnya pasokan. “Kami belum tahu persis berapa proyek yang terbengkalai. Tetapi estimasi kami sekitar 50% mengalami keterlambatan pengerjaan,” ujarnya. Selain meminta penyesuaian harga, Hartono menekankan

Harga Sembako Terus Naik PADANG, HALUAN —Menjelang lebaran haji harga sembako terus merangkak naik terutama cabai hampir setiap harinya mengalami kenaikan. Begitu juga dengan tomat mengalami kenaikan. Lain halnya dengan bawang, ketika

WEN, pedagang sembako di Pasar Raya Padang, sedang menunggu dagangannya. RINA

15

cabai terus mengalami kenaikan harga bawang merah malah semakin turun, Kamis (10/10) Beberapa hari yang lalu harga cabai Rp44.000/kg nya, sekarang sudah mencapai Rp46.000/kg, hal ini diung-

kapkan oleh Wen salah satu pedagang sembako di Pasar Raya, “Naiknya harga cabai karena jumlah pemasok bertambah dari luar kota, selain itu berkurangnya jumlah hasil panen dari petani cabai, hal ini bertepatan juga dengan

momen lebaran haji,” katanya. Terus naiknya harga sembako membuat para ibu rumah tangga uring-uringan, karena biaya pengeluaran dapur harus ditambah. Dewi salah satu ibu rumah tangga mengungkapkan “Di tengah kesulitan hidup seperti ini, ditambah lagi harga sembako yang terus naik membuat saya pusing kalau pergi ke pasar. Sedangkan uang yang sudah dianggarkan perbulannya sudah ada untuk kebutuhan rumah tangga, kalau biasanya kebutuhan cabai sehari satu ons tidak mungkin dikurangkan menjadi setengah ons,” katanya. Begitu juga dengan tomat walaupun permintaannya tidak banyak namun harga tomat juga naik. Hal ini disebabkan pasokan tomat dari petani yang sedikit ditambah lagi akhirakhir ini cuaca sering panas. Lain halnya dengan cabai dan tomat, bawang merah malah mengalami penurunan harga hampir setiap minggu-

nya. Beberapa hari yang lalu harga bawang masih Rp16.000 per kg, sekarang sudah turun menjadi Rp14.000 kg bahkan sampai Rp12.000 kg nya. Zal pedagang bawang mengatakan “Harga bawang merah yang terus turun ini disebabkan karena banyaknya kiriman bawang yang datang dari luar daerah, misalnya dari Lampung, Medan, Jawa, Bukittinggi dan alahan panjang, hal ini menyebabkan banjirnya bawang merah di pasaran, sudah lumrah terjadi kalau pasokan sembako banjir datang dari berbagai pelosok maka harganya otomatis akan turun.” “Ini membuat pedagang tidak bisa bersaing dalam menetapkan harga karena banjirnya bawang merah. Sementara kiriman bawang dari berbagai daerah terus datang dan kalau tidak dijual habis bawang akan menumpuk bisa saja busuk dan para pedagang akan rugi banyak,” tambahnya lagi. (h/mg-rin)

pentingnya pemerintah juga memperhatikan nasib industri konstruksi yang terancam kolaps akibat naiknya dolar. “Kami minta pemerintah juga perlu memperhatikan dan mengambil kebijakan yang adil terhadap persoalan yang dihadapi industri konstruksi,”. tutupnya. (h/cw-oos)

Subsidi Minyak Tanah 10 Provinsi Dihapus JAKARTA, HALUAN — Pemerintah telah menghemat Rp70 triliun dengan program konversi minyak tanah ke LPG sejak tahun 2007. Dirjen Migas, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Edy Hermantoro, menjelaskan program konversi minyak tanah ke LPG yang dilakukan untuk menekan besaran subsidi minyak tanah ini Hingga saat ini, sejumlah propinsi dinyatakan ‘dry’ dari minyak tanah bersubsidi. Untuk tahun 2013 ini, pemerintah menghapus subsidi minyak tanah di 10 provinsi antara lain Bangka-Belitung, Sumatera Utara dan Kalimantan Selatan. “Ada beberapa provinsi yang belum bisa kita tutup dari minyak tanah bersubsidi karena kondisi daerahnya yang belum memungkinkan,” ucap Edy. Untuk tahun 2013, berdasarkan Keputusan Menteri ESDM NO 1732 K/10/ MEM/2013 tentang Penugasan PT Pertamina (Persero) Dalam penyediaan dan Pendistribusian Paket Perdana LPG Tabung 3 Kg Tahun 2013. Pertamina mendapat penugasan untuk melaksanakan penyediaan dan pendistribusian paket perdana LPG tabung 3 kg untuk rumah tangga dan usaha mikro sebanyak 1,732 juta paket. (h/inl)

Oxy Boutique Berikan Diskon 50 Persen PADANG, HALUAN — Lebaran Idul Adha semakin dekat. Jika Anda mau berbelanja kebutuan wanita seperti baju,celana dengan barang bermerk, Oxy boutique memberikan diskon hingga 50% bagi pelanggan. Bertempat di Plaza Andalas lantai 3 dan jabangnya di Siteba Padang depan Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang. Pemilik Oxy Ratih memulai usahanya tahun 2007 yang bertempat di lantai 3 Plaza Andalas dan membuka cabang lagi di Siteba pada tahun 2011. Barang yang dijual pun beraneka merk mulai dari produk dalam dan impor. Diantaranya Double M, Ibex, TAKA, Ichigo, Lilian, Satine. Transaksi bisa menggunakan debit bank BCA dan Mandiri. Walau pun barang

yang dijual merk terkenal Oxy butik memberikan harga yang terjangkau bagi semua kalangan. Konsumen datang mulai dari anak sekolah, mahasiswa dan pegawai. Model baju dijual up to date,barang dipesan dan dipilih langsung oleh pemilik ke Bandung dan Jakarta sedangkan OXY Boutique berikan diskon 50- persen bagi barang impor dipesan pelanggannya. IMA secara online. Oxy boutique memberi- rame dan penjualan semakan diskon 50% untuk kin meningkat apalagi kemeja, baju kaos, sifon, ditambah dengan adanya rajut dan blazer dengan promo. Saya berharap pesyarat dan ketentuan berla- ngunjung merasa senang ku. Buka dari jam 10 pagi dan terus berlangganan hingga jam 10 malam. dengan Oxy boutique,” “ Biasanya pada akhir ungkap Ardi adik pemilik pekan pengunjung semakin toko. (h/mg/ima)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Irvand


16

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

NELVI DAPAT HADIAH MOBIL AVANZA

Bank Nagari Cabang Utama Serahkan Hadiah Sikoci PADANG, HALUAN – Wajah Nelvi, SPd., nasabah tabungan sikoci tampak berseri. Senyumnya tak henti mengembang.

Kawasaki D-Tracker 150

KAWASAKI D-TRACKER 150

Motor Petualang untuk Kawula Muda PADANG, HALUAN —”Kawasaki D- Tracker merupakan kendaraan bagi pecinta adventure (petualang). Karena didukung oleh riding position yang nyaman, dengan bobot akselarasi kendaraan yang nyaman dan body yang aerodinamis,” kata Jimmy Charles Andih, Manager PT Gema Rodamas Utama, Main Dealer Kawasaki, saat ditemui Haluan kemarin. Dikatakannya, karena merupakan motor petualang, maka segmen pasar pun lebih banyak didominasi seseorang yang berjiwa petualang. Sehingga jika ingin memiliki D-Tracker 150 harus dipesan terlebih dahulu di showroom Kawasaki terdekat. “Kawasaki D- Tracker mempunyai kaki-kaki yang kokoh, dengan suspensi depan upside down membuat ketangguhannya semakin nampak,” ungkapnya. Dia menambahkan, D- Tracker adalah motor yang didesain bagi pecinta adventure. Karena kawasakin D-Tracker 150 didukung dengan dapur pacu dengan kekuatan yang ekstra. Selain itu memiliki balance dan riding position yang nyaman dengan body yang ramping dengan bobot kendaraan yang ringan dan sangat aerodinamis. Selain itu, Kawasaki D-Tracker 150 dipersenjatai dengan mesin 150 cc, 4 langkah, SOHC, 2 katup yang mempu menghasilkan daya maksimum hingga 11,7PS pada 8000 rpm dan torsi maksimum 12 Nm pada 6500 rpm dilengkapi dengan 5 percepatan. Adapun varian harga D-Tracker 150 adalah Hijau, orange dan putih yang di banderol seharga Rp 25 juta. Berminat dapat datang ke showroom. Sementara itu, Muhammad Syukri Ketua Kawasaki Club Padang menyatakan, Kawasaki D- Tracker merupakan motor yang menantang bagi rider. D-Tracker memberikan kepastian keamanan dan stabilitas saat bersama penumpang atau membawa box saat touring. Selain itu, memberikan kenyamanan lebih dalam bermanuver dengan situasi dan kondisi apapun. “ Saat touring kami merasakan Kawasaki DTracker memberikan kestabilan dan keseimbangan dalam kecepatan tinggi, sungguh menyenangkan bagi rider yang gemar berpetualang atau touring dalam berkecepatan tinggi dan memiliki fitur dengan segala kecanggihannya. Sehingga rider lebih sporty, dinamis dan memberikan finishing yang sempurna.” jelas Syukri. Untuk mendapatkan produk Kawasaki Ninja 250 dapat datang ke jalan Gajah Mada no 23, Simpang Tinju –Siteba dengan nomor telepon 25143. Selain itu, juga ada di kabupaten kota diseluruh provinsi Sumbar (h/cw-lex)

Bagaimana tidak, Kamis (10/10), ia resmi menerima hadiah utama dari undian tabungan Sikoci Bank nagari berupa satu unit mobil Toyota Avanza, tipe G. Mobil tersebut langsung diserahkan Direktur Umum Bank Nagari Amrel Amir di Kantor Pusat Bank Nagari. Selain Nelvi, ada enam nasabah Cabang Utama yang menerima hadiah berupa sepeda motor Yamaha Mio J. Keenam nasabah tersebut adalah Sandra Prima, Dr. Ir. MSc., Arteti, Rahmayenni, Prianeli, Rusjdi Djamal Prof. dan Ariyanto Thaib. Masih ada lagi hadiah berupa enam tabungan senilai masing-masing Rp2,5 juta. Mereka yang beruntung adalah Amid, Elvinria Gazali, Mawardi, Chairuddin, Bahar SE AK QQ Alumni, dan Lily Sutejo. Sedangkan hadiah berupa uang tunai masing-masing Rp1,5 juta juga didaptakan enam nasabah Cabang Utama lainnya, yakni Saladin, Suryati SPd., Daslimar Elda, Rahmatina, Neneng Suswita SPd., dan Suhandi Angriawan. Direktur Umum Bank Nagari Amrel Amir yang didampingi Pemimpin Bank Nagari Cabang Utama Manar Fuadi, Kepala Divisi Treasury Haris Munandar pada kesempatan itu menyebutkan, saat ini, jumlah nasabah tabungan Sikoci di Cabang Utama mencapai 102.000 nasabah. “Sekitar 5.000 nasabah yang baru adalah pertumbuhan sejak Desember 2012 hingga akhir September 2013,” kata Amrel. Ia berharap, ke depan akan banyak lagi warga Sumbar yang menjadi nasabah tabungan Sikoci. Sebab, selain banyak kemudahan, nasabah Sikoci juga diasuransikan jiwanya. Selain itu, nasabah Sikoci juga berhak mengikuti undian yang diundi dua kali setahun.(h/atv) HADIAH SIKOCI — Nelvi, pemenang hadiah mobil dari undian tabungan Sikoci Bank Nagari, bersama Direktur Umum Amrel Amir dan Pemimpin Cabang Utama Manar Fuadi dan Kepala Divisi Treasury Haris Munandar. ATVIARNI

Chevron Selesaikan Proyek Lapangan di Minas JAKARTA, HALUAN — PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) telah melakukan proyek tahap kedua Enchanced Oil Recovery (EOR) di lapangan minyak Minas, Riau melalui teknologi injeksi surfaktan. “Pilot proyek tahap kedua ini berjalan sesuai harapan. Kami masih terus evaluasi dan lakukan uji coba,” ucap Presdir CPI, Hamid Batubara di Jakarta, Kamis (10/10). Menurut dia, proyek EOR

ini untuk meningkatkan perolehan minyak di lapangan minyak Minas. Dari proyek ini juga, pihaknya akan lebih mengetahui efektivitas teknologi injeksi surfaktan bagi pengembangan eksploitasi minyak. “Sepanjang 2013 kami dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) masih akan terus evaluasi informasi yang dihasilkan di proyek uji coba tahap kedua ini,” kata Hamid.

