Issuu on Google+

RABU, 8 JANUARI 2014

Harian Umum

6 RABI’UL AWAL 1435 H

MEDIA GROUP

EDISI 96, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082385321222

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

PILKADA KOTA PADANG

DeJe Panen Dukungan, Mahem Tak Gentar SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.59 12.28 15.53 18.33 19.47

BANYAKNYA dukungan terhadap pasangan DeJe, ternyata tak membuat pasangan Mahem gentar. Perolehan suara dalam Pilkada Padang putaran II diduga akan ketat.

WIB WIB WIB WIB WIB

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. SesungguhnyaAllah selalu menjaga dan mengawasi kamu. (QS 4:1)

DESRI AYUNDA — JAMES HELLYWARD

PADANG, HALUAN — Menjelang Pilkada Kota Padang putaran II yang akan dilaksanakan 29 Januari 2014, pasangan Desri Ayunda-James Hellyward (DeJe) panen dukungan. Baik dukungan dari tokoh masyarakat maupun dari partai politik. Namun pasangan Mahyeldi-Emzalmi (Mahem) tak gentar dengan hal itu. Pengamat politik juga menilai pengaruh dukungan itu tidak signifikan.

>> DEJE PANEN hal 7

MAHYELDI ANSHARULLAH — EMZALMI

Sungai Meluap, Jembatan Roboh

Sumber: www.pkpu.or.id

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Jembatan Pinjauan Kenagarian Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman ambruk. Hal itu disebabkan meluapnya Batang Pinjauan Sungai Limau beberapa hari yang lalu. Sehingganya, jembatan yang menjadi penghubung antara Korong Pinjauan dengan Korong Sungai Rambah tidak bisa dilalui oleh kendaraan maupun berjalan kaki. Jupri salah seorang masyarakat Pilubang mengatakan bahwa jembatan ini mengalami kerusakan beberapa hari yang lalu, karena meluapnya Batang Pinjauan, dan akhirnya pondasi jembatan terbalik. “Sekarang ini, pondasi jembatan sudah berada di tengah sungai,” jelas Jupri, Selasa (7/1). Dia menjelaskan, jembatan yang dibangun dengan dana PNPM baru saja diresmikan, dan belum lama digunakan oleh masyarakat, tapi

Shadiq Usulkan 2 Nama Cawabup BATUSANGKAR, HALUAN — Dua nama calon Wakil Bupati (Cawabup) Tanah Datar pengganti H Hendri Arnis, masing-masing Irdinansyah Tarmizi dan Anton Yondra, telah dibicarakan pada Rapat Bamus DPRD Tanah Datar, Selasa (7/1) kemarin.

>> SHADIQ USULKAN hal 7

ROBOH — Jembatan Pinjauan roboh, dan salah satu pondasinya sudah berada di tengah aliran sungai Batang Pinjauan, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman . BUSTANUL ARIFIN

DISKUSI PANSUS UU DESA DENGAN LKAAM

UU Desa Tidak Ganggu Fungsi Nagari PADANG, HALUAN — Panitia Khusus (Pansus) UU Desa turun gunung. Mereka berdiskusi dengan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar dan berbagai pihak lainnya, Selasa (7/ 1) kemarin di sebuah hotel di Padang. Lembaga adat ini sebelumnya menyatakan menolak UU Desa. Alasannya, UU itu tidak menghormati kearifan lokal dan keberagaman. Ketua IV Bidang Hukum LKAAM Sumbar, Bachtiar Abna, mengawali

diskusi dengan mengatakan, konsep desa tidak cocok diaplikasikan di Sumbar karena konsep tersebut adalah konsep feodal dan tidak demokratis, baik dalam segi birokrasi pemerintahannya, maupun dalam pemilihan kepala desa. Sedangkan Sumatera Barat sejak berabad-abad yang lalu hidup berdemokrasi. “Masing-masing daerah memiliki sistem pemerintahannya sendiri,

>> UU DESA hal 7

Pencairan Hibah dan Bansos 70:30 PADANG, HALUAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memberlakukan pencairan hibah dan bantuan sosial (bansos) dengan model 70:30. Artinya untuk tahap awal, penerima hibah dan bansos akan mencairkan dana sebanyak 70 persen. Tahap selanjutnya, penerima harus menyerahkan laporan pertangungjawaban sehingga sisa dana 30 persen bisa dicairkan. Bendahara Umum Daerah Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Sumbar, Refdiamon mengatakan, kebijakan ini merupakan langkah

untuk membantu tertib administrasi penggunaan anggaran. Selama ini penerima hibah dan bansos tidak pernah memberikan laporan pertanggungjawaban secara tertulis. “Sekarang kita berlakukan sistem ini. Cara membuat laporan pun mudah dan tidak perlu melampirkan kwitansi. Hanya saja kwitansinya harus disimpan oleh penerima untuk mengantisipasi jika suatu saat nanti dibutuhkan,” terang Refdiamon, Selasa (7/1).

>> SUNGAI MELUAP hal 7

PPI: KPK Melapor ke Cikeas Sebelum Periksa Anas JAKARTA, HALUAN — Juru bicara ormas bentukan Anas Urbaningrum Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), Ma’mun Murod Albarbasy mengungkapkan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi

(KPK), Bambang Widjojanto dan Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Denny Indrayana mendatangi kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di cekea spada Senin (6/

1) pukul 14.00 WIB. Kedatangan Bambang ke Cikeas itu dianggap PPI sebagai “praktek hukum kotor” karena dilakukan sehari sebelum rencana pemanggilan pemeriksaan bekas Ketua Umum Partai Demokrat

Anas Urbaningrum. Kedatangan Bambang seolah KPK “melapor” kepada penguasa. “Hampir semua pimpinan KPK memiliki persoalan sehingga

>> PPI: KPK hal 7

Advertorial

KADO HUT SOLSEL KE-10

Gubernur Sumbar Resmikan ‘Jembatan Emas’ SOLSEL, HALUAN — Di hari jadinya yang ke-10, Kabupaten Solok Selatan (Solsel) mendapat berbagai hadiah pembangunan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Selain mendapat gedung baru Bank Nagari Cabang Lubuk Gadang yang respresentatif, Kabupaten Solsel juga mendapat hadiah berupa jembatan baru di Nagari Sitapuih yang menghubungkan nagari itu dengan Nagari Ulang Aling.

>> PENCAIRAN HIBAH hal 7

Jembatan senilai Rp17, 3 miliar yang dibangun dengan dana APBD Sumbar itu diresmikan kemarin oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Dalam acara peresmian tersebut, Bupati Solsel Muzni Zakaria memberi nama jembatan tersebut ‘Golden Bridge’ atau Jembatan Emas pertumbuhan ekonomi masyarakat Solsel masa datang, yang juga dikuatkan oleh Gubernur Irwan Prayitno, Selasa sore

>> GUBERNUR hal 7

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Solok Seletan Muzni Zakaria dan Kadis Prasjal Tarkim Sumbar Suprapto usai pengguntingan pita peresmian Jembatan Golden Bridge Ulang Aling, Nagari Sitapuih Solsel, Selasa (7/1). IST

Mengais Rezeki di Antara Deru Mesin Angkot Laporan: LENI MARLINA

“R

OKOK diak, rokok?”. Teriak Isah pada beberapa orang sopir angkot yang saat itu sedang tercebak macet. Isah (46) merupakan warga Kecamatan Kuranji Kota Padang yang sehariharinya berprofesi sebagai penjual rokok berjalan. Isah biasa mangkal di Jalan Prof, M.Yamin, tepatnya di depan Masjid Takwa Pasar Raya Padang. Setelah menunaikan kewajiban sebagai ibu rumah tangga, sekitar pukul 8.00 WIB ia memulai rutinitasnya di tempat biasa ia mengais rezeki tersebut. Saat ditemui Haluan Selasa (7/1) Isah bercerita,

Suaminya sudah meninggal sekitar dua tahun lalu. Sekarang, ia tinggal di rumahnya yang kecil dengan

dua orang anak. Anak pertamanya laki-laki, dan anak keduanya perempuan. Kedua anak Isah sudah

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I RIAU DAN KEPRI HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I SUMBAR HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD

menamatkan SMA, tapi karena sekarang ini mencari pekerjaan cukup sulit, belum satupun dari anak-anak tersebut bisa membantu Isah mencari uang untuk menopang perekonomian keluarga. Kondisi tersebut membuat Isah harus berjuang sendiri dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. “Terkadang saya merasa letih karena harus berpanaspanas di jalanan, ditambah lagi sekarang keadaannya makin sulit, ini saja, sudah seharian berdiri di sini hanya satu bungkus rokok yang berhasil saya jual,” ujarnya. Sebagai warga kota yang kurang mampu ia juga sama dengan warga kurang

>> MENGAIS hal 7 HARI INI TERBIT

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

KASUS PENYEROBOTAN TANAH OLEH PT KAI

Polresta Tindaklanjuti Laporan Basko PADANG, HALUAN — Dua tahun lebih vakum di Reskrim Polresta Padang, kasus penyerobotan tanah yang dilaporkan manajemen Basko Grand Mall, kini kembali bergulir, setelah adanya keputusan inkrah dari Mahkamah Agung (MA) tahun lalu. “Setelah ada penetapan dari MA mengenai lahan tersebut, dan dimenangkan oleh pihak Basko, maka penyidikan akan dilanjutkan kembali,” kata Kapolresta Padang Kombes Pol Wisnu Andayana kepada Haluan, Selasa (7/1). Wisnu mengatakan, penyidik akan melanjutkan penyelidikannya, dan akan kembali memintai keterangan saksi-saksi dalam peristiwa tersebut, serta pengumpulan bukti lainnya. Sebelumnya, kata Wisnu, pada saat pimpinan Kapolresta lama, kasus penyerobotan tanah yang dilakukan oleh oknum anggota PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre II Sumbar, terlebih dahulu diselesaikan kasus perdatanya untuk mengetahui kejelasan status hukumnya. Kini setelah ada ketentuan hukum yang jelas, lanjut Wisnu, maka penyidik akan menindaklanjuti kasus tersebut dan akan diproses sesuai prosedur yang berlaku. “Yang jelas, kini kasus tersebut akan ditindaklanjuti oleh penyidik,” ugkapnya. Seperti berita sebelumnya, pihak Basko Grand Mall mela-por-kan PT KAI Divre II Sumbar ke Mapol-resta Padang, Selasa (1/11/2011), terkait tindakan PT KAI yang memasuki dan memancang plang di lahan parkir Basko Hotel dan Mall. Laporan tersebut tercatat dengan nomor 1797/K/XI/2011-Resta tentang dugaan penyerobotan tanah dan memasang plang tiang baja. Kemudian General Manager Basko Grand Mall, Robby Wiryawan (36), kembali mendatangi Polresta Padang, Sabtu (5/11/2011) sekitar pukul 15.30 WIB. Kedatangannya tersebut untuk melaporkan kembali pihak PT KAI Divre II Sumbar dalam kasus pengrusakan di sekitar perkarangan hotel dan Basko Grand Mall, yang terjadi Selasa (1/11/2011). Laporan tersebut tercatat dalam nomor LP/1824/K/XI/2011-Resta tentang pengrusakan secara bersama-sama oleh PT KAI Divre II Sumbar. Dalam keterangannya, Robby mengatakan, peristiwa ini terjadi ketika ratusan pegawai PT KAI Divre II Sumbar tiba di lingkungan hotel dan Basko Grand Mall dengan menggunakan kereta api. Kemudian karyawan PT KAI ini langsung merusak perkarangan di sekitar hotel dan mal. “Dalam aksi tersebut ada tiga titik yang dirusak oleh pegawai PT KAI Divre II Sumbar dengan menggunakan peralatan yakni dua mesin listrik dan linggis untuk memasang plang milik PT KAI,” ungkap Robby pada saat itu. Setelah itu, terhadap gugatan PT KAI yang menang di Pengadilan Negeri (PN) Padang dalam perkara perdata, pihak Basko mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT). Alhasil, putusan PT tidak menerima gugatan PT KAI atau N0 (Niet Onvankelijke Verklaard). Putusan NO dari Pengadilan Tinggi itu dikeluarkan pada tanggal 26 Juli 2013 lalu, dan baru diterima oleh kuasa hukum Basko yaitu Muhammad Haris, Senin (30/9/2013) lalu. Setelah kliennya kalah di PN Padang dalam perkara perdata dengan PT KAI, pihaknya melakukan banding ke pengadilan tinggi. Tidak sampai disitu, PT KAI Divre II Sumbar pun melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Akhirnya, lewat putusan Nomor 39 K/TUN/2013, MA menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi yaitu PT KAI pada tanggal 28 Februari 2013, terkait dalam perkara perdata. Keputusan MA ini diterima oleh Kuasa Hukum H. Basrizal Koto (Basko), yakni H. M. Haris SH, MH, Rabu (11/12/2013) lalu. Putusan tersebut diambil dalam rapat permusyawaratan MA oleh Prof. Dr. Paulus E. Lotulung, SH. Ketua Muda MA Urusan Lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara yang ditetapkan oleh Ketua MA sebagai Ketua Majelis, H. Yulius, SH, MH, dan Dr. H. Supandi, SH, M. Hum. Dengan dikeluarkannya putusan dari Mahkamah Agung tersebut, maka hak milik dalam perkara lahan sertifikat nomor 200, 201, dan 205 adalah sah atas nama H Basrizal Koto, sehingga keputusan tersebut sudah inkrah. (h/nas)

JADI GUNJINGAN DAN DIKECAM WARGA

Nikah Harus di Kantor KUA TANAH DATAR, HALUAN — Terhitung sejak 1 Januari 2014, prosesi nikah tak boleh lagi dilaksanakan di rumah atau di masjid. Nikah hanya dilaksanakan di kantor KUA. Kebijakan Kantor Kemenag Sumbar ini kini mendapat kecaman dari banyak pihak. Pasalnya, peristiwa sakral keagamaan itu akan menghilangkan sejarah bagi kedua keluarga pengantin. Lagi pula, hal itu akan menambah biaya untuk mobilisasi sanak keluarga, handai tolan yang ingin menyaksikan prosesi nikah tersebut terutama bagi calon pengantin yang tinggal di jorong terpencil. Apalagi umumnya kantor KUA belum memiliki aula yang dapat menampung banyaknya keluarga calon pengantin yang ikut hadir dalam prosesi nikah itu. Mereka juga tidak dapat mendengarkan nasehat perkawinan dari Pembantu Pegawai Pencatatan Nikah (P3N). Lagi pula, setelah pelaksanaan nikah, semua keluarga lazim makan bersama di rumah pengantin. Dengan sendirinya, nikah di kantor KUA akan menimbulkan biaya yang lebih besar karena mereka harus bolak-balik dengan kendaraan. Tak hanya itu saja, pada hari hari libur, kantor KUA juga tutup, sehingga pernikahan otomatis tidak bisa dilangsungkan. Padahal bagi sebagian masyarakat di jorong-jorong, penetapan hari dan tanggal nikah memiliki arti tersendiri. Makanya setiap bulan Muharram, jarang ada pasangan yang mau melangsungkan pernikahan lantaran mereka berpendat bulan Muharram adalah bulan yang kurang baik. Pelaksanaan nikah di Kantor KUA ini sudah menjadi gunjingan di tengah masyarakat. Kemenag seharusnya tidak bisa menyamakan persoalan nikah di daerah lain dengan prosesi nikah di Minangkabau. Pembantu Pegawai Pencatatan Nikah (P3N) Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, A Kt Sati membenarkan

hal itu. Pelaksanaan nikah diatur dengan surat Kakanwil Kemenag Sumbar yang menyatakan terhitung sejak 1 Januari 2014 tidak diperkenankan lagi melaksanakan nikah di rumah atau di masjid. Biasanya, tambah A Katik Sati, nikah di Batipuh umumnya dilaksanakan di rumah atau di masjid agar masyarakat dan sanak keluarga calon pengantin dapat mengikuti prosesi tersebut. “Masyarakat banyak mempertanyakan kepada saya dan meminta agar prosesi nikah itu diizinkan kembali di masjid atau di rumah. Karena prosesi nikah ini memiliki sejarah bagi kedua pihak,” katanya lagi. Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe SH yang dikontak via telepon selularnya kemarin juga mengaku banyak menerima pengaduan dari masyarakat di berbagai kecamatan di Tanah Datar terkait pelaksanaan nikah di kantor KUA. Menurutnya, pelaksanaan nikah ini sebaiknya diizinkan di rumah atau di masjid karena prosesi nikah memiliki arti historis tersendiri bagi kedua keluarga calon pengantin dan keluarganya. P3N atau KUA seharusnya diberi izin untuk melaksanakan nikah di masjid atau di rumah mengingat kondisi kantor KUA di Tanah Datar umumnya belum memadai. Petugas P3N seyogyanya diberi surat jalan dengan biaya perjalanan dinasnya yang diatur dengan peraturan tersendiri tanpa membenani biaya tambahan kepada masyarakat. Sebab pelaksanaan nikah ini adalah juga pelayanan kepada masyarakat termasuk melayani masyarakat untuk nikah di hari libur. Sebab sebagian masyarakat masih memiliki kepercayaan tentang kapan hari, bulan dan tanggal pernikahan yang baik dilaksanakan, meski tanggal

tersebut bersamaan dengan tanggal libur kantor,” kata Shadiq.

Menurut P3N Batipuh A Katik Sati, nikah di Kecamatan Batipuh rata-rata 40

pasang setahun dengan biaya Rp 30.000 per pasang. (h/one)

JEMBATAN GANTUNG—Seorang warga membawa hasil tani, melintasi jembatan gantung di Salisikan, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (6/1). Penggunaan jembatan gantung di beberapa wilayah Sumatera Barat masih di pertahankan, hal itu dikarenakan perawatan dan biaya yang murah. RIVO SEPTI ANDRIES

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

Forum Anak Agam dan Nias Kunjungi Forkapar PARIAMAN, HALUAN — Forum Anak Kabupaten Agam dan Forum Anak Nias telah berkunjung ke Kota Pariaman untuk melihat secara dekat program Forum Anak Kota Pariaman (Forkapar) yang eksis sejak tahun 2009. Rombongan dari kedua daerah itu total 15 orang, 5 dari Agam dan 10 dari Nias. Mereka diterima langsung oleh Pembina Forum Anak Kota Pariaman, Yutiardy Rivai di Sekretariat Fakopar Kp Pondok, Sabtu (4/1). Menurut Yutiady yang juga Kepala BP2KB Kota Pariaman tersebut, kunjungan kedua forum anak tersebut selain melihat program kerja forum anak Kota Pariaman, juga saling tukar pendapat untuk kemajuan forum anak ke depan. Dalam acara itu Yutiardy juga menyanpaikan informasi tentang bagaimana peran Fakopar dalam mendukung program Pariaman menuju kota layak anak “strata madya”. Juga termasuk dukungan yang sudah diberikan pemerintah Kota Pariaman dalam meningkatkan kegiatan Fakopar secara berkelanjutan. (h/tri)

BBI Akan Produksi Larva Lele 1 Juta Ekor Tiap Bulan PARIAMAN, HALUAN — Sukses memproduksi calon induk lele sangkuriang, tahun 2014 ini Balai Benih Ikan (BBI) Kota Pariaman mengembangkan produksi larva ikan lele sangkuriang dengan kapasitas 1 juta ekor tiap bulan.

APBD 2014 Disahkan di Ujung Tahun PARIAMAN, HALUAN — Ranperda APBD Kota Pariaman 2014 disahkan DPRD Kota Pariaman di penghujung tahun 2013 dalam sidang Paripurna di Gedung DPRD, Manggung, Selasa (31/12). Sidang dipimping langsung Ketua DPRD Ibnu Hajar, dihadiri Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, Wakil Walikota Genius Umar, anggota dewan, kepala SKPD, dan kepala sekolah se-Kota Pariaman. Empat fraksi yang ada di DPRD dalam pendapat akhirnya setuju, Ranperda APBD 2014 yang diajukan Pemko Pariaman ditetapkan menjadi Perda APBD 2014. Pihak eksekutif dan legislatif sepakat menetapkan pendapatan sebesar Rp513.780.633.727, belanja sebesar Rp561.642.643.217, defisit Rp47.862.009.490. Defisit tersebut ditutup dengan pembiayaan daerah sebesar Rp47.862.009.490. Menurut walikota, himbauan dan saran-saran yang telah disampaikan fraksi akan menjadi perhatian dan pertimbangkan bagi Pemko Pariaman. “Ranperda ini segera disampaikan kepada Gubernur Sumatera Barat untuk dievaluasi sebelum ditetapkan menjadi Perda APBD Kota Pariaman 2014,” kata walikota.(h/tri).

Pabrik Es Balok Berhenti Produksi PARIAMAN, HALUAN — Pabrik es balok di Karan Aua Kota Pariaman terancam berkarat, sebab sejak uji coba selama lima hari pada November 2013 lalu, hingga kini pabrik tersebut tidak produksi lagi. Pabrik yang dibangun dengan dana pusat hampir Rp 2,2 miliar itu tujuannya untuk membantu para nelayan akan kebutuhan es balok, ternyata hingga kini hanya baru sebatas sajian harapan. Kepala Dinas Koperasi Industri dan Perdangan Kota Pariaman, Sumiramis menjawab Haluan terkait operasional pabrik es tersebut menyebutkan, secara fisik mesin pabrik sudah selesai, malah sudah diujicoba dan tidak ada masalah. Sumi mengatakan, soal pabrik es balok, itu ada dua SKPD yang terlibat, dis amping Koperindag juga Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman. Pabrik itu sudah tidak ada masalah, yang menjadi persoalan sekarang adalah listrik untuk penggerak mesin dan itu dikelola oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Pariaman. Kepala Dinas Kelautan Perikanan Yanrileza, ketika dihubungi, Jumat (3/1), menyebutkan, memang untuk operasional pabrik terkendala listrik. Daya listrik yang ada sekarang tidak mencukupi untuk menggerakkan mesin pabrik. “Kita mengajukan tambah daya ke PLN dengan APBD Perubahan, memang itu sudah dianggarkan, tetapi waktunya sangat mepet sekali, perubahan oke, November 2013, sementara untuk pemasangan instlasi inclut hingga pabrik bisa jalan dengan listrik PLN, memakan waktu lebih dari waktu yang tersedia, makanya kita tidak jadi dilakukan tambahan daya, tetapi di tahun 2014 ini,” kata Yanri. Disebutkan juga, untuk operpasional pabrik es, benar-benar hanya tergantung soal listrik, yang dibatuhkan 130 kva. “Di tahun 2014 kwartal II, pabrik sudah bisa jalan,” katanya.(h/tri)

3

TEKEN APBD -— Ketua DPRD Kota Pariaman Ibnu Hajar menandatangani nota kesepakatan APBD Kota Pariaman 2014.

Dinas PU Siapkan Perencanaan Pembangunan GOR Internasional dan Masjid Raya PARIAMAN, HALUAN — Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman kini sedang membuat dokumen perencanaan untuk pembangunan gelanggang olahraga bertaraf internasional dan Masjid Agung Kota Pariaman. “Dua program yang berada pada Pekerjaan Umum tersebut termasuk dalam 6 program unggulan lainnya,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman, Joni Rinaldi kepada Haluan, Senin (6/1). Lahan pembangunan untuk kedua sarana dan prasarana tersebut sudah dibidik, masing-masing dengan luas lahan 10 hektar gelanggang olahraga dan lima hektar untuk mesjid agung Kota Pariaman. Masjid agung Kota Pariaman, lokasinya yang diharapkan tidak jauh dari pusat kantor pemerintahan, bukan hanya membangun masjidnya saja, tetapi lengkap dengan sarana dan pasarana lainya, seperti gedung

untuk islamicenter, pustaka, dan taman-tamanya. “Kita tidak hanya membangun mesjidnya saja tetapi lengkap dengan fasilitasnya dan soal lahan kita sedang dalam pembicaraan,” kata Joni Rinaldi. Untuk pembangunan gelanggang olahraga dengan stadion bertaraf internasional tidak hanya membangun lapangan sepakbola itu saja, tetapi juga bakal dilengkapi dengan sarana sarana olahraga lainya, seperti jalur atletik, untuk lapangan-lapangan yang bersifat indoor dan out door, sehingga bisa mengundang tim-tim dari luar untuk bertanding di Kota Pariaman. Mengenai berapa biaya belum kita susun, jelas Joni, karena masih coba fokus terhadap pengadaan tanahnya untuk pembangunan sarana prasarana tersebut. Terkait juga dengan gelanggang olahraga Karan Aua, itu juga terus dikembangkan dengan pembangunan-

pembangunanya. Tempat olahraga Karan Aua, memang sifatnya indoor dan out door. Lapangan olahraga yang ada di sini tetap digunakan, seperti lapangan tenis, basket, kini juga sedang dibangun gedung out dor (gedung olahraga bentuk tertutup), di sini bisa bola basket, bola voli dan bulutangkis. Pembangunan sarana olahraga out dor, dilengkapi dengan tribun dan ini juga nantinya bisa digunakan untuk acara-acara pertemuanpertemuan. Tahun 2014, pembangunan tempat olahraga Karan Aua, masih menyelesaikan pembangunan gedung serba guna yang dibantu oleh Menpora dan dalam tahun ini juga diharapkan dalam tahun ini juga bisa dimanfaatkan. “Dan inilah program unggulan yang kita coba masukan dalam tahun 2014,” jelas Joni.(h/tri).

Hari Amal Bhakti Ke-68 Kemenag Diperingati PARIAMAN, HALUAN — Dalam rangka memeperingati hari Amal Bhakti Kementeriana Agama yang ke 68, Pemerintah Kota Pariaman menggelar upacara bendera di halaman Balai Kota Pariaman, Jumat (3/1), diikuti PNS dan pelajar MAN dan MTs se Kota Pariaman. Bertindak sebagai pembina upacara Walikota Pariaman Mukhlis.R dan dihadiri Kapolres, Dandim, Kepala Kankemenag dan seluruh Kepala SKPD di lingkungan Pemko Pariaman. Dalam amanatnya, Walikota Pariaman membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Suryadarma Ali yang berisi, peringatan hari Amal Bhakti Kementerian Agama tahun 2014 ini mengambil

tema “Mengabdi dengan Profesionalitas dan Amanah”. “Ini merupakan momentum terbaik yang mengingatkan bangsa indonesia tentang posisi strategis pembangunan kehidupan beragama dalam NKRI. Pembangunan kehidupan berbangsa dan bernegara memiliki dimensi keagamaan, moral dan spiritual yang harus selalu di jaga,” kata walikota. Dalam tata kelola organisasi dan sumber daya manusia, Kementerian Agama telah menjalankan reformasi birokrasi menuju terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dengan melakukan perbaikan sistem, mengaktifkan pengendalian internet serta melakukan assasmen SDM, sehingga terdapat

keseimbangan kompetensi pegawai dan beban tugasnya menuju standar remunerasi. “Untuk itu, peringatan ini bukan sekedar rutinitas organisai saja, tetapi harus dijadikan media introspeksi diri, sejauh mana kita telah mengemban tugas pokok yang diembankan dan sejauh mana kita merespon tuntutan dan kebutuhan masyarakat melalui peran yang kita jalankan,” tambahnya. Walikota Pariaman mengucapkan selamat Hari Amal Bhakti Kementerian Agama yang ke 68 tahun 2014. Diharapkan dengan kerja keras dapat mewujudkan Kementerian Agama yang bersih dan berwibawa khususnya di Kemenag Kota Pariaman. (h/rel)

“Produksi larva lele sangkuriang itu berpijak dari banyak permintaan pasar akan anak ikan lele ke BBI, sekaligus membantu UPR dalam perolehan bibit ikan serupa,” kata Kepala BBI Fajri, kepada Haluan, Senin (6/1). Pengembangan usaha produksi itu juga terkait dengan penghargaan yang diterima beberapa waktu lalu, bahwa kelemahan BBI Kota Pariaman karena hanya memproduksi ikan satu jenis usaha saja, yakni produksi calon induk ikan lele sangkuriang, yang seharusnya tidak demikian. Produksi itu akan dilakukan pada bulan Mei tahun 2014, tetapi langkahlangkah untuk kelancaran produksi mulai disiapkan sekarang. Persiapan yang dilakukan mulai dari mempersiapkan calon induk ikan yang dibutuhkan, tenaga tambahan yang diperlukan. Sedang soal dana untuk biaya produksi tidak masalah. Pemijahan dilakukan dengan kawin suntik dan itu salah satu ilmu yang diadopsi dari Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi. Fajri juga menyebutkan, dari sisi sarana dan prasarana memang diakui masih kurang, terutama untuk penetasan larva, dan ruang khusus untuk penetasan larva, dan sebagai solusinya, akan memanfaatkjan fiber yang berukuran 2x4 meter. Soal kekuarangan sarana dan prasarana itu, pernah diusulkan melalui APBD tahun 2014 ini, tetapi masih belum bisa dan terkendala di plafon dana yang tak mencukupi. Artinya diusulkan dalam bentuk pembangunan hatchery indoor (ruangan penetasan tertutup). “Untuk memproduksi larva tersebut dibutuhkan 40 fiber,” kata Fajri. Namun di dalam tahun 2014 ini, produksi calon induk lele sangkuriang tetap lanjut, dengan target 5 ton.(h/tri).

Pembangunan Jalan Lingkung Berjalan Lancar PARIAMAN, HALUAN — Pekerjaan pembangunan jalan lingkung dan drainase lingkung di bidang Cipta Karya, Dinas PU Kota Pariaman tahun 2013 berjalan lancar dan baik dari dana yang bersumber dari APBD termasuk APBD perubahan. Kepala Bidang Cipta Karya, H.Syahrizal kepada Haluan menyebutkan, pada bidang Cipta Karya, ada dua program kerja di sini, Infrastruktur Pedesaan dan Sarana &Prasarana Aparatur. Program pekerjaan jalan lingkung misalnya, telah dilaksanakan diantaranya, di Kp Baru, dan drainase lingkung di Sikapak Timur, Dusun Sungkai serta di Santok, depan Puskesmas Air Santok. Sementara pada program kerja Sarana &Prasarana Aparatur kegiatanya diantaranya pembangunan sarana pendukung gedung kantor, pekerjaanya pembangunan pagar di WTP Cubadak Mentawai dan pembangunan pagar kantor camat Pariaman Timur. (h/tri).

Bisnis Properti Menggeliat di Kota Pariaman Laporan: Trisnaldi TIDAK dapat dipungkiri, bisnis properti di Kota Pariaman tampak melangkah cerah. Secara signifikan bisnis ini terus berkembang melalui investasi lokal dan perkem-

Bisnis properti

bangannya terlihat pesat dalam tiga tahun terakhir ini. Berkembangnya bisnis ini, jelas berdampak terhadap pertumbuhan pembangunan. Kini banyak tumbuh bangunan perumahan dengan baragam tipe. Sebut saja, tipe 36, 45, 47, ada juga tipe 57, termasuk

juga bangunan ruko-ruko. Pembangunan tersebut tumbuh tidak hanya pada tempat-tempat yang ramai, seperti di pinggir jalan-jalan besar, tetapi hampir merata di empat kecamatan yang ada di Kota Pariaman, di utara, selatan, tengah dan timur. Lihat saja, di kawasan bypass Kota Pariaman, tumbuh pembangunan ruko dan perumahan. Begitu juga di Padang Biriak-biriak, Kecamatan Pariaman Utara, tidak jauh dari jalan utama tumbuh pembangunan perumahan yang dilaksanakan pengembang, begitupun di kawasan Cubadak Mentawai. Lajunya pertumbuhan bisnis properti ini, menjadikan pusat permukiman penduduk tidak hanya tertumpu pada satu titik, tetapi telah melebar ke berbagai kawasan di dalam Kota Pariaman dan itu hampir merata. Seperti disebutkan Kepala KP2TPM Kota Pariaman, Alfian kepada Haluan, Selasa(7/ 1), penyebaran pembangunan

perumahan dan ruko-ruko melalui bisnis properti terus berkembang di Kota Pariaman dan perkembangannya dipandu mengikuti tata ruang. Investor dari tahun ke tahun terus bertambah. Kini sudah tercatat 25 pengembang dan aktif di bisnis ini dan perkembangan tersebut berdampak positif kepada pemasukan daerah melalui pengurusan izin mendirikan bangunan. “Perkembangan bisnis properti di Kota Pariaman, cukup membantu terhadap pemasukan daerah, melalui izin mendirikan bangunan yang dikeluarkan oleh Kantor KP2TPM. Contoh ,hampir separuh dari IMB yang dikeluarkan tahun 2012, itu untuk IMB perumahan, sementara di tahun 2013, cukup banyak juga, 94 IMB untuk pembangunan perumahan oleh pengembang dari total 271 IMB yang dikeluarkan,” kata Alfian. Tahun 2012 banyak pengembang yang melakukan pembangunan sekali banyak, misal>> Editor : Nova Anggraini

nya sekali 80 unit, tetapi sekarang, cenderung pembangunan perumahan sesuai pesanan konsumen. Di sisi lain, perkembangan bisnis properti di Kota Pariaman cukup berperan dalam pemerataan pembangunan. Jadi pemerintah kota tetap terbuka untuk investor yang ingin berinvestasi, termasuk di bidang properti di Kota Pariaman. Dan investasi yang berkembang saat ini diperkirakan mencapai Rp 18 miliar. Tahun 2014, diharapkan prospek bisnis properti tetap makin baik, sehingga pengembang tetap eksis di bidangnya dan secara bertahap dapat memenuhi kebutuhan akan rumah bagi masyarakat Kota Pariaman, KP2TPM siap membantu memfasilitasi perizinan IMBnya. Pengembang juga diajak untuk mengurus izin pembangunan sebelum melakukan kegiatannya, contoh mengurus IMB, uruslah sebelum melakukan pekerjaan pembangunan perumahan.*** >> Penata Halaman : Rahmi


4

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

BPJS Dicanangkan, Pasien RSUD Meningkat PEKANBARU, HALUAN — Sejak dicanangkannya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di seluruh Indonesia, secara otomatis pasien yang sudah terdaftar di Askes, Jamkesmas, Jamsostek, dan Asabri sudah menjadi anggota BPJS Kesehatan.

