Page 1

RABU, 4 DESEMBER 2013

Harian Umum

1 SAFAR 1435 H

MEDIA GROUP

EDISI 60, TAHUN KE 65

IKLAN

0751 4488700

SIRKULASI

082385321222

REDAKSI

082390765000

Eceran Rp3.500/eks

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

(Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)

www.harianhaluan.com

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.41 12.08 15.33 18.13 19.27

WIB WIB WIB WIB WIB

Dialah Yang menciptakan kamu dari tanah, sesudah itu ditentukannya ajal (kematianmu), dan ada lagi suatu ajal yang ada pada sisi-Nya (yang Dia sendirilah mengetahuinya), kemudian kamu masih ragu-ragu (tentang berbangkit itu).

(QS Al An"aam 6:2) Sumber: www.pkpu.or.id

KHAS

Yardianto sang juru makam bersama Enet (penggali makam) di TPU Tunggul Hitam

Yardianto 12 Tahun Penjaga Makam SELAMA 12 tahun Yardianto mengabdi dan berkerja sebagai juru makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam Padang. Selama itu pula berbagai pengalaman pahit dan manis ia dapatkan demi menyelamatkan ribuan makam.

>> YARDIANTO 12 hal 7 Advertorial

Irwan Prayitno Terima Adhikarya Pangan Nusantara PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, meraih penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara yang diserahkan oleh Ketua Dewan Ketahanan Pangan, Susilo Bambang Yudhoyono yang diwakili oleh Wakil Presiden Boediono di Istana Negara, Jumat (29/11). Selain Irwan Prayitno, tokoh lainnya dari Sumbar yang meraih penghargaan adalah Syahrul Yono selaku penemu cabai kopay dari Payakumbuh dan Kelompok Tani Amanah Kabupaten Agam. Sementara di Indo-

>> IRWAN hal 7

BANJIR — Sebuah truk mencoba melewati genangan banjir di jalan By Pass, Kelurahan Aia Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Padang, Selasa (3/12). Insert (kiri), sejumlah anggota tim SAR berusaha mengevakuasi warga Parak Jambu, Maransi, Kelurahan Air Pacah, Kota Padang, dan sejumlah warga Parak Jambu tengah mengungsi karena pemukiman mereka diterjang banjir (kanan). RIVO SEPTI ANDRIES & AMIR

Padang dan Agam Dilanda Banjir RIBUAN RUMAH TERENDAM KOTA Padang dan Agam dilanda banjir. Hampir setiap sudut kota di Padang digenangi air. Ribuan rumah warga terendam. Sedangkan di Agam, banjir merendam 65 rumah dan sekitar 500 hektar areal perkebunan. PADANG, HALUAN — Hujan deras yang terus mengguyur Kota Padang dari Senin (2/12) sore hingga kemarin (3/12), mengakibatkan hampir di setiap kota tergenang air. Ribuan rumah terendam. Sejumlah warga terpaksa diungsikan. Akibat curah hujan yang tinggi, Sungai Sirah, Maransi Indah, Kecamatan Koto Tangah meluap. Sedikitnya 1.000 rumah warga di RT 1 sampai 5

RW 9 Maransi Indah terendam banjir dengan kedalaman mencapai 1 hingga 2 meter, sehingga sebagian warga terpaksa dievakuasi ke rumah ibadah. Ketua Kelompok Siaga Bencana Zulkifli mengatakan, tim penanggulangan bencana hingga sore kemarin, masih sibuk melakukan proses evakuasi terhadap warga yang masih bertahan di dalam rumah. Warga yang diprioritaskan untuk dievakuasi adalah ibu hamil, anak-anak, balita, dan lanjut usia (Lansia). Luapan air yang nyaris menenggelamkan rumah warga di Maransi Indah ini, mulai dirasakan warga sejak Selasa (3/12) pagi. Hujan yang terus mengguyur, membuat luapan air semakin besar dan

>> PADANG DAN hal 7

DUGAAN PENYELEWENGAN BERAS MISKIN

Warga Demo Lurah Air Dingin SAWAHLUNTO, HALUAN — Warga Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto gerah. Beras murah jatah warga miskin, diduga mengalir

keluar dari kawasan pemerintahan setempat. Kegerahan warga memuncak, setelah mendapati seorang

>> WARGA DEMO hal 7

Kapolsek Kota Sawahlunto, IPTU. Riswan Lukpi menenangkan warga Air Dingin Sawahlunto, terkait kisruh beras miskin di daerah tersebut. FADILLA JUSMAN

MINDO ROSALINA MANULANG

Cikeas Juga Main Proyek Hambalang JAKARTA, HALUAN — Mantan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri, Mindo Rosalina Manulang mengungkapkan, Kepala

>> CIKEAS JUGA hal 7

Bordiran Sumbar Akan Diekspor ke Swiss PADANG, HALUAN — Di negeri yang dikunjungi Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno ini, sangat sulit sekali menemukan mal–mal besar seperti

di sejumlah kota besar di Indonesia. Negara Swiss tempat gubernur berkunjung ini, memang tidak mengenal mal besar, mereka hanya meman-

LIPUTAN UTAMA HAL. 2 I SUMBAR HAL. 4 I OLAHRAGA HAL. 17 I BERITA PADANG HAL. 9 I EKONOMI BISNIS HAL. 15 I PENDIDIKAN HAL. 24 >> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

faatkan kios-kios yang merupakan home industry masyarakatnya. Artinya, usaha kecil

>> BORDIRAN SUMBAR hal 7

HARI INI TERBIT

24 HALAMAN

>> Penata Halaman : David Fernanda


2

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Dua Pengedar Diringkus, 5 Kg Ganja Diamankan PAYAKUMBUH, HALUAN — Sekian lama jadi target operasi (TO), petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh, Senin (2/12), akhirnya berhasil membekuk dua tersangka pengedar besar narkoba jenis ganja kering.

Kemenpora Bantu Modal Usaha Pemuda Pelopor PAYAKUMBUH, HALUAN — Ayu Maidia Sari (29), Pemuda Pelopor Indonesia Bidang Kewirausahaan, asal Kota Payakumbuh, menerima bantuan KUPP (Kelompok Usaha Pemuda Produktif) dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, sebesar Rp50 juta. Bantuan KUPP itu, diterima langsung Ayu Maidia Sari dalam acara di Gedung Menpora Senayan Jakarta, Kamis (28/11) lampau. Kepala Disparpora Payakumbuh, Drs Syahnadel Khairi didampingi Kasi Pemuda Yuliar, saat ditemui di Balaikota Payakumbuh, Selasa (3/12), menginformasikan, bantuan KUPP senilai Rp 50 juta yang diterima Ayu Maidia Sari, adalah wujud kepedulian Menpora dalam memberdayakan Pemuda Pelopor Indonesia, sebagai kader pemuda harapan bangsa. Pemuda Pelopor Indonesia tahun 2012 itu, seorang Sarjana Peternakan Unand, yang kini menjadi teladan dalam membuka usaha peternakan itik. Ibu satu anak ini, tak pernah lelah menjelaskan cara sukses dalam memelihara itik atau menetaskan telur itik kepada masyarakat, terutama kalangan pemuda di tempat ia berdomisili di Kelurahan Koto Baru Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur. Menurut Ayu Maidia Sari ketika dihubungi di Kelurahan Koto Baru Payobasung, usaha penetasan telur itik menggunakan mesin tetas ciptaan keluarga itu, mampu memberikan peningkatan kesejahteraan bagi keluarganya. Ia membina kelompok KUPP Sejati, yang kini beranggotakan 13 pemuda setempat. Semuanya, sukses menekuni usaha penetasan itik. Tiap mesin tetas mampu menetaskan 390 butir telur, dalam kurun waktu 28 hari. Masingmasing anggota, mempunyai emat mesin tetas. Dengan bantuan itu, KUPP Sejati akan lebih leluasa mengembangkan usahanya. Pemuda yang punya usaha dari sektor lain, jika berminat mendapatkan modal, KUPP Sejati akan memberikannya dalam bentuk pinjaman dengan bunga lunak. “Tapi, pemberian pinjaman tentu cukup selektif,” ulasnya. (h/zkf)

TERSANGKA — Petugas bersama tersangka dan barang bukti 5 kg ganja berhasil diamankan petugas dari tangan dua tersangka. DADANG

Biaya Kampanye Caleg Bisa Capai Rp 6 Miliar JAKARTA, HALUAN — Biaya kampanye masingmasing calon anggota DPR pada Pemilu 2014 akan naik rata-rata satu setengah kali lebih tinggi dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan pada Pemilu 2009 lalu. Kisaran biaya yang dikeluarkan seorang calon anggota DPR mulai Rp 300 juta hingga Rp 6 miliar. “Biaya paling kecil tersebut dikeluarkan oleh mereka yang punya modal sosial tinggi seperti artis dan aktivis. Sedangkan biaya paling besar akan dikeluarkan oleh mereka dari kelompok pengusaha yang modal sosialnya rendah,” kata Wakil Ketua DPR Pramono Anung saat peluncuran bukunya “Mahalnya Demokrasi Memudarnya Ideologi” di Gedung DPR, Selasa (3/12). Menurutnya, fenomena

mahalnya biaya kampanye tidak lepas dari sistem pemilu proporsional terbuka yang membuat seorang caleg tidak saja bersaing dengan caleg dari partai lain, namun juga harus berhadapan dengan caleg sesama partai sendiri. Selain mengeluarkan biaya spanduk, konsumsi untuk konstituen, tidak jarang seorang caleg juga menghabiskan banyak anggaran untuk biaya transportasi untuk dirinya sendiri dan konstituen yang akan ditemuinya. “Bahkan ada yang membiayai konsultan Rp 18 miliar. Inilah yang memperkuat ideologi pasar pragmatis dan terjadi sampai ke daerah-daerah,” ujarnya. Konsekuensi lainnya melahirkan politik kemasan, yaitu caleg dituntut merubah dirinya seperti yang

diharapkan masyarakat. Maka terjadi perjuangan politik individu dan bukannya partai. Karena itu kata Pramono, perlu ada upaya terencana dan terpadu dari DPR melalui pendekatan agama dan pendidikan agar terwujud internalisasi nilainilai kejuangan pada diri politisi, agar mereka ini menjadi wakil rakyat yang memiliki konsep diri, jati diri sebagai wakil rakyat yang memperjuangkan kepentingan rakyat. Selain itu partai melakukan pembelajaran dan pencerdasan politik masyarakat, dan strategi para Caleg dalam kegiatan kampanyenya, agar tidak mengandalkan praktek politik uang yang justru membodohkan mayoritas masyarakat. “Diperlukan kajian komprehensif untuk menata sistem pemilu

Indonesia berdasarkan kultur politik yang sesuai dengan jati diri bangsa,” pungkasnya. Pakar komunikasi politik Effendi Ghazali yang jadi pembicara dalam peluncuran buku tersebut mengatakan, salah satu cara untuk menghemat biaya kampanye adalah memberlakukan sistem pemilu proporsional. Selain itu, untuk menghemat biaya kampanye juga perlu dilakukan pemilu serentak. “Dengan dua langkah itu saya mempemperkirakan akan terjadi penghematan biaya sebesar Rp6 triliun. Dengan asumsi peserta pemilu 12 partai, maka setiap parpol bisa mendapatkan dana Rp500 miliar kalau uang yang bisa dihemat itu diberikan ke partai politik peserta pemilu,” ujarnya. (h/sam)

MPR Dukung GBHN Dihidupkan Kembali JAKARTA, HALUAN — Ketua MPR RI Sidarto Danusubroto mendukung Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) dihidupkan kembali agar arah pembangunan lima tahunan berkelanjutan. Untuk mengembalikan GBHN tersebut, harus dengan mengamandemen UUD 1945. ”Dihapusnya GBHN sebagai implikasi dari perubahan kedudukan, tugas dan kewenangan MPR setelah perubahan UUD 1945. Kemudian rencana pembangunan nasional didasarkan pada visi dan misi capres dan wapres terpilih yang kemudian dijabarkan menjadi

rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) yang berpotensi menyulitkan terselenggaranya pembangunan nasional yang berkesinambungan dalam jangka panjang,” tegas Sidarto. Dia mengatakan hal tersebut ketika membuka acara seminar kebangsaan “Reformasi Model GBHN dan Kepemimpinan Nasional” yang diselenggarakan atas kerjasama MPR dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Universitas Pancasila di Gedung MPR, Selasa (3/12). Menurut Sidarto, meski saat

ini telah ditetapkan UU Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) tahun 2005-2025, namun tidak ada jaminan adanya konsistensi implementasi dari UU tersebut, mengingat implementasi rencana jangka menengah tetap berdasarkan kepada visi dan misi presiden dan wapres terpilih dalam Pilpres. “Bahwa sistem perencanaan pembangunan nasional dengan arah kebijakan yang dapat berubah dalam setiap 5 tahun, berpotensi menyulitkan terselenggaranya pembangunan

nasional yang berkesinambungan dalam jangka panjang. Karena setiap kali pilpres akan berganti pula arah kebijakan pembangunan,” ujarnya. “Visi dan misi presiden dan wapres sarat dengan pertimbangan politik, sehingga sulit menentukan ukuran apakah visi dan misi presiden telah on the track sesuai dengan rencana pembangunan jangka panjang yang telah ditetapkan tersebut,” sambung Sidarto. Dia menilai, GBHN dikaitkan dengan proses pilpres secara langsung saat ini masih sesuai karena para kandidat

presiden dan wapres dapat merancang visi dan misi dengan tetap mendasarkan kepada rumusan GBHN. “Dengan cara ini diharapkan program pembangunan jangka panjang dapat diselenggarakan berkesinambungan, meski presiden atau wapres akan berganti-ganti selama 25 tahun,” kata Sidarto. Ketua PWI Margiono sangat mengapresiasi segala hal positif yang dilakukan MPR RI seperti gerakan Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa. Wacana tersebut adalah pemikiran sehat dan maju. (h/sam)

Kedua pengedar, yakni Rogianto alias Bagor (29), warga Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, dan rekannya FS (17), warga Jorong Batu Jolang, Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan IV Angkek Canduang, Kabupaten Agam, dibekuk petugas sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, kedua tersangka yang berboncengan dengan sepeda motor hendak mengantar ganja kering kepada petugas yang tengah menyamar menjadi pembeli. Persis di jalan Lintas Payakumbuh – Lintau, tepatnya di Jorong Kapalo Koto, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Kabupaten Limapuluh Kota, keduanya langsung ditangkap. “Kedua tersangka sudah lama menjadi target polisi. Dari tangan kedua tersangka, berhasil diamankan ganja kering seberat 5 kilogram,” ujar Kapolres Payakumbuh AKBP Rubintoro Suhada melalui Kanit 1 Satresnarkoba Ipda M.Yudi Satria, Selasa (3/12). Dari keterangan kedua tersangka, awalnya mereka mendapat pasokan ganja dari Penyabungan Sumatera Utara, sebanyak 12 paket besar ganja kering seberat 12 kilogram, tepatnya pada Sabtu (30/11) lalu. Dari 12 paket besar tersebut, 7 paket diantaranya sudah dijual tersangka secara terpisah kepada rekannya yang lain. “Tujuh kilo sudah saya jual Bang. Ada yang pesan 1 kilo, 3 kilo, 2 kilo dan 1 kilo lagi. Yang tersisa cuma 5 paket ini Bang,” ujar tersangka Bagor ketika diinterogasi petugas. Bagor yang juga mantan residivis dalam kasus pencurian dan baru menghirup udara bebas selama 5 bulan itu mengaku, mendapatkan upah Rp 100 ribu untuk setiap 1 kg ganja yang berhasil ia jual. Sedangkan uang hasil penjualan ganja tersebut, ditransfer tersangka ke pemilik ganja yang saat ini tengah diburu petugas. “Setiap ganja yang masuk, saya yang menyimpannya Bang. Saya suruhan seorang Napi yang ditahan di LP Biaro,” ujar Bagor, residivis yang sebelumnya diganjar 5 tahun penjara. Petugas pun tak langsung percaya dengan ucapan tersangka. Ketika terus didesak, tersangka pun mengakui masih menyimpan 1 paket kecil ganja kering di rumahnya. Ketika dilakukan penyisiran ke lokasi yang ditunjuk tersangka, petugas berhasil menemukan 1 paket kecil ganja yang diselipkan dipohon pisang dekat rumah tersangka. “Selain 5 paket besar, petugas pun berhasil menemukan 1 paket kecil simpanan untuk dihisap tersangka,” ujar Ipda M.Yudi Satria. Sedangkan tersangka FS mengaku hanya ikut menemani tersangka Bagor ke daerah Halaban untuk mengantar pesanan ganja. Ia juga mengaku sering berbisnis haram ini dengan tersangka Bagor. Saat ini, kedua tersangka masih diperiksa polisi. Kedua tersangka terancam 17 tahun penjara. (h/cw-ddg)

Wabup Solsel Tinjau Pembangunan Pasar Semi Modern Padang Aro SOLSEL, HALUAN — Wakil Bupati Solok Selatan H Abdul Rahman, Selasa (3/12), meninjau pembangunan pasar Semi Modern Padang Aro yang sedang dicor lantai untuk lokasi tendanya yang akan digunakan sebagai tempat berjualan pedagang. Menariknya, dalam peninjauan itu, turut hadir Kasi Pidsus Kajari Padang Aro Tursandy dan anggotanya Riki. Sedangkan Wabup Solsel ditemani Asisten II Dasrul Ajis, Kadis PU Asmi, Kadis Koperindag Akhirman, Kadishub Armenses, Kabid Bina Marga Hanif, Kabid Cipta Karya Yalfis, Kabid Perdagangan Nurmansyah, kontraktor CV Riri Prima Jaya Gusni Fitri dan rombongan lainnya.

Menurut Wabup, perlu persiapan yang matang untuk relokasi, baik dari segi pembangunan sarana dan prasarana dan manajemen pengelolaan pasar. Dari segi persiapan sarana dan prasarana, Wabup memperkirakan perlu dana sekitar Rp 5 miliar sampai Rp 6 miliar. “Drainase belum terkoneksi, jalan menuju pasar, jalan tengah pasar, terminal, bangunan rusak, dan kios yang masih terbengkalai. Ini perlu persiapan yang matang. Jangan sampai sembarangan mengambil kebijakan tetapi para pedagang tidak terurus nantinya,” kata Wabup. Rencana relokasi pasar pada Desember 2013 jelas tidak bakal terealisasi.

Begitu juga dengan rencana relokasi pada Februari 2014. “Jangan dipaksakan merelokasi. Pada bulan Februari, APBD kabupaten belum bisa digunakan. Dengan apa setiap SKPD akan membenahi segala yang kurang dan rusak itu?” ucapnya. Wabup mengintruksikan agar masing-masing SKPD yang terkait dengan pasar, seperti PU, Koperindag, dan Dishub, harus membuat program berkaitan dengan rencana pemerintah daerah untuk menuntaskan pembangunan pasar. “Harus saling menganggarkan sesuai tupoksi masing-masing dinas. Karena kalau hanya di bidang cipta karya, hanya bangunan saja yang bisa. Bagaimana dengan terminal, instalasi air dan listrik, serta

>> Editor : Syamsu Rizal

biaya operasional petugas pasar nantinya?” terang Abdul Rahman. Sementara itu, gagalnya tender pembangunan satu los besar dan lanjutan pembangunan Pasar Semi Modern pada 2013 dengan anggaran Rp3 miliar, memaksa Dinas Koperindag ikut serta membangun sarana pasar dengan anggaran di dinas tersebut. “Kita bangun 20 tenda yang didirikan di atas coran. Dana cor lantai sekitar Rp180 juta dan pengadaan 20 tenda mencapai Rp150 juta. Sedangkan untuk instalasi air sebesar Rp200 juta. Ini kita lakukan untuk persiapan relokasi pasar pada Februari 2014 mendatang,” kata Akhirman. Tiga paket proyek dengan total mencapai Rp500 juta itu dikerjakan oleh satu kontraktor, CV Riri Prima Jaya. “Coran kita targetkan selesai dalam minggu ini. Sedangkan tenda dipasang setelah coran selesai. Untuk instalasi air bersih juga ditarget selesai dalam minggu depan. Semua kita maksimalkan untuk selesai,” kata Dirut CV Riri Prima Jaya Gusni Fitri. Kasi Pidsus Kajari Padang Aro Tursandy sempat menegur buruh yang bekerja karena adukan (adonan) semen dengan pasir coran sangat rendah kualitasnya. Kasis Pidsus juga sempat mengingatkan Dirut CV Riri selaku pelaksana. “Kami hanya mengingatkan, bahwa adukan semen rendah sekali, ini perkiraan 1 zak 6 gerobak,” kata Sandy, sambil dikuatkan oleh mantan Kadis PU Solsel Dasrul Ajis yang kini menjabat Asisten II. (h/col) >> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

3

DITERJANG OMBAK Dinas PU Agendakan Program Pembangunan 2014 PADANG, HALUAN — Menyambut Hari Bhakti Pekerjaan Umum Ke-68 yang diselenggarakan di halaman kantor Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Barat, berbagai program pembangunan untuk tahun 2014 diagendakan. Diantara mega proyek yang akan dimulai pengerjaannya tahun depan adalah pembangunan terowongan di Balingka dan Jembatan Ngarai Sianok Bukittinggi, normalisasi di 30 titik sungai seSumatera Barat, pembangunan penanggulangan banjir Kota Padang dan penggantian jembatan Sungai Dareh. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang diwakili Sekdaprov, Ali Asmar membacakan sambutan Mentri Pekerjaan Umum, dalam upacara di halaman kantor PSDA Sumbar tersebut, Selasa (3/12) mengatakan, Hari Bhakti Pekerjaan Umum yang diperingati tiap tanggal 3 Desember menjadi momentum untuk lebih dalam mengevaluasi diri dan melakukan koreksi terhadap seluruh kegiatan serta merevitalisasi kembali etos kerja dan semangat para pahlawan Sapta Taruna dalam menjalankan tugas-tugas pembangunan di bidang PU dan Permukiman dalam rangka bela negara. “Kita semua mengetahui bahwa di tahun 1945 pada 3 Desember tujuh martir pahlawan PU yang dikenal sebagai Sapta Taruna gugur ditengah perjuangan menegakkan kemerdekaan, para pemuda itu dengan gigih telah mempertahankan Gedung Sate di Bandung yang waktu itu sebagai pesat penyelenggara Pemerintah Indonesia,” sebut Sekdaprov. Ali Asmar juga menyebutkan, Infrastruktur yang ditugaskan ke PSDA dan Prasjal Tarkim agar dapat diselesaikan dengan tepat waktu. “2014 nanti kita akan buka kegiatan baru, yaitu pembangunan jalan terowongan di Balingka dan jembatan Ngarai Sianok yang akan menyerap APBN sebesar dua triliun rupiah,” sebutnya. Sementara, Kepala Balai Jalan, Jembatan Nasional Wilayah II, Marsuasas juga menyebutkan, pada prinsipnya kita mengevaluasi diri terhadap kinerja yang kita lakukan terutama dalam penunjang ekonomi masyarakat, “Disamping pengerjaan terowongan dan jembatn Ngarai Sianok tersebut, pembangunan jembatan di Sungai Dareh juga akan dimulai tahun depan, dengan anggaran sebesar Rp200 miliar. Wilayah II yang menangani empat provinsi dan menaungi jalan Nasional sepanjang 3.617 kilometer, di Sumbar sepanjang 1.216 kilometer, kita harapkan tahun 2014 mencapai 100 persen kemantapan jalannya. Kita membuatkan regulasi bagaimana pengaturan tonase, sementara kapasitas jalan kita terbatas kemampuannya. Terutama kerusakan akibat kelebihan tonase di jalan dari Dharmasraya menuju Teluk Bayur oleh truk muatan batubara, ini menjadi kendala kita,” sebutnya. (h/fma)

Iwan Ditemukan Tidak Bernyawa PASBAR, HALUAN — Cuaca buruk terjadi perairan di Pantai Sasak sejak pagi Selasa (3/ 12) membawa korban. Satu orang warga Jorong Pondok, Nagari Sasak, Iwan (27) tenggelam, kerana speed boat yang ia naiki diterjang ombak besar, sekitar pukul 09.00 WIB.

PENCARIAN — Proses Pencarian Iwan, korban hilang akibat speed boat yang ditumpanginya diterjang ombak di Pasaman Barat. DHIKA

POLRES BEKUK RESIDIVIS CURANMOR

Maling di Padang, Tertangkap di Solsel SOLSEL, HALUAN — Setahun melelang buana menghirup udara kebebasan, dua orang pelaku curanmor Suharman dan Rapinus warga Kerinci berhasil dibekuk jajaran Kepolisian Polres Solsel di Ulu Suliti Kabupaten Solok Selatan. Mereka adalah pelaku curanmor motor Revo warna hitam les merah di Padang atas korban bernama Ridwan warga Seberang Padang RT 03/03 Kecamatan Padang Utara. Nama korban Ridwan ditemukan setelah dilakukan cek and ricek oleh Kapolres Solsel ke Dirlantas Polda Sumbar atas motor Revo No Ka MH 1 JBE 114JK 375394 No Sin JBE 1E 1366075 dengan nomor plat BA 3879 BO. Untuk sementara, pelaku diamankan di Mapolsek Koto Parik Gadang Diateh (KPGD). Keduannya tertangkap oleh Tim Polsek KPGD saat mengadakan razia pada Senin (2/12) sekitar pukul 03.00 WIB. Karena tidak bisa menunjukan surat-surat lengkap, maka dua orang pelaku diamankan Kapolres Solsel AKBP Nanang Putu Wardianto menyebutkan,

pelaku ada tiga orang hendak menuju Kerinci. Namun, saat dilakukan razia, teman pelaku berinisial M lewat dan meneruskan perjalanan. Sedangkan duanya lagi, Suharman dan Rapinus diamankan. “Kita sudah koordinasikan dengan Polresta Padang untuk memastikan kepemilikan motor tersebut, hasilnya membenarkan bahwa Ridwan yang pernah kehilangan motor Revo karena dilarikan oleh parental,” ujar AKBP Nanang. Satu orang temannya yang kabur ke Kerinci dengan inisial M, berhasil diungkap petugas karena adanya KTP yang bersangkutan tertinggal dalam jok motor yang diamankan itu. “Petugas sudah menginterogasi dua pelaku, KTP yang diamankan bersama motor dan satu kunci T, adalah milik temannya M. kita juga sudah koordinasikan pelaku M ke Mapolres Kerinci,” katanya. Rencananya, besok Rabu (4/ 12) (hari ini-red) dua orang tersangka bersama barang bukti satu unit motor Revo, kunci T,

dan KTP pelaku inisial M akan diserahkan ke Polresta Padang untuk penindakan dan proses hukum menurut aturan yang berlaku. Kata Nanang, Kabupaten Solsel memang kerab dijadikan persinggahan oleh pelaku curanmor hendak menuju Kerinci atau kabupaten lainnya. Seperti pernah ditangkap pelaku curanmor yang biasa beraksi di Solok ditangkap oleh Polsek Sangir. Selain sebagai daerah persinggahan pelaku curanmor, di Solsel juga sudah 120 kasus ranmor selama 2013. Untuk mencegah terjadinya curanmor, maka warga dihimbau lebih berhati-hati. Sedangkan aparat kepolisian pun sedang melaksanakan razia zebra untuk tertib berlalu lintas. “Kita saat ini juga intensif melakukan operasi zebra. Sudah 60 kasus pelanggaran sejak operasi dilakukan. Semoga saja motor-motor hasil curian itu dapat juga terungkap pada momen pelaksanaan operasi zebra tersebut,” pungkas Kapolres Solsel Nanang PW. (h/col)

13 Personil Polres Padang Panjang Terima Reward PADANG PANJANG, HALUAN — Kapolda Sumbar dan Pemda kota Padang Panjang melalui Kapolres Padang Panjang AKBP Djoni Hendra berikan “reward” penghargaan kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Intel jajaran Polres Padang panjang atas prestasinya dalam mengungkap banyak kasus kejahatan diwilayah hukum polres Padang Panjang. Penghargaan atau reward atas Kinerja 13 personilnya itu diserahkan sejalan dengan penghargaan kepada Polsek Batipuh Selatan, yang juga dinilai terbaik

dalam administrasi dan komunikasi dengan masyarakat dalam suatu acara di halaman polres setempat, Senin kemarin. Kapolres Padangpanjang AKBP Djoni Hendri menyampaikan, sesuai dengan tugas dan fungsi jajaran kepolisian, dimana memberikan jaminan kamanan terhadap beragam bentuk tindak kejahatan, seluruh personil kepolisian bertanggungjawab penuh, terhadap kemanan wilayah hukum masing-masing, termasuk jajaran Polres Padangpanjang. “Dalam penilaian itu, personil kepolisian tidak hanya menerima punihsmen atau

sangsi atas ketidak disiplinannya. Namun atas keberhasilan dan kinerjanya yang baik, juga diberikan penghargaan oleh Polda berupa piagam seperti yang saya serahkan. Khusus di Padangpanjang, Polres juga mendapatkan apresiasi dan suport dari Pemko atas keberhasilan dalam mengungkap kasus,” ungkap Djoni Hendra. Kontribusi langsung yang diberikan Pemko terhadap Polres Padangpanjang tersebut, diakui sangat bernilai tinggi. Reward inidiserahkan langsung oleh Walikota Hendri Arnis kepada masingmasing personil penerima

penghargaan. Walikota Padangpanjang Hendri Arnis disela-sela penyerahan reward mengaku, penghargaan ini sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi pemerintah atas peran kepolisian. Baik secara langsung maupun tidak. Terungkapnya sejumlah kasus-kasus besar di wilayah hukum Polres Padang panjang adalah bentuk kongkrit dalam melaksanakan tugas kepolisian yang berjalan dengan baik. “Ini adalah bentuk keharmonisan dan kerja sama dan koordinasi yang baik antara Pemko dengan Polres,” tutur Hendri Arnis.

Penerima penghargaan Polda dan reward Pemko Padangpanjang itu, diberikan kepada Kasat Reskrim AKP Andi Santosa, Kanit Opsnal Aiptu Ridwan Jamal, Kanit Idik I Aiptu Rafli Usdi, BA Unit IDIK I Aiptu Irnal Syamsi, Bripka Zeri Helfiza, Brigadir Dedi Risandi, Briptu Aminorizal, Briptu Jefrialdi, Briptu Rionaldi, dan Briptu Dedi Alias Syafrizal. Selain itu, Kanit IV Intelkam Bripka Antonius, Kanit Reskrim Sektor Padangpanjang Aiptu Aldrin Edwin dan Kanit Bimas Sektor Batsel Syamsul Bahri. (h/one)

Yamin Tara Dukung Palupuh Menjadi Kecamatan Adat PALUPUH, HALUAN — Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam bertekad menjadi salah satu Kecamatan Adat di Provinsi Sumatera Barat, “Untuk mewujudkan Palupuh menjadi kecamatan adat, tidak bisa hanya

sebatas kemauan pemerintah saja, tapi harus didukung seluruh elemen masyarakat,” kata Camat Palupuh Syahrul Hamidi ketika menghadiri Pertemuan Bulanan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Palupuh dijorong Muaro

HM Khomeny Tara calon anggota DPRD Sumbar serahkan bantuan untuk BKMT Palupuh. IWAN DN

Nagari Koto Rantang, Minggu, (1/12). Wirid bulanan BKMT Kecamatan Palupuh itu dihadiri ratusan anggota majelis taklim yang berasal dari 6 nagari di Kecamatan Palupuh. Juga hadir HM Yamin Ferrianto Tara Calon Anggota DPD-RI Utusan Sumatera Barat. Muhammad Khomeiny Tara calon Anggota DPRD Sumatera Barat dari Dapil Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi Muhammad, Walinagari Koto Rantang SY Dt. Batuduang Dilangik, tokoh masyarakat Palupuh Syafril, Muhammad Dt. Putiah Syahrul Hamdi pada kesempatan itu juga menyampaikan permohonan dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat yang berada di perantauan dalam mewujudkan “Palupuh kecamatan Adat” serta turut menyukseskan kegiataan keagaaman

dan kemasyarakatan di Kecamatan Palupuh. Calon anggota DPD-RI utusan Sumatera Barat HM.Yamin Ferrianto Tara menyampaikan, sebagai putra Agam yang berdomisili di Jakarta, ia merasa terpanggil untuk berpartisipasi mewujudkan pembangunan di Sumatera Barat lewat jalur politik. “Saya bersama Mutia Tara yang mencalonkan diri sebagai Anggota DPR-RI dari Dapil II Sumbar nomor urut 6 dan Muhammad Khomeiny Tara sebagai calon Anggota DPRD Sumatera Barat dari Dapil III nomor urut 7, ingin bersama-sama membangun Sumatera Barat sebagai kampung halaman kami,” kata putra HM.Azwir Dainy Tara yang akrab disapa Yamin Tara tersebut. Sebagai bagian pengabdiannya bersama keluarga besar HM.Azwir Dainy Tara

untuk Ranah Minang, dirinya siap membantu kegiatan kemasyarakatan yang dilaksanakan di berbagai daerah, apalagi Kabupaten Agam adalah kampung halamannya. “Terkait keinginan Pak Camat, Palupuh untuk menjadikan Palupuh Kecamatan Adat. Saya ikut mendukung wacana itu, apalagi saat ini pemahaman adat di kalangan generasi muda sangat minim sekali,” sebut Fungsionaris Pusat Partai Golkar itu. Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan bantuan untuk pelaksanaan kegiatan Pertemuan BKMT sebesar Rp.8 juta yang diserahkan oleh Muhammad Khomeiny Tara dan peninjauan kegiatan turnamen sepakbola Yamin Tara, Mutia Tara dan Donny Tara di Nagari Tujuh Kecamatan Palupuh. (h/one)

Setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR, Polisi dan masyarakat disekitar lokasi kejadian, Pantai Sasak, sekitar pukul 17.30 WIB, korban ditemukan masyarakat dalam kondisi tidak bernyawa di daerah pantai pondok, tepatnya disekitar bibir pantai pemecah ombak. Begitu ditemukan, korban langsung dibawa masyarakat kerumahnya yang berada di jorong itu juga. Tidak ada ditemukan tandatanda kelainan ditubuh korban. Informasi yang berhasil dihimpun Haluan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Dimana speed boat yang ia naiki tiba-tiba diterjang ombak besar. Kejadian itu bermula saat, korban ingin menyongsong salah satu kapal ke tengah laut dengan memakai Speed Boat, bersama kakaknya Imen (30), sekitar pukul 8.30 WIB. Mereka akan membeli ikan hasil tangkapan nelayan yang memakai kapal cincin itu dan kemudian akan dijual kembali ke pasar. Seperti sudah biasa dilakukan penjual ikan, sebelum kapal cincin merapat ke muaro, pedagang ikan sudah menyongsong kapal ke tengah laut untuk membeli ikan. Tujuannya, agar ikan yang diperoleh dapat yang bagus-bagus, dan senang memilihnya. Begitulah yang dilakukan adik kakak itu. Dengan menaiki speed boat mereka menyongsong kapal cincin. Sesampai di dekat kapal tersebut, sang kakak Imen langsung melompat ke atas kapal cincin. Sementara Iwan kembali lagi ke muaro sendirian. Tapi naas, disaat ia kembali itulah ternyata musibah itu datang. Disaat Iwan sampai di pintu masuk Muaro Sasak, tiba-tiba datang ombak besar menghantam speed boat yang ia

naiki hingga membuat dirinya tenggelam. Hingga pukul 16.00 WIB Selasa kemarin, korban masih dicari tim gabungan itu. Mesti dalam guyuran hujan dan badai, petugas tetap melakukan pencarian, dibantu masyarakat setempat. Camat Sasak Ranah Pasisia Yaswirman, didampingi Walinagari Sasak, Arman di lokasi kejadian kepada kepada Haluan mengatakan, korban adalah salah seorang warga yang berpropesi sebagai pedagang ikan. Setiap hari korban memakai Speed Boat menyongsong kapal yang telah selesai melaut. “Tapi tadi pagi (kemarin -red) sekitar pukul 11.00 WIB warga yang sedang berada disekitar Muaro Sasak, dikejutkan adanya satu unit Speed Boat yang tenggelam akibat di hempas ombak besar, ternyata itu yang dinaiki Iwan,” katanya. Dia jelaskan, tidak menunggu lama sejumlah warga yang melihat kejadian langsung melaporkan kejadian pada pihak kecamatan, nagari dan kepala jorong. Bahkan informasi itu langsung dilaporkan kepada BPBD Pasbar. Berselang waktu hanya beberapa saat saja, warga Sasakpun berdatangan ke lokasi kejadian, hingga berbaur dengan pihak BPBD Pasbar untuk mencari korban. Wakil Komandan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pasbar Afrizal, yang sedang berada dilokasi kejadian bersama anggotanya, mengatakan hingga pukul 16.00 WIB mereka masih melakukan pencarian di Muaro Sasak. Dihubungi terpisah, Kapolres Pasbar, Sofyan Hidayat melalui selulernya, membenarkan adanya peristiwa tersebut.”Setelah dilakukan pencarian korban sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa,” katanya. (h/dka/nir)

Tantangan Pramuka Semakin Berat PADANG, HALUAN — Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumbar Muslim Kasim yang juga Wakil Gubernur Sumbar, menilai dijadikannya Pramuka sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler wajib dalam kurikulum 2013, merupakan tantangan besar bagi kepramukaan Indonesia. Untuk itu, gerakan pramuka harus diisi dengan SDM yang kuat, begitu juga dengan kelembagaan dan keuangannya untuk meluncurkan berbagai program-program kepramukaan itu sendiri. Ini menjadi salah satu pokok pikiran Muslim Kasim yang disampaikan dalam Musyawarah Nasional (Munas) Gerakan Pramuka, Selasa (3/ 12) di Kupang Nusa Tenggara Timur. “Berlapis persoalan yang mesti menjadi perhatian insan pramuka Indonesia. Harus segera direvisi kondisi hubungan antar kelembagaan. Mesti ada garis komando yang jelas antara Kwartir Nasional (Kwarnas), Kwartir Daerah (Kwarda), dan lainnya. Selama ini, seolah-olah masing-masing lembaga berjalan sendiri-sendiri. Terutama, kita lebih meningkatkan Gudep perguruan tinggi,” terangnya. Muslim Kasim juga mengupas tentang pengaruh internal dan global dalam gerakan kepramukaan Indonesia terkini. Terdapat dua pengaruh internal. Pertama, pengaruh positif, yakni dengan diundangkannya UU no 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, sehingga dimasukkan pendidikan kepramukaan dalam kurikulum 2013. Pengaruh internal negatif yakni dengan terjadinya peristiwa kesenjangan sosial di berbagai bidang dan lini seperti terjadinya korupsi di eksekutif, legislatif dan yudikatif membuat lenyapnya keteladanan. Sehingga, pendidikan berkarakter menjadi sirna dan susah diwujudkan. “Saya yakin gerakan kepramukaan akan menjadi gerakan yang melebihi daya yang sebenarnya. Maksudnya, gerakan pramuka dapat menjadi cahaya di atas langit kehidupan Indonesia dan menjadi teladan agi anak bangsa,” ujar Muslim. Muslim juga mengharapkan, Persatuan Pers Pramuka terhimpun dalam Satuan Karya (Saka) bisa ikut mengencarkan kegiatan pramuka. Selain itu, gerakan Pramuka Peduli Penanggulangan Bencana, dan pramuka peduli seni dan budaya di Sumatera Barat saat ini masih dikembangkan. (h/eni) >> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


4

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Terlibat Narkoba, Buruh Tambang Dicokok Polisi SIJUNJUNG, HALUAN — Sungguh malang nasib yang menimpa “JN” (33) seorang pemuda warga jorong Taratak Baru Kanagarian Padang Laweh. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tambang emas, ditangkap jajaran satnarkoba polres Sijunjung, Senin (2/12) di Jalan Raya Umum, tepatnya di Jorong ganting Kenagarian Sijunjung, Kecamatan Sijunjung, Usai membeli barang haram jenis sabu – sabu untuk dipakai bersama temantemannya. Kapolres Sijunjung AKBP Sugeng Riyadi yang didampingi oleh Kasat Narkoba Iptu. Muzahar membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan salah seorang tersangka dengan inisial “JN”, pemakai barang psikotropika jenis sabu pada Senin (2/12) malam kemarin. Kapolres juga mengatakan bahwa Penangkapan tersebut berasal dari laporan masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas Satnarkoba Polres Sijunjung bahwa ada orang yang dicurigai membawa narkoba golongan I jenis sabu-sabu di Jorong ganting kenagarian Sijunjung. “Anggota yang mendapatkan informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan tersebut, petugas mencurigai gerak-gerik yang mencurigakan dari seorang pemuda berinisial “JN” dengan mengendarai sepeda motor dengan Nopol BA 2671 KH. Karena dicurigai oleh petugas, tersangka dihentikan ditengah jalan dan dilakukan pemeriksaan oleh petugas,“ ujar Kasat Narkoba Iptu Muzahar. Saat digeledah oleh petugas, tersangka sempat berusaha untuk membuang barang yang dibungkus dengan kertas koran dengan menggunakan tangan sebelah kirinya, namun petugas tak begitu saja tertipu. Dengan sigap petugas langsung mengambil bungkusan yang dibuang tersangka, dan saat dibuka isinya ternyata adalah shabu-shabu. “Saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas satnarkoba polres Sijunjung, tersangka sempat berusaha menghilangkan barang bukti, dengan cara membuang sebuah bungkusan yang dibalut dengan koran,” tambah Iptu Muzahar. Menurut pengakuan tersangka kepada petugas, dirinya mengaku telah beberapa kali menggunakan barang haram tersebut, dan barang haram tersebut didapat dari pengedar yang namanya sudah dikantongi oleh petugas yang saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pengedar barang haram tersebut. Iptu Muzahar menjelaskan, saat ini polisi akan terus melakukan penangkapan terhadap para pemakai, pengedar, maupun bandar shabu-shabu yang terus melakukan aktifitasnya di Kabupaten Sijunjung ini. Saat ini tersangka “JN” beserta barang bukti berupa paket shabu-shabu senilai 300 ribu serta satu unit motor yang digunakan tersangka telah diamankan di mapolres Sijunjung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tersangka terancam pasal 114 (1) dan 112 (2) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkoba dengan ancaman pidana penjara diatas lima tahun. (h/mg.Ogi)

Curah Hujan Tinggi, Warga Pessel Diminta Waspada PAINAN, HALUAN — Tingginya curah hujan yang melanda daerah Pessel membuat beberapa sungai debit airnya mulai membesar dikuatirkan berpotensi mengundang banjir dan longsor, pasalnya daerah Pessel yang dikenal banyak memiliki sungai besar melintasi daerah pemukiman penduduk, kemudian jalur lalulintas jalan nasional sebagian besar melewati daerah kaki perbukitan yang rawan longsor.

