Page 1

Harian Umum

MEDIA GROUP

KORAN LOKAL TERBAIK DI INDONESIA IKLAN 0751 4488700 SIRKULASI 082388441221 REDAKSI 082390765000

KAMIS

5 SEPTEMBER 2013 M / 29 SYAWAL 1434 H Harga Eceran Rp3.500/eks, (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

TERBIT 24 HALAMAN EDISI 289, TAHUN KE 65

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan. Kemudian jika mereka menyerahkan kepada kamu sebagian dari maskawin itu dengan senang hati, maka makanlah (ambillah) pemberian itu (sebagai makanan) yang sedap lagi baik akibatnya.

Anggota DPRD Pertanyakan Penyertaan Modal ke BUMD PADANG, HALUAN — Penyertaan modal kepada sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Barat menjadi sorotan sejumlah fraksi dalam penyampaian pandangan umum fraksi terhadap

Ranperda APBD Perubahan 2013, Rabu (4/9) di DPRD Sumbar. Beberapa fraksi meminta BUMD yang belum mampu menyumbang bagi pendapatan asli daerah (PAD), ditutup saja.

“Tutup saja Perusda yang tidak mampu menyumbang PAD. Kita hanya beri dana penyertaan modal untuk Bank Nagari saja,” kata Haswan, dari Fraksi Hanura. Dalam nota pengantar APBD

Perubahan 2013 yang disampaikan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, penyertaan modal yang diberikan untuk BUMD bermasalah senilai Rp1 miliar dan Rp42 miliar untuk Bank

Nagari. BUMD yang belum memberikan kontribusi ke PAD ini adalah PT ATS, PT Grafika, dan PT Dinamika Jaya.

>> ANGGOTA DPRD hal 07

(QS An Nisaa' Ayat 4 )

05.00

12.21

15.34

18.24

19.33

KHAS TPS DI LAPAS — Seorang warga binaan memasukkan kertas suara di TPS 4 di Lapas II B Karan Aur, Pariaman, Rabu (4/ 9). Terdapat 206 pemilih dari warga binaan serta warga kompleks lapas yang menggunakan hak suaranya.

Cegah Korupsi, Pejabat Dilarang Beli Kue Bulan

RIVO SEPTI ANDRIES

CINA melarang pejabat menggunakan uang rakyat untuk membeli kue bulan, penganan yang lazim ditemui dalam Festival Musim Gugur atau biasa disebut Festival Kue Bulan. Larangan itu adalah bagian dari upaya Presiden Xi Jinping untuk memberantas korupsi dan mengembalikan kepercayaan kepada Partai Komunis yang berkuasa. Setiap pelanggaran akan mendapat hukuman, demikian isi pernyataan pemerintah.

>> CEGAH KORUPSI hal 07

Bank Mandiri Dibobol Rp300 Juta PADANG, HALUAN — Brankas Kantor Cabang Pembantu (KCP) Bank Mandiri, Jalan Gajah Mada, Siteba, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang yang berisi uang sekitar Rp300 juta raib dibawa oleh orang tidak dikenal (OTK), Rabu (4/9) pagi. Selain membawa kabur uang tunai, para pencuri juga meninggalkan kotoran manusia di dalam kantor berlantai II di lantai I dan WC. Tidak itu saja, pelaku pun mematikan listrik, alarm, dan rekaman CCTV dibawa lari. Informasi yang dihimpun Haluan menyebutkan, aksi ini pertama kali diketahui oleh Kepala KCP Bank Mandiri, Yulia Fitri sekitar pukul 07.20 WIB. Dia kaget, begitu hendak masuk ke kantor,

>> BANK MANDIRI hal 07

PILWAKO PARIAMAN

Mukhlis-Genius Klaim Menang Pemilihan Walikota (Pilwako) Pariaman hanya berlangsung satu putaran. Dua pasangan sudah memperoleh suara di atas 30 persen. Tim Mukhlis-Genius mengklaim unggul dengan 36,14 persen. Disusul pasangan Helmi Darlis-Marlison 31,14 persen.

PARIAMAN, HALUAN — Pasangan Mukhlis-Genius ( MG ) diprediksi, unggul dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwako) Pariaman yang dilaksanakan Rabu (4/ 9). Sesuai data sementara dari tim pemenangan MG,

calon incumbent ini melaju satu kali putaran dalam Pilwako

>> MUKHLIS hal 07

Azwir Aziz salah seorang pasien memperlihatkan kartu dan surat pemilihnya di RSUD Pariaman, Rabu (4/9). Terdapat 29 pasien yang hilang hak pilihnya karena tidak adanya TPS serta petugas yang mendatanginya. RIVO SEPTI ANDRIES

Advertorial

MENUJU PARIWISATA TERDEPAN

Wako Sawahlunto Bertemu ASITA dan PHRI Sumbar Walikota Sawahlunto memaparkan pengembangan pariwisata di hadapan pelaku industri pariwisata Sumatera Barat. FADILLA JUSMAN

SAWAHLUNTO, HALUAN — Mewujudkan visi menjadi kota tujuan pariwisata terdepan dan nomor satu di Ranah Minang, Pemerintah Kota Sawahlunto paparkan pengembangan pariwisata Sawahlunto di hadapan puluhan pelaku usaha dan biro perjalanan se-Sumatera Barat. Pemerintah Sawahlunto menyadari, menjadikan kawasan bekas tambang sebagai daerah tujuan pariwisata bukanlah hal mudah, yang bisa dilakukan bak membalik telapak tangan.

“Sawahlunto membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk biro travel agen perjalanan,” ujar Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf, di hadapan puluhan pelaku pariwisata travel dan agen, Hotel Plan B Hayam Wuruk Padang, Rabu (4/9). Dalam pemaparan yang dihadiri anggota Asosiasi Travel Agent (ASITA), dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar itu, Ali Yusuf mengatakan,

>> WAKO SAWAHLUNTO hal 07

HUJAN GUYUR PASBAR

Satu Rumah Hanyut, Seorang Tewas PASBAR, HALUAN — Akibat hujan deras yang sering mengguyur wilayah Pasaman Barat sejak sepekan terakhir, satu unit rumah warga di Jorong Suka Menanti Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat, hanyut dihantam luapan air Batang Mekah. Sementara seorang janda yang dilaporkan hilang sejak Selasa (3/9), kemarin ditemukan tewas di dalam sungai. Pemilik rumah yang hanyut Muhammad Husen di Simpang Ampek, Rabu (4/9) kemarin kepada Haluan mengatakan, semua barang yang ada di

rumahnya yang berukuran sekitar 7 x 12 meter itu hanyut terbawa luapan air sungai pada Rabu dini hari. Akibat musibah itu, dia mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Istri dan kedua anaknya berhasil diselamatkan dari hantaman luapan air sungai itu “Beruntung istri dan kedua anak saya selamat sedangkan semua isi rumah saya tidak bisa diselamatkan,” katanya. Menurut Husen, sebelum hujan deras mengguyur daerah

>> SATU RUMAH hal 07

Jasad Murti (28) warga Jorong Rimbo Batu, Nagari Kajai Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat ditemukan tewas oleh tim gabungan Basarnas Pasaman Rabu (4/9) kemarin di sekitar sungai Lubuak Tayo. JUNIR

Jemaah Haji Bengkulu Pisah dari Sumbar PADANG, HALUAN — Provinsi Bengkulu akan memberangkatkan jemaah hajinya melalui Embarkasi Antara yang berada di Bengkulu. Sebelumnya jemaah haji asal Bengkulu ini berangkat melalui embarkasi haji yang berada di Padang. Akibat kejadian ini, sejumlah kegiatan pemberang-

katan haji yang dimulai 9 September mendatang, dikhawatirkan akan terganggu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat pun berencana memanggil GM PT Angkasa Pura II Cabang Padang sebelum keberangkatan.

>> JEMAAH HAJI hal 07

Pemkab Mentawai Butuh 141 CPNS................. >> 03 Listrik Hidup, Rumnah Terbakar............................>> 04 Waspada Penyakit Kaki Gajah............................... >> 09 >> Editor : Ismet Fanany MD, Syamsurizal

>> Penata Halaman : David Fernanda


2 UTAMA

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

PELUANG PENGEMBANGAN

Padang Jadi Kota Agroindustri KILAS

PADANG, HALUAN — Kota Padang berpeluang dikembangkan menjadi kota agroindustri. Peluang ini mesti dimanfaatkan karena muaranya untuk kesejahteraan masyarakat.

Mendagri Minta Polisi Segera Proses Nazar JAKARTA, HALUAN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi meminta penyidik Polda Metro Jaya serius memproses laporannya terkait pencemaran nama baik dan fitnah yang dilontarkan oleh M Nazaruddin. “Saya sudah selesai diproses semuanya. Dan saya juga berharap proses ini berjalan sebagaimana mestinya. Sehingga apa yang saya laporkan setidaknya betul-betul dibuktikan oleh Nazaruddin,” kata Gamawan usai diperiksa di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/9). Dalam pemeriksaan, Gamawan menjawab 16 pertanyaan penyidik. Usai diperiksa, Gamawan menyerahkan barang bukti berupa 5 kliping koran yang memuat berita soal keterangan Nazaruddin akan dugaan korupsi pada proyek e-KTP. Ia juga menyerahkan 1 keping cakram berisi rekaman media elektronik yang juga memuat keterangan Nazaruddin. “Ada (kliping koran) Kompas, Tribun, Suara Karya, Rakyat Merdeka dan Media Indonesia. TV-nya Metro TV. Mungkin yang lain juga ada, tetapi yang saya punya hanya itu saja,” jelas Gamawan. Menurut dia, perkara yang dilaporkannya ke Mapolda Metro pada Jumat (30/8) lalu karena menyangkut nama baiknya sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja dan pergaulan Gamawan dengan siapa saja. “Intinya terkait dengan pencemaran nama baik saya. Saya tidak bisa terima apa yang diucapkan Nazar, karena itu mengganggu hubungan sosial, kredibilitas saya selaku Mendagri. Oleh karena itu, saya laporkan karena ini delik aduan,” terangnya. Di samping itu, Gamawan yakin kalau pihak kepolisian dapat menuntaskan perkara yang dilaporkannya tersebut. “Saya tentu yakin. Kalau tidak yakin saya tidak mungkin lapor ke sini dan begitu cepat reaksi kepolisian. Alhamdulillah saya lapor tanggal 30 Agustus 2013, kemudian tanggal 2 September saya diundang. Dan hari ini saya sudah menyampaikan jawaban atas pertanyaan penyidik,” ujar dia. (h/*)

AGROIDUSTRI — Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, peluang Kota Padang menjadi kota agroindustri harus terus dikembangkan. Tampak suasana kesibukan pada salah satu lokasi di Pasar Raya Padang. DOK

TUNTUTAN ORMAS ISLAM KE DPRD PADANG

Batalkan Pembangunan RS Siloam PADANG, HALUAN — Puluhan anggota ormas Islam yang terdiri dari Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Tarbiyah, beserta bundo kanduang, Selasa (3/9) mendatangi Gedung DPRD Kota Padang. Mereka, menuntut DPRD Kota Padang membatalkan rencana pembangunan Rumah Sakit Siloam beserta sekolahnya. Menurut Ketua Bidang Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar Gusrizal Gazahar, kedatangan ormas Islam ke DPRD kali ini, untuk meminta keterangan lebih lanjut terkait suratsurat MUI yang masuk ke DPRD tentang persoalan pembangunan Rumah Sakit Siloam dan se kolahnya. Dikatakannya, dengan adanya pertemuan ormas Islam bersama Pansus DPRD Kota Padang yang membidangi Siloam, maka ditemukan kejelasan yang konkrit. “Tujuan ormas Islam bertemu Pansus, yaitu untuk mencari kejelasan. Kepentingan ormas Islam di sini sangat besar. Sebab penola-

kan ormas Islam terhadap Siloam bukan karena emosional, tapi berdasarkan data-data yang akurat yang tidak bisa dibatasi,” tegasnya. Selain itu, James Triadi visi misinya adalah mengkristenisasikan desa-desa dengan cara membangun sekolah. “Pemerintah tidak usah berpikir, bahwa MUI tidak melihat dari efek investasi atau peluang kerja. Karena, MUI sudah memiliki data. Dan semua yang akan dibangun Siloam itu ada misinya,” ujarnya. MUI menolak karena banyak sisi mudaratnya. Tugas ulama adalah mencegah sebelum terjadi. “DPRD diharapkan, mampu mengimbau pemerintah untuk mendengarkan aspirasi umat Islam. Karena, sampai kini pemerintah khususnya Walikota Padang Fauzi Bahar tidak pernah mau menjawab aspirasi umat Islam, “ tambahnya. Selain itu, ia juga menegaskan agar Komnas HAM dan LSM tidak usah ikut campur terhadap persoalan Siloam ini. Sebab, masalah ini bukan main-main karena menyangkut akidah. “Pemerintah jangan salahkan umat Islam jika suatu saat mereka mengambil langkah lain dan tidak bisa diredam oleh MUI. Sebab, jika aspirasi mereka tidak

ditanggapi, kesabaran umat Islam pasti ada batasnya,” tegasnya. “Jika sampai tanggal 6 September tidak juga ditanggapi oleh pemerintah, maka, aksi besarbesaran akan terjadi. Dan MUI tidak bisa meredam jika umat Islam sudah marah,” katanya. Untuk meredam konflik umat, MUI juga akan bertemu dengan Kapolda Sumbar. Karena, biasanya akan ada yang memancing di air keruh. Bundo kanduang Sumbar Nurlis Muis, juga menolak pembangunan Rumah Sakit Siloam dan sekolahnya, karena pembangunan itu hanya sekedar misi saja. “Bahkan, dari fakta di lapangan ditemukan bahwa jika ingin bekerja di Group Lippo tidak boleh berjilbab. Jika berjilbab, harus dibuka,” katanya. Ketua Pansus Siloam DPRD Kota Padang Erison mengatakan, untuk sementara pihaknya akan menampung aspirasi ormas Islam, hingga diperoleh titik temunya. “Umat Islam juga diharap bisa meredam amarahnya sampai persoalan ini memperoleh kejelasan sehingga tidak ada konflik yang nantinya semakin melebar,” katanya. Pansus juga akan memanggil Pemko Padang dan pihak Lippo Group untuk meminta keterangan. (h/ade)

“Saya melihat Padang mentah ke luar, tentu perputaran punya prospek untuk ber- uang di dalam negeri sedikit. kembang kalau agroindustri Keuntungan jelas dinikmati pihak asing, sehingtersebut diwujudga tidak menyentuh kan ,” kata anggota masyarakat golongan DPR RI asal Sumbawah. bar Mohammad Bagaimana deIchlas El Qudsi di ngan Padang? PaPadang, Rabu (4/ dang punya peluang 9). dan sangat prospek. Pria yang akrab Maka konsep ke disapa Michel itu depan salah satuberpendapat, pengaMICHEL nya harus mengalaman dari Negara rah membangun PaJerman untuk membangkitkan perekonomiannya dang sebagai kota agrosetelah terpuruk pascaperang industri. “Kita jangan melihat sekpatut dijadikan spirit untuk membawa Kota Padang yang tor pertanian yang hanya ada makin maju dan berkembang di Kota Padang. Tapi cakupannya harus dilihat lebih di masa mendatang. “Kendati tidak persis luas, se-Sumatera Barat. konsep yang dilakukan dalam Beragam produk Sumbar mendorong Padang jadi kota dapat dikembangkan menjadi agroindustri ke depannya, produk jadi atau turunannya,” setidaknya dapat mendekati kata Michel. Sebagian produk di sektor pola yang dilakukan. Tapi akhirnya tetap sama untuk perkebunan seperti minyak menyejahterakan masyara- kelapa sawit sudah ada yang dimulai oleh industri kelapa kat,” katanya. Ia menyebutkan, peme- sawit yang menghasilkan curah seperti rintah Jerman waktu perang, minyak menggagas konsep yang dise- dilakukan PT Incasi Raya. Namun masih banyak lagi but swadesi. Fokus kebijakannya yang pertama, hasil perkebunan lain seperti uang tidak boleh keluar dari kakao (cokelat) dan gambir. Di sektor pertanian juga dapat negara tersebut. Bagaimana agar perpu- dilakukan pengolahan dengan taran uang tetap di dalam industri, mulai dari hulu hingga negerinya, dilakukanlah hilirnya. Caranya, pelaku usaha program agroindustri. Jadi produk hasil produktivitas dibawa untuk mendirikan daerahnya diolah di dalam industri di Padang. Maka semua negeri sendiri hingga produk yang dihasilkan Sumbar menghasilkan beragam produk akan dibawa ke Padang. Produk-produk turunan turunan. Maka komitmen pemim- yang dihasilkan lalu dikirim pin Jerman mengembangkan melalui pelabuhan Teluk dan Bandara agroindustri sebagai gerakan Bayur untuk bisa bangkit dari keter- Internasional Minangkabau (BIM). purukannya pascaperang. Semakin banyak tumbuh Sebab, melalui konsep agroindustri dikem bang- industri yang mengolah produk kan nilai saing sehingga turunan, jelas dampaknya harga produk dihasilkan akan membuka lapangan s e m a k i n b a i k . Karena kerja bagi masyarakat. Bahkan, nantinya bisa pula banyak tenaga kerja yang terserap, tentu perputaran mendorong industri rumah uang di dalam negeri makin tangga. Misalnya dalam pengembangan produk cokelat banyak. Jika menjual produk batangan oleh industri. Maka masyarakat yang berada di kawasan industri bisa membuat dalam bentuk lain semisal permen yang berbahan baku cokelat. Begitu dengan produkproduk lainnya bisa mendorong masyarakat berinovasi dan kreatif. Ia menilai, selama produk agro dijual dalam bentuk mentah maka tak akan memberi dampak secara langsung pada masyarakat. Produk-produk turunan yang sudah dihasilkan industri, ketika sudah masuk atau dipasarkan lagi ke dalam negeri, harganya begitu mahal. Michel menyampaikan, fokus kedua yang dilakukan pemerintah Jermen untuk bangkit menyiapan tenaga kerja yang handal dari lulusan sekolah menengah kejuruan. Pola demikian, sudah saatnya Kota Padang dalam bidang pendidikan fokus melahirkan generasi yang bersaing di dunia kerja. “Kita harus menyiapkan generasi Padang yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja di berbagai negara. Polanya membangun jaringan dengan kalangan industri di luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Dubai dan lainnya untuk mengetahui tenaga kerja yang dibutuhkan,” ucapnya. Sebab, ada seorang tamatan SMK asal Makassar yang bekerja diluar negeri dengan gaji Rp60 juta/bulannya. Ketika ditanyakan kepadanya apa bentuk kerjanya, ternyata punya keahlian las bawah air. Skill yang dimiliki pria asal Makassar itu, menurut dia, sehingga mendapatkan tempat di industri Dubai. Pendapatan dan gajinya tentulah dikirimkan keluarganya ke kampung, artinya dengan kemampuan skil tersebut menambah perputaran uang di di daerah asalnya. Ke depan, pemimpin Padang harus menyiapkan dan memperbanyak SMK yang sesuai permintaan pasar kerja internasional. “Jika saya diamanahkan masyarakat dan dikendeki Allah memimpin Padang, sudah dipersiapkan konsep untuk itu. Bidang pembangunan di sektor agroindustri dan pendidikan menjadi prioritas,” ujar putra Koto Tangah itu. (h/met) >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

LINGKAR

DATANGI DPRD SUMBAR

Pensiunan Kurang Diperhatikan PADANG, HALUAN — Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim minta pemerintah kabupaten dan kota, untuk tidak mengabaikan para pensiunan di Sumbar, khususnya Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI). Hal itu seiring minimnya perhatian pemerintah kepada para pensiunan di Sumbar. Padahal, para pensiunan merupakan potensi besar, dan telah berpengalaman di bidang pemerintahan. “Para pensiunan memiliki potensi yang sangat besar. Mereka berpengalaman di bidang pemerintahan, maupun pembangunan. Oleh karena itu, mulai saat ini, seluruh kepala daerah bisa memanfaatkan aset yang tersembunyi tersebut,” ujarnya saat melakukan syukuran peringatan HUT PWRI ke-51, di Auditorium Gubernuran Padang, Rabu (3/9). Lanjuntnya, saat ini jumlah para pensiunan di Sumbar sudah mencapai 68 ribu orang. Dari jumlah itu, 60 persen diantaranya tergolong dalam kategori lansia muda, dan hanya 40 persen yang lansia lanjutan. “Jadi, pemerintah harus segera merangkul para pensiunan ini, dan memberikan wadah yang tepat guna untuk mereka,” ungkapnya lagi. Sementara itu, Ketua PWRI Sumbar Rusdi Lubis mengatakan, meskipun perhatian pemerintah terhadap pensiunan masih rendah. Namun, tidak menyurutkan niat para pensiunan, khususnya PWRI untuk terus berkarya. “Setelah para pensiun pulang ke kampung masing-masing, tidak sedikit dari mereka yang diangkat menjadi pemuka masyarakat. Jadi, bisa dikatakan kontribusi para pensiunan di daerah masih sangat tinggi. Namun, sayangnya kurang mendapat perhatian dari pemerintah,” tukasnya. (h/wis)

DPRD Solsel Minta Naikkan Status Jalan PADANG, HALUAN — Angggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok Selatan meminta adanya peningkatan status ruas jalan dari Lubuak Malako ke Sungai Rumbai menjadi jalan provinsi. Saat ini, jalan sepanjang 48 Km ini berstatus jalan kabupaten. Jalan ini sendiri terdiri dari dua ruas, yaitu dari Lubuak Malako-Sungai Kunyit dan Sungai Kunyit-Sungai Rumbai. Dikatakan Ketua DPRD Solok Selatan, Khairunnas, peningkatan status jalan ini akan memperlancar arus transportasi dan meningkatkan perekonomian di Solok Selatan. Jalan ini juga merupakan jalur penghubung menuju lintas tengah Sumatera. Yaitu Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Jambi dan Provinsi Riau. Kemudian jalan ini juga bisa menjadi penghubung masyarakat yang berada di bagian timur Kabupaten Solok Selatan untuk

sampai ke Padang Aro, ibukota Kabupaten Solok Selatan. Kemudian, jalur ini juga merupakan jalur ramai dilalui oleh angkutan yang membawa CPO. Katanya, di sepanjang ruas jalan ini, terdapat 13 perusahaan besar dan perumahan penduduk. Dari 13 perusahaan tersebut, terdapat 11 perusahaan kelapa sawit. Dan lima perusahaaan diantaranya sudah besar. Jalan ini akan dilalui oleh angkutan yang membawa hasil perkebunan ke Padang. “Kondisi jalan itu, saat ini cukup bagus, namun jika musim kemarau, akan dipenuhi debu.

SEMATKAN— Wakil Gubernur menyematkan piagam penghargaan, dan tanda kehormatan Wredatama Nugraha kepada beberapa pengurus cabang PWRI, Rabu (4/ 9). PARWIS Dengan terbukanya jalan ini, akses ke Sungai Rumbai pun jadi mudah. Jika orang Dharmasraya bisa dapat sayur yang segar dari Solok Selatan, kami bisa juga mendapatkan bahan baku ba-

Pemkab Mentawai Butuh 141 CPNS MENTAWAI, HALUAN — Pemerintah Kepulauan Mentawai, menerima sebanyak 141 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tahun 2013 ini. Adapun rincian dari cpns yang bakal ditempatkan di lingkungan Pemkab setempat, terdiri dari formasi tenaga guru 56 orang, tenaga kesehatan 51 orang dan tenaga teknis 34 orang. Pendaftaran dimulai tanggal 12 hingga 18 September 2013. Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabbagalet mengatakan untuk mengisi kebutuhan CPNS di lingkungan Pemerintah Kepulauan Mentawai, pada tahun 2013 ini, pemda setempat menyediakan sebanyak 141 formasi

3

Selasa (4/9). bagi pelamar umum dari Dijelaskan Yudas, formasi guru, kesehatan dan penerimaan ini dalam teknis. rangka mengisi formasi “Bagi masyarakat yang CPNSD tahun 2013, sesuai berminat surat lamaran surat Menteri Negara ditulis tangan sendiri dan Pendayagunaan Aparatur dilengkapi dengan syaratNegara dan Reformasi syarat yang sudah ditenBirokrasi, nomor R/065.F/ tukan diantar langsung ke M/PAN-RB/08/2013, Badan Kepegawaian YUDAS tanggal 21 Agustus 2013 Daerah (BKD) Kepulauan SABAGGALET dan Keputusan Bupati Mentawai, jalan Raya Kepulauan Mentawai Tuapejat KM 4 Sipora Utara mulai dari pagi hingga sore Nomor 800/568/BKM/BKD-2013, tanggal hari pada kurun waktu tanggal 12 3 September 2013 tentang formasi Pegawai Negeri Sipil Daerah hingga 18 September 2013,”kata Yudas Sabbagalet menjawab Haluan, Kepulauan Mentawai tahun 2013

dari pelamar umum. “Maka dari itu Pemkab Kepulauan Mentawai membuka kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) di lingkungan Pemerintah Kepulauan Mentawai. Panitia tidak memungut biaya apapun dari peserta terkait penerimaan CPNS ini. Panitia tidak akan memproses berkas lamaran yang dikirim melalui pos. Pelaksanaan ujian (tes Kompetensi dasar) bagi pelamar dilaksanakan pada tanggal 3 Nopember 2013 yang akan datang,”ujarnya. (h/ind)

ngunan dengan harga yang lebih murah lagi. Tentu akan banyak distributor yang akan bermunculan,” kata Khairunnas, Rabu (4/9) di Sekretariat DPRD Sumbar. Selain meminta peningkatan status jalan kabupaten menjadi provinsi, anggota DPRD Solok Selatan ini, juga meminta percepatan pembangunan untuk ruas jalan Lubuak Malako-Abai, dan ruas jalan Abai-Pulau Punjung, dengan mengalokasikannya pada tahun 2014. Kemudian, juga meminta pembangunan badan jalan yang rusak karena bencana longsor dan pemukiman penduduk yang padat di sepanjag ruas jalan Lubuak Malako ini. Menanggapi hal tersebut, kuasa pengguna anggaran (KPA) peningkatan jalan dan jembatan Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, Indra Jaya, mengatakan, pemerintah daerah juga harus turut mengawal truk pengangkut barang yang membawa CPO yang

melewati jalan ini. Dikhawatirkan, jika muatan tidak dikontrol dan selalu ada kelebihan muatan, maka jalan akan cepat rusak. Sementara Ketua Komisi III DPRD Sumbar, Yulman Hadi, sewaktu menerima rombongan ini, turut mendukung adanya peningkatan jalan kabupaten menjadi jalan provinsi. Malah kalau bisa dijadikan jalan strategis nasional, karena sudah menjadi jalan lintas Sumatera. Sementara anggota komisi III DPRD Sumbar, M Nurnas, mengingatkan, jika ingin meningkatkan status jalan ini, pemerintah daerah bersamasama dengan legislatif harus turut mengajak masyarakat untuk mendukung peningkatan status jalan ini. “Jangan sampai nantinya tersangkut pada masalah pembebasan lahan. Pemda dan DPRD harus siap untuk masalah yang satu ini,” katanya. (h/eni)

TERIMA PENGHARGAAN SATYA LENCANA DHARMA BHAKTI

WAKIL Gubernur Sumbar, Muslim Kasim, Bupati Pasbar, Drs. H. Baharuddin R, Sekretaris Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Hendrizon (dua dari kanan) dan sejumlah kader pramuka foto bersama di kantor gubernur Sumbar usai acara. ANDIKA

SEJUMLAH pembina pramuka Pasbar siap membina anggotanya untuk mencetak kader pramuka yang tangguh dan profesional. ANDIKA

WAKIL Gubernur Sumbar, Muslim Kasim menyematkan penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pramuka dari Kwartir Nasional (Kwarnas) tahun 2013 kepada Bupati Pasbar, Drs. H. Baharuddin R dihalaman kantor gubernur Sumbar saat upacara hari pramuka ke 52 tahun.ANDIKA

SEBAGIAN kegiatan yang dilakukan anggota pramuka Pasbar dalam bagian pembinaan mental dan disiplin sebagai anggota pramuka yang berkualitas. ANDIKA

Bupati Baharuddin Berhasil Majukan Pramuka BUPATI Pasaman Barat, Drs. H. Baharuddin R satu-satunya kepala daerah se-Sumatera Barat yang menerima penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pramuka dari Kwartir Nasional (Kwarnas) tahun 2013 ini. Hal ini tentu menjadi hal yang sangat membanggakan bagi gerakan Pramuka Pasbar. Juga sebagi bukti kemajuan Pramuka di Pasaman Barat. Penghargaan yang disematkan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Muslim Kasim, Senin lalu di halaman kantor gubrenur Sumbar, bertepatan dengan hari Pramuka ke 52. Bupati Pasaman juga menerima penghargaan tetapi tidak sama dengan yang diterima Bupati Baharuddin R. Lainnya, ada juga yang menerima penghargaan serupa dari daerah lain, tapi bukan Bupati atau walikotanya yang mendapat. Melainkan kader pramukanya. Penghargaan yang diterima Baharuddin R itu, menandakan Bupati Pasbarlah yang memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan pramuka di daerah. Hal itu memang tepat, pasalnya sejak Baharuddin R menjabat sebagai Bupati Pasbar. Sejumlah kegiatan pramuka berjalan dengan lancar. Pemerintah daerah mendukung dengan maksimal setiap kegiatan atau program yang dilakukan. Apalagi mulai tahun ini Pramuka menjadi kurikulum disekolah, Bupati Pasbar sangat memberikan dukungan dan paresiasi.

Dikatakan Baharuddin R usai menerima penghargaan itu, lencana yang baru disematkan itu adalah wajah kemajuan pramuka Pasbar. Kedepan, pramuka di Pasbar akan lebih digejolakkan lagi. Pramuka mesti memasyarakat di Pasbar. Sebab katanya, gerakan pramuka adalah wadah pembinaan mental dan SDM. Jiwa patriotisme dan mental yang kuat serta spotifitas diasah di Pramuka. Semua kegiatan pramuka bernilai positif dan terbukti mampu mencetak kualitas genarasi yang positif. Sebagai bukti keseriusan Pemerintah daerah dalam membina pramuka. Sudah disiapkan lokasi perkemahan yang layak di Pasbar. Juga dibangun gedung diklat Pramuka yakni di Kecamatan Talamau. "Kita tidak mau tanggungtanggung dalam membina pramuka ini. Karena pramuka sangat besar nilai manfaatnya. Generasi pramuka Pasbar kedepan, mesti berkualitas dengan maksimal, " katanya. Ia juga mengatakan, masih dalam upaya peningkatan pertumbuhan pramuka di Pasbar. Pembina pramuka yang ada akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Semua pembina akan dibina pula, sehingga dapat pula membina kadernya dengan baik. "Kita siapkan semua, pembina kita bina agar bisa dia melatih anggotanya dengan baik, sesuai tujuan pramuka. Intinya, bagi kita di Pramuka harus dima-

WAKIL Gubernur Sumbar, Muslim Kasim memberikan ucapan selamat kepada Bupati Pasbar, Drs. H. Baharuddin R usai menerima penghargaan Satya Lencana Dharma Bhakti Pramuka dari Kwartir Nasional (Kwarnas) tahun 2013 di kantor gubernur sumbar. ANDIKA syarakatkan," ujarnya. Terpisah, sekretaris Kwarcab 0317 Pasaman Barat, Hendrizon SP.d mengucapkan selamat atas penghargaan yang diterima oleh Bupati Pasbar. Katanya, penghargaan itu tidak ternilai harganya dan sangat menjadi kabanggan bagi gerakan pramuka Pasbar. Penghargaan itu akan menjadi motivasi bagi kader pramuka Pasbar untuk lebih maju dan giat dalam mela-

kukan kegiatan kepramukaan. Ia akui, sejak pemerintahan Baharuddin R banyak kemajuan yang dialami pramuka Pasbar. Sejumlah kegiatan pramuka tingkat provinsi dan nasional, kontingen Pasbar selalu menoreh prestasi yang gemilang. "Itu berkat dukungan dari pemerintah daerah, kalau tidak bagaimana Pramuka kita akan bisa jalan," imbuhnya. >> Editor : Rudi Antono

Ia juga mengatakan, dalam waktu dekat Pasbar akan memiliki gedung diklat pramuka. Tidak banyak daerah yang memiliki gedung diklat itu. Hal ini tentu akan menjadi kebanggan bagi Pasbar, apalagi telah dipersiapkan pula lokasi perkemahan yang strategis dan layak. "Tentu ini akan menjadi motivasi luar biasa pula bagi kader pramuka di Pasbar," tukasnya. (h/*) >> Editor : Syahrizal


4 SUMBAR LINGKAR Pessel Sediakan Jasa Servis Industri PAINAN, HALUAN— Pesisir Selatan saat ini berupaya mewujudkan jasa servis industri yang efisien. Jasa servis tersebut meliputi bidang perdagangan, transportasi dan keuangan dapat mempercepat perbaikan ekonomi Pesisir Selatan. Kepala Dinas Koperindag dan UMKM Pessel Hazrita Rabu (4/9) menyebutkan, bidang jasa di Pesisir Selatan perlu diefisienkan guna mencapai hasil yang lebih maksimal. Selain itu diperlukan penataan kelembagaan perekonomian yang baik termasuk pasar. “Fakta menunjukkan, komposisi nilai tambah dalam PDRB Pessel menunjukkan bahwa kegiatan jasa yang meliputi perdagangan, transportasi keuangan dan sejumlah jasa lainnya ternyata mencapai 48 persen,” katanya. Ini berarti bila pembangunan ekonomi produktif diarahkan pada terwujudnya pengembangan kegiatan jasa, diperkirakan akan memberikan dampak yang sangat besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan penanggulangan kemiskinan. Oleh karena bidang ini akan memberikan dampak, maka kegiatan jasa harus dibangun lebih efisien. “Termasuk dalam kegiatan jasa tersebut pendidikan, pelayanan kesehatan, komunikasi dan jasa umum lainnya yang saat ini sedang berkembang sangat baik di Pesisir Selatan,” katanya. Menurutnya, untuk mewujudkan pengembangan kegiatan jasa yang efisien tersebut, perlu terus diupayan penataan fasilitas pasar yang telah ada, pengembangan infrastruktur dan lain sebagainya sehingga pelanggan bisa nyaman memanfaatkan layanan. (h/har)

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Listrik Hidup, Tiga Rumah Ludes Terbakar BUKITTINGGI, HALUAN— Diduga mengalami korsleting saat listrik baru menyala, tiga unit rumah semi permanen milik kakak beradik Mursyida (70) di kenagarian Pakan Sinayan Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam, hangus terbakar sekitar pukul 11.30 WIB, Rabu (4/9). Sebelumnya kawasan itu mengalami pemadaman bergilir.

