Issuu on Google+

Harian Umum I klan 0751 4488700 Berlangganan 0751 9559333 Pengaduan 0751 4488702

MEDIA GROUP

SENIN

TERBIT 24 HALAMAN NOMOR 045 TAHUN KE 64

9 JULI 2012 M / 19 SYA’BAN 1433 H Harga Eceran Rp2.500/eks, Harga Langganan Rp57.000/bulan

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Demikianlah telah tetap hukuman Tuhanmu terhadap orang-orang yang fasik, karena sesungguhnya mereka tidak beriman.

Sungai Pisang nan Jauh dari Pembangunan

(QS Yunus Ayat 33) 05.01 WIB

12.26 WIB

15.51 WIB

18.29 WIB

19.43 WIB

KHAS

Laporan:

RIVO SEPTI ANDRIES

M

EMASUKI kampung ini, seperti menyusur negeri yang temaram, adem, dan tenang dengan kondisi jalan yang sangat buruk. Warga sulit mendapatkan akses kesehatan, pendidikan, dan perdagangan.

PENGURUS dan juga pencetus Radio PCA (Prinses Catharina-Amalia) di Padang Panjang. Radio ini sebagai media pendidikan mitigasi bagi remaja yang berada di daerah rawan bencana alam. http://www.rnw.nl

>> SUNGAI PISANG hal 11

PCA, Radio Pendidikan Mitigasi Remaja Padang Panjang SEKITAR awal 2007 para pengurus radio PCA mendengar berita ada radio kontainer yang akan dipindahkan ke Afrika. Padahal kontainer itu ada di Aceh. “Jauh-jauh dibawa dari Belanda ke Aceh kenapa dibawa lagi ke Afrika? Kan sayang, padahal kita membutuhkannya di sini,” ujar Fakhruddin Tieja, salah satu pengurus dan juga pencetus Radio PCA (Prinses Catharina-Amalia) di Padang Panjang. “Kami ingin sekali memberikan pengetahuan tentang mitigasi gempa, karena daerah Tanah Datar, Padang Panjang ini, bisa dikatakan potensi bencana gempa tektonik dan vulkanik itu besar sekali,” jelasnya.

>> PCA, RADIO hal 11

KORBAN ABRASI MASIH BERTAHAN — Belasan rumah hancur karena terjangan ombak dan abrasi pantai di Kelurahan Teluk Kabung Selatan (Sungai Pisang), Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sabtu (7/7). Abrasi telah terjadi sejak dua tahun lalu. Karena tak mampu membangun rumah, beberapa warga masih bertahan menempatinya. Rumah yang dibangun Pemko Padang untuk korban abrasi terlalu jauh dan dari tempat warga mencari nafkah dan belum ada listrik. RIVO SEPTI ANDRIES

INDONESIA AKAN GUNAKAN ENERGI NUKLIR

Ekspor Batu Bara Dihentikan EKSPOR batu bara dihentikan mulai 2014. Indonesia siap memasuki era pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkit listrik. Peran akademisi dituntut lebih inovatif.

PADANG, HALUAN — Mulai tahun 2014, ekspor bahan mentah mineral akan dihentikan, termasuk ekspor batu bara. Sebagai langkah awal, para pengusaha akan dikenakan pajak yang tinggi.

Hal ini dikatakan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta, saat memberikan kuliah umum di Ruang Sidang Rektorat Universitas Andalas, Sabtu (7/7).

Menurutnya, penghentian ekspor batu bara ini sesuai dengan hasil sidang anggota ke-8 Dewan Energi Nasional (DEN) tentang

>> EKSPOR BATU hal 11

SEBUAH Kijang dengan nomor Polisi B 1003 GN bersama 16 orang penumpang masuk kedalam tali Bandar di simpang Ganting Kecamatan Bayang Pessel, Minggu(8/7). M JONI

orang dirawat di rumah sakit yaitu 9 orang di RSUD M Zen Painan dan 2 Orang di Pukesmas Ambacang. Para korban merupakan warga Api- Api Kecamatan Bayang Pessel yaitu, Gading (2,5) gigi satu buah lepas dan mulutnya mengalami luka robek,

Seli (2) bagian kening kepala mengalami luka robek yang cukup serius, Eli (46) juga bagian kanan kepala juga mengalami luka robek, Asmi (56) telinga bagian belakang kepala mengalami luka robek. Selain itu, Erianti bagian badan kepala terdapat luka robek, Artina (63) tangan dan kakinya juga

mengalami luka, Rosnidar (52) dan Pyan (23) bagian tubuhnya tedapat luka yang membutuhkan perawatan, sedang korban yang dirawat di Puskesmas Yaitu, Yusnimar 55 th juga mengalami luka pada bagan kepala ,Andah (57) giginya 4 buah lepas.

>> CIGAK BARUAK hal 11

>> ALMAISYAR hal 11

Menkominfo: Tak Perlu Panik Isu Kiamat Internet 9 Juli

BIKIN GOL KE GAWANG AUSTRALIA

Indonesia Waspadai Makau

PEKANBARU, HALUAN — Indonesia mewaspadai kebangkitan Timnas Makau yang akan menjadi lawan di laga ketiga babak kualifikasi Piala Asia U-22. Menurut asisten pelatih Timnas U-22, Liestiadi,

performa Makau menunjukkan peningkatan meskipun belum meraih kemenangan satu kali pun, terutama saat kalah 3-2 dari Australia. “Tren Makau lagi naik. Setelah dikalahkan Jepang 0-6, mereka mampu menciptakan gol saat menghadapi Australia,” kata Liestiadi. Liestiadi menegaskan, dengan jeda waktu yang ada, pihaknya bersama jajaran pelatih Timnas

Garuda Muda lainnya yaitu Aji Santoso dan Widodo C Putro akan menyiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi anak asuh Leung Sui Wing. “Ada jeda dua hari jelas menjadi keuntungan bagi tim. Proses ‘recovery’ pemain lebih panjang dibandingkan sebelumnya,” kata mantan asisten pelatih klub PSM Makassar itu.

>> INDONESIA hal 11

Almaisyar Turunkan Atribut Kampanye PAYAKUMBUH, HALUAN — Seiring berakhirnya masa kampanye bagi pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh, berbagai atribut kampanye pun mulai diturunkan, Minggu (8/7). Para kandidat kepala daerah tersebut, diminta dengan kesadaran sendiri menurunkan atribut kampanye mereka. Pantauan Haluan di lapangan, Minggu (8/7) pukul 16.00 WIB, pasangan nomor urut 3 Almaisyar – Dedrizal, adalah yang pertama kali melaksanakan aturan ini. Bersamasama dengan tim suksesnya, Almaisyar Dedrizal mulai menurunkan atribut kampanye mereka. Dimulai Posko di Jl. Sukarno Hatta, dari wilayah Payakumbuh Timur, untuk

Cigak Baruak Terbalik, 11 Orang Dirawat PAINAN, HALUAN — Sebuah kendaraan roda empat jenis Toyota Kijang Cigak Baruak warna putih dengan nomor Polisi B 1003 GN masuk ke dalam tali bandar bersama 16 oang penumpang di simpang Ganting Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan, sekitar pukul 17.00 WIB, Minggu (8/7). Akibat kecelakaan itu, 11

SEHARI SEBELUM MASA TENANG

TIM merah putih akan ditantang Makau pada lanjutan penyisihan Grup E Piala Asia U 22 besok.

JAKARTA, HALUAN — Menkominfo Tifatul Sembiring mengimbau pengguna internet di Indonesia tidak perlu panik dengan isu kiamat internet, hari ini, Senin 9 Juli 2012. Namun masyarakat tetap diminta waspada dan mengecek peralatan komputer dan jaringan internet yang digunakan. “Saya katakan itu adalah

isu dalam artian tidak benar akan terjadi kemacetan masif jaringan internet di Indonesia, besok 9 Juli 2012 (hari inired),” ujar Tifatul dalam siaran persnya, Minggu (8/7). Tifatul membenarkan, memang sekitar 4 tahun lalu pernah terjadi serangan masif

>> MENKOMINFO: hal 11

>> 14 Pol PP Cokok 17 Wanita Malam............................... >> 17 Urang Bagak Dihajar Massa..................................... >> 24 Humaniora Terpinggirkan............................................


2 UTAMA

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

MTQ Kota Padang Dimulai Hari Ini PADANG, HALUAN — Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 Kota Padang akan dimulai hari ini, Senin (9/7). Kali ini Kecamatan Bungus Teluk Kabung akan menjadi tuan dalam perhelatan tersebut. K a b a g Kesra Kota Padang, Al A m i n mengatakan, sehari sebelum kegitan seluruh qari dan qariah diterima masyarakat dengan acara khusus di AL AMIN kantor camat sebagai bentuk penghargaan yang diberikan pihak kecamatan kepada kafilah yang akan bertanding. “MTQ ke-35 ini juga sebagai ajang untuk seleksi qari dan qariah Kota Padang untuk tingkat Sumbar ke-35 yang akan dilaksanakan di Pasaman Barat tahun 2013 mendatang. 12 cabang yang dilombakan seperti tilawah, tartil, fahmil, syaril Quran, tafiz Qiraat shaqbaq, khutbah Jumat, kitab standar, kat, tafsir,” ujar Al Amin kepada Haluan, Minggu (8/7). Ada yang menarik pada MTQ ke-35, terutama dalam rewards yang diberikan Walikota Padang Fauzi Bahar pada para qori dan qoriah terbaik tingkat dewasa berupa umroh ke tanah suci. Lalu, kecamatan yang meraih juara umum maka camatnya juga akan dapat reward umrah pula. Kegiatan MTQ ini dilakukan setiap dua tahun. Pada MTQ ke-34 lalu dilaksanakan di Kecamatan Pauh dan juara umunya Kecamatan Koto Tangah. Ditambahkan Al Amin, sesuai dengan checking (pengawasan) terakhir pihak tuan rumah telah mempersiapkan secara maksimal. “Kita harapkan peserta betul-betul yang berasal dari kecamatan masing-masing,” katanya.(h/yat)

DUKUNG KOMITMEN WALI NAGARI

Ratusan Keluarga Miskin di Pasbar Tolak Raskin PASBAR, HALUAN — Ratusan Kepala Keluarga (KK) miskin di Nagari Koto Baru dan Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), mendukung komitmen wali nagarinya yang menolak beras untuk masyarakat miskin (raskin) hingga ada data yang akurat tentang penerima raskin.

KELUARGA MISKIN — Inilah kondisi kediaman keluarga Pian bersama 4 orang anaknya di Jorong Lubuak Pudiang, Nagari Kapa Luhak Nan Duo, Minggu (8/7), yang tidak masuk daftar penerima beras untuk masyarakat miskin (raskin). NEPRAN

Ibu Rumah Tangga Tewas Dalam Parit LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Malang benar nasib yang menimpa Yuslinar (50), warga Jorong Bukit Kambuik, Nagari Baruah Gunuang, Kabupaten Limapuluh Kota, didapati terbujur kaku di dalam parit lebih kurang 50 meter dari kediamannya, Sabtu (7/7) sekitar pukul 13,00 WIB. Kapolres Limapuluh Kota didampingi Kabag Humas

Polres Kabupaten Limapuluh Kota, Ipda Muchtir Sawir menjelaskan, Sabtu pagi, Yuslinar bersama suami sama-sama pergi ke ladang seperti hari biasanya. Hal tersebut telah menjadi keseharian mereka. Dan menjelang Salat Zuhur datang, Yuslinar disuruh suaminya pulang ke rumah untuk menyiapkan makanan. Karena lama menunggu sang

istri tak kunjung datang, suaminya lalu mencoba menengok Yuslinar ke rumah. Tiba-tiba, Yuslinar yang mempunyai 4 orang anak tersebut, didapati suaminya telah menjadi mayat dalam kondisi tersungkur di dalam parit dekat rumah mereka. “Ada bekas penganiayaan di beberapa tubuh korban. Kita masih mengevaluasi

dan mempelajari keseharian korban bersama keluarga dan tetangga. Mungkin saja nyawa korban dihabisi pelaku saat korban lengah. Dan kemudian tubuh korban dibuang ke dalam parit. Untuk pengembangan kasus tewasnya Yuslinar, kami akan berkordinasi terus dengan pihak yang terkait. Seperti keluarga dan saksisaksi lainnya sampai kasus

ini terungkap,” jelas Ipda Muchtir Sawir kepada Haluan , Minggu (8/7). Kabag Humas menambahkan, jasad korban telah diambil oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. Sebelumnya, jasad korban dilakukan visum dan diteliti di RSUD Suliki untuk mengetahui apakah ada sidik jari tersangka yang tertinggal di tubuh korban. (h/ddg)

BPIH 2012 Tuntas Sebelum 13 Juli PADANG, HALUAN —Penetapan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tahun 2012 masih belum final. Komisi VIII DPR RI berjanji akan menuntaskan pembahasannya sebelum masa reses anggota DPR RI dimulai Jumat (13/7). Pembahasan krusial yang menyita waktu adalah rencana pemerintah untuk menaikkan BPIH yang perlu dikaji betul rasionalitas kenaikannya. Sebab DPR RI sendiri tidak berkeinginan BPIH tahun ini dinaikkan, alias tetap sama seperti tahun lalu. Namun pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama RI beralasan sejumlah item dalam penyelenggaraan haji sudah naik harganya. Seperti tiket pesawat dan penginapan di tanah suci. “Kami tengah membahas BPIH 2012 ini secara intensif terutama rencana pemerintah menaikkan BPIH. Kita harap-

kan sebelum masa reses dewan yang dimulai 13 Juli mendatang, BPIH ini sudah ketok palu,” kata Wakil Ketua Komisi VIII Jazuli Juwaini kepada wartawan usai rapat kerja dengan Pemprov Sumbar dan jajaran Kementerian Agama di Sumbar Jumat (6/7), di Padang. Dikatakan, sebenarnya anggota dewan tidak menginginkan kenaikan BPIH tahun ini. Bila memungkinkan, BPIH tetap sama seperti tahun lalu. Tetapi pemerintah mengajukan kenaikan dengan alasan adanya kenaikan untuk biaya tiket perjalanan dan juga rumah tinggal di tanah suci. DPR tidak mau serta merta menyetujuinya. Perlu dikaji lebih dalam lagi berapa betul kenaikan BPIH itu yang wajar dan rasional. Penambahan Kuota Haji Sedangkan untuk penam-

bahan kuota haji, menurut Jazuli, sudah dibicarakannya dengan Menteri Agama Arab Saudi dengan meminta tambahan 30.000 orang lagi. Terutama jatah negara-negara Islam yang tengah terlibat konflik sehingga tidak optimal dalam pengiriman jemaahnya ke tanah suci. Disamping itu, jemaah haji asal Indonesia terkenal paling tertib dan tidak pernah membuat masalah. Sehingga perlu dipertimbangkan memberikannya reward penambahan kuota. Dan dengan sendirinya negara lain yang ingin mendapatkan tambahan kuota haji, akan selalu mengingatkan jemaahnya agar bersikap tertib dan tidak bermasalah. “Namun Pemerintah Arab Saudi belum memutuskannya. Karena penambahan kuota haji itu merupakan kewenangan Raja Arab Saudi. Menteri Agama Arab Saudi

berjanji akan menyampaikannya kepada rajanya. Kita harapkan tidak terlalu lama kita menunggu jawabannya,” ujar Jazuli. Sementara itu, calon jemaah haji di Sumbar yang masuk kuota keberangkatan tahun ini sudah memulai pembuatan paspor yang dimulai sejak 15 Mei lalu. Menurut Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji Zakat dan Wakaf (Hazawa) Kemenag Sumbar, Syamsul Bahri, meski pemerintah belum mengeluarkan Kepres tentang BPIH, namun pihaknya sudah memulai pembuatan paspor. Seluruh Kemenag kabupaten/kota, kini tengah memfasilitasi calon jemaah haji di daerahnya dalam pengurusan paspor. Sampai saat ini, sebanyak 1.000 paspor sudah selesai pengurusannya dan sudah pula dikirim ke Jakarta

untuk pengurusan visa. Dalam pekan ini akan dikirim 1.000 paspor lagi, juga untuk mengurus visa. Sehingga ketika Keppres tentang BPIH keluar, segera calon jemaah haji dapat melunasi setoran BPIH. Pada musim haji tahun ini calon jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci mencapai 4.498 orang. Semua calon jemaah haji ini akan mendapatkan bimbingan manasik haji sebanyak 11 kali di tingkat kecamatan serta 4 kali tambahan di tingkat kabupaten dan kota. “Sambil menunggu ketentuan besaran BPIH dikeluarkan pemerintah, kita angsurangsur juga pekerjaan ini. Seperti mengurus paspor calon jemaah. Sehingga ketika BPIH sudah ditetapkan, mereka segera pula dapat melunasinya,” kata Syamsul Bahri. (h/vie)

Menristek Dianugerahi Gelar Adat PAINAN, HALUAN — Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Prof Dr Gusti Muhammad Hatta, MS dianugerahi gelar Sutan Sampono Batuah oleh suku Paneh Tanjuang, sedangkan Ny Violet Gusti Muhammad Hatta diberi gelar Puti Reno Ameh. Dengan demikian berarti keduanya sudah menjadi warga kehormatan Kecamatan

Air Haji, Kabupaten Pesisir Selatan Gelar kehormatan tersebut di lewakan sejalan dengan peresmian Masjid Raya Ijtihad Air Haji, Sabtu kemarin. Gelar Sutan Sampono yang di berikan merupakan perekat silaturahmi Menristek datang ke Sumbar didampingi anggota Ko.misi VII DPR-RI Dr H M

MENRISTEK Gusti Muhammad Hatta dianugerahi gelar Sutan Sampono Batuah dan Ny Violet Gusti Muhammad Hatta diberi gelar Puti Reno Ameh. Keduanya menjadi warga kehormatan Kecamatan Air Haji, Kabupaten Pesisir Selatan. IWAN DN

Azwir Dainy Tara, MBA, dan dinanti Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit, unsur Muspida setempat, ratusan niniak mamak, bundo kanduang dan tokoh masyarakat Air Haji. Selain menandatangani prasasti peresmian, Menristek juga didaulat membuka selubung papan nama masjid. Gusti Muhammad Hatta usai penganugerahan gelar untuk dirinya mengaku sangat berterima kasih. Gelar itu adalah anugerah dan jalinan silaturahmi bagi diri dan keluarganya dengan suku Paneh Tanjung Air Haji maupun dengan masyarakat Pesisir Selatan dan Sumatera Barat umumnya. “Saya salut sekali dengan perjuangan yang dilakukan Pak Azwir. Perjuangan Pak Azwir untuk Sumatera Barat memang pantas diapresiasi,” sebut Gusti Muhammad Hatta. Ibarat gayung bersambut, katapun berjawab. Azwir Dainy Tara juga balik mengapresiasi perjuangan Gusti Muhammad Hatta. Perhatiannya untuk Sumatera Barat tidak akan terbalas. Salah

satu di antaranya pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) di Payakumbuh bantuan dari LIPI dan saat ini menjadi RPH percontohan di Indonesia. Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan Nasrul Abit dalam sambutannya menyebutkan, penganugerahan gelar kehormatan kepada Menristek, merupakan yang pertama kali dilakukan oleh masyarakat Pesisir Selatan. “Tentunya kita mengharapkan perhatian Pak Menteri dimasa datang akan lebih besar untuk Pesisir Selatan, karena sudah menjadi bagian dari masyarakat Air Haji dan Pesisir Selatan umumnya,” katanya. Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan bantuan bibit unggul dan hand tractor kepada masyarakat Air Haji yang diserahkan oleh Menristek Gusti Muhammad Hatta. Selamatkan Dalam perjalanan dari Air Haji menuju Kota Padang, iring-iringan mobil rombongan Menristek dan Azwir Dainya Tara menemukan korban

tabrak lari, yang dibiarkan tergeletak di pinggir jalan. Korbannya remaja putri yang tidak diketahui identitasnya itu, ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan darah segar mengucur dari bagian kepalanya. Sementara sepeda motor matik yang dikendarainya mengalami rusak parah. Remaja putri itu diduga menjadi korban tabrak lari. Ambulan Altara Rescue yang berada di paling belakang rombongan, langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Kambang untuk mendapatkan pertolongan karena mengalami luka yang cukup serius. Koordinator Altara Rescue Ricap S Cecep disela-sela evakuasi menyebutkan, keadaan korban sangat parah. Apalagi kepalanya mengeluarkan darah yang cukup banyak. Diduga akibat benturan dengan aspal. “Begitu ditemukan tergeletak langsung kita evakuasi untuk mendapatkan pertolongan. Jika tidak ditangani segera, dikhawatirkan bisa berakibat fatal,” sebutnya. (h/one).

Mereka sangat kecewa atas ungkapan Kepala Bagian Perekonomian Setda Pasbar, yang mengancam raskin yang seharusnya diedarkan di dua nagari itu, bakal dipindahkan ke kecamatan lain. Ungkapan Wali Nagari Kapa dan Wali Nagari Koto Baru, saat rapat monitoring penyaluran raskin di wilayah kerjanya, merupakan salah satu bentuk kekecewaan atas data penerima raskin yang dipakai sekarang, dan justru bukan berarti menolak hak. “Makanya pejabat yang diangkat pemerintah itu harus pintar dan memang memihak pada rakyat. Bukan hanya menyelesaikan tugas apa adanya,” kata sejumlah masyarakat di Luhak Nan Duo, yang mengaku wajar mendapatkan raskin itu, diantaranya Pian (35), warga Lubuak Pudiang Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo kepada Haluan , di kediamannya, Minggu (8/7). Lain lagi dengan ungkapan Ismaini (47), warga Jorong Sariak, Nagari Koto Baru. Ia juga tidak masuk dalam daftar penerima raskin sekarang. Padahal ia punya empat orang anak. Suaminya sudah meninggal dunia. Untuk membiayai keluarganya, ia harus mencari upah setiap harinya. “Dengan penghasilan sebagai buruh, berapalah yang didapat setiap harinya. Kalau seandainya dapat raskin, tentu sangat membantu untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga saya. Namun sayang, oleh pemerintah atau orang yang punya wewenang menentukan penerima raskin, orang seperti saya ini ternyata tidak masuk kategori penerima raskin itu,” katanya. Lebih jauh warga yang

harap dengan bantuan raskin itu mengatakan, Bupati Pasbar selalu menyampaikan bahwa pihak kejorongan dan nagari pasti lebih tahu dengan keadaan warganya. Namun kenapa jawaban dari pejabat Pasbar yang membidangi penyaluran raskin itu seperti itu? “Kita yakin jawaban yang melukai hati rakyat kecil itu, tanpa sepengetahuan Bupati Pasbar. Mudah-mudahan akan ada solusinya nanti,” kata Pian dan Ismaini secara terpisah pada Haluan. Sementara, Wali Nagari Koto Baru, Firdaus Dt R Mangkuto dan Wali Nagari Kapa, Safril, kepada Haluan menyampaikan, sesuai dengan keluhan 14 kejorongan pada dua nagari itu, ratusan KK miskin tidak terdaftar untuk mendapatkan raskin. Padahal, kata kedua wali nagari itu, dari berbagai sudut pandang, warga tersebut sangat memungkinkan masuk dalam daftar penerima raskin. Namun kenapa mereka tidak masuk dalam daftar? Firdaus dan Safril berharap, hal-hal yang menyangkut dengan kehidupan dan hajat masyarakat miskin mohon lebih diperhatikan. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Kabag Perekonomian Setda Pasbar, Aljufri, ketika diminta tanggapannya menyampaikan, data penerima raskin sekarang sudah akurat. Sudah sesuai dengan ciri-ciri keluarga yang mendapatkan bantuan itu. Dan data itu tidak mungkin lagi diperbaiki. Kalau sendainya pihak kejorongan dan nagari menolak bantuan raskin itu, sebut Aljufri, raskin tersebut akan diberikan kepada masyarakat lain. (h/nep)

Zulhelmi, Ketua Gapensi Bukittinggi BUKITTINGGI, HALUAN — Zulhelmi, ST, Direktur CV Helmi Tehnik, terpilih sebagai Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Jasa Konstruksi Indonesia (Gapensi) Kota Bukittinggi, periode 20122017. Pemilihan pengurus baru ini berlangsung dalam Muscab BPC Gapensi ke IV yang dibuka resmi Walikota H Ismet Amzis, di Hotel Pusako, Sabtu (7/7). Muscab ini dihadiri Ketua Umum BPD Gapensi Sumatera Barat, H. Leonardy Harmainy, bersama beberapa orang pengurus lainnya. Proses pemilihan memperebutkan 67 suara berjalan cukup demokratis. Dua orang calon sebagai nominasi, masing-masingnya Zulhelmi dan Hendri (Direktur CV Gilang). Zulhelmi memperoleh 37 suara, sementara Hendri mendapatkan 30 suara. Sejumlah kalangan yang bergelut di dunia konraktor di Bukittinggi mengharapkan, kepengurusan baru terpilih, harus lebih mampu memperjuangkan aspirasi anggota tanpa pandang bulu. Menurut Leonardy Harmainy, disamping parsaingan terbuka, usaha jasa konstruksi saat ini dihadapkan kepada bermacam tantangan dan masalah yang semakin kompleks. Karena itu, tiada jalan lain, seluruh kontraktor diharapkan terus meningkatkan kualitas kerja dengan terus meningkatkan kemam-

puan untuk menjadi kontraktor yang profesional. Gapensi sebagai salah satu wadah berhimpun dan pembinaan bagi peningkatan kemampuan profesi para pelaku penyedia jasa konstruksi, dituntut bekerja keras dan memiliki kemampuan yang benar-benar andal dalam bidangnya sebagai pelaku usaha konstruksi. Walikota Bu kittin g g i Ismet Amzis mengungkapkan, secara nasional, jasa konstruksi memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik (PD), sebesar 8 sampai 10 persen, atau menempati peringkat ke 6 dan 9. Dari sisi angkatan kerja, sektor ini berkontribusi 5,3 juta orang (5,4 persen) dari angkatan kerja. Sektor ini juga melibatkan 140 badan usaha, yang 90 persennya merupakan usaha konstruksi kecil. Kata walikota, di Bukittinggi, berdasarkan data BPS tahun 2010, sektor jasa konstruksi berkontribusi sebesar 4,52 persen, menempati peringkat ke 6 dari PDRB Kota Bukittinggi. Dari sisi penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja, sektor jasa konstruksi hanya sebesar 1,6 persen. Namun demikian, dari pendapatan perkapita, pengusaha pada sektor ini memiliki pendapatan perkapita jauh di atas ratarata pendapatan perk apita penduduk Kota Bukittinggi. (h/sms)


SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

EKONOMI BISNIS 3 BONANZA KIDS

Produk Distro, Harga Miring DIBUKA — Pusat Perlengkapan anak, Bonanza Kids di Jalan Patimura Padang ini mulai dibuka setelah grand openning, Jumat (6/7). DARA

X

PADANG, HALUAN— Pusat perlengkapan anak “Bonanza Kids” hadir di Jalan Patimura Kota Padang.

Bisnis Anda

BUKA SISTEM FRANCHISE

Soto Garuda Go Nusantara PADANG, HALUAN — Melanjutkan usaha keluarga, Muhammad Fauzan (46) sukses menjalankan usaha berjualan soto dengan nama ‘Soto Garuda’. Dengan keunggulan kualitas rasa yang khas, Soto Garuda ‘menjelma’ menjadi restoran soto terkenal di Kota Padang. Bahkan, mulai tahun depan, soto masakan Padang ini go nusantara mengembangkan bisnis dengan sistim franchise. Ini dilakukannya karena banyak yang secara ilegal mencaplok brand Soto Garuda. “Sebenarnya hal ini tidak etis bagi usaha saya yang sudah saya rintis sejak lama yakni sejak tahun 1970-an. Padahal merek Soto Garuda sudah terdaftar di HAKI. Mereka yang melakukan pencaplokan secara illegal itu telah mendapatkan hukumannya sendiri. Banyak yang tutup usahanya karna mereka tidak melakukan perizinan kepada pihak kita,” kata Fauzan saat ditemui Haluan, Sabtu (7/7). Dia mengatakan, sistem franchise untuk legalitas merk bagi mereka yang ingin menggunakan Brand Soto Garuda dalam berwirausaha. “Dengan sistem ini, saya berharap Soto Garuda ada di seluruh kota besar di Indonesia seperti Medan, Bandung, Surabaya, Jakarta, dan seluruh kota besar di Indonesia. Rencana ini akan saya realisasikan pada awal tahun 2013,” katanya lagi. Terkait kemajuan usahanya, Fauzan menambahkan, modal utamanya yaitu konsisten menjaga kualitas rasa. Resep soto yang dibuatnya sendiri itu memiliki kekhasan tersendiri dan tak bisa dicontoh. Artinya, kualitas rasa soto Garuda betul-betul khas Soto Garuda.

Rasa yang khas tersebut membuat Soto Garuda diterima masyarakat dan pelanggan tetapnya. Berawal buka usaha di Jalan Peremindo depan Hotel Garuda, sekarang Soto Garuda yang berpusat di Jalan S. Parman Lolong sudah memiliki 2 cabang, yakni di Patimura dan By Pass. Setiap hari Soto Garuda selalu ramai di kunjungi pelanggan. Dalam sehari, Fauzan dan karyawannya bisa melayani hingga 500 pelanggan di Soto Gruda yang berlokasi di Lolong ini. Selain warga Padang, Fauzan menyatakan bahwa Soto Garuda juga sering dikunjungi oleh wisatawan asing dari Singapura, Malaysia, juga Negaranegara lain. Mereka mampir ke Soto Garuda yang merupakan soto asli cita

rasa Padang. Dalam berusaha, Fauzan selalu mengkedepankan kualitas mutu masakan dengan menjaga cita rasa khas Soto Garuda. Dimana, untuk resep merupakan racikan ia sendiri, dan ini tidak bisa dipalsukan. Selain itu dia juga selalu menjaga pelayanan kepada pelanggan. Pelanggan diibaratkannya sebagai raja jadi untuk mempertahankan meraka supaya tetap membeli Soto Garuda dengan memberikan pelayanan yang prima. Menu di Soto Garuda selain Soto Daging yang menjadi menu andalannya juga menjual Soto Paru, Gado-Gado, TahuKentang dan Tahu-Kecap. Rata-rata dijual dengan harga Rp15 ribu hingga Rp20 ribu per porsinya. (h/cw-dra)

MUHAMMAD Fauzan bersama anaknya di lokasi usaha Soto Garuda, Jalan S. Parman Lolong. DARA

Toko yang menyediakan pakaian, sepatu dan tas serta keperluan lainnya dengan produk ala Distro ini grand openning, Jumat (6/7). Pemilik Bonanza Kids, Rizal Syah (53) kepada Haluan di sela-sela peresmian mengatakan, Bonanza Kids merupakan pengembangan usahanya setelah sebelumnya membuka toko Bonanza Distro sejak 2008 lalu. Selain menjual baju anakanak, Bonanza kids juga menjual baju untuk para remaja. Produk import cina yang di datangkan dari Jakarta merupakan produkproduk yang ditawarkan di Bonanza Kids tersebut. Selain baju dan celana, Bonanza Kids ini juga menjual Sepatu dan

Tas untuk usia anak-anak dan remaja. “Kualitas barang bagus, tetapi harga bersaing (tidak mahal), cukup terjangkau bagi remaja” jelas Oyon, panggilan pemilik Distro ini. Menurutnya, kisaran harga yang ditawarkan mulai dari Rp90 ribu untuk baju, celana dimulai Rp100 ribu harga Rp150 ribu, ada yang diatas Rp200 ribu untuk celana panjang. Untuk baju kaos dimulai dari Rp115 ribu hingga Rp125 ribu. Untuk kemeja Rp185 ribu hingga Rp195 ribu. Untuk Openning, 3 hari kedepan dimulai hari Jum’at hingga Minggu (7/7) Bonanza Kids memberikan diskon sebagai ajang promosi. Diskon 10 persen diberikan untuk

setiap produk yang ada di Bonanza Kids Distro. Untuk hari selanjutnya harga diberlakukan normal seperti biasa. Dalam rangka opening ini, Bonanza juga mengadakan syukuran kecil-kecilan dengan memberikan snack kepada para tamu dan pembeli yang datang. Oyon menjelaskan, nama Bonanza merupakan sumber rezeki. Karna Bonanza merupakan sumber rezeki, lahirlah anaknya dengan nama Bonanza Kids. Selain Bonanza dan Bonanza Kids, Oyon juga mempunyai Distro yang khusus menjual baju wanita yakni Glow yang berlokasi di depan Bonanza Distro. Tidak hanya itu saja di Siteba dia juga membuka distro dengan nama Depp. (h/cw-dra)


4 EKONOMI BISNIS

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

KEMBANGKAN USAHA

KOMUNIKASI XL Luncurkan Xensasi Ramadan JAKARTA, HALUAN — XL Axiata kembali memberikan pelayanan prima kepada masyarakat selama Ramadan nanti. Pelayanan bertajuk program ‘Xensasi Ramadan’ ini akan mendukung aktivitas religi bagi pelanggan XL selama bulan puasa. Melalui program ini, XL menghadirkan berbagai konten inovatif Islami, program kompetisi Xensasi Gaya Ramadan untuk anak muda hingga posko mudik untuk membantu pelanggan yang akan pulang kampung. “Untuk mendukung aktivitas pelanggan selama Ramadhan, XL akan berupaya memberikan layanan telekomunikasi terbaik,” kata Regional Sales Operation Manager XL Eka Dwi Dasa Kornia di House of Balcony, Plaza Ambarrukmo akhir pekan lalu. Untuk XL Prabayar, XL meluncurkan promo XL Xensasi. Melalui promo ini, pelanggan dapat menikmati layanan dengan tarif murah 24 jam untuk telepon dan SMS, gratis online dengan kuota tertentu dan kuota tambahan di jaringan 3G, gratis akses VAS dan gratis berlangganan layanan seru untuk 30 hari pertama. “Semua fasilitas ini bisa di dapatkan pelanggan cukup dengan sekali membayar. Untuk mengaktifkan program ini bisa melalui *123*600#,” terangnya. Selama bulan Ramadhan, baik pelanggan XL Prabayar maupun Pasca Bayar dapat mengakses berbagai macam konten bertemakan Islami. Mulai dari games, RBT, Siraman Qalbu, Tausyiah dan kumpulan doa. Tak hanya itu, XL juga menyadiakan info mudik bagi pelanggan yang akan mudik. Di Info mudik ini, pelanggan bisa mendapatkan info jadwal sholat sesuai lokasi, jalan alternatif, info titik kemacetan, lokasi ATM, rumah makan, bank, pom bensin, kantor polisi hingga rumah sakit. Konten tersebut bisa di akses melalui *123*600#. (h/trn)

BMT At Taqwa Buka Swalayan Mentari PADANG, HALUAN – Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) At Taqwa mengembangkan usaha di bisnis swalayan. Dengan nama ‘Mentari’, swalayan baru BMT At Taqwa tersebut diresmikan Walikota Padang diwakili Asisten II, Didi Ariyadi di lokasi, lantai dasar Gedung Dakwah Muhamdiyah Jalan Sawahan No 62 Padang, Sabtu (7/7).