Hamid juga menyampaikan, dengan adanya hasil evaluasi teknologi, maka proyek injeksi surfaktan dapat mendukung pembuatan keputusan tentang kelayakan penerapan teknologi tersebut. “Sehingga dari segi komersial atau pun bersifat riset teknologi juga dapat dimanfaatkan tidak hanya di lapangan Minas, namun di lapanganlapangan minyak lainnya,” ujar Hamid. (h/inl)

BEI Suspensi Dua Saham Bakrie JAKARTA, HALUAN — Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) dua saham dari Grup Bakrie hari ini (10/10).Keduanya adalah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Suspensi BUMI dan BRMN dilakukan setelah BUMI merilis keterangan pers berjudul “BUMI telah menandatangani perjanjian untuk menyelesaikan utangnya dengan CIC” tanggal 9 Oktober 2013. Selain itu, sebut BEI, suspensi juga mempertimbangkan bahwa masih diperlukannya informasi lebih lanjut terkait dengan hal tersebut serta dalam rangka menjaga penyelenggaraan perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien. Penghentian sementara kedua saham Grup Bakrie tersebut terhitung mulai sesi I perdagangan hari ini hingga penguman lebih lanjut. (h/kcm)

Telkomsel dan Jobsdb Jalin Kemitraan VP Postpaid Marketing Telkomsel Derrick Heng di acara peluncuran “The Passport” di Jakarta, Kamis (10/10). Telkomsel dan jobsDB memperkenalkan “The Passport” yang merupakan portal dengan informasi seputar lowongan magang, lowongan kerja, beasiswa, tips dan info lainnya yang berhubungan dengan dunia kerja.

JAKARTA, HALUAN – Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi terdepan di Indonesia dengan jobsDB sebagai portal lowongan kerja terkemuka di Indonesia menghadirkan program kemitraan dengan tema “The Passport – When Passion Meets Opportunity”, Kamis (10/10). Hal ini merupakan salah satu bentuk apresiasi Telkomsel kepada pelanggan setianya, khususnya di segmen mahasiswa. Dimana dalam program ini Telkomsel berperan sebagai fasilitator dalam menjembatani para pelanggan Telkomsel khu-

susnya generasi muda untuk menyatukan hasrat dan peluang dalam meraih karier impiannya. Program kerjasama ini berlangsung mulai bulan Oktober 2013 sampai dengan November 2014. Terdapat 2 (dua) program besar dalam The Passport ini, yaitu passport online dan offline. Program Online dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan Telkomsel se-Indonesia dengan melakukan akses ke www.telkomsel.com/

Passport. Dimana pelanggan dapat melakukan registrasi terlebih dahulu dengan menukarkan 5 poin Telkomsel dengan cara ketik JOBS kirim ke 777 atau mengaktifkan produk simPATI loop. Di dalam web tersebut terdapat berbagai informasi tentang Lowongan Magang, Lowongan Kerja untuk Fresh Graduated, Informasi tentang Beasiswa dan berbagai macam Tips and Trik mencari kerja. Pelanggan yang sudah registrasi dapat melakukan upload CV secara online di website tersebut sesuai dengan lowongan yang diminati, sehingga nantinya perusahaan calon penerima tenaga kerja juga akan langsung menerima CV tersebut secara online. VP Postpaid Marketing Telkomsel, Derrick Heng mengungkapkan, program kemitraan antara Telkomsel dan jobsDB ini

kami hadirkan sebagai wujud komitmen, serta kepedulian kepada kawula muda, khususnya mahasiswa yang masih di bangku kuliah maupun baru menamatkan studinya. “Program ini bertujuan untuk memudahkan mereka mendapatkan informasi mengenai beasiswa, lowongan magang, lowongan kerja, dan memberikan peluang dalam mengikuti beragam seminar marketing ataupun info lainnya yang berhubungan dengan dunia kerja,” kata Derrick. Sebagai portal pencari kerja nomor satu di Tanah Air, jobsDB memiliki lebih dari 35 ribu lowongan yang tersedia setiap harinya dan lebih dari 3 juta data pencari kerja, serta 52 persen data perusahaan besar. “Dengan berbagai latar belakang dan segala kredibilitasnya, Telkomsel berharap kerjasama

dengan jobsDB ini juga akan menjadi new excellent experience bagi pelanggan kami, terutama dikalangan mahasiswa dan alumni,” ujarnya. Selama ini para fresh graduates banyak yang melakukan pencarian kerja lewat Job Fair konvensional, sering terjadi mereka harus datang pagi-pagi sekali ke lokasi jobfair, berdesak-desakan dengan ribuan pencari kerja lain, dan berkejaran dengan waktu yang sempit, tak jarang pula mereka dipungut biaya, padahal belum tentu diterima bekerja. “Tekhnologi yang sudah semakin maju serta akses internet yang semakin baik seharusnya membuat para Fresh Graduates mulai meninggalkan job fair yang konvensional, karena pastinya lebih nyaman, aman dan tidak dipungut biaya,” tambah Ariadi Anaya, Managing Director jobsDB Indonesia pada acara peluncuran,

kemarin (10/10). Selanjutnya, untuk lebih memeriahkan program ini, Telkomsel bersama jobsDB juga akan melaksanakan program offline yaitu roadshow dengan konsep talkshow yang di balut dengan hiburan ringan yang mengangkat tema “Young Profesionals” di 4 kota besar di Indonesia, yaitu Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. “Semoga dengan adanya roadshow yang menyambangi beberapa kampus dan tempat kawula muda berkumpul lainnya di 4 kota besar tersebut, kami dapat secara langsung mensosialisasikan tentang program passport ini, dan memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk mendaftar, serta melihat langsung lowongan yang tersedia via online,” ungkap Derrick. (h/nas/rel)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Jefli


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

17

Adnan Januzaj Rebutan Banyak Negara ZAGREB, HALUAN — Adnan Januzaj kini menjadi rebutan beberapa negara yang ingin memakai jasanya. Terakhir, Januzaj diklaim punya kemungkinan untuk memperkuat tim nasional Kroasia. Sebelum ini, pilihan yang dimiliki Januzaj sudah cukup banyak. Gelandang Manchester United itu bisa membela Albania, Serbia, Turki, Belgia, dan Kosovo -- meski yang disebut terakhir belum menjadi anggota FIFA atau UEFA. Inggris juga tertarik kepada Januzaj. Tapi, Januzaj baru bisa main untuk The Three Lions kalau dia tetap tinggal di Inggris setidaknya sampai Februari 2018. Kroasia ternyata juga merasa punya hak untuk memanggil Januzaj ke timnasnya karena mereka menilai pemuda 18 tahun itu punya darah Kroasia. "Salah satu manajer dari Albania bilang ke saya bahwa ibu Adnan berasal dari Kroasia. Jadi, tentu saja kami tertarik kepadanya," ujar manajer Kroasia U-21, Ivo Susak, kepada Sportske Novosti. "Potensinya luar biasa, tapi kami juga sadar bahwa kami menghadapi perjuangan yang sangat berat untuk mendapatkannya," tambahnya. "Sekarang dia tak punya dokumen-dokumen Kroasia. Jadi, ini merupakan masalah penting. Kami belum bicara dengannya, tapi tentu saja kami merencanakan pembicaraan dengan pemain muda ini," kata Susak. (h/net)

SERI — Untuk memastikan lolos ke Brasil, Jerman cuma butuh hasil seri saat menjamu Irlandia. Peluang ini terbuka lebar, karena di kandang Irlandia, Jerman sukses melumat tuan rumah 1-6. FIFA

Jerman Ingin Pastikan Lolos KOELN, HALUAN — Jerman akan menjamu Republik Irlandia sebelum bertandang ke Swedia untuk melakoni laga terakhir kualifikasi. Joachim Loew menegaskan Jerman bertekad memastikan tiket lolos secepat mungkin. Die Nationalmannschaft akan memenuhi tantangan Irlandia yang digelar di RheinEnergie Stadion, Koeln, Jumat (11/10). Dengan koleksi 22 poin, Jerman menghuni peringkat teratas Grup C dan mereka cuma butuh satu angka dari pertandingan yang tersisa untuk melaju ke Brasil tahun depan. Dari statistik, Jerman memetik dua kali kemenangan dan sekali seri melawan Irlandia dalam tiga

pertemuan terakhir. Sedangkan perjumpaan sebelumnya di Dublin, Jerman menghantam Irlandia 6-1. Meskipun, Loew menilai skor telak itu tidak akan terjadi lagi. Namun demikian, ditambah dengan faktor tuan rumah Jerman jelas diunggulkan untuk memetik angka penuh. "Kami tamak, kami ingin memenangi pertandingan di depan suporter sendiri dan mengamankan tiket lolos,"

kata Loew yang dikutip AFP. "Saya memiliki memori indah di stadion Koeln, dan kami menginginkan lolos sebagai juara grup tanpa pertanyaan atau diskusi. Saya punya firasat bagus di hari Jumat," sambung dia. Meski di pertemuan pertama Jerman sukses menang 6-1, Loew tidak yakin skor serupa bakal terulang. Loew meyakini bahwa pada pertandingan itu, Irlandia tidak tampil dengan kekuatan sebenarnya. "Mereka tidak menunjukkan penampilan yang sesungguhnya di Dublin,

Kroasia-Belgia Rebutan Tiket Langsung Balotelli Masih Dibekap Cedera

MILAN, HALUAN — Mario Balotelli dibekap cedera lutut ringan saat latihan menjelang pertandingan kualifikasiPiala Dunia. Penyerang klub AC Milan itu diragukan bisa tampil membela negaranya melawan Denmark. Balotelli absen pada sesi latihan Rabu (9/10/ 2013) pagi. Hasil diagnosis tim medis Italia menunjukkan bahwa pemain 23 tahun itu cedera otot adductor kiri. Jumat (11/10) ini Gli Azzurri akan bertanding di Copenhagen, sebelum kembali ke negaranya untuk menjamu Armenia pada hari Selasa. Di laga mana Balotelli bisa dilibatkan, masih belum diketahui. "Dia ada di sini, semuanya terkontrol," ujar dokter tim Italia, Enrico Castellacci, kepada Sky Sport. "Saya akan mengevaluasi perkembangan dia setiap hari. Jika dia bisa pulih secepatnya dia akan bisa turun ke lapangan," lanjutnya. Sebelum Balotelli, dua pemain lain yang lebih dulu disergap cedera adalah gelandang Paris St Germain, Marco Verratti, dan penyerang Napoli, Lorenzo Isigne. Saat ini Italia menjadi pemuncak klasemen Grup B dengan nilai 20. Dari delapan laga mereka tak terkalahkan dan memenangi enam di antaranya. Bulgaria yang di urutan kedua baru mengumpulkan 13 poin. Denmark di peringkat ketiga dengan nilai 12.(h/net)

ZAGREB, HALUAN — Laga kualifikasi Piala Dunia 2014 Brasil di Grup A masih menyisakan dua pertandingan lagi. Namun, laga kesembilan akan menjadi salah satu penentuan bagi Kroasia dan Belgia atas hak tiket ke putaran final Piala Dunia. Kroasia saat ini berada di peringkat kedua klasemen dengan poin 17, tertinggal 5 angka dari Belgia. Jika ingin memperpanjang nafas dalam perburuan tiket, skuat besutan Igor Stimac itu harus mengalahkan Belgia di Stadion Maksimir, Zagreb, Sabtu (11/10/13) malam WIB Bila menang, perolehan poin Kroasia menjadi 20 dan menjadi hanya tertinggal dua poin dari Belgia. Dengan demikian, laga terakhir masih akan menjadi penentu bagi kedua negara. Sementara jika seri, tiket ke putaran final otomatis menjadi milik Belgia. Bermain di kandang tentu menjadi keuntungan buat Kroasia. Apalagi, kepercayaan diri Luka

MARIO Mandzukic (tengah) berebut bola dengan pemain Belgia, Moussa Dembele (kanan) di pertemuan pertama kedua tim. FIFA

