Page 1

Harian Umum I klan 0751 4488700 Berlangganan 08116666333 Pengaduan 0751 4488702

MEDIA GROUP

SENIN

TERBIT 24 HALAMAN 099 TAHUN KE 64

10 SEPTEMBER 2012 M / 23 SYAWAL 1433 H

Harga Eceran Rp2.500/eks, Harga Langganan Rp57.000/bulan

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Emas Perdana Sumbar Mengapung dari Kolam Renang PEKANBARU, HALUAN — Seperti yang telah ditargetkan, emas perdana Sumatera Barat akhirnya mengapung dari kolam renang di Aquatik Center, Rumbai, Pekanbaru, Minggu (9/9). Emas itu mengapung dari perenang andalan Sumbar, Patricia Yosita Hapsari di nomor 100 meter gaya bebas. Gadis kelahiran tahun 1993 itu menyentuh finish dengan catatan waktu 58.09 menyisihkan pesaing terdekatnya asal Jawa Timur, Enny

>> EMAS PERDANA hal 11

EMAS PERDANA SUMBAR — Patricia Yosita Hapsari menerima kalungan medali emas dalam PON XVIII Riau, Minggu (9/9). Patricia unggul dalam nomor renang 100 meter gaya bebas dengan waktu terbaiknya 58.09 menyisihkan pesaing terdekatnya asal Jawa Timur, Enny Sulistyawati (58,39) dan perenang DKI Jakarta, Kathriana Mella (59,32). RAKHMAT

Allah telah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan yang beramal saleh, (bahwa) untuk mereka ampunan dan pahala yang besar. (QS Al Maa-Idah Ayat 9)

04.58

12.18

15.28

18.21

19.30

KHAS

Balap Liar, 2 Pelajar Tewas BALAPAN liar makan korban. Dua pelajar Batusangkar tewas, tiga lainnya luka-luka. Setelah kecelakaan, aparat kepolisian langsung melakukan razia. PADANG, HALUAN — Aksi balap liar yang dilakukan sejumlah pelajar Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (8/9) berujung maut. Sekitar pukul 22.30 WIB terjadi tabrakan beruntun tiga sepeda motor yang dikendarai lima pelajar di Simpang Lima Kaum Kota

Batusangkar. Dua korban meninggal dunia dan tiga lainnya harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Hanafiah Batusangkar. Korban, masing-masing bernama Ikhsan (14), Deka (16), Wahyu (17), Iwan (16) dan Alvin (15). Kelimanya adalah warga Kenagarian Cubadak, Kecamatan Limo Kaum, Kota Batusangkar. Korban yang meninggal dunia adalah Deka dan Wahyu. Deka meninggal di RSU M Djamil Padang, sedangkan Wahyu meninggal dunia di RSUD M Hanafiah Batusangkar. Kapolsekta Limo Kaum, Iptu Syahrul membenarkan tentang kecelakaan tersebut

dan dua orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan tiga lainnya mengalami cedera kepala dan luka sedang. Mereka diduga ikut balap liar di kawasan tersebut dan saat ini sudah ditangani intensif. Pihak keluarga sudah menerima, dan itu adalah kecelakaan yang terjadi akibat kesalahan dari pengendara motor tersebut,” ujar Iptu Syahrul. Menurut Kapolsek, hasil penyelidikan di lapangan, para pelajar tersebut terlibat balap liar tanpa dilengkapi safety riding, seperti helm dan lainnya. Bahkan dari tiga motor tersebut hanya satu yang memiliki lampu besar.

>> BALAP LIAR hal 11

Ustano makam Raja Alam Minangkabau di Gudam Nagari Pagaruyung. KASRA SCORPI

Kisah Istano Rajo di Pagaruyung yang Sering Terbakar JIKA Anda menelusuri jalan raya dari Kota Batusangkar ke Nagari Pagaruyung yang kini telah dijadikan sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Tanah Datar, di pinggir jalan itu akan Anda temui sejumlah objek wisata. Sekitar 4 km dari Batusangkar, tepatnya di Jorong Gudam akan Anda temui kumpulan prasasti Adityawarman raja pendiri Kerajaan Pagaruyung. Prasastinya ditulis pada sebuah batu besar terdiri dari 21 baris tulisan berbahasa Sanskerta dan Melayu Kuno yang antara lain menceritakan asal usul raja tersebut. Lebih kurang 100 meter dari tempat itu ada Komplek Ustano Rajo Alam, terus sekitar 500 meter lagi tepatnya di Jorong Balai Janggo ada Istano Silinduang Bulan, terus ke Padang Siminyak ada lagi Istano Basa Pagaruyung yang menjadi ikon utama pariwisata Tanah Datar.

>> KISAH ISTANO hal 11

Jeffrie Geovanie dan jajaran DPP Partai Nasdem berdiskusi dengan jajaran pimpinan Harian Haluan di Kantor Haluan Padang, Minggu (9/9). PARWIS

NasDem Targetkan Menang Besar di Sumbar PADANG, HALUAN — Sekretaris Majelis Nasional Partai NasDem Jeffrie Geovanie sangat yakin partai tempatnya bernaung akan menjadi salah satu partai pemenang Pemilu 2014. Target suara di DPR sekitar 30 persen. Khusus untuk Sumbar, NasDem memiliki target menang besar.

>> 02

Proton Hadir di Solsel..................................................

>> 15

Sumbar Selangkah Lagi Lolos......................................

>> 17

Siswa Masuk Daftar Hitam..........................................

“Partai NasDem adalah partai yang sangat siap. Punya anggota yang telah memegang KTA (Kartu Tanda Anggota) partai 5,6 orang. Kepengurusan ada di semua provinsi, kota dan kabupaten, kecamatan, bahkan hingga hampir ke semua kelurahan dan desa. Sosialisasinya didukung oleh banyak televisi, media cetak dan radio

milik kader NasDem,” kata Jeffrie Geovanie saat berkunjung ke Redaksi Haluan, di Komplek Bandara Tabing Padang, Minggu (9/9). Dalam kunjungannya Jeffrie didampingi Sekjen DPP Partai NasDem Ahmad Rofiq, Ketua Internal

>> NASDEM TARGETKAN hal 11

Rampok Gasak 5 Toko Emas ANAK PEMILIK TEWAS DITEMBAK KERUGIAN RP2,4 MILIAR RENGAT,HALUAN — Aksi perampokan bersenjata api terjadi di Pasar Air Molek, Kabupaten Indra Giri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, Minggu (10/9). Tak tanggung-tanggung lima toko emas digasak sekaligus oleh kawanan perampok. Seorang anak pedagang emas tewas ditembak dan kerugian diperkirakan mencapai Rp2,4 miliar. Korban yang tewas tertembak adalah Heri (27) anak dari pemilik toko emas Putri Ayu Air Molek. Ia harus meregang nyawa, setelah satu peluru menembus dada kanannya. Heri tertembak setelah mencoba melakukan perlawanan terhadap kawanan perampok yang merampok tokonya, Minggu (9/9) sekira pukul 14.00 WIB. Heri meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit Indra Sari Pematang Reba, karena kehabisan darah. Menurut salah seorang saksi, Ibnu Sofyan pemilik Toko Istana Arloji yang bersebelahan dengan Toko Emas Putri Ayu, kejadian berlangsung cepat. Heri berusaha melakukan perlawanan, namun salah seorang perampok yang menggunakan helm dengan kaca gelap langsung menembak Heri, seketika Heri langsung berlari ke dalam ruko yang membuat darahnya berceceran di lantai. Usai kejadian itu, warga yang berada di sekitar TKP langsung bermunculan. Sehingga dalam hitungan menit , tempat kejadian perkara (TKP) langsung dipadati warga. Bahkan korban, Hery yang mengalami luka

>> RAMPOK GASAK hal 11


2 UTAMA

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

KILAS

PERKENALKAN PRODUK LOKAL

Ali Mukhni Presentasi ke Oman

Kabut Asap Landa Limapuluh Kota LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Sepanjang Sabtu (8/9), Kabupaten Limapuluh Kota diselimuti kabut asap. Akibatnya, cuaca jadi mendung dari pagi hingga sore. Diperkirakan, kabut asap tersebut merupakan kabut asap kiriman dari daerah tetangga, yakni dari Provinsi Riau. Kadis Kehutanan dan Pertambangan Kabupaten Limapuluh Kota, Deswan Putra yang dihubungi Haluan mengatakan, untuk wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, tidak terdapat titik api di kawasan hutan. “Mungkin saja ini asap kiriman dari Provinsi Riau,” katanya. Deswan Putra menilai, kabut asap tersebut masih dalam keadaan normal dan tidak terlalu berbahaya bagi masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Limapuluh kota. “Kabut asap seperti ini masih keadaan wajar dan tidak terlalu berbahaya,” ungkapnya. Meski tidak menangganggu aktivitas masyarakat, terutama pengendara kendaraan, tetapi kabut asap tersebut membuat matahari tidak kelihatan sepanjang hari Sabtu. Jarak pandang pengendara kendaraan masih normal. “Sampai saat ini, kabut asap ini tidak mengganggu kami pengendara. Jarak pandang masih terlihat normal,” kata Anto (40), salah seorang pengendara mobil kepada Haluan. (h/ cw-ddg)

PADANG, HALUAN — Wakil Delegasi GCC Dr Hilal Ambusaidi, mengundang Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, untuk mempresentasikan produk-produk lokal Indonesia, khususnya produk asli Padang Pariaman dalam konferensi Negara Teluk di Oman, Maret 2013 mendatang.

ASEAN-GCC — Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar Effendi memperkenalkan kepada Seluruh Wakil Delegasi ASEAN-GCC soal kebiasaan warga Padang Pariaman memelihara beruk untuk disuruh mengambil buah kelapa. PARWIS

5 SKPD Pemprov Sumbar Berpacu Raih CBAN PADANG, HALUAN — Lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Sumbar akan berpacu untuk mempersembahkan penghargaan Citra Bakti Abdi Negara (CBAN) untuk Gubernur Sumbar. Namun syaratnya, nilai yang diperoleh harus memuaskan dan merata untuk seluruh SKPD. SKPD yang diusulkan dan memenuhi syarat untuk perebutan CBAN ini adalah UPTD Benih Pertanian di Bukittinggi, RS HB Saanin, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BKPM Sumbar, Badan Arsip dan Perpustakaan Sumbar serta UPTD Samsat Payakumbuh. Kepala Biro Organisasi Setdaprov Sumbar Onzukrisno kepada Haluan Minggu (9/9), di Padang menjelaskan, perebutan penghargaan CBAN negara untuk gubernur ini adalah yang pertama kali digelar. Sebelumnya CBAN hanya diperebutkan untuk

bupati/walikota saja. Sedangkan pengumuman pemenangnya dilakukan tahun 2013 mendatang. “Untuk tingkat provinsi, CBAN baru kali ini digelar. Saat ini masing-masing SKPD tengah mempersiapkan diri untuk penilaian. Kita berharap SKPD yang diusulkan mampu meraih penghargaan itu. Sedangkan hasilnya akan diumumkan tahun depan,” terang Onzukrisno. Dikatakan, CBAN digelar sekali 2 tahun. Saat ini seluruh SKPD tengah mempersiapkan diri untuk dinilai sesuai dengan kriteria penilaian yang ditetapkan, diantaranya tentang visi dan misi yang diusung, moto pelayanan, sumber daya aparatur, standar operasional prosedur (SOP) yang diberlakukan dan kesiapan sarana dan prasarana. Dari 5 SKPD yang diusulkan, terdapat 3 SKPD wajib usul yaitu kategori rumah sakit, kategori PTSP

dan UPTD dan 2 SKPD pilihan. RS HB Saanin dipilih karena dinilai paling siap untuk dinilai. Apalagi rumah sakit ini juga termasuk SKPD model Wilayah Bebas Korupsi (WBK). “RS HB Saanin kita pilih mewakili kategori rumah sakit untuk memperebutkan supremasi CBAN karena SKPD yang satu ini sudah memiliki sejumlah indikator pembangunan zona integritas. Seperti laporan keuangan WTP, sudah memiliki kode etik, memiliki SOP sendiri dan sudah memperoleh sertifikat ISO 9001 tahun 2008,” terang Onzu. Sedangkan PTSP, lembaga ini memang baru saja terbentuk dengan diterbitkannya Pergub No.63 tahun 2012 tentang Organisasi dan tata kerja UPT BKPM Sumbar, tertanggal 10 Agustus 2012. Namun karena wajib usul maka harus maju ke medan laga. Untuk UPTD wajib usul,

yaitu UPTD Samsat Payakumbuh sudah lama berdiri dan berkecimpung di bidang pelayanan publik. Hanya saja mekanisme penilaian CBAN ini agak berbeda dari penghargaan lainnya. Nilai yang diperoleh seluruh SKPD yang diusulkan harus merata, tidak boleh ada yang rendah atau bernilai kurang. Sebab bila satu saja SKPD bernilai rendah, maka lepas sudah CBAN dari genggaman. “Kita sangat berharap, SKPD yang diusulkan ini mampu meraih nilai maksimal saat penilaian. Karena itu sedari awal persiapan telah dilakukan untuk penyempurnaan layanannya,” kata Onzu. Pada ajang perebutan CBAN tahun 2011 lalu, 5 kepala daerah di Sumbar berhasil merebutnya masing-masing Walikota Padang Panjang, Bupati Tanah Datar, Bupati Pasaman, Bupati Dharmasraya dan Bupati Padang Pariaman. (h/vie)

BERAWAL DARI FACEBOOK

VGMC Galang Dana untuk Gusnetti PADANG, HALUAN — Wajah Gusnetti Daryati mulai berseri. Pasien miskin yang mengalami stroke di usianya yang 36 tahun ini telah bisa berbicara pelan dengan orang lain. Gusnetti dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang sejak 1 September 2012 lalu. Kendati kondisinya masih lemah, tapi wajahnya terlihat cerah. Tangannya yang kurus mencoba menggapai orangorang yang menjenguknya, untuk menyampaikan rasa terima kasih. Satu per satu para relawan datang menghampiri Gusnetti untuk memberikan bantuan. Termasuk VGMC Sumatra dan VGMC Amanah yang menghimpun bantuan secara khusus kepada Gusnetti melalui facebook dari para anggota VGMC yang ada di seluruh Indonesia. Tampak juga beberapa Staf Dinas Kesehatan Kota Pariaman yang turut membantu Gusnetti. Keinginan VGMC untuk membantu Gusnetti setelah tulisan di beberapa media massa lokal yang terbit di Padang, termasuk Haluan diposting

di wall Groups Facebook VGMC. Sehingga admin dan beberapa anggota grup VGMC yang membaca tulisan tersebut merasa terpanggil untuk meringankan penderitaan yang dialami Gusnetti. “Pada 1 September 2012, salah satu wartawan surat kabar harian lokal di Padang memposting tulisan mengenai Gusnetti. Beberapa anggota yang membacanya langsung mengambil inisiatif untuk membentuk tim penggalangan Dana Peduli Gusnetti,” kata admin facebook VGMC Sumatra, Rayan Dinata kepada Haluan saat menyerahkan bantuan untuk Gusnetti di RSUP M Djamil Padang, Sabtu (8/9). Menurut Rayan Dinata, bantuan untuk Gusnetti mengalir setelah kisah dan deritanya ditampilkan di Facebook. Sampai Jumat (7/9) malam, telah terkumpul dana sebesar Rp 16.264.200 dan langsung diberikan kepada pihak keluarga Gusnetti melalui organisasi Dharma Wanita RSUP M Djamil Padang. “Kita sudah serahkan bantuan dana

untuk pengobatan dan kebutuhan keluarga Gusnetti,” kata Rayan. Dari penuturan Rayan yang juga merupakan koordinator penggalangan bantuan dana untuk Gusnetti di komunitas VGMC, bantuan yang diterima oleh Gusneti atas kerja sama dengan para awak media yang prihatin atas kondisi masyarakat miskin yang rentan terkena penyakit dan luput dari jaminan sosial kesehatan yang dikeluarkan pemerintah. “Saya berterima kasih sekali kepada para awak media yang menyebarkan informasi atas keadaan yang dialami oleh ibu lima anak ini. Sehingga banyak para relawan dan dermawan yang tergerak hatinya untuk membantu biaya pengobatan dan lepas dari kemiskinannya,” tutur Rayan. Ia juga mengatakan akan memantau perkembangan kesehatan Gusnetti sampai sembuh dan keluar dari jerat kemiskinan yang selalu melanda hidupnya selama ini. Sedangkan untuk penggalangan dana masih akan terus berlanjut. (h/ang)

Undangan diberikan Wakil Delegasi GCC dalam kunjungan kerja lapangan Badan Ketahanan Pangan dan Investasi Pertanian ke Padang Pariaman, Kamis (7/9). Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengatakan, setelah produk lokal seperti padi, dan kakao diperkenalkan kepada seluruh peserta kunjungan GCC-ASEAN, mereka sangat tertarik untuk mengadakan kerja sama. Pada bulan Maret 2013, Padang Pariaman, secara resmi diundang GCC untuk mempresentasikan beberapa produk lokal pada konferensi yang diadakan Oman. “Dengan undangan tersebut, peluang kerja sama antara negara-negara GCC (Teluk) dengan Indonesia, khususnya Padang Pariaman, semakin terbuka lebar. Kami akan membawa seluruh produk-produk lokal, seperti padi, kakao, kelapa, kain tenun, dan seluruh industri rumahtangga untuk di perkenalkan kepada mereka nantinya,” ujarnya. Dikatakan, secara umum, Padang Pariaman bisa memperoduksi kakao sebanyak 600 ton setiap tahun. Dan produksi tersebut setiap tahunnya juga mengalami peningkatan sebesar 6 persen. Begitu juga dengan tanaman padi, yang setiap tahun mengalami surplus. “Kalaupun mereka meminta kerja sama MoU sekarang, kami sudah siap. Karena, selama ini pun kami telah melakukan ekspor kakao, dan

kain mukena ke Malaysia,” tukasnya. Begitu juga dengan paparan Pemprov Sumbar yang disampaikan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar Effendi. Badan Ketahanan Pangan Sumbar selaku pengontrol dan pengembang seluruh jenis pangan yang ada di Sumbar, akan memberi dukungan penuh kepada Padang Pariaman pada waktu berangkat ke Oman tahun depan. Selain itu, ini adalah satu ajang untuk memperkenalkan seluruh pangan Indonesia ke kancah internasional. “Kami selalu siap memberikan bantuan. Ini semua untuk kemajuan Sumbar. Apabila bupati berhasil menggaet investor berinvestasi di Sumbar, secara langsung industri pangan Sumbar semakin maju,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Delegasi GCC Dr Hilal Ambusaidi saat ditanya Haluan membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, selama ini produk lokal Indonesia belum sepenuhnya di kenal di negaranegara Teluk. Namun, setelah ia berkunjung ke Sumbar, beberapa produk lokal, seperti buah mulai dikenal. “Setelah nanti dipresentasikan, dan pengenalan pada konfrensi Oman, tidak hanya kami saja yang akan tertarik. Namun, beberapa negara lainnya, seperti Bahrain, Yordania, dan yang lainnya akan tertarik untuk mengadakan kerja sama,” katanya. (h/cw-wis)

Alumni FH UA Halalbihalal BUKITTINGGI, HALUAN — Halalbihalal Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas (FH UA) seIndonesia yang digelar di Auditorium Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukit Gulai Bancah Bukittinggi, Minggu (9/9) berlangsung semarak. Ratusan alumni dengan berbagai jabatan dan profesi, berdatangan dari berbagai penjuru Tanah Air. Selain disambut tarian tradisional, mereka juga disuguhi penganan lamang tapai, salah satu kuliner khas setempat. Ketua Umum Aumni FH UA se- Indonesia yang terpilih di Pekanbaru, tahun 2009 lalu, Ismet Amzis, SH, mengaku gembira dengan kehadiran alumni dari berbagai angkatan itu. Dalam temu ramah bertajuk “Dengan Halalbihalal Idul Fitri 1433 H Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang, Kita Jalin Persatuan dan

ISMET Amzis, menyambut Wakil Pemimpin Umum Harian Haluan Zul Effendi. RIDWAN

Kesatuan” itu, para alumni tampak gembira, mengenang masa-masa indah mereka semasa kuliah. Diantara ratusan alumni yang hadir, juga tampak Sekda Agam Syafirman Azis, Sekda Solok Selatan Fahril Murad, Sekda Kabupaten Solok M. Saleh, Wakil Pemimpin Umum Harian Haluan Zul Efendi,Kajari Bukittinggi, Muaro Mungo, Ketua Komnas

Kejaksaan Halius Hosen. Halalbihalal kali ini, lanjut Ismet, selain temu ramah mempererat silaturahmi serta rasa persatuan dan kesatuan, sekaligus menggelar rapat khusus untuk memantapkan program kerja alumni yang telah dirintis sebelumnya. “Sehingga kontribusi yang diberikan alumni untuk kemajuan bangsa bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya. (h/rdw).

Suir Syam akan masuk pula menjadi anggota legislatif atau DPR-RI lewat Partai Gerindra Sumbar yang kini dipimpinnya. Namun tentu belum semua visi dan missi itu bisa di wujudkan. Ada pula yang belum terselesaikan. Misalnya pembangunan Pasar Padang Panjang. Ada kalimat miring yang menyebut Suir Syam gagal karena tak mampu menuntaskan pembangunan pasar. Pasar kini “basilemak peak”. Malas orang berbelanja di pasar yang dulu dikenal dengan Pasar Serikat Batipuh X Koto itu. Dulu orang datang ke pasar Padang Panjang membeli daging atau sayur, atau makan katupek Pitalah. Mereka datang, memarkir kendaraan tak jauh dari los penjual daging atau lapak orang Pitalah manggaleh Katupek dan karupuak Pitalah. Kini orang malas karena suasana pasar tak lagi nyaman. Tak ada tempat parkir. Areal yang seharusnya dise-

diakan untuk parkir sudah menjadi ruko. Bahkan jalan kereta api di stoplat Kantin dulu itu sudah dipenuhi pula oleh ruko. Sumpek memang kota Serambi Mekah kini. Penyatuan Padang Panjang Batipuh X Koto yang menjadi impian sebagian besar masyarakat belum terwujud. Meski pernah digebrak oleh perantau Ikapabasko untuk menggarap penyatuan itu. Tapi hasilnya “nol besar”. Penyelesaian fly over di Bukit Surungan sebagai salah satu kebanggaan kota juga belum tuntas. Sukseskah atau gagalkah pasangan Suir Syam-Edwin? Terserah penilaian masing masing. Apakah rapor duet Suir Syam-Edwin merah atau punya nilai cum laude “, lulus dengan pujian. Semua terserah kepada siapa dan untuk apa penilaian itu mereka lakukan. Selamat Pak Suir Syam- Edwin, semoga dapat menyelesaikan tugas hingga akhir. (IWAN DN)

MEMIMPIN PADANG PANJANG

Sukses atau Gagalkah Duet Suir Syam-Edwin?

WALIKOTA Padang Panjang Suir Syam tengah bersilaturahmi dengan para perantau di kediamannya bebrapa waktu yang lalu. Salah satu aktivitas Suir Syam dalam merajut hubungan antara ranah dengan rantau yang patut diteladani. IWAN DN KEPEMIMPINAN Duet “Suir Syam - Edwin”, Selasa (11 September 2012) genap empat tahun. Dengan demikian masih ada sisa jabatan mereka persis satu tahun lagi. Sebab Padang Panjang harus memiliki walikota baru tanggal 11 September 2013 mendatang. Apa yang telah, akan,

dan belum terselesaikan dari apa yang menjadi visi dan misi pasangan ini sewaktu mencalonkan diri 4 tahun yang lalu? Banyak yang berhasil diwujudkan, dan banyak pula yang belum terlaksana dan masih dalam wacana saja. Menurut catatan Haluan, ada beberapa program yang dirancang Suir Syam dan

Edwin yang sudah berhasil direalisasikan. Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Gantiang misalnya akan dapat dijadikan “monumen sukses” bagi Suir Syam yang berlatar belakang dokter tersebut. Setidaknya akan menjadi sejarah bagi masyarakat Kecamatan Padang Panjang Timur “kampung

asal” Suir Syam. Dan dibilangan Gunung itu juga berdiri megah SMA Unggul Sumbar. Obsesi Suir untuk mendirikan sebuah rumah sakit megah bertaraf Internasional (?) sudah diawalinya sejak Ia memimpin kota Serambi Mekah periode pertama (20032008). Konsep itu dilanjutkannya pada periode kedua Ia menjadi walikota Serambi Mekah. Gonjang ganjing, pro kontra pun wajar saja terjadi. Ada yang mencemooh dan banyak pula yang mendukung. Gagasannya itu akhirnya terwujud juga. Kini Kota Padang Panjang sudah memiliki rumah sakit megah. Semua warga ber KTP Padang Panjang disediakan pula pelayanan berobat gratis alias “perai”. Namun pelayanan paramedis di sana masih perlu ditingkatkan Ditangan Suir Syam ini pula berhasil diwujudkan “Padang Panjang Kota Tertib Rokok”. Juga Padang Panjang

“Kota Terang Benderang” dimana ratusan tiang lampu jalan menjulang di tepi jalan utama. Bahkan jalan tikus sekalipun diterangi lampu tak berminyak tersebut. Suatu yang patut menjadi catatan penting bagi duet Suir SyamEdwin ini adalah tak disebutsebut bakal berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Sebab banyak kepala daerah, begitu berhenti ternyata langsung menjadi tersangka dan berurusan dengan KPK. Menjadi buron alias masuk daftar pencarian orang atau “DPO”. Dan sudah banyak pula yang harus menghuni jeruji besi di penjara. Lalu muncul pertanyaan, “ Bersihkan pasangan Suir Syam - Edwin ?” Jawab saja sendiri. Banyak rupanya sukses Suir Syam-Edwin memimpin Padang Panjang yang pantas diberikan aplaus atas keberhasilannya. Konon setelah ini


EKONOMI BISNIS 3

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

PROTON HADIR DI SOLSEL

PROPERTI

DP 30 % Untungkan Bank Syariah

JAKARTA, HALUAN— Penetapan down payment (DP) atau loan to value (LTV) minimal 30% oleh Bank Indonesia kepada bank konvensional, ternyata menguntungkan perbankan syariah. Permintaan KPR melonjak karena aturan LTV belum berlaku di bank syariah. “Terkait LTV memang terjadi gap. Kita memang belum sejak Mei atau selama enam bulan BNI Syariah pernah rasakan manisnya,” kata Direktur Bisnis BNI Syariah, Imam Teguh Saptono di gedung Dhanapala, Jakarta, Jumat (8/9) malam. “Periode ini mengalami kenaikan, karena syariah kompetitif di mata pasar. Tapi kan syariah (aturan LTV) akan disamakan,” tambahnya. Imam berpendapatan, penyeragaman aturan LTV oleh BI dipahami sebagai wujud pengendalian risiko. Terlebih bank sentral memandang sudah ada indikasi bubbke pada kredit perumahan. “Pada dasarnya aturan ini kita pahami. Dari sisi makro ada indikasi seperti itu,” paparnya. Tingginya minat masyarakat masuk pada KPR syariah terlihat di lapangan. Semakin banyak masyarakat ‘lari’ ke KPR bank syariah untuk rumah bekas yang hendak mereka beli. Herlina Tanudjaja, agen PropertiCentury21 menjelaskan masyarakat semakin pintar dan cenderung memilih KPR bank syariah dibandingkan bank konvensional karena masih longarnya batas minimum uang muka (down payment). “Dengan LTV yang sudah naik semua lari ke (Bank Syariah) yang masih menetapkan 20%,” tambahnya. Namun hingga kini Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution masih mengkaji penerapan aturan tersebut di perbankan syariah. Belum ada kepastian waktu kapan aturan LTV 30% untuk bank syariah akan terbit. (h/dtc)

Desain Cantik Harga Menarik

HAJI Isrial Yani sedang mempromosikan Proton Exora dan Savvy di dealernya di Lubuk Gadang Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan. ICOL

SOLSEL, HALUAN— Mobil keluarga keluaran Proton hadir di Kabupaten Solok Selatan. Dua jenis Proton, Exora dan Savvy tampak memukau dengan harga relatif terjangkau. Kehadiran Proton, mobil keluarga keluaran Malaysia ini dibawa oleh tokoh masyarakat

Solok Selatan H. Isril Yani. “Kami berharap kehadiran Proton membawa perubahan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kemajuan daerah di sektor transportasi,” ucap Haji Is kepada Haluan, Minggu (9/9) saat penutupan pameran di Padang Aro. Dengan hadirnya proton di Solok Selatan, mempermudah konsumen untuk membeli mobil keluarga di daerah itu. Harapan Haji Is, usahanya itu dapat membantu konsumen dan instansi pemerintah daerah dalam pengadaan mobil dinas. Ia mengatakan, selama pame-

ran mobil Proton, sudah tiga orang konsumen yang berminat terhadap Proton. Ritayenti (40) warga Durian Taruang Kecamatan Sangir ikut membopong Proton Exora. Katanya, proton exora merupakan mobil keluarga yang menarik dengan harga terjangkau. Salesman Proton, Budi, dalam acara pameran itu menjelaskan, produk proton berbeda dengan mobil keluarga yang lain, yang lebih memperhatikan kabin yang luas. Akan tetapi, Proton Exora lebih memperhatikan berbagai aspek lainnya. Proton hadir dengan kabin yang luas, dan aspek

interior, mesin, dan lainnya yang membuat konsumen semakin nyaman saat mengemudi. “Proton Exora hadir dengan lima warna pilihan yang menambah daya tarik mobil ini. Genetic silver, tranquility black, haze blue, solid white, dan gaia blue.selain warna, maka design mobil juga menarik. Ia menerangkan, kelebihan lain terletak pada Interior. Kabin Proton Exora terbilang cukup nyaman untuk tujuh penumpang. Bahkan, kapasitas bagasinya cukup luas dan dapat ditambah dengan melipat kursi bagian belakang. Di samping itu, terda-

pat laci penyimpanan ganda yang sangat praktis dan sebuah gantungan yang dapat digunakan menggantung barang-barang tertentu. misalnya tas atau kantung belanja. Kombinasi panel instrument analog dan digital menyisyaratkan kesan modern pada Proton Exsora. Selain interior, mesin Proton Exora mobil keluarga besutan proson ini hadir mengusung mesin empat selinder 16V DOHC CamPro CPS yang dapat menghasilkan tenaga maksimum 125 hp pada 6.500 rpm dan torsi 150 Nm pada 4.500 rpm. Dengan mesin ini, Proton Exora mampu berakserelasi dari 0 hingga 100km/jam hanya dalam waktu 12 detik (manual) atau 15,5 detik (otomatis). Sementara itu, kecepatan maksimumnya mencapai 165km/jam. Dari segi keselamatan, Proton Exora dipenuhi kantung udara ganda, ABS dan EBD. Sementara itu, untuk suspense depan tersedia MacPherson strut dan torsiom beam untuk suspensi belakang. Untuk system pengereman depan, terdapat rem cakram berventilasi sedangkan untuk system pengereman belakang terdapat rem tromol. Mobil keluarga yang mendapatkan penghargaan The Bestsmall MPV 2011 Indonesian Car Of The Year bergaransi mesin selama tiga tahun. Bagi peminat, harga Proton Exora hanya Rp.172.600.000 sedangkan Proton Savvy hanya Rp.131.000.000. “silahkan mendatangi dealer proton yang terletak di sebelah Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lubuk Gadang di Padang Aro,” katanya. (h/col)

CIMB Niaga Gelar Gathering Penerima Beasiswa JAKARTA, HALUAN—PT Bank CIMB Niaga Tbk menyelenggarakan Annual Gathering 2012 untuk penerima Program Beasiswa Unggulan CIMB Niaga. Acara yang berlangsung pada 7-9 September 2012 diikuti oleh 175 penerima beasiswa angkatan 2008 hingga 2011. Pertemuan yang diadakan di Gunung Geulis, Bogor, menjadi ajang interaksi antara penerima beasiswa dengan CIMB Niaga dan Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan RI sebagai pemberi beasiswa. Pertemuan tahunan yang kali ini bertema “ASEAN for You: Berkarya Terbaik Bersama CIMB Niaga” bertujuan memberikan pembekalan bagi para penerima beasiswa sehingga dapat menjadi lulusan yang berkualitas dan berguna bagi masyarakat. L. Wulan Tumbelaka, Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga dalam keterangan persnya, Minggu (9/9) di Jakarta

mengatakan peserta mendapatkan fasilitas pengembangan diri melalui Self Motivation Training dan Team Building oleh lembaga-lembaga yang sudah mempunyai keahlian di bidangnya. “Melalui self motivation training, penerima beasiswa diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan kreativitas diri serta menambah wawasan kebangsaan,” ujar Wulan berdasarkan keterangan pers yang diterima Bisnis, Minggu (9/9).

Adapun team building, lanjutnya, diharapkan mampu membentuk individu yang dapat memahami potensi diri, membangun sifat mental positif, mengembangkan sikap pemimpin dan kepemimpinan, bekerja sama secara kelompok, membangun kecintaan pada bangsa Indonesia dan membangun kemampuan komunikasi. Wulan menambahkan, CIMB Niaga berharap kegiatan ini dapat menanamkan sense of belonging

kepada penerima beasiswa bahwa mereka menjadi bagian dari kelompok perusahaan yang berkiprah di kawasan regional. “Kami mengajak penerima beasiswa CIMB Niaga bersamasama tumbuh dan memanfaatkan potensi yang ada di kawasan Asia Tenggara melalui jaringan usaha CIMB Group,” katanya. Selain memberikan bekal pengembangan diri, CIMB Niaga dan Kemendikbud juga memberikan 15 penghargaan, baik di bidang aka-

demis maupun non akademis. Penghargaan yang dimaksud adalah “Inspiring Scholars”, yang diberikan kepada satu orang penerima beasiswa (dari angkatan 2008 sampai 2011) yang dianggap mampu memberikan suri teladan dan inspirasi kepada penerima beasiswa lainnya. Penghargaan lainnya adalah “The Best Scholars”, penghargaan kepada penerima beasiswa yang dianggap terbaik di bidang akademis maupun non akademis. (h/bi)


4 EKONOMI BISNIS PERBANKAN

Pinjaman KUR Naik JAKARTA, HALUAN— Pemerintah mengklaim terjadi kenaikan rata-rata jumlah pinjaman yang diberikan kepada nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Rp 7,6 juta menjadi Rp 11,9 juta per orang. Kenaikan ini sejalan dengan bertambahnya kredit KUR, sampai Juni 2012, bank pelaksana penyalur KUR terdiri atas lima bank umum konvensional, dua bank umum syariah, dan 26 Bank Pembangunan Daerah (BPD). Misalnya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatat realisasi kumulatif KUR sebesar Rp 20,23 triliun hingga Juli 2012. “Pinjaman rata-rata per debitur KUR juga terus meningkat. Pada Juni 2012, rata-rata pinjaman per jumlah debitur mengalami peningkatan menjadi Rp 11,9 juta/debitur dari sebelumnya sebesar Rp 7,6 juta per debitur pada 2008,” kata Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Choirul Djamhari dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/9) Selain itu, Choirul menambahkan sejalan berkembangnya kredit KUR, terjadi pergeseran atau migrasi ke kredit komersial. Misalnya plafon kredit komersil penerima KUR sampai Juni 2012 yang cukup besar yakni Bank BRI sebesar Rp 7,1 triliun, Bank Mandiri Rp 1,5 triliun, Bank Syariah Mandiri Rp 199,4 miliar, dan Bank Bukopin sebesar Rp 94,10 miliar. “Jadi skema KUR ini dikembangkan sebagai embrio untuk kredit komersil. Sasarannya ini,” katanya. Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Syarief Hasan mengatakan indikator penting lainnya adalah pelaku usaha mikro tidak seterusnya menjadi nasabah kredit mikro. Yaitu pelaku usaha mikro harus berpindah atau bermigrasi ke kredit komersial. “Artinya kan bisnisnya makin bagus. Lantas dia makin bankable. Relasinya juga dengan lembaga keuangan makin bagus. Integritasnya dilihat. Sebab bisnis UKM-nya bagus, dia menjadi semacam nasabah andalan dari bank atau lembaga keuangan. Ini sebenarnya sasaran dari financial inclusion,” kata Syarief. Ia menambahkan KUR telah disalurkan kepada kurang lebih 68 juta debitur. Pada 2008, debitur KUR baru mencapai 1,6 juta. Namun hanya dalam empat tahun kemudian terjadi lonjakan sebanyak 5 juta debitur. “Data sampai akhir Juni 2012, terdapat 662.579 debitur KUR mikro yang bermigrasi ke komersil. Mereka ini sudah dikenakan bunga pasar dan mampu melakukan ekspansi usaha dan sudah memiliki nilai tambah dalam bisnisnya,” katanya. (h/dtf)

RI Impor Tembakau dari China JAKARTA, HALUAN—Indonesia rupanya juga bergantung dari impor tembakau, selain komoditas pangan. Dan China adalah negara pemasok tembakau terbesar ke Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip INILAH.COM, Minggu (9/ 9), sepanjang Januari-Juli 2012 total impor tembakau asal China mencapai 45.507,44 ton dengan nilai US$191,4 juta. Selain China, Indonesia juga mengimpor tembakau dari Turki sebanyak 5.009,2 ton senilai US$31,74 juta, dari India sebanyak 6.308,02 ton senilai US$23,75 juta, dari Amerika Serikat 2.907,17 ton senilai US$21,43 juta, dari Brazil sebanyak 2.517,02 ton senilai US$19,15 juta, dan dari negara lainnya dengan total 20.637,26 ton senilai US$94,96 juta. Angka-angka tersebut juga untuk periode Januari-Juli 2012. Total impor selama Januari-Juli 2012 mencapai US$112,78 miliar atau meningkat 13,02% jika dibanding impor periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$99,79 miliar. Impor Indonesia pada periode tersebut masih didominasi bahan baku/penolong sebesar 72,66% (US$ 81,95 miliar), barang modal 20,28% (US$ 22,87 miliar), dan barang konsumsi 7,06% (US$ 7,96 miliar). Adapun negara pengimpor terbesar selama periode tersebut yaitu China dengan nilai US$17,37 miliar dengan pangsa 19,60%, diikuti Jepang US$13,94 miliar (15,73%) dan Thailand US$6,86 miliar (7,75%), serta ASEAN mencapai 21,64% dan Uni Eropa sebesar 8,95%.(h/ilc)

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

LEBIH BAIK DIBANDING MENAMBANG EMAS

Singkong Bisa Dongkrak Ekonomi Sijunjung JAKARTA, HALUAN – Bupati Sijunjung Yuswir Arifin optimis, program penanaman singkong atau ubikayu bisa mendongkrak perekonomian masyarakat Sijunjung. Bahkan hasil dari tanam singkong tersebut akan lebih baik daripada menambang emas.

SINGKONG—Untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memanfaatkan lahan bekas tambang Pemkab Sijunjung membuat program menanam singkong secara massal. Tampak beberapa jenis makanan yang bisa dihasilkan dari tanaman singkong. NET

KERJA SAMA TELKOM-AXA LIFE

Pelanggan Produk PT Telkom Dapat Perlindungan Asuransi JAKARTA, HALUAN – PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) dan PT. AXA Life Indonesia (AXA Life) sepakat melakukan kerja sama strategis dalam bentuk Joint Promotion Program Kartu Telkom-AXA Life. Melalui kerja sama tersebut pelanggan produk-produk Telkom dapat memperoleh perlindungan asuransi kecelakaan (personnel accident) dari AXA Life. Tahap awal akan diberikan khusus pelanggan Platinum dan untuk pelanggan lainnya akan dilayani dengan menghubungi 147. Menandai kerja sama tersebut kedua perusahaan menandatangani Nota Kesepahaman yang diwakili oleh Direktur Konsumer Telkom Sukardi Silalahi dan President Direktur AXA Life Harkie Kosadi, Jumat (7/9) di Jakarta.

