Issuu on Google+

RABU, 5 FEBRUARI 2014

Harian Umum

5 RABI’UL AKHIR 1435 H

MEDIA GROUP

EDISI 122, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082385321222

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

05.08 12.34 15.57 18.39 19.51

Satu lagi Korban Tambang Masih Dicari

WIB WIB WIB WIB WIB

Sesungguhnya rumah yang mulamula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia

SAWAHLUNTO, HALUAN — Pencarian Arfan (40), korban kecelakaan tambang batu bara di kawasan Perambahan, Dusun Data Galundi, Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto terus dilakukan. Meski telah memasuki hari keduabelas, semangat tim evakuasi yang didominasi para pekerja tambang tersebut, tidak pernah kendur untuk menemukan rekan kerja mereka.

(Ali Imran Ayat : 96) Sumber: www.pkpu.or.id

>> SATU LAGI hal 7

PJ WAKO DIPROSES

Sinabung Kian Berbahaya

Ratusan nasabah PT. Bumi Berkah Mandiri mendatangi PT developer perumahan tersebut untuk meminta uang mereka karena PT tersebut batal membangun perumahan yang mereka janjikan. HOLY ADIB

PT BERKAH BUMI MANDIRI INGKAR JANJI

KABANJAHE, HALUAN — Gunung Sinabung masih menunjukkan aktivitas berbahaya. Gunung setinggi 2.460 meter itu terus bererupsi sehingga membuat pencarian korban belum bisa dilanjutkan.

>> SINABUNG KIAN hal 7

Lava pijar mengalir dari puncak Gunung Sinabung, tampak dari Desa Tiga Pancur, Karo, Sumut, Selasa (4/2) malam. ANTARA

Ratusan Konsumen Perumahan Merasa Ditipu PT Berkah Bumi Mandiri ingkar janji. Pengembang ini batal membangun perumahan di Aia Pacah Padang. Meski uang dikembalikan, namun ratusan konsumen merasa ditipu.

Polisi Usut Penyerobotan Tanah Basko Oleh PT KAI PADANG, HALUAN — Penyidik Reskim Polresta Padang akan memanggil pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Drive II Sumbar untuk diperiksa dalam kasus penyerobotan tanah yang dilaporkan Manajemen Basko Grand Mall dua tahun lalu. Rencananya minggu ini PT KAI Drive II Sumbar akan dipanggil, dan diperiksa oleh penyidik Unit Reskrim Umum (Resum) Polresta Padang. “Kalau tidak ada halangan, pihak PT KAI Drive II Sumbar diperiksa pada hari Kamis

besok terkait kasus tersebut,” kata Kapolresta Padang Kombes Pol. Wisnu Andayana melalui Kasat Reskrim Kompol Iwan Ariyandhi kepada Haluan, Selasa (4/2). Iwan mengatakan, dalam pemanggilan tersebut pihak PT KAI Drive II Sumbar akan dijadikan saksi terlebih dahulu. Namun, tidak tertutup kemungkinan saksi bisa ditetapkan sebagai tersangka. Nantinya, lanjut Iwan, setelah saksi pertama dari

>> POLISI USUT hal 7

PADANG, HALUAN – Merasa ditipu, sekitar 200 konsumen perumahan PT Berkah Bumi Mandiri (BBM) mendatangi kantor perusahaan pengembang tersebut di Jalan Veteran Padang, Selasa (4/2) kemarin. Kedatangan

mereka untuk memenuhi pemanggilan pihak PT BBM untuk mengambil uang yang telah mereka bayarkan sebagai cicilan pembelian rumah. Namun untuk pencairan dana ini hanya dilayani kepada konsu-

Evaluasi APBD Padang Dua Hari Tuntas

men yang telah melapor dan melengkapi syaratsyaratnya yang berupa fotokopi bukti pendaftaran dan kwitansi pembayaran. Menurut salah satu

JAKARTA, HALUAN — Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Djohermansyah Djohan mengatakan bahwa Kemendagri sudah menerima nama calon Penjabat (Pj) Walikota Padang yang diusulkan Gubernur Sumbar. ”Sudah kita terima dan masih diproses,” kata Djohermansyah Djohan menjawab pertanyaan Haluan usai menjadi pembicara pada diskusi RUU Pilkada, di Ruang Wartawan DPR, Selasa (4/2). Ketika ditanya berapa nama calon yang diajukan Gubernur Sumbar, Djohermansyah Djohan

>> RATUSAN hal 7

>> EVALUASI APBD hal 7

DIDUGA MELANGGAR PERDA

FMMTS Laporkan Pemko Padang ke Polda

Ketua Forum Masyarakat Minangkabau Tolak Siloam (FMMTS) Masfar Rasyid dan Kuasa Hukum FMMTS Miko Kamal , memberikan keterangan kepada wartawan usai melaporkan Pemko Padang ke Polda Sumbar, Selasa (4/2).

PADANG, HALUAN — Forum Masyarakat Minangkabau Tolak Siloam (FMMTS) Selasa (4/2) kemarin mendatangi Polda Sumbar. Forum ini melaporkan Pemerintah Kota Padang atas dugaan pelanggaran Perda No. 4 tahun 2012, terkait izin prinsip dan tata ruang yang dikeluarkan oleh Pemko Padang terhadap Lippo Group yang akan membangun hotel dan mal di Jalan Khatib Sulaiman. Surat pengaduan FMMTS

HOLLY ADIB

tersebut diterima oleh Polda Sumbar dengan Nomor pengaduan: STTL/27A/2014/SPKT Sbr. Kuasa Hukum FMMTS, Miko Kamal mengatakan, kawasan Khatib Sulaiman ditentukan dalam Perda No. 4 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Padang Tahun 2010–2030 pasal 70 Ayat (3), bahwa kawasan tersebut untuk pengembangan perkantoran

>> FMMTS LAPORKAN hal 7

Semangat Baru Petani Limau Kamang Magek LAPORAN:

HASWANDI DULU, pada era 60-an hingga 80-an, warga Kamang Magek Agam mampu membangun rumah hanya dengan bertanam limau. Kala itu, Limau Kamang terkenal dengan buahnya yang manis dan tahan lama jika disimpan. Distribusinya waktu itu tidak hanya menjangkau Sumbar, tapi telah menembus provinsi tetangga. Tak heran jika saat itu sebagian besar masyarakat Kamang Magek Kabupaten Agam lebih memilih bertanam limau sebagai mata pencaharian mereka. Tapi mimpi buruk melanda Kamang Magek, karena

pada tahun 1989 hingga 1990, Limau Kamang punah akibat diserang hama penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD), yang berarti kerusakan pembuluh tapis pada jeruk. Kini harapan baru muncul. Semenjak tahun 2006, beberapa kelompok warga mulai kembali bersemangat dan mencoba kembali untuk bertanam limau. Hasilnya, pada tahun 2013 ini, ada beberapa kelompok tani yang telah memulai memanen limau mereka, meski panen raya besar-besaran itu sendiri diperkirakan pada Juni 2014 mendatang. Salah seorang diantara petani limau itu adalah Feri Mahtera Dt Muncak (50), warga Jorong Koto Marapak

Feri Mahtera di kebun limaunya. HASWANDI

Nagari Magek Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam. Ia termasuk dalam Kelompok Tani Agro Utama yang beranggotakan 15 orang.

Meski tergabung dalam kelompok, namun bukan berarti penyediaan lahan dan perawatannya ditanggung

>> SEMANGAT BARU hal 7

HARI INI TERBIT LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I RIAU DAN KEPRI HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I SUMBAR HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

2014, Diluncurkan BSPS untuk 1.100 Rumah Pemancing Tenggelam di Dermaga PADANG, HALUAN — Sejumlah pekerja pelabuhan mengerumuni dermaga 1 Teluk Bayur,Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Selasa (4/2). Mereka ingin menyaksikan penemuan mayat di dermaga yang biasanya digunakan untuk mengangkut semen itu. Mayat tersebut ditemukan oleh tim BPBD PK Padang dan KP3 Teluk Bayur setelah sebelumnya warga melaporkan ada orang hilang di sekitar pelabuhan. Khairul (38), salah seorang pekerja mengatakan, sebelumnya dia melihat seorang pemancing duduk di pinggir dermaga. Kemudian tidak berapa lama dia dan pekerja lainnya kaget setelah tidak melihat pemancing tersebut tidak lagi di sana. “Kami kaget, barusan melihat dia sedang memancing, namun tidak berapa lama dia hilang. Kami pun mancari di sekitar lokasi tapi tidak menemukannya,” ujarnya. Dia menambahkan, karena tidak juga ditemukan dia bersama pekerja lainnya melaporkannya kepada BPBD PK Kota Padang dan KP3 Teluk Bayur. Di lokasi kejadian tersebut, terlihat sebungkus kacang jagung, segelas kopi susu dan satu set alat pancing yang diduga milik pemancing yang hilang. Tim BPBD dan KP3 mendapat laporan, segera melakukan pencarian. Sekitar tiga jam korban diketahui bernama Dedi (30), berhasil ditemukan dengan kondisi tubuh sudah menggembung. “Saat evakuasi berlangsung lancar tidak ada halangan. Namun kondisi korban kita temukan sudah tidak bernyawa dan menggembung,” ucap Kabid Penanggulangan Awal BPBD PK kota Padang, Edi Asri. Selanjutnya jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk diotopsi. Dengan didampingi pihak keluarga, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di kawasan Bukik Putus, Kecamatan Lubuk Begalung. (h/rvo)

MENCARI AIR BERSIH—Desi, mengisi ember berisi air bersih yang diambilnya di sela bebatuan aliran Batang Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa (4/2). Warga setempat kesulitan air bersih setelah sumur mereka kekeringan sejak dua minggu lalu. RIVO SEPTI ANDRIES

DPRD ANGKAT BICARA

Tunda Tidak Masuk dalam KUA-PPAS PADANG, HALUAN — Terkait beredarnya SMS bodong di lingkungan Pegawai Negeri Sipil (PNS) DPRD dan Pemprov Sumbar, berisi imbauan tidak memilih Anggota DPRD Sumbar yang maju pada Pileg 2014 ini, membuat DPRD Sumbar angkat bicara. Anggota Komisi III DPRD Sumbar Zulkifli Jailani menegaskan, DPRD tidak pernah menyatakan setuju ataupun menolak usulan kenaikan Tunjangan Daerah (Tunda), untuk PNS di lingkungan Provinsi Sumbar. Namun, karena anggaran kenaikan Tunda tidak pernah dimasukkan Pemprov Sumbar ke dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) Rancangan APBD

2014. “Dengan tidak masuknya usulan kenaikan Tunda itu, maka secara otomatis DPRD tidak membahasnya pada rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Pemprov. Kalau Pemrov memang berniat menaikkan, seharusnya mereka memasukkannya. Berarti memang tidak ada niat,” ujarnya, Selasa (4/2). Diakuinya, rencana kenaikan Tunda memenang pernah didengar oleh DPRD. Namun, itu hanya sekedar rencana, dan tidak pernah ditindaklanjuti oleh TAPD. “Rencana Tunda hanya informal saja, itupun Asisten II Setdaprov Sumbar yang mengatakan itu. Sedangkan Gubernur Irwan Prayitno hanya menyampaikan rencana kenaikan Tunda secara lisan,

pada waktu wirid di Masjid Raya Sumbar beberapa waktu yang lalu. Setelah itu, tidak pernah ditindaklanjuti,” ungkapnya lagi. Sementara itu, Angota Banggar DPRD Sumbar HM Nurnas membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tidak pernah memasukkan rencana kenaikan Tunda di KUA-PPAS dan RAPBD. Menurut Nurnas, jika memang Pemprov ingin mengajukan kenaikan Tunda PNS, tentu landasan kenaikannya harus jelas dan dilaporkan ke Banggar secara tertulis, dan kenaikan itupun haruslah profesional, proporsional dan adil. Prinsipnya DPRD amat menyetujui kenaikan tersebut, namun lebih diutamakan

golongan bawah seperti golongan I dan II. “Mereka tentu lebih membutuhkan mengingat gajinya masih rendah, pegawaipegawai ini memang tidak memiliki banyak pemasukan seperti PNS golongan III dan IV, yang biasanya sudah mendapatkan tunjangan jabatan,” ungkapnya. Ia menilai kenaikan tunjangan mau tak mau tentu akan membuat belanja pegawai membengkak. Apalagi jumlah PNS di lingkungan provinsi ada sekitar 7000 orang. Dengan begitu anggaran belanja pegawai akan menjadi amat banyak. “Jadi lebih baik memikirkan nasib honorer, dan PTT yang saat ini masih bergaji di bawah UMR,” pungkasnya. (h/wis)

HJK SIJUNJUNG KE-68

Wujudkan Pembangunan Merata untuk Kesejahteraan SIJUNJUNG, HALUAN — Dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten (HJK) ke-68 Kabupaten Sijunjung yang jatuh pada 18 Februari 2014, masyarakat berharap pembangunan yang merata dapat diwujudkan. Pada akhirnya, Kabupaten Sijunjung bisa maju dan bebas dari ketertinggalan dari daerah lain. Harapan besar ini salah satunya disampaikan oleh Bambang Karnadi SE, salah seorang tokoh masyarakat Padang Laweh, Kecamatan Koto VII. Ia mengaku masyarakatnya masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan. Ini ditandai dengan masih lemahnya pembangunan infrastruktur seperti jalan, listrik dan air sebagai sumber kehidupan masyarakat. “ Saya berharap pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sijunjung harus merata. Karena selama ini masih dirasakan pembangunan di

Kabupaten Sijunjung ini masih sangat kurang. Harus menjadi catatan penting di masa datang,” ujar Bambang. Pada HUT ke- 68 Kabupaten Sijunjung tahun ini, hendaknya menjadi momen penting bagi para pejabat untuk mengevaluasi pembangunan yang dilaksanakan selama ini, karena Kabupaten Sijunjung sebagai daerah yang baru berkembang sangat memerlukan bantuan Pemerintah Provinsi Sumbar dan pemerintah pusat. “Kita bisa melihat saat ini kondisi jalan milik Pemprov Sumbar yang masih banyak rusak dan sampai saat ini belum ada perbaikannya, juga ada beberapa ruas jalan kabupaten yang rusak dan terbam’’ ujarnya. Bambang berharap dengan bertambahnya usia kabupaten Sijunjung ini, pembangunan yang masih terbengkalai dan sedang berjalan agar lebih cepat direalisasikan. Karena dampak

kebaikan dan buruknya dari pembanguan itu kelak akan kembali kepada daerah itu sendiri. “ Sebagai Warga masyarakat daerah Kabupaten Sijunjung wajarlah kiranya kita meminta yang terbaik untuk daerah yang kita tinggali” ujar Bambang. Ke depan, lanjut pria kelahiran Sumpadang 1966 tersebut, diharapkan Kabupaten Sijunjung lebih baik, lebih jaya dan semakin cemerlang memberikan dan menciptakan pembangunan yang tanpa henti. “Besar harapan kami sebagai warga dan masyarakat kabupaten Sijunjung dalam menyambut Hari Jadi Kabupaten ke68 ini, Pemerintah Daerah Sijunjung dapat menciptakan sarana-sarana pembangunan yang lebih baik lagi,” harapnya. Zulkarnain Mondo salah seorang tokoh masyarakat Tanjung Ampalu mengatakan bahwa saat ini pembangunan

di Kabupaten Sijunjung berjalan mundur sebab dampak pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah tidak nyta hasilnya, seperti jalan yang menghubungkan antara Jorong Aur Gading dengan Jorong Koto Panjang nagari limo Koto yang sampai saat ini belum selesai pengerjaannya. Selain itu masih banyak warga Tanjung Ampalu yang hidup di rumah yang tak layak huni yang membutuhkan uluran tangan pemerintah. Selain itu, bangku belajar anak SD dan SMP banyak yang tidak layak pakai. Infrastruktur jalan dari Jorong Aur gading Nagari limo Koto ke Jorong Koto Panjang yang tembus ke Nagari Padang Sibusuk yang sampai saat ini tidak selesai pengerjaannya. Dirinya berharap dengan hari Jadi Kabupaten Sijunjung yang ke-68 dapat dilakukan peningkatan pembangunan masyarakat yang berkualitas. Pencapaiannya

dapat dilakukan dengan pembinaan bakat dan minat sehingga terjadi hubungan yang harmonis antara masyarakat dan pemerintah. “Selain sebagai kekuatan sinergis yang ampuh dalam mengatasi setiap bentuk tan-tangan, semangat persatuan dan kesatuan merupakan salah satu faktor yang diperlukan dan turut menentukan keberhasilan proses dan pelaksanaan pembangunan,” Papar pria yang akrab disapa Zul Mondo tersebut. Zul Mondo mengatakan bahwa masyarakat punya harapan besar terhadap Pemerintah Kabupaten Sijunjung untuk dapat memperhatikan kesejahteraan masyarakat di nagarinagari ataupun jorong-jorong yang masih berada dibawah garis kemiskinan, di samping pembangunan di bidang pendidikan, infrastruktur jalan dan jembatan yang belum maksimal dirasakan masyarakat.(h/cw.ogi)

PADANG, HALUAN — Sejak 2012 lalu, Pemprov Sumbar melalui Dinas Prasjal Tarkim Sumbar meluncurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Program ini diprioritaskan bagi masyarakat miskin yang memiliki rumah tak layak huni. Mereka berhak mendapatkan bantuan perbaikan rumah. Bantuan stimulan diberikan dalam bentuk bahan bangunan sesuai dengan kontrak pengadaannya dengan pelaksana Rp7,5 juta/unit. Perbaikan difokuskan pada atap, lantai dan dinding atau sering disebut Aladin. “Program BSPS ini diluncurkan untuk perbaikan taraf hidup masyarakat. Bantuan yang diberikan bersifat stimulan atau rangsangan saja. Dan diharapkan adanya tambahan dari partisipasi dan swadaya sanak keluarga penerima bantuan,” kata Kepala Bidang Perumahan dan Pemukiman Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, Indra Jaya didampingi Sekretaris Dinas Yohanes dan staf Novia. Sedangkan usulan perbaikan rumah, disampaikan RT, RW, Lurah dan secara berjenjang diteruskan ke pihak kabupaten/kota dan provinsi. Kemudian usulan tersebut diverifikasi untuk menilai layak atau tidak untuk mendapatkan bantuan. Kriteria rumah yang diperbaiki harus memenuhi unsur kecukupan luas. Setiap orang membutuhkan ruang rumah minimal 9 m2. Bila anggota keluarga 4 orang, maka minimal rumahnya adalah tipe 36 m2. Selain itu rumah yang diperbaiki juga memenuhi kecukupan kualitas dengan arti, bahan bangunan dan cara mengerjakannya sesuai dengan standar pekerjaan yang ditetapkan. Terakhir, rumah itu harus memenuhi syarat kesehatan, memiliki pintu, jendela dan kamar atau ruang pembatas. Tahun 2012 lalu, dialokasikan melalui APBD Sumbar Rp3 miliar untuk perbaikan 500 unit rumah, tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumbar, kecuali Mentawai. Saat itu besarnya stimulan Rp6 juta/ unit. Tahun 2013, nilai bantuan meningkat menjadi Rp7,5 juta/unit sesuai kontrak kerjanya. Sedangkan rumah yang mendapat BSPS sebanyak 1.763 unit. Untuk tahun 2014, pihaknya kembali mengalokasikan bantuan sekitar 1.100 rumah. Sementara itu, terkait keluhan masyarakat Padang Pariaman yang menerima program bantuan perbaikan rumah ini, Indra menjelaskan, mereka bukan penerima program BSPS Pemprov Sumbar, tetapi bantuan dari APBN yang langsung dikoordinasikan dengan masingmasing Pemkab/Pemko. “Kita sudah telusuri keluhan masyarakat itu. Kita diketahui bahwa mereka menerima bantuan program perbaikan rumah dari dana APBN. Sebab, program serupa cukup diluncurkan pemerintah dan tersebar pada beberapa kementerian, diantaranya di Kemenpera dan Kemensos,” katanya. (h/vie)

PEMBALAKAN LIAR DI SUMBAR

Dari Cukong Besar Beralih ke Pengusaha Kecil PADANG, HALUAN— Dinas Kehutanan Sumatera Barat mencatat sebanyak 73 kasus pembalakan liar terjadi di Sumatera Barat sepanjang tahun 2013. Jumlah kayu yang disita tu sebanyak 284,6016 atau senilai setengah miliar jika dianggap semua kayu yang diambil adalah meranti. Harga meranti ini saat ini sekitar Rp1 juta per kubik. Kepala Bidang Pengamanan dan Perlindungan Kawasan Hutan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat Faridil Afras mengatakan, kasus pembalakan liar ini paling banyak ditemukan di daerah Kabupaten Agam sebanyak 13 kasus, disusul Tanah Datar 12 kasus, Pasaman Barat 9 kasus, Pasaman sebanyak 8 kasus, Dharmasraya 5 kasus, dan Kota Padang 4 kasus. Faridil menyebutkan, kasus pembalakan liar yang terjadi ini didominasi oleh para pengusaha kecil dan masyarakat sekitar. Hal ini membuat pihak kepolisian cukup sulit untuk mengindentifikasi siapa pengum-

pulnya. “Cara-cara pembalakan liar di era sekarang sangat berbeda sebelum tahun 2000. Dulunya banyak para cukong besar yang berada di balik pembalakan liar, sekarang sudah sulit ditemukan. Dulunya, luas hutan yang ditebang cukup luas oleh satu cukong,” terang Faridil, Senin (3/2). Hingga asat ini jelasnya, dari 73 kasus tersebut sudah 18 kasus yang divonis di pengadilan. Kemudian, sebanyak 3 kasus sudah berada di pengadilan, 10 kasus sudah di P21 dan 2 kasus sudah dilelang kayunya oleh negara. “Berapa harga kayu yang dilelang dan dimana kayu sitaan disimpan itu sudah menjadi wewenang pihak kepolisian. Kita tidak mengetahui hal itu,” tuturnya. Dalam 73 kasus sepanjang 2013 ini, juga didapat 29 mobil sebagai barang bukti. Kemudian, 14 unit becak motor, ginso gergaji rantai sebanyak 5 unit, dan eskavator sebanyak 1 unit yang disita. Dengan banyaknya kasus

pembalakan liar ini, Faridil mengatakan, saat ini pemerintah sudah melahirkan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Dalam undang-undang tersebut disebutkan, bahwa apa saja penebangan pohon dalam kawasan hutan yang tidak sah. Diantaranya, berada dalam radius 500 meter dari tepi waduk maupun danau, 200 meter dari tepi mata air, dan aturan lainnya. Masyarakat juga diberi keleluasaan untuk menyampikan informasi adanya pembalakan liar baik secara lisan maupun tulisan kepada pihak yang berwenang. Kemudian sanksi pidana yang akan dikenakan pun sangat detail. Di antaranya, orang yang melakukan penebangan dikenakan pidana lima tahun penjara dan denda lima ratus juta rupiah, kemudian bagi penebang yang berada di sekitar kawasan hutan dipidana penjara paling singkat tiga bulan hingga 2 tahun dan didenda dari Rp500.000 hingga Rp500 juta. Kemudian bagi pihak-pihak

yang membawa alat yang terindikasi untuk penebangan juga dikenakan sanksi. “Jika kita lihat sanksi yang dikenakan dalam undang-undang ini memang cukup ketat. Tidak hanya pelaku, orang yang mengetahui ada kegiatan pembalakan namun tidak melapor, juga bisa dikenakan sanksi,” jelas Faridil. Pembalakan liar yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab ini memiliki ancaman besar bagi masyarakat. Hal ini dikatakan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan saat berkunjung ke Sumatera Barat beberapa waktu lalu. Pembalakan liar ini pun bisa mengncam terjadinya banjir bandang yang terjadi pada warga dan mengancam pasokan air bersih warga. Sebelumnya, laju kerusakan hutan di Sumatera Barat sudah mencapai 8000 hektar per tahun. Kondisi ini sangat menyedihkan, jika melihat kondisi hutan yang selalu berkurang setiap tahunnya. Luas hutan di Sumatera Barat saat ini mencapai 2,3 juta hektar. (h/eni) >> Editor : Ismet Fanany MD

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

3

SMPN 3 Harau Makin Berkembang TARAM, HALUAN — SMPN 2 Kecamatan Harau Kabupaten Limapuluh Kota akhirakhir ini memperlihatkan perkembangan yang menggembirakan, baik dari jumlah murid, prestasi dan lainnya, walau sarana prasarana masih kurang. “Walau kepala sekolah kami dimutasi menjadi Kepala SMPN 3Kecamatan Harau di Kanagarian Tarantang, kami bekerja keras lagi dengan penggantinya,Amri, yang alih tugas pula dari SMPN 5 Harau,” kataWaka Kesiswaan Insarman, yang dijumpai Haluan, Sabtu (1/2), di Taram. Mantan Kepala SMPN 2 Harau yang baru saja dilantik Wabub Drs.Asyirwan Yunus, Msi, Kamis (30/1) sore, menyebutkan SMPN 2 yang ditinggalkannya memiliki murid dalam tahun ajaran 2013/ 2014 inisebanyak 295 siswa. Jumlah guru di sekolah itu saat ini sudah mencapai 31 orang, dan sudah bekerja meningkatkan prestasi lulusan SMPN 2 ini pada tahun ajaran 2012/2013. “Untuk tahun 2013/2014, siswa kelasIX yang ada sekarang sudah kami targetkan juga lulus 100 persen, lebih baik dari tahun ajaran sebelumnya, gagal 1 orang,” kata Yuliar. SMPN 3 Harau saat ini memiliki ruang belajar 12. Karena kekurangan ruang, 1 ruang labor dimanfaatkan menjadi kelas. “Kami juga sudah mengajukan tambahan RKB kepada Pemkab Limapuluh Kota lewat Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota,” katanya. SMPN 2 Harau di Nagari Taram memiliki 3 wakil, yakni Waka Kurikulum Lukmanul Hakim, Waka Sarana Prasarana Armen, serta Waka Kesiswaan Insarman. (h/snt)

SMP N 2 Harau di daerah Taram yang mulai hijau.

PERSIAPAN LOMBA APOTEK HIDUP

Sekolah Dianjurkan Manfaatkan Pekarangan TANJUNG PATI, HALUAN — Dalam rangka penanaman pembentukan karater, cinta akan tanaman pekarangan terutama cabai, bawang, tomat, kunyit, seledri, rimbang dan tanaman lainnya, sekolah-sekolah di Kabupaten Limapuluh Kota dianjurkan memanfaatkan pekarangan sekolah.

SMA Unggul Harau Dapat 10 Komputer LIMAPULUH KOTA, HALUAN — SMA Unggul Kabupaten Limapuluh Kota atau SMA N 2 Kecamatan Harau dalam tahun 2014 ini kebagian sebanyak 10 buah komputer dari pemda lewat Dinas Pendidikan, hingga peningkatan kemampuan siswa untuk komputer makin dapat ditingkatkan. Kepala SMA N 2 Kecamatan Harau Lely Hanafiah SPd MSi didampingi Yossa Rahmalia, mengatakan, Senin (3/2), kalau tak ada aral melintang akan datang 20 buah komputer lagi. “Dengan mulai mengalirnya bantuan-bantuan dari Pemda lewat Dinas Pendidikan, kami juga berharap bantuan dana pembangunan sarana prasarana lagi dari Dinas Pendidikan Provinsi bahkan pusat,” tambah Yossa. Sejak berdirinya SMA Unggul dan menempati bangunan baru, SMA N 2 Harau ini sudah memiliki 3 ruang belajar, masingmasing 1 buah untuk labor IPA, Perpustakaan, musala,

ruang kepala sekolah, ruang wakil, ruang TU dan guru, BK, kepala asrama, dapur, rumah dinas penjaga sekolah serta 3 ruang asrama putra dan putri. SMA Unggul pertama di Kabupaten Limapuluh Kota yang dicetus Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota Desri SPd MM, kini memiliki 60 siswa dibimbing 14 orang guru, serta dua tenaga TU masing-masing Rizki Hardinata dan Harnita SPdI. Kepala sekolah menyebut dalam perkembangan terakhir siswa yang seluruhnya mondok di asrama komplek SMA tersebut, dibantu 4 orang waka masing-masing Waka Bidang Kurikulum Eli Marlina SPd, Waka Humas Nurlaila SPd MMPd, Waka Bidang Sarana Prasarana Mike Rataliah,S.Si, serta Waka Bidang Kesiswaan yang juga merangkap kepala asrama putri Yossa Rahmalia. (h/snt)

ALIS MARAJO

BANGUNAN SD N 06 Taram.

SMA N 2 Harau Akan Gelar Olimpiade Sains LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Program SMAN 2 Harau atau yang lebih dikenal dengan SMA Unggul Kabupaten Limapuluh Kota, paling lambat akhir Februari ini bakal menggelar olimpiade sains di komplek sekolah tersebut. “Seluruh utusan SMP Negeri dan swasta bahkan dari Kota Payakumbuh rencananya akan diundang untuk ambil bagian,” kata Yossa Rahmalia, Waka Kesiswaan SMAN 2 Harau, didampingi Bujang, guru seni, serta Harnita SPdI dari unsur Tata Usaha, di komplek SMA Unggul, Senin (3/2). Tujuan olimpiade sains

“Selama ini banyak kan bisa melatih siswa agar mempraktikkan pekarangan sepula kegiatan mekolah yang luas nanam ini di rudan mubazir bemah atau linggitu saja, palingkungan masingpaling hanya masing. ditanami bunga,” Mengarahkan kata Kepala Disiswa untuk menas Pendidikan nanam bibit berKabupaten Libagai tanaman mapuluh Kota DESRI yang disebut apoDesri SPd MM, dalam kesempatan wawan- tek hidup itu, diharapkan cara dengan Haluan di siswa juga mendapatkan ilmu. ruang kerjanya, Selasa pagi. Hal ini merupakan bagian Anjuran ini, katanya, dari pendidikan karakter yang sudah disampaikan dalam menjadi rohnya kurikulum setiap pertemuan dengan tahun 2013. “Kegiatan memanfaatkan para kepala sekolah dasar (SD), SMP, SMK, dan pekarangan sekolah dan menghijaukan halaman sekolah swasta lainnya. “Harapan ke depan, setiap dengan apotek hidup itu sekolah memiliki apotek hidup. akan kita lombakan setiap Kalau seluruh sekolah sudah tahun. Sekolah yang berhasil menghijaukan pekarangan sebagai juara akan kita dengan tanaman apotek hidup, berikan hadiah, agar lebih tentu sekolah menjadi indah, menarik dan bersemangat. semarak dan makin ber- Hadiah bisa berbentuk uang, bibit tanaman, atau kebumanfaat,” kata Desri. Anjuran wajib menanam tuhan sekolah yang menpekarangan sekolah dengan desak dan sebagainya,” aneka tanaman ini diharap- terang Desri. (h/snt)

selain untuk mencari bibit siswa berbakat, untuk persiapan lomba tingkat provinsi bahkan kalau bisa lolos ke tingkat nasional, juga memperkenalkan SMA unggul Kabupaten Limapuluh Kota yang sudah mulai belajar dalam tahun ajaran 2013/2014 ini. “Potensi siswa harus kita kembangkan, sebab SMA unggul ini juga dilengkapi sarana dan prasarana lengkap, walau saat ini masih dilakukan secara bertahap,” Yossa Rahmalia, kepala asrama ini optimis. Mulai Juara SMA Unggul yang baru berumur kurang 1 tahun,

dalam mengikuti berbagai lomba sudah mulai berbicara di tingkat Kabupaten Limapuluh Kota dan Sumbar, walau masih juara III dalam lomba scrabble serta juara I Sumbar solo song. Dalam lomba pidato adat sebanyak 2 kali lomba, baru kebagian juara harapan I dan II, namun itu bukan tujuan utama. “Yang penting sekali semangat lomba atau bersaing dengan sesama siswa serta dengan siswa sekolah lainnya makin tumbuh, dan pada waktunya nanti akan makin berkualitas serta bisa meraih berbagai peringkat terhormat,” kata Yossa. (h/snt)

Di sela-sela diskusi yang makin menghangat antar para caleg dan moderator, kegiatan dihibur oleh organ tunggal Al-Hikmah Entertaintment dengan mendendangkan beberapa lagu Minang. “Kegiatan ini merupakan sebuah pergerakan keorganisasian oleh pemuda daerah yang menunjukkan kepedulian terhadap pemilihan umum tanggal 9 April nanti,” ujar Alheri dari perwakilan GPP-PDRI 1948-1949. (h/snt)

SUASANA acara GPP-PDRI di Kenagarian Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota.

STAF pengajar, penjaga sekolah dan TU SMA 2 Harau.

GPP-PDRI Gelar Dialog dengan 16 Caleg LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Generasi Peduli Perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia 1948-1949 (GPP-PDRI 19481949) bersama Karang Taruna Terpadu Halaban dan Ikatan Mahasiswa Halaban (IMH) mengadakan kegiatan berjudul “Konsorsium Diskusi Tokoh Lintas Nagari” di Kubang, Jorong Padang Tangah, Kenagarian Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (1/ 2).

Acara yang bertema “Melahirkan Anggota Legislatif yang Berkualitas Melalui Pemilih yang Cerdas” ini menghadirkan 16 caleg DPRD Kabupaten Limapuluh Kota dan DPRD Provinsi Sumatera Barat dari berbagai partai politik. Pembukaan acara oleh Yosep Rizal selaku Ketua Karang Taruna Halaban dan Hamdan selaku Wali Nagari Halaban pada jam 20.30 WIB. Dilanjutkan dengan membacakan profil

masing-masing caleg yang hadir. Welfitrianes selaku moderator dalam acara ini juga memberikan kesempatan pada semua caleg yang diundang untuk memberikan statemennya masingmasing. Salah seorang caleg menyarankan masyarakat untuk dapat berfikir jernih, anggota dewan legislatif yang terpilih akan memperjuangkan daerah pemilihannya, tidak memandang apakah dia putra daerah tersebut atau bukan.

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Syahrizal


4

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

Penghuni Ruli Agar Pindah ke Rusun BATAM, HALUAN — Sejak lama, Pemko Batam sudah menyediakan rumah susun (rusun) untuk mengatasi warga yang tinggal di rumah liar (Ruli). Rusun ini bisa ditemukan Tanjung Piayu, Tanjung Uncang dan lain sebagainya. Hal tersebut dikatakan Walikota Batam Ahmad Dahlan, Selasa (4/2) usai acara Pengukuhan Bunda Paud dilantai IV Kantor Walikota Batam. Dahlan mengatakan, bagi masyarakat yang tinggal di pemukiman liar, diharapkan segera pindah ke rusun. Pemko Batam sudah menyiapkan rusun dengan harga yang sangat terjangkau. “Kami sudah lama menyiapkan rusun, seperti di Tanjung Uncang, Piayu dan lain sebagainya. Harganya sangat terjangkau bagi warga. Untuk itu, saya mengharapkan kepada semua warga yang berada di rumah liar (ruli), agar segera pindah ke rusun, “ujar Dahlan. Sampai saat ini, setidaknya terdapat 60 titik pemukiman ruli di Batam. Dimana yang ada pemukiman tersebut, merupakan warga pendatang dari berbagai daerah. “Ada 60 titik pemukiman ruli disini. Memang banyak warga pendatang yang bertempat tinggal di ruli. Untuk menjadikan kota yang bagus dan infrastruktur yang baik, kesadaran warga lah yang kami harapkan agar pindah ke rusun yang telah kami siapkan,” ucapnya. (h/hk)

PAUD Tak Boleh Ajarkan Calistung BATAM, HALUAN — Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Kota Batam, dilarang mengajarkan anak didiknya tentang baca tulis hitung (calistung). Hal tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 56 yang mengatur pembelajaran pendidikan anak Paud. Demikian dikatakan Kabid Paudni Kota Batam, Hasimah, Selasa (4/1), usai pengukuhan Bunda Paud kecamatan dan kelurahan se-Kota Batam di Kantor Walikota Batam. Dia mengatakan, metode pembelajaran yang paling efektif untuk anakanak Paud adalah belajar sambil bermain. Dalam hal ini, jika ada salah satu lembaga Paud yang memberikan pelajaran calistung, maka pihaknya akan menegur lembaga tersebut. “Kalau anak-anak sudah diajarkan calistung, maka nantinya akan berakibat fatal buat anak-anak kita. Kami sudah pernah menegur salah satu Paud karena hal tersebut,”katanya. Di Batam sendiri, lanjut Hasimah, terdapat sekitar 486 Paud dan terdaftar di Dinas Pendidikan Batam. Namun diperkirakan jumlah seluruhnya, lebih banyak lagi dari data itu. “Kalau yang terdaftar sebanyak 486 unit. Tetapi yang belum terdaftar, jumlahnya mungkin lebih banyak lagi,” paparnya. Sementara itu, Ibu Paud Batam Mariana Dahlan mengatakan, saat itu dikukuhkan Bunda Paud dari 12 kecamatan dan 76 kelurahan. Program ini merupakan program pusat. Bunda Paud sendiri langsung dipimpin istri kepala daerah. Adapun tugas dan fungsi Bunda Paud ini, lanjut Mariana, adalah bahwa setiap Bunda Paud bisa membina anak-anak. Masa usia dini, dari 0 hingga 6 tahun, merupakan masa emasnya anak-anak dan harus bisa terkoordinir dengan benar. (h/hk)

PENINGKATAN— Jumlah kendaraan roda empat dan dua yang masuk ke Tanjungpinang terus meningkat. Namun penambahan jalan sangat minim. Terlihat kemacetan di sekitar Kota Tanjungpinang, Selasa (4/2). SUTANA/HK

Tanjungpinang Kekurangan 166 Guru TANJUNGPINANG, HALUAN — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tanjungpinang, HZ Dadang AG mengatakan, daerah itu masih kekurangan 166 tenaga guru mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK.

