Issuu on Google+

EDISI : 062 TAHUN LXIII

SELASA 05 JULI 2011 M / 04 SYA’BAN RAJAB 1432 H

Rp2500

HARGA ECERAN

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka mereka sujud kecuali iblis. Ia membangkang. (QS Thaha ayat 116)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.53 WIB 12.22 WIB 15.48 WIB 18.27 WIB 19.42 WIB

PADANG MEMBARA

Pasar Belimbing Ludes

PADANG membara. Ratusan petak kedai di Pasar Belimbing ludes terbakar. Sementara di Sungai Jariang, api melalap lima rumah penduduk. Kedua peristiwa kebakaran ini mengakibatkan kerugian ratusan miliar rupiah.

http://www.pesantrenvirtual.com/

Nasib Petani Kita OLEH: UNDRI MUNGKIN tidak berlebihan kalau kita mengatakan bahwa nasib petani sering menjadi kelompok yang dirugikan. Petani merasa menjerit ketika harga gabah yang mereka jual tidak sebanding dengan harga pupuk yang mereka beli. Harga pupuk dari tahun ketahun semakin melambung tinggi dan harga gabah malahan sebaliknya. Subsidi pupuk misalnya, tak mujarab mengobati penyakit ini. Walaupun pemerintah menganggarkan subsidi pupuk yang besar. Tahun 2011 ini saja pemerintah menganggarkan Rp16.4 triliun untuk subsidi pupuk dan tahun 2010 sekitar Rp18.5 triliun. Ternyata subsidi yang sangat besar tersebut sama sekali tidak mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Keuntungan hanya dinikmati oleh para “mafia” pupuk dan produsen pupuk. Kadang-kala di lapangan pupuk langka dan mahal lagi. Subsidi besar tersebut hanya dinikmati oleh produsen pupuk yang 90 persen adalah BUMN, para distributor, dan penjual pupuk.

„ Bersambung ke Halaman 10

HARIDMAN

LORI yang tidak difungsikan lagi untuk sarana penyeberangan di Koto Kabun, Ranah Pesisir karena sering macet. Titi menggendong anaknya berjuang melewati titian buai yang kondisnya sangat memprihatinkan.

Dari Lori Belanda ke Titian Buai

M

MALANG benar nasib warga Koto Kabun, Nagari Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Pesisir Selatan. Sejak zaman Belanda hingga kini belum mendapat sarana penyeberangan yang baik. Sarana yang ada saat ini berupa jembatan lapuk dan sangat membahayakan pengguna. Menurut keterangan waga setempat, dulu untuk melintasi Batang Pelangai, warga setempat menggunakan lori seukuran dua kali empat meter. Lori yang dibuat sejak jaman Belanda itu meluncur di atas dua utas kawat dan bisa menampung empat hingga lima penumpang. Ditarik oleh operator di salah satu ujungnya. Lori itu akhirnya sering macet dan kadang mengancam penggunanya hinga tidak digunakan lagi.

„ Bersambung ke Halaman 11

HASWANDI

KAIS BARANG — Sejumlah korban kebakaran di Pasar Belimbing Padang, mengais sisa-sisa barang jualan meraka di antara puing kedai yang telah terbakar pada Senin (4/7) pukul 05.30. Kebakaran menjelang matahari terbit ini menghanguskan 103 kios di kawasan pasar tersebut.

PADANG, HALUAN — Kota Padang tampaknya tak lepas dari kebakaran. Sepekan ini saja, sudah dua kali terjadi kebakaran hebat dan memakan korban jiwa. Kemarin, Senin (4/ 7) sekitar pukul 05.30 WIB, terjadi kebakaran hebat yang memusnahkan ratusan petak kedai pedagang di kawasan Pasar Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Ratusan pedagang terancam tidak bisa berjualan kembali, dikarenakan kios mereka habis ludes. Sementara itu di Jorong Sungai Jariang, Nagari Koto Panjang, Kecamatan IV Koto, Agam, lima unit rumah semi permanen milik warga juga dilalap si jago merah, sekitar pukul 14.30. Dari dua kebakaran itu, kerugian mencapai ratusan miliaran rupiah dan tak ada korban jiwa. Kebakaran Pasar Belimbing yang terjadi setelah salat Subuh itu, menghanguskan 103 kios ukuran 1,5 x 2 meter. Tak satupun barangbarang dagangan milik pedagang yang dapat diselamatkan. Diduga kebakaran tersebut akibat ledakan kompor gas di salah satu petak kedai. Dari sekian 103 kios tersebut terdiri dari 32 kios pedagang ikan, 3 kios pedagang daging, 7 kios pedagang telor, 30 kios pedagang cabai, 26 kios pedagang sayur, 3 kios pedangan P&D „ Bersambung ke Halaman 11

DUGAAN KORUPSI DANA FLU BURUNG

Anggota DPRD Limapuluh Kota Jadi Tersangka

PAYAKUMBUH, HALUAN — Seorang anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota “WF”, bersama tujuh orang lainnya, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan penanggulangan Flu Burung dan Vaksin Avian Influenza tahun anggaran 20062007 di kota Payakumbuh. “WF” ditetapkan sebagai

tersangka oleh Unit Tindak Pidana Korupsi, Satuan Reserse dan Kriminal Polres Payakumbuh, beberapa hari lalu. Namun, polisi belum melakukan penahanan terhadap “WF” yang kini masih menjabat sebagai Ketua Badan Kehormatan DPRD Limapuluh Kota tersebut. “Status WF memang tersangka.

Calon Haji, 1,4 Juta Masuk Daftar Tunggu

Tapi dia masih koperatif dalam memberi keterangan, sehingga tidak kita tahan,” ujar Kapolres Payakumbuh AKBP S Erlangga, didampingi Kanit Tipikor Polres Payakumbuh Iptu Basri HS kepada sejumlah wartawan, Senin (4/7).

MULAI BESOK

Truk Bermuatan Lebih Ditindak

PADANG, HALUAN — Mulai Rabu (6/7) besok, seluruh truk bermuatan lebih akan ditindak dan tidak diperkenankan melintas „ Bersambung ke Halaman 11

„ Bersambung ke Halaman 11

Gubernur Jual Potensi Sumbar ke Amerika

JAKARTA, HALUAN— Hampir 1,4 juta orang telah masuk waiting list untuk naik haji. Rata-rata waktu antre mencapai 6,5 tahun. Sedangkan di sejumlah daerah, antrean lebih lama lagi bisa mencapai 12 tahun. Panjangnya “Panjangnya antrean ini karena ongkos naik haji antrean ini Indonesia yang murah, sekarena ongkos kitar Rp 27 juta. Bandingkan naik haji dengan Malaysia yang Rp Indonesia yang 29,8 juta,” kata Direktur murah, sekitar Pengelolaan Dana Haji KeRp 27 juta. menag Achmad Djunaidi Bandingkan kepada pers di Jakarta, Senin (4/7) kemarin. dengan Ia menjelaskan, IndoMalaysia yang nesia tercatat sebagai negara Rp 29,8 juta pemilik kuota haji terbesar di dunia yang ditetapkan Achmad Djunaidi OKI. Pada 2010, jumlah Direktur Pengelolaan kuota 221 ribu orang. Ban- Dana Haji Kemenag dingkan dengan Pakistan 175 ribu, India 150 juta, Iran 120 ribu, Turki 100 ribu, Nigeria 100 ribu, Maroko 70 ribu dan Malaysia 26 ribu. “Antrean (waiting list) di Malaysia bisa 26 tahun,” katanya.

PADANG, HALUAN — Rencananya, Rabu (6/7) besok Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat. Gubernur ke negeri Paman Sam itu menghadiri kegiatan Marketting Investasi Indonesia (MII), atas undangan Badan Penanam Modal Republik Indonesia (BPMRI). Di sana gubernur IRWAN PRAYITNO bakal mempresentasikan potensi Sumbar, seperti energi dan mineral, industri kakao dan pariwisata. Menurut Kepala Badan Koordinasi Penamanan Modal Daerah (BKPMD) Sumbar Masrul Zain, dalam kegiatan itu gubernur juga diagendakan melakukan pertemuan one to one, dengan pengusaha Amerika. “Selain melakukan presentasi, juga dilakukan pertemuan dengan pengusaha atau investor. Yang disampaikan itu seperti potensi geothermal dan rencana pembangunan kareta gantung di Maninjau,” katanya, Senin (4/7). Selain Sumbar, kegiatan MII juga diikuti oleh Jawa Barat, Maluku dan Kalimantan Tengah. Sementara Jabar membawa kesenian angklung, yang

„ Bersambung ke Halaman 11

„ Bersambung ke Halaman 11

Gaji ke-13 Segera Cair

PADANG, HALUAN — Pemerintah akhirnya merespon harapan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk mendapatkan gaji ke-13. Dokumen pencairan dananya sedang diproses oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan setelah itu akan disalurkan ke rekening masing-masing PNS. Jumlahnya mencapai Rp25,268 miliar lebih. Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Sumbar, Zul Evi Astar kepada Haluan Senin (5/7), di Padang mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan PP No.33 tahun 2011 tentang Pemberian Gaji, Pensiun dan Tunjangan bulan ke-13, tahun anggaran 2011 untuk PNS, pejabat negara dan penerima pensiun atau tunjangan. PP tertanggal 30 Juni 2011 itu ditindaklanjuti Menteri Keuangan dengan mengeluarkan surat edaran No. PER38/PB/2011 tanggal 1 Juli 2011, tentang Petunjuk teknis Pemberian Gaji/Pensiun/Tunjangan Bulan ke-13 dalam tahun anggaran 2011 kepada pegawai negeri, pejabat negara dan penerima pension/tunjangan. „ Bersambung ke Halaman 11

Premium Langka

PADANG, HALUAN — Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium atau bensin terjadi di beberapa daerah di Sumatera Barat, di antaranya di Bukittinggi dan Pasaman. Sejak tiga hari belakangan, terjadi antrian panjang di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di Bukittinggi. Ironisnya, setiap petugas SPBU yang didatangi Haluan menyatakan pasokan mereka cukup seperti biasa. Akibat kelangkaan premium di Bukittinggi, menyebabkan harga eceran di pinggir-pinggir jalan menjadi naik mencapai Rp7.000 per liter. Kondisi ini kontan saja membuat para pengguna premium mengeluh, dan membeli dengan keadaan terpaksa. „ Di Halaman 10

„ Bersambung ke Halaman 11


2

Utama

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

GUBERNUR SURATI BUPATI

Kilas Utama

Kaji Pemekaran Nagari

Djufri Segera ke Pengadilan PADANG, HALUAN - Mantan Walikota Bukittinggi Djufri dan mantan Sekdako Bukittingi Khairul yang diduga terlibat kasus dugaan korupsi pengadaan tanah untuk kantor DPRD dan Pool kendaraan Sub Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bukittinggi tahun 2007 tak lama lagi segera duduk di meja hijau. Saat ini tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar yang menangani kasus dugaan korupsi yang menyeret nama dua mantan pejabat teras Pemko Bukittinggi itu tengah melakukan pemberkasan. Dalam waktu kurang dari sebulan, kasus ini direncanakan segera di limpahkan ke Penuntut Umum (Tahap II). Untuk itu, tim penyidik berupaya untuk menuntaskan seluruh agenda pemeriksaan secepatnya. Kedua tersangka yang diduga telah turut merugikan negara sekitar Rp1,7 miliar telah ditahan di LP Muaro. Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumbar, M Yamin, Senin (4/7), menyebutkan, kasus yang menjerat kedua tersangka itu sudah memasuki tahap pemberkasan. “Djufri dan Khairul dalam beberapa hari ke depan, rencananya akan diperiksa lagi. Mereka akan diperiksa bersamaan Kamis (7/ 7),” ujar M Yamin. (h/ynt)

Dana Jalan untuk THR PADANG, HALUAN — Uang pemeliharaan rutin jalan di Kabupaten Agam dibagibagikan untuk Tunjangan Hari Raya (THR) oleh Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK), Marjan kepada sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Agam. “Saya memang pernah menerima uang THR dari pak Marjan. Tapi, saya tidak tahu dari mana asal uang itu,” kata Reniza selaku bendahara Pembantu Pengeluaran Dinas PU Pemkab Agam, dihadapan majelis hakim yang diketuai Imam Syafei beranggotakan Kamijon dan Perry Desmarera, ketika menjadi saksi pada sidang kasus korupsi dana rutin pemeliharaan jalan di Kabupaten Agam di Pengadilan Negeri Padang, Senin (4/7), dengan terdakwa Wakil Bupati Agam, Umar sewaktu menjabat sebagai Kepala Dinas PU Pemkab Agam 2008 lalu. Pernyataan tersebut mendukung dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menduga adanya penyelewengan dana pemeliharaan jalan. Dalam dakwaannya JPU mengungkap, Umar meminta dana pekerjaan fisik sebesar Rp347 juta kepada Marjan selaku pelaksana langsung dengan alasan untuk THR dan dana taktis. “Uang tersebut diberikan kepada 25 PNS di Dinas PU sebesar Rp200 Ribu per orang. Tapi, setahu saya uang THR tersebut tidak pernah dianggarkan dan sebelumnya saya tidak tahu uang itu dari mana,” katanya. (h/dfl)

PADANG, HALUAN — Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Desa yang memunculkan wacana adanya alokasi bantuan lebih besar untuk desa, telah memicu semangat pemekaran wilayah administrasi Pemerintahan Nagari di Sumbar. Namun ternyata tidak semudah itu untuk memekarkan nagari. Sebab berdasarkan pasal 2 ayat (1) PP No.72 tahun 2005, desa harus dibentuk atas prakarsa masyarakat dengan memperhatikan asal usul desa dan kondisi sosial budaya masyarakatnya. Karena itu pula, Gubernur Sumbar melayangkan surat untuk seluruh bupati di Sumbar, yang meminta agar para bupati melakukan kajian dan analisa serta kesepakatan ninik mamak, alim ulama dan cerdik pandai serta tokoh masyarakat nagari yang akan dimekarkan. Kepala Biro Pemerintahan dan Kependudukan Setdaprov Sumbar, Fachril Murad kepada Haluan Senin (5/7), di Padang mengatakan, RUU tentang Desa benarbenar telah mempesona sebagain daerah kabupaten di Sumbar. “Salah satunya Pemkab Pesisir Selatan yang secara drastis memekarkan nagari di daerahnya hingga mencapai 183 nagari. Padahal awalnya hanya berjumlah sekitar 76 nagari,” terang Fachril. Dalam suratnya tertanggal 10 Juni 2011 yang ditujukan kepada seluruh bupati, Gubernur Sumbar menyebutkan, pemekaran nagari membawa konsekwensi penye-

diaan PNS untuk jabatan Sekretaris Nagari. Sebab berdasarkan UU No.32 tahun 2004 dan Permendagri No.72 tahun 2005, jabatan Sekretaris Nagari diisi oleh PNS. Selanjutnya pemekaran nagari dapat dilakukan atas prakarsa masyarakat dengan memperhatikan asal usulnya dan kondisi sosial budaya masyarakat, sehingga dalam hal ini perlu pengkajian dan analisa serta kesepakatan ninik mamak, alim ulama dan cerdik pandai serta tokoh masyarakat nagari yang akan dimekarkan. Konsekwensi lainnya dari pemekaran nagari yang harus ditanggung daerah adalah kewajiban Pemkab untuk memberikan alokasi dana desa minimal 10 persen dari dana perimbangan yang diterima kabupaten setelah dikurangi belanja pegawai. “Korelasinya, semakin banyak jumlah nagari maka semakin kecil dana yang diterima oleh Pemerintahan Nagari, sehingga kemandirian dan otonomi Nagari semakin sulit diwujudkan,” katanya. Ditambahkan Gubernur, bertambahnya jumlah nagari juga akan menambah jumlah jorong/Korong/ kampong. Tentunya hal ini akan semakin memberatkan APBD

kabupaten untuk membiayai honor Kepala Jorong/Korong/ Kampung dan juga honor Kepala UIrusan dan staf yang akan mengisi struktur organisasi Pemerintahan Nagari hasl pemekaran. “Kondisi ini tentunya bakal menyedot anggaran untuk memenuhi kebutuhan Pemerintahan Nagari hasil pemekaran, baik sarana dan parasarana serta belanja aparaturnya. Jadi diminta saudara untuk mengkajinya lebih dalam dulu,” jelasnya. Alangkah baiknya jika para bupati memfokuskan perhatian-

nya untuk pembinaan berkelanjutan terhadap Pemerintahan Nagari. Selain itu juga diminta mengalokasikan anggarannya untuk melaksanakan Diklat Peningkatan Kompetensi Sekretaris Nagari/Desa yang telah diangkat sebagai PNS sebagai pengganti Diklat Prajabatan yang tidak mereka ikuti. Rakor Sementara mulai malam ini Selasa (5/7), Pemprov Sumbar menggelar Rapat Koordinasi Aparat Pembina Pemerintahan Terendah di salah satu hotel di

DENI PRIMA

ANTRI — Sejumlah mahasiswa baru Universitas Negeri Padang antri saat pembayaran SPP dan pengambilan paket registasi, dari 4-13 Juli 2011.(4/7).

BUNTUT PEMILUKADA PEKANBARU

Pasangan PAS Lapor ke Bareskrim Polri

JAKARTA, HALUAN — Tak puas denga Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memutuskan pemilukada ulang di seluruh TPS Kota Pekanbaru, pasangan Firdaus – Ayat Cahyadi (PAS) akhirnya melaporkan adanya keterangan palsu dari beberapa saksi dari duet Bersama Septina dan Erizal (Berseri) ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/7). Laporan pasangan PAS ke Bareskrim ini dilakukan oleh kuasa hukumnya, Armilis, SH dan Saut Manik pada jam 15.00 WIB. Laporan tersebut diterima oleh HM Sutarto dengan nomor registrasi 410. Armilis menjelaskan, pihak PAS

sangat kecewa dengan putusan Mahkamah Konstitusi (24/6) lalu, untuk menggelar pemilukada ulang di seluruh TPS kota Pekanbaru. Menurut dia, selain soal keterangan palsu, PAS juga melaporkan hilangnya delapan (8) alat bukti PAS di MK yakni alat bukti dari nomor 33 – 41. Ia menjelaskan, di antara alat bukti yang hilang itu adalah surat Kapolresta Pekanbaru, pernyataan beberapa Kepala Desa di Kampar yang menyatakan tak ada mobilisasi massa dan pernyataan PO Handoyo yang memberikan keterangan tak pernah dicarter oleh kubu PAS. “Alat-alat bukti inilah yang dikesam-

pingkan oleh MK. Padahal alat bukti itu cukup untuk mematahkan gugatan/ permohonan dan kesaksian kubu Berseri,” ujarnya melalu telepon selulernya, kemarin. Terkait laporan itu, kata Armilis, calon walikota Firdaus MT dimintai keterangan Bareskrim, Mabes Polri sebagai saksi korban. Setelah melaporkan ke Mabes Polri, PAS juga akan melaporkan putusan kontroversial MK itu ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, setelah melaporkan ke Komisi Yudisial dan komisi III yang membidangi masalah hukum, pekan lalu. (h/sal)

SIDANG KASUS MOBIL DAMKAR DHARMASRAYA

PADANG, HALUAN — Uang Rp188 juta yang rencananya akan digunakan untuk membayar uang muka pembelian mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Kantor Satpol PP Kabupaten Dharmasraya kepada PT Bukaka di Jakarta, ternyata telah dipotong terlebih dahulu oleh saksi Syahrial Rp8 juta sehingga uang yang diterima oleh terdakwa Rudi Hartono sebagai pelaksana pengadaan dari Syahrial hanya Rp180 juta. Syahril leluasa memotong dana tersebut karena uang yang dikirim oleh bendahara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) masuk ke rekening CV Buana Karya milik Syahril. Sebelum uang itu ditransfer oleh bendahara Syahril sudah meminta kepada pelaksana pengadaan Rudi agar menyisakan uang itu 2,5 persen sabagai sewa CV yang dipakai Rudi itu. Selanjutnya, setelah uang sampai ada di tangan, Rudi membayarkan uang itu kepada PT Bukaka sebesar Rp150 Juta sebagai uang muka dari pada pemebelian satu unit mobil

Dana Dipakai untuk Proyek Lain

Damkar. Sementara harga mobil tersebut sekitar Rp600 juta lebih. Kemudian uang tersebut bersisa di tangan Rudi Rp30 juta, dipergunakannya untuk membiayai beberapa biaya operasional di Kantor Satpol PP. Seterusnya diberikan kepada orang-orang yang terlibat dalam pengadaan mobil tersebut yakni Rp4 juta untuk Bambang Hermanto selaku Pengguna Anggaran (PA), Afrizal sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Darwin selaku PPTK dan Edwar Marton Bendahara. Selanjutnya kepada Afrizon selaku panitia tender pengadaan mobil Damkar sebanyak Rp1,5 juta. Setelah itu Afrizon juga ikut ke Jakarta untuk melihat mobil Damkar di PT Bukaka dan diberikan lagi uang Rp1 Juta. Setelah masuk lebaran Idul Ftri 2010, Afrizon minta bantu lagi Rp500 ribu untuk Tunjangan Hari Raya (THR). Hal tersebut diakui terdakwa Rudi Hartono di depan Hakim Ketua Asmuddin ketika menjadi saksi pada kasus korupsi penga-

daan mobil Damkar itu dengan terdakwa lainnya, Bambang Hermanto selaku Pengguna Anggaran (PA), Afrizal sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Darwis selaku (PPTK) dan Edwar Marton Bendahara. Selanjutnya, pada pencairan dana tahap kedua sebanyak Rp400 juta ternyata tidak disetorkan langsung oleh Rudi kepada PT Bukaka. Uang tersebut dipakai oleh Rudi Hartono untuk mengerjakan proyek fisiknya di Kota Sawahlunto. Akibatnya, pengadaan mobil pemadam tersebut molor dari masa kontrak kerja yang hanya 90 hari. Mobil tersebut baru bisa didatangkan 13 Januari 2011 lalu. Padahal batas akhir dalam kontrak kerja sekitar 22 Oktober atau 90 hari setelah pengumuman pemenang tender pada 18 Juli 2010. Mendatangkan mobil tersebut ke Dharmasraya itu pun tidak dengan dana tahap kedua yang diterimanya. Karena dana itu telah dibelikan kepada bahan bangunan untuk proyek fisiknya di Kota

Bukittinggi. Peserta yang hadir diantaranya Ketua LKAAM, Ketua Forwana se-Sumbar dan para Kabag Pemerintahan Nagari seluruh Pemkab di Sumbar. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menghasilkan rumusan yang akan disampaikan ke pemerintah pusat terhadap RUU tentang Desa yang diusulkan Kemendagri. “Kita akan membahas RUU tentang Desa yang merupakan usulan dari Kemendagri. Rumusan pertemuan itu akan kita sampaikan ke Mendagri sebagai sebuah masukan,” kata fachril Murad. (h/vie)

Sawahlunto. Untuk itu Rudi meminta bantu kepada empat pejabat yang telah diberinya uang sebesar Rp4 juta yakni Bambang. Darwis, Afrizon dan Edwar Marton. Masing-masing mereka bersedia bersedia beriyur dengan jaminan barang-barang untuk bahan bangunan yang telah dibelikan oleh Rudi di Sawahlunto. Sebagian keterangan yang disampaikan Rudi dibantah empat terdakwa lainnya ketika diberikan kesempatan oleh hakim untuk membela diri. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak pernah menerima uang sepeser pun dari Rudi Hartono. Apakah itu nama uang suap atau pun uang pelicin. Setelah itu dalam sidang berbeda dalam kasus yang sama (Pengadaan Mobil Damkar), giliran empat terdakwa tadi yang menjadi saksi dan terdakwanya Rudi Hartono. Darwis yang memberikan keterangan ketiga setelah Bambang dan Afrizon menangis tersedu-sedan. Air matanya berjatuhan membasahi pipinya.

Hatinya sangat terhiba ketika mendengar beberapa bentakan dari hakim Asmuddin yang memiliki suara keras. Asmuddin menggahamnya karena ia tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan hakim dengan jelas. Bahkan ketika hakim menanyakan tentang tugas dan fungsinya sebagai PPTK, dia malah menjawab tida tahu. “Saya baru menjabat di Pemkab Dharmasraya pak. Jadi saya tidak begitu tahu,” kata Darwis sambil menangis. “Kalau tidak mau-tahu dengan masalah itu, kenapa saudara pegang jabatan itu,” bentak Asmuddin. Darwis sempat dibentak karena ia tidak tahu tentang isi kontrak kerja pengadaan mobil Damkar itu. Padahal Darwis adalah PPTK. “Kalau tidak tau ya sudah. Kami bisa menilai keterangan yang kalian berikan,” beber Asmuddin. Sidang dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Budi Sastera itu ditunda hakim hingga Rabu (6/ 7) mendatang dengan agenda masih keterangan saksi. (h/dfl)

MUI Selidiki LDII

PADANG, HALUAN — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat hingga kini belum jua mengeluarkan fatwa tentang status Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang telah berkembang di daerah tersebut. Akibatnya, pihak Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) Sumbar belum bisa mengambil sikap atas lembaga tersebut. Ketua MUI Sumbar, Syamsul Bahri Khatib ketika dihubungi wartawan kemarin, mengatakan, sampai saat ini MUI masih menyelidiki dan mempelajari tentang LDII tersebut. “Di Jakarta itu dulu ada dibicarakan tapi belum tuntas sampai saat ini,” katanya. Sebelumnya, Kasubsi Bakor Pakem Sumbar, Hasibuan mengatakan, pihaknya masih menunggu Fatwa terkait LDII. Dikatakannya, pada 11 April 2011 lalu, sekitar 10 pengurus LDII pernah menemui Kajati Sumbar Fachmi selaku Ketua Bakor Pakem Sumbar untuk melakukan audiensi. Mereka yang datang antara lain Ketua LDII Sumbar Prof Dr H Jamsari MP, dan Wakil Ketua, Ahmad Nasir. Pada saat itu Kajati menanyakan beberapa hal kepada pengurus LDII terkait laporan dari masyarakat Sawah laweh Kecamatan Kubung Kabupaten Solok, terkait dugaan aliran sesat yang dilakukan LDII, antara lain tidak bolehnya orang yang diluar kelompok LDII menyelenggarakan jenazah walau orang itu sedarah. Kemudian, adanya dugaan setiap jamaah LDII tidak boleh shalat dengan imam lain, selain imam dari LDII. Jemaah LDII juga tidak boleh shalat di tempat lain. Kemudian jika orang diluar LDII shalat di dalam mesjid LDII dianggap najis, masjid akan langsung dibersihkan usai orang itu selesai shalat. Dalam audiensi itu, pengurus LDII menjawab, semua hal tersebut merupakan fitnah. Menurut mereka itu hanya bentuk hal untuk menyudutkan LDII saja. Usai audiensi, Kajati manyarankan, bila menurut LDII laporan masyarakat itu tidak benar, maka LDII punya hak untuk mengklarifikasinya. Tapi, jika laporan itu benar seperti yang didugakan, Kajati mengancam akan memprosesnya dengan cepat secara hukum. “Supaya jelas dan tidak menimbulkan keresahan masyarakat, dalam waktu dekat kami akan melakukan pertemuan lagi dengan MUI. Selain itu kami juga ingin meminta data-data tentang ajaran tarikat di Sumbar yang menyesatkan yang telah kami mintakan sebelumnya kepada MUI,” tandasnya. (h/dfl)


Nasional

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

3

SEMERU MELETUSInterval letusan gunung Semeru terus meningkat hari Senin. Sebagaimana terpantau dari Desa Supit Urang, kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Gunung Semeru tampak mengeluarkan letusan yang di sertai suara dentuman sangat keras. ANTARA

PRESIDEN DIHARAP TURUN TANGAN

167 WNI Terancam Digantung

JAKARTA, HALUAN—Sebanyak 167 WNI sedang menjalani proses pengadilan di Malaysia. Mereka terancam hukuman maksimum dengan digantung sampai mati. Presiden SBY diharapkan segera bertindak cepat dan tepat. “Ini masalah berat, menyangkut diplomasi tingkat tinggi, tidak hanya masalah teknis. Kepala Negara harus bertemu Kepala Negara, menteri tugasnya hanya mengkondisikan. Kalau sudah bertemu, baru dijabarkan oleh menteri,” ingat mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Hasyim Muzadi di Surabaya, Senin (4/7). Berbicara di sela acara rembuk kebangsaan “Mem-

bedah Paham Radikal, Membumikan Nilai Luhur Pancasila” di Hotel Bumi Surabaya, Jawa Timur, Hasyim mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turun tangan langsung menangani masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) yang saat ini terancam hukuman mati di luar negeri. Hasyim menyayangkan langkah Presiden SBY yang membentuk Satgas Penanganan dan Pembelaan TKI dan malah menugasi orang-orang yang

levelnya di bawah menteri. Padahal, menurut dia, untuk menangani masalah TKI seharusnya bisa diselesaikan sendiri oleh Kepala Negara dalam hal ini Presiden SBY. “TKI ini jangan disembronokan karena sensitif, lebih sensitif dari urusan politik dan ekonomi. (Masalah) Politik (adalah) persaingan, ekonomi pendapatan. Tapi, kalau menyangkut nyawa warga negara di negeri asing berarti menyangkut kehormatan. Ini sangat sensitif,” kata Hasyim. Begitu sensitifnya, Hasyim khawatir masyarakat secara luas akan ikut-ikutan memprotes dan menginginkan proses penyelesaian sendiri-sendiri. “Tidak bisa diberikan kepada tim di bawah menteri, tim jangan yang ecek-ecek. Satgas

akan kesulitan karena formatnya. Harus Presiden langsung turun tangan.” Terancam Digantung Dalam pada itu dari Kuala Lumpur, Senin kemaren, dilaporkan sebanyak 167 warga negara Indonesia kini sedang menjalani proses pengadilan.Mereka terancam hukuman gantung. Menurut Kuasa Usaha AdInterim Kedutaan Besar RI Kuala Lumpur Mulya Wirana, WNI di Malaysia yang diancam hukuman gantung itu mayoritas bukan tenaga kerja Indonesia (TKI). “Ada sebelas WNI yang telah dijatuhi vonis hukuman mati oleh pengadilan Malaysia. Dari jumlah tersebut sepuluh orang terjerat kasus narkoba dan seorang lagi kasus kejahatan pembunuhan,” kata

Ribuan Karyawan Freeport Mogok

JAYAPURA, HALUAN— Belasan ribu karyawan PT Freeport Indonesia melakukan aksi mogok kerja Mereka bahkan turun ke jalan untuk aksi demonstrasi damai menyusul gagalnya negosiasi dengan pihak manajemen, yang difasilitasi Pemda Mimika, terkait permintaan kenaikan gaji, Senin (4/7). Menurut karyawan, mogok kerja dilakukan karena manajemen Freeport tidak bersedia membuka ruang untuk mengadakan perundingan perjanjian kerja bersama (PKB) dengan pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Kimia, Energi,

dan Pertambangan Freeport. “SPSI mempunyai niat baik, memohon kepada manajemen untuk berunding. Namun surat permohonan kami agar ada perundingan tidak pernah dijawab, bahkan manajemen membentuk pengurus SPSI tandingan,” ujar Sudiro, Ketua SPSI Freeport. Perselisihan ini tidak hanya akibat penolakan manajemen untuk berunding, tetapi terkait juga dengan keputusan manajemen memecat 6 orang pengurus teras SPSI, termasuk Sudiro. “Berikan ruang agar persoalan ini dibahas bersama dalam sebuah perundingan.

Kami sangat menghormati segala bentuk perundingan, karena itu yang diharapkan oleh seluruh karyawan yang saat ini tengah bekerja di lingkungan perusahaan raksasa dunia yang menghasilkan tembaga, emas, perak dan lainlain ini,” tandasnya. Menurut Sudiro, dengan tidak menjawab beberapa kali surat SPSI dan memecat enam pentolan SPSI, hal tersebut merupakan bentuk upaya manajemen menggagalkan perundingan. Dia menambahkan, SPSI memberi kesempatan kepada manajemen hingga minggu dini hari untuk menjawab sekaligus membahas

surat SPSI Freeport. Aksi mogok, kata Sudiro, dilakukan sebagai bentuk solidaritas dari karyawan yang menilai kemitraan antara pekerja dan manajemen sudah tidak ada, ruang demokrasi paa perusahaan milik Amerika Serikat ini sudah tidak terpelihara. Perusahaan hanya menuntut karyawan untuk bekerja saja tanpa memperhitungkan nasib dan masa depan mereka. Juru Bicara SPSI Freeport, Juli Perorongan, menjelaskan bahwa tujuan utama karyawan meminta perundingan agar aspirasi mereka dapat tersalur dengan baik.(vnc/ti)

PTS MANA PILIHAN ANDA? POLTEKES SITEBA PADANG

Gudangnya Mekanik Alat-alat Medis

Della

MAHASISWA kebidanan Poltekes Siteba Padang sedang melakukan praktek di labor kebidanan didampingi seorang dosen. STATISTIK mencatat, hingga tahun 2020 Indonesia masih kekurangan sekitar 18 ribu tenaga elektromedik dan fisioterapi. Namun sampai tahun ini rata-rata hanya dihasilkan 200 tenaga mekanik alat medis ini dari seluruh perguruan tinggi yang ada di Indonesia. “Dengan kata lain dunia kesehatan masih membutuhkan banyak tenaga elektromedik hingga sepuluh tahun ke depan,” jelas Amrin Tanjung, Direktur Poltekes Siteba Padang, kepada Haluan. Menjawab kekurangan ini,

Poltekes Siteba Padang mengambil peran untuk menyediakan lulusan elektromedik dan fisioterapi. Dua program studi ini menjadi program studi unggulan Poltekes yang berdiri sejak tahun 2006 ini. Melalui program studi elektromedik, Poltekes ini telah menghasilkan tenaga yang mampu mengoperasikan berbagai mesin medis. “Tak hanya itu tenaga elektromedik ini nantinya juga mampu membongkar, memperbaiki dan memasang kembali mesin-mesin medis atau

alat kedokteran lainnya,” ujarnya. Selain tenaga elektromedik, Poltekes ini juga membuka program studi fisioterapi. Tenaga ahli fisioterapi ini, menurut Amrin memiliki keahlian dan keterampilan dalam memberikan pelayanan pengobatan dan pemulihan fisik pasien pada kondisi strok, nyeri pada daerah persendian, respirasi (pernapasan) seperti asma dan batuk, dan lain-lain. Mereka nantinya akan mampu menggunakan peralatan seperti Infra Red, SWD, Elektro Terapi, Nebulaizer, dan Terapi Latihan. Untuk menjaga kualitas lulusannya Poltekes Siteba juga memberikan uji kompetensi bagi mahasiswa program studi kebidanan. “Setelah mengikuti uji kompetensi, para bidan lulusan Poltekes ini nantinya akan mengantongi Surat Izin Bidan (SIB). Jadi nantinya bidan-bidan ini sudah terjamin untuk melakukan pelayanan kebidanan kepada para ibu, seperti pada ibu pra hamil, hamil, melahirkan,nifas, menyusui, bayi baru lahir dan balita,” papar . Selain itu mahasiswa program kebidanan akan mampu

juga melakukan pelayanan asuhan seperti pelayanan Keluarga Berencana (KB), pengelola unit kegiatan ibu dan anak dan melaksanakan penelitian asuhan kebidanan. Dalam proses belajar mengajar Poltekes Siteba dilengkapi fasilitas gedung milik sendiri, ruang labor lengkap untuk semua program studi, perpustakaan terpadu, dan lahan praktek di berbagai tempat. “Selain beberapa RS di Sumbar, kami juga sudah bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) di Solo dan Malaysia. Insyaallah tahun depan juga akan kerja sama dengan Thailand,” tambah Amrin. Dengan fokus program pada bidang yang sedang dibutuhkan dan fokus menjada kualitas lulusannya, tak heran jika alumni Poltekes Siteba kini telah tersebar di berbagai RS Pemerintah, RS Swasta, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Institusi Pendidikan, dan berbagai Laboratorium. Beberapa dari alumni juga ada yang memilih berdikari misalnya dengan membuka praktek sendiri bagi bidan dan menjadi supplier alat-alat medis bagi lulusan elektromedik. (Laporan Meidella Syahni)

Mulya Wirana, Senin (4/7). Dikatakan, selain ke-11 orang yang telah divonis itu, saat ini ada 167 WNI yang sedang menjalani proses hukum di Malaysia. “Mereka terancam vonis hukuman maksimum gantung sampai mati jika terbukti bersalah. Mayoritas dari mereka terjerat kasus narkoba, selebihnya kasus kejahatan pembunuhan dan kepemilikan senjata api,” ucap Mulya menegaskan. Namun, Mulya menjelaskan, KBRI tetap membela semua WNI di Malaysia, termasuk yang terancam hukuman mati. “KB RI sudah menguruskan surat pengampunan kepada Raja terhadap 11 WNI yang divonis mati tersebut, tapi masih dalam proses.”