TANAMAN CABE — Petani mnyemprotkan peptisida ke tanaman cabe di Korong Duku,Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (2/12). Musim hujan saat ini membuat tanaman cabe menjadi kerdil, hasil penen pun menurun. RIVO SEPTI ANDRIES

Yayasan Ahlussunnah Wisuda 568 Lulusan BUKITTINGGI, HALUAN — Untuk menciptakan proses pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan diperlukan penyediaan sumber daya kompetensi para dosen, peningkatan sarana prasaran pendidikan serta perbaikan akademis. Sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas dan bermutu yang mampu bersaing di era globalisasi sekarang ini. “Alhamdulillah STKIP Ahlussunnah Bukittinggi dibawah yayasan Ahlussunnah Sumbar telah berhasil mencetak wisusawan/ti sebanyak 3.233 lulusan. Dan 90 parsen Alumni STKIP ini telah mengabdikan ilmu yang mereka peroleh kepada instansi pemerintah dan swasta,” ungkap Wakil ketua Yayasan Ahlussunnah Syarifuddin Jas kepada Haluan. Dikatakannya, saat ini sebagian besar dari alumni STKIP telah banyak yang berhasil dengan menduduki jabatan strategis dilingkungan pemerintahan kota/kabupaten di Sumbar, begitu juga dilingkungan swasta. Selain itu juga ada yang menempati posisi sebagai guru dan kepala sekolah pada SD,SMP,MTSN,SMA dan MAN.

Hal ini tidak terlepas dari konsistensi para civitas akademis yayasan Ahlussunnah dalam upaya mencetak wisudawan/ti yang berkualitas dan bermutu sehingga mampu bersaing didunia kerja. STKIP Ahlussnnah Bukittinggi merupakan perguruan tinggi yang berlandaskan islam yang melahirkan calon pendidik yang berkualitas baik dibidang profesi maupun dibidang kepribadian yang mulia. “Kita mengharapkan kepada wisusawan/ti yang telah diwisuda tersebut, agar mereka nantinya tidak hanya sebatas sebagai pencari kerja, namun bagaiman kehadiran para lulusan ini ditengah tengah masyarakat mampu membuka peluang kerja, serta harapan baru bagi masyarakat banyak sesuai dengan kemampuan akademik yang mereka peroleh selama berada dikampus STKIP Ahlussunnah ini,” harap Syarifuddin. Ketua STKIP Ahlussunnah Bukittinggi DRA Ratna Sari Dewi Pohan, M.Pd menyebutkan, untuk menghadapi tantangan kedepan tentunya masih banyak yang harus dilakukan pergu-

ruan tinggi ini kedepan. Diantaranya dengan peningkatan kualitas dosen dan pengembangan sarana dan prasarana pendidikan. Saat ini jumlah Dosen di STKIP sebanyak 97 orang yang terdiri dari 68 orang diantaranya dosen tetap yang berasal dari pergurun tinggi negri dan dari yayasan Ahlussunnah, serta 29 orang dosen luar biasa yang berasal dari perguruan tinggi yang ternama. Selain itu, saat ini juga terdapat sebanyak 10 orang dosen yang sedang mengikuti S2 di UNP. “Kita selalu berupaya untuk mendorong setiap dosen tetap untuk dapat mengembangkan diri dibidang akademik dengan melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Ratna. Pada wisuda angkatan ke XXXIV kali ini, STKIP Ahlussunna mewisuda sebanyak 568 orang lulusan dari 5 pogram studi, yang terdiri dari Pendidikan Biologi 97 orang, Pendidikan Matemetika 102 orang, Pendidikan Geografi 123 orang, Pendidikan PPKn 101 orang, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia sebanyak 145 orang. (h/cw-tot/yur)

Sejak beberapa minggu terakhir, hujan terus menguyur daerah Pessel, meskipun belum terjadi banjir namun masyarakat merasa kuatir dan cemas takut akan ancaman musibah tersebut,kemudian daerah sungai yang sering terjadi banjir di Pessel yaitu sungai batang Tarusan, Batang Bayang dan sungai batang Lumpo, batang lakitan, sungai batang lengayang dan Batang Tapan dan beberapa sungai lainnya di Pessel. Anto, 44, salah seorang masyarakat Pasar Baru Kecamatan Bayang mengatakan, dengan tingginya curah hujan membuat masyarakat di sepanjang aliran sungai batang Bayang mulai merasa cemas akan kemungkinan terjadi banjir. Selama ini daerah Kabupaten Pessel sangat rawan terjadi banjir dan longsor, bahkan sudah banyak menelan korban harta benda dan jiwa, untuk daerah Kabupaten Pesisir Selatan terdapat sebanyak 16 titik rawan longsor mulai dari daerah Siguntur batas Pessel dengan Kodia Padang sampai dengan batas Pessel dengan Kerinci Musibah longsor yang sering terjadi di daerah Pessel. Beberapa daerah rawan tersebut melipuiti kecamatan Koto XI Tarusan Pessel, Siguntur, Sungai Lundang, Jongah, kemudian di kecamatan IV Jurai terdapat di tanjakan Bukit Biawak Painan, kemudian di bukit Pulai di Kecamatan Batang Kapas dan bukit Tartak di kecamatan Sutera Pessel. Sedangkan pada bagian Selatan Pesisir Selatan yaitu, disepanjang daerah perbukitan Jangkia Ayam dan daerah Sako di kecamatan Renah IV Ulu Pessel. Hujan lebat terus terjadi membuat tanah bukit yang berada disisi jalan nasional Padang–Kerinci menjadi labil rawan longsor menimbun badan jalan dan juga membahayakan penguna jalan. Wakil bupati Pessel H. Editiawarman menghimbau, masyarakat yang bermukin di tepi sungai dan didaerah kaki perbukitan supaya selalu meningkatan kewasapadan agar tidak terjebak musibah yang tidak dinginkan terutama pada saat cuaca ekstrim berbagai musibah bisa saja terjadi.(h/mjn)

163 Cakar PTSP Ikuti Dikbintal Fisdis PADANG PANJANG, HALUAN – Sebanyak 163 calon karyawan PT Semen Padang mengikuti Pendidikan dan Latihan Mental Fisik dan Disiplin (Dikbintal Fisdis) di Mako Rindam Bukit Barisan Padang Panjang. Kegiatan bagi cakar operator traine ini dimulai kemarin, Selasa (3/12) sampai sebulan ke depan. “Pendidikan di sekolah tentara Padang Panjang ini merupakan kegiatan rutin yang kita laksanakan bagi calon karyawan baru. Jadi wajib bagi mereka ditempa disini sebulan sebelum masuk ke perusahaan,” kata Direktur Keuangan PTSP, Epriliono Budi didampingi Nugraha Mahyadi dari Mako Rindam saat pembukaan Dikbintal Fisdis, kemarin.

PEMERIKSAAN pasukan oleh Direktur Keuangan PTSP. IST

Menurutnya, Dikbintal Fisdis tersebut wajib diikuti seluruh calon karyawan. Tujuan utamanya yaitu menyamakan visi dan pemikiran karyawan sehingga mampu melaksanakan tanggungjawab ke perusahaan. “Mereka calon karyawan ini datang dengan latar belakang pendidikan yang berbeda. Makanya, perlu pendidikan mendal dan penyamaan pola pikir sebelum mereka masuk ke perusahaan untuk melaksanakan tugasnya sebagai karyawan nanti,” kata Epriliono didampingi Kepala Biro Humas PTSP, Asdian. Dia menambahkan, pendidikan ala militer itu juga penting bagi karyawan untuk membangun kepercayaan diri serta kekompakan.

Sebab, bekerja di perusahaan bisa sukses berawal dari kekompakan. Di samping itu, lanjutnya, selain terkenal dengan kualitas produk, PTSP juga terkenal dengan kualitas SDM-nya. Untuk itu PTSP terus mencari SDM potensial untuk menjadi karyawan berprestasi, sehingga mampu membawa PTSP sehat dan besar di Indonesia serta Asia Tenggara. Sebanyak 163 cakar yang mengikuti Dikbintal Fisdis itu merupakan cakar pilihan dari 9.500 tenaga kerja yang mengikuti seleksi calon karyawan PT Semen Padang beberapa hari lalu. Mereka akan ditempa magang selama setahun untuk mempersiapkan diri sebagai karyawan PTSP mulai 2014 nanti. (h/rel)

KASUS PASIEN TEWAS DI RSUP M DJAMIL

Polisi Belum Tentukan Tersangkanya PADANG, HALUAN — Penyidik Polsek Padang Timur masih menyelidiki kasus tewasnya Zulfiar, pasien Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, Rabu (27/11) lalu. Korban tewas diduga akibat dikeroyok oknum tukang parkir di rumah sakit tersebut. Hingga saat ini, petugas belum menetapkan siapa tersangkanya. “Kita telah memeriksa tiga saksi dalam kasus itu, dan akan kembali meminta saksi lain untuk dimintai keterangannya,” kata Kapolresta Padang AKBP Wisnu Andayana melalui Kapolsek Padang Timur Kompol Erman, Senin (2/12). Erman mengatakan, sebelum yang bersangkutan tewas, Jumat (22/11) lalu terlebih dahulu korban

sempat mengamuk di rumah sakit dan melakukan penganiayaan terhadap pihak rumah sakit. Akibat peristiwa tersebut, pihak rumah sakit lalu melaporkan korban ke Polsek Padang Timur. Namun, lanjut Erman, berselang lima hari kemudian korban tewas di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang saat ia tengah menjalani perawatan. Dan keluarga korban pun melaporkan hal itu ke kantor polisi. “Pihak keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke Polsek Padang Timur, sehingga kami langsung meminta dilakukan visum agar diketahui penyebab pastinya,” ujarnya. Hingga saat ini, kata Erman, pihaknya belum menerima

laporan visum korban dari rumah sakit. Namun, penyidik akan terus berupaya mengungkap kasus ini hingga tuntas. Menurutnya, dalam kejadian ini sebenarnya korban terlebih dahulu yang melakukan penganiayaan, dan dilanjutkan oleh pihak rumah sakit yang geram melihat aksi korban, sehingga terjadi saling melakukan penganiayaan. “Walaupun demikian, kami tetap menerima laporan dari masyarakat dan akan kita proses sesuai dengan prosedur,” ungkapnya. Seperti berita sebelumnya, Zulfiar (44), warga Korong Ujung Aia, Nagari Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, mengamuk di IGD RSUP M. Djamil Padang,

Jumat (22/11), sekitar pukul 07.00 WIB. Ia membanting beberapa peralatan dan memukul seorang petugas di sana. Dokter jaga bersama Satpam terpaksa memberikan bius untuk menenangkannya karena ia semakin brutal. Peristiwa tersebut sempat menghebohkan suasana di RSUP M. Djamil bebererapa saat karena teriakan Zulfiar terdengar sampai keluar IGD, sehingga menyedot perhatian pe-ngunjung di sekitar tempat kejadian. Zulfiar mengamuk karena diduga tidak tahan menahan rasa sakit di saluran pembuangannya. Zulfiar masuk pada Kamis (21/11) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Ia adalah pasien rujukan

dari RSUD M. Zein Painan, Pesisir Selatan. Ia menderita penyakit di saluran pengeluarannya. Malam itu ia datang bersama seorang temannya membawa surat rujukan dari RSUD M. Zein untuk dirawat di poliklinik. Sementara ia minta dirawat di IGD. Petugas IGD lalu menjelaskan kepadanya bahwa surat itu ditujukan ke poliklinik, bukan ke IGD. Akhirnya, Zulfiar meninggal dunia, Rabu (27/11). Setelah diperiksa tim dokter, dia mengalami cedera berat di kepala akibat dihantam benda keras. Setelah dioperasi oleh tim dokter, ditemukan penggumpalan darah di bagian otak. Kondisinya terus menurun

hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Penggumpalan tersebut diduga akibat pemukulan oleh benda keras. Seorang rekan Zulfiar, Zul Wisli (46) memberikan kesaksian. Ia melihat beberapa orang memukul Zulfiar saat diamankan ketika mengamuk beberapa hari yang lalu. Ia waktu itu ikut mengantarkan rekannya tersebut ke rumah sakit. Ketika Zulfiar dipukul, ia berada di ruang IGD. Dari balik kaca ruangan tersebut, ia melihat sedikitnya enam orang ikut memukuli Zulfiar. Saat itu ia tidak berani melerai orang tersebut. Ia baru berani menghampiri Zulfiar setelah ke enam orang itu pergi. Saat itu Zulfiar sudah terkapar akibat dipukuli. (h/nas)

>> Editor : Heldi

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Banjir, PR Wako Padang yang Baru U A pekan menjelang penyelenggaraan Pilkada Kota Padang putaran kedua, dua pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Padang, terus sibuk melobi mantan pasangan Cawako/Cawawako yang sudah kalah di putaran pertama untuk memberikan dukungan kepada mereka. Dua pasangan calon yang akan berlaga pada Rabu, 18 Desember 2013 itu adalah Mahyeldi Ansharullah – Emzalmi dan Desri AyundaJames Hellyward. Beberapa hari belakangan, kedua pasangan sibuk berebut dukungan dari para pasangan calon yang telah kalah di putaran pertama Pilkada Kota Padang. Salah satu contoh menarik, kedua pasangan Cawako/ Cawawako sama-sama berebut dukungan dari Maigus Nasir dan Armalis. Peringkat perolehan suara pasangan Maigus Nasir – Armalis memang cukup mentereng di Pilkada Padang putaran pertama. Perolehan suara Maigus – Armalis berada pada peringkat keempat, setelah perolehan suara Mahyeldi – Emzalmi, Desri – James dan Michel Januardi Sumka. Raihan suara mereka jauh di atas Emma YohannaWahyu Iramana dan lima pasangan calon independen lainnya. Yang lebih menariknya ternyata dukungan Maigus Nasir dan Armalis di putaran kedua Pilkada Kota Padang tidak sama. Maigus Nasir memberikan dukungannya kepada pasangan Desri Ayunda – James Hellyward. Sedangkan Armalis, sebaliknya. Armalis memberikan dukungan justru kepada Mahyeldi Ansyarullah – Emzalmi. Harapan dari masing-masing pasangan calon, caracara seperti itu dapat efektif dilakukan dalam kerangka meraih simpati masyarakat. Namun, tentunya tidak mudah mempengaruhi masyarakat Kota Padang akan memberikan hak suaranya ke si-A atau ke si-B hanya melalui pengarahan dukungan pihak lain. Terlepas dari soal dukung-mendukung, sebenarnya yang tak kalah penting adalah program yang ditawarkan oleh dua pasangan calon yang ada tersebut kepada masyarakat. Setidaknya ada tiga catatan penting yang mesti menjadi program utama oleh Walikota/Wakil Walikota Padang periode 2013-2018. Pertama, adalah persoalan penanggulangan banjir. Kita melihat betapa buruknya drainase antisipasi banjir Kota Padang yang tak mampu menampung air hujan. Akibatnya banjir terjadi di sejumlah titik. Parahnya lagi, kawasan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah yang dipersiapkan menjadi pusat perkantoran Pemko Padang ternyata terbenam banjir. Ratusan atau bahkan ribuan rumah di Kota Padang, kemarin direndam oleh banjir. Jelas banyak masyarakat yang sedih, menangis, mengeluh dan lainnya, karena rumah dan segala macam perlengkapan mereka direndam oleh banjir. Tentu tidak sedikit di antaranya yang rusak. Bagi warga Kota Padang, blue print penanggulangan banjir sangat ditunggu-tunggu mereka. Kedua adalah penyelesaian persoalan Pasar Raya Padang yang kini kondisinya memang sangat parah sekali. Jalan raya di sekeliling Pasar Raya Padang saat ini ditempati oleh pedagang kaki lima untuk berdagang. Itu telah berlangsung sejak empat tahun yang lalu. Pembenahan Pasar Raya hanya bisa dilakukan dengan cara-cara cerdas, bijak dan tegas serta diikuti solusi. Tanpa itu jangan berharap permasalahan Pasar Raya bisa diselesaikan. Contoh sukses menyelesaikan persoalan Pasar Raya Padang telah ditunjukkan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Dia bisa menertibkan pedagang kaki lima di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Padahal sejak puluhan tahun yang lalu, orang telah menyimpulkan bahwa keberadaan pedagang kaki lima di jalanan Pasar Tanah Abang tidak akan pernah bisa ditertibkan. Namun ternyata Jokowi bisa menertibkannya. Karena apa? Karena disertai dengan solusi yang kongkrit. Ketiga, PR Wako/Wawako Padang 2013-2018 adalah menyediakan terminal bagi angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) dan angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Jika itu tidak dilakukan maka kemacetan di sejumlah titik tidak akan bisa terhindarkan, seperti di Jalan Hamka Air Tawar dan Jl Bypass. Dengan ada terminal AKAP dan AKDP yang representatif, maka terminal panjang di beberapa titik di Kota Padang bisa dihapuskan. Jika mampu membuat program yang realistis atas tiga persoalan tersebut dan mampu mengkomunikasikannnya dengan masyarakat, peluang untuk menang bagi calon tersebut sangat terbuka lebar. Tak perlu lagi program yang neko-neko. **

D

„ Padang dan Agam di Landa Banjir z PR Bagi Wako/Wawako Padang yang baru.. „ Bordiran Sumbar Akan Diekspor ke Swiss z Buah dari jalan-jalan Gubernur akhir tahun

5

Ada Apa di Balik Pekan Kondom Nasional OLEH: MIRAWATI UNIANG Mahasiswa Universitas Eka Sakti Padang EPATAH lama mengatakan, tidak satu jalan menuju Roma. Sepertinya, mengadopsi adagium lama ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mencoba berbagai terobosan untuk “menjual” atau tepatnya mempropagandakan pemakaian alat kontrasepsi alias kondom. Setelah tahun lalu menuai polemik berkepanjangan dengan kampanye kondomnya, sepertinya kementerian yang dinakhodai Nafsiah Mboi ini tidak pernah kapok. Tahun ini, dengan dalih memperingati hari HIV/Aids yang jatuh tanggal 1 Desember, Kemenkes menggelar Pekan Kondom Nasional (PKN) dari tanggal 1 hingga 7 Desember 2013. Agenda utamanya adalah membagibagikan kondom secara gratis kepada mereka yang katanya terkategori kelompok seks berisiko tinggi. Sungguh, sebuah ironisme di tengah degradasi moral yang melanda, khususnya di kalangan generasi muda. Dan ternyata, banyak yang tidak tahu, PKN tahun ini bukan yang pertama kalinya digelar. PKN sendiri sudah dihelat semenjak tahun 2007 silam, kala Nafsiah Mboi masih menjadi Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids Nasional (KPAN). KPAN adalah lembaga yang menjadi penyelenggara PKN. Itulah sebabnya, pasca dilantik menjadi menteri kesehatan menggantikan almarhumah Endang Sedyaningsih, Nafsiah Mboi sangat getol mempromosikan atau meng-

P

kampanyekan kondom. Sejujurnya, saya merupakan orang yang tidak setuju dengan kampanye kondom tersebut. Pasalnya, tidakkah Menkes Nafsiah Mboi tahu, bahwa tanpa kampanye sekalipun, kondom sudah dengan bebas diperjualbelikan di apotek bahkan mal dan minimarket? Maka siapapun – termasuk siswa SLTP – bisa dengan mudah menemukan benda itu saat mereka menginginkannya. Dalam ranah yang berbeda, saya juga miris melihat acara di sebuah stasiun televisi swasta tanggal 1 Desember lalu. Yakni acara musik yang dipandu seorang artis papan atas yang beberapa tahun lalu tersangkut kasus video mesum dan disponsori produsen kondom. Saat jeda, muncul tayangan iklan sebuah merk kondom yang dibintangi Julia Perez dan pacarnya, pesepak bola Gaston Gastano. Secara jelas, iklan tersebut menceritakan bagaimana cara menggunakan kondom secara aman. Lihat dan dengar, kata-kata Julia Perez yang diucapkan dengan gesture menggoda, “mau masuk, sutra dulu!”. Iklan ini disetting dengan latar, Gaston sedang menggiring bola. Mari kita lihat lebih jauh apa yang tersirat dari iklan ini! Pertama, Julia Perez dan Gaston Gastano bukan pasangan yang sah – karena mereka belum menikah. Secara otomatis, iklan kondom ini melegalisasi hubungan di luar pernikahan alias perzinahan.

Pesan yang hendak disampaikan adalah, Anda boleh melakukan hubungan intim dengan pacar asalkan memakai kondom! Sampai di sini kita sepakat, kondom ditujukan bukan untuk keluarga berencana atau kelompok seks berisiko tinggi. Miris! Kedua, setting iklan dengan pemain bola dan menggiring bola. Apa jadinya, bila seorang bocah penggila bola berusia 10 tahun bertanya, apa hubungan antara kondom dengan sepak bola? Apakah seorang pemain bola harus mengenakan kondom, bagaimana cara menjelaskannya? Sungguh, sebuah lelucon konyol yang sangat ironis! Ketiga, sebuah produsen kondom mensponsori acara musik yang notabene menyasar kalangan remaja bahkan pra remaja. Ditayangkan secara live dan dipandu oleh artis yang pernah tersandung kasus video porno pula. Seolah ingin menegaskan, kondom dan pornografi memang tak terpisahkan. Dan tentunya ditonton jutaan pasang mata melalui layar kaca. Saya heran, kemana lembaga sensor dan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)? Kok ada acara seperti itu bisa lolos tayang? Ada upaya-upaya tertentu –bahkan tersistematis – untuk menjadikan kondom sebagai bagian dari gaya hidup (life style) masyarakat modern. Cepat atau lambat, mereka ingin membumikan kondom menjadi hal yang wajib dikonsumsi setiap orang, dengan berdalihkan kebebasan individu. Pertanyaannya, efektifkah kampanye kondom atau PKN tersebut dalam mengantisipasi ledakan penderita HIV/Aids seperti

yang digembar-gemborkan kementerian terkait? Kenyataannya, jauh panggang dari api. Menurut Prof. Dr. Biran Effendi, tingkat kegagalan kondom dalam keluarga berencana (KB) mencapai 20%. Hasi penelitian Prof. Biran didukung pula oleh pernyataan Prof. Dr. Haryono Suyono dan psikiater sekaligus konsultan perkawinan, Prof. Dadang Hawari yang menyebutkan bahwa kondom dirancang untuk program keluarga berencana (untuk sperma) bukan mencegah HIV/Aids. Sementara itu, seorang peneliti dari Harvard Aids Institute, J. Mann menyatakan bahwa tingkat keamanan kondom hanya tujuh persen. Fakta ilmiah ini menegaskan, bahwa kondom tidak menjawab permasalahan dalam rangka mengatasi semakin tingginya angka Orang dengan HIV/Aids (Odha). Sebab ukuran virus HIV/Aids jauh berbeda dengan sperma. Seperti dikatakan Dadang Hawari, ukuran virus dibanding sprema 1/450 kali lipat. Artinya, ukuran virus jauh lebih kecil dari sperma. Penelitian ilmiah ini berbanding lurus dengan kenyataan atau fakta sesungguhnya, bahwa memang tidak terjadi penurunan grafik odha. Justru sebaliknya, penderita HIV/Aids terus meningkat dari tahun ke tahun. Dengan kata lain, kondom sama sekali tidak efektif dalam mencegah penularan HIV/Aids. Hal yang kontradiktif justru terlihat dari pernyataan Menkes Nafsiah Mboi di sejumlah media, yang mengatakan, jika dipakai dengan cara yang benar dan kontinyu, efektifitas kondom mencapai hampir 100%. Pernyataan lain Menkes

pengobatan maka akan menunjukkan tanda-tanda AIDS pada 8-10 tahun. Virus ini terutama berada dalam cairan tubuh. Cairan yang berpotensi mengandung virus HIV adalah darah, cairan sperma, cairan vagina dan air susu ibu (ASI). Sedangkan ketingat, air liur, air mata dan lainnya tidak berpotensi menularkan HIV. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Rosnini Savitri, sebagian besar orang yang terinveksi HIV tidak menyadarinya. Karena tidak ada gejala yang terlihat setelah terjadi infeksi awal. Meski tidak ada gejala awal, seseorang yang terinfeksi HIV sangat mudah menularkannya pada orang lain. “Satu-satunya cara untuk menentukan apakah HIV ada dalam tubuh seseorang adalah melalui tes HIV yaitu Voluntary Counseling and Testing (VCT). VCT atau konseling dan tes sukarela adalah kegiatan bersifat sukarela dan rahasia, dilakukan seorang

konselor VCT yang terlatih. Siapa yang perlu melakukan VCT ini? Jawabnya adalah mereka yang mengetahui statusnya dan mereka yang pernah berperilaku beresiko terhadap penularan HIV di masa lalu dan ingin merencanakan masa depannya. Jadi tak perlu takut. Lalu, seberapa cepat HIV berkembang menjadi AIDS? Lamanya berviariasi. Dengan gaya hidup sehat, waktu infeksi HIV menjadi AIDS berkisar antara 10-15 tahun, bahkan bisa lebih lama. Terapi antiretroviral (ARV) bisa memperlambat perkembangan AIDS dengan menurunkan jumlah virus dalam tubuh yang terinfeksi. Bagi yang ingin mendapatkan layanan konseling dan tes HIV, bisa ke Klinik VCT RSUP M.Djamil, RS AM Bukittinggi, Puskesmas Payolansek, Puskesmas Biaro, RSU Solok, RSU Padang Pariaman. RUSP M.Djamil juga memberikan terapi rumatan metadon. Selain itu, masyarakat juga

Kampanye Menyesatkan

yang menyebut bahwa target utama PKN adalah kelompok seks risiko tinggi seperti PSK atau waria, hanya omong kosong belaka. Buktinya, dalam perhelatan PKN tahun 2009 yang menobatkan artis sensasional Julia Perez sebagai icon/duta kondom nasional, yang menjadi target justru adalah mahasiswa, bukan kelompok seks berisiko tinggi. Jadi semakin jelas, bahwa sesungguhnya Pekan Kondom Nasional, kampanye kondom, kondomisasi atau apapun istilahnya, tak lain hanya akalakalan untuk “merampok” uang negara dengan berkedok program nasional. Kondisi ini menggelindingkan tanya lain, jika KPN menyedot dana APBN, kemana larinya sejumlah fee dari rekanan proyek (baca:distributor kondom)? Adakah ini sebuah pemaksaan atau terjadi deal-deal tertentu di antara pihak yang bekerja sama? Pasalnya, sejak digelar 2007 silam hingga sekarang, PKN terus menuai kecaman namun tak pernah dihentikan penyelenggaraannya. Melihat gigih dan suksesnya Kemenkes menggelar KPN di tengah badai pro kontra selama 7 tahun, menjadi cerminan bahwa program ini mendapat “restu” dari sejumlah pihak berkompeten. Alhasil, protes keras dari segelintir ormas Islam dan organisasi kemasyarakatan lainnya, hanya ibarat gonggongan anjing yang tak berarti apa-apa. Ironisnya, meski menolak penyelenggaran KPN, namun sampai hari ini belum ada fatwa haram dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap kampanye kondom berselubungkan peringatan hari HIV/Aids tersebut. ***

Awas, HIV AIDS Mengintai ENTANG HIV dan AIDS, agaknya semua orang sudah tahu. Penyakit yang mematikan. Dan sampai saat ini belum ditemukan obatnya. Karena itu setiap orang yang positif terkena HIV AIDS, identik dengan menunggu ajal saja. Tak ada harapan untuk sembuh. Keluarga pun malu bila punya anggota keluarga terkena HIV AIDS. Tetapi yang mengherankan, penderita HIV AIDS setiap tahunnya selalu bertambah. Seakan sosialisasi bahaya dan penanggulangan HIV AIDS tidak maksimal dilakukan. Dari data Kementerian Kesehatan RI hingga September 2013, temuan kasus HIV baru di tanah air 20.397 kasus. Sedangkan kasus AIDS baru ditemukan 2.763 kasus. Data Sumbar sendiri, sejak 1992 hingga 2010, ditemukan sedikitnya 552 kasus AIDS dan 72 penderita HIV AIDS. Sebanyak 92 orang dinyatakan telah meninggal dunia. Sedangkan

T

selama 2011, ditemukan 36 kasus penderita AIDS. Data terakhir hingga Juni 2013, ditemukan 843 kasus AIDS dan 47 kasus baru.Dan sekitar 80 persen orang dengan HIV AIDS adalah usia produktif antara 19-50 tahun. Karena itu, lewat kolom ini saya ingin berbagi informasi tentang HIV AIDS yang saya peroleh dari berbagai bacaan, sekaligus mengingatkan kita semua bahayanya. Kebetulan bertepatan pula dengan peringatan Hari AIDS se Dunia, yang diperingati setiap 1 Desember. HIV singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini menyebabkan lemahnya sistem kekebalan tubuh manusia. Sedangkan AIDS adalah Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu kumpulan akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang terserang virus HIV. Istilah AIDS digunakan untuk infeksi HIV tahap paling lanjut. Mereka yang terkena HIV, bila tidak mendapatkan

Oleh:

DEVI DIANY bisa mendapatkan Layanan Komprehensif Berkelanjutan (LKB) HIV-AIDS, mulai dari promosi, edukasi, konseling dan tes HIV, pengobatan infeksi menular seksual, perawatan dukungan dan pengobatan lainnya. Layanan ini melibatkan 6 pilar, yaitu koordinasi dan kemitraan dengan semua pemangku kepentingan di setiap lini, layanan terintegrasi dan terdesentralisasi sesuai kondisi setempat, sistem rujukan dan jejaring kerja, paket layanan HIV komprehensif berkesinambungan, akses layanan terjamin, keterlibatan ODHA dan keluarga. (***)

PEMBERITAHUAN SETIAP artikel/opini yang dikirim ke Redaksi Haluan, panjang tulisan minimal 1.000 words (kata) dan maksimal 1.350 words (kata). Hendaknya artikel tak dikirim secara bersamaan ke media lain yang terbit di Kota Padang. Setelah 15 hari jika artikel tak dimuat, maka tulisan tersebut kami nilai tak layak muat. Terima kasih.

Pemimpin Umum

Terbit Sejak 1948 Pendiri H. Kasoema

Penerbit: PT Haluan Sumbar Mandiri (Haluan Media Group). SIUPP No 014.SK.Menpen.SIUPP A.7 1985 tanggal 19 November 1985.