Diungkapkan Kasubag Hukum Informasi dan Kemitraan RSUD Arifin Ahmad, Masriah kepada Haluan Riau, Selasa (7/ 1) di ruang kerjanya, saat ini dalam masa sosialisasi kepada masyarakat, karena masih banyak masyarakat yang belum mengerti apa itu BPJS. “Memang, untuk itu perlu proses, karena masih dalam tahap sosialisasi. Jadi, tidak hanya petugas BPJS saja, tetapi seluruh

pegawai rumah sakit turut ikut memberikan penjelasan secara langsung kepada pasien,” ujar Masriah. Dijelaskannya, sejak pencanangan BPJS, RSUD mengalami peningkatan jumlah pasien. Diperkirakan setiap harinya ratarata jumlah pasien mencapai 600 orang, tercatat per 3 Januari 2014 jumlah pasien sebanyak 438 orang. Jumlah ini meningkat dari

awal tahun. Per 7 Januari pasien pengguna BPJS 366 pasien, Jamkesda 179 pasien, umum 165 pasien, dan pasien dari perusahaan tiga orang. Jumlah ini belum termasuk dari ruang darurat yang diperkirakan mencapai 1.000 pasien. “Kita masih menerima seluruh pasien, baik askes, jamkesmas, jamkesda, jamsostek maupun asabri. Namanya masih baru, tentunya pelayanan kita masih

banyak mengenai sosialisasi kepada masyarakat dan tentu butuh waktu,” ujarnya. Ditambahkannya, saat ini RSUD menerima pasien sesuai dengan jumlah penyakit yang dapat ditangani. Pelayanan primer sebanyak 144 diagnosa untuk level 4A. Sementara untuk pendaftaran, RSUD tidak menerima, melainkan pasien akan langsung diarahkan ke Kantor BPJS guna

PKB Tolak Rencana Kenaikan Tarif Listrik

Persoalan Sampah Sangat Pelik PEKANBARU, HALUAN — Meski Beberapa waktu lalu, pihak DPRD Kota Pekanbaru telah mengkritisi kinerja Pemko Pekanbaru persoalan penanganan sampah yang sampai saat ini belum dapat terkendalikan. Hingga kini dibeberapa titik, tumpukan sampah masih tampak berserakan di sepanjang pinggir-pinggir jalan kota. Seperti di Jalan Srikandi, Jalan Melati, Jalan Rajawali Ujung, Kelurahan Delima, Tampan. Belum lagi di ruas Jalan SM Amin (Arengka II), Jalan Yos Sudarso, Jalan Nangka, dan di sepanjang Jalan HR, Soebrantas Panam, sangat banyak tumpukantumpukan sampah yang terlihat. Disamping itu, juga bau busuk sampah membuaat warga sekitarnya menjadi resah. Hal inilah yang membuaat kalangan DPRD angkat bicara, bahkan pemerintah dinilai seperti acuh tak acuh terhadap persoalan ini. Dalam pantauan Haluan Riau di lapangan, masih banyak tumpukantumpukan sampah di sepanjang jalan yang ada di dalam Kota Pekanbaru. Hal ini, membuaat anggota DPRD Kota Pekanbaru angkat bicara. M. Nafiz menyebutkan, kalau persoalan sampah ini persoalan yang sangat pelit, dari dulu sampai sekarang belum terselesaikan. “Persoalan sampah itu, adalah persoalan yang sangat pelit. Hal ini harus dapat dimenet oleh pengelola sampah dalam hal ini pemerintah. Begitu juga dengan dinas terkait, yakni dinas kebersihan harus betul-betul dapat mengatasi begitu banyaknya tumpukan-tumpukan sampah yang berserakan,” kata Nafis kepada Haluan Riau, Selasa (7/ 1). Lebih lanjut Nafiz mengatakan, dalam membersihkan sampah ini juga harus ada peran aktif dari masyarakat. Seperti masyarakat harus membuang sampah pada tempatnya, dan jangan sampai ada berserakan sampah di sudut jalan. “Selanjutnya kepada masyarakat hendaknya membuang sampah pada tempatnya, jangan membuang sampah sembarangan. Sehingga, hal ini dapat menimbulkan banyaknya tumpukan sampah yang tidak dapat terbersihkan,” tutup politisi dari Partai Bulan Bintang ini. (h/hr)

untuk mendapatkan kartu identitas yang terdaftar secara online. Namun, secara teknis RSUD akan memberikan pelayanan sesuai dengan aturan. Jadi untuk proses penerimaan pasien, pada saat pendaftaran pasien akan didata, dan kemudian mendapatan Surat Egibilitas Pasien (SEP) atau surat keabsahan sebagai peserta BPJS, baru bisa dilayani. (h/hr)

SIMULASI — Sebuah Kapal Kayu bermuatan barang-barang antar pulau terbakar di pesisir pantai Rimba Jaya, di kilometer 3, Tanjungpinang. Terlihat petugas tengah melakukan simulasi penanganan korban kapal terbakar pada bulan lalu. SUTANA

USUT LELANG PROYEK 2013

Asosiasi Kontraktor Desak Kajari Bengkalis BENGKALIS, HALUAN – Sejumlah asosiasi kontraktor di Bengkalis mendesak Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis untuk segera mengusut proses lelang proyek fisik maupun non fisik di Kelompok Kerja 1 Unit Layanan Pengadaan Bengkalis tahun 2013. Menyusul temuan sejumlah asosiasi kontraktor, terindikasi ada sekitar 20 perusahaan yang tidak memiliki sub bidang pekerjaan malah dimenangkan panitia lelang. Seperti disampaikan salah seorang pengurus asosiasi kontraktor di Bengkalis, M. Fachrorozi Agam, Selasa (7/1). Beberapa asosiasi kontraktor di Bengkalis sudah melaporkan proses pelelangan di Pokja 1 ULP ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Batam, Kepri beberapa waktu lalu. Aduan yang disampaikan menyangkut dugaan tidak adilnya tahapan pelelangan yang dilaksanakan di Pokja 1 tersebut, serta terindikasi adanya KKN. “Asosiasi rekanan di Bengkalis secara resmi sudah melaporkan ke KPPU soal lelang di ULP Bengkalis, terutama

Pokja 1 yang diduga sarat nuansa KKN. Karena ada 20 lebih perusahaan yang tidak lengkap secara administrasi, seperti tidak memiliki sub bidang, perusahaan sudah mati bertahun-tahun malah ditetapkan jadi pemenang lelang. Kita mendesak kejari juga menindaklanjutinya,” tandas Fachrorozi Agam, yang juga menjabat Sekretaris KNPI Kabupaten Bengkalis itu. Agam menjelaskan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis sendiri sudah mengendus adanya indikasi KKN atau setoran pada proses pelelangan di Bengkalis tahun 2013. Ia menilai, pelelangan umum tahun 2013 lalu sangat buruk, diduga sarat dengan permainan serta pengaturan pemenang, sehingga banyak rekanan di Bengkalis menempuh langkah melapor ke KPPU. “Harapan kita, Kajari Bengkalis menyelidiki pelelangan di Pokja 1, yang mengabaikan kelengkapan administrasi, serta tidak profesionalnya panitia. Apalagi perusahaan yang dimenangkan panitia, mayoritasnya mengerjakan proyek berskala besar, rata-rata diatas

Rp1 miliar,” kata Agam Pemuka masyarakat Bengkalis, H Effendi Buntat menyebutkan, lelang proyek tahun 2013 amburadul, mengabaikan azas transparansi serta profesionalitas. Ada proyek parit beton di Jalan Bantan yang bernilai Rp5 miliar lebih, ternyata rekanan bekerja sesuka hati, termasuk dugaan perusahaan tersebut tidak memiliki sub bidang pekerjaan. “Tahun 2013 lalu, kualitas proyek mayoritas tidak memuaskan. Terkesan dipaksakan pengerjaannya, untuk mengejar tahun anggaran berakhir. Kita semua tahu bagaimana proses lelang tahun 2013, yang diduga sarat nuansa KKN kian merajalela, termasuk dugaan adanya setoran ke panitia lelang,” ungkap Buntat. Sejauh ini, menurut Buntat, pihak penegak hukum di Bengkalis belum melakukan tindakan, menyelidiki adanya dugaan praktek KKN tersebut. Ia juga menilai pross lelang di Pokja 1 ULP Bengkalis termasuk yang diduga banyak bermasalah, tentu harus ditindaklanjuti ke ranah hukum. (h/hr)

BATAM, HALUAN — Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Batam yang juga Sekretaris Komisi III DPRD Batam, Jefry Simanjuntak secara tegas menolak rencana kenaikan tarif listrik (penyesuaian tarif) yang direncanakan oleh PT PLN Batam melalui Pemko Batam. Penolakan tersebut, lanjut Jefry, karena mempertimbangkan kondisi masyarakat yang kian terpuruk seiring naiknya sejumlah hargaharga kebutuhan, seperti kenaikan gas, biaya transport, dan harga sejumlah bahan pokok. “Belum saatnya taris listrik naik, kondisi ekonomi masyarakat masih memprihatinkan,” ungkap Jefry ke Haluan Kepri, Selasa (7/1) di ruang fraksinya. Menurutnya, selain PLN dan Pemko Batam harus mempertimbangkan kondisi masyarakat, keduanya juga harusnya lebih kreatif mencari formulasi lain selain menaikkan tarif. “Kenapa tidak dicari formulasi lain, karena ini menyangkut nasib khalayak ramai,” ujarnya. Menurutnya, ada beberapa dampak jika tarif listrik dipaksakan naik. Pertama, kenaikan tarif listrik bisa mengganggu badan usaha khususnya usaha kecil menengah (UKM). Kedua, PT PLN Batam harusnya berkaca bahwa pelayanan selama ini belum maksimal. Dimana masih banyak warga masyarakat di Kavling Sagulung belum teraliri listrik. “Benahi dulu pelayanan, baru bicara tarif,” tegasnya. (h/hk)

Mesin PDAM Rusak, Warga Kesulitan Air Bersih PANGKALAN LESUNG, HALUAN - Setidaknya lebih kurang satu bulan, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang berada di Kelurahan Pangkalan Lesung, Kecamatan Pangkalan Lesung tak beroperasi, sehingga masyarakat kesulitan dalam mendapatkan air bersih. Khairul, salah satu warga Kelurahan Pangkalan Lesung yang menggantungkan air bersih melalui aliran PDAM sangat merasakan dampaknya. “Lebih dari sebulan, PDAM kami tak beroperasi. Sehingga masyarakat yang menggunakan air bersih melalui PDAM untuk aktivitas rumah tangga mesti memutar otak mencari sumber air lainnya,” ungkapnya kepada Haluan Riau, Selasa (7/1). Lurah Pangkalan Lesung, Ravanis saat dikonfirmasi membenarkan jika warganya lebih dari sebulan kesulitan mendapatkan air bersih akibat PDAM mengalami kerusakan. “Mesin PDAM mengalami kerusakan. Namun, alat yang rusak itu telah kita ajukan untuk perbaikan. Saat ini, suku cadang yang baru telah tiba di PDAM, mekanik sedang melakukan perbaikan. Kita berharap kondisi ini segera teratasi, begitu juga warga hendaknya bisa bersabar,” ujar Ravanis. (h/hr)

AGEN DAN SUBAGEN IKUT MENSOSIALISASIKAN

Menaikkan Harga Elpiji Melebihi HET Ditindak Tegas PEKANBARU, HALUAN — Setelah diputuskan harga elpiji 12 kg diturunkan menjadi Rp1.000 perkilo. Akhirnya Pertamina Riau juga menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk Kota Pekanbaru sebesar Rp91.600 pertabung. Hal ini diungkapkan Sales exceutive LPJ V Riau, Doni Brilianto kepada Haluan Riau, Selasa (7/1) di ruang kerjanya. Dijelaskannya, setelah menunggu hasil keputusan resmi dari Pertamina pusat dan BPK, maka diputuskan untuk melakukan revisi ulang

terhadap kenaikan harga elpiji isi 12 kg dari Rp4.000 perkilo menjadi Rp1.000 perkilo. Keputusan ini disambut baik oleh Pertamina Riau, karena berdasarkan keputusan tersebut maka Pertamina juga telah menetapkan HET untuk Pekanbaru elpiji ukuran 12 kilo sebesar Rp91.600. “Tentunya dengan penetapan HET ini, masyarakat juga bisa menerima. Namun, untuk final atau tidaknya, masih belum bisa dipastikan. Untuk saat ini, ini adalah keputusan ter-

baik bagi Pertamina maupun masyarakat,” ujar Doni. Lebih rinci ditambahkan Doni, bahwa HET ini ditetapkan berdasarkan keputusan bersama dengan mempertimbangkan jarak dan suplier point yang ada di Riau. Yang berada di dua titik yakni Pekanbaru dan Dumai. Jadi selain HET Pekanbaru juga disepakati HET Dumai sebesar Rp88.900. Sementara, untuk daerah lain tergantung radius jarak, jika melebihi 600 km tentunya akan disesuaikan dengan suplay point yang

ditambah dengan ongkos angkut dan margin ke konsumen. Sedangkan terkait dengan praktek kerja lapangannya, kepada para agen dan sub agen. Doni menegaskan agar tidak bermainmain dengan harga yang telah ditetapkan. Karena jika terdapat ada permainan dengan menaikkan harga, melebihi dari harga yang ditetapkan terhitung tanggal 7 Januari 2014, maka agen dan sub agen tersebut dipastikan akan diputuskan hubungan usahanya. “Ini berdasarkan hasil

rapat dengan seluruh agen yang ada. Diharapkan kepada agen maupun sub agen juga bisa turut mensosialisasikan kepada retail maupun dealernya yang ada dibawahnya,” harap Doni. Sebenarnya kenaikan harga yang diterima oleh masyarakat, disebabkan karena adanya oknum yang membeli elpiji tersebut, kemudian mengambil margin lagi diatas HET, dan baru dijual ke masyarakat. Tetapi setelah disurvey dari Pertamina ke agen maupun sub agen, untuk harga itu sesuai dengan ketetapan

>> Editor : Nasrizal

tidak ada dinaikkan. Untuk memperjelas itu, maka Pertamina akan melakukan pemasangan spanduk sebagai bentuk pemberitahuan kepada masyarakat yang menjelaskan harga elpiji tersebut. Rencananya akan dipasang di setiap SPBU, dan juga di gudang agen, serta jika terdapat kekurangan, Pertamina juga bersedia menambah pasokan elpiji 12 kilogram. Namun, hanya bersifat insidentil yang disesuaikan dengan kondisi lapangan jika kurang. (h/hr)

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

Capaian Tiga Kabupaten Pemekaran ADA Selasa, 7 Januari 2014 kemarin, tiga kabupaten pemekaran di Sumatera Barat merayakan hari jadi atau ulang tahunnya yang ke-10. Tiga kabupaten tersebut adalah Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Dharmasraya. Pasaman Barat pemekaran dari Kabupaten Pasaman. Solok Selatan pemekaran dari Kabupaten Solok. Sedangkan Dharmasraya pemekaran dari Kabupaten Sijunjung. Adalah fakta, bahwa ketiga kabupaten tersebut memiliki potensi alam dan potensi ekonomi yang relatif lebih baik dari kabupaten atau pun kota lainnya di Sumatera Barat. Bahkan potensi alam dan ekonomi tiga kabupaten pemekaran itu juga bisa dikatakan lebih besar dan lebih baik, ketimbang kabupaten induknya. Kabupaten Pasaman Barat memiliki perkebunan sawit yang sangat luas, tambang bijih besi, perkebunan jagung, hasil ikan laut yang melimpah dan berbagai potensi lainnya. Baik yang sudah tergarap maupun yang belum tergarap. Letak kabupaten ini pun terbilang strategis. Potensi alam dan ekonomi Pasaman Barat tersebut bisa dikatakan lebih besar dan lebih baik ketimbang potensi alam dan ekonomi kabupaten induknya, yakni Kabupaten Pasaman. Begitu juga dengan Kabupaten Solok Selatan. Kabupaten ini memiliki potensi alam dan ekonomi yang cukup luar biasa. Bumi Solok Selatan mengandung emas yang cukup besar. Karena itu pula dijuluki sebagai negeri berlantai emas. Solok Selatan juga kaya dengan kandungan mineral seperti bijih besi dan juga panas bumi. Di daerah yang sedang dipimpin oleh Bupati Muzni Zakaria ini juga terdapat kebun kelapa sawit dan kebun teh yang cukup luas. Jika dibandingkan dengan daerah induknya, yakni Kabupaten Solok, dapat dikatakan potensi yang dimiliki Solok Selatan tidak kalah mentereng. Demikian pula dengan Kabupaten Dharmasraya. Di kabupaten yang berbatasan dengan wilayah Provinsi Jambi tersebut terdapat potensi alam dan potensi ekonomi yang cukup besar, seperti perkebunan sawit, tambang batu bara, kandungan emas, pertanian lainnya, serta berbagai potensi yang bisa menggerakkan roda perekonomian masyarakat dan pembangunan daerah. Potensi yang dimiliki Kabupaten Dharmasraya, ternyata jauh lebih besar ketimbang potensi alam atau potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Sijunjung, sebagai kabupaten induk. Perbedaan potensi itu, berdampak langsung kepada kedua daerah. Faktanya, Dharmasraya sebagai kabupaten pemekaran ternyata pembangunan dan pertumbuhan ekonominya jauh lebih baik ketimbang Sijunjung, sebagai kabupaten induk. Meskipun tiga kabupaten yang sama-sama merayakan hari jadinya yang ke-10 itu adalah daerah-daerah yang memiliki potensi alam dan potensi ekonomi yang lebih baik ketimbang potensi kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Barat, namun dalam pembangunannya ternyata ketiga daerah belum memiliki capaian-capaian yang sesuai dengan harapan masyarakatnya. Dalam berbagai hal, ketiga daerah tersebut justru masih banyak mendapat sorotan. Kabupaten Solsel, adalah kabupaten yang banyak mendapat sorotan. Potensi alam dan potensi ekonominya yang terbilang cukup luar biasa, ternyata belum membawa dampak positif bagi mayoritas masyarakatnya. Masih banyak masyarakatnya yang hidup miskin. Dan yang lebih mengkhawatirkan lagi adalah gaya hidup dan motivasi warganya yang terpengaruh oleh keberadaan tambang emas ilegal yang ada di daerah tersebut. Sedangkan Kabupaten Dharmasraya, meskipun gerak pembangunannya terbilang cepat, namun masih banyak juga rakyat miskin yang belum terkena dampak pembangunan di daerah tersebut. Pada sejumlah daerah di Dharmasraya, persoalan banjir masih terus menjadi momok bagi masyarakat. Untuk Pasaman Barat, tak jauh berbeda dengan Dharmasraya. Meskipun gerak pembangunannya cukup kencang dan pertumbuhan ekonominya cukup tinggi, namun pembangunan infrastruktur juga belum merata. Dan yang menjadi salah satu catatan penting bagi daerah ini, jumlah korban kecelakaan lalu lintas yang tewas di Pasaman Barat terbanyak jika dibanding kota dan kabupaten lainnya di Sumatera Barat. Persoalan keterbatasan infrastruktur salah satu penyebab utamanya. **

Manfaat Hama Keong Mas OLEH : YUMMAMA KARMAITA

P

„ DeJe Panen Dukungan, Mahem Tak Gentar z Bertandinglah secara sehat „ Pencairan Hibah dan Bansos Sistem 70:30 z Waspadai jadi modus pungli

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

5

Mahasiswa Pascasarjana Unand Penerima Beasiswa Bakrie Graduate Fellowship 2013 IAPA yang tidak kenal dengan keong mas? Binatang yang memiliki nama latin Pomacea Canaliculata Lammarck ini termasuk hewan golongan moluska karena bertubuh lunak. Bagi petani, keong mas merupakan hama yang berbahaya karena menyerang tanaman padi. Meskipun hewan ini bertubuh lunak dan jalannya sangat pelan, hewan ini sangat rakus dan bisa menghabiskan padi dengan mudah dalam hitungan hari. Dapat dimaklumi karena

S

serangan keong mas sangat dahsyat secepat perkembangan populasinya. Tidak heran sebagian petani menempuh cara-cara instan tanpa pertimbangan kelestarian lingkungan dalam mencari solusi mengatasi masalah yang dihadapi. Seperti dengan cara menggunakan samponi yang terkesan membantu mengatasi masalah. Namun di balik itu sebenarnya dapat menyebabkan kerusakan tanah. Selain dikenal sebagai hama perusak padi, ternyata keong mas memiliki kandungan gizi. Menurut Ketua

Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Dr Sulistiono, kandungan gizi keong mas diketahui mengandung asam omega 3, 6 dan 9. Dari hasil uji proksimat, kandungan protein pada keong mas berkisar antara 16 hingga 50 persen, sehingga sangat potensial digunakan sebagai media pembiakan alternatif bakteri. Tingginya kandungan protein tersebut dapat dipertimbangkan sebagai bahan baku pembuatan pepton yang merupakan sumber nitrogen utama dalam media mikrobiologi untuk pertumbuhan bakteri, sehingga keong mas dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan MOL (Mikroorganisme Lokal). Selain itu keong mas juga memiliki kandungan gizi lemak 0,37%, kadar abu 1,74%, serat kasar 0,61%, rendemen 18%, kalsium 29,3 %, dan phosphor 0,19%. Pembuatan MOL dari keong mas ini sangat banyak sekali manfaatnya. Antara lain: untuk membuat mikroorganisme lokal starter yaitu digunakan sebagai bahan decomposer atau mikroorganisme pengurai dalam pembuatan kompos. Biasanya dalam pembuatan kompos petani menggunakan starter sintetik atau buatan berupa

stardec, EM-4, dan OrgaDec dengan harga beli yang cukup mahal. Selain itu, MOL dari keong mas ini bisa juga digunakan sebagai pupuk organik cair yang mempunyai kandungan nitrogen yang tinggi. Bahan cukup mudah diperoleh, murah dan mujarab dalam hasil aplikasinya, karena bisa menghemat pemakaian pupuk kimia sintetis mengingat harga pupuk sudah mulai merangkak naik. Untuk membuat MOL sebenarnya hanya dibutuhkan 3 bahan utama. Bahan yang pertama adalah karbohidrat. Bahan ini dibutuhkan bakteri/ mikroorganisme sebagai sumber energi. Untuk menyediakan karbohidrat bagi mikroorganisme bisa diperoleh dari air cucian beras, nasi bekas/ nasi basi, singkong, kentang, gandum, dedak/ bekatul dan lain-lain. Bahan yag kedua glukosa. Bahan ini juga sebagai sumber energi bagi mikroorganisme yang bersifat spontan. Glukosa bisa didapat dari gula pasir, gula merah, molases, air gula, air kelapa, air nira dan lainlain. Bahan yang ketiga adalah sumber bakteri (mikroorganisme lokal). Bahan yang mengandung banyak mikroorganisme yang bermanfaat bagi tanaman antara lain buahbuahan busuk, sayur-sayuran busuk, keong mas, nasi, rebung bambu, bonggol

nalitas, dan manfaat untuk masyarakat. Namun karena saat ini merupakan tahun politik, maka setiap orang yang terlibat dalam helat itu baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden, baik secara langsung atau pun tidak langsung, sangat berkepentingan dengan dana tersebut. Setiap pihak memiliki kepentingan yang berbeda.Tak mengherankan jika bansos dan hibah menjadi sangat vital dan memiliki magnet besar dewasa ini. Betapa tidak, karena bansos dan hibah mampu membentuk citra dan menaikkan pamor seseorang atau sekelompok orang, terutama kelompok yang menjadi pemrakarsa di tengah masyarakat. Bansos dan hibah juga menjadi tanda atau simbol kepedulian kelompok tertentu pada masyarakat. Sehingga penerima bansos atau hibah akan merasa berhutang budi dengan si pengusul bansos dan hibah. Kekhawatiran itu sangat beralasan. Karena dalam beberapa kasus, para calon legislatif itu tak malu-malu mengaku anggaran pembangunan yang dikucurkan

untuk masyarakat, berasal dari aspirasinya. Padahal sangat nyata bahwa dana itu berasal dari program yang sudah diluncurkan dalam kurun waktu 7 tahun. Ada pula yang membuat spanduk besar pada sebuah kegiatan pembangunan, dengan menyebutkan dana pembangunan itu berasal dari dana aspirasinya. Dana aspirasi yang mereka maksud adalah bansos dan hibah itu. Semua dilakukan para caleg demi mendapatkan simpati masyarakat, sehingga di hari pencoblosan, masyarakat memilihnya. Tetapi masyarakat tidak bodoh. Saat ini masyarakat sudah sangat cerdas dalam menentukan pilihan. Mereka tahu dan mereka bisa menentukan pilihannya dengan benar. Caleg yang muncul ketika jelang pemilu saja dengan membawa sekantong bantuan, tentu akan menjadi pertanyaan masyarakat. Bantuan tetap saja diterima, tetapi untuk memilihnya? Belum tentu. Kata orang tua dahulu, bertanam dahulu baru memetik hasilnya. Ibarat buah-buahan, setelah ditanam perlu pula dipelihara dengan pemupukan supaya

pisang, urine kelinci, pucuk daun labu, tapai singkong dan buah maja. Biasanya dalam MOL tidak hanya mengandung satu jenis mikroorganisme tetapi beberapa mikroorganisme diantaranya Rhizobium sp, Azospirillium sp, Azotobacter sp, Pseudomonas sp, Bacillus sp dan bakteri pelarut phospat. Bahan yang digunakan dalam membuat MOL keong mas antara lain 2 kg keong mas yang masih hidup, 5 liter air kelapa, 5 liter air cucian beras, 1 kg gula pasir. Sedangkan bahan yang digunakan adalah ember atau jeriken, selang plastik, dan botol aqua ukuran 600 ml.Cara membuatnya: Keongmas ditumbuk hingga halus lalu masukkan dalam jeriken, Masukkan gula pasir, Masukkan air kelapa dan air beras, kocok hingga tercampur, kemudian jeriken ditutup. Tutup jeriken di lubangi agar selang bisa masuk dan disambungkan ke dalam botol aqua yang sudah diisi air setengah botol. Setelah 1-3 minggu bahan tersebut akan mengeluarkan bau alkohol yang tajam, itu tandanya proses fermentasi berhasil dan MOL sudah jadi. Jika kebalikannya, berbau busuk seperti bau got atau bau bangkai berarti harus di ulang karena tidak jadi. Kegagalan biasanya terjadi karena penutupan kurang rapat. ***

Magnet Hibah dan Bansos OLEMIK dana hibah dan bansos agaknya kian m e l u a s . Sebelumnya hanya santer diperdebatkan antara Pemprov dan DPRD Sumbar. Masing-masing pihak bersikukuh dengan pendapatnya. Pembahasan APBD 2014 pun hingga kini tak juga rampung. Dan akhirnya, hibah dan bansos disepakati tidak dianggarkan pada tahun anggaran reguler 2014. Kini polemik dana hibah dan bansos merebak ke kabupaten/kota, diantaranya Kota Padang dan Kabupaten Dharmasraya. APBD 2014 Kota Padang juga molor pengesahannya karena alotnya pembahasan dana hibah dan bansos. Sedangkan di Dharmasraya, penyaluran bansos dan hibah makan korban. Salah seorang pejabat di kabupaten pemekaran itu terpaksa lengser. Permendagri No.32 tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial yang Berasal dari APBD yang disempurnakan dengan Permendagri No. 39 tahun 2012 menyebutkan, hibah adalah pemberian uang/barang atau

P

jasa dari pemda kepada pemerintah atau pemerintah daerah lainnya, perusahaan daerah, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus yang bertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah. Sedangkan bansos adalah pemberian bantuan berupa uang/barang dari pemda kepada individu, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya risiko sosial. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan hibah dan bansos. Pemerintah mengakomodir dana bantuan ini untuk membantu masyarakat, terutama usulan yang tak tertampung dalam kegiatan masing-masing SKPD. Tujuannya juga mulia, pemberian bansos dan hibah dimaksudkan untuk menunjang pencapaian sasaran program dan kegiatan pemerintah daerah dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan, rasio-

Administrasi Pemerintahan Pemko Padang Terlalu Kaku SETIAP 6 bulan, guru MDA se Kota Padang menerima dana insentif. Untuk pengambilan dana tersebut tidak boleh diwakilkan atau dikuasakan kepada siapapun, termasuk pengurus MDA atau pengurus musalanya. Padahal guruguru MDA tersebut sebagian ada yang pulang kampung karena ada urusan mendadak. Ini menandakan sistem administrasi di Pemko Padang sangat kaku sekali. Akibat hal tersebut guru yang bersangkutan merasa dirugikan. Tolong berikan kemudahan untuk hal tersebut. +6281363811***

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manager Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Rakhmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Oleh : DEVI DIANY bisa berbuah. Kepala daerah yang berkuasa juga demikian. Tak jarang penerima dana bansos dan hibah itu berasal dari orang terdekatnya atau kelompok tertentu saja. Sehingga kelompok lainnya yang sangat membutuhkan, terpaksa gigit jari. Kenyataan seperti ini tentu saja sangat melukai hati masyarakat dan mengabaikan semangat yang diusung bansos dan hibah itu sendiri. Jadi luruskan lah niat kita masingmasing. (***)

Kantor Dinas Kesehatan Jauh dari Pusat Pemerintahan BAPAK Walikota Padang yang terhormat. Bagaimana mau sehat masyarakatnya? Sedangkan kantor Dinas Kesehatannya saja jauh sekali keberadaannya dari pusat pemerintahan. Sulit sekali akses untuk menuju ke tempat tersebut. Bahkan ada warga Kota Padang yang tidak tahu dimana keberadaan kantor Dinas Kesehatan Kota Padang. Aneh juga rasanya pak Wali. +6285274351***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/ Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, Syahrizal, Habli Hikman, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Habli


6

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

Demokrat: Anas Wajib Penuhi Panggilan KPK JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Anas Urbaningrum sebagai tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji pada proyek pembangunan Hambalang, Selasa (7/1) ini. Ketua DPP Partai Demokrat Didi Irawadi menegaskan, Anas tidak boleh mangkir lagi dari pemanggilan KPK yang kedua kalinya ini. Risiko apa pun yang akan terjadi, lanjut Didi, harus dihadapi oleh Anas dengan kooperatif. “Politisi sekelas Anas seharusnya menghormati hukum dengan memenuhi panggilan KPK, apapun itu alasannya. Jika Anas kembali mangkir, citra dirinya di masyarakat akan semakin rusak,” kata Didi, Selasa (7/1). Sebelumnya, KPK telah melakukan pemanggilan terhadap Anas sebagai tersangka untuk pertama kalinya pada 31 Juli 2013. Namun pemanggilan pertama itu tidak dipenuhi pihak Anas karena keberatan dengan surat panggilannya. Anas dituding kerap menyerang Partai Demokrat yang telah membesarkan namanya di panggung politik. Namun, Didi tetap memastikan bahwa tidak akan ada intervensi partai dalam proses hukum kasus ini. “Tenang saja, sejak awal kami sudah berkomitmen untuk menyerahkan semua proses hukum ini kepada KPK. Bersama rakyat, Partai Demokrat tetap percaya pada kredibilitas KPK. Kalau sudah begitu, untuk apa lagi intervensi segala,” tutupnya. (h/inl)

Anis Matta Santai Diserang Isu Poligami JAKARTA, HALUAN — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta tidak masalah jika diserang isu poligami (beristri lebih dari satu). “ I s u poligami ini b u k a n serangan, saya tidak a d a masalah,” katanya di Depok, Jawa ANIS MATTA Barat, Selasa (7/1). Menurutnya, isu tersebut tidak berpengaruh besar terhadap elektabilitas partai, termasuk dalam elektabilitas dirinya sebagai kandidat calon presiden. “Itu kan pilihan pribadi, terserah pada publik, apakah pilihan pribadi itu (poligami) diterima atau tidak,” ujarnya. Sebelumnya dalam sebuah kesempatan Anis tampak bersama dengan istri keduanya. Hal itu sengaja dilakukannya agar tidak lebih dulu diserang oleh lawan politik. (h/inl)

DIPERIKSA— Mantan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum saat diwawancara wartawan di Jakarta beberapa waktu lalu. KPK sudah mengirim surat panggilan untuk Anas, dan akan diperiksa pada Jumat (10/ 1) terkait kasus Hambalang.IST

Dana Kampanye Golkar Tertinggi di Bukittinggi DANA KAMPANYE DI PAYAKUMBUH

Demokrat Terbanyak, PBB Urutan Akhir PAYAKUMBUH, HALUAN —Dalam pelaporan dana kampanye peserta pemilu anggota DPRD Kota Payakumbuh, diketahui, dari 12 partai peserta pemilu, Partai Demoktrat merupakan penyumbang dana kampanye terbanyak pada pemilu 9 April mendatang dan Partai Bulan Bintang laporan penyumbang dana kampanye pemilu paling sedikit. “Berdasarkan Pasal 22 Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pelaporan Dana Kampanye Peserta Pemilu, masing-masing partai politik wajib menyerahkan laporan dana kampanye tersebut. Pelaporan dana kampanye ini, merupakan tahap awal yang diterima KPU,” ujar Hetta Mambayu, Ketua KPU Kota Payakumbuh, Senin (6/

1) kemaren. Pelaporan dana kampanye serta pemilu tersebut, ujar Hetta Mambayu, sekaligus menguji kejujuran dari masing-masing partai politik. Disamping itu, penyerahan laporan dana kampanye tersebut merupakan infomasi yang disampaikan partai politik, terkait sumber dana yang digunakan untuk berkampanye nantinya. Dari 12 partai politik, dana kampanye paling terbanyak pada Partai Demokrat, sebanyak Rp173.428.500. Dilanjutkan Partai Gerindra sebanyak Rp125.554.000, Partai Amanat Nasional sebanyak Rp113.638.700. Partai Persatuan Pembangunan sebanyak Rp104.602.500 dan Partai Golkar sebanyak Rp99. 203,500. Partai Hanura sebanyak

Bupati Solsel Jadi Jurkam SOLSEL, HALUAN — satu persatu petinggi legislatif yang mencaBupati Solok lonkan diri lagi. Selatan H Muzni Mulai dari YulZakaria aktif metekhnil, Ketua ngampanyekan DPRD Provinsi beberapa calon Sumbar. legislatif. “Jembatan “Jangan maluini tuntas malu pula selagi semasa beliau saya itukan menjabat (kampanyekanKetua DPRD. red),” ujar Muzni Kini beliau saat peresmian mencalonkan jembatan Sitapusdiri untuk Lubuk Ulang MUZNI ZAKARIA DPR RI. Aling, Selasa (7/1). Bupati memperkenalkan Jangan sampai tidak dipilih

lagi,” ujarnya dengan lantang. Kemudian, Bupati Muzni Zakaria memperkenalkan beberapa anggota DPRD tingkat provinsi dan kabupaten. Mulai dari Leonardi Hermaini, Maswardi Mas’ud, Eldi Sutrisno, Mukhlasin, Marwan Effendi, Suhaimi, dan lainnya. Kampanye bupati yang berapi-api itu disambut riuh oleh ratusan masyarakat Sitapus dan Dusun Tangah Kecamatan Sangir Batang Hari. (h/col).

Rp90.557.600 beda tipis dengan Partai Demoktrasi Indonesia sebanyak Rp90.181.000. Partai Keadilan Sejahtera sebanyak Rp 59.768.500 serta Partai Kebangkitan Bangsa sebanyak Rp46.419.000 dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia sebanyak Rp45.080.000. Partai Nasdem sebanyak Rp 35.375.000 dan Partai Bulan Bintang sebanyak Rp16.827.000. Dari sekian banyak sumber sumbangan, baik sumbangan dari partai politik, sumbangan calon, sumbangan perorangan serta sumber sumbangan sah lainnya, laporan sumbangan terbesar diterima dari Wilman Singkuan sekaligus caleg yang menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Payakumbuh sebanyak Rp56.750.000 untuk Partai Demokrat. (h/cw-ddg)

DAFTAR DANA KAMPANYE PARPOL DI BUKITTINGGI PERIODE PERTAMA No.PARPOL

JML. DANA KAMPANYE (Rp)

1. Partai Nasdem 2. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 3. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) 5. Partai Golongan Karya (Golkar) 6. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 7. Partai Demokrat 8. Partai Amanat Nasional (PAN) 9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 10.Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 11.Partai Bulan Bintang (PBB) 12.Partai Kebangkitan dan Persatuan Indonesia (PKPI) TOTAL

0 12.275.000 19.586.000 43.500.000 216.932.500 115.189.550 109.695.000 41.118.000 198.700.000 28.824.000 13.425.000 8.200.000 807.445.050

BUKITTINGGI, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi mengumumkan hasil laporan dana kampanye periode pertama dari semua partai politik (parpol) peserta Pemilu 2014. Dari laporan yang diterima KPU, Partai Golkar menempati posisi teratas dana terbanyak. Koordinator Divisi Sosialisasi KPU Kota Bukittinggi Benny Aziz mengatakan, pedoman pelaporan sumbangan dana kampanye itu didasari oleh peraturan KPU nomor 17 tahun 2012 pasal 22 untuk anggota DPR, DPD dan DPRD, yang dalam hal ini pengurus partai politik wajib melaporkan perhitungan dana kampanye. “Laporan dana kampanye periode pertama di KPU Kota Bukittinggi penyampaiannya dimulai 27 Desember 2013, diperpanjang hingga 30 Desember 2013, dan berakhir pada hingga 3 Januari 2014 lalu, dengan jumlah dana terdaftar Rp807,4 juta yang didominasi Partai Golkar dengan jumlah dana Rp216,9 juta dan paling terkecil Partai Nasional Demokrat hingga saat ini belum menggelontorkan dana untuk kegiatan kampanye,” jelas Benny Aziz, Selasa (7/1) Menurut Benny Aziz, untuk tahap pertama di Kota Bukittinggi seluruh pelaporan dana kampanye peserta pemilu 2014 tahap pertama, berjalan lancar

>> Editor : Afrianita

dan tepat waktu. Seluruh parpol dapat menyelesaikan laporan karena sebelumnya telah dibekali bimtek (bimbingkan teknis) melalui warung konsultasi dana kampanye (helpdesk) yang diadakan KPU. Benny Aziz menilai peserta pemilu pada umumnya telah memahami tata cara pelaporan sumbangan dana kampanye yang dimaksud. Benny Aziz menambahkan, dana kampanye calon anggota DPR, DPD, dan DPRD itu bersumber dari harta kekayaan pribadi dan partai politik dengan jumlah maksimal Rp 1 Miliar. Serta dari kelompok atau badan usaha non pemerintah dengan jumlah maksimal Rp7,5 Miliar. Sesuai Undang-Undang Nomor 8 tahun 2012 tentang pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD. “Apabila keluarga, kerabat, perseorangan, kelompok, dan badan usaha ingin memberikan sumbangan kepada calon anggota DPR, DPD, dan DPRD, pelaporannya harus disampaikan kepada pengurus partai politik peserta pemilu,” tambahnya. (h/wan)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

7

Sungai Meluap ................ Dari Halaman. 1 Mengais Rezeki ............... Dari Halaman. 1 “Dalam waktu dekat ini, akan diusahakan untuk memperbaiki jembatan yang rusak akibat dihantam oleh Batang Pinjauan, saya sudah memberitahukan kepada Kepala DPPKA untuk mengganggarkan dana dan Kepala Dinas PU untuk sesegera mungkin mengerjakan jembatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak ini,” ulas Ali Mukhni yang didampingi Kabag Humas Hendra Aswara dan mantan Wali Wali Nagari Pilubang, Tri Suryadi. (h/cw-bus)

mampu lainnya, di mana tahun lalu ia mendapatkan BLT (bantuan langsung tunai) dari pemerintah. Menurutnya, BLT tersebut dapat memenuhi kebutuhan seharihari dan kebutuhan mendadak lainnya. Tapi sayangnya program tersebut hanya satu kali ia dapatkan. “Yang saya ketahui, BLT itu keluar tiga kali, tapi saya hanya dapat sekali. Setelahnya saya tidak mendapatkan informasi

Pencairan Hibah .............. Dari Halaman. 1

“Dua nama yang diusulkan Bupati M Shadiq Pasadigoe dari kader partai berlambang pohon beringin itu, telah diterima. Secepatnya akan dibahas terlebih dahulu di tingkat Bamus,” tutur Ketua DPRD Tanah Datar Zuldafri Darma usai rapat menerima aspirasi masyarakat nagari Tepi Selo, kemarin. Menurut Zuldafri Darma, surat Bupati M Shadiq Pasadigoe tertanggal 3 Januari 2014 itu merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur Sumbar tanggal 24 Oktober 2013 lalu tentang pengajuan nama wakil bupati pengganti H Hendri Arnis yang telah terpilih menjadi Wali Kota Padang Panjang. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 6 tahun 2005 tentang pemilihan, pengesahan, pengangkatan dan pemberhentian kepala daerah dan wakil kepala daerah dilakukan bila terjadi kekosongan.

sudah dihanyutkan oleh sungai. “Yang menyedihkan, jembatan itu adalah satu-satunya penghubung antara dua korong, serta siswa dan siswi sekolah Madrasah Tsanawiyah Swasta dari Pinjauan menuju Sungai Rambah harus menyeberang sungai. Kalau air sungai besar semua siswa yang berasal dari Pinjauan harus libur,” katanya. Sementara itu, Abdi salah seorang siswa kelas dua Madrasah mengatakan, ia sering libur sekolah, karena sekarang ini

Dengan diberlakukannya cara ini, menurut Refdiamon, sudah membuat sejumlah penerima hibah dan bansos terutama mahasiswa membuat laporan pertanggungjawabannya. Refdiamon mengatakan, sekarang mahasiswa sudah banyak memberikan pertanggungjawaban tertulis. Sebab pertanggungjawaban itu tidak sulit, hanya saja DPKD pertanggungjawaban sangat penting. Sebab itu diperiksa Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Nomor Rekening Tidak Valid Kegiatan pencairan hibah dan bansos yang sedang berlangsung di DPKD ini, terhalang oleh tidak validnya nomor rekening yang

sungai sering banjir. “Kalau sungai tidak banjir, saya menyeberang saja, tapi kalau sungai banjir saya memilih untuk libur, kalau diseberangi saya takut hanyut,” terang Abdi. Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni setelah mendapat laporan dari masyarakat, langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan itu. Melihat hal demikian, Ali Mukhni merasa sedih, karena akibat putusnya jembatan itu banyak anak-anak sekolah libur kalau sungai banjir.