Saat ini total jumlah guru yang sebanyak 2.902. Terdiri dari 1.634 guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 1.268 guru honorer. “Saat ini Tanjungpinang memerlukan 45 guru untuk jenjang SMK. Rinciannya 21 guru kejuruan dan 24 guru umum. Sedangkan untuk SMA, dibutuhkan 16 guru dengan rincian 15 guru bimbingan konseling dan 1 guru antropologi,” katanya Dadang AG pada Haluan Selasa (4/2). Sedangkan untuk jenjang SMP, menurut Dadang, Tanjungpinang mem-

butuhkan 31 guru mata pelajaran. Selanjutnya tingkat SD, dibutuhkan sebanyak 73 guru wali kelas. “Kita sudah ajukan penambahan guru untuk menutupi kekurangan. Mudah-mudahan bisa diakomodir dalam dalam formasi CPNS 2014 mendatang,” ujar Dadang. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tanjungpinang, Raja Khairani yang dihubungi terpisah mengatakan, saat ini untuk formasi CPNS sedang disusun oleh pihak yang berkompeten

dalam hal ini Ortal. Sedangkan BKD sedang mendata setiap SKPD tentang jumlah pegawai yang dibutuhkannya. Ditambahkannya, pada anggaran 2014 ini BKD Kota Tanjungpinang juga telah menganggarkan untuk pengadaan alat CAT. Alat tersebut nantinya akan digunakan pada saat berlangsungnya tes CPNS. Jika telah selesai disusun, usulan formasi itu akan diusulkan ke Kementeriaan Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) RB. (h/hk)

Blue Bird Tak Boleh Beroperasi BATAM, HALUAN — Mulai hari ini, Rabu (5/ 2),sebanyak 25 unit taxi Blue Bird, tidak boleh beroperasi. Taxi baru yang merupakan tambahan itu harus dikandangkan hingga ada kesepakatan yang dicapai. Menurut Ketua Forum Peduli Nasib Taxi Batam, OMO Maretralita, kepastian itu diperoleh langsung dari Kadishub Kota Batam Zulhendrik. Bahwa taxi tambahan milik Blue Bird itu tidak dibenarkan beroperasi. “Tadi saya sudah mendapatkan keterangan dari pak Zulhendrik, bahwa

sebanyak 25 unit blue bird yang baru itu dilarang untuk beroperasi sampai ada kesepakatan lebih lanjut,” kata Omo usai rapat bersama antara Dishub Kota Batam, Polresta Barelang dan Forum Ttaxi. Pihaknya meminta agar Pengurus Taxi Blue Bird menaati kesepakatan yang telah dibuat saat MoU. Namun ternyata pihak Blue Bird tidak berkomunikasi dengan Forum Taxi untuk menambah armadanya. “Kami hanya ingin meminta mereka mau menaati kesepakatan yang telah dibuat bersama. Tetapi

mereka tidak menghargai kami dengan menambah armada secara diam-diam dan ini kami nampak sekilas dijalan,” paparnya. Sebelum diadakan dialog ini, lanjut Omo, pihaknya sudah meminta konfirmasi kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam. Namun dia kaget karena Kadishub Kota Batam menyatakan, bahwa sampai saat ini belum ada penambahan taxi Blue Bird. Sementara itu, Asisten I Pemko Batam Suzairi menuturkan, pihaknya belum bisa memberikan kepastian untuk tidak operasional 25 unit taxi Blue

Bird itu. Pemko Batam terlebih dahulu harus menyampaikan ke pihak blue bird. “Beri kami batas waktu. Karena sekarang kami belum bisa putuskan. Hal ini harus disampaikan ke pihak Blue Bird dulu,” katanya singkat. Sementara itu Kapolresta Barelang, Kombes Moh Hendra Suhartiyono mengatakan, permasalahan ini muncul karena kurang komunikasi antara pihak Blue Bird dengan Forum Taxi. Dia meminta Forum Taxi agar menyelesaikan masalah secara bersamasama. (h/hk)

Usai Imlek, Harga Sembako di Tanjung Pinang Kembali Normal TANJUNGPINANG, HALUAN — Perayaan Imlek sempat menghentikan denyut perekonomian di kawasan Kota Lama, Tanjungpinang. Namun dua hari belakangan ini, geraknya mulai normal kembali. Seperti yang terpantau Selasa (4/2) kemarin. Aktifitas dagang di kawasan tersebut, mulai terlihat seperti sediakala. Selain itu, beberapa harga sayur mayur dan bumbubumuban yang sebelum Imlek

sempat mengalami kenaikan, saat ini terpantau hampir seluruhnya kembali turun. Menurut beberapa pedagang sayur mayur di Pasar Baru Kota Tanjungpinang, Eli, dua hari belakangan iniharga sayur dan bumbu-bumbuan mulai mengalami penuruan harga. “Rata-rata harga sembako sudah mulai turun sejak dua hari belakangan ini,” ujarnya. Harga cabai rawit yang sebelumnya dijual Rp44 ribu

per kilogram, kini turun menjadi Rp40 ribu per kilogram. Begitu juga dengan cabai merah, yang sebelumnya Rp44 ribu per kilogram, turun menjadi Rp40 ribu perkilogram. Selanjutnya, bawang merah Jawa sebelumnya Rp35 ribu per kilogram, saat ini turun menjadi Rp28 ribu. Sementara untuk harga cabai hijau masih tetap dengan harga sebelum Imlek Rp32 ribu per kilogramnya. Untuk bawang putih

juga masih sama Rp18 ribu per kilogramnya. Sementara untuk harga sayur mayur, seperti tomat yang sebelumnya sempat naik hingga Rp16 ribu per kilogram, saat ini turun menjadi Rp14 ribu. Wortel dari Rp20 ribu perkilogram, kini menjadi Rp17 ribu perkilogram. “Harga kol juga turun jadi Rp7 ribu per kilogramnya. Sebelumnya Rp9 ribu sekilo,” tambah Eli. Selain itu beberapa jenis ikan

juga mengalami penurunan harga. Seperti tamban biasanya dijual Rp15 ribu perkilo. Kini dijual dengan harga Rp.10 ribu perkilonya. Sedangkan ikan dingkis yang merupakan ikan primadona saat Imlek, terlihat masih melimpah. Menurut seorang pedagang, Aseng, saat ini dingkis dijual dengan harga Rp20 ribu hingga Rp200 ribu perkilogram. Tergantung ukuran dan kondisi ikan. (h/hk)

2.400 CPNS K2 Riau Lulus Tes PEKANBARU, HALUAN — Mentri Pendayagunaan Aparatur NegaraReformasi Birokrasi, (Kemen PANRB) dijadwalkan hari ini, Rabu (5/ 2) akan mengumumkan hasil tes Calon pegawai Negri sipil (CPNS) honorer kategori dua (K2) untuk seluruh Indonesia. Pengumuman dapat dilihat di website www.menpan.go.id. Untuk Provinsi Riau, sebanyak 2.400 CPNS K2 dinyatakan lulus dari 8.357 peserta, sesuai dengan kuota 30 persen yang telah ditetapkan oleh Kemenpan-RB. CPNS K2 yang lulus ini diprioritaskan untuk tenaga guru, kesehatan dan administratif. Kepala BKD Riau, Surya Maulana, Selasa (4/2) mengatakan, pengumuman hasil tes CPNS K2 itu adalah kewenangan pemerintah melalui Panselnas. Daerah tidak akan mengumumkan hasil tersebut. “Sesuai Edaran Kemen PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara pada tanggal 5 Februari, mereka yang mengumumkan seluruh hasil CPNS K2,” terang Surya Maulana. Terkait dengan permintaan honorer seluruh provinsi termasuk Riau, khususnya yang sudah bekerja belasan tahun dan ingin diangkat sebagai PNS, Surya mengaku sudah menyampaikan ke pemerintah pusat yang berwenang untuk menentukan kelulusan. “Yang menentukan kelulusan dan yang menetapkan kuota adalah pemerintah pusat. Semua wewenang di tangan mereka. Yang jelas kita sudah menyampaikannya,” terang Surya. Sementara itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Azwar Abubakar mengatakan, Panselnas melibatkan Lemsaneg untuk mengamankan hasil kelulusan honorer K-2 dimaksud. “Lemsaneg memasang watermark, agar hasilnya tidak dapat diutakatik oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab,” ujar Menteri melalui jumpa pers di Kemenpan yang didampingi, Deputi SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmadja dan Waka Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana. (h/hr)

Pemprov Kepri Bahas Formasi CPNS 2014

MUBAZIR — Jembatan Monumen Raja Haji Fisabilillah di Tepi Laut Tanjungpinang, kurang mendapat perhatian dari masyarakat. Di waktu malam, jembatan tersebut sering digunakan sebagai lokasi mesum para anak muda, Senin (3/2). SUTANA/HK

TANJUNGPINANG, HALUAN — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau akan memanfaatkan peluang yang diberikan Kemen PAN dan Reformasi Birokrasi RI untuk penerimaan CPNS tahun 2014. Namun usulan CPNS Kepri masih dalam pembahasan. Pada 2014, Kemen PAN dan Reformasi Birokrasi menargetkan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di seluruh Indinesia sebanyak 100 ribu. Sedangk a n b a t a s a k h i r p engajuan formasi CPNS pada bulan Maret 2014. Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi

(Sekdaprov) Kepri, Iwan Robert Loriaux dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kepri, Abdul Malik yang dihubungi terpisah di Tanjungpinang, Selasa (4/2). Pemprov Kepri akan mengajukan penerimaan CPNS ke Men PAN RB RI. Namun apa formasinya masih dalam pembahasan di Bagian Ortal Provinsi Kepri. “Kita sudah menerima dari Ortal daftar formasi CPNS yang akan diajukan. Dan saat ini tengah dibahas oleh tim kita. Namun jumlahnya belum bisa dipastikan karena masih dalam proses pembahasan,” katanya.

Sementara Abdul Malik menjelaskan, informasi penerimaan CPNS tahun 2014 ini didapat saat mengikuti rapat pembahasan tentang pengumuman hasil ujian Katagori 2 (K-2) bersama Kemen PAN-RB, Azwar Abubakar di Jakarta, pada pekan lalu. “Kepri harus mampu merebut peluang penerimaan CPNS yang diberikan itu. Pemprov Kepri sendiri, menerima CPNS jalur umum terakhir kali ditahun 2011,” katanya. Hal ini tentunya harus melalui tahapan persyaratan yang diperlukan seperti harus adanya Analisia Jabatan (Anjab). Kemudian diajukan pula formasinya >> Editor : Devi Diany

tentang kebutuhan CPNS di Kepri. Abdul Malik juga menegaskan, batas pengajuan formasi ini ke Kemen PAN RB di masing-masing provinsi, paling lambat pada akhir bulan Maret 2014 mendatang. Tetapi penentuan CPNS yang akan diterima tetap di tangan Menpan. Dan dalam waktu dekat, pihaknya akan meminta Kabid Pengadaan untuk segera menyerahkannya ke Men PAN RB. Sementara pengumuman hasil ujian honorer Katagori 2 (K-2), dijadwalkan akan diumumkan Men PAN RB hari ini Rabu (5/2). (h/hk) >> Penata Halaman : David Fernanda


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

Sumbar Mesti Belajar dari Erupsi Sinabung INGKAT aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara belum lagi menurun. Malah kian berbahaya. Akibatnya, upaya pencarian terhadap korban erupsi yang terjadi Sabtu (31/1) lalu, terpaksa dihentikan kemarin. Media Center Penanggulangan Bencana Sinabung menyatakan Gunung Sinabung mengeluarkan suara gemuruh, menyemburkan awan panas, dan debu tebal yang beterbangan. Kondisi itu menyebabkan tim Basarnas yang terdiri dari anggota BNPB, TNI, Polri, Tagana, dan relawan berlarian dan menghindar dari semburan awan panas yang bercampur material terlontar. Debu dan awan panas yang keluar dari puncak Gunung Sinabung dengan jarak sekitar tiga kilometer ke arah selatan Kota Kabanjahe. Karena itu, pencarian korban bencana alam tersebut terpaksa dihentikan. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG telah merekomendasikan radius lima kilometer dari Gunung Sinabung harus kosong dari aktivitas penduduk. Sutopo menyatakan, penjagaan sudah diperketat agar masyarakat tidak masuk zona berbahaya. Korban tewas akibat erupsi Gunung Sinabung hingga Senin (3/2), tercatat 15 orang. (7 orang mahasiswa, 4 pelajar, 3 warga Sukameriah, dan 1 warga Kabanjahe) dan 2 orang luka-luka. Sebanyak 28.000 lebih warga mengungsi ke posko-posko pengungsian. Sejumlah korban belum ditemukan. Kondisi abu vulkanik tebal yang menutupi lahan dan adanya susulan awan panas di Desa Sukameriah menyebabkan evakuasi terhenti. Pada pukul 12.30 WIB kemarin, berdasarkan rekomendasi PVMBG proses pencarian hari ini dihentikan karena terjadi erupsi setinggi 2.500 m dan luncuran awan panas 2.500 m. Tim SAR gabungan masih menunggu kondisi aman. Strategi evakuasi mendasarkan pada rekomendasi PVMBG di lapangan. 170 personil tim SAR gabungan dikerahkan untuk evakuasi korban awan panas. Tim terdiri dari 35 orang Kodim 0205 TK, 30 orang Yon 125/SMB, 41 orang Brimob, 20 orang Basarnas, 10 satpol PP, dan 34 relawan. PVMBG merekomendasikan radius 5 km harus kosong dari aktivitas penduduk. Penjagaan diperketat agar masyarakat tidak dapat masuk ke zona berbahaya. Mengingat di Sumatera Barat juga terdapat tiga gunung berapi yang berstatus waspada (level II), yakni Gunung Marapi, Gunung Talang dan Gunung Kerinci, maka masyarakat dan pemerintah daerah di Sumbar juga mesti melakukan berbagai langkah antisipasi, sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana. Sejauh ini kita melihat, belum ada langkah-langkah antisipatif yang kongkrit dari masyarakat dan pemerintah daerah di sekeliling tiga gunung berapi tersebut. Dalam kondisi kesiapsiagaan yang sekarang ini, jika tiba-tiba saja satu dari tiga gunung berapi di Sumbar mengalami erupsi seperti Gunung Sinabung, dapat diperkirakan, bahwa dampaknya akan jauh lebih besar. Jumlah korban tewas akan lebih banyak, karena jumlah rumah penduduk di pinggang Gunung Marapi sangat banyak. Diperkirakan radiusnya dari puncak Gunung Marapi ke perkampungan tak lebih dari 2.000 meter. Jarak yang sangat pendek dari puncak Gunung Marapi ke perkampungan penduduk, seperti daerah Kabupaten Agam, yakni Batu Palano, Sungai Puar, Lasi, Sungai Jambu (Tanah Datar) dan lainnya. Indonesia memiliki 127 gunung api aktif. Sebanyak 19 gunung dalam status Waspada atau level II yaitu Kelud, Raung, Ibu, Lewotobi Perempuan, Ijen, Gamnokora, Soputan, Sangeangapi, Papandayan, Dieng, Seulewa Agam, Gamalama, Bromo, Semeru, Talang, Anak Krakatau, Marapi, Dukono, dan Kerinci. Sedangkan tiga gunung berapi lainnya berstatus Siaga atau level III yaitu Karangetang, Lokon, dan Rokatenda. Ada satu gunung yang berstatus Awas atau level IV yaitu Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang memperlihatkan aktivitas vulkaniknya sejak 24 April 2013. Sementara gunung api lainnya masih normal. ***

T

Awas Janji Politik Oplosan Oleh : SHALEH AL GHIFARI Waka LAM&PK FH Unand IARAN televisi tengah dihebohkan dengan goyang oplosan. Politikus pun sedang berlomba-lomba merebut suara rakyat. Berbagai sapaan dan kepedulian manipulatif dilancarkan demi memperdaya kehendak politik konstituen. Tanpa keringat kerja politik mereka menyusun strategi mendulang suara. Lagi-lagi mereka mengumbar janji oplosan. Setiap mata penuh sesak pemandangan perlombaan “jual-beli” komoditas politik. Iklan-iklan politik muncul hampir di setiap jeda acara televisi yang kita tonton. Situs internet yang kita selancari juga sudah terpampang fotofoto mereka. Pohon-pohon yang tumbuh di pinggir jalan raya menderita tancapan paku spanduk politik. Layanan baliho di setiap persimpangan dan sudut kota pun telah mereka taklukan. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya mengalahkan iklan rokok yang selama ini menjadi pelanggan setia. Angkutan umum yang biasanya dipenuhi stiker anekdot lelucon, secara serentak telah mereka gantikan. Pintu rumah kita, jendela kita, sampai kalender di ruang tamu kita telah terpampang senyuman mereka. Semuanya dipenuhi kalimat yang mengingatkan kita jangan lupa memilih mereka. Di alam demokrasi yang tengah kita tempuh saat ini, tidak dapat dipungkiri, popularitas adalah kunci agar politikus dipilih -paling tidak ketahui- oleh rakyat. Senada dengan yang diungkapkan Donny Gahral Adian (Demokrasi Substansial, 2007), dua cara mendapatkan suara dari pemilih

S

ELASA (4/2) pagi,diskusi alot terjadi di salah satu sudut kedai. Be-

S

Oleh : RUDI ANTONO

„ Polisi Usut Penyerobotan Tanah Basko Oleh PT KAI z Bersikaplah yang adil

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

berapa orang pegawai negeri sipil (PNS) membicarakan soal beredarnya SMS penolakan tunjada. Memang, pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah(RAPBD) 2014 sepertinya meninggalkan banyak cerita. Mulai dari tidak diterimanya sekretaris daerah Provinsi Sumbar dalam forum rapat Banggar DPRD Sumbar, sampai beredarnya SMS soal penolakan kenaikan tunjangan daerah atau tunjada oleh Banggar dan disertai ajakan untuk tidak memilih anggota DPRD Sumbar saat ini pada Pemilu mendatang oleh PNS. SMS tersebut menjadi

Pembatas Jalan Makan Korban

PEMBERITAHUAN

Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

adalah sama-sama melalui popularitas. Pertama, dengan kerja keringat politik, yaitu dengan mengabdi terlebih dahulu kepada rakyat sehingga rakyat paham apa yang kita lakukan ketika berpolitik. Kedua, melalui cara instan dengan menggunakan layanan-layanan iklan politik, sebagaimana yang dipakai banyak politikus saat ini. Bahkan, jamak kita temui partaipartai yang merekrut sejumlah artis untuk mendongkrak popularitas. Cara yang pertama cenderung tidak diminati karena memerlukan pengorbanan yang tidak instan, semisal mewujudkan perubahan sosial dimasyarakat. Modal sosial yang dimiliki tentu saja tidak akan memerlukan strategi kampanye menggenjot popularitas dengan kapital uang yang besar. Sehingga ketika terpilih, mereka menjalankan visi dan

program tanpa balas dendam terhadap sejumlah modal (baca:uang) yang telah dikeluarkan untuk menduduki kursi politik. Sosok seperti Jokowi adalah salah satu yang populer dengan jalan ini. Berbeda dengan politikus yang mendongkrak popularitas dengan cara kedua, politikus seperti ini nantinya cenderung akan berbalik arah dari mandat konstituen, lantaran uang yang dikeluarkan begitu besar sebagai implikasi dari pembiayaan politik “cepat saji”. Alih-alih mengabdi kepada konstituen, rugi dahulu yang dikaji. Data Kemendagri sepanjang tahun 2005 hingga 2013, sudah 277 gubernur, bupati, dan walikota yang terjerat kasus hukum dan mencapai angka 3.000 untuk DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Kota) ( Suara Pembaharuan, 09-12-13). Sebagaimana

dilansir beberapa media, di Sumatera Barat sendiri sekarang sedang berlangsung perseteruan sengit atara legislatif dan eksekutif tentang pos anggaran yang akan diambil alih, berupa bansos dan hibah ataupun dana aspirasi. Betapa para politisi membuka topeng mereka sendiri. Mereka menghabiskan energi berseteru membajak uang rakyat demi golongan. Alhasil, pelayanan publik dan hajat masyarakat dikesampingkan. Mencurigai Politisi Melihat kondisi semacam ini para pemilih semestinya sadar dalam menggunakan hak pilih yang dimiliki. Jangan sampai kita memilih mereka yang akan memperbanyak data kemendagri di atas. Lebih dari itu seharusnya kita mengenali betul para politisi yang akan mengisi negeri ini, yang akan memperjuangkan hak kita. Paling tidak ada tiga hal utama yang mesti kita “curigai” dari semua politisi sebelum menggunakan hak pilih kita. Pertama, rekam

jejak para politisi tersebut. Kedua, program yang diusungnya. Ketiga partai yang dikendarai dan visi misinya. Mengetahui rekam jejak para politisi sangat diperlukan agar kita dapat menilai secara objektif seperti apa perjalanan hidup politisi itu. Dari itu kita dapat menilai seberapa pantas si doi menduduki jabatan di pemerintahan. Apa saja pengalaman kerja keringat politik yang sudah pernah dilakukannya, hingga bagaimana dia melakukan pengabdiannya. Bahkan kita juga perlu mengetahui seberapa “berbahaya” tabiat si calon untuk dipilih. Kemudian kita perlu mengetahui bagaimana partai dan visi misi si calon. Setiap partai memiliki ideologi tersendiri yang akan diturunkan dalam visi misi hingga sikap politik para anggotanya, bahkan sampai kepada tabiat mereka. Ini sangat berpengaruh kepada calon yang kita pilih, apakah si doi sendiri setia terhadap partainya, atau senang loncat sana loncat sini alias gonta-ganti partai. Dari sini kita juga dapat menilai seberapa konsekuen si doi sebagai seorang politisi. Selanjutnya kita juga mesti menelaah betul program apa yang di usung si doi, karena tidak mungkin kita menyerahkan mandat kepada orang yang kita sendiri tidak tahu mau “dibawa kemana” mandat kita. Jangan-jangan apa yang kita butuhkan tidak sesuai dengan progam kerja yang diusungnya. Pilihan politik (baca:hak suara) adalah satu-satunya kekuatan yang dimiliki pemilih terhadap para politisi. Kontrol langsung dapat diberikan dengan menghukum dengan tidak memberikan pilihan (lagi) kepada mereka. Jangan mau terperdaya janji Oplosan para politikus. ***

perdebatan tersendiri di kalangan dewan, apalagi oleh pegawai. Pesan singkat itu memang tidak jelas dari mana sumbernya. Namun hal itu perlu mendapat perhatian. Karena menyangkut anggaran yang tidak sedikit. Kenaikan anggaran tunjada diakui oleh anggota Banggar tidak tertampung dalam KUAPPAS, tetapi muncul dalam RAPBD. Namun pada prinsipnya banggar setuju asal dilakukan kajian dan rasionalisasi. Terutama sumber dana yang akan diambilkan, seperti dengan melakukan pengurangan biaya perjalanan dinas. Karena anggarannya mencapai Rp56

miliar lebih. Terkait dengan itu, kinerja mereka (PNS) Pemprov Sumbar juga patut dipertanyakan. Adakah mereka memberikan pelayanan yang layak bagi masyarakat? Karena selama ini, selalu ada keluhan dari masyarakat soal buruknya pelayanan. Dalam berbagai kesempatan, guber nur juga sering menyampaikan bahwa kualitas sumber daya di Pemprov Sumbar masih rendah.Artinya, apa yang disampaikan gubernur perlu dijadikan pertimbangan terhadap rencana kenaikan tunjada. Jika pada akhirnya dinaikkan,para penerima tunjada mestinya juga harus

berbenah diri dalam hal peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, kenaikan tunjada tidak akan menimbulkan persoalan baru di masyarakat. Catatan lain dari beredarnya sms ajakan untuk tidak memilih tersebut adalah PNS seperti ingin menunjukkan bergining position atau unjuk kekuatan dala proses demokrasi yang akan berlangsung. Apakah ini sebuah kewajaran atau tidak? Yang jelas ini perlu menjadi perhatian bagi para pengambil kebijakan negeri ini.Walau terkadang kondisi ini sering dimanfaatkan.***

Tunjada dan Kualitas Kerja

„ Ratusan Konsumen Perumahan Merasa Ditipu z Hati-hati sebelum membeli

SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata).

5

KEPADA Dinas Perhubungan Kota Padang, tolong dipindahkan batu-batu pembatas jalan yang ada pas di bengkolan dekat SMA Negeri 2 Padang. Karena batu-batu tersebut telah memakan korban. Terimakasih.

+6282387001***

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Wakil Pemimpin Perusahaan

: David Ramadian

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Koordinator Minggu

: Rakhmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Air PDAM di Cubadak Mentawai PAK Walikota Pariaman, tolong segera fungsikan PDAM Kota Pariaman yang di Cubadak Mentawai. Mengingat kami warga Cubadak Mentawai sudah kekeringan sehingga untuk MCK menjadi susah. Kami sebagai warga siap untuk membayar biayanya dan air adalah kebutuhan hidup. Trims +62812-6779***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/ Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, Syahrizal, Habli Hikman, HRD : - , Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Yon Erizon

>> Penata Halaman : Habli


6

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

Wasekjen Demokrat: PKS Tak Jelas

JK Juga Capres di PPP JAKARTA, HALUAN — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menetapkan capres yang akan diusung di Pilpres 2014. Selain nama Suryadharma Ali ada juga nama Jusuf Kalla yang menjadi kandidat kuat capres PPP. Wakil Ketua Umum PPP Lukman Hakim Saifudin mengatakan, meski JK sudah dideklarasikan sebagai capres PKB, namun JK masih masuk kandidat capres dari PPP. “Nama pak JK itu masih ada di beberapa kader, meski nama ketum pak Suryadharma Ali cukup banyak muncul, sehingga mukernas nanti yang akan memutuskan,” ujar Lukman, di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (3/2). Meski JK sudah masuk sebagai kandidat capres PKB, namun PPP tak begitu saja menghilangkan nama JK dari kandidat capres. Sebab nama JK sebagai kandidat capres sudah muncul dalam Mukernas PPP pada 2012. “Jadi ada parpol lain memunculkan nama capres segampang itu ya silahkan, tapi PPP mempunyai mekanisme tersendiri di forum itu (mukernas). Jadi bukan menghilang (nama JK),” imbuhnya. Untuk itu, PPP akan kembali menggodok nama-nama capres internal dan ekstenal di forum mukernas nanti. Sehingga diharapkan dengan forum ini bisa semakin memantapkan soal siapa capres yang layak diusung. “Kaitannya mukernas I, PPP itu mengikuti aturan main dan sistem, tentu tidak bisa dimunculkan namanamanya sehingga perlu forum resmi. Di mukernas I itu ada beberapa nama dimunculkan,” tandasnya. (h/inl)

JAKARTA, HALUAN — Partai Demokrat lebih memilih berkoalisi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ketimbang Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebab, menurut Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Ramadhan Pohan, partai pimpinan Anis Matta itu tidak jelas. “Daripada PKS enggak jelas. Kayak Fahri (politikus PKS) sampai sekarang ngantemin (serang Demokrat) saja,” kata Ramadhan, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (3/2). Untuk itu, kata Ramadhan, koalisi dengan partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu lebih baik dan lebih mudah. Alasannya, kepemimpinan PDIP lebih jelas jika dibandingkan dengan PKS. “Malah lebih enak (koalisi dengan PDIP). PDIP jelas, A kata Ibu Mega, A ke bawah,” tegas wakil ketua Komisi I DPR itu. (h/inl)

KPU SIAP— Ketua KPU Husni Kamil Manik. KPU menyatakan kesiapannya dimintai keterangan untuk menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) serentak di 2014 ke Mahkamah Konstitusi (MK).IST

PILPRES SERENTAK

KPU Siap Dipanggil MK JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan kesiapannya dimintai keterangan untuk menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu) serentak di 2014 ke Mahkamah Konstitusi (MK). “Jika MK mengundang KPU menjelaskan tentang berbagai hal penyelanggaran Pemilu 2014, maka KPU merasa itu suatu kehormatan, KPU akan hadir,” tegas Ketua KPU Husni

Kamil Manik saat ditemui di kantornya, Selasa (4/2). Namun Husni enggan menyatakan lebih jauh kesiapan KPU menyelenggarakan pemilu secara serentak di 2014. Pihaknya akan menjelaskan kesiapan tersebut dalam sidang di MK. “Nanti apa penjelasan KPU secara kelembagaan pemilu, itu akan disampaikan pada sidang di MK,” katanya. Seperti diberitakan sebe-

lumnya, Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyarankan MK agar mengundang KPU untuk menanyakan kesiapan pemilu serentak. Pria yang kini biasa dipanggil Gus YIM itu, mengritisi putusan MK yang menyatakan pemilu serentak baru berlaku di Pemilu 2019 dengan alasan akan menganggu tahapan Pemilu 2014. “MK bukan KPU, MK

itu menguji undang-undang dan bagaimana MK mengatakan KPU belum siap, padahal KPU menyatakan siap melaksanakan apa pun yang diputuskan MK. MK kan bisa panggil KPU, dan bertanya apakah bisa dijalankan 2014, itu kan fair,” kata Yusril dalam persidangan perbaikan permohonan gugatan undangundang pilpres di ruang sidang utama MK, Senin (3/2). (h/inl)

PELANGGARAN OLEH CALEG DAN PARPOL

Legislator Minta Panwaslu Tegas PADANG, HALUAN — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Zulherman meminta kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) agar menindak caleg dan parpol yang melanggar aturan pemasangan alat peraga kampanye. “Panwaslu sejatinya bertindak cepat dan tegas kepada para pelanggar. Karena jika dibiarkan maka caleg yang baik dan parpol yang patuh aturan akan merasa dirugikan. Selain itu, bagi yang menindak di lapangan janganlah tebang pilih,” katanya kepada Haluan dikantornya kemarin. Dikatakannya, Panwaslu sejatinya harus lebih aktif

melaporkan pelangtempat terlarang. garan pemilu. Selain Padahal amanat itu, KPU Padang PKPU nomor 15 dan Satpol PP juga tahun 2013 meharus segera meninnyatakan bahwa dak dan menertibkan para caleg tidak baliho yang melangdibenarkan memagar aturan. Semua sang alat peraga di atribut kampanye jalan protokol, poZULHERMAN yang terpasang di hon-pohonan, tempat kawasan terlarang harus segera pendidikan dan lokasi ibadah. di turunkan tanpa pandang Sementara itu, Nurlina, Ketua bulu, baik caleg DPRD Kabu- Panwaslu Kota Padang mepaten/Kota, DPRD provinsi, nyebutkan, sepanjang 2013-2014 DPR-RI maupun DPD-RI. ini, sudah terjadi sekitar 1.000 Dia menyadari, meski KPU pelanggaran baliho yang terpasang dan Panwaslu serta Satpol PP ditempat terlarang. Kendati telah berkali-kali menertibkan demikian ia telah menyampaikan alat peraga kampanye. Namun empat kali laporan kepada KPU caleg maupun parpol tetap tidak Kota Padang. jera memasang atribut di “Sebagian besar pelanggar

telah ditindak dan sebagian lainnya tetap melanggar. Meskipun baliho mereka telah diturunkan oleh satpol PP,” terangnya. Sementara itu, M Sjahbana Sjam, Komisioner KPU Padang Bidang Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu menyatakan telah menerima laporan tentang banyaknya pelanggaran alat peraga kampanye di tempat yang terlarang. Dia menyebutkan telah menyurati dan menegur para pimpinan partai politik dan satpol PP. ” Kita telah surati pimpinan partai dan pemko Padang melalui satpol PP. Namun tetap saja para caleg banyak yang melanggar,” ujarnya.

APRIYON

struktur jalan ke Kecamatan yang sangat memprihatinSBJ sangat penting. Karena, kan ke SBJ saat ini bukan tiga kecamatan yang di- saja derita masyarakat. himpun menjadi Daerah Namun sebenarnya juga Pemilihan III itu sebenarnya deritanya para pejabat di saling terhubung. Akan tetapi, daerah ini. “Kondisi infrastruktur jalan-jalan yang ada tidak layak ditempuh kendaraan. yang memprihatinkan itu membuat pere“Kondisi terkonomian masyasebut membuat rakat menurun. tiga kecamatan Dulu sewaktu ini berjauhan jalan ke pusat koneksinya. Pakecamatan ini dahal jika aksesmasih hotmik nya bisa keliling masyarakat landan lancar ditemcar menjual hasil puh kendaraan taninya. Namun maka tiga kecaAPRIYON saat ini tidak matan itu akan lancar lagi. berubah wajah Demikian juga dengan pembangunan serta perekonomiannya,” kata Caleg semua kebutuhan masyarakat DPRD Kabupaten Solsel itu. yang didatangkan dari Bagi Oyon, kondisi jalan Padang. Biaya transfortasi

JAKARTA, HALUAN — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan tetap akan memprioritaskan Suryadharma Ali sebagai kandidat Capres 2014, meski ada beberapa nama yang masuk radar PPP. “Yang pasti SDA, saya sebagai kader, Ketum mengutamakan kader PPP. Kader PPP yang pantas adalah SDA,” ujar Wakil Ketua Umum PPP Hasrul Azwar di Gedung DPR, Senayan, Selasa (4/2). Hasrul mengatakan, sosok SDA sendiri memiliki kapasitas sebagai calon pemimpin nasional. Hal ini bisa dilihat dari rekam jejak dan pengamalannya berkorganisasi. “Menurut saya sudah sempurna, ketika mahasiswa dia (SDA) ketua PMI, itu artinya mahasiswa saja dia sudah mampu memimpin organisasi bersekala nasional, dia juga pernah bekerja di bisnis, manager, anggota DPR, setelah itu Menkop, lalu menteri Agama,” jelasnya. PPP juga yakin sosok SDA bisa menyaingi kandidat-kandidat Capres lainnya seperti Jokowi dan Megawati Soekarnoputri. “Kalah menang urusan Allah. Yang penting berusaha,” tandasnya. (h/inl)

SUARA RAKYAT BADARAI

Ingin Bangun Jalan SOLSEL, HALUAN — Sejuta janji politik menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg) yang digelar pada 9 April 2014 sudah menjadi tradisi para calon. Namun bagi Apriyon yang menetap di kecamatan paling ujung di Kabupaten Solok Selatan tekad utamanya adalah membangun infrastruktur jalan. ”Saya tidak ingin menjanjikan jalan itu dihotmik atau begini-begitu, namun bagi saya agenda utama maju memperebutkan kursi legislatif itu adalah membangun serta memperbaiki infrastruktur jalan ke Kecamatan Sangir Balai Janggo ini,” ujar Bang Oyon, sapaan poltisi NasDem itu. Katanya, membangun dan memperbaiki infra-

Sementara itu, Andree Al Gamar Kepala Satpol PP Kota Padang menyatakan telah berkalikali menertibkan baliho para caleg yang melanggar peraturan KPU. Pihaknya menyebutkan hampir tiap minggu menertibkan baliho yang melanggar. Namun masih banyak caleg dan parpol yang terus menempel di tempat terlarang. “Sejauh ini, kami rutin ditiap minggu menertibkan baliho yang melanggar. Namun kita juga menunggu koordinasi dari KPU Kota Padang terkait pelanggaran. Akhir-akhir ini KPU belum berkoordinasi dengan Asisten I Pemko Padang. Makanya kami juga belum turun menertibkannya,”jelasnya. (h/cw-lex)

PPP: Surya Dharma Ali Bisa Saingi Jokowi

sangat tinggi sehingga beberapa distributor keberatan menghantar barang industri dan bahan-bahan untuk pembangunan ke daerah kita ini. dampaknya harga jual sangat tinggi,” terangnya. Tidak ingin membuat janji bukan berarti Apriyon tidak punya visi dan misi maju ke pileg 2014. Hanya saja dirinya tidak mau membodohi masyarakat dengan janji manis. “Inilah saatnya masyarakat harus cerdas memilih, saya tidak ingin membodohi masyarakat dengan janjijanji manis atau serangan fajar. Namun perlu diketahui pembangunan infrastruktur ke daerah ini adalah agenda prioritas saya,” tutupnya. (h/col)

Ekonomi Prihatin, Bantulah Masyarakat Miskin PADANG, HALUAN – Masyarakat mengharapkan Caleg 2014 tidak sekedar berjanji untuk mendapatkan suara rakyat saja. Mereka menginginkan Caleg yang terpilih nanti mampu menganggarkan dana bantuan untuk masyarakat miskin. Caleg yang memenangkan suara rakyat di Pemilu yang akan datang diharapkan juga mampu membantu menurunkan menurunkan harga bahan pokok. Robi (26) seorang

penjual ikan di Pasar Ulak Karang mengaku sudah mengenal dan telah memiliki caleg yang akan di pilih saat pemilu nanti. Dia mengharapkan Caleg 2014 mampu menstabilkan harga bahan pokok. “Saya berharap Caleg yang terpilih tidak hanya mengobral janji saja. Setelah terpilih Caleg tersebut harus melaksanakan tugas sesuai dengan amanah yang diberikan. Saya juga berharap mereka mampu membantu harga bahan pokok,” kata Robi. Boga (43) pedagang ikan mengharapkan Caleg

>> Editor : Afrianita

2014 jangan seperti caleg sebelumnya. Caleg yang hanya bisa menjanjikan hal yang baik pada masyarakat. Namun, setelah terpilih Caleg tersebut melupakan masyarakat. Caleg harus bisa memprogramkan bantuan untuk masyarakat miskin. “Caleg sebelum ini hanya bisa berjanji saja. Mereka mendekati masyarakat ketika saat membutuhkan masyarakat. Caleg tersebut tidak mengingat kami lagi Setelah Caleg tersebut menduduki kursi DPR . Bahkan mereka melupakan janji yang telah diberikan pada masyarakat. Saya berharap, Caleg 2014 tidak melakukan hal tersebut. Kemudian bantulah masyarakat miskin di Kota Padang, supaya mereka tidak menderita karena ekonomi yang melemah saat ini,” Kata Boga. (h/ mg-han)

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

7

Ratusan Konsumen ........... Dari Halaman. 1 FMMTS Laporkan ............ Dari Halaman. 1 konsumen yang mengaku menjadi korban penipuan ini, Adi, dia telah membayar uang sebesar Rp.11.100.000 untuk pembangunan rumah di kawasan Air Pacah sejak tiga tahun lalu, namun rumah tersebut tidak pernah dibangun. “Janji developer, rumah itu akan dibangun di Aia Pacah, namun hingga sekarang masih tinggal janji,” kata Adi pada Haluan kemarin. “Untuk itu saya datang ke sini untuk menjemput uang tersebut,” tambah Adi. Begitu juga dengan salah satu konsumen yang enggan untuk disebutkan namanya. Ia mengatakan saat ini dia telah mendaftarkan namanya dan tinggal menjemput pengembalian. “Saya dulu membayar sebesar Rp12.000.000, dan telah dikembalikan Rp6.000.000, jadi tinggal Rp6.000.000 uang saya harus dikembalikan,” ujar nasabah tersebut.

Meski uang dikembalikan, para nasabah ini tetap saja kecewa. Seperti diungkapkan Suarno (52). Dia merasa kecewa atas keputusan PT BBM mengembalikan uangnya. Ia sudah bersusah payah membayar lunas cicilan tersebut sejak 26 Maret 2012. Ia kecewa dengan janji PT BBM yang akan memulai pembangunan perumahan di Bandar Lurus Aia Pacah, belakang Kantor Balai Kota Padang, setelah cicilan uang muka nasabah lunas. “Meski pun uang saya dikembalikan oleh developer, saya tetap merasa kecewa. Kalau tidak bisa membangun, bilang dari dulu agar saya mencari developer lain,” ujar pegawai Dinas Pendidikan Padang itu saat ditemui Haluan di lokasi. Sepengetahuannya, ada 1.000 orang yang menjadi nasabah PT BBM, yang telah membayar uang muka kepada PT tersebut. Ada yang telah membayar lunas, dan ada

nasabah yang baru mulai membayar. Ia menjelaskan, uang muka dari nasabah yang diminta oleh PT. BBM bervariasi. Untuk nasabah PNS, uang mukanya Rp 11.500.000, sedangkan untuk nasabah swasta mencapai Rp 19.500.000. Setiap bulan, ia membayar cicilan uang muka tersebut karena membayangkan memiliki rumah sendiri dengan luas 36/ 96 meter. Proses pengembalian uang dijaga oleh pihak kepolisian yang kalah jumlah dengan nasabah. Pihak PT BBM, ketika dikonfirmasi Haluan, belum mau memberikan komentar atas batalnya pembangunan perumahan yang mereka janjikan, yang berujung pengembalian uang nasabah. “Besok (hari ini, red), kami akan jelaskan kepada media tentang masalah ini,” kata Ari, yang mengaku dari PT BBM (h/ mg-dib/mg-rif).