Menyoal Parkir Liar di Kota Padang BAPAK Kadishub Kota Padang. Telah banyak terjadi parkir liar dan tarif parkir mahal di Kota Padang. Hal ini membuat masyarakat menjadi resah. Dan anehnya anggota Bapak mengaku tidak tahu dengan keberadaan parkir liar dan tarif parkir yang melebihi standar tarif parkir yang ditetapkan UPT Perparkiran sebanyak Rp1.000 untuk motor dan Rp2.000 untuk mobil. Contoh nyata saja, parkir di RSUP M.Djamil Padang. Untuk parkir bayar Rp2.000. Keterangan pada karcis tersebut salah satu poinnya berbunyi kehilangan dan kerusakan pada kendaraan Anda bukan tanggung jawab pengelola. Sesampai di dalam, harus bayar lagi Rp1.000 untuk uang penjagaan kendaraan. Tolonglah Bapak panggil semua pengelola parkir di Kota Padang ini dan berikan pembinaan. Kalau kondisi ini masih tetap saja terjadi, kami rasa memang ada anggota Bapak yang bermain atau melindungi parkir liar dan tarif mahal tersebut. +6285274193***

: H. Basrizal Koto

WPU / Penanggungjawab

: Zul Effendi

Pemimpin Redaksi

: Yon Erizon

Redaktur Pelaksana

: Ismet Fanany MD

Redaktur Pelaksana

: Syamsu Rizal

Manejer Pemasaran & Red.Khusus : David Ramadian Koordinator Minggu & Online

: Rakhmatul Akbar

Koordinator Liputan

: Devi Diany

Manajer Cetak

: Mardius Caniago

Sosialisasikan Aturan Pendirian dan Pengawasan Rumah Kos YTH Ketua DPRD Kota Padang. Supaya seluruh komponen masyarakat sama-sama mengetahui dan memahami aturan tentang pendirian rumah kos serta pengawasannya oleh pemilik, tolong kirimkan surat edarannya kepada lurah setempat dan supaya lurah bisa menyampaikan dan mensosialisasikannya lewat RW dan RT juga pemilik rumah kos. +07519798***

Direktur Haluan Media Group: H Desfandri. Dewan Redaksi : H. Basrizal Koto, H. Desfandri, H. Hasril Chaniago, Zul Effendi, Yon Erizon, Indra Helmi, Ismet Fanany MD, Syamsu Rizal, Sekretaris Redaksi: Silvia Oktarice, Redaktur: Rudi Antono, Afrianita, Atviarni, Dodi Nurja, Nova Anggraini. Asisten Redaktur: Nasrizal, Ade Budi Kurniati, Heldi Satria. Reporter Padang: Parwis Nst, Ramadhani, Perwakilan Bukittinggi: Yursil Masri (Plt Kepala), Haswandi, Syamsuardi S, Ridwan, Pariaman/Padang Pariaman: Dedi Salim, Trisnaldi, Payakumbuh/Limapuluh Kota: Zulkifli, Syafril Nita, Sri Mulyati, M Siebert, Pasaman:Atos Indria, Ahdi Susanto, Welina, Agam: Rahmat Hidayat, Kasra Scorpi, Padang Panjang: Iwan DN, Rian Syair, Tanah Datar: Yuldaveri, Emrizal, Pasaman Barat: Suryandika, M. Junir, Gusmizar, Pesisir Selatan: Sabrul Bayang, M. Joni, Haridman, Kabupaten Solok/Kota Solok: Riswan Jaya, Alfian, Almito, Marnus Chaniago, Solok Selatan: Icol Dianto, Sawahlunto: Fadilla Jusman, Sijunjung: Azneldi, Dharmasraya: Maryadi, Ferry Maulana, Biro Jakarta: Syafril Amir, Jamalis Jamin, Surya, Biro Riau: Ahmad Zulkani, Biro Kepri: Andi. Tim Kerja Usaha: Efri Hanter (Kabag Sirkulasi), Okta Irwanda (Kabag Keuangan), Andiyanto (Koord Sirkulasi), Yunasbi (Kabag Iklan), Tata Letak/Desain: David Fernanda, Nurfandri, Rahmi, Syamsul Hidayat, Jefli, Syahrizal, Habli Hikman, HRD : Desmasari, Umum : Nurmi, Kasir : Desy, TI : Teguh ,Pra Cetak : Sawal Marjuni HRP, Mai Hendri, Cetak : Mardianto (Koordinator), Afandi, Rudi Kurniawan, Jecky Jekcson. Haluan Media Group: CEO H.Basrizal Koto, Direktur: H Desfandri. Kantor Jakarta: Graha Basko, Jln. Kebun Kacang XXIX No.2A Jakarta Pusat 10240. Telp. (021) 3161472, 3161056 Fax. (021) 3915790, Iklan dan Sirkulasi: (0751) 4488700, Alamat Redaksi/Bisnis: Komplek Bandara Tabing, Jl Hamka Padang. Telp. (0751)4488700, 4488701, 4488702, 4488703, Fax (0751) 4488704 Email: haluanpadang@gmail.com, redaksi_haluan@yahoo.com, website: http/harianhaluan.com, Harga Langganan/iklan: Harga langganan bulanan dalam kota Padang Rp78.000, Harga eceran Rp3.500,- Tarif iklan: Tarif Iklan: Display FC halaman satu: Rp50.000/ mm kolom, Display BW halaman satu: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam FC: Rp35.000/mm kolom, Display halaman dalam BW: Rp17.500/mm kolom, Iklan SC :Rp25.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat FC: Rp15.000/mm kolom, Sosial/Ucapan Selamat BW: Rp10.000/mm kolom, Dukacita: Rp10.000/mm kolom, Iklan kolom (maks 300 mmk) FC: Rp15.000, Iklan Kolom (maks 300 mmk) BW: Rp10.000, Advertorial FC: Rp40.000/mm kolom, Advertorial BW: Rp25.000/mm kolom Bank: BRI Cabang Padang Rek No: 0058-01-001430-30-8, Bank Nagari Cabang Utama Padang Rek No: 1008.0103.00009.1 PT Haluan Sumbar Mandiri Dicetak oleh Unit Percetakan PT Haluan Sumbar Mandiri Padang. Klik http://www.harianhaluan.com >> Editor : Syamsu Rizal

>> Penata Halaman : Habli


6

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Bawaslu Belum Tentukan Nasib Kardiman PADANG, HALUAN — Hingga saat ini, nasib Kardiman, caleg PKPI dengan nomor urut satu untuk Dapil Sumbar I, masih belum jelas.

Fachri Kembali ke Jalan yang Benar? JAKARTA, HALUAN — Juru bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul menanggapi pernyataan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Fahri Hamzah yang dianggap membela Wakil Presiden Boediono. “Kami melihat Fahri itu sesuatu yang vokal, tapi saya kira Fahri sudah kembali ke jalan yang benar,” kata Ruhut di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/12). Sebagaimana diberitakan, Fahri mengingatkan KPK tidak memeriksa Boediono karena desakan. Pemberantasan korupsi bukan karena desakan publik. “Jangan juga KPK memeriksa Boediono karena ada desakan-desakan. Jangan mau ditepuk-tepuk,” kata Fahri saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPK di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/12/2013). Ketua KPK Abraham Samad mengapresiasi perubahan sikap Fahri yang saat ini membela Boediono. Ia mengakui pemeriksaan yang digelar di Istana Wapres itu karena desakan. “Kita melihat tuntutan begitu masif dari timwas kasus century bisa cepat menunggu, kita menunggu wapres, maka berlarut,” jelas Abraham. Ruhut menegaskan Demokrat mengapresiasi langkah KPK soal pemeriksaan terhadap Boediono. Ia berharap KPK dapat segera menuntaskan kasus tersebut. “KPK harus kita hormati, paling tidak dalam pengembangannya melakukan pemeriksannya. Jadi itu sudah sangat baik, kami juga pengen Century ini dengan tuntas, karena kami tersandera dengan kasus ini,” kata Ruhut. (h/inl)

COCOK — Rhoma Irama merasa cocok berpasangan dengan Jokowi untuk maju dalam Pilpres nanti. INL

Rhoma Merasa Cocok dengan Jokowi JAKARTA, HALUAN — Kandidat calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama mengklaim dirinya cocok berpasangan dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). “Di dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Misalnya Rhoma nanti maju dengan Jokowi, itu nanti adalah pasangan ideal,” kata Rhoma, di Jakarta, Selasa (3/12). Dia merasa memiliki kesamaan dengan

Jokowi. “Saya lihat beliau (Jokowi) orang yang merakyat. Dangdut itu juga kan segmennya rakyat dan punya rakyat,” ujarnya. Sebelumnya, Rhoma meminum air dari gelas yang dipakai mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Kejadian ini saat Rhoma menjadi pembicara dalam seminar yang digelar PKB di Ruang Nusantara V Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/12.

Tema seminar itu adalah menciptakan lembaga kepresidenan yang efektif dan efisien untuk kesejahteraan rakyat. JK lebih dulu berbicara. Rhoma menjadi pembicara kedua. Di sela-sela paparan, ia tiba-tiba mengambil gelas yang berada di samping kirinya. “Ini gelasnya, Pak JK? Minta berkahnya, Pak,” katanya bertanya kepada JK. Setelah itu Rhoma meneguk air yang ada di gelas itu. (h/inl)

Parpol Islam Butuh Figur Kuat SEMARANG, HALUAN — Analis politik Universitas Diponegoro Semarang Priyatno Harsasto menilai, koalisi partai politik Islam membutuhkan figur kuat untuk dijagokan sebagai calon presiden pada Pemilu 2014. “Sekarang ini, kan belum terlihat figur kuat dari parpol-parpol Islam untuk dijagokan dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014,” kata pengajar FISIP Undip tersebut di Semarang, Senin (2/12). Ia mencontohkan Partai

Persatuan Pembangunan (PPP) yang sepertinya memilih menjagokan ketua umumnya Suryadharma Ali sebagai capres, tetapi figurnya juga belum tentu diterima oleh parpol Islam lainnya. Sempat pula muncul nama Mahfud MD yang diwacanakan dilirik parpolparpol Islam, kata dia, tetapi sosok mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) dan menteri era Presiden Abdurrahman Wahid itu belum cukup kuat.

Meski Mahfud berakar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKN), akademisi yang dipercaya menjadi penasihat politik tokoh oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi itu mengatakan, belum tentu diterima parpolparpol Islam. “Saya melihat Pak Mahfud belum cukup kapasitasnya untuk merangkul semua aliran dalam parpol Islam. Beda dengan Gus Dur ketika terbentuk Poros Tengah dulu. Sosok Gus Dur lebih diterima secara luas,”

katanya. Priyatno mengatakan sebenarnya ada cukup banyak sosok “mumpuni” sebagai capres yang dilihat dari akar historisnya berasal dari kekuatan Islam, tetapi mereka tidak berada di lingkaran elite politik. “Misalnya, Anies Baswedan. Secara historis, Anies sebenarnya berakar dari Muhammadiyah. Tetapi, selama ini beliau kan tidak masuk dalam percaturan politik. Bukan seorang tokoh politik,” katanya.

Selain itu, ia mencontohkan Dahlan Iskan yang secara historis berakar dari Nahdlatul Ulama, tetapi selama ini tidak berada dalam pusaran politik sehingga tidak dekat dengan kekuatan parpol Islam. “Malah keduanya (Anies dan Dahlan, red.) ikut konvensi capres Partai Demokrat. Ya, sebenarnya masih banyak sosok lain yang secara historis berasal dari kekuatan Islam, tetapi tidak di tataran elite,” katanya. (h/inl)

silahkan datang ke kantor KPU setempat. Petugas di sana akan memberikan penjelasan tentang sistem dan mekanisme pelaporan dana kampanye tersebut,” ujar Ferry. Ferry juga mengimbau jajaran KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota untuk dapat memberikan layanan konsultasi yang maksimal bagi partai politik dalam hal pelaporan dana kampanye. Karena itu, keberadaan help desk pelaporan dana kampanye di setiap daerah harus disertai kemampuan para staf untuk memberikan penjelasan yang rinci dan lengkap kepada partai politik. Pelaporan dana kampanye, kata Ferry merupakan salah satu bagian penting dalam kegiatan kampanye. Menurut Ferry kepatuhan parpol untuk melaporkan semua penerimaan dan pengeluaran selama kampanye akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu. Pengelolaan dana kampanye yang transparan dan akuntabel akan turut berkontribusi dalam meningkatkan partisipasi pemilih. “Upaya kita untuk me-

ningkatkan partisipasi pemilih sebesar 75 persen tidak hanya dihasilkan dari kinerja penyelenggara tetapi juga komitmen dan kerja sama yang baik dari partai politik. Kami berharap pelaporan dana kampanye ini menjadi perhatian kita bersama sehingga kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pemilu terus meningkat,” ujarnya. Pembukaan rekening khusus dana kampanye harus dibuat terpisah dari rekening parpol. Hal ini dilakukan untuk memudahkan parpol dalam pengelolaan dan pelaporan dana kampanye. Selain itu, dalam pelaporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye, parpol wajib melampirkan laporan penerimaan dan pengeluaran dari semua calon anggota legislatifnya. Karena itu, partai politik sejak awal diharapkan menyosialisasikan kewajiban tersebut kepada para calegnya. Sebab, kendala pelaporan penerimaan, dan pengeluaran dana kampanye satu orang caleg dapat mengganggu sistem pelaporan dana kampanye parpol. (n/re)

Parpol Diingatkan Soal Dana Kampanye JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengingatkan partai politik peserta Pemilu 2014 dan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), untuk menyiapkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye. Sesuai Peraturan KPU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaporan Dana Kampanye, parpol wajib menyampaikan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye. “Kami mengingatkan teman-teman dari parpol dan calon anggota DPD untuk menyiapkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye itu sejak sekarang. Tanggal 27 Desember ini semua parpol dan calon DPD sudah harus menye-

rahkan laporan tersebut ke KPU,” terang Komisioner KPU RI Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Senin (2/12). Laporan penerimaan sumbangan dana kampanye itu mencakup besaran sumbangan yang diterima dan sumbernya. pelaporan dana kampanye ini, kata Ferry, penting untuk memastikan partai politik dalam menghimpun dana kampanye tidak melebihi batas maksimal, dan tidak berasal dari sumber-sumber dana yang dilarang dalam Undang Undang Nomor 8 Tahun 2012. Setelah mengoleksi semua laporan penerimaan sumbangan dana kampanye itu dari semua partai politik dan calon anggota DPD, KPU akan mengumum-

kannya kepada publik melalui website KPU. “Jadi sejak awal masyarakat juga kita ajak untuk turut mengawasi kegiatan penghimpunan dan penggunaan dana kampanye yang dilakukan oleh parpol dan calon anggota DPD,” ujarnya. Selain wajib melaporkan penerimaan sumbangan dana kampanye, parpol dan calon DPD juga berkewajiban melaporkan pembukaan rekening khusus dana kampanye mencakup beberapa hal yakni sumber perolehan saldo awal atau saldo pembukuan, rincian perhitungan penerimaan dan pengeluaran yang sudah dilakukan sebelumnya apabila saldo awal merupakan sisa dari penerimaan dana dengan peruntukan dana kampanye yang diperoleh sebelum periode pembukaan rekening khusus dana kampanye. Untuk membantu peserta pemilu dalam menyiapkan laporan pembukaan rekening khusus dana kampanye dan pembukuan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye, jajaran KPU sudah membentuk help desk di setiap tingkatan. “Partai politik yang mau berkonsultasi

Seperti dikatakan Ketua Bawaslu Sumbar, Elly Yanti, permasalahan ini akan diteruskan ke Bawaslu RI. “Akan kami cari dulu data ke KPU melalui Bawaslu RI jika memang terbukti akan segera ditindaklanjuti. Kemudian kita serahkan kepada Bawaslu RI karena caleg DPR RI,” kata Elly, Selasa (3/12). Caleg yang satu ini terancam dicoret dari daftar calon tetap (DCT) karena hingga saat ini masih menjabat sebagai Direktur Umum Perusahaan Daerah Solok Selatan. Perusda ini sendiri sudah berdiri sejak 2010 lalu, dan Kardiman mulai menjabat sebagai Dirut sejak 2012 lalu. Perusda ini bergerak di bidang pertanian. Kardiman pun

sewaktu mendaftarkan diri ke KPU, tidak melampirkan surat pengunduran diri. Sesuai UU nomor 8 tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dan Dewan Rakyat Daerah, caleg yang mendaftar harus bebas dari penggunaan uang negara. Baik itu sebagai PNS, TNI/POLRI, maupun pejabat BUMN maupun BUMD. Menurut Kardiman, sudah 1,8 tahun dirinya dilantik, tetapi belum diberi dana APBD baik untuk program maupun untuk operasional. “Mohon lihat UU KPU, disebut bagi institusi yang memakai dana APBD, Perusda saya yang danai dari uang pribadi,” katanya. (h/eni)

H. Nasrial saat memgenalkan diri kepada masyarakat Kampung Bangun Setia Kuamang. AHDI SUSANTO

Masrial Ingin Mewakili Masyarakat Pasaman PASAMAN, HALUAN — Sudah saatnya putra Pasaman menjadi anggota DPR RI. Demikian diungkapkan oleh Masra Dt. Simarajo, salah seorang tokoh masyarakat Kampuang Bangun Setia, kecamatan Panti, Selasa (3/12). Ungkapan itu dilontarkan Masra berhubungan dengan pencalonan salah seoarang putra Pasaman yakni, H. Nasrial yang lahir di Lubuk Sikaping 5 Mei 1953. asrrial maju untuk anggota DPR RI melalui PKB dari daerah pemilihan Sumatera Barat 2. ‘Saya maju sebagai caleg DPR RI untuk masyarakat dan akan bekerja demi masyarakat,” kata Nasrial. Masrial yang dikenal sebagai penceramah itu, duduk di DPR RI baginya bukan tujuan utama. Yang utama itu adalah kesejahteraan umat dan masyarakat. Untuk mencapai atau mewujudkan kesejahteraan umat butuh wadah yakni DPR RI. “Insya Allah, kalau masyarakat percaya, saya akan emban amanah tersebut,” katanya. (h/ndi)

Statement Ketua MK Perlu Diperhatikan KPU JAKARTA, HALUAN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus menjadikan statement Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelva, tentang pemilihan umum (Pemilu) 2014 tidak lebih baik dari Pemilu 2009, sebagai bahan kajian dan evaluasi dalam menghadapi pemilu nanti. “Ini harus menjadi perhatian KPU. Komisi ini tidak bisa mengentengkan permasalahan tersebut, ketua MK saja sudah bicara begitu, berarti ada yang salah,” kata pengamat pemilu dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi (Sigma), Said Salahudin, kepada INILAH.COM, di Jakarta, Selasa (3/12). Sebelumnya, saat menjadi narasumber dalam pembekalan pelatihan hukum kader yang diadakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan

>> Editor : Rudi Antono

(PDIP) di Cisarua, Bogor, beberapa waktu lalu, Hamdan mengatakan dirinya pesimistis bahwa Pemilu 2014 tidak lebih baik dari Pemilu 2009. Said menjelaskan, Hamdan berpendapat seperti itu dikarenakan insting politikusnya. Dengan banyaknya sengketa pemilihan kepala daerah di MK, dinilainya membuat Hamdan hafal dengan kelemahan KPU di kabupaten/kota. “Dia bicara seperti itu mungkin karena instingnya sebagai mantan politisi. Itu pandangan objektif Pak Hamdan, dari penilaian terhadap penyelenggara pemilu, tahapan pemilu dan pelaksanaan pemilu,” ujarnya. Namun, sebelumnya Said mengatakan, pendapat Hamdan tersebut tidak tepat dikeluarkan dalam kapasitasnya sebagai ketua MK. (h/inl)

>> Penata Halaman : Syahrizal


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

7

Warga Demo .................. Dari Halaman. 1 Yardianto 12 Tahun ........... Dari Halaman. 1 tukang ojek yang mengangkut tiga karung beras berlogo beras miskin keluar dari Kantor Kelurahan Air Dingin, Selasa (3/12). Ketika ditanya warga, tukang ojek bernama Jhon tersebut mengaku, akan mengangkut beras warga miskin tersebut ke rumah pimpinan Kelurahan Air Dingin, Aslinda, yang berada di Kelurahan Lubangpanjang. Tak pelak, dalam hitungan menit, warga Kelurahan Air Dingin pun langsung berkerumun. Tanpa ada aba-aba, warga berunjuk rasa di depan Kantor Kelurahan Air Dingin. Hanya saja, saat itu Lurah Aslinda sedang tidak berada di tempat, karena mengikuti kegiatan kota. Polisi Sektor Kota Sawahlunto, yang mendapat kabar kisruh yang terjadi di

kelurahan tersebut, langsung meluncur ke lokasi. Warga Air Dingin juga sempat membuat pernyataan yang dituangkan dalam selembar karton, yang berisi penolakan terhadap keberadaan Lurah Aslinda. “Kali ini tertangkap basah. Warga telah begitu lama mencurigai adanya penyelewengan penyaluran beras miskin ini,” ujar Suryanto, salah seorang Ketua RT Air Dingin, Selasa (4/12). Kapolsek Kota Sawahlunto, IPTU Riswan Lukpi, yang terjun ke lokasi, segera melakukan pengamanan dan membawa tiga karung beras miskin tersebut ke Mapolsek ‘Kota Arang’. “Kami akan mempelajari apa yang terjadi. Untuk versi warga, informasi sudah kami himpun. Tentu juga dibutuhkan keterangan

Lurah Aslinda,” terang Kapolsek. Sementara itu, Lurah Air Dingin Kecamatan Lembah Segar Sawahlunto Aslinda, usia mengikuti kegiatan di tingkat kota, langsung meluncur ke Mapolsek Kota Sawahlunto. Dalam keterangannya di hadapan warga Air Dingin ia mengaku, beras miskin yang dibawa tukang ojek suruhannya tersebut, sebagai ganti pembayar hutang, salah seorang warga penerima jatah beras miskin. “Saya tidak pernah bermaksud mengambil hak dari orang miskin. Apalagi itu warga saya sendiri. Malahan, saya pernah mengusulkan untuk menambah jatah warga miskin yang berhak untuk mendapatkan beras miskin,” ujar Aslinda di Mapolsek Sawahlunto. (h/dil)

Bordiran Sumbar ............. Dari Halaman. 1 menengah menjadi perhatian pemerintah. Dengan kunjungan ini, gubernur melihat ini suatu peluang bagi Sumbar untuk bekerja sama dengan Swiss, termasuk juga belajar bagaimana Swiss memberdayakan sektor usaha kecil dan menengahnya. Salah satu kerja sama yang sudah dijajaki itu adalah pengiriman barang-barang tekstil non baju dari Sumbar. Misalnya taplak meja, gorden, dan lainnya yang bukan pakaian. “Di situ UMKM berkembang sangat pesat. Kebutuhan masyarakatnya ditopang oleh kegiatan usaha UMKM-nya. Sumatera Barat juga memiliki komposisi yang tak jauh berbeda. Sumbar juga minim keberadaan pabrik,” tuturnya, Selasa (3/12), sepulang dari Swiss. Ada empat produk UMKM yang bisa dikerjasamakan, yakni tekstil nonbaju, perikanan, perkebunan coklat dan sovenir. “Kita bisa mengirimkan barang ke sana dengan empat jenis komoditas yang disebutkan tadi. Kalau, untuk tekstil baju mereka memang tidak terima. Alasannya, mereka ingin melindungi UMKM-nya. Untuk produk seperti taplak meja atau atau sarung bantal bordiran mereka bisa terima,” ujarnya. Selain kerja sama di bidang UMKM, juga dilakukan kerja

sama di tiga sektor lainnya. Yaitu kerja sama di bidang persampahan, pariwisata, pengembangan Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM). Karena itu, sejumlah SKPD lainnya digandeng untuk turut serta dengan gubernur. Yaitu Kepala Dinas Prasjal Tarkim Sumbar, Suprapto, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Marzuki Mahdi, Walikota Payakumbuh Riza Falepi, dan Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Sumbar, Danang W Jati. Untuk bidang persampahan, kata gubernur, Swiss tertarik untuk mengolah sampah di Sumbar menjadi energi listrik. Dalam waktu empat bulan ini, feasibility study (FS) pengolahan sampah menjadi energi listrik bakal dilaksanakan. Diharapkan dengan kerja sama tersebut, akan menambah pasokan energi di Sumatera Barat. Ia mengatakan saat ini, tempat pembuangan akhir (TPA) di Payakumbuh telah beroperasi secara efektif. TPA Payakumbuh menerima sampah dari Bukitinggi, Agam, Limpuluh Kota dan Tanah Datar. Sampah yang ada di TPA tersebut akan diolah menjadi sumber energi listrik. Bisa saja berlanjut terhadap sampah yang berada di TPA Padang Pariaman dan Solok.

Jika selama ini, sampah tersebut hanya digunakan untuk pembuatan kompos, ke depan sampah tersebut akan dibuat sebagai benda yang memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi. Sisa dari hasil pengolahan tersebut, barulah dibikin kompos. “Kita akan manfaatkan potensi sampah tersebut jadi energi listrik. Dalam waktu 4 bulan ini, feasibility terhadap rencana pengolahan sampah jadi energi listrik itu akan dibuat,” ujarnya. Selain menjajaki kerja sama tentang pengolahan persampahan, Pemerintah Swiss juga menjajaki kerja sama di bidang pariwisata. Katanya, geografis Swiss tidak jauh berbeda dengan Sumbar. Negara Swiss juga memiliki alam yang berbukitbukit dan berlembah- lembah serta memiliki gunung api yang banyak. Dengan topografi wilayah yang tidak jauh berbeda tersebut, maka akan memudahkan kerja sama di bidang pariwisata tersebut. Selain itu, yang bisa dikerjasamakan dengan Negara Swiss adalah soal pengembangan PDAM. Di Sumbar, PDAM banyak rugi akibat terjadinya kebocoran pipa. Swiss telah memiliki teknologi canggih yang bisa menekan tingkat kebocoran pipa jaringan tersebut. (h/eni)

Padang dan.................... Dari Halaman. 1 merendam rumah warga hingga kedalaman 1-2 meter. Akibat genangan air ini, cukup banyak kerugian yang dialami warga. Hampir seluruh rumah yang terendam perabotannya tidak bisa diselamatkan, karena genangan air terjadi secara merata. “Warga yang dievakuasi, untuk sementara ditempatkan di Musala Darul Jamik, dan sebagian lagi di rumah warga yang masih selamat,” kata Zulkifli. Hingga sore sekitar pukul 17.00 WIB, warga masih berada di tempat pengungsian menunggu air berangsur surut. Masyarakat pun juga sudah mulai membutuhkan bantuan, terutama bantuan makanan dan pakaian. Namun hingga sore kemarin, belum ada bantuan yang datang kecuali bantuan untuk proses evakuasi. “Yang dibutuhkan masyarakat saat ini pakaian dan stok makanan, karena barang semuasudah terendam,” jelasnya. Tidak hanya di Maransi Indah, di RT 4 RW 12, Perumahan Harmoni, dekat Maransi Indah juga menjadi korban banjir. Warga sibuk melakukan proses evakuasi. Mereka berharap ada bantuan makanan dan pakaian. Pantauan di kawasan Pondok, mulai dari Jalan Niaga, Jalan AR Hakim, dan kawasan Simpang Kampung Nias sudah terendam banjir. Di Simpang Palinggam, rumah yang berada di sekitar tepi bandar telah dimasuki air. Selain itu, musala dan sekolah dasar (SD) juga terendam air. Setelah hujan teduh, warga membersih rumahnya. Kondisi Pasar Raya Padang yang biasanya macet dipenuhi oleh para pembeli dan kendaraan terlihat lengang, sehingga tidak ada kemacetan yang berarti. Namun, sampah di pasar raya berserakan kemana-mana. Kemacetan terjadi di Simpang Tunggul Hitam. Hal ini disebabkan, di jalan raya di depan kuburan Tunggul Hitam air sudah setinggi pinggang dewasa, sehingga banyak kendaraan mencoba berputar arah. Lokasi makam sendiri juga dilanda banjir. Anto, warga Perumahan Vila Gading I, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji menyebutkan, di perumahan ini mayoritas air sudah masuk ke dalam rumah. Sebab, ketinggian air sudah

mencapai sepaha orang dewasa. “Saya mengetahui air ini masuk ke dalam rumah sekitar pukul 10.00 WIB, sehingga saya pun menyelamatkan barang berharga agar tidak terkena air hujan,” katanya. Dijelaskannya, di lokasi ini tidak satupun masyarakat yang mengungsi ke tempat yang tinggi, karena khawatir orang yang tidak bertanggungjawab mengambil kesempatan pada kejadian banjir ini. Sementara itu, kawasan RSUD Rasidin, Kantor Balaikota, SMP 27 dan perumahan penduduk di sekitarnya digenangi air setinggi pinggang orang dewasa. Jalan masuk menuju RSUD Rasidin menjadi danau. Air setinggi pinggang. Banyak motor terjebak genangan air sehingga tidak bisa menyala untuk beberapa saat. Kemudian, para orangtua membimbing anak mereka pulang sekolah karena anak-anak tidak bisa melewati air yang deras dan tinggi itu. Banjir juga terjadi di kawasan kota, seperti di lampu merah menjelang simpang pasar Alai sampai jalan Gajah Mada, kemudian di sepanjang jalan Lapai sampai Simpang Didong. Banjir juga menggenangi kawasan Pondok, terutama di Pasar Tanah Kongsi, jalan A.R Hakim, dan jalan Nipah. Genangan air baru surut total sekitar pukul 18.00 WIB. Banjir setinggi dada juga menggenangi kasawasan Palinggam dan Seberang Padang. Dua kelurahan di Bungus Teluk Kabung, yakni Bungus Barat dan Bungus Timur juga kebanjiran, namun air cepat surut. Kasi Operasi SAR Padang, Juanda Sodo melaporkan, 75 persen kawasan di Kota Padang terkena banjir. Genangan air yang mencapai dada orang dewasa, memaksa tim gabungan berjumlah 150 orang yang terdiri dari BPBD Padang, SAR Padang, KSB dan relawan, untuk mengevakuasi warga ke tempat yang aman. “Kami mengevakuasi korban banjir mulai pukul 08.00 WIB di seputaran RSUD Rasidin dan perumahan di sekitarnya, kemudian ke kawasan Sungai Sapih, perumahan di sekitar Sungai Batang Anai, Lubuk Buaya, dan Batang Maransi. Masih banyak lagi sebenarnya lokasi yang harus

dikejar, namun anggota kami tidak cukup untuk mengcover semuanya,” ujar Juanda. Evakuasi tersebut dilakukan menggunakan perahu karet. Dari ribuan rumah yang terendam air, 980 rumah di antaranya dengan genangan air yang tinggi. Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Budi Erwanto menginformasikan, total warga yang dievakuasi sekitar 1.300 orang, yang dikategorikan evakuasi lokal dan permanen. Warga yang dievakuasi lokal sudah bisa kembali ke rumahnya pada malam hari. Sementara warga yang dievakuasi permanen mesti menunggu tiga hari ke depan untuk kembali pulang karena air belum surut. Mereka mengungsi ke rumah sanak saudara dan kerabat. Pihaknya juga menyediakan sebanyak 2.000 bungkus nasi untuk korban banjir. Meski banyak rumah yang terkena banjir, namun ia menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Ia hanya menyesalkan masyarakat yang tidak mau dievakuasi, padahal rumahnya hampir dilumat banjir secara keseluruhan. Juando Sodo melaporkan, di Simpang Kalumpang Lubuk Buaya, puluhan mahasiswa, dosen dan masyarakat di sekitar kampus Stikes Perintis dievakuasi akibat terjebak banjir setinggi 1 meter di dalam ruangan. Karena tidak bisa keluar ruangan, mereka dijemput oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke pinggir jalan. Banjir di Agam Banjir di Agam yang terjadi akibat hujan deras sejak Selasa (3/12) pagi, merendam 65 rumah dan sekitar 500 hektar areal perkebunan di Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung dengan kedalaman satu meter, terpisah satu satu unit rumah di Nagari Tanjung Sani juga rusak akibat longsor. Banjir yang terjadi di Manggopoh disebabkan luapan air dari sungai Batang Antokan. Wali Nagari Manggopoh Ridwan mengatakan, selain merendam pemukiman masyarakat, banjir juga merusak 150 hektar sawah, dan 500 hektar areal perkebunan sawit dan jagung siap panen. Akibat hal tersebut kerugian diperkiralan mencapai Rp2 miliar. (nas/mg-dib/fma/yat)

Yardianto yang lebih dikenal dengan Edi Mayat (45) menjadi juru makam sejak tahun 1991. Dia tidak menduga akan bekerja mengurusi pemakaman yang berisikan sekitar 20 ribuan mayat. Namun usaha itu dijalaninya dari hari kehari dengan sungguhsungguh dan ikhlas. “Sering kami menguburkan jenazah pada malam hari, karena permintaan keluarganya, terkadang sampai pada pukul 03.00 WIB menjelang subuh. Terkadang karena kecapekan saya tertidur di tengah-tengah makam itu sore hari, dan pada malam sesudah isa terbangun. Ini saya jalani bersama teman-teman,” sebutnya. Edi dan kawan-kawan sering melakukan penggalian liang kubur ketika hujan deras. “Itu harus segera dikerjakan karena jenazah mesti sesegera mungkin ditanam, “ katanya. Untuki menggali satu kuburan, Edi membutuhkan waktu sekitar empat jam jika dikerjakan empat orang. “Begitulah seharihari yang kami jalani,” ungkap Edi Mayat menuturkan sambil

menghisap rokoknya dalamdalam. Awal berdiri pemakaman umum Tunggul Hitam yaitu pada tahun 1971 yang awalnya berlokasi seluas 6,5 hektar, namun karena ada pembangunan jalan dari arah Air Tawar menuju Jembatan arah Siteba, areal TPU berkurang, dan kini tinggal sekitar empat hektar. Dari 20 ribuan makam tersebut pada umumnya berdiri di bidang tanah seluas 1 x 2 meter, bahkan sekitar 30 persen makan telah digabung satu makam berisi dua dan tiga mayat. Namun itu sesama keluarga, misalnya ayah dengan anaknya atau dengan istrinya. Sejak tahun 2011 TPU Tunggul Hitam sudah penuh, kini hanya untuk gabungan keluarga pada makam yang sudah ada, satu makam diisi dua mayat. Lokasi baru juga telah dibuka di Aia Dingin Lubuk Minturun yang merupakan TPU Wilayah III sedangkan TPU Wilayah II berlokasi di Bungus, jika di Bungus ini lebih banyak dimakamkan warga Tionghoa. Edi Mayat mengaku selama

bekerja sebagai penjaga makam, tidak ada merasakan dan melihat hal-hal yang aneh. Dia merasakan biasa-biasa saja. “Memang orang yang lewat malam mengatakan melihat ada yang gentayangan di tepi jalan dekat polongan. Di tepi sungai arah kanan ini juga sering pengendara motor terjatuh. Kata para korban, perasaan ada yang mendorong,” sebut Edi. “Mungkin mayat ini tidak mau ganggu kami karena kami yang menjaganya,” tambah Anto yang juga anggota TPU Tunggul Hitam tersebut bercanda. Akan tetapi, Edi mengaku takuit jika berada malam-malam di kuburan kaumnya. “Mungkin karena jika di kuburan kaum itu pada kenal dengan orang yang meninggalnya,” ujarnya. Di balik duka, menjadi penjaga makam banyak juga enaknya. “Kita banyak berhadapan dengan keluarga almarhum. Tiga hari menjelang bulan puasa warga juga sangat ramai ziarah. Sebagiannya juga mampir dulu ke kantor ini,” sebut Edi Mayat lagi. „ Feri Maulana

Irwan Prayitno ................ Dari Halaman. 1 nesia, dari 33 kepala daerah yang mengikuti serangkaian uji, enam gubernur dinyatakan layak menerima penghargaan ini. Penghargaan yang diraih Gubernur Sumbar ini adalah selaku pembina Ketahanan Pangan. Adhikarya Pangan Nusantara, merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi yang luar biasa sekaligus mendorong partisipasi dan kreativitas masyarakat dalam upaya mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan di daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional. “Sewaktu penjurian, saya diuji oleh penguji dari ITB, IPB, UGM, LSM, dan lainnya. Ini benarbenar penghargaan yang luar biasa. Presiden pun menyatakan hal yang demikian,” kata Gubernur, Selasa (3/12) didampingi Kepala Badan Ketahanan Pangan Sumbar, Efendi. Penjurian ini kata gubernur, melihat seperti apa program-program ketahanan pangan yang sudah dijalankan. Artinya, penghargaan diberikan bukan kepada gubernur yang baru menjabat, tapi sudah tiga tahun menjabat. “Dari program yang dikemukan, bisa dilihat apakah program ini berjalan baik atau tidak. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah peningkatan produksi beras di daerah tersebut. Sumbar sendiri setiap tahunnya bisa

meningkatkan produksi beras lima persen. Jika dalam tiga tahun itu, satu tahun saja kita tidak bisa mencapai angka lima persen, maka tidak bisa meraih penghargaan ini,” terangnya. Kemudian, kata Irwan, penghargaan ini dinilai oleh presiden sebagai penghargaan tertinggi yang diserahkan oleh presiden. Disebut tertinggi, karena ketahanan pangan ini melibatkan banyak sektor, seperti pertanian, peternakan, dan perikanan. “Artinya jika sudah sukses dalam ketahahan pangan, berarti bidang lainnya juga sudah mengikuti,” terangnya. Terkait ketersedian pangan, dari 14 komoditas pangan yang dihasilkan Sumbar, hanya tiga komoditas saja yang belum surplus, yaitu kedelai, kacang hijau dan susu. Khusus peningkatan produksi padi atau beras dalam program percepatan pencapaian surplus 10 juta ton beras, pada tahun 2012 Sumbar sudah mencapai 692.228 ton. Sementara target yang diberikan kepada Sumbar adalah 820 ribu ton. Kemudian distribusi pangan di Sumbar cukup lancar karena sudah didukung oleh sarana dan prasana jalan serta transportasi yang baik. Kemudian cadangan pangan sudah mencapai 67, 4 persen dari target 200 ton. Ketahahan pangan sendiri,

sudah menjadi agenda Pemerintah Provinsi Sumbar, yang dituangkan dalam RPJMD. Empat sasaran prioritas pembangunan pertanian dan ketahan pangan di Sumbar antara lain, pengembangan pertanian berbasis kawasan dan komoditi unggulan. Pengembangan industri olahan, perdagangan, usaha mikro kecil dan menengah dan koperasi dan iklim investasi, pengembangan kawasan wisata alam dan budaya, dan percepatan penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran dan desa tertinggal. Dalam upaya memantapkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan masyarakat Sumbar, sudah banyak terobosan yang dilakukan oleh gubernur. Yaitu gerakan pensejahteraan petani (GPP), gerakan pensejahteraan masyarakat pesisir (GEPEMP) dan gerakan pensejahteraan pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Kemudian juga dilakukan pengembangan kawasan komoditas pangan uggulan, pengembangan kawasan pertanian organik dan pelaksanaan gerakan penganekaragaman konsumsi pangan menuju pangan beragam bergizi seimbang dan aman. Dengan adanya sejumlah program ketahanan pangan ini, dIrwan Prayitno berharap angka kemiskinan di Sumbar bisa terus berkurang. (adv)