Sukardi Silalahi menyambut baik ditandatanganinya nota kesepahaman tersebut. Menurutnya kerja sama Telkom-AXA Life akan memberikan manfaat tambahan kepada pelanggan Telkom yang memerlukan perlindungan asuransi. Sementara itu Operation Vice President Public Relation PT.Telkom Agina Siti Fatimah pada Haluan, Minggu (9/9) kemarin mengatakan di luar pelanggan Telkomsel yang mencapai sekitar 120 juta pelanggan, saat ini Telkom memiliki tidak kurang dari 27 juta pelanggan, yakni sebanyak 8,7 juta pelanggan telepon kabel, 16,5 juta pelanggan Flexi dan 2 juta pelanggan Speedy. Sesuai nota kesepahaman, dalam waktu dekat kedua peru-

sahaan akan mengembangkan kartu member Telkom untuk meningkatkan minat pelanggan dan calon nasabah terhadap produk Telkom dan AXA Life. Kartu member akan diberikan kepada pelanggan Telkom yang setuju untuk memiliki kartu member Telkom yang ditawarkan. Pelanggan yang bersedia akan memperoleh perlindungan asuransi kecela kaan dengan uang pertanggungan (premi) yang disepakati antara pelanggan dengan AXA Life tutur Agina(h/dj)

YUSWIR ARIFIN

Saat menghadiri acara halal bihalal keluarga besar perantau Padang Sibusuk se Jabodetabek, di Jakarta, Minggu (9/9), Yuswir mengatakan bahwa menambang emas yang dilakukan masyarakat bukan lagi menjadi “lahan emas” untuk mendapatkan penghasilan. Apalagi sejak adanya regulasi yang mengharuskan dalam penambangan itu harus mendapatkan izin. Dikatakan bupati, sudah tidak sedikit lahan sawah yang sudah tidak bisa digunakan lagi untuk bertani karena sudah menjadi lubang-lubang besar. Hasil yang diperoleh pun tidak sepadan dengan hasil yang diperoleh dari menambang emas. “Sawah yang semula produktif sudah habis ditambang menjadi danau-danau kecil, sawah sudah menjadi lubang gajah. Tapi emas yang didapat tidak bisa untuk mengembalikan fungsi sawah seperti semula,” ujar Yuswir Arifin. Karena itu kata bupati, pemerintah Kabupaten Sijunjung membuat program menanam singkong secara massal. Selain diyakini bisa lebih potensi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, juga memanfaatkan sawah-sawah yang bekas ditambang. “Tiga kali panen saja bisa memulihkan ekonomi Sijunjung,” kata bupati. Bahkan kata Yuswir, bertanam singkong itu sangat cocok bagi orang Minang yang malas bekerja tapi menginginan hasil yang besar. “Jadi sangat cocok sekali bagi orang Minang yang maunya sedikit bekerja tapi mendatangkan hasil yang besar. Karena menanam singkong ini tidak perlu perawatan yang mengganggu rutinitas pekerjaan lainnya,” kata Yuswir. Dijelaskan, potensi untuk lahan singkong tersebut sangat besar. “Ada

4000 ha lahan yang potensi untuk menanam singkong, termasuk sawahsawah yang bekas ditambang. Pemasarannya juga bagus karena tepung ubikayu ini bisa digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam industri mie instan,” kata bupati. Seiring dengan program tanam singkong massal tersebut, bupati meminta dukungan perantau Padang Sibusuk khususnya dan Sijunjung umumnya, baik dalam mendapat bibit singkung yang lebih baik maupun dalam melakukan investasi di daerah terkait program singkong tersebut. Sementara itu, Ketua Yayasan Perantau Padang Sibusuk Amrizal Zein Dt. Rangkayo Mulie dalam sambutannya mengungkapkan keprihatinannya terkait kondisi masyarakat Sijunjung yang melakukan jalan pintas dalam memperbaiki ekonomi dengan menambang emas. “Ini telah merusak ekosistem dan lingkungan. Dari 800 ha lahan sawah di Batu Sibusuk, hanya tersisa 300 ha untuk dijadikan sawah. Dari data yang ada, jalan pintas yang dilakukan masyarakat ini tidak menumbuhkan ekonomi lebih baik. Ini merupakan tantangan kita bersama untuk menyikapinya, tidak saja pemerintah daerah, tapi juga kita yang di rantau,” kata Dt Rangkayo Mulie. Bahkan dia berjanji untuk melakukan investasi di Sijunjung demi untuk memperbaiki ekonomi masyarakat Sijunjung. “Saya siap berinvestasi di kampung untuk memperbaiki perekonomian masyarakat di kampung,” janji Dt. Rangkayo Mulie. Hadir dalam acara halal bi halal tersebut sejumlah tokoh masyarakat Padang Sibusuk di Jakarta, seperti Marsekal Pertama TNI Asnam Muhidir, Abdullah Hamidy, Ali Ibrahim Sahid, Wali Nagari Padang Sibusuk dan Pengurus KAN Padang Sibusuk. (h/sam)

Pelanggan tengah menerima hadiah Speed Up Pad Ice.NET

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : BARU DATANG MESIN CANON IR 5000 & CANON IR 6000 DARI JEPANG DRUM BARU HARGA NEGO

AN PERSEDIA S A T A B R E T CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495


NASIONAL 5

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

Pascarentetan Bom, Jakarta Waspada NOTES

Ultah ke-63 SBY Tumpengan di Rusia PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tepat berulang tahun ke-63 saat menghadiri KTT APEC di Rusia, Minggu (9/ 9). Pria kelahiran Pacitan itu pun tak lupa merayakannya di negeri Beruang Merah tersebut. “Syukurannya berupa potong tumpeng. (Dari keluarga) Hanya Ibu Negara mendampingi,” kata Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, kepada wartawan lewat sambungan telepon dari Rusia. Julian mengatakan, tumpengan itu dilaksanakan sore tadi di lantai 3 Gedung Far Eastern Federal University, tempat SBY menginap. Tumpengan itu dihadiri para menteri dan delegasi resmi yang ikut rombongan Presiden dari Jakarta. “Doa dipimpin oleh Pak Chairul Tanjung,” ujar Julian. Julian mengatakan, dalam retreat pemimpin APEC pagi tadi, Presiden Rusia Vladimir Putin juga sempat menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden SBY. “Disampaikan langsung oleh Presiden Putin di hadapan forum,” ujarnya. (h/sc)

LINGKAR

Harimau Putih Kebun Binatang Surabaya Mati SURABAYA, HALUAN — Koleksi satwa di Kebun Binatang Surabaya, Jawa Timur, terus berkurang karena kematian. Kali ini seekor harimau putih ditemukan mati di kandang. Diduga harimau putih itu mati karena kelumpuhan yang dialaminya tiga tahun terakhir. Kepada wartawan di Surabaya, Humas KBS, Anthan Warsito, mengatakan harimau putih bernama Santi tersebut diketahui petugas mati di dalam kandangnya pada Sabtu sore kemarin. Harimau berusia 16 tahun itu merupakan salah satu hewan langka koleksi KBS. ‘’Santi juga mengalami gangguan tulang pinggul, sehingga mengalami lumpuh selama 3 tahun terakhir,’’ kata Warsito, Minggu (9/9). Karena kelumpuhan itu, Santi lebih banyak berada di kandang perawatan. Hal itu membuat pertumbuhannya tidak maksimal, dan jarang terkena sinar matahari. ‘’Kematian Santi kami pastikan karena sakit, bukan karena unsur kesengajaan,” tegasnya. Kematian harimau putih yang lahir di KBS ini memang sudah dipredikasi akan terjad. Sebab, tiga tahun terakhir Santi diketahui menderita kelumpuhan, sehingga tidak leluasa bergerak dan kurang mendapat sinar matahari. Bahkan setelah diautopsi, pencernaan harimau diketahui tidak baik, sehingga Santi tidak bisa mengolah makanan dengan sempurna. Sebagian organ tubuh Santi kini telah dibakar oleh pihak dokter hewan KBS untuk mencegah proses penularan. Dengan matinya Santi, harimau putih milik KBS kini tinggal enam ekor lagi. (h/sc)

DEPOK, HALUAN — Dua insiden terkait teror terjadi di kawasan Tambora, Jakarta Barat dan Beji, Depok. Meski demikian, tak ada peningkatan status keamanan ibukota. Namun Jakarta tetap waspada. Menkopolhukam, Djoko Suyanto menengaskan, status siaga belum diterapkan di DKI Jakarta dan sekitarnya. “Tidak ada peningkatan status, bukan berarti aparat tidak bekerja, kalau bekerja kan tidak harus selalu nampak, tetapi Densus, aparat BNPT (Badan Nasional Penanggulangana Terorisme) bekerja menangkap sinyal, menelusuri dan membuntuti, itu mereka bekerja dan itulah kerja mereka,” ujar Djoko di kantornya, Minggu (9/9). Dijelaskan Djoko, alasan tidak ditingkatkannya status siaga di Jakarta karena tidak menggangu aktivitas masyarakat, terlebih adanya penemuan atau pengungkapan ini karena kepekaan dari masyarakat sekitar, contohnya yang terjadi di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Dengan demikian, pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat dan aparat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang belakangan ini terjadi. “Kalau semalam saja warga di sekitar tidak menyangka jika rumah itu menjadi transit bahanbahan peledak, padahal tempat itu kan sebuah yayasan yatim piatu. Untuk itu sama-sama kita, baik Polri maupun masyarakat, untuk berperan aktif menjaga lingkungan,” jelas dia. Menyerahkan Diri Muhammad Toriq, pria yang diduga menyimpan bom rakitan di Jalan Teratai, Tambora, Jakarta Barat, akhirnya menyerahkan diri. Toriq buron sejak rumah yang dihuninya itu meledak akibat bom Rabu pekan lalu. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, membenarkan Toriq menyerahkan diri ke Pospol Jembatan Lima, Jakarta Barat, Minggu (9/9) pukul 17.30 WIB. “Sekarang sedang diperiksa di Krimum Polda,” kata Rikwanto, Minggu (9/9). Seperti diberitakan, tim Gegana sudah mengumpulkan sejumlah barang yang diduga sebagai bom rakitan dari rumah Toriq. Polisi juga menemukan sejumlah benda seperti pipa, baterai, detonator, paku dan zat kimia. Semua bahan-bahan itu diduga akan digunakan sebagai bom rakitan. Depok Bukan Tujuan Akhir Saat ini rentetaan kejadian teror di Solo, Tambora dan Depok masih didalami kaitannya oleh pihak kepolisian. Meski, sudah ada petunjuk dari barang bukti yang dikumpulkan, yang mirip satu sama lain. Terkait ledakan di Beji, Djoko menilai, Kota Belimbing itu bukan sasaran dari kelompok teror tersebut. “Analisis kami bukan tempat itu yang jadi tujuan, karena di situ masih ditemukan bahanbahan yang lain. Ada perakitan di situ, kita belum tahu belum apakah meledaknya karena peracikan atau salah merakit, tapi analisa saya itu bukan tempat tujuan sasaran akhir para pelaku itu,” tambah Djoko. Sementara itu, Kapolri Jenderal Timur Pradopo menjelaskan pihaknya masih menganalisis kejadian teror, terutama soal ledakan semalam. Yang pasti, kata Timur, dari barang bukti yang diamankan di tempat kejadian perkara memang

secara fakta mirip dengan barangbarang yang dimiliki oleh Farhan, pelaku teror di Solo yang ditembak mati saat adu tembak dengan Densus 88. “Itu baru fakta belum didalami. Yang jelas ada pistol ada magazennya, spesifiknya masih didalami dan begitu juga dengan senjata rakitan. Selain itu spesifikasi yang di Tambora dan Depok masih didalami, labfor masih menjalani. Kalau kasat mata yang memang seperti itu, karena itu yang jadi fakta di lapangan,” kata Timur. Mantan Kapolda Metro Jaya ini juga menjelaskan, pihaknya akan menunggu hasil tes DNA yang dilakukan RS Polri terhadap korban yang mengalami luka parah dengan orangtua Muhammad Toriq, orang yang diduga Mr X dalam peristiwa di Depok. Tak Berhenti di Depok Insiden terkait teror berlangsung beruntun di Indonesia. Dari penembakan polisi di Solo, asap berbau mesiu yang mengepul dari rumah Toriq (30) di Tambora, Jakarta Barat, lalu bom rakitan yang meledak di sebuah rumah kontrakan di Beji, Depok. Dan itu, belum berakhir. Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Marciano Norman mengatakan, aksi teror yang dilakukan oleh kelompok tertentu tidak akan berhenti begitu saja. “Sudah dibaca jaringan BIN di Indonesia. Kami sudah mengingatkan, kejadian seperti ini tidak akan berhenti, dan betul,” ujar Marciano dalam jumpa pers di kantor Menkopolhukam, Jakarta Pusat, Minggu. Untuk mengantisipasi atau mengurangi aksi teror, ia berharap adanya sinergi antara masyarakat dengan aparat baik itu komunitas intelijen maupun petugas di daerah teritorial masing-masing seperti Polda maupun Kodam. Mantan Pangdam Jaya ini juga menjelaskan dengan adanya sinergi tersebut unsur pemerintahan tidak boleh lengah lagi, jika masih lengah akan terulang kembali peristiwa serupa. “Penting yakni peningkatan kewaspadaan, aktifkan semua sistem-sistem pengamanan yang sudah ada di daerah, baik di lingkungan sendiri, kita harus aktifkan sendiri,” kata dia. Bantah Kecolongan Menkopolhukam, Djoko Suyanto membantah jika peristiwa ledakan dan aksi teror yang belakangan ini terjadi karena kecolongan pengawasan dari BIN. Menurutnya, mereka sudah menyiapkan data dan membagi kepada aparat. Tepai sebelum adanya bukti dan fakta, pihak kepolisian tidak bisa bertindak begitu saja. Tindakan teror, lanjut Djoko, selalu memiliki inisiatif. “Peta sudah dimiliki, kemana, Densus dan BIN sudah ada. Tapi, kapan mereka bertindak, itu tidak bisa kita ungkapkan. Upaya pencegahan itu yang perlu,” jelas Joko. Timur Pradopo menambahkan, strategi yang dilakukan oleh tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri sudah dilakukan dengan benar, sehingga apa yang dilakukan tidak melanggar hukum. Langkah yang harus diutamakan dalam menangani masalah teror, lanjut Timur yakni langkah preventif. “Itu sudah dilakukan, sebenarnya, baik mengantisipasi kejahatan umum dan teror,” kata

TIM GEGANA sedang melakukan penyisiran di lokasi terjadinya ledakan diduga bom yang berada di Jalan Nusantara, Beji, Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/9) malam. Ledakan diduga bom terjadi di Jalan Nusantara sekitar pukul 21.00 WIB pada sebuah rumah yang dijadikan Yayasan Yatim Piatu Pondok Biara. INILAH.COM Timur.

Sertifikasi Ulama Semenatara itu, terkait wacana sertifikasi ulama yang diusulkan BNPT dan seorang sosiolog, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Syihab menyesalkan wacana dari Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) mengenai sertifikasi terhadap ulama. “Ada pun usulan sosiolog UNAS Nia Elvina dan Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris tentang perlunya sertifikasi ulama dengan motivasi deradikalisasi

agama Islam adalah penghinaan terhadap ulama, bahkan penistaan terhadap agama Islam,” kata Habiq Rizieq dalam rilisnya Minggu (9/9). Dia menilai BNPT sudah kebablasan dan tidak paham kesucian agama Islam serta tidak mengetahui kemuliaan ulamanya. BNPT, kata dia ingin memposisikan Islam dan ulamanya sebagai musuh, sehingga mereka ingin punya justifikasi dan legitimasi untuk mengerjai Islam dan ulama. “Saya serukan segenap ulama untuk menolak keras usulan gila dan rencana edan tersebut. Dan

saya serukan segenap umat Islam untuk siapkan diri melawan BNPT dan Densus 88 nya jika mereka menjadikan Islam dan ulamanya sebagai musuh,” Habib mengatakan, yang saat ini diperlukan adalah sertifikasi terhadap pejabat di Indonesia mulai pejabat tingkat kelurahan hingga presiden. Yakni, agar mereka tidak melakukan tindak pidana korupsi. “Sehubungan Indonesia saat ini dalam situasi darurat korupsi, maka yang diperlukan adalah sertifikasi pejabat anti korupsi,” kata dia. (h/naz/berbagai sumber)

Surat Wasiat Sedang Diteliti JAKARTA, HALUAN — Petugas gabungan dari Puslabfor Mabes Polri, Gegana Polda Metro Jaya, Inafis serta aparat Polresta Depok melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di tempat ledakan, di Beji, Depok, Jawa Barat. Dari hasil penyisiran, tak hanya bahan peledak dan senjata api, juga surat wasiat yang ditulis ditujukan untuk orangtua, ibu dan anak. “Ada surat wasiat, tetapi sedang diteliti. Saya tidak ingin sebut isinya karena masih didalami Polri,” ujar Menkopolhukam, Djoko Suyanto dalam jumpa pers di kantornya, Minggu (9/9). Sementara, Kepala Badan Nasional Penangulangan Tero-

risme, Ansyaad Mbai mengatakan, dalam surat wasiat tersebut bertuliskan dan berpesan untuk ibu, istri dan anaknya bahwa dia sedang mencari ridho dari Allah di surga. “Tetapi nama orang yang ada di surat itu nanti akan diungkap,” kata Ansyaad. Apakah namanya Iyot dan Yanti di dalam surat itu? “Tenang, nanti akan diungkap,” tambah dia. Untuk diketahui, Muhammad Toriq kabur setelah warga jalan teratai VII, Tambora, Jakarta Barat mendobrak rumahnya yang mengepulkan asap berbau mesiu. Saat digeledah, di dalam rumah Toriq didapatkan beberapa bahan-bahan peledak. Polisi bahkan menemukan lima buah

bom rakitan yang siap meledak berbentuk paralon yang sudah diisi oleh kabel dan paku. Toriq kabur meninggalkan Istri yang bernama Yanti, dan ibunya, Iyot. Sementara itu, hasil olah TKP yang ada dilokasi Beji, Depok di antaranya, 3 buah granat (nanas, manggis, asap), 1 pucuk senjata bareta dengan 17 butir peluru, 2 pucuk senjata enggran (jenis serbu) dalam bentuk masih rangkain, puluhan butir peluru, 1 silencer (peredam suara senjata), 6 buah switching dalam rangkaian bahan pembuat bom/senjata, 6 buah paralon 1/4 inc sudah terisi rakitan bom, bahan peledak jenis serbuk/black powder potassium, 1 unit detonator elektrik dan surat wasiat. (h/naz/berbagai sumber)

Legislator Muda Perlu Duduk Bersama JAKARTA, HALUAN — Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng mengajak politisi muda yang menjadi anggota legislasi, baik di DPR, DPD maupun DPRD untuk duduk bersama memikirkan solusi dan persiapan bangsa Indonesia menyongsong masa depan yang lebih baik. Menurut Andi, setidaknya ada lebih dari 2000 pemuda berusia di bawah 30 tahun yang saat ini menjadi anggota DPR, DPRD, DPD di seluruh Indonesia. “Kita tau bahwa para legislator muda kita duduk di berbagai fraksi dan bendera partai beda. Tapi itu tidak halangan untuk berkumpul semua dan tinggalkan fraksi

masing-masing, kemudian mari kita memikirkan bangsa,” ujar Andi saat Halal bihalal pemuda Indonesia yang digelar DPP Perhimpunan Organisasi Kepemudaan Nasional (POKNAS) di Perumahan DPR Kalibata, Jakarta, Jumat (7/9) malam. Andi menambahakan, pemuda bersatu bukan berarti tak boleh ada perbedaan. Sebab perbedaan itu adalah kekayaan apabila dikelola. Artinya, terang dia, partai boleh beda, pemikiran boleh beda, hobi boleh beda, tapi kalau soal merah putih kita harus satu. Oleh karena itu, ujar Andi, silaturrahmi bersama organisasi kepemudaan adalah salah satu pilar memperkuat kebangsaan

di kemudian hari. Sebab Generasi emas hanya terjadi apabila para pemuda bersatu. “Kalau pemuda tidak bersatu, maka nasibnya seperti PSSI. Timnas ada dua, padahal timnas akan kuat apabila bersatu dan menghimpun orangorang terbaik bangsa. Tanpa melihat klubnya apa, daerahnya apa, agama apa karena apabila semua bersatu maka akan bagus timnas. Pemuda juga demikian,” tandasnya. Halal Bihalal DPP Poknas ini sendiri dihadiri Ketua Umum DPP Aris Mandji, Ketua KNPI Taufan EN Rotorasiko, Presiden Mahasiswa, termasuk pengurus Garda Pemuda Partai NasDem. (h/sam)


6 OPINI

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

KILAS Terorisme, dan Kewaspadaan Nasional BELUM selesai diusut kasus teror di Solo, tiba-tiba Jakarta dikejutkan lagi oleh teror. Masih cara lama: taruh bom dan ledakan. Selain penemuan bom di Jakarta Barat, kemarin sebuah bom yang diduga rakitan meledak di Depok. Sebuah bangunan yayasan yatim piatu diledakkan, belum jelas oleh siapa pada hari Sabtu lalu. Ini menambah pekerjaan rumah baru lagi untuk jajaran kepolisian RI. Ledakan akibat bom ini sangat keras. Begitu kerasnya ledakan hingga membuat ubin di rumah sekitar bergetar. Bahkan suara ledakan terdengar hingga jarak 1 Km. Sedangkan sebelumnya di Solo terjadi penyerangan terhadap pos polisi yang didahului dengan penembakan terhadap anggota Polri di Pos Polisi Singosaren Plaza. Yang di Solo sudah agak tertolong dengan tertangkapnya seorang yang diduga teroris. Apa yang sedang terjadi di republik ini? Atau pertanyaan yang lebih menjurus: apa saja kerja para intel negara? Sehingga selalu saja hanya jadi 'pemadam kebakaran' dan sangat lemah kemampuan deteksi dininya. Menilik pada cara-cara yang dilancarkan oleh teroris (jika memang itu dilakukan oleh teroris) misalnya tidak lagi melakukan serangan ke area publik yang banyak massanya tetapi menyerang instalasi aparat keamanan seperti di Solo itu. Ini mengingatkan kita pada pola-pola yang dilakukan pada tahun 80an. Pernah Polsek Cicendo di Bandung diserang habis-habisan oleh sekelompok teroris. Ada pertanyaan yang menggelitik kita atau setidaknya bisa dijadikan pertimbangan untuk bertindak oleh polisi, bahwa sepertinya semua ini merupakan aksi balas dendam kepada polisi. Diasumsikan bahwa teroris dalam tiga tahun terakhir ini ditekan oleh Densus 88, nah kini giliran mereka membalas. Sangat bisa jadikan? Selain kita prihatin lemahnya sisi intelijen untuk dapat membuat analisis, pengawasan, pengintaian dan semua fungsi intel kita juga menduga kewaspadaan semua pihak juga dimanfaatkan oleh pelaku teror. Ketika kondisi sedang tidak dalam defensifitas yang baik, di saat itulah serangan dilakukan oleh mereka yang berniat mencelakai. Penjagaan hanya menjadi ketat ketika baru saja terjadi ledakan bom atau adanya ancaman bom. Manakala sudah berlalu beberapa bulan, penjagaan dan pengawasan mulai longgar lagi. Jika deteksi dini oleh fungsi-fungsi intel kita lemah dan pengawasan untuk berjaga-jaga juga mengendor, tiada jalan lain hanya masyarakatlah yang mesti waspada. Peningkatan kewaspadaan tidak boleh mengendor oleh masyarakat. Melihat segala sesuatu pada lingkungan merupakan ujud dari kepedulian kita pada lingkungan sekitar kita. Ini yang mulai hilang dari kehidupan kita, peduli pada sekitar. Kita kadang tidak kenal siapa tetangga di sebelah rumah. Interaksi dalam lingkungan RT RW kadang sudah tidak ada. Akibatnya tidak ada yang sempat saling mengawasi mobilitas pergerakan orang dari dan ke lingkungannya. Oleh karenanya, aparat keamanan dan intelijen harus mendeteksi dan memantau kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan perguruan tinggi, serta ceramah-ceramah keagamaan di tempat ibadah, yang disinyalir menyebarkan pemahaman agama yang salah. Selain memperkuat operasi intelijen, perlu juga dikembangkan pendampingan di basis-basis massa yang dinilai rawan. Sementara tindakan lain yang perlu lebih nyata lagi adalah pemberian penyadaran kepada warga masyarakat oleh negara bahwa ini adalah negara kita bersama, bukan negara orang lain yang boleh kita kacau sesuka hati. Rasa memiliki negara dan rasa mencintai tanah air sehingga semua menginginkan negara dan tanah air jadi aman, adalah rasa yang mesti digelorakan lagi. Sangat tidak masuk akal kalau aksiaksi teror itu tidak dimaksudkan untuk menyatakan ketidaksenangan mereka pada lembaga-lembaga atau ke pemerintah, kecuali dilakukan oleh orang tidak waras. Kalau pun dilakukan oleh orang tidak waras, pasti tidak terjadi berturut-turut dan seperti tiada hentinya. Kewaspadaan Nasional, dulu di masa orde baru selalu diajarkan dalam penataran-penataran P4. Tapi sekarang darimana lagikah kita mendapat pendidikan penyadaran berbangsa dan bernegara itu? Yang ada tiap hari kita disuguhi prilaku-prilaku aparat, pejabat, pemimpin negara yang aneh-aneh saja. Yang membuat rakyat sakit gigi. Tingkah laku yang korup, gaya bicara menyakitkan dan kehilangan kepedulian terhadap rakyat. Semuanya menimbulkan rasa duka di kalangan rakyat. Bagi yang memiliki kesabaran dan kerasionalan berpikir tidak masalah, tapi mereka yang tidak sabar, putus asa, hopeless dan temperemental? Bom! Itulah jadinya. Jadi, saatnya kita kembali menumbuhkan kewaspadaan nasional. Kembali ke Pancasila dan jangan bikin rakyat jadi berduka.***

„ Wapres tinjau persiapan PON Riau „ Ssst.... KPK ikut meninjau juga pak?

„ Riza-Suwandel dilantik 23 September jadi Wako/Wawako Payakumbuh „ Yo lah topek bonaaa....nneh

PEMBERITAHUAN Setiap artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Minyak Murah, Janganlah Lengah Oleh: ERKATA YANDRI Konsultan Energi dan Manajemen Industri, alumni Universitas Oldenburg, Jerman KRISIS ekonomi, yang sedang menerpa Eropa Barat, ditambah belum pulihnya Amerika Serikat dari krisis terdahulu, telah melorotkan permintaan minyak mentah di berbagai negara, termasuk China. Walaupun Iran dilarang menyiram pasar minyak akibat diembargo oleh Uni Eropa karena masalah nuklir, ternyata tidak banyak membantu. Malah harga semakin terperosok sampai ke level 90 USD/barel. Memang lagi murah harganya, namun jangan terlalu senang terlebih dahulu! Dengan ketersediaannya yang semakin menipis karena eksploitasi dan konsumsi yang ekstensif, tidak ada yang berani menjamin bahwa minyak akan murah selamanya. Apalagi para pemimpin dunia, khususnya kawasan yang lagi diterpa krisis, sedang berusaha memperbaiki keadaan. Cepat atau lambat, itu akan menstimulus ekonomi global. Harga akan siuman, bahkan cepat meroket. Inilah yang harus ditakutkan. Sebagai negara pengekspor, pengimpor, dan pemberi subsidi energi, fenomena turun-naiknya harga minyak merupakan ujian bagi Indonesia. Saat turun, usaha pemerintah dalam menuntaskan masalah energi mungkin agak mengendor, sementara itu rakyatnya semakin merasa tidak ada masalah dengan minyak. Tetapi, ketika berbalik naik, situasi politik cepat sekali memanas, yang ditekan oleh dua opsi; menaikkan harga BBM atau merevisi APBN. Rakyat malah semakin bingung. Anggaplah masih beruntung, efek dari gejolak harga minyak belum sempat membangkrutkan Indonesia. Namun, dengan memperhatikan kondisi ketahanan energi nasional sekarang, apakah Indonesia masih siap menghadapi gejolak harga minyak

di masa mendatang? Egois dan Politis Kita memang sudah punya cetak biru dan mungkin juga peta jalan energi sebagai panduan. Namun, itu semua tidak otomatis menjamin aman jika dinilai dari kesungguhan pemerintah dalam eksekusi. Jelas sekali masalahnya, lemahnya koordinasi dan sinergi. Maka, bukannya pesimis, tetapi kesiapan dalam menghadapi gejolak mendatang masih tanda tanya. Apalagi, masih ada dua mindset berikut. Pertama, banyak orang di negeri ini berkeyakinan bahwa cadangan minyak Indonesia masih sangat berlimpah, dengan memberikan pendapatan negara yang melimpah pula. Sehingga, mereka berpikiran bahwa tidak ada salahnya jika dimanfaatkan sebanyak-banyaknya untuk kemakmuran rakyatnya lewat subsidi, bukan untuk negara asing yang mengolahnya. Sayangnya, menurut data terbaru dari British Petroleum, dengan asumsi usaha eksplorasi tidak menemukan cadangan baru, maka potensi minyak Indonesia habis dalam 10 tahun lagi, bandingkan dengan cadangan global yang cukup untuk 50 tahun lagi. Perlu disadari kondisi berikut, yaitu rakusnya konsumsi minyak dengan laju 3.2% setahun, yang diperparah lagi dengan turunnya produksi 3.5% setahun. Bahkan, produksi minyak mentah sudah mencapai titik terendah 825 ribu bph akhir-akhir ini. Tidak ada artinya dibanding produksi rata-rata sebelumnya sekitar 880 ribu bph, atau revisi target 930 ribu bph pada APBN-P 2012, atau harapan SBY sebanyak 1 juta bph pada tahun 2014 nanti, apalagi bermimpi untuk bisa menyamai produksi puncak 1991, 1.7 juta bph. Tentu, tidak bijak jika

menyerah begitu saja karena faktor alam, padahal faktor manajemen juga tidak kalah pentingnya. Sudah lama dipermasalahkan, masalah koordinasi dan sinergi antar instansi, yang berimbas ke regulasi, akhirnya menghambat investasi perminyakan. Selain itu, manajemen maintenance yang buruk mengakibatkan tingginya angka “shutdown” yang sering mengancam produksi. Jika hal yang sederhana ini tidak segera diselesaikan, jangan harapkan produksi minyak akan cepat terangkat. Kedua, ada paham konservatif, entah karena alasan ekonomi atau politis di belakangnya, yang mengatasnamakan rakyat bahwa belum siap menanggung segala efek ekonomi dan sosial dari kenaikan BBM. Subsidi BBM sudah dianggap sebagai hak yang harus dipertahankan. Parahnya, pemerintah tampaknya gamang, walaupun harus menanggung resiko mandeknya pembangunan, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan, yang jauh lebih lebih penting. Akibat disubsidi, BBM premium Indonesia terkesan murah, yaitu Rp.4.500/liter. Bandingkan dengan negara tetangga yang hanya menjual BBM kualitas tinggi, seperti Vietnam Rp.10.500/liter, Philippines Rp.12.500/liter, dan Thailand 16.500/liter. Tidaklah heran, subsidi BBM 2011 mencapai 165.6T. Jika program penghematan energi yang dimulai pemerintah sejak Juni 2012 tidak berhasil, maka subsidi BBM 2012 diperkirakan melonjak 216,8T. Bantuan langsung tunai (BLT) mungkin dijadikan jalan pintas, alasannya demi melindungi rakyat. Teorinya, BLT mungkin lebih baik dari subsidi BBM, yang mungkin tidak sampai ke sasaran yang tepat. Menjelang 2014, bisakah BLT tanpa mencari keuntungan politik? Fokus dan Pecut Setengah dari bauran energi saat ini masih bertumpu ke minyak, sementara impor minyak sepertiga dari kon-

Tolak Calon Walikota Muda

pengangguran bnyk. Mo dibw kmn mrk??? Tlg fungsikan kedudukanxn dunk....!!

KPD Calon Wako Pdg 2013, kami tdk ingin yg muda di bawah 45 th maju karena belum matang, contoh FAUZI BAHAR, kami peg negeri tdk menerima THR dan tunjada, dan guru juga tdk menerima uang sertifikasi. Kota Padang, ibu kt provinsi sdh amburadul, menjamur terminal liar, tdk bentuk kota lag. Ini contoh anak muda jadi wali kota, alun masak caro berfikir, alah habih raso, urang taniayo. +6282387265***

Listrik PLN Mati Tiap Hari

Siteba Makin Semrawut YTH. Dinas Perhubungan, kq Siteba makin macet aja stelah dibuat jalur satu arah, makin semrawut. +6282388428***

Tes CPNS Ditiadakan, Pengangguran Banyak PAK gubernur yth, baa koq ditiadakan tes CPNS wilayah Sumbar??? Smntr

+6285264***

PLN Sumbar emang hebat, listrik dialihkan k RIAU buat PON, biar Sumbar kekurangan listrik, mati tiap hari. Hidup PLN. +6282388602***

Kadisdik Padang Harus Mundur JIKA benar tunjangan sertifikasi guru Padang priode April-Juni tidak dibayarkan dg alasan jam P Diri yg tidak diakui, sehinga dianggap tidak cukup 24 jam, maka kita minta Kadinas Pdd Pdg utk bertanggung jawab dg meletakkan jabatannya sebelum kita demo. Sebb ttg tidak diakui PD mengapa tidak dibritahu pd kita jauh hari sbelum bahan dimasukn Jan 2012. Terlalu enteng tunjangn tdk dibayar gara2 PD. Jika kita tau jauh hari tentu PD tdk diambil. +6282388119***

Menyesal Kuliahkan Anak UNTUK Rektor, pengurus n dosen STIFI

sumsi. Itu pun sudah dengan anggapan bahwa PLN telah sukses mengurangi kecanduan “meminum” minyak, dengan beralih “menyantap” batubara dan “menghisap” gas. Sayangnya, sektor transportasi belum bisa mengerem, bahkan semakin kehausan minyak. Jika tidak serius bertindak, jangan kaget Indonesia akan segera menjadi 100% pengimpor minyak. Untuk lebih tenang dalam menghadapi gejolak harga minyak, juga tidak menyusahkan generasi selanjutnya, maka logika sederhananya adalah bagaimana mengurangi ketergantungan akan minyak dengan solusi alternatif. Sebenarnya untuk hasil yang cepat, tidak perlu solusi rumit, yang mungkin cukup menghabiskan waktu dan biaya yang banyak. Maka, pertimbangkanlah segera dua syarat mudah berikut. Pertama, seimbangkan fokus dengan melihat persoalan energi saat ini dan masa depan. Kalaupun kita masih berharap banyak dengan minyak, harapan untuk memperpanjang napas, maka benang kusut di hulu sampai ke hilir harus diurai secepat mungkin. Bereskan saja segala aturan yang mempersulit iklim investasi dan regulasi yang menjadi disinsentif bagi investasi. Tantangannya adalah kemauan dan keinginan untuk berubah, dengan membongkar dinding egoisme di masing-masing pihak yang terkait. Jika beres, jangan lupa berdoa! Siapa tahu nanti ditemukan cadangan minyak raksasa di dasar laut sana. Kemudian, gencarkan program penghematan energi, energi alternatif dan terbarukan secara bersamaan, demi keanekaragaman energi. Jangan hanya menjadi wacana. Pastikanlah semuanya “on the right track”. Akselerasi adalah suatu keharusan! Kedua, cambuklah manajemen pemerintah dari pusat sampai daerah untuk memperbaiki sistem transportasi agar lebih efisien, murah dan aman. Sepertinya, hanya Jakarta dan beberapa kota

PERINTIS, dosen atau mahasiswa yg bodoh? Sebodoh2 mhs kalo belajar pasti seminim2nya nilainya C. Gimana institusinya bisa maju berkembang n bersaing dg yg lain klo sep ni keadaannya. Nyesal saya nguliahkan anak ke sana. +6281363642***

Mari Berantas Radikalisme SAUDARA2 di mana saja anda berada, khususnya masyarakat Pasbas, Indonesia umumnya, mari kita berantas radikalisme, mari kita rukun dengan wadah BHINNEkA TUNGGAL IKA dan Pancasila sebagai dasar negara kita. +6282171158***

Andre Rosiade, kok, Tiba-tiba Muncul? SIAPA y so2k Andre Rosiade selama ini? Koq aq selaku warga Pdg ngga’ pernah liatnya? Tau2 alex gdg kdiangkat, ee.. nongol aza. Mau jd org no.1. Emgnya amanah d pundak itu gampang y bung? Mdh2anlh niatnya tkabul, powernya ada, muda. +6285272468***

besar lainnya saja yang disorot. Semestinya, setiap pemerintah daerah dituntut hal yang sama. Sayangnya, kepedulian pemerintah daerah dalam masalah energi masih kurang, bahkan ada yang ngotot meminta tambahan jatah tanpa banyak usaha mengefisienkan jatah yang ada. Juga, jangan terjadi persaingan program pangan dan energi, hanya karena menteri yang berbeda partai. Realistis saja, agar tidak memboroskan biaya dan waktu, maka tidak usah terlalu berharap usaha yang canggih dan serius kepada pemda. Bukan maksud meremehkan, kenyataannya cara mudah dan sederhana seperti menata kemacetan akibat antrian di sekitar terminal bus, banyak yang tidak peduli. Semrawut dan macet sudah dianggap hal yang lumrah. Minyak subsidi terbueang percuma di sana. Apalagi diminta untuk tindakan fisik, yang sangat memakan waktu dan biaya, seperti memperpendek jarak tempuh, atau mengurangi tanjakan dan jalan melingkar, dsb, demi efisiensi energi, dijamin menjadi prioritas terakhir. Tetapi, tanpa memberdayakan pemerintah daerah, program penghematan energi tidak ada artinya. Dari pada frustasi, sebaiknya kinerja energi dijadikan sebagai indikator, yang dijadikan salah satu unsur penilaian bagi pemda, seperti jatah subsidi BBM maupun alokasi APBD. Diharapkan, ini akan lebih merubah mindset dengan menciptakan persaingan sehat antar pemda, khususnya masalah energi. Cukup fair, bukan? Singkatnya, jadikanlah momentum minyak murah dengan menggenjot efisiensi, kreatifitas, dan membudayakan hemat energi, agar “siap” di masa depan. Jangan sampai semua terlena tanpa banyak berbuat, apalagi sebagai akal-akalan, ataupun pencitraan. Kita harus segera menggebrak dengan dahsyat. Siap-siaplah, China sudah mulai rakus memburu minyak! „

Pantai Padang Lokasi Mesum Massal YTH Bpk Wali Kota Padang, tolong pak, tempat mesum sepanjang jalur taplau (tapi laut) ditertibkan karna hanya taplau satusatunya tempat rekreasi sore hari di Kota Padang, dan sekarang sudah menjadi lokasi mesum massal. Pak..tolong pak..! +6282170611***

Di Mana Lokasi Bidan Arogan? ASWW, kalo boleh tahu bidan desa arogan di lokasi desa mana di Alahan Pjg? +628126794***

Jalan ke Mesjid Ihsan Sempit BAPAK Bupati Tanah Datar yg terhormat, kami pedagang pasar atas beserta jemaah Mesjid Ihsan, jln terlalu sempit kr bnyak meja pedagang trl ke depan. +6281267401***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan: Sofialdi, Wakil Pemimpin Umum: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Wakil Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Sofialdi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar, Andika Destika Khagen, David Ramadian, Haswandi. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Devi Diani, Nasrizal, Meidella Syahni Perwakilan Bukittinggi: Jon Indra (Kepala/ Non-Aktif), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota:Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Darwin Danin, Maison, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Alamsyah Halim, Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Prisma Joni (Plt Manajer Sirkulasi), Efri Hanter (Plt Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Plt Manajer Keuangan), Junaidi (Plt Koord Eceran), Andiyanto (Plt Koord Asongan), Yunasbi (Plt. Koord Iklan Kota padang), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Plt Manajer Cetak: Mardius Caniago, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


SUMBAR 7

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

Lomba Freestyle Menyita Perhatian PADANG, HALUAN — Sedikitnya 47 peserta lomba freestyle menunjukkan kebolehannya dalam mengendarai kendaraan roda dua di Lapangan Wirabraja, Bukittingi, Minggu (9/9). Peserta dari berbagai provinsi ini mengendarai motor dalam kecepatan tinggi disertai atraksi- atraksi akrobatik. Mereka seolah menari di atas motor. Berdiri di atas jok motor yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi, kemudian dengan roda belakang terangkat sang rider duduk di atas stang (rolling stoppie). Selain para pserta lomba, atraksi ekstrim ini juga dimainkan oleh Whiguna, freestyler profesional asal Sukabumi, Jawa Barat yang didatangkan khusus untuk tampil digelaran akbar bikers U Mild U Bikers Festrack 2012 di Bukittinggi ini. Sejumlah aksi Caesar yang tak kalah mendebarkan seperti wheelie, endo, burn-out, surfing, sky, rodeo, cross line, touch down, dan lainnya membuat para penonton menahan napas sambil berdecak kagum. Kemampuan Caesar “menari” di atas kuda besi sudah tidak diragukan lagi. Dia sangat mahir memainkan beberapa trik dasar freestyle, seperti wheelie (atraksi bermotor dengan mengangkat roda depan), danstoppie (atraksi mengangkat roda belakang saat mengerem motor) hingga trik-trik ekstrem lainnya. Jika melihat gaya yang ditampilkan oleh pria 24 tahun ini, tidak akan ada yang mengira kalau semua jurus akrobatik itu diperoleh secara otodidak tanpa dukungan instruktur profesional. Bagi Caesar, dapat mempertontonkan aksi ekstrimnya diatas motor di hadapan ribuan orang merupakan sebuah kepuasan tersendiri. Meski sering terjatuh dan cedera, namun Caesar mengaku tidak pernah kapok menjalani hobi berbahaya ini. Bahkan ia mempunyai obsesi untuk menciptakan gaya dan trik baru freestyle nasional serta mendukung freestyler lokal masing masing daerah untuk menciptakan ciri khasnya sendiri. Joko Sandi Widagdo, Manager Area Marketing PT HM Sampoerna Tbk Wilayah Bukittingi, mengatakan, menghadirkan freestyle nasional adalah salah satu bukti komitmen U Mild untuk terus melahirkan talenta-talenta lokal yang berprestasi dan mengapresiasi para penggemar otomotif roda dua di Bukittinggi, serta memberikan pengalaman yang lebih meriah dan unik bagi perokok dewasanya. “Memasuki tahun ketujuh penyelenggaraannya, U Mild U Bikers Festrack 2012 akan hadir lebih segar dan menghibur serta lebih mengeskpresikan semangat persaudaraan (brotherhood) antar bikers. Perokok dewasa U Mild di Bukittinggi akan diberikan suguhan festival bikers yang lebih unik, meriah dan lebih melibatkan bikers lokal dalam setiap aktivitasnya,” ujar pria yang kerap disapa Joko ini. Tak hanya mepertontonkan aksi yang memacu adrenalin dari freestyler nasional, para freestyler lokal Bukittinggi juga dapat bertukar pendapat dan berbagi pengalaman dengan sang freestyler nasional ini. Tak hanya tampil, Caesar juga berbagi ilmu tentang gaya dan aksi-aksi yang membawanya jadi juara nasional kepada semua freestyler lokal agar terjadi transfer ilmu. Para freestyler lokal sangat menanti kesempatan untuk mempelajari dengan seksama beberapa teknik baru yang disugguhkan oleh Tembong, ditambahkan ketua ISA (Indonesian Stunride Association), Eduard Royke Laluw kemarin. “Banyak pelajaran dan pengalaman dengan adanya freestyler nasional kali ini, karena terjadinya transfer ilmu dan teknik-teknik baru dari mereka” jelas Royke. Kemudian para freestyle lokal ini dipilih tiga perserta untuk yang terbaik. Dari ketiga peserta ini nantinya akan dikirim ke Jakarta untuk memperluas ilmunya. Namun, sebelum mereka diberangkatkan, terlebih dahulu harus lulus persyaratan yang diajukan oleh ISA. Dia berharap dengan begitu suatu saat freestyler Indonesia bisa mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Tak lagi dipandang negatif sebagai hobi yang dianggap ugal-ugalan di jalanan. (h/nas)

PARA peserta saat unjuk kebolehan pada lomba freestyle di Lapangan Wirabraja Bukittinggi, Minggu (9/9)

PEKAN BUDAYA SUMBAR DITUTUP

Kota Pariaman Juara Umum SOLOK, HALUAN — Kota Pariaman keluar sebagai juara umum pada Pekan Budaya Sumatera Barat yang dipusatkan di Kabupaten Solok dari tanggal 2 hingga 8 September 2012.