LAUNCHING — Asisten II Pemko Padang Didi Hariadi, di damping Ketua PWM Sumbar Dasril Ilayas Sabtu (7/7), secara resmi membuka Mentari Swalayan yang yang terletak di lantar Dasar Gedung Dakwah Muhamdiyah Jalan Sawahan No 62 Padang. RAHMAT HIDAYAT

Penjualan Produk ‘PT Am‘ Naik 40 Persen PADANG, HALUAN —Sektor properti yang kian berkembang di Kota Padang membawa berkah bagi produk pendukung bahan bangunan. Salahsatunya yaitu produk dari PT Adiwesa Mandiri Building Products Indonesia (PT Am) dengan mencapai peningkatan penjualan yang cukup signifikan. Agent Sales Manager PT Am, Michael Sutanto di selasela temu akrab konsultan dengan kontaraktor di Hotel Pangeran Beach, Sabtu (7/7) malam mengatakan, setiap tahun penjualan Am selalu meningkat khususnya di wilayah Sumatera.

X Ekonomi

Hingga akhir tahun 2011 telah terjadi pertumbuhan penjualan hingga lebih dari 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2010. Untuk tahun 2012 ini, Am optimis bisa mencapai growth lebih dari 50 persen. Keoptimisan ini tidak terlepas dari terus tumbuhnya sektor properti diwilayah Sumatera, terutama di Padang. “Perkembangan sektor properti di wilayah Padang belakangan ini bertumbuh dengan sangat pesat. Hal ini tercermin dari penambahan pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, perumahan,

pertokoan, sentra wisata serta hiburan, yang dibangun oleh banyak pengembang,” katanya. Perkembangan propert ini, lanjut Michael, berimplikasi langsung pada permintaan yang tinggi akan produk bahan bangunan di tingkat retail maupun proyek. Seperti permintaan untuk beberapa produk Am yakni Pengisi Nat (Tile Grout), Perekat Ubin (Tile Adhesive), Pelapis Anti Bocor (Waterproofing), Lapisan Pelindung Batu Alam (Stone Coating), Penguat Mortar (Bonding Agent), dan Acian (Skimcoat). “Saat ini masyarakat

semakin sadar terhadap kualitas bangunan dengan meninggalkan cara konvensional menggunakan semen dan pasir, beralih menjadi menggunakan perekat keramik dan pengisian nat keramik yang lebih baik kualitasnya, sehingga menghasilkan lantai dan dinding bangunan yang lebih berkualitas. Mereka juga mempunyai keinginan yang lebih untuk mengetahui seluk-beluk dan tips dalam membangun rumah berkualitas,” jelas Michael. Menurutnya, peningkatan penjualan yang diraih oleh Am

selama ini tentu tidak lepas dari dukungan para arsitek, retail, sales counter, dan aplikator yang telah membuktikan kualitas produk Am. Oleh karena itu, Am terus senantiasa meningkatkan hubungan kemitraan yang strategis dengan para mitranya. “Baik Am maupun para mitra sama-sama mendapatkan benefit. Salah satu program dukungan Am terhadap para mitranya adalah dengan membuat acara Gathering bertemakan edukasi para konsultan dan kontraktor,” tambahnya. (h/nas)

Kreatif

TOKO SIKUMBANG, PUSAT BATU ALAM

Pemasaran Sampai ke Mancanegara

SALAH seorang karyawan Toko Sikumbang menunjukkan contoh koleksi batu alam ditoko Sikumbang PADANG, HALUAN — Tren minimalis properti tak lepas dari penggunaan bahan bangu-

nan batu alam. Hal ini disipaki Toko Sikumbang dengan menyajikan berbagai model

dan hiasan batu alam yang cocok untuk bangunan rumah, perkantoran, ruko dan bangunan lainnya. Pemilik Toko Sikumbang, Endri Naldi, batu alam merupakan ornamen yang mempercantik struktur bangunan. “Bisnis penjualan batu alam ini mulai saya rintis dari tahun 1992 lalu. Hingga saat ini, khusus untuk wilayah Sumbar, cuma ada satu toko yang khusus menjual batu alam ini, yaitu Toko Sikumbang ini,”kata Edi, begitu pemilik toko Sikumbang ini biasa disapa. Sikumbang ini menjual berbagai jenis batu alam. Sebut saja, batu candi, andesit, batu palimanan, purwakarta, pacito raso, baligin, karang pilang dan masih banyak lagi jenis batu alam yang tersedia di toko ini. Sikumbang menjual batu-batu tersebut dalam wujud lempengan dengan berbagai ukuran, seperti 10 cm x 20 cm, 15 cm x 30 cm, 20 cm x 40 cm, serta 30 cm x 30 cm.

Pemasok batuan alam ke Toko Sikumbang ini datang dari pulau Jawa. Untuk mendapatkan warna batu yang cantik dan mengkilap, pengunjung sentra batu alam ini bisa meminta pemilik toko untuk mengecat pernis khusus batu. “Batu alam dari toko Sikumbang ini tidak hanya diminati oleh masyarakat Sumbar saja, namun juga dari mancanegara. Pelanggan tetap saya juga ada yang berasal dari Australia,” jelas Edi lagi. Untuk harga termurah, dikatakan Edi, adalah untuk jenis batu purwakarta yaitu Rp 80 ribu permeternya. Sedangkan harga tertinggi atau termahal adalah jenis batu karang pilang yaitu Rp 675 ribu permeternya. Sejak didirikannya dari tahun 1992, setidaknya Endri Naldi, pemilik Toko Sikumbang, pusat penjualan batu alam ini sudah membuka dua cabang lagi selain toko Sikumbang yang berada di jalan By Pass kilometer 11 ini yaitu

di jalan Adinegoro nomor 3 A Tabing serta kota Solok. Tidak dapat dipungkiri, kehadiran rumah yang menggunakan batu alam pasti terlihat lebih natural dan mampu memberikan ketenangan bagi pemiliknya. Penataan batu alam yang baik bakal menghadirkan kesan dinamis dan tidak monoton. Fungsinya bukan hanya sebagai pemanis eksterior rumah, melainkan juga diaplikasikan menjadi elemen dekorasi dinding pada interior hunian. “Batu alam memiliki kelebihan pada tekstur dan warnanya yang khas. Dengan mengeksposnya di salah satu sudut ruangan,batu alam bisa tampil menjadi ornamen yang bernilai lebih,baik di taman maupun di bagian interior rumah,” ulas Edi. Meski tidak menyebutkan total penjualannya perbulan, Edi mengakui bahwa omset penjualannya lumayan bagus dalam beberapa tahun terakhir. (h/cw-hel)

Didi Haryadi mengatakan, keberadaan mentari swalayan merupakan jawaban terhadap dukungan muhamadiyah dalam mendorong percepatan perkembangan ekonomi di Kota Padang. “Saat ini Kota Padang memang masih dalam proses menuju perbaikan ekonomi. Mudah-mudahan Mentari Swalayan yang di gagas oleh BMT At-taqwa, dapat mambatu percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Padang,” harapnya. Sementara itu, ketua Umum BMT At-Taqwa, Mirwan Pulungan mengatakan, Mentari terletak di areal 300 meter persegi di gedung yang juga baru didirikan pascagempa tersebut. Untuk Pengadaan produk menghabiskan dana sebesar Rp1 Milyar. Dana itu diambil dari aset BMT. “Saat ini, keseluruhan asset BMT At-Aqwa mencapai Rp15 Milyar. Di dalam Mentari Swalayan ada 7000 item barang. Dijual dengan harga mulai Rp500. Selain itu, ia menyebut, Mentari Swalayan juga melayani jasa antar jemput dengan mobil operasional swalayan. Hal ini merupakan torbosan, untuk memberikan kemudahan kepada konsumen,” katanya. “Nama Mentari Swalayan diambil sesuai dengan visi

Muhammadiyah memberikan pencerahan. Diharapkan amal usaha ini dapat memberikan perbaika di bidang ekonomi. Mentari Swalayan terletak pada tempat yang strategis di tengah kota. Berada diantara kantor DPRD Kota Padang dan Perusahaan Jasa Kereta Api (PJKA) dan di belakangnya Rumah Sakit M. Djamil Padang,” ungkapnya. Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahwan PP Muhammadiyah, Syarifuddin Anhar sangat potimis dengan masa depan Mentari Swalayan. Menurutnya, kantor Pimpinan Wilayah Muhamadiyah tidak perlu dipindahkan ke gedung dakwah saat ini. Jauh lebih baik ketiga lantai gedung dakwah dijadikan sentral bisnis. Karena, tempatnya yang sangat startegis. “Seharusnya pusat bisnis tidak hanya pada lantai dasar. Sungguh sangat baik jika ketiga lantainya dijadikan pusat bisnis. Selain itu, pada tempat ini juga harus dilakukan pelatihan-pelatihan ekonomi syariah dan kewirausahaan bagi pemuda Muhammadiyah,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar Dasril Ilyas menambahkan, di launchingnya mentari Swalayan di jelang bulan puasa sangat tepat. (h/yat)

IDX Gelar Workshop Pasar Modal PADANG, HALUAN—Indonesia Stock Exchange (IDX)Bursa Efek Indonesia (BEI) bekerjasama dengan PT Indo Premier Sekuritas kembali menggelar workshop bagi kalangan wartawan. Workshop dengan tema “Market Update dan Market Outlook” digelar di Hotel Mercure Padang, Sabtu (7/7). Pada workshop tersebut dijelaskan seputar proporsi kepemilikan asing dan kepemilikan lokal atas saham tidak berimbang. “Workshop ini sangat perlu bagi kalangan media, sehingga para wartawan penulis berita dapat memperoleh update informasi tentang kondisi Pasar Modal Indonesia, sehingga mendukung penyebaran informasi dan pemberitaan kepada masyarakat luas,” kata Kepala Kantor BEI PIPM Padang, Reza Sadat Shahmeini di sela-sela kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman wartawan tentang BEI tidak hanya untuk penulisan berita, namun juga mendukung perkembangan investasi/penanaman modal di tanah air. Apalagi, perkembangan bursa

saham masih kuasai asing. Berdasarkan dataIDX menegenai kepemilikan investor di Indonesia dimana pada tahun 2009 Asing menguasai sebesar 67,1 persen saham di Indonesia dan untuk lokal hanya 32,90 persen. Sedangkan pada 2010 mengalami peningkatan dimana modal asing sebanyak 62,80 persen lokal menjadi 37,20 persen. Sedangkan di tahun 2011, hal ini mengalami peningkatan lagi dimana hanya 59,86 persen saham perusahaan yang ada di bursa milik asing dan sisanya 40,14 persen merupakan miliki investor lokal. Begitu juga dengan tahun 2012 57,75 persen milik investor asing dan 42,25 persen milik investor lokal. Berangkat dari data tersebut, lanjut Reza,IDX Bursa Efek Indonesia memiliki tujuan untuk mengembangkan pasar modal di Indonesia. “Nah, kami berharap dukungan dan sinergi media mengembangkan pasar modal di tanah air. Salah satu wujud kegiatannya adalah melakukan workshop wartawan ini,” harapnya. (h/cw-dra)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : BARU DATANG MESIN CANON IR 5000 & CANON IR 6000 DARI JEPANG DRUM BARU HARGA NEGO

AN PERSEDIA S A T A B R E T CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495


NASIONAL 5

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

CAPRES 2014

Ical akan “Tersandung” Lapindo JAKARTA, HALUAN — Kendati Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal “Ical” Bakrie telah mendeklarasikan dirinya sebagai calon presiden pada Pemilu 2014, serta mulai melakukan sosialisasi dan membangun simpati, elektabilitasnya diperkirakan belum akan melambung. Tak terlihat pula kekuatan afeksi positif terhadap dirinya. Kasus luapan lumpur Lapindo ditengarai menjadi batu sandungan Ical menuju ajang perebutan kursi presiden. Seperti dilansir kompas Minggu (8/7), hal itu berdasarkan hasil temuan survei nasional “Tantangan Calon Presiden Populer” yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terhadap 1.230 responden di seluruh Indonesia pada 20-30 Juni 2012. Survei ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dengan tingkat kesalahan sekitar 3 persen. Pada survei tersebut, sebanyak 80 responden mengaku mengetahui bencana luapan lumpur Lapindo. Sebanyak 65,9 persen responden yang mengaku tahu mengatakan, penyebab luapan lumpur Lapindo adalah akibat pengeboran.

Lebih lanjut, 43,7 persen responden tersebut juga mengatakan, pemilik Lapindo adalah keluarga Ical. Sebanyak 89,4 persen responden mengatakan bahwa keluarga Ical harus bertanggung jawab atas luapan yang melanda wilayah Porong dan sekitarnya. “Sebanyak 83,9 persen mengatakan, keluarga Bakrie belum memenuhi tanggung jawab tersebut. Hanya 11,8 persen yang mengatakan bahwa keluarga Bakrie telah memenuhi tanggung jawabnya. Sementara itu, 4,7 responden mengaku tidak tahu,” demikian salah satu petikan hasil survei tersebut. Sebanyak 43,2 persen responden itu berpendapat, keluarga Ical tak memiliki niat baik untuk menyelesaikannya. Sementara itu, 37,8 mengatakan bahwa keluarga Bakrie memiliki niat baik untuk menyelesaikannya, dan 19

persen responden menjawab tidak tahu. Menurut peneliti SMRC Grace Natalie, kontender Ical pada ajang perebutan pemilu presiden 2014 dapat mengambil keuntungan dari opini negatif tentang Ical dalam hubungannya dengan masalah Lapindo. Berdasarkan survei tersebut, tingkat popularitas Ical mencapai 70,1 persen. Namun, hanya 4,4 persen saja yang mengatakan akan memilih Ical jika pemilu presiden dilakukan hari ini. Ical Roadshow Sementara itu, sadar akan masih terhitung rendahnya

popularitas Ical, Golkar dan Ical bekerja keras untuk mensosialisasikannya keliling Indonesia. “Sekarang Pak Ical sedang roadshow untuk mensosialisasikan bukan hanya di internal Partai Golkar tetapi juga di tengah-tengah masyarakat, khususnya pemilih pemula yang dipastikan mencapai 65 juta pemilih pemula. Tidak hanya roadshow kemudian didorong oleh mekanisme partai melalui instrumen-instrumen partai untuk mendukung Ical,” ujar Ketua DPP Partai Golkar Yoris Raweyai, Minggu. Yoris menambahkan, popularitas Ical yang masih rendah saat ini menjadi tantangan bagi Partai Golkar untuk melakukan peningkatan. Oleh karena itu selain meSATELIT Palapa lakukan sosiA1 adalah satelit alisasi ke mapertama yang dimisyarakat, Parliki Indonesia dan tai Golkar juga dioperasikan oleh terus melakuPerumtel. Palapa kan konsoliA1 diluncurkan pada tanggal 8 Juli 1976 dengan roket Delta 2914, dan beroperasi sejak tanggal 9 Juli 1976 hingga tahun 1983 di 83 BT. (h/*)

NOTES

Palapa A1

Operasi Katarak Gratis di Surabaya SURABAYA, HALUAN — Program memberantas katarak di Indonesia yang dilakukan PT Sidomuncul masih terus berlanjut. Baru-baru ini, perusahaan jamu tersebut menggelar operasi katarak gratis bagi warga kurang mampu di Surabaya. Kegiatan tersebut digelar di RS Royal Surabaya. Bekerjasama dengan Pukat Keuskupan Surabaya, RS Royal, dan Perdami cabang Jawa Timur dengan jumlah 118 mata yang telah dioperasi. Hadir pada kesempatan tersebut, Koordinator Panitia Baksos

Operasi Katarak FX Juwono Purwanto, Direktur RS Royal Surabaya, Dokter Perdami cabang Jatim, dan Regional Marketing Manager PT Sidomuncul Rico Hdayat . Baksos operasi katarak ini merupakan program CSR yang dilakukan oleh Sidomuncul sejak tahun 2011 untuk 6.000 pasien. Tahun 2012 Sidomuncul bersama Perdami melanjutkan kerjasamanya dengan memberikan bantuan operasi katarak untuk 12.000 penderita buta katarak di Indonesia. Secara keseluruhan jumlah yang dioperasi pada tahun

2011-2012 adalah 18.000 pasien. Total yang telah dioperasi pada tahun 2012 sampai sejauh ini sebanyak 5.833 mata. Sehingga secara keseluruhan jumlah yang telah dioperasi kerjasama Sidomuncul bersama Perdami sejak tahun 2011 adalah 11.833 mata. Secara terpisah, Direktur Utama PT Sidomuncul Irwan Hidayat dalam siaran persnya menambahkan bahwa Sidomuncul akan konsisten membantu program operasi katarak sampai pemerintah memiliki dana untuk program katarak ini. (h/atv)

APRESIASI — Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim didampingi Dirjen PAUDNI Lydia Freyani Hawadi saat membuka acara Apresiasi PTK-PAUDNI Berprestasi 2012 di TMII, Jakarta, Minggu (8/7). VVN dasi di internal, dalam rangka memperkuat dukungan dari internal partai. “Kata kuncinya satu, harus solid karena ini pekerjaan politik. Jadi soliditas dengan melakukan kerja-kerja politik bersama sebagaikmana meningkatkan popularitas Ketum dengan berbagai macam persoalan yang merupakan tantangan bagi kita. Saya yakin Partai

Golkar mampu mengelola perbedaan dalam kebersamaan dalam mencapai tujuan,” ucapnya. Menurut Yoris, meskipun Ical diterpa isu mengenai lumpur Lapindo, namun ini tidak menyurutkan optimisme dari Partai Golkar untuk memenangkan pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden. Keyakinan ini

berdasarkan pada penga laman Pemilu 2009 lalu di mana Partai Golkar berhasil menang di wilayah sekitar terjadinya luapan lumpur Lapindo. “Ada satu harapan dan optimisme kita karena dalam Pemilu 2009 di daerah Lapindo, Golkar yang menang di situ. Ini ada satu bukti politik di sana,” tutupnya. (h/ dn/kcm/dtc)


6 OPINI

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

ASPIRASI BAGI PEMDA SUMATERA BARAT

Gedung KPK, Apakah Perlu Saweran Nasional? KALAU saja DPR masih ‘ulet’ juga mempersoalkan penting tidaknya membangun gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kita rakyat pun mulai mengubah pandangannya dari sekedar heran bin aneh atas politik DPR itu menjadi mengkal. Masalahnya seolah DPR balas menolak pembangunan gedung KPK karena sebelum ini pembangunan kedung DPR juga dipersoalkan orang. Jadi seolah biar ‘imbang’ maka para anggota DPR dengan gigih menyatakan bahwa pembangunan gedung KPK adalah mubazir. Karenanya mereka (DPR) menyatakan belum bisa menerima untuk menyetujui. Proyek pembangunan kantor KPK itu dalam anggaran masih diberi tanda bintang alis masih menggantung. Masuk anggaran sudah tapi belum tentu disetujui untuk dilaksanakan. Agar tidak menimbulkan sak wasangka yang lebih dalam lagi dari rakyat kepada DPR sebaiknya apabila dalam tahun ini anggaran itu belum bisa dicairkan, maka silahkanlah DPR membahasnya pada penyusunan Anggaran Belanja Negara tahun berikutnya. Pembahasan anggaran 2013 itu tentu sudah dimulai pada pertengahan tahun ini atau setidaknya selepas masa reses DPR. Apabila saran ini diterima DPR, maka konsekwensinya, pihak KPK harus mengajukan ulang anggarannya agar dibahas menjadi salah satu usulan pada APBN 2013. Kalau itu tidak dilakukan, maka citra buruk DPR akan semakin kelihatan ketika masyarakat mulai tergerak untuk melakukan donasi berupaa’saweran KPK’ seperti yang saat ini telah berlangsung di berbagai kota di Indonesia. Di Sumatera Barat para aktifis juga menggelar acara saweran untuk KPK itu di Taman Budaya Padang. Ada sejumlah komentar sinis yang disampaikan para politisi di Senayan perihal saweran KPK itu. Mereka menganggap itu berlebihan. Menurut kita, justru komentar itulah yang berlebihan. Bukankah dengan saweran ini, akan menunjukkan bobot pentingnya pembangunan kantor KPK bagi rakyat dibanding dengan kantor dan ruang sidang mewah para anggota DPR? Bahkan pakar hukum pidana Universitas Indonesia, Indrianto Senoadji, menyatakan “saweran” atau pengumpulan dana untuk pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi merupakan hal wajar, sebagai bentuk dukungan publik terhadap lembaga antikorupsi tersebut. Asal saja KPK tetap harus mematuhi mekanisme prosedur persetujuan DPR. Tentunya KPK sendiri cukup paham tentang “saweran” karenanya lembaga itu tidak menerima bantuan dana dari publik secara fisik dan hanya dicatat secara administratif saja. Seyogyanya kalau dana itu diterima KPK kelak, maka sebaiknya dipikirkan legalitas sebagai pembenaran yang sah. Yang jelas saweran itu tentu bukan menjadi prioritas utama untuk membangun gedung KPK dan cukup menjadi bentuk sindiran terhadap sikap DPR yang juga tidak menyetujui pembangunan gedung baru tersebut. Jadi jangan salah paham menjadikannya sebagai hal yang utama. Saweran jangan dijadikan prioritas, karena dikhawatirkan jika ada konglomerat yang turut menyumbang misalnya mencapai Rp2 miliar. Nanti, jangan-jangan KPK menjadi tidak berwibawa lagi atau setidaknya terpengaruh oleh donasi sebesar itu. Lebih baik, setelah dana saweran itu terkumpul, maka segera dibawa ke DPR yang bisa melalui aksi demo hingga akan menyindir keberadaan wakil rakyat tersebut. Dengan demikian kekhawatiran Anas Urbaningrum yang mengatakan bahwa, tidak baik dana saweran dijadikan anggaran pembangun gedung KPK menjadi tidak perlu. Karena sudah semakin terang bahwa dana saweran hanya alat untuk memberi tekanan kepada DPR. Seperti sudah diberitakan media, gedung yang saat ini ditempati KPK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, sudah tak memadai untuk menampung sekitar 730 pegawai KPK. Saat ini, gedung itu ditempati 650 orang, sementara sisa karyawan terpaksa berkantor di dua gedung lain. Sebetulnya, kapasitas gedung tersebut hanya untuk menampung 350 orang. Terlebih lagi, KPK berencana menambah pegawai untuk memenuhi tuntutan masyarakat, terutama DPR, dalam pemberantasan korupsi. Idealnya, pegawai KPK sekitar 1.200 orang. Coba bandingkan dengan Malaysia yang penduduknya tak sebanyak Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi mereka memiliki pegawai sebanyak 5.000 orang. Hongkong yang seujung kuku saja luasnya dibanding Indonesia punya 3.600 pegawai. Dan untuk diingat gedung KPK Indonesia sudah cukup tua, 31 tahun umurnya. Konsultan sudah menyatakan bahwa umur bangunan dan kondisi kelebihan kapasitas itu berbahaya untuk 2-3 tahun ke depan. Maka memang sudah diperlukan areal yang lebih luas. Karena itu KPK mengajukan anggaran Rp 225,7 miliar. Menurut kita hal ini adalah usulan yang wajar. Dan menjadi tidak wajar kalau DPR masih menahan-nahan serta mempersoalankannya. Kita butuh Negara yang bersih dengan KPK yang berwibawa.***

Nagari Hulu dan Muara Pembangunan Negeri OLEH: Drs H Fachrul Rasyid HF

NAGARI adalah hulu dan muara pembangunan negeri. Ungkapan itu adalah realita yang tak perlu diperdebatkan. Lihat fakta distribusi penduduk Sumatera Barat. Hasil sensus 2010 menunjukkan dari 4.846.909 jiwa penduduk provinsi ini, 2.969 087 jiwa (61,26 %) tinggal di nagari atau perdesaan, sebanyak 1.877.822 jiwa (38,74%) tinggal di perkotaan. Secara nasional, dari 235 juta jiwa penduduk Indonesia, 57 persen atau sebanyak 135 juta jiwa tinggal dan hidup di pedesaan. Diantaranya, 12,36 persen adalah warga miskin. Sedangkan 120 juta jiwa atau sekitar 43 persen tinggal di perkotaan, baik secara permanen maupun temporer. Dan, diantaranya 9,09 persen adalah warga miskin. Menurut PKBI, meski jumlah penduduk tinggal di perkotaan meningkat namun wilayah pedesaan masih lebih besar, sekitar 80 persen dari total wilayah Indonesia . Sementara jumlah penduduk miskin/ Maret 2012 mencapai 11,96 persen. Berdasarkan fakta tersebut amat beralasan jika orientasi penyusunan perencanaan dan kebijakan serta program dan sasaran pembangunan, yang nota bene dimaksudkan untuk peningkatan kesejahteraan rakyat seharusnyalah forsinya lebih besar ditujukan ke nagari atau pedesaan. Proses formal perencanaan pembangunan memang sudah dimulai dari nagari/ pedesaan. Misalnya melalui musyawarah rencana pembangunan (musrenbang). Musrenbang bahkan dimulai dari RT/RW/kampung terus ke nagari/kelurahan, kecamatan sampai kabupaten/ kota dan provinsi. Tapi kalau dilihat dari proses seleksi

usulan rencana pembangunan itu, misalnya ketika hasil musrenbang memasuki ruang sidang DPRD Kabupaten Kota, Provinsi dan pusat pertimbangan politik ternyata lebih dominan ketimbang pertimbangan kebutuhan riil. Akibatnya, banyak kebijakan dan program pemerintah daerah atau pusat yang kemudian direalisasikan ke nagari/pedesaan tidak menjawab aspirasi masyarakat. Bahkan dalam banyak kasus, misalnya program petanian, peternakan, perkebunan, perindustrian dan perdagangan yang diluncurkan ke nagari/ pedesaan tak relevan dengan luas dan kondisi lahan, kesiapan dan tingkat pengetahuan masyarakat dan sebagainya. Akhirnya, program tersebut hanya sukses dalam realisasi anggaran tapi tidak dalam realita kehidupan. Di samping itu, nagari/ pedesaan sebagai muara dari setiap kebijakan dan program pemerintah, jelas jadi tempat tumpukan beban kerja. Coba saja misalnya, dalam satu tahun anggaran di sebuah nagari ada kegiatan program Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Kependudukan, Dinas Koperasi, Dinas Kehutanan dan sebagainya. Lantas bagaimana aparatur nagari bisa menangani semua itu, jika seperti selama ini pejabat dan petugas teknis masing-masing dinas cenderung mengandalkan tenaga dan personil yang ada di pemerintahan nagari? Tak ayal, realisasi kegiatan program yang menumpuk itu pelaksanaannya menjadi amburadul. Selain karena kekurangan personil dan tenaga berkompeten, ratarata nagari belum memiliki

data baku tentang, misalnya, luas lahan dan jenis komiditas, tenaga permanen untuk setiap bidang kegiatan. Tak aneh jika realisasi efektif dari tiap kegiatan program pemerintahan masih jauh panggang dari api. Tak aneh pula kalau misalnya, ditemukan bibit tanaman dibiarkan mati terikat karena data lahan dan jumlah petani penggarap yang jadi rujukan masing-masing dinas tidak akurat. Dan ini jadi peluang bagi aparat penyidik menuduhkan proyek atau program fiktif yang dapat menyeret pimpro, kepala dinas atau aparat nagari. Menyadari bahwa nagari sebagai hulu dan muara pembangunan, selayaknya segera diintensifkan penguatan aparatur pemerintahan nagari dan masyarakat pedesaan. Penguatan yang dimaksud adalah kelembagaan (unit kerja), jumlah dan kemampuan personil aparatur nagari. Penguatan aparatur pemerintahan nagari juga bisa dilakukan dengan mengintensifkan pendidikan dan pelatihan bidang teknis program pembangunan. Selain itu,dapat pula dilakukan penambahan personil, misalnya menempatkan (sementara) di pedesaan PNS yang dianggap “nganggur”di kantor jajaran pemkab dan pemkot atau provinsi. Mereka, selain jadi pembimbing, dapat diberi tugas-tugas tertentu, tentu dengan imbalan insentif dan reward kenaikan pangkat. Kegiatan Pelatihan Aparatur Pemerintahan Nagari yang diselenggaran Badan pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Agam, 12 hingga 26 Juni 2012 lalu di sebuah hotel di Embun Pagi, Matur, tampaknya bisa jadi contoh bagi kabupaten dan kota lain. Pelatihan itu secara bergiliran diikuti Walinagari, Sekretaris, Bendaharawan dan Ketua-ketua Badan Musya-

Kritikan untuk Tulisan Jeffrie Geovanie MEMBACA tulisan Jeffrie Geovanie di Haluan edisi Kamis/ 5 Juli 2012, yang menyatakan bahwa “Kementerian Agama (tempat berkantor para ustad) sudah populer sebagai sarang korupsi”. Pernyataan ini tidak proporsional dan tidak profesional untuk seorang akademisi dan politisi seperti Jeffrie. Ustad tidak punya kantor dan kemenag bukan kantor para ustad. Ustad adalah corong umat bukan koruptor. Koruptor di kemenag adalah oknum dan koruptor di DPR adalah oknum, tidak bisa digeneralisir. Anda mesti minta maaf kepada ustad/para ulama atas pernyataan ini!! +6281374424***

„ LIPI: Indonesia tidak pernah kekurangan penemu muda „ Penemu koruptor juga banyak „ Komisi VII DPR studi banding soal migas ke Meksiko dan AS „ Mempelajari kemana DPR Meksido dan DPR AS studi banding soal migas

PEMBERITAHUAN Setiap artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

warah 82 nagari se Kabupaten Aagam. Materi yang disajikan tampaknya relevan dengan apa yang sedang dibutuhkan pemerintahan nagari. Mulai soal administrasi dan penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan masyarakat, administrasi keuangan, perencanaan pembangunan, penyusunan peraturan nagari, penyusunan dan analisa laporan keterangan pertanggujawaban walinagari sampai kiat memimpin nagari. Para pelatih terdiri dari pamong senior, antara lain Drs. H. Rusdi Lubis, mantan Sekda Sumatera Barat. Kemudian pejabat dinas dan kepala bagian terkait, termasuk pejabat dari Kejaksaan Negeri Lubuk Basung yang berbicara sisi hukum administrasi dan penyelenggaraan pemerintahan. Saya sendiri berbicara tentang Penghayatan Terhadap Otonomi Daerah dan Pemerintahan Nagari, khusus untuk walinagari, sekretaris dan ketua-ketua Bamus. Meski diikuti aparatur dari nagari se-Kabupaten Agam, namun berbagai persoalan yang mengemuka dalam forum pelatihan cukup menggambarkan kondisi pemerintahan nagari di Sumatera Barat saat ini. Antara lain betapa belum seluruh aparatur nagari menghayati administrasi dan kepemerintahan nagari. Sementara beban kerja mereka cukup tinggi. Selain urusan administrasi pemerintahan, pelayanan masyarakat dan program pemerintah daerah di nagari, walinagari juga harus berupaya mengentaskan kemiskinan. Di balik itu walinagari juga harus menghadapi berbagai persoalan sosial, ekonomi, hukum dan ketertiban masyarakat. Padahal aparatur nagari belum cukup personil dan keterampilan mengatasi hal yang

