Issuu on Google+

Harian Umum

MEDIA GROUP

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA IKLAN 0751 4488700 SIRKULASI 082388441221 REDAKSI 082390765000

RABU

11 SEPTEMBER 2013 M / 5 DZULQAEDAH 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN EDISI 295, TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Pemprov Batasi Pelamar CPNS

Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalamnya roh (ciptaan)-Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati; (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. (QS As Sajadah Ayat 9 )

04.59

12.19

15.29

18.22

19.31

KHAS

JUMLAH pelamar CPNS di Pemprov Sumbar dibatasi. Jika sudah cukup 8.000 orang, pendaftaran akan ditutup. Kebijakan ini untuk menyeimbangkan ketersediaan anggaran.

UGM Bikin Robot Pelayan Makanan TIM mahasiswa Universitas Gadjah Mada, peserta Pekan Ilmiah Nasional di Universitas Mataram, pada pekan ini mengirim karya robot dengan nama Ropodas (robot pramusaji cerdas) yang berfungsi menggantikan peran pramusaji manusia di rumah makan. Koordinator tim, Ardiyan Rofiq, mengatakan robot ini mengadopsi teknologi line follower atau peniti garis. “Pemanfaatannya yang kami kemas untuk fasilitas smart restaurant,” kata dia, Selasa, 10 September 2013. Robot berbentuk kotak kubus berlapis aluminium itu berfungsi mengantarkan hidangan ke meja pembeli. Program otaknya diisi dengan perintah mengikuti garis menuju sejumlah meja pembeli di rumah makan yang sudah ditandai dengan nomor. “Jadi bisa diperintah menuju meja nomor satu, dua, tiga, empat dan seterusnya. Robot akan mengikuti garis di lantai menuju meja,” ujar mahasiswa elektronika UGM ini. Robot juga dilengkapi dengan kemampuan menyorongkan nampan pembawa makanan ke atas meja dan akan mengeluarkan suara: “Silakan dinikmati hidangannya.” Pembeli tinggal mengambil hidangan. Robot dengan kaki empat roda kecil

>> UGM BIKIN hal 07

PADANG, HALUAN — Pemerintah Provinsi Sumbar membatasi jumlah pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hanya sebanyak 8.000 orang. Mareka akan mengikuti Tes Komptensi Dasar (TKD), dengan menggunakan system Computer Assisted Test (CAT) pada jadwal yang ditentukan. Pemilihan 8.000 orang pelamar tersebut, akan ditentukan berdasarkan waktu pendaftaran online, dan telah memenuhi syarat adimistasi yang telah ditetapkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sumbar. “Kebijakan ini untuk menyeimbangkan ketersediaan anggaran. Jadi, apabila pelamar sudah memenuhi jumlah

Timnas Indonesia Bantai Brunei SIDOARJO, HALUAN — Laga perdana Timnas Indonesia U-19 di babak penyisihan grup B AFF Cup U19 berakhir manis. Bermain di Stadion Delta Sidoarjo, Selasa (10/9/2013), tim besutan Indra

Sjafri menekuk Brunei dengan skor telak, 5-0. Sayangnya, dari kemenangan besar itu, Evan Dimas Cs masih terlihat egois di lapangan, terutama saat memasuki areal

pertahanan lawan. Padahal, jelang memasuki areal kotak 16, mereka begitu indah memainkan tiki-taka ala Indra Sjafri.

>> TIMNAS hal 07

8.000 orang, maka berkas lamaran selanjutnya tidak akan kami proses lagi,” ujar Kepala BKD Sumbar Jayadisman kepada wartawan di kantornya, Selasa (10/9). Lanjutnya lagi, bagi pelamar yang tidak masuk kategori 8.000 pelamar pertama, dan tidak memenuhi persyaratan umum, maka status pelamar tersebut, akan diumumkan melalui webside BKN, atau dalam webside Pemprov Sumbar. “Persyaratan umum, dan persyaratan khusus untuk pendaftaran CPNS di lingku-

>> PEMPROV hal 07

DPRD TANAH DATAR BELUM BERI PERSETUJUAN

Pelantikan Wako Padang Panjang Ditunda PADANG, HALUAN — Menurut undangan yang telah tersebar, pelantikan pasangan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang terpilih H Hendri Arnis dan Mawardi Samah, akan digelar hari ini, Rabu 11 September 2013. Namun hingga kini, surat keputusan (SK) pelantikan walikota dan wakil walikota tersebut, belum ditanda tangani oleh

Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Sebab, pengesahan pengunduran Hendri Arnis sebagai Wakil Bupati Tanah Datar, belum disetujui DPRD Tanah Datar. Dengan demikian, pelantikan Hendri Arnis dan Mawardi Samah sebagai Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang terpilih, akan ditangguhkan hingga DPRD Tanah Datar mem-

berikan persetujuan pengunduran diri Hendri Arnis sebagai Wakil Bupati Tanah Datar. Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sumbar Syafrial Ucok mengatakan, jika surat keputusan pelantikan tidak ada dari Kementerian Dalam Negeri, maka pelantikan tidak akan dapat dilaksanakan. Oleh sebeb itu, Mendagri

melalui Gubernur hanya bisa melakukan penunjukan pelaksana harian (PLH) saja. Dalam hal ini, penunjukan PLH, akan dilakukan kepada Sekdako Padang Panjang. “Jadi, kalau Kemendagri tidak juga menurunkan SK pelantikan yang telah ditandatangani oleh Mendagri, maka pelantikan tersebut,

>> PELANTIKAN hal 07 JCH 2013 yang akan berangkat ke tanah suci.

Polisi Ditembak di Depan Gedung KPK JAKARTA, HALUAN — Seorang polisi ditembak orang tak dikenal di depan gedung KPK, Selasa (10/9/ 2013) sekitar pukul 22.25 WIB malam. Polisi itu bernama Sukardi, berpangkat Bripka. Saat ditembak, Sukardi sedang mengendarai sepeda motor Honda Revo warna merah bernomor polisi B 6671 TXL. Menurut keterangan saksi mata, anggota Provost itu ditembak tiga kali di bagian dada dan perut. Saat kejadian, Sukardi

ditembak saat sedang mengawal truk. Menurut salah seorang polisi, ada dua rombongan pelaku. “Ada dua motor saat kejadian. Tiba-tiba ada suara ledakan dua kali. Saya baru keluar dari jalan di samping KPK. Langsung melihat kejadian,” kata polisi yang enggan disebut namanya, Selasa malam. Saat ini, polisi sudah melakukan olah kejadian tempat perkara dan memasang garis polisi. Ditusuk Obeng

Sehari sebelumnya, Anggota Sabhara Polda Metro Jaya, Briptu Dading Bagus ditusuk dengan menggunakan obeng di bagian kepalanya oleh orang tak dikenal di kawasan Cideng Timur, Gambir, Jakarta Pusat. Akibatnya, korban langsung dilarikan ke RS Tarakan, Jakarta Pusat untuk mendapatkan pertolongan. Peristiwa terjadi pada Senin (9/9/2013) malam, saat itu korban bertemu dengan dua orang yang berboncengan sepeda motor Yamaha Mio

menawarkan dirinya sebuah handphone. Korban yang merasa penasaran bertanya kepada dua orang itu dari mana asal handphone tersebut seraya mengaku dirinya adalah anggota polisi. Namun salah seorang diantaranya malah langsung menusukkan obeng di bagian kepala Dading Bagus. Dan hingga kini kasusnya masih ditangani Polres Jakarta Pusat, sedangkan Dading menjalani perawatan di RS Tarakan. (met/ilc)

HARI INI, JCH KLOTER II BERTOLAK KE JEDDAH

Embarkasi Antara Dievaluasi PADANG, HALUAN — Hari ini Rabu (11/9), Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter II akan diberangkatkan ke Jeddah Arab Saudi. Mereka telah masuk Asrama Haji Embarkasi Padang sehari sebelumnya. JCH Kloter II ini merupakan gabungan jemaah dari Bukittinggi, sebanyak 252 jemaah, asal Kabupaten Solok 114 jemaah dan Kota Padang empat jemaah. Sama seperti Kloter I, Kloter II juga diberangkatkan seusai salat Subuh, tepatnya pukul 06.50 WIB

dengan Garuda Indonesia nomor penerbangan 3302. “JCH Kloter II nantinya akan ditempatkan di maktab di Misfalah No.42, nomor rumah 924,” kata Kakanwil Kemenag Sumbar, H.Ismail Usman yang juga didampingi Kepala Bidang Penyelenggaran Haji dan Umrah, Syamsuir pada Haluan, Selasa (10/9). Sementara itu, petugas haji di Bengkulu yang kini sudah menjadi Embarkasi Antara, berharap pihaknya mau membantu selama masa

transit di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Ia berharap, panitia Embarkasi Padang memberikan bantuan, karena itu merupakan pengalaman pertama. Jika nantinya jemaah merasa tidak nyaman, maka mereka tentu bisa mengajukan komplain pada panitia. Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily mengatakan, dewan akan melakukan evaluasi Embarkasi

>> EMBARKASI hal 07

Coret Calon Kapolri Berekening Gendut JAKARTA, HALUAN — Ditemukanya rekening gendut yang dimiliki oleh tiga orang calon Kapolri mendapat tanggapan dari DPR. Lembaga legislatif itu menyarankan agar tiga orang tersebut sebaiknya tidak diusulkan menjadi kandidat Kapolri. “Kalau dipandang perlu enggak usah diusulkan,” kata Wakil

Ketua DPR bidang politik, hukum, keamanan Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9). Sebelumnya, anggota Kompolnas Adrianus Meliala mengungkapkan ada tiga nama calon Kepala Polri (Kapolri) yang terindikasi memiliki

>> CORET CALON hal 07

Bunuh Istri Muda, Divonis 14 Tahun.................. >> 03 Satu Tersangka Rampok Dilepas...........................>> 04 18 BPR Belum Penuhi Modal Minimal.....................>> 15 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

KILAS

PENGELOLAAN MIGAS

Tiga Perwira Polda Mutasi PADANG, HALUAN — Mutasi kembali bergulir di Wilayah Polda Sumbar. Kali ini, tiga jabatan di Polda Sumbar ada pergantian yakni Direktur Lantas (Dirlantas), Direktur Reskrim Umum (Dirreskrimum) dan Direktur Sabhara. Direktur Lantas Kombes Pol. Ibnu Isticha dimutasi menjadi Dosen Utama STIK Lemdikpol, dan digantikan oleh AKBP Agus Susanto, yang sebelumnya menjabat Dosen Utama STIK Lemdikpol. Dirreskrimum Kombes Pol. Adi Karya Tobing dipindahkan sebagai Direktur Reskrim Khusus Polda Sulawesi Tenggara, dan digantikan oleh AKBP Hendro Pandowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Metro Jakarta Pusat. Selanjutnya, Dir. Sabhara Kombes Pol. Agus Iriawan pindah sebagai Widyaiswara Muda Sespimen Sespim, dan digantikan oleh AKBP Istiono dari WI Muda Sespim. Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Syamsi mengakui bahwa ada tiga perwira di jajaran Polda Sumbar dimutasi yang sesuai dengan ST Kapolri. Pergantian tersebut dilakukan hanya untuk penyegaran. Dijelaskannya, dengan pergantian ini semoga bisa menjadi lebih baik di jajaran Polda Sumbar. Namun saat ditanyakan kapan serah terima jabatan, kata Syamsi, kemungkinan akan dilakukan bersama dengan sertijab lima Kapolres, yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 16 September. “Kemungkinan sertijab ini dilakukan bersamaan dengan pergantian lima Kapolres lainnya,” kata Syamsi, Senin (9/9). (h/nas)

Presiden SBY Berpotensi Langgar Konstitusi JAKARTA, HALUAN — Direktur Eksekutif Center for Petroleum & Energy Economics Studies (CPEES), Kurtubi menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpotensi melanggar konstitusi karena pemerintah menetapkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax mengikuti pasar dunia.

Rest Area Pasir Putih Terkendala PAINAN, HALUAN — Pembangunan Pasir Putih Kambang menjadi kawasan rest area (area istirahat) masih terkendala. Kawasan pinggir laut yang sebelumnya dirancang menjadi rest area telah terlebih dahulu dimanfaatkan warga untuk mendirikan bangunan dan kedai. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Pessel, Naswir Selasa (10/9) menyebutkan, pasca dihondoh banjir bandang tahun 2011 lalu,pemerintah memang berencana membangun kawasan wisata itu dengan fasilitas rest area. Telah ada desain dan perencanaan matang untuk menjadikan kawasan Pasir Putih lebih baik dari sebelumnya. Menurutnya, salah satu program untuk pengembangan wisata adalah membangun kawasan itu lebih nyaman dengan sejumlah fasilitas misalnya tempat istirahat, taman terbuka, air bersih dan WC termasuk sarana ibadah. “Namun setelah kawasan itu direhab direkonstruksi termasuk membuat bangunan pengaman pantai, kawasan itu “didserbu” warga dengan mendirikan bangunan,” katanya lagi. Sementara itu Nurlison Wali Nagari Kambang Barat menyebutkan, pihak pemerintah nagari telah melaksanakan perintah dan arahan pemerintah kabupaten. Misalnya memberikan arahan kepada masyarakat untuk tidak membangun bangunan dikawasan yang telah direhab tersebut. “Namun usaha itu tampaknya belum berhasil. Warga yang sebelumnya memang punya bangunan disana kembali mematok dan bahkan mendirikan bangunan disana,” katanya. Bupati Pesisir Selatan H Nasrul Abit mengajak peran aktif organisasi perantau semisal IKWAL (Ikatan Keluarga Wilayah Lengayang) untuk mendorong agar program pemerintah dapat berjalan dengan baik di Pasir Putih Kambang. “ Pasir putih akan dikembangkan jadi lokasi wisata yang lebih baik, kami akan bangun insfrastruktur pertamanan yang nyaman, sehingga kawasan itu menjadi tujuan utama para pengunjung atau wisatawan di Sumbar,” ujar Nasrul Abit. Menurut Bupati Nasrul Abit area wisata Pasir Putih perlu ditata dengan melibatkan seluruh komponen termasuk IKWAL Padang karena saat ini lokasi tersebut tumbuh bangunan liar. “Agar tidak timbul salah paham, maka pemuka masyarakat perlu ikut aktif” harapnya.(har)

EKSEKUSI — Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Basung melakukan eksekusi pada tanah seluas 4.227 M2 di Balai Akad di bawah pengawasan Polres Agam, Selasa (10/9). RAHMAT HIDAYAT

PN Lubuk Basung Eksekusi Lahan Sawah AGAM, HALUAN — Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Basung melakukan eksekusi pada tanah seluas 4.227 meter persegi yang telah dijual tergugat Johan Syafril kepada tergugat I.1 di Balai Akad Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam, Selasa (10/9). Eksekusi dilaksankan pada pukul 11.00 WIB. Sebelumnya diperkirakan eksekusi ini bakal menimbukan kericuhan. Pasalnya, pihak tergugat tidak menerima kemenangan pihak penggugat Darmidsyah dan H Irwadi Achmad. Namun perkiraan tersebut tidak terjadi karena eksekusi berjalan lancar di bawah guyuran hujan dalam pengawasan puluhan anggota Polres Agam. Sementara pihak yang tidak menerima tidak datang. Penetapan putusan PN Lubuk Basung tersebut dibacakan oleh Helmi SH. Kepala Pengadilan Negeri Lubuk Basung Afandi Wuidarijanto mengatakan, PN Lubuk Basung mengabulkan permohonan Darmidsyah dan

Irwadi Achmad berdasarkan surat penetapan tertanggal 28 Maret 2013 di Lubuk Basung. Menurutnya, PN Lubuk Basung telah menolak eksepsi dari tergugat I,1 satu Johan Syafril selaku mamak kepala waris dalam kaum penggugat, dan tergugat I.2 Asril. Perbuatan tergugat yang telah menggadaikan sawah terperkara kepada tergugat II Hj Zulmaina Bustami tanpa sepengetahuan dan persetujuan para penggugat selaku anggota kaum yang berhak adalah perbutan yang melanggar hukum ” Kami juga menyatakan perbuatan tergugat Syafril menjual sawah terperkara kepada tergugat I.2 Asril adalah berbutan yang melawan hukum,” katanya. Ia menjelaskan, jual beli No.367/LBS/2006 tertanggal 26 September 2006 yang dibuat dihadapan tergugat VI Sri Husniati Najmi SH selaku notaris tidak mempunyai dasar hukum yang mengikat. Ia mengatakan dalam konpensi yang di buat PN Lubuk Basung

juga dijelaskan menghukum tergugat, dengan mengosongkan sawah terpekara setelah mengambil hasil panen. Mereka diminta untuk mematuhi penetapan ini. “ Alhamdulillah pembacaan penetapan dapat berjalan dengan lancar. Kita berharap hal ini bisa diterima oleh pihak tergugat. Johan Syafril dan tergugat lain tidak miliki dasar kuat. Ia menjual tanah pusaka tinggi tanpa sepengetahuan kaum,” ungkapnya. Sementara itu Kepala Bagain Operasional (Kabag OP) Polres Agam Eva Darma mengatakan, eksekusi lahan bermasalah di Balai Akad Kecamatan Lubuk Basung mengerahkan sekitar 20 orang personil. Pemancangan ini tidak dihadiri oleh pihak yang kalah. “ Tidak ada kendala dalam eksekusi ini. Pembacaan penetapan dan pemancangan areal yang bermasalah berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Pihak yang kalah berkewajiban untuk mengosongkan lahan,” katanya. (h/yat)

Kualitas Bibit Sawit Pessel Rendah PAINAN, HALUAN – Harga sawit yang cenderung rendah pasca lebaran di Pessel ditengarai pengaruh mutu bibit yang rendah. Kualitas TBS yang hasil kebun petani Pessel umumnya tergolong pada kelas batu dan banci. Terkait dengan bibit sawit yang ditanam warga di Pessel Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan,Hortikultura Peternakan dan Perkebunan Pessel Afrizon Nazar menyebutkan, sulit memang memantau asal

usul bibit sawit yang ditanam petani daerah itu. “Bibit yang ditanam bahkan juga ada yang berasal dari buah yang jatuh lalu tumbuh. Tanaman sepertiini banyak yang dirawat petani.Jika ini yang terjadi maka dipastikan mutu TBS-nya kurang bangus,” kata Afrizon Nazar. Disebutkannya, untuk menghasilkan TBS super atau kualitas dura, maka asalusul bibit yang ditanam harus dari pengelola bibit yang terak-

KUALITAS bibit sawit Pessel mempengaruhi kualitas TBS sawit. HARIDMAN

reditasi. Dan tentu untuk mendapatkannya perlu prosedur yang harus diikuti petani. “Jadi agar petani tidak merugi,kami menyarankan tanamlah saewit daribibit yang jelas dan telah melalui proses pembibitan sesuai dengan aturan,”katanya lagi. Terpantau Harga Sawit Rendah Pantauan Haluan Selasa (10/9) petani sawit di Kambang dan Sutera, menjual tandan buah sawit segar (TBS) menjual seharga Rp600 per kilogram. Sementara darihasil penjualan itu, petani tidak bisa menutupi biaya produksi. Menurut Yuang Itan (60) petanisawit di Kambang Harapan, sebelum jatuh, harga sawit sempat dibeli tauke Rp850 perkilogram, namun dalam tempo beberapa minggu saja langsung turun keharga yang tidak menguntungkan petani. “Padahal dengan menjual seharga Rp850 petani juga kesulitan menutupibiaya

produksi dan biaya kebutuhan lainnya. Kini saya menjual sawit seharga Rp600 perkilogram kepada tauke, harga itu relatif stabil sejak seminggu terakhir,” ujarnya. Sementara Anwar (55), petani sawit Amping Parak menyebutkan, pihak tauke sawit tidak pernah menjelaskan alasan turunnya harga sawit tersebut. Namun akibat terpaksa sawitnya tersebut dijual dengan harga rendah. Sementara ada warga yang tidak mau menjual sawitnya. Mereka membiarkan sawitnya membusuk. Misalnya Idal (51) warga Kambang. Ia menyebutkan, sawitnya harus terjual dengan harga Rp700 perkilogram. “Kalu tauke tidak mau membeli dengan harga seperti itu saya tidak jual. Biarlah buah sawit itu jatuh sendiri dari batang-nya,” katanya. Ia mengaku mengaku, dengan menjual sawit seharga Rp700, ia tetap tidak memperoleh keuntungan. Hasil

sawitnya hanya cukup untuk biaya pemeliharaan dan biaya opera-sional selama panen. Sementara, Epi (35) salah seorang tauke pengumpul menyebutkan, harga buah sawit di perusahaan memang sedang anjlok, maka terpaksa ditingkat petani harga swit juga ditu-runkan. “Dengan membeli Rp600, keuntungan yang diperoleh hanya cukup untuk biaya operasional. Sawit yang dibeli dari petani, nanti saya jual pula ke tauke induk semang. jadi keuntungan sangat tipis,” kata Epi. Selanjutnya Koperasi petani sawit yang ada di Kambang dan kawasan sekitarnya hingga kini belum mampu meme-cahkan persoalan anjloknya harga sawit.Warga Pesisir Selatan berharap, di daerah itu dibangun pabrik pengolah CPO baru, dengan demikian bila produksi berlimpah tidak terjadi penumpukan produksi dan turunnya harga sawit. (har)

“Pasal soal harga BBM ini kan sudah dicabut dalam UU Migas oleh Mahkamah Konstitusi (MK), tapi tetap saja diberlakukan pemerintah. Ini salah satu potensi pelanggaran konstitusi oleh Presiden SBY,” kata Kartubi dalam diskusi bertema ‘RUU Migas untuk Siapa?’ di Gedung DPR, Selasa (10/9). Ditegaskan Kartubi, BBM termasuk yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan karena itu tidak boleh diserahkan ke pasar internasional. “Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak maka harus ditetapkan berdasarkan undang-undang,” kata Kartubi. Kurtubi menegaskan jika pengelolaan Migas selama ini merugikan negara dan sebaliknya menguntungkan asing. Perusahaan asing yang mengeksplorasi Migas sebelum membagi hasil dengan negara, mereka sudah menggunkan ke perusahaan lain sperti British Petroleum (BP). “Pada hal yang berhak mengagunkan kekayaan bumi ini adalah rakyat dan negara berdasarkan pasal 12 (3) UU Migas karena 100 persen Migas itu milik rakyat. Karena semuanya mau dibawa ke liberalisasi. Migas nasional diserahkan ke mekanisme pasar, lalu kuasa pertambangannya diserahkan ke pelaku usaha asing. Anehnya, putusan MK masih dilanggar oleh BP Migas, ini kan pelanggaran konstitusi,” tegas. Anehnya lagi menurut Kartubi, dalam penyusunan RAPBN, pemerintah menetapkan subsidi BBM berdasarkan harga pasar. “Pada hal kan tidak semua BBM itu yang dimpor. Kecuali jika semuanya diimpor baru pengitungan subsidi itu dihitung berdasarkan harga pasar dikurangi harga jual,” kata Kartubi

dengan suara lantang. Pakar hukum tata negara Irman Putrasidin mengatakan, Presiden SBY bisa dimintai pertanggungjawabannya atas BP Migas tersebut. Karena itu dia mengusulkan dalam RUU Migas yang menjadi inisiatif DPR mengatur bahwa harga BBM harus ditetapkan dengan UU agar pemerintah tak seenaknya menaikkan harga BBM. ”UU Migas seharusnya tidak lagi membuat presiden tidak bertanggung jawab langsung atas pengelolaan migas negara. Dengan dibentuknya SKK Migas yang berada di bawah pengawasas Kementerian ESDM selama ini, presiden menjadi tidak bertanggung jawab atas praktik tambang dan penjualan migas,” katanya. Sementara itu, anggota Komisi VII FPG DPR RI Bobby Adityo Rizaldi menjelaskan, revisi UU Migas yang masih dibahas oleh DPR RI akan membuat lembaga dengan manejemen operasional baru berdasarkan UU menggantikan PT. Pertamina, maupun Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). ”Pengelola Migas melalui revisi UU Migas ini bukan lagi SKK Migas, PT Pertamina dan lainnya. Lembaga baru ini berdasarkan UU. Tapi, bentuknya bagaimana, DPR menunggu respon masyarakat, agar pengelolaan Migas lebih baik untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” kata Bobby. Lembaga baru pengelola Migas tersebut akan mulai berlaku pada 2014. Karena itu, DPR RI akan bekerja keras untuk menuntaskan revisi UU Migas tersebut masa sidang sekarang ini sampai akhir Desember 2014. (sam)

Michel Jadi Targetkan Perbaikan Layanan Publik PADANG, HALUAN —Meskipun sudah ditabuh gong reformasi birokrasi sejak beberapa tahun belakangan tetapi belum menjawab harapan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan di institusi pemerintahan. Pelayanan publik yang cepat, tepat dan mengurangi biaya jelas menjadi harapan masyarakat. Pengurangan biaya layanan menjadi salah satu target pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Mohammad Ichlas El Qudsi dan Januardi Sumka (Michel Jadi). Sebab, perbaikan layanan publik menjadi cerminan tercipta reformasi birokrasi di instansi pemerintahan. “Adanya standar pelayanan publik yang baik di instansi pemerintah, juga akan menutup peluang korupsi bagi aparat pemerintah. Ini menjadi target saya jika dipercaya mengelola Kota Padang dalam lima tahun ke depan,” kata Michel kepada wartawan, beberapa waktu lalu. Bicara kuantitas (jumlah) aparatur Negara di Kota Padang, dengan jumlah PNS mencapai 15 ribu, dimana 9 ribu di antaranya merupakan tenaga guru, Michel menilai mencukupi untuk melayani 800-an ribu penduduk Kota Padang. Kendala saat ini adalah distribusi pegawai yang banyak tumpang tindih. “Malah, kekurangan tenaga pelayanan justru terjadi di sektor pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Seperti di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kantor Pelayanan Peri>> Editor : Ismet Fanany MD

zinan Terpadu Satu Pintu, Puskesmas dan kelurahankelurahan. SKPD-SKPD tersebut adalah ujung tombak pelayanan bagi masyarakat,” kata Politisi PAN ini. Penataan distribusi pegawai, teknis pelayanan serta standar pelayanan harus memiliki acuan yang jelas. Misalnya, jumlah penduduk di satu kelurahan atau kecamatan harus seimbang dengan tenaga pegawai yang ada di daerah tersebut. Sehingga, pelayanan publik bisa tertangani dengan baik. Selain itu, sarana dan prasarana kantor lurah yang terkomputerisasi juga harus terpenuhi. “Sehingga pelayanan yang memang bisa ditangani di kelurahan, tidak harus sampai ke SKPD yang lebih tinggi. Seperti, KTP, akte kelahiran, dan pembuatan kartu keluarga tidak harus ke Dinas Capil, cukup di kelurahan atau kecamatan saja. Makanya, harus dioptimalkan,” katanya. Demikian halnya dengan pendirian usaha. Pemerintah sebagai pengayom masyarakat harus memberikan fasilitas yang baik bagi warga yang ingin membuka usaha. Sebab, hal ini akan menumbuhkan perekonomian di Kota Padang. Fasilitas tersebut bisa berupa kemudahan memperoleh perizinan sampai kepada mendapatkan fasilitas fisik seperti lokasi tempat bedagang. Layanan pengaduan masyarakat juga harus aktif untuk menindaklanjuti adanya penyelewengan di lapangan. Selama ini, layanan pengaduan ini tidak berfungsi. (h/met) >> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


SUMBAR 3

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

MEMBUNUH ISTRI MUDA

Maizar Divonis 14 Tahun Penjara PADANG, HALUAN — Maizar, (49) terdakwa dalam kasus pembunuhan istri muda, akhirnya dijatuhi hukuman 14 tahun penjara oleh majelis hakim PN Padang.

PAMERAN KARYA SISWA — Seorang siswa dari SMK N 1 BLPT Sumbar memperagakan simulator kelistrikan di salah satu stand di Dinas Pendidikan Sumbar, Jalan Sudirman, Padang, (10/9). Berbagai hasil karya dari siswa-siswi yang adi di Sumbar dipamerkan untuk umum. RIVO SEPTI ANDRIES

GEBYAR PENDIDIKAN SUMBAR 2013

Karya Siswa SMK Bisa Pasok Industri Lokal PADANG, HALUAN – Karya siswa SMK di Sumbar cukup berkualitas untuk dipasarkan. Untuk itu, perlu kreatifitas dan proaktif Dinas Pendidikan mengembangkan kerjasama dengan industri-industri lokal agar bisa menampung hasil karya siswa tersebut. “Kita mendukung dan mengapresiasi kegiatan Gebyar Pendidikan yang menampilkan hasil karya dan prestasi siswa dari seluruh daerah ini yang digelar Dinas Pendidikan ini. Namun ingat, jangan hanya sampai acara seremoni seperti pameran ini, harus ada tindak lanjut berikutnya, apa yang mesti dilakukan,” kata Ketua DPRD Sumbar, Yultekhnil kepada wartawan usai Pembukaan Gebyar Pendidikan Sumbar 2013 di Pelataran Parkir Dinas Pendidikan Sumbar, Jalan Sudirman Padang, Selasa (10/ 9). Yultekhnil menilai, hasil karya siswa SMP di Sumbar cukup berkualitas. Dia mencontohkan seperti spare part – spare part yang dibuat oleh siswa. Kemudian ada juga berbagai komponen hasil bubut, rangkaian elektronika dan jenis lainnya. “Kita bersama bisa saksikan di stan-stan pameran ini, begitu bagusnya hasil karya siswa kita. Tinggal mem-follow up saja. Misalnya bagaimana Dinas

Pendidikan bisa menjalin kerjasama dengan PT Semen Padang untuk menampung hasil karya siswa ini, serta dunia usaha lainnya. Jadi intinya, jangan hanya sekedar memperkenalkan saja dengan menggelar pameran ini, namun juga bisa di follow up oleh pemerintah daerah,” tambahnya. Sekdaprov Sumbar, Ali Asmar menyambut baik gagasan tindak lanjut dari hasil karya siswa SMK tersebut. Menurut Ali, sesuai dengan aturan yang ada di Undang-Undang Sistim Pendidikan Nasional, ke depan Pemprov bertugas sebagai pengawal mutu pendidikan. Terkait kegiatan gebyar pendidikan yang dilaksanakan Disdik Sumbar, terang Ali, merupakan ajang promosi hasil karya siswa Sumbar, termasuk di bidang tekonologi informasi. “Kegiatan bisa dijadikan untuk mengevaluasi kemajuan pendidikan dan karya siswa. Kita berharap ini bisa menjadi agenda tahunan,” tukasnya. Kadisdik Sumbar Syamsulrizal didampingi Ketua Pelaksana, Gatot Santoso menambahkan, gebyar pendidikan 2013 yang dilaksanakan pada 10-12 September nanti. Berbagai acara dilaksanan seperti seminar, pameran dan lomba stand terbaik, talkshow, lomba pembuatan media pembelajaran berbasis

LINGKAR BkkbN Kuatkan Fasilitas Pelayanan KB Statis PADANG, HALUAN — Untuk meningkatkan unmet need, prevalensi kontrasepsi, dan mengoptimalkan penggarapan di wilayah galciltas, Perwakilan BkkbN Sumbar, akan membuat strategi penguatan fasilitas pelayanan KB Statis di klinik KB milik pemerintah. Dimana, BkkbN akan memfokuskan trategi tersebut kepada PUS Unmet need, PUS Pra KS dan KS I, dan PUS Muda paritas rendah, yaitu PUS dengan jumlah anak 2 orang, dan umur ibu berkisar antara umur 20 sampai dengan 29 tahun, serta PUS Hamil. “Dengan strategi ini, kami mengharapkan penggarapan unmet need, dan galciltas bisa lebih meningkatkan. Sehingga, kategori penduduk Tumbuh Seimbang (PTS), bisa diterapkan di wilayah Sumbar,” ujar Kepala Perwakilan BkkbN Sumbar dr H Ahmad Rozali Namursa, saat melakukan pertemuan medis teknis tingkat provinsi Sumbar, Selasa (10/9). Lanjutnya lagi, selain penguatan fasilitas pelayanan KB Statis, BkkbN juga akan berupaya meningkatkan akses dan kualitas pembinaan kesertaan ber KB, cakupan kesertaan ber KB MKJP. “Selain itu, BkkbN juga akan berupaya meingkatkan pelayanan pasca persalinan dan pasca keguguran di fasyankes, jejaring kemitraan, pembinaan serta penggerakan dalam pelayanan KB, dan terakhir menyediakan alat kontrasepsi dan sarana pendukung pelayanan KB,” ungkapnya lagi. Ditambahkan, untuk mendukung berbagai program, dan strategi tersebut, maka BkkbN akan melakukan pelatihan terhadap 34 orang dokter dan 390 orang Bidan. “Jadi, tenaga medis yang dilatih, lebih utamakan yang berasal dari daerah tertinggal terpencil atau perbatasan serta wilayah kepulauan. Karena kebijakan Program KB Tahun 2013 ini adalah selain meningkatkan pelayanan statis juga mendekatkan pelayanan mobile kepada masyarakat,” tuturnya. (h/wis)

ICT, kesenian dan kuis Kijahar. “Untuk talkshow, temanya tentang pembangunan pendidikan Sumbar dan implementasi kurikulum 2013. Dalam kesempatan tersebut, dihadirkan pembicaranya Gubernur Sumbar dan dari Kemendikbud,” jelasnya. Kegiatan yang digelar adalah, seminar peserta terdiri dari 75 orang guru sekolah ploting implementasi kurikulum 2013. Lomba pembuatan media pembelajaran berbasis (Information Communication Technology) ICT. Pesertanya juga guru-guru dari semua jenjang pendidikan dan sederajat. Kemudian dinas pendidikan kabupaten/kota disediakan stand untuk menunjukan hasil kerja masing-masing. Selain dinas pendidikan pesertany juga terdiri dari UPTD, perguruan tinggi negeri/swasta IT Terkendala Lisrik Sementara itu, Minimnya sambungan listrik pada sekolah mempengaruhi akases internet ke sekolah-sekolah. Sebanyak 68 persen sekolah di Sumbar belum dapat mengakses internet. “Konsep sekolah yang dulu listrik untuk penerangan, sudah tidak bisa. Sebab saat ini listrik merupakan bagian dalam proses pembelajaran,” ujar Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom) Kemendikbud Ari

Santoso pada kegiatan Gebyar Pendidikan 2013 di Dinas Pendidikan (Disdik) Sumbar, Selasa (10/9). Ari menambahkan, untuk mengatasi persoalan masih adanya daerah yang belum dialiri listrik, pemprov diminta untuk berperan untuk mengatasi hal itu. Katanya, banyak solusi yang bisa dilakukan seperti bekerjasama dengan Kementerian ESDM. “Di Kementerian ESDM itu ada anggaran untuk solar cell bagi daerah tertinggal,” sebutnya. Terkait bidang pendidikan kata Ari, Sumbar menyatakan apresiasi atas prestasi yang telah diraih Sumbar. Menurutnya, prestasi pendidikan Sumbar, tak kalah dengan yang ada di Jawa. (h/vid)

Ia juga nyaris menjadi bulan-bulanan oleh keluarga korban Mira Artati, istri muda yang telah memberinya seorang putra. Pihak keluarga korban nyaris tak terbendung, ketika majelis hakim yang diketuai oleh hakim Yus Enidar menjatuhkan vonis. Amuk massa ini dipicu akibat kekecewaan pihak keluarga yang tidak terima vonis hakim yang dinilai terlalu ringan dari tuntutan yang diberikan oleh JPU Eli Roza dan jaksa Beatrik Berlina pada sidang sebelumnya yakni hukuman penjara seumur hidup. Terdakwa yang dikawal puluhan polisi usai dijatuhi hukuman 14 tahun penjara dihadang oleh puluhan keluarga korban Mira Artati. Beberapa orang pihak keluarga sempat berhasil menerobos pengamanan polisi terhadap korban ini. Untungnya, aksi massa yang merupakan pihak keluarga korban Mira Artati, istri muda terdakwa berhasil digagalkan oleh puluhan polisi yang telah berjagajaga di pengadilan negeri Padang ini. Teriakan histeris mengiringi pembacaan putusan yang dibacakan oleh hakim ketua Yus Enidar yang menyatakan bahwa terdakwa bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan sebagaimana yang diatur dalam pasal 338 KUH Pidana tentang pembunuhan dan bukan pasal 340 KUH Pidana tentang pembunuhan berencana. Beberapa pertimbangan majelis hakim yang memberatkan antara lain perbuatan terdakwa mengakibatkan luka mendalam bagi keluarga korban. Selain itu, terdakwa juga melakukan perbuatannya terhadap istrinya sendiri. Sementara hal yang meringankan, terdakwa sopan, mengakui perbuatannya dalam persidangan serta terdakwa belum pernah dihukum. “Atas pertimbangan tersebut, kami memutuskan bahwa terdakwa telah terbukti telah melakukan perbuatan pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal 338 KUH Pidana dan dijatuhi hukuman penjara selama 14 tahun dikurangi masa tahanan,” ucap hakim

Yus Enidar ketika membacakan amar putusannya di Pengadilan Negeri Padang, Selasa, (10/9). Vonis ini disambut isak tangis keluarga korban yang tidak pernah absen mengikuti proses sidang pembunuhan yang dilakukan terdakwa Maizar terhadap istri mudanya ini. Atas putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim tersebut, terdakwa melalui pengacaranya Eriyal menyatakan pikir-pikir. Namun berbanding terbalik dengan PH terdakwa, JPU Eli Roza dan Beatrik Berlina menyatakan akan banding atas amar putusan yang telah dibacakan oleh hakim tersebut. “Kami akan banding,” kata Jaksa Eli Roza seusai sidang dihadapan wartawan. Sebagaimana diketahui, pembunuhan yang dilakukan oleh Maizar, Pegawai Negeri Sipil dilingkungan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Sumbar terjadi pada hari Minggu (7/4) siang. Korban Mira mendatangi tempat kerja Maizar di Kantor BPM Sumbar di Jalan Pramuka, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Ketika korban tiba, terdakwa sedang tidak berada di kantornya. Dia di luar. Korban hanya bertemu dengan saksi Andre. Korban sempat meminta Andre untuk mengambilkan baju yang biasa dipakai terdakwa. Setelah itu, korban menelepon Maizar agar datang ke kantornya. Sekitar 15 menit kemudian, Maizar datang menggunakan sepeda motor. Di depan kantor, keduanya terlibat perang mulut. Korban Mira meminta Maizar memberikan buku nikah dan KTP. Maizar akhirnya menyanggupi dan pergi ke ruangan kantor untuk mengambil KTP dan buku nikah. Tapi, tidak itu saja yang diambil. Maizar juga menyambar belati yang ada di laci meja kerja. Seakan terdakwa sudah merencanakan aksinya. Maizar kalap dan mengejar Mira. Dia ingin menusuk istri mudanya itu. Terjadi pergumulan. Rebutan pisau belati, antara Maizar dan korban. Maizar akhirnya berhasil mendapatkan belati dan langsung menusuk istrinya di bagian dada. Sekoyong, Mira rebah dengan belati masih tertancap di dada. Melihat istrinya bersimbah darah, terdakwa yang berasal dari Payakumbuh, langsung melarikan diri. Meninggalkan perempuan yang pernah digaulinya itu dalam sekarat. Mira akhirnya tewas. (h/hel)

Keuntungan BUMD untuk Tutupi Utang PADANG, HALUAN—Gubernur Sumbar) Irwan Prayitno, menegaskan, penyertaan modal kepada tiga Bdan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dianggap tidak sehat, merupakan salah satu langkah agar perusahan berjalan secara efektif,, dan efisien. Sebelumnya, sejumlah fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar mempertanyakan penyertaan modal yang tetap diberikan kepada ketiga BUMD, meskipun sudah bertahun-tahun tidak memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Sumbar. Tiga BUMD yang tida sehat tersebut adalah PT Grafika Jaya, PT Dinamika Sumbar Jaya, dan PT Andalas Tuah Sakato (ATS). “Berdasarkan hasil evaluasi, sesudah dilakukan pergantian manajemen, ketiga perusahaan ini telah memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan. Namun keuntungandidapat belum bisa berkontribusi terhadap PAD Sumbar. Ada beberapa masalah,” kata Irwan, sewaktu membacakan jawaban terhadap Ranperda tentang Perubahan APBD 2013, Selasa (10/9) di DPRD Sumbar. Permasalahan tersebut adalah keuntungan yang diperoleh hanya untuk menutupi hutang perusahaan dari manajemen lama. Kemudian, jumlah karyawan yang ada sekarang melebihi kebutuhan. Ditambah lagi belum bekerja secara profesional, sehingga membebani perusahaan. Sebelum pergantian manajemen, permasalahan hutang ini sendiri, juga menjadi alasan ketidakmampuan PT Dinamika Jaya mengelola perusahaan, yang mengakibatkan Direktur Utama, Is Prima Nanda, mengundurkan diri. “Berdasarkan permasalahan ini, perusahaan tersebut perlu tambahan modal untuk membayar pesangon. Termasuk pengurusan izin HGB yang sudah lama mati,” ujar Irwan. Irwan juga mengatakan, bantuan modal kepada tiga BUMD ini juga dalam rangka revitalisasi, setelah terjadi pergantian manajemen pada tahun sebelumnya. Karena adanya pergantian pengurus, perusahan membutuhkan tambahan modal untuk penguatan keuangan perusahaan. Terkait evaluasi ketiga BUMD ini, Irwan mengatakan, untuk PT Grafika, setelah terjadi pergantian manajemen, sudah membukukan laba sebesar Rp479 juta pada tahun 2012 yang telah di RUPS-kan pada tahun 2013 dengan jumlah deviden ke Pemprov Sumbar Rp144 juta. Jumlah deviden yang sudah disetor sebanyak Rp40 juta dan akan dilanjutkan seiring tahun berjalan. (h/eni) >> Editor : Rudi Antono

>> Editor : Syahrizal


4 SUMBAR LINGKAR Walnag Harus Menyatu dengan Warga PAINAN,HALUAN — Keberhasilan pembangunan nagari tercermin dari tingkat kehidupan masyarakat, serta peran wali nagari dalam mengayomi warganya. Wali nagari harus selalu berada dekat dan menyatu dengan masyarakat, serta mampu melakukan musyawarah dengan tokoh masyarakat. Terutama dalam membahas program pembangunan di nagari. Wakil Bupati Pessel H Editiawarman menilai, pembangunan yang akan dilaksanakan oleh pemerintah harus tumbuh dari bawah, atau melalui musyawarah nagari. Kemudian dilanjutkan ketingkat kecematan dan kabupaten Pessel Lambatnya pembangunan di nagari, lanjutnya, sebagian disebabkan oleh belum maksimalnya wali nagari, dalam menjalankan pemerintahan nagari. “Hendaknya wali nagari tidak hanya sekedar cari jabatan, tapi memang dilihatkan bahwa ada keinginan untuk membangun nagari,” ujarnya. Pemda Pessel mengharapkan, setiap nagari harus dapat berkompetsi mengejar berbagai pembangunan, termasuk pembangunan sumber daya manusia (SDM). (h/mjn)

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

Polda Bantah Oknum “I” Pengedar Sabu PADANG, HALUAN— Bid. Propam Polda Sumbar belum menerima tersangka oknum polisi Unit Sabhara Polres Mentawai berinisial “I” berpangkat Briptu, yang ditangkap Direktorat Resnarkoba Polda Sumbar di Jalan Tan Malaka, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Minggu (8/9) lalu.