Cikeas Juga ................... Dari Halaman. 1 Rumah Tangga Cikeas Sylvia Sholeha atau yang akrab disapa Bu Pur, merupakan salah satu pihak yang menginginkan proyek Hambalang. Hal itu diutarakan Rosa, ketika bersaksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi pembangunan Sport Center Hambalang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (3/12), dengan terdakwa Deddy Kusnandar. Sebelumnya, Istana juga disebut turut bermain dalam proyek kuota impor daging sapi di Kementerian Pertanian (Kemtan). Melalui, Sengman Tjahja dan Bunda Putri yang merupakan lingkaran dalam istana. Bahkani, putra kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Edhie Baskoro Yudhoyono atau akrab dipanggil Ibas pernah disebut menerima uang 200 ribu dolar Amerika terkait Kongres Demokrat 2010 silam. Mindo Rosalina Manulang menyebutkan, kepala rumah tangga Cikeas, istana kepresidenan, Sylvia Sholeha atau yang akrab disapa Bu Pur merupakan salah satu pihak yang menginginkan proyek Hambalang. Selain itu, ada kubu M Nazaruddin, kubu Anas Urbaningrum dan kubu Andi Mallarangeng, dan kubu Cikeas. Mantan anak buah Muhammad Nazaruddin ini menambahkan, dirinya mengetahui hal itu dari mantan Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Wafid Muharram. “Saya tanya (ke Wafid), Bu Pur itu siapa, Pak? Dia (Bu Pur) dari Kepala Rumah Tangga Cikeas. Sampaikan saja ke bosmu (Muhammad Nazaruddin). Saya sampaikan ke Pak Nazar. Saya bilang, Pak katanya ada Bu Pur dari Cikeas. Dia juga ingin peralatan itu,” kata Rosa. Mengetahui hal tersebut, lanjut Rosa, Nazaruddin memutuskan untuk mundur dari proyek tersebut. “Keesokannya, Pak Nazar

bilang, ya sudah Ros kau mundur saja kalau gitu,” tuturnya. Rosa menjelaskan, perusahaan Nazaruddin menginginkan proyek Hambalang untuk pengadaan fisik bangunannya. Namun, ternyata dimenangkan oleh KSO Adhi-Wika. Padahal Permai Group sudah mengeluarkan Rp 10 miliar untuk memuluskan perusahaannya memenangkan proyek tersebut. Akhirnya, Nazar meminta Rosa mengusahakan agar mendapat proyek untuk pengadaan peralatannya. Rosa pun menyampaikannya pada Wafid. Namun saat itu Wafid mengatakan proyek tersebut juga sudah diminta Bu Pur. “Mohon maaf, Bu Pur juga sudah ke sini. Maksudnya sudah ke Pak Wafid. Pengadaan peralatan itu, Bu Pur juga ingin,” terang Rosa. Permai Group pun akhirnya meminta agar Rp 10 miliar yang sudah dikeluarkannya untuk dikembalikan. Datangi Kemenkeu Pada sidang yang sama kemarin, pensiunan pegawai Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Sudarto memberikan kesaksian, pernah didatangi Ibu Pur ketika masih aktif di Kementerian Keuangan. Menurut Sudarto, Bu Pur datang untuk mengurus kelengkapan dokumen proyek Pusat Pelatihan dan Pendidikan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Kementerian Pemuda dan Olahraga. Hal itu terungkap, ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK bertanya akan kehadiran terdakwa Kasus Hambalang Deddy Kusdinar bersama Widodo dan Arif Gunawan. Sudarto menjawab, Deddy datang untuk mengeperkenalkan Widodo dan Ibu Pur. “Intinya, Widodo dan Ibu Pur akan membantu prosesnya. Maksudnya kelengkapan surat-surat. Saya melihatnya dari Kemenpora. Terserah mau dibantu bagaimana kami melihat dari Kemenpora,”

terang Sudarto. Dalam kasus ini, Deddy selaku Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora didakwa memperkaya diri sendiri dan orang lain, yakni Andi Alfian Mallarangeng melalui Andi Zulkarnain Mallarangeng, Wafid Muharram, Anas Urbaningrum, Mahyudin, Teuku Bagus, Machfud Suroso, Olly Dondokambey, Joyo Winoto, Lisa Lukitawati, Anggraheni Dewi Kusumastuti, Adirusman Dault, Aminullah Aziz, serta korporasi. Atas perbuatannya, Deddy terancam hukuman 20 tahun penjara. Selain Deddy, KPK juga menetapkan tiga tersangka lain, yaitu Andi Alfian Mallarangeng (mantan Menpora), petinggi PT Adhi Karya Teuku Bagus Muhammad Noer, dan Direktur Utama PT Dutasari Citralaras, Machfud Suroso. KPK juga menetapkan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, sebagai tersangka dugaan menerima pemberian hadiah atau janji terkait proyek Hambalang. Dalam perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kasus ini merugikan negara sebesar Rp 463,6 miliar. Anas Pasti Ditahan Masih terkait korupsi Hambang, Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja di kantor KPK, Selasa kemarin , menegaskan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum segera ditahan dalam waktu tak lama lagi. Penahanan Anas, terkait kasus dugaan penerimaan hadiah proyek Hambalang dan proyek-proyek lainnya. Sebelumnya, tiga orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana pusat olahraga Hambalang, Deddy Kusdinar, Andi Alifian Mallarangeng, dan Teuku Bagus MN sudah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (h/dn/ rol/sn)

>> Editor : Ismet Fanany MD, Yon Erizon

>> Penata Halaman : David Fernanda


8

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

SIDANG PERDANA GUGATAN PILKADA PADANG

DeJe Lolos Dipersoalkan di MK JAKARTA,HALUAN — Sidang sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Padang 2013 mulai digelar di Mahkamah Konstitusi (MK), Selasa (3/12). Penggugat menuntut Pilkada Padang diulang. Panel dipimpin langsung oleh Ketua MK Hamdan Zoelva didampingi Hakim Konstitusi Maria Farida Indrati dan Muhammad Alim. Gugatan sengketa Pilkada Kota Padang itu didaftarkan ke MK oleh pasangan Michel-Jadi pada tanggal 8 November 2013. Kemudian baru teregistrasi perkaranya di MK pada tanggal 27 November 2013 dengan nomor perkara 183/ PHPU.D-XI/2013. Sidang perdana sengketa Pilkada Padang tersebut dengan agenda penyampaian atau pembacaan gugatan oleh kuasa pihak pemohon (pasangan calon nomor urut 2 Michel-Jadi) terhadap termohon, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang. Kuasa hukum Michel-Jadi yang hadir di persidangan Yandri Sudarso, Samaratul Fuad dan Sanan. Kemudian juga hadir kuasa hukum dari termohon (KPU) dan kuasa hukum terkait, yaitu kuasa hukum pasangan Mahyeldi - Emzalmi dan kuasa hukum

pasangan Desri AyundaJames Helyward. Saat membacakan gugatannya, kuasa hukum dari Michel-Jadi sebagai pihak pemohon lebih banyak mempersoalkan lolosnya calon perseorangan, yaitu pasangan Desri Ayunda-James Helyward ikut dalam Pilkada Kota Padang yang digelar tanggal 30 Oktober 2013 lalu. “KPU Kota Padang telah melakukan pelanggaran yang sangat serius dan bersifat sistematis, terstruktur dan masif dalam Pilkada Kota Padang 2013 yang mempengaruhi perolehan suara pasangan nomor urut 2 (Michel-Jadi),” kata kuasa hukum Michel-Jadi, Yandri Sudarso. Dia menyebutkan beberapa pelanggaran yang dilakukan KPU dalam Pilkada Kota Padang. Pertama, KPU Padang telah meloloskan pasangan perseorangan yang tidak memenuhi syarat sebagai pasangan calon, yaitu pasangan Desri AyundaJames Helyward. “KPU Padang telah

Anis Matta Ungguli Irwan Prayitno

BERTEBARAN — Baliho Dewan Syuro PKS bertebaran di sejumlah titik di Sumbar. IST

meloloskan pasangan nomor 3 (Desri Ayunda-James Helyward -red). Berdasarkan faka tim kami di lapangan, banyak dukungan pencalonannya diduga palsu. Karena banyak dari foto copy KTP yang dikumpulkan tidak pernah diberitahukan kepada pemilik KTP. KPU telah lalai melakukan verifikasi faktual terhadap persyaratan calon perseorangan,” kata Yandri. Bukan itu saja, kuasa hukum Michel-Jadi telah “menuduh” pasangan Desri Ayunda-James Helyward

melakukan money politic (politik uang). “KPU telah lalai sehingga terjadi money politic yang dilakukan pasangan nomor urut 3,” kata Yandri. Pelanggaran lainnya yang disebutkan kuasa hukum Michel-Jadi adalah membiarkan kampanye hitam (black campaign) terhadap klainnya. “KPU telah lalai yang membiarkan terjadinya black campaign terhadap pasangan nomor urut 2 yang hampir terjadi di semua wilayah,” katanya. Sidang berikutnya akan digelar Kamis besok (5/12)

dengan mendengarkan keterangan saksi-saksi dari pihak pemohon. Sedangkan petitum atau tuntutan pemohon adalah membatalkan keputusan KPU no. 100, 101, 102,3 Kemudian, memerintahkan termohon untuk menerbitkan keputusan baru dengan menetapkan pemohon sebagai pasangan calon yang berhak mengikuti Pilkada Kota Padang. Atau memerintahkan KPU Kota Padang untuk menyelenggarakan pemungutan suara ulang. (h/sam)

PADANG, HALUAN — Hasil Pemilu Raya (PEMIRA) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Sumatera Barat, menempatkan Presiden PKS, Anis Matta di posisi teratas dengan perolehan suara 16,96 persen. Ditempel secara ketat oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, yang juga Majelis Syuro PKS, dengan perolehan suara sebanyak 16,47 persen suara, dan disusul mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid, dengan perolehan suara 16,28 persen. Sedangkan Menteri Komunikasi dan Informasi, Tifatul Sembiring berada di posisi keempat dengan perolehan suara 14,96 persen. Posisi kelima ditempati Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan perolehan suara 10,04 suara, dan posisi keenam diisi oleh mantan Ketua KAMMI Pusat yang juga Ketua Komisi III DPR RI, Fahri Hamzah. Dalam PEMIRA ini, ada 22 orang nama kandidat yang diusulkan dan para kader harus memilih lima nama sebagai calon presiden. Ketua DPW PKS Sumbar, Trinda Farhan Satria, mengaku puas dengan hasil PEMIRA ini. Menurutnya, tampak sekali kebersamaan, kesolidan, dan antusias kader dan simpatisan dalam pelaksanaan Pemira ini. “Semangat kader dan simpatisan supaya PKS mengajukan calon presiden dari kalangan internal sendiri begitu besar. PKS sebetulnya tidak kekurangan kader untuk dimajukan sebagai calon presiden,” katanya, Selasa (3/12). Dikatakan Trinda, lima capres yang berada di posisi teratas akan diusulkan ke Majelis Syuro PKS. Selanjutnya, Majelis Syuro akan memutuskan satu nama sebagai bakal capres. Penentuan capres diperkirakan akan berlangsung pertengahan Desember 2013. (h/eni)

RABU INI MTQ KE XXXV DITUTUP

Semua Rangkaian Musabaqah Sukses D ijadwalkan MTQ XXXV tingkat Sumbar di Pasaman Barat akan ditutup oleh Wakil Menteri Agama Nazarudin Umar, Rabu ini (4/12). “Rencananya Rabu besok akan ditutup Gubernur, semua rangkaian telah berlangsung sukses dan lancar, sekarang lagi tahap final,” kata Bupati Pasaman Barat H Baharuddin melalui Kabag Humas Setda Pasbar Mujiman, Selasa (3/12) di Simpang Ampek. Acara penutupan itu, juga bakal dimeriahkan oleh tarian massal dengan mengerahkan 250 penari anak nagari Pasbar, dan menampilkan kesenian tradisional tiga etnis di Pasbar (Tari Minang, Mandailing, Jawa). Disebutkan, sesuai dengan jadwal acara penutupan di Mimbar Utama Padang Tujuah itu, sekaligus diumumkan hasil juara pada semua cabang perlombaan musabaqah. Karena, kata Mujiman, hasil pemenang musabaqah diumumkan pada penutupan acara MTQ. Namum demikian, dia optimis Pasbar masuk nominasi lima besar. “Soal hasilnya dapat kita lihat pada penutupan nanti, karena selesai final pada Selasa ini dewan hakim semua cabang akan melakukan rapat dulu, ya kita lihat nanti bersama-sama hasil perlombaan ini,” kata Mujiman. Yang terpenting, kata Mujiman, dalam pelaksanaan MTQ XXXV ini berlangsung sukses. Baik sukses penyelenggaraan, sukses partisipasi, sukses prestasi, sukses implementasi, dan sukses administrasi. “Melalui budaya baca Alquran kita wujudkan masyarakat yang beriman, bertaqwa dan berakhlakul karimah, khususnya di Pasbar nilai-nilai Alquran itu bisa diimplementasikan dalam kehidupan seharihari, dengan motto membangun Pasaman Barat di atas tadah agama demi kesejahteraan masyarakat dunia dan akhirat,” sebutnya. Seperti diketahui, MTQ XXXV melaksanakan 10 cabang musabaqah, dengan 27 golongan pada delapan masjid, sarana pemerintah gedung dan aula Pemkab Pasbar yang diikuti 1.769 qari/qariah dan official yang diikuti 19 kab/kota di Sumbar. Pada penutupan MTQ itu, juga akan dimeriahkan oleh penampilan 250 lebih penari anak-anak Pasaman Barat dihadapan ribuan pasangan mata, marching band, kesendian tradisional Pasaman Barat lainnya. Gubernur dan Bupati/walikota se Sumbar juga dijadwalkan berkenan menghadiri penutupan alek akbar keagamaan dimaksud. Selaku tuan rumah, Bupati Pasaman Barat H. Baharuddin mengucapkan terima kasih, dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan MTQ, serta memohon maaf atau kekurangan pelayanan dalam acara tersebut. (h/ni)

BUPATI H. Baharuddin mininjau stand pameran Dinas Kehutanan di arena MTQ ke XXXV Padang Tujuah Pasbar.

MTQ Momentum Promosi Produk Daerah PELAKSANAAN MTQ XXXV di Pasbar, tidak saja membawa berkah dan dampak ekonomi bagi pedagang, dan masyarakat sekitarnya di Padang Tujuah, tetapi juga bagi jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Pasbar, dan pedagang yang mempromosikan produk andalan daerah. Misalnya stan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikutura dan Peternakan Pasaman Barat, tampil dengan potensi di bidang pertanian, tanaman pangan, holtikultura dan peternakan. Salah satu andalannya melalui berbagai produk makanan khas Pasbar. Di antaranya, Nugget Jagung, kripik Jagung, pisang selai dan beberapa pameran alat-alat

pertanian. “Kita tidak ingin ketinggalan, sebab ini salah satu momentum mempromosikan produk-produk andalan Pasbar,” kata Kepala Dispertaholnak Pasbar Mukhlis M kemarin. Disebutkan, tidak hanya itu saja, pada pemeran ini, dia juga membangikan 200 eksemplar Tabloid Akademi Fakultas Pertanian Unand (AFTA), 80 kantong bibit jagung dibagikan secara gratis bagi pengunjung, pemeran benin Padi ungulan, kacang dan kedelai dan yang paling menariknya, adalah alat tepat guna pembakar jagung oto matis. “Pada alat pembakar jagung otomatis ini tidak perlu di kipas lagi hanya perlu dipasang jagung

muda tunggu beberapa menit sudah matang,” ujar Mukhlis M. Sedangkan untuk alat pertanian, pihaknya menampilkan Coveer mesin pakan ternak, conseler jagung, hand traktor, traktor dan banyak lagi mesin lainya. Sedang untuk papan informasi juga memamerankan, tanamantanaman pertanian, serta foto-foto kegiatan pertanian yang telah di lakukan selama 2013. Selain itu, pada bidang peternakan juga menampilkan fotofoto peresmian pasar ternak yang berlokasi di Simpang tigo Ophir kecamatan Luhak Nan duo dan juga foto-foto keberhasilan biadang peternakan. Diantara pretasi yang telah diraih adalah juara III pada pameran dan kontes ternak (livestock expo) tingkat Sumbar tahun 2013. Pada iven tahunan berlangsung 30 Mei hingga 2 Juni 2013 ini pada kategori sapi PO Betina. Pihaknya juga terus berusaha meningkatkan populasi ternak sapi yang saat ini sebanyak 14.000 ekor. Usaha yang dilakukan adalah dengan memberikan pembinaan bagi para peternak sapi yang ada. Bagaimana cara meningkatkan populasi yang ada. ia mengatakan, pihaknya juga berupaya menggaet berbagai bantuan yang ada dari pemerintah pusat yang nantinya akan disalurkan ke peternak sapi. Bantuan itu merupakan salah satu pendorong peternak untuk mengembangkan sapi yang ada. Menurutnya, potensi ternak sapi di Pasaman Barat cukup tinggi karena didukung oleh ketersediaan pakan ternak yang memadai. Seperti tersedianya pakan ternak dari tanaman jagung yang ada. “Pasaman Barat memiliki luas tanaman jagung 33.357 hektar dengan produksi mencapai 286.078 ton setiap tahun. Potensi ini sangat mendukung upaya

pengembangan ternak sapi yang ada,” kata dia. Dia menjelaskan, selain mampu membeberkan penghasilan tambahan bagi petani selain bertani dan berkebun. Kotoran ternak sapi akan mampu memberikan pupuk organik yang sangat membantu tanaman pertanian dan perkebunan. Pupuk dari kotoran sapi akan mampu membantu menyuburkan tanaman yang ada di Pasaman Barat seperti tanaman jagung, kelapa sawit dan tanaman lainnya. Lebih jauh dia katakan, saat ini sudah ada pabrik pupuk organik dengan menggunakan kotoran sapi di Kecamatan Kinali. Produksinya berkapasitas 1.500 kilogram setiap harinya.Adanya pabrik pupuk organik itu merupakan salah satu upaya untuk mengatasi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang sangat terbatas. Pupuk organik atau pupuk kompos terbuat dari perpaduan kotoran sapi, dengan bahan baku tanaman jagung, dan jerami tanaman padi. Dengan tersedinya sekitar 13.925 ekor sapi maka diperkirakan satu ekor sapi akan menghasilkan lima kilogram kotoran sapi dan akan mampu menghasilkan 24.717 ton setiap tahunnya. “Dengan demikian paling sedikit bahan baku untuk pupuk kompos akan tersedia di Pasaman Barat mencapai 283.586 ton setiap tahunnya,” kata dia. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pasaman Barat, Reflin juga mengatakan, pihaknya juga menampilkan berbagai kegiatan Dinas PU baik di bidang jalan, jembatan, irigasi, perkantoran dan program fisik lainnya. “Pameran ini merupakan salah satu part sipasi kita untuk memeriahkan pelaksaan MTQ. Animo masyarakat cukup tinggi dan mampu menyedot perhatian masyarakat termasuk dari luar Pasaman Barat,”kata Reflin. (h/nir)

>> Editor : Rudi Antono

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

9

PEMBEBASAN LAHAN NORMALISASI BELUM TUNTAS Kampus IAIN IB Banjir PADANG, HALUAN — Hujan deras yang melanda sejak Senin (2/12) kemarin hingga Selasa (3/12) siang juga mengakibatkan banjir di kawasan kampus IAIN Imam Bonjol Padang. Air setinggi betis menggenangi lokasi Blok M atau di depan perpustakaan Institut akibat luapan air selokan yang mengalir di sepanjang kampus tersebut. Winda, salah seorang mahasiswi mengatakan kesulitan melalui jalan tersebut ketika hendak pulang usai kuliah. “Akibat banjir yang menggenangi kampus serta jalan-jalan di kawasan Lubuk Lintah tersebut, sebagian mahasiswa urung ke kampus. Banyak ruang perkuliahan yang terlihat kosong. Sebagian besar teman sekelas pun banyak yang tidak hadir. Sebagian besar yang hadir cuma mahasiswa semester I, karena kebetulan kami ada ujian. Tapi saya lihat banyak lokal yang kosong,” ujarnya. Di sekitar Jalan M. Yunus, banjir terparah terjadi di kawasan Surau Balai. Ketinggian air mencapai sekitar 60 hingga 70 cm. Beberapa pengendara sepeda motor terlihat berusaha memapah sepeda motornya. Beberapa mobil pribadi dan angkot juga terlihat kesulitan melewati jalur tersebut.(h/pmc)

Pembongkaran Barang Sebabkan Macet PADANG, HALUAN — Pedagang di depan Bioskop Raya Padang gusar karena bus angkutan barang, melakukan bongkar barang di kawasan tersebut sehingga, menyebabkan macet dan semakin semrawutnya potret gambaran pasar terbesar di Kota Padang itu. Sementara itu, pemilik Bioskop Raya juga cukup kecewa dengan kehadiran bus angkutan barang yang membongkar barang di kawasan bioskop raya tersebut. Walaupun pembongkaran barang dari pagi hingga siang saja, tetap saja mengganggu pedagang dan pihak bioskop. Karena kawasan tersebut sempit dan jalur angkot sekaligus. Feriawan, pihak Biskop Raya ketika ditanya terkait dengan bus barang yang bongkar di sana, menyatakan keberatan tetapi tidak bisa berbuat banyak. Sebab, takut dianggap dengki hati karena mulut pedagang Pasar Raya menurut Feriawan kasar-kasar. “Memang bongkar barang ini dari pagi hingga siang saja, tetapi tetap saja kita merasa terganggu karena halaman bioskop ini jadi kotor. Kalau misalnya tidak ada jalur angkot yang ke kawasan ini mungkin tidak apaapa. Tetapi, jalur angkot juga masuk ke kawasan itu,”kata Feriawan. Feriawan tidak bisa berkomentar banyak karena tidak ingin terjadi halhal yang menyinggung hati pedagang pasar, begitu juga dengan bus barang yang bongkar. Karena menurut Feriawan yang membongkar barang tersebut memang milik pedagang pasar. Feriawan segan kepada pedagang, pedagangpun segan kepada sopir bus barang tersebut kalau ditegur secara langsung. Ani, Pedagang sayuran yang menggelar dagangannya di depan raya teather cukup kesal, setiap hari kawasan tersebut selain macet juga sumpek. Tetapi, ibu dua anak ini tidak tahu harus mengadu kepada siapa. “Ini penyebab tidak adanya terminal, semuanya jadi kacau pedagang bercampur dengan jalur angkot dan bus barang juga bongkar disembarang tempat. Ibarat pepatah sudah bercampur saja antara yang baik dengan yang kotor,”tandas Ani lagi. Dinas Perhubungan Padang, Raju Minropa ketika dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan tidak tahu dengan hal itu. Lagi pula menurut Raju Minropa yang membongkar barang di sana pasti pedagang pasar juga.(h/cw-oos)

Pemko Dinilai Lamban PADANG, HALUAN — Tim pembebasan lahan Pemko Padang untuk normalisasi Banda Lurus-Batang Maransi, bekerja lamban. Hingga saat ini, lahan yang sudah dibebaskan baru 280 meter. Sedangkan targetnya tahun 2013 harus dibebaskan 1,2 km. Akibatnya, pekerjaan tidak bisa dilanjutkan. Padahal masyarakat setempat yang tanahnya terkena proyek normalisasi sungai ini, sudah menyatakan kesediaannya. Mereka setuju lahannya dipakai untuk pembangunan dengan pembayaran ganti rugi sesuai ketetapan Tim Apraisal Rp300.000 per meter. Sertifikat tanah pun sudah diserahkan ke Pemko. “Masyarakat setuju tanahnya dipakai untuk kegiatan pembangunan normalisasi Banda Lurus-Batang Maransi dengan ganti rugi Rp300.000 per meter. Tetapi Pemko lamban sekali menindaklanjutinya,” kata Ketua LPM Kuaro Pagang Kecamatan Nanggalo, Ir. Zurman kepada Haluan, Selasa (3/12). Camat Nanggalo, Indra Mardi membenarkannya. Masyarakat yang terkena pembebasan sudah menyetujui pembayaran ganti rugi. Sekarang tinggal tugasnya Bagian Pertanahan Pemko Padang untuk menyelesaikannya. Ditambahkan Zurman, harga ganti rugi tanah itu berlaku untuk tahun 2013 ini saja. Sebab, lanjutnya, dari perbincangan dengan masyarakat, jika pembayaran ganti rugi dilakukan tahun 2014 maka harganya akan dinaikkan. Saat ini, sebanyak 15 persil tanah dengan panjang sekitar 800 meter, foto copy sertifikatnya sudah ditangan Pemko. Kini masyarakat berharap pembayaran ganti ruginya. Dikatakan, masyarakat tidak banyak tuntutan. Mereka sudah menanti hampir 1 tahun lamanya. Mereka cukup paham

MENGGENDONG ANAK — Warga menggendong anaknya saat banjir merendam kawasan Sei Sapih, Padang, Sumbar, Selasa (3/12). Akibat hujan yang turun sejak Senin (2/12), banjir merendam pemukiman dan jalan di Kota Padang diperparah dengan meluapnya sejumlah sungai.ANT

maksud pemerintah membangun sungai tersebut. Untuk itu, Pemko Padang yang bertugas melakukan pembebasan lahan agar segera menuntaskan pekerjaannya sebelum masyarakat berubah pikiran. “Saya mengerti betul dengan permasalahan ganti rugi lahan ini, karena saya termasuk dalam tim meski tak tercatat sebagai anggota. Masyarakat tidak ada yang menolak, mereka setuju dibebaskan,” tegasnya. Sementara Kepala Bagian Pertanahan Pemko Padang, Desmon Danus yang dihubungi terpisah bersikukuh, telah bekerja maksimal. Kendala pembebasan lahan disebabkan kesepakatan ganti rugi yang belum tercapai dengan masyarakat, termasuk tanah milik adat. “Kita telah bekerja dengan maksimal. Ganti rugi belum dibayarkan karena belum tercapai kesepakatan harga. Tim Appraisal menetapkan ganti rugi Rp300.000 per meter,” katanya.

Target Tuntas 2014 Normalisasi Banda LurusBatang Maransi mulai dikerjakan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar tahun 2012 silam. Dari 2,2 km Banda Lurus yang akan dinormalisasi, lahan yang sudah dibebaskan baru 280 meter. Beberapa surat pun dilayangkan Dinas PSDA ke Pemko Padang, untuk percepatan pembangunan Normalisasi Batang MaransiBanda Lurus. Namun hasilnya masih nihil. Terakhir, surat tertanggal 21 November 2013 yang ditujukan kepada Walikota Padang, meminta kepastian percepatan pembebasan lahan Batang Maransi-Banda Lurus. Kepala Dinas PSDA Sumbar Ali Musri, didampingi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Tahun Jamak Dinas PSDA Sumbar, Syafril Daus membenarkannya. Lahan yang belum bebas itu sepanjang 1.920 meter. Rekanan pun tidak bisa bekerja maksimal karena terbatasnya lahan yang bisa

dikerjakan. Akibatnya progres kerja sampai bulan November itu masih 22,85 persen, padahal seharusnya sudah 31,57 persen. “Bulan April lalu, kami juga sudah melayangkan surat ke Pemko Padang, tetapi realisasi lahan yang dibebaskan sangat sedikit. Awalnya 200 meter, kemudian ditambah 80 meter lagi. Padahal targetnya tahun ini dibebaskan 1.200 meter atau 1,2 km. Jadi kami mohon kepastian dari Pemko untuk percepatan pembebasan lahan ini,” tegas Ali Musri. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi banjir di kawasan pusat Pemerintahan Kota Padang di Aia Pacah dan pemukiman penduduk di sekitarnya. Sebab sungai yang ada saat ini lebarnya hanya 4-5 meter. Ketika hujan, sungai tak sanggup menampung debit air yang sangat tinggi. Karena itu sungai akan dilebarkan hingga 15 meter dan mampu menampung air dengan debit 127 m3/detik. Normalisasi Banda Lurus memanfaatkan APBD Sumbar 2012-2014 dengan total dana

Rp30 miliar. Pekerjaan dimulai Desember 2012 dengan alokasi dana Rp2 miliar. Aliran Banda Lurus akan terhubung dengan Batang Balimbiang, sehingga perlu dibuat sungai buatan sepanjang 600 meter. “Normalisasi Banda Lurus ini adalah jawaban dari keluhan masyarakat setempat yang sering kebanjiran. Banda Lurus tak mampu lagi menampung air di saat hujan lebat. Lebar sungai ini hanya -4-5 meter, sementara daerah resapan air terus saja berkurang karena semakin banyaknya perumahan di sekitar Air Pacah,” katanya. Berbarengan dengan itu, normalisasi Batang Maransi atau Batang Latung sepanjang 3,5 km juga akan dikerjakan. Anggarannya memanfaatkan dana APBN 2013. Sungai ini akan dilebarkan hingga 25 meter, dimulai dari aliran sungai dekat Universitas Baiturrahmah hingga ke Tunggul Hitam. Aliran Banda Lurus dan Batang Maransi nanti akan menyatu dengan Batang Balimbiang. (h/vie)

tersebut yang besar pendapatannya. Dengan tidak tercapainya target pendapatan retribusi parkir tersebut, Wakil Ketua DPRD Padang, Budiman menilai kinerja UPT Perparkiran Dishub Padang lemah dan perlu dipertanyakan. “Target pendapatan retribusi parkir adalah kesepakatan antara Pemerintah kota Padang dan DPRD Padang. Target tersebut tidak asal disepakati karena telah melalui kajian potensi. Jangan jadikan potensi lahan sebagai alasan tidak tercapainya target,” sebut politis PKS tersebut. DPRD Padang melalui panitia anggaran di komisi III dalam waktu dekat akan mengevaluasi kinerja

Dishubkominfo Padang, dalam hal ini UPT Perparkiran. Terkait kajian potensi yang dikatakan Budiman, M. Sidik menjawab, pihaknya lah yang mengetahui tentang potensi lahan pendapatan tersebut karena pihaknya berada di lapangan dan mengetahui teknis kajiannya, sementara DPRD Padang hanya mengetahui dari luar dan hanya mengetahui teorinya saja. “Kami yang mengkaji dan mengajukan potensi pendapatan lahan tersebut, bagaimana mungkin DPRD Padang mengetahui lebih dari kami. Apakah DPRD Padang memiliki tim mengkaji potensi lahan tersebut?,” balasnya. (h/ mg-dib)

MASIH JAUH DARI TARGET

Realisasi Retribusi Parkir Hanya Rp1,6 Miliar PADANG, HALUAN — Realisasi pendapatan retribusi parkir kota Padang untuk tahun 2013 masih jauh dari target, sementara tidak ada lagi waktu untuk mencapai target tersebut karena tahun 2013 akan berakhir satu bulan lagi. “Dari Rp 3,7 miliar target yang ditentukan, baru Rp 1,6 miliar yang baru terealisasi. Target tidak tercapai karena potensi lahan pendapatan tidak seimbang dengan target pendapatan parkir,” ujar M. Sidik , Kepala UPT Perparkiran Dishubkominfo Padang kepada Haluan saat ditemui di kantornya, Senin (2/12). Dikatakannya, potensi pendapatan parkir hanya Rp1,8

miliar. Dengan potensi sebesar itu, sulit untuk mencapai target pendapatan sebanyak Rp 3,7 miliar. “Kalau target potensi lahan, yakni RP 1,8 miliar, saya yakin akhir tahun ini tercapai,” ujarnya. Menurutnya, untuk mencapai target, harus disesuaikan dengan potensi lahan pendapatan yang ada. Saat ini, lahan parkir yang terdaftar di UPT Perparkiran sekitar 150 titik. Untuk mencapai target yang sulit dicapai itu, ke depan pihaknya akan mencari potensi lahan pendapatan parkir yang baru. Pihaknya telah memiliki rancangan untuk mendapatkan potensi lahan baru, salah satunya mencari toko yang baru dibuka, untuk menjadikan

lahan di depan toko tersebut, sebagai lahan untuk potensi pendapatan parkir. Kemudian, memaksimalkan pemungutan retribusi dan pengawasan potensi yang ada. Mengenai banyaknya komentar dari berbagai pihak yang mengatakan bahwa realisasi pendapatan target parkir seharusnya tercapai karena banyak kendaraan yang parkir di mall, rumah sakit dan lokasi semacam itu, M. Sidik menjawab, lahan parkir tersebut tidak termasuk potensi lahan pendapatan parkir UPT Perparkiran Dishubkominfo Padang. Retribusi parkir tersebut dikelola oleh Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset (DPKA) kota Padang, padahal lahan

>> Editor : Afrianita

>> Penata Halaman :Rahmi


10

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Rp2,2 Miliar Diusulkan untuk Pangkalan Angkot PADANG, HALUAN — Pemerintah Kota Padang mengusulkan anggaran sebesar Rp2,2 miliar untuk membangun pangkalan angkutan kota (angkot) di kawasan Balaikota Lama. Anggaran tersebut telah diusulkan ke DPRD dan akan dibahas untuk dimasukkan pada APBD 2014 mendatang. Hal ini dibenarkan salah seorang anggota Banggar DPRD Kota Padang, Maidestal Hari Mahesa. Menurut Mahesa, pengusulan anggaran tersebut dari Dinas Perhubungan dan Kominfo. “Sebelumnya untuk pangkalan angkot sudah sempat dibahas di Komisi III. Lalu Dishub Kominfo mengusulkan anggaran dalam KUA PPAS. Dalam waktu dekat akan dibahas,” kata Mahesa saat dihubungi, Senin (2/12). Tempat yang diajukan pihak Dishub, kata Mahesa, kawasan Atom Center atau disamping balaikota lama, tepatnya di lokasi penampungan pedagang Pasar Inpres III. Sayangnya, rancangan pangkalan angkot yang diajukan Dishub belum jelas. Sedangkan anggaran Rp 2,2 miliar yang diusulkan guna pembangunan tersebut juga dianggap terlalu besar bila hanya yang direncanakan lajur-lajur saja. “Bila membangun lajur-lajur saja tentu dengan anggaran Rp.2,2 miliar tersebut sudah cukup, bahkan itu terlalu besar. Bila yang akan dibangun pangakalan sebagaimana terminal standar tentunya anggaran itu sangat minim,” ujarnya. Untuk itu, lanjutnya, Dishub perlu merinci lebih jelas perencanaan pembanguan pangkalan angkot itu dalam pembahasan nanti. Secara pribadi Mahesa memandang, Balaikota Padang yang lama merupakan kawasan bersejarah yang patut menjadi cagar budaya dan mestinya dilestarikan dengan menata tempat tersebut sesuai nilai historisnya. Bila dibangun pangkalan angkot di tempat tersebut, tentunya tak pantas, karena tak ada jaminan tak akan semrawut nantinya. Sementara itu dihubungi terpisah, Pengamat Ekonomi Unand, Prof. Firwantan mengatakan, penentuan lokasi terminal atau pangkalan angkot harus berdasarkan kajian yang jelas oleh tim ahli. “Mestinya Kota Padang memiliki kawasan-kawasan tertentu. Seperti kawasan pasar tradisional, kawasan pasar barang-barang impor, kawasan pemerintahan dan kawasan lainnya. Jika terkonsentrasi pada satu kawasan, maka tidak ideal. Sebab, akan terjadi penumpukan, kesemrawutan,” katanya. (h/pmc)

Satpol PP Jalani Tes Urin PADANG, HALUAN – Satpol Pamong Praja Kota Padang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang mengadakan tes urin untuk semua anggota Satpol PP Kota Padang terkait pemakaian narkotika, Senin (2/12). Pemeriksaan ini dilakukan di kantor Satpol PP Kota Padang, Jalan Tan Malaka, Padang.

PERIKSA URIN — Tes urin anggota Satpol PP Kota Padang yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Padang di kantor Satpol PP. WAHID

Pemeriksaan urin ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya anggota Satpol PP yang memakai narkotika. Dari hasil pemeriksaan sementara oleh Dinas Kesehatan, belum ada anggota Satpol PP yang diduga memakai narkotika. Tapi hasil ini belum akurat, hasil pastinya akan diserahkan oleh Dinas Kesehatan pada pihak Satpol PP pagi ini. “Hasil pemeriksaan ini belum akurat, kami akan melakukan pemeriksaan lagi dan akan diserahkan ke pihak Satpol PP besok pagi,” ungkap Rita Sumarni, salah satu pemeriksa dari Dinas Kesehatan. Anggota Satpol PP yang diperiksa kemarin sekitar 200 orang. Karena keterbatasan waktu, pemeriksaan ini tidak bisa diselesaikan dalam satu hari, sehingga pemeriksaan ini akan dilanjutkan Selasa (3/12). Jika seandainya dari

hasil pemeriksaan ada yang dinyatakan positif, maka pihak Dinas Kesehatan akan memberikan hasi tersebut ke Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk diperiksa lebih lanjut. “Jika ada hasilnya yang positif, maka kami akan memberikan hasil tersebut kepada BNN untuk diperiksa lebih lanjut,” tambah Rita. Kepala Satpol PP Kota Padang, Andree H. Algamar juga mengungkapkan hal yang sama. Jika ada anggotanya yang diduga memakai narkotika, maka mereka akan diserahkan kepada BNN untuk ditindaklanjuti. “Tentu kita berharap bahwa tidak ada anggota Satpol PP yang menggunakan barang haram tersebut, tapi jika seandainya ada, kami akan menyerahkan mereka ke BNN untuk ditindaklanjuti,” pungkas Andree. (h/mg-awa)

PSBN Tuah Sakato Gelar Perlombaan PADANG, HALUAN — Sebanyak 50 penyandang disabilitas menggelar berbagai aneka lomba di PSBN Tuah Sakato, Kalumbuk, Senin(2/12). Adapun aneka lomba yang diadakan adalah lomba catur, tenis meja, lomba terompa panjang dan lomba kebersihan asrama. Heni Yunida Kepala UPTD PSBN Tuah Sakato Padang menyatakan, sejak berdiri 1993 dibawah binaan binsos provinsi Sumbar, PSBN Tuah Sakato terus menghasilkan alumni

yang berketerampilan. Yang telah berjumlah sebanyak 187 orang dan sebanyak 87 orang telah membuka klinik message dan profesi lainnya. Dikatakannya, dengan aneka lomba yang ada di harapkan para penyandang disabilitas memiliki jiwa kekompakan, saling kerja sama dan memiliki kecakapan melalui latihan. Selain itu diharapkan mereka memiliki ketelitian, strategi dan kecakapan diri.