LANTIK – Camat Kubung Drs Suharmen MM atas nama Bupati Solok melantik Afrizal Khaidir malin batuah sebagai wali Nagari Koto Baru menggantikan Nofiaraman S.sos Dt Palindih di Lapangan balai Adat Nagari setempat Rabu ( 04/09) .YUTIS WANDI

SYAMSU RAHIM

Sterilkan Nagari dari Maksiat

BUPATI Solok berikan ucapan selamat kepada wali nagari Alahan Panjang usai acara pelantikan dan serah terima jabatan wali nagari setempat Selasa (03/09).YUTIS WANDI

DIISUKAN MENINGGAL

Bachtul Hadiri Pelantikan Wali Nagari SOLOK, HALUAN— Sempat dikhabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dari Sijunjung menuju Padang, anggota DPRD Propinsi Sumbar Ir. Bachtul, Selasa (3/9) justru muncul di acara pelantikan Wali nagari Alahan Panjang, Kecamatan Hiliran Gumnati, Kabupaten Solok. Kabar buruk itu beredar dengan cepat ke mana-mana melalui SMS (Short Message Service) yang diterima sejumlah warga Kabupaten Solok. Pesan gelap itu menyebutkan bahwa anggota Komisi III asal Solok itu mengalami kecelakaan sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa malam, sepulang dari melakukan kunjungan kerja ke daerah Sijunjung. Tak ayal, sejumlah warga Solok sempat heboh dan mencari tahu kebenaran berita tersebut. Berita buruk itu bahkan juga diterima oleh Bupati Solok Drs. H. Syamsu Rahim. Ia mengaku pagi-pagi sudah mendapat telepon dari salah seorang wali nagari, yang menanyakan kebenaran berita Ir. Bachtul yang dikhabarkan meninggal karena kecelakaan di Sijunjung. “Pagi tadi (Selasa-Red) Saya ditelepon wali nagari Lolo, menanyakan apa benar pak Bachtul mengalami musibah. Saya tentu kaget. Kalau pak Bachtul meninggal pasti saya yang dapat kabar duluan, Tapi Alhamdulillah, pagi ini ternyata yang bersangkutan hadir menyaksikan pelantikan Wali Nagari Alahan Panjang, “ ucapnya. Oleh sebab itu, Bupati Solok justru meyakini putra terbaik Solok itu akan mendapat hidayah dari Allah SWT, bahkan dido’akan agar berhasil dalam memperjuangkan masyarakat banyak. “Mudah-mudahan ini pertanda baik pak Bachtul akan sukses mencapai Senayan menjadi anggota DPR-RI, “ sambung Syamsu Rahim yang diamini oleh warga setempat. Bachtul sendiri yang dikonfirmasi selepas pelantikan Donata Rahardian menjadi Wali Nagari Alahan Panjang menggantikan Wali Nagari lama, Tasaruddin, mengaku bingung kenapa sampai tersiar kabar seperti itu. Ia malah menjadi kaget. “Saya justru sehat-sehat saja. Alahamdulillah, tidak ada apa-apa. Bahkan kemarin malam saya tetap di Padang, tidak kemana-mana, “ jawabnya. Kendati demikian, Bachtul menyatakan rasa syukur karena diberi kesehatan oleh Yang Maha Kuasa dan bisa menghadiri penatikan wali nagari. “Kita berharap dengan wali nagari yang baru, Alahan Panjang akan bertambah berkembang, “ ujarnya. (h/cw/ndi)

SOLOK, HALUAN— Persoalan moral generasi muda yang kian hari makin merosot , tak hentinya mengusik pemikiran Bupati Solok Drs H Syamsu Rahim. Terkait itu, Bupati Solok menghimbau seluruh masyarakat, dan aparat penegak hukum untuk mensterilkan nagari Koto Baru dari perbuatan maksiat dan penyakit masyarakat. Hal ini disampaikannya dalam acara pelantikan Wali Nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Rabu ( 04/09) dihalaman balai adat setempat. “Kita harus sterilkan nagari Koto Baru dari maksiat, penyakit masyarakat, dan narkoba karena nagari Koto Baru adalah nagari percontohan penerapan nilai adat di tengah masyarakat,” tegasnya seraya meminta kepada aparat penegak hukum untuk menangkap siapa saja yang terkait dengan hal itu. Syamsu Rahim menambahkan, agar setiap lembaga nagari kembali berjalan sesuai dengan tugas, dan fungsi yang diembannya. ”Kembalikan fungsi ninik mamak sebagai pengayom anak kemenakan, dengan menjadi teladan yang baik di tengah masyarakat, musyawarahkan setiap persoalan yang terjadi, jangan setiap persoalan berakhir di pengadilan,” ujar bupati yang terkenal dengan program MTTS-nya ini. Prosesi pelantikan Wali Nagari Koto Baru selain dihadiri oleh

hampir seluruh tokoh masyarakat, juga dihadiri Wakil Walikota Solok H Zul Elfian SH. M.Si, Anggota DPRD Sumbar Ir Bachtul, Wakil Ketua DPRD Kab Solok Ir Edi Sumanto dan H. Nofi Chandra, SE, mantan anggota DPRD Sumbar yang juga Caleg DPRD dari Gerindra Israr Jalinus, ST. Johardi Das yang juga akan maju menjadi caleg DPRD Sumbar dari Partai Golkar serta 16 orang Caleg warga Koto Baru dari partai yang berbeda dan kepala SKPD daerah setempat. terhadap kehadiran calon-calon wakil rakyat itu, Bupati Solok dengan bahasanya sendiri menyosialisasikan figur masingmasing, dengan harapan duduk sebagai anggota legislatif. “Yang penting mau berbuat, pasti dipilih masyarakat, kalau unggul dari yang lain Insya Allah pasti duduk,” katanya sambil tersenyum. Terkait dengan pelantikan Wali Nagari itu sendiri, Syamsu memuji keberhasilan wali nagari yang lama Nofiarman S.Sos MM Dt Palindih atas keberhasilannya dalam menjalankan pemerintahan dan kegigihannya dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur untuk kemajuan nagarinya. ”Bukan tidak mungkin di masa mendatang menjadi bupati menggantikan saya,” katanya berseloroh yang disambut tawa dan tepuk

tangan undangan yang hadir. Lantaran keberhasilan itu, Syamsu serta merta mengingatkan wali nagari yang baru dilantik Afrizal Khaidir malin Batuah, agar mampu mengembangkan potensi Koto Baru menjadi lebih baik dimasa datang. Karena tugas dan fungsi wali nagari, tidak sekedar melayani masyarakat, tetapi bagaimana dapat menciptakan kehidupan yang dinamis dalam kerangka kebersamaan. “ Wali Nagari harus mampu bekerjasama dengan semua lembaga yang ada di nagari“ tegasnya. Hal senada juga disampaikan oleh mantan anggota DPRD Sumbar Israr Jalinus ST terkait keberhasilan pembangunan di Nagari Koto Baru “ Wali Nagari yang baru harus bisa lebih baik lagi dari yang sekarang dalam menggaet dana pembangunan ke nagari ini, dengan menjalin komunikasi aktif dengan para wakil rakyat yang duduk di parlement” ujarnya. Sejalan dengan itu, ketua TPPKK Kab. Solok Ny. Hj. Erlinda Syamsu Rahim ikut memotivasi ketua PKK Nagari Koto Baru agar bagaimana memberdayakan masyarakat melalui lembaga PKK “ banyak program pemberdayaan masyarakat yang bisa kita lakukan bersama PKK demi menunjang pembangunan masyarakat nagari agar lebih baik dimasa datang” katanya. (h/cw/ndi)

PBB Adakan Raker Caleg se-Sumbar PADANG, HALUAN— Setelah KPU menetapkan calon anggota legislatif tetap (caleg) beberapa waktu lalu, Partai Bulan Bintang (PBB) lakukan rapat kerja. Raker caleg itu dilakukan, untuk kembali memantapkan persiapan caleg meenghadapi pemilu 2014. Menurut Sekretaris DPW PBB Sumbar Zaldi Heriwan, raker caleg tersebut merupakan program PBB Sumbar, dan tidak ada provinsi lain melakukannya. Walaupun begitu, PBB Sumbar tetap minta persetujuan dari DPP untuk melaksanakan kegiatan raker.

“Raker caleg ini memang hanya Sumbar yang melakukan, makanya kita tetap sampaikan pada DPP. Karena dalam aturan partai tak ada yang namanya raker caleg, saya pikir ini untuk perbaikan.” ujar Zaldi, kemarin di DPRD Sumbar. Disebutkan, nantinya raker akan membahas strategi dan program apa yang mesti dilakukan lagi, agar upaya yang dilakukan tepat sasaran. Paling tidak, kinerja caleg dapat terukur dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Yang diperlukan itu adalah manfaat dari program yang dilakukan

caleg, di masyarakat. Jika berbuat dan tepat adanya, pasti masyarakat inginkan caleg bersangkutan duduk di legislatif, untuk memperjuangkan aspirasi mereka.” ujarnya, didamping Ketua KAPU PBB Syahrul R. Kegiatan raker dilakukan di Selasih Kabupaten Solok, pada tanggal 7-8 September mendatang. Dalam kegiatan itu, akan dihadiri oleh seluruh caleg, baik caleg DPRD kabupaten dan kota, caleg DPRD provinsi, maupun caleg DPR RI. “Semuanya hadir dan melakukan yang terbaik untuk partai dan masyarakat,” tambah Syahrul. (h/rud)

Mursyida mengaku tidak mengetahui awal kejadian tersebut, karena saat kejadian Ia sedang mandi. Ia baru mengetahui ketika diberitahu cucunya yang baru pulang sekolah, yang melihat ada kepulan asap pada bagian loteng. Ketika melihat pada bagian loteng yang ditunjuk cucunya, Ia terkejut karena asap hitam yang mengepul itu juga terlihat kobaran api. Melihat kobaran api yang cepat membesar dan telah membakar sebagian rumahnya, Mursyida jadi panik sambil terus berteriak minta tolong. Tak lama kemudian satu persatu warga mulai berdatangan untuk memberikan pertolongan dengan alat seadanya. Namun karena sebagian besar rumahnya terbuat dari kayu, dengan mudah api cepat membesar dan sulit dipadamkan. Api juga cepat menjilat dua rumah lain di sekitarnya dalam hitungan menit. Beberapa menit kemudian, sejumlah mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Namun karena apinya telah membesar, tiga unit rumah yang terbakar itu tidak bisa diselamatkan.

Akibat kebakaran itu, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara itu, Wali Nagari Pakan Sinayan, A.S Dt. Nan Kuniang mengatakan, dirinya baru mengetahui kejadian itu setelah beberapa warga melaporkan telah terjadi musibah kebakaran di rumah Mursyida. “Saat rombongan kami sampai dilokasi, api telah membesar. Untung saja pemadam kebakaran cepat tiba di lokasi kebakaran, sehingga tidak banyak rumah yang terbakar,” ujarnya. Wali Nagari mengatakan, dari informasi yang didapatkannya, kemungkinan sumber api terjadi akibat adanya arus pendek. Ia juga telah menginstruksikan kepada masyarakat ditiap jorong untuk membuka posko bantuan bagi korban kebakaran yang berjumlah empat KK. “Selain itu, nagari juga telah memberi bantuan logistik kepada ke empat kepala keluarga yang tertimpa masalah, dan untuk sementara mereka ditempatkan di rumah sekitar. Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp425 juta,” ujar Wali Nagari. (h/wan)

Amping Parak Lestarikan Zakat PAINAN, HALUAN— Nagari Amping Parak Timur tetap lestarikan upaya pengentasan kemiskinan dengan zakat. Nagari dengan jumlah KK sebanyak 1.300 dan RTM sekitar 600 kk itu lima tahun terakhir bahkan telah berhasil membuat peraturan nagari (Pernag) tentang pemungutan zakat. Pelaksana Tugas Wali Nagari Ampiang Parak Timur Ipal, Rabu (4/9) menyebutkan, dengan Pernag tersebut nyaris seluruh wajib zakat membayarkan zakatnya ke Badan Amil Zakat Nagari Amping Parak Timur. Menurutnya semnjak Pernag di berlakukan maka pemungutan dan pendistribusian zakat dapat berjalan dengan baik. Tahun 2010 terkumpul zakat sebanyak Rp180 juta dari 170 wajib zakat. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya bencapai Rp100 juta saja. Pemungutan zakat dilakukan oleh amil zakat yang juga diatur dalam Pernag. “Seperti tahun sebelumnya, maka zakat tahun 2010 telah di serahkan kepada orang orang miskin dan sesuai dengan hasnaf nan salapan. Total penerima zakat pada tahun 2010 lalu 170 orang. Hal itu tetap bertahan hingga tahun ini,” kata Ipal. Pola ini menurut Ipal merupakan yang pertama dilakukan di Pesisir Selatan, namun setidaknya pola ini telah mampu meringankan beban masyarakat yang berada dalam kungkungan kemiskinan tersebut. “Penerima zakat sebelumnya diinventarisir dan disesuaikan dengan data kemiskinan Amping Parak Timur yang dilakukan BPS. Artinya ada peninjauan peninjauan kembali terhadap calon penerima zakat. Selanjutnya, setelah berjalan beberpa tahun kegiatan seperti ini terus dievaluasi. Ternyata dengan pola tersebut bisa membantu upaya pengentasan kemiskinan. Ada diantara penerima zakat yang mempergunakannya untuk permudalan atau usaha kecil kecilan,” katanya. Selanjutnya Manjo (55) salah seorang warga yang menerima zakat yang dikelola nagari mengatakan, ia sangat terbantu dengan program zakat yang dibuat pemerintah nagari Amping Parak Timur. (h/har)

SAHABAT TASLIM BANTU KORBAN GALODO

Warga Minta Jaringan Infrastruktur Diperbaiki PADANG, HALUAN — Bencana Galodo di Bangkok Mapat Tunggul Pasaman, sampai hari ini masih menyisakan kesulitan bagi warga setempat. “Tidak banjir saja sudah sulit akses ke sini, apalagi banjir Sabtu dinihari kemarin makin mempersulit kami karena dua jembatan rusak dibuatnya,” ujar Syamsul warga Bangkok kepada koordinator Reaksi Cepat Sahabat Taslim, Rice Malin Sati saat mengantarkan bantuan, Selasa sore kamarin. Dua mobil yang membawa makanan mi instan ke lokasi bencana Galodo menurut Rice tidak bisa masuk. “Mobil kita parkir di jalan utama, lalu barang makanan kita angkut

dengan ojek ke lokasi bencana,”ujar Rice, Rabu (4/9). Menurur Rice, kondisi warga masih memprihatinkan, karena jaringan infrastruktur, irigasi dan sumber air bersih dirusak oleh banjir Sabtu dinihari itu. “Empat rumah rusak parah, dua jembatan putus dan sumber air bersih tidak bisa dimanfaatkan,”ujarnya. Menurut Syamsul, sehari usai Galodo terjadi pemerintah Pasaman sudah turun ke lokasi. “Dan pak Bupati sudah menetapkan tanggap darurat selama empat belas hari sejak Minggu kemarin,”ujarnya. Sementara Itad, yang rumahnya hancur oleh Galado hanya bisa pasrah. “Terpaksa menum-

pang tinggal di rumah saudara sementara pak,”ujar Itad kepada rombongan Sahabat Taslim. Menurut Rice, berita bencana Galodo di Jorong Bangkok ini didapat dari berita koran Senin kemarin. “Dan kita langsung bergerak menghubung para sahabat yang tergabung dalam komunitas Sahabat Taslim,”ujarnya. Tim Reaksi Cepat (TRC) Sahabat Taslim memberikan bantuan berupa sembako dan meninjau langsung ke tempat kejadian bencana. bantuan di Menurut Kepala Jorong Bangkok hadirnya Sahabat Taslim sangat membantu sekali. “Ternyata tidak Pak Taslim yang anggota DPR RI dari PAN saja yang

kami kenal sangat peduli pada rakyat di daerah terisolir, ada juga jaringan Sahabat Taslim yang kepeduliannya sama rupanya dengan Pak Taslim itu,”ujarnya. Tapi, Syamsir masih berharap ada upaya cepat untuk memulihkan jaringan air bersih di Bangkok tersebut. “Soalnya sumber air bersih warga hancur, diperkirakan satu sampai tiga bulan kedepan kami akan mengalami krisisi air bersih,”ujarnya. Miris lagi beberapa fasilitas yang dibangun dari PNPM termasuk sumber air bersih, kata Syamsir hancur diterjang Galodo kemarin itu. “Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan dan mem-

bangun berbagai fasilitas yang sebelumnya dibangun dari dana PNPM,”ujarnya. Warga Jorong Bangkok juga mendesak pemerintah termasuk kementerian PU di Jakarta mau turun tangan untuk kembali memperbaiki jalan dan membangun jembatan yang rusak. “Kalau tidak kami pasti terisolir seperti dulu lagi,”ujarnya. Sahabat Taslim adalah komunitas berbagai profesi yang tujuannya pemberdayaan dan kepedulian sosial. “Kami akan berupaya mengumpulkan bantuan dari para sahabat kembali untuk membantu Jorong Bangkok ini,”ujar Koordinator Logistik Sahabat Taslim, Eland Barker. (h/rel/mat)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman :Jefli


OPINI 5

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Mencari CPNS Berkualitas ahun 2013 telah dipastikan moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di tataran pemerintah daerah dihentikan. Namun tidak semua pemerintah daerah di Sumatera Barat untuk tahun ini menerima CPNS sebagaimana yang diizinkan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pemda di Sumatera Barat yang menerima CPNS adalah; Pemprov Sumatera Barat sebanyak 193 formasi yang terdiri dari guru dan tenaga teknis, Pemko Sawahlunto 40 formasi, Pemkab Dharmasraya 50 formasi, Pemkab Pasaman 50 formasi, Kota Padang Panjang 50 formasi, Pemkab Solok Selatan 100 formasi dan Pemkab Mentawai 141 formasi. Jumlah total penerimaan CPNS untuk wilayah Sumatera Barat tahun 2013 ini sebanyak 624 formasi. Mayoritas formasi tersebut untuk guru. Diperkirakan seleksi CPNS tahun 2013 yang rencananya akan dilaksanakan bulan September ini akan diikuti puluhan ribu orang. Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Mentawai akan diserbu oleh para peserta tes CPNS. Jumlah peserta tes membeludak, sebagai dampak dari moratorium penerimaan CPNS selama dua tahun belakangan (2011 dan 2012). Membeludaknya peserta tes/seleksi CPNS semestinya menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk merekrut atau memilih bibit unggul dari puluhan ribu peserta tes. Tentu pemerintah daerah lebih memiliki keleluasaan untuk mendapatkan CPNS yang lebih berkualitas, baik dari sisi kemampuan intelektual, integritas, kejiwaan, etos kerja, disiplin dan lainnya. Untuk mendapatkan CPNS yang berkualitas dengan kriteria seperti yang disebutkan di atas tentu bukan pekerjaan mudah. Apalagi telah ada aturan baku yang telah disiapkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Namun untuk sebuah perubahan ke arah yang lebih baik, mau tak mau kriteria yang demikian memang harus menjadi rujukan. Apalagi di kementerian ini juga ada kata-kata reformasi birokrasi. Hanya dengan CPNS yang berkualitas dari tinjauan berbagai dimensi tadilah reformasi birokrasi bisa direalisasikan. Dengan sistem yang lama, dipastikan wajah birokrasi kita tidak akan pernah membaik. Apalagi jika kepala daerah, sekda, kepala SKPD, para Muspida sama-sama melakukan kolusi, nepotisme dan suap untuk meloloskan keluarga dan karibnya menjadi CPNS, bisa dipastikan reformasi birokrasi hanya jalan di tempat saja. Praktik-praktik seperti itu bukan rahasia lagi. Untuk bisa menjalankannya memang sangat dibutuhkan political will dari semua pihak yang selama ini menjadikan posisi dan jabatan strategisnya untuk meloloskan CPNS tententu dengan mengenyampingkan berbagai kriteria yang semestinya dimiliki oleh CPNS guna mengubah wajah birokrasi kita yang kondisinya sangat parah. Melalui CPNS yang berkualitas kita berharap akan tercipta layanan birokrasi yang berkualitas pula. Kita tentu sangat risau dengan sejumlah layanan di jajaran Pemko Padang yang sangat buruk berdasarkan hasil pantauan Tim Ombusdman. Kita sangat tidak berharap CPNS yang diterima tahun 2013, kinerjanya setelah diangkat menjadi PNS juga buruk, sebagaimana temuan Tim Ombusdman tersebut. Sebagaimana berita headline halaman satu Haluan edisi Jumat (23/8) lalu, ada sembilan institusi di Kota Padang yang memberikan layanan buruk kepada masyarakat. Sembilan institusi tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Rasyidin Padang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang, Kantor Pertanahan Kota Padang dan Kantor Samsat Kota Padang. Berikutnya pelayanan pada Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polresta Padang, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Kota Padang, Kantor Imigrasi Kelas I Padang, Lapas Kelas II A Padang dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Padang Timur (sampel Kementerian Agama) di Kota Padang. Pelayanan buruk itu adalah hasil temuan Ombudsman Republik Indonesia (RI), selaku lembaga yang bertugas mengawasi penyelenggara pelayanan publik. Sembilan lembaga itu dipantau dan diselidiki melalui investivasi oleh Tim Ombudsman mulai April 2013 sampai Agustus 2013. Wakil Ketua Ombudsman RI, Hj Azlaini Agus mengatakan buruknya layanan tersebut ditengarai karena rendahnya kesadaran para PNS penyelenggara layanan publik di Kota Padang, atas kewajibannya memberikan layanan yang baik kepada masyarakat. Temuan layanan yang buruk itu dibeberkan di hadapan sekitar 50 peserta yang hadir dalam seminar Hasil Supervisi Pelayanan Publik di Kota Padang yang diselenggarakan di Hotel Pangeran Beach, Padang Kamis (22/8) lalu. **

T

„ Bank Mandiri Dibobol, Rp300 Juta Raib

Bombastis Kampanye Capres OLEH: ARDI WINANGUN Penggiat Komunitas Penulis Lapak Isu eski Pemilu Presiden (Pilpres) 2014 terbilang masih satu tahun lagi, namun kampanye dari calon presiden (capres) sudah marak. Kalau kita melihat iklan di televisi, terutama pada saat bulan Ramadhan, para capres tak henti-hentinya mensosialisasikan diri. Lihat saja bagaimana Prabowo Subianto, Wiranto, dan Aburizal Bakrie, tampil di media. Selain mengucapkan selamat berpuasa dan Idul Fitri, mereka juga menjual program kerjanya. Karena iklan di televisi terbilang mahal, maka program yang ditunjukkan adalah visualisasi kedekatan dengan rakyat kecil dan kesuksesan pembangunan pertanian. Di rasa iklan di televisi kurang, maka untuk menjabarkan program-programnya para capres memasang iklan di media cetak menguraikan secara gamblang apa saja yang bisa dilakukan bila dirinya terpilih. Karena iklan atau promosi, maka mereka pasti terikat dengan teori dan strategi iklan yang mengharuskan produk yang ada dibuat sedemikian bagus dan menarik sehingga mampu membuat orang untuk memilih atau menggunakan produk itu sehingga tak ada iklan yang jelek. Saking semangatnya beriklan, terkadang iklan itu terlalu mengada-ada dan sepertinya susah untuk dinalar. Contohnya, ada sebuah iklan pewangi tubuh pria yang menawarkan pengguna produknya untuk menjadi astronot. Tentu tidak semua pengguna produk pewangi tubuh itu bisa langsung ke luar angkasa setelah membeli. Namun mereka harus diseleksi secara ketat. Menjadi astronot bukan perkara mudah. Seseorang harus menjalani rangkaian test

M

yang demikian panjang dan jelimet. Dan itu pun harus disesuaikan dengan program institusi yang sudah biasa mengirim astronot ke luar angkasa, misalnya NASA. Orang Indonesia yakni Pratiwi Soedharmono saja gagal pergi mengangkasa meski sudah menjalani berbagai rangkaian test yang panjang dan jelimet. Apalagi hanya seorang pengguna pewangi tubuh. Jadi sepertinya iklan itu mengada-ada. Bombastis! Disebut terlalu mengadaada mungkin tidak menjadi masalah bagi pengiklan. Yang penting bagi mereka produknya laris manis. Dalam beriklan, tim sukses capres pun menggunakan teori seperti itu. Sehingga semua yang divisualkan atau diuraikan yang menonjolkan kebaikan, kesuksesan, dan janji untuk hidup yang lebih baik. Terlalu bombatisnya iklan capres rupanya menimbulkan pertanyaan akan masalah realistisnya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono merasa galau karena ada sebuah iklan kampanye dari seorang capres. Diungkapkan dalam sebuah acara, pria asal Pacitan, Jawa Timur, itu mencontohkan ada seorang capres yang dalam pidatonya yang berapi-api bahwa pertumbuhan akan dua digit, nilai tukar Rp7.000 atau Rp8.000 rupiah, pendidikan dan kesehatan gratis, tidak akan ada impor lagi karena semua kebutuhan dicukupi, korupsi tidak ada, infastruktur dibangun serentak, dan tanah dibagi sesuai landreform. Susilo Bambang Yudhoyono mengharap agar kita berpikir jernih dan tidak memberi angin surga. Ini ditekankan sebab capres harus tahu betul kondisi bangsa Indonesia dan dunia. Capres yang mengkam-

panyekan mampu berbuat seperti itu bisa jadi sangat bersemangat untuk menjadi presiden sehingga dirinya optimis mampu berbuat yang lebih baik. Capres yang mengkampanyekan demikian bisa jadi merasa mempunyai pengalaman dalam bidang ekonomi, pertanian, dan lain sebagainya, sehingga dirinya memberi harapan baru kepada rakyat Indonesia. Iklan bombatis sebenarnya bukan kali ini seperti yang disinggung oleh Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam setiap pilkada, para calon kepala daerah selalu mengiklankan diri mampu berbuat baik untuk daerahnya. Iklan yang biasa ditawarkan adalah pendidikan dan sekolah gratis. Karena hal yang demikian biasa maka calon kepala daerah biasanya mengiklan sesuatu yang menjadi masalah besar di daerah itu. Contohnya di Jakarta problemnya adalah kemacetan dan banjir. Untuk menarik pemilih maka calon kepala daerah berjanji akan mampu mengatasi kemacetan dan banjir. Dalam Pilkada Jakarta

tahun lalu bahkan ada seorang calon kepala daerah berani berjanji akan mampu membenahi masalah Jakarta dalam waktu 3 tahun. Bombastis! Menanggapi iklan-iklan yang demikian, ada masyarakat yang cuek ada pula masyarakat yang kritis. Masyarakat tingkat bawah dan ini merupakan mayoritas pemilih dalam pemilu, biasanya cuek akan iklan-iklan seperti itu. Mereka hanya melihat sosoknya itu tampilannya bagus dan mempunyai kharisma. Namun ada pula masyarakat yang melihat seseorang dari pengalaman kerjanya yang terbukti. Dalam Pilkada Jakarta yang lalu sepertinya Jokowi tidak beriklan secara bombatis. Namun karena kinerjanya saat menjadi Walikota Solo bagus maka rakyat Jakarta memilihnya. Dukungan masyarakat kepada Jokowi semakin menguat ketika Fauzi Wibowo dalam memimpin Jakarta terbilang tidak sukses. Problem kemacetan dan banjir tak terentaskan. Sehingga masyarakat ingin adanya perubahan dengan tampilnya gu-

bernur baru. Kita di sini jangan terjebak atau saling serang pada kampanye capres yang bombastis. Penting di sini adalah dilakukan pendidikan politik yang cerdas. Bila masyarakat cerdas tentu masyarakat akan mampu mengkalkulasi janji-janji dari para capres. Misalnya ada janji pendidikan dan kesehatan gratis maka janji itu bisa dicek dengan APBN untuk bidang itu selama ini. Demikian pula bila landreform dijanjikan itu bisa diukur dengan luas tanah di Indonesia. Demikian pula bila janji mampu mencukupi kebutuhan diri sendiri atau tidak impor hal demikian bisa dibandingkan dengan kemampuan kita berproduksi dan jumlah konsumsi. Dengan membandingkan angka-angka di lapangan dan janji yang dikampanyekan maka kita bisa mengukur janji itu hanya sekadar janji atau janji yang bisa direalisasikan. Bila janji itu hanya sekadar janji maka jangan pilih capres itu. Namun bila janji itu bisa direalisasikan, maka kita harus mendukungnya. ***

Dibuai “Angin Surga” PLN emadaman listrik bergilir akibat krisis energi di Sumbar terasa makin parah sejak beberapa hari terakhir. PLN pun seperti kehabisan akal mengantisipasi pemadaman, sementara pusat terlihat acuh. Padahal, potensi krisis sudah terbaca oleh PLN jauh hari sebelum Ramadan lalu. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengantisipasi pemadaman, terutama di bulan Ramadan. Namun upaya keras PLN itu belum membuahkan hasil. Sehingga pemadaman masih terjadi saat Ramadan, bahkan sampai sekarang. Seperti diberitakan Haluan, semua upaya sudah dilakukan PLN untuk mengantisipasi pemadaman, setidaknya mengurangi durasinya. Perbaikan sejumlah pembangkit segera dituntaskan. Sementara kekurangan debit air diatur pola pengoperasian PLTA seoptimal

P

mungkin. “Semua upaya sudah kita lakukan. Namun karena memang sejumlah pembangkit kita sedang dalam perbaikan, ditambah PLTA tak bisa beroperasi maksimal karena keterbatasan debit air danau, solusi satu-satunya menambah pasokan baru dari PLTU Teluk Sirih yang disiapkan mulai beroperasi 10 September. Ini yang bisa mengantisipasi pemadaman,” begitu kata Humas PLN Wilayah Sumbar, Ridwan. Keterangan dari juru bicara PLN Wilayah Sumbar itu menandakan krisis listrik Sumbar masih berlangsung sampai 10 September ini. Itu pun kalau persiapan operasi pembangkit baru, PLTU Teluk Sirih sesuai rencana. Jelas, masyarakat tak sabar menunggu solusi terakhir PLN ini. Namun seiring menunggu 10 September, saya terenyuh membaca surat kabar lokal

yang memuat besar-besar berita adanya tambahan daya 50 MW untuk Sumbar, bahkan ada 150 MW untuk Sumatera untuk mengantisipasi pemadaman. Keterangan ini bersumber dari mantan Dirut PLN, Dahlan Iskan yang memerintahkan Dirut PLN penggantinya memaksimalkan PLTD dan genset untuk mengantisipasi krisis listrik di Sumbar, dan Sumatera bagian tengah umumnya. Dalam pikiran saya, tambahan daya ini segera terealisasi sehingga pemadaman bisa dihentikan. Namun ternyata, setelah berita itu saya baca, dalam keterangan Meneg BUMN ini, tambahan daya dari genset itu baru direncanakan bisa teralisasi akhir bulan ini. Ala… mak… lagi-lagi dibuai “angin surga”. Untuk apa lagi tambahan daya dari genset, jika realisasinya hanya bisa jelang akhir bulan juga. Sementara PLTU

Teluk Sirih sudah dijadwalkan beroperasi 10 September. Ini artinya bantuan dari pusat datang setelah masyarakat Sumbar lepas dari “kelaparan” listrik yang dirasakan jauh hari sebelum Ramadan lalu. Sebenarnya apa sih yang dilakukan PLN untuk mengatasi pemadaman? Sejauh mana sih koordinasi PLN Sumbar dengan pusat? Sebab, jika memang pusat peduli, tentunya tambahan daya dari genset yang direncanakan sekarang bisa dilakukan ketika baru-baru deficit energy mulai terasa sebelum Ramadan lalu. Apalagi, PLN katanya sudah menerapkan sistem IT online yang tentunya semua informasi di daerah langsung terbaca di pusat. Bahkan dengan teknologi serta pemeliharaan komponen PLN, potensi defisit itu sudah bisa terbaca jauh hari. Tapi kok antisipasi nya baru sekarang setelah begitu lama masya-

Oleh:

DAVID M BUNGSU rakat merana oleh pemadaman bergilir. Ya… tapi inilah PLN kita. Walau bagaimanapun, terima kasih PLN yang telah menerangi hidup kita. (h/*)

„ Ayo unjuk gigi Tim Polresta Padang? „ Mukhlis-Genius Klaim Menang

Kapan Tersangka Korupsi Hambalang Ditahan?

„ Masih bisa berubah Jo…

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab Pemimpin Redaksi

: Zul Effendi, : Yon Erizon

Pemimpin Perusahaan

: Indra Helmi

Pendiri H. Kasoema

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Terbit Sejak 1948

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Eko Yanche E

Koordinator Liputan

: Rudi Antono

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Padang Kebanjiran

KEMBALI kita mendengar penegasan Ketua KPK Abraham Samad bahwa pihaknya akan segera menahan para tersangka yang tersangkut kasus dugaan korupsi Proyek Pembangunan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang. Harapan kita, kiranya kasus korupsi yang satu ini bisa segera dituntaskan sehingga tidak terkesan sengaja diulur-ulur. KPK juga kita harapkan tetap bersikap tegas dalam menumpas tindak pidana korupsi di Tanah Air.

NYARIS sepanjang Rabu (04/ 9) kemarin, Kota Padang diguyur hujan lebat. Akibatnya, sejumlah lokasi di kota ini langsung kebanjiran. Kepada pemimpin kota berikutnya, sebagai warga kota kami menumpangkan harapan kiranya masalah ini kelak segera dicarikan solusinya sehingga warga kota tetap bisa tinggal di kota ini dengan tenang, aman dan nyaman.

+6281382127***

+6285376151***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Eko Yanche Edrie, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini, Rahmatul Akbar. Asisten Redaktur: Devi Diani. Reporter Padang: Ade Budi Kurniati, Nasrizal, Perwakilan Bukittinggi: Haswandi (Plt Kepala), Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Elfa Fuadiansyah, Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Moralis, Biro Kepri: M Sahdan Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Yursil Masri (Manajer Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com

>> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


6

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

LINGKAR

Nyaleg Lagi, Anggota DPRD Jangan Tinggalkan Tugas BUKITTINGGI, HALUAN – Ketua DPRD Kota Bukittinggi Rachmat Aris meminta agar anggota dewan tetap mempertahankan ritme kerja kerasnya, walau hampir seratus persen di antara mereka maju lagi sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2014.

Pilkada Ulang, Alex Nurdin Kalah PALEMBANG, HALUAN – Hitungan cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) di Pilkada ulang Gubernur Sumatera Selatan di lima kabupaten/ kota menempatkan pasangan Herman Deru – Maphilanda di posisi teratas dengan perolehan suara 54,94 persen. Sementara incumbent Alex Noerdin – Ishak Mekki berada di posisi kedua menyusul dengan raihan 34,22 persen. Urutan berikutnya adalah pasangan Edi Santana-Wiwit dengan 7,66 persen dan urutan buncit Iskandar Hasan-Hafiz Thohir 3,17 persen. Peneliti LSI Adjie Alfaribi mengatakan bahwa data yang masuk sudah mencapai 98 persen. Sementara itu, tingkat partisipasi pemilih mencapai 61,21 persen. Quick qount LSI ini dilakukan dengan sampel 300 tempat pemungutan suara (TPS) dengan margin error lebih kurang 1 persen. Sebelumnya, Alex Noerdin yang masih menjabat gubernur Sumsel optimis menangi Pilgub Sumsel 2013, meskipun dugaan penyimpangan dana APBD yang dilakukannya sedang di audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Alex juga mengungkapkan bahwa dirinya saat ini masih fokus untuk pemilihan ulang Pilgub Sumsel 2013, seraya menunggu hasil Audit BPK terkait penggunaan APBD Rp1,4 triliun tersebut. “Ya BPK sedang audit itu, mestinya audit tiap akhir tahun, tapi kita minta diaudit sekarang,” kata calon Gubernur incumbent Sumsel tersebut. Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi menunda kemenangan Alex Noerdin-Ishak. Padahal, KPUD Provinsi Sumsel sebelumnya telah menetapkan pasangan tersebut. Penetapan KPUD Provinsi Sumsel itu tertunda lantaran MK menemukan fakta Alex Noerdin yang merupakan calon incumbent, telah menggunakan anggaran Bantuan Sosial pada APBD Sumsel tahun Anggaran 2013 untuk membiayai kampanyenya. Disebutkan bahwa pelanggaaran Alex yakni menggunakan dana APBD Rp 1,4 triliun di dua kabupaten, dua kota, dan satu kecamatan. (h/inc)

GAMBAR CALEG -- Poster Caleg dari Koto Baru ditampilkan saat Pelantikan Walinagari setempat, kemarin. Bupati Syamsu Rahim memperkenalkan calon wakil-wakil rakyat yang akan dipilih pada Pemilu 2014 itu.