Sinabung Kian................. Dari Halaman. 1 Koordinator Media Center Penanggulangan Bencana Sinabung Jhonson Tarigan Selasa kemarin mengatakan, Gunung Sinabung mengeluarkan suara gemuruh, menyemburkan awan panas, dan debu tebal yang beterbangan. Kondisi itu menyebabkan tim Basarnas yang terdiri dari anggota BNPB, TNI, Polri, Tagana, dan relawan sempat berlari dan menghindar dari semburan awan panas yang bercampur material terlontar. Debu dan awan panas yang keluar dari puncak Gunung Sinabung dengan jarak sekitar tiga kilometer ke arah selatan Kota Kabanjahe. Karena itu, pencarian korban bencana alam tersebut terpaksa dihentikan. “Kalau pencarian korban tersebut terus dilanjutkan, tim Basarnas dapat membahayakan keselamatan anggota tim evakuasi,” ujar Jhonson. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG telah merekomendasikan radius lima kilometer dari Gunung Sinabung harus kosong dari aktivitas penduduk. Sutopo menyatakan, penjagaan sudah diperketat agar masyarakat tidak masuk zona berbahaya. Bencana Nasional Sementara itu desakan agar Presiden menetapkan letusan gunung Sinabung menjadi Bencana Nasional, masih terus mengemuka. Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Anggota Komisi VIII DPR RI, Said Abdullah

mendesak pemerintahk menetapkan erupsi Gunung Sinabung sebagai bencana nasional. “Pemerintah tidak perlu ragu menetapkan bencana yang terjadi di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut), sebagai bencana nasional. Ini penting agar para korban bencana lebih tertangani dengan lebih baik,” katanya. Menurut Said, penetapan Sinabung masuk kategori bencana nasional harus melalui aksi nyata pemerintah. Sebab fakta di lapangan, pemerintah daerah tidak terlalu peduli dengan penderitaan rakyatnya. “Jangan kemudian ukurannya, 100 orang atau bukan 100 orang meninggal menjadi tanggungjawab daerah. Lha, 100 orang itu dasyat. Itu nyawa manusia,” imbuhnya. Said juga menegaskan, dari sisi dampak ekonomi dan kehebohan nasional dan mengganggu kepentingan umum, Sinabung itu sudah pas ditetapkan sebagai bencana nasional. “Bayangkan saat ini, sudah ada 31 ribu pengungsi. Dari jumlah ini, yang baru terhitung ada 2815 siswa yang dapat beasiswa, ada 2052 siswa SMP dan 1141 siswa SD. Saya tidak membayangkan kemampuuan daerah dan propinsi untuk menanaggung ini. Dia tidak punya kemampuan,” ujarnya. Indikasi ketidaksiapan pemerintah daerah kata dia terlihat saat kunjungan Presiden ke Karo. Dua hari menjelang kedatangan Presiden, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) baru

dibentuk. Ini artinya, pemerintah daerah tidak punya kemampuan untuk mengatasi persoalan erupsi Sinabung. “Makanya menjadi pas kalau erupsi Sinabung ini diangkat ke tingkat nasional. Merapi sampai sekarang belum seleisai, Bencana Padang belum tuntas, demikian juga bencana alam Wasior terbengkelai. Kalau presiden mengambil alih sebagai bencana nasional maka sangat pas karena semua anggaran dan SDM ditanggung pusat,” tuturnya. Walau terus didesak, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tampaknya belum juga menetapkan erupsi Sinabnung sebagai bencana nasional. Menurut Juru Bicara Presiden, Julian A Pasha, pemerintah belum menetapkan erupsi Gunung Sinabung sebagai darurat atau bencana nasional karena penanganan dari pemerintah daerah, dibantu pusat, masih berjalan. “Yang penting adalah koordinasi pemerintah pusat dan daerah tetap berjalan baik,” kata dia. Dia menyatakan, Presiden terus mengikuti perkembangan situasi Gunung Sinabung pascaerupsi pekan lalu. , Presiden meminta warga yang berada di pengungsian mengikuti arahan BNPB. Presiden juga telah memerintahkan kepala BNPB untuk melakukan langkah-langkah penyelamatan korban dan melakukan penanganan sebagaimana yang telah menjadi tugas BNPB. (h/dn/rol)

Evaluasi APBD ............... Dari Halaman. 1 menyebut 3 orang. “Tiga orang. Suratnya itu kan disampaikan kepada Mendagri dan ditembuskan ke Dirjen Otda. Saya melihatnya langsung dan dijamin calon yang diajukan 3 orang,” tegas Djohermansyah. Kemudian ketika ditanya ketiga nama calon Penjabat Walikota Padang tersebut, Djohermansyah Djohan tidak mau menyebutkannya. “Saya jamin 3 orang, tapi saya tidak bisa menyebutkan namanya,” kata Penjabat Gubernur Riau itu. Sementara itu sumber menyebutkan bahwa salah satu calon Penjabat Walikota Padang yang diusulkan Gubernur Sumbar itu adalah Kepala Biro Pemerintahan Kantor Gubernur Sumbar Syafrizal Ucok. “Karopem (Kepala Biro Pemerintahan –red) punya peluang besar untuk menjadi Penjabat Walikota Padang,” kata sumber Haluan di Kemendagri. Sementara itu terkait penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang putaran kedua, Djohermansyah mengatakan bahwa hal tersebut sesuai dengan yang dijadwalkan KPU Kota Padang. ”KPU Padang kan sudah menjadwalkan tanggal 5 Maret 2014, ya gak ada masalah,” kata Djohermansyah. Sementara itu, Ketua Baperjakat Sumatera Barat Ali Asmar, membenarkan sudah mengirim tiga nama kepada Mendagri. Menurut lazimnya, siapa yang akan menjadi pj walikota akan diputuskan dalam waktu satu minggu. Dirinya pun berharap hal ini bisa terwujud. “Jabatan walikota itu tidak boleh lebih dan tidak boleh dikuragi. Jadi kita berharap keputusan final Mendagri bisa dikeluarkan pada waktu yang tepat. Yaitu sebelum 18 Februari, sebelum berakhirnya masa jabatan walikota dan wakil walikota Padang,” terang Ali, Selasa (4/2) sewaktu dihubungi via telepon. Dirinya juga mengatakan tiga nama yang diusulkan tersebut

masih bersifat rahasia. Tetapi sebagai bocorannya adalah orang yang berada di lingkup kantor gubernur. Jika melihat hal tersebut, sejumlah namanya sebelumnya memang sudah beredar. Mereka ini disebut-disebut sebagai orang yang akan menggantikan Fauzi Bahar sementara waktu, hingga terpilihnya walikota baru Padang. Nama yang cukup beredar kuat adalah Kepala Biro Pemerintahan Syafrizal Ucok, Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Kerjasama Rantau Muhammad Yani, dan Asisten I Bidang Pemerintahan Devi Kurnia. Nama lainnya juga ikutan muncul. Seperti Asisten III Bidang Administrasi Sudirman Gani, dan (Kesbangpol Linmas) Sumbar, Irvan Khairul Ananda, dan Sekretaris Kopri yang baru dilantik Eko Faisal. Semuanya berpotensi, tetapi tunggu saja hasil keputusan Mendagri. Tunggu Evaluasi Gubernur Menyangkut anggaran Pilkada Padang, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Padang telah mengalokasikan dana anggaran Pilkada kota Padang putaran kedua. Dengan jumlah dana sebanyak Rp12 miliar, yang sesuai dengan jumlah dari permintaan KPU Kota Padang. “Anggaran 12 M telah dianggarkan oleh Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) dari dana APBD 2014. Terkait pencairan, semua butuh proses. Saat terkait anggaran, masih menunggu evaluasi dari Gubernur, kata Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPKA) Kota Padang Syahrul kepada Haluan, Selasa (4/2). Dikatakannya, masyarakat atau pihak manapun jangan khawatir dengan anggaran Pilkada 5 Maret nanti, meski KPU Padang harus berutang terlebih dahulu untuk mencetak surat suara. Hal itu dalam kondisi wajar, karena semua anggaran yang terutang pasti akan dibayarkan melalui anggaran APBD 2014.

”Kita berharap prosesnya cepat. Semoga pada pertengahan Februari ini, anggaran Pilkada sudah dapat dicairkan, untuk kelancaran operasional KPU. Jika prosesnya cepat maka cepat pula pencairannya,”terangnya. Senada dengan itu, Asisten I Pemko Padang, Nasir Ahmad menyebutkan terkait anggaran masih dalam proses evaluasi gubernur. Jika sudah selesai evaluasi, maka akan dibicarakan kembali di tingkat DPRD dan Pemko Padang. Yang selanjutnya langsung dicairkan anggaran Rp 12 M tersebut. “Untuk proses di Kesbang maupun di Asisten I sudah selesai. Kita hanya menunggu proses evaluasi dari gubernur. Mudahmudahan cepat dievaluasi,” katanya. Sementara itu, M Sjahbana Sjam Komisioner KPU Bidang Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu menyatakan, pihaknya berharap anggaran Pilkada Kota Padang segera dicairkan. Karena jika telah melewati tanggal 15 Februari maka akan membuat tahapan pelaksanaan Pilkada menjadi terganggu. Sementara itu Kepala Dinas Pengelolan Keuangan Daerah (DPKD) Provinsi Sumatera Barat, Zainuddin mengatakan, proses evaluasi APBD Kota Padang tahun 2014 sudah selesai oleh tim evaluasi. Dalam dua hari, sesuai keinginan gubernur, APBD ini pun tuntas dievaluasi. “Besok (hari ini, red) akan kami serahkan kepada Pemko Padang. Jadi ini sesuai keinginan gubernur untuk mempercepat proses evaluasi sudah kita lakukan. Jika sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 1 minggu, maka dalam dua hari sudah kita tuntaskan,” katanya. Terkait hasil evaluasi, menurut Zainuddin tidak ada yang perlu dipermasalahkan. Dengan dipercepatnya evaluasi APBD Kota Padang ini, maka proses pencairan anggaran pun semakin cepat. Dengan demikian pencairan anggaran Pilkada Padang putaran kedua pun sudah bisa segera dilakukan. (h/sam/ cw-lex/eni)

provinsi Sumatera Barat. Sepengetahuannya, Perda tersebut belum direvisi. “Apabila nantinya terbukti melanggar, maka Pemko Padang akan dikenakan hukuman sesuai hukum terkait lainnya, yakni hukum tata ruang, yang mengancam pelanggar dengan hukuman penjara atau denda,” ujar Miko Kamal kepada wartawan didampingi Ketua FMMTS, Masfar Rasyid. Ia berharap pihak Polda Sumbar untuk mengusut dugaan pelanggaran tersebut agar jelas ujung masalahnya. Mengenai pernyataan Fauzi Bahar selaku Walikota Padang pada beberapa kesempatan yang mengatakan bahwa Perda tersebut telah direvisi pada tahun 2010, lalu kawasan Khatib Sulaiman tersebut diperuntukkan bagi jasa dan perdagangan, Miko mengatakan, ia belum pernah melihat Perda yang direvisi itu. “Mana buktinya Perda itu direvisi? Dulu saya juga pernah menulis di sebuah surat kabar

lokal, tentang belum direvisinya Perda tersebut, namun tak ada bantahan dari Pemko Padang,” tandasnya. Terkait dikeluarkannya izin prinsip untuk pembangunan hotel dan mal Lippo Group yang dikeluarkan oleh Pemko Padang pada 29 Januari 2014 yang lalu, FMMTS tetap menolak karena berapa pun jumlah bangunan atas nama jasa dan perdagangan yang dibangun di Khatib Sulaiman, melanggar Perda No. 4 tahun 2012. Beberapa waktu lalu, Walhi Sumbar menyatakan pembangunan hotel dan mal di kawasan Khatib Sulaiman juga melanggar Perda No. 4 tahun 2012 pasal 55 ayat (2) huruf f yang menyatakan kawasan tersebut adalah zona merah. Khalid Saifullah, Direktur Walhi Sumbar menilai, jika di sana di bangun hotel dan mal, artinya mengkonsentrasikan massa di kawasan bencana. Maka akan banyak korban jika sekiranya terjadi tsunami. Terkait hal tersebut, FMMTS belum mengi-

rimkan pengaduan terhadap pelanggaran tersebut. “Kita sekarang fokus ke pelanggaran tata ruang. Kalau itu lain soal. Namun nanti akan ada pengaduan lebih lanjut tentang peraturan yang diduga dilanggar oleh Pemko Padang yang memberikan izin prinsip kepada Lippo untuk berinvestasi di sana,” kata Miko. Contoh pelanggaran lain yang menonjol di sana menurut Miko adalah pelanggaran lalu lintas. Walikota Padang, saat memberikan izin untuk pembangunan hotel dan mal di Balai Kota Padang pada 29 Januari tahun ini mengatakan, masalah lalu lintas di sana bisa disiasati dengan pengaturan lalu lintas. Miko mengatakan, pembangunan tak bisa dilakukan seperti itu. “Apa yang dibangun mesti dipertimbangkan dampaknya, bukan sekarang dibangun, namun nanti dipikirkan akibatnya,” imbuhnya. (h/mg-dib)

Polisi Usut Penyerobotan .... Dari Halaman. 1 pihak PT KAI Drive II Sumbar tersebut penyidik akan melanjutkan kepada saksi lainnya. Setelah itu pihaknya akan mengkonfrontir keterangan mereka tersebut. “Kami akan mengusut kasus ini sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan, dan akan berupaya untuk menuntaskan kasus tersebut,” ujarnya. Dalam hal ini, lanjutnya lagi, pihaknya tidak akan gegabah memproses kasus tersebut. Maka dari itu, penyidik perlu ekstra hatihati dan teliti walaupun kasus ini sedikit lamban dalam prosesnya. “Selain minimnya penyidik pemeriksa, juga banyaknya kasus yang ditangani oleh Reskrim Polresta Padang. Akan tetapi, itu semua bukan halangan bagi kami untuk menuntaskan semua kasus,” katanya. Dua tahun lebih kasus penyerobotan tanah yang dilaporkan manajemen Basko Grand Mall vakum di Reskrim Polresta Padang. Kini kasus tersebut kembali bergulir, setelah adanya keputusan inkrah dari Mahka-

mah Agung (MA) tahun lalu. Dalam laporan tersebut penyidik akan melanjutkan penyelidikannya, dan akan kembali memintai keterangan saksi-saksi dalam peristiwa tersebut, serta pengumpulan bukti lainnya. Terhentinya kasus ini pada saat pimpinan Kapolresta lama bahwa kasus penyerobotan tanah yang dilakukan oleh oknum anggota PT Kereta Api Indonesia (KAI) Drive II Sumbar, terlebih dahulu diselesaikan dalam kasus perdata untuk mengetahui kejelasan hukumnya. Kini setelah ada ketentuan hukum, maka penyidik akan menindaklanjuti kasus tersebut dan akan diproses sesuai prosedur yang berlaku. Seperti berita sebelumnya, pihak Basko Grand Mall melaporkan PT KAI Drive II Sumbar ke Mapolresta Padang, Selasa (1/11) lalu, setelah tindakan PT KAI memasuki dan memancang plang di lahan parkir Basko Hotel dan Mall. Dalam laporan yang tercatat dengan nomor 1797/K/ XI/2011-Resta tentang dugaan penyerobotan tanah dan mema-

sang plang tiang baja. Kemudian General Manager Basko Grand Mall, Robby Wiryawan (36) kembali mendatangi Polresta Padang, Sabtu (5/11) sekitar pukul 15.30 WIB. Kedatangan tersebut untuk melaporkan kembali pihak PT KAI Drive II Sumbar dalam kasus pengrusakan di sekitar perkarangan Hotel dan Basko Grand Mall, Selasa (1/11) lalu. Dalam laporan tersebut tercatat dalam nomor LP/1824/ K/XI/2011-Resta tentang pengrusakan secara bersama-sama oleh PT KAI Drive II Sumbar. Keterangan Robby ini mengatakan, peristiwa ini ketika ratusan PT KAI Drive II Sumbar tiba di lingkungan Basko dengan menggunakan kereta api. Kemudian karyawan PT KAI ini langsung merusak perkarangan sekitar Basko. “Dalam aksi tersebut ada tiga titik yang dirusak oleh PT KAI Drive II Sumbar dengan menggunakan peralatan yakni dua mesin listrik dan linggis untuk memasang plang milik PT KAI,” ungkap Robby saat itu. (h/nas)

Satu lagi ....................... Dari Halaman. 1 Setidaknya saat ini, terdapat dua tim dengan kekuatan 6 personil di masing-masing tim, secara bergantian, mencari satu korban dengan masuk ke lubang tambang yang dikelola CV Kutalaga Citra Jasa, yang berada di bawah Kuasa Pertambangan milik PT Dasrat Sarana Arang Sejati tersebut. “Pencarian terhadap Arfan, terus dilakukan. Hal itu menjadi komitmen perusahaan dan pemegang izin usaha pertambangan yang ada,” ujar Kepala Inspektur Tambang Sawahlunto, Aribawa kepada Haluan, Selasa (4/2). Menurut Aribawa, pencarian perantau asal Bengkulu tersebut, terkendala kondisi lubang yang sering runtuh, dan rawan longsor. Hal tersebut, membuat tim evakuasi ekstra hati-hati dalam melakukan pencarian. Tim evakuasi, lanjut Aribawa, tidak ingin terjadi korban tambahan, akibat pencarian yang dilakukan. Kerja tim evakuasi terbilang keras, sebab selain mencari korban, juga melakukan perbaikan lubang.

bunyi ledakan. Sri wanita 37 tahun, istri dari Arfan, korban kecelakaan yang masih dalam pencarian, mengaku, sama sekali tidak mendengar ledakan. Sri seharinya berjualan kopi bagi pekerja tambang, di kawasan tambang yang dikelola CV. Kutalaga Citra Jasa tersebut. Ketika terjadi kecelakaan, menurutnya, lubang tambang hanya mengeluar gumpalan debu tebal. Sebelumnya, hasil identifikasi Tim dokter dari Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar, dr. Eka P Sari mengungkapkan, ketiga korban yang berhasil dievakuasi telah meninggal selama enam hari, saat ditemukan. Menurutnya, dari hasil otopsi DVI Polda Sumbar, menunjukkan korban tewas bukan disebabkan ledakan atau terbakar, namun karena kehabisan oksigen akibat tertimbun longsor. “Dari hasil otopsi yang kita lakukan, pada tubuh ketiga korban sama sekali tidak ditemukan luka bakar. Hanya saja telah terjadi pelepasan jaringan akibat kehabisan oksigen,” ungkapnya. (h/dil)

Suasana kawasan tambang yang berlokasi di Perambahan tersebut, memang tidak lagi menyedot perhatian masyarakat. Hal itu terlihat dari turunnya minat warga melihat pelaksanaan evakuasi. Sebelumnya, di hari ketujuh, tim evakuasi berhasil menemukan tiga korban kecelakaan tambang. Kondisi ketiga korban, dalam keadaan tidak bernyawa. Kala itu, tim pencari yang didominasi pekerja tambang tersebut, Kamis (30/1), menemukan tiga tiga korban, sekitar pukul 03.00 Wib. Satu korban dalam posisi duduk, sedang dua lainnya dalam posisi terbaring di atas tanah. Sebelumnya, tim evakuasi yang didominasi pekerja tambang tersebut, juga telah mengevakuasi satu korban di hari pertama. Seperti diberita sebelumnya, kecelakaan tambang di kawasan Perambahan Sawahlunto itu, terjadi Jumat (24/1), sekitar pukul 11.30 Wib. Menurut beberapa saksi di kawasan tambang, kecelakaan sama sekali tidak mengeluarkan

Semangat Baru ................ Dari Halaman. 1 oleh kelompok. Ke-15 anggota kelompok itu memiliki lahan mereka masing-masing yang dikelola secara pribadi. Luas lahan dan jumlah bibit-pun juga bervariasi, tergantung kemampuan individu. Bergabung dengan kelompok merupakan salahsatu syarat yang harus dipenuhi jika ingin mendapatkan bibit limau secara gratis. Saat ini, Feri Mahtera telah menanam 130 batang limau jenis siam madu, di atas lahan seluas sepertiga hektar. Namun lahan tersebut bukanlah miliknya, tapi menyewa lahan tidur milik orang lain, dengan sistem pembagian sepertiga keuntungan untuk pemilik lahan. Rumahnya sendiri berjarak sekitar satu kilometer dari kebun limaunya. Feri Mahtera sendiri telah menanam limau semenjak tahun 2009 lalu, dan saat ini ketinggian pohon limaunya telah mencapai sekitar dua hingga tiga meter. Sebagian besar limau miliknya telah berbuah. Bahkan beberapa bulan lalu dirinya telah panen, meski dalam jumlah yang sedikit. “Sudah dua kali panen. Bulan

pertama dapat 30 kilogram dan panen di bulan kedua juga panen 30 kilogram. Jumlahnya masih sedikit. Tapi lumayan buat penghibur hati. Mungkin sekitar bulan Juni 2014 nanti baru panen raya atau panen secara besarbesaran,” ujar Feri Mahtera. Feri Mahtera mengaku, dua kali panen itu hasilnya baru didistibusikan ke sekitar wilayah Kamang Magek. Jika telah panen dalam jumlah besar atau telah mampu memproduksi dalam jumlah yang banyak, rencananya Feri akan memasok buah tersebut ke Kota Bukittinggi atau ke Kota Payakumbuh dan sekitarnya. Terkait ancaman hama yang terus membayangi petani limau, Feri Mahtera mempunyai cara tersendiri untuk mengatasinya. Menurutnya, pengawasan kebersihan secara rutin dan berkala, serta memberikan perhatian khusus bagi pohon limau merupakan syarat mutlak untuk memperoleh hasil yang maksimal. Ia sendiri mengaku mengawasi kebunnya setiap hari. Bahkan bisa mencapai dua kali sehari, untuk memastikan

seluruh limau tanamannya dalam kondisi aman dan sehat. Maklum, Feri bukanlah petani yang suka memakai pestisida atau racun pembasmi hama. “Sebaiknya penggunaan racun dihindari, agar buah terjamin kesehatannya. Kalau bisa sehat tanpa racun, kenapa harus pakai pestisida?,” ujarnya bersemangat. Dalam pemasaran nantinya, Feri Mahtera akan membagi tiga grid atau tiga kelas, di antaranya Grid A yang buahnya tergolong super besar, dengan satu kilogramnya hanya mencapai enam atau tujuh buah, kemudian Grid B yang besarnya sedang dengan satu kilogramnya terdapat sekitar 9 buah limau, serta Grid C atau yang berukuran kecil, yang satu kilogramnya berkisar 12 hingga 13 buah. Harga pasar saat ini, untuk limau Grid A harganya mencapai Rp20 ribu perkilogram, Grid B Rp16 ribu perkilogram dan Grid C Rp12 ribu perkilogram. “Saya yakin dan optimis, buah limau sekarang ini mampu mengembalikan popularitas Limau Kamang Magek tempo dulu,” ujar Feri Mahtera.***

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

Jalan Panjang Menuju Pemilihan Wabup Tanah Datar Komisoner KPU Tak Wajib Lapor Rekening ke PPATK JAKARTA, HALUAN —Komisi Pemilihan Umum (KPU) menandatangani nota kesepahaman dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Kesepakatan tersebut tidak memuat materi yang mengharuskan para komisioner melaporkan rekening pribadi ke PPATK. “Enggak ada tertulis dalam MoU, materi itu tidak ada dalam pembahasan,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di kantornya, Jakarta, Selasa (4//2). Laporan rekening komisoner menjadi inisiatif masing-masing komisoner KPU. “Kalau secara khusus, penting diserahkan ke PPATK, saya serahkan. Tapi dalam LHKPN (laporan harta kekayaan penyelenggara negara) saya itu sudah dicantumkan,” ungkapnya. Mantan Ketua KPU Sumatera Barat ini menjelaskan fokus kesepakatan terletak pada penyelenggaraan pemilu. Salah satunya tentang dana kampanye parpol dan caleg. “Lebih ke peserta pemilu,” ujarnya. KPU menandatangani nota kesepahaman dengan tiga lembaga dalam rangka menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2014. Penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan antara KPU dengan PPATK dalam rangka pengawasan dana kampanye Pemilu 2014. Kemudian antara KPU dengan Net TV dan detik.com dalam rangka sosialisasi dan penyebaran informasi Pemilu 2014. Saat ini, kata Husni, KPU sudah mengumpulkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye tahap I. “Kami sudah mengumpulkan dan membaca laporan itu satu per satu. Secara umum sumbangan dana kampanye masih bersumber dari internal partai yakni para caleg. Belum banyak dana yang bersumber dari luar partai,” ujarnya. Husni menegaskan jika ada keberatan publik terhadap laporan dana kampanye yang disampaikan partai politik, maka KPU dapat meminta bantuan PPATK untuk melakukan penelusuran atas kebenaran laporan tersebut. Kerja sama KPU dengan PPATK diharapkan mendorong terwujudnya penggunaan dana kampanye yang lebih tertib. Menurut Ketua PPATK Muhammad Yunus, informasi nomor rekening dana kampanye menjadi instrumen yang sangat penting untuk memudahkan dan mempercepat langkah penelusuran terhadap transaksi keuangan dari setiap partai politik. “Kalau tidak ada informasi nomor rekening, kita tetap bisa melakukan penelusuran tetapi kita harus menyurati semua bank, sementara jumlah bank di negara kita ini lebih dari 300 bank. Belum lagi teknologi yang digunakan setiap bank berbeda,” ujarnya. (h/rel/inl)

PADANG, HALUAN— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Datar masih menunggu persyaratan calon Wakil Bupati (wabup) Tanah Datar, sebelum dijadwalkannya pemilihan wabup. Jika persyaratan sudah dilengkapi, maka Badan Musyawarah DPRD bisa menentukan tanggal kapan akan dilakukan pemilihan. Calon wabup Irdinansyah Tarmizi dan Anton Yondra pun harus menyiapkan diri utnuk dipilih atau tidak dipilih. Sebelum itu, DPRD terlebih dahulu akan membentuk panitia khusus (pansus) untuk pemilihan Wabup Tanah Datar ini. Pansus ini dibentuk untuk menentukan mekanisme pemilihan, tata tertib dan hal lainnya. Tidak hanya itu, DPRD pun akan melakukan studi banding terlebih dahulu. “Jadi cukup panjang proses yang harus kita lalui kedepannya. Kami pun berharap wakil bupati ini segera terpilih. Tidak ada niat untuk menundanunda,” kata Ketua DPRD Tanah DaTar, Zuldafri Darma, Selasa (4/2) ketika dihubungi via telepon. Usai dilakukannya sejumlah kegiatan oleh pansus dan bamus sudah menetapkan jadwal, maka dilakukan pemilihan Wabup Tanah Datar. Jika mengacu kepada pemilihan di beberapa daerah, pemilihan dilakukan melalui voting tertutup. Dengan demikian tinggal menunggu hari pelantikan saja sesudah DPRD menyerahkan hasil pemilihan kepada bupati dan kemudian diteruskan kepada provinsi untuk dilantik oleh gubernur. Tetapi menurut Zulhefi, semuanya akan semakin cepat, jika semua fraksi berpendapat sama bahwa pemilihan Wakil Bupati Tanah Datar ini merupakan hal yang utama, mendesak, dan penting. Menurutnya, karena tahun ini sudah mendekati pemilihan umum, maka isu dan kepentingan politik tentu lebih mengemuka. Ini pun

menjadi sejumlah perjalanan panjang dan kendala ke depan yang dikemukan oleh Zuldafri. Menurutnya yang juga Ketua DPD Golkar Kabupaten Tanah Datar, dengan tertunda-tundangan pemilihan Wabup Tanah Datar ini, potensi kerugian politik yang dirasakan oleh Golkar cukup besar. Hal ini pun akan mempengaruhi kondisi pileg terutama bagi Caleg Golkar di tengah masyarakat, dan bahkan juga untuk pilpres. “Tak ada niat untuk menunda-nunda. Gejolak di internal Golkar pun tidak bisa dihindari beberapa waktu lalu. Kita pun berharap semuanya bisa diselesaikan dengan baik,” terangnya. Saat ini, untuk memulai jalan pajang yang harus ditempuh dua calon Wabup Tanah Datar yang sudah diusulkan oleh Partai Gokar adalah melengkapi persyaratan administrasi. Seperti hasil tes kesehatan, daftar harta kekayaan dari KPK, dan sejumlah persyaratan lainnya sebagai calon abdi negara. Sebelumnya, Partai Golkar melalui perdebatan yang alot memutuskan nama Irdinansyah Tarmizi dan Anton Yondra yang diusung sebagai calon Wabup Tanah Datar. Menjelang nama ini disampaikan ke DPRD Kabupaten tanah Datar, sejumlah pro dan kontra mewarnai jelang dua nama ini diusulkan oleh Partai Golkat. Pihak LKAAM X Koto sempat mempertanyakan dasar kenapa dua orang ini dipillih oleh Golkar. Kursi Wabup Tanah Datar sendiri sudah mulai kosong sejak ditinggalkan oleh mantan Wabup Hendri Arnis pada 1 Oktober 2013 lalu. Artinya sudah tiga bulan lebih kursi wabup tersebut kosong. (h/eni)

TARGET VALIDASI SURAT SUARA — Petugas KPU bersama perwakilan KPU Daerah meneliti daftar calon legislatif dalam validasi surat suara di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (4/2). KPU mengatakan validasi surat suara akan selesai dalam 3 hari ke depan, saat ini validasi surat suara tinggal pada calon legilstaif (caleg) di tingkat DPRD. ANTARA

SUARA CALEG EMMA YOHANNA

Pemerintah Perlu Lakukan Pengenalan Kanker PADANG, HALUAN — Kanker termasuk salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, dan fakta menunjukkan bahwa jumlah kasus terus maningkat dari tahun ke tahun. Demikian pernyataan yang diungkapkan oleh Hj Emma Yohanna, dalam rangka memperingati hari kanker sedunia yang jatuh pada tanggal 4 Februari 2014. Dikatakan calon anggota DPD RI ini, pencegahan kanker ini dapat kita mulai dengan pola hidup sehat, salah satunya dengan tidak merokok, konsumsi alkohol, pola makan yang buruk, obesitas, stres berlebihan, polusi udara, dan pencemaran lingkungan. “Dengan mengenali penyebab dan faktor pemicu kanker

secara tidak langsung kita akan mengetahui cara pencegahannya. Dengan demikian akan menciptakan hidup yang sehat dan menurunkan angka kematian yang disebabkan oleh kanker,” ujar Anggota DPD RI periode 2009-2014 ini. Tidak hanya itu, pemerintah juga sudah memberikan berbagai bentuk edukasi atau layanan bagi masyarakat yang terkait dengan penyakit mengenaskan ini. Salah satunya dengan Kemenkes RI, telah melaksanakan program deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara yang kita kenal dengan program see and treat (temukan dan tangani), melalui metode IVA (Inspeksi Visual dengan menggunakan

1.000 PELANGGARAN BALIHO

Legislator Minta Panwaslu Bersikap Tegas PADANG, HALUAN— Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Zulherman meminta kepada panitia pengawas pemilu (Panwaslu) agar menindak caleg dan parpol yang melanggar aturan pemasangan alat peraga kampanye. “Panwaslu sejatinya bertindak cepat dan tegas kepada para pelanggar. Karena jika dibiarkan maka caleg yang baik dan parpol yang patuh aturan akan merasa dirugikan. Selain itu, bagi yang menindak di lapangan janganlah tebang pilih” katanya kepada Haluan dikantornya kemarin. Dikatakannya, panwaslu sejatinya harus lebih aktif melaporkan pelanggaran pemilu. Selain itu, KPU Padang dan Satpol PP juga harus segera menindak dan menertibkan baliho yang melanggar aturan. Semua atribut kampanye yang terpasang di kawasan terlarang harus segera di turunkan tanpa pandang bulu, baik caleg DPRD kabupaten dan kota, DPRD provinsi, DPR-RI maupun DPD-RI.

Dia menyadari, meski KPU dan Panwaslu serta Satpol PP telah berkali-kali menertibkan alat peraga kampanye. Namun caleg maupun parpol tetap tidak jera memasang atribut di tempat terlarang. Padahal amanat PKPU nomor 15 tahun 2013 menyatakan bahwa para caleg tidak dibenarkan memasang alat peraga di jalan protokol, pohonpohonan, tempat pendidikan dan lokasi ibadah. Sementara itu, Ketua Panwaslu Kota Padang Nurlina, menyebutkan, sepanjang 20132014 ini, sudah terjadi sekitar 1000 pelanggaran baliho yang terpasang di tempat terlarang. Kendati demikian ia telah menyampaikan empat kali laporan kepada KPU Kota Padang. “Sebagian besar pelanggar telah ditindak dan sebagian lainnya tetap melanggar. Meskipun baliho mereka telah diturunkan oleh Satpol PP,” terangnya. Sementara itu, Komisioner KPU Padang Bidang Teknis dan Penyelenggaraan Pemilu M Sjahbana Sjam, menyatakan

telah menerima laporan tentang banyaknya pelanggaran alat peraga kampanye di tempat yang terlarang. Dia menyebutkan telah menyurati dan menegur para pimpinan partai politik dan Satpol PP Padang. ”Kita telah surati pimpinan partai dan Pemko Padang melalui Satpol PP. Namun tetap saja para caleg banyak yang melanggar,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Padang Andree Al Gamar menyatakan, telah berkali-kali menertibkan baliho para caleg yang melanggar peraturan KPU. Pihaknya menyebutkan hampir tiap minggu menertibkan baliho yang melanggar. Namun masih banyak caleg dan parpol yang terus menempel di tempat terlarang. “Sejauh ini, kami rutin ditiap minggu menertibkan baliho yang melanggar. Namun kita juga menunggu koordinasi dari KPU Kota Padang terkait pelanggaran. Akhir-akhir ini KPU belum berkoordinasi dengan Asisten I Pemko Padang. Makanya kami juga belum turun menertibkannya,” jelasnya. (h/cw-lex)

EMMA YOHANNA

asam asetat) yang merupakan langkah jitu mencegah kanker leher rahim dan metode CBE (Clinical Breast Examination) untuk deteksi dini kanker payudara. Dikatakan juga, Hari Kanker Sedunia yang diperingati setiap tahun pada tanggal 4 Februari, untuk mengingatkan dunia tentang penyakit kanker dan dampaknya serta pentingnya upaya pengendalian. Menurut perempuan asal Pasaman ini, tujuan utama Hari Kanker Sedunia adalah untuk menyadarkan masyarakat terhadap kesalahpahaman tentang kanker dan menghilangkan mitos yang salah, misalnya bahwa kanker adalah akibat guna-guna, kanker hanya menyerang orang tua dan orang kaya, kanker berarti kematian, dan kanker adalah kutukan. Untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian masyarakat luas mengenai bahaya kanker dan cara pencegahannya. Diperlukan peran serta pihak medis, pemerintah, dan keluarga pasien, sehingga jenis pengobatan yang sesuai dapat diberikan sedari dini. Ada serangkaian cara yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan edukasi kanker kepada masyarakat. Diantaranya, deklarasi pola hidup sehat, senam pagi, penyebaran informasi seputar kanker, konsultasi dan pemeriksaan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara secara gratis, serta semacam stiker atau spanduk pencegahan kanker secara dini. “Dengan adanya edukasi atau penyuluhan-penyuluhan dari pemerintah ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kanker, mulai dari apa itu kanker, faktor penyebab hingga ke pengobatan dan bagaimana hidup dengan kanker, hal ini supaya masyarakat lebih menjaga pola hidup yang sehat dan sadar akan pencegahan kanker sejak dini, mencegah lebih baik dari pada mengobati,” pungkas Ketua KPPI Sumbar ini. (h/mg-rin)

>> Editor : Eni Rahmadani

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

9

KEKURANGAN BUKU DAN ALAT TULIS Dipernakhutbun: Musim Kering Hingga Maret PADANG, HALUAN— Stasiun Klimatologi memperkirakan musim kering akan melanda kota Padang sampai bulan Maret. Penyebab kekeringan ini diduga karena turunnya jumlah curah hujan. Namun diperkirakan pada bulan April jumlah curah hujan akan kembali stabil melanda Kota Padang. “Itu merupakan hasil prediksi dari Stasiun Klimatologi yang kita dapatkan. Saya menyankan kepada para petani tidak perlu cemas. Para petani masih bisa beralih ke tanaman lain untuk menyiasatinya,” ujar Kadis Dipernakhutbun Heryanto Rustam Senin (3/2) Kepada Haluan. Berdasarkan prediksi stasiun klimatologi tersebut curah hujan pada bulan Februari dan Maret diperkirakan menurun. Namun tidak menutup kemungkinan curah hujan mengalami perubahan. Bisa saja curah hujan yang rendah tersebut meninggkat curah hujanya. “Ini berdasarkan kajian BMKG melalui analisis medan angin. Dimana penemuan ITCZ (penemuan angin) mulai Januari lalu telah berda cukup jauh sebelah selatan dari wilayah Sumbar, sehingga potensi hujan untuk kawasan wilayah Sumbar akan kurang,” papar Heryanto Rustam. Sedangkan dikaji berdasarkan analisis diple mode, dengan mempertimbangkan faktor penentu curah hujan, Sumbar yang dominan serta penghitungan menggunakan statistik maka diperkirakan curah hujan pada Februari dan Maret ini relatif stabil. Walaupun demikian curah hujan pada Februari ini berkisar 201 sampai 300 mm yang melanda sebagian kota di Sumbar termasuk Kota Padang. Sementara untuk Maret curah hujan terlihat cukup tinggi dari hari sebelumnya. Diperkirakan kisaran curah hujan pada bulan Maret ini 300 sampai 400 mm dan masih normal. Sementara untuk April diperkirakan curah hujan berkisaran 401 sampai 500 mm. “Sifat hujan ini diperkirakan normal. Kondisi cuaca yang berflutuaktif ini harus diwaspadai oleh masyarakat, terutama masyarakat yang ingin bercocok tanam,” ujar Heryanto Rustam.(h/mg-san)

Murid SD 41 Menumpang di SD 38 PADANG, HALUAN— Pascakebakaran yang menghanguskan SD 41 dan 3 unit rumah di Seberang Padang pada Minggu (2/2) yang lalu, Selasa (4/2) siswa SD 41 mulai masuk sekolah.

PUING SEKOLAH — Dua siswa kelas 6 SD 41 Seberang Padang melihat puing-puing sekolah mereka yang terbakar saat jam istirahat di hari pertama mereka pindah belajar ke SD 38, Selasa (4/4). Akibat SD mereka terbakar, siswa kelas 6 SD 41 tak bisa belajar tambahan untuk menghadapi UN, karena mereka masuk siang. HOLY ADIB

16 Wanita Malam Terjaring Razia PADANG, HALUAN— Satpol PP kota Padang memang komitmen menegakan Perda di Kota Padang. Setelah sering menjaring para pelajar yang asik bermain game pada jam pelajaran sekolah, kini Satpol PP menjaring para wanita malam yang berada di kafe-kafe. Satpol PP kota Padang mengelar razia pekat (Penyakit Masyarakat). Razia dilaksanakan pada Selasa dini hari pukul 01.00 WIB. Yang menjadi target adalah kafe yang tidak punya izin dan menyediakan pelayan yang seksi. “Kami sering mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya wanita yang

sampai mabuk berada didalamnya dan melakukan tindakan yang mencurigakan. Setelah kami mendapatkan laporan tersebut kami melakukan pengecekan ke lapangan dan melakukan penjaringan,”papar Kasatpol PP Andre Algamar melalui Kasi Trantibnya Amrizal Renganis Selasa (4/2) kepada Haluan. Pada razia kali ini Satpol PP berhasil menjaring 16 orang wanita malam. Sebanyak 7 orang wanita malam terjaring di Kafe Oye, 6 orang di Kafe Damarus dan 3 orang di Kafe Muaro. Para wanita yang terjaring ini dibawa ke mako Satpol PP untuk didata dan membuat surat perjanjian.

“Para wanita yang terjaring ini hanya kami data dan membuat surat perjanjian. Jika mereka sudah sampai tiga kali maka akan kami kirim ke Sukarami Solok. Namun jika mereka tertangkap tangan melakukan hubungan intim maka tidak ada toleransinya akan kami kirim langsung mereka ke sukarami ,” papar Amrizal. Selain menjaring para wanita malam yang berada di kafe, Satpol PP juga memperingati pemilik kafe yang belum memiliki izin. Jika mereka tidak mengurus maka kafe tersebut akan ditertibkan. “Wanita malam yang terjaring tersebut adalah

tanggung jawab dari pemilik kafe. Selain itu kami juga memperingatkan pemilik kafe yang belum memliki izin. Kami memberikan mereka waktu 2 bulan untuk mengurusnya, jika mereka tidak juga mengurus izin tersebut maka akan kami tindak tegas,” ujar Amrizal. Razia kali ini langsung dipimpin oleh Kasi Trantib Satpol PP sendiri dengan pleton khusus. Dalam penjaringan tersebut Satpol PP tidak mengalami kendala yang banyak. Hal ini disebabkan karena wanita malam dan pemilik kafe bersikap persuasive terhadap aparat penengak perda ini. (h/mg-san)

Menjelang sekolah mereka dibangun kembali, mereka menumpang belajar di SD 38 yang berjarak beberapa meter dari SD 41. Namun, guru-guru SD 41 terkendala melakukan proses pembelajaran karena kekurangan buku pegangan dan alat tulis. Kepala SD 41, Bachtiar berharap kepada Pemko Padang agar segera membangun SD tersebut dan menyelesaikannya dengan cepat agar proses belajar mengajar murid SD 41 kembali lancar seperti biasa. “Ini hari pertama kami pindah belajar ke SD 38 karena sekolah kami hangus terbakar. Sesuai kesepakatan dengan pihak SD 38, kami masuk mulai pukul 13.00. Di sini kami memakai 5 ruangan kelas untuk 143 murid. Hanya saja, guru-guru di sini kekurangan buku pegangan dan alat tulis untuk mengajar,” ujarnya. Untuk sementara, pihaknya menggunakan alat tulis milik SD 38. Hari itu, SD 41 mendapat kiriman buku pegangan dari 38 SD yang ada di Kecamatan Padang Selatan. Namun, Bachtiar mengharapkan bantuan buku pegangan lagi dari SD yang ada di Kota Padang, karena bantuan buku tersebut belum cukup untuk kelancaran proses belajar mengajar. Akibat kebakaran tersebut, lanjut Bachtiar, siswa kelas 6 SD 41 tak bisa belajar tambahan untuk menghadapi UN, karena masuk siang. Biasanya, mereka belajar tambahan sepulang sekolah sampai pukul 15.00 WIB Sementara itu, Eka Septiani (11), anak Yulius (44), salah satu warga yang rumahnya habis terbakar, masuk sekolah dengan memakai seragam pinjaman dari temannya. Eka pergi ke sekolah tanpa tas, buku dan alat tulis. Sedangkan Safrinal Muhadi (10), anak Syamsul Bahri, tak masuk sekolah karena tidak memiliki seragam. Terkait harapan Kepala Sekolah SD 41 untuk pembangunan SD yang terbakar, Kepala Dinas Pendidikan Padang, Indang Dewata mengatakan, pihaknya memiliki dua alternatif untuk membangun kembali SD 41. Alternatif pertama, Disdik Padang sedang menyusun proposal untuk dikirimkan ke Direktur Pendidikan Tinggi. Sedangkan alternatif kedua, mengajukan proposal ke APBN untuk mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK). (h/mg-dib)

Lomba P3K PTSP Diikuti 24 Tim

SEBANYAK 24 Tim Petugas Kesiapan Tanggap Darurat (PKTD) di Lingkungan PT Semen Padang saling bersaing dalam lomba Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Kerja (P3K) di Gedung Serba Guna Semen Padang (GSG), Selasa (4/ 2).HUMAS

PADANG, HALUAN – Sebanyak 24 Tim Petugas Kesiapan Tanggap Darurat (PKTD) di Lingkungan PT Semen Padang saling bersaing dalam lomba Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Kerja (P3K) di Gedung Serba Guna Semen Padang (GSG), Selasa (4/ 2). “Lomba P3K antar tim PKTD ini merupakan kegiatan tahunan, yang di selenggarakan bertepatan pada bulan kampanye K3 Nasional, dimana tujuannya adalah dalam rangka mengampanyekan tata laksana bantuan pertama jika terjadi kecelakaan serta untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman para peserta lomba P3K,” kata Wakil Ketua Panitia Bulan Mutu & K3 Nasional PT. Semen Padang tahun 2014, Nursyam, dalam sambutannya pada pembukaan lomba.