Kembalikan Fungsi Ninik Mamak SOLOK,HALUAN — Tidak semua tindak pidana harus diselesaikan melalui aparat kepolisian. Masih banyak tindak pidana yang sebenarnya lebih pas diselesaikan secara adat. Asalkan semua pihak mau mengembalikan fingsi ninik mamak pada fungsi aslinya dan mejadikan Kerapatan Adat Nagari (KAN) sebagai satu satunya wadah ninik mamak dalam menyelasaikan masalah sako dan pusako. Hal itu diungkapkan Bupati Solok H.Syamsu Rahim saat melantik Ajizar Syam sebagai Wali Nagari Salayo,Kecamatan Kubung,Kabupaten Solok,di Salayo (10/9). “Ninik mamak belum mampu melaksanakan fungsinya dengan baik. Sementara itu KAN juga belum mampu menjalankan fungsinya dengan baik dengan berbagai alasan. Mulai dari alasan ketiadaan biaya, hingga alasan minimnya SDM. Akibatnya segala sesuatu yang timbul ditengah masyarakat cendrung diselesaikan melalui aparat kepolisian. Ironisnya persoalan sako dan pusako juga diselesaikan melalui aparat kepolisian.” ujar Syamsu. Dikatakan Syamsu, kebiasaan masyarakat membawa hal hal kecil dan remeh ke ranah hukum, secara perlahan telah menghilangkan fungsi ninik mamak dan KAN. Lama kelamaan ninik mamak juga tak lagi merasa memiliki tanggungjawab untuk menyelesaikan persoalan yang timbul di dalam suku atau dalam nagari. (h/cw-eri)

Warga Buta Aksara Diminta untuk Belajar PAINAN, HALUAN— Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit meminta penyandang buta huruf, untuk mendaftarkan diri ke kelompok kelompok belajar aksara. Saat ini masih ada sekitar 6000-an warga Pessel yang belum bisa membaca dan menulis. “Oleh karena itu kami sarankan kepada penyandang buta huruf mendaftarkan diri melalui UPTD Pendidiikan di masing masing kecamatan untuk mengikuti pendidikan luar sekolah. Agar lebih jelasnya, warga minta petunjunk kepada petugas kami dilapangan,” kata Nasrul Abit menjelaskan. Tingginya angka buta huruf di Pessel menyebabkan Pessel sulit keluar dari kategori daerah tertinggal. Mengeluarkan penyandang buta huruf dari ketidak mampuannya tulis baca merupakan agenda mendesak bagi pemerintah jika memang daerah ini keluar dari kategoti tertinggal. “Informasi yang kami dapatkan dari Kementrian PDT, untuk keluar dari status tertinggal, Pessel masih diganjal oleh tingginya angka buta huruf. Angka buta huruf didaerah ini masih diatas 6000 orang. Dengan demikian, Pessel pesimis dapat keluar dari status tertinggal. Oleh karena itu perlu kerja keras menjelang 2015 mengentaskan buta aksara,” katanya. Bupati Pessel Nasrul Abit saat peresmian Pasr Induk Silaut menyebutkan, selain membuka akses transportasi, ekonomi dan kesehatan bagi kawasan tertinggal, maka salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat keluar adalah tidak adanya warga yang buta huruf. “Setiap tahun memang terjadi penurunan angka buta huruf. Misalnya tahun 2010 sekitar 9000 orang kemudian mengerucut menjadi 8000 orang. Data terakhir angka buta huruf tersisa sekitar 6000 orang. Ini menjadi kendala utama bagi Pessel untuk keluar dari kategori tertinggal,” katanya. Untuk itu, warga Pessel yang masih buta huruf diimbau untuk segera bergabung dengan kelompok kelompok belajar aksara yang ada di masing masing kecamatan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menargetkan sebanyak 20 dari 76 kampung tertinggal di kabupaten itu lepas dari ketertinggalan pada tahun ini.Disebutkannya Pesisir Selatan memiliki 76 kampung tertinggal dari 482 kampung yang ada. 76 kampung itu masih belum memiliki infrastruktur yang memadai, seperti belum tersedianya jalan, belum ada jaringan listrik dan ketersediaan air bersih. “Kami memang manargetkan tahun 2014 kabupaten ini lepas dari status daerah tertinggal. Tahun 2013, sebanyak 20 kampung dari 76 yang tertinggal kita targetkan berstatus lepas dari daerah tertinggal dengan melengkapi berbagai infrastruktur yang dibutuhkan,” katanya. Untuk mengejar target tersebut, pemkab setempat akan melakukan intervensi pembangunan terhadap infrastruktur pada daerah tertinggal tersebut melalui berbagai program seperti pembangunan air bersih, listrik, dan sarana prasarana lainnya seperti jalan, jembatan serta peningkatkan ekonomi masyarakat setempat. Dalam melakukan intervensi tersebut akan disusun program sesuai situasi dan kondisi kampung yang bersangkutan, seperti permasalahan yang ada serta memperhatikan potensi yang dimiliki. (h/har)

TETAP AKTIF — Walau hujan deras, Upik petugas parkir tetap memberikan arahan kepada pengemudi yang hendak parkir di kawasan Jalan S Parman, Ulak Karang, Kota Padang, Selasa (10/9). Ia memakai payung, dalam menjalankan kerja jasanya sebagai tukang parkir.AMIR

KAMPUNG TANGAH

Pembangunan Jalan Terbengkalai PAINAN, HALUAN — Ruas jalan Kampung Tangah Kenagarian Gurun Panjang Utara, menuju Bukit Kaciak, Kecamatan IV Jurai Pessel pembangunannya terbengkalai. Dari 3,5 km panjang jalan itu, baru terlaksana pembangunannya sepanjang 600 meter. Sedangkan sisanya masih berupa jalan setapak serta sulit dilalui. Padahal jalan tersebut sangat vital dan bermanfaat besar bagi masyarakat. Terutama dalam

akses transportasi yang leebih mudah, dalam membawa hasil bumi atau pertanian. “Jalannya memang meenghubungkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Bayang dan Kecamatan IV Jurai, makanya sangat penting bagi masyarakat,” kata salah seorang warga Kampung Tangah Rinaldi. Jika jalan itu selesai dibangun, maka akan berdampak positif bagi warga Koto Ranggo Lumpo, yang berpenduduk sekitar 180 kepala

Keluarga atau sekitar 500 jiwa. Mereka akan bebas dari ketelesoliran. Wali Nagari Gurun Panjang Utara Zaiunul Arifin menjelaskan, pelaksanaan pembangunan jalan yang menghubungkan ke dua kecamatan bertetangga tersebut tidak bisa dikerjakan secara gotong royong. Karena pembangunan jalan membutuhkan alat berat dan biaya yang cukup besar. Masyarakat berharap pemerintah merampungkan pembangunan jalan tersebut.(h/mjn)

Tersangka Curanmor Dicokok PADANG, HALUAN— Seorang pria bernama Muhammad Rafi (32) dicokok Tim Reskrim Polsek Padang di kawasan Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Senin (9/9) sekitar pukul 22.00 WIB. Diduga Rafi ini melakukan aksi pencurian sepeda motor (Curanmor) enam kali di Kota Padang. Selain itu, tersangka ini kabur dari Lembaga Permasyarakatan (LP) Klas II A Solok empat bulan yang lalu. Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, petugas Polsek Padang Barat mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa ada seseorang yang dicurigai tengah bertransaksi jual-beli motor di kawasan Ampang. Dari laporan warga, beberapa petugas berpakaian preman yang langsung dipimpin Kanit Reskrim Ipda Harmon menuju ke lokasi tersebut untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap orang yang dicurigai itu. Setiba di lokasi kejadian, petugas langsung mengepung tersangka yang tengah menunggu di atas motor yang diduga hasil curian merek Suzuki

jenis Nex warna hitam. Saat ditangkap tersangka tidak ada melakukan perlawanan, dan saat dicek kendaraan tidak ada plat nomor sepeda motor tersebut, sehingga petugas menggiringnya ke Mapolsek Padang Barat untuk dikembangkan. Dari hasil pengembangan, ternyata motor yang berada ditangannya hasil pencurian di tempat kost wanita, Jalan Pertenggangan, Kecamatan Padang Utara. Selain itu, tersangka pun telah beraksi enam kali di wilayah Polsek Padang Utara. “Kami pun berkoordinasi dengan Polsek Padang Utara untuk tiba di Polsek Padang Barat, terkait tersangka yang kita tangkap,” kata Kapolresta Padang Kombes Pol. Moch Seno Putro melalui Kapolsek Padang Barat Kompol M Widya Eka Putra, kemarin (10/9). Dikatakannya, sebelum ditangkap tersangka ini beraksi di tempat kost wanita tersebut pada pagi harinya. Kemudian hasil motor yang diperolehnya akan di

jual kembali. “Kami pun menyerahkan tersangka tersebut kepada petugas Polsek Padang Utara untuk dilakukan proses lebih lanjut,” jelasnya. Ditambahkan Harmon, dari hasil pemeriksaan di Polsek Padang Barat tersangka warga Jalan Patenggangan, Kelurahan Air Tawar, Kecamatan Padang Utara ini kabur dari LP Solok empat bulan yang lalu, dan langsung beraksi di wilayah Kota Padang sebanyak enam kali. Sementara itu, dari keterangan tersangka mengaku memang sudah melakukan aksi curanmor selama pelariannya. Pria ceking dan bertato ini pun menyebutkan, semua pencurian itu dilakukannya sendiri dan hasilnya langsung dijual dengan harga murah sekitar Rp700 ribu. “Sekarang cari kerja susah, apa yang bisa saya kerjakan. Selama ditahanan pun saya tidak bosan, saya kira ketika kabur ada pekerjaan yang baik. Tapi tidak juga, makanya saya kembali mencuri,” jelas Rafi. (h/nas)

Satu Tersangka Perampok Dilepas PADANG, HALUAN— Dari hasil pemeriksaan lanjutan terhadap empat tersangka perampokan Jalan Bandar Purus No. 57, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu (7/9) lalu, satu dari mereka terpaksa dilepaskan. Lepasnya tersangka Prama Wahyudi (26) warga Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang ini, karena dinilai tidak memenuhi unsur, keterlibatannya kasus perampokan yang dialami korban Edi Anwar (50). “Kita telah memeriksa Prama oleh penyidik, ternyata dia (Prama) tidak terlibat dalam perampokan tersebut. Selain itu, dari keterangan tersangka lain, memang Prama tidak ikut terkait kasus perampokan,” kata Kapolresta Padang Kombes Pol. Moch Seno Putro melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi, kemarin (10/9). Setelah dilakukan konfrontir dari keterangan Prama dan tersangka lainnya, kata Iwan, bahwa Prama ini tidak mengetahui bahwa rekannya ini telah merampok di Jalan Bandar Purus No. 57, Kelurahan Padang Pasir. Keterangan ini pun diperkuat dari perkataan Didik Nurhadi (35), yang

mengantarkannya ke By Pass. Diceritakannya, saat kejadian perampokan tersebut Prama berada di rumahnya, dan setelah itu dia mendapatkan telepon dari Didik untuk mengantarkannya. Kemudian, Prama langsung menjemput Didik di kawasan Ampang, Kecamatan Kuranji. Setelah bertemu, Prama langsung mengantarkan Didik ke kawasan By Pass. “Saat itu, Prama ini tidak mengetahui kalau Didik baru saja gagal dalam menjalankan aksi kasus perampokan,” jelas Iwan, yang menirukan keterangan Prama. Dari hasil keterangan tersebut, lanjut Iwan, maka penyidik Reskrim Polresta Padang terpaksa melepaskannya. Walaupun demikian, Prama tetap mendatangi Polresta Padang untuk wajib lapor. “Kami meminta kepada Prama untuk wajib lapor hingga kasus ini selesai,” ungkapnya kepada Haluan, kemarin (10/9). Seperti berita sebelumnya, em-pat pe-rampok komplotan Lampung yang beraksi di Purus, Padang, Sabtu (7/9) sore, berhasil dibekuk polisi. Saat kejadian, polisi membekuk dua pelaku. Berselang lima jam kemudian, semua pelaku berhasil dicokok. Para pelaku ini

memang berasal dari Provinsi Lampung yang ting-gal di Padang. Dua tersangka yang dico-kok dari hasil pengejaran yakni Prama Wahyudi (26) warga Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, yang juga resedivis kasus pencurian di wilayah hukum Polsek Padang Barat, dan Didik Nurhadi (35) warga Jalan Asra, Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah. Dari tangan mereka ini diamankan barang bukti satu unit motor Yamaha jenis RX King nomor polisi BA 4481 TM, satu unit mobil merek Toyota jenis Kijang LGX nomor polisi BE 2035 W, linggis, dan senjata api rakitan jenis revolver, serta dua peluru. Sebelumnya, dua tersangka perampokan diamankan Mapolresta Padang. Diduga tersangka merampok di rumah Edi Anwar (50), Jalan Bandar Purus No. 57, Kelurahan Padang Pasir, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang sekitar pukul 18.00 WIB. Kedua tersangka yang diamankan yakni Eko Waluyo dan Adi Armono (28) tinggal di rumah korban. Sedangkan korban dibawa lari ke Rumah Sakit Yos Sudarso, karena mengalami luka parah di bagian kepala. (h/nas)

“Hingga saat ini (kemarin,red) kami belum menerima tersangka oknum polisi yang terkait kasus narkoba,” kata Pjs Kabid Propam Polda Sumbar AKBP Wisnu Handaya, kepada Haluan, kemarin (10/9). Dikatakan Wisnu, kemungkinan kasus oknum polisi tersebut masih dikembangkan oleh Direktorat Resnarkoba Polda Sumbar, untuk mengungkap kasus yang lain. Apabila selesai, mungkin akan diserahkan ke Bid Propam Polda Sumbar. “Apabila hanya melanggar, maka hukuman yang diterimanya akan lebih ringan. Maka dari itu, penyidik Direktorat Resnarkoba Polda Sumbar lebih menekankan tindak pidananya, kemudian baru diserahkan kepada kami untuk melakukan sidang disiplinnya,” ujarnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Syamsi menyebutkan, tersangka ini akan diserahkan ke Bid Propam Polda Sumbar untuk melakukan penanganan kasus pelanggaran disiplin, yakni sekitar satu tahun lebih tidak masuk dinas. Sedangkan untuk kasus narkoba, hingga saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik Resnarkoba Polda Sumbar, dan Syamsi membantah bahwa oknum polisi berinisial “I” ini bukan pengedar narkoba jenis sabu di Padang, serta isu yang melibatkan personil lainnya. “Briptu “I” ini bukan pengedar sabu di Padang, melainkan dia (“I”) adalah mengkonsumsi narkoba,” jelasnya. Syamsi menjelaskan, untuk tes urine terhadap anggota Polri di wilayah Polda Sumbar tetap dilakukan secara bertahap. Apabila nantinya hasil tes urine tersebut ditemukan positif, maka akan ditindak sesuai dengan proses yang berlaku. “Hingga saat ini hasil tes urine yang dilakukan oleh Bid Dokkes Polda Sumbar terhadap anggota Polresta Padang, Senin (9/9) kemarin belum diketahui hasilnya,” ungkapnya. Sementara itu Koordinator

Police watch Sumbar mengatakan, dalam kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan personil Kepolisin, seharusnya polisi sendiri melakukan penegakan hukum yang seadil-adilnya. Jika nantinya memang ditemukan adanya polisi yang terlibat narkoba, maka harus ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku dan tidak menutupi proses hukumnya. “Apabila ditemukan polisi bersalah, maka harus diproses sesuai dengan proses hukum yang berlaku, transparan, dan tidak ditutup-tutupi,” ujarnya. Selain itu, Kepolisian harus lebih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kasus Briptu “I” karena dikabarkan Briptu tersebut diduga terlibat dalam peredaran narkoba di Padang, dan melibatkan sejumlah oknum aparat lainnya. “Kasus yang menjerat Briptu “I” harus diselidiki secara mendalam, sehingga mampu mengungkap dugaan keterlibatan oknum lainnya,” terangnya. Sebelumnya, oknum polisi Unit Sabhara Polres Mentawai berinisial “I” berpangkat Briptu ditangkap Direktorat Resnarkoba Polda Sumbar di Jalan Tan Malaka, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Minggu (8/ 9) sekitar pukul 22.00 WIB. Diduga oknum terlibat dalam kasus narkoba, walaupun petugas tidak berhasil mengamankan barang bukti dari tangannya. Meskipun demikian, dari hasil tes urine yang dilakukan, ternyata hasilnya positif. Selain terlibat narkoba, Briptu “I” ini juga tersangkut dalam kasus pelanggaran disiplin tugas. Dimana dia tidak masuk tugas kurang lebih selama satu tahun lamanya. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini “I” diamankan di sel Tahanan Mapolsek Padang Barat. Selain itu, Dit. Resnarkoba Polda Sumbar juga masih berupaya mengembangkan kasus tersebut, apakah ada keterlibatan oknum anggota lainnnya. (h/nas)

TERDAKWA MINTA MAAF

Istri Korban Berurai Air Mata PADANG, HALUAN— Esar Siritoitet, istri Komandan Regu (Danru) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mentawai, Hannes Martinus Samangilalai, yang tewas akibat dibunuh oleh terdakwa Hendrizal (35) berusaha untuk tabah, ketika memberikan keterangan sebagai saksi di Pengadilan Negeri Padang. Di hadapan majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Asmar dan beranggotakan Astriwati dan Syafrizal ini, ia mengaku kalau ia sangat terpukul dengan kejadian pembunuhan terhadap suami yang telah memberinya seorang putri berusia 8 tahun pada tanggal 16 Juni 2013 lalu tersebut. “Tidak ada tanda-tanda bahwa suami saya (korban, red) akan pergi untuk selama-lamanya karena dibunuh, beberapa jam sebelum kejadian, tepatnya sekitar jam 08.00 Wib pagi, korban masih terlihat biasa-biasa saja dirumah,” katanya. Kendati masih bisa menahan kesediha ketika meberikan keterangan sebagai saksi, air mata Esar Siritoitet ternyata sudah tak terbendung lagi ketika terdakwa Hendrizal menjulurkan tangannya kepada saksi dan meminta maaf atas apa yang telah dilakukannya terhadap korban. Sementara itu, Ren Yani, Camat Sipora Kabupaten Mentawai ketika memberikan kesaksiannya di Pengadilan Negeri Padang mengatakan bahwa ia sempat berbicara dengan korban usai korban menjalani operasi di RSUD Mentawai. “Saat itu, saya menemui korban di ICU seusai korban di operasi oleh dokter RSUD. Kepada koran saya mengatakan agar korban harus kuat menghadapi luka akibat hantaman balok dibagian kepala yang dilakukan terdakwa tersebut. Saat itu korban sempat mengatakan bahwa ia tidak apa-apa, dan ia cukup kuat untuk menahan rasa sakit yang dialaminya,” kata saksi dihadapan persidangan. Camat Sipora Utara ini juga mengatakan bahwa sebelum terjadinya aksi pemukulan tersebut, sempat terjadi cek cok mulut antara terdakwa dan korban. Terdakwa yang tidak terima arena permainan odong-odong miliknya dipindahkan oleh Satpol PP. Usai dipukul dengan balok, terdakwa masih dalam keadaan sadar, dan sempat memegang bagian kepalanya yang mengeluarkan darah segar. (h/hel) >> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : JEfli


OPINI 5

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

Ada Apa di Balik Gantungnya Pelantikan ‘HAMAS’ ernyata pasangan Hendri Arnis dan Mawardi Samah yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota pemenang Pilkada Kota Padang Panjang periode 20132018 belum bisa bernafas lega. Pasalnya, meski telah resmi sebagai pemenang Pilkada dan hari ‘H’ pelantikannya juga telah ditentukan, namun ternyata pelantikan untuk bisa menjadi orang nomor satu dan dua di jajaran Pemko Padang Panjang tersebut belum bisa dilaksanakan. Berdasarkan undangan yang telah tersebar, pelantikan akan digelar hari ini, Rabu 11 September 2013. Namun hingga kemarin, surat keputusan (SK) pelantikan keduanya, belum ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi. Sebab, pengesahan pengunduran Hendri Arnis sebagai Wakil Bupati Tanah Datar, belum disetujui DPRD Kabupaten Tanah Datar. Sebagaimana diketahui, masa jabatan Hendri Arnis sebagai Wakil Bupati Tanah Datar berpasangan dengan Sadiq Pasadigue belum berakhir. Periode kepemimpinan mereka adalah 2010-2015, artinya masih tersisa dua tahun lagi. Karena masih menjabat sebagai Wakil Bupati Tanah Datar, maka Hendri Arnis mesti mengajukan pengunduran diri ke DPRD Kabupaten Tanah Datar. Itu sebagai persyaratan bagi Mendagri menerbitkan SK Pelantikan yang bersangkutan sebagai Walikota Padang periode 2013-2018 berpasangan dengan Mawardi Samah. Karena pengunduran dirinya belum disetujui oleh DPRD Kabupaten Tanah Datar, maka Mendagri belum dapat menerbitkan SK pelantikan. Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sumbar Syafrial Ucok mengatakan, jika surat keputusan pelantikan tidak ada dari Kementerian Dalam Negeri, maka pelantikan tidak dapat dilaksanakan. Selanjutnya Mendagri melalui Gubernur akan menunjuk pelaksana harian (PLH) Walikota Padang Panjang. Dalam hal ini, PLH yang akan ditunjuk adalah Sekdako Padang Panjang. Tetapi, surat pesetujuan pengunduran diri Hendri Arnis selaku Wakil Bupati Tanah Datar dari DPRD Tanah Datar, di mata hukum bukan syarat mutlak bagi penyelenggaraan pelantikan Hendri Arnis dan sebagai Walikota Padang Panjang bersama pasangannya, Wakil Walikota Mawardi Samah. Mendagri Gamawan Fauzi telah memberi warning bagi DPRD Kabupaten Tanah Datar. Jika dalam waktu satu pekan ke depan lembaga legislatif di luhak nan tuo tersebut tidak juga penerbitkan surat persetujuan pengunduran diri atas Hendri Arnis, maka Mendagri akan menerbitkan SK Pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang. Menurut Mendagri Gamawan Fauzi Kemendagri tak akan membiarkan pemerintahan di Kota Padang tanpa kepastian. Ada apa sebenarnya di DPRD Tanah Datar, sehingga lembaga legislatif tersebut belum juga memberikan persetujuan atas pengunduran diri Hendri Arnis sebagai Wakil Bupati Tanah Datar? Jawaban pastinya memang belum bisa didapatkan. Jawaban yang ada hanya yang menggantung saja. Di balik itu semua berhembus angin yang tak sedap. Terbersit bahwa kekuatan-kekuatan politik di Tanah Datar seakan-akan menjadikan ini sebagai alat transaksional politik. Bukan rahasia lagi, Hendri Arnis bagi sebagian besar pemain politik di daerah ini dianggap sebagai ‘kapal gula’. Karena itu, sekecil apa pun peluang akan senantiasa dimanfaatkan oleh para pialang politik untuk melakukan transaksional politik. Tentu sungguh sangat memalukan dan sangat keterlaluan jika masyarakat terus-terusan disuguhkan dengan permainan politik transaksional yang nyaris telanjang. Kita berharap, persoalan ini juga tak luput dari pantauan kejaksaan, bahkan mungkin termasuk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tangkap tangan saja bila mana terjadi transaksional politik terkait dengan upaya gantung-menggantung proses pelantikan Hendri Arnis dan Mawardi Samah. Silakan sikat saja, baik yang menerima atau pun yang memberi. Sadap ponsel para pialang transaksional politik tersebut. Kita memang sudah sangat muak dengan sandiwarasandiwara para pemain politik. Di depan masyarakat mereka tampil bak malaikat. Tapi di belakang itu sepak terjang mereka sungguh keji. Jabatan diperjualbelikan, seakan mereka yang punya negeri ini. Dampak dari itu semua, negeri ini tak akan pernah berubah. Dari waktu ke waktu hanya berjalan di tempat, dan akan terus jauh tertinggal dari daerah-daerah lainnya. ABS-SBK hanya menjadi jualan, demi kepentingankepentingan secuil orang. ***

T

Perlu Pengetatan Moneter OLEH: SABARUDDIN SIAGIAN Dosen Perbanas Jakarta

ejolak rupiah saat ini sudah dimulai tahun 2012. Rupiah mengalami depresiasi 6,3 persen tahun 2012 karena besarnya defisit transaksi berjalan. Gejolak rupiah 2013 penyebabnya bukan hanya defisit transaksi berjalan, tetapi juga tingginya inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, dan pelarian dana asing ke luar (capital outflow) ke negara maju. Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), pada 2012, defisit transaksi berjalan 24 miliar dollar AS. Padahal, tahun 2011 masih surplus 5,69 miliar dollar AS, tahun 2010 surplus 10,63 miliar dollar AS, dan tahun 2009 surplus 10,63 miliar dollar AS. Yang mengenaskan, defisit transaksi berjalan masih berlanjut pada 2013 dan kecenderungannya makin membesar. Hal itu tecermin pada kuartal I-2013, ketika defisit transaksi berjalan sudah mencapai 5,3 miliar dollar AS dan kuartal II-2013 meningkat menjadi 9,8 miliar dollar AS. Badan Pusat Stastistik (BPS) merilis defisit perdagangan Juli 2013 lebih mengenaskan, 2,31 miliar dollar AS. Secara kumulatif, defisit perdagangan Januari–Juli 2013 mencapai 5,65 miliar dollar AS. Defisit perdagangan tersebut terjadi karena besarnya defisit

G

migas dari Januari–Juli, 7,63 miliar dollar AS, transaksi perdagangan nonmigas masih surplus, 1,98 miliar dollar AS. Sangat besarnya defisit migas, sangat besarnya pelarian dana asing ke luar, dan suramnya indikator ekonomi saat ini membuat rupiah sangat mudah bergejolak, sempat menyentuh 12.000 rupiah. Berdasarkan data yang dikeluarkan BI menyangkut necara pembayaran Indonesia dan rilis data BPS baru-baru ini, ditemukan masalah struktural perekonomian, antara lain rendahnya daya saing ekspor, kronisnya defisit migas, dan pelarian dana asing dari Indonesia. Tahun 2012, ekspor nonmigas 152 miliar dollar AS dan impor nonmigas 139 miliar dollar AS. Maka, masih surplus 13 miliar dollar AS. Secara kumulatif, Januari–Juli 2013, ekspor migas 87,56 miliar dollar AS, sementara migas impor 85,58 miliar dollar AS. Maka, surplus makin rendah, 1,98 miliar dollar AS. Memperhitungkan sisa lima bulan tahun ini, surplus seharusnya sudah minimal 8 miliar dollar AS. Data ekspor dan impor tersebut menjelaskan pemerintah kurang mampu menggenjot pertumbuhan ekspor dan mengurangi impor. Maka, rupiah terus konsisten mengalami tekanan sangat besar. Untuk menggenjot ekspor

dan mengurangi impor, pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi pertengahan Agustus lalu. Lagi-lagi pemerintah kurang mampu mengeluarkan kebijakan ekonomi yang memberi harapan perbaikan mendasar masalah ekspor dan impor. Untuk meningkatkan ekspor dan menurunkan impor dalam jangka pendek ini, sejatinya, tidak banyak diharapkan memperbaiki defisit transaksi berjalan. Tetapi, bila pemerintah serius memperbaiki ekspor dan investasi, pemerintah dapat mengeluarkan kebijakan ekonomi “menghentakkan” pasar dan serius mengimplementasikan. Maka, pasar akan mengapresiasi dan meningkatkan kepercayaan pada rupiah. Defisit migas penyebab utama kejatuhan rupiah saat ini sejatinya diakibatkan peningkatan konsumsi minyak bersubsidi sangat besar sehingga menyedot anggaran negara dan cadangan devisa untuk mengimpor minyak tersebut. Tahun 2012, sebagai penghasil minyak, pemerintah mengekspor minyak mentah 17,89 miliar dollar AS. Tetapi pemerintah mengimpor minyak mentah dan BBM 38,21 miliar dollar AS. Indonesia mengalami defisit minyak 20,68 miliar dollar AS. Untuk menutup defisit, pemerintah mengimpor minyak menggunakan cadangan devisa. Impor minyak ini secara konsisten memperlemah rupiah. Cadangan devisa tersedot untuk mengimpor minyak merupakan sebuah ironi bagi bangsa. Sebab, kemampuan mempro-

duksi minyak sudah menurun drastis, lifting hanya 840 ribu barel per hari (bph). Padahal negara membutuhkan minyak 1,4 juta–1,5 juta bph saat ini. Bangsa ini sudah menerima “kutukan” minyak karena lalai mengembangkan ketahanan dan diversifikasi energi pada saat masih surplus minyak. Gejolak rupiah juga dipicu penarikan dana asing akibat rencana pengurangan stimulus perekonomian AS dengan kebijakan Quantitative Easing (QE). Sejak 2008, The Fed mengeluarkan kebijakan QE dengan mengguyurkan dana 2.000 triliun dollar AS. Dana tersebut masuk ke Indonesia sangat besar. Potensi dana asing masuk diperkirakan 192 miliar dollar AS. Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat dana investasi asing 164 miliar dollar AS. Dana asing tersebut juga ditempatkan di Surat Berharga Negara (SBN) yang diperkirakan mencapai 28 miliar dollar AS. Tiga bulan terakhir, 23,5 miliar dollar AS sudah ke luar dari Indonesia. Inilah salah satu sumber utama rupiah terkapar. Besar kemungkinan The Fed akan mulai mengurangi kebijakan QE pertengahan September. Jika tidak ada langkah segera pemerintah yang substansial untuk menenangkan pasar, rupiah dapat terjun bebas dan terulang krisis rupiah September ini. Untuk meredam gejolak rupiah, perlu segera mengurangi defisit migas secara masif. Karena, besarnya defisit migas ini membuat cadangan devisa dan anggaran negara tersedot

sangat besar, maka pemerintah harus mengambil kebijakan mengurangi penggunaan minyak tersebut. Harus ada konversi energi secara masif dari minyak ke gas dan batu bara dan mempercepat program penggunaan terbarukan seperti pemanfaatan energi matahari, air, dan angin berlimpah di negeri. Indonesia pernah sukses mengonversi minyak tanah ke gas, tetapi “malas” dan tidak mau belajar menerapkan itu pada pengurangan penggunaan minyak. Selain itu, perlu segera menaikkan suku acuan, BI Rate, mendekati inflasi sebelum The Fed bersidang memutuskan pengurangan kebijakan QE. Dengan inflasi Agustus secara tahunan 8,79 persen dan ekspektasi inflasi 9,2–9,8 persen, apakah layak mempertahankan BI Rate sebesar 7 persen? Masalah memang krusial karena banyak dana asing lari, utang swasta yang jatuh tempo September ini sangat besar. Belum lagi ditambah sangat besarnya defisit transaksi berjalan dan menurunnya cadangan devisa secara drastis. Saat ini, cadangan devisa tinggal 92 miliar dollar AS. Maka, BI Rate harus dinaikkan minimal 50 basis poin menjadi BI Rate 7,5 persen September ini. Kebijakan moneter harus diperketat untuk menyelamatkan perekonomian. Lebih baik pertumbuhan ekonomi menurun sedikit daripada memaksakan bertumbuh tinggi tetapi dapat menciptakan krisis rupiah. Pertumbuhan tinggi dapat dicapai lagi bila badai perekonomian sudah berlalu.

Jangan Pilih Caleg “Celek” PU Pusat dan daerah telah mengeluarkan Daftar Calon Tetap (DCT) legislatif pada pekan lalu, kini saatnya rakyat memplototi calon tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan pilihan pada pemilihan umum legislatif 2014 mendatang. Siapa yang akan anda pilih? tentu calon yang berkenan di hati dan diharapkan dapat membawa angin perubahan terhadap pembangunan tanah air dan bangsa, oleh karena itu jangan sembarang pilih, berhatihatilah supaya jangan kena kicuh dikemudian hari. Melihat kepada DCT yang beredar, memang banyak diantara Caleg itu yang berasal dari orang-orang yang selama ini telah memainkan peran positifnya di tengah masyarakat dengan terjun memperjuangkan dan memprakarsai sejumlah program kesejahteraan serta aktif dalam kebersamaan membangun daerah dan bangsa ini. Namun juga tidak sedikit diantara mereka yang meru-

K

pakan orang-orang gagal mewakili rakyat di berbagai lembaga kemasyarakatan termasuk di lembaga legislatif sendiri, bahkan ada yang merupakan orang baru muncul yang tidak dikenal dan selama ini kurang peduli dengan kegiatan kemasyarakatan. Munculnya orang baru muncul itu, karena ada juga partai yang asal “cokok” untuk menjaring Caleg dengan tujuan sekedar memenuhi quota di Dapil tertentu. Ingat! Mereka yang akan kita pilih itu adalah orang-orang yang akan mewakili kita untuk berperan menyalurkan dan memperjuangkan aspirasi kita di parlemen nantinya. Peranan mereka di parlemen sesuai fungsi, tugas dan hak yang mereka miliki seperti hak membuat dan mengesahkan UU atau peraturan (fungsi legislatif), menetapkan anggaran(fungsi budgeter) dan fungsi pengawasan. Peran tersebut sangat menentukan dalam rangka pembangunan kemakmuran rakyat. Agar peran anggota par-

lemen lebih optimal, mereka harus kredibel dan mampu membuka kedua belah matanya untuk melihat persoalan dan aspirasi semua golongan di daerah dan tanah air, tidak boleh memicingkan sebelah mata sekalipun seperti orang ”celek”(bukan celek pisik), mereka jangan hanya memperjuang kelompoknya, partainya, orang dekatnya, keluarganya, apalagi dirinya sendiri. Caleg “celek” seperti itu bukan tidak pernah muncul pada pemilu legislatif selama ini, bukti untuk itu telah banyak. Seperti di zaman Orde Baru para Caleg seperti diharuskan untuk “celek”, harus membukakan mata selebarlebarnya untuk kepentingan pemerintah dan rezim yang berkuasa, sehingga tidak segansegan menutup atau “mencelekkan” sebelah mata untuk melihat kepentingan kemakmuran rakyat, bahkan tak segan-segan mengorbankan kepentingan rakyat demi titah sang penguasa. Sampai sekarangpun masih

banyak anggota parlemen dan penyelenggara negara lain yang berprilaku seperti orang “celek” dengan mementingkan dan memperjuangkan kelompok tertentu kendati mengorbankan kepentinggan rakyat, ini terlihat diantaranya melalui kasuskasus korupsi yang masih merebak di tanah air. Yang juga memprihatinkan, kini merebak sinyalemen yang mengatakan bahwa tujuan banyak Caleg mengejar kursi parlemen adalah untuk mencari lapangan pekerjaan dengan mengharapkan imbalan honor yang jumlahnya cukup menggiurkan, bukan sebagai ajang pengabdian dan perjuangan pembangunan bangsa. Ingat! Negara demokrasi ini adalah negara kekuasaan rakyat,mereka yang diberi wewenang oleh rakyat untuk menyelenggarakan negara harus berbuat untuk cita-cita kerakyatan. Justru itu dalam memberikan wewenang melaui Pemilu kepada wakil-wakil kita di parlemen kita memang harus berhati-hati,jangan asal pilih, kenalilah dan carilah informasi

Oleh:

KASRA SCORPI mengenai “Caleg” yang akan kita pilih, Dengan pengenalan dan informasi itu, kita akan dapat mengetahui “terack record” maupun komitmen mereka terhadap perjuangan rakyat dalam mencapai kemakmuran bersama. Pilihlah Caleg yang “bermata” utuh yang mampu melihat kepentingan rakyat ke segala arah, jangan pilih Caleg “celek” yang hanya melihat kepada sebagian kepentingan***

082390765000

Padang Butuh Pemimpin Visioner dan Tegas

„ Pemprov Sumbar Batasi Pelamar CPNS

„ Kasihan yang tak bisa daftar… „ Pelantikan Walikota Padang Panjang Ditangguhkan

HARI ‘H’ pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang Tahun 2013 semakin dekat. Perlu diingat oleh warga Kota Padang, Pilwako Padang akan dilaksanakan Rabu 30 Oktober 2013. Walau pun hari ‘H’ pemilihan telah makin dekat, namun sebagian besar warga Kota Padang tampaknya masih bingung dalam menentukan pilihan, calon mana yang akan mereka pilih. Sebab sejauh ini belum tampak calon yang visioner dan tegas. Visioner dalam hal ini, adalah calon yang memiliki visi yang jelas ke mana Kota

„ Ada udang di balik bakwan

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab Pemimpin Redaksi

: Zul Effendi, : Yon Erizon

Pemimpin Perusahaan

: Indra Helmi

Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Terbit Sejak 1948

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Eko Yanche E

Koordinator Liputan

: Rudi Antono

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Padang akan mereka bawa. Kebanyakan cuap-cuap para calon masih sama. Belum tampak lagi pasangan cawako-cawawako yang memiliki visi konkrit, sederhana dan jelas, tentang bagaimana mereka akan mengubah kondisi Kota Padang yang kini memang sudah sangat menyedihkan. Calon incumbent patut menjadi perhatian bagi masyarakat Kota Padang. Calon incumbent mesti turut bertanggung jawab atas kesemrautan kota bengkuang yang makin parah. Pengirim: Roni 08136311**** Warga Koto Tangah

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


6 POLITIK

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

KILAS Dahlan Sesumbar Tak Perlu Kampanye JAKARTA, HALUAN – Tak hanya optimis, Dahlan Iskan ternyata juga sesumbar yakin menang pada konvensi Capres yang digelar Partai Demokrat. Bos Jawa Pos Grup ini sesumbar kalau menjadi capres adalah takdirnya. “Menjemput takdir,” kata Dahlan saat disinggung alasan keinginan dia menjadi peserta konvensi di sela-sela rapat kabinet terbatas bidang ekonomi di DAHLAN ISKAN kantor kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9). Dahlan yang juga Menteri BUMN ini yakin dengan kekuatan dan popularitasnya. Bahkan, dirinya tidak berkampanye selama proses konvensi. “Enggak. Saya enggak akan kampanye sampai konvensi selesai,” katanya. Dia berpatokan kepada kinerja. Ia juga ditopang oleh Relawan DI (Dahlan Iskan). “Karena kerja yang baik itu kan kampanye yang terbaik,” tutur Dahlan. Pemilik grup JPNN ini juga enggan menggunakan dana untuk kampanye. Menurut dia, selama tahapan konvensi, tidak perlu mengeluarkan dana. “Saya belum sampai ke sana, karena untuk sampai tahap konvensi saya kira belum memerlukan dana. Karena kita juga harus membudayakan politik yang tidak berbiaya tinggi,” jelas mantan Dirut PT PLN ini. (h/inc)

KOMPAK— Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh bersama Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie terlihat kompak saat pertemuan silaturahim usai lebaran kemarin.IST

MENGAKU SATU IDEOLOGI

Golkar - Nasdem Jajaki Koalisi? Lobi-lobi politik makin gencar dilakukan partai politik jelang ditabuhnya tahapan Pemilu 2014 dan Pemilu Presiden. Seperti dilakukan dua partai besar, Golkar dan Nasdem baru-baru ini. Apakah dua partai ini berkoalisi? PADANG, HALUAN – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Tantowi Yahya, mem benarkan ada pertemuan antara petinggi

partainya dengan Nasional Demokrat. Namun, Tantowi mengaku tak mengetahui apa yang dibahas dalam pertemuan yang berlangsung,

Senin (9/9) itu. Menurutnya, menjelang Pemilu 2014, partai harus lebih sering silaturahmi dengan yang lain. “Apalagi Nasdem dan Golkar kan satu ideologi, jadi ada chemistry. Menurut saya itu wajar-wajar saja kalau ada petinggi Golkar bertemu dengan petinggi Nasdem,” kata Tantowi, kemarin (10/9). Tantowi mengatakan, Golkar dan Nasdem memiliki ideologi sama. Selain itu,

orang-orang yang berada di Partai Nasdem juga memiliki kedekatan dengan Golkar. “Paling tidak kalau ideologi sama ada kenyamanan berkomunikasi. Apakah itu ada koalisi saya rasa masih jauh,” ujar dia. Ketika ditanya mengenai pengajuan calon wakil presiden untuk mendampingi Aburizal Bakrie, kata Tantowi, pembicaraan cawapres masih terlalu jauh. Apalagi, jika dibahas dengan partai lain.