diberikan oleh si penerima. Seperti nomor rekening yang diberikan tidak sesuai dengan nama penerima. “Sewaktu akan ditransfer, diketahui nama pemilik rekening berbeda dengan si penerima. Jumlahnya mencapai sekitar Rp200 juta. Namun, saat ini DPKD Sumbar sudah berupaya untuk menyalurkan kembali. Asalkan penerima sudah memiliki nomor rekening sendiri,” katanya. Untuk permasalahan ini, pihak DPKD akan menelusuri kembali penerima hibah dan bansos dan kemudian menyampaikannya ke SKPD bersangkutan. Pihak SKPD-lah yang menghubungi si penerima untuk memberikan nomor rekening yang

tepat. “Tidak hanya itu, juga ditemukan ada penerima yang menggunakan nomor rekening di luar Bank Nagari yang sudah menjadi ketentuan. Alasan mereka, karena waktu sudah mepet, tidak bisa lagi mengurus ke bank, sehingga menggunakan nomor rekening di bank lain. Tapi jumlahnya tidak banyak,” ungkapnya. Melihat kondisi seperti ini, Refdiamon pun menyadari bahwa kesalahan bisa saja terjadi. Karena proses yang mestinya dikerjakan sekitar satu tahun harus dikerjakan dalam waktu 15 hari. Dengan begitu, DPKD terpaksa melibatkan tenaga dari luar untuk melakukan pemberkasan. (h/eni)

UU Desa ...................... Dari Halaman. 1 seperti Kampong di Aceh, nagari di Sumatera Barat, dan sebagainya. Konsep desa hanya cocok diterapkan di Jawa, Madura dan Bali. Selain itu, istilah desa tidak cocok digunakan karena istilah desa mengacu kepada daerah yang tidak maju atau tertinggal dari kota. Sedangkan istilah nagari tidak memandang seperti itu,” ungkapnya. Budiman Sudjatmiko, Ketua Pansus UU Desa menjelaskan, UU Desa sama sekali tidak mengganggu eksistensi nagari di Sumatera Barat atau pemerintahan adat di daerah lain, karena ada tiga pilihan yang bisa dipilih oleh sebuah daerah untuk mengatur sistem pemerintahannya, yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah atau desa masing-masing. “Pilihan model pertama adalah implementasi penuh dari Abas rekognisi, yakni pengakuan dan penghormatan terhadap hak asal usul desa yang bersangkutan. Artinya, desa mempunyai kewenangan yang bersumber dari asal usul yang menyangkut sistem sosial dan budaya, politik dan hukum melalui institusi demokrasi komunitarian. Pilihan kedua, adalah model desa Administratif, yakni unit birokrasi sebagai kepanjangan tangan negara di tingkat lokal. Pada model ini, desa menjalankan tugas-tugas administratif dan pelayanan ditugaskan pemerintah. Artinya, desa tidak memiliki institusi demokrasi dan tidak ada otonomi. Sedangkan pilihan ketiga

adalah model desa otonom, yakni unit pemerintahan lokal otonom yang berada dalam subsistem pemerintahan NKRI. Dalam model ini, pemerintah memberikan penyerahan urusanurusan menjadi kewenangan desa. Pemerintah wajib mengalokasikan anggaran untuk membiayai kewenangan. Sampai tahapan tertentu, perangkat desa pun bisa menjadi PNS. Ia melanjutkan, desa tidaklah sekadar pemerintahan desa. Kebijakan dan regulasi tentang desa ke depan harus lebih dari sekadar pemerintahan desa itu. kebijakan dimaksud haruslah mengarah pada realisasi pengakuan atau hak asal usul yang melihat desa sebagai persekutuan sosial budaya, yakni, desa sebagai persekutuan hukum, politik, dan pemerintahan dan desa sebagai persekutuan ekonomi, sebagai ekspresi dari penguasaan desa atas sumber-sumber kehidupan yang menjadi ulayatnya. Untuk Sumatera Barat, lanjut Budiman, jumlah desa berdasarkan jumlah nagari, yakni 754. Oleh karena itu, alokasi anggaran untuk Sumatera Barat lebih besar dari daerah lain. Untuk tiap nagari di Sumbar, anggaran secara garis besarnya sebanyak Rp 1,8 miliar setahun, bila dibanding dengan Aceh yang hanya Rp 1,1 miliar dan Bengkulu yang hanya Rp 1 miliar setahun. Namun jumlah ini belum pasti, karena sedang dibikin Peraturan Pemerintahnya,

yang selesai paling lambat pada tahun 2015. Saat ini, ada tiga PP yang sedang dibentuk, yakni PP masa jabatan kepala desa, PP teknik alokasi anggaran, dan Perpu desa adat. Sementara itu, Yando Zakarian, salah satu anggota Pansus UU Desa mengatakan, demi untuk memenuhi hak-hak konstitusional desa atau yang disebut dengan nama lain, melalui undang-undang ini, dimungkinkan berbagai perubahan. Yakni, desa dapat menjadi desa adat, kelurahan dapat menjadi desa, kelurahan dapat menjadi desa adat, desa dapat menjadi kelurahan, dan desa adat dapat menjadi kelurahan. “Yang penting, desa atau desa adat dapat berubah status, digabung, dimekarkan atau dihapus berdasarkan prakarsa masyarakat dan ditetapkan dalam Peraturan Daerah (provinsi atau kabupaten/kota), yang disertai peta wilayah,” tuturnya. Ketua LKAAM Sumbar M Sayuti Dt Rajo Pangulu yang tidak hadir saat itu, ketika dihubungi Haluan mengatakan, ia tetap menolak UU Desa karena Desa bukan istilah Minangkabau. Ia ingin istilah desa diganti menjadi Pemerintahan Terendah dan Pemerintahan Terdepan. Tidak hanya itu, UU Desa akan berdampak pada banyak hal, salah satunya adalah, tidak adanya kedudukan niniak mamak di nagari karena nagari dipimpin kepala desa. (h/mg-dib)

DeJe Panen ................... Dari Halaman. 1 “Meski banyak tokoh dan partai yang mendukung DeJe, belum tentu dukungan tersebut mampu memobilisasi massa untuk memilih DeJe. Kalau pun bisa, jumlahnya tidak begitu signifikan. Walau tokoh sekaliber Azwar Anas dan Sjahrul Ujud mendukung DeJe, tidak serta merta hal tersebut mempengaruhi masyarakat untuk memilih DeJe,” ujar Asrinaldi, pengamat politik dari FISIP Unand kepada Haluan, Selasa (7/1). Menurutnya, dukungan tersebut hanya dukungan moril untuk memotivasi De-Je untuk menghadapi Pilkada putaran II. Walau dukungan tokoh dan partai kepada pasangan MahyeldEmzalmi tidak sebanyak dukungan terhadap DeJe, namun ia justru melihat bahwa dukungan terhadap Mahem adalah dukungan nyata. “Salah satu partai yang mendukung Mahem adalah PKS. PKS adalah partai yang memiliki massa yang solid,” imbuhnya. Ia menambahkan, jika mesin politik tim sukses Mahem bekerja dengan baik, maka akan banyak dukungan nyata terhadap pasangan Wakil Walikota Padang yang sedang menjabat dan mantan Sekda Padang itu. Mengenai prediksinya tentang perolehan suara terbanyak dari dua pasangan tersebut, Asrinaldi berkomentar, perolehan suara terbanyak tergantung jumlah pemilih nantinya. Jika jumlah pemilih Pikada putaran II sama dengan jumlah pemilih Pilkada putaran I, maka yang menang adalah pasangan yang memiliki massa yang solid. Namun jika jumlah pemilih bertambah lima persen, maka persaingan akan kompetitif dan belum bisa diprediksi siapa yang akan

memperoleh suara terbanyak. Ia menilai, diundurnya beberapa kali jadwal pelaksanaan Pilkada putaran II terkait persetujuan penggunaan anggaran, adalah salah satu faktor yang bisa membuat jumlah pemilih berkurang karena masyarakat tidak antusias lagi menghadapi Pilkada. Sementara itu, Eka Vidya, pengamat politik dari Univeritas Negeri Padang berpandangan, banyaknya dukungan dari parpol dan tokoh terhadap DeJe, adalah amunisi suara bila dikalkulasikan secara politis. Terkait pengaruh tokoh yang mendukung DeJe untuk mempengaruhi massa, menurut Eka, pengaruh tersebut tergantung kualitas tokoh. Jika seorang tokoh memiliki massa, maka akan bisa mempengaruhi perolehan suara. Namun jika tidak, tetap ada pengaruh pada massa untuk memilih De-Je, namun pengaruh tersebut tidak signifikan. Mengenai parpol yang mendukung DeJe, jika yang mendukung adalah DPW parpol, bukan DPD parpol Padang, maka tidak ada pengaruhnya, karena pemilih berada di kawasan Padang. Menurutnya, pengaruh parpol yang mendukung DeJe untuk memobilisasi massa parpolnya, adalah tergantung sejauh mana parpol tersebut memberikan logistik untuk operasional massanya. Sebab, ada massa parpol yang memiliki pilihan yang berbeda dengan pilihan atasannya. “Pengaruh pemberian logistik untuk memobilisasi massa, tidak diragukan lagi, bila melihat pertarungan politik selama ini. Pemilih sekarang cenderung memberikan suara kepada yang memberikan mereka logistik,” jelasnya.

Kemudian, menurutnya, masyarakat belum tentu memilih DeJe berdasarkan dukungan tokoh, misalnya Azwar Anas. Dukungan tokoh yang demikian, hanya berpengaruh di kalangan elitis di masyarakat seperti Ketua RT, Ketua RW atau Lurah. Namun, dukungan elitis tersebut, berpengaruh kepada masyarakat yang berada di bawah. Terkait banyaknya dukungan yang mengalir kepada DeJe, Ketua Tim Sukses Mahem, Muharlion menyatakan, hal tidak menjadi masalah bagi timnya. “Banyak dukungan belum tentu bisa menang. Lihat saja Foke pada Pilkada DKI Jakarta yang didukung oleh banyak partai dan tokoh, namun yang menang tetap Jokowi. Yang menentukan perolehan suara terbanyak adalah popularitas tokoh dan sosialisasi kegiatan di tengah masyarakat,” tuturnya. Ia yakin pasangan yang didukungnya menang pada Pilkada nanti. Ketika ditanya bagaimana pihaknya memetakan suara pada masing-masing lokasi di Kota Padang, ia menjawab, “rahasia dapur,”. Mahyeldi sendiri menyatakan tidak gentar melihat banyaknya dukungan kepada DeJe. “Kami kan juga berbuat dan bekerja. Oleh karena itu kami tidak perlu gentar. Yang penting kami berusaha dan bekerja sebaikbaiknya, serta tidak melakukan perilaku-perilaku buruk,” katanya. Ia tidak menyebutkan bahwa ia yakin akan menang atau sebaliknya. Menurutnya, siapa yang akan menjadi pemimpin sudah dituliskan di kitab langit. Ia tidak mau mengganggu proses tersebut dengan memprediksi macam-macam. (h/mg-dib)

tentang itu lagi”, tuturnya. Isah berharap program BLT atau program-program lain yang sejenis BLT, bisa diberikan lagi oleh pemerintah kepadanya. Karena saat satu kali mendapatkan, uang yang diperoleh tersebut cukup meringankan dalam memenuhi kebutuhan hidup dia dan dua orang anaknya. Isah juga menambahkan, jika nanti ada bantuan uang dengan

jumlah yang agak besar, ia bercita-cita uang tersebut bisa digunakan untuk modal membuka warung rokok dan minuman kecil lain di rumahnya yang ada di kawasan Kuranji, Kota Padang. “Jika saya bisa membuka warung di rumah saya pasti senang sekali karena tidak harus seharian berdiri di jalan raya seperti ini”, ungkap Isah dengan wajah yang terlihat begitu letih. ***

Shadiq Usulkan ............... Dari Halaman. 1 Tanah Datar itu sebelumnya juga mendapat rekomendasi dari DPP Partai Golkar, yang ditandatangani Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham dan Wakil Ketua Umumnya Sharif Cicip Sutardjo. Setelah melalui koordinasi dan pembahasan dari kalangan internal, partai menjatuhkan pilihan kepada Irdinansyah Tarmizi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Sumbar, dan Anton Yondra yang sejak tahun 2010 lalu menduduki jabatan sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Tanah Datar. Sebagai tokoh muda, Anton Yondra juga dikenal memiliki segudang pengalaman dalam berbagai organisasi pemuda, seperti Ketua KNPI Tanah Datar priode 2006-2009 dan hingga kini juga dipercaya menjabat Ketua Karang Taruna Kabupaten Tanah Datar. (h/emz)

Yakni bila kepala daerah dan wakil kepala daerah tersebut diberhentikan atau tidak dapat melaksanakan tugasnya selama enam bulan berturut-turut dalam masa jabatannya dan masa jabatannya masih tersisa selama delapan belas bulan atau lebih. Kepala daerah lalu mengajukan dua nama sebagai calon wakil kepala daerah berdasarkan usulan dari partai politik yang mengusungnya untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD. Nama dua calon wakil bupati yang diusulkan M Shadiq Pasadigoe itu sebelumnya merupakan kandidat yang dikirim Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Tanah Datar tertanggal 27 Desember 2013 yang ditandatangani Ketuanya Zuldafri Darma dan Sekretaris Anton Yondra. Kedua nama kader Golkar yang akan bertarung memperebutkan kursi Wakil Bupati

PPI: KPK...................... Dari Halaman. 1 KPK sendiri tak merdeka dalam menegakkan hukum,” kata juru bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia, Ma’mun Murod AlBarbasy, di halaman gedung KPK, Selasa (7/1). Selain menyebut Bambang memiliki hubungan dengan Cikeas, Ma’mun juga menyebut pimpinan KPK yang lain bermasalah. “Zulkarnain ada masalah di Jawa Timur ketika masih jaksa. Abraham Samad sebagai Ketua KPK juga lebih pantas menjadi juru bicara KPK,” kata dia. “Mungkin hanya Busyro Muqoddas saja yang pantas jadi Ketua KPK.” Ma’mun mengatakan Anas Urbaningrum tak bakal menghadiri pemanggilan penyidik KPK. Menurut Ma’mun, Anas memilih tak datang karena merasa kasusnya tak jelas dan telah dipolitisasi. “Mas Anas hari Selasa ini tak bisa datang karena sampai sekarang belum paham soal pemberian status tersangka,” kata Ma’mun. KPK menjadwalkan pemeriksaan Anas pada Selasa kemarin. Namun, Anas menolak diperiksa karena menilai ada keganjilan penetapan tersangka dirinya oleh KPK. Dalam Surat Perintah Penyidikan Anas, terdapat katakata bahwa Anas terlibat juga proyek-proyek lain. Membantah Tudingan Jubir PPI itu diobantah Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto maupun Wamenkumham, Denny In drayana. “Tidak ada dan tidak benar saya dipanggil ke Cikeas,” kata Bambang Widjojanto dalam pesan singkat kepada wartawan,

Selasa (7/1). Tokoh yang kerap disapa BW ini meminta agar para pendukung Anas tidak membuat pernyataan yang mempolitisasi kasus Anas Urbaningrum yang sedang ditangani KPK. Ia juga meminta agar tidak mengganggu proses penegakan hukum saat ini. “Dan juga jangan menyebar fitnah yang bisa mengganggu proses penegakan hukum,” ujar mantan Ketua YLBHI ini. Senada dikatakan Denny Indrayana, tudingan itu tidak benar. Ia meminta agar Ma’mun membuktikan tudingannya tersebut. Jika sampai terbukti dan benar, ia siap untuk mundur sebagai Wamenkumham dan memberikan seluruh harta kekayaannya kepada Ma’mun atau siapapun yang dapat membuktikannya. “Sebaliknya karena pasti tidak benar, saya minta yang bersangkutan meminta maaf secara terbuka. Mas BW itu orang lurus luar biasa, tidak mungkin melakukan hal-hal yang melanggar kode etik KPK,” tegas Denny Dipanggil Paksa Sementara itu KPK menganggap Anas mangkir karena tidak memberikan alasan ketidakhadirannya. “Jadi KPK masih menunggu sampai pukul 17.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan kepada Anas Urbaningrum sebagai tersangka di KPK karena sampai siang ini kami menganggap bahwa belum ada penjelasan yang bisa dibenarkan secara hukum mengenai apakah dia hadir atau tidak hadir dalam

pemanggilan yang sudah dilayangkan oleh penyidik KPK,” kata juru bicara KPK, Johan Budi SP dalam jumpa pers di gedung KPK, Jakarta, Selasa (7/1). Johan mengakui tim kuasa hukum Anas Urbaningrum memang menyampaikan surat yang berisi meminta klarifikasi berkaitan dengan kalimat dalam surat perintah penyidikan (sprindik) mengenai dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan proyek Hambalang dan atau proyek-proyek lainnya. Tim kuasa hukum Anas pun sempat ditemui tim penyidik KPK. Kemudian terjadi diskusi dan penyidik menjelaskan kepada tim kuasa hukum Anas terkait hal ini. Sehingga surat yang disampaikan tim kuasa hukum Anas bukan surat alasan pemberitahuan mengenai ketidakhadiran Anas dalam panggilan pemeriksaan. Makanya, KPK akan tetap menunggu Anas hingga pukul 17.00 WIB. Jika tidak datang juga tanpa alasan, maka Anas akan dianggap mangkir. Dengan begitu, KPK akan melakukan pemanggilan lagi untuk kedua kalinya. Ia menjelaskan panggilan pada hari ini merupakan panggilan yang pertama Anas sebagai tersangka. Pada 31 Juli 2013 lalu, Anas memang dipanggil sebagai tersangka akan tetapi tidak memenuhi panggilan dan memberitahukan ketidakhadirannya. Panggilan ulang dilakukan untuk hari ini. Jika nanti setelah dipanggil ulang tak hadir, KPK bisa melakukan penjemputan paksa. (h/tmp/rol)

Gubernur Sumbar............. Dari Halaman. 1 (7/1). Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Sumbar Yulteknil, Wakil Ketua DPRD Sumbar Leonardi Harmaini, Wakil Bupati Solsel Abdul Rahman, Kadis Prasjal Tarkim Sumbar Suprapto, Kadis Sosial Sumbar Abdul Gafar, Kabiro Humas Sumbar Irwan dan beberapa anggota DPRD Sumbar, Ketua DPRD Solsel Khairunas serta anggota DPRD Solsel dan Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Solsel. Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu menyampaikan, pembangunan jembatan ini telah dimulai sejak tahun 2008. Ketika itu Ketua DPRD Sumbar masih dijabat Leonardi Harmaini. Dana awal yang dialokasikan Rp 584 juta. Dana itu baru untuk sebatas pembangunan konstruksi tiang-tiang dasar jembatan saja dan pada tahun 2013 dapat dituntaskan dengan nilai pembiayaan Rp 16,7 miliar. “Keberhasilan pembangunan jembatan ini tidak terlepas dari partisipasi masyarakat dan kegigihan Bupati Solsel yang sering menghubungi kami hampir setiap saat,” kata Irwan. Pembangunan jembatan di Nagari Sitapuih itu merupakan salah satu bentuk perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap kemajuan pembangunan di Kabupaten Solsel. Jembatan ini akan menjadi simbol yang kuat dalam memajukan ekonomi masyarakat yang mudah-mudahan pada tahun ini juga akan dilanjutkan dengan penambahan pembangunan jalan dari SitapusDharmasraya sepanjang 40 km,

sesuai dengan kesepakatan hari ini dengan Ketua DPRD Sumbar. Irwan Prayitno juga menghimbau kepada masyarakat agar menjaga dan merawat jembatan itu dengan baik. Jika ada kendaraan berat yang tidak sesuai dengan kapasitas jembatan agar dilarang secara bersama-sama. Jika tidak tentunya jembatan ini akan cepat rusak yang dapat merugikan masyarakat. Oleh karena partisipasi masyarakat amat diharapkan setiap waktu dalam kesuksesan pelaksanaan pembangunan di daerah ini, termasuk dalam hal pembebasan lahan untuk pembangunan jalan nantinya. “Mari kita jaga kebanggaan pembangunan di Solok Selatan untuk kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Solok Selatan secara khusus dan masyarakat Sumbar secara umum,” kata Gubernur. Bupati Muzni Zakaria dalam kesempatan tersebut mengatakan, peresmian jembatan Golden Bridge ini menjadi kado terindah pada Hari Jadi Solsel ke-10 tahun 2014. Jembatan ini juga akan menjadi simbol semangat masyarakat Solsel untuk terus meningkatkan pembangunan infrastruktur secara bertahap. Semua itu bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kita memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang telah bersedia memberikan tanahnya untuk pembangunan infrastruktur selama ini. Dan dalam kesempatan ini kita berharap pembangunan jalan sepanjang 68 km dari Sitapuih

– Dharmasraya dan pembangunan Jalan Sitapuih – Kiliran Jao sepanjang 33 km, dapat berjalan dengan lancar,” katanya. Kepada masyarakat Bupati Muzni berharap agar menjaga dan merawat segala pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan selama ini, sehingga secara berangsur-angsur berbagai sarana dan prasarana di daerah ini bisa dilengkapi. Dengan demikian, Kabupaten Solsel akan bisa sejajar dengan kemajuan kabupaten dan kota lainnya yang telah maju di Sumatera Barat. Tokoh muda Kabupaten Solok Selatan Zul Apendi mengatakan, jembatan Sitapus- Lubuk Ulang Aling memang sangat diharapkan oleh masyarakat. Kehadiran jembatan itu akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat. “Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemprov Sumbar dan Pemda Solok Selatan. Selain untuk akses yang menghubungkan tiga nagari yang dibilang terisolir, yaitu Lubuk Ulang Aling, Lubuk Ulang Aling Tengah, dan Lubuk Ulang Aling Selatan dengan Sitapus hendak menuju pusat kabupaten di Padang Aro,” katanya. Selain itu, banyak sumbersumber ekonomi yang selama ini tidak lancar diangkut masyarakat petani. Mulai dari hasil sawit dan karet ratusan hektare, serta hasil kebun lainnya bisa lancar karena sudah adanya jembatan yang permanen. “Masyarakat juga melewati jembatan ini untuk pergi ke tambang emas, jika menggunakan timpek sangat mahal ongkosnya,” katanya. (h/col/erz/adv)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

KOMISIONER KPU BERTEMU WALIKOTA

Perwako Belum Ditandatangani PADANG, HALUAN— Akhirnya komisioner komisi pemilihan umum (KPU) Kota Padang duduk bersama dengan Walikota Padang Fauzi Bahar, Selasa (7/1) kemarin. Pertemuan ini diadakan di rumah dinas Walikota Padang Jalan A Yani Padang. Dalam pertemuan tersebut selain dihadiri Walikota Padang Fauzi Bahar, juga dihadiri Plt Sekda Kota Padang, Didi Aryadi. Sementara dari KPU dihadiri oleh Koordinator Divisi Keuangan Logistik, Umum, dan Rumah Tangga, Frista yang juga kuasa jabatan Ketua

KPU Kota Padang dan Koordinator Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Data Informasi, dan Hubungan Antar Lembaga, Aswir Wiraputra serta Sekretaris KPU Padang Djunardi. Firsta menyampaikan, dalam pertemuan tersebut memang belum ada penandatanganan Perwako menyangkut pencairan anggaran Pilkada Padang putaran kedua tersebut. Ia menjelaskan, Walikota Padang menyampaikan kekhawatiran persoalan penggunaan anggaran. Disana dijelaskan Firsta, walikota menghendaki ada landasan hukum pelaksanaan pilkada putaran kedua dari Kemendagri. “Pertemuan ini, akan dilanjutkan besok (hari ini). Untuk jadwal dan agendanya, kami masih menunggu dari Wako. Kami

harap, memang ada penandatanganan besok,” katanya. Dikatakan Frista, KPU Kota Padang, juga memaparkan ada tiga tanggal perencanaan jika jadwal kembali terundur. Tanggal tersebut diantaranya 29 Januari, 5 Februari, dan 12 Februari. Tanggal tersebut ditegaskan Firsta, baru perencanaan dan belum ditetapkan dalam Pleno KPU. “Perencanaan, memang telah kami susun. Untuk memastikan, tentu diplenokan. Saat ini yang terpenting, koordinasi sudah terjalin,” katanya. Ia menambahkan, untuk persiapan ini memang memerlukan waktu, khususnya mematangkan persiapan logistik. Di lain pihak, kata Frista, Ketua KPU Kota Padang Alison akan menghadiri pertemuan

SOSIALISASI — Kerap kali para calon legislatif menggunakan fasilitas umum dan tempat-tempat perkumpulan masyarakat sebagai sarana dalam mensosialisasikan dirinya, seperti yang dilakukan salah satu calon legislatif dari Partai Gerindra H Erisman, yang terpajang pada salah satu warung kopi di Kelurahan Tunggul Hitam, Kota Padang, Selasa (7/1). AMIR

dengan Walikota Padang hari ini. Pada pertemuan Selasa kemarin, Alison masih berada di Jakarta terkait koordinasi dengan KPU RI. Pencairan Anggaran Pilkada Sementara itu, pengamat hukum keuangan negara Universitas Andalas, Yuslim menilai, tidak ada masalah untuk pencairan anggaran Pilkada Padang putaran kedua. Menurutnya, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 tahun 2009 tentang Pedoman Pengelolaan Belanja Pemilihan Umum Kepala Daerah ini, sudah menjadi landasan hukum dalam pembuatan perintah pencairan anggaran oleh Walikota Padang. “Tidak perlu lagi pernyataan tertulis dari Menteri Dalam Negeri. Permendagri ini kan terbuka dan milik umum, tidak perlu ada aturan khusus lagi. Pemko hanya tinggal menindaklanjuti Permendagri ini saja,” katanya, Selasa (7/1). Yuslim pun melihat apa yang dilakukan oleh Pemko saat ini bukan berhati-hati terhadap temuan BPK, namun komitmen untuk pelaksanan pilkada itu belum ada. Disebutkannya dengan dicairkannya anggaran pilkada di 2014 tidak akan menimbulkan kasus hukum. Malah jika tetap ditunda pelaksanaan kegaitan tersebut, akan menjadi persoalan yuridis lainnya. “Jika suatu saat nanti pencairan Pilkada ini menjadi temuan pun, publik akan berpihak kepada Pemko dalam kasus itu. Publik pun memahami kenapa Pemko harus mencairkan anggaran Pilkada 2013 tersebut di tahun 2014,” terangnya. Yuslim pun melihat

SUARA CALEG BLUSUKAN KE DAERAH

HM Asli Chaidir Lakukan Pendidikan Politik ke Masyarakat PADANG, HALUAN — Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumbar HM Asli Chaidir melakukan pendidikan politik bagi masyarakat dengan cara menggelar berbagai pertemuan, salah satunya dengan cara melakukan pertemuan langsung. Dalam petemuan tersebut, ia menyampaikan akan pentingnya demokrasi dan penyelenggaraan pemilu di Negara Indonesia. Salah satu hal penting dalam proses demokrasi tersebut adalah perlunya kecerdasan masyarakat dalam menentukan calon pemimpin ataupun calon anggota legislatif yang akan mewakilinya di DPR, DPD, dan DPRD Kabupaten dan Kota. Cerdas memilih dimaksud, masyarakat mengetahui tentang rekam jejak dari calon legislatif dan mengetahui apaapa saja yang telah dilakukan oleh yang bersangkutan. “Pendidikan politik itu dilakukan dengan cara mendatangi masyarakat ke daerahdaerah atau dikenal blusukan, dengan memberikan pemahaman akan pentinganya demokrasi dan penyelenggaraan

pemilu,” ujar HM Asli Chaidir, Selasa (7/1). Ia melihat pendidikan politik bagi masyarakat masih diperlukan untuk mendorong terciptanya demokrasi dan pemimpin yang berkualitas. Artinya, masyarakat dituntut untuk selektif dalam menentukan pilihan. Kata selektif tersebut dalam artian, masyarakat tidak tergoda atau tergoyah pilihannya hanya dikarenakan uang atau money politic. “Masyarakat harus bisa melihat mana yang telah berbuat dan mana yang hanya sekedar berbicara atau omong doang, dan mana pula yang hanya sekedar datang lalu hilang,” kata calon anggota DPR RI nomor urut 2 Dapil 1 dari PAN tersebut. Selain melakukan pendidikan politik, pertemuan atau blusukan tersebut juga dimanfaatkan untuk mendengar atau menjaring aspirasi yang berkembang di masyarakat. Aspirasi atau harapan masyarakat tersebut akan diperjuangkan di DPRD Sumbar agar dapat direalisasikan.

“Jadi banyak manfafaat yang didapatkan ketika kita melakukan pertemuan dengan masyarakat. Pertama, bersilahturrahmi, memberikan pendidikan politik, dan mendengar apa yang mereka butuhkan akan lebih bermanfaat lagi jika harapan dan kebutuhan masyarakat tersebut dapat kita realisasikan, “ kata Asli yang juga wakil ketua DPRD Sumbar itu. HM Asli Chaidir maju ke DPR RI dari daerah pemilihan Sumbar 1 dengan daerah pemilihan yakni, Kota Padang, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Solok, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar dan Kota Padang Panjang. Menurutnya, dengan luasnya daerah pemilihan, berarti menambah pengabdian ke masyarakat yang lebih luas. Walaupun begitu, bukan berarti pengabdian tersebut hanya di daerah pemilihan tetapi untuk daerah Sumbar keseluruhannya. (h/mg-rin)

otorisasi yang sudah cukup kuat dalam pencairan anggaran ini tidak menjadi alasan bagi Pemko Padang untuk tidak mencairkan. “Sikap Mendagri dan Gubernur sudah cukup. jadi apa lagi yang ditunggu. Tinggal komitmen Pemko Padang,” pungkas Yuslim. Di lain pihak, Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Padang juga mmeinta KPU dan Pemko untuk duduk bersama kembali. Ketua DPRD Kota Padang, Zulherman Dt Bagindo Sati, mengatakan, DPRD telah berkoordinasi dengan pihak Kemendagri dan pelaksanaan pemilihan putaran dua tersebut tidak ada kendala. “Kenapa pilkada putaran kedua ini terlambat, kita juga harus melihat secara positif, dalam UU nomor 32 tahun 2004 mengatakan, penyelenggaraan pilkada dilaksanakan satu bulan sebelum masa jabatan berakhir, ini pada posisi normal. Namun sekarang posisinya tidak normal, sudah melewati masa penyelenggaraan pilkada. Saat ini persoalannya Peraturan Walikota (Perwako) belum keluar dan belum ditandatangani, apa alasan dari pejabat daerah kita, belum tanda tangan, kita juga tidak tahu,” sebut Zulherman. Dikatakannya, mengenai Perwako tersebut perlu diberikan penguatan-penguatan regulasi terhadap walikota. “Saya pikir ini yang perlu, karena nanti setelah pilkada usai, Perwakonya yang akan terlebih dahulu dilihat, kita berharap Pemerintah Provinsi mengundang DPRD, Pemko, KPU, Panwaslu untuk duduk bersama untuk mendapatkan solusisolusi konkrit penyelenggaraan pilkada putaran dua ini agar tidak molor lagi. Mengenai anggaran sudah tidak ada kendala, anggarannya sama dengan dana tanggap darurat kebencanaan dan DPRD telah siapkan anggarannya,” ungkap Zulherman. (h/ade/ eni/fma)

KOTAK SUARA DARI KARDUS

KPU Harus Perkuat Pengamanan PADANG, HALUAN — Rencana KPU menggunakan kotak dan bilik suara yang terbuat dari kardus pada pemilu legislatif mendatang, dinilai tidak memenuhi dari segi keamanan oleh beberapa pengamat. Pengggunaan kotak dan bilik suara yang terbuat dari bahan fiber atau kardus berlapis plastik ini, hanya untuk tambahan, jika logistik dari pemilu sebelumnya tidak mencukupi. Pengamat Kebijakan Publik, Universitas Negeri Padang, Eka Vidia Putra menilai apa saja bahan yang akan digunakan untuk kotak suara, sebenarnya tidak persoalan. Kotak itu hanya media untuk mencoblos saja. Namun kalau dikaji dari segi keamanannya, tentu ada kelemahankelemahannya. Untuk itu pihak penyelenggara terutama KPU, betul-betul menyeleksi orang-orang yang berkompeten dalam mengamankan kotak suara tersebut. “Tapi yang jelas sistem pengamanannya didata sedemikian rupa. Supaya pengamanan mulai pemungutan, perhitungan suara di TPS (tempat pemungutan suara) dan rekapitulasi di PPS (panitia pemungutan suara), bisa berjalan dengan aman,” ujarnya, Selasa (7/1). Selain itu, dari segi pengawasan, pihak penyelenggara juga harus lebih menyeleksi pengawas yang mempunyai kapasitas baik, Salah satunya dengan memilih pengawas dari masyarakat yang berada di kawasan TPS. Selain itu, para saksi dari partai juga harus bekerja dengan baik mengawasai TPS. “Yang mengkhawatirkan jika kotak suaranya dari kardus adalah daya tahan saat didistribusikan ke TPS maupun sebaliknya. Juga jaminan keamanan terhadap catatan hasil rekap perhitungan suara yang wajib ada didalam kotak suara. Jika terjadi kehilangan, tentu bisa berdampak pada ketidakpercayaan masyarakat terhadap hasil pemilu,” ujarnya. Sementara itu Pengamat Politik Universitas Andalas Aidil Zetra, mengatakan, penggunaan kotak suara dari kardus ini, diharapkan tidak menjadi kecemasan bagi masyarakat. “Dikhawatirkan dengan alat yang darurat seperti ini, hasil pemilu diragukan oleh masyarakat, maupun partai yang bersangkutan. Selain itu, ketika terjadi konflik terkait penghitunggan suara, hal ini bisa dijadikan salah satu alasan untuk menggugat hasil penghitunggan suara,” ujarnya. (h/mg-rin)

Perempuan Jangan Hanya Jadi Pelengkap di Panggung Politik PADANG, HALUAN — Perempuan yang peduli dengan kemajuan kaumnya tidak hanya duduk manis di kursi anggota dewan dan hanya memenuhi kuota 30 persen saja. Sehingga, dia lupa menyampaikan aspirasi kaumnya di tingkat legislatif. Menurut Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) cabang Padang, Dra. Yasnida Syamsuddin, MM paradigma ini perlu dirubah. Sehingga, amanah yang diembannya disampaikan dengan tuntas menurut tugasnya sebagai anggota legislatif yang menyampaikan aspirasi masyarakat dan membela kaumnya. Untuk itu, kedepannya KPPI merasa perlu membuat suatu terobosan sehingga amanah yang diembannya tersalurkan dengan benar. “Kita bukan menyalahkan atau mengecilkan peran perempuan di bangku legislatif

selama ini. Tetapi, kita inginkan eksistensi mereka semakin nampak ketika mengeluarkan kebijkan-kebijakan yang membela kaummnya. Tidak hanya sebagai pelengkap saja,” papar Yasnida. Ia menambahkan, walaupun KPPI belum berumur satu tahun tetapi komitmennya sudah nampak untuk merubah image perempuan sebagai pelengkap tersebut. Hal ini dibuktikan dengan hampir seluruhnya perempuan yang ada di partai politik di Kota Padang tergabung ke KPPI. Begitu juga dengan organisasi wanita yang ada di Kota Padang. “Dari awal terbentuk kita memang sudah komit untuk merubah image perempuan yang duduk di legislatif hanya sebagai pemenuhan kuota 30 persen saja. Komitmen KPPI ini untuk merubah image tersebut. Kita mulai dari merangkul seluruh

perempuan yang ada di seluruh partai politik di Kota Padang ini. Begitu juga dengan organisasi wanita, mulai dari Bundo Kandung, Majelis Taklim, dan Himpunan Wanita Karya. Semua perempuan yang peduli dengan kemajuan kita rangkul seluruhnya,” tandas Yasnida Syamsuddin. Yasnida yakin, ketika perempuan sudah punya komitmen sama, maka peran perempuan di bangku legislatif tidak hanya sebagai pelengkap saja. Sehingga, integritas, kapasitas, dan moral perempuan untuk maju bisa terarah. “Kita berharap dengan KPPI ini, integritas, kapasitas, dan moral perempuan di partai politk tidak lagi sebagai pelengkap. Lakilakipun memandang kedudukan perempuan di bangku legislatif bisa diperhitungkan suaranya, “ tutup Yasnida. (h/cw-ows)

KETUA DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumbar HM Asli Chaidir saat berdialog dengan warga dalam aksi blusukannya ke Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan. PARWIS

ILUSTARSI >> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Habli


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

Seorang Pemuda Diduga Melakukan Cabul PADANG, HALUAN—Seorang pemuda berinisial “C” (27), diamankan Tim Reskrim Polresta Padang di warungnya Jalan Abdul Muis, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Senin (6/1) malam. Diduga, pria ini melakukan pencabulan terhadap lima wanita yang masih dibawah umur. Namun sebelum diamankan oleh petugas, tersangka ini nyaris dihajar oleh masyarakat dan keluarga korban yang geram atas perbuatannya. Kini tersangka masih diperiksa secara itensif oleh penyidik untuk dilakukan pengembangan. Aksi ini terkuak setelah salah seorang korban sebut saja Mawar (17) mengadu kepada orangtuanya, bahwa telah dicabuli oleh “C”. Tidak itu saja, kakak sepupu Melati, bernama Bunga (18) (nama samaran) juga mengalami hal yang sama. “Saya telah dicabuli oleh “C”, karena dibawa tekanan. Saya diancam olehnya pak,” kata Mawar, kemarin (7/1). Dijelaskannya, tidak hanya dirinya yang menjadi korban rayuan gombal “C”, tapi ada tiga wanita lainnya. Semuanya dijanjikan akan diajak menjalani hubungan serius, bahkan akan dinikahi. “Nasib wanita lain sama dengan saya pak, kalau “C” ini merayu dan menjanjikan akan dinikahi pak,” ujarnya kepada Haluan di Mapolresta Padang. Pada puncaknya akhir Desember 2013 lalu, kata Mawar, dia kembali diajak oleh “C” untuk pergi ke warungnya. Saat itu, dia ikut saja akibat termakan janji manisnya. Namun, saat tersangka ini meminta kembali, maka dengan spontan dia langsung menolak. “Akibat tidak tahan dengan janjijanjinya, maka saya langsung menolaknya. Akan tetapi, “C” malah melakukan kasar dengan cara menyilet lengan kanan saya pak. Setelah itu, dia mengancam, makanya saya tetap ikuti permintaannya,” jelasnya. Sedangkan pengakuan Bunga, dia melakukan perbuatan itu atas dasar kepercayaan terhadap “C” yang dianggapnya sebagai lelaki bertanggung jawab, dan berniat akan menikahinya. Makanya, setiap dia dan “C” pergi jalan, mereka pasti melakukan hubungan itu. “Saya malu mengatakan pak, karena tidak terhitung lagi pak. Sekarang saya tahu siapa dia, dan saya sangat menyesal,” jelas Bunga. Sementara itu, orangtua Mawar yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, saat mendapatkan cerita dari sang anak, dirinya langsung shok. Kemudain langsung menanyakan alamat pria tersebut, tapi anaknya itu tidak mau memberitahukan karena takut nanti orangtuanya akan marah besar. “Dari keterangan Mawar kepada saya, bahwa dia (tersangka) sudah melakukan hubungan dengan paksaan itu bersama anak saya sejak tiga bulan lalu, kakak sepupunya ternyata juga menjadi korbannya,” ujarnya. Kapolresta Padang, Kombes Pol Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi mengatakan, pihaknya telah mengamankan tersangka dalam kasus penganiayaan yang dilakukannya, dan kini masih diinapkan di sel tahanan Mapolresta Padang. (h/nas)

9

APBD Padang Disahkan 22 Januari PADANG, HALUAN — Tim Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padang, bersama beberapa Ketua Komisi di DPRD Kota Padang membahas Rencana APBD Kota Padang tahun 2014, Selasa (7/1).