Terancam Dipancung Terpisah, Dubes RI untuk Arab Saudi Gatot Abdullah Mansyur menyatakan, hingga kini masih ada 16 dari 23 WNI yang terancam hukuman mati. Sisanya sudah dimaafkan atau dalam proses pemaafan. “Ada enam orang yang terbebas karena sudah membayar uang diyat dengan berbagai besaran. Semua tergantung permintaan pihak keluarga,” kata Gatot diJakarta, Senin (4/7). Dari enam WNI yang bebas hukuman pancung, ada dua WNI yang bebas tanpa pembayaran diyat. Kedua WNI beruntung itupun sudah kembali ke tanah air. Menurut Gatot, beberapa kasus yang melilit para WNI di Arab Saudi rata-rata karena

perselisihan. Baik berselisih sesama WNI maupun warga asing atau warga Arab Saudi sendiri. Di antaranya juga karena status TKI ilegal. Gatot menambahkan dari 23 WNI yang terancam hukuman mati, ada 5 orang yang merupakan TKI ilegal. Gatot menambahkan satu TKI yang sedang dalam proses pemaafan bernama Siti Zainab binti Duhri Rupa. Ia TKI yang berasal dari Bangkalan, Jawa Timur. Siti, lanjut Gatot, 12 tahun yang lalu membunuh istri majikannya. Namun ia harus menunggu jawaban permohonan maaf dari putra majikan yang bernama Walid Abdullah Al Ahmadi. Walid sendiri baru akil baligh atau dewasa tiga tahun lagi.(d/ti/dtc)

PPP Sumbar Dukung Suryadharma Ali

BANDUNG, HALUAN — DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumbar mendukung Suryadharma Ali untuk kembali menjadi ketua umum partai berlambang Ka’bah itu periode 2011-2016. Dukungan itu disampaikan Ketua DPW PPP Sumbar Epiyardi Asda dalam pemandangan umum atas laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPP PPP periode 20062011 yang disampaikan Suryadharma Ali pada sidang paripurna III Muktamar VII PPP, di hotel Penghegar, Bandung, Senin (4/7). Sidang Paripurna penyampaian pemandangan umum tersebut memang tertutup bagi wartawan sehingga puluhan wartawan yang meliput kegiatan tersebut merasa kecewa. Hanya sebuah televisi bisu atau tidak bersuara dipajang di media center. Wartawan hanya bisa melihat gambarnya saja. Apa isi dari pemandangan umum DPW-DPW itu, hanya

disampaikan Ketua Panitia Imron Pangkapi kepada wartawan. Dia menyebutkan, dari pemandangan umum DPWDPW, mayoritas menerima laporan pertanggungjawaban DPP dibawah pimpinan Suryadharma Ali dan mendukung kembali Suryadharma Ali untuk menjadi ketua umum. Salah satu DPW yang mendukung kembali Suryadharma Ali seperti disebutkan Imron Pangkapi adalah DPW Sumbar. Ketika ditanya Haluan apakah dukungan yang disampaikan DPW tersebut mencerminkan juga dukungan dari DPC-DPC, Imron menyatakan bahwa pemandangan umum yang disampaikan setiap DPW itu merupakan hasil muswil. Namun salah seorang calon ketua umum Ahmad Yani meragukan bahwa pemandangan umum yang disampaikan DPW itu merupakan suara dari DPC-DPC. “Itu belum tentu mewakil suara dari DPC,” kata Yani yang mengklaim telah mendapat du-

kungan 55 persen dari DPCDPC. Politik Uang Ahmad Yani juga mencium aroma politik transaksional jelang pemungutan suara yang diagendakan Rabu lusa. Informasi itu diperolehnya dari beberapa pengurus cabang yang menemui dirinya. “Saya mengendus aroma itu. Ada laporan ke saya. Tapi saya yakin itu tak akan terjadi di sini, “ ujar Ahmad Yani. Yani menegaskan, jika politik transaksional terjadi di Muktamar, maka hal itu merupakan awal malapetakan bagi PPP sebagai parpol Islam. Menurut ajaran agama Islam, jika mengejar kekuasaan menghalalkan segala cara, maka tinggal menunggu waktu kehancurannya kekuasaan tersebut. “Kalau itu (politik uangred) terjadi, awal melapetaka. Itu akan dilaknat Allah, karena tak diridhai Allah, kalau mengejar kekuasaan dengan segala cara, “ ujar anggota komisi III DPR RI itu.(sam)

Hubungi Dealer Resmi Suzuki : PT. ELANG PERKASA MOTOR : Jl. Khatib Sulaiman No.87 Padang Telp. (0751) 7051422, 7051423. Kantor Cabang : = PAYAKUMBUH : Jl. St. Usman No.14, Kampung Cina Telp. (0752) 91795 = DHARMASRAYA : Jl. Lintas Sumatera Koto Baru KM.218 Dharmasraya Telp. (0754) 71245


4

Opini

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

Haluan Kita Menunggu Efek Domino Kasus Korupsi Nazaruddin KASUS yang melibatkan mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat, Nazaruddin terus bergulir mengait kasus-kasus lain dan nama-nama lain yang sebelumnya tidak terduga sama sekali. Belakangan setelah mengancam persebaran dana dari proyek wisma atlet dan proyek di Depdiknas serta di Depkes yang membuat Nazar diberhentikan dari jabatannya lalu cigin ke Singapura sampai sekarang, banyak nama tersangkut. Ini setelah Nazar bernanyi dari persembunyiaannya di Singapura itu. Terakhir disebut-sebut nama Kabareskrim Mabes Polri Komjenpol Ito Sumardi ikut menikmati aliran dana proyek di Depkdinas dan Depkes. Adanya pertemuan antara Komisaris Jenderal (Komjen) Ito Sumardi kala masih menjabat sebagai Kabareskrim Mabes Polri dengan Deputi Penindakan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) Ade Rahadja dibenarkan pihak lembaga antikorupsi. Tapi sejauh ini menurut KPK, lembaga itu belum menemukan informasi yang menunjukan adanya keterlibatan mantan Kabareskrim Ito Sumardi dalam kasus dugaan korupsi wisma atlit di Jakabaring, Palembang.Sebelumnya, mantan Kabareskrim Ito Sumardi juga telah membantah kabar mengenai dirinya yang memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan suap dalam proyek pembangunan wisma atlet di Jakabaring tersebut. Inilah yang membuat kita menunggu-nunggu, apa akhir dari babakan perkara korupsi yang melibatkan orang-orang tak terduga ini. Geger nasional yang ditimbulkan dari waktu ke waktu soal korupsi memang membuat keyakinan kita untuk mengatakan bahwa korupsi akan segera dihabisi di republik ini menjadi siasia. Bahkan bisa jadi hanya akan jadi mimpi belaka. M. Nazaruddin dengan kondisinya yang sekarang tentulah akan jadi kerikil dalam sepatu. Ia tidak bikin sakitsakit amat, tapi senantiasa membuat jalan terseok-seok terutama pemakai sepatunya yang sedang berusaha tampil dan berjalan gagah, bersih dan berwibawa.Politik pencitraan yang sedang dilaksanakan oleh Partai Demokrat sangat bias terancam oleh kerikil dalam sepatu itu. Kerikil dalam sepatu yang dimasukkan oleh Nazaruddin itu juga bias berubah jadi malapetaka kalau Nazaruddin terjepit. Orang politik lah namanya, tentu saja tak mau terjerat sendiri. Tak mau dia memikul beban sendiri kalau perbuatan yang menjerat dirinya adalah didedikasikan untuk keperluan partainya pula. Setidaknya ia akan bernyanyi sebagaimana sudah kita terangkan pada bagian permulaan di atas. Nazar sangat berpotensi untuk menjadi sumber informasi baru bagi aparat hokum yang mau sungguhsungguh menggali kasus ini. Di tangan Nazar tersimpan rahasia-rahasia aliran dana partainya. Jangan lupa iapun termasuk penyumbang terbesar kepada partai yang disebut-sebut sampai Rp13 miliar setahun. Ia tahu belaka dari mana-mana saja aliran dana yang masuk ke kantung Partai Demokrat yang sudah memenangkan Pemilu dan Pilpres untuk Ketua Dewan Pembinanya, Susilo Bambang Yudhoyono. Besarnya sumbangan seorang Nazaruddin kepada partai, jika dikaitkan dengan terungkapnya kasus ini, maka ini juga dapat dipandang sebagai momentum paling bagus untuk memperbaiki sistem yang mengatur donasi untuk parpol. Undang-undang Parpol yang ada memang memungkinkan partai menerima sumbangan dari para donator.Selama ini sumber pendanaan partai, selain dari sumbangan juga APBN dan APBD (Itu terbukti tidak cukup-red) adalah dari sumbangan kadernya. Tetapi menilik kepada apa yang ‘dinyanyikan’ oleh Nazaruddin maka agaknya perlu dipikirkan lagi penataan ulang terhadap sistem pendanaan untuk partai politik. Apakah memang perlu dibuka keran baru lagi misalnya partasi yang berkuasa the rulling party akan dibolehkan menggerakan usaha-usaha bisnis. Kalau ini diizinkan berarti mesti dibuatkan aturan yang sangat ketat karena akan terjadi permainan yang maha hebat dalam memperebutkan kue anggaran yang bisa dikucurkan bagi bisnis-bisnis milik partai berkuasa amupun oleh partai anggota koalisi dari partai berkuasa. Kita mencermati hampir semua partai masih tergantung pada sumbangan pihak tertentu. Meski legal, sumbangan tersebut mesti dibatasi.UU Parpol tidak ada pembatasan. Ketika tidak ada pembatasan uang akan menjadi raja. Kalau ada pembatasan maka partai akan fokus ke program.***

Korsel perberat hukuman bagi penganiaya hewan

Mestinya kita tiru juga tapi untuk yang berperangai hewan Pengamat: pemerintah sebaiknya naikkan harga BBM daripada naikkan subsidi

Awas, pengamatnya mesti naik angkot dulu

Haluan Aspirasi

082170625544/ 08163253248

Kecelakaan Lalin, Binamarga Bisa Dituntut

SEHUBUNGAN dengan kasus kecelakaan bus ALS di Tapanuli Utara, Sumut, dan sebuah bus di Bengkulu kalau sekiranya kerusakan jalan ikut mendukung sebagai faktor penyebab kecelakaan lalu lintas kami menyarankan agar pihak Polri setempat melakukan tuntutan kepada pihak Binamarga/ pemelihara jalan sesuai dengan UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJR pasal 273. Tuntutan ini kalua berhasil menghukum pihak Binamarga maka hal ini sebaiknya diberitakan oleh media cetak nasional dan lokal agar menjadi contoh (yurisprudensi) untuk provinsi lain supaya meniru agar jalan-jalan segera mendapat perhatian dan perbaikan. Jangan sopir dan mobil saja yang disalahkan sampai-sampai ketua Organda ibarat makan buah simalakama. Terima kasih +6281266844***

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

GPP Ikon Pembangunan Sumatera Barat Oleh Moehar Daniel Peneliti Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan Pertanian BPTP Sumatera Barat

SEKTOR pertanian di Indonesia merupakan salah satu sektor prioritas dalam upaya pembangunan di samping sektor pendidikan dan kesehatan. Dalam tiga dekade terakhir, proses pembangunan pertanian tersebut berjalan lancar dan telah banyak menghasilkan teknologi dan sistem baru.

Berbagai benih baru, teknik pemeliharaan tanaman, teknik pemupukan, teknik pemberantasan atau pengendalian hama penyakit dan teknik pengolahan pasca panen serta berbagai temuan lainnya telah menyemaraki dunia pertanian kita. Tetapi sejauh ini, baru segelintir masyarakat dan atau petani yang merasakan dampak dari kegiatan dan proses pembangunan tersebut. Dan salah satu hal yang sangat menggelitik saat ini adalah semakin maraknya produk hasil pertanian luar negeri yang merambah pasar egara kita. Tidak hanya beras yang berasal dari luar negeri, tetapi juga buah-buahan dan bahkan sayuran juga banyak yang diimpor. Telah terbukti bahwa, Indonesia merupakan pasar yang empuk bagi negaranegara kecil tetangga kita. Jelas bahwa pasar pertanian lebih memilih mensejahteraan petani luar negeri dibanding petani sendiri. Semua tahu bahwa, bagian terbesar dari para petani adalah petani tanaman pangan yang menggunakan bagian kecil dari lahan pertanian. Mayoritas lahan pertanian dikuasai oleh para pekebun yang jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding petani pangan. Tetapi justru jumlah petani (sebagian besar adalah pengusaha) yang sedikit ini menguasai pendapatan hasil pertanian yang sangat besar. Sangat tidak sebanding dengan pendapatan yang diperoleh oleh petani pangan yang mayoritas. Kepincangan ini merupakan dasar atau bayangan dari kepincangan ekonomi yang terjadi sebagai dampak dari proses pembangunan yang dilakukan. Sebagian kecil masyarakat golongan atas (konglomerat= dibawah 5 persen) telah menguasai bagian terbesar dari pendapatan (diatas 60 persen) sementara bagian terbesar masyarakat (mayoritas/di atas 60 persen) hanya menguasai sebagian kecil pendapatan (di bawah 20 persen). Kondisi ini merupakan salah satu faktor sebagai pertanda bahwa pembangunan belum berhasil. Di samping faktor kepincangan tersebut, faktor apalagi yang mencirikan bahwa pembangunan belum berhasil? Para ahli ekonomi pembangunan menyebutkan bahwa bila salah satu dari ketiga faktor dibawah ini masih ada atau berlaku maka pembangunan boleh diklaim “belum berhasil”. Yang pertama adalah terjadinya kepincangan perolehan pendapatan (biasanya diukur dengan indeks gini/gini ratio), yang kedua adalah masih banyaknya angka pengangguran dan yang ketiga masih tingginya angka kemiskinan. Dalam kondisi manakah negara kita pada saat ini? Tampaknya belum ada study

yang mengklaim bahwa kita berada pada posisi mana, karena tidak ada data (hasil penelitian) yang akurat yang bisa menyatakan kondisi perkembangan ekonomi saat ini. Tetapi yang pasti, hampir semua orang sepakat bahwa kepincangan perolehan pendapatan terjadi sangat mencolok, yang dicirikan oleh tingginya senjang kekayaan antara si kaya dan si miskin. Kemudian tingkat pengangguran masih tinggi yang sering dihebohkan dalam media komunikasi serta rendahnya kemampuan penyerapan tenaga kerja. Dan yang pasti dan nampak dipelupuk mata adalah masih banyaknya rakyat yang miskin, yang kadang-kadang sangat sulit untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Dan walaupun belum mencapai taraf yang menyedihkan, sebagian besar petani kita masih tergolong msikin, termasuk petani di daerah Sumatera Barat. Kemiskinan petani bukan karena kebodohan atau karena kurangnya perhatian dalam pembangunan, tetapi kemiskinan disebabkan karena lemahnya posisi tawar, lemahnya kekuatan, serta lemahnya penguasaan modal. Yang dibutuhkan petani kita sat ini adalah “sentuhan”, yang bisa dilakukan melalui fasilitasi dan pembinaan yang berkelanjutan. Atau dengan bahasa kerennya, mereka butuh diberdayakan. Gerakan Pensejahteraan Petani (GPP) Mulai tahun 2011 ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui SKPD terkait yang dimotori oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, telah meluncurkan suatu program terobosan yang diberi nama GPP (Gerakan Pensejahteraan Petani). Melihat namanya, dapat dipastikan bahwa sasaran yang akan dicapai dengan penerapan program ini adalah “kesejahteraan petani”. Gerakan ini tampaknya sangat menyambung dengan berbagai gerakan atau program yang sering dilontarkan oleh Gubernur, seperti satu sapi satu petani; satu petani banyak cabang usaha; gerakan mandiri pangan dan lain-lainnya. Untuk itu telah dilakukan berbagai kegiatan dan persiapan yang bermuara pada pencapaian tujuan. Dalam hal ini Pemerintah telah menetapkan beberapa nagari contoh GPP, membentuk tim pendamping Provinsi dan tim pelaksana serta didukung olah tim pakar GPP, melaksanakan pelatihan para penyuluh pendamping dan PMT (Penyelia Mitra Tani), pengadaan berbagai kebutuhan petani, serta berbagai kegiatan lainnya.

Keseriusan Pemerintah Untuk menciptakan petani yang sejahtera tampaknya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat serius. Keseriusan ini diperlihatkan oleh perhatian dan komitmen Gubernur yang selalu mengikuti acara pelatihan, pemberian bantuan dan memberikan motivasi kepada para petani dan penyuluh lapang serta aparat instansi terkait. Gubernur juga selalu mengemukakan program terobosan tersebut kepada semua tamu daerah, pemerintah pusat dan pihak swasta yang berkunjung ke Sumatera Barat. Gubernur tampaknya sudah memahami betul substansi dari program tersebut dan kegiatan yang harus dilakukan oleh petani, penyuluh serta aparat lainnya di lapang. Bahkan dalam suatu pelatihan petugas, Gubernur mengatakan bahwa “penyuluh dalam menggerakan GPP harus mengarahkan petani pada kegiatan yang sesuai dengan potensi daerahnya. Kalau petani butuh sapi, diberi sapi; kalau perlu ikan diberi ikan, demikian sering disampaikan oleh orang nomor satu di Sumatera Barat tersebut. Kesejahteraan petani nampaknya betul-betul akan dijadikan “ikon” pembangunan Pemerintahan Gubernur Irwan Prayitno”. Saat ini sudah 62 nagari yang telah dijadikan nagari binaan percontohan GPP. Nagari-nagari ini mempunyai basis atau spesifikasi komoditas dan subsektor yang berbeda. Ada yang berbasis tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. Anggaran pembangunan yang dialokasikan cukup besar untuk pengadaan bantuan sarana dan prasarana seperti bibit, ternak, alat pangkas, mesin penetas, dan lain-lainnya. Pengalokasian dana pembangunan baik dari APBD maupun APBN (dana dekon dan TP) diadakan oleh pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota yang bersangkutan. Dalam proses gerakan tersebut di lapang, Gubernur sering mengatakan bahwa semua potensi harus dibangkit. Tidak hanya sebatas kegiatan budidaya saja, tetapi juga harus menerapkan pengolahan hasil yang dicapai. Dengan demikian, arahnya jelas, bahwa perkembangan pertanian dan ekonomi pedesaan akan mendukung tumbuh dan berkembangnya industry pedesaan. Karena disana banyak nilai tambah yang

akan diperoleh. Gerakan, Dukungan dan Prakiraan Capaian Melihat gerakan ini, diyakini suatu saat petani Sumatera Barat akan sejahtera. Karena semua yang dibutuhkannya akan diperoleh, apalagi dengan binaan dan kawalan para penyuluh di lapang. Disamping penyuluh dan PMT di lapang, GPP juga dibantu dan dipikirkan oleh tim pelaksana dan tim konsultan yang terdiri dari para pakar dari berbagai elemen, baik Perguruan Tinggi, Balai Penelitian dan Pengkajian, LSM serta aparat pemerintah sendiri. Dukungan dana cukup kuat dan diutamakan, karena program ini merupakan prioritas pembangunan daerah demi terwujudnya petani yang sejahtera dan mantapnya ketahanan pangan. Capaian atau sasaran dari program terobosan ini dengan dukungan yang demikian kuat dapat dipastikan akan terwujud, dengan kata lain bisa dikatakan bahwa petani Sumatera Barat akan sejahtera melalui GPP ditunjang oleh berbagai program lainnya. Pengalaman Masa Lalu Alokasi anggaran yang besar dan berkelanjutan dengan perhatian yang penuh dan keseriusan yang tinggi, diyakini akan memberikan hasil serta dampak yang diinginkan. Tetapi ada satu pertanyaan yang sangat mendasar, karena dikhawatirkan GPP akan bernasib sama seperti program-program terobosan yang lalu. Katakanlah, Sutpa, Gema Palagung, Inbis, P3T, PTT (PTS), dan sekarang PUAP. Hilang yang satu berganti dengan yang lain, sementara petani masih didera oleh banyak masalah yang tidak pernah tuntas. Petani masih berada dalam posisi tawar yang lemah, petani masih dikategorikan sebagai golongan masyarakat terbawah (miskin?) belum lagi merupakan seorang “pengusaha tani”. Pertanyaannya: Apakah program tersebut sudah dijalankan dengan tepat dan benar, sesuai dengan kondisi sumberdaya manusia dan dukungan sumberdaya alam? Belajar pada pengalaman masa lalu, banyak program terobosan yang telah diluncurkan dan telah menelan alokasi anggaran pembangunan puluhan mungkin sudah mencapai ratusan triliun rupiah. Tetapi belum ada pernyataan yang menjelaskan bahwa pembangunan sektor pertanian sudah berhasil, terutama sum-

sektor tanaman pangan yang melibatkan mayoritas petani dan masyarakat pedesaan. Gonta ganti program (terobosan) merupakan salah satu contoh bahwa kita masih mencari sesuatu yang bisa menjamin kesejahteraan petani. Bisa juga dikatakan bahwa, gonta ganti program adalah karena perubahan kebijakan para penguasa. Ganti Menteri, ganti terobosan, ganti pemerintah ganti rencana. Atau memang karena program (terobosan) yang telah dijalankan tidak memberikan hasil yang diinginkan dan tidak mampu mewujudkan sasaran yang diinginkan?. Apakah GPP juga akan bernasib sama dengan PTS atau yang lainnya?. Mudahmudahan tidak demikian adanya. Beragam Kekeliruan yang Berlanjut Menyimak pada kebijakan yang telah diputuskan dan program yang telah dijalankan serta hasil yang telah dicapai, penulis melihat ada sesuatu yang terlupakan atau tertinggal tetapi sangat urgen. Begitu banyaknya program dan bantuan yang diberikan kepada petani tetapi belum mampu mengangkat derajat dan posisi petani. Tolok ukur keberhasilan tidak jelas karena tidak ditetapkan dari semula, laporan hasil pembangunan terlalu digeneralisir sehingga tidak nampak faktor apa yang memberikan dampak yang nyata. Metode pelaksanaan kegiatan pembangunan tidak berubah, perubahan hanya pada nama program dan cara pemberian bantuan. Para aparat menjadi latah karena acara seremonial terlalu ditonjolkan dan sering dijadikan sebagai penutup dan dianggap sebagai capaian titik keberhasilan. Evaluasi yang bertahap dan berkelanjutan tidak pernah dilakukan sehingga program selalu gonta ganti. Road map, grand design, renstra, RPJM dan sejenisnya selalu dibuat dengan biaya yang cukup besar, tetapi lebih terkesan hanya sebagai sebuah dokumen perencanaan. Musrenbang selalu dilakukan, tetapi program yang dilaksanakan sering tidak sesuai dengan kondisi sumberdaya manusia dan dukungan sumberdaya alam. Akankah hal dan kondisi ini akan berlanjut? Kapankah akan ada perubahan? Yang dilakukan secara sadar dan benar-benar untuk rakyat kecil?. Bukan sekedar untuk mencari nama atau popularitas? Sumbang Saran Perbaikan Kita perlu memberikan acungan jempol kepada Pemerintah Sumatera Barat dengan GPP nya. Terobosan ini merupakan suatu gerakan terpadu yang harusnya dilakukan sejak dulu. Oleh karena itu, agar program ini tidak bernasib sama dengan programprogram pendahulunya, maka perlu didukung bersama oleh semua pihak yang terkait. Di Sumatera Barat ada banyak perguruan tinggi, ada tiga balai penelitian dan pengkajian serta banyak LSM yang punya perhatian terhadap petani dan masyarakat kecil. Penyusunan sistem dan atau prosedur yang matang dengan sebuah road map yang terukur mungkin dibutuhkan sebelum program diluncurkan. Kemudian pembinaan yang berkelanjutan dan sentuhan yang mengena sangat dibutuhkan petani, sama halnya dengan fasilitasi penguatan modal dan penggalangan kerjasama pemasaran yang setara. Pada tulisan lain, penulis mencoba memaparkan sebuah prosedur untuk efektifitas GPP, agar kesejahteraan petani bisa diwujudkan.

Pemimpin Umum: H. Basrizal Koto. Konsultan Pengembangan Media: H. Hasril Chaniago, Pemimpin Redaksi: Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan: Irfan Jasri, Tim Kerja Redaksi: Eko Yanche Edrie (Koordinator), Ismet Fanany MD, Nasrul Azwar, Atviarni, Dodi Nurja, Syamsu Rizal, Afrianita, Gusni Yenti Putri, David Ramadian, Nova Anggraini, Aci Indrawadi, Perdana Putra, Rahmatul Akbar, Gustedria, Reporter: Andika Destika Khagen, Ade Budi Kurniati, Suswinda Ningsih, Mice Angelasari, Rudi Antono, Haswandi, Koresponden: Syamsuardi S, Jon Indra, Ridwan (Bukittinggi), Dedi Salim (Pariaman), Zulkifli, Syafril Nita (Payakumbuh), Atos Indria (Lubuk Sikaping), Miazuddin, Kasra Scorpi (Lubuk Basung), Iwan DN, Darwin Danin (Padang Panjang), Yuldaveri, Emrizal (Batusangkar), M.Junir, Gusmizar (Pasaman Barat), Sabrul Bayang, M.Joni, Haridman (Painan), Syamsuardi Hasan, Riswan Jaya, Alfian, Almito (Solok), Marnus Chaniago (Solok Selatan), Alamsyah Halim, Fadilla Jusman (Sawahlunto), Azneldi (Sijunjung), Maryadi (Dharmasraya), Biro Jakarta: Syafruddin Al (Koordinator), Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: M. Moralis Biro Kepri: Yon Erizon Tim Kerja Usaha: Isbadri Bakri (Koordinator Sirkulasi), Alfarino Ikhsan (Koordinator Promosi), Layout: Andri Idra (Koordinator), Syafrizal, Nurfandri, Rahmad Doni, Rahmi, David Fernanda. Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Kantor Jakarta: Basko Group, Jalan H.R. Rasuna Said Kav. H1-2 Kuningan, Jakarta 12920, telp.: 021-5250868, faks: 021-5273310, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp57.000, Harga eceran Rp2.500,- Tarif iklan: FC: Rp25.000/mm kolom, Produk BW: Rp 10.000/mmkolom, Spot Colour: Rp20.000/mmkolom, Display: Rp 10.000/mmkolom, Sosial BW: Rp 8.000/mmkolom, Sosial FC: Rp 15.000/mmkolom, Iklan Mini(Max 1kolom X50mm) Rp 100.000/1 kali muat, Iklan Baris: Rp 10.000/ baris Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com


5

SELASA, 05 JULI 2011 M / 04 SYA’BAN 1432 H

BRASIL 0 VS 0 VENEZUELA

LA PLATA, HALUAN — Brasil gagal membuktikan kapasitasnya sebagai juara bertahan di Copa America. Pada pertandingan perdana menghadapi Venezuela, mereka cuma sanggup bermain imbang 0-0, Senin (4/6). Pada laga kali ini Brasil mengandalkan trisula muda di lini depan. Alexandre Pato dipasang sebagai penyerang tengah dan didukung oleh kinerja Neymar dos Santos serta Robinho di sisi-sisinya. S e mentara Venezuela yang setia menggunakan formasi 4-4-2 menempatkan duet Jose Rondon serta Nicolas ‘Miku’ Vedor untuk mengedor pertahanan lawan. Bab a k pertama dimulai, Brasil langsung menggeber

serangan. Sepanjang 15 menit awal pasukan Selecao hampir tanpa henti mengacak-acak barisan pertahanan La Vinotinto serta mencetak sejumlah peluang walau tak satu pun yang berjung gol. Peluang terbaik Brasil di paruh waktu awal ini didapat pada menit ke-27 lewat Pato. Penyerang AC Milan melepaskan tendangan keras setelah mengon-

trol bola dengan cermat, sial percobaannya hanya membentur tiang gawang. Jelang turun minum, Brasil semakin mengintensifkan serangan. Sebagai antisipasi Venezuela yang tak rela gawangnya kebobolan langsung meladeni dengan gaya permainan bertahan total. Sekitar enam sampai tujuh pemain sengaja diletakan di area pertahanan. Tak ayal kondisi tersebut semakin membuat Brasil kesulitan mencuri gol dan akhirnya harus puas menutup babak ini dengan

skor imbang 0-0. Permainan kedua tim tidak banyak berubah di babak kedua. Masih menggempur Venezuela, namun Brasil tetap tidak bisa meraih hasil kongkret. Pada pertengahan babak kedua Menezes memasukan tenaga baru untuk lebih menyegarkan skuadnya. Tapi lagi-lagi sial, masuknya pemain-pemain seperti Elano, Fred dan Lucas tak mampu memberikan efek positif sehingga sampai laga tuntas mereka tidak mampu mencetak sebiji gol pun. Hasil imbang 0-0 ini jelas bukan sesuatu yang diharapkan oleh Brasil. Pelatih Seleccao, Mano Menezes tampak tidak senang dengan hasil tersebut. Menezes sama sekali tidak terkesan dengan penampilan anak buahnya itu. Ia menilai hasil imbang 0-0 merupakan hasil yang buruk. “Pertandingan tadi adalah sebuah hasil pertandingan yang buruk,” ungkap Menezes di YahooSports. “Kejutan-kejutan tidak ada lagi di sepakbola .. penyerangan kami sangat kurang, terutama di babak kedua,” sambungnya. Brasil urung mendapat hadiah penalti saat bek Venezuela Oswaldo Vizcarrondo memblokade sepakan Robinho di depan mulut gawang dengan menggunakan bahunya di menit 39. Thiago Silva menyakini hasil laga akan berbeda jika timnya bisa mencetak gol lebih dahulu.”Jika kami bisa mencetak sebuah gol di babak pertama, maka hasilnya pasti akan sangat lain. Kami tentu akan bermain lebih baik dari ini lain kali,” tukas pemain AC Milan itu. (h/okz/pp)

Renny Vega

Giovani dos Santos

Seleccao Gagal Buktikan Diri

Tamu Sedang Pincang

BUENOS AIRES, HALUAN — Meksiko dalam kondisi kurang apik dalam memasuki Copa America kali ini. Kondisi tim “tamu” yang tengah pincang bakal dimaksimalkan sepenuhnya oleh Chile. Status Meksiko di kejuaraan Copa America 2011 adalah “tamu” karena El Tri berasal dari zona yang berbeda. Mereka ambil bagian di kejuaraan sebagai undangan. Prestasi sang undangan di Copa America tidak buruk. Sejak tahun 1995, Negeri Sombrero hanya dua kali berhenti di fase grup. Selebihnya mereka dua kali runner-up dan tiga kali meraih juara ketiga. Memasuki Copa America

2011, Meksiko menghadapi dua kondisi yang sangat bertolak belakang. Secara prestasi Meksiko gemilang dengan baru saja juara Gold Cup. Namun kondisi tim tengah kurang bagus. Skandal terkait prostitusi membuat delapan punggawa El Tri harus dicoret dari tim dan tak disertakan di kejuaraan ini. “Memang para pengganti itu masih kurang dalam pengalaman, namun tidak dalam

kualitas. Di atas itu semua, mereka punya keinginan kuat untuk melakukan yang terbaik,” ujar pelatih Luis Fernando Tena seperti dikutip dari Reuters. Meksiko akan mengawali laga pertama dengan menghadapi Chile. “Memang benar Claudio Borghi (pelatih Chile-red) telah melakukan sejumlah perubahan, namun Claudio Borghi selalu menerapkan gaya sepakbola menyerang baik itu ketika dia menukangi Colo Colo dan ketika bertugas di Argentina,” nilai Tena mengenai calon lawan. Chile sendiri mengusung ambisi tinggi di Copa America ini. Kiper Claudio Bravo mengatakan bahwa target minimal negaranya adalah mencapai semifinal.

Paraguay Kecewa

SANTA FE, HALUAN — Sama seperti Brasil, Paraguay mengawali kiprahnya di Copa America 2011 dengan tidak cukup baik. Skuad La Albirroja harus puas bermain imbang 00 menghadapi Ekuador pada babak penyisihan Grup B, Senin (4/7) pagi WIB. Bermodalkan materi pemain yang lebih baik, Paraguay gagal menampilkan performa superior di Estadio Brigadier General Estanislao López. Kendati sempat mengendalikan laga di beberapa kesempatan, Paraguay akhirnya harus puas mengakhiri laga dengan skor kacamata alias 0-0, skor yang juga dipetik kontestan lain di Grup B, yakni

juara bertahan Brasil yang diimbangi Venezuela. “Di 20-25 menit pertama, Paraguay tampil luar biasa. Kami seharusnya bisa memanfaatkan keunggulan tersebut. Tapi, pada akhir babak pertama, saya melihat permainan terburuk dari anak-anak. Mereka kerap kehilangan bola, dan tidak melakukan tekanan seperti yang kami lakukan di awal (pertandingan),” tutur pelatih Paraguay, Gerardo ‘Tata’ Martino. “Pada babak kedua, kami mengontrol pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang mencetak gol, dan itu membuat saya sedikit senang,” sambungnya sebagaimana

dikutip Situs resmi Copa America, Senin (4/7). Dengan hasil ini, keempat tim yang sama-sama mengemas satu angka ini masih punya peluang sama untuk bisa lolos ke babak selanjutnya. Pada pertandingan Sabtu nanti, Paraguay akan mendapat lawan berat, yakni juara bertahan Brasil. Sementara Ekuador akan berhadapan dengan Venezuela. Menghadapi Brasil, juara di dua edisi terakhir Copa America, Martino mengaku tidak punya strategi khusus. Dia menyatakan bakal tetap menurunkan skuad yang sama seperti di pertandingan lawan Ekuador. (h/okz/pp)

“Kami akan menghadapi pertandingan dengan cara pandang yang sama yang telah kami terapkan sejak lama, dengan kelugasan dan keinginan kami untuk bertanding. Kami memandang bahwa setiap pertandingan adalah sama. Kami akan melakukan segalanya di Copa America,” ujar Bravo di situs resmi turnamen. “Kami punya keinginan mencapai semifinal, bukan sebagai tujuan utama namun sebagai sasaran ideal. Di antara target itu ada target untuk bisa lolos dan memenangi titel, dan kami memilih semifinal sebagai target. Namun kami harus melangkah satu demi satu agar tidak memberikan harapan palsu,” tuntasnya. (h/dtc/pp)

Roque Santa Cruz


6

Olahraga

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

KN Selesaikan Kasus Delegasi Ganda JAKARTA, HALUAN - Komite Normalisasi (KN) terus berupaya memuluskan pelaksanaan Kongres PSSI di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (9/7), salah satunya dengan menuntaskan persoalan delegasi ganda. Anggota Komite Normalisasi, Joko Driyono, di Jakarta, Senin mengatakan, ada enam pemilik suara yang hingga saat ini masih bermasalah dengan pengiriman delegasi pada Kongres PSSI dengan agenda pemilihan ketua umum, wakil ketua umum dan anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2015 itu. “Kami terus berupaya menyelesaikan kasus ini agar tidak bermasalah lagi pada kongres nanti. Kami ingin semuanya berjalan lancar sesuai dengan aturan yang ada,” katanya di sela Sarasehan “Selamatkan Sepak Bola Indonesia dari Sanksi FIFA” di VIP Barat, Gelora Bung Karno Jakarta. Menurut dia, enam pemilik suara yang mengirimkan nama delegasi ganda berasal dari klub hingga pengurus provinsi (pengprov) PSSI yaitu ISP Purworejo, Perseka Kaimana, Persewangi Banyuwangi, Persisum Sumbawa, pengprov Sulut dan pengprov Sumut. “Yang lain sudah tidak ada masalah. Yang jelas kami akan segera menuntaskan permasalahan ini,” kata pria yang juga menjabat pelaksana tugas Sekjen PSSI itu. Kongres PSSI di Solo merupakan pertaruhan terakhir pada Indonesia. Jika kongres nantinya kembali gagal seperti Kongres Pekanbaru dan Kongres Jakarta, maka federasi sepak bola dunia (FIFA) akan memberikan sanksi tegas berupa pembekuan. Sesuai dengan surat FIFA, bahwa sanksi tegas itu akan diterapkan per 11 Juli mendatang dengan syarat Kongres PSSI gagal menetapkan keputusan terutama kepengurusan PSSI periode 2011-2015. Pada Kongres PSSI nanti ada 101 pemilik suara yang berhak menyalurkan hak pilihnya yang terdiri 33 Pengprov, 15 klub Liga Super, 16 klub Divisi Utama, 14 klub Divisi Satu, 12 Klub Divisi Dua dan 10 klub Divisi Tiga. (h/ant)

PSSI Harus Kembali ke Rohnya JAKARTA, HALUAN — Anggota DPR RI Utut Adianto menyatakan, PSSI agar kembali menjadi sebuah organisasi olahraga sesuai dengan rohnya.

“Kami dari Komisi X DPR RI sangat ‘concern’ terhadap kisruh yang melanda PSSI dan sepak bola nasional,” katanya dalam seminar “Selamatkan Sepak Bola Nasional” di Jakarta, Senin. Menurut dia, PSSI agar dapat kembali ke rohnya sebagai induk organisasi olahraga. “Pada kongres 20 Mei lalu tidak lebih merupakan pertempuran politik. Semua yang dimasuki politik tidak pernah bersih,” katanya. Ia menegaskan bahwa semua pihak harusnya bisa belajar dari sejarah. Hal itu menunjukkan bahwa segala sesuatu yang dimasuki ranah politik tidak akan menuai keberhasilan. Soal pembinaan sepak bola, Utut menilai bahwa ada ketidakkonsistenan di PSSI. “Mulai dari pembinaan. Kiblat mana yang akan kita pilih? Kita tidak usah bicara pentas dunia dulu, Tidak ada jalan pintas, tidak ada yang instan,” katanya menegaskan bahwa PSSI harus segera membina kualitas persepakbolaan dan menghilangkan suap dalam kompetisi sepakbola lokal. “Saya pribadi yakin FIFA tidak akan menjatuhkan sanksi kepada kita. Tapi bukan berarti kita 9 Juli nanti

SIMALANGGANG CUP 2011

Arema Cari Pelatih MALANG, HALUAN — Manajemen Arema mulai melakukan “gerilya” untuk mencari sosok pelatih yang dinilai cocok menangani tim berjuluk Singo Edan itu untuk musim 2011/2012 pascatuntasnya perhelatan kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2010/ 2011. Pelaksana Harian PT Arema Indonesia Abriadi Muhara, Senin, mengakui, penentuan pelatih musim depan memang menjadi prioritas sebelum melakukan persiapan lain menyongsong digelarnya kompetisi 2011/ 2012. “Idealnya memang harus menyusun tim pelatih dulu, sebab pelatih yang akan menyusun komposisi pemain, apalagi musim depan, tugas Arema juga cukup berat karena juga harus berkompetisi di ajang AFC Cup,” tegasnya. Arema Indonesia berhak berlaga di ajang AFC Cup setelah menembus posisi “runner up” LSI 2010/2011. Sementara juara LSI berhak berlaga di ajang Liga Champions ASia (LCA). Hanya saja, lanjut Abriadi yang juga ketua panpel Arema itu, konsep tersebut masih akan dimatangkan kembali setelah Kongres PSSI di Solo 9 Juli nanti serta jadwal Piala Indonesia (PI). Ia mengemukakan, pematangan konsep itu juga akan melibatkan Aremania (suporter Arema), sebab selama ini Aremania juga mempunyai andil cukup besar bagi suksesnya Arema Indonesia. Menyinggung soal pemain, Abriadi mengatakan, pihaknya akan mengumpulkan pemain dan pelatih kembali setelah ada kejelasan jadwal PI. “Mudah-mudahan saja dalam waktu dekat ini sudah ada kepastian, sebab masa kontrak pemain rata-rata berakhir akhir Juli nanti,” kata Abriadi. Selain menunggu hasil Kongres PSSI, ia mengakui pematangan konsep Arema untuk musim depan juga menunggu tuntasnya polemik di tubuh yayasan yang sampai sekarang masih belum jelas. Padahal, lanjutnya, legalitas yayasan itu sangat dibutuhkan, sehingga cukup mendesak untuk dituntaskan sebelum gelaran kompetisi PI. “Manajemen akan sulit merealisasikan konsep itu kalau legalitas yayasan masih belum jelas,” tegasnya. Sampai saat ini masih terjada dualisme kepengurusan yayasan Arema Indonesia, yakni kubu Rendra Kresna yang selama ini menjadi Presiden Kehormatan Arema dan M Nur yang menjabat sebagai Ketua Yayasan Arema Indonesia. (h/ant)

bisa santai,” katanya soal Kongres PSSI 9 Juli. Ia berharap, siapa pun yang terpilih agar menjauhkan diri dari politik. “Bidang olahraga selalu mengedepankan persahabatan,” kata Utut yang merupakan salah seorang pecatur handal Indonesia. Kongres PSSI 9 Juli mendatang mengagendakan memilih Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan sembilan anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2015. Sementara pengamat sepak bola Ari Junaedi mengatakan, suasana kongres PSSI seperti miniatur dari karut marut persoalan bangsa yang sedang sakit. Persoalan yang membelit seputaran kongres, sebetulnya akar persoalan mencari sosok yang bisa memimpin PSSI. “Selama ini para pemilik suara, terutama kelompok 78, selalu memaksakan suara-suara untuk mencalonkan Toisutta dan Panigoro sedangkan suarasuara lain selalu diremehkan dan dikerdilkan oleh kelompok mayoritas,” katanya. Ia menilai George Toisutta dan Arifin Panigoro sebaiknya legowo melepas kehendaknya untuk menjadi pengurus PSSI. “Untuk memajukan sepak bola nasional tidak harus selalu dengan jalan merebut kursi ketua umum,” katanya. Sementara itu, calon ketum di antaranya Achsanul Qosasih, IGK Manila, Sutiyoso dan Tahir Mahmud serta Agusman Efendi berharap kongres dapat berjalan lancar dan meminta ketegasan Komite Normalisasi memimpin sidang. (h/ant)

Lasser Tampil sebagai Juara REUTERS

KOMITE Normalisasi tetap mengupayakan pendanaan untuk Cristian Gonzales dan kawan-kawan (kanan) di timnas Indonesia.

KN Upayakan Pendanaan Timnas JAKARTA, HALUAN—Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, mengatakan, Komite Normalisasi (KN) tetap mengupayakan pengadaan dana untuk Timnas U-23 dan Pra Piala Dunia agar Indonesia bisa bertanding pada dua ajang itu. “Kami tetap mengupayakannya dan KN tentu ikut bertanggungjawab. Apalagi jika kongres 9 Juli berjalan lancar, kesulitan pendanaan itu tentu akan lebih teratasi,” katanya di Jakarta, Senin. Komite Normalisasi, katanya, selama ini berupaya mengatasi berbagai kesulitan dana tersebut termasuk biaya kongres di Solo yang mencapai sekitar tiga miliar rupiah. Ia mengakui, kebutuhan dana tersebut bisa teratasi melalui bantuan beberapa pihak termasuk pemerintah dan KONI Pusat. “Meskipun PSSI sedang kesulitan dana, tapi KN ikut bertanggungjawab untuk pelaksanaan kejuaraan Piala AFF U-23 dan Pra Piala Dunia yang harus diselenggarakan pada bulan Juli ini. Soal pencarian dana itu bahkan KN bertindak selaku ‘striker’,” katanya. Indonesia berpartisipasi pada turnamen Piala AFF U-23 yang akan dimulai 16 Juli 2011, sedangkan Timnas Senior akan bertanding di Pra Piala Dunia melawan Turkmenistan melalui laga tandang dan kandang pada 23 dan 28 Juli 2011. Ia menjelaskan, rencana bantuan dana dari konsorsium gabungan lima BUMN yang akan menyediakan dana sebesar sembilan miliar rupiah tetap dalam komitmen dan tinggal penandatanganan nota kesepahaman, setelah kongres. Bendahara PSSI, Achsanul Qosasi, membenarkan kondisi keuangan PSSI saat

ini yang sedang krisis. “Kalau untuk kebutuhan penyelenggaraan kongres di Solo yang sekitar tiga miliar rupiah, insya Allah masih ada dan bisa teratasi. Baru-baru ini dana PSSI habis sekitar tujuh miliar rupiah untuk pelaksanaan dua kongres di Pekanbaru dan Jakarta. PSSI sudah tidak ada uang lagi, kecuali untuk kongres di Solo,” katanya. Ia menjelaskan tentang kesulitan dana timnas tersebut. Pihaknya sudah membahas persoalan itu dengan Badan Liga Indonesia (PT Liga Indonesia) dan meminta BLI membuka dana kompensasi untuk timnas. “Mengenai dana timnas, sudah kami bicarakan dengan BLI dan meminta agar dana kompensasi itu untuk dibuka. Ini biasa terjadi. Maka dari itu dana untuk pertandingan Pra Piala Dunia melawan Turkmenistan itu sudah teratasi,” katanya. Ia menjelaskan, kebutuhan pendanaan PSSI yang paling berat adalah untuk timnas sehingga PSSI pada tahun lalu meminta hibah kepada pemerintah sebesar Rp50 miliar. “Dana Rp50 miliar itu seluruhnya untuk kebutuhan timnas, tidak ada untuk menggaji karyawan PSSI. Sekitar Rp20 miliar di antara penggunaan dana itu untuk 2010 pertanggungjawabannya sudah kami sampaikan ke pemerintah. Laporan bulan per bulan sejak Januari sampai Mei 2011 pun sudah kami siapkan,” katanya. Mengenai bantuan dari konsorsium lima BUMN, katanya, nota kesepahaman sudah siap dan tinggal ditandatangani oleh pihak konsorsium itu dengan Ketua Umum PSSI terpilih mendatang. “Siapa pun Ketua Umum PSSI yang terpilih dalam kongres nanti, mereka tinggal menerima dana itu,” katanya. (h/ant)

Syafril Nita.