Modric dan kawan-kawan akan bertambah mengingat saat bertandang ke Stade Roi Baudouin, 12 September 2012, mereka mampu menahan imbang tuan rumah Belgia 1-1. Namun, tidak mudah bagi Kroasia untuk meraih poin penuh dari Belgia. Apalagi, Belgia saat ini dihuni dengan talenta-talenta terbaiknya, sebut saja Eden Hazard, Thibaut Courtois, Jan Vertonghen, Marouane Fellaini, Christian Benteke, dan Romelu Lukaku. Sama-sama berambisi meraih tiga poin membuat

laga ini dipastikan akan berlangsung sengit dan ketat. Kroasia, meski masih berpeluang lolos ke Piala Dunia 2014 lewat jalur playoff, tentu tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang masih ada walau tipis. Dukungan pemain ke-12 tentu akan dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Kroasia untuk memenangi laga ini. Namun, solidnya permainan Belgia membuat laga ini sepertinya akan berakhir dengan skor imbang. Bahkan, tak tertutup kemungkinan tim tamu yang menang. (h/net)

sementara kami berhasil mengeksploitasi beberapa kelemahan yang biasanya tidak mereka tunjukkan. Tapi, ketika mereka bermain tandang, mereka bertahan dengan luar biasa baik," kata Loew seperti dikutip Sky Sports. "Itu sudah tertanam di mentalitas mereka, dengan permainanpermainan Gaelic dan rugby. Mereka terlahir untuk bertahan dan juga sangat kuat secara fisik," lanjutnya. "Tidak masalah siapapun pelatihnya atau siapa pemain-pemainnya, mereka tidak bisa mengubah sistem

secara radikal. Mereka adalah tim yang defensif, didukung dengan kemampuan fisik yang maksimal," imbuh Loew. "Mereka suka mengirim bola ke depan gawang dengan cepat. Mereka mungkin bukan tim terbaik dunia dalam penguasaan bola, tapi mereka bisa mengirim bola dengan cepat ke depan dan begitulah mereka," ungkap pelatih 53 tahun ini. Irlandia kini menempati urutan empat dengan nilai 11, masih berkesempatan lolos lewat jalur play-off andai bisa memenangi dua laga sisa --dengan catatan Swedia, yang di posisi dua dengan 17 angka, gagal menang di dua pertandingan tersebut.(h/net)

Lini Belakang Portugal Keropos LISBON, HALUAN — Lini belakang Portugal keropos jelang lawan Israel pada pertandingan kualifikasi Grup F di Stadion Alvalade. Sejumlah bek Portugal masuk ruang perawatan yakni Joao Pereira, Miguel Lopes, serta Bruno Alves. Bek kiri Fabio Coentrao tak bisa dimainkan karena sedang diskors. Pelatih Paulo Bento kemungkinan memilih pemain Malaga Antunes di sisi kiri, berdampingan dengan Pepe. Bek Zenit St Petersburg Luis Neto mengisi posisi jantung pertahanan dan memberikan debut internasional kepada Cedric atau Andre Almedia di sisi kanan. Saat ini Portugal tertinggal satu angka dari pemuncak klasemen Rusia. Portugal tidak akan lolos otomatis dari kualifikasi kecuali Rusia kalah saat melawan Luxemburg dan Azerbaijan pada dua pertandingan tersisa. Tim peringkat ketiga Israel tertinggal lima angka dari Portugal. “Kami hanya harus menang. Kami tahu titiktitik kuat Israel, bagaimana kami menderita di sana dan betapa bagusnya penyelesaian dan serangan balik mereka. Ini adalah peluang terakhir mereka untuk berusaha dan lolos maka mereka akan melakukan segalanya terhadap kami,” tandasnya. Upaya Israel untuk finis di posisi dua besar grup mengecil setelah dua kali bermain imbang dengan Azerbaijan. Diganggu masalah cedera dan kurangnya kebugaran para pemain, pelatih Eli Guttman telah terbiasa untuk menggunakan 50 pemain sepanjang kualifikasi ini. (h/net)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

Lubeg Juara Turnamen BNK PADANG, HALUAN — Tim Lubuk Begalung (Lubeg) berhasil meraih juara 1 dalam kejuaran BNK Cup setelah menumbangkan lawannya tim Pauh dalam adu penalti di Stadion Gor Agus Salim, Padang, Kamis (10/10). Adu penalti diambil setelah kedua tim tidak mampu merubah skor 1-1 dan 2 kali perpanjangan waktu. Dalam pertandingan babak pertama kedua tim tampak saling serang, di menit menit awal penyerang dari tim Lubeg Adek Rizki (17) yang juga top scorer berhasil mengoyak gawang tim Pauh. Setelah 45 menit dan 2 menit tambahan waktu, babak pertama skor masih bertahan 1-0. Memasuki babak kedua tim Pauh berhasil menambah skor menjadi 1-1. Sampai peluit wasit babak kedua berbunyi skor pun tidak berubah. Penambahan waktu 2 kali 15 menit pun tidak mampu menggerakan skor. Sampai akhir pertandingan skor 54 berhasil mengantarkan Lubeg ke juara 1 setelah merubah angka dengan adu penalti. Untuk posisi juara 2 diraih oleh tim Pauh, dan posisi 3 dari tim Kuranji. Tim Lubeg berhak atas hadiah uang senilai Rp10 juta dan Rp7 juta bagi tim Pauh, dan selanjutnya Rp 5juta untuk Kuranji yang finish di posisi ketiga. Piala BNK cup diserahkan langsung oleh Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Padang, Mahyeldi Ansharullah. Penutupan dan penyerahan hadiah diadakan di kantor PSP Padang yang berlokasi di tribun selatan Kawasan Stadion Gor Agus Salim Padang. Selain penyerahan hadiah juga diadakan permainan Kim untuk menghibur perserta dan masyarakat. (h/rvo)

Kimi tak Lebih Cepat dari Massa SUZUKA, HALUAN — Fernando Alonso menilai Kimi Raikkonen bukan pebalap yang lebih cepat jika dibandingkan dengan Felipe Massa. Menurut Alonso, masalah utama yang dihadapi Ferrari saat ini adalah mobil yang kurang kompetitif. Mulai musim depan, Alonso tak lagi berpartner dengan Massa di Ferrari. Raikkonen, yang musim ini memperkuat Lotus, akan menjadi rekan setim pebalap Spanyol itu. Alonso menyambut gembira kembalinya Raikkonen ke Ferrari. Tapi, dia menilai bergabungnya Raikkonen tak serta merta akan mendongkrak prestasi Tim Kuda Jingkrak. “Untuk tahun depan, bersama Kimi saya pikir kami bisa menjalani kompetisi yang sangat bagus untuk Ferrari, mencoba lagi meraih poin sebanyak mungkin,” ucap Alonso yang dikutip ESPN F1 . “Namun, dalam hal kecepatan, saya pikir Felipe tidak lebih lambat sedikit pun. Ketika mereka membalap bersama, Felipe juga secepat Kimi,” katanya. Menurut Alonso, untuk mengimbangi Red Bull pada musim depan, yang paling dibutuhkan oleh Ferrari adalah mobil bagus. “Jadi, kalau kami memiliki mobil yang kompetitif, kami akan menikmati musim dan kami akan melakukan hal-hal yang sangat bagus. Kalau kami tidak memiliki mobil yang kompetitif, saya pikir kondisinya akan sangat mirip dengan musim ini,” tutur Alonso. (h/net)

SP Diundang ke Vietnam PADANG, HALUAN – CEO Semen Padang FC, Erizal Anwar memastikan tim Semen Padang FC akan ambil bagian dalam turnamen BTV Cup di Vietnam. Turnamen ini sendiri digelar pada 25 Oktober hingga 3 November 2013.

JUARA — Pemain Lubuk Begalung berjibaku untuk berebut bola dengan pemain Pauh di final turnamen sepakbola BNK. Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion H Agus Salim itu, Tim Lubeg jadi juara setelah menang adu penalti. RIVO SEPTI ANDRIES

Payakumbuh Andalkan Kempo dan Taekwondo PAYAKUMBUH, HALUAN — Taekwondo dan Kempo diperkirakan adalan kontingen Kota Payakumbuh untuk meraih emas pada Porprov Sumatera Barat XIII/2014 di Dharmasraya nanti. Cabang taekwondo akan mampu mendulang emas, bukan sesumbar. Berdasarkan catatan prestasi pasca Porprov baru lalu, sejumlah atlet andalan Payakumbuh mampu mempertajam prestasinya dalam kejuaraan di tingkat Sumbar dan nasional. Duet pelatih Taekwondo Payakumbuh Nofrial Devinta dan Iwan Sandi, di Kantor KONI Payakumbuh, Kamis (10/10) menginformasikan, selain mengandalkan Wahyu Wardian, pemegang medali perak Porprov XII/ 2012, pada kelas kyorogi 80 Kg, Persatuan Taekwondo Indonesia (TI) Cabang Payakumbuh, juga berharap emas dari Bob Asri kelas kyorogi 51 Kg dan Haryadi Abrian, kelas under 73 Kg. Kedua atlet ini, sukses merebut emas pada POPDA Sumbar Juni 2013 lalu. Kemudian medali juga diharapkan, dari Ghani Fadhil Hibatullah pada kelas under 54 Kg, Annisa Hidayatullah dan Belly Putra kelas under 68 Kg. Tanda-tanda untuk merebut emas itu semakin kelihatan.

Pasalnya, dua atlet taekwondo Payakumbuh, Bob Asri dan Haryadi Abrian yang ikut POPNAS di Jakarta, September 2013, satu di antaranya mampu merebut perunggu atas nama Haryadi. “Perunggu di kejuaraan berskala nasional itu, mudah-mudahan akan membawa berkah bagi tim TI Payakumbuh dalam Porprov mendatang, simpulnya. Kendala yang dialami cabang TI dalam menggambleng atlet berprestasi, tidak jauh beda dengan cabang-cabang bela diri lainnya. “Kami masih terkendala arena latihan. Latihan di alam terbuka, menumpang di halaman sebuah sekolah, sulit memaksimalkan prestasi atlet. Sudaah saatnya, kita punya gedung latihan, dilengkapi dengan fasilitas matras yang reprrsentatif,” sebutnya. Sementara cabang Kempo masih tetap jadi cabang andalan KONI Payakumbuh dalam merebut emas. Cabang olahraga impor ini dari Korea ini, sukses memberikan kontribusi berupa 2 emas, 3 perak dan 4 perunggu terhadap kontingan Payakumbuh. Untuk mempertahankan prestasi emas, Persatuan Kempo Seluruh Indonesia (Perkemi) Payakumbuh, menyiapkan 15 kenshi untuk diterjunkan pada multi iven

bergengsi itu. Ketua Perkemi Payakumbuh Indra Syofran, bersama tiga pelatih kempo, Saidina Irawan, Trisna Rahmawati dan Abdul Khalik, menginformasikan di Kantor KONI Payakumbuh, Kamis (10/10), seluruh kenshi yang disiapkan punya peluang untuk merebut medali buat kontingen Kota Batiah. “Insya Allah, kita siap mempertahankan prestasi terbaik,” kata Indra yang diamini tiga pelatihnya. Pada Porprov Sumatera Barat XII/ 2012, dua emas diraih Perkemi lewat atlet Suci Rahayu Fatahillah, yang turun pada nomor rundori kelas 43 Kg, kemudian Aditia Kurnia Fajdri, kelas randori 70 Kg. Tiga perak diraih lewat pasangan Suci Rahayu/Firman Suryadi pada nomor embu pasangan campuran kyu II, serta Yeti Yuliani kelas rundori 56 Kg dan Elif Ramadhan, rundori putrid 50 Kg. Empat perunggu diukir Perkemi dari Fajri Ramonda kelas rundori putra 50 Kg dan Odie Saundana, rundori putra kleas 66 Kg. Kemudian dua nomor berpasangan lewat duet Suci Rahayu/ Jamilah Pratiwi (embu putri kyu II), Firman Suryadi/M. Izan (embu putra kyu II). (h/zkf)