Terimakasih Kafe di Muaro Iklan untuk Walikota HALUAN hari ini hari ini, kami sebagai Takung Tak pelanggan setia, sangat kecewa sekali, isi kr Padang banyak iklan, yang km beli bkn Indahkan Teguran hriklan,ini terlalu TRIM’S buat Wali Kota Padang dan jajaran tp isi berita. Trs. BPK Bupati Sjj yth, kafe d Nagari Muaro Takung kyk pintu rmh yg slalu buka tutp, tdk prnh meindhkan teguran surat maupn lisan dr pihak mn pun. Siapa d blakangnya? Tolong pak…. +6282388774***

Beli Berita Bukan

+6281267401*** Redaksi: Pada hari Sabtu (7/7), Haluan menampilkan pengumuman hasil SNMPTN yang menyita cukup banyak halaman. Pembaca kami harap maklum dan mohon maaf atas ketidaknyamanan pembaca. Terimakasih.

pemda, saya selaku rakyat sipil mendukung sangat kegiatan kebersihan pantai kita yg berlokasi di Muaro. +6282174564***

Mohon Perhatian Kepala BKD

terakhir itu. Dan, saleri yang mereka terima pun minim sekali. Pengalaman selama tiga tahun mengunjungi sejumlah nagari dalam rangka penilaian kompetensi walinagari di Sumatera Barat, saya melihat bahwa nagari sangat membutuhkan penguatan-penguatan. Misalnya, tiap dinas teknis yang aplikasi kegiatannya ada di nagari perlu memiliki, minimal seorang kader sebagai jaringan di tiap nagari untuk kelnacaran administasri, komunikasi dan transformasi keterampilan dan pengetahuan. Sehingga, tak seperti selama ini, masingmasing dinas teknis hanya main surat dan perintah ke nagari-nagari. Melihat kenyataan tersebut selayaknya Pememrintahan Provinsi Sumatera Barat berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, melalui badan dan dinas teknis terakait mengintensifkan pelatihan/ pembekalan/ pembinaan aparatur nagari. Hanya dengan cara itu, pemerintahan nagari akan dapat diperkuat kemampuan dan keahliannya. Kemudian tentu hanya pada pemerintahan nagari yang kuat penyelenggaran pemerintahan akan berjalan dengan baik, dan tujuan pembangunan peningkatan kesejahteraan rakyat akan memenuhi harapan. Jika kualitas dan kemampuan pemerintahan nagari sudah membaik ibarat sungai tentu daerah hulu sungai sudah bisa dijernihkan. Bila di hulu sudah jernih tentunya sungai akan jernih sampai ke muara. Kalau bukan demikian, seperti yang terjadi sekarang, meski air sungai terus mengalir tapi selain airnya sering keruh, “banjir” sering menyeret aparatur dan anak nagari. „

Bukittinggi IBU Kepala BKD Kota Bukittinggi yth, kenapa kami pegawai fungsional di lingkungan Dinas Kesehatan naik pangkatnya mesti 3,5 tahun, padahal aturan pada pegwai fungsional bisa naik pangkat minimal 2 thn di pangkat terakhir. Kalau begitu lebih baik kami jadi pegawai struktural saja. +6287896131***

Penyelesaian Masalah HGU ONDE mande, kapan pemerintah menyelesaikan permasalahan HGU perusahaan kelapa sawit di Pasbar. Kami selaku masyrkt Kab Pasbar alah latiah pak, disusah2 juo, uruih kasiko, uruih kasinan, hasilny tanah kami dirampas juo oleh pihak perusahaan. Tanah ulayat kami yg diambiak y, eh dikecek urang perusaahan, inyo yg punyo (alah masuak HGU). Alah menipu, lingkungan kami tercemar lo dibuek limbah pabrik. Izin HGU yg dikeluarkan oleh pemerintah pusat, pihak perusahaan manyalah gunoan. Paniang teh awak mancaliak urang ko. Kami pikir pemerintah pusat harus cepat menangani problem tersebut, sebelum masyarakan turun me nyelesaikany. Wassalam. +6282171051***

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto, Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Perusahaan: Sofialdi, Wakil Pemimpin Umum: Zul Effendi, Pemimpin Redaksi: Yon Erizon, Wakil Pemimpin Perusahaan: Syafarudin Ariansyah. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Sofialdi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal Redaktur Pelaksana: Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Syamsu Rizal, Litbang dan Online Media: Eko Yanche Edrie, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Aci Indrawadi, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar, Andika Destika Khagen, David Ramadian, Haswandi. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Devi Diani, Nasrizal, Meidella Syahni Perwakilan Bukittinggi: Jon Indra (Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota:Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Miazuddin, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Darwin Danin, Maison, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Aldoys, Pasaman Barat: M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Alamsyah Halim, Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Prisma Joni (Plt Manajer Sirkulasi), Efri Hanter (Plt Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Plt Manajer Keuangan), Junaidi (Plt Koord Eceran), Andiyanto (Plt Koord Asongan), Yunasbi (Plt. Koord Iklan Kota padang), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh. Plt Manajer Cetak: Irman S Rianto, Pra Cetak : Sawal Marjuni.HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


SUMBAR 7

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

LINGKAR Nasabah Bank Nagari Raih Sepeda Motor DHARMASRAYA, HALUAN — Entah mimpi apa semalam, Saidi Maad (68), warga Talao Solok Selatan, salah seorang nasabah Bank Nagari Cabang Pembantu Sei Rumbai bernasib bagus. Dia beruntung meraih undian Sikoci Bank Nagari periode I tahun 2012, yaitu satu unit sepeda motor yang diserahkan langsung Pimpinan Cabang Bank Nagari Soemardi. Hadiah diserahkan di Kantor Cabang Koto Baru, didampingi pimpinan Capem Sei Rumbai dan Sungai Tambang. Sementara dua nasabah lain mendapatkan uang tunai, yaitu M Parinotan, nasabah dari Bank Nagari Capem Sei Rumbai dan Amin Chotimah, nasabah Capem Sei Tambang. Pimpinan Bank Nagari Cabang Koto Baru Soemardi, Jumat (6/6) menyebutkan, pengundian Sikoci tahap pertama tersebut diundi pada tanggal 25 Juni lalu yang dipusatkan di Solok. Khusus untuk Bank Nagari Sumbar wilayah selatan, dalam pengundian tersebut hadiah utama satu unit mobil diraih nasabah Cabang Pulau Punjung. Pengundian grand prize bagi seluruh nasabah Bank Nagari, berupa satu unit mobil X Trail , akan diundi pada tanggal 14 Juli di cabang Bukittinggi. “Dalam undian ini, seluruh nasabah diikutsertakan. Pengundian Sikoci tahap ke dua direncanakan pada bulan September, bagi nasabah yang memiliki saldo sebesar Rp25 ribu dan berlaku kelipatan,” kata Soemardi. Dijelaskan, penyaluran kredit selama tahun 2012, sudah dikucurkan sebesar Rp323 miliar, terealisasi sekitar 97 persen dari taget Rp338 miliar. “Melihat kondisi realisasi tersebut, kita optimis bulan September, target penyaluran kredit tersebut akan terealisasi 100 persen. Untuk penghimpunan dana dengan target Rp124 miliar, terealisasi sekitar Rp102 miliar, dengan jumlah nasabah sebanyak 30 ribu,” sebutnya. Saidi Maad usai menerima hadiah, langsung sujud syukur di halaman bank tersebut dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Bank Nagari. “Awalnya saya tidak percaya saat diberitahu orang bank, yang mengabarkan saya mendapat hadiah satu unit sepeda motor. Semula saya kira itu penipuan. Beberapa hari kemudian, saya dihubungi lagi oleh Bank Nagari diminta datang ke Koto Baru untuk pengambilan hadiah tersebut. Saat itu saya baru yakin jika hadiah itu benar,” tutur Saidi, dengan raut wajah gembira. (h/fma)

UU Disosialisasikan untuk Capai Pemilu Berkualitas PASBAR, HALUAN — Menuju pemilihan legislatif yang berkualitas di tahun 2014, calon pemilih harus memahami UndangUndang Nomor 8 tahun 2012, supaya suara yang diberikan benar-benar tepat sasaran. Pada undang-undang itu dijelaskan, hanya partai yang mencapai suara 3,5 persen di tingkat nasional, yang dapat menduduki kursi legislatif di tingkat provinsi dan tingkat kabupaten. “Sisi negatif dari undang-undang itu, dikhawatirkan akan banyak membuat suara pemilih akan sia-sia. Artinya, tidak sampai pada hajat pemilih untuk menentukan pilihannya, disebabkan pencapaian suara di tingkat nasional,” kata Divisi Hukum KPU Sumbar Ardyan, didampingi Ketua KPU Pasbar Yondrizal, Kepala Kesbang Pol Pasbar Yudesri, pada acara Focus Group Discussions (FGD), Peningkatan Peranserta Masyarakat dalam Pemilu dan Pemilukada tahun 2012, Jumat (6/7). Dikatakan, diharapkan pelaksanaan Pemilu legislatif tahun 2014 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) selanjutnya akan semakin berkualitas. Dan jumlah pemilih yang berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari “H” meningkat. Sementara itu, Ketua KPU Sumbar Marzul Veri mengatakan, untuk menilai apakah Pemilu dan Pemilukada sudah berkualitas, masyarakat dapat melihat kinerja legislatif, kepala daerah yang dihasilkan pemilu itu sendiri. Menyikapi dari berbagai penilaian terhadap Pemilu itu, sebutnya, seluruh elemen masyarakat mesti berupaya mencerdaskan pemilih. (h/nep/gmz)

PENYELENGGARA PROGRAM KLINIK GIZI

Puskesmas Koto Berapak Jadi Percontohan PAINAN, HALUAN — Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Koto Berapak, Kabupaten Pesisir Selatan, mendapat kepercayaan dari pemerintah provinsi menjadi Puskesmas percontohan penyelenggara program klinik gizi. Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Selatan Syahrizal Antoni ketika dihubungi di Painan, Sabtu (7/7), mengatakan, Puskesmas itu juga dipercaya sebagai penyelenggara program percontohan pendeteksi penyakit kanker serviks (kanker mulut rahim). “Mudah-mudahan Puskesmas ini mampu mengemban kepercayaan itu sehingga sukses menjalankan dua program Pemprov Sumbar demi tercapainya Millenium Development Goals (MDG’s) 2015,“ katanya. Ia berharap dengan telah tersedianya Klinik Gizi di Puskemas Koto Barapak Bayang ini, ke depan pemantauan kondisi gizi masyarakat dapat dilakukan lebih baik lagi. Karena tujuan dua program tersebut diselenggarakan yakni dalam rangka pencapaian MDG’s 2015. Tujuan pemerintah membentuk klinik gizi tersebut merupakan upaya dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sebagai unit pelayanan kesehatan terdepan, Puskesmas bertanggung jawab tentang itu dengan mendekatkan dan memperluas pelayanan kepada masyarakat. “Upaya peningkatan kesehatan harus dilaksanakan secara merata, bermutu dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Begitu juga dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat, harus terjangkau dan tidak memberatkan,“ katanya. Menurut ia, upaya pengembangan klinik gizi di Puskesmas merupakan salah satu langkah yang ditempuh untuk melakukan perbaikan gizi di masyarakat yang diselenggarakan oleh Puskesmas. Pengembangan klinik gizi Puskesmas tersebut diselenggarakan dalam rangka mengoptimalkan pelayanan gizi, baik kualitas maupun kuantitas. Untuk program pendeteksi kanker mulut rahim, di Puskesmas tersebut akan ditugaskan sejumlah tanaga kesehatan yang terlatih tentang pendeteksian penyakit tersebut. Kata dia, kanker mulut rahim yakni keganasan yang terjadi pada leher rahim. Kanker itu disebut juga kanker leher rahim atau kanker mulut rahim dimulai pada lapisan serviks. Kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit tidak menular, namun ditakuti masyarakat. Penyakit itu dapat terjadi bertahun-tahun, tapi kadang-kadang terjadi lebih cepat. Penyakit kanker mulut rahim telah ditemukan di kabupaten itu sehingga menjadi hal yang serius bagi pemerintah untuk dilakukan pencegahannya guna meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM). (h/*)

PEKERJA KEBUN TEH — Sejumlah pekerja pemetik pucuk teh di kebun teh Kayu Aro Kabupaten Solok bersiap melakukan tugas mereka. Perkebunan teh Kayoe Aro dirintis antara tahun 1925 hingga 1928 oleh perusahaan Belanda, NV HVA. Perkebunan teh ini tercatat sebagai perkebunan teh tertua di Indonesia, seluas 3.020 hektare yang terhampar dalam satu hamparan terluas di dunia, berada pada ketinggian 1.4001.600 meter dpi yang merupakan perkebunan teh tertinggi ke dua di dunia setelah perkebunan teh Darjeling di kaki Gunung Himalaya (4.000 m dpi). HASWANDI

Dana Aspirasi Bukan Tambahan Penghasilan untuk DPRD DHARMASRAYA, HALUAN — Dana aspirasi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), dianggap dan dinilai berbagai kalangan tidak sejalan dengan Rencana Pem bangunan Jangka Menengah (RPJM). Namun hal ini dibantah oleh pihakpihak terkait. Selain itu, dana aspirasi hanya dianggap sebagai ‘ladang’ bagi wakil rakyat untuk menambah penghasilan. Karena besaran dana aspirasi tersebut ditentukan oleh anggota dewan yang bersangkutan, siapa rekanan yang akan mengerjakan proyek dengan persentase 40-60 persen. Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Dharmasraya Kapidis Rasyid, yang dikonfirmasi Haluan menjelaskan, dana aspirasi bukan sebagai ‘ladang’ menambah penghasilan wakil rakyat. Tetapi menjeput aspirasi dari rakyat yang tercecer dalam Musyawarah Pembangunan (Musrenbang). Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini, tidak semua aspirasi

masyarakat akan terangkum dalam Musrenbang. Mana yang tercecer tersebut akan diisi oleh dana aspirasi dewan dan dilaksanakan oleh rekanan atau pihak ketiga. “Wajar saja anggota dewan yang menentukannya. Karena yang akan dibangun di daerah pemilihan anggota dewan bersangkutan, maka hasil yang dicapai harus maksimal. Apabila hasilnya buruk, maka anggota dewan yang mengucurkan dana menjadi sasaran cacian,” katanya. Anggota Komisi II Bidang Keuangan dan Pembangunan, Masrigi Rajo Lelo menambahkan, dana aspirasi dijemput atas kunjungan anggota dewan sewaktu reses dengan melihat langsung ke lapangan, wilayah mana saja yang belum tersentuh oleh APBD di dapil masing-masing anggota dewan. Waktu reses tersebut, kata Ketua DPC Partai Demokrat ini, masyarakat akan memberikan usulan kepada anggota dewan bahwa di wilayahnya ada hal yang cukup vital dan untuk kepentingan masyarakat banyak yang

belum tersentuh APBD. Kemudian dilihat dalam usulan Musrenbang tidak ada, maka dewan memasukkannya dalam usulan dana aspirasi kepada eksekutif. Sekdakab Dharmasraya Benny Mukhtar juga membantah anggapan bahwa dana aspirasi dewan tidak sesuai dengan RPJM. Karena usulan yang disampaikan wakil rakyat sehabis reses ke daerah pemilihan akan dimasukkan ke dalam RKPD. Dan sudah pasti sesuai dengan RPJM. Bila usulan tidak sesuai dengan RPJM, maka usulan tersebut tidak bisa dimasukkan atau dilaksanakan. Benny juga membantah ada pembagian 40-60 persen untuk proyek yang dibangun dari dana aspirasi. “Itu tidak ada sama sekali. Karena setiap usulan yang akan dimasukkan oleh anggota dewan, hal itu dilaksanakan oleh SKPD terkait. Apabila ada, katakanlah anggota dewan memasukkan nama rekanannya, hal itu di luar kontek kedinasan dan tidak ada kesepakatan tertulis,” katanya.(h/mdi)

PENDAPAT DOSEN MALAYSIA

Klaim Tor-tor, Malaysia Ditertawakan Dunia PADANG, HALUAN — “Malaysia akan ditertawakan dunia, jika mengakui tari Tortor sebagai milik negara,” ujar dosen Fakulti Pendidikan Universiti Kebangsaan Malaysia Muhammad Husein beberapa waktu lalu, saat memberikan kuliah umum di Universitas Eka Sakti (Unes) Padang. Menurutnya, semua orang

sudah mengetahui bahwa tari Tor-tor adalah milik suku Batak di Indonesia. Hal ini sama dengan budaya Cina dan budaya India yang ada di Malaysia. “Tari tersebut milik rakyat, bukan milik negara. Kita tidak bisa melarang rakyat melaksanakan tari tersebut, karena sudah mereka warisi dari nenek moyangnya,” ujarnya. Jadi, tidak

masalah jika Malaysia mendukung untuk menghidupkan budaya tersebut. Penduduk Indonesia yang terdiri dari berbagai suku ini, sudah sejak 200 tahun yang lalu berada di Malaysia. Bahkan penjabat di sana juga banyak yang keturunan orang Indonesia. “Bahkan ada yang lebih pandai berbahasa Bugis dari pada orang Bugis di Indonesia sendiri,”

ujarnya. Tari Tor-tor tersebut, akan didaftarkan di bawah Section 67 UU tentang warisan budaya nasional tahun 2005. Sementara, seorang pakar budaya Batak, Eduard Manik menyebutkan bahwa tari Tor-tor sudah berada di Batak sejak abad ke-13. Tarian tersebut dibawa oleh leluhur orang Batak, yang berasal

dari perbatasan antara Thailand dan Burma. Jadi tidak heran, jika tari Tor-tor juga ada di Malaysia. Tari Tor-tor sendiri dipertontonkan saat upacara-upacara adat tertentu, seperti kematian, selamatan panen dan pesta awal tahun. Kemunculan tari Tor-tor ini sendiri, bersamaan dengan munculnya kebudayaan Batak. (h/cw-eni)


8 LUAR NEGERI

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

PENYAKIT MISTERIUS SERANG KAMBOJA

Puluhan Anak Tewas JAKARTA, HALUAN — Penyakit misterius yang melanda Kamboja sejauh ini telah menewaskan 60 anak-anak dalam tiga bulan terakhir.

BHAKTI PERMAI — Dalam Rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1433H/2012 M Persatuan Masyarakat Indonesia (PERMAI) di Negara Brunei Darussalam melaksanakan “Kempen Kebersihan” (Bhakti sosial) di Surau University Islam Sultan Syarif Ali (UNISSA) Bandar Seri Begawan, Negara Brunei Darussalam. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari ahad, 08 Juli 2012 dari Pukul 07.00-12.00, di ikuti oleh anggota PERMAI baik laki2, Wanita dan juga Anakanak. DOK

WNI Melbourne Aksi Keprihatinan MELBOURNE, HALUAN — Sekitar 40 warga Indonesia di Melbourne, Australia, i Minggu (8/7) berkumpul di Federation Square, di pusat kota Melbourne menyuarakan keprihatinan, terhadap seringnya terjadi upaya politis untuk menghambat gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia. Menurut koordinator acara ini, Aminuddin M Ramdhan, pesan yang dikirim dari aksi tersebut ditujukan ke publik Indonesia dan publik Australia. Untuk publik Indonesia, aksi ini menunjukkan bahwa dukungan untuk pemberantasan korupsi datang dari segenap lapisan masyarakat, baik yang ada di dalam negeri ataupun masyarakat Indonesia yang ada di luar negeri. Bagi publik Australia, aksi ini bertujuan untuk menunjukkan sisi lain pergulatan Indonesia menjadi negara yang lebih baik. Selama ini, pemberitaan media Australia tentang Indonesia, didominasi oleh isu imigran gelap dan isu kuota impor sapi. Aksi ini cukup sukses mencapai tujuannya, terbukti dengan tanggapan positif masyarakat Australia yang ikut mendengarkan orasi dari peserta aksi yang dibawakan dalam bahasa Inggris tersebut. Menurut rilis yang diterima oleh koresponden Kompas di Australia, L Sastra Wijaya, dalam acara tersebut yang berlangsung selama dua jam, para peserta yang sebagian besar adalah mahasiswa Indonesia yang sedang studi di Melbourne, secara simbolis mencabut tanda bintang untuk melambangkan perlunya DPR segera mencabut tanda bintang pada anggaran pembangunan gedung KPK yang baru. Selain itu juga dilakukan pengumpulan dana pembangunan gedung baru KPK oleh komunitas Indomelb. Pengumpulan dana ini adalah simbol harapan bahwa ada lembaga penegak hukum seperti KPK yang mendapat dukungan begitu luas dari masyarakat, termasuk warga Indonesia yang ada di Australia. KPK diharapkan untuk terus berjuang melakukan pemberantasan korupsi, meski dengan sumberdaya

yang terbatas. Sementara itu, pada hari Sabtu, sebagai bentuk partisipasi aktif publik terhadap gerakan pemberantasan korupsi, mahasiswa asal Indonesia yang sedang melaksanakan studi di Monash University memperkenalkan situs www.laporsuap.com. Harryadin Mahardika sebagai inisiator mengatakan bahwa situs laporsuap.com memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menceritakan pengalaman mereka saat dipungli oleh oknum petugas pelayan publik. Misalnya, saat masyarakat mengurus dokumen seperti KTP, SIM, paspor dan sebagainya. Masyarakat juga bisa melaporkan jumlah pungli yang diminta oknum petugas. Nantinya jumlah keseluruhan pungli akan diakumulasi, untuk menunjukkan instansi mana yang paling banyak meminta pungli. Akumulasi laporan masyarakat yang terkumpul di laporsuap.com nantinya akan menjadi alat untuk menekan instansi publik. Instansiinstansi yang banyak mendapatkan laporan diharapkan dapat merespon dengan meningkatkan layanan yang diberikan, terutama memberikan sanksi tegas kepada oknum pegawainya yang melakukan pungli. (h/kcm)

Kemenkes RI mengambil langkah berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) menyangkut penyakit misterius ini. “Sehubungan kasus penyakit pada anak di Kamboja, saya telah berkoordinasi dengan WHO dan Kemenkes Kamboja. Membuat surat edaran ke seluruh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi dan Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) seluruh Indonesia, dan terus memantau perkembangan situasi yang ada,” kata Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan

Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan RI, Tjandra Yoga Aditama, Minggu (8/7). Menurut Tjandra, belum semua data terkumpul oleh Kemenkes Kamboja dan WHO, sehingga masih digunakan istilah undiagnosed syndrome dan juga neuro-respiratory syndrome. “Jumlah kasus di Kamboja sampai hari ini (sejak April) adalah 59 anak usia berkisar antara 3 bulan sampai 11 tahun. 52 anak berumur dibawah 5 tahun, male to female rasio adalah 1,3. Sampel laboratorium tidak semua ada karena sebagian besar kasus meninggal sebelum sempat diperiksa. Dari kasus yang diperiksa, sebagian (+) Enterovirus EV71. Pada sebagian kasus lain ditemukan Dengue dan Streptococcus Suis - semua sampel (-) H5N1 dan (-) juga virus influenza, SARS, dan Nipah. WHO tidak mengeluarkan restriksi transportasi dari dan ke Kamboja,” paparnya.

30 ORANG TEWAS

Gelombang Panas Serang AS WASHINGTON, HALUAN — Cuaca panas yang luar biasa membuat penduduk di pesisir timur Amerika Serikat dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir ramai-ramai mencelupkan tubuhnya di kolam dan danau, menonton film atau naik kereta bawah tanah demi menikmati dinginnya AC. Cuaca panas yang tak tertahankan bahkan telah merenggut korban jiwa. Gelombang panas menyebabkan temperatur melonjak di atas 100 derajat Fahrenheit atau 37,7 derajat Celcius di sejumlah kota di 20 negara bagian AS. Kota-kota yang ‘terpanggang’ termasuk Washington DC, St. Louis, dan Indianapolis. Setidaknya 30 orang tewas, termasuk sembilan orang di Maryland and 10 orang di Chicago. Mayoritas korbannya para orang berusia tua. Sementara, tiga orang sepuh ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Ohio punya riwayat sakit jantung, namun bukan itu penyebabnya. Mereka tewas akibat tak punya energi untuk mendinginkan diri, menyusul pemadaman listrik yang terjadi baru-baru ini. Panas juga menjadi faktor kematian tiga orang di Wisconsin, dua di Tennessee, dan tiga di Pennsylvania. Pejabat setempat juga menambahkan, panas mempengaruhi kondisi jalan tol dan rel kereta api — salah satunya menyebabkan kereta tergelincir di Prince George County, Maryland, Jumat sore. Untung, 55 penumpangnya selamat dan tak mengalami cidera. Ribuan warga pertengahan Atlantik dibuat tak berdaya menghadapi panas akibat pemutusan saluran listrik. Perusahaan Pepco meminta pelanggan untuk menghemat daya,

dan mengatakan panas membuat sistem tertekan. “Ini gelombang panas yang panjang, parah, dan meliputi wilayah yang luas,” kata Chris Vaccaro, juru bicara National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), seperti dimuat USA Today, Minggu (8/7). Kombinasi panas menyengat dan tidak adanya listrik membuat kehidupan warga makin sulit. Pasangan Abraham Lewis dan Dzifa Fianoo dari Lorton, Virginia terpaksa menitipkan bahan makanan mereka ke rumah kerabat, agar tak membusuk. Lemari es rumah mereka tak menyala karena tak ada listrik. Sementara, seperti dimuat Reuters, kabar baik diungkapkan ahli cuaca, beberapa daerah paling terdampak gelombang panas yang berkepanjangan akan segera pulih. Angin dingin dari Kanada diperkirakan akan bergerak ke selatan dan mengakhiri cuaca panas ekstrem. Namun, bencana lain harus diwaspadai. Sebab, badai dan angin kencang bisa saja menyertai penurunan suhu itu. (h/vvn)

Penyakit misterius yang melanda Kamboja sejauh ini telah menewaskan 60 bocah dalam tiga bulan terakhir. Belum diketahui penyebab penyakit yang tengah mewabah di Kamboja tersebut. Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO tengah berupaya keras untuk mengidentifikasi penyebab penyakit mematikan itu. Anak-anak yang diserang penyakit tak dikenal ini mengalami gejala demam tinggi dan tandatanda peradangan pada otak atau gangguan pernafasan, atau keduanya. Sebagian besar anak yang terinfeksi penyakit ini meninggal hanya dalam waktu 24 jam setelah dirawat di rumah sakit. Otoritas Filipina meningkatkan pemeriksaan di bandara-bandara internasional di negeri itu, khususnya di area kedatangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit misterius yang tengah menjangkiti Kamboja. (h/dtc)

NOTES

Street Journal Beredar PADA 8 Juli 1889 surat kabar The Wall Street Journal mulai beredar. The Wall Street Journal adalah surat kabar harian internasional yang berpengaruh yang diterbitkan di New York City, New York dengan peredaran di dunia sekitar 2,6 juta eksemplar tiap hari pada 2005. Wall Street Journal dimiliki oleh Dow Jones & Company. (h/*)


RIAU DAN KEPRI 9

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

Korban Kerusuhan Kembali Dirawat BATAM CENTRE, HALUAN — Walikota Batam, Ahmad Dahlan meminta pasien korban rusuh Hotel Planet untuk dirawat kembali di rumah sakit. Hal ini menanggapi adanya pasien korban rusuh Hotel Planet yang disuruh pulang. Sementara lukanya belum sembuh. “Kita sudah perintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk menangani permasalahan itu. Dan sekarang korban sudah kembali dirawat di rumah sakit,” kata Ahmad Dahlan di sela-sela kegiatan penanaman pohon di Temenggung Abdul Jamal. Pemko Batam katanya, akan bertanggung jawab dan menjamin pengobatan para korban kerusuhan Hotel Planet. Seluruh korban akan

ditanggung seluruh biaya pengobatannya oleh Pemko Batam hingga sembuh. “Pemerintah (Pemko) akan bertanggung jawab atas pengobatan korban hingga sembuh,” tegasnya. Menurut Dahlan, kebijakan membiayai seluruh biaya pengobatan korban merupakan tindakan cepat agar korban dapat mendapatkan pertolongan dari pihak rumah sakit secepatnya. Dananya akan diambil melalui anggaran bencana atau biaya tak terduga. “Jangan sampai korban kesulitan berobat,” katanya. Pembiayaan itu bisa bersifat tetap atau sementara, sampai ada keputusan tetap dari penegak hukum, terkait siapa yang bertanggung jawab atas pengobatan para korban. (hk/wan)

Harga Sembako Merangkak Naik BATAM, HALUAN —Menjelang Ramadan, sejumlah barang kebutuhan pokok di Batam, Kepri mulai merangkak naik. Aandi, salah seorang pedagang di Pasar Mitra Raya, Batam Centre kemarin mengatakan, Kenaikan harga kebutuhan pokok telah berlangsung seminggu belakangan. Saat ini cabai merah dijual perkilonya mencapai Rp34 hingga Rp35 ribu, yang sebelumnya Rp30 ribu.. Setiap harinya mengalami kenaikan Rp1 ribu per kilogram. Ia tidak mengetahui secara pasti terjadinya kenaikan harga. Menurut kabar yang dia terima dari agen, harga dari daerah pemasok di Yogyakarta dan Surabaya telah mengalami kenaikan. “Kemungkinan daerah penghasil lagi kesulitan air sehingga untuk menanam cabai menjadi sulit” terangnya. Untuk pasokan, masih tetap normal seperti biasanya, tidak ada terganggu cuma harga saja yang mengalami kenaikan. Hal serupa juga diikuti dengan cabai rawit. Saat ini dijual perkilonya

HARGA DAGING — Harga daging ayam potong di Kota Tanjungpinang mengalami kenaikan disebabkan kebutuhan masyarakat yang meningkat dan menjelang Ramadan. Terlihat Seorang konsumen tengah membeli ayam potong di Pasar Bintan Centre, Tanjungpinang. SUTANA Rp25 ribu yang a sebelumnya Rp20 ribu. Harga beras kualitas super lokal juga sudah ikut mengalami kenaikan harga berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000 per karungnya. Dan juga untuk beras impor asal Thailand mengalami kenaikan harga Rp2.000 hingga Rp5 000

perkarungnya. Kenaikan beras sudah terjadi dalam satu minggu belakangan ini. Sementara beras dengan merek Arum Biru saat ini per karung dijual Rp248.000 hingga Rp250.000 yang sebelumnya Rp245.000 per kilogram. Ayam biru saat ini dijual Rp155.000 yang sebe-

lumnya Rp150.000. Pedagang lain yang dijumpai di Pasar Mitra Raya, Rudi juga menyampaikan hal senada. Bawang putih katanya saat ini dijual di kisaran Rp22.000, bawang merah Rp14.000, kacang panjang dikisaran Rp15.000u, minyak goreng Rp10.000. (hk/cw57)

20 Warga Asing Mogok Makan TANJUNGPINANG, HALUAN —Sebanyak 20 warga negara Myanmar dan Sudan yang ditahan di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Tanjungpinang melakukan aksi mogok makan. Aksi yang telah dilakukan sejak tiga hari lalu itu, sebagai bentuk protes mereka sebagai pengungsi guna ditempatkan di tempat khusus di negara Australia sebagai tujuan mereka awalnya. “Aksi mogok makan tersebut sudah mereka lakukan sejak tiga hari lalu hingga sekaang. Mereka protes agar ditempatkan di tepat khusus dan tertentu,” kata Kepala Rudenim Tanjungpinang, M Yunus Junaid melalui Kepala Bidang Pengaman, Syafrial. Dengan adanya aksi tersebut, pihak Rudenim tidak bisa berbuat apa-apa, sebab yang berhak memindahkan para WNA tersebut adalah pihak IOM. “Kami

hanya berusaha menghubungi IOM atas tuntutan para WNA tersebut. Hal ini kami sudah sampaikan ke IOM, sementara IOM belum memiliki tempat, tempat yang ada telah penuh. Jadi mau ditempatkan dimana lagi,” ujar Syafrial. Sedangkan, status WNA yang mogok makan tersebut, yakni refusi dan akan direlokasi dan ditempatkan di suatu tempat. Saat ini, IOM belum memiliki tempat. Menurut Syafrial, warga asal Myanmar dan Sudan yang melakukan mogok makan tersebut terdapat di Blok A1 tahanan Rudenim. Mereka meminta agar pihak International Organization for Migration (IOM) bisa mengeluarkan mereka sebagai status tahanan di Rudenim saat ini. “Mereka juga minta IOM menempatkan mereka di tempat tertentu. Semen-

tara IOM belum memiliki tempat sebagaimana yang mereka inginkan, karena sudah penuh semua. Sehingga, mau tidak mau mereka harus ditempatkan ditempat yang saat ini,” ucap Syafrial. Guna pemecahan masalah aksi mogok makan warga Myanmar dan Sudan tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak IOM.”Aksi mogok makan ini bisa jadi untuk menarik perhatian dari pihak IOM untuk segera membantu permasalahan mereka saat ini. Kendati demikian, kita tetap berusaha membantu mereka,” katanya. Jumlah tahanan Rudenim saat ini tercatat sebanyak 386 orang yang didominasi oleh tahanan asal Afganistan sebanyak 183 orang, menyusul Srilangka sebanyak 107 orang, dan Myanmar, Vietnam, Irak serta Palestina.(hk/nel)


10 LAPORAN KHUSUS

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

SUASANA pembukaan seminar koperasi di aula Gubernuran Sumbar.

AZWIR DAINY TARA

MASIHKAH KOPERASI MILIK ANGGOTA?