Acara yang digelar ini merupakan bentuk peringatan hari Internasional penyandang disabilitas yang jatuh pada 3 desember (hari ini-red). “Dengan perlombaan ini, semoga penyandang disabilitas memiliki kepribadian dan keterampailan yang baik dengan didikan selama 3 tahun di PSBN Tuah Sakato,”.katanya kepada Haluan Senin (2/12) Dikatakannya, saat ini siswa PSBN tuah sakato berjumlah 50 orang. Mereka

berasal dari Sumbar, Riau dan Jambi. Saat ini jumlah alumni dari PSBN tuah sakato telah mencapai 187 orangt . Dimana para usia adalah tuna netra yang berada diusia produktif, di umur 15 sampai 35 tahun. Sementara itu, Nanan Suryana, Kasi Pelayanan, Keterampilan dan Kecakapan PSBN Tuah Sakato menyatakan, sekolah disabilitas PSBN Tuah Sakato memakai sistem asrama 3 tahun. Selama itu, para siswa dibimbing sosial dan

keagamaanya, perilakunya dan keterampilan serta keseniannya. Pada saat itu para siswa selain diberikan keterampilan sembari juga diobati mata mereka. “Dengan berbagai aneka lomba, semoga dapat menghapuskan hambatan para tunanetra dalam mewujudkan cita-cita. Keterbatasan harus dihargai, dan bukanlah penghalang memiliki keterampilan untuk itu kami terus membimbingnya,” katanya. (h/cw-lex)

KEPALA BNPB DI UBH

Penanggulangan Bencana Perlu Kearifan Lokal PADANG, HALUAN— Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif mengatakan, dalam bencana ada kebijakan publik yang

perlu diperhatikan. Syamsul Maarif menyebutnya sebagai sisi kearifan lokal. Hal itu disampaikan Syamsul saat memberikan kuliah bagi mahasiswa

Pascarsarjana Management Resiko Bencana Universitas Bung Hatta dengan materi “Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas di Indonesia”, Kampus I UBH Ulak Karang, Selasa (3/12). Ia menjelaskan, kearifan lokal yang dimaksud adalah pendekatan kepada pimpinan tertinggi dalam kelompok sosial. Ia memberikan contoh seperti halnya kearifan lokal “smoong” di Simeleu Aceh. Ditambahkannya, kearifan-kearifan lokal di setiap daerah sebenarnya mempunyai pesan-pesan tersendiri terhadap kebencanaan. “Di Sumatera Barat, ada banyak kesenian dan budaya masyarakat Minang yang menyampaikan pesan-pesan tentang kebencanaan, seprti kesenian randai, rabab pasisia maupun petatah petitih dan pantun-pantun orang Minang”, ujarnya. Disebutkan Syamsul, untuk melakukan perubahan paradigma tentang kerentanan bencana, tidak lah sulit jika pimpinan tertinggi

>> Editor : Afrianita

dari suatu kelompok masyarakat tersebut yang dipengaruhi sehingga warga dan orang di sekitarnya pasti akan berubah dan masyarakat akan mengikuti dan patuh apa yang disampaikan pimpinan tersebut. Kegiatan kuliah bersama Ka.BNPB tersebut di ikuti oleh semua mahasiswa Program Pascasarjana Manajemen Pengurangan Resiko Bencana Universitas Bung Hatta, tidak ketinggalan Walikota Padang serta Rektor Universitas Bung Hatta Prof.Dr. Niki Lukviarman, SE,AKt,MBA pun ikut membaur bersama mahasiswa mengikuti materi kuliah yang diberikan secara sistimatis, santai dan lebih banyak berdiskusi. Dr. Syamsul Maarif sendiri adalah salah satu Dosen di Program Pascasarjana Manajemen Pengurangan Resiko Bencana Universitas Bung Hatta, sejak di luncurkan beberapa waktu yang lalu. (h/ita)

>> Penata Halaman : Habli


11 RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Kinali Segera Helat Pilwana

SISWA SMPN 1 LEMBAH MALINTANG

Ukir Prestasi Tingkat Nasional PASBAR, HALUAN — Tiga siswa SMP Negeri 1 Lembah Melintang, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), berhasil meraih prestasi Juara III, Tingkat Nasional, saat mewakili Sumbar ke pentas Nasional dalam lomba Cerdas Cermat(CC) Pendidikan Agama Islam (PAIS) di Bekasi, Jawa Barat, minggu lalu. Sebelum di terbangkan ke Bekasi, tanggal 22 November 2013 lalu ketiga siswa SMPN 1 Lembah Melintang mengikuti Training Centre (TC) di Padang. Ketiga siswa /i tersebut adalah, Khairil Muaddin, Zilla Fauza, dan Shelfi Hariyani, kata Kepala SMPN I Lembah Melintang Defi Irawan, pada wartawan di ruang kerjanya kemarin. Kepala sekolah Defi Irawan mengatakan, mereka berangkat bersama Rahmawati, guru pembimbing sekaligus pendamping pada kegiatan bergengsi tingkat nasional tersebut. Mereka mengaku sangat bangga membawa nama Pasbar di tingkat Nasional. Pada babak penyisihan tinggal empat Povinsi yakni Provinsi Sumbar, Banten, Bangka Belitung, dan DKI Jakarta. Ia merasa bangga karena anak didiknya bisa masuk ke babak Semi Final, sebut Devi Irawan. Saat semi final, generasi Pasbar yang dibawanya berhasil mengalahkan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat. Sehingga Sumbar yang dibawa generasi Pasbar itu bisa ke babak final. Dengan persaingan yang begitu ketat untuk memperrebutkan juara dalam perlombaan PAIS tingkat nasional tersebut. Saat di final, Pasbar yang mewakili Sumbar, memperoleh Juara III. Sedangkan juara II Sulawesi Selatan, dan JuaraI Jawa Barat. Juga di katakannya, sebelum tiga siswa SMPN 1 Lembah Melintang ditetapkan sebagai utusan provinsi ke tingkat nasional, sebut Defi Irawan tanggal 1-3 November 2013 lalu, mereka berhasil meraih juara I pada kegiatan serupa tingkat Sumatera Barat di Padang. Tiga siswa SMPN1 Lembah Melintang itu mampu mengukir pretasi tingkat provinsi di Padang, dalam cabang CC beberapa waktu lalu. Prestasi yang mereka miliki itu ternyata sekaligus membuat mereka masju ketingkat nasional.(h/dka)

REOG — Kesenian Reog Ponorogo juga ditampilkan dalam rangka memeriahkan MTQ Nasional XXXV Tingkat Sumbar di Pasbar, yang hari ini akan berakhir pelaksanaannya. ANDIKA

HARI INI MTQ NASIONAL XXXV SUMBAR BERAKHIR

Pasbar Sukses Menjadi Penyelanggara PASBAR, HALUAN — Hari ini Musbaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXV Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kabupaten Pasaman Barat berakhir.Para kafilah dan oficial serta tamu yang adatang saat penutupan akan harap-harap cemas. Pasalnya, pada saat itu juga diumumkan perolehan medali disetiap cabang perlombaan, serta pengumuman daerah mana yang berhak menyandang status juara umum pada MTQ kali ini. Sekretaris Panitia MTQ XXXV, Getri Ardenis kepada Haluan kemarin mengatakan, penutupan MTQ XXXV itu menjadi agenda utama dari

AKRAB — Bupati Pasbar, H. Baharuddin R akrab dengan Kapolres Pasbar, AKBP Sofyan Hidayat dalam suatu acara disela-sela kegiatan MTQ Nasional yang tengah berlangsung di Pasbar. ANDIKA

serangkaian agenda pelaksanaan MTQ. Selain akan ditutup secara resmi, baru pada saat itu akan diketahui perolehan medali disetiap cabang perlombaan. Sekaligus disaat itu juga akan diberikan hadiah pada pemenang. Disampaikan, acara penutupan MTQ juga dikemas meriah, tidak jauh beda dengan saat pembukaan. Yang membedakan, pada penutupan akan ada penambahan waktu yang cukup signifikan, sebab akan diumumkan pemenang dan pemberian hadiah. “Akan sama meriahnya dengan pembukaan, sebab penutupan ini juga tidak kalah menariknya dari pembukaan, baru pada saat penutupan akan diketahui pemenang lomba,” kata Getri. Lebih lanjut dia sampaikan, perlombaan MTQ terus berlangsung dengan aman dan lancar. Setelah melewati babak penyisihan, sejak Selasa pgi hingga tengah malam dilangsungkan final pada masingmasing cabang perlombaan. “Perolehan medali baru akan diketahui pada acara penutupan, sebab final baru dilaksanakan hari ini (Selasa -red) hingga malam, dewan hakim baru akan melakukan sidang pemutusan besok pagi (Rabu -red) menjelang penutupan MTQ,” terangnya. Kendati demikian, harapan untuk kontingen Pasaman Barat meraih medali sebanyak-banyak pada MTQ kali ini terbuka lebar. Sebab, disetiap penampilan putra-putri Pasbar itu berlomba, selalu menampilkan kemampuan maksimalnya. Selain itu, kondisi fisik kafilah juga terjaga

dengan baik dan fit. “InsyaAllah kafilah kita akan mendapatkan hasil terbaiknya, semua cabang yang diikuti terlaksana dengan sukses dan maksimal,” tugas Kabag Kesra itu. Sementara itu, Bupati Pasbar, H. Baharuddin R yang dihubungi secara terpisah mengatakan, dengan berakhirnya MTQ yang akan ditutup hari ini, maka sudah terlaksanalah alek besar MTQ XXXV dengan sukses dan aman di Pasbar. Tentu hal ini menjadi prestasi yang gemilang pula bagi Pasbar, telah sukses menjadi tuan rumah. Harapannya kesuksesan pelaksanaan MTQ jangan hanya dilihat dan diukur dari prestasi kejuaraan semata, namun juga harus dari sisi out put sejauh mana kegiatan mampu memberi hikmah dan nilai tambah untuk peningkatan pemahaman, penghayatan dan pengamalan nilainilai Al-Quran guna membentuk manusia Pasbar beriman. Bupati menekankan supaya nilainilai ini harus menjadi bagian integral dalam setiap aktivitas kehidupan dan pembangunan Pasbar.”Ini menjadi penting, karena spirit utama yang dibawakan Al-Quran adalah semangat persatuan dan kebersamaan, etos perdamaian dan menjauhi permusuhan guna mewujudkan masyarakat berperadaban, sesuai pula dengan visi kita Membangun Pasaman Barat Diatas tadah agama,” jelasnya. Ia juga mengatakan, dengan berakhirnya MTQ ini diharapkan Pasbar ke depan menjadi daerah yang Islami, jauh dari sikap kekerasan dan kezaliman, menghargai demokrasi dan tidak melakukan tindakan pemaksaan kehendak, apalagi melawan hukum. Sehingga Tuah Masabo ini menjadi negeri yang “baldatun thayyibatun warabbun ghafur”. ungkap Bahar. (h/dka)

Masyakarakat Jangan Takut Laporkan KDRT PASBAR, HALUAN — Lima sektor sasaran pengaplikasi program Standar Pelayanan Minimal (SPM) PPPA diharapkan makin giat sukseskan aplikasi program di wilayah tugas masing-masing. Sebab hal itu bertujuan memberikan perlindungan pada perempuan dan anak, atas persoalan yang mereka hadapi baik dalam keluarga, dan pada situasi lainnya yang membutuhkan perlindungan. Hal tersebut dikatakan Kepala Kantor Permberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Kabupaten Pasaman Barat, Harlina Saputri pada Sosialisi SPM yang dimotori KPPPA di Aula Kantor Bupati Pasbar beberap waktu lalu. Adapun pelaku SPM PPPA diantaranya seluruh Camat, Wali Nagari, TP-PKK Kecamatan dan Nagari, serta Kepala Puskesmas se-kabupaten setempat. “Lima sektor sarana pengaplikasian program ini, diharap

giat memberikan sosialisasi SPM pada lingkungan sesuai Tupoksi masingmasing. Sebab, program ini sangat bermanfaat dan sangat penting demi melindungi hak memperoleh rasa mana, nyaman dan perlindungan lainnya untuk sebuah keluarga, terutama perempuan dan anak-anak. Sebab, dua objek dari aplikasi program SPM ini sangat rentan mengalami persoalan dimaksud,” ujarnya. Dijelaskan, layanan yang bisa di nikmati warga sasaran program SPM ialah, persoalan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan dan pelecehan sex sual, dan hal terkait lainnya. “Hidup dengan rasa aman dan nyaman itu idaman semua orang, terutama dalam rumah tangga, tidak kita pungkiri terkadang ada percekcokan kecil sebagai ‘bumbu’ rumah tagga yang akhirnya bisa diselesaikan dengan baik. Namun, terkadang pada situasi yang tidak di inginkan,

persoalan tersebut bisa jadi besar yang berakibat fatal pada anggota keluarga. Makanya, melaui SPM persoalan dimaksud diharap dapat mewadahi penyelesaiannya ke arah yang jauh lebih baik, tanpa merugikan satu sama lainnya,” sebutnya lagi. Disamping itu, Kasi KPPPA Pasbar Asmar mengakui. Pihaknya berserta Satker terkait komit upayakan kesuksesan aplikasi program SPM tersebut, kendati di Pasbar kasus KDRT belum terlalu menjadi perhatian yang mengkhawatirkan. “Tidak bisa kita pungkiri, di Pasbar, sesuai data ada indikasi kasusu KDRT pernah ada. Kita berharap, melalui program SPM ini indikasi meningkatnya angka kasus KDRT di Pasbar dapat kita tekan serendah mungkin,” sebut Asmar. Disampaikan, disamping lima satker sasaran pengaplikasi program SPM, pada warga pihaknya mengajak. Untuk turut memberikan kontribusi

demi suksesnya program tersebut, langkah yang bisa di ambil iyalah memberi informasi dan laporan pada satker terkait jika mengetahui terjadi KDRT di lingkungan tempat tinggal. Tidak hanya korban yang bisa melapor, warga juga berhak memberi informas pada Satker terkait. Jangan ragu, bagi korba pelapor yang membutuhkan perlindungan lebih, KPPPA telah menyediakan fasilitas prima, yakni tersedianya Rumah Aman tempat inap korban, psikolog, ditambah fasilitas lainnya secara gratis,” tungkasnya. Lebih jauh bebernya. Demi lebih sempurnanya gerakan SPM, pihak KPPPA bersama pemerintah daerah saat ini tengah mengupayakan MOu dengan Instansi Fartikal yang ada di kabupaten setempat, seperti Polisi Resor (Polres), Kejaksaan, Pengadilan dan lainnya di Pasbar, yang akan di sepakati pada akhir 2013. (h/dka)

PASBAR, HALUAN — Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Kinali Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat sudah diambang pintu. Kemarin Badan Musyawarah (Bamus) Nagari Kinali mulai membicarakan penetapan calon dari lima bakal calon yang mendaftarkan diri. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kesepakatan tentang penetapan calon tersebut. Pembicaraan masih berlangsung alot dan penuh dengan keteliatian dalam penetapan calaon yang bakal bertarung dalam pilwana periode 2014 - 2020. “Kita baru membicarakan untuk penetapan calon, bisa saja yang lima ini kita tetapkan, bisa juga akan kurang dari lima calon yang ditetapkan. Kemudian setelah calon ditetapkan, panitia Pilwana akan tetapkan nomor urut para calon tersebut melalui rapat panitia dan bamus,” ungkap Ketua Bamus Nagari Kinali, Jasmir Sikumbang, Selasa (3/12). Dia katakan, lima orang tokoh asyarakat nagari yang masuk pada dartar Bakal Calon (Balon) Pemilihan Walinagari (Pilwana) Kinali dibicarakan penetapan Balon Pilwana kinali menjadi Calon Tetap Pilwana kinali oleh pihaknya bersama pihak Muspika Kinali, pihak KAN Kinali, LPMN Kinali. “Jika tidak ada haral melintang pada proses pembicaraa hari ini, kita akan tetapkan nama-nama Calon Pilwanan dari 5 peserta yang mengembalikan data lengkap. Tpai belum dipastikan apakah ditetapkan ke-5 nama itu, atau ada pengurangan,” tegasnya. Dijelaskan, dari 8 anak nagari yang mengambil formulir pendaftaran Pilwana Kinali, hanya 5 nama yang menyerahkan data pada panitia hingga masuk tahapan ferifikasi data. Terpisah, terkait penetapan nama calon tetap oleh pihak terkait, sejumlah warga nagari setempat diantarnya, diantaranya, Imul (24), M. Dani (28) dan lainnya berharap, Satuan Kerja Terkait (Satker) Pilwana Kinali, agar lepas dari kepentingan pribadi atau kelompok.Sebab mereka khawatir, nagari kinali yang kaya akan berbagai potensi ini di pimpin oleh oknum anak nagari yang tidak baik. “Pada pemerintahan Nagari Kinali, jajaran Panitia Pilwana dan terkait lainnya kami sangat berharap, agar benar-benar bekerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsinya. Sebab kami tidak ingin, kemajuan akan ketersediaan berbagai potensi yang ada di nagari ini, hanya di nikmati oleh sekelompok orang saja. (h/dka)

Atribut Caleg di Mobil Pribadi Tidak Dilarang PASBAR, HALUAN — Bagi caleg yang ingin memasang atribut kampanye dimobil pribadinya oleh Panwaslu Kabupaten Pasaman Barat dibolehkan. Pemasangan atribut kampanye dimobil pribadi karena masuk dalam kendaraan pribadi yang bebas dimanfaatkan sebagai ajang pemasangan alat peraga. Ketua Panwaslu Pasaman Barat, Elvi Sukaisih di Simpang Ampek, mengatakan pemasangan alat peraga kampanye di kendaraan tidak dilarang “Kita hanya melarang alat peraga kampanye dilokasi yang dilarang dan di luar zona yang telah ditetapkan seperti di fasilitas umum, sekolah, sarana ibadah dan pepohonan,” ujar dia. Pihaknya meminta calon anggota legislatif maupun pengurus partai politik yang memasang spanduk kampanye di luar tempat yang disediakan, untuk segera menurunkan atribut tersebut. “Jika tidak diturunkan, tentunya akan ditertibkan oleh tim gabungan nantinya karena sudah ada kesepakatan bersama dengan Pemkab Pasaman Barat,” katanya. Dia mengharapkan pemilik atribut kampanye segera menurunkan atribut tersebut sebelum ditertibkan secara paksa oleh tim gabungan yang terdiri atas Satpol PP, Panwaslu, dan KPU Pasaman Barat. “Caleg yang peduli dan ingin menjadi teladan masyarakat, tentunya tidak perlu melanggar dalam berkampanye karena sudah disediakan tempat pemasangan atribut kampanye,” sebutnya. Ia menyatakan masyarakat juga bisa menilai caleg yang pantas dipilih, salah satunya taat aturan dalam hal pemasangan atribut kampanye. Hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan di seluruh kecamatan tentang pemasangan alat peraga kampanye. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua alat peraga yang melanggar aturan bisa ditertibkan. Semuanya harus mengacu pada zona yang telah ditetapkan oleh KPU,” katanya. Zona kampanye telah ditetapkan oleh KPU Pasaman Barat mengacu pada Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2013. Pemasangan alat peraga kampanye berupa spanduk diperbolehkan disetiap kejorongan (kelurahan) sedangkan untuk baliho di masing-masing nagari (desa adat). Pemasangan spanduk di Kejorongan diperbolehkan masing-masing partai dan calon legislatif Sedangkan pemasangan baliho di tingkat nagari tidak diperbolehkan memasang gambar calon legislatif tetapi hanya baliho partai dan pengurus partai politik. (h/dka)

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Habli


12

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Pemkab Antisipasi Musim Paceklik

Lahan Bawang Merah Berkurang LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Kabupaten Limapuluh Kota, terkenal dengan lahan pertanian yang subur. Namun petani setempat, tidak begitu meminati menanam bawang merah dan bawang daun. Kenyataannya sedikit sekali petani yang mau bertanam bawang, sehingga kebutuhan bawang merah maupun bawang daun didatangkan dari luar daerah. Berdasarkan data tahun 2012, ternyata dari 13 kecamatan yang ada di Limapuluh Kota, petani bawang merah hanya ada pada tiga kecamatan saja menekuni bertani bawang merah. Itupun dengan lahan yang terbatas, seperti di Kecamatan Luak hanya seluas 1 hektare, Kecamatan Bukik Barisan seluas 4 hektare dan Kecamatan Gunung Omeh seluas 8 hektare. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Limapuluh Kota, Afrizul Nazar yang dihubungi, Selasa kemarin, mengakui petani kurang berminat bertani bawang merah maupun bawang daun di Luak nan Bungsu ini. Namun masyarakat bertani cabai cukup banyak, ada di setiap kecamatan. Data tahun 2012, lahan petani cabai dengan luas tanam 430 hektare, sedangkan produksi mencapai 3. 338,50 ton pertahun.(h/net)

Payakumbuh Incar Adipura PAYAKUMBUH, HALUAN — Walikota Payakumbuh diwakili Staf Ahli Walikota, Hendri Refdinal, SE, M.Si mengatakan, untuk merebut gelar Kota Adipura, Adiwiyata dan Kalpataru, bukan semata tanggung jawab Kantor Lingkungan Hidup Kota Payakumbuh. Seluruh elemen masyarakat di kota ini harus bersinergi, merebut gelar bergengsi itu. Karena itu, seluruh komponen harus memahami bagaimana cara memelihara dan mengelola lingkungan hidup yang baik, serta selalu berusaha menjaga dan mempertahankan eksistensi dan fungsi alam ini. Penegasan tersebut disampaikan walikota, ketika membuka acara Sosialisasi Pengelolaan Lingkungan Hidup yang diselenggarakan Kantor Lingkungan Hidup Payakumbuh, di sebuah hotel melati di Balaipanjang, Payakumbuh Selatan, selama tiga hari, 2-4 Desember 2013.(h/smt)

DIJUAL RUMAH RUMAH TIPE 36 di Perumahan Graha Agung Perdana Blok F 33. Lokasi strategis, tepi Bypass Anak Aie Koto Tangah (dekat dari Pasar Lubuk Buaya). Fasilitas Listrik & Air PDAM. Hub: 082170819700 / 081363447705 CATERING SAHATI CATERING, sedia katering rantangan, nasi box, rasa enak harga terjangkau, bisa harian/bulanan untuk pelajar, mahasiswa, karyawan, pegawai, rumah tangga, hub 081266612808 / www.facebook.com/Sahati Catering KECANTIKAN DE SOLO SPA & GALLERY, Spa dengan Rempah Alami. Terapis ber pengalaman. Juga menyediakan Aneka pakaian Tradisional Modern. Jl. Sa wahan Dalam No. 11 Padang JASA FOTOGRAFER VIDEO SHOOTING, untuk pre wedding, wedding, video clip, iklan dll, Studio 58 mandiangin bukittinggi, hub Ricky : 081266209910. JASA PHOTOGRAFER, melayani foto untuk sekolah , Pas Foto Siswa, Foto Kegiatan dll, cepat dan mantab, segera hubungi 085365364860 JUAL OLAHAN IKAN TELAGA SAMUDERA, CENTER MARKETING FISHERY, menye diakan produk olahan ikan berupa bakso ikan, nugget, otak-otak. Juga jual ikan segar. Jalan Hamka No. 78 C Padang Hp: 08126749714 ARSITEK DESIGN RUMAH, mewujudkan Rumah idaman anda baik itu Rehap atau Baru, Dengan metoda 3 Dimensi, bisa lansung konsultasi,Hub. 082382299983 DIGITAL PRINTING CV. VERTICAL CIPTA RELASI, melayani digital printing untuk baliho, billboard, spanduk sticker, branding car, x banner dll. Cepat dan hemat. Jalan Jhoni Anwar No. 68 Lapai Padang

LIMAPULUH KOTA, HALUAN — Jika musim paceklik menimpa masyarakat Kabupaten Limapuluh Koya, sejumlah gudang dan lumbung pangan khususnya padi sudah dipersiapkan Pemkab Limapuluh Kota, sejak beberapa tahun lalu. Jumlah tempat penyimpan pangan itu, di Limapuluh Kota, saat ini sudah mencukupi, terdapat 6 gudang pangan pada tiga kecamatan, 10 lumbung pangan untuk 10 kecamatan. Untuk pengelolaan gudang pangan, diberdayakan Gapoktan yang ada di kecamatan bersangkutan. Kecamatan yang tidak memiliki gudang pangan, sudah dibangun lumbung pangan. Disetiap lumbung pangan dibekali dana Rp40 juta untuk pembelian padi, dikelola kelompok tani yang dipercaya di kecamatan masing masing. INFRASTRUKTUR — Ibukota Kabupaten Limapuluh Kota, Sarilamak terus dibenahi. Infrastruktur pendukung ke ibu kabupaten itu terus dibenahi Kepala Kantor Ketadan makin membaik. NET hanan Pangan Limapuluh Kota, Gusdian Laora,ketika dihubungi di Tanjung Pati, kemarin menginformasikan, saat ini ke enam gudang LIMAPULUH KOTA, HA- kota yang baru tumbuh, perlu daerah melalui pemerintah pusat pangan yang ada dan 10 LUAN — Infrastruktur, dipersiapkan berbagai pem- dan investasi pemerintah. “Jika lumbung pangan sudah pendukung Ibu Kota Kabupaten bangunan termasuk infra- terobosan tidak dilakukan mulai memiliki stok padi atau (IKK) di Sarilamak, sebagai pusat struktur. Diantaranya, mem- sekarang, kemungkinan 20 tahun beras, sehingga Kabupaten pemerintahan, sosial budaya dan prioritaskan pembangunan pasar, kedepan pembangunan IKK tidak Limapuluh Kota, siap ekonomi sudah banyak kemajuan. rencana pembangunan terminal akan kunjung selesai. Pekerjaan menyalurkan pangan bila Ruas jalan pendukung ke IKK bus, angkot dan truk di ke- berat ini, sebagian mampu terjadi kekurangan pangan secara bertahap sudah mampu tinggian, air bersih yang ber- direalisasikan 2013 ini Sampai pada suatu daerah di Luak dirampungkan, sedangkan lan- sumber dari Solok Bio Bio, tahun 2015 pada akhir masa jutan alternatif Ketinggian-Batu diperkirakan mampu memenuhi jabatan bupati Alis Marajo, nan Bungsu ini. Menurut dia, untuk Balang sudah dapat dipastikan kebutuhan penduduk Sarilamak. diharapkan mayoritas pekerjaan Untuk itu, Pemerintah Ka- yang tersisa akan berhasil setiap gudang pangan dikerjakan tahun depan. berkapasitas 40 ton beras Disamping itu, jalan pen- bupaten Limapuluh Kota, masih dirampungkan. Dikatakan, pekerjaan pe- atau setara dengan 70 ton dukung IKK menuju kawasan memerlukan dana puluhan miliar Nagari Gurun dan sekitarnya, untuk merealisasikan segala ningkatan infrastruktur jalan GKG (gabah kering giling). kini sudah selesai dikerjakan kebutuhan tersebut. Namun lingkar Solok Bio-Bio ke Sari- Diutamakan di kawasan PT.Pebana Adi Sarana. “Pemkab biaya pembangunan infrastruktur lamak dan Sarasah Tanggo- sentra pertanian padi. Untuk Limapuluh Kota, punya komitmen dilaksanakan dengan system Harau-Rimbo Piobang, tembus itu, Gapoktan di nagari untuk menyelesaikan pekerjaan tahun jamak sesuai dengan ke Ketinggian Sarilamak juga diberdayakan membeli padi yang terbengkalai utamanya Perda nomor 3 tahun 2004 dan masuk prioritas. Untuk menye- petani sesuai dengan harga infrastruktur pendukung IKK Undang undang 23/2004, mem- lesaikan lanjutan pembangunan yang disepakati kelompok tersebut,” ungkap Kepala Bappeda bolehkan pembangunan IKK jalan alternatif Batu Balang- tani, namun tidak lebih Ketinggian, termasuk satu unit tinggi dari harga pasar saat Limapuluh Kota, Novian Burano, dengan tahun jamak. Solusi lain untuk pendanaan jembatan, membutuhkan biaya padi dijual. saat dihubungi kemarin. Kepada pengurus GapokMenurut dia, sebagai ibu- yang akan diterapkan, pinjaman sedikitnya Rp10 miliar. (h/zkf)

Infrastruktur Pendukung IKK Semakin Membaik

ADVERTISING BERLIAN , mengerjakan billboard, neon box, papan merek, promotion, percetakan, digital printing. Jl. Dobil No. 25 Padang. Telpn. 07517889392, HP. 081266502225. e-mail: berlianadvertising@yahoo.com DIRGA ANDESTAR, melayani cetak undangan, faktur, kop surat, kartunama, stiker, brosur, spanduk digital, stempel, neon box, plakat dll. Jln. Kampung Jawa Dalam II No. 32 (samping pos kamliang) HP, 082174905959 PEMBERSIH MOTOR LIC TRIPLE ACTION POLES, cara mudah dan aman buat member sihkan,mengkilap kan sekaligus melin dungi cat body motor anda, hub 085274301234, atau datang bandar belakang tangsi No 12 Padang OBAT HERBAL PUSAT HERBAL INT, sedia berbagai produk herbal ,izin BPOM, MUI serta halal. InsaAllah dapat menyembuhkan ber bagai penyakit. Jln. Jihad V Kubu Dalam RT/RW 01 ( Perum Kharisma 3 ). Hp: 0813 6334 6099 OBAT HERBAL, menyembuhkan stroke, jantung, hepatitis, diabetes, impotensi, ingin punya keturunan dll. Standar internasional, hub 081363763333 TURUN BERAT BADAN, Ingin turun berat badan 4 kg per minggu. Tanpa repot dan tetap bisa makan sepuasnya. Metode diet terbaru ditambah makanan organik, hub 085272950619 RAMBUT ANDA BERMASALAH? seperti rontok, botak ringan bahkan botak Parah! Green Angelica Solusinya. Penumbuh rambut super cepat, alami tanpa efek samping. Hub Agen Resmi Green Angelica, 082172171823 TERAPI LINTAH & JUAL MINYAK LINTAH, bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti Stroke, Asam Urat, Kolesterol, Jantung Koroner, Ginjal dll. Jl. Khatib Sulaiman No. 08 A Padang (Belakang Indoria Pres Per Mobil).Hj. Nurhayati : 0813 6399 2959 / 0751 444448 AYAM KATE

AKUARIUM DI JUAL AKUARIUM ukuran 100x45x45 cm, beli lebih dari 5 buah akuarium diantar langsung kerumah, hube 08972664162, atau langsung datang ke jalan citarum no 42 padang baru timur KEBUN SAWIT DIJUAL CEPAT SEBIDANG KEBUN SAWIT, luas 2.5 ha, Prospek untuk kebun,perumahan,Peternakan. Kec. Pancung soal Inderapura, Pesisir Selatan. Harga: 120.000.000 hub 0813 6373 3939 / 081374505201 LOWONGAN DIBUTUHKAN , Teknisi Komputer dengan syarat : Pria (umur max 27 th), Bisa Teknisi Komputer, SMU/TKJ/sederajat, Pas photo 3x4 = 1 lmbr, CV, ijazah. Kirim ke Jln.Teuku Umar no. 33 ADepan Kantor Pos Pasar Alai. Telp. (0751) 445102, HP. 082387962828 LOWONGAN Karyawan Perempuan, Muslim Taat Beribadah, Lulusan SMK Tata Boga, suka berinovasi dan bereksperimen dlm memasak, luwes dan cekatan. Mau memberi pendapat dan menerima kritikan. Kirim surat lamaran lengkap via email: yahriza@gmail.com. Keterangan lanjut hubungi SAHATI CATERING DI 081266612808

TOUR/TRAVEL BIRO DEBE TOUR, melayani penjualan tiket pesawat, Umrah dan Haji Plus, Online 24 Jam. Jalan dammar III No. 10 Padang, HP. 085364801230, 085271177977, 081374897200 PT. MINANG INDAH TOUR & TRAVEL, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga spesial dan bersahabat. Jalan Ujung Gurun No. 67 Padang, telp 0751 24053

SERVICE SERVICE HP, Terima servis hp, PC, laptop siap antar jemput untuk wilayah padang, kunjungi toko kami di jln Kampung Kalawi No. 26 Padang. MANDIRI SERVICE AC, melayani Service AC, Pasang Bongkar AC, Perbaikan AC, Tambah Freon, Perbaikan Elektronik lain kecuali TV, dalam & luar Kota Padang, hub 082174411830. JASA INSTAL LAPTOP, dengan berbagai windows seperti win xp,win 7dan win 8, harga terjangkau, jl Gelugur RT 001 RW 04, Kubu Dalam Padang Timur, Padang. OLIMPUS SERVICE KAMERA, terima service semua merek kamera dan jual beli. Video Syuting, Kamera digital dll. Jln. Jundul 5 No. 48 Tabing Padang. HP. 0813 6333 6822 (Al)

CV TRI PABARU, Kontraktor Digital Printing (OffsetAdvertising). Harga khusus akhir tahun untuk calek dan partai. Alamat : Jln. Khatib Sulaiman No. 5A Padang. Telp : 0751 9763312, HP. 0852 6388 8667. email : cvtripabaru@yahoo.com

DIJUAL ETALASE BEKAS JUALAN, kondisi masih ok, tidak ada kaca yg retak, kondisi sekitar 85%, boleh cek dulu, alamat di jl. Parakpisang No.10 blkng RST Tentara ganting, harga buka 950 rb

OBAT EDI, mengatasi ejakulasi DINI, Lemah syahwat, cepat letih, pasutri tidak bergairah,kaki bermasalah, kutu air, keputihan, BAB bermasalah. Izin POM dan MUI. Hub: 085274557202, 082170085411

AHKAM CELL, distributor pulsa elektrik,isi ulang,token pln,perlengkapan hp. Jln adinegoro no 89,simp. Perumahan monang. Telp;081275878896 (nofrianti) JASA PINDAH

ELNOCHA BORDIR KOMPUTER, menerima bordir baju, topi dll. Siap terima dalam partai besar/ kecil, bisa ditunggu. Komplek Pertokoan Korem Petak 7-8, Samping Mesjid Nurul Iman Padang, Hp: 0821 7030 1164

VISTA MOBIL, MOBIL APV 2010, Kijang LGX 2003, 2004, Kijang Grand 1993, 1994, Toyota Vios 2008, Colt PU 2005, Panther PU 2002, Escudo Nomade 1997, Avanza 2008, Honda City 2000, CRV 2004, Panther LS 2005, Luxio 2010 Type X. Jl. Kapas Panji No. 47E Bukittinggi, Hp. 081363299602

CELLULER CEMARA CELL, isi pulsa ulang, Jln hamka no 19 parupuk tabing. hubungi : 08126792770, pak heddy. HARRY CELL, isi pulsa ulang, jual hp baru dan accecories hp. Jln hamka sebelah RM. Beringin, Hubungi : 085263843364

HENDRA CELLULAR, menjual hp baru,second,acc,service,isi ulang pulsa. Jln hamka no 14 parupuk tabing, Hubungi : 081277806303 (Bang jimi)

ETALASE

SURYA LISTRIK, memjual alat-alat listrik,elektronik dan service. Jln adinegoro simp perum. Gading permai3 lb buaya. Telp;08126751157 (pak datuak)

JASA PINDAH, Melayani jasa pindah rumah atau kost dan barang lainnya sekitar padang, bagi yang mau pindahan dapat menghubungi 085263194836

PT. BUNDA WISATA NUSANTARA, melayani penjualan tiket pesawat semua maskapai. Harga bersahabat. Jl. Raya Padang Indaruang (tanjuang saba No. 14) Telp. 0751-74274, 7809770, 7978580 padang JASA REFLEKSI PIJAT REFLEKSI KHUSUS PRIA, mengatasi keluhan pegal-pegal, ingin punya keturunan dll. Bisa dipanggil ke alamat. Hub Maman, 081363774570.

MM CELL, menjual hp baru dan second,tukar tambah,service,acc,pulsa isi ulang. Jln adinegoro no 22 lb buaya,padang. Telp;081266400736 (aldo)

JASA BUSANA

WECAN CELLULAR, menjual hp baru,second,acc hp,service dan isi ulang pulsa. Jln hamka no 22, parupuk tabing samping SMP 13, Hubungi :081266344116 (pak zaini)

MITRA STAMPS, melayani Best Printing Solution:Stempelwarna,stempelkristal,stempel cetakansablon, undangan,IDcard,namacraver, kartu nama, spanduk digital dll. Jln. Proklamasi No. 41, Telp : 0751-4419897, Padang. HP. 081363449806/085274437566

LUCI CELL, menjual acc hp,hp baru,token pln dan pulsa isi ulang. Jln adinegoro,simp brimob, Telp;081266574222 (bang rony)

TERIMA JAHITAN, Siap menerima jahitan dengan model apa saja dalam jumlah banyak, busana, seragam kerja, sekolah, dll kualitas dan harga berani bersaing hub 08982681885/ 081267772422.

ALFA RENTAL MOBIL, Antar Jemput Bandara, Rental Kendaraan Harian, Mingguan, Bulanan, Avanza, Xenia, Innova, APV, Fortuner, Harga relatif, Unit ready, Hub 751-9970033, 085263669669

DIJUAL, ayam kate jantan seharga Rp. 100.000 bagi yg berminat dapat menghubungi 085263194936 (tidak melayani SMS)

FAMILY BARU, service dan penjualan alat-alat listrik serta elektronik. Jln adinegoro no 14 cb,lb buaya padang. Telp;081374015093 (bang muslim)

REZZIVA CELL , menjual hp baru,second acc hp,isi ulang pulsa. jln adinegoro, lb buaya, koto tangah . Hubungi : 082389236427 (pak eldus jhoni) LISA CELL, jual pulsa elektrik dan acc hp. Jln adinegoro no 69 lb buaya,koto tangah. Hubungi : 081363222661 (anne liza zuloktora) SINAR CELL, service hp,acc,jual hp baru,pulsa isi ulang. Jln adinegoro no 65 lb.buaya padang samp. Bank nagari Telp;08126769657, (m.joni warman)

DIJUAL MOBIL

FEROZA BM, Plat th 1994 warna biru malam. toko mas melati indah. HP. 0812 6608 374, Telp. 0751 - 29551 Pasar raya, bertingkat fase iii/8 TANAH

DIJUAL TANAH, 291 m2. komp. parupuk sejahtera lestari. simp. gia (belakang komp. parupuk). hub : 081389135077 DIJUAL TANAH, luas tanah 250 m2 & 229 m2 (bersertifikat). Jln. Nurtanto Koto Tangah Parupuak Tabing Padang. Hub: 081267878966-085263459825 KOMPUTER S O F T WA R E S E RV E R P U L S A MURAH , tapi bukan murahan sudah teruji kehandalannya, langsung diinstalkan dan tinggal pakai.Hub Wardoyo Jln. Tanjung Indah V Blok C/36 Lapai Padang, hub : 07517055027, 085263978000 LAMPU LED US, dengan Kipas, tinggal colok ke power bank atau laptop. Juga terima jasa instal laptop/ komputer, game pc/android/ipad/ iphone, hub 081261888142 (SMS only)

ORIGINAL INK, pusat isi ulang tinta dan toner printer. Jl Jhoni Anwar No. 6 Lapai padang( Dpn Griya Mawar Sembada Indah) telp 0751 7804691, 081363593522 ALDHIYA COMPUTER, terima service antar jemput & service di tempat anda, private mengatasi masalah komputer anda khusus bagi mahasiswa, rumah tanggan. Hubungi 085274557202, 082170085411

tan memperoleh bantuan dana untuk modal yang berasal dari APBN masing masing Rp275 juta. Digunakan untuk pembangunan gudang cadangan pangan, kebutuhan cadangan pangan serta membeli padi petani, melalui Lembaga Distribusi Masyarakat (LDM) yang dibentuk Gapoktan penerima bantuan modal usaha tersebut, ulasnya. Dikatakan, bantuan modal bagi gudang pangan maupun lumbung pangan sebelumnya diseleksi diutamakan kelompok yang eksis, selalu berkarya untuk mensejahterakan anggotanya. Gapoktan penerima bantuan itu, diferivikasi tim terpadu dari dinas terkait, termasuk penyuluh sebagai pendamping guna memfasilitasi pelatihan teknnis bagi anggota kelompok tani. Dengan keberadaan gudang pangan maupun lumbung pangan, para petani bila menjual padi mereka tidak perlu lagi berurusan ke pasar maupun kepada pedagang pengumpul. “Para petani sebetulnya diuntungkan menjual produksi padinya ke Gapoktan, sehingga mereka akan terhindar dari praktek rentenir maupun tengkulak,”sebut Gusdian Laora. (h/zkf)

JASA ACCESORIES MOBIL ARAW FILM, KACA FILM & CUTTING STIKER, melayani pen jualan dan pemasangan Kaca Film, aneka sticker samblas dan cutting stiker. Jl Veteran No. 91 Padang, Telp 085264697457 Z & L RADIAL BAN, menjual ban dan velg (baru dan bekas) tambal tubeless, service AC mobil dll. Jalan Veteran No. 83 C Padang. Telp 081266024345

HAMSTER CAMBLE

DICARI KOMPUTER MATI

HAMSTER CAMBLE, dijual hamster camble, sehat dan lincah, warna menarik dan indah, hub 085831140887, bisa antar ke alamat.