SIMALANGGANG, HALUAN—Tim Lasser FC kabupaten Limapuluh Kota berhasil keluar sebagai juara Simalanggang Cup III/2011, setelah menang susah payah 3-2 (1-0) lawan Pesko FC Pasair Pangirayan kabupaten Rokan Hulu Riau, Senin (4/6) di lapangan Balai Rupi kecamatan Payayumbuh. Gol yang mengantar Lasser keluar sebagai juara dan memboyong piala wabup Drs. Asyirwan Yunus yang juga ketua PSSI kabupaten Limapuluh Kota lahir melalui tendangan Emyu menit 40, tendangan Enong memanfaatkan umpan terukur Emyu nenit 47, seta sundulan Syofyan menit 85. Gol memperkecil kekalahan dari Pesko Rohul, lahir dari kaki Joni menit 59 memanfaatkan tendangan pantulan Taufik menit 80, melalui tendangan jarak jauh yang tidak diduga Yopi Hendrago kiper Lasser dari jarak 20 meter dari gawang . Sejak pluit kick off ditiup Yudi Prasojo dari PSSI Limapuluh Kota inisiatif serangan memang banyak datang dari tim Lasser yang dapat dukungan dari supporter Lareh Sago Halaban dan Luhak, serta suporter dari jantung Kota Payakumbuh serta Simalanggang sekitar. Tekanan-tekanan dilancarkan Rio Febrian, Jonik, Yance Dasari dan kawankawan cukup banyak, dan membuat lini belakang Pesko Rohul bermaterikan Pudin, Upi, Taul kerja keras. Selain itu,

H. ILSON Chong anggota DPRD Sumbar menyerahkan piala dan uang pembinaan Rp3 Juta untuk pelatih Pesko Rohul, Muchlis. Sedang juara I menerima uang pembinaan Rp4 Juta plus piala.

Asep kiper Rohul juga jatuh bangun menyelamatkan gawang. Gol awal yang dicetak dipenghujung babak pertama atau menit 40 betul – betul mahal, dan memang menambah percaya diri prmain Lasser didampingi Yatmiko camat Lareh Sago Halaban, Ferizal Ridwan menajer tim, ketua harian Aiptu Alaswandi. Lasser sempat unggul 2-0 namun berhasil dipacu anak-anak Rohul ini menajdi 2-1, bahkan nyaris sama 2-2. Menit-menit babak kedua dilanjutkan Senin sore itu, tekanantekanan balasan dari Pesko Rohul cukup banyak, hingga sejumlah pemain dari Lasser yang kedodoran diganti. Dengan adanya penggantian beberapa pemain, penampilan Lasser makin baik, sementara pemain Pesko Rohul, seperti Taufik, Joni, Putra lengah , hingga Lasser sempat memimpin 3-1. Tekanan-tekanan pemain Rohul yang cukup gencar, akhirnya berhasil mempekecil kekalahan menjadi 3-2, lewat tendangan pantulan dari Odon menit 80. Usai babak final yang berakhir 32 untuk Lasser, wali nagari Simalanggang Yonrifal menyerahkan piala dan uang pembinaan untuk pemain terbaik didapat Taufiq dari Pesko, dan Zulhikmi kepala Dinas Kebudayaan, Parawisata , Pemuda dan Olahraga menyerahkan piala dan uang pembinaan kepada Rio Febrian dari Lasser Fc. (h/snt)

TURNAMEN AZWIN AMIR CUP

Bangkitkan Sepakbola Pauh, Hadirkan Pemain Ternama

AZWIN AMIR

PADANG, HALUAN—Masyarakat Pauh Kota Pariaman dan sekitarnya akan disuguhkan permainan bintang-bintang sepakbola nasional asal Sumbar dalam pertandingan sepakbola Ir. Azwin Amir Cup I 2011 di lapangan AMS Pauh Pariaman, 10-20 Juli mendatang. Sejumlah pemain Sumbar yang berlaga di Liga Super maupun Divisi Utama dipastikan ambil bagian seperti Oktavianus (Persija), Hengky Ardiles (Semen Padang), Jandia Eka Putra (Semen Padang), Tommy Rifka (Semen Padang), Alan Martha (Persija), Eko Pujianto (PSIS Semarang), Abdul Faisal (PSSB Biruen), Andre Syaifuddin (Persitara) serta lainnya. Disamping itu, nama-nama seperti Antonio Claudio (Persih Tembilahan), Vendry Mofu (Semen Padang) juga sudah menyatakan kesediannya bermain

di turnamen sepakbola yang digagas Ir. Azwin Amir ini. “Kami sudah mengonfirmasi kepada para pemain itu. Mereka sudah menyatakan kesediaannya ikut dalam turnamen memperingati HUT AMS FC ke56 ini,” ujar Azwin Amir kepada Haluan, kemarin di Padang. Kepala Karantina Sumbar itu mengatakan turnamen tersebut diikuti oleh enam kesebelasan yaitu AMS FC Pauh, RM. Pak Datuk FC Padang Panjang, Sahabat FC Batusangkar di grup A. Kemudian di grup B ada Putra Buana Payakumbuh, Terminal FC Lubuk Buaya dan karantina FC Padang. Masing-masing juara dan runner up melaju ke semifinal dengan menggunakan sistem silang. Kemudian pemenang di semifinal berlaga di partai pemuncak. Selain memperebutkan Piala Bergilir

Azwin Amir juga disediakan hadiah tabanas. Azwin yang didampingi pelatih Karantina FC, Joni Efendi mengatakan bahwa keinginannya menggelar turnamen sepakbola di Pauh dikarenakan kepeduliannya terhadap kampung halamannya. Selain itu, Azwin merupakan mantan penjaga gawang AMS FC Pauh periode 1977-1979. “Saya ingin menghibur masyarakat Pauh dengan pertandingan sepakbola yang dimainkan pemain berkelas nasional. Sudah lama masyarakat Pauh tidak menyaksikan pertandingan sepakbola yang berkualitas di lapangannya,” kata Azwin. Mantan manajer tim PSP Padang itu mengatakan bahwa untuk pembukaan turnamen itu pihaknya akan berkomunikasi dengan Gubernur Sumbar, Irwan

Prayitno, Wagub Muslim Kasim dan Walikota Pariaman, Mukhlis R. “Saya berharap salah satu dari pejabat itu membuka turnamen ini,” terangnya. Azwin mengatakan pihaknya akan berusaha melaksanakan turnamen itu secara kontinu setiap tahunnya. Selain itu, dirinya juga akan berupaya untuk terus meningkatkan gengsi turnamen tersebut. “Kalau sekarang kami menghadirkan bintang-bintang sepakbola asal Sumbar, tahun berikutnya kami akan berupaya mendatangkan bintang asal luar Sumbar,” terangnya. Azwin pun berharap turnamen ini eksis dan menjadi tujuan bagi pesepakbola elit untuk mengisi jelang kompetisi. “Saya ingin turnamen ini terus berkelanjutan dan memiliki gengsi tinggi karena diikuti oleh pesepakbola ternama,” terangnya. (h/pp)


Olahraga Dua Pelajar Bukittinggi Wakili Sumbar di O2SN BUKITTINGGI, HALUAN-Dua pelajar kota Bukittinggi berhasil mewakili Sumatera Barat ke ajang O2SN (Oliempiade Olahraga Siswa Nasional) tingkat Nasional 2011 yang berlangsung di kota Surabaya 5-8 Juli 2011 ini. Kedua atlet yang beruntung mewakili Sumatera Barat pada ajang O2SN tingkat nasional itu yakni Shelin Anggelina siswi kelas Vll SMPN 2 untuk cabang tenis meja dan Debby Giovanny siswa kelas Vlll SMPN 5 Bukittinggi untuk cabang renang. “Kedua pelajar itu berhasil mewakili Sumbar ke tingkat nasional karena mereka berhasil menjadi pemuncak mulai dari O2SN tingkat kota hingga propinsi belum lama ini,” ujar Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Bukittinggi Drs. Ahmad Sahaimai, M.Pd kepada Haluan Senin (4/7) kemaren. Untuk mengikuti iven O2SN di kota Buaya itu jelasnya, kedua pelajar berprestasi pada cabang tenis dan renang itu selain didampingi pelatih tenis meja Ronaldi dan pelatih renang Rusdi Awang juga didampingi kepala sekolahnya masingmasing yakni Drs. Amri Jaya (SMPN 2) dan Drs. Deswar (SMPN 5) Bukittinggi. “Kita berharap kedua atlet O2SN tingkat SMP itu mampu mengukir prestasi ditingkat nasional, sekaligus dapat mengharumkan nama Bukittinggi khususnya dan Sumbar umumnya,” ujar Ahmad Sahaimi usai melepas keberangkatan kedua atlit itu menuju kota Surabaya di Bukittinggi Senin.(h/rdw).

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

POPDA SUMBAR 2011

Limapuluh Kota Kuasai Atletik

PADANG, HALUAN – Kabupaten 50 Kota untuk sementara menguasai cabang Atletik dengan mengoleksi tiga emas, dua perak, dan dua perunggu pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sumbar yang dihelat di lintasan atletik GOR Agus Salim padang, Senin (4/7).

Djokovic Juara Wimbledon WIMBLEDON, HALUAN - Novak Djokovic mengukuhkan diri sebagai juara baru Wimbledon sekaligus membuatnya kembali menjadi petenis nomor satu dunia, Senin (4/7). Torehan luar biasa Djokovic tersebut diraihnya usai mengalahkan Rafael Nadal di partai final. Petenis asal Spanyol itu dikandaskan dalam pertarungan empat set dengan 6-4, 61, 1-6 dan 6-3. Pada pertandingan tersebut Djokovic benar-benar menunjukkan keperkasaannya. Berhasil membabat Nadal di dua set awal, dia lalu takluk dengan angka cukup telak pada set ketiga. Namun pada set keempat dia bisa kembali menemukan pakem permainan terbaik dan kembali menjungkalkan sang lawan sekaligus menutup pertandingan berdurasi sekitar dua jam 28 menit tersebut. “Ini adalah hari terbaik dalam hidup saya dan ini adalah turnamen yang selalu saya impikan,” seru pria berkebangsaan Serbia itu. “Ketika menghadapi petenis terbaik di dunia seperti Nadal, maka saya harus bermain sebaik mungkin. Bagi saya sekarang adalah penampilan terbaik di lapangan rumput,” sambungnya seperti dikutip Eurosport, Senin (4/7). Sebagai catatan, ini adalah gelar Wimbledon pertama Djokovic selama berkarier. Serta menjadi trofi grand slam kedua petenis berjuluk The Joker di tahun ini setelah sebelumnya berhasil menjuarai Australia Open. Novak Djokovic, yang merupakan penggemar berat AC Milan berhasil keluar sebagai juara di turnamen Wimbledon 2011. I Rossoneri tanpa segan memberikan selamat kepada petenis asal Serbia tersebut. Seperti diketahui, petenis yang memiliki julukan The Joker itu, berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Rafael Nadal pada partai pamungkas. Milan yang mengetahui The Joker sebagai seorang Milanisti, langsung memberikan ucapan selamat.“Novak Djokovic adalah juara Wimbledon 2011. Petenis asal Serbia itu masuk ke final dalam kondisi sudah menempati peringkat satu dunia. Namun, dia memutuskan untuk merayakan pencapaian tersebut dengan memenangi titel pertama di Wimbledon mengalahkan Rafa Nadal 6-4,6-1, 1-6, 6-3,” demikian tulis dalam situs resmi Milan. Djokovic memang diketahui sebagai fans Milan. Bahkan, petenis 24 tahun itu pernah menemui bintang Rossoneri Zlatan Ibrahimovic, ketika skuad besutan Massimilano Allegri melakukan pemusatan latihan di Dubai. (h/okz/pp)

DENI PRIMA

LIMAPULUH KOTA untuk sementara menguasai cabang atletik Pekan Olahraga pelajar Daerah (Popda) Sumbar 2011 setelah meraih tiga emas. Terlihat, pelari sedang berlaga di lintasan atletik GOR Haji Agus Salim Padang.

VOLI SURAU BALAI CUP

Adios Bertemu SBVC dan LPMP

PADANG, HALUAN – Tim voli Padang Adios akan bertarung dengan SBVC Surau Balai, dan tim voli LPMP dalam final segitiga Turnamen Bola Voli Surau Balai Cup tingkat kota Padang Selasa (5/ 7) sore di Lapangan Voli Surau Balai Kelurahan Anduriang Padang. Padang Adios (Juara grup B) yang di asuh tim pelatih Mak Itam, serta Jon Abak ini lolos ke final, setelah pada babak enam besar mampu menaklukkan tim voli Malin Deman dengan skor 3-0 (2516, 25-14, 25-14). SBVC Surau Balai yang menjadi juara grup A berhasil lolos usai menaklukkan tim voli Porsep Semen Padang dengan skor 3-0. Sedangkan tim LPMP (juara grup C) membungkam Galadiator pada babak enam besar, juga dengan skor 3-0. Demi meningkatkan minat masyarakat akan olahraga terutama bola voli, warga Surau Balai

mengadakan turnamen bola voli tingkat kota Padang yang sudah digelar sejak pertengahan Juni lalu. Diungkapkan Pembina klub voli Padang Adios Zainuddin, diadakannya turnamen ini sekaligus untuk meningkatkan jam terbang anak asuhnya. “Turnamen ini, selain menumbuhkan minat terhadap olahraga bola voli, juga kesempatan untuk tim kami menambah jam terbang mereka,” paparnya kemarin saat ditemui Haluan di Lapangan Voli GOR Agus Salim Padang. Tim voli Padang Adios yang komposisinya banyak diisi atlet-atlet muda (rata-rata 17-19 tahun), memang masih sangat perlu penambahan jam terbang. Pasalnya, selain untuk menjaga mental bertanding, koordinasi atau kekompakan antar atlet senior dan junior di lapangan juga perlu ditingkatkan. Zainuddin menambahkan selama menjalani turnamen ini, belum

PIMPINAN, STAF, KARYAWAN/TI

PT. YASIGA SARANA UTAMA (SEMEN PADANG GROUP)

terlihat masalah yang menonjol dari timnya. “Sejauh ini belum ada kendala yang berarti dihadapi para atlet. Namun kami tetap mengingatkan kepada tim agar laga final ini, harus betul-betul diperjuangkan. Mengingat lawan di final nanti termasuk berat, serta diisi oleh banyak pemain senior,” tambahnya. Sementara tim pelatih Padang Adios Jon Abak mengaku cukup puas dengan pencapaian sementara anak asuhnya. “Dengan sampai ke babak final saja kita sudah bersyukur karena tim kita diisi rata-rata pemain muda. Namun saya berharap tim jangan cepat puas terlebih dahulu, karena target utama kita adalah menjadi juara,” tegasnya. Pada final Turnamen Bola Voli Surau Balai Cup ini, dikarenakan ada tiga tim yang lolos, maka masing-masing tim akan melangsungkan pertandingan sebanyak dua laga. (h/cw22)

Dari 10 nomor yang dipertandingkan kemarin, Kabupaten 50 Kota sukses meraih tujuh medali, sekaligus menjadi kontingen peraih medali terbanyak sementara, dengan tiga emas, dua perak, dan dua perunggu. Tiga emas Kabupaten 50 Kota dihasilkan oleh Agus Andiko pada nomor Lari 1500 meter putra dengan catatan waktu 4.30.40, menyingkirkan Hafif Fulhadi (Padang Panjang) 4.31.73 diposisi kedua, dan Rahmat Azwar (Pasaman) 4.33.23. Emas lainnya untuk 50 Kota dihasilkan Yulianti Utari nomor Lari 1500 meter putri 5.18.56, serta Aprilia Kartina pada nomor lari 400 meter putri dengan catatan waktu 63.70. Posisi kedua cabang Atletik diisi oleh dua kontingen, yakni kota Padang dan kota Pariaman yang masing-masing menghasilkan dua medali emas. Emas kota Padang dihasilkan Rica Oktavia pada nomor lompat jauh putri, dengan jauh lompatan 4,89 meter, serta Nanda Rahmadana nomor lari 400 meter putra, dengan catatan waktu 52,45 detik. Emas dari kota Pariaman dihasilkan oleh Ruzla Arif nomor lari 100 meter dengan catatan waktu 11.24 detik, serta Febrina Ramadhani pada nomor lempar cakram putri dengan jauh lemparan 32,92 meter.Tiga emas lainnya diperoleh Kota Padang Panjang, Bukittinggi, dan Kabupaten Solok, masing-masing oleh, Agus Hari Kusuma pada nomor lompat jauh putra dengan jauh lompatan 6,5 meter, Rizki Ramadhan pada nomor lempar cakram putra dengan jauh lemparan 38,12 meter, serta Jayanti Nanda Putri pada nomor lari 100 meter putri dengan catatan waktu 13,09 detik. Sementara untuk cabang olahraga Taekwondo nomor Poomsae tunggal putra, emas diperoleh kontingen Padang, Randa dengan perolehan nilai 8.19. Randa menyingkirkan pesaingnya dari Bukittinggi Aria Dila Agusta dengan nilai 7.24, serta M Ibnu Rafki (Pasaman) 7.20. Medali emas nomor Poomsae tunggal putri juga diboyong kontingen Padang yakni Ailla Gustia Wanda dengan nilai 7.86, menyingkirkan atlet Pasaman diposisi kedua Nadia Hilmi 7.08, serta Friska Mainggolan dari Bukittinggi diperingkat ketiga dengan perolehan nilai 6.71. (h/cw22)

Pimpinan, Staf, Karyawan/ti

PT. PASOKA SUMBER KARYA

M engucapkan Selamat & Sukses

M engucapkan Selamat & Sukses

Kepada

Kepada

PT. SEMEN PADANG

PT. SEMEN PADANG

Dalam rangka HUT Pengambilalihan PT. Semen Padang yang ke-53

Dalam rangka HUT Pengambilalihan PT. Semen Padang yang ke-53

Tertanda,

Tertanda,

TRADING-MINING-INDUSTRIES-GENERAL CONTRACTOR

Benas Azhari,SE,MM Komisaris Utama

7

Ir. Moch. Muslich Direktur Utama

Ir. Agus B. Nurbiantoro, MM Komisaris Utama

Ir. Indrieffouny Indra Direktur Utama


8

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

AKTIVITAS ILLEGAL LOGGING DI LUBUK ALUNG

Ketika Hutan Dicukur untuk Rupiah

PADANG PARIAMAN, HALUAN – Perubahan iklim dunia semakin terasa imbasnya. Berbagai masalah timbul karena faktor alam yang tidak bersahabat lagi. Masalah ini timbul akibat tidak mempedulikan dan memperhatikan kestabilan alam. Hutan sebagai sumber oksigen dan pengatur kondisi iklim dunia seharusnya dimanfaatkan dengan bijak. Kejadian longsor, banjir dan pemanasan global, membuktikan alam sudah murka dengan keserakahan manusia. Salah satu bukti nyata rusaknya kondisi alam sekarang,

bisa dilihat di daerah Gamaran Alai Kelurahan Silabutan Kecamatan Lubuk Alung. Fungsi hutan yang seharusnya menjadi penyeimbang iklim dunia, dicukur untuk menggapai rupiah. Tanpa menyadari bahwa kondisi ini akan memicu banyak masalah baru yang mengancam kelangsungan jiwa manusia saat ini. Ditilik lebih mendalam, penebangan hutan sudah men-

darah daging. Aktivitas yang telah berjalan puluhan tahun ini sudah menjadi mata pencaharian warga setempat untuk bertahan hidup. Seperti yang dikatakan boy (nama samaran) yang merupakan warga setempat. “Dari dulu warga disini memanfaatkan hutan bukit Gamaran untuk berladang dan mengambil kayunya. Kayu yang didapat berguna untuk membangun rumah dan dijual. dulu tidak begitu banyak warga yang menebang karena kebutuhan dan peralatan masih tradisional. Karena sekarang alat penebangan sudah modern, banyak warga yang menebang kayu

dihutan untuk dijual,” kata lelaki 46 tahun ini. “Biasanya mereka telah memiliki pekerjaan tersendiri, ada yang langsung pergi kedalam hutan untuk menebang pohon, ada yang bertugas untuk mengangkut kayu dengan menggunakan kerbau ke tempat penjemputan, dan ada yang menjemput kayu untuk diantar ke tempat penadah,” katanya lagi. Aktivitas ini berjalan dari pagi hingga malam, para penebang dan petugas pengangkut kayu dengan kerbau bermalam di hutan. “Para penebang dan pengangkut kayu membawa kerbaunya keatas bukit dengan peralatan dibutuhkan dan

membawa bekal makanan untuk beberapa hari. Karena tidak semua pohon yang bisa ditebang untuk diambil kayunya, hanya yang lurus menjulang keatas. Biasanya pohon Cendana, Amara Dan Jati yang mempunyai harga ekonominya. Setelah melakukan penebangan, kayu langsung di potong disana untuk memudahkan pengangkutan. Tetapi dalam mencari kayu tersebut, kadang penebang harus berjalan berjamjam untuk menemukan kayu yang baik dan berkualitas agar dapat langsung dijual,” kata bekas penebang pohon ini. “Para penebang liar bukannya tidak ada kerjaan, dulu warga disini biasa menggarap sawah dan menambang pasir di sungai Belek. Tetapi bisnis kayu lebih menjanjikan rupiah, kenapa tidak dalam satu kubik, para penebang dan pengangkut kayu mampu mendapatkan uang satu juta rupiah. Jika si penebang kayu berhasil menda-

patkan kayu dua sampai tiga kubik sehari, pastinya itu melebihi gaji pegawai selama satu bulan,” kata Boy sambil tertawa. Warga Gamaran bukan tidak sadar akan resiko yang akan dihadapinya nanti, tetapi aktivitas yang telah berjalan puluhan tahun ini susah untuk dihentikan karena ada pihak yang menginginkan aktivitas pembalakan liar ini terus berlangsung. “Ada beberapa pihak yang tidak menginginkan aktivitas ini dihentikan dan wargapun sudah dimanjakan dengan pekerjaan yang mudah ini dengan hasil yang menggiurkan. Setiap ada warga yang menghimbau untuk menghentikan aktivitas penebangan liar, kebanyakan dari mereka tidak menggubris himbauan itu. Jika ada razia oleh pihak berwenang, sering terjadi konflik dan saling tuduh antar warga. Tidak jarang baku hantam

terjadi akibat itu, apalagi jika sudah ribut seperti itu biasanya ada beberapa orang dengan postur badan tegap dan berambut cepak datang menghampiri warga yang dicurigai biang dari razia. Hal ini yang menjadi penghalang untuk menghentikan aktivitas pembalakan liar ini,” kata pria yang telah beralih menjadi pedagang. “Semakin hari aliran air di Sungai Belek sudah tidak teratur lagi. Jika intensitas hujan tinggi, maka air akan tinggi dan deras. Tetapi jika hujan tidak turun beberapa minggu, debit air sangat sedikit dan air tidak jernih dan bersih lagi. Sudah waktunya aktivitas ini dihentikan, kelak bencana yang datang nantinya juga pasti akan merugikan warga dan para pelaku pembalakan liar beralih profesi ke profesi yang lebih halal dan bersama-sama membangun kembali hutan yang telah gundul,” harap Boy. (h/cw26)

Masyarakat Dilatih Petakan Potensi Bencana

CW 26

MENGHELA KAYU — Seekor kerbau dijadikan alat untuk menghela kayu dari lokasi illegal logging di kawasan LubukAlung. Praktik seperti ini semestinya segera dihentikan, agar bahaya longsor serta bencana lainnya bisa dihindari.

BENGKULU — Yayasan Layak Bengkulu melatih masyarakat Desa Pasar Sebelah dan Ujung Padang, Kecamatan Muko Muko Utara, Kabupaten Muko Muko, memetakan potensi bencana dan menginisiasi strategi pengurangan risiko bencana tersebut. “Kami dibantu Badan Program Pembangunan PBB (UNDP) untuk menyiapkan masyarakat berkelompok dan pribadi dalam memetakan potensi bencana dan menginisiasi langkah-langkah pengurangan risiko bencana,” kata Kepala Badan Pelaksana Yayasan Layak Bengkulu, Hema Malini, di Bengkulu, akhir pekan lalu.

Ia mengatakan, dua desa tersebut ditetapkan sebagai rawan gempa bumi dan tsunami antara lain karena berupa pemukiman padat penduduk di pesisir perairan barat Kabupaten Muko Muko. Sejak 2010, Yayasan Layak Bengkulu mengorganisasi masyarakat dua desa dan melakukan pendidikan di tingkat desa sebagai upaya penyadaran dan penyiapan masyarakat dalam mengurangi risiko bencana. Strategi itu dikenal sebagai Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRB-BK) yang menempatkan komunitas sebagai aktor penting dan penerima manfaat langsung atas

pengurangan risiko bencana di wilayahnya. “Bersama masyarakat kami menganalisis kearifan lokal terkait kesiagaan, memetakan potensi ancaman, memetakan wilayah aman, dan jalur evakuasi bencana,” katanya. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, katanya, masyarakat berhak mendapatkan perlindungan sosial dan rasa aman, mendapatkan pendidikan, pelatihan, dan keterampilan dalam pengurangan risiko bencana. Undang-undang tersebut juga mewajibkan masyarakat berperan dalam membuat kebijakan pengurangan risiko bencana, dan dalam perencanaan, pengoperasian, pemeliharaan program, serta berpartisipasi dalam pengambilan keputusan terhadap kegiatan tersebut. “Dua desa ini menjadi proyek percontohan yang kami harapkan nantinya bisa diterapkan di seluruh desa pesisir di Bengkulu yang berpotensi dilanda bencana gempa dan tsunami,” katanya. Ia menjelaskan, potensi kerawanan gempa dan tsunami di Muko Muko cukup tinggi karena dipicu aktivitas gempa kuat di sepanjang daerah pertemuan lempeng tektonik Indoaustralia dan Eurasi, di sebelah barat dan aktivitas patahan Sumatera di Bukit Barisan, berupa Sesar Semangka. Desa Pasar Sebelah, Ujung Padang, dan wilayah pemukiman nelayan di pesisir pantai merupakan kawasan paling berbahaya dari gempa bumi dan tsunami. “Daerah ini rentan karena posisi pemukimannya hanya lima meter di atas permukaan laut dan kepadatan penduduknya,” katanya. Bila terjadi tsunami dengan tinggi maksimum 10 meter di garis pantai, katanya, akan menyebabkan masuknya tsunami ke daratan sejauh hampir lima kilometer. (h/ant)


Pendidikan MIM Tamiang Butuh Tambahan Lokal PASBAR, HALUAN — Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Tamiang Ujung Gading, Pasaman Barat hingga kini masih kekurangan guru. Sekolah itu baru memiliki 15 ruang Ruang kelas belajat (RKB) dengan 23 guru (termasuk kepala sekolah), sementara muridnya mencapai 612 orang. Jumlah ini dinilai masih belum ideal, karena jumlah murid yang ada tidak sebanding dengan gurunya. Akibatnya, proses belajar dan mengajar yang dilaksanakan di MIM itu maksimal. Kepala MIM Tamiang, Azwar di ruang kerjanya, Ujung Gading, Senin (4/7) meyampaikan, seiring makin meningkatnya jumlah murid di lembaga pendidikan yang dipimpinnya, pihaknya masih kesulitan menampung calon murid, termasuk untuk tahun ajaran 2011/2012 ini. Idealnya, ulas Azwar, volume murit dalam setiap lokalnya hanya antara 20 sampai 30 orang, sementara untuk saat ini masih ada RKB menampung murit antara 35 hingga 40 orang per lokal. Malah ada ruang kapasitas tidak lagi dalam ukuran normal, melebihi batas kewajaran. Meningat kondisi bangunan dengan jumlah lokal dan sarana penunjang yang ada, papar Azwar, pihaknya membutuhkan adanya perhatian, dukungan dan bantuan semua pihak, termasuk kalangan lembaga pemerintah. Agar proses pembelajaran maksimal dan antara jumlah murid dengan lokal seimbang, MIM Tamiang seharusnya memiliki 20 RKB, dengan volume murid pada setiap lokalnya hanya antara 20 sampai 30 orang. Saripada Lubis, salah seorang orang tua murid secara bersamaan menyampaikan, sebenarnya membentuk generasi berkualitas, mandiri dan profesional harus dimulai sejak dini. Selain daya tangkap dan daya ingat yang tajam, anak-anak di usia mereka adalah waktu efektif dan tepat diberikan doktrin keagamaan, sehingga ketika masingmasingnya telah dewasa kebiasaan itu akan mereka ikuti. Kendati demikian, ulas Saripada, selain guru di sekolah (madrasah) pihak yang bertanggungjawab memberikan pendidikan dan doktrin keagamaan kepada mereka adalah orang tua di rumah (keluarga) dan masyarakat di daerahnya. (h/gmz0

PNP Persiapkan Iven Lomba Robotic se - Sumatera PADANG, HALUAN — Politeknik Negeri Padang (PNP) berencana akan menggelar iven berskala besar tahun ajaran 2011-2012 mendatang. Iven tersebut, adalah lomba robotic se Sumatera, tingkat SLTA dan perguruan tinggi. DENI PRIMA Pembantu SURFA YONDRI Direktur III (PD III) Politeknik Negeri Padang (PNP) Ir. Surfa Yondri SST, M.Com kepada Haluan senin (4/ 7) menyebutkan, saat ini PNP tengah mempersiapkan hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan lomba tersebut. Mereka juga berencana menggandeng sebuah event organizer (EO) agar kegiatan itu bisa terlaksana dengan professional. “Kalau soal gedung pelaksanaan dan lapangan nantinya, PNP sudah sangat siap. Kami punya lokasi yang sangat representative, untuk menunjuang iven tersebut,” katanya. Namun, iven yang akan dilaksanakan pada penghujung tahun 2011 itu, menurut Surfa, hingga kini masih terkendala dana dan penginapan peserta (yang murah dan dekat kampus). “Kami sangat berharap, perusahaan-perusahaan atau instansi yang ada di Sumbar mendukung kegiatan kami dalam hal pendanaan dan penyediaan penginapan tersebut. Jika keduanya sudah lengkap, iven ini sudah bisa dipromosikan ke luar,” lanjutnya. PNP selama ini dikenal dengan berbagai prestasinya menjuarai berbagai iven di luar daerah. Namun, untuk lebih meningkatkan ‘jam terbang’ mahasiswa mengikuti berbagai iven berskala besar serta sosialisasi mereka ke kalangan nasional, PNP menurut Surfa, bertekad akan merealisasikan rencana tersebut5. “Kami sangat berharap, dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan kegiatan besar ini,” tuntasnya. (h/atv) KESEMPATAN KERJA KE LUAR NEGERI Dibutuhkan segera Tenaga Kerja Indonesia sebanyak 100 orang WANITA sebagai OPERATOR ELEKTRONIK & PRODUKSI di Malaysia. CARSEM (M) SDN BHD Gaji Pokok Tunj Shift Tunj Shift Mlm Tunj Kedatangan

: RM 550/bl : RM 4/hr : RM 8/hr : RM 40/bl

Lokasi : Nilai Tunj Kerajinan : RM 100/mgg Over Time Levy Free Bonus

SONI EMECS (M) SDN BHD Lokasi : Bangi Selangor / KL : RM 500/bl Tunj Shift Sore : RM 50 / bl : RM 2-3/hr : RM 6 / hr Levy Free : RM 3 / hr Over Time Bonus ALPS ELECTRIC (M) SDN BHD Lokasi : N. Sembilan Gaji Pokok : RM 430/bl Over Time Tunj Kedatangan : RM 30/ bl : RM 130.2/bl Tunj Kdtngan Full : RM 20/bl Saturday OT Tunj Shift Mlm : RM 70/bl : RM 66.2/bl Tunj Makan : RM 42/bl Levy Free Bonus PENDAFTARAN SETIAP HARI KERJA Persyaratan Administrasi : 1. Umur 18 s/d 30 Tahun 2. Pendidikan min. SLTP / SLTA Sederajat 3. KTP, Ijazah, KK, dan Pas Photo MU TANPA TE 4. Kartu AK1 dari Depnaker DUGA Gaji Pokok Tunj Kedatangan Tunj Shift Mlm Tunj Shift Pagi

INFORMASI DAN PENDAFTARAN HUBUNGI :

PT. DIAN YOGYA PERDANA Kantor Cabang Sumatera Barat Jl. Gunung Semeru III No. 4 Gunung Pangilun Padang (Samping SMA 3) Telp. (0751) 447296 Fax. (0751) 7057057 email : dyp_padang@yahoo.com Contact Person :

Bu Ned Pak Edi

: 085263216325 : 081363213339

Ingat Pilihan Anda Jaminan Masa Depan Yg Lebih Baik

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

9

SMA SUPER UNGGUL SUMBAR

Mulai Terima Siswa Baru

PADANG PANJANG, HALUAN — Sekolah Menengah Atas (SMA) “ Super Unggul “ Sumatera Barat mulai menerima siswa untuk tahun pelajaran 2011-2012. Penerimaan calon siswa perdananya dilaksanakan serentak dengan SMA Negeri 1 Padang Panjang.

IWAN DN

SMA Super unggul Sumbar di Padangpanjang mulai terima siswa baru.melengkapi sarananya Tahun 2011 ini akan dibangun asrama siswa senilai Rp 5 miliar. Tampak gedung SMA Super Unggul Sumbar di Ganting yang sudah selesai dikerjakan.

PRESTASI SMAN 2 BUKITTINGGI

15 Lulusannya Diterima Tanpa Tes di 10 PT

BUKITTINGGI,HALUAN — Jumlah lulusan SMA Negeri 2 Bukittinggi yang diterima melalui jalur undangan dan PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia, tahun 2011 mengalami peningkatan dua kali lipat lebih dari tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya ungkap kepala SMAN 2 Bukittinggi Drs. Muslim, MM, yang diterima melalui jalur undangan hanya sebanyak 40 siswa. Tahun 2011 ini meningkat dua kali lipat lebih yakni mencapai 93 dari 261 peserta UN (Ujian Nasional). “Dari jumlah 93 itu, 15 orang di antaranya dapat melanjutkan pendidikan dengan beasiswa penuh, selebihnya dengan beasiswa bervariasi,” ujar Muslim kepada Haluan di ruang kerjanya Senin kemarin. Dijelaskan, dari 93 siswa berprestasi sejak awal masuk SMAN

dibebaskan uang 2 Bukittinggi yang pratikum saja. lulus melalui unMeningkatnya dangan dan PMDK jumlah lulusan yang itu, 8 diantaranya diterima melalui diterima di UI, 1 kedua jalur itu lanITB, 1 IPB, 6 jut Muslim, selain Unand, 1 UNDIP, 1 peran sekolah dan UNP, 1 UIN Riau, orangtua, juga berkat 64 Presiden Uniperan para alumni versity, 15 Univeryang tak henti sitas Bakrie, 5 Poltek memberi pembekaCaltex Riau, dan 5 lan berupa bimbingan IM Telcom. belajar (Bimbel). Hal Sebanyak 15 ini ujarnya jelas sangat mahasiswa penerima membantu para beasiswa penuh DRS. MUSLIM, MM orang tua mahasiswa. umumnya mereka “Sementara yang diterima di Universitas Bakrie yang disebut Full lulusan SMAN 2 Bukittinggi yang Beasiswa Bakrie. Artinya, hingga diterima melalui jalur SNMPTM selesai menjalani pendidikan sesuai tahun 2011 ini diperkirakan juga program di perguruan itu, mereka jauh lebih besar dari itu sebagaimana dibiayai penuh. Selebihnya ada yang tahun sebelumnya. Namun untuk hanya dibebabaskan uang masuk tahun ini, belum dapat dipaparkan, PTN/PTS, bebas uang kuliah selama karena masih dalam pendataan,” 1 atau 2 semester, dan ada yang tambahnya. (h/rdw)

KPI Bertekad Cetak Sarjana Ahli Media PADANG, HALUAN — Fakultas Dakwah bertekad mencetak lulusan yang mahir di bidang media, terutama media cetak dan elektronik. Hal itu disampaikan Ketua Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Dr. Wakidul Kohar saat ditemui Haluan di ruang kerjanya, Jumat (1/7). Kampus yang berlokasi di Jalan M. Yunus Kelurahan Anduring Lubuk Lintah Kecamatan Kuranji tersebut juga menyiapkan ilmuan yang ahli di bidang dakwah Islam yang menguasai mimbar, surat kabar, majalah, radio, televisi dan film. “Mahasiswa pratek langsung ke labor radio dan televisi”, ujar Kajur. Menurutnya, dakwah tidak hanya di atas mimbar saja, apalagi kemajuan teknologi semakin berkembang yang mendukung penyebaran dakwah melalui media. “Mahasiswa KPI belajar cara memprogram acara, di sinilah misi dakwah diselipkan,” jelasnya. Selain itu, Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam program S1 yang mana mahasiswa lulusannya memiliki peluang kerja sebagai PNS, perwira TNI atau POLRI, mubaligh, pengelolah media, penulis, presenter dan MC, produser, sutradara TV,

film, designer program. Jurusan yang terakreditasi B tersebut juga mengajarkan mahasiswa mahir di bidang media cetak, dengan menyatukan ilmu dakwah dan jurnalistik. “Mahasiswa mempelajari ilmu jurnalistik sebanyak 16 Satuan Kredit Semester (SKS), yang meliputi ilmu Jurnalistik empat SKS, Menulis Tajuk Rencana dua SKS, Menulis Karya Jurnalistik empat SKS, Sinematografi dua SKS, Produksi Siaran Radio, Televisi dan Film empat SKS”, tambah Kohar. Di luar perkuliahan wajib, mahasiswa juga dibekali pengetahuan melalui sejumlah pelatihan. Di antaranya pelatihan MC dan edit film, pelatihan menjadi penyiar radio, bahkan pembuatan naskah skenario. “Pihak kami mendatangkan pemateri yang ahli di bidangnya untuk pelatihan tersebut, pemateri ada dari TVRI Sumbar, RRI Padang, dan dulu juga dari Trans TV dan Trans 7 dalam acara Sinema Morality”, katanya. Fakultas Dakwah merupakan satu-satunya kampus negeri di sumbar yang memiliki labor tv tersendiri. “Labor TV kami sudah pernah produksi bulan puasa

kemarin yang bekerja sama dengan Sumatera Media Creative, yang mana mahasiswa KPI ikut sebagai operatornya”, terang Kohar. Pada kesempatan yang berbeda, Dekan Fakultas Dakwah, Drs. Abd. Rahman, MA, juga menjelaskan bahwa lembaga yang tengah ia pimpin tersebut memiliki banyak kelebihan, salah satunya labor TV. “Kita punya labor TV lebih dahulu dari kampus lain di Sumbar, hanya saja sarjana yang melamar untuk menjadi dosen TV tersebut belum ada,” terangnya. Jurusan tersebut juga mengajarkan kepada mahasiswanya agar menerapkan ajaran Islam. Melalui program Hafiz Al-quran bersama yang biasa diadakan sekali lima belas hari. “Sebagai lembaga pendidikan yang bergerak di bidang dakwah islam, mahasiswa kami juga dibina menerapkan ajaran Islam terlebih dahulu,” jelasnya. Selain Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang juga memiliki tiga jurusan lain, yaitu Jurusan Bimbingan Konseling Islam, Manajemen Dakwah Islam, Pengembangan Masyarakat Islam dan satu Prodi Jurnalistik. (h/cw24)

Sedikitnya sudah 500 tamatan SLTP se Sumbar ikut mendaftarakan diri di dua sekolah itu. Sebagai sekolah baru, SMA Super Unggul Sumbar memang belum terkenal karena baru didirikan. Masih kalah pamor dibanding SMA Negeri 1 Padang Panjang, SMA negeri 2 bahkan SMA Negeri 3. Para calon siswa yang mendaftar lebih mengutamakan mendaftar masuk SMAN 1 Padang Panjang ketimbang memilih SMA Super Unggul. SMA Super Unggul Sumbar tahun pelajaran 2011-2012 menerima siswa untuk 2 lokal atau 64 orang. SMA Super Unggul yang di bangun di Kelurahan Ganting ini sebenarnya cukup menjanjikan. Gedung megah untuk sarana belajar moderen sebahagian sudah selesai. Tahun 2011 ini dibangun lagi asrama siswa dengan dana Rp 5 miliar. Semua diurus Dinas Pendidikan Propinsi Sumbar. Mulai proses pembangunan, seleksi kepala sekolah dan guru semua di tangani langsung Dinas Pendidikan. Pemda Padang Panjang hanya sebatas koordinasi. Wali kota Padang Panjang Suir Syam menyatakan sangat bersyukur atas berdirinya SLTA Super Unggul di kota Serambi Mekah. Kehadiran sekolah ini akan lebih memperkokoh cita cita menjadikan Padang Panjang kota Pendidikan di Sumbar. “ Kehadiran SMA Super Unggul di Padang Panjang akan mendukung niat

menjadikan Padang Panjang kota pendidikan di Sumbar “ kata Suir Syam. Dukungan sama juga disampaikan wakil walikota Edwin Anas. Selain memperkokoh niat menjadikan Padang Panjang kota Pendidikan di Sumbar, SMA Super Unggul akan memberikan bias positif dalam dunia pendidikan dan perekonomian di kota Serambi Mekah. Justru itu, Pemda kota Padang Panjang sangat mendukung. Disamping menyediakan tanah lokasi, Pemda Padang Panjang akan terus memfasilitasinya sehingga SMA Super Unggul benar benar menjadi Sekolah Favorit di Sumbar, ujar Edwin. Pengawas SLTP dan SLTA Dinas Pendidikan Kota Padang Panjang Dalius menjawab Haluan mengatakan, dari hasil pendaftaran di SMA N 1, para calon yang melamar memang lebih banyak memilih masuk ke SMA N 1. Kurangnya peminat mendaftarkan diri ke SMA Super Unggul Sumbar dimungkinkan karena mereka sudah mengatahui kualitas SMA Negeri 1 Padang Panjang yang cukup baik. “ Biasalah karena SMA Super Unggul Sumbar masih baru, wajar saja belum banyak peminatnya “ kata Dalius. Penerimaan siswa baru SMA super unggul Sumbar tetap memberikan porsi 20 persen bagi tamatan SLTP Padang Panjang, namun tentu berdasarkan nilai yang nantinya akan di rangking juga, kata Dalius. (h/one)

Antara Sertifikasi Guru Dengan Beban Tugas

PASBAR, HALUAN — Guru adalah tenaga pendidik, menurut tugas dan tanggungjawabnya harus mampu memberikan pembelajaran kepada setiap anak didik di lembaga pendidikan yang bersangkutan. Sertifikasi adalah penghargaan pemerintah kapada guru agar bisa meningkatkan kinerja, kualitas dan kemampuannya mengajar. “Pendidik professional, tidak hanya menguasai bidang studi yang diajarkan kepada anak didiknya, tapi lebih dari itu. Sebaliknya, melaksanakan tugas guru bukan pekerjaan mudah tapi penuh tantangan dan tanggungjawab,” kata Pengawas Pendidikan Agama Islam SMP dan SMA Negeri se Pasaman Barat, Suardi kepada Haluan di Simpang Empat, Senin (4/7). Selama ini, katanya, kurang berkualitasnya lembaga pendidikan dan anak didik yang diasuhnya di lembaga pendidikan bersangkutan, bukan semata karena tidak adanya fasilitas penunjang atau disebabkan faktor lain. Tapi tenaga pengajar itu sendiri tidak bisa menjadikan dirinya mandiri, kreatif dan professional, sesuai bidang tugas

yang dipercayakan kepada dirinya. Secara teknis dan beban tugas, ulas Suardi, guru professional harusnya mampu menjadikan dirinya contoh, tauladan dan rujukan bagi tenaga pendidik lain, terlebih lagi bagi anak didik yang diajari. Jika ada duru profesional tidak berbeda dengan guru non professional, atau guru sertifikasi dengan guru biasa, berarti mutu guru sertifikasi itu hanya simbol. Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat, Hendri Satriawan menyampaikan, fenomena yang terjadi dan berkembang di kalangan guru sertifikasi hingga saat ini adalah, tidak mampunya mereka menjadikan posisi dirinya sebagai guru professional di sekolahnya. Sementara, pemerintah telah memberikan fasilitas lebih kepadanya di banding guru lain. Tunjangan peofesi kepada guru professional pada setiap bulannya sama besarnya dengan gaji pokok yang bersangkutan. Sementara beban tugasnya tidak jauh berbeda dengan beban tugas yang diserahkan kepada guru non sertifikasi. (h/ gmz)

BERYL COPY CENTRE Grosir & Retail Sales, Service, Spare Part & Rental Mesin dari USA Menyediakan Mesin Foto Copy Bermacam Tipe : CANON NP 6050 CANON IR 5000 CANON IR 6000 CANON IR 5020 CANON IR 6020 CANON IR 8500 CANON IR 6570 CANON IR 2200 CANON IR 3300 CANON IR 8500 = Rp.