HALO MATAHARI—Fenomena Halo Matahari terlihat di depan Kantor KPU Sumatera Barat, Jalan Pramuka, Padang, Selasa (7/1). Halo Mataari merupakan fenomena optis berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari dan bulan. RIVO SEPTI ANDRIES

PADANG DIJATAH UNTUK 30 RIBU KK

4.000 KK Tak Kebagian Raskin PADANG, HALUAN — Jatah raskin untuk Kota Padang pada tahun 2014 tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya. Karena masih mempergunakan data raskin dari Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga Kota Padang masih dapat jatah untuk 30 ribu KK. Padahal, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padang berharap ada penambahan kuota raskin tersebut, namun tidak dikabulkan oleh pemerintah pusat. Sehingga, masih mempergunakan data lama. Sedangkan permintaan dari kecamatan dan kelurahan mencapai 34.744 KK. “Jadi ada Selisih 4.000 KK itulah yang kadang menjadi permasalahan sendiri di lapangan yang harus diha-dapi Bagian Kesra. Sebab, 4.000 KK tersebut menuntut, sebab menurut mereka, mereka tergolong miskin,” ujar Kepala Bagian

Kesejah-teraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Padang, Al Amin pada Haluan, kemarin. “Ternyata kita tidak bisa menambah kuota raskin. Karena, kriteria miskin di setiap daerah berbeda, dan harus mempedomani data nasional. Sehingga mengajukan penambahan kuota pun kita tidak bisa direalisasikan,” urai Al Amin lagi. Ia menambahkan, perkara kriteria miskin itu di tingkat nasional harus disamakan. Kare-na, ketika Kesra menerima data dari Badan Pusat Statistik tidak sama dengan tuntutan warga, dan berujung kepada tuntutan warga yang merasa berhak mendapatkan Raskin. “Ka-dang warga merasa berhak menerima raskin, tetapi ternyata mereka justru tidak menerimanya karena tidak ada dalam data BPS. Kita sebenarnya ingin mereka yang berhak menda-patkan itu, ya memang

dapat. Maka inisiatif kita bagi sama rata saja,” ulasnya lagi. Terkait dengan nama raskin 13, 14 dan 15, menurut Al Amin itu berpe-doman kepada momen penting yang dihadapi oleh masyarakat. Seperti raskin 13 bertepatan bulan puasa, itu semua bertujuan untuk melonggarkan kesulitan yang sedang dihadapi oleh masyarakat. Maka, jatah raskin itu diberikan tidak hanya 12 kali setahun atau sebulan sekali saja, namun dalam tahun ini akan diberikan 15 kali. Al Amin menambahkan, kendala yang dihadapi hanya masalah kualitas beras yang sampai di gudang Bulog. Terkadang warga menda-patkan beras yang jelek kualitasnya. “Kemudian kendala dari masyarakat sendiri adalah masalah batas pembayaran. Waktu yang diberikan , selama sepuluh hari terkadang tidak bisa ditepati,” tutup Al Amin. (h/cw-ows)

23 Panti Asuhan Dapat Bantuan Rutin PADANG, HALUAN — Panti asuhan dan panti jompo merupakan salah satu lembaga yang dibawahi oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang. Tiap tahunnya, bantuan diberikan secara rutin oleh dinas tersebut. Saat ini tercatat 23 panti asuhan dan 1 panti jompo di Kota Padang. Jumlah anak yang diasuh sebanyak 496 orang laki-laki dan 643 orang perempuan. Sedangkan panti jompo menampung 60 orang perempuan lansia.

Selain mendapat bantuan dari pemerintah pusat melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang, panti ini juga menerima bantuan dari masyarakat yang langsung berkoordinasi dengan panti terkait. Bantuan juga berasal dari Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LK2S) yang memberikan bantuan pemenuhan gizi bagi penghuni panti. Anak-anak panti asuhan di Kota Padang ada yang memang diantarkan oleh keluarganya karena kurang mampu dan ada juga hasil razia di jalanan. Menurut Ketua Seksi Pemberdayaan kelembagaan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja kota Padang, Herdinanto, S.S,

kemarin, panti asuhan bukanlah tempat penggemukan anak. “Tetapi tempat pemenuhan segala kebutuhan anak mulai pendidikan, kesehatan, dan kasih sayang. Jadi, panti asuhan memberikan perlindungan yang sama sebagaimana yang diterima oleh anak-anak lainnya,’ ujarnya. Saat ini, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Padang juga mengupayakan pendidikan dan penyuluhan untuk pengurus panti. Penyuluhan yang pernah diberikan adalah tentang HIV/AIDS. Dari penyuluhan ini diharapkan pengurus panti asuhan dapat memberikan wawasan dan kesadaran akan bahaya dan bagaimana penularan virus ini. (h/mg-rus)

“Hal ini tentunya, tidak terlepas dengan disalurkannya sejumlah dana bansos ke masyarakat melalui DPKA Kota Padang. Diagendakan, pada 22 Januari mendatang DPRD Kota Padang telah menetapkan APBD tahun 2014,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Padang Afrizal Selasa (7/1). Ia membenarkan, mulainya pembahasan di DPRD Kota Padang karena telah mulai disalurkannya ke masyarakat. “Ya, memang sudah ada laporan dari masyarakat penerima, mereka sudah ada yang menerima dana tersebut,” katanya. Untuk diketahui, DPRD Kota Padang menunda penetapan APBD 2014 karena banyak dana bansos wakil rakyat ini tidak disalurkan. Sehingga, anggota dewan ini menegaskan tidak akan membahas APBD sebelum adanya penyaluran bansos ini. Ia menegaskan, direncanakan pada 22 Januari mendatang DPRD Kota Padang telah ketok palu untuk APBD 2014 ini. Ia mengatakan, untuk dana bansos yang disalurkan melaluinya ini telah ada yang cair. Begitu juga, dengan anggota dewan lainnya. “Masih ada juga yang

belum cair, tapi kami melihat itu persoalan kelengkapan administrasi saja lagi,” katanya. Dalam rapat tersebut, RAPBD tahun 2014 terungkap untuk target pendapatan Rp1,885 triliun. Pendapatan ini ditargetkan dari PAD, dana perimbangan, dan lainlain PAD yang sah. Untuk belanja tidak langsung berjumlah Rp 1,258 triliun, sedangkan untuk belanja langsung berjumlah Rp890,198 miliar. Dengan begitu total belanja daerah Rp2,148 triliun. Tidak hanya itu, anggaran sejumlah SKPD juga mengalami perubahan. Seperti Dinas Kependudukan dan catatan Sipil Padang, terjadi penambahan karena mengimbangi program nasional yaitu perekaman e-KTP. Selain itu, Dinas Pendidikan Padang juga mengusulkan penambahan terkait persiapan melaksanakan kurikulum 2013. Ketua DPRD Padang Zulherman mengatakan, setelah rapat Banggar ini akan dilakukan pembahasan dengan TAPD. Direncanakan, 9 Januari mendatang telah dilakukan pembahasan dengan TAPD. “Memang telah direncanakan untuk segera dilakukan penetapan,” katanya. (h/ade)

POLRESTA PADANG

Antisipasi Kerawanan Jelang Pilkada PADANG, HALUAN—Tinggal beberapa hari lagi, pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota Padang pada putaran dua akan dilaksanakan bulan ini. Namun, dari sisi dalam pengamanan bahwa Polresta Padang telah siap. Dari putaran pertama pilkada hingga saat ini masih berpolemiki mengenai dana pengamanan, Kapolresta Padang Kombes Pol. Wisnu Andayana menegaskan, akan siap mengamankan pilkada Kota Padang. “Pada putaran kedua nanti, jumlah pengamanan personil yang diturunkan akan sama pada putaran pertama yakni sekitar 648 anggota, sesuai dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sebelumnya. Selain personil kita, nanti juga akan dibantu dari Polda Sumbar dan instansi terkait lainnya,” kata Wisnu, kemarin (7/1). Dalam melakukan pengamanan terhadap putaran kedua Pilkada Padang yang dipastikan berlangsung Januari ini, Polresta Padang akan berkordinasi dengan jajaran lainnya. Semua ini guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat Kota Padang. Lebih jelas Wisnu mengatakan, memang hingga saat ini dana yang diajukan sekitar Rp600 juta untuk pengamanan pilkada belum cair. Jangankan dana untuk putaran kedua, sedangkan pada putaran pertama saja dana lebih kurang Rp1,5 Miliar yang telah dianggarkan dalam APBD Perubahan Kota Padang, yang disimpan di kas Pemko Padang baru cair sekitar Rp400 juta. Sebab itu, pihak kepolisian setempat berharap sebelum berlangsungnya tahapan pencoblosan pada putaran kedua di daerah itu, pencairan dana pengamanan yang telah diajukan tersebut dapat direalisasikan Pemerintah Kota (Pemko) Padang. Namun demikian, kata Wisnu, meski dana pengamanan pilkada tersebut belum sepenuhnya cair oleh Pemko Padang, untuk mengantisipasi tingkat kerawanan terus dilakukan. “Sebagai aparat penegak hukum, kami akan terus mengantisipasi tingkat kerawanan di daaerah ini, agar keamanan, kenyamanan masyarakat dapat terus terjaga, dan putaran pilkada dapat berjalan dengan lancar,” ungkapnya. (h/nas)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Syahrizal


10

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

Pasar Inpres I Tergenang Air PADANG, HALUAN—Kios ayam di Pasar Inpres I Pasar Raya Padang banyak terdapat genangan air. Sehingga, kios ayam tersebut mengeluarkan bau busuk dan membuat pembeli tidak betah datang berbelanja ke sana. Menurut Wakil Persatuan Pedagang Ayam di Pasar Inpres I, Ridwan mengatakan genangan air itu terjadi karena lantai tidak datar sehingga saluran air yang terdapat di masing-masing kios ayam tidak mengalir dengan baik. Air tersebut tergenang sampai menunggu petugas kebersihan membersihkannya. “Penyebab air tergenang karena lantai kios ini tidak datar. Selain itu, di masing-masing kios ayam ini terdapat satu kran air untuk masingmasing pedagang ayam sehingga air tersebut tergenang. Karena tidak tertampung dan lantai tidak datar,” tandas Ridwan. Ridwan menambahkan, akibat dari air tergenang yang mengeluarkan bau busuk membuat pengunjung jarang datang. Hal ini sudah disampaikan kepada Dinas Pasar, namun kadang kala tidak tertangani dengan baik. “Pedagang ayamkan indentik dengan darah. Sehingga, satu hari saja tidak dibersihkan maka bau busuk akan tercium. Sara rasa Dinas Pasar sudah tahu, sebab mereka berkantor di Inpres I ini beberapa bulan, walaupun minggu ini pindah ke Telkom. Mustahi mereka tidak melihatnya,” urai Ridwan. Salah seorang pedagang ayam, Rudi mengatakan sebagai pedagang dia tidak punya pilihan. Sehingga dia menahan bau busuk yang dikeluarkan oleh bau genangana air yang bercampur darah. “Kami sebagai pedagang tidak bisa berbuat banyak. Kalau di kios kami masing-masing kami bersihkan, tetapi di lantai itu petugas kebersihan dari Dinas Pasar. Apalagi kami setiap hari membayar uang kebersihan,” kata Rudi. Irat, pembeli ayam dan pemilik rumah makan mengatakan bau busuk yang dikeluarkan oleh genangan air yang bercampur dengan darah ayam cukup menyengat. Tetapi, dia harus datang kesana ketika suami tidak bisa ke pasar menjemput ayam untuk dimasak di rumah makannya. “Memang salah satu kendala yang kami hadapi ketika berbelanja ke kios ayam ini bau busuk yang menyengat. Sebab, bau anyir darah itu membuat perut mual. Tapi bagaimana lagi, saya butuh ayam untuk dimasak di rumah makan saya,” tutup Irat. (h/cw-ows)

KIOS ayam di Pasar Inpres I Pasar Raya Padang banyak terdapat genangan air. Sehingga, kios ayam tersebut mengeluarkan bau busuk dan membuat pembeli tidak betah datang berbelanja

Dinas Pasar Pindah ke Telkom PADANG, HALUAN—Kantor Dinas Pasar pindah lagi ke Telkom di samping Lapangan Imam Bonjol, setelah sempat beberapa bulan berkantor di Pasar Inpres I lantai III.

PENAMBANG PASIR—Sejumlah mobil pengangkut pasir antri menunggu muatan yang diisi oleh sejumlah pekerja di aliran sungai di kawasan Lubuk Begalung, Padang, Selasa (7/1). Pemerintah Kota Padang sudah mengeluarkan Perda tentang larangan menambang pasir di daerah tertentu. RIVO SEPTI ANDRIES

Pol PP Razia PKL di Padang Baru PADANG,HALUAN – Satuan Polisi Pamong Praja (SAT POL PP) melakukan razia Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di Jalan Padang baru. Dalam menggelar aksi razianya kali ini Sat Pol PP tidak mengalami kesulitan yang berarti. “Kami hanya memberikan peringatan kepada para pedagang untuk tidak berdangan, sebab mereka mereka bisa menggangu keindahan dan kenyamanan” ujar Adlin Gusmadi Kepala operasi Satpol PP Padang, Senin (6/1) Dalam razia kali ini Sat Pol PP tidak ada mengangkat barang-barang dari pedangan. Sebab razia kali kini hanya sebatas memberikan peringatan kepada para pedang yang berada di kawasan Padang

baru. Setelah para aparat penegak pergi para pedagang kembali melakukan aktivitas perdangan mereka. Menurut para pedagang mereka bisa memaklumi razia yang dilakukan oleh Pol PP. karena itu merupakan tugas dari Pol PP. “Kami kembali berdagang setelah razia selesai dilakukan, hal ini kami lakukan karena ini merupakan mata pencarian. Jika kami tidak berdagang anak istri kami mau makan apa, “ ujar Bus salah seorang pedagang. Sementara untuk mengatasi aksi kucing-kucingan dengan pedagang, Pol PP, akan menempatkan aparat mereka yang berada di setiap daerah yang dianggap rawan ditempati oleh para pedagang. Solusi ini

dipilih juga sebagai penganti dari seringnya terjadi bentrok antara aparat dengan PKL dilapangan ketika melakukan razia. “Kami akan memberikan beberapa kali peringatan kepada PKL. Jika mereka masih membandel kami akan menempatkan anggtota kami denggan jumlah antara 15 sampai 20 orang didaerah tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengatasi seringnya terjadinya bentrok antara pedagang dengan kami”, ujar Adlin. Diharapkan solusi ini mampu untuk mengatasi para pedagang yang membandel untuk mengelar dagangan mereka di daerah – daerah yang dilarang untuk berdagang. (h/mg-san)

ORANG TUA SISWA MENGADU KE OMBUDSMAN

Tak Terima Anak Dikeluarkan Sekolah PADANG, HALUAN — Herlina Dewita, orang tua Steven Erixs Evendra siswa Kelas II IPS SMA Pertiwi II yang dikeluarkan oleh pihak sekolah tiga bulan lalu, mengadu ke Ombudsman Sumbar, Selasa (7/1). Ia meminta Ombudsman mempertanyakan alasan SMA Pertiwi II mengeluarkan anaknya dari sekolah. Sementara itu, saat hendak dikonfirmasi, Kepala Sekolah SMA Pertiwi II tidak bisa dikonfirmasi. “Tanpa alasan yang jelas, tibatiba SMA Pertiwi II mengeluarkan anak saya dari sekolah. Saya tidak terima, dan harus ada penjelasan yang rinci dari pihak sekolah,” ujarnya sambil tersendu. Lanjutnya lagi, setelah anaknya dikeluarkan, dirinya langsung pergi ke SMA Pertiwi II untuk menanyakan alasan pemberhentian anaknya. Namun, jawaban pihak sekolah hanya normative saja. “Mereka mengatakan anak saya bandel. Kalau bandel, seharusnya saya dipanggil dulu, jangan langsung dikeluarkan,” ungkapnya lagi. Dikatakan, tidak

puas dengan jawaban pihak sekolah, dirinya pergi lagi mengadu ke Dinas Pendidikan Kota Padang. Namun, pihak dinas pun hanya memberikan jawaban yang tidak memuaskan dirinya. “Jawaban dinas hanya akan memanggil, dan akan memanggil. Sampai saat ini, mereka tidak pernah memanggil Kepala Sekolah SMA Pertiwi II tersebut,” terangnya. Tidak puas dengan pelayanan yang diberikan oleh sekolah, dan Dinas Pendidikan Kota Padang, dirinya meloporkan kasus tersebut, ke Ombudsemen Sumbar. Kepala Ombudsmen Sumbar Yunabri SH MHum mengatakan, pihaknya telah menyurati Kepala Sekolah SMA II Pertiwi dengan nomor 0075/KLA/0130.2013/pdg04/XII/2013. Namun, surat tersebut belum ditanggapi oleh pihak sekolah. “Secara tertulis memang belum ada jawaban dari sekolah. Namun, setelah kami surati, pihak sekolah datang ke Ombudsman dan menjelaskan alasan pemberhentian Steven Erixs Evendra. Mereka mengatakan, anak tersebut sangat nakal, dan terpaksa di berhentikan. Meskipun demikian, kami akan tetap meminta jawaban tertulis dari pihak sekolah,” katanya. (h/wis)

Walaupun, banyak pedagang yang mengeluhkan pelayanan dinas pasar, staf dinas pasar tetap bekerja dengan benar. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pasar, Hendrizal Azhar melalui Sekretaris Dinas Pasar, Jasman, Selasa (6/1). Ia mengatakan, setelah kantor dinas pasar terbakar di Atom Centre beberapa bulan lalu mengakibatkan banyak dokumen yang terbakar. Tetapi, hal ini tidak terkendala di pemungutan retribusi dan pelayanan ke pedagang. “Kalau kantor kita di Pasar Inpres I itu kantor darurat setelah kantor di Atom Center terbakar. di Inpres I hanya kantor sementara dan itupun tidak layak sebagai kantor, karena memang tidak didesain untuk kantor. Apalagi pelayanan tidak efektif di sana karena pedagang agak enggan datang,” papar Jasman. Jasman menambahkan, acap kali pindah kantor dinas pasar tersebut membuat sedikit pelayanan terganggu, walaupun penagihan retribusi tidak ada halangan. Jumlah pegawai dinas pasar 362 orang, dan staf dinas pasar 60 orang tersebut memang tidak efektif di Pasar Inpres I. Sehingga, hal ini juga membuat tidak baiknya pelayanan kepada masyarakat. “Ini juga menyangkut dengan dokumen kita. Karena, walaupun dokumen banyak yang terbakar, tetapi kita masih punya dokumen yang disimpan di plesdis itulah yang kita prin. Maka dokumen tersebut cukup banyak dan butuh tempat. Sedangkan di Inpres I tersebut sangat sempit sehinga kita tidak bisa bekerja dengan baik, walaupun tidak banyak pengaruhnya,” kata Jasman. Dinas pasar mengontrak enam ruangan di kantor Telkom samping Lapangan

Imam Bonjol tersebut selama satu tahun. Memang Jasman mengakui ketika tidak adanya kantor permanen membuat pelayanan kepada masyakatat terutama pedagang tidak efektif. Sehingga, wajar banyak pedagang yang mengeluh. “Saya pikir wajar saja ketika pedagang mengeluh karena kantor dinas pasar ini berpindah-pindah, sehingga pelayanan tidak bagus. Sebab, dokumen kita juga terganggu dengan kantor yang berpindah-pindah ini. Memang, harapan kita ke depan ada kantor yang lebih baik untuk dinas pasar,” urai Jasman. Asnimar, salah seorang pedagang mengatakan kalau kantor dinas pasar memang seharusnya layak. Sebab, kantor dinas pasar yang layak menggambarkan pelayanan dan urusan pasar menjadi bagus. Sehingga, wajar saja pasar di Kota Padang kacau karena tidak adanya manajemen yang benar. “Bagaimana dinas pasar mengurus pasar kalau kantornya saja tidak layak. Secara otomatis banyak dokumen yang tidak rapi atau tidak tertata yang membuat pelayanan terganggu. Saya sebagai pedagang memang menginginkan kantor dinas pasar lebih baik dan terjangkau. Tidak seperti di kios ayam yang busuk tersebut,” kata Asminar. Asnimar mengakui, ketika kantor dinas pasar berada di pasar Inpres I membuat dia dan rekan-rekannya enggan untuk datang. Apalagi letaknya di lantai III cukup sulit untuk dijangkau. “ Idealnya kantor dinas pasar memang dekat dari pasar dan cukup nyaman. Jangan seperti di Inpres I yang berada cukup tinggi di lantai III dan ditambah bau amis kios ayam,” tutup Asminar. (h/cw-ows)

KELURAHAN AIR TAWAR BARAT

Butuh Dua Boks Sampah PADANG, HALUAN— Kelurahan Air Tawar Barat berada di Kecamatan Padang Utara. Kelurahan ini memiliki 1545 Kepala Keluarga (KK). Setiap warga memiliki macammacam mata pencaharian. Rata-rata mata pencaharian warga di kelurahan Air Tawar Barat berupa Pegawai Negeri Sipil (PNS), Nelayan, Kontraktor, dan Pegawai Swasta. Saat ini di kelurahan Air Tawar Barat sedang menjalankan pembagian tabung gas elpiji 3kg tahap ke dua. Karna pada tahap pertama masih ada warga yang belum mendapatkan tabung gas ini. Dari pantauan Haluan, Senin (6/1) terlihat pembagian berjalan dengan aman dan tertib. Ketua RT yang menjemput tabung gas ini untuk kemudian dibagikan ke warganya masing-masing dilayani dengan baik. Rijal yang merupakan Ketua RT 1/RW 10 menuturkan masih ada 26 Kepala Keluarga yang belum mendapatkan tabung gas 3kg ini. Selain pembagian tabung gas 3kg, Kelurahan Air

Tawar Juga akan membagikan Raskin ke warganya yang telah terdaftar. Warga yang terdaftar mendapatkan Raskin ini sebanyak 234 Kepala Keluarga. Tapi pembagian ini masih menunggu kedatangan beras dari Bulog. Editiawarman, Lurah Air Tawar Barat menuturkan saat ini pembagian Raskin masih belum dilaksanakan karna masih menunggu kedatangan beras. “Biasnya memasuki Tahun Baru beras datang-

nya pada bulan Februari, jadi sekarang Kami masih menunggu kiriman dari Bulog,” ungkap Edi. Selain mendapat jatah Raskin, warga di kelurahan ini juga mendapat program Jamkesmas dan Jamkesda. Menurut keterangan Herdawati, Kasi Kesejahteraan Sosial dan Penanggulangan Bencana di Kelurahan ini, warga yang tercatat mendapatkan Jamkesmas ini sebanyak 1112 KK. Sedangkan untuk Jamkesda sebanyak 11.54KK.

KELURAHAN Air Tawar Barat berada di Kecamatan Padang Utara. Saat ini Kelurahan Air Tawar Barat membutuhkan 2 boks sampah lagi. BINTANG SEMBRANI

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Syahrizal


11 RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

BUPATI Pasbar, Baharuddin R dan Asisten Bidang Administrasi Pemprov. Sumbar, Sudirman Gani serius berdialok dengan sesepuh Pasbar, Rajudin Nuh pada jamuan makan siang di kediaman Bupati Pasbar. ANDIKA

FOTO BERSAMA- Bupati Pasbar, H. Baharuddin R didampingi istri, Ny. Nina Bahar foto bersama dengan Wabup beserta seluruh unsur Muspida Pasbar, usai rapat paripurna istimewa peringatan HUT Pasbar ke-10. ANDIKA

NINIK Mamak se-Pasbar serius mendengarkan pidato Bupati Pasbar, H. Baharuddin R saat puncak HUT Pasbar kemarin. ANDIKA

PUNCAK HUT KABUPATEN PASBAR KE 10 SUKSES

Pembangunan Terlaksana, Masyarakat Sejahtera ROMBONGAN Bupati Pasbar, H. Baharuddin R dan Asisten Bidang Administrasi Pemprov. Sumbar disambut tari pasambahan dalam rangka menghadiri puncak HUT Pasbar di DPRD Pasbar. ANDIKA

ROMBONGAN Bupati Pasbar, H. Baharuddin R dan Asisten Bidang Administrasi Pemprov. Sumbar disambut tari pasambahan dalam rangka menghadiri puncak HUT Pasbar di DPRD Pasbar kemarin. ANDIKA

JAJARAN Muspida Pasbar juga hadir dalam peringatan puncak HUT Pasbar ke-10 tahun itu. ANDIKA

TOKOH masyarakat Pasbar menjadi tamu kehormatan, hadir dalam peringatan HUT Pasbar ke-10 tahun. ANDIKA

PARA undangan dengan khidmat mengikuti puncak peringatan HUT Pasbar.

ANDIKA

BUNDO Kanduang se-Pasbar juga menjadi tamu kehormatan dalam acara itu. ANDIKA

PASBAR, HALUAN — Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) ke-10 yang diadakan di ruang rapat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pasbar, berjalan khidmat. Selain dihadiri para tokoh, ninik mamak dan alim ulama, peringatan HUT Pasbar juga dihadiri ribuan masyarakat Pasbar. Gubernur Sumatera Barat diwakili Asisten Bidang Administrasi, Sudirman Gani. Tampaknya tokoh Pasbar yang merupakan pamong senior, Drs. Jufri Hadi dan Rajudin Nuh. Selain itu juga hadir Bupati Pasaman, Beni Utama, anggota DPD RI, serta anggota DPRD Sumbar asal Pasbar. Mengawali kepemimpinan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pasaman Barat, Bupati telah melakukan upaya harmonisasi kelembagaan. Tidak saja dengan lembaga eksekutif, unsur Muspida dan instansi vertikal, tetapi juga dengan seluruh pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, tokoh perantau, Da’i nagari dan penyuluh agama, dan komponen masyarakat lainnya. Berbekal masukan, saran, pendapat, bahkan kritikan, bersama jajaran pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, memulai pekerjaan besar “Membangun Pasaman Barat diatas Tadah Agama untuk Kesejahteraan Umat, di Dunia dan Akhirat”. “Langkah awal kita mulai dengan mengucurkan dana Rp. 1 Milyar per nagari mulai tahun 2011 dan berlanjut hingga di tahun 2014 ini, dan akan kita teruskan selama periode kepemimpinan kami, karena selain manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat, kebijakan ini juga merupakan bukti komitmen kita bersama melaksanakan program Pembangunan Berbasis Nagari. Bahkan untuk tahun 2014 ini, kita akan kucurkan bantuan diatas 1 Milyar / Nagari yang diberikan secara proporsional dilihat dari sisi jumlah penduduk dan luas wilayah,” kata Bupati Pasbar, Drs. H.

Baharuddin R, MM saat memberikan sambutan pada puncak peringatan HUT tersebut. Disampaikan juga, dalam rangka implementasi Adaik Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) di ranah Pasaman Barat, telah dibuat program peningkatan kapasitas Niniak Mamak dan Bundo Kanduang, dalam upaya mengangkat wibawa dan martabat para niniak mamak dan bundo kanduang se Kabupaten Pasaman Barat. Untuk pemberdayaan masyarakat nagari, pemerintah daerah meluncurkan Program kegiatan Pembangunan Rumah Gadang di Setiap Nagari. Hal ini sangat perlu, disamping sebagai sarana pertemuan dan musyawarah oleh, ninik mamak, bundo kanduang, dan pemuda juga tak kalah pentingnya adalah sebagai tempat pendidikan adat bagi generasi muda Nagari. “Pembangunan Rumah Gadang Nagari pada 19 kenagarian yang ada, yang kita mulai di tahun 2012, insya Allah akan kita tuntaskan di tahun 2014 ini,” tukasnya. Masih terkait dengan pemberdayaan nagari ini, sejak tahun 2011 kami telah mengangkat seluruh Kepala Jorong, dan secara berkelanjutan melakukan pembinaan kepada KepalaKepala jorong yang ada, sehingga mereka memiliki kemampuan membantu Wali Nagari menjalankan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat di kejorongan masing-masing. Sementara itu, di bidang pembangunan keagamaan, mulai tahun 2011 pemerintah daerah telah mengangkat Da’i Nagari sebanyak 76 orang atau 4 per-nagari. Kemudian, mulai tahun 2012 jumlahnya ditingkatkan menjadi 1 orang Dai untuk 1 jorong. “Khusus untuk jorong

Katiagan dan Mandiangin masing-masing 2 (dua) Da’i Nagari. Untuk memotivasi para Da’i Nagari, untuk tahun 2014 ini kita akan meningkatkan honor para Da’i Nagari tersebut, dari sebelumnya Rp. 500.000,/bulan menjadi Rp. 1 juta/bulan,” sambung Bupati. Kehadiran Da’i Nagari ini adalah untuk mendukung perda tentang Wajib Pandai Baca Tulis Al-qur’an bagi siswa/siswi mulai dari tingkat SD/ SLTP dan SLTA. Diharapkan seluruh anak didik yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sudah harus pandai baca tulis Al-qur’an. Bahkan untuk meningkatkan kompetensi para Da’i tersebut, kita telah melaksanakan Diklat Da’i Nagari. Selanjutnya, pada bidang sumber daya manusia, secara berkelanjutan, pemerintah daerah tetap mengupayakan pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan. Untuk itu, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana untuk bidang pendidikan sesuai dengan ketentuan Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional, minimal 20% dari APBD. Adapun program strategis yang telah dilaksanakan diantaranya perluasan akses dan pemenuhan sarana pendidikan, baik berupa pembangunan Kantor UPT Pendidikan, pembangunan gedung Perpustakaan sekolah, pembangunan ruang kelas baru, rehab lokal belajar, pembangunan laboratorium, asrama dan pembangunan lainnya. Demikian juga di bidang peningkatan mutu, telah dilaksanakan pelatihan manajemen pengawas sekolah, kepala sekolah, dan pelatihan kurikulum 2013 untuk guru-guru inti. Di bidang kesehatan masyarakat, pemerintah daerah selain telah membangun Puskesmas sebanyak 17 unit yang dilengkapi dengan armada Puskesmas Keliling yang tersebar di 11 kecamatan, juga telah menempatkan Bidan Desa di setiap Jorong. “Hal ini dimaksud-

BUPATI Pasbar, H. Baharuddin R saat memberikan sambutan pada puncak peringatan HUT Pasbar ke-10 kemarin di kantor DPRD. ANDIKA

kan agar masyarakat mudah mendapatkan pelayanan kesehatan. Alhamdulillah, pada tahun 2013, kita mampu meraih prestasi sebagai Kabupaten Sehat dari pemerintah pusat,” tegas Bahar. Kata Bupati, sebagai wujud rasa syukur dan memacu semangat untuk membangun, pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasaman Barat yang ke-10 ini, digelar Bazar dan beberapa perlombaan, serta sebagai puncak peringatan, kita akan menyelenggarakan acara malam hiburan bersama seluruh lapisan masyarakat, sekaligus menutup secara resmi kegiatan peringatan HUT Kabupaten Pasaman Barat yang ke-10. “Berbeda dengan tahun kemarin, pada peringatan kali ini, kita laksanakan lebih sederhana. Dapat saya sampaikan, bahwa penyederhanaan kegiatan ini adalah karena kita baru saja menjadi tuan rumah MTQ Nasional tingkat Propinsi Sumatera Barat yang ke-35, yang tentu saja sangat banyak menyita tenaga dan waktu kita semua. Saya selaku Bupati Pasaman Barat mengucapkan terima kasih atas peran serta semua pihak, dalam menyukseskan penyelenggaraan peringatan HUT Kabupaten Pasaman barat yang ke10 pada tahun ini,” hatur Bupati. >> Editor : Dodi Nurja

Gubernur Sumatera Barat, melalui Asisten Bidang Administrasi, Sudirman Gani mengatakan, gubernur memberikan apresiasi atas kerja keras Pemkab Pasbar. Dengan kepiawaian dan tangan dingin Bupati Baharuddin, pembangunan-pembangunan Pasbar melejit dan cukup pesat. Menghadirkan bandar udara di Kapa Luhak Nan Duo Pasbar dan mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang di Aia Bangih. Menurutnya, itu merupakan prasarana transportasi strategis yang akan mendukung kemajuan Sumbar dan Pasbar di masa depan, sekaligus menjadi kebanggan Sumatera Barat. “Pelabuhan Teluk Tapang dan Bandara perintis di Laban Kapa Luhak Nan Duo adalah kebanggan Sumbar. Keberadaan prasarana transportasi ini diharapkan akan mampu memberi dampak peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya. Ketua DPRD Pasbar, Yulianto saat membuka rapat sidang paripurna istimewa itu menga takan, Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi Pasbar karena di usianya yang ke-10 ini Pasbar mampu memper lihatkan jati diri sebagai kabupaten yang maju dan terus berkembang dari berbagai bidang. (h/ dka) >> Penata Halaman : Jefli


12

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

PEMKO PAYAKUMBUH Sertijab Perwira Menengah di Mapolres LIMAPULUHKOTA, HALUAN — Sebanyak 8 perwira menengah lakukan serah terima jabatan (Sertijab) di halaman Mapolres Limapuluh Kota, Selasa (7/ 1) pagi. “Serah terima jabatan ini, merupakan suatu amanah untuk menjalankan tugas sebagai pengabdian terhadap negara. Sekaligus, serah terima jabatan ini merupakan penyegaran ditubuh Polri,” ujar AKBP Cucuk Trihono Kapolres Limapuluh Kota. Serah terima jabatan terdiri dari Kepala Bagian, Kepala Satuan serta Kepala Polisi Sektor. Yakni Kabag Sumda dari Kompol Bastinopel digantikan oleh Kompol Aswir. Kompol Bastinopel pindah tugas menjadi Kapolsekta Polres Payakumbuh. Kasatreskrim dari AKP Russirwan digantikan oleh Iptu Syahrul Hariadi yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolsek Limo Kaum, Kabupaten Tanah Datar. AKP Russirwan pindah tugas sebagai Kasat Narkoba Polres Payakumbuh. Setelah itu, Kasat Intel dari AKP Efrizaldi digantikan oleh AKP Tarmizi sebelumnya menjabat sebagai Kasat Intel Polres Mentawai. AKP Efrizaldi pindah tugas sebagai Kasat Intel Polres Payakumbuh. Selanjutnya, Kapolsek Harau dari AKP Anita Indah Setyaningrun digantikan oleh Iptu Wanhar Lubis sebelumnya menjabat Kasi Propam Polrea Limapuluh Kota. Anita Indah Setyaningrun pindah tugas sebagai Kasubag Min Pers di Bagian Sumda Polres Limapuluh Kota. (h/ddg)

Optimis Rebut WTP 2014 PAYAKUMBUH, HALUAN — Pemerintah Kota Payakumbuh berkeinginan menerima penilaian audit BPK, Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) pada tahun 2014.

SERTIJAB — Jajaran petinggi Polres Limapuluh Kota beserta perwira yang baru dilantik dalam serah terima jabatan di Mapolres setempat. DADANG ESMANA

Oleh karena itu Walikota Payakumbuh Riza Falepi, mewanti-wanti seluruh SKPD agar benar-benar disiplin dalam pengelolaan keuangan daerah. “Tahun 2014 ini, saatnya Payakumbuh memperoleh WTP,” tegas Riza di Payakumbuh, Selasa kemarin. Menurut Riza, ia sudah mengingatkan Sekdako H. Benni Warlis dan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset, Syafwal serta Kepala Inspektorat H. Syahrial, untuk melakukan penertiban pengelolaan keuangan pada semua SKPD, sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. “Kita tak ingin, di antara SKPD lemah dalam pengelolaan keuangannya. Satu SKPD yang bermasalah, akan membuyarkan harapan pemko mendapatkan WTP,” ungkap Riza.