DICARI, komputer mati atau sudh tak terpakai lagi dg harga menarik, seperti komputer pentium 1,2,3,4. juga membeli : monitor/LCD, AC, CPU, Handphone, mesin cuci, kulkas hub 081267625647

JASA BANGUNAN SPESIALIS TUKANG BANGUNAN DAN RENOVASI RUMA di Padang lain wilayah Sumatera Barat. Jujur, Amanah dan Profesional. Tukang dan kuli bangunan yg kami miliki berpengalaman mengerjakan proyek, hub 081267772422/0751-9587995 TALANG AIR RUSH JUAL TALANG AIR RUSH BARU , Rp.150.000,-/set , bagus , murah , cuci gudang , datang aja langsung ke jl kalawi raya timur no 56 Padang DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN, Dikontrakan rumah 2 kamar, ada garasi mobil, tempat aman bebas banjir dan jauh dari tsunami. Komp Perum Kharisma Permai Kubu Dalam. Hp: 0813 6305 8450 JASA EKSTERIOR SEJAHTERA ALLUMINIUM, mene rima pesanan konsen alluminium, partisi alluminium, pintu swing alluminium, jendela kesmen dll. Jl. Simpang Garuda Tunggul hitam No.9 Padang, hp: 08126727396

PEMASANGAN GIPSUM & CAT RUMAH, bisa untuk kantor/ruko, harga pemasangannya bisa d i a t u r, m a u h a r i a n / m i n g g u a n silahkan hubungi via tlp/sms 085264797936 CV. DAUK SUKSES MANDIRI, menerima pemasangan rangka kudakuda baja ringan, beserta atap, pemasangan plafon, les, profil dan sentral panel, jalan raya indarung No 30, hub 081374390060.

DIJUAL TANAH Dijual Tanah dengan Luas 250 M2 & 229 Mw (Bersertifikat). Alamat Jln. Nurtanto Koto Tangah Parupuak Tabing Padang. Hubungi : 0812 6787 8966 0852 6345 9825 LAIN-LAIN THALITA MUSIK & MITA TENDA, menerima layanan Orgen tunggal & sound system, Tenda pesta, Pelaminan, Shooting Video & Photography, Qasidah Modern. Jrg. Jalikur Patanangan/Balai Panjang, Tilatang Kamang Bukittinggi. Hp. 081374637581, 081266701490 AGEN BUAH RAJU, m e n j u a l bermacam-macam buah-buahan. Pasar Lubuk Buaya (samping RM. Saiyo) Hubungi : ni Wit, 082381438094 BENGKEL LAS BENGKEL LAS, menerima pesanan Kanopi, Polingget, Pagar, Tangga, Terali, Konstruksi baja tlp/sms Ari: 083182433906 Pin BB:264924bd CUCI KARPET CUCI KARPET, murah dan bersih, siap antar jemput, hub IHSAN CARPET WASH, Jln. Raya Parak Laweh Pampangan No. 15 C, Hub 07519593000, 087895583965 ACCESORIES MOBIL ALARM MOTOR ANTI MALING, Anti Rampas, Dan Hemat Daya merek ALARM MaxPro, Cuma 150 rb, hub Sigit 085766143275

CV. BUSSINIS ALI KAMPOENK JATI, menjual aneka furniture, ukiran asli jepara. Jln. Kampung Kalawi Timur No. 35B Kec. Kuranji Padang. Hub : 082363199990, Telp (0751) 24183 TOKO CERMIN ALVA GLASS, menerima Etalase, Rak piring, Jemuran Kain, Kusen Aluminium. Jl. Kampung Kalawi No. 31 Padang. Hubungi 081363505233 >> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman :Habli


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Urang Nan Salapan Puluah Bentuk Tim Pengkaji PADANG PANJANG, HALUAN — Wacana pemisahan diri Nagari Paninjauan Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanahdatar, untuk selanjutnya melebur dan menyatu dengan Kota Padang Panjang, mulai memasuki babak baru. Tim pengkajian penyatuan Paninjauan-Padang Panjang yang melibatkan segenap lembaga unsur di Nagari Paninjauan, yang resmi dibentuk pada Rabu pekan lalu, dijadwalkan akan menggelar pertemuan dengan pihak Kerapatan Adat Nagari (KAN) Paninjauan, Jumat (6/11) mendatang. “Agenda pertemuan dengan pihak KAN Jumat nanti, sekaligus akan dilanjutkan dengan penyerahan SK seluruh tim. Selanjutnya, mereka akan mulai bekerja sampai tiga bulan ke depan,” ujar Ketua KAN Paninjauan, Drs H Gustiar Jamal M.Pd Dt Sinaro Panjang kepada Haluan kemarin. Dikatakan, 11 orang anggota tim pengkaji yang dibentuk berdasarkan hasil rapat niniak mamak nan salapan puluah tersebut, diantaranya terdiri dari empat orang unsur niniak mamak, satu orang dari unsur cadiak pandai, dua orang dari unsur tokoh masyarakat, satu orang dari unsur bundo kanduang, satu orang dari unsur pemuda, dan satu orang lainnya dari unsur alim ulama. Dari serangkaian pertemuan yang melibatkan seluruh lembaga unsur di nagari bersama-sama dengan tokoh pemuka masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, terang Gustiar, beberapa pertimbangan yang menjadikan Paninjauan ingin menyatu dengan Padang Panjang, antara lain didasarkan kepada history, kultur, nilai adat, dan budaya, serta banyak hal yang memang telah merupakan satu kesatuan sejak dahulunya. Selama tim pengkaji bekerja untuk melakukan survey, sekaligus dalam rangka menyerap aspirasi murni dari masyarakat nantinya, Gustiar mengajak seluruh masyarakat Nagari Paninjauan untuk lebih terbuka dalam menyikapi wacana tersebut. Karena, selain memang sengaja diapungkan sejak jauhjauh hari, dari guliran wacana itu juga diharapkan akan terjadi pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat.(h/yan)

13

Dalam Seminggu, Agam Raih Tiga Penghargaan Nasional AGAM, HALUAN — Pemerintah Kabupaten Agam mendapatkan tiga penghargaan tingkat nasional dalam seminggu terakhir. Prestasi tersebut tidak lepas dari keseriusan pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Tiga penghargaan tersebut adalah, juara I Nasional Innovative Government Award (IGA) 2013 bidang pelayanan publik dari Kemendagri RI, Selasa (3/12). Kemudian juara I Nasional Abdhikarya Pangan Nusantara bidang Tanaman Hortikultura oleh Keltan Amanah Koto Tinggi, Kecamatan Baso, Kamis (28/11) lalu, dan juara I Nasional Abdibaktitani bidang pelayanan publik UPT B4K2P, Kecamatan Baso. Sebelumnya, program Agam menyemai telah dinilai oleh pemerintah pusat. Ada 4 kategori penilaian IGA yang diunggulkan, yakni tata kelola pemerintahan, pelaya-

nan publik, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah. Dari penilaian tersebut Agam meraih nilai tertinggi. Keltan Amanah Koto Tinggi, Kecamatan Baso berhasil memperoleh penghargaan Abdhikarya Pangan Nusantara Bidang Hortikultura, karena berhasil membudidayakan tanaman jeruk dengan kualitas terbaik. Prestasi ini merupakan penghargaan kedua yang diterima Keltan itu dalam bidang holtikultura. Sementara, Unit Penilaian Teknis Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (UPT-BP4K2P) Kecamatan Baso, Kabupaten Agam berhasil meraih juara I Nasional, karena berhasil meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian dengan pola terpadu. Diantaranya, meningkatkan hasil tani masyarakat dengan menggunakan pupuk organik. Bupati Agam Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Selasa (3/12) mengatakan, peningkatan pelayanan publik melalui program Agam Menyemai merupakan bagian rencana

pembangunan jangka menengah tahun 2011 hingga 2015. Menurutnya, pada dasarnya pemerintah hanya memberikan pelayanan melalui program yang terbaik, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat, dan memberikan masyarakat rasa kebanggaan dengan daerahnya. Prestasi ini bukan hanya

punya pemerintah, tetapi milik seluruh masyarakat Agam. Tim Teknis Holtikultura, Nasrul Sani mengatakan, keberhasilan Keltan Amanah menjadi terbaik nasional tidak terlepas dari pengelolaan tanaman yang dilakukan. Kelompok sudah melaksanakan Good Agricultural Practices (GAP), dan Standar

Operational Procedur (SOP) yang telah ditetapkan. Sementara itu, tokoh masyarakat Baso Bustamam, Dt. Manindiah mengatakan, keberadaan UPT BP4K2P di Kecamatan Baso sangat dirasakan oleh masyarakat. Pertumbuhan perekonomian petani dan masyarakat meningkat tajam. (h/yat)

TERENDAM — Hujan lebat, Selasa (3/12) meredam pemukiman dan areal perkebunan masyarakat, Nagari Manggopoh, Kabupaten Agam. Akibat kejadian ini mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp2 miliar. RAHMAT HIDAYAT

BUPATI Agam Indra Catri memberi ucapan selamat kepada Wali Nagari Bayur yang baru Zul Afwan, Sabtu (30/11). KASRA SCORPI

>> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Jefli


14

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Bupati Lantik Dua Wali Nagari SIJUNJUNG, HALUAN — Proses demokrasi di Nagari Limo Koto dan Palaluar Kecamatan Koto VII berakhir, menyusul dilantiknya Dasar dan H Dasril oleh Bupati Sijunjung Yuswir Arifin sebagai wali nagari. Prosesi pelantikan dua wali nagari terpilih hasil Pilwana beberapa waktu lalu, diawali dengan pengambilan sumpah jabatan dan pemasangan tanda jabatan wali wagari terpilih di gedung UDKP kecamatan, Selasa (3/ 11). Seiring dengan itu, Ketua TP PKK Kecamatan Koto VII, Ny Endang Roni melantik, Ny Jasmaniar Dasar dan Ny Jasmalinar Dasril sebagai Ketua TP PKK Nagari Limo Koto dan Palaluar. “Pesta demokrasi di Nagari Limo Koto dan Palaluar telah berakhir. Mari bersatu membangun nagari untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Yuswir Arifin usai pelantikan yang dihadiri anggota DPRD Provinsi Liswandi, Asisten I Jaheri, staf ahli bupati Syahrial dan kepala SKPD, Ketua TP PKK, Ny.En Yuswir Arifin, Camat Koto VII, Roni S, Muspika dan undangan lainnya. Ia mengatakan, perbedaan yang terjadi saat pemilihan merupakan dinamika demokrasi. Perbedaan itu, ulasnya, segera diakhiri dan kembali seperti sebelumnya. “Perbedaan saat pemilihan mari kita akhiri. Sekarang rapatkan barisan dan kembali bersatu membangunan nagari,” ingat bupati lagi. Bupati juga mengingatkan wali nagari yang baru saja dilantik agar menjalankan amanah yang diberikan masyarakat. Supaya itu terlaksana, diperlukan manajemen yang baik dan mampu mengelola serta menata pembangunan di nagari. Justru itu, ingat bupati lagi, jalankanlah amanah yang diberikan dengan baik seraya membenahi menajemen, sehingga apa yang menjadi harapan masyarakat tercapai. “Kepercayaan yang diberikan masyarakat adalah suatu kehormantan dan perlu dijaga dengan baik,” tutur Yuswir Arifin. Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada, Agustar dan Adisa atas pengabdiannya yang telah dilakukan selama bertugas menjadi wali nagari.(h/azn)

BAZ Bantu 190 Siswa Rp 54 Juta SIJUNJUNG, HALUAN — Badan Amil Zakat (BAZ) Kabupaten Sijunjung memberikan dana bantuan pendidikan untuk 190 siswa SD, SMP dan SMA di Kecamatan IV Nagari.

PENYERAHAN KUNCI — Bupati Sijunjung Yuswir Arifin menyerahkan kunci rumah layak huni (RLH) kepada salah seorang warga penerima program bedah rumah tahun 2013 di lapangan Prof M Yamin Muaro Sijunjung, Jumat (29/11). AZNELDI

Program Bedah Rumah Tak Layak Berjalan Sukses SIJUNJUNG, HALUAN — Program bedah rumah tidak layak huni berlangsung sukses. Bupati Sijunjung Yuswir Arifin bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) setempat menyerahkan kunci rumah layak huni (RLH) kepada 15 orang warga penerima manfaat program bedah rumah. Penyerahkan kunci RLH itu dilaksanakan pada upacara peringatan HUT Korpri ke-42 dan PGRI ke-68 di lapangan Prof M Yamin Muaro Sijunjung, Jumat (29/11). Darmi Purwati misalnya, satu dari 15 warga penerima program bedah rumah mengucapkan terima kasih kepada bupati beserta jajaran yang telah meluncurkan program bedah rumah tersebut. “Terima kasih pak, terima kasih pak,” ucap ibu tiga anak usai menerima kunci RLH. Kecerian juga terlihat dari warga

penerima program bedah rumah tersebut. Sebab, sebelum dibangun kondisi rumah mereka memang sangat memprihatinkan. Sekarang, rumah mereka sudah layak huni seperti warga lainnya yang memiliki cukup banyak uang untuk membangun rumah. Bupati Yuswir Arifin sendiri mengaku sangat gembira dengan keberhasilan program bedah rumah tersebut. Dia memberikan apresiasi kepada semua pihak yang turut serta membantu program tersebut. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung program ini,” ucap bupati. Ia mengatakan, program bedah rumah akan terus dilanjutkan, karena masih banyak warga Sijunjung yang belum memiliki RLH. Program ini, katanya, selain mengentaskan kemiskinan, pola pembangunan seperti ini juga menciptakan kebersamaan

dan membuat masyarakat termotivasi untuk ikut membangun. Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim mengapresiasi program bedah rumah yang dirancang Pemkab Sijunjung. “Terobosan yang dilakukan Bupati Sijunjung ini mendapat sambutan dari warga,” puji Muslim ketika meninjau dan meresmikan RLH di Jorong Sawah Tarok Nagari Padang Selatan, Kamis lalu. Menurut Muslim Kasim, upaya yang dilakukan Pemkab Sijunjung sangat mulia. Program yang dijalankan pun mengunakan konsep partisipasi masyarakat. Ia berharap, program bedah rumah yang dilakukan Pemkab Sijunjung dapat dijadikan model oleh kabupaten/kota di Sumbar. “Saya berharap, program bedah rumah di Sijunjung dapat menginspirasi kabupaten/kota lain di Sumbar,” harapnya.(h/azn)

Penyerahan dana pendidikan itu dilakukan oleh Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin dan diikuti Camat IV Nagari, Riky Mainaldi Neri di gedung UDKP setempat, Senin (2/12). Nilai bantuan yang diberikan bervariasi. Untuk pelajar SD Rp 250 ribu per orang, SLTP Rp 300 ribu per orang dan SLTA sebanyak Rp 350 ribu per orang. Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp 54 juta. Bupati Yuswir Arifin berpesan kepada para siswa yang menerima dana bantuan pendidikan dari BAZ untuk memanfaatkan uang tersebut sebaik-baiknya. Bantuan itu, katanya, untuk memotivasi siswa untuk lebih giat belajar dan melanjutkan pendidikan. “Pendidikan salah satu faktor pendukung kemajuan bangsa,” ucap Bupati Yuswir Arifin, usai menyerahkan dana bantuan pendidikan. Sekretaris BAZ Kabupaten Sijunjung Syamartizen Dt Intan Batuah, menyebutkan, kegiatan ini merupakan program rutin dari BAZ Sijunjung untuk menyalurkan dana bantuan pendidikan kepada masyarakat kurang mampu. “Penyerahan dana bantuan pendidikan untuk siswa kurang mampu ini merupakan kegiatan rutin dari BAZ Kabupaten Sijunjung,” ujar Sy Dt Intan Bantuah. Ia menyebutkan, alokasi dana bantuan pendidikan yang disediakan BAZ Kabupaten Sijunjung untuk siswa kurang mampu sebesar Rp 200 juta. Sebanyak Rp 54 juta diberikan untuk siswa kurang mampu di Kecamatan IV Nagari. Tingginya alokasi dana bantuan pendidikan untuk IV Nagari ini, sebutnya, karena pengelolaan zakat oleh Unit Pengelolaan Zakat (UPZ) Kecamatan IV Nagari juga tinggi. Sebagai imbalannya, anggaran tersebut diserahkan lagi ke kecamatan. (h/azn)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Rahmi


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

15

Telkomsel Targetkan 130 Juta Pengguna JAKARTA, HALUAN — Operator seluler Telkomsel saat ini memiliki 128 juta pengguna. Hingga akhir 2013, yang tak sampai 30 hari lagi, Telkomsel menargetkan dapat meraih 130 juta pengguna di seluruh Indonesia.

TELKOMSEL — Operator seluler Telkomsel saat ini memiliki 128 juta pengguna. Hingga akhir 2013, Telkomsel menargetkan dapat meraih 130 juta pengguna di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, pelanggan terbesar masih disumbang dari layanan prabayar. Direktur Sales Telkomsel Mas’ud Khamid mengatakan, pelanggan Simpati saat ini 55 juta sampai 60 juta, sementara pelanggan kartu AS sebanyak 60 juta sampai 70 juta. Salah satu layanan yang akan ditingkatkan adalah data (internet). Pelanggan data Telkomsel saat ini ada 60 juta, naik 40 persen daripada periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan signifikan pengguna data terjadi di kota yang memiliki banyak industri kreatif, seperti Bali, Yogyakarta, Medan, Surabaya, dan Makasar. Mas’ud menjelaskan, Telkomsel tidak akan bermain lagi dalam perang tarif murah. “Kalau perang tarif terus, nanti tidak bisa tumbuh dan layanannya menjadi jelek,” ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (3/12). Untuk meningkatkan kualitas layanan, Telkomsel akan terus membangun base transceiver station (BTS). Tahun ini, Telkomsel membangun 15.000 BTS, yang membuat total BTS Telkomsel menjadi 67.000. Sejumlah 75 persen sampai 80 persen BTS tersebut sudah mendukung jaringan pita lebar (broadband). “Tahun 2014 kami akan bangun 15.000 BTS lagi, terutama di Indonesia bagian timur,” katanya. Menyikapi tahun 2014, Telkomsel menargetkan dapat menambah jumlah pelanggan menjadi 135 juta, dan layanan data tumbuh sebesar 30 persen sampai 40 persen menjadi 80 juta hingga 100 juta pelanggan data. (h/kcm)

Garuda “Right Issue” Semester I 2014

Eksportir Belum Percayai Bank Dalam Negeri

JAKARTA, (ANTARA SUMBAR) — PT Garuda Indonesia Tbk (Garuda) akan menerbitkan saham baru atau “right issue” sebesar 10 persen pada semester I 2014. “Penunjukan penjamin emisi pelepasan 10 persen saham Garuda akan ditetapkan pada pekan depan,” kata Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar, di sela Seminar Prospek Ekonomi Indonesia 2014: “Tantangan Ekonomi di Tengah Tahun Politik,” di Jakarta, Selasa. Menurut Emirsyah, aksi korporasi “right issue” saham Garuda sudah mendapat per-

JAKARTA, HALUAN — Bank dalam negeri masih belum dipercaya oleh banyak eksportir untuk menampung hasil ekspor. Hal ini menyebabkan banyak eksportir yang enggan membawa devisa hasil ekspor ke Indonesia. Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan dan Kepatuhan Laporan Bank Indonesia (BI) Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, ketidakpastian situasi ekonoki dan nilai tukar rupiah yang makin lemah juga menjadi salah satu alasan eksportir enggan menyimpan devisa hasil ekspor (DHE) di perbankan domestik. “Eksportir tidak percaya dengan bank domestik, se-

setujuan dari pemegang saham sebagai amanat dari RUPS. Meski begitu Emirsyah tidak bisa merinci lebih lanjut seberapa besar nilai dana yang diperoleh dari “right issue” tersebut. Ia hanya menjelaskan, dana hasil “right issue” tersebut akan digunakan untuk pengembangan usaha, dan menambah penguatan modal. Pengembangan usaha Garuda yang dimaksud seperti ekspansi pembukaan rute-rute baru baik di dalam negeri maupun rute internasional. “Pada rute international tahun depan (2014) kami akan reali-

sasikan pembukaan penerbangan langsung (direct) ke London,” ujarnya. Dana hasil right issue tambahnya, murni untuk pengembangan layanan usaha, tidak untuk pembelian pesawat. Ia menjelaskan, pembiayaan pengadaan pesawat Garuda pada tahun 2014 sudah tersedia, dari perbankan dan lessor (perusahaan pemberi jasa sewa beli). Hingga kini tutur Emirsyah, jumlah pesawat Garuda yang dioperasikan mencapai 131 unit. “Tahun depan (2014) akan ada tambahan pesawat sebanyak 27 unit lagi,” ujarnya. (h/ans)

mentara bank di luar negeri lebih tertata. Belum lagi perjanjian mereka biasanya memiliki perjanjian eksportir dengan head office-nya, dan susah melakukan perubahan. Jadi mereka telanjur percaya dan melakukan perjanjian dengan head office-nya,” kata Wiwiek di Gedung BI, Selasa (3/12). Meskipun begitu, Wiwiek menyatakan DHE tak bisa sepenuhnya masuk ke perbankan dalam negeri. Ini karena bervariasinya kegiatan ekspor. “Tidak mungkin DHE 100 persen masuk karena kegiatan ekspotir itu bermacam-macam, ada yang hanya mendapatkan jasa sehingga ada nilai tam-

bahnya. Ada juga ekspor yang langsung diterima tunai, contohnya ekspor penjual Tanah Abang dan ekspor yang masuknya ke pemerintah yang dilakukan Pertamina dan BUMN,” ujarnya. Lebih lanjut Wiwiek menjelaskan, sosialisasi kepada eksportir ke depannya akan terus dilakukan. Ini akan berdampak pada menguatnya stabilitas makroekonomi dan sumber pembiayaan ekonomi, serta mengaktifkan pasar valuta asing dan meningkatkan kedalaman pasar keuangan di dalam negeri. “Harapannya 90 persen. Ini artinya potensi kita untuk rupiah semakin stabil dan aman,” kata dia. (h/kcm)

Cadangan Minyak Dunia Hanya 53 Tahun Lagi JAKARTA, HALUAN -Terus meningkatnya kebutuhan minyak bumi salah satunya untuk bahan bakar kendaraan, membuat stok minyak makin berkurang. Saat ini cadangan minyak di dunia tersisa hanya sampai 53 tahun lagi. Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Hadi Purnomo mengatakan, cadangan energi fosil dunia saat ini makin menipis, salah satunya minyak bumi yang saat ini hanya cukup sampai 53 tahun lagi. “Minyak bumi akan habis dalam waktu 53 tahun lagi, itu merupakan seluruh cadangan minyak yang ada di dunia saat ini,” ungkap Hadi dalam Seminar Konservasi Energi Nasional, di Balai Kartini,

Jakarta, Selasa (3/12). Jumlah tersebut dihitung berdasarkan total seluruh cadangan minyak di dunia pada 2012, yaitu di bawah 200.000 juta ton. Hadi menambahkan, untuk cadangan batubara di dunia saat ini hanya cukup sampai 109 tahun lagi, dan gas bumi hanya cukup sampai 55 tahun lagi. “Dengan cadangan yang ada dan tingkat produksi seperti pada 2012, maka batubara dunia akan habis dalam waktu 109 tahun lagi, dan gas bumi akan habis dalam waktu 55 tahun lagi. Namun kalau kita mengembangkan dan memanfaatkan energi matahari untuk memasok kebutuhan energi, diperkirakan renewable

energy dari matahari akan bersinar sampai dengan 5 miliar tahun lagi,” ungkap Hadi. Hadi menambahkan, apalagi kebutuhan energi di dunia terus meningkat tajam tiap tahunnya dibarengi dengan tumbuhnya ekonomi dunia. “Pertumbuhan ekonomi dunia diproyeksikan sebesar 3,25% pada 2013 dan 4% pada 2014, didimonasi oleh China dan India yaitu sekitar 8,2% dan 6,2%. Hal itu tentunya diikuti dengan kebutuhan energi dunia yang diperkirakan meningkat

sebesar 40% dari tahun 2009 ke tahun 2035 atau tumbuh sekitar 1,5% per tahun,” tutup Hadi. (h/dtf)

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Habli


16

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Nissan March Dibanderol Rp149,8 Juta - Rp191 Juta JAKARTA, HALUAN — Nissan March, salah satu “city car” yang populer di Tanah Air dan sebelumnya dirakit oleh Nissan Motor Indonesia di Karawang, Jawa Barat, kini diimpor utuh (CBU) dari Thailand.

Nike Rilis Smartwatch Tahun Depan TAIPEI, HALUAN - Setelah menghadirkan jajaran produk gelang pintar FuelBand, produsen perlengkapan olah raga Nike kabarnya juga siap merilis jam tangan pintar buatannya di tahun depan. Menurut laporan terbaru DigiTimes, Nike kemungkinan akan meluncurkan sebuah jam tangan pintar atau smartwatch paling cepat pada paruh pertama tahun 2014. Rumor yang diperoleh dari sebuah sumber suplayer di Taiwan ini juga menyebutkan, smartwatch besutan Nike ini sedang dalam tahap produksi di perusahaan EMS Flextronics International. Tidak diperoleh keterangan lanjutan mengenai spesifikasi lengkap mengenai smartwatch ini. Meski kemungkinan besar, jam tangan ini akan dikembangkan oleh Nike berdasarkan produk FuelBand mereka yang tergolong sukses di pasaran. (h/inl)

“Ini hanya strategi bisnis. Kami juga mengekspor Juke ke Thailand,” jelas Yoshiya Harigome, Wakil Presiden Direktur Penjualan dan Pemasaran Nissan Motor Indonesia (NMI), siang ini setelah peluncuran March dengan penampilan baru di Jakarta. Kendati diimpor dari Thailand, harga Jual March tetap kompetitif. “Karena AFTA, impor dari Thailand bebas dari bea masuk,” lanjut Horigome. Bahkan kendati nilai tukar rupiah saat ini merosot, tidak masalah dengan harga jual March di Indonesia. “Kita saling memberi subisidi,” tegasnya. Dua Mesin Kini, March dengan perubahan penampilan cukup besar ditawarkan dengan dua pilihan mesin,

yaitu 1,2 liter dan 1,5 liter. Sebelumnya, NMI hanya memasarkan mesin 1,2 liter. “Kami ingin memenuhi permintaan penggemar hatchback “city car” yang menginginkan tenaga lebih bgesar. Untuk itulah kami menggunakan mesin 1,5 liter. Kendati demikian, March bermesin 1,2 liter juga dipasarkan. Bahkan NMI tidak khawatir March 1,2 akan mendapatkan saingan dari LCGC yang jauh lebih murah. “Kelasnya berbeda, baik secara kualitas maupun pelengkapan dan mesin,’ jela Horigome. Kini March terdiri dari 5 tipe

POS 2013 DITUTUP

Honda Raih Gelar Mobil Terfavorit SURABAYA, HALUAN - Honda menyabet dua gelar di penghujung gelaran Pameran Otomotif Surabaya (POS) 2013. Di malam penutupan, Minggu (01/12), Honda meraih juara I Favorite Stand untuk Indoor Area dan Favorite Car untuk kategori Passenger Car melalui Honda Mobilio Prestige. Malam Penganugerahan Pameran Otomotif Surabaya ditutup dengan acara puncak yaitu pengumuman pemenang kompetisi antarpeserta POS 2013. Para peserta APM bersaing ketat untuk meraih gelar juara untuk kompetisi Favorite Stand POS 2013.

Untuk Indoor Area, juara I diraih oleh booth Honda diikuti oleh booth Mitsubishi Motors sebagai juara II, dan booth Isuzu sebagai juara III. Dikategori Outdoor Area, MAN menjadi juaranya. Sedangkan untuk pemenang Favorite Car di kategori Passenger Car, Honda Mobilio Prestige berhasil menyabet posisi pertama, disusul Hyundai Veloster menjadi diposisi kedua, dan Daihatsu Ayla XTrack menempati posisi ketiga. Untuk Favorite Car kategori Commercial Vehicle, gelar juara diraih oleh MAN Bus R37. “Kami sangat senang dan

berterima kasih atas penghargaan ini, semoga tahun depan bisa ikut berpartisipasi dan mempertahankan prestasi yang kami raih”, ujar William, Marketing & After Sales Service Manager Honda Surabaya Center. Sementara itu, gelar Favorit Female Presenter Team diraih oleh Daihatsu. Disusul dengan Subaru dan Honda di tempat kedua dan ketiga. Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, pameran otomotif terbesar di Jawa Timur ini digelar di Grand City Convex Surabaya, 27 November - 1 Desember 2013. (h/inl)

dengan harga jual paling murah Rp 149,8 juta dan paling mahal Rp 191 juta. Perubahan Perubahan pada eksterior depan: gril, bemper, lampu utama dan kabut. Samping, pelek dan kaca spion, kini bisa dilipat melalui tombol). Belakang, yang berubah adalah spoiler – kini dilengkapi dengan lampu rem jenis LED - bemper, 4-sensor mundur (hanya untuk versi 1,5 liter) dan lampu kombinasi, juga LED. Interior, kini menggunakan audio 2 DIN, AC otomatis, penahan kepala (headrest) untuk jok belakang, sandaran tangan u n t u k

pengemudi, koneksi USB, tombol-tombol untuk kontrol audio di setir. Dasbor bagian tengah juga dirancang ulang. Tambahan lain adalah 2 katung udara, ABS, EBD. BA dan Vehicle dynamic Control (VDC) hanya untuk tipe 1,2 XS ke atas (termasuk mesin 1,5 liter). Fitur baru yang disertakan adalah intelligent key, immobilizer dan tombol untuk menghidupkan-matikan mesin. Untuk mesin HR12DE 1,2 liter, tidak mengalami perubahan. Namun untuk HR15DE, kendati sama dengan Grand Livina 1,5 liter,

Evalia dan Juke, tenaga dan torsi maksimum sedikit berbeda. Torsi untuk transmisi manual dan otomatis juga berbeda, yaitu 10,8 kg-m @4.400 rpm dan 10,6 @4.000 rpm, Sedangkan klaim tenaga maksimum 102 PS @6.000 rpm. Dengan sosok baru dan dua pilihan mesin, Horigome berharap bisa menjual 1.000 unit March per bulan. Komposisinya, 70 persen March 1,2 liter dan 30 persen untuk mesin 1,5 liter. Warna yang ditawarkan adalah red metallic, pink metallic, green metalllic, pearl white (putih), silver metallic dan black metalllic (hitam). (h/kcm)

Sido Muncul Raih Penghargaan APP 2013 JAKARTA, HALUAN – Kepedulian yang tinggi untuk bidang pendidikan, ternyata membuahkan penghargaan bagi Sido Muncul. Bertempat di Auditorium Gedung D Kemendikbud Senayan Jakarta, baru-baru ini, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk mendapatkan penghargaan Anugerah Peduli Pendidikan (APP) 2013 dalam kategori BUMN/CSR Perusahaan. Sebanyak 29 penghargaan diberikan untuk mengapresiasi pihak-pihak yang telah memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan melalui berbagai cara sepanjang tahun 2013. Para penerima penghargaan ini dinilai memiliki kesadaran, komitmen,

dan kepedulian terhadap dunia pendidikan. “Penghargaan ini merupakan pendorong bagi perusahaan untuk berbuat lebih bermanfaat bagi masyarakat lagi khususnya dalam bidang pendidikan” harap Irwan Hidayat Presiden Direktur Sido Muncul di sela-sela penerimaan penghargaan APP ini. Penghargaan ini sebagai bentuk ungkapan terima kasih dari Kemdikbud kepada mereka yang ikut berpartisipasi memajukan dunia pendidikan dan kebudayaan, Tema APP adalah “Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan”. Tema tersebut sangat relevan dengan kebijakan

Kemdikbud yang berupaya meningkatkan kualitas peserta didik di seluruh Indonesia agar terlayani di bidang pendidikan melalui berbagai program. Penghargaan yang diberikan oleh Mendikbud Mohammad Nuh ini, dibagi ke dalam lima kategori. Pertama, Kategori Perusahaan/BUMN (tujuh penghargaan); kedua, Kategori Kabupaten/Kota (empat penghargaan); ketiga, Kategori Yayasan Nirlaba/Kelompok Masyarakat (empat penghargaan); keempat, Kategori Individual/ Inovator Pendidikan (sepuluh penghargaan); dan kelima, Kategori Program Acara Televisi (empat penghargaan). (h/atv)

APP 2013 — Presiden Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk menerima Penghargaan Anugerah Peduli Pendidikan (APP) 2013 dari Kemendikbud yang diserahkan oleh Wakil Mendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim.