BUPATI SOLOK KENALKAN CALON WAKIL RAKYAT KOTO BARU

Caleg Jangan Merusak Silaturahmi SOLOK, HALUAN – Bupati Solok Syamsu Rahim meminta calon Legislatif (Caleg) untuk berkompetisi secara sehat tanpa merusak silaturahmi yang dapat merenggangkan hubungan kekerabatan dalam nagari. Hal itu diungkapkannya saat pelantikan Afrizal Khaidir sebagai

PUAN SOAL PERMINTAAN TAK CAPRESKAN JOKOWI

Sebaiknya Urus Partai Masing-masing JAKARTA, HALUAN – Hubungan baik PDIP-Gerindra yang terlihat harmonis selama ini mulai goyang. Gelagat ini terlihat dari permintaan Gerindra agar PDIP tak mengusung Jokowi pada Pilpres sekaligus meminta dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai Capres. Sementara Ketua Fraksi PDIP, Puan Maharani menegaskan, Jokowi adalah kader PDIP yang paham dengan mekanisme dan aturan internal yang ada dalam partai. “Jadi saya rasa terimakasih atas usul dan sarannya. Tapi lebih baik kita fokus dan mengurus urusan internal kita masing-masing, partainya masingmasing,” kata Puan di Gedung DPR, Rabu (4/9). Puan menegaskan, meski saat ini partainya dan Gerindra masih memiliki hubungan yang baik, tetapi dalam Pemilu 2014 mendatang, belum diputuskan dengan siapa PDIP akan berkoalisi. “Yang pasti pintu PDIP terbuka sama siapa saja dan diharapkan pintu teman-teman buat PDIP juga terbuka, jadi kita sama-sama jalin komunikasi yang baik dan benar,” ujar Puan. PDIP sendiri belum bisa memastikan Jokowi bakal diusung sebagai Capres pemilihan 2014 nanti. “Nama Jokowi

atau Bu Mega memang sangat kuat dalam hasil survei, namun kami belum tahu siapa nanti yang akan terpilih,” ucap Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo dalam jumpa pers, Rabu (4/9). Lebih lanjut Tjahjo menegaskan, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP tersebut, nantinya hanya akan membahas kriteria kandidat yang akan maju dalam capres. Untuk keputusan akhir, nantinya akan disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. “Di rakernas nanti hanya akan membahas kriteria. Keputusan akhir ada di Bu Mega,” kata Tjahjo. Rakernas rencananya akan digelar pada tanggal 6-8 September 2013 di Ecopark, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Peserta rakernas terdiri dari DPP, DPD dan DPC. Selain kriteria calon presiden, rencananya ada beberapa program lain yang dibahas seperti, mengevaluasi pelaksanaan program konsolidasi partai dalam rangka pemenangan Pilpres 2014, serta strategi pemenangan serta mempersiapkan kader-kader pilihan yang akan menduduki jabatan strategis. (h/vvn)

Walinagari Koto Baru, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok di Kotobaru, Rabu (4/9). “Silahkan berkompetisi secara sehat, akan tetapi dalam berkompetisi jangan sampai melakukan hal hal yang dapat merusak silaturahmi yang dapat merenggangkan hubungan kekerabatan dalam nagari,” ujar Syamsu Rahim di hadapan para caleg yang berasal dari Nagari Koto Baru. Pada kesempatan itu, Syamsu Rahim juga memberikan apresiasi kepada panitia pelantikan walinagari yang telah memajang baliho bersama dengan ukuran besar di lokasi acara serta mendudukkan seluruh caleg dari Nagari Koto Baru di kursi kehormatan. Tidak hanya itu, para caleg juga diperkenalkan satu persatu oleh Syamsu Rahim kepada masyarakat. Di samping memperkenalkan caleg dari Nagari Koto Baru yang akan bertarung di tingkat kabupaten, Bupati Solok ini juga memperkenalkan caleg dari Kabupaten Solok yang akan bertarung di tingkat provinsi dan tingkat pusat. Diantara caleg yang diperkenalkan itu adalah, Isral Jalinus dan Edi Sumanto yang akan bertarung di tingkat provinsi. Kemudian Bachtul dan Ir. Rainier yang akan bertarung merebut kursi DPR RI, serta Nofi Chandra yang akan ikut berkompetisi meraih kursi DPD RI. “Semua caleg ini merupakan potensi daerah. Merekalah nantinya yang akan memperjuangkan aspirasi masyarakat nagari Koto Baru khususnya dan aspirasi masyarakat Kabupaten Solok umumnya. Sekarang tinggal kita menentukan kebijakan, agar

potensi yang ada ini tidak menjadi sia-sia,” kata Syamsu Rahim. Ditambahkannya, jumlah pemilih di Koto Baru hanya 13 ribu orang. Sementara jumlah caleg yang akan bertarung memperebutkan kursi DPRD Kabupaten Solok 16 orang. Untuk mendapatkan satu kursi dibutuhkan 3000 suara. Maka dengan asumsi ini, Nagari Koto Baru berpotensi untuk menempatkan 4 orang wakilnya di DPRD. Kalau ninik mamak, alim ulama dan seluruh tokoh masyarakat bisa membuat kibijakan yang benar benar bijak. Maka Nagari Koto Baru akan mampu mendudukan wakilnya di DPRD 4 sampai 7 orang. Kalau ini terjadi maka proses pembangunan nagari menjadi semakin mudah dan rakyat semakin dekat kepada kemakmuran. “Begitu juga sebaliknya, apa bila tidak ada kekompakan dan tidak ada kepedulian tokoh masyarakat terhadap persoalan ini, maka dari 16 caleg yanga ada tidak satupun yang akan duduk. Akibatnya nagari rugi, masyarakat terpecah pecah dan hubungan kekerabatan semakin merenggang,” ujar Syamsu Rahim. (h/cw-eri)

“Kepada anggota dewan yang nyaleg lagi, tugas pokok dan fungsi tetap dijalankan dan diprioritaskan, disamping harus melakukan kampanyekampanye sebagai caleg,” pinta Rachmat Aris ketika ditemui Haluan, Rabu (4/9). Rachmat juga melarang para anggota DPRD menggunakan fasilitas negara seperti mobil dinas dan yang lainnya untuk kepentingan kampanye yang mengatasnamakan caleg, termasuk larangan memasang atribut caleg dan parpol di mobil dinas. Tak hanya itu, Rachmat Aris juga menghimbau kepada seluruh caleg, baik tingkat daerah, provinsi ataupun tingkat pusat, agar tidak merusak lingkungan saat berkampanye atau mensosialisasikan diri kepada masyarakat. Saat ini yang banyak merusak lingkungan diakibatkan ulah sejumlah tim sukses atau caleg yang memasang atribut di pohon pelindung jalan atau di fasilitas umum. Dari hasil penertiban atribut yang dilakukan Panwaslu Kota Bukittinggi beberapa pekan lalu, caleg dari DPR RI mendominasi pelanggaran pemasangan atribut di tempat terlarang. Dari 631 atribut baliho, poster, bendera dan atribut lainnya yang ditertibkan, sebanyak 541 atribut berasal dari caleg DPR RI. Selebihnya, berasal dari caleg DPRD Sumbar, DPRD Bukittinggi dan dari partai politik (parpol). Atribut yang ditertibkan itu dipasang di tempat terla-

>> Editor : David Ramadian

rang, seperti di pohon pelindung, tiang listrik, fasilitas umum dan sejumlah tempat terlarang lainnya. Namun yang mendominasi ditemukan di pohon pelindung. Dari jumlah 541 atribut caleg DPR RI yang ditertibkan itu dimiliki oleh empat caleg DPR RI, baik yang nyaleg lagi maupun baru nyaleg perdana. Terkait dilarangnya pemasangan atribut di tempat terlarang, Pemko Bukittinggi dalam suratnya yang ditujukan kepada KPU Kota Bukittinggi bernomor 024/KPL-BKT/ II-2013 perihal penetapan lokasi pemasangan alat peraga kampanye tertanggal 27 Februari 2013, menyebutkan bahwa, tidak diperkenankan memasang atribut pasangan calon dan alat peraga kampanye di sepanjang jalan protokol. Jalan Protokol itu meliputi Jalan Sudirman yang dimulai dari batas kota Jambu Aie sampai Simpang Kangkung Jalan Imam Bonjol atau depan Kantor DPRD Bukittinggi, Jalan H Agus Salim yang dimulai dari pendakian samping Hotel Ambun Suri hingga ke eks Bioskop Sovia, Bank Nagari, Hotel The Hills, Balai Sidang Bung Hatta, Gedung Tri Arga, Jalan Ahmad Yani, serta di sekitar Jam Gadang. Pemasangan alat peraga kampanye di Jalan Protokol tersebut hanya diperbolehkan khusus bagi partai politik (parpol) yang berkantor di Jalan Protokol, itupun hanya diperbolehkan di dalam lingkungan kantor. (h/wan)

>> Penata Halaman: Syahrizal


SAMBUNGAN 7

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Anggota DPRD ............... Dari Halaman. 1 Cegah Korupsi ................ Dari Halaman. 1 Hal yang sama juga disampaikan Buzarman dari Fraksi Demokrat. Menurutnya, selain permasalahan BUMD, kelanjutan pembangunan selter dan realisasi kelanjutan beasiswa Rajawali juga harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Sementara Fraksi PPP, yang disampaikan oleh Syukriadi Syukur mempertanyakan realisasi belanja oleh pemerintah provinsi karena terjadi peningkatan anggaran di sejumlah bidang. Seperti di bidang pekerjaan umum yang bertambah sekitar 39, 52 persen. Kemudian, juga urusan sosial yang mengalami kenaikan sekitar 11,79 persen. “Kita mengapresiasi ada kenai-

kan anggaran yang dipergunakan untuk kesejahteraan rakyat. Yang kita pertanyakan,apakah semuanya ini bisa direaliasikan sampai 100 persen. Mengingat sekarang sudah bulan September dan waktu yang tersisa sangat pendek,” katanya. Selain itu, dalam rapat paripurna ini, juga dibentuk panitia khusus (Pansus) untuk PT Balairung Citra Jaya, Pansus Padang Industrial Park (PIP), dan Pansus tanah milik pemerintah daerah. Pembentukan Pansus Balairung dikarenakan,dalam perjalanannya, BUMD milik Sumbar yang berada di Jakarta ini sudah menyalahi Peraturan Gubernur yang bersisi

aturan pendirian. Yaitu adanya pengangkatan direksi yang hanya satu orang, sementara dalam Pergub harus 3 orang. Kemudian, pembentukan pansus ini juga dilatarbelakangi ada unjuk rasa pegawai PT Balairung, karena dipecat sepihak sementara masa kontrak belum habis. Kemudian Pansus tanah milik daerah dibentuk untuk mengetahui kejelaasan aset milik Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ex eigendom verponding 1974. Hal yang sama juga berlaku untuk Pansus PIP. Pansus ingin menyelidiki aset Pemprov yang berada di kawasan PIP ini dan penyertaan modal dari Pemprov Sumbar. (h/eni)

Bank Mandiri ................. Dari Halaman. 1 tiba-tiba dia melihat rolling door (pintu yang bisa digulung) dalam keadaan rusak. Diduga pelaku membuka paksa pintu tersebut dengan menggunakan alat seperti linggis. Merasa curiga, Yulia masuk ke dalam kantor. Ternyata barang-barang dan peralatan kantor di lantai I sudah dalam keadaan berantakan. “Saya baru sampai di kantor, dan terkejut melihat pintu sudah terbuka dalam keadaan rusak. Selain itu, gemboknya juga sudah tidak terpasang,” ujar Yuli. Tidak hanya itu, di dalam ruangan ditemukan kotoran manusia berceceran di dekat dinding, dan di dalam WC. Entah apa tujuan pelaku meninggalkan kotoran seperti itu. Selanjutnya Yuli langsung memeriksa brankas penyimpanan uang yang ada di lantai I. Ternyata, kondisinya sudah terbuka. Sepertinya, sengaja dibelah dengan menggunakan las karbit. “Di dalam brankas tersimpan uang sekitar Rp300 juta. Mungkin pelaku beraksi pada dinihari, karena saat itu lokasi sepi,” katanya. Kejadian tersebut sempat membuat buncah warga yang ada di sekitarnya. Satu-persatu warga mendatangi lokasi kejadian. Selanjutnya banyak warga yang datang, sehingga jalan di lokasi bank itu terjadi kemacetan. Petugas Polsek Nanggalo dan

anggota identifikasi Polresta Padang langsung memasang garis polisi, yang menandakan lokasi tersebut harus dikosongkan. Di dalam ruangan, pihak kepolisian pun sibuk melakukan proses identifikasi mencari barang bukti dan sidik jari pelaku yang menempel. Melihat cara kerjanya, para pelaku diduga sangat profesional. Untuk menghilangkan jejak, mereka pun menghilangkan semua barang bukti, seperti peralatan safety yang terpasang di luar dan di dalam ruangan dinonaktifkan, memutuskan meteran listrik dan alarm, serta mesin rekaman CCTV juga dibawa kabur. Akibatnya, pihak kepolisian yang melakukan identifikasi kesulitan mengungkap para pelakunya. Kemungkinan pelaku memotong dinding brankas menggunakan las pemotong baja, tanpa mengeluarkan suara bising yang bisa mengundang perhatian warga yang ada di sekitarnya. Dengan cepat para pelaku mengambil uang ratusan juta rupiah yang disimpan dalam brankas. Selain itu, tidak adanya petugas Satuan Pengamanan (Satpam) pada malam hari di KCP Bank Mandiri, Nanggalo membuat para pelaku mudah masuk, dan melancarkan aksinya. Kapolsek Nanggalo AKP Zulfahmi mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan siapa

pelaku dari kejadian tersebut. Sebab, tidak ada saksi yang bisa dimintai keterangan terkait kronologis peristiwa. “Kami telah melakukan identifikasi, dan mengambil sidik jari yang kemungkinan ditinggalkan pelaku di lokasi. Saat ini kami masih berupaya mengumpulkan informasi agar bisa mengungkap siapa pelakunya,” kata Zulfahmi, usai melakukan identifikasi di lokasi kejadian. Dikatakannya, dari hasil kerja pelaku kemungkinan pelaku pencurian cukup profesional, karena aksinya cukup rapi. Untuk menghilangkan jejak, pelaku membawa kabur mesin CCTV yang terpasang, mematikan alarm, dan meteran listrik. Meski demikian, lanjut Zulfahmi, untuk mengungkap kasus tersebut pihaknya dibantu dengan anggota Reskrim Polresta Padang. “Kami sempat mendapat informasi dari beberapa warga yang ada di sekitar, bahwa pada saat dini hari, terlihat ada mobil Toyota Kijang Innova warna hitam yang parkir di depan Kantor KCP Bank Mandiri tersebut. Namun, kami belum bisa memastikan apakah itu kendaraan yang digunakan pelaku. Untuk itu, kami masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya. (h/rvo)

Mukhlis-Genius ............... Dari Halaman. 1 Pariaman ini mengalahkan 6 pasang calon lainnya. Ketua pemenangan MG Mulyadi pada Haluan mengklaim bahwa calon yang diunsungnya telah memperoleh suara sekitar 36,14 persen dari 40.880 suara yang masuk. “MG memperoleh 14.772 suara,” ujar Mulyadi. Menurutnya, MG yang diusung oleh PPP dan PKIB ini menang di tiga kecamatan yakni, Pariaman Utara, Pariaman Tengah dan Pariaman Selatan dan kalah di Kecamatan Pariaman Timur. Sementara pasangan Helmi Darlis-Mardison Mahyuddin ( Helm) yang diusung oleh Partai Golkar dan PKS menempati urutan kedua dengan perolehan suara 31,14 persen atau 12.730 suara. Helmi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota dan Mardison Mahyuddin Wakil Ketua DPRD, unggul di Kecamatan Pariaman Timur dengan perolehan suara di kecamatan tersebut 3.431, sedangkan MG hanya mampu mendapat 2.960 suara. Data sementara dari tim MG ini, perolehan suara ketiga oleh IJPJOSS ( Indra Jaya Piliang-Joserizal) sebesar 11,19 (4.576 suara). Peringkat 4 direbut oleh Pijar ( Isprima Nanda- Ibnu Hajar ) 10,85 persen (4.436 suara). Nomor lima ditempati oleh BAHAS ( Bahrul Anif- Hasno Wely) dengan perolehan suara 4,98 persen (2.035 suara). Peringkat 6 ditempati MARI ( Mawardi Samah-Bahari) memperoleh 3,61 persen (1.476 suara) dan posisi terakhir ditepati oleh ERA ( Edison-Yulinesra) 2,09 persen (855 suara). Data yang diperoleh dari tim MG ini, partisipasi pemilih sekitar 66,93 persen, sedangkan 32,62 persen (19.923 suara) pemilih tidak menggunakan hak pilihnya dan 0,45 persen (274 suara) tidak sah. Ketua KPU Kota Pariaman Indra Jaya mengklaim mengatakan bahwa sesuai perhitungan sementara Pilwako Pariaman akan berjalan satu putaran, namun Indra Jaya tidak bersedia memberikan rekapitulasi sementara penghitungan suara. “Kita saat ini, masih terfokus dalam menyelenggarakan Pilwako ini,” kata Indra Jaya pada Haluan. Menurutnya, semua rekap suara masih berada di PPK dan PPS dan belum sampai ke KPU Kota Pariaman. “Namun kami baru dapat data baku bahwa telah ada 2 pasang calon yang melebihi 30 persen,” terangnya. Menurut Indra Jaya, calon yang melebihi 30 persen yakni pasangan nomor urut 2 Helmi Darlis-Mardison Mahyuddin dan nomor urut 6 Mukhlis-Genius. Penitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) Kecamatan Tengah yang ditemui Haluan, juga

belum bersedia memberikan data sementara hasil pemilihan dengan alasan, data belum lengkap masuk dari PPS. Sementara itu tim Pemenangan Helmi Darlis-Mardison (Helm) Zulhamidi dan tim IJP-JOSS, Wery yang ditemui Haluan, belum bersedia memberikan keterangan. “Kami, masih dalam tahap pengumpulan data dari TPS,” katanya. Pemilihan di LP Sebanyak 206 orang warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II B Pariaman menggunakan hak suaranya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Pariaman periode 2013-2018 yang dilaksanakan Rabu (4/9), semua warga binaan melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4 Kelurahan Karan Aur, Kota Pariaman. Kepala LP Kelas II B Karan Aur, Kota Pariaman, Asman Tanjung kepada Haluan mengatakan, dari sebanyak jumlah pemilih 206 itu sudah termasuk keluarga pegawai LP serta anak-anak yang sudah menggunakan hak pilih. “Bagi warga binaan yang lebih enam bulan tinggal di LP Karan Aur ini, sudah bisa menggunakan hak pilihnya, dari semua warga binaan yang berjumlah sekitar 258 orang, hanya sekitar 140 orang yang tercatat untuk menggunakan hak pilihnya,” jelas Asman Tanjung. Sebelum ini katanya, jumlah warga binaan yang tercatat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman sebanyak 253 orang. Akan tetapi, tidak semuanya yang bisa mengikuti pilkada ini. “Karena ada napi pindah, bahkan ada pula yang sudah bebas setelah mendapatkan remisi yang diadakan pada tanggal 17 Agustus yang lalu, dari jumlah warga binaan yang ikut memilih itu terdapat dua orang wanita,” ulasnya. Warga binaan Lapas yang mayoritas pria itu, terlihat antusias dalam mencoblos kertas suara, meskipun mereka terkadang tidak tahu siapa yang akan dicoblosnya. “Wak ndak tau sia nan ka dicoblos do nan jaleh wa coblos salah surangnyo,” ujar seorang warga binaan yang badannya dipenuhi tato itu. Seolah dengan adanya Pilkada dan TPS di Lapas, mereka dapat terhibur dengan canda tawa, tinta di jari kelingking dan melepas sejenak penat di antara jeruji besi. Dari pantauan Haluan di LP Karan Aur, Kota Pariaman, pasangan BAHAS mendapatkan 58 suara, Helm 14 suara, ERA 6 suara, MARI 3 suara, IJP-JOSS 17 suara, MG 94 suara, PIJAR 3 suara. Tidak Dapat Memilih Berbeda dengan warga binaan di Lapas, sebagian pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)

Pariaman tidak dapat menggunakan hak konstitusinya. Tercatat ada 29 pasien yang tidak dapat memilih calon pemimpinnya yang akan duduk sebagai walikota selama lima tahun kedepan. Kepala Bidang Pelayanan Medis, Elnofrida mengatakan, terdapat 29 pasien yang berasal dari Kota Pariaman dan memiliki hak pilih dalam pilkada. “29 pasien ini dirawat di sejumlah unit instalasi. Mengenai TPS kami tidak tahu, apakah pihak terkait akan membawa TPSnya kesini dengan menemui pasien langsung atau pasien yang harus ke TPS terdekat,” paparnya. Azwir Aziz, salah seorang pasien yang tidak dapat memilih menuturkan, bahwa dia ingin mencoblos salah satu calon yang diungulkannya, namun karena tidak ada TPS dia merasa kesulitan. “Saya ingin sekali mencoblos, kartu dan surat untuk memilih sudah saya bawa dari rumah. Satu suara ini dapat menentukan pemimpin kita lima tahun kedepan. Tetapi tidak ada petugas TPS yang datang ke sini untuk memberikaan saya hak memilih,” ungkapnya dengan raut wajah sedih. Ditinjau Kapolda Kapolda Sumbar, Brigjend Nur Ali melakukan bersama sejumlah perwira meninjau pelaksanaan Pilwako Pariaman. Kapolres Pariaman, AKBP.Gandung Drajad Wardoyo kepada Kapolda saat jamuan di Mapolres melaporkan, secara umum pelaksanaan Pilkada Pariaman secara umumberjalan aman dan lancar. Sejak awal masa pendaftaran calon sampai hari H pencoblosan tak ada insiden berarti terjadi yang mengganggu pelaksanaan tahapan Pilwako. Pengamanan sendiri dilakukan secara berlapis oleh jajaran Mapolres Pariaman. Mulai dari pengamanan terbuka hingga pengamanan tertutup dengan melibatkan jajaran intel. Pada hari pelaksanaan pencoblosan Mapolres Pariaman mendapat back-up 61 pasukan keamanan satuan setingkat pleton (SST) BKO dari Mapolda Sumbar. 31 dari satuan Brimob dan 31 pengamanan dari Dalmas Polda Sumbar. Pengamanan diperkuat satu mobil Water Canon dan peralatanpengendalian masa. Sementara, Polres Pariaman sendiri menurun 230 personil untuk mendukung pengamanan pelaksanaan Pilkada Pariaman. 120 personil untuk pengamanan terbuka, yakni mengamankan TPS dan fasilitas penyelenggaraan Pilwako. Sementara itu menurut pantauan tim Haluan, pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pariaman berjalan aman, sukses dan lancar. (h/tri/ded/bus/rvo)

Kue bulan biasanya diisi dengan kuning telur asin dan krim biji teratai manis, serta bentuknya dianggap melam bangkan bulan. Pernyataan pemerintah juga

melarang penggunaan uang rakyat untuk membiayai jamuan makan mewah dan menyerukan dihentikannya hiburan gemerlap selama periode festival. Xi mengatakan memberantas

korupsi adalah prioritasnya dan beberapa pejabat tinggi dipecat dalam beberapa bulan terakhir karena korupsi. Tahun ini, Festival Musim Gugur akan jatuh pada 19 September. (bbc)

Satu Rumah.................... Dari Halaman. 1 itu sejak Selasa (3/9) siang, keluarganya tidak menduga air sungai itu akan meluap sedemikian besar. Sebab, sebelumya tidak pernah kejadian. Tanah yang ada dekat rumahnya jebol sehingga menyapu rumah beserta isinya. Hanya baju yang ada di badan saja bisa diselamatkan. Saat kejadian, katanya dia mendengar bunyi hantaman keras berulang kali. Secara tiba-tiba datang luapan air yang membawa tanah yang ada di sekitar rumahnya. Melihat air begitu besar, dia langsung berupaya menyelamatkan istri dan kedua anaknya. Dirinya tidak sempat menyelamatkan segala isi yang ada dirumahnya. ”Kami mengharapkan bantuan dari pemerintah karena saat ini saya tidak memiliki apa-apa,” harap dia. Kepala Jorong (lurah) Suka Menanti, Apreno Patra membenarkan kejadian itu. Pihaknya bersama dengan Camat Pasaman Boby dan Kepala Dinas Sosial serta masyarakat setempat langsung menuju lokasi tersebut untuk memberikan bantuan. “Kami bersama dengan pemuda memberikan sumbangan beruberupa abaju dan kebutuhan lainnya. Saat ini korban mengungsi ketempat saudanya untuk sementara waktu,”kata dia. Kepala Dinas Sosial, Rumzi

mengatakan saat ini pihaknya telah memberikan bantuan berupa kebutuhan sehari-hari kepada korban. ”Bantuan berupa beras, mie dan lainnya telah kita berikan. Mudahmudahan korban dapat sabar menghadapi musibah ini,”kata dia. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat, Asgiarman mengatakan saat ini pihaknya sedang mengumpulkan data berapa kerugian korban. “Kita akan melakukan pendataan dan akan memberikan bantuan kepada korban. Kita juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada karena hujan terus terjadi,”imbau dia. Ditemukan Tewas Setelah menghilang selama satu hari, akhirnya jasad Murti (28) warga Jorong Rimbo Batu, Nagari Kajai Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat yang dilaporkan hilang, ditemukan tewas oleh tim gabungan Basarnas Pasaman sekitar pukul 12.00 WIB Rabu (4/9) kemarin di sekitar sungai Lubuak Tayo. “Korban kita temukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi memakai baju kaos warna merah dengan posisi badan tertelentang tersangkut di atas batu, sekitar lima kilo meter dari rumah korban,”kata Kepala Pos SAR Pasaman Hendri dan Wadan Pemadam

Pasbar Afrizal menjawab Haluan Rabu (4/9) kemarin di Simpang Ampek secara terpisah. Menurut Hendri, dia tidak bisa memastikan penyebab tewasnya korban, sebab pihak keluarga tidak bersedia untuk dilakukan outopsi. Setelah dilakukan evakuasi korban langsung dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman keluarga di Nagari Kajai. Dia menjelaskan kronologis pencarian korban, berkat kerjasama tim, SAR, BPBD,PMI serta masyarakat setempat menyisir lokasi kejadian dan sebagian tim juga melakukan pencarian di sungai Lubuak Tayo sejak dilaporkan hilang Selasa (3/9) dinihari. Kepada petugas SAR, pihak keluarga menjelaskan bahwa korban yang menyandang status janda itu hilang ketika hendak turun dari rumah. Saat itu malam hari sekitar pukul 01. 30 dinihari hari Selasa (3/9) hendak buang air kecil. Di belakang rumah korban ada anak sungai kecil. Tapi ketika tunggu keluarga, korban tak kunjung kembali. Hendri juga mengimbau kepada masyarakat dan semua pihak, agar tak segan-segan memberikan informasi kepada SAR Pasaman yang beralamat di Padang Tujuah Pasbar jika terjadi bencana yang membutuhkan tim SAR Pasaman. (h/nir)

Wako Sawahlunto ............. Dari Halaman. 1 selain objek wisata yang telah ada, Sawahlunto terus berupa mengembangan kawasan wisata baru. Ali Yusuf menilai, pariwisata Sawahlunto dan pelaku pariwisata travel dan agen memiliki keterkaitan satu dengan lainnya. Hubungan yang saling menguntungkan antara satu pihak dengan pihak lain. Ketua ASITA Sumbar, Ian Hanafiah yang hadir dalam pertemuan yang berlangsung selama tiga jam tersebut, mengatakan semenjak Sawahlunto mengibarkan bendera pariwisata, Sawahlunto telah memberikan pelayanan yang melebihi dari harapan pelaku usaha. Sawahlunto saat ini, ujarnya, tinggal melakukan beberapa polesan halus untuk meningkatkan daya pikat wisatawan untuk berlama-lama di kota bekas tambang tersebut. Salah satunya, terang Ian, dengan melengkapi tambahan informasi tentang hotel, homestay serta fasilitas pendukung yang ada. Yang tidak kalah pentingnya, pemerintah juga harus membuatkan rambu dan aturan akan usaha sektor pariwisata. “Dalam perkembangan pariwisata, terhadap pelaku usaha melakukan persaingan yang tidak sehat. Terutama terkait masalah harga, sehingga terjadi turun menurunkan harga, yang berujung pada kematian dari usaha itu

sendiri,” tambahnya. Pria berkacamata tersebut melihat, dengan pendukung dan fasilitas yang ada di Sawahlunto saat ini, menjual pariwisatanya sudah jauh lebih mudah. Apalagi, beberapa objek wisata pendukung telah ada. Ian juga menawarkan pengembangan pariwisata bertema go green. Dimana Sawahlunto menyediakan kawasan yang siap untuk ditanami. Selanjutnya, di sudut kawasan tersebut juga disediakan bibit pohon yang akan ditanam. Pariwisata bertema go green ini, akan membawa pelancong yang ingin berpartisipasi menanam pohon, yang bibitnya akan merek beli sendiri di kawasan yang telah disediakan tersebut. “Pariwisata go green ini, akan membawa kembali wisatawannya dalam beberapa waktu ke depan untuk berkunjung kembali. Sebab, mereka tentu akan ingin melihat perkembangan dari pohon yang telah mereka tanam,” ujar Ian. Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumbar, Maulana Yusran menghimbau Sawahlunto untuk tidak membangun mall. Hal itu sebagai upaya untuk mempertahankan tradisi sendiri. Pria yang akrab disapa Alan itu mengungkapkan, Sawahlunto

masih mengandung banyak potensi pariwisata. Salah satunya, dengan memanfaatkan kekayaan kerajinan dan usaha yang ada. Sebuah proses pembuatan kerajinan, ungkapnya, mampu menarik wisatawan untuk datang dan berlama-lama di suatu daerah. Sawahlunto memiliki kekayaan tersebut. Sebut saja, proses kerajinan pembuatan songket Silungkang, alur pengolahan kopi dengan kincir, ataupun pembuatan kerajinan batu bara, bahkan latihan tari pun bisa menjadi tujuan dari sebuah wisata. “Pariwisata akan semakin menarik, jika wisatawannya diberikan kesempatan untuk ikut berbuat ataupun merasakan, bagaimana proses sesuatu terjadi. Ini akan membuat wisatawan semakin lama berada di Sawahlunto,” ungkapnya. Selain itu, Sawahlunto yang merupakan kota wisata kecil, juga bisa diterapkan sebagai kawasan wisata dengan berjalan kaki, atau setidaknya kawasan wisata bersepeda. Sebelumnya, Pemerintah Kota Sawahlunto juga menggelar pertemuan dengan pelaku usaha di Sawahlunto. Mulai dari perajin, pengusaha, hingga tukang ojek. Pemerintah Sawahlunto meyakini, untuk menjadi kota tujuan pariwisata terdepan dan nomor satu di Sumatera Barat, membutuhkan dukungan semua lapisan.(h/dil)

Jemaah Haji ................... Dari Halaman. 1 ”Sebelum kloter pertama berangkat kita akan memanggil GM PT AP II untuk menuntaskan persoalan tersebut. Karena kita tidak ingin dalam pelaksanaan haji nanti menyisakan catatan negatif,” ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Suwirpen Suib, Selasa (3/ 9) sewaktu hearing bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumbar. Munculnya, Embarkasi Antara tersebut berdasarkan usulan dari Pemprov Bengkulu kepada GM PT AP II Cabang Padang. Hanya saja persetujuan itu langsung diputuskan oleh PT AP II tanpa melibatkan Kemenag Wilayah Sumbar yang ditunjuk Pemprov Sumbar sebagai pelaksana haji Embarkasi Padang. Alasan munculnya Embarkasi Antara ini karena khawatir jika nanti terjadi keterlambatan pesawat jemaah haji dari Bengkulu ke Padang. Sementara di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pesawat Garuda Indonesia menunggu. Kemudian, dengan rata-rata kepulangan jemaah haji dari tanah suci pada dini hari, dikhawatirkan jemaah haji akan terlantar hingga subuh di BIM. Karena, bandara di Bengkulu juga tidak dibuka pada malam hari. Dengan kejadian ini, Suwirpen merasa khawatir hal ini akan berdampak pada perekonomian masyarakat Sumbar. Karena setelah tiba di Padang, para pengantar jemaah haji dipastikan akan menginap di Padang sehari sebelum keluarganya bertolak ke tanah suci. Sementara Wakil Ketua DPRD Sumbar, Leonardy Harmainy, mengharapkan Kemenag Sumbar bisa bersiap dengan setiap kemungkinan yang terjadi. Diharapkan pelayanan haji tahun ini tidak mengecewakan. “Tahun ini akan diberangkatkan

sebanyak 80 kloter dengan total jemaah lebih dari lima ribu orang. Jumlah itu tidak sedikit, karena itu persiapan kita harus matang dalam melayani tamu kita. Jangan sampai pelayanan jemaah haji embarkasi Padang tahun ini jelek,” sebut politisi Golkar tersebut. Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar, Ismail Usman mengaku, persoalan Embarkasi Antara harus segera dituntaskan karena pihaknya tidak ingin mengambil resiko yang mengakibatkan berdampak buruk terhadap pelayanan haji tahun ini. “Untuk itu kami berkonsultasi dengan DPRD Sumbar untuk mencarikan solusinya. Agar jangan sampai pelaksanaan haji tahun ini bermasalah. Tapi untunglah DPRD Sumbar bersedia memfasilitasi kami dan kami berharap masalah ini sudah tuntas sebelum keberangkatan pertama pada 9 September mendatang,” ungkapnya. Sebanyak 5.979 jemaah haji embarkasi Padang yang terdiri atas tiga provinsi yaitu Sumbar, Bengkulu dan Jambi, akan diberangkatkan pada 9 September mendatang. Berdasarkan data dari Kanwil Kemenag Sumbar, jemaah haji tersebut terdiri atas 3.609 jemaah asal Sumbar, 1.287 jemaah asal Bengkulu, dan 1.003 jemaah asal Jambi, serta 80 orang petugas kloter. Saat ini persiapan jemaah sudah sampai pada pengiriman paspor ke pihak Kerajaan Arab Saudi yang mencapai 95 persen atau sudah rampung sebanyak 3.602 jemaah. Sumbar Kehilangan Rp225 Juta Sumatera Barat sedikitnya kehilangan pendapatan sekitar Rp225 juta pada keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) 2013 ini. Karena, sebanyak 1.287 CJH asal Bengkulu, dipastikan tidak akan >> Editor : Ismet Fanany MD, Syamsurizal

masuk ke Asrama Padang, melainkan langsung berangkat dari Bengkulu dengan menggunakan pesawat Lion Air ke Padang. “Mulai tahun 2013 ini, CJH asal Bengkulu tidak akan masuk ke asarama Padang. Dengan demikian, pada tahun ini Sumbar akan kehilangan pendapatan sekitar Rp225 juta, yakni dari sewa kamar sebesar Rp32.175.000, dan kerja sama kuliner rendang sebesar Rp193.050.000,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Ismail Usman didampingi Kabid Haji Syamsuir kepada Haluan, Rabu (4/9). Lanjutnya lagi, meskipun kerja sama keberangkatan haji antara Sumbar dengan Bengkulu masih menyisakan tiga tahun, dari 10 tahun yang direncanakan, namun, CJH Bengkulu mulai tahun ini, akan mengasingkan diri dengan CHJ Sumbar dan Jambi di asrama. Kloter Pertama Berangkat 10 September Keberangkatan haji tahun 2013 ini akan dimulai dari tanggal 10 September. Dimana, pemerintah akan mengangkut sebanyak 369 CHJ, dan ditambah lima petugas pada Kelompok Terbang (Kloter) pertama dari 16 Kloter yang direncanakan. “CHJ Kloter pertama akan memasuki asrama haji mulai tanggal 9 Spetember, dan kemudian berangkat pada tanggal 10 September dari Bandara Internasional Minangkabau dengan Garuda Indonesia,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Ismail Usman. Dikatakan, CHJ yang berangkat pada Kloter pertama yakni, Tanah Datar, Padang Panjang, dan Padang. Kemudian untuk Kloter kedua tanggal 11 September, akan disusul CHJ dari Bukittinggi Kabupaten Solok, dan Padang. Lalu Kloter ke-16, yakni pada 4 Oktober, yakni 50 Kota, Agam dan Padang. (h/eni/wis) >> Penata Halaman : David Fernanda


8

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H


KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

9

2013, SUDAH 45 KASUS

Waspada Penyakit Kaki Gajah LINGKAR

PADANG, HALUAN—Warga Kota Padang diminta untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan selama musim hujan. Pasalnya dalam kondisi sekarang ini, nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), malaria dan kaki gajah (filariasis) sangat mudah berkembang, terutama pada titik-titik genangan air.