“Ini akan jadi laga pra musim bagi kami jelang kompetisi mendatang. Pemain akan kembali dihadapkan dengan suasana kompetisi yang menggunakan sistem home tournament.Untuk itu, Titus Bonai dan kawan-kawan akan diboyong ke Vietnam,”kata Erizal. Disinggung soal kontrak pemain yang akan habis Oktober 2013 ini, Erizal mengaku dalam klausul kontrak hal ini tak akan mengganggu karena ada klausul lain yang menyebutkan pemain masih punya kewajiban hingga kompetisi yang dimainkan Semen Padang berakhir. “Nah, ini kan bagian dari kompetisi itu. Lagian, kalaupun lewat, kan hanya hingga tanggal 3 November. Kami sudah bangun komunikasi dengan pemain dan mereka bersedia,”sebutnya seraya mengatakan mereka sudah menyampaikan rencana ini ke PSSI dan mendapat dukungan dari Sekjen. Terpisah, Media Officer Semen Padang FC, Ronny J Suhatril menyebutkanklub berjuluk Kabau Sirah ini mendapat undangan mengikuti turnamen di Vietnam awal pekan ini. “Federasi Sepakbola Vietnam mengirim undangan ke Semen Padang untuk mengikuti turnamen International BTV Cup di Vietnam. Turnamen ini rencananya dihelat 25 Oktober sampai 3 November 2013,” ujar Media Officer Semen Padang, Ronny Suhatril. “Selain Semen Padang, dalam undangan yang ditandatangani Sekjen Federasi Sepakbola Vietnam -Ngo Le Bang- ini, turnamen tersebut bakal diikuti juga oleh Becamex Binh Duong Team, Timnas U-23 Vietnam, Bungo Atletic Brazil dan Korean University League Selection,” sambungnya. Undangan untuk Semen Padang ini telah dikirimkan langsung oleh Federasi Sepakbola Vietnam. Mereka berharap Edward Wilson Junior dan kawan-kawan bisa mengikuti turnamen ini. Sementara itu, Semen Padang hampir bisa dipastikan lolos ke kompetisi Indonesia Super League musim mendatang. Mereka tak perlu mengikuti babak playoff kompetisi Indonesian Premier League, karena dianggap oleh PSSI memiliki sejarah panjang dalam sepakbola Indonesia. Selain itu, tim ini juga nyaris bisa dipastikan lolos verifikasi klub profesional yang akan dilakukan PSSI. (h/mat)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

19

TEMU RESPONDEN 2013

PEMBERIAN cenderamata oleh M. Emil Akbar, Direktur Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah XIII kepada narasumber dan Andy F. Noya

BI Boyong Andy F. Noya Beri Inspirasi dan Motivasi BANK Indonesia Wilayah XIII mengadakan Temu Responden 2013 menghadirkan Andy F. Noya dengan tajuk "Inspiring Stories With Andy F. Noya". Acara dihadiri ratusan tamu undangan di Aula Anggun Nan Tongga kantor Perwakilan Bank Indonesia Wilayah VIII, Kamis (10/10).

AMRAN NUR, Mantan Walikota Sawahlunto dua periode 2003-2008 dan 20082013 menjelaskan kisahnya dari pengusaha Jakarta, mengabdi menjadi Walikota di Kota Arang.

YUSMAIL, pemilik 10 outlet sepatu honesty dan Yoesani menjelaskan kisahnya membangun brand image sepatu yang di buat di Pariaman yang telah mendunia

ANDY F. Noya mendengarkan cerita dari seorang perempuan pada saat temu responden BI

Peserta tersebut berasal dari para kepala dinas di lingkungan pemerintah Provinsi Sumatera Barat , Narasumber acara temu responden BI 2013, pimpinan perbankan, perusahaan, asosiasi, dan para akademisi di Sumatera Barat. Talkshow menampilkan sosok narasumber, Yusmail, pengusaha sepatu asal Pariaman, Amran Nur, mantan walikota Sawahlunto dua periode yang berawal dari pengusaha di Jakarta dan Masrizal Koto, Pendiri Bank Tani (Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis) . Pada saat itu, Andy F. Noya memberikan inspirasi dan motivasi kepada kalangan peserta yang hadir. Acara pun berlanjut hangat dengan kepiawaian Andy F. Noya mengemas acara dan menggali ketiga narasumber dari sudut pandang yang berbeda secara ringan. Membuat pesan utama yang disampaikan oleh Andy menjadi begitu mudah dicerna dan diterima oleh peserta yang berhadir. M. Emil Akbar, Direktur Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah XIII pada sambutannya menyatakan, temu responden bersama Andy F Noya merupakan bentuk wujud apresiasi bank Indonesia atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Pihaknya berterima

kasih atas pengumpulan beragam data dan informasi yang sangat berguna bagi Bank Indonesia dalam menganalisis perkembangan perekonomian regional serta memberikan masukan kepada kantor Pusat Bank Indonesia. Dia menambahkan, untuk merumuskan kebijakan moneter, Bank Indonesia memerlukan data dan informasi yang akurat dan terkini tentang perkembangan perekonomian pada umumnya, termasuk kondisi sektor riil di daerah. "Akhirnya data dapat disatukan secara nasional untuk dijadikan masukan dalam perumusan kebijakan moneter. Selain itu, Bank Indonesia merupakan salah satu institusi yang memiliki data cukup lengkap mengenai kondisi perekonomian Indonesia. Yang tentunya dapat digunakan bagi pelaku usaha baik berasal dari dalam maupun luar negeri untuk menggunakan data dan informasi sebagai basis perencanaan strategi bisnis mereka" jelasnya. Dia menambahkan, berkat dukungan yang berkelanjutan, Bank Indonesia terus meningkatkan kuantitas dan kualitas data dan informasi yang dimiliki dapat sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sehingga membantu pertumbuhan

MASRIL KOTO, Pendiri Bank Tani menjelaskan kisahnya merintis Lembaga keuangan Mikro Agribisnis

ekonomi nasional. Berkat kerja sama yang terjalin yang terus bernjut. Pihaknya akan berupaya menyelenggarajan acara temu responden secara rutin setiap tahun. Sementara itu, Andi F. Noya menyatakan, dari perjalanan selama menjadi host di Kick Andy, ia merasa kesuksesan adalah bisa dimiliki setiap orang. Kesuk-

sesan menurutnya berasal dari usaha kecil yang ditekuni secara sungguhsungguh. Pada saat itu, Andy kagum dengan tiga narasumbernya. Yaitu Yusmail yang berhasil membangun brand image lokal sepatu Yossani dan honesty hingga telah dapat mengeks-

>> Editor : Dodi Nurja

pornya. Hingga saat ini mempunyai 10 outlet dengan mempekerjakan 50 karyawan. Selain itu, Mantan Walikota Sawahlunto, Amran Nur dari pengusaha Jakarta menjadi Walikota Sawahlunto selama dua periode. Amran Nur sangat inspiratif, karena mampu menyulap kota mati, bekas tambang menjadi kota wisata yang hidup. Disamping itu juga ada, Masril Koto Pendiri Bank Tani, pengelola Lembaga Keuangan Mikro Agro (LKMA) Agam. Masril berhasil mengembangkan lembaga keuangan layaknya lembaga perbankan non koperasi untuk pengembangan usaha industri pertanian. LKMA Agam yang dirintis oleh Masril Koto hingga saat ini telah mencapai Rp300 miliar lebih. ****

>> Penata Halaman : Irvand


20

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

PAW ANGGOTA DPRD

Putusan MA Keluar, Persoalan Belum Selesai

BNN Gencar Sosialisasi Bahaya Narkoba SOLOK, HALUAN — Jajaran Badan Narkotika (BNK) Kota Solok gencar melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba pada masyarakat dan pelajar di Kota Solok. Sosialisasi itu dilaksanakan secara maraton tiap hari tergantung kesiapan sekolah maupun masyarakat. Ketua BNK Kota Solok Zul Elfian, Senin (7/10), mengatakan, sosialisasi tentang bahaya narkorba itu perlu dilaksanakan agar masyarakat maupun pelajar di Kota Solok tidak terjebak menjadi pemakai maupun sebagai kurir narkorba yang dipasok dari luar Kota Solok. Untuk diketahui, kata Zul Elfian, yang juga Wakil Walikota Solok, kecenderungan pemakai narkorba tiap tahun terus meningkat. Saat ini tak hanya di kalangan masyarakat biasa dan pelajar, malahan sudah merambah pada elit eksekutif maupun legislatif. Hal itu terlihat banyaknya tertangkap pemakai narkorba oleh Badan Narkotika Nasioanl. Indonesia, lanjut Zul Elfian, tidak lagi menjadi negara transit, namun sudah menjadi negara pasar narkoba yang besar, apalagi dengan harga yang tinggi sehingga menjadi rawan dan surga bagi sindikat narkoba. Di Indonesia, tahun 2011 perkiraan kerugian ekonomi yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba Rp 48,2 triliun. Sementara itu dalam tatap muka dengan pelajar SMA N 1 Kota Solok, Senin, Zul Elfian meminta kalangan siswa agar tidak terjebak dalam pemakaian narkoba. Awalnya memang iseng-iseng tapi lamakelamaan kecanduan. Ketua BNK mengajak pelajar agar menjauhi diri dari pengaruh narkoba. (h/alf )

Keberhasilan Raih Piala WTN Dirayakan SOLOK, HALUAN — Hari ini, Jumat (11/10), Dinas Perhubungan Kota Solok merayakan prestasinya atas keberhasilan meraih piala Wahana Tata Nugraha (WTN) dari Presiden Republik Indonesia untuk Kota Solok. Perayaan itu dituangkan dalam bentuk pawai keliling Kota Solok sambil mengarak piala bergengsi itu. Kepala Dinas Perhubungan Kota Solok Eva Nasri di Kota Solok, Kamis (10/10), menuturkan, arakarakan piala Adipura itu dimulai sekitar pukul 08.00 wib dari pusat pemerintahan Kota Solok. Keberhasilan Kota Solok mempertahankan piala WTN untuk kedua kalinya menurut Eva Nasri merupakan keberhasilan semua unsur masyarakat dan komponen lainnya yang ada di Kota Solok. Dinas Perhubungan tidak bisa jalan sendiri tanpa bantuan dari tokoh masyarakat dan pemakai jalan. Sementara untuk penertiban melibatkan Polres Solok serta Dandenpom Solok. Dua institusi itu bahu membahu memberikan kesadaran pada masyarakat, pengguna jalan, sopir angkutan kota/pedesaan dan ojek roda dua mematuhi peraturan lalu lintas, seperti berhenti tempat pemberhentian yang ditentukan, tidak menerobos lampu pengatur lalu lintas jika warna merah, memarkir kendaraan di areal parkir serta peraturan lainnya. Sosialisasi itu memang sangat gencar dilaksanakan hampir tiap hari di tempat-tempat umum, sekolah-sekolah dan pertemuanpertemuan masyarakat, makanya keberhasilan memperoleh WTN berkat dukungan semua pihak. Kendati Kota Solok berhasil mempertahankan piala Adipura dari Presiden RI yang diserahkan 3 Oktober lalu di Jakarta, masih banyak yang perlu dibenahi, salah satunya melengkapi rambu lalu lintas, mengatasi kesembrawutan seperti parkir kendaraan yang sering di trotoar serta individu pemilik kendaraan sendiri. Semua itu tetap dijangkau oleh tim agar nilai yang diperoleh Dinas Perhubungan tahun depan bisa naik dari sekarang. (h/alf )

AMATI VIRUS — Salah seorang petani cabai merahAlfian di Selayo-Solok sedang mengamati penyakit virus yang menyerang tanaman cabai pada areal 0,25 hektare. Penyakit virus paling dihantui petani cabai karena belum ada pestisida untuk pengendaliannya. Cabai tersebut sudah mulai panen. IST