Azwir Dainy Tara Optimis, Masyarakat Masih Cinta Koperasi M

asihkah Koperasi Milik Anggota? Itu judul seminar memperingati Hari Koperasi ke-65 di aula Gubernuran Sumbar, Kamis (5/7). Tema yang cukup menggelitik dan terkesan ada keraguan, apakah koperasi masih eksis sebagai “soko guru perekonomian” bagi masyarakat? Bisa jadi juga sebagai bentuk harapan agar koperasi kembali berperan dalam memajukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Nusantara. Banyak obsesi dan prediksi terhadap tema itu. Bisa jadi koperasi benar-benar tak lagi mengayomi anggota. Koperasi hanya dijadikan alat untuk “mengeruk “ dana pemerintah dan yang justru hanya dinikmati oleh oknum pengurus tertentu saja. Bisa jadi ada benarnya juga bahwa koperasi mengalami pasang surut di mata masyarakat. Tak tahulah ke mana arah yang dituju bagi sipembuat tema seminar memperingati Hari Koperasi ke-65 tersebut. Yang pasti, kepercayaan terhadap koperasi terasa agak mengendor. Seminar yang diikuti peserta dari daerah kabupaten dan kota di Sumbar berlangsung sangat alot. Mereka sangat antusias mempertanyakan seputar keberadaan koperasi. Umumnya peserta menilai koperasi masih dipandang sebelah mata, sebagai anak tiri dan setengah hati oleh pemerintah. Memang banyak koperasi yang eksis dan berkontribusi terhadap anggotanya. Namun tidak sedikit pula koperasi yang “ambruk” dan tinggal papan nama saja. Koperasi Harus Direvitalisasi HM Azwir Dainy Tara anggota DPR-RI sekaligus Ketua Umum DPP KUKMI turut sebagai nara sumber dengan makalahnya berjudul “Revitalisasi Koperasi Dalam Menuju Kemandirian“ bersama Dr Yulhendri, dosen Fakulas Ekonomi UNP, banyak diberondong pertanyaan dengan ragam penyampaian. Ada yang agak kritis dan ada juga polos-polos saja. Peserta meminta agar Azwir Dainy Tara selaku anggota DPR-RI lebih proaktif memperjuangkan koperasi karena pemerintah masih memandang sebelah mata keberadaan koperasi. Padahal koperasi adalah “soko guru

ekonomi bangsa”. Dalam teori koperasi hebat. Tapi pemerintah tidak serius. Tak ada Inpres yang memperkuat koperasi seperti di era Presiden Soeharto dulu Dulu pupuk disalurkan lewat koperasi. Kini diserahkan kepada swasta. Itulah bukti bahwa pemerintah tidak percaya dengan koperasi. Ketua Dekopinda Payakumbuh menilai, pemerintah memang tidak serius mengurusi koperasi. Bahkan penempatan kepala SKPD Dinas Koperasi ada yang kurang tepat sasaran. “Mana mungkin seorang ahli kondom ditempatkan menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Dan mana mungkin koperasi akan maju jika seperti ini menempatkan pengelolanya?” ujarnya mempertanyakan. Ketua Dekopinwil Provinsi Sumbar, Khairul Darwis, yang bertindak sebagai moderator seminar cukup kelabakan melayani banyaknya peserta yang mengacungkan tangan untuk berdiskusi. Azwir Dainy Tara yang sudah 3 periode menduduki kursi DPR-RI dan juga 4 periode sebagai Ketua Umum DPP KUKMI, tak menampik hal itu saat menjawab pertanyaan. Azwir sependapat, koperasi takkan bisa berkembang jika pemerintah tidak serius membinanya. Harapan, saran dan usul tersebut, kata Azwir Dainy Tara, merupakan bukti bahwa masyarakat masih cinta koperasi. Itu terlihat dengan antusiasnya peserta mempersoalkan koperasi. Apa-apa yang menjadi harapan dari masyarakat itu sepertinya sudah terekam oleh Azwir Dainy Tara yang sangat sering menjaring aspisari di Sumbar. Dalam makalahnya dia juga turut menilai pemerintah belum serius mengembangkan koperasi. Bukopin sebagai bank yang didirikan untuk koperasi, misalnya, ternyata lebih dominan melayani swasta. Padahal tujuan awalnya adalah bank nya koperasi. Program dan konsep koperasi di luar negeri, ujar politisi Partai Golkar ini, cukup handal dalam pengembangan UMKM di negara mereka. Di Singapura dan Malaysia saja misalnya, kata Azwir, koperasi memiliki peran besar dalam UMKM. Semua boleh dikata mengalami kemajuan Janji Perjuangkan Koperasi di Pusat Namun Azwir juga me-

AZWIR Dainy Tara saat memaparkan makalahnya. ngakui bahwa koperasi masih memiliki berbagai kelemahan pula. Antara lain sisi manajemen, permodalan, membangun produk dan pemasaran serta lemahnya jaringan (networking). Ini juga menjadi tanggung jawab pemerintah agar mereka itu diberikan pembekalan pengetahuan. Justru itu, sebagai Ketua Umum DPP KUKMI dan anggota DPR-RI, Azwir berjanji akan memperjuangkan koperasi dalam revisi Undang Undang Koperasi di DPR-RI sehingga muncul keberpihakan pemerintah kepada koperasi. Koperasi Penyelamat Ekonomi Bangsa Wakil Walikota Padang Mahyedi Ansyarullah menilai, UMKM dan koperasi perlu jadi perhatian. UMKM dan koperasi sangat berperan sebagai penyelamat ekonomi bangsa, di tengah banyaknya pengusaha yang gulung tikar. Justru itu perlu dibangun

kekuatan sehingga koperasi kuat bersama anggota. Koperasai tak berkembang hanya dengan propaganda. Tapi perlu dibesarkan dalam kebersamaan presepsi. Dekopinwil Berharap Juga Koperasi Direvitalisasi Ketua Dekopinwil Sumbar Chairul Darwis memaparkan, di Sumbar tercatat sebanyak 3.600 lebih koperasi aktif dengan anggota 543 ribu orang. Seminar ini dilakukan sebagai momen kebangkitan koperasi yang lahir sejak 65 tahun yang lalu atau 12 Juli 1947 Seminar sehari ini dibuka Gubernur Sumbar diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Achmad Kharisma MM. Tampil 2 orang pemakalah masing masing HM Azwir Dainy Tara, anggota DPR-RI merangkap Ketua Umum DPP KUKMI dan dosen Fakulas Ekonomi UNP, Yulhendri. (IWAN DN)

WAKIL Walikota Padang, MahyeldI Ansyarullah (lima dari kiri) serius mengikuti acara


11

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

Indonesia Waspadai .......... Dari Halaman. 1 Sementara itu, pelatih Timnas Makau, Leung Sui Wing tetap optimis timnya mampu merepotkan tuan rumah atau bahkan memenangi pertandingan. “Kami ke sini tidak ingin kalah, makanya kami akan memaksimalkan laga sisa termasuk melawan tuan rumah Indonesia,” katanya Kendati demikian, Timnas Indonesia U-22 tak mengadakan latihan hari ini Minggu (08/7). Meski tak latihan, bukan berarti Garuda Muda duduk berdiam diri

di kamar mereka. Tetap saja mereka harus melahap jadwal recovery fisik yang diagendakan staf pelatih Timnas Indonesia. Usai melakukan joging di pusat kebugaran yang berada dalam Hotel Pangeran, tempat Timnas U-22 menginap, Andik Vermansyah dan kawan-kawan bergantian menuju kolam renang. Meski tak semuanya bisa berenang, mereka tetap enjoy berendam di dalam kolam yang letaknya berdekatan dengan fitness center hotel.

Timnas U-22 sendiri baru akan bertanding pada Selasa (10/7) melawan Makau. Ia menerangkan kalau jadwal pertandingan yang sangat padat memang membuat mereka kelelahan. “Mumpung ini ada jeda dua hari, ya kita fokuskan kebugaran mereka,” tambah Liestiadi. Saat ini Indonesia berada di peringkat ketiga klasemen sementara grup E. Sementara Makau berada di posisi juru kunci klasemen. (h/mat/net)

selanjutnya ke seluruh lokasi di mana atribut tersebut dipasang dulunya. “Setelah kampanye berakhir, kami segera menurunkan semua atribut yang terpasang, sesuai dengan peraturan yang ditetapkan oleh KPU,” kata Almaisyar dan Dedrizal saat itu. Bersama tim suksesnya, Almaisyar dan Dedrizal tampak mencopoti satu demi satu atribut kampanye mereka yang terpasang di sepanjang jalan. “Inilah salah satu wujud kepatuhan kami pada aturan yang telah ditetapkan dalam kampanye, karena Senin (9/7) sudah memasuki masa tenang sebelum masa pencoblosan tanggal 12 Juli mendatang,” katanya. Dua tokoh politik, Ketua DPD I Partai Golkar Dumbar Hendra Irwan Rahim dan Ketua Partai PPP Payakumbuh Ahmad Zifal menanggapi positif hal ini. Menurut Hendra,

memang itulah yang harus dilakukan untuk mewujudkan ketertiban dan kelancaran jalannya Pilkada. “Peraturan KPU sudah menetapkan demikian, jadi memang harus dijalankan. Saya sangat mendukung, kesadaran sendiri dari Almaisyar dan Dedrizal bersama tim suksesnya untuk menurunkan atribut Pilkada mereka,” kata Hendra sambil menyebutkan Partai Golkar bersama PPP dan tujuh partai lainnya, siap memenangkan Almaisyar - Dedrizal. Hal senada juga diungkapkan Ketua Partai PPP Payakumbuh Ahmad Zifal. “Sebagai salah satu partai pendukung pasangan nomor 3 ini, kami juga harus patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan. Karena itu, sejak Minggu (8/ 7) sore hingga pukul 00.00 malamnya, kami mengerahkan semua anggota tim untuk menurunkan semua atribut yang telah terpasang,”

kata ahmad Zifal. Lebih jauh Ketua Panwaslu Kota Payakumbuh Yusril Yazid SH., menyebutkan, sejak dua hari lalu, Panwaslu Payakumbuh sudah mengirimkan surat kepada tujuh pasangan calon Walikota-Wakil Walikota tersebut, untuk menurunkan atribut mereka, paling lambat Senin (9/7). “Yang dibolehkan hanya ada satu bendera merah putih dan satu bendera parpol yang terpasang di satu posko saja. Hanya satu posko yang dibolehkan bagi setiap pasangan calon. Jika setelah tanggal 9 Juli masih ada posko-posko lainnya, atau masih ada atribut pasangan calon ini yang masih terpasang, maka Panwas akan melaporkan pelanggaran ini kepada Satpol PP. Sebab, nantinya Satpol PP lah yang akan membongkar secara paksa, atribut-atribut yang belum diturunkan tersebut,” tutupnya. (h/atv)

Almaisyar Turunkan .......... Dari Halaman. 1

SALAH seorang korban mobil cigak baruak di simpang Ganting Kecamatan Bayang, Pesisir Selatan. M JONI

Cigak Baruak ................. Dari Halaman. 1 Infomasi dari masyarakat di Tempat Kejadian Perstiwa(TKP) menyebutkan, kejadian itu berawal ketika mobil Toyota Kijang yang sarat penumpang datang dari arah Berapak Bayang menuju Pasar Baru Bayang. Sampai di simpang Ganting mucul kendaraan roda dua menuju arah yang sama, sopir

Kijang merasa kaget banting stir ke arah kiri jalan untuk menghidar agar tidak terjadi tabrakan, namun naas kendaraanya tidak bisa dikendalikan akhirnya masuk ke dalam tali bandar ke dalaman 2,5 meter dari permukaan jalan dalam posisi jungkir balik. Karena takut sang sopir lang-

sung melarikan diri dari TKP atau kemungkinan menghilangkan tanggung jawabnya, sedangkan kendaraan roda dua yang nyaris dihantam kendaraan tersebut juga tancap gas tanpa dketahui indetitasnya. Saat ini kasus kecelakan tersebut dalam peyelidikan pihak berwajib (h/mjn)

Ekspor Batu ................... Dari Halaman. 1 kebijakan energi fosil, yang menyepakati pengurangan ekspor energi fosil secara bertahap. Terutama untuk gas dan batu bara. Selain itu, adanya penetapan batas waktu untuk mulai mengentikan ekspor bahan mentah mineral. “Untuk mengunakan nuklir sebagai tenaga pembangkit listrik, Indonesia sudah bisa melaksanakan. Tenaga ahli pun sudah dimiliki Indonesia. Jadi daripada menggunakan batu bara, lebih baik menggunakan nuklir, karena lebih efisien,” kata Gusti Muhammad Hatta. Penghentian ekspor batu bara itu juga didukung oleh pakar ekonomi Syafruddin Karimi yang juga Direktur Program Pascasarjana Unand, yang mengaku sudah lama memperjuangkan agar pengeksporan batu bara dihentikan. Alasannya, sampai saat ini, Indonesia masih kekurangan energi untuk pembangkit listrik. “Jika listrik mati terus seperti ini, entah berapa rupiah industri dirugikan. Daripada diekspor, lebih baik digunakan untuk diri sendiri,” ujar Syafruddin Karimi. Selain itu, adanya mobil pengangkut batu bara yang mondar mandir di jalan, tentu akan merusak infrastruktur jalan. Posisi 46 Pada bagian lain Menristek mengatakan, Indonesia berada di posisi 46 dari 167 negara dari segi daya saing. Indonesia masih tertinggal dalam hal infrastruktur dan kesiapan teknologi.

Untuk itu, daerah fokus menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sehingga pendapatan pun meningkat. “Tidak perlu terlalu jauh, jika tampilan seperti produk makanan sudah menarik, tentu akan banyak pembeli,” ujarnya. Untuk peningkatan teknologi tersebut dibutuhkan peran akademisi sebagai aktor atau motor penggerak dalam pengembangan iptek. “Hal lain yang perlu dilakukan sekarang adalah, meyakinkan masyarakat untuk memakai produk buatan dalam negeri,” jelas Menristek. Kemenristek bersama Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) Ristek sudah lama melakukan kegiatan di Sumatera Barat. Seperti, adanya MoU antara Menristek dengan Gubernur Sumbar mengenai hasil Litbang dalam 7 bidang Fokus yang dimulai tahun 2006. Kemudian diperbaharui tahun 2011 dalam penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa). Contohnya, kegiatan pertanian terpadu di Kabupaten Pariaman, ATP di Kabupaten Limapuluh Kota, Bank Jaringan di RS M. Djamil oleh Batan dan stasiun satelit bumi di Koto Gadang oleh LAPAN. SIDa merupakan salah satu instrumen dalam mencapai Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Hal ini pun membutuhkan peran dari akademisi, pebisni dan pemerintah sendiri. Untuk wilayah Sumatera Barat, implementasi pelaksanaan program nasional

MP3EI koridor Sumatera, difokuskan terhadap kelapa sawit, karet dan batu bara. Terkait adanya daerah dengan pusat unggulan, Gusti mengatakan bahwa untuk menjadikan Sumbar sebagai pusat inovasi kelautan belum ada rencana, meskipun sudah banyak kegiatan dalam bidang kelautan. Untuk wilayah Sumatera, Sumatera Utara sudah menjadi pusat unggulan kelapa sawit. Saat ini, kegiatan koordinatif yang sedang berjalan di Sumatera Barat adalah pakan ternak di Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat bekerja sama dengan Batan, LIPI, BPPT, dan Universitas Andalas. Lainnya, gambir yang berada di Kabupaten Limapuluh Kota bekerja sama dengan Unand. Terkait pengembangan berbasis teknologi, Rektor Unand, Werry Darta Taifur mengatakan, sudah banyak produk dari gambir yang dihasilkan oleh peneliti Unand, yaitu lem, teh dan terakhir tinta untuk pemilu. “Persoalannya sekarang adalah, produk tinta ini digunakan orang lain. Maksudnya, tinta gambir yang dihasilkan oleh Unand yang berwarna kuning, oleh pihak lain, diberi zat lain sehingga bewarna ungu,” kata Werry. Jadi, menurut Werry, jika pemerintah memang serius untuk memajukan produk dalam negeri, peraturan tinta warna ungu tersebut bisa diubah. (h/cw-eni)

PCA, Radio ................... Dari Halaman. 1 Karena letaknya di tengah “Patahan Semangko” (bentukan geologi yang membentang di Pulau Sumatera dari utara ke selatan, dimulai dari Aceh hingga Teluk Semangka di Lampung. Patahan inilah membentuk Pegunungan Barisan, suatu rangkaian dataran tinggi di sisi barat Sumatera ini. Patahan Semangko berusia relatif muda dan paling mudah terlihat di daerah Ngarai Sianok dan Lembah Anai di dekat Kota Bukittinggi), maka sering terkena gempa seperti gempa tahun 2007 yang menghantan Kota Padang Panjang. Wilayah Bencana Mendengar bahwa radio kontainer yang disumbangkan oleh Radio Nederland diperuntukkan untuk wilayah bencana, maka Fakhruddin Tieja bersama temanteman berusaha mencari cara bagaimana mereka bisa mendapatkan kontainer tersebut. Di Jakarta akhirnya mereka bertemu dengan Han Harlan, regio manager RNW dan berusaha meyakinkan mengapa kontainer itu harusnya dipindahkan ke Padang Panjang dan bukannya Afrika. Setelah survei dan mengundang Han Harlan dua kali ke Padang Panjang, mereka tidak mendengar kabar kurang lebih enam bulan. Yang menjadi kendala terbesar, mereka belum menemukan tempat untuk menaruh radio kontainer tersebut. Tempatnya harus strategis dan harus bisa dinikmati rakyat banyak. Itu tujuan utama Radio PCA. Lewat Anak Muda Akhirnya mereka menemukan tempat yang bagus, di halaman sekolah SMA Negeri I Padang Panjang, yang merupakan SMA unggulan di Sumatera Barat. Kebetulan Fakhruddin Tieja bersama beberapa pengurus lainnya adalah alumni SMA tersebut. Mereka meyakinkan kepala sekolah bahwa untuk mengajarkan mitigasi gempa yang terbaik adalah

lewat anak muda. Mulanya sekolah masih agak ragu, dan merasa aneh, tetapi kemudian usulan ini diterima. Menariknya SMAN I Padang Panjang sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda. Gedungnya punya arsitektur khas Belanda dan ada satu dua tulisan Belanda masih ditemukan di gedung tersebut. Didirikan tahun 1903 sebagai sekolah guru dan namanya “Normaal School”.Selain itu SMA ini juga punya asrama pelajar putra dan putri, untuk siswa yang datang dari luar Padang Panjang. Kendala kedua adalah biaya. Fakhruddin Tieja dan rekannya menemui pemerintah daerah. Reaksi pertama sang walikota adalah, sudah banyak radio di Padang Panjang, apa gunanya dan apa kelebihan radio baru ini? “Setelah meyakinkan pemda dan walikota datanglah bantuan. Pertama ijin siaran lalu tempat untuk kontainer tersebut. Pemda membangun tempat yang bersih dan aman di halaman samping SMAN I Padang Panjang,” jelas Fakhruddin Tieja. Penyiar Masalah berikut yang harus diselesaikan adalah mencari penyiar untuk radio baru tersebut. Mitigasi gempa jika diajarkan ke orang-orang tua efeknya mungkin tidak banyak, karena itu harus anak-anak sekolah. Mereka mengajak murid-murid SMA untuk mencoba tantangan baru ini. “Paling tidak mereka belajar untuk bicara. Akhirnya yang mau banyak juga. Di awalnya semua penyiar adalah anak SMAN I, mereka diajarkan menyiar oleh orang-orang yang juga tidak punya pengalaman menjadi penyiar radio.” Pak Tieja melanjutkan, “kami belajar sama-sama bagaimana menjadi penyiar radio. Dan sekarang tiap tahunnya ada dua atau tiga orang alumni penyiar yang mengajarkan kepada para calon baru trik-trik radio.” Radio PCA mem-

butuhkan tiap tahunnya 12 orang penyiar. Karena kebanyakan penyiarnya adalah anak sekolah mereka hanya bisa bekerja sampai sore. Karena itulah saat ini penyiar PCA adalah pelajar SMA atau perguruan tinggi sehingga mereka bisa bergilir bekerja. Saat ini yang boleh mendaftar menjadi penyiar adalah murid kelas 1 dan 2 SMA. Apabila mereka naik kelas 3 mereka harus berhenti. Fakhruddin Tieja menakankan menyiar adalah pelajaran sampingan, karena itu kalau naik kelas 3 anak-anak harus punya cukup waktu mempersiapkan diri untuk ujian akhir dan masuk perguruan tinggi. Siaran Khusus BMKG Pengertian dasar mengenai mitigasi mereka dapatkan dari BMKG Sumatera Barat yang selama dua tahun pertama secara rutin memberikan pengetahuan tentang hal tersebut. Setiap minggu ada siaran khusus dengan BMKG. Salah satu tema yang dibahas misalnya, karena Padang Panjang letaknya di Patahan Semangko, bagaimana masyarakat harus hidup sehingga tidak panik dan tetap tenang? “Kita kan tidak mungkin pindah karena itu kita belajar bagaimana menyikapi bumi ini dengan baik.” Radio PCA menyiarkan semua acara Radio Nederland siaran Indonesia. Karena itu sangat kehilangan setelah tanggal 29 juni ini, siaran Ranesi dihentikan sama sekali. “Terutama siaran warta berita dan aktualita jam 6 pagi dan sore banyak didengar. Padahal itu jamjam sulit, tapi toh banyak yang mendengarkan. Kami membutuhkan acara-acara bahasan politik yang singkat dan up to date. Mereka sangat kehilangan. Pada jam-jam ini bukan anak-anak pendengarnya, tapi masyarakat Padang Panjang. Dan ini tidak tergantikan dengan siaran BBC atau pun VOA.” (Sumber: Fediya Andina/http:/ /www.rnw.nl)

Menkominfo: .................. Dari Halaman. 1 virus Trojan di Estonia. Kejadian ini sampai melibatkan FBI Amerika Serikat guna menyelidiki kejadian tersebut, hingga diciptakannya anti virus baru. “FBI pernah merilis 25 negara yang berisiko tinggi terjangkit Trojan, namun Indonesia tidak termasuk dalam daftar tersebut. Kebanyakan berjangkit di negaranegara Eropa dan Amerika,” jelas Tifatul. Tifatul menambahkan, bahwa di Indonesia sendiri pernah dilakukan riset oleh peneliti virus, dan tidak ditemukannya perkembangan virus Trojan tersebut. “Tidak usah panik, namun harus tetap waspada, scan dan bersihkan komputer masing-masing, jangan sembarang membuka kiriman link dari orang-orang tidak dikenal,” ujar Tifatul mengingatkan. Sejumlah pengguna internet tengah gelisah menunggu kedatangan 9 Juli 2012. Pasalnya, pada tanggal tersebut jaringan internet di beberapa negara di dunia dikabarkan akan mati. Fenomena ini disebut-sebut sebagai ‘kiamat internet’. Kehebohan ini bermula dari serangan malware yang disebut

DNSCharger, sebuah program jahat yang mampu memanipulasi Domain Name System (DNS) di komputer yang telah menjangkitinya. Bahayanya lagi pada November 2011 silam virus ini diketahui telah menjangkit ratusan ribu komputer di seluruh dunia. Nah, untuk memberantas virus tersebut, FBI berencana untuk mematikan sejumlah server yang digunakan untuk memanipulasi DNS palsu di komputer korban. Sebelumnya aksi sapu bersih ini akan dilaksanakan pada 8 Maret 2012, namun demi meminimalisir dampak yang ditimbulkan, eksekusi diundur hingga 9 Juli 2012. Alhasil, kehebohan akan koneksi internet lumpuh pun kembali jadi perbincangan kalangan netter. Pada salah satu forum online Tanah Air ternyata cukup banyak postingan yang ikut meramaikan isu tersebut. Kiamat internet yang disebutsebut disebabkan oleh DNScharger, yaitu program jahat yang dapat memanipulasi DNS (Domain Name System) di komputer yang sudah dijangkiti. Bahaya malware ini sendiri sudah menjadi perbincangan hangat semenjak bulan November

tahun 2011 yang lalu. Adapun hubungan kiamat internet dengan keberadaan malware DNSCharger terkait dengan rencana FBI untuk mematikan sejumlah server yang digunakan untuk memanipulasi DNS palsu di korban. Aksi untuk membersihkan malware dengan cara mematikan seluruh server internet yang sudah terjangkiti ini rencananya akan dilaksanakan pada 8 Maret 2012. Untuk meminimalisir dampak yang akan ditimbulkan, maka rencana mematikan server tersebut diundur hingga 9 Juli 2012. Dengan beredarnya isu pembersihan malware oleh FBI dengan cara mematikan banyak server internet, membuat isu bahwa akan terjadi kiamat internet 9 Juli 2012 juga turut mengemuka. Melalui beberapa forum internet dan juga situs jejaring sosial informasi inipun kian mengemuka. Tetapi sepertinya isu kiamat internet ini tidak akan terjadi, sebab seperti diketahui sejauh ini pembuat malware DNSchanger sudah ditangkal, dan semenjak itu keberadaan program jahat itupun sudah kian menyusut secara drastis. (h/naz/dari berbagai sumber)

Sungai Pisang ................. Dari Halaman. 1 Jika Anda berharap bunyi lengking klakson kendaraan yang memekakkan telinga dan hiruk pikuk kehidupan layaknya kota, tentu tak akan Anda temukan di sini. Tapi ironisnya, kampung ini masuk dalam wilayah Kota Padang, yang kata Walikotanya, pada 2013 menuju kota metropolitan. Adalah kampung Sungai Pisang, yang berada dalam Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kecamatan Bugus Teluk Kabung, yang berpenduduk lebih kurang 1.644 jiwa itu, mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Saat injakkan kaki di kampung ini, terdengar siulan angin yang menghembus dari sela-sela pohon kelapa di tepi pantai. Sungai Pisang terletak 10 km dari pusat kecamatan dan 32 km dari pusat Kota Padang. Kondisi jalan sepanjang 7 km yang menghubungkan dengan ibu kota kecamatan banyak dilalui tikungan tajam kiri dan kanan badan jalan dibatasi bukit dan jurang dalam. Kondisi jalan sangat buruk. Berlobang-lobang. Selain itu harus melewati bukit-bukit yang terjal, saat musim hujan pengedara harus ekstra hati-hati karena kontur tanah di sekitar tebing rawan longsor serta tanah yang becek. Dengan luas 914 hektare, Sungai Pisang yang di kelilingi bebukitan dan pepulau kecil seperti Pulau Sikuai, Pasumpahan, Setan, Ular, Sirandah, dan Gosong. Sekitar 14 Km dari jalan Raya Padang Painan menuju ke Sungai Pisang sudah dihadapkan dengan jalan yang berlobang dan berbatu. “Untuk melewati jalan Sungai Pisang harus berhati-hati, apalagi di saat hujan, motor bisa saja terpeleset karena jalan yang licin. Dan juga bagi yang sering melewati jalan tersebut harus sering servis motor karena onderdil motor jadi sering rusak,” ujar Umar (35), seorang pedagang buah yang sering berjualan mengunakan motor, Sabtu (7/7) kepada Haluan. Untuk sampai di Sungai Pisang, pengendara harus melintasi sebuah jembatan dengan kerangka baja berlantaikan kayu. Sisi kanannya

terdapat satu unit pos pelatihan marinir. Di sepanjang jalan tanah yang berbatu tajam itu, terlihat beberapa pondok kecil yang dihuni oleh beberapa orang warga, dan membawa senter dan parang, mereka bercengkarama sambil mengawasi pohon durian miliknya. Saat sampai di Sungai Pisang, gapura kecil yang di sisi kiri dan kanannya terdampar sawah, menyambut dengan tulisan selamat datang di Sungai Pisang. Jack (33), salah seorang tokoh pemuda mengatakan, sebagian penduduk di Sungai Pisang berprofesi nelayan. Rasa kekeluargaan antara penduduk begitu tinggi. “Ketika ada masyarakat dari luar atau wisatawan yang masuk ke perkampungan, maka masyarakat sendiri sudah mengetahuinya, karena terlihat wajah baru bagi mereka, namun masyarakat selalu meyambutnya dengan senyuman. Saat ini, selain karena letak perkampungan nan jauh dari kota, di tambah akses jalan yang rusak, maka orang pun mulai enggan datang kesini ,” jelasnya. Sungai Pisang memiliki potensi wisata namun belum tergarap serius. Sungai Pisang punya teluk yang indah dan bisa untuk snorkeling dan diving. “Hanya dengan mendayung kita sudah bisa sampai ke pulaupulau kecil yang ada disini, dahulunya ada wisatawan yang datang kesini, dan rutin menyelam. Bahkan pernah ada satu klub penyelam dari salah satu universitas swasta yang punya posko disini. Namun karena akses jalan belum juga diperbaiki, maka para wisatawan pun berkurang,” ungkap Jack, sembari meminta agar pemerintah menaruh perhatian serius ke Sungai Pisang ini. Akses Jauh Jauhnya akses ke pusat kota, memaksa masyarakat Sungai Pisang berpikir tujuh kali untuk pergi ke Kota Padang. Bahar (43), mengungkapkan, untuk belanja kebutuhan ke Pasar Raya Padang, minimal harus merogoh uang Rp50 ribu untuk transportasi. “Ojek Rp15 ribu dan angkota

Rp10 ribu pulang pergi, dan makan, dan hal yang sama untuk balik dari pusat kota ke Sungai Pisang,” kata Bahar. Maka, tak heran harga kebutuhan pokok di Sungai Pisang berbeda dengan harga di daerah lain. Sementara untuk anak-anak Sungai Pisang yang menempuh pendidikan Sekolah Menangah Atas (SMA/SMK), juga harus menempuh perjalanan panjang ke pusat Kota Padang. “Belum ada SMA/SMK di Sungai Pisang,” tambah Bahar. Tampak pemukiman penduduk di Sungai Pisang juga banyak yang ambruk diterjang ombak. Menurut Bahar, belasan rumah yang hancur itu sudah berlangsung semenjak 2 tahun lalu. PNPM telah membantu dengan memasang tiang kayu yang ditanam di pingir pantai, namun berselang 6 bulan tiang itu hancur dihantam gelombang pasang. Beberapa masyarakat masih bertahan di rumah yang terkena abrasi. Hal itu disebabkan jauhnya jarak rumah bantuan bagi nelayan yang dibangun Pemko Padang dengan tempat warga mencari nafkah. Lurah Teluk Kabung Selatan (Sungai Pisang) Eriyaldi membenarkan hal itu. “Masyarakat saat ini meminta agar dipasang batu krip untuk mencegah abrasi pantai yang melanda perkampungannya. Rumah yang dibangun Pemko jauh dari tempat masyarakat mencari nafkah,” kata Eriyaldi. Eriyaldi menerangkan, masyarakat juga belum sanggup untuk membayar pemasangan listrik di rumah bantuan itu. Biaya pemasangannya listrik, kurang lebih Rp2,7 juta harus dikeluarkan dan itu sangat memberatkan masyarakat. Saat ini masyarakat yang berjumlah 1.644 itu membutuhkan akses jalan dan batu krip. Dan Pemko Padang diminta untuk membangung sekolah setingkat SMA/ SMK. Saat ini, jelas Eriyaldi, baru terdapat sekitar 5 orang yang sudah tamat kuliah, dan 5 orang yang sedang kuliah. “Kebanyakan di sini masyarakat pendidikan terakhirnya tamat SMP,” ungkap Eriyaldi. „


Foto bersama para pendukung.

Almaisyar dialog dengan kusir bendi.

Dedrizal dialog dengan pedagang.