Kinerja Kelurahan SKPD Perlu Dievaluasi PADANG, HALUAN—Kelurahan perlu bimbingan dan pembinaan yang lebih intensif, terutama kelurahan yang telah menjadi SKPD. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Demikian antara lain dikatakan Asisten Pemerintahan Setdako Padang, Nasir Ahmad kepada wartawan usai membuka Bimbingan Teknis Aparatur Kelurahan sebagai SKPD, Rabu (4/9). Dikatakan, saat ini Pemko Padang telah membentuk 11 kelurahan sebagai SKPD yang mulai berjalan tahun ini. Dan secara bertahap, seluruh kelurahan juga bakal menjadi SKPD. Meski demikian, kinerja aparatur dan perkembangan kelurahan yang telah menjadi SKPD itu, perlu dievaluasi. “Kelurahan SKPD itu berasal dari setiap kecamatan dan menjadi percontohan. Jika 11 kelurahan itu menunjukkan perkembangan yang baik dan layak sebagai SKPD, maka kita akan dorong semua kelurahan bisa menjadi SKPD,” katanya. Sejak 2011 sampai saat ini, lanjut Asisten II, Pemko Padang telah mempersiapkan berbagai kebijakan terkait peningkatan kualitas kelurahan untuk menjadi SKPD. Diantaranya disebutkan, membangun kantor lurah baru, dan penambahan sarana prasarana lainnya. “Tahun 2011 telah dibangun 5 unit kantor lurah baru, dilanjutkan 18 unit tahun 2012. Kemudian, di tahun 2013 ini sedang dilaksanakan pembangunan baru 16 unit kantor lurah,” ungkapnya. Sementara itu, Kabag Pemerintahan Setda Kota Padang, Rosail menjelaskan terkait pelaksanaan Bimtek Aparatur Kelurahan Sebagai SKPD adalah proses peningkatan pengetahuan dan pemahaman untuk kesiapan kelurahan sebagai SKPD. “Peserta Bimtek terdiri dari para lurah dan tim asistensi di kelurahan dari 104 kelurahan di Kota Padang,” jelasnya. (h/pmc)

PASAR RAYA — Pembangunan Pasar Inpres III dan IV untuk sementara terpaksa terhenti. Tidak ada dana untuk melanjutkan pembangunannya pada 2013. Pemko akan mengusulkan dana lanjutan pembangunannya pada APBN 2014. RIVO

PEMBANGUNAN PASAR INPRES

Pemko Akan Usulkan di APBN 2014 PADANG, HALUAN — Kelanjutan pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV, hingga kini belum ada kejelasannya. Pasalnya dana tersebut tidak diakomodir di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2013. Pemko Padang juga tak mengusulkan anggaran untuk kelanjutan pembangunan Pasar Inpres itu di APBD 2013 karena keterbatasan anggaran. Namun direncanakan akan dialokasikan di APBN 2014 sebesar Rp72 miliar. Tetapi itu pun masih belum bisa dipastikan. “Hingga hari ini, kami belum dapat kepastian soal dana kelanjutan pembangunan Pasar Inpres

II, III dan IV. Di dalam mata anggaran pembahasan APBD 2013, Dinas Perindustrian, Pertambangan dan Energi (Disperindagtamben) juga tak mengusulkan anggaran lanjutan pembangunan Pasar Inpres,” ujar Kepala Bappeda Kota Padang Hervan Bahar kepada Haluan, Rabu (4/9). Pemko Padang juga belum mendapatkan informasi soal dana kelanjutan pembangunan Pasar Inpres tersebut dari Pemprov Sumbar. ”Sekarang untuk kelanjutan pembangunan Pasar Inpres II itu, Pemko Padang menunggu dari APBN 2014 yang kabarnya dialo-

kasikan Rp72 miliar. Dan mudahmudahan benar-benar terwujud,” katanya. Meskipun di APBN hanya pembangunan Pasar Inpres II yang dialokasikan, namun Pemko Padang tetap mengajukan bantuan anggaran untuk Pasar Inpres III dan IV. Anggota DPRD Kota Padang Jawardi membenarkan, belum adanya kepastian dana untuk kelanjutan pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV. “Pemko Padang juga tak mengusulkan di APBD 2013. Namun kami akan tetap berusaha untuk mengupayakan dana tersebut,” ujarnya. (h/ade)

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang, Eka Lusti kepada Haluan Rabu (4/9). Ia menjelaskan, ketiga jenis penyakit berbahaya ini ditularkan oleh nyamuk berbeda. DBD ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti yang biasanya berkembang pada genangan air bersih. Sementara nyamuk malaria (anopeles) dengan mudah berkembang pada genangan air kotor. Di sisi lain, penyakit kaki gajah bisa ditularkan oleh nyamuk apa saja. “Dari ketiga penyakit ini, penyakit yang paling berbahaya adalah DBD dan kaki gajah. Demam berdarah, bisa memicu kematian pada pengidapnya. Sementara penyakit kaki gajah berpotensi menyebabkan cacat tetap,” jelas Eka. Eka menambahkan, dari angka yang dihimpun DKK Padang, saat ini jumlah kasus demam berdarah di Padang dari Januari sampai Agustus lebih 100 kasus. Yang paling banyak adalah Kecamatan Kuranji dengan jumlah penderita sebanyak 34 kasus. Disusul Koto Tangah dengan jumlah 31 kasus. “Justru yang paling memprihatinkan saat ini adalah penderita penyakit kaki gajah. Meski terbilang baru, namun dari Januari sampai Agustus 2013, kasus kaki gajah sudah mencapai 45 kasus. Data itu dihimpun dari 11 Puskesmas yang ada di Kota Padang,” katanya. Ditegaskan, akibat maraknya

penularan virus filariasis tersebut, saat ini warga di setiap kecamatan sudah dianjurkan memakan obat penangkal filariasis, atau darurat penyakit. Seperti Kecamatan Padang Utara, Padang Selatan, Padang Timur, Kuranji, Pauh, Koto Tangah, Nanggalo dan Bungus. “Kita imbau warga mengonsumsi obat filariasis, agar tak tertular penyakit ini. Karena bisa menyebabkan kelumpuhan atau cacat tetap,” jelas Eka. Saat ini, pihaknya imbuh Eka, masih rutin melakukan penyemprotan (fogging/pengasapan) ke rumah-rumah warga. Namun, hal itu dikukan pada daerahdaerah yang terjangkit saja. Selain biaya yang mahal, pengasapan, dikatakan kurang efektif karena hanya membunuh nyamuk dewasa. Sementara jentiknya masih teap hidup dan menetas serta terus berkembang biak. “Upaya yang paling ampuh mencegah berjangkitnya ketiga penyakit ini justru berasal dari perilaku hidup bersih dari masing-masing warga. Warga diharap menerapkan pola hidup bersih dan melakukan program 3 M. Yakni menguras genangan air, menutup bejana yang kemungkinan bisa menampung air dan mengubur barang-barang bekas yang juga bisa memicu genangan. Kalau warga sudah sadar dengan kebersihan lingkungan, kita yakin jumlah korban akan terus berkurang, mencegah lebih baik dari pada mengobati,” katanya. (h/cw-oos)

„DE-JE LAYAK DIPILIH

Jokowi: Desri-Jims itu Manajer Kota “Kalau Pak Desri dan Pak Jims beri perhatian besar kepada pasar rakyat, fasilitas umum, terminal, lampu jalan, selokan, sampah, layanan umum dan janji untuk tidak korup sepeser pun, saya yakin pasangan ini dimenangkan oleh rakyat,” kata Joko Widodo, Gubernur Jakarta yang sengaja datang ke Padang pekan lalu untuk menyemangati pasangan Desri Ayunda – James Hellyward sebagai Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Padang. Jokowi menyebutkan ketika kepadanya diberitahu oleh kader-kader PDIP Kota Padang tentang bagaimana visi dan misi pasangan yang menyebut diri sebagai De-Je ini, ia langsung beri dukungan. Menurut dia visi De-Je itu adalah visi seorang manejer kota, pelayan kota. De-Je memang memberikan perhatian untuk hal-hal yang menyangkut fasilitas publik, layanan umum, pendidikan dan pengaturan kota yang lebih baik lagi. Bahkan beberapa kali Desri Ayunda menyatakan terinspirasi dari Joko Widodo ketika tokoh yang akrab disapa Jokowi itu memimpin Kota Solo. “Saya ingin seperti itu, Mas Jokowi itu tidak seperti jadi walikota melainkan seperti menjadi manajer kota. Ia benar-benar

memimpin membenahi kota bukan menjadi major sebagaimana terjemahan walikota dalam bahasa Inggris,” ujar Desri Ayunda. Jokowi sendiri menyatakan pasangan Desri seorang guru besar, akan memainkan peranan besar dalam melahirkan berbagai kebijaksanaan yang tersusun secara sistematis. “Pasangan itu sudah sangat cocok, tinggal lagi bagaimana memberikan rakyat sangat yakin bahwa inilah pemimpin kota yang akan membawa kota Padang menjadi lebih baik lagi dibanding yang sudah baik sekarang ini,” ujar Gubernur yang sedang disebut-sebut menjadi Capres ini. Lalu kenapa kepada De-Je Gubernur DKI itu berpesan sangat agar memperhatikan pasar rakyat

dan fasilitas umum? Ini tentu saja berdasarkan pengalamannya di Solo dan kini di Jakarta. Di Solo ia berhasil berdamai dengan para pedagang kaki lima untuk samasama membangun pasar dan membuat Kota Solo jadi cantik. Kini di Jakarta, ia terlibat dalam penertiban pasar yang berhubungan dengan fasilitas umum juga. “Karena pasar yang tidak karu-karuan akan mengganggu fasilitas umum seperti jalan raya dan trotoar. Tempat yang mestinya jadi media orang berlalu-lalang dengan plong, tiba-tiba sudah terisi pedagang, kan enggak bener,” kata Jokowi. Kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang, Desri Ayunda-James Hellyward, yang didukung oleh PDIP, Jokowi juga berpesan, jika terpilih nanti, segera benahi Pasar Raya, utamakan fasilitas umum kota, terminal, lampu jalan, sampah trotoar, lalu lintas dan parkir. Intinya menimbulkan kenyamanan bagi warga kota. Ini semua katanya, mesti diselesaikan dalam waktu 100 hari. “Pasar tradisional itu ekonomi kita yang rill, yang punya ribuan, bahan yang dijual juga dari petani

kita sendiri. Kalau mall yang punya satu orang,” katanya. Selain itu, Jokowi menekankan tentang pentingnya ekonomi kerakyatan, bukan ekonomi kapitalis. Selama ini Jokowi melihat, pasar tradisional yang notabene adalah cerminan ekonomi kerakyatan, tak dikelola dengna baik. Pasar tradisonal di Indonesia cenderung kumuh, becek, sempit, kurang lahan parkir dan keruwetan lainnya. “Coba kalau pasar tradisional bersih, rapi dan lapang, masyarakat pasti akan memilih belanjar ke pasar tradisional ketimbang ke mall, karena harganya murah dan dagangannya segar,” tuturnya. Sosok Jokowi yang polos dan humoris, membuat peserta kuliah terdiam seolah tersihir ketika ia bicara. Kemudian, untuk jalan kota, got, pohon, kepastian aparatur bekerja secara disiplin, dan pungutan liar, bisa diselesaikan usai program 100 hari kerja. Jokowi pun berjanji, akan membantu kiat-kiat pemimpin sukses, jika cawako ini terpilih nanti. Blusukan ala Jokowi Ia memang tidak serta merta menganjurkan agar kalau terpilih

nanti De-Je mengikuti langkahnya untuk melakukan kunjungan mendadak atau blusukan ke kantungkantung komunitas. “Itu terserah beliau-beliau saja, kita punya cara beda-beda. Tapi intinya, jangan jauhi rakyat setelah terpilih,” kata Jokowi memberi resep. Desri Ayunda dan James Hellyward tentu saja tidak serta merta pula menjadi peniru Jokowi, tetapi keduanya sudah berkomitmen untuk

sama-sama berbagi tugas menyapa masyarakat, menanyakan keadaan mereka dan berkomunikasi. “Caranya juga sudah kami rumuskan berdua,” kata James Hellyward tentang pola kerja yang hendak mereka lakukan berdua nanti. Mereka tidak akan membedakan kunjungan kepada yang memilih dengan yang tidak memilih mereka. Semua rakyat akan dilihat sama, sama-sama perlu diberi pelayanan oleh ‘manejer kota’ Satuhal yang yang juga diingatkan Jokowi kepada keduanya adalah bagaimana menjaga hubungan yang harmonis antara Kepala Daerah dan Wakilnya. “Sama-sama menghargai dan saling menjaga perasaan dan kehormatan masing-masing, jangan ada yang satu merasa lebih dari yang lain,” kata Jokowi. Menyangkut hal itu pula, Desri Ayunda dan James Hellyward sudah berkomitmen bersama untuk melebur semua perbedaan dan bersatu dalam persamaan. Bahkan keduanya sudah menyepakati satu sama lain dalam situasi informal tidak akan saling memang Pak Wali atau Pak Wawa. “Kami akan pakai panggilan akrab, Ndan,” kata Desri. Panggilan Ndan itu tidak berarti komandan, melainkan mandan, atau pasangan seperti dalam pertandingan domino.***

>> Editor : Devi Diany

Penata Halaman: Irvand


10 PA D A N G

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

BANYAK RUSAK DAN TERSUMBAT

Anggaran Pemeliharaan Drainase Minim LINGKAR

PADANG, HALUAN — Salah satu penyebab terjadinya genangan air di Padang kala hujan adalah karena drainase kurang baik, banyak yang tersumbat. Air yang tergenang tidak bisa mengalir dengan lancar ke saluran primer dan saluran sekunder.

Lampu Merah Akan Dipasang CCTV PADANG, HALUAN— Hingga saat ini, Dinas Perhubungan dan Kominfo Padang masih menunggu kedatangan Closed Circiut Television (CCTV) dari pusat. Rencananya CCTV itu akan dipasang pada ruas jalan utama di persimpangan lampu merah. Anggaran untuk pemasangan kamera CCTV tersebut masuk dalam bagian program pengendalian dan pengamanan lalu lintas, dengan dana sebesar Rp1,4 miliar, dengan jumlah 23 program pada tahun 2013. Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Padang, Raju Mendrofa membenarkan, jika pihaknya masih menunggu pengiriman CCTV itu dari pusat. Jika nantinya telah tiba di Padang, maka ada beberapa titik yang akan dipriotaskan untuk dipasang CCTV, yakni di persimpangan lampu merah Polresta Padang, Jalan Sudirman, Simpang Kandang, Ujung Gurun, Pasar Baru dan beberapa titik persimpangan lampu merah lainnya. “Untuk pemasangan CCTV itu di setiap persimpangan lampu merah tersebut, nantinya kami akan bekerja sama dengan pihak Dirlantas Polda Sumbar,” katanya. Pemasangan CCTV itu dirasakan akan sangat membantu kinerja pengamanan di jalan raya, baik pihak Dishub KOminfo Padang maupun pihak kepolisian. Pengoperasian CCTV ini nantinya menggunakan System Traffic Light Control. Dengan demikian bisa terkontrol jika terjadi pemadaman listrik, dan secara otomatis akan terdeteksi dan lalu lintas tidak akan mengalami kemacetan ketika listrik mati,” kata Raju. (h/ptd)

BEMO— Bemo semakin terpinggirkan. Jumlahnya pun tidak banyak. Kini angkutan roda tiga yang sangat populer tahun 1980 itu, hanya melayani masyarakat tertentu saja yang menyewa jasanya. Bemo juga tak mampu manambang jarak jauh. RIVO

Pinggir Bypass Jadi Parkir Truk PADANG, HALUAN—Meski Terminal Truk Koto Lalang sempat diresmikan pemakaiannya beberapa bulan lalu, tetapi belum mampu menampung truktruk untuk parkir. Karena sampai saat ini para pekerja masih menyelesaikan betonisasi lahan parkir. Diperkirakan pekerjaan ini selesai akhir Desember mendatang. Akibatnya hingga hari ini Rabu (4/ 9), truk-truk masih parkir di sepanjang Jalan Bypass mulai dari Simpang Pisang hingga ke Lubuk Begalung. Pemandangan serupa juga terlihat di sepanjang Jalan Raya Indarung. Kondisi ini sangat mengganggu kelancaran lalu lintas karena badan jalan menjadi semakin sempit. Apalagi arus lalu lintas di ruas jalan itu terbilang padat. Bagi pengendara sepeda motor, agaknya harus lebih berhati-hati jika tak ingin diserempet kendaraan lainnya yang melaju dengan kencang.

Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Padang, Raju Minrova ketika dihubungi membenarkan hal itu. Terminal Koto Lalang memang belum bisa dioperasikan. Para pekerja tengah merampungkan betonisasi lahan parkir untuk truk seluas 1,3 hektar. Sehingga truk-truk itu tidak bisa masuk terminal. “Truk-truk itu belum bisa masuk terminal, lahan parkirnya belum selesai. Ditargetkan pembangunan lahan parkir itu selesai akhir tahun ini. Tetapi lahan seluas 1,3 hektar itu masih belum cukup menampung ratusan truk yang masuk ke Kota Padang. Untuk itu kita akan tambah lahannya 2,7 hektar lagi,” katanya. Karena belum bisa masuk terminal, maka pihaknya tak bisa melarang jika truk-truk itu parkir di pinggir jalan. Sebab tidak ada tempat lain yang bisa dijadikan parkir bagi kendaraan itu. Kecuali bagi truk yang dimiliki

perusahaan pengangkutan, maka pihaknya akan segera memberikan teguran kepada perusahaan itu, agar memanfaatkan pool masing-masing untuk parkir truk. Hanya saja bagi truk yang dimiliki perorangan, maka pihaknya tidak bisa memberikan teguran. Karena jumlahnya cukup banyak dan tidak terdata satu persatu. “Kita terpaksa membiarkan mereka parkir di pinggir jalan, karena tidak ada tempat lain yang bisa digunakan. Meski demikian, bagi perusahaan truk akan kita ingatkan untuk memarkir kendaraannya di pool masing-masing,” katanya. Dikatakan, untuk menampung kendaraan truk di Kota Padang maka pihaknya membutuhkan lahan parkir seluas 4 hektar. Namun lahan yang ada saat ini hanya 1,3 hektar. Rencananya tahun 2014 akan diusulkan pembebasan lahan 2,7 hektar lagi. (h/vie)

Penyebab tersumbatnya drainase tersebut antara lain karena minimnya anggaran pemeliharaan. Tetapi masalah ini tak bisa hanya diserahkan ke Pemko saja. Masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Misalnya membersihkan drainase dan membuang sampah pada tempatnya, tidak ke saluran air. “Drainase Kota Padang memang kurang terkelola dengan baik, akibat minimnya anggaran yang dialokasikan untuk perbaikan dan perawatan drainase agar berfungsi dengan baik dalam menyalurkan air. Tetapi kita juga berharap kepedulian masyarakat, khususnya untuk drainase yang ada di sekitar rumah masing-masing,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Padang, Herman Peri kepada Haluan Rabu (4/9). Anggaran yang kurang itu menyebabkan kurangnya perawatan drainase tidak optimal. Dan usulan anggaran itu telah diajukan dalam setiap kali pembahasan ABPD. Tetapi justrudari tahun ke tahun alokasi anggaran pemeliharaan itu cenderung mengalami penurunan. Berdasarkan informasi yang diperoleh Haluan, dari tahun 2005 anggaran pemeliharaan drainase sebesar Rp750 juta, tahun 2006 naik menjadi Rp1,3 miliar, tahun 2007 turun menjadi Rp1,03 miliar, tahun 2008 turun lagi menjadi Rp671 juta, tahun

2009 turun lagi menjadi Rp419 juta, tahun 2010 naik menjadi Rp470 juta dan tahun 2011 sekitar Rp250 juta. “Jadi di tengah keterbatasan dana, jelas pengelolaan dan perawatan drainase tidak bisa dilakukan secara maksimal. Akibatnya bisa dilihat sendiri, hujan sedikit sudah banjir, sebab air tidak bisa mengalir dengan baik,” tandas Herman Peri. Selain masalah keterbatasan anggaran, berbagai permasalahan juga dihadapi. Di antaranya, banyak saluran masuk (inlet) yang tertutup material dan rusak akibat gempa 2009 lalu. Kemudian, di saluran drainase juga banyak jaringan listrik, PDAM dan telepon sehingga menghambat kelancaran air. “Tidak itu saja, secara topografi, ketinggian Kota Padang banyak yang hanya 02 meter saja dari permukaan laut, sehingga saat pasang naik, juga mengakibatkan pengaruh terhadap genangan air,” tutur Herman Peri. Saluran drainase di Kota Padang saat ini, untuk saluran primer sepanjang 50.579 meter, saluran sekunder 29.395 meter. Saluran di kawasan perumahan sepanjang 3.486 meter dan yang belum tertangani dengan baik sepanjang 3.406 meter. “Agar terkelola dengan baik, Kota Padang butuh dana besar untuk pengelolaan drainase ini,” tutup Herman Peri. (h/cw-oos)

MANTAN PJOK, ASNUL SOAL BANTUAN GEMPA DI AIA PACAH

Rusak Ringan, Tidak Terima Bantuan PADANG, HALUAN— Puluhan warga Aia Pacah kembali mendatangai Gedung DPRD Kota Padang, Rabu (4/9). Kedatangan mereka ke rumah wakil rakyat itu, untuk bertemu dengan PJOK, Kepala DPKA Kota Padang, Asisten Bidang Perekonomian Kota Padang dan Komisi IV DPRD Kota Padang. Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar puluhan warga itu, PJOK mengajukan agar membentuk tim independen dalam memeriksa kembali rumah warga yang mengaku layak mendapatkan bantuan gempa tapi tidak mendapatkanya. “Kami buat timnya, DPRD Kota Padang bisa memfasilitasi, setelah itu mari periksa rumah warga yang mengaku rumah mereka masuk dalam kategori rusak sedang,” kata Mantan PJOK Padang, Asnul. Ia mengatakan, pada bulan April lalu PJOK telah dibubarkan karena tidak ada lagi bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat. PJOK hanya bertugas sampai tahap IV dan secara resmi tugas PJOK telah berakhir dengan selesainya penyaluran bantuan gempa tahap IV. Meskipun begitu, untuk

laporan dan pertanggungjawabanya, Asnul masih bisa memberikan dan menjelaskannya. Menurutnya, kalau rumah warga di Kelurahan Aia Pacah ini sebenarnya tidak termasuk kategori di rusak sedang, melainkan rusak ringan. Ketentuannya rumah rusak sedang itu, sesuai dengan Juknis maka kerusakan rumah mencapai 30 persen. Jika diumpamakan, untuk ukuran rumah sederhana, maka satu kamar yang ada ambruk. Ia mengatakan, dalam juknis yang diterimanya untuk bantuan rusak ringan ini tidak ada. Sehingga, setelah selesai pembagian tahap IV, tugas PJOK Padang juga berakhir. “Saya berani mempertanggungjawabkan kerja Faskel yang mendata di Kelurahan Aia Pacah ini,” ujarnya. Data yang dimiliki Asnul, warga Kelurahan Aia Pacah menerima bantuan pada tahap IV sebanyak 46 KK. Data tersebut, merupakan data yang telah disurvei langsung oleh Faskel ke rumah masyarakat. Jadi yang menerima itu termasuk rumah yang rusak sedang. Untuk Kota Padang, pada awalnya data yang menerima

bantuan gempa itu berjumlah sekitar 69 ribu. Sejalan dengan prosesnya, ada penambahan sehingga berjumlah 78 ribu. Ditempat yang sama, Plt Lurah Aia Pacah, Refniza menyampaikan kalau data yang dimiliki kelurahan memang masih banyak warga yang melaporkan mereka layak mendapatkan bantuan, tapi belum menerima. Lurah mencatat masih ada sekitar

263 KK lagi yang belum menerima bantuan. Ia menjelaskan, sewaktu selesai pembagian bantuan tahap II, memang ada namanama warga yang dipampangkan waktu itu. Tapi di sana disebutkan sebagai calon penerima bukan sebagai penerima. Artinya, data calon penerima itu masih dilakukan verifikasi oleh Faskel yang langsung ditunjuk oleh PJOK. (h/ade)

>> Editor: Devi Diany

>> Penata Halaman: Jefli


11

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

KEPALA JORONG DIEVALUASI

Bupati: Yang Rapornya Merah, Diganti PASBAR, HALUAN —Mengingat sangat penting dan strategisnya jabatan Kepala Jorongn sebagai barisan terdepan Pemda Kabupaten Pasaman Barat, kinerjanya akan dievaluasi oleh pemerintah dengan melibatkan berbagai unsur di tingkat nagari, hingga masyarakat. Jika hasil evaluasi, kinerja jorong berapor merah atau dianggap tidak ada kinerja, Bupati akan mengganti kepala jorong itu dengan yang baru. Demikian ditegaskan Bupati Pasbar, Drs. H. Baharuddin R, MM dihadapan seluruh kepala jorong dan walinagari pada Rapat Koordinasi (Rakor) kepala Jorong se-Pasaman Barat, Rabu (4/ 9) di aula kantor bupati setempat. Ia katakan, evaluasi yang akan dilakukan itu dengan cara bertanya langsung kepada konsitituen atau masyarakat, Badan Musyawarah (Bamus) nagari, walinagari, dan unsur masyarakat lain. Dari kabupaten, Pemda akan membentuk tim evaluasi tersebut. “Jika terdapat kepala jorong yang tidak becus, jangan sesalkan nanti dan jangan katakan bupati kejam. Ini karena begitu besarnya bagi Pasbar peran kepala jorong, jorong barisan terdepan. Bupati juga sudah sangat perhatian kepada kepala jorong. Bahkan demi pak jorong bupati gontok-gontokan dengan DPRD, bahkan akibat gontokan itu sampai sekarang hubungan bupati dengan DPRD itu belum bagus, tapi itu tetap bupati lakukan, demi jorong,” tegasnya. Selain itu, Bupati juga menyampaikan agar seluruh jorong berkordinasi dengn

bagus antar sesama jorong dan walinagari. Sehingga program yang dilakukan seirama dan saling tukar pikiran. Hubungan baik dengan walinagari mesti dijaga, sehingga semua masalah dan kegiatan di jorong berjalan dengan lancar dan walinagari juga merasa senang. Sebab bagaimanpun juga, kesuksesan pembangun adalah untuk kesuksesan bersama. “Untuk itu, mulai sekarang saya intruksikan agar seluruh kepala jorong di masing-masing nagari untuk melakukan apel satu kali satu minggu di kantor walinagari dan bersama camat,” ujarnya. Kata Bupati, aturan dibuat agar semuanya saling meghargai. “Jorong barisan paling depan, untuk itu tentu kita ingin saling harga menghargai,” sebutnya. Lebih lanjut ia sampaikan, kepala jorong punya andil besar dalam kelancaran pembangunan daerah. Ia punya peranan besar ditengah masyarakatnya, termasuk dalam melakukan pengawasan terhadap hal-hal ancaman atau konflik di tengah masyarakat. Jorong mesti mengawasi seluruh gerakan yang ada. Terutama gerakan yang mengajak dan meresahkan masyarakat, seperti demo, berkelahi dan lain-lain. “Jika

itu ada, cepat laporkan ke walinagari, camat dan ke bupati.Tujuannya agar ada tindakan pencegahan dari pemerintah dan untuk meminimalisir kejadian yang merusak dan meresahkan masyarakat,” perintah Bupati. Demo atau unjukrasa kata Bahar bukanlah yang akan menyelesaikan masalah, tetapi akan menambah masalah baru. Jika sudah demo, akan banyak hal lain terjadi sehingga berbelit-belit. Masalah yang sebenarnya kecil bisa menjadi besar. Alangkah baiknya, jika ada masalah dibicarakan dengan baik secara musyawarah dan mufakat. Kepada kepala jorong sePasbar, Bupati buka-bukaan, ia menyebutkan, terjadi demo di Pasbar adalah ulah oknum tertentu yang ingin memaksakan kehendak. Atau barisan sakit hati terhadap pemerintahan sekarang, yakni mantan-mantan pejabat yang tidak di pakai, mereka yang mencari populeritas murahan. Untuk itu, kepala jorong harus jeli menilai dan mengevaluasi setiap persoalan yang terjadi. Jorong mesti sosialisasi ke masyarakat, bahwa unjuk rasa tidak pernah menguntungkan tapi malah menjerumuskan. “Ini saya sampaikan, agar kita tahu masalah yang terjadi dan tahu dengan tugas kita. Agar semua itu bisa kita redam. Jangan sampai warga kita ikut. Jika ada masalah lebih baik dicarikan jalan keluar yang terbaik,” imbuhnya. Bupati berharap, agar seluruh aparatur pemerintah Pasbar bekerjasama dan rukun, sehingga pembangunan Pasbar terwujud sesuai visi dan misi Bupati. (h/dka)

KUNJUNGI SEKOLAH —Secara rutin Bupati Pasbar, H. Baharuddin R mengunjungi setiap sekolah yang ada di Pasbar. Dalam acara kegiatan, ataupun sekedar singgah sebentar. Hal ini ia lakukan guna melihat secara langsung proses belajar mengajar di sekolah serta menampung aspirasi langsung dari siswa dan pihak sekolah. Seperti gambar ini adalah kunjungan Bupati ke salah satu sekolah di Pasbar. ANDIKA

TINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN

Kepala Sekolah Harus Ikhlas Bekerja Keras PASBAR, HALUAN — Bupati Pasaman Barat berharap, seluruh kepala sekolah di Pasbar bijak dan ikhlas dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Karena target tersebut pekerjaan yang tidak ada tawartawarnya, yakni meningkatkan kualitas dan menjadikan generasi muda yang pintar dan intelektual. “Kita harus kompak dan harus ikhlas dalam memajukan pendidikan dikabupaten ini. Kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan tersebut mesti jadi perhatian bersama, baik yang berorientasi pada intelektual anak didik dan juga buat keimanan dan ketaqwaan para generasi di bumi Pasbar ini”, sebut Bupati kemarin. Untuk mewujudkan itu, seluruh kepala sekolah bersinergi dan saling memberikan dukungan dan saling

memberikan masukan satu sama lain, dalam berbagai kebijakan positif disetiap sekolah. Juga ditegaskannya, selaku pimpinan sekolah, di butuhkan orang yang berani dan betul-betul bisa memimpin di sekolahnya tanpa ada indikasi atau niat lain. Terlebih dalam mengutamakan hal-hal yang ekonomis. “Kita harus berani mengatakan yang salah tetap salah dan harus memperjuangkan kebenaran apapun tantangannya”, sebutnya. Diakuinya, kelemahan kepala sekolah banyak yang kurang sanggup untuk mengarahkan bawahannya kepada program kerja yang telah dibuat. Akibatnya seorang pemimpin di suatu sekolah itu, tidak di segani oleh bawahannya. Untuk itu, Kepala sekolah di Pasbar juga mesti memberdayakan kreasi

Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) yang ada. Karena seorang guru pasti akan lebih tahu apa yang harus diajarkannya pada murid-murid. Apalagi prodak buku mereka tersebut bersumber dari berbagai buku. Selain itu, semakin banyak karya guru-gur beredar ditengah dunia pendidikan di Pasbar maka akan semakin berkualitas para guru tersebut. Begitu juga para anak-anak yang mendapat pelajaran setiap hari dari gurunya. “Bila rasa setia kawan sudah tinggi di antara sesama kepala sekolah, otomatis persatuan dan kesatuan akan semakin kental. Dan kalu persatuan sudah terjalin kekompakan untuk menghadang peningkatan kualitas pendidikan seperti yang disampaikan Kadis Pendidikan bakal tercapai”, tukasnya. (h/dka)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Irvand


12 PAYAKUMBUH DAN LIMAPULUH KOTA

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Sawah Berfungsi Lagi, Petani Lega BOTIAH

PAYAKUMBUH, HALUAN— Ratusan petani di Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagari (Latina), mulai merasa lega. Pasalnya, seluas 45 hektare lahan sawah mereka kini dapat difungsikan dengan adanya irigasi.

Tim Tenis Dilepas Walikota PAYAKUMBUH, HALUAN- Walikota Payakumbuh, melepas 10 orang pelajar kota Batiah yang merupakan atlit muda tennis yang akan bertanding memperebutkan Piala Walikota Pariaman 2013. Mereka berpamitan dan memohon restu dari Walikota Riza Falepi di ruangan kerja walikota di Bukik Sibaluik, Rabu (4/9) pagi. Kesepuluh orang pelajar yang akan berjuang mengharumkan nama Payakumbuh pada kejuaraan tenis Kelompok Umur (KU) itu, didampingi Ketua Umum Pelti Payakumbuh, Rida Ananda, sekaligus melaporkan keikutsertaan Payakumbuh pada iven tersebut kepada Walikota. Walikota Riza Falepi, dalam kesempatan itu mengharapkan, Tim tennis muda Payakumbuh, perlu berusaha maksimal. Semangat juang yang tinggi, gigih, dan pantang menyerah adalah bagian dari sebuah kemenangan. Namun dibalik itu Walikota juga menumpangkan harapan, agar mereka berhasil mencapai yang terbaik dan menjaga nama baik dan harum kota Payakumbuh. “Menjadi juara memang suatu harapan, namun hal tersebut hanya dapat diraih dengan persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi. Yang lebih penting jangan sampai lupa untuk berdoa kepada Yang maha Kuasa, memohon bantuan-Nya”, ungkap Walikota. Ketua Umum Pelti Payakumbuh, Rida Ananda bersama pelatih Hendra Junaidi, di Balaikota, menginformasikan, kejuaraan tenis kelompok umur ini berlangsung pada Jumat (6/ 9) hingga Ahad (8/9) mendatang di Kota Pariaman, dan kesepuluh orang anggota tim terdiri dari 8 atlit putra dan 2 atlit putrid, yang akan didampingi pelatih Amir dan Yiyi Oksiani. Delapan atlit putera tersebut adalah, Ibnu Aldi Fari, Pitoli Putra, Fitra Krisdo, Fachrul Azmi, Sultan Raspri, Yogi Wirianto, Rizal Mustahul, dan Fajar Eka Putra. Sementara dua orang atlit putri yaitu, Fitri Nandina Pitoli, Afrilia Eka Putri. (h/zkf)

MENJAHIT— Warga lima kecamatan dilatih keterampilan jahit menjahit untuk modal kehidupan masa depan mereka.