DEKAN FK Unand Masrul, memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi 2012 . (2)

Siswa Diberi Penyuluhan Narkoba DHARMASRAYA, HALUAN — Bupati Dharmasraya akan membuka secara resmi kegiatan penyuluhan pencegahan peredaran dan penggunaan minuman keras dan narkoba di SMK I Sungai Rumbai, Selasa (11/9). “Menurut rencana besok bupati akan membuka sekaligus menghadiri acara penyuluhan dan pencegahan peredaran dan penggunaan minuman keras dan narkoba di SMK Sungai Rumbai,” ungkap Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Dharmasraya, Sahril Sahda, di Sungai Dareh, kemarin. Dikatakan, kegiatan yang cukup strategis itu akan dilaksanakan selama satu hari penuh dan akan diikuti oleh sekitar 300 orang siswa dan siswi SMK I Sungai Rumbai, di mana pada kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi dari para penceramah yang terdiri dari

Kapolres Dharmasraya, Kajari Pulau Punjung dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, dengan metode penyampaian materi dan tanya jawab. Kegiatan penyuluhan yang cukup penting dalam kondisi saat ini itu adalah merupakan kegiatan pada DPA Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik tahun 2012 yaitu program penciptaan suasana aman dan tentram masyarakat yang dilaksanakan bekerja sama dengan SMK I Sungai Rumbai serta melibatkan Polri, Kejaksaan dan Dinas Kesehatan, dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan pengertian kepada Generasi muda tentang besarnya bahaya menggunakan minuman keras dan narkoba terhadap fisik, jiwa dan ekonomi serta masa depannya serta mendorong agar generasi muda menjauhkan diri dari kegiatan-kegiatan peredaran dan

penggunaan barang haram tersebut. Kesediaan Bupati Dharmasraya Adi Gunawan, membuka kegiatan penyuluhan tersebut menunjukkan bahwa betapa besarnya perhatian beliau terhadap bahaya minuman keras dan narkoba yang akan dapat merusak kehidupan para generasi muda di Kabupaten Dharmasraya. Diharapkan, kegiatan penyuluhan pencegahan peredaran dan penggunaan minuman keras dan narkoba semacam ini hendaknya dapat dilaksanakan sesering mungkin dan dengan kualitas pelaksanaan yang makin baik di masa-masa yang akan datang, karena mengingat bahwa situasi dan kondisi Kabupaten Dharmasraya yang terletak di jalan lintas Sumatera dan dikelilingi oleh daerah Jambi dan Riau yang akan sangat mudah beredarnya barangbarang yang membahayakan masa depan bangsa tersebut.(h/mdi)

Keluarnya kota termuda di Sumbar itu karena dari 12 cabang lomba yang dilaksanakan memperoleh nilai banyak dan yang mendongkrak nilainya karena penampilan hoyak tabuik. Pekan Budaya Sumatera Barat di Kabupaten Solok ditutup oleh Gubernur Sumbar diwakili Buati Solok Syamsu Rahim, Sabtu (8/9) malam. Upacara penutupan cukup meriah dan tak jauh berbeda dengan pembukaan, pada penutupan itu juga ditanpilkan hoyak tabuik, kasidah remaja dan lagu Minang yang memperoleh juara. Kendati Solok dan sekitarnya sejak sore diguyur hujan lebat sampai malam, namun penutupan Pekan Budaya tingkat Sumbar di tetap meriah yang dipusatkan di gedung Solok Nan Indah komplek eks kantor bupati lama. Kepala Dinas Parawisata Seni Budaya Sumatera Barat Burhasman Bur dalam laporannya mengatakan, selama pekan budaya di Kabupaten Solok berjalan cukup meriah, stand peserta dari berbagai Kabupaten/Kota dipenuhi pengunjung untuk meihat cendramata dan kerajinan yang ada. Pekan Budaya pada intinya untuk mempererat hubungan silaturahim sesama masyarakat dan mewarisi budaya-budaya daerah pada generasi berikutnya. Kalender tahunan Dinas Parawisata Seni Budaya Sumatera Barat siap digulirkan ke daerah lainnya, saat ini sudah ada 4 daerah sebagai calon tuan rumah namun belum ditentukan daerah kabupaten/kota mana yang betul-betul siap menyelenggarakan sebagai tun rumah. Bupati Solok Syamsu Rahim selaku tuan rumah menilai, pelaksanaan Pekan Budaya Sumatera Barat di Kabupaten Solok membawa berkah bagi masyarakat dan daerah. Berkahnya karena ada usaha kecil yang bisa tumbuh, kemudian salah satu langkah memperkenakan Kabupaten Solok ke masyarakat Sumatera Barat. “Selama berada di Kabupaten Solok tentu banyak suka

duka dan kekurangan, namun anggaplah itu merupakan kelemahan dan ke depan segala kekurangan dibenahi, sebaliknya jika dalam pelayanan pada tamu yang datang kurang berkenan mohon dimaafkan karena tidak semua keinginan terakomodir sesuai kebutuhan dan fasilitas yang dimiliki,” katanya. Hasil Lomba Selama Pekan Budaya Sumatera Barat di Kabupaten Solok melaksanakan bermacam lomba. Para pemuncak dari lomba itu masing-masing, untuk pawai diraih oleh Kota Pariaman, Agam dan Kabupaten Solok. Pagelaran seni, Padang Pariaman, Kota Payakumbuh, Pessel dan Kabupaten Solok. Randai, Limapuluh Kota, Padang Panjang, Kota Padang, Tanah Datar dan Kabupaten Solok. Salung dendang, Tanah Datar, Kota Solok, Limapuluh Kota, saluang terbaik, Kota Payakumbuh, pendendang terbaik diraih Kota Bukittinggi,tari kreasi baru Kota Bukittinggi, Kota Padang, Padang Panjang, Kota Pariaman dan Kota Payakumbuh, ciloteh lapau, Agam Padang Pariaman, Padang Panjang dan Kota Solok. Pidato adat diraih Padang Panjang, Bukittinggi, Limapuluh Kota, Tanah Datar dan Kota Solok. Pop Minang Putra diraih Hanavi dari Padang dan Putri diraih Ima Sukaja dari Bukittinggi, kasidah rabana diraih Pessel, Payakumbuh, Padang dan Solok Selatan. Lomba baju kurang basiba diraih Kabupaten Solok, Kota Solok dan Lima Puluh Kota. Baju kuruang modifikasi diraih Limapuluh Kota, Pessel. Suporter terheboh diraih Solok Selatan dan stand terbaik, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Solok Selatan dan Kota Pariaman. Pada penutupan Pekan Budaya Sumatera Barat malam itu, kalangan wartawan yang meliput kehilangan sumber berita. Para panitia menghilang, akibatnya wartawan bingung kemana meminta daftar pemenang lomba. Namun ada juga yang mencatat para pememang lomba yang disebutkan protokoler, maka sesama wartawan terpaksa saling bertanya-tanya. Kepala Dinas Paawisata Kabupaten Solok Jasman yang ditanya Haluan juga lepas tangan. “Ini acara provinsi dan kita hanya menyediakan tempat, segala sesuatunya provinsi yang mengemas, kami Dinas Parawisata tak bisa berbuat apa-apa, untuk pendanaan saja tak punya karena sedang perubahan anggaran,” kata Jasman. (h/alf)

Dies Natalis ke 57 FK Unand Bertabur Prestasi PADANG, HALUAN — Sudah menjadi kebiasaan setiap tahun, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) selalu diminati calon mahasiswa. Menurut Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Andalas Masrul, tahun ini sekitar 5.000 orang menjadi peminat FK, sementara daya tampung yang dimiliki hanya 150 orang melalui SNMPTN. “Pertumbuhan mahasiswa dari tahun ke tahun meningkat

20 persen per tahunnya,” ujar Masrul, Jumat (7/9) dalam sambutannya pada kegaitan Dies Natalis ke 57 FK Unand. Sementara prestasi mahasiswa pada tahun ini cukup menggembirakan, yaitu terpilihnya Ardiansyah mahasiswa FK Unand sebagai pemegang skor tertinggi Student Activities Performance System (SAPS) pada tahun 2011. Lainnya, dipercayanya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FK

Unand sebagai pemimpin Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) tahun 2012. Kemudian dilanjutkan dengan dipilihnya FK Unand sebagai tuan rumah penyelenggaraan latihan kepemimpinan dan manajemen ISMKI. Fakultas sendiri juga memiliki program yang disebut out going, dengan mengirim mahasiswanya ke luar negeri. Pada tahun ini ada 10 orang yang dikirim ke negaranegara di Eropa. Sebanyak 3 orang

diantaranya sudah berangkat ke Portugal, Slovia, dan Norwegian. Sementara untuk kedatangan mahasiswa asing, sudah datang satu orang dari Polandia. Masrul sendiri mengatakan, setiap kegiatan yang dilakukan pihakya selalu melibatkan alumni. Katanya, diharapkan IKA Unand dapat membantu dalam bidang kemahasiswaan, terutama untuk program out going. “Fakultas maupun orangtua mahasiswa belum mampu membiayai sepenuhnya

kegiatan ini, jadi diharapkan peran serta alumni,” jelasnya. Dikatakan Masrul, dari 72 FK yang ada di Indonesia, FK Unand berada pada urutan ketiga. Namun, fakultas yang berdiri sejak 7 September 1955 ini masih terkendala dalam berbagai hal. Seperti rasio dosen tetap masih kurang, pembangunan di bidang akademik, publikasi ilmiah, hak paten, dan kepemimpinan karakter mahasiswa yang masih lemah. (h/cw-eni)


8 LUAR NEGERI

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

44 KORBAN TEWAS

Serangan Bom Guncang Irak BAGHDAD, HALUAN — Serangan bom oleh kaum gerilyawan, kembali terjadi di beberapa kota di Irak. Akibat peristiwa tersebut sedikitnya 44 orang dikabarkan tewas. Serangan pertama terjadi di sebuah pos militerkota Dujail, Ahad pagi (9/9) Target serangan itu adalah pasukan keamanan Irak. Pelaku pemboman berpura-pura akan melamar pekerjaan di tempat itu. Dia berpura-pura antre sebagai calon polisi di pos tersebut. Selanjutnya, bom yang dibawanya diledakkan. “Sekelompok orang bersenjata itu melakukan aksinya sebelum fajar. Akibat aksi tersebut, sedikitnya 10 tentara tewas, delapan lainnya terluka,” kata salah satu polisi Balad yang enggan menyebutkan identitasnya. Beberapa jam kemudian, aksi serangan bom kembali terjadi. Sebuah bom mobil meledak dan menyasar ke sekelompok calon polisi di luar kota Kirkuk Utara. Komandan

SERANGAN BOM — Tiga rangkaian bom meledak di Kota Kirkuk, Irak. serangan paling mematikan terjadi saat sebuah bom meledak dari sebuah mobil yang diparkir di wilayah Domiz. Sementara bom kedua meledak saat polisi dan regu penyelamat mendatangi lokasi kejadian. REUTERS

Taliban Janji Habisi Pangeran Harry KABUL, HALUAN — Mendengar Pangeran Harry kembali bertugas ke Afghanistan selama empat bulan, Komandan Senior Taliban mengatakan, mereka akan berupaya sekuat tenaga untuk menculik ataupun membunuh pangeran yang dikenal bandel itu. Taliban mengatakan, akan menggunakan warga Afghanistan yang direkrut sebagai pasukan keamanan. “Ini menjadi berita bagus untuk kami (kedatangan Pangeran Harry), karena kami selalu mencari incaran yang bagus. Sudah menjadi prioritas kami untuk menculiknya dengan cara apapun,” ujar Komandan Taliban Maulvi Ahmadullah Ahmadyar, seperti dikutip Reuters, Sabtu (8/9).

“Kami memiliki informan di pangkalan militer yang digunakan oleh pasukan Inggris di Helmand. Bila tidak berhasil menculiknya, kami akan membunuhnya melalui rekan kami yang bekerja dengan pasukan Inggris,” imbuhnya. Ahmadyar mengaku, pihaknya mengetahui cara perekrutan warga Afghanistan di dalam pasukan keamanan Afghanistan, agar dapat digunakan untuk menyerang target asing. Sementara Komandan Taliban lainnya Mulla Burjan turut mengeluarkan ancaman serupa. Dirinya mengancam akan menembaki helikopter yang digunakan oleh Pangeran Harry dengan roket. “Kami akan senang menerimanya di sini, ketika mendengarnya akan

menerbangan helikopter Apache. Akan lebih menyenangkan lagi menembak helikopternya dengan RPG (peluncur roket),” tutur Burjan. Pangeran Harry dikabarkan tiba di Camp Bastion di Helmand Sabtu pagi ini waktu setempat. Ini adalah penugasannya yang kedua oleh Kementerian Pertahanan. Pada penugasan kedua, tidak ada penutupan dilakukan oleh media yang biasanya ditujukan untuk melindungi anggota keluarga Kerajaan Inggris itu. Menurut pihak militer, keterbukaan ini dilakukan karena tugas Harry hanya sebagai pilot helikopter Apache, yang dianggap aman. Dirinya tidak akan pernah diturunkan dalam penugasan di darat. (h/okz)

Malaysia Tunda Eksekusi TKI JAKARTA, HALUAN — Kerjasama penegak hukum antara Kejaksaan Agung Indonesia dan Malaysia membuahkan hasil. Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Andhi Nirwanto menyatakan bahwa hukuman mati terhadap 17 TKI di Malaysia ditunda. Selain itu, kedua lembaga penegak hukum menyepakati kerjasama penindakan illegal fishing dari kedua warga negara yang sering melanggar batas perairan. “Ada 17 WNI yang hukuman matinya ditunda. Ini akan memberi ruang untuk upaya hukum lainnya. Bahkan TKI M. Bakri Belaho pada 7 September lalu seharusnya dieksekusi tapi bisa ditunda setelah kita upayakan dalam pertemuan dengan Kejagung Malaysia, kata Andhi di Kejagung,” Sabtu Mantan Sesjampidsus itu menuturkan, sebagian besar TKI terpidana mati tersebut karena tersangkut perkara narkoba dan pembunuhan. Di Malaysia amat sangat tegas menghukum terpidana narkoba. “Tapi meskipun begitu, kita pasti akan diberitahu kalau ada TKI yang dipidana mati. Sejak awal akan diberitahukan ke kita,” katanya. Andhi menambahkan, Kejagung Malaysia dan Indone-

sia saat ini memang sedang intens bertemu sebagai tindak lanjut kerjasama IndonesiaMalaysia. Dalam pertemuan bertitel second round working group di Bandung, Andhi memimpin delegasi Indonesia. Kata Andhi, pertemuan tersebut membahas enam topik. Yakni, hukuman mati, illegal fishing, human trafficking, multual legal assistance, dan lingkungan hidup. Semuanya menyangkut warga Indonesia yang tersangkut masalah hukum di Malaysia dan sebaliknya, katanya. Dalam pertemuan tersebut, delegasi Indonesia berjumlah 12 orang dari Kejagung, Kemenlu, Bareskrim, BNP2TKI, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Khusus untuk pertemuan di Bandung, kata dia, kedua negara sepakat untuk menyamakan persepsi soal illegal fishing. Malaysia memprotes mengapa banyak nelayan mereka yang dipidanakan gara-gara mengambil ikan di perairan Bengkalis, Riau. Kami jelaskan kepada mereka dan mereka bisa menerima, katanya. Andhi mengakui, nelayan Indonesia juga kerap melanggar wilayah peraiaran Malaysia. Namun, nelayan Indonesia dan Malaysia tidak selevel.

Sebab, nelayan Malaysia umumnya menggunakan kapal besar dan menggunakan trawl alias pukat harimau. Itu tidak bisa dibandingkan dengan nelayan Indonesia yang hanya menggunakan jaring biasa. Pertemuan selanjutnya di Malaysia akan kita bicarakan tentang itu, katanya. TKI Diperbudak di AS Sementara itu dari Newyork dilaporkan, sepasang suami istri asal New York, Amerika Serikat (AS), dituduh memperlakukan pembantunya yang merupakan seorang TKI warga negara Indonesia , Ni Ketut Sulastri yang diperlakukan seperti budak. Mereka mengurung Sulastri dan memberlakukan kerja paksa kepadanya. Sulastri langsung menggugat pasangan Rose dan Lawrence Halsey karena atas perlakuan itu. Pasangan Halsey juga dituduh tidak memberikan gaji yang baik pada perempuan asal Bali itu selama bekerja antara tahun 2005 hingga 2008. Pasangan Halsey merekrut Sulastri lewat seorang perantara dari Indonesia untuk bekerja di rumahnya yang terletak di Hamptons, New York. Pada awalnya Sulastri

dijanjikan penghasilan perbulan sebesar USD450 atau sekira Rp4,2 juta dengan jam kerja normal. Menurut Sulastri, janjijanji yang diutarakan majikannya tidak direalisasikan. Sulastri dipaksa bekerja 15 jam sehari dengan gaji Rp3,3 juta perbulan. Demikian, seperti diberitakan New York Post, Rabu. Sulastri juga mengatakan bahwa dirinya dipaksa untuk tidur di kamar kecil, dan hanya diberikan sisa makanan, serta hot dog. Tidak ada pendingin atau penghangat ruangan di kamar Sulastri dan perempuan itu terpaksa bertahan hidup dengan cuaca yang sangat panas atau terlalu dingin. Perempuan asal Pulau Dewata itu juga mengeluh ketika pasangan Halsey mengatakan kepadanya, “tidak ada yang gratis di Amerika.” Selama bekerja, Sulastri juga mengklaim, dirinya dilarang menelpon saudaranya yang ada di rumahnya, paspornya pun ditahan. Selain itu, Sulastri juga dipaksa membayar Rp28 juta bila ingin pulang. Hingga saat ini, belum ada komentar dari keluarga Halsey mengenai gugatan Sulastri. Lawrence Halsey juga tidak bisa dihubungi. (h/dn/okz)

polisi setempat, Brigjen Sarhad Qadir, mengatakan akibat serangan itu tujuh orang dilaporkan tewas dan 17 orang lainnya terluka. “Semua korban merupakan kaum muslim Sunni,” kata dia. Serangan bom ketiga terja-

di di dekat konsulat Perancis. Wakil Direktur Kesehatan wilayah itu, Dr. Adnan alMusharifawi mengatakan dua orang dilaporkan tewas, empat orang lainnya terluka. Serangan bom keempat terjadi di kota-kota pelabuhan Basra Selatan hingga kota Barat Laut Tal Afar. Bom yang dipasang merupakan bom mobil. Akibat serangan di Basra, tiga orang tewas dan 24 orang lainnya terluka. (h/rol)

NOTES

Guinea Merdeka REPUBLIK Guinea Bissau merdeka dari penjajahan Pertugas pada 10 September 1974. Guinea adalah sebuah negara kecil di tonjolan barat benua Afrika. Negara ini memiliki lebih dari 25 gugusan kepulauan. Luas daerahnya sebanding dengan luas Provinsi Kalimantan Selatan. (h/wkp)


RIAU DAN KEPRI 9

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

Perekaman KTP Elektonik di Mall BATU AJI, HALUAN — Wakil Walikota Batam, Rudi mengatakan, untuk mengejar target pelaksanaan KTP elektronik rampung paa 31 Oktober mendatang, Pemko Batam menyiapkan pelayanan di Mall. Ada tiga mall yang menjadi pilihan, yakni BCS Mall, Nagoya Hill Mall dan DC Mall. “Kita menjemput masyarakat dalam pelaksanaan KTP elektronik. Sejak hari ini kita mulai siapkan pelayanan di mall di Batam,” ujar Rudi dalam sambutannya di hadapan ribuan masyarakat Batu Aji yang memadati acara HUT RI dan halal bihalal Pemko Batam dengan masyarakat setempat di halaman Mitra Mall Batu Aji, Minggu (9/9). Lebih lanjutnya disampaikan, dengan adanya pelayanan e-KTP di mall tidak ada lagi alasan bagi masyarakat untuk tidak menyerahkan datanya dengan dalih susah tempat pelaksanaan KTP susah dijangkau. Pasalnya keberadaan mall sangat mudah dijangkau dan menjadi tempat primadona bagi masyarakat. “Mall menjadi pilihan, karena kita tau keberadaan mall tidak pernah sepi pengunjung,” katanya. Selain menempatkan pelayanan KTP di tiga mall, lanjut Rudi, Pemko Batam melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Batam juga melakukan penambahan 12 unit mesin perekam. Upaya mengejar target ini terus diburu oleh Pemko Batam, karena berdasarkan data yang dihimpun dari panitia di lapangan, kata Rudi didampingi oleh Kadisdukcapil Sadri khairudin menjelang berakhirnya masa pelaksaan KTP belum 50 persen masyarakat yang sudah terekam. (hk/ays).

Warga Bangladesh Ditemukan Tewas SEKUPANG, HALUAN — Wadud Sikder Ramiz Sikder (39), warga Bangladesh yang merupakan karyawan PT Nanindah Mutiara Shipyard menghembuskan nafas terakhir setelah melakukan check in di Hotel Sentosa, Nagoya, Batam, Minggu (9/9) sekitar pukul 07.30 WIB. Lelaki yang bertugas sebagai supervisor diperusahaan tempat ia bekerja di kawasan Tanjunguncang itu, melakukan check in sehari sebelum kejadian. Namun, pada pagi harinya ia ditemui dalam keadaan tidak sadarkan diri. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB), namun nyawanya tidak tertolong lagi. Untuk diidentifikasi penyebab kematiannya, jasad korban dibawa ke RS Badan Pengusahaan Batam untuk dilakukan visum. Dari pantauan Haluan Kepri di RSBP Batam, puluhan pekerja yang tidak lain teman kerja korban mengenakan pakaian warepack warna biru, dan oranye tampak memenuhi ruang jenazah. (hr/mg6)

Pasar Cik Puan Berantakan PEKANBARU, HALUAN — Kondisi pasar Cik Pun, Pekanbaru, Riau yang masih dalam tahap pembangunan membuat para pedagang menggelar dagangannya di pasar penampungan, namun sangat jauh dari kata bersih karena hampir di setiap sudut terdapat tumpukan sampah serta becek. Akibatnya pembelipun enggan datang. Hal ini diungkapkan Eti(30) salah seorang pedagang sayur mayur yang berda di dalam pasar, Ia mengatakan bahwa terkait dengan kondisi pasar yang jorok membuat dagangannya tidak begitu laris, karena pembeli tidak mau masuk ke pasar. “Yah, tunggu habis sayur yang diluar dekat jalan, baru mau orang itu masuk kedalam,” ungkapnya kepada Haluan Riau, Minggu (9/ 9). Ia juga mengeluhkan dengan komitmen dari pemerintah yang tidak serius dalam pembangunan pasar, melirik PON yang gunanya hanya untuk seremonial pemerintah cepat tanggap. “Namun, untuk urusan perut masyarakatnya sendiri masih tunggu-ketunggu melulu,” keluhnya. Hal senada juga diungkapkan Eri (35) pedagang ayam potong. Ia merasakan pengunjung Pasar Cik Puan telah jauh berkurang akibat dari pembangunan pasar yang membuat kondisi pasar sangat kotor, bahkan ada beberapa pedagang yang tidak menggelar dagangannya karena sepi pembeli. “Alhasil bahan bahan yang dijual di pasar Cik Puan Ini tidak lengkap lagi,”ujarnya. (hr/mg6)

Anambas Andalkan Wisata Bahari

ANAMBAS, HALUAN — Keindahan bawah laut dan keindahan pantai pasir putih merupakan potensi wisata bahari yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

TERTIDUR — Dua penambang pompong tertidur lelap saat menunggu giliran membawa penumpang dari Tanjungpinang ke Kampung Bugis atau ke Sengrang di D Pelantar II Tanjungpinang, Kepri, Minggu (9/9). Alat Transfortasi ini menjadi andalan bagi masyarakat sekitar. SUTANA

Lele Impor Ancam Pembudidaya Lokal SAGULUNG, HALUAN — Besarnya kebutuhan lele di Batam menjadikan tumbuhnya pembudidaya lokal. Banyak pembudidaya-pembudidaya baru yang melirik, dan mencoba maraup untung dari usaha budidaya lele. Memanfaatkan lahan-lahan kosong yang belum tergarap dengan modal cekak pun seseorang sudah bisa menjadi pembudidaya lele. Apalagi dengan adanya bantuan bibit lele dan pakan yang digelontorkan pemerintah melalui Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam, tentunya modal awal lebih bisa ditekan. Tinggal menyiapkan lahan untuk budidaya dan tenaga untuk mengelola hingga panen tiba. Namun meskipun bantuan bibit dan pakan digelontorkan, ternyata belum mampu meningkatkan pasokan kebutuhan lele di Kota Batam oleh pembudidaya lokal. Kemudahan mendapatkan bantuan tidak berimbang dengan hasil maksimal yang diharapkan. Bahkan ada beberapa pembudidaya justru mengalami kegagalan, budidaya tidak berhasil dan lele banyak yang mati sebelum panen.

“Potensi lele yang mati lebih besar dibandingkan yang bertahan hidup, akhirnya saat panen hasilnya jadi sedikit. Mungkin faktor air dan bibit yang tidak cocok dengan kondisi Batam,” alasan salah seorang pembudidaya lele, Jerizal. Banyaknya lele yang mati sebelum panen, menyebabkan pembudidaya lele merugi. Hasil panen tidak sebanding dengan besarnya uang yang dikeluarkan selama budidaya. Seperti pengeluaran untuk pakan maupun biaya hidup pembudidaya saat melakukan pemeliharaan. Sulitnya memperoleh pakan, menjadi salah satu kendala yang banyak dialami pembudidaya lokal. Kalaupun ada, terkadang biayanya sangat mahal. Kendala juga dialami para pembudidaya lele lokal dalam hal pemasaran. Banjirnya lele impor di pasar-pasar basah di Kota Batam, mengancam keberlangsungan usaha pembudidaya lele lokal. Lele impor dengan harga yang lebih murah di tingkat konsumen ini, semakin menyulitkan penjualan hasil pembudidaya lele lokal.

Ketua Paguyuban Pembenih Lele Kota Batam, Surianto mengungkapkan, bahwa sebenarnya hasil produksi lele lokal sudah mampu memenuhi kebutuhan lele di Batam. Namun sampai saat ini, Batam masih mendapat pasokan lele dari Malaysia. “Sekarang sudah saatnya mengurangi impor lele, karena sudah ada 19 kelompok peternak lele di Batam. Impor lele dikhawatirkan akan mematikan pembudidaya lele lokal,” katanya. Dari sisi harga jual, lele impor memiliki harga yang lebih murah dibanding lele lokal. Di pasaran, lele impor dari Malaysia dijual dengan harga rata-rata Rp17 ribu per kilogram. Sedangkan lele lokal, harga jualnya di tingkat pedagang mencapai Rp21 ribu per kilogram. “Bagaimana lele lokal mampu bersaing di pasaran kalau harga jual lele impor justru lebih murah,” imbuhnya. Akibat kalah bersaing dalam harga jual, 7-9 ekor lele, tapi kalau lambat panen maksimal hanya 6 lele setiap kilogramnya. Jika setiap kilogramnya jumlah lele sedikit, banyak pembeli yang tidak mau. (hk/wan)

CUACA DI BATAM BURUK

Pelayaran Tetap Normal SEKUPANG, HALUAN — Cuaca beberapa hari belakangan di Kota Batam seperti hujan disertai angin kencang tidak berpengaruh terhadap aktivitas pelayaran penumpang yang ada di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS). Meski sebagian warga mengkhawatirkan, namun perjalanan tersebut tetap lancar. Seperti yang diakui Norma, saat berkunjung ke daerah asalnya Tanjungbatu setelah lebaran beberapa waktu lalu ombak cukup besar. Banyak yang hanya terdiam dan bahkan ada yang teriak.Karena musim penghujan yang cuacanya sering tak menentu seperti sekarang, cukup cemas saat harus menyeberang Karimun-Batam maupun sebaliknya. Karena dirinya dalam satu bulan

bisa tiga hingga empat kali menggunakan kapal penumpang. “Setelah lebaran ini besar ombaknya. Apalagi kalau hujan kapal biasanya pelan. Mungkin karena jarak pandangnya juga pendek, jadi lebih hati-hati. tapi ombak besar kadang ada ada enggak. Tak menentu lah,” ujar norma, Minggu (9/9) Katanya, kalau dalam keadaan ombak besar, sebagai penumpang sih cuma bisa berdoa agr selamat sampai tujuan. Namun demikian i0a berharap agar tidak terjadi apa-apa. Sementara itu, Kepala Syahbandar PDS, Erwin Sjafrizal mengatakan meski sering terjadi hujan angin beberapa waktu terakhir, tidak sampai mengganggu jadwal

pelayaran kapal yang melalui PDS. Dan biasanya cuaca yang tidak bersahabat itu, hanya terjadi dieberapa tempat saja. “Tidak ada yang berubah jadwalnya ya. Masih normal semua. Mungkin karena hujannya pun hujan lokal, jadi tak begitu banyak berpengaruh, dan sampai saat ini belum ada penundaan kapal karena cuaca,” tutur Erwin. Disinggung mengenai kabut asap sendiri, Erwin menambhkan kalau hal itu tudak ada pengaruhnya sama sekali. Memang ada tapi tidak tebal. Kalau dari PDS semua lancar. Kaluapun terjadi mungkin didaerah Tanjungbalai Karimun. Tapi dari informasi selama ini semua berjalan normal. (hk/cw56)

Tour Diplomatic Jaring Investasi JODOH, HALUAN — Kunjungan diplomatik 32 duta besar (dubes) negara sahabat untuk RI di Batam dan Bintan, Sabtu-Minggu (8-9/9), di antaranya dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kepri untuk menjaring investasi. Di hadapan para dubes negara sahabat, Gubernur Kepri, Muhammad Sani memaparkan sejumlah keunggulan masing-masing kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kepri. Mulai dari Batam, Tanjung Pinang, Bintan, Karimun, Natuna, Lingga dan Anambas. Melalui paparan yang disampaikan, Sani berharap kunjungan diplomatik bisa menjadi jembatan untuk merencanakan, bekerjasama dan mengembangkan Kepri sebagai tujuan investasi masa depan. Tentunya setelah para dubes melihat langsung serta mengetahui potensi di Kepri yang bisa dikembangkan

bagi kemajuan ekonomi negara-negara sahabat. “Ini peluang, di tengah keterbatasan kita mempromosikan potensi investasi Kepri ke masing-masing negara. Tentunya seperti kita menjaring ikan, dari sekian banyak pasti akan ada 2 atau 3 ikan yang nyangkut,” kata Sani usai mempresentasikan Kepri kepada para dubes negara sahabat di Hotel Novotel, Sabtu (8/9). Dari pertemuan awal, Sani mengaku terdapat sejumlah dubes dari negara sahabat yang mengaku tertarik untuk melakukan penjajakan investasi di Kepri. Dan akan ditindaklanjuti oleh negara sahabat tersebut, dalam beberapa waktu ke depan. Ketertarikan berinvestasi di Kepri, diantaranya dinyatakan dubes Brunei dan Timor Leste di bidang oil dan gas. Selain itu, peluang investasi

lainnya juga ditawarkan, seperti shipyard, kuliner, industri perikanan dan pariwisata. “Mudah-mudahan ini akan berhasil, Senin akan kita lihat perkembangannya,” katanya. Ketertarikan para dubes untuk berinvestasi di wilayah Provinsi Kepri juga diungkapkan Walikota Batam, Ahmad Dahlan. Menurutnya, banyak dubes yang mengaku tertarik untuk menanamkan investasi di Kota Batam, salah satunya dari Slovakia. “Secara spontan, sudah ada rencana awal. Ada perusahaan dari Slovakia yang berniat investasi listrik di sini (Batam),” ungkapnya. Senada dengan Sani, Ahmad Dahlan juga menyatakan, kunjungan dubes negara ini sangat menguntungkan. Apalagi dari sejumlah presentasi peluang investasi yang dipaparkan, lebih dominan peluang investasi di Kota Batam.