Harga Cabai Makin Pedas, Petani Tersenyum SOLOK, HALUAN — Petani cabai merah di Kota Solok dan sekitarnya kini mulai tersenyum menyusul naiknya harga cabai di tingkat pedagang pengumpul. Harga cabai menjelang Idul Adha juga diprediksi terus merangkak naik. Kalau sebelumnya harga cabai Rp 40.000/kg, namun sejak 2 hari lalu terus naik dan menembus angka Rp 45.000/kg. Naiknya harga cabai lantaran dipengaruhi demand dan supply, di mana permintaan cukup tinggi, maka harga juga naik. Dari hasil pantauan di tingkat

pedagang pengecer di Pasar Solok, harga cabai merah memang terus merangkak naik. Pedagang mengaku saat membeli cabai di pedagang pengumpul Rp 40.000 s/d Rp 42.000 /kg, itu merupakan cabai super. Dengan demikian harga penjualan dipatok Rp 45.000 /kg. Kendati harga cukup mahal namun masyarakat tetap membeli karena cabai merupakan salah satu kebutuhan pokok untuk bumbu masak. Sementara itu, beberapa petani cabai yang ditemui di lapangan mengaku sangat gembira harga cabai naik. Analisa usaha tani, seorang petani bisa meraih keuntungan melakukan budidaya cabai jika harga

penjualan Rp 30.000 s/d 40.000/kg. Menurut pedagang, pemerintah tak perlu pula ribut dan mengendalikan harga apalagi melakukan impor cabai karena jika itu dilakukan, tidak ada keberpihakan pada petani. Melonjaknya hargai cabai di tingkat pedagang pengumpul juga dipengaruhi musim kemarau sejak 3 bulan lalu. Sejak Juli 2013 lalu, Kota Solok dan kota yang biasa sebagai sentra produksi cabai, berlangsung musim kemarau. Akibatnya banyak budidaya cabai yang diusahakan petani terpuruk dan pertumbuhan kurang baik, serangan hama penyakit dan layu karena panas (Lanas) juga melengkapi hancurnya pertumbuhan cabai. (h/alf)

SMA N 1 Sulit Pertahankan Akreditasi A

INILAH lokasi SMA N 1 Kota Solok yang berada di jalan utama Kota Solok-Singkarak di Tanah Garam. Tahun 2013, jumah siswa di sekolah ini membengkak menjadi 470 orang.ALFIAN

SOLOK, HALUAN — Peluang SMA N 1 Kota Solok mempertahankan status akreditasi A sangat sulit lantaran pada penerimaan siswa baru tahun 2013 tidak lagi sesuai Standar Operasional Pendidikan (SOP) lantaran tingginya intervensi pihak lain. Pada penerimaan siswa baru 2013, SMA N 1 Kota Solok sudah melahirkan SOP di mana siswa yang diterima hanya memiliki nilai 7,5 untuk kelas unggul dan 7 reguler. “Itu sudah dilaksanakan dengan menjaring 240 siswa baru yang

memiliki nilai sesuai SOP,” jelas Kepala SMA N 1 Kota Solok Delfion di Kota Solok, Senin (7/10). Namun berselang beberapa hari setelah diumumkannya hasil penjaringan siswa baru, banyak masyarakat yang protes anaknya tidak diterima di SMA N 1. Protes itu juga datang dari oknum anggota DPRD dengan memaksakan kehendak agar sanak familinya bisa diterima di SMA N 1 Kota Solok. Pihak sekolah sepertinya tidak berdaya melawan kekuatan politik yang sudah masuk dunia pendidikan.

Akhirnya, kata Delfion, terpaksa dibuka pendaftaran lagi, jumlah siswa baru membengkak menjadi 495 orang. Siswa yang masuk ronde ke II itu tidak lagi mengacu pada SOP yang ada, akibat membengkaknya jumlah siswa, 1 lokal yang harusnya 32 orang menjadi 45 orang. Tak hanya itu, kekurangan ruangan belajar juga terjadi, ruangan yang ada hanya 27 sedangkan kelas 39, akibatnya untuk melaksanakan proses belajar mengajar terpaksa menggunakan ruangan lain yang sudah ada peruntukannya. Dengan kondisi demikian, jika akreditasi SMA 1 Kota Solok dievaluasi, sudah jelas ambruk karena sistem pendidikan tidak lagi sesuai SOP yang ada, terutama jumlah siswa tiap lokal dan nilai yang dikantongi siswa itu. Tak hanya itu, SMA N 1 Kota Solok yang selama ini menjadi kebanggaan berangsur pupus. Tahun lalu hal serupa juga dilaksanakan, malahan siswa titipan itu tinggal kelas karena tersisih oleh teman-temannya. Di Kota Solok ada 4 buah SMA dan 3 buah SMK, kenapa harus ke SMA 1 juga, sementara sekolah lain kekurangan siswa. Diakui Delfion, prestasi SMA N 1 Kota Solok memang sangat baik, bahkan saat masuk perguruan tinggi, hampir 70 % siswa lulusan SMA N 1 diterima, baik yang ada di Sumatera Barat maupun pulau Jawa. Penerimaan itu melalui mahasiswa undangan dan masuk bersama perguruan tinggi. (h/alf )

SOLOK, HALUAN — Ketua DPRD Kota Solok Yutriscan mengatakan, putusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan Yasmarni dan menolak gugatan Afrijon Dt Ganing Sati tentang sengketa Pemilihan umum 2009 lalu, bukan berarti sudah final dan langsung mengusulkan Yasmarni ke Gubernur Sumatera Barat menggantikan Afrijon Dt Ganing Sati di DPRD Kota Solok, namun masih ada langkah yang harus dilalui kedua kubu yang bertikai. Berdasarkan ketentuan di partai, sengketa kedua kubu harus diselesaikan dulu melalui Mahkamah Penyelesaian Sengketa (MPS), jika MPS dari Partai Amanat Nasional pusat menurunkan surat hasil penyelesaian, baru langkah Yasmarni untuk dilakukan Penggantian Antar Waktu (PAW) berjalan mulus dan tidak bolak-balik, jelas Yutriscan tentang tergenangnya surat PAW Yasmarni di DPRD, di sela-sela panen serai wangi, Selasa (8/10). “Begitu surat salinan putusan Mahkamah Agung diterima di DPRD, kami sudah menelaahnya bersama 3 pimpinan DPRD lainnya serta Sekretaris DPRD, dari penelitian surat MA itu ada beberapa poin yang harus digarisbawahi dmana, Afrijon Dt Ganing Sati selaku penggugat DPP PAN atas pemecatan dirinya menempuh jalur ke MPS. Ini juga berdasarkan saran dari Biro Hukum Kantor Gubernur Sumbar. Adanya anggapan DPRD mengulur-ulur waktu memproses surat PAW Yasmarni tidak benar, sepanjang persyaratan dilalui dan terpenuhi, jelas dilanjutkan pada pihak lebih atas untuk mendapatkan SK pengangkatan dari Gubernur Sumatera Barat. Namun pendapat Yutriscan itu berbeda dengan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD PAN) Kota Solok Jon Hendra yang dimuat Haluan, Senin (7/10), halaman 2. Putusan MA yang menolak gugatan Afrijon Dt Ganing Sati sudah inkrah dan DPRD harus memproses surat PAW Yasmarni menggantikan Afrijon Dt Ganing Sati Perseteruan Yasmarni dan Afrijon Dt Ganing Sati dari Partai Amanat Nasional itu berawal sejak Pemilu 2009 lalu. Pengakuan Yasmarni, suaranya di tingkat TPS jauh di atas suara Afrijon Dt Ganing Sati, namun di tingkat KPU hilang dan ada dugaan terjadi pengelembungan suara untuk Afrijon. Merasa dizalimi, Yasmarni melakukan gugatan ke KPU, Mahkamah Konstitusi dan DPP PAN. DPP PAN akhirnya mengeluarkan keputusan agar dilakukan paruh waktu, artinya setelah 2,5 tahun Afrijon Dt Ganing Sati menjalani anggota DPRD 2009-2014, dilakukan PAW ke Yasmarni, karena keputusan DPP PAN tak diindahkan Afrijon Dt GaningSati, 19 Oktober 2012 turunlah surat pemberhentian Afrijon Dt Ganing Sati sebagai anggota PAN dan mencabut kartu anggotanya. Untuk selanjutnya dilakukan PAW ke Yasmarni. Afrijon Dt Ganing Sati tidak terima, melalui kuasa hukumnya Yusmanita yang juga saudaranya menggugat DPP PAN ke Pengadilan N Solok, dalam putusan 21 Maret lalu, Pengadilan N Solok mengabulkan eksepsi tergugat I dan II dan dalam provisi penyatakan tuntutan provisi tidak dapat diterima dan dalam pokok perkara menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima. Kalah di PN Solok, Afrijon kasasi ke Mahkamah Agung, dan oleh Mahkamah Agung dalam putusannya 12 Juli menguatkan putusan Pengadilan N Solok dan menolak permohonan kasasi dari pemohon Afrijon Dt Ganing Sati.(h/alf )

DPR Kota Langsa Belajar ke Kota Solok SOLOK, HALUAN — Panitia Legislasi DPR Kota Langsa Provinsi Nangroe Aceh Darussalam melakukan kunjungan kerja ke Kota Solok dalam rangka mendalami Transparansi Pelayanan Publik dan Penanggulangan Kemiskinan. Rombongan dari Kota Langsa ini diterima lansung oleh Ketua DPRD Kota Solok,Yutris Can SE beserta anggota di ruang rapat DPRD, Senin (8/10). “Kunjungan kami ke sini dalam rangka mempelajari dan sharing informasi tentang transparansi pelayanan publik di Kota Solok. Di samping menambah

referensi tentang transparansi pelayanan publik, kami juga ingin tahu lebih jauh tentang kiat-kiat Kota Solok dalam menanggulangi kemiskinan,” ujar Ketua Panitia Legislasi DPRK Langsa M Nur. Dikatakan M Nur, panitia legislasi DPRK Langsa saat ini sedang membahas dua rancangan kanun (Ranperda) inisiatif, yaitu rancangan kanun mengenai transparansi pelayanan publik dan rancangan kanun penanggulangan kemiskinan. Menurut M Nur, Kota Solok adalah daerah yang tepat untuk mencari informasi lebih dalam tentang

pelayanan publik dan penanggulangan kemiskinan. Dan untuk menyempurnakan dua rancangan kanun yang sedang dibahas DPRK Langsa itu, M Nur membawa seluruh anggota panitia legislasi DPRK Langsa ke Kota Solok. Rombongan panitia legislasi DPRK Langsa itu terdiri dari M Zubir SSosI MSi dari Partai Aceh, Ir Saiful Anwar dari Partai Aceh, Farida Hanum dari PPP, Fitriani T dari Gerindra dan Muharman Purnama dari PKS. Meskipun merasa puas, namun rombongan dari Kota Langsa ini tidak terlalu banyak mendapatkan infor-

masi tentang pelayanan publik dan penanggulangan kemiskinan di DPRD Kota Solok. Karena Kota Solok sendiri sampai hari ini belum memiliki Perda tentang pelayanan publik dan penanggulangan kemiskinan itu. “Kami sendiri belum memiliki Perda tentang pelayanan publik dan Perda tentang penanggulangan kemiskinan,” ujar Ketua Komisi B DPRD Kota Solok H Daswip Petra Dt Manjinjiang Alam MSi. Lebih jauh Daswip Petra mengatakan, meskipun Kota Solok tak memiliki Perda tentang pelayanan publik

dan tentang penanggulangan kemiskinan, namun demikian DPRD Kota Solok tetap memiliki perhatian serius terhadap kedua persoalan itu. DPRD Kota Solok selalu gigih memperjuangkan anggaran untuk penanggulangan kemiskinan.Untuk menanggulangi kemiskinan di bidang pendidikan misalnya, DPRD Kota Solok telah berhasil mendesak Pemko untuk malaksanakan Wajib Belajar 12 tahun. Dengan Wajar 12 tahun itu siswa sekolah dasar hinga siswa Sekolah Menengah Atas dibebaskan dari berbagai pungutan. (h/cw-eri)

DARI Gardu Induk (GI) inilah pengaturan hidup matinya listrik di Solok dikendalikan. GI milik PT PLN itu berada di Jalan Rajin Kelurahan Tanah Garam Kota Solok. ALFIAN >> Editor :Nova Anggraini