“Sekarang ini masih wacana. Memutuskan satu nama juga belum, kita masih membahas soal kriteria cawapres seperti apa ini yang akan diakomodasi dalam rapimnas Oktober nanti,” ujar dia. Dalam pertemuan malam kemarin, dihadiri oleh Ketua Bappilu Nasdem Ferry Musildan Baldan, sementara dari Golkar dihadiri Ketua Umum Aburizal Bakrie dan Rizal Mallarangeng. (h/vvn)

GELAR SYUKURAN HUT KE-12

Demokrat Padang Matangkan Strategi PADANG, HALUAN – Di sela-sela kesibukan persiapan Pilkada pada 30 Oktober, Partai Demokrat masih menyempatkan diri untuk menggelar syukuran HUT Partai Demokrat ke12 yang jatuh pada 9 September 2013. DPC Partai Demokrat Kota Padang, menggelar syukuran dengan memotong kue ulang tahun untuk memperingati HUT ke-12. Acara tersebut, diselenggarakan di Kantor DPC Partai Demokrat Kota Padang Jalan Purus 5 Padang. Syukuran kali ini bertema “Terus

bekerja untuk kesejahteraan rakyat”. Ketua DPC Partai Demokrat Kota Padang Januardi Sumka yang juga Calon Wakil Walikota Padang kepada Haluan, Senin (9/ 9) mengatakan, para kader agar bekerja lebih keras untuk rakyat, agar mampu mempertahankan prestasi dipemilu 2009 lalu dan memenangkan Pemilu 2014. “HUT Partai Demokrat bertepatan dengan HUT SBY. Bedanya, Partai Demokrat didirikan tahun 2001, sedangkan SBY lahir tahun

1949. Selain itu, para kader harus mengucap syukur sekaligus memanjatkan doa agar SBY dan keluarga senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan oleh Allah dalam menjalankan tugas-tugasnya,” katanya. Ia juga, mengucapkan terimakasih pada para pendiri dan kaderkader awal partai. “Keberhasil Partai Demokrat, tidak lepas dari figur SBY selaku penganggasnya,” katanya. Jika, para kader senantiasa mengingat jasa pendiri Partai Demokrat, menjunjung tinggi etika politik Partai Demokrat yakni, cerdas, bersih, dan santun, terus menjaga kebersamaan dan kekom-

pakkan maka diyakini Partai Demokrat akan kembali memenangkan Pemilu 2014. “Termasuk untuk Pilkada Kota Padang yang jatuh pada 30 Oktober mendatang, tidak ada jaminan partai besar akan menang. Namun, yang menentukan adalah rakyat,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kota Padang ini. Dikatakannya, tanpa adanya kerja keras dari kader pada pilkada mendatang. Maka, kemenangan yang diharapkan tidak akan tercapai. Pasalnya, kunci keberhasilan tergantung dari kader dan simpatisan yang mampu meningkatkan kepercayaan terhadap masyarakat. (h/ ade)

BALIHO DIATUR BERIMBANG

Aturan Kampanye Bukan Mematikan Parpol JAKARTA, HALUAN – Peraturan baru KPU yang ‘membatasi’ peredaran baliho dan spanduk Caleg dan parpol jangan dinilai mematikan sosialisasi parpol di tengahtengah masyarakat. Peraturan baru yang lebih banyak mengenai kampanye itu lebih bersifat pendidikan politik. Anggota KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Selasa (10/9) mengimbau partai politik tidak terlalu menentang PKPU nomor 15/2013 mengenai aturan kampanye tersebut. Menurutnya, peraturan itu memuat prinsip pendidikan politik. “Keliru besar jika diartikan untuk mematikan. Ini sifatnya mengatur supaya berimbang.

Husni Kamil Manik

Kalau dalam konteks ini pembatasan hanya untuk baliho,” kata dia. Salah satu hal yang diatur KPU adalah zona pemasangan berbagai atribut kampanye bagi partai politik peserta pemilu. “Zona ini akan diatur KPUD dan Pemda,” ujarnya. Ferry menjamin aturan baru soal zona itu, tidak akan memberi celah bagi praktik ‘main mata’ antara oknum aparat pemerintah daerah dengan peserta pemilu soal zona kampanye. “Tidak akan ada praktik, siapa yang berani bayar akan mendapat tempat strategis karena proses tempat pemasangan atribut kampanye itu sangat transparan.”

Ferry pun membantah PKPU tersebut tidak tegas dalam membatasi baliho. Menurutnya, KPU tidak melarang pemasangan baliho dan spanduk, namun diatur. “Tetap harus dibuat aturan teknis terkait kampanye atribut,” jelasnya. Sementara itu, Ketua KPU Husni Kamil Manik mengakui masyarakat sebetulnya sudah mengetahui partai politik dan Pemilu. Ini bisa dilihat dari angka golput dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) di seluruh Indonesia relatif tinggi. Namun demikian, Husni mencatat pengetahuan masyarakat tentang pemilu di tingkat nasional pada 2014 terus membaik. “Ada survei kemarin yang dilansir. Saat ini sudah 63,3 persen responden sudah tahu akan ada pemilu,” kata Husni di kantor KPU, Jakarta, Senin (9/9). Husni menegaskan, KPU bertanggung jawab menyosialisasikan seluas-luasnya mengenai agenda pemilihan anggota DPR RI dan juga Presiden. Oleh karena itu, tegasnya, ia akan bekerja lebih keras lagi. “Jadi kami bekerja keras menyampaikan informasi

sekitar 40 persen itu. Bila informasi sudah lengkap maka tugas KPU sudah lengkap,” ujarnya. Menurutnya, pemilih mengetahui ada pemilu saja, tidaklah cukup. Sebab, belum tentu masyarakat atau pemilih mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk memberikan

suaranya. Terkait ini, ia juga meminta partai politik berperan aktif memberi pencerahan kepada masyarakat. “Perlu pendekatan intensif oleh partai politik untuk meyakinkan bahwa calon yang diajukan parpol dapat menampung aspirasi masyarakat,” tuturnya. (h/vvn)

MENCALEG ‘LONCAT PAGAR’

Bupati Minta Segera PAW Sidik Ilyas SOLSEL, HALUAN – Bupati Solok Selatan H Muzni Zakaria meminta pelaksanaan Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atas nama Sidik Ilyas segera dilaksanakan. Alasannya, yang bersangkutan mencaleg dengan partai lain, padahal partai lama lulus. “Kemudian juga semoga dalam waktu dekat saudara Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan menyampaikan PAW saudara Sidik Ilyas kepada gubernur melalui kami. Karena saudara Sidik Ilyas secara resmi telah dinyatakan berhenti dari partai PKPI, sehingga energi yang kita miliki tidak terkuras hanya untuk mempersoalkan sesuatu yang telah memiliki mekanisme yang jelas berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Bupati Muzni Zakaria saat menyampaikan pidato paripurna PAW anggota dewan di Gedung DPRD Solsel, Selasa (10/9). Keinginan Muzni untuk meminta PAW anggota DPRD atas nama Sidik Ilyas, dikarenakan DPRD sebagai mitra kerja pemda. “DPRD merupakan mitra kerja pemerintah daerah. DPRD memiliki fungsi pembahasan anggaran, legislasi, dan pengawasan. Kalau hanya memperdebatkan sesuatu yang telah memiliki mekanisme jelas, maka tidak ada manfaatnya. Kekuatan DPRD juga terganggu. Padahal, masih banyak agenda daerah yang mesti diselesaikan,” terangnya. PAW atas nama Sidik Ilyas disebabkan yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari partainya yang lama PKPI. Kini, Sidik Ilyas mencalonkan diri dalam pemilu legislatif 2014 dari Partai Golkar. Dewan Pimpinan Kabupaten Partai Persatuan dan Keadilan Indonesia (PKPI) Kabupaten Solok Selatan sudah mengajukan pelaksanaan PAW. Anggota DPRD Sidik Ilyas akan digantikan oleh Syahrul, kader partai PKPI yang memiliki hak, menurut partai, untuk menggantikan pendahulunya itu. Tahap demi tahap sudah dilaksanakan oleh pengurus partai. Akan tetapi, sampai saat ini belum juga dilaksanakan. Ketika dikonfirmasikan kepada yang bersangkutan, Sidik Ilyas hanya menjawab bahwa urusan pelaksanaan PAW bukan urusan bupati. Atau, bukan juga urusan Partai Gerindra yang kini pimpinannya untuk tingkat Kabupaten Solsel adalah bupati sendiri. “Masalah PAW kita serahkan kepada lembaga legislatif berdasarkan mekanisme yang berlaku. Saya menghargai proses peraturan perundang-undangan. Namun, aneh sekali jika bupati menyinggung persoalan itu,” ucapnya. Sementara itu, Ketua DPRD Solsel H Khairunas mengatakan, lembaga legislatif tidak pernah menghalangi pelaksanaan PAW. Semua usulan PAW tetap dibahas dan diteliti usulan, baik alasan PAW dan persyaratan lainnya. “Pelaksanaan PAW saudara Sidik Ilyas masih dalam proses. Kita tunggu sajalah sampai prosesnya selesai,” sebutnya. (h/col)

>> Editor : David Ramadian

>> Penata Halaman: Jefli


SAMBUNGAN 7

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

SPRINDIK PALSU BEREDAR

Menteri ESDM Merasa Dizalimi

Indonesia memulai laga dengan serangan-serangan taktis dan menghasilkan peluang-peluang emas di menit-menit awal pertandingan. Namun gol pembuka baru terjadi di menit ke-12. Memanfaatkan umpan silang Maldini yang menerobos dua orang pemain bertahan Brunei dari sisi kanan, Ilham Udin Armaiyn yang berada pada posisi bebas di depan gawang dengan mudah menceploskan bola ke gawang Abdul Hafidz. Unggul satu angka, Indonesia makin mengetatkan serangan. Kali ini kesempatan kedua datang dari Alqomar Tehupalesy. Berada di posisi bebas jauh di luar kotak penalti, Alqomar melepaskan tendangan parabola yang manis dan mengarah tepat di sisi kiri gawang Brunei. mengganggu kinerja KPK. Siap Koordinasi Kepolisian Republik Indonesia siap berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki kasus surat perintah penyidikan (sprindik) palsu atas nama Menteri ESDM, Jero Wacik. Meski demikian, KPK disebut belum melaporkan kasus bocornya sprindik palsu itu ke Bareskrim Polri. “Tentunya semua dikoordinasikan. KPK melalui Ketua KPK pak Abraham Samad juga sudah declare begitu ya. Intinya Polri harus hormati,” kata Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo di Jakarta, Senin (9/9/2013). Timur mengatakan, walaupun kasus itu belum dilaporkan ke Bareskrim, Polri akan tetap menyelidiki kasus itu. Menurutnya, pelaporan itu hanyalah sebatas persoalan adminisitrasi saja. “Intinya itu masalah administrasi. Untuk kaitan pemalsuan, intinya proses penyelidikan dan dikoordinasikan seterusnya,” ujarnya. Lebih lanjut, jenderal bintang empat itu meminta, agar masyarakat bersabar menunggu pengungkapan kasus ini. Pasalnya, saat

ini proses penyelidikan masih berlangsung. Komisi Pemberantasan Korupsi menegaskan bahwa salinan dokumen semacam surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik adalah dokumen palsu. Juru Bicara KPK Johan Budi mengungkapkan, pihaknya menduga ada upaya pihak tertentu untuk memalsukan sprindik tersebut kemudian menyebarkannya melalui media massa. Menurutnya, ada sejumlah kejanggalan dalam dokumen yang beredar sejak Kamis (5/ 9/2013) malam tersebut. Kejanggalan pertama, katanya, dokumen itu dianggap tidak lengkap dan ada penggunaan huruf yang berbeda antara kata yang satu dan kata lainnya. Johan juga mengungkapkan, pemalsuan dokumen KPK bukan kali ini terjadi. Sebelumnya, pernah ada kejadian beredarnya surat panggilan pemeriksaan palsu yang mengatasnamakan KPK. Sementara itu, Sabtu lalu, diberitakan, Ketua KPK Abraham Samad mengatakan bahwa pimpinan telah meminta pengawas internal bekerjasama dengan polisi soal sprindik palsu. (dn/dtc)

Pelantikan Wako .............. Dari Halaman. 1 akan diganti dengan penunjukan PLH saja,” ujarnya. Sementara itu, saat dibungi via BBM Mendagri Gamawan Fauzi mengatakan, Mendagri tidak akan membiarkan pemerintahan tanpa kepastian. Oleh sebab itu, apabila DPRD

Tanah Datar tidak juga memutuskan pengunduran diri Hendri Arnis sebagai Wakil Bupati Tanah Datar dalam waktu yang telah ditentukan, maka Mendagri akan menerbitkan SK pelantikan walikota dan wakil walikota. “Kami akan memberikan teng-

gat waktu selama satu minggu untuk menyelesaikan paripurna pengunduran diri Hendri Arnis sebagai Wakil Bupati Tanah Datar. Kalau DPRD tidak juga bisa memutuskannya, maka Mendagri tetap menerbitkan SK pelantikan,” tegasnya. (h/wis)

Pemprov Batasi ............... Dari Halaman. 1 ngan Pemprov dapat dilihat melalui webside Pemprov Sumbar di webside BKN. Selain itu, calon pelamar juga bisa melihat persyaratannya di berbagai media lokal di Sumbar,” ungkapnya lagi. Bagi calon pelamar yang ingin mengikuti tes CPNS di lingkungan Pemprov Sumbar, pelamar sudah bisa mendaftar secara online mulai tanggal 14 September sampai 26 September, melalui webside www.sscn.bkn.go.id. Selain itu, pelamar hanya bisa mendaftar satu kali saja. Setelah mendaftarkan secara online, maka pelamar diwajibkan mengirim seluruh berkas-berkas persyaratan ke BKD paling lambat tanggal 26 September. Namun, berkas tersebut wajib dikirim via POS, dan tidak diperbolehkan mengantar langsung. “Perlu diketahui pelamar yang mengirim berkas harus sesuai dengan PO BOX yang telah ditentukan oleh panitia. Dimana, untuk tenaga pendidik pelamar mengrim PO BOX 25001, dan demikian seterusnya,” tuturnya lagi. Kata Jayadisman, pada penerimaan CPNS tahun 2013 ini, Kementerian PAN dan RB telah memberikan formasi sebanyak 193 orang untuk perekrutan CPNS di lingkungan Pemprov Sumbar. Dimana, 72 orang untuk tenaga pendidik ono-disabilitas, 2 orang untuk tenaga pendidik disabilitas. Kemudian, 80 orang untuk tenaga kesehatan, 37 orang tenaga teknis non-disabilitas, 1 orang untuk tenaga teknis disabilitas, dan terakhir 1 orang untuk tenaga teknis pelatih renang. “Jadi, dengan jumlah formasi itu, 8.000 orang pelamar bisa mendapatkan peluang yang cukup besar,” katanya. Selain Pemprov, enam daerah

ini memiliki tinggi normal 80 sentimeter, dan bisa diatur sesuai ketinggian permukaan meja. “Seluruh badan robot berlapis aluminium, jadi kuat menahan beban hidangan,” kata Ardiyan. Perangkatnya memudahkan pemilik warung dengan hanya menekan tombol sesuai nomor urutan meja. “Kalau mau meja

nomor satu, tinggal pencet tombol satu, maka robot akan berjalan mengikuti garis dari dapur menuju lokasi meja nomor satu,” kata dia. Robot ini dipasok energi yang mampu bertahan untuk masa aktif selama 10 jam. Sumber energi pertama berupa accu dengan kapasitas 10 ampere untuk tenaga yang mendorong robot berjalan. Sedangkan

sumber energi kedua baterai adalah isi ulang 12 volt untuk menggerakkan sistem elektrik robot. Wakil koordinator dosen pembina Tim Robotika UGM, Herianto, mengatakan masa depan teknologi robot memang berupa alat bantu. Contohnya alat bantu untuk difabel dan sarana pelengkap evakuasi korban bencana. (tmp)

Timnas Indonesia ............. Dari Halaman. 1

JAKARTA, HALUAN — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM) Jero Wacik merasa dizalimi dengan beredarnya surat perintah penyidikan (sprindik) palsu atas nama dirinya. Namun Jero tidak akan melaporkannya ke polisi. “Saya tentu merasa dizalimi lah, gitu toh. Tapi oleh yang membuat sprindik palsu itu, tapi kita tunggu sajalah,” kata Jero di kantor presiden, Jakarta, Selasa (10/9/ 2013). Menurut Jero, KPK sudah memastikan tidak pernah mengeluarkan sprindik seperti itu. Dia menyerahkan sepenuhnya urusan sprindik palsu itu kepada KPK dan Polri. “KPK sudah minta tim nya untuk mengusut, menyelidiki dan polisi. Nah sampai situ, biarkan saja sekarang. Kan polisi bekerja, KPK bekerja, sprindik palsu itu siapa yang bikin,” paparnya. Jero tidak mau menduga-duga motif si pembuat sprindik palsu itu. Dia juga emoh ikut melapor ke polisi. “Biarlah rakyat yang menilai,” tegasnya. KPK memastikan jika Sprindik yang berisi penetapan menteri ESDM, Jero Wacik adalah palsu. KPK tak pernah mengeluarkan model Sprindik seperti itu. Dari kop suratnya saja sudah berbeda jauh dengan yang biasa KPK keluarkan. Berdasarkan hasil kajian KPK, ditemukan beberapa kejanggalan dalam Sprindik palsu tersebut, diantaranya kesalahan ketik dan jenis font yang berbeda. Diduga ada pihak yang sengaja memanfaatkan suasana untuk

UGM Bikin .................... Dari Halaman. 1

kabupaten dan kota juga diberi kesempatan menerima CPNS masing-masing Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Mentawai, Kabupaten Pasaman, Kota Padang Panjang dan Kota Sawahlunto. Kota Padang Panjang mendapat formasi untuk tenaga pendidik atau guru sebanyak 50 orang, Kabupaten Pasaman sebanyak 40 orang, Kota Sawahlunto sebanyak 50 orang, Solok Selatan sebanyak 100 orang dan Mentawai 141 orang. Sementara Kabupaten Dharmasraya belum mendapat formasi CPNS. Seperti dikemukakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumbar, Jayadisman, Kementerian PAN dan RB hanya memberikan kesempatan penerimaan CPNS untuk 20 provinsi di tanah air dan 223 kabupaten/kota. Kesempatan menerima CPNS ini, tak terlepas dari pertimbangan matang Kementerian PAN dan RB, di antaranya tentang persentase alokasi belanja pegawai di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), penilaian kelengkapan berkas persyaratan untuk penerimaan CPNS seperti analisa jabatan, analisa beban kerja, peta jabatan, distribusi PNS dan proyeksi kebutuhan PNS lima tahun ke depan. Kepala Inspektorat Sumbar Erizal mengingatkan masyarakat untuk tidak percaya dengan calocalo CPNS. Karena calo tersebut, tidak akan memiliki akses untuk meloloskan seorang pelamar CPNS. “Menjelang penerimaan CPNS ini, tidak dipungkiri akan benyak calo-calo yang menjanjikan bisa meloloskan pelamar. Namun, saya tegaskan siapapun orangnya, tidak akan bisa meloloskan seorang pelamar CPNS, kecuali atas kemampuan pelamar itu sendiri,” tegasnya.

Pemkab Mentawai Sementara itu, Pemkab Mentawai juga sudah mengumunkan penerimaan CPNS tahun ini. Kabupaten Kepulauan ini menerima sebanyak 141 CPNS. Adapun rincian dari CPNS yang bakal ditempatkan di lingkungan Pemkab setempat, terdiri dari formasi tenaga guru 56 orang, tenaga kesehatan 51 orang dan tenaga teknis 34 orang. Pendaftaran dimulai tanggal 12 hingga 18 September 2013. Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabbagalet mengatakan untuk mengisi kebutuhan CPNS di lingkungan Pemerintah Kepulauan Mentawai, pada tahun 2013 ini, pemda setempat menyediakan sebanyak 141 formasi bagi pelamar umum dari formasi guru, kesehatan dan teknis. “Bagi masyarakat yang berminat surat lamaran ditulis tangan sendiri dan dilengkapi dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan diantar langsung ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Mentawai, jalan Raya Tuapejat KM 4 Sipora Utara mulai dari pagi hingga sore hari pada kurun waktu tanggal 12 hingga 18 September 2013,”kata Yudas Sabbagalet menjawab Haluan, Selasa (4/9). “Pemkab Kepulauan Mentawai membuka kesempatan seluasluasnya kepada masyarakat untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) di lingkungan Pemerintah Kepulauan Mentawai. Panitia tidak memungut biaya apapun dari peserta terkait penerimaan CPNS ini. Panitia tidak akan memproses berkas lamaran yang dikirim melalui pos. Pelaksanaan ujian (tes Kompetensi dasar) bagi pelamar dilaksanakan pada tanggal 3 Nopember 2013 yang akan datang,”ujarnya. (h/wis/met)

Kedudukan sementara 2-0. Seakan tak puas, kali ini Ilham kembali menambahkan angka dengan gol cantik. Menguasai bola ditengah kepungan pemain belakang Brunei, Ilham meliuk dengan membawa bola dan melewati empat pemain belakang sebelum merobek gawang dengan tendangan keras kaki kiri. Skor 3-0 hingga turun minum. Babak kedua Indonesia nyaris kebobolan di menit 51. Penjaga gawang Ravi murdianto yang terlalu berani menyongsong bola berujung lepasnya penyerang Brunei dari penjagaan. Beruntung peluang itu tak membuahkan hasil bagi Brunei. Menit 60, Muchlis Hadining Syaifulloh menambah gol dengan memanfaatkan umpan terobosan Evan Dimas dari sisi kanan dan

dengan tenang menceploskan bola ke sisi kanan gawang Abdul Hafidz. Gol terakhir tercipta di menit 85. Paulo Sitanggang yang membawa bola melakukan umpan terobosan mulus yang disambut baik oleh Muchlish dan dengan mudah mengecoh penjaga gawang Brunei. Skor akhir 5-0 untuk kemenangan tim tuan rumah. Pelatih Indonesia, Indra Sjafri mengatakan hasil ini diluar perkiraannya. Pasalnya mereka tak memiliki gambaran kekuatan tim lawan di laga perdana ini. “Mereka memang diinstruksikan untuk bermain serius sejak awal karena kami buta kekuatan Brunei. Mudah-mudahan momentum ini dapat dimanfaatkan hingga akhir AFF Cup,” ujar Indra.(h/net/mat)

Coret Calon ................... Dari Halaman. 1 rekening gendut. Namun dia menolak menyebutkan ketiga nama calon Kapolri yang terindikasi memiliki rekening gendut itu. Adrianus mengatakan bahwa Kompolnas sudah menyerahkan laporan tersebut kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Djoko Suyanto dan akan diserahkan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. DPRD menurut Priyo, menyambut positif langkah sikap Kompolnas yang langsung melaporkan hasil temuanya itu ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Namun di sisi lain, dia menyesalkan sikap Kompolnas yang justru mengumbar informasi penting itu ke publik. “Mestinya Kompolnas ke depan tak perlu jadi konsumsi publik tentang rekening gendut atau apapun, karena bisa timbulkan persepi luas, kasihan pada calon Kapolri nya,” tutup politikus Partai Golkar itu. Laporkan ke KPK Terpisah, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, meminta Kompolnas melaporkan hasil temuannya atas tiga calon kapolri yang terindikasi memiliki rekening gedut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kompolnas harus melaporkannya ke KPK, dan mendesak KPK segera mengusut dan membawa ketiganya ke Pengadilan Tipikor,” kata, Neta S Pane, melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Selasa. Tak hanya itu, IPW juga mendesak Kompolnas membuka identitas ketiga pemilik rekening gendut itu. “Jika memang Kompolnas ingin membuka kasus rekening gendut atau kasus korupsi lainnya di Polri, sebaiknya Kompolnas lakukan hal itu,” katanya.

Sementara itu Wakapolri Komisaris Jenderal Pol Oegroseno menegaskan, Mabes Polri akan menindaklanjuti laporan rekening gendut tiga jenderal yang merupakan calon kepala Polisi. Meski tak melaporkan ke Mabes Polri, tapi temuan Komisi Kepolisian Nasional ini akan tetap ditindaklanjuti. “Kalau ada laporan, apalagi informasi tetap harus ditindaklanjuti,” kata di Gedung DPR, Selasa. Oegroseno mengatakan, Mabes Polri mengapresiasi temuan Kompolnas. Sehingga, pengawasan kepada kepolisian masih terus berjalan. “Kompolnas itu sebagai pengawas yang paling dekat dengan Polri,” ujar dia. Sedangkan untuk pencegahan agar tidak ada lagi rekening gendut, Oegroseno mengusulkan agar calon polisi yang sudah lulus kepolisian harus melaporkan harta kekayaannya. “Terbuka aja. Nggak usah takut dibilang kaya,” katanya. Seperti dilansir vivanews, anggota Kompolnas Adrianus Meliala mengungkapkan ada tiga nama calon Kepala Polri (Kapolri) yang terindikasi memiliki rekening gendut. Namun dia menolak menyebutkan ketiga nama calon Kapolri yang terindikasi memiliki rekening gendut itu. Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala mengatakan bahkan telah melaporkannya kepada Presiden SBY. “Kami sebutkan tentang rekening gendut ke presiden. Ada indikasi tiga orang dari tujuh yang didorong,” ujar Adrianus di gedung KPK, Senin. Namun dalam klarifikasinya Selasa kemarin, Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala, mengatakan

saat diwawancara wartawan di Gedung KPK itu, dia tidak menyatakan ada tiga calon kapolri terindikasi memiliki rekening gendut. “Saya hanya menyatakan ada tiga pati Polri yang diklarifikasi soal harta kekayaannya dan mereka sudah menjelaskan tentang harta kekayaannya itu. Tapi itu bukan soal rekening gendut,” jelas Adrianus dalam keterangan persnya. Jadi, lanjutnya, Kompolnas menyimpulkan terkait rekening gendut tidak pernah disampaikan. Sebab, itu bukan tugas Kompolnas untuk menyampaikannya. Hal senada juga dilontarkan Komisioner Kompolnas lainnya, yakni Edi Saputra Hasibuan. “Hasil kekayaan mereka semuanya sudah diklarifikasi dan tidak ada yang terkait dengan harta kekayaannya,” pungkas Edi. Sebelumnya, selama dua pekan dalam bulan Juli lalu, KPK telah memeriksa Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) milik sembilan calon Kapolri. Kesembilan calon kapolri tersebut adalah Komjen Anang Iskandar, Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komisaris Jenderal Sutarman, Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Wakil Kepala Badan Reserse Inspektur Jenderal Anas Yusuf, dan Asisten Operasi Kapolri Irjen Badrodin Haiti. Kemudian Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayu Seno, Kapolda Bali Irjen Pol Drs Arif Wachjunadi, Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya Kadiv TI Polri, dan mantan Kepala Divisi Humas Markas Besar Polri Irjen Polisi Saud Usman Nasution. (h/dn/vvn/okz)

Embarkasi Antara ............ Dari Halaman. 1 Antara ini. Jika nantinya menimbulkan beban pada jemaah, maka keberadaannya akan ditinjau ulang. “Kami lihat pelaksanaannya, apakah tidak melelahkan JCH dan lebih merepotkan atau memudahkan,” tuturnya. Gubernur lepas JCH Kloter 1 Sementara Kloter I telah berangkat Selasa (10/9). Mereka dilepas secara resmi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, di aula Asrama Haji Padang, Senin (9/9) malam. Kloter 1 terbang dari BIM menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airbus 330 seri 200 menuju Jeddah-Arab Saudi pukul 06.20 WIB. Kloter I ini terdiri dari 374 orang, di antaranya 369 jemaah dan 5 orang petugas. Dengan rincian 201 orang asal Tanah Datar, 138 orang asal Padang Panjang, dan 30 orang asal Padang. Keberangkatan JCH ini, disaksikan rombongan Komisi VIII DPR. Tim Komisi VIII dipimpin Ace Hasan Syadzily dan anggota Yetti Heryati, Achmad Fadil Muzaki Syah, dan Sumarjati Arjoso, sebelumnya sempat memantau Embarkasi Padang, untuk memastikan kesiapan fisik dan kesiapan panitia memberangkatkan jemaah haji tahun 2013. Ace Hasan Syadzily mengatakan, seluruh anggota Komisi VIII melakukan pemantauan, pengawasan dan pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji di 13 embarkasi haji di seluruh Indonesia. Selain itu katanya, mereka juga melakukan pengawasan pelaksanaan haji di Arab Saudi, untuk mengevaluasi secara keseluruhan penyelenggaraan

ibadah haji itu mulai dari keberangkatan, keberadaan di arab Saudi hingga kepulangan ke tanah air. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, berharap semua jemaah haji melaksanakan semua tahapan prosesi haji selama di tanah suci dengan baik. Karena masih banyak orang yang belum berkesempatan naik haji, karena panjangnya daftar antrean. “ Untuk bisa naik haji harus antre 11 tahun. Jadi bagi yang bisa berangkat tahun ini, tentu kita bersyukur sekali,” terangnya. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumbar, Ismail Usman, menjelaskan, total jemaah haji Embarkasi Padang sebanyak 5.979 orang. Terdiri dari 3.609 dari Sumbar, 1.287 dari Bengkulu dan 1.003 dari Jambi. Dan petugas kloter sebanyak 80 orang. JCH Embarkas Padang diberangkatkan sebanyak 16 kloter jamaah. Sementara itu, petugas haji di Bengkulu yang kini sudah menjadi Embarkasi Antara, berharap pihaknya mau membantu selama masa transit di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Ia berharap, panitia Embarkasi Padang memberikan bantuan, karena itu merupakan pengalaman pertama. Jika nantinya jemaah merasa tidak nyaman, maka mereka tentu bisa mengajukan komplain pada panitia. Menurut Ketua Tim Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, dewan akan melakukan evaluasi Embarkasi Antara ini. Jika nantinya menimbulkan beban pada jemaah, maka keberadaannya akan ditinjau ulang. “Kami lihat pelaksanaannya, apakah tidak melelahkan JCH dan

lebih merepotkan atau memudahkan,” tuturnya. Jangan Bawa Barang Berlebihan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji Embarkasi Padang mengingatkan agar Jamaah Calon Haji (JCH) tidak membawa barang-barang secara berlebihan. Karena hal itu hanya menyusahkan JCH sendiri dan juga merugikan jamaah lain. “Kalau terlalu banyak membawa barang di pesawat, beresiko terhadap jamaah. Sesuai aturan, berat barang bawaan jamaah tidak boleh lebih dari 39 kilogram. Dengan rincian 32 kilogram untuk koper besar dan 7 kilogram untuk tentengan,” kata Sekretaris Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH dan P3IH) Embarkasi Padang, Syamsuir, Selasa (10/9). Ditegaskannya, pemberlakuan peraturan ini untuk tujuan keselamatan penerbangan hingga ke Jeddah-Arab Saudi. Aturan tersebut juga berlaku ketika jemaah kembali ke tanah air nantinya. “Waktu kembali ke tanah air pun nanti diperiksa juga. Dan tidak diperbolehkan jika barang bawaan jemaah itu lebih dari ketentuan. Kalau lebih, terpaksa barang itu dikeluarkan dari bagasi atau dari dalam pesawat. Kalau ini terjadi kan yang rugi jamaah juga,” paparnya. Disamping aturan soal berat barang bawaan, dia juga menyerukan agar jemaah tidak membawa barang-barang yang dilarang selama penerbangan dan mudah meledak, seperti gunting, pisau, korek api atau mancis dan barang berbahaya lainnya yang mampu mengganggu selama penerbangan. (h/vie)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

KONVENSI CAPRES DEMOKRAT

Menteri Nyapres Sebaiknya Mundur DUA nama Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II, yakni Menteri BUMN, Dahlan Iskan dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan ikut menjadi Calon Presiden (Capres) pada Konvensi Partai Demokrat. JAKARTA, HALUAN — Agar kinerjanya sebagai Menteri bisa fokus, tuntutan kepada Dahlan Iskan dan Gita Wirjawan untuk non-aktif atau mundur mulai mencuat. Hal itu diakui oleh Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan. Syarif mengakui Presiden SBY meminta seluruh menteri konsentrasi kepada tugasnya. “Intinya Presiden tidak mau kinerja menteri terganggu karena konvensi. Intinya begitu,” jelas Syarief di sela-sela rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9). Apakah akan direshuffle atau tidak, Syarif tidak bisa memberikan penilaian. “Saya tidak dalam posisi menilai, kita lihat saja nanti,” kata Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ini. Menurutnya, beban dua menteri tersebut akan bertambah berat. Namun, reshuffle merupakan kewenangan Presiden. “Rasa-rasanya sih memang berat. Itu yang menentukan Presiden, bukan saya,” ujarnya lagi. Kembali Syarief katakan, adalah domain atau hak presiden nantinya menilai apakah Menteri Dahlan dan Gita mesti mundur, nonaktif atau cuti dari jabatannya untuk ikut konvensi Capres. “Jadi presiden kan bener-benar luar biasa. Masa calon presiden diarahkan kan enggak lucu. Itu domain pak presiden,” ujar Syarief. Dia juga menilai berdasarkan pengalamannya sebagai Menteri dan ikut juga dalam kampanye memang sangat berat menjalankannya. “Rasarasanya memang berat,” tuturnya. Jadi perlu cuti? “Itu yang menentukan presiden bukan saya,” tambahnya. (h/inc)

MENTERI NYAPRES — Gita Wirjawan yang saat ini sebagai Menteri Perdagangan saat memaparkan visi-misinya pada konvensi Capres Demokrat. Ada sinyal Menteri yang ikut nyapres sebaiknya muncur agar fokus bekerja. IST

KNPI Dukung Irman Gusman Jadi Capres JAKARTA, HALUAN — Menjelang penetapan calon terpilih pada konvensi Capres Partai Demokrat, masing-masing peserta konvensi terus menghimpun dukungan. Salah satunya yakni Irman Gusman, Ketua DPD RI yang mengaku siap memenangkan konvensi tersebut. Kemarin, Selasa (10/9), Irman baru saja mendapat dukungan dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai pemenang konvensi Capres

Partai Demokrat. Ketua DPP KNPI Muhammad Sukur berharap capres yang terpilih nanti benar-benar mewakili masyarakat. “Banyak harapan temanteman di KNPI agar pak Irman dapat mengikuti konvensi dan sebagai pemenang. Meski itu melalu partai politik,” kata Sukur saat bertemu Irman di Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (10/9). Menurutnya, KNPI mencari pemimpin yang benar-benar mewakili rakyat bukan partai. Sebab, Presiden mendatang harus mewakili seluruh golongan yang ada di tanah air. “Kenapa DPP KNPI mencari pemimpin karena kita mengharapkan calon

pemimpin yang benar-benar sesuai dengan keinginan rakyat, bukan partai,” tegasnya. Sementara itu, Irman mengapresiasi sikap KNPI. Menurutnya, KNPI memang sudah waktunya menentukan sikap dalam menentukan pemimpin mendatang. “KNPI juga harus memberikan kriteria-kriteria untuk kepemimpinan nasional. Saya melihat 2014 ini memang tahun transisi,” kata senator asal Sumatera Barat itu. Irman sendiri tetap konsisten maju sebagai kandidat calon presiden (Capres) Partai Demokrat mewakili masyarakat daerah di Indonesia.

Menurutnya, visi misinya untuk maju dalam penjaringan capres Demokrat guna membawa aspirasi seluruh senator di Senayan bukan partai politik. Selain sistem demokrasi akan terbangun dengan baik, konvensi Demok rat juga sebagai langk a h menuju kep e mimpin a n y a n g IRMAN memba -

>> Editor : David Ramadian

wa aspirasi seluruh daerah di tanah air. (h/inc)

GUSMAN

>> Penata Halaman : Habli


RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

9

PENANGGULANGAN BANJIR DI RSUD RASIDIN

Pemprov Sumbar Bantu Rp4,5 M LINGKAR

PADANG, HALUAN—RSUD Dr.Rasidin kembali mendapat suntikan dana untuk penanggulangan banjir di rumah sakit tersebut. Kali ini bantuan datang dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang menggelontorkan dana sebesar Rp 4,5 miliar.

Maling Beraksi di Rumah Karyawan PLN PADANG, HALUAN—Rumah milik salah seorang karyawan Perusahaan Listrik Negara (PLN) di kawasan Alai Timur, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Selasa (10/9) dinihari dimasuki oleh maling. Akibat peristiwa tersebut korban menderita kerugian sekitar Rp40 juta. Peristiwa yang dialami Yessi Indra (31) ini, terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Pelaku berhasil membawa barang berharga miliknya yakni, satu unit motor merek Yamaha Mio BA 3409 BN, dua unit laptop, mas batangan seberat 18,5 gram, satu unit handphone, dan sebuah dompet yang berisikan surat-surat penting. Menurut korban di SPKT Polresta Padang, saat kejadian tersebut dia tengah tertidur lelap, dan tidak mengetahui pelaku pencurian masuk ke rumahnya. Peristiwa tersebut diketahuinya telah pagi harinya dalam keadaan berantakan, dan dia terkejut melihat barang berharga miliknya sudah tidak ada lagi ditempat semula. “Kemungkinan pelaku ini masuk ke rumah tengah malam, dan saat kami sedang tidur. Semua barang berharga milik saya raib,” katanya. Saat dicek, kata Yessi, kemungkinan pelaku ini masuk ke rumah melalui jendela dari belakang dengan cara mencongkel, karena dilihat jendela tersebut sudah rusak. Akibat kejadian yang menimpanya maka dia langsung melaporkan ke Mapolresta Padang berharap pelakunya dapat ditangkap. Kanit I SPKT Polresta Padang Ipda Fetrizal S mengatakan, pihaknya memang menerima laporan dari korban pencurian, dan telah membuat laporannya. Kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan pengembangan petugas. “Kami telah menyerahkan kasus pencurian tersebut ke bagian Unit Reskrim Polresta Padang untuk ditindaklanjutinya,” ungkapnya. (h/nas)

Investasi Asing di Sumbar Lebihi Target PADANG, HALUAN — Modal asing yang masuk ke Sumatera Barat untuk menggerakkan sektor industri, lebih besar dibanding penanaman modal dalam negeri. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal-BKPM Provinsi Sumatera Barat Masrul Zein mengatakan, kondisi tersebut memperlihatkan bahwa, lambatnya pertumbuhan ekonomi dunia tidak memengaruhi terhadap iklim investasi di Sumatera Barat. “Meski pertumbuhan ekonomi dunia lambat, tidak memengaruhi realisasi penanaman modal asing yang masuk ke Sumatera Barat, bahkan telah melampaui target,” kata Masrul Zen, Selasa (10/9). Masrul Zen mengatakan, hingga bulan Agustus 2013, investasi asing yang masuk ke Sumatera Barat mencapai angka 55 Juta US Dollar dari 23 Juta US Dollar yang ditargetkan. Sementara itu, untuk penanaman modal dalam negeri baru mencapai angka Rp365,668 miliar. Realisasi tersebut baru mencapai 79 persen dari target sebesar Rp461 Milliar. Meski demikian, Masrul Zein optimis, target investasi dalam negeri tahun ini dapat dicapai, mengingat masih terdapat waktu 4 bulan sebelum tahun 2013 berakhir. Lebih lanjut Masrul Zein menambahkan, modal asing maupun dalam negeri yang ditanamkan di Sumatera Barat, dipergunakan untuk pembangunan berbagai perusahaan meliputi sektor pertambangan dan energi, properti, wisata, perdagangan, serta perkebunan sawit. “Investasi asing yang masuk di tahun 2013 ini berasal dari 24 perusahaan, dan mampu menyerap 266 tenaga kerja. Sementara investasi dalam negeri yang dilakukan oleh 14 perusahaan, mampu menyerap 310 tenaga kerja,” jelasnya. Perusahaan tersebut, lanjutnya, dinilai sangat membantu mengurangi angka pengangguran di Sumatera Barat. (h/pmc)

BERGELANTUNGAN — Sejumlah pelajar bergelantungan di pintu bus kota, di Jalan Khatib Sulaiman, Selasa (10/9). Kondektur bus harusnya melarang penumpang bergelantungan, karena hal tersebut sangat membahayakan keselamatan mereka. HOLY ADIB

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Afrizal Selasa (10/9), sebelumnya melalui APBD Perubahan Kota padang juga telah dialokasikan dana untuk penanggulangan banjir RSUD Rasidin sebesar Rp1 miliar. “Jika digabungkan, maka dana yang jumlahnya lebih dari Rp5 miliar itu, diharapkan dapat mengatasi banjir yang selalu melanda rumah sakit milik daerah itu,” katanya. Penggunaan anggaran dari Pemprov Sumbar itu, lanjutnya, akan dilaksanakan langsung oleh provinsi. Dan dana yang dialokasikan melalui APBD Padang menjadi penunjangnya. “Kami bersyukur, Pemprov Sumbar turun tangan membantu menganggarkan

dana untuk penanggulangan banjir di RSUD. Mudahmudahan dengan adanya anggaran itu, banjir yang menjadi momok bagi RSUD dapat diatasi,” katanya. Setiap kali hujan turun, pasien di rumah sakit itu selalu dibayangi banjir. Karena hal itu sudah rutin terjadi. Bahkan tingginya air yang merendam rumah sakit itu, mengharuskan pasien diungsikan ke tempat yang lebih aman. Banjir yang merendam RSUD Rasidin juga mengganggu kelancaran layanan pada masyarakat yang hendak berobat. Banjir itu diakibatkan drainase rumah sakit tidak berfungsi dan tidak mampu menampung debit air yang cukup tinggi. (h/ade)

Pengesahan APBD Perubahan Terlambat PADANG, HALUAN—DPRD Kota Padang bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Padang, terus melakukan finalisasi APBD Perubahan 2013. Akibatnya, pengesahan yang awalnya direncanakan pada 31 Agustus lalu, terpaksa tertunda. Menurut Ketua DPRD Kota Padang Zulherman, Selasa (10/ 9), pengesahan APBD Perubahan itu dijadwalkan baru akan dilakukan pada Jumat (13/9) mendatang. “Kami, masih melakukan finalisasi. Besok (hari inired), akan dilakukan penan-

datangan draf APBD Perubahan lembar demi lembar antara DPRD dan TAPD,” kata kader Demokrat ini. Dikatakannya, alotnya finalisasi itu karena ada beberapa item mata anggaran yang perlu pembahasan cukup mendalam, seperti penanggulangan banjir, anggaran untuk RSUD serta anggaran Pilkada. “Ada beberapa penambahan anggaran untuk penanggulangan banjir, seperti perbaikan riol-riol maupun banjir di RSUD, serta anggaran Pilkada yang harus ditambah,” katanya.