Melalui presentasi tersebut, diharapkan para dubes akan mendapatkan informasi mengenai Batam lebih baik. Termasuk presentasi yang disampaikan pemilik PT Citra Tubindo, Kris Wiluan yang memaparkan mengenai kisah suksesnya membangun perusahaan di Batam. “Hampir 80 persen, presentasi yang disampaikan terkait dengan Batam,” kata Dahlan. Dalam kunjungan diplomatik ke BP Batam, Duta besar Slovakia, Stefan Rozkopal juga sempat menanyakan beberapa proyek yang bisa dikembangkan di Batam. “Negara kami tengah mengembangkan usaha pada beberapa sektor di Indonesia, kami ingin mengetahui sejumlah proyek yang ingin dikembangkan Batam,” kata Stefan. Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu RI Abdurrahman Mohammad

Fachir mengatakan, Tour Diplomatic ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada para duta besar mengenai potensi yang dimiliki Indonesia. Tour Diplomatic merupakan bagian dari program Kementerian Luar Negeri yang telah dilakukan bekerja sama dengan berbagai daerah di Indonesia. “Ini merupakan salah satu inisiatif dari Kementerian (Kemlu) untuk menyediakan platform bagi pemerintah daerah dalam mempromosikan potensi daerah di luar negeri,” katanya. Mohammad Fachir menjelaskan, program tour diplomatik diikuti oleh 32 misi diplomatik di Jakarta dan 25 diantaranya adalah dubes. Beberapa dari dubes, juga disertai oleh pasangan dan anak-anak mereka. “Ini menunjukkan betapa menariknya Provinsi Kepri bagi mereka (dubes),” katanya. (hk/wan)

“Wisata bahari paling menonjol, karena geografis alam. Pantai paling banyak dikunjungi oleh masyarakat umum. Untuk menghabiskan akhir pekan bersama kelurga dan sahabat. Sambil menikmati snorkling di karangkarang yang tidak jauh dari pantai. Sedangkan pencinta diving seringkali menghabiskan waktu pada titik wisata diving yang kita anjurkan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) Raja Ishak. Wisata bahari sangat menonjol di KKA dengan ratusan pulau-pulau kecil dengan pemandangan eksotik tersebar di hamparan pulau-pulau kecil Anambas. Saat ini hanya sekitar 26 pulau saja yang dihuni oleh masyarakat Anambas. Semetara itu pulau-pulau kecil yang lain, sebagian ada yang dijadikan kebun dan ada juga yang belum ditanami. Banyak hal yang menarik yang bisa dijual sebagai potensi wisata. Selain animo masyarakat lokal sangat tinggi terhadap pariwisata Anambas, juga wisatawan manca negara begitu antusias untuk berkunjung ke Anambas. Saat ini objek iwisata terdekat dari pusat kota dan

paling banyak dikunjungi masyarakat adalah Wisata Pantai Arung Ijau, di Kecamatan Siantan Selatan. Kemudian disusul Pantai Pasir Manang di Kecamatan Siantan, dan wisata alam Air Terjun Temburun di Kecamatan Siantan Timur. Sedangkan aktifitas diving banyak dianjurkan di Kecamatan Palmatak dengan Pulau Banda Riau, Penjalin dan pulau-pulau kecil tanpa lainnya yang tanpa berpenghuni. Masih di Kecamatan Palmatak, wisata budidaya penyu yang terletak di Pulau Durai. Sedangkan wisata air terjun yang belum tergali berada di Kecamatan Jemaja dengan dua air terjun dan Kecamatan Siantan Selatan dengan Air Terjun Air Bini. Karena jalan yang belum dibuka ke lokasi, menyulitkan pengunjung untuk menikmati wisata alam ini. “Cukup tinggi pengunjung objek wisata. Tapi masih didominasi oleh lokal. Sedangkan dari luar juga cukup banyak, seperti dari Singapura dan wisatawan-wisatawan yang mengikuti tour promosi dari wisma-wisma di Anambas,” ucap Ishak. (hk/yud)

Krisis Air Bersih Segera Berakhir TANJUNGPINANG, HALUAN — Persoalan air bersih yang mendera Kota Tanjungpinang sejak 10 tahun terakhir, diyakini akan segera teratasi. Itu sejalan dengan hampir selesainya Waduk Sei Gesek. “Saya yakin permasalahan air bersih ini akan segera teratasi jika Waduk Sei Gesek ini beroperasi pada 2013 mendatang. Saat ini pembangunan bendungan sudah dilaksanakan dan 2013 nanti kita akan menyelesaikan IPA, kemudian embungnya dan selanjutnya Waduk Sei Gesek siap beroperasi,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Kepri, Abdul Kholik Fadzawani, Minggu (9/9). Kholik memperkirakan, Bendungan Sei Gesek, yang merupakan pembangunan tahap I Waduk Sei Gesek akan selesai pada Desember nanti. Sementara bagian embung (waduk) yang merupakan pembangunan tahap II, akan diselesaikan pada 2013. Kata Kholik, krisi air bersih yang terjadi di daerah ini, salah satunya dipicu oleh kurangnya cadangan air baku di Waduk Sei Pulai. Padahal, Waduk Sei Pulai menjadi penyuplai satu-satunya sumber air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Tanjungpinang. Waduk Sei Gesek, kata Abdul Kholik, merupakan Waduk tadah hujan yang debit airnya akan menurun drastis jika sudah memasuki musim kemarau. Saat ini, pembangunan bendungan tengah berlangsung. Jalur

instalasi air sepanjang 11 kilo meter, juga telah tersambung sepanjang tujuh kilometer. Sisanya, terus digesa pengerjaannya. “Instalasi juga telah tersambung sepanjang tujuh kilometer dan hanya tersisa empat kilometer saja. Tentunya itu terus kita gesa. Waduk Sei Gesek akan mampu mendistribusikan ke pelanggan dari 50 sampai 100 liter perdetik. Kita harapkan tahun depan sudah dapat didistribusikan dan dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya. Pembangunan Waduk Sei Gesek ini kata Kholik, menggunakan dana dari APBD dan APBN yang dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri. Diperkirakan penyambungan pipa PDAM dan pembangunan waduk Sei Gesek menelan anggaran sekitar Rp10 miliar lebih. Dijelaskan, saluran pipa PDAM tersebut sebelumnya dibangun dan ditanam pada tahun 2011 dan baru selesai tahun ini. Pipa yang dihubungkan dari Waduk Sei Gesek sampai ke Tanjungpinang ini nantinya akan dimanfatkan untuk membantu pelanggan PDAM yang selama ini belum mendapatkan air bersih. Sampai saat ini, pengerjaan pembangunan Waduk Sei Gesek, Km 16 Bintan terus dilakukan secara bertahap. Saluran pipa PDAM tersebut sebelumnya dibangun dan ditanam pada tahun 2011 dan baru selesai tahun ini. (hk/darul)

TEMPAT bermain bagi anak-anak yang dibangun di sekitar Taman Tugu Pensil, Tanjungpinang menjadi alternatif bagi keluarga yang ingin membawa anaknya bersantai dan menikmati pemandangan laut sambil bermain, Minggu (9/9. Aneka permainan tersedia ditempat ini tanpa dipungut biaya. SUTANA


10 SIGAB

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

LOKASI SELTER DITETAPKAN

Kepala BNPB Syamsul Maarif Berikan Tips Hadapi Bencana PASBAR, HALUAN — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Syamsul Maarif, M.Si., Yang Dipertuan Rajo Maulana Paga Alam, memberikan tips-tips dan sugesti kepada masyarakat Kecamatan Sasak Pasaman Barat dalam menghadapi bencana terutama bencana gempa dan tsunami yang sulit diprediksi terjadinya. “Sudah ditakdirkan, kawasan pesisir laut kita memang rawan bencana, tetapi masyarakat jangan takut bencana tsunami. Persiapkan diri dan siaga menghadapi bencana, diantaranya jangan panik ketika terjadi bencana, cari jalan evakuasi yang tidak berdesak-desakan, tingkatkan kualitas bangunan rumah dan gedung Anda. Dan berdoalah kepada Allah agar dijauhi dari bencana tsunami. Tiru negara Jepang dalam cara-cara menghadapi bencana, semangat dan mentalnya tetap kuat dan bangkit meski telah berkali-kali diterjang bencana gempa dan tsunami,” ujar Syamsul Maarif saat bertatap muka dengan tokoh masyarakat Sasak Sabtu, (7/9) di halaman SMPN 1 Sasak Pasbar. Kedatangan Syamsul Maarif di Pasbar didampingi oleh Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, Bupati Pasbar H. Baharuddin R, Wabup H Syahrul, dan tokoh dan ulama Sumbar H. Bagindo M Letter, Ketua LKAAM Sumbar M. Sayuti Dt Panghulu, Direktur Kedaruratan BNPB Harmen-

syah, Sekda Pasbar Yulrizal Baharin, Kepala BPBD Pasbar Asgiarman, para asisten dan lengkap dengan Muspida serta kepala SKPD di lingkungan Pemkab Pasbar. Menurut Syamsul Maarif, Tuhan tak akan memberikan cobaan kepada hambanya, kecuali manusia itu kuat menahan beban itu. Oleh karena itu penyerahan diri kepada Tuhan sangat penting sekali agar manusia itu selalu siaga. Syamsul merunut sejarah, bahwa di Sumatera dulu ada Kerajaan Barus yang juga hancur disapu tsunami, begitu juga Aceh beberapa tahun silam yang luluhlantak disapu stunami dengan korban ratusan ribu jiwa. Untuk, tidak ada salahnya lembaga adat menggali sejarah itu, dan belajar dari sejarah agar sejarah buruk itu tak berulang lagi. “Caranya adalah mempersiapkan diri, dan betulbetul mohon ridho dari Allah semoga bencana tak terjadi ,disamping berusaha dengan membuat shelter sebagai penyelamatan diri,” Syamsul mengulangi ketegasannya.

Dia menyebut, pemerintah akan membuatkan selter pada titik yang telah disepakati di Sasak. Sama halnya dengan dibuat di Padang dan kawasan kabupaten pesisir pantai lainnya di Sumbar. Anggaran pembuatan selter akan diajukan Pemkab Pasbar melalui BPBD setempat dalam waktu yang tidak lama lagi ke BNPB. “Sekitar 900.000 jiwa masyarakat Sumbar berdiam di kawasan pesisir laut, oleh karena itu kita harus waspada. Kita harus latihan menghadapi bencana, bisa saja sosialisasinya melalui budaya silat, randai, dan peran ninik mamak, alim ulama. Yang tujuannya agar masyarakat paham kiat-kiat menghadapi bencana jika terjadi,” kata Syamsul Maarif. Di samping itu, Syamsul juga berpesan, sebagai daerah rawan bencana terutama gempa, tsunami, kualitas bangunan rumah, gedung juga harus diperhatikan. “Selama ini kita lihat bagi kualitas bangunan yang bagus tidak hancur kena gempa, oleh karena itu tolong perhatikan kualitas bangunan rumah agar selamat dari gempa,” ajak Jenderal bintang tiga TNI ini. Tingkatkan Kepedulian Sementara itu Wagub Sumbar Muslim Kasim menyebutkan, terkait dengan kesiagaam menghadapi bencana itu, yang diperlukan adalah kepedulian sosial sebelum maupun saat bencana terjadi. “Kalau kita siap dan waspada terhadap ben-

Indonesia Timur Rawan Tsunami JAKARTA,HALUAN — Kementerian Riset dan Teknologi RI melansir, Indonesia bagian timur juga memiliki potensi gempa bumi yang besar. Menurut catatan seorang geolog dan mineralog Jerman bernama Arthur Wichmann dalam buku The Earthquake of the Indian Archipelago, serentetan peristiwa gempa besar dan tsunami telah terjadi di wilayah timur Indonesia dalam kurun waktu 1600-1800an. Menurut Ron Harris, ilmuwan geologi Brigham Young University US, berdasarkan catatan sejarah kegempaan di buku itu, gempa berkekuatan besar umumnya terjadi dalam siklus 150-200 tahunan. Jika melihat catatan sejarah tersebut, artinya banyak daerah di Indonesia Timur yang sudah lama tidak mengalami gempa besar sejak ratusan tahun yang lalu. Pada tahun 1674 misalnya, gempa dirasakan di seluruh Kepulauan Maluku dengan magnitude hanya 6,8 dan pusat gempa 40km akan tetapi disusul tsunami di

sepanjang pantai pulau Ambon Tsunami yang mencapai ketinggian 100 meter dengan total korban meninggal sebanyak 2243 orang. Saat ini, porsi perhatian lebih banyak diberikan pada Indonesia bagian barat yang akhir-akhir ini banyak mengalami gempa bumi. Akan tetapi, kita juga harus waspada terhadap gempa yang mengancam wilayah timur Indonesia. Nova Roosmawati, peneliti Brigham Young University mengatakan, masyarakat di Indonesia timur masih belum aware terhadap bencana gempa bumi karena kurangnya informasi dan pengalaman itu sendiri dalam menghadapi gempa. “Daerah yang berpotensi antara Ambon sampai Maluku karena disana tiga lempeng terbesar di dunia bertemu. Masyarakat disana tidak pernah aware karena kejadian gempa besar yang terjadi sudah lama sekali dan generasi yang hidup pada saat itu sudah tidak ada. Baru-baru ini saja mereka baru tahu bahwa pernah ada sekitar 28 gempa bumi besar dan 7 tsunami

terjadi di Indonesia timur,” jelas Nova dalam siaran Iptek Voice, 4 September 2012. Saat ini banyak hal sederhana yang mampu dilakukan dalam mempersiapkan kesadaran masyarakat akan bencana yang mengintip. Perlu dipersiapkan petunjuk evakuasi dan berbagai hal penting lainnya. “Kalau kita bergantung pada teknologi tidak bisa makannya kita perlu lebih terjun ke masyarakat. Menjelaskan langsung. Itu yang sepertinya paling urgent untuk mengedukasi masyarakat dibanding hanya menunggu teknologi yang supercanggih,” tambah Nova. Hal senada juga disampaikan Kepala Bidang Teknologi Mitigasi Bencana BPPT, Udrekh, bahwa indikasi akan terjadinya gempa besar di Indonesia bagian timur perlu memperoleh perhatian yang serius. (h/wan/ristek)

MENINJAU — Kepala BNPB Syamsul Maarif, Bupati H. Baharuddin, Wagub Muslim Kasim meninjau abrasi pantai di jorong Pasar Lamo Sasak yang digerus ombak sekitar 1 km. Rombongan juga meninjau rumah layak huni untuk korban abrasi pantai Sasak yang dibuat berdasarkan kerjasama Kodim Pasaman dengan BPBD Pasbar yang dananya bersumber dari BNPB. M JUNIR cana Insya Allah korban bisa dikurangi. Yang perlu kita pupuk adalah semangat kegotongroyongan saat bencana maupun sebelum terjadi. Jangan berdesak-desakan maupun panik saat gempa terjadi. Budaya dan kearifan lokal harus kita hidupkan melalui peran ulama, ninik mamak dan cadiak pandai di negeri ini untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang kiat-kita menghadapi

bencana,” ujar Muslim Kasim. Seusai melaksanakan tatap muka dengan masyarakat Sasak, Kepala BNPB Syamsul Maarif, Bupati H. Baharuddin, Wagub Muslim Kasim meninjau abrasi pantai di jorong Pasar Lamo Sasak yang digerus ombak sekitar 1 km. Rombongan juga meninjau rumah layak huni untuk korban abrasi pantai Sasak yang dibuatkan oleh kerjasama

Kodim Pasaman dengan BPBD Pasbar yang dananya bersumber dari BNPB. Lokasi rumah semi permanen bagi nelayan korban abrasi pantai beberapa waktu lalu itu, terletak di jorong Padang Laban, sebanyak 142 rumah. Kondisinya semuanya sudah dihuni oleh warga setempat. Bupati Pasbar H. Baharuddin R menyebut Pasbar adalah daerah rawan bencana,

baik tsunami, banjir,longsor, dan letusan gunung berapi. “kita terletak di zona rawan bencana. Termasuk kawasan Sasak ini yang rawan kena abrasi pantai. Kemarin 1 km pantai Sasak digerus ombak besar. Oleh karena itu kita mengharapkan bantuan dari pemerintah pusat untuk membangunkan shelter guna menyelamatan jika terjadi bencana tsunami,” kata Baharuddin. (h/nir).

BOGOR DIGOYANG GEMPA

Ratusan Rumah Rusak JAKARTA, HALUAN — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengemukakan, sebanyak 458 rumah warga rusak akibat bempa bumi berkekuatan 4,5 Skala Richter yang mengguncang wilayah Bogor dan Sukabumi pada Minggu dini hari (9/ 9) pukul 01:27:15 WIB. Melalui pesan blackberry kepada wartawan di Jakarta, Minggu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan bahwa pusat gempa di darat yaitu 31 km Barat Daya Kabupaten Bogor dan kedalaman 10 km serta dirasakan selama 15 detik dengan keras. “Hasil pendataan BPBD dan tim di lapangan hingga pukul 19.00 Wib tercatat 458 rumah rusak. Di Bogor total 341 rumah rusak yaitu terdiri 54 rumah rusak berat (RB), 69 rusak sedang (RS) dan 213 rusak

ringan (RR). Sedangkan di Sukabumi total 117 rumah rusak yang terdiri 2 RB dan 115 RR,” ujar Sutopo Di Kabupaten Bogor, ia menambahkan, kerusakan terjadi di Kecamatan Pamijahan dan melanda dua desa yaitu Desa Cibunian (9 Rt, 5 RW, 5 kampung) dan Desa Purwabakti (21 RT, 6 RW, 10 kp). Kerusakan rumah di Desa Cibunian adalah 28 RB, 61 RS, 121 RR, sehingga total 215 rusak. Musola 2 RB, masjid 2 RR, sekolah/MI 1 RR. Pengungsi 12 KK/63 jiwa tersebar menumpang di rumah saudaranya. Sedangkan di Desa Purwabakti, total 126 rumah, terdiri dari 26 RB, 8 RS, 92 RR, 1 RS SDN Ciasmara O4, 1 RR MI. Sutopo mengatakan, bantuan logistik dan peralatan dari BPBD yang sudah didorong ke lokasi adalah makanan siap saji 20 dus, beras 10

karung masing-masing 50 kg, sarden 10 dus, air mineral 15 dus, tenda family 5 unit, family kit 125 paket, Hyigenis kit 125 paket, tikar 100, selimut 100. Dari PMI tenda family 20 unit, family kit 20 paket. “Pendataan masih akan dilanjutkan besok. Di lokasi terkendala hujan lebat dengan medan yang berjauhan dan listrik mati,” ujarnya. Sedangkan di Sukabumi, menurut Sutopo, kerusakan terjadi di Kecamatan Kabandungan yang meliputi 3 desa yaitu Desa Cipeuteuy, Desa Tugu Bandung dan Desa Kabandungan dengan total 117 rumah rusak terdiri 2 RS dan 115 RR. “Kepala BNPB telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB ke lokasi untuk mendampingi BPBD dan memberikan bantuan dalam penanganan darurat,” ujarnya. (h/mio)


SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

Kisah Istano ................... Dari Halaman. 1 Pada objek wisata itu yang agak membingungkan Anda mungkin dua istilah yang hampir sama tapi berbeda arti yakni istilah ustano dan istano. Menurut salah seorang keturunan Rajo Alam Pagaruyung di Gudam, Mansur, kedua istilah tersebut artinya sama-sama tempat tinggal raja, cuma bedanya, istano merupakan tempat tinggal raja di dunia, sedangkan ustano tempat tinggal raja di alam akhirat. “Itu makanya tempat pusara ini dinamakan dengan Komplek Ustano Makam Rajo Alam,” katanya menunjuk ke areal pemakaman. Di Minangkabau dulu ada raja alam yang berkuasa di seluruh alam Minang, ada raja adat yang menguasai bidang adat dan raja ibadat yang mengusai bidang agama. Namun yang dikubur di pemakaman Jorong Gudam itu hanyalah Raja Alam dan keluarganya. Komplek makamnya, berukuran 1.196 meter per segi, lokasinya cukup sejuk, dilindungi oleh tiga batang pohon beringin besar, di situ terdapat 13 makam yang memanjang dari utara ke selatan seperti halnya kuburan warga beragama Islam lainnya, namun batu nisannya setinggi sekitar 50 cm berbentuk menhir yang merupakan karya budaya megalitikum masyarakat Hindu-Budha. Masih di komplek itu juga terdapat ruangan mirip tempat pertemuan yang dilengkapi dengan sejumlah batu tipis lebar sebagai tempat duduk dan di depannya pada tempat yang lebih tinggi ditarok

batu besar berbentuk bantal dalam kondisi patah yang disebut dengan Batu Kasur. Batu ini dulu digunakan sebagai tempat menguji kemampuan para raja dan petinggi kerajaan. Sementara itu Istano Linduang Bulan di Balai Janggo yang lokasinya tidak jauh dari Ustano Rajo Alam juga merupakan tempat tinggal keluaga raja di alam dunia. Semula Istano itu berlokasi di Ulak Tanjung Bungo, tahun 1550 dipindahkan oleh Sultan Bakilap Alam ke Balai Janggo. Tahun 1750 istano ini dibangun kembali untuk mengganti bangunan lama yang lapuk dan roboh. Istano ini beberapa kali mengalami kebakaran. Kebakaran pertama terjadi tahun 1821 dalam kecamuk perang padri, lalu tahun 1869 dibangun kembali oleh Dipertuan Gadih Puti Reno Sumpu, tahun 1961 terbakar lagi, tahun 1987 dibangun selesai tahun 1989, namun tahun 2010 kembali terbakar dan kini pembangunanya sedang terbengkalai. Model Istano Silinduang bulan disebut dengan “alang babega” yang merupakan tipe rumah gadang milik petinggi Minangkabau tempo dulu, rumah gadangnya memiliki 7 gonjong dan sembilan ruang, ukuran 28x8 meter. Di halamannya berdiri megah rangkiang Sitinjau Lauik dan Sibayau-bayau. Berbagai ragam ukiran bermotif Minang menghiasi istano itu seperti ukiran aka cino bapilin, sikambang manih, saik wajik, siriah gadang, itiak pulang patang, tupai mandagun, pucuak rabuang, labah

mangirok dan sebagainya. Selain Silinduang Bulan, di Nagari Pagaruyung terdapat istana raja yang disebut dengan Istano Basa yang kini menjadi ikon utama dunia pariwisata Tanah Datar. Istano ini semula terletak di Bukik Batu Patah tetapi bangunan yang sekarang terdapat di sebelah selatannya. Bangunannya lebih besar dan lebih megah daripada bangunan aslinya. Dilengkapi dengan rangkiang patah sambilan yang dibangun dengan arsitek unik dan menarik, serta memiliki taman yang luas. Namun Istano Basa, nasibnya sama dengan Istano Silinduang Bulan, sama-sama sering terbakar. Kebakaran pertama dialami tahun 1804 , lalu dibangun kembali, tahun 1966 terbakar kembali, dibangun lagi tahun 1776, lantas tahun 2007 lalu terbakar akibat “ditembak patuih” dan kini telah dibangun kembali dengan bentuk bangunan yang sama dengan bangunan terdahulu. Yang menjadi pertanyaan kenapa kedua istano raja-raja Minangkabau itu sering terbakar? Memang ada jawaban karena disebabkan material bangunannya yang mudah terbakar terdiri dari kayu dan ijuk, tetapi Istano Basa yang telah dilengkapi dengan teknologi penangkal petir canggih ternyata tidak menpan juga menahan sambaran petir. Lantas apa benar selentingan cerita “bagalau” warga Luak nan Tuo yang mengatakan bahwa ada persumpahan di balik pendirian istano itu. (Laporan: Kasra Scorpi)

NasDem Targetkan ........... Dari Halaman. 1 DPP Endang Tirtana, Ketua Internal DPW Partai NasDem Sumbar Yosmeri Yusuf, Sekretaris DPW NasDem Marhadi Effendi, Ketua Eksternal Erizal Effendi, Bendahara Endarmy, dan Sekretaris Ormas NasDem Bachtul, serta pengurus lainnya. Jajaran petinggi Partai NasDem ini diterima oleh Pemred Haluan Yon Erizon, Wakil Pemimpin Perusahaan Haluan Safaruddin Ariansyah, Manager Iklan Haluan Yunasbi, Redaktur Haluan Rudi Antono dan lainnya. Sebagai bukti keseriusan Partai NasDem untuk memenangkan Pemilu 2014, di dalam memilih caleg DPR RI, partai ini tidak serampangan. Caleg yang akan diusung adalah orang-orang yang berkualitas dan untuk itu akan direkrut 200 caleg berkualitas di seluruh provinsi. Caleg itu nantinya akan dibiayai oleh partai agar bisa memenangkan pemilu. “Bahkan untuk caleg DPR RI itu, kami akan biayai untuk berkompetisi dalam pemilu mendatang. Biayai bukan dengan uang, tapi dengan menyediakan logistik, seperti spanduk, billboard dan lainnya. Ditambah dengan satu orang manager campagn dengan 16 orang staf, untuk satu orang caleg DPR RI,” jelasnya. Caleg yang diusung tersebut, katanya, terdiri dari para tokoh, baik dari kalangan akademisi, praktisi, tokoh masyarakat, yang pada dasarnya punya keahlian di bidangnya. “Caleg ini berasal dari luar, kami seleksi dan pengumuman penerimaan caleg dilakukan pada Januari 2013 nanti. Jadi terbuka

untuk siapa saja dan diseleksi oleh konsultan, bukan oleh partai,” jelasnya. Setidaknya caleg yang akan direkrut berjumlah 200 orang untuk DPR RI, tersebar pada 77 daerah pemilihan (dapil). Diperkirakan, dengan jumlah caleg sebanyak itu dan lulus seleksi, setidaknya 180 orang di antaranya akan duduk di DPR RI. “Error itu sekitar 20 peren, jadi sebanyak 180 orang caleg kami akan duduk di DPR RI, Itu sudah jauh lebih banyak dari Partai Demokrat waktu menang di pemilu,” ujarnya. Untuk caleg yang dibiaya tersebut, katanya tidak akan diminta kembali dalam bentuk uang. Melainkan akan diminta dalam bentuk pengabdiaan yang sungguh-sungguh. “Harus diminta kembali, tapi tidak dalam bentuk uang, Tapi kesungguhannya dalam bekerja, seperti tidak boleh korupsi,” ujarnya. Yakin Lolos Verifikasi Faktual Jeffrie Geovanie menyatakan, jika merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap undangundang pemilihan umum anggota DPD RI, DPR RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota, partaipartai besar parlemen tidak akan mampu lolos verifikasi faktual KPU. Terutama untuk kepengurusan partai, yang diamanahkan UU harus 30 persen kuota perempuan dari jumlah pengurus yang ada. “Jadi bukan hanya pencalegan yang harus 30 persen kuota perempuannya, pengurus partai juga harus 30 persen kuota perem-

puannya. Ini sangat berat dipenuhi oleh partai besar, apalagi dengan jumlah pengurus yang gemuk, dan jumlah perempuannya sedikit. Bahkan, posisinya juga bukan di pengurus harian,” katanya. Partai besar akan bisa lolos verifikasi, katanya, jika partai besar tersebut minta ampun, dan membuat surat pernyataan tidak sanggup memenuhi kuota perempuan itu. Maka tidak mau itu harus dilakukan partai besar, jika ingin lolos. “Pertanyaannya, apakah partai tersebut mau melakukan atau membuat surat pernyataan tidak sanggup tadi. Tentu akan banyak yang mempertanyakannya, kemana saja selama ini. Kenapa perempuan tidak diberi tempat, ini akan dipertanyakan oleh para aktifis perempuan,” ucanya. Walaupun aturannya belum jelas, menurut Jeffry, hal itu boleh saja dilakukan. Karena semangatnya adalah untuk perbaikan bangsa. “Buat surat pernyataan tidak sanggup sudah cukup, karena untuk perbaikan,” ujarnya. Selain kuota perempuan di pengurus partai, masalah karta tanda anggota (KTA) juga akan membuat partai besar kerepotan dalam memenuhinya. Boleh dikatakan semua partai besar, kurang teliti soal KTA. Walaupun itu partai paling rapi sekalipun, masih perlu mencarikan KTA untuk ikut pemilu. “Untuk saat ini, Partai NasDem paling banyak KTA-nya di Indonesia, dan paling tertata rapi. Untuk ini, saya berani bertaruh, bahwa NasDem paling banyak,” katanya. (h/ rud)

Emas Perdana ................ Dari Halaman. 1 Sulistyawati yang harus puas dengan medali perak dengan catatan waktu 58,39. Di tempat tiga, dimenangkan perenang DKI Jakarta, Kathriana Mella yang menyentuh finish 59,32. “Emas ini saya persembahkan terutama sekali untuk kedua orang tua saya. Ini juga emas buat seluruh masyarakat Sumbar,” ujarnya. Selain itu, Yosita juga menyumbangkan perak untuk kontingen Sumbar. Yang lebih membanggakan ia juga memecahkan rekor PON yang dibuat Nancy Suryaatmadja pada PON Kaltim 2008 dengan catatan waktu 00.58.71. Selain itu, kebanggaan lain yang patut disukurinya adalah dia mampu mengalahkan Enny yang merupakan pemengang rekor nasional dengan catatan waktu 00.57.14. Raihan perak didulang Yosita dari nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri dengan catatan waktu 02.25.53, kalah empat detik lebih dari Perenang Jabar Ressa Kania Dewi yang mencatat waktu 02.21.52. Catatan Ressa itu juga memecahkan rekor PON yang dicatat Elfira Rosa Nasution pada PON 1996 Jakarta degan catatan waktu 02.22.52. Sedangkan medali perunggu di nomor ini diraih Fibriani R Marita asal Jatim. Atas keberhasilannya itu, Yosita langsung mendapat kucuran bonus. Secara spontan saat mengunjugi Yosita di dibelakang podium penyerahan medali, Syahrial memberi dua ikat penuh uang pecahan Rp.50 ribu atau sebanyak Rp.10 juta. Tidak

hanya itu, Wakil Ketua Umum III KONI Sumbar yang juga Ketua Ambacang Swimming Club Sengaja Budi Sukur juga memberikan bonus kepada Yosita sebesar Rp.5 juta. Di sisi lain, nasib tidak beruntung mesti diterima perenang putra Sumbar Harizal. Dia hanya mampu finish ketujuh dengan catatan waktu 02.18.58 saat turun pada nomor 200 meter gaya punggung putra. Pada nomor itu perenang Riau Gede Siman Sudartama menjadi yang terbaik dengan catatan waktu 02.05.01. Perak diraih Ricky Anggawijaya (Jabar) dengan catatan waktu 02.08.95. Sedangkan perunggun diraih Putu Takahide Valentino (Bali) dengan catatn waktu 02.12.23. Keberhasilan Sumbar di cabang renang tak diikuti cabang senam di nomor senam artistik yang bertarung tak jauh dari Aquatik Centre. Pelatih senam Sumbar, Sutrisno mengakui penampilan anak asuhnya awalnya sangat bagus. Di kategori lompat meja putri contohnya. Sementara itu, pesenam andalan Sumbar, Nancy Putri Yulis mengalami masalah dengan pencernaannya. Hari ini, Senin (10/9) perenang klub Ambacang Swimming Club (ASC) itu kembali bertarung di nomor spesialnya 50 meter gaya bebas serta 100 meter gaya bebas. Ketum KONI Syahrial Bachtiar berharap di nomor spesialnya, Yosita bisa kembali mempersembahkan medali emas untuk Sumbar, yakni di nomor 50 meter gaya bebas. “Tak menutup kemungkinan nomor 100

meter Yosita bisa optimal meraih emas karena dari nomor gaya ganti, saat berenang dengan gaya bebas, ia bisa mendekati Ressa Kania Dewi yang meraih emas,”kata Syahrial Selain renang, cabang lain yang bisa menjadi tempat Sumbar mendulang medali adalah cabang atletik. Pada cabang atletik Sumbar hari pertama perlombaan Senin (10/ 9) ini bakal menurunkan sprinter Lusiana Satriani. Bahkan Lusiani langsung bertarung memperebutkan medali di nomor 200 meter putri. Walau peluang menyabet emas berat tetapi Lusiana tetap optimis berjuang memberikan yang terbaik bagi Kontingen Tuah Sakato. Tujuh pelari bertarung memperebutkan emas. Soal peluang Lusiana diakui salah seorang pelatih Sumbar, Anwar sangat berat. Pasalnya pelari nasional akan turun seperti Irene, Dedeh Herawati dan lainnya. Selain itu, Sumbar juga menurunkan dua atlet yakni Bayu Trianata dan Yulianti Utari di nomor lari 5000 meter, termasuk pelempar cakram putri Fitrawati. Harapan medali ada di nomor 800 meter putra-putri Sumbar menurunkan tiga pelarinya, Aprilia Kartika, Mayang ZP serta satu pelari putra Rori Satria Putra. Selain itu, sprinter andalan Sumbar Yaspi Boby juga bakal bersaing di nomor 200 meter bersama M. Iqbal. “Saya pikir, Aprilia punya peluang untuk meraih medali,”sebut Konsultan Fisik KONI Sumbar Robert John Ballard di tempat berbeda. (h/mat)

Bikers Sumbar dan Riau Berkompetisi BUKITTINGGI, HALUAN — Bikers JXP Suzuki Pekanbaru atas nama Rendy, serta Bikers Randank Xtreme Lubuk Basung atas nama Rindu Terenten, memboyong tiket festival Bikers tingkat nasional di Jakarta, setelah masing-masingnya meraih posisi puncak pada Festival Bikers Free Style kategori single matic dan single bebek/sport di Jalan Sudirman depan Lapangan Kantin Kota Bukittinggi, Minggu (9/9). Meski keduanya sukses menyisihkan puluhan bikers lainnya seSumbar dan Riau, namun untuk mengikuti festival bikers freestyle tingkat nasional, kedua jawara ini masih diingatkan oleh Asosiasi Bikers, Indonesia Stuntrider Association (ISA) untuk berpikir dua kali, mengingat skill atau keterampilan kedua jawara itu masih di tingkat bawah. Padahal untuk mengikuti festival Bikers Freestyle tingkat nasional, para bikers harus memiliki kemampuan lebih, karena festifal tersebut tergolong high atau berada pada tingkatan teratas, yang tentu saja sangat sulit diikuti oleh bikers

yang berkemampuan dasar. “Saya melihat kemampuan bikers yang mengikuti festival freestyle ini masih berada pada tingkat bawah. Masih banyak kelemahan bikers yang harus diperbaiki dan ditingkatkan. Kalau kemampuan mereka berada di tingkat bawah, sangat sulit rasanya mereka harus berkompetisi pada tingkat nasional,” ujar President ISA, Royke Eduard Laluw. Royke mengatakan, dirinya telah menemui kedua juara puncak itu, untuk menjelaskan sistem dan kerasnya festival freestyle di tingkat nasional. Selain memiliki resiko dan tingkat ekstrim yang tinggi,

11

para peserta juga harus memiliki beberapa kemampuan di atas ratarata, dan kemampuan itu belum terlihat pada kedua juara. “Daripada mereka datang ke Jakarta berujung sia-sia, sebaiknya perlu dipikirkan kembali oleh kedua itu untuk mengikuti festival tingkat nasional,” jelas Royke. Pada festival ini, lebih dari seratus bikers se-Sumbar dan Riau berkumpul untuk meramaikan festival Bikers yang bertajuk ‘U Mild U Bikers Festrack’ di sekitar Lapangan Kantin Kota Bukittinggi. Iven tahun kedua yang disponsori U Mild ini merupakan wujud silaturahmi dan mempererat persaudaraan para bikers, sekaligus mengembangkan talenta lokal di Sumbar, karena banyak bikers Sumbar yang berbakat tapi tidak tersalurkan. “Selama ini, bikers local kurang mendapat apresiasi, padahal banyak talenta local yang bagus dan patut diasah, agar lebih berkembang dan berprestasi. Oleh karena itu, U Mild berkomitmen mengembangkan kemampuan bikers local,” ujar Joko Sandi Widagdo selaku Marketting Area Manager U Mild Bukittinggi. (h/wan)

Balap Liar ..................... Dari Halaman. 1 “Setelah terjadinya kecelakaan tersebut, aparat kepolisian langsung melakukan razia terhadap kendaraan yang tidak memiliki suratsurat serta motor yang tidak standar disekitar Simpang V Kaum,” katanya. Dua dari lima korban kecelakaan beruntun itu langsung dilarikan ke RSUP M Djamil Padang Minggu (9/9) dinihari. Namun, Deka (16), pelajar kelas II SMA 1 Batusangkar meninggal dunia di ruangan UGD RSUP Dr M Djamil Padang saat diberikan pertolongan. Sementara itu, M Ihsan (14), pelajar kelas II SMP 3 Batusangkar menjalani perawatan di ruang Trauma Center RSUP M Djamil Padang karena cedera di bagian kepalanya. “Keduanya masuk sekitar pukul 01.30 WIB dan langsung diberikan perawatan, tapi sayang nyawa Deka tidak dapat diselamatkan karena

pendarahan hebat dikepala,” ujar Pejabat Pemberi Informasi (PPI) RSUP M Djamil Padang, kemarin. Sementara, M Ihsan mengalami cedera kepala Grade II atau cedera kepala ringan dan masih belum bisa berkomunikasi dengan keluarganya. Saat ditemui Haluan di ruang TC kamar 5 RSUP M Djamil Padang, Mesradeswita (36), ibu M Ihsan mengatakan sebelum kejadian tersebut anaknya berangkat dari bersama dengan empat orang temannya yang seluruhnya merupakan korban kecelakaan menggunakan dua Yamaha mio dan satu Suzuki smash. Dijelaskan Mesradeswita, mereka berencana akan pergi ke Pasar Batusangkar dari arah Manunggal untuk jalan-jalan. Lalu, tepat di turunan yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari rumah, salah satu motor yang dikendarai Deka (17) berbalik arah tanpa

memberikan aba-aba. Ketiganya langsung bertabrakan, dan menurut masyarakat yang berada di sekitar lokasi, ketiganya melaju kencang dari arah atas,” papar Mesradeswita. Sementara itu, Ghandi (30), saksi kejadian saat dihubungi menyebut mendengar bunyi dentuman keras sekitar pukul 22.30 WIB. Kemudian, kelima pelajar tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Satu orang meninggal di rumah sakit setempat yaitu Wahyu. Sementara, dua orang lainnya yakni Deka dan Ihsan dirujuk ke RSUP M Djamil. Sedangkan Alvin dan Iwan menjalani perawatan intenif di rumah Sakit Hanafiah Batusangkar. “Saya mendengar bunyi dentuman keras, ternyata lima orang tergeletak di jalan dan satu terlihat sangat parah,” ujar Ghandi. (H/ang)

Rampok Gasak ................ Dari Halaman. 1 tembak pun diangkat warga untuk dilarikan ke Puskesmas Air Molek. Kepala Puskesmas Air Molek, dr Rudi ketika dikonfirmasi mengatakan korban Hery mengalami luka tembak di bagian dada. “Dua luka tembak mengenai bagian dana kanan korban dan diperkirakan tembus ke bagian belakang. Mengingat korban mengalami luka serius, langsung dirujuk ke RSUD Indrasari Rengat,” katanya singkat. Heri terpaksa dibawa dengan menggunakan mobil pick up, karena ambulance milik Puskesmas masih ditahan oleh Polres Siak sejak 6 Agustus 2012 akibat kecelakaan. Perampok bersenjata yang melakukan aksinya di siang hari bolong ini, berhasil menggasak empat toko emas yang berada di jalan Sudirman pasar Air Molek. Toko emas Putri Ayu, Sumatera, Gembira dan Singgalang serta Diamon Indah. Empat toko hampir tidak ada yang tersisa, namun toko emas Diamon tidak sempat dijajali perampok, namun satu unit sepeda motor merk Kharisma milik toko tersebut ikut dibawa perampok. Salah seorang saksi yang merupakan pemilik Toko Emas Sumatera, H Askar mengatakan perampok diperkirakan berjumlah lebih dari 10 orang. Saat itu tiba-tiba dari arah jalan ada tembakan begitu juga dari arah timur dan barat, sehingga menjadi TKP kosong dari warga yang langsung berlarian karena ketakutan. “Di saat itulah delapan orang dengan senjata laras pendek secara bersamaan memasuki empat toko emas tersebut, di mana masing-masing toko dimasuki dua pelaku secara serentak. Menurut saksi, pelaku menggunakan empat sepeda motor jenis Yamaha RX King dan Honda Supra ditambah dengan sepeda motor milik toko Diamon, BM 3509 BL yang juga ikut dibawa pelaku.

Diceritakannya, secara tibatiba tokonya didatangi dua orang yang memakai helm standar kaca hitam dan memakai jaket sambil menodongkan senpi. Para pelaku sulit dikenali. Melihat ada yang menodongkan senpi dan sebelumnya sudah mendengar suara tembakan, pedagang langsung berlari ke dalam toko. Tidak kurang dari lima menit, perhiasan seperti kalung, gelang, anting dan lainnya milik korban lesap setelah kaca almari dipecahkan dengan martil. “Ketika tengah bersaksi, ada di antara kawanan rampok datang memberi tahu dengan logat, mas-mas, sudah lima menit,” katanya menirukan pembicaraan para perampok. Ketika ditanya kerugian yang dialaminya, Askar mengaku mencapai Rp600 juta atau sekitar 183 mayam. Selain itu sebutnya, akibat kejadian itu dirinya beserta keluarga menjadi trauma. Jika satu toko memiliki aset Rp600 juta, maka diperkirakan kerugian dalam perampokan tersebut mencapai Rp2,4 miliar lebih. Kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 orang itu berhasil kabur arah Kecamatan Sungai Lala di Jalan Lintas Air Molek - Teluk Kuantan. Kawanan perampok saat melancarkan aksinya seakan sudah tersusun rapi. Sebab, setelah ada tembakan ke udara dari salah seorang perampok, kawanan perampok lainnya langsung masuk ke toko emas yang sembari mengacungkan senpi. Masing-masing peran dari perampok itu sudah diatur. Bahkan, sejumlah kawanan perampok yang berada di Jalan Raya sempat menodongkan senpi kepada setiap warga yang melintas dan langsung mengambil kunci kontak kendaraan terutama sepeda motor serta diminta menyingkir. Melihat kejadian itu, Askar

berupaya milihat keluar dan toko di seberang jalan sudah ditutup. “Saya tidak nyangka perampok, sebelumnya saya kira bunyi tembakan biasa dari Polisi. Melihat toko di seberang jalan sudah tutup, saya tutup juga toko saya,” bebernya. Dari lima toko emas yang dihabisi rampok, hanya toko emas Diamond Indah milik Afrianda (44) yang selamat. Namun demikian, sepeda motor jenis Honda Kharisma Nopol BM 3509 BL punya pemilik toko emas ini dilarikan oleh kawanan perampok. Hal itu dialaminya ketika selesai makan siang di rumah dan saat berada di depan toko akan parkir langsung ditodongkan pistol. “Sempat saya tanya, ada apa ini. Tetapi saya terus diancam dan kunci sepeda motor diambil, tak lama kemudian kawanan perampok itu langsung kabur,” katanya menjelaskan. Memang sebutnya, situasi saat ini sudah sepi. Setelah warga yang lain diminta menyingkir. “Saya heran, kok sepi,” katanya bercerita. Data sementara di TKP menyebutkan jumlah kerugian itu di antaranya, di Toko Emas Singgalang mencapai 402 mayam emas, Toko Emas Sumatera 183 mayam, Toko Emas Gembira sejumlah 79 mayam, Toko Emas Putri Ayu mencapai 339 mayam dan Toko Emas Diamon satu unit sepeda motor Honda jenis Kharisma. Sementara itu Kapolres Inhu AKBP Hermansyah SH Sik ketika dikonfirmasi di TKP mengatakan perampokan di Pasar Air Molek dalam tahap penyidikan. Diperkirakan tersangka mencapai 10 orang dan melarikan diri arah Kecamatan Sungai Lala. “Saya belum bisa banyak berikan keterangan. Karena masih dalam tahap penyidikan dan tersangka masih kita kejar,”katanya. (h/hr)


12

LAPORAN KHUSUS

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

HALALBIHALAL PKS SUMBAR

Kebersamaan untuk Kemajuan Sumbar MAHYELDI ANSYARULLAH KETUA DPW PKS Trinda Farhan Satria, Hidayat Nur Wahid, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wawako Padang Mahyeldi Ansyarullah pada acara halal bihalal PKS Sumbar.