28 juta

BERYL COPY CENTRE

Hubungi : Jl. Veteran No. 50 Padang Telp. (0751) 32666 Jl. Nangka No. 40 Pekanbaru Telp. (0761) 61360 Jl. Sutan Agung No.07 Jambi Telp. (0741) 32495


10

Luar Negeri

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

Si Cantik Yingluck PM Negeri Gajah Putih BANGKOK, HALUAN — Yingluck Shinawatra, Senin (4/ 7) dipastikan menjadi Perdana Menteri Thailand terpilih. Calon PM dari Partai Pheu Thai ini berhasil menyisihkan saingan beratnya Abhisit Vej-jajiva (PM incumbent) dari Partai Demokrat. Abhisit Senin, bahkan telah menyampaikan selamat atas kemenangan Yingluck Shinawatra. Bersamaan dengan itu dia juga menyatakan kemundurannya sebagai pemimpin Partai Demokrat. Semua mata kini tertuju pada sosok wanita berparas cantik yang dpastikan memimpin i negeri Gajah Putih ini. Bio Data: *Lahir di San Kamphaeng, Thailand, tanggal 21 Juni 1967. *Anak bungsu dari Yindee-lert Shinawatra dan adik bungsu mantan PM Thaksin Shinawatra *Meraih gelar sarjana dari Fakultas Ilmu Politik dan Administrasi Publik Universitas Chiang Mai tahun 1988. *Meraih gelar master dalam Administrasi Publik dari Kentucky State University, Amerika Serikat pada tahun 1991. * Istri pelaku bisnis Anusorn Amornchat dan memiliki seorang anak laki-laki * Managing Director Advanced Info Service (AIS), perusahaan telekomunikasi terbesar di Thailand * Saat ini menjabat Presiden SC Asset, perusahaan keluarga di bidang properti * Mengelola keuangan Partai Pheu Thai. (dn/sumber: bangkokpundit)

Iran Adili 26 Pejabat Militer AS

THAHERAN, HALUAN — Pemerintah Iran mengadili para pejabat tinggi militer Amerika Serikat (AS) secara in absentia atau tanpa kehadiran terdakwa. Sebanyak 26 petinggi militer AS ini diadili atas tuduhan pelanggaran HAM berat di beberapa negara Timur Tengah.

Dilansir dari laman CNN, Senin (4/7), pemerintah Iran tidak menyebutkan nama-nama terdakwa, namun kebanyakan dari mereka adalah mantan pejabat militer yang berhubungan dengan operasi AS di Irak maupun Afghanistan.

“Mereka diadili di pengadilan Iran secara in absentia sebelum mereka diadukan ke Mahkamah internasional,” ujar anggota parlemen Iran bagian keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Iran, Esmaeel Koswari. Dalam daftar terdakwa di

Nasib Petani..............................................Sambungan dari Hal.1 Jeritan kaum petani merupakan suatu perjalanan panjang dalam kehidupannya. Bukan itu saja, dalam kerangka yang lebih luas petani selalu menjadi objek segala macam kebijakan, dan jarang sekali menjadi subjek dalam kebijakan tersebut. Sebut saja misalnya kaum petani jarang dikutsertakan dalam menentukan kebijakan apa yang seharusnya dilakukan untuk merubah nasibnya sendiri. Kebijakan yang akan dilaksanakan sesuai dengan “pesanan atasan proyek”. Tidak berhenti di situ saja, berbagai macam persoalan nasib petani membelit dirinya-mereka belum merdeka dalam arti yang sebenar-sebenarnya. Paling tidak ada tiga indikator penciri dasar apakah petani sudah merdeka atau semakin menderita: tingkat pendidikan, ekonomi, dan kemandirian. Menurut data statistik, 75 persen tingkat pendidikan petani Indonesia tidak tamat dan tamat SD, 24 persen lulus SMP dan SMA, serta hanya 1 persen lulus perguruan tinggi. Secara ekonomi, sekitar 56 persen petani kita hidup secara subsistem dengan rata-rata luas kepemilikan lahan kurang dari 0,5 hektare dan pendapatan Rp16 juta/ hektare/tahun. Harga komoditas yang sebagian diserahkan kepada mekanisme pasar (kecuali beras) menjadikan petani sulit dan terjepit. Soal kemandirian, petani masih tergantung secara absolut dalam: penyediaan bibit ayam ras (DOC) yang 100 persen dikuasai perusahaan multinasional, pupuk fosfor, dan kalium hampir 100 persen diimpor. Belum lagi pestisida. Apa yang Harus Dilakukan Melihat persoalan yang dihadapi oleh petani ke depan begitu kompleks, maka perlu kiranya terobosan-terobosan dan ini mutlak dilakukan, yang harus dilakukan, yakni Pertama, diperlukan perubahan revolusioner politik anggaran, perbankan, perindustrian, dan perdagangan dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota untuk mensejahterakan para petani tersebut. Dalam artian diperlukan sebuah kebijakan yang memihak kepada nasib petani itu

sendiri. Mulailah memperhatikan kondisi riil di lapangan apa yang sesungguhnya yang terjadi, apa yang mereka butuhkan dalam kehidupan mereka. Mulailah tidak membuat kebijakan yang ditulis diatas meja tanpa melihat kondisi riil dilapangan. Seperti kebutuhan yang mendesak saat sekarang ini adalah bagaimana memperhitungkan kebutuhan pokok mereka bisa tercapai dengan harga jual mereka. Misalnya saja harga pupuk, obatobatan yang mereka butuhkan bisa rendah sedangkan harga jual gabah bisa dinaikkan. Kondisi ini perlu menginggat ketergantungan mereka akan hal tersebut sangat tinggi sekali. Selama kondisi terabaikan oleh kebijakan maka selama itu pula nasib petani akan seperti ini juga. Kedua, perlu kiranya penguatan posisi petani dalam organisasi yang bersifat formal maupun informal, baik ditingkat pusat sampai ketingkat daerah-daerah. Jangan menjadikan posisi petani sebagai “peraupan” keuntungan semata. Kondisi ini sering terjadi ketika demam-demamnya anak bangsa ini akan pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah. Bahkan dijadikan sebuah momentum terbaik bagi partai politik dan kepala daerah untuk meraup suara dari para petani tersebut karena jumlah mereka yang mayoritas. Ketiga, menghilangkan suatu tendensi yang bersifat negatif pada masyarakat pedesaan itu sendiri. Kenapa hal tersebut perlu menginggat selama ini yang terjadi adalah bahwa sebagian kita mengagap bahwa para petani memiliki mentalitet yang rendah. Seperti pada masyarakat Jawa kita kenal istilah nrimo saja (pasrah saja). Realitas dilapangan memperlihatkan bahwa sesungguhnya para petani sangat tanggap terhadap sesuatu hal terutama yang berkaitan dengan kelangsungan mereka. Sejarah telah membuktikan kepada kita, bagaimana petani tersebut merespon keadaannya seperti dalam disertasinya Sartono Kartodirjo (1973) yang sangat monumental dengan judul Pemberontakan Petani Banten 1883 . Pemberontakan tersebut sebagai bentuk gerakan protes yang salah satunya tidak terlepas dari adanya

penguasaan atas modal pokoknya yaitu tanah, mereka merasa dirugikan oleh pemerintah kolonial Belanda. Persoalan ini berhubungan dengan sikap petani yang dihubungankan dengan kehidupan mereka. Mereka akan memberontak, bila tekanan akan semakin besar dihadapkan kepada mereka. Reaksi petani memang tidak selalu langsung melawan. Ada pula gerakan yang menghindari tekanan-tekanan dari atas tadi dengan lari menjauhkan diri dari pusat kekuasaan dan pinghisapan. Di Jawa ada contohnya dalam gerakan Samin (Saminisme), nama seorang petani yang memimpin gerakan protes dengan mengasingkan diri. Namun ketika protes dalam bentuk aksi maka semuanya akan bergejolak. Apakah kita mau petani protes dan bergejolak, tidaklah jawabnya ! Keempat, dari segi kebijakan yang dibuat oleh pemerintah haruslah bersifat terbuka sehingga dengan hal tersebut akan lebih banyak petani yang mengambil keuntungan dari hal tersebut. Kebijakan tersebut tidak lagi merugikan para petani namun akan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka. Perhitungan atas kebijakan yang bersifat top-down yakni kebijakan yang berasal dari atas, tanpa memperhatikan aspirasi dari bawahmasyarakat haruslah dihindarkan bagi pembuat kebijakan tersebut. Kebijakan tersebut haruslah dirobah dengan kebijakan bottom-up suatu bentuk kebijakan dari bawah yang memperhatikan kepentingan masyarakat. Suatu kebijakan yang sangat berarti bila dilaksanakan. Akhirnya ke depan, bagi setiap komponen yang ada di negara kita ini. Mulailah sadar akan perlunya mencermati dan memahami kondisi nasib para petani kita saat sekarang ini. Mari kita tumbuhkan rasa prihatin kita terhadap nasib petani tersebut. Dengan adanya rasanya prihatin kita serta diiring dengan kebijakan, langkah riil dilapangan kedepan nantinya kehidupan petani akan lebih baik dan sejahtera. Aminyarabalallamin. Wassallam. „ Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang

antaranya adalah mantan menteri pertahanan AS, Donald Rumsfeld, dan para komandan sipir di penjara Guantanamo. Selain itu juga terdapat Paul Bremer, wakil pemerintahan AS di Irak pasca jatuhnya Saddam Husein, dan Jenderal Tommy Franks, kepala Komando Pusat AS pada pada invasi AS ke Afghanistan dan Irak. Koswari mengatakan mereka semua didakwa atas pelanggaran HAM. “Kejahatan sebenarnya datang dari mereka yang katanya mendukung HAM. Republik Islam Iran akan dengan cermat mengadili para pejabat Amerika ini dan akan melindungi hak-hak rakyat yang teraniaya di seluruh dunia,” ujar Kowsari.(vnc)

Exxon Mobil Cemari Sungai NEW YORK, HALUAN- Sebuah pipa yang dioperasikan Exxon Mobil Corp bocor dan menyebabkan 1.000 barel minyak mentah tumpah ke Sungai Yellowstone di Montana, Amerika Serikat. Tumpahan minyak bahkan telah menuju ke North Dakota. Penduduk sekitar yang cemas menuntut pemerintah bertindak lebih tegas terhadap Exxon agar segera membersihkan tumpahan minyak tersebut. Menurut Juru Bicara Exxon, Alan Jeffer, diperkirakan 750 hingga 1.000 barel atau 42.000 galon minyak mentah tumpah ke sungai setelah sebuah pipa di palung sungai rusak. Agar tumpahan minyak tak mencemari air sungai, lebih dari 120 orang dipekerjakan untuk membersihkan minyak tersebut pada Ahad. Kendati demikian, ternyata jejak minyak ditemukan hingga 10 mil di hilir sungai dari lokasi kebocoran, yang disebut sebagai peristiwa sangat tidak biasa oleh Exxon. Gubernur Montana Brian Schweitzer memperkirakan tumpahan minyak kemungkinan terus menyebar. “Ini banyak daerah liar dan mereka tidak tahu apakah itu 5 mil, 50 mil, atau 100 mil, mereka menebak,” kata Schweitzer yang berasal dari Partai Demokrat. Perusahaan minyak Amerika Serikat itu awalnya menemukan kebocoran dari pipa EMPCo pada Sabtu pagi lalu. Tapi, hingga kini belum diketahui penyebab kebocoran. Adapun satu barel minyak setara dengan 42 galon atau 163 liter dan pipa tersebut biasanya menyalurkan 40.000 barel per hari. (vnc)

29

TEGAK DAN RUNTUH

Ilustrasi Marwan

“Sekarang, karena memikirkan kemaslahatan rumah tangga dan memikirkan hati ibumu, pada hal hanya sendiri lagi yang dapat engkau khidmati, ia berkehendak supaya engkau mau dipersuamikan….dipersuamikan dengan…kemanakan ayahmu.” Seakan-akan terlepas dari suatu beban yang maha hebat saya rasanya, setelah selesai perkataan yang sulit itu. Selama saya berbicara Zainab masih tetap menekur

ke meja, tangannya mempermain-mainkan sebuah puntung korek api, diremas-remasnya dan dipatah-patahkannya, belum sebuah juga perkataan keluar dari mulutnya. Setelah kirakira lima menit lamanya, barulah mukanya diangkat, air matanya kelihatan mengalir, mengalir setitik dua titik ke pipinya yang halus dan indah itu. “Bagaimana, Zainab, jawablah perkataanku!” “Belum abang, saya belum

hendak kawin.” “Atas nama ibu, atas nama almarhum ayahmu.” “Belum abang!” “Sampai hati abang memaksa aku?” “Abang bukan memaksa engkau, adik… ingatlah ibumu.” Mendengar itu dia kembali terdiam, ibunya pun terdiam, ia telah menangis pula. Karam rasanya bumi ini saya pijakkan, gelap tujuan yang akan saya tempuh. Dua kejadian yang hebat telah

membayang dalam kehidupan saya sehari itu, tak ubahnya dengan seorang yang bermimpi mendapat sebutir mutiara di tepi lautan besar, sebelum mutiara itu dibawa pulang, tiba-tiba sudah tersadar; meskipun mata dipaksa hendak tidur, mimpi yang tadi telah tinggal mimpi, ia telah tamat sehingga itu tidak ada sambungan lagi. Selama ini saya masih ragu, adakah Zainab membalas cinta saya;

pertemuan saya dengan dia itu memberikan pengharapan sedikit pada saya, tetapi belum pengharapan itu dapat saya yakini, tibalah penyerahan ibunya yang berat itu. Hanya hingga itu dapat saya ceritakan kepada Tuan apa yang terjadi sehari itu. Setelah itu saya pun pulang ke rumah saya. Di jalan pulang saya rasakan badan saya sebagai bayang-bayang, tanah serasa bergoyang saya pijakkan.


SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

KARENA SAKIT

Marlon dan Suarman Batal Diperiksa Kejati PADANG, HALUAN — Pemeriksaan terhadap mantan Bupati Dharmasraya Marlon dan mantan Sekdakab Solok Suarman kembali gagal dilaksanakan tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Seumbar.

Soalnya, kedua mantan pejabat yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang berbeda dan dijadwalkan, Senin (4/7), tidak bisa hadir, karena sakit. Surat keterangan sakit diantarkan penasehat hukum (PH) masingmasing. Marlon tengah mengalami perawatan di RS Medika Jakarta, karena sakit hipertensi yang dideritanya. Sementara Suarman dirawat di RSU Ahmad Mochtar Bukittinggi. Selain mengirimkan surat keterangan sakit, kedua tersangka juga mengirimkan surat permohonan penundaan pemeriksaan. Kasi Pengkum dan Humas Kejati

Sumbar, Ikhwan Ratsudy, mengatakan, Suarman yang kini menjabat Asisten Administrasi Umum Pemkab Agam diduga terlibat kasus dugaan tindak pidana pada peralihan tanah negara bekas erfpacht verponding 172 yang terletak di Bukit Berkicut Jorong Sukarami, Kenagarian Koto Gaek Lubuk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok tahun 2008. Dugaan pidana korupsi itu diduga merugikan negara sekitar Rp288 juta. Sementara Marlon diduga terlibat kasus dugaan mark-up harga tanah pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungaidareh, Kabupaten Dharmasraya tahun 2009,

yang diduga merugikan negara sekitar Rp3,6 miliar itu. Suarman dirawat, karena sakit jantungnya kambuh sejak 3 Juli lalu. PH meminta Kejati Sumbar menunda pemeriksaan kliennya, hingga dinyatakan sembuh. Aspidsus M Yamin yang dimintai komentarnya menyebutkan, berdasarkan pemeriksaan Kejaksaan Negeri (Kejari) di sana, didapat informasi Suarman tengah menjalani perawatan di Rumah sakit, bahkan diinfus. Sementara Marlon, menurut Ikwan, berdasarkan surat yang disampaikan PH Marlon, dia tengah mengalami perawatan di RS Medika Jakarta karena sakit hipertensi. Terhadap surat sakit dan permohonan penundaan pemeriksaan yang merupakan kali kedua itu, saat ini tim penyidik belum bisa mengambil tindakan dan langkah apa selanjutnya terhadap kedua tersangka. (h/ynt)

Gubernur Jual ............................Sambungan dari Hal.1 kabarnya akan masuk guinness book record. “Jadi nanti juga ada pertunjukan angklung,” tuturnya. Soal anggaran keberangkatan, berdasarkan undangan dari BPMRI, keikutsertaan daerah dibebankan pada instansi masing-masing. Mengingat BKPMD Sumbar tak punya anggaran untuk itu, biaya perjalanannya dibebankan pada APBN. Berbeda dengan gubernur, yang biaya perjalanannya diambilkan dari APBD. “Kami tidak punya dana, maka

dibiayai oleh APBN. Gubernur yang pakai APBD, tidak ada yang salah dengan kegiatan ini. Karena kegiatannya resmi dari BPMRI. Kami berangkat tanggal 6 Juli, kalau gubernur mungkin tanggal 6 juga,” katanya. Sementara Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Dedy Edward mengharapkan, kunjungan gubernur untuk menarik investor, betul-betul jelas realisasinya dan dampaknya. Lebih penting lagi, calon investornya juga harus jelas dan sudah dijajaki sebe-

lumnya, untuk melakukan kerjasama. “Jika memang berkaitan dengan berbagai potensi di Sumbar, calon invesor yang diajak juga jelas. Sebelum dilakukan pertemuan oleh gubernur dengan pengusaha, tentu sudah ada tim yang menjajaki sebelumnya. Jadi gubernur tidak sekedar presentasi, audiensi mengangguk-anggukkan kepala, setelah itu bubar. Tidak sekedar itu saja,” kata Wakil Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumbar itu. (h/rud)

Calon Haji ..................................Sambungan dari Hal.1 Efisien Djunaidi mengatakan, Kementerian Agama menjamin biaya perjalanan ibadah haji atau BPIH 2011 efisien sehingga tidak akan terlalu membebani calon haji. “BPIH kita jamin efisien dalam arti biaya yang dikeluarkan memang untuk peruntukannya serta untuk keperluan calon haji (calhaj),” katanya. Menurutnya, pemerintah telah merumuskan besaran BPIH yang efisien agar tidak membebani calhaj. Saat ini besarnya BPIH masih

dalam pembahasan antara pemerintah dan DPR dan diharapkan sudah bisa selesai pertengahan Juli. “Nanti kalau sudah ditetapkan BPIH maka akan diajukan Presiden untuk ditetapkan Keppresnya,” katanya. Mengenai berapa besarnya BPIH tahun ini, dia secara diplomatis menjawab ditunggu saja hasil pembahasannya. “Besarnya BPIH tahun ini memang mengalami kenaikan dibanding tahun lalu tapi kisarannya tidak terlalu besar,” katanya. Komponen yang alami kenaikan

harga sehingga ikut mendorong kenaikan BPIH adalah sewa kamar, sewa pondokan, layanan umum, serta biaya perjalanan pesawat. Sesuai UU Nomor 13 (ahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji besarnya BPIH ditetapkan setiap tahun yang ditetapkan oleh Presiden atas usul menteri setetah dapat persetujuan DPR. Nilai manfaat BPIH digunakan langsung untuk membiayai belanja operasional penyelenggaraan ibadah haji. (sam/ant)

11

Anggota DPRD ...........................Sambungan dari Hal.1 AKBP S Erlangga mengatakan, “WF” ditetapkan sebagai tersangka, bukan dalam kapasitasnya selaku anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota. Tapi dalam kapasitasnya sebagai Direktur CV Manganti, yang mendapat proyek penanggulangan flu burung dan

vaksin Avian Influenza pada tahun 2006-2007 di Pemko Payakumbuh. selain WF, Unit Tipikor Satreskrim Polres Payakumbuh juga menetapkan tujuh tersangka lain. Salah satunya adalah Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan

dan Perikanan berinisial drh “H”. “Sedangkan 6 tersangka lain yang kita tetapkan merupakan vaksinisator atau petugas vaksinasi. Mereka masing-masing berinisial “EY”, “SS”, “RD”, “S”, “A” dan “GE”,” beber Elangga. (h/il)

Dari Lori .....................................Sambungan dari Hal.1 Karena berbahaya menggunakan lori seperti itu, maka tahun 1980an masyarakat setempat oleh pemerintah dihadiahi sarana penyeberangan yang oleh warga setempat disebut titian buai. Jarak titian buai dengan lori tidak terlalu jauh, sekitar seratus meter. Lori tua itu kini istirahat dan saban waktu bisa dilihat menggantung memotong sungai. Dinamakan titian buai, karena sarana penyeberangan ini hanya bisa untuk meniti dengan dua bilah papan memanjang saja, goyangan jembatannya bukan ke atas dan ke bawah, tetapi berayun ke samping atau berbuai. “Itu makanya diberi nama titian buai. Melewatinya tidak boleh banyak, cukup dua atau tiga orang saja, jika tidak buaiannya akan terasa kuat dan membahayakan,” kata Titi (40), warga Koto Kabun saat menyeberang kepada Haluan. Meski telah diganti dengan titian

buai menurut Titi, kekhawatiran kami juga tidak hilang, karena jembatan buai tidak memiliki sistem pengamanan yang baik. Tidak ada dinding kecuali kawat kawat ukuran kecil tegak. Buaian titian ini terasa sangat kuat bila pengguna berada ditengah. Pengguna selain harus ekstra hati hati, harus memiliki keseimbangan badan yang bagus dan harus pandai pula memilih pijakan pada lantai yang teleng. “Maka pengguna jembatan harus ekstra hati hati. Satu satunya tempat berpegang adalah kawat di samping kiri dan kanan, namun tidak bisa dipegang keduanya, jaraknya tidak cukup untuk dijangkau tangan,” kata Titi yang hampir setiap hari menggunakan jembatan dengan panjang sekitar 70 meter tersebut. Disebutkannya, jembatan ini biasanya digunakan oleh warga Kampung Koto Kabun ke Kampung

Pelangai Gadang. Dengan kondisinya yang seperti itu warga terpaksa menggunakan satusatunya sarana penyeberangan. Kondisi jembatan bila dititi sangat berayun dan berpotensi mengancam jiwa penggunanya. “Mau apalagi, kami harus tetap mempergunakan jembatan gantung berusia puluhan tahun tersebut,” kata Titi. Setiap hari tidak kurang dar 200 orang pengguna jembatan. Sementara jumlah KK yang berada di ujung titian tersebut sekitar 75 KK. Bebagai keperluan masyarakat diangkut melalui jembatan ini, mulai dari hasil panen hingga untuk keperluan sekolah anak anak. Sementara Kepala Dinas PU Pessel, Ir Ichsanusataruddin mengatakan, tahun ini belum ada anggaran untuk pembuatan jembatan permanen di Koto Kabun. (laporan haridman kambang)

Premium Langka........................Sambungan dari Hal.1 Salah seorang pengendara motor Feri, mempertanyakan kenapa terjadi kelangkaan premium di sekitar Bukittinggi dan Agam Timur. Dia mengakui sulitnya mendapatkan bensin sejak tiga hari lalu. “Sudah berkeliling-keliling untuk mendapatkan satu liter bensin saja saat ini sangat sulit. Baru saya dapatkan pada pengecer itupun dengan harga Rp7.000 per liter, tapi apa dikata kita butuh tentu terpaksa dibeli,” kata Feri, Senin (4/7) ketika ditanya saat akan mengisi bensin kesalah satu SPBU di Agam Timur. Mahalnya harga satu liter bensin dipatok oleh pengecer menurut Feri, juga sudah setimpal sebab para pengecer untuk mendapatkan bensin harus menunggu sangat lama dan harus antrian. Bahkan sampai malam hari “Disinilah para pengecer menggunakan kesempatan untuk mendapat untung, “ katanya. Terpisah seorang pengecer Murniati mengakui, harga bensin pada pengecer memang naik, karena sulit untuk mendapatkannya. “Kita memang sampai malam hari menunggu mobil BBM itu datang di SPBU. Kita tunggi sampai dini hari sekalipun, tapi jualRp6.0007.000 saja satu liter,” katanya Pasokan BBM untuk masing-

masing SPBU di Kota Jam Gadang dan Agam Timur tidak bertambah, padahal permintaan sangat tinggi akibat hari libur panjang sekolah dan pengunjung yang datang ke kota wisata membludak. Hal itu tentu membuat kendaraan yang datang ke kota Bukittinggi sangat banyak dan membutuhkan BBM. Salah seorang Manajer SPBU di Gadut, Man, membenarkan jika sudah masuk masa liburan BBM jenis premium mulai berkurang. Namun, yang sangat menyolok sejak tiga hari lalu. “Pasokan kita tetap 2 tangki sehari atau sekitar 2.800 kilo liter untuk jenis bensin, dan solar satu tangki. Untuk solar tidak masalah, yang masalah hanya bensin, dan kita sudah usulkan penambahan pasokan tetapi tetap tidak ditambah,” akunya Di Pasaman Sejumlah SPBU di Kabupaten Pasaman juga keloangkaan premium. Bahkan dua SPBU di Kota Lubuk Sikaping sejak kemarin terlihat kosong dan tidak ada aktivitas pengisian BBM. Salah seorang pengelola SPBU di Sawah Panjang Lubuk Sikaping Syaipul kepada Haluan kemarin menyatakan, pihaknya dari hari minggu kemarin belum ada kedatangan SPBU jenis

premium, sehingga para petugas pengisian terlihat santai dan banyak yang duduk di sekitar areal SPBU. “Biasanya tidak pernah terjadi keterlambatan BBM, barangkali kita mendapat informasi kalau BBM sekarang langka,”tukasnya. Kekosongan BBM yang terjadi di Lubuk Sikaping membuat kecewa para pengguna BBM jenis premium, akibatnya mereka terpaksa membeli BBM eceran yang dijual dengan harga yang tinggi. Karena hal itu dimanfaatkan betul oleh para pengecer yang sudah membeli BBM menggunakan jerigen. “Kalau tidak dibeli, terpaksa motor kita simpan di rumah pak,” kata Zulkifli yang mencoba menyambangi premium di kedai pengecer. Salah seorang pengecer yang enggan disebut namanya menyebutkan, harga yang dijual setiap satu liter Rp6.000, karena sudah kebiasaan setiap BBM jenis premium habis di SPBU, para konsumen mencari ke pihak pengecer. “Untungnya tak seberapa sih pak, kalau antrian berapa waktu yang terpakai,”terangnya Kelangkaan BBM akhir-akhir ini bukan saja melanda daerah Sumatera Barat, bahkan Indonesia. (h/jon/tos)

Gaji ke-13 ...................................Sambungan dari Hal.1 Truk Bermuatan .........................Sambungan dari Hal.1 Para PNS di lingkungan Pemprov Sumbar yang berhak menikmati gaji ke-13 itu jumlahnya mencapai 8.578 orang dengan jumlah istri 5.928 orang dan anak 9.987 orang. Untuk PNS dialokasikan gaji ke -13 sebesar Rp20.189.766.220, tunjangan istri Rp1.412.437.011, dan tunjangan anak Rp482.895.465. Selain itu para PNS ini mendapatkan tunjangan struktural, tunjangan fungsional dan tunjangan khusus. “Gaji ke-13 ini dibayarkan secara penuh setelah dikurangi tunjangan beras. Tunjangan berasnya tidak dibayarkan, sedangkan tunjangan lainnya diterima bersama gaji pokok,” terang Zul Evi. Sedangkan soal waktu pembayaran gaji ke-13 yang diterima para

PNS, menurut Zul Evi tergantung proses di setiap SKPD. Yang jelas, pihaknya sudah menyampaikan edaran Menteri Keuangan itu ke sleuruh SKPD di lingkungan Pemprov Sumbar. Biasanya proses keuangannya tidak lama, paling 2 atau 3 hari lagi sudah dapat diterima PNS. Kabar ini disambut suka cita oleh para PNS. Mereka tak dapat menyembunyikan kegembiraan hatinya. PNS yang terlihat sibuk bekerja, sejenak terpana dan saling berujar, iyo bana ko. Dan setelah diperlihatkan surat edaran Menteri Keuangan itu, senyum lebar tersungging di bibirnya. Uang itu bakal digunakan untuk membayar kebutuhan anak-anak sekolah. Sepekan lagi, seluruh siswa SD, SMP dan SMA akan kembali

ke bangku sekolah. Keperluan mereka seperti pakaian seragam, buku pelajaran dan kebutuhan lainnya, tak dapat dielakkan mesti dipenuhi. “Alhamdulillah, akhirnya awak menerima gaji ke-13 juga. Padahal awak sudah berencana untuk meminjam uang koperasi untuk biaya anak sekolah nanti. Anak saya naik kelas III SMA sekarang,” ujar Musliarni, seorang pegawai di Kantor Gubernur. Hal senada juga diucapkan oleh Rapilus. Sebagai pegawai biasa, gaji yang diterimanya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Karena itu, gaji ke-13 ini sangat didambanya untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya. (h/vie)

Pasar Belimbing ..........................Sambungan dari Hal.1 bahan harian, pedagang kelapa dan pedangan beras masing-masing satu kios. Eko, 32, salah seorang pedagang mengatakan, sebelum terjadinya kebakaran tersebut ia membuka warungnya yang letaknya tidak jauh dari lokasi kebakaran. Kemudian beberapa menit dibukanya warung dagangannya terdengar suara ledakan. “Saat itu saya, setelah salat Subuh dan langsung membuka warung sekitar pukul sekitar setengah enam kurang. Nah, di saat membuka dagangan saya mendengar ledakan,” jelas Eko. Setelah itu, lanjut Eko, terlihat kumpulan asap tebal yang berasal dari satu petak toko yang berada di dalam Pasar Belimbing. Kemudian beberapa pedagang yang lain sedang membuka toko tidak berapa jauh dari lokasi juga terkejut melihat ada kepulan asap. Seluruh pedagang dan masyarakat yang ada di sekitar kawasan Pasar Belimbing langsung berhamburan mengambil air seadanya untuk memadamkan api. Saat bersamaan salah satu warga menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang. Namun sebelum kedatangan petugas, usaha pedagang dan warga tersebut ternyata tidak membuahkan hasil, malahan api terus semakin membesar dan mem-

bakar petak kios di pasar tersebut. Berselang dari laporan warga itu, beberapa petugas Damkar Kota Padang tiba di lokasi kejadian dan langsung menjinakkan api yang semakin membesar. Sedangkan petugas kepolisian mencoba mengamankan areal lokasi karena dipenuhi oleh masyarakat, sehingga ruas jalan menuju Pasar Belimbing terjadi kemacetan. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Budi Erwanto menyebutkan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat adanya terjadi kebakaran di kawasan Pasar Belimbing. “Dari Informasi itulah, kami langsung menurunkan empat unit armada dan 20 personil ke lokasi kejadian,” kata Budi. Dijelaskan Budi, dari beberapa keterangan pedagang api tersebut berasal dari salah satu kios yang berada di dalam pasar. Kemudian api cepat membesar karena letak kios tersebut saling berdekatan. “Kebakaran tersebut berhasil dijinakkan anggota kami sekitar tiga jam. Kemudian kerugian materil yang dialami pedagang akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp900 juta,” ungkapnya. Sementara itu Kapolresta Padang

Kombes Pol. Moch Seno Putro mengungkapkan, peristiwa kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Namun untuk sementara penyebabnya dipicu oleh salah satu tabung gas meledak. “Kami masih melakukan pengembagan lebih lanjut dalam kasus kebakaran tersebut dan kami masih memintai keterangan dari beberapa masyarakat,” ujar Seno. Sungai Jariang Dari Jorong Sungai Jariang, lima unit rumah semi permanen dilalap s ijago merah itu milik Hartati (52), Mansyar (37), Kasijah (40), Yoski (70) dan, M Adil (48). Lalapan si jago merah di siang bolong itu membuat warga setempat panik. Karena api kian lama kian membesar. Dengan peralatan seadanya, warga mencoba memadamkan api. Tak berapa lama, petugas pemadam kebakaran dari Kota Bukittinggi dan Agam meluncur ke tempat kejadian dan api pun dapat dijinakkan. Menurut Edwar (41), api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang ada di sekitar perumahan tersebut. “Karena tiupan angin kencang sehinga menyambar ke rumah,” katanya kepada Haluan. (h/nas/jon)

di jalan nasional Provinsi Sumatera Barat. Sementara, toleransi masih diberikan bagi truk tangki hingga 1 Agustus mendatang untuk menyesuaikan ukuran tangkinya. Soalnya, perbaikan tangki membutuhkan waktu yang agak lama dan tidak banyak bengkel yang bisa melakukannya. Sejak penertiban truk muatan berlebih dimulai Jumat (1/7) hingga Senin (4/7), Polda Sumbar sudah menilang sedikitnya 750 SIM pengemudi truk. Sedangkan Dinas Perhubungan Sumbar menilang sebanyak 1.190 buku KIR truk yang mengangkut muatan berlebih. Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Ibnu Isticha dan Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Akmal, SH kepada wartawan Senin (5/7), di Padang, usai rapat evaluasi pelaksanaan penertiban truk muatan berlebih dengan DPD Organda Sumbar mengatakan, seluruh pengusaha angkutan harus mematuhi aturan larangan muatan berlebih ini. “Larangan ini bukan aturan baru, melainkan sebuah aturan yang sudah tercantum dalam UU No.22 tahun 2009. Apalagi truk yang mengangkut muatan berlebih ini telah menyebabkan kerusakan jalan nasional Sumbar,” kata Akmal. Toleransi diberikan untuk truk tangki menjelang perbaikan tangki sesuai ukurannya selesai dilakukan. Namun kendaraan pengangkut CPO, semen curah atau BBM ini akan tetap ditilang. Ibnu sendiri mengaku kaget dengan kenyataan di lapangan sejak berlakunya larangan itu. Perkiraannya, tidak akan banyak kendaraan yang melanggar larangan muatan berlebih tersebut. Sebab sosialisasinya telah berlangsung sejak 3 bulan yang lalu. Namun nyatanya tidak ada kendaraan yang mentaatinya. Hanya truk pengangkut sepeda motor saja yang tonasenya sesuai dengan jenis berat yang Diizinkan (JBI). Sedangkan truk lainnya, termasuk truk tangki milik Pertamina masih mengangkut muatan berlebih. Setiap truk yang melanggar untuk pertama kalinya, dikenakan tilang SIM pengemudi. Untuk pelanggaran kedua kalinya dengan pelanggaran yang sama, maka Surat Tanda Nomor

Kendaraan (STNK) yang akan ditilang. Bila pelanggaran dilakukan hingga 3 kali dengan jenis yang sama, STNK, buku KIR dan SIM akan diambil serta dibekukan. 40 persen Sementara itu, Ketua DPD Organda Sumbar, S. Budi Syukur masih mengupayakan agar anggotanya dapat diberikan keringanan, di antaranya toleransi mengangkut muatan lebih sekitar 40 persen dari JBI. Permintaan ini kontan ditolak Ibnu. Menurutnya, hal itu sama saja dengan kembali ke titik nol. Upaya sosialisasi telah dilakukan sejak lama. Apalagi aturan ini bukan hal baru, melainkan menegakkan aturan yang telah ada. “Itu sama saja dengan kembali ke titik nol. Kita maunya sesuai JBI yang telah ditetapkan, zero persen,” tegasnya. Pengurus Organda lainnya, Dalinur mengatakan, bila aturan itu diberlakukan dengan tegas maka dikhawatirkan akan memicu aksi mogok atau kemarahan masyarakat. Sebab, larangan muatan berlebih dapat memicu kenaikan ongkos angkut mencapai 150 persen. Hal itu pun ditepis Ibnu. Menurutnya, truk yang bermuatan berlebih itu didominasi truk pengangkut batu bara, semen CPO. Semua jenis barang itu adalah untuk kebutuhan ekspor, tidak banyak yang dinikmati oleh masyarakat luas. Karena itu, bila aturan larangan muatan berlebih diterapkan, diyakini tidak akan langsung berimbas pada masyarakat. Menurut Akmal, seharusnya momen larangan mengangkut muatan berlebih ini dapat dimanfaatkan oleh anggota Organda Sumbar untuk bernegosiasi soal tarif dengan pemilik barang. Jangan lagi mengharapkan keuntungan besar dengan mengangkut muatan berlebih, justru sebaliknya tetapkan satuan harga angkut barang yang sesuai dengan kondisinya. Harus Konsisten Anggota Komisi III DPRD Sumbar Djonimar Boer minta gubernur, untuk tetap konsisten dalam menjalankan kebijakan penertiban kenderaan, yang muatannya melebihi tonase. Kebijakan gubernur dalam bentuk surat edaran itu, dinilai dewan provinsi sudah tepat dan patut didukung.