Dihadiri ribuan massa

KAMPANYE AKBAR ALMAISYAR-DEDRIZAL

Coblos Nomor 3, Tak Ada yang Lain PAYAKUMBUH – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh nomor urut 3, semakin mendapat dukungan dari warga Payakumbuh. Hal itu terlihat sangat nyata dalam setiap kampanye yang dilakukan pasangan ini yang selalu dihadiri ribuan massanya. Begitupun dalam kam-

panye akbar di lapangan Gelanggang Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh, Kamis (5/7). Ribuan warga tumpah di sana. Mereka dengan tertib mengikuti jalannya kampanye dan dengan meneriakkan yel-yel untuk dukungan bagi pasangan ini dalam Pilkada Payakumbuh yang bakal digelar Kamis (12/

7). Hiburan dari artis ibukota, Nikita yang diiringi band lokal, membuat mereka sangat terhibur, di sela-sela kampanye yang dilakukan AlmaisyarDedrizal beserta juru kampanyenya. Pasangan itu menghadirkan juru kampanye (jurkam) Ketua DPP PPP Epyardi Asda, DPP Golkar, Djasri Marin,

NOMOR 3 DIDUKUNG SEMBILAN PARTAI

Yakin Menang Satu Putaran PAYAKUMBUH, HALUAN — Banyak kalangan memprediksi Pilkada Kota Payakumbuh yang bakal digelar Kamis (12/7) mendatang, akan berlangsung satu putaran saja. Hal ini sejalan dengan tekad pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh nomor urut 3 Pilkada Kota Payakumbuh untuk memenangkan Pilkada ini hanya dalam satu putaran saja. Tentunya bukan tanpa alasan, prediksi bahwa Pilkada Kota Payakumbuh akan berlangsung satu putaran saja. Dari data terakhir yang dikumpulkan di KPU Kota Payakumbuh, tercatat bahwa pasangan Almaisyar-Dedrizal memiliki dukungan terbanyak dari partai-partai yang ada di Kota Payakumbuh. Dukungan dari sembilan partai di Payakumbuh, yakni Golkar dan PPP, PKPB, PBR, PDK, PMB, PNI Marhaenis, dan PPRN, dengan persentase jumlah 17.160 dukungan (memiliki kekuatan 33,7 persen kursi di DPRD Kota Payakumbuh), adalah modal paling besar bagi pasangan Almaisyar-Dedrizal untuk bisa melenggang maju ke kursi orang nomor satu di Kota Botiah itu. Dengan jumlah 83.837 pemilih, dan dukungan dari 33,7 persen kursi di DPRD Payakumbuh tersebut, tentunya memberi peluang yang sangat besar bagi Almaisyar-Dedrizal untuk memenangkan Pilkada yang diikuti tujuh pasangan calon kepala daerah ini, hanya dalam satu putaran. Sebagai gambaran, data dari KPU Kota Payakumbuh menyebutkan, pasangan lain Desra-Fitma hanya memiliki 10,601 persen dukungan, kemudian, pasangan Mulyadi-Edwar DF dengan 17,242 persen, Syamsul Bahri-Weri Yunaldi dengan gambaran kekuatan partai pendukung 5 kursi di DPRD Payakumbuh, Riza Falepi-Suwandel Muchtar dengan gambaran kekuatan partai pendukung 4 kursi di DPRD Payakumbuh (20 persen), Zainul Jusri Zainuddin – Supardi dengan akumulasi 7,868 suara (15,46 persen) suara, dan pasangan Nusyirwan Nazar-Chandra Setipon dengan gambaran kekuatan 5 kursi di DPRD Payakumbuh (20 persen) suara. Sementara hasil pooling di sebuah surat kabar lokal di Sumbar (hingga Sabtu 7 Juli 2012) tetap menempatkan pasangan nomor urut 3 ini, Almaisyar-Dedrizal di posisi paling atas dalam perolehan suara dengan dukungan 10.514 suara. Berikutnya disusul Desra-Fitma (8.703 suara), Syamsul-Weri (7.826 suara), Riza-Suwandel (4.699 suara), Nusyrwan-Chandra Setipon (3.624 suara), Mulyadi-Edwar (2.065 suara) dan Jusri Zainul-Supardi (1.843 suara). Almaisyar-Dedrizal bertekad akan menjadikan Payakumbuh lebih baik ke depannya. Tentunya dengan niat baik, berbuat baik dan hasilnya pastilah menjadikan Payakumbuh semakin lebih baik. ***

DPW PPP Amora Lubis dan Ketua DPD Partai Golkar Sumbar, Hendra Irwan Rahim , Pimpinan DPC PPP Ahmad Zufal dan DPD Golkar Kota Payakumbuh, Sudirman. Turut hadir Pimpinan DPD Golkar Limapuluh Kota, Sy.Dt. Bandaro Rajo (Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota) serta pimpinan partai pendukung lainnya. Jurkam dari Sekretaris DPC PPP Sumbar, Amora Lubis dalam pidato politiknya mengatakan, jika ingin melakukan perubahan dan perbaikan Payakumbuh ke depan, tidak ada cara lain, harus memenangkan pasangan nomor 3, Almaisyar dan Dedrizal pada pemungutan suara Pilkada 12 Juli mendatang. Menurutnya, putra Nagari Koto nan Ompek dan putra Koto nan Godang itu, dinilai salah satu pasangan terbaik yang diusung PPP, Golkar. PBR dan beberapa partai non parlemen lainnya. Karena itu, lanjutnya, masyarakat pemilih perlu menyatukan tekad untuk mencoblos pasangan nomor 3 pada pemungutan suara 12 Juli nanti. Sementara itu Ketua DPP Partai Golkar, Djasri Marin menyebut, ia dan partainya selalu mengusung calon kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk memperbaiki Kota Payakumbuh ke depan. “Partai Golkar sepenuhnya mendukung dan memenangkan pasangan nomor 3 tersebut,” ulasnya yang diamini massa yang hadir. Sementara Capt. H. Epyardi Asda M. Mar (Ketua DPP PPP) mengatakan, tak ada pilihan yang lebih baik untuk Payakumbuh, selain memilih pasangan nomor 3, Almaisyar – Dedrizal. Sosok kepemimpinan Almaisyar sudah sangat teruji. “Ia juga sosok tokoh muda

yang simpatik, low profile, dan bisa bekerjasama. Jika ingin Payakumbuh lebih baik lagi ke depannya, pilih pasangan nomor 3 Almaisyar – Dedrizal di Pilkada Payakumbuh 12 Juli 2012,” katanya. Pada saat itu, di Lapangan Pacukuda Kubu Gadang, puluhan bendi, angkutan sago, mobil pribadi, mobil pick-up tampak mengangkut massa. Belum termasuk ratusan sepeda motor simpatisan yang tumpah ruah ke lapangan untuk mendengarkan orasi jurkam nomor urut 3, Almaisyar-Dedrizal. Pasangan itu sudah mengisyaratkan, untuk memperbaiki layanan kesehatan gratis rawat inap di Rumah Sakit Umum, untuk masyarakat Kota Payakumbuh, minimal kelas II. Peningkatan pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja, kesempatan berusaha dan meminimalkan pengganguran. Salah seorang kader DPC PPP Kota Payakumbuh, Syafri di Kubu Gadang, menyebut, pasangan Almaisyar-Dedrizal dinilai sangat serasi, mengawinkan putra Koto nan Ompek dengan putra Koto nan Godang. “Sehingga diprediksi pasangan tersebut cocok untuk menjalankan pemerintahan 5 tahun ke depan, bila dipercaya masyarakat untuk memimpin Kota Payakumbuh ini, ujarnya. Adapun Almaisyar dan Dedrizal pada kesempatan itu menyatakan tekad mereka, untuk menjadikan Payakumbuh lebih baik ke depan, memberikan perubahan nyata untuk kemajuan Payakumbuh, serta siap bekerjasama dengan baik. “Insya Allah, kami akan selalu bersama hingga akhir periode kepemimpinan nanti. Bahkan kalau bisa, melanjutkannya hingga dua periode,” janji mereka. ***

Komentar Para Tokoh MAHMUDA RIVAI (PAMONG SENIOR SUMBAR)

Ir. H. Basril Basyar, MM

SAYA melihat Almaisyar sangat bagus sebagai salah seorang sosok pemimpin masa depan. Kota Payakumbuh memang memerlukan sosok seperti Almaisyar yang memiliki kemampuan manajemen yang bagus. Dia juga masih muda, energik, pintar, dan memiliki konsepkonsep yang bagus untuk pembangunan Payakumbuh ke depan. Pengalaman dan prestasinya bisa kita lihat dari caranya memimpin Askrida di Padang dan Kalimantan Timur dulu. Ia telah membuktikan, mampu membangun networking yang memang sangat diperlukan sebagai seorang kepala daerah. Selain mampu membangun networking, seorang kepala daerah juga harus bisa membangun kerjasama dengan banyak pihak, untuk pembangunan dan kemajuan daerahnya. Ia harus punya banyak strategi yang bagus untuk membawa daerahnya lebih maju lagi. Almaisyar memiliki kemampuan untuk semua hal itu. ***

Sosok Almaisyar yang saya kenal adalah seorang y a n g l o w p r o f i le, smart, p i n t a r, p u ny a jiwa kepemimpinan dan telah terbukti kepemimpinannya saat menjabat Pemimpin Cabang Askrida di Padang dan Kalimantan Timur. Almaisyar adalah seorang tokoh muda yang mampu bekerjasama dengan banyak orang, bisa diharapkan dan diandalkan dalam kepemimpinan Payakumbuh ke depan, untuk Payakumbuh yang lebih baik. ***

Dr. Ir. H. Jafrinur M.Sp

(TOKOH PENDIDIKAN)

Sebagai seorang tenaga pendidik di Fakultas Peternakan Unand, saya sangat bangga jika ada anak didik saya yang berhasil dan sukses setelah menamatkan pendidikannya. Almaisyar termasuk salah satu dari sekian banyak alumni yang bisa kami banggakan. Kepiawaiannya dalam memimpinan sudah dibuktikan dengan suksesnya ia saat menjabat Pemimpin Cabang Askrida di Padang dan di Kalimantan Timur. Dari sisi soft skill maupun life skill, kepemimpinannya sudah sangat teruji. ***

(TOKOH PERS SUMBAR)

Drs. Djasri Marin, SH

(KETUA DPP PARTAI GOLKAR) Saya yakin, kepemimpinan Almaisyar sudah terbukti. Karenanya, saya percaya, ia mampu menjadi seorang pemimpin Kota Payakumbuh. Almaisyar bersama Dedrizal, saling melengkapi satu sama lainnya. Partai Golkar optimis, pasangan ini, akan membawa Payakumbuh lebih baik ke depannya. ***

Capt. H. Epyardi Asda M. Mar (KETUA DPP PPP)

Tak ada pilihan yang lebih baik untuk Payakumbuh, selain memilih pasangan Almaisyar – Dedrizal. Sosok kepemimpinan Almaisyar sudah sangat teruji. Ia juga sosok tokoh muda yang simpatik, low profile, dan bisa bekerjasama. “Jika ingin Payakumbuh lebih baik lagi ke depannya, pilih pasangan nomor 3 Almaisyar – Dedrizal di Pilkada Payakumbuh 12 Juli 2012.” ***

Almaisyar di tengah kampanye.

Rumdani dan Ikhsan

(TOKOH PPM PAYAKUMBUH) Sosok Almaisyar sangat merakyat. Visi misi mereka sangat bagus dan inilah yang diinginkan oleh warga Payakumbuh ke depan. Almaisyar adalah sosok yang dibutuhkan oleh Payakumbuh, baik dalam leadership nya, experience, maupun pola pikirnya yang sangat matang dan jelas arahnya untuk kemajuan Payakumbuh. Kami dari tokoh pemuda Payakumbuh dan generasi muda Payakumbuh, yakin Payakumbuh akan menjadi lebih baik ke depannya, bila kita memilih pasangan nomor 3 Almaisyar – Dedrizal di Pilkada Payakumbuh 12 Juli 2012 mendatang.***

Dihibur artis ibukota.


PADANG 13

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

PERSEDIAAN DAGING JELANG RAMADAN

Pedagang Kekurangan Stok PADANG, HALUAN — Menjelang Ramadan 2012, harga daging sapi di pasar mulai merangkak naik. Kenaikan diakibatkan tingginya permintaan konsumen. Namun, pedagang daging sapi yang berada di Rumah Potong Hewan (RPH) Lubuk Buaya, Minggu (8/7), mengeluh karena minimnya stok sapi potong. Salah seorang pedagang hewan potong Yandri Sofyan (50) mengatakan, setelah bantuan sapi potong impor dari Australia di hentikan oleh pemerintah, para pedagang sangat kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pasar. Apalagi, pada saat ini, banyak pengusaha peternakan, yang menjual sapinya ke luar Sumbar. “Seandainya, para pengusaha ternak tidak menjual hewan ternaknya ke luar Sum-

DILANDA BADAI — Badai melanda Kota Padang Minggu sore (8/7). foto di ambil di jalan Dr Hamka, Parupuk Tabing, Koto Tangah. AMIR

UBH Terima 3.000 Mahasiswa PADANG, HALUAN — Tahun Akademik 2012/2013, Universitas Bung Hatta (UBH) menerima sebanyak 3.000 mahasiswa baru, untuk 29 Program Studi yang tersebar di 7 Fakultas. Dari 29 prodi, 27 Program Studi telah terakreditasi BAN-DIKTI, sementara 2 prodi lagi dalam proses. Hal itu disampaikan Wakil Rektor I UBH Dr. Eko Alfarez MSAA, di selasela ujian masuk gelombang I UBH, Sabtu (7/7). Eko juga mengingatkan calon mahasiswa, agar memilih program studinya yang sudah terakreditasi di PTN/PTS pilihan. “Program studi yang telah terakreditasi menunjukkan pengakuan pemerintah terhadap keberadaan atau eksistensi program studi tersebut. Selain itu akreditasi menunjukkan pengakuan pemerintah atas kualitas program studi yang bersangkutan,” ujar Eko

Eko menambahkan, di tahun akademik 2012/2013 ini, pihak UBH juga melaksanakan Ujian Masuk Bersama Mandiri, Kemitraan Universitas Andalas dengan PTS-PTS di Sumatera Barat. MoU Kemitraan tersebut Jumat (6/7) di tanda tangani Rektor Universitas Andalas, dengan pimpinan UBH, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, ITP dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharma Andalas. “Tujuan Kemitraan Unand dengan PTS-PTS ini adalah meningkatkan mutu pengelolaan dan pelayanan pendidikan tinggi, meningkatkan mutu lulusan, agar mampu bersaing dalam dunia kerja, meningkatkan akses dan kesempatan anak bangsa untuk mendapatkan pendidikan tinggi berkualitas dan meningkatkan kerjasama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan riset-riset strategis,” imbuh Eko. Disinggung soal biaya kuliah di UBH,

Eko mengatakan, untuk calon mahasiswa baru TA 2012/2013 ini dikenakan uang pembangunan sebanyak Rp2 juta. Namun biaya tersebut dibayar selama 3 semester, dengan rincian Rp750.000 pada semester I, Rp750.000 pada semester II serta Rp500.000 lagi dibayarkan pada semester III. “Rata-rata biaya mendaftar ulang bagi calon mahasiswa baru berkisar antara Rp4 juta sampai dengan Rp4,5 juta. Total biaya tersebut sudah termasuk uang kuliah semester I, uang pembangunan tahap I dan biaya lain-lain. Artinya, calon mahasiswa sudah tinggal duduk dan kuliah,” ujarnya tegas. Ia juga membantah, bahwa kuliah di UBH mahal. Munculnya anggapan itu mungkin antara lain karena fasilitas gedung dan dan fasilitas lain yang dimiliki UBH terbilang lengkap. Apalagi saat ini UBH sedang membangun kampus II di Aia Pacah.(h/ita)

Ninja R Milik Ringga Raib PADANG, HALUAN — Ringga, Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) kehilangan sepeda motor merek Ninja R dalam selang waktu setengah jam. Peristiwa tersebut terjadi di Berok Rakik, Kelurahan Kurao Pagang, Kecamatan Nanggalo, Minggu (8/7), pukul 03.00 dini hari.

Kehilangan itu terjadi di rumah kos temannya. Menurut Ringga, sepulang baralek di Polonia, mahasiswa tahun akhir ini singgah di rumah kos temannya sebelum pulang ke rumahnya di Lubuk Buaya. “Di rumah teman, saya numpang buang air kecil,” katanya. Selesai buang air kecil, ia duduk sejenak untuk

mengobrol. Seorang temannya yang lain datang dan menanyakan naik kendaraan apa dari Polonia. Ia terkejut, karena motor yang sekitar setengah jam lalu parkir di depan rumah kos itu tak ada lagi. Bersama temanteman yang lain, semua jalan masuk di telusuri. Tapi hingga paginya motor tersebut tak

ditemukan. Padahal, menurut Ringga, hanya ada satu jalan keluar dari Berok, yakni jalan kompleks, yang tidak terlalu lebar. “Tapi tetap juga tak bertemu, meski semua tempat telah disisir,” tuturnya. Peristiwa tersebut kini telah ditangani Polsek Nanggalo. (h/adk)

bar, kami para pedagang tidak akan banyak kekurangan stok,” ujarnya. Pada saat ini, harga daging di pasar sudah jauh naik, dari Rp70 ribu, naik menjadi Rp80 ribu. Belum lagi, pada saat menjelang Ramadan sampai menjelang lebaran, seluruh pedagang daging, harus memiliki stok hingga 500 ekor sapi. “Semua pedagang hewan potong kekurangan stok. Saat ini stok yang ada sekitar 100

ekor sapi. Untuk memenuhi kebutuhan, kami harus bekerja sama dengan pihak lain,” ujarnya. Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Perkebunan (Dispernakhutbun) Padang, Corri Saidan mengatakan, pada hari biasa, kebutuhan daging untuk Kota Padang hanya sekitar 30 e k o r. M enjelang Ramadan, permintaan pasar biasanya naik sekitar 20 sampai 30 persen. Namun menurutnya, sampai saat ini, para pedagang yang ada di RPH dan tempat potong hewan (TPH), belum ada yang kekurangan hewan potong. “Jika dilihat dari tahuntahun sebelumnya, kita tidak pernah kekurangan stok. Karena kenaikan permintaan tidak terlalu tinggi. Jadi RPH yang di Lubuk Buaya, maupun TPH yang ada di Lubuk Begalung, tidak akan kekurangan stok,” ujarnya. (h/cw-wis)


14 PADANG LINGKAR Pol PP Cokok 17 Wanita Malam PADANG, HALUAN — Aparat penegak Perda di Kota Padang kembali beraksi. Sedikitnya 17 wanita yang diduga kuat berprofesi sebagai wanita malam, dicokok petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Sabtu (7/7) sekitar pukul 22.00 WIB. Mereka ditangkap saat asyik menemani tamunya. Kafe yang menjadi objek sasaran adalah kali ini adalah yang berada di Jati, Pondok, dan sepanjang kawasan Muaro Padang. Dalam operasi ini sebanyak 17 wanita penghibur berhasil diamankan. Wanita berpakaian seksi ini, ditangkap saat berada di dalam room karaoke. Dan saat ditangkap, mereka juga sedang menemani tamu yang sedang menikmati minuman keras di kafe. Mengetahui kedatangan petugas, wanitawanita penghibur ini kaget dan mencoba lari untuk menyelamatkan diri. Sebagian diantaranya berhasil kabur. Tapi petugas juga berhasil menangkap sebagian lainnya. Keberadaan tempat hiburan di Kota Padang makin hari semakin menjamur. Kondisi tersebut memudahkan komunitas wanita penghibur ini berkembang dengan cepat. Meski Satpol PP Padang terus melakukan razia, tetap saja razia yang digelar belum memberikan efek jera bagi pemilik kafe. Kasat Pol PP Kota Padang, Nasrul Sugana mengatakan, operasi yang dilakukan Sabtu malam tersebut merupakan kegiatan rutin pihaknya. Dari hasil tersebut 17 wanita terjaring dan digelandang ke Mako Pol PP untuk dilakukan pemeriksaan dan pendataan. “Sebagai penegak Perda, kita tidak pernah bosan untuk melakukan pemberantasan pekat di Kota Padang, hingga memberikan efek jera kepada pemilik kafe ilegal dan wanita penghiburnya,” ungkapnya. Ditambahkannya, setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata dari 17 wanita yang diduga sebagai penghibur kafe itu, dua diantaranya sudah tiga kali tertangkap. Dan rencanya kedua wanita tersebut akan segera di kirim ke Panti Sosial Andam Dewi di Sukarami Solok untuk diberikan pembinaan. (h/nas)

Kafe Juliet HUT ke-14 PADANG, HALUAN — HUT ke-14, Pub dan Kafe Juliet mengadakan beberapa rangkaian kegiatan menarik dan berbeda, dari ivent yang pernah ada. Kegiatan yang diadakan itu terbagi dengan tiga segmen, yakni segmen RnB Party, automotive party, dan ivent penutup segmen performance finalis Indonesia Idol Judika. Owner Pub dan Kafe Juliet Javier mengatakan, iven ini diadakan dalam rangka hari jadi Juliet yang ke-14. Segmen ini sengaja dibagi, sebab clubers yang ada di Juliet tidak hanya warga umum, tetapi ada beberapa mayoritas club automotive yang ada di Kota Padang. “Segmen automotive party, kami yang pertama kali mengadakan. Tidak pernah club atau pun pub yang ada, berfikiran mengadakan party automotive ini,” kata Javier, Sabtu (7/7). Dikatakannya, hari Sabtu (7/6) pihaknya menggelar ivent RnB party, yang mendatangkan personel RnB cukup terkenal, yakni 7 Kurcaci dengan featuring DJ Slide FlipFlop. Performance mereka akan menghipnotis semua clubers yang ada di sana. (h/nas)

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

Persepsi Soal Dana Sertifikasi Guru Keliru PADANG, HALUAN — Anggota DPRD Kota Padang Jamasri melihat ada persepsi keliru, tentang pemberian dana sertifikasi guru. Menurutnya, pemberian tersebut bukan semata penambahan penghasilan, namun lebih dari itu. Yakni, terjadi peningkatan kualitas guru, dalam proses belajar mengajar. Dimana hasil dari proses itu, melahirkan generasi yang berkualitas pula. "Selama ini, perpepsi atau pandangan terhadap dana sertifikasi memang untuk penambahan penghasilan. Padahal itu pada dasarnya untuk peeningkatan kualitas. Bukan mendorong perilaku konsumtif yang cenderung terjadi seperti saat ini," katanya kemarin. Ia berpendapat, mestinya dana itu dibelikan untuk sesuatu yang bermanfaat. Seperti membeli buku, laptop atau ikut kursuskursus, dalam rangka meningkatkan kualitas diri guru bersangkutan, Jika itu dilakukan, maka baru akan berkolerasi positif dengan peningkatan mutu pendidikan. "Artinya, dana sertifikasi itu merupakan reward atau penghargaan atas usaha mereka, dalam mengembangkan kapasitas diri guru dan demi peningkatan kulaitas pendidikan," katanya. Ia juga menyorot penilaian dalam sertifikasi seperti mengajar 24 jam. Itu mungkin bisa saja dipenuhi. Namun jika tidak diikuti dengan peningkatan mutu pendidikan, artinya uang yang diberikan pemerintah sia-sia. "Sama saja bohong, kalau hanya mengejar jam mengajar 24 jam, tapi kualitas guru itu sendiri tidak bertambah. Belum lagi dampak pada siswa, yang tidak mendapat kesempatan menikmati masa bermainnya," lanjutnya. Ia berharap, ke depan, pemahaman itu dapat diluruskan kembali. Bahwa dana sertifikasi yang didapatkan guru, jangan hanya dihabiskan untuk kebutuhan konsumtif semata. Tapi juga diiringi dengan peningkatan kualitas guru itu sendiri. Hal yang tidak jauh berbeda disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Raflis Agus. Selama ini, katanya, dana sertifikasi cenderung membuat para guru lebih materialistis. Karena, mereka lebih memikirkan mendapatkan dana sertifikasi, daripada bagaimana anak-anak menjadi pintar. "Saya mengharapkan, dengan adanya dana sertifikasi ini, para guru jangan lagi bersikap konsumtif dan materialis. Tapi, harus kembalikan guru seperti dulu lagi, yang disebut pahlawan tanpa tanda jasa. Tentunya guru yang lebih sejahtera," tegasnya.(h/ade)

PPP Mulai Menggeliat PADANG, HALUAN — Jelang pemilukada Padang, berbagai kegiatan dilakukan oleh partai politik (parpol), dengan melibatkan partisipasi warga. Seperti dilakukan oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Tujuannya, untuk menjaga dan menciptakan rasa kebersamaan, serta silaturahmi antar warga, maupun dengan wakil rakyat yang ada di DPRD Kota Padang. Kegiatannya dalam bentuk lomba berbagai bidang olahraga. Kegiatan keolahragaan yang dilaksanakan di RW VII, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, mendapat respon positif dari masyarakat. Kegiatan itu digelar sejak 23 Juni hingga 7 Juli, antar kelurahan se-Kota Padang. Lomba yang diadakan di antaranya bola voli, pertandingan domino, dan koa.

Pada lomba bola voli, Kelurahan Padang Besi, menjadi yang terbaik. Kemudian, diisusul tuan rumah, Kelurahan Batu Gadang, dan Kelurahan Bandar Buat di posisi ketiga. Hadiah diberikan langsung oleh Ketua DPW PPP Sumbar Epyardi Asda dan Ketua DPC PPP Kota Padang Irwan Fikri. Setelah penutupan dan pembagian hadiah, Sabtu (7/7), warga dihibur dengan kegiatan malam bagurau semalam suntuk. Menurut Ketua DPC PPP Kota Padang Irwan Fikri, dengan adanya kegiatan ini, tercipta suasana atau kondisi yang akrab antar warga, juga natara warga dengan pemimpin dan wakil mereka di DPRD. ”Kami sangat mendorong kegiatan yang membuat masyarakat lebih akrab satu sama lain, serta dengan wakil

rakyat dan partai,” katanya. Dengan keakraban dengan wakil rakyat ini, setiap persoalan yang ada di tengah masyarakat, bisa disampaikan dan diselesaikan segera. Namun, bila ada jarak, tentu saja pembangunan tidak bisa dilaksanakan. Pada acara penutupan tersebut, hadir Camat Lubuk Kilangan Andree Algamar dan Lurah Batu Gadang Syaril. (h/ade)

KENDARAAN masih di parkir di badan jalan, walau sudah sering dilakukan penertiban AMIR

Lantamal II Padang Gelar Bakti Sosial

LEPAS PENYU — Danlatamal II Padang melepas penyu di Pantai Air Manis, dalam rangka menyambut HUT TNI AL, Sabtu (7/7). NASRIZAL PADANG, HALUAN — Lantamal II Padang melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan sosial, dalam rangka menyambut HUT Lantamal II ke-6 tahun 2012 ini. Bakti sosial dilakukan berupa pengobatan secara gratis bagi masyarakat, bersih pantai, penghijauan dengan bibit penanaman cemara laut, dan pelepasan anak penyu di Pantai Air Manis. Danlantamal II, Brigadir Jenderal TNI Marinir Gatot Subroto menyampaikan, kebersihan merupakan

BODY SLIM 100% HERBAL....SUDAH TERBUKTI HASILNYA & AMAN

keharusan dan tidak terpisahkan dari pola kehidupan sehari-hari. Baik bagi personil militer maupun masyarakat sipil di lingkungan instansi pemerintah. Hanya dengan lingkungan yang bersih, akan tercipta pola kehidupan yang sehat. "Dua pertiga wilayah kita adalah lautan. Memiliki makna yang dalam dan luas bagi kita bangsa Indonesia, untuk senantiasa memiliki kesadaran akan jati diri sebagai bangsa bahari, sebagai alat pemersatu bangsa, media

perhubung, media penggalian sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan, untuk kemakmuran bangsa serta sebagai media pertahanan yang berkaitan dengan upaya mencegah, dan meniadakan setiap bentuk kerawanan atau gangguan yang berimplikasi terhadap stabilitas keamanan nasional (security)," ujarnya menjelaskan. Kegiatan bakti sosial ini, juga merupakan kegiatan menyambut HUT Jalasenastri ke 66 tahun, yang jatuh pada tanggal 27 Agustus 2012 ini Seperti dikatakan Ny. Diah Gatot Subroto selaku Ketua Korcab II Daerah Jalasenastri Armada Barat. "Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan merupakan wujud kepedulian sosial bagi masyarakat serta mencintai lingkungan," ujarnya, kemarin. Pada pelepasan anak penyu oleh Danlantamal II di pantai Air Manis yang berjumlah 25 ekor, atas kerja sama Lantamal II dengan Konservasi Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang. Sedangkan pengobatan gratis bagi masyarakat pantai Air Manis, dilaksanakan Diskes Lantamal II berupa pengobatan umum meliputi demam, darah tinggi, penyakit mata, reumatik, gangguan perut, gatal-gatal, ibu hamil dan gigi. Pada kegiatan tersebut, turut hadir Walikota Padang Fauzi Bahar, Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumbar, Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Padang, unsur maritim Kota Padang, dan Lurah Air Manis, serta masyarakat Pantai Air Manis. (h/nas)


SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

OLAHRAGA 15

Pengusaha Indonesia Beli Klub Amerika WASHINGTON, HALUAN — Erick Thohir, salah satu tokoh media Indonesia dan juga sebagai pemilik sebagian saham Klub NBA Philadelphia 76ers akan segera membeli klub MLS (Major League Soccer), DC United. Thohir bersama rekannya Jason Levien, bersiap untuk melebarkan sayapnya di bidang olah raga. Sepak bola menjadi incaran ekspansi bisnis mereka selanjutnya. Seperti yang diberitakan ESPN, Tohir dan Levien saat ini masih menunda persetujuan tersebut. Kepastian proses akuisisi ini akan terjadi pekan depan setelah melakukan pertemuan dengan owner DC United, Will Chang, yang juga pemilik klub Baseball Amerika, San Francisco Giants. DC United sendiri telah berhasil menjadi kampiun MLS empat kali, yakni pada tahun 1996, 1997, 1999 dan 2004. Prioritas utama kedua tokoh penting di 76ers ini akan membuat konstruksi stadion baru untuk United. DC United saat ini berada di puncak Wilayah Timur MLS. Sejak awal dimulainya liga tahun 1996, United menggunakan RFK Stadium. Sejak lama United mendambankan stadion baru yang lebih baik dari RFK untuk dijadikan sebagai kandang mereka. (h/net)

KAPTEN — Usia boleh lanjut. Namun karena kematangannya memimpin tim, Ryan Giggs dipercaya memimpin tim Britania Raya pada Olimpiade mendatang. DAYLIFE

TIM OLIMPIADE BRITANIA RAYA

Giggs Jadi Kapten LONDON, HALUAN — Pemain senior Manchester United, Ryan Giggs terpilih menjadi kapten tim Britania Raya di ajang Olimpiade London 2012. Giggs yang telah pensiun dari ajang internasional sejak 2007 lalu, kembali dipercaya

untuk mengasuh para pemain muda bersama Craig Bellamy dan Micah Richards di tim U23 Britania Raya. Meskipun banyak terdapat kapten tim dalam skuad tersebut pelatih Stuart Pearce menjatuhkan pilihannya kepada pemain berusia 38 tahun tersebut. Menurut Pearce, Giggs dianggap lebih kharismatik dibandingkan beberapa pemain yang lebih sering menyandang ban kapten di klub maupun timnas mereka. Inilah yang

menjadi alasan mengapa pelatih berusia 50 tahun ini lebih memilih Giggs yang notabene sangat jarang menyandang ban kapten, meski di level klub. "Ryan Giggs merupakan pemain profesional yang luar fantastis di selama bertahun-tahun dan saya juga sangat ingin untuk bekerja sama dengannya," terang Pearce. "Dia merupakan kapten yang luar biasa dalam tim yang memiliki pemain seperti kapten Wales Aaron Ramsey, Micah

Richards yang merupakan kapten Manchester CIty dan Craig Bellamy yang telah bermain cukup lama. Sebenarnya, masih ada satu atau dua kandidat lain." "Akan tetapi, saya rasa Ryan lebih dihormati oleh para pemain - dan juga dihormati oleh manajemen." Semasa karirnya di timnas Wales, Giggs telah memainkan 64 pertandingan dan tidak pernah mencicipi turnamen besar sekelas Piala dunia dan Piala Eropa. (h/net)

Alonso Kalahkan Firman dan Ponaryo JAKARTA, HALUAN — Tiga pemain bola yang menjadi bintang tamu acara "Indonesia Mengoper Bola 2012" beradu sebuah keterampilan. Hasilnya, Alonso mengalahkan Firman Utina dan Ponaryo Astaman. Usai acara mengoper bola yang melibatkan ribuan orang

di Monas, Jakarta, Minggu (8/ 7/2012) pagi, Alonso, Firman dan Ponaryo diberi kesempatan untuk menendang bola dari atas panggung ke arah gawang yang berjarak 30 meter. Firman dan Ponaryo sebagai penendang pertama dan kedua gagal mencetak gol di tiga kali kesempatan. Sedang-

kan Alonso yang mengenakan sepatu pantofel sukses membobol gawang dua kali. "Xabi keren nendangnya. Padahal dia cuma pakai sepatu pantofel. Saya pake sepatu olahraga gini malah gagal. Itulah perbedaan juara La Liga dan juara ISL," seloroh Firman yang bermain

di klub Sriwijaya FC itu. "Inilah perbedaan pemain yang kompetisinya lancar dan yang tidak. Pemain yang punya gaji lancar dan yang tersendatsendat," timpal Ponaryo yang juga menjabat sebagai presiden Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) itu. (h/net)


16 OLAH RAGA

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

OPEN TOURNAMENT BRIDGE

POJOK ARENA

BBG Ungguli GS

Rio Gagal Tambah Poin SILVERSTONE, HALUAN — Rio Haryanto tak berhasil menambah koleksi poinnya di klasemen sementara GP2. Hal ini dikarenakan dia cuma finis di posisi ke-12 di sprint race GP2 Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (8/ 7/2012). Berkat hasil feature race sehari sebelumnya, Rio mengawali sprint race dari posisi kesepuluh. Setelah melewati 21 lap, posisi pebalap Marussia Carlin ini merosot dua tingkat ke urutan 12 dan finis dalam waktu 38 menit 17,127 detik. Nasib Rio masih lebih baik daripada rekan setimnya, Max Chilton. Chilton gagal finis karena terhenti di lap ke-19. Pemenang balapan kali ini adalah pebalap Arden, Luiz Razia. Razia membukukan waktu 37 menit 28,656 detik. Di klasemen sementara, Rio kini ada di posisi ke-15 dengan koleksi 27 poin. Peringkat teratas jadi milik Razio dengan total 165 poin.(h/net)