PADANG, HALUANSuasana kebersamaan kental pada acara halalbihalal DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumbar di Hotel Inna Muara, Padang, Sabtu (8/9) malam. Tokoh masyarakat, struktur partai, kader, simpatisan PKS, pejabat pemerintah, kalangan muda, ibu-ibu majelis taklim dan elemen masyarakat lainnya membaur dalam acara yang bertajuk kebersamaan untuk kemajuan Sumbar itu. Apalagi kegiatan tersebut dirangkaikan dengan talk show dengan menghadirkan pembicara tokoh nasional

TRIANDA FARHAN SATRIA

BUPATI Tanah Datar Shadiq Pasadigue, anggota DPR RI Refrizal, Wali Kota Padang Fauzi Bahar dan Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni ikut hadir pada acara halal bihalal PKS Sumbar.

Hidayat Nur Wahid, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Ketua DPW PKS Sumbar Trinda Farhan Satria yang dipandu moderator Marfendi. Dalam dialog tersebut Hidayat mengemukakan kekagumannya terhadap sejumlah tokoh dari Sumatera Barat seperti Agus Salim, dan Ahmad Khatib bin Abdul Latif al-Minangkabawi, ulama besar yang pernah menjadi imam, khatib dan guru besar di Masjidil Haram, Mekah yang berasal dari Koto Gadang, Agam. “Saya mengusulkan, kalau bisa di sini diangkat seminar tentang beliau. Ia ulama besar asal Sumbar yang merupakan tiang tengah dari mazhab Syafi’i dalam dunia Islam pada permulaan abad ke-20,” kata doktor Aqidah lulusan Universitas Islam Medina, Arab Saudi itu.

Menurutnya, spirit dan nilai-nilai inspiratif dari Ahmad Khatib perlu diteledani. “Singkirkan dulu kontroversi-kontroversi yang ada. Spirit dan inspirasi dari beliau luar biasa,” lanjut Hidayat. Menurutnya, fakta-fakta seperti itu merupakan bagian dari keunggulan daerah ini, baik dari segi sumber daya manusia, maupun sumber daya alamnya. Persoalannya bagaimana semua potensi itu dikelola dengan baik untuk kebaikan dan kesejahteraan masyarakat. Sementara Irwan Prayitno memaparkan sejumlah program pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan-persoalan masyarakat, dan mengajak semangat kebersamaan dan ukuwah yang telah terbangun terus dipelihara dan ditingkatkan untuk kemajuan daerah ini ke depannya.

Sementara itu Trianda Farhan Satria sempat menyebut PKS akan mengusung Mahyeldi Ansyarullah sebagai calon walikota pada Pemilukada Padang 2013 mendatang. “Pencalonan beliau belum final. Namun, kami sudah beberapa kali membicarakannya. Lagi pula, beliau sudah sangat pantas untuk dicalonkan menjadi Walikota Padang. Karena, pada waktu ini pun beliau sedang menjabat wakil walikota, sehingga ia cukup tahu persoalan mendasar kota ini,” ujarnya. Pada acara yang berakhir menjelang tengah malam itu juga terlihat hadir Walikota Padang Fauzi Bahar, Wawako Padang Mahyeldi Ansyarullah, Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigue, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, anggota DPR RI Refrizal dan lainnya.(h/aci/adv)

TRIANDA Farhan Satria, Irwan Prayitno, dan Hidayat Nur Wahid pada acara dialog yang dipandu Marfendi.

KEBERSAMAAN kaum hawa pada acara halal bihalal.

POLITIK UTANG MELILIT PINGGANG

Langkah Ical Jadi Capres Berat JAKARTA, HALUAN—Golkar sudah mendeklarasikan Ketua Umum Aburizal Bakrie sebagai capres 2014 yang akan mereka usung. Namun, banyak pihak menilai langkah Ical, sapaan Aburizal, tak akan mulus.

Utang 10 perusahaannya menjadi batu sandungan. Demikian penilaian pengamat politik Universitas Negeri Islam (UIN) Jakarta, Gun Gun Heriyanto. Ical akan terseokseok untuk menggapai posisi itu. Sebab apapun yang saat ini menjadi persoalan Ical selalu

KETUA PARTAI Demokrat Bukittinggi Ismet Amzis menyerahkan berkas dan KTA partainya kepada Ketua KPU Bukittinggi Edi Haskar sebagai salah syarat peserta pemilu 2014, Sabtu (8/9).RIDWAN

disorot negatif oleh publik. “Bisnisnya adalah salah satu kekuatan yang dianggap banyak pihak menjadi sumber daya politik Ical selama ini. Jika sumber daya politiknya sudah melemah atau merosot tajam, tentu akan mempengaruhi proses dia menuju RI1,” jelas Gun Gun, di Jakarta, Sabtu (8/9). Hal lain yang akan menjegal langkah Ical yakni persoalan elektabilitas. Menurut Gun Gun, kasus Lapindo akan menjadi catatan buruk untuk karir politiknya. “Banyak pihak yakin, Ical adalah capres yang punya beban sejarah terutama soal Lapindo. Citra Ical dan raksasa bisnisnya juga kerap dipahami dengan skeptis,” tegas Gun Gun. “Jadi, memang sebaiknya ada evaluasi dari internal Golkar sendiri atas pencapresan Ical,” tandasnya. Seperti diberitakan akhirakhir ini mesin uang Bakrie

mulai mengkerut. Indikasinya adalah dengan melemahnya perusahaan Bakrie & Brothers (BNBR) dan beberapa anak usahanya. Beberapa perusahaan yang berada di bawah BNBR antara lain Bumi Resources (35 persen), Bakrie Sumatera Plantations (54,59 persen), Bakrie Telecom (52,6 persen), Energi Mega Persada (40 persen), Bakrieland Development (40 persen), Bakrie Metal Industries (99,9 persen), dan Bakrie Indo Infrastructure (99,9 persen). Sebagian besar penurunan saham perusahaan-perusahaan tersebut disebabkan oleh banyaknya beban utang di dalam perseroan. Bahkan, analisis dari Panin Sekuritas mengatakan bahwa bukan tidak mungkin Bumi Resources akan bangkrut. Namun, hal tersebut dibantah secara keras oleh Direktur Bumi Resources Dileep Srivastava, “Itu tidak masuk akal!”

“Para pemegang saham sudah mulai tidak mood untuk membeli saham-saham perusahaan Grup Bakrie. Salah satunya adalah mengenai beban utang tersebut,” ujar analis pasar saham Indosurya Asset Management, Reza Priyambada.

Tak hanya BUMI, Bakrie Telecom (BTEL) pun telah mencatatkan kerugian akibat utang yang menumpuk. BTEL pada semester pertama lalu telah mencatatkan kerugian sebesar Rp287 miliar atau naik 150 persen dari periode yang sama tahun lalu. (h/naz/mc)

DAFTAR UTANG BAKRIE 1.

Bakrie & Brothers mencapai Rp 5,4 triliun

2. 3. 4.

Bumi Resources USD 638 juta (Rp 6,38 triliun) Bakrieland Development Rp 17,707 triliun Energi Mega Persada Rp 11,215 triliun

5. 6. 7. 8.

5 Bakrie Sumatera Plantations Rp 9,644 triliun Bakrie Telecom Rp 7,844 triliun Bumi Resources Minerals Rp 3,338 triliun Berau Coal Energy Rp 1,535 triliun

9. Visi Media Asia Rp 822,276 miliar 10. Darma Henwa Rp 406,165 miliar Catatan: Utang di atas jatuh tempo tahun 2012 bersama afiliasinya Sumber: merdeka.com

Jelang Pilkada Sawahlunto 2013, Balon Kada Masih Berburu Partai SAWAHLUNTO, HALUAN—Para bakal calon kepala daerah (balon kada) Kota Sawahlunto masih harus berburu partai dan dukungan untuk dapat maju bertarung dalam pemilihan orang nomor satu Sawahlunto, pada pertengahan 2013 mendatang. Hingga saat ini, baru Partai Amanat Nasional (PAN) Sawahlunto yang membuka kran pendaftaran bakal calon, yang akan diusung. Setidaknya terdapat 8 nama bakal calon yang mendaftarkan diri pada partai berlambang matahari tersebut. Tidak hanya mereka di luar partai, 3 bakal calon yang

mendaftarkan diri berasal dari kader dan pengurus partai. Sebut saja Fauzi Hasan, Dasril Munir, hingga Deri Asta, yang kini Ketua DPD PAN Sawahlunto. Akankah kader partai PAN ikhlas, partainya mengusung calon dari luar partai. Dari luar partai, juga ada nama Darmuis, Medrial Alamsyah, Irwan Husein, dan Jasyanto serta Rosandy. 8 nama yang masuk dalam daftar penjaringan DPD PAN Sawahlunto itu, harus bertarung untuk mendapatkan kepercayaan partai untuk diusung. Meski telah menampung namanama yang dijaring, PAN juga

memiliki tugas berat untuk mendapatkan dukungan satu kursi dewan dari partai lainnya. Sebab, saat ini PAN Sawahlunto hanya memiliki 2 kursi atau 10 persen kursi di gedung dewan. Di luar penjaringan bakal calon yang dilakukan DPD PAN Sawahlunto, ternyata juga beredar beberapa nama bakal calon lainnya. Mulai dari Nuzirman Ramawi, Dasrial Ery, Afdhal, Asrijal, Ismed, Ali Yusuf, Emeldi, dan Erizal Ridwan. Untuk dua nama terakhir, Emeldi dan Erizal Ridwan bisa dikatakan memiliki tiket sendiri untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Pasalnya,

kedua politisi tersebut berada dalam partai yang memiliki fraksi di gedung dewan. Kabar terakhir, petinggi Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Golkar Sawahlunto itu, akan berkoalisi dalam memenangkan pilkada mendatang. Keduanya kerap tampil dalam satu spanduk dan baliho, serta beberapa acara politik dan kemasyarakatan. Sementara itu, Ismed yang kini menjabat sebagai Ketua PKPI Sawahlunto, dengan dua kursi legislatif yang dimilikinya, dikabarkan tengah dekat dengan Ali Yusuf, Ketua Harian Golkar yang kini juga Ketua DPRD Sawahlunto.

Pasangan yang sering tampil dengan spanduk berlogo ALIS (Ali Yusuf Ismed) itu, dikabarkan juga telah melakukan deklarasi secara diam-diam. Namun, hingga saat ini belum ada satu keterangan yang menyatakan mereka akan maju dalam pilkada mendatang. Lain halnya dengan Afdhal, Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sawahlunto itu, dengan dua kursi yang dimiliki partainya, justru telah menyatakan diri sebagai kandidat walikota maupun wakil walikota. Sementara itu, Nuzirman Ramawi, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Koor-

dinasi Keluarga Sawahlunto Jakarta menyatakan, akan menyatukan suara warga kampungnya Talawi, dalam pilkada 2013 mendatang. Pria yang juga mantan Ketua Ikatan Warga Talawi (IWT) itu bersikukuh warga Talawi harus tetap satu suara dalam Pilkada, demi mempertahankan jabatan walikota, yang telah dua periode dipegang putra Talawi. “Saya ingin medali emas ini tetap dipegang Talawi. Jika dibiarkan begitu banyak putra Talawi yang maju dalam pilkada, saya khawatir putra Talawi tidak akan dapat mempertahankan jabatan walikota saat ini,” ujar Nuzirman.(h/dil)


PADANG 13

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

MATERIAL BANJIR BELUM DIBERSIHKAN

Nelayan ATB Berhenti Mamukek PADANG, HALUAN — Akibat banjir bandang yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu , sampai saat ini nelayan di kawasan pantai Kelurahan Air Tawar Barat (ATB) tidak bisa mamukek (menangkap ikan-red).

Aura Kasih Hibur Pengunjung Tee Box PADANG, HALUAN — Ratusan clubbers terhanyut dalam suasana cinta saat artis Aura Kasih melayunkan lagu “Mari Bercinta” di Music Room Tee Box, Sabtu (8/9) malam. Selain itu, FDJ Delizious Devina juga melantunkan musik DJ, sehingga para clubers Padang lebih terhanyut. Manajer Music Room Tee Box, Ilham mengatakan, ini merupakan iven reguler dari Tee Box Community Center. Dengan tema “Let’s Begin Party”, iven ini bisa dikatakan menjadi sebuah iven yang tidak akan dilupakan seumur hidup oleh para clubbers Kota Padang. “Aura Kasih menyanyikan lima lagu, mulai dari hits ‘Mari Bercinta’, untuk mengajak para clubbers larut dalam suasana cinta. Dengan tampilnya artis ini dipenuhi oleh clubbers di music room,” kata Ilham. Dengan didampingi oleh FDJ Devina yang juga merupakan FDJ terbaik versi Redma (asosiasi DJ dunia), kata Ilham, Aura Kasih sendiri Live PA (menyanyikan lagu komersil dengan menggunakan DJ) untuk empat lagu dan hits single satu lagu. Sebelum mereka tampil, ditambahkan Junaidi Tjoa, event organizer Tee Box, mereka menggelar live PA di Musro, sore harinya Aura Kasih mengikuti talk show di radio Padang. “Kemudian, pada 13 September mendatang, giliran Nova Eliza yang akan menghentak Tee Box,” ungkapnya. (h/nas)

BERHENTI MAMUKEK — Nelayan Air Tawar Barat , Minggu (9/9), terpaksa menggulung pukek mereka, karena mereka sudah tidak bisa lagi mamukek di laut. Ini diakibatkan banyaknya kayu bekas banjir bandang yang berada di laut. ENI

Menurut Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Air Tawar Barat Safril, hal ini disebabkan kayu dari banjir bandang masih berada di laut. Nelayan lebih memilih menggulung pukeknya, dari pada menggunakannya. Karena, adanya kayu di laut, menimbulkan risiko karena pukek bisa robek atau rusak. Sementara di bibir pantai juga terlihat kayu berserakan. Dimulai dari ukuran kecil sampai ukuran besar. Kayu tersebut dijadikan kayu bakar dan papan yang bisa digunakan sebagai bahan bangunan oleh warga. Safril juga mengatakan, kayu

NILAI ADAT DAN BUDAYA MINANG

Generasi Muda Perlu Pembekalan Berkelanjutan

KEPALA Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar Jefrinal Arifin, SH, MSi PADANG, HALUAN — Adat dan budaya Minang merupakan lambang dan jati diri bagi masyarakat Minang, tak terkecuali di kalangan generasi muda. Filosofi adat dan budaya Minang ini hendaknya selalu

tercermin dalam setiap perilaku generasi muda. Tetapi kenyataannya, pemahaman mereka terhadap adat budayanya sangat tipis. Bahkan tak jarang ditemukan generasi muda yang tidak kenal dengan adat dan budayanya sendiri dan menganggap adat itu sesuatu hal yang kuno. Mereka pun merasa malu bila harus mentaati dan menjalankan nilainilai adat dan budayanya sendiri. “Beranjak dari kondisi itu lah, kita meluncurkan program Pelestarian dan Pengembangan Nilai-Nilai Adat dan Budaya Minang di kalangan generasi muda. Kita harapkan, nilai-nilai adat budaya Minang ini menjadi bagian dalam kehidupannya dimanapun berada,” kata Kepala Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar Jefrinal Arifin, SH, MSi didampingi Kabag Kebudayaan Drs.H.Mulyadi, MM kepada Haluan Jumat (7/9), di Padang.

Program ini digelar selama 2 hari, pada Kamis (26/4) dan Jumat (27/4) lalu dan diikuti sedikitnya 100 orang peserta. Mereka berasal dari resimen mahasiswa (Menwa) perguruan tinggi negeri di daerah ini, kader PKK dan peserta dari berbagai organisasi kepemudaan (OKP) kabupaten/kota di Sumbar, seperti Karang Taruna dan KNPI. Narasumber yang dihadirkan masing-masing Ketua LKAAM Sumbar Drs. Sayuti Dt.Rajo Penghulu, Rektor ISI Padang Panjang Prof.Dr.Mahdi Bahar dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar serta unsur MUI Sumbar. Dikatakan, dalam melestarikan nilai adat dan budaya ini, masyarakat tidak mesti menilai unsur kebudayaan secara subyektif, melainkan menggunakan penalaran kausalitas yang logis sesuai dengan kehendak dan kepentingan masyarakat setempat. “Kita harap mereka mampu

memilih dan memberikan penilaian fungsi kebudayaan. Mereka juga harus berani menolak nilai-nilai yang tidak sesuai atau budaya asing yang cenderung merusak prinsip adat dan budaya serta kepribadian bangsa secara umum,” katanya. Salah satu cara untuk memelihara adat dan budaya adalah dengan pendekatan kultural. Sebab hanya manusia berbudayalah yang dapat meyakini dan menjalankan nilai-nilai adatnya walaupun sebesar apapun budaya asing mempengaruhi dirinya. Dengan strategi pendekatan nilainilai budaya, diharapkan kebijakan yang akan diambil dapat melahirkan suatu keputusan yang benar-benar memperoleh dukungan masyarakat. Berbagai perbedaan diharapkan dapat disadari sebagai kekurangan, sehingga prinsip kebersamaan dalam budaya dapat dipelihara dan dipertahankan.

Sementara Rektor ISI Padang Panjang Prof.Dr.Mahdi Bahar mengatakan, program pelestarian nilai adat dan budaya di kalangan generasi muda yang dilaksanakan Pemprov Sumbar ini harus dilanjutkan terus, berkesinambungan agar terjadi perubahan perilaku di kalangan generasi muda ke arah yang lebih baik. Sebab, kondisi kekinian itu amat memiriskan. Generasi muda hampir tercerabut dari akar budayanya. Apalagi jabatan penghulu dalam kaum kini dijadikan sebagai titel dan bukan sebuah tanggung jawab dalam memimpin kaumnya. “Kita harapkan kegiatan pelestarian nilai adat budaya Minang di kalangan genertasi muda itu dilakukan terus menerus, seperti sebuah loka karya. Harus ada pemantauan setiap waktu, apakah terjadi perubahan perilaku sesuai dengan nilai dan norma adat dan budaya Minang,” katanya. (h/vie)

bakar yang dijual oleh warga ini banyak dibeli oleh pihak rumah makan. Namun harga yang ditawarkan cukup murah, yaitu satu truk senilai Rp300 ribu. Diakuinya, warga sendiri sudah bergotong royong mengeluarkan kayu tersebut. Tapi jumlah kayu yang cukup banyak dan berukuran besar menyulitkan warga. Warga tidak mau mamukek, karena takut pukeknya akan rusak. “Jika rusak, biaya yang dikeluarkan cukup besar, bisa sampai Rp400 ribu,” katanya, kepada Haluan, Minggu (9/ 9) . Dikatakan, jumlah nelayan di daerah ada sekitar 30 Kepala Keluarga (KK). Biasanya, ketika melaksanakan aktivitas mamukek, maka hasil yang didapat pada hari biasa sekitar Rp400 ribu, yang dibagi untuk beberapa orang. Sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, beberapa warga memilih kerja serabutan. Seperti menjadi tukang bangunan, sopir dan sebagainya. Selain itu, warga juga menjaring ikan di tengah laut. Namun kegiatan ini tidak bisa rutin dilakukan, karena cuaca yang sering berubahubah. Kemudian, waktu dan tenaga yang dibutuhkan pun cukup banyak. “Jika sedang menangkap ikan, warga bisa bermalam di pulau. Sementara jika mamukek bisa dari pukul 07.00 WIB-10.00 WIB. Kalau cuaca baik, mamukek pun bisa dilanjutkan sampai sore,” ujar Safril. Hal lain yang bisa dilakukan warga adalah, menjaring kepiting. Hal ini juga tidak bisa dilakukan setiap hari, karena munculnya kepiting juga pada musim-musim tertentu. Beda dengan Sunari yang pada hari-hari biasa mamukek ikan di pagi hari, sekarang beralih menjadi tukang angkut sampah di rumahrumah kos. Namun upahnya pun tidak besar, hanya Rp15.000 atau Rp20.000 per minggu. Begitu juga dengan Dodi, yang mempunyai waktu senggang lebih banyak sekarang, karena tidak ada pekerjaan yang dilakukan. Warga beserta Ketua RT Safril, berharap ada bantuan alat berat dari pemerintah untuk mengangkut kayu tersebut. (h/cw-eni)

Calon Pemimpin Temui Ketua Tarbiyah

ANDRE Rosiade bersilaturahim dengan Ketua Tarbiyah Islamiyah Sumbar H. Boy Lestari Dt. Palindih, akhir pekan lalu di kediaman Boy Lestari. IST

PADANG, HALUAN — Calon pemimpin muda Kota Padang Andre Rosiade, terus mendapatkan respon positif dari tokoh berpengaruh di Sumbar. Akhir pekan lalu, Andre Rosiade dan tim, diterima oleh Ketua Umum Persatuan Tarbiyah Islamiyah Sumatera Barat H Boy Lestari Datuk Palindih, di kediamannya, Ulak Karang, Padang Utara. Dalam pertemuan dua tokoh beda generasi itu terkuak, Datuk Palindih seperti memberikan “lampu hijau” untuk Andre Rosiade yang berniat memimpin kota ini ke depan. Dia menyebut telah mengamati sepakterjang Andre sejak beberapa bulan terakhir, dan mengaku menaruh simpati. “Kalau sudah terbetik niat untuk mengabdi di sebuah

daerah, sebagai khalifah (pimpinan), tentu layak kita dukung bersama-sama. Asal, niat itu benar-benar tulus karena Allah, demi pembangunan kota ini menjadi lebih baik,” kata Datuk Palindih yang juga Panglima Laskar Empati Pembela Bangsa Sumbar ini. “Seorang khalifah harus memiliki master plan (rencana induk) kota yang jelas. Juga harus mampu memberdayakan sumber daya manusia (SDM) yang ada. Seorang pemimpin, tidak boleh marah, namun harus mampu bersikap tegas. Percayakan pada orangorang terbaik, tentunya dengan memberikan rambu-rambu yang jelas,” kata pria yang juga Bendahara Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar ini.

Jika hal itu mampu dilakukan Andre, kata Datuk Palindih, Padang akan bisa kembali mengejar ketertinggalan pembangunan dari Kota Pekanbaru, Riau yang sudah maju 7 keliling di depan. Katanya, Padang sangat lamban membangun, karena tidak punya site plan yang jelas. Bahkan, dapat dikatakan, belum memiliki program yang jelas. Datuk Palindih mengharapkan, jika Andre terpilih nanti, jangan sampai membangun jarak dengan Pemprov Sumbar. Karena, Pemprov Sumbar, juga mayoritas berada di Kota Padang, dan akan sangat berpotensi dapat membantu terwujudnya pembangunan. “Saya memililiki jemaah 80 surau di kawasan Koto Tangah. Namanya Jemaah

Alinabah. Setiap 15 hari sekali, kami selalu mengunjungi surau itu satu persatu. Insya Allah, Andre akan diperkenalkan, agar lebih dekat dengan mereka,” janji Datuk Palindih yang juga Pemimpin Majelis Dzikir AlIkhlas Sumbar ini. Datuk Palindih yang juga Direktur Utama PT Buana Lestari Nusantara ini juga memberikan pesan khusus kepada Andre, agar jangan terlalu berharap banyak terhadap partai politik. Menurutnya, sebaiknya Andre juga mencoba dari jalur perseorangan atau independen. Karena, pertanggungjawaban seorang pemimpin independen, jauh lebih baik daripada yang diusung parpol. “Sebagai orang yang dianggap orang tua, kami ber-

pesan kepada Andre, agar berhati-hati memilih tim sukses. Selanjutnya, berhatihati berjanji dengan masyarakat, dan jangan pernah membeli suara. Melangkahlah dengan Bismillah, berjalan dengan Subhanallah, ketika sampai ucapkan Alhamdulillah. Maka Insya Allah, akan berhasil,” pesan Datuk Palindih. Andre Rosiade juga menyempatkan menyampaikan visi dan misinya kepada Datuk Palindih, terutama tentang pembenahan Pasar Raya, pemberantasan maksiat, pendidikan gratis, pelayanan kesehatan gratis, meningkatkan infrastruktur, hingga meningkatkan kesejahteraan pegawai. “Kami juga akan melanjutkan program-program pemko yang baik,” kata Andre. (h/atv)


14 PADANG LINGKAR

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

PEMILUKADA PADANG

Buku Pegangan Harus Ada di Pasaran PADANG, HALUAN — Bendahara Gabungan Pedagang Buku Indonesia (GAPBI) Sumbar Johardi Das mengimbau setiap guru untuk menggunakan buku pegangan, yang buku tersebut beredaran di pasaran. Karena akan lebih memudahkan siswa untuk mendapatkan buku, ketika hendak memiliki buku tersebut. “Sekarang sering siswa itu menanyakan buku, yang kadangkala tidak tersedia di toko buku. Sehingga, buku ajar yang ada di toko buku tak terjual, kondisi ini cukup berdampak pada penjualan buku di toko buku,” katanya, Minggu (9/9) via telepon. Menurutnya, hal itu dikarenakan banyaknya penerbit yang langsung menjual buku ke sekolah-sekolah atau lewat guru di sekolah bersangkutan. Padahal menjual buku langsung ke sekolah, tidak dibolehkan. Apalagi selalu diiming-imingi dengan berbagai imbalan atau fee. “Itu banyak terjadi di sekolah, bahkan ada sekolah yang minta dibelikan mobil, jika penerbit itu ingin bukunya dipakai oleh sekolah mereka. Ada juga yang dengan cara bawa jalanjalan,” ujar Wakil Sekretaris Partai Golkar Sumbar itu. Penerbit seharusnya menjual buku ke toko buku, bukannya langsung ke sekolah. Dari toko buku, para guru datang untuk membeli buku yang dibutuhkan. Dengan begitu, penerbit ikut mendorong geliat pertumbuhan atau pengembangan toko buku. “Jika langsung jual buku ke sekolah, kapan toko buku akan berkembang. Di samping itu, bukunya tidak beredar di pasaran. Sehingga menyusahkan siswa untuk membelinya,” kata mantan Anggota DPRD Sumbar itu. (h/rud)

PKS Usung Mahyeldi PADANG, HALUAN — Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumbar Trinda Farhan Satria menyatakan, PKS akan mengusung Mahyeldi Ansharullah dalam pemilihan kepala daerah (pemilukada) Kota Padang 2013. Pertimbangannya, karena saat ini Mahyeldi menjabat wakil walikota dan paham akan masalah yang terjadi di Kota Padang.

BATU GRIP — Dalam mengantisipasi terjadinya abrasi pantai, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang, membuat batu grip di sepanjang pantai, seperti proses pembuatan batu grip di Pasir Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Jum’at 7/9. AMIR

Darma, Korban Kesetrum Listrik Butuh Biaya Pengobatan PADANG, HALUAN — Hari ke-18 Darma Windra (22) menjalani perawatan di Ruang HCU Luka Bakar Rumah Sakit Dr. M Djamil, kondisinya kian membaik. Walaupun bekas luka bakar akibat terkena aliran listrik tegangan tinggi masih membalut seluruh tubuhnya, namun ia telah bisa berbicara lancar dengan orang-orang yang membesuknya. Akan tetapi pihak keluarga semakin dihantui oleh biaya perawatan rumah sakit. dari awal masuk hingga sehat total yang diprediksi akan melebihi Rp100 juta. Etni Dawisni (36), kakak Darma mengaku semakin bingung bagaimana cara untuk membayar uang perawatan rumah sakit Darma. Uang bantuan rekan-rekan Darma dan keluarga yang lain kian menipis, karena obat yang harus dikonsumsi oleh darma sangat mahal dan beragam.

“Kami sangat butuh uluran tangan para dermawan untuk membantu meringankan beban Darma, agar cita-citanya untuk menjadi seorang guru bisa tercapai. Karena uang kami telah habis dan bantuan yang datang dari rekan-rekan serta keluarga yang lain telah menipis,” tutur Etni kepada Haluan, sabtu (8/9). Luka Bakar Grade III yang dialami oleh darma telah menghanguskan persendian tulangnya sehingga pergelangan tangan kirinya harus diamputasi karena telah mati fungsi. Haluan yang menjenguk Darma, melihat dalam mata mahasiswa UNP Jurusan Fisika angkatan 2009 ini begitu mengisyaratkan beban mental dan beban biaya. Ia selalu membahas kesulitan ekonomi di dalam keluarganya. sebab sang orang tua dan kakaknya hanya menggantungkan hidup dari sawah.

“Keluarga saya banyak yang menggantungkan hidup sebagai petani pak, apa daya mereka untuk membantu saya yang sedang sakit parah dan membutuhkan biaya yang besar,” kata Darma sembari menitikkan air mata. Sang kakak yang mendengar perkataan Darma seperti itu juga langsung menitikkan air mata. Pasalnya, setiap dua hari Etni harus menyediakan uang sekitar tiga juta rupiah untuk membeli Albumin yang merupakan obat untuk mendinginkan hawa panas akibat luka bakar dan obat untuk memperbaiki jaringan kulit Darma. Di samping itu, arma juga membutuhkan perban yang banyak untuk membalut seluruh lukanya. “Saya hanya berdagang di pasar dan orang tua dari dulu hingga sekarang menghidupi kami dari hasil sawah. Untuk biaya Rp. 3 juta dalam setiap

dua hari sangat berat bagi kami,” kata Etni. Darma harus menjalankan operasi sebanyak empat kali, untuk memperbaiki sel, dan jaringan yang rusak akibat terbakar sangat sulit membiayai rumah sakit. Ia sangat berharap ada dermawan untuk membantunya agar apa yang dicitakannya bisa tercapai. “Hati saya begitu rintih saat kakak menjual HP-nya untuk membeli obat. Saya begitu mengharapkan ada bantuan dari para dermawan diluar sana untuk membantu saya menggapai cita-cita,” kata Darma. Pemuda asal Ampalu, kenagarian Sungai Tunu, Kecamatan Ranah Pesisir kabupaten Pesisir Selatan ini seharusnya memulai Praktek Lapangan (PL) sebagai guru di SMA 15 Padang Senin (3/ 9) kemarin. Namun kejadian naas menghalang langkahnya

untuk bertatap muka dengan sang murid. “Saya ingin sekali sembuh dan melanjutkan kuliah agar apa yang pernah saya janjikan kepada ibunda bisa tercapai menjadi seorang guru. Walaupun tangan kiri saya tidak sempurna lagi,” ungkap Darma. Sebelumnya pada tanggal 20 Agustus 2012, Darma tersentrum aliran listrik tegangan tinggi saat mempersiapkan acara organ tunggul di kampung halamannya di Ampalu, Kenagarian Sungai Tunu, kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan. Namun, malangnya kabel yang akan disambungkan tersebut telah dialiri listrik . sehingga ia harus menjalani perawatan intensif di RSUP. Dr. M. Djamil Padang karena luka bakar yang dialami sangat parah dan sempat mengancam jiwa pemuda umumr 22 tahun ini. (h/ang)

Man, Ingin Mengubah Hidup dengan Air Tebu

MAN si Penjual Air Tebu menjajakan dagangannya di kawasan KH. Ahmad Dahlan. HENI

PADANG, HALUAN — Pagi hari, dari rumahnya di Kalumbuak, Kecamatan Kuranji Padang, Man sudah sudah mulai mengantar roti ke tempat-tempat penjualan roti Hoya di Kota Padang. Seusai mengantar roti, aktifitasnya dilanjutkan dengan menjual air tebu di kawasan jalan KH. Ahmad Dahlan, Padang Baru

Padang. Sebelumnya dia singgah dulu di Sabarang Padang, Kecamatan Padang Selatan untuk mengambil becak motornya. Kegiatan berjualan air tebu ini pun berakhir pada pukul 18.00 WIB. Usaha menjual air tebu ini dimulai Man sejak 4 bulan lalu. Usaha ini dipilihnya karena mengi-

nginkan kehidupan yang lebih baik. Keinginan ini pun didorong oleh temannya yang menawarkan kepada Man, bahwa berjualan air tebu dengan mobil bisa membayar cicilan mobil Rp2 juta per bulan. Man pun ingin mencoba, dirinya pun menjual mobil tua yang dimilikinya untuk membayar cicilan mobil dan membeli mesin tebu. Sebelumnya Man memang sudah memiliki mobil, meskipun sudah usang dari usahanya mengantar roti. Namun sayang, dirinya kena tipu. Uang yang rencananya dibayarkan untuk Down Payment (DP) mobil baru raib dibawa orang. Akhirnya, dengan sisa uang yang ada, Man membeli mesin tebu dan motor baru. Karena motor lama yang digunakannya sudah dimodifiaksi menjadi becak. “Jadi bapak butuh motor baru untuk mengantar roti,” katanya. Diakui Man, dari hasil menjual tebu inilah dirinya berusaha mencicil

motor. Pendapatan yang bisa diperolehnya per hari bisa mencapai Rp80.000 atau minimal Rp20.000. Selama satu hari, 35 batang tebu dihabiskan. Tebu ini pun dibelinya dipasar dengan harga Rp3.700 per batang. Air tebu ini dijualnya seharga Rp3.000 per botol. Menurut Man, pembeli yang membeli dagangannya ini adalah orang yang melewati jalan tersebut. Termasuk orang-orang yang sering menyaksikan balapan motor cross di dekat kawasan tersebut. Namun sejak dua hari belakangan pembelinya sepi. “Jika beberapa hari ke depan masih sepi, bapak berencana pindah lokasi jualan di depan sekolah-sekolah,” ujar bapak 7 orang anak ini. Dari 7 orang anak yang dimilikinya, 6 orang sudah berkeluarga. Satu orang lagi sudah bekerja di sebuah perusahan. “Jadi saat ini bapak hanya tinggal berdua dengan istri,” pungkasnya. (h/cw-eni)

“Pencalonan beliau belum final. Namun, kami sudah beberapa kali membicarakannya. Lagi pula, beliau sudah sangat pantas untuk dicalonkan menjadi walikota. Karena, pada waktu ini pun, beliau sedang menjabat wakil walikota, sehingga ia sudah tahu persoalan mendasar tentang Kota Padang,” ujarnya, saat Halal bi Halal DPW PKS Sumbar, Sabtu (8/9) di Hotel Inma Muaro. Acara tersebut dihadiri tokoh PKS Hidayat Nur Wahid, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, dan Mahyeldi Ansyarullah. Selain itu, turut hadir Walikota Padang Fauzi Bahar, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Bupati Tanah Datar Shadig Pasadigoe, serta beberapa pejabat lainnya. Dalam kesempatan itu, Hidayat Nur Wahid mengatakan, kenyataan di lapangan saat ini, semakin kurangnya mental kebersamaan di antara

seluruh elemen masyarakat. Hal itulah, yang menjadikan pembangunan di Indonesia berjalan tidak begitu maksimal. “Oleh sebab itu, momen halal bihalal ini hendaknya dijadikan sebagai rahmat yang akan mempererat silaturahim, baik di antara kader maupun dengan sesama umat muslim,” ujarnya. Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, modal yang paling utama untuk membangun suatu bangsa dan agama adalah, adanya ukhuwah, dan kebersamaan antara sesama umat muslim. “Artinya, kalau silaturahim sudah erat, maka persatuan dan kesatuan akan terbentuk, sehingga, pembangunan bangsa akan lebih maju lagi, khususnya pembangunan Sumbar ke depan,” ujar anggota Majelis Syuro DPP PKS ini. (h/cwwis)

STARWASH LAUNDRY

Untuk Cucian Bersih dan Wangi PADANG, HALUAN — Aktivitas yang tinggi dari warga Kota Padang, membuat sebagian dari mereka menggunakan jasa laundry untuk mencuci pakaian kotor mereka. Tak heran jika di berbagai lokasi, terutama di kawasan kampus ataupun sekitar komplek perumahan, banyak ditemui jasa laundry kiloan. Salah satu di antara laundry yang baru dibuka akhir Agustus lalu, adalah Starwash Laundry, di Jalan Dr. Sutomo No. 18 Marapalam. “Kami menjamin cucian para pelanggan bersih dan wangi. Jika tidak bersih dan wangi, kami siap mencucikannya kembali dengan gratis,” kata Braditti Moulevey, sang pemilik Starwash Laundry. Levy, begitu ia akrab disapa, menyebutkan membuka usaha ini karena melihat peluang yang sangat besar di bidang tersebut. “Agar kebersihan pakaian pelanggan tetap terjaga, kami mencuci semua pakaian tersebut dengan menggunakan air panas,” paparnya. Ketua HIPMI Kota Padang ini juga menyebutkan, mereka menyediakan surprise cashback, paket khusus serta hadiah menarik bagi pelanggannya. “Kami juga menyediakan service jemput antar untuk pakaian yang akan dicuci di Starwash Laundry,” tambah Levy. Yang menarik, pengusaha muda Kota Padang ini, selain membuka laundry sendiri, juga bersedia untuk bekerjasama dengan yang ingin membuka usaha serupa, di daerah mereka. “Datang saja ke Starwash Laundry, nanti akan kami bantu,” tutupnya. (h/atv)


15 SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M/23 SYAWAL 1433 H

JUNGKALKAN NTT 5-3

Sumbar Selangkah Lagi Lolos PEKANBARU, HALUAN — Tim Futsal PON Sumbar sukses memenangi laga kedua mereka menghadapi Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan skor 5-3 (3-2) pada laga lanjutan penyisihan grup Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII-2012 cabang futsal yang dihelat di GOR Tembilahan Minggu (9/9). Berkat kemenangan tersebut, tim asuhan trio pelatih Syafrianto Rusli, Zulmaidi Ben, dan Robby Mariandy ini untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya, hanya tinggal menunggu hasil pertandingan antara DKI Jakarta menghadapi Sulawesi Selatan yang hingga berita ini naik cetak, masih melangsungkan pertandingan. Pada laga yang dilangsungkan Minggu sore tersebut, Sumbar telah unggul terlebih dahulu melalui kaki pemain andalan mereka Randi “Akank” Satria Mushar. Tepatnya pada menit pertama, Akank, sukses mengeksekusi hadiah penalti yang diberikan wasit. Hanya satu menit ber-

selang, Akank kembali mampu membobol gawang NTT. Kembali melalui sepakan bola mati dari luar garis penalti gawang NTT. Skor 2-0 untuk keunggulan Sumbar. NTT yang tidak ingin tertinggal, mampu menyamakan skor menjadi 2-2 melalui gol yang masingmasing diciptakan oleh Hilarius menit ke-5, dan Mariano menit 6. Sumbar kembali mampu unggul, dan sekaligus menutup babak pertama dengan skor 3-2 melalui gol yang dicetak oleh Roni Doank menit 14. Memasuki babak kedua, penampilan kedua tim semakin menarik. Baik pemain Sumbar maupun NTT, saling memperlihatkan permainan

cepat. Ori effendi mampu kembali membuat keunggulan untuk Sumbar pada menit ke29. Empat menit kemudian NTT mampu memperkecil ketertinggalan mereka menjadi 3-4 melalui kaki Suprayitno. Tim Sumbar yang dimanejeri Yasman Yanusar menutup laga dengan gol kedua dari Ori Efendi pada menit 37. Manejer tim Sumbar Yasman Yanusar, mengatakan anak asuhnya tampil sangat baik pada laga tersebut. “Alhamdulillah anak-anak mampu merealisasikan strategi-strategi yang diberikan tim pelatih dari pinggir lapangan, sekaligus memberikan kemenangan terhadap tim. Dengan hasil ini, kami tinggal menunggu hasil pertandingan antara DKI menghadapi Sulsel. Jika DKI mampu mengalahkan Sulsel, kami sudah bisa pastikan tiket ke babak selanjutnya,” jelasnya. Pada babak penyisihan terakhir, Sumbar akan menghadapi tim futsal PON DKI Jakarta yang akan dilaksanakan Senin (10/9) siang ini. (h/rio)

Oki Dikalahkan Pebiliar Pelatnas PEKANBARU, HALUAN – Pebiliar Sumbar Oki Chandra kandas di babak kedua pada nomor nomor pool 8-ball men single cabang biliar PON XVIII Riau 2012. Oki harus mengakui keunggulan pebiliar Pelatnas asal Jateng, M Zulfikri dengan skor 7-3 di arena Biliar di area Purna MTQ, Pekanbaru, Riau, Minggu (9/9). Oki yang tampil dengan style-nya yang terlihat tenang langsung tertinggal 6-0 atas Zulfikri dalam enam game pertama. Bahkan, dalam beberapa kali break Zulfikri tak memberi kesempatan kepada Oki untuk bermain. Ia langsung menuntaskan sendiri gilirannya tanpa membuat kesalahan. Di game ke tujuh, Oki mulai bangkit. Ia berhasil merebut game ke delapan dan game ke Sembilan. Tapi keberhasilan ini tak berlanjut. Di game ke sepuluh, Oki yang terlambat

bangkit itu tak mampu mengendalikan permainan Fikri dan menyudahi permainan ini dengan skor 7-3. Di babak pendahuluan, Oki Chandra berhasil menghempaskan harapan pebiliar Papua, Agus Meage melakukan revans. Oki menang dengan skor meyakinkan 7-5 atas Agus yang juga dikalahkannya di ajang yang sama empat tahun lalu di Kalimantan Timur. Kepada Haluan Oki mengaku senang setelah mampu kembali mengalahkan Agus. “Di Kaltim lalu (PON XVII) saya juga unggul 7-5 atas Agus,”sebut Oki yang sempat terkendala menyangkut dengan keputusan keberangkatannya ka arena PON XVIII ini. Pada pertandingan yang dipimpin technical delegate asal Padang Robbi Suarly, Oki memulai pertandingan di nomor pool 8-ball men single bersama 31 pebiliar lainnya.