Dikatakan Riza, hasil pemeriksaan BPK setiap tahun, harusnya menjadi evaluasi dan membawa perubahan positif bagi seluruh SKPD dalam pengelolaan keuangan daerah. Jika ada laporan pemeriksaan pada SKPD yang lemah, tahun berikutnya harus menjadi lebih baik, kata Riza. Opini WTP, ungkap Riza, salah satu dari opini audit atas laporan keuangan daerah. Selama ini, Pemko Payakumbuh baru memperoleh opini audit Wajar Dengan Pengecualian. Dengan WTP berarti laporan keuangan sangat positif atau benar, sehingga tidak diberikan pengecualian. “Mudahmudahan, tahun 2014 ini, dengan komitmen yang tinggi dari seluruh pimpinan SKPD dan jajarannya, Payakumbuh mampu mewujudkan WTP,” harap Riza. (h/smt)

Satpol PP Ngantor di Gedung Balaikota Baru Perbaikan Permukiman Dibantu Pemerintah Pusat Rp8,5 M PAYAKUMBUH, HALUAN — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)Kota Payakumbuh, sejak Selasa (7/1), sudah mengantor di gedung baru Balaikota di lapangan Poliko Payakumbuh. Pindahnya Satpol PP ke kantor baru tersebut, diharapkan, bakal memberi gairah seluruh anggota untuk meningkatkan kinerjanya. “Kita harapkan anggota Satpol PP makin bergairah dalam meningkatkan kinerjanya, sebagai aparat penegak Perda,” ungkap Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, di

Payakumbuh, kemarin. Sementara, rencana kepala daerah beserta staf sekretariat daerah kota pindah ke gedung balaikota baru itu, dikatakan wawako, masih menunggu bangunan tersebut rampung. Tahun 2014 ini, ungkapnya, masih ada bagian-bagian pekerjaan yang harus dilakukan. Diantaranya pemasangan instalasi AC dan jaringan telepon, serta finishing bangunan. Pemindahan Satpol PP ke Poliko, selain akan menjamin ketertibam kebersihan dan keindahan (K3) gedung, juga

DIGITAL PRINTING SALON TINA SALON, melayani gunting rambut, creambath,rebonding,keriting,facial,pewarnaan rambut dll. Jln. Hamka no. 56 Tabing Padang. Hub,UbiTina (082283131601) MARIANIS SALON, menyewakan pela minan lengkap, pakaian adat, make up penganten, artis, foto pengantin, dan bunga papan. Jln. Hamka No. 15, KM 10 Tabing Padang. Hub. 0751-443949, 082174087777 LAIN-LAIN AGEN BUAH RAJU, menjual berma cam-macam buah-buahan. Pasar Lubuk Buaya (samping RM. Saiyo) Hubungi : ni Wit, 082381438094 DALLAS BAKERY & CAKESHOP,

wedding care, snack, wedding decoration. Jl. Niaga No. 173 Padang. telp. (0751) 27217 SARASAH CENTER, bimbel, baca tulis, mewarnai (SD-SMA), cempoa, Bhs. Ingris digratiskan selama libur akhir tahun. Segera daftarkan diri anda di Jln. Jhoni Anwar A.5 Lapai. Hub: Buk Riza, 0812 6781 974 BB SPORT, Menjual sepatu, kaos, jaket, jersey bola.Pertokoan proklamasi No. 3. petak VII depan RS. TNI Reksodiwiryo. Hp :085297755559 Dijual Usaha yang sedang jalan, letak sangat strategis. HUB. EDY: 0812 61227106 CLARISS A, Menerima Bunga Papan, Duka Cita Parcel dll. Jl. S. Parman No. 123 B Padang. Hub Henny (07517873735,7860505 AUTO 88,Jual Beli Mobil Baru & Bekas, Cash & Kredit. Jl. S. Parman No. 146 A Padang. HP. 0812 6604 6330 DIJUAL MOBIL DIJUAL MOBIL, Wagon R DP 25 Juta, Ertiga DP 30Juta, APV Pick Up 13 Juta, Pick Up DP 7 Juta, All New Swift DP 35 Juta. Cepat dan Cicilan Ringan, Hubungi Segera OKTAVIANDI, SH, ANDI SURANTIAH 0852 7898 1940 JASA FOTOGRAFER VIDEO SHOOTING, untuk pre wedding, wedding, video clip, iklan dll, Studio 58 mandiangin bukittinggi, hub Ricky :081266209910. JASA PHOTOGRAFER, melayani foto untuk sekolah , Pas Foto Siswa, Foto Kegiatan dll, cepat dan mantab, segera hubungi 085365364860

CAFE “O” CAFE, jual special mie jepang & berbagai macam jus. Jln. Simpang Olo (depan kampus Bung Hatta) Gunung Pangilun. Hub. 0812 6777 7888

CV. VERTICAL CIPTA RELASI, melayani digital printing untuk baliho, billboard, spanduk sticker, branding car, x banner dll. Cepat dan hemat. Jalan Jhoni Anwar No. 68 Lapai Padang MITRA STAMPS, melayani Best Printing Solution:Stempelwarna,stempelkristal,stempel cetakansablon, undangan,IDcard,namacraver, kartu nama, spanduk digital dll. Jln. Proklamasi No. 41, Telp : 0751-4419897, Padang. HP. 081363449806/085274437566 CV TRI PABARU, Kontraktor Digital Printing (Offset Advertising). Harga khusus akhir tahun untuk calek dan partai. Alamat : Jln. Khatib Sulaiman No. 5APadang. Telp : 0751 - 9763312, HP. 0852 6388 8667. email : cvtripabaru@yahoo.com ADVERTISING BERLIAN, menger jakan billboard, neon box, papan merek, promotion, percetakan, digital printing. Jl. Dobil No. 25 Padang. Telpn. 07517889392, HP. 081266502225. e-mail: berlianadvertising@yahoo.com NAHELDA MEDIA PROMO, menger jakanadvertising, marketing communication, printing, offset, multimedia, design grapihc fotografi. Jln. Prof. Dr. Hamka No. 167 A Tabing, Padang. Hub. 0812 7716 3681 ADAM KARYA (Digital Printing) PERCETAKAN OFFSET SETTING, melayani Spanduk, Baliho, Xbaner, Stiker, backdrop, One Way, umbul2. Jl. Kp Jawa Dalam III/10c & 1A Padang. Phone : 0751-20706, 38427

PD. JASA GRAFIKA, mlayani cetak kop surat, faktur, stempel, poster, brosur, id card, karcis,kalender, undangan, spanduk digital. jg menjual tinta Inktec. Jl. S. Parman no. 115D Padang. Hub. Telp (0751) 41568. Hp. 081267028928 DIRGA ANDESTAR, melayani cetak undangan, faktur, kop surat, kartunama, stiker, brosur,spandukdigital,stempel,neonbox,plakat dll. Jln. Kampung Jawa Dalam II No. 32 (samping pos kamliang) HP, 082174905959 TALAGO PRINTING, menerima cetak undangan, brosur, sertifikat, piagam, buku, map faktur, kartu nama, spanduk kaiin, print digital, stempel warna, pin dan neon box. Jl. Kp. Jawa Dalam II. Padang. Hp. 081363446260 / 085376333707

KECANTIKAN DE SOLO SPA & GALLERY, Spa dengan RempahAlami.Terapisber pengalaman.Juga menyediakan Aneka pakaian Tradisional Modern. Jl. Sawahan Dalam No. 11 Padang KEHILANGAN Kehilangan STNK BA 4370 BZ a/n Rossa Hendro. Hilang antara Aur Suri menuju Lubuk Begalung. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat

akan memberikan rasa aman terhadap lingkungan Poliko. Di kawasan itu, juga akan dipasang lampu buat penerangan yang cukup. Kepala Satpol PP Payakumbuh, Fauzi Firdaus, yang dihubungi, merasa senang mengantor di gedung balaikota di Poliko. Meski masih minim fasilitas, tapi, pihaknya akan berusaha meningkatkan kinerja. Karena berada di jantung kota, pihaknya akan lebih cepat memberikan pelayanan kepada publik serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait, katanya. (h/smt)

PAYAKUMBUH, HALUAN — Pemerintah Pusat melalui dana APBN 2014, mengalokasikan dana sebesar Rp8.563.750.000, untuk pembangunan infrastruktur permukiman di Payakumbuh. DIPA (Daftar isian pelaksanaan anggaran), untuk Dinas PU itu, diserahkan Sekdako Payakumbuh H. Benni Warlis kepada Sekretaris Dinas PU, Andi Narwan, di Balaikota Payakumbuh, kemarin. Kepala Dinas PU Payakumbuh Muswendri Evites, ketika dihubungi,

OBAT HERBAL

DIJUAL TANAH,luas lebih kurang 1700m persegi, cocok u kawasan perumahan (lokasi strategis). di Jln. Soekarno-Hatta, kel. Bulakan Balai Kandi, Koto Nan 4 Payakumbuh Barat. Harga Rp. 1.400.000/m, bisa NEGO. Berminat Hub : 08126754749. Tanpa Perantara DIJUAL TANAH KOSONG (SHM), disamping terminal Bus Pasar Limbanang Kec. Gunung Mas Kab. 50 Kota. Luas 986 m2, cocok untuk membangun ruko/ kantor. Tanpa Perantara. Hub. 0852 6396 9699/0856 6890 9099 DIJUAL TANAH dan RUMAH, lokasi strategis, aman dari gelombang tsunami, aman dan nyaman. Alamat. Komplek kharisma 3 kubu dalam. Hub. 082174605905 / 085374726325

Selasa (7/1), membenarkan, DIPA sebesar Rp8,5 M lebih itu telah diterimanya. “Kita akan sesegeranya mengerjakan kegiatan yang berhubungan dengan pembangunan infrastruktur permukiman itu,” jelas Muswendri. Pembangunan infrastruktur yang akan dikerjakan, kata Muswendri bersama Sekretaris Dinas PU Andi Narwan dan staf Bidang Cipta Karya, Yasril, berupa pembangunan jalan dan drainase lingkungan. “Jalan-jalan lingkungan dan

DIJUAL TANAH

PUSAT HERBAL INT, sedia berbagai produk herbal ,izin BPOM, MUI serta halal. InsaAllah dapat menyembuhkan ber bagai penyakit. Jln. Jihad V Kubu Dalam RT/RW 01 ( Perum Kharisma 3 ). Hp: 0813 6334 6099 OBAT HERBAL, menyembuhkan stroke, jantung, hepatitis, diabetes, impotensi, ingin punya keturunan dll. Standar internasional, hub 081363763333 TURUN BERAT BADAN, Ingin turun berat badan 4 kg per minggu. Tanpa repot dan tetap bisa makan sepuasnya. Metode diet terbaru ditambah makanan organik, hub 085272950619 RAMBUT ANDA BERMASALAH? seperti rontok, botak ringan bahkan botak Parah! Green Angelica Solusinya. Penumbuh rambut super cepat, alami tanpa efek samping. Hub Agen Resmi Green Angelica, 082172171823 HONGKONG MEDISTRA TCM, Pengobatan tradisional tionghoa. Jl. Niaga No. 144 Padang. TOUR/ TRAVEL BIRO DEBE TOUR, melayani penjualan tiket pesawat, Umrah dan Haji Plus, Online 24 Jam. Jalan dammar III No. 10 Padang, HP. 085364801230, 085271177977, 081374897200 ALFA RENTAL MOBIL, Antar Jemput Bandara, Rental Kendaraan Harian, Mingguan, Bulanan, Avanza, Xenia, Innova, APV, Fortuner, Harga relatif, Unit ready, Hub 751-9970033, 085263669669 PT. BUNDA WISATA NUSANTARA, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga bersahabat. Jl. Raya Padang Indaruang (tanjuang saba No. 14) Telp.0751-74274,7809770,7978580padang PT RATU JAYA TOUR & TRAVEL, Jl. S.Parman No 123 Ulak Karang. Telp. (0751) 7058386, 8260961, 8260878 CV DORA SATYA INSANI, usaha jasa angkuatan sewa melayani: Padang (P. Sidempuan, P. Siantar, R. Perapat, Medan, Aceh, Bengkulu). Jl. Lapai samping kantor INTELTNI AD. Padang. Hp. 081263385860 ARSITEK DESIGN RUMAH, mewujudkan Rumah idaman anda baik itu Rehap atau Baru, Dengan metoda 3 Dimensi, bisa lansung konsultasi,Hub. 082382299983 JASA PINDAH JASA PINDAH, Melayani jasa pindah rumah atau kost dan barang lainnya sekitar padang, bagi yang mau pindahan dapat menghubungi 085263194836

BUKITTINGGI, jual Tanah + Losmen lama. Jln.A.Yani. Strategis, LT + 337 M2. Hub. 0818 18 5678 TP SERVICE

SERVICE HP, Terima servis hp, PC, laptop siap antar jemput untuk wilayah padang, kunjungi toko kami di jln Kampung Kalawi No. 26 Padang. MANDIRI SERVICE AC, melayani Service AC, Pasang Bongkar AC, Perbaikan AC, Tambah Freon, Perbaikan Elektronik lain kecuali TV, dalam & luar Kota Padang, hub 082174411830. JASA INSTAL LAPTOP, dengan berbagai windows seperti win xp,win 7dan win 8, harga terjangkau, jl Gelugur RT 001 RW 04, Kubu Dalam Padang Timur, Padang. SERVICE AC ( AIR CONDITIONER), specialAC mobil & Spare Part. Melayani pemasanganAC, antar jemput ke alamat. Jln. Ujung Gurun No. 77 Padang. Hub: 0751 - 7814716 LOWONGAN LOWONGAN, Dibutuhkan segera tenaga cuci mobil 2 orang, staf ADM & kasir 1 orang (wanita). Antar lansung lamaran ke OLISINDO SERVICE. Jl. Adinegoro No. 30, depan perumahan Lubuk Gading Permai, arah Lubuk Buaya. HP. 0812 6684 0106 DICARI , 10 orang pria/wanita usia max 25 th, lulusan SMK jurusan tata boga. kirimkan Cv dan surat lamaran ke : MIE RAMEN & SUHSI Jl. batang kampar No. 3 c Gor H. agus salim. dgn gaji 1,4 jt/bulan. Hub eka wijaya (08999175482) ELNOCHA BORDIR KOMPUTER, menerimabordirbaju,topidll.Siapterimadalam partai besar/ kecil, bisa ditunggu. Komplek Pertokoan Korem Petak 7-8, Samping Mesjid Nurul Iman Padang, Hp: 0821 7030 1164

CELLULER REZZIVA CELL, menjual hp baru, second acc hp,isi ulang pulsa. jln adinegoro, lb buaya, koto tangah . Hubungi : 082389236427 (pak eldus jhoni) FAMILY BARU, service dan pen jualan alat-alat listrik serta elektronik. Jln adinegoro no 14 cb,lb buaya padang. Telp;081374015093 (bang muslim) MACBERRY, Menjual bermacam merk HP. Jl. Niaga No. 146 Padang Telp. (0751) 892096, Hp. 08197599996

EKSTERIOR SEJAHTERA ALLUMINIUM, mene rima pesanan konsen alluminium, partisi alluminium, pintu swing alluminium, jendela kesmen dll. Jl. Simpang Garuda Tunggul hitam No.9 Padang, hp: 08126727396 PEMASANGAN GIPSUM & CAT RUMAH, bisa untuk kantor/ruko, harga pemasangannya bisa diatur, mau harian/ mingguan silahkan hubungi via tlp/sms 085264797936 SPESIALIS TUKANG BANGUNAN DAN RENOVASI RUMA di Pdg lain wilayah Sumbar. Jujur, Amanah dan Profesional. Tukang &kuli bangunan yg kami miliki berpengalaman mengerjakan proyek, hub 081267772422/0751-9587995 TOKO MAWARDI, jual perabot, pecah belah, permadani. Raya Siteba No. 15. Hub. 0812 6675 7757 JUAL TALANG AIR RUSH BARU , Rp.150.000,-/set , bagus , murah , cuci gudang , datang aja langsung ke jl kalawi raya timur no 56 Padang TIVA TOKO BANGUNAN, melayani cat bangunan dll. Jl. Adi Negoro No. 3A. Hp. 0813 6333 2828 TOKO MULTAZAM, menyediakan beraneka model jilbab, kerudung, accecories. Jln. Raya Siteba no. 21 B. Hub : 085274811966

RUKO DIJUAL RUKO DIJUAL, Luas Bangunan 4,8 M X 16 M, 2 Lantai, SIsa Tanah Lebih Kurang 7 M2. Parkir 4M. Jln. Adinegoro Kel Ganting, Koto Tangah. Harga 950 Juta. Cocok untuk tempat usaha Hubungi. 081266252548, 081268581416,081374735138 RUKO DIJUAL, 2 Petak, 2 Lantai ruko daerah Gurun Laweh, depan Perumahan Gurun Indah. Hubungi: 082388119494 LAIN-LAIN BUK PIK FLOWERS,Menjual pot bunga

terlengkap grosir dan eceran, bermacam jenis bunga dan pupuk autorium, jenis bunga taman dan batu taman. Jl. khatib sulaiman, Hp: 082388475422

sistem drainase di 76 kelurahan Payakumbuh, masih perlu pembenahan,” kata Muswendri. Walau begitu, ungkap Muswendri, kelurahankelurahan mana saja yang akan memperoleh perbaikan jalan dan drainase, belum disampaikan secara rinci. Karena, Bidang Cipta Karya Dinas PU akan melakukan survei ke lapangan. Pekerjaan akan dilakukan berdasarkan skala prioritas, dengan pertimbangan kelurahan yang kondisi rilnya sangat mempri-

hatinkan. Alokasi dana APBN sebesar Rp8,5 M lebih itu, kata Muswendri, cukup membantu pemko dalam menyelesaikan pembangunan jalan dan drainase lingkungan. Karena, dana APBD Payakumbuh sendiri untuk kegiatan seperti itu, relatif kecil. Mudahmudahan, dana-dana lainnya dari kementerian terkait, juga mengucur ke Payakumbuh, untuk pembangunan MCK dan fasilitas umum lainnya. (h/smt)

HANIFA TEXTILE, Jl. belakang olo No. 38 Padang. Telp. (0751) 24001. Hp. 08126618058 (Hj. Silvia Yasmi)

AMPERA KAPAU BARANANG SIANG, menyediakan makanan khas kapau. Jln. Ujung Gurun, samping Kantor PU Ujung Gurun. Menerima Pesanan, Hub: 085374717191 (Bg Doli)

KOMPUTER SOFTWARE SERVER PULSA MURAH, tapi bukan murahan sudah teruji kehandalannya, lang sung diinstalkan dan tinggal pa kai.Hub Wardoyo Jln. Tanjung Indah V Blok C/36 Lapai Padang, hub : 07517055027, 085263978000 LAMPU LED US, dengan Kipas, tinggal colok ke power bank atau laptop. Juga terima jasa instal laptop/ komputer, game pc/android/ipad/ iphone, hub 081261888142 (SMS only)

DIJUAL MOBIL FEROZA BM, Plat th 1994 warna biru malam. toko mas melati indah. HP. 0812 6608 374, Telp. 0751 - 29551 Pasar raya, bertingkat fase iii/8 DIJUAL MOBIL TOYOTA RUSH, G 2011 Okt. M/T silver, sangat terawat, KM 40500, mulus. Service Auto 2000. Ban 80%, bangku 3 baris, harga 182 JT, dalam proses B ke BA. NEGO, HP. 081363175001 AVANZA S, tahun 2011, warna silver pulang DP, Nego Angsuran 4,1 Juta. Sudah jalan 27 x sisa 21 x. hubungi: 08126773090 JM MOTOR, Jual Beli Mobil Bekas, Cash & Kredit. Jl. S. Parman No. 146 B Pdg. Telp. (0751) 447417 ERTIGA, APV, SWIFT, PICK UP, ALL NEW GRAND VITARA, MEGA CARRY EXTR. subsidi 5 s/d 30 JT. Hub : Tedy. VJ, 082116039826 (Suzuki EPM). Jujur & Terpercaya. JASA REFLEKSI PIJAT REFLEKSI KHUSUS PRIA, mengatasi keluhan pegal-pegal, ingin punya keturunan dll. Bisa dipanggil ke alamat. Hub Maman, 081363774570. RM. MAKAN RUMAH MAKAN-WARUNG LONTONG DERI, menyediakan lontong gulai paku, toco, cubadak, bubur kampiun, soto nasi, spesifik gulai ik an karang. Jln. Kemayoran Tunggul Hitam No. 34,35. Hub, DERI (Pimpinan) Hp. 0813 7426 9125. Menerima pesanan dan antar jemput BASO BANDUNG NUSANTARA, 100% DAGING SAPI. Jln. Kemayoran Tunggul Hitam/Sepinggan No. 2. Hubungi Bang Mistar, 0812 6843 4302 >> Editor : Dodi Nurja

RUMAH MAKAN & A M P E R A CAHAYA BARU, menyediakan ikan & ayam bakar, gulai & goreng ikan patin, rendang, spesifik gulai korma.menerima nasi kotak. Jl.Jhoni Anwar R/3 Ulak Karang Selatan. HP: 081267534511/ 085274547689 AMPERA LISA , menyediakan masakan padang, sop buntut, nasi soto, nasi goreng patai, aneka juice, dll. Jl.Jhoni Anwar No. 22. Padang. Hub: 081363945777/ 081267525777

AGUNG JAYA FURNITUR, menye diakan berbagai macam spring bed, harga murah, banjir hadiah lansung, persyaratan mudah. Jln. Prof. Dr. Hamka No. 122 C Tabing Padang. Hubungi Budi/Putra - 0823 8889 3152 JASA ACCESORIES MOBIL OLISINDO SERVICE, melayani salon mobil, cucian mobil. cucian karpet, tukar tambah ban plat. Jln. Adinegoro No. 30, arah Lubuk Buaya Depan Perumahan Lubuk Gading Permai. HP. 0812 6684 0106 ARAW FILM, KACA FILM & CUTTING STIKER, melayani penjualan dan pemasangan Kaca Film, aneka sticker samblas dan cutting stiker. Jl Veteran No. 91 Padang, Telp 085264697457 TOKO ASTAGFIRULLAH, menjual sparkpart mobil, olie, service dll. Jln. Lubuk Lintah No. 22. HP. 0812 6614 9972 MON ACCESSORIES MOBIL, mene

rima pasang kaca film, alarm, central jok, power window, audio mobil, service dll. Jln. Ujung Gurun No. 148 Padang. Hub : 081374114177

JASA BUSANA TERIMA JAHITAN, Siap menerima jahitan dengan model apa saja dalam jumlah banyak, busana, seragam kerja, sekolah, dll kualitas dan harga berani bersaing hub 08982681885081267772422. PENJAHIT DARWIN, Jl. Veteran No. 3. Telp. (0751) 34896. Hp. 085263411022 (Darwin) RAYSA BOUTIQUE, Komp. Pertokoan RST. Ganting. Jl. Parak Pisang no. 1112 Padang. Hp. 081267810280 TOKO BERLIAN TAILOR (TUKANG JAHIT), Jln. Raya Siteba no. 16, Hub :

08126785834

>> Penata Halaman : Habli


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

13

PT PLN Terus Sosialisasi Listrik Pintar BUKITTINGGI, HALUAN — PT PLN (Persero) Rayon Kota Bukittinggi berupaya terus untuk mensosialisasikan penggunaan listrik pintar.

Penerimaan UPTD Samsat Bukittinggi Melebih Target BUKITTINGGI, HALUAN — Penerimaan pada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Samsat Bukittinggi, pada tahun 2013 melebihi target dari Rp25 miliar terealisasi Rp27 miliar atau 106,88 persen. “Pada 2012 juga melebihi target yaitu dari Rp23 miliar tercapai Rp24 miliar atau sebesar 104,01 persen,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Samsat Bukittinggi, Hidayat di Bukittinggi, Selasa (7/1). Sumber pendapatan di UPTD Samsat Bukittinggi itu, ada tiga bagian yakni pajak kendaraan bermotor, Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta pajak air permukaan, yang keseluruhannya dihimpun dari biaya yang dikeluarkan wajib pajak. Faktor pendukung tercapainya target itu, karena UPTD Samsat meningkatkan pelayanan dan lebih terbuka dalam memberikan pengertian pada masyarakat untuk melunasi kewajibannya. Jenis penerimaan di UPTD Samsat itu, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan target Rp25 miliar terealisasi Rp27 miliar atau 106,94 persen. Pada jenis penerimaan BBNKB dari target Rp532 juta realisasi Rp553 atau 103,91 persen. Total secara keseluruhan, katanya, target Rp25 miliar terealisasi Rp27 miliar atau sebesar 106,88 persen. “Pencapaian itu berkat kerja sama semua pihak,” ujarnya. UPTD Samsat bertekad memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dengan membuat tempat pemeriksaat cek fisik kendaraan yang lebih representatif. “Kemungkinan tahun ini tempat pemeriksaan kendaraan atau cek fisik kendaraan itu dibangun,” jelasnya. Pembangunan tempat cek fisik itu, tambahnya, pada awalnya akan dilakukan pada Desember 2013. “Karena sisa waktu di akhir tahun 2013 tidak memungkinan untuk mengerjakannya, makanya diundur di tahun ini,” katanya. (h/ans)

PEMBANGUNAN — Untuk memfasilitasi para pejalan kaki, saat ini sedang dibangun trotoar di bahu jalan, dari Simpang Kalalawa ke Pasar Lawang, Kecamatan Matur lebih kurang sepanjang 500 meter. KASRA SCORPI

Pemko Sosialisasi JKN Sebelum Diluncurkan PADANGPANJANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padangpanjang telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sebelum program itu diluncurkan Presiden. “Kita sudah mulai melakukan sosialisasi beberapa bulan terakhir secara berkala terkait perubahan program jaminan kesehatan bagi masyarakat ini,” kata Wakil Walikota Padangpanjang Mawardi, Senin (6/1). Dikatakannya, sosialisasi yang dilakukan untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat terkait adanya perubahan yang diakomodir oleh jaminan kesehatan tersebut. Program jaminan kesehatan yang

diberlakukan Pemko Padangpanjang selama ini mengakomodir seluruh masyarakat dengan tidak membayar dalam berobat ke setiap pelayanan kesehatan yang ada di daerah itu. Namun saat ini, program Pemko Padangpanjang sebelumnya terkait jaminan kesehatan ini tidak bisa diberlakukan lagi, karena terbentur dengan peraturan perundangundangan, sehingga program jaminan kesehatan itu digabungkan dengan Jaminan Kesehatan Nasional. “Masyarakat di Kota Padangpanjang ini seluruhnya diasuransikan kesehatannya, namun karena adanya perubahan yang mana tidak seluruhnya masyarakat diakomodir,

maka sosialisasi itu harus dilakukan,” ujarnya. Masyarakat di Kota Padangpanjang sendiri, katanya, yang masuk dalam jaminan kesehatan adalah mereka yang tidak mampu atau masyarakat miskin. “Mulai tahun 2014 ini, kita tidak bisa lagi mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat terhadap jaminan kesehatan,” jelasnya. Pemko Padangpanjang, sebut dia, melakukan sosialisasi melalui dinas kesehatan kota, camat, kelurahan, dan media massa. Untuk perubahan kartu yang sebelumnya dipegang masyarakat masih dalam proses. (h/ans)

Hal ini dilakukan oleh pihak PLN agar warga selaku pelanggan memahami bahwa listrik pintar memiliki banyak manfaat, serta menguntungkan. Program PLN yang sangat baik, dan memudahkan pelanggan dalam pemakaian listrik salah satunya adalah listrik pintar atau lebih dikenal dengan listrik prabayar. Listrik pintar memudahkan pelanggan untuk memantau pemakaian listriknya setiap saat. “Listrik pintar merupakan solusi bagi para warga yang sering merasa terbeban dengan pembayaran rekening listrik setiap bulan. Oleh Karena itu, dengan menggunakan listrik pintar, warga akan lebih hemat karena cara pemakaiannya sama dengan mengisi pulsa,” ungkap Manager Rayon PLN Bukittinggi M. Adib kepada Haluan. Dijelaskannya, dengan listrik pintar pelanggan akan terhindar dari pemutusan, karena tidak ada istilah menunggak. Karena pemakaian listrik pintar sama seperti memakai handphone (HP), beli pulsa dulu baru bisa menelepon. Begitu pun dengan listrik pintar, beli pulsa dulu (atau lebih dikenal dengan Token) baru listrik akan dapat menyala. Jika pelanggan tidak membeli token tentu listrik tidak akan menyala. Pada meteren listrik pintar juga terdapat bunyi alarm, seperti pemberitahuan apabila pulsa token akan habis. Untuk itu, pelanggan diharapkan menyediakan stock token listrik di rumah. Pilihan nilai token pun tidak memberatkan pelanggan, yakni mulai dari Rp20 ribu dan yang paling besar Rp1 juta. Menurut Adib, banyaknya pelanggan PLN yang menunggak pembayaran rekening listriknya tiap bulan, maka pihak PLN berupaya terus untuk melakukan sosialisasi kepada pelanggan terhadap pemakaian listrik pintar. Bagi pelanggan yang dilakukan pemutusan hubungan listrik, maupun meterannya yang dibongkar rampung terhadap pelanggan yang menunggak, maka PLN akan langsung mengganti meteran dengan listrik pintar. “Pemakaian listrik pintar juga lebih aman dan efisien, karena warga tak perlu khawatir lagi dengan ancaman kebakaran yang disebabkan hubungan arus pendek. Selain itu, warga tak perlu khawatir bakal dilakukan pemutusan hubungan listrik, karena cara penggunaannya harus bayar dulu sebelum dipakai,” jelas Adib. Adib menambahkan, keuntungan lain dari pemakaian listrik pintar ini yakni privasi pelanggan PLN tidak akan terganggu. Kalau pun rumah ditinggal dalam waktu yang lama, misalnya tiga bulan untuk pergi ke daerah lain, pelanggan tidak perlu repot memikirkan tagihan listrik lagi, dan listrik di rumah pun akan aman, terhindar dari pemutusan. Dan listrik pintar sangat cocok untuk pelanggan yang memiliki rumah kontrakan maupun rumah yang disewakan. (h/cw-tot)

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


14

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

SAMBUT HUT KE-65

Pemkab Akan Gelar Malam Hiburan SIJUNJUNG, HALUAN — Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Sijunjung yang ke-65, Dinas Pariwisata Seni Budaya Pemuda dan Olahraga (Parsenibudpora) Kabupaten Sijunjung akan menggelar malam hiburan rakyat. Kegiatan ini dikemas dalam bentuk kesenian tradisional seperti randai, saluang dendang, qasidah rabana dan pertunjukan lainnya. “Seperti tahun sebelumnya, menyambut Hari Jadi Kabupaten Sijunjung ke-65 yang jatuh tanggal 18 Februari mendatang, kita akan menggelar berbagai pertunjukan rakyat berupa kesenian randai, saluang dendang, qasidah rabana dan kesenian lainnya,” kata Kepala Dinas Parsenibudpora, Aprizal kepada Haluan di Muaro Sijunjung, kemarin. Selain kesenian tradisonal, sambung Aprizal, pihak panitia juga akan mendatangkan artis ibu kota pada malam hiburan rakyat tersebut. ”Rencananya, kita juga akan mendatangkan artis KDI, untuk mengisi malam hiburan rakyat,” katanya. Menurutnya, pentas kesenian tradisional seperti randai dan saluang dendang merupakan salah satu upaya dari Dinas Parsenibudpora melestarikan kesenian tradisional daerah sehingga generasi muda mengenal kesenian anak nagari sendiri. “Disamping mengenalkan kesenian anak nagari, seni pertunjukan rakyat seperti randai juga diharapkan sebagai media informasi dan komunikasi dalam menyampaikan program pemerintah ”Kesenian randai, akan kita jadikan randai sebagai muatan, untuk menyampaikan program pemerintah,” ucapnya. Pihak panitia sendiri, telah merapatkan barisan untuk suksesnya malam hiburan rakyat tersebut.Selain soal teknis pelaksanaan, sebutnya, pihak panitia juga membahas berbagai langkah pelaksanaan agar malam hiburan rakyat berkangsung sukses. (h/azn)

PKL Simpang Logas Akhirnya Pindah ke Pasar Inpres SIJUNJUNG, HALUAN — Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar dan badan jalan di Simpang Logas Muaro, akhirnya bersedia pindah ke Pasar Ipres Muaro. Hal ini terlihat pada hari Selasa (7/1) kemarin, para pedagang sudah menempati dan menggelar dagangannya di areal Pasar Inpres Muaro. ”Alhamdulillah, mulai Selasa ini, para pedagang sudah menempati Pasar Inpres,” ucap Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin disela melihat aktifitas pedagang di Pasar Inpres Muaro. Bupati Yuswir Arifin yang didampingi Wakil Bupati Muchlis Anwar, Sekdakab AT Rohendi, anggota DPRD, Yusnidarti, Kepala SKPD, Camat Sijunjung, Bobby Roespandi, Wali Nagari Muaro Diagus Putra serta perangkat nagari dan Badan Perwakilan Nagari KUNJUNGI — Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin bersama Wakil Bupati Muchlis Anwar, Sekdakab AT Rohendi, anggota DPRD, (BPN) mengaku, sosialisasi Yusnidarti dan Wali Nagari Muaro Diagus Putra mengunjungi pedagang dan pengunjung Pasar Inpres Muaro, Selasa (7/1) AZNELDI yang dilakukan pemerintahan nagari Muaro, kecamatan dan Dinas Koperindag dapat diterima pedagang. Tak hanya sosialisasi, SIJUNJUNG, HALUAN — pengrajin ditanyakan langsung akan kita siapkan dalam waktu bersedianya para pedagang Pembangunan Gedung Pusat oleh bupati kepada Kepala Dinas dekat ini” kata Febrizal Ansori. pindah ke Pasar Inpres Menurutnya, pengukuhan Muaro, juga tak lepas dari Promosi Daerah (GPPD) milik Koperindag, Febrizal Ansori. Dekranasda Kabupaten Sijunjung Rencananya, gedung yang kepengurusan Dekranasda Kabu- kunjungan Bupati Yuswir yang mulai dibangun April 2013 dibangun dengan dana APBD paten Sijunjung akan dilakukan Arifin, Wakil Bupati Muchlis lalu, kini telah rampung. sebesar Rp525.650.000 juta ini setelah selesai sidang paripurna Anwar dan Fokopinda berdiGedung yang terletak disam- akan diresmikan oleh Ketua Hari Jadi Kabupaten Sijunjung di alog dengan para pedagang. Kedatangan Bupati dan ping Dinas Pengelolaan Keuangan Dekranasda Pusat, Vita Gama- gedung Pancasila Muaro Sijunjung. Setelah istirahat makan siang Wakil Bupati ke lokasi Pasar Daerah (DPKD) dan gedung DPD wan Fauzi pada peringatan Hari II Partai Golkar ini ditinjau lang- Jadi Kabupaten Sijunjung ke-65, di Balairung Lansek Manih, Inpres disambut hangat para sebutnya, dilanjutkan dengan pedagang.Selain bersalaman, sung Bupati Yuswir Arifin dan Wa- 18 Februari mendatang. kil Bupati Muchlis Anwar serta Kepala Dinas Koperindag, penguntingan pita dan penan- para pedagang yang umumSekdakab AT Rohendi dan kepala Febrizal Ansori mengatakan akan datangan prasasti gedung pusat nya kaum ibu-ibu juga SKPD, usai apel pagi, Senin (6/ menyiapkan segala sesuatu promosi oleh Ketua Dekranasda menyampaikan beberapa permasalahan. 1). terkait rencana persemian gedung Pusat, Vita Gamawan Fauzi. Diantaranya, masalah “Susunan acara, peresmian Satu demi satu sisi gedung pusat promosi tersebut. Termasuk pusat promosi pengrajin diamati pengkukuhan pengurus Dekra- gedung pusat promosi daerah payung atau tenda sebagai orang nomor satu dan dua di nasda Sijunjung yang rencananya diawali dengan pengukuhan pelindung dari panas mataKabupaten Sijunjung ini. Mulai akan dikukuhkan Ketua Dek- kepengurusan Dekranasda Kabu- hari.”Pak, kami butuh padari ruang ketua Dekranasda, ranasda Provinsi, Nevi Irwan paten Sijunjung,” kata Febriza yung atau tempat berteduh dari panas matahari,” ucap galeri, ruang tamu dan ruang Prayitno. “Furniture dan prasasti Ansori. (h/azn)

Pembangunan Gedung GPPD Dekranasda Tuntas

>> Editor : Heldi

salah seorang pedagang sayur kepada bupati dan wakil bupati. Hampir satu jam bupati, wakil bupati dan sekdakab serta rombongan berada di Pasar Inpres Muaro.Selain menanyai asal dagangan yang jual pedagang, bupati dan wakil bupati serta rombongan juga membeli dan mencicipi kuliner yang dijual pedagang. Ditengah aktifitas jual beli, Muaro, Wali Nagari Muaro, Diagus Putra segaja memboyong organ tunggal miliknya ke Pasar Inpres Muaro.Langkah ini dilakukan untuk menghibur para pedagang dan pembeli. Kontan saja, acara hiburan itu disambut meriah pedagang dan pengunjung pasar. Mereka dihibur dengan lagu-lagu dangdut. Para pedagangpun tak segan-segan bergoyang dan berjoket bersama ketika Bupati Yuswir Arifin, Wakil Bupati Muchlis Anwar, Sekdakab AT Rohendi dan anggota DPRD, Yusnidarti dan Wali Nagari Muaro, Diagus Putra, menyanyikan lagu Lansek Manih. “Pertunjukan seperti sangat sederhana tapi mengasyikan dan menghibur kami di sini,” ujar salah seorang pedagang. Wali Nagari Muaro, Diagus Putra mengucapkan terima kasih kepada pedagang yang telah bersedia pindah ke Pasar Inpres Muaro.Dia mengaku, siap memberikan pelayanan kepada para pedagang yang berjualan di Pasar Inpres.(h/azn)

>> Penata Halaman :Rahmi


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

TABEL NILAI TUKAR RUPIAH Mata Uang

Nilai

Kurs Jual Kurs Beli

AUD

1.00

11,409.23 10,512.88

BND

1.00

10,063.88 9,267.99

CAD

1.00

11,965.12 11,022.40

CHF

1.00

14,109.45 12,999.56

DKK

1.00

2,332.66 2,147.53

EUR

1.00

17,393.33 16,028.08

GBP

1.00

20,941.17 19,295.56

HKD

1.00

1,645.78 1,516.72

JPY

100.00

12,239.38 11,278.17

NOK

1.00

2,068.80 1,905.76

NZD

1.00

10,563.11 9,731.88

PGK

1.00

5,430.23 4,393.11

SEK

1.00

1,960.25 1,805.82

SGD

1.00

10,063.88 9,267.99

THB

1.00

385.68

USD

1.00

12,762.00 11,762.00

DI PASAMAN DAN PADANG

Harga Beras dan Cabai Meroket PADANG, Haluan — Harga bahan kebutuhan pokok di Padang dan Pasar Benteng Lubuk Sikaping Pasaman mengalami kenaikan, Selasa (7/1). Sejumlah ibu rumah tangga di Pasar Benteng Lubuk Sikaping kepada wartawan, mengaku bingung setelah harga bahan kebutuhan pokok melambung.