“Konsisten, itu kata kunci yang harus dipegang oleh gubernur. Jika konsisten, sudah pasti, semua pihak dapat menerima. Saya melihat, adanya penolakan, itu berawal ketidakkonsistenan,” kata Djonimar Boer, Senin. Menurutnya, kebijakan penertiban kenderaan dengan muatan berlebih, memang tidak populis untuk jangka pendek. Kebijakan itu akan dianggap populis, ketika semua masyarakat sudah merasakan manfaat dari penertiban. Dimana jalan-jalan yang rusak, tidak lagi ditemukan di Sumbar. “Apa yang dilakukan sudah tepat, tinggal menjaga konsistensi gubernur dalam menjalankan kebijakan,” ujarnya didampingi oleh Sultani dan Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumbar HM Tauhid. Sultani juga berpandangan sama dengan Djonimar Boer. Masalah konsistensi memang kerap menjadi biang, tidak jalannya suatu kebijakan. Imbasnya, masyarakat juga merasa tidak mau mematuhi, apa yang sudah digariskan atau ditetapkan oleh pemerintah daerah. Sementara HM Tauhid mengatakan, tenggang waku yang diberikan pada pengusaha dalam penertiban, juga harus dilakukan secara konsisten. Tak Pengaruhi Sembako Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar, Achmad Kharisma meyakinkan, kebijakan larangan truk mengangkut muatan tak pengaruhi pada lonjakan harga menjelang Ramadan, yang dipekirakan akan jatuh pada akhir bulan ini. “Masyarakat tak perlu resah. Larangan truk merngangkut muatan berlebih tidak akan menyumbang kenaikan harga barang kebutuhan pokok. Aturan itu diterapkan terutama untuk truk pengangkut barang tambang,” kata Achmad Kharisma. Diakuinya, menjelang puasa biasanya seluruh kebutuhan bahan pokok mulai bergerak naik, terutama beras. Untuk hal ini, dapat diantisipasi dengan mempercepat penyaluran beras untuk keluarga miskin (raskin). Untuk itu Pemprov Sumbar meminta agar seluruh pemko/pemkab di Sumbar dapat mempercepat pendistribusian raskin. (h/vie/rud)


12

Mozaik

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

Agar PSSI Terinspirasi

Pengorbanan seorang ayah, cinta seorang anak, kegigihan menggapai mimpi menjadi pemain sepakbola nasional dan patriotisme mewarnai novel terbaru Andrea Hirata, “Sebelas Patriot” yang mulai pekan ini dapat ditemui di toko-toko. “Novel ini saya harap bisa mengingatkan kita akan pentingnya PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) bagi kita. Ini momen yang tepat di mana PSSI saat ini sedang dalam status quo dan tak memiliki kepemimpinan,” katanya dalam peluncuran novelnya yang ketujuh itu di Belitong dua pekan lalu. Dalam novel ini, penulis tetralogi Laskar Pelangi yang fenomenal itu menyatakan tak ingin lagi bertele-tele dengan mendasarkan novel pada per-

tanyaan-pertanyaan retorik seperti bukunya yang lain semisal Maryamah Karpov yang membuat dahi berkerut. “Tapi lebih kepada logika mekanik di mana kehidupan sepanjang 70 tahun dikisahkan dalam novel setipis 101 halaman,” katanya. Gaya penulisan seperti dalam novel terbaru ini didapatnya setelah belajar sastra di Universitas Iowa, Amerika Serikat, dari Juli hingga November 2010. Di Iowa itulah, penulis termasyur Mark Twain dilahirkan.

Laskar Pelangi, novel pertamanya, hingga novel keenamnya Cinta Dalam Gelas, ia akui dibuat tanpa pernah belajar sastra. “Saya hanya menuliskannya saja, bagaimana memotret isu besar dari sebuah pulau terpencil,” katanya. Ia mengaku baru bisa memiliki inspirasi menulis justru setelah berada jauh dari kampung halamannya. Di Sebelas Patriot, Andrea sudah mengelaborasi teknikteknik baru, jiwa dari sebuah kisah di mana kisah harus terus terpelihara benang merahnya dengan karakter-karakter yang terjaga. “Karena itu saya harap novel ini lebih bermakna dan berbobot,” kata anak dari pasangan Masturah (ibu) dan Seman Said Harun (ayah) itu. Tantangannya adalah temanya berkisar seputar sepak bola

belum pernah ada sebelumnya dan bagaimana menangkap ide besar dengan isu yang relevan, ujarnya. “Buku ini terinspirasi foto ayah saya. Ayah saya tidak boleh menang dari Belanda, tapi ayah melanggar dan memasukkan gol ke gawang mereka,” katanya seraya menekankan bahwa novel terakhirnya ini tidak ditarik dari kisah hidup sebenarnya tetapi diilhami kehidupannya. Pria lajang ini mengaku tak tertarik lagi pada keindahan kata namun tak memberi dampak. Ia kini lebih memilih menulis dengan gagasan yang menggerakkan. Karena harapan tersebutlah Andrea Hirata juga mengemas novel Sebelas Patriot ini dengan sebuah compact disc yang

berisi tiga lagu yang aransemen hingga liriknya, dia buat sendiri dalam sehari. Judulnya “PSSI Aku Datang”, “Sebelas Patriot” dan “Sorak Indonesia”. “Saya tidak berharap bisa eksis di musik dan jadi musisi dengan menyebarkan CD ini. Ini sekedar saja, saya menulis baru enam tahun, tapi main musik gitar sejak SMP,” katanya. Lelaki berambut ikal sebahu ini memang terbiasa bekerja cepat. Bukan saja aransemen hingga lirik tiga lagu yang ia buat sehari, Sebelas Patriot pun dituliskannya hanya dalam tiga minggu. “Saya tidak seperti halnya penulis lain yang membutuhkan waktu panjang untuk menulis karena saya hanya menggunakan waktu untuk menulis 10 persen, sedangkan

90 persennya untuk riset, misalnya empat tahun untuk riset,” katanya. Untuk menuntaskan novel Laskar Pelangi misalnya, Andrea hanya butuh dua minggu, namun risetnya justru sepanjang hidupnya. “Ketika saya menuangkan apa yang ada di pikiran saya,

saya menuliskannya sampai selesai tanpa membaca dan memeriksanya lagi. Jadi nanti orang lain saja yang membacanya,” katanya. Dia mengakui, itulah yang membuat cerita dalam karyanya sering melompat-lompat, kurang tertata dan seperti terburu-buru. (ant)


13

SELASA, 05 JULI 2011 M / 04 SYA’BAN 1432 H

Selingkar Kota

KIOS DARURAT DIBONGKAR

Pasar Terasa Lapang

Mencabuli, Yosep Dihukum 6 Tahun PADANG, HALUAN – Yosep Pratama Putra (20) dihukum enam tahun penjara dan denda Rp60 juta dalam sidang di Pengadilan Negeri Padang, Senin (4/7), karena mencabuli anak di bawah umur. Majelis hakim diketuai Jon Effreddi, didampingi hakim anggota Sapta Diharja dan Zulkifli menyatakan, Yosep telah terbukti mencabuli seorang remaja yang masih berusia 17 tahun, sebut saja namanya Putri. Perbuatan yang merusak masa depan Putri itu dilakukan Yosep pada 26 Februari lalu. Ketika itu, Putri menginap di rumah temannya di daerah Lubuk Buaya Kecamatan Koto Tangah. Ia merayu korban melakukan hubungan suami istri. Atas perbuatannya itu, Yosep dinyatakan bersalah melanggar pasal 81 ayat (2) UU No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Yosep dan JPU masih pikir-pikir atas vonis yang lebih ringan dibanding tuntutan JPU, delapan tahun penjara. (h/ynt)

PADANG, HALUAN—Kios darurat di jalan Pasar Baru rampung dibongkar, meski kontrovesi terus mengiringinya.

Pasien Safety Tujuan Utama

PADANG, HALUAN—Direktur RS M Djamil Padang Aumas Pabuti melantik 21 orang Staf Medis Fungsional (SMF) Senin (4/7). SMF gabungan dari dokter-dokter spesialis, dengan tujuan meningkatkan pasien safety (keselamatan pasien). “Apa yang diinginkan masyarakat saat masuk rumah sakit? Jelas adalah kesembuhan,” tuturnya. Untuk mencapainya, kolaborasi tenaga kesehatan menjadi penting. SMF satu dari banyak bagian peningkatan pasien safety untuk masyarakat. Di rumah sakit, SMF merupakan lembaga fungsional, dan menjadi garda depan perihal medis. Ia tidak hanya dibebankan menangani penyakit, juga diberikan kesempatan meningkatkan mutunya sendiri. Lebih jauh Aumas, SMF berkewajiban melakukan penelitian terhadap suatu penyakit hasilnya diusulkan kepada Direktur Utama. Direktur Medik RS M. Djamil Padang Yusirwan Yusuf menyebutkan, dilantiknya SMF merupakan bentuk komitmen terhadap pelayanan pasien. (h/adk)

ANDIKA

Rangkaian kegiatan Pelantikan 21 SMF di RS M Djamil, kemarin.

HASWANDI

ANGKUT CABE - Seorang pedagang mengangkut cabe jualannya saat melintas di puing-puing kios darurat Jalan Pasar Baru kawasan Pasaraya Padang, Senin (4/7). Pembongkaran kios darurat di kawasan ini menimbulkan kontroversi, karena banyak pedagang yang bingung dan tak tahu mau berjualan kemana.

Dinilai Mahal, Mahasiswa Unand Tolak PI PADANG, HALUAN — Puluhan mahasiswa dari berbagai lembaga kemahasiswaan yang tergabung dalam Forum Peduli Pendidikan Universitas Andalas (Unand) Padang menolak pemungutan dana Pengembangan Institusi (PI) saat berunjukrasa di halaman Rektorat Unand, Senin (4/7). Mereka menilai pemungutan dana PI sebesar Rp500 ribu hingga Rp22 juta itu terlalu mahal dan tidak sesuai dengan tingkat perekonomian mahasiswa. Dengan mengusung berbagai spanduk penentang kebijakan dana PI itu, para mahasiswa menuding ada unsur korupsi yang dilakukan pejabat rektorat Unand, karena hingga saat ini belum ada transparansi jumlah total dan aplikasi nyata dari hasil pemungutan itu. Ikhsan sebagai Juru Bicara Forum Peduli Pendidikan Unand mengatakan, dalam PP nomor 23 tahun 2005 menyatakan, setiap Badan Layanan Umum (BLU) harus melakukan transparansi tiap tahunnya

dengan mempublikasi laporan keuangan melalui media. Unand telah menjadi BLU berdasarkan SK Menkeu no.440/KMK.05/2009. “Sampai saat ini, sudah empat kali kami mengirimkan surat kepada Rektor Unand untuk meminta transparansi dana PI. Tapi sampai saat ini juga, belum ada sekalipun Rektor menjelaskan berapa jumlah keseluruhan dan kemana saja dana itu digunakan,” ujar Ikhsan diselasela aksi unjukrasa tersebut. Ia menjelaskan, pungutan dana PI ini telah dilakukan semenjak tahun 2009 lalu. Pada masa itu, dana PI dipungut sebesar Rp500 ribu hingga Rp27,5 juta, karena pungutan dana PI di tiap jurusan berbeda. Namun tahun 2010-2011 saat ini, pemungutan itu berkisar Rp500 ribu hingga Rp22 juta. Itupun masih tergolong mahal untuk ekonomi masyarakat Sumbar. “Dengan alasan ekonomi mahasiswa, kami menolak dana PI dan sebaiknya tidak ada pemungutan dana

itu. Jika kali ini tuntutan kami tetap tak diindahkan rektor, tahap selanjutnya kami akan mengadukan masalah ini ke DPRD Sumbar. Sementara itu, Rektor Unand Musliar Kasim menjelaskan, rektor tidak berwenang untuk mempublikasikan dana PI ke mahasiswa, karena setiap tahunnya dana itu harus diketahui inspektorat terkait yang diawasi oleh auditor independen. “Terkait dana itu, pertanggungjawabannya langsung ke Kemendiknas. Dana itu tidak haram, karena sebelumnya telah mendapat persetujuan dari pusat. Bahkan kalau dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, dana PI di Unand lebih murah dibandingkan dana PI di universitas lainnya. Dengan dana murah diiringi kualitas bagus, makanya banyak masyarakat dari daerah lain berbondong-bondong ke Sumbar untuk belajar atau kuliah,” jelas Musliar Kasim. (h/wan)

Kios tersebut ditempati pedagang Pasar Inpres I yang lama. Kondisi jalan Pasar Baru yang selama ini sumpek, terlihat sudah lapang dan pergerakan kendaraan mulai leluasa. Menurut Kepala Dinas Pasar Asnel, kios darurat lain juga akan dibongkar, sesuai dengan surat hibah yang diberikan kepada Ikatan Pedagang Kecil Kaki Lima (IPKKL). Dalam surat hibah tersebut ditargetkan pembongkaran selesai pada 5 Juli. Pantauan Haluan di jalan Pasar Baru, jalan yang dulunya dilewati angkot dari pelbagai jurusan itu telah lapang. Kecuali, sisa gundukan semen yang belum dibongkar. Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Firdaus Ilyas menyebutkan, setelah jalan kembali seperti semula, akan dibahas kembali rute angkot. “Belum bisa dipastikan angkot nantinya akan melewati jalan itu kembali. Kita belum bicarakan kemungkinan itu,” tuturnya kepada Haluan di Padang. Sebelumnya, pembongkaran kios darurat ditantang sejumlah pedagang. Mereka menilai, pembongkaran tak mengindahkan aspirasi pedagang. Terlebih, saat pembongkaran, di dalamnya masih ada sejumlah barang dagangan. Namun, upaya sejumlah pedagang itu tak mampu menghentikan pembongkaran tersebut, meski telah mengadukannya ke polisi dan HMI. Hingga pembongkaran di jalan Pasar Baru itu selesai, nyaris tidak

ada hambatan. Terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Raflis Agus berharap pedagang bersabar kendati upaya rekomendasi dari DPRD Padang untuk menunda pembongkaran tak terwujud. Katanya, DPRD hanya sekedar memberikan rekomendasi sedangkan untuk eksekusi adalah pemerintah. Sehingga, DPRD tidak bisa berbuat apa-apa. "Saya harap para pedagang untuk bersabar dulu," katanya. Meskipun demikian, ada untungnya dengan pembangunan Pasar Inpres I ini karena tanpa menggunakan dana investor. Sebab, kalau investor yang membangun maka tidak akan terjangkau oleh pedagang. Sedangkan, oleh pemerintah dapat dilakukan cicilan. Lain halnya dengan anggota DPRD lain, Roni Chandra. Anggota Komisi II ini justru menilai Pemko telah melecehkan mereka yang merekomendasikan penundaan pembongkaran. Sebelumnya Pemko Padang menanggapi positif rekomendasi dari DPRD Padang melalui surat No.170/052/DPRDPdg/VI-2011, tertanggal 30 Juni 2011. Surat tersebut meminta Pemko untuk mengkaji kembali pembongkaranNamun semua isi dan maksud surat tersebut sudah dikaji dan diakomodasi, dan tetap diputuskan pembongkaran kios darurat yang sebelumnya ditempati oleh pedagang Pasar Inpres I(h/adk/ade)


14

Padang

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

PENELITIAN TIM FORENSIK POLITEKNIK DISERAHKAN KE PEMKO

Polresta

0751-22317

Damkar

0751-92113

DPRD

0751-690960

BPBD

0751-91547

Walikota

0751-92202

RSUD

0751-93550

Pasar Inpres Harus Dibenahi

PADANG, HALUAN — Ketua Tim Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Pembangunan Pasar Raya Padang Yogan Askan menyerahkan hasil Uji Kelayakan Struktur dan Kelayakan Fungsi Pasar Inpres II, III dan IV diserahkan ke Pemko Padang, Senin (4/7).

Hasil penelitan yang dilakukan oleh Tim Forensik Engineering Politeknik Negeri Padang diterima oleh Asisten II Drs. Didi Aryadi, M. Si. Hadir dalam penyerahan hasil tim kajian itu antara lain Ketua

LINTAS Pengunjung Museum Meningkat PADANG, HALUAN — Jumlah masyarakat yang berkunjung ke Museum Adityawarman Padang Sumatera Barat pada masa liburan sekolah mengalami peningkatan 50 persen dibandingkan waktu yang sama pada tahun lalu. Kepala Museum Adityawararman, Muasri di Padang, Senin menyebutkan pada tahun 2010 jumlah pengunjung periode JanuariJuli mencapai 30 ribu orang, sementara pada tahun ini sejak Januari 2011 jumlah pengunjung telah menembus angka 50 ribu orang, yang artinya terjadi peningkatan sebesar 50 persen. "Memasuki minggu kedua libur sekolah pengunjung museum didominasi oleh masyarakat yang berasal dari luar daerah serta luar Sumbar seperti Pekanbaru dan Medan," kata dia. Ia menyebutkan jumlah kunjungan setiap hari berkisar 300-500 orang dan mencapai puncaknya pada akhir pekan. Selain itu, guna menarik pengunjung pada 4-7 Juli 2011 digelar serangkaian acara di Museum Adityawarman. "Acara tersebut antara lain lomba melukis Siti Nurbaya, lomba berbalas pantun, Seminar Budaya serta pelatihab menulis kritik sastra," kata dia. Acara tersebut merupakan rangkaian kegiatan Festival Siti Nurbaya yang diadakan Pemerintah Kota Padang. Kemudian, saat ini juga tengah digelar Pameran Sanduak Laka atau alat-alat masak dan makanan tradisional Minangkabau sejak bulan Mei lalu hingga September 2011. "Pameran tersebut bertujuan memperkenalkan alat masak serta masakan tradisional Minang," kata dia. Pada pameran ini dipamerkan 90 jenis alat masak tradisional Minang yang berasal dari enam Kabupaten/Kota di Sumbar. Tahun 2010 jumlah kunjungan ke Museum Adityawarman tercatat sebanyak 100 ribu pengunjung dan pada tahun 2011 ditargetkan jumlah pengunjung naik sebesar 15 persen. (ant)

Balita Gagal Ginjal Meninggal PADANG, HALUAN — Pasien penderita penyakit gagal fungsi ginjal Iza Muliawan (5) meninggal dunia pada Minggu (3/7) di ruangan High Care Unit (HCU). Kondisi tubuhnya kian memburuk dan tranpalantasi ginjal tidak kunjung terlaksana. Gagal fungsi ginjal yang dialami Iza sampai pada tingkat terminal. Ini merupakan kondisi puncak untuk sakit ginjal. Pilihannya ada dua yaitu, terus menerus cuci darah seumur hidupnya atau transpalasi ginjal. Tim medis RS M. Djamil Padang telah mengirim sampel darah bocah periang ini ke Amerika, yang rencananya sampel tersebut datang bulan ini. Namun, sebelum sampel darah itu tiba, siswa TK Ikhlas Koto Panjang, Koto Tangah ini telah dulu berpulang. Delvi Zetra (34), ibunya mengaku kehilangan atas kepergian Iza. Ia terus menangis di samping tubuh anak semata wayangnya itu. Orang tua laki-lakinya Fauzan (35) yang mengalami sakit depresi, terlihat menangis. Ia tak menemani anaknya di saat kematiannya. Iza dirawat di RS M. Djamil lebih kurang empat bulan. Selama perawatan, tangannya dipasa infus dan di perut dipasang selang cairan CAPD (cairan yang berfungsi menggantikan fungsi ginjal untuk menetralisir racun-racun di dalam darah). (h/adk)

Allan Arthur

RUSAK - Seorang pengendara sepeda motor, melintasi perlintasan Kereta Api (KA) di kawasan Lapai Padang. Saat ini banyak jalur perlintasan KA yang rusak di Kota Padang, sehingga sangat rawan kecelakaan di lokasi seperti ini.

Indonesia Harus Mampu mengolah SDA Sendiri

PADANG, HALUAN — Indonesia seharusnya tak hanya mengekspor bahan mentah saja tapi juga mampu mengolahnya. Dengan demikian harga jualnya akan jauh lebih tinggi. Contohnya gambir. Harga jualnya kini jatuh hingga Rp 12 ribu. Petani menjadi pihak yang paling dirugikan. Jika kita bisa mengolahnya, seperti kosmetika, harganya akan jauh lebih mahal. Demikian disampaikan Amri Bachtiar, dosen, peneliti, sekaligus Ketua Kebun Tumbuhan Obat (KTO) Universitas Andalas (Unand). “Sayang, masyarakat kita masih memiliki kemampuan terbatas untuk mengolah hasil alamnya yang berlimpah. Hasil alam itu kita jual ke negara asing dalam bentuk mentah, kemudian mereka mengolahnya lalu dijual lagi ke Indonesia dengan harga jauh lebih tinggi, “ tuturnya, Senin (4/7) Dikatakan Amri, selaku Ketua KTO, ia dan beberapa staffnya melakukan penelitian dan membuat produk-produk baru berbahan dasar gambir. Kebanyakan berupa produk kecantikan seperti Bio F anti acne yang berfungsi untuk mencegah timbulnya jerawat. Juga ada biogam gel yang bisa menyembuhkan jerawat batu yang tak kunjung sembuh. Ada juga masker gambir, masker bengkoang, minyak gosok dan gartekin obat kumur. Produk yang paling laris adalah cathe cute yaitu masker peel off yang baik sebagai antioksidan tinggi dan pencegah timbulnya jerawat. Harga yang ditawarkan pun jauh lebih murah daripada produk kecantikan yang beredar di pasaran. Hanya Rp 30 ribu saja. Selain itu ia juga menyediakan senyawa marker atau dikenal juga sebagai senyawa pembanding. Senyawa ini diperlukan di labor penelitian di berbagai universitas untuk mengidentifikasi senyawa atau menetapkan kadar suatu materi. Harganya juga sangat murah. Contohnya senyawa caltekhin yang digunakan untuk menentukan kualitas gambir, yang berharga Rp 750 ribu di pasaran, hanya

dijualnya Rp 100 ribu. Meski produknya belum dijual bebas di pasaran, namun ia telah menerima banyak pesanan dari berbagai universitas di seluruh Indonesia seperti UGM, USU, dan ITB. “Jika pesanannya terlalu banyak kami belum bisa menghandlenya karena ini masih bisnis rumah tangga. Namun sebentar lagi kami akan maju menjadi produk industri besar. Kami akan bekerjasama dengan Martha Tilaar,” ujarnya optimis. Mengenai keamanan produk, masyarakat tak perlu khawatir karena KTO bekerjasama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Departemen Kesehatan RI. Ia berharap dapat meningkatkan nilai tambah sumber daya alam (SDA) yang tersedia sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal. “Jika kita mampu mengolah, tak akan ada negara lain yang bisa membodohi kita dengan menjual balik hasil alam kita dengan harga jauh lebih mahal,” tutupnya. (h/cw12)

Laporan Andika Destika Kaghen DORA Indriyati Trimurni (25) terlihat ceria Senin (4/7) siang. Mengenakan topi warna biru, baju cokelat dan celana hitam, ia datang naik angkot ke RS M. Djamil Padang memeriksa kondisi kesehatannya. Penyakit dara yang masih menuntut ilmu di Jurusan Hukum Universitas Bung Hatta (UBH) ini memang belum mengalami kemajuan, tapi ia berbahagia berkumpul lagi bersama teman-temannya di Padang. “Saya merasa kondisi badan telah kuat,” katanya. Namun, sampai di RS M. Djamil, dari pori-pori kepalanya kembali keluar darah.

Sedangkan bagi siswa yang sudah diterima, meskipun sekolahnya tidak diminati harus memilih sekolah yang namanya diterima tersebut. “Jadi, bagi siswa yang diumumkan hari ini, itulah siswa yang diterima tahap I dan tidak bias lagi mendaftar tahap II untuk memilih sekolah lain. Sedangkan siswa yang namanya tidak ada bias mengikuti pendaftaran tahap II,” tegas Bambang.

limbah/ sampah pasar masih kurang efektif dan perlu ditata kembali. Ventilasi udara dalam pasar tidak memadai lagi, sehingga pasar menjadi area yang tidak sehat dan tidak nyaman lagi. Transportasi dan area mitigasi sangat diperlukan untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung pasar. Selain itu pengaturan sirkulasi lalulalang pengunjung perlu dibenahi. Untuk menciptakan pasar yang baik, sehat dan menarik perlu dilakukan perencanaan yang lebih detail dan konfrehensif serta terintigerasi dengan satu sama lainnya dan kesimpulan lainnya. Pemko Padang dan Tim Pokja sepakat hasil uji kelayakan tersebut dijadikan dasar awal untuk membenahi kembali Pasar Inpres II, III dan IV dimasa mendatang. Mudah- mudahan semuanya akan berjalan lancar, tegas Yogan dan Afrizal yang sangat memahi masalah pasar. Untuk itu tim bersama Pemko akan mengkaji lebih dalam design bangunan pasar Inpres II, III dan IV yang akan dibangun dan akan dicocokkan dengan kondisi rill pedagang di kawasan tersebut. Modern boleh saja, tetapi tetap menjadi kawasan pasar induk yang tetap mempertahankan nilai- nilai tradisional, ujar Irwan Syofyan dan Budi Putra. Untuk pembangunan Pasar Inpres II, III dan IV telah tersedia dananya sebesar Rp64,5 Miliar dari APBN Tahun 2011, dan akan dilaksanakan pembangunannya oleh Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang hanya sebagai penerima hibah. Tentang pembongkaran kioskios darurat yang diperuntukkan selama ini bagi pedagang Pasar Inpres 1 hampir selesai dibongkar. Dalam dua hari ini akan tuntas. Setelah itu pedagang diharapkan menempati ‘jatahnya’, di pasar Inpres yang baru selesai dibangun, ujar Kepala Dinas Pasar Asnel. Selain itu diharapkan pedagang Inpres 1 segera melakukan akat kredit dengan pihak Bank Nagari. Sehingga proses menempati Pasar Inpres 1 lebih cepat. Sedangkan pembongkaran (penghapusan) asset daerah tersebut mengacu kepada Permendagri No.17 Tahun 2007, Antara lain disebutkan cukup dengan SK Walikota, ujar Kabid Humas Pemko Padang Richard. (h/vid/rel)

Penyertaan Modal Harus Bermanfaatkan PADANG, HALUAN — Rencana penyertaan modal pada PT Balairung Citrajaya Sumbar diharapkan dapat memberikan potensi pendapatan daerah dan berdampak sosial bagi masyarakat, sebagai fasilitas untuk mempromosikan berbagai produk industri dan kebudayaan di pusat. Menurut anggota Pansus IV DPRD Kota Padang dari Fraksi Demokrat Mukhlis Sani justru berpendapat, penyertaan modal pada PT Balairung Citrajaya Sumbar harus mengutamakan pelayanan. Ia menegaskan, anggota

PSB Online Tahap I Berakhir

PADANG, HALUAN — Penerimaan Siswa Baru (PSB) online Kota Padang tahap I berakhir kemarin, Senin (4/7). Hasilnya diumumkan hari ini melalui sekolah, dan juga bisa lewat internet. Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Bambang Sutrisno kepada Haluan, kemarin (4/7) menegaskan, bagi siswa yang tidak diterima di pilihan mana pun bisa mengikuti pendaftaran tahap kedua tanggal 8 Juli nanti.

FWK yang juga anggota Tim Pokja Afrizal, Budi Syahrial, Asril Manan, Irwan Syofyan, Yahya, Kepala DPKA Padang Syahrul, Kepala Diskominfo Ali Basar, Kepala Dinas Pasar Asnel, Kepala PU diwakili Asnul, Kabid Humas Pemko Richardi Akbar. Menurut tim forensik, fungsi Pasar Inpres II, III dan IV yang rusak berat akibat gempa 30 September 2009 lalu tidak layak huni lagi. Ini merupakan hasil uji kelayakan terakhir yang dilakukan selama sebulan (11 Mei 2011 sampai 25 Juni 2011) oleh Tim Forensik Engineering Politeknik Negeri Padang. Tim Forensik tersebut terdiri dari Elvi Rosa Syofyan, ST, MPSDA sebagai penanggungjawab, Syaiful Amri, SST, MT sebagai ketua, dan anggota masing- masing DR. Ir. Yurisman, MT, Ir. Ono Guspari, MT, Ir. Desmon Hamid, MT, Hendra Alexander, ST, MT, Mukhlis, ST, MT dan Era Alvansori, ST, MT. Denganb ruang lingkup pemeriksaan struktur dan kelayakan fungsi Pasar Inpres II, III dan IV Kota Padang. Standar yang digunakan yaitu, SNI-03-4430-1997 tentang metode pengujian kuat tekanan elemen struktur beton dengan alat palu beton. SNI 03-2492-1991 tentang metode pengambilan benda uji beton inti di lapangan. SNI 033403-1994 tentang metode pengujian kuat tekan beton inti pemboran di laboratorium. SNI 03-4802-1998, kriterian keseragaman/ homogenitas kualitas beton. SNI -03-2847-2002 tentang tata cara perhitungan struktur beton untuk bangunan gedung. SNI 03-1726-2002 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk bangunan gedung, dan SNI 03-1729-2002 tentang tata cara perencanaan struktur baja untuk bangunan gedung. Adapun metoda pemeriksaan dengan pengujian lapangan meliputi pengukuran konfigurasi bangunan, pemeriksaan ukuran dan jumlah besi tulangan terpasang, pengujian mutu beton, uji korosi dan uji PH limbah. Selain itu dengan pengujian laboratorium, permodelan struktur dan analisa kapasitas dan pemeriksaan kelayakan fungsi. Kesimpulan lainnya antara lain, system drainase perlu didesain kembali, karena jalur sistem yang ada sudah tidak singkron lagi dengan drainase kota. Pengelolaan

Dia mengimbau siswa dan orang tua siswa menerima hasil PSB tahap I dan segeralah melakukan pendaftaran kembali yang langsung dimulai hari ini. “Apapun kenyataanya, hasil PSB online itu harus diterima, karena itu sudah sebuah sistem dan tidak bisa di rubah lagi,” katanya lagi. Sementara itu, PSB online tahap II Kota Padang dilaksanakan tanggal 8 Juli nanti

khusus bagi siswa yang tidak diteriam di PSB tahap I. sedangkan pendaftaran kembali bagi siswa yang sudah diterima di PSB tahap II dilaksanakan hari ini sampai Rabu (7/7). PSB tahap II dilaksanakan bertujuan untuk memenuhi daya tamping yang kosong pada PSB tahap I. Pengumuman tahap II dilaksanakan 9 Juli dan langsung melaksanakan pendaftaran kembali. (h/vid)

DPRD ke depan akan sering melakukan kunjungan kerja ke pusat. Karena itu, melalui penyertaan modal pada PT Balairung Citrajaya ini, Pemprov agar memberikan discount harga kepada anggota DPRD yang akan menginap. “Kami pemilik saham. Jangan sama ratakan harga penginapan kami dengan warga lain yang menggunakan fasilitas hotel pada PT Balairung Citrajaya ini,” ungkap Mukhlis Sani, saat pembahasan Ranperda Penyertaan Modal dengan Kabag Hukum Pemko Padang Andi Yudika dan Perwakilan Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar Zaimar, Senin (4/7). Perwakilan Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar Zaimar mengatakan, khusus PNS di lingkungan pemerintah daerah dan DPRD yang akan menginap di hotel dan memakai stand promosi, memang akan ada harga khusus dibandingkan harga yang diberlakukan untuk masyarakat umum. Namun, penetapan harga tersebut tidak ditetapkan melalui Perda tetapi dituangkan dalam Anggaran Dasar (AD) perusahaan. Berbeda dengan pendapat Mukhlis Sani, anggota Pansus IV dari Fraksi Demokrat lainnya, Azwar Siry mengatakan, penyertaan modal pada PT Balairung Citra Jaya merupakan

investasi permanen bagi pemerintah daerah selaku pemegang saham. Karena itu, perlu ada kejelasan terhadap royalti dan devident serta manfaat sosial yang diberikan. Pemko Padang sendiri, pada tahap I melakukan penyertaan modal sebesar Rp 1 miliar yang bersumber dari APBD. Sedangkan pada tahap II, penyertaan modal rencananya sebesar Rp 1,8 miliar. “Bagaimanakah aturan dalam proses penambahan modal ini?” tanyanya. Azwar Siry juga mempertanyakan, jika seandainya dengan tenggat waktu yang ditetapkan Tentang ini, Zaimar mengatakan, royalti dan deviden pemegang saham ditentukan berdasarkan persentase modal yang disetorkan. Royaldi dan Devident diambil dari laba bersih perusahaan yang dibagi menurut persentase saham yang ditanamkan. “Untuk menetapkan laba bersih ini ditentukan melalui hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang telah disepakati,” ungkapnya. Untuk tambahan modal menurutnya tidak perlu tertuang dalam MoU lagi. Pasalnya, pada MoU awal telah ditetapkan penyertaan modal sebesar Rp 2,8 miliar untuk masing-masing pemerintah daerah. (h/ade)

Dora Ingin Bekerja Lagi Petugas memberikannya zat NHcl untuk meredam. Tak ada ketakutan di wajah Dora. “Ah, sudah biasa,” tuturnya ringan. Biasa? Penyakit itu telah menyerangnya, dari dua tahun yang lalu. Saban hari—terutama ketika stress—kepalanya dipenuhi darah. Minggu malam (hari pertamanya di Kota Padang sekembali dari RS Cipto Mangunkusumo), darah-darah itu masih ‘setia’ keluar dari poriporinya. “Dari pagi, sudah dua kali darah itu keluar. Semalam, kalau tidak salah, lebih dari sebelas kali,” tuturnya. Hal itulah, bagi Dora, membuatnya tak mengambil pusing

soal penyakit. Maka, melupakan baginya juga obat. Menurut Humas RS M. Djamil Padang Gustafianof, selama di Jakarta, Dora juga ditangani psikiater. Latar belakang gadis berkulit putih ini, memang penuh kisah yang mengharukan, juga mendebarkan. Untuk menutupi kebutuhan hariannya, membiayai seorang adik, ia bekerja serabutan. Kadang jadi satpam, lain kali menjadi cleaning service. Mendebarkan, di malam hari ia menyamar menjadi laki-laki, dengan nama Adit, agar bisa ngojek. Hasil diagnosa pihak RS Cipto Mangunkusumo juga menemukan

hal serupa. Ditulis di dalam resume medis perawatannya, Dora mengalami depresi berat. Dan, kebahagiaan bagi Dora adalah barang mahal, tapi penting. Itu dulu. Kini, barangkali ia melewati fase selanjutnya dalam kehidupan. Ia menuai kerja kerasnya, juga sifat tulusnya. Kebahagiaan terbesarnya adalah, banyak yang peduli. “Saya berterimakasih,” tuturnya bulan lalu. Memang, selama menjalani perawatan, kepeduliaan terhadap Dora tumbuh. Ia diberikan bantuan pengobatan, bantuan biaya hidup, bahkan juga rumah. Seorang donator yang tak mau ditulis namanya menyebutkan, “Tujuan saya mem-

bantu, agar ia bisa berbahagia,” katanya. Tapi, kebahagiaan gadis berambut cepak ini barangkali sulit diukur. Kini, ia telah memiliki sejumlah tabungan. Jika mau, ia bisa pindah ke rumah barunya. “Saya masih belum memikirkan pindah rumah,” katanya. Ia masih menghuni rumah kontrakannya di Gadut. Kebahagiannya adalah, ia ingin bekerja. “Dokter meminta saya untuk tidak ngojek, tidak boleh stress, dan pekerjaan kasar lainnya,” ujarnya. Menurutnya, tidur lelah di rumah seharian tanpa aktivitas sangat menjemukan. “Kalau begitu, saya kerja apa ya?” tanyanya bingung. Ah, Dora! (*)

TIM Medis RS M Djamil masih melakukan pemeriksaan terhadap Dora, Senin (4/7)


Pasaman Barat Lingkar Peringatan Isra Mikraj Jangan Hanya Rutinitas PASBAR, HALUAN — Wakil Bupati Pasaman Barat Syahrul Dt Marajo, didampingi Kabag Kesra Getri Ardenis, Jumat (1/7) menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Musala Mulana Shorikin, Jalan Padang Durian Hijau, Kecamatan Pasaman. Syahrul mengatakan, peringatan isra mikraj saat ini diperingati di berbagai tempat, dan institusi harus dijadikan momen meningkatkan kualitas diri. Jangan jadikan peringatan peristiwa bersejarah, dan berbagai bentuk kegiatan keagamaan lain sebagai ajang rutinitas. “Kegiatan isra mikraj memiliki makna keyakinan, dan harus dimengerti oleh setiap umat di mana, dan kapan saja berada. Jika digali lebih dalam, banyak makna terkandung dari peringatan keagamaan, seperti isra mikraj. Karena itu ambil makna yang terkandung di dalamnya, pelajari dan amalkan, sesuai kesanggupan masing-masing”, katanya. Syawal Suro, Kasi Peka Pontren dan Penamas Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat dalam tausiah meyampaikan, jadikan Nabi Muhamaad SAW sebagai panutan dan suri tauladan dalam menjalankan kehidupan seharihari, sehingga iman. ibadah dan keyakinan akan kekuasaan Allah SWT bisa dijadikan banteng dalam diri. (h/gmz)

Tuah Basamo

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

Pembakaran Hutan Lindung Mengkhawatirkan

PASBAR, HALUAN — Hutan lindung Pasaman Barat dibabat dan dibakar. Jika dibiarkan terus bisa menimbulkan berbagai malapetaka. Masyarakat di sekitar kawasan hutan lindung tidak segan-segan membakar hutan untuk membuka lahan perladangan.