Terkait penanggulangan banjir, anggarannya memang harus ditambah, karena perkiraannya dalam lima bulan ke depan curah hujan cukup tinggi. Beberapa titik lokasi yang dulunya tidak pernah banjir maka kini sudah terkena banjir. Selain itu, Pemko Padang juga menyampaikan soal pengembangan pusat pemerintahan. Saat ini yang baru dibangun adalah Kantor Walikota. Sementara Kantor DPRD masih belum dikerjakan. “Itu lah beberapa item yang disampaikan Walikota. Pemba-

ngunan Kantor DPRD direncanakan akan dibangun tahun 2014 mendatang. Karena masih ada persoalan dengan PT FML soal ganti rugi kios-kios di bekas Terminal Aia Pacah yang belum ada titik temunya. Ini harus kami siapkan anggarannya,” katanya. Disamping itu, komplek pertokoan Iwapi, rencananya di lokasi itu direncakan akan dibangun terminal. Tapi terkendala, karena pihak pedagang belum bisa menerima besaran ganti rugi yang diputuskan tim apraisal. “Beberapa poin strategis itu,

tentu perlu diakomodir dan membutuhkan pembahasan yang cukup dalam dan kami carikan sumber pendanaannya. Yang penting, sumber pendanaan itu jangan menggangu programprogram prioritas lainnya,” katanya. Soal banding terhadap putusan ganti rugi kios-kios di Aia Pacah, itu persoalan perdata, namun bisa dibicarakan lebih lanjut. “Kalau mereka sudah sepakat, tentu tidak ada persoalan lagi kalau gugatannya dicabut dan damai itulah yang disampaikan ke pengadilan,” katanya. (h/ade)

ITP Gelar KBM di Padang Pariaman PADANG, HALUAN—Orientasi mahasiswa baru ITP (Institut Teknologi Padang) mulai dilaksanakan Selasa (10/9). Selain menggelar kegiatan orientasi akademik, mereka juga menggelar Karya Bakti Mahasiswa (KBM) di Jorong Barang-barangan, Kecamatan Batang Gasan, Padang Pariaman. Sasaran KBM tersebut adalah memperbaiki saluran irigasi yang terkena bencana alam. “Ada dua kegiatan pada orientasi mahasiswa baru ITP tahun ini. Pertama orientasi akademik, yakni pengenalan kampus dan pelatihan kepemimpinan. Kegiatan tersebut berlangsung mulai Selasa (10/ 9) sampai Rabu (11/9). Kegiatan kedua, KBM yang diadakan Jorong Barang-barangan,

Kecamatan Batang Gasan, Padang Pariaman,” kata Ir. Hendri Nofrianto, MT, Rektor ITP di sela-sela orientasi mahasiswa baru, Selasa (10/ 9). Kegiatan tersebut dimulai mulai Kamis (12/9) sampai 3 hari ke depan. KBM ini sudah lama terhenti, terakhir kali diadakan pada 2012 lalu. Tahun ini kami kembali mengadakannya sebagai bentuk kepedulian ITP terhadap masyarakat. Ia menjamin, tak ada tindak kekerasan yang dilakukan oleh senior kepada 571 junior yang mengikuti kegiatan orientasi itu. Apabila kedapatan senior melakukan tidak kekerasan, jika buktinya jelas, maka senior tersebut akan diberi sanksi. “Dalam melaksanakan

orientasi mahasiswa baru, kepanitian terdiri dari dosen dan mahasiswa senior. Kita sampaikan kepada panitia tersebut tidak boleh melakukan tindak kekerasan, karena sifatnya adalah pembinaan, bukan pembinasaan,” kata Hendri. Jumlah mahasiswa baru (perempuan) di ITP kali ini sebanyak 53 orang, dari 571 total mahasiswa baru. Jumlah mahasiswi tersebut meningkat dibanding tahun lalu, yakni 30 orang. Menurut Hendri, kenaikan jumlah mahasiswi tersebut adalah bentuk animo perempuan dalam menekuni ilmu teknologi. “Meningkatnya animo mahasiswi, menurut saya karena belajar di teknik adalah sangat simple, kemudian

IR. HENDRI NOFRIANTO, MT, Rektor ITP tengah memberikan arahan kepada 571 mahasiswa baru yang mengikuti masa orientasi mahasiswa tahun 2013, di Kampus ITP, Selasa (10/9). HOLY ADIB kuliahnya banyak aplikasi. Ini adalah dampak tahun lalu, yakni, seluruh program studi

di ITP ini banyak melakukan kuliah ke lapangan,” jelas Hendri. (h/mg-dib)

>> Editor : Devi Diany

Penata Halaman: Syahrizal


10 PA D A N G

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

Padang Butuh 8.500 Ekor Sapi Kurban LINGKAR Pementasan Tribute To A ALin De Sukses

PADANG, HALUAN — Dinas Pertanian Peternakan Kehutanan dan Perkebunan (Dispernakhutbun) Kota Padang memprediksi kebutuhan sapi saat Idul Adha di Kota Padang, untuk tahun ini mencapai 8.500 ekor.

PADANG, HALUAN—Pementasan teater oleh Komunitas Seni Nan Tumpah di Taman Budaya Sumbar, Senin (9/9), sukses memukau penonton. Hampir 700 penonton memenuhi bangku teater utama Taman Budaya malam itu. Pementasan tersebut adalah untuk mengenang A. Alin De, seorang tokoh teater Sumbar. Pada pementasan kesepuluh itu, Nan Tumpah memainkan naskah Petang di Taman karya Iwan Simatupang. Naskah tersebut dipilih, karena pada masa awal berproses di dunia teater, almarhum A.Alin De menggeluti naskah tersebut. Berdasarkan pantauan Haluan, pementasan Nan Tumpah kali itu berlangsung lancar tanpa ada kendala. Naskah fasih diucapkan dan akting mengalir sebagaimana seharusnya. Penonton dibuat menghayati pementasan itu. Ketika ada jalan ceritanya lucu, penonton tertawa, dan sebaliknya. Kesuksesan tersebut, menurut Mahatma Muhamad, sutradara Nan Tumpah, adalah berkat latihan setiap hari, sejak dua bulan sebelumnya. “Ini adalah pementasan amal, karena hasil penjualan tiket akan digunakan untuk membuat buku yang berisi 4 naskah A Alin De. Buku tersebut akan dibagikan ke Taman Budaya, institut seni dan sekolah seni yang ada di seluruh Indonesia, agar karya A Alin De dikenal secara luas. Selama ini, belum banyak yang mengetahui A Alin De sebagai tokoh teater di Sumbar, selain Wisran Hadi,” ujar Mahatma. (h/mg-dib)

Jumlah tersebut meningkat bila dibandingtahun sebelumnya. Peningkatan tersebut ditengarai oleh meningkatnya kesadaran masyarakat untuk beribadah, menyembelih hewan kurban. “Pada tahun 2011, kebutuhan sapi di Kota Padang untuk Idul Adha sebanyak 6.500 ekor. Tahun 2012 meningkat menjadi 7.700 ekor. Berdasarkan angka kenaikan tersebut, maka pada tahun ini diprediksi kebutuhan sapi di Kota Padang mencapai 8.500 ekor,” ujar Epison, Kabid Dispernakhutbun Kota Padang, di Pasar Ternak Aia Pacah, Selasa (10/9). Epison menyatakan, untuk kebutuhan sapi kurban, Kota Padang tidak mengalami kesulitan. Karena jumlah sapi di Kota Padang dalam setahun mencapai 15 ribu ekor lebih. Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan sapi kurban tersebut, juga didatangkan sapi dari berbagai daerah di Sumbar.

PASAR TERBAK — Beberapa masyarakat sedang melihat sapi-sapi yang dijual di Pasar Ternak Kampung Kubang Gadang, Aia Pacah, Selasa (10/9) yang baru saja diresmikan pemakaiannya. Pasar ternak itu akan memudahkan masyarakat yang ingin membeli sapi untuk berbagai keperluan. HOLY ADIB

PASAR TERNAK AIA PACAH DIRESMIKAN

7 Kecamatan Potensial Kembangkan Peternakan PADANG, HALUAN — Dalam setahun, Kota Padang membutuhkan 15.397 ekor sapi. Namun kebutuhan itu belum terpenuhi. Padang kekurangan sekitar 10 ribu ekor sapi/tahun. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Peternakan, membuat rumah potong hewan dan pasar ternak. Lokasinya berada di kawasan Aia Pacah Padang. Lokasi yang cocok untuk pengembangan peternakan. “Dengan tingginya kebutuhan sapi di Kota Padang, maka kami membuat pasar ternak di area seluas 3,9 hektar. Di lokasi ini juga berdiri Balai Penyuluhan

Pertanian (BPP), Rumah Potong Hewan (RPH), Pusat Kesehatan Hewan (PKH), dan bangunan los. Pembangunan tempat-tempat tersebut menghabiskan dana Rp3 miliar yang berasal dari APBN,” ujar Mahyeldi, Wakil Walikota Padang, usai meresmikan Pasar Ternak di Kampung Kubang Gadang, Aia Pacah, Selasa (10/9). Ia menambahkan, pasar ternak itu akan beroperasi sekali sepekan, setiap hari Selasa. Sedangkan untuk mengoptimalkan operasional pasar ternak tersebut, akan dibangun secara bertahap kelengkapannya, termasuk akses jalan menuju lokasi

pasar tersebut. Saat ini, kondisi jalan menuju ke sana sangat memprihatinkan. Apabila hujan turun, jalan begitu becek, sehingga menyulitkan warga menuju ke sana. “Keberadaan pasar ternak ini adalah peluang pengembangan peternakan, dalam hal ini sapi potong, untuk mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan peternak. Pasar ternak ini juga bisa menyerap tenaga kerja,” tutur Mahyeldi. Ia menjelaskan, saat ini ada 7 kecamatan di Padang yang potensial untuk pengembangan ternak, yakni Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, Nanggalo, Pauh, Lubuk Bega-

lung, Lubuk Kilangan, dan Bungus Teluk Kabung. Sementara itu, Erinaldi, Kepala Dinas Peternakan Sumbar mengatakan, Pasar Ternak Aia Pacah tersebut adalah 10 dari pasar ternak yang ada di Sumbar. Selain untuk pemenuhan kebutuhan daging sapi dan pengembangan peternakan, pasar ini juga berpotensi mengembangkan usaha produksi susu. “Penduduk dapat memerah sapi setiap hari jika sapinya banyak. Dengan usaha tersebut, penduduk mendapat gaji tiap hari. Maka untuk mendapatkan gaji di atas UMR, tidak susah jika usaha ini berkembang. Menge-

nai peluang usaha produksi susu, saat ini di banyak kafe yang membutuhkan susu segar untuk pelangganya. Maka usaha produksi susu sapi sangat potensial,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Epison, Kabid Dispernakbunhut Kota Padang mengatakan, dengan adanya pasar ternak ini, masyarakat akan mudah mencari sapi untuk dibeli dan untuk berbagai keperluan, terutama untuk Hari Raya Kurban dalam waktu dekat. Selain itu, pasar ternak ini bisa menjadi pusat penjualan ternak di Kota Padang bagi penjual ternak yang berdagang di berbagai tempat terpisah. (h/mg-dib)

Job Fair di Mercure Diburu Pencaker PADANG, HALUAN—Ratusan pencari kerja meramaikan Nike Room, Hotel Mercure Padang, Selasa (10/9). Mereka berebut peluang kerja yang

ditawarkan puluhan perusahaan baik berskala lokal, nasional maupun multinasional siap menampung para pencari kerja (pencaker) ini.

RATUSAN pencari kerja memadati Nike Room Hotel Mercure untuk mencari pekerjaan yang diidamkannya. ALEX

Adapun perusahaan yang mengikuti job fair adalah PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Bukopin Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Sumber Alfaria Trijaya TBk, PT Nestle Indonesia, PT Garuda Food , PT Sayapmas Utama (Wings Group), Padang TV, PT PN Madani (Persero), Wardah Cosmetics, PT Yakult Indonesia, Asuransi Sinarmas, Sipp Female, Star Radio dan lain sebagainya. Penanggung Jawab Even Organizer jobcareer.com, Ricky kepada Haluan menyatakan, job fair ini diselenggarakan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan lokal maupun nasional. Job fair diadakaan dalam rangka menampung para pelamar kerja secara langsung. Sebanyak 30

perusahaan menawarkan pekerjaan bagi pencaker dari berbagai posisinya. Dikatakannya, jobcareer.com juga menyediakan informasi lowongan pekerjaan secara online. Job fair kali ini yang diadakan dari tanggal 10-11 September, mulai pukul 09.00 Wib sampai 16.00 Wib. Para pelamar kerja terlihat sangat antusias dengan perusahaan-perusahaan yang menjadi peserta job fair. Dan diharapkan dengan banyaknya perusahaan yang ambil bagian membuka kesempatan kerja, dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi. “Pelamar akan langsung diwawancarai oleh Human Resource Development (HRD) yang ada. Sehingga ketika ia diterima akan mudah dihu-

bungi. Karena sudah bertemu dengan bagian HRD yang akan mewawancarai secara langsung sekaligus mengikuti tes pertama” terangnya. Sementara itu, Aditya salah satu peserta job fair, yang baru menamatkan kuliah beberapa waktu lalu menyatakan, job fair ini sangat bermanfaat baginya. Khususnya bagi pelamar yang fresh graduate, yang baru menamatkan kuliah. Karena disediakan langsung berbagai pekerjaan yang diidamkan. “Job fair sangat membantu kami dalam mencari kerja, karena puluhan perusahaan telah berkumpul di hotel ini. Dan kami berharap, melalui job fair ini kami bisa mendapatkan pekerjaan yang diidamkan,” ungkapnya (h/cw-lex)

Sapi itu tersebar di 7 kecamatan yang sangat potensial untuk dikembangkan, yakni Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, Nanggalo, Pauh, Lubuk Begalung, Lubuk Kilangan, dan Bungus Teluk Kabung. Untuk harga daging sapi, kata Epison, menurut standar pemerintah adalah Rp45 ribu per kilogram. Namun, harga tersebut bisa dipengaruhi oleh permintaan pasar sesuai hukum permintaan pasar. Sedangkan jaminan kesehatan sapi kurban, dapat dipastikan karena pihaknya rutin mengadakan pemeriksaan sapi sebelum dipotong. Meski begitu, ia juga meminta kepada masyarakat untuk memeriksa sapinya jika sapi memperlihatkan tanda-tanda kena penyakit, misalnya tak mau makan. Karena menurutnya, sapi tak bisa melaporkan kepada manusia bahwa ia sakit. Manusia lah yang harus memeriksa penyakitnya. (h/mg-dib)

Peminat Bahasa Jepang di Sumbar Meningkat PADANG, HALUAN — Jumlah peminat Bahasa Jepang di Sumatera Barat terus meningkat. Hal ini terlihat dengan jumlah pendaftar ujian kemampuan bahasa Jepang (UKBJ) yang mengalami lonjakan dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menempatkan jumlah mereka yang belajar Bahasa Jepang di Indonesia berada di urutan kedua terbanyak di dunia. “Berdasarkan hasil perhitungan cepat The Japan Foundation pada tahun 2012, Indonesia merupakan negara dengan jumlah pembelajar bahasa Jepang terbanyak kedua di dunia, yakni mencapai 3.984.538 orang. Posisi pertama diduduki oleh Cina,” kata panitia UKBJ, Eduardus Agusli, yang juga dosen di Universitas Bunga Hatta (UBH) ini. Lonjakan peserta ini juga dikarenakan kerja keras para guru bahasa Jepang di Sumbar dalam memajukan pendidikan dan memperkenalkan budaya Jepang. Dikatakan Aduardas Agusli, pada tahun sebelumnya jumlah peserta ujian UKBJ di UBH mencapai 600 orang. Sementara hingga 10 September ini, dua hari menjelang penutupan pada 12 September mendatang, jumlah pendaftar mencapai 800 orang. “Ini belum termasuk peserta dari Unand dan lainnya,” kata Ado,Selasa (10/ 9) di Kantor Jurusan Asia Timur UBH, Padang. Lonjakan peserta ini didominasi oleh siswa SMA/SMK yang berasal dari dalam dan luar Kota Padang. Kemudian juga diikuti oleh mahasiswa Jurusan Sastra Asia Timur FIB-UBH, Unand, STBA Agus Salim, serta mahasiswa dari Universitas Riau, Pekanbaru, Provinsi Riau. Terkait UKBJ ini, Ketua Jurusan Sastra Asia Timur sekaligus Ketua Panitia UKBJ 2013, Diana Kartika, menjelaskan bahwa pada tahun ini Jurusan Sastra Asia Timur FIB UBH kembali ditunjuk oleh The Japan Foundation sebagai penyelenggara ujian untuk wilayah Sumatera bagian tengah. Meliputi Sumbar, Riau, Riau Kepulauan dan Jambi. “Ujian selalu diadakan pada mingu pertama bulan Desember. Tahun ini jatuh pada Minggu, 1 Desember 2013. Pelaksanaan ujian ini serentak di negara yang diberi kewenangan oleh The Japan Foundation. Ujian akan dilaksanakan di kampus I UBH, Ulak Karang,” kata Diana. UBH sendiri merupakan salah satu dari 7 kampus yang ditunjuk The Japan Foundation untuk pelaksanaan ujian ini. Enam kampus lainnya adalah USU di Medan, Unsada di Jakarta, UGM di Yogyakarta, Unesa di Surabaya dan Unud di Denpasar. (h/eni)

>> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Syahrizal


11

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

3 OKTOBER 2013

200 JCH Pasbar Berangkat ke Tanah Suci PASBAR, HALUAN — Jika tidak ada aral melintang, sebanyak 200 orang Jemaah Calon Haji (CJH) asal Kabupaten Pasaman Barat akan diberngkat ke tanah suci Mekkah pada 3 Oktober mendatang. CJH Pasbar tergabung dalam kloter 14 bersama dengan rombongan CJH dari Solok dan Kota Padang.

Bazda Pasbar Sangat Membantu Masyarakat PASBAR, HALUAN — Peran Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kabupaten Pasaman Barat sebagai penyangga dan peran pembantu pemerintah daerah dalam mengulurkan tangan mensejahterakan masyarakat, membantu siapa saja yang Getri Ardenis membutuhkan, amat dirasakan warga. Melihat realita itu pula, masyarakat yang ingin menyalurkan zakat atau infak mempercayakannya kepada Bazda, terutama para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemda Pasbar. Ketua Bazda Pasbar, Nofdinal Yefri didampingi sekretarisnya, H. Getri Ardenis, S.Ag, MSi kepada Haluan kemarin di kantornya mengatakan, zakat yang diberikan oleh muzaki disalurkan kepada mustahik yang berhak menerima. Oleh Bazda Pasbar, zakat tersebut dibagikan dalam bentuk bantuan, seperti bantuan biaya masuk perguraun tinggi bagi putra-putri Pasbar yang berprestasi dan atau kurang mampu, untuk bantuan modal usaha atau ekonomi produktif bagi keluarga kurang mampu, bantuan konsumtif kepada fakir miskin dalam rangka menghadapi Ramdhan dan Idul fitir.”Idul fitri tahun ini 1434 H, kita menyalurkan kepada fakir miskin di 212 kejorongan yang ada, masing-masing jorong 10 orang. Sekitar Rp1,3 miliar total dana yang Bazda berikan di momen Ramadhan dan Idul Fitri yang lalu,” terangnya. Selain itu juga ada bantuan biaya berobat, bantuan Pasaman Barat peduli kepada para korban bencana alam seperti, angin puting beliung, pasang naik, longsor, kebakaran, dan lain-lain. “Kita berusaha, bagaimana zakat yang sudah percayakan oleh pemberinya kepada Bazda, tersalur dengan baik dan tepat sasaran, bagi pengurus ini murni sebagai amal ibadah saja. Tidak ada sedikitpun uang zakat yang diberikan kepada pengurus atau menggunakannya kepada hal-hal yang tidak pantas atau bukan yang berhak menerima zakat,” terang Getri. Dikatakan, diharapkan semua yang telah mendapatkan bantaun zakat itu, dapat menggunakan bantuan tersebut sebaik-baiknya. Sehingga apa yang diharapkan penyalur zakat mendapatkan ridha dari Allah SWT, artinya hakikat penyaluran zakat itu sesuai dengan yang diharapkan. “Pengurus BAZDA kabupaten Pasbar akan selalu memaksimalkan segala daya dan upaya untuk lebih maksimal mengantongi zakat di daerah setempat, dan lebih hati-hati dalam menyalurkan dana kepercayaan penyalur zakat tersebut. Sehingga hakikat yang terkandung dalam penyaluran zakat oleh muslimin musliat itu tepat sasaran. Seterusnya mereka berharap, agar seluruh muslimin muslimat yang ada di daerah setempat lebih memperhatikan kewajibannya untuk menunaikan zakat tersebut. Karena itu adalah suatu kewajiban yang harus ditunaikan. “Saya yakin tidak ada insan yang mau, kalau hartanya akan jadi beban baginya nanti di dunia dan diakhirat kelak, makanya sebelum semuanya terlambat tunaikanlan zakat yang semestinya tidak lagi menjadi hak kita,” tukas Nofdina Yefri. Pihaknya yakin dan percaya, melihat perkembangan perekonomian di daerah setempat. Jumlah dana yang terkumpul oleh BAZDA Pasbar akan lebih meningkat lagi kedepan, kalau kesadaran muslimin muslimat untuk menunaikan zakat semakin melejit, bahkan daerah setempat akan menjadi kabupaten/kota tertinggi dalam mengelola zakat se-Sumbar.

MOTIVASI CHJ — Bupati Pasaman Barat, H. Baharuddin R memberikan arahan dan semangat motivasi kepada CJH asal Pasbar tahun lalu di Gedung Pemda Pasbar. Bupati juga mendoakan CJH agar sampai menunaikan niatnya dan menjadi haji yang mabrur sesampai di tanah air kembali. Tahun ini, sebanyak 200 orang CJH Pasbar akan berangkat ke tanah suci, tingginya animo masyarakat Pasbar untuk naik haji sebagai cermin, tingginya iman dan takwa Islam di Pasbar. ANDIKA

SOSIALISASI PP NO 46/2011

Wabup Minta PNS Tingkatkan Kinerja PASBAR, HALUAN — Manaje- oleh pejabat penilai. men sumberdaya manusia apara“Seiring meningkatnya pertur merupakan salah satu tujuan kembangan zaman, kritisnya area perubahan reformasi birok- masyarakat yang menginginkan rasi menjadi fungsi strategis, PNS berikan pelayanan lebih baik karena hasil yang diharapkan dan maksimal ke depan, maka adalah sumber daya manusia kita Pemkab Pasbar berupaya aparatur yang berintegritas, netral, meningkatkan kinerja pegawai kompeten, professional, berkinerja guna tingkatkan pelayanan yang tinggi dan sejahtera. baik sebagai abdi negara dan Hal tersebut di tegaskan abdi masyarakat, perilaku kerja Wakil Bupati Pasaman Barat, berorientasi pada pelayanan, Syahrul Dt. Marajo saat mem- integritas, komitmen, disiplin, buka sosialisasi PP nomor 46 kerja sama dan kepemimpinan, tahun 2011 bagi pegawai di saya harap peserta sosialisasi lingkungan Pemda memiliki pemahaman Pasbar, Selasa (10/ yang sama,” paparnya. 9) di aula kantor Titik pelaksanaan bupati setempat. Unmenajemen memiliki tuk itu, seluruh Pegadampak yang sangat wai Negeri Sipil berarti terhadap per(PNS) di lingkungan baikan kapabilitas Pemda Pasbar patuh aparatur. Dampak terdan taat pada Perasebut diataranya, maturan Pemerintah Syahrul Dt. Marajo nanjemen kinerja men(PP) nomor 46 tahun dorong aparatur untuk 2011 tentang Penilaian Prestasi fokus pada pencapaian indikator Kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS). kinerja. Dengan memiliki indikator Katanya, sosialisasi itu adalah kinerja yang jelas maka dapat bentuk reformasi birokrasi yang dirumuskan jenis kecakapan dan dibangun pemerintah untuk kemampuan yang diperlukan. memberikan pelayanan prima Untuk mencapai indikator yang diterima masyarakat. Pres- kinerja, penguatan akuntabilitas tasi kerja PNS dinilai berda- publik sebagai akibat dari sarkan sasaran kerja pegawai pelaksanaan manajemen kinerja (SKP) dan perilaku kerja yang dapat menciptakan kepedulian memuat tugas jabatan dan target dan komitmen pegawai pada hasil yang harus dicapai dalam kurun dan manfaat. “ Tuntutan masyawaktu penilaian yang bersifat rakat terhadap kinerja yang telah nyata dan terukur dan ditetapkan ditentukan akan berdampak pada tiap tahun pada bulan Januari pengembangan kompetensi pega-

wai”, katanya, Ia berharap dengan diterapkannya PP 46 Tahun2011 akan membawa perubahan tidak hanya perubahan sistem menajemen kinerja itu sendiri, tetapi perubahan budaya dan pola pikir bahwa pegawai tidak hanya bekerja sekedarnya, tetapi pegawai mempunyai beban dan tanggung jawab untuk mencapai kinerja tertentu. Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pasbar, Nofdinal Yefri menyampaikan, penilaian prestasi kerja PNS bertujuan menjamin objetivitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem prestasi kerja.Penilaian prestasi kerja PNS ke depan sudah tidak menggunakan DP3 lagi, PNS ke depan harus bisa susun Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan Perilaku Kerja diberikan nilai paling tinggi 100 serta diatur sesuai prinsip obyektifitas, terukur, akuntabel, partisipatif dan transparan. “PP 46 Tahun 2011 ini merubah PP No. 10 Tahun 1979 Tentang Penilaian Pelaksanaan Kinerja PNS yang sudah tidak sesuai sehingga PP 46 Tahun 2011 diperlukan untuk pembinaan PNS yang mengatur prestasi kerja PNS berdasarkan sistem prestasi kerja dan sistem karier yang akan diberlakukan mulai 1 Januari 2014 mendatang,” katanya. (h/dka)

LINTAS NAGARI MENIKMATI PESONA PANTAI NAGARI SASAK

Tiap Minggu Ada Pentas Seni dan Budaya KABUPATEN Pasaman Barat (Pasbar) tidak hanya penghasil produksi pertanian dan perkebunan, tetapi juga memiliki potensi pariwisata yang sangat mempersona. Destinasi pariwisatanya, mampu menghipnotis wisatawan yang ingin menemukan kedamaian di hari liburanya. Alam Pasbar yang beriklim tropis memiliki banyak pilihan wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari wisata bahari hingga wisata pencinta alam. Kendati semua belum terkelola dengan baik, namun sudah menyuguhkan pemandangan yang indah. Begitu juga dengan tujuan wisata lainnya, seperti wisata sejarah dan budaya. Belum terkelola secara maksimal saja, sudah begitu menarik perhatian pengunjung untuk datang berdarmawisata ke Pasbar. Apalagi, jika objek-objek tersebut disempurnakan, dikelola secara profesional. Bisa dipastikan, destinasi parawisata Pasaman Barat akan memampu menyedot ratusan ribu wiusatawan setiap tahun. Sebagai salah satu contoh objek wisata unggulan di Pasbar, Pantai Sasak sangat populer di mata wisatawan karena memiliki hamparan pasir putih yang sangat indah dan panorama lautnya yang bersih dan bening. Apalagi saat ini, setiap hari Minggu di Muaro Pantai Sasak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata

Pasbar menggelar pementasan seni dan budaya Pasbar. Hal ini menjadi daya tarik pula bagi pengunjung. Hari Minggu lalu, selain ditampilkan seni dan Budaya Pasbar juga dimeriahkan oleh artis-artis ibukota dengan menghadirkan jebolah Kontes dangdut Indonesia (KDI). Disamping itu, pantai Sasak ternyata bukan hanya sekadar objek wisata bahari yang menarik perhatian banyak orang, tapi tempat ini juga mempunyai segudang cerita bersejarah dari zaman penjajahan dahulu di Indonesia. Ada banyak bukti sejarah di sekitar pantai itu, seperti baru-baru ini ditemukan benteng pertahanan Jepang atau yang lebih akrab dikenal orang masa kini “Lobang Jepang”. Pantai Sasak berada tidak jauh dari ibukota Pasbar, Simpang Ampek, hanya berjarak sekitar 18 km. Dikawasan pantai ini juga bisa ditemukan, perkampungan nelayan yang masih alami, dengan sejumlah perahu dan peralatan nelayan yang tradisional. Bisa jadi para nelayannelayan ini terkendala ekonomi, sehingga belum banyak yang memiliki peralatan nelayan modern. Berkunjung ke tempat ini, tidak hanya disuguhkan keindahan dan cerita bersejarah, ketika dalam perjalanan anda akan melewati hamparan sawit dan persawahan serta dengan ciri khas hembusan udara sepoi-sepoinya. Disekitar pantai berjejeran kedai-kedai kuliner

dengan masakan ciri khasnya “lauk baka Sasak” dengan dengan bumbu masak tersendiri serta sambal cabainya yang pedas-pedas asin. Pengunjung juga bisa menikmati sunset, dengan angin sepo-sepoi pada sore hari. Pantai Sasak, adalah salah satu pesona pantai terindah di Pasaman Barat, selain Pantai Muaro Binguang dan Pantai Air Bangis, plus pulang panjang, dan berbagai pulang kecil lainnya. Di sini, juga bisa menikmati pasir putih nan halus. Pantai Sasak baru salah satu destinasi parawisata Pasbar, wisata alam Gunung Talamau dan Gunung Pasaman juga tidak kalah menariknya. Selain menyuguhkan pesona alam yang tiada duanya, juga memiliki telaga dipuncak gunung dan taman edelwis. Konon, juga terdapat buluh perindu yang tidak ada tumbuh di tempat lain. Meski melalui jalur medan yang berat untuk sampai ke puncak gunung tersebut, namun ratusan pencinta alam mendaki gunung tersebut setiap tahun. Umumnya, bagi yang berhasil hingga di puncak gunung berdecak kagum dan selalu ingin kembali menaklukkan gunung dengan 2,920 meter ini, termasuk dalam tipe gunung api tidak aktif dan merupakan gunung tertinggi di Sumatera Barat. Dibawah puncak gunung pada ketinggian sekitar 2.750 m, terdapat 13 telaga. Nama-nama telaga

diambil berdasarkan beberapa cerita legenda yang diyakini oleh penduduk disekitar Gunung Talamau. Adapun telaga yang ada di gunung tersebut bernama, Talago Biru, Talago Buluah Parindu, Talago Cindua Mato, Talago Imbang Langik, Talago Lumuik, Talago Mandeh Rubiah, Talago Puti Bungsu, Talago Puti Sangka Bulan, Talago Rajo Dewa, Talago Satwa, Talago Siuntuang Sudah, Talago Tapian Puti Mambang Surau dan Talago Tapian Sutan Bagindo. Gunung Talamau juga memiliki air terjun dengan ketinggian lebih dari 100 meter, bernama Air Terjun Puti Lenggo Geni. Objek wisata lainnya juga ada, surau Lubuak Landua saat ini sebagai tempat beribadah surau Lubuak Landua ini juga menjadi tujuan wisata ziarah, berziarah ke makam Buya Lubuak Landau. Didekat surau juga ada lubuk ikan. Ikan yang ada di kolam tersebut jinak-jinak dan berumur ratusan tahun. Ikan tersebut tidak bisa diambil, sebab konon ikan-ikan tersebut memiliki uduh. Juga ada tugu kota Pasbar, wisata bahari Pulau Panjang, muaro binguang, pelabuhan Aia Bangih, Tugu Eguator, budidaya lobster, rumah gadang Tengku Baso, tangga asmaul husna, perkampungan tradisional kajai, Air Terjun Siburaiburai, Kerajinan Sulaman Emas dan Bendungan Batang Tongar. (Surya Andika)

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Abdek Haq didampingi humasnya, Gusmaizar, kepada Haluan kemarin di kantornhya mengatakan, rombongan CJH Pasbar akan berkumpul di kantor kementerian agama Pasbar pada tanggal 1 Oktober, kemudian tanggal 2 Oktober dinihari bertolak ke Padang, esok harinya baru diberangkan ke tanah suci dengan pesawat Garuda Indonesia. Dari 200 CJH yang akan berangkat, terdiri dari 118 jamaah dan dua orang pendamping, satu Tenaga Pendamping Haji Daerah (TPHD) yakni Sekda Pasbar, Yasri Uripsyah dan satu orang lagi tenaga kesehatan. “InsyaAllah akan dilepas langsung oleh Bupati Pasbar, Drs. H. Baharuddin R. Kita mendoakan semoga yang sudah terencana ini berjalan dengan lancar dan aman, CJH yang akan berangkat berada dalam kondisi sehat,” katanya. Dia katakan, secara prinsip calon jamaah haji asal Pasbar sudah siap berangkat. Segala persiapan yang menyangkut dengan pemberangkatan nanti sudah selesai nantinya. Hanya tinggal menunggu giliran berangkat saja, sesuai jadwal yang diberikan oleh penanggung jawab haji tahun ini dari Kemenag provinsi. Bila dibanding tahun lalu, CJH Pasbar tahun ini lebih muda-muda dan yang berkondisi sangat tinggi sangat kecil. Namun yang dikhawatirkan, CJH sekarang banyak pula yang pasangan subur. “Kalau kondisi resiko sangat tinggi hanya sekitar lima persen, yang dikhawatirkan dari pasangan subur yang banyak tahun ini berangkat, apabila mereka hamil menjelang pemberangkatan kan bisa gawat juga,” katanya. Ia menekankan kepada CJH agar tidak membawa

barang bawaan terlalu banyak. Untuk kemudahan perjalanan haji, Kemenag Pasbar telah membuatkan daftar barang bawaan yang perlu dibawa sebagai bahan pertimbangan. “Sehingga mana barang bawaan yang dibawa bisa ditentukan sesuai prioritas,” ujarnya. Adapun arang bawaan haji yang harus dibawa diantaranya meliputi 1 tas paspor, 1 tas tentengan dan 1 tas koper. Ketiga tas ini wajib dibawa dan tidak boleh ada tas tambahan kecuali tas kecil bagi ibu-ibu. Menurutnya, selain merepotkan juga dapat mengganggu konsentrasi selama perjalanan haji. “Tas koper saat ini ukurannya lebih kecil dari tahun tahun sebelumnya dan isinya maksimal dibatasi sampai 32,5 Kg,” jelasnya. Masalahnya, lanjut dia, masih banyak CJH yang membawa pakaian terlalu banyak, padahal di Tanah Suci nantinya tidak terlalu banyak dipakai. Sehingga penting untuk menentukan barang atau perlengkapan apa saja yang akan dibawa. Ditambahkan, untuk perlengkapan lain yang dilarang dibawa CJH yaitu tidak boleh membawa senjata tajam. Kecuali gunting untuk tahallul dan pisau lipat kecil. Wakhid memastikan semua CJH bisa mengikuti saran dari petugas sehingga tidak melakukan pelanggaran dan kesalahan. Terpisah Kepala Bagian Kesra Pasbar, H. Getri Ardenis mengatakan, untuk para CJH asal Pasbar dipesankan untuk menjaga kesehatan menjelang keberangkatan ini. Begitu juga nantinya saat menjalankan ibadah haji di tanah suci. “Kesehatan paling penting, bisa-bisa nanti gagal berangkat jika terjadi sakit. Begitu juga nantinya di tanah suci, sehingga seluruh CJH dapat menjalankan rukun haji dengan sempurna,” pesannya. (h/dka)

SUARA JORONG TEROBOSAN BUPATI TINGKATKAN PELAYANAN

Angket Penilaian Kepala Jorong Disebar ke Masyarakat PASBAR, HALUAN — Untuk mengetahui kinerja kepala jorong di Pasaman Barat, pemerintah daerah Kabupaten Pasaman Barat akan menebar angket kepada masyarakat. Melalui hasil angket tersebut nanti akan diketahui, apakah selama bertugas kepala jorong dimaksud betul-betul bekerja untuk masyarakat. Bupati Pasbar, H. Baharuddin R kemarin mengatakan, penilaian kinerja kepala jorong tersebut dilakukan untuk memberikan reward dan punishment. Disamping itu, diperlukan dalam rangka mendorong dan memotivasi kepala jorong untuk bekerja maksimal. “Kepala jorong kita jadikan barisan terdepan dalam pembangunan daerah, untuk itu setiap kepala jorong mesti mampu bekerja dengan baik, serta mengayomi seluruh masyarakat di kejorongannya. Jangan sampai kepala jorong ikut menkotak-kotakan warga,” katanya. Ia bakal terus berupaya semaksimal mungkin supaya seluruh kepala jorong dapat bekerja maksimal di wilayah kerjanya. Untuk mencapai pelayanan prima terhadap masyarakat di kabupaten itu. Pasalnya kepala jorong dinilai sebagai ujung tombak dalam berbagai hal ditengah masyarakat. Diakuinya. Selama ini banyak pesan singkat yang diterimanya terkait kinerja kepala jorong. Pengaduan atas nama masyarakat berupa pesan singkat itu, banyak yang mengkritisi kepal jorong, dan tidak ada satupun yang memberikan pujian. Kalau seandainya pesan singkat itu saya jadikan pedoman untuk mengganti kepala jorong. Sangat memungkinkan usia para jorong-jorong menjabat mungkin hanya beberapa bulan saja”, sebutnya. Namun demikian sebutnya. Ia sengaja meneruskan pesan singkat yang diterimanya itu, kepada kepala jorong yang bersangkutan. Dengan harapan kalau informasi itu benar adanya, sesegera mungkin di perbaiki. Tapi kalau tidak benar, diharapkan kepada kepala jorong yang bersangkutan bersabar atas tuduhan tersebut. Para kepala jorong mesti ikhlas memberikan yang terbaik kepada masyarakatnya. Sehingga pekerjaan yang dilakukan ditengah masyarakat dapat menghasilkan pahala. Serta terus mepertebal keimanan saat menerima cobaan di lapangan, sebutnya.(h/dka) >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Syahrizal


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA BOTIAH

SUDAH HABISKAN PULUHAN MILIAR

Cabai Kopay Mulai Menasional PAYAKUMBUH, HALUAN — Cabai Kopay ikutserta pada acara Pekan Raya Tani (PRT) Nasional 2013, yang berakhir 7 September 2013, di Kupang NTT. Kehadiran Cabai Kopay di Stand pameran Sumatera Barat, melambungkan nama Payakumbuh pada iven nasional tersebut. Petani Kupang, Nusantara Tenggara Timur kaget menyaksikan Cabai Kopay yang ada di stand Sumbar. “Cabai Kopay mengagetkan pengunjung pameran. Pengunjung nyaris tak percaya melihat Cabai Kopay dengan panjang mencapai 40 cm,” ungkap Effendi, Ketua Asosiasi Pasar Tani (Aspartan) Payakumbuh, di Payakumbuh, kemarin. Effendi dipercaya Dinas Pertanian Sumbar membawa produksi Cabai Kopay ikut PRT Nasional 2013, di Kupang. Effendi mengatakan, banyak pengunjung yang datang tidak percaya melihat Cabai Kopay. Pengunjung benar-benar kaget menyaksikan cabai keriting yang panjangnya mencapai 40 cm. Tapi setelah diberi penjelasan, terkait cara pengolahan dan perawatan Cabai Kopay barulah pengunjung percaya. Selain Cabai Kopay, kata Effendi, produksi unggulan lainnya, seperti ketimun, terung, buncis, kacang panjang dan pare juga menjadi perhatian petani setempat. Sedangkan Koordinator dan Pembina Sub Terminal Agribisnis (STA) dan Pasar Tani Payakumbuh, Sarman, mengulas, selain Cabai Kopay produksi unggulan lainnya, seperti ketimun, terung, buncis, kacang panjang dan pare juga menjadi perhatian petani setempat. Produksi Aspartan dinilai lebih baik dari yang dihasilkan NTT. Mereka, juga menyampaikan keinginannya berkunjung ke kota ini. Menurut Mediar Indra lagi, terpilihnya Aspartan mengikuti PRT Nasional 2013, tidak terlepas dari hasil produksi tanaman holtikultura Payakumbuh yang makin baik dari tahun ke tahun. “Tanaman holtikultura Payakumbuh suda merambah pasar provinsi di luar Sumbar, seperti Riau, Kepri dan Jambi,” sebutnya. (h/zkf/smt)

Proyek RPH Payakumbuh Kurang Bermutu PAYAKUMBUH, HALUAN — Lantai bangunan proyek pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Modern di Payabasung, Kecamatan Payakumbuh, kurang bermutu. Baru saja akan dioperasikan, lantai bangunan RPH sudah retak bahkan ada yang pecah. Banyak pihak mengkhawatirkan, bangunan RPH yang sudah menghabiskan dana APBD Kota Payakumbuh, APBD Propinsi Sumatera Barat dan APBN serta bantuan Spanyol puluhan miliar rupiah itu, tidak akan bertahan lama, melihat kondisi bangunan bangunan lantai RPH tersebut. Pantauan Haluan ke lokasi RPH, Selasa (10/9), terlihat lantai yang retak dan pecah ketika dilakukan pemasangan tiang pancang rel pengangkut daging. Ini membuktikan lantai bangunan kurang bermutu. Buktinya, bangunan tersebut belum sempat dimanfaatkan untuk kegiatan pemotongan hewan sudah mengalami kerusakan yang berarti. Pelaksana Harian UPTD RPH, Efrizal ketika dihubungi di lokasi pemasangan peralatan RPH oleh teknisi Spanyol, Selasa kemarin mengakui, lantai bangunan yang retak dan pecah oleh mesin alat pengangkat peralatan.