ZULKIFLI

Warga Lima Kecamatan Dapat Pelatihan Menjahit PAYAKUMBUH, HALUAN— Masyarakat kota Payakumbuh yang belum memiliki pekerjaan tetap di lima kecamatan, memperoleh pelatihan menjahit di SKB (Sanggar Kegiatan Belajar) melalui program pengembangan pendidikan kecakapan hidup. Sedikitnya 14 warga yang dilatih di SKB itu yang berlangsung 28 Agustus hingga 10 September 2013. Ketua panitia kegiatan, Rosada saat dihubungi, Rabu kemarin, di SKB Payakumbuh menuturkan, program tersebut merupakan salah satu usaha SKB Payakumbuh untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Melalui keterampilan bidang jahit menjahit, diharap-

kan para peserta akan mampu bekerja dan membantu perekonomian keluarga dengan menerima jahitan dirumahnya. Dikatakan, tujuan program pengembangan kecakapan hidup tersebut, mampu memberdayakan masyarakat yang berada pada usia potensial antara 18 hingga 35 tahun yang selama ini belum memiliki pekerjaan tetap atau berasal dari keluarga kurang mampu. Menurut dia, materi pelatihan menjahit itu diberikan instruktur Rosmita yang memiliki usaha jahitan di Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat. Setelah mengikuti pelatihan dalam waktu yang relatif singkat ini, peserta seg-

era mampu mengaplikasikan ilmu yang mereka dapat di tengah-tengah masyarakat. Karena itu lanjutnya, instruktur yang didatangkan tidak hanya memberikan teori semata, melainkan juga pengetahuan praktis yang bisa segera dialikasikan di rumah masing masing. Sementara materi yang diberikan mulai dari cara pengukuran, membuat pola dan menjahit baju kurung dan baju gamis. “Kemampuan peserta untuk menangkap materi yang diberikan cukup bagus, kita optimis usai pelatihan mereka telah dapat menjahit baju sendiri,” ulas Rosmita salah seorang instruktur di SKB tersebut..

Ikaflas Gelar Turnamen Basket Besar-besaran

CATUR Virgo berbaju batik (tengah) beserta atlit basket SMAN 2 Payakumbuh dan pembinanya. DADANG

PAYAKUMBUH, HALUAN— Melihat tingginya bakat serta hobi siswa-siswi SMAN 2 Payakumbuh terhadap olahraga bola basket beberapa tahun terakhir ini, membuat Ikatan Alumni Kampus Flamboyan Bukik Sitabuah (Ikaflas) atau sebutan lain untuk alumni SMAN 2 Kota Payakumbuh, bertekat bakal menyalurkan hobi serta bakat pelajar tersebut. Maka dari itu, dalam waktu dekat ini, Ikaflas bakal mengadakan turnamen basket secara besar-besaran dengan mengundang sebanyak 16 sekolah yang ada di Sumbar. “Dalam waktu dekat ini, kami Alumni SMAN 2 Payakumbuh atas nama Ikaflas berencana akan mengadakan turnamen basket tingkat pelajar. Turnamen ini juga melibatkan sejumlah sekolah lainnya di Sumbar ini,”ujar Catur Virgo Ketua

Kepala SKB Payakumbuh, Tafril Samri, yang dihubungi sebelumnya mengatakan, program pengembangan pendidikan kecakapan diri tersebut, secara rutin dilaksanakan SKB Payakumbuh. Kegiatan yang biasa dilakukan dalam program itu diantaranya, pelatihan menjahit, membuat kue dan keterampilan salon. Tahun ini upaya yang dilaksanakan SKB ditunjang dengan dana APBD 2013, melaksanakan kegiatan pelatihan membuat kue dan menjahit. Peserta harus benarbenar dapat menerapkan ilmu yang diperoleh, sehingga tujuan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai, ujarnya. (h/zkf)

Umum Ikaflas. Menurutnya, turnamen basket tersebut merupakan bentuk kinerja dari alumni yang lebih fokus dan memperbanyak kegiatan-kegiatan di sekolah demi kemajuan dari pelajarnya. Bukan itu saja, turnamen yang direncanakan bakal melibatkan 16 sekolah yang ada di Sumbar ini, nantinya bisa jadi ajang untuk mencari atlit basket berbakat di Sumbar. “Disamping populernya SMAN 2 Payakumbuh, turnamen basket juga bakal mencari bibit basket berbakat. Diharapkan juga, turnamen basket yang diadakan Ikaflas ini hendaknya bisa menjadi turnamen tahunan oleh Perbasi Sumbar, meskipun itu baru sebatas tingkat pelajar,” ujarnya. Turnamen basket tersebut, juga mendapat dukungan dari Kepala SMAN 2 Payakumbuh, Junaidi. (h/ddg)

Dengan bantuan APBD Payakumbuh tahun 2013, Pemko membangun pipa saluran air dan jembatan sepanjang 60 meter dengan biaya sebesar Rp.323 juta lebih. Saat ini masyarakat petani merasa lega, karena dengan selesainya proyek pembangunan saluran ini, seluruh areal persawahan mereka terairi dan sudah dapat menanam padi kembali. Pemuka masyarakat Sungai Durian, Syafrizal yang juga anggota DPRD Payakumbuh, yang dihubungi kemarin mengatakan, sebelumnya lahan sawah di lokasi itu cendrung menjadi sawah tadah hujan, akibat minimnya pengairan. Petani sudah mencoba menaikkan air dari batang Lampasi dengan kincir, namun belum dapat diandalkan sepenuhnya. Selesainya proyek pembangunan saluran irigasi tersebut, masyarakat Sungai Durian malakukan goro bersama guna membuat tali Bandar cacing agar air mengalir merata ke sawah masyarakat. Goro tersebut dipimpin Camat Latina, Doni Prayuda, diikuti Lurah, LPM, Niniak Mamak dan tokoh masyrakat. Kabid PSDA Dinas PU Payakumbuh, Muslim mengatakan, saat ini panjang saluran irigasi yang ada di Payakumbuh, sudah mencapai 151,1 kilometer lebih, terdiri dari saluran primer 53,02 km lebih dan saluran tersier 55,7 km. Payakumbuh punya 70 daerah irihgasi, 65 diantaranya kewenangan Kota Payakumbuh dan lima kewenangan Propinsi Sumbar dengan luas layanan irigasi 5.100 hektare termasuk kolam. (h/zkf)

KRISYANTI

Mualaf yang Butuh Orangtua Angkat PAYAKUMBUH, HALUAN— Krisyanti yang baru masuk agama Islam membutuhkan orangtua angkat yang bisa membiayai sekolah hingga kuliah nanti. Krisyanti yang akrab dipanggil Kiki ketika dihubungi mengisahkan, dia memeluk Islam tanpa tekanan dan paksaan , yang prosesnya dituntun H. Mismardi dengan dua saksi Harnatis dan Makmur. Kiki memeluk Islam, setelah mengucapkan syahadat, “ Aku bersaksi tidak Tuhan selainAllah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu adalah utusan Allah “, bahasa Arabnya diucapkan Kiki dengan yakin dan lancar. Saat ini Kiki masih ditampung guru kelas SMP 5 Payakumbuh. “Kkarena untuk masuk SMA apalagi kejenjang fakultas nanti, biaya makin besar maka Kiki butuh Bapak dan Ibu angkat yang kuat ekonominya. Sementara itu istri Wawako Ny. Rasyidah Suwandel menyarankan, setelah Kiki dapat Bapa atau Ibu angkat, dimasukan lagi ke Pesantren atau sekolah agama yang lebih banyak memberikan pelajaran agama Islam. Ny. Rasyidah Suwandel Muchtar siap membantu dan mencarikan Bapak dan ibu angkat bagi mualaf itu. Menurut Kiki, sebelum masuk agama Islam dia pernah bermimpi didatangi orang tua berpakaian serba putih, serta dikerubungi burung – burung warna putih.Kiki merasa duduk dikursi putih disampingnya ada Al Qur’an. Sejak kejadian itu, perasaan Kiki semakin kuat untuk meninggalkan agama sebelumnya dan masuk agama Islam. (h/ snt )

>> Editor: Dodi Nurja

>> Penata Halaman: Jefli


KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Pelepasan JCH, Ada yang Berumur 18 Tahun BUKITTINGGI, HALUAN— Sebanyak 249 orang Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Bukittinggi tahun 1434 H/2013 M, dilepas secara resmi oleh pemerintah Kota Bukittinggi. Pelepasan secara resmi oleh Walikota Bukittinggi Ismet Amziz itu dilaksanakan di Aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta Gulai Bancah Bukittinggi, Rabu (04/ 9). Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi M. Nur mengatakan, JCH tahun 2013 sebanyak 249 orang tersebut diberangkatkan pada tanggal 10 September 2013 pukul 07.30 WIB di Lapangan Kantin Bukittinggi menuju emberkasi Padang. Dikatakannya, JCH Bukittinggi bergabung dengan kloter II yakni Kota Padang, dan Kabupaten Solok yang akan diberangkatkan ke Jeddah pada tanggal 11 September 2013. “ Untuk armada yang membawa jemaah pemberangkatan dari Bukittinggi menuju emberkasi Padang telah dipersiapkan oleh Pemko Bukittinggi sebanyak 7 unit mobil. Begitu juga sebaliknya diwaktu pemulangan jemaah haji terbut,” ungkap M.Nur. Dalam pemberangkatan ke Jeddah lanjutnya, jemaah haji kota Bukittinggi didampingi oleh petugas Tim Pembimbing Haji Daerah (TPHD), yakni Ismail Johar dari Bukittinggi, Zahara Husni dari Padang, Artati Aliunus dari Padang dan Afansyah dari Padang. Untuk pembimbing Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) yakni Imelda dari Sijunjung, adi Wandi dari RSAM Bukittinggi dan Sila Dewi Anggraini dari Padang. “Jemah haji Bukittinggi berada pada maktab 42 pada rumah nomor 924. Di Madinah ditempatkan di Markaziah dan di Mekkah ditempatkan di Mispalah. Untuk calon jemah haji tahun ini yang termuda berumur 18 tahun yang bernama Rauf Furrahim Bin Nadri Effendi. Jemah yang tertua berumur 84 tahun yang bernama Bakhtiar Rasyid,” jelas Kamenag. Ditambahkannya, dari 249 orang jemah haji yang berangkat, masih ada 100 orang lagi jemah haji Bukittinggi yang tidak bisa berangkat. Hal ini dikarenakan adanya pemotongan 20 parsen jumlah jemaah haji Dunia, termasuk untuk Kota Bukittinggi. “Dari 100 orang jemaah itu, 21 orang telah melunasi biaya pemberangkatannya sedangkan 79 orang lagi dalam tahap penyelesaian administrasi. Insyaallah jemaah haji yang tertinggal tersebut dapat diberangkatkan pada 2014 mendatang,” pungkasnya. Walikota Bukittinggi Ismet Amzis dalam acara pelepasan tersebut mengucapkan selamat kepada jemaah calon haji Bukittinggi yang telah mendapat panggilan allah SWT untuk menunaikan ibadah haji ketanah suci. Ismet berharap agar setelah melaksanakan ibadah haji nantinya menjadi haji yang mabrur sesuai yang diamanahkan Rasulullah SAW. Ismet juga berpesan kepada jemaah calon haji Bukittinggi untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan serta menjaga nama baik Bukittinggi. “Kepada jemaah haji Bukittinggi saya harapkan untuk selalu menjaga kebersamaan serta menjaga kesehatan dengan cara menjaga makanan yang sehat dan istirahat yang cukup karena suasana iklim di tanah suci mekah cukup panas,” harap Ismet. (h/cw-tot).

Saayun Salangkah

BUKITTINGGI

13

SELAMA 2013

Penderita DBD 49 Orang DONOR DARAH — Kepala LPP RRI Bukittinggi Fitra Widjaja, memantau kegiatan donor darah yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) Bukittinggi di Auditorium RRI Bukittinggi, Rabu (4/9). Terkumpul 24 kantong darah dari kegiatan donor darah ini. HASWANDI

RRI Kumpulkan 24 Kantong Darah BUKITTINGGI, HALUAN — Sebanyak 24 kantong darah dari berbagai golongan darah terkumpul dari hasil kegiatan donor darah yang diselenggarakan Radio Republik Indonesia (RRI) Bukittinggi di Auditorium RRI Bukittinggi, Rabu (4/ 9). Jumlah 24 kantong darah yang terkumpul ini lebih sedikit dibanding jumlah calon peserta yang terdaftar. “Yang mendaftar dalam kegiatan donor darah ini lebih dari 60 orang. Namun dari jumlah itu, hanya 24 orang yang dinyatakan layak dan bisa untuk mendonorkan darahnya. Semua darah yang terkumpul langsung diserahkan pada PMI untuk selanjutnya didistribusikan kepada orang yang membutuhkan darah,” ujar Kepala LPP RRI Bukittinggi Fitra Widjaja. Fitra Widjaja menjelaskan, lebih dari 50 persen peserta tidak bisa mendonorkan darahnya karena mengalami tekanan darah tinggi dan darah rendah, serta alasan kesehatan lainnya. Jika tetap dipaksakan akan bisa mengganggu kesehatan pendonor itu sendiri. “Kami tidak membatasi asal daerah, golongan dan umur peserta untuk mengikuti donor darah ini.

Namun yang lebih mendominasi berasal dari Kota Bukittinggi. Untuk kali ini peminatnya cukup banyak. Walau banyak yang tidak bisa berdonor, namun dari niat baik saja untuk mengikuti donor darah ini, kami sudah cukup bangga dan berterima kasih,” tutur Fitra. Fitra juga menjelaskan, kegiatan donor darah kali ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Radio yang ke-68, yang diperingati setiap 11 September. Menurutnya, kegiatan ini juga perwujudan dan komitmen Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI sebagai media pembangun karakter bangsa yang peduli terhadap sesama. Tak hanya menggelar kegiatan donor darah, tapi berbagai kegiatan juga dilakukan RRI Bukittinggi untuk memperingati Hari Radio, diantaranya beranjangsana ke sesepuh atau pensiunan RRI, napak tilas menyusuri beberapa titik sejarah perjuangan RRI, seminar RRI Bukittinggi sebagai Radio Perjuangan RI, serta beberapa kegiatan lainnya. Terkait kegiatan donor darah ini, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Bukittinggi Rachmat Aris mengakui, RRI Bukittinggi merupakan lembaga yang sering melakukan donor darah.

Bahkan database pendonor yang mendonorkan darah di RRI Bukittinggi dinilai cukup baik dan terdata dengan lengkap, sehingga diharapkan bisa menjadi contoh bagi lembaga lainnya. Secara umum Ia menjelaskan, minat masyarakat Kota Bukittinggi dan sekitarnya untuk ikut donor darah masih tergolong minim dan belum mencapai 30 persen. Rachmat Aris berasumsi, minimnya pendonor darah ini disebabkan minimnya sosialisasi yang dilakukan PMI maupun pihak terkait lainnya. “Sosialisasi yang dilakukan belum menggugah masyarakat untuk mendonorkan darahnya. PMI usianya juga sudah tua, namun belum bisa bersemayam di hati masyarakat. Ini tugas kami juga dalam meningkatkan sosialisasi dengan berbagai trik dan promosi yang lebih giat, karena masih banyak masyarakat yang ketakutan untuk mendonorkan darahnya,” ungkap Rachmat Aris. Memeriahkan HUT PMI yang diperingati setiap 17 September, PMI Bukittinggi menurut Rachmat Aris, juga berencana untuk menggelar pawai dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat. (h/wan)

BUKITTINGGI HALUAN— Dinas Kesehatan Kota (DKK) Bukittinggi berupaya terus untuk menekan angka warga yang terserang Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Apalagi cuaca ekstrem yang terjadi semenjak tiga hari terakhir yang bisa saja menimbulkan wabah penyakit DBD. Untuk itu warga harus waspada dan berhati hati terhadap perkembangbiakan nyamuk aedes aegypty yang sangat membahayakan itu. “DKK Bukittinggi meminta warga untuk bisa mencegah DBD, dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan cara pola 3 M, yakni menguras bak air, menutup bak penampungan dan menimbun barangbarang bekas,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi Syofia Dasmauli di Gulai Bancah kemaren. Dikatakannya, dari Januari hingga September 2013 setidaknya sudah 49 orang warga kota Bukittinggi yang terserang Penyakit DBD. Meski sejauh ini belum terdapat korban jiwa, namun warga harus waspada terhadap nyamuk aedes aegypty yang mematikan tersebut. Nyamuk aedes aegypty jelas Syofia, merupakan nyamuk yang sangat berbahaya yang mudah berkembang biak pada air tergenang yang tidak bersentuhan dengan tanah seperti bak penampungan air, selokan, serta kaleng kaleng bekas yang terbuka. Ciri cirr nyamuk tersebut bewarna hitam dengan bintik bintik putih dan dapat hidup didalam dan disekitar rumah. Nyamuk ini bersarang serta bertelur pada genangan air didalam dan disekitar rumah, gigitannnya dapat terserang penyakit bahkan meninggal dunia. “ untuk kita mengharapkan warga untuk selalu melakukan dan mengoptimalkan gerakan 3 M tadi,” jelasnya. Menurut Syofia, dibandingkan tahun 2012 lalu, kasus DBD di Kota Bukittinggi cukup tinggi mencapai 107 pasien yang mengakibatkan terdapatnya salah satu pasien meninggal dunia. “DKK Bukittinggi berharap di tahun ini dapat menekan angka warga yang terserang DBD tersebut sekecil mungkin dari tahun sebelumnya. Dan pihaknya meminta melaui camat, lurah dan RW/RT untuk menghimbau warga untuk bisa mencegah DBD tersebut” harapnya. (h/cw-tot)

Lansek Manih FM (LANIS FM) Frequensi (FM) 93,6 MHz (FM) Power Suport 1000 Watt ( Blues 30 NV) Alamat Studio/Office : Jl.Sudirman No.191 Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Telp. ( 0754) 20173-20553 Fax. 0754.20158 Email : lansekmanihfm@yahoo.co.id LANSEK MANIH FM “ Penyampai Informasi Pembangunan dan Penyejuk Hati Anak Nagari”

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Jefli


14 WANITA DAN KELUARGA

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Agar Kerja Lebih Menyenangkan RESEP

Es Loli Buah Bahan : 450 gram buah seperti stroberi, blackberry, raspberry atau blackcurrant ( sesuai selera ) 75 gram gula Cara membuat: Haluskan buah yang Anda sukai dengan blender dan masak selama 4 menit di atas api kecil. Setelah dimasak dinginkan jus lalu tuangkan gula dan aduk hingga gula larut. Cicipi jus buah, tambahkan lagi sedikit gula jika masih terasa asam Saring jus buah tersebut agar tidak tercampur dengan biji kemudian masukkan ke dalam cetakan es loli dan masukkan ke dalam lemari es semalaman. Siap disajikan keesokan harinya. Mudah bukan? Hanya dengan mem-blend buah kesukaan, Anda sudah dapat menikmati es loli yang segar di hari yang panas. Selamat menikmati. ***

TIPS Kerja Lebih Efisien TUGAS -tugas yang begitu banyak dan akhirnya menumpuk, ditambah lagi godaan untuk meng-update media sosial, sering kali membuat yang harusnya tuntas jadi terbengkalai. Padahal, kalau dimaksimalkan waktunya, beberapa tugas yang diberikan atasan bisa selesai tepat waktu. Ada yang salah? Bisa jadi ada pengaturan waktu dan manajemen pekerjaan yang terlewatkan. Grace Marshall, ahli dunia kerja dan produktivitas, melihat bahwa setiap orang mestinya bisa bekerja lebih efisien. Perkembangan teknologi yang semestinya mendukung pekerjaan, justru menjadi gangguan terbesar. Dia lalu memberikan beberapa gambaran yang bisa jadi masukan buat perubahan. 1. Fokus. Alokasikan waktu sepenuhnya untuk memberi perhatian lebih pada pekerjaan yang dihadapi. Cobalah lebih fokus dan memberikan energi pada satu pekerjaan. 2. Gangguan adalah musuh terbesar. Banyak hal yang kerap mengalihkan perhatian. Entah itu chatting di ponsel, isu terbaru di situs berita, atau obrolan sesama teman di ruang kerja. Kurangi distraksi semacam ini, dan sebisa mungkin jangan sampai terpengaruh. Misalnya dengan mematikan ponsel, social media, atau e-mail yang tak penting. Konsentrasilah pada yang dihadapi sehingga tidak mudah terganggu. 3. Multitasking itu hanya mitos. Jika ada yang bilang setiap orang mestinya bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu, anggapan ini hanya mitos. Faktanya seseorang akan bisa fokus dan maksimal mengerjakan satu hal secara bergantian. Jadi tidak usah mencoba memikirkan bisa menuntaskan banyak hal dalam satu waktu. 4. Bikin daftar. Saat di kantor, cobalah bikin daftar tugas yang harus dituntaskan. Baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Pembuatan daftar tugas yang harus dikerjakan ini akan membuat semuanya jadi lebih efisien karena membuat Anda fokus dan siap mental. 5. Jangan menunda-nunda. Sering kali karena menganggap ringan tugas, Anda lantas menunda waktu untuk mengerjakannya. Dua menit lagi, lima menit lagi, dan seterusnya, sampai akhirnya lupa untuk menuntaskan. Alhasil, ada banyak waktu yang terbuang percuma. Cobalah lakukan sekarang, di saat teringat dan sesuai jadwal. 6. Buat pengingat daftar di rumah . Jika ada daftar pekerjaan yang harus tuntas di kantor, kenapa tidak membuat pengingatnya saat Anda berada di rumah? Namun, hal ini sekadar sebagai pengingat, sekaligus membuat data tambahannya. Sekiranya dibutuhkan, Anda jadi tidak perlu susah mencari tahu atau kembali ke kantor. 7. Pintar bikin keputusan. Ada beberapa pekerjaan yang mungkin datangnya mendadak dan menuntut kecerdasan dalam membuat keputusan. Dengan bekerja lebih efisien, akan lebih mudah membuat keputusan, bahkan dalam waktu singkat. 8. Gunakan pengingat waktu. Dalam setiap jenis pekerjaan atau tugas, cobalah membuat pengingat waktu, kapan tugas tersebut bisa dituntaskan. Dengan begini ada konsentrasi yang lebih tercurah, dan Anda mencoba realistis tanpa menunda-nunda. 9. Ruang yang nyaman. Sebagian orang membutuhkan ruang nyaman untuk mengerjakan tugas yang dipunyai. Jadi, kenapa tidak menciptakannya sendiri? Buat diri senyaman mungkin sehingga bisa menuntaskannya dengan segera, dan selesai tepat waktu. 10. Uraikan detail. Jika banyaknya pekerjaan membuat Anda stres, cobalah urai satu per satu. Dengan menjadikannya detail dan tampak mudah, semua pekerjaan tidak tampak berat dan Anda lebih bersemangat menuntaskannya. (h/kfm)

SAAT bangun tidur, Anda langsung terbayang tumpukan pekerjaan, muka bos yang galak, atau bahkan rekan kerja yang menyebalkan? Mengingat hal seperti ini pasti bikin pagi hari jadi tidak menyenangkan. Imbasnya, bisabisa sepanjang hari di kantor jadi sangat membosankan dan menurunkan produktivitas bekerja. Ahli hipnoterapi, Chloe Brotheridge, mengungkapkan bad mood sepanjang hari disebabkan karena pikiran dan rutinitas pagi hari Anda yang berantakan. Sebenarnya ada banyak hal kecil yang bisa dilakukan di pagi hari agar Anda memiliki hari yang menyenangkan di kantor setiap harinya. 1. Mulai hari dengan aktivitas yang tepat Pertama Chloe menyarankan agar Anda selalu merasa bahagia setiap hari. Dimulai dengan saat bangun di pagi hari. “Di pagi hari, tulislah tiga hal yang Anda syukuri, tiga hal yang diinginkan, dan tiga hal yang sudah dilakukan dengan baik. Dengan coretan ini, akan ada keajaiban yang bekerja untuk meningkatkan mood Anda dan membantu untuk mengalami hari yang positif,” katanya. Ini akan membantu Anda melihat dunia dengan pandangan yang berbeda. Selain itu, Anda juga akan merasa lebih bersemangat karena bisa mengusir semua pikiran negatif dan berfokus pada hal positif. Hebatnya ini tak cuma bekerja untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain. 2. Meditasi Chloe mengungkapkan meditasi bisa menjadi cara yang tepat untuk memulai hari. Meditasi akan membantu menghasilkan perubahan di otak dan meningkatkan relaksasi dan tingkat optimisme seseorang. Ambil posisi duduk yang nyaman, dan tutup mata Anda. Kemudian fokus pada perna-

fasan. Perhatikan udara yang keluar dan masuk dari hidung, di bagian belakang tenggorokan, atau naik turunnya rongga dada dan perut. Lakukan meditasi ini lima menit tiap pagi, dan tingkatkan perlahan-lahan sampai 20 menit. Hasil nyata mulai akan terlihat dalam waktu enam minggu. 3. Nikmati setiap momen bekerja Pasti ada perasaan puas yang dialami ketika Anda sudah menyelesaikan semua pekerjaan dalam daftar Anda. Namun tak perlu terlalu berambisi untuk mengerjakannya secepat mungkin. Buatlah daftar hal-hal yang harus dilakukan setiap hari (termasuk hal yang kecil). Ini akan membantu Anda mengorganisasi jenis pekerjaan dan mempercepat waktu menyelesaikannya. Memberi sedikit waktu untuk

bersantai dan menikmati pekerjaan akan membantu Anda lebih maksimal dalam mengerjakannya, dan tujuan Anda tercapai. “Buatlah tujuan akhir pekerjaan dengan cara SMART, yaitu spesific (spesifik), measurable (terukur), achievable (bisa dicapai), realistic (realistis), dan timely (tepat waktu),” ungkapnya. 4. Istirahat Agar tak terlalu stres mengerjakan tugas di kantor, jangan lupa istirahat. Cobalah teknik Pomodoro. Caranya, atur timer 25 menit untuk bekerja dan fokus mengerjakannya. Kemudian ambil waktu istirahat selama satu menit. Ambil istirahat ini secara periodik sebanyak 3-4 kali. Ini akan membantu Anda untuk bisa mengatur waktu dan memfokuskan pikiran, serta membuat pekerjaan jadi lebih efisien.

Berhentilah menatap layar komputer selama berjam-jam. Ambil waktu istirahat dan pergi berjalan-jalan sebentar, misalnya ke pantry. “Ketika merasa sudah agak lelah, ambil waktu istirahat lima menit. Tarik nafas dan gunakan semua indra Anda untuk beristirahat,” saran Chloe. Gunakan imajinasi Anda dan bayangkan sedang berada di pantai pasir putih. Rasakan gesekan pasir di jari-jari kaki dan pancaran sinar matahari di kulit. Cium bau laut, suara burung dan gemuruh ombak. Setelah puas menikmatinya, buka mata dan tubuh akan kembali segar. 5. Tak perlu memaksakan diri sempurna Sangat tidak realistis jika Anda berharap bahwa semua hal yang dilakukan selalu sempurna. Sesekali mungkin saja ada kesalahan yang diperbuat. Namun ini tak berarti Anda tak

Solok Selatan Dinilai Tim Nasional Kota Sehat SOLOK SELATAN, HALUAN — Forum Kabupaten dan Kota Kabupaten Solsel, Selasa (20/8) dinilai tim penilai tingkat Nasional. Tim penilai ini berasal dari dua Kementerian Kesehatan Dalam Negeri. Dalam penilaian ini tim tersebut berjumlah 7 orang yang terdiri dari 4 dari pusat dan 3 dari Provinsi Sumbar. Ketua Forum Kabupaten Sehat Solsel, Hendrivon mengatakan, penilaian Kabupaten/Kota tingkat Nasional baru pertama diikuti oleh Kabupaten yang berjuluk Nagari Seribu Rumah Gadang, walaupun demikian lanjutnya dari 13 Kab/ Kota sehat yang dinilai oleh tim penilai seluruh Indonesia masuk beruntung Kabupaten Solsel masuk kedalam yang 13 tersebut. Dari 13 Kab/Kota yang dinilai untuk tingkat Nasional, Solsel masuk dalam penilaian ini, ujar Hendrivon kemarin. Sementara itu, tim penilai Kevin mengatakan kedatangan ke Solsel bersama dengan tim, untuk melakukan verifikasi ulang dokumen kegiatan yang diserahkan Forum Kabupaten Solsel beberapa waktu lalu di Padang. “Kedatangan kami ini untuk melakukan cek dan ricek saja sampai kelapangan sesuai dengan dokumen yang diserahkan

kemarin kepada kami, katanya. Dimana, apakah dari cek dan ricek tersebut telah sesuai dengan dokumen yang diserahkan. Jangan nanti dokumen yang diserahkan tidak sesuai dengan keadaan, sedangkan Bupati Solsel yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Efli Rahmat menyebutkan, kepada tim penilai Solsel masih berorientasi kepada permasalahan. Perilaku, sanitasi dasar, pelayanan kesehatan, sosial, prasarana penunjang dan penerbangan liar (illegal, logging). Menurutnya, untuk mengatasi permasalahan tersebut tidaklah mudah, meskipun Kabupaten Solsel memiliki sumber daya dan potensi alam yang memadai. Jika tidak di dukung oleh semangat kemitraan dan sinergitas antara pemerintah, swasta dan masyarakat tentunya tidak akan dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan Kabupaten Solsel. “Perlu sinergitas dari semua lapisan dalam memberikan dampak positif dalam membawa kearah yang lebih baik,” kata Kevin. Tim penilai yang datang ini menilai tiga indikator yaitu pertama, kawasan pemukinan dan prasarana umum, kedua kawasan sehat mandiri dan ketiga ketahanan

becus atau bodoh, karena yang paling penting adalah bagaimana Anda mengubah semua kesalahan ini dan mengubahnya jadi hal yang positif. “Ingatkan diri bahwa kegagalan bukan akhir segalanya. Kesalahan hanyalah batu loncatan untuk kesuksesan yang lebih besar. Anda bisa banyak belajar dari kesalahan,” jelasnya. Chloe juga menyarankan untuk belajar dari kesalahan dan melihat kritik sebagai umpan balik yang berguna, dan akan membantu Anda untuk berbuat lebih baik. 6. Ekspresikan diri di kantor Komunikasi yang efektif adalah kunci sukses di kantor. Ekspresikan apa yang dipikirkan, rasakan, dan inginkan, dengan cara yang jujur namun tetap sopan. Ini akan membantu Anda menghindari konflik dan masalah dengan rekan kerja, senior, dan atasan Anda. (h/kcm)

8 Kebiasaan Menjadi Produktif

pangan serta gizi. Usai melakukan ekspos penilaian di Dinas Kesehatan Solsel, selanjutnya tim penilai melakukan kunjungan kepalangan di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Sangir, Sungai Pagu dan Koto Parik Gadang Diateh. Dalam rangkaian tim penilai yang datang sangat tertarik dengan kondisi Kabupaten Solsel yang dikenal kaya adengan potensi alam yang berlimpah ruah, salah satu yang dapat dilihat dan dinikmati para tim penilai adalah sumber air minum yang berasal dari mata air yang terletak di Jorong Batang Pagu, Kecamatan Sungai Pagu. Tepatnya di lokasi Batu Keramat yang dikenal sejak dulu kala yang lebih dikenal dengan Batu Baroda. Ibrahim Camat Sungai Pagu yang mendampingi tim penilai langsung membuktikan kesejukan dan kesegaran air Batu Barado ini dan diikuti oleh langsung tim penilai dari tingkat Nasional. “Setelah merasakan kesejukan air tersebut rombangan tim penilai mengucapkan syukur dan memberikan saran agar kekayaan yang dapat kami cicipi saat ini untuk tetap di jaga dan dilestarikan, moga dilain waktu nanti kami mampir di Solsel dapat lagi menikmati hal ini,” kata anggota tim. (h/hms)

MENJADI produktif bukan sekadar berhasil mengerjakan banyak hal dalam satu hari. Menurut Tony Wong, pakar project management dan produktivitas, menjadi produktif bisa berarti kebalikannya, membuat poin terhadap hal-hal tertentu saja. Tony memberi masukan delapan kebiasaan yang bisa diterapkan agar menjadi lebih produktif. 1. Minimalkan daftar hal yang harus dikerjakan. Biasanya kita punya daftar to-do-list yang harus dikerjakan dalam satu hari. Cobalah kurangi. Ini akan sangat membantu untuk fokus dan menyelesaikannya dengan baik. 2. Selingi dengan rehat. Menjadi produktif bukan berarti memaksakan bekerja terus-menerus. Otak juga akan menjadi lelah dan butuh jeda. Karenanya untuk penyegaran cobalah ambil break atau rehat, dengan jalan-jalan sebentar, minum kopi atau ngemil, dan meditasi. Dengan catatan, tidak terlena karenanya. 3. Bikin aturan 80/20. Maksudnya, dengan bekerja maksimal 20 persen, hasil yang diperoleh mencapai 80 persen. Caranya, eliminasi atau kurangi aktivitas yang tidak perlu dan rasanya mengganggu. Beberapa gangguan saat melakukan pekerjaan sebaiknya diabaikan saja. 4. Manfaatkan pagi hari untuk fokus pada diri sendiri. Coba ubah kebiasaan menikmati pagi dengan menyantap sarapan, baca koran, meditasi, atau sedikit berolahraga. Sambil berangkat ke kantor, Anda bisa mengecek email supaya di kantor Anda bisa langsung bekerja. 5. Sebelum siang, selesaikan tugas yang paling menantang. Jika punya beberapa hal yang harus dikerjakan, tempatkan yang paling menantang untuk dikerjakan lebih dulu, sehingga bisa selesai sebelum jam makan siang. 6. Siasati email. Email kerap menjadi gangguan saat bekerja. Merangkai kalimat untuk membalas email tersebut satu-persatu tentu butuh banyak waktu. Bila perlu, dan mendesak, cobalah membalas surat-surat tersebut dengan menelepon langsung. 7. Kurangi rasa malas. Ini adalah musuh produktivitas yang bisa menjangkiti siapa saja. Tak bisa dipungkiri, sekali waktu Anda pasti pernah mengalaminya. Namun cobalah selalu tegaskan pada diri sendiri agar menjadi lebih efisien dan efektif. 8. Tidak perlu multitasking. Yang baik adalah fokus pada satu hal pada satu waktu, dan tentu hasilnya akan menjadi lebih baik. (h/kfm)

GOW Solsel Gelar Halalbihalal

KETUA GOW Ny. Ayu Abdul Rahman (kiri) bersama Ketua TP-PKK Solsel Ny Suriati Muzni Zakaria saat peresmian pameran di halaman kantor bupati di Padang Aro. SOLSEL, HALUAN — Sekitar 100 orang anggota Gabungan

Organisasi Wanita (GOW) menggelar acara halal bihalal

di aula kantor bupati, Kamis (29/ 8). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua GOW Solsel Ny. Ayu Abdul Rahman, para pengurus dan anggota GOW. Kegiatan yang berlangsung sederhana namun sukses tersebut dihadiri oleh ratusan pengurus dari 14 organisasi yang bergabung dengan GOW. Ketua GOW Kabupaten Solok Selatan Ny. Ayu Abdul Rahman menyebutkan, kegiatan yang berlangsung tidak lama itu hanya untuk mempererat hubungan sesama anggota organisasi. Serta, membicarakan secara sepintas persoalan organisasi dan programnya ke depan. “Kita melangsungkan kegiatan temu ramah usai lebaran, orang biasanya

menyebutnya dengan halal bihalal. Bagi GOW, acara ini harus dimanfaatkan untuk saling bermaaf-maafan sesama anggota,” katanya. Ia meminta agar seluruh anggota GOW lebih mempererat hubungan silaturahmi. Apalagi anggota GOW yang notabenenya juga umat Islam. “Kita sesama manusia harus menjalin hubungan yang baik dengan orang lain. Inilah hubungan sosial. Apalagi bagi kita yang juga memeluk agama Islam, jiwa saling memaafkan itulah yang terbaik. Karena dengan memaafkan hubungan yang baik dengan sesama dapat terwujud,” terangnya. Kegiatan halal bihalal tersebut, kata Ny. Ayu Abdul Rah-

man, menjadi sarana untuk saling bertukar informasi. Karena dengan berbagi informasi, sesama anggota dapat menanamkan sikap saling keterbukaan. “Dengan sikap saling terbuka itulah keakraban akan muncul dan hubungan kekeluargaan menjadi semakin baik,” sebutnya. Selain untuk menjalin keakraban hubungan, maka acara halal bihalal juga waktu yang tepat untuk melakukan ekspos kegiatan. Secara umum, GOW sudah melakukan sejumlah kegiatan. Antara lain, pemberian bantuan beasiswa kepada siswa berprestasi dan siswa kurang mampu serta kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan di aula kantor bupati. (h/col)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman: Rahmi


EKONOMI DAN BISNIS 15

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

PROFIL SUKSES EDISON PEMILIK ADVERTISING INDRA GHUPA

Kemauan Penentu Suksesnya Bisnis PADANG, HALUAN—Dimana ada kemauan maka disitu ada dijalan. Sebuah bisnis sangat ditentukan oleh keinginan dan kemauan. Hal Itulah yang dirasakan oleh Edizon, usahawan advertising dalam membangun sebuah usahanya. Awalnya ia tak menyangka akan menjadi kreator advertising yang dimulai dari hobi yang dilatih terus menerus. “Saya tak menyangka bisa menjadi kreator reklame,

percetakan dan sablon ini. Padahal awalnya saya bercitacita jadi bankir dan auditor. Namun hati berkata ingin jadi kreator menyebabkan saya langsung terjun jadi usahawan advertising, untuk itu saya latih hobi yang secara terus menerus,” jelas alumni Jurusan Akutansi Fakultas Ekonomi Universitas Andalas ini. Dikatakannya, setiap mahasiswa harus mengubah pola pikirnya. Karena jadi mahasiswa haruslah membuka

lapangan kerja bukan sebagai pencari kerja. Karena membuka lapangan pekerjaan akan berpotensi lebih sejahtera daripada hanya menjadi pekerja yang menunggu gaji setiap bulan. Walaupun begitu, ia menambahkan lika-likunya menjadi usahawan. Karena setiap usaha penuh tantangan dan penuh ritme gelombang usaha maju mundur. Namun setiap usahawan harus mampu bertahan diri dan menciptakan

inovasi untuk merebut pangsa pasar. “Untuk menjadi usahawan maka kita harus pandai menjaga hubungan baik, dan rajin bertanya. Selain itu, harus terus melatih skill yang ada . seperti skill negosiasi, komunikasi maupun bakat minat yang dimiliki,” jelasnya Usahanya yang menerima partai kecil dan besar kini semakin bersinar menerima pesanan undangan, papan lebel nama, sablon, perlengka-

pan wisuda, bordir nama dan logo, stempel warna dan Kristal, kartu nama, merek digital dan neon box. Untuk usahanya sendiri bernama “Indra Ghupa” yang berarti Indah dan rapi (Indra) dan Ghupa merupakan sukunya. Karena memakai Indra, dirinya terus memperlihatkan hasil kinerja yang selalu berorientasi memuaskan pelanggan. Advertising Indra Ghupa dapat dipesan baik partai

EDIZON, saat ditemui di Jalan Pasar Raya Fase III lantai II B-8 Padang. besar maupun partai kecil. Berada di Jalan Pasar Raya Fase III Lantai II B-8 Padang.