>> Editor : Atviarni

>> Penata Halaman : Habli


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

17

Platini Pertanyakan Objektivitas Balon d’Or MADRID, HALUAN — Anugerah FIFA Ballon d’Or "mendadak" jadi lebih kontroversial. Bahkan Presiden UEFA Michel Platini mempertanyakan objektivitas FIFA dalam menentukan siapa pemenangnya. Platini mengaku tak p u a s dengan hasil pemilihan di tahun 2010, y a n g menobatkan Lionel Messi sebagai pemenangnya. Ia lebih memilih pemain dari Spanyol, karena di tahun itu skuat La Furia Roja menjuarai Piala Dunia. Adapun negara Messi, Argentina, cuma sampai babak perempatfinal. "Itulah yang membuat saya heran. Menurut saya FIFA Ballon d'Or 2010 seharusnya menjadi milik pemain Spanyol," kata Platini kepada harian AS yang dikutip Football Espana. "Iniesta, Xavi, menurut saya, merekalah yang pantas mendapatkan. Messi menang, ya dia memang seorang juara yang hebat. Tapi pada 2010, menurut saya, pemain dari Spanyol-lah yang seharusnya memenangi Ballon d'Or," sahut legenda sepakbola Prancis itu. Platini juga mempertanyakan keputusan FIFA memundurkan jadwal voting untuk tahun ini. Dalih FIFA bahwa belum semua pelatih memberikan suaranya ditampik pria 58 tahun itu. Platini merasa FIFA memberikan jalan lapang kepada Cristiano Ronaldo untuk mendapatkan penghargaan bergengsi itu, setelah sang presiden, Sepp Blatter, "terlanjur" terkesan mendukung Messi. Sindiran Blatter pada gaya fesyen Ronaldo, dan menyebut Messi sebagai "good boy" dikecam habishabisan oleh banyak pihak. Nah, dibandingkan dengan Ronaldo dan Messi, Platini lebih memilih Franck Ribery. Alasannya mudah saja: Ribery tampil cemerlang untuk membantu Bayern Munich meraih tiga gelar juara di musim lalu. "Kelihatannya yang menjadi favorit adalah Messi, Cristiano Ronaldo dan Ribery. Dua yang pertama sangatlah bagus, dan Ribery adalah satu-satunya pemain yang memenangkan segalanya," tukas mantan bintang Juventus itu. "Mereka bertiga pemain hebat. Pemilihan Ballon d'Or tahun ini adalah yang paling sulit sepanjang sejarah perebutan trofi itu. "Kenapa FIFA memundurkan voting? Keputusan itu bersamaan dengan Portugal yang harus melewati playoff Piala Dunia. Cristiano membuat tiga gol saat lawan Swedia. Itu bisa jadi pertanda kalau FIFA melakukan itu semua demi Cristiano," kata Platini, yang kemudian tertawa.(h/net)

BARCELONA, HALUAN — Setelah sempat melaju tak terkalahkan, Barcelona harus menelan dua kekalahan beruntun. Terkait hal tersebut, Andres Iniesta menegaskan Los Cules masih tetap pede, bahkan optimistis, dengan perkembangan tim. Barca mengawali musim ini dengan sangat impresif, melaju tak terkalahkan selama 20 pertandingan berturut-turut. Berkat laju ini, mereka sukses memastikan kelolosan di Liga Champions dalam empat pertandingan dan memimpin klasemen La Liga dengan

kokoh. Namun laju tim Catalan lantas berhenti dan langsung menelan dua kali kekalahan. Setelah takluk 1-2 dari Ajax Amsterdam di Liga Champions, mereka juga harus bertekuk lutut untuk pertama kalinya di liga musim ini dari Athletic Bilbao

dengan skor tipis 0-1. Dua kekalahan beruntun lantas dinilai bisa menggoyahkan mental para pemain Barca. Apalagi dengan absennya Lionel Messi, yang makin menguatkan anggapan kalau 'Blaugrana' selalu kesulitan tanpa sang bintang. Terkait hal ini, Iniesta menegaskan bahwa tak ada yang berubah dari sikap para pemain Barca, meski ada kekhawatiran dengan hasil-hasil tersebut. Ia pribadi menganggap wajar kekalahan yang datang dan justru optimistis tim masih

akan berkembang, mengingat mereka masih terbilang baru ditangani oleh Gerardo Martino. "Ini adalah perlombaan dan Anda harus tetap berdiri dan mencoba untuk lebih baik. Tim ini tak sedikitpun berkurang rasa percaya dirinya dibandingkan dua pekan lalu," ujar Iniesta kepada Marca dan dikutip Sky Sport. "Saya manusia biasa, saya tidak suka hal-hal ekstrim dan saya suka melihat berbagai hal dalam perspektif dan keseimbangan. Terkadang banyak

hal tidak berjalan sesuai keinginan, bukan karena kurang sesuatu tapi karena keadaan tidak mengizinkan," lanjutnya. "Ada kekhawatiran ketika Anda kalah tapi Anda mencoba untuk membenahinya lagi. Tidak seorangpun suka kalah, melakukan sesuatu dengan buruk atau lebih kurang begitu. Tapi kami bisa percaya diri bahwa apa yang kami lakukan sedang berkembang dan semuanya terlihat bagus ke depannya," tandas gelandang internasional Spanyol itu. (h/net)

AS Monaco Pertahankan Radamel Falcao MONAKO, HALUAN — Rumor soal masa depan Radamel Falcao terus saja bergulir. Namun AS Monaco memastikan tak akan melepas pemain asal Kolombia itu di bursa transfer Januari nanti. Falcao memang baru didatangkan dari Atletico Madrid musim panas lalu dengan banderol 50 juta euro. Namun, karena pemerintah Prancis akan memberlakukan peraturan pajak tinggi buat pekerja asing, maka Falcao pun disebut mulai mempertimbangkan untuk hengkang. Sebab selama ini pemerintah kota Monako membebaskan pajak untuk para pesepakbola atau pekerja asing yang ada di kota mereka. Rumornya Falcao akan dilepas di jendela transfer musim dingin mendatang dan beberapa klub seperti Real Madrid serta Chelsea berniat mendatangkan pemain 27 tahun itu. Kontrak Falcao sendiri masih ada lima tahun hingga 2018. Tapi hal itu dibantah keras oleh Monaco dan mengklaim bahwa pemainnya

itu bahagia berada di klub yang jadi juara Ligue 2 musim lalu itu. "Dia bahagia berada di sini. Dia merasa betah di Monaco. Sebenarnya kami sudah mengadakan makan malam dengannya, istrinya, dan presiden beberapa hari lalu dan dia mencintai klub ini, kota. Jadi tidak ada masalah apapun dan pastinya dia tidak akan pergi Januari nanti," tutur direktur olahraga Monaco, Vadim Vasylev, kepada RMC seperti diwartakan Soccernet. Falcao saat ini sedang menjalani pemulihan pasca cedera yang menimpanya dan hingga Ligue 1 berjalan 14 pekan, pemain berjuluk El Tigre itu sudah bikin sembilan gol. "Sebenarnya dia merasakan sakit pada pahanya. Tak ada cedera serius, tapi saya pikir itu cukup membuatnya absen di Sabtu sore kemarin. Lebih baik kami waspada dan itulah yang pelatih lakukan. Radamel sangat penting untuk skuat kami. Kami butuh dia dan kami ingin dia dalam kondisi terbaik. Tak ada masalah kok," demikian dia.(h/net)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


18

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

NUR ISKANDAR SUDAH BERGABUNG KE INDARUNG

Berkas Semen Padang Paling Lengkap PADANG, HALUAN – CEO Semen Padang FC, Erizal Anwar mengaku sudah menyerahkan seluruh berkas kelengkapan syarat verifikasi klub. Pihaknya kini sedang menunggu keputusan PSSI terkait kelaikan tim pabrikan PT Semen Padang ini.

Dua Pemain Timnas U-19 Terancam Dicoret MALANG, HALUAN — Cedera yang dialami kiper Dzikri Yusron Afafa dan striker Daliansyah membuat kans mereka untuk bertahan dalam seleksi timnas U-19 mengecil. Kemungkinan besar mereka akan dicoret. Hal itu disampaikan langsung oleh pelatih kepala Indra Sjafri kepada wartawan saat menghadiri acara di Aji Santoso International Football Academy (Asifa) di kota Malang, Selasa (3/12/2013). "Kemungkinan besar begitu (dicoret). Mereka cedera," ucap Indra. Dzikri cedera bahu kanan akibat kecelakaan sepeda motor sebelum mengikuti Training Camp (TC) sejak bulan lalu. Adapun Dalmiansyah bermasalah dengan hamstring-nya. Indra menegaskan, pencoretan pemain didasari dengan alasan yang kuat. Tanpa alasan jelas, dirinya tak mungkin akan melakukannya. Kedua pemain itu juga sudah diberi kesempatan berobat agar secepatnya bisa kembali bergabung dengan Evan Dimas dkk. "Tapi tipis kemungkinan keduanya bertahan," tegas Indra.(h/net)

Chris John Laga Unifikasi Gelar PERTH, HALUAN — Sebagai juara dunia tinju kelas bulu WBA, Chris John sudah menghadapi 18 pertarungan untuk mempertahankan gelar. Tapi baru kali ini dia akan menghadapi petinju lain yang juga berpredikat juara dunia. Lawan yang akan dihadapi Chris adalah Simpiwe Vetyeka. Petinju Afrika Selatan itu adalah pemegang sabuk juara dunia kelas bulu IBO. Dia merebut gelar tersebut setelah menang TKO atas Daud Yordan di Jakarta, bulan April silam. Dengan demikian, kalau bisa mengalahkan Vetyeka pada duel di Metro City, Perth, Australia, Jumat (6/12/2013), Chris akan menyatukan gelar kelas bulu dari dua badan tinju dunia yang berbeda. "Ya pasti dia terbukti 'kan. Di badan tinju IBO dia yang terbaik. Dia juaranya. Biasanya (yang saya lawan) peringkatnya di bawah saya," tutur Chris saat ditemui sejumlah media dari Indonesia, termasuk detikSport, seusai sesi open work out di Harry's Gym, Perth, Selasa (3/12). Lebih lanjut Chris mengatakan, duel unifikasi ini tak menjadi beban tersendiri untuknya. Dia hanya lebih mewaspadai lawannya kali ini. Apalagi Vetyeka pernah mengalahkan Daud. (h/net)

TINJAU TIMNAS — Ketum PSSI Djohar Arifin Hussein meninjau langsung lokasi training centre (TC) Timnas U-19 di Batu, Malang. Dalam pertemuan dengan para pemain, Djohar menyebut Indra Sjafri merupakan pelatih modern yang menggabungkan metode kepelatihan sport science dan sport medicine. NET

Djohar Sebut Indra Sjafri Pelatih Modern MALANG, HALUAN — Ketua umum PSSI Djohar Arifin Husein memuji metode latihan Indra Sjafri yang diterapkan di tim nasional Indonesia U-19. Pujian ini dilontarkan Djohar ketika berkunjung ke camp latihan tim Garuda Jaya di Batu, Jawa Timur. Djohar datang tanpa ditemani satu pun pengurus PSSI. Namun dari raut wajahnya, dia terlihat sangat gembira bisa mengawasi langsung jalannya latihan yang dipimpin Indra. Ditemui usai latihan, Djohar mengatakan, pemilihan tempat di kota Batu adalah sebuah bentuk pintarnya Indra mencari sebuah lokasi yang sesuai dengan keinginannya untuk meningkatkan kondisi fisik timnas. Apalagi, selain sarana latihan yang memadai di Kusuma Agrowisata, Batu, juga banyak menyimpan tempat yang bagus untuk cross country yang digunakan melatih ketahanan

pemain. “Saya melihat Indra Sjafri punya metode yang bagus dalam melatih para pemain. Ada penggabungan sport science dan sport medicine dalam latihan yang dia gelar. Keduanya dipadukan untuk mendapatkan kesuksesan di Piala AFF dan kualifikasi Piala AFC U-19 kemarin. Dia adalah tipikal pelatih modern," kata Djohar. Selain memuji metode latihan Indra, Djohar juga menceritakan dirinya dicurhati beberapa pemain, terutama yang saat ini masih duduk di kelas XII SMA. Hal ini terjadi karena selama satu tahun praktis mereka akan meninggalkan sekolah hingga akhirnya tidak bisa mengikuti ujian nasional. “Saat ini timnas masih menggunakan metode pendidikan home schooling. Namun kami juga akan berdiskusi dengan Kementerian Pendidikan Nasional terkait terkait metode terbaik

agar mereka tetap bisa lulus tahun ini, karena pendidikan tetap penting," kata Djohar. Selain kelas XII, menurut Djohar, PSSI saat ini juga sedang mencarikan solusi bagi pemain yang sudah lulus sekolah. Namun untuk perguruan tinggi ini, Djohar menilai lebih luwes jika dibandingkan siswa yang masih bersekolah. Sementara itu, Indra menyambut kedatangan Djohar dengan sangat gembira. Apalagi di lapangan Djohar juga kerap bercengkrama dengan pemain, sehingga mereka merasa diperhatikan seperti oleh ayahnya sendiri. Kunjungan ini, menurut Indra, sebagai sebuah bentuk untuk memberikan motivasi kepada penggawa timnas yang berjuang memenuhi target lolos Piala Dunia U-20. "Saya bangga Pak Djohar bisa datang, dan memberikan dukungan kepada kita," urai Indra. (h/net)

POR Kota Padang Dibuka di Bawah Guyuran Hujan PADANG, HALUAN — Pesta olahraga terbesar di Padang, POR (Pekan Olahraga) Kota Padang 2013, Selasa (3/12) kemarin resmi dimulai. Di bawah guyuran hujan

deras yang mengguyur Padang sepanjang kemarin, iven ini dibuka Staf Ahli Menpora, Faisal Abdullah. Hanya saja, setting awal upacara pembukaan yang akan melibatkan

ATRAKSI 3000 pandeka Silek dari Padang yang seharusnya ditampilkan pada pembukaan POR Kota Padang 2013, kemarin, urung terlaksana karena lokasi diguyur hujan deras. IST

aksi 3000 pandeka Silat Padang serta penampilan tari piring secara kolosal di Stadion H Agus Salim, urung dilaksanakan sebab lapangan terendam air. Ketua Panitia Pelaksana Sutrisno AB menyebutkan iven ini diikuti 1919 atlet dari seluruh kecamatan yang ada di Padang. Kontingen Padang Timur jadi kontingen terbesar dengan jumlah kontingen sebanyak 232 orang. Sementara Kecamatan Pauh yang mengirim sebanyak 117 orang. Yang menarik dari 23 cabor yang dipertandingkan hanya 3 cabang saja yang diikuti oleh 11 Kecamatan yakni Bridge, karate dan pencak silat sementara sisinya hanya diikuti paling banyak 10 Kecamatan saja. Walikota Padang, Fauzi Bahar menyebut Porkota 2013 merupakan momentum dalam menggeliatkan olahraga prestasi di 11 kecamatan di kota Padang yang juga sarana pembinaan atlet cabor olahraga sekalugus persiapan menghadapu Pekan Olahraga Provinsi.

"Pemko Padang berharap selam pertandingan menjunjung tinggi semangat dan spotifitas begitupun wasit juri sebagai unsur penentu sukses atau tidaknya helatan," harap Wako. Meski cuaca hujan, Fauzi Bahar mengapresiasi semangat pelajar yang berasal dari berbagai sekolah di kota Padang yang memenuhi stadion tertutup Agus Salim yang hadir dengan seluruhnya berpakaian pencak silat. Sementara itu staf ahli Kementerian Pemuda dan Olahraga, Faisal Abdullah menyebut, Porkota merupakan cikal bakal dalam melahirkan atlet provinsi yang bersaing di pentas Pekan Olahraga Nasional (PON) yang pada tahun 2016 nanti bakal dihelat di Provinsi Jawa Barat. "Kita sangat mengapresiasi keseriusan Walikota Padang yang komit dalam perkembangan olahraga di kota Padang. Kita berharap gelaran ini dan harus ditiru diseluruh kabupaten kota seIndonesia," harapnya. (h/mat)

“Ya, kini kami menunggu saja apa perkembangan dari PSSI karena seluruh persyaratan sudah kami kirimkan. Soal verifikasi infrastruktur stadion, kami akan memastikan kembali kondisi lampu stadion bisa maksimal, karena saat pengecekan, ada persoalan,”kata Erizal yang dihubungi Haluan melalui phonesellnya. Dari Jakarta dilaporkan hanya Semen Padang yang telah mengajukan berkasberkas verifikasi paling lengkap. “Sampai saat ini baru Semen Padang yang berkasnya paling lengkap. Yang lain belum. Tapi kami masih menunggu sebelum tanggal 5 Desember,” ujar Ketua Departemen Licensing Club PSSI, Tigor Shalomboboy di Jakarta, Selasa (3/ 12) yang dilansir detiksport. Seperti diketahui, klubklub musim depan harus memenuhi lima syarat wajib yang harus dipenuhi agar dapat lolos verifikasi dan mendapatkan lisensi. Lima aspek itu adalah infrastruktur, administrasi dan personal, legal hukum, keolahragaan, dan keuangan. Tigor mengimbau kepada seluruh klub-klub tersebut agar bisa cepat melengkapi syarat-syarat itu. Apabila sampai 5 Desember belum dipenuhi, maka PSSI tidak akan melakukan proses verifikasi terhadap klub itu. “Kami akan anggap tidak ada dan gugur verifikasi,” kata dia. Hasil verifikasi akan diumumkan pada 10 Desember, siapa-siapa saja klub

yang akan mengikuti kompetisi musim 2014. Terkait tim, Pelatih Kepala Semen Padang (SP) Jafri Sastra sudah bisa berkonsentrasi meracik amunisi menuju kompetisi Liga Super Indonesia (LSI) 2014. Meski tak sesuai dengan apa yang diharapkan semula, namun semua slot posisi pemain yang ditinggal punggawa lama sudah terisi. Dua sejoli terakhir yang masuk mes Semen Padang di komplek PT Semen Padang adalah gelandang asal Pelita Bandung Raya (PBR) Eka Ramdani dan striker Maung Bandung, Airlangga Sutjipto. Kelegaan lain yang bisa lebih membuat fokus kerja tim pelatih, karena semua pemain sudah bergabung, termasuk striker Timnas Muhammad Nur Iskandar yang baru sampai di Padang, Minggu (30/11) malam. Sebelumnya pemain yang terikat kontrak dua tahun itu meminta izin menjenguk orang tuanya di Jayapura selepas bertanding melawan Cina dalam penyisihan Pra Piala Asia bersama Timnas. “Alhamdulillah, saya sudah bisa leluasa meracik program ke depan, karena pemain sudah lengkap. Bersama tim pelatih, mulai Selasa, akan lebih leluasa menjalankan program latihan sesuai dengan tahapantahapan yang sudah disiapkan. Sepekan ke depan pun kami sudah bisa melakukan uji coba perdana dengan klub yang di bawah kami,” jelas pelatih Jafri Sastra.(h/ mat)

16 Pelatih Voli Payakumbuh Sertifikat Daerah PAYAKUMBUH, HALUAN —Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Payakumbuh, sudah punya 16 pelatih bersertifikat daerah. Ke-16 pelatih itu, dilahirkan setelah menjalani penataran pelatih dan ujian yang dilakukan PBVSI Sumatera Barat, disebuah hotel melati di Payakumbuh, pertengahan November lalu. Penataran pelatih bola voli itu, dibidani Disparpora dan PBVSI Payakumbuh, dengan mendatangkan tenaga instrukturnya dari Pengprov PBVSI Sumatera Barat. Keterangan pelatih bola voli senior PBVSI Payakumbuh, Yuliar, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (3/12), tenaga pelatih lulusan terbaik itu, merupakan pelatih klub bola voli yang ada pada sejumlah kelurahan di kota ini. Menurut Yuliar, tenaga pelatih bola voli di Payakumbuh cukup banyak. Tapi, saat dilakukan penataran, hanya 25 pelatih yang ikut penataran. Setelah dilakukan ujian, 16 di antaranya berhasil mendapatkan nilai terbaik, dan pantas diberikan sertifikat pelatih klasifikasi daerah. Menyinggung target bola voli dalam Porprov Sumatera Barat XIII/2014 di Dharmasraya nanti, Yuliar yang menangani tim puteri, optimis anak asuhannya akan mampu merebut medali. “Sebuah medali optimis kita rebut. Tapi, apakah dalam bentuk emas, perak dan perunggu, belum bisa dipastikan,” ungkapnya. Menurut Yuliar, tim voli puteri Payakumbuh yang sudah menjalani pemusatan latihan, menampakkan kemajuan yang cukup baik. Anakanak berlatih penuh gairah dan mampu memperbaiki kelemahan yang ada. Teknik individu pemain dan kekompakan tim lumayan baik, hanya saja, diakui, uji tanding masih terbatas, ungkap Yuliar.(h/smt)

>> Editor : Rakhmatul Akbar

>> Penata Halaman : Jefli


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

19

UMMY Solok Persembahkan 207 Lulusan Terbaik untuk Bangsa DI PENGHUJUNG tahun 2013, Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok kembali “mempersembahkan kepada bangsa Indonesia “ sebanyak 207 orang lulusannya dengan kualitas sumber daya manusia baik yang diwisuda di gedung Kubuang Tigo Baleh Selasa (3/12). Wisuda ke 41 pada hari itu, dihadiri seluruh dosen, pengurus yayasan Prof Muhammad Yamin, pendiri UMMY, ketua DPRD dan unsur Muspida, para orangtua wisudawan/i dari berbagai daerah di Sumatera Barat dan propinsi lainnya. Dengan diwisuda 207 orang mahasiswa UMMY Solok, sampai saat ini UMMY Solok telah menelorkan alumninya 5.012 orang, alumni itu sudah banyak yang diserap dunia kerja, baik dilevel pemerintahan, swasta dan wirausahawan yang tersebar di nusantara, ujar Rektor UMMY Solok Prof.DR Elfi Sahlan Ben, Apt. Untuk diketahui lanjut rektor dihadapa wisudawan, setelah diwisuda, saudara memasuki dunia baru dibidang kemasyarakatan maupun bidang dunia

FOTO bersama rektor beserta dosen.

kerja, kehidupan itu jelas berbeda dengan dunia kampus, untuk menghadapi dunia yang penuh kompetitif itu, wisudawan sudah dibekali pengetahuan dan keterampilan. Dengan modal pengetahuan dan keterampilan, wisudawan bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan baru tersebut. Berbekal modal yang diberikan selama lebih kurang 5 tahun dibangku kuliah, Elfi Sahlan yakin, wisudawan/i akan meraih sukses, namun untuk mencapai puncak sukses itu tentu didasari dengan sebuah keinginan yang kuat dan kesungguhan hati dalam setiap langkah untuk menjadikan sebuah kenyataan. Untuk diketahui, UMMY Solok saat ini menyelenggarakan pendidikan tinggi di 4 fakultas dengan 12 program studi, secara

keseluruhan program studi itu sudah terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) sejak tahun 2012, dalam waktu dekat juga dibuka 8 program studi lagi sebagai bagian dari pengembangan UMMY dan harapan masyarakat. Untuk menuju kualitas lulusan, sumber daya manusia di UMMY sebanyak 132 orang, 71 orang berpendidikan S2, Doktor (S3) 3 orang, Dosen yang sedang melaksanakan studi lanjut (S2/ S3) saat ini 9 orang. Jika dosen yang sedang studi lanjut itu telah kembali, maka dosen yang kualitas S2 sudah 100 % dan S3 baru 15 % dan sudah memenuhi angka kebijakan nasional pendidkan tinggi. Kemajuan lain yang dicapai UMMY yakni memanfaatkan Information technology (IT) dalam pelayanan akademik dan perpustakaan yang telah dilaunching pada Dies Natalis UMMY ke29 bulan Mei 2013 lalu. Dan di kampus UMMY dilengkapi dengan jaringan internet yang bisa diakses oleh seluruh civitas akademika.

Ketua Yayasan Prof Muhammad Yamin. Prof, DR Novirman Jamarun,Msc mengatakan, perguruan tinggi selalu memainkan peranannya dalam melahirkan insan berkaulitas, walaupn selalu membanggakan sumber daya alam yang melimpah. Dalam hal penyadapan saja kita kalah oleh Australia, apa mau dikata yang pintar dan cerdas selalu menang dan yang bodoh tentu akan tetap ditinggalkan

Diakui memang negara Indonesia negara besar dan kaya dengan sumber daya alam, namun lihatlah masih banyak masyarakat yang miskin apalagi miskin dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi, maka jangan heran kalau kita terus dijajah negara maju terutama dibidang ekonomi dan teknologi. Berdasarkan data yang ada, struktur tenaga kerja Indonesia saat ini tamatan SD dan SLTP, semua itu akibat SDM yang masih rendah, data lain juga menunjukan,

mutu pendidikan Indonesia dibawah standar rata-rata negara tetangga. Kegagalan lain dibidang pendidikan masih merajalelanya korupsi dinegara ini. Berdasarkan riset The political and economic risk consultancy, Indonesia saat ini masih merupakan negara yang korup, yanglebih mengharukan lagi apa yang dikatakan orang asing” sangat sulit untuk mencari kejujuran di Indonesia ini “ (h/alf )

WAKIL REKTOR I, Dr Jhon Hedri saat membacakan wisudawan/ wati terbaik.

REKTOR UMMY Solok Elfi Sahlan Ben menyerahkan piagam pada wisudanwan/i terbaik.

JANJI para wisudawan dan wisudawati.

PEMINDAHAN jambul wisudawan oleh Rektor UMMY Solok Elfi Sahlan Ben.

>> Editor : Dodi Nurja

>> Penata Halaman : Habli


20

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

LINTAS BARAT SUMATERA Masyarakat Kapuh Pilih Wali Nagari PAINAN, HALUAN — Masyarakat Nagari Kapuh Kecamatan Koto XI Tarusan Pessel melaksanakan pemilihan wali nagari definitif dengan menampilkan 5 orang kandidat, yaitu Yufrizal, Sarman, Herlina, Ezman dan Erik. Kegiatan tersebut berjalan lancar dan sukses, Minggu (1/12). Meskipun hujan lebat, masyarakat tetap mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak demokrasinya. Dalam perhitungan suara, Ezman memperoleh suara terbanyak yaitu 851 suara, kemudian disusul oleh Sarman 624 suara, Yusrizal 272 suara, Herlina 174 suara dan Erik 168 suara. Pemilihan wali nagari definitif tersebut dilaksanakan pada 7 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan jumlah pemilih sebanyak 2.986 orang. Dengan terpilihnya wali nagari definif tersebut, masyarakat berharap pemerintah dapat melantik wali nagari terpilih agar proses pelayanan masyarakat dapat berjalan lancar dan masyarakat merasa terbantu dalam urusan administrasi ke pemerintahan di tingkat nagari. Salah seorang panitia penyelenggara Doni mengakui, kesadaran masyarakat dalam menentukan hak demokrasinya untuk memilih sosok pemimpin dalam nagari, sudah cukup tinggi. (h/mjn)

Siswa TPA Disiapkan Ikut Ajang MTQ PAINAN, HALUAN — Taman Pendidikan Alquran (TPA)/TPSA dan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Masjid Baitul Khalis Kenagarian Sawah Laweh Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan, terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan agama, agar anak didiknya siap berkompetisi di berbagai arena Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Kondisi saat ini TPA, TPSA dan MDA Baitul Khalis memiliki anak didik sebanyak 120 orang dengan tenaga pendidik sebanyak 6 orang. Selain mengaji, anak didik juga dibekali pelajaran didikan subuh yang dilaksanakan sekali dalam seminggu. Setiap anak didik yang belajar di TPA tersebut harus bisa memahami tajwid Alquran dengan benar dan mampu membaca Alquran dengan baik. “Prestasi yang dicapai selama ini cukup dapat dibanggakan, terbukti dalam setiap iven lomba MTQ selalu mendapat prestasi terbaik,” kata salah seorang guru TPA tersebut, Masrita. Camat Bayang Alfis Basyir mengajak masyarakat, terutama generasi muda usia produktif mulai sejak dini harus belajar pendidikan agama melalui TPA/TPSA dan MDA yang ada di nagari. (h/mjn)

Remaja Putus Sekolah Diberi Pelatihan Las PAINAN, HALUAN — Sebanyak 16 orang generasi muda putus sekolah di Kenagarian Batu Hampa Selatan Kecamatan Koto XI Tarusan Pessel mendapat pembinaan dari Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Sosial Pessel tentang keterampilan las dalam upaya terbukanya lapangan kerja serta meningkatkan perekonomian masyarakat. Pelatihan ini untuk meningkatan kreativitas masyarakat dalam menciptakan lapangan usaha mandiri serta mengatasi penganguran dan kemiskinan. Para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut mendapat fasilitas konsumsi dan uang transportasi. Wali Nagari Batu Hampa Andi Hasan mengakui, pelatihan keterampilan las sangat besar kontribusinya kepada masyarakat, karena tanpa pengetahuan dan keterampilan sangat sulit mendapatkan lapangan pekerjaan bahkan memicu terjadinya penganguran, sedangkan pemerintah terus berupaya untuk membebaskan masyarakat dari kemiskinan. Pelatihan yang dilaksanakan oleh BLK Dinas Sosial dan Nakertrans Pessel, adalah salah satu upaya pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat dalam mewujudkan lapangan kerja secara mandiri, apalagi kebutuhan keterampilan las sangat dibutuhkan dalam berbagai aspek pembangunan. Kepala Dinas Sosial dan Nakertrans Pessel Khairul Effendi mengakui, keterampilan las yang dimiliki oleh masyarakat memiliki prospek cerah. (h/mjn)

Musim Hujan, Pengguna Jalan Diminta Waspada PAINAN, HALUAN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) mengimbau pengguna jalan raya lintas barat Sumatera di kabupaten itu untuk mewaspadai titik rawan bencana alam di sepanjang jalan itu pada musim hujan yang telah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Kepala Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinforkom) Pessel, Iqbal Rama Dipayana di Painan, Selasa, mengatakan, ada sekitar 17 titik rawan bencana alam yang perlu diwaspadai pengendara kendaraan bermotor saat musim hujan ini. Ke 17 titik tersebut terdapat di enam kecamatan dari 15 kecamatan yang ada. Kecamatan itu yakni Koto XI Tarusan sebanyak enam titik, Bayang tiga titik, IV Jurai dua titik, Ranah Pesisir satu titik, Batang Kapas dua titik dan Basa Ampek Balai Tapan tiga titik. Bencana alam yang bakal timbul dan berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi kendaraan bermotor akibat tingginya curah hujan seperti banjir (genangan air), timbunan material longsoran bukit dan pohon tumbang. Sebagian besar ruas jalan raya di kabupaten itu berada di daerah perbukitan. Di sepanjang jalan nasional itu juga terdapat banyak tikungan tajam, tanjakan dan turunan. Pada musim hujan, selain berkurangnya jarak pandangan mata bagi pengendara dalam mengendarai kendaraanya, licinnya badan jalan, juga berpotensi menye- LONGSOR — Jalan tertimbun tanah longsor di Kampung Pulai Kecamatan Sutera Pessel. M JONI babkan kecelekaan. “Pengemudi kendaraan alam terjadi di titik ruas jalan Khusus untuk melakukan manan jalan raya, Pemkab bermotor agar selalu berhati nasional tersebut, Dishu- penanganan jika terjadi benca- akan mengerahkan sejumlah hati pada saat curah hujan binforkom kabupaten setempat na alam di kabupaten itu, petugas dari Dinas Perhubintinggi, atur kecepatan kenda- melakukan koordinasi dengan Pemkab menyiagakan empat forkom, Satuan Polisi Pamong raan dan hindari terburu buru, dinas dan instansi terkait unit alat berat pada daerah Praja (Satpol-PP), Badan “ tambahnya. lainnya untuk penyediaan alat yang berdekatan dengan titik- Penanggulangan Bencana Mengantisipasi kemacetan berat dan peralatan lainnya titik rawan. Daerah (BPBD) dan bekerarus lalu lintas jika bencana sesuai kebutuhan. Sedangkan untuk penga- jasama dengan Kepolisian serta

Panwaslu Diminta Tertibkan Alat Peraga Pemilu PAINAN, HALUAN — Bupati Pessel diwakili Asisten I H Gunawan, mengakui, pemasangan alat peraga pemilu di Pessel dinilai belum tertib. Panwaslu dengan peserta pemilu diminta melakukan pembersihan dan penertiban alat peraga tersebut. Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi penertiban alat peraga kampanye di tempat umum dan penetapan zona yang diperbolehkan. Sosialisasi yang dihadiri unsur partai politik (parpol) peserta Pemilu

2014, berlangsung di ruang Kantor Bupati Pessel, Senin (2/12), dengan nara sumber Ketua Panwaslu Pessel Doni Hambali dan unsur KPU Tani Marsi, Kabag Kesbangpol Muskamal, Kakan Satpol PP Pessel Dailipal. Kondisi saat ini masih ditemui baliho yang dipasang oleh para caleg peserta pemilu di daerah yang terlarang. “Panwaslu Kabupeten Pessel meminta para caleg peserta pemilu untuk dapat mentertibkan alat praga kampanye. Bila tidak juga ditertibkan, akan dilakukan

penertiban paksa oleh petugas yang berwenang,” kata Ketua Panwaslu Pessel Doni Hambali. Dalam sosialisasi itu juga disampaikan, parpol dilarang memasang alat peraga kampanye berupa baliho, spanduk, umbul-umbul dan lainnya pada lokasi tempat ibadah, rumah sakit, gedung milik pemerintah, sekolah, jalan protokol, jalan bebas hambatan, sarana dan prasaran publik, taman dan pepohonan, sesaui pasal 13 huruf d PKPU No 15 tahun 2013. (h/mjn)

Warga Keluhkan Air, PDAM Keluhkan Tunggakan Rekening PAINAN, HALUAN — Krisis air bersih di Kecamatan Bayang sudah berlangsung lama. Namun sampai saat ini belum ada upaya penanggulangan dari pemerintah maupun pihak PDAM Pessel. Masyarakat hanya bisa menikmati air PDAM pada malam hari dengan debit yang sangat kecil. Sedangkan di siang hari, air PDAM tidak mengalir ke rumah penduduk. Direktur PDAM Herman Budiarto mengakui, masyarakat menuntut layanan air bersih. Namun tunggakan kewajiban membayar rekening cukup tinggi di daerah tersebut, sehingga untuk memperbaiki pipa yang rusak atau bocor terkendala dana.

Kebutuhan air bersih tidak bisa dielakkan untuk konsumsi, mencuci dan lainnya. Di Kecamatan Bayang, meskipun masyarakat berlangganan air bersih dari PDAM Pessel, namun masyarakat kesulitan mendapatkan air. Masyarakat yang mengharapkan air PDAM harus bekerja keras menampung air pada malam hari. Kondisi air yang ditampung terlihat bersih, namun pada dasar bak penampung terlihat lumpur yang mengendap. “Diduga terjadi kebocoran pipa induk sebelum air masuk ke pipa di rumah penduduk,” kata salah seorang pelanggan PDAM Masrita. Daerah yang paling sulit

mendapatkan air PDAM, antara lain Lubuk Begalung, Kapeh Panji, Koto Jua, Lubuk Anau, Gurun Laweh, Limau Asam danTanjung Durian. Masyarakat sangat mengharapkan pemerintah memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Sementara, beberapa orang pelanggan PDAM Pessel di Kecamatan Bayang Pessel menjelaskan, terjadinya tunggakan rekening pembayaran air PDAM karena sebagian besar masyarakat tidak menikmati air bersih di siang hari, meskipun air dapat ditampung melalui bak mandi di malam hari, meski jumlahnya sangat terbatas dan tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga. (h/mjn)

TNI setempat. Pemkab menyiagakan empat alat berat itu diantaranya satu unit di Siguntur Kecamatan Koto XI tarusan, dua unit di Painan Kecamatan IV Jurai dan satu unit di Tapan Kecamatan Basa Ampek Balai. (h/ans)

Debit Air Sejumlah Sungai Membesar PAINAN, HALUAN — Tingginya curah hujan yang melanda daerah Pessel membuat debit air beberapa sungai membesar. Kondisi ini dikhawatirkan berpotensi mengundang banjir dan longsor. Pessel dikenal banyak memiliki sungai besar yang melintasi daerah pemukiman penduduk. Tak hanya itu, jalur lalu lintas jalan nasional di kawasan ini, sebagian besar melewati daerah kaki perbukitan yang rawan longsor. Sejak beberapa beberapa minggu terakhir ini hujan terus menguyur daerah Pessel. Meskipun belum terjadi banjir, namun masyarakat merasa khawatir dan cemas. Daerah sungai yang sering terjadi banjir di Pessel yaitu Batang Tarusan, Batang Bayang dan Batang Lumpo, Batang Lakitan, Batang Lengayang dan Batang Tapan dan beberapa sungai lainnya. Salah seorang masyarakat Pasar Baru Kecamatan Bayang, Anto (44) mengatakan, masyarakat di sepanjang aliran sungai mulai merasa cemas. Tak hanya banjir, musibah longsor sering terjadi di Pessel, antara lain di Kecamatan Koto XI Tarusan Pessel yaitu di Siguntur, Sungai Lundang, Jongah, kemudian di Kecamatan IV Jurai, dan lainnya. (h/mjn)

Pedagang Pasar Tradisional Pakai Jalan untuk Lokasi Jualan PAINAN, HALUAN — Para pedagang memanfaatkan badan jalan nasional di beberapa lokasi pasar tradisional di Pessel untuk kegiatan transaksi jual beli berbagai kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini dikuatirkan dapat mengundang kecelakaaan serta menggangu kelancaran lalu lintas. Kondisi ini perlu perhatian pemerintah.

Badan jalan yang selalu padat ditempati oleh para pedagang antara lain, Pasar Surantih Kecamatan Sutera, Pasar Kambang Kecamatan Lengayang, Pasar Koto Berapak Kecamatan Bayang, Pasar Air Haji, Pasar Koto XI Tarusan. Tak hanya itu, pedagang di pasar Koto Berapak, pasar Asam Kumbang di Kecamatan

Bayang Pessel, memakai badan jalan provinsi untuk berdagang. Pedagang yang menempati badan jalan di lokasi pasar tidak lagi peduli terhadap kelancaran lalu lintas. Mereka melakukan transaksi jual beli menempati badan jalan. Hal ini dikhawatirkan mengundang kecelakaan yang dapat menelan korban, terutama pada pasar yang berada

di pinggir jalan nasional. Salah seorang pedagang di pasar Surantih, Misnawati, mengatakan, pedagang terpaksa berdagang di bahu jalan karena kondisi pasar sudah sempit. “Kami memilih tempat yang lapang dan ramai pembelinya agar tidak rugi,” kata Misna. Camat Kecamatan Koto XI

Tarusan Hadi Susilo mengatakan, ketika hari pekan, petugas kecamatan dan anggota Polsek turun memberikan bantuan pengamanan lokasi pasar, terutama membebaskan agar jalan tidak dimanfaatkan oleh pedagang untuk transaksi jual beli, supaya tidak terjadi kemacetan lalu lintas di daerah pasar. (h/mjn)

>> Editor : Nova Anggraini

>> Penata Halaman : Rahmi


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

DEFRIMAN DJAFRI

Doktor Epidemiologi Pertama FKM Unand

DEFRIMAN Djafri BS.PH, MPH, Ph.D tercatat sebagai doktor pertama di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas. Lelaki kelahiran Padang, 5 Agustus 1980 ini, baru saja menyelesaikan studinya di bidang Epidemiology Faculty of Medicine, Prince of Songkla University, Thailand, tahun 2013. Sedangkan pendidikan Sarjana dan Magister bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat, diselesaikannya di FKM Universitas Indonesia (UI). Pria yang akrab disapa Deff ini, mengawali karirnya sebagai asisten dosen di Departemen Kesehatan Lingkungan, FKM UI tahun 2002-2004. Karirnya terus bersinar, karena tak lama kemudian Defriman diangkat jadi Dosen Tetap Fakultas Kedokteran UI dan ditempatkan di Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Ketika FKM Unand didirikan tahun 2012, Defriman diangkat menjadi Sekretaris Bagian Epidemiologi dan Biostatistik. Dari perjalanan

karirnya, anggota Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) ini. telah meraih berbagai penghargaan internasional, diantaranya: Young Investigator Award di Asia Pacific Consortium of Public Health (APACPH) Conference, Korea Selatan tahun 2011 dengan presentasi oral judul “Forecasting dengue hemorrhagic fever and climatic factors in the city of Padang, Indonesia: a time series analysis”. Di konferensi yang sama dan tidak terduga sebelumnya, dia juga meraih penghargaan kedua Korean Young Scholar Award. Deff menjadi satu-satunya peserta mendapatkan 2 penghargaan sekaligus saat itu. Ketertarikannya terhadap pemodelan dan matematika epidemiologi dan biostatistik berbuah manis. Tahun 2012, Deff diterima menjadi mahasiswa di Harvard University dengan beasiswa dari Harvard melalui program Higher Education Network Ring Initiative (HENRI) tepatnya di Harvard School of Public Health, Boston, USA untuk mengikuti program Summer School in Public Health. Penelitiannya yang fokus pada hubungan penyakit menular dengan perubahan iklim, dan juga penilaian pengaruh bencana terhadap layanan kesehatan reproduksi dan Millennium Development Goals (MDGs), menobatkannya penghargaan Young Scientist Award tahun 2013 se-Asia Pacific. (h/ rel)

21

Sherina Duet Bareng James Ingram PENYANYI Sherina Munaf siap tampil duet dengan salah satu penyanyi idolanya, James Ingram dalam konser ‘Julio Iglesias 1 Word Tour 2013 With Special Guest by James Ingram’. Konser tersebut akan digelar Selasa, 3 Desember 2013 di Assembly Hall JCC, Senayan, Jakarta. Mantan penyanyi cilik itu didapuk duet lagu Somewhere Out There. “Senang sekali bisa bertemu dengan idola, James Ingram. Saya baru bertemu pagi ini, dan rencananya nanti malam kami akan melakukan rehearsal untuk

persiapan konser besok,” kata Sherina dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Senin (2/12). Diakui pelantun tembang Geregetan itu, lagu Somewhere Out There merupakan salah satu lagu favorit yang ia kenal sejak kecil. Bahkan kedua orangtuanya bakal menyaksikan duetnya bersama sang idola. “Rencananya nanti Papa-Mama juga akan datang menonton konser, karena mereka berdua juga menyukainya,” paparnya. Duet bersama James Ingram tak pernah terbayang dalam benak Sherina, sehingga ia cukup deg-degan dengan konser tersebut. “Aku serahkan pada spontanitas di panggung nanti. Aku sekarang deg-degan banget,” tutupnya. (h/inl)

Di Pusara, Jupe Janji Penuhi Harapan Sang Ayah ARTIS Julia Perez tidak kuasa menahan sedih saat jasad ayah kandungnya, Angkasa Jaya dimasukkan ke liang lahat. Air mata mengalir deras di atas pusara almarhum. Calon istri Gaston Castano itu mengungkapkan permohonan maaf, meski almarhum tidak lagi bisa mendengar. Dia berjanji memenuhi keinginan sang ayah atas tangung jawab pada adik-adiknya. “Papa kalau Yuli ada salah, Yuli minta maaf. Yang pastinya di sini aku tahu apa yang papa inginkan. Yuli tahu apa yang papa inginkan, papa ingin kami bersatu. Papa yang beratkan adalah adik-adik. Aldo, Rava dan lain-lain. Papa pesen sama Yuli untuk jaga adik-adik semuanya,” kataJulia Perez di atas pusaran Angkasa Jaya di TPU Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (3/ 12). Dalam kesempatan itu, Julia Perez berjanji memenuhi semua keinginan-keinginan yang pernah disampaikan padanya, terutama untuk masalah keluarga. “Yang pastinya aku bilang sama papa, jangan khawatir, saya selalu jaga adik-adik untuk papa. Papa yang tenang di sana. Semua sudah ikhlasin papa. Papa yang tenang pah. Aku doain semuanya berjalan lancar,” janjinya. Angkasa Jaya meninggal pada pukul 21.30, Senin (2/12) karena penyakit liver dan ginjal. Almarhum sempat koma selama dua hari di rumah sakit Polri Kramatjati sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir. (h/kpl)

>> Editor : Devi Diani

>> Penata Halaman : Rahmi


22

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno dan Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri foto bersama.