355.03

Sumber : Bank Indonesia Selasa (7/1)

BERAS — Semenjak pertengahan Desember 2013 hingga awal Januari 2014 harga beras meroket di pasaran, dimana sebelumnya harga beras masih Rp 9000/kg kini menjadi 14000/kgnya, Selasa (7/6). AMIR

Pertumbuhan Uang yang Beredar Melambat JAKARTA, HALUAN — Bank Indonesia (BI) mencatat, pertumbuhan uang beredar, dalam arti luas, melambat hingga November 2013 lalu, yakni sebesar Rp 3.614,4 triliun, tumbuh 12,7 persen year on year (YoY) dari bulan sebelumnya 13,0 persen (YoY). “Bank Indonesia menilai menurunnya pertumbuhan uang yang beredar dan kredit pada November 2013 sejalan dengan perlambatan kegiatan ekonomi domestik dan kenaikan suku bunga perbankan,” tulis BI dalam keterangan resminya, Selasa (7/1). Suku bunga simpanan berjangka pada November 2013 untuk jangka waktu 3 dan 6 bulan masing-masing tercatat 7,3 persen dan 7,1 persen, meningkat dibandingkan suku bunga bulan sebelumnya yang masingmasing sebesar 7,0 persen dan 6,8 persen. Suku bunga kredit pun masih tercatat dalam tren peningkatan, yaitu dari 12,3 persen pada Oktober 2013 menjadi 12,4 persen pada November 2013. “Dari faktor yang memengaruhinya, melambatnya pertumbuhan uang yang beredar terutama disebabkan oleh menurunnya tagihan pada perusahaan dan rumah tangga (sektor swasta) dalam bentuk kredit,” papar BI. Bank sentral mencatat, kredit yang diberikan perbankan pada November 2013 tumbuh 21,9 persen (YoY), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan periode Oktober sebesar 22,1 persen (YoY). “Perlambatan M2 juga tampak bila dilakukan perhitungan menggunakan kurs tetap untuk menghilangkan dampak depresiasi nilai tukar rupiah, yakni dari 10,5 persen (YoY) pada Oktober 2013 menjadi 9,3 persen (YoY) pada November 2013,” kata BI. (h/kcm)

15

Harga Rempah-rempah Stabil PADANG, HALUAN — Harga rempah-rempah yang berupa pinang, kakao, kulit manis, dan kapalaga masih dalam kondisi stabil. Dari pantauan Haluan pada Senin (6/1) di Pasa Gadang kawasan pondok cuma pinang yang mengalami lonjakan harga. Ujang, salah seorang pedagang rempah-rempah di Pasa Gadang ini, mengatakan harga Pinang yang seminggu sebelumnya berkisar di

harga Rp 6500/kg sekarang sudah menjadi Rp8000/kg. Ujang juga mengatakan harga kakao sekarang masih Rp30.000/kg sama seperti minggu lalu. Begitu juga dengan kulit manis dengan harga Rp16.000/kg. Sedangkan harga kapulaga juga masih di harga Rp50.000/ kg sama seperti harga sebelumnya. “Bagi petani pinang mungkin ini menjadi keuntungan bagi mereka. Karena harga pinang pada saat ini

naik menjadi Rp8000/kg,” kata ujang. Namun sayangnya pengiriman rempah-rempah ini ke eksportir yang berada di luar Sumatra Barat agak mengalami sedikit hambatan karena hujan yang sering mengguyur kota Padang belakangan ini. “Pengiriman rempah-rempah ini sedikit memakan waktu karna hujan yang biasa turun pada sore hari membuat rempahrempah lama keringnya, terutama kakao,” ungkap jang. (h/mg-rif)

Airport Tax Bandara Halim Rp40.000 JAKARTA, HALUAN — Mulai 10 Januari 2014 Bandara Halim Perdanakusuma resmi menjadi bandara komersial. Airport tax Halim naik Rp 10.000, jadi sama dengan di Bandara Sukarno-Hatta, Tangerang, Banten, sebesar Rp 40.000 sekali terbang. “Airport tax sekarang masih Rp 30.000. Kalau dibuka akan disamakan dengan Cengkareng Rp 40.000 bahkan harusnya bisa lebih,” ungkap General Manager Angkasa

Pura Bandara Halim Perdana Kusuma Iwan Khrishadianto di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (7/01). Menurut Iwan, infrastruktur dan pelayanan Bandara Halim nantinya tidak kalah dengan Bandara Sukarno-Hatta. Bahkan di salah satu bagian Bandara Halim nantinya akan dibangun ornamen dengan konsep Betawi. “Keunggulannya konsep Betawi Punya Airport. Nanti kita punya

ruang tunggu itu kita bangun bentuk Warung Betawi,” sebutnya. Sementara untuk lahan parkir, Iwan memastikan Bandara Halim dapat menampung 700 mobil dan 1.200 motor per hari. Sedangkan untuk ruang tunggu bandara, Iwan mengatakan Bandara Halim dapat menampung 600 orang setiap jamnya. “Kapasitas penumpang sementara di ruang tunggu adalah 3 flight dalam 1 jam atau 600 orang,” kata Iwan. (h/dtf)

Pantauan haluan di Pasar Benteng Lubuk Sikaping bahan kebutuhan yang mengalami peningkatan harga, beras lokal dari Rp 32.000/ 1 sukat naik menjadi Rp 35.000 per sukat. Ayam potong yang biasanya harga Rp23.000 per ekor dalam ukuran sedang menjadi Rp27.000 per ekor. Bahan sayur-sayuran juga meningkat tajam, seperti cabai merah mencapai Rp 48.000/kg, tomat melambung Rp 12.000/kg, sayur bayam juga ikut melambung tinggi yakni dengan harga Rp4000/ikat. Di Padang Di Kota Padang, harga sejumlah bahan pokok juga mengalami kenaikan. Dalam sepekan saja cabai merah telah menjadi barang mahal di tengah-tengah masyarakat. Dari pantauan Haluan Selasa(6/1) cabai yang minggu lalu hanya dihargai Rp40.000 meroket ke posisi Rp48.000. Menurut beberapa pedagang, dari seminggu yang lalu harga cabai terus naik Rp2.000 perharinya. Uwai(54) mengatakan, sudah beberapa hari mobil-mobil pasokan cabai yang memasok cabai dari Jawa dan biasa mangkal di depan Raya Theatre Pasar Raya Padang jarang terlihat. “Biasanya jam segini (pukul 14.00 WIB) sudah, sudah ada sekitar 5 atau 6 mobil pemasok cabai yang berdiri di sana. Tapi, saya lihat beberapa hari ini, hanya sekitar dua atau tiga mobil saja yang terlihat,” tuturnya pada Haluan. Tidak hanya cabai, beras juga mengalami kenaikan sejak sebulan lalu. Beras Solok yang semula dihargai Rp17.000 sekarang dihargai Rp19.000, beras IR42 naik dari Rp14.000 ke Rp17.0000, Beras Alahan Panjang dari Rp13.000 ke Rp16.000, dan Beras Dulok dengan kualitas yang biasa juga naik dari Rp12.000 ke Rp15.000. Feri (28) seorang pedagang yang berjualan di samping kantor Balaikota Padang menuturkan, “Beras naik karena petani gagal panen, sekarang ini banyak hama yang menyerang padi mereka,” tutur pedagang yang memasok beras dari Pariaman dan Solok ini. Selain beras dan cabai merah, komoditi sembako yang lain masih berada dalam harga yang stabil. Misalnya, bawang Merah, dihargai Rp.15.000 perkilo, tomat Rp12.000, wortel, Rp12.000, bawang putih Rp12.000, kentang Rp8.000, dan cabai hijau Rp28.000. Cabai hijau ini telah mengalami penurunan harga, dari harga minggu lalu Rp34.000. Harga sayur yang sepekan terakhir naik karena cuaca yang terus hujan, sekarang sudah kembali normal. Sebelumnya harga bayam dan kangkung naik dari Rp4.000 menjadi Rp5.000 atau Rp6.000, sekarang sudah turun lagi ke harga semula, yakni Rp.4.000 masing-masing per ikatnya. (h/wel/mg-len)

KSU Sakato Koto Gadang Maek Berbenah

ASYIRWAN YUNUS LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Koperasi Serba Usaha (KSU) Sakato Jorong Koto Gadang, Nagari Maek, Kecamatan Bukik Barisan, berbenah, untuk mencapai perkembangan yang snigtifikan. Upaya keraha itu mulai terlihat, modal awal yang hanya Rp98,8 juta tahun 2012 meningkat menjadi sebesar Rp147,4 juta lebih. Untuk memotivasi KSU itu

lebih berkembang lagi, putra Luak Limopuluah, Asyirwan Yunus yang juga Wakil Bupati Limapuluh Kota, mendaftar sebagai anggota sekaligus menyerahkan simpanan pokok, simpanan wajib serta tabungan sebagai anggota kehormatan. “Masyarakat Maek merasa senang wabup tercatat sebagai anggota kehormatan KSU, kehadirannya akan mampu memotivasi koperasi lebih berkembang lagi,” ungkap salah seorang pengurus KSU Sakato, Mawardi di sela acara pendafataran Wabup Asyiwan Yunus menjadi anggota kehormatan di kantor KSU itu, beberapa hari yang lalu.. Menurut dia, selama tahun 2012 KSU Sakato berhasil menambah modal sekitar Rp48,6

juta lebih. Pada periode itu mampu mengumpulkan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp34.174.604. SHU ini meningkat dari tahun 2011 sebanyak Rp11,3 juta lebih. Realisasi penerimaan pendapatan koperasi Rp34 juta lebih. Dibanding periode yang sama tahun 2011 terjadi peningkatan sebesar 139,3 persen. Begitu pula dengan jumlah anggota ikut bertambah, akhir tahun 2012 berjumlah 139 orang. Angka ini jauh meningkat dari tahun 2011 yang hanya 68 orang. Kehadiran Wabup dalam keanggotaan koperasi dharapkan akan mampu memotivasi masyarakat Jorong Koto Gadang, khususnya dan Maek pada umumnya untuk ikut bergabung dengan KSU ini, sebutnya. (h/zkf)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman :Rahmi


16

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

SINGGALANG MOTOR

Pusatnya Mobil Bekas Berkualitas GALAXY Y Neo

DI LORUS PONSEL

Galaxy Y Neo Diserbu Pecinta Samsung PADANG, HALUAN — Samsung Galaxy merupakan salah satu merek produk yang menjadi tren dikalangan kawula muda saat sekarang. Di awal tahun 2014 Samsung Galaxy kembali mengeluarkan produk baru dengan merek Galaxy Y Neo. Produk keluaran terbaru ini langsung diserbu pecinta Samsung Galaxy karena fitur unggulannya sangatlah menarik. Silahkan kunjungi Lorus Ponsel yang berada di Jalan Patimura Padang yang telah menyediakan produk terbaru ini. Bermacam merek ponsel ada disini khususnya saat ini sedang naik daun Samsung Galaxy Y Neo dengan harga terjangkau. Manager Lorus Ponsel Taufik Hidayat mengatakan produk Galaxy Y Neo baru keluar di awal Januari ini. Produk ini mirip dengan produk Galaxy Star yang juga baru keluar pada November lalu. Hingga saat ini peminat Galakxy Star masih mencari. Namun selanjutnya Galaxy Y Neo juga akan merambah peminat pasar. Keunggulan Galaxy Y Neo ini adalah Android Jelly Bean terbaru, jaringan dan konektivitas Nirkabelnya 3G. selain itu setelah pembelian bisa langsung dimasukkan aplikasi BBM. Bisa ngobrol lewat chatting dan BBM sepuasnya dengan harga 900 ribuan. Dikatakannya, untuk penjualan Galaxy dengan merek Star dan Y Neo ini sudah jauh meningkat. Dengan keunggulan yang menarik serta dengan harga yang terjangkau. Tampilannya juga menarik serta mempes (h/mg-win)

PADANG, HALUAN – Pesatnya keluaran mobil terbaru saat ini membuat mobil bekas namun masih tampilan baru menjadi menurun. Selain dari tampilannya masih terlihat baru, mesin dan kualitas produk dan mereknya juga masih bagus. Akan tetapi saat ini konsumen lebih memilih barang baru dari pada barang bekas walau masih bagus. Salah satu tempat penjualan mobil bekas Singgalang Motor yang berada di Jalan Prof. Hamka Padang menyediakan mobil bekas keluaran 2006. Dengan kualitas terjamin membuat singgalang tidak pernah berputus asa dengan barang yang disediakan. Namun dengan meningkatnya mobil keluaran dengan merek terbaru membuat pasaran mobil bekas menjadi menurun. Pemilik Singgalang Motor Os mengatakan kepada Ha-

luan, Selasa (7/1) bahwa perkembangan pemasaran mobil bekas saat ini menurun. Hal ini dikaranakan banyak keluaran mobil merek terbaru yang harganya beda tipis dengan mobil bekas. Semua jenis mobil tersedia di Singgalang Motor dan juga akan memenuhi permintaan konsumen. Harga yang ditawarkan saat ini juga telah turun hingga 30 persen dari hari biasanya. Tidak hanya di jalan Prof Hamka saja, Singgalang Motor juga berada di Lubuk Buaya, Lubuk Alung, dan Tabing. “Konsumen saat ini lebih memilih barang baru dari pada barang bekas walau masih baru. Dilihat dari segi harga memang berbanding tipis sekali, makanya konsumen lebih memilih barang baru dengan tidak mengambil resiko. Ada juga yang berpendapat dengan mobil bekas mungkin saja sudah masuk bengkel dan tidak memenuhi standar lagi,” tambahnya. Biasanya pasaran penjualan mobil bekas bisa mencapai 40 sdampai 50 unit dalan sebulan. Akan tetapi saat ini turun drastis 50% menjadi 25 unit penjualan dalam sebulan. Mobil

SINGGALANG MOTOR ��� Singgalang motor pusatnya mobil bekas berkualitas.

tahun 2006 keatas bisa dengan DP 25 juta dan angsuran 4

WINDA

tahun. Namun jika ada konsumen yang meminta mobil

tahun lama juga akan dicarikan sesuai permintaan. (h/mg-win)

akan dikatakan mahal apabila harganya telah melampau dari Rp800.000 Pernyataan Upik diamini oleh salah seorang pemesan tiket di Bonita Tour, Anis (24). Saat itu Anis akan membelikan tiket maskapai Sriwijaya untuk saudaranya

yang akan berangkat ke Jakarta. Anis mengatakan, “Hari ini tiket lumayan murah, hanya Rp550.000, tahun lalu saya pernah membeli tiket ekonomi untuk tujuan Jakarta dengan harga Rp.850.000,” ujar Anis. (h/mg-len)

Harga Tiket Pesawat Masih Stabil PADANG, HALUAN — Sepekan 2014 harga emas dan beberapa jenis sembako seperti cabai merah dan beras naik. Tapi hal tersebut tidak mempengaruhi harga tiket pesawat. Menurut Upik(33) karyawan agen penjualan tiket di Biro Perjalanan Wisata Bonita Tour yang ada di Jalan Prof. M.Yamin Padang, saat ini harga tiket pesawat masih relatif murah dan bisa dibilang stabil.

Misalnya saja harga tiket maskapai Sriwijaya dan Garuda kelas ekonomi untuk penerbangan Padang-Jakarta rata-rata Rp500.000 dan Jakarta-Padang Rp500.000-Rp600.000, untuk tujuan Padang-Medan dan Medan-Padang harga yang dipatok Rp500.000. “Untuk tiket pesawat, harga tidak bisa dipastikan, kadang bisa murah dan kadang mahal, semua tergantung banyaknya permintaan, jika permintaan

lagi banyak seperti libur-libur sekolah iven-iven tertentu harga akan mahal, tapi jika hari-hari biasa harga biasanya stabil seperti sekarang ini,” tutur Upik Upik juga menambahkan, harga tiket dikatakan murah apabila harga dipatok di bawah Rp500.000, tapi harga tersebut

AKTIVITAS tempat penjualan tiket di Bonita Tour and Travel, Jl. Prof. M. Yamin, Padang. LENI

AQUALIS FABRICARE

Laundry Bertaraf Internasional PADANG, HALUAN — Akhirakhir ini usaha laundry di Kota Padang mengalami perkembangan yang pesat. Di setiap sudut tak lebih dari jarak 1 Km kita bisa menemukan usaha Laundri dengan berbagai macam merek. Jika tahun-tahun sebelumnya usaha laundry di kota Padang masih didominasi oleh laundry kiloan yang melakukan pencucian dengan memakai deterjen yang dijual umum, Sekarang, sesuatu yang berbeda dibawa oleh sebuah usaha laundry yang belum lama ini berdiri di Jl. Patimura Kota Padang. Usaha jasa pencucian tersebut bernama Aqualis Fabricare Laundry. Aqualis Fabricare Laundry sebelumnya hanya ada di Jakarta dan untuk pertama kalinya diresmikan di Kota Padang pada tanggal 18 April 2013 lalu. Dalam menjalankan usaha Aqualis Fabricare laundry mengusung sebuah konsep berbeda yang disebut green chemical. Green chemical adalah konsep laundry yang dalam proses pencuciannya bestandar internasional dengan menggunakan produk deterjen berasal dari bahan-bahan alami. Saat ditemui Selasa (7/1) Hendra (30), salah seorang karyawan Aqualis Febricare Laundry cabang Padang menuturkan, “Pada konsep Green Chemical yang kami usung ini digunakan deterjen dengan bahan dasar dari minyak kelapa sawit dan tumbuhan lain yang pastinya aman bagi pelanggan,” tuturnya pada Haluan. Karena menggunakan produk deterjen dengan bahan dasar yang natural, saat ini Aqualis Fabri-

care Laundry sudah mendapat sertifikat halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia). “ Proses pencucian dan deterjen yang dipakai di sini disamakan dengan kantor pusat kami di Jakarta yang standarnya setara dengan laundry-laundry yang ada di luar negeri, seperti Jerman dan Amerika,” ujar Hendra. Hendra menceritakan, keunggulan lain dari konsep Green Chemical itu adalah, pakaian yang dicuci akan lebih bersih tanpa memudarkan warna asli, tidak menimbulkan bau, tidak merusak serat yang selembut wol sekalipun, dan yang pastinya Green Chemical ramah lingkungan dan aman bagi kulit pelanggan yang datang ke Aqualis Fabricare Laundry. Untuk harga, Aqualis Fabricare Laundry mematok harga bukan

berdasarkan hitungan per Kg. Tapi, harga dipatok berdasarkan jenis pakaian atau barang rumah tangga lainnya yang akan di laundrykan. Harga-harga yang ditawarkan untuk pencucian di Aqualis Fabricare Laundry antara lain, kemeja Rp16.000, kemeja batik Rp17.000, jas atau jaket Rp40.000, dasi Rp10.000, blouse Rp.16.000, blazer Rp23.000, bed cover antara Rp26.000-Rp30.000 (tergantung ukuran), dan karpet Rp50.000 per meter persegi. Hendra juga menambahkan, “Di Aqualis Fabricare Laundry, paling lama dua hari pakaian yang dicuci di sini sudah bisa diambil. Mungkin tidak lama lagi kami juga akan meluncurkan programprogram yang memanjakan dan membuat pelanggan senang,” tambahnya seraya tersenyum. (h/ mg-len)

AKTIVITAS di Aqualis Fabricare Laundry >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Habli


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

17

MU Incar Diego Costa MANCHESTER, HALUAN — Manchester United langsung bergerak cepat memanfaatkan telah dibukanya bursa transfer musim dingin. Demi mendapatkan Diego Costa, The Red Devils sampai mengirim kepala scout-nya ke Spanyol. MU mengawali 2014 dengan sangat buruk: menelan dua kekalahan kandang berturut-turut saat berhadapan dengan Tottenham Hotspur dan Swansea City. Dua hasil tersebut memperpanjang catatan buruk 'Setan Merah' bersama David Moyes, yang disepanjang musim ini untuk ajang Premier League saja sudah menderita enam kekalahan. Seperti diungkapkan Moyes usai tunduk dari Swansea, timnya membutuhkan pemain baru demi bisa bangkit dan kembali punya daya saing dengan tim-tim lain yang ada di papan atas. Dan u n t u k merealisasikan hal tersebut manajemen 'Setan Merah' bergerak cepat, yang salah satunya adalah d e n g a n

mengirim langsung kepala scout, Robbie Cooke, ke Spanyol untuk memantau bomber Atletico Madrid, Diego Costa. Bukan cuma Costa yang berada dalam radar MU karena Cooke juga sekaligus akan mengamati gelandang Athletic Bilbao, Athletic Bilbao. Demikian diberitakan AS. Beberapa pesepakbola lain yang kabarnya tengah diamati oleh MU adalah Antoine Griezman (Real Sociead), dan Inigo Martinez (Real Sociedad). Sementara itu Dailymail menyebut Moyes telah mendapat kucuran dana belanja sebesar 200 juta poundsterling demi memperkuat skuatnya di bursa transfer kedua ini. Masih dikutip Dailymail, MU juga menempatkan Marco Reus sebagai target utamanya di musim dingin ini. Untuk bisa memboyong gelandang serang Jerman milik Borussia Dortmund itu 'Setan Merah' disebutkan butuh biaya hingga 30 juta pounsterling. Layak ditunggu siapa pemain yang akhirnya bisa diboyong MU di bursa transfer musim dingin ini. Pada musim panas 2013 lalu MU juga santer dikabarkan mengincar banyak pemain dengan nama besar, namun pada akhirnya cuma Marouane Fellaini yang berhasil diboyong ke Old Trafford dari Everton. (h/net)

JELANG COPA DEL REY

Messi Come Back BARCELONA, HALUAN — Lampu hijau sudah didapat Lionel Messi untuk bermain lagi setelah absen cukup lama. Laga melawan Getafe di leg pertama babak 16 besar Copa del Rey akan jadi comeback untuk Messi. Messi sudah dua bulan menepi dari lapangan hijau menyusul cedera paha yang dideritanya dan ia pun sampai harus menjalani pemulihan di kampung halaman, terkait fakta bahwa ini adalah cedera ketiga yang didapatnya musim ini dan di tempat yang sama. Gerardo Martino selaku pelatih Barca pun sejak awal sudah

berhati-hati untuk memainkan Messi, meski memasuki awal tahun ini kondisi pesepakbola Argentina itu diklaim sudah membaik. Masih tak dibawa ke dalam skuat yang menghadapi Elche weekend lalu, nama Messi pun masuk dalam daftar 18 pemain yang disiapkan untuk laga kontra Getafe di Camp Nou, Rabu (8/

1) malam waktu setempat. "Apa yang berubah adalah dia kini sudah melakoni beberapa sesi latihan. Sebelum pertandingan kontra Elche, dia hanya 2-3 kali berlatih, dan kini ia lebih banyak berlatih dan sudah melakukannya dengan baik. Yang dia butuhkan saat ini hanyalah turun bermain di laga kompetitif," tutur Martino di Soccernet. "Normalnya memang seperti ini, dan segalanya mudahmudahan berjalan normal dari sekarang. Kami akan beritahu besok apakah Messi start atau tidak," lanjutnya. (h/net)

'Teror' Mourinho di Ruang Ganti LONDON, HALUAN — Jose Mourinho dikenal sebagai manajer yang tak segan menghukum atau mengkritik anak asuhnya di depan publik. Tapi dengan gayanya yang seperti itu justru membawa dampak positif bagi para pemain Chelsea musim ini. Sejak ditinggal Mourinho di Oktober 2007, Chelsea beberapa kali melakukan pergantian manajer meski tak mempengaruhi perolehan trofi klub itu karena mereka hanya sempat hampa gelar di musim 2010/2011. Namun, praktis Chelsea seperti kehilangan sosok yang dihormati di ruang ganti dalam hal ini manajer. Kemudian kedatangan Mourinho musim panas itu membuat suasana di sana jadi lebih "panas".

Panas dalam arti positif yakni para pemain lebih bergairah dan ingin menunjukkan performa terbaiknya setiap dimainkan. Begitulah pengakuan gelandang Chelsea asal Nigeria, John Obi Mikel. Contoh saja adalah Willian dan Eden Hazard yang sempat kesulitan di awal musim, lalu bisa membaik penampilannya belakang. Atau John Terry yang musim lalu terpuruk kemudian musim ini jadi pilihan pertama di lini belakang. Tak cuma itu, Mourinho bahkan rela mencadangkan pemain bintang Chelsea, Juan Mata, hanya karena Mata tak bermain sesuai instruksinya. Atau kala Ashley Cole ditepikan sementara akibat kasus indisplinernya.

>> Editor : Rakhmatul Akbar

"Dia (Mourinho) selalu ingin kami bermain dalam berbagai cara dan memberikan 110 persen. Jika tidak, maka Anda akan ditendang. Sebagai pemain, itu yang Anda inginkan," ujar Mikel seperti dilansir ESPN. "Anda tidak mau dipinggirkan, Anda tidak ingin hanya duduk dan berpikir 'Anda adalah yang terbaik, aku tidak ingin bertahan atau aku tidak ingin berlari'. Anda tidak akan bermain jika tidak melakukan hal-hal seperti itu," sambungnya. "Itulah mentalitas yang dia inginkan ada di tim ini perlahan namun pasti para pemain seperti Eden (Hazard), Oscar, dan Willian mulai melakukan itu. Ini cuma soal bagaimana mereka mengetahui apa maksud dari hal tersebut, ketika Anda sudah mendekati akhir musim." (h/net)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

Sriwijaya Boyong 18 Pemain

Pelatnas AG Segera Digelar

PADANG, HALUAN – Derby panas yang mempertemukan dua wakil Sumatera, Semen Padang FC versus Sriwijaya FC akan terbentang, Jumat (10/1) di Stadion H Agus Salim. Dalam laga pra musim Indonesian Super League (ISL) yang bertajuk Inter Island Cup (IIC) itu, tim tamu akan memboyong 18 pemainnya pada leg I.

JAKARTA, HALUAN — Jelang pemusatan latihan Asian Games (AG) 2014, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) segera menentukan atlet yang bakal dimasukkan ke pelatnas. Sebagai bahan pertimbangan, KONI akan melihat prestasi atlet dari pencapaiannya SEA Games lalu di Myanmar. "Tentu kami akan melihat prestasi atletnya dulu yang akan masuk pelatnas. Misalnya, event-event sebelumnya, tapi memang sebagain besar diambil dari hasil SEA Games kemarin. Jadi kalau atlet mendapat medali emas pada SEA Games otomatis akan masuk pelatnas," kata ketua KONI Tono Suratman, di Jakarta, Selasa (7/1). Namun, itu pun akan diseleksi lagi. Artinya, KONI akan kembali menerapkan pola periodesasi seperti event sebelumnya. Artinya, yang ada di dalam pelatnas Asian Games nanti, tidak langsung tim inti. Melainkan atlet-atlet bayangan pelatnas. Rencananya periodesasi akan dimulai dari 150 persen. Nantinya atlet akan mengerucut menjadi 100 persen, sampai masuk ke dalam bagian tim inti.(h/net)

Suwarno Pimpin Satlak Prima JAKARTA, HALUAN — Wakil Ketua Umum I KONI, Suwarno, dipilih oleh Ketua KONI Pusat sebagai Ketua Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), menggantikan posisi Surya Dharma yang memutuskan mundur dari posisi tersebut. Perubahan posisi tersebut diungkapkan Ketua KONI Tono Suratman secara informal ketika menanggapi pertanyaan terkait rencana restrukturisasi Prima. Saat ini perubahan posisi strategis itu belum resmi, karena SK-nya baru akan diterbitkan pada akhir Januari. "Surya Dharma tetap di Prima, tapi bukan lagi jadi Kasatlak, tapi posisinya berpindah ke Dewan Pelaksana. Nanti wakil ketua umum I KONI Suwarno yang akan mengisi posisinya tersebut," kata Tono ketika ditemui di Jakarta, Selasa (7/1/2014). Dijelaskan dia, pergantian ini agar pengawasan pembinaan atlet lebih bersinergi. Sebagai wakil ketua umum I KONI, Suwarno salah satunya punya tugas untuk membina, sementara Kasatlak juga memilliki tugas yang sama. "Ini supaya sinergi saja dana pengawasannya lebih jelas," sambungnya. (h/net)

INTER ISLAND CUP — Striker Semen Padang FC, Airlangga Sucipto akan tampil perdana untuk Kabau Sirah dalam laga resmi tingkat nasional jelang ISL 2014. Laga Inter Island Cup itu, Semen Padang ditantang tim se pulau, Sriwijaya FC. RIVO SEPTI ANDRIES

Lemkari Sumbar Gelar Gashuku Sabuk Hitam PAINAN, HALUAN — Pengcab Lemkari Pesisir Selatan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Gashuku Majelis Sabuk Hitam (latihan bersama MSH) dan sabuk coklat se Sumbar. Kegiatan yang diperkirakan akan diikuti 200-an karateka sabuk hitam dan coklat ini, dilaksanakan 1012 Januari 2014 mendatang di GOR Zaini Zein, Painan. Menurut Ketua Umum Pengcab Lemkari Pesisir Selatan Daryulisman, SH, ditunjuknya Pesisir Selatan sebagai tuan rumah Gashuku adalah bentuk kepercayaan dari Pengda Lemkari yang harus di laksanakan sebaik- baiknya. Gashuku, kata Daryulisman merupakan salah satu media untuk menambah ilmu serta pengetahuan bagi pemula maupun Pemegang Sabuk Hitam di Pesisir Selatan kususnya dan Sumatera Barat umumnya. “Gashuku ini merupakan media menambah ilmu. Karenanya bagi pemegang sabuk hitam yang merupakan seorang perwira di

lapangan, khususnya di Pesisir Selatan dan Sumatera Barat umumnya, agar turut menjalaninya,’’ kata Daryulisman pemegang DAN III Karate yang juga PNS dilingkungan Dispora Sumatera Barat ini menghimbau. Ketua Umum Lemkari Sumatera Barat Firdaus Ilyas ( Dewan Guru ) menyatakan, dari 19 Kabupaten/ Kota Pengurus Cabang Lemkari Pesisir Selatan dinilai mempunyai semangat, mulai dari personel bawah sampai jajaran sabuk hitam. Dikatakan juga, Gashuku ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting. Untuk itu Pengda Lemkari menyebar kegiatan- kegiatan lain yang berskala daerah ke kabupaten /kota di Ranah Minang, supaya pemerataan dan proses pembelajaran dari setiap penggalangan massa pada kegiatan itu berjalan

sesuai yang diharapkan. Dengan demikian keinginan untuk menjadi tuan rumah kegiatan dari cabang Lemkari kabupaten/ Kota lainnya akan bermunculan. “Ini merupakan kegiatan perdana kami di tahun 2014 dan kami harapkan berjalan dengan sukses menyongsong kegiatan lain hingga Kejurda pada awal April 2014,”terang Firdaus Ilyas yang juga sebagai penguji pada Gashuku itu. Dalam Gashuku tersebut akan diisi dengan kegiatan antara lain, Ujian DAN bagi pemegang Sabuk Coklat, Pemantapan Teknik/ Basic Karate oleh Dewan Guru dari PB Lemkari Sihan Harried Taning Karate DAN VII, yang akan didampingi oleh Syafriandi Retman Karate DAN III yang juga merupakan Putra Daerah Pesisir Selatan yang sekarang berada dijajaran pengurus PB Lemkari.(h/mat)

Petenis Meja Padang Dominasi Liga Pemda PADANG, HALUAN – Kontingen Pengcab PTMSI Padang yang didukung tim FKKSP Semen Padang, tampil dominan dan meraih gelar terbanyak Kejuaraan Tenis Meja bertajuk Liga Pemda di GOR PT Semen Padang, Minggu (5/1). Tim tuan rumah merebut tiga gelar dari enam gelar juara yang diperebutkan, yakni kategori pra

pemula, kadet putri dan junior putra. Sementara kontingen Pengcan Padang Pariaman, memboyong dua gelar, yakni pemula dan kadet putra. Sementara, satu gelar tersisa, yakni kategori junior putri jadi milik Bukittinggi. Tim PTMSI Padang memulai kejayaannya di kategori Pra Pemula melalui petenis meja, Ata. Di final,

ia mengalahkan rekan satu timnya di FKKSP, Najwa dengan skor 3-1. Di kategori pemula, gelar juara digenggam Tommy dari Padang Pariaman. Ia sukses menjadi yang terbaik, dengan mengalahkan atlet tuan rumah, Fahri di babak final dengan kedudukan 3-1. Di kategori kadet, Pariaman kembali meraih gelar melalui atletnya, Pupung

PARA petenis meja bersama orang tua dan pembina berfoto bersama usai mengikuti kejuaraan tenis meja di GOR PT Semen Padang. IST

yang sukses mengalahkan rekan satu timnya, Tommy dengan skor 3-2. Sementara di tunggal putri kategori kadet gelar juara diboyong petenis meja Padang, Sri kembali meraih gelar dengan mengalahkan rekan satu timnya, Yulia 3-0. Gelar ketiga Padang berasal dari nomor tunggal putra kategori junior melalui Virga. Ia sukses mengalahkan Velin dari Bukittinggi. Velin yang merupakan petenis meja putri, tapi sukses melaju di final tunggal putra akhirnya meraih gelar juara di kategori putri. Ia mengalahkan wakil Padang, Monic dengan skor 3-0. Menurut Ketua Panitia, Harry Hujnir, kegiatan ini perdana digelar dan mendapat support langsung dari Ketua Seksi Tenis Meja Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang (FKKSP), Riki Azwar. “Rencananya akan menjadi agenda rutin setiap bulan. Nantinya daerah lain yang

kemudian akan mendapat giliran menjadi tuan rumah,”kata Ketua Panpel, Harry kepada Haluan. Dikatakan Harry, iven serupa penting bagi kemajuan tenis meja di daerah ini karena saat ini cabang tenis bersiap untuk menatap PON XIX Jabar 2016. Karenanya, PTMSI menggelar iven ini untuk menjaring bibit unggul di daerah untuk dipersiapkan pada kompetisi yang lebih tinggi. Komitmen tenis meja Sumbar, kata Harry lagi sudah tegas dan mendapat dukungan dari pembina Epriliyono Budi serta Ketum PTMSI Sumbar Badrul Mustafa. Karenanya, Ketum PTMSI Padang Ahlen Alfian, timpal Ketua Harian PTMSI Padang, Ir Mairizon meyakini kegiatan yang dilakukan secara berkelanjutan itu dapat memproyeksikan atlet yang dipersiapkan ke level yang lebih tinggi. “Program yang digelar secara rutin itu, tetap akan dievaluasi,”kata Badrul. (h/mat)

Menurut Media Officer Semen Padang FC, Ronny J Suhatril yang dihubungi terkait dengan kedatangan tim asal Palembang itu, mereka diperkirakan akan mendarat di BIM, Rabu (8/ 1) sekitar pukul 14.00 WIB dan terus ke HW Hotel di jalan Hayam Wuruk. “Mereka menetap di hotel tersebut. 18 pemain itu merupakan pemain terbaik Sriwijaya, termasuk Vendry Mofu yang sebelumnya bermain untuk Semen Padang. Lancine Kone yang sebelumnya dikabarkan cedera juga diboyong,”sebut Ronny seraya menyebutkan mereka diberi kesempatan uji lapangan pada Kamis (9/1) sore. Tim Semen Padang FC sendiri pada Senin (6/1) menuntaskan latihan terakhir di Stadion H Agus Salim jelang laga perdana IIC leg I ini. Pelatih kepala, Jafri Sastra, langsung memimpin latihan tersebut. Dalam latihan berbentuk games itu, tergambar kerangka starting eleven yang bakal diturunkan menghadapi Sriwijaya. Tak ada tegang di raut wajah pemain. Canda tawa mengiringi latihan yang tetap dijalani serius oleh Esteban Viscarra Cs. Winger asal Argentina ini sendiri bertekad untuk membobol gawang lawan. “Ya… saya bikin gol nanti,”kata Viscarra. Menurut Jafri, dalam pertandingan nanti, pihaknya akan menjaga komposisi posisi pemain di semua lini. “Bagaimana nantinya pemain di lapangan bisa menjaga setiap transisi, baik dari men-

yerang ke bertahan dan bertahan ke menyerang, ”kata Jafri. Sementara, goal.com melaporkan, Pelatih Sriwijaya FC Subangkit berharap pengatur serangan Lancine Kone bisa pulih tepat waktu agar bisa dimainkan ketika menghadapi Semen Padang di turnamen pramusim Inter Island Cup di Stadion H Agus Salim, Jumat (10/1). Peranan Kone di tubuh Sriwijaya FC dianggap vital. Selain sebagai kapten tim, Kone juga ditugaskan menjadi pengatur permainan tim Laskar Wong Kito. Karena itu, Sriwijaya FC membutuhkan tenaganya di laga melawan Semen Padang. Kone juga tak jarang menjadi pemecah kebuntuan saat tim kesulitan menciptakan gol. Saat bersama Persisam Samarinda musim lalu, Kone masuk deretan sepuluh besar pencetak gol terbanyak Indonesia Super League (ISL). Saat ini Kone memang belum pulih 100 persen dari cedera hamstring. namun tim medis yang menanganinya memprediksi kondisi pemain berusia 33 tahun ini akan benar-benar pulih sebelum IIC digulirkan. “Peran Kone begitu penting dalam tim ini. Untuk itu saya harap dia bisa sembuh benar dalam waktu dekat. Namun kami sudah tidak terlalu khawatir, karena di beberapa kesempatan Kone sudah bisa ikut berlatih, walau dengan porsi tertentu karena alasan recovery” terangnya. (h/mat)

Inkanas Sertakan Enam Karateka ke Batam PADANG, HALUAN — Pengda Inkanas Sumbar ambil bagian dalam kejuaraan karate internasional Championship II-2014 di Batam Provinsi Kepri. Sebanyak enam karateka terbaiknya, akan diterjunkan ke kejuaraan yang berlangsung di Mall Top 100 Tembesi, 23-25 Januari mendatang. Kabid Binpres Inkanas Sumbar, Mukhtar Anwar kepada Haluan menyebutkan, keenam karateka binaan perguruannya itu adalah Yayuk Delia Safitri asal Inkanas Pengcab Padang. Direncanakan, Yayuk akan tampil di kumite junior putri kelas under 53 Kg dan kata perorangan. Lalu, Jeffri Aribowo( Pengcab Bukittinggi). Jefri sendiri akan berkompetisi pada nomor kumite senior putra kelas under 60 Kg, lalu Rahmadani Amelia Putri asal Pengcab Inkanas Kabupaten Solok yang akan tampil di kumite senior putri kelas under 55 Kg. Tiga karateka lainnya kata Mukhtar juga berasal dari Pengcab Inkanas Kabupaten Solok, yani Tri Kuncoro Yudho yang akan ditampilkan pada nomor kumite pemula putra under 35 Kg. Sementara dua karateka lainnya, adalah Rois Al Haqq asal Pengcab Inkanas Padang. Rois sendiri akan diturunkan pada kumite pra pemula putra kelas under 30 Kg dan Nini Karlina Wati (Pengcab Pessel) yang tampil di Kumite senior putri kelas under 55 Kg. Ketum Pengda Inkanas, Suprapto yang didampingi Ketua Harian, Apris Hamid dan Sekum Indra Yurmansyah menyebutkan tim ini akan bertolak ke Batam sehari sebelum bertanding. Rencananya, Yayuk Delia Safitri Cs akan dilepas langsung oleh Ketum Inkanas Sumbar, Suprapto yang sehari-hari juga Kadis Prasjal Sumbar. (h/mat)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

Dinas Pendidikan Limapuluh Kota Tunggu DAK dan DAU TANJUNG PATI, HALUAN — Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota pada tahun 2014 ini diharapkan mendapatkan DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DAU (Dana Alokasi Umum) lebih besar dibanding tahun 2013. Dana ini sudah diajukan dan tinggal menunggu besarannya. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota diwakili Drs. Radimas, Kepala Sekretaris (TU) Dinas Pendidikan, untuk tingkat SMA, tahun anggaran 2013 mendapat DAK dan DAU total Rp 2,4 miliar lebih dan tingkat SMK sebesar Rp 1,7 miliar. DAK dan DAU tingkat SMP mendapat Rp 4,1 miliar lebih, termasuk untuk SMP Koto Bangun Kecamatan Kapur IX Rp 178,5 juta. Di antara sekolah atau SMP yang kebagian DAK 2013, sebut Radimas, SMP N 3 Mungka di Kubang Balambak mendapat dalam bentuk RKB (Ruang Kelas Baru), SMP N 5 Guguk 2 RKB , SMP 2 Luak 2 RKB, SMP 5 Lareh Sago Halaban 2 RKB, serta SMP N 5 Kapur IX sebanyak 2 RKB, hingga total RKB 10 buah. (h/snt)

19

Ketersediaan Air Bersih Kunci Sukses SMP N 1 Luak LUAK, HALUAN — SMP N 1 Luak yang sudah mulai menggebrak dalam prestasi olahraga, akademis, non akademis, dan berbagai kemajuan sekolah, diawali dari pengadaan air bersih, peningkatan sarana ibadah, serta sarana prasarana belajar, baik fisik maupun non fisik bangunan.