>> Penata Halaman :Rahmi


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

21

IR.MEDIAR INDRA,M.SI

Kakancapil yang Hobi Menyanyi dan Olahraga

MaudyKoesnaedi SusahCariDukungan MAUDY Koesnaedi mengaku dirinya hampir gantung diri saat kesulitan mendapat dukungan untuk membuat sebuah pertunjukkan seni terutama teater di Indonesia. “Udah hampir mau gantung diri. Pengen di Monas tapi udah ada yang booking,” ujar Maudy saat ditemui di West Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (10/10). Seperti diketahui, belakangan bersama dengan Teater Abang None,Maudy kini lebih sering mengadakan kegiatan budaya seperti teater dan sebagainya. Ia pun sering mendapat kesulitan untuk mencari sponsor yang bisa membantu menggelar acaranya tersebut. “Saya sering jatuh bangun. Saya datangi banyak perusahaan untuk minta dukungan tapi kata mereka program budaya bukanlah bagian dari program perusahaan tersebut,” jelasnya. Sekalipun mendapat dukungan dan tempat, Maudy harus kembali bekerja keras untuk mencari dana tambahan karena kurangnya dukungan. “Giliran dikasih tempat di Teater Jakarta tapi dengan kapasitas sebesar itu kami harus mengeluarkan ongkos produksi yang besar pula,” katanya. Namun sekarang Maudy sudah bisa bernafas lega. Pasalnya, Bakti Budaya Djarum Foundation telah memberikan tempat yakni Galeri Indonesia Kaya (GIK) yang memadai untuk menggelar acara-acara budaya.(h/kpl)

Mediar Indra cukup dikenal masyarakat Payakumbuh. Bukan saja karena dia adalah Kepala Kantor Catatan Sipil Kota Payakumbuh. Tetapi juga karena lelaki kelahiran Tanjung Batu Kundur 15 Mei 1959 ini, terbilang aktif di sejumlah kegiatan kemasyarakatan, terutama di bidang olahraga. Apa saja kegiatan olahraga yang digelar, Mediar selalu ambil bagian ikut berpartisipasi. Karena itu pula, dia dipercaya menjadi Pengurus Persepak, juga Pengurus PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) Kota Payakumbuh, Ketua PBVSI (Persatuan Bola Volley Seluruh Indonesia). Mediar Indra juga tercatat sebagai Wakil Ketua I PSSI Sumatera Barat periode saat ini. Sebelumnya Mediar Indra juga dipercaya sebagai Ketua Pengprov PTMSI. Namun ada satu lagi hobinya yang juga selalu disalurkannya, yaitu menyanyi. Setiap kali ada acara-acara pisah sambut di lingkungan

Pemko Payakumbuh, atau acara nge-band, maka Mediar Indra selalu tampil. “Saya suka menyanyi dan olahraga. Bakat menyanyi selalu saya salurkan saat ada hajatan yang diiringi organ tunggal. Paling tidak, menyanyi bersama para pimpinan SKPD lainnya,” kata kata laki-laki berbobot 90 kg dan tinggi 181 cm ini. Sedangkan olahraga, nyaris semuanya dia suka. Sejak bangku SD , SMP dan SMA dia selalu menyempatkan diri melakukan olahraga tenis meja, voli, tenis lapangan dan sepakbola. Bahkan Mediar sempat menjadi pemain sepak bola handal di daerahnya dan masuk pemain Divisi I. Dari perjalanannya bermain sepak bola itu, penggemar musisi Pance Pondaag ini, melanglang buana ke Singapura, Malaysia dan Amerika. Kemudian tahun 1989, dia memulai karirnya sebagai PNS. Mediar pun bekerja dengan tekun sehingga dia dipercaya menjadi Kepala Kantor Penanaman Modal Daerah, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan dan menjadi Asisten. Tetapi dia juga pernah merasakan di-nonjob-kan. Dan kini dia dipercaya Walikota Payakumbuh, Riza Palefi sebagai Kepala Kantor Catatan Sipil Kota Payakumbuh. Dari perjalanan karirnya yang tak selalu mulus itu, Mediar mengaku banyak mendapat hikmah. Tuhan Maha Kuasa. (h/snt)

Rossa Ungkap Identitas Pacar Saat Menikah

Jenguk Suami, Septy Ajak Anak

HUBUNGAN antara Rossa dengan seorang pria yang bernama Raja masih ditutup-tutupi. Bahkan ibu satu anak ini mengaku baru akan mengungkap identitas kekasihnya tatkala akan melangkah ke pelaminan. “Aku belum bisa bilang pacar aku siapa. Kalau betul-betul mau nikah, nanti aku kasih tahu. Aku nggak mau kasih tahu dulu sekarang,” ujarnya di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (9/10). Pelantun lagu Tegar itu juga mengatakan belum tahu kapan akan menikah lagi untuk kedua kalinya. “Gimana di atas aja mengatur waktunya,” katanya lagi kemudian tersenyum. Namun secara tidak langsung, wanita yang hari ini merayakan ulang tahun yang ke-35 mengatakan kalau Raja sudah dekat dengan anaknya, Rizky Langit Ramadan. “Semua deket sama Rizky, mau yang ada di mana pun juga rata-rata deket sama Rizky,” pungkasnya. (h/kpl)

SEPTY Sanustika masih rutin menjenguk sang suami, Ahmad Fatanah yang ditahan oleh pihak KPK karena terkait kasus suap. Setiap minggunya, Septi mengajak anaknya buah cintanya dengan Ahmad Fatanah. “Masih dong tiap minggu bawa anak gitu,” ucapnya saat ditemui dikawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/10). Menurut Septy, suami tercintanya akan marah jika kedatangan Septi tanpa anak mereka. Wajar saja, keberadaan Ahmad Fatanah di dalam penjara membuat dirinya tidak bisa menemui keluarganya setiap saat. Oleh karena itu anak tercinta menjadi pengobat rindu. (h/kpl)

>> Editor :Devi Diany

>> Penata Halaman : Irvand


22

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

BUPATI Padang Pariaman Ali Mukhni menandatangani SK pelantikan KNPI.

KETUA KNPI yang baru dilantik Vifner sedang menandatangani berita acara pelantikan.

KETUA KNPI Padang Pariaman, Vifner yang didampingi Sekretaris dan Bendahara KNPI Padang Pariaman.

Wakil Ketua KNPI Sumbar, Alfadila Hasan sedang menandatangani berita acara pelantikan.

KNPI Padang Pariaman Ikut Serta Majukan Daerah PEMUDA Padang Pariaman harus menjadi pemenang, bukan menjadi pecundang. Untuk itu, pemuda yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) harus bisa memposisikan dirinya sesuai dengan bidangnya masingmasing, dan ikut serta dalam memajukan daerah Kabupaten Padang Pariaman.

Hal itu dikatakan Ketua KNPI Kabupaten Padang Pariaman, Vifner, SH setelah dilantik Kamis (10/10) di Aula Kantor Bupati Parit Malintang. “Sebagai pemuda kita harus saling bahumembahu untuk melakukan yang terbaik. Dengan demikian akan tercipta pemuda yang berkualitas dan potensial di Padang Pariaman ini,” ujar Vifner yang didampingi sekretarisnya Anton Wira Tanjung. Meski

KETUA KNPI, Vifner bersalaman dengan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, usai acara pelantikan

WAKIL Ketua KNPI Bagian Kaderesasi, Alfadila Hasan menyerahkan plakat KNPI kepada Ketua KNPI Padang Pariaman, Vifner

pelantikan pengurus KNPI ini agak terlambat, katanya, ini bukan menjadi masalah bagi pengurus, tapi menjadi ujian dalam menjalankan amanah. Dan dari semua keterlambatan pelantikan ini ada hikmahnya. “Lihat saja, banyak tokoh-tokoh Padang Pariaman yang menghadiri pelantikan, dan pekarangan Kantor Bupati di penuhi oleh karangan bunga,” jelasnya. Vifner mengatakan, bahwa kepengurusan KNPI Kabupaten Padang Pariaman yang baru saja dilantik diharapkan memiliki semangat juang untuk mengajak rekan-rekan di daerah masing-masing agar mau berkarya demi masa depan, dan pembangunan di Kabupaten Padang Pariaman. “Saya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh OKP yang telah mempercayakan kepemimpinan KNPI Kabupaten Padang Pariaman untuk periode 2013-2016. Ke depan, saya menginginkan KNPI harus memiliki hubungan kemitraan dengan pemerintah daerah, terutama dalam membasmi masalah narkoba yang banyak merusak generasi muda di daerah ini,” katanya. Untuk itu, semua pemuda diminta agar mendukung program pemerintah. Apalagi Bupati Padang Pariaman sangat mendukung, dan peduli terhadap KNPI. Buktinya, Pemkab telah menganggarkan dana untuk KNPI ini. “Dengan pedulinya bupati terhadap KNPI, pengurus KNPI sangat berterima kasih kepada Pemkab Padang

Pariaman. Ke depan, saya sangat mengharapkan dukungan dan masukan dari semua pihak dalam memajukan KNPI,” ulas Vifner. Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni mengatakan, bahwa pemuda sebagai bagian dari pembangunan di masa depan. Pemuda, di satu sisi memiliki potensi luar biasa, namun jika salah ditangani bisa menimbulkan perilaku yang tidak baik. “Untuk itu, bagaimana KNPI bisa bersama pemerintah membasmi penyakit masyarakat, terutama sekali untuk membasmi narkoba yang banyak merusak pemuda di Padang Pariaman,” ujar Ali Mukhni. Untuk itu, katanya, bagaimana pemuda bersama pemerintah saling bergandengan tangan untuk memajukan daerah ini, serta bisa mendukung semua program pemerintah ke depan. “Agar KNPI dan seluruh elemen pemuda di daerah ini harus memiliki

semangat baru untuk mengambil alih tanggung jawab bersama, termasuk membantu segala keterbatasan dan kekurangan pemerintah,” harapnya. Pelantikan pengurus KNPI Kabupaten Padang Pariaman periode 2013-2016 dilaksanakan di Alau Kantor Bupati Padang Pariaman di Parit Malintang, Kamis (10/10). Jajaran kepengurusan KNPI Padang Pariaman dilantik oleh Ketua KNPI Provinsi, Sumatera Barat (Sumbar), dalam hal ini di wakili oleh Wakil Ketua Kaderesasi, Alfadila Hasan. A cara pelantikan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman, unsur Muspida, Ketua Pengadilan, Dandim, anggota DPRD, pimpinan SKPD, Ketua KNPI Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) beserta pengurus, Ketua KNPI Provinsi Riau beserta pengurus, mantan Ketua KNPI, dan seluruh OKP dan organisasi kepemudaan, serta seluruh pengurus OSIS tingkat SMA dan SMK. ***

PENGURUS KNPI Padang Pariaman saat dilantik oleh Wakil Ketua KNPI Sumbar.

KETUA dan pengurus KNPI foto bersama >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Irvand


JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

SKB Prioritaskan Pelatihan Kecakapan Hidup

RSUD Lubuk Sikaping Gelar Lomba Menyanyi PASAMAN, HALUAN — Dalam rangka memeriahkan Hari Kesehatan Nasional ke 49 Tahun 2013 ini RSUD Lubuk Sikaping melaksanakan lomba menyanyi bagi karyawan/ti yang diikuti oleh mitra kerja seperti PT Askes Pasaman, petugas kebersihan, dokter residen serta dokter internship yang berada di RSUD Lubuk Sikaping. Dalam arahan saat pembukaan, Bupati Pasaman Benny Utama memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini karena tugas dan tanggung jawab SKPD RSUD Lubuk Sikaping belakangan ini termasuk sangat berat, tetapi harus dilalui dan dijalani sebaik mungkin, baik terhadap pekerjaan pembangunan sarana fisik, pemenuhan kebutuhan pasien serta mengakomodir kebutuhan pegawai. Di akhir sambutannya bupati juga menyuguhkan beberapa lagunya. Dengan adanya lomba menyanyi ini akan menambah gairah kerja seluruh pegawai RSUD Lubuk Sikaping dalam melayani pasien serta keluarga pasien. Ketua Penyelenggara Ardiwitra, M.MKes didampingi Direktur RSUD Lubuk Sikaping Dr. Hj. Hidayah, mengatakan, kegiatan ini diikuti oleh 53 peserta, yaitu 44 wanita dan 13 pria. Babak penyisihan dilaksanakan di RSUD Lubuk Sikaping dan finalnya bertempat di Balerong Pusako Anak Nagari/Kompl Rumah Dinas Bupati Pasaman. Turut memberikan hadiah untuk kegiatan ini PT Askes Pasaman, direktur beserta kabag/kabid serta dokter spesialis. Para pemenang untuk kategori putri dokter Desi (Residen Kulit & Kelamin), Rosi Yulianti (Bidan) dan Lily Herawati AMK (Perawat), dan untuk kategori putra Isnadi Agus Ns, S.Kep, Aldo Ns. SKep dan Jecky (Security). (h/tos)