Nursyam menyampaikan, kecelakaan bisa menimpa siapa saja di sekitar. Keterampilan P3K ini diharapkan bermanfaat bagi perusahaan, pribadi dan juga masyarakat di sekitar kita yang mengalami kecelakaan. “Lomba ini bukanlah untuk meraih juara, tetapi adalah bagaimana aktivitas P3K ini menjadi budaya di PT. Semen Padang Group khususnya dan masyarakat umum,” tambah Nursyam pada sambutannya. Sebelum lomba, para peserta juga dibekali ilmu dasar tentang P3K, seperti Resusitasi Jantung – Paru, Praktek dan simulasi P3K Dasar dan bagaimana Evakuasi korban. Antusias Lomba tersebut diikuti dengan antusias oleh para peserta. Ini terlihat dari semangat para peserta

ketika mempraktekkan pertolongan pertama pada korban. Semua tim diberikan nomor lot yang berisi soalsoal kejadian kecelakaan, setiap nomor menceritakan kejadian yang berbeda-beda. Ada peserta yang mendapatkan kejadian dengan korban mengalami patah tulang akibat tertimpa benda berat, korban mengalami ganguan pernapasan akibat semburan debu, dan juga ada korban tertimpa benda tajam sehingga mengakibatkan luka serius, serta banyak kejadian lainnya. Kepada semua tim diberikan poin-poin penilaian dalam lomba. Masing-masing tim diberikan waktu selama 10 menit untuk melakukan pertolongan. Poin-poin yang menjadi penilaian di antaranya, P3K, prioritas kerja, dan evakuasi. Tampil sebagai juri pada

>> Editor : Afrianita

lomba itu masing-masing dr. Dewi Nengsi Putri, dr.Miss Berlianti, Fiona Indriani, dan Leo Agustino dari Semen Padang Hospital. PKTD Tambang Juara Pada lomba itu, keluar sebagai juara I adalah Tim PKTD Tambang dengan total poin sebanyak 365, juara II Tim PKTD K3LH, dengan poin 362, dan juara III Tim PKTD Packing Plant Teluk Bayur dengan poin 325. Tim PKTD Tambang merupakan juara bertahan tahun lalu. Ketua tim juri Dokter Dewi menyampaikan “secara umum tim PKTD sudah menyelesaikan tugas dengan main namun sebagian besar masih kurang dalam hal memeriksa nadi korban, dan juga pada penanganan luka pada pasien serta pengambilan alat – alat tidak terorganisir dengan baik. (h/ita)

>> Penata Halaman : Jefli


10

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

POLSEK PADANG UTARA Pasar Inpres Terlalu Lama Terbengkalai PADANG, HALUAN — Lamanya Pasar Inpres II, III dan IV terbengkalai membuat pedagang Pasar Raya Padang bertanya-tanya. Apalagi anggaran pembangunan sudah disahkan oleh DPRD Kota Padang Jumat lalu. Tino, pedagang ayam di Inpres I Padang mengatakan kapan lagi pasar Inpres II ini akan dibangun. Menurut Tino, anggaran untuk pembangunan sudah keluar, namun belum juga ada angin segar dia rasakan terkait pembangunan Pasar Raya Padang tersebut. “Saya dengar anggaran sudah disahkan oleh DPRD Kota Padang. Tapi, saya tidak mendengar ada kelanjutan pembangunan Pasar Raya Padang ini. terbengkalai sudah berapa tahun semenjak gempa,” papar Tino. Ia berharap, Pemko Padang yang berwenang untuk kelanjutan Pasar Raya tersebut segera merealisasikannya. Karena, dia tidak bisa bertahan lama lagi di Pasar Inpres I tersebut, karena tidak ada transaksi yang bisa menaikkan usahanya. Miris, usahanya lama-kelamaan bisa bangkrut. “Kalau Pasar Raya seperti ini secara berangsur-angsur pedagang semakin bangkrut,” kata Tino. Begitu juga yang dikeluhkan Andi, pedagang sembako di kios darurat. Dia berharap dalam tahun ini bisa pindah ke pasar Inpres II. Sehingga, dia bisa berdagang dengan layak tanpa ada becek dan bau lagi. “Kalau di tempatkan kami pada tempat yang layak maka kami akan lebih serius lagi untuk berdagang. Sampai kapan kami akan seperti ini, berdagang di tempat yang kotor dan bau,” kata Andi. Sementara itu, Hendrizal Azhar Kepala Dinas Pasar mengatakan dalam tahun ini akan dilanjutkan pembangungan pasar Inpres II, III dan IV. Sehingga, pedagang bisa berdagang di tempat yang layak. “Di tahun 2014 ini kita sudah merencanakan pembangunan pasar Inpres II. Tetapi, semua itu secara bertahap dan pedagang harus sabar karena anggaran masih terbatas. Untuk pembangunan tersebut ada dua dana yang dianggarkan untuk pembangunan pasar Inpres tersebut. Dari APBD sebanyak Rp72 milyar,” tutup Hendrizal Azhar. (h/cw-ows)

Kasus Curanmor Terbanyak PADANG, HALUAN — Kasus pencurian kendaraan bermotor dan pencurian ringan merupakan kasus terbanyak di Polsek Padang Utara. Untuk itu pihak Kapolsek Padang Utara menginatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaanya. Sebab pencurian tidak hanya adanya niat namun juga adanya kesempatan.

SIM KELILING — Polantas menyediakan pelayanan SIM Keliling untuk memudahkan masyarakat mengurus SIM. Mobil ini selalu standby di bundaran Simpang Gantiang Padang. BINTANG SEMBRANI

Kantor Pos Kini Serba Bisa PADANG, HALUAN — Kantor Pos menyediakan pelayanan yang cepat dan murah. Kantor Pos tidak hanya menyediakan pelayanan pengiriman surat atau pengiriman barang saja. Kita bisa menikmati berbagai pelayanan di tempat tersebut. Nurhamzah seorang PJS pemasaran Kantor Pos Padang mengatakan di Kantor Pos, tersedia banyak pelayanan. Mulai dari pengiriman uang dalam negeri seperti wesel, ke luar negeri seperti Western Union. Pembayaran tagihan seperti pembayaran pajak, pembayaran listrik dan PDAM, pembayaran cicilan mobil atau motor, dan lain- lain. Wesel dan Western Union adalah jasa pelayanan pengiriman

uang melalui kantor pos. Western Union adalah jasa pengiriman yang diberikan pada pelanggan untuk dikirim ke seluruh dunia. Kantor Pos juga memberikan kemudahan pelayanan pada pelanggan untuk pembayaran tagihan tersebut. “Pos memberikan kemudahan dalam pelayanan terhadap pelanggan. Hal tersebut merupakan strategi yang diambil oleh Pos untuk memenuhi kebutuhan pelanggan,” kata Nurhamzah. Robi (28) pelanggan kantor Pos mengatakan bahwa dia sering menggunakan jasa pos untuk pengiriman surat atau layanan lainnya. Karena pelayanan tempat tersebut yang mudah dan murah. “Saya sering menggunakan jasa

SEPUTAR PONDOK

pos untuk pengiriman surat lamaran pekerjaan dan penggunaan jasa pelayanan lainnya karena pos memiliki administrasi yang mudah dan murah, “ kata Robi. Fatma (25) pelanggan Kantor Pos mengatakan bahwa dia sering membayar tagihan listrik dan PDAM di tempat tersebut. karena tempat tersebut membuatnya tidak perlu pergi ke kantor PLN dan Kantor PDAM untuk membayar tagihan tersebut. “Saya membayar tagihan listrik dan PDAM di Kantor Pos setiap bulan. Saya bisa menghemat waktu, tenaga, dan uang. Saya tidak perlu mendatangi kantor PLN dan Kantor PDAM untuk membayar tagihan tersebut,” kata Fatma. (h/mg-han)

Dari data yang didapatkan kasus 3 bulan terakhir, kasus pencurian ringan terdapat sebanyak 17 kasus, pencurian berat 14 kasus, jambret 2 kasus, ranmor 19 kasus, penganiayaan 2 kasus, penipuan 1 kasus, pengrusakan 1 kasus dan penemuan mayat 1 kasus. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaanya, sebab pencurian tersebut bukan hanya karena niat namun juga adanya kesempatan. Orang sebenarnya tidak mau mencuri namun karena adanya kesempatan untuk mencuri, hal tersebut bisa merubah niatnya untuk melakukan pencurian,” papar Kapolsek Padang Utara Partahian Pane melalui Kanit Reskrim Ipda Ardiansyah Rolindo Selasa (4/2) kepada Haluan di ruangannya. Dijelaskan oleh Ardiansyah bahwa kasus pencurian kendaraan bermotor ini biasanya akan meningkat jika adanya iven balap motor. Dijelaskan bahwa biasanya hasil curian itu digunakan untuk motor balab atau uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk mempermak kendaraannya. Sementara itu kawasan kampus UNP merupakan

salah satu tempat yang rawan terjadinya pencurian kendaraan bermotor.”Untuk itu kami mengingatkan kepada msyarakat untuk selalu memasang pengaman yang ganda atau memasang kunci cakram pada kendaraan bermotor tersebut dengan tujuan agar motornya lebih aman,” papar Ardiansyah diruangan. Ardiansyah juga menjelaskan bahwa pencuri kendaraan bermotor sekarang berani nekat. Para pencuri tersebut bahkan berani masuk sampai pekarangan rumah target korbannya. “Untuk itu masyarakat bisa belajar dari kasus-kasus pencurian kendaraan bermotor yang telah terjadi. Nah untuk itu masyarakat jangan sampai lalai,” papar Ardiansyah. Selain itu ardiansyah juga mengimbau kepada kaum perempuan untuk tidak memakai perhiasan yang mencolok. Sebab yang selalu menjadi mangsa untuk penjambretan adalah kamu perempuan. “Kebanyakan yang menjadi korban penjambretan adalah perempuan nah untuk itu kepada para perempuan jangan memakai perhiasan yang berlebihan,” Jelas Ardiansyah. (h/mg-san)

KELURAHAN

SELAMA 9 HARI

KAMPUNG OLO

Hari Ini, HBT Gelar Bazar

Keberadaan Kampus Geliatkan Ekonomi Warga

PADANG, HALUAN — Masih dalam suasana tahun baru Imlek, Himpunan Bersatu Teguh (HBT) akan mengadakan acara bazar pada 5-14 Februari nanti. Bazar tersebut bertempat di Gedung HBT itu sendiri di jalan Klenteng, Pondok. Ketua acara tersebut, Tian mengatakan semua persiapan sudah dijalankan seperti mendirikan stan-stan untuk berjualan. Dikatakannya persiapan ini akan selesai sebelum hari Rabu (5/ 2) (hari ini, red). “Pada acara ini, sedikitnya ada 60 stan yang dibuka dan beberapa orang yang akan memakai stan itu telah banyak yang mengantri mendaftar,” tambah Tian lagi. Stan-stan tersebut nantinya akan digunakan untuk menjual berbagai macam menu makanan dan jualan lainnya, diantaranya es durian, sate, nasi goreng, mi goreng khas Tionghoa dan lain-lain. “Selain menjual makanan, serangkaian acara lainnya juga akan turut mengisi bazar ini agar lebih meriah,” ungkap Tian. Acara bazar yang dimulai pada hari Rabu itu nantinya akan dibuka dengan atraksi Tim Naga dan Barongsai HBT, sekaligus pengenalan maskot bazar yaitu Cobbie dan Corrie. Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan Tari Payung oleh anak-anak Bina Bakat Sribhakti Padang, dan lomba goyang caesar. Bazar yang berlangsung selama 9 hari itu diisi dengan acara-acara seru lainnya seperti lomba top model, lomba modern dance, lomba fashion show, lomba memasak mie kreasi keluarga, lomba mewarnai untuk tingkat anakanak, lomba, kompetisi stand up comedy, hiburan music dan lain-lain.

PADANG, HALUAN — Kelurahan Kampong Olo merupakan salah satu kelurahan yang berada di kawasan Kecamatan Nanggalo. Kelurahan dengan luas sekitar 40 KM persegi ini memiliki 6 RW dengan 22 RT. Sedangkan jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 1.915. Dikelurahan Kampong Olo ini terdapat empat universitas yaitu ITP, STKIP, APIKES dan UBH. Keberadaan ke empat kampus ini memberikan pendapatan tersendiri bagi masyarakat sekitar. “Dengan adanya empat kampus ini memberikan dampak yang sangat bagus bagi masyarakat di sekitarnya. Salah satu contohnya masyarakat banyak mendirikan tempat kos-kosan dan berdagang disekitar kampus tersebut,” ujar Lurah Kampung Olo Mardiana Selasa (4/2) kepada Haluan. Untuk mengantisipasi perbuatan dari mahasiswa tidak menyimpang, pihak kelurahan bersama RW dan RT melakukan koordinasi. Salah satu aturan yang dibuat adalah bahwa anak kos boleh menerima tamu lewat sampai jam 9 malam “Kami memiliki forum RW dan RT yang tujuanya untuk saliung berko-

GEDUNG HBT mengadakan acara Bazzar dari tanggal 5 sampai 14 Februari, Selasa (4/2). Dalam Bazzar ini akan di adakan beragam acara seru. BINTANG SEMBRANI

Khusus untuk kompetisi Stand Up Comedy ini, panitia penyelenggara bazar mendatangkan Sammy, Ketua Stand Up Comedy Indonesia, sebagai jurinya. Tian memperkirakan Bazzar Imlek ini akan ramai dikunjungi oleh warga yang datang dari berbagai penjuru Kota Padang, karena acara ini diperuntukkan untuk semua kalangan masyarakat mana saja. “Acara ini untuk semua masyarakat, bukan hanya untuk warga Tionghoa, tetapi juga untuk warga lainnya. Siapa pun boleh datang kesini,” ungkap Tian. Untuk bisa menikmati semua acara di dalam bazzar ini, Tian mengatakan pengunjung hanya dikenakan biaya tiket masuk seharga Rp2.000. Pengunjung pun boleh menikmati semua acara di dalam bazar. “Ajaklah keluarga anda untuk memeriahkan acara ini yang dimeriahkan oleh berbagai perlombaan, dan penampilan seni lainnya, dijamin anda tidak akan kecewa,” pungkas Tian. (h/mg-rif)

munikasi, salah satu hasil kesepakatannya agar mahasiswa kos ini untuk tidak berbuat yang tidak diinginkan maka jam bertamu pada setiap kos dibatasi sampai pukul 09.00 WIB,” papar Mardiana. Sedangkan untuk menjaga keamanan pihak kelurahan bersama dengan RW dan RT mengaktifkan kegiatan pemuda berupa pos ronda dan bekerja sama babinkamtibnas. Sementara itu untuk jumlah pegawai kantor lurah hanya berjumlah sebanyak 7 orang, dengan hanya satu orang staf. Namun dengan jumlah yang sebanyak itu, pihak kelurahan merasa cukup jumlah pegawainya untuk melayani masyarakat. “Kami merasa kewalahan pada saat masyrakat mengurus surat keterangan miskin kemaren. Hal tersebut karena adanya bantuan sosial dari pemerintah, DPR dan lain-lainya. Kami terpaksa bekerja dengan ekstra namun itulah bentuk pengabdian kami pada masyarakat,” tutur Mardiana. Sementara itu sejak tahun 2009 kelurahan Kampung Olo selalu mendapat bantuan dari PNPM Mandiri. Pada tahun 2013 kemaren Kelurahan Kampung Olo memperoleh dana bantuan dari PNPM mandiri

Kantor lurah Kampung Olo.

sebanyak Rp70 juta. Dana tersebut digunakan untuk membuat jalan dan penyuluhan ekonomi pada masyarakat. “Kampi memberikan penyuluhan keterampilan pada masyarakat dibidang ekonomi. Kegiatan penyuluhan berupa pembuatan jamur krispi, mie sawa dan jenis makanan lainya. Penyuluhan ini melibatkan

>> Editor : Afrianita

2 orang setiap RT nya ujar,” Mardiana. Sementara masyarakat Kampung Olo yang mendapat jamkesda berjumlah 155 orang dan yang mendapat jamkesmas berjumlah sebanyak 177 orang. Salah satu kegiatan rutinitas dikelurahan Kampung Olo adalah mengelar kegiatan goto royong setiap 2 kali seminggu. (h/mg-san)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


11 RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

LINTAS NAGARI

Lubuk Gobing Maju dengan Kebersamaan BATAHAN, HALUAN — Komunikasi intensif tokoh masyarakat dengan kepala jorong dalam memberdayakan masyarakat untuk memupuk pembangunan di suatu kejorongan merupakan modal yang sangat dibutuhkan. Karena dengan persatuan dan kebersamaan semua harapan masyarakat dan pemerintah dapat dibuktikan secara nyata. Upaya membangun nagari, dengan memaksimalkan pembangunan di tingkat kejorongan terlihat nyata di Jorong Lubuk Gobing, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). “Kita dengan tokoh masyarakat akan selalu bersama dengan masyarakat untuk memaksimalkan berbagai potensi yang datang ke jorong kita ini”, kata Kepala Jorong Lubuk Gobing, Aman Matondang kemarin. Dikatakan. Perpaduan kekuatan unsur adat, pemuda dan pemudi merupakan kekuatan yang sempurna untuk membangun kejorongan. Apalagi pembangunan yang dibuat merupakan harapan masyarakat secara mayoritas. Seperti saat memanfaatkan dana bantuan Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (PPIP) yang diterima jorong setempat tahun 2013. Warga Lubuk Gobing terbukti memanfaatkan dana it untuk pembangunan jalan di beberapa titik. Aman Matondang bersama Ketua Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) Bakti, Sekretaris Dedi Canra dan Bendahara Adawiyah mengatakan, dana PPIP tahun 2013 lalu berhasil dimanfaatkan untuk peningtan kualias jalan, dan juga pembangunan jalan untuk pengembangan pemukiman warga. Dari bantuan, pembangunan Jalan sudah berhasil dilakukan sepanjang 2000 meter. Dengan rincian, jalan yang rabat beton sepanjang 450 meter, 200 meter untuk pengerasan, Selain dari itu untuk pembukaan jalan baru”Pembangunan jalan itu diyakini akan dapat mempermudah transportasi masyarakat jika bepergian ke lokasi pertanian dan perkebunannaya. Bahkan sebagian jalan yang dibangun berguna untuk pengembangan permukiman warga kita,” sebut mereka kompak. (h/dka)

WIRID PENGAJIAN — Pemkab Pasaman Barat terus tingkatkan pembinaan organisasi keagamaan untuk kemaslahatan masyarakat Pasbar. Bupati Pasbar H. Baharuddin, R., dan Ny. Nina Baharuddin dalam setiap kesempatan terus melakukan pembinaan langsung ke lapangan untuk peningkatan Imtaq di Pasbar. Foto salah satu suasana bupati disambut jemaah wirid yasin di Nagari Sasak. ANDIKA

KADIS PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN

Pasbar Tuan Rumah Etape III Tour de Singkarak 2014 SIMPANG AMPEK, HALUAN — Kabupaten Pasbar dipastikan menjadi tuan rumah etape III, Iven tahunan tingkat internasional di Provinsi Sumatera Barat “Tour de Singkarak” (TdS) tahun 2014 yang akan digelar Juni mendatang. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasaman Barat, Afrizal Azhar kepada Haluan kemarin mengatakan, untuk pertama kalinya Pasaman Barat mendapat kepercayaan sebagai salah satu tuan rumah TdS

yang sudah digelar sejak tahun 2009 lalu. “Tentunya ini kesempatan emas bagi kita yang tidak akan sia-siakan, sebab melalui iven ini banyak keuntungan yang nanti akan kita petik pasca pelaksanaannya, terutama dalam bidang

pariwisata Pasbar,” katanya. Disampaikan, mengenai kepastian Pasbar akan masuk pada etape III Tour de Singkarak tahun 2014 ini, tim survei TdS dari Kemenpora sudah turun ke Pasaman Barat dan sudah dinyatakan final. “Saat ini kita mulai mempersiapkan sarana prasarana untuk ajang TdS ini,” ujarnya. Ia mengatakan perbaikan jalan rute Tour de Singkarak (TdS) akan menjadi perhatian serius dari Pemkab Pasaman

Barat. Pihaknya mengharapkan pemerintah pusat melalui provinsi Sumbar segera memperbaiki jalan dari Padang Sawah menuju Simpang Ampek. “Dalam rencana, rutenya, Padang Panjang - Simpang Ampek atau Padang-Simpang Ampek,” terang Afrizal. Nantinya, sejumlah agenda TdS akan dipersiapkan. Para pebalap akan dijamu di Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat Baharuddin R yang bertempat di Balerong Anak Nagari yang siap menampung 2000

ENTASKAN DAERAH TERTINGGAL

Program Percepatan Pembangunan Kawasan Terpadu (P2KPT) atau yang biasa disebut dengan Kegiatan Bedah Desa. Merupakan salah satu kegiatan untuk menangani pembangunan daerah tertinggal. Kegiatan Bedah Desa mengajukan pendekatan atau cara pandang baru yaitu mengupayakan pengembangan kawasan pedesaan terpadu, terutama untuk mendukung usaha daerah tertinggal lepas dari ketertinggalan dan kemiskinan. “Dukungan kebijakan dijalankan berdasar fungsi kelembagaan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, yakni perumusan kebijakan, koordinasi dan fasilitasi pelaksanaan pembangunan daerah tertinggal

berdasarkan potensi dan karakteristik lokal. Dalam pengembangan perdesaan secara terpadu terutama untuk peningkatan sarana dan prasarana ekonomi dan peningkatan keterkaitan pembangunan antara daerah tertinggal dengan pusat pertumbuhan wilayah,” katanya. Lebih jauh dikatakan, Kabupaten Pasaman Barat terpilih menjadi salah satu lokasi kegitan Bedah Desa pada tahun 2013. Dasarnya adalah Kabupaten Pasaman Barat masih merupakan salah satu kabupaten tertinggal sesuai dengan kriteri yang telah ditetapkan oleh KPDT. Lokasi desa yang ditetapkan untuk bedah desa itu sendiri adala pulau panjang.”Sekarang sudah ter-

bangun Dermaga Apung, dengan hasil nyata dapat menunjang peningkatan perekonomian masyarakat serta mampu meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat didaerah tersebut,” sebut Hendri. Dia terangkan, kegiatan bedah desa merupakan upaya pengembangan kawasan perdesaan secara terpadu yang dilaksanakan untuk meningkatkan dan mengembangkan ekonomi masyarakat pedesaan, sehingga tercapai sasaran masyarakat desa yang maju, produktif dan sejahtera. Dengan tujuan, meningkatkan kualitas kehidupan dan pendapatan masyarakat perdesaan, mengembangkan kegiatan produksi unggulan perdesaan atau kabupaten, memperkuat kapasitas

kelembagaan dan, mengembangkan fungsi dan kualias kawasan permukiman. Dalam proses kegiatannya mengupayakan terintegrasinya perencanaan kegiatan bedah desa ke dalam proses perencanaan pembangunan yang secara regular dilakukan oleh daerah dan pusat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Sementara untuk tahun 2014 ini, hal yang sama juga akan terus dikembangkan. Pihaknya, terus berupaya menggaet sejumlah program pengentasan kemiskinan ke pusat. “Kita berusaha dengan maksimal, membawa sebanyak-banyaknya bantuan dari pusat itu ke Pasaman Barat,” kata Hendri tegas. (h/dka)

Panen Padi Meningkat dengan Bibit Pak Tiwi-I LUHAK NAN DUO, HALUAN — Petani Kampung II, Jorong Mahakarya, Nagari Koto Baru, Kecamatam Luhak Nan Duo, Pasaman Barat bahagia dan puas. Hasil panen padi mereka tahun ini melimpah. Kemarin para petani di kampung tersebut melakukan panen perdana. Dengan dihadiri Kepala

Dinas Pertanian Pasaman Barat, Endrizal diwakili Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kecamatan Luhak Nan Duo, Desi dan regional manager perusahaan tempat petani membeli bibit padi yang mereka tanam, Haryanto dan Yusmanto, panen perda padi jenis Pak Tiwi-I sukses. Salah seoarang petani,

PANEN padi petani Mahakarya mengalami peningkatan produksi tahun ini, kendati dalam kondisi asupan air yang terbatas ternyata tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan hasil maksimal. Dalam foto suasana sebelum panen perdana padi petani Mahakarya kemarin. ANDIKA

Masrikan (50) kepada Haluan dilokasi panen perdana mengatakan, sebelumnya mereka sudah cemas akan hasil panen padi mereka tahun ini. Pasalnya, arela persawahan mereka tidak terlalu sempurna mendapat pasokan air. Hal ini disebabkan kondisi kemarau sehingga air irigasi yang mengaliri sawah mereka kurang besar. Namun, ternyata kecemasan tersebut terjawab dengan kebahagia para petani. Hasil panen padi mereka tahun ini sempurna dan bahkan mengalami peningkatan. Dia katakan, salah satu indikator keberhasilan tanaman padi mereka tahun ini adalah karena bibit yang dipakai oleh petani yakni padi Pak Tiwi-I. Serta sosialisasi yang dilakukan oleh petugas kepada petani, cara bertanam padi yang baik. “Kita cukup bangga melihat hasil panen kali ini, dmudah mudahan hasil yang seperti ini bisa terus dipertahankan, bahkan

Agam-Simpang Ampek Pasaman Barat menjelang Juni 2014. Jika sebelumnya kami hanya menjadi penonton maka untuk 2014 ini kita ingin berpartisipasi secara langsung,” ujarnya. Ia menjelaskan melalui ajang itu diharapkan bisa mempromosikan Pasaman Barat dimata nasional atau internasional. Pasaman Barat juga memiliki potensi di bidang pariwisata ataupun ikon lainnya seperti perkebunan, pertanian dan potensi laut lainnya. (h/dka)

KABA JORONG

Pemkab Gandeng Kementerian PDT PASBAR, HALUAN — Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat, terus melakukan program dan inovasi untuk segera mungkin mengentaskan kemiskinan dan daerah terisolir yang masih ada. Upayaupaya tersebut, setiap tahun dilakukan, termasuk dengan menggaet bantuan dari pusat seperti dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal. Kepala Bappeda Kabupaten Pasaman Barat, Hendri Tanjung kepada Haluan kemarin di ruang kerjanya mengatakan, dibanding tiga tahun terakhir, saat ini jumlah daerah tertinggal dan tingkat kemiskinan di Pasbar sudah berkurang. Upaya yang dilakukan salah satunya, melalui

tamu. Sedangkan pada malam harinya, tamu juga akan disuguhkan dengan hiburan ciri khas Pasaman Barat sehingga para pebalab merasa nyaman berada di Pasaman Barat. Dari hasil survei tim pusat itu, kata dia, jalan menuju finis di kediaman bupati jalannya cukup lebar dan mulus, sehingga para pembalab bisa berpacu (sprint) mencapai garis finis. “Bupati terus mendesak pihak provinsi agar menuntaskan perbaikan jalan dari Simpang Gudang Kabupaten

akan ditingkatkan kedepan. Karena pemeliharaanya cukup sederhana,” katanya. Sementara itu Kepala UPT Luhak Nan Duo, Desi menyampaikan, ia bangga melihat kerjasama petani dengan pihak perusahaan pemilik bibit di jorong setempat. Satu sama lain saling mengisi dan memberi masukan, sehingga pendapatan petani semakin sempurna. “Suatu hal yang jarang terlihat, pihak perusahaan dan petani melakukan sosialisasi cara bercocok tanam dan menggunakan bibit dengan baik dan benar. Sehingga hasil yang didapat petani kian menjanjikan,” sebutnya. Dalam kesempatan pula pihak perusahaan, Haryanto mengungkapkan, kekompakan perusahaan dan petani modal yang sangat besar dalam meningkatkan penghasilan petani. Karena dengan itu, petani akan dapat menjalankan tahapan bertani dengan sebaik-baikya. Kalau petani ingin men-

dapatkan hasil maksimal tuturnya, mulai dari pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan harus diperhatikan dengan baik, Sehingga hasil yang didapatkan bisa mencapai 7,2 ton padi dalam satu hektar lahan. Menyoal benih yang digunakan petani Mahakarya itu katanya, benih tersebut sudah di rancang sedemikian mungkin untuk di gunakan masyarakat dengan simpel, tidak di ganggu hama wereng dan dapat di panen usia 110 sampai 115 Hari. Salah seorang petani, yang juga pihak pemasaran bibit padi itu Edi Kuswanto mengatakan, dari kecil ia sudah sebagai petani di jorong setempat. Pengalamannya mendapatkan hasi maksimal dari bibit Pak Tiwi-I, membuat dirinya mengajak petani disekitarnya memakai bibit tersebut. Malahan ia juga mengajak pihak perusahaan untuk lebih memperhatiakn perkembangan usaha pertanian di jorongnya. (h/dka)

Sidomulyo Sukses Buka Jalan Baru DESA BARU, HALUAN — Untuk mendorong peningkatan perekonomian petani di tingkat nagari di Pasaman Barat(Pasbar). Petani sangat mengharapkan pembukaan jalan baru kelokasi yang berpotensi untuk dijadikan lahan perkebunan. Seperti yang dilakukan warga Jorong Sidomulyo, Nagari Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan. Mereka telah membuka jalan baru sepanjang 1500 meter menuju lahan perkebunan baru di daerahnya. “Warga sepakat menggunakan dana PPIP 2013 untuk pembukaan jalan baru ke arah lokasi perkebunan yang belum tergarap selama ini. Untungnya, seluruh warga bisa memanfaatkan kebun baru untuk menambah pendapatan mereka beberapa tahun kedepan,” kata Walinagari Desa Baru, Suyadi handoko, di dampingi Kepala Jorong Sidomulyo Hadi Ismanto dan Ketua Organisasi Masyarakat Setemat (OMS) PPIP jorong setempat, Maulup Ritonga kemarin. Dikatakan mereka, petani di jorong itu sudah lama berharap agar ada peluang untuk membukan perkebunan baru di daerah itu. Dengan cara membuka jalan pada daerah yang masih berpotensi untuk membuka lahan perkebunan. Tapi sayang sebut mereka, selama ini belum ada dana bantuan untuk pembukaan jalan tersebut, kalaupun warga melakukan swadaya tidak mungkin berhasil, karena dana yang dibutuhkan untuk itu nilainya ratusan juta rupiah “Alhamdulillah dengan datangnya program PPIP 2013, jalan baru sepanjang 1500 meter menuju ujung kejorongan setempat dapat dibuka. Bahkan sebagian dana tersebut bisa digunakan untu pengerasan dan pembangunan jalan yang sebelumnya sudah ada”, kata Hadi Ismanto dan Maulup Ritonga. Dengan dibukaknya jalan baru tersebut, petani yang ada di jorong setemat bakal memiliki tambahan lokasi pertanian 1 hektar hingga 2 hektar. Baik untuk menanam sawit, jagung, coklat, pinang dan berbagai macam tanaman lainnya. Melihat keseriusan warganya bertani sebut Hadi Ismanto, tidak tertutup kemungkinan dalam beberapa tahun kedepan, perekonomian mereka akan semakin bangkit seperti yang direncanakan walinagari setempat. “Lokasi pertanian yang ada di perbatasan Sumbar dan Sumatera Utara ini subur. Sebagaimana biasa berbagai macam tanaman mudah di tanam, hasilnya sangat memuaskan. Apalagi perhatian pemerintah daerah terhadap usaha pertanian saat sekarang sangat tinggi”, ungkapnya. (h/dka)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Habli


12

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

PENEGASAN BUPATI ALIS MARAJO Pengurus Perwatar Dikukuhkan Malam Ini

SKPD Harus Beritahu Camat LIMAPULUH KOTA, HALUAN— Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo, bertegastegas. SKPD yang melakukan kegiatan di kecamatan harus memberitahu Camat setempat. Camat adalah wakil Bupati di kecamatan.

PAYAKUMBUH, HALUAN— Pengurus Perwatar Persatuan Warga Daerah Tanah Datar (Perwatar) di Luuak Limopuluah bakal dikukuhkan Rabu malam (5/2) oleh Bupati Tanah Datar di GOR M.Yamin Kubu Gadang, Payakumbuh. Menurut ketua DPD Perwatar Kota Payakumbuh dan kabupaten Limapuluh Kota priode 2014 – 2019, Men Apris , rapat Selasa membahas persiapan pelantikan penmgurus serta evaluasi program.”Untuk menghadiri acara pelantingkan, pengurus telah menyebar undangan. Namun kalau ada yang belum sampai , diharap berita ini juga sebagai undangan untuk acara Rabu malam ,” jelasnya. Pengukuhan pengurus juga bakal dihadiri Walikota Payakumbuh, Bupati kabupaten Limapuluh Kota, Muspida plus dan warga kabupaten Tanah Datar yang ada pada Luak Limopuluah. (h/snt)

Pembangunan Gedung SMAN 5 Terus Dipacu PAYAKUMBUH, HALUAN— Walikota Payakumbuh, Riza Falepi, minta seluruh pihak yang bertanggung jawab dengan pembangunan gedung SMAN 5 Payakumbuh, untuk mengawasi pekerjaan proyek tersebut dengan cermat. Guna memacu pembangunan gedung SMAN 5, walikota bersama Sekdako, Benni Warlis meninjau pekerjaan pembangunan tersebut, kemarin. Pada kesempatan itu walikota makan siang bersama tukang yang mengerjakan pembangunan dimaksud. Pembangunan unit sekolah baru (USB) untuk SMAN 5 Payakumbuh, di kawasan Tangah Padang di Kelurahan Balai Panjang, Kecamatan Payakumbuh Selatan, sudah mendekati volume 25%. Bangunan ini diharapkan rampung April mendatang. Bangunan SMAN 5 terletak di atas tanah lebih kurang 1 hektar, dikerjakan secara swakelola dengan anggaran tersedia, Rp1,49 Miliyar. Dananya merupakan bantuan pemerintah pusat (block green). Dengan dana tersedia, baru mampu mengerjakan ruang kepala sekolah dan ruang majelis guru. Kemudian, tiga ruang kelas, serta masing-masing ruang perpustakaan dan ruang labor. Tanah buat bangunan merupakan hibah dari tanah ulayat Nagari Limbukan. Menurut keterangan Kadisdik, Hasan Basri, jika pekerjaan dapat diselesaikan, sesuai batas waktu yang ditetapkan pemerintah pusat, ada peluang bagi Payakumbuh untuk mendapatkan dana tambahan. Karena itu, Walikota Riza Falepi, minta pelaksana proyek, untuk terus memburu penyelesaian pekerjaan sesuai batas waktu.(h/smt)

MUSRENBANG— 12-Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo, membuka Mesrembang kecamatan di kantor camat Akabiluru, Selasa kemarin. ZULKIFLI

Rp14,7 Miliar untuk Pembangunan Pengairan PAYAKUMBUH, HALUAN— Dana pembangunan untuk Bidang PSDA Dinas PU Kota Payakumbuh, tahun anggaran 2014 ini mencapai sebesar Rp14,7 miliar lebih. Dana tersebut akan digunakan untuk berbagai kegiatan, diantaranya, pemeliharaan irigasi sebanyak 31 paket tersebar pada 5 kecamatan senilai Rp6,38 miliar. Selain itu juga untuk normalisasi sungai sebanyak 5 unit, di Batang Agam, Batang Pulau, Batang Sikali dan tembok Jua dan sungai Baih, senilai Rp2 miliar lebih. Dana itu belum termasuk untuk perencanaan sungai yang juga dibiayai APBD Kota Payakumbuh tahun 2014 ini yang rencananya akan dibangun tahun 2015 mndatang. Kepala Bidang PSDA Dinas PU

Payakumbuh, Muslim yang dihubungi, Selasa kemarin, di jalan Ade Irma Suryani, menginformasikan, selain pembangunan dan pemeliharaan irigasi, Pemko Payakumbuh juga merencanakan pembangunan embung seluas 5,2 hektare di Kubang Gajah yang akan didanai melalui APBN sebesar Rp5 miliar. Kini proses pembebasan lahan sedang berlangsung. Dikatakan, pembangunan embung tersebut terbesar di Kota Payakumbuh, rencananya setelah pembangunannya rampung nanti berpotensi untuk tempat wisata, kuliner, air baku dan perikanan. Bahkan sudah ada insvestor yang bersedia untuk membangun hotel dikawasan tersebut, minimal hotel bintang III, sebutnya. Menurut Muslim, di Kota

Payakumbuh, petani pemakai air sebanyak 60 kelompok yang sudah di SK-kan juga dibina, sehingga petani ikut berperan serta dalam memelihara saluran tersier. Mereka yang berinisiatif akan diberikan insentif melalui bantuan sosial kepada anggota kelompok keseluruhan senilai Rp40 juta. Selain itu perbaikan pintu air sebanyak 15 unit dengan dana Rp100 juta. Tahun ini lanjutnya, juga ada bantuan Pemerintah Propinsi Sumatera Barat dalam bentuk DAK (Dana Alokasi Khusus) senilai Rp2,5 miliar untuk perbaikan irigasi di Koto Baru Payobasuang dan perbaikan irigasi Batang Agam, serta pemasangan Talang air Kubu gadang-Bodi Payakumbuh Timur, jelasnya. (h/zkf)

Penegasan tersebut diungkapkan Bupati Alis Marajo ketika membuka Musrenbang kecamatan se-kabupaten Limapuluh Kota. Kegiatan Musrembang itu berlangsung di aula kantor Camat Akabiluru, Selasa (4/2) kemarin. “Kita tidak mau lagi mendengar pejabat eselon II yang melakukan kegiatan di kecamatan tanpa memberitahu Camat. Walaupun eselon III, tapi camat adalah wakil bupati di kecamatan setempat,” ujar Bupati mengingatkan di hadapan sejumlah kepala SKPD yang hadir di dalam Musrenbang tersebut. Edaran itu, kata Bupati, sengaja dibuat untuk seluruh kepala SKPD di daerah ini dalam rangka menstabilkan masyarakat menjelang pemilu. Sebab, menjelang pelaksanaan Pemilu ini masyarakat rawan terhadap informasiinformasi yang tidak benar. Selain memerintahkan para eselon II melapor kepada camat, Alis juga menegaskan setiap pelaksanaan peresmian kegiatan-kegiatan pembangunan yang dibiayai dengan dana pemerintah daerah, pemerintah propinsi dan dana pemerintah pusat,

harus ditangani camat. Dalam peresmian kegiatan pembangunan yang dibiayai dengan dana pemerintah itu yang mengundang pada acara syukuran peresmiannya harus camat. Tujuannya untuk menunjukan netralitas pemerintah daerah. “Kalau ada pihak tertentu mengaku memperjuangkan dana pembangunan tertentu di tengah masyarakat, maka pejabat yang mendengarnya harus berani tampil untuk meluruskan hal tersebut,” tegas Bupati. Terkait dengan Musrenbang, bupati mengatakan Musrenbang dilakukan untuk menampung keinginan masyarakat untuk berikutnya diseleksi SKPD layak atau tidaknya usulan tersebut. SKPD adalah cawan untuk memasukan keinginan masyarakat ke dalam proses menjadi perencanaan. Kerana itu lanjutnya, yang jelas semua perencanaan itu harus sesuai dengan visi daerah ini yaitu terwujudnya kebersamaan, kemakmuran dan kesejahteraan di Lima Puluh Kota yang bernuansa adat basandi syara’, syara’ basandi Kitabullah dalam kerangka NKRI, sebutnya. (h/zkf)

Cabai Copay Merambah Tanjung Bungo LIMAPULUH KOTA, HALUAN— Tanaman cabai copay sudah merambah ke Kabupaten Limapuluh Kota, sejumlah nagari di Luak nan Bungsu itu sudah beralih ke cabai copay. Lahan tanaman cabai terluas terdapat di Nagari Tanjung Bungo, Kecamatan Suliki. Di nagari tersebut beberapa kelompok tani antusias menanam cabai kopay, sedikitnya terdapat belasan hectare tanaman cabai petani di nagari tersebut.