Duel pebiliar barat-timur ini berlangsung di meja 12. Oki yang terlambat panas tertinggal terlebih dahulu. Empat babak pendaluan, dimenangkan Agus dengan skor 1-3. Namun, jelang time out Oki yang tampil tenang mampu unggul 4-3 atas Agus. Saat memenangkan tiga game terakhir jelang time out ini, Oki terlihat kerap meminta wasit merapikan bola di rak karena dianggapnya tak sesuai dengan susunan ideal. Selepas waktu istirahat, Oki tak menyia-nyiakan kesempatan dan mendahului Agus untuk memenangan tujuh game, setelah sempat dua kali tie break yang menyebabkan pendukung Sumbar sempat menahan nafas. Pebiliar Sumbar lainnya Robert A yang mendapatkan bye di babak pendahuluan hingga berita ini diturunkan pukul 17.00 WIB belum bertanding. Ia akan berhadapan pebiliar Bengkulu, Jony Susanto yang mengalahkan pebiliar Bali Arwan Parasola di babak pendahuluan. (h/mat)

SELANGKAH LAGI — Tim Futsal PON Sumbar hanya selangkah lagi untuk bisa memastikan tiket ke babak enam besar, setelah mampu menaklukkan NTT 5-3 pada lanjutan babak penyisihan PON cabang futsal. FB FUTSAL SUMBAR

HADAPI JATENG

Kemenangan Harga Mati PEKANBARU, HALUAN – Tim sepakbola PON Sumbar bertekad harus menang pada laga terakhir penyisihan grup C Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII-2012 cabang sepakbola, menghadapi Jawa Tengah yang akan dihelat Senin (10/9) sore ini di Stadion Tuanku Tambusai, Kampar, Riau. Hasil imbang 2-2 pada laga perdana menghadapi tuan rumah Riau, serta kekalahan 2-5 kala menghadapi tim Kalimantan Timur di laga kedua, membuat jalan Sumbar untuk mampu mencapai babak enam besar. Dengan hasil tersebut, peluang Sumbar untuk lolos makin tipis. Karena dipertandingan terakhir menghadapi Jateng, Sumbar harus menang minimal 3-0 dengan catatan, tuan rumah Riau juga ikut kalah atas Kaltim dengan skor minimal 2-0. Pelatih kepala Sumbar, Suprianto kepada Haluan menegaskan bahwa kemenangan untuk timnya merupakan harga mati, jika memang Bayu Febratama dan kawan-kawan memang

ingin untuk melaju ke babak se- kami berharap pertandingan ini mampu lanjutnya. meraih tiga poin,” harap Suprianto. “Anak-anak harus bermain matiMenghadapi tim kuat Jawa Tengah, matian sekaligus berharap bisa melaju Sumbar dipastikan tidak akan diperkuat ke babak kedua. Seluruh personil harus salah seorang pemain mereka yakni, turut berusaha maksimal. Karena Adek Syaputra yang terkena akumulasi semua apa saja disepakbola bisa kartu, karena pada laga perdana dan terjadi,” terangnya. kedua, gelandang tengah ini mendapat Pada laga menghadapi Kaltim yang kartu kuning. (h/rio) dihelat Sabtu lalu, tim Tuah Sakato mulai bisa menyerang pada 45 menit babak kedua. Hal inilah yang akan coba ditingkatkan oleh skuad yang dimanejeri Syamsul Bahri ini. “Secara tim, Jawa Tengah memang sangat bagus. Namun dengan semangat dan bantuan doa dari masyarakat Sumatera Barat, TIM PON Sumbar Saat Latihan

CABANG KARATE MULAI PERTANDINGAN HARI INI

Martinel Mohon Doa dan Dukungan untuk Tuah Sakato PEKANBARU, HALUAN — Martinel mohon doa dan dukungannya untuk dapat tampil maksimal untuk tuah sakato.. oss Petikan SMS itu diterima Haluan sehari sebelum cabang karate mempertandingkan di arena PON XVIII Riau 2012. Martinel merupakan sosok yang menjadi salah satu dari 19 atlet andalan Sumbar di ajang PON teranyar ini. Sekeping emas diharapkan bisa melengkapi target 12 emas, demi kebanggan rang Minang dimana saja ia berada di pelosok republik ini. Sumbar pernah terperosok

di posisi kunci saat pelak- pelatih salah satu cabang sanaan PON XV lalu di Su- olahraga bodycountact ini rabaya tahun 2000. Tak ada Sumbar bakal menurunkan sekeping-pun emas yang ter- enam karateka dari empat bawa pulang, untuk menjawab nomor yakni kata beregu putra rindu kebanggaan menurunkan Bayu kampung halaman. Anggara, Nofriadi Setelah itu, Sumbar dan Panji Pahterus membaik. Dalawan. Kata pen kini, 12 emas terorangan putra lah dicanangkan unJabnes Satria, kata tuk sebuah hasil perorangan putri yang tentunya memenurunkan Puti ngangkat nama Masturah serta olahraga Sumbar di kumite putra kelas pentas nasional khu+86 kg Arif Saputra. MARTINEL susnya dan nama “Besok enam Ranah Minang umumnya. karateka kita akan turun di Menurut Nazar Effendi, nomor kata beregu putra serta

kata perorangan putra dan putri plus kumite kelas +86 kg,” tutur pelatih Nazar Efendi. Cabang ini akan dilaksanakan di GOR Tribuana, Pekanbaru. Untuk hari pertama itu memang baru akan menyelesaikan nomor kata. Usai itu baru mempertandingkan nomor kumite (laga). Lebih jauh, pelatih kepala cabang Karate Sumbar, Henddy Luthan mengurai, pada kata perorangan putra, Jabnes Satria akan bersaing dengan karateka Sulawesi Selatan Faisal. Lalu, di kata putri Puti Mastura akan berhadapan dengan pemenang antara pertandingan Rorita

Mayasari (Riau) atau Siti (Aceh). Di nomor kumite kelas +84 kg putra, Arief Permanto akan berhadapan dengan Andre. Henddy Adrian Luthan mengatakan dari tiga atlet yang akan turun pada hari pertama itu, Jabnes mendapatkan lawan tangguh. Soalnya karateka Sulsel yang akan menjadi saingannya merupakan peraih medali emas Sea Games. “Tapi kepada semua karateka PON Sumbar sudah saya sampaikan, siapapun lawan yang ada didepan mata, tak boleh dianggap enteng dan tak boleh dibesarbesarkan walau dia juara

dunia sekalipun,” ujarnya. Sebab, sambung Henddy, untuk jadi juara semua lawan harus dikalahkan. Di dua nomor lainnya, lawan-lawan yang akan dihadapi karateka Sumbar relatif berimbang dan berada di bawah. Misalnya Andre yang akan dihadapi Arief Permanto. Henddy yakin, Arief merupakan karateka yang lebih baik dari calon lawannya tersebut. Bukti teranyarnya, jika Arief lolos PON dengan raihan medali perunggu Pra-PON, Andre hanya lolos kuota. Yang menariknya dari laga

ini adalah, lawan yang akan dihadapi Arief adalah karateka yang sebenarnya berasal dari Sumbar. “Dia bergabung ke Riau sewaktu Pra-PON. Tapi bagaimana saya yakin arif bisa menang lawan Andre nanti. Hal yang sama juga kemungkinan besar akan dilalui Puti Mastura. Sebab salah satu calon pesaingnya besok, Rory Maya Sari merupakan karateka yang juga berasal dari Sumbar. Seandainya memang Rory mampu menang atas Siti, Henddy pun yakin Puti akan mampu melaju ke babak selanjutnya dengan mengalahkan Rory. (h/mat)


16 OLAHRAGA Dua Tim Takraw Sumbar Gagal Maksimal PEKANBARU, HALUAN — Dua tim sepaktakraw Sumbar, putra dan putri gagal meraih hasil maksimal di nomor hoop yang berlangsung di komplek purna MTQ, Pekanbaru, Minggu (9/9). Kedua tim tak mampu meraih nilai tinggi dalam nomor yang pertama kali dipertandingkan di ajang PON ini. Pelatih sepaktakraw Sumbar Rudi Calces kepada Haluan di Pekanbaru menyebutkan anak-anaknya sudah berjuang maksimal. Sayangnya, tim lain mampu meraih nilai lebih tinggi. Di sektor putra, hingga pukul 17.00 WIB, masih bertanding tim asal Jawa Timur. Dari empat tim yang telah menyelesaikan pertandingan tim putra Sumbar yang dimotori Novrizal hanya mampu berada di posisi ketiga dengan torehan poin 230. Banten tampil sebagai pemuncak dengan total nilai 400 dan disusul tim dari Gorontalo dengan nilai maksimal 300. Sementara Kepulauan Riau (Kepri) finish dengan nilai 180. Sedangkan di sektor putri tim yang dimotori Rike Media Sari juga gagal meraih nilai maksimal. Tim ini hanya mampu meraih nilai 190. Sementara itu Jateng dan Sulsel mampu mengumpulkan 410 poin da Riau berhasil mendapatkan nilai 320. “Di sektor putra, Sumbar satu grup dengan 8 provinsi lainnya dan putrid dengan tujuh provinsi lainnya,” kata Rudi. Cabang sepaktakraw pada Selasa (11/9) akan mempertandingan nomor tim dan beregu. Sumbar satu grup dengan Jateng dan Jawa Timur, dimana akan bertanding dengan tim Jateng. (h/mat)

Wapres Pastikan Pembukaan PON Berjalan Baik PEKANBARU, HALUAN — Wakil Presiden RI Boediono memastikan seluruh persiapan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII berjalan baik kendati masih ditemukan beberapa kendala di sejumlah venues. Hal tersebut diungkapkan Wapres dalam kunjungan kerja selama 3 jam di Riau, Minggu (9/9). “Berdasarkan hasil peninjauan kita ke lapangan, semua sudah berjalan baik. Walaupun masih ada kendala di lapangan, itu hal yang wajar,” kata Wapres Boediono saat ditanya wartwan di wisma atlet komplek sport centre, Rumbai bersama Menko Kesra Agung Laksono, Ketua KONI Pusat Tono Suratman, Gubernur Riau HM Rusli Zainal dan sejumlah pejabat Pemprov Riau. Terkait kondisi wisma atlet yang sebelumnya dikabarkan belum dialiri air danbelum dibersihkan, menurut Wspres sudah tidak ada maslah lagi. “Semua sudah tersedia dengan baik, baik kamar, air maupun konsumsi atlet sudah tidak ada masalah. Jadi mari kita sama-sama sukseskan PON ke XVIII karena ini untuk kepentingan nasional kita,” ajak Wapres. Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga membantah penilaian salah seorang wartawan yang menilai pelaksanaan POn di Riau terkesan dipaksakan. Menurut wapres, tidak ada yang dipaksakan karena semuanya berjalan sesuai dengan yang direncanakan. “Kalau dikatakan dipaksakan, ya tidaklah. Karena semua sudah berjalan sesuai rencana, walaupun masih ada kekurangan,” imbuhnya. Pantauan Haluan Riau, dalam kunjungan kerja yang singkat tersebut, Wapres tidak terlalu banyak bertanya terkait kesiapan beberapa venus. Bahkan dari beberapa venues yang ditinjau seperti lapangan tembak, main stadium dan venues tenis, Wapres hanya beberapa menit saja di lokasi.Namun, Gubernur Riau HM Rusli Zainal tampak begitu antusias menjelaskan beberapa hal terkait venues yang ditinjau. (h/dis)

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

SCTV CUP 2012

Garuda Muda Takluk JAKARTA, HALUAN — Garuda Muda gagal mengatasi perlawanan Harimau Malaya Muda. Indonesia kalah 0-1 di SCTV Cup 2012, Minggu (9/9) di Stadion Gelora Bung Karno.

GAGAL — Pesenam andalan Sumbar Nancy Putri Yulis gagal menunjukkan penampilan terbaiknya karena mengalami masalah pada pencernaanya. RAKHMATUL AKBAR

Peringatan Haornas XXIX-2012 Meriah PADANG, HALUAN – Peringatan Hari Olahraga Nasional ke 29 tahun 2012 tingkat Sumbar Minggu (9/9), di Kantor Gubernur Sumbar berlangsung meriah. Serangkaian kegiatan digelar yang diawali upacara bendera dengan inspektur upacara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Usai upacara bendera, orang nomor satu di Pemprov Sumbar melepas peserta lomba gerak jalan tepat waktu tingka SLTA seSumbar. Namun salah seorang peserta gerak jalan putri terlihat pingsan sesaat sebelum upacara bendera dimulai. Petugas kesehatan pun bergerak cepat menanganinya. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Dr.Andi A.Mallarangeng mengajak agar olahraga dapat dijadikan sebagai gaya hidup manusia modern. Seluruh instansi pemerintah, swasta, para orang tua dan anakanak mesti ikut berolahraga. Seluruh provinsi dan kabupaten/ kota harus menggererakkan masyarakatnya berolahraga melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak serta mendirikan sekolah olahraga di setiap provinsi. Pemerintah daerah juga diharapkan menggelar kegiatan olahraga setiap hari Jumat mulai di lingkungan instansinya pemerintahan maupun di sekolah-sekolah. Sementara pembinaan olahraga di daerah mestinya difokuskan pada 1 atau 2 cabang olahraga unggulan dan dilaksanakan secara serius, sistematis dan terukur sehingga menjadi kompetitif prestasinya di tingkat dunia. “Kita semua harus merasa terpanggil untuk terus menerus meningkatkan partisipasi olahraga melalui sosialisasi, kompetisi di tingkat sekolah, kabupaten/kota, provinsi dan nasional, agar bangka kita dapat meraih prestasi puncak di tingkat dunia,” katanya. Sekdaprov Sumbar Ali Asmar usai upacara kepada wartawan menjelaskan, semangat berolahraga harus dibangkitkan di tengah masyarakat karena berolahraga bagian dari hidup sehat. Dan memang secara nasional prestasi olahraga Sumbar belum menggembirakan, masih tertinggal dari provinsi-provinsi lain yang juga

terus memperbaiki diri. Sedangkan untuk mengembangkan cabang olahraga unggulan daerah, juga menjadi agenda Pemprov Sumbar. Namun olahraga apa yang akan dikembangkan itu, pihaknya masih menunggu laporsan dari KONI Sumbar. “Kalau melihat kejayaan masa lalu, Sumbar pernah unggul di cabang olahraga gulat, angkat berat. Dan kini kita akan lihat lagi dimana kita unggul. Sebagai contoh adalah silat yang sudah mendarah daging di tengah masyarakat. Tetapi kita tunggu lah laporan KONI dulu,” kata Ali Asmar. Lomba Hari Olahraga Nasional Peringatan Hari Olahraga Nasional Tingkat Sumbar diisi dengan lomba gerak jalan tepat waktu tingkat SLTA se-Sumbar, jalan santai dan senam massal di lingkungan SKPD Pemprov Sumbar dan senam massal. Menurut plh.Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Rafli Efendi, panitia menyediakan hadiah dengan total Rp85 juta.

Untuk peserta lomba gerak jalan, hadian juara I uang sebesar Rp15 juta, juara II Rp10 juta, juara III Rp7,5 juta, harapan I Rp5 juta, harapan II Rp4 juta dan harapan III Rp2 juta. Sedangkan pemenang lomba jalan santai dan senam massal disediakan hadiah berupa TV, kulkas dan lainnya. Lomba gerak jalan tepat waktu melewati rute sepanjang 10 km denganstar di halaman Kantor Gubernur Sumbar-Jalan SudirmanJalan Khatib Sulaiman-Bundarah DPRD Sumbar-Jalan S.ParmanJalan Veteran-Jalan A.Yani-Jalan Sudirman dan finish kembali di halaman Kantor Gubernur Sumbar. Sesaat sebelum upacara, salah seorang peserta gerak jalan putri pingsan. Pelajar SLTA ini diperkirakan belum sarapan pagi, sementara mereka juga berkumpul di halaman Kantor Gubernur Sumbar sejak pukul 06.00 WIB. “Memang benar, tadi ada peserta yang pingsan sebelum upacara dimulai. Mungkin dia belum sarapan pagi. Tetapi petugs kesehatan sudah menanganinya,” kata Rafli. (h/vie)

Bermain di Hall A Rumbai, Minggu (9/9), DKI sempat direpotkan oleh permainan cantik Aceh, tapi masih mampu unggul dalam pengumpulan angka. Tim asuhan Tjetjep Firmansyah itu memimpin 17-16 di kuarter

DITENGAH kesibukan menyelesaikan beberapa venue yang belum selesai para pekerja PON ini masih sempat berpose melihat kamera wartawan. RAKHMATUL AKBAR.

Usai jeda, terlihat permainan Indonesia ada sedikit perubahan. Permainan Hendra Adi Bayauw Cs, sedikit lebih hidup bila dibandingkan babak pertama. Namun buang-buang peluang masih terus dilakukan. Tercatat tiga hingga empat peluang emas yang terbuang percuma. Di laga kali ini yang sedikit patut diberi acungan jempol adalah permainan Rasyid Bakri, gelandang bernomor 14 ini mampu tampil dengan baik. Penguasaan bola serta umpan-umpannya sangat matang, Rasyid juga mampu tampil tenang di lini tengah. Sayang permainan Rasyid ini tak diikuti oleh pemain lain, penyelesaian akhir dan juga umpan-umpan banyak terjadi kesalahan. Hingga tiga menit tambahan waktu tak ada lagi gol tambahan. Garuda Muda ditundukkan Harimau Malaya Muda dengan skor 0-1. kekalahan ini sekaligus memperpanjang rekor kekalahan Indonesia dari Malaysia. Dengan hasil ini Malaysia U22 menjadi jawara di pertandingan pertama SCTV Cup 2012. Di laga selanjutnya akan mempertemukan Timnas Indonesia kontra Korea Utara pada hari Senin (10/9). (h/rio)

Panitia Tetap Diminta Gratiskan Tiket PON PEKANBARU, HALUAN — Gubernur Riau Rusli Zainal didesak untuk segera mengambil keputusan untuk membatalkan penjualan tiket pertandingan PON XVIII, supaya pelaksanaannya lebih didukung penuh warga setempat. “Kita juga bingung apa dasar PB PON melakukan pengutan tiket di setiap cabor (cabang olahraga). Kalau pembukaan PON, mungkin saja karena penuh. Tapi kalau setiap cabor malah kita ragu ada penontonnya,” tutur Ketua Komisi A DPRD Riau, Bagus Santoso, Minggu (9/9). Menurut Bagus, sebaiknya pemungutan tiket di setiap cabor harus dihentikan demi mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Karena dikhawatirkan, sekalipun PB PON menjual tiket di setiap cabor favorit, itu akan berimbas pada cabor yang tidak kurang favorit. “Masyarakat akan menganggap seluruh pertandingan di setiap cabor akan bayar. Digratiskan saja. Kita masih

ragu ada penonton apa tidak, kok malah ini ada pungutan. Kita juga belum mendapat laporan resmi dari PB PON soal keputusan pungutan tersebut,” ujar Bagus. “Dukungan moral masyarakat Riau terhadap atletnya itu sudah pasti menambah semangat. Tapi di atas semua hal, kehadiran suporter di lapangan dibutuhkan oleh setiap atlet manapun. Sebab, akan terasa tak enak juga meraih emas tapi tanpa ada penonton.” Pungutan masuk ini sudah diberlakukan pada cabor favorit, seperti sepakbola, bulutangkis, bola voli, bola basket, renang dan karate. PB PON awalnya berjanji pungutan itu akan berlaku ketika babak perempat final. Tapi hari ini, baru dipertandingakan basket di Sport Center Rumbai, panitia telah memungut tiket Rp10 ribu. “Kita mengharapkan, mumpung PON baru dimulai, sebaiknya setiap cabor digratiskan saja, agar rakyat juga merasa ikut berpetas olahraga,” imbuh Bagus. (h/net)

Jatim Raih Emas Pertama lewat Loncat Indah GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno mengangkat bendera star saat melepas lomba gerak jalan tepat waktu yang melibatkan peserta tingkat SMA. IST

Tim Basket Putra DKI Kalahkan Aceh PEKANBARU, HALUAN — Tim basket putra DKI Jakarta mengalahkan Aceh dengan skor 86-66 pada pertandingan keduanya di PON XVIII. Sebelumnya, tim putri Papua tampil luar biasa saat mengalahkan Sumatera Selatan.

Meski dari segi kecepatan dan juga kegigihan, Garuda Muda patut diacungi jempol. Namun dari sisi kerja sama, kontrol bola serta umpan, Indonesia belum membaik. Selain itu, visi bermain juga sedikit harus diperbaiki, terutama dalam hal penyerangan. Sementara Malaysia yang terus ditekan mampu tampil cukup tenang. Pengalaman tampil di Liga Singapura tampaknya menjadi senjata penting bagi Harimau Malaya Muda. Pada 45 menit babak pertama, meski tak banyak melakukan serangan, namun Malaysia mampu tampil efisien. Mereka tak banyak membuang-buang tenaga. Sebuah gol yang sangat cantik tercipta di menit ke 43 melalui pemain bernomor punggung 4, Reuben Thayaparan. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tak mampu ditangkap oleh Ajisaka, 1-0 untuk Malaysia. Setelah gol dari Malaysia ini permainan Indonesia semakin buruk, banyak kesalahan dilakukan, beruntung tak ada lagi gol tambahan yang tercipta. Hingga turun minum, Indonesia tetap tertinggal 01 dari Malaysia.

pertama dan 39-34 di kuarter kedua. Di kuarter ketiga, DKI terus meningkatkan serangan lewat Wenas Daniel Timothy dan Andakara Dhyaksa. Mereka pun mampu melebarkan jarak menjadi 60-50 di akhir kuarter ini. DKI tak terkejar lagi di kuarter pamungkas dan mengakhiri perlawanan Aceh dengan 86-66. Andakara jadi bintang kemenangan DKI. Guard Aspac itu menyumbangkan total 24 poin plus tiga rebound. “Anakanak bagus dan semakin kencang di kuarter keempat. Aceh juga sempat ngotot, tapi beberapa tembakan tiga angka juga membantu kami,” ujar Tjejep seusai pertandingan. Dengan hasil ini, DKI menduduki puncak klasemen

sementara Pool B setelah di partai pertama, Sabtu (8/9) lalu, mereka juga meraih kemenangan atas Jawa Timur. Selanjutnya, mereka akan menghadapi Sumatera Barat, Rabu (12/9) mendatang. Sementara, di bagian putri, Papua menunjukkan perjuangan hebat kala bertemu Sumsel. Mereka mampu menang 68-55 meski tertinggal di tiga kuarter awal. Hingga akhir kuarter ketiga, Papua masih ketinggalan 46-53. Untuk mengejar perolehan poin Sumsel, Papua memeragakan permainan taktis di kuarter penutup. Mengandalkan pemain timnas Jackyn Ibo, mereka perlahanlahan memangkas ketertinggalan. Lima menit kuarter ke-

empat berjalan, Papua hanya tertinggal satu poin pada kedudukan 52-53. Kondisi ini membuat para pemain Sumsel tampak panik dan mereka kurang tenang dalam membangun serangan. Papua pun makin di atas angin dan terus memimpin hingga akhir laga. Pelatih tim putri Papua, Keithe A. Aragay, mengatakan, kunci kemenangan timnya adalah semangat juang yang tinggi. Ia memuji permainan kompak anak asuhnya yang memuncak di kuarter penutup. “Saya pikir semangat juang anak-anak yang berlipat ganda. Lawan sepertinya pusing dan panik. Padahal di kuarter keempat, fisik kami kedodoran,” jelasnya. (h/net)

PEKANBARU, HALUAN – Jawa Timur akhirnya mendapatkan medali emas pertamanya di PON XVIII. Juara umum bertahan ini mendapatkannya dari cabang loncat indah lewat pasangan Luthfi Niko Abdullah dan M.Nasrullah. Luthfi dan Nasrullah jadi yang terbaik di nomor synchro menara putra. Dalam perlombaan di Kolam Renang Rumbai, Minggu (9/9), mereka melakukan enam kali lompatan dan mengumpulkan total poin 368,19. Pergerakan kedua atlet itu dari mulai posisi awal sampai melompat masuk ke air paling stabil dibandingkan lawanlawannya di final. Kekompakan serta tingkat kesulitan melakukan lompatan juga menjadi penilaian lebih para juri. “Alhamdulillah, akhirnya bisa maksimal juga. Berusaha terbaik saja mas. Kan yang nilai juri,” kata

Nasrullah. “Sebenarnya teriakan penonton dan kunjungan Menpora tiba-tiba sempat ganggu konsentrasi. Tapi, berusaha fokus saja,” tambahnya. Perak diperoleh wakil DKI Jakarta, Andriyan dan Adityo Restu Putra, dengan nilai total 345,29. Medali perunggu jadi milik Jawa Barat melalui Rohmat dan Septyan Cahya dengan nilai total 275,43. Sementara, di nomor synchro papan 3 meter putri, Maria Natalie Dinda dan Sari Ambarwati dari DKI Jakarta berhasil menambah emas untuk kontingen ibukota. Dengan nilai total 268,50 poin, mereka mengalahkan wakil Jawa Timur dan Sumatera Selatan. Perlombaan cabang loncat indah memang dikunjungi oleh Menpora Andi Mallarangeng pada hari ini. Selain mengunjungi loncat indah, Menpora juga berkunjung ke wisma atlet. (h/net)


HUKUM DAN KRIMINALITAS 17

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

Buruh Bangunan Ditangkap PADANG, HALUAN — Polisi menggerebek sebuah rumah yang diduga dijadikan lokasi perjudian di Jalan Paus, Ulak Karang, Padang Utara, Minggu (9/9) sekitar pukul 03.00 WIB diniahri. Dari penggerebekan tersebut, tiga tersangka yang merupakan buruh bangunan digelandang ke Mapolresta Padang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ketiganya masing-masing Kasman (43), Rukidi (55), dan Jono (35). Petugas Reskrim Polresta Padang juga menyita uang tunai sebesar Rp227 ribu, dan satu paket kartu remi sebagai barang bukti. Kanit III SPK Polresta Padang Ipda Sugeng Riadi mengatakan, penangkapan ini menindaklanjuti Informasi masyarakat yang resah karena rumah tersebut sering dijadikan tempat perjudian. Dari informasi tersebut, petugas Reskrim Polresta Padang langsung melakukan pengintaian dan penggerebekan. “Dari hasil pengintaian tersebut, petugas meringkus tiga pelaku,” kata Sugeng kemarin. Menurutnya, selain tiga pria asal Jawa itu, ada beberapa orang lainnya yang ikut main di rumah tersebut. Namun, ketika petugas menggerebeknya, beberapa orang di antaranya melarikan diri. Bahkan, salah satu pelaku yang kabur merupakan wanita paruh baya. Sugeng berharap agar masyarakat, selalu memberikan informasi kepada pihak kepolisian, terutama adanya informasi penyakit masyarakat seperti judi, mabuk-mabukkan, dan lainnya. Sebab, peran masyarakat dalam membasmi penyakit masyarakat, sangat dibutuhkan sekali. Kemudian, kepada ninik mamak dan tokoh ulama, juga disarankan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakatnya, terutama tentang penyakit masyarakat. “Jika kita (polisi, dan tokoh masyarakat, red) bersama-sama melawannya, maka ke depannya tentu penyakit masyarakat tersebut dapat diminimalisir,” tuturnya. (h/ang)

Guru Honor Tewas di Sungai LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Sejumlah warga Jorong Talang, Mungka, Limapuluh Kota dikagetkan dengan penemuan sesosok mayat lakilaki di pinggir Sungai Talang, Sabtu (8/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Korban yang dikemudian diketahui bernama Jerfizal (46) merupakan guru honor di salah satu SD di Talang, yang juga warga setempat. Jenazah awalnya dijumpai Mis (50), tetangga korban. Saat itu Mis baru pulang dari sawah, dan melihat sesosok yang mencurigakan di tepi sungai. Lalu ia mendekat. Alangkah terkejutnya dia, ketika melihat sesosok mayat tertelungkup di pinggir sungai. “Sorenya saya pulang dari sawah, ketika dalam perjalanan saya melihat benda yang mencurigakan di pinggir sungai. Lalu, saya mendekatinya. Tenyata benda itu adalah seorang manusia,” katanya. Mis berusaha menolong orang tersebut. Saat dibalikkan ternyata orang itu adalah warganya sendiri yang telah jadi mayat.” Saat di balikkan, ternyata orang itu adalah Jefrizal dan tetangga saya sendiri,” katanya. Mis melaporkan penemuan mayat tersebut ke warga sekitar. Beberapa saat kemudian, puluhan warga berbondong-bondong menuju lokasi itu untuk melihat kondisi korban. Dalam kerumunan warga itu, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Tak lama kemudian petugas Polsek Guguak yang dipimpin Kapolsek AKP Aprizal Lubis tiba di rumah tersebut. Polisi pun kemudian memintai keterangan sejumlah saksi di lokasi tersebut, dan memeriksa beberapa alat bukti. Petugas juga sempat meneliti lokasi korban ditemukan tak bernyawa. “Saat kami sampai di TKP, jasad Jefrizal telah dibawa pulang pihak keluarga. Setelah diselidiki dan dari keterangan beberapa saksi, tidak ada tanda-tanda penganiayaan terhadap korban. Untuk sementara disimpulkan tewas korban tewas karena penyakit yang dideritanya,” kata Aprizal Lubis. Dari keterangan warga setempat, ungkap Kapolsek, sebelum kejadian Jefrizal berniat pergi memancing ke sungai yang tidak jauh dari rumahnya. ”Korban yang mengalami sakit ayan itu, saat melintasi sungai diduga penyakit ayannya kambuh dan langsung tercebur ke sungai,” imbuhnya. Menurut warga sekitar, Jefrizal mengalami penyakit ayan semenjak puluhan tahun lalu. Bahkan penyakit ayannya sering kambuh apabila berada dekat air. Jasad Jefrizal yang telah di makamkan pihak keluarga. (h/ddg)

TERLIBAT TAWURAN

Siswa Masuk Daftar Hitam PADANG, HALUAN — Dunia Pendidikan Kota Padang tercoreng oleh ulah sejumlah pelajar yang tawuran yang hampir tiap hari dalam sepekan terakhir.

PEMBINAAN — Sejumlah pelajar yang kedapatan tawuran tengah mendapat pembinaan dari pihak kepolisian. Dinas Pendidikan Padang saat ini tengah menunggu nama-nama siswa yang terlibat tawuran dari masing-masing sekolah untuk dimasukkan dalam daftar hitam. SUTANA

Colt Diesel Terjun ke Bandar PADANG, HALUAN — Berusaha menghindari mobil lain saat melewati tanjakan sebelum gerbang Universitas Andalas (Unand), sebuah colt diesel terjun ke dalam bandar sedalam lima meter, Sabtu (8/9) sekitar pukul 18.00 WIB. Untungnya sopir truk berhasil selamat dari peristiwa tersebut dan hanya mengalami luka lecet. Pantauan Haluan, Mitsubishi Colt Diesel BA 8182 AN yang dikendarai Ijal (30), warga Lambung Bukik tersebut masuk ke dalam parit dengan kondisi miring. Hanya tampak bagian sebelah kanan saja. Sementara bagian kirinya mengarah ke parit. Sementara, Toyota Kijang BA 1083 AA yang dikendarai Herman (38) mengalami ringsek di bagian belakang sebelah kiri. “Saya berusaha menghindari mobil Kijang yang berada di depan

saya saat pendakian tersebut, tapi tiba-tiba mobil itu mararau karena mogok mendaki sehingga langsung mengerem. Saya kaget lalu banting stir ke sebelah kiri, dan langsung masuk ke bandar,” jelas Ijal sembari memasang ikatan untuk membantu menaikkan mobilnya. Sementara sopir Toyota Kijang Herman mengaku saat kejadian mobilnya memang mogok ketika mendaki, dan tidak mengetahui ada mobil lain di belakangnya. Pertengahan pendakian, mesin mobilnya tiba-tiba mati, dan otomatis mati mendadak. “Saya sudah berusaha menghidupkan mobil, tapi tidak hiduphidup, dan setelah itu saya tergetar karena dihantam dari belakang oleh sebuah colt diesel. Lalu truk sedang itu masuk ke dalam bandar,” papar warga Parak Karakah, Padang Timur ini.