Namun lantai yang rusak akan diperbaiki dan dipadatkkan lagi, termasuk bagian bangunan yang dianggap belum memenuhi syarat sebagai rumah pengolahan sapi potong modern. Karena rumah potong hewan ini akan dimanfaatkan sebagai RPH Modern tentunya fasilitas fisik bangunan harus kuat. Untuk tiang penyangga rel pengangkut daging yang sudah dipotong itu, juga harus kokoh, karena rel tersebut nantinya akan dibebani sanpai 10 ton daging. Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Ir.Mediar Indra ketika dikonfirmasi menyatakan hal senada. Kerusakan lantai yang terjadi akibat pemasangan rel untuk pengangkut daging yang sudah dipotong, memang akan diperbaiki kembali. “Kita akan menyempurnakan bangunan lantai yang mengalami kerusakan,”sebutnya. (h/zkf)

PETANI COKLAT BUTUH ALAT PENGERING

Pemkab Limapuluh Kota Agar Membantu LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Petani coklat di Kecamatan Gukuk, Kabupaten Limapuluh Kota, masih terkendala dengan pengeringan coklat, sehingga salah satu penyebab mutu coklat yang dihasikan belum seperti yang diharapkan. Lagi pula petani coklat mengeluhkan kekurangan modal. “Guguak VIII Koto merupakan salah kenagarian sentra produksi kakao. Sayangnya, mutu produksi komoditi perkebunan ini relatif rendah. Penyebabnya, petani terkendala mesin pengeringan,” ujar Jas (45) salah seorang warga setempat di hadapan Wakil Bupati Asyir-

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

wan Yunus saat berkunjung ke daerah itu, kemarin. Dikatakan, sesuai permintaan pasar biasanya hasil komoditi perkebunan itu difermentasi terlebih dahulu sebelum di keringkan. Waktu panen terjadi pada musim hujan. Persoalan yang dihadapi petani, usai di fermentasi kakao itu tidak bisa dijemur secara terus menerus hingga kering karena terkendala turun hujan. Cuaca yang menghambat proses pengeringan ini akan membuat mutu coklat jadi jelek. “Agar mutu produksi yang dihasilkan sesuai permintaan pasar, idealnya petani memiliki mesin pengering. Untuk

mewujudkan harapan untuk mendapatkan peralatan pengeringan itu, petani butuh bantuan Pemkab Limapuluh Kota,” ulas anggota kelompok lainnya Zulefdi, AR. Sementara itu petani kakao, Iben juga menyampaikan keinginan kelompok taninya untuk mengusahakan budidaya cabai rawit secara besarbesaran, karena pasaran cabai rawit masih luas untuk luar daerah, diantaranya Riau dan Jambi. Pilihan komoditi ini karena alasan tingkat keuntungannya cukup menjanjikan. “Kami sangat ingin membuka kebun cabe rawit secara besar-besaran pak. Ala-

TERTUTUP — Pengerjaan proyek pembangunan Sagodam Sungai Pinago di Jorong Sibaladuang, kecamatan Luak, kabupaten Limapuluh Kota, terkesan tertutup. SYAFRIL NITA

Pengerjaan Proyek Sagodam Tertutup LIMAPULUH KOTA, HALUA N — Pengerjaan proyek pembangunan Sagodam Sungai Pinago di Jorong Sibaladuang, kecamatan Luak, kabupaten Limapuluh Kota, terkesan lamban dan tertutup. Pantauan Haluan dilokasi proyek, kemarin terlihat schedule kerja, bahan bangunan seperti semen dan pasir kemari tertumpuk. Wakil pimpinan pengerjaan proyek berilai Rp 7.775. 363.400- juga tertutup. Setelah Haluan memperkenalkan diri dan diminta

sanya, permintaan produksi cabai itu cukup besar dan harga jualnya relatif stabil dengan tingkat keuntungan menjanjikan. Untuk mewujudkan rencana kelompok itu kami berharap sokongan Pemkab Limapuluh Kota,” tutur Iben. Pada bagian lain Pembina TK dan PAUD Jorong Guguak Titin juga memohon perhatian Pemkab. Sebab, TK milik yayasan yang ada dewasa ini mengalami kesulitan pendanaan. Begitu pula PAUD

Dua Tersangka Gelapkan Travel Majikan

KEDUA tersangka Romi dan Anton ketika diperiksa di Mapolres Payakumbuh. DADANG

PAYAKUMBUH, HALUAN — Satreskrim Polres Payakumbuh, l meringkus dua tersangka penggelapan mobil rental milik majikannya, Selasa (10/9) dini hari. Kedua tersangka yakni Romi (20) warga kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh dan Anton alias Provos (22) residivis kasus pencurian 2010 lalu sekaligus warga kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Riau. Tersangka Romi sebelumnya telah dipekerjakan dan dipercaya oleh majikannya Hariadi Yanis (40) warga Nagari Sungai Baringin, Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota untuk menjadi supir tetap untuk

usaha travel milik majikannya itu. Tetapi, kepercayaan yang telah di berikan majikannya itu, di manfaatkan tersangka dengan menjual mobil travel tanpa sepengetahuan majikannya tersebut. “Tersangka baru 2 bulan bekerja sebagai sopir travel jurusan Padang-Pekanbaru. Beberapa hari terakhir ini, tersangka tak kunjung pulang untuk menyetorkan uang hasil trayek. Begitupun ponsel tersangka tak kunjung aktif ketika dihubungi. Menunggu beberapa hari, tersangka tak kunjung kembali, akhirnya kami melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian,” ujar Hariadi Yanis korban sekaligus majikan dari tersangka.

Setelah mendapat laporan dari korban , petugas kepolisian bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dengan sejumlah petugas kepolisian daerah lainnya yang diduga tempat pelarian tersangka tersebut. Hanya berselang beberapa hari, petugaspun berhasil melacak keberadaan tersangka ini. Dengan melakukan pengintaian, tersangka berhasil ditangkap daerah Tampan, Pekanbaru dengan dibantu petugas Polsek disana. Tersangka Romi ditangkap bersama rekannya yang juga ikut menjual mobil travel milik majikannya itu. “Tersangka Romi berhasil ditangkap bersama rekannya Anton yang ikut terlibat membantu menjual mobil pribadi milik majikannya. Setelah didesak, kedua tersangka mengaku menjual mobil jenis Daihatsu Xenia BA 1151 RA ke daerah Kabupaten Kerinci, Jambi,” ujar Kompol Hadi Winarno Wakapolres Payakumbuh didampingi Kasat Reskrim AKP Jefrizal Jarun di Mapolres Payakumbuh, Selasa ) kemaren. Dari keterangan kedua tersangka itu, mereka menjual murah mobil Daihatsu Xenia hasil kejahatannya itu seharga Rp 25juta kepada salah seorang penadah yang berada di Kabupaten Kerinci, Jambi. (h/ddg)

lihatkan Kartu Pers, disuruh mewawancarai Direktur proyek Sagodam itu langsung ke Pekanbaru Riau. Bahkan sewaktu Haluan memotret kearah proyek, wakil pimpinan tersebut juga melarang. Menurutnya, Proyek ini proyek Nasional, tak ada hubungannya dengan Sumatera Barat, pimpinan diatasnya Menteri PU Joko Kirmanto. Proyek pengembangan Sagodam untuk menahan air galodo dan longsoran dari Gunung Sago Sungai Pinago berlokasi didaerah

yang didirikan dengan swadaya masyarakat, sampai kini masih serba keterbatasan. Selain itu warga juga mengadukan kegundahannya dengan generasi sekarang yang cenderung bermain di Warnet. Menyikapi ini pihak pemuda Jorong Guguak telah membuat wadah pecinta seni yang akan

jorong Sibaladuang Kanagarian Sungai Kamuyang kecamatan Luak kabupaten Limapuluh Kota, dikerjakan sejak 25 Maret 2013 dengan rentangan waktu 240 hari oleh kontraktor pelaksana PT.Tunas Teknik Sejati Pekanbaru Riau. Dengan kendala hambatan peliputan, diragukan penyelesaian proyek besar ini tepat waktu, dan diduga rawan penyimpangan sehubungan lokasinya yang jauh, di pinggang Gunung Sago kata sumber Haluan. (h/snt)

menggelar lomba puisi dan festival band tingkat Sumatera Barat pada pekan depan. “Untuk merealisir perlombaan itu kami berharap adanya sokongan moril dan spirituil dari Pemkab Lima Puluh Kota,” katanya dihadapan Camat Guguak Drs. Yuhendri dan Wali Nagari

Guguak Dt. Jo Putiah. Wabup Asyirwan akan memperhatikan aspirasi masyarakat nagari Guguk itu, pihaknya sesegeranya menyalurkan permintaan masyarakat ke instansi terkait, Dinas Tanaman Pangan, Holticultura dan Perkebunan untuk ditindak lanjuti, sebutnya. (h/zkf)

PERUBAHAN APBD PAYAKUMBUH

Pendapatan dan Belanja Meningkat PAYAKUMBUH, HALUAN — Fraksi PPP DPRD Kota Payakumbuh mempertanyakan meningkatnya pendapatan dan belanja pada perubahan APBD 2013 disebagian besar SKPD di jajaran Pemko Payakumbuh. Contohnya, penganggaran belanja premi asuransi kesehatan Jamsesko sebesar Rp873.783.068, namun kelihatan masyarakat kota ini masih sulit mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, akibat ulah sejumlah oknum terkait. Hal itu diungkap jubir Fraksi PPP, Alhadi Hamid dalam pandangan umum fraksinya terhadap Nota Penjelasan Walikota Payakumbuh tentang Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS), perubahan APBD 2013 dan empat ranperda dalam rapat paripurna dewan, Senin kemarin. Dikatakan, pada RSUD Dr.Adnan WD direncanakan tambahan biaya kegiatan

pelayanan dan pendukung pelayanan sebesar Rp2 miliar lebih. Apakah dengan dana sebanyak itu akan mampu merubah pelayanan di RSUD tersebut, kearah yang lebih baik, utamanya terhadap warga kurang mampu, peserta Jamkesmas dan Jamsesko, sebutnya. Menurut dia, pada Dinas PU terjadi pengkatan anggaran yang cukup besar, yakni Rp1.836.099.877 dan penambahan anggaran pembebasan tanah untuk pelebaran jalan Sudirman Rp 1 miliar, sedangkan kegiatannya pembebasan tanahnya belum jelas penyelesaiannya. Selain itu juga terjadi penambahan di Disparpora Rp1 miliar pengadaan tanah sarana olah raga, untuk apasaja dana sebesar itu, ulas Alhadi Hamid. Hal senada juga disampaikan Fraksi Partai Golkar, H.Maharnis Zul, ia berharap terjadi pelayanan yang memadai dengan senyum, sapa, simpati yang akan membuat pasien lebih cepat sembuh.

>> Editor: Dodi Nurja

“Jika perlu dianggarakan dana untuk mereka yang mampu berbuat sepeti itu, sebut Maharnis Zul. Herannya pada Dinas Pertanian mengalami penurunan sebesar Rp498,89 juta, dalam srata ekonomi petani berada dalam posisi yang kurang menguntungkan. Sebab yang punya ilmu dan kreatif di bidang pertanian cukup banyak jumlahnya yang hidup layak, karena itu perlu menggenjot petani agar mereka hidup layak, jelasnya. Sementara penambahan dana di kantor Arsip dan perpustakaan Rp78,34 juta terkesan seadanya. Tahun depan Arsip dan Perpustakaan perlu digenjot memiliki magnet yang kuat agar ramai dikunjungi pelanggan. Ia juga mengusulkan penempatan orang orang yang mampu dalam jabatan yang diembannya. “Jangan ada kolusi dan nepotisme dalam penempatan pejabat, karena tanpa sadar akan merongrong kesatuan dan kemajuanyang harus dijauhi. (h/zkf)

>> Penata Halaman: Habli


BUKITTINGGI DAN AGAM 13

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

KANTOR IMIGRASI KELAS II BUKITTINGGI

Beri Kemudahan Mengurus Paspor KILAS

BUKITTINGGI, HALUAN— Kantor Imigrasi Kelas II Bukittinggi memberikan kemudahan pada masyarakat dalam mengurus paspor dengan mengedepankan 3 S (Sopan, Senyum dan Sapa).

Peringati Haornas, Kajari Sebagai Irup AGAM, HALUAN — Kepala Kejaksaan Negri (Kajari) Lubuk Basung Setio Pronoto, bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) saat memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-30, Hari Kesadaran Nasional, Ulang Tahun Palang Merah Indonesia ke-68 dan Hari Bulan Sabit tahun 2013. Upacara bendera yang diikuti PNS Kabupaten Agam, TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, atlit, siswa dan Palang Merah Indonesia (PMI) berlangsung di Halaman Kantor Bupati Agam, Senin (9/9). Pada kesempatan itu, Setio Pronoto membacakan sambutan Mentri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Roy Suryo, mengatakan, peringatan Haornas kali pertama diselenggarakan pada 9 September 1983. Tanggal tersebut sengaja dipilih untuk mengenang sejarah diselenggarakannya Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama dimulai pada 9 September 1948 sampai 12 September 1948 di Stadion Sri Wedari Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, melibatkan sekitar 600 atlet dalam sembilan cabang olahraga. PON pertama tersebut dikenal sebagai PON Perjuangan karena sebagai negara yang baru merdeka, Indonesia masih dalam masa perjuangan untuk mendapatkan pengakuan masyarakat internasional termasuk untuk masuk sebagai peserta pekan-pekan olahraga internasional. Dalam perkembangannya, olahraga teah menjadi instrumen penting bagi pembangunan budaya dan karakter bangsa Indonesia. Juga sebagai media diplomasi dalam pergaulan international antar bangsa. Tahun 1962, Indonesia menjadi pusat perhatian dunia saat sukses menjadi tuan rumah Asia Games dengan menempatkan posisi nomor dua di Asia. Di tahun 1983, setahun setelah memperinggati Hari Olahraga Nasioanl dicanangkan Gerakan Nasional tentang Panji Olahraga yaitu Mengolahragakan Masyarakat dan Memasyarakatkan Olahraga. Melalui Keputusan Presiden Nomor 17 tahun 1984, keputusan presiden tersebut memberikan ruang gerak yang luas kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga dan diperkuat melalui Keputusan Presiden Nomor 67 tahun 1985 tentang Haornas diperingati secara nasional oleh masyarakat setiap (9/9) . Perjalanan sejarah olaraga nasioanl tersebut menunjukkan olahraga salah satu indikator keberhasilan pembangunan nasional sehingga pembinaan dan pembangunan olahraga harus ditempatkan dalam kerangka program pembangunan nasional selain sebagai pemersatu bangsa dan gaya hidup sehat dan bugar yang pada gilirannya juga membangun karakter bangsa. Setio juga sampaikan ucapkan terima kasih dari Mentri Pemuda dan Olahraga kepada semua pihak yang telah mendukung serta memberikan kerjasama bagi kesuksesan penyelenggaraan seluruh rangkaian kegiatan peringatan Haornas tahun 2013. Setio sampaikan harapan dari Mentri Pemuda dan Olahraga, semoga pedoman pelaksanaan Haornas ke-30 tahun 2013 dapat memperjelas pemahaman seluruh Indonesia dalam penyelenggaraan tingkat pusat, daerah, perwakilan Republik Indonesia di luar negeri maupun bagi masyarakat luas, semoga peringatan Haornas ke-30 tahun 2013 semakin menggelorakan semangat berolahraga dikalangan masyarakat. Sebelum acara berakhir ditampilkan Simulasi Bencana dan pembacaan puisi tentang bencana oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Agam yang diperagakan oleh petugas Palang Merah Remaja (PMR) oleh pelajar SMK, SMA dan SLTP se-Lubuk Basung. (h/amc)

DUBES SWISS — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Agam Indra Catri dan pejabat dari BMKG pusat bersana duta besar Swiss di depan Kantor GAW Koto Tabang Kecamatan Palupuh Senin(9/9).KASRA SCORPI

GAW KOTO TABANG

Pemantau Atmosfer Dunia AGAM, HALUAN— Pemerintah Swiss menggunakan stasiun pemantau angkasa, Global Atmosfhere Watch(GWA) di Koto Tabang Nagari Koto Rantang Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam untuk memantau efek rumah kaca. Acara penguntingan pita dimulainya kerjasama penggunaan GWA itu berlangsung dalam sebuah acara di Koto Tabang Senin(9/9) yang dihadiri Duta Besar Konfederasi Republik Swiss, Mr. Heinz Walker Nederkoorn, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat Dr. Andi Ekasakya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Bupati Agam Indra Catri serta sejumlah pakar ruang angkasa dari lembaga

Meteo Swiss. Mr Heinz Walker Nederkoorn dalam sambutannya mengatakan, tujuan kerjasama dilakukan sebagai upaya mengurangi pengaruh dampak global warning yang bersumber dari efek rumah kaca. Pemerintah Swiss berminat menggunakan stasiun tersebut karena berada pada posisi “best line” dengan hasil data yang baik. GAW di Koto Tabang adalah satu dari 33 stasiun pemantau atmosfer yang ada di dunia, data hasil pantauannya selain digunakan di dalam negeri juga oleh negara mancanegara. Stasiun pemantau atmosfer ini terletak pada bukit terpencil, sekitat

17 km di arah utara kota Bukittinggi. Stasiun ini merupakan bagian dari sistem monitoring dan riset yang dikoordinasi oleh World Meteorological Organization (WMO). Secara resmi mulai beroperasi sejak 7 Desember 1996 sebagai salah satu unit kerja dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Keberadaanya merupakan salah satu stasiun di daerah ekuatorial yang penting dalam program pengamatan atmosfer secara global. Ada tiga program pengamatan yang dilakukan di Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Koto Tabang, yakni pengamatan Gas Rumah Kaca,pegamatan Kualitas Udara dan Parameter Fisis Atmosfer. (h/ks)

UPK PNPM KAMANG MAGEK

Masuk Nominasi 6 Besar Provinsi AGAM, HALUAN— Unit pengelola kegiatan (UPK) PNPM MPd Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam berhasil masuk nominasi enam besar dalam lomba pelaku PNPM Mandiri Perdesaan tingkat Provinsi Sumbar tahun 2013. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Nagari (BPMPN) Kabupaten Agam Welfizar kepada Haluan di Lubuk Basung Senin, (9/9) mengatakan, Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat bakal menilai UPK yang masuk enam besar mulai Kamis (12/9) mendatang. Ia mengatakan, beberapa waktu lalu (BPMPN) Kabupaten Agam

mengutus UPK Kecamatan Kamang Magek untuk mengikuti lomba pelaku PNPM Mandiri Perdesaan Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2013. “Untuk lomba ini Agam diwakili oleh UPK Kamang Magek. UPK Kamang Magek mewakili Agam karena dinilai cukup baik dari pada UPK yang lain,” katanya. Ia menjelaskan, ada beberapa keunggulan yang dimiliki UPK Kamang Magek antara lain, secara keseluruhan kegiatan dana bergulir di UPK Kamang Magek cukup baik. Rasio pinjaman tidak ada yang bermasalah, rasio pertumbuhan modal sangat menjanjikan. Secara aspek kelembagaan UPK

Kamang Magek dilajalankan dengan SOP dan AD ART yang jelas. Selain itu, keberpihkan UPK juga menjadi salah satu pertimbangan. UPK Kamang Magek memiliki beberapan program unggulan, antara lain simpan pinjam yang melibatkan masyarakat kecil. “Ada beberapa aspek yang dinilai dari lomba tersebut. Dari penilaain dokumen data masing-masing UPK ditetapkan enam besar nominasi yang akan dikunjungi oleh tim penilai provinsi,” ungkapnya. Tim provinsi akan menilai UPK Kamang Magek pada Selasa (17/9) mendatang. (h/yat)

Wako Bukittinggi Lepas JCH BUKITTINGGI, HALUAN— Walikota Bukittinggi Ismet Amziz melepas secara langsung keberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Bukittinggi menuju embarkasi Padang di lapangan Kantin Bukittinggi, Selasa (10/9). 7 Unit mobil Bus dipersiapkan oleh Pemko untuk mengantarkan JCH menuju emberkasi Padang. JCH Kota Bukittinggi berada pada Kloter II bersama jemaah Kota Padang dan Kabupaten Solok yang akan diberangkatkan ke Jeddah, hari ini (11/9). Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi M. Nur mengatakan, jumlah JCH Kota Bukittinggi yang berangkat sebanyak 249 orang yang terdiri dari jemaah laki-laki sebanyak 95 orang dan jemaah perempuan sebanyak 154 orang. Dalam pemberangkatan ke Jeddah JCH kota Bukittinggi didampingi oleh petugas Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD) provinsi, yakni Ismail Johar dari Bukittinggi, Zahara Husni dari Padang, Artati Aliunus dari Padang dan Afansyah dari Padang. Untuk pembimbing Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) yakni Imelda Dokter dari Sijunjung, adi Wandra perawat dari RSAM Bukittinggi dan Sila Dewi Anggraini perawat dari Padang.

“Jemah haji Bukittinggi berada pada maktab 42 pada rumah nomor 924. Di Medinah ditempatkan di Markaziah dan di Mekkah ditempatkan di Mispalah. Untuk calon jemah haji tahun ini yang termuda berumur 18 tahun yang bernama Rauf Furrahim Bin Nadri Effendi. Jemah yang tertua berumur 84 tahun yang bernama Bakhtiar Rasyid,” jelas M. Nur. Ditambahkannya, dari 249 orang jemah haji yang berangkat, masih ada 100 orang lagi jemah haji Bukittinggi yang tidak bisa berangkat. Hal ini dikarenakan adanya pemotongan 20 persen jumlah jemaah haji dunia, termasuk untuk Kota Bukittinggi. “Dari 100 orang jemaah itu, 21 orang telah melunasi biaya pemberangkatannya sedangkan 79 orang lagi dalam tahap penyelesaian administrasi. Insya Allah jemaah haji yang tertinggal tersebut dapat diberangkatkan pada 2014 mendatang,” pungkasnya. Dalam pelepasan pemberangkatan tersebut Walikota Bukittinggi Ismet Amziz mengucapkan selamat kepada JCH Bukittinggi yang telah mendapat panggilan allah SWT untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Ismet berharap agar setelah melaksanakan

ibadah haji nantinya menjadi haji yang mabrur sesuai yang diamanahkan Rasulullah SAW. Ismet juga berpesan kepada JCH Bukittinggi untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan serta menjaga nama baik Bukittinggi. “Kepada jemaah haji Bukittinggi saya harapkan untuk selalu menjaga kebersamaan serta menjaga kesehatan dengan cara menjaga makanan yang sehat dan istirahat yang cukup karena suasana iklim di tanah suci mekah cukup panas,” harap Ismet. (h/cw-tot)

Demikian dikatakan Teguh Cahyono yang pada Bulan Juli Cahyono, BA Kepala Kantor lalu menjabat sebagai Kepala Imigrasi Kelas II Bukittinggi saat Kantor. ditemui Haluan di Selanjutnya kantornya kemaren. dihimbau kepada Didalam memmasyarakat untuk berikan pelayanan mengurus sendiri kepada masyarapaspornya jangan kat yang akan mediwakilkan kepangurus paspor, mada orang lain atau syarakat dihimbau calo dengan salah melengkapi persatu cara memsyaratan seperti persiapkan dokuKartu Tanda Pen- TEGUH CAHYONO mennya, lengkapi duduk, Kart u persyaratannya Keluarga. Bukti identitas diri dan ikuti prosedurnya, bisa yang terdiri dari Akte juga mendownload website: kelahiran, Ijazah, Akte Nikah bukittinggi.imigrasi.go.id atau dan proses ini akan siap dalam bisa menghubungi (0752) tiga hari setelah pengambilan 627598 foto dan wawancara. ”Negara kita termasuk yang ”Masyarakat tidak perlu paling cepat dalam pengurusan antri karena kemampuan kita paspor jika dibandingkan bisa membuat paspor sebanyak dengan negara lain”, tambahnya. 50 buku setiap harinya, disamDisamping itu Kantor ping itu pelayanan kepada Imigrasi Kelas II Bukittinggi masyarakat luar kota kita berikan mempunyai program yang toleransi agar masyarakat tidak memberikan informasi kepada harus bolak balik mengurus masyarakat, peranan Imigrasi paspornya”, ujar nya lagi. Bukittinggi, tentang bagaimana Ditambahkanya pelayanan di cara menyimpan paspor yang Kantor Imigrasi Kelas II Bukittinggi benar, bahwa paspor itu adalah mencakupi tiga kota yang terdiri dokumen negara dan jangan dari Kota Bukittinggi, Kota Paya- sampai disalahgunakan. kumbuh dan Kota Padang Panjang Dan program selanjutnya serta lima kabupaten yaitu tentang pembayaran penerimaan Kabupaten agam, Kabupaten 50 bukan pajak keimigrasian melalui kota, Kabupaten Tanah Datar, Bank BNI, sehingga dalam waktu Kabupaten Pasaman dan Kabu- dekat pemohon jasa keimigrasian paten Pasaman Barat. dapat melakukan pembayaran di Sejauh ini pelayanan yang Bank BNI dan bukti bayar itu atau diberikan oleh kantor Imigrasi voucher dibawa ke Kantor Imigrasi kelas II Bukittinggi jauh lebih Kelas II Bukittinggi untuk proses baik jika dibandingkan de- selanjutnya. ngan tahun-tahun sebelum”Disamping itu dihimbau nya karena langsung diawasi juga kepada masyarakat oleh inspektorat. untuk memberikan informasi ”Saya sendiri sering mem- tentang keberadaan orang berikan breafing kepada staf- asing disekitar kita yang tidak staf agar memberikan pela- jelas keberadaanya, tolong yanan dan kemudahan kepada dilaporkan kepada kami”, masyarakat”, ungkap Teguh harapnya. (h/yusril)

Posyandu Plus Sitingkai Diresmikan AGAM, HALUAN — Camat kecamatan Palupuh Syahrul Hamidi,SH meresmikan gedung baru Posyandu Plus di Jorong Sitingkai Nagari Koto Rantang, Senin. (9/9). Acara peresmian dilaksanakan dalam helat nagari dihadiri masyarakat setempat. Gedung baru tersebut berukuran 10 X 6 m dibangun dengan dana PNPM-MP Rp196 juta anggaran tahun 2012. Gedung itu akan digunakan sebagai pos pelayanan kesehatan dan tempat pendidikan anak usia dini. Camat dalam acara tersebut meminta kepada masyarakat supaya memanfaatkan bangunan dan merawatnya dengan baik. “Selain pos yandu, bangunan dan lembaga lain yang ada juga harus diaktifkan untuk kemajuan bersama, “ kata camat. Untuk mendukung upaya kesehatan masyarakat, para petugas posyandu juga diajak camat untuk memotivasi warga menanam tanaman obat di pekarangan rumah masing-masing.(h/ks)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14

SIJUNJUNG

LINGKAR Bupati Naik Motor Kunjungi Nagari Sisawah SIJUNJUNG, HALUAN — Kunjungan Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, Sabtu (8/9) lalu memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat Jorong Kabun Nagari Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus. Betapa tidak, kedatangan Bupati bersama Kapolres Sijunjung, AKBP Sugeng Riyadi dan sejumlah Kepala SKPD ke jorong mereka tidak mengunakan mobil dinas, tapi dengan mengendarai sepeda motor. Kedatangan Bupati dan rombongan, selain menghadiri syukuran dalam rangka pemilihan wali nagari Sisawah, juga sekaligus menyerap aspirasi warga yang tinggal di jorong yang masuk dalam kategori terpencil tersebut. Dengan medan yang agak sulit, Bupati dan rombongan terlihat semangat menuju Jorong Kabun Nagari Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus tersebut.Wargapun tampak antusias menyambut kedatangan orang nomor satu di Sijunjung bersama rombongannya. “Pak Bupati… Itu Pak Bupati datang jo Honda,” ujar beberapa orang warga yang menunggu kedatangan Bupati dan rombongan.Begitu turun dari motor, Bupati dan rombongan langsung disalami Wali Nagari Sisawah dan warga lainnya. Bagi Bupati kunker dengan mengendarai sepeda motor merupakan cara yang cepat dilakukan untuk mengunjungi warga.Soalnya, medan yang akan dilewati agak berat dan ruas jalan menuju Jorong Kabun cukup sempit. Dikatakan, jika melewati ruas jalan yang bisa dilalui kendaraaan roda empat, akan lama sampai ditempat tujuan. Sebab, harus mutar balik ke muaro Sijunjung, kemudian ke Kumanis yang menghabiskan waktu cukup lama. Dan akan sampai ditempat tujuan larut malam. Makanya, untuk cepat sampai ke Jorong Kabun harus mengunakan motor.”Kita harus menggunakan sepeda motor agar cepat sampai ditempat tujuan,” ucapnya. Selain cepat, sambungnya, dirinya juga ingin merasakan langsung kondisi jalan dan sekaligus menikmati keindahan alam Jorong Kabun. ”Dengan mengendarai motor, kita merasakan sulitnya jalan yang dilalui warga,” tuturnya.(h/azn)

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

Lansek Manih

Bupati Lantik 27 Wali Nagari SIJUNJUNG, HALUAN — Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin secara maraton melantik 27 Wali Nagari terpilih hasil Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) di tujuh kecamatan di Kabupaten Sijunjung.

SEPEDA MOTOR — Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin bersama kepala SKPD mengendarai sepeda motor ke Jorong Kabun Nagari Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus, Sabtu (8/9). AZNELDI

Warga Simawik Minta Akses Jalan SIJUNJUNG, HALUAN — Warga Jorong Simawik Nagari Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus meminta Pemerintah Kabupaten Sijunjung membuka akses jalan dari Simawik ke Nagari Manganti dan beberapa nagari tetangga lainnya. Permintaan itu disampaikan, salah seorang warga Nagari Sisawah, Evernely kepada Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin dalam kun-

jungan kerjanya di Jorong Simawik beberapa hari lalu. Menurut Evernely, pembukaan akses jalan dari Simawik ke Nagari Manganti sangat penting untuk memperlancar arus transportasi antar kedua nagari tersebut. Termasuk dengan nagari tetangga lainnya. “Kami berharap Pemkab Sijunjung membuka akses jalan tersebut.Sebab, selain mempersingkat jarak

tempuh, dengan dibukanya akses jalan itu akan memudahkan arus transportasi warga kedua nagari dan nagari tetangga lainnya,” harap Evernely. Menanggapi permintaan warga tersebut, Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin mendukung dan merespon permintaan warga Jorong Simawik Nagari Sisawah untuk membuka kases jalan dari Jorong Simawik ke Nagari Manganti

dan nagari tetangga lainnya. Sebab, dengan dibukanya akses jalan dari Jorong Simawik ke Nagari Manganti, sambung bupati, akan membantu masyarakat yang tinggal di dua nagari tersebut.Tak hanya itu, adanya akses jalan baru juga akan menjadi lintasan bagi jorong lainnya, seperti Jorong Tangalo, Rumbar dan Tamparungo. Namun begitu, katanya, sebelum membuka akses jalan

tersebut, dirinya akan memerintahkan Dinas Kehutanan melakukan survey lapangan untuk melihat kawasan hutan yang akan dibuka. “Sepanjang pembukaan akses jalan baru itu tidak melewati kawasan hutan, saya mendukung permintaan warga.Namun, jika melewati kawasan hutan, tentu haruslah mendapatkan izin dari Menteri Kehutanan,” tuturnya.(h/azn)

Agenda beserta jadwal pelantikan sudah tersusun. Sementara pelantikan dimulai, Selasa (10/9) hingga Senin (23/9) mendatang.”Jadwal pelantikan Wali Nagari terpilih sudah kita susun, tinggal pelaksanaan,” kata Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setdakab, Hendri Chaniago kepada Haluan, Senin (9/9). Pelantikan 27 Wali Nagari terpilih hasil pesta demokrasi itu, kata Hendri Chaniago, diawali dengan pelantikan Wali Nagari terpilih di Kecamatan Lubuk Tarok, yakni Martonis (Wali Nagari Lalan), Zuriatman (Wali Nagari Lubuk Tarok) dan Janwarizal Hendra SP (Wali Nagari Buluh Ka s o k ) . P e l a n t i k a n dilaksanakan di gedung UDKP kecamatan, Selasa (10/9). Setelah melantik Wali Nagari di Kecamatan Lubuk Tarok, Bupati Yuswir Arifin akan melantik Wali Nagari terpilih di Kecamatan Tanjung Gadang, masingmasing Atrizal (Wali Nagari Langki), Arwil (Wali Nagari Pulasan), Mankasbi (Wali Nagari Taratak Baru) dan Zukri (Wali Nagari Tanjung Gadang). Pelantikan wali Nagari di Kecamatan Tanjung Gadang ini, sebut Kabag Adm Pemerintahan, di gelar di UDKP Kecamatan Tanjung Gadang, Rabu (11/ 9). Kemudian, Jumat (13/9) bupati akan melantik Wali Nagari terpilih di Kecamatan Sumpur Kudus dan Kecamatan IV Nagari.Di Kecamatan Sumpur Kudus, prosesi pelantikan di jadwalkan pukul 09.00 WIB bertempat di gedung UDKP kecamatan. Sementara di Kecamatan IV Nagari di gelar di gedung UDKP kevamatan.Pelantikan direncanakan pukul 14.00 WIB.

Wali Nagari terpilih di Kecamatan Sumpur Kudus yang akan dilantik, masingmasing Sumiki Kamel (Wali Nagari Kumanis), Muslim (Wali Nagari Tamparungo), Evernely (Wali Nagari Sisawah), Yusbardi (Wali Nagari Silantai), Radial (Wali Nagari Unggan) dan Irwan Kudus, S.Ag (Wali Nagari Sumpur Kudus). Sedangkan Wali Nagari terpilih di Kecamatan IV Nagari, yakni Defri Marjulis (Wali Nagari Muaro Bodi) dan Firmansyah (Wali Nagari Mundam Sakti).Sementara pelantikan, Edrifen sebagai Wali Nagari Padang Sibusuk Kecamatan Kupitan, digelar di gedung UDKP kecamatan, Selasa (17/9). Terakhir pelantikan Wali Nagari terpilih di Kecamatan Sijunjung dan Kamang Baru dijadwalkan, Senin (23/9). Pelantikan Wali Nagari terpilih di Kecamatan Sijunjung digelar di gedung Pancasila Muaro Sijunjung.Prosesi pelantikan dijadwalkan pukul 10.00 WIB. Wali Nagari terpilih di Kecamatan Sijunjung yang akan dilantik, yakni April Marsal (Wali Nagari Pematang Panjang), Mardison (Wali Nagari Silokek), Marhalim (Wali Nagari Kandang Baru), Iskandar (Wali Nagari Paru), Idrus Hakimi (Wali Nagari Solok Ambah), Effendi (Wali Nagari Sijunjung), Diagus Putra (Wali Nagari Muaro) dan Ardi (Wali Nagari Durian Gadang). Sementara pelantikan Wali Nagari terpilih di Kecamatan Kamang Baru di laksanakan di gedung UDKP kecamatan pukul 14.00 WIB.Wali Nagari yang akan dilantik, masing-masing Gesuri (Wali Nagari Sungai Lansek), Idrus Hakimi (Wali Nagari Aie Amo) dan Iswadi (Wali Nagari Muaro Ta kung).(h/azn)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari” >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI DAN BISNIS 15

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

18 BPR Belum Penuhi Modal Minimal PADANG, HALUAN— Dari sekitar 99 Bank Perkreditan rakyat (BPR) yang ada di Sumatera Barat, belum semuanya memenuhi kewajiban modal minimal Rp500 Juta-Rp1 Miliar sesuai ketentuan Bank Indonesia.

PENUKARAN UANG RIYAL — Petugas stand memperlihatkan uang riyal yang dapat ditukarkan di komplek Asrama Haji, Tabing, Padang, Senin (9/9).Saat ini 1 riyal dijual dengan harga Rp3.400, dan uang riyal tersebut dapat mempermudah jamaah calon Haji (CJH) saat di Arab Saudi. RIVO SEPTI ANDRIES

KILAS EKONOMI Harga Emas Antam Turun Rp3.000 JAKARTA, HALUAN — Harga emas logam mulia di PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini mengalami penurunan setelah perdagangan kemarin naik cukup tinggi. Seperti dikutip dari situs logam mulia, Selasa (10/9), harga emas terkecil dijual Rp558.000 per gram, turun Rp3.000 per gram dibanding perdagangan akhir pekan kemarin. Antam mencatat semua ukuran logam mulia tersedia. Sementara harga pembelian kembali (buyback) untuk setiap gram emas produk Antam dipatok Rp 494.000 per gram, turun Rp2.000 per gram dibanding perdagangan kemarin. (h/kcm)

Dikatakan Ketua Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat (Perbarindo) Sumatera Barat, Parman, saat ini masih ada sekitar 20 persen atau 18 BPR anggota Perbarindo yang belum memenuhi kewajiban modal minimum tersebut. “Masih ada 18 BPR di Sumbar yang belum memenuhi kewajiban modal minimal tersebut utamanya untuk BPR yang berada di daerah atau di luar Kota Padang ibukota provinsi,” ujar Parman ketika dikonfirmasi Haluan di Padang, Selasa (10/9). Namun dikatakannya paling lambat hingga akhir 2013 ini, 18 BPR yang belum memenuhi ketentuan modal minimal sudah bisa memenuhinya. Bila tidak juga, dikatakannya kemungkinan akan diambil alih oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Kalau tidak bisa juga penuhi ketentuan modal minimal hingga akhir tahun ini, ya kemungkinan diserahkan ke OJK. Solusinya kalau tidak bisa memenuhi itu mungkin merger atau bergabung dengan BPR lain sehingga permodalannya bertambah dan ketentuan modal minimal bisa dipenuhi,” ungkap dia lagi. Dikatakan Parman, untuk BPR di ibukota provinsi Padang modal minimalnya bahkan sudah jauh di atas Rp1 Miliar sesuai ketentuan. Namun demikian jumlahnya memang kecil yakni sekitar 5 persen saja dari total BPR di Sumbar.

CIMB Niaga Genjot Bancassurance JAKARTA, HALUAN — PT Bank CIMB Niaga Tbk terus menggenjot bisnis bancassurance-nya pada 2013.Hingga Juli 2013, bisnis bancassurance CIMB Niaga Tbk mencatat pertumbuhan fee based income sebesar 50% dibandingkan periode sama pada 2012. Akhiz Nasution, Head of Insurance Business CIMB Niaga menjelaskan, kesadaran masyarakat terhadap produk finansial yang mampu memberikan perlindungan sekaligus peluang berinvestasi terus meningkat. Oleh karena itu, kehadiran produkproduk bancassurance yang ditawarkan melalui CIMB Niaga akan memberikan solusi bagi masyarakat, khususnya bagi

nasabah CIMB Niaga. “Kami berupaya untuk menyediakan solusi finansial yang tepat dan komprehensif bagi nasabah CIMB Niaga. Layanan bancassurance mempunyai beragam fasilitas, salah satunya adalah one stop service, yang memungkinkan nasabah untuk memperoleh produk dan jasa perbankan maupun produk asuransi, dalam satu tempat di seluruh kantor cabang CIMB Niaga,” ujar Akhiz, demikian seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (10/9). Akhiz menambahkan, saat ini CIMB Niaga menggandeng 21 mitra asuransi terpilih yang terus melakukan pengembangan dan diversifikasi produk sehingga

produk yang ditawarkan pun bervariasi, mulai dari produk asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, asuransi rawat inap, produk unit link yaitu produk asuransi yang dikaitkan dengan produk investasi, serta produk asuransi kerugian seperti asuransi kendaraan, kebakaran dan burglary/kebongkaran. Menurut Akhiz, CIMB Niaga menawarkan beragam pilihan produk bancassurance, dan staf frontliner akan mereferensikan produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah. Dengan demikian nasabah tidak sekedar membeli, tapi

PERHOTELAN

Hotel Syariah Punya Potensi Besar PADANG, HALUAN – Sebagai daerah yang kental dengan nuansa agama dan adat istiadat, selayaknya hotel syariah di Sumbar mestinya lebih tumbuh subur. Menurut owner Hotel Rangkayo Basa, H Havid Dt Rangkayo Basa, statemen itu dimunculkan Menteri Negara Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring saat berkunjung ke hotel bernuansa syariah itu, pekan lalu. Kata H Havid, Tifatul memuji pengelolaan hotel yang manajemennya diback-up hotel Sofyan Jakarta tersebut. “Sumatera Barat harusnya lebih banyak hotel dengan prinsip syariah. Sumbar sejak dulu hingga kapan pun dikenal sebagai negerinya Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah,”katanya menirukan apa yang disampaikan Tifatul saat itu. Hotel Rangkayo Basa Jalan Hangtuah Padang yang menjalankan bisnisnya dengan prinsip syariah.Menurut Tifatul, adalah jawaban dari kerinduan umat Islam terhadap kebutuhan hotel yang jauh dari nilai glamour seperti banyak hotel di kotakota besar. Lebih jauh, H Havid mengaku Tifatul berkunjung ke hotelnya di luar agenda resminya. “Ya seminggu yang

“Untuk BPR di Kota Padang modalnya bahkan sudah Rp3-4 Miliar. Begitu pun di beberapa kabupaten/kota di Sumbar sudah banyak yang di atas Rp1 Miliar. Rata-rata sudah Rp2 Miliar ke atas,” terangnya. Seperti diketahui, melalui PBI Nomor 8/26/PBI/2006 tentang Permodalan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Bank Indonesia mengelompokkan permodalan BPR dalam empat zona. Yakni modal minimum Rp5 miliar untuk DKI Jakarta. Kemudian Rp2 miliar untuk ibu kota provinsi Jawa, Bali, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi serta daerah Luar Jawa dan Bali termasuk Sumbar minimal Rp500 juta ( di daerah) hingga Rp1 miliar (untuk ibukota provinsi). Ditambahkannya rasio kecukupan modal menunjukkan, BPR tidak sematamata sehat, tetapi juga berkembang. “Rasio kecukupan modal yang memadai dibutuhkan agar bank menjadi kuat,” tambah Direktur PT BPR LPN Sungai Rumbai Kabupaten Dharmasraya tersebut. Karenanya Parman juga setuju dan sangat mendukung adanya aturan baru peningkatan modal minimal BPR hingga Rp4 Miliar paling bawah. “Aturan peningkatan modal minimal BPR tersebut bagus untuk penguatan modal BPR sehingga lebih kuat dan berdaya saing,” tuturnya lagi. (h/ita)

lalu Pak Tifatul ke sini, di luar agenda resmi beliau, tapi Pak Tifatul terkenal dengan low-profile, saat saya ajak beliau langsung mengiyakan, jadilah kunjungan ke hotel mendadak saja, sekalian silaturahim karena bersaudara,”ujar Havid yang juga Ketua Asosiasi Pedagang Emas Permata Indonesia (APEPI), Selasa (10/9) siang. Pria yang juga Ketua Asosiasi Hotel Syariah Indonesia (AHSIN) Wilayah Sumatera mengatakan Hotel Rangkayo Basa dioperasikan tidak akan bergeser ke bisnis hotel umum. “Kita Insya Allah konsisten dengan prinsip syariah, tidak akan terpengaruh dengan cara-cara bisnis hotel umum, Hotel Rangkayo Basa adalah hotel nan Islami,” ujarnya. Havid kukuh dengan prinsip syariah pada pengelolaan hotelnya, karena selaku putra Minangkabau yang kuat nilai-nilai Islamnya. “Kalau tidak kita siapa lagi yang mempertahankan budaya Minangkabau yang terkenal religius ini, makanya service hotel yang Islam perlu dipertahankan,”ujarnya. Kata Havid, hotel berbasiskan syariah di Padang tidak banyak.” Hotel syariah, tegas Havid terlarang menerima tamu pasangan yang bukan suami istri, dan fasilitas hotel

harus memiliki sarana dan prasarana ibadah lengkap, seperti mushola, Alqur’an dan sajadah di setiap setiap kamar. H Havid sangat optomis dengan konsep syari’ah yang telah menjadi komitment dari awal. Tapi ketua AHSIN Wilayah Sumatera ini berharap pemerintahan di Sumbar turut menyupor promosi religi yang kaya

di Sumbar. “Sumbar dengan Minangkabaunya sangat pas mengembangkan wisata religi, karena banyak tapak-tapak sejarah ke Islaman di provinsi ini, sebuat Basafa di Ulakan, Tabuik di Pariaman, atau masjid kuno yang sampai saat ini masih terawat di banyak daerah di Sumbar,”ujarnya. (h/mat/rel)

Menteri Kominfo Tifatul Sembiring berfoto bersama dengan H Hafid dt Rangkayo basa dan manajemen hotel rangkayo basa.IST

juga mendapatkan edukasi dan memahami akan pentingnya memiliki produk bancassurance yang dapat memberikan perlindungan dan hasil investasi yang optimal. Produk bancassurance yang dapat diperoleh nasabah melalui kantor cabang CIMB Niaga adalah produk regular premium unit link, Fortuna X-Tra Plus Syariah yang dikembangkan oleh mitra asuransi AIA Financial dan produk single premium unit link, X-tra Optima yang dikembangkan oleh mitra asuransi CIMB Sun Life. (h/kcm)

Mendag Pasok Kedelai Murah JAKARTA, HALUAN — Pemerintah hanya menjamin pasokan kedelai untuk kebutuhan dalam negeri untuk dapat menekan harga yang tinggi. Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menjamin ketersediaan pasokan kedelai bagi para pengrajin tahu tempe. “Pasokan kedelai ada, sehingga tidak perlu khawatir kekurangan bahan baku,” kata Gita dalam keterangan resmi Kemendag, Senin (9/9). Dia mengunjungi sentra pengGITA WIRJAWAN rajin tahu dan tempe yang tergabung dalam Primer Koperasi Produksi Tahu-Tempe Indonesia (PRIM KOPTI) di Kelurahan Semanan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. “Kunjungan kali ini untuk meyakinkan para pengrajin tahu tempe kalau pasokan kedelai ada,” katanya. Mendag menjelaskan, pihaknya juga telah memberikan izin impor sebanyak 100 ribu ton kedelai untuk Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) yang diharapkan mampu memenuhi kebutuhan para pengrajin tahu tempe. Dalam kesempatan tersebut, para pengrajin menyampaikan bahwa mereka meminta agar harga kedelai diturunkan, dan mengusulkan agar tata niaga kedelai dapat dikembalikan lagi ke Perum Bulog. “Kami telah memberikan izin impor 100 ribu ton kedelai untuk Bulog. Jika kebutuhan per hari untuk produksi di Semanan sekitar 60 ton atau 1.800 ton per bulan, maka Bulog sangat dapat memenuhi kebutuhan kedelai para pengrajin di Semanan,” ujarnya. (h/kcm)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : JEfli


16

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

Rasakan Sensasi New Ford Fiesta PADANG, HALUAN — PT Ford Motor Indonesia (FMI) selaku agen tunggal pemegang merek (ATPM) Ford setelah sukses menghadirkan varian terbaiknya Ford Fiesta yang banyak menarik perhatian konsumen otomotif di Tanah Air, kini kembali melepas versi terbaru New Ford Fiesta dengan banyak penambahan fitur dan teknologi terkini.