Masyarakat Dibekali Pelatihan Siaga Bencana PASAMAN, HALUAN — Bencana alam yang datang secara tiba-tiba perlu diantisipasi sejak dini. Untuk itu perlu membangun kesiapsiagaan baik itu pemerintah daerah, kecamatan dan masyarakat untuk mengurangi risiko jatuhnya korban manusia. Untuk mengantisipasi dampak dari bencana tersebut, Pemkab Pasaman dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan pelatihan teknis pertolongan pertama terhadap korban bencana alam di daerah yang rawan bencana. Kemarin, pelatihan tersebut dipusatkan di Kantor Walinagari Simpang Kecamatan Simpati. Hadir sebagai narasumber, BPBD setempat, pihak kepolisian, TNI, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman. Kepala BPBD Pasaman, M. Nasir mengatakan pelatihan bencana ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang bencana, meningkatkan pengetahuan tentang upaya pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bahaya bencana dan cara penanggulangannnya secara cepat dan tepat. Pihaknya merasa perlu bagaimana menanamkan kesiapsiagaan warga masyarakat dalam menghadapi kondisi tanggap bencana. Sehingga nantinya masyarakat mampu mengambil tindakan-tindakan antisipatif yang tepat, di saat terjadi bencana alam. Tentunya dengan melalui berbagai pelatihan dan sosialisasi tentang tanggap bencana yang dilaksanakan secara berkesinambungan melalui lembaga dan instansi terkait. Melalui pelatihan itu dapat memberikan informasi kepada masyarakat, bagaimana memberikan pertolongan terhadap korban bencana alam, seperti banjir, longsor, kebakaran, gempa, dan bencana lainnya. “Sosialisasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko terhadap bahaya dan keselamatan manusia serta harta benda dari ancaman bencana,” ungkap Nasir. Ke depan, pihaknya berharap para peserta yang mengikuti pelatihan ini bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah yang dapat memberikan informasi secara cepat, baik itu kepada masyarakat, maupun terhadap dinas terkait, tentang kemungkingan terjadinya bencana. “Sekecil apapun bencana yang terjadi harus ditindaklanjuti dengan cepat, karena menyangkut keselamatan nyawa dan harta benda manusia,” jelasnya. (h/tos)

23

TINJAU — Ketua DPD RI Irman Gusman, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Pasaman Benny Utama dan rombongan meninjau kantor Bupati Pasaman. ATOS INDRIA

Bupati dan DPRD Teken Prolegda 2014 PASAMAN, HALUAN — Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasaman bersama Bupati Pasaman, Benny Utama menandatangani nota kesepakatan Program Legislasi Daerah (Prolegda) tahun 2014. Nota kesepakatan yang berisi 21 Prolegda, terdiri dari 14 usulan eksekutif dan 7 usulan inisiatif DPRD Kabupaten Pasaman ini ditandangani dalam sidang paripurna DPRD bertempat di ruang sidang DPRD setempat, beberapa waktu lalu. Sidang paripurna ini dipimpin langsung Ketua DPRD Pasaman, Syahrizal Yusuf. Hadir juga Wakil Ketua DPRD, Adri Umar, Irian Nofri, unsur Forkompinda Pasaman, Kepala

SKPD dan undangan lainnya. Bupati Pasaman, Benny Utama menyampaikan berdasarkan Pasal 9 ayat (2) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2011 menyebutkan bahwa prolegda ditetapkan untuk jangka waktu satu tahun berdasarkan skala prioritas pembentukan rancangan Perda. Amanat itu harus bisa dituntaskan menjadi produk hukum selama tahun anggaran 2014. Namun, Pemkab Pasaman bersama-sama dengan DPRD masih dapat mengusulkan pembuatan Perda di luar daftar prolegda yang baru saja disepakati ini, jika memang sangat diperlukan nantinya. Dengan catatan bahwa perda yang diusulkan tersebut memenuhi kriteria untuk mengatasi keadaan luar biasa, keadaan konflik atau bencana alam. Selanjutnya, akibat kerjasama dengan pihak lain dan keadaan tertentu lainnya yang memastikan adanya urgensi atas suatu rancangan

perda yang dapat disetujui bersama oleh balegda dan bagian hukum. Penyusunan Prolegda ini sesuai perintah perundang-undangan yang lebih tinggi, rencana pembangunan daerah, penyelenggaraan otonomi daerah dan tugas pembantuan serta aspirasi masyarakat. “Mudah-mudahan, prolegda yang akan dilahirkan itu dapat mendorong pembangunan dan memberi kontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah guna mencapai kemajuan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” timpal bupati. Sementara itu, Ketua DPRD Pasaman, Syahrizal Yusuf menambahkan prolegda ini ditetapkan setelah melalui proses pembahasan antara Pemkab Pasaman dan Badan Legislasi DPRD. Apabila pembentukan prolegda tahun 2014 tersebut tidak terselesaikan, maka pembentukan perda bisa dijadikan program Prolegda di tahun anggaran berikutnya. (h/tos)

Pelatihan Berbasis Kompetensi Disiapkan untuk Calon Tenaga Kerja PASAMAN, HALUAN — Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Pasaman, menyiapkan program pelatihan kerja berbasis kompetensi untuk memberdayakan tenaga kerja, khususnya di usia produktif yang tidak memiliki pekerjaan. Kepala Dinsosnaker Pasaman Fauzi mengatakan, program pelatihan kerja tersebut akan dimulai pada Oktober ini. Pihaknya telah menyiapkan setidaknya 5 paket pelatihan kejuruan/keterampilan guna mengasah skil dan keterampilan para pemuda-pemudi yang belum memiliki pekerjaan di daerah ini.

Adapun 5 paket tersebut, yakni pelatihan komputer, sepeda motor, menjahit, tata boga dan sulam emas. Pelatihan keterampilan itu akan dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK). “Masing-masing kejuruan diikuti sebanyak 16 orang peserta dengan 240 jam pelajaran. Mereka nantinya akan dilatih oleh instruktur yang berkompeten di bidangnya masingmasing,” ungkapnya. Pelatihan keterampilan tersebut dalam rangka menyiapkan tenagatenaga kerja yang terampil dan siap pakai serta mengurangi angka pengangguran. Pelatihan ini, diperuntukkan bagi mereka yang

BUPATI Pasaman terlihat menerima kue ulang tahun dari PNS di Pemkab Pasaman saat perayaan hari jadi Pasaman ke 68 tahun. ATOS INDRIA

putus sekolah dan pengangguran. Tujuannya meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja sehingga mereka bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dan juga lapangan kerja untuk orang lain. Selain itu juga untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap terampil guna memasuki dunia kerja. Untuk itu, dia berharap agar peserta pelatihan dapat belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh supaya dapat menyerap pelajaran yang diberikan oleh para instruktur. Sehingga nantinya mereka mampu secara mandiri untuk membuka lapangan pekerjaan sendiri dan juga untuk orang lain. Program pelatihan ini, sebutnya sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dalam berbagai jenis keterampilan yang dibutuhkan pangsa pasar saat ini. Mudah-mudahan, keterampilan yang diperoleh nantinya bisa dijadikan bekal bagi mereka dalam menjalankan masa depannya. “Kita berharap melalui pelatihan yang kita laksanakan ini, tingkat pengangguran di daerah ini dapat berkurang. Dan mereka juga dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan juga orang lain,” harapnya. (h/tos)

PASAMAN, HALUAN — SKB Pasaman tahun ini memrioritaskan beberapa program PAUDNI, di antaranya pelatihan kecakapan hidup seperti sablon, penggunaan bahan-bahan bekas, termasuk penuntasan buta aksara dengan program keaksaraan fungsional. Kepala SKB Pasaman Ahmad Bukhari kepada Haluan, Kamis kemarin menyebutkan, program yang terlaksana didukung oleh dana regional I, bahkan dalam waktu yang tidak lama 12 PAUD di bawah binaan SKB Pasaman bakal menerima alat permainan edukatif (APE) dalam maupun luar. Disebutkan, SKB yang merupakan wadah untuk melayani kebutuhan masyarakat di bidang PAUD, beberapa program tahun ini telah terlasana dengan baik, bahkan saat pawai alegoris dalam rangka hari jadi Kabupaten Pasaman ke 68 ikut andil dan berpartisipasi memeriahkan. Selain itu program kemitraan yang kini terus diluncurkan oleh SKB Pasaman, dengan bermitra dengan para pengelola PAUD, dalam rangka mengevaluasi PAUD yang ada di beberapa kecamatan di Kabupaten Pasaman. Selain itu program Taman Kanak-kanak, mapun Taman Penitipan Anak, terus diintensifkan dari segi layanan kepada masya rakat, dan juga program Taman Bacaan Masyarakat. (h/tos)

Rp 50 Miliar Disiapkan untuk Pembangunan Sarpras LB SIKAPING, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pasaman, untuk tahun 2014 mendatang, menganggarkan dana sebanyak Rp 50 miliar untuk peningkatan pembangunan berbagai sarana prasarana (sarpras) serta infrastruktur yang masih minim di beberapa kecamatan antara lain di Kecamatan Duo Koto, Tigo Nagari, Mapat Tunggul, Mapat Tunggul Selatan dan Rao Utara. Demikian disampaikan Bupati Pasaman Benny Utama, beberapa waktu lalu. Dikatakannya, pihak Bappeda dan dinas terkait telah menyelesaikan pendataan sejumlah jalan dan jembatan serta infrastruktur yang butuh perbaikan dan penanganan segera yang ada di lima kecamatan tersebut. Dari hasil pendataan tersebut, didapat 112 kilometer panjang jalan yang akan dikerjakan dan 32 unit jembatan yang membutuhkan percepatan pembangunan sesegera mungkin. Kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen bupati untuk mewujudkan masyarakat Pasaman yang maju dan berkeadilan. Bupati ingin di masa jabatannya, tidak adalagi kejorongan yang tidak dapat diakses kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. “Ke depan, itulah yang akan kita lakukan, seluruh jorong yang ada di Pasaman harus sudah bisa ditempuh roda empat. Jalan-jalan di kejorongan diaspal. Dan, yang belum diaspal akan dilakukan pengerasan terlebih dahulu,” ungkapnya. (h/tos)

Aparat Harus Tanggapi Keluhan dan Aspirasi Masyarakat PASAMAN, HALUAN — Pemkab Pasaman secara rutin terus melakukan evaluasi secara tajam, obyektif dan menyeluruh guna mewujudkan peningkatan kinerja dan hasilhasil pembangunan yang lebih baik pada tahun 2013 ini. Untuk itu, Bupati Pasaman Benny Utama mengingatkan aparatur pemerintahan agar dapat merespon berbagai aspirasi dan keluhan yang disampaikan masyarakat. “Tujuan kerja yang dilakukan adalah untuk meningkatkan pelayanan publik. Karenanya, aparatur pemerintah harus berpikir, bersikap, berperilaku melayani serta membangun citra pelayanan yang semakin baik,” kata bupati saat berbincang-bincang dengan sejumlah wartawan belum lama

ini di Lubuksikaping. Bupati menekankan kepada SKPD agar bersama-sama mengerjakan dan mempertanggungjawabkan amanah pembangunan Kabupaten Pasaman dengan mengerjakannya secara optimal, kerja keras dan selalu ikhlas. Selanjutnya, mengatasi masalah dan tantangan pembangunan Kabupaten Pasaman bersama-sama melalui koordinasi, komunikasi dan konsultasi dengan seluruh stakeholder yang ada. “Mari kita hasilkan nilai tambah pembangunan Kabupaten Pasaman dengan melaksanakan tupoksi secara optimal dan bertanggung jawab. Kerjakan tugas, fungsi dan tanggung jawab kita masingmasing sehingga masyarakat merasakan ada kemajuan,

pelayanan publik yang semakin baik guna mendukung kehidupan sosial ekonomi masyarakat,” jelas bupati. Tak hanya itu, aparatur pemerintah harus tanggap dan responsif terhadap apa yang dirasakan masyarakat. Lalu, optimalkan pelayanan program, kegiatan dan anggaran yang telah ditetapkan sesuai dengan sumber daya tersedia. Kemudian laksanakan tugas-tugas dan fungsi pengelolaan pendapatan daerah dengan lebih optimal sesuai dengan target yang direncanakan. Ciptakan iklim berinvestasi yang semakin kondusif sesuai dengan tupoksi masing-masing. Berpikir optimis, jangan pesimis dan laksanakan sesuai aturan yang berlaku demi masyarakat. Laksanakan penajaman program, kegiatan dan anggaran