Urip (30), salah seorang warga sekitar menyebutkan, peristiwa itu bukan pertama kalinya di lokasi itu. Menurutnya, sebelum jatuh truk sedang itu, pernah juga pengendara motor yang meninggal karena kecelakaan.”Pendakian sedikit itu memang rawan, kalau tidak hatihati bisa bahaya,” ujar Urip. Kanit Lakalantas Polresta Padang, AKP Eliswantri saat dihubungi HALUAN menyebutkan, baru menerima informasi dari anggota Polsekta Pauh. Saat ini, pihaknya sedang melakukan evakuasi terhadap truk sedang yang jatuh tersebut. pihaknya mengerahkan satu unit mobil derek tipe besar untuk mengevakuasinya. “Saya baru saja dapat informasi, dan saat ini personel sedang turun ke lapangan untuk memeriksa, dan mengevakuasi kendaraan tersebut,” tuturnya. (h/ang)

PELAKU BERPAKAIAN RAPI

Mahasiswi STBA Prayoga Dicopet PADANG, HALUAN — Nasib apes menimpa Beti Wahyuningtias (20). Mahasiswi STBA Prayoga, Padang ini menjadi korban pencopetan di kawasan Pasar Raya, Padang, Minggu (9/9). ponsel Blackberry Gemini miliknya diembat pelaku. Pengakuan warga Balibaru, Kuranji ini kepada petugas SPK Polresta Padang, awalnya dia bersama kakaknya, Wahida (24) melintas di Pasar Raya. Setiba di depan Koppas Plasa, tiba-tiba dua pria tidak dikenal langsung merenggut handphone korban yang berada di saku jaket sebelah kiri. “Saat pelaku menggasak ponsel saya di saku, saya langsung menoleh ke belakang dan Kedua pelaku itu kemudian langsung melarikan diri,” kata korban di hadapan petugas SPK Polresta

Padang kemarin. Keduanya, kata korban, berpakaian rapi. Satu di antaranya memakai baju kemeja warna putih, dan mengunakan topi, dan satunya lagi memakai baju kemeja warna coklat. Keduanya, sebut korban, sempat dikejar dan diteriaki copet. Bahkan salah satu di antaranya, yaitu yang mengunakan baju kemeja putih, sempat diamankan oleh beberapa pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Pasar Raya. Namun, pria itu dilepaskan kembali, karena handphone Blackberrynya tidak ditemukan dari tangan pria tersebut. Sementara itu, lanjut korban, pria yang satunya lagi berhasil lolos. “Pria yang baju putih itu dilepaskan, karena tidak ada bukti kuat. Bahkan pria itu, sempat memarahi saya, dan mengancam

akan melaporkan saya kepada polisi karena telah memfitnahnya. Namun, karena saya takut, akhirnya saya minta kepada masyarakat agar pria itu dilepaskan kembali,” ujarnya. Meskipun tidak ada bukti, pria berbaju kemeja putih dan kemeja coklat itu adalah pelaku copet, karena dari awal, keduanya telah membuntutinya sejak dari Jalan Pasar Raya, menuju parkiran Blok A. Namun, karena keduanya terlihat berpakaian rapi, maka sama sekali ia tidak ada menaruh rasa curiga. Sementara itu, Kanit I Ipda Tarmizi mengakatan laporan korban akan ditindaklanjuti Satuan Reskrim Polresta Padang. “Kita telah mengantongi cirri-ciri pelaku dan menidaklanjuti menerima laporan dari korban,” ujarnya. (h/ang)

Puluhan siswa diamankan para petugas. Bahkan salah seorang pelajar putri kedapatan membawa sebilah pisau sepanjang 60 sentimeter yang sengaja ditutupi paralon. Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Indang Dewata mengatakan, pihaknya telah memanggil kepala sekolah yang terlibat dalam tawuran, dan menginstruksikan untuk segera melakukan drop out (DO) kepada siswa yang terlibat. “Kami telah memanggil kepala sekolah yang diduga para siswanya terlibat tawuran agar memberikan sanksi tegas kepada pelajar nakal tersebut,” katanya. Dijelaskannya, siswa yang terlibat tawuran akan langsung dikeluarkan dari sekolah, dan tidak boleh lagi diterima di sekolah lain yang masih berada di bawah koordinasi Dinas Pendidikan Kota Padang. “Mereka yang terjaring oleh petugas, dan diduga kuat ikut tawuran akan dikeluarkan dari sekolah dan tidak akan diterima lagi di sekolah yang berada di Kota Padang,” tegas Indang. Untuk mengetahui para siswa yang terlibat tawuran, dinas pendidikan sedang menunggu data dari pihak sekolah nama-nama pelajar yang terlibat tawuran, dan memasukkannya ke daftar hitam. “Jika siswa tersebut tetap bersekolah di Kota Padang, maka kita tidak akan mengeluarkan ijazah kelulusannya, dan sekolah yang menerima siswa tersebut juga akan dikenai sanksi,” tegas mantan Kepala Bapedalda Kota Padang ini. Ia juga menghimbau kepada seluruh siswa di Kota Padang untuk tidak terlibat tawuran, dan tidak mudah terpancing atas provokasi yang dilakukan oleh oknumoknum yang hanya memanfaatkan para pelajar untuk membalaskan dendamnya. “Dari informasi yang saya terima, para provokator tawuran bukan berasal dari kalangan pelajar. Melainkan mantan siswa yang tidak

sekolah lagi sehingga memanfaatkan kawan-kawannya yang dulu untuk melakukan aksi balas dendamnya sendiri,” tuturnya. Sementara Pengamat Pendidikan Prof Dr Jamaris Jamna MPd menilai, bentrokan antara pelajar ini dikarenakan kondisi kejiwaan mereka masih labil akibat rasa ingin dipuji, dan tenar di kalangan para siswa. Apalagi doktrin kakak-kakak kelas mereka terdahulu masih sering diturunkan kepada adik-adik kelasnya, sehingga api permusuhan antara siswa masih tetap bergelora. “Para siswa SMA/SMK tersebut masih relatif remaja. Di masa itu rasa egois dan ingin disanjung masih sangat dominan dalam kejiwaan mereka, sehingga emosional para siswa tersebut sangat labil dan murah tersinggung,” kata Jamaris. Perilaku tersebut dikarenakan para siswa masih mencari jati diri, dan ingin dikatakan berani oleh kawankawannya. Di samping itu, aturan yang telah diberlakukan oleh pihak sekolah juga masih kurang tegas dalam menindak pelaku tawuran. Dalam menyikapi kejiwaan seperti itu, Jamaris menegaskan kepada pemerintah dan pihak sekolah untuk bertindak tegas kepada pelajar yang terlibat pelajar agar mereka trauma. “Para pelajar tersebut harus mendapatkan shock therapy dahulu, baru mereka nanti trauma untuk mengulang aksi tawuran tersebut. Aparat kepolisian, pemerintah dan sekolah juga harus mengambil bersikap tegas untuk menindak perilaku nakal para pelajar,” tutur kepala LPMP Sumatera Barat ini. Di lain hal, ia juga menyampaikan kepada pemerintah agar memaksimalkan koordinasi dengan petugas satpol PP, dan kepolisian untuk selalu memantau gerak-gerak para siswa sehabis pulang sekolah di tempattempat yang sering dijadikan area tawuran. (h/ang)

Pengusaha Tertipu PADANG, HALUAN – Merasa tertipu oleh pelanggannya, Dimas M Editiwarman (30), warga Jalan Siak, Kelurahan Rimbo Kaluang, Padang Barat, Sabtu (8/9) mendatangai SPKT Polresta Padang, karena mobil yang dirental selama satu bulan oleh Dm (30) alias Buyuang, warga Purus Baru tidak kunjung dikembalikan hingga tenggat waktu yang disepakati. Awalnya mobil Daihatsu Xenia BA 1851 BG milik Dimas di rental Buyuang pada 18 Juli sekitar pukul 15.00 WIB untuk jangka waktu satu bulan. Namun kenyataannya sampai sekarang mobil tersebut tidak pernah dikembalikan kepada pemiliknya. Keterangan korban kepada petugas yang menerima laporan pengaduannya, kejadian berawal saat terlapor mem-

bujuk korban, agar mau merentalkan mobilnya untuk jangka waktu sebulan. Dia juga mengaku tidak mengetahui pasti apa alasan terlapor belum juga mengembalikan mobil tersebut. Padahal jangka waktu sudah lebih dari tenggat yang disepakati . Dimas mengatakan sudah sering menghubungi terlapor, agar mengembalikan mobil tersebut, namun tak juga diacuhkan, bahkan terlapor banyak dalih dengan berbagai alasan yang tak jelas. Akibatnya, Dimas mengaku kesal karena merasa ditipu, dan mobilnya digelapkan. Karena merasa tidak senang, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Padang dengan harapan pihak kepolisian bisa melakukan pengusutan, dan mobilnya bisa balik kembali. (h/ang)

PEREDARAN NARKOBA

‘Jaringan Teluk Bayur’ Dikendalikan dari Lapas PADANG, HALUAN — Polisi tengah mengembangkan penyelidikan, pascatertangkapnya Nofli (24), tersangka kurir ganja di Pantai Air Manis, Padang Selatan, Kota Padang, Kamis (6/ 9) sekitar pukul 22.00 WIB. Direktur Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol Arif Rahman Hakim didampingi Kasubdit I AKBP AIidison mengatakan, pihaknya masih terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan kelompok ini. Dijelaskannya, penangkapan Rafli merupakan tindak lanjut dari pengakuan tersangka Hendra (27), dan Andi (22) yang

diciduk di kawasan Bungus Teluk Kabung, Padang, Kamis (6/9) sekitar pukul 14.30 WIB. Dari informasi kedua tersangka inilah, petugas mendapatkan identitas tersangka lain. Tidak mau buruannya hilang, petugas cepat tiba di lokasi untuk menangkapnya. “Ganja seberat 1 kilogram disita. Barang haram itu didatangkan dari Aceh melalui jalur darat. Barang tersebut milik Jejeng, dan Nofli hanya sebagai kurir. Kemudian dia juga mengaku ganja itu akan diedarkan kepada nelayan di kawasan Bungus dan Air Manis,” kata Alidison lagi. Tersangka mendapatkan barang

haram tersebut tersebut dari Jejeng yang merupakan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Penyabungan, Sumatera Utara dan masih menjalani hukuman atas kasus narkoba. Jejeng mengendalikan Nofli dengan cara menghubungi melalui telepon genggam. Setiap paketnya, Nofli mengaku mendapatkan uang sebesar Rp150 ribu. Paket tersebut merupakan milik Jejeng yang dibelinya dari Aceh sebesar Rp2 juta. “Ini artinya, petugas Lapas dinilai lalai dalam menjalankan tugasnya, karena Jejeng yang berstatus sebagai narapidana Lapas Penyabungan, masih bisa mengunakan handphone untuk

menjalankan bisnis haram itu,” lanjutnya. Ditambahkannya, kejadian serupa sama dengan yang terjadi di Lapas kelas II A Muaro Padang beberapa bulan lalu. Saat itu, seorang penghuni Lapas yang berstatus sebagai tahanan Polsekta Pauh, diduga kuat mengendalikan rekannya melalui handphone untuk melakukan pencurian kendaraan bermotor, termasuk kepada siapa sepeda motor tersebut dijualnya. Namun demikian, petugas Polsekta Pauh berhasil mengungkap jaringan dari pelaku curanmor tersebut. Sebelumnya, dua pengedar ganja jaringan Teluk Bayur

dibekuk Direktorat Narkoba Polda Sumbar, Kamis (6/9) sekitar pukul 14.30 WIB di tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bungus, Teluk Kabung. Petugas berhasil menyita tiga paket ganja masingmasing dua paket kecil dan satu paket sedang yang siap edar. Tersangka yang masingmasing bernama Hendra dan Andi (22) tertangkap tangan menyerahkan ganja setelah polisi berpura-pura ingin membeli ganja kepada pelaku. Padahal Andi akan melangsungkan acara akad nikah dengan gadis pujaan hatinya, dan segala persiapan acara telah selesai. (h/nas)


18 AGAM

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

MGMP Tingkatkan Kualitas Guru AGAM, HALUAN- Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat SMP yang diadakan di Kabupaten Agam, akan meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan daerah bersangkutan.

Hal ini disampaikan Firzal Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) saat melakukan rapat MGMP di SMPN 3 Lubuk Basung dengan para guru yang ikut dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Agam Fauzir. Musyawarah Guru Mata Pelajaran dilaksanakan setiap Selasa Kamis dan Sabtu, tempat yang sudah ditentukan yakni SMPN 2 Lubuk Basung, SMPN 3 Lubuk Basung, SMPN 5 dan juga SMPN 6. Untuk Kabupaten Agam pada tahun ini sebanyak tujuh mata pelajaran yang masuk MGMP yakni IPA, IPS, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Pendidikan Jasmani, dan PPKN, dengan tujuan akan merancang kurikulum dengan peserta sebanyak 30 sekolah yang ada di Kabupaten Agam. Lebih rinci dikatakan, sekolah yang ikut MGMP adalah SMPN sebanyak 23 dengan mengikuti satu orang guru dan 7 MTsN yang ada. Nantinya dengan MGMP setiap mata Pelajaran akan mendapatkan bantuan sebesar 28 juta setiap mata pelajaran dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Dia berharap agar seluruh pengurus MGMP meningkatkan kualitas pendidikan sehingga nilai UN siswa akan lebih baik dari tahun sebelumnya. Dilain pihak Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga mengatakan, nilai UN tahun 2012 Kabupaten Agam berada pada urutan ke enam tingkat Propinsi Sumatera Barat, sama dengan tahun 2011, sehingga dengan adanya MGMP bisa mendongkrak nilai siswa nantinya. (amc)

TAK TERAWATKantor KAN yang juga kantor Wali Nagari Lawang Kecamatan Matur yang telah lama mengalami kerusakan dan kurang terawat belum ada upaya perbaikan.KASRA SCORPI

RAWAN BENCANA

Agam Bangun Crisis Centre AGAM, HALUAN— Topografi Agam yang beragam, ada laut, danau, gunung, bukit dan lembah merupakan kekayaan bagi warganya namun di sisi lain merupakan potensi 4 jenis bencana yaitu gempa/ tsunami, letusan gunung, longsor dan banjir.

Untuk menghadapi potensi bencana itu perlu diambil tindakan antisipasi agar korban dapat diminimalisir saat terjadi bencana. Hal itu dikatakan Bupati Agam Indra Catri saat menyambut kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) Syamsul Muarif ke Kecamatan Tanjung Mutiara untuk meninjau pembangunan shelter penampungan korban bencana alam, Jumat (7/9) lalu. Empat jenis bencana mengancam 16 kecamatan yang ada di Agam. Wilayah Agam Timur rawan terhadap bahaya letusan gunung marapi, sebagian rawan terhadap bahaya longsor, sementara wilayah barat terutama

kecamatan Tanjung Mutiara yang berhadapan langsung dengan samudra hindia rentan terhadap gempa dan tsunami, di samping banjir bandang. Sebagai upaya antisipasi bencana, pemerintah agam telah melakukan berbagai upaya seperti menggelar sosialisasi dan pelatihan penanggulangan tsunami, pengembangan jalur evakuasi, penyediaan logislitik dan sebagainnya. Namun disamping itu mengusulkan ke pemerintah pusat untuk membangun 12 shelter di Tanjung Mutiara dengan dana Rp55 miliar, pembangunan jalur evakuasi dengan dana Rp17 miliar dan usulan terakhir

adalah pembangunan gedung “crisis centre” di Sungai Jariang Lubuk Basung dengan dana Rp25 milliar. Menurut Indra Catri gedung crisis centre berfungsi sebagai pusat pelatihan, pusat logistik, pusat pendidikan kebencanaan, juga sebagai tempat berbagai pertemuan. Untuk pembangunannya Agam telah menyediakan lahan seluas 3 hektar. Namun menanggapi usul Agam membangun gedung crisis centre untuk Sumbar bagian barat itu Syamsul Muarif mengatakan akan membicarakannya dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Sementara usul untuk mem-

bangun shelter di Tanjung Mutiara akan direalisir secara bertahap mulai tahun 2013 dan selesai tahun 2015. Juga disampaikan Syamsul Muarif berdasarkan analisa para ahli pantai barat sumbar rawan terhadap gempa besar berpotensi tsunami sehingga langkah antsipasi perlu dilakukan. Katanya kecepatan arus tsunami mencapai 400 km/jam, sehingga warga di pinggir pantai hanya memiliki waktu sekitar 30 menit untuk mencapai daerah evakuasi untuk menyelamatkan diri, hal itu harus mendapat perhatian pemerintah yang memiliki daerah pantai. (h/ks)

Wagub Lepas Peserta TdA AGAM, HALUAN- Sebanyak 2.000 lebih peserta Fun Bike Tour de Antokan 2012 dari berbagai daerah di Sumbar, Riau dan Jambi mengitari jalan raya sekitar Lubuk Basung, Minggu (9/9) kemarin. Setelah dilepas oleh Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim di Agam Sport Center Bukik Bunian, gerombolan bersepeda itu bergerak menuju Monggong, lalu membelok ke kanan mengitari Nagari Kampuang Pinang terus ke Sungai Jariang, ke Nagari Manggopoh, Kampuang Tangah, Garagahan, dan kembali ke pusat kota Lubuk Basung. Pada rute sepanjang 36 km peserta harus melapor

PEKING TCM merupakan pengobatan metode TCM di Indonesia yang berlokasi di Padang, dibimbing konsultan Sinshe ahli TCM tersohor dunia pengobatan TCM, mengadakan pengobatan berskala besar. Herbal TCM telah memiliki sejarah dikalangan masyarakat Tiongkok sejak dulu kala, selama ribuan tahun memiliki terobosan terdepan dalam mengobati penyakit, terkenal diseluruh dunia. PEKING TCM merupakan satu-satunya pengobatan yang berlandaskan pada 4 buku kuno pengobatan ternama “Huang di Nei Jing”, “Shang Han Lun”, “Jin Gui Yao Lue”, “Wen Bing Tiao Bian” dan “Yi Zong Jin Jian” serta resep pengalaman, langka, resep kuno kekaisaran, rahasia turun temurun, paduan teknologi terkini memilah resep gabungan, 300 jenis lebih herbal mujarab TCM, obat empedu, dan obat yang diproses cermat menghasilkan serangkaian obat mujarab khasiat tinggi, tidak peduli riwayat penyakit panjang/ pendek, penyakit parah/ringan, melalui diagnosa cermat TCM, dibedakan jenisnya, dipadukan akupuntur titik meridian, obat luar dalam, dan metode baru tuina di titik akupuntur, khusus mengatasi penyakit dibawah ini bisa pulih dalam waktu relatif pendek, khasiatnya bagus, biaya rendah, mendapatkan pengakuan dari dunia pengobatan dan kepercayaan masyarakat luas, sekarang metode ini diterapkan di seluruh Indonesia.

PENYAKIT KANKER Kanker otak, tenggorokan, faringitis, usus, saluran pencernaan, liver, payudara, ginjal, hati, kanker rahim, leher rahim, ovarium, kanker prostat, tumor ganas getah bening, leukimia, kanker tulang, uremia dll. Pengobatan di Peking TCM terhadap berbagai jenis kanker memiliki terobosan terdepan, menggunakan resep satu-satunya zat herbal bio-ion, tanpa operasi, tanpa radioterapi, tanpa kemoterapi berfungsi meregenerasi otot, menghasilkan dan melancarkan darah, meredakan benjolan, membasmi racun dan kanker, zat obat langsung masuk kepusat sel kanker, mencegah pemekaran dan metastasis kanker, membuat sel kanker mati, timbunan cairan menghilang, tumor mengecil, menghilang, mencapai khasiat pemulihan. Telah menyembuhkan Ribuan Puluh Orang di setiap Negara Termasuk di Indonesia.

SAKIT NYERI Rematik, rheumatoid arthritis, tidak peduli riwayat penyakit panjang/pendek, ringan/parah, kaki, tangan berubah bentuk/ lumpuh, pagi malam terasa sakit tidak tertahankan, konsumsi obat 3-5 hari sakit menghilang, rata-rata konsumsi obat 1-2 tahap pengobatan bisa pulih, setelah pulih segala kelainan bentuk kaki tangan kembali seperti orang normal, bisa beraktivitas normal kembali, tidak mudah

kambuh, terutama terhadap syaraf terjepit yang mengakibatkan hyperplasia tulang, radang bahu, sakit rematik, radang ruas tulang belakang, sakit tulang ekor, bantalan tulang pinggul keluar, radang tulang keras, hipertensi, stroke, lumpuh setengah badan, mulut/mata miring, seluruh tubuh mati rasa dan gejala lainnya, memiliki khasiat ajaib, gejala penyakit diatas telah banyak contoh penderita berhasil diatasi, membawa angin segar bagi dunia pengobatan. MATA TELINGA,HIDUNG,TENGGOROKAN

Radang hidung, bersin-bersin keluar ingus, hidung tersumbat gatal dan berdarah, sakit kepala, daya penciuman berkurang. Radang Tenggorokan: tenggorokan terasa tidak normal, susah bernafas, batuk kering banyak dahak, sakit tenggorokan, suara serak. Penyakit Mata: sakit bengkak keluar air mata, zat sekresi berlebihan, penglihatan menurun, gejala kebutaan. Penyakit Telinga: sakit telinga bernanah, telinga berdengung, ketulian. Sekitar 2-3 tahap pengobatan bisa diatasi dan tidak kambuh kembali.

PENYAKIT KULIT Kurap kepala, badan, kaki, tangan, eksem, kulit alergi, psoriasis, urtikaria, vitiligo, bercak kuning di wajah, noda hitam, pigmentasi, jerawat, dan gejala gatal kulit, bisa diatasi dengan 1 kali pengobatan, tidak mudah kambuh.

PENYAKIT DIABETES Menggunakan 3 jenis metode berbeda, memecahkan konsep tradisional bahwa pendertita diabetes harus konsumsi obat dan suntik insulin dalam jangka panjang, dalam kondisi tidak perlu kontrol terlalu

pada 4 pos untuk mendapatkan tiket undian guna mendapatkan beragam doorpirze atau hadiah yang disiapkan panitia, hadiah utama adalah sebuah motor vario. Terlihat beragam jenis sepeda digunakan dalam iven itu, ada sepeda mini, sepeda balap dan sepeda unto. Mayoritas pejabat Pemda Agampun ikut serta. Di jalanan, terutama pada jalan yang melintas perkampungan masyarakat menyambut iringan peserta dengan antusias. Salah seorang peserta dari Kabupaten Tanah Datar Feri menyatakan, Fun Bike Tour de Antokan cukup menyenangkan dan menantang. Menyenangkan karena mele-

ketat atas pola makan minum, mencapai tujuan pengobatan, berdasarkan pengobatan terhadap banyak penderita diabetes, rata-rata 2-3 jam gula darah, asam kencing mulai menurun 5-7 hari. Berbagai jenis komplikasi mulai menghilang, 3 tahap pengobatan pulih, sebagian besar pasien bisa berhenti konsumsi obat. PENYAKIT SALURAN KENCING Pria yang mengalami radang saluran kencing, radang prostat, pembesaran prostat, radang testis, impotensi, ejakulasi dini, alat vital tidak normal dan masalah wanita seperti radang organ kewanitaan, radang leher rahim, radang pinggul, keputihan abnormal, haid tidak normal, kemandulan, frigid, eksem, herpes dan lainnya, tidak peduli kondisi penyakit ringan/parah, riwayat penyakit panjang /pendek, rata-rata hari itu juga terasa khasiatnya, 2-3 tahap pengobatan bisa diatasi hingga tuntas, telah berhasil mengembalikan kesehatan dan tawa kebahagiaan banyak keluarga. PENYAKIT KRONIS DAN BANDEL LAINNYA

Penyakit kejiwaan, penyakit jantung, maag, sakit liver, pembesaran kelenjar susu, benjolan, asma, wasir dan lainnya rata-rata memiliki khasiat pengobatan yang bagus, obat mengatasi penyakit. “PEKING TCM mengadakan promo program cinta kasih untuk masyarakat mulai tanggal 15 Agustus sampai dengan 15 September 2012. Pasien yang berobat bisa mendapat Diskon obat Herbal 40 Persen, setiap hari dibatasi 30 orang. Demi membantu banyak pasien agar sehat kembali, bagi pasien baru yang berobat akan diberikan gratis tambahan

wati jalanan yang datar dan daerah perkampungan dengan pemandangan alami, namun cuaca Lubuk Basung yan panas juga cukup menguras tenaga. Sementara itu Wagub Muslim Kasim memberikan apresiasi terhadap even itu karena memiliki banyak manfaat diantaranya bermanfaat untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan kegemaran terhadap penggunaan sepeda yang merupakan kendaraan ramah lingkungan, hemat energi dan menyehatkan. Sebelumnya, pada malam minggu peserta diundang mengikuti acara “wellcome party” di rumah dinas bupati Agam. (h/ks)

obat 3 hari, agar pasien tidak, mengeluarkan biaya yang sia-sia.

Telp: (0751) 39798, 7815358 Hari Minggu & Libur TETAP BUKA Untuk Informasi dan Pengobatan Hubungi:

PEKING TCM

PENGOBATAN TRADISIONAL TIONGHOA

Alamat: Jl. Damar No. 1 Jl. A. Yani No. 57 Padang Sumatera Barat


SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

Desember, Daerah Transmigrasi Dihuni LIMAPULUH KOTA,HALUAN — Sebanyak 200 KK transmigran nasional korban bencana gunung Merapi Yogyakarta, dan korban bencana lokal Sumatera Barat akan masuk ke kawasan transmigrasi di Jorong Koto Tangah, Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Limapuluh Kota pada Desember 2012 ini.

BOTIAH Pol PP Razia Tempat Biliar PAYAKUMBUH, HALUAN - Karena aktivitas permainan biliar di Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Kota Payakumbuh dinilai telah meresahkan warga, Tim 7 Kota Payakumbuh langsung melakukan razia. “Kita mendapat laporan dari warga, adanya aktivitas yang mengacu perjudian dan sangat meresahkan warga setempat. Bersama tim, kita lakukan penggerebekan,” ungkap Kepala Satuan Pol-PP Kota Payakumbuh, Fauzi Firdaus. Tim 7 yang terdiri dari TNI, Polri, POM serta PPNS jajaran Kota Payakumbuh itu langsung menggerebek lokasi biliar tersebut. “Tujuan utama kita memang usaha biliar. Karena warga sekitar telah merasa resah dengan keberadaan biliar tersebut,” kata Fauzi Firdaus. Sesampai di lokasi sasaran, sejumlah pemuda yang sedang asyik menyodok bola biliar, sempat berlarian saat puluhan petugas datang. Bahkan beberapa warga yang berada di sekitar lokasi sempat kaget. “Sia pulo nan kanai tangkok ko?” tanya salah seorang warga. Sempat terjadi adu mulut antara petugas dan pemilik usaha biliar itu. Ketika diminta menunjukkan surat izin usaha, Desi Ariadi (39) pemilik usaha biliar tidak bisa menunjukkan berkas izin usaha nya itu. “Usaha biliar ini tidak mengantongi izin dan telah meresahkan warga sekitar. Berkat adanya laporan dari masyarakat, kita berhasil memutus aksi permainan tanpa izin ini,” kata Fauzi Firdaus Sempat terjadi ketegangan antara Desi Ariadi dan petugas yang hendak menyita stik dan bola biliar miliknya. Akhirnya, petugas berhasil menyita beberapa barang bukti dari aksi bola sodok itu. Untuk ke depannya, kata Fauzi Firdaus, tim akan terus melakukan razia ke berbagai tempat yang dianggap menyalahi perda Kota Payakumbu dan juga tempat-tempat yang dianggap meresahkan warga. “Untuk proses lebih lanjut, pemilik biliar diminta mendatangi markas Satpol-PP Kota Payakumbuh. Dan diharapkan kepada pengusaha lainnya yang juga belum memiliki izin usaha, agar mengurus izin secepatnya,” tuturnya. (h/cw-ddg)

PASAR BIBIT IKAN- Setiap Minggu pagi, pelataran lepas Pasar Ibuh Barat Kota Payakumbuh diramaikan warga Mungo dan Andaleh Kecamatan Luak Limapuluh Kota, menjual berbagai jenis bibit ikan. SYAFRIL NITA

Warga Mungo dan Andaleh Ramaikan Pasar Ikan PAYAKUMBUH, HALUANSetiap Minggu pagi, pelataran lepas Pasar Ibuh Barat Kota Payakumbuh diramaikan warga Mungo dan Andaleh Kecamatan Luak Limapuluh Kota, menjual berbagai jenis bibit ikan. “Bibit ikan mulai umur 1 bulan sampai 8 bulan kami pasarkan disiko, “kata Abdul Aziz, Hendri, dan Syafrizal yang diwawancarai Haluan, Minggu (9/9) kemaren di Pasar

Ibuh Barat. Bicara tentang harga bibit ikan yang banyak didatangi pembeli dari berbagai kota dan kabupaten tetangga, seperti Agam, Bukittinggi, Batusangkar serta Bangkinang dan Pekanbaru Riau, untuk ikan kalai umur 6 bulan Rp 14.000,- per ekor dan umur 5 bulan antara Rp 12.000,- sampai Rp 13.000,Tentang harga bibit nila, tawas, rayo, gariang, dan lain

berfariasi tambah Syafrizal, yang menjajakan bibit lele dengan Rp 1000 per ekor. Syafrizal yang spesialis menjual bibit ikan lele, menyebut setiap minggu beliau berhasil menjual 5.000 sampai 25.000 ekor setiap minggu. Bicara berapa warga Mungo dan Andaleh yang memasarkan bibit setiap Minggu, Syafrizal tak banyak mengetahui. “Pokoknyo ramilah warga Mungo

dan Andaleh manjua bibik lauak di Pasar Ibuh ini, “ kata Syafrilzal tlagi. Untuk membawa bibit/ benih ikan jarak jauh Pasaman, Pekanbaru, Dumai dan lain, pembeli juga tak usah repot, sebab ditengah pasar ibibit ikan ini, sudah ada juga yang menyajikan membuka jasa penjualan oksigen lengkap dengan kantong plastik oksigen itu. (h/snt)

Demikian dikatakan Drs. Azwardi Kepala Dinas Sosial dan Transmigrasi Kabupaten Limapuluh Kota pada Haluan dikantornya Jum’at (7/9) Jalan Sukarno Hatta Payakumbuh. Bicara kendala saat ini IPK ( Izin Penebangan Hutan ) masih dalam proses, dan pemenang tender bangunan sudah dikantongi PT.Karya 89 Sumbar dan sudah mulai bekerja, apa yang bisa digarap sesuai aturan. Dedet panggilan akrab Azwardi mengatakan rasa optimis itu berdasarkan waktu yang cukup lama sekitar 4 bulan lagi sehingga masih cukup waktu bagi rekanan untuk membangun 200 rumah tipe transmigrasi untuk 200 KK . “Korban bencana Yogyakarta dan berbagai daerah Sumatera Barat yang akan menghuni areal 418 Ha masuk areal bangunan rumah dan kebun itu, merupakan proyek Nasional dan perlu kita dukung dan sukseskan bersama. Jangan sampai berlama – lama warga teranianya itu terlantar, “tambah Dedet yang juga ketua Gasliko ( Gabunbgan Sepakbola Limapuluh Kota ) ini pada Haluan. Dikatakannya lagi, besar harapan pada minggu kedua Desember 2012 ini, pemukiman dibangun dengan dana Rp7 Miliar itu final, dan warga kita itu masuk dan bisa membangun hidup baru. Kalau skedul kerja rekanan PT.Karya 89 tak terganggu , target akan tercapai,” kata Azwardi optmis lagi.(h/snt)


20 WANITA DAN KELUARGA

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

Hindari, Gali Lubang Tutup Lubang TENTU banyak di antara kita yang merasa bahwa pendapatan setiap bulan tidak bisa memenuhi semua kebutuhan. Kesalahan apa yang sering kita lakukan berulang-ulang hingga selalu merasa kekurangan pendapatan bulanan?

Punya tradisi ‘tutup lubang, gali lubang’ setiap bulan? Mungkin ada beberapa kesalahan keuangan yang tanpa sadar kamu lakukan setiap saat. Bahkan, gaji bertambah pun seolah masih juga tidak bisa mentupi semua kebutuhanmu. Apa sih kira-kira kesalahan keuangan yang sering dilakukan oleh banyak? Kartu Kredit sama

dengan alat untuk berutang Kartu kredit bertumpuk di dalam dompet? Eits, jangan senang dulu! Dengan bertumpuknya kartu kredit di dalam dompet bukan berarti Anda bisa seenaknya menggunakannya. Banyak di antara kita yang menganggap kartu kredit merupakan sebagai salah satu fasilitas untuk berhutang. Padahal kartu kredit merupakan alat untuk mempermudah pembayaran, dengan menggunakan kemudahan cicilan misalnya. Saat menggunakan kartu kredit untuk satu kali transaksi, artinya Anda memang sudah menyiapkan dana untuk membayarnya sehingga nggak akan ada istilah ‘tutup lubang, gali lubang’. “Sebagai seorang financial planner bukan berarti saya alergi pada kartu kredit. Saya punya kartu kredit dan tetap menggunakan kartu kredit, terutama untuk membeli tiket pesawat dan booking

MENU

Agar-agar Vanila Karamel

Bahan 1: 200 gr gula, dibuat karamel 1/2 sdt garam 450 ml air 1 bungkus agar-agar bubuk Bahan 2: 2 bungkus agar-agar bubuk 400 ml santan 2 sdm tepung maizena 200 gr gula pasir 2 tetes essence vanila 1/4 sdt garam Cara membuat 1. Taruh gula dalam wajan. 2. Biarkan diatas api sampai larut 3. Tambahkan air sambil diaduk sampai terbentuk saus karamel 4. Tambahkan garam dan agar-agar 5. Rebus sampai mendidih sambil sekali kali diaduk 6. Masukkan ke dalam cetakan dan diamkan sampai setengah keras 7. Masak bahan 2 dengan cara didihkan santan beserta gula pasir, garam, agar-agar dan maizena. Aduk terus sampai mendidih sempurna.Setelah semua larut, masukkan essence vanila. Aduk terus sampai tercampur rata. 8. Kemudian tuang ke atas lapisan pertama yg sudah setengah keras dan tunggu sampai beku. cara memasak agar-agar : Jangan masukkan bubuk agar-agar ke dalam air yang sudah mendidih karena bubuk agar-agar bisa menggumpal. Masukkan air + gula + agar-agar secara bersamaan ke dalam panci dan masak dengan api kecil sambil terus diaduk sampai mendidih sempurna Setelah mendidih, biarkan selama 2 menit, baru kemudian matikan api. Basahi cetakan dengan air supaya agaragar mudah lepas dari cetakan Biarkan agar-agar mengeras dan dingin, baru kemudian disimpan di dalam lemari es. ***

hotel. Namun, dengan catatan, saya sudah punya dana yang disisihkan untuk membayar semua tagihannya kelak. Jangan pernah menggunakan kartu kredit jika kamu tidak bisa menyisihkan dana untuk membayar tagihannya nanti,” ujar Lisa Soemarto, Senior Financial Advisor AFC. Menyepelekan dana cadangan Banyak orang yang masih menganggap dana cadangan tidak penting untuk disisihkan. Padahal, jika kita mau mengevaluasi pengeluaran kita dengan teliti setiap bulannya, pasti kita akan menemukan pengeluaranpengeluaran yang tidak kita rencanakan, misalnya saja pengeluaran untuk ke dokter di tengah bulan atau memperbaiki AC mobil yang tiba-tiba ngadat. Bisa dibayangkan kan bagaimana jika kita nggak punya dana cadangan? Yang terjadi adalah pasti kita akan menggunakan dana di pos lain yang sudah kita anggarkan dengan matang setiap bulannya. Atau mungkin menggesek si kartu kredit jika sudah tidak ada lagi pos pengeluaran

yang bisa disiasati. Belanja gila-gilaan saat diskon besar Nggak bisa bohong bahwa kita, perempuan, sangat tidak bisa menahan godaan dari kata-kata ‘SALE’. Yup, sepertinya ‘sale’ punya daya tarik magis yang cukup kuat buat kita. Bahkan, nggak sedikit orang yang nggak punya kebutuhan atau niat untuk belanja, bisa berubah 180 derajat dan langsung comot sana-sini saat melihat tanda ‘SALE;. Apakah Anda yakin bahwa barang-barang tersebut memang benar-benar harga asli? Saat musim sale memang cukup banyak toko yang memberikan potongan harga yang cukup menggiurkan pada barangbarang mereka. Tapi, jika diperhatikan, ada juga beberapa toko yang walaupun sudah memberikan diskon besar tetapi harga barang-barang mereka tetap tidak terjangkau.

Mengapa? Karena kenyataannya ada beberapa toko (brand) yang terlebihi dahulu menaikkan harga barang sebelum mereka memberikan label diskon. So, masih berpikir diskon sudah pasti murah? Coba teliti lagi. Belanja untuk memenuhi keinginan Berapa banyak di antara Anda yang menghabiskan uang di sebuah toko karena memang Anda perlu untuk membeli barang-barang di sana? Rasanya sedikit orang yang melakukannya. Salah satu sebab yang membuat kita tidak akan pernah merasa cukup pada pendapatan setiap bulan adalah karena kita masih sering berbelanja sebuah barang berdasarkan keinginan, bukan kebutuhan. Jika konsep ini tidak diubah, berapa pun besar penghasilan Anda setiap bulan maka tidak akan pernah bisa menutupi pengeluaran Anda. “Yang membuat gaji kita tidak cukup menutupi pengeluaran karena keinginan kita lebih besar dari kebutuhan kita. Selama keinginan masih lebih besar dari kebutuhan maka kita akan selalu merasa kekurangan,” Aidil Akbar, CEO AFC. (h/net)

KONSULTASI KEUANGAN Diasuh oleh:

MUINA ENGLO (Pengusaha Otomotif, Pemimpin Ford Padang)

Bu Muina Yth: Saya seorang istri dengan dua anak. Saya juga bekerja di sebuah perusahaan swasta, dengan gaji standar UMR. Sementara suami adalah seorang pegawai golongan III. Harusnya, penghasilan kami berdua cukuplah Bu, buat biaya sehari-hari tambah menabung sedikit. Tapi kenyataannya, kami harus gali lobang tutup lobang setiap bulan, karena suami yang terbilang boros. Apalagi untuk membantu keluarganya, seperti adik dan orangtuanya. Bagaimana ya Bu, menjelaskan ini semua pada suami. Agar kami tak lagi hidup dengan keuangan seperti ini. Terimakasih Bu Salam Tinneke, Padang Jawaban: Dear Ibu Tinneke di Padang, Bu, dua sumber keuangan yg ibu sebutkan (gaji suami golongan III + pemasukan ibu) sebenarnya mencukupi kebutuhan keluarga. Namun karena ada pengeluaran tambahan u/ faktor X (boros dan membantu keluarga suami) sepertinya beban keuangan mulai semakin berat. Hal itu telah mulai ditandai bahwa ibu dan keluarga merasan udah gali lobang tutup lobang dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga ibu. Bu, gali lobang dan tutup lobang ïtu mulai terasa karena “nilai tukar uang” yang semakin kecil. Hal ini dikarenakan secara tidak sadar telah terjadi inflasi yakni nilai tukar uang terhadap harga beli barang yang semakin kecil, apalagi ditambah dengan suami yang boros. Dalam sebuah keluarga dibutuhkan keterbukaan untuk mengkomunikasikan suka dan duka Bu. Ibu bisa sampaikan pada suami secara terbuka apa yang ibu rasakan dalam mengatur keuangan keluarga. LIBATKAN bapak dananak-anak dalam memanage keuangan keluarga. Sampaikan secara terbuka jika ibu bisa irit, berapa nilai uang yang bisa ibu tabung dan apa rencana yang akan ibu lakukan terhadap tabungan itu. Komunikasikan juga bahwa dengan memberdayakan tabungan iyu, ada nilai tambah yang bisa didapatkan untuk menambah penghasilan keluarga atau untuk tabungan masa depan keberlangsungan keluarga ibu. Idealnya dalam sebuah keluarga dibutuhkan keterlibatan semua anggota keluarga untuk bersamasama menumbuhkembangkan uang (pendapatan) yang didapatkan agar keuangan keluarga makin baik. Dengan keuangan keluarga yang semakin baik, tentu semua hal bisa dilakukan, misalnya membantu saudara, membantu keluarga bahkan membantu sesama kita. Bu, dengan keterbukaan, keterlibatan semua anggota keluarga dan kebersamaan dalam menumbuhkembangkan keuangan (pendapatan) keluarga , maka apapun bisa dilakukan. dengan begitu, semua dimenangkan Bu, bapak bisa bantu keluarganya, bapak bisa belanja apa saja (yang sekarang ibu anggap boros). Yang paling penting dalam me-manage keuangan keluarga bukan hanya mengirit pengeluaran keluarga dengan “smart spending” yang sering Kita bahas dalam rubrik ini tapi yang jauh lebih penting juga adalah menumbuhkembangkan pendapatan keluarga minimal untuk mengatisipasi “inflasi” yang terjadi secara tidak sadar namun terus terjadi. Idealnya dalam sebuáh keluarga adalah PENDAPATAN KELUARGA harus LEBIH BESAR daripada pengeluaran. Demikian jawaban kami dan sukses selalu. Salam Sukses, MUINA ENGLO dan TEAM FORD PADANG


SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

Serambi Mekah

PADANG PANJANG

21

MASUK MUSIM TANAM

Waspadai Serangan Hama PADANG PANJANG, HALUAN—Dinas Pertanian Kota Padang Panjang mengimbau petani untuk mewaspadai serangan hama dalam memasuki musim tanam tahun ini

muncul sewaktu-waktu dan bisa mengurangi pendapatan,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Panjang Chandra, Jumat lalu. Ada beberapa langkah untuk meminimalkan serangan hama tersebut. Disamping kebersihan lahan, pematang sawah dan saluran irigasi juga harus bersih. Sehingga hama dan tikus tidak dapat berkembang biak. Termasuk pe-

nyemprotan insektisida yang dianjurkan, kata Chandra. “Agar hama tidak berkembang, pemeliharaan kebersihan lahan pertanian serta penyemprotan insektisida yang telah dianjurkan harus ditingkatkan,” katanya. Selain itu, kewaspadaan terhadap hama tikus juga perlu dilakukan. Dinas Pertanian telah menyosialisasikan pengendalian

hama tikus dan menyamakan masa tanam. Candra menyebutkan, beberapa jenis hama yang dianggap paling sering mengganggu tanaman petani di Padang Panjang, diantaranya hama tikus, hama putih palsu, wereng, dan penggerek batang padi serta hama ciput. “Jenis hama inilah yang sering kali membuat para petani Padang Panjang terganggu, sehingga produk-

tivitas tanaman berkurang,” urainya. Dikatakannya, Dinas Pertanian terus melakukan sosialisasi dan mengimbau petani untuk menggunakan pola tanam yang baik dan mewaspadai serangan hama agar hasil panen lebih meningkat dan membaik. “Kami tidak pernah bosan untuk terus mengajak petani menjaga tanaman mereka dari serangan

“Para petani sawah perlu mewaspadai berbagai serangan hama. Serangan hama dapat

PPWI Gelar Pelatihan

LINGKAR Media Massa Bantu Pemko PADANG PANJANG, HALUAN— Media massa, baik media cetak maupun elektronik, sangat membantu pemerintah daerah dalam meneruskan berbagai informasi ke tengahtengah masyarakat. “Tanpa bantuan dan kerja sama segenap jajaran media, sulit bagi masyarakat untuk dapat menerima informasi tentang kegiatan pembangunan maupun informasi lainnya secara cepat,” ujar Kabag Humas Pemko Padang Panjang H Ampera Salim menjawab Haluan, Jumat lalu. Selama ini, kata Ampera Salim, peran media massa sudah sangat dirasakan manfaatnya. Terutama dalam meneruskan informasi pembangunan di Kota Serambi Mekah. Buktinya, setiap ada informasi, selalu disebar luaskan oleh media melalui pemberitaanpemberitaan yang positif. Dan satu hal yang patut dibanggakan adalah kebersamaan antara wartawan dengan jajaran pemko. Bak ibarat “lapek jo daun” satu sama lain saling mendukung dan senantiasa bekerja sama. “Kerjasama dan silaturahmi yang telah terjalin selama ini di harapkan terus berlanjut. Dan kami sebagai Humas, selalu siap menerima kritikan dan masukan yang disampaikan oleh rekan-rekan wartawan,” ujar Ampera Salim mengakhiri. (h/one)

hama. Karena bagaimanapun petani adalah mitra kerja kami yang sangat berperan dalam memaksimalkan kecukupan ketahanan pangan di Padang Panjang,” ungkapnya. Padangpanjang saat ini memiliki lahan pertanian sekitar 800 hektar dengan jenis tanaman hortikultura dan pangan, seperti padi. Dari luas lahan pertanian tersebut, sekitar 70 persen diantaranya ditanami padi. (h/one)

PELATIHAN— Ketua PPWI (Persatuan Pewarta Warga Indonesia) Padang Panjang, Subhan memberikan pelatihan dan bimbingan Keterampilan Jurnalistik dan Menulis Buku bagi siswa SMP Negeri 2 Padang Panjang Sabtu (8/9). DARWIN DANIN

PADANG PANJANG, HALUAN— Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Cabang Padang Panjang, memberikan pelatihan dan bimbingan Keterampilan Jurnalistik dan Menulis Buku bagi siwa SMP Negeri 2 Padang Panjang. Pelatihan diikuti 60 siswa, dimulai Sabtu kemarin (8/9), dibuka oleh Wakil Kepala SMP 2 Bidang Kesiswaan, Ermiyanto. Ketua PPWI Padang Panjang Muhammad Subhan menjelaskan, bimbingan keterampilan jurnalistik dan menulis buku ini merupakan program pengabdian masyarakat oleh PPWI untuk para siswa. Kegiatan bimbingan akan dilakukan bekesinambungan setiap hari Sabtu berikutnya, hingga siswa dapat menerbitkan karya jurnalistik untuk diterbitkan berupa majalah dinding (mading) atau untuk edisi koran sekolah di berbagai media. Selain itu, dengan moto “Menulis itu Mudah dan Menyenangkan” siswa juga dibimbing menulis puisi, cerita pendek bahkan novel untuk diterbitkan menjadi sebuah buku. Pelatihan diberikan oleh para wartawan PPWI, Subhan (Sabili), Musriadi Musanif

(Singgalang) dan Darwin Danin (Haluan). Diungkapkan oleh Subhan, program pengabdian masyarakat ini tahun lalu juga pernah diberikan untuk warga masyarakat pewarta warga (Citizen Jurnalizm) bidang kepariwisataan bekerjasama dengan Dinas Porbudpar. Sebelum itu lagi, PPWI pernah menggelar seminar nasional “ Sudah Saatnya Guru Menulis” yang diikuti 400 orang guru dari Sumbar, Riau dan Jambi. Kepala SMP 2, Zulkifli dalam kesempatan terpisah mengatakan, SMP 2 sebagai sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional) juga menggiatkan program keterampilan dan pengembangan diri serta bimbingan karakter. Seluruh kegiatan itu berlangsung setiap hari Sabtu. Segenap siswa terbagi habis dalam seluruh kegiatan ekstrakurikuler pengembangan diri dan seluruh guru juga terlibat sebagai pembimbing. Ia menyatakan penghargaannya atas kerjasama PPWI dalam mendukung program pengembangan minat baca dan menulis yang tengah digalakkan di SMP 2 Padang Panjang. (h/dds)

=

1 Buah BPKB mobil BA 8137 GA, a/n M DANTO terbakar bersama rumah miliknya di Simpang Bungo Pasang Kecamatan IV Jurai Pessel pada bulan Juli 2012

1 bh buku BPKB Avanza BA1017CN, An. Efidar. Hilang di Talago Kab. 50 Kota. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat

1 Buah SIM C A/N ROI MARTEN, 1 STNK BA 6909 A HR A/N DODI HENDRAWAN, STNK BA 1811 AI A/N NISFAN. HILANG ATAU TERCECER DRI RUMAH MENUJU PASAR ALAHAN PANJANG, KAB SOLOK. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat. 1 bh KTP, SIM A, SIM C, ATM BANK NAGARI, KTA SATPAM, SURAT IZIN MEMEGANG BORGOL, NPWP, 1 BH STNK MEGA PRO BA 3002 LM ATAS NAMA IGNATIUS JOKO PARAKOSO. HILANG DARI SOLOK MENUJU JORONG ALAHAN PANJANG NAGARI ALAHAN PANJANG KECAMATAN LEMBAH GUMANTI KAB SOLOK. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat.