Atlet Junior Wushu Hadapi Kejurnas PADANG, HALUAN - Sebanyak 34 atlet diboyong Pengprov Wushu Indonesia (WI) Sumbar untuk mengikuti Kejurnas Junior Wushu yang dihelat 9-13 Juli di Pekan Baru. Atlet-atlet tersebut terdiri dari delapan atlet nomor Sanda (tarung) dan 26 atlet nomor Talou (jurus) ini, telah dilepas secara resmi oleh ketua umum WI Sumbar Yanisman pada Minggu (8/7). Kejurnas akan dibentang di Plaza Meubel Riau, Pekanbaru. "Kita sangat bersyukur sekali empat Pengkot-Pengkab WI membantu Pengprov dalam mengirimkan atlet ke Kejurnas Yunior di Pekanbaru," kata AKP Yanisman didamping Ketua Harian, Zulkarnaini kemarin. Empat pengkot/pengkab yang dimaksud Yanisman itu, Kota Padang diwakili sasana wushu Himpunan Tjinta Teman (HTT), Himpunan Bersatu Teguh (HBT), kemudian Pengkab Limapuluh Kota, pengkot Solok dan pengkab Solok Selatan. Mereka yang dikirim tersebut akan turun di nomor sanda dan toulu. Untuk sanda sebanyak delapan atlet dan 26 atlet turun di taolu. Pada kejurnas tersebut WI Sumbar juga mengirimkan empat wasit yang direkomendasikan PB WI. Mereka adalah, Yosi Karmelia, Riko Fernanda, Delfi Rahman dan Dewi. "Betul sekali kita juga mengirimkan empat wasit/juri sesuai permintaan PB WI," tambah Yanisman. (h/rio)

JURUS AP CHAGI — Atlet taekwondo dari SMA PGRI 3 Randy Arsypapa, menggunakan Ap Chagi kepada lawannya Pami Marzuki, dari Padang Panjang di Gor UNP, Padang Minggu (8/7). Pertandingan tersebut, merupakan final pada Kejurwil Taekwondo Piala Gubernur Sumbar 2012 Se Sumatera. RIVO SEPTI ANDRIES

Motocross “Bonny Tara” Diminati BATIPUAH, HALUAN — HM Azwir Dainy Tara anggota DPRRI merasa salut dan terkesan dengan membudaknya iven motorcross bertajuk Bonny Tara Wisata Adventure Ladang laweh 2012 yang digelar di Batipuh, Minggu kemarin. “Saya tak menduga bahwa ternyata iven wisata petualangan ini banyak peminatnya. Ribuan penonton juga hadir menyaksikannya. Pada hal dalam waktu bersamaan di Padang Panjang juga digelar road race di Terminal Bukit Surungan. Bonny Tara nanti akan dukung iven ini setiap tahun “ kata Azwir Dainy Tara usai melepas peserta Bonny Tara Wisata Adventure Ladanglaweh 2012, di lapangan

Benteng Batipuh kepada Haluan. Bonny Tara menyediakan hadiah Door price berupa sepeda motor Honda Beat, TV LCD, perangkat alat cross, body protektor dan sejumlah suku cadang motor cross. Kegiatan ini didukung penuh oleh HM Yamin Ferianto Tara atau yang lebih akrab disapa Bonny Tara. Pembukaan dan pelepasan peserta dilakukan oleh Anggota DPR-RI DR.HM Azwir Dainy Tara,MBA mewakili Bonny Tara yang berhalangan hadir pada kesempatan itu. Hadiah diserahkan setelah semua kembali ke garis star dan memperlihatkan nomor peserta untuk ikut undian Door price. Hadiah utama sebuah sepeda motor

diraih oleh Tim Ujung batu Riau Adventure. Mereka datang 22 sepeda motor. Para crosser dari wilayah Sumbar, Riau, Jambi dan Bengkulu yang ikut menjelajahi hutan belantara dalam ivent langka “ Bonny Tara Wisata Adventure Ladang Laweh di rimba Tanah rang Guci, dan Tambangan, mengaku puas. “ Kami cukup puas, medan cukup menatang, dekat evakuasi bila terjadi insiden. Jalurpun masih bisa diperpanjang. Disamping itu juga dapat menjalin silaturahmi antara sesama peserta dan masyarakat.” Kata Fadil sekjen Lubas belantara motor sport Agam.(h/one)

TdS Iven Teramai ke 5 di Dunia PADANG, HALUAN — Penyelenggaraan iven bertaraf internasional Tour de Singkarak (TdS) dinilai sukses. Konsultan Amaury Sports Organization (ASO) yang juga menangani Tour de France menetapkan, TdS salah satu iven yang paling ramai penontonnya di dunia dengan peringkat ke 5 setelah Tour de France, Giro a Itali, Vuelta a Espana (Spanyol), The Santos Tour Down Under Australia. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumbar, Burhasman kepada Haluan Minggu (8/7), di Padang menyebutkan, kabar itu disampaikan langsung Wakil Ment-

eri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar saat evaluasi pelaksanaan TdS di Jakarta belum lama ini. Penilaiannya didasarkan pada partisipasi masyarakat yang luar biasa memberikan dukungannya pada helat Tour de Singkarak (TdS) awal Juni lalu. Meski tak menutup mata dengan berbagai kekurangan yang terjadi selama pelaksanaan iven TdS, namun peran masyarakat ini menjadi penilaian tersendiri bagi organisasi dunia selevel ASO. Sementara kekurangan yang ditemui, tentunya akan diperbaiki pada pelaksanaan di masa datang. “Kata Wakil Menteri Parkraf, ASO menilai TdS merupakan iven yang paling ramai penontonnya dan berada pada urutan ke 5 dari sejumlah iven besar yang digelar di dunia, yaitu Tour de France, Giro a Itali, Vuelta a Espana (Spanyol), The Santos Tour Down Under Australia dan TdS,” ujar Burhasman mengutip Wamen Parekraf RI. Kabar baik lain yang menyertainya adalah pelaksanaan TdS yang dinyatakan naik grade dari 2,2 menjadi grade 2,1. Selama 4 tahun pelaksanaannya, TdS terus berbenah memenuhi standar iven balap

dunia. Saat ini sudah TdS sudah masuk dalam Calender Of Event Internasional (UCI) dan hal itu dapat dilihat dari nasional team yang ikut berlaga. “Kenaikan grade ini bakal menentukan peserta TdS pada pelaksanaan tahun berikutnya. Standar pelaksanaannya juga akan ditingkatkan,” terang Bushasman. Dengan serangkaian kabar menggembirakan itu, Pemprov Sumbar bersiap untuk menyambut TdS 2013. Kabupaten/Kota yang akan ambil bagian dalam etape yang dilalui diharapkan mulai berbenah sejak dari awal dengan melibatkan pihak swasta atau dunia usaha. Berkaca pada pengalaman TdS 2012, masalah krusial yang dihadapi tetap persoalan akomodasi, penginapan para atlet yang belum memenuhi standar. Sedangkan masalah makanan, sudah lebih baik dengan menyediakan menu yang sesuai dengan negeri asal para pembalap diselingi dengan kuliner lokal. Namun karena sebagian atlet itu tetap mencicipi menu khas Ranah Minang yang kadang belum sesuai dengan lidah mereka, menyebabkan muncul juga keluhan agar dipisahkan benar menu-menu tersebut.(h/vie)

PADANG, HALUAN — Tim Bridge asal Jakarta, Bayu Buana Gemilang (BBG) tampil sebagai juara Open Tournament Bridge Semen Padang Cup IX 2012 yang berakhir Minggu (8/7). Dengan raihan 131 Victory Poin (VP)di partai final, BBG Jakarta menyisihkan tujuh finalis lainnya. Tim BBG Jakarta yang diperkuat peraih medali emas SEA Games 2011 Palembang lalu, Taufik Asbi mengalahkan dua tim tuan rumah, yakni Semen Padang I dan Semen Padang II yang tampil di pemuncak lima dan tujuh. Taufik Asbi Cs berhak menggondol hadiah uang tunai Rp15 juta yang disiapkan panitia pada turnamen yang berlangsung sejak Jumat (6/7) di Gedung Serba Guna Komplek PT Semen Padang. Di tempat kedua, ditempati tim Garuda Sakti (GS), yang memiliki 125 VP. Padahal tim asal Kampar ini sempat unggul dari BBG di babak penyisihan dengan mengumpulkan 122 poin. Di tempat ketiga, tim asal Jakarta lainnya, Alunand Plus yang memperoleh 119 VP. Sementara itu, di peringkat empat diduduki tim SMBC Surabaya dengan 119 VP, disusul tim Semen Padang I dengan raihan 112 VP, Telkom Indonesia 99 VP, lalu tim Semen Padang II dengan koleksi 76 VP dan diakhiri

tim AGBC 2 yang meraih 54 VP di tempat ke delapan. Selain menuntaskan final sistem round robin, tim yang sebelumnya tersisih di babak penyisihan juga tampil kembali di consolation round. Hasilnya tim BBG Putri yang juga berasal dari Jakarta, tampil sebagai pemuncak disusul tim E-BC Tanah Datar dan Cemara Putra. Direktur Produksi PT Semen Padang, Toto Sudibyo yang menutup turnamen ini bangga dengan pelaksanaan turnamen ini. “Keikutsertaan adik-adik mahasiswa malah lebih dominan pada turnamen ini. Ini menunjukkan animo masyarakat akan olahraga bridge makin meningkat, terutama di kalangan mahasiswa,”sebut perintis bridge di PT Semen Padang ini. “Ke depan, tak tertutup kemungkinan iven tahunan ini meluaskan skalanya ke level internasional,”sebutnya. (h/mat)

Tim KBS Juara DPRD Sumbar Cup PADANG, HALUAN — Tim kabun saiyo (KBS) Kampung Jua keluar sebagai juara, menundukkan tim lapau goreang ipit (Logohi) Jati dengan skor 5-4, pada gelaran turnamen Futsal DPRD Sumbar Cup di G Sport Center (GSC), Gunung Pangilun, Padang, Sabtu (7/7). Pertandingan final langsung disaksikan oleh Ketua DPRD Sumbar, Yultekhnil berserta rombongan. Pada saat pertandingan digelar, seluruh rombongan terlihat antusias melihat pertandingan. Karena, kedua tim saling menyerang, memperlihatkan

kebolehannya didepan rombongan. Akhirnya, KBS keluar pemenang ,dengan skor 5-4. Setelah pertandigan selesai, ia memberikan hadiah berupa trofi piala, dan uang pembinaan sejumlah Rp4 juta kepada juara pertama, dan untuk juara ke-dua diberikan berua trofi piala, dan uang pembinaan sejumlah Rp2 juta. Yultekhnil berharap, ajang kompetisi ini, akan melahirkan bibit-bibit berbakat yang bisa mengarumkan nama Padang, Sumbar atau pun Indonesia. Tapi, seluruh pemain hendaknya tetap menjunjung sportifitas. (h/cw-wis)

Piai Menangkan Turnamen Sepakbola PADANG, HALUAN—Tim RT 02 RW 01 Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh menjadi juara dalam Lomba sepak bola Sekolah Dasar antar RT se-Kelurahan Piai Tangah, yang diselenggarakan

oleh Ketua DPD REI Sumbar Alkudri, bekerja sama Ketua Ipemas Piai Tangah, Febriyandi, serta seluruh tokoh masyarakat Piai Tangah, Minggu (8/7). Dalam pertandingan Final

antar Kelurahan itu, Tim RT 02 RW 01 berhasil mengalahkan tim RT 03 RW 01 dengan skor 4-2. Begitu Laga ini usai, Alkudri langsung memberikan trofi piala, dan sejumlah uang pembinaan kepada kedua tim

yang telah berhasil masuk ke partai final. Dalam kesempatan itu, Alkudri mengatakan, lomba ini adalah bagian dari kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya Piai Tangah. Selain itu, untuk memberikan hiburan kepada seluruh masyarakat, terutama anak-anak sekolah dalam mengisi liburan. “Selain memberikan hiburan, kami bisa langsung bercampur aduk, duduk bersama dengan seluruh warga, itu momen yang indah buat kami pribadi. Selain itu, lomba ini, bisa melatih seluruh anak untuk meningkatkan sportifitas, kebersamaan, kerja sama dan masih banyak lagi,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Ipemas Piai Tangah, Febriyandi mengatakan, antusias tinggi dari seluruh warga memberikan masukan yang baik bagi Ipemas sendiri. Karena, walaupun bermain di lapangan sederhana, namun seluruh warga datang berduyun-duyun untuk menyaksikan pertandinagn tersebut. (h/cw-wis)


HUKUM DAN KRIMINALITAS 17

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

KECELAKAAN

Satu Tewas, Dua Luka-luka TIDAK BERFUNGSI — Kesemrawutan lalu lintas terlihat di Jalan By Pas, Simpang Pilakuik, Balai Baru, Kuranji, Padang, akibat tak berfungsinya lampu pengatur lalu lintas di kawasan itu. Selain mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tak jarang kondisi tersebut memicu kecelakaan. AMIR

KAGADANG-GADANGAN

Urang Bagak Dihajar Massa PADANG, HALUAN — Jefri Jack alias Kojek (46) yang dikenal dengan urang bagak di kawasan Simpang Tinju menjadi bulan-bulanan sejumlah penonton acara kim yang digelar di Lapangan Sepakbola Simpang Tinju, Lapai, Nanggalo, Padang, Sabtu (7/7) sekitar pukul 02.30 WIB dinihari. Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa penggeroyokan ini terjadi karena suasana permainan kim tersebut sudah tidak kondusif lagi sekitar pukul 01.00 WIB sejak Kojek datang dengan menabrakkan sepeda motornya ke kursi yang tersusun di acara tersebut. Kemudian, dia menantang semua orang yang ada di acara itu sambil mengacungkan tangan kirinya. “Sia yang madok ka den di siko ha, waang, waang, atau waang, lai tau ang, aden bagak di siko mah,” kata Elegri (49), korban kebingrasan Kojek sambil menirukan gaya bicara Kojek. Menurutnya, saat itu dia beserta temannya sedang duduk menyaksikan aksi pemain kim sambil melingkar

kartu kim yang ada bersamanya. Tiba-tiba datang Kojek dengan ekspresi seperti orang mabuk dan menunjuk dengan tangan kiri kea rah El sambil menantang. “Lalu dia turun dan memukul saya, serta menghujamkan pisau ke tangan saya. Akibatnya tangan saya mengalami luka,” katanya. Frengki (32), pemuda yang pertama kali memukuli Kojek mengaku kesal dengan tingkahnya saat berjoged. Dia datang membawa motornya dan menunjuk orang dengan tangan kiri. Setelah memukul orang di bawah panggung, dia naik ke panggung dan mendorong badan saya. “Saya tidak senang, masa saya dibilang ’Frengki tengkak’, sehingga saya pukul dia, dan dia membalas. Kemudian teman saya yang melihat ikut menghajarnya, untung ada anggota Intel polisi di sana. Kalau tidak, mungkin dia sudah mati,” kata Frengki kepada petugas Sementara, Kojek sendiri mengaku pada saat kejadian tersebut Frengki tanpa menanya langsung menghajarnya dengan celurit. Padahal saat itu, dia sedang asyik menik-

Pemakai Narkoba Diciduk PADANG, HALUAN — Dua pemuda, Maulana (30) dan Putra (26) diciduk polisi di Kompleks RRI Flamboyam, Padang Barat, Padang, Minggu (8/7) sekitar pukul 00.15 WIB dinihari, karena diduga memakai dan mengedarkan narkoba Dari tangan warga Perumdam Tunggul Hitam, Padang itu petugas Direktorat narkoba Polda Sumbar menyita setengah butir inek, satu paket sabu, ranting ganja, ertas paper, dan alat hisap sabu. Direktur Nakorban Polda Sumbar Kombes Pol Arif Rahman Hakim didampingi Kasat I AKBP Alidison mengatakan, kedua tersangka sudah menjadi target operasi. Keduanya dapat diciduk berkat dari informasi dari masyarakat yang memberitahukan kepada petugas, adanya dua orang yang mencurigai tengah membawa narkoba. Dari informasi itulah

beberapa petugas berpakaian sipil langsung menuju ke lokasi tersebut untuk melakukan pengintaian. “Setibanya di sana anggota langsung melakukan pengintaian di salah satu rumah. Diyakini ada narkoba, kami pun langsung menggerebek rumah itu,” kata Alidison. Tersangka yang tidak mengetahui kedatangan petugas, langsung terkejut dengan digerebeknya rumah Maulana tersebut. Alhasil, kedua tersangka ditangkap tanpa perlawanan dan dilakukan penggeledahan. “Kami menemukan sejumlah barang bukti di rumah tersebut,” lanjutnya. Dengan barang bukti tersebut, kedua tersangka langsung digiring ke Mapolda Sumbar untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. “Kini kedua tersangka masih diperiksa oleh penyidik Direktorat Nakorban Polda Sumbar untuk membongkar jaringan mereka,” tutur Alidison. (h/nas)

mati musik dan berjoged ria. Karena merasa terancam, makanya dia pun membalas serangan Frengki. “Saya tidak terima lah dihajar seperti itu, masa tidak salah apa-apa saya dihajar,” ucap Kojek kepada penyidik Polsekta Nanggalo. Sementara itu, Kapolsekta Nanggalo, AKP Zulfatmi menyebutkan, pengakuan dari Kojek adalah bohong, karena pada saat kejadian tersebut, anggotanya Aipda Naspardi yang mengamankan warga untuk tidak bertambah brutal menghajar Kojek. “Yang menjadi pemicu masalah adalah Kojek. Dia datang dengan sepeda motor lalu menabrakkannya ke kursi yang ada di sana. Kemudian dia menantang semua orang dan mengatakan dirinya urang bagak,” kata Zulfatmi. Sempat terjadi bacokbacokan antara Frengki dan Kojek karena keduanya menyiapkan senjata tajam. Kojek sendiri menderita luka di

bagian telapak tangan sebelah kanan dengan 40 jahitan. Sementara Frengki menderita 12 jahitan di tangan, dan Elegri juga mendapat 40 jahitan di bagian telapak kanan sebelah kiri dan jari manis sebelah kanan. “Keduanya saling lapor ke Mapolsek, tapi dari keterangan saksi mata, bisa dikatakan yang menjadi pemicu masalah adalah Kojek,” ujarnya. Dalam kejadian penggeroyokan itu terjadi kemungkinan karena dipicu masalah dendam lama. Sebelumnya, Kojek yang merupakan urang sumando di kawasan tersebut selalu menunjukkan kalau dirinya paling bagak. Dan dua bulan yang lalu, Frengki dan Kojek juga pernah bertikai, tapi didamaikan warga. “Mungkin ini adalah puncak kesabaran dari mereka, tapi yang jelas ini sudah masuk ke dalam ranah hukum, mereka harus bersiap menerima hukuman yang diberikan,” lanjutnya. (h/nas)

PASBAR, HALUAN — Satu lagi nyawa melayang sia-sia di jalan raya akibat kecelakaan di Jalan Umum KinaliPadang, tepatnya di Jorong Bateh Uba, Kinali, Pasaman Barat.

Korban tewas, Irta Wardi (22) yang meregang nyawa setelah motor Yamaha Jupiter MX tanpa nomor polisi yang dikendarainya bertabrakan dengan Honda Supra X dengan nomor polisi BA 3804 SF yang dikendarai Helpi (14).

“Kecelakaan yang terjadi pada pukul 20.30ini diawali oleh Helpi yang memboncengi temannya, Gebi (14) yang datang dari arah Kinali menuju Simpang Ampek bertabrakan dengan Irta Waldi,”kata Kasat Lantas Polres Pasbar AKP Arie Sofandi Paloh didampinggi Kanit Laka Ipda Nofirman, Minggu (8/7). Diduga katanya, dalam kecepatan tinggi Helpi hendak memotong kendaraan di depannya, dan tak kuasa mengendalikan sepada motornya, sehingga bertabrakan dengan Irta yang datang berlawan arah dengan Helpi. Akibat laka lantas itu, Helpi dan temannya langsung terlempar ke aspal dan disusul Itra yang juga terpe-

lanting ke aspal.”Ketiga korban ini mengalami lukaluka robek di bagian kepala, kaki dan tangan patah serta luka memar lainya. “Sementara itu, Itra tewas di perjalanan menuju RSUD Jambak Pasbar. Sedangkan dua korban lainnya dirujuk ke RS M Jamil Padang,” lanjut Arie. Dia menjelaskan kasus laka lantas di Pasbar, memang masih didominasi oleh kalangan remaja dengan umur berkisar antara 14 hingga 25 tahun, dan ratarata kasusnya ugal-ugalan atau sejenisnya. “Kita menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hari dalam berkendaraan sebab maut tidak bisa kita prediksi,” imbaunya. (h/nir)

BKSDA Sita Kayu Ilegal PADANG, HALUAN — Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar menemukan 12 kubik kayu jenis meranti di kawasan Anai Resort, Padang Pariaman, Sabtu (7/7). Kayu-kayu yang diduga hasil illegal logging tersebut sengaja diletakan begitu saja di tempat pemandian tersebut. Informasi yang dihimpun menyebutkan, kayu yang sudah dipotong tersebut menunggu untuk diangkut oleh pemiliknya. Tapi sayang, saat ditemukan petugas, pemilik kayu tidak berada di lokasi. Petugas pun menyusuri kawasan hutan konservasi di kawasan tersebut. Tumpukan kayu ditemukan di bawah tempat pemandian Anai Resort dan Golf. Wadan Satgas Polhut BKSDA Sumbar, Zulmi, mengatakan, temuan kayu ini adalah yang pertama di tahun 2012. BKSDA sendiri mendapatkan informasi dari masyarakat yang sudah resah dengan aktifitas penebangan kayu secara liar di kawasan tersebut. “Kita mendapat laporan dari masyara-

kat sekitar pukul 06.00 WIB. Dari informasi itu anggota langsung turun ke lokasi dan memang menemukan 12 kubik kayu tersebut, dan baru diangkut ke Padang sekitar pukul 14.00 WIB,” katanya. Saat ini kayu tersebut disita di Kantor BKSDA Sumbar di Jalan Khatib Sulaiman, Padang. Untuk pemiliknya, BKSDA akan melakukan kerja sama dengan pihak polisi hutan, dan kepolisian. “Kita akan mencari pelakunya atas penemuan kayu tersebut dengan dibantu rekan-rekan di daerah,” ujarnya. Zulmi menyebut akan melakukan pemeriksaan, karena diindikasikan tidak hanya satu tempat itu saja yang menjadi tempat praktek ilegal logging, tapi masih ada beberapa tempat lagi di kawasan Padang Pariaman yang menjadi target operasi BKSDA Sumbar. “Ada beberapa titik yang sedang dicurigai saat ini, dan kami masih mengumpulkan bukti serta informasi yang akurat dari masyarakat untuk menangkapnya,” ungkapnya. (h/nas)

CEGAH KONFLIK PERTANAHAN

Peran Ninik Mamak Lebih Difungsikan PASBAR, HALUAN — Permasalahan kepemilikan tanah sering berpotensi menjadi pemicu tindakan kekerasan di Pasaman Barat, baik yang berstatus lahan kebun, batas ulayat, dan lahan ulayat. Untuk itu dibutuhkan sinergisitas semua pihak, termasuk tokoh masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang, alim ulama, aparatur pemerintahan dan aparat keamanan dalam meminimalisir beragam potensi konflik pertanahan di daerah itu. Demikian disampaikan Bakri Arifai, Ketua Pelaksana Sarasehan Sinergisitas Peran Para Tokoh dalam Penyelesaian Konflik Pertanahan di Pasbar, yang bekerjasama dengan Forum Masyarakat Peduli Sumbar di

Wisma Rodja, Pasaman Barat, Sabtu (7/7). “Peningkatan sinergisitas peran ninik mamak, tokoh masyarakat, aparatur pemerintahan dan aparat keamanan, merupakan sebagai bentuk upaya penyelesaian beragam sengketa pertanahan di Pasbar dengan memaksimalkan peran, dan fungsi masing-masing, sehingga tercapainya pemahaman dan titik temu dalam penyelesaian berbagai permasalahan tersebut.” sebutnya. Dijelaskannya, upaya preventif dalam penyelesaian sengketa lahan ini bertujuan mencegah masyarakat tidak mudah untuk terkontaminasi, dan terprovokasi untuk melakukan aksi anarkisme dalam

penyelesaian masalah sengketa pertanahan. Hal senada diungkapkan Daulat Hendri Eka Putra, (Pucuk Adat Daulat Parit Batu) yang mengatakan, ninik mamak sangat bersedia berperan dalam penyelesaian masalah batas tanah ulayat. Namun harus ada suatu substansi hukum yang mengikat kekuatan pernyataan lembaga ninik mamak, dan kebenaran formal yang ditetapkan oleh Ninik Mamak terkait masalah tapal batas tanah ulayat tersebut. “Hal tersebut guna menghindari potensi gugatan yang akan muncul terkait adanya keberatan dari salah satu pihak anak kemenakan. Untuk itu, harus ada MoU antara

ninik mamak, Pemda dan Apkam terkait kekuatan hukum tersebut, sehingga dapat diselesaikan tanpa dibawa ke jalur hukum” tuturnya. Sementara itu, Kasat Binmas Polres Pasbar, AKP Ruswandi Idrus mengatakan Bupati Pasbar telah membentuk tim penyelesaian konflik pertanahan yang ada. Tim tersebut berfungsi sebagai mediator serta fasilitator antara dua pihak yang bersengketa sehingga penyelesaian tanah tersebut dapat terselesaikan tanpa harus dibawa ke proses hukum. Dalam penyelesaian sengketa lahan, peran ninik mamak diharapkan dapat diaktifkan kembali dalam mengatasi penyelesaian ma-

salah tanah, sehingga tidak perlu diselesaikan melalui proses hukum. Polisi pun akan terus mensinergiskan hubungan dengan masyarakat melalui forum kemitraan masyarakat guna mengatasi masalah yang akan muncul. Sedangkan Kasi Penyelesaian Sengketa Pertanahan BPN Pasbar, Syamsul Irwan mengatakan, berdasarkan data BPN Sumbar terdapat sekitar 700 kasus sengketa pertanahan yang ada di Sumbar, dengan jumlah sekitar 30 persen kasus tersebut berada di Pasbar. Beragam kasus sengketa pertanahan di Pasbar, dan mayoritas dipicu masalah sengketa lahan perkebunan dan sengketa waris. (h/nir)


18 AGAM Perwana Agam Dukung Walinagari Cingkariang AGAM, HALUAN — Perhimpunan Walinagari (Perwana) dan para Walinagari di Agam sepakat akan melawan tindakan Ketua DPRD Agam yang mengkriminalkan TOS HELMADI Walinagari Cingkariang, Tos Helmadi. Pasalnya, Sabtu (7/7) Walinagari Cingkariang dipanggil sebagai tersangka atas pengaduan Ketua DPRD Agam kepada pihak Polres Agam. Walinagari Cingkariang datang ke ruang Mapolres Agam di Lubuk Basung, sekitar pukul 13.00 WIB dan berakhir sampai pukul 17.00 WIB. Kedatangan Walinagari Cingkariang tidak sendirian, tetapi diantar masyarakat Cingkariang dan Walinagari se-Agam Timur serta didampingi pengacaranya Aldefri SH. Dihadapan petugas Riksa Brigadir Agung Setyo Nugroho, SH dan Bripka Azuardy, Walinagari Cingkariang membeberkan seluruh kronologis kajadian saat Musrenbang berlangsung, Senin 7 April 2012 lalu yang diduga terjadi pelanggaran pidana karena memukul meja dewan terhormat. “Kami tidak habis pikir. Ketua DPRD Agam, tidak terbuka hatinya untuk memusyawarahkan masalah Walinagari Cingkariang. Dia tetap bersekukuh melaporkan ke pihak kepolisian,” kata Asraferi Sabri, Sekretaris Umum Perhimpunan Walinagari (Perwana) se-Agam. Saat Musrenbang Kabupaten di aula utama DPRD Agam, Walinagari Cingkariang duduk di salah satu kursi yang kosong. Seorang petugas Sekretariat DPRD datang dan melarang Walinagari Cingkariang duduk di sana. Menghadapi dirinya diusir, Walinagari Cingkariang menceritakan masalahnya kepada kawan-kawan walinagari. Pengusiran Walinagari dari kursi tersebut tidak patut karena sebagai undangan bisa duduk di mana kursi yang kosong. Setelah itu Wanagari Cingkariang kembali masuk aula dan duduk di salah kursi anggota dewan yang kosong. Tidak berapa lama kembali datang petugas Sekretariat DPRD dan mengusir Walinagari Cingkariang. Di sini awalnya Walinagari Cingkariang merasa dipermalukan di depan orang ramai. Walinagari Cingkariang tidak menerima dan emosi dan mengeluarkan kata-kata bentakan yang tidak jelas kalimatnya. Ketika berjalan dalam keadaan emosi, kaki Walinagari Cingkariang menyenggol kaki meja secara keras dan kaca meja pecah di bagian pinggirnya.(h/jon)

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

WABUP AGAM SEGERA DIPILIH

Lusa, Wabup Pengganti Diusulkan AGAM, HALUAN — Dua calon Wakil Bupati Agam pengganti Wakil Bupati Umar yang diberhentikan karena terlibat korupsi, telah diajukan partai pengusung kepada bupati untuk diteruskan kepada DPRD dalam pekan ini, yang selanjutnya akan dipilih dalam sidang papripurna. Calon wabup dari PPP, Partai Hanura dan PPRN yakni Irwan Fikri telah diajukan pada Juni 2012. Sedangkan Partai Golkar mengajukan calonnya Syafrizal pada Rabu (4/7) pekan lalu. Dikatakan Ketua DPD II Partai Golkar Agam Lazuardi Erman dan Wakil Sekretarisnya Vera Christian kemarin, Golkar memang agak terlambat mengajukan calon dibanding partai pengusung lain. “Namun keterlambatan itu lantaran Partai Golkar perlu melakukan pembahasan dan pertimbangan alot agar calon yang diajukan benar-benar berkualitas,” ujar Lazuardi Syafrizal adalah tokoh Partai Golkar asal Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, senagari dengan Wabub Umar yang diberhentikan. Dia merupakan anggota DPRD Agam dua periode, dan saat ini menjabat sebagai Ketua Partai Golkar Palembayan.