Kepala UPTD Pendidikan Diserahterimakan KOTO BARU SIMALANGGANG, HALUAN — Bagi UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) Pendidikan, guru-guru, para kepala sekolah, pengawas dan komite adalah tim UPTD, maka jangan sampai pecah tim tersebut. Kalau tim sempat pecah, maka ibarat kapal yang pecah atau bocor, mana mungkin akan bisa berlayar mengarungi gelombang. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota Desri, S.Pd,MM pada sambutan serah terima jabatan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Payakumbuh Emrizal,S.Pd, yang menggantikan Kasmir (almarhum), di ruang SD N 1 Koto Baru Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (6/1). Lebih lanjut disampaikan Desri, banyak pejabat yang gagal dalam memimpin suatu organisasi, ataupun instansi, karena tidak bisa membangun tim yang baik dan solid. Seorang pimpinan harus bisa membangun tim yang solid dan kuat, sebab tanpa tim yang solid tersebut, maka akan sulit bagi seorang pimpinan bekerja dalam mencapai visi dan misinya. Untuk itu kepada Kepala UPT Pendidikan yang baru Emrizal,S.Pd diharapkan memulai tugas menyiapkan tim yang kuat dan solid itu. Rangkaian acara serah terima dan pelantikan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Payakumbuh yang berlangsung di ruang sekolah SD Koto Baru Simalanggang tersebut cukup ramai, berkesan serta bercampur haru. (h/snt)

RUANG labor komputer SMP N 1 Luak.

NOVIZAR “Mengapa saya mulai dari air ? Karena air bisa mendinginkan kita, baik fikiran, hati dan badan,” kata Drs Novizar, Kepala SMP N 1 Luak, didampingi Hajriati S.Pd, Waka Kurikulum dan Harnieti SPd, Waka Bagian Humas, Sabtu (4/1). Laki-laki kelahiran Batu Payung, 11 November 1963, ini mengatakan, dua buah sumur bor sangat membantu memperlancar wudu di musala dan sekolah, sehingga salat lima waktu lancar di sekolah, yang berlokasi di daerah Tabiang Kanagarian Sungai Kamuyang Kecamatan Luak Kabupaten Limapuluh Kota ini. Musala sekolah juga bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk salat magrib, isya dan subuh, juga sudah bisa untuk mengisi kegiatan belajar Alquran bagi anak-anak sekitar

SMP N 1 Luak.

dan siswa sekolah bersangkutan. “Lancarnya salat lima waktu berkat sumber air yang baik, ada kamar mandi dan wc, menjadikan sekolah secara bertahap juga menegakkan K3, bahkan halaman sekolah juga mulai menghijau karena pohonpohon pelindung,” kata Novizar. Novizar yang memulai karier di SMP N 1 Luak sebagai kepala sekolah, mengatakan, masalah air sudah diatasi, listrik dibenahi, serta sarana komputer bertambah menjadi 21 buah. Siswa kini sudah bisa tersambung dengan internet, guru juga sudah berhasil mengikuti pelatihan guru TIK. Selain siswa aktif

menggunakan komputer, para guru juga didorong untuk aktif menggunakan internet dan laptop. Hingga kini guru sudah memiliki laptop secara bertahap. “Anak-anak sudah terbimbing dalam ruang komputer,” sela Nieti S.Pd, Waka Kehumasan. Terkait prestasi siswa, dalam Pekan Penampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI ), sekolah ini berhasil juara I tingkat kabupaten di Kecamatan Harau atas nama Fadhilla, dan ikut berlomba tingkat Sumbar. Prestasi di bidang olahraga, SMP N 1 Luak sudah merajai olah raga renang, karena dekat dengan pemandian Batang Tabit, juga merajai atletik dan voli. Tahun 2012, Yuliana juara

renang Limapuluh Kota, Bakti Ladi Muchtar, Ramadona juara lari 80 meter, lempar lembing dan tolak peluru. Tahun 2013, Aidil Abdullah dan Yuliana juga juara renang, serta Fahrizi Dion, Serginof Manadla, Panji Pratama, dan Indah Handayani terpilih menjadi tim voli Kabupaten Limapuluh Kota ke tingkat Sumatera Barat. Lebih mengagetkan lagi, kata Novizal, siswanya juga juara judo dan meraih perak dan medali perunggu. Johari atlet siswa juga berhasil terpilih menjadi tim tingkat Sumbar pada olah raga voli pasir. Tim voli SMP N 1 Luak, saat ikut voli antar Sumbar pada HUT SMP N 24

Sijunjung ke- 6, juga berhasil juara III. SMP Negeri yang terletak pada areal 13.180 m² ini memiliki 14 kelas dengan 20 ruang belajar, dan sudah menjadi sekolah terakreditasi “A”. Pada tahun ajaran 2013/ 2014 ini, SMP N 1 Luak memiliki 430 siswa dengan 222 siswa putri. Pada masa lalu, SMP N 1 Luak dianggap sekolah cadangan, hingga banyak lulusan sekolah dasar sekitar bersekolah ke Payakumbuh. “Namun sejak siswa peringkat I, II dan III SD sekitar dibebaskan iuran dan seragam, kini siswa makin ramai dan makin berkualitas,” kata Novizar puas. (h/snt)

SMP N 1 Bukit Barisan Butuh Rehabilitasi Besar-besaran BUKIT BARISAN, HALUAN — SMP N 1 Kecamatan Bukit Barisan Kabupaten Limapuluh Kota yang berdiri sejak 1984, bangunannya kini sudah banyak yang rusak dan butuh rehabilitasi berat serta penggantian dengan bantuan RKB. “Dalam tahun 2013, SMP N 1 Bukit Barisan sudah kebagian dana rehab berat untuk 6 kelas dan berkat swadaya sudah menjadi 9 ruang, menggunakan dana Rp 540 juta, serta kebagian dana Bansos Rp 200 juta untuk ruang TIK, yang sudah diisi dengan 4 komputer baru dan 3 buah komputer lama,” kata Kepala SMP N 1 Kecamatan Bukit Barisan Arnel Wandi SPd. Berkat makin tingginya minat belajar serta dorongan dari orangtua agar anak-anak bersekolah, kini SMP N 1 Bukit Barisan sudah memiliki siswa sebanyak 187 orang, yang terdiri dari kelas VII sebanyak 59 orang, kelas VIII sejumlah 68 orang, dan kelas

IX sebanyak 61 orang. Arnel berharap, Dinas Pendidikan Limapuluh Kota melakukan rehabilitasi ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang IPA serta ruang majelis guru. Saat ini sedang dilakukan rehabilitasi ringan 2 ruang kelas. Dijelaskan, sekolah ini sering menghadapi kendala listrik yang sering mati, dan kini dibantu mengatasinya dengan menggunakan genset (generator). Masalah ini sudah coba diatasi dengan menyampaikan proposal kepada Menko Kesra Agung Laksono, saat dia datang ke Bukit Barisan. Jumlah guru di sekolah itu saat ini sudah 17 orang, dari kebutuhan 18 orang, serta dibantu guru tidak tetap 1 orang. Sekolah ini juga sudah memiliki 4 pegawai tata usaha, dengan 2 orang masih berstatus pegawai honor. SMP N 1 Bukit Barisan sudah punya Pustaka dengan 2.615 buah buku. Terkait prestasi, siswa SMP

1 Bukiut Barisan juara I cerdas cermat Kemenag dengan anggota Annisa Aulia, Karnia Andini, serta Suskesi Safitri. Ada juga juara matematika Aulia Andini Putri (6 besar), bahasa Indonesia juga 6 besar

diraih Zikri Aurora Ramadhan. Pramuka penggalang dari Bukit Barisan atas nama Krnia Andini dan Sidratul Muntaha, ikut membela Limapuluh Kota di Jamda Sumbar di Padang Besi Kota

Padang. Sementara dalam try out 1, 2 dan 3, rangking 1 tingkat Kabupaten Limapuluh Kota, rangking 2 tingkat propinsi, serta rangking 1 tingkat Kabupaten Limapuluh Kota. (h/snt)

SMP N 1 Bukik Barisan.

HALAMAN VARIA PENDIDIKAN SUKSES

Kerjasama Dinas Pendidikan dengan Haluan Dilanjutkan

ALIS MARAJO

DESRI

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Tidak terasa waktu 1 tahun, persisnya

dari Maret 2013 sampai Desember 2013, berlalu dengan cepat.

Varia Pendidikan yang diterbitkan Harian Haluan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan berjalan lancar. Buah dari kerja sama itu, kata Desri,S.Pd,MM, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, hubungan dari atas ke bawah dan sebaliknya dari atas ke bawah, dirasakan sangat lancar. Ratap tangis sekolahsekolah bersama kepala sekolah, guru, komite, para siswa cepat ditangkap pihak atasan, baik di daerah kabupaten, provinsi, bahkan

tingkat nasional dan banyak yang ditindaklanjuti. Kekurangan sarana dan prasarana sekolah, kekurangan SDM (sumber daya manusia) sekolah, prestasiprestasi sekolah, siswa, guru, dan lainnya cepat muncul ke permukaan. Sekolah-sekolah dari pusat kabupaten sampai ujung Limapuluh Kota seperti Galugua Keca matan Kapur IX, Pa langkitangan Kecamatan Gunung Omeh, Ampalu, Subarang Air, Mangunai Kecamatan Luak dan

Lareh Sago Halaban, sudah mendapat bahan bacaan sebagai sumber informasi dari Harian Haluan Padang, melalui Perwakilan Haluan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota Perpustakaan sekolah juga makin menarik bagi siswa ataupun guru, sebab banyak sekolah setiap hari sudah dapat bahan informsi dari berbagai penjuru dunia. Hal menggembirakan, kata Desri, gairah hidup muncul dari banyak

membaca serta bagi yang berminat menulis berita, artikel, puisi, cerpen dan lainnya, juga banyak manfaat bagi dunia pendidikan. Bupati Limapuluh Kota pada awal terbit Varia Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota juga memberikan support dan perhatian yang besar, terhadap kehadiran Varia Pendidikan Haluan yang terbit setiap Rabu itu. “Karya tulis siswa, guru, apalagi bahan ajar dari para guru, silakan tulis, dan akan >> Editor : Nova Anggraini

bisa saling tukar informasi, dan sangat ditunggu bagi warga pendidik,” kata Dr.Alis Marajo Dt. Sori Marajo dalam kesempatan percakapan dengan Haluan. Keberhasilan, sukses, dan banyak efek positif terhadap dunia pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota yang berlangsung dari Maret 2013 sampai Desember 2013. Kerja sama ini sudah diproklamirkan Desri, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota, berlanjut dalam 2014 ini. (h/Syafril Nita) >> Penata Halaman : Rahmi


20

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

Kantor Camat Bayang Rusak Berat

Calon Walnag Gagal Masih Tutup Jalan Masyarakat

PAINAN, HALUAN — Kondisi Kantor Camat Bayang sangat memprihatinkan. Ketika hari hujan, air masuk ke dalam ruangan bangunan, bahkan sebagian atapnya sudah ada yang bocor dan loteng terkelupas. Kondisi ini mengganggu pelayan publik. Salah seorang tokoh masyarakat Pasar Baru Bayang Doni mengakui, kantor camat sebagai pusat pelayan masyarakat sudah seharusnya menjadi perhatian pemerintah, apalagi kondisi bangunannya sudah tua, perlu dilakukan rehabilitasi agar menjadi kantor yang representatif, apalagi lokasinya berada pada jalur jalan nasional yang terletak di pintu gerbang memasukui daerah perkotaan. Kerusakan atap dipicu akibat bahan bangunannya sudah banyak yang lapuk dimakan usia, terutama pada bagian atap dan loteng bangunan. Masyarakat berharap agar Kantor Camat Bayang dapat ditingkatkan statusnya agar masyarakat merasa nyaman berurusan. Kenagarian Pasar Baru Bayang merupakan daerah yang dekat dengan bibir pantai, berada pada kawasan padat penduduk, namun sampai saat ini belum ada shelter sebagai lokasi evakuasi bencana. Masyarakat berharap agar pembangunan kantor camat bisa memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai tempat pelayan publik dan lokasi evakuasi bencana, sehingga bangunannya perlu dibuat bertingkat, minimal berlantai III, sehingga kekhawatiran masyarakat akan bencana tsunami selama ini akan dapat teratasi. (h/mjn)

PAINAN, HALUAN — Kisruh penutupan jalan lingkar dengan kawat berduri di Kenagarian Kapuh Tarusan oleh oknum kandidat yang tidak terpilih menjadi wali nagari (walnag) definitif Enik, sampai saat ini belum menemui titik terang.

DITUTUP — Jalan lingkar yang ditutup dengan kawat berduri oleh calon wali nagari yang gagal terpilih di Kenagarian Kapuh Tarusan Pessel. M JONI

Kini jalan yang ditutup oleh calon walnag tersebut masih belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlalu lintas. Camat Tarusan Hadi Susilo meminta wali nagari definitif Ezman untuk dapat menyelesaikan masalah tersebut bersama Badan Musyawarah Nagari (Bamusnag) dengan pihak pemilik tanah, agar penutupan jalan bisa diselesaikan dengan baik. Jalan merupakan kebutuhan masyarakat bahkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Seharusnya tanah yang sudah dihibahkan tidak perlu lagi dipermasalahkan. Kini diharapkan kepada masyarakat yang merasa memiliki tanah mengikhlaskan sebagai amal ibadah yang bermanfaat terhadap orang banyak. Akibat penutupan jalan tersebut masyarakat terpaksa harus melewati pekarangan rumah penduduk yang tidak bisa menggunakan kendaraan. Kondisi ini jelas sangat menyulitkan masyarakat terutama dalam masalah transportasi pengangkutan hasil bumi. Salah seorang warga Kapuh Yurna, mengatakan, masyarakat sangat mengharapkan agar jalan yang ditutup dengan kawat berduri tersebut dapat dibuka kembali supaya hubungan lalu lintas dapat berjalan lancar serta dapat mengatasi kesulitan masyarakat dalam masalah transportasi. (h/mjn)

Jalan Masuk DPRD Pessel Selalu Tergenang Air

Petani Kulit Manis Resah

PAINAN, HALUAN — Kondisi jalan masuk halaman komplek islamic center dan kantor DPRD Pessel di Sago Kecamatan IV Jurai Pessel sangat memprihatinkan, karena selalu digenangi air, tidak saja pada saat hujan, namun juga pada musim kemarau. Dalam komplek islamic center tersebut terdapat sebuah masjid megah dan juga SMA Negeri 3 yang

PAINAN, HALUAN — Masyarakat Kecamatan Bayang Pessel yang bergerak dalam sektor perkebunan kulit manis (cassiavera), kini mulai resah akibat panen secara terus menerus mengakibatkan lahan menjadi kosong. Pohon kulit manis sudah habis ditebang oleh pemiliknya. Kondisi tersebut membuat sebagian petani terpaksa harus alih usaha lain yang mendatangkan hasil. Hasil produksi cassiavera selama ini merupakan andalan ekonomi masyarakat, namun tanaman komoditi tersebut hanya dapat dilakukan untuk sekali panen. Setelah ditebang, tidak adalagi penghasilan. Sedangkan untuk peremajaan, tanaman tersebut jelas menunggu waktu yang cukup panjang, 7 sampai 15 tahun, baru bisa panen dengan hasil yang belum memuaskan. Tanaman cassiavera terdapat hampir di sepanjang daerah perbukitan yang ada di Kecamatan Bayang dan kecamatan lainnya yang ada di wilayah Pessel. Hasil produksinya cukup dibanggakan. Saat ini harga jual dari petani ke pedagang pengumpul Rp 13 ribu per kg. Mengingat tanaman cassiavera ini terus berkurang, sebagian besar para petani beralih kepada tanaman karet, pala, kemiri, kopi dan lainnya. Tanaman tersebut dinilai dapat menghasilkan dalam waktu jangka panjang. (h/mjn)

diunggulkan oleh pemerintah, kemudian kantor DPRD Pessel yang menempati gedung wisma Sanlaida, karena kantor DPRD Pessel yang lama terkena musibah gempa bumi 2009 lalu, kini tengah direhabilatasi. Lubang yang penuh digenagi air tersebut memberikan kesan yang kurang baik terhadap keindahan dan kebersihan lingkungan pada kantor

KANTOR Camat Bayang kondisinya memprihatinkan, butuh rehabilitasi menjadi kantor yang memadai. M JONI

Menanam Jagung Semakin Diminati Masyarakat PAINAN, HALUAN — Budidaya tanaman jagung kini semakin diminati oleh ma syarakat Kabupaten Pesisir Selatan, selain padi. Tanaman jagung tidak saja ditanam di lahan sawah namun juga di atas lahan kering (kebun), sebagai andalan sumber ekonomi. Tanaman jagung tersebut hampir tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Pessel. Kecamatan Pancung Soal, Basa Ampek Balai dan Kecamatan Lunang dan Kecamatan Bayang merupakan basis kantong jagung hibrida di Sumbar. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Peternakan Pessel Afrizon Nazar mengakui, hasil produksi jagung Pessel mampu meningkatkan perekonomian masyarakat dan membangkitkan berbagai bidang pembangunan, terutama pembangunan di sektor pertanian. Di Pessel saat ini terdapat ribuan hektar lahan yang berpotensi untuk pengembangan jagung, didukung tanahnya yang subur dan produktif. Budidaya tanaman jagung sebagian daerah dikelola secara berkelompok dan sebagian dilakukan secara individu. Tanaman tersebut biasanya dilakukan di lahan persawahan yang sudah dikeringakan, sebagai tanaman selingan setelah panen padi. Salah seorang petani jagung di Koto Baru Kecamatan Bayang Kabupaten Pessel Asral, mengakui, tanaman jagung hasilnya cukup membanggakan dalam mengangkat pertumbuhan perekonomian masyarakat, usianya yang pendek, pemeliharaannya mudah serta hasil produksinya cukup menggembirakan bila pengelolaannya dilakukan secara baik. (h/mjn)

JALAN masuk Kantor DPRD Pessel yang selalu tergenang. M JONI

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pessel, apalagi daerah tersebut sebagai basis pendidikan yang selalu padat oleh masyarakat. Ujang (34), warga Sago Kecamatan IV Jurai menilai, kerusakan lingkungan di depan kantor DPRD Pessel kurang menjadi perhatian pemerintah. Seharusnya komplek islamic center dapat tertata rapi, apalagi lokasinya terletak di pintu gerbang memasuki Kota Painan, tentu akan menjadi sorotan bagi masyarakat yang berkunjung ke daerah ini. Nada yang serupa juga disampaikan oleh jemaah masjid islamic center, Andi (48). Dia berharap kepada pihak yang terkait dapat melakukan perbaikan kerusakan jalan tersebut. Dengan adanya jalan yang mulus tentu masyarakat merasa nyaman dalam menunaikan ibadah dan juga arus lalu lintas juga tidak terkendala, terutama bagi siswa dan anggota legislatif menuju menuju kantor DPRD Pessel. (h/mjn)

Pengembalian Pajak Kendaraan Mencapai Rp 30 Miliar PAINAN, HALUAN — Pajak kendaraan yang dibayarkan oleh wajib pajak melalui Kantor Samsat Painan Pessel cukup memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan Pessel. Bahkan dalam satu tahun, jumlah dana hasil pajak yang telah dikumpul di provinsi dikembalikan ke Pessel, mencapai Rp 30 miliar. “Target pajak kendaraan di Pessel 2013 sebesar Rp 11.790.256.000, kemudian APBD perubahan Rp 735.542.000 menjadi Rp 12.5 25.798.000, dengan realisasi Rp 13.254.333.400 atau 106 persen,” kata Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah Provinsi Sumbar Pessel Yusmeril SH, di Painan, Kamis (2/1). Kemudian, Biaya Balik Nama

Kendaraan bermotor (BBNKB) 2013 dengan target Rp 134.096.000, kemudian perubahan APBD pada November menjadi Rp 162.496.000, sedangkan realiasasi R 168.325.150 atau 104 persen. Kepada masyarakat dihimbau agar dapat membayarkan kewajiban pajak sebelum jatuh tempo, apalagi pajak merupakan kewajiban bagi wajib pajak untuk membayarkannya, dengan hasil pajak tentu akan dapat meningkatkan pembangunan daerah. Bagi masyarakat yang menjual kendaraannya juga diminta supaya melaporkan kepada petugas di Samsat Painan. Masyarakat yang sudah membayarkan kewajiban pajak berarti ikut peduli terhadap pembangunan daerah.

Mustahil pembangunan akan berjalan secara maksimal tanpa adanya partisipasi masyarakat dalam membayar pajak. Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat wajib pajak dikumpulkkan di Provinsi Sumbar dan dikembalikan ke daerah, bahkan bisa menjadi 3 kali lipat dari pajak yang telah dibayarkan oleh wajib pajak. Kepada masyarakat diharapkan agar jangan sampai ada tunggakan pajak karena akan dapat merugikan daerah. Petugas pajak di Samsat Painan terus berupaya memberikan pelayan yang prima kepada masyarakat, cepat tanpa birokrasi yang berbelit. Hal ini dilakukan untuk kenyaman masyarakat agar dapat merasa puas ketika berurusan dengan pajak di samsat Painan. (h/mjn)

CASSIAVERA (kulit manis) dikeringkan oleh masyarakat petani Koto Baru Kecamatan Bayang Pessel sebelum dipasarkan. M JONI

Petmawati Butuh Bantuan Bedah Rumah

RUMAH Petmawati yang butuh perbaikan. M JONI

PAINAN, HALUAN — Kondisi bangunan rumah Petmawati (36), warga Kampung Tanjung Sawah di Kenagarian Nanggalo Tarusan Kabupaten Pessel sangat memprihatinkan. Bangunan rumah beratap daun rumbio dengan dinding papan sibiran itu membutuhkan perhatian pemerintah. Ibu dengan 4 orang anak ini hidup sebagai petani dan sudah lama memdambakan mendapatkan tempat tinggal yang layak huni. Menurut Petmawati, sudah beberapa kali rumahnya difoto oleh petugas pemerintah, namun sampai saat ini belum ada bantuan untuk perbaikan. “Pak, bagaimana caranya

kami bisa mendapat bantuan pemerintah,” kata ibu rumah tangga yang akrab dipanggil Pet. Jangankan untuk membangun rumah, untuk memenuhi kebutuhan kehidupan saja, Pet sudah kesulitan. Camat Tarusan Hadi Susilo, mengakui, rumah milik Petmawati tidak layak huni dan pihaknya akan mengusulkan bantuan melalui dana BAZ Kabupaten Pesisir Selatan, untuk membedah rumah Pet menjadi rumah yang layak huni. Di Kabupaten Pesisir Selatan masih banyak kondisi kehidupan masyarakat di bawah standar, terutama masyarakat nelayan dan petani dengan >> Editor : Nova Aggraini

pendapatan pas-pasan. Mayoritas mereka memiliki rumah yang tidak layak huni. Rumah yang tak layak huni tersebut tersebar di setiap nagari yang ada di setiap kecamatan di Pessel. Kemiskinan yang membelenggu masyarakat terjadi akibat keterbatasan kemampuan dan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakatnya yang masih rendah, sehingga mereka sulit untuk berkembang. Pemda Pessel berharap tahun 2014 ini Pessel akan bebas dari kemiskinan. Namun saat ini masih banyak penduduk di daerah ini yang hidup di bawah garis kemiskinan. (h/mjn) >> Penata Halaman : Rahmi


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

Soulnesia Band Mengharu-Biru DALAM suasana berkabung - pasca sang istri meninggal dunia medio Agustus 2013 silam - kesempatan membentuk grup band dan masuk dapur rekaman, datang justru menghampiri, Ki Kusumo. Tak pelak, didukung empat teman lamanya yang piawai bermain musik yakni Ricky (drum), Agung (gitar), Nizar (gitar), dan Yovie (bass) - konsultan spriritual merangkap aktor dan produser film ini pada malam tahun baru 2014 lalu mengibarkan panji band Soulnesia serta menggebrak industri musik pop nasional lewat singgel bertajuk “Tak Terbayangkan”. “Lewat singgel andalan yang segera disusul album penuh Soulnesia band, saya mencoba meluapkan suasana kesedihan mendalam bathin saya yang sempat kacau-balau, stress dan depresi akibat ditinggal istri

untuk selamanya. Nah, agar singgel Tak Terbayangkan benar-benar mengharu-biru, saya menggandeng Charly Van Houten sebagai pencipta lagu tersebut,” papar Ki Kusumo - vokalis Suolnesia band kepada Haluan di Jakarta, baru-baru ini. Menurut aktor dan produser yang popularitasnya mengorbit lewat film “The Police” tahun 2009 besutan Sutradara asal Hongkong – Aliung Wong yang biasa menggarap film Stephen Chow dan Andi Lou, dirinya menggemari nyanyi sejak remaja. Namun, lantaran kesempatan dan kesibukan melakoni profesi konsultan spiritual datang lebih dulu, bakat dan potensi bermusik hanya sekedar hobi. “Tapi, dorongan untuk nge-band dan melansir singgel dan album rekaman kembali menggebu belakangan. Kebetulan, teriakan

21

CHRISTY JUSUNG ekspresi kesedihan, stress hingga depresi yang dapat saya luapkan dan dapat ditangkap dengan baik oleh Hits Maker - Charly setia band. Hingga menjadi lirik lagu cukup mengharu-biru bertajuk Tak Terbayangkan,” tandas Ki Kusumo – produser film Drakula Cinta yang siap tayang 23 Januari 2004 nanti. Tentang kesan geliat nge-bandnya sekedar pelarian Ki Kusumo menjamin, hal itu tak bakal terjadi. “Kendati niatan awalnya ingin melepas kesedihan dan stress dengan bermusik, namun seiring rampung dan dilansir singgel andalan plus s e m a n g a t m e n g g e b u p e m u s i k profesional pendukung untuk terus mengibarkan panji Soulnesia band – saya jamin kami serius dalam bermusik. Apalagi sesuai makna Soulnesia – semua personel band sama-sama cinta merah putih dan berjiwa merah putih - jadi wajib terus mengibarkan karyakarya musik terbaik berikutnya yang akan dikemas dalam album rekaman fisik secara penuh,” jaminnya menutup pembicaraan. (h/atv/*)

Gugat Cerai Suami AWAL tahun 2014 dikejutkan dengan kabar perceraian yang menimpa rumah tangga artis Christy Jusung. Christy kabarnya telah menggugat cerai suaminya, Jay Alatas, beberapa waktu yang lalu. Saat dikonfirmasi, Christy Jusung tampak menghindar. Namun Christy tak bisa membantah kebenaran kabar keretakan rumah tangganya. “Kabar dari mana itu? Ya saya minta doanya saja,” ungkap Christy saat ditanya mengenai gugatan cerai yang dilayangkannya terhadap sang suami. Christy tampaknya tak mau ambil pusing dengan pemberitaan yang beredar akhir-akhir ini tentang kisruh rumah tangganya. Christy tak membantah dan tidak membenarkan kabar tersebut. Christy hanya ingin agar waktu saja yang menjawab kabar tak sedap tentang rumah tangganya dengan Jay Alatas. “Bener apa enggaknya biar lihat saja waktu yang berbicara,” jelasnya. Kabar ketidakharmonisan rumah tangga Christy Jusung dan Jay Alatas memang bukanlah kabar baru. Sebelumnya juga sempat beredar kabar bahwa Christy akan bercerai dengan Jay, namun waktu itu Christy buru-buru mengatakan kepada awak media bahwa rumah tangganya baik-baik saja. Tapi kali ini tampaknya lain. Christy tampaknya sudah memiliki tekad yang bulat untuk menggugat cerai sang suami. Lagi-lagi permasalahan prinsip yang menjadi penyebabnya. (h/prc)

>> Editor : Devi Diany

>> Penata Halaman : Rahmi


22

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

RAPAT PARIPURNA DI GEDUNG BARU DPRD SEMARAK

Puncak Peringatan HUT Dharmasraya ke 10 Dijubeli Masyarakat L

UAR biasa peringatan hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-10 atau satu dasawarsa ini. Masyarakat yang hadir berjubel. Selain antusias dengan acara puncak hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-10, mereka juga ingin tahu bagaimana betul kemewahan gedung yang baru itu. Bukan hanya masyarakat, tokoh-tokoh masyarakat juga antusias untuk hadir, termasuk wakil rakyat dari pusat dan provinsi Sumbar tampak hadir, seperti anggota DPR RI DR.Yurmiati Cun, anggota DPD RI Hj.Emma Yohana, Hj.Elviana, Bupati Tanah Datar Sadiq Pasadique, begitu pula dengan bupati wilayah tetangga seperti Bupati Kuansing, Bupati Tebo dan lainya. Rapat Paripurna Istimewa dipimpin langsung oleh Ketua DPRD H.Rudy Hartono, Wakil Ketua rahmanizar , Wakil Ketua Budy Sanjaya yang didampingi Wagub Muslim Kasim, Bupati H.Adi Gunawan, Wabup H.Syafruddin R serta anggota DPRD Dharmasraya. Dua momentum penting tergores pada tanggal 7 Januari 2014 ini, yang pertama peringatan hari jadi ke 10 di gedung DPRD yang megah dan indah ini merupakan awal dan akhir bagi anggota DPRD periode 20092014 untuk momentum hari jadi kabupaten, kemudian gedung itu juga diresmikan langsung oleh Wagub Muslim Kasim yang dihadiri oleh masyarakat Dharmasraya mulai dari IX Koto sampai Asam Jujuhan. Di gedung yang dibangun dengan menelan dana Rp 45 milyar di atas tanah seluas 5 hektar itu, masyarakat sangat merasakan nyamannya dalam gedung itu, begitu pula wakil-wakil rakyat duduk berjejer dalam ruangan yang

cukup representatif. Wagub Muslim Kasim menyampaikan rasa kagumnya kepada pemerintah Kabupaten Dharmasraya yang sangat mesra dengan wakil rakyat, karena ia melihat bukti yaitu gedung yang berdiri megah di atas bukit, karena tanpa langgengnya kedua lembaga penyelenggara pemerintahan itu, mustahil akan ada gedung DPRD yang baru tersebut. Ia minta, kemewahan gedung itu akan mempertajam control terhadap pemerintah dan bukan sebaliknya yaitu tertidur karena kedinginan oleh AC yang ada dalam gedung. Pelaksanaan pemerintah daerah dalam beberapa tahun terakhir memperlihatkan dinamika yang menuntut kemandirian dari seluruh pemerintah daerah untuk mengoptimalkan penggunaan potensi sumber daya yang dimiliki untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu kata mantan Bupati Padang Pariaman ini, kecerdasan kepala daerah bersama DPRD dalam merumuskan kebijakan yang tepat dalam mengenali sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya daerah tersebut, menjadi poin strategis yang sangat menentukan kemajuan dan kemandirian daerah. Selain itu rasa salut Wagub

terhadap pemerintah Dharmasraya dan masyarakatnya, meski seumur jagung, tetapi sudah sukses melaksnakan iveniven tingkat provinsi, bahkan pada penghujung tahun ini juga akan digelar iven dua tahunan yaitu pekan olahraga provinsi. Hal itu sangat berdampak kepada pembangunan Kabupaten Dharmasraya, secara makro juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat. Ketua DPRD H.Rudy Hartono berharap, dengan berdirinya gedung megah ini semakin meningkatkan peran lembaga DPRD sebagai unsure penyelenggara pemerintahan daerah dalam menjalankan tupoksinya, menampung suara dan aspirasi masyarakat Kabupaten Dharmasraya untuk menciptakan Kabupaten Dharmasraya yang maju dan berkembang sesuai dengan RPJPD Kabupaten Dharmasraya nantinya, yang mana berdampak kepada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Dharmasraya. Dengan sudah diresmikannya gedung yang baru ini, kegiatan rapat paripurna merupakan tonggak awal dalam pelaksanaan rapat-rapat dewan dimasa yang akan dating. Filosopi penting sebuah peringatan hari jadi adalah untuk pemaknaan untuk mengenang masa lalu, namun yang terpenting adalah kemampunnya untuk mengaktualisasikan diri dari waktu kewaktu. Ia menegaskan bahwa pada adasarnya peringatan hari jadi merupakan momentum introspeksi diri dan juga eva-

luasi atas segala hal yang telah dilaksnakn oleh semua unsur dan lembaga pemerintahan serat semua lapisan masyarakat sebagai pilar tegaknya prinsip good local governance. Ia juga menyamapaikan bahwa dalam penyelenggaraan pemerinatahn misalnya sudah sampai dimana nilai manfaat pembangunan yang sudah dilakukan untuk kepentingan umum dan apakah kualitas pelayanan public sudah sesuai dengan yang diharapkan. Semenjak dimulainya pemerintahan Kabupaten Dharmasraya pada tanggal 7 Januari 2004 sampai sekarang sudah di pimpin 4 kepala daerah, mulai dari Ahmad Munawar (alm) sampai Adi Gunawan dan Syafruddin R, Kabupaten Dharmasraya sudah menggeliat dan menjelma sebagai kabupaten yang dapat disejajarkan dengan daerah lain yang ada di Sumatera Barat. Hal itu bukan omong kosong semata, hal itu sudah dapat dilihat dan dirasakan oleh masyarakat banyak baik secara fisik maupun non fisik sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah. Dan yang paling penting katanya, adalah penyelenggaran pemerintah yang bersih dan transparan, hal ini sangat mempengaruhi kualitas pemerintahan itu sendiri. Dalam momentum ini, ia sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Dharmasraya beserta anggota, mengucapkan Dirgahayu Kabupaten Dharmasraya ke 10, semoga selalu diberkati oleh Tuhan Yang maha Esa. (*)

WAGUB Muslim Kasim didampingi Ketua DPRD H.Rudy Hartono, Wakil Ketua Rahmanizar dan Wakil Ketua Budy Sanjaya, menanda tangani prasasti peresmian pemakaian Gedung DPRD Kabupaten Dharmasraya

WAGUB Muslim Kasim didampingi Bupati H.Adi Gunawan dan Ketua DPRD H.Rudy Hartono,menggunting pita pertanda diresmikannya pemakaian Gedung DPRD Kabupaten Dharmasraya

WAGUB Muslim Kasim beserta tamu undangan disambut dengan tari gelombang di Gedung DPRD Kabupaten Dharmasraya

GEDUNG DPRD Dharmasraya yang baru di Tabiang Tinggi Kecamatan Pulau Punjung, sudah diresmikan pemakaiannya oleh Wagub Mulsim Kasim

MUSPIDA Kabupaten Dharmasraya turut hadir dalam acara Rapat Paripurna Istimewa DPRD Dharmasraya dalam rangka hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-10 TAMPAK suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Dharmasraya dalam rangka hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-10, yang dijepret dari lantai II Gedung DPRD Dharmasraya.