Mulai dari desain dengan tampilan baru pada bagian grill depan yang semakin sporty dan enak dipandang. “Untuk membuka pintu mobil, sekarang tak perlu lagi meraba sana-sini mencari kunci. Berkat keyless entry, pintu Fiesta akan langsung terbuka ketika kita menarik gagangnya, selama kunci remote atau key fob berada di saku/tas. Selanjutnya hanya tinggal menekan tombol push-button start untuk menghidupkan mesin dan menginjak pedal gas untuk jalankan mobil. Sangat, sangat gampang!,” beber Muina Englo, Branch Manager Ford Padang. Ford memang banyak melakukan tambahan pada New Fiesta. Sebagian fitur yang terpasang pada Ford Focus disematkan juga pada mobil terbaik di kelas small hatchback ini. Seperti wiper yang

Rubrik Telekomunikasi XL Pamer Kencangnya Internet 4G JAKARTA, HALUAN — Operator seluler XL kembali melakukan uji coba layanan telekomunikasi seluler generasi keempat (4G) atau Long Term Evolution (LTE). Berbeda dari sebelumnya, uji coba kali ini dilakukan langsung secara live dari jaringan XL. “Kali ini, kita kasih sneak peak sedikit, akan seperti apa koneksi 4G dan aplikasi yang mendukungnya. Kita mau kasih lihat pengalaman 4G seperti apa, aplikasi yang mendukungnya bisa apa saja,” kata Ongki Kurniawan, Director/ Chief Service Management Officer PT XL Axiata Tbk di Jakarta, Senin (9/9). Pada uji coba yang didemonstrasikan di Menara Prima, Jakarta, jaringan XL mampu memberikan kecepatan unduh (download) data sebesar 27,42 megabit per detik (Mbps) atau sekitar 3,4 megabyte per detik (MBps). Sementara itu, kecepatan unggahnya (upload) adalah sebesar 5,82 megabit per detik (Mbps) atau 0,65 megabyte per detik (MBps). Pengujian kecepatan unduh dan unggah ini dilakukan dengan menggunakan layanan dari situs speedtest.net Pengujian kali ini dilakukan hanya di empat perangkat. Oleh karena itu,

kecepatan jaringan pada saat sudah komersial nanti bisa saja berbeda. Uji coba video konferensi dari Menara Prima ke Bali, menggunakan aplikasi Skype HD, juga menghasilkan gambar yang jelas, jernih, dan tanpa putus. Menonton video HD melalui situs berbagi video YouTube juga berjalan secara baik, tanpa putus-putus. Menurut Kurniawan, XL terus melakukan persiapan untuk jaringan layanan LTE ini. Namun, ia belum bisa memberikan jaminan, kapan jaringan LTE akan masuk ke tahap komersil atau tersedia untuk digunakan oleh pelanggan. “Launch komersialnya masih belum fixed,” ungkap Kurniawan. Kurniawan mengaku, sudah mendapat izin dari Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo), khususnya SDPPI, untuk pengujian LTE langsung di jaringan mereka. Ada dua frekuensi yang dapat digunakan, yaitu 1.800 MHz dan 2.100 MHz. Masing-masing dari frekuensi tersebut, digunakan spektrum sebesar 5 MHz. Untuk menggelar LTE tersebut, XL menggandeng mitra vendor Huawei.(h/kcm)

dilengkapi sensor hujan akan hidup secara otomatis dan menyesuaikan kecepatan sapuan tergantung tingkat curah hujan. Lalu auto headlights juga akan hidup secara otomotis jika sensor merasa tidak ada cukup ca- haya sehingga pengemudi bisa melihat dengan jelas apa yang ada di depan. Selain itu, Ford Fiesta sem a k i n sempurna di tanjakan. Bila selama ini berhenti dan maju di tanjakan membuat pengemudi merasa sedikit was-was, sekarang berkat teknologi hill launch assist akan mencegah Fiesta meluncur turun hanya dalam hitungan beberapa detik setelah kita melepaskan pedal rem dan menginjak pedal gas. “Ini benar-benar fitur yang keren. Tak ada kata kembali. Sekali berkendara dengan fitur-fitur ini,

tidak akan pernah mau lagi berkendara tanpanya,” jelas wanita yang akrab disapa Meme ini. Sebagai mobil Amerika, tentunya Ford memikirkan faktor keamanan yang super kokoh. Jika baja boron menjadi pilihan industri antariksa, sebab empat kali lebih kuat dari standar baja berkekuatan tinggi, ternyata baja boron juga memperkuat bodi Fiesta sehingga

TERBARU��� Versi terbaru New Ford Fiesta kini dengan banyak penambahan fitur dan teknologi terkini. IST menciptakan tingkat keamanan yang lebih tinggi dipadu dengan dual airbag untuk pengemudi dan penumpang depan membuat hati lebih tenang ketika berkendara. Seperti Fiesta model sebelumnya yang mengusung teknologi voice command untuk melakukan

Stock Split, Saham Telkom Lebih Atraktif JAKARTA, HALUAN – PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) telah melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan ratio 1:5 pada 28 Agustus 2013 lalu.Langkah korporasi diharapkan dapat menggairahkan perdagangan saham sekaligus meningkatkan return per saham sehingga saham Telkom menjadi semakin menarik di mata investor. “Stock split dilaksanakan dimana 1 saham dengan nilai nominal Rp250 akan dipecah menjadi 5 saham dengan nilai nominal Rp50 per saham,” jelas Vice President Public Relations Telkom, Arif Prabowo dalam pers relisnya yang di terima Haluan kemaren (10/ 9). Saat ini walaupun harga nominal saham Telkom Rp250 per saham, namun harga market atau harga transaksi adalah rata-rata Rp11.591 berdasarkan data 30 hari terakhir. Stock split, menurut Arif Prabowo dapat memperbesar jumlah saham yang beredar dan diharapkan

mampu meningkatkan likuiditas saham. Di samping itu, dengan pemecahan saham ini akan meningkatkan affordability dengan tujuan investor retail dapat melakukan investasi pada saham Telkom “Langkah stock split diharapkan mampu meningkatkan transaksi perdagangan saham perseroan karena kini harganya lebih terjangkau,” ujar Arif Prabowo. Jika harga saham yang ditawarkan tidak terlalu tinggi maka diharapkan banyak investor yang tertarik membeli saham Telkom sehingga volume perdagangan pun akan meningkat karena saham tersebut aktif diperdagangkan dan akan semakin likuid. Hal tersebut akan diikuti dengan kenaikan return saham, sehingga saham Telkom menjadi semakin menarik di mata investor. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Telkom pada 19 April 2013 lalu telah menyetujui beberapa

keputusan, salah satunya adalah menyetujui pelaksanaan pemecahan saham (stock split) 1 menjadi 5. Pada hari pertama Telkom menjalankan langkah korporasi stock split, indeks saham perusahaan telekomunikasi merah putih ini mengalami kenaikan hingga 6,17% dari harga pembukaan di Rp 2.025 per lembar saham menjadi Rp2.150. Nilai ini jauh di atas kenaikan indeks saham perusahaan infrastructure & utility yang mencapai 1,44%, demikian pula dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang hari ini mengalami kenaikan hingga 1,47%. Perseroan menjadwalkan pelaksanaan stock split tersebut pada 27 Agustus 2013, dengan nilai nominal lama di pasar reguler dan pasar negosiasi. Lalu awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler dan negosiasi pada 28 Agustus 2013.(h/dj)

Mobil Listrik HEVINA Aplikasikan Autovision JAKARTA, HALUAN – Sebuah prestasi gemilang baru saja terlahir dari karya putra bangsa melalui terciptanya mobil Listrik yang diproduksi oleh LIPI. Mobil yang diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Bpk. H. Susilo Bambang Yudhoyono akhir Agustus lalu ini

menyandang nama HEVINA. Teknologi mobil listrik yang dikembangkan CV Sampurna Part Niaga (SPN) tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian akan semakin menipisnya sumber daya alam yang tak terbarui, yaitu Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sebelumnya, CV Sampurna Part Niaga (SPN) selaku produsen lampu peruntukan otomotif dan after market. Terakhir, SPN baru saja terlibat dalam sebuah project inovasi mobil listrik oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), sebagai bentuk dukungan pada teknologi yang ramah lingkungan. General Manager CV SPN, Andre Chrispian kepada wartawan mengatakan, produk mobil yang ramah lingkungan itu memadukan beragam teknologi seperti mobil hybrid ataupun mobil listrik yang menggunakan baterai sebagai suplai listrik dan tenaga sebagai penggerak mesin kendaraan. Sebagai bentuk support kepedulian lingkungan yang menjadi roh dalam sedan HEVINA yang total energinya dihasilkan melalui listrik, Autovision selaku produsen lampu after market yang juga menitik

beratkan pada produk lampu yang ramah lingkungan (HID & LED) turut mengaplikasikan beberapa produk terbaiknya pada sedan HEVINA tersebut. Pada sektor eksterior khususnya bagian depan, sebagai penunjang lampu utama dari HEVINA, Autovision mengaplikasikan satu set lampu HID H4 Hi/Lo berdaya 12V – 35W. HID H4 Hi/Lo memiliki kapasitas Lumens (satuan terang cahaya) yang tinggi, dengan temperatur warna hingga 4300K. Selain memberikan efek lampu yang terang sehingga menunjang faktor safety, HID H4 Hi/Lo juga ramah lingkungan dengan masa pakai hingga 3000 jam, sehingga turut menyumbang efesiensi. Selain itu, Autovision juga melengkapi HEVINA dengan Microzen LED T10 HP01+3 (pancaran warna putih) berpadu dengan bohlam Superbeam

H3 berwarna Crystal Clear. Aksen warna biru dari Microzen Flextrip27, tampil pada kisi – kisi udara pada front grill nya. Tidak luput juga penggunaan Apex3R Daytime Running Light (DRL) tipe ST002 berwarna putih, penggunaan DRL biasa diaplikasikan pada mobil – mobil kelas premium. Dan pada sisi buritan, terpasang juga Microzen LED S-25 Double 16-SMD lengkap dengan Apex3R Daytime Running Light (DRL) tipe HP001 yang telah diberi sentuhan modifikasi, hingga memberi efek warna merah. Beragam kebutuhan lampu dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya sesuai dengan karakter kondisi jalan, dimiliki oleh Autovision. Autovision juga mengedepankan teknologi yang ramah lingkungan, dengan masa pakai yang lebih panjang sehingga lebih efisien,’ tambahnya. (h/vid)

>> Editor : Afrianita

panggilan telepon secara hands-free, kini lebih canggih lagi berkat pemasangan SYNC yang memungkinkan Anda menggunakan handset Bluetooth tanpa melepas tangan dari kemudi dan mata tetap tertuju ke jalan. “Tinggal telepon, menekan nomor dan menerima panggilan cukup hanya dengan mengucapkan beberapa kata sederhana. SYNC™ akan membuat kita tetap terhubung dengan kehidupan sosial dan bisnis,” lanjut Meme. Termasuk menyetel musik secara hands-free. Apakah dengan music player, iPod, atau USB drive. SYNC kompatibel dengan semuanya. “Cukup tekan Search, lalu Play berdasarkan artis, album/track, dan Shuffle. Tinggal beri tahu SYNC™ apa yang ingin kita dengar. Jadi pengemudi tetap berkonsentrasi ke jalan dan biarkan SYNC™ melakukan sisanya. Bahkan juga bisa melakukan streaming musik dari handset Bluetooth secara nirkabel,” urai Meme sambil menyebut harga Fiesta tak berubah dengan versi sebelumnya. Menariknya, juga bisa membacakan pesan pendek yang masuk ke ponsel. SYNC™ akan membacakan SMS yang diterima sehingga tidak perlu menunggu sampai mobil terparkir dengan sempurna untuk membacanya. Menyetir harusnya tidak sambil menelpon atau menyetel musik. Namun dengan SYNC bisa tetap menggunakan gadget-gadget favorit Anda tanpa harus melepaskan tangan dari kemudi, hanya perlu mengucapkan beberapa kata sederhana. Untuk dapur pacu, kini Fiesta naik kelas dengan mengusung mesin 1.500cc Ti-VCT yang memberikan tingkat konsumsi mengagumkan untuk di kota dan luar kota, tanpa mengurangi daya kemampuannya. Interior pun semakin mewah dan stylish dengan panel instrumen berwarna yang terlihat bagus sehingga semakin nyaman dan elegan. Kokpit Fiesta menempatkan semua kendali agar mudah disentuh hanya dengan jari Anda. Untuk sesi test drive, Ford Padang menyediakan layanan konsumen di 082170095533. Dengan merasakan sensasi Fiesta, konsumen semakin dimanjakan ketika mengemudi sebab juga tersedia colokan untuk charge ulang baterai ponsel. (h/ita/*)

>> Penata Halaman: Jefli


RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

17

Kaka Jadi Wakil Kapten AC Milan MILAN, HALUAN — Kaka tampaknya akan segera didaulat menjadi wakil kapten AC Milan. Hal itu dinyatakan langsung oleh Wakil Presiden Milan Adriano Galliani. "Riccardo Montolivo masih dan akan tetapi jadi kapten kami, tapi nyaris pasti (Kaka) akan menjadi wakil kapten," kata Galliani kepada Sky Sports yang dikutip ESPN. "Mari jangan lupakan enam tahun yang pernah ia mainkan dengan kaus ini," lanjutnya. Musim panas ini Kaka hijrah dari Real Madrid ke Milan, setelah empat tahun merumput di Spanyol. Sebelumnya pemain berusia 31 tahun pernah jadi bintang Milan dan pemain pujaan suporter ketika membela klub itu periode 2003-2009. Tak heran jika ia kemudian disambut dengan meriah ketika "pulang" ke Milan sepekan lalu. Akhir pekan lalu Kaka melakoni debut periode keduanya di Milan. Dalam laga friendly yang berujung dengan kemenangan 4-0 untuk Milan atas Chiasso tersebut, Kaka menjadi kapten 'Rossoneri'. (h/net)

Barca Giatkan Kontrak Valdes BARCELONA, HALUAN — Barcelona belum berhasil mencapai kesepakatan dengan Victor Valdes soal perpanjangan kontrak. Sandro Rosell menyatakan bahwa Los Cules belum menyerah untuk melakukan negosiasi terkait kontrak. Kontrak Valdes dengan Barca akan berakhir pada bulan Juni 2014. Tinggal menyisakan kurang dari satu tahun, kedua belah pihak belum mencapai kata sepakat soal tambahan kontrak. Valdes sendiri pernah menyatakan keinginannya untuk hengkang dari Barca saat kontraknya habis tahun depan. Tekanan yang hebat di Camp Nou disebut menjadi penyebab utama Valdes berhasrat pergi dari Azulgrana. Soal situasi Valdes itu, Rossel menjelaskan bahwa dirinya masih bakal membujuk kiper 31 tahun itu agar mau membubuhkan tanda tangan untuk kesepakatan kontrak baru. "Saya sudah mencoba untuk membujuk dia agar tetap tinggal. Tapi, saya tak bisa memberi tahu Anda apakah kamu sudah bertemu atau belum," kata Rossel seperti dilansir Sportsmole. "Tentunya, saya sudah mencoba dan dia masih belum setuju. Pastinya saya akan mencoba lagi. Kami masih mempunyai waktu satu tahun lagi dan itu merupakan waktu yang lama," imbuhnya.(h/net)

MANCHESTER, HALUAN — Gael Clichy berujar bahwa Manchester City tengah diselimuti kepercayaan diri yang tinggi di Liga Inggris musim ini. Dia menyebutkan bahwa The Citizens punya ramuan untuk menjadi juara. Setelah mengalami puasa gelar musim lalu, City lantas melakukan perombakan besar. Di kursi manajer, Manuel Pellegrini dipilih untuk menangani skuat. Sementara itu, beberapa pemain bintang pun juga direkrut untuk menambah kekuatan tim. Alvaro Negredo, Jesus Navas, Fernandinho, Stevan Jovetic, dan Martin Demichelis merupakan deretan pemain baru City. City lantas tampil meyakinkan saat laga pertama Liga Inggris dengan memetik kemenangan 4-0 atas Newcastle United dalam laga yang berlangsung di Etihad Stadium pada 19 Agustus lalu. Enam hari setelahnya, City secara mengejutkan kalah 2-3 saat melawat ke kandang Cardiff City. Sergio Aguero dkk. lalu mampu bangkit saat menjamu Hull City di akhir bulan Agustus dengan memetik kemenangan 2-0. Kendati belum tampil stabil, Clichy yakin dengan kans City untuk kembali menjadi juara. "Pemain baru telah bergabung dengan tim, dan kami juga mempunyai manajer baru. Jadi, kami mempunyai semua ramuan untuk memenagi gelar juara lagi," ungkap Clichy di Manchester Evening News. 'Itu tak hanya mempertanyakan mengenai jumah pemain yang kami punyai, tapi itu juga mempertanyakan kekuatan mental." "Kami bisa meraih gelar juara, kami mau memenangi gelar juara, dan kami akan melakukan apapun. Tapi, di saat ini kami harus melihat dan menunggu apa yang akan terjadi sepanjang musim ini," tuturnya.(h/net)

JUARA — Pemain Manchester City pede bisa mencapai puncak klasemen di akhir musim karena performa tim makin membaik. NET

Rasis, Boateng Tinggalkan Milan BERLIN, HALUAN — KevinPrince Boateng kini berseragam Schalke setelah meninggalkan AC Milan di akhir Agustus. Alasan keputusan Boateng disebut karena gerah dengan rasialisme yang tidak jarang terjadi di Italia.

Insiden itu terjadi pada Januari silam saat menghadapi klub Lega Pro 2 di laga ujicoba tengah musim. Boateng bersama beberapa pemain Milan lainnya menjadi target chant berbau rasis dari sekelompok suporter lawan. Boateng bereaksi dengan

menendang bola ke arah suporter lawan sebelum meninggalkan lapangan yang disusul kemudian oleh beberapa rekan setimnya. Kejadian itu pun baru sekali dari sekian banyak insiden rasialis di dalam sepakbola Negeri Pizza itu. Setelah tiga tahun berkosum 'Merah-Hitam' dengan raihan satu Scudetto dan satu Piala Super Italia, Boateng akhirnya angkat kaki dari San Siro menuju Schalke dengan nilai transfer sekitar 15 juta euro. "Dia jelas-jelas ingin pergi karena banyaknya insiden rasialisme di Italia," klaim direktur finansial Schalke Peters Peters yang dikutip Mirror. "Dia sudah memiliki persetujuan dengan presiden Milan Silvio Berlusconi bahwa dia akan disetujui untuk pergi apabila Milan lolos ke Liga Champions." (h/net)

Kevin Prince Boateng

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18 OLAHRAGA POJOK ARENA

105 Pendekar Ikuti Porkab LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Ketua umum IPSI ( Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia ) Kabupaten Limapuluh Kota, Husin Daruhan,SH Dt. Mangkuto membuka secara resmi kegiatan pertandingan silat Porkab (Pekan Olahraga Kabupaten ) Limapuluh Kota Selasa (10/9) di Gedung Serbaguna ex kantor Bupati L:imapuluh Kota Jalan Sudirman No.1 Payakumbuh. Husin Daruhan di hadapan 105 para pendekar utusan berbagai kecamatan dan 500-an pesilat berbagai perguruan yang meramaikan acara pembukaan itu, berharap selama pertandingan para atlet memelihara kebersamaan. “Di arena kita bertanding, namun diluar lapangan tetap bersahabat,”katanya Pesilat – pesilat terbaik dari berbagai kelas, akan dipromkanuntuk membela kabupaten Limapuluh Kota pada Porprov XIII dikabupaten Darmasraya tahun 2014. Untuk bertarunglah adik – adik dengan kesatria diarena, serta menjunjung tinggi sportifitas. Sebab berolahraga tidak hanya untuk prestasi, tetapi meningkatkan SDM masyarakat khusus generasi muda, kata Husin yang juga Sekretaris DPRD kabupaten Limapuluh Kota. Dari 95 pesilat yang ikut Porkab, akan bertarung kelas A sampai F putera dan puteri, hingga menjelang babak final panitia menyelesaikan 89 partai.(h/snt)

MNC Beli Hak Siar ISL JAKARTA, HALUAN — Media Nusantara Citra (MNC) Group tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk menjadi pemegang hak siar Indonesia Super League (ISL) musim 2013/2014. Namun, perusahaan media yang menaungi beberapa televisi nasional seperti RCTI serta Global TV dan MNCTV itu punya satu ketentuan. Syarat yang mereka minta adalah tidak adanya dualisme kompetisi sepak bola nasional. MNC Group menegaskan bahwa mereka serius ingin menjadi partner PSSI untuk menyiarkan secara langsung lagalaga ISL musim depan. Pihak MNC Group juga mengaku siap membuka diri terhadap segala kemungkinan yang ada. "Kami sangat terbuka dan ingin melakukan pembicaraan yang lebih serius. Kami menunggu perkembangan selanjutnya, bagaimana rencana PSSI untuk meregulasi dan memutuskan sistem pertandingan ke depan," papar Managing Director Programming and Sales MNC Group, Nana Putra, seperti dilansir Sindonews. Pemusnahan dualisme kompetisi dinilai sangat penting bagi semua pihak, tidak hanya persepakbolaan Indonesia, tapi juga para pecinta sepak bola nasional. "Harapan kami serta masyarakat Indonesia tentu adanya satu liga saja agar kami bisa bersungguh-sungguh dalam mengembangkannya dan tak ada lagi dualisme kompetisi yang membingungkan pemirsa," lanjut Nana Putra.(h/net)(h/net)

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

SEMEN PADANG VS PERSIJAP

Satu Laga Beda Target PADANG, HALUAN — Rabu (11/9) sore nanti, skuad Semen Padang akan menghadapi Persijap Jepara dalam laga perdana putaran kedua Indonesian Premier League (IPL) di Stadion H Agus Salim. Target berbeda dipancang para pelatih dari kedua tim pada laga kali ini

BERLAGA — Tim Semen Padang akan kembali berlaga di kompetisi IPL. Di laga perdana putaran kedua itu, Kabau Sirah akan menjamu tim asal Jawa Tengah, Persijap. Laga ini dianggap penting karena Semen Padang akan segera bersiap ke AFC Cup. DOKUMEN

ISL Bakal Pangkas Pemain Asing JAKARTA, HALUAN — Banyaknya pemain asing yang berkompetisi di Liga Super Indonesia (ISL) dan Divisi Utama (DU) mengancam keberadaan pemain lokal. PT Liga Indonesia pun menaruh perhatian khusus mengenai masalah tersebut. Musim ini, masing-masing klub yang berlaga di ISL dan Divisi Utama diperbolehkan menggunakan jasa pemain asing sebanyak lima pemain (tiga non Asia dan dua pemain Asia). Keberadaan pemain asing memang membantu klub dalam melakukan persaingan di liga. Namun ironisnya, hal itu malah menenggelamkan bakatbakat asli Indonesia. Banyak

pemain asli tanah air berbakat harus tergerus dengan keberadaan pesepakbola asing. Masalah tak hanya di situ. Gaji pemain asing yang rata-rata di atas pemain lokal membuat beban finansial klub makin berat. Masalah seperti tunggakan gaji pu muncul. Akibat hal itu muncullah rumusan untuk memangkas jumlah pemain asing di ISL dan Divisi Utama. Jika musim ini ada lima pemain di sebuah klub bisa bermain sekaligus dalam satu pertandingan, kemungkinan besar pada tahun depan hanya ada tiga pemain asing yang akan dimasukan dalam starting line up. “Penggunaan pemain asing itu

merupakan salah satu rumusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham PT Liga sebelumnya. Akhir bulan ini akan diputuskan pada rapat Anggota Eksekutif (Exco) PSSI," jelas CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono di Kantor PSSI, Selasa (10/9/2013). Tak hanya itu saja, Joko juga menjelaskan kalau pada rapat Exco itu juga akan membahas regulasi terkait pelaksanaan kompetisi ISL dan Divisi Utama di musim depan. “Regulasi kompetisi musim depan belum diputuskan, akan dibahas pada Rapat Exco yang dilangsungkan pada akhir bulan September,” dia mengakhiri.(h/net)

Febby Juara Tunggal Putri di Ukraina UKRAINA, HALUAN — Febby Angguni, tunggal putri asal PB Djarum, akhirnya berhasil merebut gelar juara pada Kharkov International Challenge 2013, Minggu (8/9/2013). Hal ini dipastikan Febby usai mengalahkan rekannya sendiri, Ana Rovita, melalui dua gim langsung, 22-20 dan 21-14. Gelar ini sekaligus menjadi satu-satunya gelar yang diperoleh Indonesia di turnamen ini. Pertemuan ini terasa tak asing, sebab keduanya sering bertarung di ajang Sirkuit Nasional atau turnamen lainnya. Terakhir keduanya bertanding di babak kedua Indonesia International

Challenge 2013 lalu di Surabaya. Kala itu, Febby berhasil unggul usai rubber gim 13-21, 21-4 dan 21-11. Kini, Febby yang menjadi unggulan dua ini pun bertanding tanpa kesulitan berarti. "Saya dan Febby sudah sering ketemu. Jadi udah sama-sama hapal permainan masing-masing," kata Ana, dilansir situs PB Djarum. Sejak babak pertama dimainkan, Febby pun tercatat hanya sekali kelihangan gim ketika ia berhadapan dengan Neslihan Yigit, Turki. Setelah main selama 49 menit, Febby menang dengan skor 21-4, 17-21 dan 21-14. Di babak pertama, Febby

mengandaskan Laura Vana asal Estonia, dengan skor meyakinkan 21-9 dan 21-13. Setelah itu usai mengalahkan Neslihan, Febby juga berhasil memulangkan atlet Rusia, Elena Komendrovskaja. Febby lagilagi menang mudah, 21-11 dan 21-8. Bertemu unggulan empat asal Ukraina, Marija Ulitina di semifinal, Febby menjalani laga cukup ketat sebelum akhirnya menang 21-19 dan 21-12. Gelar International Challenge ini merupakan yang pertama bagi Febby di tahun 2013. Terakhir di Indonesia International Challenge 2013, Febby tumbang di perempatfinal lawan Dinar Dyah Ayustine. (h/net)

22 Petarung Ikut Kejurnas Tarung Derajat PADANG, HALUAN — Sebanyak 22 atlet tarung derajat Sumatera Barat akan mengikuti Kejurnas Piala Presiden ke-IV 2013 yang akan digelar di Bandung, Jawa Barat, 28 Oktober-3 November. "Ada 22 atlet yang kita persiapkan saat ini, semuanya sedang menjalankan pemusatan dan latihan di GOR UNP Padang dan Kawah Rohana kudus," kata Ketua Harian Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat)

Sumbar Alnedral di Padang, Selasa. Ia menjelaskan, 22 atlet yang akan mewakili Ranah Minang pada ajang bergengsi tersebut terdiri dari 10 atlet putra dan 10 petarung putri dan didampingi delapan orang ofisial tim. Alnedral menyebutkan, semua atlet merupakan hasil perekrutan Pengcab Kodrat dari ajang Pekan Olahraga Provinsi dan Kejuaraan Daerah Dispora Cup I. yang terdiri daritiga atlet

Kota Bukittinggi, Kabupaten Padang Pariaman (lima orang). Kabupaten Agam (dua orang), Kota Pariaman (tiga orang),Kota Padang (tiga orang),Kabupaten Solok (satu orang), Kota Payakumbuh (satu orang), Kabupaten Pesisir Selatan (satu),dan Kota Sawahlunto (satu). Dikatakannya, dalam ajang tersebut Sumbar akan mengikuti 10 nomor tarung putra, lima tarung putri, dua seni gerak, empat seni getar

beregu dan rangkaian gerak derajat yang terdiri dari tiga orang. Lebih lanjut Alnedral menambahkan, dalam ajang tersebut Sumbar belum bisa menargetkan meraih medali emas, namun peluang untuk berprestasi mengingat Sumbar akan diperkuat empat atlet yang sebelumnya turun pada PON 2012 di Riau. "Ada empat atlet senior yang juga turun pada ajang itu, yakni Ahsan Zainal, Rezi Alfaleri, Rambo Sugianto, dan

Rahmi Yanti," katanya. Ia menambahkan, mengikuti Kejurnas Piala Presiden itu merupakan bagian dari persiapan jangka panjang tim Kodrat Sumbar untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. "Event ini kita jadikan ajang evaluasi sekaligus memantau perkembangan atlet dan menambah jam terbang atlet," katanya.(h/ mat)

“Kami tetap fokus untuk meraih tiga poin karena pertandingan ini tak kalah penting untuk menatap IPL putaran kedua,”kata pelatih Semen Padang FC, Jafri Sastra. Menurutnya, Persijap bukanlah tim yang sembarangan dan cukup solid. Buktinya, di laga kandang mereka di Stadion Bumi Kartini, mereka berhasil menahan imbang Semen Padang. “Apalagi kini mereka sudah ganti pelatih yang punya segudang pengalaman di Indonesia, Raja Isa. Ia juga paham tentang kultur sepakbola di negeri ini dan mereka pasti akan bermain ngotot disini untuk mencuri poin,”sebut Jafri.. Soal tim, Jafri menyebutkan bahwa kondisi Ellie Aiboy Cs sudah on fire pasca dua laga ujicoba sebelum laga perdana di kompetisi. Bagi mereka, pertandingan ini sangat berarti juga untuk persiapan AFC CUP selain friendly match yang sudah ada. “Sekarang, sudah ada nya atmosfer kompetisi,yaitu IPL. Karenanya, atmosfer ini menjadi bekal pemain untuk menambah mental mere-

ka,”sebut Jafri Sementara itu, pelatih kepala tim tamu, Raja Isa mengaku tak punya target dalam pertandingan ini. Sedikit memuji, pelatih asal Malaysia itu menyebutkan lawan yang akan dihadapinya itu merupakan lawan yang tangguh. Karenanya, sebut mantan pelatih Persipura ini, mereka akan memberikan perlawanan kepada Semen Padang FC. “Tak ada beban pada laga ini. Kami pasti akan bermain lepas dan akan menyesuaikan kondisi untuk penerapan strategi,”sebut Raja Isa sembari menyebut Semen Padang-lah yang sebenarnya terbebani harus bersiap menghadapi AFC Cup. Pada pertandingan itu, Persijap tak akan diperkuat sejumlah pemain penting, seperti Agung Supriyanto yang harus memperkuat tim TNI, lalu Julio Arcose dan Gunawan yang mengalami cedera. Kendati demikian, Persijap masih punya pemain kunci lainnya, mulai dari kiper Wahyu Tri, Buchori, dan legiun asingnya, Evaldo da Silva, Kim Yong Han,Walter Bruzuela. (h/ mat)

IPSI Sumbar Gelar Pertandingan Silat PADANG, HALUAN — Pengprov IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) Sumbar bakal menggelar pertandingan silat se-Sumbar, 19 -22 Desember mendatang, di GOR H. Agus Salim. Diperkirakan sekitar 5.000 pesilat dari seluruh kabupaten/kota di Sumbar akan ikut dalam iven akbar itu. “Pertandingan tersebut adalah kerjasama IPSI dengan LKAAM Sumbar untuk menghidupkan kembali seni tradisional, dalam hal ini silat, di kalangan generasi muda. Karena kalau tradisi silat ini tidak diturunkan kepada generasi muda, ketika para pendekar yang sudah tua meninggal, dikhawatirkan silat akan hilang,” ujar Fauzi Bahar, Ketua IPSI Sumbar, di Palanta, Selasa (10/9). Ia menjelaskan, pertandingan silat tersebut dulunya digelar sekali setahun oleh IPSI Sumbar, namun terhenti setelah reformasi karena satu dan lain hal. Mulai tahun ini, IPSI Sumbar kembali memulai pertandingan tersebut untuk diteruskan pada tahun-tahun selanjutnya. Pada pertandingan yang berlangsung pada Desember mendatang, akan langsung ditentukan tuan rumah pertandingan silat untuk tahun selanjutnya. Diharapkan hal tersebut terus berlanjut, agar silat terus hilang di kehidupan masyarakat Minangkabau. “Pesertanya adalah semua umur yang dibagi berdasarkan masing-masing kelas. Selain untuk putra, terdapat juga pertandingan bagi putri,” tutur Fauzi. Selain memperkenalkan silat kepada generasi muda, pertandingan tersebut juga bertujuan untuk menghidupkan kembali pendekar yang dulu bertebaran di Sumatera Barat. Fauzi mengatakan, pertandingan tersebut akan dibuka secara resmi oleh Prabowo Subianto selaku Ketua Umum IPSI. Rencananya, di saat bersamaan juga akan dilaksanakan pemberian gelar Pandekar kepada Prabowo Subianto. Sementara itu, Ketua LKAAM Sumbar, M. Sayuti mengatakan, ikut sertanya LKAAM dalam pertandingan silat ini, karena program LKAAM Sumbar adalah melestarikan dan mengembangkan kesenian anak nagari. “Silat berperan penting dalam kehidupan orang Minangkabau. Dengan silat semua kegiatan kebudayaan dimulai. Kemudian, filosofi silat adalah menjaga hubungan silaturrahmi. Sebelum dan sesudah berkelahi, para pelaku silat bersalaman terlebih dahulu. Silat tak mengajarkan dendam. Oleh karena itu, silat sesuai dengan filosofi adar Minangkabau, yakni Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” ungkapnya. (h/mg-dib)

>> Editor : Rahmathul Akbar

>> Penata Halaman: Jefli


LUAR NEGERI 19

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

NOTES

Serangan WTC 11 SEPTEMBER 2001 — S e r a n g a n 1 1 September 2001 di New Yo r k d a n Washington, DC, Amerika Serikat menghancurkan gedung World Trade Center (WTC), sebagian Pentagon dan menghancurkan sebuah pesawat penumpang di Shanksville, Pennsylvania menewaskan sekitar 3.000 jiwa. World Trade Center di New York City (secara informal kadang disebut WTC atau Menara Kembar) adalah suatu kompleks yang terdiri dari tujuh bangunan, sebagian besar didesain oleh arsitek Jepang-Amerika, Minoru Yamasaki dan dibangun oleh Port Authority of New York and New Jersey. Pembangunannya dirintis oleh Lower Manhattan Association yang didirikan dan diketuai oleh David Rockefeller, dengan dukungan kuat dari saudaranya,Nelson Rockefeller, yang kelak menjadi gubernur New York. (h/wkp)

LINGKAR Denmark Bangsa Paling Bahagia di Dunia KOPENHAGEN, HALUAN — Negara-negara di Eropa mendominasi peringkat negara yang rakyatnya paling bahagia di dunia untuk tahun 2013. Berdasarkan Laporan Kebahagiaan Dunia yang dirilis hari Senin, nomor satu adalah Denmark, disusul Norwegia, Swiss, Belanda dan Swedia. Amerika menempati posisi 17, ketinggalan dari Kanada (6), Australia (10), Israel (11), Arab (14) dan Meksiko (16). Indonesia ada di peringkat 76, namun masih lebih baik dibanding Libya (78), Pakistan (81), Filipina (92) dan China (93). Peringkat terendah adalah Rwanda, Burundi, Republik Afrika Tengah, Benin dan Togo – semuanya di Afrika. Laporan yang diterbitkan oleh Jaringan Solusi Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDSN) itu disusun berdasarkan penilaian orang-orang di 156 negara terhadap kebahagiaan mereka secara keseluruhan, dengan mempertimbangkan sejumlah faktor seperti ekonomi, korupsi, harapan hidup, kebebasan dan dukungan sosial. (h/voa)

Serangan Militan di Mesir Tewaskan 4 Orang KAIRO, HALUAN — Serangkaian serangan bersenjata melanda wilayah Semenanjung Sinai, Mesir dalam waktu 24 jam terakhir. Sedikitnya 4 orang tewas dalam seranganserangan yang ditargetkan kepada tentara Mesir ini. Aparat keamanan setempat, seperti dilans i r AFP, Selasa (10/9/2013), menyebutkan, bentrokan antara tentara Mesir dengan pendukung presiden terguling Mohamed Morsi terjadi di kota Bir al-Abed. Sedikitnya dua orang tewas dan 10 orang lainnya, termasuk seorang tentara mengalami luka-luka dalam bentrokan ini. Dalam insiden terpisah, seorang tentara Mesir tewas dan dua tentara lainnya luka-luka akibat serangan granat roket di sebuah pos keamanan setempat. Serangan ini terjadi di jalanan menuju bandara dekat kota El-Arish. Insiden lainnya terjadi di dekat Terusan Suez dan menewaskan seorang tentara Mesir. Sedangkan tiga orang lainnya mengalami lukaluka dalam serangan yang terjadi di wilayah lain. Beberapa minggu terakhir, militer Mesir menempatkan personelnya di wilayah Sinai untuk memberantas para militan yang kerap memicu teror. Dalam beberapa hari terakhir, militer Mesir bahkan melancarkan serangan udara terhadap lokasi-lokasi yang diyakini menjadi persembunyian kelompok militan tersebut. Militer Mesir menggambarkan operasi serangan tersebut sebagai operasi militer terbesar yang pernah dilakukan untuk memberantas terorisme di Sinai. Pasca lengsernya Presiden Mohamed Morsi pada 3 Juli lalu, pergerakan militan di Sinai semakin meningkat. Mereka tak segan melancarkan serangan membabi-buta, yang sebagian besar ditargetkan bagi tentara maupun polisi Mesir. (h/dtc)

BOM MELEDAK — Dua bom meledak di sebuah sekolah di kawasan Thailand selatan, Selasa (10/9), menewaskan dua tentara dan melukai seorang siswa. REUTERS

Bentrokan Pemberontak Muslim Filipina Berlanjut MANILA, HALUAN - Bentrokan antara tentara Filipina dan pemberontak Muslim telah memasuki hari kedua, dengan puluhan warga sipil dilaporkan terperangkap atau ditangkap oleh pemberontak. Sedikitnya enam orang tewas dalam kekerasan hari Senin (09/ 09) di kota Zamboanga di Mindanao di selatan negara itu. Tembakan senjata masih terdengar pada Selasa (10/09) pagi dan para penduduk

dilaporkan melarikan diri dari area itu. Kelompok Moro dilaporkan ingin mengibarkan bendera mereka di Balai Kota Zamboanga, kata pejabat militer setempat.