DMI Gelar Musda PASBAR, HALUAN — Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat Yulius Said mengatakan, saaat ini ada ketidakseimbangan antara kualitas bangunan dengan semarak kegiatan masjid. Ada satu daerah katanya, masjid a dibangun dengan begitu megah dan lengkap. Sementara kegiatan di dalam sarana ibadah itu nyaris tidak ada. Padahal di antara tujuan dibangunnya masjid atau musala di daerah bersangkutan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah. Hal ini disampaikannya pada pembukaan Musda DMI Pasaman Barat di aula Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Jalan Ki Hajar Dewantara Simpang Empat, Jumat (1/7). Musda yang dibuka Wakil Bupati, Syahrul Dt. Marajo juga dihadiri Asisten I Muhayatsyah, Kabag Kesra, Getri Ardenis, Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, dan Nahruddin Lubis. DMI sebagai lembaga pembinaan sekaligus pemberdayaan masjid di tanah air, terutama di Sumatera Barat dan Pasaman Barat secara khusus, secara kelembagaan merasa bertanggung jawab secara bersama dengan seluruh komponen di daerah ini menyemarakkan kegiatan keagamaan, dan meramaikan masjid. Syahrul mengatakan, kehadiran DMI dengan lembaga keagamaan lain di Pasaman Barat, bukan sebatas menambah wadah atau organisasi kemasyarakatan di daerah ini. Tapi, kehadiran DMI dengan lembaga lain adalah menambah kekuatan untuk memajukan dan mengembangkan Pasaman Barat ke depan. Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Nahruddin Lubis kepada Haluan menyampaikan, sebagai instansi pemerintah yang melakukan pembinaan terhadap organisasi dan kegiatan keagamaan meresa bertanggung jawab terhadap pendirian DMI sekaligus pembentukan struktur kepengurusannya di daerah ini. (h/gmz)

SMK 1 Pasaman Diminati Calon Siswa PASAMAN BARAT, HALUAN — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Pasaman, Pasaman Barat yang baru dibuka tahun ajaran 2011/2012 mulai diminati masyarakat. Terbukti, ratusan siswa mendaftar ke sekolah itu dengan Jurusan Perbankan. “Kita tidak menduga sekolah ini banyak diminati oleh masyarakat karena sekolah ini baru berdiri dan menerima siswa baru. Pada awalnya rencana hanya untuk satu kelas namun karena membludaknya peminat maka kami akan membuka dua kelas,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pasbar, Mastudiar Dijelaskannya, akibat banyaknya peminat SMK 1 Pasaman ini maka pihak Dinas Pendidikan akan menyeleksi siswa yang akan diterima di SMK perbankan tersebut. Hingga saat ini, kata Mastudiar peminat yang telah mendaftar sudah mencapai sekitar 150 orang. “Kita akan melaksanakan tes terhadap siswa siswi yang mendaftar tersebut. Kita akan mengambil ranking terbaik untuk ditempatkan di dua kelas nantinya,” katanya. SMK 1 Pasaman, katanya berlokasi di komplek pertanian Padang Tujuh dengan jurusan khusus perbankan. Saat ini sekolah tersebut baru memiliki dua kelas namun melihat begitu tingginya peminat maka Dikjar merencanakan akan menambah pembangunan kelas sekolah tersebut tahun ini. “Jurusan perbankan di SMK 1 Pasaman baru pertama sekali di Pasbar dan cukup mencapat samb utan yang baik. kedepannya kita akan berupaya membangun penambahan kelas atau lokalnya sehingga bisa menampung siswa dan siswi yang berminat disekolah perbankan,” kata Mastudiar. (ant)

SUTAN JUNIR

DIALOG — Wakil Bupati Syahrul Dt Marajo berdialog dengan nelayan saat melakukan kunjungan kerja beberapa waktu lalu.

Polres Targetkan Ungkap Kasus Korupsi

PASAMAN BARAT, HALUAN — Polres Pasaman Barat pada 2011 ini menargetkan pengungkapan kasus korupsi. Hal itu sesuai dengan instruksi Polda Sumbar yang memerintahkan pihak Polres untuk mengungkap kasus korupsi karena, diduga banyak kasus korupsi di Pasbar yang belum terungkap. “Perintah Kapolda sangat jelas agar kami mengungkap kasus korupsi di Pasbar. Untuk itu saat ini kami sedang berupaya mengumpulkan barang bukti dan melakukan penyelidikan terhadap beberapa kasus yang diduga syarat dengan KKN,” ujar Kapolres Pasbar AKBP Sus Edy Tavip baru-baru ini. Dijelaskannya, dalam pengungkapan kasus korupsi pihaknya tidak akan tembang pilih terhadap para pelakunya. Jika dalam penyelidikan nanti ditemukan kasus

korupsi maka pihaknya akan memproses sesuai dengan instruksi Kapolda. Untuk menindaklanjuti perintah Kapolda tersebut, kata Kapolres jajaran Polres Pasbar akan memaksimalkan personil yang ada dengan melakukan penyelidikan, dan pengumpulan data yang jelas. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak kejaksaan kasus-kasus mana yang terindikasi KKN. “Perbuatan korupsi merupakan perbuatan yang ditentang dalam undangundang dan sangat merugikan negara. Korupsi sangat ditentang dan para pelaku bisa dikenakan pasal 3 jo pasal 18 ayat (1) huruf b UU No.31 tahun 1999 yang telah diubah dengan UU No.20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang tindak pidana korupsi. Selain pihak kejaksaan dalam tahun ini kami

DIAJUKAN DALAM APBD PERUBAHAN

Rp1 Miliar untuk Pupuk dan Bibit Jagung

PASBAR, HALUAN — Pemkab mengajukan bantuan bibit dan pupuk jagung melalui APBD perubahan tahun 2011 ini sebesar Rp1 miliar. Pupuk dan bibit jagung itu dijadwalkan akan dibagikan gratis kepada petani secara berkelompok. Pasaman Barat merupakan pengahasil jagung terbesar di Sumbar dengan luas 44.492 hektare. Produksi jagung tahun 2010 saja sebesar 312.907 ton. Bupati Baharuddin R Senin (4/7) menyebutkan, Pemkab bertekad membumikan jagung di Pasbar untuk peningkatan kesejahteraan petani. Selain sawit, dan jagung ujar bupati, sebenarnya tak kalah menjanjikan pula dari segi keuntungan. Sekali panen petan1 satu hektare bisa menengguk keuntungan antara Rp7 hingga Rp8 juta per enam bulan. ”Insya Allah kita telah bertekad membumikan jagung. Selain kelapa sawit, jagung juga tak kalah menjanjikan bagi petani,” ujar Baharuddin. Untuk pilot proyek Pasbar menuju sentra jagung, akan dipilih lokasi areal jagung di Kinali, Luhak Nan Duo dan Kecamatan Pasaman sendiri. Areal juga akan disediakan sekitar 400-an hektare untuk percontohan jagung dimaksud. Lebih jauh disebutkan, jika pelabuhan Teluk Tapang di Air Bangis selesai dikerjakan, sangat mendukung sekali untuk ekspor komoditi jagung yang kan bisa diekspor ke luar negeri dengan harga bersaing. Karena keberadaan pelabuhan merupakan sumber pendapatan ekonomi baru bagi masyarakat. Jika selama ini jagung hanya mengisi pasar Sumatra Barat, maka beberapa tahun kemudian jagung Pasbar akan memenuhi kebutuhan pasar di Cina, Malyasia, Jepang Fhilipina dan berbagai negara belahan dunia lainnya. Proyek raksasa pengerjaan Pelabuhan Teluk Tapang, saat ini sedang dinantikan masyarakat. Saat ini prosesnya sedang pengerjaan, begitu jug jalan menuju lokasi Teluk Tapang sedang dibuka, dan akan dilakukan pengerasan. (h/nir)

akan berupaya mengungkap kasus korupsi di Pasbar,”tegas Kapolres tanpa menyebutkan siapa target yang diincar. Selain berupaya menindaklanjuti perintah Kapolda, Polres Pasbar juga menetapkan empat skala prioritas yang menjadi perhatian serius dalam penanganan kasus di Pasbar. Menurutnya, keempat masalah yang menjadi perhatian serius Polres Pasbar yakni masalah narkoba (ganja), pencurian kendaraan bermotor, persoalan lahan dan tingginya angka kecelakaan lalu lintas “Tanpa mengecilkan kasus lainnya, keempat masalah itu menjadi perhatian serius kita saat ini dan terus berupaya untuk mengatasinya. Untuk itu kami sangat berharap dukungan kepada semua elemen masyarakat yang ada di Pasbar,”harap Kapolres. (ant)

Informasi yang dihimpun Haluan, penebangan dan pembakaran hutan sekitar 200 hektare itu terjadi di kawasan Bukit Tongar, Kecamatan Pasaman. Ironisnya, kondisi itu tidak jauh dari Kantor Dinas Dinas Kehutanan Pasaman Barat di kawasan komplek pertanian Padang Tujuh. Kepala Dinas Kehutanan Pasbar Zuwendra kepada wartawan baru-baru ini menyebutkan, pembakaran hutan tersebut diawali dengan penebangan oleh masyarakat setempat. “Kita tidak bisa berbuat banyak terhadap aksi masyarakat tersebut. Sebab sudah berulang kali kita peringatkan namun tidak diindahkan,”kata Zuhendra. Dijelaskannya, aksi itu baru berlangsung sekitar empat bulan karena masih ditemukan lokasi bekas pembakaran baru. Dari beberapa kali turun ke lapangan masyarakat berdalih melakukan penebangan karena hutan itu adalah tanah ulayat dari ninik mamak Tongar. Dinas Kehutanan katanya telah turun k elapangan dengan beberapa orang personil polisi kehutanan (Polhut) berdasarkan laporan dari masyarakat. “Di lapangan memang petugas menemukan bekas pembakaran yang dilakukan peladang, dan juga ditemukan masih dalam keadaan baru dibakar dengan masih ada apinya.”terangnya. Untuk mengatasi hal itu, pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap para tokoh masyarakat, dan ninik mamak untuk memastikan status lahan tersebut. Selain itu, juga akan berupaya mengungkap siapa dalang pembakaran tersebut. Sesuai aturan hutan tidak boleh ditebang dan dibakar karena sudah ada ketentuannya yakni menurut UU Kehutanan Nomor 41 tahun 1999 yang menyatakan , tidak ada yang boleh memanfaatkan hutan lindung untuk apapun alasannya, kecuali ada izin langsung dari Menteri Kehutanan. (h/nir)

Pemkab-UBH Jalin Kerja Sama

PASAMAN BARAT, HALUAN — Pemkab komit memajukan sektor pendidikan di masa depan. Pendidikan adalah aset paling berharga untuk memajukan daerah. Terkait dengan itu, Pemkab menjalin kerja sama dengan Universitas Bung Hatta (UBH). Jalinan kerjasama itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkab dengan UBH yang dilakukan Rektor UBH Hafrijal Syandri dengan Bupati Pasbar Baharuddin R di Simpang Empat beberapa hari lalu. Baharuddin R usai penandatanganan MoU tersebut mengatakan, sangat menyambut baik kerja sama yang dilakukan dengan UBH. Kerja sama ini, katanya dalam rangka peningkatan kualitas SDM, dan nantinya bermuara pada peningkatan kesejahteraan warga. “Khusus dengan UBH kita ingin

bekerja sama dalam mengembangkan potensi yang dimiliki Pasbar sekaligus mengoptimalkan Tridharma Perguruan Tinggi yang berhubungan dengan tugas dan kewajiban masingmasing,”terang Baharuddin. Dijelaskannya, kerja sama ini tugas dan tanggung jawab Pemkab Pasbar di bidang pendidikan dan pembangunan Pasbar akan dapat berlangsung lebih lancar dan sukses. Ada tiga hal yang menjadi fokus kerja sama Pemkabbar dengan UBH yakni pertama, peningkatan pendidikan dan pengetahuan masyarakat secara luas di Pasbar. “Saya melihat angka anak didik lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi relatif masih cukup besar sehingga berpengaruh terhadap peningkatan kulaitas sumber daya manusia,”kata Bahar. Fokus selanjutnya uajr

Baharuddin, adalah pengembangan lembaga-lembaga pendidikan yang ada, sehingga lembaga pendidikan tersebut mampu melahirkan lulusan yang berkualitas. Fokus yang ketiga adalah dengan kerja sama tersebut maka pelaksanaan kegiatan penelitian, perencanaan dan pengembangan Pasbar melalui program KKN dan program pemberdayaan masyarakat. “Kita berharap kerja sama ini nantinya bisa meningkatkan kualitas SDM Pasbar kedepannya,”harap Bahar. Sementara itu, Rektor UBH Hafrijal Syandri menyatakan tujuan dilaksanakanya kerja sama ini adalah untuk saling memanfaatkan kemampuan kedua belah pihak dalam pengembangan potensi Pasbar, dan mengamalkan tridharma perguruan tinggi yang berhubungan dengan tugas dan kewajiban masing-masing. (h/nir)

WABUP Syahrul Dt. Marajo menghadiri perpisahan murid TK Azzahra, Sungai Aur GUSMIZAR

Lomba Burung Berkicau Perebutkan Belasan Juta Rupiah

PASAMAN BARAT, HALUAN — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 65, Polres Pasaman Barat bekerjasama dengan Pasbar Kicau Mania BC menggelar lomba sekaligus pameran burung berkicau. Total hadiah yang akan diperebutkan mencapai Rp17.650.000. “Lomba dan burung berkicau Kapolres Cup I ini akan diadakan Minggu (10/7) di pelataran parkir Mapolres Pasbar. Panitia menyediakan hadiah belasan juta rupiah

15

bagi pencinta burung, di tambah trofi dan piagam. Kita mengundang seluruh pencinta burung berkicau di Sumbar untuk ikut berpartisipasi datang ke Simpang Empat untuk mengikuti lomba,”terang Ketua Panitia Pelaksana Yulisman, didampingi Sekretaris Herry kepada wartawan, Senin (4/7). Dijelaskan Yulisman, yang akan diperlombakan ada 4 kelas, yakni jawara Polres dengan inset Rp200.000 dengan menyediakan hadiah juara satu Rp3 juta ditambah trofi dan

piagam, juara dua Rp2 juta, juara tiga Rp1 juta, juara empat Rp500 ribu, juara lima Rp300 ribu, dan peringkat enam sampai sepuluh akan dikembalikan biaya pendaftaran. Kemudian untuk kelas bintang pariwisata dengan inset Rp150 ribu dengan memperebutkan hadiah juara satu Rp2 juta, juara dua Rp1 juta, juara tiga Rp500 ribu, juara empat Rp300 ribu, juara lima Rp200 ribu dan peringkat enam sampai sepuluh inset dikembalikan. Sedangkan kelas Pasbar kicau mania insetnya Rp100

ribu dengan memperebutkan hadiah juara satu Rp1 juta, juara dua Rp600 ribu, juara tiga Rp400 ribu dan seterusnya. Untuk kelas favorit, biaya pendaftarannya hanya Rp80 ribu, panitia menyediakan hadiah untuk juara satu sebesar Rp800 ribu, juara dua Rp400 ribu, juara tiga Rp200 ribu dan seterusnya. Dari total hadiah tersebut pantia membuat ketentuannya atau syaratnya yakni hadiah akan diberikan penuh apabila gantangan 31 lebih.

Sedangkan peserta di bawah 30 orang hadiah hanya diambil dari nomor dua, dan peserta kurang dari 24 orang hadiah diambil dari nomor tiga. Kemudian peserta dibawah 19 orang hadiah diambil dari nomor empat dan peserta di bawah 14 orang maka hadiah diambil dari nomor lima. “Acara ini kita gelar selain memeriahkan HUT Bhayangkara ke 65, juga dalam rangka memajukan dan menggalakkan sektor pariwisata di Pasbar. Dan saling

berbagi informasi tentang tata cara pemeliharaan dan pelestarian burung” kata Yulisman dan Herry. Sementara Kapolres Pasbar, AKBP Sus Edi Tafiv kepada wartawan mengatakan menyambut baik kegiatan tersebut. Ini adalah kegiatan yang positif dan perlu digalakkan di Pasbar. Direncanakan acara tersebut akan dibuka langsung oleh Kapolres Pasbar, dan akan dihadiri Wakil Bupati Pasbar, Syahrul Dt Marajo dan undangan lainnya. (ant)


Agam

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

Lingkar

Basamo Mako Manjadi

DI TENGAH KETERBATASAN ANGGARAN

Gotong Royong Jadi Solusi

Pemkab akan Gelar Bazar Kuliner AGAM, HALUAN — Pemkab akan menggelar bazar kuliner di setiap pasar tradisional di 16 kecamatan pada Ramadan 1432 Hijriah mendatang. Menurut Bupati Agam Indra Catri, bazar tersebut dimulai awal Ramadan hingga 10 hari pascalebaran Idul Fitri. “Dalam bazar kuliner ini setiap nagari atau kecamatan menjual masakan khasnya seperti Tanjung Raya dengan palai rinuak, Tanjung Mutiara dengan gulai kepala ikannya, matur dengan kolak labunya” kata Catri . Dengan adanya bazar kuliner masyarakat dengan mudah dapat memperoleh makanan untuk pabukoan,juga akan menggeliatkan roda perekonomian dimana pasar-pasar tradisional akan ramai di sore hari. Kemudian dengan adanya bazaar ini makanan khas yang banyak hampir hilang terlestarikan. Perlunya bazar dilanjutkan sampai 10 hari pasca lebaran bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat perantau yang rindu dengan masakan asli kampung halamannya. Untuk menjalankan program bazaar kuliner bupati meminta pemerintah kecamatan, dan nagari mensosialisasikannya dan menggerakkan masyarakat untuk ikut berpartisipasi. Tempat-tempat menggelar masakan harus dicatat sedemikian rupa hingga tampil menari dan bersih. Dengan program ini diharapkan menguntungkan banyak pihak. Pedagang akan mendapatkan keuntungan dari penjualan, sementara pengunjung termasuk perantau akan memperoleh kemudahan dalam mendapatkan makanan yang selama ini jarang ditemui. “Tentunya dengan kemasan dan kondisi yang baik,” katanya. (h/ks)

AGAM, HALUAN-Bupati Agam Indra Catri Dt Malako Nan Putiah mengimbau masyarakat untuk bersama-sama memelihara hasil pembangunan. Dengan kebersamaan, diharapkan hasil pembangunan di daerah itu bisa berusia panjang, dan dinikmati lebih lama.

MIAZUDDIN

MAHAL — Durian kini mulai terlihat di Pasar Inpres Lubuk Basung, namun harganya masih mahal. Pedagang mematok harga Rp15 ribu hingga Rp30 ribu per buah, tergantung ukuran dan kualitas buahnya.

Petani Tebu Nikmati Kenaikan Harga Saka

AGAM, HALUAN — Petani tebu kini bisa bernafas lega, karena harga saka cukup stabil, dan menguntungkan saat ini. Harga saka (gula merah padat) kini berkisar antara Rp13 ribu sampai Rp14 ribu per Kg. Sepekannya petani tebu bisa menghasilkan saka sekitar 10 sampai 15 Kg. Kondisi itu sangat membantu mereka menghadapi tahun ajaran baru, dan bulan suci Ramadan tahun ini. “Kami merasa lega, dengan harga seperti demikian kami bisa

menghadapi tahun ajaran baru, dan bulan Ramadhan yangsudah diambang pintu,” ujar Jama’an St. Bagindo (52), didampingi rekannya St. Marajo (46) petani tebu Bukik Gurun, Jorong Gobah, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang kemarin. Yang sedikit merisaukan, menurut St. Marajo dan Mangguang, mereka terpaksa memasarkan saka produksi mereka ke Pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar. Penyebabnya, Pasar Saka di Lasi, Canduang sudah lama tidak

berfungsi. Kondisi itu menyebabkan biaya transportasi tinggi.” Bila Pasar Saka di Lasi berfungsi dengan baik, kami petani tebu akan sangat terbantu,” ujar mereka. Pasar Saka di Lasi memang sudah lama tidak berfungsi. Menurut beberapa sumber, penyebabnya adalah beroperasinya tukang pakang di sana. Kegiatan tukang pakang itu sangat merugikan petani tebu di kawasan itu. Akhirnya, petani tebu memilih menjual saka mereka ke Pasar Koto Baru. (h/msm)

KEBUN tebu

Jembatan Malabua Akhirnya Bisa Dilewati

MIAZUDDIN

JEMBATAN Malabua sudah bisa dilalui sejak dua 5 hari lalu, pascadiperbaiki dengan konstruksi cor beton.

LUBUK BASUNG, HALUAN — Jembatan Malabua yang terletak di perbatasan Kecamatan Lubuk Basung dengan Ampek Nagari, telah bisa dilalui kendaraan. Jembatan itu baru diperbaiki dengan konstruksi beton bulan lalu. Jembatan yang sering mengundang kecelakaan, karena papan lantai dan relnya sudah lapuk, kini telah melegakan pemakai jalan. Pemkab Agam,

Iklan Baris

melalui Dinas PU Agam berinisiatif memperbaikinya, walau tidak dianggarkan dalam APBD Agam tahun 2011. Menurut Bupati Agam Indra Catri didampingi Kadis PU Yunaldi, kebijakan itu diambil untuk mengantisipasi jatuhnya korbanlebih lanjut, disamping untuk memperlancar arus lalulintas orangdan barang dari dan ke Kecamatan Ampek Nagari. Jalur Lubuk Basung-Am-

Otomotif

Smart

Rp. 20.000,- / terbit DAIHATSU CAPELLA

NIKMATI KENYAMANAN NISSAN

TERIOS DP 21 JUTAAN / ANGSURAN 4,1 JUTAAN

di hari LEBARAN

GM.PU DP 11 JUTAAN / ANGSURAN 2,2 JUTAAN

Hubungi :

TOYOTA

CHANDRA

AVANZA E AVANZA G AVANZA S AVANZA E AVANZA G AVANZA S

Buruan

XENIA 1.3 DLX DP 18 JUTAAN / ANGSURAN 3,6 JUTAAN

PROSES CEPAT & MELAYANI TUKAR TAMBAH

LUXIO DP 16 JUTAAN / ANGSURAN 4,8 JUTAAN

081363276276

HUB :: RENU Hub

DP 20jt-an Grand Livina DP 20jt-an MARCH DP 20jt-an X-TRAIL Barang Ready Stock*

081267299779 / 081535418543, 0751 - 7853943

TDP 25 Jt TDP 30 Jt TDP 26 Jt TDP 42 Jt TDP 87 Jt TDP 77 Jt

Padang

ALJUFRI Auto 2000

Hubungi Bag. Penjualan:

TOYOTA INTERCOM

PAKET JUJUR & BENAR

ANGS 3,6 Jtan ANGS 5,2 Jtan ANGS 4,6 Jtan ANGS 4,6 Jtan ANGS 8,8 Jtan ANGS 4,7 Jtan

BOY

Hubungi

081266848474,081977572200

READY STOCK TDP

DAN MELAYANI

TDP

13 jt

TUKAR TAMBAH

17 jt

HUB :

RULLY

661

0813 88 67 88 96

Astra - Daihatsu

READY STOCK TERIOS : DP 20 Jutaan XENIA : DP 15 Jutaan LUXIO : DP 20 Jutaan GRANDMAX MB : DP 13 Jutaan GRANDMAX PU : DP 11 Jutaan Hub : IRWANTO 081363971759 0751-9806143

XENIA TERIOS LUXIO GRAN MAX

Bonus Accesories Proses Cepat & Mudah Kredit Bisa 5 Thn Data Bisa Dijemput Cash Back s.d 12 Jt-an

DP 15 Jt an DP 20 Jt an DP 14 Jt an DP 9 Jt an

Cicilan 3 Jt an Cicilan 3 Jt an Cicilan 3 Jt an Cicilan 2 Jt an

Hub : IBSI Dapatkan Cash Back s/d 20 jt, ++ 085263620821 Service sampai 081947999627 " PUAS " 0751-9773334

Sinar Motor

Jl. Jhoni Anwar No.12Telp. (0751) 782525, 081266062283, 081807257680 Mobil Modif Gaul Warna Merah th 88 Jazz 07 Vitell Sporty Abu-abu Honda City 06 Abu-abu, Kijang Pick Up Avanza 06 Hitam, Avanza 05, BMW 92 318i Innova 06 Hitam, Pajero 96, Mercy 95

Ready Stock !!! Avanza Innova Rush Fortuner Yaris Camry

Bunga Murah Vios % Dyna Rino Hilux Hilux Double Dapatkan Grand Prize Cabin 1kg Emas & Cash Back Altis

4,56

Tukar Tambah Juga Bisa (DP 15%)

KOBE

08126738957, 0751 - 7859913

HP. 0812 66 005258 684

Hub :

081266115060

HP : 08126712726 / FLEXY 0751 7872220

MUKHLIS 0751 - 8200228

PAKET AWAL TAHUN

HONDA GAJAH MOTOR

AVANZA G INNOVA RUSH FORTUNER YARIS

DP DP DP DP DP

25jtan 30jtan 31jtan 87jtan 36jtan

ANGS ANGS ANGS ANGS ANGS

4,2jtan 5,5jtan 5,4jtan 8,8jtan 4,9jtan

UNIT TERSEDIA / TANPA INDEN HUBUNGI : FAULY BUDIMAN (PAUL) HP. 081266131200 / (0751) 7708751

Honda Freed TDP 24jt Angs/bln 8,1jt Honda Civic TDP 35jt Angs/bln 10,1jt Hub :

IKRAR

Flexi : 7861997 081374359920, 081947429930

ARSA MOTOR

Jl. Alai Timur No. 41D Telp. (0751) 7871300, Fax. (0751) 41428 Ampang Padang 0751 - 7836900, 08126607454, 08126615167

Nissan XTrail Th.09, Hitam. Honda CRV Th.03, Silver. Avanza G VVTi Th.08, Hitam. Avanza G VVTi Th. 07, Hitam. Honda Jazz VTech Sporty Th. 08, Silverstone. Toyota Great Th. 93, Abu-abu. Hyundai Atoz GLS Th.05, Silver. L 300 PU Th. 04, Coklat. L 300 PU Th. 05, Coklat. Espass PU Th.03, Hitam. Suzuki Baleno Th. 02, Hitam. Feroza SE Th.95, Merah. KIA Visto Th.00, Kuning

"READY STO CK" "BUNGA PA LING RENDAH "

HP. 0813 6325 0959, (0751) 982 6889

Honda CRV Th.2007 2400CC (Silver Stone) Honda Jazz Th.2004 IDSi Warna Biru Nissan Terano S2 Th.2004 Warna Hitam Avanza 2010 Tipe G Warna Merah Maron Avanza 2008 Akhir Tipe G Warna Hitam Honda CRV Th. 08 Avanza tipe G Th. 04,05,08,10 Fortuner Diesel Th.2009 Wrna Hitam

DONI SAPUTRA, SE

DAIHATSU

Way of Life!

JUAL - BELI MOBIL BARU DAN BEKAS TERIMA TUKAR TAMBAH, CASH & KREDIT

ANUGRAH JAYA MOTOR Jl. S. Parman No. 168

790

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

DP 18.803.000 ANGS 3.768.000 DP 20.831.000 ANGS 4.186.000 DP 22.328.000 ANGS 4.503.000 DP 25.539.000 ANGS 3.499.000 DP 28.342.000 ANGS 3.887.000 DP 30.405.000 ANGS 4.180.000

081374991979 / 0751 7855179

791

PAKET HEMAT TOYOTA

AVANZA INNOVA YARIS RUSH FORTUNER VIOS

Pasang Iklan Anda disini ...

PAKET TOYOTA

XENIA 1.0 DLX DP 17 JUTAAN / ANGSURAN 3,3 JUTAAN

GM.MB DP 13 JUTAAN / ANGSURAN 3,5 JUTAAN

pek Nagari melalui jembatan Malabua cukup padat setiap hari. Jalan tersebut juga menghubungkan Ibu Kabupaten Agam, dengan Kecamatan Palembayan. “Kami lega kini, tidak perlu lagi jalan memutar ke Bawan untuk menuju Lubuk Basung,” kata pemuka masyarakat Ampek Nagari asal Batu Kambiang, Sy. Dt. Bandar Rajo, Minggu (3/7). (h/msm)

Ditemui di kantornya Indra menyebutkan, kekuatan Agam adalah kebersamaan. Bila warganya kompak, seayun-selangkah melaksanakan dan memelihara hasil pembangunan, diyakini upaya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat semakin bisa diwujudkan. Menurutnya, dulu warga selalu melakukan goro di setiap jorong sekali sepekan. Ada saja yang dikerjakan dengan goro tersebut. Sebut saja pembangunan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, rumah ibadah, saluran dan bendung irigasi, dan banyak lagi yang lainnya. Pembersihan pinggir jalan dulu juga dikerjakan dengan tenaga goro di setiap jorong. Sekali sepekan anak nagari melakukan goro, sehingga tidak diperlukan dana daerah untuk membersihkan pinggir jalan. Bila kebiasaan bagus itu kembali dibudayakan, akan banyak dana daerah tersisa untuk pembangunan fasilitas yang lebih diperlukan. Hal senada disampaikan Camat Ampek Nagari, Syahrul Hamidi. Menurutnya, sepanjang jalan kabupaten dalam kecamatan itu, dulu dibersihkan anak nagari secara gotong-royong. Begitu juga bila ada jalan, saluran dan bendung irigasi yang rusak. Semua dikerjakan secara bersama-sama. Bila tidak mampu dikerjakan dengan tenga goro, barulah anak nagari minta bantuan pemerintah. Menurut mantan Kepala Desa Sitanang Achyar SM, dulu di Nagari Sitanang ( kala itu masih berstatus jorong) goro selalu dilaksanakan sekali sepekan. Objek goro ditentukan kepala jorong (wali jorong). Bila pinggir jalan sudah menyemak, maka kegitan goro diarahkan untuk membersihkan pinggir jalan. Bila diperlukan batu untuk membangun fasilitas umum, maka goro diarahkan untuk mengeluarkan batu kali. “Kaum lelaki bergoro, dan kaum ibu mengantarkan makanan dan minuman untuk tenaga goro,” ujarnya ketika ditemui di Simpang Ampek Sitanang kemarin. Menurut Akhyar, aktivitas goro mulai memudar kala program Inpres Bantuan Desa (bandes) mulai mengucur. Secara perlahan kegaitan goro sekali sepekan mulai pupus, digantikan dengan goro sekali setahun, saat dana bandes dikucurkan ke desa. Walau aktivitas goro sekali sepekan praktis tidak ada lagi, itu bukan berarti kegaitan goro anak nagari di Agam pupus sama sekali. Kegiatan goro secara spontan akan terlaksana pada kondisi tertentu. Misalnya saat bencana datang. Dalam bencana longsor, anak nagari spontan terjun langsung membersihkan timbunan longsor pada badan jalan. Hal itu terlihat dalam beberapakali bencana longsor yang melanda jorong dalam Nagari Tanjung Sani. Warga langsung melakukan pembersihan timbunan pada badan jalan, menjelang alat berat datang. Begitu juga di kawasan lainnya dalam Kabupaten Agam. “Hanya kondisi dan situasinya yang bergeser, namun goro masih tetap mengakar di tengah masyarakat, ujar Wali Nagari Tanjung Sani, St. Sarialam. Untuk mengembalikan kondisi seperti sebelum pemerintahan desa diberlakukan, rasanya sulit. Karena anak nagari sudah terbiasa dengan kondisi yang berlangsung saat ini. Hal itu diakui Wali Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Y. Dt. Majo Lelo, Wali Nagari Kampuang, Kecamatan Lubuk Basung, M. Dt. Rajo Mangkuto, dan Wali Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, St. Sarialam. (h/msm)

805

16

Paket Hemat Toyota Avanza E Avanza G Inova Rush Fortuner Yaris

TDP 22jt-an TDP 27jt-an TDP 35 jt-an TDP 36jt-an TDP 87jt-an TDP 36 jt-an

TERSEDIA : CASH BACK

Angsuran 3,7 jt-an Angsuran 3,9 jt-an Angsuran 5 jt-an Angsuran 5,5 jt-an Angsuran 8,8jt-an Angsuran 4,9jt-an TUKAR/TAMBAH

BONUS PASTIKAN PEMBELIAN MOBIL "TOYOTA" ANDA DI DEALER RESMI "TOYOTA"

- Pick Up - Roalvan - Karimun - Splash - APV Arena - Swift - SX 4 - Grand Vitara

DANIL SATRIA

085295026688, (0751)8228333

GRGASUTRIS AN AN

PERTAMA

Proses Cepat, Data Bisa Dijemput, Menerima Tukar Tambah Hubungi Segera : SUARDI,SE

0813 6319 8611 "READY STOCK"

Paket Hemat Toyota Avanza G Avanza S Inova Rush Yaris Fortuner

TDP TDP TDP TDP TDP TDP

PROSES CEPAT

28,500,000 30,581,483 39,902,412 36,234,720 34,452,343 67,315,000

Angs Angs Angs Angs Angs Angs

3,9 4,2 5,6 5 4,8 9,6

jt-an jt-an jt-an jt-an jt-an jt-an

DATA BISA DIJEMPUT

MENERIMA TUKAR/TAMBAH

HUB :

RAMADHANEL INDRA, SE (DANIEL) 081266333382 / 0811662082

"READY STOC K" “Tanpa INDEN T”

Paket Hemat Toyota Avanza E Avanza G Inova Rush Yaris Fortuner

TDP TDP TDP TDP TDP TDP

PROSES CEPAT

HUB :

8 Jtaan 13 Jtaan 14 Jtaan 19 Jtaan 9 Jtaan 14 Jtaan 21 Jtaan 23 Jtaan

25,724,000 28,500,000 39,903,000 36,234,000 34,453,000 67,315,000

Angs Angs Angs Angs Angs Angs

3,6 3,9 5,6 5 4,8 9,6

jt-an jt-an jt-an jt-an jt-an jt-an

DATA BISA DIJEMPUT

MENERIMA TUKAR/TAMBAH

HUB :

INDRA SUKMANA S.S. (UCUP) 085295026688, (0751)8228333


Sumatera Barat Lintas Sumbar Rencana Pembangunan Sport Center Diprotes DHARMASRAYA, HALUAN — Puluhan warga Koto Baru berduyun-duyun ke gedung DPRD Dharmasraya, Senin (4/7), memprotes rencana pembangunan sport center oleh Pemkab Dharmasraya. Warga Koto Baru meminta penjelasan tentang lokasi pembangunan sport centre , yang semula direncanakan di Jorong Koto Nagari Koto Baru, namun kini dipindahkan lokasinya ke Koto Padang. Tokoh masyarakat Koto Baru, Mulyadi di hadapan para pimpinan DPRD dan SKPD di jajaran Pemkab Dharmasraya, dalam pertemuan itu, mengatakan, masyarakat Koto Baru jauh-jauh hari telah menyediakan lahan 100 hektare lebih, yang dimiliki sekitar 50 kepala keluarga, sebagai lokasi untuk pembangunan sport center itu.(h/fma)

Pekan Budaya Diundur Usai Lebaran PAYAKUMBUH, HALUAN — Pekan Budaya (PB) Sumatera Barat 2011, yang dijadwalkan berlangsung di Payakumbuh Juli ini, diundur usai lebaran, 11-17 September 2011. Pengunduran jadwal tersebut ditetapkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Barat, untuk memberi kesempatan kepada perantau yang pulang kampung menikmati PB di Kota Batiah Payakumbuh. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Payakumbuh, Yoherman, menginformasikan, Senin (4/7), Pekan Budaya Sumbar di Payakumbuh nanti, bakal mampu mendorong anak negeri ini mencintai budayanya sendiri. Gema iven budaya ini diyakini bakal merangsang masyarakat untuk menggali nilai-nilai budaya yang belum mereka ketahui. Dikatakan, pengunduran jadwal akan banyak membantu seluruh kota/kabupaten di Sumatera Barat untuk lebih berbenah. Sehingga kehadiran daerah dalam PB mendatang, bukan sekedar memenuhi undangan saja, tapi benar-benar datang untuk mensosialisasikan seluruh budaya daerah bersangkutan ke masyarakat.(h/smt)

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

17

BIAYA DAFTAR ULANG MAHAL

Siswa Terancam tak Bisa Lanjutkan Pendidikan

BATUSANGKAR, HALUAN — Puluhan siswa kurang mampu di SMPN 3 Lintau terancam tidak bisa melanjutkan pendidikan. Pasalnya pihak sekolah membebankan uang pendaftaran ulang sebesar Rp230 ribu kepada siswa yang naik ke kelas VII dan IX. Keputusan yang diambil pihak sekolah dan komite SMPN 3 Lintau ini tidak melibatkan seluruh orang tua atau wali murid, sehingga membuat wali murid merasa keberatan dengan keputusan pihak sekolah yang tidak dapat diganggu gugat lagi. Informasi yang diperoleh Haluan dari salah seorang wali murid SMPN 3 Lintau yang enggan disebutkan namanya, uang pendaftaran yang ditetapkan pihak sekolah cukup memberatkan sebagian wali murid, sehingga dikuatirkan anaknya tidak dapat melanjutkan pendidikan. “Kegunaan uang tersebut sangat tidak beralasan, pihak sekolah mengatakan dari uang hasil pendaftaran ulang tersebut akan digunakan membeli baju batik dan untuk uang pembangunan di SMPN 3 Lintau. Selama ini kita mengetahui aturan dari pemerintah bahwa uang pembangunan untuk Wajar 9 tahun sudah ditiadakan,” ujar salah seorang wali murid yang keberatan mengeluarkan uang

sebesar Rp460 ribu karena memiliki dua orang anak di SMP ini kepada Haluan, Senin (4/7). Menurutnya, baju batik yang dimiliki murid sebelumnya juga masih ada dan cukup boros seandainya harus membeli lagi pada setiap memasuki tahun ajaran baru. “Mungkin bagi orang tua yang mampu dapat langsung membayar ke sekolah, bagi yang tidak mampu tentu merasa kuatir dengan ultimatum pihak sekolah. Belum lagi orang tua yang memiliki anak lebih dari satu orang di SMP ini tentu akan lebih besar lagi biaya yang dikeluarkan,” tambahnya lagi. Menyikapi permasalahan ini, Wakil Kepala Sekolah SMPN 3 Lintau Iskandar ketika dikonfirmasi Haluan membenarkan adanya uang pendaftaran ulang tersebut yang sudah merupakan keputusan bersama antara wali murid dan pihak komite sekolah. Dan diakui ultimatum yang diberikan hanya berupa motivasi

ZULKIFLI

PKL — Kehadiran pedagang kakilima (PKL) buah-buahan di Jalan Sutan Usman Payakumbuh ini kerap menjadi penyebab kesemrawutan lalu lintas. agar orang tua siswa dapat segera membayarnya. “Keputusan tersebut sebetulnya tidak dipaksakan kepada orang tua siswa, namun seandainya masih ada orang tua murid yang tidak mampu, silahkan datang dan temui pihak sekolah untuk membicarakannya. Kita

komitmen akan membantu siswa yang kurang mampu tersebut,” ujar Iskandar, Senin (4/7). Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Lintau Buo Utara Sofyan mengatakan, uang pendaftaran tersebut cukup lumrah apabila keputusan tersebut

sudah mendapat persetujuan dari komite sekolah yang melibatkan orang tua murid. “Semua ini kan tergantung dari kesepakatan seluruh pihak terkait, namun kita akan mencari penyelesaian permasalahan yang terjadi di SMPN 3 Lintau,” ujar Sofyan.(h/doy)

Grup Band Armada Konser Gratis

PADANG, HALUAN — Kelompok band Armada yang dikenal dengan lagu hits ‘Buka Hatimu’ dan ‘Mau Dibawa Kemana’ yang dijadwalkan tour 5 kota di Sumbar akan memulai konsernya di halaman Kantor Bupati Dharmasraya pada Selasa (5/7) ini. Konser yang akan dimulai pukul 17.00 WIB hingga malam akan bisa dinikmati seluruh masyarakat tanpa bayaran alias gratis. Setelah Dharmasraya, Armada akan bertolak ke Solok untuk manggung di Taman Kota Solok pada tanggal 7 Juli 2011 mendatang. Selanjutnya Armada akan menghibur warga Kota Padang di halaman parkir Stadion Agus Salim Padang pada 9 Juli 2011. Lapangan Kantin Kota Bukittinggi merupakan tempat

keempat yang akan disinggahi Armada. Konser di Bukittinggi ini akan digelar 10 Juli 2011. Armada akan mengakhiri rangkaian tur Konser 5 di Lapangan Koto Baru Simalanggang Kabupaten 50 Kota pada 12 Juli 2011 mendatang. Dalam setiap konsernya, Armada akan menyanyikan sekitar 10 hingga 12 lagu dari album Armada pertama hingga kedua. Bahkan Armada juga akan menyanyikan sejumlah lagu di album Band Kertas, karena Band Kertas pernah membuat satu album sebelum merubah kelompok band menjadi Armada. Selama satu minggu di Sumbar, Rizal selaku vokalis Armada mengaku akan mengkonsumsi multivitamin penambah stamina, karena selama empat hari belakangan, Arma-

GRUP band Armada da cukup lelah menjalankan konser di beberapa kota di tiga pulau di Indonesia. Bahkan Rizal mengaku mulai kehilangan suara akibat padatnya jadwal manggung. “Selama empat hari belakangan ini suara saya sudah mulai menghilang. Tapi mudah-mudahan saya bisa menyanyi sekitar 10 atau 12 lagu setiap konser di beberapa daerah di Sumbar dengan baik. Kalau dibilang capek ya pasti

HASWANDI

capek banget, tapi kami merasa senang kok,” ujar Rizal Armada saat Meet and Great di Hotel Basko Padang, Senin (4/ 7) kemarin. Kedatangan Armada ke Sumbar kali ini bukan yang pertama bagi Armada. Beberapa tahun sebelumnya, Armada juga pernah ke Sumbar. Hanya saja, waktu itu Armada tidak melakukan konser, tapi mengikuti promo album ke berbagai radio di Sumbar. (h/wan)


18

Sumatera Barat

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

Lintas

Cegah Inflasi, TPID Sumbar Pantau Harga Pangan

PADANG, HALUAN - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Barat (Sumbar) segera memantau pergerakan harga komoditi pangan, terutama yang mempengaruhi angka inflasi menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

MAJELIS KADER Dewan Pengurus Muhammadiyah Sumatera Barat menggelar temu kader, Minggu (3/7).