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno bersama Menteri Kesehatan RI Nafsiah Mboi dan Kadis Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri

JAMINAN KESEHATAN SEMESTA UNTUK MASYARAKAT

Jamkesda Sakato Diintegrasikan ke JKN S ehat merupakan hak warga negara sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 Pasal 28 ayat (h). Karena itu, menjadi kewajiban bagi negara untuk memenuhinya. Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, pemerintah menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan. Program ini telah dimulai sejak tahun 1998 pasca reformasi, melalui program Jaring Pengaman Sosial Bidang Kesehatan (JPS-BK). Dalam perjalanannya, program ini telah berganti nama beberapa kali, diantaranya Program Kompensasi Pengurangan Subsidi Bahan Bakar Minyak (PKPS-BBM), Program Dampak Pengurangan Subsidi Energi Bahan Bakar Minyak (PDPSE-BBM), Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin (JPKMM), Program Asuransi Kesehatan Miskin (Askeskin). Terakhir dikenal dengan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). “Akan tetapi, program tersebut belum mencakup semua penduduk di tanah air. Maka untuk memberikan jaminan kesehatan semesta, pemerintah telah menetapkan akan melaksanakan Jaminan Kesehatan Nasional terhitung sejak 1 Januari 2014. Program Jamkesda pun akan kita integrasikan ke JKN,” terang Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Rosnini Savitri. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyeleng-

gara Jaminan Sosial (BPJS). Dikatakan, Pemerintahan Daerah Provinsi Sumatera Barat telah menyelenggarakan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sejak tahun 2007. Program ini bertujuan memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat yang tidak masuk kuota program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Sumber pendanaan program ini, berasal sharing dana antara pemerintahan provinsi dan pemerintahan kabupaten/kota, dengan proporsi 30 persen provinsi dan 70 persen kabupaten/kota. Program Jaminan Kesehatan Daerah ini mendapatkan dukungan penuh dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat. Hal ini dibuktikan dengan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) Inisiatif yaitu Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato (Jamkes Sumbar Sakato). Sebagai pedoman dan petunjuk teknis pelaksanaan program Jamkes Sumbar Sakato telah ditetapkan beberapa Peraturan Gubernur diantaranya : 1. Peraturan Gubernur Nomor 6 Tahun 2012 tentang Regionalisasi Sistem Rujukan 2. Peraturan Gubernur Nomor 90 Tahun 2012 tentang Sistem Pelayanan Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato 3. Peraturan Gubenrur Nomor 91 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pembayaran Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato 4. Peraturan Gubernur Nomor 14 Tahun 2013 tentang Kepesertaan Jaminan Kesehatan Sumatera

Barat Sakato. “Premi Jamkesda ini sejak tahun 2007 sampai 2011 ditetapkan sebesar Rp10.000,-/jiwa/bulan. Tetapi pada tahun 2012, dengan tujuan untuk memberikan cakupan pelayanan kesehatan lebih besar, maka premi Jamkesda ditingkatkan menjadi Rp.6.000,/jiwa/bulan,” kata Rosnini. Awalnya program Jaminan Kesehatan Daerah hanya memberikan jaminan perlindungan kesehatan kepada peserta maksimal Rp 10.000.000,- kumulatif setahun. Dalam perkembangannya, sejak tahun 2013 jaminan pelayanan kesehatan kepada peserta disamakan dengan pelayanan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dengan rujukan tertinggi Rumah Sakit dr.M.Djamil Padang, dengan sharing dana provinsi berubah menjadi 40% dan kabupaten/kota 60%. Hal ini dapat dilaksanakan setelah dilakukan perubahan terhadap Peraturan Gubernur diatas. Dengan akan diterapkannya Program Jaminan Kesehatan Nasional pada 1 Januari 2014, Pemerintahan Daerah Provinsi Sumatera Barat berencana segera berintegrasi dengan program tersebut. Hal ini dilakukan untuk memberikan layanan kesehatan yang komprehensif kepada peserta dan memungkinkan peserta mendapatkan pelayanan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo di Jakarta apabila dirujuk, dan tidak terbatas lagi pada RSUP M.Djamil Padang. Selanjutnya dengan integrasinya Program Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato ke Jaminan Kesehatan Nasional, memungkinkan pula di manapun peserta Jaminan

KETUA PKK Sumbar Nevi Irwan Prayitno didampingi Kadis Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri foto bersama usai menerima penghargaan

Kesehatan Sumatera Barat berada di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, akan mendapatkan perlindungan kesehatan ketika sakit. Karena Jaminan Kesehatan Nasional memegang prinsip portabilitas, yaitu bukti kepesertaannya bisa dibawa kemana-mana dan tidak mengenal adanya batasan wilayah. “Program Jaminan Kesehatan Sumatera Barat Sakato hanya akan memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat miskin dan tidak mampu melalui pembayaran iuran Jaminan Kesehatan kepada Badan Penyelenggara Jaminan

Sosial (BPJS) sebesar Rp 19.225,-/jiwa/bulan,” tegasnya. Sedangkan bagi masyarakat mampu, mereka harus mendaftarkan diri dan membayar sendiri premi kepada BPJS. Adapun besaran premi yang akan dibayar oleh masyarakat mampu terdapat beberapa pilihan, diantaranya : „ Kelas I : Rp 59.500,-/jiwa/bulan „ Kelas II : Rp 42.500,-/jiwa/bulan „ Kelas III : Rp 25.500,-/jiwa/bulan Dengan ikutnya masyarakat mampu menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional, maka Provinsi Sumatera Barat akan dapat

mencapai Total Coverage. Rp20 T untuk si Miskin Sementara itu, pemerintah telah menyiapkan sekitar Rp20 trilliun anggaran untuk membantu pembayaran iuran masyarakat miskin pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dimulai pada tahun 2014. Oleh karena itu, dengan adanya JKN yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Nasional (BPJS), istilah habis obat untuk masyarakat miskin tidak ada lagi. “Tidak ada lagi istilah habis obat untuk si miskin. Selain itu, apapun yang sakit yang diderita akan ditanggung dalam JKN ini. Nantinya JKN ini berlaku

dimana saja. Mau berobat dimana saja akan dilayani,” terang Ketua DPR RI, Marzuki Alie saat berkunjung ke Sumbar, Sabtu (30/11). Bagi masyarakat miskin, iuran yang dibayarkan adalah sebesar Rp 19.225 per bulan per orang. Kemudian iuran bagi PNS, TNI, Polri, dan Pensiunan sebesar 5 persen, terdiri dari 3 persen dibayarkan pemerintah dan 2 persen oleh pekerja. Bagi karyawan penerima upah sebesar 4,5 persen, terdiri dari 4 persen dibayarkan pengusaha dan 0,5 persen oleh buruh. Pada 1 Juli 2015, besaran iuran untuk karyawan penerima upah meningkat menjadi 5 persen. (***)

TAHUN 2014, seluruh masyarakat tercatat sebagai peserta JKN

GUBERNUR Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan pada bidan berprestasi

KETUA PKK Sumbar Nevi Irwan Prayitno bersama Ketua PKK Pusat Vita Gamawan Fauzi >> Editor : Nasrizal

>> Penata Halaman : Syamsul Hidayat


RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

Gara-gara Keriting Daun, Produksi Cabai Terganggu

Bus Sekolah Bantuan Kemenhub Akan Dijemput PARIAMAN, HALUAN — Bantuan 1 unit bus sekolah dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelang akhir Desember 2013, akan dijemput ke Jakarta. “Persiapan kini sedang kita lakukan,” kata Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Pariaman, Agusriatman kepada Haluan, Kamis (28/11). Bantuan bus sekolah yang diperoleh itu, baru pertama kali, dan akan dimanfaatkan sesuai dengan peruntukkannya. Untuk kelancaran operasionalnya, 20 unit halte akan dibangun, dengan jarak antara 1 km dari halte ke halte. Agusriatman menyebutkan, tentang pengemudi bus, akan diatur nanti. “Yang jelas mobil itu akan kita jemput dulu,” katanya.(h/tri).

Pengelola PAUD Ikut Pelatihan Kecakapan Keorangtuaan PARIAMAN, HALUAN — Peserta Pelatihan Kecakapan Keorangtuaan merasakan manfaat pelatihan yang diikuti. Materi yang disajikan benarbenar terasa menambah pengetahuan. Salah seorang peserta pelatihan, Nur, pengelola PAUD, di Kecamatan Pariaman Selatan, menyebutkan, pelatihan yang diikuti terasa bermanfaat. Selama pelatihan banyak dapat pengetahuan cara mengelola pekerjaan dengan lebih baik, mengelola ekonomi keluarga dengan bijak. Disebutkan, dalam mengelola pekerjaan, harus sejalan dengan rencana yang sudah dibuat, begitupun dengan evaluasi harus pula dilakukan secara periodik, sehingga hasil kerja yang dilakukan bisa terukur. “Di bidang materi pendidikan, kita diajarkan untuk mampu mengatasi segala kebutuhan anak tanpa membebankan pikiran anak. Salah satu contoh membuat peraga untuk peserta didik dengan memanfaatkan bahan yang ada di sekitar lingkungan kita,” katanya. Pelatihan Kecakapan Keorangtuaan dilaksanakan oleh UPTD SKB Dinas Pendidikan Kota Pariaman di aula Kodim 0308/Pariaman selama tiga hari, 26 – 28 November. Sementara Kepala UPTD SKB Dinas Pendidikan Kota Pariaman Arman, menjelang penutupan kegiatan, menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan merupakan realisasi dari program kerja SKB dan itu berdasarkan kajian lapangan. Selama tahun 2013, kegiatan sudah dilakukan tiga kali di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Pariaman Timur, Utara dan Selatan. Sedangkan di Pariaman Tengah, pelatihan menurut rencana akan berlanjut di tahun 2014. Peserta Pelatihan sebanyak 25 orang dari pengelola PAUD, tim PKK dari berbagai kelurahan dan desa di Kecamatan Pariaman Selatan. Kamis (28/11), kegiatan ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pariaman diwakili Kepala UPTD SKB Dinas Pendidikan Arman.(h/tri)

P2WKSS dan KSI Raih Juara Harapan I PARIAMAN, HALUAN — P2WKSS dan KSI Kota Pariaman tahun 2013 ini hanya berhasil meraih juara harapan I pada lomba P2WKSS dan KSI Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Juara harapan itu berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor: 260902 -2013 tertanggal 27 November 2013 tentang penetapan pelaksana/pengelola terbaik program pemberdayaan perempuan tingkat provinsi Sumatera Barat tahun 2013. “Tahun lalu, untuk lomba yang sama, Kota Pariaman hanya menduduki harapan III. Berarti sekarang ada sedikit kemajuan dari tahun sebelumnya,” kata Kepala BP2KB Kota Pariaman, Yutiardy Rivai, kepada Haluan, Senin (2/12). Penilaian oleh provinsi terhadap lomba tersebut, dilakukan pada tanggal 6 November 2013 untuk P2WKSS di Kelurahan Jalan Keretapi. Sementara untuk Gerakan Sayang Ibu,/Kecamatan Sayang Ibu, dinilai tim Sumbar tanggal 13 November 2013 di Desa Talago Sariak. Yutiardy menyebutkan, ke depan pihaknya tetap melaksanakan program P2WKSS dan KSI untuk memantau peran perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga dan memonitor upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di Kota Pariaman.(h/tri).

23

KAFILAH MTQ — Wakil Walikota Pariaman Genius menyalami qari dan qariah usai melepas secara resmi Kafilah Kota Pariaman yang mengikuti MTQ ke-35 tingkat Propinsi Sumatera Barat, Selasa (26/11). HUMAS

Masyarakat Diimbau Bangun Hunian Sesuai Aturan PARIAMAN, HALUAN — Pemerintah Kota Pariaman menyarankan masyarakat membangun rumah hunian sesuai dengan persyaratan pokok rumah yang lebih aman. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman Joni Rinaldi kepada Haluan, Jumat (29/11), mengatakan, membangun rumah sesuai struktur, tentu akan menyamankan penghuninya. Persyaratan pokok rumah yang lebih aman tersebut, di antaranya menggunakan material konstruksi

yang berkualitas baik, keberadaan dan dimensi struktur yang sesuai dan seluruh elemen struktur utama tersambung dengan baik, serta mutu pengerjaan yang baik. Menurut Joni, membangun rumah atau gedung dengan menerapkan aturan sesuai struktur tidak mahal, hanya soal penerapan teknis saja. Bangunan rumah yang baik itu, kata Joni, setiap komponen bangunan harus terikat dengan kuat antara satu dengan lainnya. Ikatan itu, jelasnya, mulai dari pondasi dengan sloof, sloof dengan kolom praktis dan kolom praktis dengan ring balok dan ring balok dengan rangka kuda-kuda. Joni juga menyebutkan, pada bagian pengisi, dinding pasangan bata/

batako harus terikat dengan rangka kolom praktis, kusen pintu dan jendela harus terikat dengan dinding. Selain konstruksi yang benar, kualitas bahan harus mendukung, karena pemilihan bahan yang kurang baik, akan mengurangi kekuatan bangunan, terutama pada ikatanikatan. “Di Kota Pariaman, kita tetap mengajak warga dalam membangun dengan cara sesuai struktur, itu dilakukan melalui pengurusan IMB, dan dari waktu ke waktu semenjak pasca gempa. Perhatian terhadap struktur bangunan yang baik sesuai aturan teknisnya tidak akan diabaikan, termasuk untuk pekerjaan bangunan pemerintah, itu sudah pasti,” sebut Joni.(h/tri).

DKP Diminta Perbaiki Gazebo di UPT Penangkaran Penyu PARIAMAN, HALUAN — Wakil Walikota Pariaman Genius Umar meminta Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pariaman segera membenahi gazebo rusak yang ada di UPT Penangkaran Penyu, yang kini kondisinya makin memprihatinkan. Hal itu dikatakan Genius Umar, Wakil Walikota Pariaman, ketika berada di lokasi penangkaran penyu, Senin (2/12). Kondisi gazebo yang beratap seng didisain seperti payung tersebut, sudah karatan dan compang camping, berbahaya bila diterpa angin kencang,

atapnya melambai-lambai menunggu jatuh. Sementara di bawah gazebo, ada tempat duduk dari tembok semen permanen yang disediakan untuk pengunjung. Menurut pantauan Haluan di lokasi itu, Senin, kondisi gazebo itu seperti tak pernah tersebut perawatan, sehingga kondisinya menjadi runyam. UPT Penangkaran Penyu atau tempat konservasi penyu di Kota Pariaman itu, banyak dikunjungi masyarakat sebagai tempat wisata ekowisata. Para pejabat yang berkunjung dari

daerah lain ke Kota Pariaman, juga sering ke sini untuk melihat penangkaran penyu. Dengan kondisi gazebo yang demikian tentu memberikan kesan tidak baik bagi pengunjung yang melihatnya. “Karena itulah kita minta pengelola penangkaran atau DKP bisa membenahi kondisi gazebo yang rusak,” jelas Genius. Sementara itu, Kepala UPT Penangkaran Penyu, Citrha Aditur Bahari menjelaskan, perbaikan untuk gazebo yang rusak itu akan dilakukan tahun 2014. (h/tri).

Gedung Promosi Kerajinan dan Industri Kecil Dioperasikan Tahun 2014 PARIAMAN, HALUAN — Gedung promosi kerajinan dan industri kecil Kota Pariaman di kawasan tugu Kota Pariaman, Padang Biriak-biriak Kecamatan Pariaman Utara, akan dioperasionalkan pada Januari 2014. Gedung dengan tiga ruangan itu diperuntukkan untuk Dekranasda, industri rumahan dan kuliner. Bangunan gedung dibangun tahun 2012. Di tahun ini (2013) disempurnakan dengan dana APBD melalui Dinas PU. “Di kota Pariaman ada dua gedung promosi, yaitu galeri Dekranasda di

Kampung Pondok, dan yang kedua di Padang Biria-biriak, dekat Kantor Camat Pariaman Utara,” kata Kepala Dinas Koperasi Industri dan Perdangan Kota Pariaman Sumiramis kepada Haluan, Senin (2/12). Sumiramis juga menyebutkan, transaksi jual beli terhadap produkproduk sulaman yang ada di galeri, banyak dimintai konsumen, termasuk juga para tamu yang berkunjung ke Kota Pariaman yang mereka beli sebagai cederamata. Gedung promosi tersebut juga untuk menampung hasil kerajinan

dan hasil industry kecil yang ada di Kota Pariaman sekaligus sebagai tempat pemasaran di gedung promosi terebut. Saat ini, terdapat 1.600 usaha industry kecil, umumnya bergerak di bidang usaha industry kerajinan, kimia dan bahan bangunan, mobeler dan industry makanan. “Hasil kerajinan itu berupa sulaman, bordir, dan makanan. Produksi itu memang belum ekspor, tetapi melalui tentengan, sudah sampai ke luar negeri, kata Sumiramis.(h/tri)

PARIAMAN, HALUAN — Sejumlah petani cabai di Kota Pariaman mengeluh karena tanaman cabai mereka terkena serangan penyakit keriting daun. Akibatnya produksi buah cabai terganggu. “Serangan keriting daun memang terasa mengganggu produksi buah dan merugikan,” kata salah seorang petani kepada Haluan, Senin (2/12). Untuk mengatasi penyakit tersebut, katanya, sudah dicoba dengan menyemprotkan anti hama, namun tak banyak membuahkan hasil. Sebelumnya juga telah dilakukan pengendalian hama dengan agen hayati, juga tidak mempan. Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Pariaman, Risman menyebutkan, penyakit keriting daun pada cabai disebabkan virus dan penyebarannya dibantu oleh kutu daun. Tanaman cabai, terang Risman, bila terserang penyakit keriting daun bisa diatasi dengan menyemprotkan obat anti hama yang terkait penyakit tersebut dan petani perlu rajin melakukan deteksi untuk mengatasi lebih awal penyakit tersebut.(h/tri).

95 KK di Desa Tungkal Masih Miskin PARIAMAN, HALUAN — Desa Tungkal Selatan Kecamatan Pariaman Utara masih “menyimpan” 95 KK miskin. Namun jumlah tersebut lebih kecil dari jumlah tahun sebelumnya yaitu sebanyak 134 KK. “Jumlah KK miskin yang ada itu berdasarkan data BPS,” kata Kepala Desa Tungkal Selatan, Delfiadi, kepada Haluan, Senin (2/12). Delfiadi menyebutkan, cara mengurangi KK miskin di desanya, dengan menyalurkan bantuan kepada mereka yang kurang mampu berupa modal usaha, yang dari waktu ke waktu terus dipantau perkembanganya dan kemajuannya. Desa Tungkal Selatan dapat dana IDE, yaitu dana dari program pusat yang peruntukannya untuk KK miskin, bisa dalam bentuk perbaikan rumah, pembuatan wc, air bersih, dan bangunan PAUD. Besar dana itu Rp1 miliar. Sementara bantuan dari desa untuk membantu KK miskin yang ada, dilakukan melalui penyisihan honor dari perangkat desa yang ada. (h/tri).

Curah Hujan Tinggi, Lubang di Jalan Bermunculan PARIAMAN, HALUAN — Tingginya curah hujan akhir-akhir ini mengakibatkan sejumlah ruas jalan di Kota Pariaman berlubang, yang meresahkan pemakai jalan. Di jalan by pass, misalnya, bentangan jalan yang biasanya beraspal hotmix mulus, sejak beberapa waktu belakangan ini, pada beberapa titik, muncul lubang yang cukup mengganggu kenya manan berlalu lintas. Bukan itu saja, pantauan Haluan, Sabtu (30/11), pada bentangan jalan Simpang Lapai menuju Kurai Taji, juga mulai muncul lubang pada badan jalan. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kota Pariaman, Muliawan, membenarkan hal demikian. “Memang, musuhnya aspal hot mix itu air, terutama genangan air yang berada di atas badan jalan,” katanya. Ruas jalan di Kota Pariaman masih beragam. Ada jalan nasional, provinsi dan jalan kota. Jalan nasional itu misalnya bentangan jalan Lapai Kurai ke Kurai Taji. (h/tri).

SULAMAN BENANG TIMBUL SABRITA

Hobi Menyulam itu Menjadi Usaha Menghasilkan Laporan: Trisnaldi HOBI menyulam Sabrita awalnya hanya untuk pakaian sendiri, namun kini berkembang menjadi usaha yang menggiurkan, dan kini terus berjalan, dengan permintaan yang lumayan. Sabrita adalah seorang pengusaha kecil yang berusaha di bidang sulam menyulam pakaian dengan benang timbul dan bayang, di Desa Pungguang Ladiang, Kota Pariaman. Dia tak menyangka, hobi menyulam yang semula ditekuni untuk membuat pakaian sendiri ternyata menarik minat banyak orang untuk memesan hasil karyanya. “Sekitar tahun 2003, baju sulaman karya sendiri saya pakai untuk sesuatu keperluan. Lalu kawan bertanya, di mana

saya membeli pakaian itu. Menurut teman saya, sulamannya indah, timbul dengan motif menarik,” kata Sabrita. Sabrita lalu menjelaskan, sulaman itu buatannya sendiri. Lantas, temannya itu meminta Sabrita membuatkannya dua potong pakaian. “Akhirnya saya jahitkan sendiri pesanan itu. Setelah saya berikan kepada teman yang memesan jahitan tersebut, dia tampak puas,” katanya. Setelah menjahit dua pakaian itu, kata Sabrita, pesanan terhadap sulamannya makin bertambah, sesuai dengan perjalanan waktu. Dalam memenuhi permintaan, motif didisain sendiri oleh Sabrita, atau sesuai pesanan. Dia hanya menjahit pakaian wanita dengan sulam benang timbul dan baying dengan

beragam motif, dan punya cirri khas sendiri. Berawal dari dua jahitan sulaman tersebutlah akhirnya usaha Sabrita kini berkembang terus. Sekarang jahitannya makin banyak sampai berkodikodi. Memang, pemasaran hasil produksinya belum sampai ke luar negeri dan masih banyak mengandalkan pasar local. Namun secara rentengan, jahitan pakaian sulaman Sabrita, sudah melanglang buana hingga ke luar negeri. Sebulan, usaha sulaman Sabrita bisa memproduksi sampai 20 kodi untuk memenuhi permintaan konsumen. “Memang masih kecil, karena modal kitapun masih kecil,” jelasnya. Jahitan sulaman tersebut, selain dia jahit sendiri, juga bekerjasama dengan sejumlah

tetangga di lingkungan tempat tinggalnya. Para tetangga diajak kerjasama menjahit sulam, terutama bagi yang pandai menjahit. Bahan dengan motif yang sudah didesain diantar ke rumah-rumah tetangga, lalu Sabrita yang menjahit, tentunya dengan selalu mengutamakan mutu dan kualitas jahitan. “Persoalan mutu dan kualitas jahitan dan keindahan motif serta ketepatan waktu, penting. Hal ini ini selalu menjadi perhatian kita, karena para pelanggan yang memesan produk, selalu memperhatikan hal yang demikian. Saya pikir itu suatu hal yang wajar,” kata Sabrita. Usaha itu hingga kini terus berkembang sesuai perjalanan waktu. Sabrita terus menciptakan motif-motif baru dengan tidak meninggalkan ciri >> Editor : Nova Anggraini

khas yang telah mengangkat produknya di tengah masyarakat. “Saya juga menambah pengetahuan yang berkaitan dengan peningkatan kualias dan mutu usaha, dengan mengikuti pelatihan-pelatihan, termasuk pelatihan yang dilaksanakan UPTD SKB Kota Pariaman. Untuk mengembangkan pasar, ikut pameran, bahkan sampai ke Jakarta,” kata Sabrita. Namanya berusaha atau berdagang, tentu ada pasang naik dan pasang surut, itu sudah pasti. Kondisi inilah yang perlu disiasati, misalnya dengan terus mencari pasar yang baru. “Sampai sekarang Alhamdulillah, permintaan terus bertambah dan kondisi pemasaran pun lancar-lancar saja,” jelas Sabrita sambil senyum.*** >> Penata Halaman : Rahmi


24

RABU, 4 DESEMBER 2013 1 SAFAR 1435 H

FOTO BERSAMA — Desri,S.Pd,MM Kepala Dinas Pendidikan Kab.Limapuluh Kota bersama guru dan murid.

PENILAIAN GUGUS PAUD TINGKAT NASIONAL

PAUD Mawar Kapur IX Masuk 6 Besar TANJUNG PATI, HALUAN – Gugus PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Mawar Kecamatan Kapur IX Kabupaten Limapuluh Kota, akhirnya melaju untuk berebut peringkat 6 besar Nasional di Jakarta dari 3 sampai 5 Desember 2013.

Murid SD 01 Mungo Ikuti PAIS VI di Bekasi

Kepala Dinas Pendidikan tas dengan kabupaten Rokan Kabupaten Limapuluh Kota Hulu Riau, sudah terbang Desri, S.Pd, MM ke Jakarta. Ini didampingi Kabid prestasi membangPLS Nasrul Arpi,gakan,” tambah M.Pd kepada HaDesri. luan mengatakan, Menurut Rita untuk memperebutMulya, S.Pd Aud, kan peringkat 6 dia akan membesar itu, Rita Mulpresentasikan tenya,S.Pd Aud, Ketua tang aktifitas GuGugus PAUD Magus PAUD Mawar DESRI war Muara Paiti bersama 5 wakil Kecamatan Kapur IX berang- propinsi lainnya di Derektorat kat ke Jakarta didampingi PAUD Kementerian PendiDra.H.Yarnawilis Kasi PAUD dikan Nasional RI. Dinas Pendidikan Kabupaten “Kita berharap duta Gugus Limapuluh Kota. PAUD Mawar dari Keca“Yang jelas utusan Gugus matan Kapur IX kabupaten PAUD Mawar Muara Paiti, Limapuluh Kota tampil Kecamatan Kapur IX Kabu- maksimal, hingga bisa paten Limapuluh Kota jauh mendapat predikat terhormat di ujung timur Kabupaten ditangga Nasional,” ujarnya. Limapuluh Kota yang berbaGugus PAUD Mawar

LUAK, HALUAN — Sri Revi Nura’ini, murid SD O1 Mungo Kecamatan Luak mendapat tiket untuk ikut lomba pidato dalam pentas seni PAIS VI yang berlangsung di Bekasi Jawa Barat yang dilaksanakan 22 November lalu. Sri Revi Nura’ini sejak lomba tingkat Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, dan seterusnya ikut lomba tingkat Nasional itu. Vivi panggilan akrab yang juara pidato tingkat Sumbar ketingkat Nasional didampingi ibu guru Teti Herawati,S.Pd. (h/snt)

Pemain dan suporter sepakbola PGRI Kapur IX bergembira sewaktu dapat tiket final Menyingkirkan tim LSH ( Lareh Sago Halaban ) dilapangan Kayu Nan Tigo Mungka.

Kecamatan Kapur IX telah dinilai 2 kali oleh tim dari Jakarta. Pertama Selasa 22 Oktober, dan sebelum dipanggil ke Jakarta, dinilai tim pusat lagi Sabtu 30 Nopember. Desri yang dihubungi Haluan terakhir kemaren berharap utusan dari Muara Paiti Kecamatan Kapur IX yang masuk penilaian tim Nasional di Jakarta itu bisa membawa hasil yang menggembirakan, sehingga tidak saja mengharumkan nama Limapuluh Kota, namun juga Sumatera Barat. Prestasi demikian, kata Kepala Dinas Pendidikan yang agresif ini, PAUD Mawar Muara Paiti bakal menjadi motivasi bagi para murid PAUD, TK, ataupun SMP, SMA/ SMK, dan lainnya untuk meraih prestasi. “Ini sangat membanggakan. Gugus PAUD desa jauh dari jantung kota atau dari daerah, bisa bicara di tingkat Nasional,” tambahnya. (h/snt)

Hari Aksara Internasional Membangun Karakter Bangsa SYAFRIL NITA LIMAPULUH KOTA

Hari Aksara Internasional merupakan momentum evaluasi program pemberantasan terhadap buta huruf secara besar-besaran. Hal ini hendaknya mendapat dukungan penuh dari semua elemen masyarakat.

Ada beberapa hal yang menjadi keprihatinan terhadap buta huruf di masyarakat. Diantaranya tidak dapat menikmati ataupun mengikuti perkembangan pengetahuan dan teknologi secara menyeluruh. Begitupun dari penerimaan informasi, buta huruf tidak dapat menerima informasi secara tepat dan benar, karena hampir 60 persen informasi yang berkembang di masyarakat dikomunikasikan secara tertulis. Drs. Taufik salah seorang panitia HAI di Kabupaten Limapuluh Kota yang sehari

RKB SMP Neg.1 Kec. Payakumbuh yang bakal menjadi SMP Unggul pertama dikabupaten Limapuluh Kota.

– hari juga penilik UPT Pendidikan Kecamatan Suliki gembira atas dipercaya Kabupaten Limapuluh Kota menjadi tuan rumah peringatan HAI tingkat Sumatera Barat yang ditempatkan di Lapangan Tanjung Jati Kecamatan Guguk. Lebih lanjut disampaikan Taufik, begitupun untuk taraf hidup, masyarakat yang yang tergolong aksara tersebut, kurang dapat memahami ataupun menikmati secara tepat usaha-usaha masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Bahkan, mereka mudah salah paham dan salah tafsir atas informasi yang diterima serta mudah menerima isu-isu yang negatif, diadu domba serta ditipu pihak yang mencari keuntungan dari masyarakat tergolong buta huruf tersebut. Begitu juga kurangnya partisipati dalam pembangunan karena tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan serta sikap mental ataupun karakter yang diperlukan. Untuk itu, Sumatera Barat tahun 2016 mendatang diharapkan bebas dari angka buta aksara. Pada tahun 2014 dan anggaran 2015 masyarakat yang masih menyandang buta akasara akan dituntaskan. Saat ini jumlah buta aksara usia 15 tahun ke atas di Sumatera Barat, masih tinggi 43.241 jiwa, walau mengalami penurunan dibanding tahun 2010 yang berjumlah 87.852 orang. Atas pencapaian tersebut, Bupati Sijunjung mendapatkan Anugrah Aksara Pratama pada upacara puncak nasional peringatan HAI ke 48 di Jakarta, (11/ 11) lalu. Penetapan Sumatera Barat ini menunjukan penghargaan secara nyata bagi para pegiat dan pelaksana pendidikan keaksaraan. Data yang penulis peroleh,

rata-rata tingkat keaksaraan di kabupaten/kota di Sumatera Barat telah mencapai 3.03 persen atau nomor 6 terbaik dari 33 provinsi di Indonesia. Kendati begitu, masih ada tiga kabupaten masingmasingnya Pesisir Selatan, Pasaman Barat dan Mentawai yang perlu mendapatkan perhatian serius. Dalam dua tahun terakhir sudah banyak kemajuan berupa penurunan angka orang buta huruf. Angka yang tersisa itu akan dituntaskan dalam tahun 2014 dan 2015. Diharapkan tahun 2016 Sumatera Barat terbebas dari buta huruf. Hari Aksara Nasional dilaksanakan juga diisi serangkaian lomba seperti lomba teaching tutor pendidikan keaksaraan, lomba kebeaksaraan warga belajar, lomba pameran hasil karya warga belajar keaksaraan dan penataan stand pameran serta berbagai lomba lainnya. Acara diikuti seluruh kabupaten/kota, kecuali Mentawai karena halangan cuaca. Hadir bupati/walikota se Sumbar, sejumlah kepala Dinas Pendidikan kabupaten dan kota di Sumbar, Muspida, kepala Kepala SKPD di jajaran Pemkab Limapuluh Kota, SKB, pengelola PAUD, UPTD Pendidikan sesumbar, para ninik mamak, pemuka masyarakat, camat, walinagari dan ratusan undangan lainnya. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota yang dihubungi kemaren dan sedang berada di Padang mengungkapkan, kepercayaan yang diberikan panitia tingkat provinsi yang menempatkan acara peringatan HAI tahun 2013 kepada kabupaten Limapuluh Kota berlangsung lancar. Hal itu tak lepas dari kerjasama panitia provinsi dan kabupaten limapuluh Kota. (h/*)

BUPATI Alis Marajo menyerahkan Mikroskop pribadinya untuk digunakan di Laboratorium SMAN 2 Harau.

SMPN 1 Payakumbuh Tuan Rumah In House Training SIMALANGGANG, HALUAN – Kegiatan In House Training (IHT) yang dilaksanakan, Minggu 1 Desember 2013 berjalan lancar. Acara yang dilaksanakan pukul 08.00 hingga pukul 16.00 wib bertempat di ruang SMP N I Kecamatan Payakumbuh. Tujuan utama IHT itu untuk pendampingan 5 sekolah yang tergolong SMP potensial, yakni SMP N I Kecamatan Payakumbuh, SMP N 2 Harau, SMP N 4 Guguak, SMP N 1 Luak, dan SMP N 2 Lareh. Masing-masing sekolah mengutus 10 orang guru untuk 10 mata pelajaran. Kegiatan In House Training (IHT) ini berakhir Selasa 3 Desember 2013 dengan nara sumber Puji Mawardi dari Jakarta yang mengupas kurikulum 2013. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota diwakili Kabid SMP dan SMA Dinas Pendidikan Radimas, S.Pd usai membuka acara resmi mengungkapkan bahwa kurikulum 2013 membuka lembaran baru bagi dunia pendidikan. “Kami berharap agar nara sumber bisa mengupas habis kepada kami para guru utusan berbagai SMP Kabaupaten Limapuluh Kota ini sebanyak 50 orang peserta,” ujarnya. Ilmu yang didapat dalam pelatihan In House Training akan dikembangkan dalam kegiatan MGMP mata pelajaran, sehingga akan bisa pula dikembangkan oleh masing-masing peserta. Kepala SMP N I Kecamatan Payakumbuh Osnely Jasmi, M.Pd di awal sambutan mengucapkan selamat datang kepada tamu dan rombongan nara sumber di Ranah Minang khususnya di SMP N I Kecamatan Payakumbuh. Pihaknya berharap untuk menimba ilmu khususnya mengenal kurikulum 2013 yang diperoleh dari tangan pertama. Materi yang disajikan hari pertama kegiatan mengenai kurikulum 2006, menganalisis kelemahan serta mencari solusi perbaikan melalui kegiatan kelompok yang dibimbing nara sumber di ruang belajar. Kemudian diakhiri mempresentasekan hasil diskusi. Tinggi dan besarnya antusias para guru mengikuti IHT walaupun sudah berusia di atas 40 tahun membuktikan tingginya keinginan demi untuk memajukan pendidikan anak bangsa. Hingga hari kedua Senin 2 Desember 2013 peserta tetap bersemangat dan ceria mengikuti pelatihan. Harapan ke depan tenaga pengajar, dinas pendidikan selalu meningkatkan minat serta memberi kesempatan untuk selalu menambah dan membagi ilmu, agar melahirkan anak didik berpotensi serta berkualitas di masa datang. Sesmi Anggia, S.Pd salah seorang panitia dan juga peserta In House Training yang dihubungi Haluan menyebutkan peserta yang berjumlah 50 orang itu, sejak awal sampai akhir serta masuk kegiatan diskusi cukup bersemangat, hingga penerapan kurikulum 2013 dengan rasa optimis. (h/snt) >> Editor : David Rahmadian

>> Penata Halaman : JEfli

Haluan 04 Desember 2013  

Haluan 04 Desember 2013

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you