Beredar laporan yang berbeda mengenai berapa jumlah warga yang terjebak dalam pertempuran atau ditahan oleh pemberontak. Seorang juru bicara kelompok Moro mengatakan kepada surat kabar Daily Inquirer di Filipina bahwa kelompok itu menahan 35 sandera. “Kami tahan mereka di pinggir jalan sehingga tentara tidak akan menembak ketika melihat kami,” katanya. Namun, Walikota Zamboanga Isabelle Climaco-Salazar

PEMERINTAH BARU AUSTRALIA

Pejabat dari Partai Buruh Disingkirkan CANBERRA, HALUAN — Mantan Menteri Negara Bagian Victoria, Steve Bracks, menyatakan penunjukkannya sebagai Konsul Jenderal Australia di New York, AS, telah dibatalkan oleh pemerintahan baru di bawah pimpinan perdana menteri terpilih Tony Abbott. Bracks yang berasal dari Partai Buruh sebelumnya mendapat menugasan sebagai Konjen di New York bulan Mei lalu, dan akan mulai bertugas pekan ini. Namun, Selasa (10/9) pagi, ia mengumumkan bahwa penunjukan dirinya itu telah dibatalkan oleh Julie Bishop, calon menteri luar negeri di bawah kabinet Tony Abbott. “Sekretaris kemenlu menyampaikan informasi yang diterimanya dari Julie Bishop, bahwa calon menlu itu akan membatalkan penunjukan saya sebagai konjen,” demikian pernyataan Steve Bracks. “Saya sampaikan selamat dan sukses kepada menlu baru, dan saya tidak akan berkomentar lebih jauh,” katanya. Setelah batal menduduki jabatan itu, Bracks akan mencari pekerjaan di sektor keuangan. Menanggapi keputusan pemerintahan Koalisi pimpinan

Abbott ini, Tanya Plibersek, mantan menteri dari Partai Buruh mengatakan hal itu sangat aneh. “Saya sangat kecewa mendengar keputusan pertama yang diambil menlu baru seperti itu,” katanya. Plibersek menjelaskan, penunjukan Bracks sudah dilakukan sejak Mei lalu, jauh sebelum pemerintahan Partai Buruh memasuki masa caretaker menjelang pemilu. Selain itu, ia menilai Steve Bracks sangat memenuhi syarat untuk menduduki jabatan tersebut. “Ketika kami mengambilalih pemerintahan di tahun 2007, kami juga membiarkan Amanda Vanstone untuk menyelesaikan tugas dan jabatannya di Italia. Bahkan kami menunjuk Tim Fischer dan Brendan Nelson untuk menjadi wakil Australia di luar negeri,” jelas Plibersek, merujuk kepada tokohtokoh Partai Liberal yang ditunjuk sebagai diplomat di bawah pemerintahan Partai Buruh. Tokoh senior Partai Liberal Malcolm Turnbull membela keputusan pembatalan itu. Menurut dia, penunjukan Steve Bracks sebelum pemerintahan Partai Buruh memasuki masa caretaker tidaklah tepat waktunya. (h/dtc)

mengatakan kepada penyiar ABS-CBN pada Selasa pagi bahwa sekitar 170 warga sipil masih ditahan. Terjebak Baku Tembak Sementara itu, polisi Zamboanga mengatakan dalam pernyataan yang dikutip dari GMA news bahwa perkiraan sebelumnya ada 300 sandera pada kenyataannya jumlah ini termasuk juga warga yang terjebak dalam baku-tembak. Setidaknya lima warga sipil dibebaskan pada Selasa pagi setelah sebelumnya diadakan

negosiasi, kata polisi. Ratusan pengungsi mengungsi dari rumah mereka menghabiskan Senin malam di stadion olahraga setempat, kantor berita AP melaporkan. Pasukan anti terorisme Amerika Serikat sejak 2002 memberikan pelatihan kepada pasukan Filipina. Pusat pelatihan berada di kota Zamboanga. Kelompok Moro menandatangani perjanjian perdamaian 1996 dengan pemerintah, tetapi ratusan pejuangnya masih memiliki senjata. (h/bbc)

23 Persen Pria Asia Mengaku Pernah Memperkosa JAKARTA, HALUAN — Hampir seperempat pria yang disurvei dalam laporan PBB tentang kekerasan terhadap perempuan di beberapa bagian di Asia mengaku melakukan setid a k n y a s a t u k a l i p emerkosaan. Pemerkosaan dipandang umum terjadi dalam suatu hubungan. Namun, satu dari 10 pria mengaku memperkosa seorang wanita yang bukan pasangannya. Sedikitnya sepuluh ribu orang dari enam negara ikut ambil bagian dalam survei ini. Ini adalah studi pertama yang bersifat multinasional yang bertujuan mengkaji meluasnya kek e r a s a n t e r h a d a p p erempuan dan alasan di balik itu. Penulisnya mengatakan temuan ini tidak mewakili seluruh karakteristik wilayah Asia dan Pasifik, tetapi para respondennya berasal dari wilayah demografis yang beragam

dan sesuai dengan negara yang akan dipelajari. Dari mereka yang mengaku memperkosa, hanya kurang dari setengahnya mengatakan mereka melakukannya lebih dari sekali. Pria itu ditanya pertanyaan seperti: Apakah Anda pernah melakukan hubungan seks dengan pasangan Anda ketika Anda tahu dia tidak ingin tetapi Anda pikir dia harus setuju karena dia istri / pasangan Anda? Alasan Beragam Angka kejadian perkosaan bervariasi antara negara. Di Papua Nugini, sebanyak lebih dari enam orang dari sepuluh pria yang disurvei mengaku memaksa perempuan untuk melakukan hubungan seks. Di Bangladesh, hanya kurang dari satu dari sepuluh pria yang melakukan ini. Sementara di Kamboja, Cina dan Indonesia angkanya bervariasi dari satu,

lima hingga separuh pria yang mengikuti survei ini. Sebagian dari penelitian ini sudah dipublikasikan dalam jurnal Lancet Global Health. Sekitar tiga perempat responden yang melakukan perkosaan mengaku melakukannya karena alasan “hak seksual.” Penulis laporan tersebut DR Emma Fulu menga takan: “Mereka percaya mereka memiliki hak untuk berhubungan seks dengan perempuan tanpa mem pertimbangkan ijin dari para perempuan.” “Alasan paling umum berikutnya adalah memperkosa untuk mendapatkan hiburan, untuk mencari kesenangan atau karena mereka bosan.” Sedangkan alasan lainnya adalah sebagai bentuk penghukuman atau karena mereka marah. “Secara mengejutkan, motivasi yang paling tidak umum adalah dorongan alkohol,” kata Dr Fulu. (h/voa)

Harta Karun Ditemukan di Bawah Kota Tua Yerusalem

Ilustrasi

YERUSALEM, HALUAN — Para arkeolog menemukan harta karun berupa koin-koin emas dan perhiasan lainnya di bawah Haram al-Sharif atau Temple Mount di Kota Tua Yerusalem, Palestina. Harta karun ini diduga berasal dari abad ke-7 Masehi. Diberitakan News.com.au, Selasa 10 September 2013, tim arkeolog pimpinan Dr Eilat Mazar dari Hebrew University of Jerusalem ini menemukan dua bundel terkubur di puing struktur Byzantine, sekitar 50 meter dari tembok selatan Haram al-Sharif, tidak jauh dari Masjid Al Aqsa.

Di dalam bundel itu terdapat 36 koin emas, perhiasan emas dan perak serta medali emas keagamaan. Pada medali berdiameter 10 centimeter itu terpahat logo Yahudi, menorah candelabrum, dan shofar atau terompet tanduk, serta gulungan Taurat. Medali terikat dengan rantai emas yang diyakini adalah ornamen yang terikat pada Taurat. Harta karun ini terkubur di lubang kecil. Bundel lainnya tercecer di dalam tanah, diduga jatuh saat pemiliknya lari ke tempat yang lebih tinggi. Menurut arkeolog, koinkoin emas Byzantine ini >> Editor : Nova Anggraini

berasal dari waktu antara abad ke-4 hingga abad ke-7 Masehi. Perhiasan lainnya berupa anting emas, piring emas heksagonal dan batang perak. Mazar meyakini bahwa emas itu ditinggalkan pemiliknya saat Persia menaklukkan Yerusalem pada 614 Masehi. Penggalian yang didanai oleh investor dari New York ini menghiasi tajuk utama media dunia awal tahun ini setelah menemukan manuskrip Kanaan. Diduga manuskrip ini adalah yang tertua yang pernah ditemukan di tempat itu. (h/vvn) >> Penata Halaman : Rahmi


20

PESISIR SELATAN

LINGKAR Tanam Serentak Atasi Serangan Hama PAINAN,HALUAN — Upaya untuk mengatasi serangan hama perusak tanaman padi di kecamatan Bayang kabupaten Pesisir Selatan dilaksanakan jadwal pola tanam serentak ( plakat) turun ke sawah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat di daerah ini. Sekitar 70 orang petani yang tergabung dalam wadah kelompok tani se kecamatan Bayang Pessel mengikuti pembinaan dari Dinas Peratanian Tanaman Pangan, Holtikulturan dan Peternakan Pessel di ruang UDKP kantor camat Bayang. Kepala dinas pertanian Pessel Afrizon Nazar meminta agar para petani perlu menterapkan pola tanam serentak yang sehamparan dalam menghadapi plakat turun kesawah,agar musuh tanaman bisa diatasi seperti pianggang, hama tikus, ulat penggerek batang, burung dan lainnya. Faktor yang membuat ketidak berhasilan petani dalam menghadapi masa penen padi lebih dititik beratkan akibat pengelolaan sawah secara individu secara terpisah, kondisi ini akan menjadi sasaran bagi hewan perusak tanaman bahkan dikuatirkan bisa terancam gagal penen. Dengan menterapkan pola tanam serentak Sisim Usaha Tani Terpadu (SUTT) sangat membantu para petani dalalam peningkatan hasil produksi padi karena terhindar dari ancaman berbagai serangan hama perusak tanaman. Kepada para petani juga diharapkan dalam menebar benih padi pada areal sehamparan harus dengan bibit jenis padi yang sama, dimaksud agar dapat memasuki masa panen secara serentak dan tentunya hasil produksi akan lebih baik dibandingkan bercocok tanam secara terpisah. Camat Bayang Alfis Basyir juga meminta para wali nagari dan wali kampung dapat mengajak masyarakat tani ( kelompok tani) sebelum dilakukan penanaman padi agar lingkungan dapat dibersihkan, pasalnya lingkungan yang penuh semak tentu hama tikus akan bersarang dan berkembang biak akhirnya merusakan tanaman, dikuatirkan hasil produksi akan gagal dan para petani mengalami kerugian yang cukup besar.(h/mjn)

Listrik Sering Mati, Usaha Rakyat Terganggu PAINAN,HALUAN — Masyarakat Pessel sangat kecewa kepada pihak PLN listrik mati berkepanjangan, kondisi ini mengakibatkan berbagai aktivitas home industri terganggu seperti usaha meubiler,warnet dan lainnya. Selain itu peralatan elektronik rumah tangga banyak yang rusak, yang membuat kerugian terhadap masyarakat. Asril 46 warga kecamatan Bayang Pessel menilai, kebutuhan listrik tidak bisa dielakan dalam kehidupan masyarakat, dengan seringnya mati aliran listrik tanpa pemberitahuan membuat masyarakat kalimpasingan bahkan membuat lumpuhnya sumber pendapatan ekonomi masyarakat Meskipun kondisi ini terjadi di Sumbar, namun pihak PLN supaya dapat mencarikan solusinya agar aliran listrik bisa pulih kembali dan kekecewaan masyarakat akan dapat teratasi. Pemda Pessel juga akan dapat mengatasi krisis listrik di daerah ini, apalagi Pessel masih terdapat 96 kampung masyarakatnya belum menikmati aliran listrik akibat keterbatasan pasokan listrik sebagai dampak krisis energi yang disebabkan semakin berkurangnya cadangan forsil terutama minyak bumi. Kepala Dinas Kehutanan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maswar Dedi mengatakan, Pemda Pessel akan berupaya mencari alternatif lain seperti sumber daya air, guna masyarakat tidak lagi terlalu mengantungkan kepada aliran listrik dari PT PLN, apalagi Pessel memiliki tenaga air yang cukup besar sebagai sumber tenaga listrik, dan sebagai bukti 12 unit Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH ) yang telah dibangun hasilnya telah dinikmati oleh masyarakat. Keberadaan PLTMH tersebut memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebagai alat penerangan dan mengerakan berabagai usaha yang mengunakan aliran listrik, maka pada daerah yang belum dijamah oleh aliran listrik solusinya perlu dibangun PLTMH di daerah tersebut dalam mengatasi krisis energi di daerah ini (h/mjn)

Kantor DPRD Direhab Lagi PAINAN,HALUAN — Kantor DPRD Pessel yang rusak akibat bencana alam gempa bumi 2009 kini direhab berat. Dengan membangun kembali bagian gedung yang rusak supaya bisa difungsikan kembali, sedangkan aktivitas anggota DPRD saat ini menempati wisma San Laida di Komplek Islamic Senter Sago kecamatan IV Jurai Pessel “Rehab Kantor DPRD Pessel menghabilkan dana miliaran rupiah dikerjakan oleh salah satu rekanan (kontraktor) yang saat ini dipacu penyelesaiannya agar kantor yang rusak itu kembali dapat difungsikan sebagai sarana pelayanan publik,” kata wakil bupati Pessel. H Editiawarman Kantor yang berlantai III tersebut dibangun dengan megah berada di jatung kota berhadapan dengan kantor bupati Pessel dan berbatas dengan kantor Ma Polres Pessel, namun akibat bencana alam kantor tersebut mengalami rusak berat terutama dinding bangunan tersebut, meskipun tonggaknya masih utuh namun pihak anggota dewan enggan menempatinya karena kuatir akan dapat membahayakan keselamatan jiwa Lambannya proses rehabilaitasi kantor DPRD Pessel yang rusak itu semula ada rencana membangun kantor yang baru namun terkendala sulitnya mendapatkan lahan untuk lokasi pembangunan akhirnya Pemda Pessel merehab kembali bangunan yang rusak akibat bencana alam gempa bumi 2009 lalu. Kantor DPRD Pessel sudah dua kali mendapat musibah yaitu musibah gempa bumi 2009, kemudian disusul terbakarnya kantor Ma Polres serta bangunan kantor DPRD Pesel juga ikut terbakar, ke dua bangunan fasilitas umum itu saat ini tengah dibangun dengan megah bahkan kantor Ma Polres Pessel ditingkatkan berlantai II dan tentunya menambah indahnya kantor DPRD Pessel yang berada disampingnya. (h/mjn)

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

Banda Sapuluah

Fasilitas KTM Silaut Rampung 2014 PAINAN, HALUAN — Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Silaut telah menelan dana Rp100 miliar lebih. KTM dengan segala fasilitasnya bakal rampung hinggat tahun 2014 mendatang. Menurut Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pessel Khairul Effendi, hingga saat ini sudah digelontorkan anggaran APBN sebesar Rp. 57 miliar lebih, sejak program KTM dicanangkan 2008. Sementara yang bersumber dari APBD Provinsi Sumbar sejumlah Rp 28, 34 miliar. APBD Pesisir Selatan sendiri sekitar Rp 37,12 miliar. Sebagai kawasan terpadu, maka disini disiapkan berbagai prasarana untuk mengembangkan kawasan. Misalnya Pasar Induk yang baru diresmikan penggunaannya, kemudian kawasan perkantoran dan administrasi serta akses transportasi. “Ditarget pada tahun 2014 mendatang kawasan ini telah bisa berfungsi sebagai mana mestinya. Seluruh fasilitas akan selesai pada tahun tersebut,” katanya menjelaskan. Konsep dasar pembentukan Kota Terpadu Mandiri (KTM) memadukan antara Agribisnis dan agriindustri menuju kemandirian petani. Untuk mewujudkannya maka dilakukan reoriantasi dan revitalisasi kawasan pemukiman transmigrasi. Sementara Direktur Jenderal Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Roosari Tyas

LAHAN TIDUR — Hamparan lahan tidur di Taluk Lokan Kanagarian Pasar Baru Bayang Pessel. M JONI

150 Hektare Sawah Jadi Lahan Tidur PAINAN,HALUAN — Sekitar 150 hektare lahan sawah di Taluk Lokan Kecamatan Bayang Pessel menjadi lahan tidur karena tidak digarap oleh pemiliknya sejak puluhan tahun lalu. Padahal sawah tersebut sangat potensil dan produktif sebagai sumber perekonomian masyarakat. Gusnar Efendi salah seorang PPL pertanian Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikulturan dan Peternakan Pessel kepada camat Bayang Alfis Basyir mengusulkan areal sawah tidur tersebut dijadikan salah satu daerah areal cetak sawah baru. Lahan potensil tersebut ditinggal oleh pemiliknya akibat

irigasi yang belum memadai, akhirnya dibiarkan begitu saja ditumbuhi oleh semak belukar dan sebagian kecil saja yang digarap oleh pemiliknya dijadikan lahan kering dengan tanam ubi dan jagung. Camat Bayang Alfis Basyir merespon positif lahan tidur untuk dijadikan lahan produktif, pasal nya lahan yang sehamparan tersebut cukup potensi sebagai sumber pendapatan petani, kemudian bila digarap tentu akan mampu membantu masyarakat tani terutama dalam peningkatan ekonomi keluarga dan juga menjadikan Bayang sebagai pemasok beras di Sumbar

Masyarakat Pasar Baru kecamatan Bayang Pessel juga berharap kepada Pemda Pessel untuk membangun jaringan irigasi yang mampu mengatasi kebutuhan petani, terutama dalam mengatasi lahan tidur yang terkendala irigasi dapat digarap menjadi lahan produktif Kemudian ratusan hektar sawah di kecamatan Bayang Pessel masih tadah hujan, kondisi ini membuat petani sulit untuk mengarap lahan karena harus menunggu tingginya curah hujan petani baru dapat menanam padi, bila irigasi memadai setidaknya dalam setahun bisa ditanam padi 2 sampai 3 kali panen padi. (h/mjn)

Perkembangan Ekonomi Silaut Terbaik di Pessel

Empat Pebalap Ikuti Tour de Siak PAINAN,HALUAN — Empat orang pebalap Pessel yaitu, Idris Purnama Kasih, Jasmaluddin Norvadinato, Abdul Gani dan Jely Darsiman mengikuti Tour de Siak yang digelar di Kabupaten Riau, Minggu dini hari (8/9). Sebelumnya atlet tersebut tahun lalu juga ikut dalam event Tour de Singkarak provinsi Sumbar Bupati Pessel H Nasrul Abit melalui Kadis Dishub Komimfo Pessel Iqbal Ramadipayana selaku pembina pada saat pelepasan ke 4 atlet balap sepeda Pessel

tersebut, Sabtu (7/9) mengatakan, pebalap Pessel akan beradu kecepatan dan strategi pada sirkuit sepanjang 400 kilo meter dengan 3 estape yang berlangsung selama 3 hari, kegiatan tersebut diikuti oleh pebalap nasional dan pebalap luar negeri. . Mereka yang diterjunkan tersebut sudah melalui seleksi dan latihan secara matang, maka dalam menghadapi balap sepeda Tour de Siak tidak bakal menemui kendala,apalagi berbagai persipan telah dilakukan termasuk latitihan

fisik dalam mengahadapi pembalap luar daerah. “Pemda Pessel bersama masyarakat berharap agar para pebalap Pessel berhasil membawa nama baik daerah Pessel dan Sumbar, keberhasilan pembalap Pessel di ajang Tour de Siak tidak terlepas dari do’a masyarakat Pessel agar dapat membawa nama baik Pessel dalam cabang balap sepeda di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Iqbal Ramadipayana (h/mjn)

Penggunaan Anggaran Harus Tepat Sasaran PAINAN, HALUAN — Sekda Pessel Erizon menyebutkan, SKPD di Pesisir Selatan diminta untuk selalu hati hati dalam menggunakan anggaran. Selain tepat sasaran, admisnistrasi penggunaan anggaran juga harus jelas dan dapat dipertanggung jawabkan. “Setiap rupiah anggaran yang digunakan dapat diukur penggunaannya, sehingga alokasi anggaran yang ada dapat mewujudkan Pesisir Selatan yang sejahtera. Meningkatnya efesiensi, efektifitas dan produktifitas merupakan keharusan ditengah tuntutan perubahan kearah perbaikan tersebut,” kata Erizon baru baru ini. Disebutkannya, di tengah perubahan dan lesunya perekonomian dunia berimbas pada

perekonomian nasional termasuk bagi daerah sehingga pemerintah daerah menyeseuaikan berbagai kebijakan yang turut mendukung pertumbuhan ekonomi 2014. “Kita memahami kondisi ekonomi nasional sehingga pendapatan 2014 turun menjadi Rp. 913, 2 miliar dari Rp 1.020 triliun tahun 2013,” jelasnya. Dikatakannya, untuk mewujudkan visi Pesisir Selatan yang sejahtera maka ditetapkan 11 prioritas pembangunan Pesisir Selatan. Kesebelas prioritas tersebut adalah peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, peternakan, selanjutnya pengembangan industri pangan berbasis potensi lokal, dan pengembangan kawasan wisata, serta pembangunan daerah tertinggal dan infrastruktur

Wardani Jumat (6/9) lalu menuturkan sejak program KTM digulirkan tahun 2006 secara grafis terjadi lonjakan yang cukup berarti bagi perubahan pendapatan warga tranmigrasi. “Struktur ekonomi berubah karena hulu dan hilir terintegrasi” ujarnya saat peresmian penggunaan Pasar Induk KTM Lunang Silaut, Kamis, 5/9. Sementara itu Bupati Nasrul Abit berharap agar Kemenakerstrans dan Pemprov Sumbar tetap mendukung program ini hingga tuntas. Menurut Bupati hingga saat ini sudah digelontorkan anggaran APBN sebesar Rp57 miliar lebih, sejak program KTM dicanangkan 2008. Sementara yang bersumber dari APBD Provinsi Sumbar sejumlah Rp 28, 34 miliar. APBD Pesisir Selatan sendiri sekitar Rp 37,12 miliar. Nasrul Abit menyebutkan dari jumlah dana yang dialokasikan diatas belum semuanya menjawab kebutuhan infrastruktur pokok yang harus ada pada kawasan KTM Lunang Silaut. “Kami mohon Dirjen P2MKT Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Gubernur untuk dapat mengalokasikan anggaran bagi kelanjutan infrastruktur KTM ini,” pinta Nasrul.(h/har)

penunjang ekonomi rakyat. Prioritas berikutnya adalah lingkungan hidup dan penanggulangan bencana, peningkatan akses dan kualitas pendidikan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pengamalan ABSBSK dalam kehidupan masyarakat dan percepatan penanggulangan kemiskinan, serta peningkatan peran pemuda dalam pembangunan dan reformasi dan tata kelola pemerintahan. “Karena banyaknya tantangan yang dihadapi maka kita harus lebih efesien dan efektif dalam menyusun anggaran dan pendapatan belanja,” katanya lagi. Pendapatan daerah 2014 terdiri dari PAD Rp. 45 miliar, dana perimbangan Rp. 713 miliar, lain pendapatan daerah yang syah Rp. 156 miliar.(h/har)

PAINAN, HALUAN — Kecamatan Silaut menjadi kecamatan dengan perkembangan ekonomi terbaik di Kabupaten Pesisir Selatan. Pendapatan rata rata perkapita masyarakat setiap tahun adalah Rp20 juta. Jumlah ini jauh meninggalkan 14 kecamatan lainnya di daerah itu. Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit menyebutkan, terjadinya peningkatan dan perbaikan ekonomi didaerah itu disebabkan banyak faktor. Namun faktor utama yang mendukung perbaikan ekonomi itu adalah berkembangnya usaha di bidang perkebunan dan perdagangan. “Jika ditilik dari mata pencaharian, rata rata warga disini menggantungkan hidup pada perkebunan sawit. Namun warga disini memang menjaga mutu dan produksi sawitnya. Petani disini mampu memproduksi sawit kualitas dura yang dibeli perusahaan dengan harga tinggi,” katanya. Selain itu posisi Sialut yang amat strategis. Jaraknya sangat dekat dengan Muko Muko Provinsi Bengkulu. Dengan posisinya yang demikian bagus maka Silaut sangat memungkinkan bagi warga Muko Muko untuk mengembangkan usahanya. Kini menurut Nasrul Abit, didaerah ini sudah ada sekitar 1000 orang wirausahawan. Kedepan Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI targetkan 10.000 wirausahawan muncul hingga tahun

2014 di KTM Silaut. Disebutkannya, sebagai kawasan pertumbuhan baru, maka KTM Silaut ditarget melahirkan 10.000 wirausahawan. “Berdasarkan data yang kami terima saat ini jumlah wirausahawan yang muncul baru berjumlah 1000 orang. Namun fasilitas yang disiapkan pemerintah saat ini maka jumlah itu akan meningkat pada enam bulan kedepan,” katanya. Wirausahawan saat ini baru didominasi perkebunan, namun kedepan wirausahawan baru juga akan datang dari luar ke daerah ini. Selanjutnya Bupati Pessel Nasrul Abit menyebutkan, tekad Kemenakertrans tersebut tidak hanya berorientasi pada capaian target kuantitatif, namun aspek kualitas menjadi pertimbangan penting yang akan menyertai upaya peningkatan kapasitas SDM pengelola dan kelembagaannya, serta stimulan bantuan sarana dan prasarana. Disebutkan Nasrul Abit, tumbuh kembangnya wirausahawan dari kawasan KTM Silaut juga membutuhkan penguatan kapasitas SDM pengelola dan kelembagaan, sehingga mampu mengembangkan fasilitas pasar yang telah terbangun. “Untuk itu Ditjend P2MKT memberikan dukungan pelatihan terhadap lembaga ekonomi yang telah ada melalui wadah Himpuan Wirausahawan Transmigrasi,” katanya lagi. (h/har)

WAKIL BUPATI PESSEL EDITIAWARMAN:

Dilarang Buat Bangunan di Pinggir Laut PAINAN, HALUAN — Warga Pessel dilarang membangun bangunan baru di pinggir laut atau zona merah. Jarak minimal bangunan setidaknya 100 meter dari pinggir laut untuk menghindari dampak bencana alam. Wakil Bupati Pessel Editiawarman menyebutkan, peringatan itu telah disampaikan pemerintah kepada warga Pesisir Selatan terutama mereka yang

bermukim di kawasan pinggir pantai. “Jadi untuk menghindari bencana alam atau setidaknya mengurangi resiko yang ditimbulkan oleh bencana warga yang hendak membangun rumah diharapakan tidak membangun dipinggir pantai,” katanya. Disebutkan Editiawarman, kawasan pantai Pesisir Sealatan umumnya rawan terkena bencana alam. Bencana alam yang sering

dialami warga yang tinggal dipinggir pantai umumnya adalah abrasi. Sejumlah titik diketahui sangat rawan mengalami abrasi. “Misalnya Muara Jambu Linggo Sari Baganti, Aie Uba Pancuang Soal, Kawasan Pantai di Lengayang, Sutera dan Bayang. Dikawasan ini sudah banyak bangunan yang menjadi korban abrasi,” katanya menjelaskan.

E d i t i a w a r m a n menambahkan, bangunan yang mengalami kerusakan umumnya diterjang oleh airpasang, dimana air pasang biasanya akan meningkatkan aktifitas abrasi. Kawasan pinggir pantai di daerah ini umumnya tidak kuat menahan abrasi. “Jadi oleh karena itu memang ada jarak ideal antara bangunan dengan bibir pantai yang harus diperhatikan oleh masyarakat >> Editor : Atviarni

yang ingin mendirikan bangunan. Jarak ideal itu adalah 100 meter. Namun umumnya bagunan yang ada sekarang justru sangat ditepi pantai,” katanya. Umumnya kawasan pinggir pantai yang padat penduduk adalah yang dekat dari pinggir jalan nasl misalnya di Lengayang, Sutera, Lengayang. Selain itu juga kawasan yang dijadikan sebagai pusat perkembangan ekonomi.(h/har) >> Penata Halaman: Rahmi


FIGURA 21

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

Agnes Monica Sabet 4 Nominasi APM 2013 AGNES Monica kembali menunjukkan tajinya sebagai penyanyi wanita jempolan di Indonesia. Terakhir, penembang single Muda ini mencatatkan namanya di empat kategori sekaligus pada ajang Anugerah Planet Muzik 2013 (APM 2013). Pada papan nominasi yang dirilis APM 2013, Agnes dinominasikan di kategori Best Female Artist lewat single Muda. Selain itu, ia juga mencatatkan namanya di tiga kategori lain, Most Popular Regional Artist, Most Popular Regional Song dan Social Media

Icon. Tiga kategori terakhir menggunakan sistem voting. Selain Agnes, Indonesia juga menyumbangkan 16 nama musisinya di ajang ini. Beberapa di antaranya adalah Sherina, Judika, Astrid,Afgan dan lainlain. Anugerah Planet Muzik merupakan sebuah ajang penghargaan bagi musisi serumpun, yakni Indonesia, Singapura dan Malaysia. Tahun ini APM bakal digelar di Max Pavillion, Singapura Expo, Sabtu, (15/12), mulai pukul 20.30 waktu Singapura. (h/kpl)

SHIREEN SUNGKAR

Alami Perbedaan NAMA Shireen Sungkar lebih dikenal sebagai pesinetron. Wajahnya yang kerap muncul di layar kaca membuat anak pasangan Fanny Bauty dan Mark Sungkar tersebut mencoba berakting dalam sebuah produksi film berjudul WANITA TETAP WANITA. Calon istri Teuku Wisnu itu merasakan perbedaan yang mencolok ketika berakting dalam sebuah film. ”Dalam sinetron itu kerjanya cepat. Jadi waktu untuk eksplor akting dalam diri itu dikit. Kalau di sinetron itu salah dikit itu nggak keliatan. Kalau di layar lebar itu kelihatan banget kalau salah dikit,” kata Shireen saat ditemui di Kuningan

City, Jakarta Selatan, Senin (9/9). Shireen pun belajar mengolah skenario dalam film. Hal yang berbeda saat syuting sinetron. “Ini belajar mengolah skenario, jadi kalau sudah di set itu aku sudah nggak baca skenario lagi,” tambahnya. Tak ingin sama seperti saat main di sinetron, Shireen banyak melakukan beberapa pendalaman karakter. Karena dalam film ini Shireen berperan sebagai seorang pramugari. “Semua adegan bagi aku menantang. Aku nggak mau terlalu too much. Aku mau penonton saat nonton menangis tapi dengan melihat aku tidak berlebihan nangis,” katanya. (h/kpl)

Ferry Ardiansyah Jadi Bujang Lapuk DALAM film KAWIN KONTRAK 3, Ferry Ardiansyah berperan sebagai Dani. Karakter tersebut merupakan lakilaki yang belum memiliki pasangan di usia yang sudah matang. Namun ia percaya, kalau jodoh yang sudah ditentukan oleh Tuhan akan datang pada dirinya suatu saat. “Aku sebagai bujang lapuk yang nggak laku-laku. Dan percaya sama cinta sejati,” ujarnya di press junket KAWIN KONTRAK 3 di Belly Clan, Gedung Intiland, Jakarta Pusat, Kamis (15/8). Ayah satu anak itu mengaku, perannya sebagai Dani menjadi penyeimbang dari banyak karakter dalam

film. “Saya di sini punya track yang menolak kawin kontrak. Saya sebagai penyeimbang dari yang lain di film. Dari tiga sahabat nggak semuanya konyol dan saya termasuk yang lurus,” katanya. Dalam sekuel kedua KAWIN KONTRAK produksi Multivision Plus itu suami Tasya Nur Medina optimis film tersebut akan mendulang kesuksesan yang sama dengan sebelumnya. “Ini tuh refresh dan settingnya berbeda. Ini kan mengangkat dari kehidupan nyata. Bedanya, kalau mau sesuatu yang baru, ada yang jauh lebih nakal dan kelucuannya, ya yang ketiga ini,” pungkasnya. (h/kpl)

Wulan Guritno Bernostalgia WULAN Guritno kembali bermain dalam sebuah film berjudul TANIA setelah break usai melahirkan. Artis kelahiran London, 14 April 1980 sangat antusias bisa bermain dalam film ini. Pasalnya, dirinya syuting di Solo, Jawa Tengah, kota di mana ia sering menghabiskan masa kecilnya. Ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (31/7) malam Wulanmengaku mendapatkan mood yang bagus saat menjalani syuting di Solo. “Saya senang syuting di Solo, karena tanah kelahiran Editor : Nova Anggraini

saya, mood saya kena banget pas syuting di Solo,” ungkapnya. Pemain film GIE ini juga memanfaatkan waktu syuting di Solo untuk bernostalgia dengan makanan-makanan khas. Menurutnya, makanan di Solo menjadi salah satu makanan yang memiliki cita rasa terbaik. Hal ini membuat Wulan makin semangat menjalani syuting. “Makanannya di Solo itu gila-gila, selain Bandung, saya senang pas ke Solo jadi Nostalgia makanan kesukaan pas kecil dulu,” pungkasnya.(h/ kpl) Penata Halaman : Rahmi


22

KOTA PARIAMAN

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

Sabiduak Sadayuang

Capaian Akseptor Baru KB 78,14 Persen LINGKAR Atlet Renang Masih Butuh Dana Pembinaan PARIAMAN, HALUAN — Pembinaan atlet renang di Kota Pariaman masih belum bisa terbina sepenuhnya, karena sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk kegiatan olahraga tersebut masih terlalu minim. Ketua Persi Kota Pariaman, Afnil menjawab Haluan, Senin (9/9) di Balaikota menjelaskan, untuk pembinaan atlet renang di Kota Pariaman untuk menghadapi kejuaraan, misalnya kejuaraan pelajar, maka sering memanfaatkan kolam renang Nan Tongga. Untuk membina atlet renang di kota ini memang perlu sarana dan prasara yang memadai, namun hingga kini begitulah adanya. “Kita akui, sering keluhan jika ada kegiatan pelajar atau pekan olahraga lainya, yang harus diikuti di cabang ini, kita kesulitan juga untuk membina dan melatih atlit. Sungguhpun demikian dibidang prestasi, kita juga bisa meraihnya, walau tidak menonjol tetapi ada. Kita disini banyak perenang alam. Dari sinilah kita lakukan seleksi itu dan mereka dibina dengan jadwal yang serba terbatas,” kata Afnil.(h/tri).

Haornas, Dikpora Gelar Berbagai Kegiatan PARIAMAN, HALUAN — Memeriahkan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2013, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman menggelar sejumlah lomba dan pertandingan olahraga ditingkat sekolah dan tingkat SKPD dilingkungan Pemko Pariaman, dari tanggal 6-19 September 2013 mendatang. Kegiatan tersebut diawali dengan lomba gerak jalan tepat waktu tingkat SMA/MA/SMK dan SMP/MTs se-Kota Pariaman, yang dilaksanakan di Halaman Balaikota Pariaman, Jum’at pagi (6/9/2013). Lomba ini dibuka secara resmi Walikota Pariaman Mukhlis Rahman itu diikuti 32 regu, tingkat SMA/MA/SMK 11 regu putra dan 11 regu putri, dan tingkat SMP/MTs diikuti 10 regu campuran putra dan putri. Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kanderi, terbaik pertama, di tingkat SMA/MA/ SMK putra dan putri, akan mewakili Kota Pariaman ke tingkat Sumbar pada lomba yang sama.(h/tri)

Cagar Budaya Akan Disosialisasikan PARIAMAN, HALUAN — Dinas Pariwisata Kota Pariaman, akan melaksanakan kegiatan sosialisasi UU No 11 tahun 2010 tentang cagar budaya. Tundra Laksamana, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pariaman, kepada Haluan Selasa (10/9), menyebutkan, bahwa kegiatan sosialisasi dilaksanakan tanggal 26 September 2013 di Hotel Nan Tongga Pariaman. “Kegiatan bekerjasama dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumbar Riau dan Kepri,” katanya. Kegiatan berlangsung sehari, namun peserta yang diikutkan dalam kegiatan tersebut dari sejumlah SKPD yang ada di lingkungan pemerintah Kota Pariaman. “Diantara dinas yang akan ikut ambil bagian di sosialisasi UU No 11 atahun 2010 itu, Dinas PU, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan termasuk Bappeda. Peserta yang ikut itu lebih kurang 60 orang,” kata Tundra. “Di Kota Pariaman, memang ada Cagar Budaya yang punya nilai-nilai sejarah yang perlu dilestarikan dan dijaga keberadaanya. Tepatnya cagar budaya itu dilindungi oleh UU. Dan terkait dengan hal inilah, salah satu sebab kenapa kita laksanakan sosialisasi tersebut,” jelasnya. Ia menilai sosialisasi penting, karena akan memberikan informasi tentang pentingnya arti keberadaan cagar budaya yang ada di Kota Pariaman ini untuk dipelihara dan disisi lain, untuk menghidarkan hilangnya bangunan yang mengandung arti dan nilai sejarah yang ada di sebuah kota.(h/tri).

Pembangunan Sarana Publik Terus Berlangsung PARIAMAN, HALUAN — Pembangunan sarana publik di Kota Pariaman terus berlangsung, tidak hanya rehab, tetapi bangun barupun berlanjut. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman, Jhoni Rinaldi kepada Haluan Senin, (9/9), kalau dihitung parsentase dari jumlah APBD sebesar Rp54 miliar kurang lebih tahun ini tahun ini, hanya sekitar 15% yang dimanfaatkan untuk pembangunan non publik. Pembangunan fisik kota yang bersentuhan langsung ke publik itu, diantaranya drainase, pelebaran jalan, jalan, pengairan, jalan lingkung dan normalisasi sungai. Dan pekerjaan itu ada yang sudah jalan, tender dan akan dilaksanakan. “Semua sektor di dinas Pekerjaan umum ini bergerak sesuai fungsinya masing-masing menjalankan program pembangunan dibidang fisik kota ini,” kata Jhoni. “Di bidang lampu jalan misalnya, kita terus meningkatkan penerangan jalan di sejumlah lokasi, disamping melakukan tugas rutin pengecekan lampu-lampu rusak untuk diperbaiki sehingga berfunsgi kembali. Di Lapangan Merdeka misalnya, kita tambah penerangan disini, sehingga kondisi taman itu di waktu malam menjadi lebih terang dan indah,” tambahnya. (h/tri).

PARIAMAN, HALUAN — Capaian akseptor baru di Kota Pariaman hingga Agustus 2013, sudah 78,14 persen dari perkiraan permintaan masyarakat (PPM) terhadap KB atau sebanyak 2.018 calon akseptor. Capaian itu berdasarkan evaluasi bulanan yang dilakukan Pembinaan Terpadu bidang Pemberdayaan Perempuan (BP) dan KB,Kota Pariaman yang dilaksanakan Senin (9/9). Kepala BP2KB Kota Pariaman, Yutiardy Rivai kepada Haluan, Selasa (10/9), hasil capaian dari evaluasi yang dilakukan itu cukup baik atau mencapai 1.647 aseptor, namun untuk mencapai target yang sudah ditetapkan itu tentu kita perlu kerja keras lagi. Evaluasi itu untuk mengetahui capaian kerja yang sudah dilakukan, sekaligus perhitungan mengatasi kendala yang dihadapi, sehingga langkah-langkah kerja kedepan menjadi lebih baik . “Keinginan masyarakat untuk ber KB tetap tinggi, dan pelayanan yang jitu sangat diperlukan untuk menyikapi keinganan masyarakat atau pasangan usia subur, agar tidak mengecewakan, untuk itulah evaluasi secar periodic dilakukan,” kata Yutiardi. Evaluasi yang dilakukan itu diikuti oleh pejabat struktura di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman diantaranya, ditambah dengan dari Penyuluh KB, dan sataf di BP2KB.(h/tri)

BEASISWA —Walikota Pariaman Mukhlis Rahman menerima secara simbolis beasiswa dari Yayasan MR. St. Mohd. Rasyid, Selasa (10/9) di ruangan kerjanya, Balaikota Pariaman.

MINGGU INI

Pembangunan SMA 6 Dimulai PARIAMAN, HALUAN — Pembangunan fisik gedung SMA 6 Kota Pariaman, dalam minggu ini dikerjakan, karena berbagai persiapan untuk kelancaran pekerjaan seperti material misalnya, sudah disiapkan. Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Pariaman, Kanderi kepada Haluan, Jumat, (6/9) menjelaskan, kita sudah persiapkan material, dokumen serta panitianya, karena sifatnya swakelola, tentu ada juga nantinya melobatkan masyarakat. Jadwal mulai pekerjaan pada minggu ke dua September, sesuai rencana tersebut, tidak akan menganggu kelancaran kerja fisik dan ketepatan waktu yang ditentukan.

Pekerjaan pembangunan fisik itu 180 hari kerja atau enam bulan, dan pekerjaan itu terhitung mulai masuk uang. Misal uang untuk pembangunan itu masuk pada akhir Agustus, maka nanti enam bulan setelah uang itu masuk hitunganya. “Tak ada kendala,” tegas Kanderi, karena petunjuk teknisnya sudah jelas. Pembangunan yang dilaksanakan sekarang itu, atau tahap pertama tersebut, 3 lokal ruang belajar, ruang labor, pustaka, dan wc. Anggaran pembangunan tersebut sebesar Rp1,42 miliar. Dan direncanakan berlanjut pembangunanya di tahun 2014. Soal standar mutu pembangunan pendidikan yang

diterapkan, sama, sesuai kebijakan Departemen Pendidikan, bahwa beberapa sekolah di Kota Pariaman melaksanakan kurikulum tahun 2013, salah satunya SMA Negeri 1 Pariaman, yang lainya menyusul, dan dipersiapkan juga memiliki standar mutu yang sama di Kota Pariaman. Terkait guru, terus dipersiapkan, namun untuk SMA 6 tersebut, gurunya sudah ada, siswanya sudah ada, secara bertahap gurunya akan dilakukan penyebaran pada dasarnya di Kota Pariaman guru SLTA cukup. Menurut Kanderi,kualitas tetap menjadi acuan dan akan terus melakukan perbaikanperbaikan untuk menunjukan kompetitif.(h/tri).