Kualitas Organisasi Ditentukan Kader

"Dijadwalkan pekan ini tim segera turun ke Kabupaten Solok dan Agam, karena dua daerah ini sentra produk-produk makanan, di antaranya beras dan cabai," kata Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumbar Ahmad Charisma, di Padang, Senin. Ia menjelaskan, TPID yang melibatkan unsur dari Pemprov Sumbar dan pejabat di Bank Indonesia (BI) itu, selain meninjau perkembangan harga juga melihat kesiapan kabupaten/kota di Sumbar hadapi Ramadhan. Terkait, pemerintah kabupaten/kota mesti berupaya mengendalikan harga kebutuhan pokok, agar masyarakat tidak terbebani menjelang dan selama bulan Ramadhan. Meskipun nantinya terjadi fluktuasi harga sembilan kebutuhan pokok sesuai mekanime pasar, tambahnya, tentu diharapkan tetap bisa distabilkan sehingga tak terlalu signifikan. Justru itu, pihaknya pada 21 Juni menggelar rapat dengan kabupaten/kota guna mempersiapkan langkah-langkah untuk menghadapi pengendalian pergerakan harga sembako menjelang bulan Ramadhan. Achmad menyebutkan, salah satu yang disepakati adalah percepatan penyaluran beras miskin (Raskin) untuk keluargakeluarga yang kurang mampu di daerah itu. Sementara itu, sebagai tindaklanjut rapat antara instansi terkait kab/kota itu, telah dijadwalkan tiga hari menjelang masuk ramadhan.

PADANG, HALUAN — Kualitas organisasi ditentukan oleh kadernya. Demikian disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Shofwan Karim pada temu kader yang diselenggarakan Majelis Kader Dewan Pengurus Muhammadiyah Sumatera Barat di Gedung Dakwah Muhammadiyah di Jalan Sawahan Padang, Minggu (3/7). "Dalam sebuah organisasi, kader adalah segalanya. Maju atau mundurnya organisasi sangat tergantung dari kualitas dan semangat juang para kadernya," kata Shofwan. Selain Shofwan, tampil sebagai narasumber Ketua DPW Muhammadiyah Darlis Ilyas, Ketua PW Aisyiyah Meliarni, Anggota DPRD Sumbar Irdinansyah Tarmizi dan Ketua Majelis Kader Muhammadiyah yang juga Ketua KNPI Sumbar Adib Alfikri. Sebagai moderator adalah Marhadi Efendi. Senada dengan Syofwan, Meliarni mengatakan proses kaderisasi sangat penting dilakukan. Saat ini kader-kader Muhammadiyah telah banyak menempati posisi penting baik di pemerintahan maupun dalam organisasi politik. Proses kaderisasi yang lebih serius akan membuat kondisi tersebut lebih baik lagi. Meski begitu, saat sesi tanya jawab sejumlah masalah dan evaluasi juga dilakukan. Berbagai pertanyaan, termasuk keluhan disampaikan oleh peserta. Di antaranya adalah masalah minimnya bantuan biaya pendidikan atau kesehatan dan kesejahtera bagi kader dan warga Muhammadiyah. Menanggapi pertanyaan ini wajah Shofwan Karim berubah serius. "Mungkin generasi sekarang berbeda dengan generasi kami dulu," ujar Shofwan. Ia mengatakan zaman ia sekolah dulu tak ada bantuan dari mana pun, tak ada kata mengeluh atau patah semangat karena tak ada biaya. Syofwan mengatakan ia meghidupi dirinya dan membiayai sekolahnya dari honor guru mengaji dari surau ke surau. Untuk berjuang hidup dan mengalahkan tantangan menurut Shofwan perlu semangat dan mental yang kuat. (rel)

Jadi, sejauh mana kesiapan daerah dan apa telah dilakukan sebagai upaya pencegahan gejolak harga di pasaran. "Kita juga minta kab/kota yang ada di Sumbar, diminta membangun kemitraan, seperti yang telah digagas Pemkot Padang, dimana membuat kesepakatan dengan distributor makanan,"

katanya. Selain itu, pemerintah kabupaten dan kota disarankan bisa menggelar bazar atau operasi pasar, guna menstailitaskan hargaharga di pasar. Sebab, tak bisa diprediksi pada masa mendatang, tapi sebagai langkah antisipasi harus dimanfaatkan sehingga tak membuat masyarakat resah. Khusus di tingkat Pemprov Sumbar rutin tiap tahunnya menggelar bazar pada bulan Ramadhan di halaman kantor gubernur Sumbar, Diskoperindag, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Menurut Achmad, melalui bazar dan pasar murah menjelang dan selama bulan Ramadhan memberikan dampak besar dalam menetapkan harga, setidaknya sekitar 10 persen. Data Biro Perekonomian Sumbar, untuk beras laporan dari Bulog Divre II Sumbar, stok masih mencukupi untuk lima hari mendatang sebanyak 24 ton. Untuk harga beras tingkat pedagang di pasaran saat ini untuk kaulitas II seharga Rp8000/kg. Kemudian menyinggung masalah guna pasir, Achmad menambahkan, persiadaan gula pasir

seharga Rp10.500/kg mencukupi beberapa bulan ke depan. Begitu dengan garam yang stok tersedia 7000 kilogram. Selanjutnya, harga minyak goreng Bimoli senilai Rp15.000/ liter, minyak goreng curah tingkat pedagang pengecer Rp9.500/kg. "Kini harga sembilan kebutuhan pokok masih tergolong normal, malahan harga cabai merosot yang membuat petani mengeluh," katanya dan menambahkan, pihaknya tetap menyarankan instansi terkait berkoordinasi dengan kabupaten sentra di provinsi tetangga, seperti di Kerinci dan Bengkulu. (ant)

FADILLA JUSMAN

MINTA UANG RP35 JUTA

BANTUAN — Walikota Sawahlunto Amran Nur menyerahkan kunci beca motor pengangkut sampah kepada Kepala Badan Lingkungan Hidup Sawahlunto Ermanto, setelah menerimanya dari Kepala Jamsostek Cabang Solok Widodo, Senin (4/7).

Nama Kepala Dinas PU Limapuluh Kota Dicatut

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Nama Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Limapuluh Kota Yusdianto Yuswar diduga dicatut oleh orang tidak dikenal (OTK) untuk meminta uang Rp35 juta kepada rekanan. Melalui telepon seluler, OTK berusaha menipu Teddy Rachmat, Direktur Cakra Cipta Konsultan. OTK yang mengatakan dirinya adalah Yusdianto, meminta Teddy Rachmat untuk mentransfer uang Rp35 juta, sebagai fee untuk mendapat sejumlah proyek di Dinas PU Limapuluh Kota. Teddy Rachmat, Senin (4/7), di Payakumbuh menceritakan, awalnya Jumat (30/6) lalu, seorang yang mengaku Amri Husdi, pejabat di Dinas PU, meminta Teddy untuk menelepon Kepala Dinas PU ke nomor 081286431887.

Jamsostek Beri Bantuan Betor

Dalam percakapan telepon, OTK yang mengaku Yusdianto mengatakan ada proyek yang bisa dikerjakan Cakra Cipta Konsultan, dengan syarat menyetor uang Rp35 juta sebagai fee dibayar di muka. OTK minta uang tersebut dikirim ke rekening Bank Mandiri dengan nomor 117.000.587513.3 atas nama Audya. Menurut Teddy, pihaknya akan melaporkan dugaan penipuan mengatasnamakan Kepala Dinas PU Limapuluh Kota tersebut ke Polres setempat. Sementara itu Kepala Dinas PU Limapuluh Kota, Yusdianto yang dicatut namanya hingga saat ini belum bisa dikonfirmasi, karena menurut keterangan Sekretaris Daerah Limapuluh Kota Resman, saat kejadian Kepala Dinas PU Limapuluh Kota sedang berada di Inggris. (h/il)

PROSES serah terima jabatan sejumlah pejabat teras di lingkungan Polres Kota Payakumbuh.

lurkan bantuan beasiswa terhadap 31 siswa dari keluarga kurang mampu, kini Jamsostek Solok menyerahkan bantuan beca motor kepada Badan Lingkungan Hidup Sawahlunto untuk angkutan sampah. "Alhamdulillah, sejak peristiwa ledakan tambang tahun 2009 lalu, saat ini seluruh perusahaan tambang sudah melindungi pekerja dengan Jamsostek," ujar Kepala Jamsostek Cabang Solok

SAWAHLUNTO, HALUAN — Seiring peningkatan keikutsertaan masyarakat pada jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek) di Kota Sawahlunto, pihak Jamsostek Cabang Solok melalui program pembinaan lingkungan (CSR, corporate social responsibility) mulai meningkatkan perhatian ke 'Kota Arang', dalam bentuk pemberian beca motor (betor). Setelah sebelumnya menya-

Widodo kepada Haluan, usai menyerahkan kunci betor kepada Walikota Sawahlunto Amran Nur, Senin (4/7). Widodo mengatakan, peningkatan peserta Jamsostek di Sawahlunto naik hingga 4 kali lipat sejak dua tahun lalu. Tahun 2009, peserta Jamsostek di Sawahlunto masih pada kisaran 1.500 peserta. Saat ini, angka keikutsertaan Jamsostek Sawahlunto sudah melebihi enam

Tiga Pejabat Polres Payakumbuh Diganti PAYAKUMBUH, HALUAN — Tiga pejabat teras di lingkungan Polres Kota Payakumbuh, Senin (4/7) diganti dan diserahterimakan dari pejabat lama ke pejabat baru. Tiga jabatan yang diganti tersebut adalah Wakapolres, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba. Serah terima jabatan tersebut dilakukan di Rupatama Polres Payakumbuh langsung dipimpin oleh Kapolres Kota Payakumbuh AKBP S Erlangga. Jabatan Wakapolres sebelumnya yang dipegang oleh Kompol D. Ismail, digantikan oleh Kompol Asmar Yunus. Kompol D.

Ismail dipromosikan menjadi Kasubag Kerma BO Polda Sumbar. Sedangkan Kompol Asmar Yunus sebelumnya menjabat Wakapolres Solok. Jabatan Kasat Reskrim sebelumnya dipegang oleh AKP Basrial, digantikan oleh AKP Jefrizal. AKP Basrial dipindahkan menjadi Kasubbag Hukum Polres Limapuluh Kota. Sedangkan AKPA Jefrizal sebelumnya menjabat Kasubbag Program Ren Polres Bukittinggi. Satu jabatan lainnya, Kasat Narkoba yang sebelumnya dipegang Iptu Baiquni Wibowo,

digantikan oleh Iptu Teguh Setiawan. Iptu Baiquni Wibowo kini dipindahkan menjadi Kasat Narkoba Polres Bukittinggi. Sedangkan Iptu Teguh sebelumnya menjabat KBO Satreskrim Polres Bukittinggi. Kapolresta Payakumbuh Erlangga di hadapan para anggota Polri di lingkunagn Polresta Payakumbuh dan Bhayangkari mengatakan bahwa pindah dinas dalam tugas kepolisian adalah suatu yang biasa. Namun momen kedatangan dan perpisahan merupakan sesuatu yang mengharukan.

ILHAM

Yayasan Pendidikan Wira Surya Mandiri

SMK TEKNOLOGI PLUS PADANG

CIVITAS AKADEMIKA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS

Jl. Belanti Indah No. 5 Khatib Sulaiman Padang Telp : (0751) 7051030 Telp/Fax : (0751) 446907 Email : smk_teknologipluspadang@yahoo.co.id

Menerima Siswa/i Baru Tahun Pelajaran 2011 - 2012 Pendaftaran

Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya Atas berpulangnya ke Rahmatullah

Prof.dr.H.Hanif, SpPD-KHOM (87 Tahun) Pada hari, Senin Tanggal 04 Juli 2011, Pukul 03.00 WIB dikebumikan pada hari Senin, 04 Juli 2011 di Pandam Pekuburan Unand Ulu Gadut Padang FAKULTAS KEDOKTERAN UNAND Ttd

DR.dr. Masrul, MSc-SpGK DEKAN

ribuan peserta. Meski pencapaian dalam dua tahun terakhir lebih dari 400 persen, Widodo masih mentargetkan penambahan peserta, dengan membidik kalangan swasta. Menanggapi bantuan becak motor yang diberikan Jamsostek, Walikota Sawahlunto Amran Nur mengatakan bantuan yang diberikan Jamsostek merupakan bukti kepedulian Jamsostek terhadap kebersihan. (h/dil)

Waktu Pendaftaran Mulai dari sekarang s/d Agustus 2011 Setiap Hari Kerja (Senin s/d Sabtu) Dari pukul 08.00 s/d 17.00 WIB

Tempat Pendaftaran Kampus SMK Teknologi Plus Padang Jl. Belanti Indah No. 5 Khatib Sulaiman Padang Telp : (0751) 7051030 Telp/Fax : (0751) 446907 Email : smk_teknologipluspadang@yahoo.co.id

Biaya Pendidikan

Rp. 850.000,- Uang Pembangunan (1 kali pembayaran sampai tamat) Rp. 270.000,- Uang Administrasi 1 Tahun Rp. 80.000,- Uang SPP + Praktek Bulan Juli Rp. 1.200.000,-

BEBAS UANG PENDAFTARAN

Praktek Kerja Industri Di Malaysia

"Kepada yang pergi saya ucapkan terimakasih atas pengabdiannya di Polresta Payakumbuh, dan semoga di tempat yang baru mencapai prestasi dan karir yang lebih. Diharapkan semua anggota Polri di manapun bertugas meningkatkan prfesionalisme dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sedangkan untuk yang bergabung di Polresta Payakumbuh, selamat bergabung. Mari kita satukan langkah untuk menciptakan keamanan dan pelayan yang prima pada masyarakat," ujar AKBP Erlangga. (h/il)


Bukittinggi & Payakumbuh

19

Pengelolaan Objek Wisata Terkendala Infrastruktur

Lintas PSM Terbaik Sumbar Diundang ke Istana Negara PAYAKUMBUH, HALUAN — Wildawati (29) berhasil meraih gelar Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Terbaik Sumbar 2011. PSM dari Kelurahan Padang Karambia, Kecamatan Payakumbuh Selatan, Kota Payakumbuh, ini akan mewakili Sumbar mengikuti lomba PSM tingkat nasional. Wildawati, ibu satu anak ini, diundang ke Istana Negara, menghadiri peringatan HUT Proklamasi RI ke-66 di Jakarta, 17 Agustus nanti. Keterangan Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Payakumbuh Adrian, Senin (4/ 7), berita gembira Wildawati merebut gelar juara PSM Terbaik Sumbar 2011, diterimanya langsung dari Kadis Sosial Sumbar Kafrawi. "Kita senang dengan sukses yang direbut Wildawati," katanya. Sesuai jadwal, Wildawati akan bertolak ke Jakarta, dua hari sebelum peringatan HUT RI ke-66 mendatang. Menurut Adrian, dalam lomba PSM tingkat Sumatera Barat, Payakumbuh selalu mencatat prestasi terhormat. Tahun 2010, PSM Payakumbuh juga keluar sebagai juara provinsi dalam lomba yang sama, atas nama Media Florina. Malahan, dalam lomba tingkat nasional, Media Florina, tampil sebagai juara II di Indonesia. Wildawati sendiri, akan mengikuti lomba PSM nasional, pekan kedua Juli 2011. Tampilnya Wildawati sebagai PSM terbaik Sumbar, dikatakan Adrian, cerminan kinerja seluruh PSM di Payakumbuh terbilang tinggi. Pembinaan yang dilakukan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Payakumbuh selama ini, bersama pihak terkait lainnya, seperti camat dan lurah, berjalan sebagaimana mestinya. PSM di Payakumbuh, dimotivasi untuk maksimal menunaikan tugas-tugas sosial secara ikhlas. Camat Payakumbuh Selatan Elfriza Zaharman, di tempat terpisah, mengatakan, juga mengaku bangga dengan sukses yang diukir Wildawati. Menurut dia, Wildawati selama ini juga eksis membina PSM di Payakumbuh. Keberadaan dirinya sebagai Ketua PSM Kota Payakumbuh, juga banyak membantu yang bersangkutan dalam memotivasi warga kelurahan mambangun seluruh persoalan sosial di tengah masyarakat. (h/smt)

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Pengelolaan objek wisata di Kabupaten Limapuluh Kota masih terkendala infrastruktur. Sejumlah objek wisata yang potensial belum tergarap secara profesional. Saat ini baru objek wisata Lembah Harau yang terkelola dengan baik. "Banyak objek wisata yang dinilai potensial perlu dikembangkan, tapi belum terkelola seperti yang diharapkan, akibat masih minimnya infrastruktur ke lokasi objek wisata," ungkap Sekretaris Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Limapuluh Kota Saiful kepada Haluan di Tanjung Pati, Kecamatan Harau, Jumat (1/7). Menurut dia, ke depan diperlukan komitmen semua stakeholder termasuk masyarakat, supaya dapat memberikan dukungan penuh, untuk memajukan kepariwisataan di Limapuluh Kota ini, walau dalam pengembangannya mengutamakan skala prioritas. Sehingga dapat menarik kunjungan wistawan lokal, nasional maupun manca negara. Dikatakan, di Limapuluh Kota tercatat sebanyak 170 jumlah objek wisata yang potensial dikembangkan, di antaranya 8 objek wisata budaya, 57 objek wisata sejarah, selebihnya objek wisata alam. Diperlukan sosialisasi yang terus menerus agar objek wisata tersebut dikunjungi wisatawan. Sehingga masyarakat dapat beraktivitas untuk berjualan minuman, makanan dan cenderamata Menurut dia, objek wisata lama, seperti Lembah Harau dan pemandian Batang Tabik yang sudah dapat kunjungan wisatawan secara berkala, setidaknya banyak dikunjungi pada hari hari libur. Sedangkan pengembangan kepariwisataan daerah lain perlu digenjot di masa datang. Sosialisasi kepada anak nagari juga

dilaksanakan dengan gencar, karena lokasi objek wisata tersebut mayoritas berada pada tanah ulayat. Sehingga berkaitan erat dengan kepemilikan objek wisata, ada milik nagari, milik kaum dan pemerintah yang perlu diberikan pengertian melalui sosialisasi tersebut, ulasnya. Pengamat kepariwisataan Kabupaten Limapuluh Kota, Yulfian Azrial, ketika diminta pendapatnya, kemarin, sekaitan belum digarap objek wisata potensial, menuturkan, kurang berkembangnya kepariwisataan di Limapuluh Kota, sangat erat kaitannya dengan dukungan pemerintah kabupaten, selain itu juga menyangkut dengan masalah dukungan dana. Tapi kegiatan yang dilakukan Dinas Pariwisata, seperti kegiatan motor cross, panjat tebing dan terbang layang, lebih banyak manfaatnya yang diperoleh masyarakat, karena di keramaian kegiatan mereka bisa berjualan, pengelola parkir dan lain. Yang jelas ada pemasukan bagi masyarakat untuk membantu ekonomi mereka. "Dari sekian banyak objek wisata di daerah ini, semestinya diprioritaskan pengembangan objek wisata, seperti Potang Balimau di Pangkalan, Basafa di Taeh Bukik, Pralayang di Taeh dan Taratak, Pekan Budaya tahunan, PDRI dengan makam Pahlawan di Situjuh Limo Nagari setiap tanggal 15 Januari dan motor cross," ujarnya menambahkan. Informasi yang diperoleh, setiap hari libur ratusan kendaraan pribadi dari Riau lewat di Limapuluh Kota, namun terlihat hanya numpang lewat, karena objek wisata yang ada belum bisa memikat mereka untuk singgah. Sebab, di samping belum punya kalender kegiatan pariwisata secara tetap, pada objek wisata baru tidak mempunyai iven-iven dan antraksi secara teratur.(h/ zkf)

JON INDRA

BBM HABIS — Antrean panjang di sejumlah SPBU dalam Kota Bukittinggi sejak tiga hari belakangan tidak bisa dihindari. Meski petugas SPBU mengaku pasokan BBM ke SPBU cukup, tapi BBM selalu habis.

Payakumbuh Rebut IGRA 2011

PAYAKUMBUH, HALUAN — Menyusul terpilihnya Walikota Payakumbuh Josrizal Zain sebagai Pembina Lingkungan Hidup Sumatera Barat, tahun ini Josrizal juga terpilih sebagai penerima Indonesia Green Region Award (IGRA) 2011. Sesuai jadwal, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyerahkan IGRA tersebut di Jakarta, 21 Juli mendatang. IGRA 2011 diberikan Dewan Pakar Lingkungan Hidup Indonesia (DPLH) terdiri dari Sony Keraf (Mantan Menteri Lingkungan Hidup), Yayad Supriatna (Universitas Tri Sakti), Palgunadi

(Astra Motor), Noesita Indriani (Indonesia Power), Soni Sukada (Dadone), Thoriq Hadad (Majalah Tempo) dan Berry Nahdian Furqon (Direktur Eksekutif LSM (Wahana Lingkungan), sangat selektif. Melewati penilaian yang ketat secara administratif, pengujian kemampuan presentasi lingkungan hidup yang disampaikan kepala daerah serta penilaian lapangan. Josrizal yang dikenal sebagai walikota sanitasi dan sekarang dipercaya sebagai kapten (Sekjen Asosiasi Kota/Kabupaten Peduli Sanitasi) Indonesia, dinilai Sony Keraf, sosok yang tepat menerima IGRA. Kebe-

radaan Josrizal di Akkopsi, cerminan yang bersangkutan fokus dalam persoalan lingkungan hidup. Kepala Kantor Lingkungan Hidup Payakumbuh Yummardius, Senin (4/7), menginformasikan, menghadapi IGRA 2011, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, menetapkan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Pesisir Selatan, sebagai utusan provinsi. Setelah dilakukan evaluasi program dan peninjauan lapangan tim yang diturunkan DPLH, hanya menetapkan sepuluh kota dan kabupaten di Indonesia sebagai finalis IGRA 2011. (h/smt)

Agam Siap Sukseskan Program e-KTP

AGAM, HALUAN — Menghadapi pelaksanaan rekam data e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) secara massal yang mulai diterapkan bulan Agustus sampai November 2011 mendatang, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Agam, telah melakukan berbagai persiapan. "Persiapan yang telah dan tengah kita lakukan, di antaranya ruangan, pelaksana rekam data di setiap kecamatan, alat rekam data berupa komputer, finger print, signature pad, kamera digital dan sebagainya," ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Agam Fauzir menjawab Haluan, Senin (4/7). Selain itu menurut mantan Sekretaris Disdik Agam itu, Sebelumnya untuk menindaklanjuti pelaksanaan rekam data e-KTP yang akan dilaksanakan secara

Smart PELATIHAN SERVICE HANDPHONE Anda ingin menjadi : - Teknisi HP yang mahir - Atau buka conter HP, Kami juga menjual alat2 service : FLASH, UFS3 + HWK, MXKEY, CRUISER PRO, JAF, UCT,dll Hubungi :

Allience Telecomunication Telp. 0751-73010, 7831150 08126724767, 085274892339

" Konsultasi & Bimbingan Selamanya " Alamat : Jl. Pisang No. 4 By Pass Padang, KM 6

Iklan Baris Rp. 20.000,- / terbit

= PROPERTI

serentak di 197 kabupaten dan kota seluruh Indonesia, pihaknya juga telah mempersiapkan semua persyaratan, yakni melaksanakan sosialisasi tingkat Kabupaten Agam tanggal 11 sampai 12 Mei 2011 yang dibuka langsung oleh Bupati Agam, Indra Catri. Sosialisasi tersebut juga ditindaklanjuti sampai ke tingkat kecamatan dan nagari dengan "sistem gerilya" melalui pelaksanaan Raker Kecamatan dan Raker Nagari dan telah membetuk Tim Intensifikasi. Tim yang terdiri dari empat kelompok itu secara intensif memonitor pemantapan persiapan pelaksanaan e-KTP di setiap kecamatan dan masing-masing kelompok bertanggung jawab atas empat kecamatan itu. Sedangkan untuk pelaksanaan eKTP telah disusun dua tim inti, yaitu Tim Desk untuk tingkat

= KOMPUTER

= OTOMOTIF

= ELEKTRONIK

kabupaten yang bertugas dalam penentuan kebijakan dan Tim Kerja untuk tingkat kecamatan bertugas dalam pelaksanaan langsung rekam e-KTP. Untuk kelancaran pelaksanaan e-KTP nantinya. Untuk menyukseskan pelaksanan itu pihak Disdukcapil Kabupaten Agam selalu melakukan koordinasi dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, dengan perangkat bantuan yang akan didatangkan ke Kabupaten Agam, minggu kedua Juli 2011 langsung dilakukan pemasangan dan instalasi jaringan koneksi. "Minggu ketiga Juli 2011 akan dilakukan Bimbingan Teknis (Bintek) dan Pendampingan Teknis (Damtek) terhadap operator dan pelaksana kecamatan," tambahnya. (h/rdw)

= ALAT KOMUNIKASI

Pasang Iklan Anda disini ...

= FASHION

KOMPLEK BANDARA TABING, JL. HAMKA PADANG Telp. (0751) 4488700 - 703, Fax. (0751) 4488704 Email Divisi Iklan : iklan_haluan@yahoo.com

= BIRO JASA = RUPA RUPA = INFO BISNIS

BINA AVIA PERSADA T

elah di buka pendaftaran kelas baru untuk angkatan JULI & SEPTEMBER 2011 bagi CALON PROFESIONAL MUDA ingin berkarir di dunia airlines (Pramugari dan Staff Airlines) melalui pelatihan singkat, Pendaftaran di mulai dari :

Pendaftaran Angkatan July s/d July 2011 Pendaftaran Angkatan September s/d September 2011

Dengan syarat : 1. Pria atau Wanita 2. Lulusan SMA/SMK/MA, Diploma dan S1 3. Usia Max, 23 Tahun dan belum menikah 4. Tinggi badan 158/160 (Wanita) dan 165 (Pria) 5. Sehat jasmani dan rohani Hubungi : BINA AVIA PERSADA JL. HR. Soebrantas No.18 Km. 12 Panam Pekanbaru Di Hotel Mona Plaza (Depan UNRI) Telp. (0761) 64837, 0852 6572 7109, 0819 5959 4807 Facebook : binaaviapersadapekanbaru@ymail.com Website : www.binaaviapersada.com

Peserta Terbatas dan Jaminan Penyaluran Kerja..!!

DIJUAL

MESIN OFFSET Merk heidelberg GTO, type 46 1 (satu) warna Kondisi baik, siap produksi Merk Toko Besty, type 4700 CD 1 (satu) warna Kondisi baik, siap produksi.

Ingin BISA BAHASA INGGRIS? dalam waktu SINGKAT? Ikuti 5 Days English with M.E.A.N Tanggal 13 s/d 17 Juli 2011, Pukul 08.00 s/d 17.00 Wib

Info lengkap buka www.englishmean.weebly.com FB : talentaart@yahoo.co.id

SMS : Ketik “Info Mean_Nama_No.HP_Email”

HUBUNGI HP. 081977563271 PADANG

DIJUAL RUMAH

1 Unit Rumah, Jl. Jeruk 18 No.388 Perumnas Belimbing. Fasilitas : 2 KT, 1 KM, LT. 64M2, Listrik 900 W, Air PDAM, Sertifikat Hak Milik, Lokasi Dekat Pasar Belimbing. Dijual Rp.79 jt (Nego). Hub : Irwanto HP. 081363971759, (0751) 9806143 8 4 1

Kirim ke 0852 6334 8006

Daftar

Ketik “Daftar Mean_Nama_no.HP_Email”

Kirim ke 0852 6334 8006

DIJUAL SEGERA

1. Sebidang tanah di Komplek Perumahan Unand Blok B Depan Lap. Golf Hook (Kanan Kiri Jalan) 489M2. SHM (850 ribu/m2 = Bisa Nego) 2. Sebidang tanah di Komplek Perumahan Unand Kel. Pisang Luas 600 M2, 400 M2, 300 M2. SHM (650 ribu/m2 = Bisa Nego) Hubungi : Benny = 08126600950, Ismail = 082170335151, Tam = 081363403172

YAN KONSTRUKSI

TUKANG JAWA PROFESIONAL

Melayani : Desain, Perencanaan Taman, Landscape, Kolam Renang, Kolam Hias, Penghijauan, Renovasi, Bangun Rumah, Ruko, Kantor, Perawatan dan Finishing, Rangka Atap Baja Ringan

Alamat : Perum. Pasir Putih Blok K No.4 HP. Kang Yayan (0812 688 46669) Kang Asep (0812 677 66067) 743

CD PEMBELAJARAN BAGI GURU, ORANG TUA, SISWA SEKOLAH Software Pembelajaran TK-SD-SMP-SMA Digital Laboratory SMP & SMA Fisika,Kimia,Biologi Digital Library SMP & SMA Software Sistem Manajemen Sekolah

info http://eazy-software.blogspot.com

Pesan - Antar Hub : AZZY Komp. Jondul IV QQ 19 Tabing - PDG 085216002106 / 083181388780

KEHILANGAN

STNK Motor Yamaha Vega R BA.5278AH. An. Rinaldi. Hilang hari Sabtu, 23.30 WIB dalam perjalanan dari By Pass menuju Tabing Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke Pos Polisi terdekat

DIJUAL CEPAT

Rumah Kuala Nyiur I Blok C/16. 2 Lantai, 5 KT, 3 KM, PDAM. Hub : 081267072626 (Tanpa Perantara)

SHAMPO J B Shampo JB Formula Baru Hitamkan Rambut Putih Anda dan Tahan Lama

HP. 08126606724

767

DIBUTUHKAN

2 (dua ) orang Pria, Usia 2540 th. Tamatan SMU/D3. Lamaran diantar ke : Jl. By Pass Ampalu KM.9 Padang. Kontak Person : Vivi, 085278870932

mak Ngah Khas Bukittinggi

TERSEDIA DI : CHRISTINE HAKIM, MAHKOTA TABING, MAHKOTA KHATIB, SHIRLEY ROHANA KUDUS DAN Uwan Simp. GIA BIM (BANDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU)

DIJUAL

Tanah seluas 3 Ha, Hak Milik, Penawaran Rp.200 juta /Ha, di Liki Atas Muaro Labuah Kabupaten Solok Selatan, Hub :

0811873225 / 087826879

KEHILANGAN

STNK dan BPKB BA 3173 SC, an. Bambang. Hilang antara Jl. Purus II menuju RRI Padang. Bagi yg menemukan harap hubungi : Mahadi 0818 0813 4682 atau hub pos polisi terdekat


20

Ekonomi Bisnis

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

KUCICA, Layanan Pengiriman Uang Pegadaian

SYAFRIZAL

SABLON NAMA — Seorang penjual jasa sablon nama sedang menyelesaikan pesanan di pasar Raya Padang, Selasa (20/ 7). Memasuki tahun ajaran baru para penjual jasa sablon nama mendapat keutungan lebih dari hari biasanya. Satu lembar nama yang disablon di patok harga Rp2.000.

HARGA DEDAK NAIK

Peternak Manfaatkan Limbah Kakao

SAWAHLUNTO, HALUAN-Turunnya harga beras tidak menjamin harga dedak untuk stabil. Buktinya dalam dua pekan terakhir, harga dedak di Kota Sawahlunto merangkak ke angka Rp1.500 per kilogram, dari sebelumnya berada di kisaran Rp1.100 setiap kilogramnya. Naiknya harga dedak di ‘Kota Arang’, dipengaruhi semakin besarnya permintaan dedak oleh para peternak belakangan ini. “Setiap hari ada saja permintaan dedak, namun kami tidak bisa memenuhi semua permintaan,” ujar Rio, salah seorang pengelola penggilingan padi, di Sawahlunto kepada Haluan, Senin (4/7).

Menurut Rio, sebagian besar masyarakat yang menggiling padi di penggilingannya juga mengambil dedak dari hasil penggilingan padi mereka. Sebab, rata-rata masyarakat yang memiliki sawah dan perkebunan juga memiliki ternak yang membutuhkan dedak untuk pakan. “Kami juga tidak bisa melarang, jika ada masyarakat yang menggiling padi me-

ngambil dedak yang dihasilkan dari penggilingan padi mereka. Sebab, yang kami jual hanya jasa penggilingan padi,” tambah ayah dua anak itu. Afridarman, salah seorang pengusaha pembuatan pakan ternak di kawasan Kumbayau Talawi Sawahlunto mengatakan memang terjadi kenaikan harga dedak. Tetapi, untung saja harga yang ditawarkan penjual sudah termasuk ongkos angkut hingga ke tempat pembeli. “Untung juga mereka mau mengantarkan langsung dedak yang kami pesan hingga sampai di tempat,” ujar Afridarman yang mengaku membutuhkan hampir dua ton dedak setiap pekannya. Sementara itu, Wati salah

seorang warga di kawasan Kecamatan Barangin mengaku mengatasi peningkatan harga dedak, dengan beralih menggunakan limbah coklat sebagai pengganti dedak untuk pakan ternaknya. “Awalnya, kami mulai dengan mencampur dedak dengan limbah kulit coklat yang diracik halus menggunakan pisau,” kata Wati. Langkah Wati, juga diikuti Ajis, Bujang dan beberapa warga lain, dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak mereka. “Kalau dipaksakan membeli dedak, tentu pengeluaran semakin tinggi. Sementara kebutuhan lain juga banyak yang mesti dipenuhi,” ujar Bujang.(h/dil)

Hatta: Tax Holiday Dibahas pada Rapat Kabinet JAKARTA, HALUAN— Menko Perekonomian Hatta Rajasa memastikan pembahasan terakhir mengenai insentif perpajakan atau tax holiday bagi investor yang berminat dalam pengembangan Masterplan Percepatan Pembangunan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI) akan dilaksanakan pada rapat kabinet, Kamis (7/ 7) mendatang. “Tadi kita melihat beberapa hal terkait fasilitas tersebut, kemudian industri apa dengan

kriteria tertentu. Itu sudah selesai semua dan tinggal hari Kamis kita bahas sekali lagi,” ujarnya seusai rapat koordinasi mengenai MP3EI dan Tax Holiday di Jakarta, Senin. Hadir dalam rapat tersebut Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Koperasi dan UMKM Syarief Hasan, Menteri Percepatan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana, Menteri Perhu-

bungan Freddy Numberi dan Ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) Chairul Tanjung. Hatta memastikan sektor yang akan mendapatkan insentif tersebut adalah industri yang memiliki inovasi, berbasis pengembangan bahan baku serta dapat menampung tenaga kerja dalam jumlah banyak seperti pengembangan kilang (refinery) atau petrokimia. “Misalkan hal yang terkait dengan industri yang memiliki masa depan dan inovatif untuk

katakanlah refinery atau petrochemical yang berbasis bahan baku. Kemudian yang menampung tenaga kerja luar biasa banyak, seperti itu,” ujarnya. Hatta belum mau merinci sektor apa saja yang nantinya akan mendapatkan fasilitas insentif tax holiday ini, termasuk sektor yang masuk dalam revisi PP 62/2008 mengenai insentif pajak penghasilan untuk investasi bidang usaha tertentu dan wilayah tertentu (tax allowance). (ant)

PADANG, HALUAN – Jelang hari besar biasanya pengiriman uang dari dalam maupun keluar negeri meningkat. Banyak yang menggunakan jasa pengiriman uang, baik melalui bank-bank ataupun pos bahkan ada yang menggunakan jasa swasta.Menurut Manager Operasional Wilayah 111 Perum Pegadaian Padang Karmaini pada Haluan, Senin (4/7), melihat ini pegadaian berupa memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk lebih leluasa mengirim dan menerima uang tanpa harus mempunya buku tabungan. “Bentuk pelayanan ini adalah KUCICA atau Kirim Uang Cara Instan Cepat Aman,” ujar Karmaini. Karmaini menjelaskan, KUCICA adalah bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk pengiriman uang di dalam maupun keluar negeri. Begitupun sebaliknya penerimaan uang dari luar dan dalam negri bisa diakses dengan cepat dan

mudah. “Prosedur sangat mudah, untuk mengirim uang domestik & luar negeri cukup datang ke loket pegadaian dengan membawa kartu identitas yang syah seperti KTP,SIM atau paspor dengan biaya yang dibebankan relatif terjangkau,” ujarnya. Untuk penerimaan uang baik di atau ke domestik dan luar negeri cukup membawa kartu identitas yang sah serta mengetahui 5 hal yaitu nama sipengirim, nama sipenerima, jumlah uang yang dikirim, asal uang dan nomor MCTN atau Money Control Transfers Number yang didapat dari si pengirim. Untuk penerimaan uang tanpa di pungut biaya apapun. S e m e n t a r a b a g i nasabah pengirim uang harus mengisi dan melengkapi form. Membawa Kartu Tanda Pengenal berfoto (KTP/SIM/ Paspor). Mengetahui nama dan alamat lengkap calon penerima uang. Dan bagi penerima uang harus mengisi

dan melengkapi form. Menyerahkan MTCN. Membawa tanda pengenal berfoto (KTP/SIM/Paspor). Mengetahui nama pengirim, mengetahui tempat asal uang, dan mengetahui berapa jumlah uang yang akan diambil. KUCICA adalah suatu produk pengiriman uang dalam dan luar negeri yang bekerjasama dengan Western Union. Layanan KUCICA ini bisa di dapat dan dilayani di Kantor Cabang Pegadaian di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Padang. Untuk Padang sudah ada 37 cabang yang melayani KUCICA dengan sistem on line. Standar layanan berkualitas dalam hal keamanan, operasi dan layanan pelanggan. KUCICA adalah cara cepat dan mudah pengiriman ke seluruh dunia. Satu lagi kemudahan yang diberikan oleh KUCICA adalah tanpa harus memiliki rekening bank dan tidak ada biaya apapun untuk penerima uang.(h/win)

Emas Turun Harga PADANG, HALUAN — Sejak beberapa hari terakhir, harga pasaran emas kembali menurun. Emas murni 99 persen yang sebelumnya berada pada kisaran Rp1.050.000 per emas, turun sebesar Rp10.000 atau senilai Rp1.040.000 per emasnya. “Sedangkan harga beli emas murni oleh pedagang emas dari pelanggan sebesar Rp1.035.000 per emas,” kata pedagang toko emas Wahyu Pasar Raya Fase I No. 9A Padang, Fani kepada Haluan, Senin (4/7). Begitu juga dengan emas perhiasan 24 karat yang harga dasarnya sekitar Rp1.025.000 per emas, sebelumnya emas yang memiliki banyak model ini berada pada kisaran Rp1.040.000 per emas. Jika dijual kembali, pedagang hanya sanggup mem-

DENI PRIMA

TRANSAKSI jual beli emas. Sejak beberapa hari terakhir, harga pasaran emas kembali menurun. Emas murni 99 persen yang sebelumnya berada pada kisaran Rp1.050.000 per emas, turun sebesar Rp10.000 atau senilai Rp1.040.000 per emasnya.

belinya dari pelanggan sekitar Rp1.010.000 per emasnya.“Lagi pula, nilai jual beli emas perhiasan tersebut dipengaruhi oleh model dan tingkat kesulitan pembuatan model perhiasannya saja,” ulasnya lagi. Selanjutnya, harga emas kadar 75 persen (emas putih) sebesar Rp380.000 per

gram-nya, jika dibeli pihak pedagang emas hanya Rp330.000 per gramnya. Lalu, emas kadar 70 persen dijual dengan nilai Rp345.000 per gramnya, de-ngan harga beli yang sangat merosot diban-dingkan harga jual yakni sekitar Rp280.000 hingga Rp300.000 per gramnya. (h/mce)


Ekonomi Bisnis

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

21

SOSIALISASI KONVERSI MINYAK TANAH KE LPG

Regulator Aman sebagai Antiledak PADANG, HALUAN— Ledakan tabung gas tidak akan terjadi jika regulator yang dipakai masih dalam kondisi baik. Paling lama regulator harus diganti setahun sekali. Demikian disampaikan narasumber dari Pertamina pusat, Gusmira Herawati dalam sosialisasi program konversi minyak tanah (mitan) ke gas, Senin (4/7).

Ia menambahkan, pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam pemakaian gas LPG ini amat penting. Sehingga kasus ledakan tabung gas yang sering terjadi di pulau Jawa tak terulang di Sumbar. Narasumber dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Eri Amir mengatakan kasus ledakan selama ini terjadi karena kelalaian masyarakat juga. Mereka kurang memberi perhatian terhadap kompor gas tersebut. “Selang yang bocor masih ditambal dengan selotip. Seharusnya ya langsung diganti,” katanya, Senin (4/7).