WAGUB Muslim Kasim didampingi Bupati H.Adi Gunawan dan Wabup H.Syafruddin R, Ketua DPRD H.Rudy Hartono, Wakil Ketua Rahmanizar dan Wakil Ketua Budy Sanjaya, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Dharmasraya dalam rangka hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-10

TAMU undangan dalam acara peresmian Gedung DPRD Dharmasraya dan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Dharmasraya dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Dharmasraya ke-10

ANGGOTA DPRD yang hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Dharmasraya dalam rangka hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-10

WAGUB Muslim Kasim dan tokoh masyarakat H.Zubir Sutan bagindo seusai Rapat Paripurna Istimewa DPRD Dharmasraya dalam rangka hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-10 >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

23

Warga Masih Bingung dengan Program BPJS SIJUNJUNG,HALUAN — Sejak hari pertama Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diluncurkan per tanggal 1 Januari 2014, pemerintahan Nagari di Kabupaten Sijunjung seperti Pemerintahan Nagari Padang Sibusuk mendapat banyak telepon dan pertanyaan yang antusias dari masyarakat tentang Program Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Bahkan sejumlah warga Nagari Padang Sibusuk mengaku masih bingung mengenai Badan Penyelengaara Jaminan Sosial (BPJS).

Dana Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin PADANG, HALUAN — Biro Hukum Pemprov Sumbar menganggarkan Rp6 juta rupiah untuk masyarakat miskin yang membutuhkan dana bantuan hukum. Pendistribusian dana dilakukan melalui beberapa lembaga bantuan hukum di Sumatera Barat. Yulitar, Kepala Biro Hukum Sekretariat Provinsi Sumbar, ketika dihubungi pada Selasa (7/1), menjelaskan bahwa dana bantuan hukum bagi masyarakat miskin sudah digagas sejak tahun 2007. “Untuk jumlah anggaran sendiri, Biro Hukum menyediakan dana untuk 10 orang warga. Pemberian dana ini dilakukan dengan kerja sama antara Biro tersebut dengan beberapa lembaga hukum di Sumatera Barat,” sebutnya. Diantara lembaga yang menerima dana dari Biro Hukum Pemprov Sumbar untuk masyarakat miskin adalah Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PAHAM), Biro Bantuan Hukum (BBH), Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Wira Ksatria, dan Persatuan Advokat Indonesia. Dana ini dapat diajukan masyarakat dengan mendatangi lembagalembaga di atas dengan menyertakan surat keterangan miskin. Untuk ke depannya, Biro Hukum Sekretariat Provinsi Sumbar berharap pemerintah kota dan kabupaten ikut memberikan bantuan dana untuk membantu penyelesaian perkara yang dihadapi masyarakat miskin. (h/mg-rus)

39 Titik Longsor Terjadi Usai Hujan SOLOK, HALUAN — Curah hujan yang tinggi dalam seminggu belakangan di Kabupaten Solok, mengakibatkan banjir dan longsor di 39 titik di Kec. X Koto Diatas. Titik longsor terparah terjadi di jorong Basung nagari Sulit Air. Jalan terban sepanjang 12 meter yang terjadi pada Minggu malam (05/ 01) lalu, mengakibatkan sekitar 217 KK (kepala keluarga) terisolasi karena jalan tersebut tidak bisa dilalui kendaraan. Menurut ketua Lembaga Pemberdyaan Masyarakat Nagari (LPMN) Sulit Air, Erwin Saman Dt Gampo, untuk nagari Sulit Air dengan kondisi daerahnya yang berada di daerah perbukitan ada sebanyak 9 titik longsor yang terjadi. “Yang terparah ada di jorong Basung, selain memutus akses jalan, longsoran jalan yang terban itu juga menimpa sawah penduduk,” ujarnya. Selain itu tambahnya, longsor juga menimpa 5 rumah penduduk dan satu unit sekolah yaitu SDN 31 yang terletak di Jorong Linawan Sulit Air yang beresiko tinggi terhadap keselamatan penduduk yang terkena material longsor. “Kita harap Pemerintah daerah segera turun tangan untuk membantu dengan alat berat, karena tidak bisa dikerjakan dengan swadaya,“ ujarnya sembari menjelaskan longsor yang terjadi di Jorong Linawan mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan Nagari Sulit Air dengan Nagari Pasilihan juga terputus. Sementara itu di Nagari Tanjung Balik selain terjadi longsor yang menimpa badan jalan, banjir juga menimpa rumah penduduk dan lahan sawah masyarakat. Setentang itu, Bupati Solok Drs H. Syamsu Rahim menghimbau agar masyarakat yang bermukim di lereng bukit dan di pinggir sungai untuk waspada bencana yang datang tiba-tiba. Dari data yang dihimpun di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok untuk Kecamatan X Koto Diatas, titik longsor terjadi jalan yang menghubungkan beberapa nagari di Daerah itu yaitu AripanPaninjauan 1 titik, Paninjauan– Tanjung Balik 4 titik, Kuncir-Air Batumbuk 15 titik, Air Batumbuk– Katialo 8 titik, Tanjung Balik–Sulit Air 10 titik, dan jalan Sulit Air-Nagari Pasilihan 1 titik. (h/cw-ndi)

GORO — Walikota Sawahluto, Ali Yusuf di dampingi Wakil Walikota Sawahlunto Ismet ikut serta dalam gotong royong membuka akses jalan di kawasan Lumindai. FADILLA JUSMAN

GORO TANAH LONGSOR

Guguk Bungo Lumindai Mulai Diakses Sepeda Motor tor,” ujar Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, Selasa (7/1). Berhasilnya pelaksanaan gotong royong, tidak terlepas dari komunikasi dan koordinasi yang dilakukan kepala daerah ‘Kota Arang’, bersama seluruh komponen, baik kepolisian dan TNI. Ali Yusuf menyebutkan, semangat gotong royong yang mulai memudar, harus terus ditumbuhkan. Sebab, gotong royong merupakan modal utama dalam hidup bersama dan hidup sosial. “Pemerintah menghimbau, agar setiap pemerintahan terdepan desa dan kelurahan untuk mengibarkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” terang Ali Yusuf. Hingga kemarin, pelaksanaan gotong royong baru bisa menghasilkan akses untuk kendaraan sepeda motor. Sebab, sebagian ruas jalan Lumindai menuju Guguk Bungo masih terputus akibat hancurnya gorong-gorong jalan. Ruas jalan yang hingga kini masih belum bisa ditempuh, yakni ruas Guguk Bungo menuju Paninjauan Kabupaten Solok. Ruas tersebut putus total. Untuk melakukan pembukaan jalan, dibutuhkan penggunaan alat berat.

SAWAHLUNTO, HALUAN — Ruas jalan Pasar Lumindai Guguk Bungo Sawahlunto akhirnya bisa dilintasi, setelah hampir seribu warga bersama pemerintah dan aparat menggelar gotong royong cepat tanggap, Selasa (7/1) pagi. Meski hanya mengandalkan alat tradisional berupa cangkul, sekop dan karung, namun tidak membuat semangat peserta gotong royong menjadi kendur. Setidaknya dalam kurun waktu empat jam, longsoran dapat disingkirkan. Pelaksanaan gotong royong diikuti warga Desa Lumindai, Satuan Kerja Perangkat Daerah Sawahlunto, Polresta Sawahlunto dan Dandim Sawahlunto Sijunjung Dharmasraya, Satpol PP, serta Linmas, dan Tagana. Pemerintah Sawahlunto memang tidak sekedar memberikan himbauan kepada masyarakat. Hal itu ditunjukan dengan terjunnya Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf yang didampingi Wakil Walikota, Ismed secara langsung memimpin pelaksanaan gotong royong tersebut. “Alhamdulillah, pelaksanaan goro hari ini, membuat ruas Lumindai menuju Guguk Bungo sudah dapat diakses dengan menggunakan kendaraan bermo-

Tanah longsor di kawasan Guguk Bungo, ternyata menerjang sekitar 10 hektar sawah, merusak gorong-gorong jalan, membuat 5 rumah rusak berat, serta melumpuhkan aktifitas sekolah di SDN 06 Lumindai. Sudah dua hari, siswa SDN 06 Lumindai yang berjumlah 49 siswa tidak bisa bersekolah. Betapa tidak, untuk mencapai sekolah, lumpur tanah menghadang setinggi pinggang pria dewasa. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sawahlunto, Marwan mengatakan, pihaknya belum melihat kondisi sekolah. “Besok kami akan datang ke sekolah secara langsung,” ujar Marwan yang mengaku berada di Kota Padang. Kepala Badan Kesbangpol dan Penanggulangan Bencana Daerah Sawahlunto, Deswanda mengatakan, saat ini dua unit alat berat masih beraktifitas dalam memindahkan tanah longsor. “Masih ada beberapa titik longsor yang harus dipindahkan. Sehingga, masyarakat dapat kembali mengakses jalan dengan baik. Tentunya, akses jalan itu guna melancarkan kembali arus ekonomi masyarakat setempat,” tambah Deswanda. (h/dil)

Pemprov Alokasikan Dana TdS 2014 Rp 3 Miliar PADANG, HALUAN — Untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan Tour de Singkarak (TdS) 2014, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumbar, telah melakukan persiapan sejak dini. Kepala Disbudpar Sumbar Burhasman Boer mengatakan, persiapan tersebut, telah dimulai sejak awal Januari 2014 lalu. Sehingga, menjelang penyelenggaraan, semua persiapan baik fisik, maupun lainnya sudah matang. “Meskipun penyelenggaraan TdS masih menyisakan liam bulan lagi, yakni pada bulan Juni 2014. Namun, sejak awal Januari lalu, kami telah melakukan koordinasi dengan unsur-unsur terkait, seperti PU, Dishub dan kepolisian,” ujarnya.

Lanjutnya lagi, pada perhelatan TdS 2014 nanti, pembalap akan melakoni balapan di 18 Kabupaten/Kota, kecuali Kabupaten Kepulauan Mentawai. “Pada TdS tahun 2013 nanti, Kabupaten Pasaman Barat akan ikut ambil bagian. Dengan demikian, genap sudah seluruh kabupaten Kota di Sumbar ikut dalam perhelatan balap sepeda Internasional itu, kecuali Mentawai,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Rizanto Al Gamar mengatakan, pada TdS 2014 nanti, Pemprov Sumbar kembali menganggarkan dana penunjang. Dana penunjang tersebut, lebih besar dari dana yang dialokasikan di tahun 2013 lalu.

“Pada tahun 2013 lalu, kami menyetujui dana penunjang TdS sebesar Rp2,7 miliar. Namun, pada tahun ini, pihak Disbudpar mengajukan dana sebesar Rp3 miliar. Artinya, ada penambahan sekitar Rp300 juta,” imbuhnya. Dikatakan, penambahan dana tersebut, disebabkan oleh adanya penambahan armada peliputan TdS, yakni penyediaan helicopter. Karena, pada perhelatan TdS nanti, semua iven akan dipantau, dan diliput melalui udara. “Tahun lalu, kita hanya menyewa helicopter sebesar Rp500 juta. Artinya, dengan nominal itu, maka tidak semua iven bisa dipantau melalui udara. Namun, pada tahun ini, kita ingin semua iven dipanta dan diliput memalui udara,” paparnya. (h/wis)

Nurmaeni (55) salah seorang warga Padang Sibusuk mengatakan bahwa dirinya masih bingung tentang program BPJS yang diluncurkan oleh pemerintah belum lama ini, “BPJS itu Jamkesmas atau bukan, terus bagaimana cara menggunakannya dan apakah harus daftar dulu atau bagaimana,” ucapnya. Wali Nagari Padang Sibusuk Edrifen mengatakan, bahwa semenjak diluncurkan Program BPJS tersebut oleh pemerintah, mengakui memang warganya masih ada yang bingung dan belum mengetahui tentang program BPJS tersebut tetapi minat masyarakat untuk mengikuti program BPJS tersebut sangat tinggi. Ini terlihat dari pendataan yang masuk ke kantor pemerintahan Nagari Padang Sibusuk yang dilakukan oleh Kepala Jorong yang berada di bawah naungannya turun ke lapangan yang melakukan pendataan dan sosialisasi tentang program BPJS terhadap warganya. “Hampir setiap hari masyarakat datang ke kantor wali Nagari datang dengan pertanyaan bervariasi dan alhamdulilah terlayani dengan baik. Pertanyaan yang paling banyak dilontarkan oleh masyarakat adalah soal bagaimana untuk menjadi anggota JKN dan lokasi pendaftarannya dan data yang sudah masuk ke pemerintahan Nagari padang sibusuk untuk permohonan anggota BPJS sementara ini

berkisar 1500 warga dan,” ujar Edrifen. Kepala Dinas Kesehatan Sijunjung Edwin Suprayogi yang dikonfirmasi melalui Handphonenya mengatakan bahwa Sebagai leading sector program tersebut , memang minat warga Kabupaten Sijunjung untuk program BPJS ini sangatlah tinggi, ini terlihat dari data dan laporan yang masuk ke kantor BPJS di depan Puskesmas gambok Muaro Sijunjung. “JKN kini menjadi bagian dari sistem jaminan sosial nasional (SJSN) dan untuk tahap pertama, sudah dipastikan menjadi peserta JKN adalah masyarakat tidak mampu yang masuk dalam penerima bantuan iuran (PBI), anggota TNI/Polri dan pensiunannya, pegawai negeri sipil (PNS) dan pensiunannya, peserta jaminan pemeliharaan kesehatan (JPK) Jamsostek. Untuk tahap selanjutnya, seluruh penduduk yang belum masuk sebagai peserta JKN agar mendaftar ke BPJS Kesehatan dengan membayar iuran yang dapat dipilih sesuai dengan kemampuan masing-masing,” papar Edwin. Selanjutnya , tambah Edwin selama enam bulan pelaksanaan nanti akan dievaluasi, memang pihaknya mengakui pelaksanaan program tersebut belum sepenuhnya efektif dan tidak mungkin bisa langsung, tapi harus pelanpelan tidak bisa sekaligus. (h/ cw-ogi)

SOROT KINERJA SKPD

Bupati Isyaratkan Mutasi Besar-besaran AROSUKA, HALUAN — Rendahnya kinerja SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dilingkungan Pemda Kabupaten Solok sebagai hasil dari monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan terhadap seluruh SKPD sepanjang tahun 2013, mengakibatkan angin mutasi mulai berembus di Arosuka. Tak tanggung-tanggung, Bupati Solok Drs. H. Syamsu Rahim mengisyaratkan dalam waktu dekat bakal terjadi perombakan jabatan secara besarbesaran dilingkungan Pemerintah Daerah setempat. “Mutasi, promosi, rotasi atau degradasi merupakan kebutuhan organisasi. Karena itu, jangan pernah meminta jabatan. Serahkan saja kepada kami, siapa akan menduduki apa,” ujar Bupati Solok ketika memimpin Apel Gabungan lintas instansi, termasuk para Camat seKabupaten Solok di Arosuka, Senin (6/1). Mutasi itu sendiri, menurutnya, karena pada tahun 2014 merupakan titik akhir dari pelaksanaan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) sampai tahun 2015. Dari pemikiran itu, maka tahun awal tahun 2014 menjadi momentum penting untuk pencapaian akhir dari RPJMD itu sendiri. “Karena itu saya mengucapkan terimakasih atas pekerjaan yang dilakukan sepanjang tahun 2013 dengan apa adanya,” sindir Bupati Solok. “Saya justru tidak membutuhkan laporan negatif yang cenderung berbau fitnah seperti

itu. Kerjakan saja apa yang menjadi tanggung jawab kita masing-masing. Jangan ada yang menggunting dalam lipatan.” Paparnya seraya mengungkapkan prilaku pegawai atau pejabat yang masih banyak ingin menjungkalkan seseorang. Banyak hal yang disorot dari prilaku negatif pegawai yang suka menjelek-jelekkan seseorang. Syamsu Rahim bahkan menyorot pejabat pemegang eselon III dan IV yang tidak tahu dengan Tupoksinya. “ Lain yang diperintah, lain pula yang dikerjakan,” tegasnya. Disisi lain, Bupati Solok menyingung masalah pemasukan PAD yang masih rendah. Angka tersebut berbanding lurus dengan realisasi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang masih rendah. Hal itu terjadi lebih sebagai dampak dari peralihan jabatan Wali Nagari. ”Banyak nagari di kabupaten Solok yang melakukan pemilihan wali Nagari, hal ini berakibat pada penurunan pungutan PBB,” ujarnya. Karena akan diganti, wali Nagari yang lama merasa tidak menjadi tanggung jawabnya untuk menarik PBB. Karena itu, Camat dalam hal ini harus melakukan evaluasi. Mendesak wali Nagari dan perangkatnya agar berpartisipasi menarik PBB. “Camat tidak serta merta berlepas tangan dalam hal penarikan PBB ini, tetapi berupaya bagaimana pemerintah nagari harus lebih aktif melakukan pemungutan,” tegasnya sembari mengingatkan PNS dijajaran Pemkab. Solok. (h/cw-ndi)

Diskoperindag Segera Rehab Pasar Inpres SIJUNJUNG, HALUAN — Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Sijunjung sudah menyiapkan anggaran untuk rehabilitasi Pasar Inpres Muaro Sijunjung. Tahap awal, pihaknya menyiapkan dana sebesar Rp1,6 milyar. ”Anggaran rehabilitasi Pasar Inpres sudah masuk dalam APBD tahun 2014 sebesar Rp1,6 milyar,” kata Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Sijunjung, Febrizal Ansori di Muaro Sijunjung, Selasa kemarin. Febrizal Ansori mengatakan, rehabilitasi Pasar Inpres Muaro sangat mendesak. Sebab, bangunan atau kios-kios yang ada sudah tidak layak lagi. Bahkan, bangunan pasar yang dibangun semasa Bupati Noer

B Pamuncak, kondisinya sudah lapuk. Pasar Inpres tersebut, sambungnya akan direhab total. Rabu pekan mendatang, pihaknya akan mengundang konsultan untuk memaparkan desain Pasar Inpres Muaro. Setelah desain dan gambar jadi, maka pihaknya akan mengumumkan proses tender pembangunan pasar di LPSE. Diperkirakan, April atau Mei pembangunan Pasar Inpres sudah bisa dimulai. “Kalau desain atau gambar sudah jadi, langkah selanjutnya proses tender. Diperkirakan, April atau Mei pembangunan sudah bisa dimulai,” ucapnya.

Rehab total Pasar Inpres Muaro, menurutnya, tidak akan menganggu aktifitas pedagang. Sebab, rehabilitasi Pasar Inpres akan diawali dengan pemasangan tiang.Dan pemasangan tiang-tiang itu jauh dari tempat berjualan pedagang. “Pemasangan tiang-tiang, tidak akan menganggu aktifitas pedagang,” jelasnya. Ia mengatakan, saat ini Kabupaten Sijunjung memiliki 52 pasar. Ke-52 pasar itu, terdiri dari pasar daerah, pasar serikat dan nagari. Bahkan, katanya, tahun ini juga dilakukan rehabilitasi. Diantaranya, pasar Silongo di Kecamatan Lubuk Tarok, pematangan lahan pasar

BUPATI Sijunjung, Yuswir Arifin dan Wakil Bupati Muchlis Anwar serta Sekdakab AT Rohendi dan kepala SKPD mencicipi kuliner yang dijual pedagang di pasar Inpres Muaro. AZNELDI

Kunangan Parik Rantang di Kecamatan Kamang Baru, dan pembangunan Pasar Tanjung

Labuah di Kecamatan Sumpur Kudus. “Tahun ini, kita juga merehabilitasi beberapa pasar

yang tersebar di sejumlah kecamatan di kabupaten ini,” pungkasnya. (h/azn)

>> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Habli


24

RABU, 8 JANUARI 2014 6 RABI’UL AWAL 1435 H

RESAH DENGAN JALAN RUSAK DAN BERLUBANG

Warga Tanam Pisang di Tengah Jalinsum SIJUNJUNG,HALUAN — Jalan buruk dan berlubang yang berada di kawasan jorong Dusun Tuo tepatnya di depan Bank BRI Muaro Bodi, Kecamatan IV Nagari yang siap mengancam keselamatan para pengguna jalan, terutama bagi warga yang tidak tahu kondisi jalan tersebut.

BPBD Pessel Terima Bantuan Operasional PAINAN, HALUAN — Bupati Pessel H Nasrul Abit menyerahkan bantuan kendaraan operasional tanggap darurat yang merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel. Kegiatan tersebut berlangsung dalam kegiatan apel pagi di halaman kantor bupati Pessel, Senin (6/1). Bantuan dari BNPB pusat tersebut berupa 4 mobil Ambulace, 2 unit mobil pick up, 1 unit mobil minibus ini di terima langsung oleh kepala BPBD Pessel, Doni Gusrijal untuk mendukung pelayanan terhadap para korban bencana alam yang mungkin terjadi di daerah ini. Bupati Pessel Nasrul Abit berharap agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan di lapangan dalam upaya membantu masyarakat korban bencana alam, kemudian yang lebih utama agar kendaraan ini juga perlu mendapatkan perawatan yang baik agar keberadaanya betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat. (h/mjn)

Empat CPNS yang Mundur Sudah Ada Pengganti PADANG, HALUAN—Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Barat telah mengumumkan empat orang peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebagai pengganti peserta yang mengundurkan diri. Empat orang ini dinyatakan berhak sebagai pengganti setelah melihat nomor urut rangking nilai passing grade Tes Kompetensi Dasar (TKD) pada masing-masing jabatan. Dikatakan Kepala Bidang Formasi dan Informasi, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sumatera Barat, Syafnirwan, empat orang ini diminta untuk menyerahkan berkas sejak 6-10 Januari ke BKD Sumbar tanpa diwakilkan. “Bagi peserta cadangan PNS yang dipanggil tidak memenuhi persyaratan dokumen pada waktu yang ditentukan, dianggap mengundurkan diri dan dilanjutkan oleh peserta CPNS cadangan berikutnya,” terang Syafnirwan, Selasa (7/1). Berdasarkan Pengumuman Gubernur Sumatera Barat Nomor 800/ 010/BKD-2014 tertanggal 4 Januari, empat peserta CPNS ini akan menempati posisi Guru Mekanisme Pertanian T dan Perkebunan THP atas nama Vivi Veronica, dokter untuk RSJ HB Sanin atas nama Rahmat Haris Pribadi, satu orang dokter di RSAM Bukittinggi atas nama Andhika Rulyanti Sido, dan penguji mutu barang untuk UPTD BPMB Dinas Perindag atas nama Febrina Wati. Empat orang ini berada dalam urutan teratas dalam pengumuman kelulusan. (h/eni)

Bupati Bantah Suruh Sekda Mundur DHARMASRAYA, HALUAN — Mundur atau dimundurkannya Sekdakab H.Benny Mukhtar dan Sekretaris DPPKD Yefrinaldi, oleh Bupati Dharmasraya H.Adi Gunawan,terjawab sudah dengan kehadiran kedua orang tersebut dalam acara peresmian Gedung DPRD Dharmasraya dan rapat paripurna DPRD Dharmasraya dalam rangka hari jadi Kabupaten Dharmasraya ke-10, Selasa (7/1) di Tabiang Tinggi. Pasalnya orang tertinggi di jajaran PNS tersebut menyatakan tidak hadir dan sudah mundur dari jabatannya karena disuruh mundur oleh bupati, kecuali bupati mengklarifikasi kembali ucapan yang sudah terlontar tersebut. “Saya tidak akan hadir dalam acara hari jadi kabupaten, karena saya sudah disuruh mundur, kecuali bupati mengklarifikasinya, meskipun lewat telpon,” ucap Benny Mukhtar, ketika dikonfirmasi. Sekdakab H.benny Mukhtar yang ditanya wartawan di gedung dewan menegaskan, bahwa ia memang sudah ditelpon bupati, artinya apa yang disampaikan bupati itu benar bahwa ia kata-katanya yang sudah terlontar itu bukan terhadapnya, begitu pula kedua pucuk pimpinan di rumah bagonjong itu sudah berjabatan tangan. Bupati Dharmasraya H.Adi Gunawan ketika ditanya wartawan Senin lalu, mengatakan bahwa ia tidak pernah menyuruh sekda dan sekdis DPPKD mundur, yang ia suruh adalah pejabatnya yang bekerja tidak becus yaitu Kabag Kesra. Dalam acara puncak HUT Dharmasraya tersebut tidak terlihat mantan Kabag Kesra Defril Erispan tersebut, jadi memang benar bahwa ia sudah mundur dari jabatannya sesuai permintaan bupati. (h/mdi)

BERLUBANG – Sebuah mobil terlihat melintas diJalan Lintas yang rusak dan berlubang di Kecamatan IV Nagari, yang ditanami pohon pisang oleh warga karena mengancam keselamatan pengguna jalan. OGI

STOK ELPIJI CUKUP

Dinas ESDM Sumbar Belum Pantau Harga di Lapangan PADANG, HALUAN – Pemerintah akhirnya menetapkan kenaikan harga Elpiji sebesar Rp1.000/kg Senin (6/1) mulai pukul 24.00 WIB. Sebelumnya, Pertamina telah menaikkan harga sebesar Rp4.000/kg yang menimbulkan kecaman dari masyarakat. Saat ini, fluktuasi harga Elpiji akibat kenaikan sebelum dan sesudah penetapan harga dari pemerintah

harus terus diawasi oleh Dinas ESDM tiap provinsi. Di Padang sendiri, Elpiji dijual dengan harga beragam. Bagi penjual yang mengetahui informasi kenaikan harga Elpiji dari Pertamina, mereka telah menaikkan harga hingga Rp140.000 per tabung, yang sebelumnya dijual Rp95.000. Sedangkan bagi penjual yang kurang mendapatkan informasi kenaikan, mereka masih menjualnya dengan

harga biasa. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Marzuki Mahdi, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sumatera Barat, Selasa (7/1). Mengenai pengawasan harga di Sumbar, Marzuki menuturkan, saat ini kita belum turun ke lapangan memantau harga Elpiji di pasaran. Nanti, kita akan konsolidasi dulu dengan Pertamina terkait harga. Namun, nanti kita pasti akan

melihat perbedaan harga karena biaya distribusi yang berbeda ke tiap wilayah. Untuk sanksi pada penjual yang tidak mengikuti penetapan harga dari pemerintah, Marzuki masih belum menerima surat edaran dari Kementerian ESDM. Saat ini yang dia tekankan adalah ketersediaan Elpiji di Sumbar mencukupi, tidak ada gejolak karena penimbunan tabung gas. (h/mg-rus)

Pencapaian PAD Kabupaten Pasaman Lampaui Target LB SIKAPING, HALUAN — Pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasaman tahun 2013, berhasil melampaui target yang signifikan. Dari Rp35.321.035.322 target PAD yang dipatok hingga 31 Desember 2013, ternyata terealisasi sebesar Rp44.959.901.590 atau mengalami peningkatan 127,27 persen. “Lampauan target PAD itu tidak lepas dari kerja keras dan sinergi semua pihak tarkait,” ujar Bupati Pasaman H Benny Utama, SH.MM pada rapat evaluasi lengkap SKPD Pasaman di Gedung Syamsiar Thaib Lubuk sikaping, Senin (6/1). Penataan system keuangan yang semakin baik,

pola intensifikasi dan pengelolaan manajemen kas secara ‘cerdas’ telah membuat Pemkab Pasaman berhasil memenuhi bahkan melampaui capaian target PADnya dari tahun ke tahun. “Kita berupaya meninggalkan cara-cara konvensional untuk meningkatkan PAD, atau dengan kata lain menambah beban rakyat dengan menaikkan pajak,” sebut Bupati Benny Utama dihadapan seluruh kepala SKPD, Camat dan Walinagari se-Pasaman dalam rapat evaluasi perdana diawal 2014 tersebut. Kenaikan PAD Pasaman di bawah kepemimpinan Bupati Benny Utama memang meningkat tajam. Di tahun 2010, diawal

jabatan Benny Utama, target PAD Pasaman baru sebesar Rp.18 milyar. Bahkan dari tahun 2006 sampai 2009, kendati target lebih kecil, namun Pemkab Pasaman tidak kunjung berhasil memenuhi capaian target PAD-nya. “Sesuai tuntutan otonomi, kepada daerah diupayakan untuk bisa melakukan pembiayaan daerahnya, salah satunya dengan PAD. Nah, guna menghindari penambahan beban rakyat di sektor Pajak, maka kita melakukan penataan system keuangan secara lebih baik. Alhamdulilah, PAD Pasaman terus mengalami kenaikan,” ujar Benny Utama. Dalam kesempatan

tersebut, Bupati Benny Utama menyampaikan terimakasih dan penghargaanya kepada jajaran pemerintahanya, karena telah menunaikan tugasnya dengan baik. “Harus disadari, pendapatan daerah dari sektor PAD, akan mendukung peningkatan program dan kegiatan pembangunan didaerah,” ucapnya. “Kita yakin, bila pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah dan lain-lain PAD yang sah lebih ditingkatkan lagi pengelolaannya bukan tidak mungkin PAD Pasaman akan terus mengalami peningkatan,” jelas Benny. (h/wel)

TEKAN TINDAK KEJAHATAN 2014

Efektifkan Program yang Ada PADANG, HALUAN — Tingkat kejahatan jalanan di Kota Padang semakin hari kian meningkat. Hal tersebut tercatat ketika Polda Sumbar melakukan pres realase akhir bulan lalu. Maka dari itu, Kapolresta Padang Kombes Pol. Wisnu Andayana terus mengaktifkan program yang telah ada. Dari sekian 19 Polres yang ada di wilayah Polda Sumbar, paling teratas kasus kejahatan yang terjadi yakni di wilayah hukum Polresta Padang, sehingga Polresta Padang ekstra keras untuk menekan angka tingkat kejahatan jalanan. “Selama tahun 2013, memang angka kejahatan di Kota Padang semakin meningkat. Untuk itu, saya akan menggalakan terus program yang telah disusun, untuk dilanjutkan ke anggota,” kata Wisnu kepada Haluan usai melaksanakan serah terima jabatan (Sertijab) lima perwira Polresta Padang di halaman Mapolresta, Selasa (7/1) pagi. Wisnu mengatakan, selama menjabat sebagai pimpinan Polresta Padang sudah beberapa tersangka yang berhasil diamankan,

seperti kasus curanmor, jambret, pengupakan kaca mobil, pembunuhan, Judi, perampokan, dan pencabulan, serta kasus lainnya. Dari sekian tersangka yang berhasil ditangkap itu, ternyata ada beberapa laporan yang masuk ke Polresta Padang. Dari sekian kasus tersebut ada yang masih dilakukan pengembangan, dan juga ada dilimpahkan ke jaksa karena berkasnya sudah dinyatakan lengkap. Program yang telah dilaksanakan selama menjabat Poresta Padang, lanjut Wisnu, sudah ada kemajuan dalam pengungkapan kasus. Hanya saja, pihaknya lebih ditingkatkan lagi dalam kinerja Kepolisian untuk berupaya menekan angka tingkat kejahatan. “Namun, kami meminta dan berharap kepada masyarakat, pemuda, ninik mamak, dan tokoh lainnya agar dapat bekerjasama dengan kepolisian untuk menekan kasus tindak kejahatan jalanan di Kota Padang. Sebab, tanpa bantuan dari seluruh stekholder, kami tidak ada apa-apanya,” harapnya.

Poskamling Difungsikan Kembali Difungsikannya kembali poskamling di sekitar lingkungan diharapkan menjadi ujung tombak dari Kepolisian. Sebab dengan diefektifkannya poskamling, maka pelaku kejahatan akan mengurung dirinya untuk melakukan kejahatan. “Dalam menjalankan program poskamling ini, tidak terlepas dari unsur masyarakat dan instansi lain untuk sama-sama menjalankan Keamanan dan ketertiban masyarakat

(Kamtibmas),” ujar mantan Kapolres Bukittinggi. Nantinya, kata Wisnu, pihaknya akan menempatkan satu kelurahan satu Babin Kamtibmas (Bantuan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Ditempatkan petugas ini agar bisa melakukan pembinaan terhadap masyarakat sekitar lingkungan. “Dengan ditempatkan satu petugas disana, semoga kejahatan dapat berkurang terjadi di lingkungannya,” ungkapnya. (h/nas)

KAPORESTA Padang Kombes Pol. Wisnu Andayana menyerahkan tanda jabatan dari Kapolsek lama kepada Kapolsek baru di halaman Mapolresta Padang, Selasa (7/1). NASRIZAL

Merasa resah dengan keadaan tersebut, masyarakat Kenagarian Muaro Bodi Kecamatan IV Nagari khususnya yang berada di tepi jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menanam pisang di dalam lobang jalan yang berada di tengah badan jalan tersebut karena mengancam keselamatan pengguna jalan. Dari pantauan dilapangan, lubang sedalam lebih kurang 6 centimeter tersebut semakin hari semakin membesar. Sebelumnya jalan berlubang itu terlihat juga telah beberapa kali dilakukan perbaikan, namun mulusnya jalan tidak pernah berlangsung lama. Disamping tanahnya yang dinilai labil, air terlihat selalu menggenangi jalan akibat minimnya pembuangan air di sisi jalan. Menurut BD, salah seorang warga jorong Dusun Tuo yang enggan disebutkan namanya dalam koran ini mengatakan bahwa ditanamnya batang pisang dijalan tersebut adalah bentuk kekesalan warga yang menilai pihak terkait terlalu lamban membenahi kerusakan infrastruktur yang jelas digunakan banyak orang. Apalagi warga menilai rusaknya jalan itu bisa menjadi ancaman bagi setiap warga yang melewatinya terutama di hari hujan atau malam hari. “Ditanamnya pisang di dalam lobang di tengah jalan akibat kekesalan dan keresahan warga yang

melihat kondisi jalan itu dibiarkan buruk terlalu lama oleh pihak terkait, padahal itukan Jalan Lintas Sumatera yang dilewati ratusan kenderaan tiap jam, selain itu kondisi jalan yang berlubang dinilai bisa membahayakan jiwa pengguna jalan,” ungkap BD. Menurut BD, mulusnya jalan setelah perbaikan oleh dinas terkait tidak pernah melebihi dua bulan, lalu kembali lagi seperti semula (buruk, red). Kondisi tersebut juga sering menjadi penyebab terjadinya kecelakaan. Apalagi ketika malam, banyak yang tidak mengetahui persis kondisi jalan. BD Berharap agar dinas terkait segera memperbaikinya dan jangan membiarkan kondisi tersebut berlangsung lama, karena lambat laun akan memakan korban jiwa. Dari beberapa kejadian akibat jalan berlobang tersebut memang belum ada yang meninggal, namun ratarata para korban luka parah, bahkan ada yang patah tulang. Kepala dinas pekerjaan umum (PU) Kabupaten Sijunjung, Surya Efendi mengatakan, bahwa pemerintah daerah melalui dinas PU hanya memberikan laporan terkait kerusakan jalan di Jalinsum. “Karena yang berwenang memperbaiki adalah pemerintah Provinsi, pasalnya Jalinsum adalah jalan negara,” ujar Surya Efendi singkat. (h/cw-ogi)

Wali Nagari Tanjung Balik Dilantik SOLOK, HALUAN—Momentum pelantikan Walinagari Tanjung Balik, kecamatan X Koto Diatas, di SDN 03 Senin (6/1) memunculkan aspirasi masyarakat setempat supaya Bupati Solok Syamsu Rahim maju sebagai gubernur Sumbar. Warga Tanjung Balit menilai harapan mereka bukan merupakan hal yang musykil, karena putra nagari Paninajauan itu telah berkiprah di bidang pemerintahan begitu lama. Sebagai pamong senior yang memiliki inovasi dan selalu berpikir untuk kemaslahatan hidup orang banyak, masyarakat Tanjung Balit yang bernaung didalam organisasi Kerukunan Warga Tanjung Balit (Kwartab) akan segera melakukan konsolidasi untuk memberikan dukungan. Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua DPP Kwartab Tanjung Balik Nasfrizal Carlo dihadapan Bupati Solok Syamsu Rahim sesaat setelah camat X Kmoto Diatas melantik Zulhidin sebagai wali nagari terpilih menggantikan Pjs Walinagari Bambang Hermanto. Ikut hadir menyaksikan pelantikan Wali Tanjung Balit itu, anggota DPRD Kab Solok Marson, H. Yan Hiksas Dt. Tanali calon anggota DPR RI dari partai Golkar, Israr Jalinus calon anggota DPRD Propinsi dari partai Gerindra, Asrizal dari Partai Golkar, serta calon Senator Nofi Chandra. Nasfrizal Carlo menyebutkan pihaknya sangat mendukung program yang dikebangkan oleh Bupati Solok dalam membangkitkan nilainilai tradisi. Sebagai pemimpin yang terus berjuang untuk mengembangkan pradaban yang berwawasan ABS-SBK (Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah), maka usaha ini perlu dilakukan secara menyeluruh di Sumatera Barat. Setentang harapan itu, Bupati Solok mengajak warga daerah itu untuk mengikuti saja kemana dirinya pergi nanti, sama halnya dengan harapannya agar masyarakat di setiap nagari supaya melaksanakan nilai-nilai adat dan agama. “Soal masa depan masih misteri, tetapi ikuti saja kemana nanti. Sesuatu yang pasti adalah menghadapi hari ini dengan menumbuhkan nilai adat dan agama, sebanding lurus antara ucapan dan perbuatan,“ kata Syamsu Rahim. (h/ndi) >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Syahrizal


Haluan 08 Januari 2014