Pasar Kurai Taji Akan Direnovasi PARIAMAN, HALUAN— Pemerintah Kota Pariaman, tahun ini kembali mewacanakan renovasi total pasar tradisional Desa Balai Kurai Taji, Kecamatan Pariaman Selatan setelah sebelumnya terkendala pada 2010. “Bila disetujui, akan kita ajukan dalam rencana anggaran belanja tahun depan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat Joni Rinaldi di Pariaman, Selasa. Disebutkannya, Dinas PU kota itu telah menyiapkan rencana untuk merenovasi total satusatunya pasar tradisional di

kecamatan itu. Bahkan, lanjut dia, tim terkait dari dinas itu telah menaksir besaran anggaran untuk realisasi pembangunan kembali pasar tradisional yang sempat rusak akibat bencana gempa bumi 2009 itu. “Nilainya ditaksir lebih kurang antara Rp12 miliar sampai Rp15 miliar,” kata Joni. Dia berharap, kejadian pada 2010 lalu tidak terulang pada “masa percobaan” tahun ini. Joni menceritakan, pada 2010 lalu itu, pemerintah kota setempat telah menyediakan

WALIKOTA Mukhlis R, Senin (9/9) meninjau proyek jalan penangkaran penyu Kota Pariaman. TRISNALDI

anggaran sebanyak Rp10 miliar lebih guna melakukan renovasi. Dan pada waktu itu, lanjut dia, bahkan juga sudah dilakukan tender. Namun, karena ada ketidaksepakatan dari sejumlah tokoh, akibatnya rencana tersebut terpaksa digagalkan, katanya. Meski begitu, menurut Joni, Dinas PU kota itu tetap akan berupaya kembali melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar dan pihak-pihak terkait agar rencana yang sempat tertunda selama lebih dari 3 tahun itu bisa dilaksanakan dalam tahun depan. “Bila tidak ada kendala, pembahasan RAB akan segera kita rampungkan,” katanya. Sementara, adapun Pasar Desa Kurai Taji merupakan satu di antara dua pasar tradisional di kota itu. Di pasar yang berjarak sekitar 3,5 kilometer dari pusat pemerintahan Kota Pariaman itu, terdapat salah satu tempat jajanan favorit bagi para pencinta kuliner khas Pariaman. Masyarakat sekitar menyebutnya Los Lambuang (atau tempat makan).(h/ans)

Normalisasi Batang Ampalu Sudah 40 Persen PARIAMAN, HALUAN — Pekerjaan normalisasi Batang Ampalu yang terletak di perbatasan Pariaman Tengah dan Utara, sudah mencapai bobot pekerjaan fisik 40 persen. Pekerjaan 40 persen yang sudah dikerjakan itu antara lain, pembentukan badan sungai, pemasangan pengaman tebing, dengan jenis konstruksi beton dan pasangan batu kali dengan posisi perbandingan kemiringan 1:2 antara horizontal dengan vertikal. Kepala Bidang PSDA Dinas PU Kota Pariaman, Harmon, Selasa (10/9) lebih lanjut menyebutkan, normalisasi yang dilakukan itu akan membawa dampak yang sa-

ngat positif terutama terhadap lingkungan perumahan sekitar lokasi tersebut, diantaranya lebih indah dan meminimalisir dampak banjir. Batang Ampalu, termasuk sungai yang terbilang kecil, namun sering juga menerima banjir kiriman dari hulu sungai, termasuk banjir rob yang merepotkan masyarakat sekitar. Menurut Harmon, pembangunan sekarang memang terbilang sedikit, Cuma 200 meter untuk pemasangan turap penahan tebing, tetapi tahun depan pembangunan tersebut akan berlanjut tentu sampasi tuntas, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pembangunan fisik yang dilakukan.(h/tri).

KP2TPM Mulai Dimanfaatkan Investor PARIAMAN, HALUAN — Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2TPM) Kota Pariaman sudah mulai dimanfaatkan investor untuk mendapatkan informasi tentang potensi investasi yang ada di Kota ini. Kepala KP2TPM, Alfian kepada Haluan Jumat (6/ 9) menjelaskan lebih lanjut, selama ini memang ada calon investor yang datang ke kantornya untuk minta informasi tetang potensi investasi dan kita rasa itu tepat karena salah satu fungsi dari Kantor KP2TPM memang demikian adanya. “Kita terbuka untuk pemberian informasi tentang potensi investasi kepada calon investor, dan ini sangat berguna bagi mereka untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, jelas serta

tempat investasi yang pas,” kata Alfian. Investasi di Kota Pariaman sampai saat ini terus muncul dan berkembang tetapi sampai sekarang yang banyak itu investasi di bidang properti. Contoh ruko-ruko dan perumahan dan investasi ini oleh investor berkembang sejak pascagempa. Perkembanganya mulai melebar, artinya disini pengembangan invest property itu tidak tertuju pada satu titik seperti di pusat kota saja, tetapi sudah melebar ke empat kecamatan yang ada, yakni di wilayah kecamatan Pariaman Utara, Selatan, Timur dan Tengah. “Kita percaya, untuk ke depan, potensi investasi di Kota Pariaman bakal digandrungi investor untuk berinvestasi di kota ini,” kata Alfian.(h/tri).

Yayasan Mr.H. St.Mohd. Rasyid Serahkan Beasiswa PARIAMAN, HALUAN — “Saya Senang dan berterimakasih banyak karena dapat bea siswa,” kata Yunisafitri, murid kelas V Sekolah Dasar (SD) 16 Cimparuah Kota Pariaman, kepada Haluan di lantai 1 Kantor Balaikota Pariaman, Selasa 3 September 2013. Yuni, begitu teman-temanya sering memanggil, dia salah seorang penerima bea siswa dari Yayasan Mr.H.St.Mohd. Rasyid di Aula Kantor Balaikota Pariaman itu. Dia juara umum di sekolahnya. “Sudah dua kali saya juara umum, dua kali pula saya dapat bantuan bea siswa. Saya akan gunakan ini untuk beli buku,” katanya. Hal yang hampir senada juga

dikatakan, Rima Agustira, murid kelas V SD 17 Kampung Baru yang dua kali menerima bea siswa dari yayasan Mr.H.St.Mohd. Rasyid, karena sebelumnya juga menjadi juara umum di sekolah tersebut. “Kita akan beli buku, untuk belajar,” katanya biar bertambah pintar. Dua murid sekolah dasar itu merupakan bagian dari 79 siswa juara umum SD/MI dan 18 orang siswa juara umum SMP/MTs dan 17 orang siswa juara umum SMA/MA/SMK se Kota Pariaman. Total bea siswa tersebut semua Rp32.850.000. Para siswa penerima bea siswa, didampingi orang tua, dan guru kepala dari masing-masing sekolah.

Walikota Pariaman Mukhlis R, menyambut baik dengan bea siswa dari yayasan tersebut, karena untuk yang ke sekian kalinya membantu bea siswa kepada anak-anak berprestasi di Kota Pariaman, jelas ini akan menambah semangat belajar bagi anak-anak penerima bea siswa khususnya dan para siswa lainya di Kota Pariaman umumnya. Kerjasama pemerintah kota dengan lembaga non pemerintah itu, sudah terjalin sejak tiga tahun lalu dan Yayasan Mr.H. St.Mohd. Rasyid tidak asing lagi bagi masyarakat di Kota Pariaman. Pemerintah kota selalu meningkatkan kualitas pendidikan

terhadap para siswanya, dan pemberian bea siswa, termasuk salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan dalam menunjang kemajuan pendidikan. Tidak hanya bea siswa, tetapi juga yayasan ini telah membangun gedung perpustakaan lengkap dengan bukunya di Pantai Gandoriah. Bahkan Arwin Rasyid juga menawarkan bea siswa kepada putra –putri Kota Pariaman yang berhasil diterima di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Mukhlis R berpesan, agar para siswa selalu belajar dengan keras dan rajin, kejar cita-cita, sebab dengan pendidikan yang tinggi dan berkualitas akan bisa merubah kondisi pribadi, kelu>> Editor : Atviarni

arga, bahkan masyarakat lingkungan sekitar kita. Kepada orang tua juga dingatkan, untuk selalu memberikan miotivasi kepada anak-anaknya dan jangan biarkan mereka tertinggal dan ketinggalan dalam belajar, karena hal tersebut bisa memupus harapan mereka untuk meraih masa depan yang cemerlang. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk salah satu prioritas pembangunan di Kota Pariaman dan juga tercermin dari visi pembangunan Kota Pariaman periode 2009-2014 pada misi ke 3, yaitu MKeningkatkan kualitas tamatan sekolah pada setiap jenjang pendidikan yang dilandasi moral keagamaan.(h/tri). >> Penata Halaman : Rahmi


RIAU DAN KEPRI 23

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

LINGKAR Stok Darah di PMI Menipis TANJUNGPINANG, HALUAN — Persediaan stok darah di PMI Kota Tanjungpinang menipis. Ini berdasarkan pantauan pada, Selasa (10/9) di Kantor PMI Tanjungpinang terlihat para keluarga pasien yang membutuhkan darah kesulitan untuk mendapatkan darah. Martha, salah seorang warga yang membutuhkan darah untuk keluarganya mengatakan, dia sangat menyayangkan dengan kondisi seperti ini. Sebab, dengan kosongnya stok darah di PMI membuat dia harus mencari sendiri para pendonor yang mau membantunya. Kondisi ini bahkan, sudah berlangsung sejak minggu lalu. “Selain kosongnya stok darah di PMI kami juga mengeluhkan pelayanan yang dilakukan oleh pihak PMI. Sebab, mereka tanpa adanya informasi yang jelas kepada kami apakah darah yang telah di donorkan tersebut harus kami ambil sendiri di PMI atau diantar. Sebenarnya kami tidak masalah jika harus mengambil sendiri darah di PMI asalkan ada info yang jelas,” katanya. Lebih lanjut ia menyampaikan, sebaiknya kedepan antara pihak rumah sakit dan PMI ada koordinasi yang jelas, sehingga dia sebagai pasien tidak merasa dirugikan seperti ini. “Ini sudahlah darah tidak ada, pelayanannya pun tidak maksimal,” tutupnya. Sementara itu, petugas PMI ketika di temui di lokasi membenarkan adanya kekosongan stok darah di PMI. Namun,sayangnya petugas tersebut enggan menjelaskan lebih lanjut apa penyebab kosongnya stok darah di PMI. (h/cw77)

Proyek Percontohan Nasional Banyak Masalah TANJUNGPINANG, HALUAN — Pelaksanaan proyek penyulingan air laut menjadi air tawar di Kota Tanjungpinang yang merupakan percontohan nasional ternyata banyak ditemukan masalah. Terutama untuk pabrik atau mesin pengolahan airnya, yang hingga saat ini masih tertahan di kantor Bea dan Cukai (BC) pusat Jakarta.

4.370 Pencaker Urus Kartu Kuning BANGKINANG, HALUAN — Sejak Januari hingga September tahun ini, telah tercatat 4.370 pencari kerja (Pencaker) yang mengurus kartu kuning di Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kampar . Kepala Dinas Nakersos Kampar, Anizur Ilyas didampingi Kasubag tenaga kerja Edi Hasmi mengatakan, bahwa pengurusan kartu kuning angkanya sudah mencapai 4.370 orang, baik pelamar yang akan memasukan lamaran ke perusahaan maupun ke instansi pemerintah. “Kelemahan yang kita alami selama ini, masih ada perusahaan yang tidak melaporkan lowongan pekerjaan ke Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kampar, seperti lowongan di PTPN V. Padahal didalam undang-undang tenaga kerja sudah jelas bahwa 30 persen tenaga kerja itu berasal dari tenaga kerja lokal,” katanya. Bahkan ada pula yang melaporkan lowongan pekerjaan itu, setelah pihak manajemen perusahaan melakukan seleksi calon karyawanya. “Inilah kendala yang kita alami selama ini. Padahal kita sudah menyurati perusahaan agar melaporkan lowongan pekerjaan itu kepada kami,” kesalnya. Saat ditanya banyaknya pencari kerja yang mengurus kartu kuning belakangan ini, Anizur mengakui, bahwa hal itu dipicu adanya penerimaan CPNS di sejumlah kabupaten/kota dan instansi lainya. “Memang pengurus kartu kuning mulai tinggi belakangan ini, dan kita akan melayaninya dengan baik dan diupayakan bisa tuntas dalam waktu satu hari jika seluruh persyaratan lengkap,” tambahnya. (h/dom)

Usut Puskesmas Teluk Sungkah PEKANBARU, HALUAN — Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin menantang Kejaksaan Tinggi Riau untuk mengusut dugaan penyimpangan pada proyek Puskesmas Rawat Inap Teluk Sungkah. Proyek ini sebelumnya dianggarkan APBD tahun 2012 sebesar Rp2,8 miliar. “Proyek tersebut sudah dilaporkan ke Kejaksaan, dan masih di usut jaksa. Kita persilahkan Kejaksaan untuk mengusutnya,” ujar Zainal Arifin ketika ditemui, Selasa (10/9). Pada kesempatan tersebut, Zainal Arifin juga mempersalahkan pihak Kabupaten Indragiri Hilir yang tidak segera memanfaatkan bangunan yang selesai dibangun awal Februari 2013 lalu. “Bangunan itukan mereka (Kabupaten) yang meminta. Sudah kita bangun, dan sudah kita serahterimakan kepada mereka, tetapi tidak segera mereka isi. Itu kan sudah tanggungjawab mereka untuk melakukan pemeliharaan,” ujarnya. Kadiskes tampak bingung saat ditanyakan, suatu proyek bangunan biasanya setelah selesai dikerjakan masih ada tahap pemeliharaan selama enam bulan oleh kontraktor dan jaminan pekerjaannya masih ditahan dinas kesehatan sebesar lima persen. “Harusnya dilakukan pemeliharaan oleh kontraktor,” ujarnya mengulang pertanyaan yang diajukan, ketika disebutkan kenyataannya di lapangan menurut warga sekitar tidak pernah dilakukan pemeliharaan sejak selesai awal Februari 2013 lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, pada lantai teras sekeliling bangunan yang dibangun senilai Rp2,8 miliar ini terlihat hancur, Minggu (8/9). Tidak itu saja, talang air pada atap terlihat rusak, serta pengecatan yang tidak sempurna. Tidak itu saja, pada gedung bagian belakang terlihat adanya keretakan. Beberapa warga sekitar yang ditemui, mengatakan, proyek tersebut baru selesai dikerjakan sekitar awal Februari 2013 lalu. Padahal proyek tersebut merupakan proyek tahun anggaran 2012. Mengenai dugaan adanya penyimpangan proyek ini, mulai dari proses lelang hingga pekerjaannya, sebelumnya telah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi Riau oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Kontraktor Konstruksi Indonesia, Syakirman, sekitar Mei 2013 lalu. Kasipenkum dan Humas Kejati Riau, Andri Ridwan, sebelumnya mengatakan pihaknya masih menelaah laporan tersebut. (h/hen)

PENGERJAAN — Sejumlah pekerja tengah melakukan pengerjaan pengecoran pembangunan Reverse Osmosis (Pengelolaan air laut menjadi air baku) di Tanjungpinang. Pengerjaannya sendiri mengalami keterlambatan di karenakan kendala lokasi lahan. SUTANA

Pemerintah Susun Tapal Batas Wilayah BATAM, HALUAN — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) hingga akhir bulan ini akan menyusun tapal batas kawasan hutan yang ada di tujuh kabuparten/kota. Hasil rancangan itu, nantinya akan disampaikan ke Kementerian Kehutanan sebagai dasar untuk dilakukan perubahan peruntukan atau merubah Surat Keputusan Menhut Nomor 463/Menhut-II/2013. Gubernur Kepri HM Sani usai melakukan pertemuan dengan seluruh kepala daerah yang ada se-Kepri, Selasa (10/9), memastikan akan hal tersebut. Dari rapat yang berlangsung tertutup itu, setidaknya menghasilkan beberapa poin. “Tim teknis terdiri dari dinas kehutanan provinsi dan kabupaten/ kota akan bekerja intens hingga akhir bulan ini untuk menyusun konteks hutan, dan tata batas, baru kemudian ke kementerian untuk disampaikan,” kata Sani. Hasil tersebut akan dipresentasikan ke kementerian, dan menjadi acuan perubahan SK Menhut yang banyak dipersoalkan tersebut. Dalam rapat itu juga, kata Sani, dibahas mengenai perubahan status lahan yang harus

melalui persetujuan DPR RI atau kawasan yang termasuk dalam Dampak Penting Cakupan Luas, dan Bernilai Strategis (DPCLS) dibeberapa titik. “Karenanya, kalau tidak ada halangan minggu depan kita akan bertemu dengan komisi IV DPR RI untuk membahas ini. Kita akan mencari jalan membahas ini,” kata Sani lagi. Pada kesempatan itu, Sani meminta agar investor dan masyarakat, tidak khawatir soal status lahannya. Pemerintah berjanji akan bekerja serius agar masalah hutan lindung segera dirubah. Selain itu, Sani juga meminta Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan dan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam agar mengusulkan secara khusus status lahan Rempang Galang dari hutan konservasi menjadi bisa digunakan atau di HPL kan. “Kita akan usulkan Pulau Relang dan Galang, diturunkan statusnya agar bisa digunakan. Mengingat, Pulau Batam sendiri lahannya sudah terbatas. Padahal, lahan sangat dinantikan investor. Kita tau makin banyak investor, maka pertumbuhan ekonomi akan meningkat,” ungkapnya.

Selain Batam, Sani juga meminta Bupati Bintan mengajukan surat untuk perubahan catchment area di Bintan. Saat ini, pihaknya menunggu surat bupati berkaitan dengan itu. Disana juga banyak kampung tua diareal hutan lindung, makanya perlu diusulkan agar bisa digunakan. Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 463/Menhut-II/2013, sudah menimbulkan gejolak di Kepri. Perumahan kampung tua, perkantoran, galangan kapal, dan lainnya masuk hutan lindung. SK Menhut mengatur perubahan peruntukan kawasan hutan menjadi bukan hutan seluas 124.775 hektar, perubahan fungsi kawasan hutan seluas 86.663 hektar dan perubahan bukan kawasan hutan menjadi kawasan hutan seluas 1.834 hektar di Provinsi Kepri. Pada SK tersebut dinyatakan, perubahan kawasan hutan yang dapat disetujui perubahan peruntukan kawasan hutan menjadi bukan kawasan hutan seluas 131.509 hektar. Perubahan fungsi kawasan hutan seluas 86.663 hektar, dan penunjukan bukan kawasan hutan menjadi kawasan hutan seluas 1.834. (h/mnb)

Tindak Tegas Pelajar Membawa Kendaraan PEKANBARU, HALUAN — Kasus Kecelakaan yang dialami oleh anak dibawah umur, dengan mengendarai kendaraan tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) disikapi oleh Anggota DPRD Kota Pekanbaru. Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Sahril, kepada wartawan mengimbau aparat kepolisian dapat menindak tegas pelajar yang menggunakan kendaraan bermotor tanpa SIM di jalan raya. Karena berkendara tanpa SIM merupakan pelanggaran berat, meskipun pelaku dibawah umur. “Sebenarnya tak perlu lagi kita ingatkan kepada polisi, karena itu pekerjaan mereka dan mereka sudah paham hukum itu. Namun tampaknya jika polisi lupa, tentunya perlu juga kita ingatkan kembali bahwa pelajar SMP dan SMA itu belum berhak memiliki SIM, atau tidak boleh mengendaraai kendaraan. Artinya

Satlantas harus bertindak tegas terhadap anak yang mengendarai kendaraan apalagi ditemukan tidak memiliki SIM,” terang Sahril, Selasa (10/9) saat ditemui di kantor DPRD Kota Pekanbaru. Menurut Sahril, sangat banyak anak dibawah umur mangkal di pinggir jalan dengan menggunakan kendaraannya masing-masing. Bahkan, pelajar SMA pun kini sudah dipercayakan orangtuanya mengendarai mobil ke sekolah. Untuk itu, selain proses hukum harus dijalankan orang tua juga dapat melakukan antisipasi terhadap anak dengan memberikan efek jera. “Siapapun itu harus diproses, walau anak saya kalau memang bersalah, silahkan tangkap dan proses seperti anak lainnya juga,” pintanya. Selain itu, orangtua juga diminta memahami kondisi anaknya. Maka, kata Sahril, anak dibawah 17 tahun

SEORANG pelajar SMP di Tanjungpinang mengendarai sepeda motor, walau dalam peraturan berlalulintas tidak diperbolehkan sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) C dan batas kepengurusan harus berusia 17 tahun, Selasa (10/9). SUTANA

tersebut jangan diberikan kendaraan, minimal tamat SMA baru bisa. Jika masih dibawah 17, maka orangtua diminta jangan berikan fasilitas mobil atau sepeda motor. “Coba lihat, geng motor itu ratarata anak dibawah umur. Saya yakin, polisi pasti tahu anak-anak yang tak punya SIM. Berhentikan saja, tangkap dan panggil orangtuanya,” tegasnya. Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dian Sukheri. Politisi dari PKS ini mengajak masyarakat belajar dari kasus yang sudah ada. Termasuk kasus terakhir, anak musisi papan atas Ahmad Dhani, Dul. “Banyaknya pengendara yang belum punya hak. Terutama di kalangan pelajar. Situasi ini karena pola hidup yang dibiarkan, sehingga dijadikan sebagai pembenaran dan melanggar hukum. Semua bertanggung jawab,” kata Dian mengomentari kasus anak dibawah umur menggunakan kendaraan bermotor. Menurut Dian Sukheri, keberadaan anak dibawah umur menggunakan kendaraan bermotor merupakan tanggung jawab bersama. Bahkan sejak jauh hari disdik sudah melarang, namun tetap saja pelajar membawa kendaraan ke sekolah. “Ini tentunya harus bisa diselesaikan, dan pemerintah bisa membuat Peraturan Walikota (Perwako), karena kondisi ini sudah berlarut-larut. Selain itu, ini dinilai merupakan pola perilaku sosial maka pemerintah perlu menyikapi segera,” ujarnya. Kemudian, Dian juga meminta agar polisi bertindak tegas, dan perlu diingatkan juga pada aparat kepolisian untuk menindak tegas bagi semua pengendara yang tidak memiliki SIM. (h/ben)

Kendala persoalan proyek itu terungkap pada saat pertemuan antara DPRD Provinsi Kepri bersama pihak Satuan Kerja (Satker) pengolahan sistem penyediaan air minum strategis dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU) pusat di Tanjungpinang, Senin (9/9) lalu. “Kendala lainnya, yakni persoalan status lahan kepemilikan, serta ganti rugi lahan milik masyarakat yang hingga kini belum tuntas. Termasuk anggaran untuk pipanisasinya yang bakal ditanggung oleh pemerintah provinsi, dan Pemko Tanjungpinang. Sedangkan mesin pengolahan airnya sudah ada masuk ke Jakarta, dan masih di kantor BC pusat. Targetnya, akhir tahun ini harus sudah bisa dioperasionalkan,” kata anggota Komisi II DPRD Provinsi Kepri Rudi Chua, Selasa (10/9). Dijelaskannya, masalah status lahan proyek sampai saat ini masih milik TNI AL. Rencananya akan diurus oleh Pemko Tanjungpinang khususnya untuk lokasi proyek air minum itu, tapi sampai saat ini belum duduk. Namun, pembangunan fisik tetap berjalan lantaran sudah diatur langsung oleh Gubernur Provinsi Kepri HM Sani bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) pusat. “Masalah kedua, adalah pipanisasi. Informasinya, total keseluruhan anggarannya itu sebenarnya Rp62 miliar. Dari total dana itu, Rp54 miliar untuk pembangunan fisik termasuk pabrik mesin pengolahan air laut menjadi air bersih dan sisanya Rp8 miliar untuk pipa utama pabrik di Batu Hitam (Lantamal Tanjungpinang,red) menuju titik distribusi berada di Jalan Merdeka dengan panjang sekitar 3,4 kilometer yang kemudian dipecah ke dalam pipa skunder menuju ke pelanggan nantinya,” terang Rudi. Dikatakan Rudi, dalam perjalannya pada waktu MoU antara pemerintah bersama Kementrian PU pusat, ternyata untuk fisik dan pabrik mesin pengolahan airnya ditanggung oleh APBN pusat, dan khusus pipanisasi anggarannya melalui APBD provinsi dan Kota. Untuk pipa skunder dan primernya ditanggung pemerintah daerah. Yang menjadi masalah adalah, pada awal konsep perhitungan kucuran anggaran hanya Rp2 miliar saja. Ternyata dihitung ulang kembali untuk pipanisasi membutuhkan dana yang cukup besar, sehingga ada kesan pemprov dan pemko saling tolak. “Kami berharap pemerintah dapat segera mengusulkan untuk anggaran pipanisasinya pada APBD Perubahan tahun ini, agar dapat digesa dan bisa segera tuntas. Apabila dipaksa menggunakan pipa lama milik PDAM Tirta Kepri, tentu akan menjadi masalah baru. Karena pipanya itu rawan kebocoran dan rusak,” sambung Rudi kembali. Tahap Proses Pengecoran Pondasi Hasil tinjauan Haluan Kepri bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang di lokasi proyek yang berada di Jalan Yos Sudarso, Batu Hitam tepatnya di Lantamal IV Tanjungpinang, Selasa (10/9), pembangunan fisik Reverse Osmosis (pengolahan air laut menjadi air baku,red) yang merupakan percontohan di Indonesia untuk di perkotaan ternyata tengah berjalan dan saat ini sudah memasuki tahapan pengecoran pondasi serta tiang bangunan. Lokasi pembangunan RO sendiri saat ini ditempatkan di dalam Komplek TNI AL Tanjungpinang dengan luas 3.550 meter persegi, dengan pagu anggaran sebesar Rp47 miliar. Proyek itu merupakan proyek multi years tahun jamak, dengan pihak pelaksana kontraktor pembangunan RO PT. Artha Envirotama dari pusat, Jakarta, Manager proyek PT. Artha Envirotama Krisna Setiadi saat ditemui dilokasi pembangunan mengatakan, dimulainya pengerjaan lahan proyek pada bulan Juni tahunb 2013. Dengan tahap awal melakukan pemerataan tanah lokasi proyek (cut and fill,red) yang memakan waktu kurang lebih satu bulan. “Pelaksanaan pembangunan fisik sendiri baru dilakukan pada bulan Juli 2013, pengerjaan RO ini seharusnya dilakukan pada bulan Mei 2012 lalu. Namun, karena terkendala lahan yang belum ada pada saat itu yang disediakan oleh Pemko Tanjungpinang, sehingga mengalami penundaan pelaksanaannya,” jelas Krisna Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholiq di lokasi menyebutkan, bila mesin RO ini sudah beroperasi maka akan bisa menghasilkan 50 liter perdetik, dan bisa menyalurkan kepada konsumen sebanyak 4.000 pelanggan. “Jadi air ini akan dipusatkan di sekitar Kota Tanjungpinang, sementara untuk biaya air ini akan dilakukan perhitungan tersendiri setelah dikaji dan dibahas dengan pihak DPRD. Sehingga nanti pada masa percobaan mesin ini kita akan hitung berapa besar biaya pokok operasinya, dan itu akan disesuaikan tentunya dengan harga jual kepada masyarakat,” jelasnya. Ditempat yang sama Kepala Dinas PU Kota Tanjungpinang, Robert Pasaribu menjelaskan, nantinya untuk peyambungan pipa induk itu masih menggunakan dana APBN, sementara untuk pipa pendistribusian akan di tanggung oleh Pemerinatah Kota Tanjungpinang dan Pemprov Kepri. “Saya tegaskan, proyek ini tidak terbengkalai dan sampai saat ini masih dikerjakan. Memang, ada keterlambatan dalam hal mempersiapkan lahan untuk penempatan bangunan dan mesin RO ini. Untuk lokasinya sendiri dengan bentuk sitem pinjam pakai,” jelasnya. (h/yan/sut) >> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


24

RABU, 11 SEPTEMBER 2013 5 DZULQAEDAH 1434 H

LINGKAR

GEBYAR PENDIDIKAN SUMBAR 2014

Mungka Tuan Rumah HUT PGRI SARILAMAK, HALUAN — Unit Pelaksana Teknis Pendidikan (UPTP) Kecamatan Mungka, dipercaya sebagai penyelenggara hari jadi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Limapuluh Kota yang ke68. Berbagai persiapan pun telah dilakukan UPTP Mungka untuk menyambut hari guru yang jatuh pada 25 November mendatang. “Untuk HUT PGRI tahun ini, UPTP Mungka dipercaya sebagai penyelenggara. Agar kegiatan tersebut berjalan lancar, berbagai persiapan pun telah dilakukan,” ujar Retyanda, Kepala UPTP Kecamatan Mungka. Dalam pelaksanaan HUT PGRI tahun ini, ujarnya, diisi dengan kegiatan lomba antar guru se Kabupaten Limapuluh Kota, mulai dari guru tingkat TK hingga SMA. “Menurut rencana, HUT PGRI diisi dengan lomba olahraga, lomba agama serta lomba seni yang diikuti seluruh tenaga pengajar di 13 kecamatan,” tuturnya. HUT PGRI Kabupaten Limapuluh Kota tersebut bakal melibatkan 7 SD yang tersebar di bawah pengawasan UPTP Mungka, di antaranya SD 03 Mungka sebagai posko panitia serta SD 01 Jopang Manganti, SD 01 Mungka, SD 05 Mungka, SD 07 Mungka, SD 09 Mungka dan SD 10 Mungka, untuk lokasi penyelenggara. “Kegiatan ini rencananya dilaksanakan dari 25 hingga 28 November dengan melibatkan 7 SD di UPTP Mungka. Khusus dari peserta ataupun guru-guru yang berasal dari kecamatan terjauh seperti Kapur IX, Gunuang Omeh, Pangkalan dan Bukit Barisan, tuan rumah telah menyiapkan penginapan selama kegiatan berlangsung,” imbuh Retyanda. (h/ddg)

Lulusan Berprestasi Dapat Penghargaan TANJUNG PATI, HALUAN — Sepuluh lulusan terbaik dari 10 program studi di Politeknik Pertanian Unand Payakumbuh mendapat penghargaan. Penghargaan diserahkan bersamaan dengan upacara wisuda 321 orang lulusan Politeknik Pertanian Unand Payakumbuh Minggu (8/9) di gedung serbaguna kampus tersebut di Tanjung Pati Kota Sarilamak, oleh Ir Deni Sorel MSi, Direktur Politeknik Pertanian Payakumbuh. Lulusan terbaik untuk tingkat Diploma III Jurusan Budidaya Tanam Pangan Program Studi Budidaya Tanaman Pangan diraih AE Asmora Rangkuti, kelahiran 31 Desember 1991, di Sampuran, dengan indek prestasi 3,97, predikat lulus “dengan pujian”, pembimbing Ir Setya Dharma MSi. Untuk lulusan terbaik tingkat Diploma IV dari Jurusan Budidaya Tanam Pangan Program Studi Manajemen Produksi Pertanian diraih Rahmi, kelahiran Padang Tarab, 29 Mei 1991, dengan indeks prestasi 3,94, predikat lulus “dengan pujian “, pembimbing Ir Nelzi Fati MP dan Ir John Nefri MSi. Secara lengkap lulusan terbaik tingkat Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, yaitu Werlina Dewi Sari Sianturi (indeks prestasi 3,82), Delviana dari Program Studi Manajemen Perkebunan (IP 3,80), Mardhiatul Husna (IP 3,95, Sutrisno IP 3,94), Asyik Hariyanti dari Program Studi Teknologi Produksi Hortikultura (IP 3,81),dan Rahmi dari program studi Manajemen Produksi Pertanian (IP 3,94). Mahasiswa beruntung lainnya untuk Jurusan Teknologi Pertanian Program Studi Teknologi Tanam Pangan didapat Rahmadia Ningsih (IP 3,50), Fadilla Mayristy (IP 3,73), serta Rosa Putri dari Program Studi Mesin dan Peralatan Pertanian (IP 3,21). Para pembimbing yang mengantar mahasiswa berprestasi, antara lain Deni Sorel, Ramond Siregar, Rasdanelwati, Nelzi Fati, Suryani Syahrul, Ismawardi serta Irwan A. (h/snt)

Limapuluh Kota Siap Jadi Tuan Rumah SARILAMAK, HALUAN — Kabar gembira datang menyelimuti dunia pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota. Kenapa tidak, berkat meningkatnya prestasi pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota setahun terakhir ini, Dinas Pendidikan Sumbar mempercayai Kabupaten Limapuluh Kota sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Gebyar Pendidikan Sumbar 2014 nanti. Dipercayanya Kabupaten Limapuluh Kota sebagai penyelenggaran Gebyar Pendidikan 2014 sekaligus gebyar yang ketiga kalinya itu, disampaikan langsung Syamsul Rizal Kepala Dinas Pendidikan Sumbar ketika pembukaan Gebyar Pendidikan Sumbar 2013 di aula Diknas Sumbar, Selasa (10/ 9) pagi. “Alhamdulilah, berkat prestasi pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota selama ini, kita dipercaya Dinas Pendidikan Sumbar sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Gebyar Pendidikan Sumbar 2014 nanti. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kabupaten Limapuluh Kota khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Desri, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, ketika menghadiri pembukaan Gebyar Pendidikan Sumbar, Selasa (10/9). Gebyar Pendidikan 2014 tersebut nantinya bakal diikuti 19 kota/kabupaten di Sumbar dengan menampilkan hasil karya siswa dari seluruh daerah di Sumbar, serta mengadakan seminar tentang pendidikan.

JUARA PUISI— AINA Alfia Rosa dari SMPN 1 Guguak juara III dan Cindy Santya Dri dari SMAN 1 Lareh Sago Halaban di posisi II dalam lomba baca puisi tingkat Sumbar beberapa waktu lalu.

“Dengan dipercayanya Kabupaten Limapuluh Kota sebagai tuan rumah penyelenggara Gebyar Pendidikan bertaraf provinsi tersebut, nantinya bakal menjadi momen berharga bagi dunia pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota,” tambah Desri. Untuk pembiayaan kegiatan Gebyar Pendidikan itu, Desri

KEPALA ASRAMA SMA UNGGUL YOSSA RAHMALIA

Guru yang Tak Bosan Berada 24 Jam di Sekolah GURU muda kelahiran Koto Tangah Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Limapuluh Kota, 8 Januari 1981 ini, walau baru memulai karier guru sejak 200, tetapi sudah mencatat beberapa prestasi. Tahun 2013 ini, bagi Yossa, memang merupakan tahun keberuntungan. Pasalnya, dalam penilaian guru berprestasi tingkat Kabupaten Limapuluh Kota, Yossa keluar sebagai juara I. Sebelumnya, anak pertama dari 2 bersaudara pasangan Yurnalis dan Yusraini ini, juga berhasil sebagai juara lomba karya ilmiah guru. Masih dalam tahun 2013, Yossa juga dipercaya sebagai wakil kepala sekolah kesiswaan di SMA N 2 Harau yang dikenal sebagai SMA Unggul di kabupaten ujung Timur Sumatera

Barat yang berbatas dengan Riau ini. Yossa juga dipercaya sebagai guru bahasa Indonesia dan sebagai kepala asrama SMA unggul ini, sehingga hari – harinya berada 24 jam di sekolah. Menurut Yossa, menjadi guru sangat menyenangkan. “Itulah profesi kami, harus betah berada 24 jam di sekolah, tidak boleh bosan,” kata lulusan S1 Universitas Negeri Padang (UNP), yang masih menjalani kuliah S2, sambil menjadi guru. Ibu guru berbobot 42 kg dan tinggi 160 cm ini mempunyai atlet favorit, yaitu pemain bulutangkis nasional Susi Susanti dan senang mendengar album musik Ebiet G Ade. (h/ Syafril Nita)

mengungkapkan tidak akan membebankan seluruh anggaran dari Pemkab, melainkan menggunakan dana sharing dengan Dinas Pendidikan Sumbar. “Pemkab bakal membahas untuk perencanaan gebyar pendidikan provinsi di Kabupaten Limapuluh Kota. Untuk pelaksanaan, tidak seluruhnya dibebankan pada anggaran pemkab

melainkan dana sharing dari anggaran dinas pendidikan provinsi,” ujar Desri yang juga dinilai sukses meningkatkan pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam Gebyar Pendidikan yang dilaksanakan tahun 2013 ini, stan yang diikuti Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota memiliki pengunjung

yang paling ramai dari kota/ kabupaten lainnya. “Kita juga bangga dengan gebyar pendidikan yang diikuti kali ini, meski hanya peserta tetapi stan yang ditempati Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota paling banyak dikunjungi semenjak dibuka oleh Sekda Provinsi Ali Asmar,” tambah Desri. (h/ddg)

SMA Unggul Akan Gelar Pelatihan Jurnalistik TARANTANG, HALUAN — Dalam rangka meningkatkan minat baca, menulis, sekaligus meningkatkan skill para siswa untuk menerbitkan mading (majalah dinding) dan koran dinding di sekolah, SMA 2 Harau Kabupaten Limapuluh Kota yang dikenal SMA Unggul bakal melangsungkan pelatihan jurnalistik. Menurut pembimbing siswa putra, Rizki Hardinata, Yossa Rahmalia (waka kesiswaan yang juga kepala asrama), Rosmaliwarnis, Binsis puteri Elendra Gusti dan Harnita, saat ini pihaknya sedang berkomunikasi dengan PWI dan Balai Wartawan Payakumbuh, untuk menjadi pemateri. Kepala SMA Unggul Lily Hanafiah SPd MSi, sebelumnya sudah menghidupkan beberapa kegiatan seperti muhadarah yang disampaikan 4 bahasa, seperti bahasa Arab, bahasa Inggris, bahasa Minang dan bahasa daerah di mana anak yang

menyampaikan materi tersebut berasal. “Anak dari Suliki, Kapur IX, Luak, Situjuh, menggunakan bahasa daerah kelahirannya,” jelas Rizki Hardinata pada Haluan. Bahkan, ditambahkan juga oleh Yossa Rahmalia, akan dikembangkan dengan bahasa Jepang dan Mandarin, pembimbingnya sedang diupayakan. Sekolah unggul yang baru memasuki tahun pertama 2012/ 2013 ini, saat ini terkendala masalah transportasi untuk siswa yang akan melaksanakan salat Jumat. Siswa juga masih kekurangan buku, yang kini hanya mengandalkan pustaka keliling. Untuk mengatasi masalah transportasi untuk mengikuti berbagai kegiatan di luar sekolah, SMA Unggul butuh sebuah minibus. Sementara untuk mengatasi kekurangan buku bacaan, SMA unggul menerima sumbangan buku dari masyarakat.

Yang menggembirakan, kata beberapa guru SMA Unggul ini, anak-anak makin menyenangi kegiatan puasa Senin dan Kamis, menunaikan salat Dhuha, serta kegiatan eskul olahraga basket, voli, pencak silat, kesenian, paskibra, pramuka dan lainnya. Kepala SMA Unggul Kabupaten Limapuluh Kota dibantu 4 waka, masing-masing Eli Marlina SPd (waka bid akademis), Nurlaili MMPd (Waka Bid Humas), Yossa SPd (waka kesiswaan), serta Mike sebagai waka Sarana Prasarana. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota Desri yang dihubungi Haluan di tempat terpisah menyebutkan, untuk kelancaran KBM SMA unggul ini, tahun anggaran 2013 ini dianggarkan APBD sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan ruang kantor dan tambahan RKB (ruang kelas baru) sebanyak 2 ruang lagi, dan saat ini pengerjaan sudah dimulai. (h/snt)

STUDI BANDING PTK DIKDAS KE CHINA (3-HABIS)

Guru Tulang Punggung Kemajuan Pendidikan Pengantar: Pengawas TK/SD Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota Hj Endryaty SPd MMPd mengikuti studi banding PTK Dikdas ke China, 17 hingga 25 Juli 2013 lalu. Hasil kunjungan Endryaty itu dituang dalam wawancara dengan wartawan Haluan Syafril Nita. (Redaksi)

ROMBONGAN studi banding foto bersama berlatar tembok China. MENUTUP kunjungan studi banding ke China, rombongan dari Indonesia melakukan kunjungan budaya ke berbagai

tempat bersejarah di China, pertama menunjungi Yu Yuan Garden, The Bund, TV tower dan Nanjing Road.

Shanghai merupakan kota yang sangat ramai di Tiongkok, dialiri Sungai Chianghang yang membelah Kota Shanghai menjadi kota lama dan kota baru. “Sebagai kota industri di Tiongkok, Shanghai juga memiliki arsitektur bangunan yang mencerminkan budaya China yang masih lestari dari dahulu sampai sekarang,” kata Endryaty dalam kesempatan wawancara dengan Haluan. Yu Yuan Garden merupakan salah satu pusat peninggalan kebudayaan kuno Tiongkok. Pada zaman dahulu tempat ini merupakan rumah penduduk yang dibangun menjadi istana raja, dengan keunikan bangunannya, serta nilai budaya yang tinggi, hingga ramai dikunjungi turis lokal maupun mancanegara. “Sewaktu berkunjung ke TV

tower yang merupakan menara kebanggaan negara China, kami juga terkesima, sebab bangunan tersebut tingginya 468 meter terdiri dari 3 bola raksasa. Menara ini merupakan menara tertinggi di dunia setelah menara Burj Khalifah di Dubai, dari sini kita bisa menikmati indahnya Kota Shanghai,” katanya. Tak ketinggalan, delegasi Indonesia juga menikmati Nanjing Road, tempat santai liburan keluarga, dan setelah menikmati objek tersebut rombongan studi banding para guru dan pengawas Dinas Pendidikan ini menuju Hangzhou. Hangzhou merupakan kota cinta dan kota tercantik di China dengan cerita “ular putihnya” serta jembatan putus yang melintasi danau buatan. “Kami juga mengunjungi

tample via tea plantation village, yang merupakan bangunan pagoda tempat sebahyang raja,” ujar Endryaty. Rombongan juga melihat Coviden City atau istana terlarang yang memiliki 9.999 buah kamar, yang digunakan untuk kantor pemerintahan dan tempat tinggal keluarga istana, sebab istana ini bernama juga “Kerukunan Tinggi”. Wisata budaya kami, kata Endryaty, dengan mendaki (naik) tembok raksasa (Great Wall) yang memiliki panjang 6.350 km, terbentang dari ujung timur sampai barat, yang dibangun tahun 1644 serta direnovasi 1980 terdiri dari 7 tembok. “Berbagai kenangan selama di China membuat kami terkagum-kagum akan nilai budaya yang masih dilestarikan sampai sekarang,” ujar Endryaty.

Dijelaskan, hasil studi banding ke China, akan diterapkan di Indonesia sesuai situasi dan kondisi, terutama yang cocok dengan dunia pendidikan Indonesia. Diharapkan, dari hasil kunjungan itu, akan meningkatkan keprofesionalan guru, melengkapi sarana prasarana belajar, dan mampu meningkatkan komitmen dalam penerapan disiplin, sebab kunci keberhasilan adalah disiplin, mulai dari pengambil keputusan sampai masyarakat. Pemerintah secara kontinu menerapkan pendidikan karakter melalui pembelajaran, baik di sekolah dan masyarakat, yang berdasarkan Pancasila. “Kesimpulan dari kunjungan kami selama seminggu lebih di China, menerapkan budaya Confusius berperan dalam membentuk karateris>> Editor: Nova Anggraini

tik orang China, yang menghormati para guru, sehingga guru mendapat posisi dan strata yang penting, dan kehormatan di negara China ini,” kata Endryaty. Guru, tambahnya, merupakan tulang punggung dalam meningkatkan kemajuan yang dibuktikan dengan keseriusan pemerintah dalam membangun kualitas dan mutu guru sehingga bertaraf internasional. China memegang teguh disiplin dan tetap menanamkan pendidikan “ karakter “ yang mencintai sesama. “Walau mereka tidak memeluk salah satu agama, tetapi tetap memelihara nilai-nilai luhur budaya kuno yang lestari, dari dahulu sampai sekarang. Orang China pekerja tangguh dan tidak pemalas, sehingga mereka mempunyai budaya yang tinggi. (h/Syafril Nita) >> Penata Halaman: Rahmi


Haluan 11 September 2013