yang telah ditetapkan dalam APBD sehingga lebih berdaya guna dan berhasil guna demi kepentingan masyarakat. “Serta laksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan secara berkala dan berjenjang untuk menjamin pekerjaan berjalan tepat waktu, tepat hasil dan kongkrit,” terang bupati. Banyak perubahan ke arah lebih baik yang telah dan tengah terjadi di Pemkab Pasaman, terutama pembenahan sistem pemerintahan dan kebijakan pemerintah daerah dalam mengelola keuangan APBD nya. Bayangkan, dari komposisi APBD Pasaman 72 persen belanja langsung (aparatur/pegawai) dan 28 persen belanja tidak langsung (publik/rakyat) di tahun 2010 mampu dirasionalisasi. Di tahun 2012, belanja >> Editor : Nova Anggraini

aparatur terus ditekan menjadi 58,55 persen dan belanja publik naik 41,45 persen. Dan tahun 2013, belanja aparatur ditekan lagi menjadi 48,64 persen dan belanja publik naik 51,36 persen. Begitu juga SOTK Pemkab Pasaman, terjadi pengurangan sebanyak 83 jabatan struktural eselon II dari 32 menjadi 27, eselon II dari 155 menjadi 137. “Sebelum Kabupaten Pasaman berada pada posisi saat ini, sejumlah tantangan dan rintangan kerap muncul disaat program baru akan dilaksanakan. Meski begitu, tekad kita cuma satu, yakni mengembalikan arah pembangunan daerah ini pada rel yang semestinya guna mewujudkan masyarakat yang maju dan berkeadilan,” kata bupati mengakhiri. (h/tos) >> Penata Halaman : Rahmi


24

JUMAT, 11 OKTOBER 2013 6 DZULHIJJAH 1434 H

PERAYAAN HUT PASAMAN KE-68

Madrasyah Aliyah Negeri Lubuk Sikaping Bertabur Prestasi

DRA. ROSLAINI

PASAMAN, HALUAN – Perayaan HUT Pasaman ke68 berbuah prestasi bagi MAN Lubuk Sikaping. Prestasi itu dengan raihan juara di berbagai lomba kegiatan Semarak HUT Pasaman. “Sebagai rasa syukur dan bahagia, kita berupaya berbenah diri dan berupaya memeriahkan dan mengisi hari jadi kabupaten ini semaksimal mungkin,” kata Kepala MAN Lubuk Sika-

ping, Dra. Roslaini kepada Haluan di ruang kerjanya, Kamis (10/10). Roslaini menambahkan Ia bersama keluarga besar MAN Lubuk Sikaping memeriahkan hari jadi kabupaten Pasaman dengan mengikuti beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemkab Pasaman dalam rangka HUT ke-68. Alhasil berbagai juara dalam berbagai lomba itu juga berhasil

didapatkan. Adapun berbagi lomba yang diikuti adalah lomba pidato Bahasa Inggris antar SMA/MA/SMK se-Kabupaten Pasaman, lomba drumband antar SMA/MA/SMK seKabupaten Pasaman, lomba busana muslim modifikasi, lomba gerak jalan tepat waktu Putera antar pelajar se-Kabupaten Pasaman, lomba gerak jalan tepat waktu Puteri antar pelajar

se-Kabupaten Pasaman lomba menulis artikel. Dari berbagai lomba tersebut MAN Lubuk Sikaping mendapat Juara I lomba pidato Bahasa Inggris antar SMA/MA/SMK yang diraih Khairani Aulida, Kelas XII Keagamaan. Juara II Drumband antar SMA/ MA/SMK, Juara I lomba busana muslim modifikasi diraih Perima Wardana. Juara I dan II gerak jalan

tepat waktu Putera antar pelajar. Juara I dan II gerak jalan tepat waktu Puteri antar pelajar dan Juara harapan III lomba menulis artikel. Keberhasilan mendapatkan juara tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi salah satu MAN terbaik Sumbar itu. “Mudah-mudahan kedepan berbagai prestasi serupa juga bisa dipertahankan dan ditingkatkan. Disamping

menumbuhkan rasa motivasi pelajar kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka HUT ke 68 kabupaten Pasaman ini juga akan mampu memberikan pengetahuan lokal kepada para pelajar MAN yang notabane adalah orang Pasaman, untuk bangga dan memberikan yang terbaik kepada kabupaten Pasaman ke depannya,” harapnya. (h/ndi)

PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI MADRASAH

Kemenag Gelar Bimtek Bagi 1.500 Guru PADANG, HALUAN—Pelatihan guru dan kepala sekolah tingkat madrasyah untuk pelaksanaan kurikulum 2013 dilaksanakan pada November ini. Kurikulum baru tersebut ditetapkan secara menyeluruh pada 2014 mendatang di seluruh wilayah Indonesia. “Direncanakan sebanyak 2500 guru dan kepala sekolah madrasah akan mengikuti bimbingan teknis bulan depan. Guru ini merupakan guru mata pelajaran madrasah yang akan memiliki waktu mengajar tatap muka selama 33 jam ditambah tugas mandiri. Kemudian sebanyak 54 orang guru inti akan dilatih di Kanwil Kemenag Sumbar dengan jumlah jam mengajar nanti selama 52 jam,” terang Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Kanwil Kemenag Sumbar, Ufrizaldi, Rabu (9/10) ketika dihubungi via telepon. Sementara, untuk mata pelajaran umum, lanjut Ufrizaldi, pelatihan diserahkan kepada Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sumbar. Terkait persiapan pelaksanaan kurikulum 2013, saat ini sejumlah kurikulum masih dalam tahap penyusunan. Kemudian sosialisasi kepada madrasyah pun sudah dilakukan. Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudaaan Bidang Pendidikan, Musliar Kasim mengatakan, penerapan kurikulum baru akan dilaksanakan 100 persen di seluruh Indonesia. Pada 2014, untuk semua mata pelajaran akan menggunakan kurikulum baru tersebut. Menanggapi hal itu, Kepala SDN 06 Lapai, Asrayarsi menyatakan, siap menjalankan kurikulum baru. Namun, dirinya mengingatkan, agar ketersediaan buku, bisa dicarikan solusinya oleh pemerintah. “Kurikulum baru tentu ada buku baru. Tentunya butuh biaya. Wali murid pun akan protes, karena berganti buku. Karena itu perlu dicarikan solusinya,” jelasnya. (h/eni)

MULAI 2014

Sekolah Dilarang Pungut Biaya Kepada Siswa

LOMBA MATEMATIKA – Sejumlah siswa SMP se-Kota Padang mengikuti pengarahan panitia sebelum Olimpiade Matematika yang digelar LP3I pekan lalu. Lomba ini perlu diperbanyak untuk mengasah kemampuan siswa. ALEX

KUNJUNGI SMA 1 PADANG

Yayasan Budha Tzu Chi Tawarkan Beasiswa ke Taiwan

CEO of Global Affair Budha Tzu Chi, Stephen Huang bersama Walikota Fauzi Bahar, Kepala SMA 1 Padang, Suardi Dahlan dan Mantan menko Kesra, Azwar Anas saat berkunjung ke SMA terbaik Sumbar ini, kemarin.

PADANG, HALUAN – Yayasan Budha Tzu Chi menawarkan beasiswa bagi siswa SMAN 1 Padang yang berprestasi serta menawarkan ikut pertukaran pelajar ke Taiwan. Selain itu, terbuka pula peluang bagi siswa SMA ini untuk bekerja di Rumah Sakit Budha Tzu Chi yang akan

di Jakarta tahun ini. Demikian dikatakan CEO of Global Affair Budha Tzu Chi, Stephen Huang di sela-sela kunjungannya di SMA Negeri 1 Padang, Kamis (10/10). Kunjungan itu juga didampingi Walikota Padang Fauzi Bahar dan Mantan Menko Kesra Azwar Anas.

“Kesempatan sangat terbuka bagi pelajar di sini untuk melanjutkan ke perguruan tinggi dengan beasiswa dari Budha Tzu Chi bagi siswa berprestasi. Begitu juga bagi siswa yang berhasil masuk Fakultas Kedokteran, bila sudah tamat nanti Rumah Sakit kita yang lengkap dan modern diharapkan sudah beroperasi sehingga dokter yang alumni SMAN 1 ini dapat ditempatkan di sana. Kita melihat, mereka semua siswa yang cerdas dan berbakat,” ungkap Stephen. Menanggapi hal itu, Walikota Padang Fauzi Bahar mengatakan, bukan hanya gedung sekolah saja yang berkualitas dan representatif, namun siswa SMA 1 Padang juga berkualitas dan kerap mengukir prestasi serta telah melahirkan lulusan yang menjadi tokoh nasional dan pemimpin yang hebat. Fauzi juga mengungkapkan, peningkatan kualitas pendidikan

ditunjang fasilitas yang representatif dimana merupakan salah satu bantuan dari Yayasan Budha Tzu Chi di Kota Padang. Oleh karena itu, patut disyukuri dengan menunjukkan rasa memiliki dan semangat belajar yang tiggi oleh siswanya. “Pemerintah Kota Padang mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Budha Tzu Chi yang telah peduli dengan pendidikan dan masalah kemanusiaan di Kota Padang, salah satunya dengan membantu membangun gedung sekolah ini beberapa tahun lalu,” ujar Fauzi Bahar. Sementara itu, Azwar Anas, salah seorang alumnus SMAN 1 Padang memberi motivasi kepada siswa agar bisa tampil menjadi pemimpin -

pemimpin yang hebat kelak. “Kalian harus bisa menjadi pemimpin - pemimpin yang hebat,” tandasnya. Seperti dilaporkan Kepala SMAN 1 Padang, Suardi Dahlan, siswa SMAN 1 Padang tahun ini lulus seratus persen dan 96 persen diantaranya telah diterima di Perguruan Tinggi ternama di seluruh Indonesia. “Sebanyak 94 orang siswa lulusan SMAN 1 diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas,” kata Suardi. (h/rel)

PASAMAN, HALUAN – Pasaman menerapkan pendidikan gratis mulai Januari 2014. Terhitung awal tahun itu, tidak ada lagi sekolah yang memungut uang satu rupiah pun kepada siswa atau orang tua siswa. Demikian ditegaskan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Gunawan dihadapan para kepala sekolah SMP Pasaman saat melakukan pertemuan MKKS di SMPN 2 Lubuk Sikaping, Kamis (10/10). Gunawan menambahkan, ia memberikan apresiasi kepada para kepala SMP yang aktif menyelenggarakan MKKS ini. Karena menurut dia, forum Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) ini adalah ajangnya untuk kepala sekolah saling berbagi dengan sesama kepala sekolah. Karena berkemungkinan besar ada permasalahan yang sama akan ditemui oleh sekolah yang berbeda dan bisa didiskusikan begaimana menyelesaikan permasalahannya. Sebagai seorang pimpinan kata Gunawan, seorang kepala sekolah harus sering belajar, ajang belajar itu adalah MKKS ini. Di MKKS ini akan muncul berbagai permasalahan yang dihadapai oleh kepala sekolah. Maka permaslahan itu akan bisa diatasi agar kemajuan pendidikan bisa diwujudkan. Disamping itu, kalau ada kemajuan di suatu sekolah, maka kemajuan itu akan bisa ditiru dan diterapkan di sekolah yang belum mencapai kemajuan tersebut. Sementara itu, Ketua MKKS SMP Kabupaten Pasaman, Yusar mengatakan bahwa keaktifan MKKS SMP ini bukan semata karena kebutuhan kemajuan pendidikan di Pasaman saja, melainkan menunjang keikutsertaan para kepala sekolah SMP di Pasaman di tingkat provinsi karena ada juga MKKS SMP Sumatra Barat. Ia berharap kedepan MKKS selalu eksis dan mampu memberikan kontribusi utntuk kemajuan pendidikan di Pasaman. (h/ndi)

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman : Irvand

Haluan 11 Oktober 2013  

Haluan 11 Oktober 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you