Samping Bank BNI Pasar raya. Dengan nomor telepon (0751)-8237688. (h/cw-lex)

Hatta Berkilah, Impor Pangan Sementara JAKARTA, HALUAN—Sikap terlalu banyak mengimpor bahan kebutuhan pokok justru membuat Indonesia makin dipertanyakan kedaulatan pangannya. Akankah Indonesia mampu menjadi negara swasembada pangan seperti tahun sebelumnya?

SIRAM TANAMAN — Seorang petani sayuran sedang menyirami lahan pertaniannya. Sikap terlalu banyak mengimpor bahan kebutuhan pokok justru membuat Indonesia makin dipertanyakan kedaulatan pangannya. IST

KILAS EKONOMI Perjuangan Hak Konsumen jadi Prioritas BPSK PADANG PANJANG, HALUAN— Setelah melalui serangkaian tahapan proses seleksi dan penjaringan, 9 (sembilan) orang anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Padang Panjang periode 2013 -2018, diambil sumpahnya pada prosesi pelantikan yang dilaksanakan di aula Balaikota Padang Panjang, Rabu (4/9). Pelantikan terhadap 9 anggota BPSK Padang Panjang oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Budi Haryanto itu, turut dihadiri Direktur Pemberdayaan Konsumen Direktorat Standarisasi dan Perlindungan Konsumen pada Kementerian Pergadangan, yang pada kesempatan itu diwakili Juniati. Budi Haryanto mengatakan, dengan telah terbentuk dan dikukuhkannya struktur BPSK Kota Padang Panjang periode 2013-2018, diharapkan bisa menjadi wadah yang akan melindungi dan memperjuangkan hak-hak masyarakat sebagai konsumen. “Kita berpesan, agar BPSK benar-benar memprioritaskan perjuangan dalam upaya melindungi hak-hak konsumen,” kata Budi. Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Kota Padang Panjang, Reflis didampingi Kabid Perdagangan Jhon Hardi mengatakan, salah satu alasan dibentuknya BPSK antara lain bertujuan untuk menampung, menganalisa sekaligus mencarikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi konsumen. “Orientasinya, lembaga ini akan menyelesaikan permasalahan sengketa yang terjadi antara konsumen dan pihak pengusaha, terutama di luar pengadilan,” tandas Reflis. Pembentukan BPSK katanya, sekaligus menindaklanjuti amanat UU No 8 tahun 1999 dan Peraturan Menteri Perdagangan 13/M-DAG/Per/ 3/2010 tentang pengangkatan dan pemberhentian pengurus BPSK. BPSK Sebut Reflis, merupakan lembaga non pemerintah yang memproses penyelesaian sengketa konsumen secara perdata. Baik melalui konsiliasi, mediasi, maupun arbitrase. “BPSK juga berperan penting dalam melakukan pengawasan bersama pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan iklim dunia usaha dan perlindungan hak-hak konsumen,” ujarnya. (h/yan)

Menteri Perekonomian Hatta Rajasa membantah bahwa Indonesia hanya mampu mengimpor bahan kebutuhan pokok. Sementara swasembada pangannya ditinggalkan. “Sesungguhnya impor untuk bahan pokok ini hanya bersifat sementara. Kalau kita ada kekurangan, kalau ada gangguan,” kata Hatta saat ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (4/9). Ia menambahkan bahwa

Indonesia harus terus bertekad untuk meningkatkan swasembada pengan nasional yaitu fokus ke lima kebutuhan pokok seperti daging sapi, kedelai, jagung, gula dan beras. Hatta menganggap bahwa stok bahan kebutuhan pangan tersebut masih cukup. Terkait masih adanya impor daging sapi, kedelai hingga jagung, Hatta menjelaskan bahwa kecepatan industri di sektor itu belum dapat mengimbangi

produksi dalam negeri. Artinya, jumlah permintaan ternyata lebih besar dari penawaran yang ada. Dengan demikian, pemerintah berupaya untuk melakukan impor. “Oleh sebab itu, pertanian harus memberi suatu perencanaan yang matang untuk itu. Untuk jagung kita sudah swasembada sebetulnya, tapi kalau gula, masih belum,” jelasnya. Soal gula ini, Hatta menganggap bahwa kebutuhan impor gula hanya untuk memenuhi kebutuhan industri. Sementara untuk daging sapi, beras dan kedelai tetap dikejar untuk meningkatkan produksi dalam negerinya. Saat ini, beberapa komoditas tersebut masih ada yang harus impor. (h/kcm)

KOPERASI KKB-UBH

Wujudkan Toko Souvenir Khas UBH PADANG, HALUAN — Universitas Bung Hatta (UBH) memiliki koperasi yang unik, berbeda dengan koperasi pada umumnya. Biasanya di suatu perguruan tinggi, dosen dan mahasiswanya memiliki koperasi yang terpisah. Namun dengan nama Koperasi Keluarga Besar (KKB) UBH seluruh komponen di kampus tergabung menjadi satu kesatuan sehingga bisa menjadi daya saing yang luar biasa dengan koperasi lainnya. Demikianlah dikatakan Rektor UBH Prof. Dr. Niki Lukviarman, SE, Akt, MBA saat memberikan sambutannya dalam acara pelantikan pengurus dan pengawas KKB UBH Periode 2013-2016 di Aula Balairung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I UBH, Rabu (04/09). Niki menjelaskan keunikan koperasi kita ini menjadi tantangan tersendiri untuk pengurus yang baru apalagi institusi kita menyandang nama Bung Hatta yang merupakan bapak koperasi bangsa ini. “Meskipun dengan rendahnya peran serta dan keterlibatan dosen maupun mahasiswa rendah. Pengurus baru harus melakukan kreatifitas dan inovasi terbaru agar lebih aktif lagi di KKB UBH. Koperasi bukan saja sebagai lembaga sosial tapi bisa kita optimalkan perannya untuk berbisinis demi kesejahteraan para anggotanya. Kampus menginginkan koperasi kita ini bisa menyediakan semua kebutuhan keluarga besar UBH seperti foto kopi buku dan jilid

skripsi bagi mahasiswa, kafe yang representatif hingga barang-barang sembako. Bahkan untuk rusunawa dan trasportasi bus harus dikelola juga oleh koperasi,” jelas Niki. Rencanannya kampus akan membangun kafe moderen dua lantai di Kampus II, kemudian untuk dikampus I akan dibangun kafe ekslusif untuk pascasarjana dan gedung J nantinya akan menjadi pusat bisnis dari KKB Universitas Bung Hatta. Sementara itu, Ir. Eddy Soesilo M.Eng Ketua Umum KKB UBH mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang telah memilihnya untuk menjalankan amanat menjadi ketua selama 4 tahun kedepan. Koperasi kita ini terdiri dari dosen, karyawan dan mahasiswa yang terlibat menjadi kepengurusan. “Pada masa kepengurusan saya ini akan mengembangkan kegiatankegiatan yang ada seperti kebutuhan alat tulis, foto kopi, kafe dan terobosan baru kita akan membuat toko souvenir khas UBH dan mengaktifkan kembali percetakan UBH untuk keperluan jilid skirpsi bagi mahasiswa maupun buku bagi dosen,” imbuh Eddy. Koperasi juga akan melayani kebutuhan rumah tangga dengan diantar langsung ke rumah masingmasing serta memberikan pinjaman dana bagi mahasiswa yang membutuhkan saat pembayaran uang kuliah,” tambahnya. (h/ita)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman : Syahrizal


16

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Kilas Ekonomi Buruan Serbu Great Sale Pasar Modal JAKARTA, HALUAN— Terus anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi kesempatan yang baik untuk investor bisa masuk berinvestasi ke bursa saham. Investor bisa menjaring saham-saham unggulan yang sudah murah. Menurut Perencana Keuangan Aidil Akbar, investor disarankan mulai masuk ke pasar saham saat harga-harga saham murah seperti saat ini. “Bagus dong, saya suka merah, ibaratnya kalau di mal ada Jakarta Great Sale, nah ini ada Bursa Great Sale. Kapan lagi bisa beli saham di harga murah,” ujar dia saat acara Seminar dengan tema ‘Kiat Investasi Cerdas di Tengah Turbulensi Ekonomi* , ‘, di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (3/9). Dia menjelaskan, untuk bisa masuk ke pasar saham tidak perlu menunggu harga saham terperosok. Kondisi saat ini merupakan saat yang tepat untuk berinvestasi. “Tidak perlu harus nunggu harga saham anjlok banget, tidak perlu menunggu bottom. Yang penting bisa rutin tiap bulan masukan Rp200.000, Rp500.000. Kalau kita masukan Rp500.000 sekarang, besok market jeblok lagi 5%, yang hilang kan cuma 5% dari Rp200.000, paling cuma Rp10.000 ruginya,” ujar dia. Aidil menambahkan, posisi beli sangat disarankan ketika market dalam kondisi saat ini. Namun, kata dia, yang paling penting adalah mulailah investasi sedini mungkin agar tidak terlambat. “Kita tidak akan pernah tahu market akan seperti apa, yang penting secepat mungkin kita mulai invest, lebih cepat lebih baik,” katanya. (h/dtk)

BI RATE NAIK

Bunga Pembiayaan Ikut Naik JAKARTA, HALUAN—Sebagaimana perbankan, perusahaan pembiayaan juga mengenakan bunga kepada konsumen. Oleh karena itu, kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan pada pekan lalu diperkirakan juga akan membuat bunga pembiayaan naik. “Kenaikan BI Rate pasti berpengaruh kepada industri ini. Bank sudah mulai menaikkan

bunga, sehingga kami juga akan menaikkan,” kata Wiwie Kurnia, Pengawas Asosiasi Perusahaan

Pembiayaan Seluruh Indonesia (APPSI), pada Senin lalu. Wiwie memperkirakan akan terjadi kenaikan suku bunga sebesar 1-2 persen di tingkat perusahaan pembiayaan. Tapi dia yakin, konsumen tidak akan terlalu terbebani. “Itu tidak terlalu banyak,” ujarnya. Di tingkat perusahaan pembiayaan, lanjut Wiwie, kenaikan suku bunga masih menunggu waktu yang tepat. Namun,

PEMBIAYAAN — Nasabah perusahaan pembiayaan Adira. Sebagaimana perbankan, perusahaan pembiayaan juga mengenakan bunga kepada konsumen. Oleh karena itu, kebijakan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan pada pekan lalu diperkirakan juga akan membuat bunga pembiayaan naik. IST

Telekomunikasi

Gratis Nelpon dan SMS Selamanya

HEAD of Area Padang Yunus Sapang sedang melayani costomer di Gerai Esia Padang. IST

sertanya Head of Area untuk melayani pelanggan di Gerai Esia Padang. Yunus Sapang selaku Head of Area Padang, berinteraksi langsung dengan melayani, mengedukasi dan yang terpenting mendengarkan pelanggan agar Esia dapat memberikan layanan suara, SMS dan data yang lebih baik lagi. “Esia akan selalu konsisten memberikan layanan

yang ditawarkan perusahaan pembiayaan agak berkurang. “Awal tahun ini saya perkirakan pertumbuhan industri pembiayaan sekitar 10 persen. Namun dengan kondisi ekonomi seperti sekarang, sepertinya sulit tercapai. Kami belum bisa memperkirakan angkanya sekarang, yang jelas kurang dari 10 persen,” papar Wiwie. Meski perusahaan pembiayaan berencana menaikkan suku bunga, tetapi penjualan produk elektronika diperkirakan tidak terlalu terpengaruh. Menurut Rudyanto, Ketua Electronic Marketers Club, ini karena kebanyakan konsumen produk elektronika membeli secara tunai. “Memang ada yang sebagian membeli dengan kredit, dan itu bisa saja terpengaruh. Tetapi di elektronik, kredit sepertinya tidak dominan. Jadi pengaruh BI Rate terhadap penjualan elektronik tidak akan terlalu banyak,” kata Rudyanto. Faktor yang lebih mempengaruhi pasar produk elektronika, lanjut Rudyanto, adalah nilai tukar. Saat ini harga sejumlah produk elektronika sudah mengalami kenaikan akibat depresiasi rupiah. “Sekarang harga dari pabrikan sudah naik, sehingga harga jual ikut naik. Ini yang lebih mempengaruhi demand elektronik,” tutur Rudyanto. (h/dtk)

Otomotif

BELI HP ESIA

PADANG, HALUAN—Memahami serta mengerti pelanggan adalah hal yang paling penting karena kepuasan dan kesetiaan pelanggan yang membuat esia memiliki semangat untuk selalu melakukan inovasi dalam program dan produknya. Di Hari Pelanggan Nasional ini, wujud nyata kepedulian Esia terhadap layanan pelanggan adalah dengan turut

kenaikan tersebut diperkirakan terjadi tidak lama lagi. “Mungkin bulan ini sudah mulai naik,” ungkapnya. Meski demikian, Wiwie menilai industri pembiayaan mengalami sedikit perlambatan pada tahun ini akibat kondisi perekonomian. Daya beli konsumen sedikit banyak terpengaruh akibat tingkat inflasi cukup tinggi, sehingga minat untuk membeli produk tersier

suara dan SMS yang berkualitas dengan harga yang terjangkau ditambah dengan layanan data yang menjadikan produk Esia dekat dengan pelanggannya. Hal yang terpenting adalah Esia akan selalu memenuhi kebutuhan pelanggan dengan memberikan layanan yang semakin baik”, ungkap Yunus Sapang saat ditemui di Gerai Esia Padang Jalan A Yani Nomor

40, kemarin. Lanjutnya, beberapa program khusus yang diberikan ke pelanggan saat Hari Pelanggan Nasional ini di Kota Padang adalah beli hape Esia hanya Rp199 ribu, langsung gratis nelpon dan SMS ke sesama Esia Selamanya. Selain itu, bonus isi ulang 25 persen, untuk pengisian mulai dari Rp25 ribu, dimulai dari tanggal 4 sampai 11 September 2013. “Untuk kedepannya esia akan tetap hadir sebagai pilihan yang menguntungkan bagi pelanggan dengan tarif yang hemat. Kami akan memberikan banyak benefit dan bonus, dengan tetap mengutamakan kenyamanan dan kualitas dalam bertelekomunikasi,” ungkapnya lagi. Selain itu di Hari Pelanggan Nasional ini, Esia memberikan penghargaan kepada beberapa pelanggannya, baik pelanggan perseorangan maupun korporat dengan kategori, pelanggan aktif terlama, pelanggan dengan penggunaan layanan suara dan data tertinggi dan pengguna layanan data tertinggi. (h/wis/rel)

UD Trucks Luncurkan Quester JAKARTA, HALUAN— PT Volvo Indonesia meluncurkan produk terbarunya UD Trucks Quester kategori V di ajang Indonesia Mining Expo, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat sore ini (4/9) Joachim Rosenberg, Executive Vice President Volvo Group mengatakan, produk baru ini diciptakan berdasarkan 1,5 juta jam rekasaya industri dan 65.000 jam pengujian sebelum diluncurkan. “Produk pertama asal Jepang yang diproduksi khusus untuk Indonesia dan Asia,” tegas Joachim. Produk ini diimpor utuh (CBU) dari pabrik baru UD Trucks di Thailand di akhir 2013 atau awal 2014 mendatang.

Untuk pemasaran, UD mengandalkan PT United Tractors Tbk- (UT) anak perusahaan Grup Astra. “Pesanan saat ini, sekitar 50-70 unit per bulan. Untuk Quester kami harus melihat dulu animonya,” jelas Loudy Irwanto Ellias, Direktur UT di sela peluncuran. Quester dipasarkan dengan konsep “taylor made”, konsumen bisa memilih spesifikasi yang tersedia, seperti mesin, sasis, sistem penggerak dan karoseri. Untuk harga, UD Trucks belum mau memastikannya, hanya diperkirakan di kisaran Rp 900 juta-Rp 1 miliar (off theroad). (h/kcm)

PT VOLVO Indonesia meluncurkan produk terbarunya UD Trucks Quester kategori V di ajang Indonesia Mining Expo, JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat sore ini (4/9)

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman: Syahrizal


KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Sebelum Madrid, Bale Bela Timnas

17

PEDE — Pemain Prancis, Mathieu Valbuena (kiri) merayakan gol untuk timnya bersama gelandang Franck Ribery. Ribery mengajak tim Ayam Jantan itu untuk lebih percaya diri mengarungi penyisihan Piala Dunia 2014. FIFA

WALES, HALUAN — Sebelum gabung ke Real Madrid, Gareth Bale lebih dulu menunaikan tugasnya bersama timnas Wales. Namun Bale tak akan dimainkan terlalu lama oleh The Dragons demi menjaga kondisinya. Tak lama setelah perkenalan di depan media dan publik Santiago Bernabeu, Bale langsung terbang ke Wales untuk bergabung bersama rekan-rekannya di timnas Wales bersiap menghadapi laga kualifikasi Piala Dunia 2014 kontra Makedonia serta Serbia. Wales saat ini berada di posisi keempat Grup A dengan enam poin, selisih tujuh poin dari Kroasia di posisi ketiga dan 10 angka dari pemuncak klasemen Belgia. Peluang mereka lolos cukup berat mengingat hanya empat laga tersisa. Namun, Wales seperti punya "kewajiban" memainkan Bale mengingat si pemain butuh waktu bermain lebih banyak pasca absen lama di sesi tur pramusim Tottenham Hotspur lalu karena cedera. Apalagi suporter Wales ingin menyaksikan aksi pemain termahal dunia saat ini.Terkait hal itu, pelatih Wales Chris Coleman mengaku bahwa ia tak akan mengambil risiko memainkan Bale selama full time mengingat ia belum mencapai match fitness meski sudah terbebas dari cedera. "Dia sudah terbebas dari cedera, tapi dia belum fit terkait apakah kami akan memainkannya selama 90 menit," ujar Coleman kepada Sky Sports."Dia akan berlatih bersama kami sore ini. Dia jelas harus bekerja keras untuk menaikkan fisik dan mentalnya, tapi hal terpenting adalah dia bersama kami," lanjutnya. "Apakah dia akan menjadi starter Jumat besok? Itu pertanyaan besar untuk saya dan menjadi sebuah keraguan besar."(h/net)

Empat Pemain Inggris Cedera LONDON, HALUAN — Timnas Inggris yang telah diganggu masalah cedera berlatih tanpa empat pemain di sesi latihan Selasa (03/9). Ini merupakan pukulan terkini terhadap persiapan Three Lions menjelang laga kualifikasi Piala Dunia. Dua penyerang Daniel Sturridge dan Jermain Defoe, bek Steven Caulker, dan gelandang Jack Wilshere ambil bagian pada sesi pemulihan dan bukannya menjalani latihan penuh. Sturridge, yang mencetak gol tunggal kemenangan Liverpool saat meladeni Manchester United di pentas Premier League Minggu (01/9). Penyerang Inggris lainnya, Theo Walcott berharap Sturridge bisa pulih tepat waktu untuk tampil saat melawan Moldova. "Ia (Sturridge) berada di sini, itu hal positif," kata penyerang Inggris Theo Walcott pada konferensi pers Selasa (03/9) seperti dilansir Reuters. "Mudah-mudahan ia dapat mengatasi cederanya dan saya pikir ia bermain dengan menderita hal itu pada pertandingan terakhir. Maka mari berdoa ia akan baik-baik saja," imbuhnya. Inggris, yang menghuni peringkat kedua di Grup H, tertinggal dua angka dari Montenegro dengan satu pertandingan yang belum dimainkan. Usai menjamu Moldova di Wembley akhir pekan nanti, Inggris selanjutnya akan melawat ke Ukraina pertengahan minggu depan. Sebelumnya Inggris telah ditinggal sejumlah pemain yang mengundurkan diri karena cedera, yakni Wayne Rooney dan dua bek Glen Johnson dan Phil Jones.(h/net)

Prancis Harus Pede PARIS, HALUAN — Franck Ribery memberikan tips agar tim nasional Prancis yang ia perkuat bisa tampil lebih baik lagi. Ia ingin agar 'Les Bleus' lebih percaya diri. Prancis masih menyisakan tiga pertandingan kualifikasi lagi, yakni menghadapi Georgia pada 6 September, lalu Belarusia empat hari

kemudian. Laga terakhir akan dijalani dengan menghadapi Finlandia pada 15 Oktober mendatang. Prancis kini masih terpaku

di posisi dua klasemen Grup I kualifikasi Piala Dunia zona UEFA, tertinggal satu poin dari pemuncak klasemen Spanyol. Di dua laga friendly bulan Juni lalu tim besutan Didier Deschamps itu bahkan kalah 0-1 dari Uruguay dan 0-3 atas Brasil. Demi menebalkan kans untuk lolos, sekaligus membuat Prancis bisa tampil

lebih menggigit secara umum, Ribery pun menyarankan agar para rekan setimnya mesti lebih percaya diri lagi (Pede), dan tampil lebih spontan dan lugas sebagaimana halnya Bayern Munich. "Apa yang sudah saya jalani di Bayern sama sekali berbeda. Di Bayern kami tak pernah mempertanyakan diri sendiri," kata Ribery seperti

dikutip Reuters. "Bersama (timnas) Prancis, ketika seorang pemain gagal, ia kehilangan kepercayaan diri, ia takut dikritik. Tapi kami akan berusaha memulihkan keyakinan, mengangkat tekanan," tegas pemain yang baru dinobatkan sebagai Pesepakbola Terbaik Eropa 2012-13 itu.(h/net)

AFC Harapkan Rebut Jatah Playoff Intercontinental

Daniel Sturridge salah satu pemain yang mengalami cedera

KUALA LUMPUR, HALUAN — Yordania dan Uzbekistan berhadapan pada playoff Asia untuk melanjutkan petualangan di kualifikasi Piala Dunia FIFA. Dalam serial pertandingan kandang-tandang, kedua kesebelasan akan berlaga pada 6 September lusa di King Abdullah International Stadium, Amman. Empat hari kemudian panggungnya pindah ke Pakhtakor Stadium, Tashkent.

Pemenang playoff ini hanya menerima jatah terakhir berupa ½ dari zona Asia setelah empat tempat utama dipastikan terisi oleh Iran, Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Juara playoff Asia harus menantang peringkat kelima zona CONMEBOL (Amerika Selatan) dalam pentas bertajuk kualifikasi interkontinental (Playoff Intercontinental). Kedua tim antarbenua tersebut mempe-

rebutkan satu tempat di putaran final Piala Dunia tahun depan. Presiden AFC Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa sangat berharap salah satu dari kedua tim Asia itu akan mendapatkan tempat kelima untuk Asia dalam pesta sepakbola dunia di Brasil 2014 mendatang. “Keduanya Yordania dan Uzbekistan sebenarnya memiliki kesempatan mereka untuk mendapatkan jatah otomatis ke Piala Dunia sampai hari terakhir pertandingan dari babak final kualifikasi zona Asia. Sayangnya, mereka harus puas dengan tempat ketiga dalam grup masing-masing,” tukas Salman dalam e-letter AFC ke Okezone, Rabu (4/9) Diketahui, Uzbekistan kalah selisih gol dari peringkat kedua di Grup A Korsel, padahal sama-sama mengumpulkan poin 14. Kendati di pertandingan terakhir, Uzbekistan menggulung Qatar 5-1 kemenangan besar itu tidak cukup mendongkrak posisi mereka menggeser Korsel yang di saat bersamaan kalah tipis 0-1 dari Iran. Sementara Yordania sampai pertandingan ketujuh di Grup B baru menuai nilai 7 sama dengan Australia. Kedua kesebelasan berada di ujung tanduk, pada peringkat 3-4. Di atas mereka, Oman sudah mendapat poin 9.

UZBEKISTAN urung lolos otomatis ke Piala Dunia Brasil setelah kalah selisih gol dengan Korsel. Kedua tim grup A ini sama-smaa punya nilai 14. Terlihat Ulugbek Bakaev(Uzbekistan) tengah melewati hadangan pemain Korsel Sedangkan Jepang, tak bisa digugat lagi, telah menyita satu tempat teratas dengan perolehan 17 angka. Akhirnya, Yordania menundukkan Oman 1-0, skor sama dicapai laga Australia-Irak. Walhasil, Australia menemani Jepang lolos otomatis dan Yordania mengkudeta Oman dari peringkat ketiga. Disebutkan, para pemain dari kedua tim tersebut menampilkan bakat besar dan tekad dalam seluruh kampanye mereka. Salman merasa yakin pemain pun siap memberikan

>> Editor : Rakhmatul Akbar

tendangan terbaik mereka pada 6 dan 10 September nanti. “Saya ingin berharap kedua tim mendapatkan yang terbaik dan berharap bahwa tim pemenang dari playoff ini akan mampu mengatasi rival CON MEBOL mereka di playoff antarbenua untuk slot di Piala Dunia FIFA,” sambung Salman. “Saya berharap tim memperlihatkan kualitas yang terbaik dalam pertandingan mereka sambil mengingatkan mereka tentang pentingnya sportivitas dan menghormati lawan," tuturnya.(h/net)

>> Penata Halaman : Irvand


18 OLAHRAGA POJOK ARENA Porlasi Siapkan 20 Atlet PADANG, HALUAN — Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Sumatera Barat menyiapkan 20 atlet untuk mengikuti Kejuaraan Nasional 2013 di Pantai Tanjung Batu, Kalimantan Timur, 16- 19 September. "Ada 20 atlet yang kita siapakan untuk menghadapi Kejurnas itu, semuanya merupakan atlet pendatang baru," kata Pelatih tim layar Sumbar Azwar Akip di Padang, Rabu. Dijelaskannya, dalam ajang yang bertajuk Kejurnas Junior single handed tersebut, tim Sumbar mengikuti dua nomor kelas yang dipertandingkan, yakni optimist putra dan putri serta laser radial 4,7 putra dan putri. Azwar menambahkan, keikutsertaan tim layar Sumbar dalam ajang tersebut merupakan bagian dari persiapan jangka panjang Sumbar dalam menyiapkan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 di Jawa Barat. Dikatakannya, dalam class rules (aturan) cabang olahraga layar PON 2016, atlet yang akan bertanding pada nomor optimist dan laser 4,7 harus berusia maksimal 15 tahun termasuk nomor lainnya. "Ajang itu merupakan proyek jangka panjang layar Sumbar untuk menyiapkan atlet, karena atlet sebelumnya yang turun pada PON 2012 di Riau tidak bisa diturunkan lagi," katanya. Ia menambahkan, dalam ajang tersebut nantinya tim kepelatihan Sumbar bisa memantau atlet potensia yang kelak nantinya menjadi bagian dari tim Sumbar pada PON 2016. "Setelah mengikuti ajang tersebut kita bisa melihat nomor potensial yang nantinya bisa dipoles untuk persiapan PON," katanya. Menyinggung tentang peluang pada ajang tersebut, Azwar mengatakan hanya menargetkan masuk dalam lima besar, selain faktor teknik atlet hal ini juga berkaitan dengan jam terbang tanding atlet yang masih minim. "Kita akui atlet Sumbar masih kurang jam terbang tanding, masih perlu banyak pengalaman untuk bisa berprestasi pada ajang berikutnya," katanya.(h/mat)

Indonesia Target Sapu Bersih JAKARTA, HALUAN — Untuk kali keempat turnamen bukutangkis Indonesia Open GP Gold akan digelar. Diperkuat dua pasangan juara dunia, Indonesia memasang target menyapu bersih seluruh gelar juara. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Rexy Maniaky dalam jumpa pers jelang digelarnya event tersebut, di Cipayung, Rabu (4/9/2013). Rexy meyakini Indonesia paling tidak akan meraih dua gelar menyusul keikutsertaan pasangan juara dunia, Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan dan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Dia berharap akan ada hasil bagus didapat dari nomor lain. "Dua gelar juara dari nomor ganda putra dan ganda campuran pasti bisa kita rebut. Tidak tertutup kemungkinan ada kejutan dari sektor lain, untuk bisa sumbang gelar juara," kata Rexy. "Intinya sih kita pasang targetnya kalau bisa sapu bersih, jangan kita yang disapu bersih," lanjut dia. Indonesia Open GP Gold akan digelar 24 sampai 29 September mendatang di Yogyakarta. Dua penyelenggaraan pertama dihelat di .Samarinda, sementara yang ketiga Palembang kebagian jatah tuan rumah. (h/net)

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Panpel Antisipasi Mati Lampu PADANG, HALUAN — Kamis malam nanti, tepanya pukul 19.00 WIB, Semen Padang FC akan melakoni partai ujicoba internasional menghadapi juara Singapura, Tampines Rovers di Stadion H Agus Salim.

UJI COBA — Edu Wilson Junior akan kembali merumput di stadion H Agus Salim menghadapi Tampines Rovers. Laga ini penting untuk persiapan ke AFC Cup 2013. RIVO

Lusiana Saingi Kerni dan Serafi PADANG, HALUAN — Sprinter putri Sumbar, Lusiana Satriani benar-benar sudah berada di kelas elit sprinter putri nasional. Anak Limapuluh Kota yang sempat merasakan partai final 200 m Universiade (olimpiade mahasiswa) di Rusia, tampil sebagai tercepat kedua pada Kejurnas Senior Atletik yang berlangsung di Jakarta, Rabu (4/9). Kata Sekum PASI Sumbar, Arfan Rosyda, catatan waktu Lusi selisih tipis dibanding sprinter putri Bali, I Nyoman Kerni yang lebih awal menyentuh finish. Nyoman Kerni, menyentuh finish 24,44 detik. Sedangkan Lusiana menyentuh garis finish 24,61 detik, beda sepersekian detik saja. Di tempat ketiga, ada mantan sprinter tercepat Asia Tenggara,

Serafi Unani. Pelari cepat asal Jawa Timur itu menyentuh finish dengan catatan wakktu, 24,74 detik. “Dari hasil ini, Lusi mempersembahkan medali perak. Sementara emas dibawa pulang pelari asal Bali, I Nyoman Kerni dan perunggu jadi milik Serafi Unani,”sebut Arfan. Sementara di nomor lainnya, Sumbar gagal mempersembahkan medali. Sprinter putra Sumbar yang kini tengah digenjot di Pelatnas PASI, Yaspi Bobi, harus puas berada di posisi kelima di nomor 200 meter putra. Selain Yaspi Bobi, pelari jarak menengah putra, M. Hafiz juga gagal meraih medali karena hanya finish di posisi empat. Posisi yang sama juga diraih Rengga Husada

yang turun di nomor lompat tinggi. “Kita sudah maksimal. Tapi, ada satu hal yang menjadi catatan kami. Pelari putri nomor 1500 meter yang meraih emas, Lismawati asal Sulawesi Selatan hanya mencatatkan waktu 4 menit dan 42,75 detik. Raihan Lisma, jauh di bawah waktu terbaik Aprilia Lusiani yakni 4 menit 36 detik yang ditorehkannya di ajang Asian Youth Games (AYG) di Nanjing, China, baru-baru ini,”kata Ketum PASI Sumbar, Budi Syukur. Kenapa Aprilia tak tampil? Budi menyebut, ini rekomendasi pelatihnya di Timnas. “Pia sudah banyak turun di turnamen, jadi pelatih tak ingin memaksakan Pia bertanding lagi,”sebut Budi memberi penjelasan. (h/mat)

FIK UNP Hadirkan Empat profesor Olahraga Dunia PADANG, HALUAN — Empat orang profesor bidang olahraga dalam dan luar negeri, akan hadir ke Seminar Internasional Olahraga dan Ilmu Keolahragaan pada 1213 September 2013 yang dihelat FIK UNP (Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang). Pada seminar yang dilangsungkan di Hotel Pangeran's Beach itu, panitia juga mengemas kegiatan lain dalam bentuk workshop, simposium, dan oral komunikasi, sesuai dengan topik bidang keolahragaan. Menurut Ketua Panpel, Prof. Sayuti Syahara, ada beberapa bidang keolahragaan yang akan dibahas dalam kegiatan ini, yakni olahraga rekreasi, pendidikan dan

olahraga kesehatan, hingga beberapa bidang lainnya. Sayuti menyebutkan, seminar internasional itu mengambil teman peranan dan sumbangan olahraga dan ilmu keolahragaan dalam menngkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Pembantu Rektor III UNP, Syahrial Bakhtiar yang didampingi Dekan Arsil, empat profesor bidang olahraga itu adalah Prof Yanuar Kiram (UNP), Prof Helmut Digel (Univ. Tubingen, Jerman), Prof Jacqueline D Goodway (Ohio State University, USA) dan Prof Ambrosius Purba (Unpad Bandung) "Mereka akan tampil sebagai keynote speaker,"sebut Syahrial Bakhtiar.