TABUNG LPGLedakan tabung gas tidak akan terjadi jika regulator yang dipakai masih dalam kondisi baik. Hal itu disampaikan dalam sosialisasi program konversi minyak tanah (mitan) ke gas, Senin ( 4/7) di Padang.

Dikatakannya konversi dari mitan ke gas ini sangat penting. selain mengurangi ketergantungan terhadap BBM khususnya mitan, juga untuk mengurangi penyalahgunaan minyak tanah bersubsidi karena LPG lebih aman dari penyalahgunaan. Tak Cuma itu, LPG juga bahan bakar yang praktis, bersih dan efisien untuk rumah tangga dan usaha mikro. Gusmira menambahkan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membeli tabung gas. Pertama harus ada no Standar Nasional Indonesia (SNI). No SNI adalah no yang diterakan oleh Badan Standar

Nasional terhadap kelayakan produk yang akan diberikan ke masyarakat. selang dan regulator harus dalam kondisi baik. Lalu cek jika ada kebocoran tabung dengan mencelupkannya ke dalam ember berisi air. Masyarakat tak perlu cemas jika tabung gas bocor, langkahlangkah yang harus dilakukan yaitu lepaskan slang, buka jendela, dan tabung gas dibawa keluar. “kalau slangnya saja yang bocor, cukup lepaskan regulatornya. Satu hal lain, ventilasi juga mesti dibuat di bawah dekat lantai. Karena gas tersebut lebih berat daripada udara. Jadi apabila gas bocor, dapat langsung keluar lewat ventilasi. Untuk mengetahui tabung gas itu bocor atau tidak, dapat di tes dengan cara merendamnya dalam baskom yang berisi air. Apabila bocor, tabung gas dapat ditukar ke distributor agen resmi pertamina,” tambahnya. (h/cw13/cw12)

Deni Prima

MOU BI DAN DKP PADANG

Tingkatkan Budidaya Lele PADANG, HALUAN — Bank Indonesia melakukan MoU (Memorium of Understanding) dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kota Padang dalam upaya meningkatkan perekonomian pembudidayaan Lele. Untuk implementasi awal BI dan DKP menggandeng CV Family Pisces yang mempunyai kelompok pembudidaya Lele. MoU dilakukan di kantor Family Pisces, Senin (4/7) di Pasir Jambak Lubuk Buaya Padang. MoU disaksikan oleh puluhan pembudidaya Lele yang tergabung dalam kelompok Tunas Mandiri dibawah pembinaan CV Family Pisces. Dalam kesepakatan tersebut,

pihak Bi diwakili oleh Konsultan Bi Rusdinal Abbas dan dari DKP kota Padang diwakili oleh Kabid Budidaya Hatta Lenny. Sedangkan CV Family Pisces diwakili oleh Irwandi sebagai direktur dan pimpinan kelompok Tunas Mandiri. Hatta Lenny mengatakan, dengan adanya MoU ini diharapkan pembudidaya Lele di kota Padang dapat lebih dibina sehingga usaha budidaya Lele yang mereka kelola bisa lebih memberikan dampak kepada peningkatan perekonomian pembudidaya Lele. Pasalnya dengan adanya kerjasama ini, akan dibentuk kluster pembudidaya lele yang akan dibina secara bertahap.

Selain pembinaan Kluster akan diberikan kemudahan dalam peminjaman modal usaha di perbankan. “DKP akan bertindak dalam teknis lebih kepada pembinaan, sementara itu dengan adanya dukungan oleh BI, pembudidaya akan diberikan berbagai kemudahan dan keringanan bunga. “ katanya. Sementara itu Irwandi yang juga ketua Asosiasi Pembudidaya dan Pengusaha Catfish Sumbar dan ketua KKBM (konsultan keuangan mitra bank) mengatakan, Untuk tahap awal, dirinya telah mendapatkan kepercayaan mengelola Rp750 juta dari Bank BNI. Sekarang baru diarahkan ke

puluhan anggota kelompok, kedepanya ditargetkan tersalurkan ke sekitar 200 pembudidaya lele . “ Ditargetkan dalam kurun waktu setahun kami bisa menyalurkan dan mengelola Rp2 miliar sesuai dengan dana yang dipercayakan BNI kepada kami. Selain BNI, kami juga mendapat kepercayaan dari Bank Syariah Mandiri dan BPR Bukit Tandang “ ujar pria yang sudah memulai usaha lele ini sedari mahasiswa ini. Dengan adanya MoU ini kata Irwandi, selain mendapatkan pembinaan, pembudidaya lele akan dimendapat akses untuk melakukan peminjaman. Dengan adanya bantuan

BI melakukan MoU dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kota Padang dalam upaya meningkatkan perekonomian pembudidayaan Lele di kantor Family Pisces, Pasir Jambak Lubuk Buaya Padang, Senin (4/7)

modal tentunya peluang untuk mengembangkan usaha lele lebih terbuka sehingga akan mengangkat ekonomi pembudidaya. Rusdinal Abbas dari Bi didepan para kelompok pembudidaya berpesan agar peluang ini benar-benar

dimanfaatkan oleh pembudidaya lele. Pasalnya dirinya melihat prospek budidaya lele di Sumbar sangat bagus. Oleh karena itu perlu perhatian dari berbagai pihak agar pembudidaya lele bisa lebih sejahtera. (h/lex)


22

Riau & Kepri

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

Lintas

HARGA MERANGKAK NAIK

Pasokan Beras Berkurang

Hamil Lima Bulan, Suami Bunuh Diri SEKUPANG, HALUAN — Utari, warga perumahan Putri Hijau, Batuaji tak tahan menahan kesedihan yang berujung histeris saat menyaksikan jenazah sang suami, Nasrul Hakim (22) yang dipindahkan dari ruang jenazah RSOB menaiki mobil jenazah yang hendak mengantarkan kepemakaman. Mayat korban bunuh diri ini akan dimakamkan di tempat pemakaman umum Temiang, Batu Aji, Batam, Senin (4/7) sekitar pukul 13.00 WIB. Indra teman kerja korban tidak menyangka temannya itu akan berbuat nekat mengakiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Menurutnya, selama ia kenal, Nasrul adalah sosok yang pendiam dan tidak banyak tingkah. Hingga kini, belum diketahui pasti penyebab tindakan nekad korban. Indra mengaku terakir ketemu korban sehari sebelum kejadian, pas saat kerja. “Waktu itu terlihat korban sama sekali tidak ada menunjukkan dirinya bermasalah, dia bersikap seperti hari-hari biasanya. Tidak ada yang beda,” jelas Indra saat ditemui di RSOB sebelum berangkat ke Tamiang. Kepergian Nasrul menghadap sang pencipta menimbulkan luka yang amat dalam bagi sang istri, Utari, dimana Nasrul meninggalkan istri dalam keadaan hamil 5 bulan. “Kasian saya sama istrinya, padahal sedang hamil 5 bulan,” jelas Indra lagi. Melihat kondisi sang istri yang histeris pada saat itu, wartawan mengurungkan niat untuk memperoleh keterangan lebih lanjut tentang apa penyebab bunuh dirinya sang suami. Menurut sumber lain, Korban bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan tali nilon didepan istrinya sendiri dirumah kontrakan korban, Diduga tindakan tersebut dilakukan korban karena himpitan ekonomi. (h/cw51)

Kasus Pencurian dan Penipuan Mendominasi

BATAM CENTRE, HALUANHarga sembako melambung terus berkelanjutan di Batam, Kepulauan Riau. Bila sebelumnya pemerintah dipusingkan dengan pasokan daging dan telur yang sangat minim, kini direpotkan dengan kelangkaan beras.

antara

SANDERA — Sejumlah nelayan berada diatas kapal tongkang berisi 3-4 ton bauksit yang disandera di Perairan Senggarang, Tanjung Pinang, Kepri. Tongkang bauksit tersebut disandera nelayan karena perselisihan antara nelayan dengan pihak perusahaan bauksit PT Perjuangan masih dalam proses banding

MANDI DIJATAH

BATAM, HALUAN — Selama Mei 2011 kemarin geliat kriminal pencurian menjadi primadona kasus yang ditangani oleh Polresta Barelang. Untuk pencurian biasa dari 25 jumlah tindak pidana yang terjadi. Sebnyak 15 tindak pidana sudah memasuki penyelesaian perkara. Untuk geliat kriminal psikotropika yang terjadi sepanjang bulan Mei, dari 15 kasus tindak pidana psikotropika, untuk kesemua perkara sudah mencapai proses penyelesaian. Dari keseluruhan kasus tindak pidana psikotropika yang ditangani Polresta Barelang pada bulan Mei, kesemuanya telah memasuki tahap penyelesaian perkara. Terhitung dari Januari hingga maret 2011, jumlah kasus yang sudah mencapai proses penyelesaian perkara adalah 54 kasus dari total 54 kasus tindak pidana psikotropika. Untuk geliat kriminal narkotika jumlah tindak pidana sebanyak tiga kasus, dan dua kasus sudah mencapai proses penyelesaian perkara. Tercatat sepanjang Januari hingga Mei 2011, 20 kasus telah mencapai proses penyelesaian perkara dari 21 tindak pidana yang terjadi. Kasus pencurian dengan kekerasan mengalami peningkatan dua kasus dibanding bulan sebelumnya. Sembilan tindak pidana telah terjadi sementara baru empat kasus yang sudah sampai pada tahap penyelesaian perkara. Sepanjang Januari hingga Mei 2011, jumlah kasus untuk tindak kriminal pencurian kekerasan mencapai 43 kasus, sekitar 30 persen atau 13 kasus yang sudah mencapai proses penyelesaian perkara. Tindak pidana pencurian dengan pemberatan mengalami penurunan dalam hal jumlah kasus. Pada bulan april lalu telah terjadi sebanyak 17 tindak pidana, enam kasus sudah memasuki penyelesaian perkara, sementara pada bulan Mei terjadi sebanyak 12 kasus, dan baru tiga kasus yang sudah sampai pada tahap penyelesaian perkara. Dari lima bulan terakhir, tercatat baru 53 persen kasus yang sudah mencapai proses penyelesaian perkara yaitu sekitar 31 kasus dari 58 tindak pidana pencurian dengan pemberatan. (hk/cw48)

Kemarau, Sejumlah Daerah Krisis Air

RIAU, HALUAN — Kemarau yang melanda Riau mulai berdampak pada krisis air bersih di sejumlah daerah. Di Kecamatan Mandau, sumbersumber air mulai kering. Warga terpaksa membeli air untuk kebutuhan sehari-hari. Nasib hampir sama juga menimpa warga di Desa Pematangan Berangan dan Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu dan warga Bagan Batu, Rokan Hilir. Akmal, warga Jalan Subrantas, Duri, Mandau, Minggu (3/7), mengatakan air sumur mereka sudah kering. “Kami terpaksa beli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tiap hari saya harus keluar uang Rp12 ribu untuk beli enam jerigen. Harus kerja ekstra mengangkat air dari rumah tetangga yang punya air PDAM,” ujarnya. Untuk menghemat persediaan air di rumah, menurut Akmal, istri dan tiga anaknya terpaksa lebih selektif mengunakan air. “Yang biasanya bisa mandi sepuas-puasnnya, sekarang harus dijatah 1 ember per orang agar irit,” jelasnya. Hal senada juga disampaikan Endang, warga Jalan Obor. Sumurnya yang sudah kering, membuat dia dan keluarganya terpaksa membeli air isi ulang. “Tiap hari, kami terpaksa beli air isi ulang enam jerigen. Biasanya air itu untuk minum, sekarang terpaksa untuk kebutuhan MCK. Maklum sumur betul-betul sudah kering,” jelasnya. Di sisi lain, meski sebagian warga sudah menjerit kekurangan air bersih, Yusrizal, warga Jalan Jeruk Ujung justru mengaku masih memiliki air yang berlimpah. Sumurnya tidak pernah kering, kendati kemarau panjang kerab terjadi. “Alhamdulillah sumur kami tak pernah kering. Tiap pagi masih banyak air yang bisa diambil,” jelasnya lagi.

LEMBAGA PERSEKUTUAN PECINTA PENDIDIKAN KESEHATAN (LPPPK)

SEHATAN SITEBA PADANG E K K I N K E T I L O P (POLTEKES SITEBA) SK MENDIKNAS NO. 212/D/0/2006 TERAKREDITASI

PENERIMAAN MAHASISWA BARU TAHUN AKADEMIK 2011/2012 PROGRAM STUDI : 1. KEBIDANAN (D3) (TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR : 035/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/II/2011)

2. TEKNIK ELEKTROMEDIK (D3) (TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR : 032/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/II/2011)

3. FISIOTERAPI (D3) (TERAKREDITASI BAN-PT NOMOR : 032/BAN-PT/Ak-X/Dpl-III/II/2011)

PENDAFTARAN : Gelombang I Tes Gelombang II Tes

: 01 April s/d 07 Juli 2011 : 08 Juli s/d 09 Juli 2011 : 11 Juli s/d 11 Agustus 2011 : 12 Agustus s/d 13 Agustus 2011

Alamat : 1. Jl. JHONI ANWAR NO. 8 LAPAI PADANG 2. JL. JHONI ANWAR NO. 17 A LAPAI PADANG TELP. 0751 - 445880 / 0811669722 Website : www.poltekes-siteba.ac.id email : poltekessiteba@yahoo.co.id KETUA LP3K PADANG Ttd Drs. H. Lamizar Yoena,SH.,MH

PENGURUS LP3K PADANG BID. OPERASIONAL PENDIDIKAN Ttd ERDI NUR,SKM.,M.KES

INFORMASI : POLTEKES BASUKI ARIO SENO ERDI NUR SUKSMERRI PAISOL

: 0811669722 : 0811661387 : 08126757101 : 08126630824 : 0811669073

INFORMASI YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSYARATAN PENDAFTARAN HUBUNGI KE ALAMAT KAMI DIREKTUR Ttd DRS. AMRIN TANJUNG,M.Pd

Sumur Kering Sementara itu, ratusan sumur rumah warga di Desa Pematangan Berangan dan Desa Suka Maju, Kecamatan Rambah, Rokan Hulu sejak beberapa pekan terkahir juga mengalami kekeringan. Akibatnya, warga terpaksa melakukan akvitas mandi, cuci dan kakus (MCK) di sungai. Pemantauan Haluan Riau, Minggu sore (3/7) di Desa Pematang Berangan, warga terlihat mandi memadati Sungai Batang Lubuh yang berjarak 100 meter dari perkampungan warga Pematang Berangan. Salah seoarang warga Pematang Berangan, Zulkhairi mengatakan, selama ini dirinya dan keluarga mandi dan untuk keperluan lainnya hanya menggunakan air sumur di rumahnya. “Kejadian ini sejak beberapa minggu terakhir ini air sumur tersebut sudah mulai kering dan tidak ada lagi airnya dan memaksa saya dan keluarga mandi di Sungau Batang Lubuh untuk (MCK),” terang Zulkhairi. Tidak hanya untuk MCK, air sungai terpaksa dimanfaatkan warga untuk air bersih, karena PDAM tidak sampai ke desanya. “Saat musim seperti ini kita sangat mengharapkan air dari PDAM. Malangnya, air PDAM tidak sampai ke rumah,” sebutnya. Warga Desa Pematang Berangan lebih beruntung dibandingkan dengan warga Desa Suka Maju. Pasalnya air sungai yang diharapkan warga tidak sebersih Sungai Batang Lubuh, bahkan jarak sungai dari pemukiman warga hampir 1 km. “Kalau Sungai Batang Lubuh masih bersih, karena airnya banyak dibandingkan air di sungai Desa Suka Maju ini. Sudahlah kering, airnya juga keruh,” keluh Bokar, warga Desa Suka Maju. Dalam kesempatan itu, ia juga mengharapkan PDAM mengalirkan air ke desa

mereka sehingga masyarakat mendapatkan air yang bersih untuk dikonsumsi dan untuk kebutuhan sehari-sehari, tutupnya. Beli Air Galon Kekeringan juga melanda warga di Bagan Batu, Rokan Hilir. Seorang warga setempat Misran mengaku mengeluarkan uang tambahan untuk membeli air guna keperluan masak dan mencuci. Untuk memenuhi keperluan sehari-hari mereka mengunakan air isi ulang dengan harga Rp3.000 sampai Rp4.500 per galon, setiap harinya harus membeli 5 hingga 7 galon “Jika kemarau bertambah dua bulan lagi, sangat mempengaruhi keuangan kami. Untuk 1 minggu saja pengeluaran untuk membeli air galon Rp300.000,” katanya. Di sisi lain, musim kemarin kemarau justru mendatang rezeki lebih bagi pemilik usaha Air Isi Ulang di Bagan Batu. Seperti diakui pemilik Depot Moha Baridh, di Balam Km 15 yang mengatakan sejak musim kemarau keuntungan yang diraihnya melonjak 100 persen. Terkadang pemintaan warga tidak tertampung. “Memang, sejak musim kemarau keuntungan kita menigkat, bahkan mecapai 100 persen. Di satu sisi kita beruntung dan bersyukur, namun di sisi lain kita prihatin dengan musim kemarau ini,” ungkapnya. Disebutkannya, seiringnya banyaknya permintaan tentu berimbas pada pendapatan. Biasanya omset per bulannya Rp3 hingga Rp4 juta, sekarang mencapai Rp5 juta hingga Rp10 juta. Kemudian Gultom, pemilik Depot di Baganbatu, mengaku sejak musim kemarau, air galon laris, sehingga omset penjualan meningkat 70 hingga 90 persen. “Alhamdulilah, musim kemarau ini membawa berkah bagi kami. Permintaan pelanggan meningkat dari hari biasanya,” kata Gultom. (hr/sus/yus/put)

“Selama ini Batam mendapatkan beras dari Cipinang. Sementara di Cipinang sendiri stok beras menipis. Padahal musim panen masih tiga bulan lagi. Ini bahaya untuk Batam, karena yang membutuhkan suplai beras dari Cipinang tidak hanya Batam, tapi juga daerah lain,” ujar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Kota Batam Ahmad Hijazi kemarin. Akibat stok beras yang mulai menipis tersebut, pasokan beras ke berbagai daerah terganggu, termasuk ke Batam. Akibatnya, sejak seminggu lalu, harga beras di Batam telah naik sebesar Rp400 perkilogram. Jika kondisi ini terus berlanjut tanpa ada aksi untuk penanggulangan, maka harga beras di Batam bisa lebih tinggi lagi. “Perkiraan kita harga beras bisa naik Rp700 perkilogram hingga Ramadhan ini bila tidak ditanggulangi dengan cepat,” ujar Hijazi. Saat ini Pemko katanya, sedang melakukan pendekatan dengan pusat agar Batam mendapat kemudahan untuk mengimpor beras dari vietnam atau Thailand. Saat ini, sebut Hijazi stok beras di Batam hanya 10.000 ton. Jumlah ini diperkirakan hanya tahan untuk satu bulan. Sementara perkiraan Dinas Perindustrian Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral, idealnya untuk kebutuhan sekita 1 juta warga dalam satu bulan membutuhkan 12.000 ton beras. Rata-rata, di pasaran Batam saat ini harga beras berkualitas standar dijual per kilogramnya Rp8.500. Bila benar harga naik, maka harga beras bisa mencapai Rp9.000 lebih per gramnya. Tidak hanya beras, sebelumnya Batam telah diributkan dengan permasalahan harga telur dan daging yang mengalami kenaikan harga. “Kita dilarang untuk impor daging, sementara kebutuhan daging tidak terpenuhi dari lokal. Ini akan kita suarakan juga ke pemerintah pusat, setidak-tidaknya kita mendapatkan jatah kuota impor. Kita khawatir bila ini terus berlanjut akan terjadi kelangkaan, sehingga harga semakin melambung. Kita memperkirakan harga daging juga bisa naik lagi kalau tidak segera diatasi,” ujar Hijazi. Hal yang sama juga terjadi pada telur. Sehingga dibutuhkan kebijakan pemerintah pusat untuk memberi kelonggaran pada Batam untuk melakukan impor tiga komoditi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat tersebut. Ketua DPRD Provinsi Kepri Nur Syafriadi ditemui terpisah mengatakan permasalahan naiknya harga telur harus menjadi perhatian semua pihak. Hal itu tidak lain karena telur merupakan komoditas utama masyarakat. “Memang kita ada produksi telur, tetapikan jumlahnya tidak mencukupi untuk kebutuhan Batam. Sehingga dibutuhkan suplai dari daerah lain. Termasuk impor, pemerintah pusat harus memperhatikan ini. Kita akan suarakan ke pemerintah pusat untuk memberikan izin impor untuk Batam,” ujar Nursyafriadi. (hk/pti)

ATAKA Express

COURIER & CARGO SERVICE

Lebih Cepat Lebih Baik

Jl. Teknologi Raya No. 104, Siteba Padang, Telp. (0751) 7871716, HP. 081374001716, FAX. (0751) 7056964

PENGIRIMAN DOKUMEN, PAKET & CARGO (Melayani Lokal & Dpmestik ke Seluruh Wilayah Nusantara) Catt : Jemput Antar Alamat JASA PINDAH RUMAH/KOST, PINDAH KANTOR/TOKO/BARANG (Dalam / Luar Kota di Nusantara) EKSPEDISI (PENGANGKUTAN BARANG) Sumatera-Jawa/Nusantara PENGEPAKAN (PACKING) & PENYEDIA ARMADA ANGKUTAN (TRUCKING) AKTIS MURAH, PR CITY COURIER (Pengiriman Dalam Kota; Paket & Dokumen, Billing Statement, AHABAT Kartu Kredit, Brosur, Undangan, dll. DAN BERS Cabang/Outlet ZATAKA : PADANG, Cengkeh : (0751) 775824, Simp. Tinju Lapai : (0751) 7809336, HP. 081320551548 DUKU : (0751) 484169, HP 081374883322, BUKITTINGGI : (0752) 7001516, HP. 081363573535, SOLOK : (0755) 22050, HP. 085274022811, PAINAN : (0756) 22473, HP. 08126745508, MUARO Sjj : (0754) 20250, HP.081374632998, MUARA LABUH : (0755) 70592, HP. 081363814593, Simp. Empat Pasaman : HP. 085263008432, 081363321678, Pulau Punjung : (0754) 40042, HP. 081374044040, Jambi : (0741) 21545, HP. 081927513593, Sungai Penuh : (0748) 323725, JAKARTA : (021) 8608003, 93443910, HP. 0811868308, Pekanbaru : (0761) 5522788, 085271945100 dan Agen/Outlet kami di kota anda


atuik Kabupaten Solok Aloe jo PPatuik

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

23

Lingkar Suzami Plh Kabag Humas SOLOK, HALUAN-Suzami yang akrab disapa Zul menjadi pejabat Pelaksana Harian (Plh) Kabag Humas di Sekertariat Daerah Pemkab Solok, sejak Jumat (1/07) lalu. ul menggantikan posisi Emil Dolia Khaira yang saat ini mendekam di Lembaga Permasyarakatan Muaro Padang, karena tersangkut kasus korupsi bersama mantan Bupati Gusmal akhir Juni lalu.“Insya Allah saya akan menjalankan tugas dengan sebaik mungkin “ tutur Zul didampingi Kasub Bag Humas Asnul Hakim, Senin (4/07) di Arosuka.Zul dan Asnul menambahkan dirinya meminta kerja sama yang baik dan dukungan rekanrekan wartawan koran Harian dan Mingguan, yang merupakan mitra kerja pemerintah daerah. Di lain pihak Sekda Kabupaten Solok Asrizal mengatakan, penunjukan Suzami sebagai Plh Kabag Humas, dalam rangka kelancaran tugas-tugas keseharian di bagian Humas setempat. (h/ris).

BKMT Ikut Bentuk

Karakter Generasi Muda ALAHAN PANJANG, HALUAN-Wakil Bupati Solok Desra Ediwan Anan Tanur mengatakan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) diharapkan perannya di tengah masyarakat menjadi pendukung membentuk karakter generasi muda. Demikian antara disampaikannya pada acara tatap muka dakwah wisata BKMT yang berlangsung di Masjid Amal Usak, Alahan Panjang Kecamatan Lembah Gumanti, Minggu (3/7) Wabup menyampaikan kegiatan ini perlu ditingkatkan, karena kegiatan yang bernilai positif dan akan mampu membentengi kehidupan umat Islam terutama Ranah Minang yang terkenal dengan adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Sejalan dengan itu kini pemerintah daerah sedang menggalakkan pola Magrib mengaji. Setiap Magrib dan Isya tidak menyalakan TV di setiap rumah agar pelaksanaan sukses, juga akan diadakan peninjauan ke setiap nagari. Selanjutnya kata Wabup kegiatan ini merupakan tindak lanjut Perda Nomor 6 Kabupaten Solok tentang pandai baca Alquran, sehingga perlu diadakan evaluasi dengan penerimaan siswa pada sekolah SLTP/SLTA.(h/nus)

Tugas Madrasah Cukup Komplit ALAHAN PANJANG, HALUAN- Kepala MTsN Lembah Gumanti Nurhayati menilai, tugas madrasah sangat komplit dalam menjadikan generasi berpendidikan dan cendikiawan muslim yang handal sesuai tuntunan zaman. Madrasah Tsanawiyah katanya, bukan menentang kemajuan akan tetapi sebaliknya mem bentuk manusia yang berahklak sesuai kemajuan zaman, sehingga kedepan generasi yang diha rapkan dapat membentengi diri dari hal negatif melalui iman taqwa.MTs ini telah lahir semenjak awal kemerdekaan sehingga banyak tokoh termasuk pejabat baik di kalangan sipil maupun militer pernah sekolah di sana, sehingga semakin diminati siswa. Terlihat dengan jumlah pendaftar yang cukup tinggi. (h/nus).

BP4K Gelar Pelatihan Manajemen SOLOK, HALUAN-Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Solok melaksanakan pelatihan dalam bentuk apresiasi peningkatan kualitas manajemen penyuluhan yang dikelolah petani sebanyak lima angkatan, yang akan dibuka secara resmi oleh Kepala BP4K Kabupaten Solok Darman, Selasa (4/7) di Caredek Solok.Panitia pelaksana Imral Syahrial dan Marjulis mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM pengurus FMA, penyuluh swadaya dan anggota FMA yang ada di 40 Nagari di 14 kecamatan di Kabupaten Solok. Tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan ketua, sektretaris, bendahara dan penyuluh swadaya dalam mengelola FMA, dan mampu memfasilitasi serta memandu peserta pembelajaran di FMA,mampu mengelola Administrasi dan pembukuan FMA. Selain itu dengan kegiatan ini diharapkan pula pengelola FMA mengetahui dan mampu mengembangkan organisasi petani kelompok pembelajaran FMA, mampu mengembangkan kemitraan agribisnis dan pengembangan jejaring kelompok, sehingga dapat pula membuka peluang usaha yang lebih luas dan lebih menguntungkan. (h/mit)

HASIL PANEN — Hasil Panen bawang merah Petani Paninggahan yang produksinya terus meningkat ALMITO

Alokasi Dana Jampersal Minim

SOLOK, HALUAN - Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Bakhrizal Bakti, mengatakan rencana alokasi dana jaminan persalinan (Jampersal) untuk Kabupaten Solok sangat minim. “Rencana alokasi Jampersal untuk Solok hanya Rp 499 juta. Sementara sasaran ibu hamil untuk tahun ini mencapai 6.000 orang,” katanya di Solok, Sabtu (2/7). Menurutnya kalau dibandingkan jumlah anggaran Jampersal tersebut dengan sasaran ibu hamil sangat jauh dari kecukupan sehingga perlu ditambah untuk Kabupaten Solok.”Kalau kita hitung untuk satu biaya persalinan

senilai Rp 350 ribu per orang, kalau dijumlahkan untuk 6.000 persalinan jumlahnya melebih Rp 2 miliar,”kata Bakhrizal. Menurutnya, alokasi dana tersebut sedang proses di tingkat pemerintahan pusat, dan diperkirakan dalam waktu dekat ini akan dicairkan. Jampersal merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Dikatakan Bakhrizal, pada tahun 2010 lalu terdapat sembilan orang kematian ibu akibat melahirkan, dan 123 orang kematian bayi. menurutnya jumlah tersebut merupakan jumlah yang sedikit dibandingkan daerah lain. Bersihkan Selokan Sementara Kepala pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Solok, Ola Prianti mengimbau masyarakat agar giat membersihkan selokan guna mencegah ancaman demam berdarah dengue (DBD). “Jika selokan tersebut tidak terurus

Lima SKPD Ikut Turnamen Sepakbola

dengan baik, bisa menimbulkan jentikjentik nyamuk yang berpotensi untuk menyebabkan masyarakat terserang DBD,” katanya Sabtu (2/7). Ia menilai, saat ini partisipasi masyarakat untuk membersihkan pekarangan rumah sangat rendah sehingga menjadi salah satu faktor yang bisa menimbulkan DBD. Walau belum ditemukan kasus yang membahayakan, namun hal itu perlu diberantas melalui upaya peningkatan kebersihan lingkungan. Ia juga mengimbau masyarakat segera melapor ke petugas kesehatan terdekat kalau mengalami DBD. Hal yang sama diungkapkan ketua DPRD Kabupaten Solok, Syafri. Ia meminta masyarakat Kabupaten Solok untuk meningkatkan kebersihan terutama di lingkungan perumahan. “Kebersihan itu merupakan hal yang diprioritaskan, di samping baik untuk kesehatan juga dianjurkan dalam agama Islam,” katanya.(ant)

Pemkab Diminta Optimis Realisasikan RPJMD

SOLOK, HALUAN - DPRD Kabupaten Solok mengharapkan Pemkab optimis dalam merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ke 2 pada tahun 2012. “Walau kondisi keuangan daerah belum memadai, tapi kita tetap optimis agar pembangunan berjalan dengan hasil yang baik,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Asrul Tanjung di Solok, Kamis (30/ 6). Selain itu yang dibutuhkan untuk pembangunan yang optimal, kata dia, kreativitas dari pihak eksekutif terutama bagi kepala SKPD untuk menggali sumber-sumber pendapatan daerah yang belum tersentuh. Menurutnya agar arah pembangunan itu berjalan dengan baik, seharusnya pondasi pencapaian target pembangunan 2015 ditentukan dengan penentuan prioritas program dan kegiatan serta capaian kinerja tahun 2012. “Hal itu menuntut semua komponen mempersiapkan segala sesuatunya dengan cermat dan matang,” ungkap

Asrul Tanjung. Ia mengatakan, untuk menghindari kegalan pencapaian RPJMD, sangat

membutuhkan efisiensi dan efektivitas dalam berbagai bidang sehingga dengan hal itu target bisa tercapai. (ant)

ALMITO

JALAN By Pas Guguk Lubuk Silasih yang masih terbengkalai, dan belum dapat dilewati sepenuhnya oleh kendaraan.

SOLOK, HALUAN- Lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Solok ikut serta pada ajang turnamen sepakbola yang digelar pemuda Nagari Jawi Jawi, Kecamatan Gunung Talang. Kelima SKPD itu masing-masing adalah dinas perhubungan, kesehatan, Satpol PP, sekertariat daerah dan PGRI. Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Edisar Dt Manti Basa kepada Haluan, Senin (4/6) mengatakan, ajang turnamen sepakbola tersebut dalam rangka menjalin tali silaturahmi dengan sesama SKPD dan pemuda Nagari Jawi-Jawi. “Kegiatanya cukup positif makanya kami dari jajaran Dinas Perhubungan dan Kominfo menyatakan langsung ikut ambiul bagian “ tutur Edisar. Sementara Wali Nagari Jawi Jawi Laswir Cangkia menambahkan turnamen sepakbola itu digelar di Lapangan Raya Nagari Jawi Jawi di Jorong Pakan Jumat, mulai 26 Juni hingga 27 Juli mendatang. Turnamen diadakan dalam rangka menjalin tali silaturahmi dan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan tahun 2011 Agustus mendatang. Peserta turnamen kata Laswir sebanyak 8 tim, 5 dari SKPD Pemkab Solok, dan tiga lainnya dari tim tuang rumah yakni Bintang Barat A, B dan C.Mereka dibagi dalam 2 pool dengan sistem setengah kompetisi. “Juara 1 dan 2 turnamen ini akan mendapat tropi lepas dan bingkisan menarik serta tabanas masing-masing Rp750 ribu dan Rp500 ribu,” paparnya. (h/ris)

Reuni SPP Digelar September

SOLOK, HALUAN-Reuni akbar Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Yayasan Almunawwarah ( YAM )Talang, dipastikan digelar 4 September mendatang. Ketua Panitia Reuni SPP Talang Sudirmanto didampingi Sektretaris Della Afriyanti menjelaskan,untuk suksesnya acara ini sejak bulan yang lalu telah dibentuk panitia yang melibat sejumlah eks siswa SPP Talang berdomisili di Sumatera Barat, serta ditambah perwakilan di beberapa provinsi dan kota, seperti Jambi, Bengkulu, Riau, Jakarta dan sekitarnya. Direncanakan acara reuni akbar ini akan mengundang Bupati Solok yamsu Rahim beserta jajarannya,sejumlah tokoh yang telah berjasa dalam pengemnbangan SPP Talang, sehingga para lulusannya sebagian besar telah bekerja atau membuat usaha sendiri. Eks Kepala SPP Talang Afdhal Tamsin kepada Haluan menambahkan, pihaknya sangat mendukung acara reuni akbar tersebut, karena dapat merajut kembali silaturahmi keluarga besar SPP Talang yang sudah bertebaran di berbagai pelosok wilayah Indonesia dengan berbagai profesi. (h/mit )

Kader Golkar Didorong Kembangkan Potensi Nagari

ALMITO

DANAU mini Tabek Panjang, Guguk yang berpontesi dikembangkan untuk budidaya ikan keramba

SOLOK, HALUAN–Sebanyak 95 kader Golkar mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) Karekterdes di gedung Solok Nan Indah, Sabtu (2/07). Diklat yang berlangsung satu hari penuh itu di buka secara resmi oleh Azwir Dainy Tara mewakili Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie. Acara ini juga dihadiri Bupati Solok Syamsu Rahim, Ketua DPD Partai Golkar Sumbar diwakili Asrul Syukur, Ketua DPC

Partai Golkar Kabupaten Solok Desra Ediwan Anantanur, Ketua DPRD Kabupaten Solok Syafri Dt Siri Marajo, Muspika dan unsur terkait lainnya. Menurut Ketua Panitia Rusli Intan Sati, peserta Diklat terdiri dari berbagai unsur dari kecamatan, nagari dan jorong yang bertujuan meningkatkan motifasi, militansi, dedikasi dan kerjasama kelompok peserta, agar dapat mengembangkan potensi nagari serta meningkatkan kemampuan

untuk memperluas basis, dukungan Partai Golkar di lingkungan masyarakat. Sementara Ketua umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam sambutan tertulisnya yang di bacakan Azwir Dainy Tara mengatakan, musyawarah dalam pengambilan keputusan, serta memberdayakan masyarakat dalam rangka pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan. Kalau itu yang terjadi, maka tidak saja positioning Partai Golkar semakin

kuat dan mengakar di tengahtengah masyarakat, tetapi nampak nyata dari kiprah kader-kader Partai Golkar dalam mengimplementasikan paradigma membangun Indonesia dari desa akan sangat terasa manfaatnya dalam peningkatan kesejahteraan bagi sesamanya. Sementara itu, Bupati Solok Syamsu Rahim dalam sambutannya mengatakan, semangat kepedulian, kebersamaan dan militansi harus dimiliki oleh kader

Partai Golkar. Dia berharap kader Partai Golkar harus pandai-pandai menyesuaikan diri di tengah-tengah masyarakat yang penuh kompetitif, menempatkan diri sesuai dengan potensi kader yang dimiliki dan terus senantiasa melakukan pendampingan dalam setiap aspek kehidupan, sehingga Partai Golkar akan senantiasa dicintai rakyat, dan hakikinya kejayaan Partai Golkar akan dapat diraih kembali. (h/sh)


24

Pokok

SELASA, 05 JULI 2011 M 04 SYA’BAN 1432 H

Tokoh

SHIREEN SUNGKAR

ILLAH SAILAH

Suka Olahraga dan Makan Sayur JIKA ditanya mengenai olahraga, tak akan ada habisnya akan dituturkan oleh Illah Sailah, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi). Meskipun dalam masa pendidikannya, dia tak pernah mengambil jurusan Olahraga, namun dia sangat suka sekali berolahraga. “Strata I (S1) mengambil jurusan Teknologi Hasil Pertanian di Institut Pertanian Bogor (IPB), S2 Teknik Kimia di Institut Teknik Bandung (ITB), dan S3 di Queensland University mengambil jurusan Teknik Kimia juga,” tandasnya setelah membuka acara Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pomda) Sumatera Barat (Sumbar) 2011 di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Politeknik Negeri Padang (PNP). Dia menyukai olahraga semenjak SMP dan pernah ikut Pekan Olahraga Daerah (Porda). “Semenjak SMP, di SMP 2 Garut, saya telah suka berolahraga. Waktu itu aktif di olahraga voli, basket, lari

&

Ingin Adopsi Anak

Artis cantik nan ayu Shireen Sungkar mengaku sangat menyukai anak-anak. Ini terbukti dari niatnya untuk mengadopsi seorang anak kecil. Hal ini sudah menjadi cita-citanya sejak dulu.

sprint, berenang, dan karate yang dulu pernah ikut Porda. Pulang dari kantor, sesampai di rumah sekitar jam 23.00 WIB, saya menyempatkan diri untuk fitness selama 20-30 menit di rumah saya yang berada di Bogor,” kata wanita murah senyum ini. Olahraga memang merupakan hobinya. Kebetulan dia juga dibesarkan dari keluarga olahragawan. “Bapak saya, atlet angkat besi. Kakak berkecimpung di dunia karate dan pencak silat,”

VOKALIS kawakan Utha Likumahuwa terpaksa menjalani bedah otak setelah pingsan lagi secara tiba-tiba. Ia menjalani pembedahan di Rumah Sakit St Maria Pekanbaru, Riau. Hal tersebut

diungkapkan oleh pihak Utha. “Ya, dia semalam menjalani operasi otak. Sebelumnya, dia pingsan tiba-tiba,” ucap Marianne Sahetapy, Senin (4/7/2011). Sepengetahuan Marianne, Utha menjalani bedah besar pada otaknya sesudah mengalami penyempitan pembuluh

urainya. Selain itu, selaku orang Sunda, dia menggemari sayur. “Semua orang Sunda suka daun, kecuali dua, daun pintu dan daun telinga,” ujarnya berkelakar. Hal ini membuat orang di sekitarnya, seperti, Direktur PNP Aidil Zamri, Rektor Universitas Andalas Musliar Kasim, Pembantu Direktur III PNP H. Albar, dan lainnya tertawa. (h/cw13)

“Cita-citaku ku pengen adopsi anak karena suka sama anak, Pengennya dari kecil dari baby,” ujar Shireen saat di temui di pembukaan TK Khalifah di kawasan Bintaro,. Tak hanya Shireen yang mempunyai niat tersebut, sang kekasih pun ternyata mempunyai niat yang sama. Menurut penuturan Shireen, Wisnu ingin mengadopsi anak kecil. “Wisnu juga pengen banget adopsi anak, Wisnu pengennya adopsi bayi laki. Jadi pengen banget adopsi anak kecil,” terang Shireen. Namun sayang, niat untuk mengadopsi anak itupun harus di tunda lantaran tidak ada izin dari orang tua Shireen Sungkar. Mengingat kesibukan Shireen, orang tuanya khawatir anak tersebut nantinya tidak terurus. “Tapi sama Papa gak izinin. Takut nanti gak terurus karena aku kan sibuk kerja,” tandasnya. (h/omg)

UTHA LIKUMAHUWA

Operasi Otak

darah. “Ya, operasi otak. Ada pendarahan, tetapi bukan pecah pembuluh darah, melainkan penyempitan pembuluh darah,” ucap Marianne lagi. Ia melanjutkan bahwa sebetulnya Utha sudah diperkenankan pulang ke Jakarta setelah mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit St Maria Pekanbaru sejak Senin minggu lalu (27/6/2011), akibat stroke. “Dia sudah siuman, sudah bisa ngobrol. Makanya, dia sudah boleh pulang ke Jakarta dari Pekanbaru,” kata Marianne.

Sebelumnya, lelaki kelahiran 1 Agustus 1955 ini pingsan ketika sedang mengobrol santai bersama Debby, istrinya, di Pekanbaru. Merasakan kejanggalan pada kondisi suaminya, Debby kemudian membawanya ke rumah sakit terdekat, Rumah Sakit St Maria. Utha, yang memiliki rekam jejak kesehatan bermasalah dengan kadar gula dalam darah dan tekanan darah, jatuh koma dan dirawat inap di bagian intensive care unit (ICU) rumah sakit tersebut. (h/kcm)


Haluan 05 Juli 2011