LOWONGAN

DIBUTUHKAN SEGERA : Tukang masak , usia 30 s/d 50 Tahun, Perempuan,Gaji Tinggi. Hubungi Hongkong Medistra Padang. HP 081311525950 DICARI 20 ORANG BERPENAMPILAN MENARIK DAN ENERGIK UNTUK DIDIDIK SEBAGAI KONSULTAN NUTRISI 0812 731 58 42 KIKI (TIDAK MELAYANI SMS) = RUMAH DIJUAL : Rumah & Paviliun, LT.140, LB.110. 4 KT, 2 KM, 1 RM, 2 RT, 2 Dapur, PLN 2 bh 1300W, Air Sumur Bor, SHM, IMB. Buka 250jt.. Jln. Jeruk No. 167 Purus Kebun, Padang. CP 085263300372 (YUNI)


22 FIGURA Sandra Dewi

Anti Perceraian

S

ANDRA Dewi hanya ingin menikah satu

kali. Ia antiperceraian. “Karena begini, di agama aku

cuma boleh nikah satu kali, tidak boleh ada kata perceraian,” ujar

Sandra di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barta, Sabtu (8/9). Sampai saat ini, wanita kelahiran Pangkal Pinang, 8 Agustus 1983 ini masih menjomblo, meski tak pernah memiliki pria dengan kriteria khusus. Pemain film Quickie Expressini juga tak banyak menuntut. Ia hanya mendambakan sosok pria pintar. “Yang cocok aja sih, kalau bisa yang pinter ya. Karena kalau cowok pinter, kalau kita nanya apapun dia tahu. Kalau kita tanya, dia nggak tahu kan, kita ilfeel,” terangnya. (h/inl)

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

Prisia Nasution

Punya Kerja Sampingan SUKSES meniti karir didunia hiburan, tak lantas membuat Prisia Nasution puas. Aktris peraih Piala Citra 2011 itu kini memiliki pekerjaan sampingan. Benarkah? “Aku tuh sebenarnya masih kerja juga, basic aku kan IT jadi masih mengerjakan apa yang bisa aku kerjakan,” terang wanita yang akrab disapa Phia saat ditemui di MEIS, Ancol, Jakata Utara, Sabtu (8/9). Phia cukup sadar pekerjaan barunya itu bertolak belakang dengan karirnya didunia hiburan, namun ia cukup menikmati pekerjaan tersebut. “Itu dua jalur yang berbeda ya, bisnis dan akting. Tapi itu sih kerjaan freelance aja kok,” jelas wanita yang berstatus janda itu. Pemeran film Sang Penari itu menuturkan pekerjaan barunya dibidang IT cukup membuatnya terhibur, terlebih ia bisa menyalurkan ilmunua dibidang IT disela aktivitasnya didepan kamera. “Kalau memang Break syuting ya ngerjainnya itu, tapi itu semua balik lagi kok ke diri kita masingmasing. Aku programnya bikin website,” pungkasnya. (h/inl)

FITRI AYU

Darius Sinathrya

Ingin Anak Jadi Penyanyi DARIUS Sinathrya sempat membayangkan anak-anaknya terjun ke dunia tarik suara. Bahkan, ia sudah merencanakan membikinkan lagu untuk mereka. Tetapi, ia belum bisa memastikan minat anak-anaknya. Karenanya, sebagai orangtua, ia harus terus memantau perkembangan anak-anaknya tersebut. “Kami lihat kemungkinannya, apakah mereka punya minat ke sana. Tadi sih baru aja ngomong kalau bikin lagu buat mereka, keren kali yah,” ucapnya, saat

ditemui di Mata Elang Stadium International, Ancol, Jakarta. Sang istri, Donna Agnesia sejauh ini memang telah melihat potensi anak-anaknya untuk terjun ke dunia tarik suara. Di rumah, Lionel dan Diego kelihatan asyik menyaksikan penampilan orangtuanya berduet dalam sebuah acara yang ditayangkan di televisi. “Mereka suka melihat kalau aku atau Darius tampil menyanyi di televisi. Habis itu mereka putar lagu-lagu kita. Mereka suka tipikal ngerock gitu deh, mengikuti Darius. Mereka suka upbeat gitu,” timpal Donna. Namun, Donna tidak mau gegabah dan begitu saja mengarahkan anak-anaknya terjun ke dunia tarik suara. “Kita lihat saja nanti mereka gimana. Kita support saja selama itu positip buat mereka,” ucapnya. Darius memang sempat terjun di dunia tarik suara. Bahkan, setelah membintangi film “D’bijis”, presenter acara pertandingan sepak bola liga Inggris itu, punya band yang mengusung musik cadas. Sejumlah lagu telah diciptakannya. Kadangkala, dalam acara televisi Darius dan Donna didaulat tampil duet. (h/ trn)

Perkuat Karakter KARAKTER antagonis dalam sinetron seri sudah melekat pada diri artis peran Fitri Ayu. Akibatnya, bintang sinetron seri Inayah ini sering menjadi sasaran pelampiasan “kebencian” para penonton sinetronnya. “Aku mulai dikenal pas meranin Umi Deasy di Inayah. Sampai ada ibu-ibu nabok (memukul) aku karena saking gemasnya,” cerita Fitri dalam wawancara di sebuah salon di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu (8/9). Berikutnya, lagi-lagi Fitri menjadi sasaran. “Aku juga pernah ditabok bapak-bapak gara-gara di sinetron Dia aku jadi anak muda yang matre. Bapak-bapak yang mukanya tegas,” cerita Fitri. Tapi, bukannya kapok dengan peran antagonis. Fitri malah memerkuat karakternya itu dengan mengubah alisnya. Fitri sengaja menebalkan alisnya dengan menjalani sulam alis. “Awalnya dari temanku, Soraya Larasati. Aku bilang bagus banget, sulam di mana, terus enggak sakit banget. Aku awalnya takut sekali bakal sakit sekali kayak tato, terus katanya enggak akan sakit. Sama dia diperhatikan banget, bulir-bulirnya sibuat sesuai dengan rambut aslinya. Memang jadi tren dan enggak perlu touch up apalagi alis vital banget dan ngaruh sama karakter muka,” ujarnya. (h/kcm)

RAYAN DINATA

Peduli Sesama

CONNIE SUTEDJA

Suka Ngebut MESKI tak lagi berusia muda, artis senior Connie Sutedja (68) ternyata suka menyetir dengan kecepatan tinggi alias mengebut. Namun, kesukaan itu sejak beberapa waktu lalu harus ia tinggalkan karena anaknya meminta Connie mengganti mobil lamanya Mitsubishi Galant dengan mobil lebih kecil. “Penyebabnya, saat aku ngebut teman menantuku melihat lalu mengabarkan ke dia. Anakku lalu minta aku ganti mobil berukuran kecil yang susah diajak ngebut,” cerita Connie, beberapa waktu lalu sambil tertawa. Maklum, artis yang dikenal dengan nama “Ibu Hebring” itu ke mana pun pergi menyetir sendiri. Walau demikian,

sesekali ia masih memacu kecepatan mobilnya saat pergi keluar kota. Artis tiga zaman itu tetap banyak menerima tawaran bermain film. Dalam waktu dekat, kalau tak ada halangan, ia akan ke Banyuwangi, Jawa Timur, untuk shooting sebuah cerita film televisi. “Alhamdulillah saya sehat. Masih kuat nyetir ke Bogor untuk shooting, lalu pulang menjelang subuh,” lanjut perempuan yang memiliki galeri seni di rumahnya itu. Di luar main film atau sinetron, ia membersihkan barangbarang antiknya, mulai dari lemari es buatan tahun 1940, stoples, gramofon berusia lebih dari 100 tahun, sampai mejakursi antik. (h/kcm)

TERLAHIR dari keluarga yang tidak mampu, menjadikan Rayan Dinata, sebagai orang yang begitu peduli dengan sesama. Sifat sosial yang tinggi itu, tumbuh dengan sendirinya, karena sejak kecil, ia harus menjadi anak angkat seorang bidan desa. “Pada waktu kecil, hampir seluruh pakaian yang saya kenakan adalah hasil dari pemberian orang lain. Karena, orang tua saya hanya seorang tukang cangkul kebun, yang serba kekurangan. “ ujarnya. Anak dari pasangan Lazwardi (60) dan Roslaini (58) itu, kemudian tumbuh besar dan menjadi dewasa. Karena, orang tua tidak mampu, ia kemudian pergi mengadu nasib ke Jakarta dengan niat untuk melanjutkan sekolahnya. “Pada waktu di Jakarta pun saya sering mengumpulkan dana untuk di sumbangkan kepada orang yang tidak mampu, seperti orang tua yang mengalami penyakit parah, dan membutuhkan dana yang cukup banyak,” katanya. Waktu terus berjalan, ia pun mendaptkan pekerjaan sebagai tukang muat barang di Blok M. Dari penghasilan sebagai tukang muat barang itu, ia melanjutkan kuliahnya, sampai menjadi Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM). Setelah selesai kuliah, ia kemudian pulang ke kampung

halaman dan menikahi seorang gadis Jambi Fitrianda, yang kondisi ekonomi keluarganya pun tidak berbeda jauh dengannya. Tidak hanya di situ saja, istri dan anaknya harus rela ia tinggalkan demi sebuah tugas sebagai pegawai di Dinas kesehatan Kota Pariaman. “Ini adalah amanah yang harus saya emban. Saya juga kasihan, karena anak saya yang masih kecil itu harus saya tinggalkan di Jambi,” katanya. Di Pariaman, ia terus membantu masyarakat yang memiliki ekonomi yang kurang mampu. Melalui jejaring sosial Facebook ia membuat suatu komunitas yang bernama VGMC (Virgin Gold Mining Corporation). Dari komunitas tersebut, ia terus menggalang dana untuk membantu masyarakat yang tidak mampu, dan sampai akhirnya melalui penggalangan dana jejaring tersebut, ia sampai ke Padang untuk membantu Gusnetti Daryati. Pasien miskin yang mengalami stroke di usianya yang 36 tahun yang dirawat di Rumah Sakit Umum Padang (RSUP) M Djamil sejak 1 September 2012 lalu. “Niat untuk membantu itu, jangan sampai hilang. Karena, berapapun, dan apapun bantuan yang diberikan itu membuat beban orang lain menjadi lebih ringan,” ujarnya. (h/wis)


SABTU, 8 SEPTEMBER 2012 M 21 SYAWAL 1433 H

LINGKAR

PLTM Lubuak Gadang Tuntas 2013 SOLSEL, HALUAN — Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mini (PLTM) Lubuak Gadang senilai Rp.175 miliar di Teluk Air Putih Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan ditargetkan selesai pada Februari 2013. Direktur Utama PT Selo Kencana Energy di Solsel, Guswinarno mengatakan, “Kapasitas PLTM ini dapat menghasilkan energi listrik sekitar delapan megawatt, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Solok Selatan akan listrik. Ia mengatakan, pengerjaan PLTM Lubuk Gadang sudah mencapai 40 persen dan ditargetkan pada Februari 2013 proyek sudah selesai. “Pembangunan PLTM ini memang lama. Pada saat persiapan, kami harus menyiapkan semua keperluan yang dibutuhkan, termasuk tempat yang cocok, sedangkan untuk pengerjaan hanya sebentar,” katanya. Setelah pengerjaan PLTM ini selesai, pengelolaannya akan diserahkan kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN). “Jika PLTM Lubuak Gadang sudah beroperasi, maka kekurangan pasokan daya listrik yang selama ini melanda Solok Selatan dapat teratasi. Bahkan, kelebihan energi listrik PLTM Lubuak Gadang Solok Selatan dapat dimanfaatkan oleh Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi,” jelas Guswin. Menurut Guswinarno, Solok Selatan memiliki banyak potensi PLTM. Akan tetapi, pengelolaan potensi PLTM itu akan terkendala karena pengurusan izin yang lama. “Pengurusan izin PLTM Lubuak Gadang oleh PT Selo Kencana Energy memakan waktu sampai tiga tahun, sejak tahun 2007-2010. (h/col).

KUBE Tahap Satu Belum Cair SOLSEL, HALUAN — Dana Kelompok Usaha Bersama (Kube) tahap satu untuk Solok Selatan belum juga terealisasikan. Hasil verifikasi pusat, Solsel mendapatkan dana Kube untuk 25 kelompok. Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial, Tenaga kerja, dan Transmigrasi Kabupaten Solok Selatan Syarkawi kepada Haluan, Jumat (7/9) mengatakan, Dinas Sosial Solok Selatan mengajukan kelompok penerima Kube. Akan tetapi, hanya 25 kelompok yang lulus sebagai penerima Kube tahap pertama. Sebelumnya, data yang dihimpun media ini menyebutkan bahwa Solsel mendapatkan bantuan dana Kube untuk 73 kelompok Kube. Kebanyakan kelompok Kube berada di Kecamatan Sangir Jujuan 41 Kube, Sangir Balai Janggo 3 Kube, dan Sangir Batang Hari 29 Kube, dengan besar dana Rp30 juta per Kube. Untuk tahap I, akan direalisasikan dana Kube untuk 25 kelompok, 18 kelompok di Kecamatan Sangir Jujuan, dan 7 kelompok dari Kecamatan Sangir Batang Hari. Untuk 48 kelompok Kube akan masuk tahap II. “Tim verifikasi mencek kebenaran data yang dikirim daerah ke pusat, dan melihat perkembangan Kube. Umumnya, tim menyimpulkan bahwa perkembangan Kube di Kabupaten Solok Selatan cukup bagus,” kata Syarkawi. Tahun 2013, Kabupaten Solok Selatan mendapat kuota untuk Kube penumbuhan sebanyak 150 kelompok dengan anggaran Rp20 juta. Kalau dikalkulasikan, bantuan untuk Kube penumbuhan, maka dana untuk Kabupaten Solok Selatan Rp3 miliar. Ia mengatakan, masyarakat agar mempersiapkan penggunaan teknis anggaran itu. Tujuannya agar pengguna Kube dapat memaksimalkan bantuan sehingga tujuan program penuntasan kemiskinan dapat terwujud. (h/col).

Solsel Tidak Gelar Rekrutmen CPNS SOLSEL, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan tidak membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2012 ini. Hal ini dikarenakan moratorium dan keterlambatan penyerahan analisis jabatan. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Solok Selatan Ismael didampingi Sekretaris BKD Solsel Yusrizal Chan kepada Haluan, Jumat (7/9) mengatakan, Kabupaten Solok Selatan tidak melakukan rekrutmen CPNS terkait masih berlakunya moratorium pusat dan keterlambatan penyerahan analisis jabatan. “Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi sedang menerapkan program moratorium CPNS. Seluruh pemerintah provinsi diminta untuk menyerahkan laporan pemetaan dan analisis jabatan sebelum merekrut CPNS sesuai yang dibutuhkan,” katanya. Sejauh ini, BKD Solsel sudah menyerahkan analisis jabatan daerah itu. Tinggal satu analisis lagi, yaitu analisis jabatan fungsional tertentu. “Analisis jabatan fungsional tertentu akan tuntas tahun ini. Setidaknya, 2013 sudah tuntas analisis jabatan fungsional tertentu ini,” terangnya. Seperti pemberitaan sebelumnya, Pemprov Sumbar dan Pem-kab/Pemko se-Sumbar tidak melakukan rekrutmen CPNS karena Ke-men PAN dan RB menolak per-mohonan rekrutmen 930 CPNS se-Sumbar. Penolakan ini dikarenakan Pemprov Sumbar terlambat mengajukan analisis dan pemetaan potensi PNS. Chan menyebutkan, untuk 272 orang kategori satu (K1) di Solsel sudah keluar pengumumannya. Tinggal menunggu petunjuk teknis pelaksanaan pengangkatan dari Kemen PAN dan RB. “Untuk kategori dua (K2), informasinya mereka akan ujian seperti CPNS baru. Akan tetapi, BKD daerah belum mendapat kepastiannya. Di Solok Selatan kategori dua didominasi oleh petugas kesehatan dan tenaga pendidik,” kata Chan. (h/col).

Sarantau Sasurambi

SOLOK SELATAN

23

BUTUH RP 1,6 MILIAR

BBI Golden Arm Dimanfaatkan 2013 SOLSEL, HALUAN — Balai Benih Induk (BBI) Bidang Hortikultura Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan mendapatkan kritikan pedas pemimpin daerah itu. Lokasi BBI luas tetapi tidak produktif. Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, Rabu (5/9) lalu menyebutkan, BBI yang berdiri di tanah seluas 20 hektar di Golden Arm, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, memiliki lokasi yang bagus dan lumayan luas. Akan tetapi, BBI yang sudah berdiri sejak tahun 2007 itu, belum bisa melayani permintaan masyarakat di bidang hortikultura. Menganggurnya BBI itu, menurut bupati, membuktikan bahwa Dispertanak Solsel, khususnya bidang hortikultura, tidak mengetahui tugas dan fungsinya. “Pemerintah mengajak agar masyarakat memanfaatkan lahan kosong. Tapi BBI hortikultura malah dibiarkan kosong. Mestinya ada percontohan,” ujar bupati. Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Solok Selatan Yul Amri, Kamis (6/9) mengatakan bahwa BBI di Golden Arm bukan tidak dimanfaatkan, tetapi pembangunannya belum selesai. “Pembangunan BBI ini dilakukan secara bertahap. Inisiatif untuk membangun BBI Bidang Hortikultura sudah dimulai sejak tahun 2007 lalu.

TINJAU LOKASI — Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria tengah meninjau lokasi BBI Hortikultura di Golden Arm Kecamatan Sangir, Solok Selatan. ICOL Kondisi kekinian, BBI Bidang Hortikultura hanya memiliki kantor, labor, rumah kawat, rumah kaca, nursery (bangunan untuk perawatan),” urai Yul Amri. Ia mengatakan, BBI Bidang Hortikultura belum maksimal digunakan karena keterbatasan sarana dan prasarana. Tahun 2012, Dispertanak Solsel sudah menganggarkan dana Rp.1,6

miliar untuk membenahi BBI tersebut. Sekitar Rp.1,3 miliar untuk membangun labor kultur jaringan, gedung pertemuan, gudang, screen house, jalan produksi, pagar, prinkler, dan Rp0,3 miliar untuk pembangunan non fisik. “Pembangunan sarana dan prasarana ini sudah dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana

sharing dari APBD kabupaten,” jelas Yul. “Insya Allah tahun 2013, BBI Bidang Hortikultura dapat memenuhi permintaan masyarakat tani akan bibit. BBI ini menyediakan benih induk jeruk, manggis, dan kentang. Akan tetapi, pemerintah daerah memfokuskan untuk pengembangan bibit jeruk,” ucapnya.

Menurut Kepala Dinas Dispertanak Yul Amri, bila BBI di Golden Arm dioperasionalkan, maka mencukupi untuk memenuhi permintaan petani. “Mudah-mudahan BBI ini nanti dapat mencukupi permintaan bibit. Kalau masih tidak cukup, kita akan sinergi dengan BBI lainnya,” tutur Yul Amri. (h/col).

18 Partai Sudah Menyerahkan KTA Raskin 13 dan Agustus Belum Terealisasi SOLSEL, HALUAN — Tahapan pemilihan umum (pemilu) 2014 sudah dimulai. Sudah 18 partai politik yang ada di daerah Kabupaten Solok Selatan yang menyerahkan Kartu Tanda Anggota ke Komisi Pemilihan Umum Daerah setempat. “Awalnya, penyerahan KTA paling lambat 7 September 2012, namun diperpanjang sampai 29 September 2012. Data per Jumat (7/9), sudah 18 partai politik yang menyerahkan KTA ke KPUD Solok Selatan,” terang Muhammad Azhar, dari Divisi Hukum dan Organisasi, di Padang Aro, Sabtu (8/9). Minggu kemarin, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Solok Selatan mengadakan kegiatan penyuluhan verifikasi dan penetapan partai politik sebagai peserta pemilihan umum tahun 2014. Ketua KPUD Solsel Isyuliardi Maas yang menjadi nara sumber pada kegiatan itu, menjelaskan ada beberapa persyaratan bagi partai politik untuk mengikuti pemilu 2014. Persyaratan itu terdapat dalam Pasal 8 Ayat 2 UU Nomor 08 Tahun 2012. ”Partai politik dapat menjadi peserta pemilu setelah memenuhi persyaratan. Adapun

persyaratan itu adalah memiliki badan hukum, memiliki kepengurusan di seluruh provinsi, memiliki kepengurusan di 75 persen jumlah kabupaten/kota dalam provinsi dan 50 persen di kecamatan dalam kabupaten/ kota,” terang Isyuliardi. Syarat yang agak kesulitan partai politik memenuhinya untuk di daerah adalah menyerahkan bukti 30 persen keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai. “Syarat ini memberikan peluang kepada kaum perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara,” katanya. Persyaratan lain untuk partai peserta Pemilu 2014 adalah, harus memiliki anggota paling kurang 1000 orang atau 1/1000 dari jumlah penduduk. “Kabupaten Solok Selatan memiliki jumlah penduduk 144.281 jiwa. Maka 1/1000 dari jumlah tersebut adalah 145 orang. Kalau parpol yang memiliki KTA 145 orang, maka sudah lulus persyaratan bila dikaitkan dengan jumlah anggota,” urainya. Persyaratan lain adalah, partai politik harus memiliki kantor tetap, mulai dari pusat hingga kabupaten sampai akhir pemilu, mengajukan nama, lambang, dan

tanda gambar partai politik, serta menyerahkan nomor rekening dana kampanye pemilu. Menurut Isyuliardi, tahapan pemilu sudah dimulai. Namun aktivitas partai yang belum nampak. Saat ini, kegiatan tahapan pemilu masih banyak dikerjakan oleh internal KPU. Untuk tahapan kampanye pasangan calon belum ada. Akan tetapi, parpol sudah dibolehkan memasang bendera sesuai aturan yang berlaku. “Kampanye pemilu merupakan bagian dari pendidikan politik masyarakat dan dilaksanakan secara bertanggungjawab. Kita berharap, agar pemilu legislatif 2014 di Kabupaten Solok Selatan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” ucapnya. Selain itu, KPUD Solsel juga mensosialisasikan Peraturan KPU Nomor 07 Tahun 2012, Peraturan KPU Nomor 08 Tahun 2012, dan Keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 52/ PUU-X/2012 tentang Pen daftaran, Verifikasi, Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu 2014. Hadir juga anggota DPRD Solsel Armensyah Johan, Dt Jalil, dan 50 orang pengurus partai politik di Kabupaten Solok Selatan. (h/col).

SOLSEL, HALUAN — Beras untuk masyarakat miskin (raskin) bulan Agustus dan raskin ke-13 di Kabupaten Solok Selatan belum juga terealisasikan. Raskin ini biasanya langsung diserahkan Bulog ke pemerintah nagari. Namun sampai saat ini belum ada informasi. Kepada Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Hadran Tarpis didampingi staf Ondeli, Jumat (7/9) menyebutkan, raskin untuk Agustus dan raskin ke-13 memang belum ada realisasi. “Kami sudah kirim permintaan untuk Agustus dan raskin ke-13 ke Bulog. Realisasinya menunggu informasi dari Bulog,” katanya. Ironis, raskin ke-13 yang sengaja dipercepat realisasinya berhubung masyarakat akan memasuki Lebaran itu, sampai kini ternyata belum juga turun. Ia menyebutkan, jumlah masyarakat miskin juga mengalami penurunan. Hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011, rumah tangga sasaran

menurun sebanyak 345 orang. RTS Solsel 2008 ada 9.699 kepala keluarga. Sementara RTS pada PPLS 2011 tercatat 9,454 kepala keluarga. Raskin adalah untuk masyarakat miskin yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pokok berupa beras. Agar tujuan dari raskin ini tercapai, maka pihak Kesra sudah membentuk tim pengawasan yang melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, dan jorong. Ia mengakui, banyak informasi yang didapatnya bahwa masyarakat me ngeluhkan pemberian raskin di lapangan. “Harapan kita bersama agar perangkat kecamatan hingga perangkat jorong mengawasi betul penyaluran raskin,” terangnya. Agar diketahui bersama, setiap keluarga sasaran menerima 15 kg dengan harga tebusan Rp.1.500 perkilogram atau sebesar 22.500. Pada penyaluran, jangan dilebihkan porsi, baik harga maupun raskinnya. Juga tidak boleh juga dikurangi,” pungkas Ondeli. (h/col).

Jalan Santai Haornas Bertabur Hadiah

PERWIRA Penghubung (Pabung) Dandim Solok Dodit Susanto menyerahkan doorpize pada salah seorang peserta jalan santai. ICOL

SOLSEL, HALUAN — Puluhan Masyarakat Solok Selatan melaksanakan gerak jalan santai pada rangkaian kegiatan peringatan Hari Olahraga Nasioanal (Haornas) ke-29. Jalan santai sehat dan bertabur hadiah tersebut berlangsung, Kamis (6/9). Jalan santai ini terselenggara atas kerja sama pemerintah daerah dengan Bank Nagari dan PT Asuransi Kesehatan Muara Labuh. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Muspida dan masyarakat. Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok Selatan, Bujang Basri mengatakan, tujuan

kegiatan ini untuk mewujudkan kabupaten sehat dan masyarakat sehat sejahtera. Ideologinya, pada badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Dalam jiwa yang kuat tersimpan pikiran yang cerdas. Kepala Cabang Bank Nagari Muara Labuh Mulyadi mengatakan, jalan santai merupakan program kesehatan yang perlu diberdayakan. Pegawai yang sulit melakukan olahraga karena kesibukannya, dapat tersalurkan. Selain manfaat sehat yang didapatkan peserta, ada beberapa door prize yang disediakan. Akan tetapi, berolahraga jangan hanya karena hadiah, manfaat sehat lebih utama. Menurut Mulyadi, kegiatan

ini juga meningkatkan hubungan silaturahmi pihak bank sebagai pemodal dengan pemerintah daerah dan masyarakat. “Dengan adanya silaturahmi ini, semoga tetap menjadikan Bank Nagari sebagai bank yang diminati untuk mengembangkan usaha permodalan,” katanya. Jalan santai itu dimulai dari halaman kantor Bupati Solsel menuju pasar semi modern Padang Aro dan kembali lagi ke halaman kantor bupati. Dalam kegiatan tersebut juga diadakan pemberian hadiah berupa door prize oleh Bank Nagari dan PT ASKES. Hadiah yang diberikan berupa payung, jam dinding, kompor gas dan uang tunai sebesar Rp.1 juta. (h/col).


24 PENDIDIKAN Ospek Tanamkan Kedisiplinan PADANG, HALUAN — Mahasiswa baru Akademi Keperawatan Kesdam I Bukit Barisan (BB) tahun ajaran 2012, selama 4 hari menjalani Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) sejak Rabu (5/9). Pada kegiatan ini, Akper Kesdam lebih menekankan kepada nilainilai kedisplinan, kebersamaan, dan kemandirian. Mahasiswa baru yang mengikuti Ospek ini sebanyak 60 orang. Menurut Ketua Panitia Yul Afni, selama Ospek ini mahasiswa memdapatkan berbagai materi seperti pengenalan lingkungan kampus dan pengenalan akademik. Juga, diisi dengan kegiatan bakti sosial membersihkan masjid dan kegiatan api unggun pada tengah malam saat penutupan. “Termasuk juga dengan latihan militer dasar, karena berada di kawasan militer dan mahasiswa memang disiapkan mampu berada dalam situasi darurat,” ujarnya, Jumat (7/9), di ruang kerjanya . Selama kegiatan ini, mahasiswa juga digali potensinya dalam bidang kesenian, olahraga, dan keagamaan. “Kita di sini mempunyai dosen-dosen di bidang tersebut, jadi ini sangat mendukung dengan kegiatan yang akan dilakukan mahasiswa nantinya,” ujar Pembantu Direktur (Pudir) I Akper Kesdam I BB Mardi, di tempat terpisah. Seusai mengikuti Ospek, mahasiswa akan ditempatkan di asrama sampai menyelesaikan studi nantinya. Keperluan mahasiswa pun disediakan, seperti lemari, tempat tidur, seprai, dan lainnya. “Nanti setelah tamat, apa yang menjadi milik mereka selama di asrama bisa dibawa pulang sebagai kenang-kenangan,” ujar Mardi. Menurut Mardi, masuk asrama ini bertujuan untuk menanamkan pendidikan karakter bagi mahasiswa. Berada di asrama pun mempunyai keuntungan sendiri untuk mahasiswa, seperti banyaknya referensi yang bisa digunakan ketika belajar kelompok. “Bagi yang pintar bisa membantu yang kurang pandai, bagi yang kurang pandai bisa termotivasi menjadi pandai,” jelasnya. (h/cw-eni)

PKDP Sawahlunto Sepakati Program Beasiswa SAWAHLUNTO, HALUAN — Usai pelaksanaan halal bihalal dan musyawarah besar (Mubes), Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) Kota Sawahlunto menyepakati program beasiswa, bagi anak dari keluarga Pariaman Sawahlunto yang kurang mampu.

TAK TERTIB — Kesadaran masyarakat akan tata tertib berlalu lintas sepertinya masih belum dipahami secara umum. Terlihat sebuah motor yang dikendarai anak usia di bawah umur yang belum memiliki SIM dan tidak menggunakan pengaman serta melebihi kapasitas kendaraan. Foto ini dijepret di jalan lintas Sumatera Muaro Kalaban, beberapa waktu lalu. ELFA FUADIANSYAH

Halalbihalal Alumni FHUA Semarak BUKITTINGGI, HALUAN — Kegiatan Halal Bihalal Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas (FHUA) Padang se- Indonesia yang digelar di Auditorium Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukit Gulai Bancah Bukittinggi, Minggu (9/9), berlangsung semarak. Ratusan alumni berdatangan dari berbagai daerah di penjuru tanah air dengan

SENIN, 10 SEPTEMBER 2012 M 23 SYAWAL 1433 H

berbagai jabatan dan profesi yang mereka sandang. Selain disambut tarian tradisional dan sekapur sirih oleh gadisgadis Kota Bukittinggi sebagai tuan rumah, juga disuguhi lamang tapai, salah satu makanan khas setempat. Ketua umum Alumni FHUA se- Indonesia yang terpilih di Pekanbaru, Riau Ismet Amzis, 2009 lalu, mengaku sangat gembira dengan ke-

KETUA Umum Ikatan Alumni FHUA se- Indonesia Ismet Amzis menyambut Wakil Pemimpin Umum Haluan Zul Effendi, yang juga alumni FHUA, pada pada kegiatan Halal Bihalal di Auditorium Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Bukittinggi, Minggu (9/9). RIDWAN

hadiran para alumni dari berbagai angkatan itu. Terlebih pada temu ramah bertajuk “Dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1433 H Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang Kita Jalin Persatuan dan Kesatuan”, para alumni tampak gembira pula, mengenang masa-masa indah mereka semasa kuliah. Di antara ratusan alumni yang hadir, kata Ismet Amzis, yang juga sebagai Walikota Bukittinggi, yakni Sekda Agam Syafirman Azis, Sekda Solok Selatan Fachril Murad,, Sekda Kabupaten Solok M Saleh, Wakil Pemimpin Umum Harian Haluan Zul Effendi, Kajari Bukittinggi, Kajari Muaro Mungo, Halius dari kejagung serta sejumlah alumni lainnya, kini bergelut di bidang hukum dan dosen di berbagai perguruan tinggi. Pada halal bihalal saat ini, lanjut Ismet, selain temu ramah mempererat silaturahim dalam mempererat rasa persatuan dan kesatuan, sekaligus menggelar rapat khusus untuk memantapkan program kerja alumni yang telah dirintis sebelumnya. “Diharapkan, kontribusi yang diberikan para alumni Fakultas Hukum Unand untuk kemajuan bangsa sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.(h/rdw).

Selain mendukung program pemerintah, pemberian beasiswa juga merupakan investasi jangka panjang PKDP terhadap generasi penerus bagi warga yang berasal dari daerah Pariaman itu. “Tidak ada pekerjaan yang berat, jika kita pikul bersamasama. Kebersamaan menjadi modal dasar bagi kita untuk mengembangkan potensi yang kita miliki saat ini,” ujar H.Buyung Lapau, Ketua PKDP

Belajar Sains pun Bisa Sambil Bermain JAKARTA, HALUAN — Mengajak si kecil belajar ilmu pengetahuan sejak dini ternyata menjadi lebih mudah bila disandingkan dengan kesukaan anak-anak, yaitu bermain. Ya, belajar sains sambil bermain membuat anak-anak lebih mudah dan bersemangat untuk mengenal sains saat ini. Seperti yang dilakukan Sri Endah. Ibu rumah tangga asal Kelapa Dua Wetan Cibubur ini sering mengajak kedua anaknya ke arena sains anak-anak agar mereka memiliki pengalaman dan pengetahuan alam sejak dini. “Sengaja aja, ngajak kedua anak saya ke arena sains ini, biar mereka mengenal planet dan bintang-bintang sambil mainmain,” katanya, saat mengantre di arena StarLab Planetarium, di acara pameran Junior Science Fair 2012 di Jakarta Convention Center, Minggu (9/9). Sri mengatakan, mengikuti pameran seperti ini akan lebih mudah dalam mengajak anak-anaknya belajar dan menghadapi tantangan dalam dunia sains. “Anak saya yang satu sejak TK sudah sering dibawa ke acara seperti ini, makanya dia ikut kompetisi sains. Kalau adiknya masih ikut-ikut belajar tapi kombinasi juga dengan bermain,” ujar Sri. Sri setuju kalau mengajarkan sains tidak perlu dengan cara yang serius, justru kombinasi belajar dan bermain membuat si kecil jadi lebih bersemangat menjelajah pengetahuan. Sama halnya dengan Sunita, ibu satu anak asal Bandung ini mengaku sering

membawa anaknya Najma Zahira Farhan (6) ke acara-acara fun science seperti ini. Alhasil tidak hanya mengenalkan fenomena alam, tetapi juga mengembangkan bakat anaknya. “Kalau di rumah, belajarnya sedikit. Kalau di sini anak-anak gampang belajar karena medianya banyak,” katanya yang juga mengikutsertakan anaknya sebagai anak Platinum Multitalenta 2012. “Kalau ada event seperti ini lagi, saya mau ajak terus anak saya,” katanya, yang masih akan mengeksplor pameran yang telah berlangsung mulai 8-9 September 2012 itu. Selain menyajikan pendidikan sains untuk anak-anak, zona bermain interaktif juga disediakan panitia, di antaranya area dunia profesi, area science center, tempat si kecil bermain dengan alat peraga dari PP IPTEK dan Science Centre Singapore, serta area science competition. Acara ini masih akan berlangsung hingga pukul 20.00 WIB, malam ini. Selain diajak belajar dan bermain, anak-anak juga akan dihibur oleh penampilan istimewa dari Cherrybelle, Brandon, juga Cowboy Junior. (h/kcm)

Sawahlunto periode 2012-2017 terpilih dalam Mubes, yang digelar di Gedung Pusat kebudayaan (GPK) Sawahlunto, Sabtu (8/9). Buyung Lapau yang terpilih secara aklamasi itu juga mengatakan, beasiswa untuk anak dan keturunan warga Pariaman Sawahlunto, akan dihimpun dari warga yang ada. Setidaknya, saat ini terdapat 700 kepala keluarga yang terdaftar dalam PKDP Sawahlunto. Pria yang juga Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah Kota Sawahlunto itu mengungkapkan, semua warga memiliki potensi masing-masing. Tinggal bagaimana mengelola potensi yang ada, untuk menimbulkan nilai positif yang bermanfaat bagi sesama. Selama ini, PKDP merupakan paguyuban terbesar di Sawahlunto. Terlebih ketika PT. Bukit Asam Unit Penambangan Ombilin (PTBA-UPO) masih aktif. Setidaknya kala itu, terdapat 2.500 kepala keluarga anggota PKDP. Anggota PKDP Sawahlunto tersebar dengan berbagai profesi yang mereka geluti. Hampir 70 persen anggota PKDP Sawahlunto berkecimpung dalam pemerintahan. Sementara 30 persen lainnya, menggeluti profesi sebagai wirausahawan dan swasta. Menurut Pengurus PKDP Sawahlunto periode 2007 – 2012, H.Pasrul dan Nasrul, organisasi paguyuban PKDP mengalami pasang surut. Semangat untuk mengurus organisasi harus terus ditingkatkan, demi kemajuan PKDP Sawahlunto. “Kerja belum maksimal, namun demikian dengan kebersamaan yang kita tumbuhkan, kita dapat mengembangkan potensi yang ada, demi kemajuan PKDP dan Sawahlunto ke depan,” ujar Pasrul dan Nasrul. Wakil Bupati Padang Pariaman, Damsuar bersama 13 pejabat Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman yang hadir dalam kesempatan tersebut mengharapkan PKDP harus terus ikut membangun daerah tempat mereka berada. Tidak berbeda jauh, Walikota Sawahlunto, Amran Nur yang hadir bersama Ketua DPRD Sawahlunto juga mengharapkan PKDP Sawahlunto terus memberikan kontribusi di segala lini terhadap pembangunan. “Peran PKDP sangat dibutuhkan, dalam meningkatkan pembangunan Sawahlunto. tidak hanya di bidang fisik, tetapi juga non fisik, ekonomi, seni dan kebudayaan. Selama ini, PKDP telah ikut berkontribusi di bidang pariwisata, dengan pagelaran Tabuiknya,” ujar Amran Nur dan Ali Yusuf.(h/dil)

Haluan 10 September 2012  

Haluan 10 September 2012

Haluan 10 September 2012  

Haluan 10 September 2012

Advertisement