Selain para profesor, beberapa orang Doktor, juga akan jadi pembicara kunci, seperti DR M.Taib Harun dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Dr Michel Koh dan Dr Ian Harris (Republic Polytechnic Singapore), termasuk RObert John Ballard dari Australian Streght and Conditioning Association (ASCA). “Yang jelas kegiatan ini juga diperuntukkan kepada mahasiswa, guru olahraga dan umum. Sebagian lain yang akan tampil sebagai pemakalah yang telah lulus seleksi, maka makalahnya akan diseleksi lagi untuk kemudian dipublikasikan dalam bentuk SCOPUS (Elsevier Procedia) akan Special Issue Journal. (h/mat)

Hanya saja, dilema persoalan listrik yang melanda Sumbar, menjadi salah satu kendala yang diantisipasi panitia pelaksana pertandingan. “Ya, kami sudah berkoordinasi dengan PLN terkait masalah ini. Kami sadar Sumbar memang terkendala pasokan listrik sehingga untuk pertandingan yang dilangsungkan malam tentunya juga mengkhawatirkan hal itu. Tapi sekali lagi kami tegaskan, kami sudah mengantisipasinya melalui koordinasi dengan pihak berwenang,”sebut Ketua Panpel, Win Benardino yang dihubungi Haluan, kemarin. Menurut Win, hal ini sudah dilakukannya sejak sepekan lalu. Manajemen, dalam hal ini Dirut PT KSSP, sudah melayangkan surat permohonan ke PLN terkait dengan rencana penggunaan Stadion H Agus Salim untuk pertandingan di malam hari. Win berharap, sepanjang pertandingan, baik jelang maupun pasca, pasokan listrik ke stadion tetap berjalan baik. Ditanyai terpisah, Dirut PT KSSP, Erizal Anwar mengakui hal itu. Ia mengaku sudah menyurati pihak PLN Rayon Belanti yang areal kerjanya termasuk kawasan stadion. “Komunikasi sudah baik dan insya Allah akan berjalan lancar,”sebut Erizal yang tengah mendampingi tim asal Negeri Jiran itu berlatih. Menurutnya, Aleksandar

Duric Cs berlatih di Stadion H Agus Salim selama satu jam, Rabu (4/9) sore. Di bawah guyuran hujan, mereka tetap bersemangat menjalani sesi latihan yang dipimpin langsung oleh pelatih kepala Tay Peng Kee. Ditanyai wartawan usai menjalani sesi latihan ini, Tay Peng Kee menyebut, kehadiran Tampines ke Padang bukan untuk sekedar bertanding. Ada target yang ingin mereka capai, yakni mematah rekor tak terkalahkan milik Semen Padang di laga internasional. “Anda lihat tadi bagaimana kami berlatih. Hujan tak pengaruh dan pemain tetap serius,”kata Tay. Ditanya soal pemain Semen Padang, ia mengaku punya perhatian khusus terhadap penyerang Kabau Sirah asal Liberia, Edward Wilson Junior. “Tapi kami tak menempatkan satu orang khusus mengawalnya. Bagi pemain yang ada di dekat dia, wajib untuk memarking pergerakan dia (Edu,red). Sementara itu, pelatih kepala Semen Padang Jafri Sastra mengakui pihaknya juga punya misi khusus saat menghadapi Tampines. “Kami ingin para pemain serius menghadapi laga ini agar ritme pertandingan tersebut terjaga hingga pertandingan menghadapi perempat final AFC Cup,”harap Jafri. (h/mat)

Arema-Pro Duta Batal MALANG, HALUAN — Pertandingan Arema menghadapi Pro Duta dalam lanjutan Indonesia Premier League, di Stadion Gajayana, Rabu (4/ 9), batal digelar. Sebabnya, wasit melakukan mogok karena gajinya belum dibayar. Winarno Bachtiar, wasit yang sedianya memimpin pertandingan tersebut, menolak menjalankan tugasnya, memimpin laga Arema vs Pro Duta yang sedianya kick off pujul 15.30 WIB. Dia menuntut haknya berupa gaji yang belum dibayar oleh PT LPIS selaku operator kompetisi, dia malah belum dibayar untuk 11 pertandingan lain. "Mereka hanya janji bayar gaji dan menuntut kita memimpin pertandingan. Jelas kami menolak dengan mogok," kata Winarno kepada wartawan di Stadion Gajayana, Rabu petang. Keputusan melakukan mogok disebutnya sebagai

>> Editor : Rahmathul Akbar

sikap para karena dalam beberapa waktu terakhir nasib wasit selalu terluntalunta. Pertandingan lain disebutnya tak akan digelar andai gaji tetap tak dibayar. "Kita harus biaya sendiri, dan itu sudah seringkali, karena tak digaji. Siapa mau kerja tak dibayar," ucap wasit asal Mojokerto ini. Dia menyesalkan sikap PT LPIS yang seakan lepas tangan dengan tunggakan gaji senilai Rp 50 juta lebih belum terbayarkan. Padahal, beberapa kali dirinya sudah menuntut pencairan haknya tersebut. "Kayak mereka tidak mau tahu," sesalnya. Kedua tim sebelumnya sudah siap menggelar pertandingan. Baik Arema maupun Pro Duta sudah masuk ke dalam lapangan untuk melakukan pemanasan. Namun karena wasit melakukan mogok, para pemain lantas kembali masuk ruang ganti.(h/net)

>> Penata Halaman: Syamsul Hidayat


KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

19

Mutia & Yamin Tara Open Grasstrack Championship 2013 MUTIA & YAMIN TARA OPEN GRASSTRACK CHAMPIONSHIP 2013 SIRCUIT BATANG SINAMAR 31 AGUSTUS - 1 SEPTEMBER 2013 BUKIK LIMBUKU, KEC. HARAU HASIL LOMBA KELAS SPORT S/D 200 CC LOKAL SUMBAR POS. N.S NAMA ASAL

TEAM

1 2 3 4 5

Tanjung Motor Tama Walet Motor Altara MX Dodein Teknik

11 70 39 71 133

CHUYANG BOEVI TEGUH AJ TINUS RAHMAT LASER NOFRI KS

SUMBAR Payakumbuh Payakumbuh Dharmasraya Pasbar

KELAS CAMPURAN S/D 200 CC TERBUKA POS. N.S NAMA ASAL

TEAM

1 2 3 4 5

Indomal Motor MX Team ALTARA MX ALTARA MX DAN 7 KOTO TUO PSM MOTOR

86 471 71 168 91

YOGI SUGAMA BukittinggiI YUDI NESYA Dharmasraya RAHMAT LASER Dharmasraya ARYA SCOTT Sangir NOFRIZAL Payakumbuh

KELAS CAMPURAN S/D 200 CC LOKAL SUMBAR POS. N.S NAMA ASAL 1 11 CHUYANG BOEVI SUMBAR 2 168 ARYA SCOTT SANGIR 3 38 AFRIZAL KAMI BISA 4 133 NOFRI KS PASBAR 5 98 NATA WIJAYA Payakumbuh

TEAM Tanjung motor Dan 7 Koto Tuo Noni Candra Racing Team

Dodein Teknik Sobay

KELAS CAMPURAN S/D 200 CC PAYAKUMBUH - KAB. LIMA PULUH KOTA POS. N.S NAMA ASAL TEAM 1 98 NATA WIJAYA PAYAKUMBUH SOBAY 2 34 AFRIZON PAYAKUMBUH Buah Jarami/Kurnia Motor 3 114A OM ZAKI PAYAKUMBUH LUBUK ALAI 4 26 Noveri Yandra HALABAN Aidil Tanjung Motor 5 70 TEGUH AJ PAYAKUMBUH TAMA MOTOR KELAS BEBEK MODIFIKASI S/D 125 CC TERBUKA POS. N.S NAMA ASAL 1 2 3 4 5

471 808 410 38 168

YUDI NESYA RANDO YM Bayu Saputra

Altara MX RRT MOTO X

Sangir

DAN 7 KOTO TUO

Afrizal Kami Bisa

ARYA SCOTT

TEAM

Dharmasraya Riau Bukittinggi

KELAS BEBEK MODIFIKASI 2 TAK S/D 125 CC TERBUKA POS. N.S NAMA ASAL 1 471 YUDI NESYA DHARMASRAYA 4 10 BAYU SAPUTRA BUKITTINGGI 3 34 AFRIZON PAYAKUMBUH 4 666 TOBO ARMANDO DHARMASRAYA 5 808 RANDO YM RIAU

Sobay Lipztick MX Team Noni Candra Racing Team

TEAM ALTARA MX 2 SOBAYLIPZTICKMXTEAM Buah Jarami/Kurnia Motor ALIF JAYA RRT MOTO X

DIOS dan Yose, crosser dari team Kawasaki Greentech dan GSMC Pekanbaru Riau memborong juara I dan II kelas bergengsi “special engine” Mutia & Yamin Tara Open Grasstrack Championship 2013, dengan mengantongi nilai 50 dan 40, pada babak final yang berlangsung di Sirkuit Batang Sinamar, Bukit Limbuku, Kabupaten Limapuluh Kota, Minggu (1/9). Sedangkan posisi III, IV dan V dihuni Rando dari Teluk Kuantan Riau, Chuyank Boevi, serta Farrel Setyarso dari Tanjung Motor dan Baykuni dari Dharmasraya, dengan nilai masing-masing 36, 35 dan 34. Team Al Tara MX sebelum special engine, berhasil memboyong juara I pada kelas bebek modifikasi sampai dengan 125 cc terbuka dan bebek modifikasi 2 tak sampai dengan 125 cc terbuka atas nama Yudi Nesya. Peringkat II hingga V kelas bebek modifikasi sampai dengan 125 cc terbuka dibuntuti Rando YM dari RRT Motor Riau, Bayu Saputra tim Sobay MX Bukittinggi, Afrizal tim Noni Candra Racing, serta Arya Scott dari tim Dan 7 Koto Tuo Sangir. Pada kelas bebek modifikasi 2 tak sampai dengan 125 cc, Yudi Nesya dibuntuti pada posisi II, III, IV dan V, oleh Bayu Saputra dari Bukittinggi, Afrizon (Payakumbuh), Tobo Armando (Dharmasraya) dan Rando YM dari Pekanbaru, Riau. Mengawali babak final motocross yang diguyur gerimis dan hujan berulang kali Minggu itu, Yogi Sugama dari Bukittinggi mengungguli Yudi Nesya dan Rahmat Laser dari tim Al Tara MX Dharmasraya. Posisi IV dan V, Minggu itu didapat Arya Scott dan Nofrizal dari Sangir dan Payakumbuh. Pada babak final pertama sore itu, terlihat Ananda

ANANDA Mutia Tara menyerahkan piala kepada crosser yang berhasil menjadi juara. Mutiara Tara caleg DPR RI Dapil II Sumbar didampingi H.M. Azwir Dainy Tara yang anggota DPR RI, Yasir M dari DPD Golkar Kota Payakumbuh, Irwan Hidayat, Dodi, H.Syafri dan caleg DPRD Kabupaten Limapuluh Kota lainnya. Jelang babak final Motocross Mutia & Yamin Tara Open Grasstrack Championship sebanyak 8 kelas itu, Hj Ananda Mutiara Tara dalam sambutannya, menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas terlaksananya acara dengan baik lancar serta sukses, yang berlangsung Sabtu 31 Agustus dan Ming-

gu 1 September 2013. Dalam sambutan penutupan Minggu sore di hadapan ribuan tatapan mata penonton, Ananda Mutiara Tara yang akrab dipanggil Mutia Tara berharap agar dengan motocross dapat meningkatkan prestasi generasi muda, menghibur masyarakat, serta meningkatkan persatuan dan kesatuan sesama warga. HM Azwir Dainy Tara

yang anggota DPR RI, saat dihubungi di tengah keramaian penonton dan para crosser berlaga berharap dengan adanya acara motocross di Bukit Limbuku, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, tertanam jiwa sportif dari generasi muda khususnya dan masyarakat pada umumnya. “Generasi muda yang sportif dan jantan akan

KELAS BEBEK MODIFIKASI S/D 125 CC LOKAL SUMBAR POS. N.S NAMA ASAL TEAM 1 98 NATA WIJAYA PAYAKUMBUH SOBAY 2 38 AFRIZAL 3 133 NOFRI KS PASBAR Dodein Teknik 4 29 MOREDO BUKITTINGGI LIPZTICK LAJIP Buah Jarami/Kurnia Motor 5 34 AFRIZON PAYAKUMBUH

PIMPINAN LOMBA

JURY

FAISAL TARU License no: A 1115.15

JECKY PATRICIA

PARA crosser bersiap di posisi start. ANANDA Mutia Tara dan Azwir Dainy Tara menikmati hidangan

MOBIl Altara Rescue.

AZWIR Dainy Tara dan putrinya Ananda Mutia Tara.

ANANDA Mutia Tara dan Azwir Dainy Tara di arena balap sesaat jelang start.

SALAH seorang crosser sedang beraksi.

ANANDA Mutia Tara dan Azwir Dainy Tara di arena motorcross. >> Editor : Nova Anggraini

bersedia bertarung di sirkuit, bukan kebut-kebutan di jalan raya,” tambah Azwir. Dengan jiwa sportif, tambahnya, apa bila bertarung dalam pilkada, pemilu, pemilihan wali nagari dan organisasi lain, maka berarti siap kalah dan siap menang. “Jadi kalau dia kalah dalam pilkada misalnya, akan menerima hasil dengan sportif, tak menyalahkan siapa-siapa atau protes-yang tak ada ujung pangkalnya. Jadi sportivitas yang didapat dari olahraga, diaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Azwir. Dari acara ini, juga membawa dampak positif bagi ekonomi masyarakat. Para pedagang, mulai dari pedagang kerupuk, sate, soto, nasi serta lauk pauknya tampak sibuk melayani pembeli. Berbagai makanan ringan produksi warga Nagari Bukit Limbuku, Taram, Tanjung Pati, Batu Balang dan sekitarnya, mulai dari lepat, goreng pisang, goreng ubi, kacang-kacangan, serta buahbuahan lainnya banyak terjual dalam kegiatan motocross Sabtu dan Minggu itu. “Saya sudah banyak mensponsori acara olahraga, motocross, road race, sepak bola, voli dan lainnya, dan selalu ramai penonton, hingga keuntungan secara ekonomi bagi masyarakat sangat dirasakan,” ujar Azwir. Azwir juga membantu hadiah uang pembinaan bagi para juara, termasuk hasil penjualan karcis, dan sumbangan lainnya, hingga panitia juga terbantu. Dijelaskan, Mutia & Yamin Tara Open Grasstrack Championship di Sirkuit Batang Sinamar, Bukit Limbuku, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota akan berlanjut setiap tahun, hingga bakat-bakat generasi muda lewat olahraga adu kecepatan di sirkuit akan tersalur. Seiring motocross di Bukit Limbuku, H.M.Azwir Daini Tara juga menyerahkan bantuan sekop bagi 20 orang pengambil pasir Batang Sinamar, serta acara goro bersama pembangunan jalan di daerah Boncah, Kecamatan Harau. Tingginya antusias penonton menyaksikan kegiatan motocross yang babak finalnya berlangsung Minggu 1 September 2013, mebuat Azwir gembira. Walau sirkuit diguyur gerimis bahkan nyaris hujan lebat, baik pebalap maupun penonton tetap bertahan di posisi masingmasing. Bahkan semakin sore penonton justru semakin berjubel.(h/adv) >> Penata Halaman : Mi2


20

TANAH DATAR

LINGKAR Guru TPA/TPSA Ikuti Pelatihan BATUSANGKAR,HALUAN — Bupati Tanah Datar yang diwakili oleh Staff Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan H. Adrion Nurdal, SE, membuka secara resmi Pelatihan Guru TPA/TPSA se-Kabupaten Tanah Datar di Aula Islamic Center Pagaruyung, Senin (2/9). Acara diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan dari kepala Bagian Kesra Sekretariat Kabupaten Tanah Datar . Yuhardi. dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini merupakan pelatihan yang dilaksanakan dengan APBD Tanah Datar Peserta pelatihan kali ini diambil dua orang setiap nagari yang berjumlah 150 orang, sehingga pada pelatihan ini jumlah guru TPA/TPSA yang telah melakukan pelatihan berjumlah 1785 orang , Para pemateri yang melakukan pelatihan adalah Y Sukaimi , H. Adrizal, dan H. Al Fion, dengan materi tajwid, irama serta manajemen TPA.yang sangat dibutuhkan dalam pengelolaan proses pembelajaran di TPSA dan TPA. Dalam sambutannya Staff didik di TPA/TPSA untuk bisa baca tulis Al-Quran dengan baik dan benar. sehingga generasi muda tanah datar dapat menyeimbangkan antara ilmu pengetahuan dengan ilmu agama sehingga falsafah dapat benar-benar terwujud di daerah ini. (h/emz)

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

Luhak nan Tuo

Presiden Akan Resmikan Istano Pagaruyung TANAH DATAR, HALUAN — Pembangunan Istano Pagaruyung (icon pariwisata kabupaten Tanah Datar yang terbakar Februari 2007 lalu), kini sudah rampung. Diharapkan dalam waktu dekat akan diresmikan pemakaiannya oleh Presiden SBY. “Insya Allah, untuk peresmian Istano Basa Pagaruyung ini kita pastikan diresmikan oleh bapak SBY, kita akan tentukan hari pastinya,” ungkap Bupati di hadapan para anggota Bundo Kanduang Jumat (30/8) lalu. Sebelum diresmikan nantinya oleh Presiden RI, pembangunan Istano ini harus sudah matang, baik pembangunan fisiknya maupun persiapan acara penyambutan presiden RI . “Acara pereesmian diaharapkan berjalan lancar sesuai dengan rencana”, tutur Bupati Shadiq dihadapan para anggota Bundo Kanduan se wilayah Luhak nan Tuo itu. Peresmian Istano Basa Pagaruyung juga disejalankan dengan agenda Presiden lainnya ke Sumatera Barat untuk membangun proyek proyek besar yang telah dilaksanakan di Sumatera Barat. Walaupun belum ada kepastian kata Bupati M.Shadiq,tapi masyarakat sangat berharap Istano Basa Pagaruyung tersebut bisa diresmikan oleh Presiden RI karena peletakan batu pertamanya dilakukan oleh wakil Presiden RI,yang waktu itu dijabat Yusuf Kalla. “, harap Bupati.

Tanah Datar Pilih Duta Wisata BATUSANGKAR,HALUAN — Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda & Olah Raga (Budparpora) kembali menggelar pemilihan Uda dan Uni Duta Wisata Tanah Datar untuk tahun 2013. Hal ini dilaksanakan sebagai usaha pengembangan dan pembinaan peranan generasi mudauntuk dapat mendukung dan berperan serta terhadap pembangunan kepariwisataan daerah, khususnya Tanah Datar. Seperti yang disampaikan oleh Penjabat Pelaksana Teknis Kegiatan tersebut, Dwita Norfalinda, yang didampingi ketua ikatan Uda dan Uni Tanah Datar, audisi dimulai pada tanggal 3 September 2013, kemudian akan dilanjutkan dengan test intelegensi pada tanggal 5 dan 6 September 2013 di Islamic Centre Pagaruyung, Ny. Betti Shadiq pasadigoe, SE selaku penasehat Ikatan Uda Uni Wisata Tanah Datar mengungkapkan harapan seluruh lapisan masyarakat, terutama para generasi muda putra putri terbaik Tanah Datar sangat diharapkan untuk ikut menyukseskan acara in.. Hal serupa juga ditambahkan olehk Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Marwan, di ruang kerjanya mengharapkan agar ajang ini dijadikan sebagai prestasi bagi putra putri Tanah Datar. Dwita menambahkan bahwa uda Uni terpilih tahun 2013 ini akan dikirim sebagai peserta pada pemilihan Uda Uni Duta Wisata Sumatera Barat tahun 2013.(h/emz)

Komisi 1 Kunker ke Jawa Barat BEKASI, HALUAN — Komisi 1 DPRD Kabupaten Tanah Datar masa Sidang II, melaksanakan Kunjungan Kerja di tiga daerah di Provinsi Jawa Barat yaitu Kota Bekasi dan Kota Depok selama 8 hari sejak, sejak 1-7 September 2013. Tujuan dari Komisi 1 DPRD Tanah Datar melakukan kunjungan kerja ke-dua pemerintahan daerah di Jawa Barat ini untuk melakukan studi banding dibidang Pemerintahan, pendidikan dan pelayanan terpadu guna untuk kemajuan ketiga bidang tersebut di Tanah Datar. Hari pertama kunjungan Kerja ke Kantor Wali Kota Bekasi yang berlokasi di Jalan A. Yani Bekasi, rombongan diterima Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Edi Rosadi, MSi, Kepala BPPT Bekasi, Reni Hendrawati dan Kabid Bina Program Diknas, Ali Fauzi, M.Pd. Dari hasil pertemuan yang sebelumnya mendapat sambutan Walikota Tanggerang yang disampaikan Staf Ahli Bidang kemasyarakatan yang dilanjutkan dengan dialog, pada prinsipnya Kota Bekasi dan masyarakat berkomitmen meningkatkan SDM masyarakat dan meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga pemetintah Kota Bekasi menggratiskan biaya pendidikan bagi pelajar SD, SLTP dan SLTA bagi sekolah reguler yang telah melaksanakan Wajib Belajar 12 Tahun. Berkaitan dengan Pelaksanaan pelayanan perizinan terpadu di Kota Bekasi di Tangani oleh Badan Pelayanan Perizinan terpadu (BPPT) sehingga dengan adanya BPPT memudahkan institusi tersebut dalam melakukan koordinasi, namun disini perizinan huller tidak ada karrna lahan pettanian disini sudah tidak ada lagi. Tim Kunker komisi 1 DPRD Tanah Datar yang diketuai Mahdelmi Dt. Barbangso, S.Sos yang mengikuti Kunker beranggotakan Zuldafri Darma (Ketua DPRD), Adrison Dt. Perpatih S.Sos, Dedi Admond, S.Sos, Drs Irman MSi, Syafmita Syafnur, Yasmanshah, Sag, H.Drs Dafrizal, Abdul Wazib Dt. Indo Mangkuto dan Bahrumsyah. Kegiatan Kunker Komisi I DPRD Tanah Datar ke Bekasi dan Depok ini juga didampingi Sekretaris DPRD, Imran SH, Sekretaris Diknas, Darfizal, MSi, Kasubag Media dan Penmas Bagiah Humas, Yuldaveri S.Sos, Kasubag Pemberdayaan Kelembagaan Nagari Bagian Pemnag Setda, AH. Miza Azis S.Sos serta Yuliatri Ferma, SH dan Ira Tri Dewi dari staf Sekretariat DPRD. (h/ydv)

BERSIHKAN MATERIAL — Warga bersama relawan SAR BPBD Tanah Datar tengah goro membersihkan material longsor.EMRIZAL

Batipuh Dilanda Longsor BATUSANGKAR, HALUAN — Curah hujan yang cukup lebat di wilayah kabupten Tanah Datar Sabtu (31/8) dini hari, telah menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor pada sejumlah titik ruas jalan Batusangkar menuju Padang. Akibatnya, sebuah rumah warga di Jorong Subarang Nagari Batipuah Ateh kecamatan Batipuh hancur dihantam longsor. Di wilayah Kecamatan Batipuh juga terjadi bencana longsor akibat arus air yang cukup besar dan menimpa bak penampung menuju pipa air bersih untuk dialirkan ke pemukiman warga nagari Sabu, sementara saat ini air bersih tak lagi mengalir kie rumah warga. Atas kesulitan yang dialami warga nagari Sabu tersebut, pihak pemerintahan Nagari mengajukan permohonan bantuan ke Pemkab Tanah Datar melalui BPBD untuk melakukan penanggulangan, agar sarana air bersih yang terkendala longsor itu dapat berfungsi kembali. Sementara di wilayah Kecamatan Pariangan juga terjadi

sejumlah bencana banjir dan longsor akibat curah hujan yang cukup tinggi selama seminggu terakhir ini,Sejumlah tali Bandar untuk mengairi sawah warga banyak yang jebol. Kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi ketika meninjau lokasi pengairan yang jebol di wilayah nagari Sungai Jambu Rabu (4/9) menyebutkan, bahwa untuk memperbaiki sejumlah sarana pengairan yang rusak itu saat ini tengah dilakukan pendataan ke lapangan. Sekitar pukul 7 pagi Sabtu (31/8), sebuah rumah semi permanen milik Suarlis Pakiah Mulia hancur berantakan dihondoh tanah longsor .material tanah masuk ke ruangan rumah setinggi kurang lebih tiga meter. ‘’Untung saja bencana itu datangnya pada pagi hari, bila malalam hari waktu sedang nyenyak tidur mungkin banyak memakan korban jiwa, kerena kamar tidur sudah hancur disapu longsor,’’ tutur pemilik rumah Surlis Pakiah Mulia pada Haluan. Karena rumah tersebut dihuni

sebanyak 3 Kepala Keluarga, dengan jumlah anggota sebanyak enam dewasa dan lima orang anak-anak . Setelah mendapat informasi dari warga setempat kepala BPBD Tanah Datar Altri Suandi memerintahkan relawan SAR untuk membantu menyingkirkan material longsor yang menghantam bangunan rumah warga tersebut. Untuk meringankan kan beban yang diderita korban, semua lapisan warga Jorong Subarang Nagari Batipuah Ateh memberikan bantuan tenaga berupa goro bersama , terutama menyingkirkan material tanah yang menimpa rumah korban Surlis Pakiah Mulia. Camat Batipuh Osman bin Nur siang kemarin juga berkesempatan mengunjungi rumah Suarlis Pakiah Mulia yang ditimpa longsor dan mengharapkan kepada pemiliik rumah agar berhati-hati saat hujan turun, karena di wilayah tersebut banyak rumah dibangun di lokasi rawan bencana, terutama longsor. (h/emz)

BUPATI M.Shadiq Pasadigoe bersama Ny.Mufida Yusuf Kalla dan putra putrinya di depan Istano Basa Pagaruyung. EMRIZAL

Jusuf Kalla Kunjungi Tanah Datar

Lestarikan Adat dengan Lomba Pidato BATUSANGKAR, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyebutkan lomba pidato adat tingkat pelajar SLTA se-Sumbar merupakan upaya melestarikan adat dan budaya. Gubernur saat membuka lomba pidato adat tingkat pelajar SLTA se-Sumbar di Balai Adat Bodi Chaniago kompleks Istano Basa Pagaruyung, Rabu, menyampaikan kegiatan yang pertama kali dilaksanakan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan adat dan budaya serta identitas diri orang Minangkabau. “Telah banyak tokoh Minangkabau yang berkiprah di tingkat nasional dan internasional seperti Bung Hatta, M Yamin, Tan Malaka serta tokoh lainnya baik sebagai politisi, diplomat maupun budayawan,” kata Irwan. Dia menambahkan ketokohan mereka menggema karena mampu menjalankan falsafah hidup Minangkabau.

Untuk itu, Gubernur berharap generasi muda khususnya para pelajar SLTA dapat menyelaraskan agama dan adat istiadat Minangkabau dalam kehidupan sehari-hari sehingga tidak akan kehilangan identitas sebagai orang Minangkabau. Sementara itu, Bupati Tanahdatar M. Shadiq Pasadigoe menyampaikan lomba pidato adat ini merupakan salah satu cara untuk pelestarian adat dan budaya Minangkabau. ¿Hal ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan pemahaman masyarakat terutama generasi muda terhadap nilai-nilai budaya Minangkabau,¿ tuturnya. Ia menyebutkan, keberadaan tokoh adat dan niniak mamak untuk terus melestarikan adat dan budaya Minangkabau sangat menentukan karena di setiap nagari mempunyai kekhasan adat masing-masing yang dikenal dengan “adat salingka nagari, pusako salingka kaum”. “Jika niniak mamak

Sementara itu, Kepala Dinas Budparpora Tanah Datar Marwan menyebutkan supaya peremian itu berjalan dengan lancar Bupati Tanah Datar M Shadiq Pasadigoe juga telah mengadakan pertemuan dengan keluarga Silinduang Bulan selaku Pewaris Pagaruyung SM Thaufik Thaib dalam rangka konsultasi acara yang bersifat adat dan budaya. Bahkan pertemuan serupa juga dilakukan bersama unsur ninik mamak dan bundo kanduang se-Nagari Pagaruyung dan keluarga besar Pewaris dari unsur Rajo Tigo Selo, Basa Ampek Balai, Sapiah Balahan, Karek Kudungan. Juga disebutkan Langgam Nan Tujuah serta pihak terkait lainya termasuk dengan ninik mamak dan Bundo Kanduang bersama Pengurus LKAAM dan Bundo Kanduang se-Sumbar, LKAAM Kabupaten kota Se Sumatera Barat dan KAN se-Tanah Datar Melibatkan Bundo Kanduang dari 75 Nagari, jelas Marwan.Panitia peresmian juga telah ditetapkan dengan SK Bupati Tanah Datar karena peresmian itu juga ditandai dengan pagelaran adat dan budaya ,pada pertemuan selanjutnya SK tersebut akan di serahkan kepada masingmasing personil. (h/emz)

pemangku adatnya lemah, maka adatnya juga lemah. Kekuatan niniak mamak berada pada jati diri, sako dan pusako serta memberikan perlindungan hukum adat kepada anak kemenakannya,” katanya. Untuk itu, tambahnya, pemerintah daerah telah menyikapinya dengan melalukan beberapa terobosan agar niniak mamak pemangku adat tersebut terealisasi di tengah-tengah kehidupan anak keponakan di Luak Nan Tuo. “Langkah pemerintah itu terlihat dalam satu di antara tujuh agenda pokok program pembangunan dimana menjadikan iman, taqwa, moral dan akhlak yang berlandaskan adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” tutur Shadiq. Lomba pidato adat akan berlangsung selama dua hari di Balai Adat Bodi Chaniago Pagaruyung dengan diikuti 17 tim peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/ kota se-Sumbar. (h/hms)

BATUSANGKAR, HALUAN — Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla beserta istri Mufida Jusuf Kalla, anak dan menantu berkesempatan pulang kampung ke Nagari Tanjung Bonai Kecamatan Lintau Buo Utara Tanah Datar, Minggu (1/9). Rombongan mantan Wapres ini tiba di Tanjung Bonai pukul 18.30 WIB disambut Sekda Tanah Datar Muzwar.M, Ketua TP.PKK Ny.Betty M.Shadiq dan rombongan dari kabupaten , kecamatan dan Nagari. Mantan Wapres Jusuf Kalla bersama keluarga, anak dan menantu menikmati makan malam bersama keluarga, jajaran Pemkab Tanah Datar, kecamatan dan nagari sambil mmenikmati sejuknya alam di kaki gunung sago itu, “Cukup pendek rasanya satu malam di kampung halaman ini tanpa terasa sudah seharian di Lintau Buo,” tutur Mantan Wapres Yusuf Kalla sebelum menuju Bandara Internasional Minangkabau dari Lintau Buo. Sementara Mufida Jusuf Kalla beserta anak, menantu dan rombongan siangnya meninjau objek wisata Istano Pagaruyung, dan selanjutnya berwisata ke Bukittinggi. diri

untuk bertemu langsung dengan Bapak Jusuf Kalla dan rombongan karena malam itu juga langsung menuju Lintau dari Pekanbaru Urang sumando Lintau ini telah banyak berjasa untuk pembangunan Tanah Datar, pembangunan proyek raksana irigasi Batang Sinamar yang menelan anggaran milyaran rupiah juga berkat jasa Bapak Jusuf Kalla, jelas Bupati Shadiq. Untuk itu pantaslah kiranya masyarakat Tanah Datar berterima kasih dan bersyukur kepada Allah, SWT. “Pada malam hari itu juga urang sumando Lintau ini juga menanyakan kelanjutan pembangunan irigasi Batang Sinamar, hasil pembangunan yang telah dilaksanakan dijelaskan Kacabdin PU Lintau Buo Utara Arijal. Secara umum proyek irigasi Batang Sinamar ini berjalan dengan lancar,” jelas Arijal. Jusuf Kalla dan Mufida Jusuf Kalla beserta anak dan menantu juga diperkenalkan adat dan budaya Minangkabau, karena anaknya lahir dan besar di rantau. Kepada rombongan ditampilkan kesenian tradisionil talempong pacik beserta gendangnya, penampilan saluang jo dendang dan penampilan pencak silat. (h/emz)

Kuliner Tanah Datar Jadi Idola di Pekan Anak Nagari BATUSANGKAR,HALUAN — Kuliner khas Luhak Nan Tuo, menjadi idola bagi pengunjung Pekan Anak Nagari di Taman Budaya Sumatera Barat Sabtu dan Minggu, 24 sampai 25 Agustus lalu. Sajian hiburan kesenian kolaborasi 3 sanggar seni Tanah Datar juga mengguncang para hadirin. Makanan yang disajikan adalah lamang tapai dan kopi kawa daun dari kecamatan Lima Kaum, dakak dakak, pias kacang, kacang Sawah Tangah

Kecamatan Pariangan, kerupuk kulit, dari Kumango Kecamatan Sungai Tarab, dan lapek bugih dari Kecamatan Padang Ganting. Semua anggota tim kuliner dan tim kesenian dari Tanah Datar yang ikut ambil bagian dalam acara Pekan Anak Nagari tersebut sangat bersemangat melayani permintaan yang melebihi persediaan yang disediakan semula. Lamang tapai yang disajikan langsung dimasak di lokasi acara

dimulai dari proses membuat bumbu sampai memasak lamang dengan dipanaskan langsung bersama buluah yang terbuat dari ruas bambu. Kabid Budaya Kamaruzaman didampingi Kasi Promosi Wisata Efriso, memimpin delegasi Tanah Datar mengatakan bahwa tim yang tampil kewalahan melayani permintaan pembeli terutama yang memesan lamang tapai dan kopi kawa daun yang jadi idola pengunjung yang lebih dari 5000 orang.

Apalagi Tanah Datar menyajikan juga kesenian khas daerah Drama Minang Cerita Lareh Simawang dari Sanggar Langkisau - Kecamatan Pariangan, Musik tradisi dari Sanggar Putih Bungo Awan Kecamatan Salimpaung dan aneka tari berjudul Manggaro Padi di Sawah oleh Sanggar Artindas dari Kecamatan Sungai Tarab. Dwita Norfalinda, ketika dikonfirmasi mengatakan sangat puas dengan penampilan tim >> Editor : Atviarni

binaannya karena memang dengan cara demikian kita bisa memperlihatkan potensi daerah kita sebab kedepan yang layak jual itu memang kekayaan budaya dan pariwisata Tanah Datar Menurut dia selama ini daerah Tanah Datar terkenal dengan Luhak Nan Tuo yang berbudaya dan beradat merupakan pusat kebudayaan Minang Kabau ,yang lebih terkenal dengan istilah pusek jalo pumpunan ikan. (h/emz) >> Penata Halaman: Rahmi


KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

IKLAN FORMASI CPNS 21

Editor:Nova Anggraini

Penata Letak: Rahmi.


22

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

ANGGOTA senat Fakultas Kedokteran Unand dalam rapat senat luar biasa pada Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unand ke-58.