Di lain pihak calon yang diajukan PPP, Partai Hanura dan PPRN yakni Ir. Irwan Fikri berasal dari Bayur Maninjau yang saat ini Ketua DPC PPP Kota Padang dan anggota DPRD setempat. Kedua calon yang diajukan partai pengusung tersebut akan diajukan Bupati Agam Rabu, (11/ 7) ke DPRD Agam untuk ditetapkan sebagai calon dalam sidang paripurna. Dalam paripurna itu, sebanyak 40 anggota dewan akan menentukan pilihannya. Pemilihan menurut Ketua Dewan Indra Marga Putra akan dilakukan sesegera mungkin setelah pengusulan calon dari bupati masuk. Melihat kepada formasi fraksi di dewan Agam, kekuatan fraksi pengusung berimbang. Secara lengkap anggota fraksi di dewan itu adalah, Fraksi Demokrat 11, Golkar 6, PAN 7, PKS 6, PPP Plus 5 dan PBB 5 orang. Berdasarkan kondisi demikian para pengamat mem-

MUSEUM — Museum “Zoologi” di Kebun Binatang Bukittinggi banyak menyimpan bangkai hewan yang diawetkan. Museum ini cocok jadi objek studi wisata bagi siswa untuk mengenal berbagai jenis satwa langka yang terancam punah. KASRA SCORPI

prediksi pemilihan akan berlangsung seru. Seperti dikatakan salah seorang pengamat di Lubuk Basung, Firdaus Lukman, sulit memprediksi siapa yang bakal terpilih karena kedua calon sama kuat, sama-sama orang partai dan juga sama-sama berlatar

belakang pengusaha. “Hanya saja Syafrizal lebih banyak pengalaman di dewan Agam karena sudah menjadi aggota dua periode” sebut Firdaus. Pemilihan Wabup antar waktu itu dilakukan karena Wabup Umar yang dilantik Oktober 2010 sekitar sebulan

kemudian ditetapkan sebagai tersangka kasus dana perawatan jalan sewaktu menjabat Kepala Dinas PU Agam. Pada Oktober 2011 Umar divonis Pengadilan Tipikor Sumbar 17 bulan kurungan dan pada Februari 2012 dia diberhentikan oleh Mendagri.(h/ks)

Jorong Titih Nagari Bangun Waduk AGAM, HALUAN — Masyarakat Jorong Titih, Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso yang tergabung dalam Kelompok Tani Ranah Sepakat, kini giat melaksanakan pembangunan embung atau waduk penampung air untuk lahan pertanian dengan gotong royong. Pembangunan embung beru-

kuran 15 x 16 meter itu kini telah selesai 65 persen, dan diharapkan akan selesai menjelang bulan Ramadan tahun ini. Menurut Ketua Kelompok Tani Ranah Sepakat, Zul Efendi, kepada Haluan kemarin, embung tersebut sangat berperan sebagai sumber air yang akan disalurkan ke sawah rakyat yang selama ini

hanya merupakan sawah tadah hujan. ”Keinginan masyarakat membangun embung sebenarnya telah sangat lama. Tapi baru sekarang terwujud berkat bantuan dana dari Pemkab Agam senilai Rp60 juta,”kata Zul Efendi. Dana terebut digunakan untuk membeli bahan sedangkan

untuk mengerjakan serta mengangkut bahan ke lokasi embung yang jauh dari jalan raya dilakukan secara gotong royong. Dengan semangat gotong royong itu nilai bangunan setelah selesai diperkirakan Rp120 juta. Gotong royong juga dilakukan oleh kaum ibu dengan mengerjakan pekerjaan ringan dan

dengan partisipasi menyediakan makanan untuk pekerja. Ke depan, dengan lancarnya air ke sawah rakyat, masyarakat berharap hasil padi akan meningkat dan warga yang selama ini membeli beras dapat menggunakan produksi sendiri, sehingga pengeluaran akan berkurang. (h/ks)

PARLEMENTARIA DPRD BUKITTINGGI INISIATIF DEWAN

Perda KTR Lahir M. RIDHA

BUKITTINGGI, HALUAN — Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang lahir atas inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi, saat ini gencar disosialisasikan. Perda No 01 tahun 2012 ini lahir mengingat tujuan Kota Bukittinggi menjadi Kota Sehat 2020 mendatang, disamping mengurangi polusi udara akibat asap rokok. Tidak saja soal RACHMAT ARIS itu, tetapi terkait wakil rakyat itu ingin perokok pemula tidak tumbuh bagai jamur di musim hujan, sehingga butuh aturan yang bisa sedikit mengingatkan apa keuntungan merokok dan apa kerugian. “Kita akan sosialisasikan kepada semua elemen masyarakat mulai dari sekolah, instansi pemerintah dan swasta, sehingga peran dinas kesehatan sangat dominan dalam melakukan sosialisasi agar Perda KTR ini betul-betul menjadi acuan bagi masyarakat untuk bisa mengetahui apa mudarat dari merokok. Walau Perda ini merupakan inisiatif DPRD, tetapi pemerintah dan DPRD harus bersama-sama mensosialisasikan kepada masyarakat Kota Bukittinggi,” kata Ketua DPRD Kota Bukittinggi H.Rachmat Aris, SE, MM di sela-sela sosialisasi hidup sehat tanpa rokok di sepanjang jalan Sudirman Bukittinggi saat Car Free Day. Dipastikan Politisi Demokrat ini, bahwa Perda KTR efektif berlaku pada tahun 2013 mendatang. Dan pada tahun 2012 ini merupakan tahun sosialisasi. Tahun 2013, pasal Perda KTR berlaku. Bagi setiap pelanggar akan ada sanksi tegas, termasuk risikonya pemko harus kehilangan PAD lebih kurang Rp300 juta per tahun. “Ya, semua iklan, reklame, dan acara yang disponsori oleh rokok tidak boleh lagi,” ucap politisi merakyat ini. Sosialisasi yang melibatkan semua elemen secara besar-besaran rencananya akan dilakukan pertengahan Juli ini di Pustaka Bung Hatta Gulai Bancah. (h/jon)

Jangan Hanya Sekedar Prosedural BUKITTINGGI, Perda rokok, dapat HALUAN — Menurut mengurangi perokok M. Ridha, Perda japemula, perokok aktif ngan hanya sekedar dan perokok wanita. prosedural. Tetapi meSebab, perokok mang butuh tindakan dini yaitu anak-anak nyata implementasi di sudah banyak terlapangan lihat. Dengan begitu, Perda KTR ini dimerokok disamping M.RIDHA harapkan akan mengukecanduan juga bisa rangi perokok aktif. menyebabkan efek Walau sebenarnya butuh waktu negatif bagi kesehatan masyalama, tapi harus dimulai dari rakat. Upaya pencegahan harus sekarang. Dan tentu butuh duku- dimulai sejak dini supaya mangan semua pihak. syarakat bisa merasakan kesePolitisi muda PAN ini meng- jukan udara tanpa polusi asap harapkan, dengan efektifnya rokok. (h/jon)

USMAN MARLEN

IKLAN — Pemko bersama DPRD Kota Bukittinggi rela kehilangan PAD Rp300 juta setiap tahun dari iklan rokok. Terlihat kondisi maraknya iklan salah satu produk rokok di jalan Sudirman Bukittinggi baru-baru ini. JON INDRA

H. DARWIN

Merokok, Banyak Mudarat Ketimbang Manfaat BUKITTINGGI, HALUAN — Merokok orang-orang yang tidak merokok. sangat banyak mudaratnya ketimbang Ketua Partai PKS Kota Bukittinggi manfaatnya. Di samping menimbulkan ini, juga berharap dengan adanya polusi udara, juga menciptakan lingkungan sosialisasi yang intens akan bisa kotor dan sumpek. dipahami oleh masyarakat bahaya dari Akibatnya tidak saja dirasakan oleh perilaku perokok. Dan perlahan-lahan perokok aktif. Tapi juga berpengaruh bagi akan ada keinginan untuk mengurangi kesehatan masyarakat yang tidak merokok. dan kemudian meninggalkan rokok. Karena mereka terhirup udara yang sudah Wakil Ketua DPRD itu menyeH. DARWIN butkan, biarlah pemko sedikit rugi tercemar oleh asap rokok. Disamping itu, lahirnya perda rokok ini bisa akibat tidak ada iklan rokok mulai tahun 2013 mengurangi tumbuhnya perokok pemula, terutama mendatang. Tapi masyarakat Kota Bukittinggi beranak-anak usia sekolah. Kemudian menyelamatkan sama lingkungannya sehat dan segar. (h/jon)

2013, Harus Dilaksanakan BUKITTINGGI, Partai PBB Kota BuHALUAN — Sesuai kittinggi ini, cita-cita komitmen dengan pelahirnya Perda KTR merintah daerah, bahadalah untuk menwa Perda KTR efektif ciptakan Kota Budiberlakukan mulai kittinggi sehat 2020 awal 2013. Yang termendatang. Tentu penting itu, pertama salah satu caranya sosialisasi. Kemudian dengan menciptakan USMAN MARLEN kedua, sosialisasi tenPerda KTR. Sebab tang dampak bahaya kita tahu bahwa bamerokok. haya merokok sangat besar. Dan Dalam hal ini tentu DKK (Dinas bahaya itu tidak saja untuk Kesehatan Kota) lebih memegang perokok aktif tetapi juga pasif. peran aktif untuk memberikan Dengan lahirnya Perda KTR penyuluhan atau pemahaman tentu bisa menghambat laju kepada masyarakat tentang dam- perokok pemula. Sebab ruang pak negatif dari merokok. Sebab tempat merokok dibatasi. Perda DKK lebih tahu dan harus memberi sama sekali tidak melarang tahu kepada masyarakat tetang orang merokok tetapi melarang akibat merokok. merokok di tempat tertentu Sebab, dikatakan Ketua untuk .(h/jon)


SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

Goro Dihadiri Syamsul Bachri PAYOLANSEK, HALUAN — Goro massal tradisi warga Kelurahan Payolansek Koto Nan Ampek Payakumbuh, setiap mau memasuki bulan suci Ramadan, Minggu (8/7) berlangsung ramai dan penuh semangat. Acara diisi tradisi “makan bajamba“ satu piring atau talam besar diikuti 3 sampai 5 orang peserta goro untuk makan bersama. Makan satu piring bertiga ataupun berlima itu, selain sebuah tradisi juga menambah rasa kebersamaan diantara sesama anggota kelurahan ataupun nagari. Kegiatan goro dan makan bersama menjadi terkesan, dengan hadirnya calon Walikota Payakumbuh Drs. H. Syamsul Bachri, dan calon Wakil Walikota Drs. Suwandel Muchtar, MM. “Sudah menjadi tradisi juga bagi warga Payolansek Koto Nan Ampek, seiring dengan kegiatan goro dan makan bajamba, juga dihiasi acara “salawat“ dan pengumpulan infak masjid serta kas untuk kegiatan kongsi,” kata Zainir, pengurus Masjid Ichlas dan Syukri ABS selaku Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Kelurahan Payolansek tersebut. (h/snt)

PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA 19

Pemerintah Perbaiki Museum PDRI

PADANG JOPANG, HALUAN — Pemerintah telah menyediakan dana sebesar Rp200 miliar untuk membangun monumen dan memperbaiki museum PDRI di Kabupaten Limapuluh Kota.

Riza - Suwandel Teratas PAYAKUMBUH, HALUAN — Kampanye pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) Kota Payakumbuh, berakhir Minggu (8/6) kemarin. Hari tarakhir kampanye, kemarin dua pasangan calon Riza FalepiSuwandel Muhktar yang diusung PKS dan PDIP berkampanye di lapangan pacu kuda Kubu Gadang. Sebagai jurkam anggota DPR RI Refrizal dari PKS, Ketua DPW PKS Sumbar, Trianda Farhan Satria, diikuti Marfendi, H. Nasrullah (Ketua Dakwah Daerah V). Sedangkan dari PDIP Ketua DPD Sumbar, Alex Lukman serta jurkam pimpinan Partai PKS dan PDIP Payakumbuh. Refrizal anggota DPR RI, dalam pidato politiknya memaparkan rencana pembangunan jalan tol Padang-Payakumbuh, sehingga antar kedua kota ini bisa ditempuh sekitar satu jam dan sektor pembangunan lain. Menurutnya, pasangan tersebut jika terpilih nanti, akan jadi walikota semua golongan untuk kesejahteraan masyarakat kota ini. Pemerintah kota bersama masyarakat bahu membahu membangun, agar Payakumbuh lebih baik di berbagai sektor. Kader PKS Kota Payakumbuh, Mustafa, ketika dikonfirmasi di lapangan setempat, kemarin menyebutkan, Pilkada diprediksi satu putaran dengan kemenangan pasangan Riza-Suwandel.. Hal senada juga diungkapkan Ketua Darda DPW PKS Sumatera Barat H. Nasrullah. Ia memprediksi Pilkada berlangsung s a t u p u t a r a n . Posisi t e r a t a s diperkirakan a k a n d i p e r o l e h pasangan Riza Falepi-Suwandel Mukhtar. (h/zkf)

DOKUMENTASI — Dokumentasi saat perundingan Padang Jopang tahun 1949 yang tersusun rapi di museum PDRI, Jorong Padang Jopang, Kabupaten Limapuluh Kota. DADANG ESMANA

Payakumbuh Tuan Rumah Pengembangan Alsintan PAYAKUMBUH, HALUAN — Kota Payakumbuh dipercaya sebagai tuan rumah kegiatan pengembangan IKM (Industri Kecil Menengah) oleh Dinas Perindag Sumatera Barat. Untuk ini, sepuluh peserta dari sepuluh daerah berbeda di Sumatera Barat, mengikuti pelatihan pembuatan JIG dan fixture hydrotiller, threseher dan grass chopper yang kesemuanya merupakan alat mesin pertanian (alsintan). Kegiatan yang dibidani UPT IKM Wilayah I Satker Dinas Perindag itu, berlangsung sepuluh hari, 3-12 Juli 2012. Pembukaannya, dilakukan Walikota Payakumbuh diwakili Kadis Koperindag Payakumbuh Indra Syofyan. Pelatihan terpusat di sebuah hotel dan Bengkel Cherry Sarana Agro di Jalan Tan Malaka, Kapalo Rimbo,

Kota Payakumbuh. Kadis Koperindag Payakumbuh, Indra Syofyan, di Payakumbuh, Minggu (8/7) mengatakan, kegiatan pelatihan dalam membuat Jig dan Fixture itu, bertujuan mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membuat dan memproduksi atau merakit alsintan yang lebih efektif. Untuk memperoduksi alat-alat pertanian itu di Payakumbuh khususnya dan Sumatera Barat pada umumnya baru ada di Bengkel Cherry Kota Payakumbuh, yang sejak beberapa tahun terakhir sudah memproduksi alsintan, kampo gambir dongkrak dan mesin. Diharapkan di daerah lainnya di Sumbar, juga muncul bengkel yang sama. Pelatihan tersebut dipandu tiga praktisi, dua di antaranya dari

Balai Besar Logam dan Mesin Kementerian Perindustrian RI, M. Firman dan Kosawa Nurdin Saleh. Sementara itu, pemilik bengkel Cherry, Zainal Abidin juga dipercaya sebagai instruktur. “Produksi alat alat mesin pertanian di Kota Payakumbuh, sudah bisa bersaing dengan kota-kota penghasil alat-alat yang sama di Pulau Jawa,” ulas Indra Syofyan. Walikota dalam sambutannya, mengaku senang dengan ditunjuknya Kota Payakumbuh sebagai tuan rumah pelatihan pembuatan alatalat mesin pertanian itu. Hal ini menjadi sebuah bukti, Payakumbuh yang kini memprogramkan Kota Agropolitan, bukan sekedar penghasil pertanian. Tapi suatu saat nanti akan menjadi kota pemasok alat-alat pertanian yang besar di Indonesia. (h/zkf)

Demikian dikatakan Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo saat memperingati 63 tahun Perundingan Padang Jopang, Jumat (6/7). Saat itu juga diadakan lomba baca puisi yang bertemakan perjuangan yang diikuti 10 SLTA seKabupaten Limapuluh Kota. Salah seorang pejuang PDRI yang masih hidup, Ismael Hassan, mencoba mengingat kembali perjuangan yang dilakukan saat melawan penjajahan Belanda. Dengan umur terbilang cukup tua, 86 tahun, Ismael Hassan masih lancar menceritakan, pengalaman saat peristiwa PDRI dan Perundingan Padang Jopang yang terjadi 63 tahun yang lalu. Dikatakannya, Perang PDRI merupakan suatu rangkaian sejarah nasional Republik Indonesia yang terjadi di Sumatera Barat, untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari tangan para penjajah. Tahun ini, 63 tahun Perundingan Padang Jopang. Serangkaian perundingan yang terjadi di rumah Ibu Jawahir, Jorong Padang Jopang, Nagari Koto Talago, Kabupaten Limapuluh Kota, pada 6-8 Juli 1949 silam. Dilakukan oleh tokoh pahlawan PDRI, sepeti Mr. Sjafruddin Prawiranegara sebagai Ketua PDRI sekaligus Ketua Delegasi Perundingan Padang Jopang beserta Mohammad Natsir. Beranggotakan Dr.

Johannes leimena, Dr. Abdul Halim, Agus Yaman, Ismael Hassan, Anwar Z.A, RM Danutbroto . Beberapa menteri PDRI seperti, MR Lukman Hakim, Ir Sitompul, MR, Sutan Moh Rasyd, Ir.Indrajaja, Kol. Dahlan Ibrahim dan Bupati Militer Limapuluh Kota S.J Sutan Mangkuto ikut membicarakan nasib Republik Indonesia dan kesepakatan penyerahan kembali mandat PDRI. Masyarakat Limapuluh Kota lainnya, terharu mendengar pengakuan Ismael Hassan yang disampaikan selama 3 jam itu. Diakhir cerita, Ismael Hassan membagikan 100 buku berjudul perjuangan PDRI dan Perundingan Padang Jopang kepada masyarakat yang menghadiri. Buku tersebut merupakan hasil dari pengalaman dan kejadian yang pernah beliau alami saat mempertahankan kemerdekaan Indonesia bersama pejuang-pejuang lainnya. “Kita jangan pernah melupakan segala sejarah yang pernah terjadi di negeri kita ini. Berbagai sejarah nasional bahkan ribuan pejuang, gugur untuk mempertahankan kemerdekaan, tetapi peristiwa peristiwa tersebut saat ini sudah mulai pudar dan dilupakan masyarakat. Kami dari pemerintah, setiap tahunnya akan selalu mencanangkan dan memperingati peristiwa sejarah yang pernah di nagari kita, khususnya di Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap Alis Marajo. ”Pemerintah harus membuatkan kurikulum, baik di tingkat SD, SLTP atau SLTA tentang perjuangan PDRI tersebut agar sejarah tersebut bisa melekat di jiwa generasi penerus kita,” ungkap Adri Candra, tokoh masyarakat setempat sekaligus pencipta puisi-puisi perjuangan. (h/cw-ddg)


20 WANITA DAN KELUARGA

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

Mempersiapkan Anak Masuk Sekolah SEBAGAI orang tua, memberikan bekal pendidikan yang baik untuk masa depan anak adalah sebuah kewajiban yang harus dituntaskan. Namun pada usia berapa anak mulai harus bersekolah. Saat ini, pendidikan untuk anak ternyata tidak hanya dimulai sejak usia balita.

Beberapa lembaga pendidikan usia dini bahkan membuka program untuk bayi. Hal ini bisa jadi dilatarbelakangi oleh proses pembentukan kecerdasan anak yang dimulai jauh sebelum usia sekolah. Usia balita, 0-5 tahun, merupakan masamasa penting perkembangan otak. Pada usia 4 tahun, kecerdasan anak sudah mencapai 50 persen. Kapasitasnya meningkat menjadi 80 persen ketika anak memasuki usia 8 tahun. Sayangnya, tidak semua orang tua mengetahui dan

memahami potensi luar biasa yang dimiliki anak. Padahal, Departemen Pendidikan Nasional telah menyampaikan pentingnya pendidikan usia dini. Di samping membentuk kecerdasan anak, pendidikan usia dini juga sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak. Namun, pendidikan bagi anak usia 3-5 tahun sebaiknya tidak menitikberatkan pada kegiatan akademis. Yang dibutuhkan mereka adalah kesiapan seluruh inderanya. Bermain saja bagi anak balita sudah

merupakan sebuah proses belajar. Persiapan Ke Sekolah Sebagian orang tua merasa cemas saat hari pertama anak masuk sekolah. Pada hari itu sebaiknya memang menyenangkan bagi si kecil sebab sangat menentukan hari-hari berikutnya. Jika ia menikmati keberadaannya di sekolah, belajar akan menjadi saat yang menyenangkan baginya. Sebaliknya jika ia ketakutan, maka berada di sekolah akan membuatnya merasa tidak nyaman dan tidak bisa

mengikuti proses belajar mengajar dengan baik. Agar anak bisa menjalani hari-harinya di sekolah dengan tenang dan menyenangkan, Anda perlu mempersiapkan si kecil sebelum ia menginjakkan kaki ke sekolah. · Kenalkan anak dengan lingkungan sekolah sebelum masuk. Ini bisa Anda lakukan ketika sedang mencari sekolah. Ajak ia masuk dan mengamati kegiatan di sekolah. Bila perlu ikutsertakan anak dalam program percobaan (free trial) yang diadakan oleh beberapa sekolah. Ia akan mengetahui hal-hal baru yang akan ditemuinya seperti guru, kelas atau teman-temannya. · Masuklah lebih awal. Tiba di sekolah lebih awal memungkinkan anak beradaptasi dan bersosialisasi dengan teman-teman atau guru baru. · Bentuk kemandirian anak. · Adaptasi dengan rutinitas baru. Si kecil memiliki kegiatan baru dan ini menyebabkan jadwal rutinnya berubah. Agar ia tidak kaget dengan perubahan ini, kenalkan ia dengan jadwal yang baru secara bertahap. (h/net)

Menu HIJABERS COMMUNITY PADANG Tom Yam Gelar Iven Hijab and Make Up Class Seafood

TOM Yam seafood Thailand tak hanya lezat. rasanya akan semakin menyegarkan jika dimakan dalam keadaan panas. Ini resepnya jika ingin membuat sendiri. Bahan-bahan: - 40gr udang sedang besar, dikupas kulitnya dan dibelah punggungnya - 200gr cumi-cumi putih, dipotong melingkar - 150gr fillet kakap dipotong kotakkotak dadu - 200gr kerang hijau beserta kulitnya dicuci bersih - 75gr jamur merang segar dibelah dua - 3 batang sereh dimemarkan - 7 lembar daun jeruk - 5 sendok makan kecap ikan - 10 buah cabai rawit merah, sedikit dimemarkan bagian pangkalnya - 1 sendok makan cincangan daun ketumbar - 2 sendok makan minyak goreng - 2 1/2 sendok teh garam - 1 1/2 gula pasir - 1.500ml kaldu seafood - 5 sendok makan air jeruk nipis

PADANG, HALUAN — Hijabers Commmunty (HC) Padang menggelar hijab class dan make up class Sabtu, (7/7) lalu, di UPI Convention Centre Padang. Acara yang dimulai dari pukul 09.00 WIB - 12.40 WIB ini dihadiri oleh 50 orang peserta. Selain itu tujuan dari dilaksanakan event ini adalah sebagai ajang silaturahmi sesama muslimah serta pengenalan komunitas HC kepada para hijabers di kota Padang. Keep pretty and Syar’I begitu tagline yang diusung oleh Hijabers Community (HC) Padang. Didirikan sejak Sabtu, (23/1) lalu, dengan jumlah anggota 32 orang selaku komite. Komunitas ini merupakan cabang dari Hijabers Community ber-pu-sat di Jakarta.. Komunitas yang beranggotakan perempuan muslim dari berbagai latar belakang profesi ini mengharapkan setiap muslimah dapat bertemu teman baru, saling mengenal dan belajar satu sama lain. Dengan diadakan event hijab dan make up class ini merupakan peresmian dari HC Padang. Acara ini dimulai dengan pengenalan HC oleh Siti Hutari selaku

ketua HC Padang. Pengenalan dimulai dari visi, misi, tujuan, struktur dan komite. “Tu-juan dari HC ini merupakan wadah untuk berbagi dan saling mem-berikan inspi-rasi, ter-utama fashion muslim sesuai kaidahnya,” kata Tari saat membuka kegiatan ini. Tari menjelaskan lagi bahwa Hija-bers Community punya aturan yang cukup ketat. Me-reka tak mau menerima ang-gota yang sekadar ingin eksis tanpa ko-mit-men kuat dalam berbu-sana muslim. Tak seka-dar berjilbab, apalagi mema-kainya secara setengahsetengah, kadang pakai, kadang buka. Acara dilanjutkan dengan acara make up class yang di sponsori oleh Wardah Kosmetik. Wardah dengan timnya memberikan pengetahuan tentang make up dan tata cara merias diri bagi wanita. Selanjutnya acara hijab tutorial yang dipandu oleh 3 orang komite HC Padang yakni Kartika Andam Sari untuk gaya semi formal. Untuk pemakaian jilbab formal dipandu oleh Siti Hutari. Dan yang terakhir gaya Casual dipandu oleh komite HC lainnya Citra Verima.

Dalam iven make up dan hijab class ini, peserta dibekali goody bag yang berisikan syal dan inner jilbab. Selain itu juga dilengkapi sticker HC, video tutorial dengan 8 gaya pemasangan jilbab dan lunch box. Tidak hanya itu saja, di sela-sela event juga dibagikan doorprize Alquran dan produk dari wardah. Antusiasme peserta akan eventevent dari HC Padang ini terlihat dari pemesenan tiket yang dalam satu jam langsung habis terjual. “HC bukannya tidak ingin menambah jumlah peserta, dengan 50 orang kita bias menjangkau semua dan semakin mempererat silaturahmi. Untuk anggota, para peserta yang hadir bias langsun menjadi anggota HC Padang tetapi untu komite tetap 32 orang.”Bahkan, untuk menjadi keanggotaan cukup bergabung di Facebook dan Twitter.” begitu tutur Raisa Denik salah satu komite HC Padang saat diwawancara Haluan di sela-sela kegiatan. Event selanjutnya akan diadakan pertengahan Ramadhan yakni, bazaar, pengajian dengan anak yatim, hijab class yang kedua serta berbuka bersama dengan komunitas HC. (h/cw-dra)

Bumbu yang dihaluskan: - 4 buah cabai merah - 3 siung bawang putih - 1 sendok teh terasi yang sudah digoreng - 3 butir kemiri yang sudah disangan Cara membuat: - Rebus kaldu seafood beserta sereh, daun jeruk, udang, cumi, fillet, kakap, kerang, jamur, garam, gula dengan api kecil hingga harum - Bumbu yang dihaluskan ditumis dengan minyak goreng hingga harum, lalu masukkan kecap ikan, aduk sebentar, lalu angkat dan masukkan dalam rebusan seafood hingga menyerap - sebelum diangkat, masukkan cincangan daun ketumbar, cabe rawit dan air jeruk nipis, lalu angkat dan hidangkan hangat-hangat. ***

Hijabers Commmunty (HC) Padang menggelar hijab class dan make up class Sabtu, (7/7) lalu, di UPI Convention Centre. DARA

KONSULTASI BISNIS & KEUANGAN Diasuh oleh:

MUINA ENGLO

(Pengusaha Otomotif, Pemimpin Ford Padang)

Tips Berhemat Pertanyaan: Bu Muina Saat liburan sudah datang. Tapi Bu, sebentar lagi juga ada masa tahun ajaran baru. Kemudian puasa dan lebaran. Saya sudah bayangkan pengeluaran yang sangat banyak untuk ini bu, karena kami punya dua anak masing-masing kelas 5 SD dan kelas 2 SD. Dengan penghasilan sekitar Rp5 juta sebulan (saya dan istri), biasanya memang pas-pas an bu. Bagaimana ya, cara mengakalinya, supaya kami bisa sedikit berhemat dan mampu memenuhi semua kebutuhan ini Bu? Terimakasih, Donny, Padang Jawaban Dear pak Donny di Padang, Pak Donny, bisa dimengerti pengeluaran yang serasa semakin banyak setiap bulannya. Hal tersebut bisa terjadi karena dampak inflasi yang tidak terasa, artinya harga barang yang mulai lebih mahal karena perubahan pada “nilai uang” atau nilai tukar uang terhadap barang yang kita beli. Pak Donny, cara mensiasati dampak inflasi itu adalah dengan “SMART SPENDING” atau belanja cermat. Sebaiknya ketika bapak atau ibu berbelanja, bapak dan ibu harus bisa memilah mana yang merupakan kebutuhan dan mana pemenuhan lifestyle saja. Sebaiknya sebelum bapak dan ibu belanja, bapak dan ibu menulis apa - apa saja yang bapak dan ibu butuhkan. Jika sesampai di toko / tempat belanja ada tambahan yang harus bapak dan ibu beli, bapak dan ibu tanyakan pada diri bapak dan ibu : “apakah barang ini benar - benar saya butuhkan ? “ jika jawaban bapak dan ibu, barang ini dibutuhkan, bapak dan ibu tanyakan sekali lagi : “apakah ini kebutuhan sekarang atau masih bisa ditunda ?” jika memang masih bisa ditunda, bapak dan ibu tunda saja karena itu artinya belum mendesak dan bisa - bisa malah dilupakan / tidak dibutuhkan. Dengan metode “SMART SPENDING” itu bapak dan ibu akan berhasil mengatasi diri bapak dan ibu dari belanja lifestyle atau membelanjakan yang sebenarnya bukan kebutuhan. Cara lain agar terhindar dari “DAMPAK INFLASI” yang pasti terjadi adalah Dengan MENINGKATKAN penghasilan. Jika penghasilan tetap maka secara tidak sadar, suka tidak suka, bapak dan ibu akan makin merasa kurangnya uang penghasilan bapak dan ibu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari - hari. *saya tulis bapak dan ibu karena bukan hanya ibu yang harus melakukan “smart spending”, bapakpun harus melakukan hal yang sama, artinya semua anggota keluarga harus melakukan smart spending itu. Smart spending harus dilakukan secara konsisten apalagi pada bulan puasa yang secara tidak sadar mempunyai godaan untuk belanja lebih banyak. Demikian jawaban kami dan semoga membantu bapak dan keluarga untuk semakin berhemat dan tidak terlalu merasakan dampak inflasi. Salam Sukses selalu, MUINA ENGLO dan team FORD Padang

TIPS Lancar Masuk Sekolah BERIKUT adalah hal-hal yang harus anda pertimbangkan sebelum Anda memutuskan : 1. Kemampuan buah hati Anda saat ini. Anda tentu menginginkan kegiatan belajarnya menyenangkan dan bermanfaat. Anak-anak yang berhasil di lingkungan umum biasanya sudah dapat berbahasa secara spontan atau sudah dapat membuat kalimat sederhana saat berkomunikasi. Dengan demikian, mereka dapat berkomunikasi dengan teman-temannya atau dengan gurunya. Penting untuk diingat, bahwa anak dengan gangguan pendengaran tidak bisa mendapatkan “kalimat-kalimat permulaan” dari teman-temannya, dan mereka harus belajar sebelumnya untuk bisa berhasil dalam lingkungan umum. Langkah awal dari perkembangan bicaranya didapat dari lingkungan rumah, jauh sebelum mereka mulai sekolah. Yang banyak ditemui adalah : mereka menikmati lingkungan sekolah tetapi perkembangan bicaranya tidak didapat dari lingkungan sekolah. Jadi, evaluasi kemampuan dan perkembangan anak Anda. 2. Apakah lingkungan sekolah siap menerima anak dengan gangguan pendengaran ? Untuk itu, observasilah ke sekolah yang dituju dan lihatlah kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Apakah anak Anda akan dapat berpartisipasi penuh dan aktif dalam permainan dan kegiatan di dalam kelas ? 3. Selalu gunakan alat bantu dengar dan (kalau memungkinkan) FM system. Ini sangat penting untuk memastikan bahwa suara guru akan terdengar dengan jelas oleh anak Anda. 4. Apakah keadaan di dalam kelas memungkinkan anak Anda untuk dapat mendengar dengan jelas ? Tembok dan lantai membuat suara jadi menggema. Pilihlah kelas yang jendelanya tertutup, memakai pendingin ruangan, dan lantainya dialasi karpet. Lingkungan yang lebih tenang membuat membuat anak Anda dapat mendengar lebih jelas. 5. Mintalah kepada guru kelas, agar dapat memasangkan anak Anda dengan teman spesial. Ini untuk memastikan bahwa anak Anda dapat mengerti instruksi yang diberikan. Dan yang lebih penting lagi, latihlah anak Anda agar bertanya kepada teman atau guru apabila kurang dapat menangkap instruksi. 6. Aturlah jadwal pertemuan dengan guru, paling tidak seminggu sekali. Dalam pertemuan itu anda dapat meminta kepada guru untuk memberikan : kata-kata baru, lagu-lagu atau puisi baru, atau konsep pelajaran yang akan diberikan. Dengan demikian, Anda dapat mengajarkan semuanya lebih dulu kepada anak anda di rumah. Ini akan membuat anak anda lebih mudah mengerti ketika materi tersebut diberikan di kelas. Biarkan gurunya mengerti bahwa anda berusaha untuk membantu anak Anda dengan segala cara. 7. Tanyakan kepada guru Anda, apakah Anda dapat meminta waktu di dalam kelas untuk menerangkan apa arti dari gangguan pendengaran. Atau biarkan gurunya yang memberikan penjelasan. Dengan demikian, teman-temannya akan lebih mengerti dan menghargai alat bantu dengar anak Anda, dan menyadari bahwa anak anda akan lebih mengerti apabila diajak bicara dengan bertatap muka. 8. Mempunyai murid dengan gangguan pendengaran mungkin adalah hal baru bagi guru anak Anda. Kenalkan dengan alat bantu dengar yang dipakai anak anda, dan beri sedikit penjelasan tentang bagian, kegunaan, cara bekerjanya. Ajarkan tentang bagaimana cara cek baterai, bagaimana menggantinya apabila diperlukan, dan untuk memasangkan alat bantu dengar kepada anak Anda. (h/net)


SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

Tim Jaga Ketertiban Selama Ramadan Dibentuk PADANG PANJANG, HALUAN — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang Panjang membentuk tim gabungan untuk menertibkan kegiatan masyarakat yang mengganggu kenyamanan umat Islam dalam menjalankan ibadah selama Ramadan. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang Panjang Sukma, Kamis, mengatakan, tim gabungan yang akan diturunkan selama Ramadan itu terdiri dari Satpol PP, TNI, Polri yang berjumlah sekitar 30 orang. “Kita akan mengintensifkan pengamanan terhadap kegiatan yang bisa mengganggu umat Islam dalam beribadah di Kota Padang Panjang selama bulan suci Ramadan,” katanya. Selain pengamanan khusus, kata dia, kegiatan rutinitas juga tetap berjalan seperti penegakan Peraturan Daerah (Perda) memberantas premanisme yang berkeliaran di kota berhawa sejuk itu. Dia mengatakan, tim pengaman akan turun mulai dari siang hingga malam. Sebanyak 30 anggota tim nantinya akan turun bergantian, 10 orang siang dan 10 orang tugas malam dan seterusnya. Untuk agenda siang, tim akan memberantas beberapa kegiatan masyarakat yang bisa merusak ibadah umat Islam seperti warung kelambu atau warung yang berdagang makanan di siang hari, pedagang petasan, gelandangan pengemis (gepeng), anak jalanan (anjal). “Sedangkan agenda malam memantau kegiatan remaja yang mengganggu umat Islam shalat tarwih,” katanya. Sementara agenda rutin penegakan Perda seperti pemberantasan premanisme, sudah dilakukan rutin jauh sebelum bulan suci Ramadan. Bagi masyarakat yang kedapatan melakukan kegiatan yang bisa merusak ibadah umat Islam akan diberikan sanksi sesuai tingkat kesalahannya. “Kita akan berikan sanksi kepada masyarakat yang melanggar, karena sebelumnya surat edaran sudah dilayangkan ke masyarakat,” tegasnya. (h/net)

Serambi Mekah

PADANG PANJANG

Realisasi Belanja Tanah Rendah PADANG PANJANG, HALUAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang mempertanyakan rendahnya realisasi belanja tanah dari anggaran yang disediakan sebesar Rp12,572 miliar namun terealisasi hanya Rp7,299 miliar atau 58,06 persen.