Hal itu merupakan dampak diturunkannya bantuan Dinas Tanaman Pangan setempat seluas 10 hektare yang tahun 2013 senilai Rp600 juta. Bantuan diterima petani dalam bentuk peralatan semprot hama, pupuk, bibit cabai dan lain yang dikelola oleh petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani setempat. Tanaman cabai copay itu mulai ditanam petani awal Januari, dengan pertumbuhan rata rata baik. Diperkirakan

panen pertengahan Maret 2013, namun cabay copai milik anggota kelompok tani yang ditanam sebelumnya sudah mulai panen sekitar 2 ton per minggu, harga saat ini di tingkat petani Rp40 ribu per kg. “Jika seluruh tanaman cabai copay di Tanjung Bungo panen, diperkirakan April nanti sedikitnya 15 ton per minggu produksi cabai copay setempat. Sehingga kebutuhan cabai di Sumatera Barat, dimasa datang akan tertanggulangi,”ungkap

Ketua Keltan “Hubata” Tanjung Bungo, Aswandi didampingi dua anggota yang dihubungi di Payakumbuh, Selasa kemarin. Menurut dia, cabai copay yang diusahakan petani di Nagari Tanjung Bungo, masih dianggap terjaga keasliannya. Sebab berdasarkan panen saat ini, rata-rata cabai mempunyai panjang sekitar 30 cm. Dinilai salah satu tanaman yang agak tahan terhadap serangan virus kuning atau virus

gemini. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holticulturan dan Perkebunan Limapuluh Kota, Afrizul Nazar ketika ditanya Haluan, Selasa kemarin seputar tanaman cabai copay yang sudah merambah ke Limapuluh Kota, membenarkan. Dinas ini sudah mengucurkan bantuan untuk 10 hektar tanaman cabai copay bagi kelompok tani Tanjung Bungo tahun 2013 lampau.melalui dana hibah. (h/zkf)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

Pengusaha Kacang Randang Ikuti Pelatihan AGAM,HALUAN — Pengusaha “kacang randang” kecamatan Matur mendapatkan pelatihan manajemen dan kemasan di Aula Kantor Camat Matur, Senin (3/2). Pelatihan tersebut diadakan atas kerja sama UPT BP4K2P dengan Fakultas Ekonomi Universitas Andalas (Unand) Padang. Tampil sebagai nara sumber Drs. Arizal,Msi yang memaparkan tentang teknis produk, harga, promosi, dan distribusi. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan muncul ide dan kreasi produsen mencipatakan kemasan menarik, sehingga pasar kacang randang khas Matur dapat diperluas. Menurut Camat Matur Herman,SE, pasar utama kacang randang poduk masyarakat Matur hingga saat ini masih di sekitar kecamatan Matur. Konsumennya para wisatawan dan warga dari luar yang melewati kawasan tersebut, sementara kemasannya masih sederhana menggunakan kantong plastik. “Ke depan dengan bekal pelatihan produsennya dapat meningkatkan kualitas produk dan kemasan, sehingga kacang randang Matur diharapkan dapat menembus pasar yang lebih luas, bahkan diharapkan sampai ke manca negara. Sementara itu salah seorang pemilik kios dan penjual kacang randang di Simpang Tiga Matur, Yamesti, mengatakan, produk rumah tangga khas kecamatan Matur ini cukup laris karena rasanya yang gurih, oleh karena itu nyaris setiap warung di kecamatan Matur menjual kacang randang. (h/ks)

Pusat Pelatihan Seni Tradisional Minangkabau Diresmikan BUKITTINGGI HALUAN — Pusat Pelatihan Seni Tradisional Minangkabau dan Koperasi Yayasan Pendidikan Siswa Minangkabau (PSM) Bukittinggi diresmikan pemakaiannya oleh walikota Bukittinggi Ismet Amziz, Selasa (04/2).

RESMIKAN — Peresmian Pusat Pelatihan Seni Tradisional Yayasan PSM Bukittinggi ditandai dengan memukul alat kesenian tradisonal oleh Wako Ismet Amziz didampingi alumni PSM Nelson Septiadi, Selasa (04/2). RUDI GATOT

AKIBAT BANJIR

Jorong Subang-subang Sering Terisolasi AGAM,HALUAN — Jorong Subang-subang Nagari Tiku Limo Jorong kecamatan Tanjung Mutiara hingga saat ini masih sering terisolasi akibat terendam banjir. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito, akibat musim hujan akhirakhir ini sejumlah titik ruas

DIJUAL PICK UP CARRY PU, DP 7 JT, Wagon R DP 20 JT, Ertiga DP 19 Jt. Hub. Donisu Patuih, HP. 0812 6742 5310. Dapatkan bonus menarik lainnya PROMO AWAL TAHUN CARRY PU, DP 8 JT, Karimun Wagon R & Ertiga DP 20 JT, bonus kaca film. Hub. Putri Rani, HP. 0852 7691 0990. CARRY PU, DP 7 JT, Wagon R DP 20 JT, Ertiga DP 19 Jt. Hub. Isra Suzuki, HP. 0813 7141 7567, 0813 8122 0003. PIN BB 27BCE145 PROMO AWAL TAHUN CARRY PU, DP 8 JT, Karimun Wagon R & Ertiga DP 20 JT, bonus kaca film. Hub. Micky Rahmad, HP. 0853 7502 3456, 0812 6102 3456. PIN BB 74028DAD PICK UP, 1,5 dp 8 JT, DP sudah masuk angsuran, bonus TIP + Speaker. Hub. Dafis (081267991163). Promo awal tahun

DIJUAL CRV DIJUAL MOBIL, CRV 2.0 Tahun 2010 pajak baru plat BA satu nama dari baru warna grey KM Rendah Kondisi istimewa,CRV 2.0 Tahun 2010 Plat BA Warna MOCCA Velg Luar Kondisi Istimewa BISA NEGO, HUB: 085272073373

DIJUAL TOYOTA PENAWARAN MENARIK , di Awal tahun Agya G, Angs 1,9 Jutaan, Avanza G Angs 2,8 Jtaan, Veloz 2,9 Jutaan,New Innova G Angsuran 4,1 Jutaan, atau PAKETDP RINGAN, Hanya di TOYOTA INTERCOM, HUB IHSAN 085271850600 PENAWARAN MENARIK , di Awal tahun Agya G, Angs 1,9 Jutaan, Avanza G Angs 2,8 Jtaan, Veloz 2,9 Jutaan,New Innova G Angsuran 4,1 Jutaan, atau PAKET DP RINGAN, Jln. PT. Intercom Puns 2. Hanya di TOYOTA INTERCOM, HUB Agus Ferdi 0812 6617 893 AUTO 88,Jual Beli Mobil Baru & Bekas,

Cash & Kredit. Jl. S. Parman No. 146 A Padang. HP. 0812 6604 6330 CITRA SAUDARA TEKNIK, jasa perawatan khusus AC, VRF / VRV. jL. S. Parman 106 Padang Telp. (0751) 7838967/ 7055303. Fax. (0751) 4489299

DIJUAL AVANZA DIJUAL MOBIL, Avanza 2007 over kredit udah jalan 13 bulan, cicilan 3.095.000.- sisa 35 bulan lagi. dijual lepas 38 jt. Hub Bayan: 081374216927 DIJUAL MOBIL, penawaran menarik awal tahun Agya G Angs 1,9 jtaan, Avanza G Angs 2,8 jtaan, Avanza Veloz 2,9 jtaan, New Innova G Angs 4,1 jtaan, atau paket DP ringan hanya di Intercom. Hub KOBE: 085375131972 PENAWARAN MENARIK , di Awal tahun Agya G, Angs 1,9 Jutaan, Avanza G Angs 2,8 Jtaan, Veloz 2,9 Jutaan,New Innova G Angsuran 4,1 Jutaan, atau PAKET DP RINGAN, Hanya di TOYOTA INTERCOM, HUB FIFI 08126789354

DIJUAL MOBIL ERTIGA, APV, SWIFT, PICK UP, ALL NEW GRAND VITARA, MEGA CARRY EXTR. subsidi 5 s/d 30 JT. Hub : Tedy. VJ, 082116039826 (Suzuki EPM). Jujur & Terpercaya.

13

jalan dan jembatan mengalami pengikisan dan terendam,sehingga transportasi sempat terputus beberapa minggu. Waktu itu warga setempat menggunakan perahu untuk bepergian dan membawa hasil tani ke pasar. Namun saat ini jalan tersebut sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua dan empat, setelah

DIJUAL MOBIL, lancer warna biru 75 jt kondisi bagus stock ada di Padang, bisa nego. Hub. 082170074665 Jazz Brio, Fredd, CIvie, City, Brio Sport, Oddysey, New Accord. Open Indent. Hub. Sukma, 0853 7081 3003 DIJUAL MOBIL TOYOTA RUSH, G 2011 Okt. M/T silver, sangat terawat, KM 40500, mulus. Service Auto 2000. Ban 80%, bangku 3 baris, harga 182 JT, dalam proses B ke BA. NEGO, HP. 081363175001 JEEP FEROZA, BE 1504 AK tahun 1994 warna hitam.kondisi sehat harga kurang lebih 50 juta. Hub Hp : 082363905696/ 0751-447859 DIJUAL MOBIL, Wagon R DP 25 Juta, Ertiga DP 30Juta, APV Pick Up 13 Juta, Pick Up DP 7 Juta, All New Swift DP 35 Juta. Cepat dan Cicilan Ringan, Hubungi Segera OKTAVIANDI, SH, ANDI SURANTIAH 0852 7898 1940 JM MOTOR, Jual Beli Mobil Bekas, Cash & Kredit. Jl. S. Parman No. 146 B Pdg. Telp. (0751) 447417 NISSAN X TRAIL, 2.0 MT thn 2008, warna hitam, plat BA, tangan pertama, kondisi oke & terawat, tanpa perantara. 0852 7488 8855

DICARI MOBIL DICARI MOBIL AVANZA, XENIA, SUZUKI, BALENO, ESCUDO, DLL Tukar tambah proses mudah. Hub Esky (081287268488)

RUKO DIJUAL RUKO DIJUAL, Luas Bangunan 4,8 M X 16 M, 2 Lantai, SIsa Tanah Lebih Kurang 7 M2. Parkir 4M. Jln. Adinegoro Kel Ganting, Koto Tangah. Harga 950 Juta. Cocok untuk tempat usaha Hubungi. 081266252548, 081268581416, 081374735138 RUKO DIJUAL, 2 Petak, 2 Lantai ruko daerah Gurun Laweh, depan Perumahan Gurun Indah. Hubungi: 082388119494

DIJUAL RUMAH DIJUAL CEPAT,Rumah type 36 di komplek Graha Agung Perdana, ditepi Bypass Anak Air Koto Tangah. Lokasi strategis, dekat dgn pasar Lubuk Buaya. Akses lancar ke pusat kota & bandara internasional Minang Kabau. Hub. 081363447705/082170819700 DIJUAL TANAH/RUMAH. SHM,Jl. Sudirman 30 Simp .Kiambang Batusangkar, dlm Kota. LT 688 M2, LB 160 M2. 4KT, 4KM, dekat Kampus, Halaman 400. Hub: 0813 1124 3778

DIJUAL TANAH DIJUAL CEPAT TANAH , Luas 550 m atau 260 m. Sangat cocok untuk koskosan atau rumah tinggal/gudang.Lokasi dekat kampus ATIP Tabing Padang. Harga Rp. 375 Ribu / m tanpa perantara. Hub: 0853 6528 6899 DIJUAL TANAH,luas lebih kurang 1700m persegi, cocok u kawasan perumahan (lokasi strategis). di Jln. Soekarno-Hatta, kel. Bulakan Balai Kandi, Koto Nan 4 Payakumbuh Barat. Harga Rp. 1.400.000/m, bisa NEGO. Berminat Hub : 08126754749. Tanpa Perantara DIJUAL TANAH dan RUMAH, lokasi strategis, aman dari gelombang tsunami, aman dan nyaman. Alamat. Komplek kharisma 3 kubu dalam. Hub. 082174605905 / 085374726325

BUKITTINGGI, jual Tanah + Losmen lama. Jln. A.Yani. Strategis, LT + 337 M2. Hub. 0818 18 5678 TP

BPBD mengerahkan alat berat untuk membersihkan aliran sungai dan menimbun jalan yang berlubang akibat pengikisan banjir. Untuk memulihkan jalan yang rusak akibat banjir secara sempurna menurut Bambang diperlukan dana Rp 1 miliar. Untuk itu BPBD Agam telah mengajukan proposal ke Pemprov Sumbar.

DIGITAL PRINTING CV. VERTICAL CIPTA RELASI, melayani digital printing untuk baliho, billboard, spanduk sticker, branding car, x banner dll. Cepat dan hemat. Jalan Jhoni Anwar No. 68 Lapai Padang MITRA STAMPS, melayani Best Printing Solution:Stempelwarna,stempelkristal,stempel cetakansablon, undangan,IDcard,namacraver, kartu nama, spanduk digital dll. Jln. Proklamasi No. 41, Telp : 0751-4419897, Padang. HP. 081363449806/085274437566 CV TRI PABARU, Kontraktor Digital Printing (Offset Advertising). Harga khusus akhir tahun untuk calek dan partai. Alamat : Jln. Khatib Sulaiman No. 5A Padang. Telp : 0751 -9763312, HP. 0852 6388 8667. email : cvtripabaru@yahoo.com ADVERTISING BERLIAN, menger jakan billboard, neon box, papan merek, promotion, percetakan, digital printing. Jl. Dobil No. 25 Padang. Telpn. 07517889392, HP. 081266502225. e-mail: berlianadvertising@yahoo.com NAHELDA MEDIA PROMO, menger jakanadvertising, marketing communication, printing, offset, multimedia, design grapihc fotografi. Jln. Prof. Dr. Hamka No. 167 A Tabing, Padang. Hub. 0812 7716 3681 ADAM KARYA (Digital Printing) PER CETAKAN OFFSET SETTING, melayani Spanduk, Baliho, Xbaner, Stiker, backdrop, One Way, umbul2. Jl. Kp Jawa Dalam III/10c & 1A Padang. Phone : 0751-20706, 38427

PD. JASA GRAFIKA, mlayani cetak kop surat, faktur, stempel, poster, brosur, id card, karcis,kalender, undangan, spanduk digital. jg menjual tinta Inktec. Jl. S. Parman no. 115D Padang. Hub. Telp (0751) 41568. Hp. 081267028928 DIRGA ANDESTAR, melayani cetak undangan, faktur, kop surat, kartunama, stiker, brosur, spanduk digital, stempel, neon box, plakat dll. Jln. Kampung Jawa Dalam II No. 32 (samping pos kamliang) HP, 082174905959 TALAGO PRINTING, menerima cetak undangan,brosur,sertifikat,piagam,buku,map faktur,kartunama,spandukkaiin,printdigital,stempel warna,pindanneonbox.Jl.Kp.JawaDalamII. Padang.Hp.081363446260/085376333707 KOMPUTER SOFTWARE SERVER PULSA MU RAH, tapi bukan murahan sudah teruji kehandalannya, langsung diinstalkan dan tinggal pakai.Hub Wardoyo Jln. Tanjung Indah V Blok C/36 Lapai Padang, hub : 07517055027, 085263978000 LAMPU LED US, dengan Kipas, tinggal colok ke power bank atau laptop. Juga terima jasa instal laptop/komputer, game pc/android/ipad/iphone, hub 081261888142 (SMS only)

Bagi masyarakat Subangsubang berpenduduk sekitar 250 jiwa jalan menuju pasar dan ibu kecamatan yakni Tiku merupakan urat nadi ekonomi, sebagai sarana transportasi utama untuk mengangkut hasil tani ke pasar terdekat. Sementara itu Wakil Ketua DPRD Agam Lazuardi Erman mengatakan, jorong Subang-Subang yang

OBAT HERBAL PUSAT HERBALINT, sedia berbagai produk herbal ,izin BPOM, MUI serta halal. InsaAllah dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Jln. Jihad V Kubu Dalam RT/RW 01 ( Perum Kharisma 3 ). Hp: 0813 6334 6099 OBAT HERBAL, menyembuhkan stroke, jantung, hepatitis, diabetes, impotensi, ingin punya keturunan dll. Standar internasional, hub 081363763333 TURUN BERAT BADAN, Ingin turun berat badan 4 kg per minggu. Tanpa repot dan tetap bisa makan sepuasnya. Metode diet terbaru ditambahmakananorganik,hub085272950619 RAMBUT ANDA BERMASALAH? seperti rontok,botakringanbahkanbotakParah!Green Angelica Solusinya. Penumbuh rambut super cepat, alami tanpa efek samping. Hub Agen Resmi GreenAngelica, 082172171823 HONGKONGMEDISTRATCM,Pengobatan tradisional tionghoa. Jl. Niaga No. 144 Padang. TOUR/ TRAVEL BIRO DEBE TOUR, melayani penjualan tiket pesawat, Umrah dan Haji Plus, Online 24 Jam. Jalan dammar III No. 10 Padang, HP. 085364801230,085271177977,081374897200 ALFA RENTAL MOBIL, Antar Jemput Bandara, Rental Kendaraan Harian, Mingguan, Bulanan, Avanza, Xenia, Innova, APV, Fortuner, Harga relatif, Unit ready, Hub 751-9970033, 085263669669 PT. BUNDA WISATA NUSANTARA, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga bersahabat. Jl. Raya Padang Indaruang (tanjuang saba No. 14) Telp.0751-74274,7809770,7978580padang PT RATU JAYA TOUR & TRAVEL, Jl. S.Parman No 123 Ulak Karang. Telp. (0751) 7058386, 8260961, 8260878 CV DORA SATYA INSANI, usaha jasa angkuatan sewa melayani: Padang (P. Sidempuan, P. Siantar, R. Perapat, Medan, Aceh,Bengkulu).Jl.LapaisampingkantorINTEL TNIAD. Padang. Hp. 081263385860 AL HAADI ZIARAH TOUR & TRAVEL, Penyelenggara resmi haji khusus dan umrah. Jl. S. Parman No. 152 A. Telp. (0751) 7057746 / 7057747. Hp. 08126764737 AN NABAWY RENT CAR, Melayani antar jemput bandara, carteran perorangan dan rombongan,mobilpesiardalam&luarkotaserta rental mobil. Jl. Veteran No. 51. Hub: (0751) 22000,7058700.Hp.082173007778 CELLULER MACBERRY, Menjual bermacam

merk HP. Jl. Niaga No. 146 Padang Telp. (0751) 892096, Hp. 08197599996

berbatasan dengan Kabupaten Pasaman Barat dan sejumlah pemukiman lain di sekitarnya merupakan daerah pantai yang sangat memerlukan jalan yang memadai. Baik sebagai sarana transportasi ekonomi maupun sarana evakuasi jika terjadi bencana gempa dan tsunami, sementara kondisi jalannya masih saja memprihatinkan. (h/ks)

SERVICE SERVICE HP, Terima servis hp, PC, laptop siap antar jemput untuk wilayah padang, kunjungi toko kami di jln Kampung Kalawi No. 26 Padang. MANDIRI SERVICE AC, melayani Service AC, Pasang Bongkar AC, Perbaikan AC, Tambah Freon, Perbaikan Elektronik lain kecuali TV, dalam & luar Kota Padang, hub 082174411830. JASA INSTAL LAPTOP, dengan berbagai windows seperti win xp,win 7dan win 8, harga terjangkau, jl Gelugur RT 001 RW 04, Kubu Dalam Padang Timur, Padang.

SERVICE AC ( AIR CONDITIONER), special AC mobil & Spare Part. Melayani pemasangan AC, antar jemput ke alamat. Jln. Ujung Gurun No. 77 Padang. Hub: 0751 7814716 LOWONGAN Dibutuhkan Tenaga Ahli : 1. Las Kuntruksi / Teralis, 2. Desain Grafis, 3. Operator Digital Printing. Hub : 082283014536 LOWONGAN, Dibutuhkan segera tenaga cuci mobil 2 orang, staf ADM & kasir 1 orang (wanita). Antar lansung lamaran ke OLISINDO SERVICE. Jl. Adinegoro No. 30, depan perumahan Lubuk Gading Permai, arah Lubuk Buaya. HP. 0812 6684 0106 DICARI , 10 orang pria/wanita usia max 25 th, lulusan SMK jurusan tata boga. kirimkan Cv dan surat lamaran ke : MIE RAMEN & SUHSI Jl. batang kampar No. 3 c Gor H. agus salim. dgn gaji 1,4 jt/bulan. Hub eka wijaya (08999175482)

ACCESORIES MOBIL OLISINDO SERVICE, melayani salon mobil, cuci mobil, cuci karpet, tukar tambah ban plat. Jl. Adinegoro No. 30, Arah Lubuk Buaya (Depan Perumahan Lubuk Gading. Hp. 0812 6684 0106 ARAW FILM, KACA FILM & CUTTING STIKER, melayani penjualan dan pemasangan kaca film, aneka sticker samblas dan cutting stiker. Jl. Veteran No. 91 padang, Hub. 085264697457 TOKO ASTAGFIRULLAH, menjual sparkpart mobil, olie, service dll. Jl. Lubuk Lintah No. 22. Hub. 0812 6614 9972 MON ACCESORIES MOBIL, menerima pasang kaca film, alarm, central jok, power window, audio mobil, service dll. Jl. Ujung Gurun No. 148 Padang. Hub. 081374114177 EKSTERIOR TOKO MAWARDI, jual perabot, pecah belah, permadani. Raya Siteba No. 15. Hub. 0812 6675 7757

Didirikannya pusat pelatihan seni tradisional itu, bertujuan melestarikan nilainilai adat dan budaya serta kesenian tradisional Minangkabau. Dengan harapan dapat melahirkan senimanseniman tradisonal Minangkabau sekaligus sebagai ajang penyaluran bakat siswa terhadap kesenian tradisional. Ismet Amziz dalam peresmian tersebut mengatakan, Pusat Pelatihan Seni Tradisional Minangkabau yang didirikan yayasan PSM ini tentunya sangat besar artinya dalam rangka pelestarian adat dan budaya ke depan. Baik adat Minangkabau maupun adat salingka nagari di Kurai Limo Jorong. Diakui, bahwa pemahaman generasi muda terhadap budaya adat istiadat amat kurang sekali, ini menandakan telah terjadi degradasi budaya digolongan generasi muda di Sumbar sebagai orang Minang. Karena itu Pemko Bukittinggi menyambut baik apa yang telah diprakarsai oleh yayasan PSM. Dengan mendirikan pusat pelatihan ini, yayasan PSM telah menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian adat dan budaya khususnya di bidang tradisional. Untuk mengembangkan kegiatan pada pusat pelatihan ini lanjut Ismet, diperlukan sinergitas dan keterpaduan dari semua

pihak dan stakeholder yang ada. Menurutnya, pendirian pusat pelatihan ini merupakan hal yang sangat positif dan harus didukung bersama, sehingga adat dan budaya serta seni tradisional yang ada di Minangkabau ini dapat dilestarikan. Ketua yayasan PSM Bukittinggi Drs Zulkifli Johneva MM menyebutkan, saat ini yayasan PSM Bukittinggi terdiri dari SMP dan SMA PSM yang memiliki siswa lebih kurang 500 orang. Yayasan PSM Bukittinggi tidak hanya bergerak di bidang pendidikan namun juga ikut dalam melestarikan adat dan budaya serta seni tradisional Minangkabau. Yayasan PSM yang didirikan pada tahun 1920 itu, banyak hal yang telah diukir SMP-SMA PSM ini. Bahkan alumni-alumni dari yayasan PSM ini juga telah banyak yang sukses dan berhasil, baik sebagai PNS dilingkungan pemerintahan, swasta, DPRD, maupun pengusaha.Untuk itu ke depannya, yayasan PSM berkomitmen untuk melestarikan nilai-nilai budaya serta seni tradisional Minangkabau dengan mendirikan pusat pelatihan seni tradisional ini. “Pelatihan seni tradisional bagi siswa ini, akan kita lakukan dua kali seminggu yakni Jumat dan Sabtu,” pungkas Zulkifli. (h/cw-tot)

KYOTO TEKNIK, menerima terali besi, pagar besi, pagar besi, kontruksi baja, tangga, pengamanan pintu grase, canopy, dll. juga menerima vidio shoting pesta. Jl. Raya Pagang Rt. 01 Rw 01 Kel. Kurao. Padang. Hub. 08126704508

PENJAHIT DARWIN, Jl. Veteran No. 3. Telp. (0751) 34896. Hp. 085263411022 (Darwin) RAYSA BOUTIQUE, Komp. Pertokoan RST. Ganting. Jl. Parak Pisang no. 1112 Padang. Hp. 081267810280 TOKO BERLIAN TAILOR (TUKANG JAHIT), Jln. Raya Siteba no. 16, Hub : 08126785834

SEJAHTERA ALLUMINIUM, mene rima pesanan konsen alluminium, partisi alluminium, pintu swing alluminium, jendela kesmen dll. Jl. Simpang Garuda Tunggul hitam No.9 Padang, hp: 08126727396

PEMASANGAN GIPSUM & CAT RUMAH, bisa untuk kantor/ruko, harga pemasangannya bisa diatur, mau harian/mingguan silahkan hubungi via tlp/sms 085264797936 SPESIALIS TUKANG BANGUNAN DAN RENOVASI RUMAH di Pdg lain wilayah Sumbar. Jujur, Amanah dan Profesional. Tukang &kuli bangunan yg kami miliki berpengalaman mengerjakan proyek, hub 081267772422/0751-9587995

JUAL TALANG AIR RUSH BARU , Rp.150.000,-/set , bagus , murah , cuci gudang , datang aja langsung ke jl kalawi raya timur no 56 Padang TIVA TOKO BANGUNAN, melayani cat bangunan dll. Jl. Adi Negoro No. 3A. Hp. 0813 6333 2828

TOKO BANGUNAN RAVICOI, jual berbagai macam bahan-bahan bangunan, (semen, pasir, kayu, besi, keramik dll). Jl. Adinegoro No. 1 samping SD Ganting No. 10 Padang. Telp. (0751) 4855333. Hp. 082174870914 VISA STAINLESS & ALUMINIUM, mengerjakan pagar, balkon, reling tangga, canopi, kusen aluminium, aneka kaca. pintu prees 1.600 perdaun. Jl. Adinegoro depan koramil lubuk buaya, HP. 0813 6341 9942

RM. MAKAN RUMAH MAKAN-WARUNG LONTONG DERI, sedia lontong gulai paku, toco, cubadak, bubur kampiun, soto nasi, spesifik gulai ik an karang. Jln. Kemayoran Tunggul Hitam No. 34,35. Hub, DERI (Pimpinan) Hp. 0813 7426 9125. Menerima pesanan dan antar jemput RM PUTRI MINANG, menyediakan Masakan Khas Padang, Gulai lauk, Goreng balado, Gulai Ayam, Kapalo lauk,dll Melayani Pesanan Nasi Bungkus/ Kotak dan pesta pernikahan Jln. M. Rasyid jalur 2 menuju BIM,HP 081210779791 AYAM PENYET BUK NANG, enak, nikmat seperti aslinya masakan Jawa. hanya Rp. 10.000/ porsi. Jl. Khatib Sulaiman No. 24 (depan Stikes Indonesia). Hub. 081266694765 AMPERA KAPAU BARANANG SIANG, menyediakan masakan kapau dan ramas. Spesifik: gulai tunjang, tambunsu, pangek padeh, goreng patai jo bada. Jl. Ujung Gurun, samping kantor PU Padang RUMAH MAKAN SINAR SURYA, sedia aneka masakan khas minang. rasa enak dengan harga murah. Jl. Pondok Kopi No. 15 B Siteba. Hub : 0823 9060 3700

JASA BUSANA DALLAS BAKERY & CAKESHOP, Siap menerima jahitan dgn segala model dlm jumlah banyak, seragam kerja, sekolah dll. kualitas dan harga bersaing. Hub 08982681885/081267772422 ELNOCHA BORDIR KOMPUTER, mene rima bordir baju, topi dll. Siap terima dalam partai besar/ kecil, bisa ditunggu. Komplek Pertokoan Korem Petak 7-8, Samping Mesjid Nurul Iman Padang, Hp: 0821 7030 1164 >> Editor : Heldi

JASA FOTOGRAFER VIDEO SHOOTING, untuk prewedding, wedding, video clip, iklan dll, Studio 58 mandiangin bukittinggi, hub Ricky :081266209910. JASA PHOTOGRAFER, melayani foto untuk sekolah , Pas Foto Siswa, Foto Kegiatan dll, cepat dan mantab, segera hubungi 085365364860

AGUNG JAYA FURNITUR, menyediakan berbagai macam spring bed, harga murah, banjir hadiah lansung, persyaratan mudah. Jln. Prof. Dr. Hamka No. 122 C Tabing Padang. Hubungi Budi/Putra - 0823 8889 3152

SALON TINA SALON, melayani gunting rambut, creambath, rebonding, keriting, facial, pewarnaan rambut dll. Jln. Hamka no. 56 Tabing Padang. Hub, Ubi Tina ( 0822 8313 1601 )

LAIN-LAIN DALLAS BAKERY & CAKESHOP,

wedding care, snack, wedding decoration. Jl. Niaga No. 173 Padang. telp. (0751) 27217 BUK PIK FLOWERS, Menjual pot bunga terlengkap grosir dan eceran, bermacam jenis bunga dan pupuk autorium, jenis bunga taman dan batu taman. Jl. khatib sulaiman, Hp: 082388475422 TOKO MULTAZAM, menyediakan beraneka model jilbab, kerudung, accecories. Jln. Raya Siteba no. 21 B. Hub : 085274811966 P T. G L O B A L S U K S E S S I N D O , me nyediakan obat Degra Simba untuk mem bersihkan WC / Septic Tan bersih dari sarang kuman dan penyakit. alamat Jl. Dobi I No. 25. Telp (0751) 7889392, Hp. 081374969498 (Dasril) CV. RAJO COM, Suplier dan perdagangan toner catrige orijinal. Jl. Khatib Sulaiman No. 4 B - Padang. Hub Tomy: (0751) 7814217 Hp. 081382728708 OTO-BOOS, menerima cucian mobil, motor, dan karpet. buka sampai jam 8 malam. Jl. Jhoni Anwar Lapai depan Puri Medical. Hub Gaek Oyon: 082388428551 COLOMBUS ELECTRONIC & FURNITURE, Cash & Credit. Jl. M. Yamin No. 195 Padang. Hub : Efi Juflan, 0823 9063 2728

KEHILANGAN BPKB BA 1471 AW a/n Dra. Yuneli. Hilang sekitar Kel. Kalumbuk Kuranji Padang. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat

STNK BA 6340 NF a/n Fernandi, STNK BA 2677 N a/n Amir Hamzah. Hilang akibat ikut terbakar bersama rumah di paninjauan x koto tanah datar. Bagi yang menemukan harap lapor ke pos polisi terdekat >> Penata Halaman :Syamsul Hidayat


14

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

SDN 11 Tanjung Gadang Juara Asmaul Husna SIJUNJUNG, HALUAN — Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Tanjung Gadang tampil sebagai juara I lomba baca Asmaul Husna memperingati hari jadi Kabupaten Sijunjung ke-65 di Balairung Lansek Manih, Senin (3/2). Sementara juara II diraih SDN 2 Tanjung Gadang, dan juara III, SDN 22 Tanjung Ampalu Kecamatan Koto VII. Para pemenang memperoleh piala, tabanas dan piagam penghargaan. “Pemenang selain memperoleh piala, juga menerima tabanas dan piagam penghargaan,” kata ketua panitia lomba, Amri Suza didampingi Jufrizal kepada Haluan diruang kerjanya, Selasa kemarin. Ia mengatakan, kriteria penilaian antara lain, bacaan, pakaian, kekompokan, mimik dan gaya.Dari penilaian tim juri, SDN 11 Tanjung Gadang berhasil mengumpulkan nilai 90, SDN 2 Tanjung Gadang memperoleh nilai 85 dan SDN 22 Tanjung Ampalu mengantongi nilai 84. Selain lomba Hasmaul Husna, sambung Jufrizal, memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Sijunjung ke-65, pihak panitia juga menggelar lomba pidato.Lomba pidato tingkat SLTP dan SLTA ini, akan berlangsung selama dua hari, Selasa s/ d Rabu (4-5/2). Lomba pidato keagamaan yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, lanjutnya, pihak panitia juga menyediakan hadiah kepada pemenang lomba. ”Kita juga memberikan hadian kepada pemenang lomba ini,” jelasnya. (h/azn)

Bunda PAUD Diharapkan Mampu Menambah Wawasan SIJUNJUNG, HALUAN — Ketua forum PAUD Provinsi Sumatera Barat, Nevi Irwan Prayitno mengajak bunda PAUD Jorong dan Nagari untuk dapat bekerjasama dengan tenaga pendidik PAUD dalam memajukan PAUD di wilayah masing-masing.

Dirjen PAUDNI, Prof.Dr.Lydia Freyani didampingi Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, Ketua forum PAUD Sumbar, Nevi Irwan Prayitno dan Ketua forum PAUD Sijunjung, En Yuswir Arifin melihat kreasi seni anak PAUD di Kabupaten Sijunjung. AZNELDI

Pemkab Tetap Perhatikan Nasib Guru SIJUNJUNG, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Sijunjung terus memperhatikan nasib guru TPQ/ TPSQ, Imam, Khatib dan Garin Masjid di daerahnya. Salah satunya, memberikan insentif bagi guru TPQ/TPSQ, Imam, Khatib dan Garin masjid. “Pemkab Sijunjung setiap tahun memberikan insentif kepada guru TPQ/TPSQ, Imam, Khatib dan Garin masjid di daerah ini,” kata Kepala Bagian Kesra Setdakab, Amri Suza kepada Haluan diruang kerjanya, Selasa kemarin.

Tahun 2014 ini, kata Amri Suza yang didampingi Kasubag Agama Jufrizal, Pemkab Sijunjung mengalokasi dana sebesar Rp1,38 miliar untuk insentif guru TPQ/TPSQ, Imam, Khatib dan Garin masjid di daerah ini. Menurut Jufrizal, insentif tersebut sebagai bentuk perhatian Pemkab Sijunjung terhadap guru TPQ/TPSQ, Imam, Khatib dan Garin di daerah ini. Selain bentuk perhatian dari Pemkab, sambung Kasubag Agama, pemberian insentif tersebut juga sebagai upaya

meningkatkan motivasi dan tanggungjawab guru TPQ/TPSQ, Imam, Khatib dan Garin masjid. Besaran insentif yang diberikan kepada guru TPQ/TPSQ, jelas Jufrizal, Rp3.500 rupiah per anak per bulan. Makin banyak murid di TPQ/TPSQ, makin banyak pula insentif diterima guru-guru TPQ/ TPSQ. “Insentif yang diterima guruguru TPQ/TPSQ berbeda-beda, tergantung jumlah murid di TPQ,” jelas Jufrizal seraya menyebutkan pencairan dana tersebut sekali

enam bulan. Sementara insentif untuk Iman, Khatib dan Garin, sebutnya, diberikan setahun sekali. Besaran insentif yang diberikan bervariasi.Untuk Imam, besarannya Rp300 ribu pertahun. Sedangkan untuk Khatib besarannya Rp250 ribu pertahun, dan garin sebesar Rp500 ribu pertahun. “Kalau dilihat dari besarnya tidak seberapa, namun ini semata-mata sebegai bentuk perhatian Pemkab Sijunjung kepada Imam, Khatib dan Garin,” ucapnya. (h/azn)

“Saya minta bunda PAUD Jorong dan Nagari bekerja dengan semangat kerelaan hati dan penuh keikhlasan untuk memajukan PAUD diwilayah masing-masing,” pinta Nevi Irwan Prayitno dihadapan bunda PAUD Jorong dan Nagari di Kabupaten Sijunjung. Nevi Irwan Prayitno yang juga bunda PAUD Provinsi Sumatera Barat mengatakan untuk memajukan PAUD diwilayah masing-masing, bunda PAUD harus memahami tentang PAUD. ”Memahami PAUD tidak bisa kulitnya saja, tapi harus sedalam-dalamnya,” kata Nevi Irwan Prayitno. Menurutnya, ada beberapa syarat yang harus diketahui bunda PAUD dalam mewujudkan program PAUD. Diantaranya, bunda PAUD harus menambah wawasan tentang pendidikan anak usia dini. Selain menambah wawasan, sambungnya, bunda PAUD juga diharapkan mengetahui peraturan pemerintah tentang PAUD sehingga dalam membina PAUD sesuai dengan standar yang telah ditentapkan. Dan yang tak kalah pentingnya, katanya, bunda PAUD juga diminta untuk memperhatikan sejauhmana anak-anak diwilayah kerjanya terlayani oleh lembaga PAUD. Karena itu, ulas Nevi Irwan Prayitno, bunda PAUD jorong dan nagari bekerjasama dengan tenaga pendidikan PAUD dalam memajukan PAUD di wila-

>> Editor : Heldi

yah masing-masing. Diakuinya, untuk mewujudkan hal itu memang tidak mudah.Perlu kerjasama dan kepedulian semua pihak, termasuk pemerintah dalam memberikan semangat kepada tenaga pendidik PAUD. Dengan adanya kerjasama itu, Nevi Irwan Prayitno, optimis generasi emas, yakni generasi cerdas dan komprehansif dapat terwujud. ”Insya Allah, pada 100 tahun Indonesia merdeka, generasi emas, akan kita dapatkan,” ucapnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Sijunjung dan Forum PAUD setempat yang telah menggelar kegiatan gebyar PAUD dan sekaligus peresmian PAUD percontohan di Kabupaten Sijunjung.”Mudahmudah, PAUD percontohan Sijunjung menjadi rujukan pelaksanaan PAUD bagi kabupaten/kota di Sumatera Barat,” katanya. Ketua forum PAUD Kabupaten Sijunjung, En Yuswir Arifin menyebutkan, dalam upaya percepatan program PAUD di Kabupaten Sijunjung, Pemkab Sijunjung bekerjasama dengan forum PAUD menggelar berbagai kegiatan. Diantaranya, seminar PAUD, dan gebyar PAUD sekaligus penobatan bunda PAUD jorong dan nagari. “Kegiatan seminar dan gebyar PAUD merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun,” ujar En Yuswir Arifin. (h/azn)

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

TABEL NILAI TUKAR RUPIAH Mata Uang AUD BND CAD CHF DKK EUR GBP HKD JPY NOK NZD PGK SEK SGD THB USD

Nilai 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 100.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00 1.00

Kurs Jual 11,174.90 10,011.78 11,485.72 14,128.34 2,308.79 17,228.92 20,789.44 1,641.85 12,586.89 2,026.42 10,319.51 5,354.16 1,945.49 10,011.78 387.71 12,748.00

Kurs Beli 10,294.77 9,225.69 10,583.78 13,014.29 2,127.49 15,876.25 19,153.94 1,512.96 11,594.95 1,866.63 9,501.78 4,323.26 1,792.49 9,225.69 356.87 11,748.00

Sumbar Persiapkan Pasar Daging yang Higienis PADANG, HALUAN — Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat mempersiapkan pasar daging yang higienis dengan mendorong pemotongan hewan ternak tidak di pasar, tapi pada rumah potong baik unggas maupun sapi, kerbau, dan kambing.