FAKULTAS KEBANGGAAN SUMBAR

Dies Natalis Ke-58 Fakultas Kedokteran Universitas Andalas F

akultas Kedokteran (FK) Unand menggelar Dies Natalis (hari jadi) yang ke58, Rabu (4/9). Dies Natalis fakultas yang berdiri sejak 7 September 1955 itu berlangsung meriah. Ratusan civitas akademika Unand, mulai dari pendiri fakultas kedokteran Unand, Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran, guru besar, dosen, mantan dosen, mahasiswa, menghadiri acara tersebut. Bahkan, Wakil Walikota Payakumbuh juga ikut hadir. Dalam rapat senat luar biasa, Dr. Dr. Masrul, M.Sc. SpGK, Dekan FK Unand menyampaikan perkembangan FK Unand satu tahun belakang. “Jumlah mahasiswa FK Unand saat ini termasuk mahasiswa baru, adalah sebanyak 1.965 orang. Mahasiswa tersebut tengah menempuh S1, S2, S3 hingga dokter spesialis. 10 persen dari jumlah tersebut berasal dari luar negeri. Kemudian, melalui seleksi undangan SNMPTN dan ujian SBMPTN, untuk tahun 2013, jumlah mahasiswa baru Fakultas Kedokteran Unand sekitar 300-an,� ujarnya di Auditorium FK Unan di jalan Perintis Kemerdekaan tempat acara Dies Natalis berlangsung. Mengenai uang kuliah, kata Masrul, ada variasi uang kuliah di FK Unand. Mulai dari Rp500 ribu sampai Rp11 juta per semester. Uang kuliah

tersebut berdasarkan beberapa indikator keuangan keluarga mahasiswa. Khusus untuk mahasiswa bidik misi, uang kuliahnya gratis. Ia melanjutkan, untuk program S1, FK Unand memiliki 3 program studi, yakni S1 Kedokteran, S1 Psikologi dan S1 Kebidanan. Setelah mendapat izin dari Dikti beberapa waktu lalu, FK Unand akhirnya mempunyai prodi S1 Kebidanan dengan 51 mahasiswa untuk tahun 2013 yang dijaring melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru. Untuk program S2 dan S3 ada lima program studi dan program studi spesialis sebanyak 12. Mengenai dosen, FK Unand mempunyai 196 dosen tetap, 200 dosen dari Kementerian Kesehatan, mereka adalah dokter spesialis yang bekerja di rumah sakit. FK Unand memiliki 13 guru besar. Untuk tahun ini FK Unand menambah 6 dosen baru. Semua dosen FK Unand di atas S2. Sedangkan untuk akreditasi, sejak tahun 2011, akreditasi Prodi Kedokteran FK Unand adalah A. Untuk akreditasi program studi prodi Psikologi dan Kebidanan sedang dalam proses. Saat ini, FK Unand termasuk lima besar fakultas kedokteran di Indonesia yang diikutkan oleh Dikti untuk bekerjasama dengan Jerman untuk 10 tahun ke depan.

Dalam kerjasama tersebut, FK Unand bersanding dengan FK UGM, FK Undip, FK Universitas Mulawarman,dan FK Unsu. Melalui Dies Natalis ke58, FK Unand ingin meningkatkan proses belajar mengajar. Bagaimana standar kompetensi dokter tercapai, dan lulusan ujian kompetensi dokter lebih tinggi dari yang diharapkan. Dan bagaimana menghasilkan dokter yang sesuai dengan karakter dan profesi. Sementara itu, Dr. H. Werry Darta Taifur, S.E., M. A., Rektor Unand berharap, FK Unand sebagai salah satu fakultas kebanggaan Sumatera Barat, hendaknya dapat mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah dicapai beberapa tahun belakang. Pada acara tersebut, Dr. Dr. H. Eva Decroli, SpPDKEMD, FINASIM, memberikan Orasi Ilmiah yang berjudul Peningkatakan Apoptosis Sel Beta Pankreas Pada Prediabetes dan Diabetes Melitus Tipe 2 Berdasarkan Kadar Survivin dan Raf-1 Kinase Serum. Eva Decroli adalah Dosen Penguji S3 di FK Unand. Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada Mahasiswa berprestasi, Dosen berprestasi, Pensiunan dosen dan pensiunan tenaga pendidikan. (h/dib)

DR. Dr. Masrul, M.Sc. SpGK memberikan penghargaan kepada dosen berprestasi.

DR. Dr. Masrul, M.Sc. SpGK, Dekan Fakultas Kedokteran Unand sedang memberikan kata sambutan.

DR. H. Werry Darta Taifur, S.E., M. A., Rektor Unand sedang menyampaikan kata sambutan.

PARA hadirin khidmat mengikuti Dies Natalis Fakultas Kedokteran ke-58.

DR. Dr. Masrul, M.Sc. SpGK memberikan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi.

DR. Dr. H. Eva Decroli, SpPD-KEMD, FINASIM sedang memberikan orasi ilmiah.

BAPAK Sulaiman, (duduk), pendiri Fakultas Kedokteran Unand, menghadiri Dies Natalis Fakultas Kedokteran Unand ke-58.

PARA hadirin khidmat mengikuti Dies Natalis Fakultas Kedokteran ke-58. >> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


PADANG PARIAMAN

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

LINGKAR Kampuang Cubadak Berharap Pengaspalan Jalan PADANG PARIAMAN, HALUAN — Warga Kampuang Cubadak, Kenagarian Koto Baru, Kecamatan Padang Sago sangat mengharapkan pengaspalan jalan sekitar dua kilo meter dari kampung itu menuju Nagari Batu Kalang. Pada saat sekarang ini, kondisi di sepanjang jalan tersebut sudah dipenuhi lubang, kalau di musim hujan sangat susah untuk menghindari lobang, karena kondisi jalan rata oleh genangan air hujan. Salah seorang tokoh masyarakat Nagari Koto Baru, Tk. Ali Munar mengatakan, kondisi jalan yang rusak sekarang ini sudah cukup lama, tapi sampai sekarang belum ada tandatanda akan diperbaiki. “Jalan tersebut adalah salah satu untuk menuju sekolah SMAN I Padang Sago dan sekolah dasar bagi anakanak, jalan ini juga jalan alternatif dan lebih dekat untuk menuju SMA,” jelasnya. Untuk itu katanya, ia bersama masyarakat sangat mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk bisa memperhatikan jalan dalam kampung ini. “Setiap pengendara yang sering melewati jalan itu, banyak yang mengalami bocor ban, kalau jalannya sudah mulus tentu semuanya akan berjalan lancar, termasuk akses masyarakat untuk membawa hasil bumi yang ada dalam kampung ini. Dengan demikian ekonomi masyarakat bisa meningkat, karena tidak perlu lagi mengeluarkan upah yang banyak jika dibandingkan dengan kondisi jalan sekarang ini,” harap Ali Munar. (h/cw-bus)

Warga Korong Apar Gelar Acara Indang PADANG PARIAMAN, HALUAN — Meski HUT RI bulan Agustus yang lalu sudah lewat, tapi masyarakat Korong Apar, Kenagarian Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak masih memperingati HUT RI tersebut. HUT RI yang biasanya di daerah itu hanya panjat batang pinang, tapi bagi masyarakat Korong Apar mengadakan acara kesenian tradisional, yaitu acara indang sekitar empat malam dari tanggal 2-5 September ini. Kepala Korong Apar, Ayang kepada Haluan menyebutkan, bahwa acara indang ini adalah dalam rangka memeriahkan HUT RI, meski terlambat tapi semangat masyarakat tetap bergelora untuk mengadakan acara hiburan tradisional yang akan diadakan empat malam secara berturut-turut. “Dalam rencana, acara indang untuk memeriahkan HUT RI ini akan diadakan untuk empat malam, tapi kalau dana berlebih atau ada sumbangan dari donatur, maka acara indang ini akan ditambah dua malam lagi,” jelas Ayang kepada Haluan Selasa (3/8). Acara indang tersebut, katanya, bisa digelar berkat partisipasi masyarakat yang ada di kampung dan di rantau. Semua masyarakat yang tinggal di kampung mau menyumbangkan uang untuk suksesnya acara indang ini. “Untuk mengadakan acara yang sifat untuk bersama, masyarakat sangat antusias untuk memberikan partisipasi. Acara indang ini diberikan kepada masyarakat secara gratis, artinya tidak ada karcis masuk dan panitia hanya meminta uang parkir kendaraan,” ulas Ayang. (h/cw-bus)

Jembatan Penghubung Korong Sungai Durian Dilantai Beton PADANG PARIAMAN, HALUAN — Kalau tidak ada aral melintang, akhir tahun ini lantai jembatan penghubung antara Dusun II dengan Dusun III di Korong Sungai Durian, Kenagarian Sungai Durian, Kecamatan Patamuan, akan diberi lantai beton. Karena sekarang ini lantai jembatan tersebut masih pakai kayu. Hal itu dikatakan oleh Bupati Padang Pariaman H Ali Mukhni saat menghadiri gotong royong di Masjid Raya Sungai Durian Senin lalu. Dikatakannya, kalau lantai jembatan ini dipakai kayu terus, tidak akan bisa bertahan lama, apalagi jembatan ini adalah jalur utama dalam korong menuju pasar dan ibu kota kecamatan. “Kalau sekarang ini, kondisinya sangat parah, bak seperti orang memakai pakaian bagus, tapi tidak pakai sandal, artinya jalan menuju jembatan itu sudah bagus tapi lantai jembatannya dipenuhi oleh lubang dan lantai papannya sudah banyak yang patahpatah,” ujar Ali Mukhni di depan tokoh masyarakat Sungai Durian. Disebutkannya, selaku pemimpin di Padang Pariaman, ia selalu memikirkan tentang pembangunan untuk kemajuan serta untuk mensejahterakan masyarakatnya. “Setiap siang dan malam, saya selalu memikirkan untuk kemajuan daerah ini, termasuk di Sungai Durian ini. Salah satunya untuk bisa membeton lantai jembatan yang sangat diharapkan masyarakat ini, Insya Allah apa yang diinginkan masyarakat ini bisa terwujud,” jelasnya. Sementara itu, Wali Nagari Sungai Durian, Nusyirwan Nazar mengatakan, dengan adanya perhatian dari Bupati Padang Pariaman terhadap pembangunan dinagari ini. “Saya bersama masyarakat mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Apalagi Bapak Bupati akan menganti lantai jembatan dengan beton. Dengan demikian, atas nama masyarakat Sungai Durian, saya mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh bupati,” ulasnya. (h/cw-bus)

Saiyo Sakato

Warga Daerah Rawan Bencana Harus Waspada

23

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni, mengajak warga yang tinggal di daerah rawan bencana longsor dan banjir untuk tetap waspada. Kalau perlu untuk sementara mengungsi ke rumah warga lain.

JAGUNG — Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni, Kepala BP3KP Yusri, Kepala Dinas Pertanian Ali Amran dan petani memperaga jagung hasi panennya. Selasa (3/9) pada areal kelompok tani Suka Maju Ketaping Kecamatan Batang Anai. DEDI SALIM

Keltan Suka Maju Panen Perdana Jagung PADANG PARIAMAN, HALUAN — Jangan biarkan sejengkal tanah kosong tanpa tanaman produktif. Karena dengan giat bertanam akan mampu meningkat kesejahteraan masyarakat. Ungkapan itu disampaikan Bupati Padang Pariaman, H. Ali Mukhni, selasa (3/9) di hadapan anggota kelompok Tani Suka Maju Korong Marantiah Nagari Katapiang Kecamatan Batang Anai, dalam acara panen perdana jagung. Menurut Camat Batang Anai, Syofrion dihadapan Bupati, luas areal tanaman jagung kelompok Tani Suka Maju seluas 145 ha

yang saat ini telah siap untuk dipanen. Dengan masa panen 105 hari. “Dengan kehadiran Bupati dalam panen perdana ini, akan memberikan motifasi pada petani, untuk lebih giat untuk bertanam,” terang Syofrion. Sementara itu Bupati H. Ali Mukhni menjelaskan, saat produksi jagung Padang Pariaman mencapai 9000 ton/tahun. Kalau dibanding dengan luas areal yang ada ini jelas produksi yang rendah. Untuk itu pada tahun 2014 nanti, Bupati menargetkan produksi ini harus meningkat menjadi 10.000 ton/tahun.

Menurut Bupati, bertanam jagung jauh lebih menguntungkan dibanding bertanam padi. Apalagi dengan harga saat ini yang mencapai Rp3500/Kg. “Dengan harga Rp2500/Kg saja hasilnya jauh lebih baik dari padi, apalagi kalau harga diatas Rp3500,” terang Bupati memberi motifasi pada petani. Untuk itu Bupati mengajak petani, untuk lebih giat dengan tidak membiarkan lahan lahan kita kosong dan mengolah jadi lahan produktif. Pada kesempatan itu Bupati bersama sama petani langsung melakukan panen jagung. (h/ded)

26 Suami Divasektomi Gratis PADANG PARIAMAN, HALUAN — Sebanyak 26 orang suami paruh baya di Padang Pariaman dan Kota Pariaman. menjalani operasi vasektomi gratis di Makodim Pariaman, Senin (2/9). Operasi untuk Keluarga Berencana ( KB ) ini dilaksanakan dalam rangka bulan bhakti TNI-KB-KES Terpadu. Hadir dalam pelaksanaan operasi tersebut, Dandim 0308 Pariaman, Letkol Inf. Nursamsudin, Bupati Padang Pariaman H. Ali

Mukhni, Kepala BPMPKB Padang Pariaman, Rasyid dan Kabag Humas Zahirman. Pelaksanaan operasi vasektomi ini, langsung dilakukan dalam mobil operasi keliling milik BPMKB Kabupaten Padang Pariaman. Bupati pada kesempatan itu menjelaskan pada Haluan, bahwa pelaksanaan KB memang harus didukung penuh oleh kaum pria dan jangan dibebankan saja pada kaum ibu. Sebab KB bertujuan untuk

kesejahteraan rumah tangga. tanggungjawab terbesar dalam Kesejahteraan rumah tangga ini merupakan tanggunjawab kepala rumah tangga. Untuk itu bagi keluarga keluarga pra sejahtera, yang telah memiliki anak lebih dari dua orang, agar segera mungkin ikut progra KB. “Kalau perlu bapaknya juga ber-KB dengan KB pria,yakni dengan operasi vasektomi ini,” ajak Bupati. (h/ded)

Gubernur Canangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari PADANGPARIAMAN, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mencanangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) 2013 di 12 desa di Kabupaten Padangpariaman, Rabu, guna memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan di daerah itu. Pencanangan dipusatkan di kompleks kelompok wanita tani (KWT) Elok Saiyo, Kenagarian Campago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padangpariaman. Pada kesempatan itu, Gubernur mengatakan, pencanangan KRPL tersebut dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan tiap-tiap keluarga di sejumlah daerah dengan cara memaksimalkan pemanfaatan pekarangan rumah masing-masing. Serta, mengupayakan terciptanya proses penganekaragaman

konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal dan sekaligus membuka peluang meningkatkan perekonomian keluarga, katanya. “Melalui program ini, setiap keluarga disiapkan untuk memaksimalkan pekarangan sekitarnya. Di antaranya, dengan ditanami berbagai jenis sayuran dan umbiumbian keperluan sehari-hari, serta bila memungkinkan disiapkan untuk berternak,” kata Gubernur. Penanaman berbagai jenis sayuran dan pemanfaatan lahan untuk berternak tersebut, salah satunya adalah untuk pemenuhan kebutuhan gizi keluarga sehari-hari. Sementara, penanaman berbagai jenis umbi-umbian, lanjut Irwan, ditujukan untuk menciptakan penganekaragaman konsumsi pangan atau diversifikasi, imbuhnya. “Dengan begitu, setahap demi

setahap kita bisa mengurangi dan menghemat konsumsi nasi. Karena sudah bisa diganti dengan makanan yang nilai karbohidratnya bisa dikatakan setara, seperti sagu, talas, jagung, dan dari jenis umbiumbian lain,” lanjutnya. Senada dengan itu, di tempat yang sama, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni berharap pencanangan KRPL di wilayah itu bisa memotivasi masyarakat untuk betul-betul memanfaatkan setiap jengkal pekarangan sekitarnya. “Bahkan kalau bisa, tidak ada lagi lahan kosong di Kabupaten Padangpariaman ini. Setiap jengkal sudah harus dimanfaatkan, untuk paling tidak pemenuhan kebutuhan sehari-hari keluarga. Dan untunguntung, bisa lebih dari itu, bisa dijual,” kata Bupati.(h/hms)

Hal itu ditegaskan Bupati H. Ali Mukhni, pada warga di Kecamatan Batang Gasan, Senin (2/9) saat meninjau daerah tersebut setelah pasca banjir di daerah tersebut. Menurut Bupati, saat ini dibeberapa tempat di Padang Pariaman curah hujan cukup tinggi. Dengan curah hujan yang tinggi merupakan salah satu penyebab musibah longsor dan banjir. Seperti yang terjadi baru baru dini di Kecamatan Batang Gasan. Dikatakan Bupati, potensi musibah banjir di Padang Pariaman telah jauh berkurang dari tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan ada proyek pengendalian beberapa unit sungai yang ada di daerah Padang Pariaman. “Namun normalisasi ini dilakukan untuk seluruh sungai yang ada, sehingga potensi banjir tersebut masih ada,” ujar Bupati. Untuk itu Bupati kembali berharap pada pemerintah provinsi Sumatera Barat, untuk terus melanjutkan program normalisasi sungai sungai yang ada di Padang Pariaman. Sehingga banjir yang selalu menghantui sebagian masyarakat dapat diatasi. Lokasi yang dikunjungi bupati pasca banjir tersebut, Korong Mandahiliang Nagari Gasan Gadang Kecamatan Batang Gasan. Di lokasi ini tidak ada korban jiwa manusia, tanaman, hewan mau-

pun fasilitas tempat tinggal. Namun potensi bencana mengintai 1 buah unit rumah milik Tuanku Gapuak (65 tahun). Rumah miliknya terletak pada posisi yang sangat rawan tertimbun longsoran berkubik-kubik tanah bukit. Bupati Ali Mukhni menyarankan kepada Tuanku Gapuak dan 2 kepala keluarga yang menghuni rumah tersebut untuk sesegera mungkin pindah dengan terlebih dahulu mensertifikatkan tanahnya supaya aset tanahnya tercatat walau nanti tertimbun longsoran tanah. Di lokasi ini Bupati memerintahkan pejabat terkait untuk mengantisipasi potensi bencana longsor dengan cara memotong tanah bukit yang ada. Sebelum beranjak ke lokasi kedua, Bupati dan Wabup menyerahkan bantuan sembako, kebutuhan sehari-haru dan terpal dari Sosnaker serta uang tunai masing-masing Rp1 juta untuk 3 KK dari BPBD. Pada lokasi kedua, Nagari Balai Baiak Malai III Koto, Bupati dan Wabup menyaksikan sungai Batang Gasan yang telah menghancurkan 2 Ha lebih sawah petani siap panen. Satu ruas jalan tertimbun longsoran tanah bukit serta 1 rumah tertimbun berikut 1 ekor sapi mati hanyut akibat banjir bandang. (h/ded)

Harga Sapi di Padangpariaman Naik PADANGPARIAMAN, HALUAN — Harga sapi di Kabupaten Padangpariaman mulai merambat naik menyusul semakin dekatnya Hari Raya Idul Adha tahun ini. Rata-rata kenaikan sapi per ekornya mencapai 25 persen. “Dari sebelumnya, sekitar Rp6,5 juta sampai Rp7 juta, kini bisa mencapai Rp8 juta hingga Rp9 juta per ekor,” kata Amril (40), salah seorang penjual sapi di Pasar Ternak Sungai Sariak, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padangpariaman, Kamis. Dia menjelaskan, kenaikan harga sapi tersebut terjadi dalam beberapa hari belakang, menyusul mulai meningkatnya permintaan sapi untuk keperluan kurban di wilayah itu dan di beberapa daerah di Sumatera Barat. Menurut Amril, para penjual dan pembeli sapi di pasar ternak itu tidak hanya berasal dari Kabupaten Padangpariaman ataupun Kota Pariaman, tetapi juga berasal dari daerah-daerah lain, seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Kota Payakumbuh, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Solok.

Amril memprediksi, pasaran harga sapi yang sedang merambat naik itu akan terus bergerak ke atas hingga mendekati hari raya Idul Adha. Senada dengan itu, pedagang sapi lainnya, Nazir (57) memperkirakan pasaran harga sapi di wilayah itu akan terus merambat naik dalam beberapa minggu ke depan. Namun begitu, lanjut dia, aktivitas jual-beli di pasar ternak tersebut diprediksi justru semakin ramai. “Pada minggu pertama setelah lebaran Idul Fitri kemarin, pasaran masih sepi, minggu ini sudah ramai, ada sekitar 1.500 lebih sapi yang dijual. Jumlah tersebut, bahkan diperkirakan akan terus bertambah pada mingguminggu berikutnya,” tuturnya. Nazir menyebutkan, sapisapi yang dijual di pasar ternak tesebut, umumnya adalah dari jenis sapi kampung. Sapi-sapi dari jenis itu, cenderung lebih disukai pembeli, katanya. Menurut Nazir, para pembeli yang datang ke pasar ternak tersebut biasanya berasal dari beberapa yayasan, dan sejumlah lembaga pemerintahan di wilayah itu. (h/hms)

SMPN 4 Batang Anai Mulai Bibangun PADANG PARIAMAN, HALUAN — Kebutuhan masyarakat akan sekolah di Perumahan Kasai Permai akhirnya terwujud. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan SMPN 4 Batang Anai oleh Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, Rabu (4/9). Bupati Ali Mukhni dalam sambutannya memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih pada masyarakat yang telah berupaya untuk memfasilitasi sehingga pendirian USB SMPN 4 Batang Anai dapat terwujud. Disampaikan Bupati, bahwa pengembangan dan peningkatan mutu Pendidikan itu bukan hanya tugas pemerintah, namun

juga bagian dari tanggung jawab masyarakat dan pihak swasta”. “Untuk itu, apa yang sudah dilakukan oleh masyarakat perumahan Kasai Nagari Kasang ini sudah tepat dan perlu di apresiasi,” tukuk Bupati yang berasal dari Guru ini. Kemudian, Bupati juga berharap pada seluruh jajaran kependidian untuk selalu berkomitmen memajukan pendidikan di Padang Pariaman. “Pada saat ini, mutu pendidikan di Padang Pariaman sudah menjadi barometer bagi daerah lain di Sumatera Barat, karena beberapa prestasi yang diraih seperti peringkat pertama hasil UN 2013 SLTP Se-Sumatera Barat”. Namun demikian, tegas Bu-

pati, “jangan kita berbangga dulu dengan apa yang sudah diraih, karena daerah lain juga tidak mau ketinggalan dan berusaha bersaing untuk lebih baik”. Padang Pariaman, dari sektor pendidikan pada saat sekarang juga semakin berkembang. Beberapa USB terus dibangun untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat, mulai dari SD, SLTP dan SLTA. Dan bahkan tingkat perguruan tinggi juga mulai berdiri. Setelah Akper Pemda, pada tahun ini juga telah berdiri Akademi Komunitas Negeri Padang Pariaman. Ditambah lagi beberapa sekolah khusus dari Kementerian juga mulai berdiri di Padang Pariaman, seperti Balai Diklat

Ilmu Pelayaran dari Kementerian Perhubungan dan Madrasyah Insan Cendikia dari Kementerian Agama. Untuk itu, Ali Mukhni termotivasi menjadikan Padang Pariaman sebagai Pusat Pendidikan di Sumatera Barat. “Dengan pembangunan pendidikan yang semakin berkembang dan maju di Padang Pariaman akan kita jadikan Kabupaten ini sebagai pusat pendidikan dan pelatihan SDM di Propinsi Sumatera Barat,” ungkap Ali Mukhni. Sementara itu, Kepala Dinas Pendikan Padang Pariaman Mulyadi, mengungkapkan bahwa USB di Komplek Perumahan Kasai Permai, Nagari Kasang ini, sudah patut untuk didirikan karena di komplek ini saja ada

4 buah SD. Untuk itu, 2 tahun yang lalu sudah mulai diterima siswa untuk SMPN 4 Batang Anai ini. Sampai saat sekarang sudah ada 240 siswa yang belajar pada sore hari karena menumpang di sekolah lain. “Pada hari ini dimulai pembangunan sekolah diatas tanah seluas 2,7 hektare milik pemerintah. Dana pembangunan Sekolah ini seluruhnya berasal dari Bantuan Hibah Pemerintah Australia sebesar Rp. 1,84 Milyar. Dana Hibah ini akan dapat membangun 6 ruang belajar dan kelengkapan ruangan lainnya. Artinya, SMPN 4 ini nantinya siap dioperasionalkan untuk kegiatan proses belajar mengajar,” ujar Mulyadi. (h/ded)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman:Rahmi


24

KAMIS, 5 SEPTEMBER 2013 29 SYAWAL 1434 H

LINGKAR Polres Tanah Datar Kukuhkan PKS BATUSANGKAR, HALUAN — Kepolisian Resor (Polres) Tanah Datar, melibatkan pelajar dalam melakukan sosialisasi dan mengenalkan aturan berlalu lintas yang benar dengan mengukuhkan Patroli Keamanan Sekolah (PKS). “Patroli keamanan sekolah merupakan wadah partisipasi siswa di bidang lalu lintas, khususnya mengatur penyeberangan jalan umum di lingkungan sekolah,” tutur Kepala Satuan Lantas Iptu Erman saat melantik anggota Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SMA 2 Lintau Buo yang berjumlah 38 siswa, Selasa. Ia menyebutkan anggota PKS mempunyai peran dalam menanamkan kebiasaan kepada teman-temannya agar mengenal dasar-dasar pengaturan dan peraturan lalu lintas serta tata cara bertingkah laku yang benar di jalan raya. “Disamping itu siswa diharapkan mampu mengatur penyeberangan di jalan raya, lalu lintas di lingkungan sekolah, dan menyeberangkan siswa-siswa di jalan saat mereka masuk dan pulang sekolah,” katanya. Dalam setiap melaksanakan tugas, jelasnya, anggota PKS senantiasa memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Anggota PKS dituntut mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban lalu lintas dan sekaligus menjadi contoh untuk tidak ugalan-ugalan berkendaraan. Selain itu, ia juga mengharapkan para guru, orangtua dan masyarakat dapat mewujudkan rasa aman, nyaman, dan keselamatan di jalan raya serta tidak ditemui pengendara yang ugal-ugalan. “Saat ini banyak pemakai jalan raya yang masih rendah disiplin lalu lintas dan kurang tanggung jawab moralnya terhadap sesama pemakai jalan yang cenderung membahayakan keamanan lalu lintas,” ungkapnya. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat secara bersama ikut berperan aktif untuk menyiapkan pemakai jalan yang patuh hukum, mempunyai sikap disiplin, sopan santun dan toleransi untuk mewujudkan berlalu lintas yang aman, nyaman, selamat, tertib, lancar dan efisien. Sementara itu, Kepala SMA 2 Lintau Buo Maspar Rasyid mengatakan dengan dilantiknya PKS ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi siswa maupun masyarakat pengguna jalan. Hal ini, tambahnya, sebagai salah satu upaya dalam menekan angka kecelakaan di jalan raya, dan yang lebih penting dapat bermanfaat bagi siswa untuk lebih tertib berlalu lintas. Bukan hanya di lingkungan sekolah, namun dalam kehidupan sehari-hari dalam berlalu lintas. Pada kesempatan itu, anggota PKS juga merlakukan perjalanan keliling Kota Batusangkar sebagai aplikasi tertib lalu lintas dengan berjalan pada lajur kiri, menyalakan lampu pada malam dan siang hari, menggunakan helm standar, dan menggunakan kaca spion. (h/ans)

Buku Bermuatan Pornografi Segera Ditarik BANDUNG, HALUAN — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan akan menarik seluruh buku pelajaran yang ada di kurikulum 2013 yang di dalamnya terdapat muatan pornografi dan kata-kata kasar. “Menegaskan saja akan ditarik,” kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim, usai membuka Olimpiade Sains Nasional, di Gedung Sasana Budaya Gane sha (Sabuga) Kota Bandung, Selasa. Pihaknya juga mengimbau kepada guru atau orang tua siswa yang menemukan buku pelajaran yang bermuatan porno atau kata-kata kasar segera laporkan kepada Kemendikbud. “Kita mengimbau kepada masyarakat andai kata ada buku kurikulum 2013 yang tidak aman dan pantas. Tolong laporkan ke kita, untuk kita lakukan revisi, untuk penerbitan tahun depan karena tahun depan juga akan kita terbitkan,” katanya. Ketika ditanyakan apakah Kemendikbud agar membentuk tim khusus untuk menarik bukubuku tersebut, dia menuturkan tidak akan membentuk tim khusus.

MANDI DI LAUT — Sejumlah remaja asyik mandi-mandi di laut di kawasan pantai Ulak Karang Padang. Meski gelombang di pantai ini telah banyak menelan korban jiwa, namun mandi-mandi di laut tetap menjadi aktivitas yang menarik bagi remaja dan anak-anak. HASWANDI

“Makanya di dalam pelatihan guru, kita sampaikan, bahwa ini buku ini tidak tepat maka jangan dijadikan contoh kepada peserta didiknya,” ujar dia. Terkait kasus buku pelajaran yang memuat kata-kata kasar

di Kabupaten Garut, pihaknya mengatakan guru atau orang tua siswa bisa menyobek halaman yang memuat kata-kata kasar tersebut. “Ya bisa disobek, atau saat mengajarkan pada bisa

menggunakan kata-kata tak pantas, karena di salah satu halaman terdapat kata-kata kasar. Kata kasar tersebut seperti “bangsat!, kurang ajar!, sambar geledek lu!”. (h/ans)

Serapan Dana BSM Baru 5,6 Persen

Mahasiswa Diminta Jaga Persatuan YOGYAKARTA, HALUAN — Para mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia harus tetap menjaga persatuan, kata Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden RI. “Keberagaman masyarakat Indonesia merupakan salah satu kekuatan Indonesia. Kita berbeda tetapi bersatu, itu kekuatan Indonesia, karena perbedaan itu ilmu kita bermacam-macam, dan itu kekuatan kita,” katanya di Yogyakarta, Selasa. Menurut Jusuf Kalla pada kuliah umum mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), para mahasiswa juga diharapkan membentuk karakter yang baik selama berada di UMY. Karakter merupakan kebiasaan yang dipengaruhi oleh cara bergaul, berpikir, dan bertindak. “Kalian berada di kampus organisasi sosial masyarakat Islam terbesar di dunia. Membentuk pemimpin yang Islami adalah tujuan Muhammadiyah, dan saya yakin kalian siap,” katanya. Ia mengatakan para mahasiswa juga harus bersemangat dan berani bermimpi karena hal itu penting untuk mencapai cita-cita, selain menuntut ilmu pengetahuan yang tinggi. “Setiap orang memiliki cita-cita dan tujuan yang berbeda. Namun, pada prinsipnya cita-cita setiap orang adalah ingin mencapai sebuah kemajuan,” katanya. Menurut dia, sebuah kemajuan tidak akan pernah bisa digapai tanpa pendidikan. Dari semua tujuan itu modalnya adalah pendidikan, tidak ada kemajuan tanpa pendidikan. “Para mahasiswa baru UMY agar selalu menjadikan ilmu pengetahuan sebagai tujuan utama selama berkuliah dan tidak sekadar mencari ijazah. Jangan hanya cari ijazah, yang paling penting apa isi ilmu anda,” katanya. Ia mengatakan, para mahasiswa yang baru beranjak dari sekolah menengah ke perguruan tinggi memiliki tantangan yang lebih berat. Tantangan itu harus dihadapi dengan belajar dari berbagai sumber. “Para mahasiswa diharapkan tidak hanya mengandalkan materi dari dosen. Universitas bukan sekolah dasar (SD), belajar tidak hanya dari dosen,” katanya. Kuliah umum itu diikuti 6.259 mahasiswa baru UMY tahun akademik 2013/2014. (h/ans)

dijelaskan kepada anak bahwa kata-kata tersebut tidak pantas,” katanya. Buku bahasa Indonesia untuk kurikulum 2013 di Kabupaten Garut, Jabar diprotes karena berisi cerita pendek yang

TOEFL Tinggi Tak Jamin Lancar Belajar di Luar Negeri JAKARTA, HALUAN — Mahir berbahasa Inggris umum (general english) dan memperoleh nilai TOEFL (ujian kemampuan berbahasa Inggris) tinggi, ternyata bukan jaminan akan sukses mengikuti proses belajar saat belajar di luar negeri. Hal itu yang dialami oleh Regina Larasasti saat mengikuti program belajar di Inggris. “Padahal saya di Indonesia kuliah di universitas internasional dan biasa menggunakan bahasa Inggris,” kata Regina di Jakarta, Selasa. Ia mengatakan kegiatan belajar di luar negeri sangat berbeda sehingga tidak bisa hanya mengandalkan bahasa Inggris umum saja. Akhirnya, dia tidak bisa lancar mengikuti pelajaran karena harus beradaptasi dulu. “Ada diskusi, kelas kritik, presentasi, menjelaskan konsep dan sebagainya,” katanya. Manajer Operasional Area 1 ELTI Gramedia (lembaga pendidikan bahasa Inggris) Evelina Kusumawardhani mengatakan banyak mahasiswa Indonesia mengalami hal yang sama dengan Regina. “Akhirnya mereka justru banyak yang stress,” katanya saat peluncuran program “Academic English”. Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa siswa Indonesia banyak yang mengalami kendala soal akademis. Beberapa diakibatkan oleh kesalahan pemilihan kata, sehingga membuat mereka gugup saat bicara,

tidak percaya diri ketika berdiskusi, bertanya dan berpendapat, menjadi salah satu faktof penting kesuksesan studi. Evelina menceritakan pernah seorang mantan muridnya yang pintar berbahasa Inggris dan mempunyai nilai TOEFL tinggi menjadi bahan tertawaan saat menjawab pertanyaan pengajarnya saat belajar di Australia. Seharusnya murid tersebut menjawab membuat/menggambar tabel dan bukannya membuat meja (table). Untuk itu ia menyarakan agar masyarakat Indonesia yang ingin belajar di luar negeri mempelajari bahasa “Academic English” (bahasa Inggris untuk kegiatan kuliah) sebelum belajar ke luar negeri. Hal-hal yang perlu dipelajari antara lain adalah berbahasa Inggris saat berdiskusi, menulis laporan atau esai, dan presenstasi. “Dengan begitu, saat mulai belajar mereka bisa langsung fokus untuk segera menyelesaikan studinya, tanpa terlalu repot berdaptasi lagi,” kata Evelina. Menurut laporan Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO), jumlah siswa Indonesia yang belajar ke luar negeri untuk mengambil gelar sarjana, master, dan doktor, pada 2013 mencapai 34.067 siswa. Dari jumlah ini 10.135 orang ke Australia, 6.882 orang ke Amerika Serikat dan sisanya ke negara lain. (h/ans)

BANDUNG, HALUAN — Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim menuturkan serapan dana bantuan siswa miskin (BSM) hingga saat ini masih rendah yakni baru sebesar 5,6 persen. “Ya, serapannya masih rendah, baru 5,6 persen dari jumlah total penerima tahun ini 16,6 juta orang,” kata Musliar Kasim, usai membuka Olimpiade Sains Nasional, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Kota Bandung, Selasa. Musliar mengatakan, rendahnya penyerapan BSM

dikarenakan adanya perbedaan pola penyaluran dana bantuan tersebut. “Karena berbeda pola penyalurannya dibandingkan dengan tahun lalu. Kalau tahun lalu sekolah yang mengusulkan. Tapi sekarang sekolah tidak bisa menyusulkan begitu saja,” katanya. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar para orang tua yang anaknya menjadi penerima dana BSM agar lebih proaktif. “Ya itu tadi, jika tahun lalu sekolah yang mendata siswa miskin, maka saat ini orang tua siswa yang anaknya

>> Editor: Nova Anggraini

dana BSM diminta untuk lebih proaktif,” ujar dia. Dikatakannya, bagi setiap orang tua pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) diminta mendaftarkan anaknya ke sekolah tempat siswa terdaftar untuk dicalonkan sebagai menerima BSM. “Jadi orang tua yang memperoleh KPS, di mana pun anaknya sekolah, tolong dibawa KPS itu ke sekolah beserta kartu keluarganya. Sekolah nanti mencantumkan data anaknya lalu dikirim ke kabupaten/kota. Untuk kemudian dibawa ke pusat dan dibuatkan SK-nya,” ujar dia. (h/ans)

>> Penata Halaman: Rahmi

Haluan 05 September 2013  

Haluan 05 September 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you