MENYUSUT — Di Padang Panjang, setidaknya, sekitar 1,5 persen lahan pertanian menyusut tiap tahun. Menurut Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Panjang Candra, penyusutannya disebabkan pembangunan fisik yang meningkat setahun terakhir. NET

BAZ Kumpulkan Zakat Rp984,912 Miliar PADANG PANJANG, HALUAN — Badan Amil Zakat (BAZ) Kota Padang Panjang berhasil mengumpulkan zakat dari muzakki (pemberi zakat) sebesar Rp984,912 juta dari Januari sampai akhir Juni 2012. Ketua BAZ Kota Padang Panjang Alizar Chan, Kamis (5/7) menyebutkan, pengumpulan zakat itu dari muzakki Pegawai Negeri Sipil (PNS), pedagang dan pngusaha yang ada di daerah tersebut. “Rata-rata zakat terkumpul setiap bulannya sebesar Rp200 juta. Diperkirakan sampai akhir tahun ini bisa mencapai Rp2 miliar,” katanya. Menurut dia, pencapaian zakat

sebesar itu, masih tergolong sedang dilihat dari jumlah masyarakat Padang Panjang yang wajib berzakat. Meski belum maksimal, BAZ Padang Panjang tetap melakukan sosialisasi kepada muzakki yang masih memberikan zakatnya langsung kepada mustahik. “Kita tetap melakukan sosialisasi kepada muzakki untuk menyalurkan zakatnya melalui BAZ, sehingga mustahik bisa memanfaatkan zakat itu untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi yang menjadikan dia miskin,” katanya. Penyaluran zakat melalui BAZ, kata dia, banyak manfaatnya dalam

membantu masyarakat miskin atau yang berhak menerima zakat. “Dalam menyalurkan zakat, BAZ akan meninjau dan mengkaji lebih jauh mustahik dengan harapan bisa keluar dari kemiskinan dengan zakat yang diberikan BAZ tersebut,” katanya. Wakil Ketua BAZ Padangpanjang Rafles Sama menyebutkan, BAZ memiliki sejumlah program dalam menyelurkan zakat, sehingga zakat tersebut betul-betul bermanfaat dan tepat sasaran kepada mustahik. “Kita menyalurkan zakat ada beberapa bentuk seperti, modal usaha (ekonomi produktif), biaya pendidikan,

= LOWONGAN

Kirimkan lamaran lengkap ke: MULTIDANA FINANCE Jln. Prof Dr. Hamka No. 123. Padang

biaya pengobatan, biaya kebutuhan harian dan tanggap darurat,” katanya. Dalam memberikan bantuan kepada mustahik, BAZ sudah memberlakukan berbagai indikator sesuai dengan jenis bantuan yang disalurkan, sehingga bantuan yang diberikan itu tepat sasaran. Meski bantuan bersifat lepas, setelah disalurkan pihak BAZ akan tetap memantau sejauh mana pemanfaatan dana itu oleh mustahik. “Bantuan itu akan kita pantau setiap saat sejauh mana pemanfaatannya, sehingga penyaluran bantuan itu tidak salah sasaran yang diharapkan bisa membangkitkan perekonomian masyarakat,” katanya. (h/net)

NISSAN

LEGAL PRIA , 1 ORANG 1. Pria Usia 25-30 thn. Pendidikan S1- Hukum Pidana 2. Memiliki pengalaman magang di Biro Advocat/ LSM min 2 thn. 3. Memahami hukum-hukum Leasing 4. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik. 5. Mampu menjalin hubungan yang baik dengan berbagai pihak.

21

NISSAN EVALIA OPEN INDENT HARGA MULAI 152jt Jadilah orang pertama memiliki mobil keluarga yang mewahdengan harga terjangkau, Laounching tgl. 16-17 Juni. Road Show : tgl 12 Juni 2012 Untuk Test Drive & Pemesanan :

ANDRI

0853 7447 3366 081267005700 PIN BB 28206cbb

=

DIJUAL TANAH BUKITTINGGI

Luas Lantai 337 Meter persegi + penginapan lama. Lokasi Jln. Ahmad Yani. Sekitaran 500 Meter dari Jam Gadang. Yang berminat hubungi: ( 0818-18-5678 )

BPKPMobilKijangdenganplat BA 2495 JM. A/n. ZURAIDA. Tercecer dalam perjalanan antaraTabingmenujuPasaraya. Bagi yang menemukan harap melaporkan ke Pos Polisi terdekat.

BPKP Daihatsu Feroza dengan Plat BA. 3047. SL. Tercecer dari perjalanan dari Padang Menuju Lunuk Alung, Pariaman.Bagiyang menemukanharapmelaporkan kePosPolisiterdekat.

“Tak hanya tanah, termasuk belanja gedung, bangunan, yang hanya terealisasi sebesar Rp12,720 miliar atau 60,45 persen dari anggaran Rp21,043 miliar,” kata salah seorang anggota DPRD Kota Padang Panjang Syafrizal, baru-baru ini. Menurut dia, besaran anggaran pembangunan dalam suatu kegiatan sudah melalui sejumlah kajian, baik itu dari Pemkot Padang Panjang maupun DPRD. “Maka setiap kegiatan yang dilakukan Pemkot Padang Panjang sudah merupakan kebutuhan prioritas, sehingga realisasi anggarannya sesuai dengan tingkat kebutuhan,” katanya. Namun, sambungnya, Pemkot Padang Panjang dalam hal ini instansi terkait tidak bisa memanfaatkan anggaran

yang sudah disetujui. “Ini terkesan tidak bisa melaksanakan program pembangunan prioritas, sehingga terjadi Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa),” sebutnya. Dia berharap kondisi itu tidak terjadi lagi pada tahun berikutnya, sehingga program prioritas yang direncanakan tersebut bisa terealisasi sebagaimana mestinya. Wali Kota Padang Panjang Suir Syam mengatakan, rendahnya realisasi belanja tanah, terbentur pengadaan tanah dan gedung itu sendiri. “Kita mengalami sejumlah kendala lahan untuk pengadaan gedung serbaguna diklat Badan Kepegawaian Daerah (BKD), perluasan areal Puskesmas kelurahan Koto Katiak, septictank komunal pada kantor lingkungan hidup,” jelasnya. Menyoal belanja gedung, bangunan, kata dia, kegiatan DAK bidang pendidikan, untuk peningkatan sarana prasarana, terkendala dana dari pusat yang belum ditranfer dan petunjuk teknis yang terlambat diterima diakhir tahun. Di sisi lain, imbuh dia, untuk pemberian dana bantuan sosial, hibah, sebelum dikuncurkan disurvei, dievaluasi, direkomendasikan oleh SKPD terkait, guna menentukan kelayakan bagi yang berhak menerima sedangkan evaluasi program, kegiatan setiap awal bulan. (h/net)


22 LAPORAN KHUSUS

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

PENGOBATAN HERBAL DAN MEDIS

Menuju Solsel Sehat, 10.000 Orang Terobati P

rogram bakti sosial H Fauzi Bahar melalui pengobatan herbal gratis di Kabupaten Solok Selatan berakhir sukses. Kegiatan yang dimulai 5 Juni 2012 lalu, mampu mengobati sekitar 10.000 orang pasien. Bakti sosial di bidang pelayanan kesehatan itu diprakarsai Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria dan Walikota Padang H. Fauzi Bahar, di Gedung Koperasi Unit Desa (KUD) Pulakek, Kecamatan Sungai Pagu. Bakti sosial ini tidak lain adalah bentuk kepedulian pemimpin terhadap layanan kesehatan masyarakatnya. Pengobatan gratis selama satu bulan, diikuti lebih kurang 10.000 warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Solok Selatan. Bahkan, warga Solsel yang berada di rantau, seperti dari Jakarta, Bengkulu, Jambi, Riau, dan Kepulauan Riau menyempatkan pulang ke kampung untuk mengikuti program tersebut. Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria mengatakan, pengobatan yang memadukan medis dari tim medis dari dinas kesehatan melalui tim medis RSUD Muaralabuh, Kabupaten Solsel, dan pengobatan herbal H. MP. Setiadji, Kyai Busro, serta para santrinya. Masyarakat terbukti sangat antusias dengan kegiatan pengobatan gratis tersebut. Rata-rata kegiatan tersebut diikuti 2.000 pengunjung setiap hari. Dari 10.000 orang yang datang berobat, sekitar 75% sudah bisa dikategorikan sembuh. Sedangkan sisanya masih dalam masa pengobatan. Data panitia menyebutkan, pengobatan itu dapat menyembuhkan penyakit asma, stroke, jantung, rematik, penyakit kulit, penderita sakit perut, autis,

keturunan, dan berbagai macam penyakit lainnya. Pengobatan medis dan herbal itu sangat berkesan bagi pasien. Ada yang cuma satu minggu berobat, dan ada yang datang beberapa kali, lalu sembuh. “Dengan adanya pengobatan gratis ini, hendaknya mampu meningkatkan kesehatan masyarakat Solok Selatan,” ucap bupati. Sementara itu, Safar, penderita tekanan darah tinggi, jantung, dan asam urat yang sudah sembuh, mengatakan bahwa pengobatan herbal dan medis itu mampu memulihkan kesehatannya. Ia sangat berterima kasih kepada

pemimpin daerah Solok Selatan dan bakti sosial Wali Kota Padang Fauzi Bahar. Walikota Padang H. Fauzi Bahar mengapresiasi antusias masyarakat dan panitia untuk mengikuti dan melaksanakan bakti sosial dengan niat yang ikhlas. Di hari penutupan itu, ruangan KUD dipadati ribuan masyarakat. Bahkan, ribuan massa dengan senang hati duduk dan ada juga yang berdiri, menghadiri acara pentupan pengobatan herbal. H. Fauzi Bahar mengatakan, program kesehatan herbal itu merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama. “Kesehatan

MUZNI ZAKARIA BUPATI SOLOK SELATAN

ABDUL RAHMAN WAKIL BUPATI SOLOK SELATAN

itu penting. Karena itu kami merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara yang bermukim di Kabupaten Solok Selatan ini,” ujarnya. Acara penutupan itu, Sabtu (7/7), dihadiri oleh Bupati Solsel Muzni Zakaria, Walikota Padang Fauzi Bahar, Kapolres Solsel AKBP Djoko Trisulo, Perwira Penghubung Kodim 0309 Solok Mayor Dodit, anggota DPRD Solsel H. Zulkhairi, SKPD di lingkungan Setdakab Solsel, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. Semua yang hadir menikmati indahnya kebersamaan sambil memakan hidangan yang tersedia. (h/col).

RIBUAN warga Solok Selatan tampak mengikuti acara dengan tertib

BUPATI Solsel Muzni Zakaria menyambut kedatangan Walikota Padang Fauzi Bahar dalam acara penutupan Bakti Sosial Fauzi Bahar.

FAUZI Bahar bersama Muzni Zakaria menyalami perwakilan pasien yang sudah sembuh dalam acara pengobatan herbal dan medis di Kabupaten Solok Selatan.

BUPATI Solok Selatan Muzni Zakaria memberikan potongan tumpeng kepada istri tercinta Ny. Suryati Muzni Zakaria saat acara makan bersama.

BUPATI Muzni Zakaria menyampaikan terima kasih Pemkab Solsel atas kerja sama Tim Bakti Sosial Fauzi Bahar di depan ribuan masyarakat Solok Selatan.

Walikota Padang Fauzi Bahar menyampaikan sambutan di depan ribuan masyarakat Solok Selatan.


SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

LINGKAR Ketua DPRD Dorong KONI Lebih Bergiat SOLSEL, HALUAN — Ketua DPRD Kabupaten Solok Selatan H. Khairunnas mengingatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Solok Selatan untuk lebih serius mengembangkan dunia olahraga di kabupaten setempat. “Anggaran KONI lebih besar daripada anggaran Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Solok Selatan. Akan tetapi gairah olahraga di Kabupaten Solok Selatan tetap saja loyo,” kata Ketua DPRD Solsel Khairunnas dalam pembukaan Porkab ke-4 Kabupaten Solok Selatan di GOR Rimbo Tangah, Jumat (6/7). Menurut Khairunnas, besarnya anggaran KONI mencapai Rp.2,8 M sebagai tanda kepedulian pemerintah daerah dan legislatif untuk mengembangkan bidang olahraga. “Olahraga sangat penting, dengan berolahraga tubuh menjadi sehat, dalam tubuh yang sehat terdapat pikiran yang hebat, sehingga kesejahteraan akan tercapai dengan sendirinya,” ujarnya. Selain mendorong KONI untuk lebih serius mengembangkan olahraga di daerah itu. Khairunnas juga mengingatkan agar KONI membentuk kader atlet asli putra Solok Selatan. “Anggaran olahraga ada setiap tahun, tetapi atlet berbakat jarang sekali yang lahir dari Solok Selatan. Ini tugas KONI dan juga Bidang Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Kabupaten Solok Selatan,” urainya. Nonstalgia Khairunnas dalam dunia olahraga, ketika Kabupaten Solok Selatan masih termasuk bagian Kabupaten Solok. Dunia olahraga sangat bergairah dari Sungai Pagu dan Sangir. Untuk mengikuti Porkab yang jauh di pusat kabupaten waktu lalu, tetap diikuti dengan jumlah peserta lebih banyak dari peserta yang hadir saat pembukaan Porkab ke-4 Solsel itu. Khairunnas berharap, kegiatan Porkab berjalan sesuai dengan rencana, professional, dan sportif agar ajang penjaringan atlet berbakat dan berprestasi dapat terwujud. (h/col)

Sarantau Sasurambi

SOLOK SELATAN

Dua Partai Besar Tidak Cairkan Dana Hibah SOLSEL, HALUAN — Dua Partai Politik (Parpol) besar di Kabupaten Solok Selatan tidak mencairkan dana bantuan keuangan partai tahun 2011. Dua partai besar itu adalah Partai Demokrat dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Akhirman kepada Haluan, Jumat (6/7) mengatakan, dua partai politik yang tidak mencairkan dana bantuan Parpol itu adalah persoalan internal partai. Dua partai besar itu, Partai Gerindra tidak mengajukan proposal sedangkan Partai Demokrat sudah mengajukan proposal namun tidak mencairkan dana. Tahun ini, sebagian besar parpol yang memiliki suara di DPRD Solsel sudah mengajukan proposal bantuan partai politik. Dana bantuan Parpol yang dianggarkan Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Solok Selatan 2011, sebesar Rp533

Sektor Pertanian Solsel Belum Tersampel SOLSEL, HALUAN — Kepala Biro Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Solok Selatan Ilhami Witri mengatakan bahwa Kabupaten Solok Selatan belum tersampel di sektor pertanian ke depannya. Pendataan di sektor pertanian dilakukan setiap 10 tahun sekali oleh BPS. Sektor pertanian Kabupaten Solok Selatan dikatakan belum tersampel karena memang belum dilakukan sensus. “Maksudnya adalah pada pelaksanaan sensus pertanian sebelumnya, Kabupaten Solok Selatan masih bergabung dengan Kabupaten Solok. Oleh karena itu, hasil sensus pertanian Kabupaten Solok Selatan belum ada,” ujar Ilhami Witri kepada Haluan, Rabu (4/7). Ia mengatakan, sensus pertanian merupakan cara pengumpulan data yang dilakukan melalui pencacahan seluruh petani, rumah tangga pertanian, dan perusahaan pertanian di Kabupaten Solsel ini, untuk memperoleh karakteristik pertanian pada saat tertentu. “Karakteristik pokok dalam sensus pertanian adalah keterangan-keterangan pokok dalam sektor pertanian yang diperoleh dari hasil pencacahan terhadap seluruh petani dan perusahaan pertanian seperti luas lahan yang dikuasai, luas lahan yang diusahakan, sub sektor kegiatan, tenaga kerja yang digunakan dan sejenisnya,” jelasnya. Adapun karakteristik rinci dalam sensus pertanian adalah keterangan-keterangan mengenai sektor pertanian yang lebih lengkap dan terinci yang diperoleh dari hasil pencacahan terhadap rumah tangga petani terpilih dan pengukuran obyek kegiatan statistik pertanian terpilih. (h/col)

juta. “Pemberian dana bantuan Parpol disesuaikan dengan jumlah suara yang diraih bagi partai yang mendapat kursi di DPRD,” jelasnya. Pemberian dana bantuan Parpol berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Pedoman Tata Cara Penghitungan, Penganggaran dalam APBD, Penyajuan, Penyaluran dan Laporan Pertanggungjawaban Bantuan Keuangan Partai Politik. Bantuan keuangan partai politik ini bertujuan untuk melakukan pembinaan bagi masing-masing partai. Setiap partai wajib melaporkan penggunaan keuangan dalam bentuk LPJ. Dari 25 kursi dewan yang ada di DPRD Solsel yang diisi oleh 12 partai politik, yakni partai Golkar, PDIP, Demokrat, Gerindra, PPP, PAN, PKB, FKPI, Hanura, PKS, Matahari Bangsa dan PPD. “Suara terbanyak diperoleh partai Golkar, yaitu 11.649 suara dan yang paling sedikit diraih partai Matahari Bangsa 1817 suara,” jelas Kepala Kesbangpol. (h/col)

Masyarakat Tunggu Perda WPR

Masyarakat Diberi Penyuluhan Kesehatan Ibu Dan Anak SOLSEL, HALUAN — Penanganan gizi buruk Kabupaten Solok Selatan mendapatkan sorotan tim monitoring Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat. Kunjungan itu untuk melihat perkembangan sejauhmana perkembangan pengelolaan penderita gizi buruk di daerah itu. Menurut Gusnedi, ketua tim monitoring menyampaikan, tujuan monitoring dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat adalah untuk melihat dan meninjau kondisi pusat pemulihan gizi buruk di Kabupaten Solok Selatan. “Bagaimana sistem pengelolaan serta sejauhmana perkembangan penanganan kesehatan gizi buruk tersebut,” katanya. Rumah Sakit Lubuk Gadang merupakan rumah sakit yang memiliki pusat pemulihan gizi buruk di Solok Selatan. “Di sini ada Terapbutice Feeding Centre, sebagai tatalaksana pilot project penanggulangan gizi buruk,” ucapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman, S.Km, MM k e p a d a Haluan, Sabtu (7/7) menjelaskan, penyebab gizi buruk tidak terlepas dari keadaan kondisi sebuah keluarga, sehingga memberikan dampak negatif terhadap perkembangan anak. Justeru itu, Pemerintah Daerah Solok Selatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Selatan membentuk terapbutice feeding centre untuk menanggulangi penderita gizi buruk. (h/col)

23

UNJUK KEBOLEHAN — Salah seorang pembalap unjuk kebolehan dalam acara Sumatra Open Grasstrack di sircuit Polres Solsel, Minggu (8/7). ICOL DIANTO

Grasstrack Meriahkan HUT Bhayangkara ke-66 SOLSEL, HALUAN — Polisi Resor (Polres) Kabupaten Solok Selatan mengadakan grasstrack sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke66. Grasstrack diikuti dari Provinsi Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Riau. Kapolres Solok Selatan AKBP Djoko Trisulo mengatakan Sumatra Open Grasstrack bertujuan untuk menjaring crosser yang berbakat. “Ajang bergengsi ini untuk mencari pembalap yang berbakat,” kata Kapolres saat pembukaan grasstrack di Circuit Kapolres Solok Selatan di Golden Arm, Sabtu (7/7). Selain untuk menjaring pembalap berbakat, kegiatan balap ini untuk mewadahi penyaluran bakat bagi crosser. Mengingat maraknya aksi balapan liar di beberapa kabupaten/kota di Indonesia, khususnya Sumatera, Polres Solsel terinspirasi mengadakan grasstrack ini. “Circuit inilah tempatnya para crosser, mari untuk tertib di circuit. Dengan tertib di arena ini diharap juga bisa tertib di jalan umum,” jelas AKBP Djoko Trisulo. Selain itu, Sumatra Open Grasstrack juga wadah

bersilaturahim antara crosser, aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Suasana hiburan ini dapat memecahkan situasi yang menegangkan dan kaku. Di sini kita bersilaturahim dan bersaudara. Oleh karena itu, ikutilah kegiatan ini dengan tertib, kemudian juga tertib di jalan raya agar dapat menekan angka kecelakaan dan ketertiban berlalulitas dapat terwujud,” pungkasnya. Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria menyatakan kebanggaannya kepada para crosser. “Di circuit inilah tempat para pembalap. Kalau ada yang balapan di jalan raya maka orang tersebut sudah keliru,” ucap Bupati. Pemerintah daerah juga berterima kasih kepada Polres Solsel, sponsor dan panitia yang telah sanggup mengadakan kegiatan hiburan. Waktu libur, memang sulit untuk mencari tempat hiburan di Kabupaten Solsel. Paling-paling hanya Taman Kubang Gajah atau pemandian air panas yang bisa didapatkan di beberapa nagari di Solok Selatan. “Memang sulit untuk mencari

hiburan di Solsel, dengan adanya acara grasstrack ini sudah membantu pemda untuk menyediakan hiburan bagi masyarakat. Ketahuilah, masyarakat Solok Selatan memang haus dengan hiburan, hiburan yang positif bukan hiburan negatif yang dapat merusak,” ungkap Muzni Zakaria. Untuk penyaluran bakat bagi crosser daerah Kabupaten Solok Selatan agar bergabung dalam sebuah organisasi agar pemerintah daerah dapat membantu pendanaan kegiatan crosser. “Masalah minimnya dana memang menjadi kendala bagi crosser Solok Selatan untuk memiliki sarana dan mengadakan kegiatan. Hari ini Pemda Solsel membuka peluang untuk itu. Silahkan crosser membentuk organisasi dan mengajukan kepada pemerintah daerah bantuan dana agar bakat crosser dapat disalurkan secara wajar,” jelas Bupati Muzni Zakaria. Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Solok Selatan, Kapolres Solsel, Pabung Dandim Solok, dan crosser special engine, sponsor Lintang Enam, Win Mild, personil di bawah jajaran Polres Solsel, dan masyarakat. (h/col)

SOLSEL, HALUAN — Masyarakat Kabupaten Solok Selatan menunggu kebijakan pemerintah daerah untuk merancang dan menetapkan peraturan daerah terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). “Masyarakat menunggu kebijakan pemerintah daerah akan lahirnya peraturan daerah tentang wilayah penambangan rakyat agar masyarakat dapat beraktivitas tanpa harus disebut sebagai pelaku illegal mining,” kata Ultra di ruang kerjanya, Jumat (6/7). Data yang diperoleh Haluan dari Dinas Energi, dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Kabupaten Solok Selatan bahwa ada 35 perusahaan yang memiliki Izin Usaha Penambangan (IUP). Wilayah potensi sumber daya mineral sudah dimiliki oleh perusahaan pemegang IUP. Bahan mineralnya seperti emas, biji besi, dan zinc. Kondisi itu membuat pemerintah daerah dan legislatif Kabupaten Solsel kesulitan mencarikan areal untuk wilayah penambangan rakyat. Namun demikian, peluang sebenarnya masih terbuka lebar karena dari 35 perusahaan pemegang IUP banyak yang tidak jalan (nonaktif—red). Ultradinata melanjutkan, keberadaan perusahaan yang nonaktif itu sangat merugikan kabupaten, terutama pemerintah daerah dan masyarakat. Justeru itu, hendaknya ada ketegasan dari Dinas ESDM Kabupaten Solsel. “Kita kasihan juga melihat masyarakat yang menambang emas, alat

dompeng sangat mahal, tetapi ditangkap aparat,” katanya. Memang tidak dapat dipungkiri, masyarakat yang menambang emas dengan menggunakan alat dompeng berstatus pelaku illegal mining di mata hukum. Alasannya, pendompeng tidak memiliki izin usaha pertambangan. Kalaupun ada yang ingin mengurus IUP, di mana lokasinya akan mengadakan penambangan rakyat. Salah satu program andalan pemerintah daerah untuk mengatasi istilah illegal mining adalah program ”bapak angkat, anak angkat”. Maksud istilah ini adalah masyarakat pribumi melalui koperasi menjalin perjanjian kerja dengan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penambangan emas. Perjanjian kerja (momerandum of understanding) antara PT Geomenix Sapek dengan Koperasi Serba Usaha Batang Hari Sepakat (KSBS). Konsep ”bapak angkat, anak angkat” maksudnya koperasi KSBS menginduk ke PT Geomenix Sapek, dan membayar fee ke perushaaan, nagari, dan pemda melalui perusahaan. Konsep yang diyakini mumpuni itu tidak jalan sebagaimana seharusnya. UU nomor 4 tahun 2009, pasal 139 ayat 4 yang mana pemerintah daerah bertanggungjawab melakukan pembinaan sesuai wewenangnya. Namun ironisnya, jangankan pembinaan bahkan komunikasi yang baik saja dengan pemerintah daerah tidak ada. (h/col)

Porkab, Beri Peluang PNS Untuk Berolahraga

SEKDAKAB Solsel Fachril Murad disaksikan Ketua DPRD Solsel Khairunnas memukul gong sebagai tanda Porkab ke-4 kab Solsel dimulai. Dijapret Haluan, Jumat (6/7) di GOR Rimbo Tangah Kecamatan Sangir. ICOL DIANTO

SOLSEL, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengadakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Solok Selatan ke-4. Tahun ini, Pemda setempat memberikan motivasi kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab solsel untuk mengekspresikan bakat olahraga masing-masing. Bupati Solok Selatan H. Muzni Zakaria yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Selatan H. Fachril Murad mengatakan agar olahraga menjadi agenda rutin aparatur negara. “Untuk mengharumkan nama daerah melalui sektor olahraga hendaknya dimulai dari kehidupan aparatur negara. Kita yang akan memasyarakatkan olahraga, berawal dari diri

sendiri, keluarga, dan lingkungan,” ujarnya. Sebagai orangtua, aparatur Negara dapat memberikan motivasi kepada anaknya untuk berolahraga. Manfaatnya sangat besar, dengan berolahraga maka anak dapat tumbuh sehat. Akhirnya ia tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, bersemangat, dan bermental kuat. “Di sekolah juga bisa menjadi wadah ampuh memasyarakatkan olahraga karena di sekolah dapat dipelajari beragam cabang olahraga sesuai kegemaran dan hobi masingmasing,” jelasnya. Ia mengatakan, perlu menjadi perhatian bersama untuk menghidupkan olahraga. Jadikanlah olahraga sebagai bagian dari hidup, dengan motto

tiada hari tanpa olahraga. “Semangat inilah yang harus ditanamkan kepada diri pribadi, keluarga, dan orang lain agar kesehatan secara komprehensif dapat terwujud,” lanjutnya. Selain itu, Pemkab Solsel sangat menghargai PNS yang berorganisasi, termasuk organisasi olahraga. Sekdakab Solsel H. Fachril Murad mengajak kepada kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memberikan kesempatan kepada bawahannya dalam mengembangkan bakat di bidang olahraga. Pemda Solsel berjanji akan mengadakan pekan olahraga kabupaten setiap tahunnya. Sampai berita ini diturunkan, data hasil pertandingan dari seluruh cabang lomba tidak bisa disertakan karena belum terhimpun. (h/col)


24 PENDIDIKAN 30 Pelajar Ikut BJRB PADANG, HALUAN — Sebanyak 30 pelajar yang ada di Kota Padang, mengikuti kegiatan Bintal Juang Remaja Bahari (BJRB) tahun 2012 ini di Lapangan Apel Mako Lantamal II Padang. “Sebanyak 30 orang peserta yang ikut itu berasal dari para putra-putri TNI AL, anggota pramuka Sakabahari Lantamal II Padang, SMK Pelayaran Kota Padang,”kata Ketua Panitia BJRB Lantamal II Letkol Laut (P) Rony Ch. Sitompul, di Padang, Minggu. Menurutnya, kegiatan rutin TNI AL yang dilaksanakan setiap tahun pada saat liburan sekolah, sebagai salah satu sarana pembinaan remaja untuk menanamkan jiwa bahari serta mengembangkan wawasan cinta tanah air dan menumbuhkan jiwa kejuangan dan kebaharian kepada para remaja Indonesia. Sebab, Indonesia merupakan negara kepulauan yang berjumlah sekitar 17.500 pulau di mana sebagian besar adalah kawasan bahari. “Oleh sebab itu kita harus menumbuhkembangkan cinta bahari sejak dini terhadap generasi muda,” katanya. Peserta BJRB ini dibina dengan berbagai kegiatan, lanjut Rony Ch. Sitompul, meliputi penanaman jiwa bahari, pengenalan keangkatan lautan, ceramah narkoba. “Selanjutnya pembinaan ketakwaan dan mental rohani, ceramah disiplin, pembinaan fisik, pengetahuan organisasi kapal serta pelayaran joysailing (berlayar gembira) dengan KAL Sinyaru dengan rute Bungus ke Teluk Bayur,” kata Rony Ch. Sitompul. Dia mengatakan, kegiatan BJRB tahun 2012 memiliki makna yang strategis, karena melalui kegiatan ini para remaja yang merupakan generasi masa depan secara dini telah diberi pemahaman akan arti pentingnya laut bagi bangsa Indonesia. “Kesemuanya itu membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki visi kelautan sehingga mampu memberikan jaminan bahwa pembangunan sektor kelautan merupakan alternatif utama bagi upaya peningkatan kesejahtraan masyarakat. “Remaja merupakan aset bangsa yang memiliki arti strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk itu pembinaan secara terus menerus dan berlanjut sangat diperlukan dalam rangka pembinaan generasi penerus pembangunan bangsa,” kata Rony Ch Sitompul. Menurutnya, kegiatan pembinaan mental generasi muda merupakan tanggung jawab bagi seluruh komponen bangsa. “TNI-AL sadar bahwa salah satu kegiatan yang penting dalam pembinaan mental bagi generasi muda penerus bangsa, sehingga pada waktunya nanti diharapkan akan siap menerima tongkat estafet dalam upaya mewujudkan citacita nasional,” katanya. Kegiatan BRJB ini menurut Rony Ch Sitompul merupakan kegiatan yang sangat positif dirasakan manfaatnya. “Tidak hanya bagi peserta BRJB namun juga bermanfaat bagi kita semua terutama orangtua peserta dan lembaga pendidikan,” kata Rony Ch Sitompul. (h/*)

SENIN, 9 JULI 2012 M 19 SYA’BAN 1433 H

GENGSI BIDANG EKSAKTA SEMAKIN MELAMBUNG

Pendidikan Bidang Humaniora Terpinggirkan DENPASAR, HALUAN — Pendidikan humaniora hampir dilupakan dalam berbagai aspek kehidupan, karena masyarakat cenderung mengagungkan ilmu-ilmu eksakta dibanding dengan bidang studi yang bersifat mengahafal itu.

PENGUMUMAN SNMPTN — Sejumlah peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) melihat hasil pengumuman SNMPTN yang diterbitkan media cetak, di kawasan Kampus UNP, Air Tawar, Padang Barat. AMIR

Iptek Pilar Ketiga MP3EI PAINAN, HALUAN — Transformasi ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) menjadi penting dalam pengembangan wilayah Koridor Ekonomi (KE) Sumatera. Pada koridor ini teknologi terapan difokuskan terutama dalam menopang sektor pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan. Menyoal KE Sumatera dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) daya dukung teknologi menjadi pilar ketiga dalam masterplan tersebut. Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta di Airhaji Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (7/7), menyebutkan upaya mendorong perwujudan MP3EI tersebut dalam konteks penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi mengaku sudah melakukan pertemuanpertemuan membahas masalah itu. “Kita sudah melakukan pertemuan dan sudah mengkordinasikan kegiatan-kegiatan kepada Litbang yang ada di daerah-daerah sesuai dengan tugas Ristek

sebagai pilar ketiga dalam MP3EI,” kata Gusti. Menurut Gusti, pilar dimaksud adalah peningkatan transformasi ilmu pengetahuan kepada berbagai sektor perekonomian masyarakat yang menjadi basis di daerah-daerah sasaran. Karena Sumatera berbasis kepada pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan maka teknologi terapan yang dirancang tentu berkaitan dengan sektor-sektor tersebut seperti pengembangan bibit, penciptaan peralatanperalatan mesin pertanian dan sebagainya. (h/*)

“Di berbagai sekolah, seorang siswa dipandang istimewa dan cerdas jika masuk jurusan eksakta,” kata I Wayan Nardayana, seorang seniman wayang kulit andal, alumnus Institut Seni Indonesia (ISI) di Denpasar, Minggu. Ia mengatakan, pandangan masyarakat yang demikian itu semakin

mengental, tatkala ilmu-ilmu eksakta menjadi ajang pertarungan antarsiswa seluruh dunia lewat olimpiade fisika, matematika, dan kimia. Bagi siswa yang berhasil keluar sebagai juara dalam kegiatan internasional itu akan dianggap sebagai anak yang supercerdas. Sementara siswa yang unggul dalam bidang studi ilmu humaniora hanya dipandang sebelah mata. “Gengsi ilmu eksakta semakin melambung tinggi kebijakan-kebijakan pendidikan dan pembangunan lebih menekankan pada penguasaan teknologi, dengan alasan mengejar ketertinggalan untuk bisa sejajar dengan negaranegara maju,” ujarnya. Kondisi itu secara otomatis mengutamakan penguasaan ilmu-ilmu eksakta sebagai salah satu syarat penguasaan iptek, sehingga dikhawatirkan ilmu-ilmu humaniora semakin terpinggirkan. (h/*)


Haluan 09 Juli 2012