Sumber : Bank Indonesia Selasa (4/2)

HARGA BAHAN POKOK DI PASAR RAYA PADANG KOMODITAS Cabai Cabai Rawit bawang merah cabai hijau bawang putih kentang tomat gula pasir minyak goreng tepung terigu ikan tongkol daging

HARGA Rp34.000/kg Rp60.000/kg Rp14.000/kg Rp24.000/kg Rp12.000/kg Rp8.000/kg Rp10.000/kg Rp11.000/kg Rp11.000/kg Rp8.000/kg Rp 38.000/kg Rp95.000/kg

Sumber : Pedagang Pasar Raya Padang Selasa (4/2)

LPS Segera Jamin Polis Asuransi JAKARTA, HALUAN — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan menjamin polis asuransi. Direktur Group Penjaminan LPS, Tindomora Siregar mengatakan itu untuk memberikan rasa aman kepada nasabah asuransi. Selama ini penjaminan nasabah baru menyasar perbankan. “Itu untuk memberikan rasa aman saja kepada nasabah asuransi. Ini memperkuat dukungan lembaga keuangan menjamin hak keuangan nasabah pada sektor yang belum dijamah keamanan dana nasabah,” jelas Tindomora di Jakarta, Selasa (4/2). Menurut Tindomora Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih membahas Rancangan Undang Undang (RUU) penjaminan asuransi. Harapannya DPR dapat menyelesaikan RUU tersebut untuk keberlangsungan keamanan financial sektor asuransi. “RUU-nya masih dibahas di DPR, kita harapkan selesai tahun ini. Tapi kelihatanya akan menghadapi pemilu ya paling 2015,” ucapnya. Tindomora menjelaskan penjaminan asuransi tidak akan bersinggungan dengan reasuransi. Sebab reasuransi menjamin perusahaan yang masih hidup. Sedangkan maksud penjaminan LPS ketika perusahaan mati, peran LPS memberikan hak claim nasabah asuransi. “Besarannya masih dirumuskan premi dan besaran jumlah yang akan dikover LPS,” katanya. (h/inl)

PASAR DAGING — Inilah salah satu pasar daging tradisional di Sumbar. Namun kondisinya belum higienis.

Industri Kertas Pantas Dapat Insentif PEKANBARU, HALUAN — Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) menilai industri yang ramah terhadap lingkungan seperti pulp dan kertas sudah sepantasnya mendapatkan insentif karena menciptakan lapangan pekerjaan baik tempatan maupun lokal serta memberi devisa negara. “Saat ini yang paling banyak memberikan devisa di sektor agro selain kelapa sawit, adalah industri pulp dan kertas. Insentif pantas diberikan kepada perusahaan yang melakukan investasi besar,” ujar Wakil Ketua Umum APKI Rusli Tan melalui telepon seluler dari Pekanbaru, Selasa (4/1). Namun dengan catatan, lanjut dia, investasi yang besar dan mahal seperti untuk membeli mesin yang bisa memproduksi sesuatu dari buatan negara luar sama dengan bohong, apabila tidak ada orang menanam kayu hutan tanaman idustri yang merupakan bahan baku. Bila menanam kayu hutan tanaman hanya sekedar untuk menjual atau diekpor dalam bentuk kayu bulat ka luar negeri, nanti bisa menyuburkan praktek “illegal loging” dan membuat

keberadaan mesin-mesin besar tidak terlalu produktif. “Sebaiknya insentif juga diberikan kepada orang atau individu, dimana kayu yang mereka tanam bisa dijual untuk meningkat produksi pulp dan kertas dengan kapasitas mesin besar. Karena pulp dan kertas sudah memberikan bukti,” katanya. Salah satu industri yang menggunakan bahan baku kayu terbesar di Indonesia adalah pulp dan kertas. Pada tahun 2013, industri kertas telah memproduksi sekitar 5,4 juta ton dengan kebutuhan bahan baku kayu sekitar 21 juta metrik ton. Rusli mencontohkan, insentif diberikan dalam bentuk usaha perabot yang memiliki hubungan langsung dengan hutan tanaman. Kayu ditanam jangan hanya untuk ekspor karena justeru tidak memberikan nilai tambah apapun termasuk lapangan pekerjaan. Seharusnya bangsa Indonesia mendorong terutama pemerintah dengan memberikan izin lahan kepada industri yang mempunyai mesin untuk meproses menjadi nilai tambah seperti pulp dan kertas.

“Dari kayu diproses menjadi bubur kertas, dari bubur kertas diproses menjadi kertas dan kertas diproses untuk menjadi buku tulis dan macam-macam hilirisasi. Itukan mendatangkan banyak sekali lapangan pekerjaan,” ucapnya. Wakil Kepala Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) Lukita Dinarsyah sebelumnya, mewacanakan untuk memberikan penghargaan kepada perusahaan yang sudah melakukan operasional secara lebih hijau. Seperti diketahui, saat ini insentif banyak diberikan kepada produk berbasis impor seperti mobil. “Ke depan, insentif itu harus lebih diarahkan kepada industri dengan mengoptimalkan sumberdaya di dalam negeri seperti industri pulp dan kertas yang terintegrasi dengan hutan tanaman industri,” katanya. Industri pada bidang itu telah mengeluarkan dana besar untuk melakukan riset dan pengembangan guna meningkatkan produktivitas tanaman. Mereka mengembangkan hutan penyangga untuk memastikan kawasan hutan yang dilindungi tetap terjaga. (h/vvn)

Pesisir Selatan Kembangkan Jagung Manis PAINAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan membantu mengembangkan budi daya jagung manis di lahan pertanian masyarakat kabupaten itu seluas 30 hektare pada 2014. Kepala Bidang Pertanian dan Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan dan Perkebunan Pesisir Selatan Widyadari di Painan, Selasa, mengatakan untuk pengembangannya pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat membantu petani melalui kelompok tani dengan

15

bibit jagung hibrida. Benih yang dialokasikan pada areal tanam seluas 30 hektare tersebut tersebar di empat kecamatan dari 15 kecamatan yang ada di kabupaten itu. Kecamatan itu yakni Sutera, Ranah Pesisir, Pancung Soal dan Bayang. Pemkab mengalokasikan bantuan karena empat kecamatan tersebut sangat berpotensi untuk pengembangan tanaman jagung. Ke empat kecamatan tersebut sebelumnya juga merupakan daerah sentra pengembangan jagung di Pesisir

Selatan. “Masing-masing kecamatan mendapat alokasi bantuan benih jagung bersubsidi dengan volume (banyak) yang berbeda, sesuai dengan potensi areal yang dimiliki, “ kata Wiwit. Pada 2013, pemkab setempat menargetkan produksi jagung sebanyak 90 ribu ton. Hasil yang dicapai dari target pada panen akhir tahun itu sebanyak 96 ribu ton. Dalam upaya mencapai target tersebut, pemkab mengarahkan petani untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan tidur menjadi

produktif. Selama ini komoditi jagung merupakan salah satu produk tanaman pangan unggulan setelah padi di Pesisir Selatan. Untuk menghasilkan produksi jagung mencapai 96 ribu ton pada tahun 2013 petani memanfaatkan areal seluas 12 ribu hektare. Dari data Dinas Pertaholnakbun setempat, produksi jagung didaerah itu terus terjadi peningkatan dari tahun ketahun. Pada tahun 2011 produksi jagung sebanyak 75 ribu ton meningkat pada tahun 2012

menjadi 90 ribu ton dan tahun 2013 produksi sebanyak 96 ribu. Luas areal tanam jagung di kabupaten itu rata-rata per tahun mencapai 12 ribu hektare, produksi rata-rata 7,6 ton perhektarenya. Sementara lahan yang belum tergarap hingga kini masih tersedia sekitar 5.685 hektare. Dari luasan areal terlantar itu, sekitar 80 persen diantaranya berpotensi untuk pengembangan tanaman jagung baik jagung manis maupun pakan ternak. (h/ans)

“Kami sudah mempersiapkan konsep pasar higienis dengan penerapan kebijakan larangan memotong ayam di pasar,” kata Kepala Dinas Peternakan Sumbar Erinaldi di Padang, Senin. Ia mengatakan, apabila ayam sudah dalam bentuk daging sampai di pasar tradisional, tentu akan menjadi bersih dan nyaman masyarakat untuk pergi berbelanja. Jadi, ke depan sudah diprogramkan kios-kios daging di sejumlah pasar tradisional tersedia di sana (daging sapi, ayam, kambing dan kerbau). Selama ini, untuk hewan jenis sapi maupun kerbau sudah dalam bentuk daging dibawa ke pasar, namun untuk unggas bukan dagingnya tetapi ayam yang dibawa ke pasar. Ia mengungkapkan, ada anggapan dan cara pandangan masyarakat selama ini, bila membeli daging tidak melihat proses memotongnya diragukan, dalam artian apakah sesuai dengan ketentuan atau halal. Sementara pada sisi lain ketika membeli daging sapi atau kerbau, tak pernah ada yang menanyakan bagaimana dan dimananya proses pemotongan. Makanya ke depan untuk ayam dilakukan pola yang sama. Secara bertahap mulai diterapkan daging ayam yang sampai di pasar sudah melalui proses pemotongan di rumah potong unggas,

artinya bukan ayam dalam bentuk hidup ke pasar. “Selama ini kalau masyarakat memberi daging ayam di pasar modern tetap saja tidak dipertanyakan bagaimana proses pemotongan dan masyarakat tetap saja membeli,” katanya. Jadi, masyarakat jangan takut daging ayam sudah dipotong masuk ke pasar, pemerintah daerah akan menjamin kualitasnya. Persoalan selama ini yang terjadi, banyak masyarakat yang menerima informasi sehingga membuat khawatir, seperti ungkapan kalau ayam tak dilihat proses memotongnya, belum tentu halal. Padahal, ungkapan tersebut bagian dari isu yang terus dikembangkan kalangan penjual ayam di pasaran, makanya masyarakat Sumbar tak perlu khawatir. Ia mengatakan, kini populasi ayam pedaging di Sumbar telah mencapai 18 juta ekor pada 2013, sedangkan untuk populasi ayam ras petelur sudah mencapai sembilan juta ekor. Kawasan pengembangan perunggasan ayam potong terutama di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang, Kota Pariaman, Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam dengan jumlah DOC ayam pedaging per periode sekitar 3.026.600 ekor yang dikembangkan melalui pola kemitraan inti dengan plasma. (h/ans)

Perbankan Minta BI Rate Tak Lagi Dinaikkan JAKARTA, HALUAN — Perbankan memandang suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate sudah cukup tinggi. Untuk itu, pihaknya meminta kepada BI untuk tidak lagi menaikkan suku bunganya. “Kalau dari bank tentu usulkan BI nggak naikkan BI Rate dulu karena kita rasa rate sekarang sudah cukup tinggi,” ucap Direktur Utama Bank Mega, Kostaman Thayib saat ditemui di Hotel ShangriLa, Jakarta, Selasa (4/2). Dia menjelaskan, dengan kenaikan BI Rate ini akan berdampak pada kenaikan suku bunga baik suku bunga funding maupun suku bunga kredit. “Ini tentu bagi debitur itu akan cukup memberatkan dan pada akhirnya akan mempengaruhi bisnisnya bank,” kata dia. Meskipun belum berpengaruh secara signifikan, dia menyebutkan, tingginya suku bunga acuan menyebabkan likuditas perbankan semakin ketat. “Kalau kita lihat saat ini secara langsung belum ada, tapi secara umum memang BI pun mengharapkan pertumbuhan kredit tahun ini nggak sebesar tahun lalu mengingat likuiditas perbankan saat ini ketat,” jelas dia. Dia menambahkan, muncul kekhawatiran jika BI kembali menaikkan suku bunganya akan berdampak pada permintaan bunga yang lebih tinggi “Dikhawatirkan kalau BI naikkan BI rate lagi ya customer minta bunga simpanan lebih tinggi lagi,” ujar dia. Terkait hal itu, pihaknya tahun ini hanya menargetkan penyaluran kredit di angka 17% sesuai dengan ketentuan BI sebesar 15-17%. “Kredit tahun ini target kita sesuai dengan BI, target tumbuh 17%. Fokusnya kita nggak khusus sektor tertentu, baik konsumsi maupun usaha termasuk UMKM, dan credit card,” tandasnya. (h/dtf)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Syahrizal


16

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

TIAP SELASA SELAMA FEBRUARI

D’Cost Berikan Diskon Sesuai Umur PADANG, HALUAN — Bagi Anda penggemar olahan makanan seafood, mengunjungi Restoran D’Cost sepertinya adalah solusi yang tepat. Khusus setiap hari Selasa selama Februari 2014 ini D’Cost yang berlokasi di lantai empat Plasa Andalas, memberikan diskon besar bagi pengunjung yang mau singgah makan di sana. Tidak hanya memberikan diskon, D’ Cost juga menyediakan pelayanan yang nyaman dan ramah bagi setiap pengunjung yang mampir. Promo ini pertama kali diluncurkan Selasa (4/2). Promo langsung dibuka oleh GM Marketing D’ Cost yang langsung datang dari Jakar-

ta, Eka, serta Manager Restaurant D’Cost Cabang Padang, Hendri. Promo diskon yang diberikan oleh D’ Cost selama Februari ini disebut promo diskon sesuai umur yang tertera di KTP. Eka selaku GM Marketing menuturkan, promo yang berlangsung selama satu bulan ke depan ini sangatlah mudah untuk didapatkan. Pembeli cukup menunjukkan KTP dan diskon akan berlaku sesuai umur yang tertera di KTP. “Misalnya, jika anda memiliki umur 60 tahun

maka anda juga akan mendapatkan diskon makanan sebesar 60%. Jika keluarga yang dibawa ada yang seratus tahun maka akan mendapatkan gratis,” terang Eka seraya tersenyum. Eka menceritakan, restaurant D’Cost telah tersebar di 63 tempat di Indonesia, dan untuk 2014 ini D’ Cost cabang Padang menjadi salah satu outlet yang mendapat kesempatan untuk menyelenggarakan promo diskon sesuai umur tersebut. Promo ini sudah dilaksanakan D’ Cost sejak 2009 lalu diberbagai outletoutlet D’ Cost yang tersebar di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Program diskon sesuai

umur tidak hanya melulu untuk promosi semata. Di dalam program ini terkandung nilai-nilai mencintai keluarga dan orang tua. Boleh dikatakan inilah promo satu-satunya di Indonesia yang melibatkan orang tua dan keluarga. Selain itu total belanja D’ Cost akan diambil dari usia tertua keluarga yang di bawa sesuai yang tertera di KTP. Misal, satu keluarga ada 10 orang, usia tertua yang dibawa adalah 99 tahun, maka diskon yang didapatkan adalah 99%. D’ Cost yang mengusung aneka makanan olahan siput ini pertama kali hadir di Padang pada tanggal 12 Desember 2012 lalu. Menu andalan di D’ Cost Seafood

yang paling dicari antara di outlet cabang Padang ini antara lain, kepiting saus padang, lengkap dengan saus padang, ikan gurame bakar kecap, ikan gurame bakar pedas, dan ikan gurame bakar rica. Untuk harga, D’ Cost sudah menyediakan harga mulai dari Rp1.000Rp99.000. Harga seribu rupiah disediakan untuk nasi putih dan teh manis. Setahun lebih berdiri di Padang, restauran ini terus berusaha memberikan promo-promo yang memanjakan lidah dan terjangkau

oleh kantong. Selain hadir dengan promo diskon sesuai umur, masyarakat Kota Padang yang umumnya muslim harus dibuat lega dengan restaurant yang satu ini. Semua tak lain karena, saat ini D’Cost telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia. Hal ini dikuatkan oleh pernyataan Eka yang juga diamini oleh Hendri selaku manajer restaurant D’ Cost Cabang Padang. “Untuk keamanan makanan yang tersedia di sini masyarakat tidak perlu khawatir. Ka-

rena kami dari D’Cost sudah mendapatkan label sertifikat halal dari LPPOM MUI. Sertifikat ini diberikan pada D’ Cost pada bulan Agustus 2012 lalu,” tambaha Eka seraya tersenyum. Hendri menambahkan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan diskon besar dari D’ Cost sebaiknya segera datang dengan membawa anggota keluarga mereka. Karena diskon sesuai umur hanya berlaku selama bulan Februari 2014, yakni pada hari Selasa tiap minggunya. (h/mg-len)

D’COST – Restoran D’Cost di lantai empat Plaza Andalas, memberikan diskon khusus sesuai umur untuk pelanggannya tiap Selasa selama Februari 2014. LENI

ROAD TO FIVE PREMIER BASKO HOTEL

Sajikan Tiga Menu Makanan Khas Minang yang akan menambah selera makan Anda. Dari s e g i

MESKI berstatus hotel berbintang lima, namun Premier Basko Hotel tidak pernah lupa menghidangkan sajian menu tradisional khas Sumatera Barat. Bahkan, sajian menu tradisional Sumbar, menjadi salah satu masakan utama di hotel berbintang lima ini. Pada periode Januari-Maret 2014 ini, Premier Basko Hotel menyajikan Promo dalam dalam rangka Road To Five (perjalanan menuju 5 tahun Premier Basko Hotel beroperasional). Untuk itu tiga sajian menu makanan khas tradisional, yakni nasi sek khas Pariaman, bebek lado hijau khas Koto Gadang, dan terakhir HiTea atau kue tradisional yang dipadukan dengan cake modern. Menu nasi sek (seribu kenyang) yang disajikan oleh Premier Basko Hotel ini dijamin memancing rasa selera para penikmat kuliner khas Sumbar. Karena, sajiannya memang disajikan seperti nasi sek yang ada di Pariaman. Nasi sek berupa nasi putih yang dibungkus dengan daun

PRAMUSAJI bersama Cheef Premier Basko Hotel memamerkan nasi sek.

pisang, disajikan dengan aneka hidangan dendeng balado merah, ikan gulai pauh, rendang, anyang, lalapan rebus, gulai nangka, rendang daging, dan telur dadar kampung dengan bumbu khas. Sehingga, dipastikan akan memanjakan lidah para penikmat kuliner. Apalagi bila menyantap ikan gulai pauh, hmmmm... rasa daging segar nan gurih langsung terasa pekat, dan memanjakan lidah Anda. Belum lagi rasa dendeng balado merahnya yang gurih dan enak, akan terasa sampai Anda selesai menyantapnya. Bila ingin menyantap masakan khas Pariaman ini, pengunjung hotel tidak perlu khawatir mengeluarkan uang banyak-banyak. Karena, untuk menikmati nasi sek ini, pengunjung hanya mengeluarkan biaya nett Rp20 ribu per porsi. Yang hanya berlaku dari pukul 11.00 – 15.00 WIB Nah, jangan juga ketinggalan dengan menu yang satu ini, yakni bebek balado hijau khas Koto Gadang. Menu ini dipastikan tidak akan kalah saing dari daerah asalnya. Apalagi paket menu ini di tambah dengan cendol ala Basko Hotel,

harga, bebek balado hijau dengan cendol ala Basko Hotel ini, hanya dibandrol seharga Rp45 ribu ++. Harga tersebut, tidak akan berbeda jauh dengan kuliner asalnya. Dan pengunjung tidak perlu jauh-jauh ke Koto Gadang, Kabupaten Agam, karena pe-

PRAMUSAJI Premier Basko Hotel memamerkan masakan khas bebek lado hijau khas Koto Gadang yang dipadukan dengan cendol Basko Hotel.

NASI sek.

ngunjung bisa mendapatkan dan memesannya setiap hari di Premier Basko Hotel. Kalau sudah berkunjung ke Premier Basko Hotel, jangan lupa juga untuk menikmati menu yang satu ini, yakni Hi-Tea. Kue-kue tradisional yang dikombinasikan dengan cake modern inipun bisa didapatkan di Basko Hotel. Namun, bila ingin menikmati Hi-tea ini, pengunjung harus bersabar. Karena, Hi-tea ini hanya tersedia mulai pukul 15.00-20.00 WIB ( di saat jam check in ) Yang lebih spesial lagi, bila ingin menikmati Hi-tea yang super lezat ini, maka pengunjung bisa menikmatinya

bersama keluarga sambil menyaksikan big-movies di Zello Lounge Basko Hotel. Tidak mahal, bila ingin menikati Hitea ini, pengunjung hanya mengeluarkan biaya Rp25 ribu nett. mendapatkan pilihan kue – kue tradisional dan minuman hangat. Asisten Sales dan Marketing Manager Premier Basko Hotel, Wira Subrantas mengatakan, Premier Basko Hotel sengaja menyajikan berbagai menu makanan tradisional.Dengan berbagai sajian menu lokal tersebut, Premier Basko Hotel menjadi salah satu hotel favorit buat para wisatawan lokal maupun mancanegara saat berada di Kota Padang.(h/wis)

PRAMUSAJI menuangkan He-Tea. He-Tea sangat pas buat anda dan keluarga. >> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

17

Madrid Akan Banding Kartu Merah Ronaldo MADRID, HALUAN — Real Madrid akan berupaya membuat Cristiano Ronaldo tak dapat hukuman berat atas kartu merah yang didapat dalam laga dengan Athletic Bilbao. Kubu El Real bakal mengajukan banding. Ronaldo dikartu merah saat Madrid diimbangi Bilbao 1-1, Senin (3/2/2014) dinihari WIB. Dalam laporan pertandingan wasit, Ronaldo disebutkan "memukul menggunakan tangan ke wajah lawan, yang membuat pertandingan dihentikan". Hukuman Ronaldo bisa bertambah berat karena beberapa insiden lain yang terjadi dalam laga tersebut. Sebelum dikartu merah, Ronaldo sempat berkonfrontasi dengan pemain lawan dan mengadu kepalanya. Selain itu CR7 juga dituduh mengeluarkan bahasa tubuh yang menghina ofisial keempat saat dia menepuk pipi sendiri ketika berjalan ke luar lapangan. Dikutip dari Marca, Madrid akan mengajukan banding atas kartu merah Ronaldo tersebut. Disebutkan kalau komisi disiplin akan membuat keputusan soal hukuman Ronaldo pada Rabu (5/ 2/2014) besok. Madrid akan menggunakan rekaman video untuk menjadi bukti yang meringankan Ronaldo. Kubu El Real juga menyatakan kalau bahasa tubuh yang dikeluarkan Ronaldo sama sekali tidak ditujukan pada ofisial pertandingan. Atas kartu merah yang diterimanya, Ronaldo paling tidak akan dapat hukuman satu laga, namun tetap bisa main menghadapi Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey. Hukuman maksimal yang bisa dia dapat adalah larangan bermain tiga kali. (h/net)

City Masih Jadi Favorit Juara LONDON, HALUAN — Kemenangan atas Manchester City tak membuat kiper Chelsea, Petr Cech, jemawa soal peluang timnya menjadi juara musim ini. Disebut City masih jadi favorit kuat, di atas timnya dan Arsenal. Chelsea memetik kemenangan penting di Etihad Stadium, saat mengalahkan City dengan skor 1-0 lewat gol Branislav Ivanovic. Tak hanya mengakhiri rekor sempurna City di

kandang namun tiga poin itu membuat The Blues kini mempunya poin sama dengan The Citizens, yakni 53 dan berselisih dua angka dari Arsenal di puncak. Kemenangan yang juga

mempertegas rekor apik Chelsea saat melawan tim papan atas musim ini, sekaligus mendongrak moral pemain untuk bisa bersaing dengan City dan Arsenal di jalur juara Tapi bagi Cech, City tetaplah favorit juara dan fokus timnya saat ini hanyalah terus meraih angka penuh demi menjaga peluang meraih trofi Premier League. "Jika kami kalah, kami tahu bahwa mereka akan

unggul enam poin di atas kami. Dengan cara ini, maka kami pun sama," ujar Cech di situs pribadinya seperti dilansir Sky Sports. "Menurut saya, City masih favorit kuat untuk memenangi titel juara," sambungnya "Arsenal hanya dua poin di atas kami tapi buat kami itu tak mengubah apapun. Kami harus tetap fokus dan merebut kemenangan lagi di laga kandang kontra Newcastle."

"Ini adalah hasil yang hebat untuk kami dan jelas sangat penting. Kami bermain baik sejak awal hingga akhir serta beberapa kali kurang beruntung karena peluang kami menghantam gawang tiga kali." "Kami bisa saja menang dengan skor lebih besar tapi kami bekerja keras hingga akhir laga dan pantas mendapatkan kemenangan ini," tandas kiper asal Republik Ceko itu. (h/net)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat

Sturridge Tampil Tajam di Posisi Favoritnya

LONDON, HALUAN — Meski tertinggal dari Luis Suarez soal gol, Daniel Sturridge nyatanya juga tampil tajam musim ini. Keputusan manajer Liverpool Brendan Rodgers memainkannya di posisi natural terbukti tepat. Liverpool jelas beruntung punya duo striker yang sama-sama tajam di musim ini. Suarez tengah memuncaki daftar pencetak gol Liga Inggris dengan 23 gol, sementara Sturridge di urutan ketiga dengan 15 gol. Bagi Sturridge, total 17 gol telah ditorehkan dalam 19 laga semua ajang musim ini. Sejak pindah dari Chelsea, ia telah mem-

bukukan 28 gol dari 35 pertandingan. Sebagai perbandingan, dari 96 laga semua kompetisi bersama The Blues, ia hanya mampu menorehnkan 24 gol. Penyebabnya tak lain karena di tim London barat tersebut ia tak diberi peran sebagai penggedor utama. Area operasinya pun lebih banyak di sayap, berbeda dengan di Liverpool kini di mana ia lebih banyak berada di area tengah dan dipercaya jadi ujung tombak. Bermain di posisi kesukaan membuat Sturridge bisa tampil alami dan bermain berdasarkan insting. "Saya tidak pernah yakin apakah saya akan bermain sebagai seorang penyerang

di Chelsea karena orangorang tidak memercayai saya," kata Sturridge kepada Anfield Wrap dan dikutip Sky Sports. "Saya saat itu sering diminta bermain di posisi berbeda dan melakukan tugas untuk tim, tapi setelah lama jadi penyerang kemudian diminta untuk bertukar posisi dan bermain di sayap itu selalu sulit. Karena secara mental Anda akan bermain seperti yang sebelumnya Anda lakukan dan saya bermain berdasarkan insting," lanjutnya. "Saya pikir sekarang saya bemain seperti yang saya lakukan saat masih bocah tapi saya belum pernah mendapatkan kesempatan untuk melakukannya sebelumnya. Ketika saya bermain sebagai sayap di Chelsea saya terlalu berlebihan memikirkannya karena saya tidak terbiasa melakukan itu," tutur pemain 24 tahun ini. "Semuanya cuma soal sepersekian detik, ketika Anda harus memutuskan apakah Anda melakukan ini atau itu, sementara sekarang saya cuma bermain dengan insting," tambahnya.

"Saya hanya melakukan hal yang natural, menampilkan permainan alami saya dan melakukan banyak hal dengan spontan. Seperti gol saat melawan Aston Villa, itu terjadi begitu cepat sampai saya harus menonton videonya setelah laga untuk melihat apa yang telah saya lakukan," demikian pemilik nomor punggung 15 tersebut. Gol Sturridge ke gawang Aston Villa medio Agustus tahun lalu disebut-sebut salah satu gol terbaiknya, yang membawa Liverpool menang 1-0. Prosesnya terbilang menarik, mulamulanya Sturridge berada jauh dari kotak penalti dan tampak hanya berlari-lari kecil tanpa arah. Namun ia tiba-tiba meningkatkan kecepatannya mengarah ke jantung pertahanan Villa setelah melihat ada ruang sempit di muka kotak penalti. Di sanalah ia menerima umpan silang Jose Enrique. Sempat melewati satu bek dan kiper, pemain kelahiran Birmingham itu lantas mengakhiri dengan sontekan kaki kiri ke gawang dan gol!. (h/net)


18

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

Piala Menpora di Sumbar Dibagi Lima Wilayah PADANG, HALUAN — Kejuaraan sepakbola usia dini Piala Menpora U14 wilayah Sumbar bakal ditabuh, yang diawali dengan pelaksanaan di tingkat daerah. Untuk Wilayah Sumbar, Marianto ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah Sumbar surat Kemenegpora No. 035644D IV/XII/2013 tertanggal 24 Desember 2013. “Sebanyak lima wilayah berdasarkan letak geografis telah ditetapkan melaksanakan Sepakbola Piala Menpora RI itu,” kata Ketua Panpel Piala Menpora wilayah Sumbar, Yulius Dede. Untuk Wilayah I, katanya, akan tergabung tiga daerah yakni Padang, Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai. Wilayah II ditetapkan Padang Pariaman, Agam, Pasaman Barat dan Pariaman. Sedangkan Wilayah III bertarung Tanah Datar, Kota Solok, Pasaman dan Sawahlunto. Wilayah IV Sijunjung, Kabupaten Solok, Solok Selatan dan Dharmasraya. Sedangkan Wilayah V ada Payakumbuh, Limapuluh Kota, Bukittinggi dan Padang Panjang. "Wilayah Sumbar kita bagi lima wilayah. masing-masing wilayah nanti akan melaju juara dan runner up grup. Sehingga 10 tim nanti bakal bertarung di tingkat Sumbar," terang Yulius Dede yang didampingi Koordinator Piala Menpora Sumbar, Marianto, serta Nofi Sastera dan Don Marma, penasehat panpel. Untuk penentuan siapa yang akan menjadi tuan rumah di masingmasing wilayah akan dibicarakan pada 8 Februari mendatang di Kantor Asosiasi PSSI Padang. "Kita akan undang seluruh wilayah tersebut 8 Februari guna mendudukkan siapa yang bakal menjadi penyelenggara di lima wilayah yang telah kita tetapkan ini," jelasnya . Setelah didapatkan 10 tim di lima wilayah nanti baru akan ditabuh di tingkat Wilayah Sumbar dengan sistem setengah kompetisi. (h/mat)

Waspadai Barito, SP Siaga PADANG, HALUAN — Tim Barito Putra menjadikan pertandingan keduanya di Padang sebagai ladang pelampiasan kekalahannya di Demang Lehman, awal pekan ini.

LATIHAN — Tim Barito Putra Saat berlatih di lapangan Stadion H Agus Salim Padang. IST

19 Cabor Hadapi Asian Games

DAVID NGAN PAGBE

JAKARTA, HALUAN — Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) akhirnya menentukan 19 cabang olahraga yang akan berangkat ke Asian Games 2014. Ke-19 cabang olahraga itu terdiri dari lima cabang beladiri, enam cabang terukur, tiga akurasi, empat permainan, dan sepakbola. Hal itu disampaikan Ketua Satlak Prima Suwarno ketika ditemui di kantor KONI Pusat, Selasa (4/2/2014). Ia mengatakan nama-nama cabor yang akan berangkat sudah masuk dalam tahap final validasi dari tim seleksi. Cabang-cabang yang lolos itu adalah tinju, karate, gulat, wushu, taekwondo, atletik, kanowing, rowing, angkat besi, renang, balap sepeda, equestrian, panahan, bowling, sepak takraw, voli pantai, soft tenis, badminton, dan sepakbola. "Ada 145 atlet dari 18 cabor. Tapi kalau ditambah kuota pemain sepakbola yang berjumlah 23, total semuanya menjadi 168 atlet untuk 19 cabor," kata Suwarno. Dengan demikian, kata Warno-panggilan akrab Suwarno, cabang olahraga yang sudah terpilih itu bisa langsung melakukan pemusatan latihan untuk para atletnya. "Kewajiban cabor adalah melakukan persiapan dan pelatihan kepada para atletnya masing-masing, jadi jangan akhirnya cabor bersandar pada Surat Keputusan (SK)," katanya pada detikSport. (h/net)

TANGGUH, kuat dan bertenaga, itu lah gambaran sosok David Pagbe, bek andalan Semen Padang untuk menghalau semua serangan dari lawan. Seolah seperti batu karang, siapa pun penyerang lawan pastilah akan merasa ketakutan jika sudah berhadapan dengannya. Ditemui disela latihan Semen Padang pada senin (3/2) di stadion H. Agus Salim Pagbe maengungkapkan ambisinya pada Haluan untuk membantu Semen Padang meraih prestasi terbaik di ISL musim ini setelah bergabung selama empat musim bersama Semen Padang. Dia mengatakan keinginannya sama seperti semua fans Semen Padang agar bisa memberikan yang terbaik bagi Semen Padang FC. “keinginan saya sama dengan seperti teman-teman saya (fans) bilang, Buek Bangga Ranah Minang dan yang terpenting kasih yang terbaik buat Semen Padang,” ujar Pagbe. Pemain asal Kamerun ini juga mengatakan motivasinya untuk bisa bermain dan bertahan di Semen Padang selama ini adalah keluarga yang dicintainya. Meskipun keluarganya jauh di negeri Jiran Malaysia.

Lihat Putaran Kedua Nanti !!! “Motivasi saya ya itu, keluarga saya, selain itu saya juga seorang yang tidak suka kekalahan, jadi motivasi saya selalu ingin memenangkan setiap pertandingan,” tambah Pagbe lagi. Empat tahun menjadi pilar tim Kabau Sirah, Pagbe sudah mendapat tempat di hati para supporter Semen Padang, dan menjadi salah satu pemain favorit di kalangan fans. Ini membuat Pagbe merasa mendapati keluarga keduanya di Kota Padang ini. “Saya sangat menghargai itu dan itu juga salah satu motivasi saya untuk selalu kasih yang terbaik bagi Semen Padang,” ungkap Pagbe. Pada musim sebelumnya, Semen Padang yang berlaga di kompetisi IPL dan mampu menjuarai kompetisi tersebut sekarang sudah tak bermain lagi di sana. Karena pada musim ini Semen Padang berlaga di ISL. Ini menjadikan peluang Semen Padang untuk kembali bisa merebut gelar juara sangatlah berat, karena tim-tim yang berlaga di sini semuanya adalah tim bagus seperti Persib, Sriwijaya, Persija, dan tim kuat lainnya. Namun menurut Pagbe,

peluang Semen Padang di ISL tetap terbuka untuk bisa meraih juara, dengan kerja keras para pemain dan dukungan dari supporters. “Tunggu aja sampai putaran kedua nanti, kalau sekarang saya tidak bisa bicara jauh, kita masih butuh waktu dengan pemain baru, pelatih baru dan manajemen baru juga, saya yakin dengan kerja keras dan dukungan supporters kita bisa!,” terang Pagbe. Bicara lebih lanjut lagi, Pagbe mengungkapkan kecintaannya pada sepakbola jika nanti dia pensiun. Dia mengatakan ingin tetap di dunia sepakbola jika suatu saat nanti dirinya telah menyatakan untuk gantung sepatu. Namun kapan dia pensiun, Pagbe tidak bisa memastikan karena selama dia masih sanggup untuk bisa berlari gerbang untuk pensiun masih tertutup rapat. “Kalau saya sudah “tidak suka rendang” lagi ya saya akan pensiun,” ungkap Pagbe menunjukkan selera humornya yang tinggi. “Jika nanti saya memang akan pensiun saya ingin tetap di duni bola,” tambah Pagbe lagi mengakhiri percakapannya. (rifki yasmi)

Reiner Cup Pertandingkan 56 Kelas PADANG, HALUAN — Sebanyak 56 kelas dari tujuh kategori akan dipertandingkan pada Kejuaraan Karate Terbuka memperebutkan Piala Reiner di GOR Kampus II UBH, Maret mendatang. Dalam keterangannya kepada wartawan, penggagas iven ini, Reinier Dt. Intan Batuah berharap pelaksanaan kejuaraan ini bisa menghasilkan karateka

handal dan mampu meraih prestasi baik daerah maupun nasional bahkan internasional. “Kejuaraan ini rencananya akan dilaksanakan pada 21 hingga 23 Maret di GOR Kampus II UBH, Padang, ”kata sekretaris Panpel, Mukhtar Anwar. Dijelaskan Ketua Panpel, Munandar Maska dari Kenjie Karate Iven Organizer, sebanyak 56 kelas

dari tujuh kategori yang dipertandingkan meliputi pra usia dini, usia dini, pra pemula, pemula, kadet, yunior dan senior. Diperkirakan ratusan karetaka dari berbagai perguruan akan ambil bagian. Panpel membatasi peserta maksimal 800 karateka. Untuk kategori pra usia dini mempertandingkan 2 kelas, usia dini 6 kelas, pra pemula 6 kelas, pemula 7

kelas, kdet 10 kelas, yunior 11 kelas dan senior (under 24) mempertandingkan 11 kelas. Seluruhnya kategori mempertandingkan putraputri. "Bagi peserta yang akan ambil bagian jadwal pendaftaran 20 Maret mendatang bertempat di Sekretariat Panpel GOR Tertutup Kampus II UBH Aie Pacah, ByPass Padang," ujar Munandar Maska, Ketua Panpel dari

Kenjie Karate Event Organizer yang disaat itu didampingi Mukhtar Anwar, sekretaris panpel, Selasa (4/2). Panpel telah menyiapkan hadiah berupa tabanas. Juara umum menerima tabanas Rp5 juta sedangkan juara umum masing-masing kategori menerima tabanas Rp1 juta. Selain itu, panpel juga menyiapkan hadiah tambahan bagi peraih best of the best. (h/mat)

Hal ini dikatakan Manajer Barito Putra, Hasnur Yadi Sulaiman usai technicall meeting di Indarung, kemarin. Menurutnya, kekalahan di kandang menjadikan semangat timnya menjadi berlipat menyusul pulihnya tiga pilar di lini belakang yang tak tampil di laga perdana saat kalah dari Persija 1-2. “Saya tantang mereka (pemain) untuk membayar hutang kekalahan itu di Padang. Masa mereka (Persija) bisa menang di kandang lawan, lalu kami tak bisa,”katanya. Pelatih tim tamu-pun juga sudah punya formula menghadapi tuan rumah. Saat berlatih di lapangan Stadion H Agus Salim, Salahuddin malah sesumbar untuk mencuri poin di Padang “Minimal seri. Kami yakin bisa mencapai itu semua karena seluruh skuad kami sudah sempurna, menyusul pulihnya tiga pemain belakang kami, Daewon Ha, Guntur Ariyadi, dan Supriyadi,”katanya. Dalam skema game yang disiapkan pelatih yang sukses mengantarkan tim ini bertengger di posisi empat klasemen ISL 2013 lalu sudah memperlihatkan skema pertandingannya yang akan digunakan saat menghadapi Semen Padang. James Koko Lomel dan Yongki Ariwibo sepertinya akan disiapkan di depan sebagai tukang gedor. Di belakang, backfour, Abanda Herman, Daewon Ha, Guntur Ariyadi, dan Supriyadi

akan siap menghadang bomber tuan rumah. “Kami mungkin ada persoalan di tengah karena playmaker kami sudah hengkang. Tapi titik lemah itu sudah kami persiapkan untuk menguasai pertandingan,”katanya. Sementara itu, pelatih Semen Padang Jafri Sastra, tak ingin sesumbar menanggapi kekalahan Barito di kandang pada laga perdana. Karena Jafri, Hasil buruk yang diraih Barito Putera saat bermain di hadapan publiknya tidak membuat Semen Padang percaya diri berlebihan dapat menekuk Laskar Antasari di Stadion H Agus Salim, Rabu (5/2). Barito Putera menelan kekalahan dari Persija Jakarta di laga perdana mereka. Pelatih Jafri Sastra menyatakan, ia tetap menilai klub asal Kalimantan Selatan itu bukan tim lemah, dan sulit dikalahkan. Selain itu, Barito Putera yang sangat bagus, baik secara tim maupun materi pemain. “Justru kita semakin waspada, karena mereka pasti punya motivasi lebih menghadapi kita. Mereka akan berusaha keras mendapatkan pengganti angka mereka yang hilang di kandang sendiri,” ucapnya. “Kekalahan mereka dari Persija mungkin karena kecolongan, atau ketidakberuntungan semata. Saya tetap menginstruksikan anak-anak untuk tidak menganggap remeh mereka.”katanya. (h/mat)

ISL U-21 Mulai Digelar April 2014 JAKARTA, HALUAN — PT Liga Indonesia memastikan akan menggelar kompetisi Indonesia Super League U-21 pada April Mendatang. Namun sampai kini belum diketahui format kompetisinya akan seperti apa. "Jadi, ISL U-21 pasti akan bergulir bulan April. Rencananya kita akan undang klub-klub ISL untuk membahas hal ini," kata Sekjen PSSI, Joko Driyono, ketika ditemui di kantor PSSI, Jakarta, Selasa (4/ 2/2014). Untuk membahas format kompetisi, PT LI akan memanggil 22 klub yang berlaga di ISL. Sejauh ini ada dua opsi yang disiapkan yakni home-away dan home tournamen. "Kalau untuk wilayah timur, kemungkinan bakal menggunakan home tournament, seperti yang pernah kita lakukan sebelumnya. Di pulau Jawa biasanya format kandang-tandang," lanjut dia. ISL U-21 sebelumnya sudah digelar sebanyak lima kali. Musim lalu kompetisi tersebut dimenangi Sriwajaya FC. Sementara pada tahun 2011 dan 2012 yang berhasil menjadi kampiun adalah klub Persela, setelah sebelumnya Persib Bandung

>> Editor : Rakhmatul Akbar

(2010), dan Pelita Jaya (2009). Tim Semen Padang U21 sendiri kini tengah melakukan proses seleksi pemain. Pelatih Kepala Semen Padang U-21, Delfi Adri yang dihubungi malam menyebutkan saat ini sudah ada 25 yang dimilikinya, tapi belum dipastikan apakah pemain itu akan dipakai atau tidak “Kami masih terus mencari pemain yang pas salah satunya dengan memboyong pemain jebolan SAD Uruguay. Kami incar dua orang untuk posisi di bek dan striker,”kata Delfi Sembari mematangkan pemain, pihaknya terus mempersiapkan tim, salah satunya ujicoba. Setelah menjalani dua ujicoba, yakni menghadapi Semen Padang senior dan Diklat Pekanbaru, Jumat (7/2) mendatang, pihaknya akan berujitanding dengan tim Diklat Padang “Setelah itu, kami ikut turnamen mini di PSTS Tabing bersama tim Pra PON Banten pada 14-16 Februari mendatang,”sebut Delfi. Semen Padang U-21 sendiri, tahun 2011 lalu, pernah jadi runner up. (h/mat)

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

Berkas Akil Mochtar Segera Dilimpahkan JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi menyebut bahwa berkas pemeriksaan terhadap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Mochtar, telah rampung. Diperkirakan berkas Akil akan dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pekan depan. “Kasus penanganan sengketa pemilukada di MK, berkas perkara atas tersangka AM diperkirakan dilimpahkan ke pengadilan pekan depan,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi, Selasa kemarin. Sejumlah perkara menyangkut Akil itu antara lain, suap sengketa Pilkada Lebak dan Gunung Mas, serta dugaan gratifikasi di sengketa Pilkada Kabupaten Empat Lawang dan Pilkada Palembang. Empat berkas perkara Akil tersebut akan dijadikan dalam satu dakwaan. Selain itu, ada beberapa pilkada lain yang ikut dimasukkan dalam sangkaan pasal 12 B atau gratifikasi. Antara lain, pengurusan sengketa Pilkada Provinsi Banten, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Morotai Provinsi Maluku Utara, dan Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara. “Khusus Pilkada Jatim, ini perkara dugaan penerimaan janji. Ini semua yang nanti akan didakwakan dalam proses penuntutan,” jelas Johan Budi beberapa waktu lalu. KPK Selasa kemarin juga i memanggil Wali Kota Palembang, Romi Herton dan Bupati Empat Lawang, Budi Antoni. Namun, menurut Johan Budi, keduanya tidak diperiksa, melainkan untuk mengembalikan sejumlah barang bukti. Johan mengungkapkan bahwa barang bukti tersebut sempat disita oleh KPK dalam penggeledahan yang dilakukan beberapa waktu lalu. “Tadi, tidak diperiksa, tapi proses pengembalian sebagian barang bukti yang kami sita pada penggeledahan beberapa waktu lalu. Setelah ditelusuri lebih lanjut, perlu dikembalikan kepada yang bersangkutan,” tuturnya. (h/vvn)

KPK Geledah 5 Rumah Ratu Atut BANDUNG, HALUAN — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah lima rumah milik Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah dan adiknya, Tubagus Chaery Wardana alias Wawan, Selasa (4/2).

MASIH TERENDAM — Tenda pengungsi dan posko bantuan banjir di Jatinegara Barat, Jakarta Selasa (4/2).. Masih terendamnya wilayah Kampung Pulo membuat warga mendirikan tenda pengungsian di pinggir jalan. VVN

WARGA TIONGHOA

Agar Fokus Bisnis, Bukan Politik JAKARTA, HALUAN — Tokoh etnis Tionghoa di Provinsi Gorontalo, Rocky Liando, meminta warga keturunan diminta fokus berbisnis dan mengembangkan usaha masingmasing, serta diharapkan tidak terlibat dalam politik praktis. Liando yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gorontalo, mengatakan kemarin, di mana-mana orang keturunan China dikenal sebagai pedagang atau pebisnis.

Menurut dia, sedikit sekali orang China yang menjadi politisi, apalagi di Provinsi Gorontalo, sehingga kata Rocky dirinya memilih untuk tidak banyak terlibat di dalamnya. “Saya sendiri lebih memilih untuk fokus dalam berbisnis,” kata Rocky. Dia menambahkan, meski tidak terlibat dalam politik praktis, etnis Tionghoa di Gorontalo banyak ambil bagian dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal itu terbukti sejak tahun

1942, saat kemerdekaan Gorontalo banyak dibantu para tokoh etnis Tionghoa, dan saat ini masih tetap demikian. “Saat peringatan Imlek di tahun ini, kami mengadakan aksi donor darah dan bazar murah bagi masyarakat yang kurang mampu,” kata Rocky. Selama ini kerukunan masyarakat Gorontalo dan etnis Tionghoa tetap terjaga dan harmonis, tanpa ada konflik sekalipun diantaranya. (h/rol)

Bhatoegana Diduga Terlibat Kasus SKK Migas JAKARTA, HALUAN — Dugaan keterlibatan anggota DPR dari Partai Demokrat (PD) Sutan Bhatoegana, dalam permainan tender di Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) semakin menguat. Saat bersaksi dalam sidang terdakwa Rudi Rubiandini dan Deviardi, Tenaga Ahli Bidang Operasi SKK Migas, Gerhard Marten Rumeser, mengakui pernah mendapat permintaan dari Sutan agar perusahaannya yakni PT Timas,

19

dimenangkan pada lelang di SKK Migas. Gerhard mengakui hal itu setelah dicecar oleh Hakim Anggota Purwono Edi Santoso yang membacakan Berita Acara Pemeriksaannya. Awalnya, Gerhard mencoba berkelit ketika dicecar perihal keterlibatan Sutan. “Sering saudara berbicara dengan Sutan Bhatoegana?” kata Hakim Purwono kepada Gerhard saat bersaksi untuk terdakwa Rudi Rubiandini dan Deviardi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta,

Selasa (4/2). “Saya kalau one on one (tatap muka) enggak pernah. Tapi kalau rapat di DPR sesekali pernah,” kata Gerhard. Menurut Gerhard, saat itu memang SKK Migas tengah membuka lelang pengadaan konstruksi anjungan pengeboran. Yang bersaing ketat dalam tender itu yakni dua perusahaan, PT Timas yang dijagokan oleh Sutan dan Sai Peng yang dikawal Direktur PT Rajawali Swiber, Denny Karmaina. Denny disebut-sebut se-

bagai sahabat dekat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas, putra bungsu Presiden SBY. Gerhard mengatakan, PT Timas saat itu menawarkan harga lebih rendah dari Sai Peng. Dalam pelaksanaan lelang, Rudi lantas meminta Gerhard memenangkan PT Timas, dengan menunjukkan pesan singkat yang diteruskan dari Sutan. “Saya dikirim SMS oleh Pak Rudi. Isinya pak SB (Sutan Bhatoegana) minta supaya PT Timas dimenangkan. Itu SMS yang di forward (diteruskan)

dari pak Sutan. Itu per mintaan SB ke Pak Rudi, Pak Rudi ke saya,” kata Gerhard. Akhirnya, Gerhard mengakui PT Timas mendapat proyek tersebut. Tetapi, dia mengaku juga menerima protes dari Denny. Denny, lanjut dia, juga menitipkan dokumen yang isinya mengenai ketidaklayakan PT Timas dalam penggerjaan proyek tersebut. “Yang saya tahu Pak Sutan memang komisaris PT Timas,” lanjut Gerhard. (h/trb)

Kelima rumah itu berada di Suryalaya, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. masing-masi berada di Jalan Suryalaya IV Nomor 1 RT 05/04, Jalan Suryalaya IV Nomor 22, indekos di Jalan Suryalaya IV Nomor 36, rumah di Jalan Suryalaya Tengah V Nomor 8a, dan rumah di Jalan Suryalaya Raya Nomor 36. Ketua RW 04 Dadi Ramzah mengatakan, penyidik KPK mendatangi kediamannya sekitar pukul 17.30 WIB. “Mereka memperkenalkan diri dengan identitas, surat tugas,” kata dia. Penyidik juga meminta Dadi ikut membantu dengan menjadi saksi penggeledahan. Dia menjelaskan, ada enam penyidik yang datang mengendarai dua mobil merek Kijang Innova. Penyidik KPK tersebut dibagi beberapa tim. Hingga pukul 20.30 WIB, penggeledahan masih berlangsung. Juru Bicara KPK, Johan Budi membenarkan hal itu. “Penggeledahan dilakukan di rumah Ratu Atut Chosiyah di Suryalaya, Buah Batu Bandung,” ujarnya. KPK sendiri terus menelusuri aset-aset milik Wawan yang diduga terkait tindak pidana pencucian uang yang dilakukannya. Terakhir, pada Senin kemarin, KPK menyita 5 unit mobil milik Wawan dari PT Bali Pasific Pragama di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Mobil tersebut antara lain Mitsubishi Pajero B 1716 SJI, Honda CRV hitam B 1981 SJF dan 3 unit Toyota Innova hitam B 1514 NFX, warna abu-abu B 1786 NFX dan satu lagi berwarna hitam B 1795 NFM. Dengan demikian, total sudah ada 22 mobil berbagai merk milik Wawan yang telah disita KPK. Diberitakan sebelumnya, Ratu Atut dan Wawan ditetapkan sebagai tersangka korupsi alat kesehatan dan penyuapan terhadap Akil Mochtar, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi. Selain itu, Wawan dijerat dengan tindak pidana pencucian uang. Terjadi Insiden Sementara itu, insiden kecil sempat terjadi saat penyidik Komisi KPK menggeledah salah satu rumah Ratu Atut Chosiah dan Wawan. Seorang ibu tiba-tiba menyeruak di antara wartawan sambil marah-marah. Perempuan paruh baya itu marah saat penyidik menggeledah rumah di Jalan Suryalaya Tengah V Nomor 8a, Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong Kota Bandung. Penyidik Novel Baswedan kemudian menanyakan identitas si ibu tersebut. “Ibu siapa? Boleh saya lihat identitasnya,” kata Novel. Namun, si ibu tak mau memberi identitas dan malah mengancam akan melaporkan penyidik KPK. Dengan nada tinggi, dia juga menghardik wartawan. “Loh, ini ada apa saya malah difoto-foto? Saya orang Suryalaya, itu suami saya bisa marah-marah. Nanti Bapak bisa saya ini (laporkan),” balas ibu misterius tersebut. Amarah ibu misterius tersebut mereda setelah Novel memberi penjelasan bahwa KPK sedang menggeledah di rumah Ratu Atut itu. “Ibu dilarang mengancam penyidik. Jangan menghalangi tugas,” jelas Novel. Setelah memberikan identitas, si ibu itu pergi menggunakan mobil sedan. (h/vvn)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Syahrizal


20

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

Pembangunan Pendidikan Jadi Prioritas PAINAN, HALUAN — Pesisir Selatan tetap memprioritaskan pembangunan bidang pendidikan hingga tahun 2015 mendatang. Sebelumnya daerah ini juga fokus untuk membangun pendidikan semenjak lima tahun terakhir. Untuk mewujudkan pembangunan di bidang pendidikan tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran paling besar di APBD.

Kubang Gelar Musrenbangnag 2014 PAINAN, HALUAN — Masyarakat Kenagarian Kubang Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan melaksanakan musyawaran pembangunan nagari (Musrenbangnag) 2014 untuk menghimpun masukan tentang program pembangunan nagari prioritas untuk tahun 2015 mendatang. Kegiatan dibuka oleh Camat Bayang Alfis Basyir, Senin (3/2). Musrenbangnag diharapkan menghasilkan keputusan yang betul-betul sesuai dengan keinginan masyarakat. Hasil musrenbangnag nanti akan dibawa ke musrenbang kecamatan, dan tingkat kabupaten. (h/mjn)

Dana Baznas Rp 2,442 Miliar Sudah Disalurkan PAINAN, HALUAN - Dana Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pesisir Selatan tahun 2013 sudah didistribusikan kepada masyarakat yang berhak sebesar Rp 2,442 miliar. Ketua Seksi Pendayagunaan Baznas Pessel H Kamarudin mengatakan, dana Baznas Pessel dihimpun dari zakat para PNS di lingkungan Pemda Pessel. Pada tahun 2013 lalu terjadi peningkatan 125 %, di mana pemasukan zakat PNS pada tahun 2012 sebesar Rp 2,056 miliar, sedangkan pada tahun 2013 menjadi Rp 2,442 miliar. “Kita berharap penerimaaan zakat PNS di Pessel akan terus meningkat dalam upaya membantu masyarakat,” kata Kamarudin. (h/mjn)

Bupati Optimis Pessel Maju PAINAN, HALUAN — Bupati Pessel H Nasrul Abit optimis Pesisir Selatan menjadi daerah maju dan keluar dari status daerah tertinggal. Berbagai pembangunan akan terus meningkat dan ekonomi masyarakat akan semakin membaik. Jumlah nagari yang cukup banyak yaitu 182 nagari dari 15 kecamatan di Pessel, diharapkan jadi faktor pendukung kemajuan daerah. Ditambah pula dengan berlakunya Undang-undang bantuan keuangan untuk pemerintah desa yang akan direalisasi oleh pemerintah pusat. “Pemkab Pessel akan terus melakukan pembangunan dan pengembangan sarana insfrastruktur sebagai penunjang di sektor lainnya dengan harapan kemajuan daerah setara dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” kata Nasrul Abit. (h/mjn)

SIMULASI — Tim gabungan tanggap darurat Pessel yang terdiri dari anggota Polres Pessel dan SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel melakukan latihan simulasi bersama di Pulau Cingkuk Carocok, Painan, Pessel, Kamis ( 30/1). M JONI

Pesisir Selatan yang bermuara pada meningkatnya kualitas dan mutu pendidikan,” kata Editiawarman lagi. Edi juga mengatakan, dalam perencanaan pembangunan Pesisir Selatan, urusan pendidikan selalu diletakkan menjadi urusan wajib yang harus diselesaikan. Pada perncanaan kabupaten urusan wajib tersebut dituangkan dalam RPJM Kabupaten. “Pembangunan bidang pendidikan akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di kemudian hari. Ia butuh waktu bertahun tahun. Jadi, tingkat keberhasilnya tidak bisa diukur sekarang,” katanya. Sementara bagi anak didik atau para siswa, pemerintah juga memberikan beasiswa dan sejenisnya. Bahkan bagi yang berprestasi, akan dibantu pembiayaannya ke perguruan tinggi. (h/har)

PAINAN, HALUAN — Ampiang Parak masukkan biogas ke dalam Rencana Kerja Pembangunan (RKP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nagari. Ampiang Parak beberapa tahun terakhir berhasil mengembangkan teknologi pemanfaatan kotoran sapi menjadi sumber energi. Kaur Pembangunan Nagari setempat Yendri menyebutkan, dengan memasukkan program biogas ke RPJM dan RKP Nagari maka ini merupakan langkah penting yang diambil pemerintah nagari. Nagari itu beberapa tahun terakhiri mendapat proyek pembuatan biogas untuk kebutuhan rumah tangga dari perguruan tinggi. Sebelumnya warga setempat juga sukses menyelesaikan proyek percontohan pembuatan biogas serta pemanfaatannya. Sementera Wali Nagari Ampiang Parak Bustami menyebutkan, persayaratan utama pembuatan biogas menurut Bustami adalah, warga harus memiliki ternak sapi dan mengandangkannya dengan tata laksana pengelolaan ternak yang bagus.

Dengan demikian maka pemakai biogas mudah mendapatkan bahan utama biogas berupa kotoran ternak. Dikatakannya, biogas yang berasal dari kotoran sapi itu dibangun dengan kapasitas 12 kubik. Perencanaannya, dengan ukuran digester sebesar itu, bisa memenuhi kebutuhan 4 hingga enam dapur. “Awalnya saya sendiri yang telah mencoba membuat perangkat biogas, alhamdulillah hasilnya sangat baik. Nyala api bagus, aman dan ramah lingkungan. Jadi warga tidak perlu khawatir dengan biogas tersebut,” katanya. Biogas menurutnya juga sangat bagus untuk menertibkan ternak sapi di Pesisir Selatan, dan masyarakat harus didorong untuk menerapkan pembuatan biogas tersebut. Hingga saat ini warga yang telah memanfaatkan biogas sebagai bahan bakar untuk keperluan rumah tangga adalah, Hasan Basri, Bustami, Mira dan Bakhtiar. Keempat warga tersebut mengaku biaya rumah tangga dapat ditekan dengan pemanfaatan biogas. (h/har)

Harga TBS Membaik, Ekonomi Warga Bergairah Pengembangan Biogas Masuk RPJM Nagari

PAINAN, HALUAN — Perekonomian di Lengayang dan Sutera membaik semenjak harga TBS (tandan buah segar) sawit bertahan pada harga Rp1.200 perkilogramnya. Perkebunan masyarakat di dua kawasan itu sebulan terakhir tampak bergairah dan roda perekonomian berputar. Sejumlah tenaga kerja berdatangan dari luar kawasan itu untuk dapat pekerjaan di lahan perkebunan sawit masyarakat tersebut. Mereka bekerja sebagai buruh panen, buruh angkut hingga buruh pemeliharaan tanaman sawit. Abbas (60), petani sawit Kambang Harapan menyebutkan, kenaikan harga sawit telah berlangsung satu bulan lalu. Harga tertinggi saat ini adalah Rp1.200 perkilogramnya. Harga tersebut telah bertahan selama dua minggu belakangan. “Kami telah dapat membiayai biaya operasional di kebun. Mulai dari pupuk, pemeliharaan dan bahkan biaya panen. Hutang yang telah menumpuk beberapa bulan sebelumnya juga sudah bisa

dibayar,” katanya. Wali Nagari Kambang Barat Nurlison menyebutkan, bertahannya harga TBS membuat perekonomian di Lengayang bergairah. Lalu dengan berkembangnya tanaman perkebunan sawit didaerah tersebut termasuk nagari sekitar kawasan Kambang Barat juga ikut mendorong terbukanya lapangan kerja baru. “Sawit, meski jumlahnya belum terlalu banyak, namun telah dapat menggenjot perekonomian sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat,” ujar Nurlison. Pertambahan perkebunan sawit, menurut Nurlison, juga berdampak terhadap munculnya usaha perdagangan sawit di kawasan ini. Artinya menurut Nurlison, Kambang Barat saat ini telah menjadi pusat perdagangan sawit di Lengayang. “Selanjutnya yang kedua, Kambang Barat dengan posisinya yang strategis juga menjadi pusat perdagangan secara umum. Bahkan, sejumlah bank, telah melirik Kambang Barat untuk

membuka cabang baru,” ungkap Nurlison. Sejumlah bank swasta dan bank pemerintah telah membuka kantor cabang. Ini menunjukkan, bahwa Kambang Barat secara khusus di mata perbankan memiliki prospek untuk berkembang. Kemudian yang ketiga kata Nurlison, Nagari Kambang Barat masih bisa mengangkat potensi pariwisata pantainya. Meski jalan di Pasir Putih belum diperbaiki, namun hingga kini masih ramai dikunjungi pengunjung. “Potensi wisata Kambang Barat masih sangat menjanjikan, kawasan ini selalu menjadi tujuan utama masyarakat Pesisir Selatan,” kata Nurlison. Bahkan kata Nurlison, untuk waktu waktu tertentu, Pasir Putih Kambang juga dikunjungi oleh wisatawan luar daerah. Apalagi saat hari raya, bisanya jumlah wisatawan akan membludak. “Potensi ini akan selalu kami kembangkan, sehingga Kambang Barat benar benar mengukuhkan diri sebagai nagari dengan perekonomian lebih bagus,” kata Nurlison. (h/har)

Aliamat Merajut Benang untuk Menabung LAPORAN: HARIDMAN KAMBANG

NELAYAN menarik pukat. HARIDMAN

SEBAGIAN kecil nelayan di Pesisir Selatan ternyata memiliki keterampilan khusus, yakni membuat pukat tepi. Dari 18 ribu orang yang berprofesi nelayan, barangkali hanya sekitar seratus orang yang memiliki kepandaian membuat pukat. Selain pembuatannya membutuhkan keterampilan khusus, juga memerlukan ketekunan dan kesabaran, sehingga tidak semua nelayan menguasainya. Alat tangkap ini jarang dijual dalam bentuk hasil pabrikasi, sementara kebutuhan begitu besar. Dari seluruh tubuh pukat tepi hanya bahannya saja yang menggunakan produk pabrikasi. Misalnya timah, wareng, tali temali, pelampung. Hal ini menyebabkan seorang nelayan yang memiliki bakat untuk merajut helai demi helai benang “jepang” tersebut harus mempelajari hingga tuntas. Namun biasanya keterampilan ini hanya diperoleh turun temurun. Di sisi lain, hingga kini

Wakil Bupati Pesisir Selatan Editiawarman mengatakan, sejumlah terobosan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Pesisir Selatan telah dilakukan pemerintah. “Selain alokasi 20 persen di APBD, pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas kepada para pendidik. Terakhir pemerintah juga menerapkan wajib belajar 12 tahun di Pesisir Selatan,” ujar Editiawarman. Sementara di tingkat pengajar, Pesisir Selatan selalu mengusahakan memperbesar peluang untuk diberikannya sertifikasi dan pembayaran sertifikasi tersebut. Meski para pendidik yang memperoleh sertifikasi belum sebanding dengan total jumlah guru. “Dengan program sertifikasi itu diharapakan terjadi peningkatan kualitas mengajar dari para pendidik di

tidak ada pula pembinaan atau pelatihan khusus yang diberikan pemerintah bagi nelayan yang memiliki keahlian membuat pukat tepi. Mereka berjalan sendiri, tidak ada modifikasi, tidak ada inovasi. Model dan bentuknya monoton. Kemampuan tangkapnya tentu sedikit, karena tidak tersentuh perkembangan dan tuntutan pukat terkini. Demikian terjadi sejak dahulu hingga kini. Aliamat (65), warga Pasar Amping Parak Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan adalah salah satu contoh nelayan yang memiliki keterampilan membuat pukat, ia belajar otodidak. Berawal dari memperhatikan, kemudian berani memulai dan akhirnya berhasil memproduksi barang yang dinamakan pukat tepi tersebut. Berdasarkan penuturannya, dari tangannya, sembari tetap menjalankan tugas sebagai nelayan, di waktu senggang selama hidupnya telah berhasil memproduksi

sekitar 20 pukat tepi. Kepada penulis Aliamat menyebutkan, keterampilannya tersebut telah mendatangkan penghasilan sampingan selain sebagai nelayan. Bahkan pukat yang dibuat merupakan tabungan bagi sipembuat. Satu set pukat tepi biasanya laku dijual seharga Rp30 juta, dengan modal diperkirakan sekitar Rp 20 juta. Khusus untuk modal, tidak disediakan khusus. Akan tetapi disisihkan dari hasil kerja melaut sesuai dengan kebutuhan saat itu saja. “Misalnya saya membeli seikat benang untuk kebutuhan satu atau dua malam saja. Artinya untuk kebutuhan sesaat saja. Demikian seterusnya, sehingga pembiayaan tidak terasa berat dan mahal. Akan berbeda jika bahan dibeli sekaligus, kita tidak akan sanggup untuk itu, karena persoalan permodalan adalah masalah yang selalu melilit para nelayan seperti kami,” ujarnya menjelaskan. Pria ini menyebutkan, untuk menyelesaikan satu set pukat biasanya menghabiskan waktu selama satu tahun. Itu dikerjakan pada malam hari, atau waktu senggang. Karena berbagai kesibukan dan tuntutan kehidupan sehari-hari dia tidak menyediakan waktu khusus untuk membuat pukat. Jika ada waktu khusus Aliamat berkeyakinan satu set pukat bisa selesai selama empat bulan. Pengerjaan merajut benangpun tidak bisa dilakukan secara gotong royang, karena dikhawatirkan akan terjadi kesalahan, dan lengan pukat

yang dihasilkan tidak akan seimbang, atau pincang. Satu pukat harus satu tangan. Teknik merajut masingmasing tangan memiliki kekuatan dan ketajaman berbeda. Terkecuali orang tersebut memang telah memiliki kemampuan yang sama dengan orang yang memulai dari awal. Menurutnya, satu set pukat bisa menghabiskan sekitar 160 kodi benang jepang warna putih. Untuk benang saja bisa menghabiskan uang sekitar Rp 10 jutaan. Sementara pelampung diperkirakan memakan biaya sekitar Rp 500 ribu. Biaya yang cukup besar adalah pembelian timah. Timah yang diperlukan sekitar 60 kilogram dengan harga Rp 32 ribu perkilogram. Kemudian biaya tambahan adalah untuk tali temali dan pemasangan timah dan pelampung. “Dan yang terpenting lagi adalah pukat harus pula dilengkapi dengan sampan. Biaya pembuatan sampan hingga selesai mencapai lima jutaan. Dengan demikian wajar harga satu set pukat tepi dan sampan bisa mencapai Rp 30 juta. Dan khusus sampan didatangkan dari tukang pembuat sampan. Kita tidak menghitung berapa biaya upah pembuatan. Keuntungan yang diperoleh sekitar lima sampai sepuluh persen,” kata Aliamat lagi. Sementara untuk pemasaran tidak terlalu sulit. Para konsumen telah memesan pukat sebelum pukat selesai dirajut. Bahkan konsumen harus menunggu berbulan-bulan untuk bisa mendapatkan pesanannya. Atau jika tidak ada yang

memesan, pukat bisa disimpan dulu sebagai tabungan, untuk selanjutnya jika ada yang berminat baru dijual. Promosinya dari mulut ke mulut saja. Aliamat merupakan salah satu contoh nelayan yang memiliki keterampilan khusus dan tergolong langka ini. Sementara prospek pasar terbuka lebar. Pesisir Selatan memiliki garis pantai lebih kurang sepanjang 230 kilometer. Sebanyak 18 ribu orang menggantungkan hidup sebagai nelayan, separuh dari itu adalah nelayan pukat tepi, atau nelayan yang mengandalkan hidup dari menjaring ikan di laut tepi. Belum lagi jika dibicarakan kebutuhan luar daerah. Pasar yang sangat terbuka adalah nelayan pukat tepi Padang, Padang Pariaman hingga Tiku Pasaman. Bahkan menurut Ali, tidak jarang pula dari provinsi tetangga memesan pukat yang dibuatnya. Misalnya nelayan Muko Muko. Demikian besarnya potensi pasar pukat tepi. Jika, keterampilan ini bisa dikelola dan dibina semaksimal mungkin, tidak tertutup kemungkinan nelayan punya penghasilan yang lebih memadai, terutama membantu nelayan menghadapi masa masa paceklik. Keuntungan yang diperoleh tentu akan lebih besar lagi diraih para nelayan. Jika Ali mengaku bisa meraih keuntungan sebesar lima persen hingga sepuluh persen dari penjualan, berkemungkinan lewat pembinaan dan melihat pangsa pasar yang ada, tentu akan lebih besar. (*)

Masyarakat Teratak Paneh Tunggu Irigasi Selesai PAINAN, HALUAN — Saluran irigasi dari Teratak Paneh, Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutra, diharapkan warga cepat selesai. Sekitar 1.000 hektare lebih lahan pertanian kini menunggu selesainya pembangunan embung tersebut. “Kami berharap irigasi selesai dan sawah kami dapat segera terairi. Selam ini saya hanya berharap air dari langit, jadi hasil pertanian juga tidak bisa optimal,” ujar Ridwan petani di Amping Parak. Sementara itu, Kepala Dinas PSDA Yusdi mengatakan, embung tersebut memang masih dalam proses pengerjaan. Ditarget selesai dalam tiga tahgun anggaran. Embung didesain sedemikian rupa sehingga memiliki daya tampung untuk selanjutnya bisa memenuhi kebutuhan air masyarakat petani di sana. “Sesuai dengan perencanaan air yang akan terkungkung dalam embung sampai sati kilo meter arah ke hulu. Jadi itulah persediaan air petani, namun para petani diharapkan bersabar dulu,” kata Yusdi. Menurut Yusdi lagi, setelah sejumlah bangunan utama tempat air menggenang selelsai tahun lalu, memang saluran irigasi belum dibangun. “Rencananya, pembangunan saluran irigasi dilanjutkan tahun ini, jadi masyarakat setempat tidak perlu kuatir,” katanya lagi. Yang jelas menurutnya, stuktur bangunan kuat dan aman dari ancaman dobrakan air seperti yang dikuatirkan warga sekitar. Multi Fungsi Embung menurutnya juga multi fungsi. Selain sebagai cadangan air, kawasan ini kini juga mulai dilirik oleh wisatawan. Setiap minggu juga banyak warga yang mengunjungi embung tersebut. Selanjutnya, embung juga berfungsi sebagai sarana pengembangan ikan larangan. Ini terpulang kepada masyarakat sekitar, apakan dikembangkan atau tidak.(h/har) >> Editor : Nova Aggraini

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

21

Sidang Cerai Ayu Ting Ting Digelar 18 Maret PADA 27 Januari 2014 lalu, Ayu Ting Ting secara resmi mendaftarkan gugatan cerainya atas suaminya, Enji. Pihak Pengadilan Agama Depok pun sudah menentukan jadwal persidangan mereka. “Sidang perdana Ayu Ting Ting tanggal 18 Maret 2014,” tulis Suryadi lewat pesan singkat SMS, Selasa (4/2). Seperti biasa, majelis hakim akan melakukan mediasi. Biasanya Hakim akan membujuk pelantun Alamat Palsu itu untuk memikirkan masakmasak terkait gugatannya. “Agenda pertama Insya Allah mediasi,” tulis Suryadi lagi. Namun Enji, selaku tergugat menegaskan kalau tidak akan datang ke persidangan. Pihaknya tidak akan menghalangi keinginan istrinya untuk mewujudkan gugatannya. “Kemungkinan verstek (putusan tanpa kehadiran tergugat). Saya sarankan ke Enji, ini demi kepentingan anak. Tidak akan menghalangi keinginan Ayu (untuk cerai),” ucap Hotman beberapa waktu lalu. Sedangkan Ayu sendiri sudah siap dengan segala risiko. Dia mengaku siap menjadi orang tua tunggal bagi bayinya yang baru dilahirkannya itu. “Harus siap (jadi janda). Kehidupan apapun di depan saya harus siap,” ucap Ayu usai mendaftarkan gugatan cerai beberapa waktu lalu. (h/kpl)

Asmirandah Bakal Diperiksa Polisi ASMIRANDAH memang mengaku, sudah menikah dengan Jonas Rivanno yang dilakukan di luar negeri. Kendati demikian, dia masih harus menjalani pemeriksaan polisi terkait kasus penistaan agama yang dilaporkan oleh sebuah organisasi masyarakat (Ormas). Malah Andah, demikian biasa dipanggil, seharusnya diperiksa polisi berbarengan dengan sang ayah, Farmidzi Zantman yang sudah dilakukan pekan lalu. “Minggu kemarin kami sudah memeriksa bapaknya Asmirandah sebagai saksi. Sebenarnya Andah itu kami periksa bersamaan dengan ayahnya. Tapi karena ada pekerjaan, lewat pengacaranya Andah tidak bisa

datang memberi keterangan,” ucap Kasat Reskrim Polres Bogor, Jawa Barat, AKP Didi Purwanto, saat dihubungi, Selasa (4/2).

>> Editor : Devi Diany

Tentunya polisi akan melakukan penjadwalan ulang untuk memeriksa Andah dalam waktu dekat. “Kasusnya akan berlanjut terus,” ungkap Didi. Seperti diketahui, kasus itu berawal atas pelaporan FPI yang menganggap Jonas Rivanno telah melakukan penistaan agama, dengan cara kembali memeluk agama lamanya setelah berhasil menikahi Andah secara Islam pada pertengahan Oktober lalu. Akibatnya, pernikahan keduanya batal secara agama. (h/ kpl)

>> Penata Halaman : Syahrizal


22

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

CETAK LULUSAN SIAP KERJA

SMK Butuh Dukungan Semua Pihak PARIAMAN, HALUAN — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) harus mampu menciptakan lulusan yang siap kerja. Hal ini harus didukung semua pihak.

Gedung Promosi Akan Dilengkapi Musala

“Mutu pendidikan harus dijaga,” kata Staf Ahli Walikota Pariaman Muhamad Syukri, pada upacara bendera di SMK Negeri 3, Senin (3/ 2). Syukri lebih lanjut menyampaikan, mutu pendidikan sangat penting dijaga, agar setiap lulusan yang dihasilkan punya daya saing tinggi dan bisa diterima bekerja di berbagai industri atau perusahaan. “Guru harus mendidik, jangan hanya sekedar mengajar, sehingga siswa punya karakter dan disiplin yang tinggi, termasuk etos kerja yang tinggi juga,” katanya. Diingatkan, sekolah harus pro aktif menjalin hubungan dengan berbagai perusahaan. Hal ini sangat penting untuk kelancaran output siswa. “Bagaimana bisa siswa melaksanakan praktik dengan baik, jika jalinan hubungan baik tidak ada dengan industri-industri yang berkaitan dengan mata pelajaran anak di sekolah,” jelasnya. Kalau hubungan dengan industri sudah terjalin baik, siswa SMK bisa magang dengan lancar dan akhirnya bisa terbuka peluang kerja untuk bekerja setelah tamat pendidikan. Di sisi lain, sekolah juga harus proaktif memikirkan hasil-hasil pratik siswa SMK agar bisa dimanfaatkan untuk sekolah. Kalau dapat, siswa jangan hanya sekedar bisa praktik, tetapi juga bisa menghasilkan. Syukri mencontohkan, SMK 3 punya ruangan pendingin, bisa membuat es balok, seharusnya bisa dimanfaatkan. “Jalin kerja sama dengan nelayan, tentu semua akan termanfaatkan,” ulasnya.(h/tri).

PARIAMAN, HALUAN — Gedung promosi yang terletak di rest area di Padang Birik-birik Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, akan dilengkapi dengan musala. Kepala Dinas Koperindag Kota Pariaman Gusmiyetti Zaunit kepada Haluan, Senin (3/2), menyebutkan, penambahan sarana itu dimaksudkan agar rest area, benar-benar bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Kalau gedung promosi ada, musala ada, , barulah semua lengkap. Pembangunan sarana tambahan itu, tidak bisa dilaksanakan tahun ini, tetapi akan dilakukan tahun depan. Pemanfaatan gedung promosi, segera dilakukan. Gedung promosi dibangun dengan APBD. Terdiri tiga petak yang akan digunakan untuk promosi kerajinan, kuliner dan mini market. Di samping itu, juga ada sablon kaos, untuk cendera mata dari Pariaman, misalnya dengan motif tabuik dan penyu. “Operasional gedung promosi itu direncanakan pertengahan Februari ini,” kata Gusmiyetti. (h/tri)

Pembebasan Lahan Dilanjutkan PARIAMAN, HALUAN — Penyelesaian pembebasan lahan untuk kelancaran pembangunan lanjutan jalur dua di utara Kota Pariaman, berlanjut tahun ini. Kepala Bagian Pemerintahan Kota Pariaman Dasril kepada Haluan menjelaskan, Senin (3/2), pembebasan lahan untuk jalur dua di utara itu hanya tinggal 54 persil, dari total 316 persil. “Tak ada masalah soal ganti rugi lahan, tinggal bayar. Begitupun soal proses administrasi sudah selesai,” jelas Dasril. Pembangunan jalur dua di utara Kota Pariaman, tahun lalu juga sudah dilaksanakan, namun perlu dilanjutkan. Begitupun pembebasan lahan jalur dua di selatan, kini masih tersisa 254 persil. Agar keberadaan jalur itu benar-benar tuntas, partisipasi masyarakat dan tokoh masyarakat tetap diharapkan. (h/tri)

Perpustakaan Desa dan Kelurahan Diberi Pembinaan PARIAMAN, HALUAN — Subag Perpustakaan Humas Setdako Pariaman, kini mulai melakukan pembinaan perpustakaan desa dan kelurahan yang ada di Kota Pariaman. Ernida Puspita, Subag Perpustakaan, Selasa (4/2), menyebutkan, kegiatan itu dilaksanakan mulai pertengahan Februari ini. Pembinaan dalam bentuk pelayanan perpustakaan dan persentase pengunjung. Kegiatan ini bertujuan, agar perpustakaan desa dengan sejumlah buku-buku yang ada di perpustakaan itu dimanfaatkan oleh masyarakat sekaligus dapat meningkatkan minat baca warga melalui pemberdayaan pustaka desa. “Selain itu, pembinaan diarahkan untuk persiapan kalau-kalau ada lomba perpustakaan, jadi kalau ada lomba kita siap,” jelas Ernida. Di Kota Pariaman hingga kini terdapat 20 perpustakaan desa/ keluarahan. Semua aktif dengan beragam judul buku yang tersedia untuk dibaca dan dimanfaatkan warga. Begitupun selama tahun 2013, sebanyak 12 perpustakaan desa, telah mendapat bantuan buku dan rak buku dari pusat. Dua puluh perpustakaan desa itu diantaranya, ada di Kampung Jawa II, Jati Hilir, Desa Sintuak, Marabau, Tungkal Selatan dan Marunggi. (h/tri)

PETUGAS sedang memperbaiki lampu jalan di Kota Pariaman. TRISNALDI

PANTAI — Pemandangan di Pantai Pulau Kasiak, Pariaman, yang terlihat indah. TRISNALDI

KEKURANGAN DAYA LISTRIK

WTP Cubadak Mentawai Belum Bisa Suplai Air PARIAMAN, HALUAN — Water Treatment Processing (WTP) Cubadak Mentawai Kota Pariaman masih belum bisa beroperasi untuk menyuplai air bersih kepada warga kota yang membutuhkan, karena masih kekurangan daya listrik untuk menggerakkan mesin pompa pendorong. “Kita sedang memasang alat listrik plus tambahan daya yang dibutuhkan,” kata Kepala UPTD WTP Kota Pariaman, Abdul Rahman menjawab Haluan, Senin (3/2). Menurut Abdul, listrik yang dibutuhkan WTP 8.250 KVA, Semen-

tara yang ada saat ini 4.500 KVA. “Daya yang ada itu jelas belum bisa menggerakkan pompa dan komponen mesin lainnya. Tambahan daya dan pemasangan peralatan yang dibutuhkan untuk menunjang kelancaran sedang kita lakukan saat ini. Tidak lama, dalam minggu ini diperkirakan selesai. Dan operasional segera dilakukan,” kata Abdul Rahman. UPTD WTP sudah punya sambungan rumah, dan itu diperkirakan akan terus bertambah ke depan, karena masih banyak warga kota

yang butuh suplai air bersih. Kekuatan WTP bisa melayani 2.500 sambungan rumah atau SR, dengan kecepatan debit air 30 liter / detik dengan sumber air dari Batang Santok. Soal retribusi yang akan dikenakan kepada pelanggan, sedang diakomodir dalam bentuk Peraturan daerah (Perda), yang kini sedang menunggu persetujuan Gubernur Sumbar. Selama ini, kebutuhan air bersih di Kota Pariaman masih disuplai oleh PDAM Kabupaten Padang Pariaman.(h/tri)

Inkamina 584 Diujicoba Pekan Ini PARIAMAN, HALUAN — Kapal Inkamina 584, kapal nelayan bantuan pusat yang diterima pada Desember 2013, akan diujicoba, Kamis (6/2). “Uji coba dimaksudkan untuk melihat kemampuan peralatan dan alat tangkap kapal tersebut, sehingga ketika melaut dimanfaatkan kelompok nelayan, berjalan lancar,” kata Kepala Dinas Kelautan Perikanan Kota Pariaman Yanri Leza, kepada Haluan, Selasa (4/2). Kapal serupa juga telah diterima Kota Pariaman pada tahun 2011, dan kini masih eksis beroperasi menangkap ikan dan kapal itu dikelola oleh nelayan. Bobot kapal besar, yakni 30 GT, dengan jelajah yang jauh,

bisa ke ZEE atau ke Zona Ekonomi Eksklusif di laut lepas. “Kapal penangkap tuna baru dua yang ada, kita berharap akan terus bertambah, sejalan perjalanan waktu, sehingga nelayan lebih bisa meningkatkan kesejahteraannya, melalui jumlah tangkap ikan yang besar,” kata Yanri. Kapal Inkamina 584 punya peralatan cangih, diantaranya GPS dan system sonar, yaitu alat pendeteksi ke arah lokasi-lokasi penangkapan ikan yang lebih efektif. Kapal bantuan dari Kementerian Kelautan Perikanan itu kini sandar di pelabuhan Bungus Kota Padang. Pariaman belum punya pelabuhan

yang representatif seperti yang ada di Bungus itu, makanya kapal-kapal tersebut mangkal di pelabuhan yang ada di Padang. untuk nelayan tradisional, kata Yanri, tetap dianggarkan bantuan untuk membantu meningkatkan hasil tangkapan mereka. “Berbagai bantuan kita upayakan, tidak dari APBD, tetapi kita akan jangkau juga bantuan provinsi dan pusat, sehingga mereka melaut dengan hasil memuaskan,” terang Yanri. Bantuan GEPEM dari provinsi sebanyak 20 paket untuk nelayan sedang diupayakan saat ini. Bantuan itu berupa perahu, mesin, alat tangkap. (h/tri).

Informasi Kesehatan Disampaikan dengan Mobil Keliling PARIAMAN, HALUAN — Promosi kesehatan melalui mobil operasional keliling telah dilakukan di Kota Pariaman. Mobil itu meng‘halohalo’kan informasi kesehatan kepada warga, terutama dari jalur yang dilalui di desa-desa. Beragam informasi disampaikan melalui mobil unit keliling ini kepada masyarakat, agar warga mengetahui informasi terkini tentang kesehatan. “Kita optimalkan promosi kesehatan kepada warga, tidak hanya melalui mobil operasional keliling milik Dinas Kesehatan Kota Pariaman, tetapi juga via puskesmas atau tempat-tempat layanan kesehatan masyarakat yang ada di kota ini,” jelas Kepala DKK Kota Pariaman, Yutiardi Rivai kepada Haluan, Selasa (4/2). Kegiatan ini dilakukan minimal sekali seminggu. Informasi yang disampaikan itu, contoh, informasi kesehatan ibu dan anak, tentang penyakit menular dan informasi kesehatan lainnya, termasuk DBD serta proteksi secara dini yang dapat dilakukan masyarakat. Di samping itu, kegiatan promosi kesehatan juga untuk melakukan tindakan preventif bagi warga sekaligus mengingat-ingatkan warga untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan baik. Dinas Kesehatan Kota Pariaman baru punya satu unit mobil keliling

atau mobil ‘halo-halo’ sebagai pemberi penyuluhan tentang kesehatan yang langsung kepada masyarakat banyak. Diakui, akhir-akhir ini kasus kesehatan yang sering muncul di Kota Pariaman adalah DBD, namun kasus itu terus akan diatasi, dengan cara fogging, dan mengajak warga untuk selalu menjaga lingkungan bersih serta memutus mata rantai nyamuk dengan cara membersihkan tempat-tempat yang diperkirakan

menjadi sarang nyamuk demam berdarah. Kota Pariaman saat ini punya 7 puskesmas, Pustu 12, Poskedes 32 dan Polindes 14 unit. Semua itu aktif memberikan bantuan pelayanan kesehatan kepada warga kota. “Dan dalam tahun ini juga, DKK merencanakan akan membangun satu unit sarana Poskedes di Cubadak Aia, sekarang lagi pematangan lahan,” kata Yutiardy. (h/tri)

SATU unit rambu lalu lintas sudah berbilang bulan rebah di Jalan Sidi Tukar Arif, Pariaman Utara,Kota Pariaman. TRISNALDI

Pariaman Segera Punya Taman Kota 600 M²

PARIAMAN, HALUAN — Pemerintah Kota Pariaman segera membangun taman kota di selatan Kota Pariaman, dekat jembatan Kurai Taji, seluas 600 m². “Taman dibangun dengan DAK tahun 2014,” kata Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Kota Pariaman Mayfaldi, kepada Haluan, Senin (3/2). Keberadaan taman kota di Kota Pariaman saat ini masih minim, dan memang perlu ditambah, sehingga nuansa kota makin indah dan sejuk dipandang mata, bermanfaat bagi masyarakat untuk beristirahat. Taman kota yang ada di Kota Pariaman sekarang, diantaranya tamam lapangan merdeka. Taman ini ramai dikunjugi masyarakat, terutama pada sore hari. Taman yang masih minim dengan sarana bermain anak-anak itu, ternyata punya magnit tersendiri bagi masyarakat, karena di sini juga ada pedagang kuliner yang menawarkan makanan menggoda selera. Taman kota di dekat jembatan Kurai Taji didesain tidak jauh beda dengan konsep lapangan merdeka, tetapi dalam bentuk tanaman hijau yang lebih tertata apik. Desain taman tersebut, panjangnya 100 meter, kiri-kanan jalan, dari jembatan menuju Kota Pariaman, lebar 3 meter kiri-kanan. “Memang diperlukan lahan untuk pembuatan taman tersebut, tetapi semua tinggal ok, tinggal dokumen alas hak, jika ini selesai, kita siap bayar,” jelas Mayfaldi.(h/tri)

Dua Kantor KAN Selesai Dibangun PARIAMAN, HALUAN — Pembangunan dua kantor KAN, masingmasing Kantor KAN Padusunan dan Tungkal, sudah selesai dilaksanakan. Pembangunan dua kantor itu memanfaatkan dana APBD dengan anggaran masing-masing per kantor lebih kurang Rp300 juta. “Bangunan itu bangunan baru,” kata Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman Syahrizal kepada Haluan, Senin (3/2). Menurut Syahrizal, pemerintah cuma menyediakan dana sementara lahan tempat berdiri pembangunan disediakan oleh nagari. Luas kantor KAN yang dibangun itu masing-masing 50 m², bangunan permanen, dan sudah diserahterimakan dari rekanan ke PU. Sementara penyerahan dari pemerintah ke masyarakat atau ke nagari, segera di lakukan. (h/tri)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

23

PEMBANGUNAN JALAN MANGGOPOH-SIMPANG EMPAT

Manfaatkan Loan Bank Dunia Rp340 Miliar PADANG, HALUAN — Setelah lama menunggu, akhirnya pembangunan jalan dan jembatan pada ruas Simpang Manggopoh (Agam) - Simpang Empat (Pasaman Barat), dimulai. Pembangunannya memanfaatkan bantuan Bank Dunia melalui Program Winrip sebesar Rp340 miliar.

Cemburu Buta, Duda Bom Mantan Istri PADANG, HALUAN — Cemburu buta yang menyesak di dada Nofrianto, membuat dirinya tak mampu menahan emosi. Nofri mengamuk. Dia beringas. Bahkan melempar mantan istrinya dengan bom molotov. Perbuatan itu, membuat Nofri harus berurusan dengan aparat hukum. Duda tersebut ditangkap polisi dan akhirnya disidang di Pengadilan Negeri Padang, Selasa (4/2). Ulah itu dilakukan Nofrianto, karena dia tidak terima, mantan istrinya, Maizativani kawin lagi, setelah bercerai dengannya. Nofri sendiri, berkemungkinan masih menyimpan cinta. “Dia mengamuk ke rumah Maizativani majelis hakim. Bahkan melemparkan botol kaca yang diisi bensin dan diberi sumbu kain. Tidak ada yang kena. Beberapa orang yang ada di rumah itu mengelak. Benda tersbut meletus,” terang Mila, tetangga Maizativani saat memberikan kesaksian siang kemarin. Mila sari mengaku menyaksikan peristiwa tersebut. Bahkan, dia juga nyaris jadi korban penganiayaan Nofrianto. “Saya tidak tahu permasalahannya. Mencari suami saya, dan orang-orang yang ada di rumah. Ketika saya katakana, suami tidak ada di rumah. Dia kembali mengamuk dan melemparkan batu. Untuk saya tak kena. Pelemparan batu itu, satu hari setelah dia melemparkan bom molotov itu,” kata Mila Sari. Peristiwa pelemparan batu dan bom molotov itu juga dibenarkan Yusuf. “Ketika peristiwa itu, saya ada di sana. Pelaku mengamuk tanpa sebab yang pasti. Saya hanya diam, karena merasa tidak memiliki kepentingan dalam masalah itu,” kata Yusuf dalam siding yang dipimpin hakim Siswono. Usai melampiaskan nafsunya, terdakwa Nofrianto langsung kabur menggunakan sepeda motor. Sementara, Sari dan korban lainnya melapor ke polisi. Nofrianto akhirnya ditangkap dan dijebloskan ke penjara. Untuk membuktikan omongannya, majelis hakim meminta Toro menghadirkan saksi yang meringankan. Tapi, dia tidak sanggup. “Sudahlah pak hakim. Tidak ada yang mau menjadi saksi dalam perkara saya ini,” katanya. Setelah mendengarkan keluhan terdakwa, hakim memerintahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Beatrix untuk menuntutnya. Namun, jaksa mengaku belum siap dan meminta waktu satu minggu. (h/hel)

MENINJAU — Wabup Solok Drs H Desra Ediwan AT MM, memberikan arahan dihadapan masyarakat saat meninjau perkembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Jorong Muaro Busuak, Nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung Selasa (04/ 02) lalu. YUTIS WANDI

TINJAU PLTMH MUARO BUSUK

Wabup Didukung Masyarakat Jadi Bupati SOLOK, HALUAN — Meskipun Pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) untuk Kabupaten Solok masih lebih dari setahun lagi, namun dukungan masyarakat kepada Wakil Bupati Solok Drs Desra Ediwan AT MM, untuk menjadi orang nomor 1 di rumah bagonjong Arosuka mulai bermunculan. Setidaknya, dukungan itu disampaikan langsung oleh masyarakat Nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung saat Kunjungan wabup Solok Desra Ediwan dalam rangka melihat perkembangan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) Jorong Muaro Busuak, Selasa (4/2) lalu. Kehadiran Wabup didaerah itu serta merta mendapat sambutan hangat ratusan masyarakat setempat. Menurut Zulkeri yang juga tokoh masyarakat setempat menyebutkan Desra Ediwan pantas menduduki orang nomor satu di negeri penghasil beras solok. “Tidak diragukan lagi kepemimpinan Desra yang sudah dua periode menjadi Wabup Solok, kami masyarakat

Koto Hilalang siap dukung Desra jadi Bupati,” tegas Zulkeri yang disambut antusias oleh tokoh masyarakat dan bundo kanduang serta unsur pemuda yang juga hadir dalam silahturrahim tersebut. Sementara itu, Walinagari Koto Hilalang Jafrison mengatakan disamping berpotensi untuk pembangkit PLTMH, Jorong Muaro Busuak juga mempunyai potensi mata air yang dapat mengaliri persawahan di seluruh koto hilalang bahkan sampai ke nagari salayo. “Kami harap dukungan Pemkab Solok agar potensi yang ada di koto hilalang khususnya di segi pertanian dan sumber air agar dapat terpelihara untuk kepentingan masyarakat,” ujar Jafrison sembari juga menyampaikan dukungannya agar Desra Ediwan menjadi Bupati Solok Periode 2015-2020. Terkait dukungan masyarakat Koto Hilalang itu, Wabup Desra Ediwan yang hadir bersama ketua DPRD Kabupaten Solok H. Syafri Dt Siri Marajo, Kepala Bapeda Taufik Efendi, Sekcam Kubung Nofiar-

man, menyatakan terima kasihnya kepada masyarakat yang masih memberikan kepercayaan kepadanya. “Kita jalani saja dulu “ katanya singkat sembari tersenyum. Sementara terkait PLTMH di daerah itu, Wabup menyebutkan hal ini adalah sebuah langkah nyata yang telah dilakukan pemkab Solok dalam upaya mewujudkan Nagari Koto hilalang yang lepas dari ketertinggalan. “ Kita harap kedepan tidak ada lagi masyarakat yang merasa belum merdeka karena daerahnya belum dialiri listrik” pungkas Desra sembari berharap agar Wali Nagari dan masyarakat juga gigih menjemput bola ke SKPD terkait. Disamping itu dengan adanya PLTMH ini tidak hanya berguna untuk nagari Koto Hilalang saja akan tetapi nantinya diharapkan bisa mengaliri daerah lain yang membutuhkan. “Mari kita berantas penebangan hutan secara liar agar sumber air di daerah ini dapat terjaga dengan baik,” tegas Wabup menyudahi. (h/cw-ndi)

KPID Tidak Inginkan Tegur Lembaga Penyiaran PADANG, HALUAN — Setelah dilantik tanggal 17 Januari lalu, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Barat melakukan rapat koordinasi dengan lembaga penyiaran yang ada di Sumatera Barat. ” KPID sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya menjalankan tugasnya secara cepat, ini merupakan hal yang cukup bagus walaupun di sisi lain masih ada kekurangan harapan ini KPID dapat berkerja mak-

simal terhadap penyiaran di Sumatera Barat “ ungkap Irwan Prayitno ketika memberikan arahan di depan Komisioner KPID Sumbar dan lembaga penyiaran di auditorium gubernuran, Selasa (4/2). Irwan juga berharap dengan adanya pengurus baru KPID, tidak ada lembaga penyiaran yang ditegur oleh KPID karena melanggar aturan penyiaran. Atau siarannya yang tidak sesuai dengan norma adat basandi syarak, syarak

basandi kitabullah. “Disamping itu, lembaga penyiaran harus membuat laporan sewaktu KPID meminta. Harapan kita kepada lembaga penyiaran adalah berikanlah berita yang sifatnya mendidik artinya yang dapat diterima oleh rakyat, sesuai dengan arahan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID),” ucap Irwan. Ketua KPID Sumbar, Afrianto Korga juga berharap, lembaga penyiaran dapat maju dan bermartabat

sesuai kaidah dan norma yang ada di Ranah Minang. Disisi lain juga perlu membentuk regulasi tentang perizinan. Di lain pihak, Ketua Bidang Siaran KPID Sumbar, Rino, juga berpesan, KPID dan lembaga penyiaran kedepannya harus mempunyai pandangan yang sama dalam membangun siaran yang mendidik. Untuk melakukan pengawasan, KPID Sumbar telah mendapatkan bantuan berupa alat untuk melakukan

pemantuan siaran yang dilakukan oleh lembaga penyiaran. Ditambahkan Rino, kedepan KPID perlu peningkatan sumberdaya manusia melalui pelatihan dan sebagainya sehingga KPID Sumbar semakin profesional dalam menjalankan tugasnya. Dalam kegiatan ini ikut hadir ke tujuh Komisioner KPID Provinsi Sumatera Barat, Sekretaris KPID Iswan Akhir,dan perwakilan lembaga penyiaran seSumatera Barat. (h/rel/eni)

BPBD Sijunjung Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana

SEORANG korban banjir dievakuasi oleh Tim Sar dalam simulasi bencana alam yang diadakan BPBD Sijunjung beberapa waktu lalu. OGI

SIJUNJUNG, HALUAN — Dalam mempersiapkan anggota BPBD dalam menghadapi bencana alam yang akhir-akhir ini terjadi di seluruh Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sijunjung mengadakan

simulasi penanggulangan bencana Banjir dan longsor di Jorong Silukah, Kenagarian Durian Gadang Kecamatan Sijunjung , Rabu (29/1) kemarin. Acara tersebut digelar selama dua hari dengan melibatkan semua unsur, instansi,

lembaga terkait untuk meneliti kesiapan aparat penanggulangan bencana di Kab. Bandung baik dari BPBD, TNI dan Polri, aparat desa, relawan, dan warga masyarakat. Kepala BPBD Sijunjung Hardiwan SP mengatakan bahwa Simulasi melibatkan 200 personel dari unsur pemerintah, ormas, pengusaha, dan warga masyarakat. Simulasi diawali dari terjadinya bencana dengan puluhan korban yang harus segera ditolong. “Tim penolong mendatangi para korban dengan tandu dan langsung dibawa memakai ambulans,” katanya. Tim penolong juga mengerahkan mobil operasional dan mobil lapangan untuk menangani para pengungsi korban bencana. “Kabupaten Sijunjung merupakan daerah yang rawan bencana baik banjir, longsor, maupun

angin puting beliung,” kata Hardiwan didampingi Kasie Pencegahan BPBD Sijunjung Feryantoni. Selain itu Hardiwan menambahkan bahwa para peserta juga diberikan materi, seperti dasar pertolongan pertama, dapur umum, pasang bongkar tenda, dan simulasi kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalisasikan kemampuan anggota dan peserta agar lebih profesional. Yaitu sebagai bekal awal bagi anggota pemula saat terjun langsung ke masyarakat dalam malakukan aksi kemanusiaan. ”Hal ini penting untuk menjaga agar masyarakat dan anggota selalu berperan aktif dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam yang terjadi baik banjir, longsor ataupun bencana lainnya,” tegas

Hardiwan Selain mengadakan simulai bencana banjir dan longsor, BPBD Sijunjung juga telah melaksanakan sosialisai kebencanaan dan sosialisasi Mitigasi bencana terhadap aparatur pemerintah dan masyarakat, serta melakukan kegiatan gotong royong bersama masyarakat membersihkan aliran Sungai supaya terhindar dari meluapnya sungai tersebut. Simulasi tersebut dihadiri Bupati Sijunjung Yuswir arifin, Wabup Muchlis Anwar, Perwakilan dari BPBD Provinsi Sumbar serta para peserta simulasi yang berasal dari Sawahlunto, Tanah datar dan Dharmasraya juga para Kepala Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dan para camat serta Wali nagari se-Kabupaten Sijunjung. (h/cw-ogi)

Perbaikan jalan ini memang menjadi prioritas karena belum tersentuh pembangunan setelah dibangun pertama kali tahun 1984 silam. Pekerjaan dikerjakan pada tahun jamak, dikerjakan oleh PT Jaya Konstruksi dengan kontrak tertanggal 6 Desember 2013. Targetnya pekerjaan tuntas Januari 2016. “Ada beberapa paket Winrip untuk Sumbar. Diantaranya yang sudah tanda tangan kontrak dan mulai dikerjakan awal tahun ini adalah pembangunan jalan Manggopoh-Padang Sawah sepanjang 32 km dan Padang Sawah-Simpang Empat sepanjang 40 km, termasuk didalamnya pembangunan jembatan Air Gadang,” ujar Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan dan Jembatan Nasional (P2JN), BBPJN II, Reno Ginto. Beberapa paket pekerjaan lainnya yang juga dibiayai Bank Dunia melalui Program Winrip, terdapat di Pesisir Selatan pada ruas Kambang-Indrapura 55,2 km, ruas Indrapura-Tapan 19,5 km dan ruas PainanKambang 31,5 km. Ruas jalan Lubuk Alung-Sicincin 14,6 km dan ruas Lubuk Alung-Kuraitaji sepanjang 16,8 km, juga dikerjakan melalui Program Winrip. Hanya saja, pekerjaan belum bisa dimulai karena masih terkendala dengan kelengkapan administrasi dan lahan yang dibutuhkan. Sebab Program Winrip ini sangat ketat dengan aturan pelaksanaan proyek. Kegiatan belum diizinkan untuk ditender jika lahannya belum bebas. “Yang bisa dikerjakan saat ini baru 2 paket pekerjaan itu. Sedangkan yang lainnya masih proses kelengkapan administrasi. Dan 7 paket lagi yang juga direncanakan, terkendala

pembebasan lahan,” tambah Reno Ginto. PPK 10 Pelaksanaan Presentasi dan Peningkatan Kapasitas Jalan dan Jembatan Nasional Pariaman dan sekitarnya, Nanda Andreina yang ditemui terpisah mengatakan, ruas jalan Simpang Manggopoh ke Simpang Empat itu memang harus diperbaiki. Kerusakannya sudah cukup parah. Apalagi kendaraan berat sering melewati daerah ini. Dan memang, sejak dibangun tahun 1984 dan masih berstatus jalan provinsi, belum pernah dilakukan perbaikan menyeluruh, kecuali pemeliharaan rutin saja. Dan ketika sudah ditingkatkan menjadi jalan nasional, maka direncanakan perbaikan menyeluruh pada tahun 2010 lalu, memanfaatkan bantuan Bank Dunia. “Pembangunan ruas jalan ini sudah direncanakan sejak tahun 2010 silam. Hanya saja, Bank Dunia sangat ketat dan teliti dengan objek yang akan dikerjakan,” terang Nanda. Mereka tak percaya begitu saja dengan dokumen yang diberikan. Mereka sengaja mengirim tim khusus untuk melihat sendiri kondisi di lapangan. Karena itu, proses persetujuannya memakan waktu yang sangat lama. Tahun ini baru bisa dikerjakan. Ruas jalan ManggopohPadang Sawah lebarnya hanya 4 meter hingga 5,5 meter. Rencananya akan dilebarkan menjadi 7 meter, dengan bahu jalan pada kiri dan kanan 2,5 meter. Dilengakapi pula dengan drainase lebar 1 meter hingga 1,5 meter. “Saat ini, sesuai rencana kerja maka para pekerja tengah melakukan land clearing. Setelah itu baru dilanjutkan pekerjaan fisik,” terang Nanda. (h/vie)

Korban Kebakaran Family Raya Terima Santunan PAINAN, HALUAN — Keluarga korban kebakaran bus Family Raya di Sijunjung Sumbar, Jumat ( 31/1 ) yaitu, Linda (45) dan Alfian (60) mendapat santunan dari Jasa Raharja cabang Sumbar sebesar Rp50 juta masing- masing menerima Rp25 juta, dana santunan tersebut diserahkan oleh Bupati Pessel H Nasrul di ruang kerjanya, Senin (3/2) Dalam penyerahan santunan tersebut hadir dari unsur Polres Pessel dan dari pihak Jasa Raharja cabang Sumbar, dengan penuh duka orang tua Ratih (26) salah seorang korban warga Bayang dan Siska (27), warga Kambang harus menerima kenyataan yang pahit karena anak yang dicintai sudah tiada Bupati Pesserl H Nasrul Abit turut berduka serta mengucapkan belangsungkawa kepada pihak keluarga korban atas musibah

yang menelan korban jiwa warga Pesisir Selatan, dan kepada pihak keluarga harus sabar dan tawakal menghadapinya. Bupati juga memberikan apresiasi kepada Jasa Raharja cabang Sumbar dan kepada pihak kepolisian dengan cepat tanggap memberikan santunan kepada pihak keluarga korban yang berasal dari daerah Pesisir Selatan Kacap Jasa Raharja cabang Sumbar M.A Hartono mengatakan, dalam peristiwa naas tersebut 7 orang meninggal dunia, 3 orang mengalami luka, sedangkan dua orang korban berasal dari Pessel, maka melalui penyerahan ini kami keluarga Jasa Raharja cabang Sumbar turut belangsungkawa Jasa raharja sumbar juga memberikan bantuan terhadap korban yang masih hidup sebesar Rp10 juta per orang. (h/mjn)

BUPATI Pessel H Nasrul Abit tengah menyerahkan santunan korban kebakaran bus family raya dari Jasa Raharaja cabang Sumbar sebesar Rp50 juta untuk dua orang korban asal Pessel. M JONI >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


24

RABU, 5 FEBRUARI 2014 5 RABI’UL AKHIR 1435 H

DISDUK CAPIL BUAT TEROBOSAN

Pengurusan Dokumen Kependudukan Di gratiskan PASBAR, HALUAN — Pemkab Pasaman Barat, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) buat terobosan baru sekaitan teknis pelayanan kepada masyarakat. Terobosan sekaligus menyentuh kebutuhan masyarakat tersebut dimulai Senin (3/2) lalu.

Sekwan Baru Jalin Silaturrahmi PASBAR, HALUAN – Guna menyamakan visi dan persepsi antara Sekretaris Dewan (Sekwan) yang baru dengan segenap pejabat, staf bersama karyawan/wati dilingkungan Sekretarist DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Selasa (4/2) kemarin, Sekwan baru, Syafrialis yang menggantikan Hasril AS bersilaturrahmi dengan jajarannya. Silaturrahmi yang dilaksanakan Sekwan keenam, mulai terbentuk hingga saat ini dilaksanakan diruang rapat dewan, Komplek Pertanian Padang Tujuah, Simpang Ampek. Hadir pada kesempatan itu, Hasril AS, yang untuk saat ini dipercaya menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakatdan dan KeluargaBerencana (BPMKB) Pasaman Barat. “Sehebat apapun saya atau sepintar apapun dirinya bekerja di lembaga pemerintah atau organisasi lain, jika tidak ada bantuan, kerjasama dan peranaktif segenap jajaran Setwan. Saya optimis pekerjaan itu akan siasia, malah bisa batal dengan sendirinya, kata Syafrialis. Mantan Sekwan, Hasril AS, yang saat ini menduduki jabatan baru sebagai Kepala BPMKB Pasaman Barat, pada kesempatan serupa menyampaikan, dikalangan pegawai negeri, terutama menduduki jabatan eselon, istilah mutasi, rotasi dan alih tugas dari tempat yang satu ke tempat lain bukanlah hal baru, tapi lumrah terjadi. (h/Gmz)

Pintu Kantor Gubernur Digembok PADANG, HALUAN — Pintu utama Kantor Gubernur Sumatera Barat digembok, Selasa (4/2). Hal ini menimbulkan pertanyaan bagi sejumlah pihak termasuk orang didalamnya. Sekitar pukul 10.00 WIB, Asisten I Bidang Pemerintahan Setdaprov Sumbar Devi Kurnia berniat meninggalkan kantor gubernur dengan melewati pintu utama. Tetapi sewaktu dirinya hendak membuka pintu, tampak pintu masih dipasangi gembok dari luar. “Kenapa kok dikunci,” kata Devi Kurnia. Sementara itu dari luar Wakil Ketua Komisi II DPRD Sumbar Dedi Edward hendak memasuki ruangan kantor gubernur. “Geli saya melihat hal ini,” terangnya. Tak lama kemudian, sejumlah petugas pun datang dan membuka pintu tersebut. Terkait pemasangan gembok di pintu utama ini Kepala Satpol PP Sumbar Edi Aradial mengatakan, pengembokan ini bukan berarti kantor gubernur tidak boleh dimasuki. Karena dua pintu lainnya masih tetap terbuka. “Pintu ini kita tutup karena sedang dilakukan pembenahan. Terpaksa kita gembok karena kunci ruangan ini pun sudah rusak. Sejak gempa 2009 lalu pintu ini tidak pernah kita tutup. Padahal sejumlah perlatan biro umum ada disana. Jadi kita amankan,” ujarnya. Ini pun katanya dalam rangka memperbaiki layanan publik. Jika sudah dibenahi, maka pintu utama ini akan dibuka. Pengembokan ini bukan berarti pihak kantor gubernur takut dengan orang luar. Sebelumnya, kantor gubernur pun sudah melakukan pembenahan di kantor gubernur. Setiap pintu masuk saat ini sudah dilengkapi meja penerima tamu. Setiap tamu yang hendak berurusan ke kantor gubernur, harus mengisi buku tamu dan diberikan kokarde tamu. (h/eni)

PEMANDIAN DARURAT— Seorang anak dibantu orang tuanya mandi di pemandian darurat di SDN 41 yang hangus terbakar di Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Selasa (4/2). Korban kebakaran saat ini membutuhkan tempat MCK (Mandi, Cuci, Kakus). RIVO SEPTI ANDRIES

PILWANA SEMAKIN RUMIT

Anggota Bamus Tidak Hadir Rapat Pleno SOLSEL, HALUAN— Penetapan calon wali nagari terpilih, Rusnijal, dalam Pemilihan Wali Nagari Sungai Kunyit Kecamatan Sangir Balai Janggo semakin rumit dengan diundurnya rapat pleno oleh anggota Bamus Nagari setempat. Ketua Bamus Nagari Sungai Kunyit Burhanuddin kepada Haluan, Selasa (4/2) menyebutkan, pihaknya sudah menerima surat dari Pemerintahan Kecamatan Sangir Balai Janggo dan surat dari Bagian Pemerintahan Nagari Setda Kabupaten Solok Selatan. “Kami sudah minta saran ke Camat SBJ dan Bupati Solok Selatan melalui Kabag Pemnag tentang perselisihan Pilwana di Nagari Sungai Kunyit. Dalam surat itu kami disarankan untuk mengadakan rapat pleno untuk menetapkan calon wali nagari yang terpilih. Itu sudah kami jalankan pada dua hari belakangan ini, namun Anggota Bamus Nagari banyak yang tidak datang,” ungkapnya. Kata Burhanuddin, dari 11 anggota Bamus Nagari hanya lima orang saja yang menampakan wajahnya. Sementara penetapan calon wali nagari terpilih sudah sangat mendesak. “Masa jabatan wali nagari lama berakhir pada 12 Februari 2014, kami memang ditenggat secepatnya melakukan penetapan kemudian untuk diajukan ke bupati melalui camat untuk melakukan pengukuhan/

pelantikan yang direncanakan 13 Februari 2014 nantinya,” terangnya. Karena sudah dua kali diundang rapat secara lisan tidak juga datang anggota Bamus Nagari, maka Ketua Bamus Burhanuddin berencana mengundang secara tertulis. “Kita upayakan melakukan pleno secepatnya, dan kita coba undang anggota Bamus secara tertulis. Kita kan inginkan kehadiran anggota lebih dari 50 persen, dan draf berita acara penetapan sudah disiapkan,” pungkasnya. Secara singkat, ketua bamus menyebutkan kronologis perselisihan pilwana. Menurutnya, Panitia Pemilihan Wali Nagari (P2WN) sudah mengundang kandidat yang kalah untuk menyaksikan perhitungan rekap suara dari KPPS. Namun kandidat yang kalah itu tidak datang. Setelah tiga hari dari hari pemilihan baru kandidat menghadiri tetapi tidak mau menandatangani hasil perhitungan suara itu. “Kandidat yang kalah membuat gugatan, mereka menyampaikan kejanggalan-kejanggalan Pilwana. Kami memang tidak turun ke tps. Namun, kandidat yang menggugatpun tidak melampirkan bukti-bukti yang otentik,” tutupnya. Sementara itu, salah satu kandidat wali nagari yang memperoleh suara terbanyak

kedua dalam Pilwana Sungai Kunyit, Rahman Doni, tetap menolak untuk menyepakati hasil pilwana. “Kami tidak akan menyetujui hasil Pilwana karena kami menemukan banyak kejanggalan. Ini harus diproses. Kami minta pilwana diulang,” tegas Doni. Sedangkan kandidat yang memiliki suara terbanyak, rusnijal, menyampaikan bahwa gugatan yang berisikan tuduhantuduhan tidak jelas terhadap dirinya hanyalah sikap kandidat yang tidak mau menerima kekalahan. Adapun lima poin penting dalam surat yang menjadi saran Pemerintah Kabupaten Solok Selatan adalah agar proses Pilwana dilaksanakan sesuai ketentuan yang ada sesuai Perda nomor 6 tahun 2009 tentang pemerintahan nagari. Selanjutnya, agar segera dilaksanakan rekapitulasi perhitungan suara di tingkat P2WN dengan mempedomani rekapitulasi pada KPPS, rekapitulasi dilaksanakan dengan atau tanpa dihadiri oleh para calon wali nagari, demi kelancaran perhitungan suara, agar P2WN dan Bamus Nagari melibatkan pihak terkait seperti polisi dan pemerintahan kecamatan. Jika ada yang keberatan, dapat mengajukan gugatan didukung dengan bukti-bukti otentik sesuai ketentuan yang berlaku. (h/col)

Jembatan Panggang Parak Tabu Amblas SOLOK, HALUAN— Kondisi Jembatan Panggang di Jorong Parak Tabu Nagari Sungai Nanam Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok sudah seminggu terakhir mengalami kerusakan, hingga tak bisa dilewati kendaraan roda empat atau lebih.

Kendaraan roda dua yang coba melintasi jembatan sepanjang 10 meteran yang menjadi urat nadi lalu lintas da perekonomian diwilayah penghasil bawang merah buah markisah dan sayur mayur lainya itu, terpaksa harus berhati-hati. Karena sebahagian coran

Bangunan yang jebol diterjang ombak, akibatnya bagian utara Muara Ampiang Parak diterjang abrasi setiap kali terjadi air pasang. HAR

semen dinding penyangga jembatan Panggang tersebut, amblas masuk kedalam air aliran sebuah anak sungai yang melintas diwilayah setempat. Menurut tokoh masyarakat setempat Ahmafd Malin Gindo (50) dan Kepala Jorong Parak tabu Delfi menuturkan, jembatan Panggang tersebut merupakan satu-satunya jembatan penghubung yang melintasi anak sungai di jorong Parak Tabu tersebut. Jika jembatan tersebut rusak dan tak bisa dilalui kendraan roda empat, kata Ahmad Malin Gindo, maka masyarakat terpaksa berputar arah menempuh jalan lingkar yang jaraknya cukup jauh dan itu memakan beban biaya tinggi. “Masyarakat yang ingin membawa hasil ladang atau hasil pertanian mereka terpaksa harus berputar arah dan menempuh jalan melingkar yang jaraknya cukup jauh,” tutur anggot

DPRD Kabupaten Solok asal Sungai Nanam Kasmudi didampingi Ahmad Malin Gindo dan Kepala Jorong Delfi, usai bergotong royong massal, Senin (3/02). Warga Jorong Parak tabu sekitarnya ujar, Kasmudi lagi, berupaya melakukan perbaikan sebagian bahu jembatan yang amblas kedalam air aliran anak sungai, dengan maksud membuat penyangga dan penahan coran dinding jembatan tersebut dengan penahan dari sejumlah batang pohon kelapa yang dibeli warga. Agar jembatan Panggan tersebut masih bisa digunakan walau untuk sementara waktu atau dalam kondisi keadaan darurat saja, hingga jembatan tersebut diperbaiki oleh jajaran Dinas PU setempat. Oleh karena itu, kata Kasmudi, masyarakat Sungai Nanam berharap pihak terkait seperti Dinas PU kabupaten Solok, bisa segera

tanggap merespon masalah jembatan panggang yang rusak itu dengan sedemikian rupa. “Kalau dapat Dinas PU segera memperbaiki jembatan Panggang yang rusak tersebut karena jembatan itu menjadi urat nadi lalu lintas dan perekonomian warga setempat,” tukas Kasmudi. Terpisah Sekertaris Dinas PU kabupaten Solok Deni P, terkait keluhan masyarakat Sungai Nanam tersebut di Arosuka mengatakan, pihaknya segera meninjau lokasi jembatan Panggang yang rusak itu. “Yang jelas, pihak Dinas PU segera menindak lanjuti keluhan masyarakat terseut dan segera mengerahkan petugas lapangan untuk mensurvei kelokasi, perbaikan jembatan Panggang tersebut akan dilakukan dengan sedemikian rupa namun tetap mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku,” pungkas Deni. (h/ris)

Pemda Pasaman Barat, melalui dinas terkait telah menggratiskan pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan. Dengan harapan beban berat masyarakat, walau bidang data dan nota pencatatatan kependudukan bias diringankan, sehingga tingkat kepuasan warga juga akan lebih baik. “Semua urusan di Disduk dan Capil Pasaman Barat akan dilaksanakan secara gratis dan tidak ada pungutan sepeserpun. Gagasan ini didukung dengan adanya surat edaran bupati terkait penggeratisan biaya pengurusan akte dan sebagainya,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pasaman Barat, didampingi di ruang kerjanya, Simpang Ampek, Selasa (4/ 2) kemarin. Gratisnya biaya layanan kependudukan itu, sebut Syahnan, adalah sebagai ujud dan bukti nyata pelayanan dan keberpihakan pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap masyarakat. Program ini perdana dicetuskan di Sumatera Barat sebagai amanat dari UU No. 24 tahun 2013 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan pasal 79A. Produk hukum itu, jelasnya, ditindak lanjuti dengan Peraturan Bupati (Perbup) No. 1 Tahun 2014 tentang pelayanan gratis pengurusan dan penerbitan Dokumen Kependudukan. Jadi kalau masih juga ada oknum aparat yang melakukan pungutan maka akan

dipidana 6 tahun penjara dan denda Rp75 juta. Pada pasal 95.B dari Perbup itu dijelaskan, Setiap pejabat dan petugas pada desa/keluraha, kecamatan UPT Instansi pelaksana yang memerintahkan atau memfasilitasi atau melakukan pungutan biaya kepada penduduk dalam pengurusan dan penerbitan dokume kependudukan sebagaimana dimaksud pasal 79A, maka dipidana penjara paling lama 6 tahun ataun denda sebanyak Rp75 juta. Dokumen kependudukan yang digratiskan itu, yakni mengurus kartu keluarga (KK), KTP Elektronik, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, Akta Pengakuan Anak, Akta Pengesahan Anak, dan Surat Pindah Datang. “Makanya kalau mau mengurus dokumen jangan melalui calo tapi harus langsung datang ke kantor, agar urusan lebih mudah,” sebut Syahnan. Khusus soal e-KTP, berdasarkan data dari 309.202 warga Pasbar yang wajib e KTP, telah melakukan perekaman sebanyak 215.739, dan yang belum melakukan rekam sebanyak 93.463. Terhadap yang belum melakukan rekam eKTP diimbau untuk mendatangi kantor camat atau kantor Capil, begitu juga dokumen kependudukan lainnya. “Kita juga siap jemput bola guna membantu masyarakat dalam melayani dokumen kependudukan,” tambah Syahnan. (h/Gmz)

KORBAN PENEMBAKAN OKNUM POLISI

Lapor ke Komnas HAM PASBAR, HALUAN — Karena tak kunjung dieksekusi putusan perdata yang sudah berkekuatan hukum tetap, Iwan Mulyadi (22) korban penembakan oknum polisi melalui kuasa hukumnya dari Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Sumatera Barat mengadu ke Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI untuk mencari keadilan, dan merealisir eksekusi putusan kasus perdata. “Benar kita telah mengadu dan mengirim surat ke Komnas HAM, soal eksekusi putusan perdata ganti rugi untuk korban sebesar Rp300 juta yang belum dibayarkan polisi melalui institusi Poksek Kinali/Polres/Polri,” kata Firdaus Ketua PBHI Sumbar kepada wartawan di Simpang Ampek didampingi Sahnan, Adi Matros,Selasa (4/02). Menurut Firdaus pekan lalu dia, mengajukan permohonan eksekusi terhadap Polsek Kinali, berdasarkan putusan Mahkamah Agung No 2710 K/PDT/2010, Polsek Kinali berkewajiban membayar ganti rugi immaterial kepada Iwan Mulyadi sebesar Rp300 juta. Firdaus, Cs sangat menyayangkan Kapolsek Kinali yang sudah tiga kali dipanggil (Relas Anmmaning) oleh Pengadilan Simpang Empat untuk melaksanakan putusan tersebut, tetapi tidak pernah datang memenuhi panggilan itu.Sehingga putusan Iwan Mulyadi tidak bisa dieksekusi. “Kita melihat belum ada iktikat baik dari jajaran institusi Polsek Kinali untuk melaksanaka eksekusi putusan dimaksud,” ujar Firdaus mewakili kekecewaan keluarga korban. Sebelumnya dia juga telah mendesak Pengadilan Negeri Simpangampek Kabupaten Pasaman Barat segera melakuan eksekusi terhadap >> Editor : Heldi

putusan Perdata terhadap Iwan Mulyadi (22), korban penembakan oknum anggota Polsek Kinali Pasaman Barat tahun 2006 silam. “Ini adalah perjalanan panjang dari kasus penembakan sejak tahun 2006 lalu. Kami harapkan eksekusi putusan itu segera dilaksanakan,” katanya. Dia menyebutkan kronologisnya, bahwa kasus Iwan Mulyadi bermula dari laporan tindak pidana pengrusakan rumah milik Edi (50) warga Jorong Tanjuang Medan Kinali yang diduga dilakukan oleh Iwan Mulyadi dan temannya, Aken. Berbekal surat perintah No Pol.SP.Dik/01/1/2006/Res Kinali tanggal 20 Januari 2006, Briptu Nofrizal sebagai Kanit Reskrim ketika itu, melakukan tindakan gegabah dengan menembakkan senjata Revolver ketubuh Iwan tepat mengenai pinggang sebelah kiri tembus kerusuk kanan atas. Akibatnya, Iwan Mulyadi mengalami lumpuh total hingga saat ini. “Perbuatan Briptu Nofrizal sudah melanggar hukum dan Polsek Kinali sebagai tergugat II berkewajiban menjalankan putusan PA tersebut,” tegas Firdaus. Ayah Iwan Mulyadi, Nazar Salegar, juga berharap agar PN Pasaman Barat segera melaksanakan amar putusan itu. Dirinya sudah tidak sanggup lagi menahan beban anaknya yang tidak punya biaya berobat. “Saya bekerja hanya sebagai petani dan tidak punya biaya untuk mengobati Iwan. Anak saya hanya bisa duduk di kursi roda dan mengalami lumpuh total. Apalagi saat ini ibunya, Liader sudah meninggal dunia. Jika uang itu keluar maka akan saya pergunakan untuk mengobati anak saya,”kata(h/nir) >> Penata Halaman : Jefli


Haluan 05 Februari 2014